Skip to main content

Edisi 13 September 2012 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771 www.suluhindonesia.com

Kamis, 12 September 2012

No. 172 tahun VI

Pengemban Pengamal Pancasila

Perwira Korem

Tembak Kepala Sendiri Terbukti Menyuap

Miranda Dituntut 4 Tahun JAKARTA - Terdakwa kasus suap cek pelawat pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia (DGS BI) Miranda Swaray Goeltom dituntut pidana empat tahun penjara. Mantan DGS BI ini didakwa melakukan penyuapan terhadap mantan anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004 untuk memenangkan dirinya terpilih sebagai DGS BI. Tuntutan dibacakan tim jaksa penuntut umum KPK yang dipimpin Jaksa Supardi di Pengadilan Tipikor Jakarta, kemarin. Selain pidana penjara, jaksa juga menuntut Miranda denda sebesar Rp 150 juta subsider empat bulan kurungan. ‘’Menuntut agar majelis hakim memutuskan menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersama-sama menyuap pegawai negeri atau penyelenggara negara sesuai pasal 5 ayat 1 huruf b Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto pasal 55 ayat ayat 1,” kata Jaksa. Jaksa KPK menilai, terdakwa Miranda terbukti bersama-sama Nunun Nurbaeti menyuap puluhan anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004 sebesar Rp 20,85 miliar terkait pemilihan DGS BI tahun 2004 yang memenangkan dirinya.

Perbuatan Miranda telah merusak sendisendi pemerintahan dalam hal ini DPR. Dan terdakwa Miranda tidak berterus terang terkait perkara yang melilitnya. “Sedangkan hal-hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, kooperatif dan berlaku sopan di persidangan,” ujarnya. Usai mendengar dakwaan, Miranda Goeltom mengatakan akan mengajukan pembelaan atas tuntutan atau pledoi. “Saya mendengar apa yang disampaikan meski banyak yang tidak mengerti dan tidak benar,” katanya. Lebih jauh, dia mengatakan alasan-alasan yang dipakai Jaksa untuk menuntut khilaf atau bohong. ‘’Banyak yang tidak benar. Memang saya datang ke rumah Nunun, dua kali. Dua kali sering nggak? Bu Nunun cuma sekali ke kantor saya, sering nggak? Jaksa mengatakan sering, padahal satu kali,” ujarnya. Dia juga menolak pernyataan terdakwa lain dalam kasus ini, Nunun Nurbaeti yang menyatakan ‘ini bukan proyek thank you’ dalam pertemuan dia dengan Komisi IX DPR, dijadikan pertimbangan tuntutan. Karena yang bicara itu hanya Nunun sendiri. (son)

MATARAM - Seorang perwira pemegang kas (Pekas) Korem 162/Wira Bhakti Mataram, Mayor Marpaung, menembak kepalanya sendiri hingga tewas berlumuran darah di ruang kerjanya, Selasa (11/9) sekitar pukul 21.15 WITA. ‘’Kejadiannya tadi malam pukul 21.15 WITA, ia masuk ruang kerjanya dan mengunci pintu kemudian mematikan lampu lalu menembak kepalanya sendiri,” kata Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf Zulfardi Junin ketika dikonfirmasi di Mataram, kemarin. Ia mengatakan, insiden bunuh diri menggunakan pistol itu terjadi ketika yang bersangkutan sedang lembur. ‘’Staf Pekas lainnya juga sedang lembur saat terdengar bunyi letusan senjata,’’ katanya. Dari kondisi luka tembak di kepala, diduga kuat perwira Pekas itu menembak kepalanya sendiri di bagian kiri, karena yang bersangkutan kidal. Senjata api jenis pistol FN yang dipergunakan merupakan senjata yang dipegangannya sendiri. Sejumlah pejabat di Korem 162/Wira Bhakti dibolehkan memegang senjata, termasuk perwira Pekas itu. Zulfardi memastikan, Marpaung tidak memiliki masalah lain, kecuali keluhan penyakit yang dideritanya. Keluhan itu sudah cukup lama, dan pimpinan telah mengizinkan untuk berobat ke berbagai tempat seperti Bali atau daerah lainnya yang dikehendaki. Keluhan sakit di bagian perutnya itu juga diketahui aparat Korem Wira Bhakti lainnya, dan dibenarkan sanak keluarganya. Bahkan, beberapa kali menangis saat didera rasa sakit. ‘’Diduga kuat yang bersangkutan stress karena belakangan ini sering mengeluhkan rasa sakitnya di bagian perut yang tak kunjung sembuh. Sorenya masih olahraga dan tidak menunjukkan tanda-tanda keanehan,” ujarnya. Menurut Danrem, setelah diidentifikasi oleh polisi militer, jenazah Marpaung dibawa ke rumah sakit untuk visum, kemudian dibawa ke Bali menggunakan ambulans. Sempat disemayamkan di RSU NTB untuk dikremasi. Selanjutnya, jenazah itu diberangkatkan ke kampung halamannya di Medan. (ant)

Suap Bupati Buol

Hartati Murdaya Ditahan

Rapat di Istana

Tak Bahas Century JAKARTA - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyatakan rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Suilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta, 9 Oktober 2008 tidak pernah membahas soal Bank Century, apalagi pemberian dana talangan. ‘’Saya sebagai Ketua KPK adalah salah seorang yang diundang menjadi peserta rapat,” kata Antasari Azhar di hadapan rapat Tim Pengawas Kasus Bank Century DPR RI di Gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta, kemarin. Rapat Tim Pengawas Kasus Century DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung yang didampingi Ketua DPR RI Marzuki Ali, serta dihadiri sebanyak 24 anggota. Menurut Antasari, Presiden Yudhoyono Yudhoyono pada rapat terbatas tersebut mengagendakan tema soal antisipasi dari potensi krisis moneter yang mungkin terjadi. ‘’Seingat saya, pada rapat tersebut Presiden Yudhoyono menjelaskan soal kemungkinan munculnya krisis moneter yang bisa menjadi ancaman,” tuturnya. Antasari menambahkan, pada saat itu Presiden Yudhoyono meminta masukan dari peserta rapat apa langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan krisis. Pada saat itu, kata Antasari, Presiden Yudhoyono menyatakan antisipasi kemungkinan krisis harus dilakukan secara cepat, tapi untuk bertindak cepat belum ada aturannya. ‘’Bagaimana harus melakukan tindakan yang belum ada aturannya,” ucapnya. Menurut Antasari, dirinya dalam kapasitas sebagai Ketua KPK menyatakan akan mendukung kebijakan pemerintah jika untuk penyelamatan rakyat dan kepentingan umum. Namun, jika tindakan penyelamatan tersebut dalam operasinalnya diselewenangkan, menurut Antasari, maka KPK akan bertindak. ‘’Artinya, kebijakan yang dikeluarkan untuk kepentingan bangsa, itu tidak bisa dipidana. Namun dalam pelaksanaannya menyimpang, itu bisa dipidana. Saya sampaikan seperti itu,” paparnya seraya menyatakan, Presiden Yudhoyono saat itu memberikan apresiasi terhadap sikap KPK ini. Lebih lanjut Antasari menjelaskan, seminggu setelah pertemuan tersebut Gubernur BI Boediono mendatangi kantor KPK untuk bertemu dirinya. ‘’Pak Boediono juga menyampaikan jika akan menyuntik bank Indover sebesar Rp 4,7 triliun,” kata Antazari. (har)

JAKARTA - Setelah sebelumnya mangkir dari pemeriksaaan perdananya dengan berasalan sakit kejang-kejang, Hartati Murdaya, pengusaha nasional yang dijadikan tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan suap senilai Rp 3 milyar terhadap Bupati Buol Amran Batalipu atas penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Buol, Sulteng, akhirnya ditahan oleh penyidik KPK. Hartati ditahan usai menjalani pemeriksaan oleh tim peny-idik KPK selama kurang lebih delapan jam lamanya. Menanggapi perihal penahanya, Hartati yang keluar de-

ngan menggunakan kursi roda sekitar pukul 18.30 WIB setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB menyatakan, dirinya tidak bersalah. Mantan Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan untuk memberi uang kepada para pejabat daerah seperti Amran Batalipu. Ia merasa dikhianati oleh anak buahnya. ‘’Saya tidak bersalah, difitnah, saya terima (penahan-red). Saya tidak sedih untuk memikirkan diri saya, tapi saya begitu sedih memikirkan begitu banyak orang yang hidupn-

ya bergantung pada saya, bagaimana kelanjutannya,” kata Hartati usai pemeriksaan di KPK Jakarta, kemarin. Terkait kasus yang membelitnya, istri Murdaya Poo ini mengharapkan agar permasalahan yang dideritanya cepat berakhir. ‘’Saya mengharapkan semua permasalahan ini cepat berakhir, dan saya merasa saya tidak pernah memerintahkan untuk memberi uang pada pejabat, saya dikhianati oleh direktur yang saya percayai, dia menggunakan nama saya seakan-akan semua adalah perintah saya,” imbuhnya. Dalam kesempatan terpisah,

salah satu kuasa hukum Hartati, Patra M. Zen mengatakan, klienya tak layak ditahan sebab alasan subyektif yang menurut penyidik adanya kekhawatiran melarikan diri dan menghilangkan barang bukti tidak ada. ‘’KPK hanya menjalankan tradisi, dia (Hartati) sebenaranya tidak layak ditahan karena sebagai korban (pemerasan). Oleh karena itu, Ibu Hartati menolak menandatangani berita acara penahanan,” ungkapnya. Sementara itu terkait penahan Hartati selama 20 hari kedepan, juru bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, ditahannya pengusaha nasional terse-

but lantaran penyidik meyakini bahwa Hartati diduga kuat melakukan tindak pidana penyuapan senilai Rp 3 milyar terhadap Bupati Buol Amran Batalipu yang bertujuan untuk memuluskan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit PT Hardaya Inti Plantation (PT HIP), dan PT Cipta Cakra Murdaya (PT CCM). Johan menegaskan, dalam hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter internal KPK, Hartati dinyatakan sehat sehingga layak untuk dilakukan penahanan. ‘’Kita tidak menerima diagnosa dari dokter pribadinya,’’ kata Johan. (wnd)

Teroris Depok

Meninggal

Suluh Indonesia/ant

CENTURY - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggalkan Kompleks Parlemen usai memberikan keterangan dalam rapat Timwas Century di Jakarta, kemarin. Antasari menegaskan, rapat di Istana Negara tidak membahas kasus Bank Century.

JAKARTA - Terduga teroris Depok yang belum diketahui identitasnya meninggal dunia pada Rabu setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta. ‘’Iya benar meninggal jam 15.35 WIB, karena trauma inhalasi dan fungsi ginjal,” kata Karo Penmas Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, kemarin. Sementara itu tim dokter Polri terus melakukan pemeriksaan sampel DNA sebagai pembanding yang diduga keluarga terduga teroris yang belum diketahui identitasnya tersebut. ‘’Dengan hasil DNA terhadap yang kami duga keluarga dari Mr X dan keluarganya sudah diambil DNA hasilnya negatif, dengam asumsi bahwa Mr X itu orang yang beinisial YR, dengan demikian kemarin langsung memaksimalkan olah tempat kejadian perkara dan menemukan identitas atau KTP dan dokumen lainnya di Beji,” kata Boy. Dari olah TKP ditemukan KTP dengan inisial W dengan alamat di Jawa Tengah, dan tim dari Mabes Polri langsung berangkat guna melakukan pengecekan. ‘’Dan tim sudah mendapatkan data pembanding DNA yang akan diperiksa hari ini,” kata Boy. Ledakan bom terjadi di Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara Jalan Nusantara Raya Nomor 2 RT O4 RW 13, Beji, Depok, Sabtu (8/9) malam, sekitar jam 21.20 WIB. (har)

LTKM Meningkat Drastis GENCARNYA upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh aparatur penegak hukum seperti KPK, Polri dan Kejaksaan belum membuat para pelaku korupsi jera. Transaksi keuangan mencurigakan yang bermuara pada indikasi tindak pidana korupsi juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Data laporan adanya transaksi keuangan mencurigakan rata-rata perbulanya, dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan data statistik dari PPATK, LTKM yang didapatkan PPATK dari berbagai

macam perusahaan jasa keuangan (PJM) dan PJM Bank cenderung mengalami peningkatan pada tahun 2010, 2011, serta 2012. Pada tahun 2010 LTKM ratarata yang diterima PPATK perbulanya sebanyak 1.445,7,

tahun 2011 sebanyak 1.685,2, sedangkan tahun 2012 sebanyak 2.054,7 LTKM. Menanggapi adanya peningkatan LTKM tersebut, Ketua PPATK Muhammad Yusuf menuturkan ada tiga komponen yang membuat naiknya LTKM. Yang pertama menurutnya naiknya LTKM tersebut karena adanya tingkat kepatuhan pelapor yang cukup tinggi terhadap laporan transaksi keuangan mencurigakan, yang kedua menurutnya tingginya LTKM dipengaruhi karena adanya transaksi yang anehaneh atau tidak sesuai dengan

profilnya seperti 1000 LTKM milik anggota Badan Anggaran DPR RI yang pernah dianalisis PPATK, kemudian yang ketiga menurutnya tingginya LTKM berarti berbanding lurus dengan kesuksesan sosialisasi yang dilakukan PPATK untuk mencegah adanya tindakan pidana pencucian uang. ‘’Ke depan untuk meminimalisir jumlah LTKM kami meminta Menteri Keuangan dan pihak Sekretriat Negara menyetujui usulan PPATK yang menginginkan adanya pembatasan transaksi keuangan tunai sebesar Rp.100 juta,” pinta Yusuf.

Karena pembatasan ini menurut Yusuf bisa berdampak pada turunya angka korupsi mencapai 70 persen. Dalam kesempatan terpisah, menanggapi adanya peningkatan yang cukup signifikan terkait rata-rata LTKM yang diterima PPATK perbulanya, anggota Badan Pekerja ICW Emerson Yuntho menilai, makin tingginya angka LTKM menunjukan bahwa para pelaku korupsi di Indonesia tidak jera terhadap adanya sanksi yang akan diterima dengan melakukan transasksi keuangan mencurigakan. (wnd)


K ta

Suluh Indonesia, Kamis 13 September 2012

2

K ilas Jasad Bayi Mengambang PULUHAN warga yang bermukim di sekitar Jl Inspeksi Kali Cakung Drain dihebohkan dengan penemuan sesosok jasad bayi laki-laki yang mengambang di Kali Cakung Drain tepatnya di dekat lokalisasi Rawamalang, Cilincing, Jakut, kemarin. Jasad bayi laki-laki malang ini diduga baru berumur satu hari, karena masih terdapat tali pusar berwarna merah yang masih menempel di perut bayi tersebut. Jasad bayi malang tersebut kemudian dilarikan ke RSCM guna keperluan otopsi. Sementara itu, kasus penemuan jenazah bayi malang ini kini ditangani Polsek Cilincing. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, jasad bayi malang itu kali pertama ditemukan oleh Khaerudin (28) saat tengah menarik perahu di Kali Cakung Drain. Kabar penemuan jasad bayi itu dengan segera akhirnya banyak diketahui warga sekitar. Oleh Khaerudin, penemuan bayi itu kemudian dilaporkannya keepada Kapolsek Cilincing, Kompol Nahrowi. (ant)

Pegawai RS UKI Demo SEKITAR 275 karyawan Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (RS UKI), Cawang, Jaktim menggelar aksi unjuk rasa, kemarin. Mereka menuntut adanya kenaikan kesejahteraan, terutama Tunjangan Hari Raya (THR) saat Lebaran Idul Fitri dan pemberian pesangon bagi karyawan yang pensiun. Aksi demo ini membuat pelayanan terhadap pasien terganggu. Terlebih mereka yang melakukan aksi berasal dari unsur perawat, pegawai administrasi, dan laboratorium. Sambil membentangkan spanduk dan poster, seluruh karyawan meneriakkan yel-yel, menolak kebijakan direksi baru yang cenderung merugikan karyawan. Mereka juga berjoget sambil menikmati iringan dendangan lagu dari sound system yang disediakan. Koordinator aksi unjuk rasa, Tomsater Lumbantoruan mengatakan, aksi demo dilakukan agar direksi tidak mengubah prosedur yang selama ini sudah berjalan, yaitu tentang pemberian THR, uang pesangon, dan pensiun. Saat ini, pemberian THR dinilai tidak sesuai dengan aturan yang sudah disepakati bersama. Demikian halnya pemberian pesangon bagi karyawan yang pensiun. (kmb)

Suluh Indonesia/ade

BARANG BUKTI - Kabiro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Boy Rafli Amar menunjukan barang bukti sitaan kejahatan teroris kelompok Thorik berupa senjata api ketika gelar barang bukti di Mabes Polri, Jakarta, kemarin. Barang bukti antara lain dua senapan serbu ditambah peredam dan magazen, senjata jenis Beretta, pisau sangkur, dan detonator.

Wakapolda :

Polisi Jangan Arogan

Pengusaha Hambat PMI SEJUMLAH pengusaha di Jakarta dinilai telah mengganggu Panitia penggalangan dana PMI untuk daerah Jaksel yang akan meminta dana bantuan untuk PMI. Padahal, PMI Jakarta Selatan menargetkan penggalangan dana hingga Rp 5,5 miliar untuk tahun ini. Usmayadi, Ketua Penggalangan Dana PMI Jaksel di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya ingin sekali menyentuh tempat usaha seperti SCBD. Tapi perlu dukungan dari pengurus PMI Pusat seperti Pak Jusuf Kalla untuk memberi teguran atau imbauan kepada para pengusaha di sana. Namun, dengan kesulitan tersebut, Usmayadi masih tetap memasang target tinggi. Tahun ini ia menargetkan bisa mengumpulkan Rp5,5 miliar dana bantuan untuk PMI. Target itu naik dari tahun sebelumnya, yakni hanya Rp2,9 miliar.Dikatakan Usmayadi, banyak pengusaha yang masih memandang sebelah mata terhadap panitia penggalangan dana PMI di wilayah. Lebih lanjut, Usmayadi mengatakan pihaknya merasa diremehkan pengusaha swasta di Jaksel terkait penggalangan dana PMI ini. (ant)

JAKARTA Untuk menyukseskan jalannya pilgub putaran kedua, Polda Metro Jaya siap menggelar Operasi Mantap Praja. Kali ini, jumlah personil yang dikerahkan mencapai 16.650 personil lebih banyak dibanding saat putaran pertama lalu. Para personil yang bertugas, diamanatkan untuk tidak bersikap arogan dalam pengamanan pesta demokrasi ini. Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Suhardi

Alius berpesan kepada anggotanya untuk menghindari sikap arogan saat bertugas. “Ini amanah dari kapolda. Saya meminta kepada seluruh anggoota serius dalam mengemban tugas yang mulia ini. Salah satunya, hindari sikap arogan,” ujar Suhardi di Jakarta, kemarin. Untuk menciptakan suasana tetap kondusif, dalam menjalankan tugasnya, para personil kepolisian nantinya akan mengedepankan detek-

si dini preventif. Selain itu, petugas juga diharapkan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon. Sebanyak 16.605 personil yang dikerahkan merupakan gabungan dari unsur TNI/ Polri. Dengan rincian dari Polda Metro Jaya menurunkan 4.427 personil, dari tingkat Polres 7.397, BKO Kor Brimob Polri 2.100, BKO Gabungan staf Mabes Polri 505, dan BKO TNI Kodam Jaya 2.200 personil. Sementara pada saat

7.200 Calon Haji JAKARTA - Minat warga DKI Jakarta menunaikan ibadah haji ke tanah suci, terus mengalami peningkatan setiap tahun. Tahun ini, sebanyak 7.200 calon jamaah haji DKI Jakarta diprediksi akan berangkat ke tanah suci. Jumlah tersebut tidak jauh beda dengan jumlah musim haji tahun 2011 lalu. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama DKI Jakarta, Mahrus Umar, mengatakan saat ini pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah calon jamaah haji Provinsi DKI Jakarta yang diberangkatkan pada musim haji tahun 2012. Namun, mengacu pada jumlah tahun 2011 yang mencapai 7.200 jamaah haji yang dibagi dalam 16 kloter dengan jumlah setiap kloter mencapai 450 orang, maka diperkirakan jumlahnya akan sama untuk tahun 2012 yaitu

Sopir Angkot Resah akan memberikan perlindungan pada kami. Tapi, kami tetap saja masih ada rasa takut kalau tiba-tiba diserang kembali oleh para preman tersebut, makanya kami memilih untuk tidak narik sampai menunggu situasi benarbenar tenang dan aman,” katanya, kemarin. Terkait hal itu, Kepala Seksi Operasional Sudin Perhubungan, Jakbar Umbul Gunawan menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan para pengemudi untuk tidak melakukan aksi mogok. Demi memberikan kelancaran layanan bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan jasa angkot tersebut, pihaknya juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek Kebonjeruk untuk sama-sama mengamankan lokasi yang jadi tempat mangkal para preman tersebut. ‘’Intinya, kami sudah berkoordinasi dengan petugas kepolisian untuk memberikan rasa aman pada sopir,’’ katanya. (kmb)

sebanyak 7.200 jamaah. ‘’Saya belum tahu berapa calon haji yang akan diberangkatkan tahun ini. Karena tidak menutup kemungkinan adanya jamaah yang batal ikut karena banyak faktor. Tapi pastinya untuk tahun ini tidak jauh beda dengan tahun lalu yaitu kisaran 7.200 jamaah,” ungkap Mahrus, saat kegiatan halal bihalal Petugas Haji Provinsi DKI Jakarta Tahun 1433/2012 di Slipi, Jakarta Barat, kemarin. Panitia Kegiatan Halal Bihalal Petugas Haji Provinsi DKI 2012, Muchsin menambahkan, seperti tahun-tahun sebelumnya Pemprov DKI Jakarta sudah mempersiapkan segala kebutuhan jamaah haji. Yaitu dari jumlah panitia yang mencapai 64 orang, katering yang sama dengan tahun lalu di mana setiap jamaah mendapat jatah makan dua kali dalam sehari, posko kesehatan. (kmb)

Pegawai PAM Demo

Tuntut Gaji Naik Suluh Indonesia/ant

PELANGGARAN - Ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah (kiri) memberikan keterangan pers terkait iklan APPSI yang menampilkan pasangan Jokowi- Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta, kemarin.

Melalui ZIS Jakbar

Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan PEMKOT Administrasi Jakarta Barat menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 1.513 siswa SD, SMP dan guru honorer di sekolah negeri Jakarta Barat senilai Rp519,8 juta sebagai pendayagunaan hasil pengumpulan ZIS Jakarta Barat Tahun 2011. Wali Kota Jakbar Burhanuddin di Jakarta, kemarin mengatakan, bantuan pendidikan dari hasil pengumpulan ZIS yang dilakukan Bazis Jakarta Barat ini merupakan partisipasi aktif tanpa menilai besarnya bantuan karena masih ada hak orang lain agar bisa tersenyum. Wali Kota berharap agar partisipasi tersebut merupakan kebersamaan yang dapat dira-

pasi,” katanya. Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta, Ramdhansyah menambahkan, apel Operasi Mantap Praja 2 ini dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. ‘’Gelar pasukan seperti ini menciptakan rasa aman, serta menghindari adanya potensi konflik. Warga Jakarta saat ini juga lebih rasional dan cerdas. Ini menciptakan kondisi yang kondusif,” tandasnya. (kmb)

DKI Berangkatkan

Preman Main Pukul JAKARTA - Pemukulan terhadap sopir angkutan kota (angkot) B14 jurusan RawabuayaCitraland serta perusakan angkot yang dilakukan sekelompok preman di dekat pintu Tol Kebonjeruk, Jakbar, kemarin menimbulkan keresahan di kalangan sopir angkot tersebut. Akibatnya, kini hanya setengahnya saja sopir yang menarik penumpang, sedangkan sisanya memilih nongkrong di pangkalan Rawabuaya, karena khawatir keselamatannya. Pantauan beritajakarta.com, di pangkalan Rawabuaya tepatnya di kolong tol JORR W1 terlihat puluhan sopir angkot tampak duduk santai sambil berbincang-bincang dengan sesama rekannya. Makmur (45) salah satu sopir angkot mengaku, dirinya serta puluhan rekannya memilih untuk tidak narik karena masih masih takut. ‘’Setelah kejadian tersebut, rekan kami dan para pengemudi lainnya sudah melaporkannya pada pihak Polsek Kebonjeruk untuk meminta perlindungan, dan pihak kepolisian berjanji

putaran pertama lalu, petugas gabungan yang turut mengamankan sebanyak 11.755 personil. Ia juga menyatakan kesiapannya terhadap ancaman yang akan terjadi pada saat pemungutan suara. Pihaknya juga mengantisipasi adanya ancaman teroris bekerjasama dengan Densus 88. ‘’Ancaman selalu ada dan kita harus siap. Tim bergerak untuk mengantisispasi. Densus 88 ada di belakang kita untuk antisi-

wat antara pemerintah bersama masyarakat. ‘’Untuk meringankan beban mereka agar aktivitas belajar tidak terganggu sehingga lebih giat dan tekun belajar,” ujarnya. Wali Kota mengapresiasi terhadap guru-guru honorer yang masih banyak terdapat di Jakarta Barat yang sudah lama mengajar. ‘’Mereka selama ini dengan ikhlas mengajar den-

gan pendekatan ketulusan hati. Semoga malaikat mencatat amal kebaikan mereka,” katanya. Burhanuddin juga mengingatkan agar warga Jakarta Barat menggunakan hak pilihnya pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada putaran ke II 20 September 2012. ‘’Kesempatan lima tahun sekali untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur ini agar dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebersamaan kita,” ujarnya. Kepala Kantor Bazis Jakbar H. Jamhuri mengatakan sebanyak 1.513 penerima bantuan pendidikan tersebut terdiri dari 902 orang siswa SD menerima

bantuan Rp300 ribu/siswa, 240 siswa SMP menerima bantuan Rp420 ribu/siswa,, sedangkan untuk 275 guru honorer SD, 18 guru honorer SMP dan 78 guru honorer SMA. ‘’Masing masing menerima Rp400 ribu,” kata Jamhuri. Jamhuri mengatakan Jakarta Barat pada tahun 2011 berhasil mengumpulkan ZIS Rp10,8 miliar melampaui target dari yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta sebanyak Rp9,3 miliar. Selain untuk bantuan 1.513 siswa dan guru honorer tersebut, telah disalurkan melalui Kecamatan di wilayah Jakarta Barat bantuan kepada 5.770

siswa SD,SMP, guru ngaji, marbot dan guru honorer senilai Rp2,1 miliar. Selain itu juga kepada 512 petugas kebersihan harian lepas dibawah koordinasi Sudin Kebersihan Jakarta Barat sebesar Rp153,6 juta. Menurut Jamhuri Jakarta Barat ditargetkan untuk tahun 2012 dapat mengumpulkan ZIS sebanyak Rp11,5 mikliar. ‘’Berkat bantuan dari masyarakat semoga target itu bisa tercapai karena semua hasil pengumpulan ZIS dikembalikan lagi pemanfaatannya untuk masyarakat terutama kaum duafa, anak yatim dan mereka yang berhak menerima,” ujarnya. (kmb)

JAKARTA - Ratusan pegawai Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya menggelar unjuk rasa di halaman Balaikota DKI Jakarta, Rabu, untuk menuntut kenaikan gaji pokok yang selama ini dinilai masih di bawah standar. Bahkan, sejak tahun 2003 hingga 2012, penghasilan yang diterima setiap bulan oleh karyawan PAM Jaya tidak pernah mengalami kenaikan. Seorang perwakilan Serikat pekerja PDAM, Dastim mengaku, gaji pokok yang diterima sebesar Rp1.450.000 juta per bulan. ‘’Seharusnya gaji saya lebih sekitar Rp1,2 juta lagi. Karyawan meminta pola gaji disesuaikan dengan pegawai negeri,” ungkapnya kepada wartawan di sela-sela aksi demonstrasi.. Dastim menegaskan, penyesuaian gaji diaspirasikan pegawai PAM Jaya baik yang diperbantukan di kedua mitra, yaitu Palyja dan

Aetra. ‘’Hak pegawai PAM Jaya yang diperjuangkan sebanyak 1.300 orang terdiri dari sebanyak 700 pegawai di Aetra dan 800 orang di Palyja,” tegasnya. Dastim mengungkapkan, tuntutan yang ditujukan ke manajemen PAM Jaya, yakni pembayaran akumulasi dari gaji pokok yang belum dibayarkan. ‘’Di saat Mauritz Napitupulu menjabat sebagai Direktur PAM Jaya, sebagian gaji pokok yang belum terbayarkan telah diberikan kepada karyawan,” ungkapnya. Perusahaan, lanjut Dastim, saat itu menjanjikan sisa pembayaran secara mencicil. “PDAM Jaya mengklaim telah membayar sekitar 50 persen. Tapi, menurut karyawan, pembayaran baru terealisasi sekitar 37 persen,” katanya. Direktur Teknik PAM Jaya, Limbong menuturkan, pihaknya telah mengeluarkan surat keputusan terkait kenaikan gaji pokok karyawan. (kmb)


Metr politan

Suluh Indonesia, Kamis 13 September 2012

MA Tangani Sengketa Pilkada

RUU Kamnas

Ancam Demokrasi JAKARTA - Usulan Kemendagri yang tertuang dalam draf RUU tentang Pilkada yang akan mengatur pelimpahan wewenang sengketa Pilkada dari Mahkamah Konstitusi dikembalikan ke MA, akan membawa dampak serius baik proses konsolidasi demokrasi di Indonesia yang telah dibangun maupun permasalahan konstitusional. ‘’Jika MA dan peradilan di bawahnya menangani kasus sengketa pemilu, potensi konflik horizontal di daerah-daerah tidak tertutup kemungkinan akan meningkat. Ini akan berdampak destruktif

bagi proses demokratisasi di tingkat lokal,” kata Koordinator Kajian Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia, Girindra Sandino di Jakarta, kemarin. Sebagaimana diketahui banyak hakim-hakim di daerah yang tersandung kasus korupsi, bahkan menurut ICW ada 84 Hakim Tipikor bermasalah. Baru-baru ini terjadi penangkapan oleh KPK terhadap hakim di Semarang yang membebaskan banyak koruptor. Jadi public distrust terhadap lembaga peradilan di daerah masih cukup tinggi, dan ini

mungkin yang dinilai sebagian kalangan mudah di intervensi oleh kekuasaan, katanya. Menurut Girindra, dengan dikembalikannya kewenangan penyelesaian sengketa Pilkada ke MA, maka ada perubahan UU dan peraturan di bawahnya yang harus direvisi. Seperti, wewenang MK dlm mengurus sengketa pilkada dalam UU No 32/2004 tentang Pemerintah Daerah. Begitu juga dengan UU No 12/2008, sudah menetapkan pilkada sebagai pemilu bukan lagi pemilihan kepala daerah. Ini juga harus diubah karena

3

akan menimbulkan persoalan konstitusional, ucapnya. Selain itu, MK sudah teruji dan berpengalaman dalam memutuskan perkara pilkada sejak 2008. Kapabilitas, kredibilitas dan integritas hakim MK, tidak diragukan lagi oleh publik. ‘’Jadi, jika terealisasi “deal” politik antara pemerintah dan DPR, harus ada jalan keluar untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut. Pembuat UU harus konsisten, jangan sampai rakyat lagi yang jadi korban dan menanggung beban rezim elektokrasi,” kata Girindra. (ant)

Ancam Kebebasan Pers JAKARTA - Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti mengatakan RUU Kamnas mengancam kebebasan demokrasi bahkan pers, jika DPR RI menetapkan menjadi undang-undang. ‘’Terdapat dua pasal yang bisa dijadikan pemerintah untuk membuka kebijakan represif terhadap kebebasan demokrasi dan pers,” katanya di Jakarta, kemarin. Ray menyebutkan kedua pasal itu, yakni Pasal 17 dan 54 yang tercantum pada RUU Kamnas memiliki pandangan ganda (multi tafsir) yang berpotensi digunakan pemerintah bertindak

represif terhadap rakyat saat negara dinyatakan tidak aman. Ray menjelaskan Pasal 17 dan 54 menyebutkan ancaman keamanan nasional di segala aspek kehidupan dikelompokkan ke dalam ancaman militer, ancaman bersenjata dan ancaman tidak bersenjata. Menurut aktivis tersebut, ancaman keamanan nasional tidak didefinisikan secara jelas dan tanpa batasan, sehingga dapat mengancam semua elemen masyarakat seperti wartawan, mahasiswa, aktivis LSM, politisi, pegawai negeri sipil, bahkan ibu rumah tangga. Selain itu, Ray juga mempertanyakan Pasal 54 terkait pengawasan terhadap penye-

lenggaraan sistem keamanan nasional dilakukan secara berlapis melalui mekanisme pengawasan melekat, pengawasan eksekutif, pengawasan legislatif, pengawasan publik dan pengawasan penggunaaan kuasa khusus. Saat diajukan pemerintah kepada Komisi I DPR RI, Ray mengungkapkan seharusnya awal RUU Kamnas dibuat berdasarkan pembukaan (Mukadimah) UUD 1945 dengan memuat butir-butir Pancasila sebagai naskah akademik. Selanjutnya, tim perumus membuat pasal dan ayat berdasarkan UUD 1945 yang bersumber pada Mukadimah. (ant)

KI LAWANG PENDEKAR DARI GUNUNG CIREMAI

Suluh Indonesia/ade

KURSI RODA - Tersangka kasus dugaan suap penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan di Buol, Sulteng, Hartati Murdaya duduk kursi roda untuk memenuhi panggilan di KPK di Jakarta, kemarin.

Kemenpora :

Pengangguran 47,81 Persen JAKARTA - Asisten Deputi Bidang Kepeloporan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Muh Abud Musa’ad mengatakan, angka pengangguran pemuda terdidik mencapai 41,81 persen dari total angka pengangguran nasional. ‘’Ada fenomena, semakin tinggi jenjang pendidikan semakin tinggi ketergantungan pada lapangan kerja,” kata Muh Abud Musa’ad di Jakarta, kemarin. Muh Abud Musa’ad menjadi salah satu pembicara pada Rapat Koordinasi Teknis (Ra-

Andi Tuding

BS ‘Jaga’ Buronan JAKARTA - Salah satu Staf Khusus Presiden, Andi Arief, meyakini dengan analisis Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo atas Kasus Century, yang bersangkutan memiliki informasi mengenai persembunyian buronan Hesham Al Waraq dan Rafat Ali Rizvi. Menurut Andi di Jakarta, kemarin, selain Robert Tantular, dua pemilik Bank Century lainnya, Rafat dan Hesham, meski sudah divonis bersalah oleh pengadilan namun sepertinya nama Rafat dan Hesham yang kini buron, sepi dari gegap gempita bidikan Tim Pengawas Century. Andi menyatakan, pemanggilan Antasari Azhar adalah upaya pengalihan isu terhadap agenda tertentu dari oknum tertentu. ‘’Kita ini direpotkan oleh terpidana Century yang tidak kunjung kembali, ditambah lagi langkah hukum internasional yang memiliki korelasi dengan pihak yang tidak setuju dengan Century,” kata Andi. Andi mengingatkan pernyataan Bambang Soesatyo yang juga anggota Timwas Century bahwa keputusan atau vonis Pengadilan Arbitrase Internasional benar memenangkan gugatan yang dilakukan pemilik Bank Century, otomatis menjadi tambahan bukti tentang penyalahgunaan wewenang untuk memaksakan bailout Century. ‘’Dalam versinya Pak Bambang pernah sampaikan tuntutan Rp 4 triliun Hesham dan Rafat kepada pemerintah Indonesia, bila ditambahkan bailout sebesar 6,7 triliun totalnya menjadi Rp10,7 triliun,’’ katanya. (ant)

kornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-89 Tahun 2012 di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta Pusat. Ketergantungan terhadap lapangan kerja itu, kata Musa’ad, disebabkan pemudapemuda terdidik memilih-milih pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensinya. ‘’Karena terlalu memilihmilih itu, mereka justru jadi pengangguran sehingga angka pengangguran terdidik menjadi tinggi,” katanya. Menurut dia, jumlah penga-

ngguran terdidik terbanyak adalah lulusan perguruan tinggi, yaitu 12,78 persen, disusul lulusan SMA (11,9 persen), SMK (11,87 persen), SMP (7,45 persen) dan SD (3,81 persen). Angka pengangguran pemuda Indonesia pun termasuk yang tertinggi bila dibandingkan dengan negara-negara lain. Pemuda yang menganggur di Indonesia mencapai 25,1 persen dari total angkatan kerja. ‘’Angka pengangguran pemuda Indonesia tertinggi kedua setelah Afrika Selatan,’’ jelasnya. (ant)

Ki Lawang yang merupakan pendekar dari gunung Ciremai dengan keahliannya siap memberikan kekebalan, kejantanan dan persugihan. Disamping itu Ki Lawang juga membuka konsultasi spiritual healing yang meliputi: ramal, hipnoterapi, susuk, buka aura, problema rumah tangga,

harmonisasi rumah tangga, karier, kedudukan atau jabatan dan ruwatan. Ki Lawang sudah menekuni profesinya sebagai paranormal sejak masih kecil tepatnya sejak duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar. Ki Lawang pun berasal dari keluarga kesepuhan yang sudah

tiga turunan memawarisi keahlihan paranormal secara turun temurun dan Ki Lawang merupakan keturunan kesepuhan yang ke empat yang menyandang ilmu ini. Saat ini Ki Lawang ikut ke anggotaan Forum Komunikasi Paranormal dan Pengobatan Alternatif Indonesia (FKPPAI), sebuah perkumpulan yang mewadahi paranormal sebagai profesi yang profesional. Ki Lawang berkisah bahwa, suatu hari pernah didatangi oleh pasien yang menginginkan pesugihan seperti beliau tuturkan sebagai berikut “ Saya pernah menolong orang susah, orang tersebut mau minta pesugihan, tapi saya melarang, akan tetapi orang tersebut tetap ngotot mau pesugihan,

sehingga saya tetap melayani orang tersebut dan Alhamdulilah pesugihan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan, sampai sekarang hidupnya lebih dari cukup bahkan bisa dikatakan makmur” Saat ini Ki Lawang membuka praktek dan bisa ditemui di Kampung Pabuaran Rt 005/003 Jatirangon kecamatan Jatisampurna Bekasi. Dengan motto “Kekuatan Hati Dapat Mengalahkan Segalanya Yakin dan Optimis Pasti Ada Solusi dan Jalan Keluar”. Ki Lawang siap memberikan solusi terhadap permasalahan permasalahan anda. Segera hubungi Ki Lawang atau datang langsung pada alamat yang tertera di bawah ini:

Alamat : Kampung Pabuaran RT.005 RW.003 Kelurahan Jatirangon Kec. Jatisampurna. Bekasi Telepone : 082125543191/083897820558 C.004522-Adv


Megap litan

Suluh Indonesia, Kamis 13 September 2012

4

L intas Pengedar Ganja Ditangkap SATUAN Narkoba Polres Bogor, berhasil membekuk empat tersangka pengedar ganja berinisial AG (27),FS (23),BK (21) dan BG (27) tahun. Dari tangan meraka polisi berhasil menyita 4 kg ganja kualitas super siap edar. Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Luki B. Irawan mengatakan, para pelaku merupakan target operasi (TO) jajaran Polres Bogor. Menurut Luki, meraka sangat licin dalam melakukan modus operandinya. Kelompok ini selain berperan sebagai pengedar, meraka juga bertindak sebagai bandar untuk wilayah Bogor, Parung dan Cibinong. Tertangkapnya para tersangka, berawal dari informasi warga atas sepakterjang FS yang selama ini dicurigai sebagai pengedar ganja di wilayah Cibinong. Setalah FS ditangkap, pihaknya berhasil mendapatkan para tersangka lainnya yang langsung diringkus di tempat terpisah. Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, para tersangka ini akan dijerat dengan Pasal 111 jo Pasal 114 UU No. 35/ 2009, tentang Narkotika. (bas)

UI Gelar Ilmu UNIVERSITAS Indonesia menyelenggarakan Gelar Ilmu UI 2012 di Balairung UI kampus Depok, 12-13 September 2012 dengan mengusung tema Menjadi Universitas Riset wujud sumbangsih keilmuan Universitas bagi bangsa dan dunia. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang juga Pjs Rektor UI, Prof Djoko Santoso mengatakan acara Gelar Ilmu UI sebagai salah satu upaya mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam resource sharing. Djoko Santoso mengapresiasi Gelar Ilmu diharapkan dapat membagi segala sumber daya yang dimiliki UI seperti SDM, infrastruktur dan pengetahuan kepada khalayak internal maupun eksternal UI. Sehingga seluruh perguruan tinggi di Indonesia dapat terintegrasi untuk mendorong debit penelitian di Indonesia. Pada pembukaan Gelar Ilmu UI 2012 sebanyak 85 dosen periset UI mendapatkan penghargaan. (ant)

Suluh Indonesia/ant

VISA CALON HAJI - Salah seorang calon haji asal kota Tangerang mengambil visa haji usai disuntik vaksin meningitis di kantor pemerintahan kota Tangerang, Banten, kemarin. Guna memberikan kekebalan tubuh saat melaksanakan ibadah haji,Arab Saudi telah mewajibkan semua jemaah haji diberikan vaksinasi Meningokokus Tetravalen.

Di Tangsel

200 TK Tidak Berizin

IPB Gelar Seminar Lingkungan PROGRAM Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Program Pasca Sarjana Institut Pertanian Bogor (PSL IPB) akan menyelenggarakan seminar nasional tentang krisis lingkungan di Indonesia. Sekretaris PSL IPB, Widiatmaka mengatakan, seminar nasional ini diselenggarakan didasarkan atas berbagai pertimbangan dan keprihatinan para alumni PSL IPB terhadap kondisi lingkungan di Indonesia yang kondisinya semakin memburuk. Menurut dia, kondisi lingkungan yang semakin memburuk ini tidak sejalan dengan semangat dan konsep pembangunan berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan sehingga akses terhadap lingkungan bagi generasi mendatang tetap sama seperti saat ini. Oleh karena itu, lanjutnya, perlu ada langkah bersama dan kemauan politik yang tegas dari otoritas negara dan komponen lainnya untuk menjaga kelestarian lingkungan. (ant)

TANGERANG - Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Banten, mengungkapkan sebanyak 200 sekolah Taman Kanak - Kanak (TK) tidak memiliki izin. ‘’Ada 200 sekolah TK yang hingga saat ini tidak memiliki izin,” kata Kepala Seksi Bina TK pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Eza Rukmana di Tangerang, kemarin. Ia mengatakan, di Kota Tangerang Selatan terdapat

409 sekolah TK dengan rincian 209 diantaranya telah mengurus izin dan 200 lainnya belum berizin. Dengan tidak mengantonginya izin, maka ke 200 sekolah tersebut tidak akan mendapatkan bantuan operasional dari APBD dan APBN seperti halnya alat bermain anak - anak. Meski demikian, Eza tidak bisa menyebutkan ke 200 sekolah TK yang belum mengantongi izin tersebut. Na-

mun, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh sekolah tersebut agar mengurus izin. ‘’Kita juga sudah berkoordinasi dengan UPT di setiap kecamatan agar melakukan pengawasan dan percepatan proses perizinan ke 200 sekolah tersebut,” katanya. Eza juga menjelaskan, sekolah TK di Tangerang Selatan saat ini merupakan milik swasta. Sedangkan untuk sekolah TK negeri, sudah diren-

canakan untuk dibangun pada tahun depan. ‘’Sekolah TK negeri sudah direncanakan untuk dilakukan pembangunan pada tahun depan di beberapa kecamatan,” katanya. Sementara itu, jumlah guru sekolah TK di Tangerang Selatan yang terdata yakni sebanyak 2.086 guru dengan rincian 70 PNS dan 2.016 Non PNS. “Kita juga menghimbau agar guru sekolah TK itu minimal lulusan strata satu,” katanya.

Kepala Sekolah TK Ar Raihan, Tin Komalasari mengatakan, pihaknya sudah mengantongi izin dari Dinas Pendidikan Kota Tangsel. Bahkan, beberapa kurikulum yang diberikan kepada anak didiknya pun, mendapatkan pembinaan langsung dari Dinas Pendidikan. ‘’Mulai dari mata pelajaran hingga sistem pengajarannnya, kita mendapatkan pengawasan dan pembinaan dari Disdik,’’ katanya. (nov)

Petani Tangsel

Tanggap Darurat

Berharap Bantuan

Bantuan Korban Mulai Disalurkan

TANGSEL - Sepanjang musim kemarau, sejumlah lahan pertanian di kota Tangsel mengalami kekeringan. Akibatnya hasil panenpun menjadi tidak maksimal. Sayang, bantuan alat pertanian yang diharapkan pun tidak bisa segera diberikan Pemerintah setempat. “Mekanisme pemberian bantuan alat lebih sulit ketimbang dulu” ungkap Kepala bidang Pertanian Dinas pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Tangsel, Mispan di Tangerang, kemarin. Lebih lanjut Mispan mengatakan saat in untuk memberikan bantuan harus ada peraturan walikota yang

khusus sesuai dengan SK Mendagri nomor 32/2010 tentang pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Kendati demikian, lanjut Mispan pihaknya tetap akan berupaya memberikan bantuan kepada petani di tangsel, namun bukan dalam bentuk bantuan alat melainkan penyuluhan yang terkait permasalahn petani. ‘’Kemungkinan kita akan berikan masukan pada petani bagaimana agar tidak mengalami kesulitan ketika musim kemarau atapun musim hujan, hal ini sekaligus agar petani lebih kreatif tidak hanya menggantungkan harapan pada satu cara saja,” urainya. (ant)

Ratusan Siswa

Belajar di Balai Desa BOGOR - Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Ciapus 08, terpaksa mengikuti proses belajar mengajar di Balai Desa. Hal tersebut terjadi lantaran struktur bangunan sudah tua terutama plafon dan kayu penopang atap telah lapuk termakan usia. Tak kecuali, kala terjadi angin kencang disertai hujan besar melanda Kota Bogor beberapa waktu lalu, sekolah itu pun ikut rata dengan tanah. Tak kurang dari 289 murid di SD Ciapus 08 harus mengungsi sementara ke Balai Desa Sukamakmur. Bahkan sebagian murid harus ikut menumpang di sebelah, radius 10 meter. ‘’Murid-murid pun terpaksa kami tempatkan di sekolah tetangga, tak jauh dari sekolah kami. Karena lokasi di balai

desa tidak dapat menampung lagi. Agar seluruh murid kebagian belajar maka kami bagi jadwal pagi dan siang,’’ ujar Plh Kepala Sekolah SDN Ciapus 08, Adeng . Menurut Adeng, saat angin kencang dan hujan besar melanda Bogor pada Selasa (11/ 09) kemarin, menyebabkan sebagian atap sekolah terbang terbawa angin. Hal itu menyebabkan beberapa ruang sekolah banjir hingga akhirnya roboh. ‘’Kondisi gedung sekolah memang sebelumnya telah rusak, dan memprihatinkan,” ungkapnya. Lanjut Adeng, SD Ciapus 08 sendiri memiliki 3 ruang kelas dengan jumlah murid mencapai 289 orang yang terbagi menjadi 10 rombongan belajar (rombel). (him)

KORAN GRATIS TERBESAR PERTAMA DI INDONESIA

SMS IKLAN BARIS 0811 3898 000 Rp. 50.000,10 Baris, 10 kali muat/sebulan G.09-Promo

Suluh Indonesia/ant

AIR BERSIH - Sejumlah warga dan anak-anak mengantre mengambil air di sumur milik salah satu warga di kampung Kongsi, Palasari, Legok, Kabupaten Tangerang, Banten, kemarin.

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengaku telah mengirimkan bantuan logistik dan kebutuhan lainnya bagi para korban bencana angin putingbeliung yang melanda wilayah Kecamatan Ciomas dan Tamansari, Kabupaten Bogor. ‘’Ada 12 item bantuan yang telah dikirim ke lokasi bencana hingga hari ini. Bantuan tanggap darurat itu berupa obat-obatan, makanan, minuman, selimut,tiker dan tenda-tenda darurat bagi para korban. Kita juga mengirimkan 20 personel Tim Senso dari BPBD untuk melakukan proses efakuasi pohon-pohon besar yang tumbang,” kata Kepala Seksi Logistik Badan Penanggunglan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Bogor, Budi Aksomo, ditemui di kantor BPBD, Pemda Cibinong, kemarin. Menurut Budi, dari hasil pendataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor, tercatat sebanyak 1.121 rumah mengalami rusak ringan, 51 rusak sedang, dan 179 rumah rusak berat. ‘’Pendataan untuk kerugian matriel untuk saat ini masih kita lakukan,” terangnya. Musibah angin kencang

yang terjadi di wilayah Ciomas dan Tamansari, tepatnya di kawasan lereng kaki Gunung Salak pada dua hari tekair (Senin-Selasa) lalu, juga merusak sejumlah fasilitas umum seperti sekolahan, masjid, musola dan sejumlah fasilitas kantor desa. ‘’Terus terang dalam tiga hari terakhir personil kami masih harus terpecah kerena sebagian dari meraka masih menangani korban gempa di wilayah Cibungbulang dan Pamijahan. Tapi kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait lain, baik itu di tingkat kelurahan/desa dan kecamatan dalam penanganan tanggap darurat bencana ini,” ujarnya. Disampaikan Budi, lokasi terparah dalam musibah ini terjadi di empat wilayah RW, yakni di Kampung Beringin, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas. ‘’Daerah tersebut nyaris porak poranda akibat terjangan angin kencang Senin petang lalu,” ungkapnya. Sementara itu hingga Rabu pagi kemarin, puluhan petugas dan warga di wilayah Ciomas dan Tamansari, masih terlihat sibuk bergotong royong. (bas)

Di Tangsel

Jaga Budaya Daerah Guru Asing Dibatasi GURU asing di Kota Tangerang Selatan (Tangsel ) akan dibatasi keberadaannya. Setiap sekolah hanya diperbolehkan menggunakan guru asing sebanyak 20 persen saja. Hal ini dilakukan mengingat maraknya sekolah asing di Kota tangsel. Ketua Komisi II DPRD Kota Tangsel, Siti Chadijah di Tangerang, kemarin mengatakan, tujuannya demi menjaga kearifan lokal yang mungkin tidak tersosialisasikan jika kebanyakan pengajar warga Negara asing. Lebih lanjut Siti Chadijah mengatakan, aturan men-

genai pembatasan guru asing di kota Tangsel tertuang dalam Perda tentang penyelenggaraan pendidikan kota tangsel yang saat ini tengah dievaluasi di Propinsi Banten. ‘’Dalam pasal 121 bagian 2, bab XII, tenaga pendidik asing yang bekerja pada satuan pendidikan di kota tangsel seban-

yak-banyaknya 20 persen” imbuhnya. Pembatasan guru asing ini, nantinya juga akan diberlakukan pada sekolah internasional yang ada di Tangsel. Diarapkan dengan pembatasan ini, dapat menjaga nilai-nilai daerah yang bisa lebih dijaga oleh pengajar pribumi. ‘’Bagaimanapun sekolah di Tangsel harus memuliakan budayanya, caranya dengan senantiasa disampaikan oleh guru yang paham dengan kebudayaannya sendiri,” tandas Siti. Selain itu, lanjut Siti pembatasan guru asing juga dapat membuka peluang bagi guru

lokal meningkatkan kompetensinya. Karena dengan minimnya guru asing dapat membuka peluang untuk menjadi guru disekolah nasional terbuka lebar. Sementara sekolah internasional memiliki criteria khusus dalam merekrut pengajarnya. ‘’Kesempatan guru daerah bisa belajar dari lembaga yang menyelenggarakan sekolah internasional,” ujar Siti Chodijah. Sementara itu, Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Didi sutisna mengatakan kebijakan pembatasan guru asing di tangsel saat ini

memang sedang dibahas. Sehingga pihaknya belum bisa menerapkannya. ‘’Setiap aturan itu mengikat maka harus diikuti semuanya,” ucapnya. Selama ini berbagai jenis mata budaya daerah makin ditinggalkan. Keenganan para generasi muda menekuni atau atau menjaga kelestarian mata budaya yang ada, karena dirasakan secara finansial tidak menguntungkan mereka. Bahkan sudah banyak mata budaya dan seni di berbagai daerah di Indonesia kini mulai ditinggalkan bahkan sebagain sudah punah dan hanya tercatat namanya saja. (nov)


pini

Suluh Indonesia, Kamis 13 September 2012

F OKUS Jangan Sampai Bangsa Ini Mengarah ‘’Self Destruction’’ UDAH sejak lama dikhawatirkan, reformasi yang bergelora di negeri ini akan kehilangan arahnya yang benar. Begitu banyaknya kepentingan yang berbaur di dalamnya sehingga substansi semangat reformasi itu jadi semakin kabur. Mau dibawa ke mana cita-cita reformasi? Padahal sejatinya, seperti itu tadinya adalah membawa negeri ini ke arah yang lebih baik. Setelah sekian lama, sekitar 35 tahun lamanya terkungkung rezim Orde Baru. Ketika rezim Orde Baru tumbang, rakyat bersorak. Banyak ekspektasi yang membubung tinggi. Banyak pendapat, banyak orang bersuara, banyak kiritik ini dan itu. Semua jadi ribut dan malah bertikai sendiri. Suasana malah jadi kacau, berantakan dan gaduh. Jadinya ya, tujuan reformasi itu sendiri jadi tidak jelas. Artinya, tujuan reformasi itu sendiri sudah sangat jelas, tetapi menuju ke sananya itu yang sangat tidak jelas. Situasi semakin tidak ada jutrungannya ketika semua orang sibuk bicara. Utak atik hukum dan kekuasaan semakin menjadi- jadi. Akibatnya, pemikiran-pemikiran liar pun tumbuh subur. Tudingan radikalisme pun tidak bisa terbantahkan. Empat pilar negeri ini yakni Pancasila, UUd 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhineka Tunggal Ika pun semakin diutak-utik. Padahal, ini sudah menjadi harga mati. Ini merupakan fondasi kuat yang dibangun pendiri negeri ini dengan memandang keanekaragaman yang ada. Tetapi apa daya, hal ini terus menjadi topik yang menggerogoti pilar-pilar tersebut. Sungguh, kalau ada terminologi yang lebih gila dari kebablasan, maka dialah itu yang lebih tepat. Kita ini mau ke mana? Terlalu lama diombang-ambing ketidakjelasan tentang bagaimana menuju tujuan reformasi yang hakiki. Terlalu lemahnya pemerintah dalam penegakan hukum yang memperkuat empat pilar itu, membuat radikalisme semakin tumbuh sangat subur. Sehingga masyarakat, termasuk kaum mudanya dengan mudah terprovokasi oleh pihakpihak yang ingin menghancurkan negara ini dari dalam. Bagaimana tidak, kalau hampir setiap hari mereka disuguhi berbagai fenomena pertikaian karena persoalan sepele yang menjemukan, perceraian, anak-anak telantar, kemiskinan, korupsi, pembantaian, gerakan teroris dan separatisme, amburadulnya penegakan hukum yang berbuah ketidakadilan. Jalannya reformasi ini, disadari atau tidak, kini menuju pada self destruction. Tentu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, harus segera dicarikan solusinya. Ini NKRI, Ini negeri Pancasila, kita punya Bhineka Tunggal Ika dan kita punya UUD 1945. Inilah semestinya yang ditanamkan oleh generasi muda. Celakanya, semangat Sumpah Pemuda ini ternyata tidak cukup manjur dalam konteks kekinian. Ini harus diperhatikan betul oleh penyelenggara negeri ini. Para politisi jnagan beretorika saja soal ini, pejabat jangan tutup mata dan telinga. Presiden jangan lemah. Masyarakat jangan cuek, pemuka agama, pemuka adat, dan seluruh komponen masyarakat harus sadar. Ini masalah besar. Perahu besar yang bernama NKRI ini tengah retak di mana-mana. Janganlah dia sampai karam kemudian tenggelam. ***

S

Bang D

el

Antasari menegaskan, rapat di Istana tak bahas Century

Fenomena Radikalisasi dan Reformasi Kebablasan SUNGGUH mengagetkan ketika membaca berita bahwa berdasarkan hasil penelitian LIPI 86% mahasiswa di 5 universitas kenamaan di Pulau Jawa tidak lagi menerima Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Tidak hanya itu, banyak tempat ibadah yang dikooptasi kaum radikal. Para siswa sekolah menengah ke atas juga tak luput dari gerakan radikalisme. Hal ini dinyatakan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai, dalam rapat Rencana Kerja Kementerian/Lembaga (Renja-KL) Tahun Anggaran 2013 bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/9) lalu.

Fenomena ini adalah bukti dari perkembangan reformasi yang kebablasan. Lihat saja ketika awal gerakan reformasi, belum apa-apa sudah melakukan amandemen Undang-Undang Dasar 1945. Meskipun dimungkinkan berdasarkan pasal 37, namun tidak memenuhi urgensi yang signifikan bagi kepentingan bangsa dan negara sehingga harus mengamandemen UUD 1945. Kecuali hanya untuk membuktikan bahwa UUD 1945 memang bisa diubah. Untuk menunjukkan bahwa UUD 1945 bukanlah sesuatu yang harus disakralkan. Hanya itu. Sehingga Pancasila dan UUD 1945 tidak lagi merupakan keputusan final. Justru dengan adanya amandemen UUD 1945, mulai terjadi gonjangganjing yang mengancam keutuhan bangsa dan negara. Mereka tidak tahu (tidak mau tahu) sejarah perjuangan bangsa ini, pengorbanan yang harus dilakukan untuk mempertahankan Pancasila dan UUD 1945. Alangkah memprihatinkan perkembangan generasi muda yang katanya akan menjadi penerus bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa reformasi demokrasi, dari demokrasi Pancasila mengarah pada demokrasi liberal, dampaknya memang luar biasa dan fatalistik. Jalannya reformasi ini, disadari atau tidak, entah by design, kini menuju pada self-destruction. Tentu tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, harus segera dicarikan solusinya. Perhatian Ekstra Ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian ekstra dari pemerintah. Pertama, evaluasi ulang terhadap materi dan metode pendidikan, yang kalau dulu dikenal dengan Pendidikan Moral Pancasila (PMP), sekarang mungkin lebih dikenal dengan Pendidikan Kewarganegaraan. Penanaman wawasan kebangsaan sebagai warga negara, semestinya telah dilakukan sejak kecil oleh para orang tua. Demikian pula kegiatan ospek (orientasi penge-

Siapa yang dilindungi ? ...

5

Oleh : Tjokorda Bagus Putra Marhaendra* Penanaman wawasan kebangsaan sebagai warga negara, semestinya telah dilakukan sejak kecil oleh para orang tua. Demikian pula kegiatan ospek (orientasi pengenalan kampus), meskipun sekarang istilahnya telah berubah, barangkali perlu dipertimbangkan agar diganti dengan pendidikan dan latihan dasar bela negara bagi mahasiswa baru. Kita pun bisa mengambil pembanding pemberlakuan wajib militer bagi generasi muda di negara-negara Asia. Barangkali hal-hal seperti ini terlewatkan oleh para anggota Dewan Perwakilan Rakyat ketika melakukan studi banding ke berbagai negara. nalan kampus), meskipun sekarang istilahnya telah berubah, barangkali perlu dipertimbangkan agar diganti dengan pendidikan dan latihan dasar bela negara bagi mahasiswa baru. Kita pun bisa mengambil pembanding pemberlakuan wajib militer bagi generasi muda di negara-negara Asia. Barangkali hal-hal seperti ini terlewatkan oleh para anggota Dewan Perwakilan Rakyat ketika melakukan studi banding ke berbagai negara. Kedua, perlu sikap tegas kepada mereka yang tidak mengakui Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena wajib hukumnya bagi setiap Warga Negara Indonesia taat dan patuh pada hukum di Indonesia, termasuk Pancasila dan UUD 1945. Karena itu, bagi mereka yang nyata-nyata tidak mengakui Pancasila dan UUD 1945, berarti bukanlah warga negara Indonesia. Perlu diketahui bahwa menjadi warga negara lain tentu harus bersumpah setia kepada segala ketentuan yang berlaku di negara bersangkutan. Orang-orang seperti ini perlu memahami pernyataan yang sering diucapkan

oleh Winston Churchill, ‘’Right or wrong, but it’s my country’’. Ketiga, adanya pengingkaran terhadap Pancasila semestinya disikapi dengan introspeksi diri. Karena pelajaran yang paling baik adalah dengan memberikan contoh. Oleh sebab itu, kembali kepa-

da diri masing-masing, apakah sudah berperilaku sebagai warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945? Para generasi muda sekarang kurang mendapatkan panutan bagaimana menjadi warga negara yang bertanggung jawab, baik di rumah, di lingkungan maupun di masyarakat. Sehingga mereka dengan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan negara ini dari dalam. Bagaimana tidak, kalau hampir setiap hari mereka disuguhi berbagai fenomena pertikaian karena persoalan sepele yang menjemukan, perceraian, anak-anak telantar, kemiskinan, korupsi, pembantaian, gerakan teroris dan separatisme, amburadulnya penegakan hukum yang berbuah ketidakadilan. Sekarang orang cenderung memperbesar semangat individualnya, sepertinya tidak ada pilihan lain selain mengejar materi. Tuntutan keinginan lebih dominan daripada kebutuhan hidup. Sehingga hubungan antarsesama ditakar dengan sejauh mana kepentingan pribadi terpenuhi. Persaudaraan dan kekerabatan hanyalah sebatas hubungan darah, tidak lebih. Kalau perlu, biar saudara pun dikorbankan demi kepentingan pribadi. Tidak hanya itu, perkembangan kecanggihan teknologi komunikasi dan penunjang kehidupan lainnya pun sekarang memungkinkan orang hidup dalam ‘kesendirian’. Karena kehidupan sosial dimungkinkan secara virtual, bisa dilakukan dalam ruang-ruang privat tanpa batas. Sehingga, manakala muncul isu-isu kenegaraan, mereka bingung. Apa itu negara, untuk kepentingan siapakah negara itu? Soalnya mereka merasa bisa hidup tanpa batas-batas negara. Apalagi kalau membicarakan masalah nasionalisme, tambah bingung. Tetapi anehnya, ketika ada negara lain yang mengklaim salah satu kekayaan seni budaya Indonesia sebagai miliknya, mereka spontan marah-marah. Sedangkan bila tidak ada yang mengklaim, mereka pun tidak perduli pada apa yang menjadi warisan budayanya. Sepertinya telah terjadi pengkutuban antagonis dan sinisme, pada tataran inilah terjadinya krisis nasionalisme itu. Bila tidak segera ditangani, maka jangan heran, suatu hari nanti, Indonesia tinggal dalam kenangan. *Penulis, dosen Atro Bali di Denpasar

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Benda Tajam Berserakan di Jalan SERING saya menyaksikan disaat semua orang sedang sibuk mengarungu jalan yang sangat padat oleh lalu lalang kendaraan pribadi dan angkutan umum semua tumpah ruah disaat semua orang lengah dengan keadaan jalan. Banyak sekali saya jumpai benda-benda tajam berserakan dan sudah banyak yang jadi korban dari kendaraan pribadi mereka. Semakin hari semakin sulit dilalui dengan harapan selamat dari berbagai benda tajam mulai dai paku triplek, baut, serpihan besi tajam, beling kaca. Beberapa razia memang dilakukan, dan terbukti paku atau alat lain yag digunakan untuk menjebak korbannya dalam jumlah yang mencengangkan. Untuk satu ruas di Gatsu saja, konon, bisa dikumpulkan hingga tiga kiloan. Bisa dibayangkan betapa meratanya ranjau-ranjau itu bertebaran. Ada berbagai macam cara untuk melancarkan aksi menebar

ranjau paku di jalan. Memang aparat sulit sekali menangkap para pelaku karena tidak punya bukti. Mereka hanya bisa ditanggap jika tertangkap tangan saja. Dan, bisa diduga penebar ranjau itu pasti ada kaitannya dengan para penambal ban pinggir jalan. Hampir bisa dipastikan, ketika pengendara terkena ranjau, takkan jauh dari sana akan ada penambal ban. Apakah ini tidak mencurigakan. Untuk mengatasi, menurut saya, tertibkan saja para penambal-penambal itu beroperasi. Perlakukan mereka layaknya pedagang kaki lima yang mengganggu ketertiban karena beroperasi di trotoar. Tanpa penambal pun rasanya pengendara justru lebih aman. Terbukti keberadaan mereka justru membuat kegelisahan. Jangan para penambal ban itu menjadi musuh masyarakat. Bayu Sanyata Margonda, Depok

Menghargai Keberadaan Pendatang JAKARTA sebagai pusat ekonomi memang tetap menarik bagi pendatang. Persoalan yang muncul tiap tahun pasca lebaran selalu sama. Masalah kependudukan menjadi problem yang sulit terpecahkan. Memang ledakan penduduk Jakarta bisa tak terhindarkan jika langkahlangkah komprehensif dari Pemprov DKI maupun pusat tidak dilakukan. Menurut perkiraan, tahun ini Jakarta akan ketambahan mungkin ratusan ribu pendatang. Meski menurut catatan jumlah ini menurun dari tahun-tahun sebelumnya, tetap saja menimbulkan persoalan sosial yang serius. Bisa dimaklumi jika tiap tahun selalu saja ada Operasi Yustisi untuk membatasinya. Namun, seiring berlalunya waktu, pendatang masih saja bebas memasuki Jakarta. Meski ada pertentangan bahwa pembatasan penduduk Indone-

sia yang datang ke Jakarta dianggap melanggar HAM, nampaknya memang tidak ada pilihan untuk itu. Sebab, jika tidak diatur dengan baik, maka Jakarta bisa menjadi sebuah kota yang sumpek dan semrawut. Yang menjadi catatan jangan sampai Operasi Yustisi itu meniadakan kesempatan orang untuk mencari nafkah di Jakarta. Karena itu, harus ada waktu yang cukup luas dan birokrasi yang fleksibel bagi pendatang untuk mengurus surat kependudukan. Sedangkan bagi pendatang juga dituntut untuk menunjukkan keseriusannya dengan membuktikan surat pindah dari tempat asal, tujuan datang ke Jakarta dan jaminan tempat tinggal, sehingga tidak dianggap sebagai bonek. Firman Ahmad Cempaka Baru, Jakpus

Mengurangi Kepadatan Penduduk KOTA Jakarta telah menjadi salah satu kota terpolusi di dunia. Ada banyak hal yang membuat kota perjuangan ini mengalami polusi besar-besaran. Satu hal yang menjadi alasan paling umum adalah mental untuk hidup sehat masyarakat kota yang masih memprihatinkan. Kota Jakarta seperti dipaksakan dan dijejali segala macam pembangunan yang bersifat komersil dengan gedunggedung menjulang seperti apartement mewah, Mall, Gedung Perkantoran, berbaur bersama rumah-rumah gubuk bantaran kali dan padatnya perkampungan. Salah satu persoalannya adalah Jakarta dihuni oleh masyarakat urban yang datang dan menetap dalam jangka waktu yang lama atau mungkin selama-lamanya. Padatnya kota Jakarta semakin tak terkendali, kemacetan yang keparahannya

terus meningkat semakin menegaskan tak ada yang mampu menemukan solusi terbaik untuk kota Jakarta. Sungai-sungai yang ada di Jakarta mungkin sangat sulit untuk jernih kembali seperti dulu. Sebagai langkah yang sudah sangat terlambat saya menyarakan agar peraturan tegas diberlakukan agar tidak membuang sampah di sungai, juga agar limbah rumah tangga atau pabrik tidak di buang ke sungai. Seharusnya langkah peduli lingkungan Jakarta adalah dengan menyeimbangkan antara lahan hijau, aliran air sungai yang baik dan benar, transporasi yang terjamin kelayakannya untuk masyarakat. Bukan hanya menjejali Jakarta dengan Pembangunan gedung-gedung mewah pencakar langit. Darwis Pasar Minggu, Jak-Sel

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

fax ke (021) 53670771,

Pemimpin Umum : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/Penanggung Jawab : Wirata, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Hardianto, Ade Irawan, Kuswandi, Petrus, Bogor : Aris Basuki, Depok : Rina Ratna, Tangsel : Novi Revolusiana, Iklan : Emiliana, Sirkulasi : D. Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk, Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Kamis 13 September 2012

6

Dedeh Herawati

Pecahkan Rekor PON PEKANBARU - Pelari nasional asal DKI Jakarta Dedeh Herawati berhasil memecahkan rekor Pekan Olahraga Nasional atas namanya sendiri pada nomor lari 100 meter gawang PON XVIII/2012 di Stadion Rumbai, Pekanbaru, kemarin. Dedeh yang sempat masuk pelatnas pra-Olimpiade 2012 tersebut berhasil masuk garis finis dengan catatan waktu 13,63 detik, sedangkan rekor PON atas namanya sendiri adalah 13,74 detik yang dicapai pada PON XVIII/2008 Kaltim. Medali perak direbut pelari Nusa Tenggara Barat dengan catatan waktu 14,04 detik, se-

dangkan perunggu direbut pelari Jabar Enung Neni Meliani dengan catatan waktu 14,52 detik. Dedeh Herawati mengatakan, ini merupakan medali emas keempat bagi dirinya di nomor ini, pertama pada PON 2000 Jatim, kedua PON XVI 2004 Sumatera Selatan, ketiga PON XVII/2008 Kalimantan Timur, dan terakhir di Riau sekarang ini. “Saya memang menargetkan meraih medali emas di nomor ini. Saya masih turun lagi pada nomor estafet di PON Riau ini,” katanya. Ia menambahkan, rekor nasional atas namanya sendiri juga sudah dipecahkan bulan

yang lalu dengan catatan waktu 13,18 detik. Sementara itu pada nomor lontar martil putri, atlet DKI Jakarta Rose Herlina juga berhasil memecahkan rekor PON atas namanya sendiri. Atlet dengan nomor punggung 53 tersebut mencapai lemparan sejauh 50,96 meter sedangkan rekor PON adalah 49,68 meter yang dicapai saat tampil pada PON XVII/2008 Kalimantan Timur. Medali perak nomor ini direbut rekannya Yurita Ariani dengan lemparan 48,29 meter, sedangkan perunggu direbut Nia Meiliani Usnia dari Jawa Barat dengan lemparan sejauh 46,25 meter. (ant)

Suluh Indonesia/ant

EMAS LARI GAWANG - Pelari DKI Dedeh Herawati merayakan kemenangan pada nomor Final Lari Gawang 100 meter putri di Stadion Atletik Rumbai, Pekanbaru, Riau, kemarin. Dedeh Herawati berhasil meraih emas dengan catatan waktu 13,63 detik.

PSSI Terancam Sanksi FIFA PEKANBARU - Jika tidak kunjung usai permasalahan sepakbola di Indonesia, FIFA mengisyaratkan akan menjatuhkan sanksi terhadap Indonesia, sebagai bentuk sikap tegas atas kesempatan berkali-kali yang diberikan Indonesia untuk menyelesaikan polemik. Hal tersebut disampaikan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, yang mengaku sikap tegas FIFA itu sebagai bagian untuk segera menyelesaikan permasalahan yang tidak kunjung usai. “Saya telah bertemu dengan Presiden FIFA Sepp Blatter saat Olimpiade 2012 di London, bulan lalu. Kala itu, dia sempat membicarakan persoalan kisruh sepak bola nasional yang tak kunjung membaik, terutama perseteruan

antar pengurus, dan ada statemen dari FIFA, kalau sampai ada masalah akan disanksi dan tidak diberi waktu lagi. Sebab, selama ini sudah diberi waktu berkali-kali untuk menyelesaikan masalah, tapi masih seperti ini,” ungkapnya kepada wartawan di Riau, kemarin. Mantan Ketua Umum KONI Pusat ini menyatakan, sebenarnya FIFA ingin memasukkan Indonesia ke dalam program pembinaan FIFA supaya sepak bola Indonesia cepat berkembang, namun menurut Rita, Federasi sepakbola dunia itu sudah menyediakan anggaran, termasuk pelatih untuk menjalankan program pelatihan tersebut. “Marilah kita bersatu lagi, karena FIFA sendiri mengatakan akan menunggu Indonesia, tapi

kapan Indonesia punya tim kuat? untuk bisa bersaing dengan kawasan Asia,” tuturnya. Terkait dualisme lembaga peradilan olahraga di Indonesia, Rita sebenarnya berharap hanya satu yang sah, walau untuk saat ini, terdapat dua lembaga, yakni Badan Arbitrase Olahraha Indonesia (BAORI) yang dibentuk KONI dan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) yang dibentuk KOI. Dan berkali-kali, PSSI tidak pernah mengakui keberadaan BAORI dengan alasan hanya menjalin kerjasama dengan BAKI. Sehingga, ketika terjadi persoalan dalam PON Riau terkait dualisme klub peserta, kasus yang diputuskan BAORI tak diakuinya. Dengan demikian, persoalan dan konflik tak pernah berujung. “Sebaikn-

ya hanya ada satu badan arbitrase. Kita akan selesaikan dan bicarakan dengan KONI. Mudah-mudahan tahun ini bisa selesai. Saat kami mendirikan BAKI, kami berharap suatu saat bisa dilebur dengan BAORI dan mungkin nama bisa diganti,” jelasnya. Sementara itu, Menpora Andi Mallarangeng tetap tak akan intervensi atas polemik yang melanda di internal PSSI. Pihaknya tetap mempercayakan kepada Komite Gabungan (Joint Committee/JC) untuk menyelesaikan kisruh sepak bola nasional. “Kita tunggu saja keputusan dari JC sesuai amanat MoU. Mereka akan rapat menyelesaikan masalah pada 19 September. Kita fokus ke situ dulu saja,” kata Andi. (pts)

Biaya Pembukaan PON

Tak Sampai Rp75 M PEKANBARU - Ketua Harian Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional XVIII/2012 Syamsurizal menyatakan biaya pembukaan multi event olahraga itu pada Selasa malam di Pekanbaru tidak sampai Rp75 miliar. “Tidak sampai. Perkiraan saya biaya yang dikeluarkan untuk acara pembukaan PON tadi malam hanya tidak sampai Rp75 miliar,” kata Syamsurizal di Pekanbaru pada kemarin. Ia mengakui jumlah tersebut

wajar kerena menurutnya acara pembukaan PON XVIII di Stadion Utama Riau dirangkum dan digelar begitu megah. Namun ditanya besaran biaya pasti pada acara yang dihadiri langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono itu, Syamsurizal mengaku belum mengkalkulasinya secara rinci. “Ini kan masih acara pembukaannya. Sementara penutupan nanti kan belum. Sekalian aja lah nanti menghitungnya.

Sementara perkiraan untuk pembukaan tidak sampai Rp75 miliar,” katanya. Sebelumnya beberapa pihak menyatakan open seremoni PON XVIII pada Selasa malam dilaksanakan di Stadion Utama Riau yang berlokasi tepat di kompleks Universitas Riau (UR) dengan menghabiskan dana mencapai Rp75 miliar. Berbagai acara ditampilkan dengan meriah dan gemerlap dengan lampu hias yang ditata

sedemikian rupa. Ragam pertunjukan seni tari hingga konser sejumlah artis nasional juga turut ambil bagian dalam memeriahkan pembukaan PON Riau. Namun disisi lain, lebih seperempat dari jumlah kursi tersedia yang mencapai 40.700 unit tampak kosong tanpa penghuni. Hal itu menurut sebagian kalangan warga disebabkan pemberlakuan tiket masuk yang seharga Rp100 ribu hingga Rp2 juta per kursi. (ant)

DKI Jakarta

Tim Bulu Tangkis Putri DKI

Kerahkan Jakmania Sebagai Suporter

Jumpa Jateng di Semifinal

PEKANBARU - Kontingen DKI Jakarta mengerahkan sekitar 300 suporter, termasuk di antaranya anggota Jakmania untuk mendukung atlet-atlet DKI berlaga di Pekan Olahraga Nasional XVIII di Pekanbaru, kemarin. “Ada sekitar 300 orang yang terdiri dari anggota Jakmania, organisasi kepemudaan, remaja masjid dan KNPI yang dikoordinir oleh KONI DKI,” ujar koordinator Jakmania dari Jakarta Selatan Akhmad Nursyam yang ditemui di Gelanggang Remaja Pekanbaru. Mereka datang dari Jakarta menggunakan 14 minibus dan mendapat fasilitas penginapan, makan tiga kali sehari serta mendapat uang saku. “Istilahnya uang lelah buat jajan, jumlahnya cukup lah,” ujar Nursyam yang menyebutkan uang saku yang mereka peroleh perhari berkisar antara Rp100 ribu-Rp300 ribu. Mereka berada di Riau sejak 5 September dan akan kembali ke Jakarta pada 17 September. Tugas mereka adalah memberi dukungan dan semangat bagi tim DKI agar dapat memenangi pertandingan, karenanya mereka setiap hari disebar di beberapa arena

tempat tim DKI bertanding. Seperti yang terjadi di arena pertandingan bulu tangkis di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Rabu. Bermodalkan genderang sebagai alat musik mereka tidak berhenti menyanyikan lagu-lagu dengan syair memberi semangat. “Untuk itu, kami mempunyai tim kreativitas dan acara yang menyiapkan lagu dan gerakan-gerakannya. Mereka biasanya juga mengubah syair lagu daerah setempat agar mudah dikenali, misalnya di sini kami memakai lagu Lancang Kuning,” ujar Nursyam. Agar kompak, sebelum berangkat ke Riau mereka mendapat pembekalan selama dua hari. “Sekaligus untuk sosialisasi lagu dan gerak,” tambahnya. Selain memberi dukungan bagi tim DKI, Jakmania juga mempunyai misi untuk membuktikan bahwa mereka bukan biang keributan di arena pertandingan. “Kami mau membuktikan bahwa Jakmania tidak berbuat onar. Misi kami ‘Friendship for All’,” katanya sambil menunjukkan tulisan yang sama di dada kanan dan “Kita Semua Bersahabat” di bagian punggung kaus mereka. (ant)

PEKANBARU - Tim Bulu Tangkis Putri DKI Jakarta akan menghadapi Jawa Tengah pada semifinal beregu Pekan Olahraga Nasional XVIII di Pekanbaru Riau. DKI lolos ke semifinal sebagai juara Grup Q setelah memenangi pertandingan penentuan juara grup melawan Jawa Timur 3-2 di Gelanggang Remaja Pekanbaru, Riau, kemarin. Sementara Jatim yang menjadi runner-up Grup Q pada semifinal lainnya akan melawan juara Grup P Jawa Barat yang menang 4-1 atas Jawa Tengah. Bellaetrix Manuputty membuka angka bagi DKI dengan mengalahkan sesama pemain Pelatnas Cipayung Aprilia Yuswandari 21-18, 2115, diikuti keberhasilan pasangan Della Destiara - Nitya Krishinda atas Dellis YulianaJenna Gozali 21-17, 21-16. Ganis Rahmandani memastikan kemenangan DKI 3-0 atas Jatim ketika menundukkan Tike Arieda Ningrum dalam pertarungan tiga game 17-21, 21-12, 21-14 selama satu jam. DKI kehilangan dua partai terakhir ketika pasangan Pia Zebadiah-Dian Fitriani kalah oleh Shendy Puspa Irawati-Variella Aprilsasi

17-21, 16-21, dan Rena Suwarno menyerah kepada Sylvinna Kurniawan 21-14, 18-21, 10-21. Untuk laga semifinal melawan Jateng, Pelatih Tunggal DKI Joko Supriyanto mengatakan, partai pertama akan sangat menentukan. “Kalau partai pertama, Bella (Bellaetrix Manuputty) bisa menang, kami tinggal mengamankan dua angka di nomor ganda, tetapi kalau lepas peluang kami cukup berat,” katanya usai kemenangan DKI atas Jatim. Ia mengatakan, peluang Bella, peringkat 37 dunia, memenangi laga pertama, kemungkinan bertemu pemain peringkat 39 dunia Maria Febe Kusumastuti, adalah 50:50 persen. Menurut Joko, kekalahan Maria Febe dari pemain Jabar Desi Hera Ana (peringkat 46 dunia) tidak bisa menjadi acuan bahwa Maria Febe dapat dikalahkan dengan mudah. “Tidak bisa dilihat dari pertandingan ini, karena memang ada beberapa pemain yang tampil tidak maksimal,” katanya. Semifinal bulu tangkis beregu akan berlangsung Kamis (13/9) mulai pukul 14.00 WIB. (ant)

PICKUP POINT

Baca dan Dapatkan Harian Suluh Indonesia - Bisnis Jakarta Pada Lokasi Di Bawah Ini

HOTEL

TRANSJAKARTA -

Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor Koridor

1 2 3 4 5 6 7 8

: Kota – Blok M : Harmoni – Pulo Gadung : Kali Deres – Pasar Baru : Pulo Gadung – Dukuh Atas : Ancol – Kampung Melayu : Halimun – Ragunan : Kp. Melayu – Kp. Rambutan : Harmoni – Lebak Bulus

SPBU PERTAMINA -

SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU SPBU

34.115.10, Arteri Panjang 34.132.09, Rawamangun 34.106.05, Let.Jend. Soeprapto 34.135.05, Kramat Jati 34.138.06, Kampung Rambutan 34.131.02, Matraman 34.111.03, KS. Tubun 34.129.02, Gatot Subroto 31.129.03, HR. Rasuna Said 34.125.07, Cilandak KKO 34.154.15, Jl. RE Martadinata, Ciputat 34.164.02, Jl. Margonda Raya, Depok 34.124.10, Karang Tengah 34.165.12, Jl. Raya Limo, Depok 34.165.03, Cinere Raya 34.114.01, Jl. Raya Jelambar 34.113.01, Jl. Raya Jembatan Besi 34.144.03, Jl. Raya Pluit Selatan 34.144.01, Jl. Raya Pluit Selatan 34.124.07, Jl. Raya Terogong, Jak-Sel

RESTORAN & CAFE Hertz Chiken, HR. Rasuna Said Bumbu Desa, Jl. Suryo, Senopati The Bondies, Jl. Ampera Raya D’Cost Seafood, Jl. Kemang Raya Black Canyon Coffee, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Raya Cipete Dapur Sunda, Jl. Gatot Subroto Sari Ratu, Jl. Raya Barito Suryo Cafe & Steak, Jl. Warung Buncit Suryo Café & Steak, Pasar Raya Grande Gumati Café, Jl. Paledang Bogor De-leuid, Jl. Padjajaran Bogor Restoran Kawasan Puncak Bogor -

RUMAH SAKIT RS. PAD Gatot Subroto RS. Bhineka Bakti Husada RS. Islam Jakarta RS. Dharmais, Jakarta RS. Siloam Hospital Cikarang RS. Harapan Keluarga Cikarang RS. Hasana Medica Cikarang Hotel Ambara

-

Hotel Grand Mahakam Hotel Batavia Hotel Manhattan Hotel Paninsula Hotel Ibis Hotel Santika Hotel Kartika Chandra Hotel Crown Hotel Century Park Hotel Sultan Hotel Mulia Hotel Le Meridien Hotel Sahid Hotel Grand Hyatt Hotel Millennium Hotel Arya Duta Hotel Nikko Hotel Saripan Pacifik Hotel Papaho Bogor TRADE CENTER

-

Blok M Plaza Mall Cilandak Depok Town Square Cilandak Town Square Plaza Setia Budi Bogor Trade Mall Pusat Grosir Bogor Plaza Depok Mall Depok Pamulang Square OFFICE BUILDING

-

BCA RMK, Jl. Raya Kedoya Plaza Sudirman, Jl. Jend. Sudirman FIF Finance, Jl. Raya Kedoya FIF Finance, Jl. Padjajaran Bogor Bank Mandiri, Jl. H. Juanda Bogor Bank BTN, Jl. Pengadilan Bogor Bank BTN, Jl. Bojong Gede Kantor Telkom, Jl. Padjajaran Bogor Kimia Farma, Jl. H. Juanda Bogor Green Lake View, Ciputat Kantor Pos , Ciputat Plaza Telkom, Ciputat TEMPAT UMUM

-

Stasiun Kereta Api Bogor Pertokoan Tas Tajur, Bogor Taman Matahari, Bogor Taman Safari, Bogor


7

Suluh Indonesia, Kamis 13 September 2012

DIREKTORI SULUH INDONESIA - BISNIS JAKARTA BOGOR

Casablanca Sentul city Lt 126 Lb 53 Harga 675 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Taman Yunani Sentul City Lt 214 Lb 102 Harga 1.075 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Casablanca Sentul city Lt 145 Lb 53 Harga 825 Juta 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Equator Sentul city Lt 210 Lb 91 Harga 1.1 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Bukit Golf Hijau Sentul City Lt 266 Lb 312 Harga 2 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

Taman Yunani Sentul City Lt 208 Lb 81 Harga 1.050 Milyar 0812 8478 6869 Pin BB. 22B47BB2

BOGOR JUAL RUMAH - 2 lantai - 4 kamar tidur + Ac 2 - 2 kamar mandi Luas tanah 190 M Luas Bangunan 250 M Listrik 2200 watt Line Tlp aktf SHM - AJB Garasi mobil 2 unit Garasi motor 1 unit HUB : 0818955214, 081383720020

KADIN BOGOR

BOGOR

KADIN BOGOR

KADIN BOGOR

JAKARTA

Pusat Grosir Pasar Pagi Mangga Dua Lt. Semi Basement Blok C 022-023-031-032 Telp. (021) 6491352 Jln. Mangga Dua Raya Jakarta Utara Tanah Abang Bukit Blok E Lt. 2 Los C8 No. 1&12

Pertokoan Lindeteves Trade Center Lt. 2 Blok A2 No. 1F Jakarta Kota Telp. : (021) 62320048 Fax. (021) 62308659 Email : cvmtm.gasket@gmail.com

JAKARTA UJIAN PERSAMAAN/KONVERSI KELAS KARYAWAN DLL.

SUZUKI INDOMOBIL Promo cuci Gudang

Terima Pendaftaran Siswa Baru Program: Paket B/C, Akta-4 D3, S1.S2,S3

Unit Ready Stock

Jurusan : Ekonomi, Hukum, Teknik, Pendidikan, Fisip, Komputer, Pertanian, Peternakan, Psikologi, Kesehatan, Sekretaris, dll

Discont Up To 30Jt Proses Mudah & Cepat BELI MOBIL SUZUKI SEKARANG, SUDAH DAPAT CASH BACK

AGUS. W

Hub : 085255564971 SEPTEMBER CERIA DR SUZUKI ESTILO DP 12Jt’an SLASH DP 17Jt’an SWIFT DP 24Jt’an APV DP 15,7Jt’an PICK UP DP 12Jt’an Sx4 DP 26Jt’an ULTARA DP 37Jt’an (Nik 2011 A/T) Data Bisa Cepat & Dibantu More Info: 021 99955548 / 085691008775 Pin BB : 238EBECE RADIT

021.9482.1848 0856.9000.621 Pin BB. 29F2FABB

SUZUKI INDOMOBIL

SUZUKI INDOMOBIL

Promo cuci Gudang

SUZUKI PREMER CARD

Pasang Iklan Baris

Pesan Sekarang Dapat Promo Poket Terjangkau & Diskon sampai dengan 25Jt

CEPAT LAKU Hanya

Unit Ready Stock SPLASH CASH BACK 17JUTA ESTILO CASH BACK 25JUTA SWIFT CASH BACK 12JUTA PICK UP CASH BACK 4JUTA

Untuk Info Lebih Lanjut Hub: HENDRA 087875808026 Pin BB 25F1F4FC

Tdp 25Jt’an * Bisa Tuker Tambah

Hub: JAYA Hp. 021-91362130 / 08158002742 Email: jaya2herdank@yahoo.com

Hub: RAMDANI Hp: 085781746590 Esia: (021) 97327501 Email: daihatsudepok@gmail.com

Rp. 50.000 (10 Baris - 10x Tayang) Hubungi

(0251) 8401018 (021) 5357602 G.22-Dir


Nasi nal

Suluh Indonesia, Kamis 13 September 2012

8

16 Polisi Muarojambi

Positif Gunakan Narkoba JAMBI - Sebanyak 16 anggota Polres Muarojambi, Jambi, positif menggunakan narkoba, Kapolres Muarojambi AKBP Badaruddin. ‘’Ini hasil tes urine yang dilakukan pada 2011 lalu. Setelah kami lakukan rehibilitasi, tiga bulan kemudian dicek ulang hasilnya sudah negatif,” ujar Badaruddin di Sengeti, ibu kota Kabupaten Muarojambi, kemarin. Hasil tes tersebut juga disampaikan langsung kapolres saat kunjungan kerja Kapol-

da Jambi, Brigjen Polisi Ade Husen Kartadipura ke Mapolresta Muarojambi. Menurut dia, tes urine tersebut untuk mengetahui ada atau tidaknya penyalahgunaan narkoba di korps kepolisian di daerah itu. Terhadap anggota yang diketahui positif, kata dia, pihaknya telah melakukan pembinaan. Caranya, kata dia, dengan menempatkan personel tersebut di satuan Sabhara, agar mudah dilakukan

pembinaan. Serta menempatkan di tempat khusus atau barak sehingga mudah dipantau dan dibina. ‘’Setelah pembinaan selama tiga bulan selanjutnya dilakukan tes urine ulang. Hasilnya, saat ini sudah negatif,” katanya. Ia berharap jajaran kepolisian di Muarojambi bisa tetap bersih khususnya dari penyalahgunaan narkoba. ‘’Pengawasan tetap kami lakukan secara rutin kepada seluruh anggota,” katanya. (ant)

Kajati Gorontalo

Dituding Segan Tahan Fadel GORONTALO - Kajati Gorontalo Godang Riadi Siregar menyatakan tidak memiliki alasan untuk menahan Fadel Muhammad, mantan Gubernur Gorontalo yang jadi tersangka kasus korupsi dana sisa anggaran 2001 sebesar Rp5,4 miliar. Selain kooperatif dengan memenuhi panggilan Kejati, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu juga sama sekali tidak dikhawatirkan untuk menghilangkan alat bukti, atau melarikan diri. ‘’Apanya lagi

yang mau dihilangkan? Alat buktinya sudah kami kantongi sumua,” ujarnya pada kesempatan halal bil halal sekaligus konferensi pers dengan wartawan media cetak dan eletronik setempat. Untuk sementara ini, kata Kajati, pemeriksaan terhadap Fadel dinilai cukup dan pihaknya kini berfokus pada pemeriksaan saksi. ‘’Hingga saat ini, ada sekitar 50 saksi yang telah kami periksa,” kata dia. Pihaknya berjanji untuk

menuntaskan kasus korupsi yang sempat menjebloskan mantan ketua DPRD Gorontalo ke dalam bui itu. Fadel terakhir diperiksa di Kejati Gorontalo pada awal Juni 2012. Kasus yang sempat dihentikan penyidikannya itu, dibuka kembali oleh kejaksaan atas perintah pengadilan negeri setempat yang mengabulkan gugatan praperadilan Gorontalo Corruption Watch (GCW) yang mengajukan kasus itu dibuka kembali. (ant)

Suluh Indonesia/ant

KESULITAN AIR - Seorang warga mengumpulkan air menggunakan jeriken dari sebuah pancuran yang debitnya mengecil di Gemawang, Temanggung, Jateng, kemarin. Puluhan keluarga di kawasan tersebut terpaksa harus mengumpulkan air bersih dari pancuran yang cukup jauh.

Bengawan Solo

Tercemar Limbah Pabrik

Suluh Indonesia/ant

GARAM MELIMPAH - Seorang petani memanen garam di tambak Desa Sawojajar, Brebes, Jateng, kemarin. Menurut petani, produksi garam saat musim kemarau meningkat, dari 8 ton menjadi 12 ton per minggu.

Pamekasan

KARANGANYAR - Sungai Bengawan Solo yang memiliki panjang sekitar 548,53 kilometer mengaliri dua provinsi yaitu Jateng dan Jatim kondisinya mengkhawatirkan karena tercemar limbah perusahaan. ‘’Masih banyak perusahaan yang melanggar aturan utamanya mengenai masalah limbah, masih banyak yang membuang langsung ke Sungai Bengawan Solo,” kata Bupati Karanganyar Rina Iriani SR usai menghadiri Sidang DPRD setempat tentang Nota Penjelasan mengenai Raperda Pengelolaan Limbah Cair, Drainase, dan Pen-

gatusan Genangan di Karanganyar, Jateng, kemarin. Dia mengharapkan Raperda yang sedang dalam pembahasan tersebut, nantinya memberikan sanksi yang berat khususnya untuk pembuang limbah secara sembarangan itu. Selain itu, lanjutnya, dengan adanya Perda tersebut nantinya akan bisa mengawasi masalah pembuangan limbah dari perusahaan-perusahaan yang telah melanggar aturan itu ke Sungai Bengawan Solo. ‘’Saya juga sudah minta agar aturan mengenai masalah pembuangan limbah ini untuk sanksi yang melanggar diberi-

KLB Kasus Difteri PAMEKASAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) kasus difteri di wilayah itu. Kepala Dinkes Pamekasan Ismail Bey, kemarin menjelaskan, penetapan KLB kasus difteri itu setelah pihaknya menemukan ada sebanyak tiga warga Pamekasan terserang jenis penyakit berbahaya tersebut. ‘’Jangankan tiga orang, satu orang saja, sudah masuk KLB, karena penyakit difteri ini tergolong jenis penyakit yang

sangat berbahaya,” kata Ismail. Menurut Ismail Bey, ketiga orang warga Pamekasan yang terserang penyakit difteri itu dari tiga desa di dua kecamatan. Masing-masing warga Desa Terak dan Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, serta warga Desa Batubintang, Kecamatan Batumarmar. ‘’Semuanya masih balita dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Pamekasan,” katanya menjelaskan. Difteri adalah suatu infeksi akut pada saluran pernafasan. Lebih sering

kan yang berat,” katanya. Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Sumanto, SH mengatakan permasalahan lingkungan saat ini yang dominan salah satunya adalah limbah cair berasal dari industri. Limbah cair yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak yang luar biasa pada perairan, khususnya sumber daya air. Ia mengatakan kelangkaan sumber daya air di masa mendatang dan bencana alam seperti erosi, banjir, dan kepunahan ekosistem perairan tidak dapat dihindarkan lagi apabila tidak peduli terhadap permasalahan tersebut.

Untuk itu, lanjutnya, limbah yang dibuang ke sungai harus memenuhi baku mutu yang telah ditetapkan, karena sungi merupakan salah satu sumber air bersih bagi nasyarakat, sehingga diharapkan tidak tercemar dan bisa digunakan untuk keperluan lainnya. Pemanfaatan air ini cenderung meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk dan perkembangan di segala bidang, sehingga pengelolaan dan pelestarian air sangat mutlak mendapat dukungan dan apresiasi dari berbagai pihak baik pemerintah, pengusaha, dan masyarakat. (ant)

BUNDA NORMA SERING DIDATANGI PEJABAT

menyerang anak-anak. Penularan difteri biasanya terjadi melalui percikan ludah dari orang yang membawa kuman ke orang lain yang sehat. Selain itu penyakit ini bisa juga ditularkan melalui benda atau makanan yang terkontaminasi. Tetapi tak jarang racun juga menyerang kulit dan bahkan menyebabkan kerusakan saraf dan jantung. Beberapa tahun yang lalu, Difteri merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak tetapi sekarang sudah tidak lagi. (ant)

SUDAH menjadi rahasia umum ilmu spiritual Dayak sangat manjur untuk masalah percintaan, juga bisnis. Salah satu tokoh yang menguasai kesaktian khas Dayak, adalah Bunda Norma yang mewarisi kemampuan sang ayah, suku Dayak Hulu S u n g a i Mahakam. Selain masalah percintaan, Bunda Norma s e r i n g didatangi orang penting yang ingin naik pangkat dan para pembisnis kelas atas. Untuk

Bunda Norma

yang satu ini Bunda Norma Menolak untuk menyebutkan nama orang-orang yang dimaksud. “Pernah datang seorang yang ternyata tokoh pejabat penting, mengutarakan maksudnya agar tembus proyek-nya. Tadinya Bunda tidak percaya didatangi orang sepenting ini. Dengan segenap daya cipta, Bunda memohon kepada Tuhan agar tercapai apa yang beliau inginkan Alhamdulillah, beberapa hari kemudian beliau menelpon dan memberitakan bahwa proyeknya tembus dan sukses besar,” kenang wanita keibuan yang membahasakan ‘Bunda’ kesemua orang yang ditemuinya. Bunda Norma juga dikenal sebagai “penjaga” konser-

konser artis band ternama, sehingga sering keliling Indonesia mendampingi tur konser.Bunda Norma juga siap memberikan Susuk Pemikat, dan Susuk Kharisma, untuk bisnis dan percintaan banyak sekali yang membuktikan: Pemuda bisa dapat pacar cantik, wanita 40 tahun dapat suami, dan seorang pria paruh baya yang ditinggal mati istrinya bisa dapat pasangan lagi. “Kesaktian Dayak ini adalah titipan Yang Maha Kuasa. Dan dengan kehendak-Nya, masalah karir, jabatan dan percintaan 99% pasti bisa tuntas. Sedangkan bagi yang terkena santet, bisa bebas hanya 5 menit,”unjarnya.(nm)

Alamat praktek: jalan Kodau gang Mushola RT.04 RW.13 No.54, Jati Makmur, Pondok Gede. Telpon 021-91584169, 081311326629


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 13 September 2012 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu