Skip to main content

Edisi Selasa 24 April 2018 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa wage, 24 april 2018

Pengemban Pengamal Pancasila

Konser Bali Salam Dua Jari Guncang Jembrana Mantra-Kerta Titip Diri, Ajak Warga Bersama Bangun Bali

KONSER Bali Salam Dua Jari mengguncang Kota Negara, Jembrana, Minggu (22/4) petang hingga malam. Ribuan anak muda zaman now tumpah ruah dalam konser yang digelar Komunitas Taksu Seni Bali di Lapangan Kota Negara tersebut. Diawali penampilan band lokal Jembrana, yang berhasil menghidupkan suasana, sederet artis Bali papan atas tampil seperti Joni Agung & Double T, Bintang Band feat Lebri, Crazy Horse, Rajes Band feat Rahtut XXX, Ocha Taksu with Wija Negara, Gus Adhi Parade Band Jembrana, De Japu, H2O, Rasta, Kres One, Hanamia, dan Jegog Jembrana. Hal. 19 Dua Jari

20 HALAMAN

NOMOR 235 TAHUN KE 70

Bali Post/kmb

SALAM DUA JARI - Cagub Rai Mantra ditemani sang istri Selly Mantra foto bersama dengan para penyanyi saat Konser Bali Salam Dua Jari di Jembrana, Minggu (22/4) malam.

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Geria dan Warga Desa Demulih Bangli Bertekad Satu Jalur

Koster Mendapat Julukan Pemimpin Pembangunan Desa di Bali DUKUNGAN terhadap Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur nomor urut 1, Wayan KosterTjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), terus mengalir dari seluruh wilayah di Bali, termasuk Kabupaten Bangli. Pada simakrama Koster-Ace di Balai Banjar Desa Pakraman Demulih, Senin (23/4) kemarin, warga se-Desa Demulih menyatakan dukungan terhadap paslon yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PPP, PKB, PAN dan PKPI tersebut. Koster–Ace juga mendapat dukungan dari keluarga besar Geria Demulih. Hal. 19 Tokoh Masyarakat

Bali Post/kmb

DUKUNGAN - Koster-Ace saat ’’masimakrama’’ dengan warga Desa Pakraman Demulih, Senin (23/4) kemarin. Warga se-Desa Demulih menyatakan dukungan paket Koster-Ace.

Kelola TPA Suwung

19 Investor Siap Bersaing

Tumpukan sampah di TPA Suwung kini mencapai 10-15 meter. Batas atas bangunan yang diizinkan sesuai Perda RTRW Bali. Ketinggian sampah diyakini akan terus bertambah. Sebab, setiap hari sampah yang diangkut ke TPA Suwung mencapai 2.500 hinggga 3.000 ton. Sementara proses pengolahan sampah di areal 36 hektar tersebut belum tersentuh teknologi, pascaputus kontrak dengen PT NOEI, dua tahun lalu. Kini Jokowi telah mengeluarkan perpres untuk mempercepat pembangunan Pembangkit Listrsik Tenaga Sampah (PLTSa). Salah satu yang dipercepat pengelolaannya adalah TPA Suwung. Bagaimana cara Denpasar untuk merealisasikan amanat perpres tersebut?

Keluarnya Perpres No. 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, langsung direspons Pemkot Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Bahkan, sejumlah persiapan untuk merealisasikan program tersebut sudah dilakukan. Seperti membentuk tim penanggung jawab proyek kerja sama (PJPK). Terlebih saat ini sudah ada 19 calon investor yang siap mengambil proyek tersebut. Hal ini ditegaskan Kepala DLHK Denpasar I Ketut Wisada saat ditemui di sela-sela sidang paripurna DPRD, Senin (23/4)

kemarin. ‘’Kami siap untuk melakukan apa yang menjadi amanat dalam perpres yang baru itu,’’ ujar Wisada. Selain itu, DLHK akan mengusulkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup (LH) untuk mendapatkan hak pengelolaan lahan seluas 10 hektar di TPA Suwung. Lahan tersebut akan dijadikan areal untuk mengolah sampah menjadi energi listrik. Dikatakan, pihaknya tinggal menunggu kepastian hak pengelolaan lahan dari Kementerian LH. Bila sudah ada jawaban, akan dilanjutkan kepada proses selanjutnya. Misalnya, membuat studi kelayakan (FS) serta dokumen lainnya. Langkah

Korban Gempa

Lecehkan Polisi

Jokowi Bantu Sewa Rumah dan Jatah Hidup

Dicopot, Ketua DPC PDI-P Kota Bima

Jakarta (Bali Post) DPP PDI Perjuangan membebastugaskan Ketua DPC PDI-P Bima, NTB, Ruslan Usman, karena dinilai melecehkan petugas kepolisian saat menilang mobilnya. Sanksi pencopotan tersebut dilakukan agar tidak terulang lagi kasus serupa. ‘’Saudara Ruslan nyata-nyata bersalah, menggunakan nomor pelat mobil yang tidak seharusnya. Sebagai warga partai yang harus tunduk pada hukum, yang dilakukannya sangatlah tidak terpuji. Dan hal ini merupakan pelanggaran disiplin yang serius,’’ kata Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Senin (23/4) kemarin, menanggapi kasus tilang kadernya yang melawan polisi. Kejadian berawal ketika Ketua DPC I Kota Bima itu ditilang polisi wilayah hukum setempat karena tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB)-nya tidak sesuai dengan ketentuan. TNKB hurufnya diatur, angkanya diubah sehingga yang terbaca nama. Setelah diperiksa polisi, ternyata TNKB pelat nomor mobilnya tidak sesuai dengan TNKB yang tertera dalam STNK. Namun, Ruslan menolak ketika mobilnya akan dibawa ke kantor polisi. Ia justru melawan. Peristiwa ini lalu divideokan dan menjadi viral setelah diposting ke media sosial. ‘’Saudara Ruslan seharusnya sebagai pimpinan partai memberikan keteladanan, taat pada mekanisme dan budaya hukum, bukannya bertindak arogan yang sangat tidak pantas sebagai elite partai,’’ imbuh Hasto. Hasto berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua kader partainya di seluruh Indonesia untuk menjaga sikap dan marwah partai. ‘’Keputusan pembebastugasan Ketua DPC Bima tersebut akan disampaikan ke seluruh jajaran partai se-Indonesia agar tidak ada kejadian serupa yang terulang di masa yang akan datang,’’ ujarnya. (kmb4)

selanjutnya, yakni mengajukan proyek ini ke bagian pengadaan barang dan jasa, untuk proses lelang. ‘’Bisa dilakukan dengan tender atau sistem kompetisi untuk menentukan rekanan,’’ katanya. Wisada menambahkan, dengan turunnya perpres ini, tidak menggugurkan MoU yang telah ada sebelumnya, dengan pemerintah Sarbagita. ‘’Ini sudah jelas diatur dalam Pasal 22 Perpres ini, yang menyebutkan kerja sama yang dibuat sebelum perpres ini keluar, masih tetap berlaku,’’ jelas Wisada. Hal. 19 Pemutusan Kontrak

Bali Post/ant

UJIAN SEKOLAH - Sejumlah siswa mengikuti ujian sekolah di tenda darurat di halaman SD Negeri 1 Kasinoman, Kalibening, Banjarnegara, Jateng, Senin (23/4) kemarin. Mereka terpaksa mengikuti ujian di tenda darurat karena gedung sekolah serta ruang kelas mereka sebagian ambruk dan rusak parah, sehingga tidak bisa digunakan.

Banjarnegara (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan sewa rumah sebesar Rp 500.000 per bulan per rumah kepada korban gempa di Banjarnegara, Jawa Tengah. ‘’Pemerintah juga memberikan bantuan sewa rumah sebesar Rp 500.000 per bulan per rumah,’’ kata Presiden Joko Widodo saat meninjau penanganan dampak gempa di Desa Sidakangen, Kecamatan Kalibening, Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (23/4) kemarin. Bantuan tersebut diberikan selama enam bulan di samping juga akan diberikan bantuan jatah hidup selama tiga bulan sebesar Rp 10.000 per jiwa per hari. Presiden mengatakan, bantuan sewa rumah diberikan selama enam bulan dengan memperkirakan perbaikan rumah-rumah yang rusak akibat gempa akan selesai dalam enam bulan. ‘’Selama 6 bulan, karena kita perkirakan rumah-rumah yang ada itu 6 bulan sudah selesai,’’ tuturnya. Pemerintah, kata Presiden, akan mengidentifikasi pembagian rumahrumah dari yang mulai rusak berat, rusak sedang, hingga rusak ringan karena gempa. ‘’Pembagiannya ada yang rusak berat dari pemerintah

pusat, yang rusak sedang pemerintah pusat juga, yang rusak ringan dari pemerintah provinsi dan kabupaten,’’ ujar Presiden. Mantan Gubernur DKI ini mengatakan masyarakat di Indonesia harus menyadari tinggal di lingkaran cincin api sehingga semuanya harus siap jika sewaktu-waktu terjadi bencana. ‘’Ya memang kita ini semua harus menyadari berada pada lingkaran cincin api. Sehingga semuanya harus siap, terutama di titik-titik yang rawan longsor, di sini lumayan sering longsor, kemudian yang dekat dengan gunung berapi, harus waspada semuanya. Karena itulah anugerah yang Allah berikan untuk negara kita, Indonesia,’’ katanya. Presiden meninjau masyarakat yang menjadi korban gempa berkekuatan 4,4 skala Richter dengan kedalaman 4 km di utara Kebumen itu di dua titik di Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara. Setelah dari titik pengungsian di SDN 01 Sidakangen, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan untuk meninjau lokasi pascagempa di Dusun Kasinoman, Desa Kasinoman, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara. (ant)


denpasar

2

Selasa Wage, 24 April 2018

UN SMP Hari Pertama, Sembilan Siswa Absen Denpasar (Bali Post) – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP pada hari pertama di Denpasar, Senin (23/4) kemarin, secara umum berjalan lancar. Mata pelajaran yang diujikan pada hari pertama adalah Bahasa Indonesia. Tercatat sembilan siswa dari beberapa sekolah absen mengikuti ujian. Selain itu, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di salah satu ruangan di SMAN 3 Denpasar yang menjadi tempat pelaksanaan UNBK SMPN 3 Denpasar, sempat molor karena gangguan server di pusat. Kabid Pendidikan SMP Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Denpasar A.A. Gede Wiratama usai pelaksanaan UNBK/UNKP hari pertama mengatakan, secara umum pelaksanaan ujian SMP berjalan normal. Hanya sempat terkendala server mati. Beruntung kendala itu bukan hanya di Denpasar, namun terjadi di pusat. ‘’Kami sempat khawatir, namun setelah ada pemberitahuan kami bisa lega. Memang siswa sempat khawatir atas kejadian ini,’’ katanya. Gangguan yang terjadi berawal dari server soal dua ruangan tertukar. Soal yang seharusnya berada di ruang tiga dibawa ke ruang dua. Sehingga untuk mengembalikannya perlu dilakukan restart di pusat. Setelah dilakukan perbaikan, malah mengalami kerusakan pada jaringan internet yang menyebabkan semakin lama proses mulainya ujian. Sedangkan untuk laporan siswa yang tidak hadir, jumlahnya sembilan orang. Alasannya, tujuh orang sudah berhenti sekolah sebelum ujian berlangsung. Sedangkan dua orang lagi terpaksa absen karena sakit. (kmb12)

Sempat Nyabu di Rumah Jro Jangol

Oknum Satpam Dituntut 3,5 Tahun Denpasar (Bali Post)Nurhasyim Bay Gawi, oknum satpam asal Kalabahi, NTT, Senin (23/4) kemarin dituntut hukuman selama 3,5 tahun penjara dikurangi sepenuhnya berada dalam tahanan. Dalam persidangan, terdakwa mengaku sempat mengonsumsi sabu-sabu di rumah Jro Jangol yang merupakan mantan Wakil DPRD Bali. Di hadapan majelis hakim pimpinan I Ketut Tirta, JPU Putu Oka Surya Atmaja menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan satu bagi dirinya sendiri, sebagaimana diatur dan diancam Pasal 127 ayat 1 huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Atas tuntutan ini, terdakwa yang tidak didampingi penasehat hukum ini langsung menyampaikan pledoi lisan. Pada intinya, terdakwa mengakui kesalahannya, menyesali perbuatannya dan tak akan mengulanginya. Di depan persidangan dia memohon keringanan hukuman. Dalam surat tuntutannya, JPU mengatakan terdakwa ditangkap anggota Buser Polresta Denpasar saat melakukan penggerebekan di rumah Mang Jangol di Jalan Pulau Batanta Nomor 70 Banjar Sebelanga, Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat, Sabtu, 4 November 2017, pukul 08.35 Wita. Selain positif sebagai pengguna, saat digeledah pada dirinya juga ditemukan barang bukti bungkusan sabu-sabu seberat 0,17 gram. Terdakwa mengaku sabu-sabu itu didapat secara tak sengaja saat dirinya melintas di seputaran Jalan Mahendradatta Gang Akasa, Rabu, 1 November 2017. “Sebagian dari narkotika itu juga sempat dia pergunakan di salah satu kamar milik saksi I Wayan Kembar (I Wayan Sunada) dan saksi Jero Gede Komang Swastika alias Jro Jangol,” tandas jaksa. (kmb37)

Kurir Ribuan Ekstasi Disuruh Napi Lapas Mataram Denpasar (Bali Post) Hasil pengembangan kasus penangkapan 2.930 butir ekstasi, tersangka Viktor Hari Prabowo (41) mengaku disuruh oleh Anis, narapidana (napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram, NTB. Untuk mengambil barang terlarang tersebut ke Jakarta, pelaku diberi uang Rp 5 juta. Sedangkan upah untuk mengambil barang tersebut pelaku mengaku belum menerima. ‘’Pengakuan pelaku masih didalami. Terutama soal hubungannya dengan napi tersebut dan tujuan barang itu ke Bali,’’ tegas Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes (Pol) Muhammad Arief Ramdani didampingi Kabid Humas Kombes (Pol) Hengky Widjaja, Senin (23/4) kemarin. Setelah mendapat uang Rp 5 juta, kata Arief Ramdani, pelaku yang tinggal di Perumahan Canggu Permai, Kuta Utara ini langsung berangkat ke Jakarta menumpang bus. Setibanya di Jakarta, pelaku bertemu dengan bandar narkoba di sebuah mall. ‘’Ya, pengakuannya penyerahan ribuan ekstasi tersebut di mall di Jakarta. Siapa bandarnya, masih kami dalami,’’ ungkapnya. Selanjutnya, tersangka membawa ekstasi itu dari Jakarta menuju Bali menumpang angkutan umum. ‘’Tersangka juga pecandu narkoba dan hasil tes urinenya positif pakai ekstasi. Dalam perjalanan ke

Bali, pelaku juga menggunakan ekstasi. Ia juga megaku barang itu memang akan diedarkan di Bali,’’ ujar Arief Ramdani. Sementara Imam Al Gazali (35) hingga saat ini statusnya masih saksi. Pasalnya, Imam hanya membantu pelaku agar lolos dari pemeriksaan KTP di Pelabuhan Gilimanuk. ‘’Pelaku kan KTP-nya tidak berlaku lagi dan dibantu IAG (Imam Al Gazali). Dia enggak kenal dengan pelaku, tapi dia disuruh seorang napi di Lapas Mataram untuk membantu. Dia juga tidak tahu kalau pelaku membawa narkoba. Tapi pemeriksaan masih kami dalami,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, tim gabungan Ditresnarkoba dan Satgas CTOC Polda Bali kembali mengungkap kasus besar, Jumat (20/4) lalu. Kali ini barang buktinya 2.930 butir ekstasi. Terkait kasus tersebut, aparat menangkap Viktor Hari Prabowo dan Imam Al Gazali. Viktor ditangkap di depan Polsek Selemadeg

Usai Seret WNA, Residivis Kasus Penjambretan Dihajar Massa KASUS penjambretan di Kuta belum mampu ditekan dan sasarannya Warga Negara Asing (WNA). Korbannya Margaretha Den Ouden (76) asal Belanda. Wanita ini sempat diseret penjambret di Jalan Braban, Seminyak Kuta, Kamis (12/4) lalu. Setelah kejadian, polisi tiba di TKP dan memburu pelaku yaitu Made Roy (44). Akhirnya pelaku berhasil ditangkap di simpang Jalan Kunti- Jalan Sunset Road, Seminyak. Warga yang melihat penangkapan tersebut langsung menghajar pelaku sampai babak-belur. “Pelaku ini residivis jambret dan pernah ditangkap Polsek Kuta pada tahun 2015,” tegas Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Ario Seno Wiboko, Senin (23/4) kemarin. Terungkapnya kasus ini diawali pada Kamis pukul

20.00 Wita tim Opsnal Reskrim dipimpin Panit Buser Iptu Putu Budi Artama bersama Penrepti Seminyak melaksanakan atensi wilayah antisipasi kasus penjambretan. Pasalnya, informasi masyarakat pelaku sering berkeliaran di wilayah Seminyak dengan menggunakan sepeda Motor Honda Vario Tecno. Ciri-cirinya, pelaku pakai helm cerobong, jaket, masker dan membawa tas ransel. Saat melintas di Jalan Kunti, Seminyak, petugas melihat laki-laki yang ciri-cirinya mirip pelaku kasus penjambretan tersebut. Polisi langsung melakukan pengejaran dan pelaku berhasil ditangkap di simpang Jalan Kunti-Jalan Sunset Road, Seminyak. “Waktu itu pelaku melawan sambil membuang barang bukti ke pinggir jalan. Setelah dicek, ternyata barang yang dibuang itu beberapa lembar mata uang

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Dana Desa Bukan untuk Pelesiran Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

asing yang diduga hasil kejahatan,” ujarnya. Selain itu, ditemukan Iphone7 di bawah jok motornya. Polisi langsung mengkrip leher pelaku dan dibawa ke Pos Basangkasa, Seminyak. Saat diinterogasi, datang massa dan langsung mengeroyok pelaku. Karena jumlah massa semakin banyak, pelaku langsung dibawa pergi. Karena lukanya parah, pelaku dibawa ke RS Bhayangkara Polda Bali di Jalan Trijata, Denpasar Timur. “Barang bukti yang kami amankan, di antaranya pakaian dan motor pelaku, dua lembar mata uang Vietnam pecahan 2.000, satu lembar mata uang Vietnam pecahan 1.000, dua lembar mata uang Singapura pecahan 50, satu lembar mata uang India pecahan 10, satu lembar mata uang India pecahan 50, satu lembar mata uang India pecahan 100 dan satu lembar mata uang India pecahan 2.000,” ungkapnya. Selain itu, juga ditangkap pelaku kasus pejambretan lainnya, I Putu Agus Kurniawan (34). Pelaku asal Jembrana ini beraksi di Jalan Mataram, Kuta, Kamis (19/4) lalu. Korbannya Rezky Cahyaningrun (21). Korban dijambret saat menuju tempat kostnya di Jalan Mataram Gang Arjuna, Kuta. “Pelaku ini juga tergolong sadis. Korban sampai jatuh dari motor dan diseret. Akibatnya, korban mengalami lecet. Kami komit akan memberantas pelaku kasus penjambretan yang beraksi di Kuta,” tandas mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. (rah)

Bali Post/eka

EKSTASI - Polisi menunjukkan barang bukti narkoba dan tersangkanya di Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali, Senin (23/4) kemarin. Sekitar 2.930 butir ekstasi diamankan polisi dari tersangka. di Jalan Ngurah Rai, Tabanan. Awalnya tim Opsnal Direktorat Narkoba Polda Bali dan Satgas CTOC memberhentikan dan menggeledah seluruh penumpang bus jurusan Gilimanuk-Denpasar. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan diamankan barang bukti di dalam tasnya berupa empat paket plastik klip berwarna bening berisi masing-masing

250 butir ekstasi berlogo omega dan jumlah total seribu butir. Empat plastik klip warna bening berisi masing-masing 250 ekstasi hijau berlogokan omega dan jumlah total seribu butir. Paket berisi 250 butir ekstasi warna hijau berlogo omega, 180 butir ekstasi warna hijau berlogo omega dan satu paket plastik bening di dalamnya berisi 50 paket plastik kecil masing-

masing berisi 10 butir dengan jumlah total 500 butir ekstasi. Jumlah total barang bukti yang diamankan 2.930 butir dengan berat 878 gram bruto atau 842 gram neto. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Pembukaan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar

Plt. Wali Kota Jaya Negara Sampaikan LKPJ Tahun 2017

PEMBUKAAN Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar yang mengagendakan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Wali Kota Denpasar Akhir Tahun Anggaran 2017 dan penyampaian dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kepariwisataan Budaya dan Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang digelar di Gedung DPRD setempat, Senin (23/4) kemarin. Sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede ini dihadiri oleh Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara. Turut hadir dalam kesempatan tersebut pimpinan seluruh OPD serta Forkompinda di lingkungan Pemkot Denpasar. Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Denpasar, Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, LKPJ Kepala Daerah merupakan progress report pelaksanaan tugas atau laporan pencapaian kinerja dalam satu tahun anggaran. Karenanya, mekanisme LKPJ merupakan wahana untuk saling berbagi peran dalam menganalisis kondisi kinerja pemerintah daerah yang telah dilakukan sepanjang tahun 2017. Lebih lanjut dijelaskan, secara umum realisasi

pendapatan daerah yang direncanakan sebesar Rp 2,045 triliun lebih ini sampai berakhirnya Tahun Anggaran 2017 telah terealisasi sebesar Rp 2,058 triliun lebih atau 100,61 persen. Jumlah ini terdiri atas PAD yang direncanakan sebesar Rp. 932,703 miliar, dana perimbangan yang direncanakan sebesar Rp 901,424 miliar dan pendapatan lain daerah yang sah yang dirancang Rp 211,624 miliar. Sedangkan untuk belanja daerah yang direncanakan Rp 2,280 triliun lebih ini telah terealisasi Rp 1,967 triliun lebih atau 86,27 persen yang terdiri atas belanja langsung dan belanja tidak langsung. Sementara untuk

pembiayaan daerah dengan penerimaan direncanakan Rp 234,630 miliar lebih dan pengeluaran pembiayaan daerah direncanakan Rp 5,334 miliar yang keduanya telah terealisasi 100 persen. ‘’Pelaksanaan kerja dan kinerja pemerintah daerah yang telah dilaksanakan sepanjang 2017 tetap mengacu pada dokumen perencanaan dan juga menyerasikan dengan kebijakan pemerintah sebagai ukuran kinerja atas capaian baik output maupun outcome dengan tetap berpedoman pada visi dan misi Kota Denpasar dalam meningkatkan kesejahteraan guna mencapai kebahagiaan masyarakat berlandaskan Tri Hita Karana,’’ paparnya.

LKPJ - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepada Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede saat pembukaan sidang paripurna DPRD di Gedung DPRD Kota Denpasar, Senin (23/4) kemarin.

Plt. Wali Kota Jaya Negara menguraikan dua ranperda, yakni Ranperda tentang Kepariwisataan Budaya yang bertujuan untuk melaksanakan pengawasan proses kepariwisataan dengan tetap melihat kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat sekitar agar dalam pengembangan pariwisata tidak terjadi degradasi lingkungan dan budaya. Sedangkan Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang yang merupakan tindak lanjut Pemkot Denpasar atas diundangkannya UU RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota Berwenang dan Bertanggung Jawab Atas Pelayanan Tera/Tera Ulang Alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP). ‘’Terima kasih yang setinggitingginya kepada para pimpinan dan segenap anggota DPRD Kota Denpasar yang telah mengagendakan pembahasan LKPJ Wali Kota Denpasar Tahun 2017 dan penyampaian usulan dua Ranperda. Kami berharap, kemitraan ini dapat terus ditingkatkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kota Denpasar pada periode mendatang, guna mencapai kesejahteraan rakyat,’’ pungkasnya. (ad1282)


BADUNG

Selasa Wage, 24 April 2018

3

DLHK ”Jungkir Balik” Pertahankan IKLH Mangupura (Bali Post) -

Upaya memelihara, mengurangi laju kerusakan dan pemulihan kualitas lingkungan tidaklah mudah. Terlebih di tengah pertumbuhan penduduk dan kendaraan yang tidak terkendali, membuat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung harus “jungkir balik” untuk mempertahankan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, IKLH merupakan janji Bupati Badung yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Janji ini akan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat lewat capaian IKLH. “Tidak mudah mempertahankan, apalagi

meningkatkan IKLH. Tidak bisa simsalabim, langsung tercapai. Kami harus jungkir balik untuk mempertahankan itu,” ujar Eka Merthawan, Senin (23/4) kemarin. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Eka Merthawan berharap kualitas lingkungan di Kabupaten Badung dapat terjaga dengan

baik. Indikator ini dapat dilihat dari IKLH yang menggambarkan kondisi lingkungan hidup pada lingkup dan periode tertentu. IKLH juga dijadikan sebagai acuan bersama bagi semua pemangku kepentingan dalam mengukur kinerja perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. “Astungkara, untuk

15 Siswa Tunarungu Ikuti UN Mangupura (Bali Post)Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2018 tingkat SMP di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Badung diikuti 15 siswa. Siswa yang mengikuti UN tersebut hanya siswa yang berkebutuhan khusus tunarungu. Sementara untuk siswa tuna grahita dan autis hanya mengikuti ujian sekolah. Kepala sekolah SLB Negeri 1 Badung Dra. Made Murdani, M.Pd., mengatakan, pelaksanaan UN tahun ini sama seperti tahun sebelumnya. Kendati demikian, siswa sudah melakukan persiapan sesuai dengan mata pelajaran yang diujikan. Sejak persiapan hingga pelaksanaan, diakui memang tidak ada kendala. “Dalam mengerjakan soal, para siswa tak mengalami kendala. Segala sesuatunya telah dipersiapkan dengan baik, sehingga para siswa dalam mengerjakan soalnya dapat berjalan dengan lancar,” katanya. Untuk model dan tingkat kesulitan soal memang lebih simpel dan lebih sederhana. Karena pengetahuan bahasa

Bali Post/kmb23

UJIAN NASIONAL - Belasan siswa SLBN 1 Badung mengikuti Ujian Nasional tingkat SMP, Senin (23/4) kemarin. dari anak berkebutuhan khusus tidak sama dengan yang normal. Misalnya dalam soal Bahasa Indonesia yang terdiri dari sejumlah soal cerita pada UN SLB juga ada. Bedanya, ceritanya lebih pendek dan tidak menjebak. Selain itu, cerita yang diangkat lebih sederhana. Untuk hari pertama, yang diujikan adalah pelajaran Bahasa Indonesia dengan jumlah 50 soal dalam pilihan ganda. Mata pelajaran pada UN kali ini sama dengan tahun sebelumnya, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. “Jumlah siswa yang mengikuti UN tahun ini lebih banyak dari tahun lalu.

Tidak ada yang tidak ikut ujian,” ujarnya. Untuk pengawas ujian, kata Murdani seluruhnya guru dari internal SLB Negeri 1 Badung. Namun guru yang menjadi pengawas diambil dari guru pada jenjang yang berbeda seperti guru SD atau SMA. Menurutnya, pihaknya memang tidak bisa melakukan tukar pengawas karena di Badung hanya ada satu SLB. “Kalau dulu kami memang bertukar dengan SMP regular, karena waktu itu soalnya sama. Kini materi soalnya sudah berbeda. Selain itu, SLB langsung berada di bawah naungan provinsi melalui Dinas Pendidikan,” katanya. (kmb23)

saat ini IKLH Badung masih di atas rata-rata nasional, yakni mencapai 73,079 di tahun 2017. Kalau nasional IKLH-nya mencapai 66,5 68,5 dan Bali 66,5 - 68,9,” ujarnya. Menurut Eka Merthawan, penetapan IKLH mengacu pada tiga indikator, yakni Indeks Kualitas Air (IKA), Indeks Kualitas Udara (IKU) dan Indeks Tutupan Hutan/ Lahan (ITH). Di Kabupaten Badung IKA mencapai nilai 17,70, IKU dengan nilai 30,76 dan ITH mencapai nilai 24,614. “Untuk menentukan

ketiga indeks tersebut, diambil sampel di beberapa tempat. Seperti IKA, kami ambil sampel di 50 titik dengan 10 lokasi, yakni Tukad Mati, Yeh Poh, Tukad Pangi, Tukad Penet, Tukad Dangkang, Tukad Bangiang, Tukad Ukian, Tukad Uma Alas, Dam LukLuk, dan Tukad Ayung,” jelasnya. Tak hanya itu, kata Eka Merthawan pihak DLHK juga melakukan pengambilan sampel di 10 pantai. Seperti Tanjung Benoa, Nusa Dua, Jimbaran, Kedonganan, Petitenget, Kuta, Seseh, Legian,

Pandawa, dan Tuban. “Untuk IKU, kami pakai lima lokasi, yakni Jalan Raya Kuta, Simpang Dewa Ruci, Bandara Ngurah Rai, Jimbaran, dan Pasar Bringkit. Caranya, dengan sistem pengamatan yang dianalisa adalah kandungan No2 , So2. Titik yang diambil kualitas udara ambien pada musim hujan dan kemarau 29 titik. Yang tertinggi memberikan kontribusi polusi adalah Jalan Raya Kuta, karena padatnya lalu lintas,” paparnya. Lantas apa strategi yang dilakukan DLHK Badung dalam mempertahankan

IKLH? Mantan Kabag Humas Badung itu mengatakan, dengan memperbanyak penanaman pohon, menambah ruang terbuk hijau, mewajibkan masyarakat melestarikan pohon-pohon besar serta mengawasi pembuangan limbah ke laut, sungai maupun irigasi yang dapat menyebabkan pencemaran. “Kami berharap masyarakat tidak latah menebang pohon perindang dan tidak membuang limbah sembarangan, sehingga IKLH dapat kita pertahankan bahkan ditingkatkan,” tegasnya. (kmb27)

Bupati Giri Prasta Hadiri ”Paruman Sulinggih” di Mengwi BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta membuka Paruman Sulinggih dan Pelatihan Pemangku Pande se-Badung, ditandai dengan pemukulan gong di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Mengwi, Sabtu (22/4) lalu. Turut mendampingi, anggota DPRD Nyoman Satria, PHDI Kabupaten Badung, Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A Gde Agung, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Jaya Saputra, Tripika Kecamatan Mengwi, Ketua MSWP Propinsi Bali, Ketua MSWP Kabupaten Badung, Perbekel Mengwi Ketut Umbara, Bendesa Adat Mengwi Ida Bagus Anom serta sulinggih dan para peserta. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan apresiasi dan terima kasih khususnya kepada sameton warga Pande yang ada di Bali, lebih khusus lagi yang ada di Badung karena telah melakukan ke-

giatan dharmaning leluhur, dharmaning agama dan dharmaning negara. Lebih lanjut, Bupati Giri Prasta menyampaikan kegiatan ini adalah suatu konsep bagaimana melestarikan adat, agama, tradisi, seni dan budaya yang ada di Bali, begitu juga di Badung. “Saya selaku Bupati mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini dan kami Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk membantu sepenuhnya,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Paruman Sulinggih dan pelatihan Pemangku Pande se-Badung Nyoman Warta melaporkan, dalam pelatihan kali ini juga diikuti dari para semaya seKabupaten Badung. Pelaksanaannya dilaksanakan selama dua hari, pandita yang bisa hadir dalam kegiatan ini sebanyak 26 pandita dan 250 orang pemangku. Kegiatan ini dilakukan un-

MEMBUKA - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta membuka Paruman Sulinggih dan Pelatihan Pemangku Pande se-Badung ditandai dengan pemukulan gong di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Mengwi, Sabtu (22/4) lalu. tuk meningkatkan serati di dalam pelaksanaan agama negara yang mana pelaksanaannya dituntun sembilan orang narasumber, di antaranya Ida Sulinggih Dharma Upathi, Prof. Dr.

Made surada, Dr. Drs. I Gede Rudia Adiputra, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, I Gusti Ketut Mudiana, I Gusti Agung Istri Purwati, I Wayan Sutena dan Ida Bagus Anom. (ad1287)

Dinas Pariwisata Jual Jadikan Hasil UN sebagai Indeks Evaluasi Pendidikan di Badung Wisata Unta ke Dubai Wabup Suiasa Pantau UN SMP Hari Pertama PELAKSANAAN Ujian Nasional (UN) untuk SMP di Kabupaten Badung, Senin (23/4) kemarin, dilaksanakan secara serentak. Untuk memastikan pelaksanaan UN SMP berjalan lancar, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa melaksanakan peninjauan langsung ke SMPN 2 Kuta bersama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Didikpora) Kabupaten Badung, UPT Disdikpora Kuta, Sekcam Kuta dan petugas lainnya. Dari pemantauan tersebut, pelaksanaan proses administratif, kesiapan anak-anak mengikuti UN, kesiapan media yang dipergunakan tidaklah menemui kendala. ‘’Kita harapkan pelaksanaan UN SMP di Badung ini berjalan dengan baik sampai pada hari terakhir dan anak-anak bisa fokus dalam melaksanakan UN. Kita lihat antusiasme anak-anak dalam mengikuti UN juga sangat tinggi. Kita harap anak-anak kita nantinya bisa mendapatkan suatu hasil yang menggembirakan buat kita semua,’’ ujar Suiasa. Dipaparkannya, dari nilai hasil pelaksanaan UN nantinya hal tersebut tentunya bisa dipergunakan untuk mengukur tingkat pencapaian anakanak selama melaksanakan

proses pembelajaran. Hal tersebut sekaligus nantinya dijadikan parameter evaluasi penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Badung. Hal tersebut sangatlah diperlukan mengingat apa pun yang dilakukan, tentu memerlukan proses evaluasi. Di mana evaluasi tersebut memerlukan event dan momentum yang tepat, salah satunya adalah melalui hasil yang dicapai dalam penyelenggaraan UN tersebut. Wabup Suiasa mengaku bersyukur, dalam UN tahun ini kebanyakan SMP di Kabupaten Badung sudah siap melaksanakan UNBK. Pihaknya mengaku akan tetap mendorong agar semua sekolah di Badung bisa melaksanakan UNBK. Sebab, melalui UNBK yang berbasis IT, pihaknya ingin mencari output pendidikan yang benar-benar berkualitas. Di mana, hasil UNBK dinilainya tentu lebih kridibel dan mendapatkan pengakuan publik, sebab hasil tersebut dapat langsung dipertanggungjawabkan. Hal tersebut sekaligus untuk menampik asumsi negatif tentang proses pembelajaran di Badung. Pihaknya mengajak agar masyarakat percaya dan meyakini bahwa akuntabilitas dalam penyeleng-

garaan pendidikan di Badung bisa dipertanggungjawabkan. ‘’Dengan berbasis IT, maka ke depan tidak ada lagi tanggapan bahwa ujian itu ada yang bocor. Ada guru yang bermain memberikan kunci soal, pengawas yang lalai dan sebagainya. Sekarang kita bisa lebih terbuka dan hasilnya ini bisa dipertanggungjawabkan. Dengan metode ini, maka akan tertutup juga bagi siswa untuk melakukan kerja sama, karena bentuk soalnya berbeda-beda,’’ paparnya. Untuk menjamin pelaksanaan UN tidak terganggu kendala listrik, Suiasa mengaku sudah mengoordinir dan menugaskan Kadisdikpora untuk mengecek kekuatan listrik di sekolah masing-masing secara internal. Hal tersebut selaras dengan instruksi pemerintah pusat dan itu merupakan kegiatan nasional. ‘’Ini adalah tanggung jawab kita bersama menyukseksan UN. PLN, kepolisian dan stakeholder lainnya ini sangat berperan. Utamanya PLN, sebab jika listrik mati tentu akan mengganggu jalannya UNBK,’’ imbuhnya. Kepala Disdikpora Kabupaten Badung Ketut Widia Astika menerangkan, pelaksanaan UN SMP pada hari pertama di Kabupaten Badung

MENINJAU - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa meninjau pelaksanaan UN SMP di SMPN 2 Kuta, Senin (23/4) kemarin. relatif berjalan lancar. Hal tersebut terlihat dari koneksi dengan pusat berjalan dengan lancar, kesiapan peserta didik dalam mengikuti UN, serta petugas teknis yang disiapkan di masing-masing lab juga sudah sesuai dengan harapan. ‘’Secara umum, hari pertama UN SMP ini berjalan dengan baik. Untuk UNBK pertama ini kan berjalan sampai pukul 16.00 Wita karena terbagi menjadi tiga sesi. Mudah-mudahan ini juga berjalan dengan lancar dan kondisi ini terus berjalan baik sampai UN selesai dilaksanakan,’’ ujarnya.

Widia Astika menambahkan, UN SMP tahun 2018 ini diikuti oleh 60 sekolah di seluruh Badung, 49 sekolah di antaranya melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer) dan 11 sekolah melaksanakan UNKP (Ujian Nasional berbasis Kertas dan Pensil). Jumlah peserta UN SMP di Badung sebanyak 10.192 orang siswa, 10 persennya atau sekitar 1.056 siswa mengikuti UNKP. Pihaknya terus mendorong agar sekolah yang masih melaksanakan UNKP, ke depan bisa melaksanakan UNBK. (ad1286)

Mangupura (Bali Post) – Segala upaya dilakukan Pemkab Badung untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke wilayahnya. Selain menyajikan panorama alam, Pemkab Badung melalui Dinas Pariwisata setempat juga mejual wisata naik Unta. Salah satu daya tarik wisata itu, kata Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra, diperuntukkan bagi wisatawan yang berasal dari Dubai, Uni Emirate Arab (UEA). Birokrat asal Kuta ini mengatakan, atraksi wisata naik Unta mendapat respons antusias dari para buyer di Dubai. “Selain wisata naik Unta di sepanjang pantai di wilayah Badung Selatan, kami juga menyampaikan tempat wisata kuliner halal khusus bagi wisatawan Arab yang dilengkapi dengan informasi wisata hiburan Jahana Street yang menjadi favorit wisatawan Arab yang milenial di Jalan Legian KutaBali,” ujar Badra, Senin (23/4) kemarin. Menurut Badra, semua potensi pariwisata Badung dipaparkan dalam kegiatan Table Top saat promosi ke Dubai. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi terkini tentang Badung dan mengharapkan para tour op-

erator di Dubai mengirimkan wisatawannya ke Bali, khususnya Badung. “Para buyer diberikan sejumlah door prize berupa dua tiket gratis dari Singapore Airline dengan akomodasi gratis di sejumlah hotel di Badung atau daerah lainnya di Bali,” katanya. Badra menambahkan, kunjungan wisatawan dari UEA yang datang ke Bali pada tahun 2017 memang bukan sebagai 20 besar negara-negara yang berkunjung ke Bali. Namun, pertumbuhan wisatawan dari UEA ini memberikan dampak bagi tingkat hunian hotel di Badung dan Bali. Jumlah kunjungan wisatawan Uni Emirate Arab tahun 2017 adalah sebesar 1.803 wisatawan. “Tahun 2018 ini kunjungan wisman dari UEA diharapkan mencapai 2.810 orang atau dengan kenaikan 64,16 persen dari tahun sebelumnya,” ujarnya. Secara keseluruhan, kata Badra jumlah kunjungan wisatawan Timur Tengah sebesar 61.113 wisatawan. Jumlah pengeluaran wisatawan Timur Tengah dapat dikatakan lebih tinggi dari pengeluaran wisatawan lainnya, yakni sebesar USD 1.750 per hari dengan lama tinggal tujuh hari. (kmb27)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Wedakarna Sambangi Desa Tua Pengastulan di Seririt

Kunjungi Ibu-ibu Pekerja Pemindangan dan Bangga Krama Hindu Kuasai Perikanan

PENGASTULAN - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) di Desa Pengastulan dalam kegiatan MPR-RI dan sosialisasi Piagam Tantular. SENATOR DPD-RI asal Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III kembali menyambangi desa bersejarah di Buleleng yakni Desa Pengastulan, Seririt. Rasa bahagia akan pengalaman menapak bumi leluhur Pengastulan pun disampaikan oleh Arya Wedakarna (AWK) yang juga berdarah Buleleng. Hal ini terekam saat acara Sosialisasi MPR-RI di Desa Pengastulan. Disambut oleh Ketut Yasa, S.E. (Perbekel Desa Pengastulan), Jro Mangku Made Sadra (Bendesa Adat), Gus Norma (Pimpinan Forum Hindu Bersatu) dan sejumlah tokoh Pengastulan, Senator AWK menyampaikan kebanggaannya akan kekayaan sejarah Desa Pengastulan. ‘’Saya sempat berdoa di Pura Gede Pengastulan. Ini salah satu pura besar di Bali yang tidak memiliki Padmasana. Artinya, belum ada pengaruh saat zaman Dang Hyang Nirartha. Ini salah satu kekayaan sejarah Bali Utara. Sejarah leluhur Buleleng di Pengastulan harus terus dilestarikan, sehingga sejarah Hindu

Dharma menjadi ajeg. Ini dinamakan Jas Merah Bung Karno,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Shri Arya Wedakarna juga mengapresiasi peran ibu-ibu dan nelayan yang berasal dari krama adat yang masih eksis di bidang perikanan. ‘’Kita harus belajar dari sejarah Majapahit, bahwa barang siapa yang menguasai laut, maka dia adalah pemenang perang ekonomi di sebuah negeri. Ini masih berlaku sampai sekarang. Jangan sampai isi kekayaan laut kita dikuasai oleh orang asing atau kaum tamiu, tapi harus dikuasai oleh semeton adat. Ini salah satu wujud dari ekonomi kerakyatan berbasis Pancasila. Pengastulan bisa jadi contoh baik. Saya akan dorong desa-desa di pinggir laut Bali melibatkan krama adat. Itu gunanya leluhur membangun Pura Segara, Pura Baruna untuk memproteksi nelayan kita. Kalau sampai nelayan kita tidak ada semeton adat, Pura Segara akan musnah. Makanya tiang tolak KB Nasional 2 anak, tapi dukung KB

Bali 4 anak, mangde adat budaya Bali ajeg,’’ paparnya. Diungkapkannya, ke depan pertahanan ekonomi berbasis kelautan harus menjadi salah satu prioritas pembangunan Bali, sebagaimana program pemerintah pusat. ‘’Bali harus mendukung visi Presiden Joko Widodo dengan program tol lautnya. Saya sebagai anggota DPD berharap pemerintah pusat membantu revitalisasi pelabuhan kuno Celukan Bawang di Buleleng. Selain itu agar Tol Laut Jokowi nanti juga menghubungkan pelabuhan di utara Bali, sehingga Buleleng kembali berdaulat di bidang perikanan. Ini tugas saya bersinergi dengan Presiden, menteri, Gubernur Bali yang baru, Bupati Buleleng untuk menyejahterakan rakyat. Kita harus benar-benar bantu Buleleng karena kabupaten ini belum sepenuhnya sejahtera,’’ jelas Shri Arya Wedakarna. Dalam sosialisasi MPR itu, Shri Arya Wedakarna juga mengingatkan akan bahaya radikalisme di Kabupaten Buleleng yang sudah punya sejarah terkait teror ISIS beberapa waktu lalu. ‘’Saat ini kita sedang mendorong UU Terorisme agar nantinya TNI bisa masuk ke dalam pencegahan dan penanganan terorisme. Kita sudah petakan. Ada beberapa wilayah desa di Bali yang sangat rentan dengan paham radikal dan ada bibit-bibit HTI. Ini yang harus ditangkal segera. Syukurlah sejak Piagam Tantular ditandatangani, semua desa adat bangkit. Ini petunjuk leluhur. Ini Satyagraha,’’ imbuhnya. Usai acara, Shri Arya Wedakarna menyerahkan bantuan untuk Pura Dadia dan sumbangan Patung Dewi Saraswati buat TK Kumara Widiastawa yang bernuansa Hindu, diterima perbekel dan bendesa adat. (ad1284)

472 Siswa SMP Dwijendra Denpasar Ikuti UNKP Berintegritas Mulai Buka PPDB Hanya untuk 11 Kelas

SISWA SMP Dwijendra Denpasar selama ini dikenal memiliki karakter dan disiplin yang kuat. Seperti pada hari pertama Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP), Senin (23/4) kemarin, siswa hadir satu jam lebih awal. Semuanya mengawali dengan sembahyang dan mohon doa restu kepada Kepala SMP Dwijendra Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. dan wakasek di pura sekolah. Tercatat 472 siswa kelas IX mengikuti UNKP secara berintegritas. Sekolah menyiapkan 24 ruangan. Kasek Nadi Supartini didampingi Wakasek I Made Yoga Mahendra Andika, S.Pd., M.Pd., I Wayan Suwita, S.Pd. dan Ida Bagus Putra Arsana, S.Pd. menjelaskan, sekolah memberikan penguatan menghadapi UNKP sejak siswa duduk di semester I. Bentuknya berupa les tambahan pada Senin-Kamis hingga sore hari. Hasil pembinaan juga unik. Bukan saja dilakukan oleh guru, siswa yang danggap pintar juga menjadi tutor sebaya sehingga mereka lebih cepat menyesuaikan diri dengan kemampuan siswa yang lebih mampu. Selain itu, sekolah selalu memotivasi semua siswa walaupun UNKP tak menentukan kelulusan, tetap bekerja maksimal guna mencapai nilai tertinggi. Nadi Supartini mengungkapkan, hasil pendidikan karakter dan budaya Hindu di sekolahnya sudah teruji di lapangan. Siswanya banyak mengukir prestasi dan hidup disiplin. Makanya jangan heran jika siswa disuruh ke sekolah pukul 10.00 Wita, pukul 08.30 sudah datang. Inilah yang disebutnya sebagai insan yang bertanggung jawab. Dijelaskannya, PPDB SMP Dwi-

MOHON DOA - Siswa peserta UNKP SMP Dwijendra memohon doa restu kepada Kasek Ni Wayan Nadi Supartini (tiga dari kiri) dan para wakasek. jendra dibuka sejak awal April lalu hingga Juli mendatang. Sekolah ini hanya merekrut 11 kelas yang masing-masing berisi 32 siswa. Pihaknya taat dengan aturan maksimal 11 kelas dan tiap kelas 32 orang. Siswa sengaja dibatasi untuk menjaga mutu dan menerapkan lima hari jam belajar yakni full day school karena semua siswa (kelas I, II dan III) masuk pagi. Intinya, semua ruang kelas tiga lantai di gedung selatan dipakai untuk siswa SMP. Semua ruangan dilengkapi fasilitas yakni ber-AC dan LCD. Suasana lingkungan sekolah juga hijau dan asri. Nadi Supartini menegaskan, semua peserta dibebaskan dari biaya pendaftaran alias gratis. Mereka yang pertama dan lebih dulu menentukan pilihan di SMP Dwijendra diprioritaskan diterima lebih awal. Hal ini dilakukan karena SMP Dwijendra tak mengenal PPDB gelombang I

dan II. Begitu kuota terpenuhi langsung ditutup. Makanya ia mengajak masyarakat yang ingin pendidikan anaknya disiplin dan berkarakter menentukan pilihan sejak awal di SMP Dwijendra. Nadi Supartini menambahkan, belum lama ini siswanya sukses mencetak prestasi di ajang Olimpiade Biologi. Putra Wijaya dan Dita berhasil lolos ranking ke-6 dan ke-7 Olimpiade Biologi di Bali yang diadakan oleh ITS. Keduanya berhak mengikuti seleksi nasional di Surabaya. Sementara di Wali Kota Cup meraih juara II lomba yoga, juara umum I woodball (5 emas, 1 perak, 1 perunggu), juara umum kabaddi putra dan putri (dua emas dan satu perak) serta atletik menyumbang satu emas. Selain itu, menyabet juara I lomba baca puisi, juara II nyurat aksara Bali dan juara harapan lomba ngelawar HUT Kota Denpasar. (ad1277)

Touring Asyik Hari Kartini Bersama Konsumen Honda PCX

DILEPAS – Konsumen pencinta Honda PCX dilepas dari Astra Teuku Umar, Denpasar, untuk mengikuti Touring Asyik Hari Kartini. MEMPERINGATI Hari Kartini, 21 April 2018, berbagai kegiatan dilaksanakan untuk berbagi kegembiraan terutama buat konsumen perempuan yang setia menggunakan sepeda motor Honda. Astra Motor

mengajak konsumen pencinta Honda PCX untuk Touring Asyik Hari Kartini yang diikuti 50 peserta. Mengambil start dari Astra Motor Teuku Umar, Denpasar, yang sekaligus memperkenalkan showroom

dengan tampilan baru, konsumen dibuat nyaman dengan fasilitasnya. Persiapan touring dimulai dengan edukasi berkendara yang baik dan benar oleh tim Safety Riding Astra Motor Bali. Peserta melintasi rute Teuku Umar – Diponegoro – Cokroaminoto - Buluh Indah - Sunset Road - Tol Bali Mandara - Pesanggaran. Pencinta Honda PCX dapat merasakan performance Honda PCX dalam segala kondisi jalan dan lalu lintas (lurus, macet dan berliku). ‘’Momen Touring Asyik di Hari Kartini sekaligus menjadi ajang sharing sesama pengguna New Honda PCX150. Harapan kami kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan dan kebanggan bersama Astra Motor,’’ ungkap Yodi Wahyu Borobudi Setiawan selaku Retail Sub Dept Head Astra Motor. Konsumen juga diajak untuk sharing session mengenai Semeton Card, Honda Care, value Astra Motor dan value product Honda PCX. Selain itu, penampilan fronline people berbeda dari hari biasanya dengan mengenakan kebaya dan batik, sehingga semakin menghangatkan suasana Kartini. (bns1)

Selasa Wage, 24 April 2018

Mahasiswa Program Ners Stikes Bali PKL di Tegal Harum Buka Kelas Reguler Mulai 30 April

PKL - Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa (kanan) menyerahkan mahasiswa Ners yang PKL di Desa Tegal Harum, Denpasar Barat. SEBANYAK 187 mahasiswa Program Ners Stikes Bali sejak Senin (23/4) kemarin diterjunkan mengikuti PKL di delapan banjar di Desa Tegal Harum, Denpasar Barat. PKL ditandai penyerahan mahasiswa oleh Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. kepada Kadiskes Kota Denpasar diwakili Sekdis dr. IGAA Mas Widiastuti. Acara juga dihadiri Kades Tegal Harum I Wayan Sunarta, S.Sos. dan Camat Denbar A.A. Ngurah Wijaya. Ketua Panitia PKL A.A. Ayu Yuliati Darmini, S.Kep., Ns., M.NS. mengungkapkan, mahasiswa Program Ners ini akan diterjunkan selama enam minggu hingga 5 Juni mendatang. Sementara pembekalan dilakukan 16-21 April 2018. Mereka menggunakan pendekatan ilmiah serta dilibatkan sejak penentuan lokasi PKL, pembekalan, survei lapangan, menjalankan musyawarah bersama hingga melakukan evalu-

asi program. Program ini diarahkan untuk menjadikan masyarakat sehat dari, oleh dan untuk masyarakat. Ketua Stikes Bali Putu Darma Suyasa menekankan, PKL ini guna menggugah peran serta masyarakat dalam meningkatkan dan bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri, keluarga dan masyarakat. Tugas mahasiswa adalah menggugah partisipasi dan kerja sama masyarakat serta semua komponen desa untuk meningkatan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Makanya di PKL ini ada survei, musyawarah desa (musdes) I untuk memetakkan permasalahan, musdes II untuk merancang dan menetapkan program serta musdes III untuk melaksanakan dan mengevaluasi program bersama. Programnya bersifat promotif dan preventif. Putu Darma Suyasa juga memaparkan program yang dibuka di Stikes Bali yakni D-3 Kebidanan, D-3

Keperawatan, S-1 Keperawatan, D-4 Keperawatan Anastesia dan Program Ners. Pendaftaran jalur PMDK ditutup 25 April 2018. Selanjutnya akan dibuka pendaftaran jalur reguler dan jalur Program B mulai 30 April hingga 27 Juli 2018. Dikatakannya, PKL ini bentuk tanggung jawab dan kepedulian dunia perguruan tinggi terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Kampus Stikes Bali ingin berperan untuk masyarakat, termasuk masyarakat perkotaan. Camat Denbar A.A. Ngurah Wijaya menilai program Stikes Bali ini sangat bagus. Stikes Bali mampu menciptakan ners-ners Indonesia lewat pemberdayaan masyarakat. Makanya selama di desa peserta menemukan dan akan membahas masalah kesehatan bersama. Kadiskes Kota Denpasar dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdis IGAA Mas Widiastuti sangat mengapresiasi konsistensi Stikes Bali menerjunkan mahasiswanya PKL ke desa-desa di Kota Denpasar. Ini menunjukkan sudah adanya kesadaran bersama bahwa masalah penanggulangan penyakit dan membudayakan pola hidup sehat bukan saja menjadi tugas pemerintah, melainkan mutualisme dan selalu bersinergi dengan lembaga lain seperti perguruan tinggi dan masyarakat. Diungkapkannya, Kota Denpasar kini mengitensifkan program Premiere Health Care dengan cara Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Usaha Kesehatan Perorangan (UKP) bersifat preventif. Bersinergi dengan kampus dan masyarakat, warga mampu menangani kesehatanya sendiri dengan pola hidup sehat. (ad1278)

UNKP di SMP PGRI 6 Denpasar Berintegritas Buka Pendaftaran PPDB untuk Empat Kelas

SEBANYAK 97 siswa kelas IX SMP PGRI 6 Denpasar mulai Senin (23/4) kemarin mengikuti Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Dari jumlah itu termasuk seorang penyandang disabilitas keterbelakangan pendengaran, I Ketut Widyadana. Ia mampu menjalani UNKP layaknya siswa normal karena unggul dalam hal menulis dan membaca. Kepala SMP PGRI 6 Denpasar Drs. I Ketut Antara, M.Ag. mengatakan, Widyadana yang juga atlet andalan renang Indonesia termasuk siswa disiplin, tertib dan pintar secara akademis. Ia mampu mengalahkan rekannya yang normal. Hal ini didukung oleh perhatian orangtua siswa sehingga nyambung dengan program sekolah. Widyadana meraih dua medali emas dan satu perak pada Kejurnas Renang 2018. Saat ini ia sedang dilatih untuk mengikuti ajang di Dubai. SMP PGRI 6 Denpasar masih memiliki empat siswa disabilitas lainnya masing-masing dua orang di kelas VII dan dua orang di kelas VIII. Peserta UNKP dibagi dalam lima ruangan dengan pengawas dari Sub-Rayon 2 yaitu SMP PGRI 5 dan SMPN 2 Denpasar. Menurut Ketut Antara, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018, SMP PGRI 6 Denpasar membuka pendaftaran sejak awal April. Saat ini puluhan calon siswa baru sudah menitipkan diri karena pendaftaran akan ditutup Juli mendatang. SMP PGRI 6 Denpasar akan menerima empat kelas. Jumah murid sengaja dibatasi karena sekolah fokus pada kualitas dan agar semua bisa masuk pagi. Jika jumlah pendaftar melebihi kuota akan diadakan seleksi. Bagi masyarakat yang ingin ber-

UNKP - Siswa SMP PGRI 6 Denpasar mohon doa restu kepada Kasek I Ketut Antara (tiga dari kiri) dan para wakasek sebelum mengikuti UNKP. gabung dengan SMP PGRI 6 Denpasar dibebaskan dari biaya pendaftaran. Hal ini karena sekolah ini sebagai sekolah kemanusiaan. Para siswa dilayani dengan penuh kasih sayang, makanya siswa disabilitas ringan juga dididik di sini. Para pendaftar yang tercatat sesuai jadwal pada gelombang I yang ditentukan sekolah diberikan keringanan Rp 50 ribu. Peraih ranking I, II dan III di SD mendapat keringanan SPP selama enam bulan masing-masing Rp 100 ribu. Siswa yang memiliki prestasi akademik dan nonakademik langsung diterima tanpa tes. Bagi yang memiliki saudara kandung mendapat keringanan SPP Rp 100 ribu tiap bulan. Tahun ini sekolah mengeluarkan dana Rp 27 juta untuk semua bantuan kemanusiaan. Sementara tahun lalu menerima Gerakan Nasional Orangtua Asuh (GNOTA) kepada 23 siswa berprestasi dan enam penerima beasiswa Indonesia Pintar.

SPP tahun ini tak mengalami kenaikan yakni Rp 250 ribu, termasuk biaya sumatif dan kegiatan siswa lainnya. Sekolah di Jalan Kapten Japa, Gang Tamansari No.2 Denpasar ini dikenal sebagai sekolah yang unggul dalam bahasa Inggris, Mandarin dan komputer. Ketut Antara didampingi Wakasek Ni Nyoman Erawati, S.Pd., Kaur Kurikulum I Made Sudiarta, S.Pd., Kaur Humas Cok. Istri Tismayanti, S.H., Kaur Kesiswaan Gede Ari Parwata, S.Pd., Kaur Sarana Luh Sudiasih, S.Pd. dan Katas Ni Nyoman Pulasari, S.Pd. menambahkan, sejumlah prestasi nasional dan internasional diraih siswanya. Di antaranya juara I lomba mengarang lingkungan hidup internasional oleh WHO, menjadi pemain sepak bola dan bola voli nasional. Sekolah ini didirikan 1968. Awalnya bernama SMP PGRI Badung, kemudian berubah menjadi SMP PGRI 1 Badung dan kini SMP PGRI 6 Denpasar. (ad1279)

The ONE Legian Hotel Gelar Seminar Wanita Karier Zaman ’’Now’’

BERSAMA - Foto bersama karyawan The ONE Legian Hotel dengan owner dan pembicara. THE ONE Legian Hotel menyelenggarakan seminar Wanita Karier Zaman ‘’Now’’, Senin (23/4) kemarin. Seminar ini bertemakan ‘’Every Woman is Super Woman’’. Pembicara dalam seminar ini adalah A.A. Ayu Arina Saraswati Hardy. Ia adalah seorang entrepreneur yang telah mengalami berbagai fase dalam suatu pekerjaan, baik sebagai karyawan, self employee, business woman maupun owner. Owner Representative PT Legian Paradise yang menaungi The ONE Legian Hotel dan Hotel Vila Lumbung, Eka Pertama, mengatakan seminar yang baru pertama kali dilaksanakan ini dalam rangka Hari Kartini. Tujuannya untuk mem-

bangkitkan semangat perempuan yang bekerja di The ONE Legian Hotel dan Hotel Vila Lumbung, bahwa kesetaraan gender sudah dilakukan di perusahaan ini. ‘’Jadi, tidak membeda-bedakan, kuncinya di prestasi kerja. Kalau bagus tidak menutup kemungkinan menjadi leader bahkan general manager,’’ ujarnya. Momen Hari Kartini sebagai bahan untuk introspeksi, terutama kebangkitan para peremupan yang ada di The ONE Legian Hotel dan Hotel Vila Lumbung bahwa jika ingin sukses harus berkarya, berinovasi, berkreasi, bersinergi dan lainnya. Pembicara yang hadir merupakan orang yang sukses di bidangya.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

‘’Robert T. Kyosaki menyebutkan ada cash flow kuadran. Bu Arina ini sudah mengalami keempatnya. Beliau sudah pernah menjadi employee, self employee, business woman dan investor. Beliau share tentang tips dan triknya mencapai kesuksesan,’’ beber Eka Pertama. Di awal sharing, A.A. Ayu Arina Saraswati Hardy menunjukkan wanita karier zaman old. Ia juga menceritakan tentang kehidupannya selama 46 tahun dan keputusan yang diambil. ‘’Untuk menjadi wanita karier harus bisa bergaul dengan siapa saja, luwes dan bisa jadi bunglon. Fleksibel beradaptasi dengan lingkungan. Setiap orang pernah mengalami kegagalan, namun untuk bangkit dari kegagalan perlu motivasi diri, mengambil hikmah dan menarik benang merah,’’ ungkapnya. Human Resources Manager (HRM) Putu Melyani mengatakan, seminar ini untuk memberikan apresiasi kepada karyawan wanita, karena Kartini dikaitkan dengan perempuan yang bekerja dan berkarier. Wanita karier zaman now tidak bisa terpaku dengan masa lalu. Sharing motivasi ini sejalan dengan moto The ONE Legian Hotel tahun 2018 yaitu ICS GTG -- Inovative, Creative, Sinergy, Good to be Great. Ada 300 karyawan di The ONE Legian dan Hotel Vila Lumbung, 108 di antaranya wanita. (ad1281)


daerah

Selasa Wage, 24 April 2018

5

”Malukat’’ di Pantai Watu Klotok

Tiga Warga Terseret Ombak

Semarapura (Bali Post) Keinginan warga Dusun Semseman, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem, Wayan Sutami, untuk malukat di Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Klungkung, Senin (23/4) kemarin, berakhir tragis. Perempuan 52 tahun ini terseret ombak dan hilang. Bukan hanya itu, Wayan Budiastrawan (25), warga Desa Tojan, dan Kadek Sudiasta alias Wayan Sobra (30) asal Banjar Jero Agung, Desa Gelgel, ikut terseret ketika hendak menolong korban Sutami.

Bali Post/kmb45

PENCARIAN - Warga menyaksikan pencarian korban terseret ombak di Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Klungkung, Senin (23/4) kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita. Diawali Sutami hendak malukat di pantai barat Pura Watu Klotok, tepatnya di muara sungai. Saat itu, ia bersama suaminya, Nengah Karna, baru hendak sembahyang menghadap ke laut. Tiba-tiba ombak yang sebelumnya tenang, membesar dan langsung menyeretnya. Tarikan ombak yang kuat membuatnya tak bisa melakukan perlawanan. Ia terus tergerus ke tengah laut. Melihat kejadian itu, Budiastrawan dan Sudiasta yang hendak mencari batu sikat mencoba menolong dengan menarik tangannya, namun sia-sia. Mereka justru ikut tergulung ombak dan hilang. Nengah Karna sejatinya sempat ikut terseret, tetapi berhasil diselamatkan warga lainnya. Menyaksikan istrinya bernasib tra-

Budiastrawan dan Sudiasta Mudah Bergaul

Ombak Kerap Tiba-tiba Membesar

MUSIBAH yang dialami warga Desa Tojan Wayan Budiastrawan (25) dan Kadek Sudiasta alias Wayan Sobra (30) asal Banjar Jero Agung, Desa Gelgel, di Pantai Watu Klotok tak hanya menimbulkan kesedihan mendalam keluarganya. Warga lain yang diajaknya bersamasama mencari batu sikat di pantai itu juga ikut berduka. Salah satunya Nengah Puspa (60). Ia menceritakan sekilas tentang kehidupan kedua korban. ‘’Sangat familiar dan mudah bergaul. Mereka mencari batu sudah lama, sekitar delapan tahun. Kemarin sempat pasang bendera partai, berdua naik pohon di pantai ini,’’

PANTAI Watu Klotok di Desa Tojan, Klungkung, kerap dijadikan tempat malukat oleh warga. Tak hanya dari wilayah Kabupaten Klungkung, tetapi juga asal daerah lain. Kunjungan paling banyak biasanya ketika Banyupinaruh. Menurut warga setempat, Nengah Puspa, ombak di Pantai Watu Klotok sulit diprediksi. Terkadang tenang, namun tiba-tiba besar hingga mengempas jauh. ‘’Ombak di sini susah ditebak. Awalnya terlihat tenang, terus tibatib besar. Melakukan aktivitas di sini

tuturnya. Keduanya biasanya datang ke pantai pagi hari. Tepatnya saat sinar matahari belum menyengat. Sebelum hilang terseret ombak, mereka sudah bersiap-siap mencari batu lengkap dengan sejumlah peralatan. ‘’Sampai di sini sudah melihat ada batu. Mereka mau cari itu bawa jaring untuk tempat. Melihat ada yang terseret ombak, mereka langsung lari menolong, tapi malah ikut terbawa,’’ tutur Puspa. Budiastrawan memiliki dua anak, salah satunya berusia tiga bulan. Saat upaya pencarian ayahnya, keduanya sempat diajak ke pantai oleh keluarganya. (sos)

harus berhati-hati,’’ ujarnya. Pria paruh baya ini tak menampik masih banyak pengunjung yang belum mengetahui hal itu. Tak jarang ada yang memilih malukat dekat ombak. Ada pula yang menaruh sesajen agak ke tengah. ‘’Kalau saya lihat, pasti langsung saya ingatkan. Saya imbau untuk menjauh,’’ kata Puspa. Beberapa tahun lalu ombak di pantai ini juga menyeret seorang warga yang akhirnya meninggal dunia. Lokasinya pun berada di sekitar tempat tiga korban yang terseret kali ini. (sos)

gis, pria 52 tahun ini langsung shock. Saat seorang anaknya datang, tangisan bercampur histeris pun pecah. Sebelumnya ia mengaku datang ke pantai ini untuk ketiga kalinya guna memohon kesembuhan buat sang istri yang telah lama menderita sakit maag. ‘’Sampai di sini sekitar jam 10 pagi,’’ tuturnya. Kesedihan mendalam juga menyelimuti keluarga Budiastrawan dan Sudiasta. Tak ada yang bisa memberikan keterangan. Mereka sangat terpukul dan sedih atas kejadian ini. Beberapa orang ada yang berterik-teriak dan sempat tidak sadarkan diri. Polisi, Basarnas dan warga yang mendapat informasi ini langsung datang ke lokasi melakukan pencarian. Petugas menyusuri laut di sekitar korban malukat, ke timur dan barat. Ini memantik perhatian ratusan warga lain dan berbondong-bondong datang ke pantai berpasir hitam itu. Koordinator Pos SAR Karangasem I Wayan Suwena mengatakan pencarian tidak hanya fokus di sekitar korban terseret, namun juga mengarah ke timur sampai Pantai Kusamba (Kecamatan Dawan) dan Pantai Sidayu, Desa Takmung (Banjarangkan). Akan tetapi hingga matahari terbenam usaha ini belum membuahkan hasil. ‘’Pencarian melibatkan tim gabungan. Ada dari Basarnas, Polair dan Balawista. Masyarakat juga turut memberikan informasi. Gelombang tinggi menjadi kendala kami,’’ jelasnya. Pencarian tetap berlanjut sampai malam hari, tetapi sebatas penyisiran di pantai. Pencarian di laut kembali dilaksanakan Selasa ini. Personel yang diterjunkan rencananya ditambah. ‘’Batas pencarian korban sampai seminggu,’’ tandas Suwena. (kmb45)

Tim Survei Riskesdas Kafe Ricuh, Pengunjung Dikeroyok Turun di Tabanan Denpasar (Bali Post) Kericuhan terjadi di kafe di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan (Densel), Minggu (22/4) lalu. Pengunjung kafe, Anak Agung Ngurah Mahisa Narendra (36), dikeroyok hingga babakbelur. Bahkan, korban dikeroyok hingga di halaman tempat dugem tersebut. ‘’Di kafe tersebut pernah terjadi kasus pembunuhan pada 2011 dan penyerangan tahun 2016. Setelah itu kafe ganti nama,’’ kata anggota Polresta Denpasar, Senin (23/4) kemarin. Korban yang beralamat di Jalan Raya Sesetan, Densel itu tiba di kafe tersebut pukul 21.00 Wita pada Sabtu (21/4). Sesampainya di sana, korban duduk dan memesan bir. Saat asyik menikmati bir sambil mendengarkan musik, tiba-tiba datang seorang tak dikenal menghampirinya dengan wajah tidak bersahabat. Orang tersebut menuding korban menyenggolnya. ‘’Karena korban tidak merasa menyeng-

gol, dia membantah tudingan tersebut. Akhirnya korban dan orang tersebut bertengkar,’’ ujarnya. Pria tersebut langsung memukul mulut korban dengan tangan kosong. Korban melakukan perlawanan. Saat itu datang satpam kafe dan korban dibawa keluar. Setibanya di halaman kafe, korban langsung dikeroyok oleh sekitar enam orang. Selain memukul, pelaku juga melempari korban menggunakan krat bir. ‘’Korban langsung meninggalkan TKP dan melapor ke Polsek Densel. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di kedua mata, bengkak pada bibir dan giginya retak,’’ tandasnya. Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Hadimastika saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya sedang memeriksa keterangan saksi-saksi. Pihaknya juga memasang garis polisi di TKP. ‘’Kami masih melakukan gelar perkara,’’ tegasnya. (kmb36)

Penipu Arisan Ditangkap Banyuwangi (Bali Post) Perburuan tersangka penipu arisan ‘’mama gaul’’ di Banyuwangi berakhir. Setahun buron, tersangka Yoanita Rahmawati (34), warga Perumahan Griya Giri Mulya, Kelurahan Klatak, berhasil ditangkap tim Reskrim Polres Banyuwangi. Tersangka dibekuk di tempat persembunyiannya di Pamulang, Tangerang, Banten. Selama kabur, tersangka menyamar sebagai penjual keliling minuman kesehatan. ‘’Tersangka cukup lama kabur. Akhirnya kami ketahui berada di Pamulang, Banten, lalu ditangkap, Kamis (19/4) lalu,’’ kata Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman, Senin (23/4) kemarin. Tersangka ditangkap tanpa perlawanan. Tak ada barang bukti uang hasil penipuan yang diamankan dari tangan tersangka. Seluruhnya habis digunakan tersangka berfoya-foya selama pelarian. ‘’Kami hanya mengamankan buku tabungan dan bukti transfer dari para korban. Setelah tertangkap di Tangerang, tersangka dibawa ke Polres Banyuwangi,’’ jelasnya. Menurut Kapolres, kasus ini berawal dari sejumlah ibu yang melapor ke Polres. Mereka mengaku menjadi korban penipuan arisan dalam grup ‘’mama gaul’’. Total sembilan korban yang melapor. Transaksi yang terdeteksi mencapai Rp 380 juta, namun dugaannya mencapai Rp 1 miliar. Tersangka menawari sejumlah korban mengikuti investasi emas. Mereka dijanjikan mendapatkan laba 50 persen dari modal yang disetorkan. Pelaku juga menawarkan investasi dalam bentuk arisan mobil. Setelah jatuh tempo keuntungan yang dijanjikan ternyata tidak ada. Para korban akhirnya melapor ke Polres. Tersangka dijerat dengan Pasal 378 sub-Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, masingmasing empat bendel rekening koran atas nama beberapa korban, tujuh lembar kuitansi

pembayaran serta bukti penawaran investasi dan arisan. ‘’Tidak menutup kemungkinan masih ada korban lain. Sebab, arisan ini menyangkut banyak korban,’’ pungkas Donny. Sementara itu, tersangka mengakui perbuatannya tersebut. Namun, ia berdalih tidak menghabiskan uang nasabah arisan. Uang dari nasabah diputar lagi untuk arisan dan investasi selanjutnya. ‘’Jadi, saya juga punya jaringan di atas. Sekarang tidak bisa dihubungi dan menghilang. Ada juga nasabah arisan yang sudah kami cairkan dananya,’’ kilahnya. Selama kabur, tersangka berpindah-pindah tempat. Sempat di Jakarta, kemudian berpindah ke Tangerang. Penangkapan tersangka membuat para korban investasi bodong ini lega. Namun, mereka pesimis uang yang sudah diserahkan ke pelaku bisa kembali. ‘’Paling tidak pelaku sudah tertangkap,’’ ujar Shinta, salah satu korban. Versi para korban, uang nasabah yang masuk mencapai hampir Rp 1 miliar. (kmb30)

Tabanan (Bali Post) Untuk mengevaluasi program kesehatan yang dilaksanakan selama lima tahun dan mendapatkan data mengenai kondisi kesehatan masyarakat terbaru, pemerintah pusat melakukan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Riset dilakukan lima tahun sekali. Tim survei independen Riskesdas sudah di Tabanan dan diterima Kepala Dinas Kesehatan dr. Nyoman Suratmika, baru-baru ini. Tim turun ke lapangan mengumpulkan data sampling selama tiga bulan ke depan. Penanggung Jawab Survei Riskesdas Tabanan I Wayan Susila, SKM. mengatakan, Riskesdas digelar serentak secara nasional. Di Tabanan ada 64 blok sensus yang diambil dari data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) yang dilakukan BPS beberapa waktu lalu. ‘’Jadi, dalam pelaksanaan Riskesdas ini juga didampingi oleh BPS karena dalam mengambil data sampling didasari oleh data Susenas dari BPS,’’ jelasnya. Petugas survei yang diturunkan di Tabanan adalah petugas independen yang sudah mendapatkan pelatihan. Sebanyak 20 petugas melakukan survei di setiap kecamatan. Survei dilaksanakan di titik-titik sampling yang telah ditentukan. Petugas menanyakan mengenai kesehatan dasar yang terdiri atas kesehatan rumah tangga dan kesehatan individu. Untuk kesehatan keluarga salah satu yang ingin diketahui adalah lingkungan atau pemakaian air bersih. Sementara untuk kesehatan individu yang ingin diketahui seperti pola makan, kesehatan jiwa, penyakit infeksi seperti TB, HIV serta noninfeksi seperti diabetes mellitus dan hipertensi. Menurut Susila, data itu akan dimasukkan ke server pusat dan nantinya dievaluasi oleh tim evaluasi independen. Hasilnya akan mengetahui persentase pencapaian pelaksanaan program yang dicanangkan lima tahun sebelumnya. Dari data tersebut, pemerintah pusat bisa mengambil keputusan dan membuat program yang tepat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika memaparkan, untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat masing-masing puskesmas juga memiliki kegiatan yang dinamakan PISPK (Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga). PIPSK ini skalanya lebih kecil karena dilakukan oleh puskesmas ke keluarga yang menjadi tanggung jawabnya. Hasilnya untuk kepentingan puskesmas dalam membuat rencana program. Kelebihan PISPK adalah mengetahui secara riil kondisi di lapangan karena data yang diambil bukan sampel, tetapi seluruh warga yang menjadi tanggung jawab puskesmas. Namun, karena anggaran yang terbatas, puskesmas melakukannya secara bertahap dan data mengenai hal ini dilaporkan ke pusat. ‘’Ke depan bisa saja data PISPK ini menjadi data pembanding Riskesdas apabila pendataannya sudah lebih baik,’’ ujar Suratmika. (kmb24)

DITERIMA - Gubernur Bali Made Mangku Pastika (berpakaian adat/tengah) diterima Ketua Menteri Uttarakand Trivendra Singh Rawat untuk menjajaki kerja sama ‘’Sister Province’’.

Bali dan Uttarakand India Jajaki Kerja Sama ”Sister Province’’

PROVINSI Bali dan Pemerintah Negara Bagian Uttarakand Republik India menjajaki kerja sama Sister Province. Keinginan kedua belah pihak untuk membangun kerja sama ini tertuang dalam Pernyataan Kehendak yang ditandatangani Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Ketua Menteri Uttarakand Trivendra Singh Rawat. Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya dari Kota Dehradun, Uttarakand, Senin (23/4) kemarin. Dewa Mahendra yang mendampingi Gubernur Pastika dalam lawatan ke India lebih jauh menyampaikan, kerja sama yang akan dibangun meliputi lima bidang yaitu pariwisata dan kebudayaan, e-Government, penguatan kapasitas sumber daya manusia, lingkungan hidup dan kesehatan. Mengutip penjelasan Gubernur Pastika, Karo Humas dan Protokol Dewa Mahendra menjelaskan beberapa alasan yang mendorong dirintisnya kerja sama dua provinsi ini. Pertama, Bali dan Uttarakand memiliki kedekatan budaya yang berlandaskan agama Hindu. Di Uttarakand terdapat sejumlah kuil Hindu yang setiap tahunnya

banyak dikunjungi umat Hindu Bali untuk tujuan tirtayatra. Yang lebih istimewa, Uttarakand mewilayahi Sungai Gangga yang disucikan umat Hindu. ‘’Melalui kerja sama ini, kami harapkan Bali akan menjadi pusat Hindu dunia,’’ ucapnya. Selain faktor kedekatan budaya, sektor pendidikan di negara bagian India itu saat ini tengah maju pesat. ‘’Dengan dibangunnya kerja sama ini, kami berharap kesempatan bagi mahasiswa dan pelajar yang ingin memperoleh beasiswa di India makin terbuka,’’ ujarnya. Alasan lainnya, belakangan teknologi di India berkembang pesat sehingga kerja sama yang dibina diharapkan dapat mengoptimalkan penerapan e-Government di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Penjajakan kerja sama ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan penyusunan MoU yang ditandatangani kedua belah pihak paling lambat tahun depan. Selain didampingi Karo Humas dan Protokol Dewa Mahendra, dalam lawatannya ke India, Pastika juga didampingi Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali I Wayan Wiastana Ika Putra, Kadis Kebudayaan Dewa Putu Beratha dan Biro Tata Pemerintahan Setda Provinsi Bali. (ad1293)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Kebijakan Era Digital Maya APLIKASI teknologi informasi (TI) benarbenar dimanfaatkan bahkan telah menjadi kunci memenangkan persaingan pada era digital ini. Semua yang berbasis analog apalagi konvensional, benar-benar nyaris ditinggalkan. Hal ini sangat dirasakan hampir seluruh sektor, dalam berbagai transkasi. Bahkan, pemerintah (Bank Indonesia/BI) sampai-sampai menyampaikan kebijakan pengurangan penggunaan uang cash beralih ke transaksi/uang elektronik. Tidak hanya sampai di situ, jika sebelum-sebelumnya kalau ingin transaksi seperti menstransfer uang harus ke kantor bank atau ATM, kini cukup hanya lewat telepon seluler (ponsel) smart. Pemanfaatan aplikasi (TI) bahkan telah melakukan lompatan demikian cepat dan jauh merambah ke berbagai sektor, bisnis bahkan sendi kehidupan. Misalnya transportasi online, jual beli online, game, media, bahkan penulisan cerpen, novel/buku sejenisnya. Dan ungkapan siapa yang menguasai informasi maka dia bisa menguasai benar adanya. Mengingat, informasi digital lebih banyak berbicara/mengandung data. Data dari berbagai penjuru dan pelosok dunia, tersimpan di dunia maya saat ini. Terlebih dengan berkembangnya (i) cloud yang memungkinkan menyimpan data tak terhingga tidak dalam bentuk fisik server hard disc apalagi flash disc, tetapi di awan maya sana. Lompatan cepat dan jauh era digital maya ini, sudah tentu haruslah bisa diikuti pemerintah sebagai pemegang kendali dan rambu-rambu. Jangan sampai dunia maya yang memang demikian liar nan ganas memangsa masyarakat. Karena jangankan yang belum melek tekonologi alias gaptek (gagap teknologi), mereka-mereka yang boleh dikatakan sudah cukup expert atau ahli juga banyak menjadi korban. Misalnya kasus pembobolan data nasabah bank. Bahkan untuk jejaring sosial terkenal yang dinilai super canggih, ditengarai telah terjadi pembocoran data pemilik akunnya. Data masyarakat, terlebih yang tersimpan di media maya memang rentan dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Salah satunya yang kini mencuat, untuk kepentingan politis menjelang pemilihan umum (pemilu) seperti pemilihan kepala daerah (pemilukada), pemilihan legislatif (pileg) seperti anggota DPRD, DPR, maupun DPD. Bahkan, sudah banyak dimanfaatkan untuk kriminal seperti kasus pembobolan bank, dokumen penting/rahasia dan sejenisnya. Karena itu, pemerintah haruslah juga bisa mengikuti lompatan era digital maya ini untuk melindungi dan menjaga data masyarakatnya. Jangan sampai, data masyarakat disalahgunakan untuk kepentingan-kepentingan negatif seperti provokatif, kriminal termasuk politis. Untuk kepentingan ini, pemerintah seharusnya tidak bersikap seperti pemadam kebakaran yang baru membuat kebijakan setelah mencuat kasus. Pemerintah harus bisa lebih awal menangkal dengan membuat perangkat kebijakan cegah dan tangkal yang bisa semaksimal mungkin terjadinya penyalahgunaan data masyarakat. Diperlukan kebijakan digital maya untuk mengimbangi lompatan era digital maya ini. Karena kebijakan pemblokiran atau memutus jaringan dunia maya hanyalah langkah sia-sia manakala data masyarakat sudah bocor atau bobol dan dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab. Tentu lebih penting tanggung jawab moralnya, meski sanksi hukum termasuk sanksi moral tetap diperlukan.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Budayakan Kepedulian terhadap Bumi

Gaung Hari Bumi di Bali tergolong lemah. Tak ada agenda khusus yang dilakukan pencinta lingkungan untuk mengajak masyarakat Bali menjaga bumi. Bahkan, di Bali gaung Hari Bumi kalah jauh dengan wacana dan rencana perluasan bumi dengan reklamasi. Bahkan, Hari Bumi juga kalah jauh gaungnya dengan dugaan pencemaran dari berbagai sektor. Untuk itu, lewat surat pembaca ini saya berharap Dinas Lingkungan HIDUP (DLH) kabupaten/kota termasuk Provinsi Bali ke depan membuat sebuah agenda penting tentang edukasi Hari Bumi. Bali harus punya gerakan yang jelas menyelamatkan alam Bali. Jangan karena kepentingan investasi dan uang kita berkonflik. Saya juga berharap para pakar lingkungan di Bali terus menyuarakan pentingnya menjaga sanitasi lingkungan. Jangan ikut menjadi pihak yang mempercepat kehancuran Bali dengan merekomendasikan proyek-proyek yang tak ramah lingkungan. Akan menjadi sangat ironis jika akademisi yang peduli lingkungan ikut menjadi bagian dalam proses percepatan lingkungan dengan dalih kajian ilmiah. Semoga kita ke depan bisa hidup nyaman di tanah Bali. I Gede Wiarsana Putra, S.Pd. Gianyar, Bali

Selasa Wage, 24 April 2018

Rumah Virtual Kita

Pembicaraan mengenai revolusi industri 4.0 yang dicirikan revolusi digital dengan segala derivasinya menjadi hangat dalam diskursus publik dewasa ini. Adanya kekhawatiran masyarakat yang disebut disrupsi di mana hubungan antarvariabel tidak linear malah cenderung chaos menjadi pokok pangkal dari semua keterkejutan transformasi budaya ini. Pengaruhnya tidak hanya bersifat ekonomik misalnya terjadinya substitusi tenaga kerja tetapi juga terjadinya perubahan perilaku masyarakat.

Oleh I Wayan Suartana evolusi digital memiliki karakter mendadak dan perubahan radikal di berbagai aspek kehidupan. Dari berbagai referensi yang dihimpun, revolusi ini merupakan kelanjutan dari revolusi industri pertama yang ditandai dengan penemuan mesin uap, revolusi kedua penemuan listrik, revolusi ketiga ditandai penemuan alat-alat elektronik. Istilah revolusi industri 4.0 berasal dari Jerman dengan ciri utama menggunakan mekanisme digital pada sistem dan produksi manufaktur. Proses bisnis organisasi mengalami transformasi dengan apa yang disebut virtualisasi. Mereka bergerak ke arah saluran digital dengan melibatkan sedikit orang. Provider akomodasi misalnya, dia tidak memiliki hotel atau properti. Dia hanya menyediakan jasanya agar orang bersantai-santai di rumahnya dengan cukup didampingi oleh telepon genggam pintar di sakunya, lalu memesan kamar hotel dari tempat yang jauh. Inilah wajah rumah virtual kita, tanpa bentuk, tanpa atap dan tanpa konstruksi fisik. Muncul kecemasan akan ada preseden buruk berupa kesenjangan ekonomi dan sosial antara orang yang bisa dan mampu beradaptasi cepat dengan transformasi budaya digital ini dengan orang yang tidak bisa dan tidak mampu. Cukup beralasan karena tidak semua orang memiliki kemampuan adaptasi yang sama baiknya karena faktor sumber daya maupun infrastruktur. Model bisnis berubah seiring dengan perubahan untuk menerima sesuatu yang baru. Alamiah terjadi, ada informasi yang tidak simetris antara orang yang memiliki kemampuan dan kaya data dan informasi dengan orang yang tidak memiliki data dan informasi. Perangkat komputer menjadi begitu powerful dan berkuasa. Komputer seperti yang dikatakan oleh Mcfee dan Brynjolfsson dalam bukunya yang berjudul ‘’Machine Platform Crowd’’ digerakkan oleh lima faktor. Pertama, data, kedua, algoritma, ketiga, jaringan, keempat sistem cloud,

R

dan kelima perbaikan eksponensial dalam perangkat keras digital. Komputer tidak sekadar alat tetapi merupakan bahasa kreativitas. Kreator digital memberikan solusi yang fleksibel bagi kehidupan. Disrupsi terjadi begitu besar karena kebebasan, “kesempurnaan”, dan ekonomik digital. Marginal cost menjadi rendah karena setiap copy digital bisa ditransmisikan melalui virtual secara instan. Platform bisa dijelaskan sebagai suatu lingkungan digital yang dicirikan marginal cost yang mendekati nol dalam hal akses, reproduksi, dan distribusi. Arus utama big data dan kecerdasan buatan (artificial intelengence) merasuk ke dalam segala bidang. Pengambilan keputusan dan judgment berbagai profesi begitu termudahkan dilakukan meskipun reliabilitas atau keandalan data dan sistem sangat mutlak diperlukan. Istilah umum yang sering mengemuka garbage in garbage out, sehingga diperlukan pengawasan umum (general control) dan pengawasan aplikasi (application control) terhadap keberadaan sebuah sistem. Algoritma menjadi disiplin dominan dalam penghitungan, pemrosesan data dan penalaran otomatis. Teknologi komputer membutuhkan jaringan sebagai protokol dalam berkomunikasi. Sistem cloud menjadikan internet sebagai pusat server untuk menggunakan data dan aplikasi. Kemudian sistem eksponensial merupakan fungsi penting dalam matematika memampukan inovasi dan eksperimentasi dalam koridor era “banjir” data. Ekonomi digital dalam revolusi industri 4.0 dapat dilihat dalam dua perspektif. Perspektif pertama dapat dari sisi otomasi. Pekerjaan seorang manusia digantikan oleh mesin cerdas atau robot yang canggih. Otomasi dengan berbagai bentuknya telah merambah pada proses produksi. Teknologi tiga dimensi menjadi pemandangan sehari-hari. Harus diberi catatan skeptik, apakah robotik bisa menggantikan judgment dan decision making dalam ranah kognitif dan/atau emosional?. Perspektif yang kedua adalah dalam kaitan rantai nilai. Rantai nilai

dalam ekonomi digital memiliki karakter lebih pendek, lebih murah dan lebih cepat. Saluran distribusi yang tak memberikan nilai tambah terpangkaskan. Akan tetapi, rumah virtual sering kali menimbulkan lelucon, ada pertemanan tetapi tidak ada perjumpaan. Rumah zaman now menyediakan semuanya tanpa harus melakukan mobilitas. Fenomena relatif baru yaitu deep web sesuatu yang lebih dalam dari selama ini yang kita kenal. Dari berbagai sumber, situs-situs seperti google, facebook, dan lainnya hanya bagian permukaan, dengan deep web (meminjam istilahnya budayawan Radhar Panca Dahana, Kompas (16/4) seperti “sumur tanpa dasar”. Kita tidak tahu siapa yang bisa berselancar di tengah gempuran gelombang tak berbentuk. Inilah mesin yang bisa jadi menakutkan bersifat maya bertransformasi menjadi alat destruktif masif lebih dahsyat dari alat-alat destruktif konvensional lainnya. Langkah Mitigasi Pada era digital data dipandang

sebagai aset yang berharga dapat dikapitalisasi menjadi sebuah keuntungan ekonomik yang besar, sehingga kata kuncinya adalah bagaimana kita bisa berdaptasi dan mempunyai kapabilitas untuk membangun jejaring dengan modal data. Bisnis bertumpu pada pergeseran ekspektasi customer, kemitraan dan model bisnis baru (Schwab. 2016). Sebaliknya, data dapat juga disalahgunakan seperti yang sekarang lagi berkembang beritanya yaitu tentang sebuah aplikasi media sosial terkenal, diduga data pelanggannya digunakan oleh lembaga konsultan politik untuk kepentingan kliennya. Muncul kegelisahan (anxiety) dalam menggunakan perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Karena itu, big data bisa menjadi profit dan memberi manfaat yang seluas-luasnya tetapi sekaligus juga menimbulkan kegaduhan bila tidak diproteksi dengan baik. Pengintaian big data bisa masuk dalam ranah kehidupan pribadi seseorang. Data dimungkinkan digunakan untuk hal-hal negatif. Sebetulnya, Schwab (2016) pun telah mewanti-wanti bahwa era digital akan menimbulkan potensi mengintip data, munculnya kelompok kepentingan, polarisasi dan diseminasi informasi yang tidak akurat. Tindakan pencegahan sangat dibutuhkan. Indikasi pencurian data pengguna media sosial membuat perlindungan privasi warga negara di ranah digital menjadi tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh pemangku

Oleh Dilma Rakhma Setyarini memuat fenomena ini dalam jurnal Scientific Reports. Luas sampahnya mencapai 1,6 juta kilometer persegi sedangkan negara kita luasnya 1,9 juta kilometer persegi. Produk berbahan plastik ditemukan sebanyak 99,9 persen. Diperkirakan jumlah polutan bisa terus meningkat. Ada lagi, berita tentang seekor paus sperma yang mati terdampar di Pantai Murcian, Spanyol Selatan akhir bulan Februari kemarin. Dalam berita itu disebutkan bahwa peneliti menemukan 29 kilogram sampah plastik di perut paus. Para ahli dari Pusat Penyelamatan Satwa El Valle yakin kematiannya disebabkan peradangan di dinding perut bagian dalam. Peradangan i t u um um nya dipicu oleh infeksi bakteri atau jamur. Mereka menduga infeksi ini timbul dari sebagian plastik yang tidak mampu dicerna. Indonesia jadi penyumbang sampah terbesar ke dua di dunia setelah Tiongkok. Data ini didapatkan dari hasil riset Jenna Jambeck, peneliti dari Universitas Georgia, Amerika Serikat, pada 2015. Negara kita menyumbang kotoran 187,2 juta ton kala itu. Lucunya, bangsa kita yang sepatutnya memberikan sumbangsih berupa prestasi malah memberi sumbangan polusi. Efek adanya kumpulan barang sisa itu tidak mainmain. Sampah di perairan

Penulis, Guru Besar FEB Unud

’’Orang jadi berpikir ulang untuk menggunakan media sosial dan menunda bereksisria sampai dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang. Regulasi yang fit dan bisa dieksekusi diharapkan bisa memitigasi keresahan dan kecemasan yang mungkin timbul.’’

Refleksi Kepedulian terhadap Pertiwi

Sudah kesekian kali kita memperingati Hari Bumi Internasional (Earth Day) yang jatuh setiap tanggal 22 April. Dari peringatan rutin itu tampaknya permasalahan lingkungan hidup tak jua usai. Perkara sampah dan polusi salah satunya. Awalnya, Perserikatan Bangsabangsa (PBB) memperingati Hari Bumi setiap tanggal 20 Maret. Sebab, pada saat itu posisi matahari berada tepat di atas khatulistiwa. Fenomena ini dinamakan Ekuinoks Maret. John McConnell, seorang aktivis perdamaian, menjadikan peristiwa itu sebagai landasan penetapan Earth Day pada tahun 1969. Tahun 1970, Senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson, menetapkan Hari Bumi setiap tanggal 22 April. Ia adalah pengajar lingkungan hidup pada saat itu. Pada 22 April bertepatan dengan musim gugur di bagian selatan bumi dan musim semi di NorthernHemisphere, bagian utara bumi. Hingga kini, Hari Bumi diperingati setiap 22 April. Dari waktu ke waktu, persebaran sampah makin menggila. Tidak hanya di daratan, kini keberadaannya meluas hingga lautan. Beberapa pemberitaan tentang hewanhewan yang tewas akibat memakan sampah menyayat hati. Bagaimana tidak? Penyumbang polutan terbesar di dunia adalah manusia. Secara tidak sadar, kita membunuh makhluk hidup lain akibat kelalaian kita. Muncul kabar tentang bentangan sampah di Samudera Pasifik yang hampir seluas Nusantara. Para peneliti

kepentingan. Literasi dan bijak dalam menggunakan media sosial penting untuk dilakukan, tetapi itu belum cukup. Ancaman kebocoran data bisa dibilang merupakan salah satu kelemahan dari revolusi digital ini. Rumah digital kita penuh dengan “jebakanjebakan” yang tak terlihat dan membahayakan penghuni yang ada di dalamnya. Maka itu negara harus hadir untuk mengamankan privasi warganya. Negara lewat kementerian terkait terus memonitor perkembangan yang terjadi kemudian berkoordinasi dengan pemangku kepentingan utama mengamankan data warga negaranya. Peristiwa ini bisa saja merupakan momentum ekuilibrium baru dalam rumah digital kita. Ekuilibrium baru merupakan titik keseimbangan baru akibat perubahan permintaan dan penawaran karena dugaan adanya data mining yaitu serangkaian proses mencuri dan memanipulasi data. Orang jadi berpikir ulang untuk menggunakan media sosial dan menunda bereksisria sampai dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang. Regulasi yang fit dan bisa dieksekusi diharapkan bisa memitigasi keresahan dan kecemasan yang mungkin timbul. Kita kembali kepada komitmen awal bahwa rumah virtual diciptakan untuk kesejahteraan dan kebahagiaan umat manusia bukan untuk menghancurkan peradaban.

tentu mengganggu estetika alam, menimbulkan pencemaran air, dan merusak ekosistem. Pengaruhnya luas dari segi lingkungan hingga segi sosial. Turunnya kualitas perairan secara langsung maupun tidak langsung akan berbuntut ke sektor ekonomi. Minat masyarakat terhadap wisata air menjadi lesu. Sudah pasti tidak ada yang mau bermain air keruh dan bau hasil dari polusi. Butuh biaya tambahan pula untuk mengelola sampah yang telanjur menghiasi wilayah tirta. Di sisi lain, pencemaran air berimbas pada kesehatan. Bersentuhan langsung dengan air tercemar atau barangkali masuk ke rantai makanan manusia melalui konsumsi boga bahari. Bukan perihal sepele ketika manusia terjangkit penyakit yang disebabkan sampah. Kondisi yang kotor tadi mendukung serangga seperti lalat, kutu, kecoak dan lain-lain membawa kuman ke tempat tinggal manusia. Tidak hanya penyakit kulit, tapi juga penyakit serius seperti tifus dan demam berdarah. Celakanya, angka kesehatan masyarakat ikut menyusut. Kasus kematian paus sperma tadi hanya sebagian kecil dari apa yang akan terjadi bila ekosistem bahari tidak membaik. Keindahan terumbu karang bakal terganggu, hewan-hewan laut tidak kuasa berenang dengan leluasa, bahkan mereka bisa

memakan polutan itu. Dalam jangka panjang, fenomena ini membuahkan hasil yang ditakuti selama ini yaitu kepunahan spesies air. Pengelolaan sampah yang buruk membuat masyarakat jadi sesuka hati membuangnya. Bisa jadi mereka sengaja membuang sampah ke sungai karena tidak punya pilihan lain. Yang di darat sudah menggunung, sungai pun jadi opsi. Padahal, apa yang mereka buang di sungai akan bermuara ke laut. Setiap makhluk hidup membutuhkan air. Jika kebutuhan dasar mereka saja tidak bermutu, bagaimana nasib keberlangsungan hidup masa depan? Ini menjadi risiko kehidupan seluruh populasi di muka bumi. Jadikan peringatan ini untuk refleksi diri sejauh mana kepedulian kita terhadap ibu pertiwi. Jadikan pula awal untuk membentuk kebiasaan baik. Mulai dari diri sendiri lalu ajak orang di sekitar kita. Lakukan sesuatu yang sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya. Kalau perlu dipilah antara jenis organik dan anorganik. Manfaatkan kembali barang yang masih memiliki nilai guna. Dengan demikian, kita dapat mengurangi jumlah peredaran sampah. Hal positif sekecil apa pun demi kebaikan ibu pertiwi, bila dilakukan dengan segenap hati maka hasilnya tidak mengkhianati.

POJOK Pasca-Perpres TKA, hotel di Bali akan dibanjiri tenaga kerja asing. - Pekerja lokal makin terasing. *** 19 investor berminat mengelola sampah di TPA Suwung. - Warga desa cukup baunya saja. *** Badung jual wisata naik unta ke wisatawan Dubai. - Jeruk makan jeruk.

Penulis, tinggal di Gang Padepokan Taman Siswa No. 240, Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Selasa Wage, 24 April 2018

7

TABANAN

”Server” Pusat Sempat Ngadat, UNBK SMP Tetap Lancar Tabanan (Bali Post) Pelaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk jenjang SMP dimulai Senin (23/4) kemarin, secara keseluruhan berjalan lancar, meski sempat terjadi gangguan server pusat. Kepala SMPN 1 Tabanan I Made Sucahya mengatakan mata pelajaran bahasa Indonesia yang diujikan pada hari pertama itu awalnya berjalan lancar sejak pukul 07.30 Wita dimulai. Namun, ditengah pelaksanaan jam ujian tiba-tiba ada gangguan server dari pusat. Koneksi servernya sempat terganggu selama lima belas menit. Hanya saja tidak sampai mengganggu jalannya ujian. “Memang sedikit ada gangguan server tadi dari pusat sekitar lima belas menit, tetapi secara umum pelaksanaan ujian lancar–lancar saja,” ucapnya. Terkait gangguan server, pihaknya juga sudah langsung berkoordinasi dengan kepala sekolah yang melaksanakan kegiatan UNBK seperti di Pupuan dan di Selemadeg. Hasilnya, hampir semuanya mengalami hal serupa. “Jadi bukan ditempat kami saja. Hampir di seluruh sekolah yang menggelar UNBK sama ada gangguan server,” katanya. Untuk pelaksanaan UNBK SMPN 1 Tabanan sendiri, tambah Sucahya sudah dua kali meminjam lokasi di SMKN 1 Tabanan. Pasalnya, hingga tahun ini jumlah kepemilikan unit komputer untuk bisa melaksanakan UNBK secara mandiri belum memadai. Apalagi tiga lab komputer yang dimiliki saat ini, satu ruangan di antaranya dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar. “Total jumlah peserta ujian saat ini sebanyak 518 siswa. Kita baru memiliki 51 unit komputer. Idealnya agar bisa UNBK secara mandiri itu berjalan, masih

perlu 150 unit lagi,” terangnya. Terkait kekurangan itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan komite sekolah untuk dicarikan solusi penyediaan komputer. Bahkan menurut rencana, SMPN 1 Tabanan mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah pusat untuk penambahan ruang kelas baru. Ditempat terpisah, sejumlah sekolah yang masih melakukan ujian nasional dengan manual atau UNKP juga berjalan lancar tanpa ada kendala.

Seperti diberitakan sebelumnya, ujian nasional tingkat sekolah menengah pertama (SMP) mulai mengarah UNBK. Sama halnya dengan SMA/ SMK. Namun tidak semua sekolah bisa menggelar UNBK karena kendala ketersediaan komputer. Di Tabanan sendiri, dari 43 SMP yang terdata baru tujuh sekolah yang menyatakan siap menggelar UNBK. Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gede Susila mengaku pihaknya sudah terus mendorong

Pansus Susun Jadwal Pembahasan Ranperda

Tabanan (Bali Post) Saat ini DPRD Tabanan tengah membahas empat buah Ranperda. Dua Ranperda inisiatif tentang Desa Wisata dan Pelayanan Perizinan Terpadu satu Pintu (PPTSP). Dan dua Ranperda lainnya terkait Perangkat Desa dan Limbah Domestik. Untuk membahas keempat Ranperda tersebut, dibentuk dua Pansus yakni Pansus V dan VI. Kedua Pansus itu masih menyusun agenda pembahasan dan rencana penetapan. Pansus V yang membahas dua Ranperda inisiatif itu dipimpin ketuanya I Gusti Nyoman Omardani. Pansus V itu menggelar rapat bersama anggota Pansus dan staf ahli dewan, Senin (23/4) kemarin. Pada rapat internal itu, selain membahas jadwal pembahasan termasuk jadwal rapat-rapat selanjutnya, juga membahas materi dari dua Ranperda yang menjadi tanggung jawab Pansus V. Omardani mengatakan, pihaknya mengagendakan rapat kerja dengan eksekutif yang akan digelar 7 dan 8 Mei. Kemudian dilanjutkan melakukan fasilitasi ke gubernur, kemudian ketok palunya 23 Mei. Pada kesempatan, pihaknya juga membahas material yang dibedah Pansus secara internal, sebelum melakukan rapat kerja dengan eksekutif serta stakeholder lainnya. “Seluruh anggota dewan khususnya Pansus V, diharapkan bisa satu suara saat pembahasan dengan eksekutif. Mari kita pelajari bersama. Jika dite-

tiap-tiap sekolah agar bisa memiliki lab komputer yang memadai. Ini mengacu pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “Kami terus mendorong semua sekolah bisa melaksanakan UNBK. Namun masih terkendala ketersediaan komputer,” ungkap Susila didampingi Kabid SMP I Made Dharmawita. Dikatakan, tujuh sekolah yang siap pelaksanaan UNBK yakni SMPN 2 Kerambitan, SMPN 1 Pupuan, SMPN 4 Pupuan, SMPN 1 Selemadeg Timur, SMPN 2 Selemadeg Timur, SMPN 1 Tabanan dan SMPN 4 Tabanan, dengan jumlah siswa yang akan mengikuti UNBK sebanyak 1.345 orang dari total siswa yang ikut UN di tahun 2018 sebanyak 6.325 orang. (kmb28)

Hilangkan Rasa Jenuh

Warga Binaan Lapas Gelar Pentas Seni

Tabanan (Bali Post) Sepertinya kejenuhan yang dirasakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Tabanan hilang. Kemeriahan acara pentas seni narapidana yang menampilkan olahraga tradisional meguak-guakan itu sangat menarik mereka sajikan di halaman Lapas setempat, Senin (23/4) kemarin. Pentas seni yang digelar serangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-54 ini, juga diisi lomba Dharma Gita dan juga Dharma Santi. Tentu saja menjadi hal luar biasa, karena warga binaan itu berasal dari beragam kasus hukum. Namun mereka tampak berbaur hangat dengan lainnya. Rasa toleransinya pun sangat baik. Mereka sangat antusias mengikuti lomba yang digelar. Pentas seni ini merupakan hiburan bagi narapidana dan juga petugas sipir yang jenuh selama beraktivitas di dalam rumah tahanan. “Kami sengaja mengkemas kegiatan bernuansa seni dan juga budaya. Selain ada motivasi pelestarian budaya, juga menghilangkan kesan lembaga pemasyarakatan itu menakutkan, kumuh dan jorok,” ucap Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan I Putu Murdiana, di sela sela acara. Para narapidana dan petugas sipir pun terlihat terhibur. Karena itu, mereka sangat serius menyaksikan kegiatan dari narapidana. Warga binaan dari berbagai unsur agama dan asal daerah, kata Murdiana tampak penuh motivasi menyuguhkan kesenian

dengan sebaik- baiknya. “Yang terlibat atraksi meguak-guakan ini ada dari Jawa dan luar Bali lainnya. Bahkan ada yang beragama Islam dan Kristen, mereka jadi satu menampilkan hiburan terbaik untuk sesama warga binaan. Hebatnya, pelatihannya hanya seminggu saja,” ucapnya. Aktivitas pembinaan para narapidana di dalam rumah tahanan Lambaga Pemasyarakatan Tabanan, kata Murdiana lebih diarahkan pada kegiatan bernuansa spiritual. Penting untuk memberikan bekal keterampilan termasuk spiritual, agar warga binaan siap kembali ke masyarakat usai menjalani masa tahanan. Mereka juga dibekali sejumlah pelatihan, seperti membuat tempe dan membuat kerajinan alat-alat persembahyangan dari material Koran. Kegiatan spiritual yang diaplikasikan setiap hari terhadap warga binaan itu adalah wajib Tri Sandya. Selain itu, diajari mekidung, kekawin dan kegiatan seni budaya lainnya. “Diluar mungkin jarang mereka beribadah ke pura. Di sinilah kita didik dan bina mereka secara terus- menerus sehingga kami harapkan spiritualnya semakin meningkat. Setelah mereka keluar dari Lapas atau selesai masa tahanannya, tentu mereka bisa menjadi manusia yang mandiri. Taat kepada hukum dan takwa kepada Tuhan,” ucapnya. Seperti diketahui, Lapas Tabanan saat ini menampung 134 warga binaan. (kmb28)

Bupati Eka Dorong Masyarakat Berinovasi Ciptakan Produk Berkualitas Melalui BUMDes

Bali post/kmb24

RAPAT - Rapat internal pansus V membahas soal Ranperda inisiatif mengenai desa wisata dan Pelayanan Perizinan Terpadu satu Pintu (PPTSP), Senin (23/4). mukan persoalan, kita bahas bersama, termasuk kesiapan Perbupnya nanti,” tandasnya. Meski awalnya hanya membahas agenda kerja, namun rapat internal Pansus ini sudah mulai masuk ke materi. Anggota Pansus I Nyoman Suadiana menyoroti soal perda desa wisata. Dewan asal Baturiti ini menilai Perda itu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk itu, dia berharap Perda ini nantinya menjadi payung hukum bagi warga ketika hendak membentuk desa wisata bisa berlangsung lama. Sebab, sering berubah-ubah tidak ada aturan baku. Dia juga meminta pembentukan desa wisata agar benar-benar dikaji dan dibuat aturannya secara ketat. “Jangan sampai terjadi penjiplakan. Desa itu harus memiliki kekhasan sendiri. Berbeda dengan desa lainnya. Karena itu, wajib mengutamakan kearifan lokal,” sarannya. I Gusti Komang Wastana juga menyoroti hal serupa.

Dia lebih menekankan agar sebelum membentuk desa wisata dibentuk tim yang tugasnya mengkaji dan juga menilai kelayakan suatu desa itu bisa dikembangkan menjadi desa wisata atau tidak. “Harus ada kepastian hukum guna melindungi desa wisata itu,” tandasnya. Ia juga menyoroti soal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PPTSP). Menurutnya perlu ada reformasi birokrasi demi peningkatan pelayan terkait perizinan. Menurutnya tidak boleh ada keterlambatan dalam proses perizinan. Masyarakat harus memiliki kepastian seberapa lama izin itu keluar setelah diproses pada suatu instansi. Hal senada disampaikan I Wayan Widnyana. Dia meminta kesiapan eksekutif memproses perizinan dengan cepat, agar tidak sampai menghambat investasi. Dewan harus mendorong eksekutif agar bisa memberikan pelayanan perizinan yang lebih cepat, murah dan ada kepastian waktu. (kmb24)

STUDI lapangan terkait peningkatan kapasitas PAD melalui BUMDes di laksanakan di Desa Sukamanah, Megamendung, Bogor Jawa Barat, oleh Perbekel se-Kabupaten Tabanan. Studi itu merupakan sebuah momen strategis menggali ilmu dan pengalaman baru. Melalui studi itu, diharapkan mampu mendorong masyarakat Tabanan berinovasi guna menciptakan produk berkualitas melalui BUMDes. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, menyampaikan hal itu saat bersilaturahmi dengan 125 Perbekel se-Tabanan di Jakarta, Minggu (22/4) lalu. Hadir pada kesempatan itu Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya serta sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Potensi yang dimiliki Tabanan, kata Bupati Eka sangat luar biasa. Tinggal bagaimana mengelola potensi yang telah ada untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Disadari, peran Perbekel sangat penting bagi kemajuan sebuah desa. Karena itu, dirinya berharap Perbekel bisa menjadi motivator untuk memajukan BUMDes di Tabanan. “Saya optimis suatu saat kita di Tabanan dijadikan target kunjungan oleh daerah lain. Mereka akan lebih banyak belajar tentang BUMDes. Mari kita bersama-sama berkomitmen memajukan BUMDes dengan terus berinovasi menciptakan produk yang berkualitas. sehingga kelak mampu bersaing di pasar global,” ungkapnya. Tabanan saat ini, kata Bupati Eka telah memiliki 80 buah BUMDes. Menyusul 22 BUMDes segera dibentuk.

Membentuk BUMDes, menurut Bupati Eka hasilnya ke depan bukan untuk generasi saat ini, tetapi juga generasi penerus. ‘’ BUMDes terbukti mampu membuka lapangan kerja yang sangat luas bagi masyarakat kita, sehingga mampu menekan jumlah pengangguran. Hasil dan keuntungannya bukan hanya untuk sekarang, tetapi juga bisa dinikmati generasi masa depan,” imbuhnya. Dirinya juga mengatakan para Perbekel agar tetap membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan jajaran birokrasi, agar segala permasalahan di desa bisa dicarikan solusinya. “Gaungkan rasa bangga melalui desa kita dengan memberikan kontribusi serta masukan positif melalui berbagai media. Gunakan teknologi sebaik mungkin untuk kepentingan yang positif. Artinya, buat membangun daerah,” ujarnya. Hal senada disampaikan Wabup Sanjaya. Menurutnya,

studi lapangan yang dilakukan Perbekel di Kabupaten Tabanan merupakan momen menambah pengalaman baru. Dipilihnya Desa Sukamanah, karena desa tersebut juga mengelola BUMDes seperti yang saat ini juga sedang digalakkan di Tabanan. “Potensi kita di Tabanan sangat luar biasa. Sekarang tinggal bagaimana mengelola potensi itu untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. BUMDes merupakan suatu cara jitu mengembangkan potensi tersebut, dengan masingmasing desa memiliki keunggulan,” ungkapnya. Menurutnya, perekonomian di Tabanan memang belum merata. Masih ada banyak persoalan di hilir, terutama potensi pertaniannya. “Kita harus melakukan konsep pemerataan ekonomi. Caranya, melalui pola pembangunan nasional semesta berencana,” imbuhnya. Ketua Forum Perbekel Tabanan Made Arya mengatakan, kegiatan ini telah direncanakan

dari setahun lalu. Studi lapangan ini guna peningkatan kapasitas bentuk tanggung jawab moral Perbekel untuk memikirkan kemajuan desa secara mandiri. Potensi desa bisa dikelola sepenuhnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Hari ini merupakan momen sangat baik, karena kita berkesempatan mengenal lebih jauh pengelolaan potensi desa di Desa Sukamanah, sehingga nantinya dapat kami gunakan sebagai rencana kerja lebih lanjut di tingkat desa,” ujarnya. Kabupaten Tabanan, tambah Sanjaya, memiliki kemiripan potensi dengan desa Sukamanah. Di Tabanan banyak aspek yang konstruktif mendukung. Namun kita masih kekurangan partisipasi masyarakat secara aktif. Sebab, untuk pengembangan potensi itu perlu peran serta semua pihak. Bukan hanya Perbekel atau instansi terkait, namun juga masyarakatnya secara langsung. (ad1280)

SILATURAHMI - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti saat bersilaturahmi dengan 125 Perbekel se-Kabupaten Tabanan, Minggu (22/4) di Jakarta.

Kandungan AGP Dihilangkan

Peternak Putar Otak Capai Bobot Ayam Ideal

Harga ayam pedaging di tingkat peternak saat ini mencapai titik tertinggi, Rp 25.000 per kilogramnya. Peningkatan harga itu terjadi seiring terbatasnya stok ayam pedaging. Meski harganya menggiurkan, sayangnya peternak kesulitan menghasilkan ayam dengan bobot ideal sebagaimana umurnya. Pasalnya, akibat hilangnya kandungan antibiotic growth promoters (AGP) pada pakan ternak dihilangkan. Karenanya, untuk mencapai bobot ayam pedaging ideal peternak didesak memutar otak mencari jalan lain. Apa yang harus dilakukan peternak itu?

SALAH satu peternak ayam di Penebel, Dewi Trisna, Senin (23/4) mengatakan ketiadaan kandungan AGP pada pakan ternah menyebabkan bobot ayam saat panen tidak ideal. Dengan berat tidak ideal, otomatis tidak juga bisa memenuhi permintaan pasar. ‘’Ayam yang berusia 35 hari bobotnya maksimal 1,9 kilogram sekarang ini. Biasanya jika mengandung AGP bobotnya bisa menembus 2,2 kilogram. Jadi, ada kekurangan lagi 300 gram,’’ ujarnya. Selain bobot yang tidak ideal karena tidak adanya AGP, juga menyebabkan ayam mudah terserang sakit. Saat ini kata Dewi, peternak sedang memikirkan cara lain untuk bisa memenuhi bobot ideal ayam tersebut. ‘’Entah menambah vitamin atau makanan herbal. Kita masih mencari-cari cara jitu. Saat ini peternak yang kreatif bisa meraup untung ditengah kenaikan harga ayam sekarang,’’ ujar Dewi. Jika peternak mencari jalan lain dalam upaya menambah pakannya serta membeli vitamin tambahan, maka sudah pasti akan menambah

biaya operasional selain membeli pakan. Karenanya, harga yang baik saat ini tidak akan membuat peternak mendapat untung besar. ‘’Kalau harus beli lagi makanan tambahan atau vitamin, tentu menambah biaya operasional. Konsekuensinya untungnya tidak banyak. Dengan langkah kreatif, otomatis tidak memerlukan biaya operasional tinggi. Namun sampai sekarang belum ada,’’ jelasnya. Sebagai peternak Dewi hanya berharap agar pemerintah bisa memikirkan cara yang bisa menguntungkan dua belah pihak, baik konsumen maupun peternak. Sebab, selama ini naik turunnya harga ayam itu bisa sangat drastis. Kenaikan itu tidak melihat biaya operasional yang dikeluarkan oleh peternak. Kelangkaan ayam pedaging juga diakui salah satu pedagang ayam di Pasar Dauh Pala, Yuni Novi (35). Warga asal Karangasem yang tinggal di Kerambitan itu mengaku sempat tidak berjualan selama dua hari. Pasalnya, ada kekosongan stok ayam pedaging. Ketersediaan ayam pedaging, kata Yuni Novi

sebenarnya ada di peternak. Hanya dari segi bobot tidak bisa dijual. Dikatakan, minimal bobot ayam yang bisa dijual adalah 1,4 kilogram berat hidup. ‘’Minimal yang diambil pedagang itu berat hidupnya 1,4 kilogram. Karena setelah dipotong dan dibersihkan, beratnya mencapai satu kilogram,’’ ujarnya. Jika tidak memenuhi berat ideal, Yuni mengaku lebih baik tidak jualan karena ia pasti merugi. Sebab, ayam dengan bobot kurang dari ideal biasanya tidak banyak dagingnya. Pembeli tentu juga tidak mau membeli ayam yang kebanyakan tulang dibandingkan daging. Ia melanjutkan, agar bisa memenuhi bobot ideal, peternak saat ini memanen ayamnya lebih lama. Inilah yang menyebabkan kelangkaan stok di pasaran. Biasanya, kata Yuni ayam itu sudah dipanen saat usia 27 hari. Sekarang jauh lebih lama hingga 35 hari. Namun banyak bobotnya justru tidak bagus. Yuni sendiri mengaku saat ini menjual ayam pedaging seharga Rp 40.000 perkilogramnya. (san)


8

KARANGASEM

Selasa Wage, 24 April 2018

Subak Dibantu Alat dan Mesin Pertanian

Amlapura (Bali Post) -

Dinas Pertanian Karangasem menyerahkan alat dan mesin pertanian program bantuan Kementerian Pertanian kepada subak dan kelompok tani di Karangasem. Sebanyak 141 unit bantuan yang terdiri dari 30 traktor roda dua, 100 handsprayer, 3 unit rice transplanter, dan 8 power thresher diserahkan kepada para petani. Kepala Dinas Pertanian Karangasem, I Wayan Supandi, mengatakan, saat ini pertanian di Karangasem masih bersifat subsisten. Artinya, pertanian itu masih sebatas pemenuhan keperluan sendiri dengan pengelolaan cenderung tradisional. Bantuan alat dan mesin pertanian diarahkan agar pertanian Karangasem mengarah pada sistem modern. Pertanian modern itu dicirikan produktivitas tinggi, efisien dalam penggunaan sumber daya alam, dan teknologi, serta mampu berproduksi alias menghasilkan output berkualitas dan bernilai tambah tinggi. Mekanisme pertanian dalam pengertian agrikultural engineering itu adalah mencakup aplikasi teknologi dan manajemen penggunaan berbagai jenis alat mesin pertanian, mulai dari pengolahan tanah, penanaman, penyediaan air, perawatan tanaman, pemupukan, pemungutan hasil, sampai ke produk yang siap

dipasarkan. ‘’Bantuan yang diberikan berupa peralatan tepat guna. Penerimanya terdiri dari subak dan kelompok tani yang sudah masuk dalam e-proposal tahun 2017,’’ jelas Supandi. Bantuan itu diserahkan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri langsung kepada perwakilan subak ataupun kelompok tani penerima, di Kantor UPTD Pertanian Karangasem di Jasri, Kelurahan Subagan. Pihaknya mengatakan saat ini banyak potensi pertanian yang belum tergarap secara optimal, lantaran berbagai permasalahan. Salah satunya terbatasnya sarana prasarana berupa alat dan mesin pertanian yang dimiliki petani. ‘’Program bantuan alat dan mesin pertanian ini merupakan salah satu upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan. Karangasem memang didominasi lahan kering, tetapi punya potensi yang luar biasa di bidang pertanian,’’ katanya. (kmb)

Bali Post/kmb

MESIN PERTANIAN - Subak dan kelompok tani di Karangasem mendapat bantuan alat dan mesin pertanian dari Kementerian Pertanian.

Dewan Dorong Optimalisasi Serapan Anggaran

Bali Post/kmb

BLUSUKAN - Tim pemenangan Koster-Ace blusukan ke Pasar Amlapura Timur.

Tim KBS-Ace Blusukan Amlapura (Bali Post) – Kedua pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Bali yang akan bertarung pada pemilihan gubernur kali ini sama-sama sudah dikenal masyarakat Karangasem. Meski begitu, untuk lebih mendekatkan jagonya kepada publik, Senin (23/4) kemarin, kader Banteng Karangasem blusukan ke Pasar Amlapura Timur. Dipimpin Ketua DPC PDI-P Karangasem I Gede

Dana, kader moncong putih bersama kader partai pengusung lainnya berbaur di tengah hiruk-pikuk pasar. Mereka menyapa para pedagang dan pengunjung, bahkan sempat berdialog terkait suka duka menjadi pedagang dan juga harapannya terkait sosok pemimpin Bali ke depan. ‘’Banyak aspirasi berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi pedagang. Selain mensosialisasikan kandidat, kita memang ingin meny-

erap informasi untuk kita perjuangkan ke depan,’’ ucap Gede Dana. Rombongan tim pemenangan KBS-Ace tiba di pasar tradisional terbesar di Kota Amlapura itu sekitar pukul 07.00. Sambil memperkenalkan KBS-Ace, personel pemenangan Karangasem itu juga menyempatkan untuk berbelanja dan mencicipi kuliner yang ditawarkan pedagang seperti blayag dan makanan tradisional lainnya. (kmb)

Rejang Renteng pada ‘’Usaba Nongan’’ Amlapura (Bali Post) – Tari wewali (tari sakral -red) Rejang Renteng saat ini memang sedang populer saja di masyarakat. Tidak pelak, hampir setiap pujawali di pura, tari Rejang Renteng ini selalu dipentaskan sebagai bagian persembahan wewalian utamanya oleh kaum ibu. Tari Rejang Renteng itu juga mewarnai prosesi Aci Ngusaba Dalem di Pasar Nongan belum lama ini. Bendesa Adat Nongan, I Gusti Ngurah Wirana-

tha, mengatakan, Senin (23/4) kemarin, pelaksanaan Aci Ngusaba Dalem di Desa Nongah ini, bertepatan dengan pinanggal kaping 3 sasih Jiesta. Sedangkan keesokan harinya, pada pinanggal 4 sampai dengan 6 dilanjutkan Betara Dalem, memasar selama tiga hari di Pasar Nongan sebagai Pura Pesamuhan Agung. Aed upakara yang melibatkan segenap warga berlangsung khusyuk dan khidmat. Pujawali dikatakan

sangat meriah. Hal itu tidak lepas dari tari Rejang Renteng yang disajikan 80 penari ibuibu dari 14 banjar di Desa Nongan. ‘’Memang sangat meriah sajian Tari Rejang Renteng itu. Ke-14 banjar di wewidangan Desa Nongan, mengirimkan delegasi penari masing-masing tiga orang. Ditambah istri istri prajuru desa, termasuk istri titiang ikut menjadi bagian dari penari wali itu,’’ ujar Bendesa Nongan I Gusti Ngurah Wiranatha. (ram)

MELALUI sidang paripurna istimewa Senin (23/4) kemarin, DPRD Karangasem menyampaikan sejumlah rekomendasi dan catatan strategis atas Laporan Keterangan Pertanggjungjawaban (LKPJ) Bupati Karangasem tahun 2017. Salah satu hal yang menjadi sorotan yaitu menyangkut sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan dengan silpa 2017, yang dinilai sangat tinggi. Karena itu, ke depannya, dewan mendorong terjadi optimalisasi serapan anggaran. Disampaikan rendahnya serapan anggaran pada satu sektor diyakini dapat menghambat program kerja pada sektor lainnya. Dalam LKPJ Bupati Karangasem yang diajukan ke dewan 4 April lalu, silpa 2017 itu mencapai Rp 122,5 miliar. Meski ada pengaruh dari aktivitas vulkanik Gunung Agung, yang mengakibatkan tidak terlaksananya sejumlah program di kawasan rawan bencana, namun nilai sipla sebesar itu dinilai sangat tinggi. ‘’Pemerintah agar melakukan evaluasi dan usaha tindak lanjut secara saksama dalam upaya meningkatkan serapan

anggara itu. Sisa anggaran di satu sektor itu justru dapat menghambat program kerja sektor lainnya. Sebab, penganggarannya tidak sempat direncanakan,’’ ujar juru bicara dewan, I Nyoman Mardana Wimbawa. Dewan menyatakan tingginya silpa itu dapat diartikan instansi pemerintahan tidak mampu melaksanakan program kerja dengan baik. Ketidakmampuan dalam melakukan kinerja itu bisa bersumber dari lemahnya perencanaan atau lemahnya kemampuan sumber daya manusia (SDM) pada instansi yang bersangkutan. Akan tetapi, untuk menjaga kinerja birokrasi yang baik, pihak eksektif diharapkan memerhatikan kondisi psikologis aparatur. Dewan menilai eksekutif itu wajib meningkatkan keterampilan personelnya. Penting personel itu agar sesuai kompetensi dan tugas pekerjaannya. Di sisi lain, tetap pegawai yang sudah mendapatkan peningkatkan kemampuan itu dipertahankan alias tidak dipindahkan ke instansi lainnya di luar kompetensinya. ‘’Jangan melakukan mutasi terlalu sering, termasuk

SIDANG PARIPURNA - Penyampaian rekomendasi dan catatan strategis pada sidang paripurna DPRD Karangasem atas LKPJ Bupati Karangasem 2017. terhadap guru-guru apalagi mutasi itu dilaksanakan dalam waktu pendek. Strategi seperti itu justru dapat menimbulkan dampak sikologis,’’ tegas Mardana Wimbawa. Dewan mengapresisi kemampuan eksekutif dalam memupuk PAD yang pada anggaran 2017 realisasinya mencapai Rp 198 miliar, atau melampau target yang direncanakan sebesar Rp 180 miliar. Namun, capaian itu tak boleh membuat eksektif takabur karena realisasi PAD

2017 jauh lebih rendah dibandingkan 2016. Dua tahun lalu, PAD Karangasem ditarget Rp Rp 229 miliar dan terealisasi Rp 232 miliar. Bupati IGA Mas Sumatri mengapresiasi rekomendasi dan sejumlah catatan strategis yang disampaikan dewan. Menurut Bupati Mas Sumatri, catatan strategis dewan itu sebagai upaya membantu pembenahan jalannya pemerintahan dan juga pembangunan pada masa berikutnya. (ad1288)

Bupati Mas Sumatri dan Direktur PDAM Terima Penghargaan Nasional Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, pada momen peringatan hari R.A. Kartini pada 21 April 2018, atas kinerjanya memimpin Karangasem, Bupati perempuan pertama di Karangasem ini menerima kado istimewa pada ajang Penghargaan Apresiasi Pemimpin Pembawa Perubahan 2018. Bupati Mas Sumatri menerima penghargaan kategori Bupati Inspiratif dan Pembina BUMD Terbaik Indonesia 2018. Tidak hanya Bupati Mas Sumatri, Perusda PDAM Karangasem dan Direkturnya juga menerima penghargaan pada ajang tersebut untuk kategori terbaik dalam tata kelola perusahaan dan pelayanan. Apa saja prestasi riil Bupati dan juga Direktur PDAM Karangasem itu? Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, tidak menyangka apresiasi ini datang kepadanya. Penghargaan sebagai Bupati Inspiratif dan Pembina BUMD Terbaik, diperolehnya bertepatan dengan momen hari Kartini. Prestasi itu semakin mempertegas, Bupati Mas Sumatri merupakan Kartini zaman now. IGA Mas Sumatri patut menjadi teladan perempuan masa kini. Dia secara pribadi memang ingin menjadi inspirasi bagi perempuan Karangasem dan Bali umumnya, agar terus berbuat untuk rakyat, bergerak maju berbenah untuk terwujudnya kesejahteraan masyarakat. “Semoga penghargaan ini mampu memompa semangat kita bersama untuk terus berkarya, berbenah, menata kehidupan masyarakat yang lebih baik. Perempuan Bali itu memang tangguh. Kalau sudah punya komitmen kuat, pasti semuanya dapat terwujud,” tegas Bupati Mas Sumatri.

Penganugerahan kepada Bupati Inspiratif Indonesia, BUMD dan CEO BUMD ini digelar oleh 7 Sky Global Media. Penyelenggara ini adalah perusahaan media konvergensi yang terintegrasi terdepan di Indonesia. 7Sky Global Media telah menempatkan dirinya sebagai inovator di sektor industri media melalui strategi yang berfokus kepada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia, sinergi, serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Sebelum menerima penghargaan itu PDAM Karangasem juga telah menerima penghargaan Anugerah Prestise Indonesia 2018 sebagai PDAM terbaik seIndonesia, dalam bidang kinerja dan pelayanan memuaskan, belum lama ini. Penghargaan ini sebagai buah perbaikan kinerja yang dilakukan PDAM Karangasem selama dua tahun terakhir oleh Direktur I Gusti Made Singarsi bersama jajarannya. Selain di bidang kinerja, direkturnya juga memperoleh anugerah sebagai direktur terbaik nasional. Penghargaan itu diserahkan kepada Bupati maupun Direktur PDAM Karangasem, di Ballroom Novotel Hotel Makassar, Jumat (20/4) lalu. Direktur PDAM Karangasem, I Gusti Made Singarsi, Senin (23/4) kemarin, mengatakan Penghargaan Apresiasi Kinerja Memuaskan BUMD dan CEO BUMD 2018 yang diterimanya ini, merupakan buah hasil kerja nyata dalam merombak manajemen pengelolaan PDAM Karangasem. Sejak ia dipercaya menjadi direktur perubahan besar dilakukan Gusti Made Singarsi. Mulai dari peningkatan kualitas

SDM, memaksimalkan sumber mata air, mengurangi kebocoran, penataan pipa sambungan air, dan mencegah pencurian air hingga pelayanan sambungan baru yang tak lagi menyisakan daftar tunggu. Perubahan besar dalam tata kelola perusahaan ini, membuat PDAM Karangasem layak diganjar penghargaan berskala nasional, setelah melihat langsung bagaimana perubahan besar yang kini sangat dirasakan puluhan ribu pelanggan PDAM. Jelas, perubahan besar terkait tata kelola itu realitasnya dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Tak pernah ada lagi cerita

air PDAM macet. “Penghargaan ini adalah jawaban atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya dalam mengelola PDAM. Kepuasan pelanggan menjadi prioritas kami,” kata Gusti Singarsi. Meski sudah mendapatkan penghargaan nasional, Gusti Singarsi menegaskan perubahan besar dalam tata kelola perusahaan dan pelayanan itu akan terus berjalan, mengikuti kebutuhan pelanggan dan manajemen pengelolaan air bersih yang lebih modern. Dia berharap penghargaan ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat Karangasem terhadap PDAM yang terus bergerak menuju arah yang lebih baik. (ad1291)

Bali Post/gik

PIALA DAN PIAGAM - Bupati (kiri) dan Direktur PDAM saat memperlihatkan piala dan piagam penghargaan, saat ditemui di ruang rapat Bupati, Senin kemarin.


GIANYAR

Selasa Wage, 24 April 2018

9

Ni Made Artini

Raih ”Grand Prize” Simpedes Semester II Tahun 2017 BRI Cabang Ubud PENARIKAN undian Simpedes II Tahun 2017 di BRI Cabang Ubud dilakukan, Kamis (19/4) lalu. Acara yang diselenggarakan di Wantilan Pura Puseh Peliatan, Ubud, Gianyar tersebut dihadiri para pejabat Muspika Ubud, panglingsir Puri Peliatan serta sejumlah instansi terkait, termasuk para nasabah. Kali ini pemenang grand prize Simpedes Semester II tahun 2017 BRI Cabang Ubud diraih Ni Made Artini, nasabah BRI unit Batubu-

lan. Menurut Pimpinan Cabang BRI Ubud Riadi Arief Aladin, pemberian hadiah ini merupakan program ke-62 sejak tabungan Simp e d es BRI pertama kali diperkenalkan tahun 1986. Penarikan undian ini diadakan dua kali dalam setahun. Waktunya setiap enam bulan sekali. Total hadiah Simpedes semester II tahun 2017 bernilai Rp 327.597.000, terdiri dari 28 hadiah. Dilakukan pengundian berdasarkan

PENYERAHAN HADIAH - Penyerahan secara simbolis grand prize Suzuki Ignis dari Pinca BRI Ubud Riadi Arief Aladin kepada Kepala Unit BRI Batubulan Agus Adiputra Artha, untuk selanjutnya diserahkan kepada pemenangnya Ni Made Artini.

nomor kupon undian yang diperoleh penabung Simpedes dengan ketentuan, satu nomor undian untuk setiap Rp 100 ribu dari saldo mengendap setiap bulan. BRI Cabang Ubud melayani simpan pinjam di Kecamatan Ubud, Tegallalang, Payangan, Batubulan dan Tampaksiring serta terdiri dari delapan kantor BRI Unit, delapan Kantor Teras yang tersebar dari Tegallalang, Kedewatan, Mas, Payangan, Tampaksiring I, Batubulan dan Tampaksiring II. Seluruh kantor unit dan teras telah dilengkapi layanan online real time. BRI Cabang Ubud juga telah membuka 414 agen BRIlink yang dapat melayani masyarakat untuk setoran simpanan, transfer uang, pembelian pulsa, pembelian pulsa listrik dan layanan perbankan lainnya walaupun hari libur. Arief Aladin dalam sambutannya juga mengatakan, keberadaan BRI Cabang Ubud memang disegmentasikan untuk usaha mikro. Hal ini terlihat dari posisi dana yang dihimpun hingga akhir Maret 2018 senilai R p 2 4 6.9 89 .48 5 .1 2 5 d a n posisi pinjaman di seluruh kantor BRI Unit se-Kanca BRI Ubud mencapai Rp. 321.834.737.555. ‘’Harapan ke depan, program Simpedes makin mendekatkan masyarakat dengan BRI,’’ katanya. (ad1283)

Muskerkab PMI Kabupaten Gianyar

Godok Program Kerja 2018 mengalami kendala mengingat sarana dan prasara yang kurang memadai. Salah satunya adalah masalah gedung atau markas PMI yag tidak representatif lagi. Kondisi gedung sudah rusak di sana sini. Tidak ada gudang untuk menyimpan barang relief bantuan dalam penyediaan terutama saatsaat terjadi bencana hingga kurangnya SDM yang terlatih dan alat-alat pertolongan pertama dan alat-alat penanggulangan bencana. Khusus untuk kegiatan unit tranfusi darah, anggota DPRD Gianyar ini menjelaskan, jumlah pendonor sukarela tahun 2017 masih belum maksimal. Jumlahnya hanya 1.762 pendonor. Jumlah tersebut belum bisa memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Gianyar yang tahun lalu mencapai 8.700 kantong. Sedangkan dari UTD PMI Kabupaten Gianyar hanya bisa memenuhi 5.687 kantong. Di sisi lain, ketidaktersediaan gedung yang memadai agar dapat menjamin mutu keamanan produk darah menjadi kendala yang

belum terselesaikan. Hal senada ditegaskan Wakil Ketua PMI Provinsi Bali dr. Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA. Menurutnya, dalam menjalankan program PMI dukungan sarana dan prasarana, SDM dan lain-lain, sangat penting. Penjabat Bupati Gianyar yang diwakili Kadiskes Kabupaten Gianyar dr. I.A Cahyani Widyawati mengatakan, Muskerkab setiap akhir ta hun m erup akan suatu bentuk pertanggungjawaban dari PMI Kabupaten Gianyar. Hal ini mutlak dilakukan dalam rangka memberikan rasa kepercayaan masyarakat akan keberadaan PMI Kabupaten Gianyar. Sementara itu, Ketua Panitia Mukerkab Cokorda Gede Putra Pemayun, SH., mengatakan, muskerkab diikuti 35 orang dari pengurus PMI Gianyar, utusan PMI kecamatan dan utusan Forum Sukarelawan PMI. Tujuan muskerkab adalah m e n y a m p a i ka n e v a l u a s i kerja tahun 2017 dan meyusun rencana kerja di tahun 2018. (ad1275)

MELAKSANAKAN tugas-tugas kemanusiaan yang diemban PMI bukanlah perkara mudah. Hal tersebut memerlukan partisipasi aktif dari seluruh jajaran PMI, baik pengurus, staf maupun relawan. Selain itu, yang terpenting juga harus ada dukungan pemerintah dan masyarakat untuk kelancaran program-program PMI. Hal ini ditegaskan Ketua Pengurus PMI Kabupaten Gianyar dr. Cokorda Gede Wisnu Parta dalam Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) PMI Gianyar tahun 2018 yang dilangsungkan di ruang sidang Kantor Bupati Gianyar, Senin (23/4) kemarin. Menurut dr. Cok Wisnu Parta, di tahun 2017 PMI Gianyar telah menuntaskan berbagai kegiatan yang telah diprogramkan baik itu di markas ataupun di unit transfusi darah. Yang paling banyak menyita perhatian di tahun 2017 adalah ketika terjadi erupsi Gunung Agung yang menyebabkan terjadinya pengungsian besar-besaran ke seluruh wilayah kabup a t e n /k o t a s e - B a l i . P M I sebagai organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan menjadi garda terdepan membantu pengungsi yang dipusatkan di lokasi pengungsian di Lapangan Sutasoma, Sukawati. ‘’Kami bersama relawan PMI membantu di dapur umum, pemasangan tenda, melakukan kegiatan shelter, pemulihan para pengungsi dan lain-lainnya. Tidak hanya itu, kami juga beberapa kali membantu pengungsi di tempat penampungan pengungsi di Tanah Ampo dan pos pengungsian Rendang Karangasem bersama PMI Provinsi Bali,’’ tegasnya. Dalam menunjang kegiatan PMI, kata Cok Wisnu Parta dirinya bersama pengurus dan relawan banyak

MUSKERKAB PMI - Suasana Muskerkab PMI Gianyar tahun 2018.

Gianyar (Bali Post) Suasana pilkada di Kabupaten Gianyar menarik perhatian Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Komando angkatan Darat (Seskoad) angkatan LVI untuk melakukan penelitian. Dalam kegiatan studi wilayah pertahanan di wilayah Korem 163/ WSA, para Siswa Seskoad mengunjungi Kodim 1616/ Gianyar. ‘’Tujuan kegiatan ini untuk mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan Pilkada serentak di wilayah Kabupaten Gianyar yang akan dilaksanakan tahun ini pada Juni 2018,’’ ucap Koordinator Lapangan Pasis Seskoad Kolonel Inf. Chairul Ikmal saat memberikan sambutan

di Makodim Gianyar, Senin (23/4) kemarin. Dikatakannya, hasil kegiatan ini akan dijadikan penelitian dan seminar di S e s k o a d Bandung. Pada kunjungan ke Makodim Gianyar ini, mereka menyertakan 18 orang Pasis Seskoad Angkatan LVI beserta tiga orang pendamping. D a n d im 1616/Gianyar Letkol Kav Asep Noer Rokhmat, SE., menyambut kedatangan 18 orang pasis sekoad angkatan LVI. Terkait pelaksanaan Pilkada, ia pun menyampaikan permohonan bantuan instansi terkait di Pemkab Gianyar agar dapat membantu kelancaran pelaksanaan penelitian ini. (kmb35)

Pasis Seskoad Angkatan LVI Kunjungi Gianyar

7.904 Siswa Ikuti UN

30 SMP Masih Gelar UNKP

Gianyar (Bali Post) Sebanyak 7.904 siswa SMP di Kabupaten Gianyar mengikuti Ujian Nasional (UN), Senin (23/4) kemarin. Namun tidak semuanya mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer. Dari 43 SMP di Kabupaten Gianyar, hanya 13 sekolah yang bisa melaksanakan UNBK. Sebanyak 30 sekolah masih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Berdasarkan data Dinas Pendidikan Gianyar, dari 7.904 siswa, 4.040 di antaranya adalah laki-laki dan 3.864 perempuan. Mereka berasal dari 43 SMP, yakni 22 sekolah negeri dan 21 swasta. Ujian hari pertama adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kadisdik Gianyar I Made Suradnya menjelaskan, meski 13 SMP melaksanakan UNBK, tidak semuanya mandiri. Ada beberapa sekolah yang meminjam sarana dan prasarana sekolah lain. Contohnya, SMPN 2 Gianyar meminjam tempat di SMKN 1 Gianyar dan SMPN 3 Gianyar meminjam tempat di SMAN 1 Gianyar. Total ada tujuh SMP yang meminjam tempat sekolah lain untuk UNBK. Sementara dari enam sekolah yang bisa menggelar UNBK secara mandiri, satu di antaranya adalah sekolah swasta yakni MTS 45 Gianyar dengan jumlah peserta ujian 45 siswa. Dijelaskannya, untuk sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK, pihaknya berupaya melakukan pengadaan komputer secara bertahap. Seperti tahun ini, SMPN 1 Sukawati mendapatkan bantuan hibah 90 unit komputer. Tahun ini pun menjadi kali pertama SMPN 1 Sukawati bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Tahun lalu sekolah ini harus numpang di SMAN 1 Sukawati. ‘’Sebenarnya kita anggarkan pengadaan komputer untuk tiga SMP. Tapi

karena rasionalisasi anggaran, akhirnya yang lulus hanya anggaran komputer untuk SMPN 1 Sukawati,’’ katanya. Suradnya pun kembali merencanakan pengajuan anggaran pengadaan komputer di APBD 2019 untuk sekolah yang belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri. Sekolah yang direncanakan mendapat hibah itu adalah SMPN 1 Tegallalang, SMPN 1 Payangan dan SMP 3 Gianyar. ‘’Harapan saya, minimal setiap kecamatan ada satu sekolah yang bisa melaksanakan UNBK,’’ jelasnya. Lebih lanjut Suradnya memastikan kelancaran pelaksanaan UNKP untuk 30 sekolah di Kabupaten Gianyar. Pihaknya pun sudah melakukan pemantauan kelancaran penyaluran naskah soal UN di masing-masing sekolah. ‘’Baik negeri maupun swasta, itu sudah tersalurkan dan ujian hari pertama bisa berjalan dengan lancar,’’ ucapnya. Sementara itu, kemarin sempat diwarnai gangguan teknis. Hal ini menyebabkan ujian sempat terganggu selama beberapa saat. Namun secara umum, pelaksanaan UNBK kemarin berjalan lancar. Gangguan pada sesi pertama terjadi di SMPN 1 Suakwati. Gangguan teknis tersebut terjadi sekitar 15 menit. ‘’Tadi pagi (kemarin-red) sempat ada masalah pada perangkat Bios komputer. Ternyata juga dialami beberapa SMP yang lain,’’ ungkap Wakasek Manajemen Mutu SMPN

1 Sukawati I Nyoman Wirama, SPd., MPd. Beruntung setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Bali, masalah teknis tersebut bisa diatasi. Gangguan terjadi akibat ketidaksinkronan waktu pada perangkat yang digunakan oleh peserta. Setelah waktunya disinkronkan, barulah perangkat bisa online kembali. Wirama memastikan gangguan teknis tersebut tidak sampai merugikan peserta didik. ‘’Tidak berpengaruh terhadap siswa. Karena begitu login, timer-nya dimulai dari nol. Siswa tidak dirugikan. Waktu pengerjaan tetap dua jam,’’ jelasnya. Menurutnya, jumlah peserta UNBK di sekolah favorit ini sebanyak 311 orang. Mereka dibagi menjadi 3 sesi, mulai dari pukul 7.30-9.30 Wita, 10.30-12.30 Wita dan 14.00-16.00 Wita. UNBK kali ini pun tercatat sebagai UNBK perdana yang dilakukan di sekolah yang berlokasi di Banjar Mudita, Desa Sukawati ini. ‘’Tahun ini sarana kita sudah lengkap. Beda dengan tahun lalu, masih nebeng di SMAN 1 Sukawati,’’ jelasnya. Sarana dan prasarana yang dipakai saat UNBK kali ini total berjumlah 120 unit komputer dengan empat server. Rinciannya, 21 unit komputer dan satu server bantuan pusat, 90 unit komputer dengan tiga server hibah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar tahun anggaran 2018 serta sembilan komputer milik sekolah. Terkait kelistrikan, Wirama sudah mendapatkan jaminan dari PLN Distribusi Bali Rayon Gianyar. PLN sudah bersurat untuk memastikan tidak ada pemadaman listrik, kecuali gangguan akibat bencana alam. Melihat cuaca cerah, pihaknya pun tidak menyiapkan genset lagi. (kmb35)

Putri Cempaka dan Kadek Kadin, Jegeg Bagus Gianyar 2018

SETELAH melalui seleksi yang sangat ketat, Ni Wayan Putri Cempaka Karisma F. dan I Kadek Kadin Suartana Billington terpilih sebagai Jegeg Bagus Duta Pariwisata Kabupaten Gianyar 2018. Pasangan Jebag asal Ubud ini menyisihkan sembilan pasang finalis lainnya pada malam final Jegeg Bagus Gianyar 2018 yang digelar di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Minggu (22/4). Acara grand final yang dihadiri Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng tersebut mendapat perhatian besar masyarakat. Banyak suporter dari masing-masing pasangan memadati area open stage. Ni Wayan Putri Cempaka Karisma yang kini semester II Jurusan Psikologi Unud dan Kadek Kadin Suartana Billington yang masih duduk di bangku SMA Dyatmika, telah mengikuti dua kali seleksi. Seleksi pertama adalah untuk memilih 20 pasang finalis dengan sistem tes tulis dan interview dan seleksi selanjutnya memilih 10 pasang finalis dengan penilaian dari dewan juri yang terdiri dari akademisi, praktisi pariwisata, psikolog, designer, interprineur dan public speaker. ‘’Dari 10 besar yang lolos, selanjutnya mengikuti berbagai pembekalan seperti koreografi serta materi seputar perkembangan pariwisata

Bali, peranan kebudayaan hingga wawasan kebangsaan,’’ terang Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar A.A. Ari Brahmanta usai acara. Menurut Ari Brahmanta, pada awal seleksi hingga final, kedua finalis memang mampu menjawab pertanyaan dari dewan juri dan mampu menyisihkan finalis lainnya yang juga memiliki kemampuan baik. Ia menjelaskan, pemilihan Jegeg Bagus bertujuan menggali potensi dan kreativitas generasi muda dalam pembangunan kepariwisatan. Selain itu, sebagai duta Kabupaten Gianyar ke ajang pemilihan Jegeg Bagus tingkat Provinsi Bali. I Kadek Kadin Suartana Billington mengaku sangat bersyukur bisa terpilih menjadi Bagus Gianyar 2018. Untuk itu, ke depan dia ingin memajukan pariwisata Gianyar. Hal yang sama disampaikan Ni Wayan Putri Cempaka Karisma. Dia merasa bangga sekaligus senang bisa terpilih dan bertekad menjadi yang terbaik dalam ajang serupa di Provinsi Bali. ‘’Setelah kami terpilih sebagai duta pariwisata, kami mengajak generasi muda untuk peduli dan bertanggung jawab melestarikan nilai-nilai luhur ajaran agama, adat istiadat, seni dan budaya, sehingga pariwisata Bali tetap menjadi kebanggaan bangsa. Kami juga menjadi jembatan pemerintah menyebarluaskan program

JEGEG BAGUS - Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng menyampaikan selamat kepada Jegeg Bagus Gianyar 2018. pembangunan kepariwisataan,’’ papar Putri Cempaka Karisma, ketika ditanya soal aksi nyata yang akan dilakukan setelah terpilih. Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng memberikan apresiasi terhadap kegiatan pemilihan Jegeg Bagus Duta Pariwisata Kabupaten Gianyar 2018. Ia mengharapkan kegiatan tersebut dapat memotivasi generasi muda untuk lebih meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dibidang ilmu pengetahuan, teknologi, budaya dan pariwisata. ‘’Hal ini penting, mengingat tujuan pemilihan Jegeg Bagus adalah menemukan sosok

Jegeg dan Bagus yang mampu menjadi duta pariwisata dan budaya, baik di tingkat nasional maupun internasional,’’ kata Ketut Rochineng yang juga berkesempatan memberikan beberapa pertanyaan kepada para finalis. Sementara itu, Runner Up 1 Jegeg Bagus Gianyar 2018 diraih Cokorda Istri Kumari Swari dan I Kadek Ris Ananta Kusuma dan Runner up II diraih A.A. Istri Erlika Trisnadewi dan Bagus Nanda Govinda Muria Siddhi. Malam grand final juga dihadiri Mojang Jejaka Kota Bandung, Minahasa Selatan, Jegeg Bagus se-Bali serta duta pariwisata dari daerah lain. (ad1274)


JEMBRANA

10

Selasa Wage, 24 April 2018

Pelaksanaan UNBK SMP

Sempat Terkendala Gangguan Server Pusat Negara (Bali Post) – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP dan MTs, Senin (23/4) kemarin secara umum berlangsung lancar. Total ada 4.854 siswa SMP dan MTs yang mengikuti ujian Bahasa Indonesia, dengan 1.376 siswa di antaranya mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kendati sempat terkendala server pusat yang terganggu, para siswa tetap bisa mengerjakan soal selama dua jam. Dari pengamatan, beberapa siswa peserta SMP Negeri 1 Negara yang mengikuti UNBK di SMKN 1 Negara sempat menunggu hingga sesi selanjutnya karena belum berhasil keluar (log out) kendati waktu ujian sudah selesai. “Ada beberapa yang belum bisa log out, sehingga harus menunggu sesi berikutnya,” ujar Kepala SMP N 1 Negara Made Riantori. Khusus SMPN 1 Negara, ada 427 siswa peserta ujian sehingga terbagi menjadi tiga sesi dengan enam ruang. Saat sesi pertama, pengerjaan soal sempat terkendala server dari pusat. Tapi setelah lima menit ujian akhirnya bisa dilanjutkan tanpa mengurangi waktu pengerjaan. Namun, ada beberapa siswa yang belum bisa log out atau keluar dari pengerjaan, sehingga dilanjutkan saat sesi kedua. Pada sesi kedua sekitar pukul 10.00 Wita, server dari pusat juga sempat mengalami masalah sehingga sempat tertunda sekitar lima menit. Riantori yang juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Jembrana ini mengungkapkan untuk pelaksanaan UNBK SMP Negeri diikuti empat sekolah yakni SMPN 1 Negara, SMPN 2 Negara, SMPN 3 Negara dan SMPN 4 Negara. Seluruhnya mengikuti UNBK sharing di sekolah lain seperti di SMKN 1 Negara dan SMAN 1 Negara. “Tahun depan mungkin beberapa sudah bisa mandiri. Termasuk di SMPN 1 Negara, kita sudah mendapatkan bantuan 100 unit komputer,” terang Riantori. Selain SMPN 1 Negara, bantuan 100 komputer juga digelontorkan untuk SMPN 1 Melaya, SMPN 4 Negara, SMPN 4 Mendoyo dan SMPN 1 Pekutatan. Kendala gangguan server dari pusat ini ratarata juga dialami SMP lain yang mengikuti UNBK. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Jembrana Putu Eka Suarnama melalui Kabid Pendidikan Dasar Dewa Putu Wardana mengatakan, 4.854 siswa yang mengikuti ujian itu di antaranya 25 SMP dan 11 MTs. 1.376 siswa SMP mengikuti UNBK, sedangkan MTs. 821 siswa. Sisanya masih mengikuti UN berbasis kertas dan pensil. Secara umum pelaksanaan berlangsung lancar, kendati sempat terjadi gangguang server di UNBK. Selanjutnya para siswa ini akan mengikuti UN hingga Kamis (26/4) mendatang. (kmb26)

Rencana Pembangunan PLTS di Melaya

Proses Amdal Ternyata Sudah Diumumkan Melalui DLH Negara (Bali Post) –

Kendati sempat memunculkan pro dan kontra, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di perkebunan Sangiang, Desa Candikusuma, Melaya, kini tengah dalam pengurusan analisis mengenai dampak lingkungan hidup (Amdal). Pasalnya, rencana kegiatan pembangunan dan pengoperasian listrik tenaga surya 50 MW ini akan menimbulkan dampak bagi masyarakat. Pihak pemrakarsa diketahui telah menyampaikan dan mengumumkan terkait Amdal ini melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana. Dari informasi pengumuman terpampang di DLH Jembrana, Senin (23/4) kemarin. Disebutkan ada dampak positif dan negatif yang timbul. Untuk itu perlu dilakukan kajian Amdal sesuai ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 5 tahun 2012 tentang jenis rencana usaha dan atau kegiatan yang wajib memiliki Amdal. Rencana pembangunan PLTS dan tambak udang di perkebunan Sangiang yang

Bali Post/olo

UNBK – Suasana UNBK siswa SMPN 1 Negara di SMKN 1 Negara, Senin (23/4) kemarin. UNBK sempat terkendala gangguan server dari pusat, namun secara umum UN berjalan lancar.

Kejari Tangkap Terpidana Pencabulan

Negara (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana, Senin (23/4) kemarin mengeksekusi terpidana kasus pencabulan anak di bawah umur, Lk (16) yang sempat sembunyi pascaputusan lima bulan lalu. Remaja asal Melaya itu diamankan tim dari Kejari tanpa perlawanan di rumahnya. Sebelumnya, pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Negara, November 2016 lalu, Lk divonis hukuman pidana penjara 2 tahun 6 bulan. Selain itu juga ditambah 2 bulan pelatihan kerja. Namun, terpidana yang sempat diberikan kesempatan untuk berpikir, justru menghilang. Pelaksana harian Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Jembrana, Made Pasek Budiawan, membenarkan telah mengeksekusi terpidana kasus pencabulan anak di bawah umur asal Melaya itu. Sebelumnya, selama proses persidangan, lantaran masih di bawah umur tidak dilakukan penahanan. Setelah putusan, Lk diminta untuk berpikir menerima atau tidak. Saat hendak ditahan dan didatangi rumahnya, Lk tidak ada di rumah. Selama lima bulan ini, Jaksa berupaya melakukan eksekusi dan persuasif kepada keluarga agar terpidana diserahkan. Namun, pihak keluarga tidak memberikan informasi keberadaan Lk. Kejari selanjutnya melakukan pelacakan. Dari informasi selama ini Lk bersembunyi di rumah kerabat di Jawa. Pasek Budiawan yang juga Kasi Pidsus ini mengungkapkan dari keterangan keluarga, Lk tidak mau ditahan lantaran takut. Akhirnya tim mendapatkan informasi bahwa sejak sepekan ini, terpidana sudah kembali ke rumah. Hingga pada Senin kemarin dilakukan penangkapan. Setelah dilakukan pendekatan, pihak keluarga akhirnya menerima. Terpidana yang masih di bawah umur itu lantas di layar ke lapas anak di Karangasem untuk ditahan. Dalam persidangan, Lk dituntut JPU hukuman pidana penjara empat tahun dengan denda 3 bulan pelatihan kerja. Namun Hakim memutuskan vonis 2 tahun 6 bulan pidana penjara, ditambah 2 bulan pelatihan kerja. (kmb26)

Bali Post/olo

Tangkap - Tim Kejari Jembrana menangkap terpidana kasus pencabulan anak di bawah umur di Melaya. Sebelumnya terpidana bersembunyi di rumah kerabatnya di Jawa.

dikelola Perusda Bali sempat menjadi polemik. DPRD Jembrana menentang adanya pembangunan itu, terutama tambak udang. Sementara untuk PLTS bisa dipertimbangkan agar dilakukan di perkebunan Pekutatan yang juga dikelola Perusda. Wakil Ketua DPRD Jembrana Wayan Wardana menegaskan berdasarkan hasil pertemuan dan koordinasi, tambak diharapkan tidak dilanjutkan. Begitu juga dengan PLTS diusulkan untuk dipindahkan ke perkebu-

nan Pekutatan yang masih banyak tanah tak terpakai. Berbeda dengan di Sangiang yang dikhawatirkan akan mengorbankan tanaman kelapa. Dari informasi yang dipaparkan dalam studi Amdal PLTS itu, dampak negatif yang lazim timbul dari aktivitas PLTS itu di antaranya gangguan pandangan akibat adanya panel surya. Begitu juga dampak dari kegiatan konstruksi. Seperti peningkatan kebisingan, terganggunya keberadaan flora

dan fauna serta perubahan persepsi masyarakat. Sementara dampak positif yang timbul adalah pemanfaatan sumber daya energi yang bersifat ramah lingkungan dan berkontribusi dalam penyediaan energi listrik di Bali. Selain itu juga terbukanya kesempatan kerja dan peningkatan perekonomian daerah. Mengacu pada Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 17 tahun 2012, dalam proses kajian Amdal dan izin lingkungan ini masyarakat wajib dilibatkan. Studi Amdal bertujuan guna mengoptimalkan manfaat dan dampak positif dari rencana pembangunan. Di samping itu juga untuk meminimalkan dampak negatif yang timbul terhadap masyarakat maupun ling-

kungan hidup sekitarnya. Terkait dampak itu, akan dilakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup, termasuk peningkatan semaksimal mungkin untuk dampak-dampak positif serta meminimalisasi dampak negatif. Salah satunya melalui penerapan konsep agri energi. Sementara itu, Kepala DLH Jembrana Ketut Karyadi Erawan mengatakan terkait izin Amdal belum masuk. Namun untuk kajian perizinan, awalnya memang mulai dari tata ruang Dinas Pekerjaan Umum. Sedangkan permohonan Amdal bisa dilakukan melalui DLH, namun dari pengecekan pihaknya belum menerima. “Permohonan Amdal belum masuk,” terangnya. (kmb26)

Terkait Kehadiran di Kampanye

Sejumlah Perangkat Desa Dimintai Klarifikasi

Bali Post/olo

KLARIFIKASI – Sejumlah perangkat desa yang akan dimintai klarifikasi Panwaslu terkait dugaan kehadirannya dalam kampanye salah satu paslon Cagub dan Cawagub Bali di Pohsanten.

Negara (Bali Post) – Panwaslu Jembrana, Senin (23/4) kemarin meminta klarifikasi sejumlah perangkat desa di Jembrana. Para perangkat desa dari Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo itu diketahui ikut hadir dalam kampanye salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali beberapa waktu lalu. Pemanggilan untuk dimintai klarifikasi ini rencananya juga akan dilakukan pada sejumlah perangkat desa di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya yang dijadwalkan Selasa (24/4) ini. Dari informasi, pemanggilan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Klarifikasi dilakukan terpisah oleh Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu

I Nyoman Westra terhadap I Gede Suliadi selaku Kepala Dusun Pangkung Jangu dan I Putu Gede Suparnita selaku Kepala Dusun Pasatan. Serta berlanjut terhadap Ni Putu Dian Yupita Sari dan Ni Kadek Ratnawati selaku staf desa. Ketua Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan saat dikonfirmasi mengatakan pemeriksaan ini berdasarkan laporan hasil pengawasan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) saat kampanye salah satu paslon di Pohsanten. Empat orang diduga melakukan pelanggaran terkait kehadiran mereka dalam acara kampanye itu. Terkait kehadiran perangkat desa dalam kampanye itu, diduga melanggar Pasal 51 UU 6 tahun 2014 tentang Desa. Disebutkan bahwa untuk perangkat desa dilarang ikut serta dan atau terlibat dalam

kampanye Pemilihan Umum dan atau Pemilihan Kepala Daerah. Apabila melanggar, sesuai Pasal 52 ayat 1, dikenakan sanksi administratif berupa teguran lisan dan atau teguran tertulis. Apabila sanksi administratif tidak dilakukan, maka bisa dilakukan pemberhentian sementara dan dilanjutkan dengan pemberhentian. Terkait dengan hasil klarifikasi ini nantinya akan dikoordinasikan dengan Sentra Gakkumdu untuk tindak lanjutnya. Panwaslu juga masih menunggu klarifikasi perangkat desa di desa lain yakni Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya. Di desa tersebut, delapan orang perangkat desa akan dimintai klarifikasi terkait permasalahan yang sama. Masing-masing dibagi empat orang untuk diminta klarifikasi pada Selasa (24/4) dan Rabu (25/4). (kmb26)

Serbuan Lalat Ganggu Kenyamanan Warga Diduga Dampak dari Kandang Ayam Negara (Bali Post) – Sejumlah warga di Dusun Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya mengeluhkan serbuan lalat ke permukiman mereka. Akibat banyaknya lalat itu, warga merasa risih, bahkan mengganggu aktivitas dan kenyamanan sehari-hari. Kendati sudah dilakukan upaya memberantas, namun serbuan tetap terus terjadi. Disinyalir, lalat ini merupakan dampak dari kandang ayam yang berada di sekitar permukiman. Beberapa warga yang ditemui, Senin (23/4) kemarin mengungkapkan serbuan lalat ini diduga dampak dari pascapanen ayam di sejumlah kandang di sekitar permukiman. Sekarang sudah sedikit berkurang, tetapi tetap masih ada. Hampir semua rumah warga di sekitar lokasi tersebut diserbu lalat. Yang paling terdampak yakni warga yang memiliki usaha makanan. Ibu Agus, penjual sembako di Munduk Ranti mengaku rumahnya diserbu ribuan lalat. Tetapi saat ini sudah mulai berkurang. Menurutnya yang banyak dikerumuni lalat, adalah polar. Agus menunjukkan barang dagangannya yang juga dikerubuti lalat. Untuk mengatasi, ia memasang lem lalat. Selain itu, di salah satu

warung yang menjual makanan mengaku tidak berani menaruh makanan di luar lantaran khawatir berdampak pada pembelinya. Tidak hanya di luar, lalat juga menyerbu hingga di dalam ruangan. Yang membuat risih, lalat juga menyerang saat dirinya tidur. Hal itu dinilai sangat mengganggu. Beberapa warga sudah berupaya menyemprotnya dengan racun, namun tidak berhasil mengusir karena terus bertambah. Warga berharap agar pihak terkait memastikan dampak lingkungan yang ditimbulkan bagi warga ini. Apalagi kandang ayam itu berada dekat dengan pemukiman warga. Lalat ini menurut warga selalu muncul di saat panen di kandang ayam tersebut. “Sudah seminggu ini, serangan lalat banyak,” terang salah seorang warga. Sementara itu dari pengamatan di salah satu kandang ayam di Munduk Ranti, nampak kandang tersebut sudah panen. Namun, karungkarung berisi kotoran ayam terlihat ditumpuk berjejer di sekeliling kandang. Kendati lantai kandang sudah diplester dan kotoran ayam dibersihkan namun lalat tampak banyak bertebaran di atas kandang.

Bali Post/olo

KANDANG AYAM - Salah satu kandang ayam di Tukadaya. Warga sekitar Banjar Munduk Ranti mengeluhkan banyaknya lalat di rumah mereka diduga dampak dari kandang ayam. Pemilik kandang, Putu Sumarna juga mengaku terkena dampak lalat tersebut. Tapi, Sumarma membantah kalau lalat-lalat itu muncul dari kandang miliknya. “Kami juga heran tumben lalat sebanyak ini,” katanya. Menurutnya, sebelum 35 hari, semestinya belum ada lalat. Tetapi untuk di bawah kandang sudah ada penanganan. Lantai yang su-

dah dipleseter itu tetap kering. Larva lalat juga dipastikan tidak ada di kandang, sebab menurutnya sudah disemprot dan ditangani. Menurutnya, di wilayah Tukadaya juga ada beberapa kandang termasuk di Pangkung Jajang. Diakuinya, untuk di Munduk Ranti yang paling dekat memang kandangnya. Untuk di kandangnya sudah

disemprot dengan pestisida sehingga pertumbuhan lalat tidak sampai dewasa. Sementara itu, Perbekel Desa Tukadaya Made Budi Utama saat dikonfirmasi mengaku dirinya sedang ada tugas ke Pulukan. “Saya belum dapat info masalah wabah lalat. Nanti saya cek. Saya masih ke Pulukan,” jawabnya singkat. (kmb26)


Selasa Wage, 24 April 2018

BALI DWIPA

11

Mengembangkan Padi Organik di Subak Biaung

Bali Post/wan

PADI ORGANIK - Kodim 1611/Badung bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kota Denpasar melakukan penanaman padi organik di Subak Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Senin (23/4) kemarin.

Denpasar (Bali Post) Sehat itu mahal. Karena itu, masyarakat berlomba-lomba menjalani hidup sehat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengonsumsi makanan organik. Menyikapi hal itu Kodim 1611/Badung bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kota Denpasar, mengembangkan padi organik di Subak Biaung, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Senin (23/4) kemarin. Tahap awal digarap satu hektar. “Hari ini, kami melaksanakan penanaman padi organik pada lahan satu hektar. Ini merupakan program ketahanan pangan Kodim 1611/ Badung di Subak Biaung, Desa Kesiman Kertalangu. Ini tahap awal dan menjadi proyek percontohan,” tegas Dandim 1611/Badung Letkol Inf. Handoko Yudho Wibowo. Lanjut Dandim, dalam pelaksanaan program ini pihaknya bersinergi dengan petani, pemkot, dan pihak ketiga yang khusus membidangi padi organik. “Ini proyek percontohan. Sesuai arahan Kadis Pertanian akan dicoba satu hektar dulu dan kalau sukses akan dikembangkan lagi. Ini program

baru dari TNI AD. Kami berharap hasilnya dapat digunakan cadangan logistik di wilayah,” ungkapnya. Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar, Ir. Gde Ambara Putra, mengatakan, pihaknya dalam mengembangkan padi organik ini tidak berdiri sendiri, tetapi menggandeng pihak ketiga yaitu Ir. Ida Bagus Gede Arsana, Direktur Bali Sari Organik. Pihaknya membantu petani dalam pemberian pupuk organik. Sedangkan teknik penanaman, bibit dan membeli hasil panen adalah pihak ketiga yaitu Bali Sari Organik. “Dengan demikian, petani tidak ragu tanam padi organik karena hasil panennya sudah ada yang beli. Memang untuk organik hasil panennya agak drop, biasa dapat panen 6 ton turun tiga ton. Start awal memang begitu, kedua dan selanjutnya baru normal,” tegasnya. Menurut Ambara Putra, keuntungan padi organik jauh lebih besar. Pasalnya, harga gabah organik bisa Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu per kilogram, sedangkan harga berasnya Rp 20 ribu. “Jadi, menanam pagi organik lebih menguntungkan, apalagi pembelinya sudah ada,” ungkapnya. (kmb36)

Rekrut KPPS

FIGUR Miniatur Indonesia

KODAM IX/Udayana mewilayahi tiga provinsi yaitu Bali, NTB, dan NTT. Ketiga provinsi tersebut memiliki karakteristik budaya dan adat istiadat yang berbeda. Masyarakat NTT mayoritas beragama Kristen, NTB mayoritas beragama Islam, dan Bali mayoritas beragama Hindu. Dengan adanya keanekaragaman budaya dan adat istiadat yang berbeda tersebut, maka wilayah Kodam IX/Udayana dapat dikatakan sebagai miniaturnya Indonesia. “Hal itu disampaikan Bapak Irdam IX/Udayana Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Sri Gede, mewakili Bapak Pangdam Mayjen TNI Benny Susianto, saat menerima kunjungan Perwira Siswa Dikreg LVI Seskoad tadi pagi (kemarin -red),” ujar Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean, Senin (23/4) kemarin. Di samping itu, wilayah darat Kodam berbatasan langsung dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) dan memiliki empat pulau terluar antara lain Pulau Batek, Pulau Mengudu, Pulau Dana Sabu, dan Pulau Dana Rote. Dengan kondisi tersebut, diperlukan perhatian dan pengamanan secara terencana serta efektif. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya pelanggaran perbatasan, maupun pengakuan negara lain atas pulau terluar yang ada di wilayah Kodam IX/Udayana sehingga kedaulatan NKRI tetap terjaga. Wilayah Bali dan Nusa Tenggara saat ini telah menjadi salah satu tujuan wisata utama di tanah air, baik wisatawan mancanegara maupun domestik. Oleh karena itu, stabilitas dan keamanan wilayah tersebut sangat penting dijaga. Bahkan, Bali menjadi barometer untuk menilai stabilitas dan keamanan di Indonesia. “Mengantisipasi kemungkinan ancaman yang terjadi, Bapak Irdam menyampaikan diperlukan adanya sinergitas TNI-Polri. Terlebih saat ini merupakan tahun politik pelaksanaan pilkada serentak sehingga stabilitas keamanan harus tetap terjaga dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya. Sedangkan pimpinan rombongan Kolonel Czi Ferri Istiawan, lanjut Kapendam, menyampaikan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menambah wawasan para perwira siswa, khususnya tentang program dan pelaksanaan pembinaan teritorial yang dilaksanakan di satuan kewilayahan jajaran Kodam IX/Udayana. Nantinya dijadikan bahan kajian dan disusun sebagai sumbangsih mereka dalam pengembangan pembinaan teritorial. (rah)

KPU Bali Harapkan Segera Ada Keputusan Anggaran Denpasar (Bali Post) -

Persoalan anggaran pemilihan gubernur dan wakil gubernur (pilgub) Bali 2018 untuk KPU diharapkan segera tuntas. Terlebih saat ini, KPU Bali bersama jajarannya di kabupaten/kota sedang merekrut Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS). Agar segera memperoleh kepastian, KPU Bali melakukan koordinasi serta melaporkan perkembangan tahapan dan kebutuhan anggaran kepada Ketua DPRD Bali, Senin (23/4) kemarin. “Tadi (kemarin) juga hadir dari Kesbangpol, BPKAD, dari pemerintah provinsi. Pada prinsipnya, Pilgub harus berjalan. DPRD akan menindaklanjuti. Tentu langkah-langkah konkret itu diharapkan segera bisa diputuskan,” ujar Ketua KPU Bali, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di Kantor KPU Bali, kemarin. Menurut Raka Sandi, keputusan mengenai anggaran sangat penting untuk memberikan kepastikan bagi semua pihak. Baik KPU sebagai penyelenggara, para peserta Pilgub Bali, maupun masyarakat. Apalagi sejak 3 April lalu, pihaknya sudah melaksanakan tahapan perekrutan KPPS yang dimulai dengan sosialisasi. Pertemuan dengan dewan sendiri merupakan sebuah langkah maju untuk menuntaskan permasalahan anggaran yang sampai hari ini pun memang masih dalam proses. “Jadi, saya mengapresiasi komitmen pemerintah maupun DPRD bahwa pilkada ini harus berjalan, harus sukses. Tinggal sekarang bagaimana aspek-aspek teknis administrasinya supaya segera bisa

selesai dan kami akan bekerja keras untuk itu dari sisi KPU,” jelasnya. Raka Sandi menegaskan, KPU Bali sejauh ini tetap menjalankan tahapan Pilgub Bali sesuai dengan ketentuan. Selain melakukan perekrutan KPPS, juga mempersiapkan debat publik pertama pada 28 April mendatang. Seperti kemarin, di Kantor KPU Bali dilaksanakan rapat koordinasi persiapan debat dengan tim kampanye, media partner, dan event organizer. Pihaknya berharap, seluruh tahapan dapat berjalan tepat waktu dan tidak ada gangguan sekalipun masih ada pembahasan terkait anggaran. Ditambah lagi selain Pilgub, KPU Bali juga sudah mulai melaksanakan tahapan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 yang sangat padat pula. “Untuk KPPS, tahapannya kita mulai 3 April dengan sosialisasi dulu. Kemudian ada tahapan rekrutmen dengan metode bisa mendaftar atau bisa juga melalui metode pengusulan, jadwalnya sudah disiapkan dan nanti terakhir tahapannya 3 Juni,” imbuhnya. Seperti diberitakan, angga-

ran KPU Bali sempat dipangkas dari Rp 229,36 miliar menjadi Rp 155 miliar. Anggaran itu dipastikan tidak cukup untuk membangun TPS dan membayar honor KPPS. KPU Bali lantas kembali mengusulkan anggaran Rp 185 miliar yang kini masih dibahas kembali. Secara keseluruhan ada 6.296 TPS yang akan dibangun. Masing-masing TPS diisi KPPS yang terdiri dari 7 orang anggota KPPS dan 2 orang Linmas. (kmb32)

Raka Sandi

Dana Kampanye

KBS-Ace Rp 1,153 Miliar, Mantra-Kerta Rp 1,425 Miliar PASANGAN calon yang bertarung dalam Pilgub Bali 2018 saat ini sudah menyetorkan Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) kepada KPU Bali. Untuk sementara, paslon nomor urut 1 KBS-Ace melaporkan total sumbangan Rp 1,153 miliar lebih yang bersumber dari sumbangan perseorangan, sumbangan partai politik, dan sumbangan dari paslon sendiri. Sedangkan Mantra-Kerta atau paslon nomor urut 2 melaporkan total sumbangan Rp 1,425 miliar yang bersumber dari paslon dan kelompok dalam bentuk konser musik. “Untuk sumbangan perorangan, sudah ada yang menyumbang maksimal Rp 75 juta. Jadi, nanti tidak boleh lagi dia menyumbang,” ujar anggota KPU Bali, Ni Putu Ayu Winariati, Senin (23/4) kemarin. Menurut Wina, sumbangan perseorangan memang diatur paling banyak Rp 75 juta. Kemudian, sumbangan dari kelompok atau badan hukum swasta dan partai politik dibatasi paling banyak Rp 750 juta. Sumber dana kampanye yang tidak dibatasi adalah dari pasangan calon sendiri. “Untuk paslon bebas, asalkan jangan lebih dari LHKPN. Secara keseluruhan, dana kampanye tidak boleh lebih dari Rp 46 miliar,” jelasnya. (kmb32)

Penyelundupan Narkoba Tak Pernah Surut

Baru Empat Balon Anggota DPD Serahkan Dukungan

PEREDARAN narkoba di Bali tak pernah surut, meskipun penangkapan gencar dilakukan aparat penegak hukum. Bandar narkoba luar Bali tak kapok dan terus penyelundupkan barang terlarang tersebut ke Pulau Seribu Pura ini. Ditambah lagi tak sedikit napi di Bali, Jawa, dan NTB, menjadi pengendali penyelundupan barang haram tersebut. Hasil evaluasi, jumlah barang bukti narkoba tahun 2017 meningkat dari 2016. Ini sebagai bukti bahwa demand barang haram ini masih tinggi. Barang bukti ganja, tahun 2016 disita 10.876,3 gram (10,8 kilogram) dan meningkat tahun 2017 sebanyak 30.126,19 gram (30,1 kilogram). Sedangkan sabu-sabu (SS) disita 6.601,99 gram (6,6 kilogram) tahun 2016 dan tahun 2017 diamankan 10.909,8 gram (10,9 kilogram). Kedua jenis narkoba ini masih menjadi favorit di Bali sehingga berbagai cara penyelundupan dilakukan bandar narkoba. Menyikapi kondisi tersebut, BNN RI turun tangan dan menetapkan lima wilayah di Bali berstatus rawan narkoba. Wilayah tersebut adalah Seminyak Kuta, Pemecutan Klod Denpasar, Dauh Puri Klod Denpasar, Batubulan Gianyar, dan Sangsit, Buleleng. Oleh karena itu, kepolisian, BNNP Bali dan BNNK terkait bekerja keras meminimal-

Denpasar (Bali Post) Penyerahan dokumen syarat dukungan bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI 2019 masih terus berlanjut di Kantor KPU Bali, Senin (23/4) kemarin. Kendati pada hari kedua kemarin, hanya satu tokoh yang hadir yakni mantan politisi PDI-P asal Tabanan, I Ketut Suwardiana, sekitar pukul 09.00 wita. Suwardiana mengaku telah mengantongi 2.800 dukungan yang tersebar di sembilan kabupaten/kota. “Ada keinginan berjuang untuk kepentingan masyarakat Bali. Terutama hak-hak masyarakat Bali terkait proyek-proyek fisik yang belum merata di seluruh Bali,” ujarnya ketika ditanya alasan ingin menjadi anggota DPD. Menurut Suwardiana, Bali harus diberikan kekhususan oleh pemerintah pusat. Sekalipun pariwisatanya sudah maju, namun jangan sampai didiskreditkan begitu saja. Masih ada banyak hal lain yang mesti diperjuangkan. Termasuk mengenai hasil dari parkir di Bandara Ngurah Rai yang selama ini masuk ke pusat. Kalaupun tidak bisa 100 persen, paling tidak 50 persennya bisa diberikan kepada Bali. “Kita maunya biar Pemprov Bali yang dikasih mengelola,” imbuhnya. Dengan menjadi anggota DPD, Suwardiana ingin memiliki “kemerdekaan” dalam memperjuangkan hakhak masyarakat. Dalam ar-

Harga Menggiurkan

isasi peredaran narkoba di wilayah tersebut. “Karena harganya menggiurkan, banyak yang ingin menikmatinya. Selain itu, jumlah pengedar terus bertumbuh karena ingin mendapatkan keuntungan dari usaha melanggar hukum tersebut,” tegas Kepala BNNK Denpasar, AKBP I Wayan Gede Suwahyu, Senin (23/4) kemarin. Untuk wilayah Pemecutan Klod dan Dauh Puri Klod, Denpasar, faktor pendukung sehingga narkoba marak di sana karena banyaknya rumah kos dan menjamurnya tempat hiburan malam. Solusinya bagaimana? “Besok (hari ini -red), kami menggelar kegiatan asistensi penguatan pembangunan berwawasan antinarkoba kepada kelompok masyarakat, Camat, dan Lurah se-Kota Denpasar. Tujuannya, kami ingin menguatkan peran mereka dalam P4GN,” ucapnya. Padahal, lanjut Suwahyu, di kedua wilayah tersebut sudah dilakukan sosialisasi dan razia narkoba. Namun, upaya tersebut hasilnya belum maksimal sehingga perlu ditingkatkan lagi. “Kami berharap peran serta masyarakat, tokoh masyarakat, agama, dan Pemkot Denpasar bersama jajarannya, bersama-sama memerangi narkoba. Ke depan, upaya preventif dan refresif akan digencarkan lagi,” ungkapnya.

Bali Post/rah

Bali Post/rah

Kombes (Pol) Muhammad Arief Ramdani

AKBP I Wayan Gede Suwahyu

Sedangkan Direktur Reserse Narkoba Polda Bali Kombes (Pol.) Muhammad Arief Ramdani mengungkapkan, upaya penindakan akan terus dilakukan tanpa kenal lelah. Dengan demikian, narkoba dalam jumlah besar yang diselundupkan ke Bali gagal beredar. Menurut Kombes Arif, narkotika jenis SS, ganja, dan ekstasi masih laris di pasaran. “Penangkapan ini sebagai bukti kami cinta Bali dan menyelamatkan masyarakatnya dari narkoba. Tangkapan terbaru yaitu 2.930 butir ekstasi. Silakan hitung sendiri barapa jumlah masyarakat Bali yang kami selamatkan dari penyalahgunaan ekstasi tersebut,” ungkapnya.

Upaya lain yang dilakukan yaitu menggencarkan sosialisasi dan mengutamakan generasi muda. Pencegahan sejak dini terus dilakukan sehingga demand bisa ditekan. (rah) Barang Bukti Narkoba Tahun 2017 Jenis aGanja

Gram 30.126,19

aHasish

33,36

aKokain

14,2

aSabu-sabu

10.909,8

aEkstasi

4.236 butir

dan 172,19

aMushroom

1.161

Mangku Pastika Diagendakan Selasa Ini tian, tidak lagi harus meminta izin atau restu kepada orangorang tertentu dan tidak perlu mengikuti garis partai. Seperti diketahui, pascadipecat PDI-P pada 2011, Suwardiana lantas bergabung dengan Partai Hanura dan kini menjadi anggota DPRD Tabanan dari partai tersebut. Komisioner KPU Bali, Ni Putu Ayu Winariati, mengatakan, sesuai rencana sebetulnya ada dua tokoh atau bakal calon yang menyerahkan dokumen syarat dukungan kemarin. Yakni I Ketut Suwardiana dan incumbent I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Namun hingga batas akhir pukul 16.00 wita, Wedakarna tak kunjung datang ke KPU untuk menyerahkan dukungan. Dikatakan, untuk menjadi calon DPD, bakal calon harus memiliki minimal 2.000 dukungan yang tersebar di minimal 5 kabupaten/kota. Secara keseluruhan, lanjut Wina, sudah ada empat bakal calon DPD yang menyerahkan dokumen syarat dukungan. Yakni, mantan Bupati Badung, A.A. Gde Agung (3.145 dukungan di 9 kabupaten/ kota), musisi Gede Lanang Darma Wiweka (3.310 dukungan di Buleleng, Gianyar, Klungkung, Tabanan, dan Denpasar), penekun spiritual I Gusti Ngurah Harta (4.057 dukungan di 9 kabupaten/kota), dan I Ketut Suwardiana (2.800 dukungan di 9 kabupaten/ kota). Untuk Selasa (24/4) ini,

ada dua nama yang mengkonfirmasi hadir menyerahkan dukungan yakni I Gde Putu Satwika Yadnya dan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, yang rencananya tiba sekitar pukul 11.00 wita. “Tanggal 25 dan 26, kami prediksi lebih banyak lagi. Hari Rabu (25 April, red) saja ada 6 orang yang sudah mengkonfirmasi akan menyerahkan dokumen syarat dukungan,” imbuhnya. Menurut Wina, belum tentu semua bakal calon yang hadir menyerahkan dokumen syarat dukungan bisa mendaftar menjadi calon anggota DPD. Pasalnya, setelah ini masih ada proses verifikasi administrasi dan faktual untuk memastikan jumlah dukungan para bakal calon beserta sebarannya memang telah memenuhi ketentuan. Sementara pendaftaran calon anggota DPD baru dibuka 9-11 Juli mendatang. “September baru ada penetapan DCT (Daftar Calon Tetap). Setelah itu baru boleh kampanye,” jelasnya. (kmb32) Balon DPD yang telah menyerahkan dokumen syarat dukungan Nama Dukungan a A.A. Gde Agung 3.145 a Gede Lanang Darma Wiweka 3.310 a I Gusti Ngurah Harta

4.057

a I Ketut Suwardiana

2.800


KLUNGKUNG

12 Hari Pertama UNBK SMP

Server Gangguan, Peserta Panik Semarapura (Bali Post)Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Klungkung diikuti ribuan peserta. Hari pertama, Senin (23/4) kemarin, pelaksanaannya kurang lancar. Peserta masih dirundung kepanikan lantaran terjadi gangguan server yang mengakibatkan komputer log out. Selain itu, terdapat pula sekolah yang kekurangan komputer sehingga terpaksa meminjam laptop kepada siswa dan guru. Berdasarkan pantauan di SMPN 2 Semarapura, pelaksanaan ujian ini berjalan kondusif dan sesuai jadwal. Kehadiran peserta juga mencapai seratus persen. Namun, saat pertengahan jadwal, server mengalami gangguan. Beberapa soal kesulitan untuk dibuka. Menurut salah satu peserta, Putu Hadi Jaya Pratama, situasi itu tak berlangsung lama. “Memang ada gangguan. Tetapi sedikit dan tidak lama,” ungkapnya. Kasek setempat, Ida Bagus Astawa juga membenarkan hal tersebut. Akan tetapi langsung bisa tertangani oleh teknisi yang stand by di ruangan. “Memang katanya sempat down. Tapi sedikit. Fluktuatif. Ini katanya juga terjadi pada sekolah lain,” ucapnya. Terlepas dari itu, Kasek asal Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan ini

menyebutkan menghadapi UNBK yang kali keduanya ini, sudah dilakukan persiapan sejak beberapa bulan lalu. “Untuk komputer sudah mencukupi. Listrik juga tidak ada gangguan,” sebutnya. Berbeda halnya dengan di SMPN 1 Semarapura. Gangguan server menyebabkan beberapa peserta tegang. Salah satunya I Gede Ngurah Putranata. “Tadi komputernya beberapa kali log out. Cukup membuat panik. Untuk jawaban tidak hilang,” tuturnya. Selain persoalan itu, sekolah yang berlokasi di Jalan Teratai ini juga belum didukung sarana memadai. Jumlah komputer belum memenuh batas minimal, yakni sepertiga dari jumlah peserta. Menutupi itu, sekolah terpaksa meminjam laptop siswa dan guru. “Perlu sekitar 170 unit komputer sampai cadangan. Tapi baru punya 115 unit. Sisanya terpaksa meminjam pada siswa dan guru,” jelas Kasek setempat, I Nyoman Karyawan. Komputer yang dimiliki itu bantuan dari pemkab 34 unit tahun anggaran 2018, 18 unit tahun 2017 dan pemerintah pusat 21 unit. Sisanya milik sekolah yang sebelumnya fokus untuk lab bahasa. “Ujian ini sebagai bahan evaluasi. Untuk kekurangannya nanti

akan disampaikan,” ucapnya. Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Dewa Gde Darmawan menyampaikan ujian nasional kali ini diikuti 3.241 orang. Khusus UNBK dilaksanakan 8 sekolah dengan total peserta 2.010 orang. Yakni SMPN 1 Banjarangkan, SMPN 2 Banjarangkan, SMPN 1 Semarapura, SMPN 2 Semarapura, MTs. Hasanudin Semarapura, SMPN 1 Dawan, SMPN 1 Nusa Penida dan SMPN 2 Nusa Penida. Berdasarkan hasil pemantauannya, dibenarkan sempat terjadi gangguang server. “Memang ada gangguan sedikitsedikit. Tetapi secara umum pelaksanaannya berjalan lancar,” jelasnya. Khusus untuk ujian berbasis kertas dan pensil yang dilaksanakan 16 sekolah, belum ditemukan adanya persoalan. “Soal jelas semua. Tidak ada masalah. Untuk peserta juga hadir seratus persen,” ucapnya. Terkait kekurangan komputer pada sekolah, pejabat asal Desa Manduang, Kecamatan Klungkung ini tetap diupayakan ada penanganan setiap tahun. Ini juga untuk mendukung UNBK bisa dilaksanakan seluruh sekolah. “Kami tetap berupaya meningkatkan fasilitas. Tentunya secara bertahap,” pungkasnya. (kmb45)

Selasa Wage, 24 April 2018

Kepulauan Nusa Penida

Nihil RDTR, Pelanggaran Pembangunan Masih Mengancam

Bali Post/sos

Semarapura (Bali Post) Pembangunan di Kepulauan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, khususnya sektor pariwisata beberapa tahun belakangan semakin pesat. Hal ini berpotensi disusul pelanggaran tata ruang yang semakin banyak. Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sejatinya sangat mendesak sebagai upaya antisipasi. Hanya belum bisa ditetapkan lantaran masih menunggu revisi Perda RTRW Provinsi Bali 2009-2029. “Kalau melihat pembangunan di Nusa Penida, memang semakin pesat. Potensi pelanggaran juga semakin besar. Terutama untuk sempadan pantai. Ini memerlukan RDTR. Sifatnya bisa dikatakan mendesak,” ungkap Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman Klungkung, Gusti Gde Gunarta, Senin (23/4) kemarin. Meski revisi Perda RTRW Provinsi Bali belum ada kepastian kapan selesai, pihaknya telah mempersiapkan draf

RDTR sebagai gambaran awal. Dijelaskan, pada rencana itu pembangunan akan diatur secara detail, termasuk hal kecil, seperti tempat hotel hingga bengkel. “Kami mengharapkan revisi RTRW bisa segera selesai,” jelasnya. Pejabat asal Karangasem ini menyebutkan mengantisipasi pelanggaran tata ruang yang semakin marak, imbauan kepada masyarakat sudah sering disampaikan. Ini juga diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah desa. “Imbauan sudah sering

disampaikan. Pencegahan pelanggaran harus diantisipasi bersama-sama,” sebutnya. Khusus untuk bangunan tidak sesuai tata ruang yang ada saat ini, katanya sudah ada terbangun sejak dulu. Supaya tak terus berlanjut, pemkab berencana menerapkan izin bersyarat dan terbatas. “Meskipun pembangunannya sudah lama, tetapi izin ini bisa diterapkan. Kami tetap berupaya melakukan penataan,” tandasnya. Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Klungkung, I Komang

Suantara mengungkapkan wacana revisi perda RTRW Provinsi Bali sudah mencuat sejak 2016. Namun, faktanya sampai saat ini masih dalam proses. Menurutnya, itu berpotensi akan menggantung keinginan investor untuk menanamkan modal di bumi serombotan, khususnya di daratan. “Dengan situasi seperti sekarang, investor akan berpikir untuk berinvestasi,” katanya. Menyikapi hal tersebut, pihaknya mendorong Pemkab untuk bersama-sama menggedor pemprov dan juga DPRD Bali supaya segera menuntaskan. “Jangan sampai daerah lain sudah berlari, kami di Klungkung merangkak saja belum. Kami berharap revisi bisa segera selesai,” imbuhnya. (kmb45)

Peringatan Hari Puputan Klungkung

Bali Post/sos

UNBK - Suasana UNBK di SMPN 1 Semarapura, Senin (23/4) kemarin. Sempat terjadi gangguan server yang menyebabkan komputer log out.

Ketika Lahan di Lereng Gunung Agung Masih ”Kritis”

Keluarga Negari Semakin ”Ngamuk” Tanam Bunga Marigold GUNUNG Agung, Karangasem sudah tergolong tenang. Tak ada lagi erupsi besar. Namun demikian, itu belum merubah keinginan beberapa pengungsi untuk pulang. Masih ada memilih untuk tetap tinggal di Klungkung. Menyambung hidup dengan bertani. Bahkan, semakin “mengamuk” ngontrak lahan. Pagi itu, sejumlah petani di Subak Delod Banjarangkan, Desa/Kecamatan Banjarangkan Klungkung terlihat sibuk. Ada yang menyiangi padi. Ada pula yang baru akan menanam. Di salah satu petak sawah, juga nampak beberapa orang tengah mencabut rumput di pangkal tanaman bunga gemitir atau dikenal dengan marigold. Mengenakan baju lengan panjang. Topi krucut berbahan bambu. Ada pula yang hanya memakai topi biasa. Menutupi wajah dari sinar matahari yang perlahan menyengat. Kakinya juga “telanjang”. Berbalut lumpur yang lengket. Mereka jongkok, menyisiri gundukan tanah, tertutup plastik tebal dari timur ke barat. Kembali lagi ke timur. Sesekali juga diselingi obrolan kecil. Men-

ceritakan berbagai hal. Itu merupakan aktivitas rutin Made Negari (35) bersama keluarganya. Ia bukan petani asli di subak itu. Namun seorang pengungsi Gunung Agung. Menyelamatkan diri dari erupsi. Keluarga maupun warga lainnya sudah kembali ke kampung halaman Februari lalu. Namun itu tidak disusul. Ia tetap memilih bertahan. Alasannya bukan karena takut ada erupsi susulan. Tetapi lahan miliknya masih “kritis”, belum bisa ditanami. Banyak tertutupi lumpur. “Di desa tidak bisa kerja apa. Lahan tidak bisa ditanami,” tuturnya, baru-baru ini. Lahan yang ditanami bunga itu disewa Rp 50 ribu per are setiap musim. Di awal, luasannya hanya 30 are. Namun, ia justru ketagihan. Menambah lagi 45 are. Lokasinya berdekatan dengan yang pertama. Itu digarap serius. Modal yang dikeluarkan per are mencapai Rp 500 ribu. Untuk pembelian bibit, plastik maupun pupuk. Ia yang kini mengontrak rumah di Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan rutin menengok tanamannya itu. Panen satu musim sudah dinikmati. Bunganya lang-

sung dijual ke Pasar Galiran, Klungkung. Harga tertinggi sempat menyambutnya. Rp 10 ribu per kilogram untuk kualitas super. “Sekarang Rp 6 ribu per kilo. Untuk penjualan masih lancar. Langsung bawa ke pasar,” ucapnya. Panen bunga yang digunakan untuk sarana upakara ini bisa mulai sejak umur dua bulan. Bisa berlangsung hingga 10 sampai 15 kali. Hasil penjualannya per are mencapai Rp 2 juta. Sangat cukup untuk biaya hidup dan membayar kontrakan rumah. Menggeluti pertanian ini tidak sulit baginya. Sudah menjadi pekerjaan biasa sejak dirinya masih tinggal di desa. “Sudah sering tanam bunga ini,” imbuhnya. Warga lain, Wayan Sutama mengaku bersyukur bisa mendapat tempat untuk mengais rezeki. Hasil penjualan bunga ini menjadi harapan satu-satunya untuk menyambung hidup. Sapi yang dipeliharanya selama bertahun-tahun sudah terjual. Uangnya sudah habis sejak masih tinggal di pengungsian GOR Swecapura, Desa Gelgel. “Ingin pulang. Tapi di sana tidak ada pekerjaan. Jadi di sini dulu bertani,” tandasnya. (sos)

Bali Post/sos

CABUT RUMPUT - Warga Banjar Telung Bhuana, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem tengah mencabut rumput di sela-sela bunga gemitir di Subak Dlod Banjarangkan.

Dimeriahkan Permainan Tradisional, Media Pelestarian Budaya

BERBAGAI perlombaan tradisional, Senin (23/4) kemarin digelar utnuk memeriahkan peringatan Hari Puputan Klungkung ke-110 dan HUT ke-26 Kota Semarapura. Perlombaan ini diikuti puluhan regu dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga sejumlah PKK. Koordinator Perlombaan Bidang Olahraga Gusti Ketut Kaler menyampaikan, perlombaan tradisional ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Lomba berbasis kebudayaan ini bertujuan untuk menjaga warisan kebudayaan leluhur supaya tetap lestari. “Lomba ini bertujuan untuk tetap melestarikan apa yang menjadi warisan leluhur atau pendahulu kita,” ujarnya. Menurut Sekretaris Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung ini, lomba dilaksanakan dua hari. Kemarin, tarik tambang dengan peserta 47 regu, terompah panjang 40 regu, enggrang 13 regu dan lomba nyuwun sokasi/keben 64 regu. Sementara untuk hari ini ada magala-gala yang diikuti 44 regu. “Perlombaan dilaksana-

Bali Post/ist

LOMBA - Peserta lomba enggrang unjuk gigi, Senin (23/4) kemarin memperingati hari Puputan Klungkung ke-110 dan HUT ke-26 Kota Semarapura. kan secara estafet dan setiap peserta wajib mengenakan busana adat,” sebutnya. Pesertanya, sambungnya dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung, Karang Taruna, PKK serta organisasi kemasyarakatan lainnya. Pada lomba yang berlangsung di Lapangan Puputan Klungkung ini, keseruan tergambar dari peserta. Soraksorai penonton juga tidak

berhenti menyemangati jagoannya masing-masing. Tidak ketinggalan, Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada bersama Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra dan sejumlah Kepala OPD hadir menyaksikan jalannya perlombaan. Lomba nyuwun sokasi menjadi yang ditunggu-tunggu para ibu-ibu dan remaja putri. Dilaksanakan secara estafet dengan lima peserta tiap

regunya. Kekompakan tim sangat diperlukan dalam perlombaan ini. Putu Sita Permatasari, salah satu peserta mengaku menjadi peserta lomba ini diperlukan kelihaian. Apabila tidak terbiasa, maka sokasi bisa jatuh. “Lomba ini terasa gampang karena sudah terbiasa nyuwun saat ke Pura,” akunya. Keluar sebagai juara I di masing-masing jenis perlombaan, yakni enggrang tingkat SMA/SMK adalah SMK PGRI Klungkung I dan kategori umum putra, Desa Tegak, Kecamatan Klungkung. Lomba terompah panjang tingkat OPD/sekolah diraih Guru SMAN 1 Semarapura dan kategori umum/karang taruna diraih STT Loka Bina Manggala, Kelurahan Semarapura Kaja, Kecamatan Klungkung. Sementara perlombaan nyuwun sokasi, kategori umum/Desa diraih Desa Pikat, Kecamatan Dawan dan kategori OPD diraih Gugus IV Klungkung. Sedangkan tarik tambang kategori umum diraih Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan dan kategori OPD diraih Kodim 1610/Klungkung. (ad1276)


EKONOMI

Selasa Wage, 24 April 2018

13

Perpres TKA Segera Berlaku

GM Hotel Berbintang akan Dikuasai Orang Asing Denpasar (Bali Post) Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 membawa angin segar bagi para tenaga kerja asing (TKA) dan pengguna TKA. Pasalnya dengan perpres tersebut, lebih menyederhanakan dan memudahkan dalam hal prosedur administrasi. Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, Kadin sebagai user tenaga kerja termasuk TKA memang membutuhkan tenaga kerja pada bidangbidang tertentu, terutama tenaga ahli. Seperti bidang elektronik, mesin, kesehatan dalam hal transfer knowledge, komputer dan IT. ‘’Kalau pariwisata rasanya belum perlu,’’ ujarnya, Senin (23/4) kemarin. Meski di sektor pariwisata belum membutuhkan TKA, namun kenyataannya banyak general manager (GM) terutama hotel berbintang lebih banyak menggunakan TKA. Hal itu dikarenakan TKA memiliki bargaining position, juga loyalitas dalam

bekerja. ‘’Mereka pekerja keras. Orang asing lebih loyal dalam bekerja dan tidak pandang waktu. Ini yang menyebabkan kita kalah bersaing di dunia pariwisata dan sektor yang lain,’’ ungkapnya. Maka dari itu ia berharap agar tenaga kerja lokal harus mampu bersaing dan loyal dan benar-benar bekerja sesuai dengan target. ‘’Itu yang kita butuhkan sebagai user, pengguna. Kita butuh tenaga kerja yang bekerja lebih dari 12 jam sehari,’’ ujarnya. Hal ini pula yang membuat upah TKA lebih tinggi dari orang lokal, meski kompetensi dan skill yang dimiliki sama. ‘’Up-

ahnya pasti lebih mahal. Karena mereka mau bekerja keras,’’ ujarnya. Diakuinya, pekerja lokal masih kurang dalam loyalitas kerja, penyelesaian masalah masih kurang, mencari solusi untuk menyelesaikan masalah juga masih kurang, responsibility kurang. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali Ni Luh Made Wiratmi, S.E., M.Si. mengatakan, berdasarkan data Desember tahun 2017, ada 848 TKA yang diberikan rekomendasi bekerja di Provinsi Bali. Mereka bekerja di sektor pariwisata seperti restoran, perhotelan, perdagangan dan turunannya seperti transportasi, travel. ‘’Data ini merupakan data yang kami berikan rekomendasi TKA di tingkat provinsi. Kalau kabupaten/kota, Izin Mempekerjakan TKA (IMTA) dikeluarkan di kabupaten/ kota,’’ jelasnya. Jumlah TKA ini mengalami penurunan

dari tahun sebelumnya. Karena IMTA diperoleh di kabupaten/kota. Sedangkan izin bekerja di tingkat provinsi dikeluarkan di Dinas PMPTSP. Perpres 20 Tahun 2018 baru keluar Maret 2018 dan mulai berlaku Juni 2018. Perpres ini diikuti dengan peraturan menteri dan sedang dibahas saat ini. ‘’Setelah bulan Juni, kita sudah punya panduan pelaksanaannya,’’ ujarnya. Tujuannya adalah untuk lebih memudahkan investasi di Indonesia. Bali bukan daerah industri melainkan daerah pariwisata, sehingga tenaga kerja di perhotelan dan restoran memiliki standar tenaga kerja asing. TKA tidak mudah masuk ke perusahaan-perusahaan di Bali. Bahkan ada jabatan-jabatan tertentu yang tidak bisa dipegang oleh TKA seperti cleaning service, personalia, keamanan. Hanya jabatan tertentu yang bisa dipegang TKA seperti

Triwulan I, Kegiatan Usaha di Bali Mulai Pulih Denpasar (Bali Post) – Berdasarkan Survei Kinerja Dunia Usaha (SKDU) yang dilakukan Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali, kegiatan usaha pada triwulan I 2018 mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Terlihat dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 20,45 persen. Namun, dari segi akses kredit, mengalami penurunan yang mendalam. Deputi Direktur BI KPw Provinsi Bali Azka Subhan mengatakan, angka SBT ini lebih tinggi dari triwulan IV 2017 yang sebesar -32,37 persen dan juga lebih baik dari nilai SBT triwulan I 2017 sebesar -12, 67 persen. Pemulihan kegiatan usaha tertinggi terjadi pada sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan yang menunjukkan pembalikan SBT dari -12,82 persen pada triwulan IV 2017 menjadi 17,26 persen pada triwulan I 2018. Ini terjadi karena adanya musim panen dan peningkatan harga jual dari subsektor pertanian dan peternakan. Lima sektor lain juga mengonfirmasi terjadinya perbaikan kinerja usaha. Sementara satu sektor berada pada satu level stagnansi. Sektor yang mengalami perbaikan SBT adalah industri pengolahan dari -3,46 persen menjadi -1,26 persen. Sektor bangunan dari -4,91 persen menjadi 2,45 persen. Sektor perdagangan, hotel, dan restoran dari -8,75 persen menjadi -0,79 persen. Sektor pengangkutan dan komunikasi dari -5,74 persen menjadi -0,59 persen. Sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan dari 3,40 persen menjadi 5,37 persen. Di sisi lain, sektor listrik dan air bersih mengalami penurunan SBT dari 0,58 persen pada triwulan IV 2017 menjadi -0,58 persen pada triwulan I 2018. Sementara SBT sektor pertambangan dan penggalian stabil pada level -0,83 persen. Pulihnya kinerja dunia usaha juga terindikasi dari membaiknya kondisi likuiditas dan rentabilitas dibanding triwulan sebelumnya. Saldo bersih likuiditas 3 bulan terakhir naik 5,47 poin menjadi 46,88 persen. Selain itu kemampuan perusahaan untuk

mencetak laba (rentabilitas) juga membaik. Hal ini terbukti dari kenaikan saldo bersih hampir 10 poin menjadi 48,44 persen. Namun sentimen positif tersebut tidak diikuti oleh indikator akses kredit perbankan selama 3 bulan terakhir yang turun semakin dalam dari -7,69 persen menjadi – 16,00 persen. Penurunan tersebut disebabkan oleh persentase responden yang menganggap mengakses kredit sulit itu lebih besar dari yang menganggap akses kredit mudah. Di samping itu, kapasitas produksi secara agregat mengalami peningkatan dari 72,62 persen menjadi 80,30 persen pada triwulan I 2018. Ada 4 sektor yang mengonfirmasi terjadinya kenaikan produksi. Yaitu pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan dari 66,67 persen menjadi 81,67 persen. Pertambangan dan penggalian dari 56,67 persen menjadi 70 persen, industri pengolahan dari 75,13 persen menjadi 75,78 persen. Pada sektor listrik, gas, dan air bersih juga mengalami peningkatan produksi dari 92 persen menjadi 93,75 persen. Tingkat penggunaan tenaga kerja juga mengalami peningkatan menjadi sebesar 3,55 persen, dari sebelumnya -4,97 persen pada triwulan IV 2017 dan -2,75 persen pada triwulan I 2017. Peningkatan ini diperkirakan akan tertahan di level 3,25 persen pada triwulan II 2018. Peningkatan tenaga kerja di sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan mengalami peningkatan signifikan dari 3,37 persen menjadi 12,82 persen pada triwulan I 2018 dan diperkirakan kembali kontraksi pada triwulan berikutnya menjadi sebesar 2,15 persen. Sektor lain yang mengalami peningkatan penggunaan tenaga kerja adalah sektor bangunan. ‘’Secara garis besar, peningkatan kinerja dunia usaha yang ditunjukkan dari hasil SKDU, searah dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali pada triwulan I 2018 yang diperkirakan akan mengalami akselerasi dibanding triwulan IV 2017 seiring pulihnya kondisi ekonomi pasca-erupsi Gunung Agung,’’ tutupnya. (kmb42)

manajer, general manager, advisor. Selain pariwisata, juga ada bidang kesehatan yang mempekerjakan TKA. Namun pada jabatan manajerial, bukan sebagai pelaku langsung seperti dokter. ‘’Karena mereka harus memenuhi banyak persyaratan, termasuk dari IDI,’’ ujarnya. Sejauh ini, ia melihat belum ada TKA di Bali yang bekerja sebagai dokter, menangani pasien. Guide juga tidak boleh dipegang TKA. Dalam ketenagakerjaan, jabatan untuk guide tidak ada. Secara khusus perpres tidak mengatur tentang guide. Tetapi pada peraturan sebelumnya, memang peraturan membolehkan guide asing beroperasi tidak ada. ‘’Adanya adalah guest relation advisor, tour manager. Apakah job description termasuk memandu wisatawan ini yang harus dilihat di job desk-nya. Jika memang ada pelanggaran di lapangan, silakan saja dilaporkan,’’ tandasnya. (kmb42)

Berkurangnya Pasokan Ayam di Bali

Salah Satu Produsen DOC Tak Beroperasi

BERSIHKAN KANDANG - Peternak sedang membersihkan kandang anak ayam (DOC) yang diternakan sebagai ayam pedaging. Pasokan saat ini berkurang karena salah satu penyedia DOC tidak berproduksi.

Denpasar (Bali Post) Masalah ketersediaan daging ayam di Bali tidak hanya karen pelarangan penggunaan Antibiotic Growth Promotor (AGP). Faktor lain yang menjadi penyebab adalah berkurangnya ketersediaan anak ayam atau disebut DOC (day old chicken). Berkurangnya DOC karena salah satu produsen DOC (hatchery) tidak berproduksi. Kepala Bidang Pembibitan dan Produksi Ternak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali drh. IKG Nata Kusuma, M.MA. mengatakan, kebutuhan DOC broiler di Bali di-supply dari produksi breeding farm yang ada di Bali sebanyak tiga unit. Tiga unit breeding farm tersebut menghasilkan 6 juta DOC. Selain itu, Bali juga menerima DOC dari luar Bali sebanyak 950.000 DOC, sehingga ada 6,95 juta DOC di Bali per bulannya. ‘’Total produksi DOC dari breeding farm sekitar 6 juta DOC kalau ketiganya kapasitas terpasangnya terisi,’’ ujarnya, Senin (23/4) kemarin. Namun, satu breeding farm tidak beroperasi sehingga pasokan DOC berkurang 30 persen. Karena mas-

ing-masing penetasan (hatchery) menghasilkan DOC 30 persen atau sekitar 2 juta DOC. Tidak beroperasinya salah satu breeding farm karena belum memenuhi persyaratan sebagai rumah potong unggas. Sementara itu, kebutuhan DOC di Bali sebanyak 5 juta. Kelebihannya sekitar 1,95 juta disalurkan ke luar Bali seperti NTT. ‘’Kalau kebutuhan di sini meningkat, tidak mungkin dijual ke luar,’’ tandasnya. Sebanyak 6 juta DOC tersebut dihasilkan dari 160.000 parent stok (PS/induk) per unit per bulan. PS ini menghasilkan 2,5 juta telur. Dari 2,5 juta telur dihasilkan DOC sebanyak 2 juta. Dari 6 juta DOC dihasilkan 5.940 ton karkas dan 4.752 ton daging murni. Jika dikalikan setahun, maka produksi daging ayam di Bali sebanyak 57.024 ton. Sementara kebutuhan daging ayam di Bali 25.275 ton per tahun berdasarkan Data Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bali tahun 2017. Dengan stabilitas suplay demand tersebut, ia berharap terjadi stabilitas harga dan bisa dijangkau masyarakat. (kmb42)

Kredit Bermasalah di BPR Tinggi

Perbarindo Denpasar Ajak Anggotanya Optimis Denpasar (Bali Post) Berdasarkan data OJK per Februari 2018, kredit bermasalah atau non performer loan (NPL) di BPR tercatat 7,86 persen. Angka ini lebih tinggi dari standar NPL perbankan yang maksimal 5 persen. Dengan fenomena ini, Perbarindo mengajak anggotanya untuk selalu menerapkan sikap optimis. Direktur Utama BPR Padma Cok Gede Mahadewa mengatakan, NPL yang tinggi perlu evaluasi terhadap permasalahan kredit yang dihadapi saat ini. ‘’Setelah tahu permasalahan yang mendasar yang terjadi pada nasabah, baru kita bisa mengambil langkah-langkah,’’ ujarnya, Minggu (22/4), saat acara Dharma Santi yang dilaksankan Perbarindo Denpasar dengan tema ‘’Melalui Dharma Santi Kita Rawat Optimisme Dalam Membangun Kehidupan’’. Ia yakin, seiring pertumbuhan ekonomi yang membaik juga diikuti dengan membaiknya rasio NPL BPR. ‘’Kita tetap optimis untuk menyelesaikan NPL-NPL ini,’’ tandasnya.

Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah penurunan harga aset yang digunakan jaminan oleh debitur. Maka dari itu, mau tidak mau ia pun harus mengambil langkah-langkah. ‘’Kalau kita sih lebih memberikan kesempatan pada para nasabah kalau kita yakini mereka masih mampu. Kalau mereka sudah tidak mampu lagi dan kita harus mengambil langkah penjualan aset dan sebagainya,’’ pungkasnya. Dengan dharma santi yang diadakan di Hotel Nikki Denpasar itu, dihadiri oleh insan BPR, ia mulai menyadari langkah positif yang akan dilakukan untuk membangun perekonomian ke depan yang lebih baik. Perbarindo Denpasar juga melakukan kerja sama dengan Kadin Denpasar baik dari sisi pendanaan, sumber dana dan alokasi dana. Kerja sama ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi yang terjadi saat ini. ‘’Kerja sama ini untuk mencari peluang kaitannya dengan fungsi dan tugas Kadin dari sisi pendanaan, lembaga keuangan yang bisa membantu

menyangga dalam pembayaran keterlambatan termin, dan sebagainya,’’ bebernya. Selain itu, BPR sendiri akan mendapatkan keuntungan dari sisi pendanaan dan alokasi dana. ‘’Kalau ada dana lebih yang belum teralokasikan untuk proyek bisa ditempatkan di BPR yang suku bunganya lebih tinggi dari bank,’’ tandasnya. Sementara dari sisi kredit, proses BPR lebih cepat. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan dana yang sifatnya mendesak bisa didapatkan di BPR. Ketua DPK Perbarindo Denpasar Made Sumardhana mengatakan, Perbarindo berupaya memberikan spirit kepada anggota, salah satunya melalui dharma santi yang diadakan. ‘’Sehingga teman-teman tetap semangat dan optimis di BPR–nya masing-masing. Baik dalam menghimpun dana masyarakat maupun dalam memberikan kredit kepada pelaku UMKM,’’ ujarnya. Dengan tetap berpikir optimis, katanya, maka tantangan ke depan bisa diatasi dengan baik dan badai pasti berlalu. (kmb42)

ASUS Luncurkan Tiga Varian Smartphone Terbaru

ZenFone 5Q, Max Pro M1 dan Zenfone Max M1

VARIAN BARU - Suasana peluncuran tiga varian terbaru dari ASUS yaitu ZenFone 5Q, Zenfone Max Pro M1 dan Zenfone Max M1, Senin (23/4) kemarin di Jakarta.

Jakarta (Bali Post) – ASUS Indonesia mengawali debut seri ZenFone 5 atau generasi kelima dengan menghadirkan salah satu varian dari lini produk tersebut yaitu ASUS ZenFone 5Q. Smartphone dengan desain elegan seperti varian flagship ASUS terdahulu, smartphone ini menitikberatkan kemampuan memotret wide angle. Jika pada generasi sebelumnya ASUS hanya menyediakan kamera utama dengan satu tambahan lensa wide baik di depan atau di belakang, pada seri terbaru ini ASUS menyediakan masing-masing tambahan kamera. Yaitu dengan lensa wide, baik di bagian depan ataupun di bagian belakang. ‘’ZenFone 5Q menyingkirkan keterbatasan terkait kreativitas dalam fotografi. Dengan kamera resolusi tinggi, 20MP di depan dan 16MP di belakang, keduanya dilengkapi kamera tambahan 120 derajat,’’

kata Benjamin Yeh, Regional Director ASUS South East Asia, di sela peluncuran, Senin (23/4) kemarin di Jakarta. ZenFone 5Q, berlayar IPS 6 inci resolusi FullHD + dengan display full view ini punya aspect ratio kekinian 18:9 dan menawarkan bezel ultra tipis. Hal itu membuat smartphone ini setara dengan smartphone berukuran layar 5,5 inci. Dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 630 Mobile Platform, ZenFone 5Q memiliki kapasitas baterai 3.300mAh. Dengan RAM sebesar 4GB untuk menghasilkan performa CPU dan GPU yang mumpuni. Selain itu, dilengkapi fitur NFC, face unlock kecepatan tinggi, sensor sidik jari dan fitur dual SIM. Konfigurasi empat kamera seperti ini menghadirkan sudut pandang yang dua kali lipat lebih luas dibandingkan dengan lensa standar.

Artinya, pengguna bisa lebih leluasa untuk berkreasi dan mengambil foto dengan sangat luas. Selain ZenFone 5Q ASUS juga menghadirkan dua varian lain dengan ketahanan baterai yang mumpuni. Yaitu ZenFone Max Pro M1 dengan kapasitas baterai 5000 Mah dan ZenFone Max M1 dengan kapasitas baterai 4000 Mah. Diperkuat prosesor Qualcomm Snapdragon 636 ZenFone Max Pro M1 memiliki performa mumpuni dan sangat efisien. Performa tinggi yang ditawarkan akan sangat bermanfaat bagi para pengguna yang saat ini semakin banyak bermain game di smartphone. Untuk di Indonesia, Zenfone 5Q dijual dengan harga Rp 3.499.000. Zenfone Max M1 Rp 1.899.000, Zenfone Max Pro M, 3Gb/32Gb Rp 2.299.000, 4Gb/64 Gb Rp 2.799.000 dan 6Gb/64 Gb Rp 3.299.000. (kmb23)


BULELENG

14

Selasa Wage, 24 April 2018

Hari Pertama UN SMP

Puluhan Siswa Absen, Didominasi Berhenti Sekolah

Singaraja (Bali Post) – Hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) di Buleleng banyak siswa yang absen ujian. Dari total peserta UNBK dan UNKP yang hadir sebanyak 11.832 atau 99,70 persen ada 25 orang siswa atau 0,30 persen tidak hadir. Dari puluhan siswa yang absen ujian itu sebagian besar karena berhenti sekolah. Sisanya karena sakit dan tanpa memberikan keterangan kepada pantia ujian di sekolah bersangkutan. Data yang dikumpulkan di Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Buleleng, peserta UNBK tercatat 3.992 siswa. Siswa ini berasal dari 28 sekolah dan hanya dua di antaranya melaksanakan ujian secara mandiri. Dari jumlah itu, ada 10 siswa tidak hadir ujian. Rinciannya 1 orang siswa dalam kondisi sakit dan 9 lainnya tidak hadir karena memutuskan berhenti sekolah. Dengan demikian, total peserta yang hadir UNBK pada hari pertama 3.982 siswa atau 99,75 persen dan tidak hadir 0,25 persen. Sementara peserta UNKP tercatat 7.840 siswa tersebar di 58 sekolah. Dari jumlah itu, 25 anak tidak hadir. Rinciannya, 22 siswa telah berhenti sekolah sebelum ujian, 2 anak sakit, dan 1 orang tanpa keterangan. Jika dibandingkan dari jumlah peserta ujian, maka persentase kehadiran siswa mengikuti UNKP sebesar 99,68 persen, dan siswa yang tidak hadir 0,32 persen. “Kami sudah memantu dan khusus pelaksanaan sudah tidak ada masalah berjalan lancar dan anak-anak semangat mengerjakan soal,” katanya. Kendati banyak siswa yang

Peserta UNBK 3.992 siswa Hadir 3.982 siswa Sakit 1 siswa Alpa 0 Berhenti 9 siswa Total Tidak Hadir 10 siswa Peserta UNKP 7.840 siswa Hadir 7.815 siswa Sakit 2 siswa Alpa 1 siswa Berhenti 22 siswa Total Tidak Hadir 25 siswa

tidak hadir, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.O.G. bersama Kadisdikpora Gede Suyasa menyebut pelaksanaan ujian sudah berjalan lancar, tertib, dan tanpa permasalahan berarti. Tak hanya itu, semangat ribuan siswa SMP sangat tinggi untuk mengerjakan soal ujian dengan target mendapat prestasi yang membagakan. Terkait ketidakhadiran saat ujian, panitia ujian masih memberikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan. Ini khusus untuk siswa yang dalam kondisi sakit atau siswa yang tidak memberikan alasan tidak hadir ujian. Sedangkan, khusus untuk siswa yang berhenti, Disdikpora akan menelusuri siswa yang berhenti tersebut. Selain itu, setelah ujian, Disdikpora akan membuka posko drop out (DO -red) untuk memfasilitasi orangtua atau keluarga siswa untuk melaporkan anak yang berhenti sekolah tersebut. Nantinya, data atau informasi yang menyebut anak DO tersebut akan ditindaklanjuti dengan membujuk agar anak bersangkutan bisa melanjutkan sekolah atau mengikuti ujian lewat kejar paket sesuai jenjangnya. (kmb38)

Persentase Kehadiran UNBK Hadir 99,75 persen Tidak Hadir 0,25 persen Persentase Kehadiran UNKP Hadir 99,68 persen Tidak Hadir 0,32 persen Total Hadir 99,70 persen Tidak Hadir 0,30 persen

Bali Post/mud

TEMBAKAU – Petani di Buleleng membudidayakan tembakau sebagai usaha tani andalan.

Tembakau Jadi Komoditas Andalan KABUPATEN Buleleng, salah satu daerah di Bali penghasil tembakau virginia. Petani membudidayakan tembakau bermitra kerja dengan perusahaan. Namun, pengembangan tembakau di daerah ini mengalami fluktuasi karena pengaruh cuaca dan biaya operasional. Data yang dikumpulkan di Dinas Pertanian Buleleng menyebutkan, musim tanam tahun ini total lahan budi daya tembakau di Bali Utara mencapai 610 hektar. Dalam budi daya itu, petani bekerja sama dengan dua perusahaan mitra masing-masing PT Gudang Garam seluas 350 hektar dan Bringin Bali 200 hektar. Dibandingkan musim tanam tahun 2017, budi daya tembakau tahun ini mengalami perluasan lahan. Tahun ini, budi daya seluas 436 hektar, sedangkan tahun lalu seluas 174 hektar. Varietas tembakau virginia sejak awal luas budi dayanya selalu mendominasi. Sedangkan varietas lain seperti tembakau white burly dan tembakau rajangan pengembangannya masih tergolong rendah. Terbukti tahun ini untuk tembakau rajangan luas tanamnya hanya 60 hektar. Kepala Distan Nyoman Genep didampingi Plt. Kabid Perkebunan Agung Adnyana mengatakan, saat ini pengembangan budi daya tembakau masih proses tahap awal. Kelompok petani masih menyiapkan lahan dan penyemaian bibit tembakau. Khusus untuk penyiapan lahan, biasanya petani mencari lahan sewaan. Lahan yang potensial seperti di beberapa desa di Kecamatan Sukasada, Buleleng, dan Kecamatan Sawan. Lahan ini sewanya per hektar dan nilai sewanya tergantung dari lahan dan ketersediaan irigasi di lahan bersangkutan. “Untuk budi daya tembakau, kita sudah tetapkan lahan budi dayanya dan sekarang baru persiapan awal. Biasanya setelah masa panen padi, penjajakan lahan dan pengolahan sampai masa penanaman bibit,” katanya. Genep menambahkan, terkait produksi dari budi daya ini, pemerintah belum memastikan target produksi tembakau yang dihasilkan petani pada musim panen nanti. Ini karena produksinya tergantung dari situasi cuaca di lapangan. Dia mencontohkan, beberapa tahun sebelumnya, produksi tembakau Buleleng anjlok karena cuaca yang tidak mendukung. Hal ini memicu kerugian mulai dari jutaan dan bahkan ada petani merugi sampai ratusan juta rupiah. Namun, pada musim tahun 2017 lalu, cuaca mendukung, produksi tembakau kembali melonjak dan petani mendapat keuntungan maksimal. Di tengah risiko itu, Genep mengingatkan petani agar tetap mempertimbangkan cuaca sebelum memulai budi daya tanaman yang satu ini. “Budi daya tembakau ini berisiko, namun kalau suaca mendukung, mampu memberi keuntungan sesuai harapan. Lewat penyuluhan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan kami mengingatkan agar petani mempertimbangkan dengan baik terutama cuaca, sehingga usaha tani yang sudah menjadi andalan ini mendatangkan keuntungan untuk petani,” jelas Genep sembari diiyakan Agung Adnyana. (mud)

UNBK – Peserta ujian antusias mengikuti UNBK dan UNKP pada hari pertama, Senin (23/4) kemarin.

Bali Post/kmb38

Sakit, Ikuti UNKP di RS

Singaraja (Bali Post) – Pelaksanaan ujian nasional (UNBK dan UNKP) jenjang SMP, berlangsung serentak mulai Senin (23/4) kemarin. Namun, salah seorang siswa harus mengerjakan soal-soal ujian nasional kertas pensil (UNKP) di rumah sakit, karena sedang menjalani opname. Dia adalah Komang Desrinanda, siswa SMP PGRI 2 Buleleng. Ia mengerjakan UNKP di Rumah Sakit Kertha Usadha Singaraja. Komang Desrinanda opname di rumah sakit itu karena menderita luka di kepala kiri setelah terjatuh di rumahnya Rabu (18/4) lalu. Desrinanda mengerjakan soal ujian dengan diawasi seorang guru. Dia juga didampingi oleh ibunya Komang Suprapti. Meskipun lengannya masih diinfus, dia tetap semangat mengerjakan soal di lembar jawaban komputer (LJK). Alasan ia ujian di rumah sakit karena tidak ingin mengikuti ujian susulan. Selain itu, karena kondisinya sudah membaik, sehingga masih bisa konsen-

trasi menjawab soal ujian. Ibunya, Komang Suprapti, menuturkan, anaknya pernah jatuh di kamar ketika akan mengambil HP yang sedang diisi daya listrik. Anaknya terjatuh karena diduga tangannya tersengat listrik, kemudian kepalanya luka. Selanjutnya, Desrinanda dilarikan ke RSUD Buleleng. Dari pemeriksaan dokter, anaknya mengalami luka robek sampai harus dijahit. Setelah mendapat perawatan itu, anaknya kembali diajak pulang dan Kamis (19/4) lalu kembali bisa bersekolah. Namun, karena kondisinya lemah, ia sempat pingsan. Meski demikian, anaknya tetap mengaku sudah sehat, sehingga pada Jumat (20/4), Desrinanda kembali diizinkan sekolah menyelesaikan jadwal akhir ujian sekolah. Belum waktunya pulang sekolah, Suprapti mendapat informasi bahwa anaknya kembali pingsan di sekolah dan dilarikan ke Rumah Sakit Kertha Usadha. Dari pemeriksaan dokter, siswa itu dinyatakan mengalami

cedera kepala sedang dan disarankan opname. Karena ujian, anaknya ikut ujian di rumah sakit. Sementara itu, Kepala SMP PGRI 2 Buleleng, Nengah Darmi Adnyana, didampingi guru pengawas Komang Utami Dewi mengatakan, sejak Desrinanda opname di rumah sakit, pihaknya sudah meminta kesiapan siswa bersangkutan termasuk melakukan pendekatan dengan orangtua anak bersangkutan. Dari upaya itu, Desrinanda sendiri menyebut bisa mengikuti ujian, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan panitia ujian di Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Buleleng. Dari koordinasi itu, pantia ujian mengizinkan ujian di rumah sakit, sehingga seorang pengawas ujian ditugaskan mengawasi Desrinanda pada hari pertama UNKP. Sementara untuk jadwal ujian selanjutnya, dia memastikan siswa bersangkutan mengikuti ujian di sekolahnya. (kmb38)

UN – Komang Desrinanda mengerjakan soal UNKP di Rumah Sakit Kertha Usadha.

Singaraja (Bali Post) – Penanaman perdana bibit tebu unggul di atas lahan kritis seluas 1.200 hektar di Kecamatan Gerokgak, dipastikan mulai Rabu (25/4) besok. Petani nantinya mendapat bagi hasil dari pengolahan tebu menjadi gula. Selain itu, perusahaan memberikan biaya pengolahan lahan, bantuan bibit jangka panjang, dan pupuk nonsubsidi 350 kilogram per hektar. Demikian diungkapkan General Manager Pabrik Gula Asem Bagus PTPN Wilayah XI Ahmad Barnas saat bertemu Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, Senin (23/4) kemarin. Turut mendampingi Kepala Dinas Pertanian Nyoman Genep, dan Plt. Kabid Perkebunan Agung Adnyana dan Camat Gerokgak Putu Ariadi Pribadi. Lebih jauh Barnas mengatakan, seperti program Kementerian Pertanian bahwa pengembangan budi

daya tebu untuk memenuhi kebutuhan pabrik gula utamanya di Jawa Timur dialihkan ke Buleleng. Tahap awal, pihaknya sudah mendapatkan 1.200 hektar lahan milik petani dan atas nama kelompok tani ternak (poktan) di Kecamatan Gerokgak. Sekarang ini sudah mulai tahap pengolahan dan Rabu (25/4) besok akan dilakukan penanaman perdana bibit tebu. Lahan ini tersebar di Desa Tukad Sumaga seluas 150 hektar dengan 52 petani pengolah. Sanggalangit seluas 411,45 hektar (148 petani). Sumberkima 138 hektar (42 petani), Pemuteran 100 hektar (30 petani), Pejarakan 200,05 hektar (90 petani), dan Desa Pengulon 200, 50 hektar (72 petani pengolah). Barnas juga mengatakan pengembangan budi daya tebu di Buleleng ini ke depan dilengkapi dengan pembangunan pabrik gula di Bali Utara. Untuk mencapai target itu, lahan

budi daya harus mencapai 10 ribu hektar. Luasan ini bisa saja dipenuhi selain dari Buleleng namun akan mengimbas sampai di Kabupaten Karangasem. Terkait hasil yang akan didapat petani, Barnas menyatakan, budi daya ini memakai sistem bagi hasil. Artinya, petani tidak menjual tebu, tetapi produksi tebu akan diolah di pabrik sampai menjadi gula. Dari sana, petani akan mendapat bagi hasil sebesar 66 persen dan 34 persen untuk pabrik sebagai biaya pengolahan. Selain itu, petani juga mendapat hasil

tetes gula sebesar 3 persen dan pabrik mendapat 3,5 persen. Sedangkan dalam proses penyiapan lahan sampai penanaman, petani mendapat biaya pengolahan lahan berupa pembersihan lahan Rp 4 juta per hektar, bantuan bibit jangka panjang, dan bantuan pupuk nonsubsidi sebanyak 350 kilogram per hektar. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana didampingi Kepala Distan Nyoman Genep menyambut positif pengembangan tebu di wilayahnya. Upaya ini diakuinya sejalan dengan se-

Bali Post/kmb38

1.200 Hektar Lahan Kritis di Gerokgak Ditanami Tebu

Bali Post/kmb38

AUDIENSI – GM Pabrik Gula Asem Bagus PTPN Wilayah XI Ahmad Barnas bersama Kepala Distan Nyoman Genep audiensi dengan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana terkait budi daya tebu di Kecamatan Gerokgak kemarin.

mangat pemerintah daerah dalam membangun sektor pertanian yang memasang target untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Dari penjelasan dari perusahaan disebutkan bahwa rata-rata penghasilan petani per tahun per hektar antara Rp 20 juta sampai Rp 25 juta. Selain itu, pihaknya juga menilai keuntungan lain adalah bagaimana lahan kritis di Buleleng barat dari semula tidak produktif, menjadi lahan yang menghasilkan dengan budi daya tebu oleh pemerintah pusat bersama perusahaan. (kmb38)


15

Selasa Wage, 24 April 2018

Takkan Melatih di Inggris

BELUM diketahui apa rencana Arsene Wenger selanjutnya. Wenger mengaku berat untuk melatih tim Inggris lain, namun belum akan pensiun. Wenger memutuskan untuk meninggalkan Arsenal di akhir musim ini. Pria Prancis itu menduduki kursi manajer klub sejak 1996 dan berhasil menghadirkan 17 titel juara termasuk tiga Premier League dan tujuh Piala FA serta satu musim bersejarah di 2003/2004. Sejumlah spekulasi belakangan mulai muncul terkait masa depan Wenger. Ada yang mengaitkan Wenger akan kepindahan ke Liga Cina, Jepang, Paris St. Germain, dan terakhir Borussia Dortmund. Disebutkan pula, Wenger mungkin saja akan ditawari melatih timnas Prancis andai Didier Deschamps gagal mengantar Paul Pogba cs. setidaknya sampai semifinal di Piala Dunia 2018. ‘’Kalau Anda membicarakan tentang emosi, sudah jelas bagi saya sulit secara emosional. Saya tidak tahu seberapa baik saya akan hidup tanpa menjadi pelatih, jadi saat ini sulit bagi saya untuk mengatakan tidak akan lagi. Tapi di momen saya sekarang bicara dengan media, saya terlalu terikat dengan klub ini untuk mengatakan saya akan pergi ke tempat lain. Jadi akan sangat sulit bagi saya,’’ kata wenger. Sir Alex Ferguson menjadi Direktur Manchester United setelah pensiun. Namun, Wenger mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengikuti jejak mantan rivalnya itu, meskipun akan ada hubungan dengan Arsenal dalam bentuk tertentu. ‘’Anda tidak menyerahkan 22 tahun hidup Anda sepeti itu, dan saya sudah memberikan tahun-tahun terbaik dalam hidup saya kepada klub ini. Saya tiba di sini saat usia saya 46 tahun dan saya bekerja tujuh hari sepekan, bukan enam, bukan enam setengah hari, tujuh hari, selama 22 tahun,’’ sambung Wenger. ‘’Jadi Anda tidak bisa lantas pergi begitu saja dan mengatakan ‘terima kasih banyak, selamat tinggal’,’’ tutupnya. (kmb33/afp)

MotoGP AS

Hukuman Tak Hentikan Marquez Austin –

Marc Marquez tak terkalahkan di MotoGP Austin hingga sekarang. Pembalap Repsol Honda itu meraih kemenangan keenamnya secara beruntun di sana. Marquez memulai balapan di Circuit of the Americas, Senin (23/4) kemarin, dari posisi keempat. Meski menjadi yang terbaik dalam kualifikasi, dia terkena penalti tiga grid lantaran dianggap mengganggu Maverick Vinales. Tetapi, posisi start itu tak jadi persoalan besar bagi Marquez. Pembalap Spanyol itu sudah berada di posisi terdepan sejak lap pertama dan mampu mempertahankannya hingga garis finis. Saking dominannya Marquez, nyaris tak ada perlawanan dari pembalap-pembalap lain. Iannone sempat memberikan perlawanan bagi The Baby Alien. Ianone memulai balapan dengan sangat baik. Dia merebut posisi terdepan selepas start dan berada di depan Marquez dan Vinales. Namun, situasi ini tak bertahan lama. Marquez mengambil alih posisi tersebut di tikungan 12. Setelahnya, Marquez perlahan-lahan menjauh. Di belakangnya ada Iannone, Vinales, Rossi, dan Zarco. Vinales menyalip Iannone untuk merebut posisi kedua pada putaran ketujuh. Namun, jarak Vinales dengan Marquez sudah terlalu jauh. Pada putaran berikutnya, pemimpin klasemen Cal Crutchlow terjatuh di tikungan terakhir meski masih bisa bangkit dan meneruskan lomba. Setelah balapan berjalan setengahnya, Marquez masih memimpin jauh di depan Vinales. Di belakangnya menyusul Iannone, Rossi, Zarco, Dovizioso, dan Pedrosa. Nyaris tak ada perubahan berarti hingga akhir lomba, selain Marquez yang makin jauh di depan. Vinales

juga mulai aman dari kejaran Iannone, sementara Rossi tercecer di posisi keempat. Bagi Marquez, ini adalah kemenangan keenam secara beruntun yang dia dapatkan di Austin. Sejak Austin menggelar balapan MotoGP pada 2013, Marquez selalu muncul sebagai pemenang balapan. Posisi kedua dan ketiga masing-masing direbut Vinales dan Andrea Iannone. Sementara itu Valentino Rossi harus puas finis di posisi keempat. Menurut Marquez, hasil apik ini berhasil diraihnya karena strategi baru yang digunakannya. Marquez mengaku nekat mengubah strategi balapannya saat tampil di Circuit of the America (COTA). Hal ini dilakukan setelah dirinya meraih hasil yang tak memuaskan di MotoGP Argentina 2018. Di seri kedua MotoGP 2018 itu, Marquez tak dapat meraih satu pun poin karena bertengger di urutan ke-18. Marquez pun tak menyangka strategi barunya bisa membuahkan hasil yang baik. Padahal, Marquez mengaku sempat ragu untuk menggunakannya saat tampil di MotoGP Amerika Serikat 2018 karena dirinya harus memulai balapan dari posisi keempat. Akan tetapi, Marquez akhirnya memberanikan diri untuk mener-

Hasil MotoGP AS 1. Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 2. Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) (GSX-RR) 3. Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar 4. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP18) 6. Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1) 7. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) (GP17) 8. Tito Rabat ESP Reale Avintia 9. Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP17) 10. Aleix Espargaro ESP Factory Aprilia Gresini ( RS-GP)

41m 52.002s 41m 55.562s 41m 58.706s 42m 1.589s 42m 5.572s 42m 6.233s 42m 10.203s 42m 20.539s 42m 20.673s 42m 20.877s

Bali Post/afp

BENDERA - Pembalap Honda Marc Marquez membawa bendera bernomor 69 milik almarhum Nicky Hayden setelah memenangkan GP AS, Senin (23/4) kemarin. apkan strategi baru tersebut di seri ketiga MotoGP 2018. Sebab, pembalap asal Spanyol itu dapat menempati posisi terdepan sejak balapan baru dimulai. ‘’Itu bukanlah kemenangan termudah saya, tetapi saya memulai balapan dengan cara yang berbeda untuk pertama kalinya. Biasanya, saya selalu menunggu di belakang pembalap dan menyerang di bagian akhir. Saya lebih suka pendekatan ini karena membuat lomba lebih pendek,’’ ujar Marquez. ‘’Tetapi, setelah kejadian

di Argentina, saya mengubah strategi saya. Saya ingin memimpin dari awal hingga akhir. Saya sudah menyadari selama pelatihan bahwa itu mungkin. Begitulah cara saya melakukannya,’’ lanjut Marquez. Kemenangan di Austin membuat Marquez mengoleksi 45 poin, tertinggal satu poin dari Andrea Dovizioso yang memimpin klasemen. Di posisi ketiga ada Vinales yang mengumpulkan 41 poin, disusul Cal Crutchlow (38) dan Johann Zarco (38). (kmb33/afp)

Salah Harap Bukan Pesepakbola Mesir Terakhir yang Jadi Pemain Terbaik Versi PFA

LeBron James

Bali Post/afp

’’Playoff’’ NBA

LeBron Cemerlang, Cavs Samakan Kedudukan Indianapolis – Cleveland Cavaliers berhasil menyamakan kedudukan dengan Indiana Pacers 2-2. Menyusul kemenangan di partai keempat dengan skor cukup ketat 104-100. Bertanding di Bankers Life Fieldhouse, Senin (23/4) kemarin, LeBron menjadi bintang kemenangan Cavs. Bintang basket berusia 33 tahun itu mengemas 32 poin, 13 rebound dan tujuh assist selama 46 menit beraksi di atas lapangan. Kevin Love menambahkan 11 rebound dan lima poin untuk Cavs. Sedangkan shooting guard Kyle Korver menambahkan 18 poin. Cavs menciptakan start yang baik dengan unggul 30-24 di akhir kuarter pertama. Tim tamu masih mengendalikan permainan usai mendulang 30 poin di periode berikutnya untuk memimpin 60-56 memasuki paruh kedua pertandingan. Sebanyak 28 poin yang diperoleh Pacers mendekatkan jarak dengan Cavs menjadi 78-80 di akhir babak ketiga. Dua lemparan bebas Trevor Booker membawa Pacers berbalik unggul 85-84 di awal kuarter keempat. Selanjutnya, pertandingan berlangsung ketat dengan saling susul angka. Layup LeBron di tiga menit terakhir menjadikan Cavs unggul 96-93. Itu adalah momen kunci Cavs melebarkan jarak dengan Pacers sampai akhirnya tidak terkejar sampai pertandingan selesai. Kemenangan ini menghindarkan Cavs tertinggal setelah dikalahkan Pacers di game ketiga. LeBron pun merasa lega. ‘’Anda tidak akan pernah ingin tertinggal 1-3 melawan tim manapun. Tidak peduli apakah babak pertama atau kalau Anda cukup beruntung sampai final,’’ kata LeBron usai pertandingan. Selanjutnya, Cavs akan gantian menjamu Pacers di game kelima, 26 April. Spurs Perpanjang Napas San Antonio Spurs belum tamat. Spurs mengalahkan Golden State Warriors 103-90 di gim keempat sehingga menjadikan kedudukan 1-3. Menjamu Warriors di AT&T Center, permainan kolektif Spurs mampu meredam Kevin Durant. LaMarcus Aldridge mencetak double-double dengan 22 poin dan 10 rebound, Rudy Gay menambahkan 14 poin, Manu Ginobili 16 poin, dan Dejounte Murray 12 poin. Di kubu Warriors, Durant paling menonjol usai mencetak double-double dengan 34 poin dan 13 rebound. Draymond Green mencetak 9 poin dan 10 rebound, sementara Klay Thompson 12 poin. Meski begitu, Warriors bisa memastikan kelolosannya di game kelima yang akan digelar di kandang sendiri pada 25 April. (kmb33/afp)

London – Winger Liverpool, Mohamed Salah, berharap gelar pemain terbaik Liga Inggris versi Profesional Football Asociation (PFA) yang diraihnya, bukanlah yang terakhir disabet pemain asal Mesir. Ia berharap di musim-musim mendatang, dirinya maupun pemain Mesir lain dapat meraih penghargaan yang para voternya merupakan pemain-pemain profesional di Inggris. Pada penganugerahan yang diadakan di London, Salah dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Inggris 2017-2018 versi PFA. Pesepakbola berusia 25 tahun itu mengalahkan trio Manchester City yakni Kevin De Bruyne, Leroy Sane dan David Silva, David de Gea (Manchester United) serta Harry Kane (Tottenham Hotspur). Sebenarnya tidak mengherankan Salah keluar sebagai pemain terbaik. Mantan pemain

Chelsea itu tampil trengginas bersama Liverpool musim ini. Dari 33 penampilan di Liga Inggris 2017-2018, Salah mengemas 31 gol. Untuk sementara ia berstatus sebagai top skor, unggul lima bola dari penghuni posisi kedua, Kane. ‘’Ini (gelar pemain terbaik) merupakan penghargaan yang besar. Saya telah bekerja keras dan saya senang dapat memenangi ini. Saya berharap bukan pemain Mesir terakhir yang memenangi penghargaan ini. Saya sangat bangga dan kerja keras saya telah terbayarkan,’’ kata Salah, Senin (23/4) kemarin. Penghargaan ini merupakan yang pertama bagi Liverpool, terhitung sejak musim 2013-2014. Saat itu Luis Suarez menjadi yang terbaik setelah tampil tajam bersama The Reds. Dari 33 penampilan, El Pistolero mengemas 31 gol. Bisa dibilang, baik Suarez

di musim 2013-2014 maupun Salah di musim ini merupakan sosok pembeda bagi Liverpool. Tak heran meski di kedua musim tersebut Liverpool gagal menjadi kampiun, mereka selalu mengeluarkan sang pemain menjadi yang terbaik. Sekarang, misi Salah ialah memecahkan atau melewati rekor gol yang dimiliki Alan Shearer sejak Liga Inggris berganti format pada 1992-1993. Pada Liga Inggris 1994-1995 bersama Blackburn Rovers, Shearer sanggup mengemas 34 gol. Akan tetapi jikapun gagal mengejar perolehan gol Shearer, Salah jangan berkecil hati. Sebab, Liga Inggris 1994-1995 memanggungkan 42 pertandingan, lebih banyak empat laga ketimbang musim ini. Karena itu, menjadi hal luar biasa jika Salah sanggup melewati rekor gol yang dimiliki Shearer. (kmb33/afp)

Kalah dari Napoli

Jalan Juve Makin Terjal Turin – Juventus akan menghadapi laju terjal untuk menggondol trofi Serie A 20172018. Hal itu terjadi setelah pasukan Massimiliano Allegri takluk 0-1 dari Napoli pada laga pekan ke-34, Senin (23/4) kemarin. Bermain di depan pendukung sendiri, Juventus mencoba melancarkan serangan sejak awal pertandingan. Namun, gawang Gianluigi Buffon akhirnya bobol juga berkat aksi Kalidou Koulibaly

pada menit ke-90. Kekalahan Juventus dari Napoli membuat peta persaingan gelar Scudetto semakin sengit. Klub asal Turin kini hanya unggul satu angka dari Napoli yang membayangi di urutan kedua dengan raihan 84 poin. Hasil ini tentu saja tak menguntungkan buat Juventus. Dalam empat laga tersisa musim ini, La Vecchia Signora akan menghadapi laga yang tak akan mudah. Juventus menyisakan laga

Bali Post/afp

GOL - Bek Napoli Kalidou Koulibaly merayakn gol yang dicetaknya ke gawang Juventus, Senin(23/4) kemarin.

kontra Inter Milan (29/4), Bologna (6/5), AS Roma (13/5) , dan Verona (21/5). Selain itu, konsentrasi tim Hitam Putih juga akan terbagi karena tampil di final Coppa Italia lawan AC Milan (10/5) mendatang. Sementara itu, Napoli akan menghadapi lawan yang relatif enteng. Dalam empat laga tersisa, pasukan Maurizio Sarri menyisakan laga kontra Fiorentina (29/4), Torino (6/5), Sampdoria (13/5), dan Crotone (21/5). Dengan demikian, perburuan gelar Serie A musim ini diprediksi akan berlangsung ketat sampai akhir musim. Lalu, apakah Juventus mempertahankan gelar atau Napoli yang bakal menyudahi puasa gelar selama 28 tahun? Menarik untuk dinantikan. Pelatih Juventus Massimiliano Allegri setengah hati mengakui Napoli layak mendapat pujian atas kemenangan mereka di Turin. Menurut Allegri, Juventus masih di puncak klasemen dan memiliki sejumlah keuntungan. Juventus menurunkan Staring XI yang sama saat

Mohamed Salah mereka mengalahkan Napoli 1-0 di Stadio San Paolo, kecuali Mattia De Sciglio yang cedera. Namun, La Vecchia Signora kehilangan Giorgio Chiellini karena masalah otot saat laga berjalan 10 menit. ‘’Itu pertandingan yang mengerikan bagi kedua tim. Hampir tidak ada tembakan ke gawang. Kami mengalami beberapa kesulitan, tetapi kami seharusnya lebih hatihati hingga akhir ketimbang membiarkan gol dari set play,’’ kata Allegri. ‘’Ini adalah head-to-head dan apa pun bisa terjadi dalam situasi tersebut. Kini kami rehat, kemudian mempersiapkan pertandingan yang menurut saya menjadi pertandingan menentukan bagi kami saat melawan Inter Milan. Kami masih di puncak klasemen, dan masih memiliki keuntungan. Ada empat pertandingan yang harus dilalui, dua di kandang dan dua laga tandang, jadi kita akan lihat apa yang terjadi. Napoli pantas mendapat pujian atas kemenangan mereka, tetapi nyaris tidak ada peluang. Mereka harus menang di

Bali Post/afp

sisa laga, sementara kami harus menang atau tidak kalah,’’ imbuhnya. ‘’Ada keuntungan lain, karena selisih gol menguntungkan kami dan rekor head-to-head. Kami harus melupakan kekalahan ini, bersiap untuk yang berikutnya dan itu akan menjadi sangat penting. Napoli melakukannya dengan baik pada pertandingan malam ini, kami kurang bagus dalam mengontrol bola. Saya beri semua pemain bahwa kami harus melupakan ini dalam beberapa hari, karena saya pikir pertandingan Inter akan menentukan untuk musim kami,’’ kata Allegri lagi. Ini adalah pertama kalinya di Serie A sejak Stadion Juventus diresmikan bahwa tuan rumah gagal mendapatkan satu tembakan pun tepat sasaran. ‘’Saya tidak tahu apakah itu kinerja Juve terburuk musim ini. Anda tidak harus bermain dengan baik sepanjang waktu. Tidak mudah memenangkan game apa pun dan saya pikir perburuan trofi akan tetap terbuka hingga 20 Mei,’’ tutupnya. (kmb33/afp)


olah raga

16

Selasa Wage, 24 April 2018

Hari Ini, Putusan Tuan Rumah PON 2024

Jakarta (Bali Post) Tuan rumah PON XXI/2024 diputuskan di Jakarta, Selasa (24/4) hari ini. Bali bersama NTB resmi mengajukan diri menjadi tuan rumah (bidding) bersama. Pulau Dewata harus bersaing dengan Sumut/Aceh dan Kalsel. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi menyatakan, Bali bersama NTB mengusung tema sport, tourism, dan culture. Bali bersama NTB menjadi tuan rumah hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia bertekad menyuguhkan rasa internasional. ‘’Bali dan NTB telah dikenal panorama alam dan keragaman budayanya,’’ jelas Suwandi. Karena itu, Bali dan NTB siap memanjakan delegasi kontingen dari 34 provinsi. Mulai fasilitas olahraga, akomodasi, konsumsi, serta pelayanan destinasi pariwisata berkelas internasional. Kata Suwandi, Bali dan NTB punya pengalaman menghelat hajatan olahraga level nasinal dan internasional, sehingga memiliki kualitas SDM profesional yang biasa menggelar event olahraga level nasional dan internasional. Suwandi memaklumi Bali dan NTB tak mungkin juara umum PON. Oleh sebab itu, tidak perlu dikhawatirkan bakal menerapkan cara-cara tidak sportif dalam meraih posisi puncak. Pada bagian lain, Ketua Umum KONI NTB H. Andy Hadianto mengemukakan, dalam dua tahun terakhir, tidak kurang 10 event internasional di NTB, bahkan lebih 20 event nasional mempercayakan NTB menjadi tuan rumah. ‘’Bali dan NTB memiliki sarana olahraga berstandar nasional dan internasional. Termasuk fasilitas akomodasi, Bali dan NTB paling siap,’’ ucapnya. Jika Bali dan NTB menjadi tuan rumah PON maka seluruh kontingen menanggung 50 persen biaya akomodasi dan konsumsi, transportasi darat dan laut gratis dari hotel ke venue, serta kapal feri cepat dari Bali ke Lombok atau sebaliknya. (022)

Simic Tak Masalahkan Lapangan Rumput Sintetis

Singapura – Striker Persija Jakarta Marko Simic siap tempur menghadapi Tampines Rovers. Dia tak terpengaruh lapangan dengan rumput sintetis. Persija akan menghadapi Tampines Rovers di Stadion Jalan Besar, Singapura, hari ini. Stadion tersebut memiliki perbedaan dengan stadion tim di Grup H Piala AFC lainnya dengan menggunakan rumput sintetis. Simic tak memermasalahkannya. Dia yakin penampilannya tak terganggu. Pemain asal Kroasia itu mengaku sudah pernah memiliki pengalaman bermain seperti di Stadion Jalan Besar. ‘’Saya pernah main di lapangan sintetis beberapa tahun lalu. Tentu ada bedanya saat main di lapangan biasa. Tapi saya punya pengalaman main di sintetis. Saya pikir tidak masalah main di sintetis,’’ ujar Simic, Senin (23/4) kemarin. ‘’Saya hanya berpikir positif. Saya akan tampilkan terbaik untuk meraih kemenangan,’’ katanya menegaskan. Simic saat ini menjadi daftar teratas top scorer dengan tujuh gol. Menghadapi Tampines menjadi kesempatannya untuk menambah pundi-pundi gol. Pada laga pertama saat mengalahkan Tampines 1-4, Simic menyumbangkan tiga gol. (ant)

Pegolf Luke Moore Juara Mangupura (Bali Post) Pegolf Luke Moore keluar sebagai juara untuk kategori flight A putra dalam turnamen junior bulanan yang digelar Pengprov PGI Bali di Lapangan New Kuta Golf, Pecatu, Badung, Minggu (22/4) lalu. Juara II direbut Made Jhonson, dan juara III Kea. Kategori flight B juaranya Luke Metcalf, disusul Sean, Davis, Agas, Nathan, dan Kenneth. Untuk kategori flight C juaranya Axel, kemudian Margoz, dan Jayoen. Di sektor putri, flight A juaranya Angelica Liman, disusul Nathasha Liman, dan Charlotte. Flight B juaranya Mayvil, kemudian Gina. Sedangkan flight C juaranya Abigael dan Raisa. Sekum Pengprov PGI Bali Eddy Pantja saat dihubungi Senin (23/4) kemarin, menyatakan pihaknya menggelar turnamen junior bertujuan menjaring atlet belia bertalenta sekaligus regenerasi atlet golf Bali. (022)

Bali Post/ist

GOLF - Seorang pegolf junior Bali sedang memukul bola menggunakan stick.

Daud Yordan Menang KO atas Petinju Rusia Ekaterinburg –

Petinju Indonesia Daud ‘’Cino’’ Yordan mengalahkan petinju Rusia Pavel Malikov. Daud memukul KO lawannya itu di ronde kedelapan. Dalam pertarungan kelas ringan yang digelar di Ekaterinburg, Rusia, Senin (23/4) kemarin, Malikov tampil lebih agresif pada ronde-ronde awal. Sementara Daud lebih sering bertahan sambil sesekali melancarkan pukulan balasan. Pertarungan makin menarik di ronde ketiga dan keempat. Daud lebih banyak menyerang Malikov, yang mencoba membalas dengan pukulan-pukulan

telak. Tetapi, Daud berhasil menghindar. Daud yang makin dominan berhasil memasukkan beberapa pukulan di ronde kelima. Meski sempat jatuh di ronde

keenam, Daud masih bisa bangkit. Pertarungan makin sengit di ronde ketujuh. Daud terus menggempur Malikov lewat kombinasi pukulan-

Nadal Cetak Rekor Masters Usai Juara Monte Carlo 2018

Monte Carlo – Petenis asal Spanyol Rafael Nadal mencetak rekor setelah mengalahkan Kei Nishikori pada final Monte Carlo Masters 2018 di Monte Carlo Country Club, Prancis, Minggu (22/4) kemarin. Nadal menang dua set langsung atas Nishikori dengan 6-3 dan 6-2. Petenis 31 tahun itu hanya butuh 1 jam dan 33 menit untuk mengalahkan Nishikori di laga final. Nadal menciptakan rekor 31 gelar masters sepanjang kariernya. Petenis berjuluk Raja Tanah Liat itu unggul satu gelar masters atas petenis Serbia Novak Djokovic. Dalam kariernya di dunia tenis profesional, Nadal telah mengoleksi 76 gelar. Dari 76 gelarnya itu, 54 di antaranya diraih di atas lapangan tanah liat. Selain itu, Nadal menjadi petenis pertama di era tenis terbuka yang mampu merebut 11 gelar masters di turnamen yang sama, 13 tahun setelah

Rafael Nadal

BPM/afp

memenangi gelar Monte Carlo Masters pertamanya. Keberhasilan menjadi juara Monte Carlo Masters 2018 juga membuat Nadal mengamankan posisi nomor satu dunia dari kejaran Roger Federer. ‘’Saya ingin mengucapkan tim dan keluarga saya. Kami

nya. Pukulan-pukulan Daud membuat Malikov terjatuh. Akan tetapi, wasit tak menghitung karena menganggap petinju Rusia itu terpeleset. Daud kemudian meneruskan serangannya di ronde kedelapan. Pukulan Daud ke arah perut Malikov yang disusul pukulan ke arah wajah menjatuhkan lawannya itu. Wasit kemudian melakukan

hitungan dan Malikov tak mampu bangkit. Berkat kemenangan ini, Daud merebut sabuk juara kelas ringan WBO Intercontinental dan WBA Asia milik Malikov. Rekor bertinju Daud kini menjadi 38-3-0 (26 KO). Sementara itu, Malikov mendapatkan kekalahan pertama dalam karier tinjunya dan punya rekor 13-1-0 (5 KO). (ant)

PS Badung U-17 Gunduli Putra Pemenang

melalui momen sulit dalam lima bulan terakhir setelah saya dua kali cedera,’’ ujar Nadal, Senin (23/4) kemarin ‘’Selalu spesial bagi saya untuk kembali ke sini, merebut trofi ini. Turnamen ini adalah salah satu yang terpenting dalam kalender bagi saya,’’ sambung Nadal. Nadal tidak pernah kehilangan set dari tujuh pertandingan sejak kembali dari cedera pinggang yang didapatnya saat melawan Marin Cilic pada perempat final Australia Terbuka 2018 awal tahun ini. Cedera tersebut membuat Nadal absen di Meksiko Terbuka, Indian Wells, dan Miami Masters. Setelah merebut gelar Monte Carlo Masters, Nadal kini membidik gelar Barcelona Terbuka dan Prancis Terbuka 2018. Nadal selanjutnya akan menuju Barcelona untuk mengikuti Barcelona Terbuka. Di turnamen yang digelar di atas lapangan tanah liat ini, dia telah menjadi juara sebanyak sepuluh kali. (kmb33/afp)

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan PS Badung berhasil menggunduli lawannya, Putra Pemenang, dengan skor mencolok 7-0 dalam lanjutan Piala Soeratin U-17 Rayon Bali, Grup A, di Lapangan Yoga Perkanthi Jimbaran, Senin (23/4) kemarin. Ketujuh gol yang mengoyak gawang Putra Pemenang yang dikawal kiper Marsel diborong M. Habibullah empat gol (quattrick) serta Kadek Dimas Satria menyumbangkan tiga butir gol (hattrick). Hasil lainnya di Grup A Putra Tresna Bali unggul tipis atas FSK Klungkung. Dua gol Putra Tresna dilesakkan Komang Rama Ardika dan Gede Sathya. Sedangkan gol balasan FSK Klungkung dicetak Komang Gede. (022) Klasemen Grup A 1. Perst.

4

3

1 0

12-4

10

2. PS Badung

4

3

0 1

17-1

9

3. P Tresna.

4

3

0 1

8-5

9

4. Persibu.

4

1 1 2

2-8

4

5. P Pemenang. 4

0 1 3

1-10 1

6. FSK.

0 1 3

3-14

4

1

Sriwijaya FC Protes Kepemimpinan Wasit Palembang (Bali Post) – Protes Sriwijaya FC terkait performa wasit saat pertandingan melawan Persebaya di Surabaya, Minggu (22/4), dipastikan sudah diserahkan PT Liga Indonesia ke Komite Perwasitan. Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Faisal Mursyid, mengatakan klub berharap hal ini segera diproses oleh Komite Perwasitan karena Sriwijaya FC menilai beberapa keputusan wasit sepanjang pertandingan itu telah berat sebelah. ‘’Sriwijaya FC mempercayakan semuanya ke Komite Perwasitan. Kami tidak dapat mencampuri karena ini urusan internal mereka untuk menilai kinerja wasit Rihendra Purba,’’ ujarnya, Senin (23/4) kemarin. Terkait muara dari pelaporan ini, Faisal men gatakan pada dasarnya tidak akan berpengaruh langsung karena hasil pertandingan tidak bisa lagi diubah. Hanya, dengan adanya protes ini setidaknya ada tekanan psikologis ke wasit untuk lebih berhati-hati dalam

mengambil keputusan saat memimpin pertandingan. ‘’Kami berharap hal ini tidak terjadi lagi, bukan hanya untuk Sriwijaya tapi untuk semua pertandingan Liga 1,’’ kata Faizal lagi. Sebelumnya, meski mampu mencuri poin di kandang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, manajemen Sriwijaya FC tetap meradang. Kepemimpinan wasit Rihendra Purba dinilai banyak merugikan Laskar Wong Kito, sehingga usai pertandingan langsung mengajukan protes tertulis kepada operator kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. Manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat menyebut pihaknya mengikuti semua mekanisme yang sudah diatur di dalam regulasi kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia. ‘’Sesuai aturan, ada referee feedback form yang memang sudah disiapkan jika klub ingin mengajukan protes. Namun surat tertulis tetap akan kami siapkan disertai dengan bukti-bukti pendukung,’’ katanya.

Kapten Sriwijaya FC Yu Hyun Koo Keputusan wasit yang paling disoroti yakni ada menit ke-59. Wasit Rihendra menunjuk titik putih setelah Yu Hyun Koo dinilai melakukan takling keras terhadap pemain Persebaya. Beruntung tendangan penalti yang dilakukan David Aparecido da Silva mel-

enceng dari mistar gawang. Namun pemberian penalti tersebut mendapatkan reaksi dari kubu Sriwijaya. Bahkan, ramai di media sosial mempertanyakan performa pengadil lapangan. Sebelumnya, Rahmad Darmawan juga berlari ke arah hakim garis pada

Bali Post/ant

menit ke-71 dan tampak emosi karena hakim garis menggagalkan serangan timnya dan menganggap Esteban Vizcarra dalam posisi offside. Bukan hanya itu, ternyata berulang kali serangan Laskar Wong Kito gagal karena dinyatakan offside oleh hakim garis. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Wage, 24 April 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dcr Banyak Guru Semua Pelajaran & Pemilik Gedung Utk Bimbel Hub:085237866176 B.BP.167.04.18.0001234

Kristal Bali (Suplier Htl) Mmbthkn Sales Executive Gaji + Insentif.CV Diemail ke directo r@kristalbali.com/Fax.757865 B.BP.154.04.18.0001259

Dicari Koki Chinese yg berpengalaman,Pnmptn di Bali, Gj .7-9Juta ke atas. Hub.Lini 081318583815 B.BP.001.04.18.0000590

Looking for Experience Person for Operating Comp to Handle Analysis Stock,Online Shop from Clothing Brand must be Proficient in Social Media, Internet,Mic Office Good English and able to Work in Team.Resume to: hrdumaleopold@gmail.com

B.BP.001.04.18.0001053

Dicari Admin Umur 19-21 Tahun Hubungi:081234567113

B.BP.001.04.18.0001227

Dicari Karyawan/i Art Shop Tamat SMP/SMA Hub:0811386978

B.BP.001.04.18.0001226

DicariMarketing,wanita/pria, maks 25th,penampilan menarik,mudah bergaul,semangat kerja tinggi, kerja Tim, kirim lamaran ke: Jl. Kepundung No.67 A Denpasar/ Email: konvergensiiklan@gmail.com iklanbp@yahoo.co.id

Dicr:Pelaksana D3 Sipil, MEP Max:40Th Ex:3Th,Acc D3 Ex:2Th, Adm SMK Ex:2Th T:0361-9071755 E:elis.mataharibali@gmail.com u/Persh Kontraktor

B.BP.001.04.18.0001168

Drafter(Autocard,Photoshop, Sketchup),untuk pabrik di Tabanan:Hub:Dewi 081236222509 E:versaindustries4@gmail.com

G.01

Dbthkan Kasir wnt bs.Kompt. Bs B.Inggris Utk Spa, minat kerja Hub.085100442441/085101725588

B.BP.031.04.18.0001243

B.BP.001.04.18.0001265

Dcr Admin Reservasi utk Travel Agent,Comp+English082144136320 /E:ptworldsurfaris@gmail.com

B.BP.001.04.18.0000880

Dcr Admin&Drafter Tmt SMK Pglm Tdk diutamakan.Hub:08995648652 (WA), HP:087862501825

B.BP.001.04.18.0001237

Yamaha Bisma Dicari:1.Mekanik; 2.Sopir SIM B1; 3.SMA/D1. Hubungi:Teuku Umar 142 Dps

B.BP.001.04.18.0001247

Gandhi Memorial Intercontinental School membutuhkan sopir/ driver,memiliki SIM A&disiplin dalam bekerja.Email lamaran ke manager@gandhibali.org atau ayu@gandhibali.org atau Kirim ke Jl.Tukad Yeh Penet No.8 A Renon Tlp.(0361) 239744

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL RUMAH

TOYOTA

Rush’2016 & Rush’2011 Matic AvanzaS’2011AsDK,085100937334

B.BP.001.04.18.0001272

Avanza G Th’2005 Hitam Mulus Hrg.88Jt NegoHub.081338558070

B.BP.001.04.18.0001230

Rumah LT 1,33Are Panjer Dps 085100937334 Pemilik BU Cepat! B.BP.001.04.18.0001273

BUC Rmh LT170 LB150 4KT,1,8M Tegal wangi Sstan 081915707322 B.BP.001.04.18.0001260

DIJUAL TANAH 1,80A Jl .Gatsu I hrg 1,6M nego global 3,7A Renon,087860156001 B.BP.001.04.18.0001258

DISEWAKAN TANAH Dikontrkan Tnh 1 Hektar Jl.Goa GongJimbaran.Hub:082227776866 B.BP.001.04.18.0001239

Lahan Villa Jl.Permata Pering 4 s.d 5Are 087862127626 Krd

B.BP.001.04.18.0001263

Kav Jl.Permata Pering 10km dr Dps 180Jt/Kav 087862127626 Krd

RUPA-RUPA *Simpanan 90juta Gratis Scoopy Tnp diundi S&K H.081239011111 B.BP.001.04.18.0001270

B.BP.001.04.18.0001262

B.BP.001.04.18.0001228

Dcr Pegawai Butik di Hayam Wuruk 139 Dps Hub:08123861909

Staf Produksi(Pabrik TabananBali),Llsan SMK Listrik/Mesin/ Farmasi/Kimia Hub: Dewi 081236222509 (E:info@tsbali.com)

B.BP.001.04.18.0001250

Dcr:FO,B.Boy,HK,Driver,Laundry Engineering,Security,u/Htl E: newarenahotelkutabali@gmail.com

B.BP.031.04.18.0001242

B.BP.164.04.18.0001047

Dicari 2 Admin,lulusan D3 str, Dom:Jimbrn Hub:Sony(0813755566 66),Yuli(082146476116) WA only

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Dijual Mobil Xenia Tahun’2007 Warna Silver Metalik Harga 85Jt(Nego) Hub:0361-236735

B.BP.004.04.18.0001244

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto pasti Brangkat WA:081375409869&087754689692 B.BP.004.04.18.0001173

Dibutuhkan Sopir Pariwisata di Bandara Hubungi:08174704844 B.BP.004.04.18.0001254

Cari Staf Delivery Makanan yg Ramah,Jujur&SopanT08124630812 B.BP.001.04.18.0001002

Cr Sales,Supir,Staf Gudang, Helper,Kolektor,Gaji Tinggi H.081558096445/4745296 B.BP.001.04.18.0001268

!!Dicari Marketing Berpengalaman Min 2Th Mampu Bekerja Dgn Target.Hubungi:082144081598

B.BP.001.04.18.0001231

*Job Australi Korea Jepang Hub. WA: 081649477140/082231577240

B.BP.166.04.18.0001269

*Kacab Koperasi P/W S1 Pernah di Bank 5jt/Bl WA.081239011111 B.BP.001.04.18.0001271

Bth MOD,Spa Therapist,Waiter, Cook,Enggineering,Security Cv:aom@bhuwanaubudhotel.com B.BP.004.04.18.0000968

Cooker/KokiMasak(Pbrk Tabanan), Pglmn.Hub:Dewi 081236222509 B.BP.031.04.18.0001241

Dicari Admin S1 Semua Jurusan, Wanita,Semangat Bekerja Tinggi Mengerti Ms.Office.Krm Lamaran ke CV Mitra Wijaya Mulya, Jl. Kembang Kepah No.8 Gatsu Timur /Email ke:mwmbali02@gmail.com

B.BP.004.04.18.0001174 FORD

Djl Ford Fiesta Th 2011 Putih Type 1.4L.AT.Trend/08123666158

B.BP.001.04.18.0001251

B.BP.001.04.18.0001236

Dicari Karyw u/Bagian Produksi Min SMA/K.Hubungi:0361-8448696

HONDA

Brio E Pth AT’15pmk, Ford Fiesta’11,Yaris E’08, Agya Pth’14, Mercy C180’04,Hub.081807779807

B.BP.001.04.18.0001249

Dicari karyawati & Sopir tamat SMA/Sederajat Hub.082144061008

B.BP.001.04.18.0001201

B.BP.001.04.18.0001267

Dicr Karyawan Cwek/Cwok, Staff,QC.Hub:0361-724526

Dijual Cepat Honda CR-V 2,4 AT Th 2014,Km 71800,315 Jt Nego Hitam Mutiara,Hub:081339202872

B.BP.001.04.18.0001235

Dicr PRT Pulang Hari,Gj .1,5Jt Lok.DpsUtara.Hub:085959481971

B.BP.004.04.18.0001256

B.BP.001.04.18.0001225

Dicr Sopir Shuttle Pariwisata Segera Gaji Pokok + Fee + Uang Trip.Hubungi:081999371090

B.BP.001.04.18.0001232

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

DIJUAL RUMAH

SERVICE

SERVICE

RUPA - RUPA

HYUNDAI

Telemarketing,Tkg Las Listrik, Sales Marketing : 085103167222

B.BP.001.04.18.0001245

Dilelang Hyundai Grand I 10' 2014 Asbal Hub.089619874461

Djl Tnh Kebun Sayur,View Indah 83Are, Batunya-Baturiti-Tabanan Hub:0816730425/08123967333

B.BP.001.04.18.0001224

Djl Tnh Siap Bgn(Mandung Residence,Tbn)L 104m2,L 105m2 & L 115m2 bs Krd Hub:08123985172

B.BP.001.04.18.0001257

J.SHM 670M2 di Jl .Tirta Tawar Ubud,dkt Ubud Center,nice view kawasan Villa/Htl,087745432250 B.BP.033.04.18.0001240

Tnh 8500m2 Tamblang Bllng DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.082236881191/081805374433

RUPA-RUPA Dana Cepat Jaminan BPKB Mobil/ Motor Hub.085100978067 B.BP.001.04.18.0001246

KEHILANGAN BPKBNo.M11370783-ODK1316CP An.Ni Made Artini,085737001377 B.BP.001.04.18.0001238

HlgBPKBNo.N09042944DK3232KJ a.n I Gd.Bagus Pasek Swipayana B.BP.001.04.18.0001221

Sertifikat HGB 00459/Dauh Puri Ls.104m2,An.Vita Jufilia Gani

B.BP.004.03.18.0001158

Tnh Mulai 1A Kebo Iwa,Sading, T.Tutul AspkPrmhn, 087761295969

B.BP.001.04.18.0001029

Buku Kiur No.N10779280-O DK 8509 AA a.n. PT.Alam Indah Utama B.BP.001.04.18.0001078

B.BP.001.04.18.0001264

B.BP.001.04.18.0001223

Bali Post

FESTIVAL MUSIKAL PUISI BALI 2018 Gratis

TERBUKA � � � �

UMUM MAHASISWA ANAK SEKOLAH SEKEHA TERUNA

Pendaftaran SMS/WA

Semua Peserta tayang di Bali TV 10 Peserta terpavorit mendapat hadiah menarik dan setiap peserta mendapat piagam dan member card Discount Ajeg Bali

081802411818 08113976363


BANGLI

18

Selasa Wage, 24 April 2018

Dana Desa Bukan untuk Pelesiran Bangli (Bali Post) -

Para perbekel di Kabupaten Bangli harus mampu mengelola Dana Desa dengan baik dan transparan. Jangan sampai Dana Desa digunakan untuk jalan-jalan atau kunjungan kerja yang tidak jelas manfaatnya bagi pembangunan desa. Hal itu ditegaskan anggota DPR RI dari Komisi XI, I Gusti Agung Rai Wirajaya di Bangli, Senin (23/4) kemarin.

Bali Post/nan

PARKIR - Petugas parkir di Pasar Kidul, Bangli.

Triwulan I, Dishub Tak Mampu Penuhi Target Retribusi Bangli (Bali Post) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli menargetkan realisasi retribusi di triwulan I sebesar 25 persen dari total tahun ini yang mencapai Rp 842.678.425. Namun, target tersebut belum bisa dipenuhi. Pada triwulan I atau periode Januari sampai Maret, Dishub hanya mampu mencapai Rp 194.188.840 atau 23 persen. Sekretaris Dishub Bangli I Gusti Ngurah Alit Miasa, Senin (23/4) kemarin, menyampaikan, PAD yang disumbangkan Dishub adalah melalui retribusi penyeberangan wisatawan di Dermaga

Kedisan, retribusi pelayanan pengujian kendaraan bermotor dan retribusi parkir di sejumlah pasar. Meski target tidak tercapai, namun jika dibandingkan periode yang sama tahun 2017, realisasi triwulan I 2018 terbilang lebih baik. Pada triwulan I 2017, realisasi retribusi hanya 20 persen. Ada beberapa faktor yang menyebabkan retribusi tidak memenuhi target. Khusus retribusi parkir kendaraan, target tidak terpenuhi lantaran belum normalnya aktivitas perdagangan di Pasar Kidul. ‘’Untuk sumber retribusi karcis sepeda mo-

tor yang aktif hanya di tiga pasar, yakni Pasar Kayuambua Susut, Pasar Kidul Bangli dan Pasar Singamandawa, Kintamani. Sementara untuk kendaraan di pasar Yangapi Tembuku tidak aktif. Untuk di Pasar Kidul belum maksimal karena pasar belum normal karena pembangunan belum clear,’’ jelasnya. Guna memaksimalkan retribusi dari parkir kendaraan bermotor, Miasa menegaskan, pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap juru parkir. Dengan pengawasan, potensi kebocoran retribusi dapat ditutup. (kmb41)

Izin Bersyarat Segera Dibahas dalam Rapat Muspida Bangli (Bali Post) – Pemkab Bangli segera merealisasikan penataan restoran tak berizin di sepanjang jalur Penelokan, Kintamani dengan menerbitkan izin bersyarat. Bupati Bangli I Made Gianyar menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan membahas rencana itu bersama jajaran Muspida. ‘’Kita akan bahas khusus dalam rapat muspida bulan ini,’’ kata Made Gianyar saat ditemui di Gedung BMB Pemkab Bangli, Senin (23/4) kemarin. Dijelaskan Gianyar, sesuai konsep awal, Pemkab Bangli akan memberikan izin bersyarat untuk pembangunan hotel maupun restoran. Pembangunan menggunakan konsep perlindungan jurang. Bagian atas bangunan harus sejajar dengan jalan. Pembangunan dilakukan ke bawah dengan model terasering. Dengan konsep teraser-

Izin bersyarat akan dikeluarkan untuk usaha hotel dan restoran. Kalau untuk rumah pribadi, saya belum memikirkan sampai ke sana. ing, bangunan restoran tidak akan mengganggu estetika kawasan. Di samping itu, lahan yang ada di sepanjang jalur tersebut akan aman dan terbebas dari ancaman longsor. ‘’Izin bersyarat akan dikeluarkan untuk usaha hotel dan restoran. Kalau untuk rumah pribadi, saya belum memikirkan sampai ke sana,’’ ujarnya.

Disampaikannya, untuk bangunan restoran yang telah berdiri di sepanjang jalur itu, juga akan dikenakan izin bersyarat. Hanya saja, akan ditentukan batasan waktu pemanfaatan bangunan. ‘’Kalau sekarang, bangunan yang ada kita dol, kita tutup, ekonomi Bangli akan turun,’’ kata Gianyar. Penerapan izin bersyarat akan berdampak pada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena dengan izin bersyarat, pihak pengusaha akan membayar IMB dan izin mendirikan restoran. Selain itu, Pemkab Bangli juga bisa lebih mudah melakukan pemungutan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) karena objek pajaknya sudah pasti. ‘’Nanti akan kami bahas dulu dalam Muspida. Kalau sudah disetujui, barulah akan disiapkan instrumen pendukung oleh masing-masing OPD,’’ tegasnya. (kmb40)

Hari Pertama UN SMP

Belasan Siswa Tercatat Tidak Hadir Bangli (Bali Post) Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP di Kabupaten Bangli, Senin (23/4) kemarin, secara umum berjalan lancar. Namun, belasan siswa dari sejumlah SMP tercatat tidak mengikuti ujian. Hal itu diungkapkan Sekretaris Disdikpora Kabupaten Bangli I Nyoman Sedana. Menurutnya, siswa yang absen dalam UNBK memiliki berbagai alasan, mulai dari sakit hingga berhenti sekolah. Yang menarik, data siswa yang absen ujian ini pun sebenarnya kurang valid. ‘’Sebab ada siswa yang sebenarnya sudah meninggal dunia tapi tetap tercatat sebagai peserta UN. Kemudian ada siswa yang berhenti sekolah dan sudah mengundurkan diri jauh-jauh hari karena alasan menikah dan lain sebagainya. Meski sudah disampaikan ke pusat, namun nama mereka tetap saja muncul sehingga mereka tetap dianggap tidak hadir. Jika memang sudah ada perbaikan dari pusat, seharusnya nama mereka tidak lagi terdaftar dan muncul lagi,’’ terang Sedana. Lebih lanjut dikatakannya, sempat ada kendala teknis terutama koneksi internet. Namun, masalah tersebut bisa ditangani dengan cepat. ‘’Kami harap UNBK di hari berikutnya bisa tetap berjalan lancar tidak ada hambatan,’’ kata Sedana. Sementara itu, Kepala

SMPN 3 Bangli I Nengah Suardana mengatakan, siswa yang ikut UNBK di sekolahnya

sebanyak 279 siswa. Pelaksanaan ujian dilangsungkan di tiga ruangan. (kmb41)

Menurutnya, perbekel dilarang menggunakan Dana Desa untuk membiayaai pelesiran perangkat desa seperti yang terjadi di daerah lain di luar Bali. Pesan itu dilontarkannya untuk menghindarkan para perbekel dari kasus hukum. Perbekel harus menggunakan Dana Desa sesuai aturan perundang-undangan. Pihaknya tidak ingin karena uang Rp 1 miliar, perbekel tersandung kasus hukum. Salah satu contoh penyimpangan Dana Desa yakni di Jawa Timur. Ada kepala Ddesa yang menggunakan Dana Desa untuk kegiatan pelesiran ke Malaysia. Hal

ini jelas melanggar aturan. Informasi mengenai hal ini, diperolehnya langsung dari BPK. ‘’Belakangan ini kerap terjadi Operasi Tangkap Tangan. Untuk itu, kami minta kepada seluruh perbekel maupun bupati agar bisa mengelola Dana Desa maupun keuangan dengan baik. Karena kalau berani menggunakan Dana Desa untuk jalan-jalan, maka saat pulang, perbekel harus berani dijemput oleh petugas penegak hukum dan siap-siap dapat makan gratis selama 5 tahun di penjara dan berpisah dari sanak saudara,’’ tegasnya. Lebih lanjut dia memberi-

kan apresiasi kepada desa-desa di Kabupaten Bangli yang terdepan menerapkan sistem keuangan desa (siskeudes) sesuai anjuran BPK. Sesuai informasi yang dapat dari Kepala DPMD Kabupaten Bangli, desadesa di Bangli adalah yang pertama di Bali yang menerapkan sistem ini. Hal ini sangat positif untuk kema-

juan pembangunan dan pengelolaan sistem keuangan di desa. (kmb41)

”Workshop” Evaluasi Implementasi Tata Kelola Keuangan Desa

Bupati Made Gianyar Harapkan Peningkatan Kapasitas Perbekel DALAM upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan tata kelola keuangan desa dengan sistem siskeudes, Komisi XI DPR RI menggelar workshop evaluasi implementasi tata kelola keuangan desa dengan sistem siskeudes bertema ‘’Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa yang Partisipatif, Transparan dan Akuntabel dengan Aplikasi Siskeudes’’. Workshop yang dilaksanakan di Gedung BMB Kabupaten Bangli tersebut dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar, perwakilan BPK, BPKP, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bangli, camat serta perbekel se-Kabupaten Bangli. Dengan dilaksanakannya workshop tersebut, Bupati I Made Gianyar berharap para perangkat desa di Bangli bisa memiliki kapasitas dan kemampuan yang baik dalam pengelolaan keuangan desa dengan sistem keuangan desa (siskeudes), sehingga masalah dan pelanggaran dalam tata kelola keuangan desa bisa diminimalisir. Workshop menghadirkan narasumber Perwakilan BPK I Gusti Ngurah Satria Prawira. Materi workshop menyangkut kebijakan dan fo kus ke ua ng a n d a era h. Workshop juga menghadirkan narasumber dari Polda Bali yang diwakili Kombes Drs. I Gusti Gunawan dan Drs. Gatot Darmasto dari BPKP. Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya mengatakan, hal yang melatarbelakangi dilaksanakannya workshop, yakni UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa. Sesuai UU tersebut, pengelolaan Dana Desa harus dilakukan secara transparan. Bangli menjadi kabupaten pertama di Bali

WORKSHOP - Bupati Bangli I Made Gianyar dalam acara workshop evaluasi implementasi tata kelola keuangan desa dengan sistem siskeudes di gedung BMB Pemkab Bangli, Senin (23/4) kemarin. yang mendapat pendampingan penyusunan laporan keuangan dengan siskeudes. Baginya, hal itu merupakan sebuah kebanggaan, di samping keberhasilan Bangli meraih opini WTP dari BPK. Dalam workshop, pihaknya mendapat sejumlah masukan dari peserta terutama soal gaji tenaga kerja di desa. ‘’Kebanyakan kegiatan yang mereka lakukan tidak sebanding dengan honor. Ini jadi sebuah bahan yang akan kami bicarakan dengan Kemendes,’’ ujarnya. Sementara itu, Bupati

Bangli I Made Gianyar mengungkapkan, dengan dilaksanakannya workshop tersebut, diharapkan kapasitas dan kemampuan para perbekel dan perangkat desa di Bangli dalam tata kelola keuangan desa bisa meningkat. ‘’Dengan adanya workshop ini diharapkan tidak ada pelanggaran di Bangli dan perangkat desa yang bermasalah,’’ terangnya. Disampaikan juga, Kabupaten Bangli sebelumnya pernah meraih prestasi peringkat keenam terkait dengan tata kelola keuangan desa dengan menggunakan

siskeudes. Prestasi tersebut mengantarkan Bangli berhasil mendapatkan dana insentif sebesar Rp 52 miliar dari pusat. ‘’Di Kabupaten Bangli telah kita lakukan pembangunan dengan moto membangun Bali dari Bangli, membangun Bangli dari desa dan membangun desa dari keluarga. Hal itu sudah kita lakukan sebelum era pemerintahan Presiden Jokowi dengan Nawacita, yaitu membangun Indonesia dari pinggir. Hal itu tidak hanya sebatas moto, tetapi telah kita lakukan dengan pengalokasian dana yang tersistem ke desa mulai dari tahun 2011 dengan program Gerbangdessigot, GGS dan lainnya, yang semuanya dapat dipergunakan seluasluasnya untuk pembangunan di tingkat desa,’’ jelasnya. Ditambahkannya, ADD yang dikucurkan Pemkab Bangli untuk 68 desa di Bangli nilainya mencapai Rp 100 miliar. Jatah ADD terkecil untuk satu desa mencapai Rp 1 miliar. Meski di awal banyak yang tidak setuju dengan program tersebut, namun pada akhirnya masyarakat bisa merasakan manfaatnya. ‘’Karena uang yang dikucurkan adalah uang rakyat maka uang tersebut harus digunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan di desa,’’ tegasnya. (ad1285)


19

Selasa Wage, 24 April 2018

Ranperda Atraksi Budaya Tetap Dilanjutkan

Tak Ada Lagi Tajen, Hanya Sebut ”Tabuh Rah’’

Denpasar (Bali Post) Pembahasan Ranperda tentang Atraksi Budaya Tradisional Bali tetap akan dilanjutkan. Kendati, sempat disebutkan bila ada materi yang tumpang tindih dengan Perda No.2 Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya Bali. Selain itu, tabuh rah dan sabungan ayam sebagai salah satu jenis atraksi budaya juga sempat menuai pro dan kontra. Ketua Pansus Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali I Wayan Gunawan dikonfirmasi, Senin (23/4) kemarin, mengatakan materi yang dikatakan tumpang tindih sebetulnya adalah ketentuan umum. ‘’Misalnya, apa yang disebut kebudayaan, desa pakraman, pariwisata, kan memang ada duplikasi semacam itu. Duplikasi yang berkaitan dengan atraksi budaya di Perda 2/2012 belum cukup diatur,’’ ujarnya. Oleh karena itu, lanjut Gunawan, ada tawaran untuk menginventarisasi atraksi budaya yang ada di Bali. Termasuk mengenai tata kelola dan pengelolaannya, sehingga ranperda ini bisa dilanjutkan pembahasannya. Kalaupun ada revisi Perda 2/2012, maka materi terkait atraksi budaya dalam perda itu yang harus dikeluarkan. ‘’Kalau kita telisik, pelajari,

dalami Perda 2/2012, judulnya luas melebar. Substansi isinya tidak nyambung sebenarnya. Sasarannya apa, arahnya apa kan enggak jelas. Kalau ini (Ranperda) Atraksi Budaya Tradisional Bali, mungkin akan ditambahkan sebagai komoditas daya tarik pariwisata,’’ jelas politisi Golkar ini. Gunawan menambahkan, Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali juga akan mempertajam domain sakral dan profan. Dimulai dengan menginventarisasi mana yang dimaksud atraksi sakral, mana atraksi profan. Hal ini pun menjawab tentang tabuh rah yang dalam konteks tradisi keagamaan, tetap masuk sebagai atraksi budaya. ‘’Logika sederhana dari konteks hukum dalam prosedur pembuatan ranperda, satu hal yang penting, tidak boleh bertentangan dengan aturan di atasnya. Tabuh rah dalam konteks tradisi keagamaan itu tetap masuk. Tapi sabungan ayam yang masuk kategori judi, tidak ada pasal yang mengatur tentang itu,’’ paparnya. Menurut Gunawan, keberadaan ranperda bertujuan untuk melestarikan atraksi budaya itu sendiri. Kemudian memberikan perlindungan, serta memelihara kekeramatan dan sakralisasinya.

Sementara itu, Ketua Tim Penyusun Naskah Akademik dan Ranperda Atraksi Budaya Tradisional Bali A.A. Gede Raka mengatakan, ditambahkannya atraksi budaya sebagai komoditas daya tarik wisata akan memperjelas posisi atraksi budaya itu. Yakni, diperuntukkan untuk pariwisata karena Bali memang sudah tidak bisa lepas dari kehidupan pariwisata. ‘’Buktinya Bom Bali I, Bom Bali II, dan kemarin Gunung Agung meletus, ekonomi kita lumpuh. Berarti itu sebagai tanda, indikator bahwa kita sudah bergantung pada pariwisata. Sekarang, apa yang nanti dibuat dalam perda, dalam pasal-pasalnya, itu sesungguhnya akan menguatkan dan memberikan perlindungan,’’ ujar akademisi Universitas Warmadewa ini. Agung Raka menambahkan, ranperda juga akan memberikan jaminan atas kesenian-kesenian Bali yang sering diklaim oleh negara lain. Setelah menjadi perda, akan tampak pula mana yang disebut kesenian sakral dan mana yang profan. ‘’Sehingga kalau ada orang atau negara lain yang mengklaim, seperti Pendet dulu diklaim, itu kita punya kekuatan karena sudah ada di perda,’’ jelasnya. (kmb32)

WARUNG GLOBAL

Wisatawan Harus Dilarang Masuk Pura

PULAU Bali, tujuan wisata yang paling digemari wisatawan mancanegara. Selain keindahan alamnya, sikap penduduk Bali yang terbuka kepada orang asing, menarik hati warga dunia. Kedatangan wisatawan ke sebuah destinasi wisata memang bisa meningkatkan perekonomian warga lokal sekaligus memperkenalkan tempat tersebut ke dunia internasional. Sayang, dewasa ini tingkah ‘’nakal’’ wisatawan semakin menjadi-jadi saja. Insiden wisatawan ‘’menodai’’ keskralan dan kesucian pura dengan duduk di atas Padmasa Pura Gelap Besakih bukan kali pertama terjadi. Meskipun sudah ada papan informasi dan imbauan oleh pengawas atau guide lokal yang mengetahui seluk-beluk mengenai pura itu, tetap saja insiden yang memprihatinkan itu terjadi. Untuk itu, beberapa Kawan Global yang turut memberikan saran dengan bersikap tegas agar kawasan suci ditutup saja dari kunjungan wisatawan. Pasalnya, pura adalah tempat suci untuk bersembahyang bukan berwisata. Jika ada wisatawan yang ingin berwisata cukup di jaba sisi saja, dilarang tegas masuk ke utama mandala untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan terulang lagi. Demikian pendapat dari Kawan Global yang bergabung dalam acara Warung Global, Senin (23/4) kemarin yang disiarkan Radio Global 96,5 FM. Berikut rangkuman selengkapnya. Dengan sangat tegas Fera di Tabanan menyatakan sebaiknya pura ditutup dari kunjungan wisatawan. Jangan tergiur dengan uang, pura ‘’dijual’’ kecuali jika ingin bersembahyang demi keselamatan selama di Bali, dengan membawa banten dan berpakaian sembahyang masih diperbolehkan. ‘’Kita harus tegas kalau tak ingin tempat suci kita ternodai,’’ katanya. Sementara Arik di Karangasem juga berpendapat dengan insiden ini, kita harus meningkatkan pengawasan

terutama di pura yang dijadikan objek wisata. Ia juga menyarankan agar pihak berwenang mengusut siapa yang menyebar video itu. Keluar-masuk areal pura, menurut Ketut Teken di Denpasar, harus diawasi siapa pun dan dari mana pun. Untuk itu pecalang harus siap mengawasi. Objek wisata di Sangeh, menurut Beratayasa, wisatawan boleh berwisata hanya sampai di jaba sisi saja. di jaba sisi memang sudah dipasang

papan informasi dan penjelasan, tetapi guide lokal tetap perlu memberikan penjelasan kepada wisatawan. Insiden bule Spanyol yang duduk di Padmasana di Pura Gelap Besakih ini seperti kebakaran jenggot saja. Febri dan Arya di Denpasar juga sependapat dengan Baratayasa. Wisatawan cukup memasuki jaba sisi saja, jangan hanya karena menyewakan selendang dan kain, tamu bisa masuk ke utama mandala pura. Pura adalah tempat untuk bersembahyang, bukan untuk berwisata. Meskipun sudah ada imbauan, papan informasi, pengawas dari guide lokal, rasanya tidak lengkap jika tidak ada sikap tegas, demikian opini Sugik di Mambal. menurut Nyoman Mastra di Gianyar, orang datang berwisata ke Bali karena keindahan budayanya, ritualnya. Jika menjelaskan mengenai ritual budaya itu dengan benar dan memberikan pemahaman, tentu tak terjadi insiden seperti ini. Antara sakral dan komersial, menurut Budiada di Tabanan, harus ada pembatasnya. Untuk itu harus ada ketegasan. Tak seenaknya bisa masuk ke utama mandala jika tak ada tujuan untuk bersembahyang. Lain halnya dengan Ketut Suastika yang bergabung lewat facebook. Ia menilai sudah selayaknya wisatawan dilarang berwisata ke pura. (sikha)

Pemutusan Kontrak Dari Hal. 1

Sebelumnya, di TPA Suwung sudah ada investor yang mengolah sampah menjadi energi listrik. Investor itu, PT Navigat Organik Energy Indonesia (NOEI). Namun, PT NOEI gagal mengelola sampah di TPA Suwung, sehingga

berujung pada pemutusan kontrak. Dalam surat perjanjian dengan Badan Pengelola Kebersihan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan) PT NOEI memiliki waktu selama 20 tahun untuk mengelola sampah di TPA Suwung. Sampah yang diolah itu akan menghasil-

kan listrik sebesar 9 MW. Sayangnya, dalam realisasinya PT NOEI tidak berhasil, sehingga kerja sama yang ditandatangani pada 2 April 2004 tersebut diputus di tengah jalan. Pemutusan kerja sama tersebut ditandatangani Kamis, 9 Juni 2016 lalu di Jakarta. (kmb12)

Pemerintah Harus Tuntaskan Persoalan Ojek ”Online’’ Jakarta (Bali Post) DPR merasa perlu menyudahi demonstrasi pengemudi ojek online (ojol) yang kerap menyuarakan nasib ke Istana Negara maupun ke Gedung Parlemen. Usai menerima perwakilan transportasi daring atau online di ruang Komisi V DPR, Senin (23/4) kemarin, pimpinan Komisi DPR yang membidangi masalah perhubungan itu menemui ribuan pengemudi daring, baik mobil maupun kendaraan roda dua (motor) yang berunjuk rasa di halaman gedung parlemen. Kepada para pendemo, Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis mengatakan DPR akan memanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk duduk bersama dengan pengemudi ojol untuk membahas solusi final. Fary mengatakan pihaknya akan memanggil Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pada Rabu (25/4) untuk duduk bersama dengan perwakilan ojek online dan operator ojek online. Tujuan pemanggilan itu untuk membahas hasil audiensi Komisi V bersama perwakilan dari pengemudi ojek online. ‘’Yang penting besok kami akan panggil

Dua Jari Dari Hal. 1

Dipandu Ayu Maenah dan Nana Viana, suasana mulai ‘’hidup’’ dan semakin meriah ketika Crazy Horse dan Bintang Band feat Lebri mengawali hentakan dengan lagu-lagu yang bikin warga yang hadir berjingkrak. Sambil sesekali memekikkan salam dua jari. Semakin malam suasana makin meriah. Tepat pukul 21.00 Wita Cagub Rai Mantra naik ke panggung ditemani sang istri Selly Mantra. Dalam kesempatan itu Rai Mantra mendengarkan aspirasi seniman. Mulai dari persoalan lingkungan, tolak reklamasi sampai harapan agar Rai Mantra tetap jadi pemimpin yang santun dan mengabdi pada rakyat. ‘’Harapan kami kalau terpilih jadi Gubernur Bali tidak korupsi,’’ kata Joni Agung. Setelah menyampaikan harapan, konser ditutup dengan penampilan Joni & double T. Dengan sejumlah tembang reggae Pentolan reggae asal Sanur ini berhasil menghangatkan suasana. Joni Agung and Double T membawakan sejumlah tembang reggae. Mendengar hentakan musik reggae spontan anak-anak muda dan generasi milenial ini berjingkrak mengikuti irama. Sesekali mereka menyanyikan lirik lagu yang dibawakan Joni Agung. Di sela-sela lagu, Jhony Agung berorasi tentang proses pilkada yang sedang berlangsung di Bali. Cagub Rai Mantra mendengar aspirasi

Menhub, suratnya mengatakan tidak bisa. Tetapi kita paksakan hari Rabu (25/4),’’ kata Fary dalam orasinya tengah-tengah ribuan pengemudi ojol yang melakukan demo di depan Gerbang Utama DPR-RI, Jalan Gatot Subroto, kemarin. Unjuk rasa dilakukan dengan long march diawali berkumpul di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Kemudian melakukan konvoi motor dan berjalan kaki dari Pintu Timur Gedung DPR hingga pintu gerbang Gedung Parlemen yang menjadi titik kumpul demo. Seharusnya, menurut Fary, pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan para pengemudi ojek online. Apalagi permasalahan ini sudah terjadi sejak tiga tahun yang lalu. ‘’Kita minta pemerintah tegas. Ini bukan persoalan baru lho tiga tahun lho dan selalu saya sampaikan ada apa, ada kekuatan apa,’’ paparnya. Dalam tiga tuntutan yang disampaikan kepada DPR, para pengemudi ojol meminta DPR mendesak pemerintah memenuhi tuntutan mereka. Kepada DPR, mereka mengajukan rumusan baru untuk tarif yang diinginkan. Tarif mereka ajukan per kilometer mencapai Rp 3.200.

seniman yang intinya meminta agar dirinya bersama Cawagub Sudikerta memperjuangkan nasib seniman, menjadikan Bali bersih dalam segala hal, dan memandirikan rakyat melalui kreativitas dan inovasi. ‘’Mari bergandengan tangan bersama-sama membangun Bali dengan kesungguhan hati demi kesejahteraan bersama,’’ ujarnya disambut tepuk tangan warga. Rai Mantra pun mengapresiasi dukungan yang telah diberikan para seniman. Dia menambahkan, segala citacita, harapan dan impian akan berhasil jika dikerjakan bersama-sama. ‘’Jangan biarkan saya berjalan sendiri, mari berangkulan untuk mewujudkan harapan bersama,’’ kata Rai Mantra. Sementara itu, Cawagub Sudikerta yang sesaat naik panggung, mengajak masyarakat Jembrana bersama-sama mewujudkan Bali Shanti dan Jagadhita. ‘’Kami menitipkan diri dan mengajak semeton Jembrana untuk bersama membangun Bali dari tempat dan kapasitasnya masingmasing,’’ ucapnya. Koordinator Komunitas Taksu Seni Bali Agung Bagus Mantra alias Gus Mantra mengatakan konser ini adalah bentuk semangat seniman Bali mengawal taksu budaya Bali. ‘’Konser ini digelar berbasiskan semangat kebersamaan dalam mengawal taksu budaya Bali yang dititipkan kepada calon pemimpin Bali yaitu sahabat kami Rai Mantra,’’ kata Gus Mantra. (kmb)

Sebelumnya, pengemudi ojek online di depan Istana Merdeka mengajukan tarif per kilometer sekitar Rp 3.500 hingga Rp 4.000. Tarif yang kini diajukan turun dari semula. ‘’Kami menyertai usulan tarif dengan perinciannya,’’ kata Azas Tigor Nainggolan selaku pendamping Forum Peduli Pengemudi Transportasi Online Indonesia (FPTOI). Para pegemudi ojol berharap Presiden Joko Widodo membuat regulasi ojol sebagai payung hukum. ‘’Dengan adanya regulasi maka kendaraan roda dua diakui keberadaannya sebagai salah satu moda transportasi publik,’’ imbuh Tigor. Sebelumnya, pengemudi ojol melakukan unjuk rasa di depan Istana Negara untuk menyuarakan tuntutan serupa. Lima perwakilan mereka diterima Presiden Joko Widodo pada Selasa (27/3) lalu. Namun, Presiden Jokowi hanya bersedia menerima untuk berbincang-bincang tidak untuk mengambil keputusan sesuai tuntutan mereka. Presiden Jokowi ketika itu didampingi Kepala KSP Moeldoko, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (kmb4)

Tokoh Masyarakat Dari Hal. 1

Ikut hadir mendampingi Cagub Wayan Koster di antaranya Nyoman Adi Wiryatama (mantan Bupati Tabanan yang juga Ketua DPRD Bali), Nyoman Budi Utama (anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali), Ngakan Kutha Parwata (Ketua DPRD Bangli), Sang Nyoman Sedana Artha (Ketua DPC PDI-P Bangli yang juga Wakil Bupati Bangli), Ida Bagus Brahmaputra (tokoh masyarakat Bangli), Ida Bagus Santosa (tokoh masyarakat Desa Demulih) serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Demulih. Tokoh masyarakat dari Geria Demulih Ida Bagus Santosa mengucapkan terima kasih atas kehadiran Cagub Wayan Koster. Menurutnya, Wayan Koster merupakan pemimpin yang mempunyai komitmen dan perhatian serius terhadap pembangunan desa di Bali. Santosa memberi julukan kepada Koster sebagai pemimpin pembangunan desa di Bali. ‘’Beliau sudah membangun ratusan wantilan, gedung serba guna, balai banjar, GOR dan bantuan gong di seluruh desa serta banjar di Bali. Kemudian wakilnya, Pak Cok Ace, adalah tokoh pariwisata dan seniman yang sudah terkenal. Keduanya juga tokoh pemimpin yang mempunyai kapabilitas mumpuni, sama-sama bergelar doktor,’’ ungkapnya. Ia pun berharap ketika Koster-Ace terpilih agar memperhatikan sektor pembangunan ekonomi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan terutama sektor pariwisata. Ditambahkannya, Kabupaten Bangli selama

ini tidak memiliki destinasi pariwisata akibat kebijakan yang tidak berpihak. ‘’Kami minta Pak Koster nanti membangun pemerataan pariwisata lintas kabupaten. Tidak seperti selama ini, ada kebijakan yang tidak berpihak seperti Perda RTRWP (Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi) Bali. Kabupaten Bangli tidak diberikan ruang untuk membangun daerah destinasi pariwisata,’’ sebutnya. Menanggapi hal itu, Cagub Wayan Koster menegaskan akan memberi perhatian serius terhadap sektor pertanian dan perkebunan juga pariwisata Kabupaten Bangli. Ia akan menjadikan kopi Kintamani sebagai produk kopi berkelas dunia dengan meluaskan pangsa pasarnya ke seluruh dunia. ‘’Untuk Batur Geopark akan tiang tuntaskan karena jarang seperti itu. Ada danaunya, ada gunungnya. Nanti tiang tuntaskan (pembangunannya),’’ tegasnya. Sementara itu, sebelum simakrama Koster bersama rombongan sempat berkunjung ke Geria Demulih, Bangli. Salah satu tokoh terkenal dari geria tersebut adalah Ida Bagus Brahmaputra. Ya, Ida Bagus Brahmaputra merupakan tokoh masyarakat Bangli. Brahmaputra merupakan kandidat yang pernah diusung Partai Demokrat pada Pilkada Bangli. Ia juga merupakan mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar. Perwakilan Geria Demulih Ida Bagus Santosa menuturkan, jika keluarga besar geria pada Pilgub 27 Juni 2018 mendukung sepenuhnya KosterAce. (kmb)


balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa Wage, 24 April 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Kembali Terjun sebagai MC Menekuni dunia MC (Master of Ceremonies) selama belasan tahun dan akhirnya memilih vakum untuk beberapa tahun terakhir, ternyata telah menimbulkan kerinduan yang mendalam di hati presenter Bali TV ini. Agus, panggilan akrab ayah dari tiga orang anak ini mengaku kerinduan itu muncul di selasela kesibukannya sebagai seorang dosen di Universitas Warmadewa (Unwar). “Saya sempat vakum hampir 5 tahun karena mau fokus di keluarga dan meniti karier sebagai seorang dosen, tapi ya akhir-akhir ini mulai kangen lagi melihat rekan-rekan lainnya masih bisa bekerja sambil sesekali mengambil job sebagai MC,” ungkap Agus, Sabtu (21/4) lalu. Kerinduan akan dunia MC akhirnya dapat diredam dengan menjadi MC untuk acara nasional yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI di Kuta tahun lalu. Kesempatan menjadi MC saat itu, telah membuatnya memilih untuk terjun kembali sebagai seorang MC. Menurut Kepala Bagian Kehumasan dan Protokol Unwar ini, menjadi seorang MC adalah hal yang menyenangkan, apalagi menjadi seorang MC merupakan hobi yang dibayar. Ketika ditanya masalah honor MC, pria kelahiran 21 Mei 1985 ini menjawab dengan lugas tergantung jenis acara dan waktunya. “Ya, bergantung pada jenis acara dan waktunya. Intinya, sangat lumayanlah untuk tambahan sehari hari,” imbuhnya. Pengalaman sebagai seorang Protokol Wali Kota Denpasar dan Sekretaris Wakil Gubernur Bali juga memberikan banyak pengalaman sebagai MC formal. Pengalaman tersebut akhirnya digunakan ketika bertugas sebagai MC yang melibatkan pejabat tinggi daerah maupun pusat. Tak heran, jika akhirakhir ini, pemilik nama lengkap Dr. Agus Darma Yoga Pratama, S.S., M.Hum., ini mulai muncul di beberapa event sebagai seorang MC. “Yang penting udah dapat izin dari atasan dan tentunya tidak meninggalkan tugas serta kewajiban sebagai seorang dosen dan juga humas, karena terkadang harus izin beberapa jam atau 1 sampai 2 hari, misalnya ke luar daerah,” tukasnya. Terakhir, Agus menjadi MC di pemerintahan pada saat menjadi MC acara Sosialisasi Anti Narkoba, Por-

nografi, dan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak yang dihadiri Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo, bulan lalu. “Sejujurnya, tawaran MC lebih banyak datang dari ajakan rekan MC senior, baik MC duet maupun Solo. Ya, maklum sudah lama tidak menyimpan dan berkomunikasi dengan rekan-rekan EO (Event Organizer),” tandasnya. Ditanya tentang kiat-kiat untuk menjadi seorang MC, bagi Agus Darma, yang pertama harus mempunyai keberanian tampil dulu. Sementara, peningkatan kualitas akan berjalan seiring dengan kemauan belajar dan berlatih. “Di awal jangan pasang harga dululah, nanti kalau sudah profesional di situ kita baru buat standar bayaran MC. Saya dulu sering ikut lomba, jadi secara tidak langsung menjadi kesempatan saya untuk berlatih tampil di depan umum dan mengasah kemampuan public speaking,” terang Agus. Beberapa penghargaan yang pernah diraihnya terkait public speaking adalah Juara II Lomba Presenter Bali TV 2003, Duta Bahasa 2006, Harapan III Duta Bahasa Nasional 2006, Pembaca Berita Pria Terbaik Kategori Televisi Lokal dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali Award 2013, Top 5 Lomba Presenter SCTV Goes to Campus di Surabaya 2013. (win)

Bali Post/afp

TEMBAK - Penegak Hukum berdiri di luar restoran Waffle House, dimana 4 orang tewas dan 2 lainnya terluka setelah pria yang diidentifikasikan bernama Travis Reinking menembakkan senjata di Nashville, Tennessee Amerika Serikat.

Lagi, Penembakan Liar di AS

Pria Setengah Telanjang Tewaskan Empat Orang

Nashville (Bali Post) –

Seorang pria setengah telanjang hanya berjaket hijau menembak mati sedikitnya empat orang dan melukai setidaknya tiga orang di kedai Waffle House di dekat Nashville, Tennessee, Amerika Serikat pada Minggu pagi, kata pihak berwenang. Pria itu, bersenjatakan yang digambarkan sebagai senapan serbu bergaya AR-15, masuk ke rumah makan di Antiokhia, pinggiran Nashville, tersebut sesaat sebelum pukul 03.30 pagi (15.30 WIB). Pria yang diidentifikasi b e r nama Travis R enk ing itu menembaki pengunjung, kata pernyata-

an polisi Metro Nashville di Twitter, dengan menambahkan bahwa seorang pengunjung bergulat untuk merebut senjatanya. Pengunjung bernama James Shaw jr (29) yang berada di dalam kamar mandi restoran dengan berani keluar dan merebut senjata Renking yang menghentikan aksi penembakan tersebut. Ketika publik menyebut James sebagai pahlawan, ia menolak. “Saya hanya ingin hidup,” katanya singkat. Kendaraan pria bersenjata itu terdaftar atas nama Travis Reinking, 29, dari Morton, Illinois, yang dikenali polisi sebagai sosok yang tertarik dengan kegiatan menembak. Polisi semula melaporkan tiga orang tewas dan empat lagi terluka. Salah satu yang terluka meninggal di pusat kesehatan Universitas Vanderbilt, kata wanita juru bicara

The Adams Luncurkan ”Pelantur” Sukses dengan dua album sebelumnya, The Adams band di tahun 2018 ini akan meluncurkan album ketiganya. Sebagai perkenalan album barunya nanti, mereka meluncurkam single terbarunya yang diberi judul “Pelantur”. Single ini tersedia secara ekslusif dengan format compac disk (CD) yang tersedia di acara Record Store Day Indonesia pada 21 dan 22 April lalu. Selain itu, single ini juga terdapat “Just” versi akustik, yang direkam

khusus sebagai lagu bonus dan tidak akan dimasukan pada album mereka nanti. “Ini sebagai ajang pemanasan dulu sebelum album baru yang target kita luncurkan di pertengahan tahun ini,” ucap Hasief, Manager dari band The Adams, Senin (23/4) kemarin. Ditanya seputar jumlah lagu dalan albumnya nanti, Hasief tak berkomentar banyak dan berucap singkat. “Nikmati single ini dulu dan biarkan kami bekerja,”jawabnya singkat.

The Adams yang bermarkas di Teras Belakang Studio, Tangerang Selatan ini diperkuat oleh Saleh Husain (gitar + vokal), Ario Hendarwan (gitar + vokal), Gigih Suryoprayogo (drum + vokal), dan Pandu Fathoni (bass + vokal). Selain tersedia di acara RSDI Jakarta, single tersebut juga akan disebar di kota-kota lainnya di Indonesia. Dan untuk informasi pembelian lengkap dapat mengunjungi akun resmi belakang teras. (win)

Bali Post/ist

rumah sakit itu, Jennifer Wetzel. Dua orang lain di rumah sakit itu dalam keadaan gawat tapi tenang, katanya. Belum diketahui di mana korban keempat dirawat. Polisi mengatakan kepada jaringan berita CNN bahwa pria itu melepaskan jaketnya sebelum meloloskan diri dengan berlari. Seorang pria tidak berbaju mengenakan celana, yang diyakini Reinking, terlihat di hutan di dekat rumah makan itu, kata polisi. Polisi mencari pria itu pada Minggu pagi dan belum jelas apakah ia memiliki senjata lain. Media setempat melaporkan bahwa penembakan kedua di dekatnya mungkin terkait dengan kejadian tersebut. Warga diperingatkan bahwa pria itu harus dianggap masih bersenjata dan sangat berbahaya. (ant)

Bali Post/ist

TERSANGKA - Sebuah foto yang dirilis Kepolisian Metropolitan Nashville menampikan Travis Reinking (29), tersangka yang menembak mati empat orang di restoran Waffle House, Nashville, Amerika Serikat, Minggu (22/4/).

”Krama Bali” Tak Nikmati Gemerincing Dolar Denpasar (Bali Post) Bali selalu menduduki peringkat 1 world top destination, karena memiliki taksu dan keindahan alam yang memesona. Di samping juga didukung oleh tempat-tempat ibadah (pura) umat Hindu Bali yang lengkap dengan praktik-praktik ritualnya yang mampu memberikan vibrasi positif pada alam dan manusia Bali. Namun, keberhasilan tersebut tidak sejalan dengan peningkatan kesejahteraan krama Bali sebagai pendukung budaya Bali yang bersumber dari nilai-nilai luhur Agama Hindu. Demikian disampaikan pengamat pariwisata, Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par., Senin (23/4) kemarin. Anom mengatakan, ada beberapa faktor penyebab pariwisata Bali tidak memberikan vibrasi pada alam dan krama Bali. Di antaranya, sebagian besar industri pariwisata skala menengah ke atas dimiliki investor luar Bali, bahkan pendapatan sektor pariwisata kembali mengalir ke luar Bali. Masyarakat lokal Bali kebanyakan sebatas sebagai karyawan yang menduduki jabatan level menengah ke bawah. Selain itu, produk hasil pertanian dalam arti luas yang mencakup pertanian tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan perikanan, serta hasil kerajinan masyarakat lokal Bali belum banyak terserap industri pariwisata. Baik karena kualitas produk yang belum memadai sebagai

akibat masih lemahnya pengelolaan pascapanen, maupun masih rendahnya kualitas produk kerajinan, serta kurangnya akses ke pihak industri pariwisata. “Selain itu, juga membanjirnya produk luar Bali dan luar negeri yang masuk ke Bali yang tentu menambah persaingan bagi kerajinan masyarakat lokal kita,” ujar mantan Dekan Fakultas Pariwisata Unud ini. Di samping itu, kepedulian industri pariwisata untuk memanfaatkan atau membeli hasil produksi masyarakat lokal untuk lebih lanjut ditawarkan atau dikonsumsi wisatawan masih rendah. Padahal, hasil produksi masyarakat lokal sejatinya sudah memenuhi standar dan bahkan diminati wisatawan. “Seperti halnya buah-buah lokal yang sesuai musimnya yang sebenarnya sangat cocok ditawarkan kepada wisatawan seperti yang dilakukan di luar negeri. Justru sebenarnya wisatawan menginginkan mengonsumsi produkproduk lokal yang tidak ada di negara atau daerah asalnya,” kata Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Wilayah Bali ini. Tidak hanya itu, ketatnya persaingan memperoleh pekerjaan di industri pariwisata di Bali, diakuinya karena Bali telah dibanjiri pekerja dari luar Bali. Padahal, sejatinya kualitas SDM Bali masih bisa diandalkan, baik dari prestasi kerjanya maupun keunggulan etika dan kejujurannya.

Bali Post/win

Drs. Ec. I Putu Anom, B.Sc., M.Par.

Faktor lainnya, yaitu masih lemahnya kebijakan pemerintah untuk memberi kemudahan peluang usaha maupun peluang kerja bagi masyarakat lokal untuk berkiprah di sektor pariwisata. Padahal, kebijakan pemerintah daerah untuk mendidik generasi muda lokal Bali agar mampu menjadi pemandu wisata yang andal sangat diharapkan. “Faktor-faktor tersebutlah yang menyebabkan masyarakat lokal Bali kurang menikmati gemerincing dolar dari sektor pariwisata. Sehingga, kesejahteraan masyarakat Bali masih kurang dari sektor hasil pariwisata,” ujar anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung tersebut. (win)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Selasa 24 April 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu