Skip to main content

Edisi 16 April 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 72 tahun IV Jumat, 16 April 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Penguatan Rupiah Ancam

Pemerintah Beri Kepastian

Tagih Janji Wapres

KALANGAN pengusaha mengkhawatirkan penguatan nilai tukar rupiah hingga di bawah kisaran Rp 9.000 per dolar AS bisa berdampak negatif terhadap perekonomian, karena penguatan yang terjadi lebih ...hal. 1

MENTERI Keuangan Sri Mulynai Indrawati mengatakan untuk mendorong proyek infrastruktur berskema kemitraan pemerintah swasta (KPS) pemerintah berkewajiban untuk memberikan kondisi yang lebih ...hal. 2

DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) menagih janji Wakil Presiden Boediono untuk segera memutuskan pembangunan megaproyek pengembangan gas Senoro. Ketua Komisi III DPRD Sulteng, Nawawi ...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Gubernur Kepri

Segera Diadili

Suluh Indonesia/ade

JARAH - Sejumlah warga menjarah bangkai mobil dari lokasi kerusuhan pasca bentrok antara warga dan Satpol PP di Kompleks makam Habib Hasan bin Muhammad al-Haddad alias Mbah Priuk, Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemarin.

JAKARTA - Gubernur Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah, segera menjalani sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan pada pekan depan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran di Batam. ‘’Benar, mulai didakwa Selasa pekan depan,” kata ketua tim penuntut umum pada KPK Rudi Margonodi Jakarta, kemarin. Sidang itu akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam sidang itu, tim penuntut umum akan membacakan surat dakwaan yang berisi uraian perbuatan Ismeth dalam kasus tersebut. Gubernur Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) di Batam. Ismeth ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai mantan Ketua Otorita Batam. Juru Bicara KPK, Johan Budi, mengatakan bahwa Ismeth kemungkinan dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) dan/atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran juga telah menjerat pemilik PT Satal Nusantara dan PT Sarana Istana Raya, Hengky Samuel Daud. Dalam dakwaan terhadap Hengky, pengusaha itu telah menerima pembayaran sebesar Rp 10,7 miliar dari Otorita Batam selama April 2005 hingga Agustus 2005 untuk keperluan pengadaan dua unit mobil damkar. (nas)

Tangkap Harianto Badjoeri JAKARTA - Petisi 28 menuntut pihak kepolisian untuk menangkap Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Harianto Badjoeri. Pasalnya, dia paling bertanggung jawab dalam peristiwa bentrokan antara warga yang mempertahankan makam Mbak Priok dengan Satpol PP yang akan membongkar areal tersebut. ‘’Harianto Badjoeri harus ditangkap segera dan diajukan ke pengadilan,” kata perwakilan Petisi 28 Masinton Pasaribu saat menyambangi Komnas HAM untuk mengadukan tindakan Satpol PP yang memulai terjadinya aksi kerusuhan tersebut di Jakarta, kemarin. Ia menambahkan selain itu, Petisi 28 juga meminta Guber-

nur Fauzi Bowo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto untuk mundur dari jabatannya karena telah gagal memberikan pelayanan dan perlindungan terhadap rakyat dengan melakukan pembiaran kekerasan terhadap rakyat. Selain itu, Walikota Jakut juga harus mundur karena telah bersekutu dengan kekuatan modal untuk melakukan penggusuran terhadap makam Mbak Priok dan kekerasan terhadap rakyat. ‘’Periksa, adili dan tangkap Dirut Pelindo beserta jajarannya karena telah melakukan dugaan skenario penggusuran disertai dengan kekerasan terhadap rakyat,” katanya. Ia menyebutkan Satpol PP

yang baru saja berulang tahun ke-60 justru tidak menunjukkan perubahan orientasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai alat penegak hukum. Satpol PP menjadi aktor utama dalam menghadirkan praktik kekerasan terhadap warga yang mempertahankan hakhaknya. ‘’Penggusuran secara paksa terhadap makam Mbak Priok adalah bentuk arogansi kekuasaan (Pemprov DKI Jakarta) dan modal (Pelindo) dalam merusak budaya Islam yang seharusnya dipelihara oleh negara. Arogansi kekuasaan dengan kekerasan justru telah menjadikan budaya yang merusak kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya. (ant)

Sjahril Djohan Dikonfrontir JAKARTA - Tersangka kasus suap dan pencucian uang, Sjahril Djohan menyatakan siap dikonfrontir dengan siapapun terkait dengan kasus rekening Rp 25 miliar milik Gayus Tambunan. ‘’Kalau mau dikonfrontir, kita bersedia dengan siapa saja,” kata pengacara Sjahril, Hotma Sitompul usai mendampingi pemeriksaan kliennya di Mabes Polri Jakarta, kemarin. Namun, Hotman menegaskan bahwa jika nantinya ada konfrontir maka kliennya hanya mau jika dilaksanakan di Mabes Polri dan bukan tempat lain. ‘’Konfrontir itu harus di kantor penyidik. Jangan di cafe karena kita bukan orang cafe,” katanya. Ia mengatakan, secara hukum kliennya punya hak untuk tidak menjalani pemeriksaan karena sedang sakit namun karena itikad baik maka kliennya mau diperiksa. ‘’Dia itu sakit dan ada itikad baik untuk klarifikasi. Secara hukum, dia bisa meminta dihentikan pemeriksaan,” katanya. Sjahril, kata Hotma, mengaku berperan dalam kasus Gayus namun yang menjadi tanda tanya

apakah peran itu melanggar hukum atau tidak. Secara terpisah, Kabid Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol. Zainuri Lubis mengatakan, penyidik dari tim independen mempertemukan tersangka Sjahril Djohan dengan tujuh tersangka lain yang terlibat perkara Gayus. ‘’Pak Sjahril Djohan dikonfrontir dengan tujuh tersangka lain,” ucap Zainuri. Namun, Zainuri tidak mengetahui hasil konfrontasi kedelapan tersangka itu. ‘’Hasilnya belum kami dapatkan,” ucapnya singkat. Tujuh tersangka yang dipertemukan dengan Sjahril adalah Gayus, Andi Kosasih, Haposan Hutagalung, Alif Kuntjoro, Lambertus, Kompol Arafat, dan AKP Sri Sumartini. Seperti diberitakan, Sjahril telah ditetapkan tersangka korupsi dan pencucian uang. Dia dijerat Pasal 5 dan 12 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor, Pasal 3 dan 6 UU 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang, serta Pasal 55 dan 56 KUHP tentang Turut Serta Melakukan Tindak Pidana. (ant/son)

Markus Pajak Masih Gentayangan JAKARTA - Panitia Kerja (Panja) Pajak DPR mengungkapkan pelaku makelar kasus (markus) pajak di luar Gayus Tambunan sampai saat ini masih berkeliaran di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJK) Kemenkeu. Pernyataan tersebut disampaikan Bambang Heru Ismiarso, mantan atasan Gayus. Hal tersebut diungkapkan Ketua Panja Pajak DPR Melchias Marcus Mekeng usai rapat dengar pendapat secara tertutup dengan 10 pejabat non aktif di Direktorat Keberatan dan Banding Ditjen Pajak di ruang Komisi XI, Jakarta, kemarin. Dari daftar hadir yang di depan ruang Komisi XI DPR tercatat, delapan pejabat Ditjen Pajak Nonaktif sudah hadir di gedung rakyat tersebut. Kedelapan pejabat itu adalah Johny Tobing, Marudu, Bambang S, Dwi A, E Sulistiyarini, Bambang HI, Agus Budiono, dan Emir Herteniza. Sementara itu, dua pejabat lain belum diketahui namanya. Menurut Melchias, dalam pertemuan tersebut, Bambang Heru Ismiarso, mantan Direktur Keberatan dan Banding mengatakan,besar kemungkinan ada Gayus lain yang berkeliaran di Ditjen Pajak. ‘’Bambang mengata-

kan masih banyak yang berkeliaran,” katanya. Kendati begitu, tambah Melkias, pertemuan tertutup tersebut belum menyebutkan nama-nama petugas pajak yang terlibat dalam jaringan makelar kasus di tubuh Ditjen Pajak. ‘’Setengah dari percakapan tadi masih membicarakan seputar mekanisme kerja di Direktorat Keberatan dan Banding dan keterkaitan pejabat yang dihadirkan dengan Gayus,” ujarnya. Dari hasil dengar pendapat tersebut, Melchias mengungkapkan besar kemungkinan Gayus memanfaatkan kelemahan sistem yang ada di Ditjen Pajak. Selain kelemahan sistem, Panja Pajak juga menyoroti lemahnya pengawasan dari direktorat tersebut. ‘’Ada kelemahan sistem prosedur di dalam, di mana dikeluarkan surat tugas, tapi tidak ada pengawasan terhadap penugasan dan penempatan,” katanya. Mendengar penjelasan dari 10 pegawai pajak nonaktif tersebut, Panja juga berpandangan bahwa Gayus selama ini dapat melakukan aksinya karena tugasnya sebagai penelaah keberatan dan banding. ‘’Dia bermain di dua pisau,” ujarnya seraya mengatakan Gayus lebih banyak bermain di luar. (ind)

Belajarlah dari Tragedi Tanjung Priok UPAYA penertiban yang dilakukan Satpol Pamong Praja dimanapun seringkali menimbulkan korban. Arogansi petugas di lapangan memicu amarah yang berakhir dengan duka. Mari belajar dari tragedi berdarah Tanjung Priok. Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan bentrokan antara warga dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat pembongkaran makam Mbah Priok (Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad) hendaknya dijadikan pelajaran berharga bagi pemerintah provinsi DKI

Jakarta. Bentrok di makam Mbah Priok yang mengakibatkan jatuhnya korban luka-luka baik di tubuh aparat maupun masyarakat sangat disesalkan dan hendaknya dijadikan pelajaran berharga bagi pemerintah provinsi DKI,” kata Hendardi di Jakarta, kemarin.

Hendardi

Setara Insitute, lanjut Hendardi, mengingatkan Pemprov

untuk meninggalkan pendekatan represif dan lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan musyawarah apabila menghadapi persoalan dengan masyarakat. Di samping itu Setara Institute juga mendesak agar pihakpihak luar yang melibatkan diri dalam sengketa tanah yang melatarbelakangi terjadinya bentrok berdarah Tanjung Priok untuk segera mundur dan tidak campur tangan. Sejak awal seharusnya aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap kelompok-kel-

ompok semacam ini yang memperkeruh suasana dan memanfaatkan situasi. Pihak-pihak luar yang memperkeruh suasana ini hendaknya tidak diajak dalam perundingan dan musyawarah. Hendardi mengatakan, Gubernur DKI harus bertanggung jawab penuh atas terjadinya kejadian ini dan mencopot Kepala Satpol PP dari jabatannya. ‘’Ini sudah kesekian kalinya satpol PP menggunakan tindakan kekerasan dalam menyelesaikan persoalan masyarakat,” katanya. (ant)


K ta

Suluh Indonesia, Jumat 16 April 2010

K ilas

Tiga Tewas

Bangkai Mobil Dipreteli Warga

Presiden Wacanakan Perppu BHP MENTERI Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Patrialis Akbar, mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mewacanakan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) sebagai pengganti UU Badan Hukum Pendidikan (UU BHP). “Perppu tersebut diharapkan jadi payung hukum bagi penyelenggaraan pendidikan,” kata Patrialis pada penandatanganan nota kesepahaman antara Kemenkumham dan perguruan tinggi di Depok, Jawa Barat, kemarin. Patrialis menuturkan pemerintah mengupayakan langkah yang terbaik bagi kelangsungan perguruan tinggi pascapembatalan UU BHP oleh Mahkamah Konstitusi (MK). MK membatalkan UU Nomor 9 Tahun 2009 tentang BHP, pada 31 Maret 2009, akibatnya terdapat kekosongan hukum untuk pengelolaan perguruan tinggi. Patrialis menyatakan pemerintah menerima keputusan MK. (ant)

Ada Makelar Kasus Lapindo LEMBAGA Swadaya Masyarakat (LSM) bidang lingkungan hidup, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menduga telah terjadi praktik makelar kasus dalam proses pengusutan dugaan pelanggaran hukum luapan lumpur Lapindo. “Walhi menilai telah terjadi makelar kasus dan dugaan korupsi atas terbitnya surat perintah penghentian penyidikan kasus Lapindo,” kata Pengkampanye Tambang Walhi, Pius Ginting di gedung KPK, Jakarta, kemarin. Pius berada di gedung KPK untuk melaporkan dugaan korupsi dalam proses hukum kasus Lapindo. Dugaan korupsi dan praktik mafia hukum itu, nenurut Pius, terjadi ketika Polda Jawa Timur menghentikan penyidikan dugaan pelanggaran hukum dalam kasus lumpur Lapindo. Pada Agustus 2009, Direktorat Reserse dan Kriminal Polda Jawa Timur mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan untuk kasus itu. (ant)

Heroin Dikemas Sebagai Bedak DUA tersangka kasus peredaran gelap narkotika jenis heroin mengemas barang terlarang itu sebagai bedak kosmetik. Pusat Komunikasi dan Informasi Polda Metro Jaya di Jakarta, Kamis, menyatakan, upaya kedua tersangka yakni Sum dan Sud itu dilakukan untuk mengelabui polisi. Namun, seorang anggota Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dapat mengetahui adanya heroin di bedak yang dibawa kedua tersangka. Kasus itu terjadi di Jl Puyu, Manggarai saat polisi mencurigai Sum dan Sud terlibat jaringan narkoba di wilayah itu. Polisi memergoki kedua tersangka sedang menunggu calon pembeli di Jl Puyu sehingga mereka ditangkap. Saat digeledah, polisi menemukan enam paket heroin seberat 1,5 gram yang dikemas sebagai bedak kosmetik merk Caring. Kedua tersangka itu dibawa ke Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya untuk dibuatkan berita acara pemeriksaan. Polisi kini memburu seseorang yang diduga menjadi bandar heroin dalam kasus itu. (ant)

Suluh Indonesia/ade

JARAH BANGKAI MOBIL - Sejumlah warga menjarah bangkai mobil dari lokasi kerusuhan pasca bentrok dengan Satpol PP-Polri di Kompleks makam Habib Hasan bin Muhammad al-Haddad alias Mbah Priuk, Koja, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemarin.

JAKARTA - Korban tewas dalam kerusuhan yang terjadi di makam Mbah Priok, di Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/4) mencapai tiga orang, seluruhnya merupakan petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Kepala Bidang Informasi Publik, Dinas Komunikasi Informasi dan Humas DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, di Jakarta, kemarin, menyebutkan korban tewas sehari setelah kejadian adalah tiga orang anggota Satpol PP. Mereka adalah M. Soepono yang bertempat tinggal di Kelurahan Tugu, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Israel Jaya yang bertempat tinggal di Jatibening, Pondok Gede, Bekasi, dan Ahmad Tadjudin yang beralamat Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo melayat jenazah salah seorang anggota Satpol PP yang tewas, Ahmad Tadjudin di rumahnya di Kebon Jeruk. Ia meminta semua persoalan diselesaikan dengan damai dan tanpa kekerasan. (ant)

Satpol PP Disebut Seperti Preman

Gubernur Diinterpelasi JAKARTA - DPRD DKI akan meminta pertanggungjawaban Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengenai kerusuhan yang terjadi di makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara. “Sesuai UU, kita mempunyai hak interpelasi untuk meminta keterangan dari gubernur tentang hal-hal yang timbul yang menyangkut kepentingan orang banyak. Kita putuskan akan menggelar paripurna interpelasi besok (Jumat, 16/4) pukul 14.00 WIB,” kata Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan di Jakarta, kemarin. Tujuh dari delapan fraksi di DPRD DKI menyetujui digunakannya hak interpelasi

tersebut kecuali Fraksi Golkar yang tidak memberikan pendapat bahkan tidak hadir rapat dalam rapat paripurna yang digelar DPRD DKI pada Kamis sore. “Kami tidak bisa menunggu Golkar karena ini sifatnya mendesak. Suara mayoritas sudah sepakat,” kata Ferrial. Pentingnya interpelasi tentang kerusuhan yang menelan korban tiga petugas Satpol PP tewas dan sedikitnya 100 orang luka-luka itu menurut Ferrial karena peristiwa kerusuhan antara Satpol PP dengan warga bukan pertama kalinya terjadi. “Banyak yang menganggap ini merupakan klimaks dari kinerja Satpol PP,” katanya.

Oleh karena itu, paripurna untuk mengajukan hak interpelasi itu akan membahas mengenai kinerja Satpol PP dan meminta pertanggungjawaban Gubernur mengenai tindakan kekerasan yang dilakukan petugas Satpol PP dalam penertiban bangunan liar disekitar makam Mbah Priok. “(Interpelasi) Ini dilakukan karena Satpol PP sudah menyalahi prosedur dalam melaksanakan tugasnya. Mereka lepas kendali, brutal dan sudah seperti preman, tindakan mereka kurang pas. Namun oknum warga juga banyak yang melakukan tindakan kriminal,” katanya. DPRD juga membentuk Tim

Pencari Fakta (TPF) beranggotakan delapan orang yang mewakili tiap fraksi di DPRD. “Tim ini sudah berjalan mencari data-data yang dibutuhkan untuk menjadi rujukan dalam rapat paripurna besok,” kata Ferrial. Ketua TPF DPRD Lulung Lunggana mengatakan, anggota TPF sudah mulai turun ke lapangan untuk mencari fakta mengenai kejadian kemarin dan hasilnya akan dipertanyakan kepada Gubernur. “Kami ingin kasus ini terungkap secara terbuka tanpa ada yang ditutupi,” katanya. Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mempersilakan De-

wan untuk menggelar interpelasi karena memang merupakan hak anggota dewan. “Pemerintah akan penuhi dan nengikuti aturan yang ada. Silakan saja,” katanya. Prijanto juga mengakui bahwa kejadian saat melakukan penertiban di komplek makam Mbah Priok diluar kendali. “Aparat memang diluar kepatutan,” ujarnya. Sementara itu, kelompok yang mengatasnamakan Petisi 28 menuntu penangkapan Ketua Satpol PP Harianto Badjoeri dan menuntut Gubernur Fauzi Bowo dan Wagub Prijanto mundur. “Tangkap Badjoeri,” tegas Masinton Pasaribu, di Komnas HAM, kemarin. (her/ant)

Foke Diteriaki “Biang Kerok”

Satpol PP

Hasil Mediasi, Makam Direhab

Jangan Jadi Tukang Gebuki Orang

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke) dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Wahyono, Kamis mendatangi makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara pasca kerusuhan.4). Rombongan Gubernur DKI Jakarta dan Kapolda Metro Jaya, tiba di lokasi pada pukul 15.30 WIB. Sambil melambikan tangan kepada warga, Foke malah diteriaki sebagai “biang kerok kerusahan,” oleh warga sekitar. Fauzi Bowo menyampaikan hasil mediasi sejumlah pihak mengenai makam Mbah Priok, yaitu kompleks makam Habib Husen bin Muhammad Al Haddad atau Mbah Priok akan dipugar dan direhab. “Kami tidak akan membongkar makam tapi memugar dan melengkapi fasilitas makam,” katanya. Dia menyebutkan akses jalan bagi peziarah ke makam akan dibuat. “Pihak Pelindo sudah menyetujuinya,” katanya. Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mereka menyetujui penataan ulang bangunan di sekitar makam Mbah Priok. “Makam akan dibuatkan masjid atau pendopo terserah,” katanya. Selain itu, ia menjelaskan, juga akan dibuatkan akses jalan

masuk ke makam melalui Jalan Jampea. “Jalan masuk tidak akan lewat Jalan Dobo seperti sekarang tapi akan dicarikan jalan lain. ” Menurut dia, pendopo pada makam juga akan direnovasi dan dibuatkan jalan bawah tanah

2

menuju makam. Kemarin, sejumlah warga juga menjarah dan mempreteli bangkai mobil yang terbakar dalam aksi kerusuhan tersebut, bahkan mobil water canon milik Polri tidak luput dipreteli juga. (ant/her)

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan menganggap keberadaan Satpol PP masih penting sebagai pengawas pelaksanaan peraturan daerah (Perda) sesuai dengan amanat UU. “Cuma caranya bagaimana, ini yang harus disesuaikan. Tidak perlu ‘gebukin’ orang, mungkin ke depannya harus lebih persuasif,” kata

Ferrial ketika ditemui di kantornya di Gedung DPRD DKI Jakarta, kemarin. Wacana pembubaran Satpol PP yang dilontarkan beberapa kalangan disebut Ferrial tidak dimungkinkan karena dasar hukumnya berupa UU. “Jika mau dihilangkan, maka harus ada kajian dan revisi UU,” katanya.

DPRD disebutnya akan diminta Pemprov DKI untuk memperbaiki standar operasional Satpol PP untuk lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan bukannya represif. “Tapi perubahan ini mungkin akan membutuhkan waktu untuk dapat dirasakan dampaknya,” katanya. Wakil Gubernur DKI Prijanto

mengatakan bahwa pembubaran Satpol PP adalah kewenangan pemerintah pusat namun dirinya mengaku Satpol PP tetap dibutuhkan untuk ketertiban di Jakarta dan penegakan Perda. “Jika banyak pedagang yang menutup jalan, banyak warga yang protes. Hanya Satpol PP yang bisa menertibkan. Bukan polisi,” katanya memberi contoh. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Jumat 16 April 2010

3

Sistem Hak Cipta

Harus Diperbaiki

Suluh Indonesia/ant

INVESTIGASI - Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menjawab pertanyaan wartawan seputar kesiapan PMI menjadi investigasi kemanusian pada kasus kerusuhan Tanjung Priuk di Jakarta, kemarin. Bentrokan antara Satpol PP dan warga itu menewaskan tiga orang dan ratusan cedera.

Harus Pahami Warisan Budaya harus terlibat dalam upaya melestarikan warisan budaya. Mereka harus bisa melakukan pengendalian dan implementasi tentang pelestarian budaya melalui mata pelajaran yang relavan sesuai dengan kurikulum. ‘’Pelestarian warisan budaya ini juga bagian dari mata pelajaran IPS,” jelasnya. Pelajaran IPS ada yang kegiatan intrakulikuler dan ektrakulikuler bagi siswa-siswi. Dalam kegiatan intrakulikuler ini ada pemahaman tentang warisan budaya yang dilakukan di sekolah. Sementara kegiatan ektrakulikuler adalah guru memberikan kemampuan yang lebih baik kepada peser-

ta didik dengan melakukan kunjungan ke tempat-tempat warisan budaya. ‘’Dengan diperkenalkan keberadaan candi dan maknanya maka ini diperlukan. Ada teorinya di sekolah dan dipraktekkan dengan kunjungan ke lokasi. Kunjungan ke lokasi warisan budaya dalam rangka melestarikan budaya dan peningkatan wisata,” paparnya. Menjawab mengenai kewajiban peserta didik untuk mengujungi lokasi warisan budaya, Baedhowi mengatakan, yang namanya belajar bagi anak-anak bukan hanya wajib tetapi suatu kebutuhan. Apalagi belajar itu adalah kebutuhan bagi warga negara dan

Baznas Belum

Serap Potensi Zakat Nasional JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional sampai saat ini baru mampu mengumpulkan zakat sekitar Rp 1,2 triliun dari jumlah potensi zakat lebih dari Rp 19 triliun, karena belum adanya dukungan regulasi dari pemerintah. ‘’Jika ada dukungan regulasi dari pemerintah pusat dan daerah, pihaknya akan mampu mengumpulkan zakat lebih dari jumlah sekarang,” kata ketua umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Didin Hafidhuddin di Jakarta, kemarin. Menurutnya, kalau ada dukungan dari pemerintah daerah saja, Baznas akan mampu mengumpulkan lebih dari Rp 19 triliun, karena ada juga asumsi potensi zakat nasional bisa mencapai Rp 40 triliun. Didin Hafidhuddin yang didampingi pengurus Baznas, Dr. Ahmad Mukhlis Yusuf menambahkan, ada alasan mengapa Baznas belum optimal

dalam menghimpun zakat masarakat.

Didin Hafidhuddin

Sedikitnya ada empat alasan mengapa masyarakat belum menfaatkan lembaga Baznas. Pertama, kata Didin, Baznas didirikan lewat Keputusan Presiden (Kepres), namun re-

gulasi lanjutanya soal adanya kewajiban penyaluran zakat lewat Baznas belum ada. Jika pemerintah daerah ada yang berani mengeluarkan regulasi itu, maka Baznas di daerah itu akan bisa mengumpulkan zakat masyarakat yang lebih besar. Kedua, di Indonesia jumlah amil zakat relatif cukup banyak sehingga masyarakat banyak yang bingung akan menyalurkan zakat ke lembaga apa. Ketiga aspek pragmatis, dari pada disalurkan ke lembaga amil zakat, lebih baik disalurkan langsung ke tetangga dan orang miskin lainnya yang langsung di laksanakan oleh pemberi zakat dan keempat, adanya pemahaman masyarakat terhadap Baznas dan soal zakat yang minim. Oleh karena itu pihaknya akan terus melakukan sosialisasi tentang perlunya pengumpulan zakat lewat Baznas. (ant)

ternasional guna melindungi industri penyiaran dari pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI). ‘’Dalam era perubahan teknologi yang cepat saat ini, termasuk teknologi penyiaran, pembajakan (hak cipta-red) terjadi bahkan tanpa disadari oleh industri bersangkutan,” ujarnya, seraya menambahkan, dengan pertemuan selama tiga hari tersebut (l4 sampai 16 April), peserta diharapkan dapat ‘mendalami’ kemudian menawarkan upaya untuk menghindari praktek-praktek semacam itu. Indonesia sendiri, menurut Dirjen, telah melakukan sejumlah langkah dan kebijakan untuk membangun dan mempertahankan sistem HKI. Di ranah legislatif misalnya, lanjut Noorsaman, setelah diberlakukannya tiga UU, yakni mengenai rahasia dagang, desain industri dan disain ‘layout’ integrated circuit

pada 2000, Indonesia juga telah merevisi Hukum Paten an Trademark pada 2001, dan Undang-Undang Hak Cipta pada 2002. Sedangkan di ranah administrasi HKI, sambungnya, telah dilakukan pula penguatan dan perbaikan layanan Kantor HKI, juga dengan memrioritaskan pembangunan kapasitas pejabat yang menangani HKI termasuk para petugas peneliti dan penyidik dan juga pengembangan sistem teknologi terintegrasi. Sementara Dirut RRI Parni Hadi dalam sambutannya antara lain mengemukakan bahwa isu mengenai HKI harus terus disosialisasikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai hal itu. ‘’Hak Cipta (Copy Right) bahkan ada yang memplesetkan menjadi Hak untuk Mengopi (Menjiplak-red),” ujarnya. (ant)

Marzuki Alie :

Peserta Didik JAKARTA - Upaya untuk melestarikan warisan dan nilainilai budaya bangsa harus dilakukan sejak dini melalui pemahaman kepada peserta didik. ‘’Kita mengharapkan melalui para guru untuk melakukan pemahaman tentang warisan budaya yang lebih baik kepada murid-muridnya sebagai peserta didik,” kata Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Kemendiknas Baedhowi saat membuka One Day Workshop Training Workshop on Wold Heritage Education for National Identity and Character Building di Jakarta, kemarin. Baedhowi menilai, para guru

JAKARTA - Dirjen Hak Kekayaan Intelektual Andi Noorsaman Sommeng mengemukakan, walaupun sistem hak cipta dalam ranah penyiaran (broadcasting) sudah diberlakukan cukup lama di Indonesia, masih banyak hal yang harus diperbaiki dan dibenahi. ‘’Banyak hal yang harus diperbaiki dan dikerjakan agar kita tidak tertinggal di era kreasi intelektual saat ini,” ujar Dirjen HKI Kemenkum HAM dalam sambutannya pada acara Pertemuan ke-16 Komisi Hak Cipta Perhimpunan Penyiaran SeAsia-Pasifik (Asia-Pasific Broadcasting Union - ABU) di Jakarta, kemarin. Acara pertemuan yang diikuti para delegasi anggota ABU tersebut diselenggarakan atas kerja sama antara ABU dan RRI, bertujuan untuk menggalang langkah bersama dalam memprakarsai upaya penciptaan mekanisme in-

peserta didik, sehingga pemerintah dalam hal ini harus meningkatkan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan yang ada. ‘’Kebutuhan dalam pendidikan itu termasuk kebutuhan masyarakat terhadap pandangan yang lebih luas tentang heritage,” paparnya. Sementara Dirut PT Taman Wisata Candi Purnomo Siswoprasetjo memastikan, Candi Borobudur tetap sebagai world heritage dan sudah ditetapkan oleh Unesco. Untuk masuk world heritage tidak hanya Borobudur tetapi juga Prambanan. (son)

Timwas Tak Dibatasi Waktu JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Alie mengatakan tim pengawas yang akan mengawal hasil panitia khusus hak angket kasus Bank Century tidak dibatasi waktu bekerjanya. ‘’Tidak ada batas waktunya. Pokoknya tim pengawas bekerja sampai selesai,” kata Ketua DPR RI Marzuki Alie di gedung DPR Senayan Jakarta, kemarin. Sebelumnya beredar wacana Tim Pengawas dari DPR tersebut akan diberikan waktu dua bulan untuk bekerja. Tim pengawas ini akan melakukan pengawalan terhadap proses hukum kasus ‘bailout’ Bank Century di Kepolisian, kejak-

saan maupun KPK. Pembentukan tim pengawas ini menyatu dengan hasil rekomendasi pansus Angket Bank Century. Lebih lanjut Marzuki menambahkan keputusan tersebut berdasarkan rapat pimpinan DPR. Dalam kesempatan itu Marzuki juga menjelaskan rapat pimpinan telah memutuskan tim pengawas berjumlah 30 orang dan akan diumumkan pada rapat paripurna mendatang. ‘’Rapat pimpinan sudah memutuskan soal tim pengawas itu, tinggal nanti diumumkan di paripurna,” kata Marzuki. Lebih lanjut Marzuki menjelaskan bahwa nama-nama

anggota tim pengawas tersebut akan diumumkan pada sidang paripurna minggu mendatang. Sebelumnya usulan namanama tim pengawas tersebut diserahkan kepada masingmasing fraksi di DPR. ‘’Mengenai perwakilannya proporsional masing-masing fraksi,” kata Marzuki. Ketika ditanyakan kenapa pembentukan tim pengawas ini terkesan lamban, Marzuki mengatakan hal itu hanya karena persoalan di internal masingmasing fraksi. ‘’Tidak ada apaapa, kan diserahkan ke masingmasing fraksi. Kita ini terkadang maunya tergesa-gesa,” kata Marzuki Alie. (har)


Megap litan

Suluh Indonesia, Jumat 16 April 2010

4

Bawa Dokumen Palsu

S osok

Satu Unit Mobil Diamankan

M. Ischak

Pusing Ngurus Angkot JULUKAN yang sering dilontarkan oleh banyak orang dengan menyebut Kota Bogor sebagai Kota Sejuta Angkot, tampaknya akan merubah seketika raut wajah M. Ischak, Kepala Organda Kota Bogor ini. “Saya tidak sepakat dengan julukan itu, sebab sampai saat ini jumlah angkot yang beredar di Kota Bogor paling hanya sekitar 3506 unit. Jadi saya perlu pertanyakan sumber yang selama ini menuding bahwa Kota Bogor ini sebagai Kota Sejuta Angkot,” kilah pria kelahiran Bogor, 06 Agustus 1946 ini. Meski demikian mantan pengurus KNPI Kota Bogor ini mengakui, bahwa selama dia menjabat sebagai Ketua Organda di Bogor dari tahun 1983 sampai sekarang, untuk mengatur masalah angkot yang ada di kota Bogor memang membutuhkan kesabaran dan pengertian dari semua pihak. “Kalau dibilang pusing, ya pusing juga ngurusi angkot di Bogor. Tetapi saya ini orangnya tidak mau ngoyo. Dalam melaksanakan tugas dan tangung jawab, saya akan selalu sesuaikan dengan kemampuan,” jelas suami Siti Sulaimah, yang kini mengaku telah dikaruniai 10 orang putra dan putri. (bas)

Penembak Sopir Angkot

Dijerat Pasal Berlapis DEPOK, Iwan Sarjana, terdakwa pelaku penembakan terhadap Subagyo, sopir angkot D 102 jalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Kota Depok, kemarin. Iwan dikenakan pasal berlapis, yaitu 351 ayat 3 tentang penganiayaan dan 359 tentang kelalaian yang menyebabkan kematian seseorang. Tim kuasa hukum terdakwa pun mengajukan eksepsi serta permohonan penangguhan penahanan. Herman Dione selaku kuasa hukum Iwan mengatakan, pasal yang dikenakan terhadap kliennya dinilai tidak tepat. Iwan, tidak melakukan penganiayaan terhadap Subagyo. “Saat itu klien saya sedang menjalani tugasnya sebagai anggota polisi,” ujar Herman ditemui usai siding di PN Depok, kemarin. “Mengapa dikenakan pasal 351. Kan tidak ada penganiayaan?,” tanyanya heran. Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Depok Lulus

Mustofa tidak memberikan penjelasan apapun. Saat dikonfirmasi, Lulus menjawab dengan santai. “Yang bisa memberi komentar Kajari,” ujar Lulus. Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum Wendy mengatakan, berdasarkan hasil visum diketahui terdapat luka pada lengan kiri Subagyo hingga tembus dada korban. Pada tanggal 17 November 2009, lanjut Wendy, terdakwa bersama beberapa rekannya datang ke Jalan Raya Limo RT06/ RW01, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Depok untuk melakukan penggerebekan. Saat itu, Subagyo terlihat sedang bermain judi bersama beberpaa orang rekannya. Ketika digrebek Subagio mencoba melarikan diri, sehingga terdakwa berusaha menangkapnya. Terdakwa sempat melepaskan dua kali tembakan peringatan. Tetapi korban tetap melawan sehingga terjadi pergumulan antara keduanya. Tepat saat itu, senjata api yang dipegang Iwan meletus dan menewaskan korban. (rin)

DEPOK - Petugas cek fisik Samsat Kota Depok berhasil amankan satu unit kendaraan yang diduga memiliki dokumen palsu. Kendaraan dengan nopol B 1725AF jenis minibus merk Suzuki ST 150 tahun pembuatan 2006 warna abu-abu metalik terdeteksi memiliki no rangka MHYESL4157J500829 dan no mesin G15AID7004414 dengan nama pemilik Susilo beralamat Jl Ancol Selatan RT14/01 Jakarta Utara, akhirnya diamankan petugas Samsat Depok untuk ditindak lanjuti. Paur Samsat Depok, Iptu Robiin mengatakan, dokumen yang ikut disita petugas adalah BPKB, STNK serta faktur kendaraan pemilik yang diduga tidak sesuai dengan fisik kendaraan alias palsu. “Kendaraan dan dokumen yang diduga palsu langsung kami serahkan ke Polda Metro Jaya untuk ditindak lanjuti,” ujar Robiin. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan sejumlah langkah guna mengantisipasi hal serupa. Salah satunya dengan memberikan himbauan kepada masyarakat agar berhati-hati ketika hendak melakukan transaksi jual beli kendaraan. Dia juga berpesan kepada masyarakat agar dengan teliti memeriksa dokumen yang dimiliki. Selain itu, Robiin juga memberikan beberapa tips agar masyarakat aman dalam melakukan pembelian kendaraan. “Jangan mudah tertipu dengan berbagai alasan yang di utarakan penjual,” ujarnya. Ia menyarankan bagi pembeli untuk melakukan cek fisik kendaraan ke kantor Samsat terdekat sebelum transaksi. Kemudian, lanjut Robiin jangan melakukan transaksi di pinggir jalan, seperti kasus ini, lakukan transaksi ditempat yang aman. Semua itu dimaksudkan untuk meyakini tentang keabsahan identitas kendaraan berikut dokuSuluh Indonesia/rin mennya. “Sempatkan waktu untuk datang ke DOKUMEN PALSU - Kendaraan minibus nopol B 1725 AF warna putih diamankan petugas Samsat Depok karena Samsat melakukan cek fisik diduga memiliki dokumen palsu. kendaraan,”pungkasnya. (rin)

Ibu Diduga Bunuh Bayi Sebelum Bunuh Diri BEKASI - Seorang ibu muda, Erika (29) diduga membunuh buah hatinya Daniel Marudut Antoni Hutapea (5 bulan) di rumah mereka di Dukuh Jamrud Blok P18 nomor 88, Pedurenan, Mustika Jaya Kota Bekasi hingga tewas sebelum menikam pisau tiga kali ke perutnya. Daniel ditemukan tewas dengan luka di pergelangan tangan kini diperkirakan akibat disilet, sementara Erika

ketika ditemukan dalam keadaan kritis dengan luka di perut dan di kedua tangan. Kasat Reskrim Polres Metro Kota Bekasi, Kompol Ade Ari, di lokasi menyatakan, penyebab kematian Daniel tengah diselidiki dan ia belum menyimpulkan penyebab terjadinya peristiwa itu. “Kita akan usut kasus ini dan sementara belum ada komentar mengenai penyebab terjadinya peristiwa

berdarah tersebut,” ujarnya. Ibu dan anak itu, ditemukan suaminya Anton Hutapea (32) yang baru kembali bekerja dari sebuah mal. Anton merupakan karyawan di Ace Hardware. Ketika menemukan istri dan anaknya dalam keadaan bersimbah darah Anton menjerit dan berteriak keras hingga didengar tetangga. Erika yang dalam keadaan kritis kini tengah dirawat di RS Permata Mustika Jaya, semen-

Kerugian Kebakaran 1,7 Juta Jiwa Penduduk Bogor Miskin SMK Patriot Rp 1 M BEKASI - Kerugian akibat kebakaran yang terjadi di SMK Patriot Jalan Kali Abang Timur, Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi pada Kamis (15/4) pukul 03.30 WIB mencapai Rp 1 miliar, namun kebakaran itu tidak menganggu proses belajar mengajar. Pengurus Yayasan Patriot Ikin Hasikin (54), di Bekasi, Kamis, mengatakan, kebakaran mengakibatkan ruang guru di lantai dua hangus terbakar dan api merembet ke lantai tiga yang merupakan ruang pertemuan (aula). Di lokasi yang terbakar terlihat dipasangi garis polisi. Di kompleks tersebut juga ada SMP dan SMU sedangkan gedung SMK yang terbakar terpisah dari gedung sekolah lain. “Selain ruangan terbakar, api juga melahap delapan unit komputer, meja, bangku, kursi, peralatan audio serta dokumen-dokumen penting seperti rapor,” ujarnya. Kebakaran yang berawal dari

ruangan guru itu diduga diakibatkan hubungan arus listrik pendek. Saat api membesar petugas pengamanan segera tahu dan melaporkan ke petugas piket dinas pemadam kebakaran. “Petugas pemadam kebakaran datang 30 menit kemudian dengan membawa delapan unit mobil. Api berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam,” ujarnya. Lokasi terbakar yang cukup jauh dari jalan utama tak sampai menyulitkan mobilisasi pemadam kebakaran disebabkan kejadian berlangsung saat orang tengah tertidur lelap dan jalanan sepi. Sekolah yang memiliki sekitar 2.000 murid tersebut tetap belajar sebagaimana biasa termasuk siswa SMK. Kasat Serse Polres Metro Kota Bekasi Kompol Ade Ari menyatakan masih menyelidiki penyebab kebakaran. “Aparat sedang mengumpulkan bahan di lapangan,” katanya. (ant)

Perlu Penambahan Fasilitas

Penanggulangan Bencana DEPOK - Ketua Search And Resque (SAR) Kota Depok Bambang Harianto mengatakan, fasilitas yang dimiliki untuk penanggulangan bencana di Depok masih kurang. Hal itu berdampak pada kualitas tugas. Bagaimana tidak, hingga saat ini Depok hanya memiliki satu perahu karet dengan kondisi sudah usang. “Idealnya harus memiliki lima peraqhu karet untuk penanggulangan bencana di Depok,” kata Bambang ditemui usai acara pelatiha penanggulangan bencana di Situ Cilodong, Depok, kemarin. Dari data yang dimilikinya, ada empat titik rawan bencana di Depok. Selain kurangnya faslitas perahu karet, pihaknya juga mengaku kekurangan fasilitas komunikasi. “Minimnya minimnya fasilitas secara langsung cukup

mengganggu kualitas tugas,” ujarnya menekankan. Dalam hal penanggulangan banjir saja, kata Bambang, pihaknya mengaku kesulitan lantaran perahu karet serta alat komunikasi yang dimiliki kurang. Pihaknya sudah melakukan berbagai cara untuk menambah fasilitas ke pemerintah, namun tidak juga ditanggapi. “Sudah berkali-kali protes, tak mendapat tanggapan,” bebernya. Sementara itu, Kepala seksi perlindungan massa (Linmas), Kesbang Pol, Kota Depok, Ngatono membenarkan minimnya fasilitas yang dimiliki SAR Kota Depok. Dalam hal personil pun, kata Ngatono, pihaknya masih mengalami kekurangan. Saat ini, pihaknya memiliki 900 personil yang tidak semuanya memiliki kemampuan penanggulangan bencana. (rin)

BOGOR – Jumlah keluarga miskin di Kabupaten Bogor saat ini tercatat sebanyak 1,7 juta jiwa. Keluarga miskin ini tersebar di 411 desa dan 17 kelurahan, di 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor. “Total jumlah penduduk Kabupaten Bogor saat ini sekitar 4,4 juta jiwa. Namun sayangnya dari jumlah tersebut sekitar 1,7 juta jiwa masih hidup dibawah garis kemiskinan, dengan ratarata tingkat pendidikan dibawah klas 2 SMP atau bahkan tidak lulus sekolah dasar,” kata Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian, Kabupaten Bogor, Ir.H. Pupung Purnama, saat melakukan kunjungan di Posdaya Melati, di Kampung Cangkrang, Kec.Darmaga, Kab.Bogor, kemarin. Kondisi demikian, tentu saja sungguh sangat disayangkan jika melihat potensi sumber daya alamnya(SDA) yang ada di wilayah Kabupaten Bogor yang begitu kaya. “Kabupaten Bogor ini adalah salah satu daerah

terkaya di Jawa Barat dengan segala potensi sumber daya alam yang dimilikinya. Bayangkan, kita punya gunung emas (Pongkor), sumber panas bumi untuk listrik Chevron (Pamijahan) Gunung semen (Cibinong), ratusan pabrik dan industri lainnya. Tapi kenapa rakyatnya masih banyak yang hidup miskin?,” sesalnya. Berbicara masalah kemiskinan dan bagaimana cara pengetasaanya, tentu saja sangat kompleks dan memang diperlukan pemikiran sekaligus tindakan nyata dari semua pihak untuk mengatasi persoalan tersebut. “Pengentasan kemiskinan di suatu wilayah tentu saja sangat terkait antara masyarakatnya itu sendiri, peran aktif pemerintah di suatu wilayah,pelaku usaha dan potensi lain yang ada di tengah masyarakat lainnya. Jadi menurut saya, penanganannya memang kudu bersama-sama dari hulu hingga ke hilir, sehingga kita dapat memetakan untuk mengatahui akar permasalahan dari

penyebab kemiskinan itu sendiri,” jelasnya. Untuk itu, Pemkab Bogor dibawah komando Bupati Bogor, H. Racmat Yasin saat ini telah memiliki serangkain program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Kabuapten Bogor. “Dari beberapa program yang telah dibuat Pemerintah Kabuaten Bogor salah satunya yakni melalui program Pos Pemberdayaan Keluarga (Pos Daya) bersama IPB, sebagai mana yang telah kita lakukan di wilayah Darmaga ini,” ungkap Pupung. Diharapkan melalui program Posdaya bersama IPB ini, masyarakat Kab.Bogor akan mampu hidup mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka. “Pemerintah daerah dalam hal ini berperan sebagai pendorong potensi ekonomi di suatu wilayah, kemudian memfasilitasinya sebagaimana yang telah dipetakan dalam program pendampingan Posdaya yang selama ini dilakukan pihak IPB,” pungkasnya. (bas)

tara suaminya Anton dalam kondisi terguncang dan tidak bersedia ditanyai seputar kejadian tersebut saat ditanya ketika menunggu otopsi terhadap mayat anaknya. Aparat mengamankan barang bukti berupa pisau, silet, seprei yang bersimbah darah dan dua buah surat. Dua surat itu masing-masing berisi pengakuan sering mendapat perlakuan tidak baik sementara surat kedua berisi

pamitan kepada Anton bahwa dia (Erika) dan anaknya mau pergi. Kedua surat itu ditemukan di atas kasur. Kakak Anton, Rian Hutapea, di lokasi kejadian mengatakan, Erika pernah mendengar suaminya berselingkuh. Rian yang beralamat di Cibubur itu menduga ada masalah dalam keluarga Anton dan istrinya. Sementara aparat belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. (ant)

Dewan Minta

Pembongkaran Vila Halimun Ditunda BOGOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, meminta kepada Pemerintah Kabupaten untuk menunda pembongkaran vila Lokapurna Kecamatan Pemijahan ditunda. Hal ini disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bogor, Junaidi Siraid usai pertemuan dengan pemilik vila, di ruang rapat komisi A, kemarin. “Hasil pertemuan belum diperoleh kesepakatan apapun, untuk sementara waktu kami meminta pemerintah kabupaten untuk menunda dulu pembongkaran vila,” katanya. Langkah ini diambil untuk menghindari benturan antara warga dan pemerintah kabupaten, mengingat belum ada kejelasan tentang persoalan tersebut. Pertemuan ini telah direncanakan oleh komisi A, untuk mempertemukan antara, warga, Dephut dan Balai

TNGHS, tapi pada hari yang ditentukan yaitu hari ini, hanya perwakilan warga dan pemilik vila saja yang hadir. “Kami sudah mendengar pernyataan dari warga, bagaimana mereka mengakui telah diberi izin mengelola lahan tersebut sejak tahun 1967 lalu. Sementara kami belum mendengar pernyataan dari Dephut dan BTNHGN, jadi kami belum bisa memberikan keputusan apapun,” katanya. Pertemuan lanjutan diagendakan kembali dua minggu setelah pertemuan pertama. Selama belum ada titik temu persoalan, Komisi A meminta Pemkab untuk menunda penggusuran. “Kita tidak ingin antara Pemkab dan warga terjadi konflik, khawatir peristiwa Koja terjadi di sini. Karena warga mengatakan mereka juga jadi korban pemerintah,” jelas Junaidi. (ant)

PNS Jangan Sekadar Tunggu Gaji WALIKOTA Bogor Diani Budiarto minta pegawai negeri sipil (PNS) meninggalkan kebiasaan buruk, di antaranya bekerja sekedar menunggu gaji yang dibayar pada awal bulan. Termasuk pula kebiasaan datang terlambat ke kantor, menunda-nunda pekerjaan yang sudah seharusnya selesai, atau bermalas-malasan. Demikian kata Kasubag Humas dan Protokoler Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor Eddy Rusjadi di Bogor, kemarin. Pernyataan itu disampaikan wali kota saat pembukaan pendidikan dan pelatihan (Diklat) pra-jabatan calon PNS golongan II. “Dengan status PNS, saudara-saudara mempunyai kesempatan berperan lebih dalam pada usaha-usaha memperbaiki dan melakukan perubahan kinerja Pemkot Bogor, tetapi perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri. Maka tinggalkan kebiasaan buruk tadi,” katanya. PNS seyogyanya selalu ber-

sikap proaktif, terlebih bila belum mendapatkan pekerjaan yang jelas. “Sodorkan diri sendiri untuk membantu atasan atau rekan sekerja yang lain. Tidak hanya duduk diam dan pasif,” katanya. Ia juga mengajak PNS agar selalu berusaha meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri, dan tidak cepat berpuas diri dengan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki sekarang, dan terus menimba ilmu dan pengetahuan untuk bisa mendukung kemampuan masing-mas-

ing dalam melaksanakan tugas. Apa yang disampaikannya itu sehubungan dengan sorotan masyarakat terhadap kinerja PNS yang terus dinilai negatif, sehingga membuat tantangan kerja seorang PNS lebih kompleks lagi, dan kondisi itu mesti dipahami oleh CPNS yang baru diangkat menjadi PNS. “Karena sampai saat ini masih besar citra negatif terhadap aparat birokrasi. Penilaian negatif tersebut ditujukan secara merata bagi seluruh lapisan birokrat,” katanya. Eddy Rusjadi menambahkan, Diklat tersebut diikuti oleh 123 orang CPNS dari berbagai instansi di lingkungan Pemkot Bogor. Setelah mengikuti Diklat yang berlangsung selama 16 hari, para CPNS akan diangkat sebagai PNS. (ant)

Bawa Dokumen Palsu

Satu Unit Mobil Diamankan


pini

Suluh Indonesia, Jumat 16 April 2010

F OKUS Pelajaran bagi Pemerintah dan Masyarakat ITA terperanjat dengan peristiwa Tanjuk Priok yang terjadi hari Rabu lalu. Lebih dari 100 orang menderita luka-luka berat dan ringan dan dua orang tewas. Mereka yang tewas adalah dari pihak keamanan, Satpol PP. Kalau dirunut ke belakang, peristiwa saling serang antara pihak sipil dengan pihak keamanan, merupakan yang kesekian kalinya terjadi di Indonesia, di negara yang berfalsafah Pancasila. Kita telah berkali-kali serukan bahwa negara Indonesia adalah negara yang sangat menghargai nilai-nilai kemanusiaan, bahkan itu telah disuratkan pada pembukaan konstitusi kita. Tetapi berkali-kali juga kita lihat perilaku yang anti terhadap nilai-nilai Pancasila tersebut. Kalau ada orang menyebut kerusuhan itu terjadi di wilayah urban yang padat oleh penduduk dari kelompok marginal, misalnya kaum buruh, rasanya tidaklah terlalu tepat. Masyarakat buruh tidak selalu berkonotasi marginal. Pelabuhan sering diidentikkan dengan buruh, yang mempunyai kerja fisik yang keras. Ketidakadilan terhadap upah dan tenaga yang dikeluarkan sering dipandang sebagai pemicu kekerasan. Namun sekali lagi, sisi lain dari ketimpangan tersebut biasanya muncul dalam solidaritas dan solidaritas itu akan mampu memperjuangkan hak-haknya sebagai kaum buruh dengan cara dialog. Tetapi kekerasan yang terjadi di Tanjung Priok adalah sesuatu yang berbeda. Ada nilai-nilai agama yang terusik di sana ketika pemerintah berupaya mengosongkan bangunan yang ada di dekat makam Mbah Priok yang dikeramatkan warga. Mbah Priok ini adalah saudagar Arab bernama Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad, yang meninggal dua setengah abad lalu, 1756, saat kapalnya tenggelam akibat badai. Ia dikubur di pemakaman yang kemudian dikenal dengan makam Mbah Priok tersebut. Konon juga kerangka Mbah Priok ini telah dipindah ke pemakaman lain. Namun menurut penjelasan pemerintah, terjadi kesalahtafsiran warga. Masyarakat menafsirkan akan diadakan penggusuran terhadap makam tersebut. Dengan begitu, pemicu kekerasan sebenarnya adalah ketimpangan informasi. Di sinilah persoalan yang kita pertanyakan. Mengapa di tengah modernisasi besar-besaran pada bidang komunikasi ini, justru terjadi ketimpangan informasi. Lebih celaka lagi, itu terjadi di ibukota negara Indonesia, di Jakarta. Bukankah telah ada media cetak, media elektronik, media periklanan, cetak brosur dan pengeras suara yang bisa dipakai untuk memperjelas informasi? Bukankah hal itu bisa diintensifkan untuk mengurangi misinformasi tersebut? Sekali lagi kita tekankan, ini adalah pelajaran bagi kedua belah pihak, baik pemerintah maupun masyarakat umum. Bagi pemerintah, apabila memang telah melihat gejala kesalahan dalam pembuatan bangunan, terutama di kota-kota besar, harus ada kejelian dan ketegasan sejak awal terhadap pembangunan fisik tersebut. Artinya peringatkan dan periksalah dokumen pembangunan dari gedung yang bersangkutan. Jika sejak awal telah diperingatkan, kasusnya akan lebih ringan. Tetapi jika pembangunan itu dibiarkan sampai bertahun-tahun, berbagai aspek akan melekat padanya, misalnya rasa memiliki dan perasaan enggan berpindah. Fenomena ini sering terjadi di masyarakat perkotaan. Bentrokan antara Satpol PP dengan masyarakat yang menempati bangunan tidak sah telah sering terjadi di kota-kota besar. Peringatan ini tidak hanya bagi pemerintah Jakarta, tetapi juga kotakota lain di daerah. Ketimpangan ekonomi antara desa dan kota membuat arus urbanisasi ke kota sangat pesat. Urbanisasi inilah yang memicu munculnya pemukiman-pemukiman liar. Bagi masyarakat umum, kasus Tanjung Priok bisa dijadikan pelajaran tentang hukum. Jika memahami bahwa tanah tersebut bukan merupakan miliknya lagi, tahan dulu keinginan untuk membangun. Telusuri prosedur hukumnya dan jika memang kepemilikannya orang lain, putuskan untuk tidak menempati tanah yang bersangkutan. Kedua pihak memang harus belajar banyak dari kasus Tanjung Priok. ***

K

Bang D

el

Markus pajak masih gentayangan

Hantu sulit ditangkap ...

5

Pajakku Sayang Pajakku Malang DALAM RAPBN tahun anggaran 2010 penerimaan dari pajak diperkirakan Rp 729.165,2 miliar, sedangkan seluruh pendapatan negara dan hibah direncanakan Rp 911.475,8 miliar atau penerimaan pajak sebesar 80% dari pendapatan negara dan hibah, sedangkan penerimaan dari migas sebesar Rp 101.259,3 miliar atau sebesar 11,11%. Penerimaan negara dari pajak tahun 2010 menggunakan asumsi Produk Domestik Bruto sebesar Rp 6.050.054,5 miliar dengan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 5%. Melihat kenyataan tersebut, pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara dalam membiayai pembangunan dalam segala bidang seperti kesehatan, pendidikan, keamanan, budaya, sosial dan lainnya yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Kemampuan ini akan makin meningkat jika pajak mampu membiayai seluruh keperluan negara, sehingga pada akhirnya negara Indonesia tidak lagi menggantungkan diri dari utang untuk menutupi kekurangan dana. Pengalaman menunjukkan bahwa setiap terjadi defisit anggaran selalu ditutupi dengan utang. Berdasarkan laporan realisasi anggaran dan neraca pemerintah posisi yang menunjukkan per 31 Desember 2008, dapat diketahui bahwa total utang negara kita adalah Rp 1.693.691.256.713.011 (seribu enam ratus sembilan puluh tiga triliun, enam ratus sembilan puluh satu miliar, dua ratus lima puluh enam juta, tujuh ratus tiga belas ribu sebelas rupiah). Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp 262.725.792.653.460 dari tahun 2007 yang besarnya Rp 1.430.965.464.059.556. Kenaikan tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan kenaikan dari tahun 2006 ke 2007 yang mencapai Rp 100.902.412.914.900. Jumlah utang tahun anggaran 2008 merupakan dua kali jumlah penerimaan negara yang besarnya Rp 981.609.433.325.000. Selain berfungsi untuk membiayai pembangunan, pajak juga diharapkan mampu untuk mengatur pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan pajak serta menjaga stabilitas ekonomi makro. Untuk lebih meningkatkan penerimaan negara dari pajak berbagai langkah telah dilakukan oleh Departemen Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Pajak yang sering disebut dengan istilah ekstensifikasi dan intensifikasi penerimaan pajak. Ekstensifikasi dilakukan dengan cara menggali dan memperbanyak jumlah penduduk dan pengusaha untuk menjadi wajib pajak yang dengan sendirinya akan meningkatkan setoran pajak, sedangkan intensifikasi dilakukan dengan memperbaiki dan membenahi internal Direktorat Jenderal Pajak dengan tujuan mampu memperkecil persentase biaya pemungutan pajak atau meningkatkan efisiensi pemungutan pajak, serta menekan kebocoran-kebocoran yang terjadi, baik

Oleh : I Ketut Budiartha* yang dilakukan aparat Direktorat Jenderal Pajak maupun yang dilakukan oleh wajib pajak. Menekan Kebocoran Untuk mencapai efisiensi dan menekan kebocoran tersebut maka Direktorat Jenderal Pajak melakukan modernisasi administrasi perpajakan. Arah dan tujuan dilaksanakannya reformasi di bidang perpajakan adalah dengan maksud untuk memperbaiki pelayanan, penegakan hukum (law enforcement) dan perubahan pelaksanaan kode etik fiskus. Namun, kurangnya penegakan hukum dan kerangka kerja, lemahnya sistem organisasi, ketidakefektifan pelayanan dan penegakan hukum bagi wajib pajak, dan lambatnya informasi yang

Soemitro beberapa tahun silam tatkala beliau masih hidup, dikatakan bahwa 30% dari APBN setiap tahunnya mengalami kebocoran. Kebocoran dalam penerimaan pajak tidak hanya didominasi aparat pusat. Masih segar dalam ingatan kita yaitu kasus bebas fiskal yang terjadi di Bandara Ngurah Rai yang mulai terdeteksi bulan Maret 2002. Seperti diketahui bahwa setiap orang yang akan bepergian ke luar negeri diwajibkan membayar fiskal luar negeri yang awalnya sebesar sebesar Rp 250.000 selanjutnya dinaikkan menjadi Rp 1.000.000 dan terakhir menjadi Rp 2.500.000. Tidak semua yang bepergian ke luar negeri dikenakan fiskal luar negeri, karena bagi yang memenuhi syarat-syarat yang telah diteta-

Reformasi di bidang administrasi perpajakan ternyata dikotori oleh pihak-pihak tertentu, baik yang mengatasnamakan dirinya sebagai aparat pajak, wajib pajak serta orang-orang tertentu yang mencari keuntungan dari kasus perpajakan, yang menyebabkan terjadinya kebocorankebocoran penerimaan pajak. Selain terjadi kebocoran pada saat penerimaan pajak, kebocoran juga terjadi setelah pajak yang disetor ke kas negara digunakan oleh pemerintah untuk membiayai pembangunan. sampai ke tangan wajib pajak menyebabkan pajak yang berhasil dikumpulkan tidak sesuai dengan target dan anggaran yang telah ditetapkan. Reformasi di bidang administrasi perpajakan ternyata dikotori oleh pihak-pihak tertentu, baik yang mengatasnamakan dirinya sebagai aparat pajak, wajib pajak serta orang-orang tertentu yang mencari keuntungan dari kasus perpajakan, yang menyebabkan terjadinya kebocoran-kebocoran penerimaan pajak. Selain terjadi kebocoran pada saat penerimaan pajak, kebocoran juga terjadi setelah pajak yang disetor ke kas negara digunakan oleh pemerintah untuk membiayai pembangunan. Kebocoran ini pernah diungkapkan oleh begawan ekonomi negara kita yaitu Prof.

pkan oleh DJP yang bersangkutan mendapatkan bebas fiskal. Syarat bebas fiskal inilah yang diperkirakan dimainkan oleh oknum yang bertugas mengurus fiskal luar negeri. Di tingkat pusat, kasus perpajakan terbesar yang pernah terjadi adalah kasus penggelapan pajak oleh PT Asian Agri Group yang diduga merugikan negara mencapai Rp 1,4 triliun dan kasusnya tidak ada kejelasan sampai sekarang. Padahal aparat Direktorat Jenderal Pajak telah susah payah melakukan pemeriksaan dengan memeriksa sembilan truk kontainer dokumen yang terdiri atas 1.373 kotak data terkait dengan kasus tersebut. Kasus lainnya yaitu kasus aparat pajak yaitu Gayus Tambunan dan Bahasyim. Kedua oknum

√ Kurangnya penegakan hukum dan kerangka kerja, lemahnya sistem organisasi, ketidakefektifan pelayanan dan penegakan hukum bagi wajib pajak, dan lambatnya informasi yang sampai ke tangan wajib pajak menyebabkan pajak yang berhasil dikumpulkan tidak sesuai dengan target dan anggaran yang telah ditetapkan.

√ Kita berharap Indonesia harus mampu membiayai seluruh pengeluaran, baik pengeluaran untuk belanja rutin maupun pengeluaran pembangunan tanpa tergantung dengan pihak asing. * Diperlukan waktu yang cukup panjang karena masih ada upaya-upaya untuk melakukan penggelapan pajak, baik yang dilakukan oleh wajib pajak maupun yang dilakukan oleh aparat pajak.

tersebut merupakan dua karakter yang berbeda yaitu Gayus merupakan pemain pemula dengan pangkat III/a, sedangkan Bahasyim merupakan pegawai senior yang mungkin saat ini sudah memasuki masa pensiun. Pejabat PPATK menemukan ada sejumlah uang yang mencurigakan pada rekening masing-masing aparat tersebut. Gayus dengan Rp 26 miliar dan Bahasyim dan keluarga diperkirakan Rp 66 miliar. Jumlah tersebut belum termasuk properti yang berupa tanah, bangunan, apartemen, kendaraan dan lain-lain yang dimiliki baik atas nama sendiri maupun atas nama anak dan istri. Siapa yang salah dalam kasus ini? Apakah kasus ini terjadi karena yang bersangkutan terlalu lama menduduki jabatan tersebut, atau lemahnya fungsi pengawasan? Walaupun DJP sudah mengeluarkan slogan yang berbunyi ‘’bayar pajaknya dan awasi penggunaannya’’, rasanya perlu mendapat perhatian dari semua pihak untuk memastikan bahwa semua pajak yang dibayar telah digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan bersama dalam meningkatkan taraf hidup orang banyak, bukan digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan sendiri. Sebagai warga negara kita berharap Indonesia harus mampu membiayai seluruh pengeluaran, baik pengeluaran untuk belanja rutin maupun pengeluaran pembangunan tanpa tergantung dengan pihak asing. Untuk mencapai cita-cita tersebut diperlukan waktu yang cukup panjang karena masih ada upaya-upaya untuk melakukan penggelapan pajak, baik yang dilakukan oleh wajib pajak maupun yang dilakukan oleh aparat pajak, sehingga reformasi dan modernisasi administrasi perpajakan menjadi tercoreng sebagai ulah wajib pajak, aparat pajak serta pihak lain yang mencari keuntungan dari kasus tersebut. *Penulis, Ketua Program S-2 Akuntansi dan Ketua Taz Centre Unud

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Trotoar Jalan Gunung Batu Harap Diperbaiki PERISTIWA yang menyebabkan ibu dan anak hanyut di Sungai Cisadane disebabkan trotoar yang rusak dan bolong. Sudah tahunan trotoar itu rusak, banyak yang bolong-bolong. Sangat berbahaya kalau hujan lobangnya tidak kelihatan. Lobang trotoar tak kelihatan jika sudah malam dan bila hujan turun. Trotoar tersebut berlobang dengan diameter

kurang lebih satu meter. Bila ditelusuri sepanjang jalan Gunung Putri ada beberapa ruas trotoar yang rusak dan kondisinya tidak layak digunakan. Trotoar yang rusak tersebut berada di sisi kiri jalan dari arah Stasiun Kereta Api menuju Gunung Batu. Yus Jalan Gunung Batu, Bogor

RS Menggunakan Styrofoam JAMAN yang serba praktis seperti saat ini selalu menimbulkan konsekuensi. Salah satu

yang paling mengkhawatirkan adalah pengunaan secara masif Styrofoam sebagai tempat ma-

kanan atau minuman. Meski jelas-jelas berbahaya karena bisa memicu kanker syaraf yang sangat mematikan tidak ada aturan yang jelas untuk produksinya. Masyarakat, khususnya pedagang tentu akan mencari biaya yang paling efisien dan tentu saja praktik. Styrofoam memang mudah penggunaannya dan juga murah. Itu sebabnya saat ini mulai dari restoran siap saji terkemuka, mie instant seduh, sampai bubur pinggir jalan menggunakan wadah ini. Bahkan ada sebuah rumah sakit yang juga menggunakan Styrofoam untuk kelas duanya. Tanpa disadari, penggunaan wadah ini bakal meracuni masyarakt secara massal di masa yang akan datang.

Karena itu, mohon ada peraturan yang jelas dan tegas tentang pengunaan barang amat berbahaya ini. Selain membahayakan untuk manusia, tentu saja Styrofoam amat pula berbahaya bagi lingkungan hidup. Karena dibutuhkan ratusan tahun bagi tanah untuk mengurainya. Bagi para pedagang, terutama pengusaha yang sudah besar, mohon untuk menghentikan penggunaan stryrofoam. Karena perusahaan sesungguhnya juga memiliki tanggungjawab amat besar terhadap masyarakat, yang notabene ‘pemilik saham’ terbesar bagi mereka, melalui pembelian-pembeliannya. Ahmadi S Poris, Bekasi

Lapangan Sepak Bola Kok Bergelombang? MENARIK menyaksikan tampilan Persebaya Surabaya ketika mengalahkan Pelita Jaya Kerawaang, 2-1 di Stadion 10 Nopember, Surabaya, beberapa hari lalu. Bukan dua gol indah yang dicetak Andi Odang dan Pato Morales yang menarik perhatian saya, tapi laju dan pantulan bola yang kadang susah dikendalikan oleh para pemain. Komentator pertandingan di satsiun TV, ANTV, mengatakan lapangan pertandingan tidak rata membuat para pemain ‘terganggu.’ Mereka sering sering salah mengantisipasi pantulan bola karena memang bola memantul tak normal karena buruknya lapangan. Karena kondisi lapangan yang kurang baik, maka para pemain tak

bisa menyuguhkan penampilan yang prima. Ibarat dalm lomba balap motor, para pembalap tak bisa melaju kencang, ngebut, karena lintasan yang berlobang-lobang. Menyedihkan sekali. Level tertinggi di kompetisi sepak bola kita, Liga Super, masih diwarnai hal-hal yang sangat elementer seperti kondisi lapangan yang tak memenuhi standar. Mungkin ada benarnya kata orang bahwa kita belum saatnya berbicara tentang prestasi sepak bola nasional. Masih banyak yang perlu dibenahi. Dipo Karno Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 16 April 2010

6

Irene Bermain Remis

Suluh Indonesia/dok

Irene Kharisma Sukandar

JAKARTA - Grand Master Wanita (GMW) Indonesia, Irene Kharisma Sukandar, hanya mampu bermain remis atas pecatur India, MIW Tania Schadev pada babak kedua Dwitarung Internasional Japfa Chess Festival (JCF) di Gedung Piramid Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, kemarin. Irene yang sudah unggul posisi itu dipaksa main remis oleh pecatur cantik asal India ini pada langkah ke-48 pembukaan Ruy Lopez. Dengan hasil ini Irene sudah mengemas nilai 1,5 dari empat babak yang dimainkan. Pada hari pertama, Irene membukukkan kemenangan di langkah 51 pembukaan Karokan. “Sebenarnya Irene di atas

angin sayangnya jelang permainan akhir, dia sedikit lengah sehingga lawan bisa menetralisir keadaan dan memaksakan hasil remis,”kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB.Percasi, Kristianus Liem. Menurut dia, Irene harus sabar dan konsisten dalam setiap mengantipasi permainan lawan. Tania juga bermain posisional dan agresif. ‘’Namun, apa yang telah diperlihatkan Irene dari dua babak yang dimainkan sudah cukup menggembirakan meski dia harus lebih all out,” papar Kris lagi. Sementara itu GM Susanto Megaranto yang bermain dengan pion putih kembali menelan pil pahit akibat kalah dari GM Mikheil Mchedlishvili dari

Georgia pada langkah 54 pembukaan Hindia Belanda. Ditemui selepas pertandingan, Susanto mengaku kembali salah mengambil langkah pembukaan. “Saya salah saat mengambil langkah ke 12 di B6. Sejak awal memang sudah salah jadi kelanjutannya susah,” ungkapnya. Jelang pertandingan babak ketiga, Susanto mengaku akan melakukan persiapan lebih terutama di bagian pembukaan. “Dia (Mikheil Mchedlishvili) bermain dengan gaya position. Jadi kadang-kadang bermain pelan dan kadang juga liar. Untuk besok, saya coba jangan bikin kesalahan di pembukaan,” papar Susanto. Kristianus Liem menilai berdasarkan hasil babak pertama dan kedua ini, pertarungan akan berlangsung ketat. “Melihat permainan pada dua babak yang telah dimainkan, sepertinya berlangsung alot terutama Irene dan Tania karena keduanya menunjukan permainan yang kuat. Tetapi untuk Soesanto agaknya sulit. Dia (Susanto) kurang bertualang, padahal lawannya sangat kuat. Seharusnya dia bisa bermain lebih solid agar hasil 4 babak yang tersisa bisa maksimal,” ungkap Kris. (oli)

Piala Indonesia

Persela Yakin Jinakkan Persija LAMONGAN - Tuan rumah Persela Lamongan optimistis mampu menjinakkan Persija Jakarta pada pertandingan perdana babak penyisihan Grup B Piala Indonesia di Stadion Surajaya Lamongan, hari ini. Direktur Teknis Persela Joko Susilo yang dihubungi wartawan di Lamongan, kemarin, mengatakan kemenangan atas “Macan Kemayoran” akan membuka jalan bagi timnya untuk lolos dari babak penyisihan. “Kami akan turun dengan kekuatan terbaik karena target kami adalah menang,” kata Joko Susilo. Jika sukses mengatasi Persija, jalan Persela menuju babak 16 besar sedikit ringan, karena yakin mampu mengamankan dua laga berikutnya melawan Persikab Bandung dan Persiba Bantul (keduanya tim Divisi Utama).

“Bukannya kami meremehkan kekuatan Persikab dan Persiba. Mereka tetap tim yang harus diwaspadai kekuatannya, tapi kami menganggap Persija adalah lawan paling berat di grup ini,” ucapnya menambahkan. Pada laga perdana tersebut, Joko Susilo dipastikan tidak bisa menurunkan Franco Hita dan Ham Hyeung Kyu yang masih dibelit cedera. Namun, kondisi itu tidak mempengaruhi kekuatan timnya. “Saya masih punya beberapa pemain pelapis yang siap dimainkan dan kualitas juga lebih bagus,” ujar mantan pelatih Persiwa Wamena itu. Asisten Manajer Persela Fadeli berharap, timnya bisa memanfaatkan peluang bermain di kandang sendiri untuk merebut kemenangan. “Persija memang lawan paling berat, tapi kami sangat op-

timistis bisa mengatasi mereka. Apalagi kami main di kandang sendiri dan kondisi anak-anak juga cukup bagus,” tuturnya. Secara terpisah, Asisten Manajer Persija Ferry Indrasyarif mengatakan timnya akan tampil dengan formasi utama untuk mengejar target kemenangan, kendati bermain di kandang lawan. “Kami tahu Persela berambisi ingin menang, tapi juga tidak mau menyerah dan ingin menang juga. Apalagi, kondisi seluruh pemain cukup bagus dan siap dimainkan,” paparnya. Menurut Ferry, timnya tidak hanya menargetkan lolos dari babak penyisihan grup, tapi juga berambisi menjuarai Piala Indonesia musim ini. “Kami sangat serius menyongsong turnamen ini, setelah gagal bersaing di kompetisi Liga Super,” katanya menegaskan. (ant)

Diperiksa Satgas Antisuap

Saleh Mukadar Sodorkan Bukti JAKARTA - Manajer Persebaya Surabaya Saleh Mukadar memenuhi panggilan Satgas Antisuap PSSI untuk menjelaskan dugaan terjadinya suap pada tubuh otoritas tertinggi sepak bola Indonesia itu. “Saya datang ke sini (PSSI red) untuk memenuhi panggilan dari Satgas Antisuap. Saya ke sini juga membawa buktibukti yang kami miliki,” katanya usai diperiksa di Kantor PSSI Jakarta, kemarin. Bukti-bukti yang dibawa oleh Saleh Mukadar diantaranya adalah bukti pembayaran administrasi tambahan untuk Komisi Banding (Komding) yang ditandatangani oleh Sekretaris Komding ST Fatmawati. Untuk sidang banding biaya seharusnya Rp1O juta, namun pada kasus Persebaya, Komding minta tambahan Rp 2 juta guna mempercepat proses

penyelesaian. “Saya hanya sedikit membawa bukti untuk memperkuat pernyataan saya. Kalau ini diseriusi saya akan membawa bukti-bukti yang lebih banyak agar semuanya cepat tuntas,” katanya menambahkan. Selain memeriksa Saleh Mukadar, Satgas Anti Suap PSSI juga memeriksa mantan manajer klub Divisi III Persikapro Probolinggo Jawa Timur, Henky Bambang Widodo terkait dengan dugaan suap yang terjadi di pengrov PSSI Jawa Timur. Henky juga membawa bukti-bukti dugaan suap yang terjadi saat Probolinggo menjadi tuan rumah pertandingan Divisi III zona Jawa I. Bukti yang dibawa diantaranya adalah pembayaran uang sebesar Rp 59 juta. Sementara itu, wakil Satgas

Anti Suap Bernard Limbong mengatakan, pemanggilan yang dilakukan telah sesuai dengan rencana dan berjalan dengan lancar. “Bukti yang dibawa sudah kami tampung. Selanjutkan akan kami kaji dan dikroscek pada yang disebutkan oleh mereka. Yang jelas prosesnya masih panjang,” katanya usai pemeriksaan. Menurut dia, selain memanggil kedua orang itu, pihaknya juga akan memeriksa siapa saja yang disebutkan oleh Saleh Mukadar dan Henky Bambang Widodo diantaranya adalah Ketua Pengprov PSSI Jatim Haruna Sumitro. Selanjutnya, jika hasil pemeriksaan ini mengarah pada hukum positif maka kami akan tindaklanjuti. Jika bisa diselesaikan di intenal PSSI maka tidak perlu ke hukum positif. (ant)

Bulutangkis Kejuaraan Asia

Ganda Putra Langsung Tumbang JAKARTA - Tiga ganda putra Indonesia yang berlaga dalam Kejuaraan Asia di New Delhi, India, langsung tumbang pada putaran pertama, kemarin. Dua ganda pelatnas yang dicoba dengan pasangan baru, Mohammad Ahsan/Yonatan Suryatama dan Bona Septano/Rian Sukmawan langsung tersisih pada laga pertama mereka. Ahsan/Yonatan gagal mempertahankan keunggulan mereka saat dikalahkan pasangan Thailand Songphon Anugritayawon/Sudket Prapakamol dengan skor ketat 21-17, 21-23, 20-22. Sementara pasangan Bona/Rian menyerah dua game langsung pada pasangan Malaysia Mak Hee Chun/Tan Wee Kiong 14-21, 18-21. Adapun pasangan Luluk Hadiyanto/Joko Riyadi hanya mampu membawa pasangan unggulan delapan asal Jepang Kenichi Hayakawa/Kenta Kazuno bermain tiga game sebelum menyerah 18-21, 21-16, 18-21. Mengenai kekalahan Ahsan/Yonatan dan Bona/Rian yang merupakan kombinasi baru dari hasil pecahan pasangan lama Bona/Ah-

san dan Rian/Yonatan, Ketua Sub Bidang Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata menilai duet baru itu masih belum padu. “Semula setelah ganda Rian/Yonatan dan Bona/Ahsan kelihatannya kurang mengesankan, kami coba kombinasi lain —Bona/Rian dan Ahsan/Yonatan— dengan harapan bisa lebih baik, tetapi tampaknya mereka masih perlu beradaptasi,” kata Christian. Mantan pelatih yang menghasilkan banyak ganda putra terkemuka itu mengatakan, kekalahan yang dialami dua pasangan itu di awal turnamen merupakan sesuatu yang wajar. Indonesia tidak menyisakan pemain pada sektor putra setelah dua pemain tunggal yang tersisa, yakni unggulan pertama Taufik Hidayat dan Andre Kurniawan juga tersisih. Taufik gagal maju ke perempatfinal setelah dijegal pemain Taiwan Hsueh Hsuan Yi 20-22, 16-21, sedangkan Andre yang menjadi unggulan 15 tumbang di tangan unggulan kelima asal Thailand Boonsak Ponsana 18-21, 17-21. (ant)

Suluh Indonesia/ant

AREMA MENANG - Pemain Arema Indonesia, Dendy Santosa (kiri) berusaha mempertahankan bola dari hadangan pemain Persijap Jepara, Isdiantono dalam pertandingan pembukaan Piala Indonesia Grup E di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, kemarin. Arema menan 3-0.

Piala Indonesia

Arema Indonesia Ungguli Persijap 3-0 MALANG - Laga perdana Arema Indonesia menjamu Persijap Jepara di ajang Piala Indonesia 2010 menuai hasil positif dengan mengungguli tim tamunya 3-0 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, kemarin petang. Keunggulan Arema atas Persijap Jepara dibuka oleh Chamello Roman pada menit ke-36. Lima menit kemudian Dandy Santoso menggandakan kemenangan Singo Edan menjadi 2-0. Meski sudah unggul 2-0, anak asuh Robert Rene Alberts itu tak menyurutkan serangannya dan menjelang pertandingan yang dipimpin wasit Jimmy Napitupulu itu berakhir, Ronny Firmansyah yang dimasukkan menggantikan Chamello Roman menambah keunggul-

an bagi Arema Indonesia menjadi 3-0. Gol pembuka Arema yang mengoyak gawang Persijap yang dijaga M Syahbani pada menit ke-36 memecah kebuntuan setelah serangan demi serangan tak juga membuahkan hasil. Sebenarnya permainan Persijap yang dikomandani Evaldo Silva juga tak kalah bagusnya, bahkan beberapa kali sempat menyulitkan barisan pertahanan dan membahayakan gawang Kurnia Meiga. Namun, anak asuh pelatih Junaidi itu tidak mampu memanfaatkan secara maksimal kesempatan dan peluang emas untuk membobol gawang Singo Edan. Tidak diturunkannya duo Singapura, yakni Noh Alam

Shah dan M Ridhuan cukup berpengaruh terhadap permainan yang diperagakan anak asuh Robert Rene Alberts tersebut. Permainan cepat dan keras yang selama ini menjadi “trade mark” Arema tidak banyak dipertontonkan. Bahkan, para pemain Arema terpancing dengan gaya permainan Persijap yang cenderung “santai”. Tidak seperti laga-laga sebelumnya, wasit yang cenderung “obral” kartu kuning, pada laga perdana Piala Indonesia grup E di Malang, wasit Jimmy Napitulu hanya mengeluarkan satu kartu kuning untuk Evaldo Silva (Persijap). Selama 90 menit pertandingan, baik Robert Rene Albert maupun Junaedi sama-sama melakukan pergantian pemain.

Dari kubu Arema pemain yang ditarik adalah M. Fachruddin diganti Hermawan, Dandy Santoso diganti Firmansyah, dan Chamello Roman digantikan Ronny Firmansyah. Sementara di kubu Persijap hanya memanfaatkan dua kali pergantian masing-masing Isdianto digantikan Danan Puspito dan Nurul Huda oleh Yogi Alfian. Pada babak penyisihan grup E yang digelar di Malang, Arema Indonesia berada satu grup dengan Persijap Jepara, Deltras Sidoarjo, dan PS Mojokerto Putra. Usai pertandingan Arema melawan Persijap, laga kedua akan digelar sekitar pukul 19.00 WIB antara Deltras Sidoarjo melawan PS Mojokerto Putra. (ant)


lahraga

Suluh Indonesia, Jumat 16 April 2010

7

Marseille Dekati Juara PARIS - Harapan Olympique Marseille meraih gelar Liga 1 Prancis yang pertama sejak 1992 makin terbuka setelah mengalahkan Sochaux 1-0, kemarin. Sebaliknya peluang Girondins Bordeaux dalam mempertahankan gelarnya hampir pasti kandas karena kalah 1-2 dari Le Mans. Marseille yang berpotensi mengoleksi dua gelar musim ini setelah menundukkan Bordeaux di final Piala Liga Prancis, unggul lima poin atas Auxerre yang menempati urutan kedua. Mereka menyisakan empat pertandingan. Bordeaux yang baru sebulan lalu masih berkesempatan memenangkan tiga tropi, tercecer sembilan poin di belakang Marseille meskipun memiliki tabungan satu laga. Hasil menjelang akhir musim ini menunjukkan perbedaan nasib diantara pelatih Marseille, Didier Deschamps dan arsitek Bordeaux, Laurent Blanc. Keduanya disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Raymond Domenech di timnas Prancis usai final Piala Dunia. Sochaux dua kali nyaris membobol gawang Marseille di menit ketujuh. Pertama, tembakan gelandang Ryad Boude-

bouz ditepis oleh kiper Steve Mandanda. Berikutnya, tendangan striker Nigeria, Ideye Brown memanfaatkan bola muntah dihalau oleh Laurent Bonnart. Brown memperoleh peluang lain menit ke-17 saat berhadapan satu lawan satu dengan Mandanda, tapi tembakannya melebar dari gawang. Marseille juga membuang kesempatan yang mereka dapatkan. Sundulan Mamadou Niang dihentikan oleh kiper Sochaux, Matthieu Dreyer. Adapun tandukan Souleymane Diawara dimentahkan oleh bek Yassin Mikari. Peluang lebih baik didapatkan di menit ke-56, akan tetapi bola lob dari Lucho menerpa mistar gawang. Dua menit menjelang laga usai, Marseille memperoleh gol yang ditunggu. Stephane Mbia menjebol gawang Sochaux meneruskan bola muntah hasil sundulannya yang lebih dulu diblok oleh kiper Matthieu Dreyer. “Apakah itu gol penentu gelar? Jangan berlebihan dan tetap tenang. Masih ada empat pertandingan lagi. Kami menunjukkan kekuatan mental yang hebat dalam mengejar gol itu,” urai Mbia. Di tempat terpisah, Bor-

deaux unggul cepat dari tendangan bebas gelandang Jaroslav Plasil di menit ke-8. Namun Le Mans menyamakan sembilan menit berikutnya dari mantan striker Liverpool, Anthony Le Taellec. Gol ini tercipta akibat kelalaian Carlos Henrique yang bertabrakan dengan kiper Cedric Carrasso saat mengantisipasi tendangan penjuru. Carraso juga andil dalam gol kedua Le Mans sesaat sebelum babak pertama berakhir, karena ia bereaksi terlalu lambat dalam menerima backpass dari Benoit Tremoulinas. Mathieu Dossevi mamanfaatkaan kesempatan itu dan menceploskan bola dengan mudah. Bordeaux tak dapat mencetak gol penyeimbang walaupun Le Mans bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-83 karena striker Fousseyni Cisse dikeluarkan. Blanc betul-betul marah dan sangat sedih menerima kekalahan ini. Ia kecewa dengan permainan pasukannya. “Sangat penting untuk menyuntikkan darah baru ke dalam tim ini dan itu akan dimulai pada pertandingan mendatang. Tidak pantas membicarakan mengenai gelar malam ini, tetapi apakah saya khawatir dengan apa yang terjadi di sisa musim ini? Ya,” tegas Blanc. (adn/afp)

Dikalahkan Tottenham Hotspur 1-2

Peluang Arsenal Sangat Kecil LONDON - Arsenal makin sulit untuk memenuhi mimpi memenangkan Liga Utama Inggris setelah kalah 1-2 dalam derby London dengan Tottenham Hotspur di White Hart Lane, kemarin. The Gunners kian tertinggal dari pimpinan klasemen sementara Chelsea. Gol dari pemain sayap debutan, Danny Rose dan bek Gareth Bale mengamankan kemenangan untuk Spurs. Arsenal memperkecil ketertinggalan melalui Nicklas Bendtner di sisa pertandingan lima menit. Spurs meraih kemenangan pertamanya atas Arsenal di liga sejak 1999. Arsenal memang tak tergusur dari posisi ketiga, tapi mereka gagal menyalip Manchester United yang berada di posisi kedua dengan keunggulan dua poin. Jarak Arsenal dengan Chelsea melebar menjadi enam poin. Kompetisi musim ini menyisakan empat pertandingan saja. Pelatih Arsene Wenger menegaskan, pasukannya tidak akan pernah menyerah hingga akhir musim. Namun secara realistis ia mengakui kalau pelu-

ang Arsenal sudah tertutup. “Kami kalah pada pertandingan dimana kami tidak seharusnya kalah. Itu menunjukkan kami tidak cukup dewasa,” ungkap Wenger. “Masih banyak yang harus dilakukan utuk memenangkan gelar. Kami sepertinya tidak akan memenangkannya, namun kami akan terus berjuang. Kita tidak pernah tahu. Bahkan satu poin tidak akan cukup,” lanjut pelatih asal Prancis itu. Kekecewaan Wenger sedikit terobati dengan penampilan impresif yang ditunjukkan penyerang Belanda, Robin van Persie. Ia diturunkan sebagai pemain pengganti di babak kedua setelah istirahat selama lima bulan untuk perawatan cedera ligamen engkel. “Van Persie belum pernah menendang bola selama lima bulan dan anda dapat langsung melihat ia memberikan sesuatu yang berbeda dan spesial. Kami sial karena di fasefase akhir kami kehilangan begitu banyak pemain bagus,” beber Wenger merujuk cedera yang menimpa Cesc Fabregas, Andrei Arshavin dan bebera-

pa pemain lain. Di pertandingan ini pun Wenger kembali kehilangan salah satu pemainnya. Thomas Vermaelen terpincang-pincang di lapangan karena cedera betis. Pemain Belakang asal Belgia itu diperkirakan memerlukan perawatan selama dua sampai tiga pekan untuk pemulihan. Pelatih Spurs, Harry Redknapp bangga dengan kemenangan anak asuhnya. The Lilywhite berhasil menebus kekalahan menyakitkan dari Portsmouth di semifinal Piala FA Mingu lalu. Tambahan tiga poin juga mendekatkan mereka ke peringkat keempat Manchester City dengan selisih satu poin. Redknapp yakin skuadnya masih bisa mengantongi tiket ke Liga Champions musim depan. “Sudah 11 tahun berlalu sejak kami mengalahkan mereka di liga, jadi ini hasil hebat. Kami menunjukkan karakter kuat dan anak-anak bermain fantastis sepanjang tahun ini. Bisa bermain seperti itu setelah kekalahan di Wembley terasa luar biasa,” jelasnya. (adn/afp)

Wozniacki Lanjutkan Kemenangan CHARLESTON - Unggulan pertama Caroline Wozniacki melanjutkan momentum kemenangannya setelah juara di Ponte Vedra Beach akhir pekan lalu, dengan mengalahkan Barbora Zahlavova Strycova 6-4, 6-1 di putaran kedua turnamen Family Circle Cup, kemarin. Wozniacki tertinggal 3-4 di set pertama, namun kembali membalas untuk menyamakan kedudukan. Petenis peringkat dua dunia dari Denmark itu kemudian mempertahankan servisnya sehingga terjadi deuce tiga kali. Ia merampungkan kemenangan setelah terlebih dulu mematahkan servis lawannya itu. “Ia menahan banyak bola dan saya hanya perlu menemukan permainan saya serta menemukan cara untuk mengalahkannya. Begitu saya berhasil melakukannya, saya meme-

nangkan banyak poin dan memenangkan pertandingan,” urai Wozniacki. Wozniacki selanjutnya bertemu unggulan ke-16 Patty Schnyder dari Swiss yang menang 6-3, 6-1 atas Michelle Larcher De Brito dari Portugal. Sementara tiga pemain lain mundur dari putaran kedua, termasuk unggulan kelima Marion Bartoli asal Prancis. Bartoli memenangkan set pertama dalam pertarungannya dengan petenis Cina, Peng Shuai. Ia memutuskan mundur saat Peng memimpin 2-6, 7-6 (7/2), 4-3 karena sakit. Bartoli tampak pucat dan memegang perutnya saat duel berjalan dua jam 20 menit. Juru bicara tour Marry Jane Orman mengatakan, Bartoli dalam kondisi sehat sebelum laga, namun merasakan sakit pada perutnya dan pusing seiring berjalannya

pertandingan. Unggulan ketiga Victoria Azarenka dari Belarusia dan Ayumi Morita asal Jepang juga mundur. Azarenka, yang berperingkat sembilan dunia mundur karena cedera hamstring kiri saat memimpin 6-2, 2-2 atas Christina McHale. Morita mundur akibat masalah paha ketika sedang unggul 6-4, 2-0 dari Daniela Hantuchova. Azarenka mengaku cedera yang dialaminya terjadi di Marbella pekan lalu. “Tidak seburuk itu. Saya harap akan membaik dan sembuh. Itu tidak terjadi hari ini. Saya hanya perlu terus merawatnya,” jelas Azarenka. Unggulan keenam Nadia Petrova lolos setelah mengalahkan Vania King 6-2, 6-1. Sedangkan unggulan kesepuluh Elena Vesnina melaju dengan kemenangan 7-5, 6-2 dari Sofia Arvidsson. (adn/afp)

Suluh Indonesia/ap

DIHADANG LAWAN - Bintang FC Barcelona, Lionel Messi, dihadang dua pemain Deportivo Coruna, Alberto Lopo (kiri) dan Adrian Lopez, dalam pertandingan Liga Spanyol, kemarin.

Barcelona Melaju MADRID - Barcelona makin memuluskan langkahnya dalam mempertahankan gelar La Liga Spanyol. Setelah mempecundangi Real Madrid akhir pekan lalu, giliran Deportivo La Coruna yang dihajar 3-0 di Nou Camp, kemarin. Barcelona bertengger di puncak klasemen dengan mengumpulkan 83 poin di sisa enam pertandingan musim ini. Madrid terpaut enam angka di peringkat kedua dengan nilai 77. Keunggulan Barca akan berkurang menjadi tiga poin andai Madrid bisa mengalahkan Almeria dini hari tadi. Xavi Hernandez kembali menjadi inspirasi kemenangan Barca. Pergerakannya di lini

tengah membuat Azulgrana begitu dominan. Pelatih Pep Guardiola menerapkan formasi tak biasa 4-2-3-1 lantaran striker Zlatan Ibrahimovic dan gelandang Andres Iniesta cedera. Bojan Krkic memimpin lini depan ditopang Lionel Messi, Pedro Rodriguez dan Jeffren. Xavi membuka ruang bagi Bojan untuk menciptakan gol dari jarak dekat di menit ke-16. Pedro menambahkan gol kedua di menit ke-69. Pemain 22 tahun itu memanfaatkan kesalahan kiper Daniel Aranzubia dalam menghalau bola dan membobol gawang yang telah kosong. Beberapa saat kemudian Aranzubia menggagalkan serangan Messi, Xavi dan Jeffren,

tetapi ia kembali ditaklukkan tiga menit berselang oleh tendangan keras dari Yaya Toure. Sebelum meluncur ke gawang bole lebih dulu mengenai bek salah satu Deportivo. “Tim ini berjuang keras dan juga mencoba menghasilkan tontonan yang hebat. Mereka terlihat lapar dan bersemangat menghadapi pertandingan demi pertandingan. Saya memiliki perasaan yang sama musim lalu,” ujar presiden Barca, Joan Laporta. Real Mallorca menggusur Sevilla dari peringkat keempat dengan bermain 1-1 di kandang Real Zaragoza. Mallorca mengemas 52 poin, sedangkan Sevilla 51 poinsetelah klub

Andalusia itu kalah 1-2 dari Real Valladolid Rabu lalu. Atletico Madrid yang bakal bertanding dengan Liverpool di laga pertama semifinal Liga Eropa 22 April nanti, menelan kekalahan mengejutkan 1-2 dari tim papan bawah Xerez. Atletico tak beranjak dari urutan kesepuluh, begitu pun Xerez dari posisi juru kunci. Racing Santander keluar dari zona degradasi berkat kemenangan 3-1 di markas Espanyol. Santander diuntungkan oleh kartu merah yang diterima kiper Espanyol, Carlos Kameni. Adapun Osasuna dua kali membuang keunggulan sehingga ditahan 2-2 oleh Malaga. (adn/rtr)

Soal Rooney

Capello Tak Salahkan Ferguson ROMA - Pelatih timnas Inggris, Fabio Capello cukup bijak dalam menanggapi permasalahan. Ia tak menyalahkan pelatih Manchester United, Alex Ferguson sebagai penyebab kambuhnya cedera striker Wayne Rooney. Striker subur itu kembali mengalami cedera pada engkelnya di laga kedua perempatfinal Liga Champions dengan Bayern Munich pekan lalu. Cedera pertama diderita pada pertemuan di pekan sebelumnya. Klub Inggris itu tersingkir dengan aturan gol tandang setelah agregat 4-4. Masalah yang dialaminya tidak serius dan pemain yang telah mencetak 34 gol untuk United musim ini tersebut diharapkan segera bermain kembali. Kehadirannya juga

Suluh Indonesia/net

Wayne Rooney

vital bagi timnas Inggris pada Piala Dunia di Afrika Selatan Juni nanti.

“Saya memahami Ferguson dengan sangat baik. Ia tahu betapa pentingnya Rooney bagi

fsikologis tim secara keseluruhan. Saya rasa ia tidak mengambil resiko. Bila ia memainkannya setelah melakukan pemeriksaan, itu tidak serius,” ungkap Capello dalam La Gazzetta dello Sport edisi kemarin. Capello yang memiliki reputasi sebagai pelatih dengan disiplin ketat, juga menegaskan kamp latihan Inggris di Piala Dunia nanti bakal bebas dari alkohol. “Tidak ada yang baru. Seluruh kamp latihan Inggris selalu kering,” kata pelatih yang berniat kembali ke level klub ketika kontraknya dengan Inggris habis pada 2012 itu. “Larangan itu berlaku untuk saya dan juga untuk staf. Akan seperti pergi ke pusat kesehatan. Kami akan didetoksifikasi di hotel,” pungkasnya. (adn/rtr)

Red Bull Dituntut Konsisten

Suluh Indonesia/net

Caroline Wozniacki

SHANGHAI - Untuk bisa merebut kemenangan keduanya secara beruntun di Grand Prix Cina akhir pekan ini, Red Bull dituntut untuk konsisten dan memiliki daya tahan tinggi. Hal itu disampaikan pembalap Australia, Mark Webber, kemarin. Kondisi cuaca yang begitu dingin di Cina karena badai es, tak menghalangi Webber dan rivalnya yang lain dalam melakukan persiapan di Sirkuit Internasional Shanghai. Lomba akan digelar selama 56 lap Minggu lusa. Webber menyerukan kepada timnya untuk lebih meningkatkan penampilan agar

superioritas mereka di awal musim berguna sebelum sirkus F1 kembali ke Eropa bulan depan. “Kami memiliki tim unik disini dan mereka telah bekerja dengan brilian sejauh ini untuk bangkit dari akhir pekan yang berat. Sekarang diperlukan momentum untuk mulai membangun dan harus dengan cepat,” kata Webber. “Kami berhadapan dengan tim-tim pabrikan besar seperti Ferrari, McLaren dan Mercedes serta yang lainnya. Saya rasa kami telah melakukan tugas dengan sensasional. Salut buat tim atas cara

kami melakukannya dan usaha kami bangkit,” imbuh pembalap Australia itu. Webber memulai dari posisi pole di GP Malaysia dua pekan lalu dan pulang dengan menempati posisi kedua di belakang rekan satu timnya, Sebastian Vettel. Pembalap 33 tahun itu ingin memperbaiki pencapaiannya tersebut dan memulai usahanya sendiri dalam memburu gelar pembalap. “Tidak akan mudah, tetapi saya tahu apa yang harus saya lakukan. Itu terkait dengan penampilan dari tim kami dan usaha saya untuk jadi lebih baik dari Seb. Saya hanya harus

tampil,” lanjut Webber. Webber membantah rumor yang mengatakan dirinya mempertimbangkan pensiun di awal musim ini. Ia telah menunjukkan betapa besar semangatnya dengan penampilan yang solid di Sepang. “Saya tidak pernah memikirkannya dan saya tidak tahu darimana hal itu berasal,” terangnya. Soal siapa pesaing utama tahun ini, Webber menyebut timnya sendiri, bersama Ferrari dan McLaren. “Mercedes oke, tapi bagi saya, Red Bull dan dua tim itu yang paling konsisten dalam kecepatan saat ini,” tandas Webber. (adn/afp)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Jumat 16 April 2010

8

Kwamki Lama Tegang

Satu Warga Meninggal TIMIKA - Situasi keamanan di Kwamki Lama, Timika, Papua sejak Rabu (14/4) malam hingga pagi ini tegang menyusul tewasnya Kalelo Kogoya. Kalelo adalah warga Jalan Ile Ale Jalur V Kampung Karang Senang-SP3 dan ia menghembuskan nafas di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika pada Rabu malam. Nyawa Kalelo tidak bisa diselamatkan setelah tubuhnya tertembus 20 anak panah yang dilesakkan oleh salah satu ke-

lompok warga di ruas jalan Timika menuju Kwamki Lama, Rabu siang. Hingga kini warga terus berdatangan ke rumah korban di Jalan Ile Ale Jalur V Kwamki Lama. Bahkan sekitar 50-an orang dari Kampung Utikini Baru kini sudah berkumpul di rumah korban lengkap dengan peralatan perang tradisional. Keluarga korban saat ini sedang menunggu pemulangan jenazah Kalelo dari RSMM Timika dan rencananya jenazah

yang bersangkutan akan dibakar oleh keluarganya sesuai tradisi masyarakat pegunungan Papua. Warga kedua kelompok di Kwamki Lama sejak Kamis pagi berjaga-jaga di lokasi mereka masing-masing dengan bersenjatakan busur dan anak panah, parang dan benda-benda tajam lainnya. Pada Kamis pagi sekitar pukul 06.30 WIT anggota Polsek Mimika Baru dipimpin langsung Kapolsek AKP Lang

Gia melakukan penyisiran ke rumah-rumah warga Kwamki Lama dan menangkap dua warga yang membawa busur dan anak panah. Sementara itu salah seorang anggota intel Polres Mimika, Bripka Kanis Jehabut dilaporkan terkena panah nyasar saat sedang melakukan pengamanan di Kwamki Lama, Kamis pagi. Korban saat ini sudah dievakuasi ke RSMM Timika untuk mendapat perawatan medis. (ant) Suluh Indonesia/ant

HALAU MASSA - Sejumlah aparat kepolisian berusaha menghalau massa dari dua kelompok yang terlibat pertikaian di Kwamki Lama, Timika, Papua, kemarin.

Anggota DPRD

Dipukul Penagih Utang TASIKMALAYA - Seorang anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dipukul bahkan kaca belakang mobil sedan mewahnya dipecahkan oleh orang yang menagih hutang. Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan parkir mobil samping kantor DPRD Kabupaten Tasikmalaya, bahkan terjadi tidak jauh dari aparat kepolisian yang sedang melakukan penjagaan, kemarin. Korban anggota DPRD setempat, dari Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN),

Deni Ramdani SH, menderita luka lebam pada bagian wajah sebelah kiri dan luka cakaran pada leher, hingga kasus tersebut ditangani pihak kepolisian Polresta Tasikmalaya. Keterangan beberapa saksi di lokasi kejadian, aksi pertikaian tersebut terjadi antara Deni dengan seorang pengusaha Tasikmalaya, Sigit Wahyu Nandika. Sebelumnya kedua belah pihak tersebut tampak berbincang-bincang terlibat pembicaraan yang cukup serius, kemudian terjadi saling dorong hing-

ga akhirnya terjadi pemukulan. Pertikaian tersebut berujung saling caci maki dan pelemparan batu sebesar kepalan tangan orang dewasa oleh Sigit terhadap mobil Deni yang sedang diparkirkan. Di hadapan penyidik polisi, Deni mengatakan, pukulan tersebut mengenai bagian punggungnya, dan sebelumnya sempat menarik kerah baju hingga kancingnya lepas. Sementara itu di tempat terpisah, Sigit membenarkan telah melakukan pemukukan dan pengrusakan kaca mobil secara

Kasus Penculikan dan Perkosaan

Polda Awasi Ketat Sekolah DENPASAR - Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna menginstruksikan jajarannya untuk lebih meningkatkan pengawasan terutama di lingkungan sekolah pasca munculnya aksi penculikan dan pemerkosaan terhadap sejumlah siswa. “Awasi setiap sekolah dengan lebih ketat. Saya tidak mau mendengar lagi ada siswa yang menjadi korban penculikan dan pemerkosaan,” kata Kapolda Sutisna di Denpasar, kemarin. Kapolda Sutisna memerintahkan hal itu kepada semua jajaran Polres dan Poltabes, setelah enam siswa sekolah dasar di Denpasar melapor telah menjadi korban aksi pencu-

likan dan pemerkosaan pemuda tak dikenal. Untuk mengantisipasi terulangnya kembali kasus serupa, lanjut dia, salah satu caranya adalah dengan meningkatkan patroli dan pengawasan di lingkungan sekolah. “Saya minta untuk dilakukan pengawasan pada radius nol hingga satu kilometer dari setiap sekolah yang ada,” kata Irjen Sutisna usai melakukan dialog dengan sejumlah guru SDN 7 Sumerta, Denpasar, terkait munculnya kasus yang cukup meresahkan itu. Ia menambahkan, pengawasan perlu ditingkatkan sehubungan masih banyak anak

sekolah yang datang dan pulang sekolah dengan berjalan kaki. Kapolda Sutisna juga meminta kepada pihak sekolah dan orang tua murid untuk selalu menjaga dan mengawasi anak didiknya. Dalam tiga bulan terakhir, tujuh kasus pemerkosaan murid wanita umur sembilan hingga 12 tahun terjadi di wilayah Denpasar dan Karangasem. Dari hasil penyelidikan, pelaku selalu membujuk rayu korban dengan mengatakan bahwa dirinya telah disuruh orang tua korban untuk menjemput. Kemungkinan siswa dihipnotis para pelaku. (ant)

spontan pada anggota DPRD itu. Perbuatan yang dilakukannya itu karena kesal terhadap Deni menyangkut janji kompensasi biaya kampanye pada peimilihan calon legislatif 2009. Kata dia, Deni masih memiliki janji politik sebesar Rp130 juta sebagai bantuan mendukung kesuksesan Deni yang mencalonkan anggota DPRD. “Selama ini dia hanya terus mengulur waktu tanpa adanya kejelasan,” kilah Sigit. (ant)

Pencuri Laptop

Tewas Dikeroyok Massa INDRAMAYU - Seorang pemuda tewas seketika dikeroyok massa setelah diketahui warga mencuri sebuah laptop milik warga Desa Wanasari, Kec. Widasari, Kab. Indramayu, Kamis. Pemuda tersebut bernama Dalim (24), warga Blok satu, Desa Tinumpuk, Kec.Juntinyuat, Kab.Indramayu oleh polisi dibantu warga langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Indramayu (RSBI) Losarang untuk dilakukan otopsi.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, peristiwa pencurian tersebut bermula dari kedatangan tersangka (Dalim) ke Desa Wanasari, Kec. Widasari, yang berpura-pura sebagai peminta sumbangan. Ia yang membawa sebuah map kemudian mendatangi rumah warga Namun situasi rumah yang didatanginya sedang sepi. Bersamaan dengan itu Dalim melihat sebuah laptop di-

atas meja di rumah itu. Kesempatan itu, kemudian digunakan oleh Dalim untuk mencurinya. Daim pun kabur tapi kepergok pemiliknya. Ia dikejar dan dikepung warga. Akhirnya warga mengeroyok Dalim hingga tewas seketika. Kapolres Indramayu AKBP Nasri Wiharto, S.I.K., melalui Kapolsek Widasari AKP Muhadi, S.H membenarkan kejadian ini. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 16 April 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu