Skip to main content

Edisi 03 Februari 2010 | Suluh Indonesia

Page 1

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: GEDUNG PERS PANCASILA Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat. Tlp: 021-5356272, 5357602 Fax: 021-53670771

No. 42 tahun IV Rabu, 3 Maret 2010 8 Halaman

Free Daily Newspaper

Layanan Antar Rp. 35.000/bulan (Jabodetabek)

Cadangan Risiko Menciut

IHSG Justru Naik

Kinerja Ekspor Pulih

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan cadangan risiko fiskal dalam APBN-P 2010 mencapai Rp 3 triliun. “Cadangan risiko fiskal menurun dan itu rendah karena dulu pada 2009 ada deviasi antara...hal. 1

KEPALA Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Gita Wirjawan, menilai kisruh rapat paripurna DPR yang membahas kasus dana talangan Bank Century tidak akan mempengaruhi minat...hal. 2

MENTERI Perdagangan Mari Elka Pangestu menilai kinerja ekspor Indonesia sudah pulih seperti sebelum krisis ekonomi terjadi sesuai dengan pemulihan ekonomi dunia saat ini. “Menurut saya, ini positif...hal. 3

Pengemban Pengamal Pancasila

www.suluhindonesia.com

Pengunjukrasa Ditangkap

Suluh Indonesia/sep

RICUH - Sidang Paripurna DPR dengan agenda pengambilan keputusan kasus Bank Century diwarnai kericuhan usai penyampaian laporan hasil kerja Pansus Century di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Kericuhan terjadi akibat banyaknya interupsi.

JAKARTA - Polisi mengamankan dua pendemo yang berunjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR Jakarta, kemarin. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang mengatakan, kedua pendemo itu berasal dari Komite Pemuda Antikorupsi (Kapak) bernama Laode Kamaludin dan Muamar Nafis. Edward mengungkapkan kedua pendemo itu secara terang-terangan bertindak merugikan martabat dan kehormatan salah satu pihak, tanpa fakta yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan melakukan teatrikal. Polisi menyita kendaraan warna hitam bernopol B-99-ES yang diduga dijadikan alat peraga dengan memasang atribut untuk berunjuk rasa. Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya mengamankan empat orang karena sudah bertindak anarkis dan terlibat pemukulan terhadap polisi yang mengamankan aksi. Ia menyatakan pendemo itu bertindak anarkis dengan cara melempar petugas dengan batu, merusak kawat duri (barrier) dan pintu gerbang DPR. (har/son)

Perang Interupsi

Paripurna DPR Ricuh JAKARTA - Rapat paripurna DPR di Jakarta berlangsung ricuh setelah sejumlah anggota saling berebut ingin mengajukan interupsi, setelah pembacaan dan penyerahan laporan kerja Pansus. Pimpinan sidang Marzuki Alie meminta agar tertib tapi anggota DPR tetap berebut ingin mengajukan interupsi sehingga beberapa anggota yang tidak sabar maju ke meja pimpinan dan ingin mengambil alih pimpinan sidang yang menimbulkan kericuhan. Karena banyaknya anggota yang memaksakan diri untuk menyatakan pendapatnya, akhirnya Marzuki Alie tanpa mendengar pernyataan-pernyataan anggotanya, langsung mengetuk palu menutup

sidang paripurna. Situasi ini memancing emosi sejumlah anggota legislatif. Salah satu di antaranya langsung merangsek ke podium dan membanting botol air mineral di depan Marzuki Alie, sementara lainnya meneriakkan katakata, pimpinan sidang tidak demokratis. Fraksi Partai Golkar kemudian menggalang mosi tidak percaya kepada pimpinan sidang. Keadaan tersebut kemudian memunculkan reaksi beragam dari banyak anggota lainnya, sementara aparat yang diterjunkan juga tak mampu mengatasi situasi. Perang interupsi terjadi antara lain karena beberapa anggota tidak setuju dengan keputusan menjadikan rapat

paripurna itu berlangsung dua hari, sementara lainnya mendukung keputusan Badan Musyawarah (Bamus) mengenai hal tersebut. Perang interupsi juga terjadi karena banyak pihak menghendaki tidak usah lagi ada pandangan fraksi, karena sudah tertampung semuanya pada laporan kesimpulan akhir Pansus, sehingga tidak perlu lagi ada kelanjutan paripurna yang akan digelar hari ini. Lalu ada yang meneriakkan pernyataan tentang dua pasal Peraturan Tata Tertib (Tatib) DPR RI, mengenai posisi Rapat Paripurna lebih tinggi dari kewenangan Bamus. Ada pula yang meminta para wakil ketua segera mengambil alih pimpinan sidang. (har/son)

Paripurna Sudah Sesuai Tatib JAKARTA - Ketua DPR RI Marzuki Alie menyatakan, dirinya tidak menyalahi aturan dan Tata Tertib DPR dalam memimpin rapat paripurna. ‘’Sudah disampaikan di awal persidangan, bahwa rapat paripurna ini ada dua agenda,” kata Marzuki di Gedung DPR/MPR Jakarta, kemarin. Agenda pertama adalah pelantikan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Agenda kedua, penyampaian hasil akhir panitia angket Bank Century. ‘’Dua agenda itu sudah terlaksana. Jadi tidak ada agenda lagi, kemudian karena tidak ada agenda lagi, rapat saya tutup,” katanya. Menurut Marzuki, rapat paripurna tersebut memang tidak mengagendakan pengambilan keputusan terhadap laporan akhir panitia angket. Pengambilan keputusan akan dilakukan Rabu (hari ini-red). Marzuki menyatakan, rapat paripurna tersebut tidak deadlock. ‘’Semua berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan. Kalau dikatakan deadlock berarti sidang terhenti dan tidak ada hasil. Rapat ini sudah menyelesaikan dua agenda yang telah ditentukan,’’ katanya.

Mengenai kericuhan dalam rapat paripurna, Marzuki menyayangkan hal itu. Menurut dia, kericuhan terjadi karena anggota DPR tidak bisa tertib. ‘’Semua maunya ngomong. Bersamaan memencet tombol mikrofon, ya mati semua mikrofonnya,” kata Marzuki. Dia mengatakan, secara otomatis sistem mikrofon akan mati seluruhnya apabila empat anggota DPR memencet tombol secara bersamaan. Marzuki menyatakan, tidak seharusnya pihaknya menjadi tumpuan kesalahan akibat adanya sistem pengeras suara yang mengganggu persidangan. ‘’Masalah mikrofon itu bukan urusan Ketua DPR,” tegasnya. Ketua Fraksi PKB DPR Marwan Djafar mengatakan secara teknis persidangan, sebenarnya apa yang dilakukan Ketua DPR Marzuki Alie menutup sidang paripurna tidak ada kesalahan. ‘’Sesuai keputusan Badan Musyawarah (Bamus), semua fraksi setuju memang sidang paripurna akan dilanjutkan besok (hari ini-red)dengan penyampaian pandangan fraksi-fraksi mengenai laporan pansus,” kata Marwan. (har)

SBY Pastikan Pemerintahan Efektif JAKARTA - Pascakericuhan dalam Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang membahas hasil kerja panitia khusus (Pansus) hak angket kasus Bank Century, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan bahwa pemerintahan tetap berjalan. Presiden mengungkapkan hal itu seusai melakukan rapat dengan Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri, di Jakarta, Selasa. Menurut Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di Kompleks Istana Kepresidenan, rapat itu digelar secara mendadak, untuk memastikan dinamika politik sama sekali tidak mempengaruhi efektivitas kebijakan pemerintah. ‘’Yang pasti memang pemerintah betul-betul ingin agar pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya, meski kita tahu dinamika politik yang terjadi setidaknya bisa mempengaruhi efektivitas kebijakan pemerintah,” tuturnya. Rapat koordinasi digelar oleh Presiden Yudhoyono di Wisma Negara dimulai pukul 14.00 WIB, dihadiri oleh Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, serta Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi.

Sekitar satu jam kemudian, Wakil Presiden Boediono dan Kepala Badan Intelijen Negara Sutanto bergabung. Rapat selesai sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, Julian mengatakan rapat itu tidak secara khusus membahas tentang kasus Bank Century. ‘’Itu seperti biasa untuk membahas isu-isu terkini, intinya adalah untuk memastikan pemerintah tetap berjalan meski kita tahu ada dinamika politik,” ujarnya. Tentang sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat membahas hasil panitia khusus hak angket kasus Bank Century, Julian mengatakan, Presiden memilih tidak berkomentar. Menurut dia, Presiden akan menyampaikan tanggapan secara menyeluruh tentang penanganan kasus Bank Century pada pidato resmi yang akan disampaikannya dalam waktu dekat. ‘’Presiden sedianya menahan diri untuk tidak berkomentar terhadap hal-hal yang terjadi terkait di DPR. Jadi nanti mudah-mudahan dalam pidato penyampaian ditanggapi penanganan kasus Bank Century yang akan diungkapkan bagaimana pandangan beliau termasuk pandangan terhadap dinamika yang terjadi,” katanya. (har)

Keyakinan Boediono Sikapi Angket Century KEKACAUAN di Senayan dan disebutnya nama Boediono dalam kesimpulan sejumlah fraksi sebagai orang yang bertanggungjawab atas Bailout Bank Century tidak membuat mantan Gubenur Bank Indonesia itu terusik. Apa yang membuat Boediono begitu yakin tidak bersalah dan aman dengan posisinya sebagai Wakil Presiden ? Wakil Presiden Boediono menyatakan keyakinan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung dirinya dalam menghadapi kasus Bank Century. ‘’Dari awal kasus Century mencuat, Wapres yakin

100 persen bahwa Presiden Yudhoyono mendukung dirinya,” kata Jubir Wapres Yopie Hidayat kepada pers di Istana Wapres Jakarta, kemarin. Menurut Yopie, semenjak menjadi pasangan Presiden

Boediono

dan Wapres, Yudhoyono dan Boediono selalu terus melaku-

kan koordinasi dan saling memberikan dukungan. ‘’Pak Presiden selalu mendukung dan percaya kepada Pak Wapres. Demikian juga sebaliknya,” kata Yopie. Menanggapi sidang paripurna Pansus Bank Century di Gedung MPR/DPR, dikatakannya, wapres tidak merasa terganggu dan menganggap sebagai hal yang biasa saja. ‘’Wapres menanggapi biasabiasa saja. Beliau juga tidak stres dan tetap tidur nyenyak selama ini,” katanya. Terkait kemungkinan adan-

ya pemakzulan terhadap Boediono sebagai wapres, Yopie secara diplomatis hendaknya meminta jangan berandai-andai dulu. ‘’Proses politik sedang berlangsung dan sebaiknya jangan berandai-andai dahulu,” tambahnya. Dikatakannya pula bahwa Wapres Boediono bukanlah seorang politisi tapi seorang teknokrat yang sudah menyandang gelar profesor. ‘’Beliau bukan seorang politisi dan tidak melakukan kegiatan politik karena beliau teknokrat,” kata Yopie. (son)


K ta

Suluh Indonesia, Rabu 3 Maret 2010

2

Aksi Brutal Demonstran Century

Suluh Indonesia/ade/ant

DEMO BENTROK - Demonstran melempar batu dan bambu ke arah polisi dalam aksi unjuk rasa yang bertepatan dengan sidang Paripurna Kasus Bank Century di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, kemarin. Kericuhan yang berakhir bentrok antara petugas kepolisian dengan demontran tersebut membuat lalu lintas di Jalan Gatot Subroto yang melewati Gedung DPR lumpuh.

K ilas Berkas Hesyam Dilimpahkan KEJAKSAAN Agung (Kejagung) menyatakan berkas mantan pejabat Bank Century, Hesyam Al Waraq dan Rafat Ali Rizvi, dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (2/3) sore. “Selasa sore berkasnya sudah masuk ke pengadilan,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Marwan Effendy, di Jakarta, kemarin. Kejagung menerima berkas kasus pencucian uang Bank Century dari Mabes Polri dengan tersangka Robert Tantular, Hesyam Al Waraq, dan Rafat Ali Rizvi. Kejagung juga sudah menetapkan status tersangka kepada mantan petinggi Bank Century, Hesyam Al Waraq dan Rafat Ali Rizvi terkait kasus pelarian aset Bank Century ke luar negeri sebesar Rp13 triliun. Jampidsus menegaskan berkas kedua tersangka tersebut saat ini sudah ada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan. “Saat ini sedang dipelajari berkas dakwaannya baik kasus korupsinya maupun kasus pencucian uangnya,” katanya. Sebelumnya, terpidana Bank Century, Robert Tantular oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat divonis empat tahun penjara terkait tindak pidana perbankan. (ant)

Dakwaan Jibril Diklaim Asumsi DIREKTUR Media Arrahmah Network yang dituduh sebagai anggota jaringan terorisme, Muhammad Jibriel Abdul Rahman, menyatakan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) hanya berdasarkan asumsi dan kesimpulan dari penyidik saja. “JPU tidak berdasarkan fakta yang menunjukkan keterlibatan saya secara sengaja (membantu tindak pidana terorisme),” katanya dalam eksepsinya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, kemarin. Sebelumnya, JPU mendakwa Muhammad Jibriel Abdul Rahman dengan Pasal 13 huruf c UndangUndang (UU) Nomor 15 tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dan Pasal 266 ayat (2) KUHP. Jibriel didakwa memberikan bantuan terhadap pelaku tindak pidana terorisme dan memalsukan paspor. (ant)

SMS Saja ke Gubernur MENGIKUTI tren yang berlaku di kalangan artis dan selebriti, rupanya Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pun tidak ingin ketinggalan untuk bisa lebih dekat dengan warganya dengan menggunakan sarana pesan pendek (SMS). “Ini sebenarnya ide lama, tapi baru tahun lalu (2009) dianggarkan dalam APBD. Sebelumnya sudah ada, namun menggunakan dana pribadi Gubernur,” kata Kepala Bidang Informasi Publik Pemprov DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia seusai rapat membahas “SMS Blast” dengan Gubernur di Balaikota DKI, kemarin. Mengirimkan SMS yang berisi berbagai pesan itu sebenarnya bukan hal baru karena sebelumnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meluncurkan program serupa. “Bisa peringatan dini mengenai banjir atau ucapan selamat Lebaran misalnya, atau bisa juga pesan internal bagi pejabat di bawahnya,” katanya. Anggaran disiapkan bagi kegiatan tersebut adalah sebesar Rp770 juta untuk kuota 2,5 juta SMS. (ant)

Rusuh DPR Akibatkan Macet Total JAKARTA - Kerusuhan yang sempat terjadi di depan Gedung MPR/DPR/DPD antara demonstran dan aparat mengakibatkan kemacetan total terutama pada jalur kendaraan dari arah Semanggi menuju Slipi. Pengunjuk rasa melempari petugas dengan batu dan menarik pembatas kawat berduri untuk menutup Jalan Gatot Subroto. Kejadian rusuh pun meluas karena demonstran membawa batu-batu besar untuk melempari petugas. Hal tersebut tak pelak mengakibatkan kemacetan total di Jalan Gatot Subroto dari arah Semanggi menuju Slipi. Akibatnya, polisi juga terpaksa mengalihkan arus lalu lintas dari arah Gerbang Pemuda menuju Jalan Gatot Subroto. Sedangkan kendaraan yang

bergerak dari arah Semanggi menuju Slipi dibelokkan ke arah Gerbang Pemuda-Jalan Asia Afrika. Di waktu yang bersamaan, terdapat pula ratusan orang yang melakukan “long march” (aksi jalan kaki) dari arah Jalan Jenderal Sudirman menuju Gedung DPR. Hal itu juga mengakibatkan kemacetan cukup panjang, tetapi arus lalu lintas di arah sebaliknya yaitu dari Jembatan Semanggi menuju Bundaran Hotel Indonesia terpantau lancar. Kerusuhan itu terjadi pada sekitar pukul 13.00 WIB. Namun kini keadaan dilaporkan telah mulai kondusif. Kendaraan mulai bisa lagi melintasi Jalan Gatot Subroto meski masih mengalami kepadatan arus lalu lintas. Kelompok massa yang

melakukan aksi demonstrasi tersebut antara lain Forum Komunikasi Amanat Penderitaan Rakyat (FK Ampera), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), dan Serikat Pekerja Nasional (SPN). Blokade Jalan Kericuhan dan bentrokan antara demonstran dan aparat di depan Gedung MPR/DPR/ DPD di Jalan Gatot Subroto juga mengakibatkan petugas kepolisian melakukan blokade di jalan raya tersebut. Petugas kepolisian melakukan blokade di depan gedung dewan. Sedangkan arus lalu lintas juga terpaksa dialihkan oleh petugas kepolisian. TMC menyebutkan, kericuhan di depan Gedung DPR dipicu oleh sekelompok massa yang

Kejagung Kantongi

Tersangka Korupsi Kemlu JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengisyaratkan sudah mengantongi nama tersangka kasus dugaan “mark up” biaya pengembalian tiket para diplomat yang diduga merugikan keuangan negara Rp6,05 miliar. “Sanksi administratif tidak menghapus tindak pidana korupsinya,” kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Marwan Effendy, di Jakarta, kemarin. Sebelumnya, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemlu sudah memeriksa sejumlah pihak yang terkait dan sudah menjatuhkan sanksi administrasi kepada mereka. Dari pemeriksaan Inspektorat Jendral Kemlu diperoleh bukti adanya pelanggaran pertanggungjawaban pembayaran harga tiket yang tidak sesuai dengan harga sebenarnya telah dibayarkan kepada agen perjalanan untuk tiket penugasan dan penarikan pejabat Kemlu dari Perwakilan RI.

Marwan Effendy

Pelanggar aturan yang dimaksud akan dijatuhi hukuman disiplin berat sesuai prosedur Peraturan Pemerintah (PP) No 30 tahun 1980 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Jampidsus mengakui dirinya pernah bertemu dengan Irjen Kemlu, yang meminta akan melakukan pemeriksaan internal. “Hal itu biasa saja, seperti saat KPK menangani

Urip Tri Gunawan (jaksa),” katanya. Irjen juga, kata dia, melaporkan bahwa dari pemeriksaan internal mereka bisa mengembalikan uang sekitar Rp9 miliar. “Tapi itu kan masih kurang. Itu yang 2008-2009, sedangkan objek pemeriksaan bukan hanya tahun 2008-2009, tapi tahuntahun sebelumnya,” katanya. Saat ditanya temuan itu, Jampidsus menyatakan temuan itu bisa menjadi alat bukti untuk memperkuat penyidikan. Kemudian wartawan menanyakan kembali apakah Irjen akan diperiksa juga, ia menjawab bahwa hal itu tergantung hasil pemeriksaan. “Pokoknya siapapun yang bertanggung jawab dalam mark up ini akan kita minta pertanggungjawaban,” katanya. Di bagian lain, ia menyebutkan bahwa pada Selasa (2/3), penyidik pada Jampidsus sedang melakukan pemeriksaan terhadap 22 saksi kasus tersebut. (ant)

akan merubuhkan pagar DPR. Akibatnya, petugas bertindak tegas dengan menembakkan gas air mata dan menyemprot air dan kendaraan “water cannon”. Selain itu, pengunjuk rasa juga sempat menjebol pagar pembatas jalan tol dan berusaha masuk ke ruas tol. Namun, hal itu telah dapat dikendalikan oleh petugas. Siraman air dari kendaraan petugas kepolisian itu juga dibalas dengan lemparan dari kelompok pendemo. Para pengunjuk rasa tersebut juga dilaporkan ada yang membakar kertas dan spanduk di tengah jalan raya di depan Gedung DPR. Tangkap Demonstran Sementara itu, anggota Badan Reserse Kriminal (Bares-

krim) Mabes Polri mengamankan dua pendemo yang berunjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR RI. Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Jakarta, Selasa, mengatakan kedua pendemo itu berasal dari Komite Pemuda Antikorupsi (Kapak) bernama Laode Kamaludin dan Muamar Nafis. Kedua pendemo itu secara terang-terangan bertindak merugikan martabat dan kehormatan salah satu pihak, tanpa fakta yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan melakukan teatrikal. “Keduanya masih diperiksa,” kata Edward. Sementara itu, di KPK, dua kelompok massa BEM Merah Putih dan Kaukus Indonesia mendesak pencopotan Dirut Bank Mutiara Maryono. (nas/ant)

Misbakhun Laporkan Staf Khusus Presiden JAKARTA - Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Misbakhun melaporkan Staf Khusus Kepresidenan Bidang Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief terkait tuduhan pencemaran nama baik. “Tuduhan tentang beberapa delik aduan tentang sangkaan pencemaran nama baik dan juga fitnah terhadap saya,” kata Misbakhun didampangi kuasa hukum, Zainudin Paru di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, kemarin. Misbakhun menuturkan Andi Arief menyatakan dirinya sebagai koruptor dan terlibat kasus L/C fiktif yang diduga merugikan Bank Century sebesar 22,5 juta dolar Amerika Serikat. Politisi PKS itu mengungkapkan Direktur Bank Mutiara, Maryono sudah menyatakan dirinya tetap membayar cicilan utang meskipun Bank Century sudah tidak beroperasi sehingga Misbakhun merasa

tidak memiliki kepentingan atau terlibat korupsi L/C fiktif. Misbakhun juga menuturkan dirinya merupakan pengusaha yang punya kredibilitas, rekam jejak (track record) baik dan berniat untuk menyelesaikan persoalan itu karena tercatat sebagai debitur Bank Century, serta Bank Danamon, Bank Mandiri, Deutcshe Bank. Misbakhun menjelaskan pihaknya akan menyerahkan barang bukti terkait dengan laporan terhadap Andi Arief, antara lain rekaman televisi, cetakan berita pada media cetak dan media “online”. Sebelumnya, Andi Arief melaporkan anggota DPR dari PKS ke Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (1/3), terkait kasus L/C fiktif Bank Century. Andi mengaku telah mendapatkan informasi bahwa perusahaan milik Misbakhun, yakni PT Salang Prima Internusa diduga telah mengajukan L/C untuk kegiatan ekspor pada tahun 2007. (ant)

Menkumham Usulkan Grasi untuk Napi Lanjut Usia MENTERI Hukum dan HAM, Patrialis Akbar mengusulkan pemberian grasi atau pengampunan untuk narapidana (napi) yang sudah lanjut usia. “Kami sedang mengkaji usulan pemberian grasi kepada para napi lanjut usia,” kata Patrialis Akbar dalam acara kunjungan kerja dan kerjasama penanaman pohon dengan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di rumah tahanan Klas I Jakarta Pusat, kemarin. Menurut Patrialis, berdasar nilai kemanusiaan, para napi yang sudah lanjut usia se-

baiknya tidak hidup di dalam penjara. Rencananya, Kementerian Hukum dan HAM akan bekerjasama dengan Sekretariat Negara dan Mahkamah Agung untuk memberikan grasi kepada para napi tersebut. Selain itu, Patrialis juga mengusulkan pemberian grasi bagi napi yang mengidap penyakit permanen. “Mereka

tidak semestinya tinggal di dalam penjara,” kata Patrialis. Kementerian Hukum dan HAM juga sedang menyusun konsep pemberian grasi bagi napi perempuan. Patrialis meminta semua pimpinan perwakilan Kementerian Hukum dan HAM di daerah segera menyusun konsep dan laporan. “Saya minta seluruh jajaran pemasyarakatan di seluruh Indonesia untuk segera memberikan laporan,” kata Patrialis menambahkan. Untuk tahap awal, Kementerian Hukum dan HAM mengusulkan pemberian grasi oleh presiden bagi 45 or-

Rumah tahanan jakarta

ang narapidana. “Untuk saat ini ada sekitar 45 orang yang diusulkan mendapatkan grasi,” katanya. Patrialis mengatakan 45 orang itu adalah narapidana yang mendapat hukuman di atas dua tahun dan masuk dalam kategori anak atau berusia di bawah 18 tahun. Kementerian Hukum dan HAM telah menyusun kebijakan untuk tidak mengusulkan grasi bagi narapidana kasus kesusilaan dan pembunuhan. Patrialis mengatakan, kejahatan kesusilaan dan pembunuhan adalah tindak pidana yang berdampak besar

bagi para korban. Pemberian remisi bagi narapidana kasus tersebut akan melukai rasa keadilan korban. Menurut Patrialis, pemberian grasi harus hati-hati. “Grasi jangan sampai menimbulkan masalah baru,” katanya. Meski sedang mengurus usulan pemberian grasi bagi 45 orang narapidana, Kementerian Hukum dan HAM menargetkan pemberian grasi bagi 500 orang narapidana pada 2010. “Kami harus berkoordinasi dengan MA karena pemberian grasi oleh presiden harus atas pertimbangan MA,” kata Patrialis. (ant)


Metr politan

Suluh Indonesia, Rabu 3 Maret 2010

3

Pemerintah Targetkan 2011

Bebas Anak Jalanan

Suluh Indonesia/ade

DIPERIKSA - Mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil diperiksa sebagai saksi terkait kasus Bank Century oleh KPK di Jakarta, kemarin. Sofyan Djalil dimintai keterangannya dalam kapasitas sebagai mantan Menteri Keuangan Ad Intern terkait dana BUMN di Bank Century.

Tahun Ini Selesai

Pemutakhiran Data Penduduk JAKARTA - Pemutakhiran data penduduk di seluruh Indonesia ditargetkan selesai pada 2010 dalam rangka penertiban database, dokumen kependudukan, dan penerbitan Nomor Induk Kependudukan (NIK). ‘’Tahun ini setelah data penduduk dibersihkan, bersamaan dengan itu data kita hubungkan (online) dengan data kependudukan di pusat, sehingga database nasional menjadi bersih,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Administrasi Kependudukan (Adminduk) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Irman di Jakarta, kemarin. Lebih lanjut Irman menjelaskan, proses penghubungan

data di kabupaten/kota ke pusat tersebut belum dapat dilaksanakan sekaligus pada 2010 karena permasalahan jaringan. Kemungkinan pada 2010 ini hanya sekitar 50 persen data yang dapat dihubungkan ke pusat, sementara sisanya diselesaikan pada 2011, ujarnya. Setelah semua data terhubung dengan pusat, paling lambat pada 2011 ditargetkan semua penduduk telah memiliki NIK dan pada 2012 penduduk telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik. ‘’Setelah semua online maka akhir 2011 kita terbitkan NIK, itu paling lambat, Insya Allah tidak ada lagi NIK ganda. Kemudian, target kita pada

2012 adalah KTP elektronik, paling lambat 2013,” katanya didampingi Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemdagri Saut Situmorang. Irman menuturkan pihaknya telah merencanakan pada 2010 ini terdapat enam kabupaten kota yang sudah menggunakan KTP elektronik yaitu Padang, Yogyakarta, Denpasar, Makassar, Jembrana, dan Cirebon. Kemudian, pada 2011 KTP elektronik ditargetkan sudah dapat digunakan di 191 kabupaten/kota, sementara sisanya sekitar 300 kabupaten/ kota ditargetkan pada 2012. Sementara itu, berkaitan dengan anggaran yang digunakan, Irman menuturkan awal-

Kejagung dan Polri

Harus Tetap Independen JAKARTA - Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Prof Dr Jimly Asshiddiqie, menyatakan, Kejaksaan Agung dan Polri harus independen seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Apa tepat Kejagung diundang ikut dalam rapat kabinet, kemudian diundang rapat kerja (raker) oleh Komisi III DPR untuk membahas kasus. Sebab itu bisa berpengaruh terhadap independensi,” katanya seusai peluncuran lembaga Institute for Legal & Constitutional Government (ILCG), di Jakarta, kemarin. Ia menyatakan perlu menjadi renungan bagaimana mekanisme hubungan lembaga hukum dengan eksekutif dan legislatif. ‘’Jadi nantinya lembaga hukum tidak dituduh menjadi alat bagi pemerintah,” katanya. Ia mengatakan, rapat kerja Kejagung dan Polri dengan Komisi III DPR seringkali membicarakan penanganan kasus

sehingga dikhawatirkan nantinya akan mempengaruhi penanganan kasus. ‘’Rapat kerja seperti itu rasa perlu dipertimbangkan kembali,” katanya.

Jimly Asshiddiqie

Di bagian lain, ia mengharapkan agar KPK juga dievaluasi karena kondisi saat ini seolah-olah keberadaan sangat independen. ‘’Pasalnya KPK itu tetap bagian lembaga ek-

sekutif, walaupun dia dalam menjalankan tugasnya bersifat independen, saya sarankan ada kordinasi rutin dengan Menkumham, misalnya paling tidak satu tahun sekali untuk perencanaan,” katanya. Ia menyatakan KPK jangan menjadi LSM. “Sekarang ini, KPK menjadi LSM,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu. Disebutkan, di KPK selalu ada demo hingga memberikan kesan setiap apa yang dikatakan pendemo maka akan diikuti oleh komisi tersebut. ‘’Jadi proses penegakan hukum jangan diintervensi oleh pendemo, proses hukum punya aturannya sendiri. Masyarakat juga harus berubah, jangan mempersepsikan KPK seperti LSM,” katanya. Demikian juga sebaliknya, menurut dia, kejaksaan dan kepolisian adalah alat negara dan bukan alat pemerintah, walaupun keduanya berada dalam ranah eksekutif. (ant)

KPK Tahan Bupati Brebes JAKARTA - KPK menahan Bupati Brebes, Jateng Indra Kusumah (IK) karena diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan pasar di Kabupaten Brebes. Indra keluar dari gedung KPK sekira pukul 18.25 WIB setelah menjalani pemeriksaan hampir sembilan jam. Dia tidak bersedia memberikan keterangan kepada wartawan tentang penahanan tersebut. Dengan pengawalan

sejumlah petugas KPK, Indra langsung bergegas memasuki mobil tahanan yang akan membawanya ke rumah tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Arteria Dahlan, penasihat hukum Indra menegaskan, kliennya tidak pernah menyetujui pengadaan lahan tersebut. ‘’Pak Indra tidak pernah menyetujui hal itu karena menurut beliau harganya terlalu mahal,” katanya. Namun, Arteria menjelaskan, pengadaan lahan itu tetap

berjalan dan dilakukan pembayaran, tanpa sepengetahuan Indra. Menurut dia, ada pejabat lain yang mengetahui proses pengadaan lahan itu. Namun, Arteria tidak bersedia menyebut identitas pejabat tersebut. ‘’Patut diduga ini melibatkan pihak lain,” kata Arteria. Menurut Jubir KPK Johan Budi, tim penyidik menduga telah terjadi kemahalan harga dalam pengadaan lahan yang menggunakan APBD ini. (nas)

nya Kemdagri mengusulkan sekitar Rp 6,6 triliun. Namun, setelah jumlah tersebut dikaji ulang, dana yang dibutuhkan dapat ditekan menjadi Rp 6,3 triliun. Dana tersebut masih harus dibahas di DPR. Irman mengingatkan, semua program dan target yang dirancang tersebut bergantung pada dana yang disetujui. ‘’Ini baru program kita, seandaianya memang ada pengurangan anggaran, maka 2010 dan 2011diprioritaskan untuk NIK, KTP elektronik di 2012 dan paling lambat 2013 sehingga 2014 sudah ada KTP elektronik dan NIK,” ujarnya. (ant)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Salim Segaf Al Jufrie mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial menargetkan Indonesia bebas anak jalanan pada tahun 2011. ‘’Target 2011 tidak ada lagi anak jalanan,” kata Mensos Salim Segaf Al Jufrie. Pernyataan itu disampaikan Mensos usai pemberian bantuan dari Pemerintah Indonesia sebesar satu juta dolar AS yang diserahkan secara simbolis oleh Menkokesra Agung Laksono, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa kepada Pejabat Urusan Ad Interim Kedutaan Besar Chile, Maria Fernanda Villa di Kantor Menkokesra, Jakarta, kemarin. Mensos juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi lintas sektor dan lintas kementerian untuk membahas soal penanganan anak jalanan. ‘’Selain itu, kami juga akan fokus pada pengem-

bangan rumah singgah yang dinilai bisa menjadi salah satu solusi terbaik bagi penanganan anak jalanan,” katanya. Salim Segaf Al Jufrie menyebutkan pada saat ini telah tersedia sebanyak 70 rumah singgah yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia untuk menangani anak jalanan. ‘’Hingga akhir 2010 ini kami berharap bisa menambah jumlah rumah singgah dari 70 menjadi 100 unit yang akan berlokasi di beberapa wilayah khususnya yang menjadi lumbung anak jalanan,” katanya. Ia juga menyebutkan, keberadaan rumah singgah dinilai sangat efektif untuk menangani anak jalanan sebagai adaptasi awal sebelum akhirnya diserahkan kepada Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama. Ia juga berharap anak-anak jalanan yang ditempatkan di rumah singgah hanya sementara saja dan tidak dalam kurun

waktu yang lama, yakni sekitar satu atau dua bulan sebelum akhirnya ditangani oleh Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Agama. ‘’Karena itu kami berharap bisa mengembangkan keberadaan rumah singgah agar target pengentasan anak jalanan di Indonesia pada tahun 2011 bisa tercapai,” katanya. Anak jalanan ada di manamana. Mereka adalah bagian dari diorama kehidupan Kota Jakarta. Pada dasarnya anak jalanan adalah anak-anak berusia 6 sampai 18 tahun yang turun ke jalan untuk bekerja. Segala pekerjaan bisa dilakukan oleh anak jalanan asalkan menghasilkan uang untuk makan, seperti mengamen, mengemis, menyemir sepatu, menjadi kuli panggul, dam menjadi pemulung. Penghasilan anak jalanan setiap hari berkisar Rp 30.000 sampai Rp 50.000. Mendekati hari raya, angka mereka melonjak. (ant)

RUU Kemnas Masuk Prolegnas JAKARTA - Kementerian Pertahanan akan kembali mengajukan RUU Keamanan Nasional dalam Program Legislasi Nasional 2010 menyusul diterbitkannya Instruksi Presiden nomor 1/2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional Tahun 2010. ‘’Embrionya sudah ada dalam pembahasan beberapa waktu lalu dengan melibatkan banyak elemen, sekarang akan dimajukan lagi berdasar Inpres nomor 1 tahun 2010 itu yang antara lain memprioritaskan penyusunan RUU Keamanan Nasional,” ungkap Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Jakarta, kemarin. Usai berdialog dengan redaktur dan direksi Perum LKBN

ANTARA, Sjafrie mengatakan, proses pengajuan kembali RUU Kamnas dalam Prolegnas 2010 tersebut masih dibicarakan dengan parlemen mengingat sebelumnya RUU Kamnas tidak masuk dalam Prolegnas 2010. ‘’Pada Prolegnas 2010, hanya RUU Komponen Cadangan yang disetujui untuk masuk dalam pembahasan periode 2010-2014. Dengan adanya Inpres tersebut, maka kita ajukan lagi dan masih dibicarakan dengan pihak parlemen,” kata Sjafrie. Ia mengemukakan, dengan adanya Inpres tersebut maka akan dikaji lagi RUU Kamnas agar lebih komprehensif karena masalah keamanan tidak semata dipandang secara mikro

tetapi juga makro dimana keamanan diperlukan juga untuk menjamin berjalannya roda ekonomi nasional. ‘’Jadi, keamanan tidak semata bicara pelayanan dan perlindungan masyarakat oleh polisi atau masalah pertahanan negara oleh TNI, tetapi lebih dari itu yakni bagaimana keamanan nasional menjadi stabilisator pelaksanaan pembangunan ekonomi,” tutur Sjafrie. Selama ini, lanjut dia, UU tentang pertahanan keamanan memang sudah ada seperti UU No3/2002 tentang Pertahanan Negara, UU No34/2004 tentang TNI, UU No2/2002 tentang Polri, namun semuanya belum saling berkaitan satu sama lain. (son)


Megap litan K ilas Area Bermain di Samsat Depok PELAYANAN di Kantor Samsat Depok terus ditingkatkan. Guna memberikan hiburan bagi para wajib pajak (WP) yang membawa serta putra-putri mereka saat mengurus pajak, pihak Samsat Depok menyediakan area bermain khusus untuk anak-anak. Di atas area seluas 2x2 meter, terdapat fasilitas bermain berupa mandi bola dan disampingnya diberi karpet bergambar. Hal itu disediakan pihak Samsat Depok sebagai bentuk inovasi yang digulirkan dalam penerapan program ‘Operasi Citra Pelayanan Polantas 2010’. Fasilitas tersebut sudah mulai dapat dinikmati WP Samsat Depok sejak seminggu yang lalu. “Tambahan fasilitas ini diperuntukkan bagi wajib pajak yang membawa anak-anak agar merasa nyaman saat menunggu proses pelayanan STNK,” kata Kasubsi Samsat Depok, AKP Bachtiar Alfonso, kemarin. (rin)

Suluh Indonesia, Rabu 3 Maret 2010

4

Bawa SS 2,5 Kg

WN India Ditangkap TANGERANG - Seorang Warga Negara (WN) India, Chetan Ashokal Rohra (25) diamankan petugas Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, karena menyelundupkan 2,5 kikolgram (kg) shabu (ketamine) dari Manila, Filipina. Kepala Kantor BC Bandara Soekarno-Hatta, Baduri Wijay-

anta dihubungi Selasa malam mengatakan bahwa petugas telah menahan seorang WN India yang membawa shabu dari Filipina. “Saat ini WN India itu dalam pemeriksaan petugas BC dan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta aparat Polres Metro Khusus Bandara,” katanya. Dia mengatakan, shabu berupa bubuk kristal itu diselundupkan dalam tempat pem-

anas nasi yang dikemas dalam empat bungkus. Semula petugas mengalami kesulitan untuk membongkar pemanas nasi itu, namun setelah dilakukan secara hati-hati, maka akhirnya terbuka dan ditemukan serbuk putih dalam bungkusan. Pelaku tertangkap di terminal II kedatangan luar negeri di bandara terbesar di Indonesia itu setelah turun dari pesawat

ketika hendak mengambil barang bawaan. Perkiraan bahwa shabu yang dibawa pelaku bernilai Rp 2,5 miliar dengan asumsi harga pasaran bebas. Demikian pula pelaku dapat diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal sebesar Rp1,5 miliar, berdasarkan UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Bahkan pelaku sengaja datang ke Jakarta mengunakan pesawat Philipne Airlines dengan nomor penerbangan PR503 tujuan Jakarta, bahkan sempat transit di Singapura. Dia mengatakan, berbagai cara dilakukan penyelundup di antaranya melalui kaki palsu, aneka makanan, tapi petugas tetap jeli dan berupaya maksimal untuk mencegahnya. (ant)

Sekolah Nyaris Roboh

Ratusan Murd Resah TANGERANG - Sebanyak 270 murid SD Negeri Tanjung Pasir II Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, belajar dalam kondisi was-was dan resah karena sekolah mereka nyaris roboh. “Bila ada angin kencang dan hujan deras, maka murid terpaksa kami liburkan karena khawatir mereka tertimpa bangunan,” kata Kepala SD Negeri Tanjung Pasir II, Jakfar Sidik dihubungi kemarin. Menurut dia, pada bagian atap ruang kelas sudah tidak memiliki plafon karena hancur beberapa tahun lalu, demikian pula tiang penyangga bangunan bagian dalam sudah reot dimakan usia. Bangunan sekolah yang terletak di Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir Kecamatan Teluknaga itu kondisinya sangat memprihatinkan. Sekolah yang dibangun pada tahun 1982 itu hanya terdiri dari tiga ruang kelas, dan murid belajar dengan cara bergilir pagi dan siang. Sedangkan tiga ruang kelas itu rusak parah, kusen sudah lapuk termasuk jendela serta pintu terbuat dari kayu dimakan rayap. Pihak sekolah dan majelis guru sudah beberapa kali melaporkan masalah tersebut ke pimpinan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Teluknaga dan Kabupaten Tangerang, tapi tidak ditanggapi serius. Demikian pula para orang tua murid sudah memberikan kabar tentang kondisi sekolah kepada anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari daerah pemilihan Teluknaga, agar dilakukan perbaikan namun tidak mendapat perhatian. Bahkan Kepala Desa Tanjung Pasir, Gunawan H. Mahdi pernah melaporkan kepada camat setempat menyangkut kondisi sekolah, juga belum ada tindakan dari Pemkab Tangerang. Pada musim hujan, kegiatan belajar mengajar lebih banyak diliburkan dan murid hanya menunggu di rumah masing-masing. Para orang tua murid tidak dapat berbuat banyak tentang kondisi sekolah karena mayoritas adalah petani dan nelayan dengan kondisi keuangan yang pas-pasan. (ant)

Pedagang Pasar

AnyarTerancamBangkrut BOGOR - Sebanyak 76 pegadang grosir sepatu dan sandal Pasar Anyar di Jalan Nyi Raja Permas terancam gulung tikar karena akan ditutup oleh pihak pengelola yakni PT Hosseldy Rabel (HR). Menurut H Dudi yang mewakili para pedagang, kekisruhan tersebut disebabkan masalah sewa kios. Berawal saat PT Kereta Api (KA) selaku pemilik lahan menagih uang sewa kepada para pedagang. Pahadal, kata Dudi, selama ini para pedagang sudah membayar uang sewa kios ke PT HR sebesar Rp400 juta untuk jangka waktu 20 tahun (1998-2018). “Karena takut kios diambil pemilik, kamipun membayar lagi kepada pihak KA sebesar Rp11 juta untuk jangka waktu lima tahun,” jelasnya. Selanjutnya, kata Dudi, belakangan muncul masalah baru, yakni PT HR menggugat PT KA ke pengadilan dan di Pengadilan Tinggi Jawa Barat, PT HR menang dan meminta PT KA membayar ganti rugi ke PT HR sebesar Rp1 miliar. Konflik tersebut telah merugikan puluhan pedagang grosir di Pasar Anyar. Karena telah merasa dirugikan dan merasa telah memenuhi kewajiban untuk membayar sewa tersebut, pedagang beraksi mereka melalui pengacaranya Sabar, SH meminta perlindungan kepada pemerintah Bogor. “Kita sudah melayangkan surat meminta dukungan terhadap nasib puluhan pedagang di sini. Karena dalam kasus ini pedagang yang dirugikan, sudah dua kali bayar sewa malah diminta untuk dikosongkan,” ujar Sabar. Pasar Grosir sepatu dan sandal Pasar Anyar, merupakan pusat grosiran terbesar di Bogor. Seluruh sepatu dan sandal hasil kerajinan warga dari Ciomas, Cipaku dan Cikaret semua dipasok ke pasa Anyar tersebut. Menurut Sabar, jika konflik ini terus berlanjut maka pedagang akan gulung tikar. (ant)

Akses ‘Facebook’, PuluhanPelajarDitangkap TANGERANG - Sebanyak 65 pelajar sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, ditangkap ketika sedang mengakses facebook di sejumlah warung internet. “Di wilayah Ciputat petugas berhasil menangkap 65 pelajar dari tingkat SMP hingga SMA di beberapa warung internet,” kata Kepala Satuan Pamong Praja Kota Tangsel, Rachman Suhendar dihubungi kemarin. Dia mengatakan, razia gabungan dari Satpol PP, Dinas Pendidikan Kota Tangsel dan petugas kepolisian setempat dilakukan terkait laporan masyarakat maraknya pelajar yang bolos disaat jam sekolah. Namun puluhan pelajar itu ditangkap saat akses Facebook di warung internet (warnet) seperti warnet Latanza Jalan Ir Juanda Ciputat dan warnet Cristal di Jalan KH Dewantoro, Ciputat. Selain itu, petugas yang dibagi menjadi dua tim juga menangkap puluhan pelajar yang sedang nongkrong di sejumlah mal, antara lain Plaza Ciputat. Sempat terjadi kejar-kejaran di lantai I Plaza Ciputat ketika para pelajar lainnya mengetahui teman mereka ditangkap paksa petugas. Razia juga dilakukan di beberapa pusat perbelanjaan seperti di Pamulang, Serpong, dan Bintaro, Pondok Aren. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Dadang Sofyan menyatakan, razia tersebut merupakan langkah pemerintah daerah menindaklanjuti keluhan dari warga setempat. Menurut Dadang, warga Ciputat kerap memergok pelajar yang sedang mengakses facebook saat jam sekolah di beberapa warnet di lingkungan penduduk. Dia menambahkan, atas laporan itu pihaknya melakukan razia dan bagi pelajar yang ditangkap maka orang tua maupun pihak sekolah untuk memberikan hukuman terhadap mereka. (ant)

Suluh Indonesia/ant

PENYELUNDUPAN NARKOBA - Seorang warga negara India, Cetan Asrokah Rohra (tengah) diperiksa polisi terkait penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu (SS) seberat 2,5 kilogram )kg) di kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, kemarin.

SPBU Diduda Cemari Sumur Warga DEPOK – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 341.641 yang berlokasi di jalan Tole Iskandar, Kecamatan Sukmajaya, Depok, diduga telah mencemari sumur milik warga. Hal tersebut diketahui setelah Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok melakukan tes terhadap air sumur milik warga yang berada di sekitar SPBU itu. “Dari hasil laboratorium terhadap kualitas air tanah milik warga di belakang SPBU 341641 menyebutkan ada resapan minyak,” kata Kepala BLH Kota Depok, Rahmat Subagio kepada wartawan di kantornya, kemarin. Pencemaran air tanah yang terjadi, kata Rahmat dapat berdampak negatif dan membahayakan warga sekitar SPBU. Nantinya, BLH Kota Depok akan mem-

berikan laporan kepada walikota dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS). Sebagai kompensasi, Rahmat menghimbau kepada pengelola SPBU agar membuat sumur bagi warga serta membersihkan air tanah warga dari cemaran minyak. “Itu sebagai pengganti sumur warga yang tercemar,” tegasnya. Selain itu, kata Rahmat, pihaknya juga meminta pengelola untuk memerbaiki instalasinya. Pasalnya, jika kebocoran minyak yang mencemari air tanah dapat membahayakan kesehatan warga setempat. Jika dikonsumsi, air sumur yang tercemar tersebut dapat menyebabkan keracunan. “Jika tidak ada perbaikan, baru akan diperkarakan ke pengadilan,” ungkapnya.

Sementara itu, Manajer SPBU 341641 Ahmad Zaki Tohir dengan tegas membantah hasil tes yang dilakukan BLH Kota Depok. Dikatakan Zaki, sepatutnya BLH Kota Depok memberikan penjelasan lebih rinci tentang hasil yang di keluarkan BLH. “Dari hasil laboratorium dinyatakan air tercemar minyak atau lemak dengan kadar 1 mg per liter yang seharusnya nol. Seharusnya BLH menjelaskan secara spesifik apakah tercemar premium, pertamax atau solar. Mereka hanya bilang minyak. Kami ini tidak jual minyak,” ujarnya berkelit. Zaki mengatakan, SPBU yang dikelolanya tidak mencemari air tanah warga sekitar. “Kami memiliki indikator jika terjadi rembesan premium, pertamax, dan solar dari tangki penampung. (rin)

PKL Bekas Tumbuh 1,3 Persen/Tahun BEKASI - Pedagang kaki lima (PKL) yang membuka lapak di 11 pasar tradisional milik Pemerintah Kota Bekasi berjumlah 3.125 buah dengan pertumbuhan mencapai 1,3 persen pertahun. Kepala bidang PKL, Dinas Perekonomian Rakyat Kota Bekasi Aom Jamhur di Bekasi, kemarin mengatakan, usaha yang dikelola PKL tersebut cukup bervariasi mulai menjual makanan/minuman, konveksi, bordiran, asesoris, elektronik, kebutuhan peralatan dapur dan rumah, boneka, dan lainnya. “Pertumbuhan usaha mereka cukup baik terlihat dari transaksi penjualan dan setidaknya mereka bisa mengantongi keun-

tungan 10 persen dari omset penjualan,” ujarnya. Ia mengatakan, keberadaan PKL memberikan manfaat dalam meningkatkan jumlah pengunjung pasar di Kota Bekasi terutama di pasar-pasar tradisional. Pasar Jati Asih misalnya ketika PKL belum masuk warga yang berbelanja ke pasar masih sepi dan begitu bermunculan PKL terjadi peningkatan jumlah pengunjung pasar yang cukup besar. “PKL masih menjadi pilihan bagi sebagian warga terutama dalam membeli barangbarang keperluan sehari-hari dengan harga murah dan terjangkau,” ujarnya. Terhadap pemasukan retribu-

si PKL juga memberikan pemasukan yang cukup besar bagi PAD. “Untuk PKL sudah ada peraturan daerah tentang besaran retribusi bagi mereka dan kontribusinya hampir sama dengan kios yang disewakan ke pedagang,” ujarnya. Pihaknya juga sering dimintai saran dan rekomendasi dalam mendapatkan pinjaman dari perbankan termasuk kredit usaha rakyat (KUR) yang tidak memerlukan agunan. Selain itu, keberadaan bank syariah Kota Bekasi, yang dimiliki Pemkot setempat siap memberikan pinjaman bagi PKL dan mereka telah disarankan untuk menabung. (ant)

Dzikir untuk SBY TANGERANG - Majelis Dzikir SBY Nurussalam Provinsi Banten menggelar acara Dzikir dan doa bersama untuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam acara yang sama pula, Majelis Dzikir ini meresmikan kantor barunya di Graha Raya, Komplek Orchid Raya, Tangerang Selatan. Ketua Majelis Dzikir SBY Nurussalam Provinsi Banten, M Hasan mengatakan, doa dan dzikir dilakukan untuk mendoakan bangsa Indonesia. Pasalnya, semenjak SBY terpilih sebagai presiden, demokrasi di negeri ini dari hari ke hari semakin baik. “Dzikir dan doa ini semata kita lakukan sebagai salah satu bentuk untuk mendoakan bangsa ini maupun bapak SBY. Selain itu pula, dengan kita mengangkat tema jadikan akhlakul karimah sebagai benteng demokrasi, bahwa dewasa ini proses demokrasi yang ada pada bangsa kita sudah tidak lagi menjujung azas demokrasi yang baik yang di landasi dengan etika dan moral,” kata M Hasan ditemui usai acara dzikir dan doa bersama, dalam rilis yang diterima koran ini kemarin. Sejak terpilihnya SBY saat pertama kali, setiap orang memiliki hak menyuarakan pendapat. Bahkan, bila suara mereka tak didengar para penguasa dan pemilik kewenangan, SBY memberi-

kan kesempatan kepada mereka untuk melakukan demonstrasi. SBY, kata Hasan, sadar kebebasan berpendapat di muka umum dijamin dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM), pasal 19 yang isinya setiap orang berhak atas kebebasan berpendapat dan menyatakan pendapat. “Hak ini mencakup kebebasan untuk berpegang teguh pada suatu pendapat tanpa ada intervensi, dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi dan buah pikiran melalui media apa saja dan tanpa memandang batas-batas wilayah,” tandasnya. Sudah saatnya pembelajaran demokrasi juga dibarengi dengan etika berdemokrasi agar seluruh rakyat Indonesia merasakan manfaat dari sebuah demokrasi. Saat ini, ujarnya, kita hidup dalam alam kebebasan dan demokrasi yang makin mekar. “Tetapi yang harus diingat bahwa dem o k r a s i juga ada akhlaknya, ada batas-batas dan etikanya. Saat ini kan demokrasi seolah diartikan sebagai kebebasan dalam mencaci, memaki dan yang terburuknya hingga membantai siapapun. Perlu kita sadari dalam membangun bangsa ini memang kita perlu demokrasi namun demokrasi yang dilandasi dengan etika dan moral,” ucapnya mengingatkan. (grd)

Seorang Remaja Derita Lumpuh Menahun SEORANG remaja warga Kota Depok, Firmansyah (15) berusia 15 tahun, harus menanggung nasib buruk. Di saat remaja seusianya tumbuh dan berkembang, Firmansyah justru hanya dapat terbaring di tempat tidur akibat penyakit lumpuh yang di deritanya. Sudah dua tahun lamanya, Firman terpaksa hanya berdiam diri di rumah lantaran kedua kakinya menderita lumpuh. Selama itu pula Firmah hanya dapat mengandalkan bantuan dari orang lain karena dirinya memang tidak dapat melakukan aktivitas apapun. Setiap hari kedua orang tuanya terpaksa harus menggendong Firman jika dia ingin berpindah tempat. Keluarga Firman sendiri hanya mampu membawa dirinya berobat ke alternatif karena tidak memiliki biaya. Kedua orangtunya tidak memiliki pekerjaan tetap sehingga sangatlah sulit bagi keluarga ini untuk berobat secara medis dan rutin. “Saya dan suami saya nggak kerja,” kata Juhai, ibu Firman kepada wartawan ditemui di ru-

mahnya, RT 007 RW 014, Rawa Maya, Beji, Depok, kemarin. Sehari-hari, Juhani dan suaminya hanya kerja serabutan tan tak menentu penghasilan perbulannya. Namun dia tidak patah arang. Juhani tetap melakukan pengobatan untuk kesembuhan anaknya kendati hanya dengan cara alternatif. Hanya cara ini yang dapat dilakukan Juhani. Wanita beranak tujuh ini pun mengaku sudah tidak lagi memiliki biaya untuk mengobati Firman. “Saya sudah pernah membawa dia sampai ke Sukabumi, tapi ya tetap seperti ini. Anak saya belum juga sembuh dan nggak bisa jalan,” ujarnya dengan nada rendah. Juhani mengaku sangat kesulitan dan keberatan jika di-

rinya harus membawa Firman berobat ke dokter. Alasannya, ujar Juhani, tidak lain karena terbentur keuangan. Untuk kebutuhan sehari-hari saja, Juhani mengandalkan bantuan dari anak-anaknya yang sudah bekerja. “Itupun kerjanya buruh kasar. Mereka yang membantu keperluan sehari-hari keluarga,” cerita Juhani. Diungkapkan wanita paruh baya ini, kejadian yang menyita hidup anaknya itu bermula saat Firman bermain bola bersama teman-temannya. Saat itu, kaki Firman terbentur lutut lawan mainnya. “Kejadiannya saat anak saya duduk di kelas empat SD,” kenang Juhani. Sejak saat itu, Firman kerap mengalami panas dan merasakan nyeri di lututnya. Rasa nyeri sering kali dirasakan Firman hingga dirinya menderita lumpuh seperti sekarang ini. Friman yang kala itu masih duduk di kelas empat sekolah dasar pun terpaksa putus sekolah.

Saat ini Juhani tengah berusaha untuk kemabli mengobati anaknya itu dengan meminta keringanan bantuan dari Pemerintah Kota (pemkot) Depok. “Saya lagi ngurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) ke Dinas Kesehatan untuk dapat segera membawa anaknya berobat ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM),” ujarnya. Jika surat tersebut selesai diurus, rencananya Juhani akan membawa Firman ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Juhani pun berharap besar terhadap para donator yang bersedia meringankan beban yang diderita anaknya. “Saya berharap Dinas Kesehatan dapat menanggung penuh seluruh biaya pengobatan anak saya biar sembuh,” harapnya. Sementara itu, Firmansyah mengaku putus asa lantaran belum juga menemui titik terang siapa yang akan membantunya dalam proses pengoba-

tan. “Saya nggak tahu apa saya masih bisa sembuh apa nggak karena nggak ada biaya untuk berobat,” tuturnya. Kendati dalam hati Firmansyah sangat berharap untuj dapat sembuh dan berjalan kembali, namun dia terkadang merasa hal itu sulit terwujud akibat terbentur biaya. Hal itu dirasakan Firman saat dirinya berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok. “Waktu di RSUD dibilang, katanya peralatan di situ nggak lengkap. Saya berharap sembuh tetapi kalau melihat kenyataan seperti ini, terkadang saya hanya bisa terdiam,” ucapnya. Berdasarkan hasil diagnosa dokter di RSUD, Firman didiagnosa terkena penyakit sejenis tumor atau banjolan darah beku. Hingga saat ini, lutut kiri Firman terus membengkak, sedangkan lutut kirinya mengecil “Kata dokter penyakit saya sejenis tumor atau benjolan darah beku,” kata Firman menirukan ucapan dokter. (rin)


pini

Suluh Indonesia, Rabu 3 Maret 2010

F OKUS Stabilitas Pemerintahan Sangat Perlu ENGALAMAN tahun 1997 seharusnya menjadi pelajaran yang menarik pada pemerintah di Indonesia. Saat itu ibarat domino, satu per satu perekonomian negara di Asia Tenggara jatuh karena sistem keuangan Asia terganggu. Situasi inilah yang membuat pemerintahan Presiden Soeharto jatuh. Secara tidak langsung, banyaknya bantuan asing yang didapat pemerintah Indonesia dipandang sebagai penyebab runtuhnya pemerintahan Soeharto, lepas dari faktor-faktor lain semisal adanya skenario politik internasional yang menggejala. Yang sering dilupakan pemerintah adalah faktor lain di luar ekonomi yang bisa mengganggu jalannya, bahkan menjatuhkan pemerintah. Sistem politik internasional pascamodern sekarang sangat mengandalkan informasi sebagai bahan dasar untuk menggerakkan dinamikanya. Munculnya Barrack Obama sebagai presiden di Amerika Serikat merupakan salah satu dari indikasi tersebut. Informasi di media mengerucutkan pembaruan dan perubahan sebagai isu paling penting di Amerika Serikat. Maka muncullah sosok Obama yang mempunyai latar belakang kehidupan kompleks tetapi mantap, menjadi pilihan. Ia keturuan Afrika, pernah hidup di negara berkembang (Indonesia), dan berlatar belakang pendidikan elite. Fenomena ini menjungkalkan ‘’ketetapan’’ politik di Amerika Serikat yang terus-terusan dipegang oleh orang kulit putih. Di Tanah Air, munculnya pengumpulan koin untuk membantu ketidakmampuan masyarakat (baik tidak mampu menghadapi hukum maupun biaya obat) dengan cepat ditanggapi masyarakat dengan pengumpulan dana dari dunia maya. Sisi lain dari pesan ini adalah ketidakmampuan pemerintah menyelesaikan masalah yang dihadapi warga. Wargalah yang kemudian bergerak dan mau tidak mau, pemerintah akhirnya dipandang minor terhadap penanganan masalah seperti ini. Isu munculnya konflik di antara partai politik dan pemerintah akan sangat berbahaya bagi stabilitas negara apabila itu terus-terusan berlangsung. Informasi yang berlangsung cepat dan ditanggapi dengan cepat pula oleh masyarakat, bisa membikin pengaruh tersendiri. Dalam tataran kekuasaan, kita pandang konflik tersebut mampu menciptakan ruang kritis. Artinya berbagai pendapat bisa muncul dari masyarakat. Rakyat tidak akan mengakui kekuasaan pemerintah dan partai politik dan lebih memilih diam, tidak patuh dan akan ‘’membentuk pemerintahan’’ dengan gaya tersendiri. Hal ini tidak bisa disepelekan. Pasar gelap, penyelundupan, pemalsuan adalah embrio dari pembangkangan terhadap pemerintah itu. Fenomena ini tentu saja menimbulkan, bukan saja kejahatan, tetapi kerugian material bagi negara. Para pelaku tindakan ini tidak mengakui kekuasaan pemerintah yang ada di negaranya. Stabilitas pemerintahan harus bisa diwujudkan dan dibuktikan oleh masyarakat. Informasi tentang stabilitas ini akan langsung dibawa melalui media baru menuju teritorial lain, mungkin melewati batas-batas negara. Catatan yang terlihat pada enam bulan pertama dari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono adalah dominasi konflik di permukaan. Lihat saja misalnya kasus KPK dan Bank Century dan juga isu pemakzulan wakil presiden. Di masyarakat kita percaya bahwa isu itulah yang paling mengedepan. Sesungguhnya ada poin positif tetapi tidak kelihatan di dalam masa pemerintahan ini, yakni kestabilan nilai mata uang rupiah. Tetapi stabilitas ini sama sekali kurang mendapat perhatian dan tidak ditangkap sebagai informasi yang menarik oleh masyarakat. Seharusnya ada mekanisme yang bisa mengedepankan stabilitas ini agar fenomenanya seimbang. Dengan cara seperti itu maka informasi-informasi yang kurang menguntungkan akan bisa ditangkap oleh masyarakat. Kita harapkan pemerintah bisa menciptakan keseimbangan seperti itu. ***

P

Bang D

el

Rapat paripurna DPR berlangsung ricuh

Anak TK bercanda ...

5

Apakah Cara-cara Koalisi Dalam Pemerintahan Perlu? PENGALAMAN pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono pada periode kedua memberi pesan kepada masyarakat bahwa koalisi ternyata bukan jaminan untuk mewujudkan stabilitas. Pada periode pertama pemerintahannya, koalisi yang dibangun ternyata memberikan harapan bahwa koalisi itu mampu memberi stabilitas. Munculnya Pansus Bank Century memberikan penjelasan yang lain lagi bahwa ternyata koalisi tidak menjamin stabilitas. Kalaupun stabilitas bisa dipertahankan, itu disebabkan adanya bargaining politik tertentu yang harus digerakkan oleh pemerintah. Ketika bargaining ini dilaksanakan, energi politik dan energi kerja pasti dihabiskan. Misalnya beberapa staf khusus presiden harus melakukan lobi dengan partai politik agar bersedia melunakkan sikap. Energi ini semestinya bisa dipakai untuk membuat atau memikirkan hal lain apabila koalisi tidak terjadi. Koalisi politik (kabinet) di dalam sistem presidensial yang diterapkan pemerintah, sesungguhnya meminjam pola budaya sosial Indonesia. Membagi kesuksesan agar tidak membuat kecemburuan bagi tetangga, adalah solusi untuk menjamin stabilitas sosial di tingkat bawah. Selamatan dengan mengundang tetangga saat usai menggapai sukses atau membangun bangunan baru bisa dikatakan sebagai upaya membagi-bagi sukses secara sosial. Aspek monopoli kurang dikenal di dalam budaya sosial di Indonesia karena aspek ini akan menimbulkan ketidakseimbangan sosial. Iri hati, cemburu dan sejenisnya timbul dari persoalan-persoalan yang bersifat monopolis. Kabinet koalisi yang diciptakan SBY mencoba menyentuh budaya sosial tersebut. Semestinya hal ini mempunyai fungsi ganda jika berhasil. Ke dalam pemerintahan metode tersebut akan bisa menciptakan stabilitas dan ke masyarakat akan memperkuat budaya persamanaan dan tepa selira. Namun di dalam politik, kekuasaan tetap kekuasaan. Kekuasaan di dalam politik sangat tersegmentasi. Memegang kekuasaan pemerintah yang didominasi oleh partai politik, belum tentu mampu mengendalikan kekuasaan pada partai politik lain. Hal inilah fenomena yang paling menggejala dalam perilaku politik Indonesia akhir-akhir ini, dan sangat kentara pada kasus Pansus Bank Century. Partai politik adalah pemegang kekuasaan terhadap organisasinya sendiri. Itulah yang membuat Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berani secara terang-terangan menyebut Boediono dan Sri Mulyani menjadi orang yang bertanggung jawab terhadap kasus Bank Century. Pernyataan ini merupakan bentuk kekuasaan dari PKS dan Partai Golkar. Jika kedua partai ini kemudian menimbulkan konflik antara pemerintah dengan koalisi bahkan ikutikutan pula masyarakat (karena tegang dengan situasi seperti ini), itu merupakan gejala yang wajar di dalam sistem kekuasaan. Kekuasaan menjadi meyakinkan dan membuat seseorang berani karena mereka mempunyai power. Konflik akan terjadi karena ada power

Oleh : Putu Lanang Subawa Apabila konflik dimaknai bermanfaat oleh partai-partai yang berkoalisi, maka di tingkat masyarakat tidak demikianlah maknanya. Konflik bisa mengkhawatirkan, bahkan bisa mengganggu jalannya negara. Konflik politik bisa mengganggu nilai rupiah yang membuat hargaharga naik. Konflik politik juga bisa membuat berpindahnya investasi asing yang selanjutnya membuat masalah sosial berupa pengangguran. Karena itu, pada ranah wilayah politik kekuasaan, pembentukan koalisi seharusnya dipertimbangkan lagi oleh pemerintah siapa pun di masa mendatang.

di belakangnya. Partai Golkar maupun PKS jelas mempunyai power yang memadai untuk mendukung. Secara normatif, kedua partai itu mampu melihat sarana hukum sebagai tempat untuk membenarkan langkahnya menyebut secara terang-terangan pejabat pemerintah. Indikasi penyimpangan memang

bisa dibidik secara hukum. Secara hukum pula kalau penyimpangan itu bisa dilanjutkan menuju pemakzulan bagi wakil presiden. Partai Golkar mempunyai pengalaman memerintah yang lumayan lama dalam sistem pemerintahan Indonesia. Pengalaman ini juga adalah power karena memiliki rekaman,

Jika Golkar dan PKS kemudian menimbulkan konflik antara pemerintah dengan koalisi bahkan ikut-ikutan pula masyarakat, itu merupakan gejala yang wajar di dalam sistem kekuasaan.

Kekuasaan menjadi meyakinkan dan membuat seseorang berani karena mereka mempunyai power.

Konflik akan terjadi karena ada power di belakangnya.

data, dan informasi yang memadai tentang lika-liku politik. Golkar pasti tahu apa manfaat politis dari tekanannya kepada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan pasti tidak takut tentang gertak akan reshuffle kabinet yang hendak dimaklumatkan oleh pemerintah. Partai ini juga tahu seberapa jauh intensitas gertak tersebut. Partai ini juga mempunyai sumber daya manusia yang mampu berpikir politis taktis yang barangkali kuantitasnya tidak dimiliki oleh partaipartai lain. Partai Keadilan Sejahtera adalah partai muda yang mampu menggebrak politik Indonesia secara mencolok. Power yang melekat pada partai ini adalah predikat ‘’dihuni’’ oleh orang-orang muda, pemikir dan bersih. Itu yang membuat partai tersebut mampu meraup suara signifikan dalam beberapa pemilu terakhir. Anak-anak muda potensial lulusan perguruan tinggi menjadi andalan dari partai itu. Akumulasi tersebut menjadi power yang membuat partai ini tidak ragu-ragu ‘’berhadapan’’ dengan partai lain. Konflik dengan pemerintah pun dipandang sebagai sebuah ‘’keberhasilan’’ karena mampu mencuri perhatian masyarakat. Mengkhawatirkan Apabila konflik dimaknai bermanfaat oleh partai-partai yang berkoalisi, maka di tingkat masyarakat tidak demikianlah maknanya. Konflik bisa mengkhawatirkan, bahkan bisa mengganggu jalannya negara. Konflik politik bisa mengganggu nilai rupiah yang membuat harga-harga naik. Konflik politik juga bisa membuat berpindahnya investasi asing yang selanjutnya membuat masalah sosial berupa pengangguran. Karena itu, pada ranah wilayah politik kekuasaan, pembentukan koalisi seharusnya dipertimbangkan lagi oleh pemerintah siapa pun di masa mendatang. Politik koalisi sebaiknya tidak dilakukan lagi karena justru bisa mengusik jalannya pemerintahan. Koalisi sebagai upaya solidaritas sosial di tingkat masyarakat itu adalah bagus, tetapi belum tentu mempunyai manfaat yang sama di bidang pemerintahan. Apalagi pemerintahan dengan sistem presidensial. ***

Suluh Indonesia Mengundang Anda menulis dalam kolom ini. Caranya: Kirim Tulisan Anda ke alamat Gedung Pers Pancasila Jl. Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan Jakarta Pusat atau Kirim ke E-mail: info@bisnis-jakarta.com. Panjang Tulisan Maksimal 7.000 karakter. Tulisan akan dimuat juga secara sinergis dengan Kelompok Media Bali Post.

SURAT A NDA Jalan Cinere Raya Kian Buruk DARI hari ke hari, kondisi Jalan Cinere Raya, khususnya dari depan Mal Cinere hingga ke arah perempatan eks bioskop Dynasty kian parah. Hujan yang terus mengguyur kawasan Depok dan sekitarnya, termasuk Cinere, kian membuat kondisi jalan kian rusak. Kerusakan jalan ini kemudian berdampak pada kemacetan yang kian panjang dan sering terjadi di kawasan yang merupakan salah satu wilayah elite di Kota Depok ini. Kemacetan kian panjang di jam-jam sibuk atau di akhir pekan. Akibatnya, warga Cinere dan sekitarnya harus mengeluarkan biaya serta waktu tambahan dalam perjalanan. Penyebab kerusakan, selain daya dukung jalan yang menurut saya kurang kuat, juga karena adanya pipa yang kemungkinan mengalami kebocoran (di ruas jalan ke arah

Mal Cinere, setelah eks bioskop Dynasty), hingga membuat kondisi jalan selalu basah dan tergenang. Keadaan kian parah karena kondisi jalan yang tampaknya tak dirancang untuk dilalui kendaraan berukuran besar, kini dijadikan jalan alternatif utama menuju ke arah Masjid Kubah Emas, yang telah menjelma menjadi ‘daerah tujuan wisata’ baru. Akibatnya, kondisi jalan yang tak pernah prima, menjadi kian rusak akibat dilalui oleh bus-bus berukuran besar. Kami mohon kepada pihak berwenang agar segera membenahi kondisi ini, agar kami, warga yang biasa melintas di daerah itu untuk menuju ke tempat kerja, dapat kembali merasakan suasana nyaman dalam berkendara. Terima kasih. Andari Cinere-Depok

Patut Mana SD yang Harus Dikunjungi Obama! SETIAP kali baca di media dan di layar teve, rencana kunjungan Obama ke sekolahnya pada bulan Maret, saya jadi prihatin dan ingin bertanya. Kenapa, yang harus diekspose dan dibesar-besarkan selalu SDN 1Menteng, yang notabene Cuma sekolah lebih kurang tujuh bulan karena orang tua Obama pindah ke Menteng. Sedangkan SD St. Franciscus Asisi Tebet yang sekolah dari kelas satu hingga kelas tiga dari tahun 1968 sampai dengan 1970 (tiga tahun) tidak pernah diekspose media masa. Jelas sekali Obama lebih mengenal SD St. Fransiscus Asisi ketimbang SDN 1 Menteng yang Cuma tujuh bulan sebelum pu-

lan ke Amerika karena ikut neneknya, dan yang patut dikunjungi seharusnya SD St Fransiscus Asisi Tebet. Pemerintah seharusnya tetap mendukung SD Swasta maupun SD Negeri, tidak seharusnya memaksakan diri menampilkan SD Negeri yang belum tentu kualitasnya lebih bagus dari swasta. Kepada SD St Fransiscus Asisi saya mohon untuk tetap berjuang agar lebih dikenal sebagai ex sekolah Obama ketimbang SD N 1 Menteng dan berjuang pula agar dikunjungi oleh Obama selain SDN 1 Menteng Budi Santoso Darmaji Po Box 4797 Jakarta 11047

Tawuran Pelajar, Salah Siapa? SENIN lalu televisi memberitakan tawuran antar pelajar di Jakarta. Para pelajar saling lempar batu di jalanan. Mereka tampak ‘menikmati’ tawuran itu, sepertinya sudah ‘terlatih’, sudah terbiasa. Yang membuat saya kaget, sebagian dari mereka membawa senjata tajam. Beberapa pelajar mengacung-acungkan clurit, siap menebas lawan. Sementara di kelompok pelajar yang lain, ada siswa yang membawa pisau besar bergerigi, semacam gergaji. Melihat ‘peralatan’ yang mereka bawa dan gunakan, bisa disimpulkan tawuran itu bukan ‘kebetulan’ misalya karena dipicu ketersinggungan, melainkan tindakan yang direncanakan. Saya kawatir para pelajar yang agresif dan brutal itu sebenarnya

sedang meniru, ‘mempraktekan’, apa yang sering mereka tonton yakni kekerasan yang dilakukan oleh para ‘senior’, orang-orang yang lebih dewasa. Mereka kerap melihat, orang-orang yang memlih jalan pintas, dengan menggunakan kekerasan, untuk menyelesaikan masalah. Jadi, kita orang-orang dewasa, termasuk para mahasiswa, pengunjuk rasa dan politisi, sadarlah bawa apa yang kita lakukan ternyata kerap dicontoh oleh para ‘yunior’, anakanak dan adik-adik kita. Kalau kita berlaku brutal dan anarkis , jangan heran jika anak, cucu dan adik-adik kita akan melakukan hal yang sama. Herni Pamulang,Tangsel

Sampaikan saran, kritik dan keluhan mengenai kebijakan Pemerintah, fasilitas umum atau lainnya ke: PO BOX 6233 JKBKG, Jakarta 11062, redaksi: Jl Gelora VII No. 32 Palmerah Selatan, Jakarta Pusat. Fax: 53670771 atau e-mail: info@bisnis-jakarta.com. Lampirkan foto copy KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku dan cantumkan nomor telepon yang bisa dikonfirmasi.

Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : Satria Naradha, Wakil Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : Nariana, Redaktur Pelaksana : Nikson, Gde Rahadi, Redaksi : Ahmadi Supriyanto (Koordinator Liputan), Suharto Olii, Indu P Adi, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo, Bambang Hermawan, Fellicca, Aris Basuki (Bogor), Rina Ratna (Depok). Iklan : Ujang Suheli, Sirkulasi : D.Swantara. Alamat Redaksi : Jalan Gelora VII No 32 Palmerah, Jakarta Pusat. Telpon (021) 5356272, 5357602 Fax (021) 53670771. Website : www.bisnis-jakarta.com, email : info@bisnis-jakarta.com. Tarif Iklan : Iklan Mini minimal 3 baris Rp 6.000 per baris, Iklan Umum/Display BW : Rp 15.000 per mmk, Iklan Warna FC : Rp. 18.000 per mmk Iklan Keluarga/Duka Cita : Rp 7.000 per mmk, Advetorial Mini (maks 400 mmk) Rp 4.500 per mmk, Biasa (lebih dari 400 mmk) Rp 6.000 per mmk. Pembayaran melalui Bank BCA No Rekening 006-304-1944 a/n PT. Bisnis Media Nusantara, Bank BRI No Rekening 0018-01-000580-30-2 a/n PT. Nusantara Media Baliwangi. Bukti transfer di fax ke (021) 53670771, cantumkan nama dan nomor telpon sesuai registrasi.

Penerbit : PT. NUSANTARA MEDIA BALIWANGI Wartawan Suluh Indonesia membawa tanda pengenal dan tidak dibenarkan meminta/menerima sesuatu dari sumber.


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 3 Maret 2010

Indonesia Incar Satu Angka JAKARTA - Pelatih Indonesia, Benny Dolo menegaskan tim Merah Putih bertekad merebut minimal satu angka dari pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Asia melawan Australia pada Rabu ini pukul 19.00 waktu setempat (15.00 WIB). “Kami berharap bisa membawa pulang satu angka,” kata Benny Dolo didampingi manajer timnas senior Indonesia Chandra M. Solehan yang dikutip Humas PSSI di Jakarta, kemarin. Timnas Australia hanya membutuhkan satu angka untuk memastikan diri lolos ke putaran final Piala Asia. Sebaliknya, jika gagal mendulang angka, timnas negeri Kanguru ini harus memperhitungkan kesudahan pertandingan lainnya di grup tersebut, yakni antara Oman dan Kuwait. Jika Oman yang memenangkan pertandingan di Muscat, maka penentuan antara Australia dan Kuwait akan dilihat dari aggregat-nya. Kuwait saat ini menempati posisi teratas grup B dengan nilai delapan dari lima kali pertandingan, dengan selisih gol 6-5. Australia membayangi di posisi kedua dengan delapan poin, dengan selisih gol 5-4. Oman di posisi ketiga dengan nilai tujuh dan selisih gol 4-4. Indonesia mengumpulkan tiga poin dengan selisih poin 3-5. Laga antara Australia dengan Indonesia akan dipimpin oleh wasit asal Jepang, yakni Ogiya Kenji, dengan asisten wasit Yag Akane (Jepang) dan Saadon bin Mohammad (Malaysia), serta wasit cadangan N Kai Lam (Hongkong). Sementara Timnas Indonesia menjajal Stadion Suncorp pada Selasa malam. “Dari pagi memang belum ada latihan. Kita baru mencoba lapangan malam nan-

Suluh Indonesia/ist

ANDALAN - Striker Boas Salosa akan menjadi andalan buat Benny Dollo selain Bambang Pamungkas dan Budi Sudarsono untuk meraih angka satu dari tuan rumah Australia, sore ini.

ti. Di sini hujan terus sejak pagi,” kata asisten manajer timnas senior Indonesia Chandra M.Solehan. Semua pemain timnas Indonesia, sambung Chandra, seluruhnya dalam kondisi baik. “Mengenai siapa yang akan dimainkan, tentunya akan tergantung pada kesiapan dari masing-masing pemain. Manajemen tim baru akan memutuskannya beberapa jam sebelum pertandingan dilangsungkan,”

katanya. Manajer tim Andi Darussalam Tabusalla juga sudah tiba di Brisbane, demikian juga dengan beberapa pengurus teras PSSI lainnya. Timnas Indonesia sudah tak berpeluang lagi untuk meloloskan diri ke putaran-final Piala Asia 2011, yang akan digelar di Qatar. Kendati demikian, Bambang Pamungkas dan kawan-kawan masih berpotensi menyulitkan timnas negeri Kanguru itu. (oli)

6


lahraga

Suluh Indonesia, Rabu 3 Maret 2010

7

Prancis Vs Spanyol

Ajang Balas Dendam PARIS - Seratus hari menjelang digelarnya Piala Dunia 2010, tim-tim papan atas dunia melakoni pertandingan persahabatan, Kamis dini hari nanti. Spanyol salah satunya akan bertandang ke Paris untuk menghadapi Prancis di Stade de France. Striker Fernando Torres mengungkapkan, Spanyol akan tampil untuk membalas kekalahan dari Prancis yang diderita ketika dua klub itu bertemu pada 16 besar Piala Dunia 2006 di Jerman. Ketika itu Tim Matador takluk dengan skor cukup telak 1-3. “Kami sungguh-sungguh ingin mengalahkan mereka, terutama karena mereka menyingkirkan kami di Piala Dunia terakhir. Kami selalu sangat termotivasi ketika bertanding dengan mereka,” ungkap Torres, Selasa kemarin. Dibanding saat itu, kondisi Spanyol telah jauh berbeda. Mereka mengalahkan Prancis 1-0 dalam laga uji coba 2008, merebut gelar Piala Eropa pada tahun yang sama serta lolos ke final Piala Dunia 2010 dengan memenangkan 10 pertandingan kualifikasi. Wajar bila mereka percaya diri.”Prancis harus

melihat kami dengan cara berbeda,” imbuh Torres. Dari komposisi pemain, Spanyol tak bermasalah. Nyaris seluruh bintang mereka dapat diturunkan. Satu hal yang dapat menjadi sandungan bagi pelatih Vicente Del Bosque adalah ekspektasi atau harapan berlebihan dari publik. Hal itu

Prakiraan Pemain: Prancis: Lloris, Evra, Escude, Gallas, Sagna, Gourcuff, Lass Diarra, Toulalan, Ribery, Henry, Anelka Spanyol: Casillas, S. Ramos, Puyol, Albiol, Capdevilla, Iniesta, Xavi, Xabi Alonso, D.Silva, Torres Villa.

dikhawatir justru akan membuat La Furia Roja tertekan. “Kami harus sadar siapa kami dan tidak meremehkan lawan. Berpikir kalau kami adalah yang terkuat adalah hal bodoh karena kami tahu kompetisi ini menuntut konsentrasi dan kerendahan hati bila ingin menang atas tim mana pun,” papar Del Bosque. Prancis lolos ke putaran final Piala Dunia 2010 secara kontroversial. Les Bleus tertolong oleh

handball dari Thierry Henry yang memicu lahirnya gol kemenangan atas Republik Irlandia di babak playoff. Kontroversi ini menambah buruk kinerja pelatih Raymond Domenech yang tak mampu meraih prestasi sejak Prancis kalah dari Italia di final Piala Dunia 2006. Domenech pun tak dapat bekerja dengan tenang karena selalu muncul spekulasi yang menyebutkan dirinya akan segera digantikan. “Segala hal yang datang dari luar dapat merusak dan menciptakan kelemahan yang membahayakan selama kompetisi. Untuk satu pertandingan mungkin tidak, tetapi untuk satu bulan, itu akan rumit dan menimbulkan ketegangan,” keluh Domenech. Masalah cedera menyulitkan Domenech untuk menurunkan tim terbaiknya. Striker Louis Saha terpaksa absen karena cedera paha. Sebagai gantinya, penyerang Panathinaikos, Djibril Cisse yang sudah lama tidak bermain di pentas internasional dipanggil kembali. Mantan pemain Liverpool itu terakhir kali memperkuat Les Bleus pada Mei 2008. (kmb)

Jerman Vs Argentina

Adler, Calon Kiper Nomor Satu Jerman MUNICH - Satu keputusan menentukan telah diambil pelatih Joachim Loew menjelang laga persahabatan terakhir menuju Piala Dunia 2010. Meskipun belum mengumumkan susunan skuadnya secara resmi, Rene Adler dipastikan akan menjadi kiper nomor satu Tim Panser di Afrika Selatan. Sebelumnya, Loew mengatakan kiper yang akan ditunjuk untuk menghadapi Argentina, Kamis dini hari nanti, sekaligus akan menjadi kiper utama Jerman. Kenyataannya, kiper Bayer Leverkusen itu memang terpilih untuk menjamu Tim Tango di Munich. Indikasi Adler akan menjadi penjaga gawang nomor satu didukung oleh pernyataan dari pelatih kiper, Andreas Koepke. “Rene nomor satu saat ini. Ia yang menentukan sendiri apa-

kah ia akan menjadi nomor satu di Piala Dunia,” ujar Koepke, Selasa (2/3) kemarin. Loew memiliki 25 pemain dalam skuadnya. Jumlah tersebut tak biasa dan terbilang terlalu banyak. Namun hal ini tak mengherankan karena ia ingin mendapat kesempatan untuk menilai semua kandidat pemain yang akan tampil di Piala Dunia. “Saya mengharapkan indikasi pending dari pertandingan ini,” papar Loew. Bek Philipp Lahm adalah satu dari sedikit pemain yang hampir dipastikan mendapat tempat untuk 11 posisi di Piala Dunia. “Bagi banyak pemain, ini adalah kesempatan untuk mengamankan tempat di skuad Piala Dunia,” ungkap pemain Bayern Munich itu. Keputusan Loew memilih Adler bukan kejutan karena ia

Duel Dua Tim Favorit

sudah bertugas untuk lagalaga penting di kualifikasi. Manuel Neuer dari Schalke dan Tim Wiese dari Werder Bremen juga diperkirakan akan masuk skuad. Ketidakpastian justru menyelimuti masa depan Loew. Pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Federasi Sepakbola Jerman tidak menemui hasil Januari lalu dan kelanjutan kariernya tidak akan diputuskan sampai Piala Dunia berakhir. Tidak tercapainya kesepakatan diakibatkan oleh permintaan kenaikan gaji dari Loew dan stafnya. Namun setidaknya Loew tetap mendapat dukungan dari presiden DFB, Theo Zwanziger yang mengatakan arsitek berpenampilan tenang itu tidak tergantikan. (kmb)

Verbeek Andalkan Pemain Domestik SYDNEY - Pelatih Australia Pim Verbeek tetap mengandalkan pemain domestic untuk mengatasi Indonesia dan meraih tempat dalam putaran final Piala Asia tahun depan. Australia membutuhkan hasil seri untuk memastikan tempat pada turnamen di Qatar, Januari mendatang, tapi Verbeek hanya punya tiga pemain pilihan pertama, Jason Culina, Josh Kennedy dan Luke Wilkshire dalam timnya untuk menghadapi Indonesia, yang sudah tersisih dari persaingan, di Brisbane. Pelatih asal Belanda itu sempat kecewa saat menurunkan pemain domestik pada kualifikasi Piala Asia, kalah 0-1 dari Kuwait di Canberra setahun lalu. Tapi daftar panjang pemain cedera telah membuatnya kesulitan memanggil bintang-bintangnya yang berbasis di Eropa, dan hanya

pemain Dinamo Moscow Wilkshire sebagai satu-satunya pemain reguler tim utama yang dipanggil. Verbeek, yang sudah membawa Socceroos ke putaran final Piala Dunia Juni mendatang di Afrika Selatan, yakin ia mempunyai pemain untuk melawan tim peringkat 136, Indonesia. “Tak ada alasan untuk tegang,” kata Verbeek. “Tentu, kita semua tahu dengan pemain-pemain terbaik yang tersedia tidak akan lebih mudah dan kami harus bekerja keras karena ini akan menjadi pertandingan yang sulit.” “Indonesia tidak menghadapi tekanan dan mungkin itu akan membuat mereka lebih berbahaya karena mereka bisa bermain bebas. Tetapi saya tetap yakin kami bisa melakukannya dengan pilihan ini.” Australia, negara Asia peringkat teratas di posisi 23,

Suluh Indonesia/ap

UJI COBA - Pemain Timnas Jerman Michael Ballack (kiri) bersama pelatih Joachim Loew saat jumpa pers sebelum laga uji coba melawan Argentina di Munich Jerman, kemarin.

baru kalah sekali dari Indonesia dalam 14 pertemuan dan menang dalam semua keempat pertemuan sebelumnya di kandang. Socceroos yang menurunkan tim dari ALeague (Liga Asutralia), bermain imbang tanpa gol saat dijamu Indonesia di Jakarta Januari tahun lalu. Kekalahan kandang Indonesia 1-2 dari Oman pada Januari memastikan mereka tidak akan lolos kualifikasi Piala Asia untuk pertama kali dan pelatih Benny Dollo mengatakan hasil imbang melawan Australia akan menjadi hasil yang baik bagi timnya. “Saya akan menganggap itu sebagai hasil yang pantas kalau kami tidak kalah dari mereka,” kata Dollo. “Pemain domestik Australia masih lebih baik dibandingkan dengan pemain top kami,” tandas Bendol. (ant)

BERLIN - Dua tim favorit Piala Dunia akan bertemu di Munich, Kamis dini hari nanti. Argentina yang ditangani pelatih Diego Maradona bakal dijamu mantan juara dunia tiga kali Jerman. Meski berlabel partai persahabatan, laga ini tetap bergengsi tinggi. Sembilan puluh sembilan hari sebelum Piala Dunia dimulai di Afrika Selatan, El Diez (panggilan untuk Maradona) sedang berada dalam tekanan setelah kampiun 1978 dan 1986 itu hampir tak lolos ke putaran final untuk pertama kali dalam 40 tahun. Albiceleste lolos berkat kemenangan atas Uruguay lewat gol di menit-menit terakhir di Montevideo. Pesepakbola terhebat yang pernah dimiliki Argentina itu sekaligus menyadari bahwa melatih timnas tidaklah semudah ketika menjadi pemain. Sejak ia menjabat pada akhir 2008, Argentina bermain tak konsisten. Ia juga menerima skors-

ing dua bulan dari FIFA karena menghina jurnalis Oktober tahun lalu. Argentina yang tergabung bersama Nigeria, Korea Selatan dan Yunani di Piala Dunia nanti, memenangkan dua pertandingan persahabatan terakhirnya dengan mengalahkan Kosta Rika 3-2 dan Jamaika 2-1. Namun hingga saat ini Maradona belum memberikan gambaran pasti mengenai tim yang akan diboyongnya ke putaran final. Ia telah menggunakan sekitar 100 pemain berbeda. Dengan hanya tersisa duel melawan Jerman dan dua laga lainnya dengan Kanada dan Israwl Mei nanti sebelum digelarnya Piala Dunia, waktu yang dimiliki Tim Tango kian habis. 20 pemain dalam skuad yang dipersiapkan menghadapi Jerman meliputi 17 pemain yang merumput di luar Argentina, termasuk penyerang Barcelona, Lionel Messi, striker Manchester City, Carlos Tevez

dan gelandang Newcastle, Jonas Gutierrez. Trio pemain Inter Milan, Nicolas Burdisso, Walter Samuel dan Diego Milito, penyerang Palermo, Javier Pastore dan gelandang Olympiakos midfielder Jesus Datolo juga dipanggil kembali. “Seluruh pemain akan dicoba. Yang tidak masuk dalam daftar ini memiliki kesempatan yang sama. Saya sudah menghubungi 50 persen dari pemain yang akan bermain di Piala Dunia,” papar Maradona, Selasa kemarin. Sebaliknya Jerman yang berada di Grup D bersama Ghana, Serbia dan Australia telah menjadi contoh dari skuad yang efisien. Tim Panser finis di urutan teratas dalam babak kualifikasi tanpa pernah kalah. Mereka merebut delapann kemenanan dari sepuluh pertandingan, termasuk dua kemenangan atas Rusia. Pelatih Joachim Loew hanya menyuntikkan dua wajah baru

ke dalam 26 susunan pemainnya, yakni gelandang Thomas Mueller (Bayern Munich) dan Toni Kroos (Bayer Leverkusen). Ini menjadi laga terakhir bagi Loew sebelum menentukan skuad pilihannya. Adapun kekhawatiran terhadap kekuatan lini depan akibat absennya Miroslav Klose dan Mario Gomez, dihapus dengan memaksimalkan pemain kelahiran Brazil, Cacau yang mencetak tujuh gol dalam tiga pertandingan pamungkasnya. Di bagian tengah Loew memiliki Michael Ballack, Bastian Schweinsteiger, Thomas Hitzlsperger dan Piotr Trochowski. Seluruhnya bugar serta siap tampil. “Kami menantikan pertandingan ini. Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik. Ini ujian yang penting buat kami dan kami ingin menang. Meskipun ini persahabatan, ada banyak hal yang dipertaruhkan,” kata bek Philipp Lahm. (kmb)

Inggris Vs Mesir

Uji Kesolidan The Three Lions LONDON - Timnas Inggris menghadapi periode sulit sepanjang bulan lalu dengan adanya serangkaian skandal dan cedera yang menimpa para pemainnya. Laga persahabatan dengan Mesir di Wembley, Kamis dini hari nanti akan menjadi tolak ukur seberapa besar masalah itu mempengaruhi persiapan The Three Lions menuju Piala Dunia 2010. Sejak bertanding melawan Brazil untuk terakhir kalinya November tahun lalu, masalah terus mendera tim yang ditangani pelatih Fabio Capello itu. Puncaknya terjadi bulan lalu ketika arsitek asal Italia itu memecat John Terry dari jabatan kapten setelah skandal perselingkuhannya dengan mantan pacar Wayne Bridge, Vanessa Perroncel terungkap. Dua masalah sekaligus dialami bek kiri Ashley Cole. Se-

lain harus istirahat selama tiga bulan karena cedera engkel, pemain Chelsea itu juga menjadi bulan-bulanan surat kabar dan tabloid setelah berpisah dengan istrinya Cheryl. Sama seperti Terry, Cole juga terlibat perselingkuhan dengan sederet wanita. Masalah yang dihadapi Capello tidak berakhir sampai disitu. Bridge yang seharusnya menjadi pelapis Cole di sisi kiri menolak membela Inggris. Ia memilih mundur daripada bermain bersama Terry. Bridge khawatir perselisihannya dengan Terry akan menimbulkan perpecahan dalam tubuh tim. Gangguan lain muncul dari cedera yang mendera bek tengah Rio Ferdinand. Kapten baru pengganti Terry itu akan absen bersama bek kanan Glen Johnson yang juga cedera.

Ditambah merosotnya penampilan Joe Cole dan Theo Walcott, kondisi Inggris tampak mencemaskan padahal duel pembuka dengan AS di Piala Dunia 2010 hanya tinggal 100 hari lagi. Satu-satunya hal yang menggembirakan bagi Capello adalah mencuatnya performa Wayne Rooney. Senin lalu ia membantu Manchester United memenangkan tropi Piala Liga Inggris atas Aston Villa dengan mencetak gol ke-28 sepanjang musim ini. Striker emosional itu seolah menikmati periode terbaik dalam kariernya. Terkait skandal yang menimpa Terry, Rooney berharap suporter Inggris tetap memberikan dukungan untuknya. “John Terry adalah kapten dan pemimpin yang hebat. Saya yakin dengan mengenakan

ban kapten atau tidak, ia masih menjadi pemimpin dari saat ini sampai Piala Dunia,” ungkap Rooney, Selasa kemarin. Rooney menegaskan kondisi Inggris masih sama seperti sebelumnya. “Semua orang sama seperti biasanya dan atmosfernya pun sama. Pemain cukup profesional untuk melakukan tugasnya di lapangan dan itu yang terpenting,” imbuhnya mantan pemain Everton itu. Berbeda dengan Inggris, Mesir dalam kondisi sangat bergairah menyusul sukses menjuarai Piala Afrika ketiga kali berturut-turut Januari lalu. Pelatih Hassan Shehata akan memboyong pemain yang sama seperti yang merebut tropi di Angola. Dua muka baru hanyalah gelandang Mohamed AbouTreika dan striker Amr Zaki yang ketika itu cedera. (kmb)

Persitara Turunkan Pemain Baru

Suluh Indonesia/ist

Pim Verbeek

JAKARTA - Persitara Jakarta Utara dipastikan menurunkan pemain baru, tujuh diantaranya langsung menjadi starting eleven saat menjamu PSPS dalam laga lanjutan Indonesia Super Leguae (ISL) 2009-2010 di Stadion Gelanggang Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Rabu petang ini. Keputusan itu ditegaskan Manajer Persitara, Harry ‘Gendhar’ Ruswanto, untuk menguji tingkat kemampuan mereka. Tim pelatih seperti dikatakan Harry sepakat duel melawan PSPS ini sebagai ujian bagi para pemain anyer. “Kemungkinan hanya empat pemain lama yang masuk dalam line up inti,” kata Harry. Laga ini merupakan

ujian untuk pemain-pemain baru dan pembuktian bahwa manajemen tidak salah merekrut mereka. Karena keberadaan pemain baru ini untuk menyelamatkan tim dari zona degradasi. Empat pemain lama yang akan tampil sebagai starter adalah Ahmad “Marzukih” Marzuki, Prince Kabir Bello, Tantan dan Ledi Utomo. Sedangkan sisanya akan diisi oleh muka-muka baru. Persitara sampai saat ini masih menghuni dasar klasemen sementara dengan koleksi 16 poin dari 20 laga. Sedangkan PSPS berada di urutan ke-12 dengan koleksi 25 poin dari 19 laga. Salah satu dari lima pemain

asing yang digaet Persitara di musim kompetisi Liga Indonesia ini adalah kiper asal Jepang, Hisanori Takada. Kiper asal Negeri Matahari itu sebelumnya main di klub Citizen, Hongkong. Dengan tinggi 1,81 cm, Takada diharapkan menjadi benteng terakhir bagi si Pitung dari gempuran tim lawan. “Takada telah resmi bergabung dengan kami. Semoga ini menjadi salah satu solusi dalam rangka mendukung ambisi kami untuk segera keluar dari zona degradasi,” kata Gendhar sembari merahasiakan berapa nilai kontrak Takada. Dengan bergabungnya Takada, lanjut dia, persaingan di posisi penjaga gawang akan

lebih ketat. Saat ini tim yang berhomebas di Stadion Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Kuningan Jakarta Selatan ini mempunyai penjaga gawang senior Wawan Dermawan. Kepiawaian Takada sudah dijajal Persitara pada pertandingan uji coba melawan PSAD Jaya. Hasilnya, gawang Persitara selama dikawal kiper berumur 28 tahun itu aman dari serangan lawan. “Jika melihat penampilannya saat ujicoba melawan PSAD Jaya ini cukup menjanjikan meski kualitasnya belum teruji dengan sesungguhnya. Tapi, saya yakin kemampuannya cukup bagus. Apalagi saya juga mempunyai rekaman dia,” kata Gendhar. (oli)


Nasi nal

Suluh Indonesia, Rabu 3 Maret 2010

8

Masalah Bangsa Bukan Hanya Kasus Century Suluh Indonesia/ant

PADAMKAN API - Seorang polisi berusaha memadamkan api yang dibakar sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar yang berunjukrasa di depan kampus mereka, Makassar, kemarin. Mereka memprotes hasil putusan rapat paripurna DPR soal kasus skandal Bank Century yang dinilai tidak berpihak pada rakyat dan meminta agar DPR segera menyelesaikan kasus skandal tersebut.

Mahasiswa Tuntut

MK Didesak Ambil Alih Century SEMARANG - Puluhan mahasiswa yang menamakan diri “Emas Bangsa” menggelar unjuk rasa, menuntut kasus Bank Century diserahkan dan ditangani Mahkamah Konstitusi (MK) agar bisa diselesaikan secara tuntas. Unjuk rasa tersebut digelar di depan gerbang Gedung DPRD Jawa Tengah, kemarin. Mereka membawa berbagai spanduk dan poster serta mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Elemen mahasiswa “Emas Bangsa” yang menggelar unjuk rasa terdiri atas BEM KMB Universitas Negeri Semarang, BEM KMB Universitas Dipo-

negoro, BEM Politeknik Negeri Semarang, dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Semarang. Koordinator aksi, Muhammad Nur Sodiq, mengatakan saat ini kasus Bank Century telah memasuki fase paling krusial yakni penentuan nasib kasus tersebut dalam Sidang Paripurna DPR pada 2-3 Maret 2010. “Namun demikian upaya pendekatan dan tekanan politik dari kubu yang pro-’bailout’ tetap perlu diwaspadai,” katanya. Ia menyebutkan, partai yang bersikap keras dan frontal dalam pandangan akhir pansus mulai mendapatkan tekanan, baik dari dalam maupun diluar koalisi.

Menurut dia, hasil Pansus Bank Century seharusnya diselesaikan melalui ranah hukum yakni dengan diserahkan ke MK. Sebaiknya, kata dia, MK berani mengambil sikap untuk menelusuri fakta hukum yang ditemukan oleh pansus. “MK lebih independen dan dirasa bisa bebas dari tekanan politik pemerintah serta selamai ini telah terbukti lebih objektif dalam menyikapi sebuah permasalahan bangsa,” ujarnya. Selain menuntut agar kasus Bank Century ditangani MK, para mahasiswa juga menuntut fraksi dalam sidang paripurna agar tetap konsisten sesuai pandangan akhir Pansus dan

Pesta Arak, 18 Terkapar DENPASAR - Korban yang mengaku pusing-pusing dan lemas setelah meminum arak bercampur metanol terus bertambah mendatangi dua rumah sakit di Bali, kemarin. Sebanyak sepuluh orang tercatat mendatangi RSUP Sanglah Denpasar guna mendapatkan perawatan, yang beberapa di antaranya diketahui dalam kondisi kritis serta dua orang sebelumnya tewas. Sementara yang datang ke RSUD Kabupaten Klungkung, tempat “pesta” nimun arak metanol berlangsung, dilaporkan tengah dirawat 18 korban yang telah meneguk cairan yang diduga kuat beracun itu. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar membenarkan bahwa jumlah penderita terus bertambah dari sehari sebelumnya yang tercatat merenggut dua nyawa itu. Kedua korban tewas tersebut adalah, Ketut Sugianyar dan Sugiarta, penduduk Desa Sampalan Kelod, Klungkung,

tidak jauh dari warung tempat dijualnya arak metanol itu. Untuk korban yang kini dalam keadaan kritis sehingga harus menjalani perawatan di RSUP Sanglah Denpasar, antara lain tercatat nama korban Putu Wira Hartawan, Made Sudiarta, Wayan Giri Adnyana dan Putu Alit Suryadharma. Kepala Pelayanan Medik Rawat Jalan RSUP Sanglah Denpasar dr Ken Wirashandi mengatakan, upaya penyelamatan untuk para korban yang dalam kondisi kritis, tidak lain harus dengan cuci darah. “Tiga pasien telah kami lakukan cuci darah, sementara seorang lainnya menolak. Itu terserah si pasien,” katanya. Menurut dia, dari sejumlah kasus serupa yang muncul sebelumnya, cuci darah merupakan salah satu langkah yang cukup efektif guna membersihkan unsur metanol yang ada dalam darah para pasien. Mengingat itu, adalah keliru bila ada pasien yang meno-

lak menjalani cuci darah. “Tapi, ya itu hak pasien lah,” ujarnya dengan nada kesal. Kabid Humas Polda Bali mengaku telah mengamankan pemilik warung di daerah Klungkung yang diduga telah menjual arak metanol yang telah merenggut korban jiwa itu. Dari hasil pemeriksaan, pemilik warung mengaku mendapatkan barang cair tersebut dengan cara membeli dari seorang pedagang keliling yang datang ke Pasar Seni Klungkung, akhir pekan lalu. Selain telah memeriksa pemilik warung yang identitasnya masih dirahasiakan, polisi juga telah meminta keterangan dari sedikitnya enam orang saksi. Melalui langkah itu, kata Kombes Sugianyar, kasus arak yang telah merenggut korban bagi para peminumnya itu diharapkan dapat diungkap secara tuntas dengan memproses orang-orang yang terbukti bersalah dalam kejadian ini. (ant)

15 Pasien Mental Kabur Lima Ditemukan Tewas TASIKMALAYA - Sebanyak 15 pasien yang menjalani perawatan mental di Pondok Inabah 17, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melarikan diri, Senin (1/3), dan lima di antaranya ditemukan tewas. Pimpinan Inabah 17 H Yaya Mulyadi, kepada wartawan, di Tasikmalaya, kemarin, membenarkan kejadian itu. Sebanyak lima dari 15 pasien yang kabur itu ditemukan mengambang di sungai Citanduy, Senin malam. Sebanyak lima pasien kembali lagi ke pondok Ina-

bah, dan lima lagi masih dalam dalam pencarian. “Ya memang ada yang kabur sebanyak 15 pasien, lima ditemukan tewas, lima orang masih pencarian, dan lima lagi sudah kembali ke sini,” Yaya Mulyadi. Menurut dia, para pasien itu menjebol atap kamar pasien dan melintasi sungai besar yang ada di belakang pondok. Ia menjelaskan mereka melarikan diri diduga karena merasa tidak bebas hidup di pondok yang menuntut kedisiplinan dengan aturan-aturan untuk dapat beribadah sungguh-sungguh dan menjadi orang yang taat beragama.

“Mereka mungkin merlarikan diri karena tidak merasa bebas tinggal di Inabah yang disiplin untuk mendidik menjadi orang yang baik, sedangkan sebelumnya mungkin mereka merasa bebas,” katanya. Yaya mengatakan, semua unsur aparat keamanan pemerintah daerah diharapkan melakukan pencarian mereka yang belum ditemukan. “Kalau mereka peduli pada pasien kami, kami harap melakukan pencarian sampai ketemu. Mudah-mudahan mereka yang lima orang lagi dapat ditemukan,” katanya. (ant)

mengadili semua pihak yang terlibat kasus tersebut. Setelah menyampaikan aspirasi dan tuntutan terkait kasus Bank Century, para mahasiswa yang berunjuk rasa akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (ant)

SEMARANG - Puluhan anggota Senat Universitas Negeri Semarang (Unnes), Selasa, menyampaikan imbauan moral terkait kondisi bangsa Indonesia yang dibacakan Ketua Senat Unnes Prof Sudijono Sastroatmodjo. “Kami prihatin dengan kondisi yang berkembang akhir-akhir ini, karena seolah-olah hanya terfokus pada kasus Bank Century,” kata Sudijono yang juga Rektor Unnes usai membacakan imbauan moral itu. Menurut dia, persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini sangat kompleks dan meliputi berbagai aspek, dan kasus Bank Century hanyalah satu aspek terutama dalam bidang ekonomi. Padahal, kata dia, bangsa Indonesia juga tengah menghadapi berbagai persoalan dalam aspek-aspek lainnya, seperti politik, keamanan, hukum, sosial, dan pendidikan.

“Persoalan yang dihadapi bukan hanya Century,” katanya. Ia mengatakan, persoalan yang dihadapi di bidang hukum, seperti sulitnya seseorang mencari keadilan, atau persoalan di bidang keamanan terkait terjadinya tawuran antar desa, antarkampus, bentrokan dengan aparat masih sering terjadi. “Belum lagi persoalan di bidang pendidikan, di antaranya kesulitan membayar dan mencari tempat bersekolah, gaji guru bantu atau wiyata bhakti yang masih rendah, gedung sekolah yang rusak, ini kan juga persoalan,” katanya. Sudijono mengingatkan, jangan sampai persoalan yang terjadi dalam satu aspek justru melupakan persoalan yang terjadi dalam aspek-aspek lainnya, sehingga penyikapan terhadap persoalan di semua aspek harus bersifat seimbang. “Kalau kita lihat akhir-akhir ini, perhatian seolah hanya terfokus pada kasus Bank Century den-

gan ramainya pemberitaan di media tentang kasus itu, karena itu kami mengingatkan kepada seluruh pihak,” katanya. Menurut dia, imbauan moral itu ditujukan untuk seluruh pihak, terutama lembaga negara, lembaga politik, lembaga sosial dan kemasyarakatan, serta lembaga lainnya untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. “Kami melihat akhir-akhir ini kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar justru kalah oleh kepentingan kelompok atau individu, dan penyelesaian masalah dengan musyawarah dengan mufakat sudah banyak dilupakan,” katanya. Namun, Sudijono mengingatkan, pihaknya tidak dalam posisi mengkaji hukum terkait kasus Bank Century dan memihak kalangan tertentu, melainkan hanya mengeluarkan imbauan dan sikap dalam posisi Unnes sebagai perguruan tinggi. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 03 Februari 2010 | Suluh Indonesia by e-Paper KMB - Issuu