186 | 29 Mei - 4 Juni 2017
Ranperda Bendega
Buah Perjuangan 31 Tahun
RP 20.000
D A F TA R I S I OPINI lPengembangan Sepuluh Destinasi Bali Baru 6 BALI SEPEKAN lDewan Sidak Pabrik Aspal di Pucuk 7 LAPORAN UTAMA l Ranperda Bendega Buah Perjuangan 31 Tahun 8 l Ekonomi Pesisir Terpuruk 10 l Dilindungi Perda Inisiatif Dewan 11
POLITIK l Gebuk Ormas Anti-Pancasila 16 l Mengawal Kedaulatan NKRI 17
LENSA l Petani 2
OLAHRAGA l ”Comeback” yang Tak Mulus 27 PENDIDIKAN l Denpasar Siap Terapkan PSB Sistem Zonasi 32 PARIWISATA l Pemerataan Pariwisata Desa Wisata 38
MANCANEGARA l WannaCry yang Bikin Menangis 20 DAERAH l Gempa di Tejakula
Padmasana Rusak, Jalan Menuju Pura Empelan Putus 22
PROPERTI l Wujudkan 6.000 Unit
Rumah Bersubsidi, Terbentur Harga Lahan 39
TRADISI l Rumah Adat di Sidatapa
Dibangun dengan Konsep Tri Mandala 40 22 - 28 Mei 2017
3
DARI PEMBACA
Ganti Pantai Pandawa dengan Pantai Kutuh S
ejak empat tahunan lalu, bertambah satu lagi objek wisata pantai di Bali (menyertai sederet pantai legendaris sebelumnya seperti Pantai Kuta, Legian, Sanur, Nusa Dua, Lovina, dan lain-lainnya), yakni apa yang disebut sebagai Pantai Pandawa. Bahkan konon pantai di wilayah Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan ini sudah menembus 8 besar daerah tujuan favorit wisatawan domestik skala nasional. Asal-usul pemberian nama Pantai Pandawa, mengambil analogi penderitaan Pandawa setelah kalah main dadu, dibuang ke hutan 12 tahun, menyamar 1 tahun, dibakar di goa gala-gala, dan lain sebagainya, tetapi berakhir happy ending. Demikian juga masyarakat Desa Kutuh yang dulu begitu kesulitan ekonomi, semenjak adanya daerah tujuan wisata ini, ekonomi masyarakat jadi menggeliat, happy ending. Sebagai sebuah analogi baguslah. Tetapi ada hal yang jauh lebih historis dan legendaris sejak berabad-abad lalu yakni nama desa itu sendiri “Kutuh”. Mungkinkah di desa pantai itu tumbuh subur hutan kutuh/ kapuk randu(?). Sebuah sejarah yang tidak mesti dikalahkan dan/atau ditenggelamkan atas nama “uang”. Adanya rencana besar ke depan untuk menyelenggarakan Kutuh Village Festival, bagus untuk mengangkat nama Desa Kutuh itu sendiri. Desa Kutuh itu sendiri harus dipopulerkan terlebih dahulu. Karena aneh, sekonyong-konyong ada Kutuh Village Festival, tetapi Kutuh itu apa, di mana, bagaimana, dan sebagainya. Sementara desa-desa lain ramai-ramai mengangkat nama desanya dengan salah satu mengorbitkan dengan objeknya seperti Kuta, Legian, Sanur, Nusa Dua, Lovina, Medewi, Purnama, Lebih, Ubud, Petulu, Sukawati, dan lainlain. Sedangkan Desa Kutuh, nama desa malah dibiarkan dikalahkan nama lain. Oleh karena itu sebaiknya mumpung baru empat tahun, nama Pantai Pandawa diubah menjadi Pantai Kutuh. Ini hanya usulan semoga dapat dipertimbangkan. I Made Suarsa Jln. Gunung Seraya No. 32 Denpasar
Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257
Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.
4
Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP
29 Mei - 4 Juni 2017
4
Sistem Pendidikan Nasional Belum Mandiri PERUBAHAN sistem pendidikan nasional masih sering terjadi. Pemerintah bahkan nyaris tak memiliki sistem yang baku di sektor ini. Perubahan tak hanya soal kurikulum juga dengan cara mengajar guru. Perubahan kebijakan di sektor ini tak hanya membingungkan siswa, orangtua siswa juga para guru. Perubahan sistem pendidikan ini secara ekonomi juga bisa membuat sejumlah sektor merugi. Di antaranya percetakan yang mengadakan buku pelajaran. Ke depan pengelolaan sistem pendidikan harus jelas dan terukur dan memiliki target pencapaian yang jelas. Intervensi kepentingan politik hendaknya dibatasi. Pandangan itu mengemuka saat Pusat Data Bali Post menggelar jajak pendapat terkait sistem pendidikan nasional. Jajak dilakukan selama sepekan dengan menyasar semua kabupaten/ kota di Bali. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, yang dipilih secara acak, dominan responden mengaku masih prihatin dengan model pengelolaan pendidikan nasional. Perubahan sistem pendidikan nasional dibayangi campur tangan politisi. Tercatat 77,62 persen responden menyatakan sistem pendidikan nasional belum mandiri dan profesional serta dikendalikan sepenuhnya oleh ahli di bi-
dangnya. Perubahan sistem pendidikan nasional masih tergantung kekuasaan politik. Bahkan, di tingkat provinsi dan kabupaten/kota pengelolaan pendidikan termasuk dalam menentukan jabatan di lingkungan Dinas Pendidikan tak murni berdasarkan profesionalisme. Jabatan kepala sekolah dan Kadisdik kerap menjadi kepentingan strategis bupati dan kolega politiknya dengan tujuan memperkuat basis politik. Selebihnya, 21,23 persen responden mengatakan sistem pendidikan nasional sudah bergerak menuju profesionalisme dan mandiri. Hak dan kewenangan guru dalam menentukan nasib siswa sudah menjadi otoritas sekolah dan guru. Responden juga menilai pergantian atau revisi kurikulum bukan semata-mata kepentingan politik melainkan sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika zaman. Pemerintah juga mendorong dan memfasilitasi guru dan dosen termasuk lembaga pendidikan mengelola dunia pendidikan secara profesional. Larangan PNS berpolitik, termasuk guru, merupakan bentuk lain dari upaya menjaga independensi tenaga pendidik. Campur tangan politik sudah dikurangi. Indikasi bahwa ada politisasi dan ada pendekatan bisnis dalam dunia pendidikan, menurut responden, mestinya kita hadapi bersama.
Lembaga pendidikan yang melakukan praktik bisnis dalam prosesnya harus diaudit. Di sinilah perlu peran regulator. Selebihnya, 1,15 persen responden tak memberikan respons terkait hal ini. Pada jajak yang dilakukan dengan kuesioner dan wawancara via telepon ini responden umumnya menilai semua sektor sudah menjadi ranah politik. Jadi, untuk menentukan apakah ada dominasi kepentingan politik dalam dunia pendidikan tergantung indikator dan tujuannya. l Dira Arsana
29 Mei - 4 Juni 2017
5
5
OPINI
P
Pengembangan Sepuluh Destinasi Bali Baru
engembangan destinasi pariwisata baru di Indonesia bukan sekadar wacana pemerintah saja, namun sedang tahap pelaksanaan dan pengembangan demi mencapai peningkatan jumlah wisatawan di tahun 2020 nanti. Daerah yang akan dikembangkan terbentang dari ujung Barat sampai ujung Timur Indonesia yaitu, Danau Toba, Pulau Belitung, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-TenggerSemeru, Mandalika-Lombok, Labuan Bajo, Taman Nasional Wakatobi dan Pulau Morotai. Kesepuluh destinasi pariwisata unggulan tersebut, dipersiapkan menjadi destinasi pariwisata ‘Bali Baru’ agar dapat menyebarkan kue pariwisata di berbagai daerah di Indonesia, selain Bali. Sehingga disebut ‘Bali Baru’ karena mencontoh Bali sebagai bentuk sukses dari destinasi pariwisata di Indonesia. Pengembangan destinasi unggulan yang tersebar di Indonesia tersebut sudah ditetapkan oleh Mentri Pariwisata, Arief Yahya yang dengan sangat optimis dalam peningkatan jumlah wisatawan mancanegara menjadi dua digit di tahun 2019 nanti. Berbagai upaya oleh pemerintah pun dilaksanakan untuk mencapai target 20 juta wisatawan, selain mengembangkan jumlah destinasi unggulan Indonesia, kegiatan sinergis lain ,seperti pemasaran pariwisata, percepatan peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia juga harus dikejar demi kemajuan pariwisata Indonesia. Sebagai contoh, dalam pengembangan destinasi pariwisata di Mandalika, maka pemerintah melalui Kementerian Pariwisata juga membuka sarana untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia berupa Politeknik Pariwisata di Mataram sejak tahun lalu.
6
Oleh Komang Ratih Tunjungsari
Tidak hanya Nusa Tenggara Barat (NTB) saja, bahkan seluruh destinasi pariwisata Bali Baru di Indonesia harus menyiapkan kualitas sumber daya manusia untuk dapat memberikan pelayanan yang layak, sehingga target kunjungan wisatawan di tahun tercapai. Sesuai pernyataan dari Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Macanegara Kementerian Pariwisata pada bulan Februari lalu, Prof. I Gede Pitana, mengenai kebutuhan tenaga kerja di bidang pariwisata selama lima tahun ke depan. Sebanyak 70 persen dari 2,5 juta tenaga kerja di bidang pariwisata yang dibutuhkan merupakan tenaga kerja yang berada di tingkat vokasi. Meskipun tergolong rumpun, ilmu yang relatif muda karena baru disetujui sebagai ranah rumpun ilmu di Indonesia sejak tahun 2008, ilmu kepariwisataan pada praktiknya adalah ilmu yang multidisiplin. Sebagai pengejewantahan multidisiplin tersebut adalah adanya multiplier effect, yang mengaitkan segala praktik kepariwisataan dengan ilmu yang lain. Kemultidisiplinan pariwisata tersebut juga meyakinkan Kementerian Pariwisata untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan, karena memberikan 1 dari 11 lapangan kerja di dunia dan memberikan lima persen dari seluruh ekspor dunia pada tahun 2014. Sebagai penyumbang pemasukan dalam negeri nomor tiga setelah Sumber Daya Alam tambang dan pertanian/perikanan, pariwisata sebagai komoditi jasa menjadi faktor yang patut diperhitungkan dan diperhatikan pada fenomena Masyara-
kat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun ini. Pasar jasa di kepariwisataan global merupakan faktor yang paling cepat tumbuh, apabila didukung situasi politik dalam negeri dan luar negeri yang kondusif. Sehingga penentuan, baik tidaknya komoditi jasa tersebut sangat ditentukan oleh kualitas SDM untuk menghadapi tenaga kerja asing yang tidak hanya bekerja dalam bidang manajerial, namun juga mulai pada craft level. Budaya kerja yang digunakan sebagai standar bukanlah hanya menggunakan standar kerja di Indonesia, pariwisata sebagai komoditi jasa global sudah memiliki standar internasional yang sedemikian rupa. Akan tetapi, penerapannya kembali kepada masing-masing kultur dimana jasa tersebut berada. Bentuk nyata dari keseriusan pemerintah untuk mengembangkan sektor pariwisata terlihat dari dikeluarkannya kebijakan pemberlakuan sertifikasi kompetensi yang wajib dilakukan di bidang pariwisata melalui Permen RI No. 19 Tahun 2016. Mentri Tenaga Kerja juga menyatakan, bahwa tingginya angka sertifikasi kompetensi diberikan oleh sektor pariwisata. Program sertifikasi kompetensi dalam rangka meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia sudah dimulai sejak tahun 2012, ketika masih bernama KementerianPariwisata dan Ekonomi Kreatif. Diharapkan dengan digencarkannya sertifikasi kompetensi dapat memberikan pengakuan atas kompetensi tenaga kerja di Indonesia, sehingga dapat bersaing di Indonesia maupun di luar Indonesia. Penulis, Dosen di Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI)
29 Mei - 4 Juni 2017
6
BALI SEPEKAN
Rumdin Dibiarkan Kosong dan Rusak
Dewan Sidak Pabrik Aspal di Pucuk MENINDAKLANJUTI keluhan warga Banjar Pucuk Desa Bantas, Seltim terkait gangguan polusi asap pabrik aspal milik PT Probocindo Tunggal Taruna di banjar tersebut, akhirnya Komisi I dan II DPRD Tabanan turun ke lokasi, Rabu (17/5). Ternyata dari hasil pantauan di lokasi tersebut letak mesin pencampur aspal tidak sesuai dengan rencana pembangunan awal serta ada penambahan mesin baru yang tidak disosialisasikan dan tidak masuk dalam perizinan. Salah seorang warga, I Gede Wayan Darmawan, di hadapan dewan mengatakan keberadaan pabrik aspal ini sudah ada sejak sembilan tahun silam. Meski sudah melewati proses izin dan pemberian kontribusi ke masyarakat, namun setelah sekian lama masyara-
MBP/bit
kat mulai merasakan dampak negatif yang ditimbulkan sejak tiga tahun belakangan ini. Seperti asap produksi aspal, bau menyengat dari proses pembakaran aspal, kebisingan mesin dan produksi yang dilakukan di malam hari. Kondisi ini tentu berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar pabrik. Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi mengatakan pihaknya belum bisa mengambil keputusan apa pun terkait kondisi ini. Namun, jika melihat kondisi di lapangan, politisi asal Marga ini mengatakan ada potensi pelanggaran yang terjadi baik dari posisi layout pengajuan awal yang seharusnya jauh dari permukiman, kenyataannya semakin mendekat. l Puspadewi
RUMAH dinas (rumdin) untuk pejabat di Kabupaten Bangli banyak yang dibiarkan tak berpenghuni dan rusak. Dari sepuluh rumdin, hanya sebagian yang masih sering ditempati pejabat. Berdasarkan pantauan, Selasa (16/5), bangunan rumdin yang lokasinya di belakang rumdin Bupati Bangli tampak banyak yang kosong. Sebagian besar rumdin pejabat tersebut kondisinya mulai rusak, salah satunya rumdin yang diperuntukkan bagi Sekda Bangli. Kerusakan parah di rumdin Sekda terlihat pada bagian tembok di sisi timur yang sudah nyaris roboh. Sejumlah warga yang tinggal di dekat rumdin tersebut mengaku waswas dengan kondisi tembok yang sewaktu-waktu bisa roboh dan mengenai warga yang melintas di sekitarnya. Kabag Umum Setda Bangli Made Mahindra Putra mengakui bahwa dari sepuluh rumdin yang ada, hanya beberapa di antaranya yang sering ditempati pejabat. Pejabat yang masih memanfaatkan rumdin tersebut yakni Kepala BKD, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas PU, Kabag Humas Sekretariat DPRD dan Sekretaris Dinas Perhubungan. l swasrina
Puluhan Pedagang Ditertibkan Satpol PP SATPOL PP Gianyar melakukan sidak terhadap pedagang liar yang marak di sepanjang ruas jalan Kabupaten Gianyar, Selasa (16/5). Petugas yang dikomando langsung Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa ini menyasar puluhan pedagang liar yang berjualan di sempadan jalan dan trotoar By-pass Dharma Giri dan By-pass I.B. Mantra. Sidak diawali dari Jalan By-pass Dharma Giri Gianyar. sekitar pukul 09.00 wita. Di sepanjang jalur tersebut, petugas menertibkan lima pedagang liar yang berjualan di
sempadan jalan.Petugas pun langsung menyita KTP serta memberikan surat peringatan (SP) 1 kepada setiap pedagang liar yang terjaring. Para pedagang yang mendapat teguran dari petugas itu pun langsung memindahkan barang dagangan mereka. Pascamenyasar kawasan By-pass Dharma Giri, jajaran Satpol PP Gianyar lantas mengarah ke By-pass I.B. Mantra. Tidak tanggung-tanggung, di sepanjang jalur itu dari Desa Tulikup ke barat hingga Desa Ketewel, Satpol PP Gianyar menjaring 18 pedagang liar.
Pelanggaran didominasi penggunaan sempadan jalan. Dengan diawasi ketat puluhan petugas, para pedagang ini langsung angkat kaki dari tempat tersebut. Selain itu ada juga pedagang batu padas, Nyoman Suanda, yang mendapat SP 1 lantaran membuang limbah batu ke badan jalan. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa mengatakan, total 23 pedagang liar yang ditertibkan petugas. Penertiban ini dilakukan karena para pedagang tersebut telah melanggar Perda tentang Ketertiban Umum. l Manik 29 Mei - 4 Juni 2017
7
7
LAPORAN UTAMA
S Buah
Ranperda Bendega
Perjuangan 31 Tahun
enyum selalu menjadi ciri khas Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bali Ir. I Nengah Manumudhita, M.M. Tapi kali ini berbeda, tampak lebih sumringah. Terlebih pasca-DPRD Bali mengajukan Ranperda tentang Bendega dalam Sidang Paripurna 15 Mei lalu. Pengajuan ranperda inisiatif dewan itu menjadi buah dari perjuangan panjang konsep perda bendega sejak 31 tahun lalu. “Gagasan ini timbul saat saya menjadi Kepala Dinas Perikanan di Badung tahun 1986. Karena tahun 1985, dengan ditetapkannya beberapa kawasan pariwisata di Bali dan paling banyak meliputi wilayah pantai khususnya di Badung, sejak saat itu bendega di Bali mulai mendapat tekanan,” tuturnya mengenang. Menurut Manu, seringkali terjadi penggusuran terhadap bendega yang mencari kehidupan
di pesisir. Tak hanya bendega, masyarakat lain pun sering kesulitan menuju pantai. Semua itu berdampak ekonomi kepada krama bendega. Sedangkan di pihak lain, justru mendapatkan kehidupan yang lebih baik. “Tahun 1986 sampai 1994 kami berjuang agar eksistensi krama bendega tetap eksis, dan pada tahun 1994 di Kabupaten Badung bisa menerbitkan Perda No.18 Tahun 1994 tentang bea pangkal. Perda itu mampu melindungi tempat-tempat nelayan melaksanakan aktivitas,” jelasnya. Namun, masa-masa aman nelayan hanya bertahan sampai 2001 sejalan dengan berakhirnya masa tugas Manu di Badung. Dari pantauannya selama 2001 sampai 2011, tekanan terhadap krama bendega rupanya semakin banyak hingga bendega terancam punah. Ketika diminta menjadi Ketua HNSI Bali tahun 2011, upaya-
Aktivitas nelayan di Desa Perancak mengangkat perahu jukung. Para nelayan sejak setahun ini mengalami paceklik ikan.
8
29 Mei - 4 Juni 2017
8
advokasi lantas dilakukan kepada masyarakat pesisir. “Tahun 2012 kami melakukan identifikasi dan verifikasi ke seluruh bendega di Bali dan kami dapat simpulkan bahwa perlu langkah yang cerdas dan professional untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi krama bendega,” imbuhnya. Manu menambahkan, perwakilan nelayan di seluruh Bali yang mencapai 400 orang diundang pada bulan Mei 2013. Saat itu disepakati bila krama bendega perlu berjuang untuk mendapatkan perlindungan hukum melalui Perda tentang Bendega. Tanggal 5 Mei juga telah ditetapkan sebagai hari perjuangan bendega Bali. “Tahun 2014 ditindaklanjuti dengan workshop menghadirkan berbagai narasumber. Bendega sebagai kearifan lokal di Bali yang terdapat di pesisir perlu dibuatkan perda karena dari hasil
kajian workshop secara filosofi, sosiologis, dan yuridis telah memenuhi syarat sebagai sebuah lembaga adat yang ada di pesisir,” paparnya. Sejak 2015 sampai 2017, usulan krama bendega terus disuarakan di DPRD Bali sampai akhirnya masuk ke Badan Legislasi untuk bisa dibahas oleh dewan pada masa persidangan keduatahun 2017 ini. Keberadaan perda bendega nantinya akan membuat Bali memiliki lembaga adat yang lengkap sesuai dengan filosofi sad kerti. Yaitu, wana kertih dan danu kertih yang melahirkan lembaga subak, jagat kertih yang melahirkan lembaga desa adat, dan segara ratih yang melahirkan lembaga bendega. Ketua Badan Legislasi DPRD Bali, Gusti Putu Budiartha mengatakan, materi ranperda utamanya mencakup pengakuan dan perlindungan bendega. Selain itu, mencantumkan pula tugas dan
kewajiban bendega, kewajiban pemerintah daerah, pemberdayaan bendega, pengawasan dan pendanaan. Keberadaan dan hak-hak tradisional bendega perlu diakui dan dihormati karena bendega merupakan bagian dari budaya tradisional Bali yang berfungsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Bendega memiliki parahyangan, yakni Pura Segara, pawongan yakni krama bendega, dan palemahan yakni laut sebagai tempat mencari nafkah. Maka, bendega ini perlu diperjuangkan untuk mendapatkan hak secara legal berupa Perda,” ujarnya. Menurut Budiartha, peran dan fungsi bendega sangat penting dan strategis. Terutama dalam pembangunan perekonomian, sosial, budaya dan religius sehingga kelestarian dan kesejahteraan dapat terwujud. l Rindra
MBP/eka
29 Mei - 4 Juni 2017
9
9
LAPORAN UTAMA
Ekonomi Pesisir Terpuruk
D
ari tahun ke tahun, berganti zaman, nasib nelayan tradisional selalu identik dengan kemiskinan pesisir. Menjadi nelayan tradisional, harus siap hidup pas-pasan. Para nelayan sangat butuh jaminan ketika terjadi paceklik. Sehingga perhatian terhadap sektor mina ini agar tidak terputus. Mayoritas nelayan di Pulau Bali ada di Kabupaten Jembrana. Dari data yang tercatat di Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana, jumlah saat ini mencapai 10.022 orang. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua, yakni nelayan tradisional dan nelayan purse seine atau Selerek dengan bobot kapal di bawah 30 GT. Nelayan di Jembrana sebenarnya sudah memiliki Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) di Pengambengan, juga memiliki potensi kelautan unggulan, yakni ikan Lemuru. Namun, selama setahun terakhir para nelayan mengalami kondisi paceklik. Salah satu faktor penyebab paceklik ikan ini menurut mereka adalah cuaca. Produksi ikan tangkap menurun drastis selama setahun terakhir ini. Sejumlah perahu selerek ada yang tetap melaut guna mencari posisi ikan, namun banyak yang tidak mendapat tangkapan ikan. Kepala Desa Pengambengan Samsul Anam mengakui kondisi paceklik ikan tersebut. Memasuki Mei ini, sudah genap setahun para nelayan di Pengambengan mengalami paceklik tangkapan ikan. Awalnya hanya jenis ikan Lemuru yang sulit ditemui, namun selama setahun ini tangkapan jenis ikan lain seperti layur dan tongkol juga turun drastis. Hal tersebut sangat dirasakan para nelayan, sehingga mereka mencari penghasilan dari sektor lain seperti pertukangan dan pertanian. Ketua Koperasi Nelayan di Perancak I Ketut Suastika Yasa juga tak menampik kondisi paceklik tangkap ikan terutama nelayan perahu selerek. Kondisi ini lebih dipicu karena cuaca yang tidak mendukung. Kondisi paceklik ikan ini mempengaruhi produksi ikan hasil tangkap nelayan. Bukan saja para nelayan, sejumlah pabrik pengolahan ikan yang mengandalkan produksi tangkap ikan juga merasakan. Bahan ikan yang biasanya
10
bisa dipasok dari PPN Pengambengan, harus didatangkan dari daerah lain. Dari data yang dihimpun pada 2015 lalu, produksi tangkap ikan mencapai 17 ribu ton. Turun hingga 50 persen pada tahun 2016 lalu. Para nelayan mulai mengalami paceklik sekitar Mei 2016 lalu. Produksi tangkap ikan ini dihasilkan dari perahu tangkap selerek. Selerek merupakan perahu tangkap tradisional dibawah 30 GT menggunakan jaring. Ratusan pasang perahu Selerek ini biasa ditemui di Pengambengan dan Muara Perancak. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesian (HNSI) Jembrana I Made Widanayasa mengatakan hasil tangkap nelayan baik Selerek maupun tradisional (jukung) memang tidak menentu. Hal tersebut juga berpengaruh pada produksi dan ekonomi masyarakat di pesisir yang sebagian besar berprofesi nelayan tangkap. Siklus panen dan paceklik ikan, selau berputar berpatokan pada iklim laut habitat dan jalur migrasi ikan. Bukan hanya para nelayan yang merasakan, sektor produksi pengolahan ikan pun ikut meredup. Sejak awal, HNSI mengusulkan adanya payung hukum untuk melindungi para petani. Sektor kelautan ini juga diberlakukan sama dengan Subak dari segi bantuan. Karena itu pihaknya sangat mendukung adanya Ranperda Nelayan. “Sudah ada UU yang melindungi nelayan, akan lebih bagus lagi bila ada Perda,� tandas Widanayasa. Bahkan bila memungkinkan, perhatian itu disetarakan perhatian pemerintah kepada subak di Bali. Permasalahan dari modal hingga pendapatan, nelayan tetap saja terpuruk. Apalagi ketika masuk siklus paceklik. Pihaknya berharap ada jaminan bagi nelayan ketika nelayan mengalami siklus itu mendapat jaminan dari pemerintah. Minimal jaminan kesehatan dan pendidikan, berlanjut pada daya beli kesejahteraan nelayan. Perhatian terhadap nelayan ini timpang dibandingkan dengan sektor pertanian seperti subak di Bali misalnya yang hampir setiap tahun mendapatkan bantuan baik itu pupuk dan lain-lain. l Surya Dharma
Nelayan di Kabupaten Buleleng. Beberapa tahun belakangan, profesi ini layaknya petani yang sulit regenerasi.
29 Mei - 4 Juni 2017
10
Dilindungi Perda Inisiatif Dewan KALANGAN legislatif di gedung dewan Bali kini disibukkan dengan pembahasan terkait ranperda tentang Bendega. Pengajuan Ranperda Inisiatif Dewan ini dipandang penting sebagai upaya memperkuat eksistensi Bendega yang sudah ada sejak lama, namun belum memiliki payung hukum. Meski belum mengikuti lebih jauh tentang Ranperda Bendega, Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Tabanan, I Ketut ‘Sadam’Arsana Yasa, mengakui gagasan tersebut sesuatu hal yang positif yang memang diperlukan untuk memberikan keberpihakan kepada nelayan. Sehingga mulai dari pemerintah kabupaten, provinsi dan nasional bisa bersinergi memberikan perlindungan pada nelayan. “Sebulan yang lalu ada yang menanyakan tentang Perda Bendega kepada saya, dan saya beri masukan bahwa kami di Tabanan telah membuat Perda seperti di atas, dan itu sangat diperlukan untuk perlindungan nelayan ke depan,” paparnya. Perda inisiatif dewan Tabanan tentang perlindungan nelayan dan pembudi daya ikan tersebut mengacu kepada undang-undang perlindungan nelayan, serta didasari pertimbangan potensi sumber daya alam dan air yang melimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal khususnya untuk budi daya ikan. Selain itu, di Tabanan banyak kelompok tani dan kelompok pembudi daya ikan yang tidak bisa mengembangkan usahanya karena akses permodalan serta eksistensi nelayan tradisional sebagai kearifan lokal. Kesempatan itulah yang juga dimanfaatkan olehnya untuk menyuarakan pendapatnya agar dalam perda tersebut tidak hanya membahas tentang asuransi nelayan, melainkan juga memperhatikan Khayangan Pura Segara agar dimasukkan dalam Perda tersebut yang nantinya mendapat anggaran dari Pemerintah. Lantaran Khayangan Pura Segara selama ini di-sungsung oleh krama bendega dan Banjar sekitar secara swadaya. Padahal pada setiap Karya Ngenteg linggih selalu memohon tirta Pura Segara dan mulang pakelem dilaksanakan oleh nelayan dari zaman dahulu. Tentang pembangunan nelayan secara keseluruhan di Bali, menurut Sadam sudah memiliki konsep Tri Hita Karana, dimana ada parahyangan, ada palemahan (pantai dan laut) ada pawongan (rumah nelayan) yang dari dulu belum mendapat perhatian pemerintah. “Mengacu pada pidato Bung Karno bahwa kita adalah bangsa pelaut, negara kita adalah negara maritim, siapa yang menguasai laut
maka dialah bangsa yang kuat,” tegasnya. Kesulitan Regenerasi Profesi nelayan masih digeluti masyarakat pesisir Kabupaten Buleleng. Lokasinya tersebar dari ujung timur hingga barat. Hal itu ditunjukkan dengan barisan perahu yang nampak apik di pinggiran pantai. Salah satunya di Dusun Pabean Sangsit, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Nyoman Kawan (55) salah satu nelayan di daerah itu menceritakan sekilas tentang profesinya sebagai pengarung laut. Pada 1980-an, kehidupan nelayan terbilang sejahtera. Hasil melaut setiap pagi sangat berlimpah. Sangat jarang kembali pulang dengan tangan kosong. Bahkan, hasil dalam setahun itu bisa dipakai untuk beli tanah sekitar 2 are. “Zaman itu beli tanah sangat mudah dengan hasil melaut,” tuturnya, belum lama ini. Namun, memasuki tahun 1990-an, nasib nelayan mulai berubah. Berangkat melaut pukul 18.00 wita dan balik sekitar pukul 07.00 wita tak membuahkan hasil maksimal. Ikan yang didapatkan tergolong sedikit. Belum lagi dihadapkan dengan cuaca yang tak bersahabat. Peluang pulang dengan membawa tangan kosong semakin besar. “Karena seperti itu, kami tak lagi bisa menggantungkan hidup sepenuhnya dari profesi ini. Untuk biaya makan saja sulit. Belum lagi perbaiki perahu yang rusak, sering norok,” tutur laki-laki enam orang anak ini. Dihadapkan kondisi demikian, tak sedikit nelayan yang memilih untuk mengais rezeki melalui cara lain, salah satunya sebagai buruh. Seiring perkembangan zaman yang semakin modern, profesi nelayan nyaris tak ada bedanya dengan petani. Generasi penerus keduanya kian menyusut. “Jadi nelayan dipandang tak ada harapan. Mereka lebih memilih untuk kerja ke kota,” tuturnya. Perbedaan minat itu menyebabkan jumlah nelayan dari tahun ke tahun terus berkurang. Yang bertahan hanya usia tua yang tidak lagi mampu bekerja pada sektor lain. Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Buleleng, Ni Made Arnika menjelaskan penduduk yang bergelut sebagai nelayan laut 5.341 orang yang terdiri dari 168 kelompok. Sementara untuk nelayan danau 67 orang yang terbagi dalam dua kelompok. Diakui, sektor ini terbelit persoalan dalam hal generasi. l Puspawati, Sosiawan 29 Mei - 4 Juni 2017
MBP/sos
11
AKTIVITAS WAYAN KOSTER - Lebih dari 500 mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Provinsi Bali penerima Beasiswa Bidikmisi (Bantuan Mahasiswa Miskin Berprestasi), Jumat (12/5) mendapatkan pengarahan khusus dari Anggota Komisi X DPR RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., Direktur Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. Intan Ahmad, Ph.D, Direktur Kemahasiswaan Dr. Didin Wahidin, M. Pd, dan Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. Drs. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. Dalam pengarahan yang bertempat di aula Kantor Kopertis Wilayah VIII di Denpasar, selain dihadiri Mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi juga dihadiri sejumlah rektor serta dosen. FT UNHI - Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi) kembali menggelar kuliah umum, kali ini bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Narotama (Unnar) Surabaya. Acara ini menghadirkan dua narasumber yaitu Fredy Kurniawan, Ph.D. dari FT Universitas Narotama dan Dr. I Wayan Muka dari FT Unhi. Kedua pembicara memaparkan aspek legal industri konstruksi dan profesi insinyur.
DPD REI - Pengurus DPD REI Bali masa bakti 2017-2020 menggelar pertemuan dengan Kepala Cabang BTN Kota Denpasar I GAK Agung Tri Martha beserta jajarannya di gedung Sektretariat DPD REI Bali, Jalan Buluh Indah, Denpasar Barat, Selasa (16/5). Hasilnya, kedua belah pihak sepakat bersinergi mewujudkan perumahan rakyat. Pada kesempatan tersebut, Agung Tri Martha mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus baru DPD REI Bali masa bakti 2017-2020 di bawah pimpinan Pande Agus Permana Widura, S.H., MBA. SMAN 2 SEMARAPURA - SMA Negeri 2 Semarapura dipercaya mewakili Kabupaten Klungkung dalam lomba Pusat Informasi Konseling–Remaja (PIK-R) tahun 2017 untuk tingkat provinsi. Tim penilai lomba yang dipimpin oleh Debby Martha dari Kantor BKKBN Provinsi, Sabtu (13/5), langsung melakukan penilaian di sekolah yang terletak di Jalan Dewi Sartika, Semarapura Kaja itu. Pembentukan PIK R/M di lingkungan komunitas sekolah dan masyarakat mempunyai tujuan untuk memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang 8 fungsi keluarga.
12
29 Mei - 4 Juni 2017
MBP/ist
MAH - Bertempat di The Artini Resort Ubud, Jumat (12/5), mahasiswa Program Studi Manajemen Akuntansi Hospitaliti (MAH) Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali (STPNB) melaksanakan Seminar Hasil Aplikasi Manajemen Program Studi MAH dengan topik “Sistem Informasi Akuntansi Homestay di Kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar�. Tujuan kegiatan ini adalah merancang Sistem Informasi Akuntansi Homestay di Kawasan Ubud yang sederhana agar dapat memaksimalkan sumber daya manusia yang ada sehingga pengelolaan keuangan pribadi dan homestay terpisah serta merancang format laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan.
MBP/ist
KOTA BANGLI - Parade budaya yang digelar serangkaian HUT ke-813 Kota Bangli, Kamis (11/5), berlangsung semarak. Sebanyak 1.500 seniman dari seluruh kabupaten se-Bali ikut ambil bagian dalam perhelatan yang dibuka Bupati Bangli I Made Gianyar di Lapangan Kapten Mudita Bangli tersebut. Parade budaya yang menyedot ribuan penonton itu di antaranya dihadiri Wakil Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, Forkompinda dan Pimpinan OPD Kabupaten Bangli, Kepala Dinas Kebudayaan se-Bali, serta sejumlah undangan lainnya.
MBP/ist
KAI BALI - Setelah hampir setahun terjadi kekosongan dalam kepemimpinan pengurus DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bali, sejumlah advokat di Bali yang tergabung dalam KAI di bawah pimpinan KAI Pusat Tjoetjoe Sandjaja Hernanto, S.H., M.H., CLA. mengadakan rapat kerja (raker) organisasi di Kuta, Badung, Bali, Jumat (12/5). Raker yang dihadiri para advokat KAI Bali membahas persoalan sejumlah kepengurusan KAI Bali yang sejak tahun 2016 mengalami kekosongan. Rapat kerja berlangsung alot, hingga akhirnya memutuskan untuk membentuk tim karetaker yang nantinya bertugas melakukan konsolidasi organisasi.
MBP/ist
BUPATI JEMBRANA - Permasalahan kemiskinan merupakan permasalahan yang kompleks, sehingga upaya pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara komprehensif, mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat dan dilaksanakan secara terpadu melibatkan lintas terkait. Hal ini disadari Bupati Jembrana I Putu Artha. Untuk itu, ia meminta semua pihak ikut serta mengentaskan persoalan kemiskinan di Jembrana. Demikian disampaikan Bupati Artha seusai menyerahkan delapa unit bantuan bedah rumah bagi keluarga miskin, Jumat (12/5). 29 Mei - 4 Juni 2017
13
A KT I V I TA S WABUP KLUNGKUNG - Wakil Bupati (Wabup) Klungkung I Made Kasta melaksanakan monitoring dan evaluasi untuk mengetahui dan mengontrol jalannya pemerintahan desa. Wabup Kasta menyampaikan apapun kegiatan yang dilaksanakan di desa maupun di kelurahan perlu diawali dengan pembinaan dan pengawasan. Terkait pelaksanaan pemerintahan desa yang sudah dapat berjalan dengan lancar, ternyata ada beberapa yang masih perlu mendapat pembinaan.
MBP/ist
MBP/ist
UNWAR - Mendukung keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang belakangan ini digerus oleh paham radikal dan pahampaham yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, mahasiswa Universitas Warmadewa (Unwar) menggelar aksi damai dengan tagline ‘’NKRI Harga Mati’’ #WarmadewaUntukIndonesia, Kamis (18/5). Aksi damai ini akan diikuti lebih dari 5.000 mahasiswa Unwar dan dihadiri Rektor Unwar beserta jajaran.
MBP/ist
MBP/ist
14 29 Mei - 4 Juni 2017
BUPATI JEMBRANA - Rapat Paripurna Sidang Istimewa DPRD Jembrana berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Jembrana, Selasa (16/5). Pada sidang tersebut Bupati Jembrana I Putu Artha menyampaikan sambutannya di hadapan pimpinan dan segenap anggota DPRD Jembrana, anggota Forkopimda, para kepala OPD Pemkab Jembrana sekaligus mengapresiasi keputusan dan rekomendasi DPRD Jembrana.
SMAN 1 DAWAN - SMA 1 Dawan dipercaya mewakili Kabupaten Klungkung dalam lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Provinsi Bali. Tim penilai lomba melakukan penilaian terhadap perpustakaan SMAN 1 Dawan, Klungkung, Jumat (12/3) bertempat di Aula Santi Kumara SMAN 1 Dawan. Menurut laporan Kepala SMAN 1 Dawan I Made Mardika, dipilihnya SMA Negeri 1 Dawan untuk mengikuti lomba ini karena sekolah ini dinilai telah memiliki sarana-prasarana pendukung serta ditunjang dengan tiga orang tenaga pustakawan yang memadai.
WALI KOTA DENPASAR - Dharma Santhi Kota Denpasar Tahun 2017 bertepatan dengan Purnama Jiyestha, Rabu (10/5), mengambil tempat di panggung selatan Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. Berbagai kegiatan mengisi pelaksanaan dharma santhi tahun ini yang dihadiri Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede serta seluruh Pimpinan OPD Pemkot Denpasar. Pelaksanaan doa mengawali pembukaan dharma santhi yang dilakukan Ida Pedanda Putra Telabah diiringi lantunan kidung suci dan gender dari Widya Sabha Kota Denpasar.
MBP/ist
MBP/ist
KOTA DENPASAR - Perkembangan Kota Denpasar telah mengalamai perubahan sangat cepat dan pesat. Begitu juga dengan kota lainnya di Indonesia, dengan berbagai permasalahan kota yang semakin kompleks. Smart City saat ini menjadi bagian dari program penanganan permasalahan di setiap kota di Indonesia. Begitu juga Kota Denpasar yang ditegaskan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bahwa program Denpasar Smart City sebagai perencanaan kota dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. Dari pemanfaatan ini program Smart City dapat menuju pada Livable City atau kota di mana masyarakat dapat hidup nyaman dan tenang.
CELLULER WORLD - Memberikan pengalaman yang tidak terlupakan bagi konsumennya, Cellular World menggandeng Samsung untuk membuka Samsung Experience Store (SES) di Cellular World Gatsu, Denpasar. Acara peresmian dilaksanakan Selasa (16/5), ditandai pemotongan pita oleh So Djien Gie, VP IM PT Samsung Electronics Indonesia, Egidius Situmorang, IT & Mobile Retail Marketing Director PT Samsung Electronics Indonesia, serta Malika Jiwaji, Direktur Utama Cellular World.
MBP/ist
MBP/ist
RSWP - Perayaan HUT ke-16 Rumah Sakit Wisma Prashanti (RSWP) digelar secara sederhana Rabu (10/5). Prosesi perayaan hari jadi itu diawali piodalan di Padmasana RSWP. Kemudian dilanjutkan perayaan puncak HUT yang ditandai acara potong tumpeng. Pada usia memasuki ke-16 ini, RSWP sedang bersiap menuju RS tipe C. Perkembangannya sangat menggembirakan. Pasalnya, seluruh persyaratan baik SDM maupun penunjang diagnostik telah dipenuhi. 29 Mei - 4 Juni 2017
15
POLITIK
Gebuk Ormas Anti-Pancasila
M
enindak tegas ormas yang anti-Pancasila telah lama disuarakan di Republik ini. Namun, faktanya ormas-ormas dengan paham radikalisme terkesan memiliki ruang aksi yang terbuka. Pemerintah dan aparat keamanan pun diminta bertindak tegas. Dukungan ini bahkan bisa dilihat dari beragam karangan bunga yang sempat menghiasi Mapolda Bali. Di tingkat pusat, penegasan itu disuarakan langsung Presiden Joko Widodo. Presiden bahkan berjanji akan bertindak tegas secara hukum kepada kelompokkelompok dan organisasi yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Presiden dalam pertemuan dengan para pemimpin redaksi media nasional mengatakan telah meminta Kapolri untuk bertindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku jika ada pihak-pihak yang memecah belah masyarakat, mengancam
16
negara dengan paham yang bertentangan dengan hukum, dasar negara, termasuk gerakan PKI. ‘’Saya katakan kepada Kapolri jangan terpengaruh pakai hitung-hitungan yang lain. Kalau ada bukti silakan ditindak. Kalau gebuk, ya… gebuk saja! Jangan sampai ragu-ragu. Organisasi yang sudah jelas bertentangan dengan Pancasila, UUD 45 dan hukum harus ditindak,’’ kata Presiden di Istana Merdeka. Presiden mengingatkan bahwa ia dipilih oleh rakyat, dan dilantik sebagai presiden harus berpegangan dan menjaga konstitusi. Presiden tidak secara khusus mengatakan organisasi mana yang ia maksud, tetapi mengatakan hal ini termasuk PKI. ‘’Kalau PKI muncul gebuk saja,’’ Jokowi menegaskan. Presiden juga mengatakan bahwa ia menghargai hak mengeluarkan pendapat dan berdemokrasi, tetapi Indonesia juga
negara yang berdasar hukum yang harus ditaati dan ditegakkan. Saat ditanya mengapa ia menggunakan istilah ‘’gebuk’’ dan bukan yang lain seperti ‘’jewer’’, Presiden mengatakan bahwa ia ingin menunjukkan ketegasan. ‘’Istilah yang paling cocok itu ‘gebuk’, kalau saya pakai istilah ‘jewer’ nanti dianggap tidak tegas,’’ tegasnya. l Hardianto
”Kalau gebuk, ya… gebuk saja! Jangan sampai raguragu. Organisasi yang sudah jelas bertentangan dengan Pancasila, UUD 45 dan hukum harus ditindak.” Joko Widodo Presiden RI
29 Mei - 4 Juni 2017
16
Mengawal Kedaulatan NKRI ANCAMAN disintegrasi bangsa harus diantisipasi. Kelambatan dalam mendeteksi dan melakukan langkah-langkah deradikalisasi berpotensi merusak sendisendi kehidupan bernegara. Semua komponen bangsa harus ambil bagian dalam hal ini dan mendukung langkah tegas dalam memerangi aksi-aksi destruktif terhadap kehidupan berbangsa. Menyikapi tantangan kehidupan berbangsa ke depan, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.IP., M.Sc. mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mencegah berbagai embrio yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Terlebih mengganggu eksistensi bangsa Indonesia sebagai bangsa yang sedang membangun dan berjuang untuk mencapai tujuan nasional dalam bingkai NKRI. Pangdam Udayana menegaskan ketika kedaulatan negara terancam maka kewajiban seluruh warga negara Indonesia membelanya, sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 bahwa setiap warga negara Indonesia berhak dan wajib hukumnya membela negara. ‘’Mari kita fokuskan perhatian pada hal-hal strategis yang dihadapi bangsa Indonesia di tengah ketatnya persaingan global. Terutama yang berkaitan dengan masalah ekonomi dan keamanan termasuk dalam menghadapi sikap intoleran, radikalisme, terorisme dan berbagai event politik yang membutuhkan konsentrasi tinggi untuk bisa maju ke depan,’’ tegasnya. l Kerta Negara
’’Mari kita fokuskan perhatian pada hal-hal strategis yang dihadapi bangsa Indonesia di tengah ketatnya persaingan global. Terutama yang berkaitan dengan masalah ekonomi dan keamanan.’’
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak. 29 Mei - 4 Juni 2017
17
17
AKTIVITAS
MBP/ist
KABUPATEN BULELENG - Pemerintah Kabupaten Buleleng tidak henti-hentinya meraih penghargaan nasional. Tahun 2016 berhasil meraih prestasi di bidang kepegawaian. Tahun ini, Kabupaten Buleleng kembali meraih penghargaan nasional bidang kepegawaian pada BKN Award 2017. Buleleng meraih penghargaan nasional kategori pengelolaan kepegawaian terbaik tingkat nasional. Penghargaan nasional ini diserahkan saat Rakornas Kepegawaian tahun 2017 di Jakarta, Rabu (10/5) lalu. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rousmini, menerima penghargaan bergengsi tersebut.
MBP/ist
WABUP JEMBRANA - Di hari libur nasional pada Kamis (11/5), Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Made Kembang Hartawan menyempatkan diri meninjau proyek pembangunan trotoar di Jalan Danau Buyan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara. Dalam peninjauan ini Wabup Kembang didampingi Kadis PU Wayan Darwin, Camat Negara dan sejumlah staf teknis terkait. Pada kesempatan tersebut, Wabup Kembang mengatakan proyek yang ditinjau merupakan proyek pembangunan trotoar Pemprov Bali.
MBP/ist
MBP/ist
BPJS KESEHATAN - BPJS Kesehatan mengembangkan strategi kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau menginginkan kemudahan dalam mendaftarkan diri dan anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS. Khusus untuk pendaftaran calon peserta kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri dan peserta kategori Bukan Pekerja (BP), BPJS Kesehatan memperluas kanal-kanal pendaftaran yang telah ada. Salah satunya melalui mekanisme pendaftaran lewat BPJS Kesehatan Care Center 1500-400.
18
29 Mei - 4 Juni 2017
BUPATI BADUNG - Rencana penetapan Upah Minimum Sektoral (UMS) di Kabupaten Badung terus digodok berbagai pihak, baik dengan pihak asosiasi hotel dan serikat pekerja pariwisata di Badung. Bahkan, Jumat (12/5) Bupati Badung Nyoman Giri Prasta melakukan mediasi agar Upah Minimum Sektoral Kabupaten Badung bisa segera ditetapkan. Hadir dalam rapat mediasi tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Ida Bagus Oka Dirga, pihak Bappeda, BPS Badung, Dewan Pengupahan Kabupaten Badung, PHRI Badung, Asita, Bali Villa Asosiasi dan lainnya.
DPRD KLUNGKUNG - DPRD Kabupaten Klungkung menggelar sidang paripurna dengan agenda penyerahan rekomendasi dewan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2016, Senin (15/5), di ruang rapat Sabha Nawa Natya. Salah satu materi rekomendasi dewan yakni masalah serapan anggaran yang belum optimal. Beberapa kegiatan yang serapan anggarannya tidak mencapai seratus persen di antaranya bidang pendidikan hanya 91,55 persen.
WALI KOTA DENPASAR - Pemberdayaan generasi muda dan insan kreatif Kota Denpasar terus digencarkan Pemkot Denpasar di bawah kepemimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara. Pemberdayaan itu melalui berbagai macam program yang memacu kreativitas dan mengembangkan ide mereka menjadi sesuatu yang bernilai, baik dari segi ekonomi, sosial dan kebudayaan. Hal ini juga telah didukung dengan penyediaan wadah bagi anak muda dan insan kreatif untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka melalui pembangunan Denpasar Youth Park di kawasan Taman Kota Lumintang, Denpasar hingga taman skatebord yang berada di sisi selatan Taman Kota Lumintang.
PEMKAB BADUNG - Guna memastikan pelayanan publik di Pemkab Badung berjalan sesuai dengan prosedur, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa melakukan kunjungan ke dua instansi pelayanan publik. Di antaranya, Badan Pendapatan dan Pesedahan Agung dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Rabu (17/5). Dalam kunjungannya, Wabup didampingi Asisten III Setda Badung Cok Raka Darmawan, Plt. Kasat Pol PP I Ketut Marta, Kabag Humas Nyoman Sujendra dan Kabag Organisasi Wayan Wijana.
DIKSA - Sebuah perayaan adalah ungkapan rasa syukur yang dipenuhi suka cita, seperti acara perayaan Diksa Widhi Guru Penuntun yaitu Ida Maha Guru Suci Sri Bhagawan Nehwa Satya Panca Guna ke-19 di Pasraman Sri Nahhuna Dhantha. Sri Satya Panca Guna adalah gelar suci beliau yang ke-13 dari 125 gelar suci yang telah diturunkan melalui meditasi para bhakta, yang berkaitan dengan lima fungsinya sebagai seorang Sad Guru. Tema perayaan tahun ini yang puncaknya 7 Mei 2017, masih mengikuti tema tahun sebelumnya, yaitu ‘’Kesetiaan dalam Pelayanan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa’’.
29 Mei - 4 Juni 2017
19
MANCANEGARA
WannaCry yang Bikin Menangis 20
29 Mei - 4 Juni 2017
H
ingga saat ini ratusan ribu komputer di lebih dari 100 negara telah terinfeksi virus ransomeware WannaCry. Jika Anda mengikuti berita tersebut, sekarang Anda mungkin sadar bahwa periset keamanan telah mengaktifkan “Bill Switch” yang tampaknya menghentikan uang tebusan WannaCry agar tidak menyebar lebih jauh. Tapi itu tidak benar, ancamannya belumlah berakhir. Namun, sakelar pembunuh baru saja memperlambat laju infeksi. Beberapa periset keamanan telah mengklaim bahwa ada lebih banyak sampel WannaCry di luar sana, dengan domain ‘kill-switch’ yang berbeda dan tanpa fungsi kill-switch, terus menginfeksi komputer yang tidak dipatenkan di seluruh dunia. Infeksi tersebut masih meningkat bahkan berjam-jam setelah tombol pembunuh dipicu oleh peneliti keamanan Inggris berusia 22 tahun di balik ‘MalwareTech’. Marcus Hutchins menjadi pahlawan karena berhasil menghentikan penyebaran virus Wanna Cry.
Dirinya melakukan sebuah analisa unik dalam menemukan nama domain yang terdapat di dalam malware tersebut. Berkat kesigapannya, kemudian dirinya lantas mendaftarkan nama domain yang belum terdaftar di dalam malware tersebut. Hutchins berhasil mendapatkan sampel domain tersebut berkat bantuan teman yang berada pada ‘Kafeine’ yang juga bekerja di bidang penelitian keamanan cyber. Hingga akhirnya dirinyalah yang turun mendaftarkan diri sebagai pemilik domain tersebut dengan harga $10 saja. Lantas penyebaran malware ini pun tak jadi menyebar karena nama domain telah terdaftar. Bagi mereka tidak sadar, WannaCry adalah malware ransomware yang sangat cepat menyebar yang memanfaatkan Windows SMB untuk mengeksekusi komputer yang menjalankan Windows versi yang tidak dipasangkan atau tidak didukung. Setelah terinfeksi, WannaCry juga memindai komputer rentan lainnya yang terhubung ke jaringan yang sama, sekaligus memindai host acak di Internet yang lebih luas, untuk menyebar dengan cepat. “Jika NSA secara pribadi mengungkapkan kelemahan yang digunakan untuk menyerang rumah sakit ketika mereka menemukannya, bukan saat mereka kehilangannya, ini mungkin tidak terjadi,” kata Edward Snowden. Matthieu Suiche, seorang peneliti keamanan, telah mengkonfirmasi bahwa ia telah menemukan varian WannaCry baru dengan domain berbeda untuk fungsi kill-switch, yang ia daftarkan untuk mengalihkannya ke lubang pembuangan dalam upaya memperlambat infeksi. Varian WannaCry yang baru ditemukan
bekerja persis seperti varian sebelumnya yang mendatangkan malapetaka di seluruh dunia. Tapi, jika Anda berpikir bahwa mengaktifkan saklar membunuh telah benar-benar menghentikan infeksi, maka Anda salah. Anda harus tahu bahwa killswitch tidak akan mencegah PC yang belum terpakai terinfeksi. WannaCry 2.0 XRaiu dari Kaspersky menemukan, dengan Suiche, yang menganalisisnya dan baru mengkonfirmasi bahwa ada varian WannaCrypt tanpa kill switch dan dilengkapi dengan exploit SMB yang akan membantu penyebarannya dengan cepat tanpa gangguan. Yang lebih parah
lagi adalah varian WannaCry baru tanpa kill-switch yang diyakini diciptakan oleh orang lain dan bukan para hacker di balik ransomware WannaCry awal. Perusahaan keamanan siber Rusia, Kaspersky Labs termasuk yang pertama yang mengenali virus yang disebut “Wanna Cry” yang memanfaatkan kerentanan dalam sistem operasi Windows untuk mengenkripsi file tanpa seizin penggunanya. Sekelompok peretas yang dikenal sebagai “Pialang Bayangan” diyakini mencuri program Badan Keamanan Nasional Amerika bulan April lalu dan menyebarkannya untuk meminta tebusan data pengguna di seluruh dunia untuk mendapatkan keuntungan tunai. Kaspersky Labs awalnya melaporkan 45 ribu serangan oleh virus itu di lebih dari 70 negara di mana Rusia paling banyak diserang. “Ruang lingkup sasaran dan korban tampaknya jauh lebih besar,” demikian bunyi laporan peringatan Kaspersky. Bagaiman dengan Indonesia? Polri terus melakukan konsolidasi terkait wabah virus ini. Kepala Bagian Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan bahwa mereka sekarang masih berkomunikasi dengan Kemenkominfo serta komunitas siber. “Kami terus telusuri, bahkan kita kerjasama dengan luar negeri, dengan beberapa komunitas di luar negeri juga kita lakukan termasuk dengan FBI,” kata dia. Mudah-mudahan hal ini bisa segera teratasi. l Gugiek Savindra
29 Mei - 4 Juni 2017
21
DAERAH
MBP/mud
Gempa di Tejakula
Padmasana Rusak, Jalan Menuju Pura Empelan Putus
G
empa berkekuatan 3,7 skala richter (SR) dan terakhir berkekuatan 3,2 SR dirasakan di wilayah Desa Tejakula dan sekitarnya. Bahkan, gempa tersebut juga dirasakan di daerah lain seperti Bangli dan sekitarnya. Akibat gempa itu, sejumlah insfrastruktur mengalami kerusakan. Jalan menuju ke Pura Empelan di Dusun Antapura, Desa
22
29 Mei - 4 Juni 2017
Tejakula, Kecamatan Tejakula putus. Badan jalan sepanjang sekitar 70 meter dengan ketinggian sekitar sembilan meter putus diduga akibat gempa pada Senin (15/5) sekitar 07.35 wita. Selain jalan, sebuah palinggih padmasana di Kantor Perbekel Desa Tejakula juga rusak yang juga kemungkinan karena geteran gempa. Atas kejadian itu, Badan Penanggulan-
gan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng bersama aparat Desa Tejakula melakukan pemantauan dan mendata kerusakan akibat gempa. Aparat juga mengumpulkan warga di Tejakula untuk waspada mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan. Data dari BMKG, kekuatan gempa pertama kali terlacak 2,7 SR. Gempa kembali
terjadi dengan kekuatan 3,7 SR dan terakhir kekuatannya turun 3,2 SR. Episenter gempa terpantau pada kordinat 8,09 LS dan 115,33 BT tepatnya di lokasi darat pada 21 Km timur laut Kabupaten Bangli dengan kedalaman 10 Km. Sekretaris Desa (Sekdes) Tejakula Ketut Artikayasa membenarkan di wilayahnya terjadi kerusakan akibat gempa bumi. Dia mengatakan, saat gempa terjadi warga ramai keluar rumah. Jalan menuju Pura Empelan di Dusun Antapura rusak. Setelah ditelusuri, jalan yang sebelumnya sudah pernah mengalami longsor pada Februari 2017 lalu itu tanahnya kembali amblas hingga jalan nyaris putus. Saat ini, jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Sedangkan kendaraan roda empat tidak dapat melintas sampai kerusakan jalan tersebut diperbaiki. “Setelah kami dapat laporan dari kelian banjar dinas, memang jalan itu
putus dan dulunya sudah tergerus karena tanah longsor. Karena belum ditangani dan gempa jalannya amblas dan warga sulit melintas,” katanya. Selain badan jalan, lanjut Artikayasa kerusakan akibat geteran gempa itu, padmasana di areal kantornya ditemukan rusak. Pada bagian atas padmasana patah hingga betonnya remuk. Sementara kerusakan gedung kantor atau rumah penduduk, sejauh ini nihil laporan. “Kejadian ini sudah kami sampaikan kepada BPBD Buleleng untuk mendapat penanganan lanjutan,” katanya. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur menuturkan, untuk sementara keruskaan rumah penduduk atau fasilitas umum (fasum) selain jalan dan padmasana itu belum ditemukan. Sambil melakukan pendataan, Subur meminta aparat desa untuk menghimbau warganya agar tetap waspada untuk mengantisipasi terjadinya
gempa susulan. “Warga sudah kita kumpulkan bersama aparat dan kami minta tetap waspada karena bisa saja terjadi gempa susulan. Masalah yang baru kami temukan hanya padmasana yang rusak dan kalau bangunan retak tidak ada. Kalau jalan itu mungkin karena getaran saat gempa jadi jalannya amblas,” jelasnya. Subur menambahkan, kerusakan jalan menuju Pura Empelan di Dusun Antapura itu dipastikan akan ditangani dalam waktu dekat ini. Pihaknya, akan memanfaatkan dana tanggap darurat yang sudah dialokasikan sebelumnya dalam APBD. Badan jalan akan dibangun lebih rendah dari posisi semula. Hal ini mencegah kemungkinan badan jalan kembali longsor karena kondisinya di ketinggian dan berbatasan dengan sungai berair deras. l Mudiarta
Kelompok Radikal Diduga Menyusup di Badung Isu kelompok radikalisme yang menyusup di Bali mesti diwaspadai seluruh komponen masyarakat, termasuk di Badung dan Denpasar. Apalagi informasinya kelompok tersebut sudah menyusup di wilayah Badung. Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, Senin (15/5) mengajak masyarakat meningkatkan keamanan di wilayahnya masing-masing. “Informasi itu masih didalami dan kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemantauan. Kita jangan sampai dipecah belah dengan isu-isu yang menyesatkan,” tegas Dandim Badung saat menggelar komunikasi sosiol (komsos) dengan aparat pemerintah Denpasar dan Badung di aula Makodim. Toleransi antarumat di Bali, lanjut Leo, khususnya di wilayah Denpasar dan Badung diharapkan jangan sampai goyah akibat ulah sekelompok atau organisasi tertentu. “Saling tukar informasi agar satu visi dan gerakan memperkuat NKRI. Apa yang diperintahkan presiden biar seirama. Efek pilkada di Jakarta luar biasa, bahkan sampai tingkat nasional. Ini perlu diwaspadai karena indikasinya mengarah membenturkan anak bangsa,” tegasnya. Apalagi isu SARA terus diembuskan untuk menggoyahkan kekuatan bangsa ini. Pasalnya, SARA sangat mudah diembuskan
dan bisa mengakibatkan permusuhaan. “Jangan sampai bangsa Indonesia terpecahpecah. NKRI harga mati jangan hanya slogan, tapi harus direalisasikan, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan,” tegas perwira TNI asal Batak, Sumatera Utara ini. Berbagai upaya dilakukan untuk memperkeruh situasi bangsa Indonesia. Pemerintah dibenturkan dengan rakyat, aparat kaamanan diadu dengan penegak hukum dan upaya lainnya. “Jadi, para aparat pemerintahan sebagai panutan masyarakat jangan sampai
termakan isu-isu seperti itu. Semua harus diantisipasi dan disikapi dengan bijak,” ungkapnya. Oleh karennya, seluruh komponen masyarakat harus menjunjung tinggi kebinekaan. Yang dibela adalah kepentingan bangsa, bukan golongan atau organisasi. “Saya berharap masyarakat harus bersatu melawan intoleran, radikalisme dan kelompok-kelompok pengadu domba. Intinya, NKRI harus diperkuat dan Pancasila harus ditegakkan,” tegas perwira ramah ini. l Kerta Negara
29 Mei - 4 Juni 2017
23
K E S E H ATA N
J
Tuberkulosis pada Anak
ika bicara tentang TB pada anak, banyak orang tua yang tidak menyangka saat anak mereka dinyatakan mengidap TB oleh tenaga medis. Pasalnya gejala TB pada anak seringkali tidak menunjukkan gejala khas TB seperti pada orang dewasa. Berdasarkan angka estimasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), TB diderita oleh sekitar satu juta anak di seluruh dunia setiap tahunnya atau 200 anak meninggal setiap hari karena TB. TB juga masih menjadi penyebab utama kematian pada bayi dan anak-anak di negara-negara berkembang dan miskin. Untuk di Indonesia sendiri, kasus TB anak terjadi berkisar 8-11% dari seluruh kasus TB yang ditemukan. Angka ini masih cukup tinggi jika dibanding dengan negara Asia lainnya. Ahli kesehatan masyarakat percaya bahwa masih banyak anak-anak yang belum terdiagnosis TB dan belum mendapatkan penanganan yang baik oleh tenaga medis. Hal ini perlu diperhatikan karena gejala
24
29 Mei - 4 Juni 2017
TB anak yang hampir sama dengan gejala penyakit lainnya seperti pneumonia dan batuk rejan (pertussis); juga karena sulitnya mendiagnosis anak yang terinfeksi TB. Perjalanan infeksi TB pada anak secara patologis sama seperti yang dialami oleh orang dewasa. Bakteri TB terhirup oleh anak melalui udara dari percikan bersin atau batuk orang yang terinfeksi TB. Kemudian bakteri menyebar melalui pembuluh limfe dan dapat menetap kelenjar getah bening. Sistem kekebalan tubuh anak kemudian merespons adanya bakteri beberapa minggu setelah adanya infeksi tersebut. Bagi anak-anak yang memiliki respons kekebalan yang baik, bakteri akan berhenti berkembang biak dan ini disebut fase dormant. Namun jika kekebalan tubuhnya tidak merespons dengan baik, maka gejala TB akan mulai muncul. Selain adanya sumber infeksi, beberapa kondisi anak, sangat rentan untuk mengalami TB, seperti anak-anak yang berusia
kurang dari 5 tahun dan anak dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah (anak dengan gizi buruk, anak dengan kecacingan atau anak dengan HIV). Selain rentan, mereka juga dapat mengalami gejala TB yang lebih parah dibandingkan anak dengan kondisi normal. Karena sulitnya mendiagnosis TB pada anak, maka langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan melihat adanya kondisi atau gejala umum yang terjadi pada anak. Kondisi atau gejala tersebut adalah ; 1) Kontak erat dengan penderita TB yang artinya tinggal serumah dengan penderita TB atau sering bertemu dengan penderita TB; 2) Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas atau berat badan yang tidak naik dalam sebulan meskipun telah ada upaya perbaikan gizi; 3) Demam lama (lebih dari 2 minggu) dan dapat berulang tanpa penyebab yang jelas (demam tifus, infeksi malaria, demam dengue, infeksi saluran kemih, atau lainnya); 4) Batuk lama (lebih dari 3 min-
ggu) dengan intensitas yang semakin lama semakin parah; 5) Tidak ada nafsu makan atau menurun disertai gagal tumbuh kembang pada anak; 6) Lesu atau lemah, anak kurang aktif bermain; 7) Diare yang menetap (>2 minggu) yang tidak sembuh dengan pengobatan standar diare. Dari kondisi yang ada, kemudian disimpulkan apakah anak tersebut perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan adanya infeksi atau TB di dalam tubuh anak. Untuk mendiagnosis TB, yang paling direkomendasikan oleh WHO adalah penemuan kuman TB dalam sputum atau dahak. Pemeriksaan dahak umumnya dapat dikerjakan di semua Puskesmas di Indonesia. Setiap puskesmas telah dilengkapi dengan alat pemeriksaan serta petugas yang telah terlatih. Hanya saja, seringkali anak-anak terutama pada anak dibawah usia 5 tahun susah untuk bisa mengeluarkan dahak. Selain pemeriksaan dahak, dapat dilakukan pemeriksaan uji tuberkulin. Jika uji tuberkulin positif, menandakan bahwa tubuh anak bereaksi terhadap adanya kuman TB di dalam tubuh. Namun tidak semua layanan kesehatan dasar mampu melakukan pemeriksaan ini. Pemeriksaan foto rontgen dada dapat dilakukan untuk melihat gambaran infeksi yang terjadi di paru-paru. Namun seringkali gambaran infeksinya tidak khas dan hampir mirip dengan gambaran infeksi penyakit paru lainnya. Dari berbagai keterbatasan mendiagnosis penyakit TB pada anak, Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), Kementerian Kesehatan dan WHO menyepakati sistem penegakan diagnosis TB pada anak, terutama di fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Sistem skoring TB anak dikembangkan untuk membantu para petugas kesehatan dalam melakukan penilaian gelaja klinis dan pemeriksaan sederhana pada anak. Kondisi anak dengan uji tuberkulin positif dan kontak erat dengan penderita TB mendapatkan poin skor 3, kondisi status gizi buruk mendapatkan poin skor 2, sedangkan kondisi lainnya demam, batuk, pembesaran kelenjar sekitar paru, pembengkakan tulang dan foto rontgen dada yang menunjukkan gambaran TB mendapatkan skor 1. Jika dari kondisi anak mendapatkan skoring = 6, maka selanjutnya diberikan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Tatalaksana OAT pada anak terdiri dari terapi (pengobatan) dan profilaksis (pencegahan). Pada anak dengan skoring 6 pada kondisi hasil uji tuberkulin positif dan kontak erat dengan penderita TB positif namun tidak menunjukkan gejala klinis TB, hanya diberikan pengobatan profilaksis
(pencegahan) selama 6 bulan. Untuk anak dengan hasil skoring =6 dan mengalami gejala klinis TB, hal yang penting selain pemberian pengobatan TB adalah pemberian gizi yang adekuat serta mencari penyakit lain yang menyertai infeksi TB dan jika ditemukan, dilakukan pengobatan secara bersamaan. Pada prinsipnya pengobatan TB anak menggunakan minimal 3 kombinasi obat anti tuberkulosis, waktu pengobatan adalah 6-12 bulan tanpa putus, dan adanya pemantauan hasil pengobatan. Pada fase intensif yaitu selama 2 bulan pengobatan pasien TB anak diharuskan kontrol setiap minggu, untuk melihat kepatuhan, toleransi dan kemungkinan adanya efek samping obat. Pada bulan ke-2 pengobatan, anak diperiksa kembali perkembangannya dengan melakukan pemeriksaan dahak atau uji tuberkulin. Respon pengobatan dikatakan baik apabila hasil pemeriksaan dahak atau uji tuberkulin negatif, gejala klinis berkurang, nafsu makan meningkat dan berat badan meningkat. Apabila respon pengobatan baik maka pemberian OAT dilanjutkan. Pada fase lanjutan yaitu bulan ke-3 hingga ke-10, pasien diharuskan kontrol tiap bulan. Kemudian dievaluasi kembali respon pengobatan. Jika tidak ada perbaikan, maka anak akan dirujuk ke layanan kesehatan yang lebih tinggi. Kepatuhan pengobatan pada TB merupakan hal yang penting yang harus diperhatikan oleh orang tua atau pengasuh. Jika ada efek samping yang muncul setelah anak menggunakan OAT, sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter atau layanan kesehatan yang memberikan pengobatan. Dari beberapa penelitian dikatakan, ketidakpatuhan penggunaan OAT menyebabkan bakteri TB kebal terhadap obat anti TB dan terjadi resistensi OAT pada anak. Hal ini akan
sangat menyulitkan untuk pengobatan TB karena keterbatasan jenis obat dan biaya pengobatan yang lebih mahal dibandingkan dengan pengobatan OAT di layanan kesehatan pemerintah. Sampai saat ini, telah ada program penanggulangan TB baik di seluruh puskesmas maupun rumah sakit pemerintah dimana mulai dari pemeriksaan hingga pengobatan TB dibiayai penuh oleh Kementerian Kesehatan, termasuk upaya pencegahannya. Bagaimana agar anak tidak terinfeksi TB? Beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari faktor risiko penularan TB pada anak. Yang paling penting untuk dilakukan adalah menghindari anak untuk kontak erat dengan penderita TB. Sekitar 50-60% anak yang tinggal dengan pasien TB paru dewasa akan terinfeksi TB juga. Kira-kira 10% dari jumlah tersebut akan mengalami gejala TB. Jika diketahui anak mengalami kontak dengan penderita, maka perlu diberikan OAT untuk pencegahan selama 6 bulan. Upaya lain yang perlu dilakukan adalah pemberian imunisasi BCG pada usia 0-2 bulan. Secara umum perlindungan vaksin BCG efektif untuk mencegah terjadinya gejala TB berat pada anak. Selain itu penting untuk memberikan gizi yang memadai pada anak agar sistem kekebalan tubuh anak tetap terjaga baik. Menjaga kebersihan anak dan diri terutama bagi orang di sekitar yang sakit batuk agar tidak berludah atau bersin sembarangan, mencuci tangan menggunakan sabun, serta menjaga lingkungan rumah agar tetap bersih, berventilasi baik dan mendapatkan sinar matahari yang cukup. l dr. Putu Cintya Denny Y., MPH Dosen Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas dan Pencegahan FK Unud 29 Mei - 4 Juni 2017
25
LENSA
PETANI Seorang petani mengambil pupuk untuk tanaman semangkanya di Renon, Denpasar. Usai panen padi, petani di kawasan ini mengisi lahan mereka dengan tanaman semangka.
MBp/eka
26 29 Mei - 4 Juni 2017
OLAHRAGA
MBP/ap
Petenis Rusia Maria Sharapova beraksi di turnamen Stuttgart setelah menyelesaikan hukuman larangan bermain akibat penggunaan obat terlarang.
”Comeback” yang Tak Mulus
K
eberuntungan memang tak bisa dipastikan kedatangannya, namun bisa muncul sewaktu-waktu semaunya. Maria Sharapova merasakan hal itu saat dia memulai “hidup baru” pasca menyelesaikan hukuman larangan bertanding akibat menggunakan obat terlarang atau doping. Ia baru saja menuntaskan hukuman 15 bulan setelah mengkonsumsi obat yang ternyata masuk dalam daftar terlarang versi asosiasi anti doping dunia WADA. Zat yang terkandung dalam obat meldonium itu ditemukan saat grand slam Australia Terbuka 2016. Ia menggunakan fasilitas wild card-nya untuk bisa mengikuti turnamen top dunia. Dengan demikian peringkatnya akan meningkat dan memungkinkan mewujudkan mimpinya meraih gelar Grand Slam kembali. Namun saat kembali mengayunkan raket di turnamen di Stuttgart, ia mendapat hujatan yang menyebutnya tak pantas berlaga kembali karena “curang.” Namun ada pula yang mendukungnya meski tak banyak. Langkah “comeback” nya pun tak berjalan mulus karena kalah dari pesaing lain dan juga cedera. Di sisi lain, fasilitas
wild card itu ditolak untuk Grand Slam Prancis Terbuka yang dimulai akhir Mei ini. Kendati demikian keberuntungan tak jauh-jauh darinya. Panitia turnamen Aegon Classic memberinya wild card untuk tampil di turnamen lapangan rumput di Birmingham. Turnamen ini digelar pada 19 Juni atau sepekan sebelum grand slam Wimbledon. Bahkan panitia memberinya kesempatan tampil untuk tahun depan pula. “Keputusan ini kami ambil bukan asal-asalan. Kami menyadari tidak semua orang menyetujui hal ini. Tapi Maria Sharapova telah menyelesaikan hukuman dan kini kembali bermain dengan level tinggi,” ungkap Michael Downey, ketua eksekutif Asosiasi Tenis Lapangan Inggris. Sharapova tercatat dua kali menjuarai turnamen ini pada 2004 dan 2005. Ia kemudian absen di tujuh tahun berikutnya. Petenis berusia 30 tahun, peringkatnya meluncur deras ke ranking 211 WTA setelah kasus doping itu mencuat. Sharapova yang lima kali meraih gelar grand slam kini berusaha mengembalikan nama besar,laporan Associated Press. l Yudi Winanto 29 Mei - 4 Juni 2017
27
OLAHRAGA
Rumput Alami TAK banyak pemain sepak bola mengakhiri karier dengan gemilang. Dirk Kuyt menjadi salah satu pesepakbola yang sukses meski namanya tidak setenar Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo. Pemain berusia 36 tahun itu memutuskan pensiun setelah membawa Feyenoord menjuarai Liga Belanda musim 2016/2017. Di laga penentu, Kuyt mencetak tiga gol saat timnya menjungkalkan Heracles Almelo 3-1. Feyenoord menutup penantian selama 18 tahun untuk menjadi juara kompetisi Eredivisie. Ini menjadi gelar ke-15 sejak klub itu berdiri pada 1908. Sejauh ini Liga Belandai dikuasai oleh tim hebat seperti Ajax atau PSV Eindhoven. “Mimpi saya telah menjadi kenyataan,” jelas Kuyt kepada Fox Sports saat perayaan kemenangan di stadion De Kuip. Prestasi bersejarah itu datang pada saat yang tepat. Mantan penyerang Liverpool itu tidak pernah dimasukan pelatih Giovanni van Bronckhorst di tim inti Feyenoord pada beberapa bulan terakhir. Namun, ia meminta untuk dimainkan dan dijanjikan kemenangan sekaligus gelar juara liga. Janjinya dipenuhi dan Feyenoord tampil di kompetisi Liga Champions musim depan namun tanpa dirinya. Bahkan gol pertama yang diciptakan itu merupakan gol ke100 sepanjang kariernya di klub top Belanda itu. Kuyt menutup karie profesioanlnya sepanjang 19 tahun. Ia mengawali karier di klub Utrecht asebelum pindah ke Fey-
enoord. Liverpool menjadi pelabuhan berikunya dan dibela hingga enam musim. The Reds kemudian menjualnya ke Fenerbahce dan dua tahun lalu ia memutuskan kembali ke Feyenoord untuk mengakhiri petualangannya. Di level internasional, kariernya pun cukup mentereng. Ia memperkuat tim Oranye 104 kali termasuk di Piala Dunia 2010. Kala itu Belanda mampu melaju ke final dan dikalahkan Spanyol di babak perpanjangan waktu. “Dengan profesionalisme, taingkah laku dan juga hasratnya bermain bola, dia akan memberi banyak hal baik di dalam mapun di luar lapangan,” jelas Direktur Teknik Feyenoord Martin van Geel yang tetap menginginkan peran Kuyt di klub itu. Van Bronckhorst menyebut perjalanan karier Kuyt layak dikenang. Bahkan mungkin ini yang terbaik sepanjang hidupnya, menyaksikan seorang pemain dengan gigih ingin berprestasi meski telah veteran dan tersingkirkan. “Saya begitu gembira menyaksikan kehebatannya,” ujar mantan bek Feyenoord, Barcelona, Arsenal dan Rangers itu. Meski memutuskan pensiun, Kuyt tetap memberi perhatian pada dunia sepak bola Belanda. Ia berpesan agar klub nasional tidak menggunakan lapangan dengan rumput buatan. Karena itu akan mengurangi kualitas permainan bakik secara taktis maupun teknis. Bersama Davy Klaassen, pemain Ajax Amsterdam, Kuyt mengkampanyekan penggunaan rumput alami yang diyakini mengurangi risiko cedera pemain dan mempercepat proses pemulihan, laporan Associated Press. l Yudi Winanto
MBP/ap
Kapten tim klub Feyenoord Dirk Kuyt.
28 29 Mei - 4 Juni 2017
MBP/ap
Mobil yang dikendarai Aric Almirola (43) menghajar mobil Danica Patrick dan Joey Logano dalam (22) dalama tabrakan beruntun di balapan NASCAR Monster Cup di Kansas Speedway, Kansas City.
Hasil Buruk BALAPAN tak jauh dari kecelakaan dan saling menyalahkan hampir selalu terjadi diantara pembalap yang terlibat. Salah satunya adalah Danica Patrick kembali menelan hasil buruk musim ini. Perempuan berusia 35 tahun itu harus mengakhiri aksinya di Kansas Speedway di balapan NASCAR Monster Cup setelah ditabrak Aric Almirola dan memaksanya
menghajar tembok pengaman dan terbakar. Pada saat bersamaan datang Joey Logano dalam kecepatan tinggi dan menabrak mobil Almirola. Petugas penyelamat perlu membongkar atap mobil nomor 22 itu sebelum mengeluarkan Almirola untuk dibawa ke rumah sakit. Logano mengaku ada yang tak beres dengan mobilnya sebelum kecelakaan beruntun itu terjadi. Namun dalam kecepatan tinggi ditengah kondisi overheating dan pengereman yang tidak bagus,
kecelakaan dengan mudah terjadi. Logano menyadari Patrick begitu marah menyaksikan peluangnya menjuarai balapan ini menguap seketika. Namun menyaksikan Almirola terluka parah, emosinya seketika menyurut. “Saya berharap Aric (Almirola) segera pulih. Dia yang paling buruk kondisinya dalam insiden ini,� ujar Patrick yang sebelumnya menjadi pembalap pertama yang memenangi Indyseries, laporan Associated Press. l Yudi Winanto 29 Mei - 4 Juni 2017
29
OLAHRAGA
Karateka DCA Berjaya di Kejuaraan Internasional DUA karateka perguruan Kushin Ryu M. Karate-do Indonesia (KKI) persisnya dari Dojo Campuhan Asri (DCA) Denpasar, mendulang medali emas pada kejuaraan internasional bertajuk 1st Silent Knight Indonesia Championship 2017 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, 13-14 Mei lalu. Mereka adalah Ni Putu Eka Purnamayanti dan Putu Agus Mahardika Putra. Putu Eka menyabet emas di kelas kumite senior -50 kg, sedangkan Putu Agus mendulang emas di kumite pemula kelas +50 kg. Tim Bali Karate Federation (BKF) juga membawa pulang 3 perak dan 4 perunggu. Putu Eka merebut emas setelah di final menaklukkan karateka DIY dengan skor 10-2. ‘’Saya baru pertama kali merebut emas pada event internasional,’’ terang putri tunggal pasangan Putu Sudarta dan Ni Ketut Mustini ini di Denpasar pekan lalu. Sebelumnya, mahasiswi semester IV FPOK IKIP PGRI Bali ini merebut emas kumite -50 kg U-21 pada Piala Panglima 2016 di GOR Cilangkap saat membela PP KKI. Perak diraihnya di nomor kata perorangan pada POR Senasma Antarmahasiswa PGRI se-Indonesia di GOR Jakabaring, Palembang, Sumsel (April 2017) mengusung bendera FPOK IKIP PGRI Bali. Sementara perunggu kumite -50 kg U-21 didapatnya pada Piala Mendagri di Lampung (Maret 2017) mengibarkan bendera PP KKI. Putu Eka mulai mengenal olahraga beladiri karate saat mengikuti ekstrakurikuler di SDN 18 Dangin Puri. Ia kemudian diterima lewat jalur prestasi di SMPN 10 Denpasar dan SMKN 1 Denpasar. ‘’Saya ingin menjadi atlet nasional,’’ jelas Eka yang pernah masuk timnas AKF. Sementara Putu Agus Mahardika mendulang emas usai menaklukkan karateka DKI dengan skor 9-0 di laga pamungkas. Siswa kelas I SMPN 4 Denpasar ini sebelumnya menjadi juara Olahraga Olimpiade Siswa Nasional (O2SN) dan kembali menyabet emas pada Kejuaraan Dunia Kelompok Umur di Berlin, Jerman. ‘’Saya ingin menjadi atlet nasional dan anggota TNI-AD,’’ terang putra pertama pasangan Nyoman Kresna dan Ni Kadek Wiastuti ini. Event 1st Silent Knight Indonesia Championship 2017 sangat bergengsi karena diikuti sekitar 800 atlet, termasuk dari Malaysia dan Singapura. Ajang ini rutin dihelat di kedua negara itu, sedangkan Indonesia baru pertama kali menjadi tuan rumah. Manajer BKF Aditya Putra Thama disokong Sensei Armand Setiawan berniat menghimpun karateka potensial Bali untuk berkiprah di kancah nasional, utamanya turnamen bersifat terbuka. Ia ingin memberikan kesempatan kepada karateka Bali untuk menambah jam terbang. ‘’Di kejuaraan Piala Kasad atau Mendagri, mereka membela perguruannya masing-masing. Di luar event tersebut, kalau ada kejuaraan bersifat open, kami mengajak mereka, mengingat di Bali minim kejuaraan,’’ sebutnya. MBP/nel
Ni Putu Eka Purnamayanti dan Putu Agus Mahardika Putra
30 29 Mei - 4 Juni 2017
l Daniel Fajry
Liga 1 Indonesia
Bali United Pilih Widodo
MBP/wan
Widodo Cahyono Putro
BUKAN pelatih asing yang menjadi pilihan manajemen Bali United sebagai pengganti Hans Petter Schaller yang dipecat akibat dua kekalahan beruntun di awal kompetisi sepak bola Liga 1 Indonesia. CEO Bali United, Yabes Tanuri, ternyata menjatuhkan pilihan pada pelatih dalam negeri Widodo Cahyono Putro. Setelah mendepak Hans Petter, manajemen Bali United mengincar sejumlah pelatih asing untuk menangani Kadek Wardana dan kawan-kawan. Widodo merupakan satu-satunya pelatih lokal yang masuk radar pengurus Tim Serdadu Tridatu. Namun, akhirnya Widodo yang justru dipercaya memoles Bali United. Mantan striker tim nasional Indonesia ini sebelumnya menukangi Sriwijaya FC Palembang. Kehadiran Widodo membuat Bali United kembali ditukangi pelatih lokal. Sebelum mengontrak Hans Peter, Kadek Wardana dan kawan-kawan ditangani Indra Sjafri sejak berkandang di Stadion Wayan Dipta, Gianyar. Namun, karena kembali dipercaya memegang Timnas U-19 oleh PSSI, pelatih asal Padang (Sumatera Barat) ini mesti dilepas dan posisinya ditempati Hans Petter asal Austria. Sebelum mendapatkan tanda tangan Widodo, Bali United mampu bangkit di bawah pelatih sementara Eko Purjianto dan asisten pelatih Made Pasek Wijaya. Tuan rumah Persela Lamongan dibekap 0-2 pada laga ketiga dan Semen Padang dipukul dengan skor sama pada pekan keempat di Stadion Dipta. Meski menuai hasil positif, manajemen Bali United tetap mendatangkan pelatih permanen. Di tangan Widodo, Bali United tetap menuasi hasil positif. Tim Serdadu Tridatu sukses mengalahkan Pusamania Borneo FC dengan skor telak 3-0 di Stadion Diptha berkat satu gol dari Ahn Byungkeon dan dua gol sumbangan Yabes Roni. Hasil polesan Widodo selanjutnya diuji di kandang Persija Jakarta pada 21 Mei. Widodo memuji timnya yang mampu menerapkan strategi dan arahan pelatih serta bermain dengan segenap kemampuan, sehingga mampu merebut poin penuh dari Borneo. Meski begitu, ia akan terus berupaya meningkatkan kualitas individu skuadnya agar lebih baik lagi menghadapi laga berikutnya. Mantan asisten pelatih timnas itu juga mengapresiasi besarnya dukungan yang diberikan oleh pencinta sepak bola di Pulau Dewata terhadap Bali United ketika menjamu Borneo FC. Motivasi dari fans berperan besar atas hasil positif yang dipetik pasukannya. Ia berharap dukungan itu terus berlanjut, sehingga Bali United selalu mampu merebut kemenangan di kandang. Apalagi laga-laga berat menanti Bali United di laga kandang berikutnya. Pada lanjutan putaran pertama Liga 1, Tim Serdadu masing-masing menjamu Persib Bandung (31/5), Bhayangkara FC (9/6), Persiba Balikpapan (3/7) dan Barito Putera (14/7). l Mawa 29 Mei - 4 Juni 2017
31
PENDIDIKAN
MBP/dok
Pemkot Denpasar mengkaji Penerimaan Siswa Baru (PSB) dengan pola zonasi atau rayonisasi karena dinilai strategis untuk pemerataan jumlah siswa di masing-masing zona atau rayon.
Denpasar Siap Terapkan PSB Sistem Zonasi
Gagasan Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2017 dengan menggunakan sistem zonasi yang dilontarkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhajir Effendy mendapat respons positif dari Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Rencana ini sejalan dengan yang digagas Pemkot Denpasar dengan menggunakan pola rayonisasi. Penerapan pola ini bukan hanya strategis untuk apemerataan jumlah siswa yang berada di satu rayon atau zona, tapi juga dinilai mampu mengurangi kekroditan lalu lintas yang selama ini terjadi di Denpasar khususnya saat jam berangkat dan pulang sekolah. Rai Dharmawijaya Mantra menilai pola zonasi itu sangat baik dan sedang dikaji untuk bisa diterapkan di Denpasar. Hanya saja, istilahnya yang digunakan berbeda, yakni rayonisasi. Bahkan, rencana penggunaan bus sekolah yang akan diluncurkan pada tahun ajaran baru 2017/2018 mendatang juga menerapkan pola rayonisasi. Menurut Rai Dharmawijaya Mantra, pola ini akan memberikan banyak kemudahan, termasuk untuk orangtua siswa. Terutama dalam hal keamanan dalam berlalu lintas. Siswa tidak lagi harus sekolah jauh dari lokasi rumahnya dengan menggunakan kendaraan sendiri. Jadi, traffic lalu lintas bisa dikurangi, karena sudah tidak ada lagi crossing wilayah.
32 29 Mei - 4 Juni 2017
Kecuali siswa yang berada di wilayah perbatasan. Bukan saja masalah lalu lintas yang berdampak, tapi penerapan wajib belajar juga akan gampang terjangkau. Permasalahan yang dihadapi segera bisa terakses dan terselesaikan. “Sebenarnya, kita sekarang sudah mempersiapkan pola ini (rayonisasi-red),� kata Rai Dharmawijaya Mantra, belum lama ini. Persoalannya sekarang, kata Rai Dharmawijaya Mantra, perlu adanya pendataan tentang sarana dan prasarana di masing-masing wilayah atau rayon. Berapa kapasitas ruang kelas, bangku, serta sarana lainnya. Pemetaan ini diperlukan agar jangan sampai ada siswa yang tidak tertampung di wilayah itu. “Penerapan KTP anak yang dilakukan Denpasar pada dasarnya bertujuan untuk pemetaan ini. Jadi, sebaran anak sekolah di masing-masing wilayah bisa terbaca dengan baik. Karena ini akan menyangkut pemenuhan sarana dan prasarananya,� tegasnya. l Asmara
Guru Dituntut Mampu Membina Mental Siswa KEBIJAKAN penentuan kelulusan siswa tidak lagi berdasarkan hasil ujian nasional (UN) diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan. Siswa yang mengakhiri proses pendidikannya tidak cukup lulus dari penguasaan kompetensi ilmu pengetahuan saja, namun siswa juga wajib memiliki kecerdasan hati. Lulusan yang memiliki kecerdasan hati bisa diwujudkan jika sekolah dan guru bisa melakukan fungsi dan perannya dengan baik dalam mendidik sikap mental, pengetahuan dan keterampilan siswa. Praktisi pendidikan dari Universitas Pendidikan Ganseha (Undiksha) Singaraja Prof. Nyoman Dantes menegaskan hal itu, belum lama ini. Dantes mengatakan, regulasi kelulusan peserta didik sebagai proses mengakhiri pendidikan di setiap jenjangnya ditentukan oleh kebijakan pemerintah melalui pelaksanaan UN, otonomi sekolah dan guru. Selama ini, UN hanya mengukur kemampuan siswa menguasai kompetensi ilmu pengetahuan saja. Padahal, untuk mendapatkan kualitas lulusan yang tidak saja cerdas secara penguasaan kompetensi pengetahuan, sikap mental dan keterampilan siswa juga harus dievaluasi seperti UN. Dengan demikian, kualitas lulusan yang akan dihasilkan di setiap satuan pendidikan tidak saja menghasilkan generasi muda cerdas dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tapi juga memiliki kecerdasan hati. “Kalau dengan ujian itu hanya mengukur kompetensi pengetahuan saja, tetapi kemampuan sikap mental dan keterampilan itu tidak direkam oleh UN. Untuk meningkatkan mutu lulusan, ke depan tidak saja anakanak lulus dari penguasaan ilmu pengetahuan juga cerdas hati yang dibuktikan bagaimana sikap mental, memahami toleransi, interaksi sosial di masyarakat dan unggul dalam keterampilan,” tegasnya. Untuk membentuk sikap mental dan membimbing keterampilan siswa, kata Dantes, guru dan sekolah memiliki peran yang vital. Sekolah dan guru dalam melaksanakan pendidikan mental dan keterampilan itu bisa dilakukan melalui proses pemanusiaan manusia dalam
menjaga harkat martabat kemanusiannya. Dantes mencontohkan, siswa sejak dini diajarkan dengan menjaga nilai norma dan budaya, toleransi, disiplin dan interaksi sosial. Selain itu, pemahaman bagaimana menghargai keberagaman, sharing antaretnik dan menjaga sikap saling menghargai. Dengan pembentukan mental siswa ini, kualitas lulusan memiliki sense of belonging terhadap bangsa. “Saya kira pendidikan mental dan keterampilan ini sangat penting. Ke depan, sekolah mesti menerapkan penanaman sikap mental siswa lebih optimal lagi, sehingga ini akan memberikan nilai lebih terhadap kualitas lulusan,” jelasnya. Meskipun UN tidak lagi dijadikan penentu kelulusan, kata Dantes, siswa dan
guru tetap harus berkonsentrasi mempersiapkan UN dengan sebaik-baiknya. Bahkan, sekolah dan guru dituntut melakukan proses transfer kompetensi pengetahuan secara profisional dan mengkreasikan dengan metode di internal sekolah. Yang paling penting, bagaimana guru tidak lagi menerapkan istilah mata pelajaran emas dan mata pelajaran anak tiri. “Sekolah dan guru harus punya komitmen mempersiapkan siswanya menghadapi UN dengan mengedepankan integritas yang tinggi. Kendati tidak menjadi penentu kelulusan, siswa tetap memandang UN ini sangat penting sebagai legalitas dalam mengakhiri proses pendidikan,” ujarnya. l Mudiarta
MBP/ist
Prof. Nyoman Dantes 29 Mei - 4 Juni 2017
33
A KT I V I TA S UNHI - Pakar Kebudayaan India Prof. Amarjiva Lochan, Ph.D. mengemukakan, meneliti masalah-masalah kebudayaan seperti melihat ‘’gunung es’’. Artinya, persoalan kebudayaan jika dilihat di permukaan kelihatannya sangat kecil dan sempit. Akan tetapi masalah yang tidak kelihatan, justru jauh lebih besar dan kompleks daripada apa yang terlihat di permukaan. Hal itu dikemukakannya ketika memberi kuliah umum di Unversitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar, Rabu (10/5).
MBP/ist
MBP/ist
BUPATI KLUNGKUNG - Tim penilai lomba tenaga kesehatan teladan Provinsi Bali tahun 2017 melaksanakan penilaian kepada empat tenaga kesehatan teladan, Rabu (17/5) di Ruang Rapat Bhinneka Guna Praja Kantor Camat Klungkung. Penilaian ini bertujuan untuk mendorong kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional di bidang kesehatan. Sebanyak 21 penilai dari Provinsi Bali yang dipimpin Ni Made Laksmiwati diterima langsung Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Kadis Kesehatan Ni Made Adi Swapatni beserta Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta.
MBP/ist
MBP/ist
34 29 Mei - 4 Juni 2017
BPR KANTI - BPR Kanti menggelar event Meet and Greet Customer 2017 di Hongkong Garden, Kesiman, Denpasar, Sabtu (13/5). Saat bersamaan dilakukan pengundian perdana Tabungan ArisanKU dengan hadiah utama mobil Toyota Agya. Hanya dengan setoran Rp 1 juta, para nasabah mendapat undian hadiah tabungan ArisanKU. Meet and Greet merupakan acara perdana BPR Kanti sebagai ajang silaturahmi untuk mendekatkan diri dengan satu sama lain.
SMPN 4 SINGARAJA - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Singaraja ditetapkan menjadi Duta Provinsi Bali dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Nasional 2017. Sekolah yang mewakili Bali ke kancah nasional itu mendapat giliran penilaian oleh tim penilai dari pemerintah pusat, Rabu (17/5). Penilaian itu dihadiri Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) ditemani Ny. Aries Suradnyana dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gede Suyasa.
PENILAIAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Ny. Ayu Suwirta didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Klungkung I Nengah Aryanta serta undangan terkait lainnya menghadiri acara Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional 2017 yang diadakan di SMA Negeri 2 Semarapura Klungkung, Senin (15/5). Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Seksi Sertifikasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Drs. I Wayan Bagiarta Negara, App.MM. menyampaikan masalah kesehatan harus bersinergi.
MBP/ist
MBP/ist
WALI KOTA DENPASAR - Menindaklanjuti aspirasi masyarakat Desa Pesanggaran dan Banjar Suwung Bantan Kendal yang tingal di sekitar wilayah TPA Suwung, langkah cepat dilakukan Pemkot Denpasar. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara memerintahkan langsung kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar untuk melakukan penanganan TPA Suwung. Rabu (17/5), Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara yang juga selaku Ketua Pengelola Kebersihan Sarbagita meninjau langsung kegiatan penanganan pengelolaan sampah TPA Suwung.
BPJS KESEHATAN - BPJS Kesehatan mengembangkan strategi kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau menginginkan kemudahan dalam mendaftarkan diri dan anggota keluarganya sebagai peserta JKN-KIS. Khusus untuk pendaftaran calon peserta kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri dan peserta kategori Bukan Pekerja (BP), BPJS Kesehatan memperluas kanalkanal pendaftaran yang telah ada. Salah satunya melalui mekanisme pendaftaran via telepon, yaitu lewat BPJS Kesehatan Care Center 1500-400.
MBP/ist
MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Peran pemuda di Bali hingga saat ini masih dianggap sebelah mata oleh sejumlah tokoh pemerintahan di Bali. Hal ini bisa dilihat dari perhatian pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terhadap kaum mudanya. Banyak organisasi di Bali yang pontang-panting ke sana-ke sini mencari sumbangan dan donasi untuk bisa menjalankan program idealismenya Hal ini diungkapkan Senator DPD-RI Bidang Pemuda dan Olahraga Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat hadir di sela-sela kegiatan Lomba Keterampilan Baris-berbaris (LKBB) yang diadakan organisasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Provinsi Bali di GOR Ngurah Rai, Denpasar. 29 Mei - 4 Juni 2017
35
AKTIVITAS
MBP/ist
BUPATI BANGLI - Puncak HUT ke-813 Kota Bangli yang jatuh pada Rabu (10/5), diperingati Pemerintah Kabupaten Bangli dengan menggelar apel di Lapangan Kapten Mudita. Apel yang dipimpin Bupati Bangli I Made Gianyar tersebut berlangsung khidmat. Dalam apel tersebut, Bupati Made Gianyar mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi membangun Bangli di segala bidang.
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Kecintaan rakyat Indonesia terhadap Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) di Indonesia pascavonis hukuman penjara 2 tahun oleh pengadilan di DKI, membawa harapan bahwa kepahlawanan masa kini adalah niscaya diwujudkan. Dukungan dari tokoh Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedastera putra Suyasa III terhadap perjuangan Ahok, terus digelorakan sejak proses Pilkada DKI Jakarta. Ia pun memiliki pandangan bahwa Ahok sesungguhnya alat leluhur untuk menuntaskan pekerjaan bangsa yang belum selesai.
MBP/ist
SDM UNDIKSHA - Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pendidikan memegang peranan penting, baik pendidikan formal maupun nonformal. Pendidikan di sekolah merupakan proses pendidikan yang diharapkan dapat membentuk SDM yang unggul, dalam arti menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berkarakter. Di antara komponen-komponen pendukung proses pendidikan dan pembelajaran, Wakil Rektor I Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Prof. Dr. Ida Bagus Putu Arnyana, M.Si., Minggu (14/5) memandang guru profesional merupakan komponen yang paling penting.
36
29 Mei - 4 Juni 2017
MBP/ist
UNDIKSHA - Ribuan pelamar mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Selasa (16/5). Seleksi yang berlangsung ketat ini dilaksanakan melalui Paper Based Test (PBT) maupun Computer Based Test (CBT). Beberapa program studi juga menerapkan tes keterampilan. Rektor Undiksha, Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., menjelaskan seleksi yang berlangsung sejak pagi ini diikuti 1.790 orang pelamar.
29 Mei - 4 Juni 2017
37
PARIWISATA
Pemerataan Pariwisata Desa Wisata
D
esa wisata adalah suatu bentuk integrasi yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat yang menyatu dengan tata cara dan tradisi yang berlaku. Melalui program desa wisata masyarakat bisa dilibatkan secara aktif dalam penyediaan akomodasi berupa homestay atau guesthouse, kebutuhan konsumsi untuk wisatawan, pemandu wisata, penyediaan transportasi lokal, pertunjukan hiburan dan kesenian tradisional, sehingga program dapat meratakan pertumbuhan pariwisata. Program desa wisata atau homestay juga menjadi komitmen Kementerian Pariwisata sebagai satu dari 5 program prioritas nasional prioritas pertama pembangunan desa wisata akan dilakukan di tiga destinasi utama, salah satunya Bali. Desa wisata merupakan satu dari top three program prioritas tahun 2017 Kementerian Pariwisata yang terintegrasi dalam program strategi pariwisata nasional, yaitu atraksi yang berorientasi
pada digital, akses yang fokus pada air accessibility and connectivity (akses dan konektivitas jalur udara), dan amenitas khususnya pengembangan homestay atau desa wisata. Kendati demikian, pembangunan akomodasi untuk pariwisata saat ini masih terfokus di Badung. Investor masih melirik Badung sebagai tempat strategis dalam hal investasi pembangunan akomodasi pariwisata dalam hal ini hotel. Pembangunan hotel yang lebih fokus di Badung ini tentunya harus dikaji kembali. Sebab, banyak hal negatif yang terjadi mulai dari kepadatan penduduk, kerusakan lingkungan sampai terbatasnya sumber air. Wakil Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, berpendapat dalam hal pembangunan pariwisata harusnya ada pemerataan di Bali. Pemerataan ini tentunya menimbulkan banyak hal positif salah satunya pemerataan ekonomi. “Pemerataannya ini juga bisa menekan angka kemacetan yang selama ini terjadi,� ujarnya. Tabanan sendiri memiliki potensi
dalam hal membangun akomodasi pariwisata dalam hal ini hotel karena memiliki tujuan wisata yang sudah dikenal baik wisatawan domestik maupun internasional. Namun meksi memiliki potensi lanjut Sanjaya pihak pemerintah lebih memfokuskan pembangunan akomodasi yang lebih mengoptimalkan peran masyarakat dan mementingkan lingkungan seperti konsep desa wisata, eco tourism maupun pariwisata yang berbasis lingkungan. Diakuinya investor saat ini masih berlomba-lomba berinventasi di Badung dalam hal pembangunan akomodasi. Meski demikian lanjut Sanjaya, Tabanan juga tidak akan ngotot untuk menarik investor ke Tabanan untuk membangun akomodasi pariwisata. Menurutnya pihak pemkab mengutamakan investor yang fokus pada pengembangan desa wisata serta menerapakan pariwisata lingkungan. “Intinya Tabanan lebih fokus pada pariwisata yang menonjolkan pesona alam. l Wira
Desa Wisata merupakan program yang tengah dicanangkan pemerintah sebagai upaya memeratakan pertumbuhan pariwisata.
38 29 Mei - 4 Juni 2017
PROPERTI
Wujudkan 6.000 Unit Rumah Bersubsidi, Terbentur Harga Lahan
R
eal Estate Indonesia (REI) Bali selama tahun 2017 ditergetkan dapat mewujudkan 6.000 unit rumah bersubsidi atau yang disebut FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dengan harga dasar Rp 141,7 juta. Namun karena terkendala harga lahan, pihaknya baru mampu mewujudkan FLPP tersebut di tiga kabupaten. Ketua DPD REI Bali, Pande Agus Permana Widura, ditemui disela rapat pengurus di Renon belum lama ini mengatakan, hingga saat ini baru bisa mewujudkan sekitar 1.500 unit yang tersebar di tiga kabuptaen. Di antaranya di Singaraja sebnayak 1.000 unit, Negara 200 unit dan Karangasem 300 unit. “Hingga saat ini belum bisa kita wujudkan 6.000 unit untuk mensukseskan program satu juta rumah FLPP dengan harga terjangkau tersebut, karena harga
lahan di Bali tidak merata. Sehingga untuk itu, kami baru bisa mewujudkan di tiga kabupaten, itu pun tidak bisa di kota,” katanya. Sehingga untuk itu, pihakanya akan mengusulkan dengan REI pusat serta Kementraian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mengkaji harga FLPP tersebut. Hal tersebut kami maksudkan agar FLPP ini bisa dikembangkan disemua kabupetan/kota di Bali. Dikatakan, untuk pengkajian harga tersebut pihaknya akan men gusulkan diangka sekitar Rp 200 juta untuk FLPP di Badung, Bangli, Denpasar, Tabanan, Klungkung dan Gianyar. “Karena seperti yang kita ketahui bersama harga tanah atau lahan di enam kabupaten/kota ini lebih tinggi, apalagi di daerah Badung Selatan,” ujarnya. Selain itu, lanjut dia, hingga saat ini rumah yang sudah berdiri sebnayak 1.500
unit tersebut baru laku terjual sekitar 50 persennya. Hal tersebut karena masih dipengaruhi oleh faktor ekonomi. “Khususnya di Negara, peminatnya masih minim. Sedangkan untuk daerah Singaraja masih memiliki potensi,” lanjut Sekretaris DPD REI Bali, Tino Wijaya. Ditambahkan, untuk mempercepat penjualan tersebut pihaknya telah berkerjasama dengan BTN, Artha Graha dan juga BPD Bali. Dimana, tiga bank tersebut merupakan bank pelaksana pembiyaan perumhan tersebut. “Selaian itu, kami juga berharap ada perbankan lain yang mendukung kami dalam mensukseskan program satu juta rumah ini,” harapnya sembari menegaskan pemerintah daerah ikut mendukung program tersebut terutama daerah yang belum bisa mengembangkan FLPP. l Desi 29 Mei - 4 Juni 2017
39
TRADISI
Rumah Adat di Sidatapa
Dibangun dengan Konsep Tri Mandala
D
esa Sidatapa, di Kecamatan Banjar, merupakan salah satu desa bali aga di Buleleng. Desa yang terkenal dengan kerajinan bambunya ini memiliki rumah adat yang pola pembangunannya menggunakan konsep Tri Mandala. Desa Sidatapa berlokasi dekat dengan desa Bali Aga lainnya, yakni Tigawasa, Pedawa dan Desa Cempaga. Desa tua ini memiliki potensi pertanian yang cukup baik. Panoramanya indah. Demikian juga dengan sektor usahanya cukup berkembang. Hampir sebagian besar warganya menggeluti usaha kerajinan bambu, salah satunya sokasi. Jika berkunjung ke desa ini, ada hal menarik terlihat pada bangunan
40 29 Mei - 4 Juni 2017
warga. Sebagian besar di pekarangannya masih terdapat rumah adat yang masih terpelihara baik di tengah pesatnya arsitektur bangunan modern yang bernuansa minimalis. Rumah adat ini terlihat unik, yakni dibangun membelakangi jalan. Bentuknya pun mirip antara yang satu dengan lainnya. Temboknya masih menggunakan tanah. Hal itu semakin menambah kesan klasik dan bernuansa tradisional. Salah satu tokoh masyarakat setempat, Nyoman Kader, menyampaikan rumah adat tersebut sudah menjadi warisan leluhur. Pembangunannya yang membelakangi jalan, sesuai cerita zaman dulu, itu salah satu cara untuk
melindungi diri dari serangan binatang buas. Di balik fungsinya itu, rumah ini juga memiliki desain Tri Mandala layaknya pura. Di nista mandala atau bagian luar sebagai tempat menerima tamu maupun kerabat. Selain itu juga digunakan tempat istirahat. Sementara untuk aktivitas pemilik rumah, salah satunya memasak dilakukan di madya mandala (bangunan tengah). Di bagian ini juga terdapat tungku api sebagai simbol Dewa Brahma.
Suasana berbeda terlihat di utama mandala. Selain posisinya paling tinggi, bagian ini memiliki fungsi berkaitan dengan spiritual. Pemilik rumah melakukan pemujaan leluhur dan Dewa Tri Murti di tempat ini. Di dalamnya juga terdapat Taksu dan Pelangkiran. “Dengan seperti ini, warga tidak perlu lagi membuat pelinggih penunggun karang seperti di daerah Bali lainnya,” ucapnya. Pemujaan di rumah adat ini dilakukan pada hari-hari tertentu, misalnya Galungan, Kuningan, Pagerwesi dan Purnama atau Tilem. Dilihat dari sisi konstruksi, rumah ini memiliki 12 tiang
penyangga yang terbuat dari kayu, yang disebut bale gajah tumpang salu. Bale dimaknai tempat berlindung, gajah melambangkan ilmu pengetahuan, tumpang salu bermakna tiga bagian. “Dua belas tiang penyangga itu sebagai simbol kekuatan dalam menjalani hidup,” ucap Kader. Di tengah menjamurnya pembangunan rumah modern, rumah adat ini masih tetap dipertahankan, terutama warga yang tinggal di dusun yang belum terjamah keramaian. Itu
sebagai salah satu bentuk penghormatan terhadap leluhur. Sementara itu, Perbekel Sidatapa, Putu Gede mengatakan selain rumah adat, desanya juga memiliki tarian sakral layaknya Desa Cempaga. Warisan leluhur ini masih terus dilestarikan. “Tari sakral juga punya. Kerajinan bambu juga masih bertahan,” pungkasnya. l Sosiawan
MBP/sos
Rumah Adat Desa Sidatapa yang dibangun dengan konsep Tri Mandala. 29 Mei - 4 Juni 2017
41
TA K S U
Jro Mangku Ketut Murtana
Komit Lestarikan Tari Topeng
S
elain dikenal sebagai lumbung padi Bali, Tabanan banyak menyimpan seniman muda yang handal. Salah satunya Jro Mangku Ketut Murtana, seniman muda yang memiliki kemampuan luar biasa dalam seni tari topeng. Seniman sederhana ini mengaku seni tari topeng yang dikuasainya didapat dari pendidikan informal. Melakoni kehidupan berkesenian, bagi Jro Mangku Ketut Murtana merupakan panggilan jiwa agar bisa mengabdi kepada dunia seni. Jro Mangku Ketut Murtana berkomitmen terus ngayah dan berkarya demi ajegnya seni adat dan budaya Bali. Ia terjun belajar seni tari topeng sekitar enam tahun lalu. Ia melakoninya atas permintaan masyarakat, selain memang di Desa Nyambu, Tabanan pada waktu itu belum ada seniman tari topeng. Jro Mangku Ketut Murtana tidak langsung belajar tari topeng, tetapi minta izin terlebih dulu kepada sang guru dalangnya, Ida Begawan di Desa Munggu, Badung. Setelah mendapatkan restu, baru ia belajar seni tari topeng kepada seniman tari Made Maja dari Banjar Sengguan, Kaba Kaba, Tabanan. Belajar tarian topeng ia lakoni di sela-sela rutinitas sebagai seorang dalang wayang. Lewat bimbingan Made Maja, ia diajarkan berbagai jenis tarian topeng. Termasuk, etika, kesopanan, dan estetika penari tertuang dalam dharma pagambuhan. Setelah kemampuannya dirasa cukup, akhirnya ia memberanikan diri tampil menari pertama kalinya di Desa Bajera, Tabanan. Jro Mangku Ketut Murtana mengakui, dibandingkan jenis tarian topeng yang lain, tarian Topeng Arsawijaya sangat berbeda. Hal itu terlihat dari durasinya lebih panjang dan memiliki nilai sakral tersendiri sehingga agak sulit dipelajari dibandingkan tarian lainnya. Gerakan tari Arsawijaya termasuk mencakup semua jenis tarian di dalamnya, karena ada unsur gerak keras dan lembut dalam menarikannya. Dengan perpaduan karakteristik gerak laki-laki dan perempuan, kamahiran seorang penari terletak saat bagaimana cara menarikan topeng Arsawijaya. ‘’Tidak semua penari dapat menarikan tarian ini karena dibutuhkan keahlian tersendiri dari penari. Selain pada aspek sisi keindahan dari seni gerak, tari tarian topeng itu sendiri ketika dimainkan memiliki filosofi dan petuah tersendiri bagaimana seharusnya menjalani kehidupan di dunia,� jelasnya. Seperti halnya tari Topeng Tua, di sana melalui gerak tari dan topeng tua ketika dimainkan, secara tidak langsung ketika menyaksikannya kita semua diajarkan bagaimana ketika menjadi orang tua harus berlaku santun dan bijaksana. Begitu pula dengan jenis tarian topeng lainnya, juga mengandung nilai yang mengajarkan umat manusia sebuah bentuk pengendalian diri dan makna mendalam bagaimana menjalani kehidupan yang baik sebagai seorang manusia di muka bumi ini. Selain menguasai sejarah atau babad, secara tidak langsung sebagai penari topeng ia rasakan bisa mengetahui karakter dan sifat manusia lewat peran dan karakter topeng yang ditarikan.
42 29 Mei - 4 Juni 2017
Jro Mangku Ketut Murtana merupakan sosok yang sabar dan luwes dalam mengajarkan tari topeng kepada muridmuridnya. Sebagai pengajar, Jro Mangku Ketut Murtana memiliki disipilin dan dedikasi tinggi dalam berkesenian dan suka membagikan ilmu seni tari yang dimilikinya kepada siapa pun. Ia berharap bisa terus berkarya dan berkreasi agar seni tari topeng sebagai warisan seni dan budaya Bali bisa terus berkembang dan lestari ke depannya. l Yana
HIBURAN
G
GIGI Jagokan Lagu ’’Adu Domba’’
rup musik GIGI menjagokan lagu “Adu Domba” milik Rhoma Irama di album religi terbaru mereka, “Setia Bersama Menyayangi dan Mencintai”. “Apresiasi dari kami untuk musisi yang punya lagu bagus banget. Respek terhadap karyanya,” kata GIGI saat peluncuran album di Jakarta, belum lama ini. “Adu Domba” mereka pilih karena mewakili kondisi masyarakat di Indonesia akhir-akhir ini, yang disebut vokalis Armand Maulana “sesama saudara saling adu domba.” “Lagu ini tahun 1980-
an, tepat banget liriknya. Kami merasa tepat banget untuk diaransemen ulang,” kata Armand. Merasa lagu itu sangat cocok untuk dibawakan saat ini, Armand, Dewa Budjana (gitar), Thomas Rhamdan (bas) dan Gusti Hendy (drum) lalu menghubungi dan bertemu sang empunya lagu, Rhoma Irama (Bang Haji), yang menyambut (welcome) saat dimintai izin. “Kami WhatsApp mau ambil lagu, ketemu di Depok. Bang Haji welcome banget,” kata Armand. Rhoma, menurut GIGI, memberi mereka kepercayaan
penuh untuk membuat ulang lagunya sehingga urusan legal pun tidak sulit. Setelah merekam “Adu Domba” versi GIGI, mereka mengirimkannya ke Rhoma, dan mendapat sambutan yang baik. Rhoma, dikemukakan Armand, memuji lagu yang diaransemen ulang, dan berpendapat lagunya jadi bagus. “Lagu itu jadi bagus karena aslinya sudah keren,” katanya, menanggapi pujian Rhoma. GIGI juga akan membuat video klip lagu itu, dan disutradarai oleh Oleg Sanca Bachtiar. l kmb
29 Mei - 4 Juni 2017
43
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
BUPATI BADUNG - Dalam rangka pembangunan Pura Ratu Gede Batu Madeg di Banjar Celuk, Desa Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Rabu (10/5), dilaksanakan acara Ngingsirang Ida Batara. Acara ini dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gde Jaya Saputra, Lurah Kapal, Bendesa Adat Kapal, Kepala Lingkungan Banjar Celuk dan tokoh masyarakat setempat. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta bersama masyarakat melaksanakan persembahyangan bersama. Pada akhir acara, Bupati menyerahkan bantuan dana hibah Rp 400 juta yang diterima klian pura Putu Anom Darma Putra.
FH UNWAR - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Fakultas Hukum (FH) Universitas Warmadewa (Unwar) kini memasuki angkatan ke-21, namun masuk angkatan kedua sejak kerja sama antara FH Unwar dan DPC AAI Denpasar. Kali ini diikuti 29 peserta dibuka Jumat (12/5) kemarin. Bagi lulusan FH PTN dan PTS masih terbuka kesempatan mengikuti PKPA FH Unwar karena panitia membuka pendaftaran bagi peserta baru hingga 18 Mei mendatang sebelum perkuliahan dimulai.
MBP/ist
MBP/ist
DPRD BULELENG - Tim pakar DPRD Buleleng mengkritisi penyajian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng 2012-2017. Beberapa poin yang disorot di antaranya penyajian data kemiskinan dan investasi yang masuk, berbanding terbalik dengan laju pertumbuhan ekonomi Buleleng. Atas temuan itu, tim pakar menyerahkan kepada lembaga dewan agar dijadikan bahan penilaian. Koordinator tim pakar Nyoman Sukarma, Kamis (11/5), mengatakan, dari penyajian data kemiskinan pada LKPJ menunjukkan fluktuasi.
KOMUNIKASI POLITIK - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) DPC Tabanan menggelar komunikasi politik di Rumah Makan Sawira, Dangin Carik, Tabanan, Minggu (14/5). Silaturahmi politik kedua partai yang sempat berseberangan saat Pilkada Tabanan 2015 lalu ini berlangsung penuh kekeluargaan. Dari pihak PDI-P hadir Ketua DPC PDI-P Tabanan I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. didampingi sekretaris, bendahara, para pengurus serta para petugas partai yang duduk sebagai anggota DPRD Tabanan dan anggota DPRD Provinsi Bali.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan.
44 29 Mei - 4 Juni 2017
MBP/ist
MBP/ist
POLTEK BALI - Politeknik Negeri Bali atau Poltek Bali, Rabu (10/5) menggelar finalisasi dan sosialisasi pedoman kerja dan pemberdayaan aset, bertempat di Gedung Widya Guna kampus setempat. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mewujudkan sasaran, yaitu peningkatan citra, kemitraan, dan internasionalisasi institusi agar tercapai sesuai target waktu yang telah ditentukan.
BUPATI TABANAN - I Nyoman Wester, pensiunan guru SMP negeri dari Banjar Antap Dajan Sema, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, akhirnya bisa tersenyum sumringah setelah sekian lama tinggal di rumahnya yang rusak parah. Rumahnya tersebut kini jauh lebih nyaman dan layak untuk dihuni, setelah PT Taspen Cabang Denpasar memberikannya bantuan bedah rumah lewat program CSR (Coorporate Social Responsibility). Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan langsung bantuan tersebut melalui Kepala Cabang PT Taspen Denpasar I Gede Agus Adi Sucipto, Senin (15/5).
MBP/ist
STIKES BALI - Rabu (10/5), merupakan puncak Dies Natalis XII Stikes Bali. Puncak dies ditandai pemotogan tumpeng oleh Ketua Stikes Bali I G.P. Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. disaksikan Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa dan Ketua YPPLPK Bali Drs. Ida Bagus Arka. Acara HUT juga diisi launching jurnal dan tari Lotus dari mahasiswa Thailand serta penyerahan penghargaan bagi dosen berprestasi.
MBP/ist
NGENTEG LINGGIH - Karya Padudusan, Mupuk Padagingan lan Ngenteg Linggih di Pura Pauman Desa Pakraman Peraupan, Peguyangan Kangin, yang puncak karyanya digelar pada Buda Kliwon Pahang, 10 Mei 2017 lalu, berjalan lancar dan sukses. Puncak karya di-puput Ida Rsi Batanbuah dan Ida Rsi Tembau. Kamis (11/5), dilanjutkan dengan prosesi nyurud ayu (matatah massal) dan nganyarin. Prosesi matatah diikuti 17 pamilet. Hadir pangelingsir Puri Penatih I Gusti Ngurah Jaya Negara. 29 Mei - 4 Juni 2017
45
A KT I V I TA S
MBP/ist MBP/ist
UNMAS DENPASAR - Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar sangat intens menjalin kerja sama internasional. Lagi pula kerja sama internasionalnya tak hanya di atas kertas melainkan diisi program nyata. Setelah dengan Ban Somdejchaopraya Rajabbat University (BSRU), kini Unmas menjalin kerja sama denga Maejo University, Thailand. Penandatanganan MoU, Senin (15/5) dilakukan Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. dan Rektor Maejo University, Asisten Prof. Dr. Chanman Yosra.
BUPATI BADUNG - Semangat toleransi, pluralisme dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat terasa pada Misa Syukur Ramah Tamah Seminari Roh Kudus Tuka Paroki Tri Tunggal Maha Kudus Tuka dan Perayaan 100 Tahun Penampakan Bunda Maria di Fatima di Seminari Roh Kudus Tuka, Desa Dalung, Sabtu (13/5). Kegiatan ini dihadiri Anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan, Koster, M.M., Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa dan Anggota DPRD Badung I Wayan Sandra.
MBP/ist
UNWAR - Kinerja pengelola Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn) Universitas Warmadewa (Unwar) patut diacungi jempol. Baru berusia setahun, MKn Unwar terus memberi penguatan akademik. Jumat (12/5), MKn Unwar meneken MoU dengan Prodi MKn Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung guna memperkuat konten kurikulum. Penandatanganan MoU dilakukan Kaprodi MKn Unwar Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. dan Kaprodi MKn Unpad Dr. Isis Ikhwansyah, S.H., M.H.
46 29 Mei - 4 Juni 2017
MBP/ist
BPPD BADUNG - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung tidak hanya gencar melakukan promosi ke luar negeri. Pada tahun 2017 ini BPPD Kabupaten Badung juga mengadakan kegiatan promosi di dalam negeri untuk menjaring wisatawan domestik. Salah satunya melalui Pameran Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara (GWBN) Expo 2017 yang diselenggarakan 11-14 Mei 2017 di Hall A Jakarta Convention Centre. Pameran Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara merupakan kegiatan tahunan terbesar dan terlengkap tentang daya tarik wisata di Indonesia.
MBP/ist MBP/ist
SENATOR WEDAKARNA - Senator DPD-RI asal Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, menunjukkan konsistensinya sebagai tokoh Hindu Indonesia yang selalu hadir dalam setiap kegiatan umat Hindu di luar Bali. Konsistensi ini dilakukan sejak menjadi aktivis mahasiswa di Jakarta dan hingga kini menjadi pejabat RI. Hal itu dilakukannya demi melanjutkan kaderisasi kepada anak– anak muda Hindu Indonesia. Hal tersebut terekam dalam kegiatan peluncuran film ‘’Pemangku Sang Romo’’ atas inisiatif mahasiswa Hindu di Jawa.
SMK DWIJENDRA - Setiap bulan Mei, SMK Dwijendra Denpasar memiliki event rutin tahunan Gebyar SMK Dwijendra Denpasar. Gebyar SMK Dwijendra 2017 berlangsung meriah, Sabtu (13/5), dibuka Sekretaris Yayasan Dwijendra Denpasar Ir. Wayan Abdi Negara, M.Si. di Lapangan SMK Dwijendra, Jalan Suradipa, Peguyangan. Gebyar SMK Dwijendra Denpasar diisi jalan sehat dan lomba lagu pop Bali melibatkan siswa SMP se-Kota Denpasar, Badung dan Gianyar.
MBP/ist
MBP/ist
IHDN DENPASAR - Fakultas Dharma Duta Jurusan Hukum Program Studi Hukum Hindu Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Jumat (12/5) menggelar seminar nasional di Kantor PHDI Jalan Ratna, Denpasar. Seminar ini mengambil tema ‘’Strategi Penanggulangan Korupsi di Perguruan Tinggi’’. Inti dari seminar adalah mengajak masyarakat, mahasiswa dan para pengajar termasuk dosen untuk mencegah terjadinya korupsi secara dini.
BUPATI KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melantik ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari pejabat eselon II, III dan IV, Rabu (17/5). Pada pelantikan tersebut, Bupati Suwirta menyampaikan para pegawai mesti ikut serta dalam membangun Kabupaten Klungkung. Sebab, apapun posisi dan jabatan yang sedang diemban, jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab maka hal itu merupakan bentuk sebuah pengabdian dalam mendukung pembangunan.
29 Mei - 4 Juni 2017
47
A KT I V I TA S
MBP/ist
BPJS KESEHATAN - Jaminan kesehatan adalah hak setiap pekerja yang tidak boleh ditunda. Apalagi, baru dipenuhi MBP/ist
POLTEK BALI - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Politeknik Negeri Bali atau Poltek Bali menggelar Olimpiade Akuntansi XVIII SMA/SMK se-Indonesia dan Lomba Akuntansi VII Universitas se-Indonesia, Sabtu (13/5). Bertempat di Gedung Widia Padma kampus setempat, kegiatan ini diikuti 252 orang yang terdiri atas 178 peserta Olimpiade Akuntansi dari 80 SMA/SMK dan 74 peserta Lomba Akuntansi dari 24 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
ketika pekerja yang bersangkutan sakit atau membutuhkan pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, BPJS Kesehatan kembali mengingatkan para pemilik dan manajemen perusahaan untuk bergegas mendaftarkan entitas dan karyawannya menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
MBP/ist
GEDE PRAMA - Gede Prama hadir di Kabupaten Klungkung untuk bertutur tentang kedamaian jiwa dan keluarga, Sabtu (13/5). Bertempat di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Gede Prama membius ratusan undangan yang hadir melalui wejangan dan senandung lagu-lagu sederhana namun mampu mendamaikan jiwa para undangan yang hadir. Menurut pria yang merupakan seorang guru dan pelayan di jalan meditasi, acara ini sejalan dengan semboyan Pemkab Klungkung, yaitu Gema Santi yang berarti menyuarakan kedamaian.
48 29 Mei - 4 Juni 2017
MBP/ist
BDPHN - Badan Dana Punia Hindu Nasional (BDPHN) sebagai lembaga yayasan kembali menggelar kegiatan Bedah Buku Hindu sebagai bentuk kepedulian terhadap umat Hindu dan apresiasi kepada para penulis buku Hindu. Acara bedah buku Hindu berjudul ‘’Hindu Menjawab 3 Dialog dengan Kristen dan Islam’’ karya Ngakan Made Madrasuta ini merupakan salah satu cara efektif menyampaikan pemikiran penulis atau pengarang. Dengan kegiatan bedah buku, proses pentransferan informasi dan pengetahuan yang ada dalam suatu buku bisa disampaikan dengan baik kepada peserta yang hadir.
MBP/ist MBP/ist
PURA GEDE PAUMAN - Di era moderninasi dan kapitalisme yang diwarnai dengan konflik sosial yang mampu memecah rasa persaudaraan dan kerukunan antarumat, dibutuhkan ideologi kebangsaan dan rasa toleransi yang tinggi antarsesama umat manusia. Konsep kesetaraan dan kebersamaan dijadikan ideologi kuat yang mendasari keberadaan Pura Gede Dalem Pauman. Pura yang berlokasi di Banjar Tegallinggah, Padangsambian Kaja itu hingga saat ini masih tetap eksis dan dijaga kelestarian dan kesakralannya.
PPLH UNUD - Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan bekerja sama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Udayana (PPLH Unud) menyelenggarakan diskusi publik tentang ‘’Menuju Bali Mandiri Energi’’ di Gedung Pascasarjana Unud, Sudirman, Jumat (12/5). Kegiatan ini merupakan diskusi publik terbatas dengan metode Focus Group Discussion, melibatkan para pemangku kepentingan baik formal maupun informal.
MBP/ist
MBP/ist
FKUB - Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia (FKUB) Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet menjadi narasumber tunggal dalam acara Rakor Kementerian di lingkungan Kemenkopolhukam, Senin (15/5). Rakor tersebut mengambil topik ‘’Masalah Kebinekaan dan Kerukunan Bangsa’’. Dikatakannya, Undang-undang No.17 Tahun 2013 telah mengebiri fungsi dan kewenangan pemerintah yang merupakan penyelenggara tinggi negara.
BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengapresiasi semangat dan komitmen Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dalam “memerangi” paham-paham yang bertentangan dengan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Apel Kebangsaan GP Ansor dan Banser 2017 bertema “Bersama Menjaga Bali Demi Keutuhan dan Kejayaan NKRI” di Lapangan Lumintang, Denpasar, Minggu (14/5).
29 Mei - 4 Juni 2017
49
A KT I V I TA S
MBP/ist
PBB P2 - Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) di Badung dipastikan gratis. Yang penting, tanah tersebut milik masyarakat Badung dan tidak dikomersialkan. Hal tersebut dikemukakan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, S.Sos., didampingi Wabup Drs. Ketut Suiasa, S.H., saat sosialisasi kebijakan Pemkab Badung terhadap PBB P2 tahun 2017 di ruang Sidang Utama Gosana lantai III Kantor DPRD Badung, Senin (15/5).
MBP/ist
MBP/ist
ARYA WEDAKARNA - Kaget, begitulah ekspresi peraih suara terbanyak Pemilu DPD-RI 2014, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III, saat menemukan fakta bahwa lambang negara Pancasila yang dipasang di kelas dan ruang Ujian Nasional (UN) ditutupi oleh pihak sekolah. Menurut senator termuda asal Bali ini, seharusnya Pancasila tidak menjadi sasaran atas nama takut dicontek oleh siswa.
50 29 Mei - 4 Juni 2017
PEMKAB TABANAN - Tanah Lot merupakan destinasi wisata yang tiada duanya di dunia. Dengan keindahan panorama dan adanya pura serta beberapa tempat suci yang ada di sekitarnya, menjadikan Tanah Lot sebagai tempat wisata yang religius dan menawan setiap wisatawan yang pernah mengunjunginya. Karena keunggulan tersebut, Pemkab Tabanan berupaya terus menggali serta memaksimalkan potensi yang dimiliki Tanah Lot. Kali ini dengan menggelar suatu event yang bertingkat Internasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 7-9 Juli 2017 mendatang.
186 | 29 Mei - 4 Juni 2017
Ranperda Bendega
Buah Perjuangan 31 Tahun
RP 20.000