Vol. XII No. 18 | 26 Januari - 8 Februari 2018
IV
Vol. XII No. 18
General Information
Januari 30th Anggara Kasih Prangbakat/Anggara Kliwon Prangbakat :
DIRECT TOURISTS ARRIVAL TO BALI 2017 vTOTAL : 4,219,317
600000 500000
Here are 15 Assembly Points for Travelers Related to Mount Agung Eruption f travelers happen to be outside the hotel and get hampered from returning to respective hotel, please go to the 15 Assembly Points having been prepared by PUTRI Bali, a Bali tourism association that is very concerned about the eruption of Mount Agung. The fifteen assembly points are as follows: 1. Grand Inna Bali Beach Hotel 2. ITDC Nusa Dua 3. Krisna Oleh-Oleh Sunset Road 4. Krisna Wisata Kuliner 5. Taman Ayu 6. Bali Bird Park 7. Bali Adventure Tour 8. Bali Safari and Marine Park 9. Kertalangu Tourism Village 10. True Bali Experience 11. Bencingah Puri Ubud 12. Pod Chocolate 13. Taman Sari 14. Ubud Adventure Center 15. Pod Chocolate Cafe Sunset
I
(BTN/*)
0
JAN.
FEB.
JUNE JULY AUG. SEPT. OCT.
361,006
550,520
583,291
593,767
489,376
MAR. APR. MAY
296,229
477,464
415,461
100000
NOV.
THE TOP TEN ARRIVAL BY NATIONALITY NOVEMBER 2017
TOTAL FOREIGN TOURIST ARRIVALS : 361,006 CHINESE ________________ 85,898
100000
AUSTRALIAN _____________ 73,795
80000
BRITISH _ _______________ 14,836
20000
8,328
8,430
9,919
10,919
13,523
13,785
14,836
40000
Holy snake at Tanah Lot Temple
INDIAN __________________ 21,122
60000
21,122
Piodalan di: - Pr. Dalem - Ds. Batur, Kintamani, - Pr. Ida Ratu Pasek - Besakih, - Ngusabha Ngeheed di Pr. Benua Kawan - Besakih, - Pr. Dalem Suci - Ds. Dukuh, Sidemen, Karangasem, - Pr. Puri Agung Dalem Tarukan Sawah Jero Agung - Ds. Pejeng, Gianyar, - Pr. Rambut Siwi - Jembrana, - Pr. Batu Bolong - Ds. Canggu, Kuta, Badung, - Pr. Pasek - Ds. Kelaci, Marga, Tabanan, - Pr. Pasek - Ds. Dauh Waru, Jembrana, - Pr. Ratu Pasek - Ds. Sangsit, Buleleng, - Pr. Desa - Ds. Banyuning, Buleleng, - Pr. Pasek Gelgel - Ds. Patemon, - Pr. Tirtha Anom Padangsigi - Ds. Sanding, Tampaksiring, - Pr. Pedharman Batur Sari Ngiis - Ds. Jegu, Panebel, Tabanan, - Pr. Srijong - Tabanan, - Pr. Pucak Mundi - Nusa Penida, - Pr. Dadia Agung Pasek Bandesa - Ds. Dukuh, Manuaba, Tegalalang, - Pr. Kahyangan Jagat Kancing Gumi Bali Batulantang - Ds. Sulangai, Petang, - Pr. Paibon Bandesa Manik Mas - Ds. Serongga Kelod, Gianyar.
The Department of Tourism (Bali) has six Information Centres where booklets and brochures can be obtained free of charge. Addresses: Ngurah Rai International Airport, Tuban, Phone: (0361) 751011; Bina Wisata Ubud, next to the village head’s in Ubud; Government Tourist Information Centre, Jl. Raya Kuta No. 2, Kuta - Badung, Kuta; Government Tourist Office, Jl. S. Parman Niti Mandala, Denpasar, Phone (0361) 222387, Buleleng Government Tourist Office, Jl. Veteran 23, Singaraja, Phone: (0361) 25141.
300000 200000
Fire: 113; Police: 110; Ambulance: 118; Indonesian Red Cross: 225-465; Rescue Coordination Office: 751111; Directory Enquiries 108; International Operator: 101; Post Service Information: 161; Time: 103; Immigration Officer: 227828, 7510388; Public Hospital 227-911. TOURIST INFORMATION
400000 452,203
Purnama Sasih Kaulu/Buda Umanis Prangbakat :
Holy Water at Tanah Lot for Staying Young
IMPORTANT TELEPHONE NUMBERS
73,795
31
st
26 Januari - 8 Februari 2018
85,898
Piodalan di: - Pr. Dalem Tampuagan - Br. Sengguan, Klungkung, - Pr. Bukit Buluh - Ds. Gunaksa, Klungkung, - Pr. Tirtha Sudamala - Ds. Bebalang, Bangli, - Pr. Paibon Pasek Bandesa - Ds. Sangsit, Sawan, Buleleng, - Pr. Pasek Gelgel - Ds. Pangi, Dawan, Klungkung, - Pr. Gunung Pangeseng - Lombok, - Pr. Dalem Banyuning - Buleleng Timur, - Pr. Tengah Padang - Tegalalang, - Pr. Lasem Pauman Padang Entas - Br. Titih, Denpasar, - Pr. Panti Pasek Gobleg - Br. Sanda, Pupuan, Tabanan, - Pr. Kawitan Tangkas Kori Agung - Besakih, - Pr. Tengkulak - Ds. Siyut, Tulikup, Gianyar, - Pr. Dalem - Ds. Benawah, Gianyar, - Pr. Mertha Sari - Jembrana, - Pr. Gunung Pangsang - Lombok, - Pr. Taman Sari - Ubud, - Pr. Batukaru - Ubud, - Pr. Penataran Dalem Dimade - Ds. Guliang, Bangli, - Pr. Pasek Dangka - Ds. Guwang, Sukawati, - Pr. Hyang Ayun - Br. Pabean, Ketewel, Sukawati, - Pr. Penataran Badung - Ds. Ogang, Sidemen, Karangasem.
JAPANESE _______________ 13,785 AMERICAN ______________ 13,523 SOUTH KOREAN __________ 10,919 GERMAN ________________ 9,793
0
FRENCH ________________ 8,430 SINGAPOREAN ___________ 8,328
PKB Ke-40 Kota Denpasar Menyertakan Sekitar 30 Cabang Seni alam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 ini Kota Denpasar menyertakan sekitar 30 cabang seni. Gong kebyar lansia dan PAUD masih menjadi pavorit, sehingga dipentaskan kembali. Hal tersebut terungkap pada rapat evaluasi sebelum berlaga diajang PKB ke-40 oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar di Aula Sabho Lango Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (17/1). Selain itu, masalah dana masih menjadi kendala bagi masing-masing peserta yang ditunjuk menjadi duta PKB Kota Denpasar. Kepala Bidang Seni Dinas Kebudayaan, Dwi Wahyuning Kristiansanti mengatakan, terkait masalah dana sudah setiap tahun terjadi. “Pada intinya, kami Dinas Kebudayaan belum mampu memberikan plavon dana sesuai yang dibutuhkan. Hal ini mengingat dana yang digelontor yang bersumber dari dana APBD belum mencukupi,” ungkapnya. Wiwin demikian sapaan akrabnya menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar tak hanya mengurusi Dinas Kebudayaan saja, namun juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang perlu mendapat support dana. Dana yang dibutuhkan untuk 40 sekaha yang akan tampil
Holy water at Tanah Lot anah Lot tourist attraction is indeed a fantastic destination. In addition to offering a magnificent sunset sensation, it also exudes a positive aura coming from the temples at the surrounding areas. Even, such an aura penetrates into the very bottom of the heart. Well, another uniqueness kindling the tourist admiration is the fresh water springing in the middle of the ocean. “The holy spring amidst the ocean also serves as a main attraction,” said Operations Manager of the Tanah Lot tourist attraction, Toya Adnyana. Indeed, for tourists actively involving in spiritualism, other than being able to pray in Tanah Lot Temple, they could also make their time to wash their hands and even wash their face. Aside from conducted by the Balinese Hindu
T
D
BTN/bud
di PKB adalah berjumlah Rp. 2.921.600.000,Terhadap keberadaan ini, pihaknya mohon permakluman kepada para peserta yang ditunjuk menjadi duta PKB. Namun, dirinya juga bersyukur bahwa ternyata dana bukan segalagalanya yang penting bagaimana membangun semangat kebesamaan dalam mengemban tugas mulia ini. “Tingkat partisipasi masyarakat Kota Denpasar terhadap dutanya sampai sekarang terbilang sangat tinggi. Terbukti dari kekurangan tersebut masyarakat telah berupaya untuk mencarikan jalan keluarnya sehingga duta PKB Denpasar bisa berlaga. Bahkan berhasil menorehkan prestasinya di setiap kancah PKB. (BTN/bud)
BTN/bud
community, tourists or visitors of different religions also did it. They believed that by enjoying the holy water, their mind would be fresh and clear like the crystal clear holy water. “Some people believe if they can wash hand, or even wash their face with the holy water, they will stay young,” he said. Besides, local society also believes if the holy water has a quality to cure various diseases. The holy water itself is also believed to be a blessing of salvation by the communities, including the nonHindu. Another uniqueness retained by Tanah Lot is the sacred snake inhabiting the cave below the cliff. Tourists loving animal like best this attraction and they even dare to hold the venomous snake. By all means, they should be guided
by the snake charmer who specially takes care of the animal. This animal becomes a very nice attraction to be published. No one knows about the exact number of the snakes because they always change every day. Well, one thing should be born in mind is that watching the snakes should not get through the afternoon because before the nightfall those snakes will come out and guard the entrance into the Tanah Lot Temple. “Local people believe that those snakes will be in charge of keeping the sanctity of the temple. At that time, no one will dare to go into the temple, even though they will say prayers,” he explained. (BTN/015)
Kini Bali Travel News hadir on iPad dan juga dapat diakses via mobile iPhone, Blackberry dan Nokia Symbian. Ketik : http://m.bali-travelnews.com via browser mobile
VOL. XII NO. 18, 26 Januari - 8 Februari 2018
II
Bupati Eka Resmikan Gedung Keserasian Sosial B
upati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan Gedung Keserasian Sosial di Banjar Umadiwang, Desa Batannyuh, Belayu, Marga, Jumat (12/1). Gedung ini merupakan kerjasama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai upaya menciptakan kehidupan bermasyarakat yang serasi dan harmonis. Gedung ini diperuntukkan bagi perlindungan masyarakat jika suatu saat terjadi bencana alam atau peristiwa yang mengancam masyarakat, untuk mengatasi konflik di masyarakat serta untuk menyatukan masyarakat, sehingga tidak adanya perselisihan diantara
masyarakat. Hal ini selaras dengan Visi dan Misi Kabupaten Tabanan, yakni Terciptanya Masyarakat Tabanan yang Serasi (Sejahtera, Aman dan Berprestasi). Pada kesempatan itu, Bupati Eka juga menyempatkan diri meresmikan Program Bedah Rumah dari Dinas Sosial Kabupaten Tabanan yang bekerjasama dengan Pemerintah Pusat, yaitu warga atas nama Ni Made Riani. Saat peresmian itu Bupati Eka didampingi Anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi, Kepala Dinas Sosial I Nyoman Gede Gunawan dan dihadiri seluruh OPD di Tabanan, Camat Marga, Perbekel dan tokoh adat setempat. (BTN/bud)
Petani Dapat Kartu Tani BTN/bud
Ngresigana di Pura Petirtan Taman Campuhan
M
asyarakat Desa Adat Sala melaksanakan uapacara Ngeresigana di Pura Petirtan Taman Campuhan Sala, Selasa (16/1). Upacara tersebut dipuput oleh Ida Pandita Empu Parama Yoga dari Geria Sala Simpati. Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli, Muspika Kecamatan Susut, PHDI, Perwakilan DPRD Dewa Gede Oka dan perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bendesa Adat Desa Sala Bapak Kayana mengatakan, upacara Ngeresigana ini sebagai upaya menjaga dan melestarikan peninggalan leluhur, dan meningkatkan
kualitas sepritual dalam kehidupan beragama serta berbudaya, sekaligus sebagai prosesi akhir setelah melakukan renovasi besar besaran di Pura Petirtan Taman Campuhan Sala. “Pura Petirtan Taman Campuhan merupakan pura kuno yang merupakan peninggalan leluhur,” katanya. Keberadaan pura tersebut, jelas Kayana, awalnya berada di bagian bawah, namun karena seringnya terkena longsor dari tebing disekitarnya akhirnya dilakukan pemugaran dan renopasi sehingga keberadaanya seperti saat ini. “Pura petirtaan ini dikelola oleh masyarakat Desa Adat Sala yang
mana merupakan tempat pesucian para Dewa dan sekaligus merupakan tempat pemelastian bagi masyarakat Sala dan sekitarnya,” terangnya. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan, apresiasi kepada masyarakat Sala yang telah melakukan pelestarian budaya yang menjadi warisan leluhur. Hal ini memberi terobosan bagi masyarakat bukan hanya sebagai sarana pengobatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat dan sekitarnya, tetapi mampu membersihkan diri dari hal-hal negatif dengan melakukan penglukatan. (BTN/bud)
VOL. XII NO. 18, 26 Januari - 8 Februari 2018
Bupati Minahasa Selatan Belajar Pariwisata di Badung
B
upati Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu belajar pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Badung. Kehadiran Bupati Chris-
M
BTN/ist
S
ebanyak 85 orang petani dari Subak Pulagan, Tampaksiring, Gianyar menerima Kartu Tani dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar. Pemberian Kartu Tani merupakan kerjasama Pemerintah Gianyar dengan Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai upaya memudahkan pelayanan kepada petani. Penyerahan Kartu Tani dilakukan oleh Plt. Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya didampingi Pimpinan Jaringan dan Layanan BNI Kantor Wilayah Bali Nusra, Hasan Ashari kepada lima orang perwakilan di Wantilan Pura Kahyangan Tiga, Banjar Mantring, Tampaksiring, Jumat, (12/1). Kadis Pertanian, Ir. I Made Raka, M.Si. mengatakan, Kartu Tani merupakan media penyaluran Bansos dan subsidi dengan menggunakan kartu multifungsi yang dikeluarkan perbankan, berbasis tabungan. Penerima akan terekam dalam kartu tersebut. “Peluncuran
Kartu Tani ini upaya pemerintah untuk memenuhi hak-hak masyarakat petani dalam mendapatkan pelayanan dengan menjalin kerjasama dengan BNI,” ucapnya. Manfaat Kartu Tani ini, jelasnya untuk pemanfaatan pembelian pupuk, benih dan sarana lain yang dibutuhkan petani. “Yang pertama kita berikan Subak Pulagan karena sebagai warisan budaya dunia. Ke depan, kita akan menyasar seluruh petani di Kabupaten Gianyar,” terang Made Raka. Pakaseh Subak Pulagan, Sang Nyoman Astina mengatakan, petani Subak Pulagan merasa diuntungkan baik dari segi pelayanan maupun harga. Dengan adanya Agen46 sebagai penyalur pupuk bersubsidi, memudahkan petani untuk mencari pupuk. “Sangat menguntungkan petani. Dari segi harga dan ketersediaan pupuk juga terkontrol karena petani yang tidak memegang Kartu Tani tidak dapat mencari pupuk di Agen46,” terang Sang Nyoman Astina. (BTN/bud)
III
tiany Eugenia Paruntu bersama rombongan diterima Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama OPD terkait di Ruang Pertemuan Nayaka Gosana, Puspem Badung, Mangupraja Mandala, Rabu (17/1).
HUT Bhuwana Kerta di Buleleng
emperingati HUT ke70 Monumen Bhuwana Kerta diisi dengan upacara bendera di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Rabu (17/1). Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana tampil sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan pembaca sejarah berdirinya monumen, Nyoman Punduh dari LVRI Buleleng; Perwira Upacara, Letnan Satu Infantri Wayan Nada; dan Komandan Upacara, Kapten Infantri Ida Komang Widnyana. Bupati Agus Suradnyana dalam sambutannya mengajak semua peserta menjadikan momen ini untuk merenungkan dan menghayati nilai-nilai perjuangan kemerdekaan, mengaktualisasikan nilai
perjuangan itu untuk membangun Buleleng. ”Ada unsur-unsur keinginan memaksakan kehendak yang bisa menggoyahkan persatuan dan kesatuan bangsa, dan menyebarkan berita palsu serta menghancurkan generasi muda melalui narkoba,” ungkapnya. Karenanya, Bupati Agus Suradnyana mengajak semua pihak, serta generasi muda menjadi motivator untuk menghidupkan makna empat pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Peringatan, dirangkaikan dengan peringatan Hut LVRI ke-61 yang diisi dengan pelayanan kesehatan seara gratis kepada anggota veteran. (BTN/r)
BTN/ist
Bupati Christiany Eugenia Paruntu mengatakan, disamping bersilaturahmi kehadirannya bersama rombongan juga untuk mengetahui bagaimana upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam penyusunan langkah strategis percepatan pembangunan khususnya dalam pengembangan potensi pariwisata daerah serta langkah mempromosikan. “Kami mengajak Kepala OPD terkait. Kami berharap kehadiran di Kabupaten Badung untuk belajar bagaimana strategi meningkatkan pendapatan asli daerah lewat sektor pariwisata dan sektor pembangunan fasilitas infrastruktur yang menunjang pariwisata, dapat dijadikan ide-ide kedepan dalam melangkah bersama,” katanya. Wakil Bupati Suiasa memberikan apresiasi dan penghargaan sudah memilih Kabupaten Badung sebagai obyek kunjungan kerja. “Kami berharap, melalui kunjungan ini dapat meningkatkan silahturahmi dan sinergitas sebagai wujud bersama-sama membangun silaturahmi nasional kita dan mudah mudahan kami bisa kunjungan balik ke Kabupaten Minahasa Selatan,” ungkapnya. Wakil Bupati Suiasa mengatakan bahwa visi dan misi Pemerintah Kabupaten Badung telah dituangkan dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung, yang didalamnya mencakup 5 (lima) program prioritas pembangunan di Badung yaitu; ketercukupan akan sandang, pangan dan papan; kesehatan dan pendidikan; jaminan sosial dan ketenagakerjaan; seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. (BTN/bud)
Bupati Giri Prasta Resmikan Balai Banjar Ganggasari Kapal
B
upati Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Balai Banjar Ganggasari, Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Selasa (16/1) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta juga menyerahkan bantuan secara pribadi sebesar Rp 15 juta yang diterima Kelian Adat Banjar Ganggasari I Ketut Nugera. Bupati Giri Prasta memberikan apresiasi atas pelaksanakan upacara melaspas Balai Banjar Ganggasari seperti Penyengker, Pelinggih dan Ida Begawan Penyarikan. Banjar merupakan simbol budaya dan banjar menjadi akar pelestarian seni dan budaya Bali. “Pemerintah Kabupaten Badung selalu mendukung kegiatan Sekaa Teruna. Di tahun 2018 ini Sekaa Teruna dibantu Rp 20 juta untuk kegiatan Ngerupuk dan kegiatan Nyepi,” terangnya. Bupati Giri Prasta juga mendukung keberadaan Sekaa Teruna di
masing-masing banjar. “Organisasi Sekaa Teruna dapat melaksanakan program kegiatan berlandaskan konsep ajaran agama Hindu Tri Hita Karana yaitu hubungan manusia dengan Tuhan (Parahyangan), hubungan manusia dengan manusia (Pawongan), hubungan manusia dengan lingkungan (Pelemahan),” terangnya. Kelian Adat I Ketut Nugera mengucapkan terima kasih atas bantuan hibah Bupati Badung senilai Rp 900 juta melalui APBD 2017, sehingga renovasi dan pembangunan Balai Banjar Adat Ganggasari dapat terwujud maksimal. “Kami atas nama krama banjar Ganggasari menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung yang telah banyak membantu dan kami masyarakat telah merasakan implementasi program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) khususnya, bidang seni, adat, agama dan budaya,” paparnya. (BTN/r)
BTN/ist
VOL. XII NO. 18, 26 Januari - 8 Februari 2018
II
Bupati Eka Resmikan Gedung Keserasian Sosial B
upati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti meresmikan Gedung Keserasian Sosial di Banjar Umadiwang, Desa Batannyuh, Belayu, Marga, Jumat (12/1). Gedung ini merupakan kerjasama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai upaya menciptakan kehidupan bermasyarakat yang serasi dan harmonis. Gedung ini diperuntukkan bagi perlindungan masyarakat jika suatu saat terjadi bencana alam atau peristiwa yang mengancam masyarakat, untuk mengatasi konflik di masyarakat serta untuk menyatukan masyarakat, sehingga tidak adanya perselisihan diantara
masyarakat. Hal ini selaras dengan Visi dan Misi Kabupaten Tabanan, yakni Terciptanya Masyarakat Tabanan yang Serasi (Sejahtera, Aman dan Berprestasi). Pada kesempatan itu, Bupati Eka juga menyempatkan diri meresmikan Program Bedah Rumah dari Dinas Sosial Kabupaten Tabanan yang bekerjasama dengan Pemerintah Pusat, yaitu warga atas nama Ni Made Riani. Saat peresmian itu Bupati Eka didampingi Anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi, Kepala Dinas Sosial I Nyoman Gede Gunawan dan dihadiri seluruh OPD di Tabanan, Camat Marga, Perbekel dan tokoh adat setempat. (BTN/bud)
Petani Dapat Kartu Tani BTN/bud
Ngresigana di Pura Petirtan Taman Campuhan
M
asyarakat Desa Adat Sala melaksanakan uapacara Ngeresigana di Pura Petirtan Taman Campuhan Sala, Selasa (16/1). Upacara tersebut dipuput oleh Ida Pandita Empu Parama Yoga dari Geria Sala Simpati. Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli, Muspika Kecamatan Susut, PHDI, Perwakilan DPRD Dewa Gede Oka dan perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bendesa Adat Desa Sala Bapak Kayana mengatakan, upacara Ngeresigana ini sebagai upaya menjaga dan melestarikan peninggalan leluhur, dan meningkatkan
kualitas sepritual dalam kehidupan beragama serta berbudaya, sekaligus sebagai prosesi akhir setelah melakukan renovasi besar besaran di Pura Petirtan Taman Campuhan Sala. “Pura Petirtan Taman Campuhan merupakan pura kuno yang merupakan peninggalan leluhur,” katanya. Keberadaan pura tersebut, jelas Kayana, awalnya berada di bagian bawah, namun karena seringnya terkena longsor dari tebing disekitarnya akhirnya dilakukan pemugaran dan renopasi sehingga keberadaanya seperti saat ini. “Pura petirtaan ini dikelola oleh masyarakat Desa Adat Sala yang
mana merupakan tempat pesucian para Dewa dan sekaligus merupakan tempat pemelastian bagi masyarakat Sala dan sekitarnya,” terangnya. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan, apresiasi kepada masyarakat Sala yang telah melakukan pelestarian budaya yang menjadi warisan leluhur. Hal ini memberi terobosan bagi masyarakat bukan hanya sebagai sarana pengobatan yang dipercaya oleh masyarakat setempat dan sekitarnya, tetapi mampu membersihkan diri dari hal-hal negatif dengan melakukan penglukatan. (BTN/bud)
VOL. XII NO. 18, 26 Januari - 8 Februari 2018
Bupati Minahasa Selatan Belajar Pariwisata di Badung
B
upati Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu belajar pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Badung. Kehadiran Bupati Chris-
M
BTN/ist
S
ebanyak 85 orang petani dari Subak Pulagan, Tampaksiring, Gianyar menerima Kartu Tani dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar. Pemberian Kartu Tani merupakan kerjasama Pemerintah Gianyar dengan Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai upaya memudahkan pelayanan kepada petani. Penyerahan Kartu Tani dilakukan oleh Plt. Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya didampingi Pimpinan Jaringan dan Layanan BNI Kantor Wilayah Bali Nusra, Hasan Ashari kepada lima orang perwakilan di Wantilan Pura Kahyangan Tiga, Banjar Mantring, Tampaksiring, Jumat, (12/1). Kadis Pertanian, Ir. I Made Raka, M.Si. mengatakan, Kartu Tani merupakan media penyaluran Bansos dan subsidi dengan menggunakan kartu multifungsi yang dikeluarkan perbankan, berbasis tabungan. Penerima akan terekam dalam kartu tersebut. “Peluncuran
Kartu Tani ini upaya pemerintah untuk memenuhi hak-hak masyarakat petani dalam mendapatkan pelayanan dengan menjalin kerjasama dengan BNI,” ucapnya. Manfaat Kartu Tani ini, jelasnya untuk pemanfaatan pembelian pupuk, benih dan sarana lain yang dibutuhkan petani. “Yang pertama kita berikan Subak Pulagan karena sebagai warisan budaya dunia. Ke depan, kita akan menyasar seluruh petani di Kabupaten Gianyar,” terang Made Raka. Pakaseh Subak Pulagan, Sang Nyoman Astina mengatakan, petani Subak Pulagan merasa diuntungkan baik dari segi pelayanan maupun harga. Dengan adanya Agen46 sebagai penyalur pupuk bersubsidi, memudahkan petani untuk mencari pupuk. “Sangat menguntungkan petani. Dari segi harga dan ketersediaan pupuk juga terkontrol karena petani yang tidak memegang Kartu Tani tidak dapat mencari pupuk di Agen46,” terang Sang Nyoman Astina. (BTN/bud)
III
tiany Eugenia Paruntu bersama rombongan diterima Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama OPD terkait di Ruang Pertemuan Nayaka Gosana, Puspem Badung, Mangupraja Mandala, Rabu (17/1).
HUT Bhuwana Kerta di Buleleng
emperingati HUT ke70 Monumen Bhuwana Kerta diisi dengan upacara bendera di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Rabu (17/1). Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana tampil sebagai Inspektur Upacara. Sedangkan pembaca sejarah berdirinya monumen, Nyoman Punduh dari LVRI Buleleng; Perwira Upacara, Letnan Satu Infantri Wayan Nada; dan Komandan Upacara, Kapten Infantri Ida Komang Widnyana. Bupati Agus Suradnyana dalam sambutannya mengajak semua peserta menjadikan momen ini untuk merenungkan dan menghayati nilai-nilai perjuangan kemerdekaan, mengaktualisasikan nilai
perjuangan itu untuk membangun Buleleng. ”Ada unsur-unsur keinginan memaksakan kehendak yang bisa menggoyahkan persatuan dan kesatuan bangsa, dan menyebarkan berita palsu serta menghancurkan generasi muda melalui narkoba,” ungkapnya. Karenanya, Bupati Agus Suradnyana mengajak semua pihak, serta generasi muda menjadi motivator untuk menghidupkan makna empat pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Peringatan, dirangkaikan dengan peringatan Hut LVRI ke-61 yang diisi dengan pelayanan kesehatan seara gratis kepada anggota veteran. (BTN/r)
BTN/ist
Bupati Christiany Eugenia Paruntu mengatakan, disamping bersilaturahmi kehadirannya bersama rombongan juga untuk mengetahui bagaimana upaya Pemerintah Kabupaten Badung dalam penyusunan langkah strategis percepatan pembangunan khususnya dalam pengembangan potensi pariwisata daerah serta langkah mempromosikan. “Kami mengajak Kepala OPD terkait. Kami berharap kehadiran di Kabupaten Badung untuk belajar bagaimana strategi meningkatkan pendapatan asli daerah lewat sektor pariwisata dan sektor pembangunan fasilitas infrastruktur yang menunjang pariwisata, dapat dijadikan ide-ide kedepan dalam melangkah bersama,” katanya. Wakil Bupati Suiasa memberikan apresiasi dan penghargaan sudah memilih Kabupaten Badung sebagai obyek kunjungan kerja. “Kami berharap, melalui kunjungan ini dapat meningkatkan silahturahmi dan sinergitas sebagai wujud bersama-sama membangun silaturahmi nasional kita dan mudah mudahan kami bisa kunjungan balik ke Kabupaten Minahasa Selatan,” ungkapnya. Wakil Bupati Suiasa mengatakan bahwa visi dan misi Pemerintah Kabupaten Badung telah dituangkan dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung, yang didalamnya mencakup 5 (lima) program prioritas pembangunan di Badung yaitu; ketercukupan akan sandang, pangan dan papan; kesehatan dan pendidikan; jaminan sosial dan ketenagakerjaan; seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata. (BTN/bud)
Bupati Giri Prasta Resmikan Balai Banjar Ganggasari Kapal
B
upati Badung I Nyoman Giri Prasta meresmikan Balai Banjar Ganggasari, Desa Adat Kapal, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Selasa (16/1) yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Pada kesempatan itu, Bupati Giri Prasta juga menyerahkan bantuan secara pribadi sebesar Rp 15 juta yang diterima Kelian Adat Banjar Ganggasari I Ketut Nugera. Bupati Giri Prasta memberikan apresiasi atas pelaksanakan upacara melaspas Balai Banjar Ganggasari seperti Penyengker, Pelinggih dan Ida Begawan Penyarikan. Banjar merupakan simbol budaya dan banjar menjadi akar pelestarian seni dan budaya Bali. “Pemerintah Kabupaten Badung selalu mendukung kegiatan Sekaa Teruna. Di tahun 2018 ini Sekaa Teruna dibantu Rp 20 juta untuk kegiatan Ngerupuk dan kegiatan Nyepi,” terangnya. Bupati Giri Prasta juga mendukung keberadaan Sekaa Teruna di
masing-masing banjar. “Organisasi Sekaa Teruna dapat melaksanakan program kegiatan berlandaskan konsep ajaran agama Hindu Tri Hita Karana yaitu hubungan manusia dengan Tuhan (Parahyangan), hubungan manusia dengan manusia (Pawongan), hubungan manusia dengan lingkungan (Pelemahan),” terangnya. Kelian Adat I Ketut Nugera mengucapkan terima kasih atas bantuan hibah Bupati Badung senilai Rp 900 juta melalui APBD 2017, sehingga renovasi dan pembangunan Balai Banjar Adat Ganggasari dapat terwujud maksimal. “Kami atas nama krama banjar Ganggasari menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung yang telah banyak membantu dan kami masyarakat telah merasakan implementasi program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) khususnya, bidang seni, adat, agama dan budaya,” paparnya. (BTN/r)
BTN/ist
Vol. XII No. 18 | 26 Januari - 8 Februari 2018
IV
Vol. XII No. 18
General Information
Januari 30th Anggara Kasih Prangbakat/Anggara Kliwon Prangbakat :
DIRECT TOURISTS ARRIVAL TO BALI 2017 vTOTAL : 4,219,317
600000 500000
Here are 15 Assembly Points for Travelers Related to Mount Agung Eruption f travelers happen to be outside the hotel and get hampered from returning to respective hotel, please go to the 15 Assembly Points having been prepared by PUTRI Bali, a Bali tourism association that is very concerned about the eruption of Mount Agung. The fifteen assembly points are as follows: 1. Grand Inna Bali Beach Hotel 2. ITDC Nusa Dua 3. Krisna Oleh-Oleh Sunset Road 4. Krisna Wisata Kuliner 5. Taman Ayu 6. Bali Bird Park 7. Bali Adventure Tour 8. Bali Safari and Marine Park 9. Kertalangu Tourism Village 10. True Bali Experience 11. Bencingah Puri Ubud 12. Pod Chocolate 13. Taman Sari 14. Ubud Adventure Center 15. Pod Chocolate Cafe Sunset
I
(BTN/*)
0
JAN.
FEB.
JUNE JULY AUG. SEPT. OCT.
361,006
550,520
583,291
593,767
489,376
MAR. APR. MAY
296,229
477,464
415,461
100000
NOV.
THE TOP TEN ARRIVAL BY NATIONALITY NOVEMBER 2017
TOTAL FOREIGN TOURIST ARRIVALS : 361,006 CHINESE ________________ 85,898
100000
AUSTRALIAN _____________ 73,795
80000
BRITISH _ _______________ 14,836
20000
8,328
8,430
9,919
10,919
13,523
13,785
14,836
40000
Holy snake at Tanah Lot Temple
INDIAN __________________ 21,122
60000
21,122
Piodalan di: - Pr. Dalem - Ds. Batur, Kintamani, - Pr. Ida Ratu Pasek - Besakih, - Ngusabha Ngeheed di Pr. Benua Kawan - Besakih, - Pr. Dalem Suci - Ds. Dukuh, Sidemen, Karangasem, - Pr. Puri Agung Dalem Tarukan Sawah Jero Agung - Ds. Pejeng, Gianyar, - Pr. Rambut Siwi - Jembrana, - Pr. Batu Bolong - Ds. Canggu, Kuta, Badung, - Pr. Pasek - Ds. Kelaci, Marga, Tabanan, - Pr. Pasek - Ds. Dauh Waru, Jembrana, - Pr. Ratu Pasek - Ds. Sangsit, Buleleng, - Pr. Desa - Ds. Banyuning, Buleleng, - Pr. Pasek Gelgel - Ds. Patemon, - Pr. Tirtha Anom Padangsigi - Ds. Sanding, Tampaksiring, - Pr. Pedharman Batur Sari Ngiis - Ds. Jegu, Panebel, Tabanan, - Pr. Srijong - Tabanan, - Pr. Pucak Mundi - Nusa Penida, - Pr. Dadia Agung Pasek Bandesa - Ds. Dukuh, Manuaba, Tegalalang, - Pr. Kahyangan Jagat Kancing Gumi Bali Batulantang - Ds. Sulangai, Petang, - Pr. Paibon Bandesa Manik Mas - Ds. Serongga Kelod, Gianyar.
The Department of Tourism (Bali) has six Information Centres where booklets and brochures can be obtained free of charge. Addresses: Ngurah Rai International Airport, Tuban, Phone: (0361) 751011; Bina Wisata Ubud, next to the village head’s in Ubud; Government Tourist Information Centre, Jl. Raya Kuta No. 2, Kuta - Badung, Kuta; Government Tourist Office, Jl. S. Parman Niti Mandala, Denpasar, Phone (0361) 222387, Buleleng Government Tourist Office, Jl. Veteran 23, Singaraja, Phone: (0361) 25141.
300000 200000
Fire: 113; Police: 110; Ambulance: 118; Indonesian Red Cross: 225-465; Rescue Coordination Office: 751111; Directory Enquiries 108; International Operator: 101; Post Service Information: 161; Time: 103; Immigration Officer: 227828, 7510388; Public Hospital 227-911. TOURIST INFORMATION
400000 452,203
Purnama Sasih Kaulu/Buda Umanis Prangbakat :
Holy Water at Tanah Lot for Staying Young
IMPORTANT TELEPHONE NUMBERS
73,795
31
st
26 Januari - 8 Februari 2018
85,898
Piodalan di: - Pr. Dalem Tampuagan - Br. Sengguan, Klungkung, - Pr. Bukit Buluh - Ds. Gunaksa, Klungkung, - Pr. Tirtha Sudamala - Ds. Bebalang, Bangli, - Pr. Paibon Pasek Bandesa - Ds. Sangsit, Sawan, Buleleng, - Pr. Pasek Gelgel - Ds. Pangi, Dawan, Klungkung, - Pr. Gunung Pangeseng - Lombok, - Pr. Dalem Banyuning - Buleleng Timur, - Pr. Tengah Padang - Tegalalang, - Pr. Lasem Pauman Padang Entas - Br. Titih, Denpasar, - Pr. Panti Pasek Gobleg - Br. Sanda, Pupuan, Tabanan, - Pr. Kawitan Tangkas Kori Agung - Besakih, - Pr. Tengkulak - Ds. Siyut, Tulikup, Gianyar, - Pr. Dalem - Ds. Benawah, Gianyar, - Pr. Mertha Sari - Jembrana, - Pr. Gunung Pangsang - Lombok, - Pr. Taman Sari - Ubud, - Pr. Batukaru - Ubud, - Pr. Penataran Dalem Dimade - Ds. Guliang, Bangli, - Pr. Pasek Dangka - Ds. Guwang, Sukawati, - Pr. Hyang Ayun - Br. Pabean, Ketewel, Sukawati, - Pr. Penataran Badung - Ds. Ogang, Sidemen, Karangasem.
JAPANESE _______________ 13,785 AMERICAN ______________ 13,523 SOUTH KOREAN __________ 10,919 GERMAN ________________ 9,793
0
FRENCH ________________ 8,430 SINGAPOREAN ___________ 8,328
PKB Ke-40 Kota Denpasar Menyertakan Sekitar 30 Cabang Seni alam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 ini Kota Denpasar menyertakan sekitar 30 cabang seni. Gong kebyar lansia dan PAUD masih menjadi pavorit, sehingga dipentaskan kembali. Hal tersebut terungkap pada rapat evaluasi sebelum berlaga diajang PKB ke-40 oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar di Aula Sabho Lango Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Rabu (17/1). Selain itu, masalah dana masih menjadi kendala bagi masing-masing peserta yang ditunjuk menjadi duta PKB Kota Denpasar. Kepala Bidang Seni Dinas Kebudayaan, Dwi Wahyuning Kristiansanti mengatakan, terkait masalah dana sudah setiap tahun terjadi. “Pada intinya, kami Dinas Kebudayaan belum mampu memberikan plavon dana sesuai yang dibutuhkan. Hal ini mengingat dana yang digelontor yang bersumber dari dana APBD belum mencukupi,” ungkapnya. Wiwin demikian sapaan akrabnya menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar tak hanya mengurusi Dinas Kebudayaan saja, namun juga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang perlu mendapat support dana. Dana yang dibutuhkan untuk 40 sekaha yang akan tampil
Holy water at Tanah Lot anah Lot tourist attraction is indeed a fantastic destination. In addition to offering a magnificent sunset sensation, it also exudes a positive aura coming from the temples at the surrounding areas. Even, such an aura penetrates into the very bottom of the heart. Well, another uniqueness kindling the tourist admiration is the fresh water springing in the middle of the ocean. “The holy spring amidst the ocean also serves as a main attraction,” said Operations Manager of the Tanah Lot tourist attraction, Toya Adnyana. Indeed, for tourists actively involving in spiritualism, other than being able to pray in Tanah Lot Temple, they could also make their time to wash their hands and even wash their face. Aside from conducted by the Balinese Hindu
T
D
BTN/bud
di PKB adalah berjumlah Rp. 2.921.600.000,Terhadap keberadaan ini, pihaknya mohon permakluman kepada para peserta yang ditunjuk menjadi duta PKB. Namun, dirinya juga bersyukur bahwa ternyata dana bukan segalagalanya yang penting bagaimana membangun semangat kebesamaan dalam mengemban tugas mulia ini. “Tingkat partisipasi masyarakat Kota Denpasar terhadap dutanya sampai sekarang terbilang sangat tinggi. Terbukti dari kekurangan tersebut masyarakat telah berupaya untuk mencarikan jalan keluarnya sehingga duta PKB Denpasar bisa berlaga. Bahkan berhasil menorehkan prestasinya di setiap kancah PKB. (BTN/bud)
BTN/bud
community, tourists or visitors of different religions also did it. They believed that by enjoying the holy water, their mind would be fresh and clear like the crystal clear holy water. “Some people believe if they can wash hand, or even wash their face with the holy water, they will stay young,” he said. Besides, local society also believes if the holy water has a quality to cure various diseases. The holy water itself is also believed to be a blessing of salvation by the communities, including the nonHindu. Another uniqueness retained by Tanah Lot is the sacred snake inhabiting the cave below the cliff. Tourists loving animal like best this attraction and they even dare to hold the venomous snake. By all means, they should be guided
by the snake charmer who specially takes care of the animal. This animal becomes a very nice attraction to be published. No one knows about the exact number of the snakes because they always change every day. Well, one thing should be born in mind is that watching the snakes should not get through the afternoon because before the nightfall those snakes will come out and guard the entrance into the Tanah Lot Temple. “Local people believe that those snakes will be in charge of keeping the sanctity of the temple. At that time, no one will dare to go into the temple, even though they will say prayers,” he explained. (BTN/015)
Kini Bali Travel News hadir on iPad dan juga dapat diakses via mobile iPhone, Blackberry dan Nokia Symbian. Ketik : http://m.bali-travelnews.com via browser mobile