Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 49 tahun IV Jumat, 12 Maret 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Bahayakan Kepentingan Rakyat
BBM Tidak Naik
Ketatkan Pengawasan
PENGAMAT ekonomi Lembaga Riset Danareksa, Purbaya Yudhi Sadewa, mengingatkan bahwa rencana sebagian kalangan DPR memboikot pembahasan APBNP 2010 akan membahayakan kepentingan rakyat...hal. 1
EKONOM Standard Chartered, Fauzi Ichsan, memperkirakan tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 2010. “Pemerintah menggunakan asumsi harga minyak 77 dolar AS per barel, maka...hal. 2
PUSAT Studi Kebijakan Publik (Puskepi) meminta agar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mengawasi spesifikasi jenis bahan bakar minyak (BBM) non subsidi. Hal itu dilakukan...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Dua Jaksa Dipecat
Marzuki Alie
Didesak Mundur JAKARTA - Seorang anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) Mulyadi, berpendapat, desakan mundur Marzuki Alie dari Ketua DPR adalah hal yang mengada-ada, karena dalam undang-undang tidak mengatur hal itu. ‘’Marzuki Alie duduk sebagai anggota DPR itu karena UU pemilu dan undang-undang itu juga mengatakan bahwa partai pemenang pemilulah yang berhak menjadi Ketua DPR,” katanya di Jakarta, kemarin. Pernyataan Mulyadi tersebut disampaikan menjawab pertanyaan wartawan atas adanya desakan mundur ketua DPR Marzuki Alie. Menurut Mulyadi, posisi Ketua DPR tidak bisa digeser hanya karena ada desakan ataupun mosi tidak percaya. Mulyadi justru menilai orang-orang yang melontarkan desakan tersebut tidak mengerti undang-undang yang ada. Ia juga membantah bahwa bergulirnya isu dilakukan oleh internal PD terkait pemilihan ketua umum pada Munas mendatang. Menurut Mulyadi tidak mungkin kader PD mau menjatuhkan Marzuki Alie hanya karena ambisi untuk menjadi ketua umum.
Mulyadi yakin kompetisi untuk menjadi ketum PD tidak akan dilakukan dengan cara menjelekkan partainya sendiri. ‘’Justru saya melihat ada pihak-pihak diluar PD yang menginginkan PD lemah agar mudah diatur,” kata Mulyadi. Pihak luar, tambahnya, akan senang jika ketua DPRnya mudah diatur dan semakin mudah mencapai tujuan mereka. Mulyadi juga melihat dari pernyataan tuntutan yang ada nampaknya pihak luar itu ingin mengadu domba antara Ketua DPR dan Ketua FPD di DPR. ‘’Saya yakin keduanya juga paham dan tidak akan terpancing dengan permainan ini,” jelasnya. Sementara secara terpisah Pakar Hukum Tata Negara, Irman Putra Sidin mengatakan, adalah hak setiap warganegara untuk menuntut mundur sebagai bagian dari demokrasi. Namun, tambahnya pihak yang menuntut mundur hendaknya juga paham bahwa adalah hak orang yang dituntut mundur untuk tidak mau mundur, karena pada dasarnya setiap jabatan adalah kewajiban dan amanah yang harus dilaksanakan. ‘’Budaya mundur juga tidak lazim di Indonesia,’’ katanya. (har)
Suluh Indonesia/ade
DIMAKAMKAN - Peti jenazah Dulmatin alias Joko Pitono alias Amar Usman didorong sejumlah petugas dan keluarganya memasuki mobil ambulan untuk dimakamkan di kampung halamannya, Pemalang, Jateng, kemarin.
JAKARTA - Kejagung memecat dua jaksa karena terbukti telah melakukan berbagai pelanggaran tidak patut seperti diatur dalam kode etik jaksa. Ketua Majelis Kehormatan Jaksa (MKJ) yang juga menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) M Amari di Jakarta, kemarin menyatakan, kedua jaksa itu mendapatkan sanksi dipecat secara tidak hormat dan dipecat secara hormat. ‘’Pelanggaran kedua jaksa itu sudah diputus melalui MKJ,” katanya. MKJ menyidangkan 12 jaksa nakal, dan enam jaksa nakal tersebut penyidangannya dipimpin langsung oleh Jamintel M Amari. Ia mengatakan dari enam jaksa nakal yang disidangkan di MKJ tersebut, dua jaksa dipecat dan dua jaksa dicopot dari jabatan fungsionalnya. ‘’Dua jaksa lainnya masih dalam proses sidang,” katanya. Sebelumnya, Jamwas Hamzah Tadja, menyatakan, 12 jaksa itu akan dibawa ke MKJ untuk melakukan pembelaan. Kebanyakan kasus 12 jaksa yang diusulkan dipecat itu terkait tindak pemerasan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penyuapan. ‘’Kita harapkan pada 2010, penanganan kasus jaksa bermasalah itu sudah selesai,” katanya. (nas)
Polri Cari Bom Dulmatin JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, Polri terus mencari bom yang diduga telah dirakit oleh Dulmatin dan kelompoknya. Bom itu diduga telah dirangkai karena polisi menemukan rangkaian pemicu bom yang bisa dikendalikan dari jarak jauh (remote control). ‘’Kami sedang mencari dimana bahan peledak atau bomnya karena kemarin pemicunya sudah ditemukan,” katanya usai apel latihan gabungan anti teror TNI/ Polri di Jakarta, kemarin. Polri akan mencari bahan peledak dan bom dari kelompok itu karena diduga memiliki efek ledakan yang lebih besar. Terkait dengan adanya senjata api yang dimiliki kelompok ini, Ito mengatakan, Polri telah menyita tujuh senjata api jenis revolver, pistol jenis FN, AK 47
dan M16. ‘’Jumlah senjata yang dimiliki mereka bisa saja lebih banyak lagi. Para tersangka yang tertangkap tidak mau buka mulut soal asal senjata itu,” katanya. Ito mengatakan, senjata itu diduga berasal dari luar negeri dan diselundupkan dengan bentuk komponen-komponen kecil. ‘’Senjata kan bisa dirakit. Asal usul senjata bisa dari mana saja. Ini juga yang sedang kita cari dari mana mereka mendapatkan snya,” katanya. Menurut dia, polisi juga mencari asal sekitar 7.000 butir peluru yang juga disita. Peluru-peluru itu diduga berasal dari luar namun ada juga yang berasal dari dalam negeri. ‘’Banyak peluru yang kelihatannya sudah tua dan bekas dipendam lama di dalam tanah. Bisa saja ini peluru yang diper-
oleh dari sisa konflik di Aceh. Peluru itu bisa dari mana saja,” ujarnya. Ito mengatakan, kelompok Dulmatin yang berlatih kemiliteran di Aceh tidak punya pelatih secara khusus tapi pelatih berasal dari kalangan mereka sendiri. ‘’Berlatihnya dengan cara berbagi pengalaman. Sebagian dari mereka kan pernah menjadi sukarelawan dan mendapatkan latihan militer di Philipina dan Afghanistan,” ujarnya. Soal aliran dana, Ito belum bisa menjelaskan dan Polri akan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Polri menyita barang bukti kiriman uang dalam bentuk mata uang rupiah dan uang asing dari lokasi penangkapan di Pamulang. (tim)
Boikot Berdampak Negatif PADANG - Pengamat politik dari Universitas Andalas (Unand) Damsar mengingatkan kalangan, DPR agar memikirkan kembali wacana boikot terhadap sejumlah pejabat yang diduga terlibat kasus Bank Century, karena akan berdampak negatif bagi masyarakat. ‘’Kalau DPR memboikot kehadiran Menkeu Sri Mulyani dalam pembahasan RAPBN-P 2010, akan berdampak negatif bagi kepentingan masyarakat Indonesia,” kata di Padang, kemarin. Menurut dia, kalangan DPR seharusnya dapat memilah-milah antara kasus Bank Century, dengan pengajuan RAPBN-P 2010 oleh pemerintah. Dia mengatakan, pembahasan APBN-Perubahan merupakan kebutuhan rakyat Indonesia. Apabila tidak dilakukan revisi, maka akan mengakibatkan proyek-proyek di tingkat nasional menjadi terkendala. Kegiatan pembangunan tersebut, kata Damsar, jelas-jelas berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak. Karena itu, kata dia, kalau DPR melakukan boikot terhadap pejabat peme-
rintah dan mengakibatkan terganggunya pembahasan RAPBN-P, maka hal itu jelas berlawanan dengan yang diperjuangkan DPR. Mantan Dekan FISIP Unand itu mengatakan, apa yang diperjuangkan DPR termasuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam kasus talangan dana ke Bank Century, adalah untuk mencari kebenaran. Ujung-ujung dari perjuangan itu adalah untuk kesejahteraan rakyat. ‘’Pembahasan RAPBN-P juga terkait dengan kesejahteraan rakyat. Oleh sebab itu, DPR jangan melakukan tindakan yang berlawanan dari misi idealnya,” kata Damsar. Menurut dia, DPR sudah membentuk tim untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan rekomendasi kasus Bank Century. Rekomendasi itu juga akan ditindak lanjuti pemerintah. Dalam kaitan itu, dia mengingatkan, belum tepat mengatakan Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani bersalah, karena belum ada suatu putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap. (ant)
Email Dulmatin Masih Diteliti JAKARTA - Salah satu petunjuk yang dimiliki Polri dalam mengungkap misteri kepulangan Dulmatin ke Indonesia adalah adanya email yang dikirim Dulmatin di warnet Multiplus sebelum ahli perakit bom itu tewas dalam penggerebakan oleh Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Polisi masih memeriksa kepada siapa email dikirim dan untuk tujuan apa. Kabareskrim Komjen Pol. Ito Sumardi menjelaskan polisi masih menelusuri dari mana dana untuk membiayai kelompok Dulmatin berasal. Untuk menelusuri itu, Polri akan meminta bantuan instansi lain. ‘’Masih kita telusuri melalui bank dan PPATK,” kata Ito. Soal tujuan Dulmatin masuk ke Indonesia untuk mengambil uang infak yang dikumpulkan jaringannya di Indonesia, Ito belum dapat memastikan. “Belum, masih ditelusuri,” kata Ito lagi. Dari kronologis penggerebekan, saat disergap Dulmatin diketahui tengah melakukan aktivitas di warnet. Saat itu Dulmatin sedang melakkan kontak kepada jaringannya melalui surat elektonik. Saat ini, CPU dan hard disk dari warnet yang digunakan Dulmatin mengirim email masih terus diselidki. Selain itu polisi juga mengamankan dokumen berupa
laptop dan CD, serta buku dari rumah kediaman Dr Fauzi di Gang Asem yang menjadi safe house Dulmatin selama berada di Indonesia. Pada bagian lain, Ito mengakui jajarannya telah menangkap satu orang teroris di Solo dan saat ini masih dalam pemeriksaan. Penangkapan tersebut berdasarkan hasil pengembangan dari teroris yang tertangkap di Aceh yang juga berkait dengan penggerebekan di Pamulang. ‘’Ini terkait yang di Aceh dan penggerebekan kemarin,” kata Ito. Dia mengatakan Polri masih akan terus mengembangkan keterangan dari bersangkutan termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan kelompok Dulmatin. ‘’Kita masih kembangkan di mana-mana, mulai dari info kelompok-kelompok yang saat ini bisa diamankan Polri,” ujarnya. Kapolri Bambang Hendarso Danuri membenarkan tentang tertangkapnya teroris oleh anggota Densus 88 di Solo, namun Kapolri belum bersedia menjelaskan secara rinci. ‘’Pada saatnya nanti akan dijelaskan,” katanya. Hingga saat ini, Polri masih terus melakukan pemeriksaan instensif terhadap bersangkutan. Polri masih merahasiakan identitas teroris tersebut. (tim)
Tertembaknya Dulmatin Pengalihan Isu ? BERBAGAI spekulasi muncul terkait dengan terbunuhnya teroris Dulmatin. Yang dirasakan banyak pihak operasi pemberantasan terorisme tersebut hanya untuk mengalihkan opini menyusul banyaknya persoalan bangsa yang belum terselesaikan. Benarkah ? Pengamat Politik Dr Jajat Burhanudin menilai, tidak ada kaitan antara tertembaknya tersangka teroris Dulmatin dengan pengalihan isu Bank Century atau rencana kedatangan Presiden Amerika Serikat
Barack Obama ke Indonesia. ‘’Tidak ada kaitannya. Soal perburuan teroris kan memang implementasi program polisi,” kata Jajat yang juga Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat Universi-
tas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah pada Seminar Membaca Ulang Peran Sosial Politik Organisasi Keagamaan Islam di Era Reformasi di Kantor LIPI Jakarta, kemarin. Menurut dia, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri seharusnya didukung, bukannya malah ditampik dan dinilai. Densus 88 menembak mati Dulmatin, orang yang dikenal sebagai teroris dalam Bom Bali I, saat penyergapan di Warnet Multiplus, Ruko Puri Pamulang
Blok A No.6 di Jl Siliwangi, Pamulang, Tengerang, pada Selasa (9/3) lalu. Sedangkan dua tersangka teroris lainnya juga tewas dalam penyergapan di Gang Asem, Jl Setiabudi, Pamulang, Tengerang, Banten. Menurut Jajat, orang-orang yang terlibat terorisme di tahun belakangan sebenarnya merupakan orang-orang yang “ituitu” juga, yang terlibat terorisme di awal abad 21. ‘’Jadi selama ini tidak ada perbaikan pada orang-orang yang terlibat ter-
orisme. Mereka yang ditangkap sekarang ini adalah orang-orang yang dulu pernah dipenjara karena diduga terlibat terorisme,” katanya. Karena itu, katanya, deradikalisasi dan antiterorisme perlu didorong dan dikampanyekan melalui pendidikan hingga menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat. Ia juga menuding, sembilan dari sepuluh teroris memiliki link dengan pesantren Al Mukmin Ngruki Sukoharjo dan Ustad Abu Bakar Ba’asyir. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Jumat 12 Maret 2010
SP Harus Pekerjakan Ketua SP
K ilas Dua Truk Dirampas di Tol TINDAK pidana kejahatan dan kekerasan dengan modus perampasan dan membuang supirnya terhadap dua unit truk terjadi di jalan Tol Tangerang-Jakarta dan Tol Sadang-Purwakarta. “Traffic Management Center” Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya di Jakarta, Kamis dinihari, menyebutkan perampasan terhadap truk bernomor polisi B-9534-PE terjadi di jalur Tol TangerangJakarta, Rabu (10/3) tengah malam pukul 23.30 WIB. Petugas lalulintas, Briptu Yoka mengatakan pelaku merampas kemudi dari supirnya, kemudian membuang supir di jalur Tol Tangerang-Jakarta KM-14. Petugas meminta keterangan korban, kemudian mengincar pelaku perampasan maupun keberadaan truk yang tertutup terpal warna kuning pada bagian bak belakang itu. Akhirnya, petugas berhasil menemukan truk bermuatan gula itu di Jalan Sudirman, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (11/3) pukul 01.30 WIB. Petugas Polisi Jalan Raya (PJR) Markas Besar (Makes) Polri mengamankan truk tersebut. Sementara itu, kejadian perampasan dengan modus serupa terjadi terhadap supir yang mengendarai truk kontainer pengangkut besi “behel” bernomor polisi B-9258-N di Tol Sadang-Purwakarta, Kamis (11/3) dinihari pukul 01.15 WIB. Pelaku membuang supir di dekat pos Sadang-Purwakarta. (ant)
Bupati Divonis Tiga Tahun MAJELIS hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada Bupati Supiori, Papua, Jules F. Warikar dalam kasus dugaan korupsi pembangunan pasar sentral di kabupaten itu. “Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata Ketua Majelis hakim, Herdi Agusten saat membacakan vonis dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis. Majelis hakim juga menjatuhkan hukuman denda Rp250 juta subsider lima bulan penjara dan uang pengganti Rp1,1 miliar kepada Jules. Majelis hakim menyatakan, Jules terbukti bersalah karena terlibat dalam proses penunjukan rekanan secara langsung untuk pembangunan pasar sentral, pembangunan kantor cabang Bank Papua, pembangunan terminal induk, serta pembangunan rumah dinas dan mess pegawai di Kabupaten Supiori. Perbuatan itu bertentangan dengan ketentuan dalam Keputusan Presiden nomor 80 tahun 2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Aturan itu mewajibkan tender calon rekanan dalam setiap proyek pemerintah. “Pembuatan surat penunjukan langsung itu adalah perbuatan yang salah,” kata hakim Andi Bachtiar. Majelis hakim juga menyatakan, Jules telah memerintahkan pembayaran kepada rekanan proyak, yaitu PT Multi Makmur Jaya Abadi. Proyek pembangunan itu menghabiskan anggaran Rp69,7 miliar. Namun, Pemerintah Kabupaten Supiori melakukan pembayaran lebih banyak, yaitu Rp106,3 miliar. “Dengan demikian telah terjadi kerugian keuangan negara sebanyak Rp36,5 miliar,” kata hakim Andi Bachtiar menambahkan. (nas/ant)
Icw Tuding
Ada Kebocoran Informasi di KPK JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) menuding ada kebocoran informasi penanganan kasus di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sangat mungkin dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang ingin “memperdagangkan” kasus tersebut kepada pihak yang sedang berperkara. “Paling tidak kita dapat mengidentifikasi adanya persoalan serius di tubuh KPK, yaitu kemungkinan bocornya informasi, dana, dan pengetahuan atau proses penyelidikan dan penyidikan,” kata Koordinator ICW, Danang Widoyoko setelah bertemu dengan bagian Pangawasan Internal KPK di Jakarta, Kamis. ICW mengatakan hal itu didasarkan adanya berbagai pemberitaan tentang laporan
praktik mafia hukum yang memperdagangkan berbagai perkara yang sedang ditangani oleh KPK. Menurut Danang, kasuskasus mafia hukum itu memiliki pola yang sama. Para mafia menjual pengetahuannya yang mendalam tentang status penanganan kasus di KPK. Kemudian, para mafia hukum itu menjanjikan bisa menolong para pihak yang sedang berperkara dan mengaku memiliki akses ke dalam KPK. “Tentu saja jika hasil penyelidikan dan penyidikan di KPK tidak bocor, para mafia tersebut akan kesulitan untuk meyakinkan para calon tersangka,” kata Danang. ICW juga menyoroti adanya dugaan “perdagangan pengaruh” dalam kasus dugaan mafia hukum di KPK. (ant)
104 Ribu Tenaga Honorer Diangkat JAKARTA - Pemerintah kemungkinan besar akan mengangkat tenaga honorer sekitar 104.000 orang yang telah memenuhi persyaratan, dan datanya masih tercecer menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Anggota Komisi VIII DPR Anita Jacoba Gah, di Jakarta, Kamis, mengatakan, formasi tenaga honorer yang akan diangkat pemerintah menjadi CPNS tidak hanya tenaga guru, juga tenaga bidan, penyuluh pertanian, dan tenaga teknis lainnya. “Saat ini Badan Administrasi Kepegawaian Negara (BAKN) sedang melakukan verifikasi data tenaga honorer yang didampingi anggota Panja Tenaga Honorer DPR,” kata Anita Jacoba Gah. Anggota Panitia Panitia Kerja (Panja) Tenaga Honorer ini mengatakan, berdasarkan hasil rapat Panja tenaga honorer yang akan diangkat sebagai CPNS sekitar 104.000 orang dengan per-
timbangan mereka telah memenuhi persyaratan dan berdasarkan kemampuan APBN. Dijelaskannya, tenaga honorer memenuhi persyaratan yakni sesuai amanah peraturan pemerintah (PP) NO 48 tahun 2005 dan PP No 43 tahun 2007, telah terdata di database BAKN, belum terdata di batabase BAKN tapi telah memenuhi syarat sesuai PP tentang tenaga honorer, tenaga honorer yang dibiayai APBN tapi bertugas di swasta, serta tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintah tapi honornya bukan bersumber dari APBN dan APBD. “Panja meminta BAKN bisa melakukan verifikasi data tenaga honorer secara cermat dan akurat, agar tenaga honorer yang nantinya dingkat benar-benar yang berhak,” kata anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini. Saat ini datanya membengkak mencapai 900.000 berkas tenaga honorer. (ant)
2
Suluh Indonesia/ant
KOMITMEN PRESIDEN - Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK) menggelar aksi ke-151 didepan istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11.3). Mereka meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai penerima penghargaan dari pemerintah Australia atas jasa memperkuat hubungan Australia-Indonesia, meningkatkan demokrasi dan pembangunan Indonesia untuk menegakkan hukum seadil-adilnya sebagai bentuk komitmen penegakan hak asasi manusia (HAM).
JAKARTA - Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Jakarta memutuskan kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Ketua Serikat Pekerja Suara Pembaruan, Budi Laksono, tidak sah dan batal demi hukum. “Tindakan PHK tidak sah secara hukum,” kata Budi mengutip Ketua Majelis Hakim Sapawi SH didampingi dua hakim anggota dalam putusan yang dibacakan dalam persidangan di Jakarta, Kamis. Pengadilan menilai, hubungan kerja antara PT MIU (Media Interaksi Utama) yang mengelola surat kabar terbitan sore Suara Pembaruan dengan Budi Laksono belum putus, sehingga yang bersangkutan harus dipekerjakan kembali seperti semula sebagai wartawan Suara Pembaruan. Sapawi menyebutkan, PHK yang dilakukan bertentangan dengan Pasal 168 Ayat (1) Undang-Undang No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Ia menilai, undangan pertemuan yang dilayangkan oleh PT MIU dan dihadiri oleh Budi Laksono pada 24 Februari 2009 tidak dapat dikatakan sebagai pelaksanaan Pasal 168 Ayat (1) UU No.13 Tahun 2003 karena pada waktu yang bersamaan, perusahaan justru memberikan surat PHK yang telah dipersiapkan sejak 23 Februari 2009. “Pertemuan tanggal 24 Februari baru bisa disebut sebagai pelaksanaan Pasal 168 Ayat (1) UU No.13 Tahun 2003 apabila pada saat itu tergugat rekonvensi (PT MIU) memerintahkan penggugat rekonvensi (Budi Laksono) untuk bekerja sebagaimana mestinya,” kata Budi mengutip Sapawi. Mengingat tindakan PHK tidak sah secara hukum, maka dinyatakan batal demi hukum.(ant)
Pasar Senen Terbakar
Kerugian Ditaksir Rp 9 M JAKARTA - Kerugian yang disebabkan kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis dinihari, ditaksir mencapai Rp8,5-Rp 9 miliar. Pasar Senen mengalami kebakaran pada Kamis (10/3), sekitar pukul 00.30 WIB. Kobaran api baru berhasil dipadamkan pada pukul 03.00 WIB, setelah 250 kios dan 80 lapak pedagang kaki lima (PKL) musnah terbakar. “Kerugian dari bangunan fisik diperkirakan mencapai Rp3 miliar, dan sisanya barang milik pedagang,” kata Kepala PD Pasar Jaya, Djangga Lubis, di Jakarta, Kamis. Hingga Kamis sore, Djangga menyebut relokasi pedagang yang terkena dampak kebakaran belum dilakukan PD Pasar Jaya. “Sampai sekarang, kami masih membereskan puing-puing bangunan sisa ke-
bakaran,” katanya. Menurut Djangga, kebakaran diduga terjadi bukan karena adanya korsleting listrik dari ruko-ruko yang berada di pasar tersebut, tetapi karena api dari PKL yang berada di luar ruko. “Tapi penyebab pastinya masih diselidiki oleh polisi,” ujarnya. Kecurigaan bahwa kebakaran itu disengaja memang sempat beredar di kalangan pedagang di Pasar Senen, karena mereka sempat menolak rencana renovasi pasar yang akan segera dilakukan PD Pasar Jaya, namun Djangga menyangkal adanya hal seperti itu. “Kami sudah mengumpulkan para pedagang, supaya tidak saling tuding dan saling curiga. Jangan sampai mereka berpikir, pasar sengaja dibakar karena ada proyek baru di atas lahan tersebut,” katanya.
Meskipun demikian, Djangga mengakui rencana renovasi itu telah disiapkan sejak lama, dan sempat mengalami hambatan karena adanya penolakan pedagang. “Rencana ini sudah ada sejak 2004, namun baru 70 persen pedagang yang setuju terhadap rencana itu,” katanya. Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran membutuhkan hingga 30 mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api di Pasar Senen tersebut. Kepala Bidang Partisipasi Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran Risanto mengatakan api cepat membesar karena banyaknya barang yang mudah terbakar seperti plastik, kain dan karet. “Selain itu, kami mengalami kesulitan memadamkan api karena asap tebal, keadaan gelap, dan pintu ruko berbentuk rolling door,” katanya. (ant)
Temu Pers-Humas
Membangun Sinergi Lebih Baik JAKARTA- Kelompok Media Bali Post (KMB) menyelenggarakan pertemuan bertajuk “Temu Pers dengan Humas dan Public Relation” di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin. Pertemuan ini cukan cuma ingin mempererat hubungan Kelompok Media Bali Post tetapi juga mendengarkan apresiasi, masukan dan kritik, dari praktisi Humas terhadap KMB. Salah satu apreasiasi dating dari Iskandar, dari Bank Mandiri. “Saya mengapresiasi sikap Bali Post Group dalam menentukan berita yang untuk kepentingan public dan berita perusahaan. Kami memang menghindari pemberian amplop kepada wartawan karena menyalahi kode etik. Itu sebabnya kami menyiarkan kegiatan organisasi kami langsung melalui Bali Post,” kata Iskandar. Pernyataan ini kemudian ditanggapi Penanggung Jawab KMB ABG Satria Naradha. Menurutnya, sikap itu diambil untuk mengangkat martabat wartawan agar tidak menyalahi kode etik. “Kami memang memilah, mana berita dan mana informasi untuk mendukung perusahaan. Kami juga ingin menjaga martabat wartawan
Sekjen Kemlu IC Diperiksa Kejagung JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Imran Cotan, diperiksa penyidik Kejaksaan Agung sebagai saksi kasus dugaan mark up biaya tiket pesawat diplomat yang diduga merugikan negara Rp6,05 miliar. “Ya benar Sekjen Kemlu diperiksa oleh penyidik,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Marwan Effendy, di Jakarta, Kamis.Imron yang merupakan mantan dubes d Australia telah diangkat menjad Dubes di RR China . Kejagung sudah menetapkan lima tersangka kasus itu, yakni, I Gusti Putu Adnyana dan Syarif Syam Arman, keduanya menjabat sebagai bendahara biaya perjalanan diplomat Kemlu. Ade Wismar Wijaya (mantan Kepala Biro Keuangan Kementerian Luar Negeri (Kemlu)), Syarwani Soeni (Direktur Utama PT Indowanua Inti Sentosa/travel), dan Ade Sudirman (staf Biro Keuangan Kemlu). Sementara itu, beredar di
kalangan wartawan mengenai kesaksian atau testimoni tersangka Ade Sudirman yang menyebutkan pada Agustus 2009 mantan pejabat tinggi Kemlu mendapatkan uang Rp1 miliar untuk pembelian sebuah rumah. Uang tersebut diminta langsung oleh tersangka Ade Wismar. Kemudian pada Januari 2008, Ade Sudirman telah menyerahkan uang sebesar Rp1,2 miliar kepada tersangka Ade Wismar untuk disetorkan kepada pejabat Kemlu, IC. Surat itu juga menyebutkan pada Desember 2008, telah diserahkan uang sebesar Rp1,15 miliar kepada tersangka Ade Wismar untuk disetorkan kepada pejabat IC. Surat tersebut tertanggal 3 Februari 2010 dengan ditandatangani langsung oleh Ade Sudirman. Sebelumnya, Direktur Penyidikan (Dirdik) Arminsyah menyatakan, hasil pemeriksaan didapatkan fakta mark up tiket. (ant)
Satu Laptop Satu Siswa Hasil Rakitan SMK Suluh Indonesia/sep
TEMU PERS - Penanggung JAwab KMB ABG Satria Naradha
agar tidak menyalahi kode etik,” tegasnya. Senada dengan Satria, mantan Wakil Ketua Dewan Pers Leo Batubara mengatakan Humas jangan lagi memberikan amplop kepada wartawan. “Berikanlah pelatihan kepada mereka untuk meningkatkan kompetensi mereka. Perbaik pancingnya,” tegas Leo. Tinggalkan paradigm lama Humas yang hanya mengkliping koran dan memberi amplop kepada wartawan untuk mengamankan institusinya. “Padahal peran Humas sangat penting, karena dekat dengan sumber A-1, dan dibutuhkan pers,” tegasnya.
Dengan begitu, Humas juga turut menjaga kemerdekaan dan kualitas pers. Menurut Leo, saat ini sekitar 1008 penerbitan pers di Indonesia. Banyak di antaranya yang abal-abal karena dipimpin oleh tukang tambal ban. Media seperti itu, menurut Leo, tidak perlu ditanggapi. “Carilah media yang bermutu seperti Bali Post ini,” imbuhnya. Pengajar Lembaga Pers Doktor Soetomo Ridwan Nyak mengatakan, Humas harus mulai menyadari pentingnya sinergi dengan media. “Humas dan Pers bisa bersinergi dengan baik,” tuturnya. (her)
JAKARTA - Kemampuan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk merakit netbook dan laptop akan dimanfaatkan untuk mewujudkan satu siswa satu laptop yang nantinya sudah dilengkapi dengan materi-materi pelajaran SMK. “Kami punya obsesi untuk memenuhi satu siswa satu laptop yang dibeli dari hasil rakitan siswa SMK. Caranya dengan memberikan cicilan murah setiap hari yang harus dibayarkan siswa sehingga secara bertahap semakin banyak siswa SMK memiliki netbook atau laptop,” kata Direktur Pembinaan SMK Kemendiknas , Joko Sutrisno kepada pers di Jakarta, Kamis.
Netbook dan laptop hasil rakitan siswa tersebut dibuat melalui kerja sama dengan industri laptop dari beberapa merek ternama baik lokal maupun asing, diantaranya dengan Xyrex, Advance, serta INote , katanya. Joko Sutrisno mengatakan, dunia industri melakukan transfer teknologi kepada para siswa SMK secara total, termasuk dalam mengurai komponen, sehingga para siswa bisa lebih memahami. “Beberapa SMK sudah memproduksi netbook dan laptop rakitan. Untuk itu, kami sudah meminta SMK-SMK di seluruh Indonesia untuk membeli produk rakitan siswa,” katanya. (ant)
TNI Dan Polri Latihan Gabungan Antiteror Komando Geladi Markas Besar TNI dan Polri di Jakarta, Kamis, merilis skenario latihan gabungan antiteror bersandi “Waspada Nusa II” yang akan dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (13/3). Latihan itu akan dilaksanakan di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Hotel Borobudur, Hotel Mercure Ancol, Bandara Soekarno Hatta (Soeta), kapal super tanker di Teluk Jakarta dan pengeboran minyak di Kepulauan Seribu. Saat latihan, keenam lokasi
itu diserang dan diduduki kelompok terorisme secara bersamaan sehingga TNI dan Polri menurunkan personilnya untuk mengatasi hal itu. Serangan pertama terjadi di lokasi pengeboran minyak dimana teroris sedang menyandera sejumlah warga negara asing.
TNI memerintahkan Detasemen Jaya Mangkara TNI AL untuk menindak aksi teroris dan membebaskan para sandera. Untuk membebaskan kapal super tanker yang dibajak teroris di perairan Teluk Jakarta, TNI mengerahkan personil dari Komando Pasukan Katak TNI AL. Aksi penyanderaan dan pendudukan gedung BEJ diatasi oleh gabungan personil Intai Tempur (Taipur) Kostrad TNI AD dan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polda
Metro Jaya. Sedangkan penindakan teroris yang menduduki Hotel Borobudur oleh personil Intai Keamanan (Taikam) Brigade Infanteri 1/Pengamanan Ibu Kota Kodam Jaya dan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri. Untuk menanggulangi aksi teror di Hotel Mercure, TNI dan Polri mengerahkan personil dari Intai Keamanan (Taikam) Brigade Infanteri 1/Pengamanan Ibu Kota Kodam Jaya dan
Satuan Gegana Brimob Polri. Pada kasus pembajakan pesawat di Bandara Soeta, TNI dan Polri bersama-bertindak dengan mengerahkan personil dari Satuan 81 Kopassus, Detasemen Bravo dan Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri. Latihan gabungan itu tidak saja memperagakan saat penindakan terhadap teroris tapi juga melakukan simulasi pengamanan lokasi kejadian, identifikasi korban dan olah tempat kejadian perkara. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Jumat 12 Maret 2010
3
Puskesmas Jangan Seperti
Warung Tegal
Suluh Indonesia/ade
LATGAB - Pasukan khusus TNI-Polri menggelar upacara latihan gabungan antiteror di Lapangan Monas, Jakarta, kemarin. Latihan ini ditujukan untuk mengetahui sampai sejauh mana kesiapan Pasukan Khusus Penanggulangan Teror TNI-Polri menyelenggarakan operasi.
Jamsos Harus Segera Dikoreksi berlanjutnya anomali penyelenggaraan program jaminan sosial seperti jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, pensiun atau kematian. Karenanya, kehadiran RUU BPJS yang kini sedang disusun DPR dan telah masuk dalam program legislasi nasional 2010 diharapkan bisa memberi perubahan fundamental dalam penyelenggaraan jamsos oleh beberapa badan penyelenggara, seperti Jamsostek, Askes, Asabri, dan Taspen. ‘’Jika tidak maka anomali akan berlanjut dan mengakibatkan rakyat dirugikan hak konstitusionalnya atas jamsos yang sesungguh-
nya telah dijamin konstitusi, yakni pasal 28H ayat (3) UUD 1945,” ujar Oka. Selain itu, juga akan semakin sulit mewujudkan kewajiban negara untuk mengembangkan sistem jamsos bagi seluruh rakyat dan memberdayakan mereka yang lemah atau tidak mampu. Lebih lanjut Oka menjelaskan sejumlah anomali penyelenggaraan jamsos saat ini diantaranya adalah badan penyelenggara yang ada sekarang adalah badan usaha pro laba. Padahal seharusnya badan tersebut nirlaba dan semua hasil pengelolaan dikembalikan sebesar-besarnya
Hormati Kunjungan Obama JAKARTA - Menkominfo Tifatul Sembiring meminta masyarakat untuk menghormati kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada 20-22 Maret 2010. ‘’Kunjungan itu tentu untuk kepentingan diplomasi luar negeri, apalagi AS merupakan negara yang ‘super power’,” katanya usai menghadiri apel latihan gabungan TNI dan Polri dalam penanggulangan teror di Lapangan Monas, Jakarta, kemarin. Ia mengatakan, Indonesia masih banyak bergantung kepada Amerika Serikat dalam banyak hal mulai dari ilmu pengetahuan, teknologi hingga persenjataan dan peralatan militer. Secara ekonomi, katanya, Indonesia juga masih bergantung pada negara. Untuk itulah, Indonesia perlu menjaga hubungan baik dengan AS. Ia mengatakan, kendati tetap sebagai negara kuat dari sisi ekonomi namun dari sisi teknologi komunikasi telah ter-
tinggal dari Eropa dan Asia. Menurut dia, kedatangan Obama harus dilihat dalam ska-
Tifatul Sembiring
la yang lebih luas. ‘’Kita harus melihat kepentingan yang lebih luas. Obama itu beda dengan Bush. Bush itu hobi perang dan lihat saja wajahnya sudah wajah perang sedangkan Obama lain,” katanya. Terkait dengan adanya se-
bagian masyarakat yang akan menolak kedatangan Obama dengan menggelar unjuk rasa, Sembiring mengatakan, unjuk rasa tidak akan menjadi masalah dalam iklim demokrasi. ‘’Unjuk rasa akan ada karena ada masyarakat yang tidak setuju atas sikap AS di Irak, Afghanistan, Palestina dan juga negara lainnya. Kendati ada yang tidak suka, saya rasa kita harus menghormati Obama,” ujarnya. Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso membuka Latihan Gabungan Pasukan Khusus Antiteror TNI/Polri berlangsung mulai Kamis di beberapa tempat di DKI Jakarta dan sekitarnya. Latihan gabungan tersebut melibatkan Satuan 81 Penanggulangan Teror Komando Pasukan Khusus (Gultor Kopassus) TNI-AD, Detasemen Jala Mangkara (Den Jaka) TNI-AL, Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI-AL, Detasemen Khusus 88 Polri. (son)
Bawaslu Dianggap Sekunder JAKARTA - Pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin mengatakan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hingga kini masih dianggap sebagai sesuatu hal yang sekunder dalam Pemilu, padahal idealnya Bawaslu harus dianggap sebagai hal primer. ‘’Bawaslu dan KPU sama-sama primer. Diibaratkan miniatur negara, maka KPU sebagai eksekutifnya dan Bawaslu sebagai legislatifnya,” katanya saat dimintai keterangan sebagai ahli dalam sidang uji materi UU Penyelenggara
Pemilu No 22 Tahun 2007 di MK di Jakarta, kemarin. Menurut dia, KPU atau pihak penyelenggara Pemilu masih dianggap sebagai satu-satunya hal primer dalam Pemilu terindikasi antara lain dari dalam isi UUD 1945 yang hanya menyebutkan komisi pemilihan umum tetapi tidak menyebutkan tentang badan pengawas pemilu. Pasal 22 E ayat (5) UUD 1945 berbunyi, “Pemilihan Umum diselenggarakan oleh suatu komisi pemilihan umum yang
bersifat nasional, tetap, dan mandiri. Irman menyayangkan peran pengawas Pemilu yang masih belum terlalu kokoh di Indonesia karena Pemilu sebenarnya adalah hal yang vital. ‘’Kalau ingin melihat detak jantung suatu negara, lihatlah Pemilunya,” katanya. Ia berpendapat, peran pengawas yang masih belum kuat bisa dilihat sebagai ketakutan dan ketidaknyamanan dari sejumlah pihak yang berkepentingan. (ant)
Menurut Wapres cara Puskesmas agar dapat menjangkau masyarakat sekeliling antara lain dengan menciptakan Puskesmas Keliling sehingga bisa menjangkau keberadaan masyarakat di sekelilingnya agar tetap bisa terjaga kesehatannya. Boediono juga mengingatkan agar Puskesmas kembali ke khitahnya yaitu sebagai pusat kesehatan masyarakat, bukan sebagai balai pengobatan. Artinya, Puskesmas dibangun untuk tujuan agar bagaimana masyarakat yang berada di sekeliling bisa menjaga dan meningkatkan kesehatan, sementara kalau balai pengobatan adalah berfungsi sebagai tempat mengobati masyarakat yang sudah sakit. ‘’Tekanan pemerintah terhadap Puskesmas adalah agar dapat meningkatkan upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan cara preventif,”
kata Wapres. Puskesmas, kata Wapres lebih lanjut, juga agar dapat berfungsi sebagai tempat mendidik kepada masyarakat sekitar mengenai bagaimana supaya dapat hidup sehat dan mengantisipasi tumbuhnya penyakit. ‘’Saya kira tugas Puskesmas yang harus digarisbawahi ke depan adalah bagaimana mampu sebagai pusat kesehatan masyarakat dengan cara sederhana. Seperti bagaimana cara mendidik hidup sehat dengan menginformasikan mencuci tangan dengan baik kepada masyarakat dan anak-anak,” kata Boediono. Dari hasil kunjungan ke beberapa daerah di luar Jawa, Wapres mengakui bahwa setiap Puskesmas menghadapi sejumlah kendala yang berbeda satu dengan yang lain, seperti tidak tersedianya dokter secara permanen. (ant)
Glaukoma Penyebab Kebutaan
Anomali Penyelenggaraan JAKARTA - Berbagai anomali dalam penyelenggaraan program jaminan sosial saat ini harus segera dikoreksi DPR RI melalui pengesahan RUU tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada tahun 2010. Demikian salah satu kesimpulan diskusi tentang RUU BPJS di Gedung DPR Jakarta, kemarin. Diskusi itu menghadirkan Oka Mahendra, mantan anggota DPR yang kini bergiat dalam masalah jaminan sosial dan Dr Asih Eka Putri, Direktur Konsultan Jamsos Martabat. Menurut Oka Mahendra, belum terbentuknya UU tentang BPJS itu telah menyebabkan
JAKARTA - Puskesmas hendaknya jangan seperti Warung Tegal yang hanya bersikap menunggu datangnya masyarakat, tapi harus bisa menjangkau masyarakat yang berada di sekelilingnya, kata Wakil Presiden Boediono. ‘’Kunci keberadaan Puskesmas yang baik adalah bagaimana harus bisa menjangkau masyarakat, tidak bisa menunggu seperti jualan di Warung Tegal,” kata Wapres Boediono saat mengunjungi Puskesmas Pembina di Kecamatan Tambora Jakarta, kemarin. Hal tersebut dikatakan Wapres saat menyampaikan pandangannya mengenai peran dan fungsi Puskesmas yang juga dihadiri oleh Ibu Herawati Boediono, Menko Kesra Agung Laksono, Menag Surya Dharma Ali, Mendiknas M Nuh, Menkes Endang Rahayu, serta Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
untuk memberikan jamsos rakyat. ‘’Perubahan internal parsial yang dilakukan oleh badan penyelenggara itu juga tidak mengubah karakternya sebagai badan hukum pro laba yang tunduk kepada UU tentang BUMN dan UU tentang Perseroan Terbatas yang misi utamanya hanya mencari laba,” ujarnya. Sementara Asih Eka Putri mengatakan, adalah satu anomali besar dana titipan publik untuk pemenuhan mandat konstitusi atas hak konstitusional warga negara dikelola oleh badan hukum pro laba PT. (ant)
JAKARTA - Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan glaukoma merupakan penyebab kebutaan terbanyak kedua setelah katarak di Indonesia maupun di dunia. Hal tersebut dikatakan Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih dalam sambutan yang dibacakan Kepala Badan Litbangkes Agus Purwadianto saat membuka seminar peringatakan pekan glaukoma sedunia yang jatuh setiap tanggal 7-13 Maret di Jakarta, kemarin. Dalam kata sambutan tersebut, disebutkan bahwa berdasarkan survey kesehatan indera tahun 1993-1996 menunjukkan 1,5 penduduk Indonesia mengalami kebutaan yang disebabkan katarak 52 persen, glaukoma 13,4 persen, kelainan
refraksi 9,5 persen, gangguan retina 8.5 persen, kelainan kornea 8,4 persen dan penyakit mata lainnya. Menurut Menkes, kebutaan karena penyakit glaukoma sebetulnya dapat dicegah melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat agar tidak berlanjut menjadi kebutaan yang permanen. Pemeriksaan dini glaukoma khususnya bagi yang berusia 40 tahun ke atas dapat dilakukan melalui kelompok posyandu usia lanjut, pemeriksaan di puskesmas, rumah sakit dan sarana pelayanan kesehatan lainnya. Untuk itu, diperlukan kerjasama dan dukungan dari organisasi profesi, lintas sektor, swasta dan partisipasi masyarakat.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa pekan glaukoma sedunia ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yang mempunyai faktor resiko untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara teratur. Menkes menambahkan, untuk menanggulangi masalah kebutaan di Indonesia kementeriannya telah emngembangkan strategi-strategi yang dituangkan dalam kepmenkes nomor 1473/MENKES/SK/2005 tentang rencana strategi nasional penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan (Renstranas PGPK) untuk mencapai “vision 2020” Salah satu strategi dalam renstranas PGPK adalah penguatan advokasi, komunikasi dan sosialisasi. (ant)
Megap litan
Suluh Indonesia, Jumat 12 Maret 2010
4
K ilas Pengolahan Sampah KEPALA Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, Jawa Barat, Sri Utomo mengatakan perlu melibatkan masyarakat untuk mengurangi volume sampah dengan mengolahnya menjadi kompos. Masyarakat perlu diberi pelatihan untuk melakukan proses pembuatan kompos di lingkungan rumah masing-masing, kata Sri Utomo, kemarin. Pembuatan kompos membutuhkan biaya yang relatif murah. Masyarakat hanya tinggal membuat lubang dengan menggali secukupnya, kemudian sampah tersebut diolah menjadi kompos. Dikatakannya pengurangan volume sampah sangat diperlukan karena daya tampung Tempat Pembuangan Akhir Sampah di Cipayung sangat terbatas. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Cipayung yang sudah lama digunakan Pemerintah Depok tak lama lagi berhenti beroperasi. Diperkirakan awal 2011 lokasi yang digunakan untuk menumpuk sampah warga Depok ini sudah penuh. Sri Utomo menegaskan penyelesaian sampah di Kota Depok sudah memiliki dasar baik. Hanya butuh beberapa dukungan. Diantaranya melanjutkan kerja sama Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) antar daerah. Ia mengakui program TPST antar daerah ini masih terus digodok. Terutama terkait investasi daerah yang ikut dalam program itu. Sekaligus mengatur nilai pendapatan yang didapat dari sampah bagi daerah yang terlibat. (ant)
Bisnis Jasa Game On Line
Raup Untung Rp 10 Triliun Pertahun BOGOR - Pengguna jaringan internet di Indonesia ternyata saat ini tercatat mencapai lebih dari 25 juta penguna. Namun sayangnya penguna internet itu baru sebatas user dan belum banyak yang mulai atau telah memanfaatkan peluang bisnis melaui jaringan internet, padahal bisnis melalui internet ini sangat menjanjikan. “Dibanding negara– negara maju di Asia seperti Jepang, China dan lainnya, industri telematika sudah telah dimanfaatkan untuk bisnis. Sebab keuntungan dari para penyedia jasa game on line saja bisa mencapai Rp 10 triliun pertahunnya,” kata Direktur Industri Alat Transportasi Kementrian Perindustrian, Ramon Bangun, pada pembukaan pelatihan di bidang Teknologi Informasi untuk UMKM dan Interoperabilitas, bagi jajaran Pemerintah Kota Bogor yang dilaksanakan di kantor Balaikota Bogor, kemarin. Dari 25 juta pengguna In-
ternet, menempatkan Indonesia diperingkat ke-5 tingkat Asia . “Padahal, ini menjadi peluang besar bagi para pengusaha telematika di Indonesia untuk mengembangkan usahanya baik ditingkat lokal maupun Internasional,” ujar Ramon. Sekretaris Daerah Kota Bogor, Bambang Gunawan mengatakan, sejauh ini sebetulnya di Bogor sudah banyak usaha-usaha kecil yang sukses dan berkembang bertkat jasa atau pemanfaatkan teknologi informasi melaui jaringan internet. “Dengan internet, mereka dapat mempromosikan produk yang dibuat atau produk yang dijual, sekaligus mereka bertransaksi untuk pembelian bahan-bahan produk maupun bertransaksi untuk proses penjualannya. Makanya, akan semakin sulit mengelola dan mengembangkan bisnis kalau tidak pernah mau mempergunakan teknologi informasi,” kata Bambang. (bas)
Rp 1 Triliun Untuk Proyek Infrastruktur BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengaku telah mengalokasikan hampir 24 persen total angaran dari APBDnya untuk pembangunan infrastruktur di wilayah Jawa Barat. Untuk itu, para pengusaha lokal diminta harus mampu meningkatkan kualitasnya agar mampu bersaing untuk mendapatkan kue proyek anggaran yang mencapai lebih dari Rp 1 triliun tersebut. “Tahun ini angaran yang kita alokasikan untuk infrastruktur di Jawa Barat mencapi lebih dari Rp 1 triliun atau 24 persen dari total angaran APBD Jawa Barat. Untuk itu saya berharap hal ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pengusaha lokal yang
ada di Jawa Barat,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf dalam acara pembukaan Musyawarah Propinsi II DPP Aspekindo tingkat Jawa Barat, di Hotel Salak, Kota Bogor, kemarin. Dijelaskan Dede Yusuf, anggaran yang mencapai lebih dari Rp 1 triliun untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan,jembatan dan lainnya ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. “Tahun lalu anggaran yang dialokasikan untuk infrastruktur hanya 17 persen. Tapi saat ini anggaran kita tingkatkan hingga mencapai 24 persen. Untuk itu sayang kalau hal ini tidak bias dimanfaatkan dengan baik,” tandasnya. (bas)
Hadapi Krisis Pangan Global
Pakar Pangan 15 Negara Kumpul di Mekarsari BOGOR – Pakar tanaman pangan dari 15 negara sepakat untuk menandatangana nota kesepahaman (MoU) multilateral, tentang Genetic tanaman untuk pangan dan pertanian (International Treaty on Plant Genetic Resources for Food and Agriculture), guna mengantisipasi ancaman krisis pangan dunia yang disebabkan terjadinya perubahan iklim pemanasan global. “Ancaman krisis pangan akibat terus meningkatnya suhu bumi saat ini tidak hanya dihadapi oleh negara-negara maju saja, tapi hal ini juga mengancam semua negara termasuk negara berkembang seperti Indonesai,” kata Kepala Research dan Laboratorium, PT Mekarsari Unggul Sari, Reza Tirtawinata, di kawasan wisata Kebun Buah Mekarsari, Cileungsi, Kabupaten Bogor, kemarin. Public Relation Taman Buah Mekarsari Chaterina Day menambahkan, kegiatan terse-
but juga didasari atas pertimbangan di Taman Mekarsari sebagi pusat konservasi tanaman buah tropis dengan koleksi lebih dari 78 family, 400 species, 1438 varietas dan memiliki lebih dari 100.000 bibit tanaman. “Jadi berdasarkan potensi itulah Tanaman Mekarsari dipilih sebagi tuan rumah acara ini, sekaligus membuktikan bahwa tempat kami ini sangat potensial untuk dikembangkan,” katanya. Dalam perjanjian multilateral genetic tersebut meliputi banyak hal, terutama dalam pembagian keuntungan yang bersifat non-moneter antar negara anggota dan lainnya. “Forum ini juga menjadi ajang untuk membahas,tukar informasi sekaligus konsultasi bagi para pakar pertanian dunia. Ajang ini juga sebagai salah satu persiapan informal untuk menghadapi konfresi internasional yang akan dilaksanakan di Bali mendatang,” pungkas Chaterin. (bas)
Suluh Indonesia/ant
PENYELUNDUPAN NARKOTIKA - Petugas Kantor Pelayanan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, kemarin kembali menggagalkan penyelundupan narkotika jenis methamphetamine (sabu) seberat 44 kilogram dan 130 gram kokain dengan total nilai sekitar Rp 97 miliar. Dua tersangka penerima barang terlarang berkewarganegaraan Malaysia ditahan dalam peristiwa tersebut.
Calon Ketua RT
Diduga Terkait Jaringan Teroris DEPOK - Rumah di Blok F II No 15 RT 002 RW 002, Pondok Sukmajaya Permai, Sukmajaya tiba-tiba menjadi ramai dikerumuni warga. Pasalnya, rumah yang ditempati Bakti Rasna (45) diduga menjadi anggota salah satu jaringan teroris. Bakti dikenal sebagai pribadi yang tertutup di kalangan tetangganya. Bahkan dia tak pernah ikut dalam kegiatan lingkungan. Sejak berita ditangkapnya Bakti, keluarganya pun menjadi jarang keluar rumah. Lina, salah satu tetangga Bakti mengungkapkan, Bakti kerap didatangi tamu yang mengenakan cadar. Namun, Lina tidak merasa curiga terhadap aktivitas Bakti yang kerap disapa Daon itu. Sebagai seorang pedagang, kata Lina, banyak tamu yang berdatangan ke rumah Bakti. “Ya biasa aja, mereka kerap
datang ke rumah Pak Bakti. Tamu-tamunya banyak yang memakai cadar,” katanya ditemui di lokasi, kemarin. Lebih lanjut diungkapkan Lina, penampilan Bakti memang agak nyentrik. “Jenggotnya panjang, celananya di atas mata kaki,” paparnya. Bakti dan keluarga sudah lama tinggal di perumahah tersebut. Selama menjadi tetangga Bakti, Lina mengaku tidak pernah mengetahui persis aktivitas keluarga tersebut. “Yang saya tahu dia berjualan kain tenun,” tandasnya. Pengakuan serupa juga dipaparkan Kustiati yang merasa tidak ada kejanggalan selama bertetangga dengan Bakti. Hanya saya, dia pernah membagi-bagikan buku fiqih kepada beberapa orang tetangganya. “Dia orangnya baik, dia sering senyum kalau bertemu tetangga,” ungkapnya.
Bahkan, Bakti menjadi kandidat ketua RT setempat. “Pemilihannya nanti malam,” katanya. Ironisnya, kendati dicalonkan sebagai Ketua RT, Kustiati tidak begitu mengenal sosok Bakti yang memiliki empat orang anak. “Dia itu punya bisnis kain tenun. Orangnya juga jarang ada di rumah. Tetapi dia memang ramah kepada tetangga,” akunya. Sementara itu, Ruslan, Ketua RW 002 membenarkan hal tersebut. Dia sama sekali tidak menduga warganya terkait jaringan teroris. Bakti bersama keluarganya, kata Ruslan sudah puluhan tahun menempati rumah tersebut. “Saya tidak tahu kalau dia ditangkap, justru saya tahunya dari televise makanya saya kaget,” katanya. Situasi di rumah Bakti terlihat sepi seperti tak berpenghuni. Bahkan saat berusaha diketuk pintu rumahnya, tidak
ada satupun penghuni rumah tersebut yang keluar rumah. Yang terlihat hanya Rozamon Anwar (42), istri Bakti yang mengintip dari lantai dua rumahnya. Selang 20 menit kemudian, Rozamon tiba-tiba pergi dengan cepat dengan mobil Toyota Yaris hitam B2387 UE. Selepas kepergian Rozamon, baru terlihat Ian, kakak Rozamon hendak menutup pintu
gerbang. Ian yang baru pagi kemarin tiba di Depok mengaku tidak mengetahui apapun perihal penangkapan adik iparnya. Dia mengaku pihak keluarga belum menerima surat keterangan resmi dari Mabes Polri perihal penangkapan Bakti. “Saya nggak tahu apa-apa. Saya baru datang tadi pagi,” ujarnya seraya ijin untuk kembali masuk ke rumah. (rin)
Suluh Indonesia/rin
RUMAH BAKTI - Suasana kediaman rumah Bakti Rasnan (45) alias Daon di Pondok Sukmajaya Permai, Depok.
DPRD Upayakan
Warga Keluhkan
Ambil Alih Pengelolaan PDAM
Kualitas Air PDAM Tirta Kahuripan
DEPOK - DPRD Kota Depok berupaya agar Pemerintah Kota (Pemkot) dapat mengambil alih pengelolaan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dari Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Kabupaten Bogor. “Untuk mewujudkan pengelolaan air bersih di Kota Depok, berbagai upaya telah dilakukan DPRD Kota Depok,” kata Ketua DPRD Kota Depok, Rintis Yanto, kemarin. Upaya tersebut, dilakukan sejak 2001 dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Aset, yang salah satunya mengupayakan pengambilalihan aset PDAM. Beberapa pilihan pada waktu itu yang dihasilkan yakni pengambilalihan seluruh aset PDAM, pengelolaan bersama kedua pemerintahan Kabupaten Bogor dan Depok, dan pengelolaan tetap Kabupaten Bogor dan Depok hanya mendapatkan kompensasi keuntungan PDAM Tirta Kahuripan tersebut. Dari tiga pilihan tersebut akhirnya dipilih menjalankan pilihan ketiga, dengan terbit-
nya nota kesepahaman MoU Pemkab Bogor dan Depok tentang pembagian keuntungan hasil PDAM Tirta Kahuripan tersebut. Keuntungan yang menjadi hak Pemkot Kota Depok sebesar 20 persen per tahun. Rintis Yanto menilai pilihan tersebut tidak dapat mengatur status aset, dan Kota Depok tidak mempunyai kewenangan manajemen, serta tidak mempunyai tanggung jawab pengelolaan. Politisi Partai Demokrat tersebut mengatakan, salah satu hal yang dianggap menjadi kendala mendasar dalam upaya pengambillalihan aset PDAM tersebut adalah, Depok tidak sumber air, dan Depok dianggap tidak mampu mengadakannya. “Pendapat tersebut sama sekali tidak masuk akal,” katanya. Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Depok itu mengatakan, sumber air terbesar PDAM Tirta Kahuripan memang berasal dari sungai Ciburial yang berada di daerah Kabupaten Bogor. Namun, Depok memiliki dua instalasi air yakni instalasi Legong dan Instalasi Citayam. Sumber air dari dua instalasi itu dapat memenuhi 75 persen ke-
butuhan air warga Depok. Pertanyaan sekarang ini adalah mampukah Depok menciptakan sumber air bersih sendiri tanpa membeli dari sumber air Ciburial yang dikelola oleh PT Tirta Kahuripan Bogor. Pihaknya yakin Depok sangat mampu mengelola PDAM sendiri, karena memiliki empat instalasi air yakni Citayam, Legong, Sawangan, dan Cimanggis. “Belum lagi, ada sungai besar dan situ (danau),” katanya. Sementara itu, Kepala Cabang PDAM Pelayanan I Kota Depok Tri Basuki menegaskan, tidak masalah jika Pemkot Depok berniat mengelola PDAM sendiri. “Kita selalu siap menjalankan segala kebijakan Pemkot. Bila Pemkot menginginkan tenaga lama tetap dipercaya mengelola PDAM kami siap,” katanya. Tri Basuki mengatakan, untuk wilayah pelayanan area I, air masih mengambil dari Ciburial, sebanyak 3.000 sambungan yakni untuk Perumahan Telaga Golf 1600 sambungan, Bukit Sawangan Indang 1.300 sambungan, dan Cinangka 100 sambungan. (ant)
DEPOK - Buruknya kualitas air bersih yang disuplai dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Depok kerap dikeluhkan warga. Keluhan warga sering diterima pengelola Kantor Cabang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pelayanan I Depok melalui telepon. “Petugas kami sering menerima keluhan pelanggan melalui telepon. Keluhan yang sering dilaporkan mengenai kebocoran dan kekeruhan air,” kata Kepala Cabang PDAM Pelayanan I, Depok kepada wartawan, kemarin. Air yang disalurkan dari PDAM Tirta Kahuripan bercampur dengan besi sehingga tidak langsung dapat dikonsumsi karena airnya terlihat keruh. “Keluhan yang sering dilaporkan pelanggan mengenai kebocoran dan kekeruhan air,” kata Tri. Kekeruhan tersebut, lanjutnya disebabkan adanya lumpur yang mengendap dalam pipa air PDAM. Hal tersebut, katanya tidak membahayakan kesehatan. “Keruh tersebut karena endapan
lumpur dalam pipa saluran air. Tapi tidak berbahaya saat dikonsumsi,” ujarnya menjamin. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Depok, Rintisyanto mengatakan, pengelolaannya dapat diambilalih oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Hal tersebut sesuai Undang-undang Nomor 15 Tahun 1999 tentang pembentukan Kota Depok dan Kota Cilegon mengamanahkan segala bentuk asset Pemda Bogor yang ada di Depok. “Sejujurnya kita dapat mengelola sendiri PDAM. Sayangnya, asset PDAM Tirta Kahuripan yang berada di Depok tidak termasuk salah satu asset yang diserahkan,” kata Rintis. Dia menjelaskan, pihaknya sudah sejak 2001 melakukan berbagai upaya demi terciptanya air bersih di Depok. “Kami sudah membentuk Panitia Khusus Asset yang salah satunya mengupayakan pengambil alihan asset PDAM,” ungkapnya. Rusmini, salah satu pelanggan mengaku tidak dapat langsung mengkonsumsi air PDAM lantaran airnya keruh. (rin)
Pamulang Bukan Sarang Teroris ABU Jibril, ayah Muhammad Jibril tersangka terorisme yang saat ini disidang di PN Jakarta Selatan, mengatakan wilayah Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, bukan merupakan tempat berkumpulnya para gembong teroris. “Sekali lagi saya katakan bahwa Pamulang bukan sarang teroris,” kata Abu Jibril di masjid Al-Munawwarah Pamulang, Tangerang Selatan, kemarin. Dia menjelaskan, beruntunnya penangkapan disertai penembakan terhadap para teroris di Tangsel jangan mendiskreditkan Pamulang sebagai basis teroris. Pernyataan Abu Jibril terkait tewasnya Yahya Ibra-
him alias Dulmatin di warung internet Multiplus, Ruko Puri Pamulang setelah ditembak Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri, Selasa kemarin. Polisi juga menggrebek sebuah rumah Fauzi Syarif di Jalan
Setia Budi, Gang Asem, RT 03/ 05, Kelurahan Pamulang Barat, Pamulang, sehingga dua orang teroris ditembak mati saat mereka berusaha melarikan diri. Dia mengatakan, Tim Densus 88 jangan main tembak para teroris karena itu tak dibenarkan dengan cara membunuh mereka yang belum tentu bersalah. Bahkan dia mengkritik tentang pernyataan pihak tertentu bahwa muridnya sebagai teroris, dan wilayah ini sebagai kampung teroris setelah terjad-
inya penembakan di Pamulang. Dia mengatakan, tak merasa nyaman mendengar penyataan daerah teroris itu sembari menambahkan jika dirinya dianggap teroris siap menyerahkan diri kepada aparat kepolisian. Sebelumnya, Tiga anak Fauzi Syarif yang tercatat sebagai murid Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 12 Pamulang, tak dapat mengikuti ujian tengah semester. ‘’Sudah dua hari ini tiga anak Pak Fauzi tidak mengikuti ujian tengah semester,” kata Nur Aisiyah,
guru SD Muhammadiyah 12. Sedangkan ketiga anak Fauzi yakni M Hanif Fauzi (9) murid kelas V, Rabila Ayif (6) dan Malida Halif (6) anak kembar Fauzi yang duduk di kelas II. Aisiyah mengatakan, ujian tengah semester di SD Muhammadiyah 12 sudah dimulai sejak Senin (8/3) dan berakhir Sabtu (13/3). Setelah penggrebekan di rumah Fauzi, tiga anak Fauzi menghilang dan tidak mengikuti proses belajar mengajar di sekolah itu. (ant)
pini
Suluh Indonesia, Jumat 12 Maret 2010
F OKUS Waspadai Munculnya Kelompok Teroris ENDENGAR bahwa kini di Indonesia telah berkembang aliansi teroris, kita cukup terkejut. Dulu kelompok-kelompok itu paling akan ditujukkan kepada gerombolan yang dipimpin oleh Noordin M. Top dan Dr. Azahari. Kini tampaknya perkembangannya telah jauh berbeda dan meluas. Penggerebekan yang berlangsung di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, dan Aceh, Sumatera, mengindikasikan bahwa kelompok-kelompok itu telah ada dan menjalin kerja sama. Kita acungkan jempol dan memuji pihak kepolisian yang sekali lagi mampu memperlihatkan sikap profesionalnya dengan membunuh Dulmatin dan menyerang sarang teroris di Aceh. Kita merasa beruntung bahwa fenomena aliansi ini terungkap bahkan telah diumumkan di media massa. Terungkapnya fakta baru seperti ini, yakni munculnya berbagai kelompok teroris tersebut, paling tidak membuat kita sadar dengan keberadaan mereka. Kesadaran itu memicu untuk mawas diri. Persoalan yang muncul di sini adalah bagaimana mempraksiskan mawas diri tersebut agar benar-benar mampu mencegah meluasnya kemunculan kelompok teroris. Paling awal adalah memberikan penyadaran kepada masyarakat bahwa kekerasan tidak akan mampu menyelesaikan masalah. Teroris adalah sebuah gerakan yang jangkauannya melingkupi negara. Tujuannya juga mengganti pengendali negara. Karena itu dari awal kita terangkan kepada masyarakat bahwa kekerasan itu tidak akan menyelesaikan masalah. Karena dalam kenyataannya mereka-mereka yang terekrut menjadi anggota itu adalah mereka yang marginal, terutama pada bidang ekonomi, maka mau tidak mau penyelesaiannya ini juga menyangkut politis. Dalam arti pemerintah harus membuat kebijakan khusus yang mampu memberikan peluang untuk mengurangi kemiskinan. Terusmenerus membuka peluang kerja dan memberi bantuan kepada mereka yang berada di bawah garis kemiskinan, amat signifikan untuk mencegah meluasnya eskalasi pembentukan teroris. Memberikan pelayanan gratis pada bidang kesehatan merupakan salah satu cara yang paling bagus untuk itu. Teroris juga akan membentuk perilaku budaya. Selama ini yang pernah kita dengar dan baca di media massa, teroris tersebut ternyata menurun. Apabila orangtuanya terlibat gerakan demikian, maka ada indikasi anak-anaknya ikut dengan kegiatan orangtuanya itu. Ini yang kita takutkan. Sebab, dalam konteks sel pergerakan, keluarga adalah sel terkecil yang mampu meluas secara perlahan-lahan melalui kenalan dan tetangga. Untuk mencegah terjadinya hal demikian, maka pendidikan mau tidak mau harus ikut campur dalam bidang ini. Mulai dari jenjang sekolah menengah sampai perguruan tinggi harus menyertakan pembelajar tentang bagaimana keburukan dari teroris tersebut. Dalam pada itu, juga harus ditekankan tentang budaya Indonesia, keluhurannya dan kelebihannya. Dengan cara seperti ini kita berharap pembudayaan teroris dan pengembangan sel itu tidak terjadi. Kita juga harus sentil para politisi. Pelaku teror dimulai dari kekecewaan. Diakui atau tidak, banyak politisi kita di Indonesia sekarang bersikap membual dan memonopoli. Sikap monopoli tersebut malah sekarang makin terbuka. Seorang menteri rela menjadi pejabat tingkat satu, demi sebuah kekuasaan. Seorang pemimpin daerah tingkat dua tetap ingin berkuasa dengan mengutak-atik peraturan. Misalnya menjadi wakil bupati setelah sebelumnya selama dua periode menjadi bupati. Keluarga-keluarga mereka juga ikut terjun ke politik. Ini adalah perilaku monopoli yang sangat mengecewakan masyarakat. Ditambah lagi dengan ingkarnya pada janji-janji saat kampanye, makin lengkaplah kekecewaan masyarakat. Mereka yang miskin tetap miskin. Inilah yang menjadi pemicu kelompok-kelompok menyimpang di masyarakat yang salah satunya bisa meluas menjadi kelompok terorisme. Mari kita perbaiki perilaku ini. ***
M
Bang D
el
Ketua DPR Marzuki Alie didesak mundur
Maju pantang mundur ..
5
Mengenali Glaukoma Penyebab Kebutaan Permanen APAKAH anda mengenali glaukoma? Jika tidak maka anda harus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit penyebab kebutaan terbanyak kedua setelah katarak ini. Kehilangan penglihatan yang diakibatkan oleh glaukoma tidak bisa dipulihkan, melainkan hanya bisa dicegah melalui deteksi dini dan terapi dokter. Glaukoma adalah penyakit saraf mata yang berhubungan dengan peningkatan tekanan bola mata. Tekanan bola mata menekan serabut saraf yang berakibat kematian saraf mata sehingga terjadi bintik buta. Tekanan bola mata sendiri diukur dalam milimeter air raksa (mmHg). Setiap orang juga memiliki tekanan bola mata yang berbeda-beda, namun normalnya berkisar dari 10-21 mmHg, sehingga ketika tekanan bola mata anda lebih dari 21 mmHg, anda memiliki resiko menderita glaukoma. Glaukoma sendiri memiliki dua tipe yang perlu dikenali yakni glaukoma akut dan glaukoma kronik. Glaukoma akut biasanya terjadi secara mendadak, dengan gejala mata nyeri yang berat atau sakit kepala, mata buram, melihat pelangi di sekitar lampu, mual dan muntah. Serangan ini harus segera ditangani agar tidak menyebabkan kebutaan, pada glaukoma jenis ini terjadi hambatan penyaluran keluar cairan dalam bola mata yang menyebabkan peningkatan tekanan intraokular mendadak dan dramatis. Sementara glaukoma kronik perjalanan penyakitnya lebih lambat sehingga perlu pemeriksaan periodik untuk deteksi dan penanganan dini. Penderita glaukoma tipe ini biasanya sering tersandung saat berjalan karena telah terjadi penyempitat lapang pandang akibat glaukoma, sedangkan penglihatan sentralnya tidak terganggu. Hal ini menyebabkan penderita sering kali datang ke dokter dalam stadium lanjut. Pemeriksaan secara teratur ke dokter mata untuk mendeteksi glaukoma sangatlah penting, khususnya bagi mereka yang memiliki tekanan bola mata yang tinggi, berusia lebih dari 40 tahun, menderita rabun dekat yang ekstrim, menderita tekanan darah tinggi dan kencing manis atau diabetes, pernah mengalami cidera mata dan mempunya keluarga yang memiliki sejarah keturunan glaukoma. Untuk mencegah kebutaan akibat glaukoma, maka pemeriksaan mata yang teratur serta terapi dini adalah upaya yang sangat tepat. Glaukoma biasanya dikontrol
Oleh : Wuryanti Puspitasari
dengan obat tetes mata yang digunakan beberapa kali sehari, kadang-kadang dikombinasi dengan obat minum. Obat-obatan ini bekerja dengan cara menurunkan tekanan di dalam bola mata dan harus dipakai secara teratur agar efektif. Selain itu, terapi glaukoma juga dapat dilakukan dengan tindakan laser maupun terapi pembedahan untuk membuat saluran baru agar cairan dalam bola mata dapat keluar. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih membenarkan bahwa glaukoma merupakan
penyebab kebutaan terbanyak kedua setelah katarak di Indonesia maupun di dunia. Menteri menyebutkan, bahwa berdasarkan survei kesehatan indera tahun 1993-1996 menunjukkan 1,5 penduduk Indonesia mengalami kebutaan yang disebabkan katarak 52 persen, glaukoma 13,4 persen, kelainan refraksi 9,5 persen, gangguan retina 8.5 persen, kelainan kornea 8,4 persen dan penyakit mata lainnya. Menurut Menkes, kebutaan karena penyakit glaukoma sebetulnya dapat dicegah melalui deteksi dini dan penanganan yang te-
pat agar tidak berlanjut menjadi kebutaan yang permanen. Pemeriksaan dini glaukoma khususnya bagi yang berusia 40 tahun ke atas dapat dilakukan melalui kelompok posyandu usia lanjut, pemeriksaan di Puskesmas, rumah sakit dan sarana pelayanan kesehatan lainnya. Untuk itu, diperlukan kerjasama dan dukungan dari organisasi profesi, lintas sektor, swasta dan partisipasi masyarakat. Lebih lanjut dijelaskan bahwa pekan glaukoma sedunia ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yang mempunyai faktor resiko untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara teratur. Endang menambahkan, untuk menanggulangi masalah kebutaan di Indonesia kementeriannya telah mengembangkan strategi-strategi yang dituangkan dalam Kepmenkes nomor 1473/MENKES/SK/ 2005 tentang rencana strategi nasional penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan (Renstranas PGPK) untuk mencapai “vision 2020” Salah satu strategi dalam Renstranas PGPK adalah penguatan advokasi, komunikasi dan sosialisasi pada semua sektor untuk upaya penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan. Menteri juga menjelaskan, Indonesia bersama seluruh negara di dunia dalam beberapa tahun terakhir memperingati pekan glaukoma sedunia yang jatuh setiap 7-13 Maret. Selain itu, menurut badan dunia untuk kesehatan, WHO diketahui bahwa sebanyak 90 persen kasus glaukoma di negara berkembang tidak terdeteksi, sedangkan di negara maju sebanyak 50 persen. Hal ini disebabkan deteksi penyakit glaukoma cukup sulit dan membutuhkan peran aktif masyarakat, kepedulian pusat pelayanan kesehatan, serta dukungan pemerintah. Jadi, jika anda peduli dengan kesehatan mata anda, mengapa tidak segera melakukan deteksi dini ke pusat pelayanan kesehatan terdekat tanpa harus menunggu lapang pandang duniamu menjadi sempit karena gangguan penglihatan? ***
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
SURAT A NDA Angkutan Kota Memacetkan Jalan TAK seperti biasanya pada Sabtu malam lalu kemacetan lalu lintas di sekitar terminal Lebak Bulus Jakarta Selatan, begitu luar biasa. Atrean kendaraan berderet panjang hingga sampai ke lampu merah di depan Point Square. Apa yang terjadi ? saya pikir ada kecelakaan lalu lintas atau kendaraan yang mogok sehingga jalan ‘tersumbat’ dan menimbulkan kemacetan. Eh ternyata penyebabnya hany soal ‘sepele’. Angkutan kota (angkot) yang baru keluar dari terminal pada ngetem, berhenti, di jalanan persis di mulut terminal. Menariknya para sopir angkot dengan santai menunggu penumpang tak menghiraukan kemacetan yang ditimbulkan karena ulahnya. Wajah mereka (para sopir) tampak damai, tanpa rasa bersalah.
Selepas terminal saya pikir arus lalu lintas pasti lancar. Eh ternyata kembali macet. Penyebabnya, lagi-lagi, ulah sopir angkot. Mereka parkir, mencari penumpang di jalanan menjelang perempatan selepas terminl Lebak Bulus (kea arah Ciputat). Kali ini mereka benar-benar nekad. Ketika lampu hijau menyala mereka tetap tidak jalan, sehingga macet parah. Menariknya, rupanya banyak juga sopir angkot yang jengkel kelakukuan sesama sopir angkot. Mereka membunyikan klason sehingga menciptakan kebisingan di kemacetan. Mohon perhatian pak polisi, terima kasih. Rana Pasar Minggu, Jakarta Selatan
Kecewa Java Jazz PERHELATAN internasional sekelas Java Jazz Festival ternyata bisa begitu mengecewakan. Saya heran bagaimana sebuah pertunjukan yang sudah menjadi agenda tahunan dan selalu ditunggu itu harus dinodai oleh beberapa kejadian yang tidak menyenangkan dan sangat mengesalkan. Saya sangat kecewa terhadap penyelanggaraan Java Jazz kali ini karena penonton sepertinya tidak diberikan hak semestinya. Lokasi acara begitu minim informasi. Padahal, pertunjukan yang disuguhkan begitu banyak dan tersebar dalam panggung yang berbedabera. Sehingga, sangat menyulitkan pengunjung yang ingin menjelajahi artis kesayangan Jadwal acara tidak diberikan
gratis saat memasuki arena. Panitia terlalu mengkomersialkan segala sesuatu, meski sebenarnya penonton sudah membayar tiket cukup mahal. Untuk mendapatkan selembar jadwal foto copy, penonton harus membeli majalan musik yang cukup mahal. Banyak penonton boleh jadi tidak membutuhkan majalahnya tapi jadwalnya, namun terpaksa membelinya karena keadaan. Ya n g l e b i h m e n g e s a l k a n , menjelang pertunjukan Glen Fredly penonton dipaksa mengantri begitu panjang dan lama untuk sesuatu yang tidak pasti. Saya mengantri 30 menit menjelang pertunjukan pukul 22.00, tetapi hingga terlewati tidak juga ada penjelasan apapun. Saya protes dengan berteri-
ak dari kejauhan minta penjelasan, tapi tidak ada tanggapan apapun. Mereka hanya menyilang-nyilangkan tangan. Saya tidak menuntut dan memaksa untuk masuk, hanya sekedar minta informasi apakah masih bisa masuk, karena kalau tidak
saya tentu memilih pertunjukan lain. Tapi, tetap tidak ada kejelasan dari panitia yang sungguh tidak professional dan mengecewakan. Ahmadi Gunung Putri, Bogor
Pasar Cikupa Banyak Sampah PASAR Tradisional Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, terlihat semrawut dan banyak sampah terutama bagian depan sehingga warga yang hendak berbelanja harus mencium aroma tidak sedap. Sampah di depan Pasar Cikupa Tangerang menumpuk dan tidak dibawa ke tempat pembuangan sehingga timbul kesan pengelola pasar hanya mementingkan restribusi. Aroma busuk setiap hari dirasakan dan belakangan bertambah menumpuk karena tidak diangkut oleh
pengelola pasar. Seharusnya pengelola Pasar Cikupa memperhatikan aspek kebersihan dan bukan hanya mengambil retribusi dari pedagang saja setiap hari. Para pengunjung bila mendatangi pasar itu akan merasakan aroma tidak sedap akibat sampah dalam beberapa hari dibiarkan begitu saja berserakan tidak diangkut ke tempat pembuangan akhir. Antara Tangerang
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 12 Maret 2010
6
PSM Terima Bonus MAKASSAR - Wali Kota Makassar Ilham Arif Sirajuddin menyerahkan bonus sebesar Rp 100 juta kepada tim PSM atas keberhasilan membawa pulang empat poin pada dua laga tandang. Bonus tersebut diserahkan Ilham kepada pemain saat mereka tiba di Makassar dari Surabaya, kemarin, setelah sukses merebut empat poin di luar kandang yakni menang 1-0 atas Persijap dan bermain imbang tanpa gol lawan Persela Lamongan. Sebelumnya, saat melepas tim PSM untuk melakoni dua partai tandang, Ilham menjanjikan pemain bonus Rp 100 juta apabila meraih empat poin di kandang lawan. Janji bonus dari wali kota tersebut membangkitkan semangat juang para pemain untuk tampil maksimal di kandang lawan, sehingga akhirnya mereka sukses menuai target tersebut, ujar Humas PSM Nurmal Idrus. Menurut Nurmal, manajemen PSM terus berbenah diri dengan cara merekrut beberapa pemain asing dan terus
membakar semangat juang mereka untuk tampil maksimal di putaran kedua kompetisi Liga Super tahun ini untuk memperbaiki peringkat dari posisi zona degradasi. “Kami harus berjuang habis-habisan untuk beranjak dari posisi ke-15 klasemen sementara agar terhindar dari degradasi,” ujar asisten pelatih Abdi Tungal. Menurut Abdi, tim asuhannya pada dua laga tandang sudah solid, sehingga diharapkan pada pertandingan selanjutnya lebih baik untuk memenangi pertandingan. Pemain diistirahatkan sehari setelah tiba kembali di Makassar, dan selanjutnya latihan pada hari ini untuk mempersiapkan diri melawan Persebaya Surabaya pada Minggu lusa. Meski telah menerima bonus dari Wali Kota Ilham, namun Nurmal tidak menyebut jumlah yang diterima setiap pemain, hanya menyatakan bawa dana Rp100 juat dibagi habis untuk pemain dan pelatih. (ant)
KSN Untuk Cari Solusi Sepak Bola SEMARANG - Mantan Ketua KONI Pusat Agum Gumelar mengatakan, Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) di Malang, Jatim, 30-31 Maret 2010 untuk mencari solusi persoalan sepak bola nasional. “Kita semua merasa prihatin dengan prestasi sepak bola kita, kalian juga prihatinkan kan, pengurus PSSI dan Presiden juga merasa prihatin dengan sepak bola nasional,” katanya usai menghadiri pemberian gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) kepada Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo di Semarang, kemarin. Berangkat dari rasa keprihatinan ini, kata dia, semua pemangku kepentingan sepak bola
dikumpulkan menjadi satu untuk mencari solusi yang baik dan bijak untuk mengangkat prestasi sepak bola di Tanah Air. Ketika ditanya apakah dalam KSN mendatang akan ada pergantian Ketua Umum PSSI, dia mengatakan, semuanya diserahkan kepada peserta Kongres. “Kita akan lihat hasil rekomendasi dari kongres tersebut,” katanya menegaskan. Pengda PSSI Jawa Tengah sampai kini belum bersikap soal Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) mendatang. “Sampai kini kami belum mempunyai sikap soal kongres di Malang, ’’kata Sekum Pengda PSSI Jateng Johar Lin Eng. (ant)
Suluh Indonesia/ap
TABRAKAN - Pemain Real Madrid, Sergio Ramos (kiri), nyaris bertabrakan dengan pemain Lyon, Cesar Delgado, dalam pertandingan babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, kemarin. Beritanya di halaman 7.
Persib Ungguli Bontang FC BANDUNG - Setelah tertinggal 0-1 pada babak pertama, Persib akhirnya unggul 2-1 atas lawannya, Bontang FC, pada lanjutan Liga Super di stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Kemarin. Persib tertinggal 0-1 akibat gol cepat dari Kenji Adachihara di awal babak pertama. Gol itu bermula ketika bola dari bek Persib Maman Abdurrahman yang ditujukan ke Gilang Angga dipotong Kenji
Saleh Basarah Meninggal Dunia JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PB Pertina) Marsekal (pur) TNI Mohamad Saleh Basarah Suradiningrat meninggal dunia pada Kamis dini hari di Rumah Sakit MMC, Kuningan Jakarta dalam usia 81 tahun. Mantan Kepala Staf Angkatan Udara masa bakti 28 Maret 1973 hingga 4 Juni 1977 dan menjadi Ketua Umum PB Pertina selama empat periode mulai 1971 hingga 1988 itu meninggal dunia karena mengalami sakit demam berdarah. “Tinju Indonesia telah kehilangan satu sosok pemimpin yang sportif dan bertangan dingin,” kata mantan juara tinju Asia di Jakarta 1977 Syamsul Anwar Harahap. “Beliau itu sangat bertangan dingin dalam menjalankan roda organisasi, sesluruh pro-
mosi atlet harus melewati seleksi tidak bisa asal ambil aja,” katanya. “Beliau selain sebagai seorang pemimpin, juga sekaligus sebagai seorang teman, bapak dan pembina. Tidak jarang bapak (Saleh Basarah) memanggil para pengurus atau atlet untuk datang kerumahnya untuk sekedar melakukan diskusi dengan suasana yang sangat akrab,” katanya. Samsul Anwar Harapap sempat menggambarkan bahwa Saleh Basarah begitu cukup dikenal oleh masyarakat. “Sempat pada suatu hari mobil yang ditumpangi Bapak bersama sopirnya menabrak di daerah Pamanukan, Jabar, dan ketika Bapak turun dari mobil banyak orang yang berteriak pak Saleh..pak Saleh,” ungkap Syamsul Anwar Harapap. (ant)
SEA Games
Surabaya Ingin Tuan Rumah SURABAYA - Kota Surabaya ngotot ingin menjadi salah satu tuan rumah SEA Games 2011, kendati sejak lama sudah diputuskan multievent Asia Tenggara itu akan diselenggarakan di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan. Tekad dan keinginan menjadi tuan rumah SEA Games itu akan ditindaklanjuti KONI Kota Surabaya dengan menemui langsung dan melobi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng di Jakarta, Senin pecan depan. “Kami sudah dapat konfirmasi dan beliau (Menpora)
akan menerima langsung kedatangan rombongan pengurus KONI Surabaya,” kata Ketua Umum KONI Kota Surabaya Heroe Poernomohadi, Kamis. Ia optimistis permintaan itu bisa dikabulkan, karena sejauh ini penunjukan kota penyelenggara SEA Games masih belum final. Bahkan, beberapa daerah yang sudah ditunjuk sebagai penyelenggara, ternyata juga belum menunjukkan kesiapan yang maksimal. “Selain sarana dan fasilitas, Surabaya juga miliki sumber daya manusia yang sudah teruji. Insya Allah Surabaya sa-
ngat siap menjadi tuan rumah SEA Games,” ujar Heroe. Dari sisi sarana dan fasilitas, lanjut Heroe, Surabaya dalam waktu dekat akan menuntaskan pembangunan kompleks olahraga “Surabaya Sports Center” (SSC). Pembangunan Stadion Utama Gelora Bung Tomo (SUGBT) dan stadion tertutup (indoor) di komplek SSC akan diresmikan pengoperasiannya pada Mei 2010. Kedua sarana olahraga yang dibangun dengan dana sekitar Rp 440 miliar itu memiliki standar internasional. (ant)
Persela Evaluasi Pelatih LAMONGAN - Pengurus Persela Lamongan akan mengevaluasi kinerja pelatih dan pemain, menyusul hasil buruk yang dialami tim tersebut dalam enam pertandingan putaran kedua Liga Super musim ini. “Hasil yang dicapai pada awal putaran kedua ini memang tidak sesuai harapan, kami harus secepatnya melakukan evaluasi untuk mencari penyebab menurunnya performa tim,” kata Koordinator Pembentukan tim sekaligus Bendahara Persela Yuhronur Efendi ketika dihubungi di Lamongan, kemarin. Dari enam laga (lima di an-
taranya laga kandang) yang sudah dimainkan pada putaran kedua, Persela hanya mampu meraih lima angka dengan hanya sekali menang, dua kali seri dan selebihnya kalah. Raihan lima angka dari target 15 angka dalam lima pertandingan kandang, membuat jajaran pengurus dan pendukung “Laskar Joko Tingkir” kecewa berat. Tuntutan untuk memecat pelatih Widodo Cahyono Putro sudah diteriakkan LA Mania (julukan suporter Persela), ketika Persela dipermalukan Persiba Balikpapan 0-1 dan ditahan imbang PSM Makassar 0-0.
Namun, Manajer Persela yang juga Bupati Lamongan H. Masfuk terkesan masih melindungi Widodo dan menjamin posisinya aman, kendati dia juga sangat kecewa dengan menurunnya performa tim di awal putaran kedua ini. Kondisi Persela saat ini nyaris sama dengan musim 2008/2009, ketika Persela ditangani pelatih kawakan Mohammad Basri. Performa Persela di putaran kedua Liga Super musim lalu jauh menurun dibandingkan dengan putaran pertama yang masih mampu menembus persaingan papan atas. (ant)
Adachihar, yang kemudian dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang dikawal Markus Horison. Dalam keadaan tertinggal, Persib terus menekan pertahanan Bontang. Satoshi dan Hilton hampir saja dapat membobol gol. Namun tendangannya masih belum menemui sasaran. Permainan yang cepat ini banyak pelanggaran yang dilakukan oleh kedua tim. Pada menit ke-25 pemain Persib
Hariono diganjar kartu kuning akibat ganjalan keras kepada Kikuchi. Peluang Persib datang dari sundulan Rene Martinez yang masih melebar di atas mistar gawang pada menit ke-30, lalu peluang dari tendangan bebas Eka Ramdhani yang masih melebar di sisi gawang Bontang fc yang dikawal Ade Mochtar pada menit ke-35. Persib melakukan pergantian pemain pada akhir babak
pertama, yaitu Budi Sudarsono menggantikan Gilang Angga yang cedera. Setelah saling menyerang, akhirnya Persib memecah kebuntuan ketika sundulan Gonzales pada menit 75 menjebol gawang Ade Mochtar untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol itu diawali tendangan pojok Eka Ramdhani, yang kemudian disambut sundulan Gonzales.
Kepercayaaan diri maung bandung makin menjadi, serangan demi serangan terus dilancarkan dan akhirnya pada menit 84, setelah sempat terjadi kemelut di depan gawang, Hilton Moreira menambah keunggulan tim asuhan Jaya Hartono, 2-1. Babak kedua diawali dengan pemberian kartu kuning kepada Joko Sidik setelah menjegal nova pada menit ke 46. (ant)
lahraga
Suluh Indonesia, Jumat 12 Maret 2010
7
Real Madrid Terjungkal MADRID - Dana dalam jumlah besar yang digelontorkan Real Madrid pada musim panas ternyata tidak mampu memberikan kesuksesan instan. Klub raksasa Spanyol ini tersingkir di babak 16 besar Liga Champions karena hanya bermain 1-1 di Santiago Bernabeu, kemarin. Neo Galacticos kalah agregat 1-2 setelah takluk 0-1 di pertemuan pertama. Cristiano Ronaldo membuka harapan Madrid untuk lolos dengan menyumbang gol di menit ke-6. Pemain termahal di dunia itu memanfaatkan umpan Guti Hernandez untuk menambah koleksi golnya di Liga Champions menjadi tujuh. Agregat pun imbang 1-1. Di luar dugaan Lyon sukses menyamakan kedudukan 15 menit menjelang laga usai. Gelandang muda berusia 19 tahun asal Bosnia, Miralem Pjanic menjadi pahlawan Les Gones dengan gol krusialnya meneruskan bola liar di depan mulut gawang Madrid. Lyon melangkah ke perem-
patfinal untuk ketiga kalinya dalam lima musim terakhir. Sedangkan Madrid kembali tersingkir di babak 16 besar dalam enam musim berturut-turut. Terakhir kali Los Blancos menembus delapan besar adalah pada musim 2004. Babak 16 besar kini seolah menjadi kutukan bagi Madrid. Kenyataan ini menjadi aib memalukan buat Madrid. Pasalnya presiden Florentino Perez menghabiskan anggaran mencapai 250 juta euro untuk membeli pemain-pemain bintang seperti Kaka, Ronaldo dan Karim Benzema di awal musim. Madrid gagal memenuhi harapan penggemarnya untuk tampil pada final yang akan digelar di Bernabeu 22 Mei nanti. Peluang satu-satunya bagi Madrid untuk meraih gelar musim ini hanyalah di La Liga Spanyol. Saat ini mereka berada di puncak klasemen sementara dengan hanya unggul jumlah gol atas juara bertahan Barcelona. Madrid telah tersingkir dini di ajang Piala Raja
Spanyol. “Ini sungguh memalukan. Kekalahan ini menunjukkan bahwa pada pertandingan-pertandingan penting kami tidak tahu bagaimana cara untuk menyelesaikannya. Kami harus lebih menjadi sebuah tim daripada individual. Sekarang kami harus memikirkan liga karena hanya itu yang tersisa,” ujar Guti. Kekecewaan juga ditunjukkan kiper Iker Casillas. “Kami semua marah dan ini sangat sulit diterima. Saya meminta maaf dari penggemar atas kekalahan pada kompetisi dimana kami menyimpan harapan paling tinggi ini,” sesal kiper nomor satu timnas Spanyol itu. Hal bertolak belakang dirasakan Lyon. Mereka bersuka cita atas kemenangan ini. “Bisa dikatakan ini prestasi besar. Kami selamat dari skenario terburuk di babak pertama. Angkat topi buat pemain yang memberikan seluruh kemampuan mereka malam ini. Saya kira kami layak mendapatkannya,” ungkap Claude Puel, pelatih Lyon. (adn/afp)
Auxerre Tumbangkan Bordeaux PARIS - Dua gol dari Ireneusz Jelen di babak kedua memberikan Auxerre kemenangan 2-1 atas juara bertahan Girondins Bordeaux, kemarin. Kekalahan tersebut membuat Bordeaux gagal meningkatkan keunggulan di puncak klasemen Liga 1 Prancis. Jelen mencetak gol dua kali, di menit ke-64 dan 83, setelah bek kiri Bordeaux, Benoit Tremoulinas lebih dulu membawa tuan rumah unggul cepat pada pertandingan yang berlangsung di Stade Chaban Delmas itu. “Sungguh disayangkan, saya tidak akan memiliki kenangan indah mengenai gol pertama saya di Liga 1,” kata Tremoulinas. “Kami membuat banyak kesalahan teknis dan tidak sanggup menahan bola. Kami kecolongan dalam serangan balik meskipun kami tahu bagaimana cara mereka bermain. Kami tahu bagaimana mengatasinya, tetapi kami tidak melakukannya.” Bordeaux masih berada di urutan teratas dengan perbedaan gol dari peringkat kedua Montpellier dan masih memiliki tabungan satu pertandingan
di tangan. Auxerre yang memenangkan empat pertandingan terakhirnya di liga saat ini tinggal terpaut satu poin dari peringkat ketiga. “Kami bersyukur atas kemenangan yang tidak kami harapkan sebelum pertandingan ini,” urai pelatih Auxerre, Jean Fernandez. “Kami pergi dengan tiga poin, kami dalam laju yang bagus dan saya benar-benar menikmatinya, meskipun tim saya kesusahan di babak pertama.” Partai ini seharusnya digelar Februari, tetapi ditunda agar Bordeaux memperoleh waktu mempersiapkan diri untuk tampil di laga pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Olympiakos yang mereka menangkan 1-0. Laga kedua akan berlangsung 17 Maret. Jadwal ketat Bordeaux juga meliputi pertemuan dengan Olympique Marseille di final Piala Liga pada 27 Maret. Bordeaux membuka keunggulan di menit ke-7 ketika umpan Tremoulinas dari sisi kiri mengenai Benoit Pedretti dan melewati kiper Olivier Sorin. Sesaat kemudian Sorin mencegah timnya kebobolan gol ked-
ua dengan membendung tendangan Gregory Sertic. Auxerre membuang kesempatan krusial untuk menyamakan di awal babak kedua saat tembakan Daniel Niculae dari jarak sekitar 12 meter melebar. Namun pemain Rumania itu memegang peranan penting dalam terciptanya gol penyeimbang Auxerre. Ia meneruskan umpan Pedretti yang disambut dengan tendangan voli oleh Jelen. Gol tersebut berbau kontroversi karena Jelen tampak offside. Gara-gara hal itu, asisten wasit yang tidak mengangkat benderanya ketika gol itu terjadi dilempari oleh penonton dan harus digantikan oleh ofisial keempat. Indikasi offside terlihat lebih jelas pada gol kedua Jelen ketika umpan Cedric Hengbart diterima oleh bintang Polandia itu di belakang pemain belakang Bordeaux. Usaha pertamanya membentur mistar gawang, namun karena kiper Bordeaux, Cedric Carrasso sudah tersungkur, Jelen menyundul bola rebound ke dalam gawang yang kosong. (adn/afp)
Beckham Dukung Gerakan Anti-Glazer MANCHESTER - David Beckham mendapatkan aplaus paling meriah ketika meninggalkan lapangan usai AC Milan kalah 0-4 dari Manchester United di Old Trafford, kemarin. Sambutan itu tak semata karena ia mantan pemain United, melainkan karena ia mengenakan syal berwarna hijau dan keemasan yang menyimbolkan protes dari penggemar United terhadap pemilik klub asal AS, Malcolm Glazer. Beckham yang memainkan 394 pertandingan untuk United sebelum pindah ke Real Madrid pada 2003, kembali ke Old Trafford untuk pertama kalinya. Pemain yang dipinjam Milan dari LA Galaxy ini hanya tampil di 25 menit terakhir. Milan kalah telak dan tersingkir dari Liga Champions. Penggemar United berusaha memaksa keluarga Glazer
menjual United, yang kini terlilit utang 1,1 miliar dolar AS. Sebagai bagian dari gerakan itu, pemrotes mengimbau penggemar untuk mengenakan syal. Beckham sendiri berusaha menjauhkan diri dari motif di balik kampanye tersebut. Ia memungut syal itu dari lapangan saat berjalan keluar. “Saya melihat ada syal disana. Saya mengenakannya di leher saya,” ungkap Beckham. “Saya tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi, itu berhubungan dengan orang lain, tetapi saya penggemar United dan saya mendukung tim ini.” “Protes itu sepekan muncul dan sepekan menghilang. Selalu ada protes. Mari berharap itu akan segera diatasi.” Memang banyak yang telah berubah sejak Beckham meninggalkan United pada
2003 atau dua tahun sebelum Glazer mengambilalih klub raksasa itu. Tetapi kemampuan Setan Merah dalam menaklukkan lawan-lawannya tak menurun. United lolos dengan agregat 7-2 setelah menang 3-2 di Milan. “Terkadang kita hanya harus mengangkat tangan ke atas dan mengatakan kita telah dikalahkan oleh tim yang lebih baik,” ujar Beckham. Kendati demikian, penggemar tetap menunjukkan apresiasinya untuk Beckham. “Kembali pulang ke Old Trafford adalah malam yang sangat emosional. Saya tidak pernah meremehkan penggemar United. Cara mereka mendukung saya sepanjang karier saya mengagumkan dan malam ini bahkan lebih mengejutkan saya. Itu sambutan yang luar biasa.” katanya. (adn/ap)
Clottey Incar Bagian Badan Pacquiao ARLINGTON - Petinju Ghana, Joshua Clottey akan mengincar bagian badan Manny Pacquiao saat mereka bertemu dalam perebutan gelar kelas welter WBO di Dallas akhir pekan ini. Ia bertekad untuk melunakkan lawannya itu. Clottey melihat bagian badan sebagai titik lemah Pacquiao. “Saya akan lebih banyak menyasar badannya Saya akan mengikutinya,kemarin. Agar pukulannya efektif, Clottey akan menghalangi apa pun yang dilancarkan Pacquiao kepadanya. “Tidak masalah bila ia melepaskan 1.000 pukulan, saya akan menghalanginya. Saya tidak
akan membuang pukulan.” “Ia melayangkan begitu banyak pukulan, namun ia petarung yang lebih kecil. Saya melayangkan lebih sedikit, tetapi akan langsung mengena dan itu akan membuat cedera.” Pelatih Pacquiao, Freddie Roach mengatakan, Clottey akan menghadapi akumulasi pukulan dari petinju Filipina itu yang tidak pernah dirasakannya sebelumnya. Gaya pukulan Pacquiao dikenal cepat dan beruntun. Roach juga mengungkapkan petarungnya siap untuk menghadapi strategi apa pun dari Clottey dan pihaknya siap mengandaskannya. “Kami siap
terhadap lebih dari satu rencana pertarungan dan kami akan beradaptasi Ia menghalangi pukulan dengan cara yang dapat ditembus,” papar Roach. Clottey memiliki keuntungan dari tinggi badan dan daya jangkaunya. Namun Pacquiao menilai kelebihan itu justru akan dapat menjadi keuntungan untuk dirinya bila mampu memanfaatkannya. “Saya tidak ingin meremehkan Joshua Clottey,” tegas Pacquiao. Pertarungan ini akan menjadi yang pertama digelar di Stadion Cowboys. Sekitar 45.000 penonton diperkirakan akan hadir. (adn/rtr)
Suluh Indonesia/ap
CETAK GOL - Pemain Manchester United, Wayne Rooney, (kedua dari kanan) mencetak gol keduanya ke gawang AC Milan dalam pertandingan babak 16 besar Liga Champions, di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, kemarin.
MU Hancurkan Milan MANCHESTER - Manchester United (MU) menghancurkan AC Milan 4-0 pada pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions di Old Trafford, kemarin. The Red Devils melangkah ke perempatfinal dengan agregat 7-2. Wayne Rooney sekali lagi menjadi bintang lapangan dan menorehkan rekor gol baru. Penyerang lincah itu mencetak dua gol sama seperti ketika menang 3-2 pada pertemuan pertama di San Siro. Gol pembukanya dihasilkan pada menit ke-13 dengan sundulan kepala. Yang kedua tercipta di menit ke46. Dengan tambahan dua gol, Rooney total telah mencetak 30 gol musim ini. Itu merupakan rekor baru buatnya sejak bergabung dari Everton pada 2004. Dua gol lainnya didapat dari
Park Ji-Sung dan Darren Fletcher. Ji-Sung menambahkan gol ketiga di menit ke-56 mengeksekusi umpan Paul Scholes. Gol Fletcher pada menit ke-89 tercipta dengan cara indah. Ia menyundul umpan jauh dari bek Rafael yang berada di belakang garis tengah lapangan. Selain lolos ke perempatfinal, United juga berhasil mengakhiri rekor buruk atas Milan. Dari lima pertemuan dengan klub juara Eropa tujuh kali itu selama 52 tahun, baru pertama kali Setan Merah berhasil menyingkirkan mereka. Ketika bentrok terakhir kali pada semifinal 2007, United kalah dari Milan. Lolosnya United juga makin mengukuhkan dominasi klubklub Inggris. Negeri Ratu Elizabeth sudah meloloskan dua
wakilnya ke perempatfinal setelah Arsenal menyingkirkan FC Porto Rabu lalu. Chelsea dapat menyusul pekan depan asalkan mampu membalikkan defisit 1-2 dengan Inter Milan di Stamford Bridge. Sebaliknya Italia kini tinggal berharap pada Inter karena Fiorentina juga tersisih. Pelatih United, Sir Alex Ferguson mengatakan, babak kedua menjadi kunci dari kemenangan timnya. “Kami mendapatkan celah setelah mencetak gol cepat di awal babak kedua dan setelah itu kami bermain dengan sangat baik. Ketika kami bermain pada tempo itu, kami sulit dilawan. Dengan tim yang saya miliki, tidak masalah siapa yang akan kami hadapi selanjutnya,” Ferguson. Arsitek asal Skotlandia itu
yakin Rooney akan mampu melewati raihan 42 gol yang diciptakan Cristiano Ronaldo sebelum bergabung ke Real Madrid di musim panas. “Itu tantangan. Jujur, saya gembira ia mencapai angka 30. Ia akan terus menjadi lebih baik,” harap Fergie. Pelatih Leonardo di kubu Milan, membenarkan kalau gol cepat di babak kedua menjadi petaka bagi timnya. Dibandingkan pada laga pertama, penampilan asuhannya kemarin merosot jauh. “Kita bisa menganalisa pertandingan itu dalam banyak cara, tetapi satu hal yang tidak bisa dibantah adalah penampilan United. Mereka menampilkan permainan yang sungguh-sungguh hebat,” jelas arsitek Brazil itu. (adn/afp)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Jumat 12 Maret 2010
8
Jalur By Pass Cianjur
Kembali Tergenang CIANJUR - Jalan Dr Muwardi (By Pass) Cianjur, Jawa Barat, kembali terutup air setinggi paha orang dewasa, akibat buruknya drainase di sepanjang jalan itu, Kamis. Akibatnya jalur utama yang menghubungkan CianjurBandung atau sebaliknya Cianjur-Jakarta, terpaksa di tutup satu arah. Sehingga antrean panjang kendaraan mencapai belasan kilometer. Pantauan di lokasi, hingga malam menjelang genangan air setinggi paha orang dewasa itu, masih menutupi jalan sepanjang 12 meter. Antrean kendaraan masih terlihat panjang. Namun beberapa orang petugas dari Satuan Lalulintas Polres Cianjur, terpaksa menjadikan satu jalur untuk dua arah kendaraan, guna antisifasi macet total. Air bah yang meluap dari drainase disepanjang jalan tersebut, meluap akibat hujan yang turun deras, dari siang hingga sore menjelang. Sejumlah warga dikawasan
itu mengharapkan agar pihakpihak terkait segera memperbaiki saluran air. Sebab, hampir setiap turun hujan deras, dapat dipastikan saluran air akan meluap. “Ada pendangkalan saluran air ditambah debit air yang deras setiap hujan turun, membuat jalan ini tertutup air karena luber dari saluran di pinggir jalan, “ kata Marwan (36) warga setempat. Harapnya pemerintah daerah melalui dinas terkait, segera memperbaiki saluran air yang ada di kawasan itu. Warga telah acap kali mengajukan permohonan perbaikan saluran. “Sampai kini, belum ada tanggapan. Bahkan bulan lalu, air luber ke jalan sampai masuk ke dalam areal perkantoran disepanjang jalan ini,” tandasnya. Hingga pukul 18.30 WIB, luapan air masih menggenangi ruas jalan utama tersebut. Kendaraan yang melintas di jalan itu masih tampak memperlambat kecepatannya saat melintas di jalur itu. (ant)
Ajudan Kapoltabes Palembang Tertembak PALEMBANG - Ajudan Kapoltabes Palembang, Briptu Bela tertembak pada bagian pinggang saat acara pemusnahan sebanyak 600 pucuk senjata api ilegal di Palembang, Kamis. Senjata api laras panjang yang dimusnahkan itu, saat sedang dipotong selanjutnya meledak dan mengenai korban ajudan Kapoltabes Palembang. Ajudan Kapoltabes tersebut saat kejadian berada sekitar 10 meter dari tempat pemusnahan di Markas Polda Sumatera Selatan (Sumsel) Palembang. “Tolong aku kena peluru sambil mengangkat tangan untuk minta pertolongan,” ujar Bela sambil menjerit saat kejadian. Setelah kejadian tersebut,
ajudan Kapoltabes itu langsung di bawa ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari Mapolda. Kapolda Sumsel, Irjen Pol Hasyim Irianto mengatakan, pemusnahan senjata api sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan juga disaksikan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin serta unsur Muspida lainnya. Senjata api yang belum sempat dimusnakan akan disimpan terlebih dahulu, ujar kapolda. Namun, untuk pemusnahan selanjutnya akan diteliti terlebih dahulu terutama mengenai kemungkinan masih ada perluru di dalam senjata api tersebut. (ant)
Suluh Indonesia/ant
DEMO CENTURY - Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar berunjukrasa dengan menyandera mobil tangki di depan kampus mereka, Kamis (11/3). Mereka menuntut agar kasus skandal Bank Century yang merugikan negara Rp6,7 triliun tersebut segera diusut tuntas dan menangkap para pelaku yang terlibat dalam skandal tersebut.
Longsor di Cianjur Empat Keluarga Tertimbun CIANJUR- Sedikitnya empat rumah beserta penghuninya tertimbun longsoran tanah dari tebing setinggi 70 meter, di Kampung Ciawitali, Desa Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, sekira 48 km dari pusat kota Cianjur, Kamis. Suryana, petugas di Polsek Sukanagara yang dihubungi melalui telefon, menyatakan, akibat hujan yang turun dengan deras dari siang hingga sore, tebing setinggi 70 meter yang mengelilingi kampung itu ambruk dan menimpa rumah. Hingga pukul 20.15 WIB, proses evakuasi terhadap empat keluarga yang tertimbun masih mengalami kendala, terutama karena gelapnya perkampungan itu karena tidak ada
Oknum Polisi Divonis Setahun CIREBON - Terbukti telah menggelapkan belasan mobil rental, Briptu HR mantan ajudan Kapolresta Cirebon akhirnya divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Cirebon, kemarin. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut terdakwa selama 1,6 tahun penjara. Sidang pembacaan vonis itu dipimpin ketua majelis hakim Irdalinda didampingi dua hakim anggota yakni Ahmad Rifai dan Moh. Istiadi . Sedangkan
Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan tersebut yakni Taswin Imransyah. Menurut hakim, perbuatan terdakwa Briptu HR terbukti melanggar Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. “Setelah kami mendengarkan keterangan dari 26 saksi dan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, kami berkeyakinan bahwa terdakwa Briptu HR terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penggelapan sesuai dengan pasal 372 KUHP. (ant)
Tarian Peleburan Dewa Shiva
Ajakan Berguru pada Alam Oleh : Bayu Tirta Kencana PERISTIWA alam terjadi hampir di semua belahan bumi ini. Alam semesta tempat kita berlindung dan mendapat segalanya oleh berkat kasih Tuhan yang tanpa pamrih, seakan tidak lagi memunculkan relasi erat bersahabatan dalam bingkai cinta kasih. Alam menjadi murka, beringas meluluhlantakkan begitu saja bumi, manusia berikut segala isinya. Gempa, banjir, tsunami, puting beliung tidak pernah berhenti menerjang dan senantiasa menjadi bayang bayang menakuktkan umat manusia. Kejadian dalam sekala besar dan kecil baik dalam tingkat global dan lokal tidak kuasa untuk dicegah. Takdir ganasnya alam memang tak terkendali, entah sampai kapan berhenti mengoyak oyak ibu pertiwi ini. Faktanya, dimana mana muncul fenomena alam yang tidak tidak dapat diprediksi kehadirannya, maupun oleh rekayasa manusia yang egois —- dengan dalih semua ini milik kita— -, sehingga ‘pongah’ untuk ekspansi, intervensi menguasai daerah lain. Implikasinya, vibrasi damai dan cinta kasih yang menjadi visi dan cita cita yang harus diimplementasikan dalam pola berkehidupan sosial harmonis antar sesama dan mahluk hidup tidak muncul optimal. Semua itu menyebabkan situasi sangat krusial dan tidak kondusif, muncullah dua kutub ego, tantangan dijawab tantangan sehingga perang berkepanjangan merebak tak berujung, seperti di Timur Tengah, Israel, Irak dll. Sesungguhnya banyak pelajaran yang bisa dijadikan hikmah tetapi gagal dimanfaatkan sebagai bagian pengalaman hidup agar tak teratuk batu yang sama kedua kalinya.
Kenyataanya, apa yang kita nikmati dan saksikan kini, tetap saja alam tidak damai dan berhenti mengamuk. Banyak hal buruk secara faktual sudah menimpa kita secara nyata. Akan tetapi manusia tetap tidak ‘eling’ dan menjadikan kitab kitab suci sebagai patokan untuk berbuat maupun mengambil kebijakan strategis dan nyata. Akibat keteledoran terus saja menjadi bagian dari aktivitas sehari hari, seperti ekplorasi besar besaran mengejala dan subur. Kesenjangan itu memaksa alam lingkungan sangat berjarak dalam sinergi harmonis dengan manusianya. Muncullah relasi alam tidak baik seperti pemanasan global alias global warming. Global warming menyebabkan lapisan ozon berlubang besar. Hal itu membuat bumi dalam ancaman serius radiasi sangat tinggi matahari, selain itu berdampak mencairnya es di kutub utara maupun selatan. Dunia sudah sangat rentan oleh agitasi alam yang semua pangkal sumbernya manusia itu sendiri. Dalam
konteks ini, Indonesia juga tidak terhindarkan dari fenome alam yang menimpa nyaris semua isi jaga raya ini. Kita dapat kenang berbagai peristiwa sangat memilukan terjadi, seperti dasyatnya tsunami di Aceh yang merenggut nyawa ratusan ribu orang, Yogjakarta, kasus Lumpur Lapindo kemudian gempa belum lama ini di Padang, Sumantra Barat. Kapankah berakhir tarian alam itu yang merupakan tarian Shiva itu sendiri. Untuk mengakhiri tarian kosmis Shiva Tandawa sebagai deva pelebur dalam panteon Hindu. Perlu suatu revolusi untuk mengelimir semua fenomena alam itu. Derap action nyata yang tidak boleh ditinggalkan pertama sikap devotion –pengabdian yang tulus kepada Tuhan, Kedua upaya surrender – penyerahan diri total — kepada beliau dengan menjalani semua kebaikan, perintah sebagaimana ‘dimantrakan’ dalam kitab kitab suci, Dengan langkah ‘eling’ senantiasa kepada Tuhan yang utama dan sumber segalanya serta mengulang ulang setiap saat nama suci Tuhan. Cepat atau lambat lewat metode yang efektif aplikatif itu tarian Shiva atau Shiva Thandawa yang menjadi sumber fenomena kehancuran semua alam ini tidak akan terjadi lagi. Lewat jalan itu juga mempercepat proses golden age –zaman keemasan – dimana dengan zaman baru itu segalanya akan berjalan damai, harmonis dan penuh cinta, dalam keseharian segala sesuatunya berbasiskan nilai nilai humanis. Semoga. ***
fasilitas penerangan. Dalam keadaan biasa, perkampungan itu bisa ditempuh selama empat jam dari kota Cianjur karena daerahnya yang sulit dicapai dengan kendaraan. Informasi dari polisi setempat menyebutkan, selain menimbun empat rumah beserta penghuninya, longsor pun memutuskan akses jalan utam yang menghubungkan desa tersebut ke Kecamatan Sukanagara. Mengutip keterangan saksi, polisi menyebutkan, peristiwa ituketika hujan turun deras siang hingga sore, sehingga sebagian warga memilih untuk berada di dalam rumah. Sekitar pukul 17.30 WIB, terdengar suara gemuruh dan
dentuman, akibat tebing setinggi 70 meter yang berada di sekeliling kampung longsor. “Ketika itu, warga yang berada di dalam rumah tidak sempat menyelamatkan diri. Dalam hitungan detik longsoran tanah menutup empat rumah beserta penghuninya,” kata Suryana. Hingga malam hari, upaya evakuasi masih dilakukan masyarakat sekitar dibantu aparat kepolisian dan koramil. “Sampai jam 19.30 WIB, warga dan aparat, masih melakukan pencarian dengan cara manual, meskipun minim penerangan,” kata polisi itu. Jalan Putus Sebanyak lima titik ruas jalan alternatif penghubung Pagaralam-Muaraenim, Sumatera Sela-
tan melalui jalur Kota Agung dan Kecamatan Mulak Ulu mengalami longsor dengan lebar 2-3 meter. Pengamatan di lokasi, Kamis, menunjukkan sejumlah ruas jalan yang mengalami longsor, yaitu Lematang Indah di Dempo Tengah, Indikat di Kecamatan Dempo Selatan, Desa Tanjung Bai di Kecamatan Kota Agung, Kecamatan Mulak Ulu di Kabupaten Lahat dan Kecamatan Semendo di Kabupaten Muaraenim. Longsor terjadi pada saat hujan deras mengguyur hingga Rabu (10/3), pada sejumlah lokasi tersebut dalam kurun dua hari terakhir ini juga terus hujan. Longsor bukan hanya menutupi sebagian badan jalan, tapi juga terjadi penyempitan. Meskipun hanya mengham-
bat kelancaran transportasi kendaraan yang melewati jalan itu, namun bila tidak segera dilakukan perbaikan akan dapat membuat jalan mengalami putus total. Kondisi jalan itu juga dapat membahayakan bagi pengguna jalan dan kendaraan yang melintas, apalagi bila longsor susulan sewaktu-waktu terjadi. Menurut Camat Mulak Ulu, Lubis, longsor terjadi saat hujan deras seharian mengguyur Pagaralam, Lahat dan Muaraenim, tiba-tiba longsor terjadi di beberapa titik ruas jalan Provinsi Sumsel antara Lahat dan Muaraenim. “Memang longsor terjadi saat hujan deras mengguyur sekitar ruas jalan ini, mengingat lokasi tersebut sudah pernah longsor,” katanya. (ant)