Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 8 tahun IV Rabu, 13 Januari 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Waspadai Lonjakan Impor
APBN Perubahan Dipercepat
SOP Revitalisasi KUR
MENTERI Perindustrian MS Hidayat berencana akan mengunjungi Pelabuhan Tanjung Priok untuk mewaspadai lonjakan impor setelah berlakunya ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA)...hal. 1
PEMERINTAH dalam waktu dekat akan mengajukan perubahan APBN 2010 ke DPR untuk menyesuaikan sejumlah asumsi makro ekonomi yang mengalami perubahan signifikan dengan tujuan menjaga...hal. 2
STANDAR Operasional dan Prosedur (SOP) mengenai revitalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) segera terbit pada akhir Januari ini. “SOP tentang rencana detail perbaikan pelaksanaan KUR akan...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Robert Tantular Divonis 5 Tahun
Suluh Indonesia/sep
DIAMANKAN - Seorang aktivis Laode Kamaluddin yang tergabung dalam Koalisi Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) diamankan setelah meneriaki Boediono maling saat berlangsung rapat Pansus Bank Century di Gedung DPR Jakarta, kemarin.
JAKARTA - PT DKI Jakarta memperberat hukuman Robert Tantular dari empat tahun menjadi lima tahun penjara serta denda Rp5 miliar atau subsider enam bulan kurungan. Jubir PT DKI Jakarta Andi Samsan Nganrodi Jakarta, kemarin menyatakan, alasan memperberat hukuman terhadap Robert Tantular karena terbukti melakukan penyelewengan dana Bank Century seperti yang diatur dalam Pasal 50 UndangUndang (UU) Nomor 10 tahun 1998 tentang Perbankan dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. ‘’Pemberatan itu seperti penyelewengan L/C fiktif senilai 178 juta dolar AS, pembelian kredit sebesar Rp 364 miliar, dan penggelembungan dana sisa sebesar 18 juta dolar AS,” katanya. Sebelumnya, majelis hakim PN Jakarta Pusat, memvonis mantan pemilik sebagian saham PT Bank Century Tbk, Robert Tantular, empat tahun penjara dan denda Rp5 miliar atau subsider lima bulan kurungan. Dalam dakwaannya, terdakwa dikenai dengan Pasal 50 UU Perbankan, sedangkan dakwaan kesatu dan kedua, yakni Pasal 50A UU Perbankan jo Pasal 55 Ayat (1) KUHP, dan Pasal 50A UU Perbankan jo Pasal 55 ayat (1). Karena itu, Andi Samsan mengatakan, PT DKI Jakarta menilai putusan PN Jakpus kurang tepat dalam penerapan hukumnya. (nas)
Korupsi Tahap Kebijakan
Merusak Satu Generasi JAKARTA - Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, tindakan korupsi pada tahap kebijakan pemerintah lebih berbahaya dibanding korupsi pada tahap pelaksanaan di lapangan karena dapat merusak satu generasi. ‘’Korupsi yang mengatasnamakan kebijakan itu luar biasa berbahaya karena akibatnya merusak satu generasi,” kata Jusuf Kalla dalam peluncuran buku “Korupsi Mengorupsi Indonesia” di Jakarta, kemarin. Kalla mencontohkan, korupsi kebijakan misalnya adalah munculnya peraturan atau ketentuan yang melegalkan perusahaan membabat hutan-hutan di Tanah Air. Contoh korupsi kebijakan lainnya, kata Kalla, adalah perjanjian antarnegara
yang hasilnya merugikan bangsa Indonesia. Oleh karenanya, Kalla mengkritik pula kebijakan pemerintah yang mengekspor gas dengan harga murah kepada China, tetapi hal tersebut mengakibatkan minimnya persediaan gas yang dibutuhkan bagi produksi dalam negeri. ‘’Korupsi kebijakan seperti itu akibatnya lebih hebat dari korupsi di dalam pembuatan KTP,” kata Ketua Umum PMI ini. Untuk itu, Kalla meminta kepada pemerintah agar dalam membuat kebijakan benar-benar dirumuskan secara terbuka dan memiliki manfaat bagi seluruh bangsa. Ia mengingatkan, Indonesia memiliki potensi yang lebih besar dari China. ‘’Saya meya-
kini bahwa bangsa Indonesia akan maju luar biasa karena potensi kita lebih besar dari China,” katanya. Selain itu, Jusuf Kalla juga menyuarakan optimismenya bahwa Indonesia bisa memberantas korupsi yang telah merajalela di Tanah Air. Sementara itu, pembicara lainnya, ekonom Faisal Basri mengemukakan, korupsi masih merajalela antara lain karena masih banyaknya warga yang miskin dan kurangnya keteladanan dari pemerintah. Ekonom dari Universitas Indonesia (UI) ini menyayangkan kebijakan pemberian mobil mewah kepada pejabat negara di tengah kondisi 30 juta warga yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. (son)
Reshuffle Kabinet Hanya Isu JAKARTA - Ketua DPP Bidang Politik Partai Demokrat, Anas Urbaningrum membantah adanya rencana reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II terkait langkah terdekat yang akan dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Rencana reshuffle kabinet muncul seiring dengan menjelang berakhirnya program 100 hari pemerintah dan evaluasi menteri maupun evaluasi koalisi partai politik pendukung pemerintah yang pernah dinyatakan Presiden Yudhoyono. ‘’Kalau soal reshuffle kabinet, saya belum mendengar. Yang ada adalah evaluasi terhadap koalisi agar benar-benar dijalankan secara konsisten dan sungguh-sungguh,” katanya di Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Sebagai kepala negara, kata Anas, Yudhoyono memiliki kepentingan untuk membina kembali koalisi pendukung pemerintah karena stabilitas dan efektifitas pemerintahan sangat tergantung pada soliditas koalisi yang digalang Demokrat. ‘’Seiya sekata dan senasib sepenanggungan dalam berkoalisi adalah pilihan yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, komitmen, konsistensi, dan etika berkoalisi amat
penting,” katanya. Sekjen DPP PKS Anis Matta mengatakan program 100 hari pemerintahan Yudhoyono tidak bisa dijadikan ukuran untuk melakukan reshuffle kabinet, karena reshuffle hanya akan menimbulkan ketidakpastian baru. ‘’Waktu 100 hari tidak cukup dijadikan dasar reshuffle meskipun beberapa departemen melakukan kesalahan fatal. Lebih baik, biarkan kabinet bekerja optimal dulu,” kata Wakil Ketua DPR ini. Kelemahan dan kekurangan kinerja kabinet dalam melaksanakan program 100 hari masih bisa diatasi dengan evaluasi menyeluruh yang hasilnya dijadikan sebagai pijakan penilaian dalam realisasi program di tahun-tahun setelahnya. Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan kesiapan partainya jika dalam evaluasi Presiden menggeser kader Golkar di kabinet. ‘’Pak SBY memiliki hak prerogatif untuk mengadakan evaluasi sewaktu-waktu terhadap menteri kabinetnya. Golkar sendiri siap apabila menjadi korban reshuffle,” ujarnya seraya mengatakan, tidak masalah bagi Partai Golkar jika Presiden akan mengganti kader Golkar. (har/son)
Boediono : Tak Ada Tekanan JAKARTA - Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono membantah adanya tekanan kepada BI saat membuat Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) untuk bailout Bank Century. Selain itu, soal kehadiran Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R) Marsilam Simanjuntak, dalam rapat KSSK menurut Boediono bukan mewakili Presiden tetapi hanya sebagai narasumber. ‘’Tidak ada nuansa rapat untuk membuat saya menangis. Tidak ada. Juga (tidak ada) tekanan yang nuansanya membuat saya menangis,” katanya dalam rapat Pansus Hak Angket Bank Century di Gedung MPR/DPR, Jakarta, kemarin. Keterangan Boediono tersebut berbeda dengan pengakuan mantan Direktur Pengawasan Bank I BI Zainal Abidin yang dalam pemeriksaan pansus mengungkapkan pada rapat 13 November 2008, saat BI mengambil keputusan pemberian FPJP bagi Bank Century, beberapa petinggi BI menangis. Mereka adalah Boediono, Miranda Gultom, dan Siti Ch Fadjrijah. ‘’Itu tidak benar. Seingat saya tidak. Namun saya membagi sedikit rahasia. Memang kadang menetes air mata saya. Tapi itu terjadi saat saya dengar lagu Indonesia Raya,” kata Boediono
berkelakar. Boediono membantah, keputusan penyelamatan Bank Century yang menjadi kewenangan Bank Central, diambil atas intervensi. Sebab, apa pun nama banknya, jika mengalami kondisi seperti Bank Century pada masa krisis dan dinilai memiliki dampak sistemik pasti akan diselamatkan. Diteriaki Maling
Saat rapat berjalan serius, tiba-tiba seorang aktivis lelaki tambun yang akhirnya diketahui aktivis Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) bernama Laode Kamaluddin meneriaki Wapres Boediono sebagai maling. Emosi Kamaluddin meledak, di saat anggota pansus sedang gencar bertanya tentang uang yang digelontorkan untuk menyelamatkan Bank Century adalah uang negara. Pertanyaan dari sejumlah anggota pansus itu, dijawab berulang kali oleh Boediono dengan jawaban tidak memuaskan silakan ditanyakan kepada ahli nya. Kamaluddin pun berteriak, ‘’Boediono maling, Boediono maling, Boediono maling, merampas uang negara.” Teriakan Kamaluddin membuat Paspampres dan pamdal DPR menangkap dan menahan pria bepostur tubuh tambun ini. (har)
Menunggu Realisasi Penjara Khusus Koruptor KOMISI Pemberantasan Korupsi sepakat dengan gagasan penjara khusus bagi koruptor segera direalisasikan. Penjara itu dimaksudkan untuk memisahkan tahanan korupsi dengan tahanan kasus kejahatan lainnya. Tetapi, menurut Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan Haryono Umar, realisasi dari maksud tersebut tidaklah semudah yang diperkirakan. Diperlukan perencanaan cukup matang, termasuk menyiapkan anggar-
an serta sumber daya manusia yang bisa tahan terhadap godaan apa pun dari maksud busuk para koruptor. Pembahasannya juga perlu melibatkan instansi terkait yakni kepolisian, kejaksaan dan Dep-
kumham. Ditambahkan, usulan penjara khusus ini, sebenarnya mempermudah KPK dalam mengontrol tiap tahanan yang disangka melakukan tindak pidana korupsi. ‘’Ya, memang ada sempat usulan seperti itu, agar lebih mudah mengontrol tahanan. Tetapi belum ada respons. Mungkin setelah ini ada usulan lagi,” katanya. Di tempat terpisah, Ketua YLBHI Patra N Zen mendesak Presiden Yudhoyono secepat-
nya menyikapi dengan menindaklanjuti hasil temuan Satgas Pemberantasam Mafia Hukum di Rutan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur. Hal ini untuk mencegah tudingan satgas itu dibentuk sebagai kosmetik semata, karena akan mempengaruhi eletabilitas pemerintahan SBY-Boediono. Dikatakan, rekomendasi kepada Menkum HAM Patrialis Akbar perlu segera dikeluarkan, terutama untuk segera mencopot pejabat terkait, ter-
masuk Dirjen Pemasyarakatan Untung Sugiono. ‘’Temuannya itu secepatnya ditindaklanjuti yakni merekomendasikan Menkum HAM untuk mencopot pejabat terkait,’’ katanya. Pihaknya menilai, sudah menjadi rahasia umum terjadi diskriminasi hukum, khususnya di dalam rutan maupun lapas. Semua ini sangat jelas telah melecehkan konstitusi. Padahal, semua warga negara memiliki kedudukannya yang sama di mata hukum. (nas)
K ta
Suluh Indonesia, Rabu 13 Januari 2010
2
Kewenangan Kompolnas Ditambah
Mabes Polri Pasrah
Suluh Indonesia/ant
MOBIL TERBAKAR - Seorang warga berupaya memandamkan mobil yang terbakar di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, kemarin. Mobil sedan dengan nomor polisi B 1430 VE tersebut terbakar dan mengakibatkan kemacetan di kawasan tersebut.
Kepala Rutan Pondok Bambu Dicopot JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar menon-aktifkan Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Negara Pondok Bambu Sarju Wibowo terkait kasus penggunaan fasilitas khusus bagi narapidana dan tahanan, dan posisinya diganti Catur Budi Patayatin. “Kesimpulannya kami menarik Sarju Wibowo yang selama ini jadi Kepala Rutan. Kami non-aktifkan karena pak Sarjulah yang jadi pimpinan tahanan,” kata Patrialis Akbar di Jakarta, kemarin. Sebagai gantinya, Menkumham menunjuk seorang perempuan, Catur Budi Patayatin, sebagai pelaksana tugas Kepala Rutan Pondok Bambu. Keputusan itu diambil setelah Satgas Pemberantasan Mafia Hukum melakukan inspeksi mendadak di Rumah Tahanan Negara Pondok Bambu. Satgas menemukan sejum-
lah ruangan yang dilengkapi fasilitas, seperti furniture, TV LCD dan fasilitas pemutar film. Beberapa kalangan menduga, fasilitas itu dinikmati oleh terpidana suap, Artalyta Suryani dan terpidana kasus narkoba, Aling. Selain mengganti pejabat Kepala Rutan, Depkumham juga akan melakukan program rotasi atas sejumlah petugas di Ditjen Pemasyarakatan. Pemindahtugasan itu, menurut Patrialis, akan dilakukan setahun sekali dan bertujuan untuk mengurangi kemungkinan pelanggaran hukum. Selain itu, Depkumham akan memindahkan sejumlah narapidana dari rumah tahanan Pondok Bambu. “Bulan Januari sudah harus selesai, ini adalah keputusan tegas dari saya,” katanya. (ant)
Polisi Kantongi Enam Tersangka JAKARTA - Polda Metro Jaya kini sudah mengantongi nama enam orang yang akan ditetapkan menjadi tersangka terkait dengan insiden bangunan ambruk di Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang menewaskan empat orang. “Polisi akan menetapkan tersangka melalui beberapa tahapan setelah ada pemanggilan,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Boy Rafli Amar, di Jakarta, kemarin. Keenam calon tersangka itu yakni pemilik bangunan dari PT Rointa Eka Jaya berinisial Y, konsultan pengawas bangunan dari PT Tri Matra Jaya Persada berinisial AT, konsultan PT Susanto Cipta Jaya berinisial ES, kontraktor pelaksana dari PT Jagat Baja Prima berinisial EH, konsultan/arsitek bangunan dari PT Megatika Internasional berinisial YD dan Kepala Seksi Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) Kecamatan
Tanah Abang berinisial EW. Boy menjelaskan penyidik sudah melakukan penyelidikan selama enam pekan dan sudah meminta keterangan dari 18 saksi saat proses pemeriksaan. Penyidik menganggap keenam calon tersangka itu sebagai orang yang paling bertanggung jawab terhadap insiden rubuhnya proyek bangunan metro pusat perbelanjaan itu. “Hasil laboratorium forensik menunjukkan adanya kesalahan penghitungan struktur bangunan,” ujar Boy. Penyidik Polda Metro Jaya membuat berkas terhadap setiap calon tersangka secara terpisah sesuai tugasnya, sedangkan pasal yang dikenakan, yakni Pasal 359 jo. Pasal 360 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang kelalaian yang mengakibatkan meninggalnya orang lain. (ant)
Dugaan Korupsi Rp 27,5 M
Tiga Anggota Dewan Diperiksa JAKARTA - Tiga anggota DPRD DKI Jakarta, Selasa diperiksa penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung sebagai saksi Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Sarwo Edi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi di DPRD DKI Jakarta senilai Rp27,5 miliar. Ketiga anggota DPRD DKI Jakarta itu, yakni, Inggard Joshua (anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta), Priya Ramadhani (Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta), dan M Firmansyah (anggota Komisi C
DPRD DKI Jakarta). Kasubbag Tata Usaha (TU) Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus, Andi Dharmawangsa, ketika dikonfirmasi, membenarkan adanyanya pemeriksaan terhadap ketiga anggota dewan tersebut. “Ketiganya diperiksa sebagai saksi,” katanya. Dikatakan, selain ketiga anggota dewan itu yang diperiksa, penyidik juga memeriksa tiga saksi lainnya, yakni, Budi Rahman (kasubbag setwan), Jatmiko (anggota pengadaan barang daerah DPRD DKI Jakarta), dan
Nurifa ((anggota pengadaan barang daerah DPRD DKI Jakarta). “Kesemua saksi memenuhi panggilan penyidik,” katanya. Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu menetapkan satu tersangka baru dugaan korupsi di DPRD DKI Jakarta senilai Rp27,5 miliar. Tersangka baru tersebut, yakni, Sarwo Edi, pejabat pengguna anggaran (PPA)/pejabat pembuat komitmen (PPK). Sementara itu, dua tersangka lainnya sudah dilimpahkan ke penuntutan, yakni Aries
Anggodo Shock Minta Tunda Pemeriksaan JAKARTA - Pengusaha Anggodo Widjojo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunda pemeriksaan terhadap dirinya dalam kasus dugaan percobaan penyuapan dan menghalangi penyidikan kasus korupsi. Permintaan penundaan itu disampaikan oleh pengacara Anggodo, Thomson Situmeang di gedung KPK, Jakarta, kemarin. Menurut Thomson, Anggodo masih merasa kaget atas kejadian pada pemeriksaan sebelumnya. “Pak Anggodo masih shock,” katanya. Pada saat itu, sempat terjadi kericuhan ketika Anggodo meninggalkan gedung KPK. Salah seorang yang mengenakan jas almamater sebuah universitas menaiki mobil Anggodo. Dia kemudian meloncatloncat di atas mobil itu. Sementara itu, beberapa orang yang mengenakan pakaian serupa melemparkan beberapa telur ke arah mobil Anggodo. Sempat terjadi aksi saling dorong dan kejar-kejaran antara pelaku pelemparan, petugas keamanan dan wartawan. Akhirnya, petugas keamanan
Anggodo Widjojo
mengamankan beberapa orang untuk dimintai keterangan. “Kaki pak Anggodo juga bengkak,” kata Thomson. Thomson akan membicarakan rencana penundaan pemeriksaan itu dengan penyelidik KPK. Namun, Thomson menyerahkan keputusan kepada KPK. “Kita inginnya jangan dimintai keterangan hari ini dan besok,” katanya menambahkan. Proyek SKRT Dephut Anggodo Widjojo adalah adik Anggoro Widjojo, orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap proyek Sistem
Komunikasi Radio Terpadu di Departemen Kehutanan. Nama Anggodo mencuat dalam kasus dugaan suap kepada pimpinan KPK. Sebelumnya, Tim Pembela Suara Rakyat Anti Kriminalisasi melaporkan Anggodo Widjojo ke KPK karena diduga telah menghalangi upaya pemberantasan korupsi. Perwakilan Tim Pembela Suara Rakyat Anti Kriminalisasi, Sugeng Teguh Santoso mengatakan, Anggodo dilaporkan bersama tiga orang lain, yaitu Anggoro Widjojo, Putra Nevo A. Prayogo, dan David Angka Wijaya. “Mereka telah berusaha mencegah, merintangi atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan dalam pidana korupsi,” kata Sugeng. Menurut Sugeng, perbuatan itu adalah pelanggaran hukum, seperti diatur dalam pasal 21 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sugeng menjelaskan, orangorang itu adalah pihak berperkara dalam kasus dugaan suap proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT). (ant)
Usai Kematian Nasruddin, Antasari Mengaku Tetap Diteror MANTAN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar, mengaku dirinya masih mendapatkan teror setelah terjadinya peristiwa pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasruddin Zulkarnaen. “Saya mendapatkan semacam teror fisik sebanyak dua kali setelah Nasruddin meninggal,” katanya dalam persidangan perkara dirinya dalam dugaan pembunuhan terhadap Nasruddin Zulkarnaen, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, kemarin. Sebelumnya, dalam dakwaan disebutkan bahwa motif Antasari Azhar terlibat dalam pembunuhan Nasruddin Zu-
lkarnaen, karena sering mendapatkan teror dari korban. Kemudian Antasari Azhar menceritakan adanya teror itu kepada bekas bos media cetak nasional, Sigit Haryo Wibisono hingga Mabes Polri membentuk tim investigasi untuk mencari pelaku teror itu dengan dipimpinan Kapolres Jaksel, Kombes Pol Chaerul Anwar. Hingga akhirnya terjadi
JAKARTA - Wakil Kepala Divisi (Wakadiv) Humas Polri, Brigjen Pol. Sulistyo Ishak mengatakan rencana pemerintah untuk menambahkan kewenangan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) tergantung Undang-Undang (UU). “Kita kan negara hukum jadi payung hukum yang harus jadi acuan operasional,” kata Sulistyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, kemarin. Pernyataan Sulistyo terkait dengan wacana pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang berencana menambah kewenangan Kompolnas terhadap tindak lanjut laporan masyarakat. Alasannya terdapat sejumlah laporan masyarakat kepada Kompolnas yang disampaikan kepada pihak kepolisian, namun polisi sebagai aparat penegak hukum itu tidak menindaklanjuti laporan itu. Sulistyo menegaskan seluruh aparat bekerja sesuai dengan payung dan koridor hukum sebagai aturan yang memberikan amanat pada institusi termasuk Kompolnas. Berdasarkan koridor hukum itu maka Kompolnas memiliki dasar terkait dengan tugas pokok dan fungsinya. Terkait dengan kewenangan polisi untuk menangani laporan masyarakat, Wakadivhumas mengungkapkan laporan itu beragam, yakni ada yang bisa ditindaklanjuti dan tidak. Sulistyo mencontohkan Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri menerima dan menindaklanjuti laporan dari berbagai sumber termasuk masyarakat umum dan Kompolnas. “Kita pilih mana laporan yang bisa ditindaklanjuti,” ungkap Sulistyo mengatakan. Sebelumnya, anggota Kompolnas, Laode Husein menuturkan Kemenkumham berencana akan menambah kewenangan Kompolnas untuk bisa melakukan investigasi terhadap laporan masyarakat. Bahkan pemerintah akan mendirikan Kompolnas pada tingkat kota/kabupaten dan provinsi di seluruh wilayah Indonesia. (ant)
peristiwa pembunuhan terhadap Direktur PT PRB itu, seusai korban bermain golf di Lapangan Modernland, Tangerang, Banten pada pertengahan Maret 2009. Dalam kasus tersebut, Antasari Azhar menjadi terdakwa bersama Sigit Haryo Wibisono, Kombes Pol Wiliardi Wizar dan Jerry Hermawan Lo, serta lima orang lainnya yang dianggap sebagai eksekutor dan saat ini sudah divonis antara 15 sampai 17 tahun penjara oleh PN Tangerang. Antasari juga membenarkan telah mengadukan adanya teror itu kepada Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. “Saya tidak melaporkan, saya
hanya menyampaikan adanya teror itu,” katanya. Adanya Teror yang disampaikan kepada kapolri itu berlangsung antara NovemberDesember 2008 pada saat pembahasan kerjasama antara kepolisian dengan KPK, kata dia, seperti ancaman adanya pelecehan seksual. “Di situ saya menyampaikan ancaman soal pelecehan seksual,” katanya. Dalam persidangan tersebut, sempat terjadi perdebatan antara JPU dengan tim kuasa hukum Antasari, saat JPU memfokuskan pertanyaan yang berbau seronok. Kuasa hukum Antasari, Hotma Sitompul, menyatakan,
pertanyaan yang diajukan oleh JPU itu tidak etis karena menjebak. “Saudara (JPU) jangan menggunakan pertanyaan yang menjebak,” katanya. Sebelumnya, tim pengacara Antasari Azhar, meminta Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri dihadirkan dalam persidangan mantan KP) itu terkait dugaan pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB), Nasruddin Zulkarnaen. “Majelis hakim, saya meminta Kapolri perlu dihadirkan dalam persidangan,” kata salah satu tim pengacara Antasari Azhar, Ari Yusuf Amir, dalam persidangan Antasari Azhar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis. (ant)
Halawani, mantan Kasubbag Pelayanan Pengaduan Masyarakat, yang kini Kasubbag Publikasi Dokumentasi dan Perpustakaan pada Sekretariat DPRD DKI Jakarta, dan Abdul Haris Mugni, Dirut PT Murjani Artha Konsultan. Sarwo Edi, pejabat pengguna anggaran (PPA)/pejabat pembuat komitmen (PPK) Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jampidsus, Arminsyah, menyatakan, kasus dugaan korupsi tersebut terjadi di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD DKI Jakarta dalam penggunaan
anggaran tahun 2008. Dikatakannya, penyalahgunaan terjadi pada anggaran pembuatan modul yang ternyata modulnya tidak benar. “Penyalahgunaan anggaran buat modul, ternyata pengerjaan proyeknya ‘abal-abal’,” katanya. Dia mengatakan, seharusnya proyek tersebut dilaksanakan oleh pelaksana atau perusahaan yang telah ditunjuk. “Namun proyek itu dikerjakan oleh sekelompok orang, jadi proyeknya ‘abalabal’,” katanya. (ant)
Susno Dipanggil Paksa
Propam Anggap Informasi Sesat
Susno Duadji
JAKARTA - Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadivpropam) Polri, Irjen Pol. Oegroseno mengatakan pihaknya tidak akan memanggil paksa mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Komjen Pol. Susno Duadji. “Itu (panggil paksa) info sesat, bukan dari polisi,” kata Oegroseno di Mabes Polri, Jakarta Selatan, kemarin. Oegroseno mengatakan Polri belum menjadwalkan pemanggilan terhadap jenderal bintang tiga itu karena tim pemeriksaan dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik Susno masih mengumpulkan keterangan dari para saksi. Jenderal bintang dua itu mengungkapkan tim pemeriksa sudah mulai bergerak untuk meminta keterangan dan klarifikasi dari sejumlah saksi, antara lain tim pengacara Antasari Azhar dan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun demikian, Kadivpropam belum menerima laporan tim pemeriksa dari hasil klarifikasi sejumlah saksi. Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Edward Aritonang menyatakan pihaknya akan mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik Susno.
“Hasil pemeriksaannya akan “diupdate” (diperbaharui, red) setiap hari,” ujar Edward. Edward enggan memberikan penjelasan terkait mekanisme pemeriksaan saksi termasuk Susno karena khawatir akan mengganggu proses penyelidikan. Sebelumnya, Kapolri, Jenderal Pol. Bambang Hendarso Danuri menduga Susno melakukan pelanggaran disiplin karena menjadi saksi meringankan tanpa izin pimpinan Polri pada sidang Antasari Azhar. Kapolri membentuk tim pemeriksa Susno yang terdiri atas Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum), Divpropam dan Badan Pembinaan Hukum (Babinkum) dengan pengawasan dari Wakapolri, Komjen Pol. Yusuf Manggabarani. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Edward Aritonang mengatakan Polri akan mengecek kebenaran ancaman pembunuhan terhadap Komjen Pol. Susno Duadji melalui pesan singkat telepon selular. “Memang kita akan cek kebenaran ancaman itu,” kata Edward saat dikonfirmasi melalui telepon selular di Jakarta, kemarin. Edward menuturkan Polri melalui Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) sudah mengirimkan reserse ke rumahnya Susno di Cinere, Jakarta Selatan pada Senin (11/1) malam. Namun jenderal bintang dua itu belum mengetahui pasti keberangkatan anggota reserse itu ke rumah Susno karena masih akan berkoordinasi dengan Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol. Ito Sumardi. Kadivhumas juga belum mengetahui jumlah anggota reserse yang berangkat menuju kediaman Susno yang juga mantan Kapolda Jawa Barat itu. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Rabu 13 Januari 2010
3
Program 100 Hari Pemerintah
Kurang Progresif
Suluh Indonesia/sep
AKSI DEMO - Sekitar seratus pengunjuk rasa yang tergabung dalam Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi dengan membawa spanduk dan poster menuntut agar Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati mundur saat menggelar aksi Gedung DPR Jakarta, kemarin.
JAKARTA - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Budiman Sudjatmiko menilai program 100 hari pemerintah kurang progresif dan belum memberikan perubahan bagi rakyat. ‘’Menurut saya terlalu lambat dari apa yang seharusnya bisa dicapai. Seharusnya bisa lebih progresif dengan mengeluarkan sesuatu yang rakyat dapat langsung merasakan perubahannya,” katanya usai seminar yang diselenggarakan National Press Club of Indonesia (NCPI) di Jakarta, kemarin. Ia menuturkan, banyak hal yang dapat dicapai selama 100 hari pemerintahan, salah satunya berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Ia mencontohkan, seharusnya dalam 100 hari itu pemerintah menerbitkan peraturan tentang pemberian jaminan sosial bagi masyarakat miskin melalui asuransi. ‘’Sampai sekarang itu belum ada dan program lainnya
Pemerintah Rumuskan kan peran industri pertahanan sebagai bagian kekuatan ekonomi nasional untuk mendukung kebutuhan TNI dan instansi pemerintah lainnya serta mampu memasok pasar luar negeri,” katanya. Purnomo menjelaskan, arah kebijakan lainnya memantapkan soliditas dan kerjasama antara Kementerian Pertahanan dengan TNI dan mengembangkan jaringan kerjasama lintas kementerian, non-kementerian dan simpul eksternal untuk tercapainya misi pertahanan negara dan mengembangkan pola pengelolaan wilayah perbatasan dan pulaupulau terluar.
Sedangkan sasaran yang akan dicapai dalam RPJM 20102014 maupun rencana kerja Dephan Tahun Anggaran 2010 adalah realisasi penyempurnaan peraturan dan produk strategis sebagai landasan dan pedoman bagi pelaksanaan dan manajemen pertahanan negara. Sasaran lain, terimplementasikannya kebijakan strategis dari semua aspek yang berkaitan peran tugas dan fungsi pertahanan negara, terkelolanya anggaran pertahanan dengan perencanaan berjenjang yang konsisten dan pelaksanaan yang terkendali dengan mempedomani peraturan perundang-undangan.
Paripurna DPR Putuskan
Surat Presiden Dikembalikan JAKARTA - Rapat Paripurna memutuskan mengembalikan surat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono perihal usulan RUU tentang Pencabutan Perppu No 4 tahun 2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) untuk diperbaiki. ‘’Karena ada kesalahan pada surat dari Presiden maka rapat paripurna memutuskan mengembalikan surat tersebut ke Presiden untuk diperbaiki,” Ketua DPR Marzuki Alie saat memimpin rapat paripurna DPR di Jakarta, kemarin. Keputusan yang merupakan hasil lobi dengan fraksifraksi itu disambut teriakan sejumla anggota DPR ‘setuju. Sebelumnya, ketika rapat paripurna baru dibuka dan Marzuki Alie meminta tanggapan dari anggota DPR soal surat dari Presiden No R-61/Pres/ 12/2009 tanggal 11 Desember 2009 itu, sejumlah anggota DPR dari FPDIP, Fraksi Partai Golkar,
dan Fraksi Hanura menolak secara tegas surat tersebut. Mereka menilai surat itu sudah kadaluarsa dan Perppu No 4 tahun 2008 tentang JPSK sudah tidak berlaku karna sudah ditolak oleh DPR pada 16 Desember 2008. ‘’Tidak perlu ada pembahasan lagi soal Perppu tentang JPSK karena sudah ditolak DPR,” kata Akbar Faizal dari Fraksi Hanura. Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo mengatakan, Perppu No 4 tahun 2008 tentang JPSK sudah tidak berlaku karena sudah ditolak DPR pada 18 Desember 2008. ‘’Karena sudah ditolak maka Perppu itu sudah tidak berlaku,” katanya. Anggota Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo menegaskan hal yang sama yakni menolak usulan RUU tersebut karena sudah kadaluarsa dan kehilangan momentum, karena Perppunya sudah tidak berlaku.
Menurut Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani, fraksinya menolak untuk membahas RUU JPSK itu karena sudah tidak relevan lagi. Sementara, anggota Fraksi Partai Demokrat Mulyadi meminta agar usulan RUU Pencabutan tentang Perppu JPSK itu di bahas di Badan Musyawarah (Bamus). Sejumlah anggota DPR lainnya langsung berteriak mengajukan interupsi. Karena suasana menjadi ramai saling ingin mengajukan interupsi, Marzukie Alie kemudian menskors sementara rapat untuk melakukan lobi dengan fraksi-fraksi. Setelah melakukan lobi selama lebih dari satu jam, skors kemudian dicabut dan rapat paripurna dilanjutkan lagi. Rapat rapat lanjutan itu, tidak terjadi banyak interupsi lagi dan disepakati surat dari Presiden tersebut dikembalikan untuk diperbaiki. (son)
tahun anggaran 2010 kepada kementerian/lembaga negara dan pemerintah daerah di Istana Negara, Presiden menegaskan program 100 hari merupakan satu kesatuan yang berkesinambungan dengan program-program pemerintah yang tercantum dalam APBN 2010 dan juga tahun-tahun mendatang. Program 100 hari pertama pemerintah dengan 15 program pilihan sebagai prioritas, menurut dia, hanya merupakan embrio dari program -program utama yang tercantum dalam APBN 2010. ‘’Sungguhpun program 100 hari ini penting, tentu tidak mungkin semua prioritas agenda dan sasaran pembangunan lima tahun kita tuangkan dalam 100 hari pertama. Di samping itu tentu tidak logis pula mengukur keberhasilan pemerintah masa bakti 2009-2014 hanya dilihat dari program 100 hari yang dijalankan,” tutur Presiden. (ant)
Partai Golkar
Sistem Pertahanan Pro-Kesra JAKARTA - Pemerintah tengah menyusun sistem pertahanan negara yang pro-kesejahteraan rakyat pada perencanaan program kegiatan sektor pertahanan 2010. Menhan Purnomo Yusgiantoro mengatakan hal itu dalam keterangan persnya di Jakarta, kemarin. Menurut Purnomo, sejumlah arah kebijakan pro-kesejahteraan rakyat itu bertujuan mengoptimalkan perhatian kepada perumusan dan penerapan berbagai aturan dan kebijakan pertahanan negara yang diamanatkan UU 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dan UU 34 Tahun 2004 tentang TNI. ‘’Selain itu, mengintensif-
juga belum bisa berjalan dengan baik,” kata Budiman yang juga anggota FPDIP DPR ini. Lebih lanjut Budiman mengatakan, 100 hari pemerintahan justru lebih fokus pada penyelesaian masalah aliran dana Bank Century. Sementara itu, ditemui terpisah, politisi dari Partai Gerindra Halida Hatta mengatakan, sukses tidaknya pemerintahan saat ini tidak bisa dinilai hanya dari 100 hari pertama. ‘’Tidak bisa dalam 100 hari selesai semua pekerjaan rumah. Tidak bisa diukur 100 hari semua beres,” katanya. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, program 100 hari pertama pemerintah tidak bisa dijadikan tolak ukur untuk menilai keberhasilan pemerintahan masa bakti 2009-2014 yang dipimpinnya. Dalam pidato pada acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)
Serta, terwujudnya pengelolaan industri pertahanan yang solid dan mendukung kebutuhan TNI dan instansi pemerintah lainnya. Ia menegaskan, dalam jangka waktu menengah, Indonesia tidak akan mengalami ancaman serius secara militer, khususnya di wilayah perbatasan. Ke depan, Indonesia justru akan menemui banyak tantangan non-militer, apakah itu berbentuk ideologi, politik, ekonomi, sosial maupun budaya. Menurut Menhan, itu sebetulnya adalah porsi nonmiliter yang sepenuhnya di luar lingkup militer. (ant)
Evaluasi Kadernya di Kabinet JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso, yang juga Wakil Ketua DPR mengaku siap menjadi korban perombakan alias reshuffle kabinet Idonesia Bersatu II. ‘’Golkar telah mewakafkan semuanya. Ditambah, alhamdulillah, dikurangi, ya monggo saja, asal alasannya bersifat kepentingan umum,” ujarnya di Jakarta, kemarin. Priyo juga mengaku, Golkar siap jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika melakukan evaluasi, berkesimpulan bahwa semua anggota Kabinet Indonesia Bersatu II yang berasal dari kalangan profesional diganti kader-kader
dari partai politik, dan juga sebaliknya. ‘’Setiap keputusan Presiden tentu mempunyai implikasi jangka pendek dan jangka panjang. Ini semuanya merupakan hak prerogatif Presiden,” tambah Priyo. Terkait performa Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar, yang berasal dari Partai Golkar, Priyo menanggapinya positif. ‘’Saya yakin Patrialis mampu melakukan tugasnya. Sebagai alumni DPR, Patrialis mengetahui seluk-beluk hukum. Soal Rutan Pondok Bambu dan kasus hukum Prita Mulyasari, saya yakin ini tidak dalam skenario menteri. Dia bahkan gemas
melihat anak buahnya soal Rutan kemarin,” ujar Priyo. Sementara Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap kadernya di kabinet. ‘’Kita akan evaluasi tiga menteri Partai Golkar,” kata Idrus. Menurut Idrus, jika memang dalam evaluasi ketiga kader Partai Golkar yang duduk sebagai menteri dinilai tidak baik, maka bisa saja ditarik. ‘’‘Kalau memang tidak baik. Kalau perlu kita tarik kenapa takut ?,” kata Idrus. Menurut Idrus memang Presiden Yudhoyono punya hak melakukan evaluasi. (har)
Megap litan K ilas Kasus Narkoba Meningkat JUMLAH kasus narkoba di Kota Bekasi, Jawa Barat, selama 2009 meningkat menjadi 457 kasus dibandingkan dengan 2008 sebanyak 416 kasus dengan jumlah tersangka mencapai 749 orang. Kasat Narkoba Polres Metro Kota Bekasi, Kompol Sangadi mengatakan, peningkatan kasus dipicu makin banyaknya pengguna serta keinginan mendapatkan uang dengan cara mudah meski melanggar hukum. Beberapa kasus yang cukup menonjol diantaranya adalah yang melibatkan kelompok Aditya Sanusi pada 12 Desember 2009 dengan barang bukti ganja 142 kg, serta kasus Alwirudin dengan barang bukti 44 Kg ganja yang berasal dari pengembangan kasus Heri Susanto di Kayuringin, Bekasi Selatan. Kasus lainnya dilakukan kelompok Prihartini dan Abdul Rahman dengan barang bukti 430 butir ekstasi serta bahan pembuatannya seberat 13 Kg. Ketua umum BNK Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, ada indikasi hotel kini disinyalir menjadi tempat peredaran narkoba baik pengguna maupun pengedar sehingga upaya mengatasinya harus jadi perhatian. Ia mencontohkan dalam razia di Wisma Citra beberapa waktu lalu ditemukan ada pasangan yang sedang asyik mengisap ganja. Mereka yang tengah dalam kondisi pengaruh narkoba akhirnya tidak bisa menghindar saat ditangkap petugas. (ant)
Suluh Indonesia, Rabu 13 Januari 2010
4
Pembangunan Puskesmas Sukatani Salahi Aturan DPRD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menilai proses pembangunan Puskesmas Kecamatan Sukatani menyalahi aturan. Ada beberapa temuan yang menjadi catatan yakni perubahan kontruksi dari tiang pancang menjadi kontruksi cakar ayam, proses pengerjaan yang dilakukan bukan oleh pemenang tender, dan besinya tak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bekasi, Aep Saepurohman mengatakan, Puskesmas Sukatani yang berdiri di atas lahan seluas 500 meter persegi dibangun dua lantai oleh PT Darma Cipta Adhiyaksa dengan APBD Kabupaten Bekasi senilai Rp 1.545.922.000 sejak November 2009 lalu. “Kami sudah
melakukan sidak ke lapangan dan memang proses pembanguannya tidak menggunakan tiang pancang sesuai dengan kesepakatan awal yang tertuang dalam surat nomor SPMK : 602.1/25-SPMK-Dinkes/VII/ 2009,” ujar Aep. Keputusan itu, diambil secara sepihak antara kontraktor dan
Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. Seharusnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dapat berkoodinasi dengan dewan saat terjadi perubahan RAB, karena akan terjadi perubahan anggaran. “Kami sudah berinisiatif memanggil pihak konsultan untuk menghitung kembali berapa biaya pengeluaran pembangunan Puskesmas tanpa menggunakan tiang pancang, sehingga selisih anggarannya dapat kita masukan ke kas daerah,” ujarnya. Secara terpisah, perwakilan PT Darma Cipta Adhiyaksa, Dani Firmansyah, mengatakan perubahan kontruksi dari tiang
pancang menjadi kontruksi cakar ayam telah disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. “Alasannya, pernah terjadi penolakan dari warga sekitar bila pondasi menggunakan tiang pancang, sebab dikhawatirkan bangunan warga akan retak,” katanya. Dani menepis adanya dugaan pengerjaan proyek yang dilakukan pihak lain. “Tidak benar bahwa pihak lain yang mengerjakan pembangunan Puskesmas Sukatani, seluruhnya kami lakukan sendiri. Bahkan pengadaan besi sudah sesuai dengan kesepakatan,” katanya.
Kendati demikian, bila dewan dapat membuktikan kondisi tersebut pihaknya bersedia diputus kontrak dan mengembalikan proses pembangunan dari awal. “Pembangunannya sudah sekitar 85 persen, mungkin pekan depan sudah rampung,” katanya. Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Bekasi, Dr Muharmansyah Bustari, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan sidak ke lokasi pembangunan guna mengetahui kebenaran dari dugaan penyimpangan yang disampaikan dewan. (ant)
Diduga Bermotif Dendam
Ibu Muda Tewas Ditusuk DEPOK - Seorang ibu muda di Depok menjadi korban perampokan hingga tewas. Tina (31), warga Gang Citra, Kampung Vitara, RT 004 RW 018, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, ditemukan tak bernyawa di rumahnya usai memasak. Tina tewas dengan luka tusukan di leher sedalam 5 centi meter. Salah satu keluarga korban mengaku terakhir kali melihat korban sekitar pukul 10.30 WIB. “Saat itu saya melihat dia sedang menggoreng ikan. Bahkan Tina sempat bertegur sapa dengan tetangga,” kata kakak ipar korban, Yeni, kemarin. Yeni baru mengetahui adik iparnya tewas dari Jihan Ayu, anak korban yang duduk di bangku kelas V SD. Yeni sontak kaget mendengar teriakan keponakannya. Jihan menemukan jasad ibunya tergeletak di samping lemari dalam kamar dengan bersimbah darah. Mendengar teriakan Jihan, Yeni pun langsung menghampiri dan kaget melihat jasad adik iparnya dalam kondisi mengenaskan. Kejadian tersebut baru diketahui warga sekitar pukul 14.00 WIB. Kondisi pintu samping atau pintu menuju dapur pun dalam keadaan tidak terkunci. “Jihan kaget melihat ibundanya dah tergeletak, ia kabur ke luar minta tolong ke tukang sol sepatu,” cerita Yeni. Ditemui di lokasi, Kanit Identivikasi Polres Depok, AKP Viktor Siregar mengungkapkan, tusukan di leher korban mengenai urat nadi sehingga luka yang dialami Tina tergolong parah. Dari lokasi, tak ditemukan barang-barang berharga korban yang hilang ataupun rusak. “Maka bisa diperkirakan motifnya bukan mencoba melakukan pencurian mungkin dendam atau hal lain yang kami belum dapat simpulkan,” kata dia. Sementara itu Tim Anjing Pelacak Briptu Gusti mengatakan, dari rekam jejak menggunakan anjing pelacak diketahui pelaku menghilang ke arah Citayam. “Tadi kita cari jejak pelaku dengan anjing pelacak, dan pada jarak 500 meter ke arah Citayam pelaku menghilang,” ungkapnya. (rin)
Nonton Film
MotorRaibDibawaMaling BOGOR - Nasib malang dialami Aldi Budi (18) pelajar SMA swasta di Kota Bogor yang kehilangan motornya usai menonton film di Bioskop 21 pusat perbelanjaan Bogor Trade Mall (BTM), Selasa sekitar pukul 15:45 WIB. Aldi menuturkan sebelum kejadian ia memarkir kendaraan di tempat yang ditentukan dengan mengunci stang motornya. Motor jenis Honda dengan nomor polisi F 5038 BH itu diparkir di pelataran Gang Bojong Neros, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah. Aldi yang pergi menonton bersama rekannya kaget begitu usai menyaksikan film tak lagi mendapati motornya diparkiran. “Usai dua jam menonton, begitu turun di kawasan parkiran dan akan membayar uang parkir, saya tidak lagi melihat motor warna hitam yang sebelumnya dititipkan ke tukang parkir,” ujarnya. “Saya lihat motor saya sudah tidak ada lagi. Saya bingung, saat ditanya ke petugas parkir dan orang sekitar tidak ada yang tau ke mana motor itu dibawa pergi,” kata Aldi saat melapor di Polresta Bogor. Usai kejadian ia langsung memberitahukan orangtuanya, bersama-sama orangtuanya langsung melaporkan kejadian tersebut di Polresta Bogor. Akibat kejadian Aldi mengalami kerugian sekitar Rp 12 juta. Kepala UPTD Parkir Kota Bogor Sujatmiko Baliarto mengatakan, terkait hilangnya motor di kawasan parkir yang dikelola masyarakat di sekitar gang Neros tempat Aldi parkir adalah ilegal. “Itu parkir ilegal dan kita tidak bertanggungjawab atas kehilangan tersebut. Beda bila diparkir di tempat yang resmi dan dinilai aman,” ujarnya. Atas kejadian ini, ke depan pihaknya akan menggelar sidak tempat parkir ilegal dan liar yang banyak terdapat di Kota Bogor. Sementara Kasat Reskrim Polresta Bogor AKP Irwansyah mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan beberapa saksi terkait. (ant)
PKK Kota Bogor Siap Bantu
Program Kesehatan BOGOR - Tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) Kota Bogor menyatakan kesiapannya membantu program kesehatan masyarakat, termasuk ikut menyosialisasikan penyadaran mengenai upaya pencegahan penyakit jantung. “PKK Kota Bogor siap menjadi media untuk sosialisasi mengenai program itu sehingga masyarakat sadar bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah harus diwaspadai sejak dini,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor Hj Fauziah Diani Budiarto di Bogor, kemarin. Ia mengemukakan hal itu terkait kegiatan sosialisasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Bogor kepada 50 orang pengurus dan anggota tim penggerak PKK Kota Bogor mengenai pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah. Kegiatan yang dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan tersebut sebagai bentuk kepedulian PKK terhadap anggotanya, dan kemudian akan disosialisasikan lagi kepada masyarakat luas, khususnya oleh kader-kader PKK. Selain pemeriksaan jantung dan pembuluh, ke depan hendaknya juga diperluas pada pemeriksaan gula darah, sehingga programprogramnya harus terus berkelanjutan. Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan, Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dinas Kesehatan Kota Bogor dr Vera Intan S, MARS mengatakan, sosialisasi semacam itu penting untuk memberikan pengetahuan kepada para pengurus PKK Kota Bogor dalam pencegahan penyakit jantung. Dinas Kesehatan Kota Bogor ditunjuk sebagai proyek percontohan dalam pengendalian penyakit jantung dan pembuluh darah, khususnya di wilayah Kecamatan Bogor Utara. (ant)
Suluh Indonesia/ant
POHON TUMBANG - Seorang petugas dengan latar belakang angkot yang telah rusak, memotong sebuah pohon menjadi beberapa bagian di Jalan Dadali, Bogor, Jabar, kemarin.
Pengancam Susno
Dituding Orang Gila DEPOK - Kabag Intelkam Mabes Polri Irjen Pol Saleh Saaf kemarin mengunjungi kediaman Mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji di Perumahan Cinere, Depok. Saat ditanya perihal kedatangannya, Saleh enggan memberikan keterangan apapun. Perwira tinggi Polri itu justru mengaku hanya makan siang di rumah Susno. “Hanya makan siang saja kok. Saya ke sini hanya komunikasi masalah pekerjaan,” aku Saleh ditemui saat keluar dari rumah Susno, kemarin. Alasan Saleh tak memberikan keterangan lantaran jabatan yang diembannya. Selaku intel kepolisian, ia mengatakan tak dapat memberikan keterangan apapun mengenai kehadirannya kemarin. “Saya ini kan intel, jadi mana mungkin saya
membocorkan informasi, kehadiran saya di sini untuk makan siang bersama Susno,” ujarnya menekankan. Perihal ancaman sms yang diterima Susno, hal tersebut dinilai tindakan orang kurang waras alias orang gila. Saat ini, kondisi Susno dalam keadaan sehat. “Orang agak stress aja yang ngirimnya. Buktinya, Susno baik-baik saja dan sehat,” paparnya menjelaskan kondisi Susno. Ditemui di tempat yang sama, Husni, kakak sepupu Susno membenarkan kedatangan Saleh terkait masalah pekerjaan. Pertemuan kemarin, dinilai sebagai kunjungan biasa antara seorang senior dan yunior. Ditanya apa saja yang dibicarakan keduanya, Husni mengaku tak mengetahui sama sekali perbincangan antara Saleh
dan Susno. “Yang pasti hal ini membuktikan tidak ada konflik antara rekan sejawat. Bahkan Pak Susno titip salam hormat kepada Kapolri,” tandasnya. Mengenai pemanggilan Susno, jika memang benar adanya dan dilakukan secara prosedur yang benar dipastikan adiknya akan memenuhi panggilan tersebut. “Kalau proses pemanggilan dilakukan sesuai prosedur pasti Susno datang,” imbuhnya. Sementara itu pengakuan berbeda diutarakan Saleh. Dia membantah kedatangannya kemarin adalah dalam rangka mengantarkan surat panggilan dari Propam Mabes Polri untuk mengikuti sidang disiplin. “Dipanggil kenapa?Orang tidak ada pemanggilan, kalian saja yang suka membesar-besarkan masalah,” bantah Saleh. (rin)
TNI Tambah Pasukan di Perbatasan DEPOK - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Djoko Santoso mengatakan akan menambah kekuatan pasukan di 12 pulau kecil terluar Indonesia yang dinilai rawan konflik. Pulaupulau tersebut antara lain, Pulau Rondo, Pulau Sekatung, Pulau Berhala, Pulai Nipa, Pulau Marore, Pulau Mianggas, Pulau Marampit, Pulai Fani, Pulau Fanildo, Pulai Brass, Pulau Batek dan Pulan Dana. “Potensi konflik ini menjadi lebih terbuka jika kita melihat kenyataan adanya sejumlah permasalahan menonjol di wilayah perbatasan. Setidaknya terdapat lima permasalahan menonjol di wilayah perbatasan Indonesia,” kata Djoko ditemui pada acara Seminar Nasional Kuliah Kerja Nyata Universitas Indonesia (K2N UI) di Balaisidang UI, Depok, kemarin. Langkah yang ditempuh TNI dalam hal pengamanan pulau terluar Indonesia, antara lain dengan menentukan kebijakan yang diperlukan. TNI juga membangun pos-pos perbatasan, pembangunan suar di pula-pulau terluar dan penempatan TNI dalam satuan koter, satpur dan satbanpur. “Pembangunan satuan
baru di perbatasan meliputi Satuan Tempur, Satuan Bantuan Tempur maupun Komando Kewilayahan. Misalnya, Koramil baru di Pulau Mianggas, Pulau Marore, perbatasan Indonesia dengan Philipina,” ujar Panglima menjelaskan. Selain itu, Panglima TNI juga mengingatkan akan pentingnya pembentukan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) unutk pengamanan pulau-pulau di Indonesia, khususnya pulau kecil terluar yang jumlahnya mencapai 92 pulau. Sedangkan, jumlah pulau keseluruhan di Indonesia mencapai 17.504 pulau. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Purnomo Yusgiantoro mengatakan, dari total APBN sebesar Rp 1.000 triliun, pihaknya mendapat bagian 30 persen atau sekitar Rp 40 triliun. Dana tersebut, akan dialokasikan perbaikan sosial ekonomi bagi daerah-daerah perbatasan Indonesia, seperti halnya di kawasan Papua dan Papua New Guenea. Dulu, ujar Purnomo, banyak orang Papua yang hijrah ke Papua New Guenea dengan harapan perbaikan taraf hidup yang lebih baik. Saat ini, lanjutnya, justru sebaliknya,
banyak orang Papua New Guenea yang hijrah ke Papua. “Hal ini akan menambah pertahanan keamanan Indonesia karena migrasi dari Papua New Guenea ke Papua. Untuk itu, keseimbangan sosial ekonomi dan politik keamanan sangat diperlukan,” tandas Purnomo. (rin)
Rumah Kades Ciherang Dirampok BOGOR – Aksi kawanan perampok kembali terjadi di Bogor. Dini hari kemarin, rumah mewah milik Safrudin Jefri, Kepala Desa (Kades) Ciherang Pondok, di Kampung Bojong Koneng, RT 05/02, Desa Ciherang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor disatroni kawanan perampok. Dalam aksinya, pelaku yang diperkirakan berjumlah 10 orang itu berhasil menggondol sejumlah perhiasan emas bernilai ratusan juta rupiah. Bahkan mereka juga tega menyakap dan melukai beberapa orang penghuni rumah sang Kades. Dari keterangan sejumlah saksi maupun korban, kawanan perampok datang mengunakan kendaraan Toyota Avansa warna hitam. Saat itu Jefri dan istrinya, berada di kamar atas (lantai 2) sementara para penghuni rumah lainnya berada di ruangan dan kamar lantai dasar. Salah satu anak korban, Ujang mengaku, saat kawanan perampok datang ia bersama anggota keluarga lainnya masih nonton TV di ruang tengah. “Kejadiannya sekitar pukul 01.30 WIB dan berlangsung sangat cepat. Sebab saat saya mendengar ada suara mobil masuk pekarangan rumah, tak lama terdengar pintu rumah ini didobrak dengan keras dari luar,” ungkapnya.
Ujang dan para penghuni lainnya begitu kaget dan panik, ketika melihat lima pria berbadan tegap mengenakan pakain serba hitam lengkap dengan topi telah menodongkan senjata api dan golok. “Awas kalian jangan macam-macam kalau masih pengen hidup,” tirunya. Para pelaku begitu berhasil melumpuhkan dan mengikat 7 orang penghuni rumah di lantai dasar, langsung membongkar isi lemari tempat menyimpan perhiasan emas dan uang. “Mereka berhasil membawa kabur sejumlah barang berharga seperti gelang, kalung, cincin dan barang berharga lainnya,” sesal Elin, anggota keluarga lainnya. Suara gaduh dari lantai dasar itu rupanya telah membangunkan Jefri dan istrinya. Mulai curiga ada tamu tengah malam di rumahnya, dengan cepat Jefri mengambil senapan yang biasa dipakai berburu. “Begitu saya mulai turun tangga, saya sempat melihat ada 8 hingga 10 orang pelaku yang tangah mengacak-acak isi rumah saya,” sebutnya. Jefri langsung meletuskan senjata di tangannya. Suara letuspan senjata, langsung menciutkan nyali kawanan rampok yang akhirnya memilih kabur. “Meraka kabur ke arah Bogor,” kata Jefri. (bas)
pini
Suluh Indonesia, Rabu 13 Januari 2010
F OKUS Inspirasi Sosial dari Kepahlawanan ETIKA ramai-ramai orang membicarakan kepantasan Gus Dur menjadi pahlawan nasional, kontroversial dan persaingan segera muncul. Dalam batasan kontroversial terlihat dari aksi-reaksi masyarakat bahwa Presiden keempat Indonesia itu masih mempunyai kelemahan, yakni pernah dimakzulkan oleh MPR dan kemudian digantikan Megawati sebagai presiden. Tetapi kita catat, tidak ada tokoh lain yang mempunyai landasan berpikir plural sehebat Gus Dur. Dua pendapat ini saling adu dan secara ilmiah sangat bagus untuk memperkaya intelektualitas kita. Hanya berselang sesaat, esensi persaingan langsung terlihat ketika para pengikut mantan Presiden Soeharto mengusulkan hal yang sama. Persaingan dalam konteks pemberian gelar kepahlawanan sangatlah tidak elok. Seolah-olah pahlawan nasional itu hanyalah sebuah barang rebutan belaka. Kepahlawanan lantas seperti berbau politis karena gelar tersebut dipersaingkan. Padahal esensi pahlawan adalah prestasi, jasa, dan ketulusikhlasan. Baik saat berjuang maupun dalam pemberian gelarnya, mempunyai landasan seperti itu. Pemberian gelar pahlawan seharusnya tidak diikuti oleh kontroversi, apalagi persaingan. Pahlawan dan kepahlawanan tersebut mempunyai efek sosial yang sangat tinggi. Paling utama, ia memberikan inspirasi kepada masyarakat tentang bagaimana harus berjuang, lebih tepatnya belaku hidup, yang pantas untuk nusa dan bangsa. Inspirasi itu akan memberikan semangat dan contoh kepada generasi muda dan generasi penerus. Itulah yang membuat para pahlawan ditulis di batu nisan, diumumkan dan gambarnya disebarkan. Tentu saja jasa-jasanya diungkapkan. Sikap terhadap pahlawan nasional itu sama secara universal. Di belahan mana pun di dunia ini, negara mempunyai makam pahlawan untuk mengenang jasa dan heroisitas perjuangannya. Begitu pentingnya posisi pahlawan di mata negara, sampai-sampai sosialisasinya tidak hanya lewat buku. Tetapi kunjungan langsung ke makam pahlawan tersebut perlu dilakukukan. Kunjungan itu tidak saja dilakukan melalui sosialisasii pada tingkat awal seperti anak-anak sekolah dasar, tetapi juga sampai mahasiswa. Dari sudut ini kita melihat betapa penting dan terhormatnya posisi pahlawan nasional tersebut. Jangan dilupakan, di Indonesia pahlawan nasional sangat penting artinya. Kata nasional menjadi titik kunci dari gelar tersebut. Karena negara Indonesia adalah negara bangsa, negara yang dibentuk oleh berbagai suku bangsa. Pahlawan nasional adalah mereka yang berjuang melintasi batas-batas suku. Oleh para pahlawan itu yang dilihat adalah keindonesiaan, bukan kesukuan. Hal itu dilakukan dengan sungguh-sungguh sampai mengorbankan jiwa. Dari konteks itu alangkah besar sesungguhnya teladan sekaligus pengorbanan bagi pahlawan nasional tersebut. Semua pahlawan yang kita miliki di Indonesia memang demikian kualifikasinya. Sebut misalnya, Ngurah Rai atau Diponegoro. Dalam hal Gus Dur, mungkin perlu kita sarankan, biarlah dulu diendapkan persoalan ini. Kongkretnya hentikan dulu pembicaraan tentang pemberian gelar tersebut. Kontroversi pemberian gelar akan mengganggu para simpatisannya dan seluruh rakyat Indonesia untuk khusyuk mengenang Gus Dur. Sangat tidak elok rasanya tokoh nasional yang baru pergi meninggalkan kita, secara langsung diikuti dengan kontroversi. Kelak apabila suasana telah mulai reda, barulah upaya-uapaya dan diskusi untuk memberikan gelar kepahlawanan dibicarakan lagi. Jelas kita ambil positif hikmah dari berbagai kontroversi kepahlawanan tersebut. Ke depan pemerintah harus membuat persyaratan yang lebih tegas lagi tentang kualifikasi-kualifikasi yang bisa masuk kategori pahlawan nasional. ***
K
S URAT ANDA Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/ SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Kawasan Senen Rawan KONDISI di sekitar kawasan Pasar Senen (Jakarta Pusat) makin menakutkan. Sebagai pengguna jasa angkutan umum yang sering menunggu bis di atas 19.00, nyali saya terkadang ciut. Para penodong yang umumnya ABG sering berkeliaran di sekitar terminal. Pernah suatu kali saya dituduh sebagai pengeroyok adik seorang penodong. Saya dimintai KTP dan dompet. Tentu saja saya melakukan perlawanan dan sedikit berteriak. Jika saja tidak ada anggota TNI yang juga akan menaiki PPD 52, tidak tahu nasib saya seperti apa. Saya juga sering mendengar bahwa kasus pencopetan dan penodongan juga sering menimpa masyarakat lainnya. Kawasan Senen, memang sudah jauh lebih tertata dan bersih. Pedagang kaki lima mulai bisa ditertibkan. Kondisi ini tentu saja baik,
tapi kalau tidak diimbangi dengan pengamanan yang memadai, tetap saja daerah itu tetap menakutkan. Saya berharap betul ada peningkatan pengawasan di sekitar daerah tersebut. Perbaikan transportasi bukan sekedar angkutan dan sarana jalan saja. Tetapi juga keamanan baik di halte-halte, bis dan tentu saja terminal yang justru sepi karena umumnya penumpang banyak yang sudah turun. Saya berharap penjagaan keamanan dan ketertiban jangan hanya pagi saja, kalau perlu beri pengamanan yang cukup di setiap terminal dan pemberhentian bis. Jakarta aman, terminal aman tentu transportasi darat ini juga makin digemari. Bukankah ini yang diinginkan pemerintah. Arifin H Kebon Jeruk
S UARA ANDA KOLOM ini khusus untuk pembaca yang ingin menyampaikan, kritik, saran dan komentar singkat mengenai berbagai persoalan pada para pejabat Pemerintahan, mulai dari Lurah, Camat hingga Presiden. Kirim pesan singkat Anda secara padat dan jelas, tanpa menyinggung perasaan orang lain. Setiap pesan akan diedit. Cara pengiriman SMS dengan format: BJ <spasi> pesan, lalu kirim ke 3499. (biaya Rp2000/SMS). Contoh : BJ Jakarta harus cari gubernur yang mampu menanggulangi banjir.
Bang D
el
Korupsi tahap kebijakan merusak satu generasi
5
Pluralisme Indonesia dalam Perdebatan PADA upacara kenegaraan melepas kepergian Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) di pengujung tahun 2009 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melepas jenazah sang kiai yang juga Presiden ke-4 RI itu dengan pidato kenegaraan resmi. ‘’Selamat jalan, Bapak Pluralisme dan Multikulturalisme Indonesia,’’ ujar SBY. Lantas, bagaimanakah nasib wacana pluralisme di Indonesia pascamangkatnya Gus Dur? Sementara itu kepergian Gus Dur masih saja mewariskan kontroversi. Hingga hari ini para anggota Dewan masih belum tuntas memperdebatkan kelayakan Gus Dur menjadi pahlawan nasional. Perdebatan makin seru saat Ketua Umum Muhammadiyah turut urun rembuk. Menurutnya, Gus Dur tidak patut menyandang gelar Bapak Pluralisme Indonesia. Din Syamsudin mengusulkan Ki Bagushadikusumo, seorang tokoh Muhammadiyah yang mengubah bunyi sila pertama Pancasila dari ‘’Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi Pemeluknya’’ menjadi ‘’Ketuhanan yang Maha Esa’’, menjadi pahlawan nasional karena dialah Bapak Pluralisme yang sesungguhnya. Sekalipun Presiden Yudhoyono telah menganggap Gus Dur adalah Bapak Pluralisme, seperti dalam pidatonya yang lalu, namun siapa pun bisa saja menyanggahnya. Setiap orang tidak diharamkan untuk mengemukakan pikirannya sendiri, jikapun itu berlainan dengan pandangan resmi pemerintah. Aneh bin ajaib, sebab justru itulah Indonesia yang diperjuangkan oleh Gus Dur. Kita ingat, ketika bangsa ini masih dicengkeram oleh otoritarianisme ala Orde Baru, Gus Dur termasuk pihak yang paling vokal mengkritisi kebijakan pemerintah. Saat Soeharto hendak ‘’menyeragamkan’’ suara Islam dengan mendirikan ICMI, Gus Dur bersama 45 orang intelektual oposisi malah membentuk Forum Demokrasi. Padahal kita juga tahu, demokrasi dan kebebasan berpendapat pada saat itu masih dianggap sebagai hal tabu. Sekarang, selain perdebatan pemberian gelar pahlawan nasional, keberadaan Gus Dur sebagai Bapak Pluralisme pun ‘’digugat’’. Bukan soal serius, memang, terlebih ketika keluarga Gus Dur sendiri tidak ingin dipusingkan oleh soal penisbatan gelar kepada Gus Dur, apalagi jika hal ini telah dipolitisasi. Toh kondisi seperti inilah yang sejatinya diinginkannya; perdebatan yang hangat tanpa melibatkan kekerasan. Kalaupun perdebatan demi perdebatan tersebut sampai berlarut sehingga tidak mungkin diselesai-
Oleh : Lukman Hakim Husnan* kan dengan jalur kompromi, maka serahkan saja kepada aturan yang berlaku. Semua orang boleh berpendapat, tidak dilarang melontarkan usul, halal mengemukakan ide, tetapi judgement terakhirnya tetap; konstitusi dan hukum. Gitu aja kok repot. Bukankah — sekali lagi — jalur seperti inilah yang senantiasa diupayakan oleh Gus Dur.
Ide Pluralisme Yang semestinya membuat repot adalah justru ide tentang pluralisme itu sendiri; sesuatu yang diperjuangkan dan diwariskan oleh Gus Dur, serta yang sempat mendapatkan tantangan oleh beberapa kalangan. Pascakepergian Gus Dur, pluralisme menjadi tema yang sangat populer
di tengah masyarakat. Presiden sendiri bahkan menggunakannya berkali-kali dalam setiap perjumpaannya dengan media massa. Pluralisme adalah sebuah pandangan atau ideologi yang menyatakan bahwa semua agama adalah sama; sama benarnya. Tentu saja, ada pihak yang masih menganggap pernyataan tersebut keliru. Yang tidak percaya bahwa Tuhan yang disembah oleh seluruh agama adalah sama, karena itu Dia bebas meloncat dari satu ke lain agama. Sebagai bangsa yang majemuk, yang terdiri atas berbagai jenis suku dan agama, perbuatan mematikan kebebasan beragama bukan saja tidak etis, tetapi lebih dari itu juga melanggar konstitusi (UUD 1945). Mengunggulkan satu agama lebih di atas agama-agama yang lain dalam kehidupan bernegara adalah wujud dari diskriminasi, dan itulah yang ditolak oleh Gus Dur. Dalam kerangka hidup berbangsa dan bernegara, Gus Dur pun menjadi penganjur setia paham pluralisme (di mata negara semua agama adalah sama benar). Dalam kerangka seperti ini pula, perilaku kontroversial Gus Dur seperti mengubah assalamu’alaikum dengan selamat pagi, masuk rumah ibadah agama lain, berdoa bersama penganut agama lain, dapat dibenarkan. Semua ini berkaitan dengan penghormatan serta pengakuan bagi pemeluk agama lain sebagai sesama warga negara Indonesia. Dalam kehidupan sosial dan pergaulan masyarakat, ingatlah bahwa kita tidak sendiri. Terdapat sejumlah warga yang meskipun lain keyakinan keberagamaannya juga dijamin oleh undang-undang. Kita mendukung pluralisme. Penjelasan seperti ini perlu segera diupayakan oleh pihak-pihak terkait, sebelum kekacauan demi kekacauan terjadi lagi hanya akibat kesalahpahaman. Rakyat sudah bosan dibingungkan oleh kesimpangsiuran dan ‘’ribut-ribut’’ yang mereka tonton di media. Dengan begitu, kita tidak lagi khawatir atas nasib pluralisme Indonesia. Lebih dari sekadar dikenang sebagai pahlawan nasional, warisan besar Gus Dur ternyata tidak diabaikan begitu saja oleh penerus-penerusnya. *Penulis, mahasiswa IAIN Raden Fattah Fak. Ushuluddin Jur. Akidah Filsafat
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
DEBAT P EMBACA
Program 100 Hari Hambar TAHUN 2010, banyak kalangan mempercayai merupakan tahun yang berat. Dunia, Indonesia termasuk didalamnya masih menghadapi ketidakpastian ekonomi, ketimpangan global, pemiskinan struktural serta bom waktu bernama konflik sosial dan kesukuan. Amerika Serikat (AS) , sebagai barometer perekonomian dunia, masih menghadapi persoalaan defisit yang membengkak, utangnya yang menggunung. Selain itu, fenomena bergelimpangannya perusahaan-perusahaan Negara Paman Sam terus terjadi akibat termakan kultur konsumerisme. Namun, AS juga semakin menutup pasarnya dari serbuah produk-produk dari negara-negara yang selama ini bergantng hidupnya dari ekspor. Sedangkan Cina terus mencengkeram kuat perekonomian dunia dengan kemampuan produksi massalnya, yang menyebar ke seluruh dunia. Cina benar-benar hadir sebagai komunis yang mengakumulasi
modal, mencari keuntungan di seluruh dunia, tentunya termasuk di Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun mengakui, tahun ini masih berat. Kendati proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun lalu membubuhkan catatan positif- dibanding negara-negara kawasan lainnya. Seperti halnya dalam beberapa forum resmi, Presiden tetap mengingatkan, Indonesia harus menaikkan pertumbuhan, mengurangi kemiskinan, membuka lapangan kerja yang luas, dan meningkatkan kapasitas produksi industri, baik industri menengah-besar maupun usaha kecil menengah. Kini, hampir 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II melaksanakan tugasnya. Sahsah saja, apabila pemerintah mengklaim , program 100 hari tim ekonomi hampir terimplementasikan hingga 100 hari.Artinya, tidak ada hambatan berarti dalam praktiknya dilapangan. Misalnya, program infrastruktur yang tidak selaras dengan
tata ruang dan peraturan kehutanan. Hambatan itu mampu dipecahkan dengan terbitnya Dua Peraturan Presiden (Perpres) yaitu Perpres No.36 dan Perpres No.67 Tahun 2010.Kedua regulasi diyakini , merupkan solusi terbaik dan arif kepada semua pihak yang berkepentingan. Namun, sayangnya hal tersebut bukanlah menjadi isu sentral yang harus dijelaskan pemerintah kepada publik. Dalam tataran kebijakan tertulis semuanya bersifat baku dan normatif. Ahlasil, publik malah menilai langkah pemerintah dalam ritme prosedural.Datar dan hambar. Kerisauan kolektif publik justru menggerucut pada kebijakan perdagangan bebas ASEAN – Cina Free Trade Agreement (ACFTA) yang berlaku efektif sejak 1 Januari lalu. Masalah ini justru lebih substantif. Hanya saja, respon yang diambil pemerintah baru sebatas rapat dan mengemukakan segudang wacana untuk menghadapi gempuran membanjirnya produk impor asal Cina ke pasar-pasar domestik.
Kalau boleh jujur, publik sudah meragukan militansi pemerintah untuk menjaga dan membangun ketahanan ekonomi nasional. Gilirannya, publik justru mempertanyakan posisi pemerintah yang semestinya mengikuti Negara Adidaya AS, apakah akan melindungi ekonomi domestik atau akan menggiring pada fase runtuhya fundamental sendi-sendi perekonomian rakyatnya? Kecewaan publik,terutama elemen dunia usaha sangatlah wajar. Kesepakatan pemerintah yang terangkum dalam AC-FTA itu tidak pernah disosialisasikan dampaknya .Bahkan, tidak sedikit , mengapresiasi AC-FTA didasarkan pada data dan kalkulasi yang akurat sehingga Indonesia layak untuk ikut terjun bebas dalam kancah perdagangan bebas. Padahal, kesepakatan macam ini diyakini akan mempercepat proses deindustrialisasi dalam negeri. Purbaniyati, Tinggal di Kebayoran Lama
Suluh Indonesia menerima tulisan Anda untuk dimuat di rubrik Debat Pembaca di halaman ini. Panjang tulisan maksimal 4.000 karakter. Tulisan akan diedit. Sertai dengan foto terbaru anda. Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com.
Generasi rusak ...
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 13 Januari 2010
6
Kinerja BTN PSSI Dievaluasi JAKARTA - Kinerja Badan Tim Nasional (BTN) PSSI akan menjadi salah satu pembahasan utama dalam Kongres PSSI yang berlangsung 17-18 Januari mendatang di Bandung. Sebelumnya, pada 15 Januari, PSSI akan mengevaluasi kinerja BTN terkait dengan hasil buruk timnas di kancah internasional. “Evaluasi terhadap kinerja BTN akan digelar sebelum Kongres dimulai. Hasil evaluasi itulah yang menjadi acuan pembahasan dalam Kongres di Bandung nanti,” kata Ketua BTN, Rahim Sukasah, kemarin. Prestasi timnas saat ini seperti dikatakan Rahim memang belum sesuai harapan. Di pentas SEA Games Laos 2009, timnas U-23 gagal di penyisihan grup. Boaz Solossa cs hanya mampu mengoleksi satu hasil seri saat melawan Singapura kemudian kalah 0-2 dari tuan rumah Laos dan takluk 1-3 dari Myanmar. Sementara prestasi timnas senior juga tak kalah mengecewakan. Pasukan Benny Dolo gagal melaju ke putaran final Piala Asia 2011. Indonesia tersingkir setelah pada lanjutan Pra Piala Asia (PPA) Grup B kalah 1-2 dari Oman. Menurut Rahim, evaluasi tak hanya terkait dengan kegagalan timnas U-23 dan timnas senior. Namun semua perkejaan BTN akan akan Suluh Indonesia/ant
PERSIB MENANG - Pesepakbola Persib Bandung Hilton Moreira (10) berebut bola bersama Pesepakbola PSPS Pekanbaru Danial Junaidi (15) dalam pertandingan lanjutan Liga Super di Stadion Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, kemarin. Persib unggul 3-1.
Persib Kalahkan PSPS 3-1 BANDUNG - Tim “Maung Bandung” Persib mengalahkan PSPS Pekan Baru 3-1 (0-0) pada pertandingan lanjutan Kompetisi Liga Super Idi Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, kemarin. PSPS unggul lebih dulu melalui gol yang dicetak M Isnaeni menit ke-52 babak kedua. Namun tim asuhan pelatih Abdurrahman Gurning itu tidak bisa menghadang laju tuan rumah yang balik memberondong dengan tiga gol yang dicetak oleh kapten tim Eka Ramdani menit ke-52, Suchao Nuthnum menit ke-77 dan tembakan penalti Hilton Moriera menit ke-86. Pertandingan yang dipimpin wasit Suwandi berlangsung dalam tempo sedang disaksi-
kan sekitar 25.000 bobotoh Bandung yang ‘terpuaskan’ dengan kemenangan itu. Kemenangan Tim Maung Bandung mendapat aplus luar biasa dari bobotoh yang ‘menumpahkan’ emosi dukungan mereka sepanjang pertandingan. Pada pertandingan sebelumnya bobotoh kehilangan moment menonton ‘big match’ lawan Persija, Sabtu lalu. Persib yang tampil tanpa striker asal Uruguay, Christian Gonzales gagal menciptakan gol cepat pada babak pertama yang harus berakhir dengan skor imbang 0-0, meski tiga peluang emas diperoleh duet Hilton dan Budi Sudarsono. Bahkan memasuki babak kedua, kubu ‘Maung Bandung’ harus dikejutkan oleh gol PSPS
melalui M Isnaeni menit ke-50. Namun tuan rumah tak gentar, kapten tim Eka Ramdani yang bekerjasama dengan Hilton Moriera mampu membobol gawang PSPS yang dikawal Dede Sulaiman pada menit ke52 sehingga merubah kedudukan menjadi 1-1. Masuknya striker Airlangga menggantikan pemain bertahan Wildansyah menambah daya serang pasukan “Maung Bandung”. Selain itu kehadiran gelandang Suchao Nuthnum yang absen saat lawan Persija, menambah ruh permainan Persib untuk menuai kemenangan para pertandingan itu. Bahkan pemain yang baru pulang mengikuti ‘wajib militer’ di negerinya itu mampu mencetak gol pada menit ke-77 melalui
Lawan Persija
SFC Waspadai Serangan Cepat PALEMBANG - Pemain Sriwijaya Football Club (SFC) harus mewaspadai serangan tim Persija dalam laga kandang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, sore ini. Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan Kemarin mengatakan, serangan pemain Persija sangat cepat sehingga bila kesebelasan tuan rumah tidak hati-hati maka klub milik masyarakat Sumsel itu b i s a
Rahmad Darmawan
kebobolan. Serangan itu yang perlu diwaspadai dan ditekankan terhadap anak asuhnya karena hal tersebut kalau tidak hati-hati akan berbahaya, kata Rahmad yang juga pernah menjadi pelatih Persija. Lebih lanjut dia mengatakan, untuk mengantisipasi serangan Persija itu pihaknya akan mengatur strategi ketika bertanding dalam Liga Super nanti. Latihan para pemain sudah dimaksimalkan dengan harapan mereka nantinya sudah siap tanding menghadapi kesebelasan yang disegani itu, ujar dia pula. Begitu juga pemain semuannya dapat turun menghadapi klub dari Jakarta tersebut karena tidak ada yang cedera dan akumulasi kartu, kata dia lagi. Namun, walaupun kesebelasan Persija punya kelebihan tetapi ada juga kekurangan, katanya tanpa menyebutkan kelemahan lawan itu. Pihaknya akan memanfaatkan kekurangan lawan supaya dalam pertandingan nanti tim tuan rumah bisa tampil menjadi pemenang, ujar dia. Ketika ditanya tentang target Sriwijaya FC pada laga kandang nanti, ia mengatakan, pihaknya akan berbuat terbaik supaya bisa tampil untuk meraih poin penuh. Menurut dia, kemungkinan tampil mejadi pemenang itu ada karena Sriwijaya FC berlaga di kandang sehingga banyak didukung penggemarnya. Namun, yang lebih penting lagi pemain Sriwijaya FC harus lebih kosentrasi dan disiplin menghadapi kesebelasan Persija, ujar dia. Selain itu pemain “Laskar Wong Kito” tersebut jangan terbebani dalam bertanding nanti, sehingga serangan tim Persija dapat ditahan dan menjadi pemenang, tambah dia. (ant)
SEAG 2011
Pembukaan & Penutupan di Jakarta JAKARTA - Pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI/2011 akhirnya diputuskan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Semula Palembang ngotot menggelar pembukaan dan penutupan pesta olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara itu. Kepastian Jakarta menjadi penyelenggara pembukaan dan penutupan SEA Games 2011 itu disampaikan oleh Direktur Utama Badan Layanan Umum Gelora Bung Karno (BLU GBK), Bambang Prajitno di Jakarta, kemarin. Jakarta juga mendapat kepercayaan menggelar enam cabang olahraga yakni sepakbola, bulutangkis, tenis meja, tenis, renang dan anggar. SEA Games 2011 mempertandingkan 32 cabang olahraga dan berlangsung di empat Propinsi yakni DKI, Jabar, Jateng dan Sumsel. Menurut Bambang, karena pembukaan dan penutupan SEA Games 2011 digelar di Stadion
Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta maka pihaknya segera melakukan perbaikan atau renovasi sejumlah fasilitas termasuk rumput lapangan sepakbola. Sementara renovasi lainnya adalah Istora GBK untuk pertandingan bulutangkis, stadion tenis tertutup (tenis meja), Hall A atau gedung basket (anggar) dan kolam renang. Khusus kolam renang, Bambang mengakui kolam renang yang ada sekarang sudah tak sesuai standar internasional (Olimpiade) seperti ukuran lintasan dan kedalaman air. Pembangunan kolam renang baru menurut rencana akan dilakukan awal tahun ini dan diharapkan selesai awal tahun 2011. “Kolam renang baru itu direncanakan akan diujicobakan untuk menggelar kejuaraan renang kelompok umur (KU) Asean, Juli 2011 sekaligus pemanasan jelang SEA Games,”kata Bambang. (oli)
tembakan jarak jauh di luar garis gawang. Gol tersebut merupakan gol kedua bagi Suchao untuk Persib pada musim ini. Tekanan Persib di penghujung babak kedua terus berlangsung dengan menguasai ‘ball position’. Suchao juga berperan terciptanya gol ketiga bagi Persib setelah bola sontekannya meluncur mengenai tangan kiri bek PSPS Baneken di kotak penalti. Wasit Suwandi langsung menunjuk titik putih penalti. Hilton yang menjadi algojo berhasil mengecoh kiper Dede Sulaeman. Tembakan menyusur tanahnya meluncur ke gawang PSPS sehingga merubah kedudukan menjadi 1-3 untuk kemenangan Persib yang bertahan hingga pertandingan usai. (ant)
dievaluasi juga termasuk dirinya. Rahim siap mundur jika PSSI menilai kinerja BTN tidak maksimal sehingga berdampak pada prestasi timnas.”Saya ini kan ibarat prajurit yang segalanya tergantung pimpinan,”tambahnya. Mengenai calon pengganti Bendol, Rahim masih enggan buka suara. Menurutnya hal itu baru dibicarakan setelah Indonesia menyelesaikan pertandingan terakhirnya di PPA 2011 lawan Australia, 3 Maret mendatang. “Sampai saat ini kami belum mengantongi nama calon pengganti Bendol. Hal itu baru dibicarakan nanti setelah lawan Australia,” pungkasnya. Empat Kandidat Sumber resmi di PSSI yang namanya minta dirahasiakan ada empat nama disebut-sebut sebagai kandidat pelatih timnas pengganti Benny Dolo. Mereka itu adalah Rachmad Darmawan, Abdurrahman Gurning, Jacksen F Tiago dan Ivanko Kolev. Namun Ketua Umum PSSI Nurdin Halid yang dikonfirmasi soal itu, enggan berkomentar. “Tunggu saja, dan belum ada yang usulkan nama. Semua masih wacana soal nama,” ujar pria asal Makassar, Sulsel ini. (oli)
Menegpora Siap Jadi “Biro Jodoh” BANDA ACEH - Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) dan Meneg BUMN siap menjadi “biro jodoh” untuk menyatukan cabang-cabang olahraga dengan perusahaan-perusahaan BUMN untuk pembinaan berkelanjutan. “Kami sudah siap menjadi biro jodoh untuk satu BUMN membina satu cabang olahraga agar pembinaannya bisa berjalan secara baik,” kata Menegpora Andi Alfian Mallarangeng di Banda Aceh, kemarin. Andi Mallarangeng berada di Banda Aceh selain membuka kompetisi basket pelajar Development Basketball League (BDL) 2010, juga sarana olahraga di daerah itu. Menteri menyatakan, pihaknya mengupayakan agar setiap satu BUMN membina satu cabang olahraga agar pembinaan bisa dilakukan secara intensif. Mengenai keterlibatan BUMN dalam mendukung olahraga, Andi mempersilakan sendiri kepada BUMN yang bersangkutan untuk memilih cabang mana yang dikehendaki. “Kita persilahkan saja untuk memilih cabang olahraga mana yang dipilih BUMN tersebut, sehingga masing-masing perusahaan terfokus satu cabor saja,” katanya. Selama ini, ada BUMN yang memberi bantuan kepada sejumlah cabor, tapi jumlah sedikit, sehingga pembinaannya bisa terfokus
Andi Alfian Mallarangeng
Oleh karenanya, ke depan diharapkan setiap BUMN minimal satu cabang, sehingga pembinaannya terfokus, katanya. Untuk memajukan olahraga, faktor utamanya adalah dana. Pemerintah sendiri menyediakan dana, tapi jumlahnya sangat terbatas, oleh karenanya perlu adanya dukungan dari perusahaan khususnya milik BUMN, katanya. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Rabu 13 Januari 2010
7
Piala Afrika
Tunisia Hindari Kutukan LUBANGO - Zambia berhasrat menghadirkan kejutan berikutnya kala berjumpa Tunisia di laga Grup D Piala Afrika 2010, dini hari nanti. Tunisia sendiri tampil di turnamen ini dalam kondisi masih terluka karena gagal lolos ke Piala Dunia 2010 secara dramatis. The Carthage Eagles yang memenangkan Piala Afrika 2004, mengungguli Nigeria selama lima putaran kualifikasi Piala Dunia. Ironinya, mereka kemudian kalah dari Mozambik sehingga disalip oleh Super Eagles yang kala itu menang atas Kenya di pertandingan terakhirnya. Di bawah arahan pelatih lokal Faouzi Benzarti yang menjabat setelah dipecat Libya, Tunisia diunggulkan lolos ke babak selanjutnya bersama tim favorit Kamerun. Mereka dijagokan menyisihkan Zambia dan Gabon. Namun hasil yang muncul dari laga pertama di kompetisi ini langsung membuktikan tak ada tim yang dijamin bisa meraih kemenangan. Angola membuang keunggulan empat gol ketika menghadapi Mali, Aljazair tumbang melawan Malawi, sedangkan Burkina Faso menahan imbang tim favorit juara, Pantai Gading. “Seperti yang kita lihat, pertandingan pertama sangat sulit, meskipun Zambia dikategorikan tim pelengkap,” ujar Benzarti, Selasa kemarin. “Kami harus berhati-hati dan berkonsentrasi agar memperoleh tiga poin pertama yang akan berguna untuk kami di dua pertandingan berikutnya, terutama melawan Kamerun yang menjadi favorit grup,” lanjutnya. Menurut Benzarti, tak ada tim lemah di Afrika. Mereka memiliki level yang sama. “Saya menghadapi ini dengan spirit yang sangat positif karena saya tidak dapat menerima kekalahan. Tujuannya adalah untuk lolos dari babak perta-
ma, kemudian kita lihat saja setelah itu,” tandasnya. Anak asuh Benzarti berharap bisa memperbaiki pencapaian lolos ke perempatfinal dalam dua edisi terakhir. Mereka akan mengandalkan pengatur serangan Oussama ‘Picasso’ Darragi untuk mewujudkan target tersebut. Darragi adalah figur penting dalam skuad Tunisia dan memiliki hubungan yang baik dengan Benzarti ketika bekerjasama di klub raksasa Tunisia, Esperance. Sementara bek Karim Hagui yang bermain di Jerman merupakan satu-satunya sisa pemain dari skuad yang juara pada 2004. Tunisia akan memasuki laga ini setelah secara mengejutkan kalah 1-2 dari Gambia di pertandingan persahabatan Sabtu lalu. Satusatunya gol mereka kala itu diciptakan oleh Armine Chermiti di menit keempat injury timem. Namun Tunisia tetap lebih berpengalaman di Piala Afrika daripada Zambia. Ini merupakan penampilan ke-14 tim peringkat 53 dunia itu di final Piala Afrika. Jumlah ini kalah jauh dari Zambia yang pencapaian terbaiknya hanya menjadi runner-up pada 1974 dan 1994. Zambia sendiri bakal mengandalkan penyerang Christopher Katongo. Ia ditunjuk sebagai kapten tim setelah mencetak hat-trick ke gawang Afrika Selatan di Piala Afrika 2008. Pemain yang kini merumput bersema klub Divisi II Jerman, Arminia Bielefeld ini wajib meningkatkan produktivitasnya setelah hanya mencetak satu gol selama kualifikasi. Kemampuan mencetak gol memang menjadi masalah utama tim yang dilatih oleh Herve Renard ini. Mereka hanya mampu menciptakan empat gol dari 10 partai kualifikasi. Praktis untuk bisa membuat kejutan, Renard mesti mempertajam daya gedor timnya. (adn/afp)
Piala Raja Suluh Indonesia/ap
BEREBUT BOLA - Pemain Manchester City, Carlos Tevez, berebut bola dengan pemain Blackburn, Christopher Samba, dalam pertandingan Liga Inggris, di Manchester, Inggris, kemarin. Teves memborong tiga gol dan timnya menang 4-1.
Manchester City Vs Blackburn Rovers
Tevez Cetak Tiga Gol MANCHESTER - Carlos Tevez menorehkan hat-trick gol pertamanya di Liga Utama Inggris bersama Manchester City, kemarin. Gol-golnya tersebut mengantarkan The Citizens menang 4-1 atas Blackburn Rovers dan naik ke posisi keempat klasemen. Kemenangan tersebut sekaligus menjaga rekor sempurna pelatih Roberto Mancini dengan empat kemenangan berturut-turut. City kini hanya terpaut tujuh poin di belakang pimpinan Chelsea. Sebaliknya The Rovers terpuruk di papan bawah dengan tinggal terpaut tiga poin dari zona degradasi. Pada pertandingan yang digelar di stadion City of Manchester ini, Mancini tak
menurunkan gelandang anyar Patrick Vieira yang pekan lalu direkrut dari Inter Milan. Pemain veteran Prancis itu hanya duduk di tribun menonton rekan-rekannya beraksi. Tevez membuka keunggulan tuan rumah di menit ke-7 berawal dari tembakan striker Benjami Mwaruwari yang mengarah tepat ke pahanya. Micah Richards menambahkan gol kedua enam menit sebelum turun minum lewat usaha berikutnya dari Benjani. Pelatih Blackburn, Sam Allardyce memasukkan striker David Hoilett danNikola Kalinic usai jeda, namun justru City yang kembali mencetak gol. Babak kedua baru berjalan empat menit ketika Tevez mengecoh
kiper Paul Robinson dengan tembakan dari jarak 20 meter. Blackburn hanya mampu membalas satu gol melalui Morten Gamst Pedersen di menit ke-71. Kemenangan City dilengkapi oleh gol pamungkas dari Tevez di menit pertama tambahan waktu. Dengan tiga gol tersebut, Tevez kini mengemas 11 gol dari sembilan laga terakhir di liga. Menanggapi kemenangan ini, Mancini memiliki dua pandangan berbeda. Di satu sisi ia gembira, namun di sisi lain mantan pelatih Inter ini berang dengan kesalahan yang dilakukan pemainnya sehingga kebobolan. Mancini merujuk pada kesalahan Vincent Kompany yang menjadi cikal bakal terciptanya gol Pederson.
“Ini malam yang menyenangkan untuk kami. Pemain bermain dengan sangat baik. Carlos Tevez bermain bagus. Seluruh tim berkonsentrasi selama 90 menit, namun saya marah karena kami kebobolan gol. Itu hadiah dari kami. Saya kira yang paling penting adalah agar kami fokus sepanjang waktu,” papar Mancini. Mancini pun mencoba tetap merendah walaupun posisi City kian menanjak di klasemen sementara. “Kami tidak melihat klasemen. Kami baru melihatnya dalam dua bulan. Sekarang itu tidak penting. Masih ada 17 pertandingan hingga akhir. Yang penting saat ini adalah terus bermain bagus dan memperbaiki diri,” tandas Mancini. (adn/afp)
Piala Afrika
Burkina Faso Imbangi Pantai Gading CABINDA - Kejutan kembali muncul di Piala Afrika 2010. Tim favorit juara Pantai Gading ditahan 0-0 oleh Burkina Faso pada pertandingan pertama penyisihan Grup B di Stadion Chiazi Cabinda, kemarin. Tuan rumah Angola sehari sebelumnya menyia-nyiakan keunggulan empat gol kala ditahan imbang Mali pada partai pembuka. Dan 24 jam berselang Malawi menghantam finalis Piala Dunia 2010 Ajazair dalam pertandingan Grup A lainnya. Pantai Gading yang diperkuat bintang-bintang berbasir Eropa seperti Kolo Toure, Yaya dan Didier Drogba memang mendominasi penguasaan bola sepanjang laga, tetapi jarang menciptakan peluang emas dan terlihat kurang memiliki potensi untuk menjadi juara. Burkina Faso menerapkan taktik defensif dan berhasil meladeni lawannya itu dengan cukup meyakinkan untuk menjaga peluang finis di dua urutan teratas dari tiga tim yang
menghuni Grup B dan lolos ke perempatfinal. Para pemain kedua tim melakukan hening sesaat sebelum kick-off untuk menghormati dua ofisial Togo yang tewas dalam insiden penyerangan Jumat lalu. Polisi, tentara, dan pasukan khusus berjagajaga membentuk lingkaran di sekitar lapangan. Togo yang skuadnya telah pulang ke negaranya Minggu lalu secara resmi didiskualifikasi dari turnamen karena tidak hadir untuk duel pertama melawan Ghana. Pertemuan dua negara ini semula dijadwalkan menjadi salah satu dari dua laga di Cabinda. “Ini awal yang sulit. Setelah apa yang terjadi beberapa hari lalu, sulit untuk berkonsentrasi. Kami tidak melupakan apa yang terjadi pada Togo, tetapi sekarang kompetisi telah dimulai dan kami mencoba fokus pada pertandingan,” ujar Drogba. Hal berbeda disampaikan pelatih Burkina Faso, Paulo Duarte. “Kami tidak bagus di babak pertama dan tidak men-
ciptakan peluang mencetak gol. Kondisinya lebih baik untuk kami setelah jeda,” ungkap arsitek kelahiran Portugal itu. Pantai Gading mendominasi sejak babak pertama. Pilihan Burkina Faso untuk bermain bertahan juga dapat dipahami setelah mereka kalah 2-3 dari The Elephants di partai kandang dan takluk 0-5 di partai tandang selama babak kualifikasi. Duo bintang Liga Utama Inggris, Drogba dari Chelsea dan Emmanuel Adebayor dari Arsenal, sempat mengajukan protes meminta penalti namun ditolak oleh wasit asal Tunisia. Ada beberapa momen membahayakan lainnya yang dihadapi kiper Burkinabe, Daouda Diakate yang dipaksa memungut bola lima kali dari gawangnya di Abijan September tahun lalu. Ia menghentikan tembakan jarak jauh dari gelandang Didier Zokora dan mementahkan serangan dari Bakari Kone. Berikutnya Cheik Tiote nyaris memecahkan kebuntuan untuk
Pantai Gading ketika tembakannya hanya beberapa milimiter dari gawang Diakate. Kone seharusnya dapat membawa The Elephants memimpin ketika sebuah umpan diarahkan kepadanya, namun tembakannya kurang bertenaga sehingga Diakate dengan mudah mengamankan gawang The Stallions. Pantai Gading benar-benar kehilangan insting membunuh di babak pertama dan skor tetap imbang tanpa gol selama jeda. Burkinabe bermain lebih apik setelah jeda, namun mereka juga dinaungi keberuntungan pada pertengahan babak kedua ketika tembakan Kone memanfaatkan umpan Kouassi Gervinho Yao melebar. Burkinabe yang jarang melakukan serangan mendapatkan kesempatan langka melalui Charles Kabore menjelang laga berakhir. Sementara Pantai Gading gagal memaksimalkan peluang pamungkas di depan mulut gawang pada tambahan waktu. Skor akhir tetap imbang tanpa gol. (adn/afp)
Essien Terjebak di Inggris CABINDA - Cuaca buruk di Inggris membuat Michael Essien menunda keberangkatannya ke Angola. Gelandang Chelsea itu baru dapat bergabung dengan rekan setimnya di timnas Ghana untuk bermain di Piala Afrika, hari ini. “Essien tidak bisa keluar dari London Senin lalu. Cauca buruk menahannya karena beberapa penerbangan dibatalkan,” ungkap juru bicara timnas Gha-
na, kemarin merujuk kondisi cuaca sangat dingin yang mengancam sebagian besar wilayah Inggris. “Kami masih berhubungan dan sekarang ia memesan penerbangan untuk tiba Rabu serta tepat waktu untuk pertandingan pembuka kami melawan Pantai Gading Jumat nanti.” Ghana tidak memainkan laga pembuka Grup B melawan Togo Selasa lalu setelah tim Afrika
Barat itu mundur menyusul adanya insiden penyerangan mematikan terhadap bus tim mereka di Cabinda, Jumat lalu. Essien sendiri kembali bugar setelah berkutat dengan cedera hamstring yang diderita selama membela Chelsea di Liga Champions. Andai Ghana jadi bertanding dengan Togo, sudah dipastikan gelandang bertahan ini bakal absen. (adn/rtr)
Michael Essien
Barcelona Dalam Bahaya MADRID - Juara bertahan Barcelona dalam bahaya tersingkir dari sebuah kompetisi untuk pertama kali sejak dua tahun lalu. Azulgrana harus mengejar desifit satu gol ketika bertandang ke markas Sevilla pada laga kedua babak 16 besar Piala Raja, dini hari nanti. Tim yang ditangani pelatih Pep Guardiola itu kalah 1-2 pada laga pertama pekan lalu. Kegagalan membalikkan kondisi ini menjadi kemenangan akan membuat Barca tersingkir dari sebuah kompetisi untuk pertama kali sejak dikalahkan Manchester United pada semifinal Liga Champions akhir April 2008. Namun setelah memetik kemenangan pertamanya dari tiga laga di tahun ini dengan menghancurkan Tenerife 5-0 di La Liga Senin lalu, Guardiola dan pasukannya kembali difavoritkan untuk menyingkirkan Sevilla. Mental Lionel Messi dan kawan-kawan memang menanjak setelah kemenangan tersebut. “Kami penuh percaya diri untuk pertandingan ini. Tiga gol memang penting, tetapi kemenangan jauh lebih penting bila mempertimbangkan bagaimana kami memulai tahun ini,” ungkap Messi, kemarin. Penyerang lincah asal Argentina itu memborang Lionel Messi tiga gol pada
laga tersebut. Ia pun menjadi salah satu top skorer La Liga dengan total mendulang 12 gol. Messi diharapkan kembali produktif untuk bisa membungkam klub Andalusia itu. Namun mengingat kemenangan atas Tenerife juga tidak diraih dengan mudah, dimana kiper Victor Valdes sampai harus melakukan penyelamatan tiga kali, Guardiola mengharapkan pemainnya untuk tetap fokus. “Sampai kami memperoleh gol pertama, hanya ada
s a t u tim di lapangan, yakni mereka. Tampil dan bermain seperti itu tidak akan membuat kami menang. Saya mencatat ada beberapa hal yang tidak berjalan dengan baik dan harus kami perbaiki,” urai Guardiola. Penampilan Sevilla di Piala Raja berbeda dengan apa yang ditunjukkan di liga. Mereka menelan kekalahan ketiga beruntun di kandang Minggu lalu dengan takluk di kaki tim papan tengah Racing Santander. Posisi Sevilla pun melorot ke urutan kelima. Namun bukan berarti Sevilla tidak dapat kembali menghadirkan kejutan. Gaya menyerang yang diperagakan Barcelona bisa saja memberikan mereka peluang yang lebih baik untuk mencetak gol ketimbang saat melawan tim yang bermain bertahan, namun berbahaya dari serangan balik seperti Santander. “Barca adalah tim yang menginginkan bola dan menciptakan ruang, berbeda dengan tim yang terus bertahan dan memiliki gaya yang lebih menghancurkan,” kata kiper sekaligus kapten Sevilla, Andres Palop. (adn/rtr)
Malawi Hajar Aljazair LUANDA - Ambisi besar Aljazair di Piala Dunia nanti sepertinya harus dipertimbangkan kembali. Buktinya mereka dihajar 0-3 oleh tim lemah Malawi pada pertandingan perdana Piala Afrika 2010 di Stadion 11 November, kemarin. Malawi dibantai 0-3 oleh Aljazair pada satu-satunya penampilan mereka terdahulu di turnamen ini 26 tahun tahun silam. Namun berkat gol dari Russel Mwafulirna, Ivis Kafoteka dan Davie Banda, kali ini giliran Aljazair yang menelan kekalahan dengan skor serupa. Setelah Angola dan Mali bermain 4-4 Senin lalu, tiga poin dari laga ini menempatkan Malawi dalam posisi yang menguntungkan untuk lolos dari Grup A dan bermain di perempatfinal. Pelatih Aljazair, Rabah Saadane mengungkapkan kekalahan mengejutkan ini diakibatkan oleh penampilan rivalnya yang terorganisir dengan baik, kondisi cuaca yang panas dan juga kesalahan dari pemainnya sendiri. “Kami berharap panitia Konfederasi Sepakbola Afrika dapat menggelar pertandingan lebih sore karena cuaca sangat panas dan kami tidak tampil dengan baik,” ungkapnya. “Pemain terbaik kami tidak menampilkan yang terbaik dari mereka, itu periode yang sulit untuk bermain. Mereka tidak dalam kondisi terbaik, terlalu lembab. Kami berharap
bermain lebih sore lain kali.” Beralih ke penampilan Malawi, Saadane mengakui mereka lebih unggul. “Mereka memainkan sepakbola sederhana dan teliti. Kekalahan 0-3 melukai hati kami, namun kami harus rendah hati dan menerimanya serta mengucapkan selamat pada Malawi,” tambahnya. Pelatih Kinnah Phiri di pihak Malawi menilai kendati hasil ini di luar dugaan, kemenangan ini tetap pantas bagi timnya. “Kami datang kesini sebagai underdog, tetapi kami bermain bagus, ada tanda yang memperlihatkan hal itu. Kami imbang 1-1 dengan Mesir, imbang 0-0 dengan Ghana dan mengalahkan Mozambik selama laga pemanasan,” papar Phiri. Striker klub Divisi II Swedia, Mwafulirwa membuat Malawi memimpin di menit ke-17 dengan memanfaatkan kesalahan dari kiper Aljazair, Faouzi Chaouchi. Rafik Saifi hampir segera dapat menyamakan kedudukan, namun tembakan gelandang Al-Khor itu melambung di atas gawang Malawi. Malawi layak menambah keunggulan di menit ke-35 dari aksi Kafoteka yang menyambut umpan Moses Chavula. Keberhasilan balas dendam pada Aljazair dan memetik kemenangan pertama di Piala Afrika dipastikan lewat gol pamungkas dari Banda di babak kedua. (adn/afp)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Rabu 13 Januari 2010
8
Polisi Gerebek Industri
Bangkai Ayam Olahan
Suluh Indonesia/ant
TRANSPORTASI BERBAHAYA - Sejumlah siswa SMP Satu Atap menaiki atap mobil angkutan untuk pergi ke sekolahnya yang berjarak 5 kilometer di desa Duwet, Tumpang, Malang, Jawa Timur, kemarin. Meskipun membahayakan, sejumlah siswa tetap berjejal dan menaiki atap mobil angkutan itu.
Nyawa Ganti Nyawa, Gigi Ganti Gigi
Dua Kubu Masih Saling Siaga JAKARTA - Wakil Kepala Divisi (Wakadiv) Humas Polri, Brigjen Pol. Sulistyo Ishak mengatakan situasi pascabentrokan antarsuku di Kwamki Lama, Timika, Papua, saat ini dalam keadaan kondusif. “Situasi terakhir sampai tadi pagi relatif kondusif,” kata Sulistyo di gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa. Sulistyo mendapatkan laporan tentang situasi terakhir di Kwamki Lama dari Kepala Polres Mimika, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mohammad Sagi. Pejabat kedua di Humas Polri itu menyatakan kejadian pascabentrokan yang ditayangkan di televisi hanya pada
sepenggal jalan, bukan kerusuhan yang terjadi pada lokasi yang luas dan aparat sudah bisa mengatasinya. “Aparat sudah mengantisipasi, mudahmudahan tidak berkembang,” ujar jenderal bintang satu itu. Sementara itu, Kapolres Mimika, Papua, AKBP Mohammad Sagi, Senin (11/1) di Timika, menegaskan pihaknya masih menyiagakan sejumlah anggota di Kwamki Lama, Kelurahan Harapan, guna mengantisipasi aksi lanjutan pertikaian antarsuku di wilayah itu. Polisi menyambut baik keinginan dari warga Kwamki Lama yang menghendaki aparat keamanan menegakkan
hukum di wilayah yang rawan dengan pertikaian antarsuku itu. Sagi mengharapkan warga Kwamki Lama mengubah paradigma pemikiran yang selalu mengedepankan cara adat, yakni “nyawa ganti nyawa, gigi ganti gigi” dalam menyelesaikan berbagai persoalan antarsuku. Pertikaian antardua kelompok warga di Kwamki Lama itu terjadi sejak Senin (4/1) lalu, mengakibatkan seorang warga tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Warga kedua kubu masih terus berjaga-jaga dengan senjata tajam seperti panah, parang, tombak, katapel dan senapan angin. (ant)
Hari Ini
Bupati Sleman Nonaktif Divonis YOGYAKARTA - Putusan Pengadilan Negeri (PN) Sleman terhadap bupati Sleman nonaktif Ibnu Subiyanto terdakwa kasus korupsi pengadaan buku ajar senilai Rp 12,1 miliar yang akan dibacakan Rabu (13/1) merupakan pertaruhan independensi lembaga penegak hukum. “Fakta dipersidangan menunjukkan adanya upaya dari mereka terlibat dalam pengadaan buku mengundang muspida Sleman untuk berkumpul di sebuah hotel,” kata peneliti Pusat Kajian Anti (Pukat) Korupsi Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Hifdizil Alim, Selasa. Menurut dia, dengan kenyataan ini diharapkan muspida Kabupaten Sleman utamanya Ketua PN Sleman tetap independen dalam memutus perkara ini dan berkomitmen
Ibnu Subiyanto
tinggi mendukung agenda pemberantasan korupsi. “Kasus korupsi buku ajar ini merupakan satu rangkaian dan tidak terpisah dengan kasus korupsi buku dengan terpidana Muh Bahrun (mantan Kepala Dinas Pendidikan) dan Masuko (ketua panitia pengadaan buku) dimana keduanya telah divonis dan memiliki kekuatan hukum
tetap serta dalam putusan kasasi MA dinyatakan bersalah,” katanya. Ia mengatakan, diharapkan majelis hakim PN Sleman menghormati sekaligus taat pada putusan MA sebagai puncak peradilan Indonesia. “Jika kedunya diputus bersalah oleh MA maka kasus yang dilakukan Ibnu Subiyanto dan merupakan satu rangkaian seharusnya juga dinyatakan bersalah,” katanya. Hifdzil mengatakan, selain itu juga ada upaya sebagian pihak yang anti pemberantasan korupsi yang menyatakan bahwa kasus tersebut tidak dapat divonis karena merupakan suatu kebijakan sehingga tidak bisa dipidanakan dan pertanggungjawabannya ke DPRD. “Kebijakan tetap bisa dipidanakan karena ada yurisprodensinya.” (ant)
Darah di Celana Prabangsa
Perlu Dites DNA DENPASAR - Tes DNA perlu dilakukan guna memastikan pemilik darah yang menempel di bagian celana yang dipakai almarhum AA Narendra Prabangsa (43), wartawan Radar Bali yang tewas akibat aksi pembunuhan. “Dalam kasus ini perlu dilakukan tes DNA,” kata saksi ahli forensik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Mun’im Idris di depan sidang lanjutan kasus pembunuhan Prabangsa di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali, Selasa. Hasil visum et repertum (VER) yang dilakukan Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, terhadap jenazah Prabangsa, disebutkan adanya bercak darah yang menempel di bagian celana korban, namun tidak dijelaskan darah tersebut milik siapa. “Dalam visum tersebut hanya
disebutkan jenis dari golongan darah, yakni AB. Ini memang identik dengan darah milik korban. Namun perlu diingat bahwa orang yang memiliki darah AB, tidak hanya Prabangsa, melainkan banyak orang,” katanya, menjelaskan. Mengingat itu, lanjut dia, jika dalam kasus ini masih ada kebimbangan tentang siapa pemilik darah yang sebenarnya, maka untuk memastikan itu perlu dilakukan tes DNA. “Perlu tes DNA, sebab jika hanya mendasarkan pada identifikasi golongan darah semata, kebenaran yang didapat hanya sekitar 20 persen,” ujar saksi ahli itu. Demikian juga soal adanya ciri-ciri khusus yang dibenarkan pihak keluarga korban, menurutnya hal itu belumlah cukup untuk membuktikan jika darah tersebut milik korban.
Mun’im dihadirkan penasehat hukum sebagai saksi ade carge (meringankan) untuk terdakwa Nyoman Susrama dalam sidang kasus pembunuhan terhadap korban Prabangsa yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Djumain SH. Dinyatakan Mun’im, kematian Prabangsa dalam istilah forensik disebabkab karena kekerasan tumpul bukan karena benda tumpul. Saat menjawab pertanyaan Sugeng Teguh Santosa SH, penasihat hukum Susrama, soal benda tumpul dimaksud, Mun’im menyatakan, bisa saja kemungkinan benda tumpul itu seperti batu, balok atau balingbaling perahu dan lainnya. Selain itu, Munim juga menjelaskan siapapun bisa mengajukan tes DNA, termasuk penasihat hukum. (ant)
MADIUN - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Madiun, Jawa Timur, menyita ratusan ekor bangkai ayam dari sebuah rumah pengolahan di Jalan Sawo 25 B, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Selasa. Rumah olahan tersebut milik tersangka Purwanto (50) dan Hartono (57) warga lingkungan sekitar yang kesehariannya memang menjual daging ayam ke pedagang atau konsumen. “Sebagian barang bukti yang disita adalah bangkai ayam (ayam mati) yang telah diolah dan siap dijual, sedangkan bagian lainnya
merupakan bangkai ayam yang belum sempat diolah atau mentah,” ujar Kasat Reskrim Polresta Madiun, AKP Eko Rudianto. Menurut dia, pengungkapkan rumah olahan ini dibongkar berdasarkan laporan warga sekitar yang sering mencium bau tidak sedap dari rumah pengolahan tersebut. Setelah digerebek, polisi dapat menyita sedikitnya 250 ekor bangkai ayam mentah dan olahan, serta peralatan untuk mengolah daging bangkai ayam tersebut. Bangkai ayam yang telah diolah dagingnya itu dimasukkan dalam keranjang dan
siap untuk dijual, sedangkan daging bangkai ayam mentah dimasukkan dalam sedikitnya delapan karung. “Kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolresta Madiun guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya akan dikenai dengan UU RI Nomor 7 tahun 1996 tentang Perlindungan Pangan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” katanya. Berdasarkan keterangan sementara kedua tersangka, daging bangkai ayam tersebut diperoleh dari teman tersangka yang hingga kini masih dalam pengejaran pi-
hak kepolisian. Tersangka juga mengaku, telah berprofesi sebagai penjual daging ayam selama 30 tahun lebih, namun menjual bangkai ayam tersebut baru dilakukan selama satu bulan terakhir. Daging-daging bangkai ayam tersebut biasanya dijual di Pasar Besar Penampunangan Madiun yang terletak di kawasan Stadion Wilis. “Untuk satu ekornya, daging bangkai ayam olahan tersebut dijual dengan harga Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu menyesuaikan besar kecilnya ukuran daging,” kata Eko Ruadianto. (ant)
Domba Berkepala Dua
Dikafani Sebelum Dikuburkan JAKARTA - Hingga kini masih banyak warga kabupaten Garut, Jawa Barat, yang tanpak penasaran tentang kondisi anak domba saat dilahirkan berkepala dua. Meski anak domba yang memiliki kelainan itu, hanya bertahan sekitar 15 menit dan hari Senin sore pun langsung dikuburkan pemiliknya, Opik Taopik Hidayat(28) warga kam-
pung Babakan desa Karyamukti kecamatan Cibatu, kata warga setempat termasuk Eman(36), Selasa. Namun banyak warga Garut yang mengharapkan, adanya kelainan tersebut tidak dikaitkan dengan hal diluar nalar akal sehat manusia, melainkan hendaknya semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, ungkap Eman pula. Sedangkan menurut pemi-
liknya, Opik Taupik Hidayat, usia kandungan dombanya ini memasuki sekitar 4,5 bulan, menjelang “ngajuru” (melahirkan) sejak pukul 08.00 WIB terlihat gelisah, yang semula diduga hanya mengalami sakit perut. Tetapi beberapa jam induk domba ini mengeluarkan cairan, anehnya disusul dengan keluarnya dua kaki belakang kemudian diikuti kaki depan,
sedangkan kepalanya sangat sulit keluar, katanya. Karena hampir tiga jam atau hingga sekitar pukul 16.00 WIB tak juga keluar, maka dengan cara paksa menarik kaki belakang, sehingga keluarlah anak domba seberat 2 kilogram berbulu putih bercampur hitam dengan berkepala dua. Sebelum dikuburkan, anak domba itu dibalut kain kafan. (ant)