Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 228 tahun III Rabu, 16 Desember 2009 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Utang Baru RI Rp 233 Triliun
Menuju Tingkat Dunia
Diminta Stabilkan Harga Gula
DIREKTUR Jenderal Pengelolaan Utang, Rahmat Waluyanto, mengatakan, pada 2010 pemerintah berencana berutang Rp 233,666 triliun untuk menutup pembiayaan yang dibutuhkan...hal. 1
PEMERINTAH menargetkan hanya lima Laporan Keuangan Kementerian Lembaga (LKKL) yang boleh memperoleh opini disclaimer (tanpa opini) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Angka ini lebih...hal. 2
DEPARTEMEN Perdagangan (Depdag) meminta importir gula menstabilkan harga di wilayah distribusinya masing-masing setelah realisasi impor dilakukan. “Sudah ada item itu (kewajiban stabilisasi...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Boediono Segera Diperiksa JAKARTA - Pansus Angket Bank Century memastikan memanggil mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang juga Wakpres Boediono dan semua Deputi Gubernur BI yang terlibat dalam pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) kepada Century. Ketua Pansus Angket Idrus Marham di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin mengatakan pemanggilan para petinggi BI akan dilakukan selama dua hari, yakni pada tanggal 21 dan 22 Desember mendatang. Pemanggilan pada tanggal 21 Desember bertujuan untuk mengungkap latar belakang disetujuinya merger Bank CIC International, Bank Pikko dan Bank Danpac menjadi Bank Century. Adapun pihak yang dipanggil adalah Gubernur dan Deputi senior BI saat itu yakni Burhanuddin Abdullah, Miranda Goeltom, Anwar Nasution, dan Aulia Pohan. Anggota pansus angket, Maruarar Sirait menambahkan, untuk tanggal 22 Desember, petinggi BI yang dipanggil adalah mereka yang menyetujui disalurkannya FPJP kepada Century, yakni Gubernur dan Deputi BI saat itu seperti Boediono, Miranda Goeltom, Suluh Indonesia/sep Budi Rochadi, Muliaman D Hadad, Siti Ch KETERANGAN - Ketua Pansus Angket Bank Century DPR Idrus Marham (tengah) berbincang dengan Wakil Ketua Makfudz Siddik Fadjridjah, Budi Mulya, dan Hartadi A Sarwono. (har) (kanan) dan Gayus Lumbuun (kiri) mengenai nama-nama direksi Bank Indonesia yang akan dipanggil menjadi saksi.
Anggota Pansus Diintervensi JAKARTA - Anggota Pansus Hak Angket Bank Century Bambang Soesatyo mengaku ditegur Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie perihal rekaman Menkeu Sri Mulyani dan pemilik Bank Century Robert Tantular yang diungkapnya. Anggota F-Partai Golkar ini menegaskan siap mundur jika mendapat tekanan. ‘’Tanpa diminta, kalau saya mulai diarahkan, ditumpulkan. Kalau pansus diarahkan untuk tujuan tertentu, sukarela saya akan mundur,” katanya di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Hingga saat ini, Bambang masih meyakini tentang adanya percakapan Sri Mulyani dengan Robert. Soal bantahan Sri Mulyani, menurutnya, masih
perlu diklarifikasi. Dia menekankan bahwa suara lawan bicara Sri Mulyani dalam rekaman tersebut merupakan suara Robert Tantular yang merupakan mantan komisaris Bank Century. ‘’Sri Mulyani kan bilang, Ya, Robert. Saya akan minta konfirmasi,” katanya. Dia menegaskan akan membuka rekaman pembicaraan yang dimilikinya itu secara resmi dalam rapat pansus. Jika ada upaya menghentikan langkahnya, Bambang menegaskan memilih mundur. ‘’Semoga kasus ini semakin terkuak, kami kerja lurus-lurus saja,” tegasnya. Soal isi rekaman itu, Sri Mulyani telah menyampaikan bantahan. Sri Mulyani menegaskan Robert Tantular tidak
pernah ikut hadir dalam rapat KSSK yang digelar pada 2008 lalu. Suara dalam rekaman itu, menurut Sri Mulyani adalah suara Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi (UKp3r) Marsilam Simanjuntak. Soal rencana pemanggilan Marsilam, Ketua Pansus Idrus Marhan mengatakan pemanggilan Marsilam sangat dimungkinkan karena kehadirannya di rapat KSSK pada 21 November 2008 itu yang disebut menjadi dasar dikeluarkannya bailout Bank Century. Anggota Pansus lainnya Maruarar Sirait mengatakan pemanggilan Marsilam untuk menjelaskan berbagai pertanyaan yang muncul di pansus. (har)
Anggaran Pansus Rp 2,7 M JAKARTA - Wakil Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century Yahya Sacawiria mengatakan, panitia angket menyepakati anggaran kerja penyelidikan kasus Bank Century senilai Rp2,7 miliar. ‘’Anggaran tersebut sudah jauh menurun dari usulan semula sekitar Rp5 mliar,” kata Yahya Sacawiria usai rapat panitia angket di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Dijelaskan Yahya, anggaran tersebut dialokasikan untuk kerja panitia angket menyelidiki kasus Bank Century selama 60 hari kerja sejak ditetapkan pada 4 Desember lalu. Secara garis besar, katanya, alokasi anggaran ada empat kelompok yakni rapat, kunjungan lapangan, mengundang ahli, serta kesekretariatan. Pada kelompok rapat, katanya, ada lima jenis rapat yang akan dilakukan dan frekuensinya cukup banyak meliputi, rapat pimpinan, rapat konsultasi dengan pimpinan, rapat audiensi dengan elemen masyarakat, serta rapat yang menghadirkan saksi dan ahli untuk dimintai keterangan. Pada kelompok kunjungan lapangan, katanya, panitia angket akan mengunjungi lokasi-
lokasi keberadaan aset Bank Century baik di Jakarta maupun di sejumlah kota lainnya. Pada kelompok mengundang ahli, katanya, panitia angket akan mengundang ahli yang terkait dengan kasus Bank Century dari sejumlah kota di Indonesia, dengan menanggung biaya transport dan akomodasi. Menurut dia, ahli yang akan diundang adalah ahli ekonomi moneter dan perbankan, hukum perbankan, hukum pidana, hukum tata negara, serta administrasi negara. ‘’Panitia angket sudah menginventarisir dan menyepakati 23 nama ahli yang akan diundang,” kata anggota Fraksi Partai Demokrat ini. Pada kelompok kesekretariatan, menurut Yahya, anggaran dialokasikan untuk konsumsi, pengadaan alat tulis dan kertas, penggandaan materi rapat, serta honor tenaga ahli yakni sebanyak delapan orang dari dalam DPR dan 23 orang yang akan diundang dari luar DPR. Sebelumnya, Pansus angketmembuat rencana anggaran Rp 5 miliar. Namun setelah dikecam banyak pihak, jumlah anggaran dibahas dan akhirnya disepakati Rp 2,7 miliar. (har)
1.240 Perda Dicabut
Jangan Ada Pungli JAKARTA - Mendagri Gamawan Fauzi mengingatkan para pejabat di daerah bahwa pemerintah pusat telah mencabut 1.240 peraturan daerah atau perda, sehingga pemda tidak boleh lagi melakukan pungutan terhadap masyarakat yang selama ini didasarkan pada perda itu. ‘’Sebanyak 1.240 peraturan daerah sudah dicabut. Yang sudah dibatalkan itu jangan lagi menjadi dasar bagi pungutan karena bisa dianggap sebagai pungutan liar (pungli-red),” katanya di Jakarta, kemarin. Gamawan mengatakan setelah dicabutnya banyak perda itu, maka pemerintah pusat akan tetap mempelajari banyak perda lain yang bisa saja pada satu saat juga dicabut atau dibatalkan. Perdaperda itu dicabut antara lain karena mengakibatkan ekonomi baiaya tinggi terutama bagi para pengusaha. Ia mengemukakan banyak perda yang dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Namun, para pejabat Departemen Dalam Negeri baru-baru ini mendapat pemberitahuan atau penjelasan dari Departemen Keuangan bahwa ada lima daerah yang ternyata tidak memiliki PAD. Gamawan mengatakan tidak mungkin satu daerah yang tidak memiliki PAD akan terus bergantung pada in-
duknya baik provinsi maupun pemerintah pusat. Dalam upaya menekan ekonomi biaya tinggi, dijadwalkan beberapa menteri akan menandatangani surat keputusan bersama di depan Wapres Boediono di Istana Wapres tentang batas waktu pengurusan surat izin usaha. Mendagri, yang menjadi koordinator pembuatan surat keputusan bersama itu menjelaskan bahwa pemrosesan surat izin bagi usaha awal itu paling lama adalah 17 hari. Selama ini, proses pengurusan surat izin usaha itu bisa mencapai 60 hari. ‘’Di Selandia Baru hanya satu hari. Sedangkan di kita bisa 60 hari sehingga kita berada pada peringkat 161 dari 183 negara,” kata mantan gubernur Sumatera Barat ini. Meski pemerintah bertekad mengurangi waktu bagi pengurusan surat izin usaha yang awal, tidak berarti semuanya akan secara otomatis menjadi beres. ‘’Kalau daerah tidak taat (pada aturan empat hari itu-red) bagaimana ,” kata Gamawan. Mendagri mengatakan, jika di satu daerah terdapat sebuah perusahaan yang baru beroperasi, maka kegiatan bisnis itu jangan langsung dijadikan salah satu sumber APBD. ‘’Anak ayam jangan langsung dipotong,’’ katanya. (son)
RPP Penyadapan Inkonstitusional MENTERI Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring membantah anggapan yang menyatakan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) soal tata cara/prosedur penyadapan yang sedang dipersiapkannya merupakan tindakan inkonstitusional. ‘’Ini (RPP Penyadapan) belum jadi PP, jangan dibilang inkonstitusional. Ini kan baru rancangan,” kata Menkominfo Tifatul Sembiring di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Sebelumnya Hakim Konstitusi Akil Mocthar menilai RPP penyadapan yang digodok
Dekominfo dinilainya inkonstitusional. Menurut Akil hal itu menunjukkan adanya indikasi untuk mengeroyok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tifatul menjelaskan bahwa RPP tata cara penyadapan ini jangan dianggap untuk me-
lemahkan KPK. Namun tambahnya justru untuk mengatur agar penegakkan hukum jangan sampai melanggar hukum. ‘’Munculnya RPP ini jangan sampai melemahkan peran-peran KPK dalam penegakan hukum. Kita ingin jangan sampai pula dalam menegakkan hukum KPK nanti tidak memiliki landasan hukum yang kuat,” kata Tifatul. Tifatul menggarisbawahi bahwa semangatnya dalam penegakkan hukum jangan sampai justru dilakukan dengan melanggar hukum. Lebih lanjut Tifatul men-
jelaskan selama ini selama ini seluruh lembaga yang berhak melakukan penyadapan menggunakan dasar Permenkominfo no 11 tahun 2006. Menurut Tifatul di Permenkominfo tersebut memang diatur soal tata cara penyadapan namun masih sangat sederhana termasuk lembaga pengontrolnya. ‘’Jadi di RPP ini, lebih kita sempurnakan lagi,” kata Tifatul. Menurut Tifatul dalam RPP kali ini rancangannya pengontrol dilakukan oleh lembaga tinggi, sehingga ada dewan pengawas. Dewan pengawas itu adalah Kapolri, Jaksa Agung, dan
seluruh pimpinan lembaga tinggi penegak hukum. Mengenai diperlukannya izin dari pengadilan, Tifatul menjelaskan hal tersebut masih kita dibicarakan. Dalam draft awal, izin pengadilan diberikan oleh pengadilan negeri. Tetapi, tambah Tifatul bisa saja nanti disepakati izin pengadilan tipikor untuk KPK. Tifatul juga menegaskan bahwa RPP tata cara penyadapan ini dibuat karena adanya kebutuhan yang mendesak. ‘’Kalau tidak ada aturannya, malah tidak ada sandarannya sama sekali,” kata Tifatul. (ant)
K ta
2
Suluh Indonesia, Rabu 16 November 2009
Operator Desak Tarif PAM Naik
Suluh Indonesia/ade
DEMO DUKUNG KPK - Sejumlah demonstran yang tergabung dalam Gerakan Cinta Indonesia Cinta KPK berujuk rasa di depan Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Mereka mendukung sepenuhnya upaya KPK dalam penuntasan kasus Bank Century yang diduga melibatkan Wapres Boediono yang pada saat itu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Sistem DAK Pendidikan
Di Apartemen Istana Harmoni
Jangan Pakai Hibah
Tewas Jatuh dari Lantai 27
JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta agar sistem pemberian dana alokasi khusus (DAK) pendidikan dari pemerintah kepada sekolah diubah tidak lagi menggunakan sistem hibah mengikat. “Alokasi DAK pendidikan kepada sekolah jangan lagi dalam bentuk hibah mengikat, tapi diubah menjadi ‘block grant’ yang penggunaanya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah,” kata Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW, Ade Irawan, di Jakarta, kemarin. Menurut dia, sistem hibah mengikat sebagaimana yang berlaku kini membuat pihak sekolah tidak bisa memiliki otonomi yang cukup untuk mengelola sendiri pengadaan buku pelajaran dan alat peraga. Dengan sistem hibah mengikat, lanjut Ade, semua pengadaan tersebut rata-rata telah disiapkan oleh dinas pendidikan setempat. ICW menyatakan, hal itu bisa mengindikasikan adanya
ketidaktransparanan dalam pengelolaan DAK karena penunjukkan agen distributor untuk menyediakan berbagai perlengkapan sekolah telah ditunjuk langsung oleh dinas pendidikan. Ade menegaskan, sekolah membutuhkan desentralisasi melalui kewenangan otonomi tersendiri khususnya dalam mengelola keuangannya sendiri yang terbebas dari berbagai “intervensi” yang dilakukan oleh dinas pendidikan. “Salah satu tujuan gerakan reformasi pendidikan adalah mendorong desentralisasi pendidikan tidak hanya pada tingkat kabupaten/kota tetapi juga pada tingkat sekolah melalui kebijakan Manajemen Berbasis Sekolah,” katanya. Adanya otonomi, lanjut Ade, diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas dan meningkatkan tata kelola dalam penyelenggara pendidikan. (ant)
Dua Juta Cakram Bajakan Dihancurkan
JAKARTA - Polda Metro Jaya memusnahkan 2,18 juta keping produk rekaman bajakan (CD, DVD, VCD, MP3 dan peranti lunak) dan 95 unit mesin pengganda produk rekaman bajakan yang merupakan hasil tindakan kepolisian selama tahun 2009. Pemusnahan itu dilaksanakan di halaman Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, dihadiri oleh para Ketua Pengadilan Negeri dan para Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah Polda Metro Jaya, sejumlah artis dan tokoh agama. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono mengatakan, jutaan barang bukti itu diperoleh dari pengungkapan 51 kasus pidana hak cipta. “Dari 51 kasus itu, jumlah tersangka sebanyak 67 orang. Sebanyak 10 orang masih proses penyidikan sedangkan 57 orang tersangka telah diserahkan ke kejaksaan selaku penuntut umum,” katanya. Ia mengatakan, kerugian negara akibat kasus pembajakan itu mencapai Rp7,1 triliun. Menurut dia, maraknya kasus peredaran produk rekaman bajakan itu terjadi karena adanya keinginan dari masyarakat untuk membeli barang bajakan diband-
ingkan dengan barang asli. Selain itu, perkembangan ilmu dan teknologi juga mendorong terjadinya pembajakan sehingga makin canggih teknologi maka makin canggih pembajakannya. “Untuk itu, polisi harus mampu menguasai teknologi yang setara dengan yang dimiliki oleh para pembajak. Mereka telah punya mesin pembajak yang canggih,” ujar Kapolda. Ia juga mensinyalir bahwa kalangan industri rekaman juga terlibat pembajakan di balik izin sebagai produsen produk rekaman resmi. Selain mengeluarkan produk resmi, katanya, kalangan industri rekaman juga mengeluarkan produk bajakan. Untuk mencegah adanya industri rekaman yang mengeluarkan produk bajakan itu, Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan instansi lain. Memerangi pembajakan, menurut Kapolda, akan terus dilakukan karena kejahatan ini merupakan bagian dari kejahatan kekayaaan negara. “Negara dirugikan dari pembajakan karena mereka tidak membayar pajak,” ujarnya. (ant)
JAKARTA - Seorang penghuni Apartemen Istana Harmoni, Jalan Suryopranoto No.2, Gambir, Jakarta Pusat, diduga nekat terjun dari lantai 27 Blok G apartemen itu, kemarin sekitar pukul 15.30 WIB. Korban bernama Lindasari (34), warga Kemayoran Utara IVB RT02/RW05 Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat itu, ditemukan tergeletak di lapangan tenis lantai 7 dengan kondisi bersimbah darah dalam posisi mayat miring ke kanan. Korban yang lahir di Tebas, Jawa Tengah itu, tewas dengan memakai kaos
singlet warna kuning dan celana pendek jeans. Kapolsek Metro Gambir Kompol Yossy Runtukahu mengatakan, belum diketahui pasti apakah korban terjun bebas ataukah jatuh sendiri. “Ketahui, kita masih mengumpulkan bukti-bukti yang lain, dan meminta keterangan dari saksi mata dan penghuni apartemen,” kata Yossy di lokasi kejadian, kemarin. Sementara itu, Jumari (35) saksi mata mengatakan, saat tengah sedang nongkrong di depan apartemen bersama teman-temannya, kemudian mendapat sms yang mengabar-
kan ada orang jatuh dari lantai 19. “Sayapun langsung melihatnya, dan benar saja ada perempuan yang tergeletak bersimbah darah di lapangan tenis itu,” katanya. Apartemen Istana Harmoni itu mempunyai 34 lantai dengan bagian bawah berupa perkantoran dan pertokoan. Menurut salah satu penghuni apartemen, korban menyewa satu kamar di apartemen itu selama dua tahun dan sebentar lagi masa sewanya akan habis. Sampai berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah TKP dan belum mengevakuasi korban. (ant)
JAKARTA - Operator perusahaan air minum (PAM) mendesak kenaikan tarif air segera direalisasikan PD PAM Jaya yang saat ini sedang membahas mengenai pembaruan kontrak atau “rebaising” terhadap kedua operator yakni Palyja dan Aetra. Kepala Humas PT Palyja Meyritha Maryanie menyatakan, kepastian kenaikan tarif sangat diperlukan oleh operator untuk meningkatkan investasi untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. “Bagaimana kami mau melakukan investasi kalau dananya tidak ada,” ujar Meyritha di Jakarta, kemarin. Ia mencontohkan saat ini target investasi Palya yang mencapai Rp195 miliar baru dipenuhi Rp100 miliar. Operator pada prinsipnya, lanjut Meirita, tidak mempermasalahkan kelompok tarif mana yang dinaikkan karena sudah tiga tahun tarif air tidak naik. “Seharusnya tarif air juga naik mengikuti inflasi yang ada,” ujarnya. Sebelumnya, Gubernur DKI Fauzi Bowo menyatakan akan menaikkan tarif air kelompok menengah dan atas untuk menyubsidi kebutuhan para pengguna air golongan tarif rendah. Kenaikan tarif akan dilakukan pada pelanggan golongan tarif 4B, yang tarif airnya mencapai Rp12.550 per kubik yang biasanya dikenakan kepada pemilik gedung bertingkat seperti hotel dan apartemen. Selain itu, tarif juga akan naik bagi kelompok 4A yang biasanya digunakan oleh rumah mewah, termasuk kedutaan dan konsulat. Pada kelompok 4 A terdapat tiga jenis tarif yakni pelanggan yang pemakaian airnya 10 meter kubik dikenakan tarif Rp6.825, kedua bagi pelanggan yang pemakaian airnya mencapai 11 hingga 20 meter kubik tarifnya Rp8.150 dan di atas 20 meter kubik seharga Rp9.800. Namun Gubernur menyebut kenaikan tarif tersebut kemungkinan akan dilakukan pada tahun depan. “Tarif akan naik setelah kami membahas struktur tarif yang baru,” katanya. Humas PT Aetra Air Jakarta Johannes L Tobing juga mendukung penyesuaian kenaikan tarif air untuk pelanggan kelas menengah dan atas. “Kami juga ingin ada kenaikan tarif air tahun depan,” katanya. (ant)
Bunuh Temannya Pengamen Dibekuk JAKARTA - Reskrim Polsek Metro Tanahabang meringkus dua pelaku pembunuh Bambang Haruman (20) warga Parumasan, Tasikmalaya, Jawa Barat. Kedua tersangka bernama CH (25) dan OH (30) ditangkap di daerah Slipi, kemarin (15/12) dinihari sekitar pukul 01.00 wib. Kanit Reskrim Polsek Metro Tanahabang, Iptu Sutrisno mengatakan, kedua tersangka ditangkap saat mengamen. Sedangkan BY, tersangka lainnya belum tertangkap. “Peristiwa pembunuhan terjadi di Kebon Kacang, Bongkaran, Tanahabang, Sabtu dinihari sekitar pukul 01.00 wib,”kata Sutrisno di Mapolsek Metro Tanahabang. Sutrisno mengatakan, pembunuhan bermotif harga
diri pelaku yang diledek korban, dan sama-sama dalam keadaan mabuk. Korban meledek CH dengan mengatakan, kakaknya tidak ada apa-apanya melawannya. Sehingga CH naik pitam dan langsung menghujamkan pisau dengan delapan kali tusukan di tubuh korban. Selain itu, teman CH membantu dengan memukul dan menendangnya, lanjut Sutrisno. Penangkapan terhadap tersangka, lanjut Sutrisno, berdasarkan keterangan atas OD salah satu pelaku yang mengaku membantu CH untuk membunuh korban. “Mereka berprofesi sebagai pengamen, dan dikenakan Pasal 170 ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan, penganiayaan yang melibatkan banyak orang. (ant)
Sidang Antasari Azhar
Rekaman Bukti Adanya Rekayasa JAKARTA - Rekaman suara percakapan yang diduga suara milik mantan Ketua KPK Antasari Azhar dengan Rhani Juliani diputar dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, kemarin. Dari isi rekaman berdurasi 90 menit itu, hanya 30 menit yang terdengar agak jelas. Selebihnya, terdengar samarsamar dan berdengung seperti kaset rusak. Diputarnya rekaman itu disetujui majelis hakim yang diketuai Herry Suwantoro, setelah adanya permintaan dari tim JPU Cyrus Sinaga. Hal ini diajukan untuk meyakinkan adanya kaitan pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen yang berawal dari perselingkuhan
Antasari dan Rani. Saksi ahli digital forensik Ruby Alamsyah dan ahli lingustik (suara) Joko Sawtono pun dihadirkan untuk bisa meyakinkan majelis bahwa suara itu adalah milik Antasari dan Rani. Sumber rekaman berasal dari kartu memori (memory card) ponsel dan voice recorder milik korban Nasrudin. Rekaman itu diduga saat Antasari dan Rhani bertemu di Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan. Saat itu Nasrudin menelepon Rani, ketika tengah bersama Antasari di hotel tersebut. Rekaman hanya terdengar jelas Rani yang cekikian manja, ketika berbicara dengan Antasari. “Bapak jangan tak terdengar jelas] dong,” kata
Rani dalam rekaman. “Ya, Pak, gimana ceritanya...(tidak jelas terdengar) sama orang lain. Dipanggilah,” kata Rani dalam rekaman. Meski mendominasi isi rekaman, suara Rani tak terdengar jelas. Hanya terdengar Rani merayu Antasari. “Jangan ngambek dong,” kata Rani manja. Nasrudin juga sempat menanyakan keberadaan Rani. Kemudian, dijawab Rani tengah berada di rumah temannya. Lalu, Nasrudin meminta telepon jangan dimatikan. Rekaman sempat terputus, lalu terdengar suara lelaki. Ada back sound suara, ketika Nasrudin menerima telepon dari orang lain, yang suaranya juga masuk. Kemudian Ruby Alamsyah
memotong,”Itu suara Antasari.” Alasannya, dirinya sudah berkoordinasi dengan penyidik yang pada awal Juni meminta sampel suara Antasari. Ternyata suara itu sama dengan suara dalam rekaman tersebut. Bukti Rekayasa Anggota tim kuasa hukum Antasari Azhar, Juniver Girsang, berpendapat adanya rekaman yang diperdengarkan dan dipertontonkan di persidangan semakin menunjukkan adanya “grand design” terhadap kasus kliennya tersebut. “Adanya rekaman ini semakin menguatkan adanya ‘grand design’,” katanya di sela-sela persidangan mantan Ketua KPK, Antasari Azhar,
dalam perkara dugaan pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasruddin Zulkarnaen. Juniver Girsang menambahkan adanya “grand design” itu semakin terbuka, karena Sigit Haryo Wibisono rela merekam semua kegiatan kliennya di rumah Sigit di Jalan Pati Unus, Jaksel. “Kok teman baik bisa merekam,” katanya. Seperti diketahui, Sigit Haryo Wibisono mengaku bahwa dirinya merekam gambar dan suara Antasari Azhar saat datang ke rumahnya tersebut. Padahal dalam pertemuan tersebut, sama sekali tidak ada perbincangan untuk melakukan pembunuhan terhadap Nasruddin Zulkarnaen. (nas)
LBH Desak
Peristiwa Salah Tangkap Jangan Terulang Lagi LEMBAGA Bantuan Hukum (LBH) Jakarta mendesak agar kejadian salah tangkap seperti yang dilakukan aparat kepolisian terhadap sejarawan Universitas Indonesia (UI) JJ Rizal di Beji Depok, tidak terulang kembali. “Polisi harus menjamin agar pelanggaran salah tangkap yang dilakukan oleh anggotanya tidak terulang kembali,” kata Kiagus Ahmad dari LBH Jakarta di Jakarta, kemarin. Menurut Kiagus, pihak kepolisian dinilai masih belum bisa memberikan jaminan tersebut secara penuh karena beranggapan bahwa hal semacam itu bisa diselesaikan hanya dengan pemberian hukuman disiplin kepada anggotanya yang melanggar. Padahal, ujar dia, proses
salah tangkap yang dilakukan kepolisian juga terkait dengan proses pembinaan para anggota kepolisian agar benar-benar bisa bertindak secara profesional untuk melayani masyarakat. LBH Jakarta menyatakan, sebenarnya masih terdapat sejumlah kasus salah tangkap yang dilakukan oleh pihak kepolisian tetapi tidak terekspos secara luas oleh media massa kepada publik. Kiagus juga mengingatkan agar penanganan masalah pemukulan terhadap korban salah
tangkap JJ Rizal tidak terkesan ditutup-tutupi dan benar-benar ditindaklanjuti dengan serius. Sementara itu, JJ Rizal mengemukakan, dirinya akan tetap melanjutkan proses hukum pidana antara lain karena tidak setuju dengan sejumlah pernyataan yang terlontar dalam sidang etik terhadap petugas kepolisian yang melakukan pemukulan terhadapnya. Sebelumnya, JJ Rizal ditangkap dan dipukuli oleh beberapa anggota kepolisian Polsek Baji, Depok pada 5 Desember pukul 23.45 WIB setelah adanya pertunjukan besar di Margo City. Sedangkan oknum kepolisian yang telah melakukan salah tangkap dan pemukulan ter-
hadap JJ Rizal telah diadili melalui sidang etik yang vonisnya dijatuhkan pada Rabu (9/12). Dalam vonisnya, empat pelaku dijatuhkan hukuman dari 7 hingga 21 hari sehingga sejumlah kalangan menilai bahwa hukuman yang dijatuhkan tidak memberikan efek jera. Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono kepada wartawan di Jakarta, Senin (14/12) mengemukakan, vonis hukuman yang telah dijatuhkan dalam sidang etik tersebut telah sesuai dengan pedoman dalam pembinaan disiplin profesi kepolisian.
salah melakukan pelanggaran dalam kasus salah tangkap terhadap Peneliti Sejarah UI, JJ Rizal. Kendati demikian, LBH Jakarta menganggap pelaksanaan Sidang Etik jauh dari proses transparan. (ant) BERITA PANGGILAN Diberitahukan Dengan hormat kepada 1. Ibu Rita Verawati 2. Bpk.Hendry, keduanya alamat skrng tidak di ketahui, di harapkan datang atau menghubungi saya:KASNA alamat POLSEK MEDAN SATRIA BEKASI Tlp. 085288389829 guna menyelesaikan pengambilan BPKB mobil di ACC FINANCE Kelapa gading, mobil tsb adalah DAIHATSU TARUNA NO POL B 8530 AS No Ka MHKTGRVHDXK001693 No sln G001693 th1999 an Rita verawati warna Biru sìlver alamat ji. Gelong baru
Tak Transparan Mapolres Metro Depok menjatuhkan vonis hukuman kurungan 21 hari terhadap empat anggotanya yang dinyatakan ber-
sel V no 14 Rt. 08/01 jakbar, Apabila dalam waktu 5 hari berturut turut tidak datang/konfirmasì, maka saya sebagai pemilik kendaraan terahir berhak mengambil BPKB di ACC FINANCE Klp.gading jkt. Atas kerjasamanya sy ucapkan terimakasih.
C.003116-Peng
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 16 Desember 2009
3
SBY Didesak Keluarkan
Perppu untuk KPK Independen
Suluh Indonesia/ade
MENKOMINFO BERTEMU KPK - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul sembiring (kiri) bersama Ketua Plt Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tumpak H Panggabean (kanan) dan Chandra Hamzah (kedua kanan) usai melakukan pertemuan di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin. Dalam pertemuan tersebut, mereka sepakat untuk terus bekerja sama memperbaiki draf RPP Tata Cara Intersepsi (Penyadapan).
Bantahan Datang dari Agung Laksono
Perpecahan Kabinet Terus Disorot JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono membantah adanya pemberitaan terjadi perpecahan di antara anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. “Tidak benar kalau ada yang mengatakan terjadi perpecahan (KIB II), sama sekali kami tidak merasa, hanya orang-orang saja yang menuduh,” kata Menkokesra Agung Laksono usai menghadiri peringatan Hari Aids Sedunia di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Sebelumnya beredar isu terjadinya perpecahan antar anggota KIB II. Perpecahan dipicu oleh adanya perseteruan antara
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Menkeu Sri Mulyani. “Kami semua fokus pada pekerjaan, hubungan komunikasi satu dengan yang lain bagus, baik tidak ada masalah,” kata Agung. Lebih lanjut Agung menegaskan tidak merasa ada apa-apa, semua berjalan dengan baik Sementara Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring mengakui pemerintah telah membentuk tim untuk mendamaikan perseteruan antara Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. “Saya dapat informasi itu (Ical-Sri Mulyani)
sudah didamaikan, sudah ada timnya tapi saya tidak ikut,” kata Menkominfo Tifatul Sembiring usai menghadiri peringatan Hari Aids Sedunia di Istana Wapres Jakarta, Selasa. Sebelumnya terjadi perseteruan serius antara Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Menkeu Sri Mulyani. Perseteruan dipicu oleh pernyataan Ical yang setuju jika pejabat terkait kasus Bank Century yakni Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani non aktif. Atas pernyataan tersebut Sri Mulyani membalas dengan menyatakan Ical tidak suka dengan dirinya karena beberapa kebijakan yang diambilnya men-
23 Ahli Dampingi Pansus JAKARTA - Panitia angket kasus Bank Century menyepakati 23 nama ahli yang akan diundang untuk memberikan keterangan pada rapat panitia angket. Ketua Panitia Angket Kasus Bank Century Idrus Marham, di Gedung DPR, kemarin, mengatakan, para ahli tersebut akan diundang sesuai tema yang sedang diperiksa oleh panitia angket. “Dari 23 nama ahli tersebut ada yang sudah dikonfirmasi dan ada yang masih dalam tahap konfirmasi,” kata Idrus Marham usai memimpin rapat panitia angket secara tertutup. Nama-nama tersebut, kata Idrus, diminta menyiapkan diri untuk memberikan keterangan soal Bank Century mulai dari proses merjer, proses “bail out” (penyaluran dana talangan), sampai setelah proses “bail out”. Menurut dia, dari namanama tersebut bisa dipanggil lebih dari satu kali dan ada juga yang belum tentu dipanggil. Wakil Ketua Panitia Angket
Kasus Bank Century Gayus Lumbuun mengatakan, namanama ahli tersebut disepakati dengan pertimbangan bisa memberikan keterangan soal kasus Bank Century dari awal proses merjer hingga setelah proses “bailout”. “Ahli tersebut adalah pakar di bidang ekonomi moneter dan perbankan, hukum perbankan, hukum pidana, hukum tata negara, dan administrasi negara,” katanya. Mereka adalah, Dradjat Wibowo, Ichsanuddin Noorsy, Hendri Saparini, Yanuar Rizky, Jimly Assidiqi, Tholib Sukiantono, Yenti Gunarsih, Sukoyo, Irman Putra Sidin, Refly Harun, Bambang Purnomo, Purbaya Yudi Sadewo, dan Revrizond Basyir. Nama ahli lainnya adalah, Rudi Satrio, Toni Prasetyantono, Prasetyantoko, Amin Sunaryadi, Sigit Pramono, Fauzi Ihsan, Saidi Irsan, Rian Nugroho, dan Arifin Sutyaatmadja. Dikatakan Idrus, keterangan para ahli akan menjadi pertim-
bangan dan masukan bagi panitia angket untuk menentukan tema-tema yang akan dibahas dalam pengungkapan kasus Bank Century. Selain itu, keterangan para ahli juga menjadi pertimbangan dalam perumusan rekomendasi yang akan disampaikan panitia angket kepada Presiden. Panitia angket melakukan rapat tertutup sejak sekitar pukul 10.00 dan berakhir sekitar pukul 14.00, tapi diselingi makan siang di dalam ruang rapat. Sementara itu, unjuk rasa yang meminta kasus Bank Century diusut tuntas kembali terjadi di depan Kantor Wapres, Jakarta, kemarin. Unjuk rasa pada Selasa dilakukan paling tidak oleh dua organisasi yakni Kesatuan Aksi Lintas Mahasiswa (Kalam) dan Komando Rakyat Anti Neolib (Koran). Pada Senin, Barisan Rakyat Anti Korupsi (Barak) dan Gerakan Revolusi Putih juga melakukan aksi di depan Kantor Wapres. (ant/her)
yangkut bisnis Ical. Belakangan muncul pemberitaan soal penyelewengan pajak oleh beberapa perusahaan Ical. Lebih lanjut Tifatul mengaku tidak tahu proses perdamaian tersebut. “Saya tahu deh,” kata Tifatul buru-buru memasuki mobil Fortunernya. Sebelumnya Tifatul juga membantah adanya isu perpecahan di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Menurut Tifatul kabinet tetap dalam keadaanya kompak. “Ngak ada yang pecah. Kabinet, kompak kok. Kabinet itu koordinatornya presiden. Dan ngak ada masalah,” kata Tifatul. (ant)
JAKARTA - Para aktivis LSM mengharapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memprakarsai keluarnya Perpu Tindak Pidana Korupsi yang semakin menjamin independensi KPK. “Perpu ini juga diharapkan mewajibkan PPATK memberikan semua data yang dibutuhkan KPK, DPR RI dan BPK dalam proses pembongkaran berbagai tindak kejahatan keuangan negara terkait kasus Bank Century,” ujar Koordinator Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), Manganar Pasaribu, di Jakarta, kemarin. Dalam Perpu itu juga, menurutnya, bisa diatur tentang pemberlakuan pasal pembuktian terbalik, demi menghancurkan berbagai aksi korupsi di Indonesia. Secara terpisah, Koordinator Nasional Barisan Rakyat Anti Korupsi (BRAK) Dolfie Maringka menegaskan, Perpu tersebut benar-benar harus dibuat
sedemikian rupa sesuai amanat reformasi, agar KPK tidak lagi dengan seenaknya di-’obokobok’ lembaga penegak hukum lainnya bersama para ‘makelar kasus’ (Markus). “Jadi, jika betul Presiden SBY benar-benar mau berjihad dan berada di barisan terdepan dalam memberantas korupsi, maka silahkan gunakan segala otoritasnya untuk itu, termasuk mengeluarkan Perpu tadi. Juga barangkali sudah saatnya pak SBY mencabut pernyataan yang mengatakan KPK itu ‘suberbody’ dan berbahaya ketika masih ramairamainya kasus Antasari lalu Bibit-Chandra jadi perbincangan publik,” katanya. Manganar Pasaribu kemudian mengajak Presiden SBY agar memberikan instruksi tegas kepada aparatnya untuk menangkap dan menghukum otak pengkriminalan pimpinan KPK, baik itu Bibit dan Chandra, juga Antazari Ashar.
“Sebab, buktinya banyak yang aneh dari semua kasus pimpinan KPK itu,” ungkapnya lagi. Audit KPU Para aktivis LAKI dan BRAK kemudian mendesak Presiden SBY untuk segera mengundang BPK serta KPK guna mengaudit KPU, Sekretariat Negara, Istana Negara dan sejumlah Tim Sukses Pilpres beberapa partai politik atau lembaga independen. “Sebaiknya ini dilakukan mendahului membludaknya sorotan kritis sebagaimana terjadi pada kasus Bank Century, dan kriminalisasi KPK,” kata Manganar Pasaribu lagi. Selain itu, menurutnya, agar Panitia Angket Kasus Bank Century benar-benar mendapat respons positif serta silang pendapat kritis dapat teredam, Presiden SBY seyogianya meminta rekan-rekan koalisinya di DPR RI untuk tidak terlalu menonjol dalam berbagai manuver. (ant)
Selesaikan Konflik Ical-Ani
Pemerintah Bentuk Tim JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring mengakui pemerintah telah membentuk tim untuk mendamaikan perseteruan antara Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. “Saya dapat informasi itu (Ical-Sri Mulyani) sudah didamaikan, sudah ada timnya tapi saya tidak ikut,” kata Menkominfo Tifatul Sembiring usai menghadiri peringatan Hari Aids Sedunia di Istana Wapres Jakarta, kemarin.
Sebelumnya terjadi perseteruan serius antara Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Menkeu Sri Mulyani. Perseteruan dipicu oleh pernyataan Ical yang setuju jika pejabat terkait kasus Bank Century yakni Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani non aktif. Atas pernyataan tersebut Sri Mulyani membalas dengan menyatakan Ical tidak suka dengan dirinya karena beberapa kebijakan yang diambilnya menyangkut bisnis Ical. Belakangan muncul pember-
itaan soal penyelewengan pajak oleh beberapa perusahaan Ical. Lebih lanjut Tifatul mengaku tidak tahu proses perdamaian tersebut. “Saya tahu deh,” kata Tifatul buru-buru memasuki mobil Fortunernya. Sebelumnya Tifatul juga membantah adanya isu perpecahan di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Menurut Tifatul kabinet tetap dalam keadaanya kompak. “Ngak ada yang pecah. Kabinet, kompak kok. Kabinet itu koordinatornya presiden. Dan ngak ada masalah,” kata Tifatul. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Rabu 16 Desember 2009
4
KRL Jabotabek Mogok 1,5 Jam
K ilas Eksepsi Pasha ‘Ungu’ Ditolak JAKSA Penuntut Umum (JPU) menolak eksepsi Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha ‘Ungu’ pada sidang kedua dugaan penganiayaan terhadap mantan istrinya, Okie Agustina, di Pengadilan Negeri (PN) Bogor, kemarin. Menurut JPU, tanggapan kuasa hukum Pasha bahwa dakwaan JPU cacat hukum, merupakan sebuah penilaian prematur. “Menurut kami, adanya penilaian dari tim kuasa hukum terdakwa bahwa surat dakwaan yang telah kami susun cacat hukum, merupakan sebuah penilaian yang prematur,” ucap JPU Budi Santoso saat membacakan tanggapan tertulis JPU atas eksepsi tim penasehat hukum Pasha yang diajukan Selasa (8/12) lalu. (ant)
Bocah Diperkosa Sepupunya DEPOK - Seorang bocah sembilan tahun jadi korban aksi bejat Erwin Tampubolon (21). Pria pengangguran ini nekad memperkosa sepupunya sendiri, JS (9) siswi kelas tiga sekolah dasar. Saat ini, korban mengalami depresi berat. Bahkan, korban kerap kali menangis lantaran sering diejek teman-teman sekolahnya. Warga Villa Pertiwi Blok P2 Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sukmajaya ini kini hanya terdiam di rumahnya saja bersama orang tuanya. (rin)
Ribuan Penumpang Terlantar BOGOR – Gara gara terjadi ganguan persinyalan antara stasiun Depok – Citanyam, yang terjadi kemarin sekitar pukul 08.30 WIB, seluruh jadwal perjalanan kereta rangkain listrik (KRL) Jabodetabek terganggu. Akibatnya ribuan penumpang di sejumlah stasiun, seperti Stasiun Bogor, Cilebut, Bojong Gede, Citayam dan Depok terlantar hampir 1,5 jam. Untuk mengatisipasi terjadinya emosi para penumpang,
pihak stasiun Bogor, terdengar berulangkali menyampaikan permohonan maafnya akibat ganguan tersebut. Bahkan bagi para penumpang yang sudah tidak sabar lagi menunggu pemberangkatan kereta, pihak Stasiun Bogor juga menyarankan untuk segera mengembalikan tiket kepada petugas loket. Salah satu calon penumpang Ny. Dini (40), warga Bogor yang mengaku akan berangkat bekerja di tokonya
di kawasan Glodok, Jakarta mengaku kecewa dengan seringnya kejadian terlamabatnya jadwal KRL Jabodetabek. “Masa iya kereta mengalami ganguan kok terjadi hampir setiap hari,” keluhnya. Gara-gara sering terjadi ganguan perjalanan kerata Jabodetabek belakangan ini, Ny. Dini mengaku juga harus merugi hingga jutaan rupiah. “Gimana gak rugi, hari ini saja saya terancam gagal bertemu klien.
Mobdin untuk Kades
Guru SLB Langka TANGERANG - Ketersedian guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di delapan wilayah Propinsi Banten masih minim karena kurangnya lulusan sarjana Pendidikan Luar Biasa (PLB). “Guru SLB di Banten begitu langka, karena lulusan sarjana PLB juga jarang,”ujar Kepala Balai Pelayanan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Propinsi Banten, Wadiyo, di Tangerang, kemarin. Di Banten, kata Wadiyo, terdapat 623 orang guru SLB, jumlah guru SLB di Banten dinilai masih kurang dibandingkan dengan Jakarta dan daerah lainnya di pulau Jawa. Minimnya tenaga pendidik di SLB itu menjadi alasan mengapa ratusan anak berkebutuhan khusus di Banten tidak mendapatkan pendidikan yang layak. “Rasio untuk satu orang guru SLB harus mengajar lima murid anak berkebutuhan khusus, sebab siswa SLB sulit diajak belajar mandiri,”ungkapnya. Adapun, menurut Wadiyo, dari 37 sekolah luar biasa yang tersebar di Banten cuman tersedia di wilayah perkotaan, sementara di pelosok belum terdapat SLB. Ia mengutarakan, ke 37 SLB delapan wilayah di Banten juga belum tersedia sarana dan prasarana yang memadai untuk diberikan kepada anak berkebutuhan khusus. “Hanya 30 persen anak berkebutuhan khusus di Banten yang tersentuh pendidikan, padahal menurut kmi, idealnya 80 hingga 100 persen,”kata dia. (ant)
Kasus Pembunuhan Nasrudin
Jaksa: Tak Ada Rekayasa TANGERANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) MY Rawando membantah tidak ada rekayasa dalam perkara pembunuhan Nasruddin Zulkarnean pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten, dengan agenda pembacaan replik terhadap terdakwa Fransiscus Tadon Keran alias Amsi. “Tidak ada unsur rekayasa dalam kasus pembunuhan Dirut PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) itu karena berbagai saksi telah menerangkan tentang kejadian tersebut,” kata Jaksa MY Rawando di Tangerang, kemarin. Rawando mengatakan masalah tersebut pada sidang yang dipimpin Hakim Arthur Hangewa dan dihadiri penasehat hukum Amsi dari kantor pengacara Minola Sebayang. Bahkan dari sejumlah saksi juga telah diminta keterangan pada sidang sebelumnya menyatakan bahwa Nasruddin meninggal akibat dibunuh dan hal itu dapat dibuktikan. Jaksa mengatakan penuntutan terhadap terdakwa Amsi merupakan untuk memenuhi rasa keadilan bagi keluarga korban dan dianggap sudah sesuai dengan porsinya. Dia juga membantah pembelaan Minola Sebayang yang menyebutkan pada pemeriksaan penyidik kliennya mendapatkan perlakuan kasar dan dalam kondisi ada tekanan sehingga menjawab pertanyaan dalam keadaan terpaksa. Rawando menolak bahwa dalam pemeriksaan tidak terdapat tekanan melainkan dalam kondisi santai dan semua pertanyaan dijawab dengan lancar. (ant)
setasiun Bogor jelas sudah tidak bisa berbuat banyak. Sebab kerusakan itu sudah jauh diluar kemampuan kami,” tegasnya. Namun demikian, lanjutnya, saat ini pihak PT KAI sendiri bersama instasi terkait masih terus berupaya menangulangi persolan tersebut. “Mudah-mudahan ganguan ini bisa segera teratasi dan perjalanan kereta kembali normal,” harapnya. (bas)
Honor Guru Sukwan Gagal Cair
DPRD Kaji CIKARANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), hingga kini masih mempertimbangkan pengajuan anggaran senilai Rp27 miliar guna pengadaan mobil dinas bagi 187 kepala desa (kades) di wilayah setempat. “Pengajuan anggarannya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2010, dengan pertimbangan untuk memaksimalkan kinerja Kades. Namun, keputusannya baru dapat kami lakukan pada akhir Desember mendatang,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H. Sarbini kepada Antara di Cikarang, Selasa. Menurut Sarbini, pihaknya belum dapat meluluskan permintaan tersebut dengan pertimbangan segi manfaat, menyusul masih maraknya sarana dan prasarana umum yang perlu mendapatkan tambahan biaya. “Sejumlah ruas jalan di wilayah utara masih memerlukan upaya perbaikan. Selain itu, anggaran untuk pendidikan pun masih relatif minim,” katanya. Dalam pengajuan anggaran tersebut, kata dia, harga per unit kendaraan yang diharapkan Pemkab Bekasi mencapai Rp115 juta. “Mobil dinasnya jenis Daihatsu Xenia keluaran Jepang dengan tahun perakitan terbaru. Rencananya akan dioperasikan mulai tahun 2010 mendatang setelah mendapatkan persetujuan gubernur,” kata Sarbini. Kendati demikian, pihaknya juga mempertimbangkan sisi positif dari pengalokasian anggaran tersebut, yaitu meningkatkan kinerja para kades. (ant)
Sebab kami sudah janjian akan bertemu di Glodok pada pukul 10.00 WIB nanti,” sesalnya. Kepala Stasiun Bogor, Agus Sutardiman, menanggapi seringnya terjadi ganguan jadwal perjalanan kereta Jabotabek akhir-akhir hanya biasa menjelaskan, bahwa itu semua terjadi akibat belum normalnya pasokan listrik yang diakibatkan kerusakan di gardu induk PLN di stasiun UI Jakarta. “Dalam hal ini kami di
Suluh Indonesia/bas
TERLANTAR – Ribuan calon penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Tujuan Bogor-Jakarta, kemarin terlantar di Stasiun Bogor akibat kereta yang akan mereka tumpangi mogok.
2010, Sekolah Bebas Rokok TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menargetkan pada Tahun 2011 di seluruh lingkungan sekolah dari tingkat menengah pertama hingga atas di Tangsel wajib bebas asap rokok. “Tahun 2011, larangan merokok dilingkungan sekolah mulai berlaku,” tandas Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Dadang Sofyan di Tangerang, kemarin. Dinas Pendidikan Tangsel mencatat sebanyak 11 SMAN, 52 SMA swasta, dua SMKN, 48 SMK swasta, 17 SMPN dan
114 SMP swasta, tidak memperkenankan siswanya guru termasuk siapapun merokok di lingkungan sekolah. Dia mengaku, pada tahun 2010 pihaknya akan melakukan sosialisasi larangan merokok di lingkungan sekolah. Penerapan larangan merokok dilingkungan sekolah tahun 2011, kata Dadang, juga disertai razia rutin di seluruh sekolah di Tangsel. Kata Dadang, selama ini masih banyak pelajar sekolah tingkat menengah dan atas masih terlihat merokok di
lingkungan sekolah. Pihaknya akan melakukan teguran keras kepada pihak sekolah bila dari pelajar sekolah tersebut terbukti merokok dilingkungan sekolah. Merokok dilingkungan sekolah, menurut Dadang, mencoreng motto pemerintah daerah setempat sebagai kota pendidikan, religius dan modern. “Mengikuti laju modernisasi boleh saja tetapi Tangsel ini kota pendidikan, kita berniat untuk meniadakan asap rokok di lingkungan sekolah,” jelas Dadang. (ant)
CIKARANG - Rencana pencairan bantuan honor kepada 3.500 guru sukarelawan (Sukwan), Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar) oleh Kantor Departemen Agama (Kandepag) setempat, kemarin kembali gagal. “Rencananya pada hari ini kami akan melakukan pencairan honor guru sukwan untuk semester dua dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi, masing-masing Rp 600 ribu per orang, namun batal. Berkasnya sedang diajukan ke Pemda,” kata Kepala Seksi Madrasah Kandepag Kabupaten Bekasi, Darip. Dikatakan Darip, Pemkab Bekasi sejak tahun 2006 lalu tahun rutin memberikan bantuan untuk sekitar 3.500 guru sukarelawan madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah dan guru pondok pesantren. Bantuan tersebut masingmasing sebesar Rp1,2 juta per tahun, diberikan setiap satu semester. “Namun, ada sejumlah persoalan yang saat ini dialami Pemda sehingga pencairan bantuan honor pada semester satu dan dua terlambat dari waktu yang disepakati,” katanya Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Pondok Pesantren Kantor Depag Kabupaten Bekasi, Hj Nani Mulyani, meyakini bantuan tersebut bisa turun minggu ini. “Kita berterima
kasih Pemkab Bekasi masih peduli terhadap kesejahteraan guru sukwan madrasah dan pondok pesantren,” kata Nani. Dikatakan Nani, keterlambatan dana tersebut diharapkan tidak sampai mempengaruhi kinerja guru sukwan dalam memberikan pendidikan kepada siswa. “Kami harap guru Sukwan dapat memaklumi situasi ini, mengingat dana tersebut bentuknya adalah bantuan, sehingga guru harus lapang dada bila memang pemerintah mengalami kendala,” ujarnya. Secara terpisah Gunawan Pangestu (34), guru Madrasah di Kecamatan Cabangbungin, memaklumi situasi tersebut. “Saya bersyukur Bupati Bekasi masih memiliki perhatian terhadap kami dengan memberikan bantuan tersebut. Namun, saya harap proses pencairan segera dilakukan mengingat APBD 2009 segera tutup buku,” ujarnya. Sejumlah perwakilan guru Sukwan, kata dia, berulangkali menanyakan pencairan dana ke Kantor Depag, namun pihak yang bersangkutan beralasan pencairannya sedang dalam proses administrasi. “Petugas Kandepag tidak mau terbuka terkait keterlambatan dana ini,” katanya. Anggota DPRD Fraksi Demokrat, Taih Mintarno meminta guru sukwan untuk bersabar. (ant)
Depok Urutan Ke-9 Pengakses Pornografi KLAIM Kota Depok sebagai kota religi, sepertinya harus dikaji ulang. Asalnya, berdasarkan data google-trend mengenai kota-kota di Indonesia yang paling banyak mengakses pornografi, Deok termasuk kota yang menempati urutan cukup tinggi, yaitu ranking kesembilan. “Depok, yang merupakan kota kecil menduduki peringkat sembilan top ten kota yang paling banyak mengakses pornografi,” ujar Azimah Soebagijo, dari Perhimpunan Masyarakat Tolak Pornografi di Acara Penyuluhan Undang-Undang (UU) Pornografi, di Kantor Wali Kota Depok, kemarin.
Azimah mengatakan, masalahmasalah yang bakal timbul di perkotaan akibat pornografi adalah pencabulan dan pemerkosaan. Korbannya kebanyakan gadis belia, remaja, dan anakanak. Sayangnya, kata dia, di Indonesia Peraturan Pemerintah (PP) terkait pornografi belum ada. Sewaktu Undang-Undang
Pornografi disahkan, sambung Azimah, sempat ada penurunan jumlah pengakses pornografi, tapi meningkat kembali sewaktu kasus Bibit-Chandra menguak. “Pengakses pornografi sempat menurun, tapi dengan kasus Century dan Bibit Chandra, UU Pornografi terlupakan. Di Mahkamah Konstitusi bahkan sejak Oktober belum sidang terkait UU itu. PP juga hingga kini belum keluar,” terang Azimah. Azimah menuturkan, ada tiga departemen atau kementerian yang dapat mengatur masalah
pornografi di Indonesia. Pertama, Departemen Agama (Depag), kedua Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan terakhir, Kementerian Pemberdayaan Perempuan. “Kalau sudah di atur, tidak semua orang bisa menggelar pendidikan seksual di berbagai tempat, atau media. Majalahmajalah dewasa yang menampilkan hal-hal berbau porno juga diatur,” ucap Azimah. Azimah mengatakan, berdasarkan penelitian di Amerika, Mary Anne Layden, direk-
tur Program Psikopatologi dan Trauma Seksual, University Pennsylvania, AS menyatakan, gambar porno adalah masalah utama pada kesehatan mental penduduk dunia saat ini. Dalam penelitian Anne, disebutkan, pornografi tak Cuma memicu ketagihan yang serius, tapi juga pergeseran pada emosi dan perilaku sosial, 40 persen pasien yang ketagihan pornografi kehilangan pasangannya, 58 persen pasien mengalami kerugian finansial, 27-48 persen dipecat/ keluar dari pekerjaannya. (rin)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 16 Desember 2009
5
F OKUS Berpolitik Cermat dan Rapi ESKI banyak yang mengikuti perjalanan proses kasus Bank Century, masyarakat kini sudah mulai kelihatan menjaga jarak. Ada tanda-tanda bahwa kasus ini mengandung upaya untuk menjatuhkan prestasi dan prestise individu. Sepanjang kita memakai logika politik, bahwa dua tokoh yang disebut-sebut sebagai ikut bertanggung jawab dalam mengucurkan dana Rp 6,7 triliun tersebut adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Boediono yang kini menduduki posisi sebagai wakil presiden. Kita tahu, dua pejabat ini condong untuk memberikan angin segar kepada arus investasi internasional di Indonesia. Tidak semua pihak suka dengan kebijakan investasi demikian. Mereka menyebutnya kebijakan politik-ekonomi tersebut sebagai neoliberal. Dalam teorinya, sistem ekonomi ini hanya menguntungkan masyarakat luar. Baik Sri Mulyani maupun Boediono dinilai sebagai pendukung sistem politik-ekonomi seperti itu. Ketika pemilu presiden beberapa bulan yang lalu, isu ini menjulang dan berupaya memojokkan Boediono. Kasus Bank Century nada-nadanya seperti itu, meskipun belum terbukti. Tetapi, jeratan politik pada kasus Bank Century ini kelihatannya tidak hanya berhenti di situ saja. Tuduhan terhadap kehadiran Robert Tantular di ruangan rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Departemen Keuangan, ternyata tidak terbukti. Paling tidak hal itu bisa dilihat dari rekaman gambar yang dibeberkan Depkeu beberapa hari lalu. Tuduhan ini kelihatannya terlalu cepat dilayangkan tanpa ada persiapan yang baik sebelumnya. Tuduhan itu didasarkan atas kemiripan suara yang diidentikkan dengan Robert Tantular. Dari rekaman gambar yang diperlihatkan Depkeu ternyata suara itu berasal dari Marsilam Simanjuntak. Mengapa begitu ceroboh politisi kita melemparkan tuduhan, padahal dampaknya bisa meluas? Apakah politisi kita tidak memikirkan dampak dari sebuah tuduhan kepada tokoh-tokoh politis? Itulah yang kita lihat hari-hari belakangan ini. Atas tuduhan tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani yang dinilai hebat oleh banyak kalangan ini menjadi tercoreng prestisenya. Namun, begitu rekaman gambar itu membuktikan tidak adanya keterlibatan Robert Tantular, kita bisa menduga bagaimana kecewanya masyarakat terhadap sikap politisi kita. Ada kesan kecerobohan di sana, ada kesan tidak hati-hati, ada kesan tidak memperhatikan efek rasa kepada masyarakat. Politisi nasional sudah seharusnya bersikap hati-hati, sebab mereka adalah pengejawantahan dari jutaan warga. Jika tidak hati-hati dalam mengeluarkan ucapan, dikhawatirkan demikian juga caranya dalam memperjuangkan kepentingan rakyat di parlemen. Dalam konteks tuduhan yang meleset tersebut, kita menduga bahwa kasus Bank Century ini benar-benar mempunyai nilai politis yang tinggi. Artinya tidak saja harus dibuktikan kekeliruan aliran dananya, tetapi pihak-pihak yang berhasil menemukan penyelewengan tersebut akan mendapatkan modal politik yang tinggi. Mungkin, sekali lagi mungkin, ini yang membuat banyak politisi seolah berkejaran dalam mengungkap penyelewengan pada kasus Bank Century ini. Sesungguhnya ini hal yang baik jika semua pihak saling berlomba untuk menemukan penyelewengan tersebut. Tetapi harus kita tekankan bahwa semangat tersebut harus disertai dengan kehati-hatian dan kecermatan. Tanpa sikap seperti ini, justru kecerobohan yang bisa didapatkan. Sekali lagi kecerobohan itu akan membuat risiko besar kepada masyarakat Indonesia. ***
M
S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Minim Budaya Cuci Tangan BUDAYA bersih di masyarakat Indonesia masih sangat minim. Untuk hal-hal sederhana saja, misalnya, mencuci tangan sudah lama diabaikan. Padahal, dari sinilah pangkal segala macam penyakit. Tangan menjadi sumber penyebaran penyakit yang cukup popular. Padahal, dengan mencuci tangan, konon 50 persen kematian bisa dihindari. Masuk akal, karena saat ini baru 12 persen saja orang yang mencuci tangan setelah mereka keluar dari toilet. Cuci tangan saja pun tak cukup, karena kalau tak disabuni ancaman untuk penyebaran penyakit masih tetap ada. Kuman begitu banyak berkumpul di tangan. Kalau kita sering bertansaksi dengan uang itu lebih berisiko lagi. Karena uang begitu
banyak disentuh, yang kita sendiri tak tahu riwayat pemegang. Kemudian, kalau sering jalan-jalan di mal kita juga memegang escalator yang kita juga tah paham siapa saja yang memangnya. Ancaman berikutnya troli tempat belanja, kita pun tak tahu berapa orang dan seberapa sehat orang-orang yang telah memegang troli itu. Kemudian dengan entengnya usai berbelanja kita menyantap makanan sebelum mencuci tangan. Padahal, sebelumnya seharian kita telah memegang berabagai benda yang secara masal disentuh orang lain. Masihkan kita ingin mempertaruhkan kesehatan kita dengan malas bercuci tangan. Trisno Mulyadi Condet, Jaktim
S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.
Bang D
el
Anggota Pansus Angket Century siap mundur
Jalan Pintas Mendapatkan Modal Politik DALAM sebuah acara diskusi di televisi swasta yang menayangkan video rekaman rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Departemen Keuangan (Depkeu), seorang peserta berkelakar bahwa ‘’bet’’ yang ada di ruangan rapat adalah ‘’Batman’’ bukan Robert Tantular. Rekaman video tersebut tidak memperlihatkan keberadaan Robert Tantular, pemilik Bank Century yang dituduhkan ikut rapat KSSK yang berlangsung di sebuah ruangan Depkeu. Seorang politisi mengungkapkan bahwa Robert Tantular ikut dalam rapat KSSK bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Apa yang diungkapkan itu membuat Sri Mulyani marah dan kemudian perpolitikan nasional ikut terbatuk-batuk akibatnya. Karena tuduhan itulah kemudian Sri Mulyani memutar rekaman rapat yang memperlihatkan bahwa ucapan yang diduga sebagai Robert Tantular itu ternyata suara milik Marsilam Simanjuntak. Inilah wajah politik modern di Indonesia. (Logat) bahasa, sekali lagi terbukti, berperan sangat besar dalam menentukan perjalanan politik di Indonesia. Bahasa akan menjadi komoditas politik yang bisa menjatuhkan bukan saja kredibilitas seorang tokoh tetapi berpotensi melemparnya dari kekuasaan. Saat ini, Menteri Keuangan Indonesia (yang disebut-sebut terhebat sepanjang sejarah), sedang berada dalam kondisi demikian. Tetapi, setelah pemutaran rekaman video dan saling berbantah baik oleh Sri Mulyani maupun Robert Tantular terhadap keberadaannya di ruangan rapat tersebut, ada satu hal yang harus dilihat dan diperhatikan secara benar. Perpolitikan Indonesia ternyata masih dihiasi jalan pintas untuk mencari modal politik. Sri Mulyani adalah arsitek suksesnya Indonesia dalam mempertahankan ritme ekonomi negara, sukses membuat kebijakan pajak, mendapat predikat sebagai Menteri Keuangan terbaik, masuk dalam daftar Menteri Keuangan terbaik dunia dan sukses pula meyakinkan investor internasional ke Indonesia. Dengan reputasi seperti itu, bukan tidak mungkin pula Sri Mulyani mempunyai potensi kuat
Oleh : GPB Suka Arjawa menjadi calon presiden pada tahun 2014 mendatang, saat Susilo Bambang Yudhoyono sudah tidak mungkin lagi mencalonkan diri. Seperti halnya pemahaman rwa bhineda dalam masyarakat Bali, bahwa di balik kejayaan dan kesuksesan selalu ada mendung yang mengancam. Maka hal itu pulalah yang melekat pada Menteri Keuangan ini. Kesuksesannya tersebut justru mengandung berbagai potensi negatif yang dibidik oleh orang-orang yang ingin memanfaatkannya sebagai jalan pintas. Pada Sri Mulyani hal itu terjadi pada lingkaran kasus Bank Century. Potensi Politik Kasus ini luar biasa potensi politiknya. Siapa yang berhasil membidik kasus ini secara tepat sasaran, pasti akan mendapatkan investasi dan modal politik yang besar untuk melanjutkan karier. Jadi, dalam konteks intrepreneur politik, kasus Bank Century adalah modal dan lahan besar untuk berkiprah. Keberhasilan membongkar kasus ini akan mampu mengangkat citra,
bukan saja politik perseorangan, tetapi juga partai politik dan koalisi politik. Itulah yang membuat ramairamai partai politik setuju mendukung hak angket. Uang sebanyak Rp 6,7 triliun yang konon terselewengkan itu, bisa dipakai untuk membangun kesejahteraan rakyat dalam tingkat signifikansi yang tinggi. Tuduhan terhadap Sri Mulyani adalah upaya induktif, yang bukan saja berupaya untuk membidik titik hulu penyimpangan terhadap Bank Century (yaitu menghadirkan Robert Tantular ke dalam rapat KSSK), tetapi juga mencoba menggoyang berbagai predikat keberhasilan Sri Mulyani sendiri. Mampu membidik titik masalah Bank Century adalah prestasi besar dan mampu menggoyang Sri Mulyani adalah pembuktian bahwa Menkeu itu tidak sehebat yang dibayangkan semula. Jika berhasil membuktikan dua hal ini, sungguh menjadi modal politik yang amat besar. Barangkali itulah yang menjadi tujuan utama dalam membidik Sri Mulyani dengan tuduhan hadirnya Robert Tantular dalam rapat dengan KSSK. Politisi yang berhasil
menemukan pokok masalahnya (yaitu kehadiran Robert Tantular), akan mendapatkan prestise dan prestasi tinggi bukan saja di partainya tetapi juga di masyarakat. Jika sukses memudarkan prestasi Sri Mulyani, bukankah potensinya menjadi calon presiden juga pudar? Akan tetapi, setidaknya sampai diputarnya rekaman video oleh Depkeu, upaya tersebut justru terlihat teledor dan justru membuktikan keteledoran politisi Indonesia. Tuduhan tersebut hanya didasarkan atas perangkat audio belaka. Artinya tuduhan hanya didasarkan pada kemiripan suara pada rekaman belaka. Padahal di jalan modernisasi komunikasi sekarang, perangkat audio tersebut mempunyai pasangan yang lengket, yaitu visual, yang bisa memperlihatkan gambar secara langsung tentang adegan yang terjadi. Memang betul dimungkinkan ada rekayasa. Tetapi juga telah ada ahli yang mengenal tentang otentivikasi (keaslian) dari rekaman tersebut. Metode visual inilah yang membuktikan tidak adanya Robert Tantular dalam rapat tersebut. Dengan demikian, ada aspek kecerobohan pada politisi yang melakukan tuduhan tersebut. Apakah itu yang menjadi gambaran terbesar dari politisi Indonesia yang duduk di DPR? Jika ini yang terjadi, masyarakat Indonesia harus waspada, bukan saja kepada teroris, kenaikan harga, banjir, gempa atau kemacetan, tetapi juga kepada para politisi yang duduk di DPR. Bukan tidak mungkin, dalam sebuah kunjungan ke desa, jalan yang mulus di depannya dikira pembangunan telah suskes, padahal senderan selokan yang berada di belakang kampung hancur lebur dilanda banjir. ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
DEBAT P EMBACA
Kambing Hitam atas Byar-Pet Listrik ADA saja cerita minor dalam tata kelola usaha dan manajemen Badan Usaha Milik Negera (BUMN) di negeri ini. BUMN selalu selalu saja membuat catatan sejarah kelam. BUMN selalu saja dijadikan kambing hitam. Apalagi dalam bisnisnya berhubungan langsung dalam pelayanan publik. Tengok saja PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero. Kinerjanya akan terukur sejauhmana BUMN mampu melayani jasanya kepada masyarakat dan industri. Dalam hal ini, menyalurkan energi listrik. Dus, kita pun sudah bisa menilai sendiri bagaimana perusahaan negara tersebut. Apalagi melalui pemberitaan massif dari pelbagai media baik mengenai gelap gulitanya hampir seantero negeri ini hingga dampak yang ditimbulkan akibat padamnya listrik bergilir oleh PLN. Kita boleh saja menghujat habis kinerja PLN yang tidak becus. Belum lagi, sikap kaku PLN kepada masyarakat yang terlambat membayar tagihan lis-
trik meski bukan karena kesalahan murni pelangan. Misalnya, masalah yang timbul karena gangguan pada mesin ATM/ sistem informasi pelanggan. Tanpa rasa ampun, listrik di rumah pun disegel. Tidak heran, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat keluhan masyarakat atas pelayanan listrik menempati tiga besar. Bagaimanapun, suka atau tidak masyarakat tidak memiliki pilihan selain dilayani PLN. Meski dalam UU Kelistrikan terbaru, dibuka opsi bagi swasta dan koperasi turut berpartisipasi. Prinsipnya, untuk daerahdaerah yang belum tersentuh listrik, PLN tidak lagi memonopoli menjual listriknya kepada masyarakat.Ini potensi bagus, mengingat baru 60 persen rasio elektrifikasi di tanah air. Kembali lagi terhadap masalah byar-pet kelistrikan nasional. Semua pelanggan baik masyarakat dan industri dibuat geram karena kerugian finansial yang ditimbulkan tidaklah sedi-
kit. Kegeraman massal ini pun disambut pemerintah selaku pemilik BUMN. Memang respon cepat diberikan. Pemerintah meminta manajemen menyusun action plant baik disituasi kritis hingga jangka panjang. Dana dari skema kredit ekspor pun disiapkan hingga bilangan triliunan rupiah untuk mengatasi problema kelistrikan nasional. Tapi hal itu belum cukup, pemerintah pun berjanji akan mengganti jajaran direksi PLN. Kesannya hal itu sematamata untuk menyelamatkan muka pemerintah dihadapan masyarakat.Bahwa, pemadaman bergilir yang kini telah menjalar luas hingga Jakarta, Ibu Kota negara tidak dapat ditoleransi lagi. Alhasil, kesalahan itu harus ditampakkan kepada manajemen PLN. Selama ini pemerintah seakan lepas tangan terhadap persoalaan kebijakan energi primer. PLN dibiarkan kesulitan memperoleh gas maupun batu bara untuk pembangkit listrik-
nya. Lagi-lagi PLN harus membakar energi pembangkitan yang tidak efisien karena membeli dengan valas/harga pasar, sementara harga jualnya dipatok melalui subsidi pemerintah. Biaya energi pembangkitan memakan kontribusi hingga 70 persen dari biaya pokok produksi. Hal itu berujung pada besarnya Harga Pokok Penyediaan (HPP) listrik yang menjadi asumsi dasar Tarif Dasar Listrik (TDL). Namun, disisi lain jumlah subsidinya semakin menipis tiap tahunnya. Praktis, cuma dihabiskan menutupi biaya operasional. Sementara, untuk investasi bagi keperluaan perawatan instalasi dan penggantian infrastruktur kelistrikan PLN tidak memiliki dana lagi. Muara masalahnya,ya krisis listrik seperti yang terjadi selama ini. Selama tidak ada kebijakan pemerintah yang ‘tulus’ berpihak atas berdirinya merah-putihnya negara ini. Adi Pradana Pemerhati kebijakan publik
Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.
Sudah ada pengganti koq ...
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 16 Desember 2009
6
Emas Marathon Putra Lepas VIENTIANE - Pelari Yahuza gagal mempertahankan medali emas nomor marathon SEA Games 2009 Laos yang mengambil garis finish di Stadion Utama Vientiane, kemarin. Ia harus puas dengan medali perak dengan waktu 2 jam 21 menit 56 detik. Medali emas diraih atlet Filipina Eduardo Buenavista yang mencatat waktu 2:21.10,14 detik, disusul Hem Bunting dari Kamboja (2:25.19,68 detik). Tiga atlet yang meraih medali persis sama dengan SEA Games 2007 dua tahun lalu di Nakhon Ratchasima, hanya saja Eduardo yang sebelumnya meraih perunggu berhasil membalas kekalahannya dengan meraih emas. Sementara Hem Bunting yang sebelumnya meraih perak, kali ini harus puas dengan medali perunggu. Ari Swadana, rekan Yahuza yang juga turun di nomor lari maraton, hanya menempati peringkat keempat dengan waktu 2:27.55,49 detik. Waktu yang diraih Eduardo untuk meraih emas masih terpaut sekitar dua menit dari rekor SEA Games
milik pelari Indonesia Eduardus Nabunome yang diraih di Jakarta pada 1997. Medali perak juga diraih atlet jalan cepat 20km Indra Abdul Kadir (1:32.09) yang kalah bersaing dengan pelari Malaysia Teoh Boon Lim (1:31.28). Atlet Indonesia lainnya, Kristian L Tobing meraih perunggu dengan waktu 1 jam 33 menit 35 detik. Peta persaingan di nomor jalan cepat 20km putra tidak banyak berubah dibanding dengan di SEA Games 2007 Nakhon Ratchasima karena ketika Indonesia juga meraih perak dan perunggu melalui Kristian Lumban Tobing dan Indra. Ketika itu medali emas diraih atlet Malaysia Boon Lim Teoh dengan catatan waktu satu jam 30 menit 37 detik. Sementara Kristian tertinggal dua menit di belakang Boon dengan waktu dua jam 32 menit 57 detik, disusul Indra (1:35.45). Darwati yang yang turun di nomor 20km jalan cepat dan diharapkan menambah perolehan emas untuk kontingen atletik yang di SEA Games 2007
meraih tujuh emas, menyusul kegagalan rekan-rekannya dan juga harus puas dengan medali perak. Darwati yang mencatat waktu satu jam 45.23 detik, kalah bersaing dengan Kay Hking Myo Tun dari Myanmar (1:45.06). Atlet Mynmar lainnya Saw Mar Lar Nwe meraih perunggu dengan waktu 1:46,56). Dari empat nomor final yang diikuti Indonesia di cabang atletik sesi pagi tersebut, tidak ada satu pun yang berhasil meraih medali emas. Di nomor maraton putri, Unik Setyorini hanya berada di peringkat kelima dari delapan peserta setelah mencatat waktu 2 jam 54.23 detik. Medali emas diraih atlet Filipina Jho An Banayag (2:46.34), disusul S. Sailomyen (Thailand) dengan waktu 2:46.47 detik dan Ni Lar San dari Myanmar (2:46.54). Kontingen atletik Indonesia sejauh ini masih mengumpulkan tiga emas melalui sprinter Suryo Agung Wibowo di nomor lari 100m, Triyaningsih (5000m) dan Dwi Ratnawati (lempar cakram putri). (ant)
Panahan Sumbang Dua Emas VIENTIANE - Cabang panahan mempersembahkan dua medali emas pada SEA Games XXV Laos, kemarin. Dua emas disumbang I Gusti Nyoman Purohito di nomor compound perorangan putra dan Novia Nuraini di recurve perorangan putri memenangi partai final. Berlaga di Komplek Olahraga Nasional, di Vientiane, Purohito dalam final menghentikan perlawanan atlet panah Singapura Chua Boon Afriel dengan skor 115 - 111, sedangkan Novia menundukkan atlet Malaysia Anbarasi Subramaniam dengan skor 103 - 101. “Sebetulnya final saya justru terjadi saat semifinal tadi ketika melawan atlet Filipina Earl Benjamin Yap, ketika itu saya tegang, dan justru ketika di final saya tanpil tanpa beban,” kata I Gusti Nyoman Purohito seusai pertandingan. Menurutnya, atlet Filipina Earl merupakan lawan yang kuat, dan dia juga yang dihadapinya ketika final pada SEA Games dua tahun lalu di Thailand. “Saya ketemu Earl di Thailand lalu dan saya mengalahkannya, dan justru lawan saya di final ini saya
Suluh Indonesia/ant
REBUT EMAS - IGN Puruhito merebut emas saat berlaga di nomor Compound 70 meter di Lapangan Panahan Kompleks Olahraga Nasional, Vientiane, Laos, kemarin.
baru ketemu pertamakali, tapi saya lihat dia tidak setangguh Earl,” kata pemegang medali emas SEA Games Thailand lalu mengomentari tentang lawannya di semifinal dan final. Sementara itu Novia harus bersaing ketat melawan pemanah Malaysia mengatakan cukup senang dengan medali emas pertama yang dia dapatkan di SEA Games. “Ini medali
emas pertama saya di event SEA Games, dan tentunya saya sangat mendambakan untuk bisa mendapatkannya dan kini menjadi kenyataan,” kata Novia. “Hadiah uang dari hasil meraih medali emas ini ya akan saya gunakan untuk menyambung hidup,” katanya. Cabang panahan, Rabu ini mempertandingkan kelas beregu putra dan putri. (ant)
Hanya Matius Mandingan ke Final VIENTIANE - Matius Mandingan satu-satunya petinju Indonsia yang lolos ke final cabang tinju SEA Games 2009 Laos setelah menang angka mutlak dari petinju Malaysia, Muhammad Ali di semifinal kelas bantam di Olympasia Gymnasium National University Laos, kemarin. Seperti dikutip dari situs resmi Panpel LAOSOC, Matius yang menempati sudut biru mengakhiri pertarungan dengan skor telak 11:4 atas Muhammad Ali. Di final Matius akan berhadapan petinju Thailand Chatchai Buddee yang di semifinal lainnya menaklukkan Tran Quoc (Vietnam) dengan angka mutlak 6:1. Sementara dua petinju Indonesia lainnya Julio Bria dan Arenaldo gagal ke final setelah ditundukkan lawan masing-masing. Di kelas ringan (51 kg), Julio Bria harus puas dengan medali perunggu setelah ditaklukkan Amnat Ruenroeng (Thailand) dengan skor 2:5. Di final Amnat akan berhadapan Xayyaphone (Laos) yang menundukkan Saludar Rey (Filipina) 9:4. Sedangkan Arenaldo yang tampil di kelas 57 kilogram hanya dikalahkan tipis 5:6 oleh Phal Sophat dari Kamboja.
Sophat di final akan berhadapan Suarez Charly (Filipina) yang menyisihkan Wuttichai Masuk (Thailand) 13:5. Dari 10 partai pertandingan semifinal di lima kelas, dua lainnya tak diikuti petinju Indonesia. Di kelas 45 kilogram Sikham (Laos) maju ke final setelah Huynh Ngoc Tan (Vietnam) tak mampu melanjutkan di ronde kedua. Di final Sikham akan
berhadapan Vicera Bill (Filipina) yang menundukkan Ven Diaman (Kamboja) dengan angka mutlak 13:2. Sedangkan di kelas 64 kg Vilasak (Laos) dan Pham Son Tung (Vietnam) akan memperebutkan medali emas. Vilasak menundukkan Joegin Landon (Filipina) 8:2 dan Pham Son Tung menyisihkan Svay Ratha (Kamboja) 6:4. (ant)
Suluh Indonesia/ant
MELAJU KE FINAL - Petinju Indonesia Matias Mandingan (kanan) melancarkan pukulan ke arah lawannya petinju Malaysia Muhammad Ali Abdul Karim saat bertanding di kelas bantam 54 kg SEA Games XXV 2009 di komplek Sea Games Village, Vientiane, Laos, kemarin.
Persija Tampil Penuh MAKASSAR - Tim tamu Persija Jakarta akan tampil dengan kekuatan penuh ketika menghadapi tuan rumah Persipura pada laga lanjutan Liga Super di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu ini. Pelatih Persija Maman Suryaman dalam jumpa pers di Stadion Andi Mattalatta Makassar, kemarin mengatakan, seluruh pemain inti yang tak dibawa dalam tur ke tanah Papua menghadapi Persiwa Wamena lalu, sudah bisa diturunkan dalam laga panas menghadapi juara bertahan tim Mutiara Hitam. “Kita akan tampil dengan kekuatan terbaik, dari seluruh pemain
yang ada, tidak satupun yang mengalami cedera atau terkena akumulasi, mudah-mudahan kita bisa meraih hasil maksimal dalam pertandingan nanti,” katanya. Sejumlah pemain yang tak ikut ke Wamena sudah bergabung dalam tim di antaranya Ismet Sofyan, Leo Saputan, Fahruddin serta striker andalan Bambang Pamungkas. kehadirannya diharapkan bisa membuat tim lebih kuat dan solid. Pada lawatan ke Makassar kali ini, tim Macan Kemayoran hadir dengan kekuatan sekitar 20 pemain, seluruhnya sudah ikut dalam latihan pe-
ngenalan lapangan yang dipimpin langsung Direktur Teknik Benny Dolo pada Selasa sore. Menghadapi Persipura yang akan tampil dengan dukungan ratusan suporter fanatiknya, Persija berharap tetap bisa meraih poin, makanya ia akan menurunkan seluruh pemain terbaiknya. Maman juga mengaku akan mewaspadai seluruh pemain Persipura karena kualitas mereka yang cukup merata. “Kami sudah melupakan kekalahan lawan Persiwa, untuk saat ini kita hanya fokus untuk mewujudkan target meraih poin lawan Persipura,” jelasnya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
LATIHAN PERSISAM - Para pemain Persisam kemarin mencoba lapangan Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta jelang pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2009 melawan Persitara sore nanti.
Persisam Ancam Persitara JAKARTA - Kesebelasan Persisam Samarinda mengincar tiga poin saat bertanding melawan tuan rumah Persitara Jakarta Utara di Stadion Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Rabu ini. Pelatih Persisam Samarinda Aji Santoso kemarin mengatakan, guna meraih target itu pihaknya akan memaksimalkan pemain yang ada seperti saat tandang ke kandang Pelita Jaya. “Ini adalah kesempatan untuk meraih poin penuh diluar kandang. Kami sudah kehilangan poin saat lawan Pelita Jaya,” katanya usai uji coba lapangan di Stadion Soemantri Brodjonegoro. Pada pertandingan lanjutan kompetisi Djarum Indonesia
Super League (ISL) sebelumnya, Minggu kemarin, Persisam Samarinda tunduk 0-1 atas tuan rumah Pelita Jaya. Dengan hasil tersebut Persisam Samarinda berada diurutan 13 klasemen ISL 2009/2010 dengan 11 poin. Hingga saat ini telah menjalani sembilan pertandingan dengan komposisi tiga kali menang, dua kali seri dan empat kali kalah. Saat ini lawan yang akan dihadapi adalah tim yang lagi bangkit. Agar bisa meraih target yang ditetapkan pihaknya mengintruksikan pada pemain untuk menyerang. “Persitarakan main di kandang. Mereka pasti tidak ingin malu. Apalagi akan turun dengan kekuatan
penuh. Jelas pertandingan akan menarik,” katanya menegaskan. Sementara itu asisten pelatih Persitara Jakarta Utara Dody Sahetapy menegaskan, timnya akan diperkuat kembali oleh gelandang Sutikno. “Sutikno sudah bisa main setelah mendapatkan hukuman akibat kartu merah. Yang jelas pada pertandingan ini kami menargetkan poin penuh,” katanya saat dikonfirmasi. Menurut dia, secara umum persiapan yang dilakukan sudah maksimal mulai dari fisik pemain, koordinasi antar lini serta tekat dari pemain untuk memenangkan pertandingan. “Yang diperlukan tinggal konsentrasi pemain. Jika semua-
nya konsentrasi maka kemenangan akan bisa diraih,” katanya menambahkan. Untuk pola permainan pihaknya akan tetap menggunakan pola yang sama saat menjamu Bontang FC. Hanya saja ada perubahan di sisi gelandang. “Sutikno akan menempati posisinya kembali. Dia juga menyatakan siap untuk turun meski habis istirahat panjang,” katanya menegaskan. Persitara pada pertandingan sebelumnya, Minggu lalu melawan tim asal Kalimantan lainnya Bontang FC hanya meraih satu poin dengan skor 1-1. Dengan hasil tersebut terpuruk di posisi juru kuncil klasemen ISL dengan nilai lima poin. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 16 Desember 2009
7
Ardiansyah Rebut Emas Gulat VIENTIANE - Ardiansyah yang awalnya tidak diunggulkan, secara gemilang menyumbang emas pertama bagi tim gulat Indonesia setelah pada pertandingan final SEA Games 2009 menaklukkan K. Kongrichai dari Thailand pada final di Booyong Gymnasium Universitas Nasional Vientiane, Selasa. Pegulat yang tampil di kelas 50kg Gaya Romawi dan untuk pertama kali tampil di event SEA Games tersebut, membuat lawan tidak banyak berdaya dan unggul dengan skor telak 4-2. Kubu Indonesia sempat dibuat was-was ketika pada detik-detik terakhir, penunjuk waktu tidak berfungsi sehingga para ofisial pun harus berteriak untuk mengingatkan panitia karena khawatir Ardian-
syah bisa dirugikan. Namun pria kelahiran 12 Januari 1983 tersebut berhasil mengunci perolehan angka lawan untuk memenangi pertandingan, sekaligus meraih medali emas pertama dari cabang gulat. “Saya dari awal memang bertekad untuk meraih medali emas dan sekaligus membuktikan bahwa kita lebih unggul dari Thailand,” kata Ardiansyah. Sementara itu pelatih Buyamin menegaskan bahwa Ardiansyah sebenarnya termasuk pegulat istimewa karena pada sejak kecil memiliki semacam kelainan pada jantungnya. “Tapi di balik kelemahan tersebut, ternyata tersimpan semangat pantang menyerah dan itu berbuah kemenangan,” kata Buyamin.
Kontingen gulat Indonesia yang mengirim 13 pegulat, dua diantaranya pegulat putri, menargetkan untuk meraih setidaknya dua emas. Medali perunggu untuk kelas tersebut diraih pegulat tuan rumah Laos Thammavongsa. Selain satu emas, gulat Indonesia juga menyumbang satu perak dan tiga perunggu. Satu perak diraih oleh Muhammad Alainsyah yang bertanding di kelas 60kg gaya grego romawi, serta tiga perunggu oleh Arbainsyah (55kg Grego Romawi), Ngadbi (66kg) dan Suandiwiranata (84kg). Dari tujuh total medali emas yang diperebutkan, Vietnam dan tuan rumah Laos mendominasi dengan masing-masing merebut dua medali emas, sementara Indonesia, Thailand dan Filipina kebagian satu. (ant)
Barcelona Kejar Sejarah Suluh Indonesia/ant
EMAS PERTAMA - Pegulat Indonesia Ardiansyah (bawah) membanting pegulat Thailand Kongrichai Kritsada saat bertanding di final kelas 50 kg SEA Games XXV 2009 di komplek Sea Games Village, Vientiane, Laos, kemarin. Ardiansyah meraih emas di cabang gulat.
Wigan Vs Liverpool
Pertaruhan Nasib Benitez LONDON - Lawatan ke markas Wigan dalam lanjutan kompetisi Liga Utama Inggris, Kamis dini hari nanti bermakna ganda buat Liverpool. Tak hanya mengincar tiga poin untuk memperbaiki posisi di klasemen, partai ini juga menjadi pertaruhan nasib pelatih Rafael Benitez. Liverpool hanya menang tiga kali dari 15 pertandingan pamungkasnya di semua kompetisi. The Reds sudah hampir tak bisa lagi memenangkan liga karena berada di posisi ketujuh dengan selisih 13 poin di belakang pimpinan Chelsea. Mereka juga tersingkir dari kompetisi elite Eropa, Liga Champions. Seruan untuk mundur pun kian kencang ditujukan pada Benitez. Kekalahan terakhir didapat dari musuh bebuyutan Arsenal
Senin lalu. Si merah dipecundangi 1-2 di kandangnya sendiri, Anfield. Kekalahan dari Wigan dini hari nanti dijamin bakal makin meningkatkan tekanan pada Benitez. Bek veteran Jamie Carragher yang sudah bekerjasama sekian lama dengan Benitez mengakui bila kegagalan demi kegagalan yang dialami timnya memang sangat sulit diterima. “Demi kualitas yang dimiliki pemain dan mutu klub ini, kami harus tampil jauh lebih baik. Statistik tiga kemenangan dalam 15 pertandingan dapat berubah dengan cepat dan kami harus melakukan itu secepat mungkin,” ujar Carragher, Selasa kemarin. “Kami tidak dapat menghindar dari fakta bahwa itu akan sulit, tetapi kami harus tetap bersama dan berharap pada
akhir musim akan ada sesuatu yang berharga untuk apa yang telah kami lalui,” imbuhnya. Carragher dipastikan bermain, sama halnya dengan kapten Steven Gerrard dan Fernando Torres yang kembali bugar. Gelandang anyar Alberto Qquilani yang absen di sebagian besar paro musim pertama juga dapat diandalkan di lini tengah bila Benitez ingin mencari formula baru untuk mengangkat performa timnya. Sama seperti Liverpool, Wigan meraih hasil yang tidak konsisten musim ini. Kemenangan mengejutkan atas Aston Villa di laga pertama misalnya, berbanding terbalik dengan kekalahan 1-9 yang mereka derita dari Tottenham Hotspur di salah satu partai berikutnya. Terakhir The Latics ditahan imbang 2-2 oleh Stoke
Chelsea Vs Portsmouth
Hindari Blunder LONDON - Bek Ricardo Carvalho menyerukan kepada rekan-rekannya di Chelsea agar tetap bersatu dalam menghadapi Portsmouth di Liga Utama Inggris, Kamis dini hari nanti. The Blues mesti menghindari blunder seperti di beberapa laga terakhir yang dapat mengancam upaya mereka merebut gelar. Setelah unggul lima poin di puncak klasemen dengan meraih lima kemenangan beruntun tanpa kebobolan, puncaknya sewaktu mengalahkan Arsenal 3-0 bulan lalu, pertahanan Chelsea mulai melemah. Gawang tim yang ditangani pelatih Carlo Ancelotti itu kemasukan 10 gol dalam empat laga di semua ajang. Everton Sabtu lalu berhasil memanfaatkan merosotnya penampilan Carvalho, John Terry dan kiper Petr Cech untuk mamaksakan skor imbang 3-3. Meskipun kekalahan Manchester United dari Aston Villa berhasil mempertahankan Chelsea di puncak klasemen dengan keunggulan tiga poin, masalah pada lini pertahanan ini tetap tak bisa dikesamping-
kan. Gol yang diciptakan Everton merupakan kebobolan pertama bagi Chelsea di kandang musim ini. Ejekan yang diterima dari penonton di Stamford Bridge makin mengindikasikan Chelsea dapat merusak peluangnya sendiri dalam merebut gelar karena kurangnya konsentrasi. Kritik terutama ditujukan kepada Cech. Penampilannya yang kerap gugup di akhirakhir pertandingan memaksa empat bek Chelsea lebih banyak bertahan sehingga lawan mendapatkan kesempatan lebih banyak dalam menyerang. Carvalho yang akan menjalani laga ke-200 di Bridge menegaskan kesalahan seperti itu harus segera diperbaiki. “Saat ini, pada setiap kesalahan yang kami buat, kami kebobolan gol. Kami memang bermain bagus, namun kami harus lebih tangguh, terutama saat tendangan bebas dan sepak pojok,” jelasnya, Selasa kemarin. Partai ini akan menjadi reuni pertama bagi pelatih Portsmouth, Avram Grant yang dipecat oleh Chelsea usai kalah dari United di final Liga
Champions 2008. Andai penalti Terry tak meleset ketika itu, Grant mungkin akan menjadi juara Eropa dan masih melatih Chelsea hingga saat ini. Namun kenyataannya tugas Grant jauh lebih berat. Ia hanya tinggal memiliki waktu lima bulan untuk mempertahankan Portsmouth di Liga Utama. The Pompey tidak hanya krisis dari segi penampilan, namun juga bermasalah dengan keuangan. Bahkan dua kali mereka tidak mampu membayar gaji pemainnya. Beruntung suporter tetap memberikan dukungan penuh pada segenap pimpinan Portsmouth. Grant sendiri setidaknya boleh bangga dengan usaha anak asuhnya dalam memaksakan skor 1-1 di kandang Sunderland Sabtu lalu. Gol Younes Kaboul menjadi penentu mereka meraih satu poin ketika itu. “Tantangannya lebih besar disini karena ada begitu banyak masalah. Setiap orang mengatakan kepada saya untuk tidak menerima pekerjaan ini, tetapi itu justru membuat saya lebih ambisius untuk menerimanya,” tegas Grant. (kmb)
Serangan Gencar Magic Kandaskan Pacers ORLANDO - Orlando Magic, yang bermain lambat di awal, melakukan serangan gencar di menit-menit akhir untuk mengalahkan Indiana Pacers 106-98 pada pertandingan NBA kemarin. Vince Carter mencetak poin tertinggi pada pertandingan itu yakni 28 angka sementara Dwight Howard melesakkan 21 poin dan 23 rebound bagi Magic, yang mengerahkan rentetan serangan gencar 12-2 di menitmenit akhir untuk bisa menjauh-
kan diri agar tidak terkejar lagi. Ketika sempat tertinggal 9496 pada sisa waktu 4:58, Orlando mencetak 10 poin secara beruntun pada empat menit berikutnya untuk menghentikan rangkaian dua kekalahan beruntun dan memperbaiki rekor menang-kalah mereka menjadi 18-6 pada musim ini. Pacers (8-14), yang tengah berusaha keras untuk bisa membukukan kemenangan beruntun mereka yang ketiga,
gagal meraih kemenangan karena banyaknya tembakan yang meleset kendati Mike Dunleavy mencetak 26 poin. Indiana, tanpa diperkuat oleh pencetak angka terbanyak Danny Granger, yang absen selama sedikitnya empat pekan akibat cedera kaki, bermain dengan semangat menggebugebu dan unggul 36-19 di awal kuarter kedua sebelum Orlando pulih dan melakukan serangan balasan dengan gencar. (ant)
City Sabtu lalu. “Akan menjadi pengalaman baru melawan tim Liverpool yang sedang bermasalah. Namun pemain saya sadar dan saya sendiri juga tahu mereka penuh kualitas. Ketika anda memiliki pemain seperti Torres dan Gerrard, anda akan selalu menjadi tim yang ditakuti dan dihormati,” urai pelatih Wigan, Roberto Martinez. (kmb)
ABU DHABI - Target Barcelona untuk menutup tahun ini dengan merebut enam gelar bersejarah akan dimulai, Kamis dini hari nanti. Blaugrana akan menghadapi klub Meksiko, Atlante pada babak semifinal Piala Dunia Klub di Stadion Zayed Sports City. Barcelona difavoritkan untuk mengangkat tropi yang dulu bernama Piala Intercontinental ini setelah memenangkan lima tropi sejak Mei lau. Dimulai dari Liga Champions, La Liga Spanyol, Copa del Rey, Piala Super Spanyol dan yang terakhir Piala Super Eropa. Tim besutan pelatih Pep Guardiola itu akan mengukir sejarah bila mampu menyapu bersih keenam gelar yang ada. “Tidak perlu terobsesi secara berlebihan, namun harus diingat, sebagai tim yang hebat kita harus memenangkan Piala Du-
nia Klub. Faktanya kami memang benar-benar menyukainya karena ini satu-satunya gelar yang dilewatkan Barcelona,” kata direktur olahraga Barca, Txiki Begiristain, Selasa kemarin. Dari dua penampilan sebelumnya di kompetisi ini, Barcelona kalah 1-2 dari Sao Paolo pada 1992 dan menyerah 0-1 dari Internacional di babak final tiga tahun lalu. Guardiola adalah bagian dari skuad Barca yang kalah pada partisipasi pertama tersebut dan berniat untuk menghindarkan timnya dari kesalahan serupa. Setelah gagal pada final di Yokohama, Jepang 2006 lalu, Barcelona tak pernah lagi merebut gelar sampai Guardiola bergabung di awal musim lalu. Guardiola menjadi pelatih pertama yang membawa tim Spanyol
meraih tiga gelar dalam semusim. Ia juga menjadi salah satu dari hanya lima pelatih yang mengukir prestasi tersebut di Eropa. “Tahun ini kami memenangkan setiap gelar yang kami incar. Yang tersisa hanya ini,” jelas gelandang Andres Iniesta. Peraih Bola Emas, Lionel Messi dapat diturunkan di partai ini, namun ia tak dijamin bisa menjadi starter karena cedera engkel. Penyerang Argentina yang telah mencetak 12 gol ini absen sewaktu Barca menang 1-0 atas Espanyol Minggu lalu. Keberhasilan Barca merebut tropi keenam di ajang ini akan memuluskan Messi untuk merebut penghargaan Pemain Terbaik FIFA 2009. “Ini kejuaraan terakhir sepanjang 2009 dan kami ingin mengakhirinya dengan baik,” tegas Messi. (kmb)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 16 Desember 2009
8
Tekanan Udara Bermasalah
Mandala Kembali ke Bandara Asal PEKANBARU - Pesawat Mandala Airlines terpaksa kembali melakukan pendaratan ke bandara asal (RTB/return to base) setelah sempat terbang sekitar 20 menit dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Pekanbaru, Riau, kemarin. Informasi yang dihimpun di Bandara SSK II, menyebutkan, pesawat Mandala jenis airbus A320 dengan nomor penerbangan RI-071 yang melayani rute Pekanbaru-Jakarta itu lepas landas sekitar pukul 07.00 WIB. Namun sekitar 20 menit kemudian, pesawat buatan Perancis yang membawa 144 orang
penumpang itu, kembali mendarat ke Sultan Syarif Kasim II dan kemudian menurunkan para penumpangnya. Ratusan penumpang pesawat itu kemudian diarahkan menuju ruang keberangkatan terminal domestik bandara. Selanjutnya para penumpang diberangkatkan sekitar pukul 08.30 WIB, setelah menunggu sekitar satu jam lebih. Pihak pengelola bandara menyatakan bahwa pesawat Mandala terpaksa melakukan RTB karena mengalami masalah pada tekanan udara di kabin pesawat. Masalah itu baru diketahui setelah pesawat berada
di udara. “Pengatur tekanan udara pada kabin pesawat mengalami gangguan, sehingga pilot memutuskan untuk mendaratkan kembali pesawatnya,� ujar Kepala Divisi Pelayanan dan Operasional Bandara Internasional SSSK II Joko Sudarmanto, melalui saluran telepon. Menurutnya, dengan kondisi itu pesawat bisa diterbangkan tetapi tidak bisa pada ketinggian masksimal, karena dikhawatirkan dapat mempengaruhi pasokan oksigen kepada para penumpang. “Pesawat memang bisa terbang, tapi tidak bisa tinggi,� katanya. (ant)
Suluh Indonesia/ant
PUTING BELIUNG - Seorang warga mengais barang di dekat rumah yang rata dengan tanah terkena angin puting beliung di Desa Kladi, Cermee, Bondowoso, Jawa Timur, kemarin. Sebanyak 611 rumah rusak akibat musibah itu.
Wakil Rakyat Divonis Setahun MEDAN - Anggota DPRD Sumut, Tahan Manahan Panggabean yang terlibat dalam unjuk rasa anarkis pendukung pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) divonis satu tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Medan, kemarin. Majelis hakim PN Medan yang diketuai Asmui, SH mengatakan, Tahan Manahan
Panggabean terbukti bersalah dan melanggar Pasal 146 KUH Pidana tentang pembubaran persidangan yang dilakukan terhadap lembaga negara. Anggota DPRD Sumut itu juga dinyatakan bersalah dan melanggar Pasal 55 ayat (1) KUH Pidana tentang keterlibatan dengan pihak lain dalam melakukan sebuah tindak
pidana. Tindakan terdakwa yang terlibat dalam unjuk rasa anarkis pendukung Protap itu dianggap telah merusak citra Sumut dan proses demokrasi di Indonesia. Hukuman yang diterima Tahan Manahan Panggabean itu lebih ringan jika dibandingkan dengan tuntutan jaksa
penuntut umum (JPU), P. Tumanggor, SH yang mengajukan tuntutan tujuh tahun penjara. Pada persidangan sebelumnya, hakim PN Medan telah menjatuhkan putusan terhadap lebih 60 pendukung Protap lain dengan vonis yang bervariasi antara satu tahun enam bulan hingga 10 tahun penjara. (ant)