Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771
No. 63 tahun IV Senin, 5 April 2010 8 Halaman
Free Daily Newspaper
Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)
Bukan Tarif Maksimal
Mendesak, Pembuktian
Lil Wayne Buat Website
PEMERINTAH tidak akan menerapkan tarif maksimal pajak penjualan barang mewah (PPnBM) berdasar UU Nomor 42 tahun 2009 tentang Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang ...hal. 1
PENELITI senior dari Pusat Kajian Kebijakan Nasional Indonesia (‘Center forIndonesia National Policy Studies‘, CINAPS), Hanny Senewe,di Jakarta, belum lama ini, menegaskan, pembuktian terbalik ...hal. 3
DINDING penjara ternyata takmampu membatasi rapper Lil Wayne untuk terus berinteraksi dengan para penggemarnya. Buktinya, penyanyi yang dipidana setahun karena memiliki senjata illegal di penjara ...hal. 3
Pengemban Pengamal Pancasila
www.suluhindonesia.com
Suluh Indonesia/ade
DHARMA SANTI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan ibu Ani Yodhoyono serta Wapres Boediono dan ibu Herawati Boediono menyempatkan diri photo bersama para pendukung acara Dharma Santi Nasional Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1932 di GOR Achmad Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, kemarin.
SBY Ajak Umat Hindu
Jaga Persatuan dan Kesatuan JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan umat Hindu akan pentingnya persatuan dan kebersamaan untuk meningkatkan saling percaya, saling peduli, dan membantu satu sama lainnya. ‘’Mari bersamasama meningatkan kualitas kehidupan berbangsa yang serasi dan seimbang. Mari kita junjung tinggi nilai-nilai Tri Hita Karana yang mengendepankan keserasian hubungan antara manusia dan Tuhan, antara sesama umat manusia dan juga antara manusia dengan lingkungannya,” ajak Presiden saat Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Saka 1932 di GOR Ach-
mad Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, kemarin. Kepala Negara mengatakan, isu utama bangsa Indonesia, yaitu perlunya terus menjaga persaudaraan dan persatuan serta arah perjalanan bangsa yaitu terus membangun diri menjadi bangsa yang maju dan sejahtera. Presiden mengatakan, kegiatan Nyepi pada hakekatnya berkaitan dengan penyucian dan pembersihan diri dari hal-hal yang tidak baik, tentang pikiran dan jiwa guna menyongsong hari esok yang lebih baik. ‘’Sungguh sebuah proses penyempurnaan spiritualitas manusia yang baik dan sarat makna. Semoga saudara
semua umat Hindu benar-benar menapat pencerahan pikiran, penyempurnan jiwa,’’ harapan Presiden Yudhoyono. Keinginan itu, menurut Presiden juga menjadi harapan pemerintah dan bangsa Indonesia tentang pentingnya pembangunan watak atau karakter building dalam kehidupan bernegara. Bangsa Indonesia ingin pula memiliki peradaban unggul dan mulia. Peradaban seperti itu dapat dicapai apabila masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang baik atau good society. Acara dihadiri Ibu Ani Yudhoyono dan Wapres Boedino dan Ibu Herwati Boediono. (har)
PDIP Oposisi
Tak Efektif Kontrol Pemerintah KUPANG - Langkah politik PDIP sebagai oposisi sejak 2004 sama sekali tidak menguntungkan dan tidak efektif dalam mengontrol kinerja pemerintah. ‘’Tidak menguntungkan dan tidak efektif dalam mengontrol kinerja pemerintah, karena sistem demokrasi di Indonesia belum maju seperti di Amerika Serikat (AS),’’ kata pengamat hukum dan politik Nicolaus Pira Bunga di Kupang, kemarin. Menurut dosen Undana Kupang ini, sangat tidak menguntungkan jika PDIP tetap mengambil sikap oposisi, karena pluralisme di Indonesia tidak didukung dengan matangnya dalam berdemokrasi seperti di AS. Pembantu Dekan I FH Undana itu mengatakan oposan pemerintah berjalan efektif dalam mengontrol pemerintahan yang berkuasa di AS karena sistem demokrasinya sudah berjalan bagus dan matang, meski negara adi daya itu super pluralis. ‘’Indonesia juga pluralis, namun belum matang dalam berdemokrasi, sehingga penerapan sistem oposisi di negara ini lebih
bersifat setengah-setengah,” katanya. Dalam pengamatan Pira Bunga, peran politik PDIP sebagai oposan pemerintah masih berjalan setengah hati, karena hanya melakukan kontrol di tingkat nasional, sementara di daerah tidak pernah berjalan karena sebagian penguasa di daerah seperti gubernur, bupati maupun wali kota berasal dari PDIP. ‘’Ini sebuah realitas politik, sehingga tidak efektif dan tidak menguntungkan kalau PDIP tetap mengambil sikap politik sebagai oposan pemerintah,” katanya. Menurut dia, dalam kongres partai ini di Denpasar, Bali pada 6-8 April 2010, PDIP perlu memikirkan untuk merevisi kembali posisi politiknya. ‘’Lebih elegan dan menawan jika PDIP mengambil posisi koalisi dengan partai-partai besar, seperti Partai Demokrat yang kebetulan sedang berkuasa dalam pemerintahan, untuk merumuskan kebijakan yang pro rakyat guna mengangkat harkat dan martabat rakyat Indonesia dari keterpurukan ekonomi dalam upaya memperbaiki kesejahterannya,” katanya. (ant)
Partai Golkar Tolak
Tambah Anggaran Untuk Remunerasi JAKARTA - Anggota DPR RI Ade Komarudin menegaskan, partainya akan menolak penambahan Rp 3,3 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2010 untuk remunerasi di Kementerian Keuangan. ‘’Kalau penambahan dalam APBN-P hanya untuk remunerasi di Kemkeu, Partai Golkar akan menolaknya,” kata anggota Komisi XI DPR RI ini saat diskusi bertajuk Gagalnya Reformasi Birokrasi di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, dalam APBN-P pemerintah mengajukan tambahan anggaran Rp 3,3 triliun yang akan digunakan untuk penambahan remunerasi gaji Kemenkeu. Menurut Ade, jika penambahan anggaran tersebut digunakan untuk program-program mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan kesejahteraan rakyat, serta pembangunan infrastruktur, Partai Golkar akan mendukungnya. ‘’Kasus Gayus ini juga membuktikan kegagalan reformasi birokrasi. Kami akan minta penjelasan Menkeu Sri Mulyani,” katanya. Ade secara tegas akan minta Badan Anggaran DPR
untuk menolak usulan peningkatan anggaran untuk remunerasi tersebut. Ia juga melihat pada era Menkeu Sri Mulyani telah terjadi politisasi birokrasi. Ade mencontohkan ketika Menkeu Sri Mulyani akan dipanggil Pansus Angket Bank Century, yang bersangkutan diiringi oleh seluruh eselon I di Kementerian Keuangan dan diposisikan bak pahlawan. ‘’Terus terang saja itu salah satu kegagalan Sri Mulyani jika terus dicampuradukkan birokrasi dan politik,” kata Ade. Ade Komarudin juga menjelaskan saat Kementerian Keuangan menyampaikan kebijakan reformasi birokrasi pada tahun lalu, anggota DPR RI menerima baik. Gagasanya menurut Ade baik, namun saat konsepnya dengan remunerasi orang mulai pesimis. ‘’Kesalahan konsepnya terjadi karena hanya berlandaskan pernyataan, ‘Jika PNS digaji besar akan bekerja keras dan tak akan korupsi’. Namun kenyataannya, remunerasi tak menjamin korupsi dan bekerja keras,” katanya seraya mengingatkan agar reformasi birokrasi terus diperbaiki konsepnya. (ant)
Cukupkah Pencopotan Perwira Polisi Itu ? SIKAP Kapolri Jendela Pol. Bambang Hendarso Danuri mencopot sejumlah perwira karena diduga terkait pencucian uang menuai pro dan kontra. Dapatkah pencopotan itu menyelesaikan masalah ? Mantan Kepala Bareskrim Komjen Polisi Susno Duadji salah satu yang tidak sependapat dengan pencopan itu. Ia menilai pencopotan perwira polisi yang terkait kasus pencucian uang senilai Rp 25 miliar dengan tersangka Gayus Tambunan itu tak cukup. ‘’Terlibat dalam rekayasa perkara itu
merupakan tindak pidana. Karena itu, seharusnya bukan dicopot, melainkan dimasukkan sel tahanan,” katanya menanggapai pencopotan sejumlah perwira polri. Alasan Susno, kalau dicopot, perwira itu masih bisa menjabat lagi. Jadi, masyarakat jangan cepat puas dengan ada-
Susno Duadji
nya pencopotan itu karena perwira polisi itu memang nggak
pantas jadi polisi. Menanggapi siapa beking yang membuat Susno sangat berani membongkar markus (makelar kasus), Susno mengaku dirinya sebenarnya sudah lama membenahi masalah itu dari dalam (internal), tetapi tidak didengar. ‘’Saya justru menjadi korban. Karena itu, sekarang saya coba benahi dari luar. Soal beking di belakang saya ada satu, yakni Allah subhanahu wa taala. Manusia itu khalifah Allah yang harus menegakkan kebenaran di muka bumi,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan ketika menjawab pertanyaan peserta diskusi lainnya. ‘’Masalahnya memang dari atas. Kalau rakyat menerima hal-hal yang tidak pantas dilakukan polisi, ya, ngomong saja,” katanya. Menanggapi pertanyaan lainnya tentang kemungkinan dirinya akan mati akibat keberaniannya, Susno mengaku mati itu dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. ‘’Tinggal kita pilih, apakah kita mau mati yang membanggakan atau tidak,” katanya. (ant)
K ta
Suluh Indonesia, Senin 5 April 2010
Rekening Liar Rp 21,7 M
K ilas Diminta Tiru Jembrana PERKUMPULAN Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA) menginginkan agar reformasi birokrasi yang didengung-dengungkan pemerintah harus inovatif sebagaimana yang telah dilakukan oleh sejumlah pemerintah kabupaten/kota. Ketua Pengurus Harian BHACA Natalia Soebagjo, dalam keterangan tertulis yang akhir pecan kemarin menyebutkan, saat ini muncul sejumlah pemerintah di daerah yang menghasilkan produk inovatif pembangunan dalam melayani masyarakatnya. Beberapa pemerintah daerah tersebut antara lain di Kabupaten Sragen di Jawa Tengah dan Kabupaten Jembrana di Bali. Kabupaten Sragen telah berkali-kali meraih penghargaan dalam berbagai kategori tata kelola pemerintahan yang baik. Sedangkan Kabupaten Jembrana merupakan kabupaten yang berhasil dengan sukses menggelar Pilkada, baik di tingkat kabupaten maupun dusun dengan melalui metode “e-voting” (pemungutan suara dengan menggunakan teknologi layar sentuh). Sementara itu, berbagai kota yang dinilai BHACA berhasil melakukan inovasi pelayanan publik bidang pendidikan dan kesehatan antara lain Kota Balikpapan, Yogyakarta, Bontang, Medan, Kediri, dan Dumai. Natalia menegaskan, munculnya daerah-daerah dengan sejumlah produk inovatif pembangunan dalam melayani masyarakatnya menjadi contoh keberhasilan tersendiri di tengah situasi rendahnya tingkat kepercayaan publik pada kinerja pemerintahan. a juga memaparkan, sejumlah studi mengemukakan bahwa Indonesia masih dihadapkan masalah dalam mengembangkan sistem “good governance”. (ant)
Kemkes Lempar ke Kemkeu
Suluh Indonesia/ant
LAYAK BEROPERASI - Seorang pengurus gedung melintas di puing atap gedung Pasar Kebayoran Lama yang belum dibenahi usai kebakaran Jumat (2/4) lalu, Jakarta Selatan, kemarin. Meski sejumlah bagian gedung masih berantakan akibat kebakaran, pasar tersebut kembali beroperasi setelah dinyatakan masih layak digunakan oleh PD Pasar Jaya.
Minibus Terbalik Sepuluh Kritis KENDARAAN minibus yang terbalik di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Jumat sore, mengakibatkan sepuluh orang harus dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat. “Sepuluh orang harus dilarikan ke rumah sakit,” kata operator Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Aipda Timam, di Jakarta, Jumat. Ia mengatakan, kesepuluh orang tersebut dibawa ke Rumah Sakit Tebet yang terletak dekat dengan lokasi kejadian. Sementara para korban luka-luka, menurut dia, didominasi oleh anak-anak. Sedangkan nama dari para korban juga masih belum diketahui. Peristiwa nahas tersebut terjadi tepatnya di dekat gerbang tol Semanggi 2 di arus lalu lintas yang bergerak menuju ke arah Pancoran, Jakarta Selatan. Mobil minibus yang memiliki nomor polisi AB 8644 SA terbalik pada pukul 15.00 WIB. Namun, masih belum bisa dipastikan tentang penyebab dari terbaliknya kendaraan minibus tersebut. Akibat kejadian itu, posisi mobil memenuhi separuh ruas jalan, dan proses evakuasi yang dilakukan petugas juga mengakibatkan arus lalu lintas ke arah Pancoran mengalami kemacetan. (ant)
Ungkap Dugaan Jaksa Terima Dana BI JAKARTA - Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) meminta komitmen Kejaksaan Agung untuk mengusut kasus dugaan sejumlah jaksa yang menerima aliran dana Bank Indonesia (BI) untuk bantuan hukum terhadap pejabat BI. Siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, kemarin, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FKI-1 mempertanyakan janji atau pernyataan Jaksa Agung Hendarman Supandji sekitar Oktober 2008 yang pernah menyatakan bahwa penanganan jaksa kasus dana Bank Indonesia (BI) akan diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jika terkait adanya tindak pidana. Koordinator Komunikasi DPP FKI-1 Edy Suwardi mengatakan, hal itu karena dalam persidangan terdakwa kasus korupsi Anthony Zeidra Abidin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) disebutkan adanya uang yang mengalir ke sejumlah jaksa di Kejagung untuk bantuan hukum terhadap pejabat BI. “Apa bukti janji atau pernyataan Kejagung itu. Apakah benar sudah dikirimkan ke KPK nama oknum Jaksa
tersebut dan bila sudah dikirimkan, apa KPK sudah selesai melakukan penyidikan dan apa hasilnya,” katanya. Menurut dia, bila penanganan terhadap oknum Jaksa itu belum dituntaskan oleh KPK akan terus menjadi pertanyaan masyarakat karena secara gamblang dalam persidangan Anthony Zeidra Abidin, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) beberapa tahun lalu disebutkan ada uang yang mengalir ke Kejagung untuk bantuan hukum terhadap pejabat BI. Sebaliknya, lanjut dia, bila KPK belum selesai mengusutunya secara tuntas, Jaksa Agung sebaiknya segera menonaktifkan oknum jaksa tersebut dari tugas-tugasnya agar tidak mengganggu pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK. Karena, kata Edy, biasanya oknum penyidik dari Kejaksaan yang tersangkut dugaan sebuah kasus kalau masih belum dinonaktifkan dan masih menangani perkara lain, dikhawatirkan akan bertindak arogan dan merasa menjadi “anak emas” Kejagung karena masih diberi jabatan strategis. (ant)
Kebakaran Pasar Kebayoran
PD Pasar Jaya Janji Ganti Seluruh Kerugian JAKARTA - PD Pasar Jaya masih belum bisa menaksir jumlah kerugian materi yang timbul akibat kebakaran yang melanda gedung pusat perbelanjaan Ramayana di tengah-tengah pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat. “Kami belum menghitung kerugiannya,” kata Direktur Operasional PD Pasar Jaya, Djoko Setianto akhir pecan kemarin. Namun, menurut Djoko, PD Pasar Jaya dipastikan akan mengganti semua
kerugian yang timbul akibat peristiwa nahas tersebut. Apalagi, ujar dia, gedung Ramayana yang hingga berita diturunkan masih terbakar itu telah diasuransikan. Berbagai kios dan ruko yang terdapat di gedung tersebut antara lain menjual barang dagangan berupa tekstil, barang mulia seperti emas dan perak, serta sejumlah benda elektronik. Sementara itu, api masih diupayakan untuk dipadamkan se-
luruhnya oleh petugas dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan yang menurunkan hingga sekitar 40 unit mobil. Asap masih keluar dan membumbung tinggi dari gedung yang terbakar itu, tetapi sudah mengecil dan tidak sebesar pada pagi hari saat kebakaran terjadi. Kebakaran itu sendiri terjadi sejak sekitar pukul 06.30 WIB. Api berasal dari lantai tiga yang kemudian merambat ke berbagai lantai lainnya.
Indonesia Perlu Larangan Iklan Rokok JAKARTA - Mantan Tim Perumus Undang-Undang Kesehatan, Hakim Sorimuda Pohan mengatakan larangan iklan, promosi dan sponsor rokok sangat diperlukan di Indonesia untuk menekan jumlah perokok di Indonesia dari kalangan anakanak. “Karena dalam UU Kesehatan tembakau dikategorikan sebagai bahan adiksi, maka seharusnya tidak boleh diiklankan,” kata Hakim Sorimuda Pohan yang juga menjadi dosen di Universitas Sriwijaya, saat menjadi pembicara dalam diskusi panel tentang rokok di Universitas Indonesia, Depok, Sabtu. Acara diskusi panel bertemakan, “Bicara Rokok, Siapa yang Untung?” itu diselenggarakan oleh Yayasan Pembangunan Kesehatan Indonesia (PAKSI) dan dihadiri juga oleh beberapa pembicara diantaranya perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Budi Sampurna dan Komisi IX DPR RI Chairul Anwar. Dalam acara itu, Hakim menjelaskan, larangan iklan, promosi dan sponsor rokok diperlukan agar mereka yang belum menjadi perokok, tidak mencoba rokok. “Larangan iklan, pro-
mosi atau sponsor rokok bisa menghindari anak-anak yang selama ini mudah mengakses media massa untuk menjadi seorang perokok, dan saat orang tidak lagi melihat iklan rokok maka perokok pemula akan berkurang,” katanya. Ia juga menjelaskan, larangan promosi, iklan maupun sponsor rokok tidak akan mengakibatkan masalah ketenagakerjaan baik dari perusahaan periklanan maupun karyawan yang bekerja di industri rokok. “Perusahaan periklanan jangan takut tidak ada lagi iklan karena masih banyak konsumsi masyarakat yang lain
yang bisa diiklankan. Selain itu ini hanya masalah larangan iklan rokok, bukan menutup industri rokok sehingga tidak akan menimbulkan masalah ketenagakerjaan,” katanya. Ia juga menambahkan, bidang olah raga juga bisa terlepas dari sponsor rokok dengan cara meningkatkan cukai rokok dan nantinya hasil dari cukai tersebut bida dikembalikan oleh pemerintah ke sektor olah raga. “Dengan demikian, acara olah raga bisa disubsidi pemerintah yang anggarannya bisa didapat dengan cara meningkatkan cukai rokok,” katanya. (ant)
Saatnya Menyehatkan Kota Jakarta SETIAP hari Dewi (30) harus sudah meninggalkan rumahnya di daerah Rawamangun, Jakarta Timur, pukul 06.30 WIB supaya bisa sampai ke kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, satu jam kemudian. “Lewat sedikit saja, bisa tambah macet dan jadi lebih lama sampai,” kata sulung dari empat bersaudara yang kini bekerja di sebuah lembaga multinasional itu. Setelah menyelesaikan pekerjaannya pada pukul 18.30 WIB dia harus kembali berusaha sabar menghadapi kemacetan lalu lintas, dan bising deru kendaraan yang menghembuskan asap dengan aneka polutan ke udara Yang menyesakkan. Dia sebelumnya setia menggunakan angkutan umum. Tapi sejak dua tahun lalu ia berhenti karena merasa tidak lagi kuat berdesak-desakan di mobil
angkutan umum yang tidak bisa dibilang nyaman. Dia memilih menggunakan mobil sendiri atau taksi meski tahu sebenarnya penggunaan angkutan umum dapat mengurangi polusi. “Mau bagaimana lagi. Infrastrukturnya kurang mendukung. Lalu lintas bikin pusing, angkutannya begitu, mau jalan kaki pedestriannya juga tidak bagus,” katanya. Walau tak mudah tapi Dewi masih punya pilihan. Berbeda dengan kebanyakan pekerja kelas menengah ke bawah dan masyarakat urban yang menumpang mencari nafkah di ibukota. Mereka kebanyakan
2
hanya bisa memanfaatkan alat transportasi umum yang ada, menapaki pedestrian yang sepertinya tak pernah selesai diperbaiki sambil menghirup udara terpolusi, dan tinggal di pemukiman padat penduduk dengan akses air bersih dan sanitasi tak memadai. Namun segala ketidaknyamanan itu tampaknya tidak menyurutkan niat orang untuk mengadu nasib ke ibukota dan kota-kota besar lainnya, mereka tetap berdatangan ke kota, menambah populasi kawasan perkotaan yang sudah padat. Bahkan perpindahan penduduk ke kota, menurut perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO), akan membuat pertumbuhan populasi terpusat di kawasan urban 30 tahun mendatang. Kondisi ini akan memunculkan banyak masalah kesehatan
yang berhubungan dengan air, lingkungan, kekerasan dan kecelakaan, penyakit menular, penyakit tidak menular dan faktor risiko lain seperti penggunaan tembakau, diet yang tidak sehat, aktifitas fisik dan kejadian luar biasa penyakit. Masalah-masalah kesehatan semacam itu juga sudah mulai membebani kotakota di Indonesia. Saat ini, menurut Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama, kota-kota di Indonesia harus menghadapi masalah kesehatan berganda akibat penyakit menular yang sejak lama ada, penyakit baru dan penyakit lama yang muncul kembali, dan penyakit tidak menular. “Penyakit menular seperti tuberkulosis dan demam berdarah masih ada. Juga HIV/AIDS. Tapi beberapa penyakit tidak menular meningkat. Itu
pengaruh gaya hidup, seperti pola makan dan aktifitas, juga polusi,” katanya. Menyehatkan Kota WHO memberikan beberapa rekomendasi untuk mengatasi masalah kesehatan yang berakar pada urbanisasi, antara lain investasi pada transportasi massal dan rencana tata kota yang mendukung aktifitas fisik dan penerapan regulasi pengendalian dampak tembakau dan keamanan pangan. Selain itu, pemerintah kota juga disarankan memperbaiki perumahan serta akses sanitasi dan air bersih untuk menekan risiko gangguan kesehatan. Upaya-upaya semacam itu, menurut WHO, tidak membutuhkan tambahan dana, hanya butuh komitmen untuk mengalihkan pendanaan pada intervensi yang diprioritaskan. (ant)
Para petugas kesulitan untuk memadamkan antara lain karena sukar untuk mencapai lantai atas gedung dan mencari sumber air. Sementara para warga terus memadati lokasi kebakaran yang juga mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas di Kebayoran Lama. Bahkan, terdapat seorang warga yang terlihat berjualan masker kepada masyarakat di sekitar lokasi kebakaran tersebut. (ant)
JAKARTA - Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemkes) Tritarayati menyatakan pembukaan 17 rekening untuk menampung dana hibah yang ada di Kementerian Kesehatan mendapat persetujuan dari Kementerian Keuangan. “Sedangkan 28 rekening itu sudah diusulkan kembali ke Kementerian Keuangan setelah dilengkapi data pendukungnya,” katanya dalam siaran pers akhir pekan lalu. Sebelumnya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rizal Djalil tentang temuan rekening probadi pejabat Kementerian Kesehatan senilai Rp21,7 miliar da 28 rekening liar di kementerian itu. Pemerintah masih memerlukan bantuan luar negeri untuk mendukung pembiayaan program prioritas kesehatan dan untuk menampung dana hibah dari luar negeri tersebut diperlukan pembukaan rekening khusus. Rekening itu dibuat sebelum Keputusan Menteri Keuangan Nomor 57 Tahun 2007 tentang kewajibkan melaporkan rekening pribadi ke Kementerian Keuangan diterbitkan. “Perbedaan data antara BPK dan Kemenkes dalam hal ini terjadi karena BPK menggunakan data tanggal 30 Juni 2009,” katanya. Tentang dana Rp840 miliar yang disorot media massa, dia menjelaskan, bahwa dana itu merupakan bagian dari tambahan dana sebanyak Rp1,3 triliun yang disediakan Departemen Keuangan bagi kementerian yang sebelumnya disebut Departemen Kesehatan untuk memenuhi kekurangan dana tahun anggaran 2009 sebanyak Rp4,63 triliun. (ant)
Jenderal Terkait Gayus
Cuma Disebut Langgar Kode Etik JAKARTA - Wakil Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Wakadiv Humas) Mabes Polri, Brigjen Pol Sulistyo Ishak mengatakan, dua anggota polisi berpangkat jenderal yang terkait Gayus Tambunan terindikasi melanggar kode etik profesi. “Terdapat prosedur yang tidak dilakukan para terperiksa (polisi),” kata Sulistyo di Jakarta, Sabtu. Pernyataan Sulistyo itu tentang dua jenderal, yakni Brigjen Pol Edmon Ilyas dan Brigjen Pol Radja Erizman yang diduga terkait tersangka kasus pencucian uang sebesar Rp25 miliar Gayus Tambunan. Keterkaitan dua jenderal bintang satu itu berawal dari pernyataan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), Komjen Pol Susno Duadji yang menduga keduanya terindikasi merekayasa kasus pencucian uang dan praktik mafia kasus. Edmon dan Radja diduga terkait merekayasa kasus Gayus saat keduanya menjabat Direktur II Ekonomi Khusus dan Wakil Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim. Saat ini keduanya menjalani pemeriksaan Divisi Profesi dan Pengaman (Divpropam) Mabes Polri. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri menonaktifkan Edmon Ilyas sebagai Kapolda Lampung, Jumat (2/4), guna me-
mudahkan pemeriksaan. Sementara itu, hingga saat ini penyidik Mabes Polri sudah menetapkan tujuh tersangka yang tersangkut kasus pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus Tambunan. Tersangka itu yakni Gayus Tambunan, Andi Kosasih, Haposan Hutagalung, Kompol Arafat, AKP SS, Rambertus, dan Alif Kuncoro. Kapolri Pimpin Langsung Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan mutasi terhadap Kapolda Lampung, Brigjen Edmon Ilyas bersamaan dengan pergantian tiga pimpinan polda lainnya. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Edward Aritonang mengumumkan mutasi pimpinan Polda itu di Mabes Polri, Jumat. “Mutasi itu berdasarkan Telegram Rahasia (TR) Kapolri Nomor 261 Tertanggal 2 April 2010,” kata Edward. Edward menyebutkan Edmon Ilyas sebagai Kapolda Lampung digantikan Brigjen Sulistyo Ishak yang sebelumnya menduduki Wakil Kepala Divisi Humas Polri. Selain itu, Irjen Adityawarman sebagai Kapolda Aceh yang memasuki masa pensiun digantikan Brigjen Fajar Prihantoro yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku Utara. Sedangkan Wakapolda Gorontalo, Kombes Lukman Nulhakim menjadi Kapolda Maluku Utara. (ant)
City Plaza Diserang Massa RESTAURAN dan hiburan malam di City Plaza Wisma Mulia Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu dinihri diserang puluhan massa. Informasi yang dihimpun di Jakarta, Minggu menyebutkan, penyerangan terhadap tempat hiburan itu terjadi lebih kurang pukul 01.30 WIB. Sempat terdengar tembakan ketika terjadi serangan itu sementara akibat serangan, restauran dan tempat hiburan mengalami kerusakan seperti kaca pecah dan perabotan berantakan. Aki-
bat bentrokan itu, sejumlah orang mengalami luka-luka. Aparat kepolisian berpakaian preman maupun berseragam lengkap berjaga-jaga di lokasi kejadian. Polisi memasang garis polsi di area lokasi bentrokan. Dugaan sementara, penyerangan dilakukan karena balas dendam. Bebarapa hari sebelumnya, seorang satpam restoran dan tempat hiburan itu memukul salah seorang pengunjung. “Mungkin ini imbas yang kemarin itu,” kata salah seorang saksi mata di lokasi. (ant)
Metr politan
Suluh Indonesia, Senin 5 April 2010
3
Demokrat Butuh Ketua Umum
Tegas dan Loyal
Suluh Indonesia/ade
TEMUI KALLA - Mantan Wapres Jusuf Kalla menerima Tim Sembilan di kediamannya Jakarta, kemarin. Para inisiator Hak Angket itu meminta pendapat dari sejumlah tokoh terkait rencana melakukan uji materi syarat menggunakan hak menyatakan pendapat.
Waspadai Perangkap Korupsi korupsi berjamaah memainkan modus yang menjadikan anakanak muda PNS sebagai pion sekaligus tameng. Ia mengatakan dalam modus korupsi berjamaah itu aksi korupsi dilakukan oleh PNS muda yang minim pengalaman, tetapi berambisi hidup mewah. Para senior mereka, lanjut dia, memberi peluang dan akses, bahkan petunjuk yang kemudian hasil korupsi itu sebagian besar disetor ke atasan untuk dibagi-bagi. ‘’Karena itu, tragedi Gayus Tambunan pantas dimaknai sebagai kejamnya mafia koruptor di tubuh birokrat, yang tak segan-segan mengorbankan hidup dan masa
depan seorang pemuda,” ujar mantan salah satu Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu. Bayangkan, kata Bambang, sebagai PNS muda dengan pengalaman seumur jagung, Gayus sudah dipercaya menangani hampir 200 wajib pajak (WP) kelompok perusahaan besar. Menurut dia, kalau saat ini Gayus sudah mengumpulkan deposito sampai Rp 28 miliar plus rumah mewah bernilai Rp 3 miliar, bisa diasumsikan bahwa semua itu hasil korupsi selama 3-4 tahun. ‘’Berarti akses dan peluang untuk Gayus sudah diberikan saat dia baru satu tahun menjadi
Ahmad Dasuki :
Guru Harus Banyak Menulis JAKARTA - Pemerintah mendorong para guru lebih banyak menulis untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kemampuan profesional mereka. ‘’Sejak golongan III B harus mulai menulis. Kalau dari muda sudah bisa, tuanya pasti jadi biasa,” kata Direktur Profesi Pendidik Kementerian Pendidikan Nasional Ahmad Dasuki kepada peserta konferensi guru internasional di Jakarta, kemarin. Menurut Dasuki, kesulitan itu bisa diatasi dengan menerapkan disiplin menulis dengan materi dan media yang ada. Guru, kata dia, tidak harus membatasi diri dengan membuat tulisan ilmiah terkait prosess pendidikan. ‘’Pasti ada banyak pengalaman saat guru berinteraksi dengan guru yang lain, siswa maupun anggota masyarakat, itu juga bisa ditulis. Saya yakin semua bisa karena selama ini cukup banyak
buku-buku inspiratif yang lahir dari tangan guru,” katanya. Guru-guru yang dapat mengakses informasi melalui internet
Ahmad Dasuki
dan menggunakan fasilitas tersebut, kata dia, bisa lebih mudah memulai kebiasaan menulis mereka. ‘’Luangkan waktu setengah atau satu jam saja untuk menulis, misalnya dengan menulis di blog, lamalama pasti bisa,” katanya.
Rendah Sampai saat ini tradisi membuat tulisan ilmiah pada guru PNS dinilai masih rendah dan hal itu menghambat kenaikan golongan karena pemerintah menjadikan keahlian itu sebagai bagian dari penilaian untuk kenaikan golongan kepangkatan. Guru dari golongan III/B diwajibkan membuat karya pengembangan profesi minimal dua untuk bisa naik pangkat ke golongan III/C. Beban kredit dari karya pengembangan profesi makin tinggi untuk peningkatan golongan yang lebih tinggi. Dari III/C ke III/D minimal empat angka kredit pengembangan profesi dan enam kredit dari Golongan III/D ke IV/D. Dan supaya bisa naik dari Golongan IV/A ke IV/B, seorang guru harus mengumpulkan delapan kredit dengan membuat karya pengembangan profesi. (ant)
loyalitas. Mereka juga mendapat kepercayaan yang besar dari SBY dengan jabatan yang mereka sandang sekarang, Andi sebagai Menegpora, Anas ketua fraksi dan Marzuki Ketua DPR RI,” katanya. Secara senioritas di bidang politik, Marzuki, lanjut Panangian, memang lebih unggul, namun Andi dan Anas juga sudah cukup berpengalaman bertarung di bidang politik bahkan sebelum keduanya masuk di Partai Demokrat. Andi, kata Panangian, bahkan memiliki tingkat kependidikan yang lebih baik karena menyandang gelar doktor di bidang politik dan memiliki pengalaman komunikasi politik yang bagus karena pernah menjadi juru bicara presiden sebelum menjadi Menegpora. ‘’Andi terlihat lebih egaliter dan terbuka, juga mudah diajak bicara, spontan dan mudah bersahabat. Pengalaman se-
bagai jubir presiden tentu membuatnya paham dinamika di tingkat elit parpol,’’ katanya. Menjelang Kongres Partai Demokrat Mei mendatang, lanjut Panangian, ketiga kandidat itu harus mampu menarik hati pengurus DPC Partai Demokrat yang menjadi kunci dalam pemilihan suara. Ketiga kandidat itu, lanjutnya, harus mampu melakukan sosialisasi dan konsolidasi kepada setiap DPC Partai Demokrat terutama untuk menunjukkan kedekatan mereka kepada SBY yang menjadi figur utama partai ini. ‘’Untuk kedekatan dengan SBY, ketiganya memiliki jarak yang sama, namun Andi memiliki kedekatan emosional yang lebih bukan saja dengan SBY tetapi juga dengan keluarga SBY karena pernah menjadi jubir presiden. Ini modal utama Andi untuk merebut hati DPC,” katanya. (har)
Tim 9 Gagas
PNS Muda Diimbau : JAKARTA - Anggota DPR Bambang Soesatyo mengimbau kalangan generasi muda yang menjadi pegawai negeri sipil (PNS) untuk mewaspadai perangkap korupsi berjamaah di instansi masing-masing agar tidak menjadi pion jaringan mafia koruptor. ‘’Generasi muda PNS harus tetap waspada agar tak mudah terperangkap ajakan korupsi berjamaah oleh jaringan mafia koruptor yang sudah lama eksis di instansi masing-masing,” katanya di Jakarta, kemarin. Karena takut terjerat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kata Bambang Soesatyo, maka mafia koruptor atau operator
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat Panangian Simanungkalit menilai Ketua Umum Partai mendatang harus sosok yang tegas dan loyal sehingga mampu memimpin regenerasi dan konsolidasi Partai Demokrat ke arah yang lebih baik ke depan. ‘’Sikap yang tegas dan loyal harus dimiliki Ketua Umum Partai Demokrat untuk merangkul kekuatan-kekuatan di dalam partai dan mengimbangi para tokoh elit parpol lain,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut dia, ketiga kandidat yang akan maju dalam pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat Mei mendatang yaitu Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum dan Marzuki Alie memiliki kemampuan politik yang sepadan dan memiliki kepantasan yang sama untuk memimpin partai itu. ‘’Ketiga kandidat itu memiliki semua potensi itu yaitu ketegasan dan
karyawan Ditjen Pajak. Sungguh di luar kebiasaan memberi kepercayaan begitu besar kepada seorang pemuda tanpa pengalaman,” ujarnya. Bambang menilai kasus Gayus merupakan contoh nyata modus para operator korupsi berjamaah. Ia menilai Gayus leluasa melakukan negosiasi dan kompromi dengan wajib pajak badan (perusahaan) karena diduga dilindungi atasannya. Apalagi, kata dia, para atasan sudah membangun kolusi dengan penegak hukum dan aparat pengadilan. (ant)
Hak Menyatakan Pendapat JAKARTA - Anggota Tim 9 yang merupakan inisiator penggunaan hak angket dalam kasus bailout Bank Century, Akbar Faizal mengungkapkan bahwa mulai hari ini pihaknya akan mulai menggalang dukungan guna menggulirkan hak menyatakan pendapat. ‘’Kita akan mulai menggalang dukungan di DPR,” kata Akbar usai pertemuan antara Tim 9 dan mantan Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, kemarin. Namun, Akbar membantah jika penggalangan dukungan terhadap hak menyatakan pendapat dilakukan untuk menjatuhkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, hak menyatakan pendapat
perlu digunakan guna memperbaiki kelemahan-kelemahan sistem di Indonesia. ‘’Justru, hal ini untuk menjaga presiden agar tetap dalam koridor konstitusi,” katanya. Politikus dari Fraksi Partai Hanura ini menyatakan, meskipun hak menyatakan pendapat tengah digagas, namun DPR tetap harus menindaklanjuti rekomendasi hasil pansus angket Century dengan membentuk tim pengawas untuk mengawal proses hukum kasus ini di KPK. ‘’Saya juga menyesalkan adanya pendapat bahwa hasil rekomendasi dari pansus tidak bersifat mengikat,” ungkap Akbar. Anggota Tim 9 lainnya,
Bambang Soesatyo mengatakan, pihaknya masih merasa menyesal dengan tidak maksimalnya penuntasan rekomendasi DPR beberapa waktu yang lalu. ‘’Selain itu, kami gagal menghadirkan presiden, dan juga tidak berhasil mengonfrontasi keterangan dari Boediono, Sri Mulyani, dan Jusuf Kalla sendiri,” tukasnya. Sementara itu, mantan Wapres Jusuf Kalla enggan menyatakan pendapatnya soal rencana penggunaan hak menyatakan pendapat terkait kasus Bank Century. Dia berkilah, saat ini bukan kapasitasnya untuk menanggapi hal tersebut. ‘’Saya tidak bisa menjawab hal itu,’’ kata Kalla. (har/son)
Megap litan S osok H. Rachmat Yasin, MM
Suka ‘Menyerang’ Wartawan SOSOK Rachmat Yasin, bagi warga Kabupaten Bogor memang sudah tidak asing lagi. Kiprahnya di tengah masyarakat, apalgi dalam kancah panggung politik di Bogor, sangat disegani baik itu oleh kawan maupun lawan. Tidak hanya itu sosok yang satu ini juga kerap membuat para wartawan ‘gelagapan’ jika berhadapan langsung dengannya. “Dalam strategi berperang, menyarang adalah sebuah pertahaan yang paling efektif untuk memenangkan sebuah pertarungan. Dan saya memakai strategi itu dalam menangani tim sepak bola Bogor (Persikabo) untuk menyingkirkan semua lawan yang dihadapinya. Strategi itu juga yang kerap saya pakai untuk mengukur kemampuan para wartawan dan LSM dalam menguasai sebuah persoalan yang akan mereka tanyakan kepada saya,” ujar Bupati Bogor, H. Rachmat Yasin yang juga menjabat selaku Ketua Umum sekaligus Pembina tim Persikabo Bogor ini. Pria mapan kelahiran Bogor, 4 November 1963 ini, juga dikenal sangat berani, berambisi dan tidak pernah puas dengan apa yang telah ia capai dalam hidupnya. Itu semua ia lakukan demi melahirkan pikiran pisitif yang pada akhirnya akan memunculkan gagasan-gagasan panjang untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, demi kemajuan bangsa khusunya bagi rakyat Kab. Bogor. “Jangan pernah puas dengan apa yang telah dicapai. Terus berbuat dan berkarya untuk orang banyak itu jauh akan lebih baik dari pada sebuah kepuasan duniawi,” tuturnya. (bas)
Lomba Ikon Bekasi Sepi Peminat BEKASI - Lomba pembuatan ikon Kota Bekasi sepi peminat dan hingga akhir pekan lalu baru ada sebanyak 15 orang yang telah melampirkan hasil karyanya, padahal batas waktu pendaftaran telah diperpanjang. “Sebelumnya sampai batas akhir hanya ada delapan peserta sedangkan kita akan memilih enam pemenang. Akhirnya pendaftaran diperpanjang hingga Mei diikuti sosialisasi dan kini ada tambahan tujuh peserta lagi,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kota Bekasi, Alexander Zulkarnain, di Bekasi, Sabtu. Minimnya peserta dikhawatirkan kualitas karya yang dihasilkan kurang berbobot. Ia menyatakan, hadiah yang disediakan cukup memadai seperti untuk juara pertama selain piagam ada uang Rp7,5 juta. Ikon itu menurut Alexander akan jadi masukan bagi Pemda dalam menetapkan ikon daerah yang sesuai dengan sejarah dan budaya Bekasi. Nantinya peserta lomba akan mempresentasikan karyanya menyangkut ikon yang dibuat, latar belakangnya serta aspek sejarah dan budaya yang tercermin dalam karyanya. Juri untuk kegiatan tersebut terdiri dari lima orang yang ahli di bidangnya dan penilaian dilakukan secara jujur dan bebas kepentingan. “Kita menolak anggapan
minimnya peserta terkait sinyalemen sudah ada pemenang. Lomba ini benar-benar murni untuk mencari masukan dalam membuat ikon Kota Bekasi,” ujarnya. Ia menyatakan, ikon yang ditetapkan sebagai pemenang itu akan dikenalkan ke masyarakat dan bila dari hasil masukan dan pengkajian bisa menggambarkan sejarah dan budaya Kota Bekasi kemungkinan ikon itu akan dikenalkan dan digunakan. “Bisa saja di buatkan payung hukumnya dalam bentuk peraturan daerah bila ikon tersebut sudah sesuai dengan keinginan banyak pihak,” ujarnya. Bila telah didapat ikon dibeberapa titik akan dibuatkan semacam tugu seperti di Pondok Ungu, pintu tol Barat, Tol Timur serta perbatasan dengan kabupaten Bekasi. Lomba pembuatan ikon itu akan diumumkan saat hari kebangkitan nasional pada Mei mendatang. Anggota DPRD Kota Bekasi, Sutriyono menyatakan sahsah saja pembuatan ikon tersebut untuk lebih mengenalkan Kota Bekasi. Beberapa daerah menurut anggota dewan dari PKS itu juga telah memiliki ikon sendiri. “Yang terpenting ikon tersebut harus mampu mencerminkan patriotisme Bekasi dan budaya masyarakatnya yang egaliter,” ujarnya. (ant)
Pesantren di Bekasi
Gelar Penghijauan BEKASI - Pondok Pesantren (ponpes) di Kota Bekasi melaksanakan penghijauan dalam rangka menyukseskan upaya Pemkot setempat mendapatkan Adipura serta wujud kepedulian terhadap lingkungan. Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren se Kota Bekasi, Asep Basuni, di Bekasi, Minggu, mengatakan, ada banyak pesantren yang telah melakukan penghijauan dengan menanam aneka tanaman seperti melinjo dan mangga. Pesantren yang telah melaksanakan penghijauan itu di antaranya Ponpes Darut Muttaqin Bantar Gebang, Ponpes Ar Ridwan Jati Asih dan Ponpes Aliyah Budi Mekar. Ia mengatakan, penanaman pohon dilakukan atas inisiatif sendiri dari pengurus Ponpes, melihat keseriusan aparat Pemkot untuk melakukan penghijauan. “Kita meminta kepada santri yang tengah mondok untuk membawa bibit pohon ke pesantren. Semua bibit berasal dari santri bahkan kita memberikan bantuan bibit ke Pemkot,” ujarnya. Pesantren yang ditanami pohon tersebut adalah yang memiliki lahan memadai. Namun tidak semua pesantren
memiliki lahan untuk ditanami pohon tambahan. Asep menyatakan, seribuan pohon telah ditanami di seluruh pesantren yang ada di Kota Bekasi, dan berkontribusi dalam menciptakan udara segar serta mengatasi pemasanan global. Pertimbangan pohon melinjo, menurut Asep disebabkan tanaman itu bisa dimanfaatkan santri untuk membuat sayur asem sedangkan mangga hasil panennya dikonsumsi bersama. Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Dudy Setyabudhi, menyambut baik upaya yang dilakukan pengurus Pondok Pesantren tersebut. “Apa yang dilakukan pengurus hendaknya bisa menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya. Kita memang mengharapkan pesantren sebagai pelopor penghijauan,” ujarnya. Dudy menyatakan, selama tiga bulan 2010 saja ia memperkirakan telah ditanam pohon sebanyak 20 ribu oleh warga, perusahaan, institusi pendidikan, pesantren dan lainnya. Pesantren di Kota Bekasi yang menjadi anggota forum sebanyak 65 buah sedangkan yang terdaftar di Depag Kota Bekasi, sebanyak 67 dengan santri sebanyak 30 ribu lebih. (ant)
Suluh Indonesia, Senin 5 April 2010
4
Puncak Macet Total BOGOR – Libur panjang bertepatan akhir pekan kemarin, banyak dimanfaatkan warga untuk berwisata bersama keluarga ke kawasan Puncak, Bogor. Ribuan kendaraan baik roda empat dan dua tampak memadati jalur di kawasan Puncak. Akibatnya kemacetan di jalur wisata itu tidak terhindarkan. Dari pantauan di lokasi, puluhan petugas dari Satuan Lalu
lintas (Satlantas) Polres Bogor, terpaksa harus melakukan kebijakan sistim buka tutup jalur untuk mengurangi kemacetan panjang. Kemacetan panjang yang terjadi di kawasan puncak itu sebetulnya telah terjadi sejak Kamis malam, puncaknya terjadi pada Sabtu dan kemarin. Kemacetan mulai terlihat dari gerbang tol Ciawi hingga pertigaan simpang Gadog. Selapas simpang Gadog, kendaraan mer-
ayap di jalur Puncak sepanjang 10 kilometer (km) hingga kawasan simpang Taman Safari Indonesia (TSI). “Saya keluar tol Bogor hingga sampau di sini (Cisarua-Red) memerlukan waktu hampir lima jam. Maceeet banget Mas,” keluh Sofwan (46), salah satu pengendara. Kasubag Lantas Polwil Bogor, Kompol Maria H. Hera mengatkan, kemacetan yang terjadi di jalur Puncak ini meang sudah bi-
asa terjadi pada setiap musim liburan panjang. Untuk itu pihaknya mengaku telah memiliki cara tersendiri dalam mengurangi kemacetan total dengan melakukan sistim buka utup jalur. “Rata-rata pada setiap liburan seperti sekarang ini, jumlah kendaraan yang memadati jalur Puncak mencapai lebih dari 20 ribu unit perharinya. Sementara disatu sisi kapasitas jalan tidak sebanding dengan jumlah
Instalasi PDAM Rawan Rusak CIKARANG - Instalasi pengelolaan air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bekasi, Jawa Barat, sebagian besar telah berusia tua sehingga rawan mengalami kerusakan. “Saat ini lebih dari 60 persen pipa distribusi air telah melebihi usia teknis rata-rata di atas 20 tahun, sehingga rawan terjadi kerusakan,” ujar Direktur Utama (Dirut) PDAM Bekasi Wahyu Prihantono, kepada Antara di Cikarang, kemarin. Situasi itu, katanya, kerap menimbulkan gangguan teknis distribusi air ke konsumen. Misalnya, suplai air yang tersendat di rumah-rumah pelanggan, mau pun air yang tercemar kotoran. Bahkan, tidak jarang air sama sekali tidak sampai ke rumah pelanggan akibat terjadi kebocoran. Guna mengantasi persoalan itu, kata Wahyu, dibutuhkan biaya investasi pembangunan instalasi pergantian pipa dan pompa, serta
pemeliharaan yang telah dialokasikan melalui peningkatan tarif yang terjadi sejak akhir tahun 2009 lalu. “PDAM Bekasi telah menyesuaikan tarif otomatis sebesar 15 persen sejak bulan Oktober 2009 lalu sesuai dengan surat peraturan bersama Bupati dan Walikota Bekasi tahun 2006 tentang kenaikan tarif PDAM Bekasi,” katanya. Misalnya, kata Wahyu, untuk kategori kelas Rumah Tangga (RT) satu, dikenakan tarif Rp3.571 per meter kubik. Jumlah itu naik Rp466 per meter kubik dari tarif sebelumnya. Sementara untuk kelas Industri Besar naik menjadi Rp8.200 per meter kubik. “Alhamdulillah, berkat adanya kenaikan tarif, sekitar 10 persen kerusakan telah kami atasi dengan cara mengganti pipa yang sudah tidak layak, biaya perawatan secara rutin, assesoris, bahan kimia dan kebutuhan lainnya,” ujar Wahyu. Untuk mencapai target PDAM yang sehat, faktor
yang perlu diperhatikan adalah pendapatan air harus dapat memenuhi kebutuhan biaya operasional. Hal ini sesuai dengan keputusan Menteri Keuangan nomor 120 tahun 2008. Sementara itu, harga ratarata penjualan air PDAM Bekasi, baru mencapai Rp3.157 per meter kubik, dibawah biaya rata-rata operasional senilai Rp3.197 per meter kubik. “Saat ini kapasitas produksi kami sebesar 1.935 liter per detik, jumlah itu masih jauh memenuhi kebutuhan masyarakat Bekasi,” katanya. Cakupan pelayanan PDAM Bekasi di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi hingga kini baru 20,4 persen. Dengan perincian Kota Bekasi 26 persen dan Kabupaten Bekasi 14 persen,” katanya. Menurutnya, jumlah pelanggan PDAM secara keseluruhan pada tahun 2009 mencapai 140 ribu dari jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Bekasi sebanyak 4.351.670 jiwa.
Secara terpisah, Wakil Bupati Bekasi Darip Mulyana berharap, situasi itu dapat segera dibenahi oleh PDAM Bekasi mengingat kebutuhan masyarakat terhadap air bersih terus meningkat setiap tahun. “Saya meminta PDAM segera memperbaiki kerusakan instalasi agar dapat segera meredam keluhan dari pelanggannya,” katanya. Darip menambahkan, mayoritas warga di wilayah utara Kabupaten Bekasi saat ini sangat mendambakan pasokan air bersih. Selama ini, masyarakat setempat hanya mengandalkan air sumur guna memenuhi kebutuhan konsumsi air. “Situasi ini sudah berlangsung selama bertahuntahun. Namun, kami juga menyambut baik respon pihak PDAM dengan mengoperasikan penjualan air secara keliling ke rumah warga di wilayah utara yang dilakukan menggunakan mobil,” katanya. (ant)
Sumur Bor Liar di Bekasi Ditertibkan BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan menertibkan keberadaan sumur bor artesis liar yang banyak terdapat di daerah itu dan dikhawatirkan bisa mengakibatkan intrusi (perembesan) air laut. Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Kota Bekasi, Dudy Setyabudhi, di Bekasi, Sabtu, mengatakan, sumur bor liar tersebut dibubat oleh masyarakat maupun perusahaan tanpa mengurus perizinan ke dinas terkait. “Kita sebelumnya pernah
menertibkan sumur bor artesis liar namun pembuatan sumur itu kembali marak padahal aturan tentang sumur sudah disosialisasikan,” ujarnya. Ia mengatakan, telah melakukan penyegelan terhadap sejumlah sumur bor yang tidak ada izinnya. Kasus terakhir sebuah perusahaan mie instan di wilayah Bekasi Utara, telah diberi peringatan agar tidak memanfaatkan air bawah tanah tersebut sebelum izinnya dikeluarkan. Dikatakan, bagi warga atau perusahaan yang membuat
sumur bor artesis, tanpa dilengkapai perijinan sebagaimana Peraturan daerah (Perda) no 10 tahun 2002 tentang pengelolaan air bawah tanah, dapat dikenakan sanksi pidana. Disinggung banyaknya sumur bor di wilayah Kecamatan Mustika Jaya, Dudy menegaskan, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pengecekan di lokasi tersebut. “Bila terbukti sumur bor artesis itu tidak dilengkapi ijin akan kita segel dan pemiliknya dikenai sanksi sesuai Perda no 10 tahun 2002,” katanya.
Menurut Dudy, keberadaan sumur bor yang tidak terkendali akan merusak kandungan air tanah yang ada. Selain itu, dampak negatif lainnya permukaan tanah bisa turun dan air laut sedikit demi sedikit akan mengisi air tanah yang terus di sedot. Beberapa lokasi yang banyak memanfaatkan air tanah dengan pembuatan sumur bor untuk dikomersialkan terdapat di sejumlah komplek perumahan seperti Mutiara Gading Timur dan Perumnas I. (ant)
PLTSa Bantar Gebang Segera Beroperasi BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, memastikan proyek Pengelolaan Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Bantar Gebang akan beroperasi pada bulan April 2010. “Semua perangkat instalasi mesin saat ini sudah siap dan tinggal menunggu penetapan tanggal dan penyesuaian jadwal Gubenur Jawa Barat, Gubernur DKI, dan Menteri Lingkungan Hidup,” kata Wali Kota Bekasi, Mochtar Mohamad kepada Antara, di Nekasi, kemarin. Menurutnya, proyek dengan nilai investasi Rp700 miliar tersebut akan menggunakan teknologi pengolahan sampah yang modern seperti sistem Landfill Gasification, Thermal Process Gasification, dan Anaerobic Digestion. Sistem Landfill Gasification, kata dia, mampu menghasilkan listrik sebesar 26 MW. Saat ini, PT Navigat Organic Energy Indonesia sebagai penyedia teknologi pengolahan sampah PLTSa Bantar Gebang baru mengoperasionalkan zona I dan II dengan jumlah sumur sebanyak 59 titik. Gas metan dari dua zona tersebut akan menggerakkan dua mesin pembangkit listrik berkapasitas masing-masing 1 MW. Setelah itu, sistem Thermal Process Gasification, yaitu mengolah sampah organik kering dengan cara Pyrolysis atau pemanasan dalam ruang tertutup atau hampa udara. Potensi gas yang dihasilkan dari teknologi ini mencapai 7 MW. Sementara teknologi ketiga yang digunakan adalah Anaerobic Digestion, yaitu pemilahan sampah organik basah untuk diproses secara biologi lalu difermentasi un-
tuk menghasilkan gas. Listrik yang bisa dihasilkan dari teknologi ini mencapai 5 MW. “Sehingga ke depan, secara keseluruhan TPST Bantar Gebang ini akan bisa menghasilkan listrik 26 MW,” ujarnya. Dikatakan Mochtar, pihak pengelola sudah memesan dua mesin pembangkit produksi “Generator Electrik” dari Jerman yang akan didatangkan secara bertahap, sehingga sampai dengan akhir tahun akan ada enam unit mesin yang mampu menghasilkan listrik 8 MW. “Sehingga total listrik yang akan dihasilkan menggunakan teknologi tersebut ditargetkan sebesar 12 MW pada tahun 2010 ini melalui sampah yang berasal dari DKI Jakarta dan sekitarnya sebanyak 4.000 hingga 6.000 ton per hari,” katanya. Kepastian pengoperasian PLTSa tersebut juga dibenarkan oleh Presiden Direktur PT Navigat Organic Energy Indonesia, Agus N Santosa. “Secara teknis sudah tidak ada lagi masalah dengan PLTSa Bantar Gebang. Namun, kami masih menunggu pemberitahuan hari peresmian dari Pemerintah Kota Bekasi,” ujarnya. Acara peresmian tersebut, kata dia, direncanakan dihadiri oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dan sejumlah pejabat penting lainnya. “Saat ini sudah tidak ada masalah teknis lagi yang akan mengganggu jadwal peresmian PLTSa,” katanya. (ant)
tersebut,” ungkapnya. Untuk itu, lanjutnya, pihaknya selain melakukan sistim buka tutup jalur dengan melihat situasi dan kondisi kemacetan, maka pihaknya pada pagi dan sore selalu melakukan sitim one way (satu jalur). “One way ini kami lakukan pada pagi untuk jalur dari atas ke bawah dan pada sore harinya sekitar pukul 16.00- 19.00 WIB untuk jalur sebaliknya,” jelasnya. (bas)
Gayus
Huni Rutan Brimob DEPOK - Sejak Sabtu, 3 April lalu Gayus Halomoan Tambunan resmi dipindahkan ke sel tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. Gayus tiba di rumah tahanan Brimob pada Sabtu pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun pada sore hari Gayus dibawa ke Bareskrim Mabes Polri guna menjalani pemeriksaan. “Dia tiba di Mako Brimob pukul 10.00 WIB dan pukul 18.00 menjalani pemeriksaan di Mabes Polri,” ungkap Kepala Penerangan Korps Brimob Kelapa Dua, AKBP Budiman kepada wartawan, kemarin. Budiman memastikan, Gayus akan kembali ke rutan pasca menjalani pemriksaan di Mabes Polri. Namun, dia tidak dapat menyebutkan di blok mana Gayus ditahan. Demikian halnya dengan alasan mengapa Gayus dipindahkan dari Mabes Polri ke Brimob Kelapa Dua. “Mengenai alasan kepindahannya saya tidak tahu. Saya juga belum cek dia ada di blok mana. Yang jelas, kalau sudah selesai diperiksa, dia balik kesini (Brimob) lagi,” ujarnya menegaskan. Sebagaimana diketahui, Gayus menjadi tersangka mafia pajak di Direktorat Pajak. Petugas Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan ( PPATK) mencurigai adanya rekening siluman atas nama Gayus sebesar Rp. 25 miliar padhal dia hanyalah PNS golongan IIIA. Dalam kasus ini juga turut menyeret sejumlah nama di jajaran kepolisian, salah satunya adalah penyidik Kompol Arafat yang diketahui tinggal di perumahan mewah di Telaga Golf Cluster Espanola Blok XIX/2, Sawangan, Depok. Di rumah mewah milik Arafat kemarin terlihat sepi. Hanya ada seorang pembantu rumah tangga yang keluar dari rumah saat pintu diketuk. “ Bapak pergi dari pagi tadi, nggak tahu kemana. Ibu dan anak-anaknya juga ngga ada di rumah,” tutur Tika (32), yang mengaku sebagai pembantu rumah tangga Arafat. Diungkapkan dia, majikannya itu selalu mengenakan pakaian bebas jika bertugas. “Kata ibu, bapak memang nggak pernah palkai seragam karena kerjanya sebagai penyidik,” tandasnya. Selama bekerja di rumah mewah milik Arafat, Tika mengenal sosok majikannya itu sebagai pribadi yang baik. Dirinya tidak menyangka kalau kini status majikannya telah ditetapkan sebagai tersangka. “Bapak orangnya sangat baik. Saya nggak nyangka nama bapak disebut–sebut karena terlibat kasus Gayus,” pungkasnya. (rin)
Jual Helm SNI
Pedagang Mengaku Kurang Modal PASCA diberlakukannya penggunaan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), para pedagang mengaku belum menjual helm sesuai standar. Mereka mengaku kesulitan modal jika harus menyediakan helm SNI. Kendati demikian para pedagang mengaku bersedia menjual helm SNI jika memang memiliki modal cukup. “Modalnya kan juga besar. Sedangkan saya hanya berjualan helm yang murah-murah saja,” kata Wardi, salah satu pedagang helm di Jalan Margonda, Depok, kemarin. Untuk helm biasa, kata Wardi dirinya menjual seharga Rp 25 ribu. Sedangkan harga helm SNI berkisar Rp. 150 ribu. Menurutnya, satu helm
SNI dapat dibuat modal helm standar lebh banyak. “Harganya aja mahal banget. Kalau helm cetok (standar,red) kan cuma Rp 25 ribu, Dan yang beli biasanya orang-orang yang nggak bawa helm, jadi beli helm cetok,” paparnya. Penuturan berbeda diungkapkan Radit, pengelola showroom perlengkapan berk-
endara mengatakan, sebelum diberlakukannya UU No 22 tahun 2009, dirinya sudah menjual helm sesuai aturan. “Ya seperti ini lengkap dengan penutupnya juga atau sering disebut half face. Harganya memang jauh lebih tinggi dibanding helm di pinggir jalan,” kata Radit. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Depok, Kompol Slamet Widodo menghimbau kepada seluruh pengendara bermotor untuk ikut mematuhi aturan yang berlaku, kendati Depok belum menerapkan UU tersebut. Sebagaimana diketahui UU
No 20 tahun 2009 tentang Lalu Lintas menyebutkan, setiap pengendara sepeda motor wajib mengenakan helm SNI telah diberlakukan sejak 1 April 2010. “Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi sebesar Rp. 250 ribu. Untuk itu kami menghimbau kepada seluruh pedagang helm di Kota Depok untuk menjual helm sesuai standar,” ujarnya mengingatkan. Helm SNI, kata Slamet berbeda dengan helm standar yang biasa digunakan pengendara motor. Helm SNT telah melalui proses pengujian sehingga mampu memberikan keamanan
bagi pengendara motor. “Berbeda dengan helm cetok yang tidak mampu melindungi seluruh kepala,” tandasnya. Salah satu pengendara motor, Ningsih (28) mengaku tidak mengetahui kalau sanksi denda yang diterapkan bagi para pengguna helm biasa mencapai angka Rp250 ribu. Diungkapkan dia, helm SNI dirasa sangat mahal. “Saya nggak tahu kalau dendanya sebesar itu. Saya rasa memang harga helm SNI memang sangat mahal. Tapi kalau sudah ada aturannya ya terpaksa beli lah nanti,” akunya. (rin)
pini
Suluh Indonesia, Senin 5 April 2010
F OKUS Dasarkan Proyek pada Skala Prioritas dan Efektivitas Anggaran ROYEK LED (Layer Electronic Display) di Simpang Dewa Ruci, Kuta beberapa bulan terakhir ini sudah beroperasi. Proyek yang sejak awal ditentang oleh masyarakat efektivitasnya dipertanyakan DPRD Bali (Bali Post, Selasa, 30/3). Sejauh mana hasil LED TV untuk menunjang keamanan, sebab sampai saat ini belum ada kajian apakah proyek senilai total Rp 16 miliar itu menguntungkan atau tidak. Pernyataan ini mencerminkan, menguatnya sinisme rakyat karena kebijakan yang dikeluarkan tidak memihak masyarakat. Proyek LED TV justru menguntungkan kelompok tertentu. Berulangkali keputusan pemerintah Bali mendapat penentangan dari rakyat merupakan cerminan dari kegemasan publik yang meningkat terhadap realitas kepemimpinan di negeri ini. Kian banyak kalangan yang berpandangan, salah satu masalah pokok bangsa adalah kepemimpinan. Sementara demokrasi membawa ledakan ekspektasi, tetapi pada saat yang sama kepemimpinan yang silih berganti gagal memenuhi harapan publik. Jika masalah ini tidak diperbaiki Gubernur, kita khawatir nilai enam kurang - hasil penilaian DPRD terhadap kinerja Gubernur Bali - akan melorot lagi. Sinisme rakyat berimplikasi pada menipisnya kuantitas masyarakat yang masih menitipkan harapan besar kepada pemerintahan. Penentangan ini merupakan indikasi kegagalan pemerintahan yang dipilih langsung. Yang perlu dilakukan sekarang adalah pemimpin berani mengakui kesalahan dan segera memperbaiki kegagalan itu. Bukan sebaliknya menjaga pencitraan pemimpim dengan melalui survei. Citra pemimpin yang naik menunjukkan pemerintah seakan-akan sudah bekerja keras. Kita menyadari LED TV tidak bisa dihindari dalam kehidupan modern ini. Bagi Bali sebagai destinasi wisata utama dunia, LED TV akan menjadi salah satu sarana kegiatan promosi. Fenomena ini muncul dalam kehidupan kita, ketika tuduhan terhadap promosi atau sosialisasi kebijakan pemerintah, apakah itu menyangkut keamanan, informasi cuaca, objek wisata, dan lain-lain. Persoalan muncul ketika terjadi pertanyaan apakah ada manfaatnya LED TV yang menghabiskan dana begitu besar untuk rakyat di desa? LED TV justru lebih banyak dinikmati pendatang karena mereka lebih banyak berseliweran di sana. Malah kalau dikatakan menguntungkan pariwisata, justru informasi yang disampaikan seputar rabies, menjaga hutan dan sebagainya. Malah kebijakan gubernur memotong dana promosi ke luar negeri kontraproduktif terhadap Bali. LED TV menjadi suatu media yang sangat konvensional di dunia, terlebih dengan teknologi lain yang telah ditanamkan di dalamnya. Jaringan komputer yang mampu menghubungkan komputer di seluruh dunia sehingga informasi berbagai jenis dan dalam berbagai bentuk dapat dikomunikasikan antar 6 belahan dunia secara instan dan global. Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, interaksi baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas. Kita memahami sedalam-dalamnya, kemajuan teknologi komunikasi informasi yang sekarang menjadi bagian kehidupan digital kita sehari-hari memang telah menghadirkan pilihan baru mengakses informasi seluas-luasnya. LED TV memungkinkan semua orang bisa mendapatkan berbagai informasi. Namun, persoalan efektivitas dan anggaran yang besar menjadi perdebatan hangat di kalangan DPRD Bali. Seharusnya perdebatan ini tidak terjadi jika LED TV direncanakan dengan matang dan dibangun berdasarkan skala prioritas. Akibat asal bangun ini kemudian menimbulkan sinisme dan apatisme terlihat meningkat di kalangan masyarakat karena mereka melihat langsung LED TV yang tidak sesuai dengan idealisme mereka. Jika serius memperbaiki kesejahteraan rakyat, kebijakan pembangunan di berbagai level seharusnya dapat membuka peluang lebih besar bagi kemajuan pembangunan. Hanya dengan begitu, rakyat bisa lebih sejahtera. ***
P
Bang D
el
Oposisi tidak efektif kontrol kinerja pemerintah
5
Pemasaran Sosial Pembangunan Berkelanjutan BERULANGKALI kali kita membaca tentang kritik beberapa pihak terhadap pembangunan LED (Layer Electronic Display) TV dengan biaya 16 miliar. Termasuk kritik anggota legislatif Bali terhadap pembangunan alat tersebut, yang digagas oleh Gubernur Bali. Terakhir ketua Komisi I DPRD Bali mempertanyakan efektivitas dari media tersebut, dan ada pernyataan (Bali Post, 30/3) bahwa kalau dana sebesar itu digunakan untuk dumb truck akan dapat 30 buah, dan yang diuntungkan oleh LED TV itu justru segelintir orang. Selain itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali menyatatakan LED TV menguntungkan para pendatang. Apa yang disampaikan oleh pihak legislatif itu sah-sah saja karena hal tersebut sebagai kontrol terhadap kebijakan pihak eksekutif. Pembangunan di suatu daerah memang harus mempertimbangkan skala perioritas. Namun secara implisit dan eksplisit harus juga mengusung konsep pembangunan berkelanjutan (Sustainable Depelovement), jangka panjang. Masalah pembangunan saat ini tidak bisa didasari hanya atas pemikiran yang bersifat sangat pragmatis jangka pendek, misalnya tentang masalah pelestarian budaya, lingkungan dan masalah sosial ekonomi masyarakat lokal. Sebagai daerah pariwisata, Bali rentan terhadap terjadinya degradasi budaya, kerusakan lingkungan maupun masalah sosial. Hal ini perlu dipahami karena pembangunan daerah Bali sangat mengandalkan sektor pariwisata, yang tentunya didominasi oleh kegiatan ekonomi industri pariwisata. Pemerintah daerah mendapat manfaat ekonomi dari aktivitas industri tersebut. Namun jangan lupa bahwa industri pariwisata juga dapat memberikan dampak negatif terhadap daerah Bali. Perusahaan pada umumnya melaksanakan misinya bertujuan menghasilkan barang atau jasa dengan menggali keuntungan yang sebesar-besarnya. Namun jarang yang memikirkan tentang perlindungan terhadap budaya, lingkungan atau masalah-masalah sosial secara sungguh-sungguh. Walaupun pada beberapa perusahaan ada program CSR (Corporate Social Responsibility), tetapi umumnya implementasinya pada kegiatan sosial sangat sempit. Pertanyaan besar bagi kita adalah, siapa yang bertanggung jawab terhadap pelestrian budaya, lingkungan, sosial ekonomi masyarakat? Jawabannya tentu semua elemen masyarakat yang tentunya dimotori oleh pemerintah. LED TV sangat relevan sebagai media pemasaran sosial (social marketing) atau media kampanye dalam konteks pembangunan bekelanjutan. Gagasan ini adalah investasi sosial, yang dampaknya diharapkan baru dapat dicapai dalam jangka panjang, dan ini mut-
Oleh : I Made Wardana* Pemasaran sosial mendorong manusia untuk berperilaku sesuai dengan kaidah-kaidah keberlanjutan, mengingatkan atau mengkampanyekan kepada individu atau kelompok tertentu tentang apa yang mereka inginkan, karena sesungguhnya mereka tidak tahu, atau sudah tahu tetapi tidak menginginkan. Pemasaran sosial dengan berbagai media telah banyak dipakai dalam menanggulangi masalah-masalah sosial seperti; masalah keluarga berencana, infeksi HIV, bahaya merokok, penyalahgunaan obat-obatan, polusi, dan lainnya. lak harus dilakukan. Gagasan pengadaan LED TV ini justru menunjukkan bahwa pemerintah Daerah Bali mulai memahami pentingnya pembangunan Bali berkelanjutan terlepas siapa secara material yang diuntungkan dari proyek pembangunan ini. Model pemasaran sosial adalah gerakan nirlaba yang dilaksanakan oleh organisasi-organisasi sosial kemasyarakatan atau pemerintah. Setiap orang, organisasi, atau institusi yang mencoba membujuk seseorang atau sekelompok massa untuk berbuat demi kepentingan sosial, misalkan dalam hal penyelamatan lingkungan, pelestarian budaya, menyumbang korban bencana alam, tidak merokok di tempat umum, menghemat listrik dapat dilakukan melalui pemasaran sosial. Keberlanjutan Pemasaran sosial mendorong manusia untuk berperilaku sesuai dengan kaidah-kaidah keberlanjutan, mengingatkan atau mengkampanyekan kepada individu atau kelompok tertentu tentang apa yang mereka inginkan, karena sesungguhnya mereka tidak tahu, atau sudah tahu tetapi tidak menginginkan. Pemasaran sosial dengan berbagai media telah banyak dipakai dalam menanggulangi masalah-masalah sosial seperti;
masalah keluarga berencana, infeksi HIV, bahaya merokok, penyalahgunaan obat-obatan, polusi, dan lainnya. Pada aktivitas-aktivitas yang lebih luas misalnya dalam hal pelestarian budaya, lingkungan dilakukan pula oleh organisasi sosial seperti Green Peace, Friends of t h e Earth, d a n To u ri s m C o n cern. Teknik pemasaran sosial bertujuan u n t u k mengkampanyekan perubahan perilaku sec a r a terbuka tanpa ada k e p e n tingan untuk mendapatkan keuntungan finansial bagi organisasi yang melaksanakannya. Kampanye mela-
lui teknik pemasaran sosial menjelaskan manfaat yang dapat diperoleh dari suatu perubahan perilaku, dan memberikan kesempatan atau membiarkan individu untuk menilai dan menarik kesimpulan tentang tindakan yang layak untuk diambil. Pemasaran sosial memiliki beberapa karakteristik. Pertama, bertujuan memberikan keuntungan kepada individu-individu atau masyarakat sebagai suatu keseluruhan, bukan keuntungan bagi pemasar. Kedua, mencoba memberikan mafaat kepada masyarakat dengan mempengaruhi perilaku secara langsung. Ketiga, memberikan pertimbangan yang cukup terhadap kebutuhan masyarakat sasaran. Kebutuhan ini dapat direfleksikan dalam bentuk manfaat dari perubahan perilaku yang dipasarkan kepada setiap kelompok sasaran sebagai hasil adopsi dari perubahan yang diharapkan dalam perilaku. Walaupun pemasaran sosial umumnya dilaksanakan oleh organisasi nirlaba namun dunia bisnis ke depan seharusnya tidak lagi berseberangan dengan organisasi nirlaba. Sejalan dengan adanya pergeseran nilai, dunia bisnis memandang penting mengedepankan nilai-nilai sosial dan adanya peluang bagi organisasi nirlaba hidup berdampingan secara sinergis. Mudah-mudahan kita dapat membangun masa depan yang lebih baik demi generasi yang akan datang. *Penulis, Guru Besar FE Unud tinggal di Banjar Gaduh Sesetan
Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.
Yang penting beda sikap ...
SURAT A NDA Tak Ada Air di Beach Pool HARI Rabu (31/3) lalu, kami sekeluarga berkunjung ke Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Beberapa lokasi seperti Pasar Festival, Gondola, Dunia Fantasi, Atlantis, Galanggang Samudera dan Beach Pool pun kami kunjungi. Awalnya, kedua anak kami memang sangat menikmati suasana tempat hiburan yang menyediakan berbagai wahana yang cukup menyenangkan itu, termasuk ketika mereka berenang dan bermain pasir di Beach Pool yang tak terlalu dalam dan berarus cukup tenang. Namun ketika selesai berenang dan kami berniat membilas tubuh kedua anak kami, ternyata air di tempat bilasan yang terletak di lokasi terdekat, tak dapat mengucurkan air alias mati. Kami pun kemudian menuju ke beberpa toilet yang banyak tersebar di sekitar lokasi. Ternyata keadaannya pun
sama, alias tak ada air. Akhirnya dengan penuh kekecewaan, kami pun menuju ke lokasi lain yang jaraknya lumayan jauh, hanya untuk sekadar membasuh tubuh. Mohon kepada pengelola Taman Impian Jaya Ancol agar memperhatikan keluhan kecil ini, agar di masa mendatang, layanan yang diberikan dapat lebih baik lagi. Menurut saya, tak ada gunanya memperindah dan memperbanyak fasilitas di lokasi rekreasi itu jika fasilitas mendasar seperti toilet tak diperhatikan. Pengunjung yang telah membayar dengan harga cukup mahal untuk dapat sekadar masuk ke lokasi itu, sudah selayaknya mendapatkan imbalan dengan mendapatkan layanan yang baik dari pihak pengelola taman rekreasi itu. Terima kasih. Iwan Limo-Depok
Narkoba Musuh Kebahagiaan PENYALAHGUNAAN Narkoba adalah senjata ampuh yang kini digelar secara berkelanjutan dalam rangka perang generasi keempat atau Soft War disamping Hard War, yang ditujukan bagi pelemahan bahkan pelumpuhan kemampuan sumber daya manusia dari negara sasaran oleh negara atau kekuatan lain yang senantiasa berkehendak penguasaan atas kemampuan penyelenggaraan negara sasaran. Bahwa Indonesia dijadikan negara sasaran khususnya berkaitan dengan profil geoekonomi tidak lain karena kapasitas dan ragam sumber daya alam yang relatif kaya dibandingkan negara lain. Oleh karena itu, strategi perlawanan terhadap senjata Narkoba selain pembangunan sistim penangkalan atau Hard Power adalah juga dengan perkuatan pembangunan karakter anak bangsa bagi pembentukan Soft Power seperti pendidikan masyarakat tentang Strategi Terapan tujuh hu-
kum kebahagiaan, kesabaran, kebersyukuran, kebersahajaan, cinta kasih sayang, kesediaan berbagi, kesediaan memaafkan, dan kepasrahan. Selain pendalaman paham tujuh) cita politik Indonesia, strategi tujuh ketahanan bangsa, tujuh semangat penyelenggara negara (Penjelasan UUD 1945). Dalam kaitan tersebut, Poros Ketahanan dan Pertahanan Indonesia khususnya dalam rangka perlawanan rakyat semesta melawan ancaman, hambatan, gangguan dan tantangan akibat gelaran narkoba itu adalah strategik dibangun secara berkelanjutan. Ketahanan berkait dengan Soft Power dan Pertahanan berkait dengan Hard Power, layaknya pengoperasian dua sisi mata uang demi perkuatan tekad kebangsaan yakni menggapai Indonesia Digdaya 2045 yad. Pandji R. Hadinoto Pusat Kebijakan Publik
Kerusakan Jalan Makin Dibiarkan KERUSAKAN jalan di Jakarta sudah pada taraf mengancam, dan bukan lagi mengganggu. Lihat saja data yang menyebutkan puluhan jiwa melayang di jalan raya akibat jalan rusak. Kondisi jalan rusak seperti ini jelas juga menimbulkan kemacetan luar biasa hingga ratusan menter hingga menyebabkan tekanan emosi bagi para pengguna. Jakarta yang sudah macet dengan segala macam sebabnya itu, juga diperparah dengan banyaknya proyek galian jalan yang jelas-jelas mengganggu dan membahayakan pengguna jalan. Penambalan terkadang lambat dilakukan sehingga membuat lubang cukup besar. kalaupun sudah diperbaiki, seringkali hanya asal-asalan sehingga mudah rusak, seperti yang terjadi di sepanjang jalan Pejompongan dari kuburan karet bivak hingga kearah flyover slipi arah Permata Hi-
jau. Rakyat telah susah payah membayar pajak namun tak pernah mendapat perhatian serius dalam masalah keamanan terutama di jalan raya. Apakah pemerintah semakin menunjukan sikap tak peduli kepada rakyatnya sendiri yang sudah jelas-jelas membutuhkan keadilan. Harapan rakyat sebenarnya sederhana jika pemerintah daerah mau sedikit memperhatikan. Mohon kesigapan dan kepekaan dari Pemprov DKI untuk menyegerakan perbaikan jalan-jalan di Jakarta. Untuk daerah-daerah penyangga juga butuh perbaikan yang tak kalah seriusnya. Karena seringkali sebelum masuk Jakarta, mereka juga telah dihadang oleh kerusakan jalan yang tak kalah parahnya. Arif Kebun Jeruk
Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.
Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.
Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI ‰ Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.
lahraga Ditundukkan Persema 0-3
Persitara Tetap di Dasar Klasemen MALANG - Persitara Jakarta Utara tetap menempati posisi juru kunci klasemen sementra Liga Super setelah kemarin digilas 0-3 oleh Persema Malang di kandang lawan Sebelumnya, persitara berharap memetik tiga angka di Malang agar bisa beranjak dari dasar klasemen. Pihak manajemen Persitara menjanjikan bunos bagi para pemain jika mereka sanggup mengalahkan Persema. Bagi Persema, tiga poin yang didapat mendongkraknya naik dua tingkat ke posisi 6 klasemen sementara dengan mengumpulkan 41 poin. Tiga gol yang mengoyak gawang Hisanori Takada itu masing-masing dipersembahkan Jaya Teguh Angga pada menit ke-23 dan ke-46 serta Jairon Feli-
ciano pada menit ke-50. Ini merupakan kemenangan pertama “Laskar Ken Arok” sejak ditangani pelatih baru Aji Santoso yang menggantikan posisi Subangkit,. Menit-menit awal babak pertama, Persitara mendominasi permainan dan menyulitkan lini belakang tuan rumah, kendati belum mampu membuahkan gol. Persema melepaskan diri dari tekanan dan membalikkan keadaan dengan menjebol gawang Persitara melalui kaki Jaya Teguh Angga. Pada menit ke-37, Persitara mendapatkan peluang emas untuk menyamakan skor, saat wasit Aeng Suarlan menunjuk titik putih karena pemain belakang tuan rumah Pitono menyentuh bola dengan tangan
di area kotak pinalti. Diego Mendeita yang menjadi eksekutor gagal gagal menjebol gawang I Komang Putra. Babak kedua baru berjalan satu menit, Persema menggandakan keunggulan melalui sundulan Jaya Teguh Angga setelah meneruskan umpan Siswanto. Hanya berselang empat menit, penyerang asal Brasil Jairon Feleciano memantapkan dominasi Persema setelah tanpa pengawalan mengoyak gawang Takada. Pada pertandingan itu, wasit Aeng Suarlan mengeluarkan tiga kartu kuning yang seluruhnya dihadiahkan untuk pemain Persitara, yakni Oktovianus Maniani, Kim Jong Hyung dan Diego Mendeita. (ant)
Hasil KSN Menguntungkan PSSI JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI Utut Ardianto mengatakan, rekomendasi Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) di Malang 30-31 Maret lalu lebih menguntungkan pihak PSSI dibandingkan dengan pihak pemerintah. “Jelas sekali menguntungkan PSSI. Dengan dianggarkan di APBD dan APBN peran pemerintah akan lebih berat,” katanya saat dikonfirmasi di Jakarta, kemarin. Menurut Utut, mengacu rekomendasi KSN pemerintah mendapatkan tugas yang cukup berat. Pada poin kedua pemerintah harus membangun dan meningkatkan infrastruktur olahraga khususnya sepakbola. Selain itu, pemerintah harus menyediakan anggaran dari APBN dan APBD untuk mendukung dan menunjang target dan pencapaian sasaran untuk menuju prestasi (karena dana APBD masih diperlukan untuk
stimulan). “Itu adalah konsekuensi. Jadi pemerintah harus melaksanakan rekomendasi yang telah ditetapkan bersama begitu juga dengan PSSI,” katanya menambahkan. Kondisi itu, kata dia, sangat berat, apalagi anggaran untuk sepakbola mencapai 3 persen. Jika tidak diperhatikan dengan baik bisa terjadi kecemburuan dengan cabang olahraga lain yang lebih menguntungkan dalam berprestasi. Sebagai wakil rakyat ia akan terus memantau pelaksanaan rekomendasi KSN atau lebih dikenal dengan Rekomendasi Malang itu karena pelaksanaannya mengeluarkan dana yang cukup besar. “Pengawasan pasti kami lakukan. Semua juga tahu. Sepakbola Indonesia belum mampu berprestasi namun perhatian masyarakat sangat tinggi. Jadi, sebagai wakil rakyat
kami akan mengupayakan agar sepakbola menjadi lebih baik,” kata anggota DPR RI Komisi X yang salah satunta membidangi olahraga itu. Ia menambahkan, jika sepakbola ingin maju dan berprestasi diperlukan kerja sama dengan semua pihak mulai dari pemerintah, swasta dan PSSI serta dukungan dari masyarakat Indonesia. KSN yang menghasilkan Rekomendasi Malang ide awalnya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang prihatin atas prestasi sepakbola saat ini, telah digelar oleh empat pihak yaitu Kemenpora, KONI, PWI dan PSSI. Hasilnya tujuh rekomendasi berhasil dirumuskan meski saat pembahasannya terjadi silang pendapat. Dengan rekomendasi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat serta prestasi sepakbola Indonesia di pentas internasional. (ant)
Piala Indonesia Diikuti 32 Klub JAKARTA - PT donesia kali ini memang Liga Indonesia akhirberbeda dengan turnanya memastikan semen yang sama sebelumbanyak 32 klub akan nya. Even yang dulunya berlaga di Piala Indodisponsori oleh Dji Sam nesia 2010. Soe ini sebelumnya Grup A : Sriwijaya FC, PSPS, Semen Padang, Turnamen yang menggunakan sistem guPersikabo. Grup B : Persela, Persija, Persikab Bandung, mulai digulirkan Apgur di babak 32 besar. Persiba Bantul. ril hingga Juli mendaPiala Indonesia 2010 Grup C : Pelita Jaya, Persib, Persipasi Bekasi, tang itu melibatkan sendiri diikuti oleh 18 Persita Tangerang. tim Indonesia Super klub ISL, 12 klub Divisi Grup D : Persik Kediri, Persitara, Persibo League (ISL), Divisi Utama, dan 2 klub DiBodjonegoro, PSBI. Utama dan Divisi visi Satu. Grup E : Arema Malang, Persijap Jepara, DelSatu. Kepada tim juara tras Sidoarjo, PSMP Mojokerto. Dalam siaran persmemperoleh hadiah, Grup F : Persebaya, Persema Malang, Persipro nya, Sabtu, pekan Rp 1 miliar, peringkat Probolinggo, Persidafon Dofonsoro. Grup G : Persisam, Bontang FC, Persiba, Perlalu PT Liga Indonekedua mendapatkan Rp semalra Maluku Tenggara. sia telah melakukan 500 juta dan peringkat Grup H : Persipura, Persiwa Wamena, PSM pembagian grup. Ketiga berhak atas Rp 300 Makassar, Persiram Raja Ampat. 32 tim itu dibagi dejuta, Peringkat keempat lapan grup dimana juga mendapatkan hasatu grup akan dihudiah Rp 200 juta. ni oleh 4 klub. Pembagiannya ba akan saling bantai untuk Djoko juga menjelaskan berdasarkan letak geografis merebut tiket bahwa uang penampilan bagi masing-masing peserta. ke babak 16 besar. Sedang- setiap tim untuk satu pertanMenurut Direktur Kompeti- kans satu pesaing lainnya be- dingan naik secara berkala. Di si PT Liga Indonesia, Djoko rasal dari klub Divisi Satu, Per- babak 32 besar senilai Rp 25 Driyono, sistem ini membuat semalra Maluku Tenggara. juta, babak 16 besar Rp 40 juta peta persaingan di Grup G dan Kondisi yang sama juga di- dan babak 8 besar Rp 50 juta. H bakal berlangsung ketat. alami oleh Grup H. Di sana ada Salah satu klub dari tiap grup Pasalnya keduanya sama-sama tiga tim ISL, yakni Persipura, Per- ditunjuk sebagai tuan rumah dihuni oleh tiga klub peserta siwa, dan PSM. Sedangkan satu oleh PT Liga. Dua tim terbaik ISL 2009/2010. tim lainnya adalah tim Divisi di tiap grup babak 32 besar berDi grup G tiga tim ISL, Per- Utama, Persiram Raja Ampat. hak untuk melaju ke babak sesisam, Bontang FC, dan PersiDjoko menambahkan, Piala In- lanjutnya. (oli)
Pembagian Grup Piala Indonesia :
IMI Gelar Safety Riding Tour Of Java JAKARTA - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat bekerjasama dengan Gudang Garam Surya 12 menggelar World Of Challenge & Tour Of Java Safety Riding Campaign 2010 mulai 17 April hingga 9 Mei mendatang di delapan kota. Lomba yang sarat tantangan ini bertujuan untuk memajukan olahraga bermotor di Indonesia serta menyatukan para bikers Indonesia yang terdiri dari berbagai macam klub motor yang ada di Tanah Air. Guna menyemarakkan lomba
ini, panpel juga menyajikan pertunjukkan menarik salah satunya adalah dengan menampilkan The Best Stunts dari AS dan Eropa, aksi pemecahan rekor kecepatan motor dalam kerangka baja (Cage of Death) serta suguhan atraksi street freestye oleh MX freestyle dari AS. Menurut Ketua Panpel, Otte Ruchiyat, lomba ini akan dimula dari Jakarta dan finis di Banyuwangi, Jatim. Dari Jakarta, peserta akan melewati Sukabumi, Tasikmalaya, Cirebon (Jabar), Semarang, Yogyakarta,
Kediri dan berakhir di Banyuwangi. ‘’Karena akan melalui jalur lalulintas yang cukup padat kendaraan dan kondisi jalan yang cukup menantang, peserta dituntut disiplin dan kesadaran dalam berkendaraan,” kata Otte yang juga Ketua Bidang Wisata PP.IMI itu di Jakarta, Sabtu pekan lalu. Menurut Otte, jika peserta disiplin dan memiliki kesadaran tinggi dalam berkendaraan dijamin tidak akan ada insiden atau kecelakaan. (oli)
lahraga
Suluh Indonesia, Senin 5 April 2010
7
Barca Kembali ke Puncak MADRID - Pemain Barcelona Bojan Krkic mencetak gol dua kali saat timnya meraih kemenangan kandang 4-1 atas Athletic Bilbao sehingga unggul tiga poin di puncak klasemen Liga Utama Spanyol (La Liga), Sabtu waktu setempat. Bojan belakangan dimasukkan menggantikan striker asal Swedia Zlatan Ibrahimovic yang cedera betisnya dalam pemanasan tetapi ia tidak luput saat tim Barca yang tidak sekuat biasanya mengungguli Bilbao. Jeffren (22), membuka skor setelah menit ke-27 dan Bojan (19) yang merupakan hasil dari tim remaja klub tersebut, menghasilkan gol pada setiap babak untuk menempatkan tim juara Eropa itu mengendalikan pertandingan. Lionel Messi menyarangkan golnya yang ke-26 dalam liga pada menit ke-67 dan meskipun Markel Susaeta membalas satu gol bagi tim tamu, hasil di Nou Camp itu tidak pernah diragukan. “Saya kira Anda kaget membaca daftar pemain,” kata pelatih Barca Pep Guardiola mencandai wartawan. “Tetapi bisa jadi kiamat dengan pemain-pemain ini.” Barca mengumpulkan 77 poin dari 30 pertandingan tetapi tim di urutan kedua Real Madrid bisa kembali ke puncak
klasemen berdasarkan selisih gol ketika mereka bertandang ke Racing Santander, Minggu. Sevilla mengakhiri delapan pertandingan tanpa kemenangan dengan mengalahkan Tenerife 3-0. Frederic Kanoute membantu pelatih Antonio Alvarez meraih kemenangan pertamanya setelah menit ke-22 dan Luis Fabiano menggandakan keunggulan, menjatuhkan bola dengan dadanya dan berputar untuk mencetak gol kedua menjelang turun minum. Jose Carlos menyarangkan tendangan bebas untuk membuat Sevilla ke urutan keempat dengan 48 poin. Real Zaragoza naik dari zona degradasi dengan kemenangan kandang 2-0 atas Malaga berkat gol dari Leonardo Ponzio dan Humberto Suazo. Liga Champions Guardiola memikirkan pertandingan kedua perempatfinal Liga Champions pada Selasa melawan Arsenal dan pertandingan papan atas La Liga di kandang Real Madrid Sabtu depan sehingga ia memasang tim yang kurang terkenal di Nou Camp. Ia terpaksa mengganti Ibrahimovic tetapi memilih memasukkan pemain yang jarang dipasang Dmytro Chygrynskiy
di bek tengah sementara bek kiri Maxwell mengawali pertandingan di lini tengah. Dengan Xavi, Pedro dan Seydou Keita berada di bangku cadangan dan Daniel Alves diskors, Barca kekurangan pemain mereka yang sigap. Jeffren menyarangkan bola yang berasal dari umpan rendah Eric Abidal dan sergapan serta umpan Carles Puyol yang menyiapkan Bojan mencetak gol kedua sebelum jeda pertandingan. Bojan menyarangkan gol ketiga dengan keras dari tepi area penalti setelah sapuan pada menit ke-59 sebelum Messi menggolkan umpan silang Pedro untuk memastikan kemenangan. Barca boleh saja gagal menghasilkan kembali sepak bola yang menggetarkan yang berakhir dengan hasil imbang 2-2 di kandang Arsenal pekan ini, tetapi Bilbao yang bersemangat hanya sedikit memberi peluang hingga gol pembuka mencetuskan hujan gol di akhir. Namun kemenangan tersebut harus dibayar oleh Barca. Ibrahimovic yang cedera akan absen dari pertandingan melawan Arsenal dan diragukan bisa ikut bertandang ke Bernabeu, seperti pemain belakang Gerard Pique yang mengalami cedera otot betis. (ant)
Kalahkan Rennes 2-1
Lyon Puncaki Klasemen BORDEAUX - Olympique Lyon bangkit dari ketertinggalan satu gol untuk naik ke puncak klasemen Liga Utama Prancis (Ligue 1) dengan kemenangan 2-1 di kandang Stade Rennes, Sabtu waktu setempat, sementara Girondins Bordeaux kalah 1-2 di kandang sendiri oleh Nancy. Lyon mengumpulkan 57 poin dari 31 pertandingan, satu poin di atas Bordeaux yang turun ke posisi ketiga tetapi masih punya dua pertandingan di kandang. Bordeaux juga tertinggal dari Lyon 1-3 menjelang pertandingan kedua perempatfinal Liga Champions pertengahan pekan depan. “Kami tidak mendapat banyak signal positif sebelum pertandingan Rabu. Kami kelompok tengah dalam begitu banyak aspek dalam pertandingan,” kata pelatih Bordeaux Laurent Blanc kepada wartawan usai timnya mengalami kekalahan ketiga berturut-turut. “Terlalu banyak pemain yang di bawah rata-rata.”
Montpellier, yang menggumpulkan poin sama banyak dengan Lyon, berada di urutan kedua berdasarkan selisih gol setelah ditahan imbang 0-0 di kandang oleh Monaco. Penjaga gawang Stephane Ruffier menjadi penyelamat bagi Monaco dengan serangkaian penyelamatan yang baik. Auxerre, di posisi keempat dengan 56 poin, dijadwalkan menjamu Paris St Germain pada Minggu dan bisa naik ke puncak klasemen jika meraih kemenangan. Puel memuji “Angkat topi bagi para pemain saya yang sangat kuat,” kata pelatih Lyon Claude Puel. “Tetapi kegembiraan saya sudah lenyap dan saya sudah fokus pada pertandingan Rabu.” Rennes membuka skor pada menit ke-14 ketika striker Ghana Asamoah Gyan memanfaatkan pantulan dari tendangan Jimmy Briand yang membentur gawang. Michel Bastos menyamakan
kedudukan bagi Lyon ketika ia mengirim tendangan keras dari kaki kirinya ke sudut dalam gawang usai jeda pertandingan. Lisandro Lopez kemudian menyundulkan gol kemenangan yang berasal dari umpan silang Ederson pada menit ke-61. Bordeaux mendominasi penguasaan bola melawan Nancy tetapi harus berusaha bangkit setelah Youssouf Hadji melakukan tendangan voli atas umpan silang Issiar Dia yang membuat tim tamu memimpin. Fernando Cavenaghi menyarangkan sundulan Alou Diarra yang menyamakan kedudukan bagi Bordeaux sebelum Dia, yang menghasilkan hatrik pekan lalu, membuat Nancy meraih poin maksimal dengan golnya setelah berlari dari area timnya pada menit ke71. Tim terbawah Grenoble dan tim kedua dari bawah Le Mans semakin mendekati degradasi. Grenoble kalah 1-2 dari Lorient sementara Le Mans kalah 0-2 oleh tim urutan keempat dari bawah St Etienne. (ant)
Vettel Juara Grand Prix Malaysia SEPANG - Sebastian Vettel kemarin menjuarai Grand Prix Malaysia, memimpin tim Red Bull finis satu-dua bersama Mark Webber, sedangkan Nico Rosberg dari tim Mercedes di tempat ketiga. Ini keberuntungan ketiga kalinya bagi pembalap asal Jerman itu setelah masalah mesin menggagalkan kemenangan dia pada dua balapan pertama musim ini, namun sekali dia melewati Rosberg dan penempat posisi star terdepan Webber pada tikungan pertama, kemenangan tidak diragukan lagi. Pembalap Renault Robert Kubica melanjutkan posisi kedua dia di Melbourne akhir pekan lalu dengan penampilan tangguh dia dengan menem-
pati posisi keempat, mengungguli Adrian Sutil dari Force India. Vettel yang asal Jerman itu berhasil menahan pembalap McLaren Lewis Hamilton, yang berada di posisi keenam, selama paruh kedua balapan tersebut. McLarens dan Ferrari memulai balapan dari barisan keempat dari belakang setelah salah menilai keadaan dalam kualifikasi Sabtu, namun Hamilton yang start di posisi ke-20 berhasil melesat ke posisi yang mendapatkan poin pada akhir putaran keempat. Pembalap Ferrari Felipe Massa mengikuti Hamilton melewati lintasan untuk finis di posisi ketujuh dari posisi start
ke-21 dan merebut posisi puncak klasemen kejuaraan dari rekan setimnya Fernando Alonso, yang gagal finis. Massa memiliki 39 poin, Alonso dan Vettel 37 poin, dengan juara dunia yang memperkuat tim McLaren Jenson Button mengantongi 35 poin. Button melintasi garis finis di posisi kedelapan setelah bertarung dengan Alonso sampai pembalap Spanyol itu gagal melanjutkan balapan pada dua putaran terakhir. Pembalao Toro Rosso, Jaime Alguersuari, mencapai finis di posisi sembilan, di depan pembalap baru Williams, Nico Hulkenburg. Kedua pembalap tersebut meraih poin pertamanya dalam Formula Satu. (ant)
Clijsters Kalahkan Venus di Final Miami MIAMI - Petenis Belgia Kim Clijsters dengan cepat mengakhiri 15 kemenangan beruntun Venus Williams dengan unggul 6-2 6-1 pada final Sony Ericsson Open, di Miami AS, Sabtu waktu setempat. Unggulan 14 itu hanya membutuhkan waktu 58 menit untuk mengalahkan petenis Amerika unggulan ketiga tersebut, yang bermain dengan kedua kakinya dibebat dan usai pertandingan mengatakan mungkin ia berlatih terlalu keras selama turnamen. Pertandingan tersebut megingatkan final tahun lalu di Key Biscayne ketika kakak Serena Williams itu, juga tampak kurang bugar, menyerah dengan cara serupa pada pe-
tenis Belarusia Victoria Azarenka. Williams mengatakan ia mengenakan bebat pada kakinya karena ia merasakan lututnya, yang kerap menjadi sumber masalah, membutuhkan penahan ekstra. Ia juga mengatakan mungkin berlebihan dalam melakukan latihan rutin selama turnamen tersebut. “Saya rasa terkadang Anda harus berhati-hati dalam latihan, tidak berlatih terlalu lama. Saya mungkin sedikit melakukan kesalahan dalam hal itu. Saya tahu lebih baik, tetapi ‘Eager V’ penuh semangat untuk menerobos,” katanya. “Secara keseluruhan saya sangat senang dengan turna-
men ini”. Sayangnya, hari ini saya tidak memenangi pertandingan, mskipun saya merasa sepertinya ini pertandingan yang bisa saya menangi. Sayangnya saya menganggap ini terlalu mudah. Lain kali saya akan bermain leih baik.” Clijsters kembali bermain tenis tahun lalu setelah istirahat dua tahun untuk melahirkan putrinya Jada, yang menyaksikan pertandingan dari tribun. Petenis Belgia, pemenang turnamen yang sama pada 2005, tidak pernah tertinggal sejak ia mematahkan servis lawannya pada game ketiga set pertama. Ia memenangi 55 poin dibanding Williams 29. (ant)
Suluh Indonesia/ap
PUKUL LAWAN - Bernard Hopkins (kiri) berusaha memukul Roy Jones Jr. dalam pertarungan di kelas berat ringan, di Las Vegas, Amerika Serikat, kemarin.
Menang Atas Roy Jones Jr.
Hopkins Balas Kekalahan LAS VEGAS - Bernard Hopkins merebut kemenangan kemenangan angka atas sesama petinju Amerika Serikat Roy Jones Jr. dalam sebuah pertarungan ketat kemarin sekaligus berhasil membalaskan kekalahannya pada 1993. Tidak ada yang sampai roboh dalam pertarungan yang diwarnai dengan banyaknya peringatan, namun ditandai dengan pelanggaran pada akhir ronde dan hampir terjadi keributan pada akhir ronde keenam. “Agak kasar,” kata Hopkins. “Roy seorang veteran. Dia menempel saya. Saya menempel dia juga. Ini pertarungan yang bagus.” Jones, beberapa kali membuat Hopkins frustrasi dengan
pertahanan yang efektif namun petinju berusia 41 tahun itu sempat beberapa kali menyerang. Jalannya pertandingan dalam setiap ronde hampir serupa dengan kedua petinju terlihat seperti berpura-pura, Hopkins mencoba untuk menekan Jones ke pinggir arena dengan “jab” dan pukulan tangan kanan dan Jones berupaya untuk mendekati atau membalas dengan “uppercut” pendek. “Saya mencoba menekan dia, sehingga dia tidak dapat membalas saya,” kata Hopkis. “Dia masih memiliki kecepatan.” Pertarungan sempat memanas pada akhir ronde keenam. Jones di sudut arena melepas-
kan pukulan pendek ke bagian belakang kepala Hopkins. Hopkins harus menahan badan dengan lututnya dan perlu beberapa menit untuk bisa berdiri. Saat pertarungan dilanjutkan, Hopkins menyerang Jones dengan membabi buta dan kedua petinju masih saling melancarkan pukulan meskipun bel sudah berbunyi. Ofisial kedua petinju dan petugas keamanan masuk ke arena untuk memisahkan kedua petinju tersebut. Kedua petinju pertamakali bertemu di ring tinju saat mereka memperebutkan gelar kelas menengah IBF yang kosong di RFK Stadium di Washington D.C. pada Mei 1993. Jones memenangi pertarungan dengan kemenangan angka mutlak dan kemudian
akan menambah gelar di kelas menengah super, kelas berat ringan, dan kelas berat. Hopkins merebut sabuk kelas menengah itu pada 1995 dengan menghentikan petinju Ekuador Segundo Mercado dan membuat rekor 20 kali mempertahankan gelar tesebut sampai kalah dengan perbedaan angka tipis dari petinju AS lainnya, Jermain Taylor pada 2005. Setelah pertarungan Sabtu itu, Hopkins tertarik untuk menyamai Jones dan melakukan tantangan untuk kelas berat. “Orang mungkin berpikir pukulan di belakang kepala saya membuat saya agak gila, namun saya inginkan David Haye,” katanya mengenai juara kelas berat asal Inggris Raya (ant)
Nasi nal
Suluh Indonesia, Senin 5 April 2010
Siswa Pasuruan
Coba Bunuh Diri karena Miskin PASURUAN - Seorang siswa SMPN 3 Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang baru saja melaksanakan ujian nasional (UN) mencoba bunuh diri karena orang tuanya miskin dan tidak mampu membiayai untuk melanjutkan sekolah. Ketika ditemui di Ruang D Puskesmas Grati, Pasuruan, Minggu, anak pertama pasangan Joko Sastro dan Sumiarni, bernama Ainul Basori, itu mengaku dirinya terpaksa bertindak nekat, karena putus asa, sebab orang tuanya tak mempunyai biaya lagi untuk dirinya ke jenjang SMK. Warga Dusun Karangnon-
gko, Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan itu ditemukan ambruk di rumah neneknya, Srinama, yang tidak jauh dari rumahnya pada Sabtu (3/4) dengan ditemukan sisa minuman Sprite bercampur Bodrek di dekatnya. Ainul Basori pun dilarikan ke Puskesmas Grati dan hingga Mingu (4/4) pagi masih menjalani perawatan di Psukesmas dengan jarum infus masih menancap di tangan kirinya. Ia mengaku dirinya telah bercita-cita ingin melanjutkan sekolahnya ke SMKN Nguling dengan mengambil jurusan Pertanian, namun kedua orang
tuanya telah memberi tahu untuk tidak melanjutkan sekolah karena tidak ada biaya. Kedua orang tuanya, Joko Sastro dan Sumiarni, yang ditemui saat menunggui anaknya di Puskesmas Grati mengaku jika sebelumnya telah memberi tahu agar Ainul Basori setamat SMP tidak melanjutkan lagi sekolah. Alasannya, kedua orang tuanya yang kini mempunyai tiga anak tersebut tidak mampu membiayai sekolah. Sebaliknya, Ainul Basori yang merupakan anak pertama mempunyai keinginan keras untuk melanjutkan sekolah ke SMKN Nguling. Joko Sastro mengakui jika
anaknya cukup pintar di sekolahnya, karena dia pernah rangking 2 saat di SMPN Grati, namun untuk menghemat biaya sekolah akhirnya dipindahkan ke SMPN Nguling berkumpul dengan adik Yuli Nur Aida yang kebetulan lokasi sekolahnya lebih dekat dengan rumah. Di SMPN 3 Nguling itu, adiknya Yuli Nur Aida juga masuk rangking 8. Selain itu, Ainul Basori juga mempunyai ketrampilan melukis dan ingin menjadi pemain drumben di SMKN yang cukup terkenal di Nguling jika diterima nanti. (ant)
Calon Kepala Daerah
Dilengkapi Rompi Anti Peluru SUKABUMI - Tujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati Sukabumi akan dilengkapi rompi anti peluru setelah mereka ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi sebagai peserta Pemilukada Sukabumi yang akan diselenggarakan pada 27 Mei 2010. “Penggunaan rompi anti peluru untuk para calon ini adalah anjuran dari Kapolda Jawa Barat untuk mengamankan jalannya Pemilukada Kabupat-
en Sukabumi,” kata Kapolres Sukabumi AKBP Herukoco, di Sukabumi, Jawa Barat, Minggu. Tujuh pasangan itu adalah pasangan nomor urut 1 Hasymi Romli-Iman Adi Nugraha (PDIP, PAN dan Gerindra), nomor urut 2 Azis Min Alamsyah-Herman Nugraha (perseorangan), nomor urut 3 pasangan “incumbent” Sukmawijaya-Akhmad Jajuli (PKS-Hanura). Selain itu, pasangan nomor urut 4 H Asep Setiawan-Dadang
Eka Widiyanto (PPP dan 13 partai politik nonparlemen), nomor urut 5 Ucok Haris Maulana Yusuf-Sadili Syamsudin (Partai Demokrat), nomor urut 6 Marwan Hamami-Usman Effendi (Partai Golkar), dan nomor urut 7 Dayat NS Wiranta-Karmas Supermas (perseorangan). Menurut Heru, hingga kini pihaknya tengah menunggu kedatangan rompi anti peluru tersebut dari Polda Jabar, yang akan dipinjamkan kepada selu-
ruh calon hingga pemilukada usai. “Kami menyiapkan 14 rompi peluru untuk dipinjamkan kepada tujuh pasang calon,” katanya. Rompi tersebut boleh digunakan kapan saja, bila para calon merasa dirinya kurang aman, tetapi tidak boleh dipinjamkan kepada orang lain. Selain dilengkapi rompi anti peluru, para kandidat juga akan diberi dua pengawal pribadi dari Polres. (ant)
8
Habis Banjir Datanglah Badai KARAWANG - Puluhan rumah warga Desa Gempolkarya, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, rusak setelah diterjang angin puting beliung, Minggu sore. Salah seorang korban angin puting beliung, Anta (50), mengatakan, angin puting beliung yang merusak rumahnya dan puluhan rumah lain di desanya itu terjadi secara tibatiba, sekitar pukul 17.00 WIB. “Beberapa waktu sebelum terjadi angin puting beliung, turun hujan deras. Kemudian terdengar suara gemuruh, tibatiba atap rumah saya beterbangan,” katanya. Ia mengatakan, pada awalnya awan mendung, kemudian turun hujan dengan disertai angin kencang. Setelah itu, atap rumah miliknya beterbangan, disusul kayu rumah atapnya yang patah hingga ambruk. Warga setempat lainnya, Acep, mengatakan, selain merusak rumah warga, puluhan hektare tanaman padi juga tersapu angin puting beliung. “Ratarata, tanaman padi sudah mencapai tiga bulan dan sudah siap panen,” katanya.
Suluh Indonesia/ant
BANJIR BANDANG - Banjir bandang di Tapanuli Selatan menyebabkan tiga orag tewas.
90% Kritis Sekitar 90 persen daerah aliran sungai (DAS) Citarum dan sepanjang saluran irigasi di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, dalam kondisi kritis, sehingga hampir setiap tahun Karawang dilanda banjir. “Salah satu penyebab Karawang menjadi daerah langganan banjir setiap tahun, karena kondisi Sungai Citarum dan saluran irigasi yang sudah kritis,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Karawang, Arifin Kertasaputra, di Karawang, Minggu. Dikatakannya, akibat kondisi sungai dan irigasi yang sudah kritis itu, tanggul-tanggul di sepanjang Sungai
Citarum rawan jebol jika ketinggian air sungai melebihi batas normal. Apalagi, katanya, jika pada waktu yang sama saat ketinggian air Sungai Citarum meningkat, terjadi hujan dengan curah yang tinggi di wilayah Karawang serta daerah Bandung dan sekitarnya. Sementara itu, Sejumlah warga membersihkan puing bangunan yang terseret arus banjir bandang, di Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut, kemarin. Banjir bandang yang terjadi, Sabtu (3/4) malam itu mengakibatkan tewasnya tiga orang warga dan puluhan rumah rusak. (ant)