118 |14 - 20 Desember 2015
Jangan Sampai Bhisama Jadi ’’Macan Ompong’’
RP 20.000
U.0001146-rp
DAFTAR ISI OPINI z Momentum Evaluasi Menangkal Radikalisme 6 BALI SEPEKAN zPintu Masuk PLTU Diblokir 7 LAPORAN UTAMA zJangan Sampai Bhisama jadi ’’Macan Ompong’’ 8
zSoal Reklamasi Jangan Hanya Lihat Amdal 9 zRakyat Bali Berjuang Sendirian 10 POLITIK zRealisasi Paket Bali Sektor Pertanian Jadi Prioritas 16 zMenyikapi Tantangan Mengelola APBN 17 PENDIDIKAN z Guru Wajib Kuasai TIK 18 MANCANEGARA z Dampak Adanya Pangkalan
LENSA z Menjangan 26
OLAHRAGA z Laga Ulang 27 LINGKUNGAN z Jalak Bali Terancam 36
Militer di Okinawa 20
DAERAH z Moratorium Toko Modern Berjaringan
Ibarat Makan Buah Simalakama 22
PARIWISATA z Perayaan Nataru di Bali
Pengusaha Pesimis Panen Wisatawan 38
TRADISI z “Mendak Sanganan Lanlanan” di Pura Kehen
Krama Pantang Bicara 48
PROPERTI z Program Risha Sulit Diserap Bali
50
14 - 20 Desember 2015
3
DARI PEMBACA
Kerusakan Lingkungan dari Hulu Sampai Hilir M
araknya pelanggaran tata ruang sebagai dampak dari tak terkendalinya pembangunan hotel, vila, ruko dan lain-lainnya telah menyebabkan makin parahnya kerusakan lingkungan yang terjadi di hampir semua wilayah di Bali. Rusaknya lingkungan sudah nyegara-gunung dari hulu sampai ke hilir Pulau Bali. Lalu pertanyaannya, mengapa terjadi demikian? Sebagian masyarakat akan menyalahkan karena terlalu pesatnya pertumbuhan pariwisata dan sebagian lagi akan membela bahwa justru pariwisata telah menjadi tulang punggung perekonomian Bali. Jawabannya sebenarnya mudah, kembali ke kesadaran masyarakat Bali sendiri terutama para pemimpin dan wakil rakyat yang memegang kewenangan dan mampu mengendalikan serta memilah-milah setiap rencana proyek pembangunan yang berdampak terhadap lingkungan Bali. Dan kalau belum sadar, apalagi masih mengagung-agungkan para pengusaha/investor maka sudah terbayang kehancuran Bali ke depan. Kurang pekanya penguasa (pemerintah dan wakil rakyat) dalam merespons setiap aspirasi/tuntutan masyarakat seperti penolakan yang sangat prinsip yang dilakukan masyarakat Bali terhadap rencana ambisius reklamasi Teluk Benoa dan pengembangan KSPN Pura Besakih, menjadikan masyarakat Bali berjuang sendirian tetapi tetap gigih demi nindihin kesucian gumi Bali. Sudah sering diingatkan oleh para sulinggih serta para tokoh terkemuka Bali bahwa masyarakat harus terus mengawal dan mempertahankan kesucian alam Pulau Bali karena identitas orang Bali tak terpisahkan dari alam, adat, budaya dan agama. Akankah sejarah terulang kembali dengan kemungkinan akan lolosnya kawasan suci KSPN Besakih dan Teluk Benoa menjadi simbul jatuhnya kedaulatan Pulau Bali ke tangan para pengusaha/investor? Kalau dulu benteng Jagaraga dijatuhkan dengan kekuatan senjata, sekarang benteng kesucian Bali diruntuhkan dengan kekuatan dolar. Mudah-mudahan tidak terjadi demikian. I B Rai Djendra Gianyar
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wirata Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab Alit Purnata Sekretaris Redaksi Sugiartha Redaksi Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Dira Arsana,Mawa, Suana, Sueca, Yudi Winanto, Subrata, Budi Wiriyanto, Diah Dewi. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada. Bangli: Ida Ayu Swasrina, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya, Dedy Sumartana Karangasem: Budana, Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani. Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257 Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
14 - 20 Desember 2015
4
Terjebak Dalam Lingkaran Politik NETRALITAS PNS dalam pikada serentak belum terjabarkan secara jelas. Keberpihakan oknum PNS masih menjadi bagian dari hajatan politik. PNS yang juga memiliki hak pilih diyakini tetap terjebak mobilisasi serta ikut terjebak dalam strategi perebutan kekuasaan. Bahkan di level pejabat, netralitas hanyalah sebuah jargon. Pilihan sikap dan dukungan politik oknum birokrat menjadi kewajiban mengingat akan menjadi salah satu investasi dalam merebut jabatan struktural. Pandangan itu disuarakan 78,68 persen responden saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait netralitas PNS dalam pilkada serentak 2015. Pada jajak yang digelar selama sepekan, responden meyakini PNS tak akan bisa melepaskan diri dari lingkaran politik. Saat ini sistem pelibatan PNS dalam pilkada dilakukan lebih tertutup. Diyakini, banyak oknum PNS masih menjadi tim sukses kandidat mengingat adanya daya tawar jabatan pasca-pilkada. PNS juga sulit menjadi profesional ketika kekuasaan pemerintahan nantinya menggunakan pendekatan
politik. Sementara itu, 19,70 peren responden mengaku dalam pilkada serentak ini PNS sudah melakukan pengelolaan politik secara lebih arif. PNS tidak lagi menjadi kekuatan masa politik kandidat tertentu akibat adanya berbagai ancaman. Bahkan, hingga menjelang pencoblosan belum ada kasus mobilisasi PNS dalam pengelolaan pilkada. Kondisi ini berbeda jauh dengan pilkada sebelumnya di mana PNS ikut menjadi penggerak dan menjadi orator dan juru kampanye. Sementara 1,62 persen responden tidak memberikan respons terkait hal ini. Responden mengaku keberpihakan PNS pada kandidat pasti ada mengingat mereka punya hak pilih. Namun untuk menentukan apakah PNS mengelola pesta politik secara netral, sulit dibuktikan. Responden bahkan menyarankan hak politik PNS jangan dikebiri mengingat sampai saat ini pengelolaan kekuasaan juga dominan menggunakan pendekatan politik, bukan profesionalisme. z Dira Arsana 14 - 20 Desember 2015
5
5
OPINI
Momentum Evaluasi Menangkal Radikalisme
B
anyaknya warga dunia yang telah terpengaruh dan menjadi bagian dari ISIS saat ini adalah suatu kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Merujuk pernyataan Direktur Pusat Kontra Terorisme Nasional Amerika Serikat, Nicholas Rasmussen, hingga medio Februari 2015 lalu dinyatakan terdapat lebih dari 20 ribu orang warga dunia yang berasal dari 90 negara telah bergabung bersama kelompok militan ISIS. Realitas ini selain menunjukkan betapa ampuhnya strategi perekrutan ISIS, di sisi lain juga menunjukkan betapa mudahnya negaranegara di dunia ini, termasuk Indonesia terpengaruh oleh radikalisme ISIS. Oleh karena itu, sebagai bangsa dengan jumlah penduduk muslim terbesar yang tentunya akan sangat rentan terpengaruh radikalisme ISIS, penting bagi pemerintah untuk selalu mengevaluasi strateginya yang digunakan dalam menangkal pengaruh radikalisme ISIS secara rutin dan berkelanjutan. Tidak bisa dipungkiri, hampir setiap tahunnya bahkan setiap bulan selalu ada saja warga negara Indonesia (WNI) yang terjerumus menjadi bagian dari ISIS. Pada Juli lalu misalnya, dalam dokumen Australian Federal Police (AFP) terungkap bahwa terdapat dua WNI yang berprofesi sebagai pilot telah bergabung bersama ISIS. Sementara pada medio November ini, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah mengumumkan kemungkinan bergabungnya WNI lainnya bersama ISIS, yakni Dwi Joko Wiwoho yang notabene adalah Direktur Pelayanan Satu Pintu di Badan Pengusahaan untuk kawasan Batam (BP Batam). Belum lagi bila ditambah dengan keberadaan para pelaku teror (baca: teroris) dalam negeri yang diduga kuat mempunyai keterkaitan dengan ISIS, seperti jaringan teroris Santoso di Poso. Maka, hal ini jelas menunjukkan implementasi strategi yang dimiliki pemerintah, dalam hal ini BNPT untuk menangkal pengaruh radikalisme ISIS masih belum berjalan optimal. Pemerintah dan BNPT masih saja berorientasi pada upaya represif (penindakan) dari pada upaya preventif (pencegahan) da-
6
Oleh Sumarsih
lam menangkal radikalisme ISIS maupun pelbagai tindak teror lainnya. Padahal, penerapan upaya represif dalam menangkal maupun memberantas radikalisme selain secara nyata dapat meningkatkan potensi terjadinya kerugian (materi, korban luka, korban tewas), dari sisi efektivitasnya pun patut dipertanyakan. Dalam artian bahwa, sekeras apa pun upaya represif dalam menangkal dan memberantas radikalisme itu diterapkan, akan kecil kemungkinan tindakan teror tidak akan terjadi kembali. Sebab, pada dasarnya para penganut paham radikal yang menjadi sumber dari segala bentuk tindakan teror yang terjadi di dunia ini sama sekali tidak takut akan ancaman penjara. Bahkan, ancaman kematian sekalipun kerap tidak menciutkan nyali mereka karena nalar berikirnya telah “dicuci� sedemikian rupa. Momentum Evaluasi Berkaca dari aksi teror yang terjadi di Prancis, sudah semestinya pemerintah mulai memandang serius terkait upaya menangkal pengaruh radikalisme, utamanya pengaruh radikalisme ISIS. Pasal-
nya, jika paham radikalisme ISIS telanjur PDVXN GDQ PHPSHQJDUXKL QDODU EHUÂżNLU sekelompok masyarakat, pemerintah dan BNPT akan menghadapi tantangan sangat besar. Pertama, potensi terjadinya aksi teror di wilayah Indonesia akan meningkat pesat. Itu karena masyarakat yang telah terpengaruh radikalisme ISIS tidak akan lagi berfikir bagaimana caranya untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. $NDQ WHWDSL QDODU EHUÂżNLU PHUHND KDQ\D akan berorientasi pada bagaimana cara mewujudkan cita-cita ISIS. Dalam hal ini, pengaruh radikalisme ISIS akan mudah menemukan momentumnya di Indonesia. Kedua, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berpotensi tidak dapat berumur panjang. Logika sederhananya, NHWLND PDV\DUDNDW VXGDK WDN ODJL EHUÂżNLU akan pentingnya keberadaan suatu bangsa, maka bangsa tersebut jelas hanya tinggal menunggu waktunya saja untuk bubar (hancur). Demikian pula dengan NKRI, ketika telah banyak masyarakatnya yang terpengaruh radikalisme ISIS, maka keinginan untuk tetap mempertahankan keberadaan NKRI tentu akan semakin tipis. Pada akhirnya, tak ada pilihan lain lagi yang dapat dilakukan pemerintahan negara ini selain harus menyerah pada keinginan ISIS. Radikalisme ISIS dan pelbagai tindakan teror yang dilakukan para pengikutnya telah terbukti mempunyai dampak yang sangat berbahaya. Oleh karenanya, aksi teror di Prancis beberapa waktu lalu harus menjadi refleksi sekaligus momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi dan membenahi strategi yang diterapkannya dalam menangkal pelbagai bentuk pengaruh radikalisme sesat, tak terkecuali pengaruh radikalisme ISIS. Sehingga, selain keberadaan NKRI dapat tetap terjaga selamanya, potensi terjadinya pelbagai aksi teror di wilayah NKRI pun dapat diminimalkan. Penulis, staf peneliti Alwi Research and Consulting, alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta
14 - 20 Desember 2015
6
BALI SEPEKAN
Monyet Cari Makan ke Rumah Penduduk KEKERINGAN yang hebat di musim kemarau ini mengakibatkan paceklik makanan tak hanya menimpa manusia, juga binatang. Akibat kekeringan panjang di pegunungan dan perbukitan Tenganan Pegringsingan, kawanan monyet kerap masuk rumah penduduk untuk mencari makanan. Sejumlah warga di sana dan anggota DPRD Karangasem asal Nyuh Tebel yang berdampingan perbukitan Tenganan, Wayan Tama mengakui sejumlah warga tak be-
rani tinggal terpisah di rumahnya perbukitan. Terutama para wanita takut dikeroyok populasi monyet kelaparan. Selain itu, makanan di dapurnya kerap dicuri monyet. ‘’Tak hanya makanan di dapur atau buah pisang di ladang, telur ayam ras di kandang juga dicuri kawanan monyet,’’ ujarnya, Rabu (2/12). Bahkan, monyet dari perbukitan kerap turun dan merusak ladang, kebun dan menghabisi pohon buah penduduk di sejumlah desa di sekitarnya. z Budana
Ikan di Saluran Irigasi Punah KEBERADAAN ikan di saluran irigasi mulai sulit ditemui. Bahkan, beberapa jenis sudah ada yang punah. Hal ini merupakan dampak dari ulah masyarakat yang melakukan penangkapan menggunakan setrum dan bahan kimia di samping karena adanya perbaikan saluran irigasi. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (P2) Bangli I Wayan Sukartana saat melakukan penebaran benih ikan di saluran irigasi di Lingkungan Kelurahan Kawan, Bangli bersama petani, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Selasa (1/12) lalu. Dijelaskan, di era 1990-an, populasi ikan di saluran irigasi masih sangat banyak. Penangkapan yang
dilakukan dengan cara tradisional, menyebabkan jumlahnya tidak berkurang secara cepat. Namun, seiring dengan berkembangnya waktu, sejumlah masyarakat mulai menerapkan cara-cara ekstrem dalam menangkap ikan, yakni menggunakan setrum dan bahan kimia seperti potasium. Hal itu menyebabkan populasi ikan berkurang drastis. Bahkan, ada beberapa jenis ikan sudah punah. “Menangkap ikan menggunakan setrum atau bahan kimia, tidak hanya menyebabkan induk ikan yang mati. Tapi telurnya juga tidak bisa menetas,” terangnya didampingi Kabid Perikanan Dinas P2 Bangli I Nyoman Widiada dan Penyuluh Perikanan Sang Putu Dirga. z Sosiawan
MBP/dgk
Pintu Masuk PLTU Diblokir KISRUH di kawasan lingkungan industri Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang, tidak henti-hentinya. Puluhan warga dipicu masalah tenaga kerja (naker) memblokir pintu utama PLTU, Rabu (2/12). Itu dilakukan atas sikap perusahaan yang dinilai menganulir kesepakatan yang dibuat sebelumnya. Awalnya tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Pihak perusahaan bersedia memberi lapangan pekerjaan kepada sembilan security itu. Artinya, keputusan pemecatan sebelumnya telah dianulir. Warga datang berkumpul sejak pagi hari. Pekerja di areal tengah PLTU, memilih berbalik arah. Mereka memutar supaya kendaraannya dapat ke luar kantor. Pihak aparat keamanan dari Polsek Kawasan Laut Pelabuhan Celukan Bawang dengan cepat datang. Maka, kedua belah pihak dimediasi, agar semua tenang dan tidak ada tindakan memblokade jalan. Beberapa jam kemudian, pihak yang mempekerjakan security yakni PT Cipta Pesona, menemui warga pendemo. Mereka melakukan komunikasi intensif. Tokoh masyarakat, Sadeli, menilai PT Cipta Pesona, telah mengebiri kesepakatan yang mereka buat sebelumnya. Diduga mendapat tekanan PT General Energy Bali (PT GEB). Peran PT Cipta Pesona sebagai pemenang tender pengadaan security diminta mengikuti keinginan PT GEB, melalui aksi perekrutan security di luar empat desa penyangga terkait. z Dewa Kusuma
Jalan Hotmix Pendem-Dauhwaru Rusak POLA perbaikan jalan hotmix yang selama ini gencar dilakukan pemerintah nampaknya perlu evaluasi. Pasalnya, belum bertahan satu tahun, beberapa ruas jalan yang dihotmix sudah mulai retak dan pecah-pecah. Seperti yang terlihat di jalan antar-Kelurahan Pendem dan Dauhwaru, Munduk Jati, Selasa (1/12) lalu. Di jalur penghubung antarkelura-
han itu saat ini sudah terhubung dengan jalan hotmix dan jembatan. Namun, di beberapa titik jalan sudah nampak retak dan pecah. Padahal pengerjaan jalan ini belum ada dua tahun. “Sudah mulai retak, padahal jalan tembus ini baru dihotmix,” keluh Ketut Yadi, warga yang sering melintasi jalan tembus tersebut. Diduga landasan aspal kurang kokoh sehingga banyak titik jalan yang sudah
retak terutama di sisi barat jembatan. Dalam tiga tahun terakhir ini, perbaikan dan pengaspalan jalan hingga ke pelosok desa cukup gencar dilakukan. Bupati Jembrana I Putu Artha belum lama ini saat monitoring proyek meminta agar pengerjaan proyek bukan sekadar tuntas, tetapi juga berkualitas. Termasuk pengaspalan jalan di gang-gang kelurahan. z Surya Dharma 14 - 20 Desember 2015
7
7
LAPORAN UTAMA
Jangan Sampai Bhisama Jadi ’’Macan Ompong’’
H
ampir dua bulan tim 9 PHDI yang ditugaskan merumuskan kawasan Teluk Benoa, apakah masuk kawasan suci atau tidak. Dalam kurun waktu itu, tim sembilan masih melakukan kajian dan investigasi. Banyak yang mengkhawatirkan, langkah tim sembilan kalah cepat dengan investor. Artinya izin sudah dikeluarkan tim baru mengeluarkan rekomendasi. Apapun keputusannya tentu tidak akan berpengaruh. Artinya keputusan yang diwujudkan dalam bhisama akan menjadi macan ompong. Hal itu pulalah yang menjadi kekhawatiran Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI). Mereka pun mendesak Tim 9 PHDI segera memutuskan status Kawasan Teluk Benoa sebagai kawasan suci. Sebelumnya, ForBALI juga telah menyampaikan surat kepada Tim 9. Isinya adalah kesimpulan dialog publik yang diadakan ForBALI pada Jumat, 6 November 2015 lalu. Berdasarkan pemaparan narasumber dari hasil risetnya di Teluk Benoa, tidak dapat dibantah lagi Teluk Benoa merupakan kawasan suci. Koordinator Divisi Teknis ForBALI Nyoman Mardika menjelaskan, di dalam surat tersebut juga mendesak agar Tim 9 PHDI sesegera mungkin memutuskan status kawasan suci Teluk Benoa dalam bentuk Bhisama. Pasalnya, hal tersebut menyangkut Teluk Benoa yang terancam proyek reklamasi. “ForBALI juga mengharapkan PHDI tidak mengulur waktu karena bisa memberikan celah bagi proyek eksploitatif untuk mereklamasi Teluk Benoa,” ujarnya. Mardika mengatakan, Teluk Benoa merupakan kawasan suci didasarkan pada hasil riset lapangan dan juga berdasarkan lontar-lontar. Menurutnya, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa Teluk Benoa adalah kawasan suci. Sehingga berdasarkan keputusan Bhisama tahun 1994 dan hasil riset, Teluk Benoa dapat ditetapkan sebagai kawasan suci dalam waktu cepat. ”karena hasil riset terkait kawasan suci Teluk Benoa sudah tersedia maka sehar-
8
usnya Tim 9 PHDI dapat dengan segera untuk menetapkan bhisama kawasan suci Teluk Benoa” papar Mardika. Sementara itu, Koordinator ForBALI Wayan ‘Gendo’ Suardana mempertanyakan Tim 9 PHDI yang terkesan lambat dalam melakukan kerja-kerja untuk memutuskan kawasan suci di Teluk Benoa. Dalam beberapa statement disampaikan bahwa Pandita sibuk atau ingin hatihati sehingga perlu waktu. “Hal ini akan menimbulkan kecurigaan-kecurigaan baru setelah PHDI gagal memutuskan status Teluk Benoa pada Pesamuan Sabha Pandita lalu. Ada apa dengan tim 9 yang sangat lambat bahkan cenderung tidak bekerja padahal realitasnya situasi Teluk Benoa sangat genting,” ujar Gendo. Menurutnya, Tim 9 PHDI harus terbuka kepada publik, terutama menyangkut kerja-kerja yang telah dilakukan dalam upaya memutuskan kawasan suci Teluk Benoa. “Kalaupun sampai saat ini tidak bekerja apa kendalanya, kapan deadline-nya, dan mekanisme apa yang berlaku di PHDI sampai terbitnya Bhisama,” tegasnya. ForBALI, lanjut Gendo, memandang lambannya kinerja Tim 9 PHDI dalam melakukan kerja-kerja untuk memutuskan kawasan suci di Teluk Benoa karena terjebak dalam skema mengulur waktu. “Jangan sampai proses yang lambat ini menelorkan bhisama setelah proyeknya jadi. Ini akan mengulangi kejadian seperti di Tanah Lot dalam kasus Bali Nirwa-
na Resort. Bhisamanya terbit tapi tidak bisa untuk menyelamatkan kawasan Suci itu. Jangan sampai kemudian hal yang sama terjadi di Teluk Benoa, bhisama kawasan suci Teluk Benoa terbit tapi tidak bisa menyelamatkan Teluk Benoa. Kalau itu terjadi akan menimbulkan ketidakpercayaan umat terhadap PHDI. Jangan sampai umat atau publik berpikir bahwa ini memang ada skema untuk sengaja melambatkan mengeluarkan bhisama sehingga bhisama kawasan suci itu tidak punya fungsi ketika proyek ini mendapatkan ijin” ujar Gendo. Gendo menegaskan bahwa ForBALI hanya mengingatkan jika Bhisama Kawasan Teluk Benoa terbit setelah ijin reklamasi terbit, maka Bhisama hanya jadi macan ompong. “Saat proses Amdal sedang berlangsung dan status kawasan Teluk Benoa adalah salah satu aspek yang menentukan dalam penilaian kelayakannya. Jika Bhisama Kawasan suci Teluk Benoa terbit setelah proses perijinan hal itu akan siasia karena proyek reklamasi akan tetap berjalan. Jangan sampai publik berpikir ini jadi semacam win-win solution yakni, Bhisama tetap terbit sehingga publik tidak kecewa dengan PHDI tapi disisi lain proyek reklamasi tetap bisa berjalan,” tegas Gendo. z Rindra
14 - 20 Desember 2015
8
Soal Reklamasi
Jangan Hanya Lihat Amdal
Megawati
DUA tahun sudah soal penolakan reklamasi bergulir di Bali. Puluhan kali komponen masyarakat Bali turun ke jalan menyuarakan penolakan terhadap rencana menguruk laut. Akademisi, agamawan, pengamat dan mahasiswa juga telah memberi argumen mengapa mereka tolak rencana tersebut. Demikian pula KSPN Besakih. Tokoh-tokoh yang peduli Bali kompak menolak. Ida Pedanda Gunung misalnya. Ia menyatakan, Besakih adalah batang otak dari umat Hindu. Memperdagangkan Besakih sebagai kawasan pariwisata merupakan langkah sesat dan menantang bahaya. ‘’Sampai kapan pun rencana itu akan saya tolak. Bagi saya pencoretan kawasan Besakih dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) adalah harga mati,’’ tegas Ida Pedanda Made Gunung, pekan lalu. Ia pun mengingatkan kepada semua komponen agar berhenti mengutakatik kawasan Besakih. ‘’Sebagai umat Hindu, apa pun jabatan kita semestinya tetap mendedikasikan diri menjaga kesucian Pura Besakih,’’ ujarnya. Ida Pedanda yang terpilih sebagai salah satu tokoh kebhinekaan ini menegaskan bahwa umat Hindu jangan mau terpancing dikotomi antara mendukung dan tidak mendukung Besakih masuk KSPN. Kondisi yang bergulir saat ini patut diwaspadai sebagai upaya degradasi terhadap umat
Hindu. Umat harus bersatu menentang bentuk-bentuk penghancuran terhadap kawasan suci. ‘’Jika umat Hindu ingat karma, maka pilihan kita adalah mempertahankan kawasan Besakih sebagai kawasan suci. Ingat, Besakih adalah batang otak umat Hindu. Jika batang otak umat dihancurkan, maka malapetaka akan membayangi kehidupan.’’ Dalam konteks makin beratnya tantangan rakyat Bali menjaga alam dan budayanya, ia mengingatkan pemimpin Bali mendengarkan aspirasi umat. Lembaga umat harus berperan mengayomi kepentingan umatnya. Menurut Ida Pedanda, derasnya investasi ke Bali telah memicu aliran urban masuk Bali. Hal ini membuat Bali memasuki zona kritis dalam upaya penyelamatan ruang. Ida Pedanda Made Gunung juga mengatakan hal yang paling mengkhawatirkan dalam menjaga Bali adalah pertumbuhan akomodasi pariwisata melalui KSPN Besakih dan rencana reklamasi Teluk Benoa. Menurutnya, dua hal ini bisa memberi perubahan sigQLÂżNDQ WHUKDGDS NHKLGXSDQ PDV\DUDNDW Bali. ‘’Kehidupan pariwisata di Bali bisa hidup dan berkembang berawal dari aktivitas ketuhanan dan budaya, bukan dari berbagai kemegahan akomodasi pariwisata, yang notabene di negara lain jelas jauh lebih baik,’’ jelasnya Lalu apa kata Ketua Umum PDI Per-
juangan Megawati Soekarnoputri mengenai rencana reklamasi Teluk Benoa. Ia menekankan, kalau mau melakukan sebuah reklamasi, maka yang harus betul-betul diperhatikan adalah masalah lingkungannya. “Teknisnya adalah masalah amdalnya. Jangan hanya dilihat dari sisi amdal sudah semuanya dikatakan beres, tetapi juga harus ada VSHVLÂżNDVLQ\D ´ XMDUQ\D SHNDQ ODOX Megawati menambahkan, kalau ada rencana reklamasi, terlebih dahulu harus dilihat bagaimana masalah pergeseran air laut. Mengingat, reklamasi akan membawa pengaruh pada ekosistem laut seperti terumbu karang, ikan, dan plankton, serta masalah angin. Hal-hal VSHVLÂżN LWX KDUXV GLSHUKDWLNDQ VHFDUD detail. Sebab, setelah reklamasi terjadi akan banyak membawa perubahan di kawasan Teluk Benoa khususnya. “Tetapi jangan lalu nanti ditulis Ibu Mega tidak setuju dengan reklamasi, itu tidak seperti begitu saya katakan. Tapi ini harus diimbangi karena kalau sekiranya reklamasi itu sudah memenuhi persyaratan lingkungan, maka sebenarnya kan kalau dibuat dan dilakukan hal-hal yang sifatnya ekonomi sosial itu kan berarti bisa menambah nilai tambah bagi warga Bali sendiri kalau khususnya ELFDUD GL %DOL ´ LPEXKQ\D z Rindra/Dira 14 - 20 Desember 2015
9
9
LAPORAN UTAMA
Rakyat Bali Berjuang Sendirian
P
ernyataan Megawati Soekarnoputri terkait reklamasi Teluk Benoa disebut hanya menambah deretan elite politik yang tidak berani tegas menolak rencana itu. Sebelumnya, Megawati tidak ingin dikatakan tidak setuju dengan reklamasi. Meskipun Ketua Umum PDI Perjuangan ini menekankan, kalau mau melakukan sebuah reklamasi, maka yang harus betul diperhatikan adalah masalah lingkungannya. Atau secara
10
teknis adalah masalah Amdal-nya secara detail. “Alasan-alasan formal selalu saja dikedepankan mulai dari kesesuaian amdal dan lain-lain. Seolah-olah rencana reklamasi ini proyek yang tidak punya track record buruk dalam pelaksanaannya selama ini,” ujar Koordinator ForBALI Wayan “Gendo” Suardana, pekan lalu. Ia menyebut Megawati telah menutup mata terhadap polemik reklamasi Teluk Benoa selama tiga tahun terakhir. “Saat Megawati menyatakan bahwa sikapnya semata-mata diletakkan pada Amdal maka Megawati pada saat itu telah menutup mata atas berbagai praktik buruk untuk mewujudkan keinginan investor mereklamasi teluk,” jelasnya. Pada saat yang sama, lanjut Gendo, Megawati juga telah lupa bahwa Teluk Benoa adalah kawasan suci yang tentu tidak sesederhana itu untuk direklamasi. Sebagai sosok yang banyak mendapat tuah dari tanah Bali, seharusnya Megawati berani bersikap lebih tegas untuk
menjaga tanah Bali. Ketua Forum Peduli Bali Dwipa Gede Bangun Nusantara mengatakan, Megawati telah memberikan pernyataan yang gamblang mendukung reklamasi asal sesuai aturan. “Pantas saja selama ini wakil-wakil rakyat cenderung menutup telinga terhadap aspirasi masyarakat Bali. Kini semakin jelas bagi krama Bali, bahwa kita akan terus berjuang sendiri tanpa bantuan siapa-siapa. Kita akan berjuang sampai Perpres 51 Tahun 2014 dicabut dengan kekuatan rakyat,” ujarnya. Bangun Nusantara menambahkan, masyarakat Bali tidak perlu para pemimpin yang tidak hadir ketika rakyatnya membutuhkan. Partai politik dan orang-orangnya sudah terbukti tidak memihak rakyat dalam masalah reklamasi Teluk Benoa. Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menekankan, kalau mau melakukan sebuah reklamasi, maka yang harus betul diperhatikan adalah masalah lingkungannya. z Rindra
14 - 20 Desember 2015
10
Massa ForBali tolak reklamasi menggelar aksi di Renon. MBP/dok
Pulau Pudut yang rencana masuk dalam proyek reklamasi Teluk Benoa. MBP/dok
14 - 20 Desember 2015
11
AKTIVITAS
MBP/ist MBP/ist
HUT KORPRI - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang ke-44, Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar kegiatan jalan santai pada Jumat (27/11). Acara jalan santai berhadiah yang diikuti oleh seluruh pimpinan SKPD serta seluruh staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli dilepas langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangli Ida Bagus Gede Giri Putra. Kegiatan jalan santai yang mengusung tema “Dengan Memperkokoh Netralitas dan Profesionalitas, Korpri siap menyukseskan Program Nawa Cita Melalui Gerakan Ayo Kerja Menuju Terwujudnya Kualitas Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat” mengambil start di depan Kantor Bupati Bangli.
AKSOS KAMPUS - Sebanyak 250 mahasiswa baru Fakultas Hukum (FH) Unmas, Jumat (27/11), melakukan aksi sosial (aksos) kebersihan di lingkungan kampus. Setelah itu mereka dilibatkan dalam penyuluhan kenakalan remaja dan narkoba. Semua kegiatan ini mengusung tema ‘’Generasi Muda, Generasi Bebas Narkoba’’. Aksos dibuka Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, S.H., M.H., sedangkan penyuluhan diberikan oleh kalangan akademisi yakni WD III FH Unmas Ni Luh Gede Yogi Arthani, S.H., M.H., dari Polda Bali I Gusti Bagus Hengki, S.H., M.H. dan dari BNNP Bali AKBP Nyoman Artana, S.H., M.H. Ketua BEM FH Unmas Putu Manika Putri didampingi Ketua Panitia Dita Paramitha mengungkapkan, agenda ini merupakan program rutin BEM FH Unmas, dikaitkan dengan HUT ke-67 Yayasan PR Saraswati Denpasar.
MBP/ist
MBP/ist
PAWINTENAN SARASWATI - Balai Pendidikan dan Latihan Engineering (BPLE) Tiara Course merayakan hari raya Saraswati di parahyangan kampus setempat, Sabtu (28/11). Perayaan Saraswati di BPLE Tiara Course dirangkai dengan ritual pawintenan mahasiswa yang beragama Hindu dan dharma wacana. Upacara tersebut di-puput Ida Pandita Nabe Rsi Agung Dwija Bharadwaja dari Geria Taman Tunjung Mekar, Banjar Sema, Desa Petemon, Seririt, Buleleng. Prosesi pawintenan diakhiri dengan persembahyangan bersama. Selanjutnya, mahasiswa diberikan dharma wacana oleh Ida Pandita Nabe Rsi Agung Dwija Bharadwaja dengan tema “Ganapati Sastra Penuntun Mencapai Kebahagiaan”.
TINJAU CANDI HINDU – Di sela kesibukannya Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III tetap menyempatkan diri untuk meninjau dan berdoa ke candi-candi, salah satunya terekam dalam kunjungan kedua ke Candi Hindu di Kalimantan Selatan yakni Candi Laras dan Candi Agung Amuntai di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Tak banyak yang mengetahui bahwa di Pulau Kalimantan ternyata banyak terdapat candi dengan gaya majapahit, yang memakai bahan bata merah. Minimnya perhatian pemerintah daerah turut membuat prihatin Senator DPD-RI Asal Bali ini. Nampak dalam foto Arya Wedakarna MWS III, saat melakukan persembahyangan di Candi Agung Amuntai di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.
12
14 - 20 Desember 2015
MBP/ist
PECAH CELENGAN - Ada yang spesial dalam upacara peringatan HUT ke-522 Kota Tabanan di Stadion Debes, Senin (30/11). Upacara yang juga dirangkaikan dengan peringatan HUT Korpri, PGRI, dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ini, diisi acara tambahan berupa pemecahan celengan ANOM (Atas Nama Orang Miskin) milik seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Beberapa instansi lainnya juga ikut memecahkan celengan dalam upacara tersebut. Salah satunya Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Acara disaksikan Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Wakil Ketua DPRD Tabanan I Wayan Gindera, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kabupaten Tabanan.
MBP/ist
TINJAU CBP - Pejabat Bupati Karangasem Ida Bagus Ngurah Arda, Jumat (27/11) lalu meninjau pembagian cadangan beras pemerintah (CBP) di Balai Subak Lebah Desa Seraya Barat, Karangasem. CPB dibagikan guna mengantisipasi dampak kemarau panjang, yang mengancam berkurangnya cadangan pangan masyarakat. CBP alokasi tahun ini diserahkan untuk 48 KK miskin di Banajr Lebah, Seraya Barat. CBP yang diserahkan total 873,6 kg. Guna memastikan kegiatan itu berjalan baik, Ngurah Arda didampingi Kadis Sosial Made Sosiawan, Camat Karangasem Nengah Danu dan Kabag Humas I Made Supartha meninjau pemberian beras miskin (raskin) CBP.
MBP/ist MBP/ist
PENGHARGAAN - Upaya dan kerja keras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung didukung segenap jajaran DPRD dan masyarakat Badung dalam mewujudkan kondisi Badung yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni, membuahkan hasil. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI menganugerahi Kabupaten Badung penghargaan Kabupaten Sehat dengan tingkatan paling tertinggi, yakni Swasti Saba Wistara. Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat diserahkan Menteri Kesehatan RI Prof. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M. dan diterima Penjabat (Pj.) Bupati Badung Ir. I Nyoman Harry Yudha Saka, M.M. pada acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-51 di Hotel Bidakara Jakarta, Jumat (27/11) lalu.
NOMINASI TERBAIK - Pemkab Bangli masuk dalam nominasi kabupaten / kota terbaik dalam Anugerah Desa Membangun Indonesia (ADMI) 2015 yang diselenggarakan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Republik Indonesia. Tim Kementerian yang menyampaikan nominasi ini diterima langsung Pj. Bupati Bangli I Dewa Gede Mahendra Putra, Sabtu (28/11). Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bangli IDB Riana Putra, Senin (30/11) menjelaskan dalam pertemuan yang dilakukan Kementerian bersama pemerintah daerah, disebutkan masuknya Pemkab Bangli dalam nominasi tersebut tidak lepas dari program-program pemberdayaan yang didukung oleh anggaran. 14 - 20 Desember 2015
13
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
APRESIASI PEMERINTAH - Berbagai program yang diluncurkan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan berbagai program pembangunan di berbagai bidang, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui lembaga kementerian yang ada. Dalam kurun waktu tahun 2015 ini, berbagai program tersebut diapresiasi pemerintah pusat dengan memberikan Pemkot Denpasar berbagai penghargaan. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I.B Rahoela, Senin (30/11) mengatakan, 18 penghargaan diraih Pemkot Denpasar dalam kurun waktu tahun 2015 ini. Penghargaan yang diraih Pemkot Denpasar tak terlepas dari pelestarian, pengembangan, pembinaan dan peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan di Kota Denpasar.
PENGHARGAAN KIP - Menjelang akhir tahun 2015 ini, Pemkot Denpasar kembali berhasil memperoleh penghargaan Tingkat Nasional, kali ini penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pertanian RI pada Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar pada kategori Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Berbasis Web kategori SKPD Kabupaten/Kota yang berhasil masuk peringkat tiga. Sebelumnya penghargaan Tingkat Nasional di bulan November tahun ini Pemkot Denpasar berturut-turut meraih pengharJDDQ QDVLRQDO \DNQL 3HQJKDUJDDQ 7URÂż $GLSXUD VHEDJDL NRWD terbersih, penghargaan Parama Karya terkait dengan UMKM terbaik, dan Kota Sehat dengan meraih penghargaan tertinggi Swastisaba Wistara Tingkat Nasional. Penghargaan ini GLVHUDKNDQ ODQJVXQJ ROHK 0HQWHUL 3HUWDQLDQ 5, $QGL $UPDQ Sulaiman kepada Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan .HODXWDQ .RWD 'HQSDVDU $ $ *HGH %D\X %UDKPDVWD SDGD peringatan HUT ke-44 KORPRI, Senin (30/11) di halaman Kantor Kementerian Pertanian RI, di Jakarta.
MBP/ist
KUNKER - Paket City Tour Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar semakin dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal ini membuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kota Yogyakarta melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Pemerintah Kota Denpasar, terkait cara pengembangan paket wisata City Tour Denpasar. Rombongan Kunker dari Jogyakarta ini disambut hangat oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Denpasar I Nyoman Nada PHZDNLOL .DGLV SDULZLVDWD .RWD 'HQSDVDU :D\DQ *XQDZDQ di kantor Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Jumat (27/11). Selanjutnya, semua rombongan diajak melakukan peninjauan lapangan di semua kawasan objek wisata City Tour Kota Denpasar. Ketua Rombongan Tri Mulatsih mengatakan, Paket City Tour Kota Denpasar memiliki keunikan dan bersejarah yang sangat bagus untuk dipelajari.
14
14 - 20 Desember 2015
MBP/ist
TIGA PENGHARGAAN - Menjelang akhir tahun 2015, tiga penghargaan tingkat nasional diraih Pemerintah Kota Denpasar. Ketiga penghargaan tingkat nasional diraih bersamaan dalam minggu keempat bulan November tahun ini, PHOLSXWL 3HQJKDUJDDQ 7URÂż $GLSXUD VHEDJDL NRWD WHUEHUVLK penghargaan Parama Karya serta yang teranyar pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-51 tahun ini, dinobatkan sebagai Kota Sehat dengan meraih penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara Tingkat Nasional. Penghargaan Swasti Saba Wistara diserahkan, Jumat (27/11) malam di Hotel Bidakara Jakarta oleh Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek dan diterima Pj. Wali Kota Denpasar $ $ *HGH *HUL\D
MBP/ist
MBP/ist
JADI PERDA - DPRD Badung, Senin (30/11), berhasil menetapkan empat ranperda menjadi perda. Empat ranperda itu adalah Ranperda tentang APBD TA 2016, Ranperda tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Perbekel, Ranperda tentang Keuangan Desa dan Ranperda tentang Penetapan Desa. Dalam sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta, dan dihadiri Pj. Bupati Badung Nyoman Harry Yudha Saka, seluruh anggota dewan dan penjabat Badung itu terungkap bahwa APBD Badung TA 2016 berhasil menembus angka Rp 4 triliun lebih, tepatnya 4.080.562.011.140. Melonjak dari rancangan awal APBD yang diajukan Pj. Bupati sebesar Rp 3,6 triliun.
AKSI CCAI - Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia yang jatuh setiap tanggal 28 November, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) Balinusa melakukan aksi tanam pohon dan sosialisasi penggunaan alat biopori, Jumat (27/11). Aksi tanam ribuan pohon di sekitar pabrik CCAI di Bali ini merupakan salah satu wujud kepedulian CCAI terhadap kelestarian lingkungan dan konservasi air untuk masa depan yang berkelanjutan. Dalam aksi tanam pohon tersebut, CCAI bersama masyarakat Desa Perean Kangin menanam secara simbolis 1.500 bibit pohon jenis tanaman keras, seperti mahoni, jabon, durian, cengkeh, dan manggis.
MBP/ist
PPIT BALI - Hubungan persahabatan antara Indonesia khususnya Bali dengan Tiongkok sudah berlangsung jauh sejak dulu. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya sejarah Raja Jayapangus dan Kang Ching Wie. Inilah mendorong semangat dibentuknya Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Provinsi Bali. “Kita tentu takkan melupakan sejarah. Dengan satu harapan hubungan antar masyarakat Bali dengan Tiongkok tetap terjaga dan dapat ditingkatkan lagi kedepannya. Karena itu kami merangkul pengurus tak hanya dari kalangan warga keturunan Tionghoa tetapi juga orang Bali sendiri,� ujar Cahaya Wirawan Hadi, Ketua PPIT Bali, di Denpasar, Rabu (2/12). Nampak dalam foto Cahaya Wirawan Hadi, Ketua Pengurus Perhimpunan Persahabatan Indonesia Tiongkok (PPIT) Bali menerima bendera PPIT dari ketua Umum PPIT Bondan Gunawan saat dilantik.
MBP/ist
TATAP LANGSUNG PENYAIR - Serangkaian acara Tabanan International Poetry Festival 2015 , para penyair dari lima benua mendatangi SMAN 1 Tabanan, Minggu (29/11). Dalam kesempatan tersebut, para penyair bertatapan langsung dengan para siswa serta berbagi ilmu dan pengalaman mengenai puisi. Pertemuan dirangkum dalam acara talkshow dengan tema Poetry for Love and Dream. Salah satu peserta Tabanan International Poetry Festival 2015, Mohammad Haji Saleh asal Malaysia, memaparkan, puisi adalah kebijaksanaan yang dibalut dalam bahasa yang indah. Kunjungan penyair lima benua yang dimotori penyair asal Tabanan yang juga alumni SMAN 1 Tabanan, I Gusti Putu Bawa Samar Gantang, disambut positif Kepala Sekolah I Made Jiwa. 14 - 20 Desember 2015
15
POLITIK
Realisasi Paket Bali
Sektor Pertanian Jadi Prioritas
P
emerintah Indonesia terus memperjuangkan percepatan implementasi Paket Bali yang lahir pada Konferensi Tingkat Menteri ke-9 World Trade Organization (KTM WTO) pada 2013 lalu. Paket Balai memprioritaskan sektor pertanian. Direktur Jenderal Kerja Sama Perdagangan Internasional (KPI) Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi mengatakan pemerintah mengupayakan percepatan implementasi Paket Bali yang menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas. Bachrul mengatakan, beberapa barang industri Indonesia juga memiliki daya saing yang bisa menembus pasar internasional. “Dengan demikian, selain barang pertanian, pemerintah juga berupaya memanfaatkan kerja sama multilateral untuk memperluas akses pasar barang non-pertanian,� ujarnya. Sebelumnya, beberapa isu pertanian, kepentingan Least Developed Countries (LDCs), dan perjanjian fasilitasi perdagangan telah disepakati dalam Paket Bali yang lahir pada KTM WTO. Bachrul menyatakan, posisi Pemerintah Indonesia tetap tegas menempatkan pertanian sebagai sektor strategis dalam pembangunan. Sektor tersebut masih menjadi sumber mata pencaharian mayoritas tenaga kerja di Indonesia, sumber penyedia pangan guna menjamin ketahanan pangan, serta bahan baku industri. “Penguatan sektor pertanian akan berdampak positif bagi upaya pengentasan kemiskinan dan mitigasi dampak perubahan iklim,� paparnya. Menurut Bachrul, untuk barang nonpertanian Indonesia seperti tekstil dan produk tekstil, alas kaki, elektronik, otomotif, serta produk makanan dan minuman merupakan produk yang banyak diminta pasar dunia sehingga juga harus didorong akses pasarnya. Isu, penyelesaian paket kebijakan Bali khususnya sektor pertanian sempat
16
terganjal dalam Konferensi Tingkat Menteri (KTM) World Trade Organizationa (WTO) IX di Nusa Dua, Bali. Ada 3 paket yang masuk ke dalam agenda sektor pertanian yaitu Tariff Rate Quota (TRQ) jenis fasilitas perdagangan yang digunakan untuk melindungi produk komoditi domestik atas produk impor. Lalu ada masalah Stock Holding For Food Security yaitu pembelian stok pangan oleh pemerintah untuk ketahanan pangan yang dilakukan secara transparan dan sejalan dengan tujuan atau pedoman secara terbuka. Terakhir soal Export Competition atau produk ekspor pertanian dibebaskan dari kandungan subsidi ekspor. Khusus untuk TRQ dan Stock Holding For Food Security tidak mengalami banyak kendala. Sedangkan perdebatan alot terjadi di export competition. Saat itu, India mengajukan aspirasi penambahan subsidi pertanian dari 10% menjadi 15% dari total produksi nasional negara berkembang. Ini yang belum disetujui oleh negara maju seperti Amerika Serikat (AS). zTim MBP
Pemerintah Indonesia tetap tegas menempatkan pertanian sebagai sektor strategis dalam pembangunan. Sektor tersebut masih menjadi sumber mata pencaharian mayoritas tenaga kerja di Indonesia, sumber penyedia pangan guna menjamin ketahanan pangan, serta bahan baku industri.
Bachrul Chairi Dirjen KPI Kementerian Perdagangan
14 - 20 Desember 2015
16
Menyikapi Tantangan Mengelola APBN APBN ke depan menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah, reformasi penerimaan negara untuk PHQJDWDVL UXDQJ ¿VNDO \DQJ WHUEDWDV Untuk itu, diperlukan upaya ekstra PHQJJDOL VXPEHU SRWHQVL SHQHULPDDQ Kemudian, melakukan shifting VXPEHU SHQHULPDDQ GDUL SHQHULPDDQ \DQJ EHUEDVLV VXPEHU GD\D DODP NH SDMDN Direktur Penyusunan APBN Kunta :LEDZD 'DVD 1XJUDKD 6 ( 0 $ 3K ' PHPDSDUNDQ KDO LWX SDGD VHPLQDU .HELMDNDQ )LVNDO GDQ 3HUNHPEDQJDQ (NRQRPL 7HUNLQL %DOL EDUX EDUX LQL GL 6DQXU 6HPLQDU GLVHOHQJJDUDNDQ .DQZLO 'LWMHQ 3HUEHQGDKDUDDQ 3URYLQVL %DOL EHNHUMD VDPD GHQJDQ %DGDQ .HELjakan Fiskal dan Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementrian Keuangan Seminar mengangkat tema ³3HQJXDWDQ )LVNDO GDODP 0HQGRURQJ 3HUWXPEXKDQ (NRQRPL GL %DOL´ 6HPLQDU GLEXND GHQJDQ welcome remarks ROHK 'LUHNWXU -HQGHUDO 3HUEHQGDKDUDDQ 'U 0DUZDQWR +DUMRZLU\RQR 0 $ GDQ keynote speech ROHK $VLVWHQ ,, 3URYLQVL Bali I Ketut Wija. .XQWD :LEDZD PHQDPEDKNDQ WDQtangan lain APBN ke depan adalah peningkatan Mandatory spending
untuk pendidikan, kesehatan, transfer ke daerah dan dana desa, peningkatan NXDOLWDV EHODQMD QHJDUD GDQ RSWLPDOisasi penyerapan anggaran. 6HPHQWDUD LWX .HSDOD .DQZLO 'LWMHQ 3HUEHQGDKDUDDQ 3URYLQVL %DOL 5 :LZLQ ,VWDQWL 6 ( $N 0 /DZV PHQMHODVNDQ WHQWDQJ .DMLDQ )LVNDO 5HJLRQDO .)5 \DQJ WXMXDQQ\D XQWXN PHPEHULNDQ LQIRUPDVL WHUNLQL EHUQLODL VWUDWHJLV NHSDGD SHPDQJNX NHSHQWLQJDQ GL ZLOD\DK WHUNDLW SHODNVDQDDQ ¿VNDO GDHUDK GDQ pengaruhnya terhadap perekonomian daerah. Termasuk, mengukur kinerja keuangan dan ekonomi melalui pengukuran rasio. ³0DQIDDW .)5 XQWXN PHPEHULNDQ JDPEDUDQ VHFDUD NRPSUHKHQVLI WHUNDLW LQIRUPDVL ¿VNDO GL GDHUDK VHUWD LQIRUPDVL SHQWLQJ EDJL SHPHULQWDK SXVDW GDQ GDHUDK GDODP UDQJND PHUXPXVNDQ EHUEDJDL NHWHQWXDQ GDQ NHELMDNDQ WHUNDLW ¿VNDO GDHUDK ´ XMDUQ\D 1DUDVXPEHU ODLQQ\D 6HNUHWDULV 'LUHNWRUDW -HQGHUDO 3HULPEDQJDQ .HXDQJDQ 3XWXW +DUL 6HW\DND 6 ( 033 GDQ 5HJLRQDO (FRQRPLVW %DOL Prof. Dr. I Komang Gde Bendesa. Putut +DUL 6HW\DND PHQ\DPSDLNDQ PDWHUL WHQWDQJ NHELMDNDQ WUDQVIHU NH GDHUDK
Perkembangan dana transfer ke daerah dan dana desa pemerintah daerah se-Provinsi Bali. Dalam kurun waktu 5 tahun, terjadi peningkaWDQ VLJQLĂ€NDQ GDUL semula Rp 5,2 triliun pada 2010 menjadi Rp 9,3 triliun pada tahun 2015.
Putut Hari Setyaka Sekretaris Dirjen Perimbangan Keuangan dan dana desa tahun anggaran 2016. Dalam pemaparannya, Putut salah saWXQ\D PHQ\LQJJXQJ VRDO SHUNHPEDQJDQ dana transfer ke daerah dan dana desa SHPHULQWDK GDHUDK VH 3URYLQVL %DOL 'DODP NXUXQ ZDNWX WDKXQ WHUMDGL SHQLQJNDWDQ VLJQLÂżNDQ GDUL VHPXOD 5S WULOLXQ SDGD PHQMDGL 5S WULOLXQ SDGD WDKXQ Sementara itu Dr. I Komang Gde Bendesa mengatakan, sampai kuartal ,,, SHUHNRQRPLDQ %DOL FXNXS EDLN 3HQGDSDWDQ EHUWXPEXK GL DWDV HQDP SHUVHQ OHELK WLQJJL GDULSDGD SHUWXPEXKDQ QDVLRQDO ,QĂ€DVL UHODWLI UHQGDK GLEDQGLQJ DQJND QDVLRQDO GDQ EDKNDQ PHQXUXQ SHUVHQ SDGD EXODQ 2NWREHU DWDX OHELK UHQGDK GDUL DVXPVL 5$3%1 3 “Tingkat pengangguran juga relatif sangat rendah, kemiskinan juga rendah. 0HVNLSXQ MXPODK DEVROXWH RUDQJ \DQJ PLVNLQ KDPSLU PHQFDSDL ULEX RUDQJ VDWX MXPODK \DQJ FXNXS EHVDU ,QGHNV 3HPEDQJXQDQ 0DQXVLD PHVNLSXQ OHELK tinggi dari angka nasional, namun masih UHQGDK GLEDQGLQJNDQ GHQJDQ QHJDUD ODLQ terutama negara maju karena tingkat penGLGLND \DQJ PDVLK UHQGDK ´ SDSDUQ\D z Rindra 14 - 20 Desember 2015
17
17
PENDIDIKAN
Guru Wajib Kuasai TIK MBP/dok
Media pembelajaran berbasis TIK wajib dikuasai para guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013.
18
14 - 20 Desember 2015
D
alam implementasi Kurikulum 2013, guru mau tidak mau harus menguasai media pembelajaran dengan mengunakan teknologi, informasi dan komunikasi (TIK). Sebab, kalau guru tidak mengusai TIK maka akan ketingalan materi. Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Wayan Supartha, M.Pd., menegaskan hal itu saat membuka workshop review Kurikulum 2013 tingkat SMA program IPA di SMAN 4 Denpasar, belum lama ini. Agenda workshop yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar ini berlangsung hingga 6 Desember dan diikuti 100 guru mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Menurut Supartha, setiap guru mata pelajaran wajib menggunakan sistem pembelajaran multimedia. Di dalam Kurikulum 2013, kata Supartha, guru harus bisa menguasai TIK, karena sudah menggunakan sistem pembelajaran tersebut. ‘’Oleh karena itu, jangan sampai guru kita gagap teknologi,â€? tegas Supartha. Agenda workshop ini, kata Supartha, guna lebih memantapkan pelaksanaan Implementasi Kurikulum 2013 yang sudah dilaksanakan tiga tahun di Kota Denpasar, serta penguasaan TIK. Sebab, sebelumnya TIK suatu mata pelajaran yang dipegang oleh satu orang guru, namun kini seluruh guru mata pelajaran harus menguasai TIK dalam pengembangan media pembelajaran. “Dalam implementasi Kurikulum 2013 ini, setiap guru harus menguasai teknologi setiap mata pelajaran. Sehingga sistem pelajaran sudah berbasis multimedia,’’ katanya. Supartha melanjutkan, Kurikulum 2013 merupakan penyempurnaan dari kurikulum sebelumnya. Sasaran perubahan kurikulum tidak lain adalah guru sebagai pelaksana langsung di ruang kelas. Oleh sebab itu, pembahasan lebih diarahkan pada bagaimana peranan guru dalam kurikulum 2013. ‘’Kurikulum adalah program yang direncanakan. Program itu direncanakan oleh guru dan dilaksanakan dalam pembelajaran. Inilah keterkaitan antara guru, kurikulum dan pembelajaran,’’ ujarnya. 6XSDUWKD PHQDPEDKNDQ SHQGHNDWDQ VDLQWLÂżN sesungguhnya lebih memfokuskan beberapa peranan guru dalam suatu pembelajaran. Bagaimana guru mengefektifkan pembelajaran melalui metode dan cara berpikir ilmiah (keilmuan). Ia menjelaskan ada beberapa peran guru dalam penerapan Kurikulum 2013 dalam pembelajaran. Meliputi, guru sebagai disainer pembelajaran, guru sebagai seniman pembelajaran, motivator pembelajaran, mediator pembelajaran dan snspirator pembelajaran. ‘’Kelima peran tersebut adalah peran minimal guru sebagai pelaksana kurikulum dalam pembelajaran,’’ tandasnya. z Putra Sasmitha
Mendesak, Standardisasi Gaji Guru Honorer GAJI guru honorer yang mengabdi di sejumlah sekolah di Bali dinilai masih terlalu rendah. Bahkan, guru honorer atau pengabdian di salah satu Taman Kanak Kanak (TK) di Klungkung hanya digaji Rp 150 ribu per bulan oleh pihak sekolah. Kondisi ini tentunya sangat memprihatinkan lantaran gaji sebesar itu dinilai sangat jauh di bawah kategori layak. Menyikapi hal itu, pengamat pendidikan Dr. Drs. I Made Gede Putra Wijaya, M.Si. mendesak pemerintah daerah di Bali secepatnya menetapkan standar minimum untuk upah atau gaji guru honorer. “Sudah saatnya ada penetapan standar minimum untuk gaji guru honorer. Dengan begitu, pihak sekolah tidak bisa sewenang-wenang dalam menggaji guru honorer,� kata Putra Wijaya kepada Bali Post, belum lama ini. Menurut Putra Wijaya, pengelola sekolah yang mempekerjakan guru honorer juga wajib memperhatikan kesejahteraan mereka. Jangan terusmenerus berdalih bahwa guru honorer itu bekerja dilandasi semangat pengabdian sehingga masalah gaji tidak menjadi permasalah penting. “Prinsipnya, berani mempekerjakan guru honorer berarti harus siap juga memperhatikan kesejahteraan mereka,� tegasnya. Lebih lanjut, Putra Wijaya juga meminta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di semua tingkatan juga aktif memperjuangkan kesejahteraan guru honorer. Paling tidak, organisasi yang memayungi para guru ini berjuang agar gaji guru honorer itu diatur minimal sesuai upah minimal regional (UMR) yang berlaku di kabupaten/kota tempat guru honorer itu mengabdi. “Ada baiknya standar gaji minimum untuk guru honorer ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda). Dengan begitu, ada kekuatan hukum sehingga guru honorer juga mendapat kehidupan yang layak,� ujarnya. Mengingat kemampuan pihak
Dr. Drs. I Made Gede Putra Wijaya, M.Si
sekolah untuk menggaji guru honorer yang dipekerjakannya berbeda-beda, Putra Wijaya juga berharap pemkab/ pemkot di Bali juga mengalokasikan anggaran untuk insentif/tunjangan guru honorer. Tunjangan ini perlu untuk melengkapi upah atau gaji yang telah disiapkan oleh pihak sekolah sehingga gaji honorer secara keseluruhan memenuhi standar kelayakan. “Peran guru honorer dalam peningkatan kualitas pendidikan juga tidak kalah pentingnya dibandingkan guru PNS maupun guru tetap yayasan yang dipekerjakan di sekolah-sekolah swasta. Oleh karena itu, mereka juga berhak mendapatkan penghasilan yang layak,� katanya mengingatkan. Seperti diberitakan sebelumnya, tingkat kesejahteraan guru honorer hingga kini masih menjadi problema yang belum terselesaikan. Ada kesenjangan yang cukup lebar antara guru pengabdian/honorer dengan guru yang berstatus PNS. Di kabupaten Klungkung, misalnya, ada guru honorer yang hanya mendapat upah sebesar Rp 150 ribu per bulan selama belasan tahun. z Sumatika 14 - 20 Desember 2015
19
MANCANEGARA
Dampak Adanya Pangkalan Militer di Okinawa 20
14 - 20 Desember 2015
S
Selama terjadinya Perang Dunia II, Okinawa adalah satu-satunya pangkalan militer Jepang. Amerika Serikat menyebut perang dengan Jepang di pulau itu sebagai perang “Iron Storm (badai besi)� yang berlangsung selama 80 hari sejak bulan Maret 1945. Korban berjatuhan dari kedua belah pihak, 10.000 pasukan tewas dari pihak Amerika Serikat, dan sekitar 90.000 pasukan tewas dari pihak Jepang. Inilah perang yang luar biasa dari segi jumlah korban tewas dari masyarakat sipil yang menjadi sasaran, yaitu sebanyak 100.000 orang (sepertiga dari populasi Okinawa pada saat itu). Kemudian pada tahun 1951 diadakan Perjanjian Perdamaian San Fransisco yang menempatkan Okinawa di bawah pemerintahan militer Amerika Serikat hingga tahun 1972 kelak ketika pemerintahan Okinawa dikembalikan kepada Jepang. Maka, sejak tahun inilah Amerika Serikat terus membangun pangkalan militernya di Jepang. Mengapa isu Okinawa ini menjadi penting? Sebagaimana diungkapkan oleh Gubernur Okinawa Keiichi Inamine pada tahun 2005, Okinawa menghadapi keganjilan jika dibandingkan dengan wilayah-wilayah lainnya di Jepang, yakni selama 27 tahun setelah perang berakhir hanya Okinawa yang berada di dalam kontrol Amerika Serikat. Saat wilayah-wilayah lainnya di Jepang menikmati pertumbuhan ekonomi yang cepat, masyarakat Okinawa justru merasa bahwa mereka telah tertinggal jauh dalam hal ekonomi. Pulau yang luasnya hanya 0,6 persen dari luas wilayah Jepang ini harus menanggung 75 persen pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di Jepang. Sebagian besar pangkalan-pangkalan militer yang berada di Okinawa
dibangun di atas tanah milik warga setempat, sedangkan pangkalanpangkalan militer di prefektur lainnya dibangun di atas tanah milik publik. Eksistensi pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di kawasan permukiman padat penduduk berpengaruh negatif terhadap keselamatan warga sipil dari kecelakaan, keselamatan warga sipil dari kriminalitas dan ketentraman hidup yang jauh dari kebisingan. Fasilitas-fasilitas Amerika Serikat meliputi 20 persen dari keseluruhan pulau itu. Militer Amerika Serikat menempati lebih dari 40 persen daerah yang dipenuhi oleh enam lingkungan masyarakat, yakni: 82,8 persen di kota Kadena, 59,8 persen di kota Kin, 56,4 persen di kota Chatan, 51,5 persen di desa Ginoza, 46,9 persen di desa Yomitan, dan 41,5 persen di desa Higashi. Selain itu jalan, rumah-rumah, sekolah-sekolah dan bisnis-bisnis olahraga seperti lapangan golf, lapangan tenis, dan banyak area terbuka hijau seluruhnya digunakan untuk kepentingan militer. Tambahan lagi, Amerika Serikat mengontrol 29 wilayah lautan dan 15 wilayah udara. Dua dari tiga bandar udara dijalankan oleh Amerika Serikat. Pangkalan militer Amerika Serikat di Okinawa yang berukuran besar itu terletak di area yang penuh dengan rumah-rumah penduduk, sekolah-sekolah dan rumah sakit-rumah sakit. Jika dilihat pada peta ada banyak kluster pangkalan militer yang berlokasi di sisi dalam
pulau Okinawa. Dengan demikian, kemungkinan seringnya terjadi kecelakaan selalu menghantui penduduk di sekitar pangkalan militer, bahkan terjadi hampir setiap hari. Kecelakaan-kecelakaan militer yang biasa terjadi misalnya adalah pada tahun 2000 terjadi kecelakaan helikopter yang menghantam pembangkit tenaga listrik dan terbakarnya sebuah pesawat Harrier akibat gagal lepas landas. Kecelakaan ini memang merupakan masalah biasa yang berulang kali terjadi di kalangan angkatan bersenjata di negara manapun. Yang menjadi masalah krusial adalah ketika kecelakaan itu menimpa penduduk sipil. Di Okinawa, adanya sekolahsekolah dan rumah-rumah warga yang jaraknya hanya beberapa meter dari landasan terbang bisa menyebabkan kesalahan berakhir pada malapetaka besar. Warga Okinawa dipaksa untuk tinggal di dalam bahaya kemungkinan akan kejahatan yang dilakukan oleh prajuritprajurit Amerika Serikat bahkan dalam perjalanan mereka menuju dan dari sekolah serta di rumah. Di sejumlah sekolah, para guru mengimbau para murid untuk menghindari jalan-jalan di dekat pangkalan-pangkalan militer sekalipun terdapat jalan pintas. Perlu segera dicarikan solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah ini.
Masalah Kriminalitas Tahun 1972: seorang perempuan diperkosa dan dibunuh. Tahun 1974: seorang pemuda yang bekerja sebagai tukang potong rumput ditembak dan terluka di Pulau Iejima. Tahun 1995: seorang wanita dipukul hingga tewas di Kota Ginowan. Tahun 1995: penculikan dan pemerkosaan terhadap seorang anak perempuan yang masih sekolah yang dilakukan oleh tiga orang prajurit Amerika Serikat. Permintaan kepolisian Jepang setempat untuk menangani ketiga pelaku ditolak oleh Angkatan Bersenjata Amerika Serikat. Insiden ini menimbulkan kemarahan warga dengan melakukan demonstrasi massa dengan dukungan sebanyak 92.000 orang.
z Gugiek Savindra
Kecelakaan-kecelakaan Militer Tahun 1965: latihan terjun payung yang diadakan di Pulau Yomitan dan Iejima menyebabkan sebuah trailer jatuh dari pesawat transport yang menghantam seorang anak perempuan kelas V sekolah dasar hingga tewas.
sebuah pusat komunitas. Ditemukan 11 orang anak hangus terbakar, 6 orang tewas, dan 210 orang luka-luka. Sekolah-sekolah pun kemudian melakukan simulasi kebakaran untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lagi.
Tahun 1959: kecelakaan pesawat jet dari pangkalan udara Kadena menghantam dan menyebabkan kebakaran pada sebuah sekolah dasar, 17 rumah, dan
Sejak tahun 1972 angka kriminalitas yang dilakukan oleh prajurit Amerika Serikat mencapai 5.000 kasus. Lebih dari 10 persen dari angka itu adalah
kejahatan yang sangat kejam seperti pembunuhan, perampokan, dan pemerkosaan. Namun, angka-angka itu hanyalah sejumlah kasus yang berada dalam penanganan kepolisian Okinawa. Masih ada kasus-kasus lain yang tidak terhitung dalam statistik itu seperti halnya kasus-kasus dimana korban tidak WHULGHQWL多NDVL DWDX NRUEDQ PHPXWXVNDQ untuk tidak mengkonfrontir oknum pelaku kejahatan. 14 - 20 Desember 2015
21
DAERAH
Toko SWT Mart di Dangintukadaya yang sempat ditutup Camat, kembali dibuka dengan dalih di bawah Rp 500 juta.
Moratorium Toko Modern Berjaringan
Ibarat Makan Buah
M
oratorium toko modern berjaringan ibarat makan buah simalakama. Sebab pada dasarnya pemerintah tidak diperbolehkan membatasi pendirian toko modern. Hal itu diatur dalam instruksi presiden. Itu diisyaratkan dalam inpres, bahwa tidak boleh batasi toko modern. Kita hanya boleh mengatur saja. Sementara keberadaan toko modern berjaringan sudah demikian banyak, juga perlu mendapat perhatian khusus. Rekomendasi DPRD Gianyar terkait maraknya toko modern berjaringan mulai ditindaklanjuti eksekutif. Pemkab Gianyar berencana menghentikan sementara pengeluaran izin toko modern berjaringan di tahun 2016.
22
14 - 20 Desember 2015
Namun, moratorium dimaksud hanya diberlakukan di kawasan-kawasan tertentu. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gianyar I Wayan Suamba, Rabu lalu di Kabupaten Gianyar, ketentuan mengenai pendirian pasar atau toko modern sebenarnya telah diatur dalam peraturan bupati (perbup). Dalam perbup diatur mengenai kuota pendirian toko modern masing-masing kecamatan. Kuota tergantung dari beberapa faktor seperti jumlah penduduk, pendapatan per kapita, luas wilayah dan sejumlah hal lainnya. “Jadi di masingmasing kecamatan berbeda. Antara Ubud dan Payangan misalnya, kuotanya jauh sekali. Kebutuhan akan pasar modernnya
berbeda,� katanya. Sampai saat ini, Suamba menyebut jumlah toko modern di Gianyar mencapai 115 unit. Terkait moratorium, dia mengatakan ini ibarat makan buah simalakama. Dijelaskan, pada dasarnya pemerintah tidak diperbolehkan membatasi pendirian toko modern. Hal itu menurutnya telah diatur dalam instruksi presiden. “Itu diisyaratkan dalam inpres, bahwa tidak boleh batasi toko modern. Kita hanya boleh mengatur saja,� ujarnya. Namun demikian, keberadaan toko modern berjaringan yang sudah demikian banyak, juga perlu mendapat perhatian khusus. Bahkan menurutnya, bupati sudah menugaskan agar masalah keberadaan toko
Usai Ditutup Minimarket Dibuka dengan Izin Usaha Kecil SETELAH sempat dihentikan, minimarket SWT Mart di Desa Dangintukadaya mulai dibuka sejak beberapa hari ini. Pihak kecamatan yang mengeluarkan Izin Usaha Kecil Menengah (IUKM) mengaku memberikan lampu hijau lantaran telah usaha sudah sesuai dan masuk kategori usaha menengah kecil. Padahal dari penelusuran, toko ini diduga merupakan toko modern berjaringan yang selama ini pendiriannya diperketat untuk melindungi pasar-pasar tradisional. Perda nomor 08 tahun 2010 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional, Pusat Pembelanjaan dan Toko Modern dinilai hanya macan kertas. Sejumlah warga kepada wartawan mengaku heran dan menyayangkan toko yang sejatinya toko waralaba itu bisa buka di tengah gencarnya perlindungan pasar tradisional. Secara kasat mata, menurut warga toko tersebut sangat mirip dengan toko berjaringan termasuk pelayanan dan maskot gambar toko tersebut. Semestinya toko ini masuk toko mod-
ern (minimarket) yang izinnya ditangani kabupaten yakni Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Namun faktanya, peluang dari IUMK di Kecamatan dimanfaatkan untuk menyamarkan toko berjaringan. “Perda Toko Modern itu hanya wacana saja, dan ini akan menjadi peluang semakin meluasnya toko semacam ini ke pelosok desa. Kami juga menyayangkan tidak tanggapnya aparat desa, kecamatan dan kabupaten,� terang warga yang enggan disebutkan namanya ini. Pihaknya juga mempertanyakan kejelian aparat pemberi izin maupun tim perizinan kabupaten. Dari penelusuran kemarin, selain bentuk etalase toko yang menyerupai salah satu toko waralaba, dalam struk penjualan juga tertera perusahaan yang berpusat di Jl. MH Thamrin, Cikokol, Tangerang, PT SATJ, TBK. Camat Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya dikonfirmasi kemarin membenarkan telah membolehkan toko membuka karena pihak toko sudah menunjukkan nilai dagangan hanya Rp
200 juta-an. Ditambah dengan inventaris seperti rak, komputer, CCTV dan lainlainnya menurutnya hanya Rp 400 juta. Pihaknya juga telah meminta agar tidak ada unsur Alfamart seperti yang terlihat sebelumnya. Sehingga karena dibawah Rp 500 juta toko tersebut menggunakan Ijin usaha kecil menengah yang ditangani di Kecamatan. Sementara itu Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Jembrana, I Komang Suparta enggan beromentar banyak. Namun yang pasti, KPPT belum menerima adanya pengajuan ijin itu baik di Gilimanuk maupun di Dangintukadaya. Sesuai Perda 08 tahun 2012, toko modern merupakan toko dengan sistem pelayanan mandiri, menjual barang kebutuhan sehari-hari eceran langsung kepada pembeli akhir dengan cara swalayan. Di sisi lain, pemilik toko belum berhasil dikonfirmasi. Dicari di toko tersebut tidak ada. z Surya Darma
Simalakama modern berjaringan dan pemberdayaan pasar tradisional dibahas kembali. Maka dari itu, pihaknya merencanakan moratorium diberlakukan tidak secara umum. Mengenai hal ini pihaknya tidak menjelaskan secara rinci. Dia hanya menyatakan, moratorium hanya berlaku di kecamatan tertentu yang kuotanya sudah melebihi ketentuan. Selain itu, pemberdayaan pasar tradisional juga dilanjutkan. Tujuannya agar pasar tradisional bisa mampu bersaing dengan pasar modern. Lebih lanjut Suamba mengungkapkan, menjamurnya toko modern berjaringan tidak hanya menimbulkan kekhawatiran melainkan juga edukasi di masyarakat. Masyarakat saat ini mem-
butuhkan layanan yang praktis dengan tampilan yang menarik. Jadi, tidak sedikit masyakat lokal pemilik usaha toko berupaya menampilkan display toko yang menarik termasuk menjaga kebersihannya. “Kalau warung atau tokonya kotor dan berantakan, kurang baguslah kesannya. Sebab tampilan yang bagus dan bersih itu sudah jadi tuntutan konsumen sekarang. Hal inilah yang harus jadi pembelajaran di masyarakat. Masyarakat lokal harus bisa termotivasi dan memanfaatkan peluang yang ada,� kata Suamba. z Dedy
MBP/dedy
I Wayan Suamba 14 - 20 Desember 2015
23
K E S E H ATA N
Penyebab S dan Solusi
Nyeri Haid
alah satu masalah yang paling sering menjadi keluhan oleh kebanyakan wanita adalah nyeri saat haid (dismenorrhea). Nyeri saat haid merupakan hal lumrah dialami oleh setiap wanita, tetapi yang membedakannya adalah apabila hal tersebut mengganggu aktivitas dan kehidupan sehariharinya. Nyeri perut saat haid adalah keluhan tersering yang dilaporkan oleh sekitar separuh wanita yang mengalami menstruasi. Keluhan ini juga menimbulkan ketidakproduktifan. Separuh wanita yang merasa nyeri saat haid mengeluh terganggu aktivitasnya dan angka tidak masuk kerja atau sekolah akibat nyeri haid mencapai 15%. Keluhan ini paling tidak dialami 1-2 hari saat sedang datang bulan. Nyeri haid yang terjadi saat datang bulan dikelompokkan sebagai nyeri haid primer. Hal ini disebabkan oleh tingginya hormon prostaglandin yang dihasilkan oleh dinding rahim. Pada menstruasi hari pertama dan kedua, produksi prostaglandin sedang mencapai puncak dimana prostaglandin menyebabkan kontraksi dinding rahim dan terjepitnya (konstriksi) pembuluh darah sekitar sehingga menimbulkan iskemia jaringan. Seiring dengan berjalannya siklus menstruasi, produksi prostaglandin akan menurun di hari berikutnya, dan dengannya berkurang pula intensitas nyeri perut. Apabila nyeri perut yang dirasakan semakin memberat dari waktu ke waktu merupakan pertanda adanya kelainan di sistem reproduksi seorang wanita. Hal ini disebut nyeri haid sekunder. Beberapa penyebab nyeri haid sekunder: 3 Endometriosis. Adanya jaringan dinding rahim di luar rahim, misalnya di indung telur atau kandung kemih. Meski berada di luar rahim, jaringan ini tetap responsif terhadap pacuan hormone. Sehingga ikut mengalami perdarahan jika tiba periode menstruasi. Hal ini lah yang menumbulkan rasa nyeri hebat. 3 Adenomiosis. Jaringan dinding rahim yang justru tumbuh di bagian otot rahim (menembus ke dalam). 3 Fibroid adalah jaringan yang bisa tumbuh di bagian manapun dari rahim. Bila ia tumbuh di dinding rahim, maka menyebabkan nyeri yang hebat. Bila Anda mengalami nyeri perut saat mens, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan nyeri, misalnya: 3 Konsumsi obat antinyeri. Obat antinyeri dari golongan REDW DQWL LQĂ€DPDWRUL QRQVWHURLG 2$,16 PDPSX PHQJXUDQJL produksi prostaglandin sehingga mengurangi rasa nyeri yang timbul. Bagi wanita yang memiliki riwayat gangguan perdarahan, memiliki ulkus lambung (luka akibat maag), asma, alergi terhadap 2$,16 GDQ JDQJJXDQ KDWL WLGDN EROHK PHQJJXQDNDQ REDW LQL 3 Mengubah gaya hidup. Melakukan kebiasaan tidur cukup, rajin berolah raga seminggu 3-5 kali selama 30 menit setiap kalinya, dan menerapkan teknik relaksasi dapat mengurangi rasa nyeri yang timbul saat mens. 3 Periksa ke dokter dan dicari penyebab nyerinya. Pemeriksaan sederhana seperti pemeriksaan rongga panggul dan pemeriksaan hormonal akan dilakukan untuk menilai sistem reproduksi. Bila diperlukan mungkin akan dilakukan USG bahkan laparoskopi. Kemudian pengobatan diberikan berdasarkan penyebabnya, dan untuk mengatasi kondisi medis yang menyebabkan nyeri haid sekunder terkadang diperlukan tindakan invasif seperti operasi sebagai pilihan metode terakhir. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Anda bila mengalami masalah saat menstruasi. z dr. Ida Bagus Rendra Kurniawan Artha
24
14 - 20 Desember 2015
Kolaborasi Penanggulangan TB-HIV, 0HQJH¿VLHQVL $QJJDUDQ TAHUN &DVH 1RWL¿FDWLRQ 5DWH &15 +,9 VHEHVDU SHU SHQGXGXN GDQ DNXPXODVL +,9 $,'6 KLQJJD 6HSWHPEHU VHEDQ\DN RUDQJ 6HPHQWDUD LWX GDUL SDVLHQ \DQJ EHUNXQMXQJ SDGD EXODQ 6HSWHPEHU EHUKDVLO GLODNXNDQ VNULQLQJ JHMDOD WDQGD SHQ\DNLW 7% SDGD SDVLHQ DWDX VHNLWDU SHUVHQ .HSDOD 'LQDV .HVHKDWDQ 3URYLQVL %DOL GU .HWXW 6XDUMD\D 0330 PHQJDWDNDQ +,9 GDSDW PHQLQJNDWNDQ SURJUHVL¿WDV WXEHUFXORVLV 7% 0HQLQJNDWQ\D NDVXV 7% SDGD 2UDQJ 'HQJDQ +,9 $,'6 2'+$ DNDQ PHQLQJNDWNDQ SHQXODUDQ 7% SDGD SRSXODVL XPXP EDLN WHULQIHNVL +,9 PDXSXQ WLGDN .OLHQ \DQJ PHPSXQ\DL JHMDOD JDQJJXDQ VDOXUDQ SHUQDSDVDQ PLVDOQ\D EDWXN OHELK GDUL PLQJJX QDUDSLGDQD GL OHPEDJD SHPDV\DUDNDWDQ SHWXJDV NHVHKDWDQ DWDX RUDQJ \DQJ NRQWDN GHQJDQ SHQGHULWD +,9 SRVLWLI GL UXPDK EHULVLNR OHELK EHVDU XQWXN PHQGDSDWNDQ LQIHNVL 7% NDUHQD EHUVLIDW LQIHNVLXV ³+,9 PHPSHUFHSDW SHQ\HEDUDQ 7% GDQ GDSDW PHPSHUEHUDW SURVHV SHQ\DNLW 7% EDLN EDJL PHUHND \DQJ WHUWXODU 7% LQIHNVL EDUX PDXSXQ LQIHNVL \DQJ ODWHQ ´ XMDUQ\D 6HNLWDU SHUVHQ 2'+$ PHPLOLNL 7% \DQJ DNWLI VHODPD KLGXS 5LVLNR EHUNHPEDQJQ\D 7% SDGD 2'+$ EHUYDULDVL DQWDUD SHUVHQ VHGDQJNDQ SDGD PHUHND \DQJ +,9 QHJDWLI KDQ\D SHUVHQ +DO LQL \DQJ PHQ\HEDENDQ EDJL VHWLDS SDVLHQ 2'+$ \DQJ EHUNXQMXQJ VHWLDS EXODQ KDUXV GLVNULQLQJ 7% XQWXN PHQHNDQ SHQXODUDQ 7% VHUWD PHQFHJDK SHUEXUXNDQ NRQGLVL SDVLHQ 2'+$ DNLEDW 7% \DQJ GLEDZD 6NULQLQJ GLODNXNDQ GHQJDQ PHQDQ\DNDQ JHMDOD WDQGD LQIHNVL 7% SDGD 2'+$ \DQJ EHUNXQMXQJ ³0LVDOQ\D DSDNDK DGD NHULQJDW PDODP WDQSD DNWL¿WDV DSDNDK DGD EDWXN OHELK GDUL PLQJJX DSDNDK DGD SHPEHVDUDQ NHOHQMDU JHWDK EHQLQJ OHELK GDUL FP DSDNDK DGD GHPDP KLODQJ WLPEXO OHELK GDUL EXODQ GDQ DSDNDK DGD SHQXUXQDQ EHUDW EDGDQ WDQSD SHQ\HEDE \DQJ MHODV ´ SDSDUQ\D -LND NHPXGLDQ SDGD 2'+$ GLWHPXNDQ JHMDOD GLDWDV PDND DNDQ GLODNXNDQ SHPHULNVDDQ GDKDN XQWXN PHQHPXNDQ NXPDQ 0 7XEHUFXORVLV VHEDJDL EXNWL WHULQIHNVL 7% VHKLQJJD ELVD GLEHULNDQ REDW 7% XQWXN PHQJKLODQJNDQ ,QIHNVL 2SRUWXQLVWLN ,2 GDQ REDW $59 WHWDS GLODQMXWNDQ .RODERUDVL 7% +,9 LQL VXGDK GLODNVDQDNDQ VHMDN GLWHPXNDQ EDQ\DNQ\D SDVLHQ +,9 \DQJ WHULQIHNVL 7% VHODLQ NDUHQD GDVDU NHELMDNDQ NRODERUDVL MXJD NDUHQD NHGXD SHQ\DNLW LQL GLWHPXNDQ SDGD VDWX SDVLHQ ³WZR GLVHDVH RQH SDWLHQW´ 6HODLQ KDN SDVLHQ PHPSHUROHK OD\DQDQ \DQJ NRPSUHKHQVLI GDQ EHUPXWX MXJD VHNDOLJXV PHPEHULNDQ PDQIDDW SDGD NHGXD SURJUDP EDLN 7% PDXSXQ +,9 ³7XMXDQ XPXP GDUL NRODERUDVL 7% +,9 DGDODK XQWXN PHQJXUDQJL EHEDQ 7% GDQ +,9 SDGD PDV\DUDNDW DNLEDW NHGXD SHQ\DNLW LQL ´ WHJDVQ\D 3HODNVDQDDQQ\D GHQJDQ SHPEHQWXNDQ PHNDQLVPH NRODERUDVL DQWDUD SURJUDP 7% GDQ +,9 FDUDQ\D GHQJDQ PHQXUXQNDQ EHEDQ 7% SDGD 2'+$ GDQ PHQXUXQNDQ EHEDQ +,9 SDGD SDVLHQ 7% +DO LQL GLODNXNDQ GHQJDQ SHPEHQWXNDQ SRNMD 7% +,9 GL VHPXD WLQJNDW PHODNVDQDNDQ VXUYHLODQV +,9 SDGD SDVLHQ 7% PHODNVDQDNDQ SHUHQFDQDDQ EHUVDPD 7% +,9 VHUWD PRQLWRULQJ GDQ HYDOXDVL EHUVDPD -LND GLNHUMDNDQ SDGD SURJUDP 7% +,9 GHQJDQ PHQXUXQNDQ EHEDQ 7% SDGD 2'+$ PHODOXL PHQJLQWHQVLINDQ SHQHPXDQ NDVXV
7% GDQ SHQJREDWDQQ\D PHQJJXQDNDQ ,37 SDGD 2'+$ XQWXN PHQFHJDK WHUWXODU 7% PHODNXNDQ SHQJHQGDOLDQ LQIHNVL 7% SDGD VHPXD OD\DQDQ +,9 ³,QL \DQJ GLPDNVXG VNULQLQJ 7% SDGD 2'+$ ´ LPEXKQ\D -LND GLNHUMDNDQ SDGD SURJUDP +,9 7% GHQJDQ PHQXUXQNDQ EHEDQ +,9 SDGD SDVLHQ 7% GHQJDQ FDUD PHODNXNDQ NRQVHOLQJ GDQ WHV +,9 EDJL SDVLHQ 7% PHODNXNDQ SHQFHJDKDQ SHQXODUDQ +,9 GDQ ,06 PHQ\HGLDNDQ &37 &RWULPR[D]ROH 3UHYHQWLYH 7KHUDS\ PHODNXNDQ SHQGDPSLQJDQ GXNXQJDQ SHQJREDWDQ +,9 EDJL SDVLHQ 7% 'HQJDQ DGDQ\D NRODERUDVL SHQDQJJXODQJDQ 7% +,9 LQL GLKDUDSNDQ MXJD DGDQ\D H¿VLHQVL ELD\D XQWXN SHQDQJJXODQJDQ NHGXD SHQ\DNLW WHUVHEXW (¿VLHQVL DQJJDUDQ DNDQ WHUOLKDW SDGD GDQD \DQJ GLJXQDNDQ GDODP SHQJREDWDQ 7% GDQ +,9 MDQJND SDQMDQJ GLNDUHQDNDQ MLND SDVLHQ 7% GDQ +,9 ELVD GLWHPXNDQ GDQ GLREDWL VHGLQL PXQJNLQ PDND DQJJDUDQ \DQJ GLNHOXDUNDQ MXJD DNDQ EHUNXUDQJ XQWXN SHPELD\DDQ REDW REDWDQ ,2 ELD\D UDZDW LQDS GOO ³7% MXJD PHUXSDNDQ SHQ\HEDE NHPDWLDQ XWDPD QDPXQ VHEHQDUQ\D NHPDWLDQ WHUVHEXW ELVD GLPLQLPDONDQ GHQJDQ GLDJQRVLV 7% VHFDUD GLQL GDQ SHQJREDWDQ 7% \DQJ WHSDW 8QWXN DQJND EHUDSD QRPLQDOQ\D NDPL EHOXP DGD DQJND SDVWL ´ WXWXUQ\D 1DPXQ GHQJDQ EHUNXUDQJQ\D JHMDOD NHVDNLWDQ DNLEDW 7% GDQ +,9 WHQWX VDMD DNDQ PHQJXUDQJL ELD\D UDZDW LQDS REDW REDWDQ GLOXDU \DQJ GLWDQJJXQJ SURJUDP MDPLQDQ NHVHKDWDQ PLVDOQ\D LQIXVH SHQXUXQ SDQDV MLND SDQDV REDW GLDUH MLND 2'+$ GLDUH GOO VHPHQWDUD 2$7 REDW 7% GDQ $59 REDW +,9 WLGDN GLNHQDNDQ ELD\D +DO LQL DNDQ ELVD WHUFDSDL MLND VHPXD NDVXV +,9 GDQ 7% ELVD GLWHPXNDQ GDQ GLREDWL VHFDUD GLQL ³6HKLQJJD DQJJDUDQ VHNDUDQJ GLIRNXVNDQ GDODP SHQHPXDQ NDVXV EDUX ´ LPEXKQ\D 'HQJDQ GHPLNLDQ ELD\D NHGHSDQ XQWXN SHQJREDWDQ ELVD PHQXUXQ +DO LQL EDUX DNDQ ELVD WHUODNVDQD VHPSXUQD MLND VWLJPD GDQ GLVNULPLQDVL ELVD GLWHNDQ VHKLQJJD SDVLHQ WLGDN PDOX GDQ PDX PHPHULNVDNDQ GLUL WLGDN PDOX PDX PLQXP REDW NRQWURO VHFDUD UXWLQ WDQSD NHWDNXWDQ NHNKDZDWLUDQ DNDQ GLNXFLONDQ GLDVLQJNDQ GOO ³+DUDSDQ NLWD NHGHSDQ DGDODK SHQDQJDQDQ SHQ\DNLW DNDQ OHELK EHVDU EHUIRNXV NHSDGD SHQFHJDKDQ GLEDQGLQJNDQ SHQJREDWDQ ´ WXWXSQ\D z Citta Maya 14 - 20 Desember 2015
25
LENSA
MENJANGAN Sejumlah menjangan bersantai di atas tanah kering berdebu setelah berkeliaran mencari makan di areal kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), tepatnya di sebelah utara Pura Kahyangan Jagat, Pura Segara Rupek, di Desa Sumber Kelampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng belum lama ini. Menjangan merupakan satwa yang dilindungi pemerintah sehingga ditangkarkan di TNBB.
MBP/wan
OLAHRAGA
MBP/ap
Juara dunia kelas berat asal Inggris Tyson Fury (kanan) dan Vladimir Klitschko dari Ukraina.
Laga Ulang
S
ebelas tahun menjadi juara dunia kelas berat, membuat Vladimir Klitschko tidak begitu saja menerima kekalahan. Petinju Ukraina itu meminta laga ulang melawan Tyson Fury yang merebut sabuk WBA, IBF, dan WBO serta IBO yang selama ini disandangnya. Fury membuat kejutan dengan mengalahkan Klitschko dengan kemenangan angka mutlak pada pertarungan akhir November lalu. Padahal Klitschko akan
jawara di kelas berat sepanjang 9,5 tahun terakhir. Klitschko yang berusia 40 tahun, lebih tua 13 tahun dibandingkan Fury pada pertemuan kedua nanti. Namun Fury lebih tinggi 11 cm dan memiliki jangkauan lebih panjang. Kekalahan itu mengubah rekor bertarung Klitschko menjadi 64-4 dan 53 KO. Sementara Fury makin mengkilap dengan rekor 25-0 dan 18 KO. Klitschko mengaku frustasi dengan
kekalahan itu. Diperlukan sampai beberapa malam untuk membuat dirinya tenang dan menerima hasil tersebut. Dan yang lebih menenangkan lagi adalah saat laga ulang itu diterima pihak Fury. “Saya ingin memperlihatkan penampilan yang lebih baik dibandingkan saat itu,� jelas Klitschko yang potensial bermain di stadion Wembley, London tahun depan, kepada Associated Press. z Yudi Winanto
14 - 20 Desember 2015
27
OLAHRAGA
Aktif Setelah Pensiun 6HGGRQ GDODP ODWLKDQ EHUVDPD UHNDQ PENSIUN dari pemain sepak bola, EHUVHSDNEROD SDUD SHPDLQ Uang yang masuk ke klub dipergu- UHNDQQ\D GL %XU\ tidak membuat mantan pemain Man.LQL 6DOIRUG GDODP XMLDQ VHWHODK *DU\ FKHVWHU 8QLWHG EHUKHQWL EHUDNWLÂżWDV 6H- QDNDQ XQWXN PHPSHUEDLNL LQIUDVWXNWXU baliknya jadwal mereka tak kalah padat 6DODK VDWXQ\D DGDODK PHQGDQGDQL VWDGLRQ 1HYLOOH GLUHNUXW NOXE /LJD 6SDQ\RO VHSHUWL VDDW DNWLI PHQMDGL SHPDLQ 0HUHND 0RRU /DQH \DQJ KDQ\D EHUNDSDVLWDV 9DOHQFLD VHEDJDL SHODWLK 6HSHQXKQ\D yang sering disebut sebagai Class of 92, SHQRQWRQ VDMD .OXE MXJD PHQHUDSNDQ dia akan konsentrasi dengan pekerjaan EDUXQ\D 3DGDKDO VHODPD LQL GLD GLDQJJDS merujuk pada sekelompok peain yang SHPEDWDVDQ JDML SHPDLQ 6HEDJDL WDPEDKDQ NOXE LQL GLSHUNXDW sebagai sosok yang menanamkan jiwa sukses merebut trebel winner 1999, adalah contoh kehebatan produk didikan pemain-pemain yang sepenuhnya bekerja NHVHULXVDQ GDQ SURIHVLDOLVPH GL 6DOIRUG di luar lapangan seperti tukang bersih Di sisi lain, Gary tidak pernah campur PDQWDQ SHODWLK 6LU $OH[ )HUJXVRQ MU tak bisa dilepaskan dari sosok kaca, instruktur senam, pegawa jasa WDQJDQ SHUVRDODQ WLP .HKHEDWDQ *DU\ GNN GL 6DOIRUG GLGR'DYLG %HFNKDP 3HPDLQ \DQJ DNWLI GL DQWDUDQ GDQ MXJD SHUDZDW %DKNDQ ZDNLO lapangan tengah dan tendangannya yang PDQDMHU NOXE LQL $QWKRQ\ -RKQVRQ SUR- kumentasikan BBC dalam acara “Class RI Âľ 2XW 2I 7KHLU /HDJXH´ \DQJ VHFDUD spektakuler itu mencoba peruntungan IHVL DVOLQ\D DGDODK VRSLU Âł3HUVHSVL SXEOLN WHQWDQJ NOXE LQL VHS- tidak langsung mencuatkan nama klub dengan membangun tim di Miami sebagai bentuk pengembangan dari kompetisi liga HQXKQ\D NHOLUX ´ MHODV SHQ\HUDQJ 6DOIRUG WHUVHEXW /DJD PHUHND PHODZDQ +DUWSRRO *DUHWK 6HGGRQ \DQJ VHEHOXPQ\D SHUQDK GL 0RRU /DQH GLSHQXKL SHQRQWRQ %DKNDQ $6 0/6 /LPD UHNDQQ\D SXQ WDN ELVD PHPL- PHQMDGL ELQWDQJ LNODQ 1LNH 3XPD DQG SDGD SHUWDQGLQJDQ PHODZDQ 1RWWV &RXQsahkan diri dari dunia sepak bola yang 8QGHU $UPRXU Âł7KH &ODVV RI Âľ PHQJ- try, itu disiarkan televisi nasional dan diWRQWRQ MXWD SHUPLVD ,QL PHQMDGL UHNRU PHPEHVDUNDQ PHUHND .HQGDWL VXGDK LQJLQNDQ NDPL EHUPDLQ DSD DGDQ\D ´ “Etos kerja kami adalah bagaiman WHUVHQGLUL EDJL SHUWDQGLQJDQ 3LDOD )$ SHQVLXQ *DU\ GDQ 3KLO 1HYLOOH 5\DQ *LJJV 3DXO 6FKROHV VHUWD 1LFN\ %XWW membentuk sebuah keluarga, klub yang 'L DNKLU ODJD *DU\ 1HYLOOH GDQ 6FKROHV tahun lalu membeli 50 persen saham klub EHUNRPXQLWDV .DPL WLGDN PHQJLQJLQNDQ menyanyi dan menari-nari di ruang ganti 6DOIRUG &LW\ .OXE QRQ OLJD LWX WHUOHWDN klub ini seperti yang lain yakni bisanya SDNDLDQ XVDL PHUDLK NHPHQDQJDQ Âł1DPD NDPL VHPDNLQ EHUNLEDU ´ MHODV hanya 8 km dari stadion Old Trafford, FXPD PHPEHOL SHPDLQ -LND KDO GHPLNLDQ PDUHND 08 .OXE LQL EHUODJD GL NRPSHWLVL terjadi, pemain dan fans tak akan mem- SHPLPSLQ 6DOIRUG .DUHQ %DLUG NHSDGD EHOL VHOXUXK FHULWD NOXE LQL -LZD EHUPDLQ $VVRFLDWHG 3UHVV Âł.DPL VHPXOD KDQ\DODK VWUDWD 9,,, GL ,QJJULV Di bawah kendali, lima mantan pung- bola kami akan menguap dan kami tidak NOXE NHFLO %LDVDQ\D SHUWDQGLQJDQ NDPL JDZD WH 5HG 'HYLOV LWX 6DOIRUG &LW\ menginginkan hal itu terjadi di sini,â€? tegas GLWRQWRQ RUDQJ GDQ VHHNRU DQMLQJ .LQL KDPSLU VHULEXDQ kini mendapat promosi ke RUDQJ GDWDQJ NH VWDGLRQ tingkat lebih tinggi yakni di 3HUWDQGLQJDQ 3LDOD )$ 1RUWKHUQ 3UHPLHU 'LYLVLRQ ini amat mempopuler .OXE NOXE GL NRPSHWLVL LQL NDPL ´ dikenal sebagai penakluk Uniknya, meski ULYDOQ\D GDUL /LJD 8WDPD *DU\ 1HYLOOH KDUXV ,QJJULV GL NRPSHWLVL 3LDOD mendampingi Valencia )$ WXUQDPHQ WHUWXD GL ,QJGL NDQFDK /LJD 6SDJULV GDQ GXQLD nyol, dia dipastikan 2OHK ULYDO ULYDOQ\D 6DONHPEDOL NH 6DOIRUG ELOD ford mendapat julukan seada pertandingan dan bagai “Manchester City of bermain sebagai bek the non-league,â€? merujuk NDQDQ pada campur tangan emilik “Mereka datang modal yang menginvestaGHQJDQ VWDQGDU NKXVXV sikan uangnya di klub itu Mereka adalah anakVHMDN DQDN 6LU $OH[ 0HUHND .HKDGLUDQ Âł&ODVV RI Âľ ´ bekerja dengan standar VHUWD SHQJXVDKD 6LQJDSXUD yang bagus dan nilai3HWHU /LP PHPSHUNXDW MBP/ap nilai kemanusiaan,â€? puji argumen itu setelah mereka Mantan pemain Manchester United berfoto bersama jelang pertandingan membeli 50 persen saham persahabatan melawan Juventus di stadion Old Trafford, 24 Mei 2011. (Bela- Danny Webber, mantan 6DOIRUG 1DPXQ SHQGXNXQJ kang dari kiri ke kanan) David Beckham, Nicky Butt, Tomasz Kuszczak, Wes pemain MU yang kini 6DOIRUG VHODOX EHUVLNHUDV Brown, John O’Shea dan Michael Owen. (Depan dari kiri ke kanan) Ryan menjadi ujung tombak bahwa uang bukan kekuatan Giggs, Phil Neville, Gary Neville, Paul Scholes dan Wayne Rooney. Kendati 6DOIRUG telah pensiun Gary dan Phil Neville, Ryan Giggs, Paul Scholes serta Nicky XWDPD NOXE ,QYHVWDVL LWX Butt berinisiatif untuk terus aktif di profesi tersebut. tidak mengancam idealisme z Yudi Winanto
28
14 - 20 Desember 2015
Guard Los Angeles Lakers Kobe Bryant (kanan) memeluk forward Cleveland Cavaliers LeBron James usai pertandingan kompetisi NBA 15 Januari 2015.
MBP/ap
Gagal Menantang sang Legenda BINTANG LA Lakers Kobe Bryant akan meninggalkan kompetisi NBA akhir musim ini. Keputusan pensiun legenda bola basket AS itu membuat sedih forward Cleveland Cavaliers LeBron James. Bagaimana tidak, James belum pernah berhadapan melawan idolanya itu di NBA Final. “Berita itu amat menyedihkan. Dia telah menjalani karier yang luar biasa hebat,” ungkap James yang akan ditinggalkan pemain berusia 37 tahun itu sebelum mimpinya berduel di partai puncak kompetisi ini terwujud. James yang sebelumnya mengantarkan
Miami Heat juara NBA 2012 dan 2013, mengakui Bryant berperan besar dalam kariernya. Pengaruh Bryant dalam hidupnya luar biasa besar hingga bisa mengubah dari gaya bermainannya di lapangan. Namun kekecewaan terbesar James adalah kekagalan bertemu dengan idolanya di babak pamungkas, NBA Finals pada 2009. Kala itu Cavaliers membukukan rekor 66-19 namun langkahnya terhenti di Final Wilayah Timur setelah ditekuk Orlando Magic. Di Finals, Magic akhirnya dikalahkan juara Wilayah Barat Lakers yang diperkuat Bryant. “Saya tahu, dunia menginginkan per-
temuan kami. Saya menginginkan laga itu,” ungkap James penuh penyesalan. “Saya benci karena laga itu tidak pernah terwujud.” Meski kerap menjadi lawan di kompetisi NBA, Bryant yang lima kali mengantarkan Lakers juara NBA, juga menjadi rekan setimnya di tim Olimpiade AS. Dream Team itu kemudian menjadi standar dan aspirasi tim-tim lain selama ini. Dan James sedikit terobati saat meraih medali emas di Olimpiade 2008 dan 2012. z Yudi Winanto 14 - 20 Desember 2015
29
OLAHRAGA
Kertha Wisesa Tradisikan Napak Tilas PERGURUAN Pencak Silat (PPS) Kertha Wisesa (KW) mempunyai agenda rutin melakukan napak tilas tiap Oktober. Start dari depan rumah Dewan Guru pertama Made Regog Gunung (alm) di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, menuju padepokan di Kerobokan, Kuta Utara, Badung, berjarak sekitar 10 km. Napak tilas melibatkan pesilat Kertah Wisesa se-Bali, ditambah dari Jawa Timur dan Lombok. Program ini bertujuan mengajak segenap keluarga besar KW supaya peduli terhadap nilainilai perjuangan para pendekar pejuang veteran PPS Kertha Wisesa yang gugur di medan perang. ‘’Kami ingin generasi muda memahami perjuangan yang dikorbankan pendekar veteran pejuang Kertha Wisesa,’’ kata Dewan Guru PPS Kertha Wisesa Pusat Made Arka di Denpasar pekan lalu. Para pendekar veteran pejuang Kertha Wisesa dulunya disebut ESSTI,
yakni Eka Sentosa Setiti Tentara Indonesia. Sandi ESSTI juga bisa dimaknai Enak Susah dan Senang Tetap Ingat. Selain Made Regog Gunung, Arka juga menyebut omnya, yakni Wayan Rapug (alm) sebagai sosok pendekar pejuang Kertha Wisesa. Ia mengingatkan generasi penerus agar memiliki sikap kesatria ketika menghadapi musuh. Generasi muda harus mampu memaknai perjuangan para pendekar yang dijiwai nilai-nilai luhur pencak silat, yakni kesatria sejati, rela berkorban demi kedaulatan dan keutuhan negeri (nindihin gumi swadharmaning negara), membela kebenaran dan keadilan (nindihin kepatutan), serta berperang sampai tetes darah penghabisan. Perguruan Kertha Wisesa berasal dari Cimande, Jawa Barat. Dewan Pertimbangan Kertha Wisesa Pusat dipegang Haji Miswanto (pemilik perusahaan Kacang Rahayu) asal Pacitan (Jatim), yang masih sering kontak
dengan pendekar asli Cimande. Anggota Kertha Wisesa belajar jurus pencak silat sejak kecil. Akan tetapi jika berusia lanjut dan fisiknya menurun, mereka mendalami kerohanian dan spiritualitas. ‘’Jadi, kami di Kertha Wisesa berguru ilmu bela diri silat plus kerohanian, supaya ilmu yang diwariskan para leluhur kami tidak punah,’’ ucapnya. Para pendalam ilmu kebatinan yang mahir sampai tingkat tinggi, wajib memberikan pertolongan kepada keluarga besar Kertha Wisesa yang menderita sakit nonmedis. ‘’Biasanya, mereka yang menekuni ilmu kerohanian ini, berkumpul tiap Kamis malam, serentak di seluruh kota dan kabupaten,’’ jelasnya. Ujian kenaikan ilmu spiritual sengaja digelar tiap Bulan Suro. Sementara pesilat disediakan event kejuaraan kependekaran yang digulirkan tiap Agustus. z Daniel Fajry
MBP/nel
Napak tilas PPS Kertha Wisesa.
30
14 - 20 Desember 2015
MBP/ant
Striker Nyoman Sukarja (kiri) gagal membawa Bali United melaju ke babak delapan besar Piala Jenderal Sudirman.
Piala Jenderal Sudirman
Bali United Merana di Kandang Sendiri BALI United Pusam sukses lolos ke babak delapan besar turnamen sepak bola Piala Presiden yang berlangsung Oktober lalu. Akan tetapi prestasi itu gagal dipertahankan pada kejuaraan Piala Jenderal Sudirman yang diputar sejak 10 November, meski kembali ditunjuk sebagai tuan rumah babak penyisihan. Bali United merana di depan pendukungnya sendiri di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, karena harus puas menjadi juru kunci atau peringkat kelima pada klasemen akhir Grup B. Melakoni empat laga, Bayu Gatra dan kawan-kawan hanya mampu mengoleksi nilai 4 hasil dua kali menang adu penalti masing-masing atas Persipura Jayapura pada partai pertama dan PSM Makassar (4-1) pada penampilan terakhir. Bali United tersingkir bersama PSM yang bercokol di posisi keempat. Persipura tampil sebagai juara dengan poin 9, diikuti Mitra Kukar (6) dan Semen Padang (6).
Ketiga tim inilah yang melaju ke delapan besar bersama Arema Cronus Malang dan Persija Jakarta di Grup A yang dimainkan di Stadion Kanjuruhan, Malang, serta PS TNI, Surabaya United dan Pusamania Borneo FC dari Grup C yang diputar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Hasil ini di luar perkiraan mengingat Bali United tampil baik di Piala Presiden. Kualitas lawan juga berimbang, mulai dari Persipura, PSM, hingga Semen Padang serta Mitra Kukar yang sudah dijajal sebelumnya. Namun, harus diakui permainan anak-anak Bali United menurunkan dibandingkan ketika berlaga di Piala Presiden. Lini belakang lebih mudah diterobos lawan, sedangkan barisan depan kesulitan mencetak gol. “Saya sudah mengingatkan anak-anak untuk berhati-hati, namun inilah sepak bola. Saya lihat pemain lebih banyak fokus menyerang daripada bertahan,� ujar pelatih Bali United, Indra Sjafri.
Meski begitu, ia tetap memuji asuhannya yang sudah berjuang maksimal dalam empat pertandingan. Indra akan melakukan evaluasi setelah satu tahun membentuk tim dan berjanji membangun skuad lebih baik menghadapi turnamen berikutnya dan kompetisi ISL mendatang. Sebanyak 22 pemain Bali United sudah menandatangani kontrak untuk membela Serdadu Tridatu hingga beberapa tahun ke depan. Sebaliknya, PS TNI meneruskan kejutannya di Grup C. Tim asuhan Suharto ini keluar sebagai juara pul dengan mengumpulkan poin 11 usai mengalahkan juara ISL dan Piala Presiden, Persib Bandung, 2-0 pada penyisihan terakhir. Dengan demikian, PS TNI memukul semua lawannya di Grup C setelah sebelumnya mempermalukan Surabaya United, Borneo FC, dan Persela Lamongan. z Mawa 14 - 20 Desember 2015
31
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
SPESIAL PUNCAK HUT - Suguhan spesial dari Pemkab Tabanan, Opera Pan Bali berjudul ‘’Sayembara Cinta’’, dalam malam puncak peringatan HUT ke-522 Kota Tabanan di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Senin (30/11), sukses mengocok perut para penonton, baik masyarakat maupun undangan yang hadir. Opera yang dimainkan beberapa kepala SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan ini merupakan satu dari sederet hiburan yang disuguhkan dalam malam puncak peringatan HUT Kota Tabanan. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan penyanyi Widi Widiana, pembacaan puisi oleh beberapa penyair dari lima benua, persembahan Tari Bungan Sandat Serasi yang dibawakan beberapa ibu-ibu PKK dan tari-tarian lainnya, serta pertunjukan musik dari beberapa band lokal Tabanan.
RENOVASI - Setelah menunggu 10 tahun, akhirnya Gedung DPD RI yang terletak di Jalan Cok Agung Tresna Renon Denpasar, direnovasi dengan anggaran DPD RI dari pusat dengan nilai sekitar Rp 1,7 miliar. Hal ini adalah wujud dari keberhasilan seluruh anggota DPD RI dalam memperjuangkan hak anggaran untuk Provinsi Bali. Hal ini disampaikan oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III disela– sela meninjau proyek renovasi Gedung DPD RI di Renon. Ia mengatakan bahwa sinergi keempat orang DPD RI saat ini cukup meyakinkan pusat untuk dapat mengalokasikan anggaran bagi kantor DPD RI yang representatif. Nampak dalam foto Gusti Kanjeng Ratu Hemas (Wakil Ketua DPD RI) didampingi Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat meninjau Gedung DPD RI.
MBP/ist
MBP/ist
NGENTEG LINGGIH - SMPN 3 Mengwi melaksanakan upacara ngenteg linggih, padudusan alit, dan pacaruan rsi gana bertepatan dengan hari raya Saraswati pada Sabtu (28/11). Ketua Komite SMPN 3 Mengwi, I Gusti Agung Ngurah Anom Susyawan, ST mengatakan, ada dua upacara yang dilakukan yaitu upacara Saraswati yang sifatnya kontinyu, dan juga ada upacara lain yaitu ngenteg linggih, ngruak dan nyakab karang. Rangkaian upacara ngenteg linggih sudah dimulai sejak beberapa hari sebelumnya. Dimulai dari 11 November dengan beberapa rangkaian upacara dan pada 26 November lalu telah dilakukan upacara macaru, melasti, dan mendak siwi.
32
14 - 20 Desember 2015
SAHKAN DUA RANPERDA - DPRD Karangasem pada sidang paripurna, Senin (30/11), mengesahkan dua Ranperda menjadi Perda, yakni Perda APBD 2016 dan Perda Penyertaan Modal ke PDAM Karangasem. Dari nota keuangan APBD 2016, tercatat pendapatan daerah dirancang Rp 1,538 triliun lebih dan belanja daerah dirancang Rp 1,583 WULOLXQ OHELK 'HÂżVLW PHQFDSDL 5S PLOLDU 'HÂżVLW VHEHVDU itu ditutupi dengan sisa lebih perhitungan APBD tahun lalu. Tahun lalu ada penerimaan pembiayaan Rp 73 miliar lebih, sementara pengeluaran pembiayaan Rp 28,5 miliar lebih. Pada sidang paripurna pengesahan APBD 2016, juga GLVDKNDQ 3HUGD 3HQ\HUWDDQ 0RGDO VHEHVDU 5S PLOLDU NH PDAM Karangasem.
MBP/ist MBP/ist
KADO ISTIMEWA GIANYAR - Kabupaten Gianyar pada pengujung tahun 2015, memeroleh kado istimewa. Gianyar berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Sehat (Swasti Saba) tahun 2015 dari pemerintah pusat. Penghargaan diserahkan Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F. Moeloek pada malam penganugerahan di Hotel Bidakara Jakarta, Jumat (27/11) lalu. Penghargaan dengan kategori Swasti Saba Wiwerda (Pembinaan) tersebut diberikan, karena Gianyar dinilai mampu memenuhi empat tatanan penilaian, yakni kehidupan masyarakat sehat mandiri, pemukiman sarana dan prasarana sehat, tatanan pariwisata sehat, serta kawasan industri dan perkantoran sehat. Gianyar menerima penghargaan bersama 137 kabupaten/kota seluruh Indonesia.
WORKSHOP UNUD- Universitas Udayana hendaknya terus bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk menghasilkan pemikiran yang tidak hanya bisa mengkritisi program pemerintah tetapi juga harus mampu memberi solusi terhadap permasalahan di masyarakat. Hal itu disampaikan Pembantu Rektor Bidang Akademik (PR I) Universitas Udayana Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mewakili Rektor Unud saat membuka Workshop Penyusunan Program Binapoktan Universitas Udayana, Rabu (25/11) di Ruang Nusantara Gedung Agrokompleks Kampus Soedirman Denpasar. Nampak dalam foto PR I Unud Prof. Dr. I Made Damriyasa (kiri), Kadis Peternakan dan Keswan Provinsi Bali Ir. I Putu Sumantra, M.App.Sc. (kanan) dan moderator Prof. Dr. I Nyoman Sadra Dharmawan dalam Workshop Penyusunan Program Binapoktan Universitas Udayana.
MBP/ist
DHARMA WACANA - Serangkaian perayaan Saraswati, Sabtu (28/11) lalu, Stikom Bali mengundang Ida Pedanda Made Gunung untuk memberikan dharma wacana kepada seluruh mahasiswa, dosen, karyawan dan pengurus yayasan Widya Dharma Shanti (WDS), yayasan yang menaungi Stikom Bali. Dharma wacana ini digelar di Stikom Bali Convention Center, dipandu oleh Pembantu Ketua (PK) I Stikom Bali Ida Bagus Suradarma, S.E., M.Si. Dalam acara ini juga hadir Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan, PK I I Made Adi Purwantara, S.T., M.T., PK II Ni Kadek Putri Srinadi, S.E., MM.Kom. Sedangkan dari pengurus yayasan WDS Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. (Pembina yayasan), Ida Bagus Dharmadiaksa (Ketua Yayasan), I Made Marlowe Makaradhwaja Bandem, B.Bus. (Wakil Ketua Yayasan), Ir. I Wayan Suastika (Pengawas Yayasan) dan Nyonya Dr. Swasti Bandem.
MBP/ist
EKONOMI SATYAGRAHA - Gerakan Ekonomi Satyagraha sudah melebar luas di seluruh Bali. Kebanggaan akan indetitas Hindu makin digelorakan oleh generasi muda Hindu. Kini semakin banyak umat Hindu Bali yang semakin militan dengan makanan non-halal alias sukla. Hal ini dikatakan oleh Hendranatta, Ketua STT Tat Twam Asi, asal Kerambitan di sela-sela Festival Kuliner Sukla Hindu II yang diselenggarakan di Lapangan Kerambitan. Terhadap hal ini, Shri Gusti Wedakarna menyatakan saat ini kebanggaan akan identitas Hindu ini sudah mulai bangkit terutama di kalangan anak muda dan pihaknya mengaku bahagia atas kondisi ini. 14 - 20 Desember 2015
33
A KT I V I TA S
MBP/ist
MBP/ist
ULANG TAHUN - Pada Minggu (29/11), Lapangan Niti Mandala Renon diramaikan keluarga besar BPR Lestari. Mereka pagi itu ramai-ramai merayakan ulang tahun ke-16 BPR Lestari yang bertemakan ‘’Funtastic and Energic’’. Ratusan karyawan dan keluarganya ikut andil dalam kegiatan ini. Sesuai motto BPR Lestari memberikan social impact kepada masyarakat mengajak hidup sehat dan sejahtera melalui Lestari Healthy and Wealthy, maka kegiatan ulang tahun ini dipadati dengan kegiatan jalan santai dan zumba bersama. ‘’BPR Lestari sudah menginjak 16 tahun, bagaikan anak muda yang sedang tumbuh dan berkembang. Terima kasih kepada seluruh karyawan BPR Lestari beserta keluarga yang hadir atas loyalitas dan kerja kerasnya selama ini. BPR Lestari tidak akan menjadi sebesar ini tanpa kinerja semuanya,’’ ungkap Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari.
KERJA SAMA - Sebagai upaya dan wujud dari komitmen PT Angkasa Pura Properti dan PT Wika Realty yang telah kerja sama membangun Kondotel Tamansari Jineng di Sunset Road Kuta Bali, maka telah dilaksanakan penandatanganan Hotel Management Agreement (HMA) antara PT Angkasa Pura Properti dengan operator hotel ternama Golden Tulip (Bagian dari Louvre Hotels Group). Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Angkasa Pura Properti Miduk Situmorang dan Golden Tulip Southeast Asia Managing Director Mark Van Ogtrop dalam rangkaian acara Investor Gathering and Signing Ceremony. Penandatanganan HMA ini menjadi langkah awal dari Kondotel Tamansari Jineng yang akan dioperasikan oleh Golden Tulip sebagai Golden Tulip Jineng Resort Bali dengan standar hotel bintang 4.
MBP/ist
REVITALISASI - Revitalisasi wayang wong di Desa Selumbung, Manggis, Karangasem, ditutup Sabtu (28/11) malam di Wantilan Pura Dadia Batur Paketan, Banjar Tengah, Selumbung. Saat itu dipentaskan wayang wong yang oleh masyarakat setempat merupakan wayang sakral yang biasanya sebagai tari wewalen di pura dadia (paibon) itu. Pimpinan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.S.Kar., M.Hum. dan pimpinan ISI lainnya serta sekitar 700 warga dan mahasiswa ISI tampak terpukau menyimak pagelaran itu. Saat itu, sekitar 70 sekaa termasuk penabuh mementaskan lakon berjudul ‘’Karebut Kumbakarna’’. Dalam revitalisasi itu, pihak ISI juga tampak berupaya membina dalam rangka regenerasi.
34
14 - 20 Desember 2015
MBP/ist
TERBAIK KETIGA - Pemkab Karangasem kembali menyabet penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini, prestasi terbaik ketiga nasional dianugerahkan Kemenkum dan HAM kepada Bagian Hukum dan HAM Setda Karangasem, untuk pengelolaan website jaringan dokumentasi dan informasi hukum (JDIH). Penghargaan itu diserahkan Sekretaris Badan Pembinaan Hukum Nasional Kanwil Kemenkum dan HAM Danan Purnomo yang diterima Kasubag Dokumentasi Hukum pada Bagian Hukum dan HAM Setda Karangasem Ni Luh Putu Ari Dewi W, S.H., MAP. pada acara Workshop Pengembangan Integrasi Website JDIH untuk Wilayah Indonesia, di Kuta Paradiso Hotel, Tuban Kuta, Badung.
T R A N S P O R TA S I
Perangkat Belum Siap
Pengoperasian Dermaga Gunaksa Molor HARAPAN Pemkab Klungkung agar dermaga daratan di eks Galian C Gunaksa, bisa beroperasi pada awal 2016 tampaknya tidak akan terwujud. Pasalnya, ada beberapa kendala yang dihadapi sehingga pengoperasian dermaga daratan bakal molor. Tidak hanya masalah akses jalan, namun juga terkait perangkat yang belum siap, seperti pemasangan rambu-rambu dan listrik. Sekkab Klungkung Gede Putu Winastra, memperkirakan Dermaga Gunaksa baru bisa beroperasi pada Juni tahun depan. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, di antaranya masalah akses jalan dan kesiapan perangkat yang dibutuhkan. Saat ini yang belum siap adalah pemasangan rambu-rambu pada akses jalan darurat. �Kami belum pasang rambu-rambu. Pengkajian arus lalu lintas masuk dermaga dari by-pass juga belum ada,� katanya saat diminta NRQ¿UPDVLQ\D 6HODVD ODOX Hal lain yang lebih dibutuhkan untuk mengoperasikan dermaga adalah instalasi listrik. Sampai saat ini instalasi listrik menuju dermaga belum ada sama sekali. Di samping itu, kelengkapan dermaga seperti mobile bridge yang
akan dipasang pemerintah pusat juga belum dilakukan. ‘’Pemasangan mobile bridge rencananya dilakukan akhir Desember ini, sehingga setelahnya baru bisa beroperasi,’’ ujarnya. Sementara itu, penataan akses jalan masuk yang saat ini penuh kubangan baru bisa dilaksanakan awal 2016. Sebelum semua itu diwujudkan, Pemkab Klungkung akan melakukan uji coba terlebih dahulu dengan memberikan akses masuk bagi Kapal Roro di dermaga. �Kami rencanakan uji coba pada bulan Januari, sehingga Juni bisa operasi penuh sambil menunggu penataan lebih lanjut. Fasilitas di dermaga seperti ruang tunggu, toilet, dan ruang tiket juga akan dibangun,’’ tegas Winastra. Perkembangan pembangunan proyek dermaga daratan sempat dicek Direktur Lalu Lintas Angkutan Sungai Darat Pelabuhan (LLASDP) Kementerian Perhubungan RI Nurhadi, belum lama ini. Saat itu Nurhadi mengkhawatirkan akses menuju dermaga. Jalan yang ada saat ini dinilainya sangat labil, sehingga dikhawatirkan tidak bisa dilalui kendaraan. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang ikut mendampingi men-
gatakan, pemkab akan mengantisipasi kondisi jalan menuju dermaga dengan melakukan pengurukan jalan yang sudah ada saat ini. Pemkab Klungkung juga akan memasang DED pada 2016 guna menguatkan dermaga. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 7 miliar lebih. Penguatan dilakukan dengan cara membuat tanggul di sekeliling sisi timur dan barat dermaga. Hal ini dilakukan untuk menjaga areal pelabuhan terhindar dari gerusan luapan air hujan bila terjadi banjir. Bupati Suwirta juga menyatakan akan menempatkan alat berat di hilir sungai. Hal ini untuk mengantisipasi jika aliran sungai tertutup pasir yang didorong oleh aliran sungai. Apalagi pemerintah pusat sudah berkomitmen membantu Klungkung menyelesaikan proyek dermaga. Akan tetapi, tahun depan tidak ada kucuran dana dari pusat untuk aksesjalan. Pemerintah pusat siap menggelontorkan dana kembali jika proyek normalisasi alur Sungai Unda sudah selesai dilakukan. z Wiadnyana
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama pejabat pusat ketika mengecek perkembangan proyek Dermaga Gunaksa beberapa waktu lalu.
14 - 20 Desember 2015
35
LINGKUNGAN
Burung jalak Bali asyik makan pepaya di pekarangan penduduk.
MBP/dok
Jalak Bali K Terancam
awasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB) selama ini menjadi surganya burung jalak Bali atau curik Bali Burung jalak Bali yang berbulu putih di seluruh tubuhnya kecuali ujung ekor menjadi maskotnya daerah Bali. Ciri lain sayapnya berwarna hitam. Mata burung jalak Bali bewarna coklat tua. Daerah sekitar kelopak mata tak berbulu dengan warna biru tua. Selain itu jambulnya indah, baik jantan maupun betina. Jalak Bali mempunyai kaki abu-abu biru dengan empat jari, yakni satu ke belakang dan tiga ke depan, paruh runcing dengan panjang 2-5 cm berbentuk khas. Warna paruh abu-abu kehitaman dengan ujung berwarna kuning
36
14 - 20 Desember 2015
kecoklatan. Burung ini kini penyebarannya hampir merata di kawasan hutan TNBB. Terakhir perkembangan populasi jalak Bali 115 ekor dengan 68 ekor anaknya. Beberapa tahun terakhir, perkembangan populasi curik Bali memang meningkat. Hal ini tak terlepas dari kepedulian semua pihak akan perkembangan jalak Bali di habitatnya. Tatkala populasi curik Bali mulai menipis, pelepasliaran dilakukan untuk menambah populasinya di hutan TNBB. Pelepasliaran dilakukan secara merata di tiga seksi wilayah. Terakhir dilakukan di Cekik yang merupakan Wilayah Seksi I. Di daerah Cekik, Melaya pada bulan Februari lalu dicoba dilepasliarkan beberapa ekor curik Bali. Dari hasil observasi, petugas yang rutin melakukan penjagaan dari sembilan ekor yang dilepasliarkan, kini sudah bertambah tiga ekor. Begitu pula di Semenanjung Prapat Agung, juga terjadi penambahan di alam bebas. Sebagian besar burung jalak Bali juga hidup di hutan Gunung Melaya, persisnya di Desa Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Makanan kesukaan burung yang terkenal hingga kw mancanegara itu adalah bunga pohon Bidara Gunung. Dulunya di Hutan TNBB banyak ditumbuhi pohon Bidara Gunung. Sayang keberadaan pohon ini semakin berkurang. Salah satu peneliti dari UI beberapa waktu lalu sempat menyayangkan masih kurangnya pengawasan terhadap hutan TNBB. Sehingga keberadaan burung jalak Bali terancam. Ancaman datang dari tangan usil yang ingin mencuri burung langka ini untuk dijual karena harganya mahal. Terlebih letaknya berbatasan dengan pemukiman, orang tak bertanggungjawab dengan mudahnya menjarah burung, rusa atau hasil hutan non kayu lainnya. Selain itu masih terjadi penangkapan burung secara liar di Hutan TNBB serta pembabatan hutan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Kondisi inilah yang membuat kawasan TNBB rawan.Selain para penduduk di pemukiman kerap mengambil ranting kayu di hutan, mereka juga menyasar satwa yang berkeliaran bebas. Tak terkecuali satwa endemik yang dilindungi, seperti Jalak Bali. Melihat harga burung ini yang semakin mahal, para pemburu burung yang dilindungi ini berusaha mencari celah memanfaatkan kelengahan petugas. Ketika petugas gencar melakukan patroli di siang hari, para pemburu tak nongol batang hidungnya. Ancaman paling utama datang dari para pemburu. Meski terkesan tradisional, mo-
dus yang digunakan para pemburu seperti menangkap burung lainnya, yakni dengan memasang perangkap dan menempelkan perekat dari getah. Salah seorang petugas yang ditemui belum lama ini, mengungkapkan modus tersebut sering diterapkan di sekitar perbatasan TNBB atau dekat jalan raya. Saat ini penyebaran burung curik Bali di TNBB ini sudah cukup merata, dengan dilepasliarkan secara acak di masing-masing wilayah. Sehingga cakupan terbang burung lebih luas di TNBB. Namun, dengan teknologi yang ada saat ini, keberadaan burung bisa dideteksi dengan alat pelacak. ‘’Kemana burung bisa kita cek lewat GPS, setiap hari kita pantau,’’ tandas salah seorang petugas jagawana di TNBB. Sementara modus yang digunakan para pemburu burung ini dengan menebarkan jaring yang sangat tipis di antara pepohonan. Dengan mata telanjang, jaring tersebut tidak terlihat karena sangat tipis, termasuk burung yang terbang di pepohonan. Semua burung yang melintas di lokasi itu akan terjaring. Karena itu, selain melakukan pengecekan satwa, petugas juga melakukan patroli di lokasi yang mencurigakan. Bahkan belum lama ini, petugas mengamankan seorang pengunjung yang berpura-pura masuk ke kawasan TNBB tepatnya di Semenanjung Prapat Agung. Melihat gerak-gerik pengunjung tersebut mencurigakan, petugas lantas memeriksa dan ditemukan sepucuk senjata laras pan-
jang untuk berburu. Kasubag Tata Usaha TNBB Wiryawan, belum lama ini mengungkapkan curik Bali memang satwa yang dilindungi di TNBB. Dari hasil observasi, petugas yang rutin melakukan penjagaan dari sembilan ekor yang dilepasliarkan, kini sudah bertambah tiga ekor. Begitu pula di Semenanjung Prapat Agung, juga terjadi penambahan di alam bebas. Di beberapa titik TNBB yang menjadi kawasan habitat curik Bali, petugas juga melakukan penjagaan ketat. Sedikitnya ada empat orang petugas dikerahkan untuk menjaga sekaligus pengamatan terhadap burung ikon Bali itu. Burung curik Bali dulu dapat dengan mudah ditemui di pekerangan penduduk di sekitar TNBB. Di era 1980-an, warga yang bermukim tidak jauh dari kaki Gunung Hutan Melaya tidak perlu memelihara burung. Hanya bermodal menanam pohon pepaya, pisang, mangga, dan sebagainya di pekarangan rumah, semua jenis burung termasuk jalak Bali akan datang dan berebutan buah-buahan di siang hari. Dengan sendirinya, warga merasa terhibur dengan kicauan semua jenis burung yang berdatangan dari berbagai arah. Namun salah satu ketua kelompok di Desa Sumber Klampok mengisahkan betapa sulitnya mempertahankan populasi jalak Bali. z Surya Dharma
Kawasan perbatasan TNBB dengan hutan lindung yang dikelolprovinsi rawan dengan pencurian curik Bali. Petugas beberapa kali mendapati jaring tipis yang dipasang untuk menjerat satwa tersebut. 14 - 20 Desember 2015
37
PARIWISATA
Bali menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan merayakan Natal dan Tahun Baru.
Perayaan Nataru di Bali
Pengusaha Pesimis Panen Wisatawan
P
erayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi berkah di akhir tahun bagi kalangan hotel di Bali. Pasalnya, tak sedikit wisatawan yang memilih merayakan pergantian tahun di Pulau Dewata. Namun, tahun ini perayaan tutup tahun di Bali, terutama di Badung diprediksi jauh merosot dari tahun-tahun sebelumnya. Pesimisme turunnya okupansi hotel juga diakui Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, IGN Rai Suryawijaya. Menurutnya, pertumbuhan kamar hotel yang pesat membuat tingkat hunian kamar di Badung turun. “Kalau dulu (perayaan Naturu tahun sebelumnya) hotel di Badung sampai nolak-nolak tamu karena overbook. Kalau sekarang saya kira tidak sampai menolak tamu atau digiring ke kabupaten lain lantaran kekurangan kamar,” ungkapnya. Menurutnya, pertumbuhan kamar hotel yang tidak sebanding dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali. Pariwisata yang tidak terkendali ini telah melahirkan ribuan kamar hotel. Bahkan, kamar yang tersedia di Kabupaten Badung hingga 2014 dari 2009 telah mencapai 61.206 kamar. “Masifnya pertumbuhan akomodasi mengakibatkan menurunnya kualitas destinasi pariwisata dan maraknya perang tarif hotel. Saat ini perang tarif antar hotel bahkan sudah marak terjadi,” sebutnya. Kendati demikian, dia mengakui Pem-
38
14 - 20 Desember 2015
kab Badung telah mengeluarkan kebijakan dengan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang syarat minimal pembangunan hotel, akan tetapi perbup tersebut tidak akan serta merta menyetop laju pertumbuhan akomodasi yang cenderung kebablasan. Menurutnya perbup hanya sebatas mengerem. “Pembukaan izin pembangunan sarana akomodasi minimal setelah tingkat hunian hotel yang sudah ada rata-rata mencapai 80 persen. Dengan begitu harga kamar bisa stabil dan optimal. Tidak seperti saat ini, hotel marak melakukan perang tariff,” ungkapnya. Berdasarkan data yang ada, kamar yang tersedia di Kabupaten Badung hingga 2014 dari 2009 telah mencapai 61.206 kamar. Dari angka tersebut, kamar untuk kategori hotel berbintang tidak mengalami peningkatan dengan jumlah 98 dengan jumlah kamar 16.360 kamar hotel berbintang. Namun, hotel non bintang dari 2009 terdapat 505 hotel dengan jumlah kamar 11.463 kamar di tahun 2014 meningkat menjadi 855 hotel dengan jumlah kamar 34.815 kamar. Sementara untuk kategori pondok wisata tahun 2009 terdapat 395 buah pondok wisata dengan jumlah kamar 1.986 kamar dan di tahun 2014 meningkat 604 pondok wisata menjadi 999 buah pondok wisata dengan rata-rata per tahun mencapai 120 pondok wisata dengan jumlah kamar 3.937 kamar. Sedangkan, untuk akomodasi pariwisata jenis kondotel pada tahun 2009
hanya 7 buah kondotel dengan jumlah kamar 775 di tahun 2014 meningkat menjadi 38 dengan jumlah kamar 5.141 kamar dan untuk kategori rumah sewa tahun 2009 terdapat 31 rumah sewa dengan jumlah kamar 513 di tahun 2014 terdapat 37 rumah sewa dengan jumlah kamar 953 kamar. Di antara sembilan kabupaten/kota di Bali, Kabupaten Badung menjadi primadona dalam hal mengaet investor. Badan Penanaman Modal dan Perijinan (BPMP) Provinsi Bali mencatat, hingga triwulan I 2015, jumlah investasi yang masuk mencapai 13.540,7 ribu dolar AS dengan 39 proyek. Disusul Kota Denpasar dengan 12 proyek senilai 719,5 ribu dolar AS. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Badung I Made Sutama, mengatakan, dari total investasi yang masuk dominan menyasar sektor sektor tersier, yakni patiwisata. “Pariwisata merupakan sektor dominan atau paling banyak diminati investor,” ujarnya. Sutama mengatakan, pihaknya hingga kini masih mengeluarkan izin investasi di Badung, dengan alasan belum adanya kajian maupun aturan yang melarang pembangunan akomodasi hotel di kabupaten terkaya di Bali itu. “Perlu kajian apakah sudah mencukupi atau masih kurang (jumlah kamar hotel –red). Selama belum ada moratorium pasti izin saya keluarkan. Artinya, perlu kajian dari Pemda bekoordinasi dengan dinas teknis,” tegasnya. z Parwata
PEMERINTAHAN
APBD Badung 2016 Tembus Rp 4 Triliun DPRD Badung Tetapkan Empat Ranperda Jadi Perda DPRD Badung, Senin (30/11) lalu, berhasil menetapkan empat ranperda menjadi perda. Empat ranperda itu adalah Ranperda tentang APBD TA 2016, Ranperda tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Perbekel, Ranperda tentang Keuangan Desa dan Ranperda tentang Penetapan Desa. Dalam sidang yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Badung, Made Sunarta dan dihadiri Pj. Bupati Badung Nyoman Harry Yudha Saka, seluruh anggota dewan dan penjabat Badung itu terungkap bahwa APBD Badung TA 2016 berhasil menembus angka Rp 4 triliun lebih, tepatnya 4.080.562.011.140. Melonjak dari rancangan awal APBD yang diajukan Pj. bupati sebesar Rp 3,6 triliun. Ketua Komisi III DPRD Badung Nyoman Satria yang membacakan laporan hasil pembahasan DPRD Badung mengatakan bahwa dari hasil pembahasan DPRD dengan eksekutif, telah disepakati postur RAPBD 2016 ditetapkan dengan perubahan, menjadi sebagai berikut: Pendapatan daerah Rp 3.771.209.828.733,46 (men-
ingkat RP 172.684.197.113,82), belanja daerah Rp 4.080.562.011.140,64 (meninJNDW 5S 'HÂżVLW\ 5S 309.352.182.407,18. Kemudian pembiayaan daerah : untuk penerimaan Rp 518.999.307.188,46 (meningkat Rp 326.313.968.137,40), pengeluaran Rp 169.803.470.000,00 (meningkat RP 15.000.000.000,00. Pembiayaan netto Rp 349.195.837.188,46 (meningkat Rp 311.313.968.137,40) dan Silpa Rp 39.843.654.781,28 (meningkat RP 39.843.914.000,22). Dengan postur APBD tersebut, kata Satria Ranperda tentang APBD Badung TA 2016 dapat disepakati untuk selanjutnya ditetapkan setelah di evaluasi oleh gubernur. Untuk memastikan bahwa seluruh anggota dewan Badung sepakat dengan APBD tersebut, Sunarta yang memimpin sidang bahkan kembali menanyakan “Apakah RAPBD Badung dapat disepakati?,â€? yang dijawab dapat oleh seluruh anggota dewan yang hadir. Sementara itu, Pj. Bupati Harry Yudha
Saka dalam sambutannya mengatakan APBD merupakan salah satu instrument dalam mewujudkan kesejahteraan hidup masyarakat. “Kami menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD Badung dan kepala SKPD karena sudah membahas RAPBD Badung dengan cermat dan lancar,� ujarnya. Ia juga menjelaskan peningkatan APBD yang dari rancangan awal Rp 3,6 triliun menjadi Rp 4 triliun diakibatkan oleh adanya tambahan dana sebesar Rp 444,1 miliar lebih yang bersumber dari DAU, DAK, dan pendapatan daerah yang sah lainnya. Peningkatan ini juga bersumber dari pengurangan atau pembatalan rencana kenaikan tunjangan kinerja pegawai sebesar Rp 90 miliar. Dari total belanja daerah yang telah disepakati belanja tidak langsung Rp 2,1 triliun lebih dan belanja langsung Rp 1,9 triliun lebih. “Dari porsi penerima manfaat, maka belanja publik69,34 persen dan belanja aparatur hanya 30,66 persen,� katanya. (adv)
Pj. Bupati Badung Nyoman Harry Yudha Saka berjabat tangan dengan Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta usai Sidang DPRD Badung. 14 - 20 Desember 2015
39
AKTIVITAS
MBP/ist
LOMBA DDC - Denpasar Desain Center (DDC) kembali menggelar Lomba Cipta Karya Kreatif 2015. Lomba terbuka untuk pelajar, mahasiswa, umum dan profesional. Lomba ini memperebutkan hadiah total Rp 110 juta. Untuk itu, peserta agar segera mengumpulkan hasil karyanya. Boleh menyetor hasil karya lebih dari satu. Untuk kategori UAS, pengumpulan hasil karya diperpanjang batas akhirnya sampai 5 Desember 2015. Sedangkan pembukaan dan penjurian akan dilakukan 11 Desember 2015. Penyerahan hadiah, piagam dan tropy dilaksanakan pada acara Denpasar Festival. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Drs. I Wayan Gatra, M.Si., didampingi Kabid Bina Industri I Nyoman Sudarsana, S.Sos., M.Si. dan Koordinator DDC IGN Suyasa, Minggu (29/11). Nampak dalam foto Jaya Negara saat menjadi Wakil Walikota Denpasar sedang memantau pemenang desain dalam lomba Cipta Karya Kreatif 2014 lalu.
BERKUNJUNG - Pj. Wali Kota Denpasar A.A. Gede Geriya, Selasa (1/12) berkunjung dan bertatap muka dengan tokoh masyarakat di Kecamatan Denpasar Timur (Dentim) bertempat di ruang pertemuan Kantor Camat Dentim. Kehadiran Pj. Wali Kota didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Camat Denpasar Timur Dewa Made Puspawan, bendesa, kadus/kaling dan kades/lurah se-Kecamatan Dentim. Pj. Wali Kota A.A. Gede Geriya mengajak seluruh komponen masyarakat Dentim untuk menjaga kondusivitas dan terus meningkatkan gerakan kebersihan. Apalagi menjelang pemilihan wali kota dan wakil wali kota (pilwali) Denpasar yang tinggal menghitung hari, agar sesuai harapan bersama, dapat berjalan lancar dan sukses.
MBP/ist
ANUGERAH DMI - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menerima anugerah Desa Membangun Indonesia (DMI) dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar, di Ancol, Jakarta, Rabu, (2/11) lalu. Anugerah DMI merupakan hasil komitmen dan kerja keras pemberdayaan masyarakat desa yang telah dilaksanakan di Gianyar selama ini. Bupati Gianyar yang diwakili Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) I Made Wata mengatakan, anugerah tersebut merupakan keberhasilan Pemkab Gianyar dalam memberdayakan masyarakat desa. DMI juga menjadi bentuk motivasi dan optimalisasi penggunaan anggaran desa yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.
40
14 - 20 Desember 2015
MBP/ist
DITETAPKAN RAPBD - Setelah melalui proses pembahasan dinamis, lima fraksi DPRD Gianyar yakni Fraksi PDI-P, Golkar, Demokrat, Gerindra, dan Hanura-NasDem, akhirnya sepakat untuk menetapkan Ranperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Gianyar Tahun 2016 menjadi Perda. Hal tersebut terungkap pada Sidang Paripurna DPRD Gianyar, Senin (1/12). Pada sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta tersebut, Wakil Ketua DPRD Gianyar I Made Togog membacakan Pendapat Akhir DPRD Kabupaten Gianyar terhadap Ranperda Kabupaten Gianyar tentang RAPBD Gianyar tahun anggaran 2016.
MBP/ist
MBP/ist
WORKSHOP SEHARI - Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar workshop sehari, Jumat (27/11) di wantilan kantor Bupati Karangasem. Pada workshop dalam rangka HUT ke-16 DWP Karangasem itu dibuka Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) dr. Priagung Duarsa, M.Repro. Priagung Duarsa menyampaikan dengan kegiatan itu peserta diharapkan mampu menyebarluaskan upaya menyejahterakan keluarga. Tujuannya juga dalam rangka menekan angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kegiatan yang diikuti 145 orang itu bertema ‘’Kekerasan di dalam rumah tangga dan peran wanita dalam menyejahterakan keluarga’’. Hadir dalam pembukaan, Ketua DWP Karangasem Nyonya Wiwiek Adnya Mulyadi serta undangan lain. Kepala BPPKB dr. Priagung Duarsa mengungkapkan, angka KDRT tiap tahun makin meningkat dengan berbagai latar belakang.
BTFI STP - Dalam rangka mencari solusi dalam hal pengelolaan destinasi, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua Bali menggelar The Bali Tourism Forum International (BTFI) di kampus setempat. Forum internasional yang berlangsung selama tiga hari (25-27 November) ini diikuti oleh peserta dari 10 negara, dan menghadirkan pembicara para pakar pariwisata dalam dan luar negeri. Menurut Ketua STP Nusa Dua Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed., pertemuan ini membahas tentang destinasi yang berkelanjutan, di samping isu-isu perkembangan destinasi saat ini. Pertemuan itu melibatkan para praktisi pariwisata serta pemerintah, sehingga bisa melihat posisi destinasi Bali dan Indonesia saat ini. Dalam kesempatan itu dilakukan juga peluncuran Logo BTFI di sela kegiatan forum internasional di kampus STP Nusa Dua, Jumat (27/11).
MBP/ist
SETUJU RAPBD - Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Denpasar untuk disahkan dan ditetapkan menjadi Perda APBD Kota Denpasar tahun 2016 dalam sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar, Kamis (26/11) di Gedung DPRD setempat. Dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede itu, juga berhasil disahkan enam buah Ranperda lainnya yakni Ranperda tentang Izin Usaha Pemondokan, Ranperda tentang Izin Usaha Jasa Konstruksi, Ranperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Ranperda Pengelolaan Cagar Budaya, Ranperda Pendaftaran Usaha Pariwisata, dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan.
MBP/ist
GATHERING - PT Soejasch Bali menggelar acara Staff and Family Gathering yang diikuti seluruh karyawan beserta keluarga mereka, Minggu (29/11). Sedikitnya, 650 orang terlibat dalam gathering yang diawali dengan jalan santai di seputaran Padangsambian Kelod, Denpasar. Mengingat, perusahaan yang bergerak di bidang daging olahan ini berlokasi di Jl. Gunung Patas No. 1, Padangsambian Kelod. Ketua Panitia I Putu Wirasa mengatakan, sejumlah kegiatan internal dan eksternal telah digelar sebelum acara puncak Staff and Family Gathering berlangsung. Di antaranya, lomba-lomba untuk para karyawan seperti futsal, catur, dan lomba membuat ketupat dari janur. 14 - 20 Desember 2015
41
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
PENGHARGAAN DSH - Pemkot Denpasar diwakili Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, para camat se-Kota Denpasar serta perwakilan 20 desa/kelurahan, berhasil memperoleh penghargaan Desa Sadar Hukum (DSH) yang diserahkan Menteri Hukum dan HAM diwakili Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM Prof. Eni Urbaninggrum, S.H., M.Hum. didampingi Wakil Gubernur Bali Drs. I Ketut Sudikerta, Jumat (27/11), di Gedung Wisma Sabha Kantor Gubernur Bali.
HUT PERDIKNAS - Bertepatan dengan Hari Pagerwesi, Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar membuka rangkaian kegiatan HUT-nya yang ke-47, di halaman Perdiknas Denpasar, Rabu (2/12). Pembukaan rangkaian HUT ke-47 Perdiknas juga dirangkai dengan perayaan puncak HUT ke-41 SMP Nasional Denpasar yang berada dibawah naungan Perdiknas. HUT SMP Nasional ini sekaligus menjadi rangkaian pertama HUT Perdiknas yang jatuh setiap 17 Februari. Ketua Perdiknas Denpasar, Dr. AAA. Ngr. Tini Rusmini Gorda, SH., MM., MH saat membuka acara sempat membacakan puisi “Aku�. Menurutnya, puisi karya Chairil Anwar ini bisa dijadikan inspirasi untuk terus memajukan SMP Nasional yang kini sudah berkepala empat.
MBP/ist
KEJUTAN PEMKAB TABANAN - Sebuah kejutan diterima Pemkab Tabanan menjelang hari jadi Kota Tabanan yang ke-522 tahun 2015. Kejutan itu datang dari Kementerian Tenaga Kerja GDQ 7UDQVPLJUDVL 5, \DQJ PHPEHULNDQ 6HUWLÂżNDW ,62 WHUNDLW optimalisasi pelayanan antarkerja di Dinas Tenaga Kerja dan 7UDQVPLJUDVL 'LVQDNHUWUDQV .DEXSDWHQ 7DEDQDQ 6HUWLÂżNDW LWX diserahkan langsung Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Hanif Dhakiri kepada Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada saat pembukaan Expo Naker 2015 di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (26/11). Kabupaten Tabanan merupakan salah satu dari 15 kabupaten/kota yang PHPSHUROHK VHUWLÂżNDW VHUXSD
MBP/ist
JALAN SEHAT - Perguruan Rakyat (PR) Saraswati Pusat DenSDVDU NLQL EHUXVLD WDKXQ 6HUDQJNDLDQ +87 NH 0LQJJX VHEDQ\DN ULEX SHVHUWD PHQJLNXWL MDODQ VHKDW -DODQ sehat dibuka Ketua Yayasan PR Saraswati Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. Pembukaan jalan sehat ditandai pelepasan balon oleh pengurus yayasan bersama 18 pimpinan unit di lingkungan Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar. Yang menarik, pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar seperti Bagus Ketut Lodji, IGB Yudhara, Dewa Sukanada, dr. IGN Susila dan Putu Gede Dirgha langsung menjadi panutan ikut serta dan larut dalam suasana jalan sehat bernuansa gembira tersebut.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
42
14 - 20 Desember 2015
MBP/ist
APRESIASI - Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam pelaksanaan fungsi koordinasi dan sinergitas, baik di lingkungan Pemkab Badung maupun pemerintah provinsi (pemprov) dan pusat, sehingga pelaksanaan tugas-tugas penyelenggaraan pemerintahan di daerah dapat berjalan dengan baik. Gubernur Pastika juga mengharapkan Pj. Bupati Badung dapat meningkatkan koordinasi dengan pemprov maupun pemerintah pusat, karena pada hakikatnya pembangunan di Kabupaten Badung menjadi tanggung jawab gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.
JUARA AFC - Bali meraih juara III nasional dalam AFC (Asean Food Skill Competition) keXV bidang Culinary yang diadakan dari 25 - 27 November 2015 di Jakarta. Wakil Provinsi Bali dalam kompetisi ini Gede Adi Apriana merupakan Mahasiswa Program 2 tahun Program Study F&B Product/Culinary angkatan tahun 2014/2016 Kampus Pusat Mediterranean Bali Denpasar. Sebelum mewakili Bali di Jakarta, Gede Adi Apriana meraih juara 1 di Bali dalam lomba penyisihan yang diikuti oleh beberapa Lembaga/ Kampus Perhotelan, baik swasta maupun negeri. Direktur Mediterranean Bali A.A. Gede Abdiarta, SE menyatakan sangat Bersyukur dan merasa Bangga atas prestasi mahasiswanya.
MBP/ist
MBP/ist
MBP/ist
KUNJUNGAN - Kadisparda Denpasar Wayan Gunawan menggandeng Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Denpasar diwakili Ketua Badan Ida Bagus Sidharta Putra dan Sekretaris Luh Suciari bertolak ke Perth untuk mengembalikan angka kunjungan turis Australia, sehingga kembali mendapat tempat di hati masyarakat Negeri Kanguru itu. Didampingi Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Kota Denpasar Dewa Made Ariawan, staf Bidang Pemasaran Diparda Putu Riyas dan sejumlah pelaku pariwisata, Gunawan dan anggota tim Denpasar Sales Mission mengunjungi kantor Garuda Indonesia di Perth, Konsulat Jenderal RI dan kantor agen wisata untuk mempresentasikan daya tarik wisata di Denpasar serta berdiskusi dengan seluruh stakeholder mengenai langkah strategi pemulihan yang penting untuk dilaksanakan.
REVOLUSI MENTAL - Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) sebagai pelayan masyarakat dan penyelenggara pemerintah, harus mampu melakukan revolusi mental. Revolusi mental merupakan perubahan sikap secara mendasar dari sikap dilayani menjadi melayani. Demikian disampaikan Penjabat Wali Kota Denpasar A.A. Gede Geriya dalam arahannya pada peringatan HUT ke-44 Korpri di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Jumat (27/11). Peringatan HUT Korpri tersebut berlangsung meriah dengan berbagai lomba seperti lomba tarik tambang antar-SKPD di Kota Denpasar. Lomba tarik tambang tersebut penuh suasana gembira menambah keakraban di antara anggota Korpri di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. 14 - 20 Desember 2015
43
AKTIVITAS
MBP/ist
MBP/ist
SOSIALISASI KTR - Upaya Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan (Diskes) untuk mengurangi dampak negatif rokok, terus dilakukan. Terlebih, Pemkot Denpasar telah memberlakukan Perda No. 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Perda ini pun telah disosialisasikan ke masyarakat melalui pementasan seni budaya bondres. Seperti dilakukan di Balai Banjar Blanjong, Sanur Kauh, Rabu (25/11). Ratusan krama Banjar Blanjong malam itu memadati balai banjar setempat untuk mengikuti sosialisasi KTR yang dibawakan oleh Dadong Rerod dan rekan-rekannya. Sosialisasi dengan pola ini dinilai sangat tepat, karena masyarakat dapat mengetahui materi Perda KTR sambil menonton pertunjukan bondres yang sangat kocak.
MBP/ist
PENYULUHAN HIV/AIDS - Rumah Sakit (RS) BaliMed Denpasar bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendra (Undwi) menggelar penyuluhan tentang HIV/AIDS di aula Sekolah Dwijendra, Selasa (12/1). Penyuluhan yang digelar bertepatan dengan Hari AIDS Sedunia ini diikuti 400an pelajar SMA dan SMK se-Kota Denpasar. Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta turut hadir untuk membuka acara. Kadiv Pemasaran dan Hubungan Pelanggan, Made Adi Krisna Dwipayana, SE.,M.Par. berharap kegiatan ini dapat memperkuat moral dan kepribadian yang dimiliki generasi muda. Mengingat, bangsa ini telah kehilangan banyak generasi muda akibat penyalahgunaan narkoba dan merebaknya HIV/AIDS. Dengan kata lain, bahaya virus HIV sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat.
44
14 - 20 Desember 2015
WISUDA UNDIKSHA - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) melakukan wisuda XLVIII Periode November 2015. Wisuda merupakan wujud peresmian mahasiswa-mahasiswi menyelesaikan pendidikan. Tahun ini tercatat ada sebanyak 510 wisudawan lulus, terdiri dari 58 magister, 421 Sarjana, 31 Ahli Madya. Lulusan Undiksha diharapkan mampu tampil sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) kompetitif dan unggul di tengah perkembangan era globalisasi kekinian. Sejumlah petinggi Undiksha hadir dalam wisuda ke XLVIII, diantaranya, Rektor Undiksha Singaraja Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., PR I Prof. Dr. Ida Bagus Putu Aryana, M.Si., PR III Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd., PR III Dr. Drs. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes., PR IV Drs. I Wayan Suarnajaya, M.A., Ph.D., dan diampingi dosen bersama undangan lainnya. Dikatakan Jampel, ia mengapresiasi tinggi dan mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa-mahasiswi berhasil menuntaskan studinya.
MBP/ist
PEMBENTUKAN INACEB - Pada Senin (30/11) lalu, telah terbentuk secara resmi Indonesian Convention Bureau (INACEB). Pembentukan INACEB dihadiri ketua BPPI dan anggota Dewan DPR-RI Yanthi Sukamdani, didampingi Erwin Satar Mantan Dirut Garuda dan Agung dari Kompas Group yang mendukung terbentuknya INACEB. Impian terbentuknya INACEB ini sudah lama diharapkan. Saat ini terbentuknya INACEB sudah menjadi kenyataan. Ketua INCCA Bali IB. Surakusuma sangat bahagia menyambut kehadiran INACEB semoga bisa membuat bisnis MICE di Indonesia semakin menggeliat. Director of External 5HODWLRQV 37 3DFLÂżF :RUOG 1XVDQWDUD \DQJ DNUDE GLVDSD IB.Lolec ini mengharapkan segera terbentuknya convention bureau di masing-masing daerah di Indonesia.
MBP/ist
MENARIK - Ada yang menarik dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPD-RI terkait dengan Desa Syariah/Desa Wisata Syariah di Kantor OJK Gedung Bank Indonesia tempo hari. Pernyataan dari tokoh pariwisata Bali yang diundang dalam acara ini menyebutkan dari data yang ada, kontribusi wisatawan dari Timur Tengah (Arab) di Bali hanya sebesar 0,3%, sehingga dari sisi kuantitas dan kualitas dinilai tidak menguntungkan terhadap Bali. Aspirasi ini diharapkan dapat diketahui oleh publik untuk meng-counter anggapan sebagian kelompok ekonomi syariah bahwa Bali perlu melayani lebih khusus terhadap wisatawan dari dunia Arab. Dalam kesempatan itu, Wedakarna juga mengapresiasi PT Angkasa Pura Airport Tuban terkait usulan mencantumkan salam Om Swastiastu di sejumlah titik.
MBP/ist
PELATIHAN BPR PADMA - Bank perkreditan rakyat (BPR) diwajibkan untuk membuat rencana kerja dan menyampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai ketentuan Peraturan OJK (POJK). Untuk memantapkan kembali dan mengevaluasi kekurangan di dalam penyusunan rencana kerja, BPR Padma melaksanakan pelatihan selama dua hari, Kamis (26/11) dan Jumat (27/11). Kegiatan pelatihan kerja sama BPR Padma dengan Inovasi Learning Center. Materi pelatihan dibawakan oleh Bhakti Perdana Dalimi dari Inovasi Learning Center. Pelatihan diikuti oleh seluruh pimpinan cabang, pejabat dan staf BPR Padma yang ditugaskan untuk menyusun rencana kerja tahunan.
MBP/ist
MBP/ist
KADO ISTIMEWA - Di puncak Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-70 PGRI, Tim Paskibraka Paksi Sixsma (SMAN 6) Denpasar mempersembahkan kado istimewa. Tim ini sukses meraih juara I Lomba Ketangkasan Baris-berbaris (LKBB) se-Bali di ajang STP Heroes Week 2015. Tim ini sekaligus memboyong piala tetap dan piala bergilir Ketua STP Nusa Dua Bali. Paskibraka Paksi Sixsma dikomandani Gusti Ayu Ratih Candra Giri berkekuatan 22 orang. Tim ini dibina oleh I Wayan Subiakta, S.Pd. dengan pelatih dari alumni Sixsma Septian Rivani Kendal bersama Putu Leong Suryawan dan IB Eka Widya S. Di ajang tersebut Paskibraka Paksi Sixsma mengalahkan 15 peserta dari Bali.
PAMERAN HUT - Rangkaian kegiatan peringatan HUT Kota Tabanan Ke-522 semakin ramai sejak Jumat (27/11). Ini seiring dibukanya pameran dagang, industri, dan pertanian di areal Gedung Kesenian Ketut Maria. Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Pemilihan Jegeg Bagus Bali Kabupaten Tabanan 2015 MXJD PHPDVXNL WDKDS JUDQG 多QDO 'XD NHJLDWDQ LWX EHUODQJVXQJ bersamaan di Gedung Kesenian Ketut Maria dan dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Tabanan I Wayan Sugiada. Dua kegiatan itu juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten I Wayan Gindera dan Ni Negah Sri Labantari, Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Dandim 1619/Tabanan, serta pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan. 14 - 20 Desember 2015
45
GAYA HIDUP
46
14 - 20 Desember 2015
Celana Modern Etnik ashion bukan hanya ditujukan bagi perempuan, tapi juga laki-laki. Karenanya koleksi busana kali ini, mengetengahkan warna dan garis rancangan yang cukup variatif . Menariknya, endek salah satu produk kebanggaan lokal Bali menjadi bahan utamanya. Terlebih dengan menyuguhkan kekayaan motif tradisional yang unik untuk berbagai model busana siap pakai (ready to wear). Menurut Ari Agung, salah seorang top model Bali yang kini banyak mengamati perkembangan dunia fashion, sangat menggembirakan melihat produk-produk lokal diperhatikan dan diolah para perancang dalam memajukan industri fashion nasional. Maka pecinta
F
mode pun memiliki lebih banyak pilihan. Beberapa model berikut terlihat lebih banyak mengenakan pants (celana). Mulai dari yang panjang, 7/8 hingga yang pendek. Meski kreasi siluet yang simpel nampak nya mendominasi namun saat dikenakan mampu membawa kesan modern tapi etnik. Kekuatan koleksi pribadi kali ini terletak pada gayanya yang khas anak muda. Keberanian mencampur ragam motif dan teknik potongan justru memperlihatkan selera fashion yang sangat stylish .Sedangkan, bagi para fashionista sejati, koleksi ini bisa menjadi inspirasi. - Sri Ardhini LAPORAN
MBP/ist
MBP/ist
WISUDA STISPOL - Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stispol) Wira Bhakti Denpasar, Jumat (27/11), menggelar wisuda ke-26 di Inna Grand Bali Beach, Sanur. Sesuai visi dan misi pendiriannya, Stispol yang beralamat di Jalan Cempaka, Denpasar, tetap berkomitmen mencetak pemuda intelektual yang memiliki kemampuan bela negara, khususnya penanaman mental dan kepribadian. Ketua Stispol Wira Bhakti Denpasar I Nengah Merta, S.Sos., M.Si. mengatakan, sebagai kampus kebangsaan, Stispol Wira Bhakti Denpasar berupaya tampil sebagai perguruan tinggi yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.
WMD PEMKOT - Lomba Wirausaha Muda Denpasar (WMD) terus dilaksanakan Pemkot Denpasar sejak tahun 2010, dan saat ini telah memasuki tahun keenam. Lomba ini untuk membentuk wirausaha-wirausaha muda di Kota DenSDVDU %DEDN 多QDO .DPLV GLEXND VHFDUD UHVPL 3HQjabat (Pj.) Wali Kota Denpasar A.A. Gede Geriya di ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, yang sekaligus memberikan apresiasi kepada wirausaha muda Denpasar untuk terus meningkatkan kreativitasnya. Kabag ekonomi Setda Kota Denpasar Made Saryawan mengatakan, kompetisi Wirausaha Muda Denpasar (WMD) bertujuan mendorong generasi muda dengan pemikiran kreatif dapat mewujudkan lowongan kerja baru yang tentu menjadi lapangan perkerjaan yang berimbas pada pengurangan pengangguran. 14 - 20 Desember 2015
47
TRADISI
“Mendak Sanganan Lanlanan� di Pura Kehen
Krama Pantang Bicara
A
da yang unik saat puncak Karya Ngusaba di Pura Kehen Bangli yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Sebelum acara puncak dilaksanakan, terlebih dahulu krama melaksanakan prosesi Mendak Sanganan Lanlanan. Selanjutnya sanganan itu ditimbang di Bale Pasangkepan Pura Kehen menggunakan timbangan Bali. Saat itulah hal unik terlihat. Seluruh krama yang terlibat dalam prosesi itu dilarang berbicara. Hal ini mengandung makna bahwa sebagai umat jangan merasa bangga sebelum hal yang dilaksanakan mendatangkan hasil. Sebelum prosesi Mendak Sanganan Lanlanan ke Penataran Agung Puri Bukit Bangli, seluruh pamangku dan sejumlah krama mempersiapkan diri di Pura Kehen. Sejumlah dulang dilengkapi dengan hiasan janur disiapkan. Setelah itu seluruhnya berjalan beriringan yang
48
14 - 20 Desember 2015
jaraknya sekitar 50 meter di sebelah barat Pura Kehen. Suasana sakral sangat terasa, sebab prosesi itu juga diiringi alunan suara gamelan. Setelah sampai di Penataran Agung Puri Bukit Bangli, dulang yang sebelumnya dijinjing para perempuan berpakaian seragam itu diletakkan di Bale Gede. Setelah itu, prosesi mendak sanganan dimulai dan diawali dengan upacara mapiuning. Sekitar 15 menit lamanya, sanganan tersebut diletakkan di dulang dan kemudian dibawa ke Pura Kehen, ditempatkan di Bale Pasangkepan di madya mandala. Di sinilah terlihat hal yang unik. Seluruh krama yang membawa sanganan itu tidak diperkenankan berbicara. Jika hendak menyuruh krama lain, harus menggunakan bahasa isyarat. Setelah sanganan tersusun rapi, prosesi dilanjutkan dengan pengambilan batu sakral di Meru tumpang solas (sebelas)
yang ada di utama mandala. Pengambilan ini tidak dilakukan begitu saja, tetapi juga harus diawali dengan upacara. Setelah itu, batu dibawa ke Bale Pasangkepan. Sejumlah pamangku pun mulai memasang timbangan Bali. Saat seluruhnya siap, sanganan yang terbuat dari beras hitam dan putih itu langsung ditimbang. Saat itu seluruh krama diminta untuk menyaksikan hasil timbangan ini. Jero Mangku Gede Penyarikan menjelaskan prosesi mendak sanganan ini merupakan tradisi yang sudah ada secara turun-temurun. Ini diyakini untuk mengetahui apa anugerah Tuhan kepada umatnya. Jika batu itu lebih berat daripada sanganan, diyakini suatu saat akan muncul hal yang tak diinginkan. Demikian juga sebaliknya, jika sanganan lebih berat daripada batu, maka bumi ini masih diberikan anugerah baik oleh Tuhan.
MBP/sos
Prosesi mendak dan nimbang Sanganan Lanlanan, mengiringi Pucak Karya Ngusabha di Pura Kehen, Bangli.
“Penimbangan yang tadi dilakukan, sanganan lebih berat daripada batu. Itu diyakini anugerah baik akan muncul,” jelasnya sembari mengatakan pernah terjadi batu itu lebih berat dari sanganan. Saat itu, sejumlah peristiwa menghampiri Bangli. “Kami tidak berharap itu terjadi lagi,” ujarnya. Lanjut Jero Penyarikan, batu yang digunakan untuk menimbang ini sudah ada sejak dulu. Tidak ada yang mengetahui secara persis tentang asal-usulnya. Sementara itu, pembuatan sanganan sebutnya dilakukan oleh orang khusus dengan catatan tidak lagi mengalami datang bulan (menopause) atau anak-anak yang belum pernah datang bulan. Disebutkan juga, pembungkus sanganan ini menggunakan upih (pangkal daun pinang) yang tidak boleh menyentuh tanah. Saat mencari, harus dipegang saat turun. Demikian juga dengan perlengkapan lainnya, seperti janur. “Ada orang khusus yang membuat sanganan ini. Begitu juga dengan pembungkus sanganan, harus yang benar-benar bersih, tidak boleh menyentuh tanah,” paparnya. Sanganan yang sudah selesai ditimbang, langsung dipotongpotong dan dihaturkan ke sejumlah palinggih yang ada di lingkungan Pura Kehen. Setelah upacara selesai, sanganan itu bisa dikonsumsi oleh krama. “Sanganan ini setelah dihaturkan bisa juga dikonsumsi oleh krama,” terangnya. Terkait dengan makna mendak sanganan ini, dijelaskan sebelum mencapai suatu kemakmuran, para krama harus terlebih dahulu berjuang keras. Kemudian krama dilarang bicara saat menimbang, memiliki makna bahwa sebelum ada hasil, manusia jangan dulu berbangga. “Itu makna dari prosesi Mendak Sanganan Lanlanan,” sebutnya. z Sosiawan 14 - 20 Desember 2015
49
PROPERTI
Program Risha Sulit Diserap Bali
H
arga tanah dan material bangunan terus merangkak naik. Kondisi ini membuat harga hunian semakin mahal dan akibatnya, konsumen khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) makin sulit memiliki rumah. Pemerintah menggandeng swasta berupaya mengatasi masalah tersebut. Program yang ditawarkan adalah rumah yang waktu pengerjaannya pendek sehingga harganya jadi tidak terlalu mahal (instan) atau lebih dikenal sebagai Risha (rumah instan sederhana sehat). Dengan harapan, bagi mereka dengan budge terbatas tapi ingin punya rumah, kehadiran rumah tersebut jadi solusi. “Kalau menurut saya, jika materialnya cocok untuk daerah tropis, cocok juga di Bali. Selama harganya bisa murah, bentuk jadi nomor dua,” kata developer asal Karangasem Gede Sumadi Putra. MBR memerlukan rumah layak huni dengan harga terjangkau. Kalau bisa dibuat semurah mungk i n ,
kontruksinya supaya harganya terjangkau,” ujarnya. Apakah Bali bisa menyerap program itu? Menurut Semadi, sulit masuk harga rumah yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp 135 juta. “Memang berat untuk Bali mencapai harga tersebut. Seharusnya pemerintah pusat melakukan revisi tentang harga itu sehingga tidak sia-sia pemerintah pusat membuat program rumah murah,” tegas Semadi. Ia pesimis, program tersebut bisa terealisasi di Bali karena harga tanah terlalu tinggi dan sulit mengejarnya. Namun, kata Semadi, ada lahan yang harganya masuk untuk rumah harga tersebut tapi infrastrukturnya belum siap. “Misalnya daerah pedalaman di Negara, Singaraja, Karangasem dan Bangli. Tapi yang kerja kan kebanyakan di Denpasar. Beda di Jakarta kan sudah ada tol ke Bekasi, Bogor, Depok dan Tangerang. Jadi, rumah murah bisa di daerah penyangga tapi disambung den- gan infrastruktur yang baik,” tandas Semadi. Pengurus DPD REI Bali I Made Ariyana mengatakan, unt u k
rumah tentu dimana saja cocok. Perbedaan mendasar Bali dengan daerah lain adalah harga dasar tanahnya. Untuk Badung harga tanah 1 are paling murah Rp 500 juta. “Bagaimana bisa mau jual rumah seharga puluhan juta rupiah?” tegasnya. Untuk rumah murah, lanjutnya, penataan lingkungan yang asri lebih penting dari bentuk rumah yang spesifik. Apalagi di Bali yang terkenal dengan keindangan alam dan budayanya. Jadi, membuat lingkungan yang asri dan tidak kumuh jauh lebih penting. Hal senada disampaikan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali I Kadek Pranajaya. Menurutnya, program pemerintah menyediakan rumah murah belum bisa direalisasikan di Bali karena harga lahan semakin mahal. Produk rumah instan seperti program produk Risha (rumah instan sederhana sehat) berkonsep knock down atau bongkar pasang, perlu membiasakan masyarakat. Dari sisi konstruksi, memang lebih murah dibandingkan konstruksi normal. “Mungkin lebih cocok untuk revitalisasi kawasan kumuh atau bedah rumah. Rumah model ini walau knock down tapi mampu menahan gempa 7-8 scala richter. Selain itu, penataan lingkungan juga lebih rapi dan bagus,” ujarnya. z Kerta Negara
50
14 - 20 Desember 2015