231 | 14 - 20 Mei 2018
Pendidikan Pasraman
Bentuk SDM Hindu yang Cerdas Berkarakter
31
RP 20.000
D A F TA R I S I OPINI lManajemen Satu Pulau Antara Politik dan Teknokratik 6 BALI SEPEKAN lPolisi Didesak Ungkap Pelaku Pencurian ’’Pratima’’ 7
LAPORAN UTAMA l Jadi DPD Tak Sekadar ”Aji Mumpung” 8 l Kompeten dan Punya Legitimasi 10 POLITIK l Buruh dan Isu Politik 16 l Memberantas Mafia Pangan 17 KIPRAH l Ni Putu Nana Satrya Pertiwi
Terharu dan Gembira 18
MANCANEGARA l Alasan Korut Mau Berdamai Terungkap 20 DAERAH l Lagi, Gunung Agung Erupsi
Asap Gunung Agung Capai 1.500 Meter 22
LENSA l Sate 26
OLAHRAGA l Balapan Prioritas 27 PENDIDIKAN l Tingkatkan Minat Baca
Lewat Perpustakaan Digital 32
PARIWISATA l Jangan Kebablasan Kembangkan
Pulau Dewata 38
KESEHATAN l Bolehkah Ibu Hamil Berolahraga? 24
14 - 20 Mei 2018
3
DARI PEMBACA
Merasa Kehilangan dan Berduka C
atatan alamat rumah Bapak Widminarko yang sekarang dan nomor handphone yang Bapak berikan kepada saya semuanya hilang, sehingga saya menulis surat pembaca ini pada harian Bali Post. Semoga Bapak sempat membacanya. Setelah saya membaca Bali Post terbitan 18 April 2018 bahwa Ibu Winarni, istri Bapak telah berpulang/meninggal dunia tanggal 17 April 2018, saya sekeluarga ikut berduka. Dengan ini saya menyampaikan ucapan ikut berbela sungkawa, semoga arwahnya diterima di sisi Allah SWT. Saya turut merasa kehilangan, betapa tidak setiap saya singgah pada rumah Bapak Widminarko di alamat yang lama, lebih-lebih di saat mengajak rombongan peserta PKB, Ibu Winarni menerima kami dengan sukarela dan melademi kami dengan tulus ikhlas, saya merasa sangat berhutang budi kepada Ibu Winarni (alm). Kalau ada kesempatan sudi kiranya Bapak mengirimkan alamat rumah yang sekarang dan via SMS ke nomor handphone anak saya no. 081-238-66551 atas nama Ida Ketut Demung Suniata atau Gus Doni. Demikianlah, semoga Bapak bersama semua anak-anak dan cucu-cucu diberikan kekuatan oleh Tuhan di dalam mengarungi kehidupan selanjutnya. Terima kasih Ida Made Giur Dipta Geria Demung, Br. Pekandelan, Desa Culik, Kec.Abang, Kab.Karangasem
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada, Citta Maya Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng:Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Sosiawan Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
14 - 20 Mei 2018
4
TOKOH
Pendidikan Pasraman
Bentuk SDM Hindu yang Cerdas Berkarakter UMAT Hindu Indonesia boleh berbangga dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 56 Tahun 2014 tentang pendidikan Keagamaan Hindu yang disebut Pendidikan Pasraman. Pendidikan Pasraman adalah satuan pendidikan keagamaan Hindu pada jalur pendidikan formal dan nonformal. “Bagi umat Hindu, pendidikan Pasraman sangat penting dan strategis dalam rangka membentuk SDM Hindu yang cerdas (sarjana) dan berkarakter (sujana),” ujar Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI Prof. I Ketut Widnya, Ph.D., belum lama ini. Pendidikan Pasraman sebagai satuan pendidikan keagamaan Hindu, bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan nasional. Artinya, Pendidikan Pasraman mempunyai sistemnya sendiri dan diakui dalam sistem pendidikan nasional. Meskipun undang-undang mengakui demikian, secara teknis perlu usaha keras melakukan koordinasi, terutama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) dan Depdagri, agar tamatan pendidikan Pasraman bisa mendapat pengakuan dari masyarakat. Lanjut Widnya, pendidikan keagamaan adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat menjalankan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan tentang ajaran agama dan atau menjadi ahli ilmu agama dan mengamalkan ajaran agamanya. Sistem Pendidikan Pasraman mengadopsi sistem Gurukula yang
bersifat boarding school. Semua siswa Gurukula diasramakan. Kata “asrama” berarti boarding school. Sistem boarding school ini, sedikit mengkhawatirkan bagi umat Hindu di Indonesia. Sebab, umat Hindu belum biasa dengan sistem ini. “Kami takut model pasraman ini tidak laku dijual di kalangan umat Hindu. Karena itu, kami coba membuat pilot project di Nabire Papua. Ternyata pilot projek untuk satuan Pendidikan Sekolah Dasar (Adhi Widya Pasraman) ini bisa berjalan sukses. Sekarang sudah memiliki kelas satu sampai kelas tiga,” ujar mantan Ketua STAHN Gde Pudja Mataram dan mantan Direktur Program Pascasarjana IHDN Denpasar ini. Dikatakannya, sampai sekarang sudah ada 30 pasraman di Indonesia. Tahun 2018 akan divisitasi sebanyak 30 pasraman lagi, sehingga pada akhir tahun 2018 jumlah pasraman yang berdasarkan PMA 56/2014, akan mencapai 60 pasraman di seluruh Indonesia. “Harus dibedakan pendidikan Pasraman yang berdasarkan PMA 56/2014 dengan pasraman yang selama ini ada di tengah masyarakat. Pendidikan Pasraman yang berdasarkan PMA 56/2014, adalah satuan pendidikan keagamaan Hindu pada jalur pendidikan formal dan nonformal. Sedangkan pasraman yang banyak menjamur di tengah masyarakat adalah Pasraman yang menyelenggarakan pendidikan agama Hindu di sekolah umum. Pasraman jenis ini jumlahnya 2.638 pasraman di seluruh Indonesia,” ujarnya. Dikatakan, hanya siswa/ siswi di Bali yang mendapatkan pendidikan
agama di sekolah umum yang diselenggarakan di sekolahnya masing-masing, mulai tingkat SD, SMP dan SMA. Di Bali, tiap sekolah mempunyai guru agama Hindu. Tapi, di luar Bali, pendidikan agama di sekolah umum tidak semua ada guru agamanya, karena itu pendidikan agama Hindu diselenggarakan di asrama-asrama. Prof. Widnya mengatakan, perangkat lunak Pendidikan Pasraman formal sudah disediakan melalui juklak dan juknis Pendidikan Pasraman Formal oleh Ditjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, seperti Kurikulum dan bahan ajar untuk guruguru Pasraman dan sekaligus muridnya. Di dalam kurikulum sangat ditekankan pembentukan sikap, pengetahuan dan keterampilan. Materi-materi Agama Hindu yang diajarkan meliputi Weda, Tattwa, Etika, Acara, Itihasa, Purana, Sejarah Agama Hindu, Bahasa Sanskerta, Bahasa Jawa Kuno dan Yoga. Meski mengikuti konsep Gurukula, penerapan kurikulum disesuaikan dengan desa, kala, patra. Pendekatannya memakai metode Indonesia. Misalnya, memakai metode Dharma Gita, Palawakya, dan juga Sloka. Pengalaman India dalam menyelenggarakan Gurukula dengan sistem Asram, tetap harus dijunjung tinggi dan dijadikan guru terbaik. “Dalam literatur-literatur India, kita banyak menemukan sumber yang menyatakan bahwa pendidikan asrama telah mampu membentuk moralitas dan karakter anak didik menjadi lebih kokoh,” jelasnya. Pendidikan pasraman dibedakan menjadi dua, yaitu pendidikan pasraman pada jalur formal dan nonformal. Pendidikan Pasraman pada jalur formal terdiri atas TK (Pratama Widya Pasraman), SD (Adhi Widya Pasraman), SMP (Madyama Widya Pasraman), SMA (Utama Widya Pasraman), dan Perguruan Tinggi (Maha Widya Pasraman). Sedangkan pendidikan pasraman pada jalur nonformal dilaksanakan melalui pesantian. Program Unggulan Halaman...17 Prof. I Ketut Widnya, Ph.D. 14 - 20 Mei 2018
5
5
OPINI
Manajemen Satu Pulau
Antara Politik dan Teknokratik
S
ejak awal tahun ini, istilah Manajemen Satu Pulau (One Island Management) kembali menjadi ngetop, karena Bali akan melangsungkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Istilah ini lebih sering terungkap, karena salah satu pasangan calon mengusung tema satu jalur. Secara kosakata, manajemen satu pulau sah-sah saja diidentikkan dengan satu jalur, apalagi melihatnya dengan kacamata politik. Namun secara teknokratik, sejatinya dia memiliki substansi yang berbeda. Istilih manajemen satu pulau mulai menjadi pemikiran di Pulau Dewata sejak berlangsungnya undang-undang (UU) otonomi daerah No. 32 tahun 2004 yang mengatur tentang Pemerintahan Daerah. UndangUndang ini merupakan UU pertama yang dikeluarkan berkenaan dengan otonomi daerah setelah dikeluarkannya Tap MPR RI No. XV/MPR/1998. UU ini secara lengkap membahas mengenai pemerintahan daerah yang merupakan ujung tombak penyelenggaraan otonomi daerah di Indonesia. Sesuai dengan amanah UU ini, setiap pemerintah daerah wajib untuk dapat menggerakan segala kemampuan yang dimiliki dalam menciptakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber utama bagi pembiayaan di daerah. PAD harus dominan dalam memobilisasi dana penyelenggaraan pemerintahaan daerah. Oleh karena itu, kemandirian atau kemampuan keuangan daerah akan tercermin dari adanya peningkatan PAD, yang kemudian dijadikan salah satu tolak ukur penting dalam menilai keberhasilan dari pelaksanaan otonomi daerah. Kabupaten/Kota di Bali, akan dianggap mampu berotonomi apabila dia memiliki kemampuan keuangan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan di daerahnya, dengan tingkat ketergantungan yang semakin kecil kepada pemerintah pusat. Memang untuk mendukung penyelenggaraan otonomi daerah, diperlukan ketersediaan sumber daya keuangan yang tidak sedikit dalam mndukung pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan. Karena itulah, termasuk di Bali, istilah otonomi sering diplesetkan menjadi oto-money. Istilah ini menjadi wajar, karena memang dalam setiap pemikiran, perkataan
6
hasilnya harus cepat nampak di mata rakyat, walaupun programnya tidak langsung menyentuh pada akar permasalahan. Program dan perbuatan kepala daerah, biasanya penurunan angka kemiskinan melalui didominasi oleh uang. Dan karena itu pula, pendekatan teknokratik, seharusnya dilakuistilah UUD selanjutnya diplesetkan menjadi kan dalam bentuk program-program yang dapat meningkatkan semangat, keterampilan unjung-ujungnya duit. Diakui atau tidak, kebutuhan akan ke- dan pendapatan masyarakat miskin. Mereka mandirian sumber daya keuangan ini, telah miskin karena tidak memiliki pekerjaan dan memicu ego kedaerahan para pemimpin pendapatan yang cukup untuk memenuhi Kabupaten/Kota, tanpa memperdulikan kebutuhan dasarnya. Kalau mereka semanbahwa Bali adalah satu kesatuan ekonomi, gat dan terampil (kecuali yang lanjut usia), sosial dan budaya. Semua pemimpin Ka- mereka pasti akan dapat bekerja dengan bupaten/Kota ingin agar di daerahnya ada pendapatan yang cukup untuk membiayai penambahan hotel dan restoran agar menjadi kebutuhan sehari-harinya, bisa membangun sendiri rumah yang layak huni, bisa berlangsebanyak-banyaknya. Walaupun pada saat yang sama, Provinsi ganan listrik, air bersih dan bisa melewati mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) indikator kemiskinan yang lainnya. Pendekatan teknokratik pada konteks tentang Moratorium Hotel untuk beberapa daerah tertentu. Pergub tersebut menjadi One Island Management di Bali, ke depan “macan ompong” walaupun sekitar 9-4 seharusnya dimanajemeni dengan visi, misi tahun yang lalu, Gubernur dan Wakil Guber- dan terutama kesatuan pola pikir (mindset) nur terpilih diusung oleh partai yang sama yang sama, antara kepala daerah provinsi dengan mayoritas partai pengusung kepala dengan kepala daerah Kabupaten/Kota, daerah Kabupaten/Kota. Pada kondisi yang apapun partai politik pengusungnya pada seperti ini, jelas secara politik maupun tek- saat pilkada. Pernyataan di atas, secara empirik telah nokratik, terbukti substansi prinsip One Island Management juga tidak bisa dijalankan terbukti pada kepemimpinan Bali 10 tahun terakhir. Di mana pada periode lima tahun oleh seluruh pemimpin Bali pada saat itu. pertama, antara pemimpin Provinsi dengan mayoritas pemimpin Kabupaten/Kota Kacamata Teknokratik Pendekatan teknokratik merupakan ada pada satu jalur atau jalur yang sama. implementasi UU Nomor 23 Tahun 2014 Sedangkan pada periode berikutnya ada Tentang Pemerintahan Daerah. Sebagai pada jalur yang berbeda, toh kesenjangan dasar perencanaan pembangunan, pendeka- pembangunan Bali berdasarkan data-data tan teknokratik berarti pendekatan yang statistik belum nampak dapat teratasi secara menggunakan metode dan kerangka ber- lebih berarti. Oleh karena itu, kiranya untuk mensukpikir ilmiah untuk mencapai tujuan dan sasaran pembangunan daerah. Pendekatan seskan tujuan pilkada Bali 2018, kita semua, teknokratik ini ditegaskan kembali dalam tidak terkecuali para elit politik, hendaknya Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, yang menjadikan pendekatan teknokratik sebagai menyatakan bahwa dalam proses persiapan landasan utama untuk mengusung dan mepenyusunan rencana pembangunan jangka milih pemimpin Bali ke depan. Pendekatan menengah, dilakukan dengan penyusunan politik memang sangat diperlukan, namun rancangan teknokratik Rencana Pemban- sebagai pelengkap. Dengan begitu, kita bergunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). harap pilkada tahun ini dapat menghasilkan Dibandingkan dengan pendekatan poli- “Manager” terbaik bagi Bali dengan prinsip tik, jelas pendekatan teknokratik lebih One Island Management yang memang bersifat substantif dan lebih diperlukan sudah lama kita idam-idamkan bersama. dalam mencapai target-target pembanguPenulis, Anggota DPR-RI dan alumni nan yang berbasis pada kepentingan rakyat Magister Administrasi Publik secara berkesinambungan. Pendekatan Univ. Padjadjaran Bandung politik biasanya bersifat lebih instan, yang Oleh Gede Sumarjaya Linggih, S.E., MAP
14 - 20 Mei 2018
6
BALI SEPEKAN
103 WN Tiongkok Ditangkap di Tiga TKP POLDA Bali mengungkap kasus cyber fraud (penipuan menggunakan internet) di Perum Graha Mutiara Abianbase, Mengwi, Badung, Jalan Bedahulu XI Denpasar dan Jalan Gatot Subroto I Denpasar, Selasa (1/5). Dari tiga TKP tersebut diamankan 114 orang dengan rincian 11 WNI (5 perempuan dan 6 laki-laki) dan 103 WNA Tiongkok (11 perempuan dan 92 laki-laki). Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Anom Wibowo didampingi Wadir AKBP Ruddi Setiawan mengatakan, penyelidikan kasus ini dilakukan tim Reskrimsus, Satgas CTOT dan Sabara Polda Bali sejak dua minggu lalu. Setelah itu dilakukan penggerebekan di tiga TKP tersebut secara bersamaan. Adapun rincian hasil pengungkapannya yaitu di TKP Perum Graha Mutiara Abianbase diamankan 49 orang, terdiri atas 5 WNI (2 perempuan dan 3 laki-laki) dan 44 WN Tiongkok (7 perempuan dan 37 laki-laki). Barang bukti yang disita yakni 51 unit telepon, satu laptop, 43 paspor, lima handphone, dua router, dua printer dan 26 HUB. Di TKP Jalan Bedahulu XI Denpasar, diamankan 32 orang terdiri atas 4 WNI (2 perempuan dan 2 laki-laki) dan 28 WN Tiongkok (3 perempuan dan 25 laki-laki). Barang bukti disita 20 handphone, 13 router, dua lapto dan satu paspor. TKP Jalan Gatsu I Denpasar diamankan 33 orang terdiri atas 2 WNI (1 perempuan dan 1 laki-laki) dan 31 WN Tiongkok (1 perempuan dan 30 laki-laki). Polisi menyita 28 handphone, tiga router, dua laptop, 38 paspor dan satu unit HUB. l Ngurah Kertanegara
MBP/but
Polisi Didesak Ungkap Pelaku Pencurian ’’Pratima’’ KASUS pencurian pratima di Pura Luhur Dalem Desa Pakraman Penebel Kelod, Penebel, belum lama ini mendapat atensi langsung Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Imdonesia (KMHDI) di Tabanan dan juga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali. Bahkan, perwakilan dari kedua lembaga itu Selasa (1/5) mendatangi Polres Tabanan. Mereka mendesak agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap siapa pelaku pencurian pratima tersebut. Mereka diterima Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Yana Djaya Widya. Pada pertemuan singkat itu, anggota Humas PHDI Bali I Ketut Bagus Arjana Wira yang mendapatkan perintah Ketua PHDI Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana menanyakan sejauh mana pihak kepolisian telah melakukan pengungkapan kasus pencurian pratima di Pura Luhur Dalem Desa Pakraman Penebel Kelod itu? ‘’Kami diminta menanyakan perkembangan kasus pencurian pratima di Tabanan yang saat
ini masih dilakukan penyelidikan terhadap pelaku,’’ ujarnya. Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Yana Djaya Widya mengatakan, pihaknya menyambut baik apa yang disampaikan perwakilan KMHDI dan PHDI Bali itu. Menyimak atensi itu, kata Kasat Reskrim, hal itu membuktikan kepedulian masyarakat terhadap Tabanan sangat besar. Terkait kasus pencurian pratima itu pelakunya sampai saat ini masih lidik. Bahkan dirinya juga telah membentuk tim baik dari Polsek dan Polres, untuk bisa secepatnya mengungkap pencurian pratima tersebut. Berdasarkan olah TKP, saat kejadian pencurian yang diketahui Minggu (29/4) lalu itu, belum bisa diprediksi berapa orang pelakunya. Yang pasti pelakunya telah melakukan pencurian dengan pemberatan. Salah satu tempat penyimpanan pratimanya dirusak. ‘’Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara,’’ tegas AKP Yana. l Puspadewi
Sejak 2005 Hingga Maret 2018
Jumlah Penderita HIV/AIDS Capai 895 Orang JEMBRANA yang merupakan jalur perlintasan antarpulau rentan terjadi penularan HIV/AIDS. Bahkan, tiap tahunnya terus meningkat. Dari data di Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jembrana, pada tahun 2017 tercatat ada 107 orang yang mengidap HIV. Sedangkan, di tahun 2018 (hingga akhir Maret) ditemukan ada 27 orang yang menderita HIV. Salah satu yang sangat rentan dalam hal penularan HIV/AIDS, yakni tempat hiburan
malam. Seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu. Hasil mobile Voluntary Conceling Test (VCT) selama sepekan ini, petugas mendapati empat orang positif HIV. Mereka ini kebanyakan bekerja di tempat hiburan malam seperti kafe remang-remang. Ketua Pelaksana KPA Kabupaten Jembrana dr. I Putu Suasta didampingi Sekretaris KPA dr. I Gusti Bagus Oka Parwata, Selasa (1/5) mengungkapkan, tim sengaja menyasar dua wilayah yakni di tempat hiburan malam
(kafe-red) di Desa Delodberawah, Mendoyo dan Kelurahan Gilimanuk, Melaya. Pihaknya sengaja melakukan pemeriksaan terhadap pelayan kafe. Dengan demikian, sejak 2005 hingga Maret 2018, secara kumulatif jumlahnya sudah mencapai 895 kasus HIV/AIDS di Kabupaten Jembrana. Dari jumlah itu, yang mengambil ARV untuk penanggulangan HIV hanya 290 orang. l Surya Darma 14 - 20 Mei 2018
7
7
L A P O R A N U TA M A
Jadi DPD Tak Sekadar ”Aji Mumpung”
T
ahun depan, Indonesia akan menggelar pemilu serentak. Baik itu memilih para legislator maupun presiden serta wakilnya. Di tahun ini tahapan untuk pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) juga sudah mulai digelar. Belum lama ini, KPU menutup secara resmi penyerahan dukungan sebagai syarat mencalonkan diri sebagai anggota DPD. Hasilnya di Bali ada 23 nama yang sudah menyerahkan syarat dukungan. Atas sejumlah nama ini, harapan dan aspirasi pun berkembang. Para anggota DPD dari Bali diharapkan tak sekadar maju dan “aji mumpung”, ada sejumlah tanggung jawab yang diemban dan diwujudkan demi kemajuan Bali. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPD RI) mempunyai peran strategis di dalam mengemban amanat rakyat dan memajukan suatu daerahnya. Sehingga, DPD yang sifatnya independen sangat diharapkan oleh golongan/ kelompok masyarakat di dalam menyerap aspirasi rakyat di daerah yang belum terserap oleh DPR. Dengan harapan apa yang menjadi inspirasi rakyat dapat diserap untuk bisa dijadikan peraturan di tingkat nasional.“Sesungguhnya para anggota DPD dipilih dari orang-orang yang memang fungsional, ahli atau yang mengawakili dari organisasi-organisasi
8
14 - 20 Mei 2018
tertentu yang bukan partisipan politik. Sehingga, ia (DPD RI-red) tidak terikat oleh parpol tertentu. Sehingga, ia mempunyai peran yang strategis dan urgent di pusat,” ujar Pengamat Politik, Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. Kendati demikian, Budiartha mengatakan bahwa seiring perkembangan politik banyak anggota DPD RI yang berasal dari partisipan parpol. Terutama mereka yang gagal menjadi anggota DPR RI, bahkan “pensiunan” DPR RI mencalonkan diri menjadi anggota DPD RI. “Mestinya ke depan agar aspirasi daerah itu yang tidak terwakili di DPR, benarbenar dibawa juga suaranya, sehingga DPD ini bukan lagi dipilih dari orangorang partisipan politik,” tegas Dekan Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) ini. Budiartha menyoroti, kontestasi bakal calon (balon) DPD RI Dapil Bali tahun 2019 yang bervariatif. Pihaknya menyarankan, masyarakat Bali agar jeli dalam menentukan pilihannya nanti, sehingga apa yang menjadi aspirasi masyarakat Bali bisa terserap dan diperjuangkan oleh anggota DPD di pusat. Sementara itu, Pembina Umum Paiketan Krama Bali, Ida Rsi Acharya Agni Budha Wisesanatha, mengatakan di era demokrasi seperti saat ini siapapun punya hak memilih dan dipilih. Namun demikian, terlepas dari sistem yang sifatnya normatif sistematik tersebut, ada tanggung jawab sosial dan moral. “Kalau figur yang bersangkutan bisa pro aktif dan memang karakternya ngayah, konseptual, bisa memfasilitasi rakyat, punya network dan karisma nasional, serta dihormati di daerahnya, maka figur ini akan bisa bermanfaat,” ujarnya. Kalau tidak, lanjutnya, walaupun populer dan bisa menang secara kuantitatif, khawatirnya malah akan merusak kualitas demokrasi. Apalagi, menjadi anggota DPD RI banyak hal yang harus diperjuangkan. Terutama di Bali, dikatakan,
nanyak hal yang perlu dijaga dan dikembangkan untuk kesejahteraan Bali dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Bali. Sehingga, figur yang sekadar populer namun kurang paham Bali, tidak ahli diplomasi, legal drafting, dan figur yang merasa tahu banyak hal mengenai Bali, namun tidak cukup energik dalam bekerja (pasif) disarankan untuk tidak mencalonkan diri sebagai calon DPD RI. “Berikan kepada calon-calon yang berbobot, verbal baik, legal drafting baik dan berenergi. Yang cukup paham penderitaan rakyat Bali. Tak perlu calon terlalu banyak. Kalau perlu ayo para calon untuk melakukan konsolidasi,” ajaknya. Terlebih lagi, menurutnya sejauh ini anggota DPD RI Dapil Bali hanya satu dua yang aktif dan konsen terhadap masalah Bali. Selebihnya, kurang efektif. Oleh karenanya, pihaknya berharap siapapun yang akan lolos dan terpilih menjadi anggota DPD RI 2019 nanti, harus konsen terhadap kesejahteraan rakyat dan kejagegan Bali ke depannya. Apalagi, Bali adalah pusat pariwisata dunia. Kemungkinan budaya luar akan senantiasa masuk ke darrah Bali. l Winatha
Ida Rsi Wisesanatha
Bakal Calon DPD RI 2019 Provinsi Bali
I Gusti Ngurah Harta
A.A. Gde Agung
Profesi/Jabatan sebelumnya : Mantan Bupati Badung Jumlah dukungan : 3145 Misi : Ingin membawa misi kebhinekaan dalam bingkai NKRI.
Gede Lanang Darma Wiweka Profesi/ Jabatan sebelumnya : Musisi/Personil Band Lolot Jumlah dukungan : 3310 Misi : Mengawal aspirasi masyarakat khususnya di bidang seni dan budaya, menjaga dan mempertahankan keragaman antarumat beragama.
Profesi/Jabatan
sebelumnya : Penekun Spiritual/ Pinisepuh Sandi Murti Jumlah dukungan : 4055 Misi : Ingin menyetarakan DPD dengan DPR dan menyuarakan kepentingan daerah.
I Ketut Suwardiana
Anggota DPRD Tabanan dari Hanura/mantan politisi PDIP Jumlah dukungan : 2938 Misi : Keinginan berjuang untuk kepentingan masyarakat Bali.
I Gde Putu Satwika Yadnya Profesi/Jabatan sebelumnya : Dirut PD Pasar Buleleng Jumlah dukungan : 2476 Misi : Mengupayakan dan memperjuangkan ekonomi kerakyatan.
Dewa Made Suamba Negara Profesi/Jabatan sebelumnya : Politisi Golkar/mantan Anggota DPRD Bali Jumlah dukungan : 2647 Misi : Menjadi ujung tombak dalam menyelaraskan program-program Pemprov Bali dengan pusat.
I Gede Ngurah Ambara Putra Profesi/Jabatan sebelumnya : Kelian Banjar Kertha Bumi Denpasar/Pengusaha Jumlah dukungan : 3879 Misi : Memperjuangkan tiga restorasi Bali, yakni payung hukum kelestarian kearifan lokal dan sastra budaya Bali, ekonomi kerakyatan, dan menanamkan kearifan lokal Bali pada dunia pendidikan.
A.A. Ngurah Oka Ratmadi Profesi/Jabatan sebelumnya : Anggota DPD RI (incumbent) Jumlah dukungan : 2874
Profesi/Jabatan
Profesi/Jabatan :
Made Mangku Pastika
Profesi/Jabatan
sebelumnya : Gubernur Bali Jumlah dukungan : 3080 Misi : Membawa Bali Mandara dalam lingkup NKRI dan pergaulan dunia.
Ngurah Sugiarta
Profesi/Jabatan sebelumnya : Advokat Jumlah dukungan : 2173 Misi : Berjuang dan mengawal daerah, terutama dari Buleleng untuk Bali.
Ni Made Suastini (Dek Ulik)
Bagus Made Wirajaya Profesi/Jabatan sebelumnya : Tokoh masyarakat Ubung/Anggota DPRD Kota Denpasar Jumlah dukungan : 3091
I Ketut Putra Ismaya Jaya Profesi/Jabatan sebelumnya : Sekjen DPP Laskar Bali Jumlah dukungan : 3784 Misi : Menjaga Bali dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Bali.
Profesi/Jabatan sebelumnya
: Diva Pop Bali/Politisi Hanura Jumlah dukungan : 6204 Misi : Melanjutkan program sang suami, Kadek “Lolak� Arimbawa. Salah satunya mempersembahkan kesenian ke seluruh desa di Bali.
Ni Made Ayu Sriwathi
I Nyoman Sukrayasa
Profesi/Jabatan
sebelumnya : Politisi PDIP/Advokat Jumlah dukungan : 2846
Profesi/Jabatan sebelumnya : Pimpinan Umum Media Bali Niskala dan Investor Properti Jumlah dukungan : 2263 Misi : Berjuang mewakili perempuan Bali, terutama untuk menciptakan pemerataan pembangunan di Bali.
I Wayan Adnyana
Profesi/Jabatan sebelumnya : Politisi Hanura Jumlah dukungan : 2212 Misi : Memperjuangkan Bali di DPD.
I Nengah Manumudita
Profesi/Jabatan
Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati Profesi/Jabatan sebelumnya : Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bali Jumlah dukungan : 2019
Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS Profesi/Jabatan sebelumnya : anggota DPD RI (incumbent) Jumlah dukungan : 5077 Misi : Melanjutkan perjuangan di bidang legislasi yang masih tertunda.
H. Bambang Santoso Profesi/Jabatan sebelumnya : Ketua Dewan Masjid Bali Jumlah dukungan : 2726 Misi : Memperjuangkan Bali sebagai entitas pariwisata dunia dan menjaga identitas tersebut dengan keharmonisan yang dibangun dari berbagai suku bangsa dan etnis.
sebelumnya : Ketua HNSI Bali/mantan Kadis Perikanan Kabupaten Badung Jumlah dukungan : 3296 Misi : Memperjuangkan hak-hak masyarakat Bali, termasuk subak, desa adat, dan lembagalembaga lainnya agar mendapatkan keadilan.
I Gusti Made Ngurah Profesi/Jabatan sebelumnya : Tokoh asal Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar/mantan Kakanwil Agama Jumlah dukungan : 2076 Misi : Memantapkan pembinaan tentang agama, adat dan budaya.
I Nengah Wiratha
sebelumnya : Politisi Hanura/mantan anggota DPD RI Jumlah dukungan : 2627 Misi : Memperjuangkan LPD, hasil visa on arrival untuk Bali, dan pemberdayaan generasi muda.
Ida Bagus Ketut Purbanegara Profesi/Jabatan sebelumnya : Bendesa Adat Buduk Jumlah dukungan : 2462 Misi : Memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya desa adat di Bali.
Syarat Calon Anggota DPD
- Perseorangan - Tidak pernah dipidana penjara - Bersedia bekerja penuh waktu - Memiliki dukungan minimal 2000 KTP - Dukungan minimal di 5 kabupaten/kota - Lulus verifikasi administrasi - Lulus audit dana kampanye - Mengundurkan diri bila menjadi pejabat negara atau digaji dari keuangan negara - Bersedia untuk tidak berpraktik dalam pekerjaan lain yang dapat menimbulkan konflik kepentingan
9
L A P O R A N U TA M A
Kompeten dan Punya Legitimasi
K
PU Provinsi Bali menutup secara resmi penyerahan dokumen syarat dukungan menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada 26 April. Ada 27 orang yang datang ke KPU Bali, namun hanya 23 yang dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya. Dua di antaranya gagal lantaran tidak memenuhi syarat minimal jumlah dukungan sehingga berkasnya harus dikembalikan. Sedangkan dua orang lagi tidak jadi menyetorkan dokumen syarat dukungan dengan jumlah suara minimal 2000 dan tersebar di minimal 5 kabupaten/kota. Komisioner KPU Provinsi Bali, Ni Putu Ayu Winariati mengatakan Peraturan KPU (PKPU) terkait pencalonan anggota DPD sejatinya belum turun. Jadi, pihaknya hanya berpatokan pada Undang-undang. Namun, untuk persyaratan sejauh ini tidak ada yang berubah terlalu signifikan bila dibandingkan Pemilu 2014. “Mungkin yang berubah itu hanya KTP elektronik saja. Kalau dulu kan tidak ada KTP elektronik,” imbuhnya. Menurut Wina, jumlah balon DPD kali ini memang lebih sedikit bila dibandingkan tahun 2014 lalu. Namun dari segi komposisi, justru dikatakan lebih variatif. “Incumbent ada 2, lalu ada gubernur, mantan bupati, Direktur PD Pasar, ada juga tokoh-tokoh ormas, tokoh-tokoh adat, bendesa. Kemudian tokoh-tokoh partai dan seniman juga ada. Jadi menurut saya, komposisinya lengkap,” jelasnya. Hal yang menarik, jumlah bakal calon DPD kali ini hanya hampir setengah dari jumlah calon anggota DPD tahun 2014 yang mencapai 41 orang. Ke-23 bakal calon inipun belum tentu seluruhnya bisa lolos hingga ke tahapan pendaftaran calon anggota DPD. Sebab, mereka harus melewati verifikasi administrasi dan verifikasi faktual. Dari 23 nama tersebut, dua di antaranya adalah incumbent, yakni Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS dan A.A. Ngurah Oka Ratmadi. Wedakarna khususnya optimis, perolehan suaranya dulu sebanyak 178.934 minimal bisa direngkuhnya kembali dan bahkan yakin bisa melebihi. Selama menjadi anggota DPD sejak hampir 5 tahun
10
terakhir, dirinya memakai prinsip kerja, kerja, dan kerja. “Masyarakat sudah bisa menerima hasilnya dan silakan dari 4 orang DPD periode 2014 sampai sekarang, masyarakat sudah bisa menilai semua putraputra terbaik Bali dan kami semua saling mengisi,” ujarnya. Selain incumbent, ada pula tokoh-tokoh senior yang “turun gunung” menyerahkan dokumen syarat dukungan ke KPU Bali. Diantaranya, mantan Bupati Badung, A.A. Gde Agung dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Gubernur Bali Made Mangku Pastika bisa dikatakan cukup optimis terlibat dalam pertarungan merebut salah satu kursi anggota DPD RI 2019. Menurutnya, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) harus diisi dengan orang-orang yang kompeten sekaligus legitimate. Jika di Bali ada 2,9 juta pemilih, maka dukungan minimal yang harus dikantongi adalah 400 ribu suara. Berdasarkan data di www.dpd.go.id, jumlah suara tertinggi anggota DPD RI 2014-2019 adalah 178.934, yang diraih oleh Shri IGN Arya Wedakarna MWS. Disusul I Kadek Arimbawa (Lolak) dengan perolehan 161.607 suara, A.A. Ngurah Oka Ratmadi (Cok Rat) sebanyak 150.288 suara, dan Gede Pasek Suardika sebanyak 132.887 suara. “Minimum 400 ribu baru berhak mewakili Bali dari 2,9 juta suara. Kalau hanya diwakili oleh peraih suara 170 ribu, 150 ribu, 100 ribu, legitimate tidak itu? Mewakili di kancah nasional dan global lho,” ujar Pastika. Pastika tak menampik peran DPD di daerah khususnya Bali selama ini memang belum maksimal. Sebab, anggota DPD dikatakan belum melaksanakan peran sesuai dengan statusnya tersebut. “Sekarang kita mencari wakil yang legitimate, kalau tidak apa gunanya? Tidak ada gunanya,” imbuhnya. Pada intinya, lanjut Pastika, seorang anggota DPD harus bisa mengkoordinir para legislatif yang ada di Bali. Yakni, 9 wakil Bali yang nanti duduk di DPR RI dan 4 wakil Bali di DPD. Termasuk memiliki kemampuan untuk mengkoordinir semua partai politik yang ada, serta eksekutif di tingkat
daerah hingga pusat bahkan dunia. “Kalau cuma wara wiri tidak jelas, siapa mau percaya? Harus ada orang yang mampu mengajak, merangkul, dan mempengaruhi semua unsur-Posisi DPD juga menarik kaum perempuan untuk ikut dalam tahapan pencalonan. Meski jumlahnya hanya 3, dari 23 nama tersebut. Salah satunya merupakan Pimpinan Umum Media Bali Niskala, yakni Ni Made Ayu Sriwathi. Ayu merasa jengah karena saat ini tidak ada senator perempuan dari Bali yang duduk di kursi DPD. Sekaligus tak merasa gentar harus berhadapan dengan bakal calon lain yang didominasi oleh laki-laki. Bahkan sebagian merupakan nama-nama yang sudah dikenal luas oleh masyarakat. “Saya melihat positif saja, karena ini adalah kompetisi. Sekarang yang menang bergantung dari masyarakat Bali yang memilih kita. Masyarakat sudah pintar, mana yang harus dia pilih, mana yang tidak,” katanya. Ayu mengaku akan memperjuangkan pemerataan pembangunan antara Bali Selatan dengan wilayah Bali lainnya. Di deretan bakal calon DPD, tak sedikit pula yang ingin memperjuangkan adat istiadat, agama, dan budaya Bali. l Rindra
14 - 20 Mei 2018 MBP/rin
Ni Putu Ayu Winariati
10
P E M E R I N TA H A N
Pemkab Gianyar
Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi Bintang Dua Tingkat Nasional PEMERINTAH Kabupaten Gianyar meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi Bintang Dua dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Penilaian dilakukan Kemendagri berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2016. Penghargaan ini diberikan sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100 - 53 Tahun 2018 tentang Peringkat dan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional Tahun 2016. Di mana Pemkab Gianyar meraih peringkat ke-43 secara nasional dengan skor 3,3251 yang mana batas atas skor kinerja tertinggi adalah 3,7500. Dengan peringkat 43 secara nasional dan skor 3,3251, Pemkab Gianyar menduduki peringkat pertama sebagai kabupaten dengan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah tertinggi se-Bali. Disusul Pemkab Jembrana dengan skor 3,2720, Badung 3,2065, Buleleng 3,2046, Klungkung 3,1677, Denpasar 3,1530, dan Tabanan 3,0100. Pemberian penghargaan dilangsungkan dalam acara Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4). Acara tersebut diadakan sekaligus untuk memperingati Hari Otonomi Daerah yang ke-22. Hari Otda diperingati setiap tahunnya pada 25 April. Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono mengatakan, peringatan Hari Otda merupakan suatu cara untuk pemerintah pusat bisa memonitor, sekaligus mengevaluasi kinerja pemerintah daerah setiap tahunnya. Sumarsono juga mengatakan, penilaian ini adalah yang paling komprehensif guna memberikan penghargaan terhadap sejumlah daerah dengan kinerja penyelenggaraan pembangunan daerah dan sosial kemasyarakatan. Penerima penghargaan untuk Pemkab Gianyar diwakili oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, I Wayan Suardana, S.Sos., MAP. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya mengucap syukur atas prestasi kinerja yang diraih Pemkab Gianyar. “Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh OPD yang sudah berkinerja dengan baik sehingga prestasi ini dapat diraih, mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi seluruh OPD untuk selalu berkinerja baik dalam rangka melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat makin dapat ditingkatkan,� ucap Sekda Wisnu Wijaya. l adv
MBP/ist
I Made Gede Wisnu Wijaya
14 - 20 Mei 2018
11
AKTIVITAS
MBP/ist
PEMKAB GIANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas Prestasi Kinerja Status Sangat Tinggi Bintang Dua dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Penilaian dilakukan Kemendagri berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2016. Penghargaan ini diberikan sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100-53 Tahun 2018 tentang Peringkat dan Status Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Secara Nasional tahun 2016. Pemkab Gianyar meraih peringkat ke43 secara nasional dengan skor 3,3251 yang mana batas atas skor kinerja tertinggi adalah 3,7500.
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Peningkatan kualitas layanan terus menjadi perhatian RSUD Klungkung. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas berupa Instalasi Bedah Sentral (IBS). Peletakan batu pertamanya berlangsung, Rabu (2/5). Dilaksanakan Penjabat Sementara Bupati Klungkung I Wayan Sugiada. Birokrat asal Tabanan ini menjelaskan instalasi yang pembangunannya dianggarkan Rp 20 miliar ini sangat dibutuhkan masyarakat. Sesuai perencanaan, akan terbangun tiga lantai. ‘’Ini kebutuhan vital dalam penanganan operasi pasien. Karena itu berkomitmen bisa mewujudkannya. Ini juga untuk menekan angka rujukan dan memperpendek waktu tunggu operasi,’’ jelasnya.
MBP/ist
MBP/ist
WABUP JEMBRANA - Agar makin mendekatkan generasi muda dengan akar budaya yang dimiliki, Pemkab Jembrana melalui Dinas Pariwisata dan Budaya menggelar kemah budaya. Acara tersebut dibuka Wakil Bupati (Wabup) Jembrana Made Kembang Hartawan, Jumat (27/4) di lantai 2 Aula Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana. Pembukaan ditandai dengan pengalungan name tag peserta oleh Wabup Kembang, disaksikan Ketua Karang Taruna Jembrana Arya Tangkas, perwakilan Kepala OPD Pemkab Jembrana dan para peserta. Kepala Bidang Kebudayaan I Putu N Sutardi dalam laporannya, Kemah Budaya 2018 bertemakan “Meraga Atman Lan Meraga Bawana”.
12
14 - 20 Mei 2018
PEMKOT DENPASAR - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2018, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan upacara bendera di Lapangan Lumintang, Rabu (2/5), yang diikuti Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara selaku pembina upacara. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar AA Rai Iswara, perwakilan DPRD Kota Denpasar, jajaran OPD di Lingkungan Pemkot Denpasar dan tentunya siswa-siswi di Kota Denpasar. Dalam peringatan Hardiknas tahun ini, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk mewujudkan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia Muhadjir Effendy sesuai tema yang diangkat, yaitu ‘’Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan’’.
14 - 20 Mei 2018
13
A KT I V I TA S
Mbp/ist
Mbp/ist
TELKOMSEL - Telkomsel bekerja sama dengan Dukcapil terus mendorong pelanggan untuk melakukan registrasi prabayar dengan menggelar program Jemput Bola. Program ini berupa kegiatan kunjungan dan sosialisasi hingga ke wilayah rural dan pedesaan, serta penempatan petugas pelayanan baik di kantor Dukcapil maupun GraPARI untuk mendukung kesuksesan program registrasi prabayar. Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan, program jemput bola merupakan wujud keseriusan Telkomsel dalam menyukseskan program registrasi prabayar yang dicanangkan pemerintah.
WABUP BADUNG - Sebanyak 1.200 orang siswa seKabupaten Badung mengikuti tes “Try Out” SBMPTN Tahun 2018 Pola (Pemuda dan Olahraga) yang bertema “Sarasehan Pilar Kebangsaan” bertempat di Gor Purna Krida Kerobokan, Minggu (29/4). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Kab Badung Putu Parwata, anggota DPRD Gusti Anom Gumanti, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Ketut Widia Astika, Ketua Panitia I Wayan Regep, Ketua Panitia/Pora AA Ayu Triana Tira, Kepala Sekolah SMA/SMK se- Kabupaten Badung dan seluruh siswa SMA/ SMK Se- Kabupaten Badung.
Mbp/ist
Mbp/ist
WABUP JEMBRANA -Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan, Rabu (25/4) menghadiri acara maguru saksi pamelaspasan wantilan Pura Puseh dan Desa Pakraman Tuwed, Kecamatan Melaya. Seusai peresmian, ia memberikan apresiasinya kepada panitia pembangunan atas terselesaikannya wantilan Pura Puseh tersebut. Menurutnya pekerjaan itu bisa terwujud berkat kerja keras semua pihak bersama masyarakat dengan cara gotong royong. Meskipun cukup lama, hampir 4 tahun, namun kerja keras tersebut akhirnya terbayarkan dengan bisa digunakannya wantilan sebagai pendukung fasilitas pura.
14
14 - 20 Mei 2018
STPBI - Pada 17 April 2018 lalu mahasiswa/i D-4 Manajemen Pariwisata angkatan 2015 berkesempatan mengunjungi Osaka, Jepang. Kegiatan ini merupakan salah satu program yang disediakan oleh Program Studi D-4 Manajemen Pariwisata Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI). Pada semester enam mahasiswa/i D-4 MKP diberikan kesempatan mengunjungi negara lain untuk mengamati secara langsung kondisi pariwisata di sebuah negara. Program ini disebut Overseas Program. Dalam program ini dilakukan beberapa rangkaian acara seperti mengunjungi sejumlah destinasi wisata terkenal sekaligus menyebarkan kuesioner kepada wisatawan di destinasi wisata di Osaka dan kunjungan ke Osaka University For Tourism.
Mbp/ist
Mbp/ist
FE UNWAR - Sesuai harapan, satu per satu dosen Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa (FE Unwar) yang menempuh pendidikan lebih tinggi akan tercapai. Jumat (27/4), dosen andalannya, Ni Made Wahyuni, S.E., M.Agb., menjalani sidang khusus ujian terbuka di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (Unud). Made Wahyuni menjalani sidang ujian promosi doktor Program Studi Ilmu Manajemen Program Pascasarjana Unud. Disertasi yang dibawakan adalah Anteseden Inovasi dan Konsekuensinya terhadap Kinerja Bisnis UKM Industri Produk Tekstil di Bali. Disertasi ini dipaparkan dalam rapat senat terbuka di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unud.
WABUP BADUNG - Kabupaten Badung menjadi daerah pertama di Bali, bahkan di Indonesia, yang menuntaskan program pemerintah pusat PTSL (Pensertifikatan Tanah Sistematis Lengkap). Pasalnya, di tahun 2018 ini BPN Badung bersama Pemkab Badung berkomitmen menyelesaikan 100 persen pensertifikatan tanah masyarakat yang tersisa sejumlah 43.000 bidang. Hal tersebut terungkap saat Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa menyerahkan Sertifikat PTSL tahun 2017 dan hibah tahun 2018 kepada masyarakat Kecamatan Mengwi. Selain itu, Suiasa juga menyerahkan dana hibah untuk masyarakat Kuta Utara, Rabu (2/5). Penyerahan dilakukan di dua tempat berbeda, yakni di Wantilan Pura Dalem Gede, Desa Adat Mengwi dan Wantilan Pura Petitenget, Kuta Utara.
Mbp/ist
BUPATI JEMBRANA - Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) secara rutin dirayakan di Indonesia setiap tahunnya. Namun, perayaan Hardiknas di Jembrana tahun ini sedikit berbeda dibanding sebelumnya. Pasalnya, usai upacara peringatan Hardiknas 2018 yang disinergikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah, Bupati Jembrana I Putu Artha mengadakan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Jembrana, termasuk menyempatkan diri menengok anak-anak yang sedang sakit di Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara dan warga yang ada di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Dalam kunjungannya ke sekolah-sekolah, Bupati Artha yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora), I Putu Eka Suarnama, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana, Ny. Ari Sugianti Artha serta beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memantau langsung kondisi fisik serta sarana dan prasarana sekolah, termasuk proses belajar mengajar.
Mbp/ist
SENATOR WEDAKARNA - Senator DPD-RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir di Bumi Gora, Lombok, NTB, dalam acara seminar nasional yang diselenggarakan oleh DPP Persatuan Pemuda Hindu Dharma (Peradah) NTB. Acara yang diadakan di Kampus Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Gede Puja Mataram ini menghadirkan ratusan undangan dari unsur mahasiswa, dosen, tokoh umat serta akademisi dari Kota Mataram. Wayan Pujawan (Direktur The Hindu Center Of NTB/Ketua Ashram Prema Shanti), Gusti Ayu Alet Irmawati (Ketua Panitia) dan Nyoman Widhiarsana, S.T., CHT. (Ketua Peradah) turut mendampingi Senator AWK. 14 - 20 Mei 2018
15
POLITIK
Buruh dan Isu Politik
I
su buruh menguat menjelang Pilpres 2019. Isu-isu perburuhan terseret oleh maraknya agenda politik. Kuat kecenderungan menguatnya isu-isu perburuhan akan sejalan dengan menguatnya agenda politik menjelang Pilres 2019. Suara aktivis buruh kalah lantang dari politisi dalam pemberitaan isu perburuhan di media massa menurut laporan riset Indonesia Indicator (I2) berjudul “Buruh Indonesia dalam Potret Media” . “Suarasuara aktivis buruh kalah lantang dengan suara politisi,” kata Direktur Komunikasi I2 Rustika Herlambang dalam siaran pers perusahaan intelijen media itu. Riset I2 menunjukkan sepanjang 1 Mei 2017-30 April 2018 ada 86.656 berita tentang buruh dan perburuhan yang dimuat 1.726 media daring lokal dan nasional. Dari 10 narasumber yang paling banyak dikutip media massa dalam berita tentang buruh, menurut riset itu, Presiden KSPI Said Iqbal merupakan satu-satunya aktivis buruh yang bertengger dalam jajaran sepuluh besar, menempati peringkat ke-2 dengan 3.469 pernyataan yang dikutip dalam 1.301 berita.
16
Sementara kutipan pernyataan Direktur Eksekutif Migran Care Wahyu Susilo menurut riset ada 970, Ketua Pusat Studi Migrant Care Anies Hidayah 630, Sekjen OPSI Timboel Siregar 592, dan Ketua Umum SBSI Muchtar Pakpahan 390. Yang menarik dari temuan riset I2, menurut Rustika, adalah tampilnya Fadli Zon dan Fahri Hamzah sebagai dua sosok politisi oposisi yang masuk dalam jajaran Top Ten Influencer di media yang menyuarakan isu perburuhan dalam posisi yang berseberangan dengan pemerintah. “Di antaranya adalah ide Fadli Zon untuk membentuk Pansus mempertanyakan Perpres Nomor 20 Tahun 2018 yang memberikan kemudahan bagi masuknya Tenaga Kerja Asing ke Indonesia,” ujar Rustika. Indikasi yang memperkuat peningkatan berita buruh yang ditopang dan dipicu oleh isu politik dan pemilu, Rustika menjelaskan, bisa dilihat dari data 10 narasumber yang paling banyak dikutip pernyataannya dalam berita tentang buruh. Sebagai bagian dari kontestasi politik menuju Pilpres 2019, dalam pandangan Rustika, pro dan kontra terhadap kebi-
MBP/ist
jakan terkait buruh masih tergolong wajar. “Isu perburuhan memang rawan, namun sekaligus penting bagi upaya mendulang suara dukungan dalam Pilpres mendatang,” ujarnya. Kentalnya nuansa politik berita buruh dan aksi buruh membuat warganet di linimasa Twitter memiliki sikap tersendiri. Dalam setahun terakhir, percakapan tentang buruh mencapai 358.173 cuitan yang dikicaukan oleh 73.388 akun. Riset I2 juga menunjukkan bahwa persoalan pengupahan dan kesejahteraan masih menjadi isu yang dilekatkan media pada buruh, terlihat dari adanya 19.024 berita mengenai masalah itu. Di banyak daerah, buruh masih konsisten menekan pemerintah maupun perusahaan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih layak, dan informasi ini tertuang dalam 19.024 berita, mencakup 35 persen dari total lima isu teratas. Menurut hasil telusur data media, kata Rustika, isu politik dan pemilu justru menduduki peringkat dua idu terbesar dari seluruh pemberitaan mengenai buruh dalam satu tahun terakhir, yang meliputi 10.206 berita. l Hardianto
14 - 20 Mei 2018
16
Memberantas Mafia Pangan MAFIA pangan selalu dikaitkan dengan gejolak harga di pasaran. Bulog yang menjadi benteng terakhir dalam menjaga cadangan pangan nasional pun diharapkan bisa menyikapi hal ini. Menyikat mafia pangan dan menuju kemandirian pangan nasional diharapkan bisa terwujud. Penunjukkan Budi Waseso sebagai Dirut Bulog diharapkan bisa merealisasikan harapan ini. Langkah pemerintah menunjuk Budi Waseso pun diparesiasi banyak pihak. Penempatan Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Budi Waseso (Buwas) sebagai Dirut Bulog menggantikan Djarot Kusumayakti dinilai tepat karena umumnya persoalan pangan menjadi krusial menjelang bulan Ramadan. Direktur Institut Agroekologi Indonesia (INAgri), Syahroni, mengharapkan Buwas membawa harapan baik dalam mengatasi persoalan pangan nasional. “Ini tepat momentumnya apalagi menjelang waktu yang krusial yakni Ramadan dan Lebaran,” katanya. Syahroni menilai Buwas sebagai sosok yang tegas dan berani sehingga potensial untuk mampu memberantas mafia pangan hingga ke akar-akarnya. “Latar belakang dan pengalaman Buwas menangani mafia pungli ketika di Bareskrim dan memberantas mafia narkoba ketika di BNN jadi modal pengalaman untuk membongkar mafia pangan,” katanya. Ia menegaskan bahwa stabilitas harga pangan harus dapat dikendalikan oleh pemerintah dengan baik. Menurut dia, harga beberapa komoditas pangan masih di atas harga acuan penjualan pemerintah sebagaimana diatur dalam Permendag Nomor 26 tahun 2017. “Jika kondisi demikian tidak dikendalikan menjelang Ramadan dan Lebaran maka akan memiliki dampak ekonomi dan politik negara ini. Bahkan ada kecenderungan isu pangan ini dipolitisasi oleh sekelompok orang,” katanya. Sementara itu Ketua Bidang Pertanian, Pembangunan Desa, Perikanan dan Kedaulatan Pangan, Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Adhe Musa Said, mengatakan, tugas utama Buwas adalah memberantas ‘kartel pangan’. Tidak hanya itu, berbagai permasalahan yang menghambat tugas berat Perum Bulog salama ini baik berasal dari internal maupun eksternal, sehingga harus segera diselesaikan oleh Kabulog yang baru. “Kami sangat paham permasalahan di Bulog karena Pengurus Pusat GP Ansor bersama Perum Bulog sudah terikat kerjasama, kami jalankan dan temukan masalahnya,” ujar dia. GP Ansor melihat masalah di internal yang menghambat adalah koordinasi yang terputus antara Kantor Bulog di Pusat dengan Divre dan Sub Divre di daerah. Sehingga seringkali kebijakannya pimpinan tertinggi tidak bisa menggerakan mesin organisasinya. Seperti impor beras. Kementerian Pertanian sudah menyampaikan secara terbuka bahwa dimana-mana banjir panen padi dan stok beras bakal melimpah dan tidak ada yang menolak fakta itu. Akan tetapi, Bulog tidak mampu menyerap hasil panen raya tersebut sehingga lebih memilih impor beras dari pada membeli gabah petani binaan Kementerian Pertanian. l Hardianto
Budi Waseso
Halaman...5 Program Unggulan Pendidikan pasraman akan menjadi program unggulan Dirjen Bimas Hindu di masa yang akan datang. Selama ini Dirjen Bimas Hindu hanya mengelola Perguruan Tinggi Keagamaan Hindu (PTKH). Dengan Pendidikan Pasraman, maka lengkaplah pendidikan yang dikelola Dirjen Bimas Hindu dari TK sampai dengan Perguruan Tinggi. Perguruan tinggi menekankan pada aspek kognitif (kecerdasan), sementara pendidikan dasar, menengah dan pendidikan atas, menekankan pada aspek moralitas dan karakter. Lanjut Prof. Widnya, pendidikan pasraman ini bisa menjadi raw input PTKH. Di masa datang jika pendidikan pasraman sudah berjalan dengan baik, maka PTKH juga berjalan dengan baik, karena masalah raw input yang menjadi momok dalam PTKH akan dapat diatasi. Pendidikan Pasraman bisa dikatakan mengisi kekosongan pendidikan Hindu, terutama pendidikan dasar, menengah dan pendidikan atas. Jika kekosongan ini dibiarkan, akan berimplikasi pada berbagai hal. Salah satu implikasinya SDM Hindu akan lemah dalam aspek kognitif (pengetahuan agama) dan praktik agama (psikomotor). “Saya melihat di kalangan Hindu hal ini terjadi. Coba lihat misalnya, ceramah agama atau Dharma Wacana, di kalangan umat Hindu, selalu sepi peminat. Akibatnya, materialisme tumbuh lebih dominan dibanding nilai-nilai spiritual di kalangan umat Hindu. Ini bukan pandangan yang asketik. Karena, bagaimana pun, kita tetap membutuhkan materialisme dalam batas-batas tertentu semasih kita hidup di dunia ini. Tapi, agama menjadi keniscayaan karena menjadi bekal hidup kita di dunia rohani,” ujarnya. l Subrata PTKH Negeri: aIHDN Denpasar aSTAHN Mpu Kuturan Singaraja aSTAHN Gde Pudja Mataram aInstitut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya PTKH Swasta: aSTAH Santika Dharma Malang aSTAH Lampung aSTAH Dharma Nusantara Jakarta aSTKIP Agama Hindu Klaten aSTKIP Agama Hindu Singaraja aSTKIP Agama Hindu Amlapura aUnhi Denpasar aSTAH Dharma Santana Palu aSTAH Bathara Guru Kendari 14 - 20 Mei 2018
17
17
KIPRAH
Ni Putu Nana Satrya Pertiwi
N
Terharu dan Gembira
i Putu Nana Satrya Pertiwi memperoleh nilai tertinggi kedua hasil ujian nasional program jurusan Bahasa se-Bali. Remaja yang merupakan siswa SMAN 4 Singaraja ini meraih nilai UNBK 354,50. Mengetahui dirinya menduduki peringkat kedua, Nana mengaku terharu bercampur gembira. Ia yang merupakan anak dari pasangan suami istri (Pasutri) I Ketut Madeg Satria dan Ni Made Yumartini asal Kelurahan Banyuning, Singaraja ini mengatakan tahu dirinya meraih peringkat dua setelah dihubungi panitia UNBK. Kabar tersebut sempat membuatnya terharu hingga sempat menangis. Pertama kali keberhasilannya dalam UNBK itu dia sampaikan kepada ibunya, Yumartini. Ta k p e l a k keluarganya langsung mengucapkan syu-
kur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. “Yang pasti senang dan tadi sempat menangis dan ibu juga terharu karena tidak menyangka nilai ujian saya di jurusan tertinggi kedua di Bali,” katanya. Selama mempersiapkan UNBK, sulung dari empat bersaudara ini belajar tidak mengenal waktu. Bahkan, Nana yang bercita-cita bekerja di Kedutaan Besar ini harus mendatangi rumah guru pembingbing ujian pada sore hari untuk mempersipakan ujian. Alhasil, kerja kerasnya itu berbuah manis. “Selain di sekolah, saya cari referensi soal di internet lalu coba mengerjakan. Sore hari saya datang ke rumah guru mata pelajaran untuk belajar. Perjuangan ini membuat saya bangga dan ini saya raih tidak lepas dari jasa guru di sekolah ini yang membimbing dari awal sampai saya menamatkan pendidikan di sekolah ini,” jelasnya. Nana yang sejak SMP gemar dengan mata pelajaran Bahasa Inggris sekarang mengincar Jurusan Hubungan Internasional di Universitas Udayana (Unud) dan Jurusan Akutansi di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja. Sayang, perjuangan Nana merebut bangku kuliah di Universitas Gadjah Mada,
Yogyakarta gagal karena tidak lolos dalam kompetisi SBMPTN. Sementara itu, Kepala SMAN 4 Singaraja Dr. Putu Gede Wartawan, S.Pd. M.Pd juga mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya. Dia mengatakan, raihan nilai UNBK untuk Program Bahasa yang diraih Nana merupakan yang pertama kali menjadi terbaik kedua di Provinsi Bali. Biasanya, nilai ujian di program ini, hanya pada 10 besar di Bali. Namun tahun ini, lewat Nana, sekolah yang dipimpinnya berhasil mengukir prestasi. “Ini sangat membanggakan kami karena tahun-tahun sebelumnya Program Bahasa hanya di 10 besar saja. Sekarang tidak saja mengalahkan sekolah favorit di Buleleng, namun nama sekolah kami dan nama siswi kami ini tercatat terbaik kedua di Bali,” jelasnya. l Mudiarta Ni Putu Nana Satrya Pertiwi didampingi Kepala SMAN 4 Singaraja Dr. Putu Gede Wartawan, S.Pd. M.Pd.
AKTIVITAS
MBP/ist
SMK REKAYASA - SMK Rekayasa Denpasar melepas 155 siswanya di halaman sekolah setempat, Rabu (2/5). Pada acara pelepasan ini SMK Rekayasa Denpasar memperoleh kado indah yakni empat siswanya berhasil meraih prestasi kompetisi. Pelepasan siswa kelas XII SMK Rekayasa Denpasar diawali dengan upacara samawartana yang bermakna ungkapan syukur dan terima kasih siswa karena telah menyelesaikan masa pendidikan. Upacara di-puput oleh Ida Pedanda Made Oka Pasuruan dari Geria Ayunan yang ditandai natab dan sembahyang bersama oleh siswa-siswi kelas XII serta staf guru SMK Rekayasa Denpasar.
MBP/ist
KOTA BANGLI - Ratusan anak perwakilan sejumlah SD di Kabupaten Bangli, Selasa (1/5), ikut ambil bagian menyemarakkan peringatan HUT ke-814 Kota Bangli, dengan mengikuti karnaval sepeda hias. Karnaval sepeda hias yang mengambil start di depan kantor Bupati Bangli tersebut dibuka Sekda Bangli Ida Bagus Gede Giri Putra. Para peserta tampak semangat dan antusias mengikuti karnaval. Mereka berlomba-lomba menampilkan berbagai macam kreasi pada sepedanya. Ada yang menghias sepeda layaknya kereta kuda, ikan, burung merak dan berbagai bentuk lainnya.
MBP/ist
WABUP BADUNG - Keberadaan buruh atau pekerja merupakan salah satu ujung tombak keberhasilan pembangunan daerah. Untuk itu, pemerintah akan selalu berupaya dapat memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan, bukan hanya untuk lapisan masyarakat saja, tapi termasuk juga kepada para buruh atau pekerja di Kabupaten Badung. Demikian terungkap dalam sambutan Bupati Badung yang dibacakan oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa dalam peringatan Hari Buruh Internasional yang digelar di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jumat (27/4). Wabup Suiasa menyampaikan, perumusan tujuan dan sasaran pembangunan Kabupaten Badung berpedoman dalam enam prinsip dasar pembangunan berkelanjutan, yaitu Pro Growth, Pro Job, Pro Poor, Pro Cultural, Pro Environment dan Pro Law Enforcement.
MBP/ist
PEMKAB BULELENG - Pemkab Buleleng tidak henti-hentinya mendekatkan akses pendidikan untuk anak-anak di daerah ini. Buktinya, pemerintah daerah sekarang merintis pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan metode pembelajaran kelas jauh. Diyakini, upaya ini semakin mendekatkan pelayanan PAUD di Bali Utara. Anak-anak cukup mengikuti pembelajaran di balai banjar atau balai dusun, kemudian guru PAUD sendiri yang datang untuk mengajar. Metode ini dianggap efektif, karena tidak perlu lagi pemerintah membuka PAUD baru. Itu diungkapkan Bunda PAUD Buleleng Ny. Aries Suradnyana usai menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada 31 pengelola PAUD dari sembilan kecamatan di rumah dinas Bupati, Rabu (2/5). 14 - 20 Mei 2018 19
MANCANEGARA
P
Alasan Korut Mau Berdamai Terungkap
ertemuan antara pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Undengan presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae In di desa zona demiliterisasi Korea yang bernama Panmunjom pekan lalu membawa angin segar bagi upaya perdamaian duo Korea tersebut. Dalam pertemuan itu Kim Jong Un dan Moon Jae In sepakat untuk berdamai dan Korut juga bersedia menangguhkan uji coba senjata nuklir mereka. Pertemuan kedua negara ini disambut baik oleh Amerika Serikat, terutama Presidennya, Donald Trump yang juga akan bertemu Kim Jong Un antara bulan Mei atau Juni tahun ini. Tapi banyak pihak yang menyatakan sedikit keheranannya kenapa Korut yang sedari dulu keras kepala tak mau melakukan
20
14 - 20 Mei 2018
perundingan tiba-tiba melunak. Apalagi sampai melakukan usaha unifikasi (penyatuan) kedua Korea di bawah satu pemerintahan. Salah satu alasan kuat kenapa Korut mau berunding tak lain dan tak bukan ialah tentang fasilitas uji coba nuklir mereka, Punggye-ri. Menurut citra satelit milik Tiongkok menunjukkan adanya peningkatan suhu panas radioaktif di daerah fasilitas uji coba nuklir Punggye-ri. Hal ini mengagetkan banyak pihak dan rupanya fasilitas nuklir Punggye-ri telah rusak karena uji coba nuklir Korut yang gagal pada musim gugur yang lalu. Garagara ledakan uji coba nuklir Korut pada 3 September tahun lalu yang menyebabkan fasilitas Punggye-ri rusak dan dikhawatirkan bencana Chernobyl akan terulang
di Korut. Rusaknya fasilitas Punggye-ri menyebabkan kebocoran pengayaan uranium yang bisa berakibat radiasi mematikan dari nuklir tersebut. Rasio ledakan tes uji coba bom nuklir Korut pun sangat besar. Ledakan itu mencapai 100 kiloton dan Korut sudah 6 kali mengujinya, hingga malah merusak fasilitas Punggye-ri. Sebagai perbandingan saja, bom atom yang diledakkan di Hiroshima pada tahun 1945 hanya berkisar 15 kiloton. Celakanya lagi delapan menit setelah ledakan ada gempa sebesar 6,3 skala richter menguncang daerah sekitar Punggye-ri dan ada empat kali lagi gempa susulan pada minggu-minggu berikutnya. Dengan mengumpulkan data seismik berkualitas tinggi dan memeriksa citra
satelit sebelum dan sesudah pengujian, para ilmuwan dapat menentukan di mana gempa ini terjadi dan bahwa mereka memang disebabkan oleh pengujian bom nuklir Korut. “Mengingat sejarah uji coba nuklir Korea Utara yang dilakukan di bawah gunung ini, uji coba nuklir yang sama akan menghasilkan kerusakan dalam skala lebih besar yang menciptakan bencana lingkungan berupa radiasi nuklir,” kata laporan dari tim ilmuwan. Bisa dikatakan Korut mulai ketakutan karena bom nuklir yang harusnya menjadi ‘tameng’ negara malah mengancam pemiliknya sendiri. Kehilangan senjata nuklir membuat jajaran pemimpin Korut mulai berpikir rasional untuk segera ‘mengamankan’ negara dengan cara perdamaian. Dan lebih berbahayanya lagi jika radiasi nuklir gegara rusaknya fasilitas Punggyeri menyerang Korut, maka bisa dipastikan negara tertutup itu tidak bisa menanggulanginya. Gara-gara inilah kurang dari seminggu kemudian Kim Jong Un mengumumkan menangguhkan semua uji coba nuklirnya dan menyerukan perdamaian dengan Korsel serta Amerika Serikat. Tapi yang dirugikan gara-gara kejadian ini bukan Korut semata, namun juga Tiongkok yang kalang kabut jika debu radioaktif gagalnya uji coba nuklir Korut terbang ke arah mereka dari perbatasan kedua negara. Namun di manakah Korut mendapatkan uang untuk mendanai percobaan dan pengembangan senjata nuklir tersebut?
Analis mencatat setidaknya ada lima sumber dana program pembuatan senjata Korea Utara. Yang pertama adalah dari Tiongkok, karena Badan Intelijen Pusat AS mencatat sekitar 75% (atau bahkan lebih) dari perdagangan Korea Utara adalah dengan tiongkok. Korea Utara adalah negara pegunungan yang kaya dengan simpanan sumber daya alam termasuk batubara, emas, perak, uranium, bijih besi dan logam langka dan sumber daya alam ini banyak dijual ke Tiongkok dan Uni Soviet selama beberapa dekade sampai kejatuhan blok komunis.
Namun Tiongkok diperkirakan tetap mempertahankan monopoli perdagangan logam langka dengan Korea Utara. Logam ini penting karena digunakan dalam produksi ponsel, komputer, layar LCD dan mobil. Sumber kedua adalah pekerja Korea Utara yang dikirim ke Tiongkok, Rusia, Timur Tengah, Eropa Timur dan Asia Tenggara, yang memberi pemasukan bagi negara Puluhan ribu warga Korea Utara ini dikirim ke luar negeri untuk bekerja di restoran, lokasi bangunan, petani sayur dan membangun monumen di Afrika. Merekalah yang memberi pemasukan pada perusahaan rudal nuklir. Selain itu, ekonomi Korea Utara juga mendapat pemasukan besar dari penjualan senjata di Asia, Afrika dan Timur Tengah, menurut laporan Panel Pakar Dewan Keamanan PBB. Ada kesepakatan ekspor antara Korea Utara dengan beberapa negara Afrika. Korea Utara juga memiliki industri narkoba yang besar, selain juga dugaan kejahatan siber seperti pencurian atas US$81 juta atau Rp1 triliun dari akun Bangladesh di New York Federal Reserve tahun lalu. Beberapa perusahaan Tiongkok juga diduga membantu menyalurkan uang ke Korea Utara. Tapi, yang terpenting, Korea Utara menghabiskan 25% dari PDB mereka untuk senjata, dan tidak membelanjakannya untuk anggaran kesehatan atau pendidikan bagi warganya. Benar-benar luar biasa bukan. l Gugiek Savindra 14 - 20 Mei 2018
21
DAERAH
Lagi, Gunung Agung Erupsi Asap Gunung Agung Capai 1.500 Meter
D
i tengah status Gunung Agung yang sampai detik ini berada di level III (Siaga - red) masih berpotensi terjadinya letusan. Terbukti Senin (30/4) lalu, gunung yang memiliki ketinggian 3.142 mdpl itu kembali mengalamami erupsi. Bahkan, kepulan asap solfatara yang dikeluarkan gunung tertinggi di Bali itu mencapai ketinggian 1.500 meter. Arah letusannya condong ke barat. Erupsi itu membuat sejumlah dusun di Desa Besakih dan Desa Pempatan terpapar abu vulkanik. Ketua Tim Pemantauan Gunung Agung Rendang, Karangasem, Isyak N. Danak, mengungkapkan, sebelum terjadinya erupsi lebih dulu ditandai terekamnya beberapa kali gempa-gempa vulkanik dalam dan juga vulkanik dangkal dan sejumlah letupan. Selain merekam gempa, secara visual di puncak gunung itu juga terjadi beberapa kali embusan. ‘’Erupsi terjadi Senin pukul 22.45 Wita. Ketinggian kolom abu berwarna putih dan abu-abu itu mencapai 1.500 meter. Asap mengarah ke barat, sehingga tidak sampai mengganggu penerbangan,’’ ucapnya. Adanya erupsi ini membuat Desa Besakih dan sekitarnya, kata Isyak, terpapar abu vulkanik. ‘’Pas erupsi kita menurunkan petugas untuk mengecek abu di Besakih. Dan di sana memang terpapar abu vulkanik, tapi abunya masih tipis,’’ ujarnya. Sampai saat ini, kata Isyak, status Gunung Agung memang belum diturunkan menjadi Waspada. Alasannya, masih terekam terjadinya gempa-gempa vulkanik dalam. Karena di bawah masih ada tekanan energi. Di samping itu, lubang atau celah di dasar kawah itu masih terbuka, sehingga potensi terjadinya erupsi lagi masih cukup besar. Hanya, pihaknya tidak bisa memastikan kapan kembali terjadi
22
14 - 20 Mei 2018
MBP/ist
Gunung Agung kembali mengalami erupsi, Senin (30/4) malam.
erupsi itu. Yang jelas erupsi kecil masih berpotensi terjadi lagi mengingat aktivitas Gunung Agung masih cukup tinggi. ‘’Untuk penurunan status juga belum bisa dipastikan kapan. Sebelumnya memang sempat alat seismograf tidak merekam terjadinya gempa vulkanik. Tapi sekarang gempa vulkanik kembali muncul. Maka dari itu, kita belum bisa memastikan kapan status akan diturunkan. Karena penurunan status tergantung gunungnya. Kita akan terus pantau perkembangannya seperti apa. Kalau misalnya aktivitas gunung menurun nanti pasti akan ada evaluasi oleh tim untuk menurunkan status. Begitu juga sebaliknya kalau aktivitas gunung meningkat signifikan jelas status dinaikkan lagi,’’ ujarnya. Meskipun masyarakat yang bermukim di seputaran Gunung Agung dilihat sudah mulai terbiasa dengan situasi gunung seperti sekarang ini. Akan tetapi, pihaknya tetap mengimbau seluruh warga yang bermukim di seputaran Gunung Agung itu
agar selalu waspada. Selain itu, pihaknya juga menyarankan masyarakat agar tidak melakukan pendakian ke puncak. Karena aktivitas Gunung Agung itu belum sepenuhnya normal. ‘’Kita imbau supaya tidak ada yang mendekat ke puncak. Karena erupsi bisa terjadi sewaktu-waktu. Tetapi memang ada warga yang tetap saja nekat naik ke puncak. Dan kita tidak bisa berbuat banyak. Terpenting kita sudah mengimbau agar tidak mendekat di radius 4 km,’’ tegas Isyak. Salah seorang warga di Banjar Puregai, Desa Pempatan, Rendang, I Wayan Wardana, mengatakan, memang di wilayahnya terjadi hujan abu akibat erupsi Gunung Agung yang kembali terjadi Minggu malam. ‘’Paparan abu yang jatuh masih tipis. Dan warga tidak sampai panik akibat hujan abu itu. Sekarang warga tetap beraktivitas seperti biasa,’’ ujar Wardana. l Eka Prananda
Sehari, DLHK Angkut 32 Meter Kubik Sampah Kiriman SAMPAH kiriman menjadi persoalan yang rutin dihadapi petugas kebersihan. Tidak terkecuali di Pantai Padanggalak, Denpasar. Kondisi ini menbuat petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar harus berjibaku mengangkut sampah kiriman tersebut. Sampah kiriman ini sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir. Bukan saja di Pantai Padanggalak, sampah kiriman juga terlihat di Pantai Matahari Terbit, Pantai Sanur hingga Pantai Mertasari. Langkah pembersihan sampah kiriman ini juga mendapat dukungan dari DLHK Provinsi Bali, masyarakat setempat serta para pengunjung pantai yang turut serta memungut sampah plastik. “Kembali kita melakukan pembersihan sampah kiriman
di beberapa kawasan pantai di wilayah Sanur yang didominasi sampah plastik dan ranting pohon,” ujar Koordinator Kebersihan DLHK Kota Denpasar Wayan Suartana, belum lama ini. Menurut Suartana, sampah kiriman tersebut diperkirakan terbawa gelombang ombak tinggi yang terjadi beberapa hari terakhir. Kondisi ombak besar di seputaran Sanur ini membuat sampah kiriman terus bermunculan. “Paginya kita bersihkan, sorenya pasti akan ada lagi sampah kiriman di pesisir pantai,” katanya. Khusus di Pantai Matahari Terbit, kata Suartana, aksi membersihkan sampah kiriman ini telah dilakukan mulai hari Sabtu (28/4) lalu dan terus berlanjut hingga kini. Dengan melibatkan sejumlah personel, langkah ini mampu
mengumpulkan sampah kiriman hingga mencapai 4 truk. Satu truk yang digunakan petugas mampu menampung sampah sebanyak 6 meter kubik hingga 8 meter kubik, sehingga dalam sehari pihaknya bisa mengangkut sampah mencapai 32 meter kubik. “Pembersihan sampah ini juga didukung penuh DLHK Provinsi Bali dan masyarakat sekitar serta pengunjung Pantai Sanur yang peduli kebersihan,” ujarnya. Suartana menegaskan, pihaknya terus memantau dan bersiaga untuk mengantisipasi sampah kiriman. Ia berharap, masyarakat meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah secara sembarang. l Asmara Putera
MBP/eka
Beberapa warga mencari sampah plastik di tumpukan ranting di Pantai Padanggalak, Denpasar, Selasa (1/5) kemarin. Sampah yang menumpuk di pantai tersebut merupakan kiriman dari laut. 14 - 20 Mei 2018
23
K E S E H ATA N
Bolehkah Ibu Hamil Berolahraga?
S
elama masa kehamilan, tubuh ibu mengalami perubahan karena harus menopang perkembangan janin. Hal ini menyebabkan ibu hamil mudah merasa lelah, sakit pinggang, kaki kram dan pegal, sesak nafas dan sebagainya. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk lebih banyak beristirahat dan tidak melakukan kegiatan yang berlebihan. Namun demikian, ibu hamil pun tetap perlu untuk beraktivitas agar kehamilan berjalan sehat dan persalinan yang dihadapi nantinya juga berjalan lancar. Ibu rumah tangga tetap dianjurkan melakukan aktivitas ringan sehari-hari seperti menyapu, menyiram tanaman atau membersihkan perabot rumah tangga. Kegiatan ini sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kehamilan. Ibu bekerja juga dianjurkan tetap aktif bekerja selama masa kehamilan, bila tidak mengganggu kesehatan ibu dan janinnya. Selain aktivitas sehari-hari, untuk menjaga ibu hamil tetap bugar, penting pula melakukan latihan fisik atau berolahraga. Latihan ini pun mesti
24
14 - 20 Mei 2018
mempertimbangkan kondisi kesehatan ibu dan janin, dengan prinsip aman dan dapat memberi manfaat yang optimal. Banyak manfaat yang akan diperoleh jika ibu hamil melakukan olahraga secara teratur, antara lain menjaga kebugaran dan meningkatkan stamina, menjaga kualitas tidur menjadi lebih baik dan mengurangi rasa tidak nyaman akibat beban selama kehamilan (mengurangi nyeri pinggang, kram pada kaki karena otot-otot menjadi lebih toleran terhadap rasa sakit). Selain itu, manfaat lain berolahraga adalah memperkuat otot pernafasan dan panggul dalam mempersiapkan proses persalinan, membantu melancarkan proses pencernaan, mengurangi stress dan kecemasan, mengurangi risiko hipertensi dan kencing manis pada kehamilan, dan mempercepat proses pemulihan pasca persalinan serta membantu tubuh kembali ke bentuk semula setelah persalinan. Berolahraga sejak awal kehamilan juga akan meningkatkan pertumbuhan plasenta sebagai suplai makanan janin dan bayi yang ibu lahirkan akan
memiliki berat badan yang normal. Kapan Sebaiknya Ibu Hamil Mulai Berolahraga? Para ahli mengatakan, olahraga dapat dimulai sejak awal kehamilan (trisemester pertama) namun tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan ibu dan janin. Namun dikatakan, olahraga paling aman dilakukan ketika usia kehamilan telah menginjak usia 22 minggu atau 6 bulan. Sebelum melakukan olahraga, sebaiknya ibu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan ibu. Dokter akan melarang ibu berolahraga jika ibu memiliki kondisi seperti kelainan jantung dan pembuluh darah, penyakit kencing manis, hipertiroid, riwayat perdarahan/ flek, plasenta letak rendah, kelainan janin, ketuban pecah, kehamilan kembar, anemia berat, kondisi serviks lemah (inkompetensia serviks), riwayat persalinan prematur atau riwayat keguguran spontan 2 kali atau lebih. Ibu juga dianjurkan untuk tidak
melakukan olahraga berlebihan dan perlu lebih berhati-hati dalam berolahraga jika memiliki kondisi seperti memiliki rasa lelah berlebihan, nyeri perut, punggung dan kemaluan, gangguan pada tungkai, palpitasi, kontraksi rahim yang berlebihan, berkurangnya gerakan janin, peningkatan berat badan ibu yang tidak optimal, letak sungsang trisemester terakhir dan pertumbuhan janin yang terlambat. Apa Saja yang Perlu Diperhatikan Saat akan Berolahraga? Beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berolahraga dalam kondisi hamil: 1) Lakukan olahraga sesuai porsi dan jangan berlebihan. Jika terasa pusing, kram, lelah atau terlalu panas, istirahatlah. 2) Gunakan pakaian olahraga yang tidak tebal, elastis, menyerap keringat dan longgar agar ibu nyaman saat bergerak. Gunakan bra dengan tali yang lebar untuk menyangga payudara ibu. 3) Jika sebelum hamil ibu jarang berolahraga, sebaiknya mulailah dengan olahraga ringan seperti berjalan kaki. 4) Hindari olahraga yang berat terutama saat cuaca sedang panas. 5) Minum air putih yang cukup. 6) Saat berolahraga, coba untuk berbicara. Jika napas tersengal-sengal sampai tidak bisa berbicara, berarti olahraga ibu sudah berlebihan, maka istirahatlah. Dalam berolahraga, prinsip yang perlu diperhatikan adalah: 1) Berolahragalah yang terukur dan teratur untuk mencegah timbulnya dampak yang tidak diinginkan. Frekuensi olahraga dilakukan 3-5 kali dalam seminggu dengan selang satu hari istirahat. Olahraga dilakukan dengan intensitas ringan sampai sedang dengan denyut nadi latihan antara 100-140 kali per menit. Olahraga yang terlalu berat akan mengganggu perkembangan janin, sedangkan olahraga yang terlalu lama akan menurunkan lemak tubuh yang mengakibatkan bayi lahir dengan berat badan rendah. 2) Selalu lakukan pemanasan dan pendinginan saat berolahraga. Pemanasan dan pendinginan berupa peregangan dan relaksaasi otot dan sendi dilakukan secara hati-hati dan tidak berlebihan. 3) Olahraga dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing ibu hamil. 4)Sebaiknya olahraga dilakukan dibawah pengawasan tenaga terlatih. 5) Minum air secukupnya sebelum selama dan sesudah berolahraga. Untuk makanan, ibu dapat mengkonsumsi hidangan lengkap 3-4 jam sebelum berolahraga atau makanan ringan seperti biscuit 2-3 jam sebelumnya atau makanan cair seperti jus buah 1-2 jam sebelumnya atau hanya dianjurkan minum air
putih saja 30 menit sebelum berolahraga. Olahraga seperti aapa yang cocok untuk ibu hamil? Beberapa jenis olahraga yang cocok untuk ibu hamil, antara lain: 1. Berjalan kaki. Berjalan kaki merupakan jenis olahraga terbaik yang dapat dilakukan selama masa kehamilan. Berjalan kaki sangat baik untuk melancarkan peredaran darah dan menjaga ibu tetap fit. Berjalan kaki mudah dilakukan, dimana saja dan tidak memerlukan peralatan yang khusus. Berjalan kaki dapat dilakukan selama 30 menit sehari. Hindari berjalan kaki saat terik karena ibu akan mudah terkena dehidrasi atau malam hari karena justru menyebabkan sulit tidur karena kelelahan. Hindari pula jalan kaki dengan jalur yang menanjak, karena ibu akan lebih mudah lelah. 2. Berenang. Para ahli kesehatan menyatakan bahwa berenang merupakan salah satu olahragaterbaik bagi ibu hamil. Berenang sangat baik sebab sangat bagus melatih otot-ototbesar (kaki dan tangan). Berenang dapat memberi manfaat bagi kinerja jantung dan juga memudahkan menurunkan berat badan bagi ibu hamil yang berlebih. Selain ituberenang dapat menghindarkan ibu hamil dari dehidrasi. Namun demikian ibu hamil disarankan setiap 15 menit sekali minum satu gelas air selamaberenang dan satu gelas setelah selesai. Olahraga berenangsendiri bisa dilakukan ibu hamil selama 30 menit dalam sehari. Gaya dada dan bebas cocokdilakukan oleh ibu hamil karena hanya membutuhkan tenaga yang minim. Gaya punggungjuga baik dilakukan oleh ibu hamil karena dapat mengurangi efekgravitasi pada tubuh dan menghindari resiko terganggunyaaliran darah. 3. Senam Hamil. Saat ini telah banyak dibuka kelas senam hamil di rumah sakit atau klinik bersalin. Meskipun ibu hamil bisa melakukan senam secara sendiri berdasarkan video yang banyak beredar di internet, namun
akan lebih baik jika ibu hamil melakukan senam hamil dipandu oleh instruktur yang handal. Selain mendapatkan kebugaran dan panduan yang tepat, ibu dapat berinteraksi dengan ibu hamil lainnya sehingga akan ada saling tukar pengalaman, tambahan semangat dan pengetahuan dari petugas medis yang merangkap sebagai instruktur senam. Sebelum memulai senam hamil, sebaiknya lakukan pemanasan sehingga peredaran darah dalam tubuh akan meningkat untuk mengurangi kemungkinan terjadinya cedera saat latihan inti. Gunakan alas/matras yang memenuhi syarat untuk ketebalan dan kekenyalannya (Âą 5 cm) sebagai bantalan saat senam. Kemudian pilih tempat dengan ventilasi dan cahaya yang cukup, permukaan yang rata dan tidak licin. Berhati-hatilah saat melakukan perubahan posisi atau saat bangun dari posisi berbaring. 4. Yoga. Sama halnya dengan senam hamil, jika ibu hamil ingin melakukan yoga ada baiknya mengikuti kelas-kelas yoga dengan panduan ahli. Selain membantu kebugaran tubuh ibu hamil, kelebihan yoga adalah melatih pernapasan dan relaksasi ibu hamil yang sangat penting diperlukan saat persalinan nanti. Pada saat persalinannanti dibutuhkan teknik-teknik pernapasan yang baik dan ibu hamil yang rileks dan yoga bisa membantu mewujudkan itu. Relaksasi yang dihasilkan dari latihan yogadapat membuat ibu hamil menjalani hari-harinya dengan tenang, juga mampu mengurangi rasa takut akan proses persalinan. Tetap perlu diingat bahwa sebelum berolahraga, berkonsultasilah pada dokter kandungan dan bidan tentang kondisi kehamilan ibu dan jenis olahraga yang bisa ibu lakukan. Hal ini sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat olahraga. l dr. Wayan Citra Wulan Sucipta Putri, MPH Dosen di Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Unud
14 - 20 Mei 2018
25
LENSA
SATE Pada bulan puasa, menjelang sore hari sejumlah tempat di Kota Denpasar menjual berbagai makanan untuk berbuka. Bahkan di kawasan Wana Sari, Denpasar digelar pasar dadakan. Terlihat seorang pedagang tengah menyiapkan sate yang dipesan pembeli. Selain sate, berbagai jenis makanan ditawarkan pedagang pada warga yang berkunjung di pasar tersebut.
MBP/eka
26
14 - 20 Mei 2018
OLAHRAGA
Balapan Prioritas
P
embalap Formula 1 Fernando Alonso ingin menguji kemampuan fisiknya. Di usianya yang ke-36, ia tidak ragu untuk memprioritaskan ikut lomba ketahanan mobil
MBP/afp
Pembalap Spanyol Fernando Alonso.
24 jam Le Mans. Pembalap Spanyol itu rencananya akan mengikuti enam seri ketahanan mobil sepanjang musim ini dengan balapan di Prancis sebagai prioritas utamanya. Seri pembuka World Endurance Championships dilangsungkan Belgia awal Mei ini. Pada balapan ini Alonso menggunakan mobil Toyota dan bersaing dengan 39 pembalap lainya pada ajang yang disebut Spa Six Hours. Diantara pesaing itu terdapat Sebastien Buemi dan Kazuki Nakajima. Sementara di Formula 1, Alonso musim ini mulai menunjukan peningkatan dengan menempati peringkat keenam klasemen pembalap. Mobil McLaren-nya melaju kencang pada empat seri pembuka. “Prioritas saya adalah ambil bagian di Le Mans. Itu balapan yang luar biasa besar,” ujar Alonso seperti dikutip koran Belgia Le Soir. “Saya tidak pernah berfikir bisa menyalamatkan musim saya di F1. Tapi saya punya peluang di Le Mans dan saya tidak punya keinginan untuk menyia-nyiakannya.” Juara dunia F1 2005 dan 2006 itu menambahkan dirinya serius untuk menjadi pembalap kedua dalam sejarah yang mampu mengoleksi gelar di tiga seri utama balapan yakni Grand Prix Formula 1 Monaco, Indy 500 dan ketahanan mobil Le Mans. Pembalap lainnya yang sukses menaklukan tiga event itu adalah Graham Hill dari Inggris. Musim lalu, Alonso menjadi bintang di Indy 400 di AS. Namun sebelum balapan usai mobil Hondanya mengalami kerusakan mesin hingga dia gagal finish. Namun kehadirannya di balapan ternama di Amerika itu mengundang kagum banyak penggemar. Alonso mengakui dirinya harus lebih banyak lagi belajar untuk mengendalikan insting membalapnya di F1 beralih ke balapan ketahanan. ‘Di Formula 1 anda dipaksa untuk tampil habis-habisan dalam segala hal. Tapi disini , balapan berlangsung kebalikannya, contohnya adalah soal pengereman,” katanya merujuk balapan di sirkuit Spa Franchorchamps, laporan afp. l Yudi Winanto 14 - 20 Mei 2018
27
OLAHRAGA
Aturan Baru BADAN Atletik dumoa (IAAF) baru saja memperkenalkan aturan baru nan kontroversial untuk atlet putri yang memiliki hormon testosteron tinggi. Mereka diperbolehkan mengikuti kompetisi asalkan menjalani pengobatan untuk mengurangi tingkat hormon testosteron mereka yang tinggi secara alami. Bisa dipastikan salah satu target dari aturan ini adalah Caster Semenya dari Afrika Selatan. Atlet berusia 27 tahun itu menyabet medali emas pada nomor lari 800m Olimpiade London 2012 dan Rio de Janeiro 2016. Semenya menjadi kontroversi karena postur tubuhnya yang kelaki-lakian dan bertenaga, suaranya berat dan hiperandrogenisme. Ini merupakan kondisi medis yang menyebabkan seseorang memproduksi hormon seks lakilaki dalam level tinggi. Menanggapi aturan baru itu, Semenya mengunggah pesan di jejaring soalnya. “Betapa cantiknya bisa tetap diam saat orang lain mengharapkan anda menjadi marah.” Sudah sejak lama IAAF berjuang keras membuat aturan yang fair dalam perlombaan yang mempertemukan atlet-atlet perempuan. Disisi lain Semenya juga punya hak yang patut dihormati. Semenya tidak hanya berjaya di nomor 800m. Ia melengkapi koleksi gelarnya dengan menyabet nomor 1.500m dan lari 1 mil pada Pesta Olah Raga Persemakmuran baru-baru ini. Dr Stephane Bermon dari Departemen Kedokteran dan
Ilmu Pengetahuan IAAF, mengatakan dalam pernyataannya bahwa ada keuntungan yang didapat atlet perempuan yang memiliki tingkat testosteron tinggi atau tergolong Perbedaan Perkembangan Seksual (DSD). “Riset terakhir yang kami lakukan dan data yang berhasil kami kumpulkan, menunjukan bahwa ada keuntungan penampilan pada atlet perempuan yang memiliki DSD atas jarak-jarak tertentu lomba yang tercakup pada aturannya,” katanya merujuk pada nomor lari 400m, 800m, 1.500m hingga 1 mil serta kombinasi dari nomor-nomor itu. Tapi Presiden IAAF Seabstian Coe mengingatkan bahwa aturan terbaru hasil revisi itu tidak menyebutkan tentang kecurangan. Tak ada atlet dengan kondisi DSD yang curang. “Aturan itu menyamakan kondisi agar lomba bisa berjalan dengan adil dan menghasilkan kompetisi yang bermanfaat di dunia atletik,” katanya sambi menegaskan bahwa aturan itu didasarkan pada penelitian ilmiah, laporan kantor berita afp. Aturan IAAF itu menyebutkan per 1 November, atlet yang diklasifikasikan hiperandrogenisme harus menurunkan tingkat testosteronnya hingga 5 nanomoles per liter pada darahnya untuk bisa ikut berlomba pada event inetrnasional untuk jarak 400m hingga 1 mil. l Yudi Winanto
MBP/afp
Pelari Afrika Selatan Caster Semenya.
28
14 - 20 Mei 2018
MBP/afp
Bek Arsenal Laurent Koscielny (depan) mengontrol bola di dekat penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann pada pertandingan Liga Europa.
Cedera Achilles TIDAK hanya kekalahan yang diderita Arsenal saat memainkan laga kedua babak semifinal Liga Europa di kandang Atletico Madrid. The Gunners juga tersingkir dari percaturan kompetisi kasta kedua itu. Mempeparah kondisi itu, bek Laurent Koscielny mengalami cedera Achilles dan potensial merusak impiannya tampil di Piala Dunia. Pemain berusia 32 tahun itu terpaksa ditandu keluar lapangan saat laga baru berjalan 12 menit. Arsenal akhirnya menyerah 0-1 di stadion Wanda Metropolitano itu dan tersingkir dengan skor keseluruhan 1-2. Pelatih Arsenal Arsene
Wenger menyatakan seperti Koscielny akan istirahat panjang akibat cedera itu “Kelihatannya tidak bagus, itu Achilles,” jelas Wenger yang akan mengundurkan diri akhir musim ini setelah 22 tahun memimpin Arsenal. “Anda selalu berharap ada keajaian pada hasil pemindaian awalnya. Tapi dari tanda-tanda awalnya ini sangatlah tidak bagus.” Jika benar Achilles, maka harapan Koscielny akan menipis untuk mengikuti putaran final Piala Dunia di Rusia Juni mendatang bersama timnas Prancis. “Karena itu kami berpijak pada hasil pemindaian sebelum memutuskan masa istirahat dan pemulihannya,” tambah Wenger.
Cedera yang dialami Koscielny menjadi pukulan telak bagi pelatih timnas Prancis Didier Deschamps. Skuad Les Blues yang berkekuatan 23 pemain akan diumumkan pertengahan Mei ini untuk Piala Dunia di Rusia itu. Selain itu, Prancis juga dijadwalkan memainkan laga persahabatan melawan Australia di Kazan 16 Juni mendatang. Koscielny rutin mengenakan seragam timnas. Debutnya di laga internasional terjadi pada 2011 dan total 51 pertandingan dijalaninya. Ia menjadi pemain reguler timnas sepanjang kepemimpinan Deschamps, laporan afp. l Yudi Winanto 14 - 20 Mei 2018
29
OLAHRAGA
Tuan Rumah PON Bukan Segalanya bagi Bali MBP/nel
Stadion Ngurah Rai, Denpasar, perlu dibenahi sebagai salah satu tempat pelatihan atlet Bali menghadapi PON 2020 dan ajang olahraga lainnya.
ACEH dan Sumatera Utara (Sumut) terpilih sebagai tuan rumah PON XXI/2024 dalam Musornaslub KONI Pusat di Hotel Bidakara, Jakarta, 24 April lalu. Dalam acara pemilihan yang melibatkan 34 KONI provinsi, Aceh dan Sumut mendapatkan 24 suara, mengalahkan Bali dan NTB yang memperoleh 8 suara serta Kalimantan Selatan (Kalsel) mengantongi 2 suara. Aceh dan Sumut otomatis menjadi tuan rumah hajatan multievent empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia enam tahun mendatang. Jika ada masalah nantinya, peringkat kedua atau cadangan pertama (Bali dan NTB) yang menjadi penyelenggara PON. Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman menyebut ini sebagai unsur persahabatan, persaudaraan dan kekeluargaan yang dijunjung tinggi dalam dunia olahraga. Kegagalan menjadi tuan rumah PON 20124 merupakan yang kedua kalinya buat Bali. Sebelumnya Bali juga mengajukan diri menjadi penyelenggra PON
30
14 - 20 Mei 2018
XX/2020, namun dikalahkan oleh Papua. Kala itu, Pulau Dewata bersaing melawan Aceh, Sumut, Sulsel dan Jateng. Padahal untuk mengajukan diri (bidding) menjadi tuan rumah PON, Bali dan NTB masingmasing harus menyetor uang pendaftaran Rp 1 miliar yang hangus jika kalah. Sementara kali ini Bali merogoh kocek Rp 3,5 miliar dan NTB Rp 1,5 miliar yang dikembalikan oleh KONI Pusat kendati kalah dalam bidding. Menurut Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, tuan rumah PON bukan segalanya bagi Pulau Dewata. Jadi, tidak usah larut dalam kesedihan apalagi sampai melupakan pembinaan atlet. Masih banyak yang perlu dikerjakan dan dibenahi untuk memajukan olahraga Bali. Salah satunya KONI Bali harus menyiapkan atlet guna berlaga pada PON 2020 di Papua. Persiapan harus maksimal mengingat kontingen Bali menduduki peringkat keenam pada PON XIX/2016 di Jawa Barat. Selain pembinaan atlet yang harus tetap menggeliat, KONI Bali juga diha-
dapkan pada pembangunan fasilitas untuk mewujudkan sport-tourism. Jika Pulau Seribu Pura ini memiliki stadion berstandar internasional, akan bisa mendatangkan klub-klub sepak bola elite dunia. Dapat dipastikan penonton dari seluruh Tanah Air dan berbagai negara akan berduyun-duyun menyaksikan laga bergengsi tersebut. ‘’Kami ingin Bali dikunjungi olahragawan dan wisatawan sehingga mendatangkan devisa,’’ tutur Suwandi. Ia mencontohkan Bali United yang bermarkas di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, setiap kali tampil mampu menyedot puluhan ribu penonton dari seluruh Bali, berbagai daerah di Tanah Air dan wisatawan. Dari sini pengelola stadion mendapat uang sewa, sedangkan pedagang makanan, minuman dan kostum kecipratan rezeki. ‘’Pengelolaan model beginilah yang patut diterapkan agar mendatangkan pemasukan bagi kas daerah Bali,’’ ujar mantan Ketua KONI Badung ini. l Daniel Fajry
Piala Soeratin Rayon Bali
Badung dan Bali United Berbagi Gelar SETELAH berlangsung dua pekan, kompetisi sepak bola memperebutkan Piala Soeratin U-15 dan U-17 Rayon Bali berakhir 1 Mei lalu. Melalui perjuangan keras dan melelahkan, akhirnya tim Persatuan Sepak Bola (PS) Badung U-15 dan Bali United U-17 tampil sebagai juara. Dengan demikian, kedua kesebelasan ini berhak mewakili Pulau Dewata di babak Regional Bali-Nusra melawan wakil NTB dan NTT pada Agustus mendatang. PS Badung U-15 keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Putra Tresna Bali dengan skor 1-0 pada pertandingan final di Lapangan Samudra, Kuta. Kemenangan tim sepak bola masa depan Kabupaten Badung itu ditentukan oleh sang kapten Made Aldi Mahenra pada menit ke-23. Juara III disabet Bali United berkat keunggulan 3-0 atas Perst Tabanan 3-0 melalui gol-gol yang dihasilkan Putu Agus Wahyu, Angga dan Gusti Made Rendi. Sementara kesebelasan Bali United U-17 berhak menyandang titel juara Rayon Bali setelah mengandaskan perlawanan PS Badung 2-0 dalam laga final di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar.
Bali United mendapatkan gol hasil gocekan Bagus Hendra dan Prince Patrick. Perseden Denpasar harus puas bercokol di posisi ketiga usai menekuk Perst Tabanan 4-2. Tiga gol Perseden disumbangkan Ronaldo Cevan. Pelatih Bali United U-17 Dede Mahatma Darma menyatakan kunci kemenangan timnya adalah mencetak gol cepat pada babak pertama yang berhasil dipertahankan hingga laga berakhir. Menghadapi juara NTB dan NTT pada babak Regional Bali-Nusra, pihaknya berharap bisa mendapatkan empat pemain Perseden yaitu Dodik, Wahyu, Mahendra dan Dek Tri. Tambahan tenaga mereka sangat dibutuhkan mengingat persaingan di Regional Bali-Nusra lebih berat dibandingkan di Rayon Bali. Di kubu PS Badung U-17, pelatih Budi Harto menilai pemainnya tampil tegang di final, sehingga tidak dapat mengembangkan permainan seperti yang ditampilkan di babak sebelumnya. A.A. Bagus Riyan dan kawan-kawan sepertinya takut menghadapi nama besar Bali United. Padahal jika pasukannya mampu bermain normal, hasilnya bisa lain.
Usai memutar Piala Soeratin U-15 dan U-17, bukan berarti tugas pengurus Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) Bali berakhir. Mereka masih mempunyai satu hajatan lagi yang harus dituntaskan yaitu Piala Soeratin U-13. Ajang ini dihelat 6-12 Mei di Lapangan Pusaka Kapal, Mengwi, dan Lapangan Debes, Tabanan. Menurut Direktur Kompetisi Asprov PSSI Bali Gede Made Anom Prenatha, Piala Soeratin U-13 diikuti 13 tim yang dipecah menjadi tiga grup. Grup A ditempati Perst Tabanan, Damar Cakti, Bali United dan Putra Tresna Bali. Grup B diisi PS Badung, Singa FC, SSB Bina Putra dan SSB Mandala United. Grup C beranggotakan SSB Pusaka Kapal, Bali FC, Porba Batubulan, Putra Pemenang Bali dan SSB Guntur. Seperti halnya dua kejuaraan di atasnya, juara Piala Soeratin U-13 Rayon Bali juga akan bertanding di babak berikutnya meladeni wakil NTB dan NTT untuk bisa melaju ke tingkat nasional. l Mawa
MBP/wan
Pertandingan final Piala Soeratin U-17 antara Bali United (merah) dan PS Badung di Stadion Dipta, Gianyar, pada 1 Mei lalu. 14 - 20 Mei 2018
31
PENDIDIKAN
Tingkatkan Minat Baca Lewat Perpustakaan Digital
P
enggunaan gadget yang dilakukan hampir semua kalangan memiliki pengaruh dalam menurunkan minat baca, khususnya pelajar. Dari data Dinas Perpustakaan dan Arsip Tabanan, minat baca siswa di tingkat SD, SMP, dan SMA bahkan masyarakat umum di Tabanan saat ini cenderung mengalami penurunan. Salah satu terobosan yang coba dilakukan dinas perpustakaan Tabanan untuk meningkatkan minat baca yakni melalui perpustakaan digital. “Di era ini, tantangan berat untuk meningkatkan minat baca. Tapi, salah satu terobosan yang kami coba lewat perpustakaan digital minimal bisa berhasil,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Tabanan I Wayan Kotio, belum lama ini. Terkait layanan perpustakaan, kata Kotio, sudah banyak yang dipersiapkan mulai dari layanan perpustakaan dengan petugas yang siap bertugas selama tujuh hari, dilengkapi wifi kencang agar bisa menarik minat baca anak-anak, serta layanan perpustakaan keliling setiap hari Minggu di lapangan Alit Saputra. Selain juga menyasar SD dengan program silang layanan, di mana perpustakaan daerah meminjamkan buku sebanyak 100 judul buku ke sekolah yang dituju untuk dipinjamkan selama tiga bulan. Setelah tiga bulan peminjaman, buku tersebut akan diambil kembali dan dipinjamkan ke sekolah dasar lainnya, begitu seterusnya. “Meski sudah terus melakukan pendekatan agar mereka tertarik membaca, jumlahnya memang tidak begitu
banyak. Rata-rata untuk layanan perpustakaan yang kita buka setiap hari di kantor, setiap hari 50 pengunjung,” terangnya. Dengan inovasi perpustakaan digital, minimal mereka yang suka asyik memainkan handphone bisa juga membaca koleksi buku yang disiapkan. Caranya pun cukup mudah, diawali dengan menginstal aplikasinya terlebih dahulu dari google play dengan kata kunci pencarian perpustakaan Tabanan. Setelah proses instal berhasil, nantinya akan ada petunjuk pengisian formulir pendaftaran layaknya kartu perpustakaan. “Setelah berhasil, tinggal pilih buku apa yang hendak dibaca,” katanya. Ada sebanyak 2.000 judul buku yang diinput dan bisa diakses dalam layanan perpustakaan digital. tetapi saat diakses oleh orang lain dengan satu judul buku yang ada, otomatis tidak bisa dibuka oleh orang lain. Namun jika yang bersangkutan sudah selesai membaca, baru bisa dibuka. “Jika tiga puluh menit tidak dibuka sudah ditarik oleh sistem, sehingga yang lain bisa membaca, sistemnya masih sama seperti membaca buku manual, hanya lebih praktis bisa via handphone,” terangnya. Sejak diluncurkan sekitar tiga minggu lalu, program perpustakaan digital ini sudah ada pengunjung sebanyak 245 orang. “Jadi, nanti baca bukunya lewat handphone karena lebih simple daripada bawa-bawa fisik buku ke mana-mana,” tegas Kotio. l Puspawati
MBP/puspawati
I Wayan Kotio
32
14 - 20 Mei 2018
Permainan Tradisional
Sarat Pendidikan Karakter dan Ciptakan Kebersamaan PERMAINAN tradisional sangat kental dengan nilai kebersamaan dan pembentukaan karakter. Namun, seiring perkembangan zaman, terlebih di era mileneal ini, permainan tradisional kian terpinggirkan. Anak-anak cenderung memilih menggeluti permainan modern, salah satunya game online. Namun, suasana pagi di Lapangan Puputan Klungkung beberapa waktu lalu tampak berbeda dan dipadati ratusan warga. Mereka berkumpul di pinggir lapangan, mengenakan baju olahraga berbagai warna. Sesekali juga bersorak ria. Ada pula yang sampai loncat-loncat dan bertepuk tangan. Menunjukkan suasana euforia. Berbeda dengan hari sebelumnya yang lebih banyak berkutat dengan pekerjaan kantor. Mereka yang bekerja di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu memberi semangat untuk teman-temannya yang mewakili lomba permainan tradisional. Setiap sesi, ada dua tim. Masing-masing terdiri dari lima orang. Mereka mengenakan kain sampai di lutut. Ada yang menjaga pada garis yang melintang. Ada pula yang berdiri pada garis tengah yang membujur. Garis itu membentuk segi panjang. Mereka menjaga lima orang lainnya yang menjadi lawan. Tujuannya supaya tak bisa keluar. Mereka juga mencoba untuk menangkapnya. Sebagai cara untuk bisa berganti posisi. Terlihat sangat seru dan menunjukkan sebuah kerjasama tim. Beberapa ada yang harus terjatuh. Mencoba menghindar supaya tak tertangkap. Badannya dipenuhi debu lapangan yang mulai tebal akibat musim kemarau. Tawa pun tak jarang menyertai. Begitu juga dengan suasana di tempat TOYA DEVASYA - Sosok Drs. I Ketut Mardjana pascapurna tugas sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia, bukannya berdiam begitu saja. Ia terus mengembangkan sayapnya dalam mengelola sejumlah perusahaan. Salah satunya mengelola Toya Devasya. Berkat kelihaiannya, perusahaan yang terkenal dengam kolam renang air panas alami itu sudah meraih enam kali penghargaan bergengsi. Kamis (26/4), I Ketut Mardjana selaku Owner Toya Devasya meraih Marketeer Of The Year Denpasar 2018. Penghargaan ini diterima langsung dari Gubernur Bali I Made Mangku Pastika di Hotel Aston, Denpasar. Ada 12 lembaga lainnya yang memperoleh penghargaan yang sama. Indonesia Marketeers Festival (IMF) diprakarsai oleh Hermawan Kartajaya sekaligus sebagai Founder & Chairman MarkPlus, Inc.
lain yang tempatnya bersebelahan. Itulah sekilas suasana lomba Magala-gala. Sebuah permainan tradisional yang meramaikan peringatan Hari Puputan Klungkung ke-110 dan HUT Kota Semarapura ke-26. Permainan tajog (enggrang) dan terompah juga turut ditampilkan. Kesan semarak juga tak terelakkan. Para peserta harus mengadu kepiawaian. Khusus untuk terompah, tak jarang ada yang terjatuh dan saling tindih. Mereka segera bangkit. Mengejar lawannya yang sudah mendekati garis finish. Meski tak mampu menjadi pemenang, rasa senang sangat terlihat dari wajahnya. Seolah menunjukkan bisa bernostalgia akan kehidupannya di masa kecil. Panitia I Nyoman Suka Sedana menuturkan, lomba permainan tradisional ini sudah dilaksanakan beberapa kali. Tak dipungkiri, di zaman milenial ini, keberadaannya kian terpinggirkan. Bahkan, anak-anak sudah ada yang menganggap asing. “Ini sebagai bentuk pelestarian,� tuturnya. Warisan leluhur ini tak hanya bersifat olahraga. Tetapi juga memiliki nilai-nilai pembentukan karakter. Peserta dituntut harus taat aturan dan menjaga kebersamaan. Makanya, tidak salah jika permainan tradisional ini sangat layak untuk diperkenalkan kembali kepada masyarakat maupun anak-anak. “Ini tak hanya sebatas hiburan. Tetapi juga untuk pembentukan karakter dan kebersamaan,� tegas Suka Sedana. l Sosiawan
Mbp/ist
14 - 20 Mei 2018
33
A KT I V I TA S
Mbp/ist
ZURICH - Permudah akses kebutuhan asuransinya secara menyeluruh, grup perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia, Zurich, buka kantor pemasaran di Denpasar. Belokasi di Jalan Gatot Subroto Barat, kantor pemasaran Zurich menghadirkan layanan One Stop Solution, di mana seluruh produk dan layanan asuransi umum dan asuransi jiwa berada di satu pintu. Direktur PT Zurich Insurance Indonesia Wirahadi Suryana menjelaskan, kehadiran kantor pemasaran dengan konsep layanan One Stop Solution di Bali ini bertujuan untuk semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan Zurich. Kantor pemasaran ini merupakan wujud komitmen dari Zurich untuk menghadirkan layanan di mana semua kebutuhan asuransi dapat diakses dengan mudah dan efisien.
Mbp/ist
QUANTUM - Dalam rangka peringatan HUT ke-32, PT Quantum Sarana Medik atau Klinik Utama Quantum menggelar Malam Acara Puncak Peringatan di Swiss-Bell Hotel, Sanur, Denpasar, 29 April 2018 lalu. Perayaan dihadiri seluruh karyawan, pihak manajemen, dokter spesialis, para rekanan, serta pasien pemegang kartu eksekutif Quantum. Peringatan tahun ini mengambil tema Tingkatkan Rasa Kebersamaan Dalam Perbedaan untuk Mewujudkan Tanggung Jawab Bersama Demi Kemajuan Quantum Sarana Medik. Melalui tema tersebut diharapkan seluruh karyawan dan pihak manajemen yang terdiri atas berbagai latar belakang keilmuan dan keahlian senantiasa bersatu padu dalam memajukan perusahaan mengingat persaingan usaha di bidang pelayanan kesehatan semakin ketat.
Mbp/ist
Mbp/ist
BISMA INFORMATIKA - Bisma Informatika Indonesia yang merupakan lembaga pendidikan dan pelatiha, menggelar Wisuda ke-14 Program Profesi 1 Tahun, Kamis (26/4). Para wisudawan dilepas oleh Direktur Bisma Informatika Indonesia I Made Adi Purwantara, S.T., M.Kom. didampingi dua pimpinan Direksi Bisma Informatika Indonesia. Hadir seluruh wisudawan/wisudawati dan keluarga wisudawan. Lulusan terbaik diraih oleh Ni Made Sri Mariani dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,63 (cumlaude). Made Adi Purwantara mengatakan, pendiri Bisma Informatika Indonesia pada 1997 sama dengan pendiri Perguruan Tinggi Stikom Bali yaitu Prof. I Made Bandem, Dr. Dadang Hermawan, I.B. Dharma Diaksa dan Satria Dharma.
34
14 - 20 Mei 2018
SENATOR WEDAKARNA - Setelah sejumlah komponen umat Hindu di Bali melaporkan kasus dugaan pelecehan simbol Hindu yakni tari kecak tidak sesuai pakem yang ditarikan oleh seniman non-Hindu dalam acara Grand Master Asia di SCTV, kini giliran Senator DPD RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang menyatakan sikap. Menemui Ketua KPID Bali I Made Sunarsa yang didampingi oleh I G.N. Murthana (Wakil Ketua), I Wayan Sudiarsa (Koordinator Pengawasan Siaran) dan I Nyoman Karta Widnyana (Koordinator Bidang Kelembagaan ), Senator Arya Wedakarna (AWK) membawa surat tembusan DPD Bali terkait rekomendasi atas aspirasi umat Hindu yang berkeberatan terhadap pelecehan tari kecak yang ditarikan oleh seniman non-Hindu dengan mengganti tampilan figur tidak sesuai dengan pakem asli.
Mbp/ist
BUPATI BANGLI - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Rabu (2/4), Pemkab Bangli menggelar apel di Lapangan Kapten Mudita Bangli. Apel yang dipimpin Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum., M.Kn. itu diikuti seluruh pimpinan OPD, ASN, TNI, Polri serta siswa SMA/SMK dan SD di Kabupaten Bangli. Pada apel Hardiknas yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah tersebut, Bupati Made Gianyar meminta seluruh insan pendidikan untuk bekerja bersama membangun pendidikan ke arah yang lebih baik. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Efendi dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, peringatan Hardiknas kali ini mengambil tema Percepat Pendidikan yang merata dan berkualitas.
Mbp/ist
UNWAR - Sebanyak 734 orang wisudawan/wisudawati dilepas oleh Rektor Universitas Warmadewa (Unwar) pada upacara wisuda di areal Kampus Unwar, Sabtu (28/4). Wisuda ke-57 ini diikuti wisudawan/wisudawati dari Program Sarjana 656 orang dan Program Pascasarjana 78 orang. Program Sarjana rinciannya Fakultas Ekonomi 292 orang, Fakultas Hukum 189 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 47 orang, Fakultas Sastra 18 orang, Fakultas Pertanian 6 orang, Fakultas Teknik 30 orang serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 74 orang. Untuk Program Sarjana yang lulus tepat waktu 502 orang (76,52%) dan yang mempunyai Indeks Prestasi di atas 3,0 sebanyak 701 orang (95,50%).
Mbp/ist
Mbp/ist
MPP - Keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) itu ternyata semakin memudahkan masyarakat Karangasem mendapatkan pelayanan dari OPD penyedia layanan dan sejumlah instansi lainnya, termasuk BUMN pemberi layanan. Malah setiap harinya lebih dari 718 orang yang datang ke MPP untuk berbagai keperluan. Warga datang mulai mengurus perizinan, membayar tagihan rekening PDAM, hingga mengurus KTP dan juga akta kelahiran. Realitas itu menunjukkan betapa peran MPP ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Karangasem yang menginginkan kemudahan memperoleh layanan. Di samping nyaman, lokasi MPP ini dinilai sangat representatif karena bertempat di jantung kota.
TOKOH - Tokoh Hindu Indonesia Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali menyambangi umat Hindu di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Bertempat di Pura Jagaditha, Arya Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia bertatap muka dengan ratusan warga Hindu Sultra yang sebagian besar terdiri atas generasi muda termasuk pengurus KMHDI, Peradah, Suka Duka Banjar, The Hindu Center Of Sultra serta PHDI setempat. Dalam pemaparannya, Arya Wedakarna merasa bangga dengan eksistensi umat Hindu di Sultra yang kini sudah menjadi mayoritas kedua. Ini berarti proses kaderisasi, ketahanan ekonomi dan nama baik leluhur telah dijaga oleh umat Hindu yang tidak saja bersuku Bali tetapi juga berbagai suku bangsa. 14 - 20 Mei 2018
35
AKTIVITAS
MBP/ist
PEMPROV BALI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2018. Bali berhasil memperoleh penghargaan terbaik ketiga PPD 2018 setelah Jatim dan Sumsel yang menempati peringkat I dan II. Penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo kepada Gubernur Made Mangku Pastika yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Bali Drs. Dewa Made Indra, M.Si. pada Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2018 di Ballroom Puri Agung, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4). Informasi tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam keterangan persnya kepada media.
MBP/ist
BPR LESTARI - Untuk kedua kalinya BPR Lestari menyabet penghargaan The Best Digital Brand dari Majalah Infobank. Setelah tahun 2017, di tahun 2018 ini BPR Lestari kembali mengukir prestasi tersebut atas komitmen dan keberhasilannya dalam mengembangkan dan memperkuat brandnya di ranah digital. Termasuk menggunakan basis digital sebagai salah satu strategi pemasaran di zaman sekarang ini. Hadir untuk menerima penghargaan itu Direktur Kepatuhan BPR Lestari Luh Ketut Citarasmini pada Rabu, 25 April 2018 di Jakarta. BPR Lestari memperoleh penghargaan untuk kategori BPR dengan aset di atas Rp 1 triliun.
PEMKOT DENPASAR - Pemerintah Kota Denpasar selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat segala lini. Berbagai penghargaan yang didapatkan di bidang teknologi dan pelayanan publik berhasil diperoleh berkat kerja sama tim yang solid dan satu visi-misi. Kamis (26/4) kemarin, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar kembali berhasil meraih penghargaan bergengsi.Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar I Dewa Made Agung di Ballroom Aston Hotel and Convention Center Denpasar. FH UNWAR - Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2018, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar Stadium Generale dengan tema ‘’Pluralisme Hukum Agraria’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama, Rabu (2/5). Stadium Generale ini menghadirkan Guru Besar Hukum Agraria FH UGM Prof. Dr. Maria Sumardjono, S.H., MCL., MPA. sebagai narasumber yang dimoderatori oleh Dr. I Nyoman Alit Puspadma, S.H., M.Kn. Acara dibuka oleh Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK.
36
14 - 20 Mei 2018
14 - 20 Mei 2018
37
PA R I W I S ATA
T Aktivitas budaya menjadi daya tarik pariwisata Bali. Salah satunya, ritual melasti yang diselenggarakan masyarakat Hindu tatkala menyambut perayaan Nyepi.
38
14 - 20 Mei 2018
ak dipungkiri pariwisata menjadi ujung tombak dalam menggerakkan roda perekonomian Bali. Sektor ini juga menjadi penyumbang devisa terbesar negara. Pengembangan pariwisata Bali yang bertumpu pada budaya, harus menjadi konsep dasar yang berkesinambungan. Karena untuk bisa bersaing dengan daerah lainnya, Bali harus tetap mengacu pada konsep dasar tersebut. Terlebih, Bali sangat kecil dan tidak mungkin dikembangkan tanpa dasar tersebut, sehingga jangan sampai kebablasan dalam mengembangkan pariwisata Pulau Dewata. Akademisi pariwisata, Prof. Drs. I.B. Adnyana Manuaba, mengatakan masyarakat Bali harus bisa mengubah mindset dalam upaya untuk menjaga pariwisata sebagai sektor unggulan. Pengembangan pariwisata di Bali harus memperhatikan pola dasar yang telah ada.
Jangan Kebablasan Kembangkan Pulau Dewata
Jangan menyimpang dari konsep yang ada. Untuk bisa bersaing harus ada pemikiran kreatif dan inovatif, namun jangan sampai kebablasan. “Bali ini sangat kecil. Karena itu harus ditanamkan pola berfikir untuk membangun Bali. Jangan membangun di Bali, yang berujung pada tidak nyamannya masyarakat di Bali ini,� ujarnya. Ir.Hengky Hermantoro, MURP/MPA., juga menyebutkan masa menikmati era ekonomi industri dan jasa tekah lewat. Kini, kita telah masuk ke ekonomi informasi dan ekonomi kreatif. Orang yang berada di ekonomi kreatif ini, tidak akan kehabisan ide-ide kreatif, karena sudahdibentengi oleh sumber daya ilmu kreatif. Sejalan dengan perubahan basis ekonomi, Hengky mengatakan sektor pariwisata juga mengalami perubahan. Bila sebelumnya terfokus pada paradigma yang berbasis ke-
senangan, kini sudah mengarah pada ilmu pengetahuan dan kreativitas. “Pada era pariwisata berbasis kesenangan, wisatawan cenderung akan melihat sumber daya benda, seperti museum, pantai, atau pun gunung. Kini sudah mengarah pada pariwisata industri kreatif, seperti fesyen, identitas, gaya hidup, serta musik,� ucapnya. Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho, menjelasnkan kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Bali pada bulan Januari 2018 tercatat mencapai 358.065 kunjungan. Sebanyak 345.191 datang melalui pelabuhan udara dan 12.874 melalui pelabuhan laut. Angka kedatangan ini mengindikasikann penurunan sebesar 22,30 persen dibandingkan bulan Januari 2017. Bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah wisman ke Bali tercatat mengalami peningkatan sebesar 13,34 persen.
Menurutnya kebangsaan, wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada bulan Januari 2018 adalah wisman Australia, Tiongkok, India, Jepang, dan Inggris dengan presentase masing-masing 24,20 persen, 13,15 persen, 8,10 persen, 3,97 persen, dan 3,92 persen. Wisman Australia yang datang ke Bali meningkat 9,39 persen dari Januari 2018. Namun dibandingkan Januari 2017, menurun 5,31 persen. Wisatawan Tiongkok meningkat signifikan 308,41 persen dari bulan sebelumnya, namun menurun 68,17 persen dibandingkan Januari 2017. Wisatawan India menurun 0,37 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 65,62 persen dibandingkan Januari 2017. Sedangkan wisatawan Jepang menurun 7,23 persen dari bulan sebelumnya juga menurun 17,38 persen dibandingkan Januari 2017. l Asmara
14 - 20 Mei 2018
39
PROPERTI
Penggunaan Kayu pada Bangunan
M
eskipun zaman sudah modern, namun untuk urusan bangunan serta properti tampaknya masih tidak bisa dijauhkan dari peran kayu. Kayu dianggap bahan yang paling penting dalam pembangunan, bahkan makin besar bangunan, jumlah penggunaan kayu juga akan makin banyak. “Kebanyakan kalau di tempat kami kayu yang dicari seperti meranti, borneo dan kamper. Hal ini mungkin karena jenis kayu ini selalu ada di pasaran dan harganya terjangkau,’’ ujar Mangku Suteja, owner Sikut Satak Profil, di Jalan Raya Tulikup, Gianyar. Selain itu, lanjutnya, dari segi kekuatan kayu ini juga bisa diandalkan asalkan pengopenan atau kekeringan kayu sesuai. Menurut Mangku Suteja, pemanfaatan kayu juga dinilai sangat beragam tidak hanya pada saat pembangunan kontruksi rumah, atap rumah, namun juga untuk furniture, kusen pintu dan jendela, daun pintu dan jendela, lobster, serta masih banyak lainnya. Hal ini pula yang membuat usaha profil kayu tidak pernah sepi. “Meskipun dari segi intensitas orang membangun
40
14 - 20 Mei 2018
beberapa waktu lalu sempat menurun, namun untuk urusan furniture, serta pembuatan kelengkapan rumah berbahan kayu selalu saja ada pesanan,” ungkapnya. Apalagi untuk harga, kayu sangat stabil dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya. Hal ini disebabkan karena proses tebang tanam, yakni untuk kayu yang tua dan siap ditebang akan langsung digantikan dengan kayu yang baru. Kayu adalah bahan yang dihasilkan dari sumber kekayaan alam, merupakan bahan mentah yang mudah diproses untuk dijadikan bahan bangunan maupun barang sesuai dengan keinginan dan kemajuan teknologi. Sebagai bahan bangunan ada beberapa jenis kayu yang biasanya digunakan,yaitu Kayu Kalimantan, yang meliputi bangkirai, merbau, keruing, meranti, kamper. Kayu lokal (Jawa), jati, kapur, sonokeling, mahoni, matoa, nyatoh, durian, nangka, mindi, glugu, agathis, pinus, suren, kempas, jabon, sengon, waru. Kayu Sulawesi, Ebony. l Ita/kmb
Kelebihan dan Kelemahan Kayu sebagai Bahan Bangunan Kelebihan nBahan Alami yang dapat diperbaharui; nDapat dibuat dengan berbagai macam desain dan warna; nMemberi efek hangat; nBahan penyekat yang baik pada perubahan suhu di luar rumah; nDapat meredam suara;
Kelemahan nKayu mudah diserang oleh serangga pemakan kayu seperti rayap atau serangga lainnya; nMengandung air dan berpengaruh besar terhadap bentuk kayu; nTerbatasnya diameter kayu menjadikan sulit untuk mendapatkan bahan baku yang lebar; nKayu mudah terbakar terutama dalam keadaan kering.
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
WABUP BADUNG - Tapakan Ida Batara dan Pratima di Pura Gede Banjar Kedampal, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani yang baru selesai diperbaiki, bertepatan dengan Purnama Desta, Senin (30/4), diupacarai dengan upacara melaspas yang di-puput Ida Pedanda Gria Lebih Abiansemal. Karya melaspas dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa didampingi anggota DPRD Badung Putu Alit Yandinata. Kehadiran Wabup Suiasa disambut Sekcam Abiansemal beserta Tripika Kecamatan Abiansemal serta krama pangempon Pura Ratu Gede. Di sana, Wabup Suiasa melakukan persembahyangan bersama, nyumpangan sekar emas (meletakan bunga emas) pada Tapakan dan menyerahkan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp 600 juta.
PEMKOT DENPASAR - Meningkatkan peran pekerja dan pengusaha dalam mewujudkan akselerasi implementasi Padmaksara berbasis Tri Hita Karana guna terciptanya hubungan industrial yang harmonis di Kota Denpasar, yang juga dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar yang bekerja sama dengan para pekerja menggelar kegiatan jalan sehat yang juga dirangkaikan dengan kegiatan apel dan donor darah di Lapangan Lumintang Denpasar, Selasa (1/5). Kegiatan jalan sehat ini dibuka Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Warka, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar IGA Rai Anom Suradi.
MBP/ist
MBP/ist
GUBERNUR BALI - Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberi apresiasi generasi muda yang menjadi pengisi acara Dharma Santhi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1940 di Gedung Kerta Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Jumat (27/4). Para seniman muda sanggar Sabda Komala Rsi, Desa Petak Kaja, Gianyar, ini menampilkan pembacaan sloka dan tarian Puspa Mandara yang menuai pujian dari Gubernur Made Mangku Pastika. Menurutnya, di tengah arus globalisasi dan digitalisasi, ada generasi zaman now yang melakukan hal-hal produktif berbasis kearifan lokal.
SENATOR WEDAKARNA - Universitas Mahendradatta bekerja sama dengan Indonesia-India Language Center (IILC) kembali menghadirkan pergelaran Olimpiade Bahasa Inggris VI Tahun 2018 tingkat SMP/SMA/SMK di sembilan kabupaten/kota se-Bali. Tidak tanggung–tanggung, acara yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini didukung oleh Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) khususnya Komite III Bidang Pendidikan dan Pariwisata Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Dukungan dari pusat ini tentu menambah bobot para juara English Olimpiade, sehingga akan semakin diperhitungkan di kancah nasional dan internasional.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan. 14 - 20 Mei 2018
41
TRADISI
Ngaben Ngarap
Tunjukkan Rasa Kebersamaan Suka Maupun Duka
42
14 - 20 Mei 2018
U
pacara ngaben sudah sangat melekat bagi umat Hindu, khususnya di Bali. Namun, tak seluruh tempat memiliki prosesi sama. Namun ada juga yang memiliki keunikan. Seperti halnya di Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Kabupaten Klungkung belum lama ini. Jenazah tokoh masyarakat yang disegani, Jro Mangku Rumpeg (120) “diperlakukan” berbeda. Sekitar pukul 16.20 Wita, prosesi di rumah duka telah selesai. Jenazah Jro Mangku yang telah diikat lante dibawa keluar pekarangan menuju setra yang lokasinya tak jauh. Bersamaan dengan itu, ratusan warga menunggu di luar. Bukan menunjukkan wajah bersedih. Banyak yang justru bersorak-sorai. Sebelum dinaikkan ke bade yang tingginya sekitar sepuluh meter, dengan warna keemasan, jenazah itu langsung ‘’dihalanghalangi’’. Beberapa juga ada yang merebut. Mengoyak-oyak sekuat tenaga. Namun tak sampai melepas kain pembungkusnya. Cukup lama pemandangan ini berlangsung. Krama silih berganti melakukan aksi itu. Bahkan sampai-sampai disemprot dengan air. Memberikan rasa sejuk. Saat kepuasan sudah dirasakan, jenazah diperkenankan untuk dinaikkan ke bade yang berdiri di tengah jalan. Lalu diiringi baleganjur menuju setra. Tradisi ini disebut ngaben ngarap. Sebuah tradisi yang sudah ada secara turun-temurun. Keluarga almarhum, Mangku Ketut Paing mengaku tak khawatir saat jenazah diperlakukan demikian. Ia percaya tak ada warga yang berniat menodai jalannya upacara. “Ketika sampai menjatuhkan jenazah, maka warga bersangkutan dikenakan sanksi banjar. Salah satu sanksinya dibebankan upacara ngulapin. Sampai saat ini tidak pernah,” ungkapnya. Ngaben seperti ini sejatinya tidak menjadi hal wajib. Adanya aksi demikian dipandang sebagai ungkapan kepuasan warga dan keluarga karena telah mampu melaksanakan upacara. “Ini sudah turun-temurun,” ungkap Klian I Banjar Jelantik Kuribatu I Nyoman Mujana. Upacara pitra yadnya ini juga menunjukkan rasa kebersamaan. Baik suka maupun duka. Bisa dikatakan, sangat ditunggu-tunggu warga. Antusiasnya dilihat dari sifat almarhum semasa hidup, termasuk cara keluarganya di masyarakat. “Kalau semasa hidupnya malas mengikuti kegiatan di banjar, bisa saja sedikit yang mengikuti upacaranya,” ungkapnya. Pelaksanaan tradisi ini tak terikat persyaratan khusus. Tak memandang kedudukan atau kasta. Tetapi hanya mendapat persetujuan, terutama dari keluarga. l Sosiawan 14 - 20 Mei 2018
43
A KT I V I TA S
MBP/ist
INKINDO - Kami (3/5), Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) X di Hotel The Grand Bali Beach Sanur, Denpasar. Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Inkindo Bali masa bakti 2014-2018 Ketut Gupta mengatakan, ada beberapa hal yang dibahas dalam Musprov X ini selain masalah pemilihan Ketua DPP. Gupta didampingi Sekretaris DPP Inkindo Bali sekaligus sebagai Ketua Panitia Pengarah Gusti Made Palguna, Ketua Pemilihan Ir. Joko Santoso dan Ketua Pelaksana Musprov X Inkindo Bali Putu Tresna Dewi, S.E. mengatakan, tujuan digelarnya Musprov yaitu mempertanggungjawabkan kepengurusan masa bakti 2014-18 serta menyusun garis-garis besar haluan kebijakan organisasi Inkindo dan RAPBO (Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Organosasi).
MBP/ist
BUPATI KARANGASEM - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Bendera di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Rabu (2/5). Upacara mengambil tema ‘’Menguatkan Pendidikan, Menuju Kebudayaan’’ ini dengan Inspektur Upacara Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Peringatan Hardiknas 2018 itu bertabur penghargaan bagi guru, siswa-siswi berprestasi serta pemberian SK kenaikan pangkat dari golongan IV a ke IV b, III a ke III b tahun 2018. Penghargaan sebagai tanda ucapan terima kasih kepada para guru dan para siswa-siswi yang telah mengharumkan nama Kabupaten Karangasem, diserahkan langsung Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa dan Forkopimda Karangasem.
44
14 - 20 Mei 2018
MBP/ist
BPR LESTARI - Sebanyak 100 beasiswa dibagikan dalam acara ‘’Final Try Out Generasi Lestari IX’’, Senin (30/4), yang diselenggarakan oleh BPR Lestari bekerja sama dengan Primagama dan Akubank Business School. Beasiswa tersebut terdiri atas 10 beasiswa Generasi Lestari ke Universitas Udayana, 10 beasiswa S-1 AP Chandra Scholarship ke Akubank Business School dan 80 beasiswa Akubank dengan subsidi biaya pendidikan. Lebih dari 300 siswa dari seluruh Bali mengikuti tes final tersebut untuk memperebutkan 100 beasiswa. Sebelumnya, selama sebulan lebih dilaksanakan sosialisasi dan seleksi try out babak penyisihan di masingmasing kabupaten di Bali dan 30 besar peserta yang lolos berhak mengikuti final try out, Rabu (2/5).
MBP/ist
PNB - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Politeknik Negeri Bali (PNB) kembali menggelar Olimpiade Akuntansi XIX tingkat SMA/SMK se-Indonesia, Sabtu (28/4). Bertempat di gedung Widia Padma kampus setempat, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Bali. Menurut Ketua Panitia Olimpiade Akuntansi Ni Made Aryanti Sriwahyuni dalam sambutannya, kegiatan ini diikuti 197 peserta yang terdiri atas 99 siswa SMA sederajat dan 98 SMK sederajat se-Indonesia. Tema Olimpiade Akuntansi ini yaitu ‘’Menciptakan akuntan Muda yang berintegritas, berkarakter dan peka terhadap perkembangan teknologi di era keterbukaan informasi tahun 2018’’.
MBP/ist
MBP/ist
PPS UNWAR - Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn) Program Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) menggelar kuliah umum dengan tema ‘’Peran Perguruan Tinggi Dalam Menghasilkan Profesi Notaris yang Berintegritas’’ serangkaian syukuran memperoleh Akreditasi B dan perayaan HUT ke-2 Prodi MKn Unwar di Ruang Sri Ksari Warmadewa Mandapa, Jumat (27/4). Ketiga rangkaian acara yang mengambil tema ‘’Berbagi Kebahagiaan’’ tersebut dihadiri oleh Sekretaris dan Bendahara Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali, Rektor dan para Wakil Rektor Unwar, Direktur dan Sekretaris PPs Unwar, para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan Unwar dan Ketua INI Bali serta lainnya.
MBP/ist
PHDI BADUNG - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Badung melaksanakan Paruman Sulinggih, Minggu (29/4) bertempat di ruang Pertemuan Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala. Acara ini dibuka Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Ketua Dharma Upapati Ida Pedande Gede Ketut Putra Timbul, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta, Ketua PHDI Badung Gede Adi Rudia Adiputra, Ketua WHDI Badung Ny. Isyudayani Astika, Kabid Dinas Kebudayaan Ida Bagus Agung serta para sulinggih se-Badung. Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa memberikan apresiasi dan menyampaikan bahwa Paruman Sulinggih dilaksanakan untuk dapat menyatukan persepsi dan pemaknaan dari kebenaran pelaksanaan agama Hindu.
SMK TI BALI - Sebanyak 480 siswa kelas XII tahun pelajaran 2017/2018 dilepas SMK TI Bali Global Denpasar di Hotel Nikko, Denpasar, Sabtu (28/4). Para siswa tersebut masing-masing dari Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) 78 orang, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) 159 siswa, Multimedia (MM) 209 dan Animasi 34 orang. Jumlah siswa yang ditamatkan SMK TI Global Denpasar sejak berdiri tahun 2006 hingga kini sekitar 3.400 orang. Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. menyatakan lulusan SMK TI Bali Global Denpasar sebagian besar telah terserap di dunia kerja dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
MBP/ist
PEMKAB BULELENG - Memperingati Hari Otonomi Daerah ke-22 tahun 2018, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan tanda kehormatan kepada sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya Pemkab Buleleng yang menerima penghargaan berkelas nasional tersebut. Buleleng di bawah kepemimpinan di periode kedua Putu Agus Suradnyana dengan dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. (PAS-Sutjidra) mendapatkan penghargaan atas prestasi kinerja status tertinggi bintang dua dengan skor 3.2046. Tidak itu saja, daerah berjuluk Bumi Den Bukit ini masuk 100 besar kabupaten dan kota terbaik di Indonesia dalam bidang penyelenggaraan pemerintahan daerah. 14 - 20 Mei 2018
45
HIBURAN
Yess y Diana
Berawal dari Keisengan
M
enjadi terkenal dan banyak penggemar, tidak perlu harus menjadi artis film atau penyanyi ternama tampil di TV. Namun, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah memunculkan banyak media sosial (medsos), seperti Facebook, Instagram, dan lainnya yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mencari penggemar. Bahkan, tak jarang masyarakat pengguna medsos, terutama di kalangan remaja memanfaatkannya untuk menjadi ambassador suatu produk di akun medsosnya. Bermodalkan kecakapan dalam berkomunikasi dan berpenampilan menarik, mampu menarik perhatian para penggemarnya. Yessy Diana, dara cantik asal Nusa Penida, melakukan hal itu. Ia pun terkenal. Berawal dari keisengannya meng-upload lagunya di Instagram, pemilik nama lengkap Dewa Ayu Yessy Diananingsih ini tidak menyangka hasil karyanya tersebut banyak yang menyukai. Bahkan, banyak juga yang mengcover hasil karyanya tersebut. Berawal dari sana, ia mengaku pengikut di Instagram-nya terus bertambah. Bahkan saat ini telah mencapai 155 ribu followers. Kini Yessy Diana pun menjadi salah satu selebgram yang mempunyai banyak penggemar di Instagram. “Sebenarnya saya gak ada niat menjadi selebgram, karena hanya berkarya, tetapi karya saya ketahuan di medsos dan ternyata disukai banyak followers. Jadi gak ada strategi khusus agar disenangin sama followers, tetapi saya berkarya untuk menjadi diri sendiri dan tentunya karya saya yang positif,” ujar dara kelahiran Batununggul, 20 Desember 1993 ini, belum lama ini. Setelah mempunyai banyak penggemar dan sering wara-wiri di Instagram, pelantun tembang “Pada Ngelahang” dan “Jomblo Bahagia” ini mengaku banyak mendapatkan job untuk memperkenalkan suatu produk. “Untuk mempromosikan produk tidak semua saya terima. Seperti promosi pakaian, kalau pakaian itu masih wajar dan tertutup saya ambil. Kalau bekini saya gak mau ambil. Karena saya gak mau di-bully oleh haters saya. Apalagi zaman sekarang, orang baik aja bisa di-bully,” ujar Yessy Diana. Menjadi salah satu selebgram ternama di Bali saat ini, Yessi Diana tidak menampik bahwa dirinya pernah mendapatkan bully dari haters-nya. Namun, ia tidak mau ambil pusing, apalagi apa yang dilakukannnya tidak pernah menyinggung seseorang, bahkan merugikan orang lain. Tetapi, ia berkarya untuk menghibur orang dan tetapi pada prinsip tetap menjadi diri sendiri dan apa adanya. l winata
46
14 - 20 Mei 2018
A KT I V I TA S
MBP/ist
IPPAT - Menjelang pelaksanaan Kongres Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Rabu (2/5) digelar debat kandidat dan dialog ilmiah calon ketua umum IPPAT periode 2018-2021. Kegiatan yang digagas Pengurus Daerah Badung IPPAT dan Pengurus Wilayah Bali IPPAT ini diikuti lebih dari 300 anggota dari seluruh Indonesia. Bertempat di Harris Hotel Sunset Road, Kuta, kegiatan ini dibuka resmi oleh Staf Ahli Bupati Badung Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Ketut Martha ditandai pemukulan gong. Ketut Martha dalam sambutannya mengharapkan melalui kegiatan ini seluruh anggota IPPAT dapat memilih dan menentukan calon pemimpin nanti dengan mengetahui kemampuan masing-masing kandidat yang disampaikan pada kegiatan tersebut.
MBP/ist
JERO MANGKU - Jero Mangku Balian Putih I Made Richard Garnier yang selama ini terkenal sebagai penekun pengobatan hipnoterapi di negara Prancis dan Kanada, kembali datang ke Bali untuk mempertajam ilmu kadiatmikan (kebatinan). Salah satu murid dari penekun spiritual Jero Mangku Teja Kandel ini menjalani ritual untuk meningkatkan kemampuan di Pasraman Wredhi Stuti di Desa Bangbang Kecamatan Tembuku, Bangli, Senin (30/4). Jero Mangku Balian Putih I Made Richard Garnier melalui Jero Mangku Pasek Ardana dari Desa Medahan, Gianyar, menuturkan, dirinya sudah menekuni pengobatan hipnoterapi sejak kurang lebih dari sepuluh tahun lalu.
MBP/ist
MBP/ist
BPR KANTI - BPR Kanti meresmikan kantor cabang di Jalan Raya Sempidi, Jumat (27/4). Kantor cabang ini diresmikan oleh perwakilan Bupati Badung didampingi perwakilan OJK Regional Bali-Nusra dan Direksi BPR Kanti. Direktur Utama BPR Kanti I Made Arya Amitaba mengatakan, kantor cabang ini merupakan relokasi dari kantor cabang di Mengwitani. Dengan berkantor di Jalan Raya Sempidi akan lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, baik masyarakat umum maupun masyarakat pemerintahan. Apalagi tepat di depan kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.
STIKES WIRA MEDIKA - Peningkatan responsivitas sistem kesehatan salah satunya adalah sikap tanggap tenaga kesehatan dalam penyelamatan dan ancaman nyawa dalam suatu kejadian yang tidak diharapkan. Mengantisipasi permasalahan tersebut, STIKes Wira Medika Bali secara rutin menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bekerja sama dengan Jakarta Medical Service (JMS) 119 Jakarta. Pelatihan ini juga sebagai pembekalan dan persiapan mahasiswa ke jenjang profesi, karena kompetisi ke depannya bagi mahasiswa dalam praktik profesi peluang kerja harus memiliki spesifikasi khusus. Hal itu dijelaskan oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik Ns. Ni Ketut Ayu Mirayanti, S.Kep., M.Kep. dalam acara pembukaan pelatihan.
14 - 20 Mei 2018
47
A KT I V I TA S
MBP/ist
MPP SEWAKA DHARMA - Dua bulan setelah diluncurkan, Mal Pelayanan Publik (MPP) Sewaka Dharma Kota Denpasar terus berupaya meningkatkan layanan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Kali ini, layanan yang berada di bawah naungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar turut melengkapi MPP Kota Denpasar di Graha Sewaka Dharma, Lumintang. Layanan yang dikemas dalam sebuah Wadah Pelayanan Adhyaksa (Wayan Adhyaksa) ini diluncurkan Senin (30/4) didahului penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di Gedung Mal Pelayanan Publik Kota Denpasar Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar.
MBP/ist
KARANG TARUNA - Dalam upaya meningkatkan peran serta pilar-pilar partisipasi masyarakat dalam membangun kesejahteraan sosial dan memberikan apresiasi atas kinerja dan kiprahnya dalam menangani masalah sosial di masyarakat, Tim Evaluasi Pilar-pilar Sosial Berprestasi Tingkat Provinsi Bali mengadakan evaluasi langsung ke Desa Sukawati Gianyar, Kamis (26/4). Tahun ini, pilar-pilar sosial berprestasi Kabupaten Gianyar diwakili oleh Karang Taruna Putra Persada Desa Sukawati, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Sukawati, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Tegallalang dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Yayasan Access Life Bali.
Mbp/ist
Mbp/ist
BUPATI TABANAN - Upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Faktanya, di bawah kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, Tabanan terus mengoptimalkan keberadaan desa yang punya potensi aset terpendam. Salah satunya digulirkan program Desa Wisata. Malah, program ini sudah dijalankan di beberapa desa di Kabupaten Tabanan. Dengan desa wisata, nantinya desa-desa yang ada di Tabanan diyakini bisa berkembang mandiri sekaligus mampu menyejahterakan masyarakat. Hal itu terungkap pada diskusi Buku Investasi Hati Goes to Campus di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA-UB) Malang, Senin (30/4).
48
14 - 20 Mei 2018
WALI KOTA DENAPASAR - Ragam corak hasil kerajinan di Kota Denpasar memang memiliki daya tarik tersendiri di mata masyarakat luas. Hal ini terbukti saat gelaran International Handicraft (Inacraft) Tahun 2018, di mana stan Dekranasda Kota Denpasar menjadi salah satu yang ramai dikunjungi. Hingga pelaksanaan hari ketiga, pengunjung tampak silih berganti melihat dan membeli hasil kerajinan Ibu Kota Provinsi Bali ini pada ajang Inacfart 2018 di Jakarta Convention Center, Jumat (27/4). Di tengah ramainya pengunjung di Stan Dekranasda Kota Denpasar, hadir langsung untuk memberikan dukungan dan monitoring perajin Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Ny. Antari Jaya Negara serta OPD terkait usai menghadiri kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta.
Mbp/ist
BUPATI KARANGASEM - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Rabu (2/5) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem menggelar pawai pendidikan dan juga budaya. Pawai melibatkan 18.500 peserta terdiri dari guru-guru dan siswa mulai dari tingkat TK-PAUD sampai SMA/SMA se-Karangasem. Pawai dilepas Bupati IGA Mas Sumatri dengan pemukulan gong. Pawai dilepas di Lapangan Tanah Aron Amlapura melewati rute Jalan Ngurah Rai-Jalan Kartini-Jalan Sultan Agung dan finis di Taman Kota Lapangan Candra Bhuana Amlapura. Peserta pawai dikelompokkan dalam delapan kontingen, dengan tema berbeda-beda. Kantingen 1 diperkuat 2.500 peserta mengusung tema Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Gerakan Kepramukaan. Kontingen 2 diperkuat 2.000 peserta mengusung tema Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Pengembangan Diri. Kontingen 3 berjumlah 2.000 peserta mengusung tema Toleransi sebagai Wujud Penguatan Pendidikan Karakter.
Mbp/ist
PEMKAB TABANAN - Pemerintah Kabupaten Tabanan mendapatkan penghargaan atas Kinerja Program Imunisasi Terbaik se-Indonesia selama 2015-2017. Pernghargaa itu diterima dari Kementerian Kesehatan. Penghargaan itu diserahkan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan diterima langsung Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika yang mewakili Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, di Gedung Shohibul Barokah, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (29/4), pada acara Pekan Imunisasi Dunia (PID) yang bertemakan ‘Capai Imunisasi Rutin Lengkap, Bersama Melindungi dan Terlindungi’. Program itu juga dirangkaikan dengan Peringatan Hari Malaria Sedunia (HMS) dengan tema nasional Bebas Malaria, Prestasi Bangsa’.
Mbp/ist
PORJAR KARANGASEM - Marching Band SMPN 5 Amlapura dan Senam Yoga SMPN 2 Amlapura menjadi pembuka Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Karangasem 2018. Pembukaan dilaksanakan di Lapangan Tanah Aron, depan Kantor Bupati Karangasem, Jumat (27/4), yang ditandai pelepasan balon. Pembukaan diawali defile peserta dari delapan kecamatan. Kecamatan Karangasem menjadi kontingen terbesar dengan menampilkan 300 orang atlet. Kemudian disusul Kecamatan Kubu dengan 275 atlet, Kecamatan Manggis 250 atlet, Kecamatan Abang 225 atlet, Kecamatan Bebandem, Rendang, dan Selat masing-masing 200 atlet, serta Kecamatan Sidemen 150 atlet.
Mbp/ist
IWANWAR WARMADEWA - alam rangka merayakan HUT ke-30 dan memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April lalu, Ikatan Wanita Warmadewa (Iwanwar) Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar Workshop Tata Rias Wajah dan Pengantin dengan tema Menjadikan Iwanwar Perempuan Kreatif, Mandiri dan Bermartabat di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama Unwar, Denpasar, Senin (30/4). Workshop ini mendatangkan narasumber Dr. Dra. A.A. Ayu Ketut Agung, M.M. dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Agung. Peserta workshop merupakan anggota Iwanwar di lingkungan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali dan Unwar. 14 - 20 Mei 2018
49
TA K S U
Ida Bagus Sudiksa
Tekuni Seni Calonarang
B
agi seniman Bali dahulu, panggilan Dalang Kletok begitu terkenal hampir di seluruh Bali. Dia tidak lain adalah kakek dari Ida Bagus Sudiksa yang juga seorang seniman pedalangan. Setiap pementasan yang digelar kakeknya, ia pun ikut sehingga sedikit demi sedikit memori pedalangan tersimpan di dalam dirinya. Dan nama Ida Bagus Sudiksa pun mulai dikenal di kalangan seniman Bali khususnya seni Calonarang. Pria kelahiran Badung, 19 Januari 1958 silam dari Griya Dalem Krobokan ini pun sejak kecil sudah mengenal seni Calonarang dan pewayangan. Awal dia menekuni dunia perdalangan tidaklah seperti dalang lainnya, belajar dari awal pada sebuah guru. Melainkan, berawal dari janji kepada Tuhan saat putus asa menempuh pendidikan strata satu di Fakultas Ekonomi Universitas Udayana. Setelah berhasil menyusun skripsi dan lulus sarjana, ia pun menepati janjinya. Keputusannya ini tidak dipercaya oleh teman-temannya. Begitu pula keinginannya untuk menekuni seni Calonarang yang diambil sebagai tema ataupun judul dalam setiap pementasan wayang di tahun 1985. Banyak kalangan yang menilai seni Calonarang berhubungan erat dengan halhal magis dan penerapan ilmu tenaga dalam. Namun baginya, Calonarang merupakan perpaduan antara seni dan pengejewantahanan sastra budaya Hindu. Karena, Calonarang sendiri dalam agama Hindu merupakan simbol dari rwa bhineda (dua hal yang selalu bertentangan) yang menjadi panutan hidup bagi semua manusia. Keraguan yang sempat melanda anggota Sanggar Seni Majelangu yang dididrikannya, ditepis dan dalam setiap pementasan Calonarang dapat berjalan dengan lancar. Atas kegigihan dan keberhasilan dalam setiap pementasan Calonarang, sejumlah prestasi dan kepercayaan telah diterimanya, baik dari Pemerintah Kabupaten Badung maupun Provinsi. Suami dari Ida Ayu Agung Darma Dewi dan ayah dari Ida Bagus Gede Jaya Dwija Putra dan Ida Ayu Ari Dwija Putra ini menjadi delegasi perwakilan di sejumlah acara. Selain seni pedalangan dan Calonarang, salah satu seni yang juga ditekuni yakni seni
50
14 - 20 Mei 2018
pahat khsusunya untuk pembuatan pretima. Baginya, bakat yang dimiliki harus dipergunakan untuk ngayah atau mengabdikan hidup kepada Ida Sangm Hyang Widhi melalui pahatan membuat pretima atau mediasi menghubungkan diri. Banyak karya yang telah dibuat terutama di seputaran Badung dan Pura Kahyangan Jagat di Bali. Dunia pedalangan dan Calonarang juga membawa dirinya ke dunia pengobatan secara spiritual. Keputusan inipun tidak diambil semata-mata keinginan darinya, namun juga mengalir seperti air begitu saja. Di tengah kebimbangan akan ketidakpercayaan diri mengemban tugas ini, banyak hal yang menguatkan dirinya baik melalui keluarga, lingkungan maupun para leluhur yang memberikan jalan agar mengambil ilmu pengobatan ini. Keputusan itu pun diambil sebagai sebuah pengabdian diri dalam menolong sesama. Saat ini, ada sedikit kesedihan yang masih ada di dalam hatinya, yakni minimnya generasi muda yang mau belajar seni dan sastra Bali. Padahal, dari sastra ini banyak hal yang bisa didapat dan dikembangkan seklaigus kita ikut melestarikannya. Ia miris melihat generasi muda saat ini yang bangga mencari sebuah pengetahuan yang sebenarnya dalam sastra sudah ada, namun karena tidak pernah membaca akhirnya
mencari ke luar. Saat ini, bakat seni juga nampaknya sudah diturunkan kepada kedua anaknya. Anak pertamanya, Ida Bagus Gede Jaya Dwija Putra lebih suka pada seni prdalangan, sedangkan anaknya nomor dua, Ida Ayu Ari Dwija Patni senang menekuni dunia tari. “Jika kepada anak seni tidak dapat diberikan, juga dapat kepada orang lain di lingkungan kita sehingga ke depan seni tetap lestari,� jelasnya. Meski banyak profesi yang dilakoninya, ngayah dengan pementasan wayang dan Calonarang serta pembuatan pretima dan rutinitas sebagai dosen di Universitas Udayana, namun ia tidak pernah merasa dibebani maupun lelah. Baginya semua itu adalah anugerah yang diberikan untuk mengabdikan diri kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa maupun sesama,� jelasnya. Selaku tokoh seni yang tumbuh di keluarga seni, ia berharap apa yang dilakoninya sekarang bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mulai menekuni seni dan budaya Bali. Belajarlah dari beberapa negara seperti Jepang yang begitu hormat dan idealis dalam menjaga dan mengembangkan adat dan budayanya sehingga menjadi bangsa yang kuat. l Saputra/bali tv
231 | 14 - 20 Mei 2018
Pendidikan Pasraman
Bentuk SDM Hindu yang Cerdas Berkarakter
31
RP 20.000