16 HALAMAN
NOMOR 302 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Swedia Bukan Lawan Mudah Moskow – Inggris diunggulkan bisa mengalahkan Swedia pada babak delapan besar Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Cosmos Arena, malam nanti. Tidak hanya itu, Inggris juga difavoritkan bisa mencapai final Piala Dunia kali ini. Pasalnya, mereka berada di jalur mudah dan tidak bakal bertemu tim raksasa, menyusul tersingkirnya Spanyol. Meski begitu, The Three Lions tidak boleh terlalu percaya diri dan menatap terlalu jauh ke kompetisi. Mereka harus memikirkan Swedia terlebih dahulu, mengingat buruknya rekor pertemuan melawan The Yellow Vikings. Inggris tercatat
bertemu Swedia 12 kali dalam periode 1968 hingga 2011. Mereka gagal meraih kemenangan. Juara Piala Dunia 1966 itu kemudian membungkam Swedia 3-2 di Piala Eropa 2012. Namun, Inggris menyerah 2-4 dari lawan sama pada uji coba beberapa bulan kemudian. Inggris dan Swedia tercatat bertemu 20 kali dalam 70 tahun terakhir. Sebanyak empat di antaranya terjadi di turnamen besar. Swedia berjaya 2-1 pada fase grup Piala Eropa 1992 untuk mengeluarkan Inggris dari kompetisi. Keduanya kemudian bermain imbang 1-1 (Piala Dunia 2002) dan 2-2 (Piala Dunia 2006). Sebelum akhirnya Inggris menang tipis 3-2 pada Piala Eropa 2002. ‘’’Bertahuntahun kami meremehkan Swedia. Kami tidak boleh mengulangnya,’’ ungkap pelatih Inggris Gareth Southgate, Jumat (6/7) kemarin. Southgate juga mewantiwanti para pemain untuk tak mudah terbuai. Hal. 15 Banyak Kesalahan
Ironis PPDB 2018
Sekolah Swasta akan ’’Tersakiti’’ Lagi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 kisruh lagi. Sama seperti PPDB tahun 2017. Rabu lalu DPRD Bali dan Disdik Bali sepakat akan menambah rombongan belajar (rombel). Itu artinya, siswa yang seharusnya menjadi ‘’jatah’’ sekolah swasta akan balik lagi ke negeri. Bila kesepakatan tersebut terakomodasi dalam peraturan gubernur (pergub), maka situasi tahun lalu kembali terjadi. Sekolah swasta kembali gigit jari.
Munculnya PPDB gelombang II tinggal menunggu waktu. Pasalnya, Dinas Pendidikan (Disdik) dan DPRD Bali sudah sepakat untuk menambah rombel di SMA dan SMK negeri. Kebijakan ini sangat ironis, mengingat masih banyak SMA dan SMK swasta yang jumlah siswa barunya masih ‘’bolongbolong’’ alias kekurangan siswa. Menyikapi kondisi ini, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Provinsi Bali menyatakan menolak kebijakan tersebut. Apa-
lagi, kebijakan itu diterapkan di tengah sulitnya sekolah swasta memenuhi kuota siswa. ‘’Ironis sekali, saat sekolah swasta masih kekurangan siswa, pemerintah mau menambah rombel di SMA dan SMK negeri,’’ tegas Ketua BMPS Provinsi Bali Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., Jumat (6/7) kemarin. Chandra Jaya mengatakan, penambahan satu rombel di SMA/ SMK negeri tersebut jelas akan membebani sekolah negeri. Semen-
Bom Pasuruan
Meledak karena Dimainkan Anak Pelaku Tangerang (Bali Post) Anwardi, pemilik bom yang meledak di Bangil, Pasuruan, hingga kini belum tertangkap. Saat kejadian dia meninggalkan anaknya berusia dua tahun yang menjadi korban bom miliknya.
Bayar Cicilan Utang
Cadangan Devisa Negara Tergerus Jakarta (Bali Post) – Cadangan devisa Indonesia kembali tergerus menjadi 119,8 miliar dolar AS pada akhir Juni 2018 atau turun 3,1 miliar dolar AS dibanding Mei 2018, yang salah satu penyebabnya untuk stabilisasi nilai tukar rupiah. ‘’Penurunan cadangan devisa terutama dipengaruhi pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global,’’ kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman di Jakarta, Jumat (6/7) kemarin. Meskipun terus menurun sejak awal tahun, Bank Sentral mengklaim posisi aset valas otoritas moneter itu masih mampu menopang ketahanan dan menjaga stabilitas ekonomi. Jumlah cadangan devisa di bulan keenam ini, kata Agusman, masih setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 6,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. ‘’Masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,’’ tukasnya. Di sisa tahun, otoritas menilai cadangan devisa masih mencukupi karena stabilitas dan prospek perekonomian domestik yang tetap baik, serta kinerja ekspor yang
tetap positif. Menilik data BI, posisi cadangan devisa sejak awal 2018 terus terkuras. Pada Januari 2018, cadangan devisa sebesar 131,9 miliar dolar AS yang kemudian turun di Februari 2018 menjadi 128,06 miliar dolar AS. Selanjutnya cadangan devisa juga tergerus pada Maret 2018 menjadi 126 miliar dolar AS. Kemudian pada April 2018 cadangan devisa turun menjadi 124,9 miliar dolar AS. Di Mei 2018, cadangan devisa Indonesia menurun 1,1 miliar dolar AS menjadi 122 miliar dolar AS. Sementara itu, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (6/7) sore ditutup menguat 19 poin menjadi 14.375 dibandingkan posisi sebelumnya 14.394 per dolar AS. Pada awal perdagangan, rupiah sempat dibuka melemah namun kemudian bergerak menguat dan terapresiasi pada penutupan. Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terjadi seiring dengan rilis cadangan devisa oleh Bank Indonesia. Dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin, tercatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 14.409 dibandingkan posisi sebelumnya 14.387 per dolar AS.(ant)
tara di juknis sudah diumumkan kepada masyarakat soal kuota siswa yang diterima. Untuk itu, dia meminta kepada para kepala sekolah negeri harus berani menolak kebijakan jika membebani sekolah. ‘’Ya kalau punya ruang. Jika tidak apakah lab dan perpustakaan akan dikorbankan?’’ katanya mengkritisi. Chandra Jaya menegaskan, kebijakan ini membuat sekolah swasta sakit hati. Hal. 15 Banyak Siswa
BARANG BAWAAN - Tim Reaksi Cepat Tindak Polrestabes Surabaya memeriksa identitas dan barang bawaan calon penumpang saat melakukan patroli di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/7) kemarin. Patroli tersebut merupakan upaya untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror bom di Pasuruan yang melarikan diri.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, bom yang meledak itu rencananya diledakkan pada perhelatan pilkada serentak 2018 pada 27 Juni lalu di Surabaya, Jawa Timur. Ketatnya penjagaan, akhirnya bom tidak jadi diledakkan hingga bom tersebut meledak karena diutak-atik anak pelaku yang mengira bom di rumahnya itu adalah mainan. ‘’Ini tujuannya TPS (tempat pemungutan suara) yang kemarin, tetapi karena pengamanan ketat dari petugas Polri/TNI dan lain-lain ditambah dengan pengejaran tekanan dari tim pengajar dari kepolisian, sehingga enggak jadi,’’ jelas Tito Karnavian di Tangerang, Banten, Jumat (6/7) kemarin. Tito menilai tindakan pelaku yang meninggalkan anaknya dan keluarganya karena ledakan bom di rumahnya sendiri sebagai tindakan pengecut. ‘’Anaknya masuk rumah sakit, bapaknya enggak tanggung jawab, pengecut, lari. Harusnya tanggung jawab kepada anaknya itu,’’ sebut Tito. Tito menjelaskan, rencananya Abdullah alias Anwardi memang sudah merencanakan akan melakukan serangan teror. Tetapi, dia dan kelompoknya masih berdebat soal rencana aksinya. Saat ini polisi masih mem-
buru Anwardi. Sedangkan istrinya sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih jauh. ‘’Ini sekali lagi bom kecil, kita sudah tangkap istrinya, anaknya kita selamatkan (dirawat) di rumah sakit, kemudian serangan kepada TPS tidak jadi, bom meledak sendiri,’’ ucap Tito. Ledakan bom di Pasuruan terjadi pada Kamis (5/7). Ledakan pertama terjadi di dalam rumah. Dua ledakan berikutnya terjadi bergantian di luar rumah. Usai ledakan, pelaku yang juga pemilik rumah kabur. Warga lalu membantu mengevakuasi istri dan anak pelaku dari rumah dan membawa ke rumah sakit. Kapolda Jatim Irjen Pol. Machfud Arifin Polda Jawa Timur menyebut terduga pelaku bom di Pasuruan masih berkaitan dengan pelaku serangkaian aksi teror di Surabaya beberapa waktu lalu. ‘’Ya masih muter-muter di situ saja. Dia juga bersahabat dengan pelaku perampokan di Medan. Masih berkaitan dengan aksi di seputran Depok,’’ katanya usai menjenguk anak terduga pelaku di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim Surabaya, Jumat kemarin. Hal. 15 Kondisi Korban
PERDAGANGAN
Amerika ’’Bermain Api’’ dengan Semua Negara Beijing Kementerian perdagangan Cina mengatakan Amerika Serikat ‘’bermain api dengan semua negara di dunia’’ dan memperingatkan bahwa rencana pemberlakuan tarif impor bagi barang Cina akan berdampak pada mata rantai pasokan internasional. Cina akan terus menghitung dampak sengketa dagang dan membantu semua perusahaan untuk menghadapi kemungkinan guncangan, kata Gao Feng, juru bicara
kementerian perdagangan dalam jumpa pers berkala. ‘’Kebijakan Amerika Serikat sejatinya akan berdampak pada mata rantai pasokan dunia. Sederhananya, Amerika Serikat tengah bermain api dengan semua negara di dunia, termasuk dirinya,’’ katanya. Tanggapan tersebut disampaikan satu hari sebelum Washington dan Beijing akan menerapkan tarif terhadap impor masing-masing, di tengah eskalasi konflik perda-
gangan yang membuat pasar finansial panik. Kepada wartawan, Gao mengatakan bahwa perdagangan luar negeri Cina diperkirakan akan terus stabil sepanjang semester kedua tahun ini, meski para investor tengah khawatir sengketa perdagangan dengan Washington akan memukul mundur ekspor dan perekonomian di negara itu. Dalam pernyataan tertulis, badan bea cukai Cina mengatakan bahwa tarif un-
tuk impor produk Amerika Serikat akan berlaku segera setelah Washington memberlakukan hal yang sama. Washington mengatakan mereka akan menjatuhkan tarif bagi impor produk Cina senilai 34 juta dolar AS pada 6 Juli. Sementara itu, pejabat Uni Eropa mengatakan bahwa Cina meminta mereka mengeluarkan pernyataan keras terhadap kebijakan perdagangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tersebut. (ant)
Koperasi Jasa Indonesia Berjamaah Beli Saham BRI Syariah
Menteri Puspayoga bersama Ustad Yusuf Mansur.
KOPERASI Jasa Indonesia (Kopindo) Berjamaah Syariah yang didirikan Ustad Yusuf Mansur tercatat telah membeli saham BRI Syariah pada penjualan saham perdana belum lama ini. Pembelian saham BRI Syariah merupakan hasil peran aktif anggota Kopindo Berjamaah. Sejalan dengan program Kementerian Koperasi dan UKM untuk meningkatkan kualitas koperasi, Yusuf Mansur pada Jumat (6/7) kemarin nmengatakan sangat menginginkan agar koperasi di Indonesia mengambil peran penting seperti menjadi investor bagi proyek-
proyek raksasa sekaligus mampu mengelola entitas yang menguasai hajat hidup orang banyak. Ia meyakini hal itu bisa dicapai mengingat koperasi sekarang berkembang sangat baik. Menurutnya, banyak kemajuan yang diraih koperasi seiring dengan pelaksanaan Program Reformasi Total Koperasi. ‘’Terbukti dari naiknya rasio kewirausahaan, peningkatan kontribusi PDB koperasi dan turunnya suku bunga KUR serta terakhir turunnya tarif pajak UMKM menjadi 0,5 persen,’’ kata Yusuf Mansur. Ia mengatakan, sangat
yakin bahwa koperasi bukan saja bisa menjadi solusi pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya UKM, juga bisa mengangkat derajat orang-orang kecil kemudian menjadi investor. ‘’Karena itu, saya membawa visi- misi bagaimana koperasi bisa menjadi investor,’’ kata pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang itu. Yusuf Mansur memiliki konsep uang kecil atau recehan jika disatukan melalui koperasi akan menjadi kekuatan yang dahsyat. Konsep ini perlu dibangun di dunia koperasi Indonesia. ‘’perasi
kalau bisa juga memegang saham industri fintech yang saat ini menjadi industri primadona. Koperasi kalau bisa menjadi pemilik usahausaha yang menyentuh masyarakat banyak,sehingga kita tidak dikuasai oleh kapitalis,’’atanya. Karena itu, Yusuf Mansur juga bertekad anggota dan mitra PayTren Aset Manajemen yang didirikan sejak 2014, dapat menjadi anggota Kopindo Berjamaah. Pengguna PayTren yang dirintisnya tersebut tercatat sudah lebih dari 3 juta. PayTren merupakan perusahaan layanan uang elektronik atau e-money. (kmb)
DENPASAR
2
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
Kolaborasi Seniman Bali dan Thailand
Tampilkan Teater tentang Epos Mahabharata TEATER tradisional dan kontemporer berjudul “Mahabharata LannaBali: A Journey of Cultures” berhasil memukau penonton di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Jumat (6/7) kemarin. Pentas untuk memeriahkan ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 ini merupakan kolaborasi antara seniman Bali dan Thailand bagian utara. Siapa sangka kolaborasi apik ini justru berawal dari hubungan pertemanan tiga sahabat beda negara tersebut. Ketiganya adalah Prof. Waewdao Sirisook, seorang dosen di Chiang Mai University, Thailand, Kadek Dewi Aryani dari Nrittadewi Dance Company, dan Gusti Sudarta dari Bajradnyana Music Theathre. “Kami bertiga sudah berteman sejak tahun 2005. Kebetulan Prof. Waewdao memang berniat untuk tampil di Bali. Jadi, diajaklah mahasiswa semester III Music and Performing Arts. Karena kami berteman, saya dan Pak Gusti akhirnya ikut men-support ide ini,” ujar Dewi Aryani. Menurut Dewi Aryani, persiapan untuk tampil di PKB hanya memakan waktu tiga hari. Sebab, Prof. Waewdao beserta mahasiswanya memiliki waktu terbatas hanya satu minggu saja. Kendati demikian, mereka bertiga sebelumnya sudah sering berdiskusi lewat surat elektronik atau email. Apalagi ini merupakan kolaborasi pertama mereka di Bali. “Kami sering berkomunikasi dan sering bicara tentang kesenian lain juga. Termasuk
festival, karena di Chiang Mai juga mau membuat Ethnic Dance Festival, Januari tahun depan. Harapannya, bisa mengundang seniman Bali juga ke Thailand,” paparnya. Sementara itu, Prof. Waewdao mengaku datang ke Bali untuk tampil di ajang PKB dengan biaya sendiri dan sponsor. Kendati demikian, pihaknya tetap datang dengan senang hati sepanjang PKB ataupun festival lainnya di Bali masih terbuka untuk mereka. Bicara materi pementasan di ajang PKB kemarin, memang terinspirasi dari epos Mahabharata. Namun oleh seniman Thailand dibawakan dengan style Lanna dan beberapa sentuhan kreasi kontemporer. “Mahabharata diinterpretasikan secara abstrak. Setiap scene menceritakan tentang kejadian-kejadian dalam epos tersebut. Ceritanya mungkin terkesan jumping, karena memang tidak ada ikatan dari sebuah cerita. Cuma penafsiran dari Mahabharata itu sendiri,” jelasnya. Dengan kata lain, lanjut Prof. Waewdao, karakter dalam Mahabharata diekspresikan sesuai dengan penafsiran masing-masing negara. Dalam hal ini, ada versi Thailand bagian utara dan Bali. Ia sendiri ikut menari sambil membawa lilin sebagai simbol api kemarahan atau kekejaman Duryodana yang setiap kali memiliki niat untuk menghancurkan Pandawa. “Dari segi cerita, sama antara di Bali dan Thailand. Hanya nama-nama karakter saja yang agak berbeda,” katanya. (rin)
MAHABHARATA - Seniman Chiang Mai University Thailand berkolaborasi dengan Bali mementaskan drama tari Mahabharata Lanna-Bali pada PKB XL di Taman Budaya, Denpasar, Jumat (6/7) kemarin.
Pertamina Siapkan Skema Pengawasan Elpiji 3 Kg
Setiap Tabung akan Dilengkapi ”Barcode” Denpasar (Bali Post) -
Pertamina tengah menyiapkan skema penyaluran elpiji 3 kg subsidi agar tepat sasaran. Setiap tabung elpiji akan diberikan barcode untuk melacak keberadaannya. Sales Executive LPG Pertamina Wilayah Bali Rainier Axel Gultom menjelaskan, tujuan pengawasan ini adalah untuk mengendalikan atau menyalurkan subsidi elpiji agar sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Jadi jangan lagi ada masyarakat yang mampu, tapi masih menikmati subsidi tersebut karena bukan haknya lagi,” ujarnya, Jumat (6/7) kemarin. Nantinya setiap tabung akan dilengkapi dengan barcode sehinga pergerakan tabung akan terlihat. Barcode itu hanya untuk mengiden-
tifikasi tabung. Nantinya akan masuk ke dalam sistem yang lebih besar lagi. Setelah tabung tersebut teridentifikasi, masyarakat penerima
JADWAL PESTA KESENIAN BALI XL-2018 Sabtu, 7 Juli 2018 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Kegiatan : Tari-tarian Khas Betawi Lenggang Bocah Yayasan Ardhya Garini, Jakarta Pukul Tempat Kegiatan
: 11.00 Wita : Wantila : Sendratari “Pucang Kanginan” Disbudpar Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah
Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Dramatari Parwa Sanggar Darma Taksu, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Duta Kabupaten Badung Pukul : 11.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Teater Musikal, Kolaborasi Kesenian Bali dan Korea Selatan Antida Music Production Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Tabuh dan Tari Palegongan Klasik Sanggar Sangita Mredangga, Duta Kabupaten Jembrana Pukul : 17.00 Wita Tempat : Areal Taman Budaya Kegiatan : Parade Ngelawang Sanggar Sami Pragina Desa Batuagung, Duta Kabupaten Jembrana
atau pembeli yang berhak menggunakan subsidi juga harus didata. Masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi akan dibekali kartu
untuk mendapatkan elpiji 3 kg subsidi. Kartu ini telah digunakan sejak setahun yang lalu, bekerja sama dengan perbankan Himbara. Hingga saat ini ia belum mengetahui pasti data penerima elpiji 3 kg subsidi yang memang betul-betul berhak. Karena hal itu merupakan domain Dinas Sosial. Sedangkan kuota elpiji 3 kg di Bali tahun 2018 sebanyak 185.802 metrik ton (MT). Diasum-
sikan 1 KK membutuhkan 4-5 tabung elpiji 3 kg per bulannya. “Kami sih belum bisa melihat berapa jumlah KK yang menggunakan elpiji 3 kg. Jadi perlu data dari Dinsos, karena harus mendata satu persatu siapa yang berhak, siapa yang tidak. Karena datanya ini kan dalam bentuk volume, jadi bisa saja pengguna elpiji itu menggunakan beberapa kali dalam sebulan.
Jual Pil Penenang Tanpa Izin
Dua Pria Dituntut 1,5 Tahun Penjara Denpasar (Bali Post)Dua orang pria yang diduga menjual obat atau pil penenang merek “Y”, oleh JPU Harry Soetopo dituntut hukuman penjara selama setahun enam bulan (1,5 tahun) dalam sidang di PN Denpasar. Mereka adalah terdakwa Muhammad Aminullah asal Jember dan David Indrawan juga asal Jember. Sebagaimana yang terungkap di persidangan di PN Denpasar, kedua pria tersebut ditangkap di Pelabuhan Benoa, persisnya Dermaga Barat, oleh Dit. Polair Polda Bali. Saat ditangkap ditemukan tiga kantong plastik yang di dalamnya berisi pil “Y” warna putih dengan rincian, satu plastik berisi sembilan butir, satu plastik berisi 10
butir, sebutir pil sudah pecah, dan satu kantong plastik berisi tujuh butir. Saat diperiksa, terdakwa tidak mampu menunjukkan surat izin edar atau penjualan obat pemenang tersebut. Tak pelak JPU Harry Soetopo dari Kejati Bali, Kamis (5/7) mengatakan pihaknya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun enam bulan. Jaksa juga menuntut terdakwa supaya membayar denda masing-masing Rp 75.000.000 subsider tiga bulan kurungan. Dalam perkara ini jaksa menjerat terdakwa Muhammad Aminullah dan David Indrawan dengan Pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, jo Pasal 55 auat 1 ke 1 KUHP. (kmb37)
per tabung. Trial project penyalurannya hingga saat ini baru terbatas di Jakarta dan Surabaya. Setelah dievaluasi dan melakukan perbaikanperbaikan, baru kemudian disalurkan ke kota-kota lainnya. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Satpol PP Jaring 25 Pelanggar Perda KTR Denpasar (Bali Post) – Pemkot Denpasar telah menegakkan dan menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Perda ini diberlakukan sejak Desember 2013 lalu. Untuk menegakkan perda itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar secara kontinyu melakukan penertiban di lokasi-lokasi yang berstatus KTR. Jumat (6/7) kemarin Satpol PP Kota Denpasar menggelar penertiban di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah. Pada penertiban yang dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan, Penyuluhan dan Pengawasan Gede Sudana tersebut, terjaring 25 orang pelanggar. Menurut Sudana, mereka yang terjaring dalam sidak ini akan diajukan ke sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Kan-
tor Camat Barat, Senin (9/7) mendatang. Hal ini dilakukan guna memberikan efek jera. Selain itu, sidang Tipiring juga untuk menyosialisasikan Perda Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tersebut kepada masyarakat. “Karena sudah ada perda yang mengatur, kami berharap warga Denpasar tidak merokok sembarangan,” ujarnya. Dalam Perda Nomor 7 Tahun 2015, kata Sudana, sudah ditentukan kawasankawasan tanpa rokok. Di antaranya, sekolah (tempat proses belajar mengajar), tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum yang dapat dimanfaatkan bersama-sama untuk masyarakat yang dikelola pemerintah, swasta dan masyarakat. (kmb12)
Penataan Dam Estuari Terus Dikebut
Pukul : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Kegiatan : Parade Janger Melampahan Sanggar Budaya Mangu Samcaya, Kecamatan Mengwi, Duta Kabupaten Badung Pukul : 20.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Kegiatan : Parade Drama Gong Sanggar Jala Premana, Br. Jelekungkang, Duta Kabupaten Bangli Pukul : 20.00 Wita Tempat : Wantilan Kegiatan : Tari-tarian Klasik Keluarga Kesenian Bali Githa Saraswati, Kota Bandung
(0361) 7400391, 812987 FM 96,5
Topik : KEWENANGAN SMA/SMK DIHARAPKAN DIKEMBALIKAN KE KABUPATEN/KOTA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Kami mengasumsikan 1 KK menghabiskan 4-5 tabung, tapi harus didata ulang untuk melihat adakah UKM yang menggunakan. Karena usaha mikro dan kecil berhak mendapatkan subsidi elpiji 3 kg,” bebernya. Untuk menekan penggunaan elpiji 3 kg subsidi, 2 Juli lalu Pertamina meluncurkan bright gas elpiji 3 kg (nonsubsidi). Harga trial adalah Rp 39.000-Rp 42.000
Bali Post/kmb23
DAM - Proyek bendungan Dam Estuari untuk meningkatkan volume air baku.
Denpasar (Bali Post)Balai Wilayah Sungai Bali-Penida (BWS-BP) terus melakukan penataan Dam Estuari sebagai upaya meningkatkan volume air untuk pasokan air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Kendati dalam pengerjaannya terdapat sejumlah kendala, di antaranya masalah utilitas PDAM, PLN, serta terkait pembebasan lahan Tahura. Kasatker Pembangunan Bendungan BWS Bali Penida Ir. I Putu Sudana, SP. mengatakan penataan ini meliputi pengerukkan sedimen, perbaikan tanggul, dan pembangunan jaring sampah. Pengerukkan sedimen dilakukan agar fungsi waduk kembali normal. Pada hilir bendungan nanti penampungannya kurang lebih 800.000 kubik. Itu nanti untuk menyuplai ketersediaan air baku PDAM. “Penataan ini akan meningkatkan pasokan air baku yang sebelumnya hanya mencapai 300 liter per detik, akan bisa bertambah menjadi 500 liter per detik,” ujarnya, Jumat (6/7) kemarin. Dijelaskannya, progres
pengerjaan proyek berjalan sesuai target. Segala hambatan yang akan mengganggu jalannya proyek saat ini tengah dicarikan solusi. Tujuanya agar tidak terjadi gangguan layanan kepada masyarakat. Proyek yang dikerjakan multiyears yang ditargetkan selesai Desember 2019, diharapkan mampu meningkatkan suplai air baku PDAM yang akan dialirkan ke wilayah Kuta Selatan. “Status saat ini untuk progress fisik masih sesuai rencana. Walaupun ada beberapa kendala seperti masalah utilitas PDAM maupun PLN yang memerlukan penyesuaian posisinya,” ungkapnya. Utilitas PDAM dan PLN dihindari terjadinya pemindahan supaya tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Sedangkan untuk lahan tahura, kata dia sebenarnya sudah ada perjanjian kerja sama. Namun negosiasi untuk menghindari terjadinya pemotongan hutan bakau yang didiskusikan. Setelah melewati proses diskusi, sekarang sudah sepakat dan izinnya sudah dikeluarkan. (kmb23)
BADUNG
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
3
Kembalikan Kewenangan Pengelolaan SMA/SMK ke Kabupaten/Kota Mangupura (Bali Post) –
Kekisruhan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019 pada SMA/ SMK negeri di Bali, termasuk di Kabupaten Badung mengundang keprihatinan para wakil rakyat di DPRD Badung. Legislator di Gumi Keris ini menilai PPDB akan menjadi momok setiap tahun pelajaran baru, jika Pemprov Bali dan kabupaten/kota di Bali tidak menyikapi dengan baik. Bahkan pihak dewan berharap kewenangan pengelolaan SMA/SMK dikembalikan ke kabupaten/kota. Ketua Komisi IV DPRD Badung AAN Ketut Agus Nadi Putra mengatakan, semua kecamatan yang ada di Badung kekurangan sekolah. Idealnya minimal ada dua SMA negeri di masing-masing kecamatan, tergantung pada kepadatan penduduknya. “Saran saya agar kewenangan sekolah SMA dikembalikan ke kabu paten/kota. Kalau dikembalikan, kabupaten/kota kan bisa mencari solusi dengan membangun sekolah baru,” ujar Agus Nadi Putra, Jumat (6/7) kemarin.
Politisi asal Kerobokan, Kuta Utara ini mengaku sangat mendukung permohonan Bupati Badung melalui Surat Bupati Badung Nomer 420/4284/PD/Disdikpora tertanggal 4 Juli 2018 yang intinya mohon berkenan Gubernur dapat memberikan rekomendasi penambahan daya tampung pada SMA negeri di Kabupaten Badung, sehingga anak-anak yang belum mendapat sekolah di jenjang SMA dapat melanjutkan pendidikan pada SMA negeri di wilayahnya mas-
ing-masing. “Kami selaku wakil rakyat mendukung surat yang diajukan Bapak Bupati ke Gubernur Bali terkait penambahan ruang belajar ke SMA negeri yang ada di Kabupaten Badung. Sebab, banyak warga yang menginginkan anaknya sekolah di zona yang terdekat,” katanya. Selain keterbatasan jumlah SMA/SMK, pria yang akrab disapa Gung Nadi ini mengakui Badung juga kekurangan SMP. “Untuk SMP saja kita masih kekurangan sekolah, apa lagi
Bali Post/ist
Sekelompok Pemuda Tepergok Pesta Arak kat dan gencar melakukan sosialisasi untuk meminimalisir kriminalitas. Pada Jumat dini hari, patroli kepolisian non-uniform memergoki empat pemuda mengonsumsi arak di TKP. Polisi langsung mengamankan sisa arak sebanyak satu setengah botol. Sedangkan pengakuan mereka telah minum arak sebanyak empat botol. Selanjutnya keempat pemuda tersebut diberi sanksi tindakan fisik yaitu push-up dan diberikan arahan bahaya mengonsumsi miras. “Kami terus berupaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Abiansemal. Terhadap empat pemuda minum arak tersebut, kami beri pembinaan saja,” ujar mantan Kasat Binmas Polresta Denpasar ini. (kmb36)
Perampok Spesialis Minimarket Ditangkap Todong Korban Pakai Pistol Mainan
Mangupura (Bali Post) Tim Opsnal Reskrim Polsek Kuta menangkap perampok spesialis minimarket yang selama ini beraksi di wilayah Kuta, Denpasar Timur (Dentim) dan Denpasar Barat (Denbar). Pelakunya berinisial Bl yang biasanya menyasar minimarket yang buka selama 24 jam. Dia dibekuk di wilayah Abiansemal, Badung, Rabu (4/7). Menurut salah seorang sumber, kasus ini terungkap berawal dari terj a d i n y a k a s u s p e r a m p okan minimarket di wilayah Kuta, Rabu (27/6). Pelaku menodong karyawan menggunakan pistol lanjut menggasak uang hasil penjualan. “Korban mengira itu pistol asli. Padahal hanya korek api yang berbentuk pistol,” ujar sumber tersebut, Jumat (6/7) kemarin. Setelah menerima laporan kasus ini, Kanitreskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra bersama anggotanya melaku-
kan penyelidikan. Selain memeriksa saksi-saksi, petugas berupaya mengindetifikasi pelaku dari rekaman CCTV yang ada di TKP. Akhirnya upaya tersebut membuahkan hasil dan terlacak pelaku berada di wilayah Abiansemal, Badung. “Polisi menggerebek tempat tinggal pelaku sekitar pukul 05.00 Wita. Pelaku langsung dibawa ke Polsek Kuta,” tandas sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Hasil interogasi, pelaku mengakui merampok minimarket di Kuta. Selain itu, dia juga mengaku melakukan perampokan minimarket di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Denbar, Selasa (26/6) pukul 04.00 Wita. Modusnya menodongkan pistol ke kasir dan menggasak uang Rp 4 juta. Dia juga mengaku merampok minimarket Alfamidi di Jalan Hayam Wuruk, Dentim, Sabtu (16/6) pukul 01.40 Wita. Saat dikonfirmasi, Kani-
zonanya bukan satu kecamatan satu sekolah,” katanya. Agus Nadi Putra menambahkan, pemerintah juga harus mampu menyinergikan antara sekolah negeri dan sekolah swasta. “untuk sekolah swasta perlu dilakukan sinergitasnya, agar tidak dikesampingkan. Kasihan juga yayasan nanti tidak jalan. Namun masyarakat pasti mengutamakan anaknya melanjutkan pendidikan ke sekolah negeri. Menyikapi hal itu, strategi pemerintah harus jelas. Bagaimanapun juga sekolah swasta turut andil memajukan pendidikan,” ujarnya. Anggota Komisi IV DPRD Badung Nyoman Sentana mengakui pemerintah telah memprogram PPDB melalui beberapa jalur. Seperti jalur miskin, jalur
prestasi, Nilai Ujian Nasional (NUN), dan zonasi. Hanya saja penerapannya di lapangan mengalami kerancuan. “Yang namanya zonasi kan berdasarkan wilayah terdekat. Yang namanya NUN kan anak-anak itu pintar,” katanya. Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan ini mempertan yakan pemahaman pemerintah, termasuk kepala sekolah dan guru-guru yang mengurus PPDB. Sebab, polemik PPDB yang kembali berulang setelah pernah terjadi 2017, membunuh mental dan karakter anak-anak. “Ini pembunuhan karakter anak-anak namanya. Jadi, pertanggungjawaban pemerintah bagaimana? Kok anak-anak tidak bisa sekolah?” katanya mengkritisi. (kmb27)
Pemkab Badung ”Nganyarin” di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Lumajang
PUSH UP - Tepergok minum arak di pinggir jalan, empat pemuda disanksi push-up.
Mangupura (Bali Post)Banyaknya keluhan masyarakat terkait adanya pesta miras di pinggir jalan, Polsek Abiansemal gencar melakukan patroli subuh. Pada Jumat (6/7) kemarin, petugas memergoki empat pemuda pesta arak di pinggir Jalan Pendet, Latusari, Abiansemal, Badung. Keempat pemuda tersebut diberi sanksi push-up. “Melalui K2YD (Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan-red), Polsek Abiansemal meningkatkan berbagai upaya untuk meminimalisir kriminalitas. Terutama kegiatan yang berpotensi mengganggu kamtibmas,” kata Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca. Selain patroli, upaya pencegahan yang dilakukan yaitu bersinergi dengan masyara-
SMA. Saya mendorong dan mendukung permohonan Bapak Bupati agar ini nantinya menjadi perhatian Pemprov terhadap kabupaten yang mempunyai permasalahan seperti ini,” tegasnya. Menurunt Agus Nadi Putra, sistem zonasi adalah kebijakan yang mengatur siswa bersekolah sesuai dengan wilayah atau zona, sehingga siswa seharusnya mendapatkan sekolah di zonanya. Namun, penerapannya di lapangan melenceng. “Buktinya banyak siswa yang di zonanya tidak dapat sekolah, bahkan orangtua siswa bingung mencarikan anaknya sekolah. Sementara itu, hanya ada satu sekolah di satu kecamatan, kan tidak mungkin akan menerima semua siswa yang ada di kecamatan tersebut. Apalagi
treskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Dikatakan, pihaknya masih mengumpulkan alat bukti. “Pengakuannya begitu (merampok di banyak TKP-red), tapi kami masih dalami lagi. Kalau sudah tuntas pengembangannya, pasti kami rilis,” tegas mantan Kanitreskrim Polsek Denbar ini. Seperti diberitakan sebelumnya, minimarket Alfamidi di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar Timur yang buka 24 jam dirampok Sabtu (16/6). Kasus tersebut terjadi pukul 01.40 Wita. Pada saat itu, Mohamad Ramadan (19) sedang berada di meja kasir. Tibatiba datang seorang laki-laki tak dikenal langsung masuk ke ruang kantor penyimpanan barang di area belakang. Pelaku langsung mengikat tangan, kaki dan menutup mulut korban menggunakan lakban. Selanjutnya, pelaku membawa kabur uang Rp 64 juta. (kmb36)
PEMERINTAH Kabupaten Badung melaksanakan bhakti panganyaran, Jumat (6/7) kemarin. Bhakti panganyar ini serangkaian pujawali krama di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Senduro Lumajang, Jawa Timur yang puncaknya telah dilaksanakan pada Purnamaning Sasih Kasa, Kamis (28/6) lalu. Bhakti panganyaran dipimpin langsung Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa beserta istri, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa beserta istri, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta dan para kepala perangkat daerah. Turut hadir Ketua PHDI Badung Gede Rudia Adiputra, Ketua Majelis Madya, serta ASN di lingkungan Pemkab Badung. Upacara bhakti panganyaran dimulai Pukul 08.00 waktu setempat, di-puput oleh dua sulinggih yakni Ida Pedanda Made Mas Dwija Putra Geria Mas Taman Sari Baturiti dan Ida Ratu Pedanda Istri Rai Keniten dari
PUNIA - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menghaturkan punia kepada panitia saat bhakti panganyaran Pemkab Badung ke Pura Mandhara Giri Semeru Agung Lumajang, Jawa Timur, Jumat (6/7) kemarin. Geria Ketewel Gianyar. Hadir pula Prawartaka Karya Ida Cokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Dalam persembahyangan tersebut dipentaskan tari wali oleh SMPN 2 Mengwi, gong kebyar, Topeng Sidakarya, Rejang, dan pesantian. Selain itu, sejumlah pemangku dari Pemkab Badung juga tampak ngaturang ayah.
Usai persembahyangan bersama, Bupati Giri Prasta menghaturkan dana punia sebesar Rp 150 juta yang diterima oleh panitia karya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PHDI Kabupaten Lumajang Edi Sumianto mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bupati Badung yang setiap tahun selalu berkenan dan
berpartisipasi untuk menyukseskan piodalan pujawali krama di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Lumajang. Bupati Badung Giri Prasta mengatakan, upacara panganyaran ini sebagai bentuk syukur dan wujud sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Mandhara Giri Semeru Agung Lumajang. “Kita bersama memohon kehadapan Ida Batara agar Beliau menganugerahkan keselamatan dan kesejahteraan bagi semua, baik bhuana agung maupun bhuana alit. Dengan yadnya suci ini, semoga alam semesta dijauhkan dari marabahaya dan kita bisa bekerja dengan baik dan masyarakat pun sejahtera,” ungkapnya. Seperti diketahui, rangkaian piodalan di Pura Mandhara Giri Semeru Agung telah dimulai sejak Selasa (26/6), dengan upacara melasti Rabu (27/6), mapepada wewalungan dan Kamis (28/6) puncak karya. Sementara upacara nyineb dilaksanakan Senin (9/7) mendatang. (ad343)
Perguruan Siwa Murti Bali Terus ”Mapunia Ngewangun Tapakan”
Ida Adi Diksita Bang Pinatih ”Nebes Tapakan” Dalem Bebali SETELAH ngaturang punia ngewangun tapakan di Desa Adat Cacab Angkahan Biaung, Penebel dan Banjar Satusan Kaja Selemadeg, saat ini Perguruan Siwa Murti Bali untuk ketiga kalinya ngaturang punia membangun tapakan di Pura Dalem Bebali, Desa Brembeng, Selemadeg, Tabanan. Rencana mapunia pembangunan empat tapakan Batara-Batari Dalem Bebali yang keadaannya sudah mulai rusak karena usia, telah mendapat persetujuan dari krama panyungsung pura dalem setempat. Hal itu terjadi beberapa bulan yang lalu ketika Ida Adi Diksita Bang Pinatih saat masih welaka memberi dharma wacana dengan kapasitas selaku krama adat kehormatan di Desa Brembeng sekaligus sebagai Nabe Pinisepuh Siwa Murti Bali. Hal itu disampaikan Ida Adi Diksita Bang Pinatih yang didampingi oleh I Putu Eka Merthawan, Dewan Penasihat SMB Kabupaten Badung dan Denpasar di Geria Agung Wang Bang Pinatih, Banjar Tegal Linggah Padangsambian, Jumat (6/7) kemarin. Ritual nebes tapakan dilaksanakan di Pura Dalem Pauman dan seluruh tapakan yang akan dibangun ulang,dikerjakan di Geria Agung Wang Bang Pinatih. Diharapkan Agustus mendatang telah selesai, dilanjutkan dengan acara pamelaspas. “Semoga pembangunan tapakan ini tepat waktu dan hasilnya memuaskan,”
NEBES TAPAKAN - Ida Adi Diksita Bang Pinatih nebes/ngetus tapakan Ratu Mas Ida Batara Dalem Bebali Desa Brembeng, Selemadeg, Tabanan, Jumat (6/7) kemarin. ungkap Ida Adi Diksita Bang Pinatih. Ditemui di Geria Agung Wang Bang Pinatih, Made Jana sebagai tokoh masyarakat yang mewakili panyungsung Dalem Bebali berterima kasih atas pu-
nia Perguruan Siwa Murti Bali dengan Pinisepuh Ida Adi Diksita Bang Pinatih. “Kami panyungsung pura amat diringankan sekali oleh punia ini,” ucap Made Jana. (ad341)
Hentikan Budi Daya Ikan Predator, BKIPM Denpasar Buka Posko
Bali Post/kmb23
IKAN - Kepala BKIPM Denpasar Ir Anwar, M.Si. memberikan keterangan terkait ikan invasif atau ikan predator.
Mangupura (Bali Post)Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengimbau masyarakat agar menghentikan budi daya jenis ikan invasif atau predator yang dilarang. Menindaklanjuti hal itu, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) mulai membuka posko-posko penyerahan ikan invasif di sejumlah daerah. Seperti yang dilakukan BKIPM Denpasar, sejak tanggal 1 Juli hingga 31 Juli posko penyerahan ikan invasif dibuka di Balai KIPM Denpasar, Jalan Sunset Road No. 777 Kuta. Hal ini untuk menghentikan budidaya ikan jenis predator. Para pemelihara ikan karnivora diberi kesempatan hingga 31 Juli untuk menyerahkan secara sukarela. Sedangkan, setelah batas waktu itu penegakan hukum akan diberlakukan. Ditemui di kantornya Jumat (6/7) kemarin, Kepala BKIPM Denpasar Ir. Anwar, M.Si. mengatakan larangan ini tercantum
dalam Peraturan Menteri KP No. 41 Tahun 2014. Ada sebanyak 152 jenis ikan yang dilarang. Seperti Arapaima gigas, piranha, dan ikan kepala buaya (alligator gar) dan ikan berbahaya lainnya. Selain mendirikan posko, BKIPM Denpasar juga akan melakukan sosialisasi tentang ikan-ikan berbahaya dan bersifat invasif. Bahkan akan langsung turun ke masyarakat dengan mendatangi sentra-sentra penjualan ikan hias di wilayah Bali. “Masyarakat dan pedagang diimbau menyerahkan ikan yang berbahaya dan invasif secara sukarela sebagai wujud kepedulian lingkungan dan patuh hukum,” pungkasnya. Imbauan ini disampaikan, terkait bahayanya ikan dimaksud. Karena merupakan ikan buas, apabila ikan tersebut lepas di alam, tentu bisa mengancam jenis ikan-ikan asli di habitatnya. “Yang menjadi target adalah lingkungannya. Karena membahayakan kelestarian sumber daya
ikan, lingkungan dan manusia. Kalau dilepas di alam, dia bisa menjadi dominan dan merusak populasi di sana,” ujarnya. Dikatakannya, sejauh ini di Bali belum diketahui secara pasti indikasi adanya ikan ini. Pihaknya berencana akan turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan. “Rencananya kami bersama Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL), Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) akan turun ke lapangan sekaligus melakukan sosialisasi,” ujarnya. Kepada masyarakat luas diharapkan bisa kooperatif dan bekerja sama untuk melaporkan hal ini. Pihaknya menegaskan, apabila sampai batas waktu berakhirnya pembukaan posko ini masih ditemukan jenis ikan berbahaya dan invasif di masyarakat, maka akan dilakukan penindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (kmb23)
info seremoniAL
4
PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali Lepas Tukik di Pantai Saba, Blahbatuh, Gianyar PENYU Bali atau sering disebut penyu lekang merupakan penyu hijau asli yang banyak sekali ditemukan di wilayah Pantai Saba, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Bali. Penyu-penyu betina biasa naik ke pantai untuk bertelur di dalam pasir pantai yang lembut dan akan kembali ke pantai setelah selesai bertelur. Selain melakukan bersih pantai, upaya menjaga kelestarian penyu lekang melalui Program Lingkungan dan Corporate Social Responsibility PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali melepas 200 ekor tukik, Jumat (6/7) kemarin. Hadir Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) diwakili oleh Dewa Made Rupa, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali diwakili Ida Bagus Badraka, P3E Region Bali & Nusa Tenggara diwakili Kepala Bidang Investaris Suwardi, Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Denpasar, General Manager PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali IGAN Subawa Putra beserta jajaran serta undangan lainnya. IGAN Subawa Putra dalam sambutannya menyampaikan, PT Indonesia Power dalam usahanya bergerak di bidang pembangkitan listrik yang bersahabat dengan lingkungan senantiasa memperhatikan alam sekitar, baik melalui penanaman pohon, pengolahan sampah maupun keanekaragaman hayati, salah satunya bersih pantai dan pelepasan 200 ekor tukik di Pantai Saba. Kegiatan ini terwujud berkat
kerja sama dengan berbagai pihak dan kelompok usaha Saba Lestari yang sangat concern dengan kelestarian lingkungan laut. Dewa Made Rupa mengucapkan terima kasih serta dukungannya terhadap program Keanekaragaman Hayati PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali, salah satunya concern terhadap kelestarian penyu di Pulau Bali ini. Sebelumnya, marak sekali terjadi kasus penyelundupan penyu untuk tujuan perdagangan dan konsumsi masyarakat. BKSDA Bali bersama pihak terkait sudah banyak menggagalkan upaya tersebut serta banyak melakukan penanganan terhadap sarang-sarang terancam, rehabilitasi penyu terdampar, ter-
tangkap tidak sengaja oleh nelayan atau hasil tangkapan kepolisian dari perdagangan ilegal. Penetasan telur-telur penyu ini dilakukan oleh kelompok usaha Saba Lestari bekerja sama dengan PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali, organisasi, serta dinas terkait yang sangat peduli dengan kelestarian penyu lekang di perairan sekitar Pantai Saba agar tidak punah. ‘’Masa bertelur penyu dan menetas antara April dan Agustus. Satu ekor penyu bertelur berkisar 100 telur. Jika penyu-penyu yang bertelur tersebut habis dimakan hewan liar atau diambil orang, lambat laun penyu Bali akan tinggal sejarah dan punah,’’ jelas Ketua Kelompok Saba Lestari, I Made Kikik. (ad346)
LEPAS TUKIK – General Manager PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali IGAN Subawa Putra bersama Dewa Made Rupa mewakili BKSDA Bali dan undangan melepas tukik di Pantai Saba, Blahbatuh, Gianyar.
FKIK Unwar Gelar ’’International Conference on Travel Medicine 2018’’
FAKULTAS Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) menggelar ‘’International Conference on Travel Medicine 2018’’ dengan tema ‘’Achieving Sustainable Green Travel Medicine Service: Healthier Envirinment, Better Health & Brighter Travellers’’ di Gedung Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Jumat (6/7) kemarin. Konferensi internasional ini menghadirkan pembicara utama yaitu Dr. Jenny Visser, B.Sc., MB.ChB., M.Trav.Med. dari New Zealand dan Dr. Mike Starr, B.Sc., MB.ChB., M.Trav.Med. dari Melbourne yang dihadiri Ketua IDI Kota Denpasar dr. Sudarmaja. Konferensi internasional yang berlangsung selama dua hari (6-7 Juli) ini juga menghadirkan 16 pembicara dokter dari Indonesia dan 20 free paper dipresentasikan oleh dokter FKIK Unwar. Ketua Panitia dr. DAP Sri Masyeni, Sp.PD.-KPTI. mengatakan, tujuan konferensi internasional ini untuk menyediakan forum bagi spesialis obat-obatan perjalanan dan praktisi untuk berkumpul serta belajar tentang perkembangan terbaru di bidang kedokteran perjalanan. Konferensi ini mencakup berbagai macam topik termasuk masalah manajemen pra-perjalanan, vaksin, risiko menular dan tidak menular selama perjalanan, pelancong khusus dengan kebutuhan khusus, perjalanan petualangan dari pembicara berpengalaman dan dampak pariwisata ke lingkungan. Apalagi industri pariwisata dan perjalanan memainkan peran yang sangat besar dan penting dalam perekonomian, terutama Bali yang merupakan destinasi wisata dunia. ‘’Oleh karena itu penting kita
bekerja sama untuk memastikan kesehatan, keselamatan pelancong dan perlindungan mereka terhadap penyakit menular serta penyakit noninfeksi,’’ ujarnya. Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. menyatakan, Bali sering dinobatkan sebagai tujuan pariwisata terbaik dunia. Namun, industri pariwisata memiliki kelemahan tersendiri. Sebab, pariwisata memfasilitasi penyebaran penyakit secara global dan menciptakan masalah medis terkait perjalanan. Unwar sebagai salah satu universitas yang mempunyai visi pengetahuan berbasis pariwisata mendorong diskusi intelektual pada isu-isu kesehatan terkait pariwisata. Apalagi isu yang komprehensif tentang penyakit menular dan tidak menular, wabah
dan pencegahan penyakit memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan manajemen penyakit terkait perjalanan yang lebih baik. Sementara itu, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. menyambut baik konferensi internasional tentang kesehatan perjalanan 2018 yang diselenggarakan di Unwar. Dikatakannya, sejak awal Unwar telah berfokus pada pendidikan profesional untuk menghasilkan lulusan berkualitas yang mendukung dan melakukan penelitian yang dapat berkontribusi pada pengembangan pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menyelenggarakan Konferensi Internasional Warmadewa tentang Pengobatan Perjalanan. (ad345)
BERSAMA - Rektor Unwar I Dewa Putu Widjana didampingi Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III dan Ketua Panitia berfoto bersama pembicara utama seusai memberikan cenderamata.
Peringatan Hari Lahir Ke-91 PNI di Monumen Bung Karno Taman Nusa
GPM Bangkit, Arya Wedakarna Beri Mandat Bentuk Gerakan Pemuda Marhaen di Seluruh Kecamatan di Bali
BAGI kaum nasionalis Indonesia, tanggal 4 Juli 1927 adalah hari bersejarah dengan lahirnya Partai Nasional Indonesia (PNI) yang dikenal sebagai partai kawitan tertua di Indonesia. Sejarah para pendiri PNI yakni Bung Karno, Dr. Tjipto, Mr. Budhyarto, Mr. Iskaq, Dr. Samsi, Mr. Sartono, Mr. Sunario dan Ir. Anwari hanya memiliki satu tujuan tunggal yakni Indonesia Merdeka. Sejarah juga membuktikan bahwa PNI yang sedari awal adalah gerakan politik, berhasil menjadi partai politik pemenang Pemilu 1955 dan akhirnya dibubarkan pada rezim orba. Ketika era reformasi, PNI yang sempat dipimpin Ibu Supeni (alm) dan dilanjutkan oleh Ibu Sukmawati Soekarno Putri hingga kini akhirnya bermetamorfosis menjadi PNI Marhaenisme. Sempat mengisi kertas Pemilu tahun 1999, 2004 dan 2009, hingga kini pun PNI Marhaenisme tetap tercantum dalam lembar negara khususnya di Kementerian Hukum HAM RI sebagai parpol resmi. Semangat dan akar perjuangan PNI tetap digelorakan oleh tokoh muda yang juga dikenal sebagai politisi andal yakni Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat berpidato di depan ratusan massa dalam acara HUT ke-91 PNI di Monumen Sukarno-Hatta, Taman Nusa Gianyar. ‘’PNI di zaman milenial ini adalah PNI Pergerakan, yang memengaruhi kebijakan politik bangsa, yang menjadi teladan kejujuran dan sifat baik serta yang
mengusung jelas ideologi ajaran Marhaenisme. Kebangkitan PNI harus dimulai dari Bali, karena Bali adalah sumber inspirasi Pancasila,’’ ungkap Dr. Arya Wedakarna. Anggota DPD/MPR-RI utusan Bali ini juga memberikan contoh bahwa perjuangan tokoh-tokoh PNI di nasional adalah memberikan support politik terhadap kekuasaan jika diperlukan, tetapi bisa juga menjadi oposisi dan berhadapan langsung dengan kekuasaan. ‘’PNI fokus pada hal-hal besar seperti di level republik dan hal-hal substansif dalam mengamankan ideologi. Saat awal reformasi, PNI bergerak sebagai salah satu faktor tumbangnya rezim orba. Pada saat awal reformasi, PNI menemani perjuangan Megawati dan Gus Dur sebagai pemimpin nasional di masa transisi. Pada zaman SBY, PNI menjadi oposisi dan ikut aktif di barisan oposan. Kini di
pemerintahan Joko Widodo, PNI ada di barisan pendukung revolusi mental. Contoh lainnya, Ketua PNI Bali bisa memenangkan Pemilu DPD 2014 di Bali dengan suara tertinggi walau tanpa parpol. Di Bali sejarah PNI tidak bisa dilupakan begitu saja dan kita akan buat agar tidak bisa dilupakan sepanjang masa,’’ tegas Arya Wedakarna. Oleh arena itu, ia memberikan dukungan atas bangkitnya lagi embrio PNI melalui Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) di Bali. ‘’Saya dukung GPM. Jadilah organisatoris yang hebat, tidak sekadar menjadi ormas biasa. Latihlah jadi pemimpin sekarang dan nanti ke depan anakanak banteng ketaton harus menjadi pemimpin di kabupaten/kota di Bali. Saya akan bina anak-anak GPM menjadi yang terbaik di kalangan ormas di Bali,’’ tandas Shri Arya Wedakarna. (ad285)
BERSAMA - Dr. Arya Wedakarna bersama GM Taman Nusa Gianyar dan pengurus GPM Se-Bali.
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
Sambut Presiden Bank Dunia
Gubernur Pastika Harap Filosofi Tri Hita Karana Masuk Dalam Konsep Bahasan ’’IMF-World Bank Meeting 2018’’ DALAM rangka meninjau kesiapan Indonesia khususnya Bali yang akan menjadi tuan rumah International Monetary Fund (IMF)–World Bank Annual Meeting yang digelar pada Oktober 2018 mendatang, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyambut baik kedatangan Presiden World Bank Group Jim Young Kim berserta rombongan. Hal itu disampaikannya dalam acara ‘’Tri Hita Karana for Clean Bali’’ di Three Mountains Kura-Kura Bali, Serangan, Denpasar, Jumat (6/7) kemarin. Dalam sambutan selamat datangnya, Gubernur Bali menyampaikan bahwa dengan mengedepankan dan memegang teguh filosofi yang dimiliki oleh masyarakat Bali yaitu Tri Hita Karana yang merupakan tiga konsep yang menyebabkan kebahagiaan dan keharmonisan, maka Bali siap menyambut pertemuan yang akan dihadiri 189 negara di dunia. Lebih lanjut, Pastika menjelaskan di depan Presiden Kim bahwa pada dasarnya hakikat ajaran Tri Hita Karana menekankan tiga hubungan manusia dalam kehidupan di dunia ini. Ketiga hubungan itu meliputi hubungan dengan sesama manusia, hubungan dengan alam sekitar dan hubungan dengan Tuhan yang saling terkait satu sama lain. Setiap hubungan memiliki pedoman hidup menghargai sesama aspek sekelilingnya. Prinsip pelaksanaannya harus seimbang, selaras antara satu dan lainnya. Apabila keseimbangan tercapai, manusia akan hidup dengan menghindari segala tindakan buruk. Hidup akan seimbang, tenteram dan damai. ‘’Dengan konsep
inilah Bali terkenal dengan sebutan the island of God, the island of Paradise and the Island of Love. Untuk itu, saya berharap para delegasi dari berbagai negara nantinya dapat menikmati keindahan dan keharmonisan yang ada di Bali,’’ ujarnya. Gubernur Pastika mengharapkan konsep adiluhung yang dimiliki oleh filosofi Tri Hita Karana dapat dimasukkan ke dalam agenda pembahasan pada IMF-Annual Meeting 2018. Menurutnya, dengan menerapkan falsafah tersebut dapat menggantikan pandangan hidup modern yang lebih mengedepankan individualisme dan materialisme. Membudayakan Tri Hita Karana akan dapat memupus pandangan yang mendorong konsumerisme, pertikaian dan gejolak. ‘’Saya rasa hal ini sangat bagus diadopsi oleh
negara-negara di dunia yang saat ini masih bergejolak atau bertikai,’’ pungkasnya. Presiden World Bank Group Jim Young Kim menyampaikan terima kasih atas perkenalan konsep Tri Hita Karana tersebut. Menurutnya, konsep ini sangat mengedepankan pentingnya toleransi untuk mewujudkan masyarakat yang harmonis di tengah negara yang damai. ‘ Dari seluruh konsep Tri Hita Karana tersebut, Presiden Kim melihat bahwa konsep hubungan manusia dengan lingkungan saat ini menjadi ancaman untuk generasi penerus bangsa Indonesia. Salah satu contohnya adalah kondisi sampah yang belum tertangani maksimal, seperti di Hutan Mangrove di Suwung yang ditinjaunya bersama rombongan. (ad347)
TRI HITA KARANA – Gubernur Bali Made Mangku Pastika (dua dari kiri) bersama Presiden World Bank Group Jim Young Kim dan sejumlah menteri dalam acara ‘’Tri Hita Karana for Clean Bali’’ di Serangan, Denpasar.
SMK Dwijendra Denpasar Masih Buka Pendaftaran Calon Siswa Baru Siap Tampung yang Belum Dapat Sekolah
SMK Dwijendra Denpasar pada PPDB 2018 banyak dikejar oleh calon siswa baru. Pada pendaftaran awal tercatat 350 orang, namun yang mendaftar kembali hingga Jumat (6/7) kemarin baru 110 orang. Atas kondisi ini, SMK Dwijendra Denpasar masih membuka pendaftaran calon siswa baru 2018. SMK Dwijendra Denpasar siap menampung lulusan SMP yang belum mendapatkan sekolah lagi 100 orang. Ketua Panitia PPDB SMK Dwijendra Denpasar yang juga Wakasek Kesiswaan dan Humas I Wayan Sumardika, S.Pd. menjelaskan, SMK Dwijendra menerima pendaftaran siswa baru untuk Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dua kelas, baru terisi satu kelas. Program Keahlian Akuntansi dari empat kelas sudah terisi dua kelas dan Program Akomodasi Perhotelan (APh) target dua kelas terisi satu kelas. Dia menegaskan, pendaftaran baru ditutup sampai kuota jumlah siswa baru terpenuhi, sekalipun MPLS sedang berjalan. Hal ini guna membantu masyarakat yang masih bingung menentukan pilihan, apalagi yang belum mendapatkan sekolah. Pendaftaran gratis bahkan pelayanan tetap dibuka Sabtu dan Minggu ini. Kepala SMK Dwijendra Denpasar Ida Bagus Dwi Oka Putra, S.Si. mengajak masyarakat untuk bergabung dengan SMK Dwijendra Denpasar di Jalan Suradipa, Peguyangan, Denpasar. Sekolah ini benar-benar membuktikan diri sebagai SMK yang berkualitas dan sungguh-sungguh SMK. Hal ini bisa dilihat dari hasil UNBK 2018, SMK Dwijendra Denpasar
sukses meraih ranking lima terbaik di Bali. Kasek Ida Bagus Dwi Oka Putra bersama Wakasek Kurikulum I.A. Paramita Mahasari, S.E. dan Wakasek Sarpras Putu Aris Sanjaya, S.Pd. bertekad memberi pelayanan terbaik. Input yang biasa-biasa saja kemudian diproses secara berkualitas guna menghasilkan lulusan bermutu. Fasilitas labnya tergolong paling lengkap. Lab akuntansinya tercanggih. Bahkan, siswa disiapkan materi pajak dan perbankan lengkap dengan lab pajak dan bank mini. APh memiliki lab hotel mini dan laundry, sedangkan TKJ mempunyai lab bengkel dan multimedia. Dengan lab pajak ini lulusan SMK Dwijendra tampil beda karena memiliki kompetensi perpajakan. SDM ini termasuk langka dan diperlukan di semua instansi. Bank mini menyiapkan lulusannya bekerja di sektor perbankan seperti BPR, LPD dan koperasi. Sementara di APh lulusannya disiapkan
menjadi naker di hotel bagian front office dan membuka usaha laundry. Di TKJ mereka disiapkan menjadi programmer dan multimedia serta perbaikan jaringan. Ida Bagus Dwi menambahkan, tahun ini SMK Dwijendra tak menaikkan biaya SPP. Uniknya semua siswa masuk pagi karena sudah disiapkan 21 ruang belajar berlantai tiga. Mulai tahun ini sekolah menerapkan full day school. Metode pembelajaran juga sarat dengan pendidikan karakter, disiplin, kasih sayang dan budaya. Sebelum mengajar guru wajib menelaah cerita rakyat. Siswanya membaca buku di pojok bacaan tiap kelas. Siswa yang terlambat datang dikomunikasikan dengan keluarganya. Sinergisitas sekolah dengan masyarakat Peguyangan ini sudah teruji. Masyarakat banyak membantu eksistensi sekolah ini, sedangkan sekolah memberi peluang munculnya warung di sekitar sekolah. (ad344)
PRESTASI - Kepala SMK Dwijendra Ida Bagus Dwi Oka Putra dan wakasek bersama siswa berprestasi di depan gedung yang megah.
Kerja Sama Stikes Wira Medika dengan Puskesmas Tembuku I Dalam Aplikasi Keperawatan Berbasis Terapi Komplementer PENDIDIKAN lanjutan dari pendidikan akademik pada Program Studi Ilmu Keperawatan (S-1) yang dilaksanakan selama satu tahun, sistem pembelajaran sepenuhnya dilakukan di lahan praktik. Tujuan pendidikan Profesi Ners adalah menyiapkan mahasiswa melalui penyesuaian profesional dalam bentuk pengalaman belajar klinik dan lapangan secara komprehensif, sehingga memiliki kemampuan profesional. Mereka harus melewati beberapa sistem yang salah satunya adalah sistem keperawatan gerontik. Pada praktik keperawatan gerontik, mahasiswa diwajibkan terjun langsung ke masyarakat untuk melakukan asuhan keperawatan bekerja sama dengan puskesmas. Puskesmas yang diajak kerja sama dalam hal ini adalah Puskesmas Tembuku I Bangli. Lama praktik tujuh minggu diikuti oleh mahasiswa Profesi Ners dengan tema ‘’Proyek Inovasi Berbasis Keperawatan Komplementer’’. Mahasiswa Stikes Wira Medika disambut baik oleh Kepala Puskesmas Tembuku I, I Putu Oka Pratama, SKM., dan Klian Adat I Wayan Kain Adnyana dikarenakan visi-misi puskesmas dengan Stikes Wira Medika hampir sama yaitu
keperawatan berbasis komplementer. I Putu Oka Pratama, SKM. menyatakan sangat senang dengan kedatangan mahasiswa Stikes Wira Medika untuk praktik di daerah binaannya. ‘’Kami harapkan bersama-sama bisa mendukung program pemerintah untuk Tradkom (tradisional, alternatif dan komplementer) Back To Nature, sehingga lansia tidak terlalu banyak mengonsumsi obat dan berharap kerja sama ini terus berjalan,’’ ujarnya. Dalam penutupan acara dilaksanakan sosialisasi dan demon-
strasi langsung pembuatan tanaman herbal, seperti temulawak dan kunyit oleh Daryana selaku penanggung jawab Program Tradkom. Drs. I Dewa Agung K. Sudarsana, M.M. mengatakan, visi-misi keperawatan Stikes Wira Medika yaitu keperawatan berbasis komplementer harus selalu diaplikasikan sehingga apa yang dicanangkan tercapai. Diharapkan kerja sama ini tidak akan pernah usai sehingga kita bersama-sama bisa meningkatkan keperawatan berbasis komplementer. (ad340)
KERJA SAMA – Stikes Wira Medika Bali dan Puskesmas Tembuku I Bangli bekerja sama dalam aplikasi keperawatan berbasis terapi komplementer.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
daerah
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
Pengangguran Ditarget Turun 5 Persen Banyuwangi (Bali Post) Angka pengangguran di Indonesia diklaim terus berkurang. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mencatat pengangguran masih berkisar 5,1 persen dari jumlah penduduk. Angka ini ditargetkan terus turun 5 persen hingga 4,8 persen tahun 2019. Salah satu upayanya memperbanyak pusat latihan kerja. Menteri Nakertrans (Menakertrans) Hanif Dhakiri mengatakan, target penyerapan 10 juta lapangan kerja yang dijanjikan Jokowi-JK sudah melampaui target. Sejak tiga tahun terakhir, jumlah penyerapan lapangan kerja terus meningkat. Tahun 2015 penyerapan lapangan kerja mencapai 2,6 juta orang, tahun 2016 sebanyak 2,7 juta dan tahun 2017 sejumah 2,8 juta orang. Dari jumlah ini, angka pengangguran di Indonesia ikut turun. ‘’Jadi, tiga tahun terakhir pertumbuhan penyerapan tenaga kerja lebih dari 2 juta. Hingga lima tahun pemerintah Jokowi–JK target 10 juta pasti akan terpenuhi,’’ tegasnya usai sidak pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jumat (6/7) kemarin. Anggaran ke kementerian yang dipimpinnya terus dinaikkan. Dari Rp 4 triliun di tahun 2018, naik menjadi Rp 7 triliun tahun 2019. Naiknya anggaran ini fokus pada percepatan dan peningkatan kompetensi kerja. ‘’Sekitar 133 juta angkatan kerja kita,
sekitar 60 persen lulusan SD-SMP. Karena itu, perlu kita genjot kualitas, kuantitas dan penyebarannya. Terpenting tenaga kerja memiliki kompetensi, sehingga bisa dengan mudah terserap ke dunia kerja. Apalagi persaingan kompetensi di dunia kerja makin ketat,’’ paparnya. Kemenakertrans memiliki 300 lebih BLK, dikelola pusat, provinsi dan kabupaten. Khusus di bawah kementerian sebanyak 18 BLK, salah satunya di
Banyuwangi. BLK ini mampu menampung hingga 3.000 calon tenaga kerja. Ada enam pelatihan keahlian. Salah satunya akomodasi pariwisata. BLK ini akan mulai beroperasi akhir tahun 2018. Masifnya pendirian BLK sekaligus memberikan kompetensi dan daya saing dengan tenaga asing. ‘’Jadi, daya saing tenaga kerja kita perlu digenjot. Salah satunya dengan mendirikan banyak BLK,’’ pungkasnya. (kmb30)
Banyuwangi (Bali Post) Cuaca buruk di sekitar Selat Bali memicu musibah. Kapal Layar Motor (KLM) Mutiara rute Banyuwangi-Sapeken (Madura) dilaporkan hilang kontak sejak Rabu (4/7) siang lalu. Setelah dua hari hilang, kapal kayu dengan 11 penumpang ini ditemukan terdampar di perairan Raas, Sumenep, Madura, Jumat (6/7) pagi kemarin. Seluruh penumpangnya selamat. Kapal dengan nakhoda Muslimin itu bertolak dari Pelabuhan Boom, Banyuwangi, membawa sembako. Setelah sekitar 25 mil berlayar di utara Selat Bali, ombak
besar menerjang. Air laut masuk ke kamar mesin. ABK melaporkan kejadian ini, namun saat dicek oleh personel Satpolair Polres Banyuwangi, kapal sudah menghilang. Petugas juga tak bisa menghubungi seluruh ABK. ‘’Kami mendapatkan kepastian kapal tersebut terdampar setelah berkoordinasi dengan Syahbandar di Sapeken. Dilaporkan hilang kontak selama dua hari, ternyata ditemukan terdampar di sekitar Raas, Madura. Seluruh penumpangnya selamat,’’ kata Kasatpolair Polres Banyuwangi AKP Subandi. Pascakejadian, petugas langsung
menggelar sidak keselamatan kapal di sekitar Pantai Boom. Hasilnya, dua kapal layar ditemukan tak layak berlayar. Menurut Subandi, kondisi gelombang di Selat Bali dan perairan Laut Jawa belakangan cenderung kurang bersahabat, sehingga cukup membahayakan pelayaran kapal-kapal kecil. Padahal kapal layar motor biasa berlayar dari kepulauan Madura ke Banyuwangi. Warga kepulauan ini berburu sembako ke Banyuwangi dan Buleleng. Dalam kondisi normal, pelayaran dari Banyuwangi ke Madura hanya sekitar 12 jam. (kmb30)
Bali Post/kmb30
SIDAK - Menakertrans Hanif Dhakiri sidak pembangunan gedung BLK di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.
Hilang di Banyuwangi, KLM Terdampar di Madura
Reparasi Makanan dari Tumbuhan
SAAT itu matahari sedang terik. Memasuki area Sikut Satak, ITDC udara mulai sejuk. Karena tempat itu rindang dengan beberapa pohon. Jalan berbatu alam yang disusun menjadi lantai, membawa ke sebuah restoran. Restaurant De Verdant Kuma dengan konsep terbuka seakan mengundang siapa pun untuk masuk. Ni Nyoman Nonik Riska Juli Setiarini (34), owner Restaurant De Verdant Kuma, sedang sibuk di dapur menyiapkan pesanan tamunya. Wanita muda ini pintar betul meracik makanan. Saat Bali Post berkunjung ke restorannya, tampak beberapa rombongan makan di meja utama. Di kanan-kiri, beberapa meja dipenuhi turis. Nonik menyapa dengan hangat. Ia memesankan menu andalannya untuk Bali Post. Selang beberapa lama, Nonik bertutur tentang kegemarannya membuat makanan sehat dengan bahan utama tumbuhtumbuhan. Hampir semua menunya adalah makanan sehat. Puluhan menu telah diraciknya. Ia memang bukan dari kalangan chef, tetapi memiliki seorang ayah yang pandai memasak yang kemudian menular kepadanya. Ditambah pendidikan manajemen pariwisata yang ditempuh, Nonik matang dalam berkarya pada makanan. Makanan yang menurutnya enak, itulah yang dijual. Tak jarang hasil cobacobanya gagal alias tidak enak.
Bali Post/may
MENU - Beberapa menu Restaurant de Verdant Kuma. Beberapa menu ditandai dengan daun. Itu artinya menu vegan. Ada juga menu ditandai GF yang artinya gluteen free. Pesanan datang. Avocado toast with tofu dan teh bunga teleng. Menu ini adalah vegan karena beralaskan roti tanpa gluten. Apokat yang dihancurkan dioleskan di atas roti, seperti selai. Di bagian atas lagi, tofu dan saos mayonais. Tomat cherry juga tampak hadir di piring itu. Nonik menyuguhkan minuman teh bunga teleng. Teh ini dibuat dari bunga teleng dengan isian daging kelapa muda. Meski kebanyakan orang tidak suka makanan vegan, Nonik berhasil meracik menumenu vegan itu menjadi makanan yang enak. Tak heran 70 persen tamu yang datang adalah repeater. ‘’Mereka yang
sudah pernah ke sini, ke sini lagi,’’ kata Nonik. Artis-artis Ibu Kota juga kerap datang ke restoran yang baru seumur jagung itu. Tren makanan sehat ala vegan tampaknya menjadi gaya baru para wanita. Termasuk sosialita dan artis ibu kota. Tercatat Titi DJ pernah ke restorannya. Pasokan bahan didapatkan dari Bedugul. Semua bahannya organik. Ia tahu perbedaan barang organik dan nonorganik. Barang organik biasanya lebih tahan lama dan tentu rasanya berbeda. Selain Bedugul, pasokan bahan didapatkan dari Pelaga. Di sana ia mendapatkan produk langsung dari petaninya, seperti tomat, mentimun dan wortel. Ayam kampung yang dipelihara secara organik didapatkan dari Tangerang.
Bahan baku ini disortir sebelum dimasak. Ia percaya bahan berkualitas menghasilkan rasa makanan yang enak. Sehari-harinya Nonik juga kerap menyajikan menu-menu sehat pada suami. Tak jarang suaminya yang seorang dokter meniru mencampur bahanbahan yang ada. ‘’Makanan sehari-hari sebagian besar kreasi saya, resep sendiri. Saya sering hunting makanan. Coba-coba makanan sana-sini. Lalu saya coba-coba membuat, bahan ini dicampur bahan ini,’’ tuturnya sambil terkekeh. Seperti susu almond, ia buat dari koleksi kacang almondnya. Karena salah satu kegemaran Nonik adalah membeli bahanbahan lalu distok. ‘’Sampai suami saya heran, karena stok kacang saya banyak. Kacang almond, kacang ini, kacang itu, banyak,’’ cetusnya. Susu almond dan susu beras sedang tren saat ini. Kadang ia mencampur kacang almond yang diblender dengan stroberi dan madu. ‘’Susu itu bisa dimodifikasi, bisa diisi macammacam seperti kurma,’’ ungkapnya. Reparasi makanan kerap dilakukan. Misalnya membuat salad dressing, harus tahu komposisi asam, minyak, lemak dan lainnya. ‘’Saya ubah asamnya yang semula pakai cuka saya gunakan lemon, minyaknya saya pakai olive oil,’’ tuturnya. Dari kegemaran membuat makanan sehat, Nonik mendapat sambutan positif. (may)
5
Unmas Tuan Rumah ”9th International Conference of Rural Research and Planning Group’’
Sumbangan Pemikiran untuk Membangun Desa RURAL Research and Planning Group (RRPG) bekerja sama dengan Universitas Mahasaraswati (Unmas) menyelenggarakan International Conference ke-9 selama tiga hari, 5–7 Juli 2018. Pada hari pertama dilaksanakan workshop metode penelitian bagi perencana pembangunan wilayah dan plenary session I. Pembukaan konferensi dilakukan, Jumat (6/7) kemarin. Di hari kedua hadir Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI Eko Putro Sandjojo sebagai keynote speaker. Dilanjutkan pembukaan Exhibition of Village Superior Products oleh Sekjen Kemendes PDTT. Pada sore hari dilakukan deklarasi Bali Forum Asian Rural Linkages yang disepakati oleh 17 perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang dan India. Di hari ketiga, para delegasi yang jumlahnya 150 orang mengunjungi Desa Cemagi, Canggu, untuk melihat percontohan desa terbaik kedua tahun 2018 di Bali. Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. berharap hasil pemikiran ini bisa menjadi sumbangan pemikiran buat pemerintah. Kajian ini diharapkan menjadi panduan dalam melakukan pembangunan di pedesaan, sehingga betul-betul berkelanjutan, tidak sesaat tetapi long term. Selain itu, diharapkan dari konferensi ini ada deklarasi untuk memperluas cakupan perguruan tinggi yang bergabung. Sebelumnya RRPG hanya diikuti beberapa negara dan akan lebih diperluas lagi di kawasan Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, dinamika pembangunan berkelanjutan telah masuk episode yang lebih rumit. Oleh karena itu, agenda tidak hanya
POTONG PITA - Pembukaan ‘’Exhibition of Village Superior Products’’ ditandai pemotongan pita. berfokus pada transformasi fisik, namun juga harus ada penguatan budaya dan spiritual dalam rencana pengembangan apa pun. ‘’Sekarang ini menjadi tantangan mendesak bagi pemerintah, akademisi, pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan dalam pembangunan pedesaan untuk menemukan cara membangun secara berkelanjutan baik pembangunan ekonomi maupun sosial, manfaatnya dapat tersebar luas serta pada saat yang sama memperkuat perlindungan lingkungan dan konservasi warisan budaya,’’ jelasnya. Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi, Ph.D. mengatakan, konferensi ini akan menjadi tempat saling bertukar pikiran dan pengalaman tentang pembangunan di negara lain. ‘’Ini sangat penting karena kita sedang butuh sekali contohcontoh, best practices yang bisa dijadikan tambahan referensi terhadap pembangunan yang sedang dilaksanakan. Saya berharap sekali kita melakukan International Conference terkait perencanaan dan riset yang terkait juga dengan pedesaan, sehingga banyak sekali gagasan, pendapat, terobosan yang bisa
diimplementasikan di Indonesia,’’ ujarnya. Sejauh ini progres pembangunan desa diklaim sangat signifikan berdasarkan indikator yang terukur, yaitu kemiskinan menurun bahkan melebihi penurunan di kota. Pengangguran terbuka di pedesaan menurun. Selain itu ada dua indeks yang digunakan yaitu pembangunan desa dan desa membangun. Dalam indeks tersebut dilakukan klasifikasi desa. Paling tinggi desa mandiri, desa berkembang, desa terbelakang/desa tertinggal. Ketua Kopertis Wilayah Bali dan Nusa Tenggara Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. menyatakan, selama ini perguruan tinggi sudah dekat dengan masyarakat desa, terutama melalui program baksos, KKN dan kersos. Dengan adanya Kemendes PDTT diharapkan ada kerja sama yang intens yang masif untuk bisa membantu masyarakat pedesaan agar terangkat. KKN selama ini terkesan disusun berdasarkan program yang bersifat sementara. Namun, dengan keterlibatan Kemendes PDTT bergabung dengan PT diyakini program bisa dilakukan untuk jangka panjang. (ad348)
OPINI
6
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Mengenalkan Kondisi Lingkungan Alam kepada Anak-anak SELAIN berlimpah dengan sumber daya alam, Indonesia juga kerap dilanda bencana. Baik bencana alam, maupun bencana yang diakibatkan oleh kecerobohan manusia. Dalam hal bencana alam, mungkin ini berkorelasi langsung dengan sumber daya alam Indonesia. Banyaknya gunung berapi membuat lahan Indonesia subur, demikian juga banyak ada pertambangan batu mulia. Akan tetapi, gunung itu juga kerap meletus sehingga menimbulkan kesengsaraan bagi masyarakat. Dalam hal bencana akibat kecerobohan, ini disebabkan oleh kurang disiplinnya orang Indonesia, dalam bidang apa saja. Beberapa waktu yang lalu, ratusan orang hilang dan diduga tewas akibat tenggelamnya sebuah kapal di Danau Toba. Salah satu penyelidikan menyebutkan bahwa mulai desain sampai muatan kapal itu tidak sesuai aturan. Di Pulau Selayar, Sulawesi bagian selatan juga ada kapal karam. Penyebabnya adalah lambung bocor. Sebanyak 26 orang tewas. Kita benarbenar tidak disiplin dalam hal ini. Pulau Bali pun boleh dikatakan rawan bencana. Beberapa waktu lalu sebuah penelitian di wilayah pesisir Denpasar, menemukan jejak tsunami besar di Pulau Bali. Sejarah juga mencatat ada tsunami di Singaraja. Jika kita menumpang pesawat terbang, akan terlibat bagaimana Gunung Batur purba itu demikian besar dan meledak dengan dahsyat ribuan tahun lalu, juga kalau kita lihat di Bedugul Tabanan. Tiga danau itu, yaitu Beratan, Buyan, dan Tamblingan terletak pada bibir kaldera yang membentuk pola lingkaran. Kaldera ini adalah bekas gunung purba raksasa pada masa lalu, lebih besar dari kaldera Gunung Batur, yang mempunyai tiga kepundan kemudian digenangi air. Itulah yang menjadi Danau Beratan, Tamblingan, dan Buyan. Tiga danau ini beriringan, bersisian, dan terpola di pinggiran dinding bekas gunung besar. Tidak ada penelitian mendalam tentang hal ini, padahal sewaktu-waktu bisa saja menimbulkan bencana dahsyat. Jadi, bukan sekadar Gunung Agung yang berbahaya. Belum lagi kalau kita prediksi soal angin puyuh, banjir dan tanah longsor. Siapa tahu peristiwa seperti Gunung Kelud di Jawa Timur, muncul di Bali. Tiba-tiba saja dari dasar Danau Beratan, atau Tamblingan atau Buyan muncul rekahan gunung baru yang menguras seluruh air yang ada. Karena itu, bukan saja di Bali, sebaiknya kita benarbenar mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana ini. Katakanlah Gunung Sinabung di Sumatera, atau Gunung Agung di Bali, tidak ada yang memprediksi letusannya seperti ini sekarang. Akhirnya ketika benarbenar terjadi bencana sering kita kalang kabut, dan akhirnya mengembalikan ke takdir. Inilah yang harus kita perhatikan dari sekarang. Beberapa waktu lalu, ada pendapat yang menyebutkan bahwa pengendalian bencana atau upaya penyelamatan diri saat bencana, harus dilatih sejak sekolah dasar. Pemikiran ini penting karena dengan cara demikian akan mendapat dua hal. Yang pertama adalah pemahaman terhadap kondisi lingkungan langsung dari anak-anak. Ini akan memberikan penyadaran bahwa mereka hidup di daerah yang rawan bencana sehingga secara tidak langsung dapat menyesuaikan diri dan awas terhadap lingkungannya. Kedua adalah sosialisasi. Ini penting karena sosialisasi terhadap penanganan bencana itu paling bagus saat anak-anak. Perkembangan dan pertumbuhannya akan memungkinkan akan-anak untuk menyesuaikan diri. Pemikiran lain, juga ada yang menginginkan memasukkan kebencanaan ini pada kurikulum. Ini pun perlu dipertimbangkan. Tujuannya agar kita mampu menganalisis dan mengetahui cara mengatasi berdasarkan kultur yang ada. Mengatasi bencana dengan kultur sosial yang ada, sangat bagus untuk meminimalkan korban. Mudah-mudahan kita mampu memikirkan ini ke depan.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Mohon Permudah Orangtua Siswa Setiap tahun ajaran baru, ribuan orangtua siswa ikut panik. Sistem penerimaan siswa yang berubah-ubah membuat para orangtua ikut merasakan beban anaknya. Artinya, beban orangtua untuk memfasilitasi anak-anaknya masuk pun jadi bertambah. Selain menyiapkan dana awal sekolah, mereka juga jadi sibuk ke mana-mana ikut anaknya mendaftar. Ini karena sistemnya tak pernah baku. Mohon kepada wakil rakyat perjuangkan agar ada hak sekolah untuk memfasilitasi penerimaan anak didik lewat jalur mandiri. Sekolah tampaknya lebih tahu kemampuan dalam merekrut jumlah siswa. Selama ini, penyeragaman sistem penerimaan ternyata memiliki banyak kelemahan. Ada anak tak bisa diterima di sekolah tertentu karena terbentur asal orangtua. Ada anak berprestasi gagal diterima karena kuota terlalu kecil. Di lain pihak, ada kuota KK miskin justru tersisa, karena di zonasinya kebanyakan orang kaya. Mohon sebelum sistem penerimaan anak didik baru diterapkan agar lebih awal dilakukan sosialisasi. Penjelasan secara lebih detail hendaknya disampaikan lewat sekolah asal. Jangan sampai anak ke sana ke mari diantar orangtuanya, namun tetap gagal karena kerancuan sistem masih mengganjal. Sementara itu, di sejumlah kabupaten sekolah swasta justru tak ada lagi. Jadi, ke mana mestinya para orangtua siswa mengadu ketika anaknya gagal diterima di sekolah negeri? I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Belajar Sejenak dari Provinsi Chiang Rai Tragedi terjebaknya pemain sepak bola di Thailand, bersama dengan seorang pelatihnya di Gua Tham Luang di wilayah Chiang Rai, memberikan ragam rasa dan ragam pelajaran bagi masyarakat dari berbagai negara. Gua itu termasuk yang terpanjang di negara itu karena mencapai panjang hampir sepuluh kilometer. Para pemain sepak bola ini bersama pelatihnya terjebak dalam jarak empat kilometer di dalam gua karena terkena banjir. Hujan deras yang mendera wilayah itu setelah para pemain sepak bola ini masuk, membuat pintu keluar tertutup. Sampai saat ini sudah sekitar 14 hari mereka terjebak dan ditemukan selamat. Sebanyak 12 orang remaja pemain bola yang berusia 11 sampai 16 tahun ditambah seorang pelatih yang berusia 25 tahun terjebak di dalam gua. Mereka sengaja jalan-jalan menuju gua setelah selesai latihan sepak bola pada saat itu. Mungkin merupakan bagian dari upaya relaksasi dan menambah suasana persaudaraan sehingga pelatih memutuskan untuk masuk gua seusai melakukan latihan. Mereka kemudian ditemukan oleh dua orang penyelam Inggris, setelah sepuluh hari terjebak, dalam keadaan selamat dan sehat. Ada dugaan, di samping air stalagtit yang mengucur di gua dan camilan yang mereka bawa masuk, menjadi penyelamat mereka ber-13 di dalam gua. Upaya untuk mengeluarkannya dikatakan masih sulit karena hujan masih deras dan sebagian besar dari pemain sepak bola itu tidak bisa berenang dan menyelam. Karena itu, diperkirakan waktu untuk menyelamatkan mereka akan mencapai berminggu-minggu sampai berbulan-bulan.
Oleh GPB Suka Arjawa
P
ersoalan ini adalah kemanusiaan. Akan tetapi, bukan berarti juga tidak dapat dilepaskan dari persoalan politik. Dalam penanganan bencana, ternyata politik mengandung banyak spektrum yang memengaruhi keberhasilan penanganan bencana. Beberapa waktu lalu, terjadi kapal tenggelam di Danau Toba. Dan seperti yang kemudian tersebar luas di media massa, ketika pemerintah mencoba menjelaskan duduk persoalan mengapa bangkai kapal tidak diangkat, ada seorang aktivis (yang kemungkinan mempunyai latar partai politik juga), berteriak-teriak protes kepada menteri saat itu, yang kemudian menjadi viral di berbagai siaran media massa maupun media sosial di Indonesia. Berteriaknya aktivis ini bukan saja mengganggu citra pemerintah tetapi sangat tidak etis kalau dilakukan di hadapan orang yang
lagi menderita dan susah ditinggal kerabat dekat. Politik dalam konteks penanganan bencana, tidak lain adalah kemauan politik. Boleh dikatakan ini merupakan sumber daya paling utama dalam menangani bencana. Kemauan politik adalah tekad dan kekuatan pemerintah dalam menggunakan segala sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan menyangkut masyarakat. Dalam hal kebencanaan, adalah untuk mengatasi, menolong korban bencana dan yang terkait dengan itu. Pemerintah atau administratur negara memegang peranan besar untuk kesuksesan tersebut. Pertama, disebabkan oleh kekuasaan yang dimiliki oleh pemerintah untuk melakukan sikap. Yang paling menentukan terletak sikap itu sendiri. Sikap di sini mempunyai makna yang luas, mulai dari pernyataan, pilihan-pilihan kebijaksanaan, dukungan, imbauan sampai dengan larangan yang
harus dilakukan pemerintah. Tentu juga di dalamnya masuk dalam mobilisasi. Pada saat terjadinya bencana inilah akan dapat terlihat kesisteman yang ada pada pemerintahan. Sikap pemerintahlah yang akan memperlihatkan bagaimana sistem itu berjalan, dan kelancaran berjalannya sistem itu kelak menentukan keberhasilan tujuan. Thailand sebagai sebuah negara yang boleh dikatakan maju di kawasan Asia Tenggara, memperlihatkan kemauan politik pemerintah untuk mengatasi bencana yang benar-benar mencekam ini. Ini terlihat pada pernyataan-pernyataan dari aparatur pemerintah di negara tersebut. Pihak yang paling lantang dan terdepan bergerak adalah pemerintah wilayah Chiang Rai, yang mengatakan bahwa meskipun misi penyelamatan ini awalnya dikatakan mustahil, tetapi melalui gubernurnya dikatakan bahwa tekad kuat harus dilaku-
kan karena mereka tidak akan mau kehilangan anak-anak tersebut. Pernyataan dari pimpinan provinsi ini, bukan saja retorik di muka umum (apalagi hanya menjelang kampanye) tetapi benar-benar dilakukan. Aparat menyisir lingkungan yang ada di sekitar gua itu untuk mencari celah yang mungkin dapat di bor, kemudian memberikan kesempatan warga (negara) lain untuk ikut pencarian seperti dari Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Tiongkok untuk turun tangan. Mereka bekerja seolah tidak mengenal hari dan terus melanjutkan pencarian meski telah mencapai waktu sepuluh hari. Hasilnya pada hari kesepuluh, 12 anak-anak remaja dan seorang pelatihnya itu ditemukan oleh dua orang penyelam Inggris. Begitu ditemukan, foto mereka di gua disebar di media massa yang membuat bangsa Thailand ikut bergembira. Sudah jelas orang tua mereka pula. Dari pihak kesehatan langsung memeriksa kesehatan mereka, memberikan makanan berkalori tinggi dan meyakinkan para pemain sepak bola itu bahwa mereka akan selamat dalam proses perjalanan waktu. Kejujuran juga terlihat dalam proses ini. Diakui secara jujur bahwa upaya penyelamatan akan sulit dan memerlukan waktu berbulan-bulan karena akan menunggu musim hujan reda atau melatih para pemain bola itu menyelam. Para pemain bola ini harus menyelam untuk keluar terowongan dan rata-rata mereka tidak bisa menyelam dan berenang. Angkatan Bersenjata Thailand kini sedang memegang kekuasan di negeri itu. Terhadap kejadian ini, angkatan laut negara ini langsung bersikap tegas. Bahwa pihaknyalah yang akan melatih para pemain bola itu menyelam, bertugas mengirim makanan kepada anak-anak remaja yang
terjebak, membantu membangkitkan mental mereka sampai kekuatan fisiknya. Otoritas pemerintah setempat kemudiaan menyatakan tekad kuat bahwa pihaknya harus yakin 100 persen bahwa operasi penyelamatan tersebut harus berhasil. Dari sisi sistem, paling tidak komponen-komponen sistem penyelamatan itu berjalan secara serempak, berbarengan sesuai dengan keahlian mereka. Dari sisi politis, pemerintah provinsi wilayah tersebut mampu memobilisasi komponen sistem yang ada (masyarakat, petugas penolong, angkatan bersenjata setempat, petugas kesehatan, dokter, ahli gizi, semangat, dan seterusnya) untuk bergerak sesuai keahlian dalam satu kesatuan dan satu satuan waktu yang tepat. Tidak itu saja, wacana yang dikeluarkan oleh pejabat sangat penting karena akan menjadi pedoman paling awal untuk menilai tindakan selanjutnya. Otoritas Provinsi Chiang Rai mengatakan “bertekad menemukan” dan “seratus persen harus selamat’’. Itulah pertunjukan luar biasa yang dilakukan Thailand, negeri yang sepak bolanya paling maju di Asia Tenggara, petinjunya tidak pernah berhenti memukul ketika bertanding di arena, atletnya selalu mengacungkan gambar raja Thailand manakala berhasil meraih medali di pesta olahraga. Indonesia harus mencontoh hal ini, pemerintah daerah harus mampu mencontohnya, masyarakat harus juga memberikan kesempatan kepada aparat untuk bertugas. Jangan mengkritik saja saat bencana sedang terjadi. Indonesia adalah negara rawan bencana dalam banyak hal. Jadi, bolehlah belajar sejenak dari Chiang Rai. Penulis adalah staf pengajar sosiologi FISIP Universitas Udayana
Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Tunadaksa POJOK
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar anak tunadaksa dan menumbuhkan rasa kepercayaan diri anak. Tunadaksa adalah ketidakmampuan anggota tubuh untuk melaksanakan fungsinya secara normal, akibat luka, penyakit, atau pertumbuhan yang tidak sempurna. Anak yang mengalami tunadaksa atau cacat tubuh biasanya kepercayaan yang ada di dalam diri anak tersebut kurang dan motivasi belajarnya terganggu karena kelainan yang dimilikinya. Dengan menggunakan teknik modeling yang berbantuan video, contohnya yaitu video anak yang tidak mempunyai tangan dia bisa menggambar menggunakan kakinya. Anak yang memiliki kelainan ini seolah-olah kelihatan seperti anak yang sempurna karena bakat yang dimilikinya. Dengan melihat tayangan video, maka anak yang mengalami tunadaksa seperti AP (nama samaran) motivasi belajarnya meningkat dan dia memiliki kepercayaan diri dalam bergaul bersama teman sebayanya. Dalam keadaan yang ditemukan, tidak semua anak dilahirkan dengan keadaan sempurna. Selain karena cacat bawaan dari lahir atau sebab-sebab lain yang terjadi dalam pertumbuhan sering kali dapat menyebabkan anak mengalami cacat jasmani atau mental. Salah satunya adalah anak yang menderita tunadaksa. Tunadaksa adalah istilah lain dari tunafisik berbagai jenis gangguan fisik yang berhubungan dengan kemam-
Oleh Novi Purwita dan Tutik Santika puan motorik dan berbagai gejala penyerta yang mengakibatkan seseorang mengalami hambatan dalam mengikuti pendidikan normal, serta dalam proses penyesuaian diri dengan lingkungan. Banyak kita temukan keluarga yang mempunyai anak yang mengalami cacat, baik fisik maupun mental merasa malu dan minder. Bahkan kemudian menjauhkan anak tersebut dari pergaulan masyarakat dan membiarkan anak mereka tumbuh tanpa pendidikan formal yang cukup. Layaknya manusia normal, mereka juga terlahir dengan membawa berbagai potensi yang dapat dikembangkan, karena semenjak dilahirkan semua manusia mempunyai berbagai macam kemampuan dasar. Adapun kelainan fungsi anggota tubuh atau ketunadaksaan yang terjadi pada masa setelah anak lahir, di antaranya karena faktor penyakit, faktor kecelakaan, pertumbuhan tubuh yang tidak sempurna. Pada anak tunadaksa, potensi anak tidak utuh karena ada bagian tubuh yang tidak sempurna. Dalam usahanya untuk mengaktualisasikan dirinya secara utuh, ketunadaksaan yang dialami anak tunadaksa biasanya dikompensasikan oleh bagian tubuh yang lain. Maka dari itu, secara umum, perkembangan fisik anak tunadaksa dapat dikatakan hampir sama
dengan orang-orang normal pada umumnya kecuali pada anggota tubuh yang mengalami kegagalan fungsi. Untuk membantu anak yang tunadaksa, dapat dilakukan dengan menggunakan teknik modeling yaitu dengan menampilkan video-video yang dapat memotivasi anak misalkan video tentang anak yang tidak mempunyai tangan bisa main gitar dengan kakinya. Dengan teknik modeling ini, diharapkan nantinya anak akan lebih semangat dalam menjalankan hidupnya. Metode yang digunakan adalah metode penelitian tindakan dan observasi. Penelitian tindakan bertujuan untuk mengembangkan keterampilan baru atau pendekatan baru dan diterapkan langsung serta dikaji hasilnya. Sedangkan metode observasi yaitu memperlihatkan sesuatu dengan menggunakan mata. Anak tunadaksa dalam kaitannya dengan teknik modeling agar dapat menumbuhkan motivasi belajar anak yang mengalami gangguan fisik atau tunadaksa, bisa dilakukan dengan modeling simbolik yang merupakan cara atau prosedur yang dilakukan menggunakan media seperti film dan video. Modeling simbolik dilakukan dengan cara mendemonstrasikan perilaku yang dikehendaki atau yang hendak dimiliki siswa melalui media, bisa menggunakan film dan video atau
yang berbentuk simbol lainnya, misalnya saja dapat memutarkan cuplikan video anak yang tidak memiliki tangan dan dia bisa melukis dengan bagus sama halnya pada anak normal. Teknik modeling simbolis merupakan suatu teknik yang bisa digunakan guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada siswa untuk mengembangkan potensi secara optimal maupun menangani permasalahan yang yang dihadapi oleh siswa tersebut. Modeling simbolis adalah salah satu teknik dalam pendekatan behavioristik. Pendekatan ini dikemukakan oleh B. F Skinner (Timur, J. 2017). Menurut pendekatan ini bahwa pada dasarnya manusia bersifat mekanistik atau merespons kepada lingkungan dengan kontrol yang terbatas, hidup dalam alam deterministik dan sedikit berperan aktif dalam menentukan martabatnya. Motivasi belajar merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelektual, yang dapat menumbuhkan gairah, merasa senang dan semangat untuk belajar. Adanya motivasi akan membangkitkan semangat belajar bagi siswa itu sendiri. Guru-guru SLB dalam menghadapi anak-anak yang berkebutuhan khusus, harus bersabar dan selalu memberikan motivasi kepada anak didiknya agar anak didiknya tidak pernah putus asa dalam belajar.
Erupsi Gunung Agung, petani di Pemuteran Bangli rugi puluhan miliar rupiah. - Rugi dan untung, bagai dua sisi mata uang. *** Cina belum mau layani perang dagang dengan Amerika Serikat. - Belum keluarkan ‘’jurus’’ kungfu. *** Pencairan bantuan keuangan khusus untuk subak masih tersendat. - Seperti aliran air subak, tersendat dan macet.
Penulis, mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Undhiksa, Singaraja
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
Populasi Turun, Harga Babi Naik Tabanan (Bali Post) Harga jual babi saat ini naik menjadi Rp 30.000-Rp 32.000 per kg untuk grosir, dan Rp 33 ribu per kg untuk penjualan eceran dengan kualitas super. Sementara di tingkat peternak babi kerakyatan, harga jualnya mencapai Rp 30 ribu per kilogram dan di tingkat peternak babi on farm naik menjadi Rp 32 ribu-Rp 33 ribu per kg. Harga ini naik sejak Galungan, di mana harga jual babi berkisar antara Rp 28 ribu-Rp 29 ribu per kg. Menurut peternak babi di Tabanan sekaligus Wakil Ketua Gabungan Usaha Peternak Babi (Gubi) Bali Nyoman Ariadi, Jumat (6/7) kemarin, penyebab kenaikan harga babi ini karena populasi babi mengalami penurunan. Penurunan populasi babi ternak disebabkan banyaknya peternak, terutama ternak kerakyatan yang memilih untuk berhenti melakukan usaha ternak babi. Berhentinya sejumlah peternak babi ini karena biaya operasional yang semakin meningkat, terutama harga pakan, ditambah lagi dengan harga jual ternak babi yang murah. ‘’Cukup lama harga jual babi di level yang murah, dalam artian tidak sesuai dengan
biaya operasional yang dikeluarkan,’’ ujarnya. Penurunan jumlah peternak babi kerakyatan ini mengakibatkan populasi babi ikut turun dan menimbulkan adanya kenaikan harga. Turunnya populasi babi ternak ditambah dengan banyaknya produksi babi di Bali yang dilempar antarpulau, seperti Jakarta, Surabaya dan lainnya. Kata Ariadi pengiriman babi untuk perdagangan antarpulau ini rata-rata bisa mencapai 350-500 ekor per minggu. ‘’Jumlahnya cukup besar, sehingga keberadaan babi ternak untuk memenuhi permintaan lokal semakin sedikit. Ini yang mempengaruhi harga di tingkat lokal,” ujarnya. Kondisi kenaikan harga jual babi yang meningkat ini, dikatakan Ariadi, pernah terjadi beberapa tahun lalu. Saat itu penyebab kenaikan juga sama, karena terjadinya penurunan populasi babi ternak. Namun, kemudian karena dilihat menjanjikan, banyak masyarakat yang kemudian beternak babi. ‘’Saya rasa kondisi sekarang akan sama. Melihat harga jual babi naik maka yang dulunya berhenti beternak akan kembali berminat,’’ ujar Ariadi. (kmb24)
Bali Post/dok
BABI - Peternak sedang membersihkan kandang babi. Turunnya populasi ternak babi menyebabkan harga jual di pasaran naik.
21 Paket Peningkatan Jalan Tahun 2018
Didominasi Jalan Penghubung Desa Tabanan (Bali Post) -
Pemkab Tabanan terus berupaya melakukan perbaikan infrastruktur jalan, di tengah keterbatasan anggaran. Pada tahun 2018, setidaknya ada 21 paket jalan yang akan diperbaiki sesuai data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Kebanyakan jalan tersebut berada di perdesaan yang menghubungkan antardesa. ”Saat ini paket perbaikan jalan sedang dalam proses lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP),” ujar Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Penataan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Oka Kamasan dikonfirmasi, Jumat (6/7) kemarin. Oka Kamasan menambahkan, proses lelang atau tender proyek jalan kini pada tahap
penjelasan pekerjaan. Diharapkan dalam waktu dekat seluruh proses tender selesai dan ada pemenangnya, sehingga bisa ditindaklanjuti dengan penandatanganan proyek dan pengerjaannya. “Semoga semua proses lelang berjalan lancar, sehingga nanti proyek dapat segera dikerjakan,” sebutnya. Menurut Oka Kamasan, anggaran 2018 banyak digunakan untuk perbaikan jalan
yang ada di Tabanan. Hal ini sebagai komitmen Pemkab Tabanan untuk menuntaskan perbaikan jalan rusak menjadi jalan hotmix. Seperti diketahui, Tabanan memiliki 836,218 kilometer jalan kabupaten. Saat ini masih ada sekitar 200 kilometer lebih yang belum di-hotmix, dan sisanya sudah selesai dikerjakan. Dengan pengerjaan puluhan ruas jalan di tahun 2018, diharapkan jumlah
jalan rusak akan semakin berkurang. Sementara itu, rencana 21 peningkatan jalan di antaranya ruas jalan antara Belimbing Sawah dengan Karyasari dan Pupuan Sawah dengan Manik Yang, Selemadeg dengan nilai Rp 4,4 miliar. Payangan, Kambangan dan Tunjuk senilai Rp 2,2 miliar. Timpag, Payuk Bangkah, Penyalin dan Riang Gede senilai Rp 2,9 miliar. Ruas jalan MekayuPancoran dan Antap Gawang-Munduk Gawang senilai Rp 3,1 miliar. Selain itu, juga ada perbaikan atau peningkatan jalan Pangkung Tibah-Pantai Rp
2,4 miliar, Mundukandong– Titi Galar Rp 4,8 miliar, ruas jalan Kaba-Kaba-SP. Buwit, Belalang-Kedunggu, KediriBelalang senilai Rp 5,1 miliar. Ruas Kesambahan, Kedampal, Tegalinggah Pucaksari Rp 5,5 miliar, ruas PesagiSangketan, Rejasa-Pesagi Rp 5,5 miliar, peningkatan jembatan Pesiapan–Cenggolo Rp 7 miliar, ruas jalan dan jembatan Marga–Apuan senilai Rp 22 miliar, jalan Bugbugan-Angseri Rp 1,6 miliar serta ruas jalan dengan total 21 paket perbaikan jalan. Perbaikan dan peningkatan jalan serta jembatan merata di seluruh kecamatan. (kmb28)
Abu Vulkanik Gunung Agung Tak Pengaruhi Panen Kopi Pupuan
Bali Post/kmb24
BINA - TP PKK melakukan pembinaan lomba desa terpadu kepada TP PKK Dauh Peken, Jumat (6/7) kemarin, di Balai Banjar Tegal Baleran.
TP PKK Tegaskan 10 Program Pokok PKK Tabanan (Bali Post) Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tabanan rutin melakukan pembinaan terhadap desa binaan. Setiap tahun TP PKK Tabanan membina 20 desa binaan dengan tujuan untuk melihat sejauh mana PKK Desa melaksanakan 10 program pokok PKK. Kali ini TP PKK melakukan pembinaan lomba desa terpadu kepada TP PKK Dauh Peken, Jumat (6/7) kemarin, di Balai Banjar Tegal Baleran. Pembinaan ini juga merupakan persiapan bagi desa binaan dalam lomba PKK tingkat kabupaten tahun 2019. Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya mengatakan, dalam pembinaan tersebut pihaknya menggandeng Tim Pokjanal Posyandu yang nantinya akan membina kader-kader posyandu yang ada di Desa Dauh Peken. “Saya berharap agar seluruh pembinaan ini benar-benar diikuti dengan baik, sehingga nantinya akan memberikan manfaat bagi ibu-ibu PKK Desa Dauh Peken,” katanya. Dikatakannya, melalui
kegiatan pembinaan ini pihaknya juga berharap seluruh jajaran PKK dapat mengambil langkah dalam menerapkan 10 program pokok PKK hasil Rakernas VIII PKK tahun 2015. Adapun program yang dimaksud antara lain adalah pola asuh anak dan remaja, pemberdayaan ekonomi keluarga, pemanfaatan lahan melalui program hatinya PKK dan hidup bersih sehat di dalam keluarga dan lingkungan dengan PHBS dan perilaku CERDIK. Pihaknya juga mengingatkan soal administrasi, arsip-arsip surat, kumpulan surat, arsip laporan dan segala bentuk administrasi diharapkan difile dengan baik, sehingga tidak ada arsip yang hilang. Sementara itu, perwakilan TP PKK Desa Dauh Peken Ni Komang Sriwiatini mengungkapkan, Desa Dauh Peken dalam menghadapi lomba desa terpadu tahun 2019 melakukan beberapa persiapan, antara lain persiapan data-data pendukung Posyandu dan BKB serta perbaikan registrasi data. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) Pupuan merupakan salah satu daerah di Kabupaten Tabanan yang terpapar abu vulkanik Gunung Agung. Namun paparan abu vulkanik tidak sampai mengancam panen kopi yang saat ini sedang berlangsung. Meski belum memasuki puncak panen, rata-rata produksi panen kopi di wilayah Pupuan sudah mencapai 700 kilogram hingga 900 kilogram per hektar. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat hingga 1,2 ton per hektar saat memasuki puncak panen. Ketua BUMDes Pajahan Made Marsudi Cahyadi, Jumat (6/7) kemarin, mengatakan abu Gunung Agung memang sempat sampai di Desa Pajahan Pupuan. Namun tidak sampai merusak tumbuhan ataupun panen kopi yang saat ini sedang memasuki musimnya. ‘’Sudah mulai panen dan hasilnya bagus,’’ ujarnya. Pihak BUMDes Pajahan sendiri saat ini sudah
menyerap hingga 10 ton kopi yang dihasilkan petani di Desa Pajahan. Mengenai musim panen kopi di Pupuan, dibenarkan Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Tabanan, Dewa Ketut Budi Dana Susila. Panen kopi sudah dimulai sejak bulan Mei lalu. ‘’Tetapi ini belum puncak panennya. Puncak panen diperkirakan berlangsung Agustus hingga Oktober,’’ ujarnya. Tidak seperti hasil panen tahun 2017, lanjut Dewa Budi, panen di tahun 2018 ini hasilnya bagus. Ini bisa dilihat dari produksi yang mencapai 700 kg hingga 900 kg per hektar, dan belum masuk puncak panen. ‘’Jika memasuki puncak panen diperkirakan bisa mencapai 1,2 ton per hektar,’’ ujarnya. Saat ini harga biji kopi kering asalan mencapai Rp 36.000 per kilo. Sementara untuk biji kopi kering petik merah, dihargai Rp 40.000 per kilogram. Menu-
rut Dewa Budi, selama ini hasil perkebunan seperti kopi dan coklat tidak pernah mengalami penurunan harga. ‘’Harga tidak pernah turun. Hanya produksi panennya yang kadang menurun kadang naik. Saat produksi kopi turun pendapatan petani jadi menurun, karena produk yang dijual lebih sedikit sementara harganya tidak mengalami penurunan,’’ jelas Dewa Budi. Meski produksi kopi sedang baik, lanjut Dewa Budi, untuk panen kali ini lebih difokuskan pada pemenuhan permintaan dalam negeri. Tetapi, jika ada permintaan keluar negeri, petani di Pupuan siap. ‘’Asal pembelian untuk ekspor ini pasti dan tidak merugikan petani. Kita memang belum memiliki tenaga penjaga mutu yang dibutuhkan untuk mengontrol mutu kopi sesuai syarat ekspor. Tahun ini sedang kita latih,’’ imbuh Dewa Budi. (kmb24)
Lagi, Enam Desa Wisata Kantongi SK Bupati Tabanan (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Tabanan terus mendorong seluruh desa menjadi desa wisata untuk mengantisipasi alih fungsi lahan pertanian, sehingga dapat mempertahankan status lumbung pangan Bali. Terkait dengan itu, Dinas Pariwisata Tabanan kembali menyerahkan SK Bupati kepada enam desa wisata, Jumat (6/7) kemarin. Kini dari 43 potensi desa wisata di Kabupaten Tabanan, sudah ada 22 desa yang telah mengantongi SK. Keenam desa wisata yang mendapatkan SK Bupati tahun ini, yakni Desa Sande Kecamatan Pupuan, Desa Wanagiri Kecamatan Selemadeg, Desa Munduktemu Kecamatan Pupuan, Desa Lumbung Kauh (Nikosake) Kecamatan Selemadeg Barat, Desa Bantiran Kecamatan Pupuan, dan Desa Megati Kecamatan Selemadeg Timur. “Kini sudah ada 22 desa wisata yang kantongi SK Bupati. Yang belum akan terus dilakukan pembinaan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tabanan I Made Yasa. Dikatakannya, dari 133 desa yang ada di Kabupaten Tabanan, 43 desa yang memiliki potensi wisata. Ini dikarenakan masih adanya budaya yang belum terlihat atau potensi apa yang ingin dikembangkan. Meski demikian, Dinas Pariwisata terus melakukan pantauan dan evaluasi. “Jadi bertahap sam-
bil melihat dari perkembangan desa setempat,” ucapnya. Setelah mengantongi SK, akan lebih mudah melakukan pembinaan melibatkan perangkat daerah terkait dengan tupoksinya masing-masing. Misalnya, Dinas Pariwisata melakukan promosi desa wisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk pengolahan produk, Dinas Koperasi untuk pemasaran produk BUMDes dan Dinas PUPRKP terkait infrastruktur. “Jadi semua perangkat daerah terlibat dengan tupoksinya masing-masing, dan ini merupakan satu kesatuan untuk pembangunan desa itu sendiri selain memang kesungguhan dan keinginan dari masyarakat setempat,’’ ujarnya. Perbekel Desa Bantiran Nyoman Suranata mengatakan sangat bersyukur desanya telah mengantongi SK Bupati. Pasalnya, ke depan atas dasar SK tersebut akan lebih menguatkan pihak desa menjaga kawasan potensial yang dimilikinya. Desa Bantiran terkenal dengan sektor perkebunan dan pertaniannya, di samping wisata alam lainnya seperti air terjun. Ke depan pihaknya juga akan menghidupkan kembali budaya pertanian yang hampir punah, seperti metekap, dan budaya megangsingan. Selain juga unsur budaya dalam pertanian lain seperti ngendagin dan mantenin dan seni tari Rejang Ayunan. (kmb28)
Bali Post/kmb28
DESA WISATA - Kadispar Tabanan saat menyerahkan SK desa wisata kepada enam desa, Jumat kemarin.
BULELENG
8
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
Pendaftaran Bacaleg Masih Sepi
Singaraja (Bali Post) – Pemilu Legislatif (Pi leg) 2019 memasuki masa pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Buleleng. Sejak Rabu (4/7) lalu tahapan ini dibuka dan berakhir Selasa (17/7) mendatang. Sampai hari ketiga pendaftaran, Jumat (6/7) kemarin, belum ada partai politik (parpol) menyetor dokumen pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng. Persaingan merebut kursi anggota DPRD Buleleng dipastikan berlangsung ketat. Pasalnya, ratusan bacaleg akan berlaga merebut 45 jatah kursi di gedung dewan. Perebutan kursi dewan ini dibagi dalam enam daerah pemilihan (dapil) yakni Kecamatan Buleleng (Dapil 1), Sawan (Dapil 2), Kubutambahan dan Tejakula (Dapil 3), Seririt dan Gerokgak (Dapil 4), Busungbiu dan Banjar (Dapil 5), dan Sukasada (Dapil 6) Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, Jumat (6/7) kemarin, mengakui belum ada parpol yang menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Buleleng. Dia mengatakan, parpol baru bisa menyerahkan berkas, setelah bacaleg mengunggah data ke sistem informasi pencalonan. Berkas aslinya kemudian wajib diserahkan ke KPU. Masih sepinya pendaftaran ini karena bacaleg bersangkutan masih berkutat untuk melengkapi berkas pencalonan yang harus diunggah melalui sistem
Bali Post/kmb38
Gede Suardana
aplikasi yang ada. Pihaknya memperkirakan parpol baru akan menyerahkan berkas satu minggu sebelum penutupan pendaftaran. ‘’Beberapa dokumen yang wajib dilampirkan lewat sistem aplikasi dan kemungkinan parpol masih melengkapi dokumen administrasi. Selain itu bisa saja masih melengkapi syarat keterwakilan perempuan 30 persen dari total kursi yang ada pada tiap-tiap dapil,’’ katanya. Gede Suardana mengingatkan, pejabat daerah, pejabat BUMN, BUMD, perbekel, dan PNS yang akan mendaftar sebagai caleg wajib mengundurkan diri. Syarat lainnya adalah menyetorkan surat keputusan (SK) pemberhentian kepada KPU paling lambat pada 19 September mendatang. (kmb38)
Bali Post/mud
MAGANGSING - Pelestarian permainan magangsing tidak saja dengan pertandingan di tingkat desa, sekarang permainan ini dipertandingkan dalam lomba serangkaian Twin Lake Festival (TLF) 2018 di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada.
Enam Desa Ikuti Lomba ”Magangsing” Singaraja (Bali Post) – Permainan gangsing menjadi warisan permainan tradisional bagi warga Catur Desa Adat Dalam Tamblingan yang meliputi, Desa Munduk, Gobleg, Uma Jero, dan Desa Gesing. Pementasan tidak saja di masing-masing desa, tetapi magangsing mulai digelar lewat lomba. Melalui lomba, tidak saja melestarikan, namun juga akan merangsang minat generasi muda mengenali permainan tradisional yang diwariskan para leluhur. Lomba magangsing tahun ini digelar di arena Twin Lake Festival (TLF) kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada
Jumat (6/7) kemarin. Enam kelompok yang terdiri dari 10 pemain mengikuti lomba. Kelompok itu masing-masing wakil dari Desa Gobleg, Gesing, Munduk, Bengkel, Pedawa, dan Uma Jero. Setiap digelar lomba, kelompok pemain ini sudah mengerti terkait teknik lomba dan penentuan pemenang. Lomba diawali dengan dua kelompok yang bertanding diawali dengan adu putaran gangsing. Berikutnya, adalah saling memukul gangsing untuk menentukan nilai yang diperoleh setiap kelompok pemain. Partai pertama, pemain yang kalah dalam adu putaran harus memutarkan
kembali gangsing. Lalu, pemain yang menang dalam adu cepat putaran gangsing sebelumnya mendapat kesempatan memukul gangsing yang sudah diputar sebelumnya. Kalau pukulan tepat dan gangsing lawan berhenti berputar atau bahan keluar lapangan, pemain yang memukul tadi menjadi pemenang. Sedangkan, kalau pukulannya meleset dan gangsing lawan tetap berputar, maka penentuan pemenangnya ditentukan gangsing yang paling lama berputar di dalam kalangan (lapangan -red). Demikian, proses penilaian hingga partai final untuk untuk mencari pemenang berdasarkan raihan
nilai di setiap babak. Ketua panitia yang juga Kepala Bidang (Kabid) Destinasi di Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng Ketut Suteja mengatakan, magangsing rutin digelar setiap pemerintah menggulirkan TLF. Momen ini selain memberi ruang para penghobi gangsing, juga untuk mengenalkan permainan tradisional utamanya kepada wisatawan yang sedang berlibur di Buleleng. Semakin sering dimainkan dan dalam bentuk lomba, maka permainan ini akan semakin dikenal, sehingga keberadaannya akan semakin lestari. Dampak lainnya adalah atraksi magangsing bisa dinik-
mati wisatawan, sehingga ini akan bisa dikemas menjadi paket wisata andalan yang tidak dijumpai di daerah lain. Selain memberi ruang pentas yang luas, upaya pelestarian permainan gangsing ini bagi warga Catur Desa Adat Dalem Tamblingan dilakukan dengan menyediakan lapangan khusus magangsing di Desa Munduk, Kecamatan Banjar. Dari gelaran magangsing kemarin, Desa Munduk keluar sebagai juara pertama dan Desa Gogleg sebagai juara kedua. Sedangkan, Desa Gesing keluar sebagai juara ketiga dan Desa Bengkel harus puas sebagai juara keempat. (kmb38)
Tak Tertampung di SMA/SMK Negeri
Gede Ngurah Dharma Seputra, S.T., M.AP.
Bali Post/kmb38
Aplikasi SIP-ProKontrak Cegah Proyek Molor Singaraja (Bali Post) – Pelaksanaan proyek molor masih sering ditemukan di lapangan akibat dari pengawasan proyek belum optimal. Mengatasi masalah ini, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng meluncurkan Sistem Informasi Pelaporan Progres Pekerjaan Kontraktual (SIPProKontrak). Aplikasi ini memudahkan pengawasan proyek melalui ponsel pintar atau perangkat komputer yang terkoneksi dengan jaringan internet. SIP-ProKontrak diluncurkan Jumat (6/7) kemarin di ruang rapat Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng. Peluncuran aplikasi ini dihadiri Kepala Bidang (Kabid) SDA Gede Ngurah Dharma Seputra, S.T., M.AP. mewakili Kepala Dinas PUPR Ketut Supartawijaya. Peluncuran diawali dengan presentasi dari tim programer yang mengerjakan SIP-ProKontrak. Setelah peluncuran ini, Dinas PUPR melakukan uji coba pengoperasian aplikasi ini untuk beberapa paket proyek di Bidang Sumber Daya Air (SDA). Selanjutnya, pelaksanaan proyek tahun depan, SIP-ProKontrak ini diterapkan oleh semua bidang di Dinas PUPR. Gede Ngurah Dharma Seputra mengatakan, dari pengalaman melaksanakan proyek SDA, pengawasan diakuinya belum optimal. Bukan saja karena pengawas yang jarang turun ke lapangan, namun perusahaan pemenang tender “malas” melaporkan realisasi pekerjaannya. Menariknya, perusahaan sendiri baru melaporkan pekerjaannya pada saat akan ngamprah pembayaran. “Perusahaan baru akan melaporkan proyek saat amprah pembayaran. Progres di lapangan juga tidak terpantau dengan baik, sehingga masih saja ada proyek molor,” katanya. Mengatasi masalah itu, Dinas PUPR mengubah pola pelaporan dari cara manual menjadi pengawasan berbasis aplikasi SIP-ProKontrak. Tahap awal aplikasi ini diop-
erasikan untuk proyek bidang SDA karena tahun 2017 ada 39 paket proyek dengan nilai anggaran Rp 15 miliar. Tahun 2018 naik menjadi 40 paket pekerjaan dengan nilai Rp 16 miliar. Peningkatan ini karena banyaknya infrastruktur bendungan dan irigasi yang rusak baik karena bencana alam maupun karena konstruksinya belum permanen. Dengan aplikasi ini, pengawasan pelaksanaan proyek lebih ketat dan mencegah pengerjaan proyek molor dari perencanaan. Selain itu, komunikasi antara kontraktor, konsultan pengawas, pengawas lapangan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Kepala Dinas terjalin dengan baik. Hambatan yang terjadi di lapangan dapat diselesaikan dengan baik. “Kontraktor wajib meng-input perencanan proyek dan setiap satu minggu akan dilaporkan melalui ponsel pintar atau perangkat komputer. Pak Kadis dan PPK sebagai admin mudah memantau pelaksanaan. Kalau progresnya kecil, konsultan pengawas atau pengawas lapangan memberi peringatan ke pemborong agar memerhatikan perencanaan yang ada,” katanya. Programer penyusun SIP-ProKontrak, Made Agus Apriliawan, mengatakan aplikasi yang dibangunnya itu masih sederhana. Ini karena aplikasinya hanya memasukkan pelaporan pelaksanaan proyek dan dokumentasi dalam bentuk gambar. Selain itu, pihak admin memantau kontraktor yang tidak melaporkan progres sama sekali atau realisasinya rendah. Meski demikain, Apriliawan memastikan kalau aplikasi ini masih memungkinkan dikembangkan sesuai kebutuhan dan bisa diakses oleh semua pihak. “Aplikasinya berbasis web yang bisa diakses oleh pihak terkait di Dinas PUPR sebagai user-nya. Kalau dikembangkan masih bisa dan user bisa instansi lain dan juga bisa diakses oleh masyarakat luas,” jelasnya. (kmb38)
Ratusan Calon Siswa Terancam Tak Lanjutkan Pendidikan Singaraja (Bali Post) –
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA dan SMK di Buleleng memasuki tahapan pendaftaran kembali. Pada tahapan ini calon siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri diprediksi mencapai ratusan siswa. Calon siswa ini terancam tidak dapat melanjutkan pendidikannya karena kalau mendaftar di sekolah swasta, mereka kesulitan biaya. Apalagi, sekolah swasta dikenal dengan tanggungan biaya mahal yang tidak bisa dipenuhi oleh para orangtua siswa. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali Kabupaten Buleleng Made Suarja di ruang kerjanya, Jumat (6/7) kemarin, mengatakan di Buleleng terdapat 69 SMA dan SMK. Rinciannya 39 sekolah negeri dan sisanya 30 sekolah swasta. Dari pendaftaran hingga masa pendaftaran kembali, calon siswa baru memilih sekolah negeri. Atas kondisi ini, dia memastikan banyak calon siswa yang tidak dapat diterima di sekolah negeri, karena selain kuota siswa baru yang diterima sudah terpenuhi, ada calon siswa baru yang tidak memenuhi syarat sesuai dengan empat jalur yang disediakan yakni jalur siswa pernah mengikuti ajang Pesta Kesenian Bali (PKB), prestasi, miskin, dan pola zonasi. “Dari pengamatan kami hampir semua lulusan SMP
mencari sekolah negeri. Kuota di masing-maisng sekolah negeri ini juga saya yakin sudah penuh, sehingga ada calon siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri,” katanya. Suarja mencontohkan, beberapa bangku sekolah yang sudah penuh terjadi di SMKN 1 Seririt. Di sekolah ini ada 72 calon siswa baru yang tidak mendapat bangku. Hal yang sama juga terjadi di SMAN 1 Kubutambahan, ada 36 calon siswa baru atau setara dengan satu kelas dipastikan tidak dapat diterima karena kuota di sekolah penuh. “Hampir di semua sekolah negeri pendaftarnya sudah melebihi kuota dan prediksi kami akan ada ratusan calon siswa tidak dapat bangku di sekolah negeri,” katanya. Menurut Suarja, kelebihan kuota ini tidak bisa dihindari karena calon siswa sendiri dan orangtuanya mencari sekolah di negeri. Ini karena biaya di sekolah negeri terjangkau dibandingkan melanjutkan sekolah di swasta. Menyusul situasi ini, perlu ada kebijakan strategis, sehingga calon siswa bisa mendapatkan sekolah yang diinginkan dan target program wajib belajar sembilan tahun bisa dicapai. Sebaliknya, kalau tidak ada solusi terbaik, tidak menutup kemungkinan anak yang tidak melanjutkan sekolah atau drop out di jenjang SMA dan SMK jumlahnya membengkak dari tahun-tahun sebelumnya. “Masalah ini sudah disampaikan kepala sekolah ke Disdikpora Bali. Penambahan kuota dengan double shift (sekolah
pagi dan siang) memang sempat diwacanakan, tetapi ini masih dipertimbangkan karena berdampak pada mutu pelajaran dan penerapan kurikulum,” jelasnya. Suarja menambahkan, solusi lain yang memungkinkan adalah mengharapkan dukungan dari pengelola sekolah swasta. Pengelola sekolah swasta perlu melakukan perbaikan manajemen sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan pelayanan yang sebanding dengan biaya yang ditawarkan kepada calon siswa, bisa saja para orangtua akan tertarik untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah swasta. “Sekolah swasta di Kota Singaraja sekarang sangat sedikit peminatnya. Agar bisa bersaing dan menghilangkan kesan sekolah mahal, manajemen sekolah diperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajarannya,” tegasnya. (kmb38)
Kampanye Stop Narkoba Sasar Sispala SMA dan SMK
Bali Post/kmb38
STOP NARKOBA - Sispala wakil dari SMA dan SMK mengikuti kampanye Stop Narkoba, Jumat (6/7) kemarin.
Singaraja (Bali Post) – Sejumlah siswa yang tergabung dalam Siswa Pencinta Alam (Sispala) mengikuti kampanye Stop Narkoba Jumat (6/7) kemarin. Materi kampanye ini disampaikan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng di bawah kendali AKBP Gede Astawa. Sejak Kamis (5/7) lalu, anggota Sispala mengikuti Perkemahan Jambore Petualang serangkaian Twin Lake Festival (TLF) di kawasan Danau Buyan, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Jambore yang diikuti siswa SMA dan SMK di Buleleng ini ditutup Sabtu (7/7) ini. Materi kampanye untuk menanamkan pemahaman kepada siswa terkait bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkotika, sehingga
generasi muda bisa terhindar dari pengaruh buruknya. Setelah bahannya dipahami, sasaran berikutnya adalah mengajak siswa berpartisipasi mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika mulai dari lingkungan terdekat masing-masing. Salah satu wujud partisipasi yang diharapkan itu adalah memberi informasi kepada aparat bila di lingkungannya menemukan indikasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Salah seorang peserta mengaku senang setelah mengikuti kampanye Stop Narkoba. Wawasan di luar pendidikan formal yang didapat ini dinilai sangat penting untuk membentengi diri agar terhindar dari kejahatan narkotika. Kepala BNNK Buleleng
AKBP Gede Astaw, mengatakan, kampanye Stop Narkoba ini dilakukan menyasar semua lini kelompok masyarakat. Dirinya yakin kalau pemahaman setiap komponen masyarakat akan bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkotika terbangun, maka perilaku menyimpang dan melawan hukum akan bisa dicegah. Dari beberapa kali kampanye Stop Narkoba yang sudah dilakukan, Gede Astawa optimis mampu menekan angka kasus penyalahgunaan narkotika. “Tidak henti-hentinya kami mengampanyekan Stop Narkoba dan ini salah satu cara untuk menyebarluaskan bahaya narkotika itu, sehingga setiap elemen masyarakat bisa berpartisipasi melakukan pencegahan,” jelasnya. (kmb38)
GIANYAR
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
9
PROFIL Kendala Pelaksanaan Proyek
DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan jumlah dan nilai proyek terbesar di Pemkab Gianyar. Bukanlah pekerjaan mudah untuk menjalankan berbagai kegiatan tersebut. ‘’Ada berbagai kendala untuk merealisasikan proyek atau kegiatan di lapangan,’’ kata Kepala Dinas PUPR Gianyar Nyoman Nuadi, Jumat (6/7) kemarin. Salah satu kendala yang sulit dihindari adalah bencana alam. Erupsi Gunung Agung misalnya, pada 2017 membuat para pelaksana proyek fisik di berbagai daerah di Bali kelimpungan lantaran kelangkaan dan mahalnya material. Hal ini menjadi perhatian khusus Dinas PUPR Gianyar. Terlebih aktivitas Gunung Agung masih cukup tinggi hingga sekarang. ‘’Yang namanya bencana alam sangat sulit diprediksi. Tetapi kita coba antisipasi. Yang jelas, kita berharap jangan sampai ada bencana,’’ ujarnya. Menurut Nuadi, hampir seluruh kegiatan di APBD 2018 sudah berjalan di lapangan. Tidak ada proyek khususnya perbaikan atau peningkatan jalan dan saluran irigasi yang sampai terhambat. Namun dia mengakui di bidang cipta karya mengalami sedikit kendala. ‘’Di cipta karya masih diproses. Itu karena paket kegiatannya cukup banyak,’’ jelasnya. (ded)
MENINJAU - Kepala UPT Keswan Sukawati (dua dari kiri) saat meninjau kondisi pemilik anjing rabies di Banjar Jeleka, Sukawati.
Gianyar Belum Bebas Rabies Gianyar (Bali Post) -
Kasus rabies di Kabupaten Gianyar belum juga tuntas. Menyusul adanya kasus seekor anjing positif rabies menggigit tiga orang di Banjar Jeleka, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati pada Senin (2/7) dan Selasa (3/7) lalu. Peristiwa tersebut menambah deretan temuan anjing rabies di tahun 2018, yang totalnya hingga saat ini mencapai empat kasus. Anjing jenis mix jantan tersebut menggigit pemiliknya, I Wayan Kota. Keponakan Kota yakni Ni Putu Devi Meirayanthi yang masih berumur lima tahun dan warga Banjar Lantangidung Ni Wayan Suryati yang tengah berkunjung ke rumah Kota juga menjadi korban gigitan. Ketiga korban tak menyangka anjing yang diberi nama Pinky itu tiba-tiba menyerang dan menggigit secara membabi buta. Wayan Kota, Jumat (6/7) kemarin, mengaku digigit
Salurkan BPNT, Pemkab Berencana Gandeng BUMDes Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar menilai peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat strategis dalam penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Penyaluran bantuan ke masyarakat kurang mampu tersebut akan lebih efektif melalui BUMDes jika jaringan internet di suatu wilayah masih belum optimal. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Made Watha, Jumat (6/7) kemarin, mengungkapkan rencana menyalurkan BPNT melalui BUMDes. Selain lebih efektif di daerah dengan jaringan internet lemah, upaya ini juga bisa mendorong produktivitas BUMDes. Dengan semakin berkembangnya BUMDes, otomatis terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. ‘’Kita tentunya juga ingin ada pemanfaatan potensi lokal,’’ katanya. BPNT adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya melalui akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warong. Tujuannya, mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu. Di Gianyar saat ini terdata 17.346 KPM. ‘’Tahuntahun sebelumnya KPM sebanyak 21 ribu, kemudian turun jadi 19 ribu dan sekarang 17 ribuan,’’ ujarnya. Menurut Watha, saat ini e-Warong
Bali Post/ded
di Kabupaten Gianyar sudah berjalan. Ada sepuluh unit e-Warong yang berlokasi di Desa Sukawati, Desa Kemenuh, Desa Tegallinggah, Desa Keramas, Desa Mas, Desa Gianyar, Desa Babakan, Desa Siyut, Desa Puhu, dan Desa Tegallalang. Di tempat-tempat tersebut KPM bisa membeli antara lain beras dan telur, namun transaksi tidak boleh dilakukan secara tunai, melainkan menggunakan kartu khusus. Di setiap e-Warong telah disiapkan sarana seperti software maupun alat gesek kartu. Sebelum BPNT diterapkan, bantuan sosial berupa pangan sebelum bulan tersebut akan direalisasikan dalam bentuk beras atau diistilahkan beras sejahtera (rastra). Setiap KPM akan menerima 10 kg beras per bulan. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang setiap KPM menebus beras dengan harga Rp 1.600 per kg, mulai tahun ini tidak ada biaya tebus. Namun, diakui Watha, sistem di e-Warung sejauh ini masih manual. Sistem nontunai belum bisa dijalankan sepenuhnya dan ditargetkan Oktober mendatang sistem tersebut telah beroperasi maksimal. Dengan sistem nontunai, diharapkan penyaluran bantuan ke masyarakat kurang mampu akan lebih transparan dan tepat sasaran. Masyarakat juga akan lebih mudah menyesuaikan penggunaan bantuan dengan kebutuhannya. (kmb25)
di beberapa jari tangan. Lukanya sudah diobati dan berikut korban lainnya sudah mendapatkan suntikan VAR. Kota tak habis pikir anjing yang dipeliharanya selama 1,5 tahun itu terjangkit rabies. Menurutnya, anjing berwarna putih itu hanya sempat divaksin satu kali dan lebih banyak menghabiskan waktu di kandang. Hanya memang kadang-kadang dilepas dan bermain di depan rumah. Pinky bukan anjing galak dan tidak pernah menggigit.
Tetapi beberapa hari sebelum kejadian perilakunya berubah drastis, menjadi sangat agresif. Ni Wayan Suryati menjadi korban gigitan pertama. Pascakejadian itu Kota langsung mengandangkan anjingnya. Namun lantaran kandang tidak terkunci, anjingnya bisa ke luar. Saat itulah dia menggigit Devi Meirayanthi. Kota kembali mengandangkan anjingnya. Merasa curiga anjingnya terjangkit rabies, keesokan harinya Kota berniat mem-
bunuh anjing tersebut. Dia mengikatkan tali di leher Pinky. Namun sayangnya Kota justru digigit. Setelah berhasil membunuh anjing itu, Kota menguburkannya. Dia dan keponakannya lantas ke RSUP Sanglah untuk meminta VAR. Atas saran pihak RS, pada Rabu (4/7) Kota membawa kepala anjingnya untuk diperiksa di Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Bali. Hasilnya, anjing tersebut positif rabies. Sebagai tindak lanjut, Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar melakukan sosialisasi pada Kamis (5/7) malam. Disepakatilah untuk melaksanakan eliminasi selektif kemarin. Ada
sekitar 30 ekor anjing yang berhasil dieliminasi dengan cara ditulup. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Ngakan Readi menjelaskan, eliminasi selektif tersebut sesuai dengan SOP penanganan rabies. Eliminasi diberlakukan untuk anjing yang diperkirakan sempat melakukan kontak dengan anjing positif rabies. Lebih lanjut Readi mengimbau masyarakat turut aktif mengantisipasi rabies. Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan yaitu merawat dengan baik anjing peliharaannya. Bisa dengan dikandangkan atau diikat, maupun rutin divaksin rabies. (kmb25)
Sinergi dengan TNI dan Desa Pakraman
Krisna Gelar Kerja Bakti Massal di Blangsinga KRISNA Bali Souvenir Center menggelar kerja bakti massal di Desa Wisata Blangsinga, Desa Saba Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Jumat (6/7) kemarin. Kegiatan tersebut merupakan sinergi Krisna, Kodam IX/Udayana dan lima desa pakraman, yakni Blangsinga, Banda, Pinda Saba dan Bon Biu. Ribuan peserta ambil bagian dalam kegiatan berupa kebersihan lingkungan dan penanaman pohon. Selain itu dilaksanakan aksi sosial bedah rumah dan penyerahan sembako kepada warga kurang mampu. Aksi sosial tersebut merupakan rangkaian persiapan grand opening Krisna Eco Village, Krisna Waterpark dan Krisna Souvenir Centre serta peringatan HUT ke-73 TNI tahun 2018. Kegiatannya antaralain dihadiri Owner Krisna Holding Company I Gusti Ngurah Anom, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Penjabat Bupati Gianyar I Ketut Rochineng, Sekda Gianyar Wisnu Wijaya serta pejabat di lingkungan Kodam/IX Udayana dan Pemkab Gianyar. Owner Krisna Gusti Ngurah Anom menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat terhadap Krisna. Pengusaha sukses yang asli Blangsinga ini berjanji untuk mengabdi ke masyarakat Bali dengan menjalin sinergi, teruta-
ma untuk menata desa baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi masyarakat. Guna mewujudkan hal tersebut, dia menargetkan tahun 2019 mendatang Krisna berdiri di seluruh kabupaten/kota di Bali. Saat ini Krisna baru ada di empat kabupaten/kota, yakni Denpasar, Badung, Buleleng dan Gianyar. Dia pun optimis target mampu tercapai mengingat respons dan dukungan masyarakat kepada Krisna sangat besar. Contohnya masyarakat Blangsinga yang sangat antusias ‘’meminang’’ Krisna ke wilayahnya. Pj. Bupati Gianyar I Ketut Rochineng pun menyambut baik sinergi yang terjalin antara swasta, pemerintah dan TNI di Blangsinga dalam mewujudkan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Gerakan tersebut sejalan dengan program Pemkab Gianyar mengembangkan pariwisata Gianyar Timur. Hal senada disampaikan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto. Dikatakannya, TNI ingin turut serta bersama Krisna dan masyarakat Gianyar menciptakan destinasi wisata baru. Hal ini mengingat potensi Bali di sektor pariwisata sangatlah besar, sehingga perlu ada inovasi dari berbagai komponen masyarakat untuk pengembangannya. ‘’Ini momentum bagus
PENYERAHAN BANTUAN - Penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai rangkaian kerja bakti massal, Jumat (6/7) kemarin. bagi masyarakat dengan kehadiran Krisna. Mudah-mudahan kunjungan wisatawan ke desa wisata ini akan meningkat, sehingga bisa mengangkat perekonomian masyarakat,’’ ujarnya. Sementara itu, Manajer Krisna Holding Company Ayu Saraswati menjelaskan, sebanyak enam ribu pohon seperti tabebuya, jambu kristal dan cempaka
yang ditanam pada kerja bakti massal. Grand opening Krisna Eco Village, Krisna Waterpark dan Krisna Souvenir Centre di Blangsinga akan dilangsungkan 18 Juli mendatang. Berbeda dengan outlet Krisna lainnya, tempat baru ini mengusung konsep berbeda serta mencakup wisata alam, wisata religi dan wisata budaya. (ad342)
Kembangkan Desa Wisata, Warga Blangsinga Bersaing ”Ngayah” MASYARAKAT Blangsinga mengikuti kerja bakti kebersihan lingkungan bersama elemen masyarakat di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, serta TNI dan Pemkab Gianyar, Jumat (6/7) kemarin sekitar pukul 06.30 Wita. Dengan peralatan seadanya, warga tampak antusias merawat kebersihan kawasan Blangsinga Waterfall. Semua pekerjaan seakan ringan karena dilakoni dengan gotong royong dan keinginan tulus untuk mengabdi. Antusiasme ngayah dan menjalin sinergi dengan berbagai komponen tersebut bukan kali ini saja terjadi, melainkan sebuah cerminan keseharian semangat warga dalam mengembangkan Desa Wisata Blangsinga.
AIR TERJUN - Masyarakat menikmati panorama kawasan Air Terjun Blangsinga.
Bali Post/ded
Desa Wisata Blangsinga punya potensi utama berupa air terjun Blangsinga atau Blangsinga Waterfall. Air terjun ini sebenarnya sama dengan Air Terjun Tegenungan di Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati. Perbedaannya hanya batas wilayah aliran sungai. Disebut Blangsinga Waterfall jika pengunjung menikmatinya dari puncak air terjun. Cukup merogoh kocek Rp 10 ribu per orang untuk tiket masuk air terjun ini. Rute yang ditempuh pun tidaklah sulit. Potensi lain di desa wisata ini berupa hamparan persawahan, sungai eksotis dan kuliner tradisional. Menurut tokoh masyarakat setempat yang juga anggota DPRD Gianyar, Nyoman Artawa Putra, desa wisata ini tergolong baru, karena dirintis tahun ini. Namun perkembangannya cukup signifikan, dibuktikan dari pesatnya pertumbuhan investasi bidang pariwisata. Saat ini beberapa akomodasi pariwisata, seperti restoran dan pusat oleh-oleh tengah dibangun. Menariknya, investasi pariwisata mulai dari terkecil hingga terbesar
di wilayah tersebut digerakkan investor lokal asli Blangsinga. Sebagian besar tenaga kerjanya pun dari Blangsinga dan sekitarnya. ‘’Jadi, masyarakat di sini tidak sekadar jadi penonton di daerah sendiri,’’ katanya. Berbagai upaya dilakukan warga untuk membuat Blangsinga makin layak dikunjungi wisatawan. Penataan kawasan terus dilakukan dengan pendanaan yang dominan berasal dari kepedulian warga setempat. Artawa menuturkan, tahun 2017 Pemkab Gianyar menganggarkan Rp 1,2 miliar untuk penataan kawasan wisata Blangsinga. Akan tetapi dana tersebut dikembalikan ke kas daerah akibat belum terpenuhinya syarat berupa sertifikat lahan untuk jalur trekking yang akan ditata. Warga tak patah arang. Mereka justru semakin terpacu mengumpulkan dana pembangunan. Dana Rp 360 juta yang bersumber dari bantuan desa pakraman lantas dimanfaatkan semaksimal mungkin. Warga juga mengumpulkan dana baik secara swadaya, menggelar
penggalian dana, maupun pendapatan dari tiket masuk air terjun guna menata secara bertahap kawasan tersebut. ‘’Tentu ada peran pemerintah juga. Misalnya ke depan akan ada peningkatan infrastruktur jalan. Sebelumnya juga ada. Tetapi, yang jelas masyarakat di sini semangat sekali untuk membangun wilayahnya. Seolah-olah bersaing dalam arti positif untuk memberikan yang terbaik demi pembangunan desa wisata. Contohnya, elemen masyarakat peduli lingkungan menyumbang untuk pembangunan Pura Prajapati senilai Rp 772 juta,’’ sebut Artawa. Artawa berharap semangat dan kerja keras masyarakat bisa berkelanjutan dan berbuah manis. Melalui berbagai penataan dan investasi bidang pariwisata, diharapkan ke depannya kunjungan wisatawan meningkat signifikan. Dengan begitu, masyarakat akan lebih sejahtera dan Desa Wisata Blangsinga mampu menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Gianyar. (ded)
JEMBRANA
10 SOSOK
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
Retribusi Terendah DUA dari empat rancangan peraturan daerah (ranperda) yang dibahas DPRD Jembrana belum disetujui. Rancangan peraturan itu terkait retribusi yang direvisi untuk penyesuaian. Dua ranperda itu saat ini menjadi fokus pembahasan DPRD Jembrana. Ranperda itu nantinya juga dijadikan payung hukum untuk sejumlah retribusi, termasuk di dalamnya retribusi sektor pariwisata. Selama ini, retribusi dinilai masih rendah dan belum berkembang menangkap peluang sektor-sektor yang berpotensi menambah pendapatan daerah. ‘’Saat ini PAD (pendapatan asli daerah) kita dari sektor retribusi masih terendah di Bali. Ini yang harus digenjot bagaimana meningkatkan dari berbagai sektor yang berpeluang,’’ ujar Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa. Dari dua ranperda itu diharapkan ada penyesuaian dan pengembangan sektor-sektor baru. Ranperda itu merupakan usulan dari eksekutif, yakni tentang retribusi jasa umum dan retribusi jasa usaha. Ditundanya rancangan perda tersebut karena belum disertai naskah akademik dan hasil konsultasi dengan Gubernur Bali. Untuk itu, masih perlu dibahas lebih lanjut. Panitia khusus juga mengungkapkan sebelum diputuskan untuk ditunda, sudah dilakukan pembahasan secara intensif. Sejumlah hal yang masih dalam pembahasan dan belum disepakati di antaranya, belum adanya inventarisasi dan identifikasi secara menyeluruh terhadal objek-objek retribusi yang dikelola antara pusat, provinsi, kabupaten dan desa. Selanjutnya, terkait objek retribusi yang belum disebutkan secara rinci dan yang bukan milik pemerintah kabupaten. Harus juga disertai kajian akademik sebagai salah satu syarat. Potensi retribusi yang baru muncul itu harus ada kajian seperti besaran tarif. (olo)
Komisi III Sidak
Dorong ACJN Rambut Siwi Segera Difungsikan
Negara (Bali Post) -
Belum difungsikannya Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) Rambut Siwi mendapat sorotan para legislator dari DPRD Bali. Komisi III DPRD Bali pun melakukan sidak ke anjungan yang berlokasi di jalur Denpasar-Gilimanuk, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jumat (6/7) kemarin. Wakil rakyat ini berharap supaya bangunan yang tergolong mewah itu segera difungsikan.
Pendaftaran Bacaleg Masih Sepi Negara (Bali Post) – Memasuki hari ketiga dibukanya pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg), di KPU Jembrana nampak hingga kini masih sepi. Dari informasi, para bacaleg masih melengkapi sejumlah persyaratan dokumen yang dibutuhkan. Salah satunya surat keterangan kesehatan jasmani dan rohani yang wajib dipenuhi. RSU Negara mulai Jumat (6/7) kemarin juga melayani pelayanan pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani serta tes narkoba. Tetapi tidak menutup kemungkinan para bacaleg juga bisa mencari persyaratan tersebut di luar RSU Negara. “Belum ada (pengajuan), baru dibuka kemarin. Mungkin masih menyiapkan kelengkapan berkas,” ujar Ketua KPU Jembrana, I Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya. Tetapi b a ny a k d a ri p e rwa kil a n parpol maupun pribadi yang melakukan konsultasi baik
datang ke KPU langsung maupun melalui telepon. Kebanyakan yang ditanyakan adalah dokumen-dokumen yang harus dikumpulkan sebagai persyaratan bacaleg. Terutama terkait keterangan kesehatan jasmani dan rohani. Dibandingkan Pemilu legislatif sebelumnya, syarat kesehatan rohani yang dilakukan dokter spesialis kejiwaan tergolong baru. “Kalau syarat lainnya tidak terlalu ditanyakan, sama dengan yang dulu (pemilu legislatif sebelumnya),” tambahnya. Termasuk juga kuota perempuan 30 persen di setiap daerah pemilihan (dapil). Dari lima dapil yang ada, dapil Pekutatan paling sedikit kuota yakni tiga kursi. Sehingga minimal dalam dapil itu harus menyertakan satu bacaleg perempuan. Dari pengamatan selain unsur KPU Jembrana, selama dibukanya pendaftaran itu juga menyertakan Panwaslu Jembrana dalam melakukan pengawasan. (kmb26)
Pembangunan proyek rest area yang bersumber dari APBN senilai Rp 67 miliar ini sudah lebih dari tiga bulan rampung. Namun hingga kini belum difungsikan. Komisi III DPRD Bali yang dipimpin langsung Ketua Komisi I, Nengah Tamba, mengaku miris melihat areal tersebut terlihat kotor. Apalagi kini ditumbuhi rumput liar di sekitar halaman dalam. Selain itu, gedung yang berbulanbulan kosong diselimuti debu dan
banyak ditemui kotoran binatang serta sarang laba-laba. Sisa material proyek yang sebelumnya dikerjakan PT Nindya Karya juga masih banyak berserakan. Yang paling disayangkan, di areal yang cukup luas tersebut tidak ada penjaga atau petugas kebersihan. “Bangunannya mewah, tapi kotor. Ini mau difungsikan atau bagaiamana, kasihan uang rakyat. Ini harus dipertanyakan kenapa sampai
begini,” terang Tamba. Sebelumnya pihaknya juga sempat menghubungi pelaksana proyek guna memastikan pengerjaan proyek tersebut memang sudah rampung. Selain itu juga untuk mengetahui apakah sudah dalam proses penyerahan. Dari keterangan mereka, bangunan ini masih tahap penyerahan ke pemerintah pusat. “Semestinya kalau masih tahap penyerahan, rekanan menugaskan orang menjaga serta merawat areal ini. Agar tidak seperti ini kondisinya,” terang dewan asal Peh, Kaliakah ini. Bila hanya dibiarkan begini kesannya mangkrak. Selain ke pihak pelaksana, Komisi III juga sempat menghubungi Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat. Dari keterangannya juga menguatkan bahwa masih tahap penyerahan kepada pemerintah pusat. Setelah diserahkan menjadi aset pusat, tetapi untuk pengelolaan bersama dengan pemerintah daerah. Komisi III sangat mendukung keberadaan ACJN, apalagi bertujuan pengembangan pariwisata dan perekonomian di Jembrana. Tetapi pihaknya mendorong agar ACJN Rambut Siwi ini segera difungsikan, sehingga tak terkesan mangkrak seperti rest area sebelumnya. Sidak ini menurutnya dilakukan karena adanya pengaduan masyarakat terkait keberadaan ACJN yang sudah rampung dikerjakan, namun belum digunakan. (kmb26)
Lima SMA Negeri Tambah Satu Rombel
Negara (Bali Post) – Pascapengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Rabu (4/7), lima dari enam SMA negeri di Kabupaten Jembrana diproyeksikan menambah kelas rombongan belajar (rombel). Hal itu dilakukan lantaran masih ada sejumlah siswa yang tidak diterima melalui sistem zonasi. Dari enam SMA itu, hanya SMAN 1 Pekutatan yang tidak menambah kelas. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Jembrana I Putu Prapta Arya mengatakan, berdasarkan hasil rapat dengan provinsi diputuskan ada penambahan masing-masing SMA negeri satu rombel. Satu rombel itu maksimal dapat menampung 36 siswa. Sekolah yang menambah kelas itu di antaranya SMAN 1 Negara, SMAN 2 Negara, SMAN 1 Mendoyo, SMAN 2 Mendoyo dan SMAN 1 Melaya. ‘’Hampir semuanya tambah kelas, hanya di SMA Negeri 1 Pekutatan yang tetap tidak menambah, karena masih kekurangan siswa (dari kuota),’’ tandas Prapta Arya, Jumat (6/7) kemarin. Dari kuota yang disediakan di SMAN 1 Pekutatan, masih ada satu rombel yang kekurangan delapan siswa. Berbeda dengan SMA lainnya yang pendaftarnya melebihi kuota. Penambahan itu didasari pendataan yang
Mahasiswa Tabrak Pohon Perindang Negara (Bali Post) Pihak kepolisian telah mewanti-wanti kepada warga yang merasa ngantuk ketika menyetir dan mengendarai kendaraan bermotor di jalan raya. Sebab, hal itu sangat berbahaya, baik itu bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Imbauan itu terus digencarkan agar tidak terjadi lagi seperti apa yang dialami Muhammad Subeki (20), Jumat (6/7) kemarin. Akibat ngantuk, mahasiswa asal Gersik ini mengalami kecelakaan tunggal di jalur umum jurusan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Km118-119 timur Showroom Toyota Klatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana. Korban yang mengendarai mobil Suzuki Ertiga nopol W 1477 BY ini menabrak pohon perindang pada pagi hari. Beruntung korban dan satu penumpang tidak mengalami luka serius. Keduanya hanya
Bali Post/olo
mengalami luka ringan. Dari informasi yang dihimpun kemarin, mobil yang dikemudikan korban melaju dari timur. Tepat di TKP sang sopir ngantuk dan tiba-tiba tidak bisa mengendalikan mobilnya. Dengan kecepatan sedang, mobil itu langsung menabrak pohon perindang di kiri jalan, lantas terperosok ke semak-semak. Mengetahui hal itu, warga dan pengendara yang lewat TKP langsung melakukan pertolongan. Begitu juga petugas Satlantas Polres Jembrana langsung terjun ke TKP untuk melakukan pemeriksaan. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widyatmoko seizin Kapolres Jembrana, saat dikonfirmasi membenarkan kecelakaan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu. Hanya mobil mengalami kerusakan pada bagian depan. Saat itu juga mobil tersebut dievakuasi. (kmb26/kmb)
Bali Post/kmb
PERIKSA - Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan di lokasi kecelakaan. Mobil Suzuki Ertiga nopol W 1477 BY yang dikemudikan Subeki terperosok ke semaksemak.
dilakukan sekolah terkait siswa tercecer (tidak diterima) melalui sistem zonasi. Terutama siswa yang masuk dalam tiga kategori, di antaranya penyanding sekolah pendaftar yang termasuk siswa tidak mampu dan siswa pendaftar yang mengantongi piagam Pesta Kesenian Bali (PKB). Dari rata-rata jumlah rombel, hanya di SMAN 1 Negara yang paling banyak memiliki rombel, yakni mencapai 11 (termasuk penambahan). Sejatinya memang maksimalnya sampai 12 rombel, tetapi sekolah juga mengalkulasi jumlah siswa setelah nanti penjurusan. ‘’Kalau kita maksimalkan 12 rombel, khawatirnya nanti waktu penjurusan ke IPA, IPS dan Bahasa. Karena pasti kelas akan bertambah setelah penjurusan,’’ tambahnya. Untuk itu, jumlah rombel di SMAN 1 Negara sudah tidak bisa ditambah lagi. Diharapkan, dengan penambahan satu rombel ini dapat menampung para siswa pendaftar yang tinggal di sekitar SMAN 1 Negara. Teknisnya untuk penyanding sekolah menyerahkan kepada aparat desa setempat. Bila masih lebih dari 36 siswa, maka sekolah tidak bisa menerima lagi. Belasan siswa dari penyanding sekolah di Dauhwaru sebelumnya tidak diterima dalam PPDB jalur zonasi di sekolah tersebut. (kmb26)
I Putu Prapta Arya
Bali Post/olo
Karangasem
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
11
Pantau Kondisi Kawah Gunung Agung
PVMBG Berencana Kembali Terbangkan ”Drone” Amlapura (Bali Post) Sejak beberapa hari belakangan ini, aktivitas vulkanik Gunung Agung kembali meningkat. Guna mengetahui secara visual kondisi kawah gunung tertinggi di Bali itu, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berencana kembali menerbangkan drone ke puncak. “Kita memang memiliki rencana untuk menerbangkan drone ke puncak. Namun, sekarang ini belum bisa kita lakukan karena aktivitas Gunung Agung masih stabil dan masih dalam fase erupsi. Sehingga erupsi bisa terjadi sewaktu-waktu,” ungkap Kepala SubBidang Mitigasi Pemantauan Gunung api Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana, Jumat (6/7) kemarin. Dia mengatakan, saat ini, pihaknya hanya memiliki satu drone. Jika dalam fase erupsi ini drone diterbangkan, kalau nantinya pas menerbangkan drone terjadi erupsi, maka drone bisa rusak dan raib. Jadi, untuk bisa menerbangkan drone pihaknya masih menunggu waktu yang tepat. “Untuk mengetahui laju magma ke permukaan saat ini kita masih dapat lihat dari citra satelit,” jelas Devy. Sementara itu, Kasbani mengatakan, perkembangan terakhir jika lava yang berada di kawah sebanyak 27-28 juta meter kubik. Jelas dia, untuk lava sampai memenuhi kawah dan meleleh masih memerlukan waktu yang cukup lama. “Sekarang, lava di dasar kawah kurang dari setengahnya. Memang masih ada suplai magma baru di dalam tubuh Gunung Agung. Tapi, jika dilihat aktivitas gunung yang sekarang ini, proses pengisian agar kawah sampai penuh dan lava sampai meleleh keluar masih lama,” tegas Kasbani. Erupsi Lagi Sementara pada Jumat (6/7) kemarin, pukul 14.49 Wita, Gunung Agung kembali mengalami erupsi. Ketinggian abu mencapai 1.000 meter. Akibat erupsi tersebut, Desa Besakih dilanda hujan pasir dengan intensitas tipis. PVMBG merekomendadikan bagi masyarakat di sekitar Gunung Agung supaya tidak melakukan aktivitas di radius 4 km. Warga juga tidak diizinkan untuk melakukan pendakian ke puncak. Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar aliran-aliran sungai agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. (kmb41)
Bali Post/kmb41
DRONE - PVMBG saat menerbangkan drone pada 2017 lalu. Rencananya PVMBG kembali menerbangkan drore ke puncak untuk memantau visual kawah Gunung Agung.
Pintu Masuk Pura Lempuyang Madya Dikunci, ”Pamedek” Mengeluh
Amlapura (Bali Post) Bukit Lempuyang tiap hari selalu didatangi pamedek. Bukit di wilayah timur Karangasem ini terdapat banyak pura, dari Lempuyang Madya hingga Lempuyang Luhur. Tetapi belakangan, para pamedek merasakan ada yang aneh, salah satunya pintu masuk pura, seperti di Pura Lempuyang Madya selalu terkunci. Situasi demikian mengundang pertanyaan umat yang hendak pedek tangkil. Salah satu umat Hindu, Made Mandra, Jumat (6/7) kemarin mengatakan situasi demikian dia alami saat matirtayatra dengan teman dan keluarganya, Kamis (5/7) lalu. Saat tiba sekitar pukul 16.00 Wita, pintu gerbang Pura Lempuyang Madya sudah terkunci. Pada dinding candi bentar tertulis nama-nama pemangku yang bertugas piket. Tetapi, tak satu pun ada yang siap melayani umat di dalam pura. “Saya hubungi Jero Mangku Gede Sabda melalui nomor HP yang tertera, tak bisa terhubung. Saya hubungi pemangkunya lagi satu, Jero Mangku Ketut Carda, bisa terhubung, tapi datangnya lama sekali,” keluhnya. Dia mengaku harus menunggu hingga dua jam, sebelum pemangku tersebut datang. Menurutnya, mestinya sebuah pura umum, seperti Pura Lempuyang Madya, pintu gerbangnya tak perlu dikunci, sehingga umat bisa pedek tangkil dengan leluasa. Atau dengan empat pemangku yang bertugas setiap harinya, semestinya dalam satu hari itu ada minimal satu pemangku di pura. Sehingga saat umat pedek tangkil ngaturang bhakti, ada pemangku yang bertugas di pura. Gara-gara menunggu lama di Pura Lempuyang Madya hingga sore, perjalanan menuju pura lainnya terpaksa tertunda. Karena hari sudah gelap. Setelah dari Pura Lempuyang Madya, dia mengaku langsung ke Pura Penataran Agung Lempuyang di Banjar Purwa Ayu, Desa Tribuana, Kecamatan Abang. “Karena lama menunggu di sana, perjalanan menuju Pura Lempuyang Luhur kami tunda saja, karena hari keburu gelap,” kata warga Bali yang lama menetap di Timika, Papua ini. Jero Mangku Ketut Carda ditanya perihal terkuncinya gerbang Pura Lempuyang Madya, Kamis (5/7) sore, mengakui situasi demikian. Pihaknya memutuskan mengunci gerbang pura, karena maraknya aksi pencurian pratima di Bali. Terlebih, di Pura Lempuyang Madya banyak tersimpan pratima Ida Batara di setiap palinggih. Jika itu terjadi, kesucian pura juga akan dipertaruhkan. Masalahnya bisa jadi lebih besar, seperti pengalaman di pura lain di Bali. “Jadi, sebelum aksi pencurian itu terjadi di sini, sebaiknya kami kunci saja. Jadi, kalau ada pamedek datang saat hari-hari biasa, agar dihubungi pemangku yang piket saat itu,” katanya. Disinggung kenapa tidak ada satu pun pemangku yang bertugas, padahal tiap harinya ada empat pemangku yang piket, dia mengaku kebetulan pemangku yang lainnya ada kesibukan lain. Selain itu, pada hari-hari biasa (bukan piodalan) memang diakui jarang yang pedek tangkil ke Pura Lempuyang Madya. “Sebelumnya, tiap harinya selalu ada pemangku yang bertugas di sini. Sekarang nomor HP pemangkunya sudah tersimpan. Lain kali kalau mau pedek, sebelumnya agar ditelepon dulu, agar pemangkunya juga siap di lokasi,” katanya. (kmb31)
Bali post/kmb31
TERKUNCI - Gerbang Pura Lempuyang Madya yang terkunci saat pamedek tangkil, Kamis (5/7) lalu.
MASIH BERTAHAN - Warga Dusun Kesimpar masih bertahan di pengungsian di Kantor UPTD Pertanian Rendang.
Bali Post/kmb41
Abaikan Imbauan Menteri ESDM
Merasa Waswas, Pilih Bertahan di Pengungsian Amlapura (Bali Post) Kendati sudah ada imbauan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan supaya seluruh pengungsi di luar radius 4 km kembali ke rumah masing-masing, akan tetapi warga memilih untuk tetap bertahan di pengungsian. Hal itu lantaran mereka masih waswas jika harus kembali ke rumahnya karena aktivitas Gunung Agung yang terus terjadi erupsi. Warga Dusun Kesimpar, Desa Besakih yang mengungsi di Kantor UPTD Pertanian Rendang Karangasem, I Nengah Merta, Jumat (6/7) kemarin, mangaku jika dirinya sampai saat ini masih tetap mengungsi. Kendati, sudah ada imbauan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bagi warga di luar radius 4 km dari puncak yang mengungsi supaya kembali ke rumah masingmasing, ia dan beberapa warga lebih memilih tetap bertahan di pengungsian
karena masih waswas dengan kondisi Gunung Agung yang terus mengalami erupsi. “Sampai sekarang, belum ada imbauan dari petugas di Posko Pertanian untuk kembali pulang. Meski nanti ada imbauan untuk pulang, namun saya memilih tetap mengungsi. Karena kondisi gunung masih seperti ini. Meskipun disuruh pulang, mendingan ngungsi saja. Kalau memang sudah benarbenar aman baru saya akan pulang,” ucapnya. Merta mengatakan, pada
pagi harinya dirinya akan pulang untuk menengok kondisi rumah. Sementara malamnya tetap mengungsi. Karena dirinya merasa takut dan waswas jika terlalu lama berada di rumah. “Pascaterjadinya letusan, saya masih takut lama berada di kampung. Apalagi setiap hari, gunung masih mengeluarkan suara gemuruh yang cukup keras. Jadi, masih trauma dengan api di puncak,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan I Wayan Mukun. Dia menjelaskan, sampai saat ini,
dirinya memilih tetap diam di pengungsian dan belum berani pulang ke kampung halamannya karena takut lantaran Gunung Agung masih terus erupsi. Kata dia, di samping itu akses jalan juga tidak mendukung karena rusak berat. Jika, Gunung Agung kembali erupsi seperti sebelumnya mengeluarkan api, maka sangat sulit jika harus kembali mengungsi lagi. “Saya takut karena dari rumah suara gemuruh Gunung Agung cukup keras. Jadi, saya takut tidur di rumah,” katanya. Dia menambahkan, jika memang pasca-adanya imbauan warga untuk pulang dan tidak lagi diizinkan mengungsi di tempat UPTD Pertanian Rendang, maka dirinya akan pindah mengungsi
mencari tempat yang lainnya. Termasuk, jika tidak lagi diberikan bantuan logistik dari pemerintah, maka dirinya terpaksa akan membeli sendiri. “Tidak apa-apa kalau tidak diberikan bantuan lagi. Saya akan beli sendiri. Yang penting saya aman,” tegas Mukun. Sementara itu, koordinator Posko Pengungsian UPTD Pertanian, I Wayan Sudiarta, mengatakan, jika sampai saat ini, pihaknya belum menerima adanya laporan pengungsi balik ke rumah mereka masing-masing meski sebelumnya sudah ada imbauan balik dari Menteri ESDM. “Belum ada warga yang kembali. Warga masih tetap bertahan di lokasi pengungsian,” jelas Sudiarta. (kmb41)
Tanaman Terpapar Abu Vulkanik
Petani di Pemuteran Rugi Puluhan Juta Rupiah Amlapura (Bali Post) Akibat terpapar abu vulkanik erupsi Gunung Agung yang terus terjadi sejak beberapa hari belakangan ini membuat tanaman hortikultura milik petani di Banjar Pemuteran, Desa Pempatan, Rendang, Karangaem rusak. Kondisi itu membuat petani gigit jari lantaran mereka mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Demikian juga rumput sebagai pakan ternak yang terpapar abu vulkanik membuat peternak kesulitan mencari pakan. Petani di Banjar Pemuteran, Desa Pempatan, Rendang, Karangasem, I Nyoman Widana, Jumat (6/7) kemarin, mengatakan jika paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung sejak beberapa hari belakangan ini membuat sejumlah tananam hortikultura
seperti sawi, kol miliknya serta milik petani lainnya mengalami rusak. “Sayur kol, sawi tidak bisa dijual. Tidak ada yang membeli karena rusak setelah terkena hujan abu. Tanaman rusak karena belerang panas,” ujarnya. Selain tanaman hortikultura, kata Widana, tanaman jeruk yang sudah layak panen juga membusuk akibat kerasnya paparan abu vulkanik. Kondisi tersebut, membuat dirinya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. “Untuk sayuran mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Sedangkan jeruk Rp 15 juta rupiah,” jelasnya. Ia mengatakan, pascakejadian ini, dirinya tidak tahu pasti kapan lagi bisa menanam sayuran. Karena tanah kalau terkena abu vulkanik tidak bagus untuk pertanian.
Sehingga untuk bisa kembali menaman sayur, maka tanah lebih dulu harus diolah dengan pupuk lagi agar bisa kembali ditanami. Mengingat sampai saat ini, Gunung Agung masih terus mengalami erupsi dan abunya mengarah ke desanya, Widana memilih menunggu sampai Gunung Agung berhenti erupsi. “Di samping itu, saya juga terkendala dana. Karena tidak ada penghasilan akibat kerugian ini,” tandasnya. Lebih lanjut dikatakan pria 30 tahun itu, saat ini dirinya juga kesulitan untuk mencari pakan ternak. Sebab, semua rumput telah terpapar abu vulkanik. “Rumput tidak mau dimakan karena bau belarang. Kalaupun mau saya harus mencuci rumput lebih dulu. Kalau kondisinya terus begini rencananya mau jual ternak,” tegas Widana. (kmb41)
Terperosok di Jurang 20 Meter
Evakuasi Simpen Libatkan SAR dan Puluhan Warga
Amlapura (Bali Post) Warga Banjar Pengawan, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, I Made Simpen (60), ditemukan terkulai di dasar jurang sedalam 20 meter, Jumat (6/7) kemarin. Sebelumnya, pihak keluarga sibuk melakukan pencarian karena sejak pagi, kakek malang itu menghilang dari rumah. Korban ditemukan tergolek di dasar jurang, di ujung areal persawahan Subak Gantalan, Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem, sekitar pukul 10.00 Wita. Proses evakuasi berlangsung alot bukan hanya karena medan yang sulit, tapi juga karena kondisi korban yang memerlukan penanganan khusus akibat korban mengalami patah tulang pinggang. Cukup lama tubuh korban dibiarkan terkapar sampai akhirnya personel Pos SAR Karangasem tiba. Tim SAR tidak bisa merapat cepat karena saat bersamaan sedang dikonsentrasikan di wilayah Rendang terkait aktivitas vulkanik Gunung Agung. Evakuasi baru dilakukan 1,5 jam setelah korban ditemukan. Korban dievakuasi menggunakan tandu sejauh hampir satu kilometer menuju ambulans yang menunggu di pinggir jalan umum Bebandem. Puluhan warga serta personel BPBD dan kepolisian juga ikut dalam proses evakuasi tersebut.
Bali Post/kmb
EVAKUASI - Tim SAR bersama BPBD dan masyarakat mengevakuasi Made Simpen menuju ambulans. Jurang tempat korban ditemukan cukup jauh dari rumah korban. Belum diketahui mengapa korban bisa begitu jauh dari kampungnya, yang jelas pihak keluarga mengatakan korban menghilang dari rumah sejak pukul 05.00 Wita. Salah seorang kerabat korban, Mangku Wayan Berata (50), mengatakan, pagi itu korban pergi tanpa sepengetahuan keluarga. Pihak keluarga panik karena upaya pencarian mulanya tak membuahkan hasil. Ketika mendapat informasi bahwa korban tergeletak di dasar jurang, pihak keluarga sempat menduga telah terjadi hal terburuk.
‘’Begitu dapat kabar kami langsung ke lokasi. Kemungkinan dia terpeleset ketika melintas di pematang di pinggir jurang,’’ ungkapnya. Jika melihat posisi pematang sawah yang berada di pinggir tebing, dugaan korban terlembar ke tebing karena terpeleset mamang sangat mungkin. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi dugaan serupa bahwa korban terjatuh akibat kelalaiannya sendiri. ‘’Korban tidak bisa langsung dievakuasi karena kondisinya tidak memungkinkan. SAR punya kemampuan untuk itu,’’ terang Humas Polres Karangasem, AKP Herson Djuanda. (kmb)
Bali Post/kmb41
TERPAPAR ABU - Sayuran milik petani di Pemuteran terpapar abu vulkanik erupsi Gunung Agung.
”Jammer” Radio Komunikasi Pasebaya Belum Teridentifikasi Amlapura (Bali Post) Aktivitas relawan Pasebaya dalam menginformasikan perkembangan kondisi Gunung Agung melalui radio komunikasi masih terus diganggu oleh aksi jammer. Tim dari Balai Monitoring Frekuensi dan Orbit Satelit (Balmon) Kelas 1 Denpasar sudah turun tangan namun hingga Kamis (5/7) lalu, pelaku jammer belum terdeteksi. Ketua ORARI Karangasem I Gusti Semarabawa mengatakan, menindaklanjuti laporan pengaduan gangguan dari ORARI, Balmon sudah melaksanakan kegiatan pencarian sumber pengganggu di frekuensi Pasebaya mulai 2 Juli lalu. Kegiatan itu menggunakan stasiun tetap di Kuta, di Bajera, dan di Bangli serta stasiun bergerak. Untuk stasiun bergerak melakukan direction finding (penyisiran) lokasi-lokasi yang terindikasi sumber pancaran berdasarkan data dari stasiun tetap. ‘’Sampai saat ini, tim masih melakukan pelacakan mobiling di lapangan. Kesimpulan sementara daerah gang-
guan berasal dari 60 sampai 90 derajat dari stasiun tetap di Bangli,’’ jelasnya. Gusti Semarabawa berharap penyisiran oleh tim Balmon segera mendapatkan hasil yang lebih signifikan. Meski diakui bukan perkara mudah, pihaknya berharap pelaku aksi jammer segera tertangkap karena aksi mereka sangat mengganggu. ‘’Sampai saat ini, aksi jammer masih terjadi,’’ katanya. Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf. Benny Rahardian juga sangat menyayangkan ulah oknum yang melakukan aksi jammer. Mengingat saat ini, masyarakat Karangasem membutuhkan informasi cepat terkait kondisi Gunung Agung. Dansatgas Penanganan Bencana Erupsi Gunung Agung ini minta masyarakat khususnya komunitas radio amatir memberi ruang kepada Pasebaya untuk menggunakan frekuensinya. ‘’Mari semua dukung Pasebaya, mereka yang ada di garis depan. Masyarakat sangat membutuhkan Pasebaya,’’ ungkapnya. (kmb31)
Bali Post/ist
JAMMER - Tim mobiling Balmon melakukan pelacakan pelaku jammer dari Pos Sidemen.
KLUNGKUNG
12
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
SOSOK Pengamanan Segala Lini
LEDAKAN bom terjadi di Pasuruan, Jawa Timur, baru-baru ini. Hal tersebut menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Polres Klungkung. Langkah antisipasi kejadian serupa langsung dilakukan. Terutama pintu masuk markas komando dengan mengintensifkan kegiatan pemeriksaan dan pengecekan secara ketat terhadap semua orang yang masuk. ‘’Kami tetap melakukan langkah antisipasi. Kejadian itu perlu diwaspadai,’’ ungkap Wakapolres Klungkung Kompol Heri Supriawan dalam pelaksanaan apel pagi, Jumat (6/7) kemarin. Pengamanan juga dilakukan dengan menggencarkan patroli di pelabuhan laut tradisional yang ada di Kecamatan Dawan dan Nusa Penida sebagai pintu keluar masuknya para pendatang ke wilayah Klungkung. Selain itu, ada pula menyasar permukiman penduduk pendatang, tempat kos-kosan, tempat penginapan, serta tempat-tempat keramaian lainnya. ‘’Pengamanan dilakukan segala lini. Kami tidak ingin ada kejadian seperti di Pasuruan,’’ katanya. Sebagai bentuk deteksi dini juga, fungsi intelijen dan Bhabinkamtibmas dioptimalkan. Demikian juga pendekatan terhadap tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, sehingga kejadian sekecil apa pun bisa cepat dicegah dan tidak sampai meluas. ‘’Kami juga berharap unsur di pemerintah desa bisa turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan. Harus peka terhadap kondisi lingkungan,’’ tegasnya. Mantan Kabag Ops. Polres Karangasem ini menambahkan, untuk terus berbuat yang terbaik saat melaksanakan tugas sebagai pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat serta penegakan hukum. ‘’Kami tetap komitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan ke depannya semakin baik,’’ imbuhnya. (sos)
Bali Post/sos
GARAM - Pertanian garam di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan.
Tantangan Pertanian Garam Makin Kompleks
Perhatian Pemerintah Serapan Dana Desa Lebih Serius Sangat Dinanti Berdasarkan Siskeudes
Belum Capai Target
Semarapura (Bali Post) Pelaporan penggunaan dana desa tahap satu dan dua di Kabupaten Klungkung belum berjalan sesuai harapan pemerintah. Masih ada sejumlah kegiatan yang sudah terealisasi, namun datanya belum dilaporkan melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Padahal, itu sangat penting untuk mendukung pengamprahan dana tahap ketiga yang ditargetkan berlangsung pertengahan bulan ini. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Klungkung I Wayan Suteja, Jumat (6/7) kemarin, mengatakan dana desa tahap satu dan dua yang totalnya 60 persen dari jumlah keseluruhan mencapai Rp 43.340.097.000 sudah dikucurkan ke 53 desa yang tersebar di Kecamatan Klungkung, Banjarangkan, Dawan, dan Nusa Penida. Sesuai hasil evaluasi bulan ini, rata-rata serapannya berdasarkan Siskeudes baru mencapai 50,09 persen. Lebih rendah dari harapan pemkab yang mencapai 75 persen. “Memang untuk rata-rata belum mencapai target,” ungkapnya. Pejabat asal Karangasem ini menyebutkan jika melihat per desa, sebenarnya serapannya sudah ada sesuai target, bahkan lebih tinggi. “Ada juga kegiatannya sudah berjalan, tetapi laporannya belum disampaikan. Kami mendorong ke depan harus bisa berjalan bersamaan,” tegasnya. Serapan itu menjadi salah satu indikator pengamprahan dana desa tahap ketiga sebesar 40 persen. Jika jumlahnya di bawah 75 persen, akan terjadi penundaan. Ini secara otomatis berimbas pada pelaksanaan kegiatan. “Pemerintah desa sudah disurati dua kali supaya menggenjot serapannya dan pelaporannya. Agar pertengahan bulan bisa ngamprah tahap ketiga ke KPPN biar awal Agustus sudah masuk ke khas daerah,” jelasnya. Sesuai petunjuk teknis, dana itu tak lagi fokus pada program fisik dan pemberdayaan masyarakat. Namun, lebih mengarah pada penguatan ekonomi kerakyatan, yakni pengembangan produk unggulan desa, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), penataan sarana olahraga, dan embung desa. “Untuk penggunaannya sudah sesuai dengan aturan. Kegiatan padat karya juga Bali Post/sos suah jalan,” ujar I Wayan Suteja Suteja. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) Pertanian garam di Kabupaten Klungkung hingga kini masih ada, salah satunya di pesisir Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Persoalan yang menjerat tak sebatas sulitnya regenerasi. Belakangan, tantangannya semakin kompleks. Petani harus berhadapan dengan cuaca yang tak menentu dan gempuran abrasi. Perhatian pemerintah yang lebih serius pun sangat dinanti. Seorang petani garam Dewa Ketut Candra (75), Jumat (6/7) kemarin, hanya bisa berdiam diri di gubuk reot yang dibuatnya beberapa tahun lalu. Sesekali juga rebahan dan duduk di dipan yang terbuat dari bambu. Hanya beralaskan plastik tipis. Tatapan matanya sayu menghadap ke laut yang berwarna biru. Ombaknya besar. Didampingi sang istri, ia juga menoleh langit yang diselimuti mendung. Keluhan kecil pun dilontarkan. Cuaca yang tak menentu membuatnya sulit memproduksi garam. Situasi alam itu bukan baru terjadi, namun sudah sejak dua minggu. ‘’Jarang ada sinar.
Lebih sering mendung. Sulit buat garam,’’ ucapnya. Produksi bumbu dapur bercita rasa asin itu bisa maksimal ketika cuaca terik. Hanya butuh dua hari untuk bisa mengkristal, dari proses awal. Berbeda dengan kini, lebih dari itu. Kondisi tersebut menyebabkan permintaan dari konsumen sulit dipenuhi dalam waktu cepat. Harus menunggu beberapa hari. Itu pun hanya dapat beberapa kilogram saja. ‘’Ada pelanggan dari Badung, sudah pesan beberapa hari lalu, tapi belum dapat,’’ katanya. Saat situasi seperti itu, harga garam secara otomatis naik dari
Pasokan Pasir Masih Lancar
Bali Post/sos
PASIR - Penimbunan pasir di Desa Gunaksa Kecamatan Dawan, Klungkung. Pasokan dari wilayah Karangasem di tengah erupsi Gunung Agung masih normal.
Lulusan SMP Tercecer Dipastikan Terakomodasi
Bali Post/sos
PPDB - PPDB di SMAN 2 Semarapura beberapa waktu lalu. Lulusan SMP yang tercecer dipastikan bisa mendapat hak yang sama untuk menempuh pendidikan. Jumat (6/7) kemarin. Dinyatakan pula, hal ini segera disampaikan kepada sekolah untuk bisa ditindaklanjuti. Pihaknya pun menegaskan dalam kebijakan tersebut, bagi yang sudah mendapatkan sekolah tidak bisa pindah lagi. Seluruh datanya sudah terkunci. “Kalau yang sudah dapat, tetap
Tapi sekarang tidak, masih juga harus ke laut. Harus jalan lebih jauh, memikul air cukup berat,’’ imbuhnya. Rasa gundah juga menyelimuti petani, I Ketut Kaping (54). Lahannya juga tergerus. Kini yang tersisa hanya secuil. Otomatis, produksi garamnya tak lagi sebanyak dulu. Menurutnya, gempuran ombak besar kerap terjadi sejak setahun belakangan. ‘’Setahun terakhir, abrasinya semakin parah. Lahan sekarang sudah ada di bibir pantai. Padahal setahun lalu cukup jauh,’’ keluhnya. Dihadapkan persoalan yang mengancam penghasilannya itu, pemerintah pun diharapkan bisa memberikan perhatian lebih serius. Perlu ada solusi yang sifatnya jangka panjang. ‘’Kalau bisa supaya ada pengaman pantai dekat lahan,’’ harapnya. (kmb45)
Erupsi Gunung Agung
PPDB SMA/SMK
Semarapura (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK tahun ajaran 2018/2019 di Kabupaten Klungkung memang tidak diwarnai kisruh. Di balik itu, ternyata masih ada lulusan SMP yang tidak diterima karena dinilai tak memenuhi persyaratan. Namun kini yang bersangkutan merasa lega. Pasalnya, sekolah tempatnya mendaftar wajib memfasilitasi supaya bisa menempuh pendidikan. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Klungkung Made Mardika mengatakan, kebijakan tersebut terungkap dalam rapat bersama Dinas Pendidikan Provinsi maupun instansi terkait bersama DPRD Bali. “Untuk di Klungkung ada beberapa lulusan SMP yang tercecer. Dalam artian tidak dapat sekolah. Ini yang difasilitasi supaya bisa sekolah. Ini akan didata,” ungkapnya,
Rp 15 ribu menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Rasanya yang khas, membuatnya tetap diincar pembeli. Tak hanya lokal, namun juga wisatawan mancanegara yang kerap berkunjung. ‘’Banyak yang mencari garam ke sini,’’ tutur Candra. Pertanian ini menjadi harapan satu-satunya sebagai penyambung hidupnya yang semakin senja. Tak ada pekerjaan lain yang bisa digeluti. Fisiknya tidak lagi kuat. Di tengah hal itu, pertanian ini tak sebatas dihadapkan cuaca yang tak menentu. Gempuran abrasi terhadap lahan juga terus terjadi. ‘’Ombak besar, lahan tergerus,’’
ujarnya. Sembari duduk di gubuk beratap genting itu, ia menceritakan awalnya lahan penggaramannya cukup luas. Namun kini, hanya tinggal separuh. Itu diyakini akan terus terkikis ombak yang belakangan ini cukup besar. ‘’Rasanya setahun lagi lahan ini habis. Gubuk saya sudah pindah beberapa kali karena lahannya habis digerus,’’ sebutnya. Pemerintah kabupaten awal tahun ini sejatinya memberikan bantuan mesin penyedot air laut untuk mempercepat penggaraman. Namun, ombak besar itu membuatnya tak bisa terpakai. Ia pun tak bisa berbuat banyak menghadapi situasi ini. Air laut kembali diambil dengan peralatan tradisional yang telah menemaninya bertahun-tahun. ‘’Kalau mesin bisa digunakan, bisa ngambil air lebih dekat.
di sana. Kalau yang swasta, tetap. Ini hanya untuk yang tercecer,” jelasnya. Proses belajar mengajar siswa bersangkutan juga dipersiapkan dua opsi. Jika jumlahnya banyak, memungkinkan dijadikan satu rombongan belajar. Namun jika sedikit, akan dimasukkan ke kelas yang
sudah ada. “Sesuai daftar pokok pendidikan, jumlah siswa maksimal dalam satu rombel 36 orang. Kalau misalnya ada penambahan siswa lagi empat orang, memungkinkan untuk berjalan. Dinas Pendidikan Bali juga mengoordinasikan ini dengan Kementerian,” terangnya. Wakasek Sarana SMAN 2 Semarapura Gede Wiriana mengatakan siap menjalankan kebijakan yang ditetapkan Dinas Pendidikan Provinsi Bali bersama DPRD Bali. “Apabila sistem sudah dibuka, kita akan melakukan,” sebutnya. Namun, ia menjelaskan jika siswa tambahan mencapai satu rombel, kemungkinan akan kesulitan ruangan. Demikian pula jika ada penambahan pada rombel yang sudah ada, perlu penambahan sarana, seperti bangku. “Kalau ada penambahan lagi, tentu akan perlu sarana lagi,” terangnya. (kmb45)
Semarapura (Bali Post) Aktivitas Gunung Agung di Karangasem mengalami peningkatan. Lontaran lava pijar sudah beberapa kali terjadi. Ribuan warga yang bermukim di lerengnya juga mengungsi. Namun, berbeda halnya dengan aktivitas galian C, tetap berjalan seperti biasa. Hal tersebut ditunjukkan dengan masih lancarnya pasokan material pasir ke sejumlah penimbunan di wilayah Kabupaten Klungkung, salah satunya di Desa Gunaksa Kecamatan Dawan. Berdasarkan pantauan di sejumlah penampungan, Jumat (6/7) kemarin, keberadaan material bangunan itu masih cukup banyak. Bahkan, ada yang sampai menggunung. Seorang penjual, I Wayan Bawa, menuturkan pasokan pasir masih berjalan normal. Per hari mencapai rata-rata lima truk. Seluruhnya didatangkan dari wilayah Karangasem. Sejauh ini, dampak dari erupsi gunung tertinggi di Bali itu belum dirasakan. ‘’Masih seperti biasa. Masih normal,’’ tuturnya.
Sementara harganya, sambung pria asal Desa Dawan Klod ini, masih kisaran Rp 1,7 juta untuk 7,7 meter kubik kualitas super dan Rp 1,5 untuk 9 meter kubik kualitas dua atau belum diayak. ‘’Untuk harga tergantung kualitas,’’ sebutnya. Tak dimungkiri, pascaerupsi pertama Gunung Agung akhir 2017, harga pasir mengalami lonjakan. Per truk mencapai di atas Rp 3 juta. ‘’Kalau waktu itu benarbenar mahal. Pasokan juga tidak ada. Sempat kosong,’’ ucapnya. Kekhawatiran akan kelangkaan pasir juga dirasakan pelaksana proyek. Salah satunya I Nengah Sudiartana. Pihaknya pun telah mengambil langkah antisipasi dini. Pasokannya ditambah sekitar 300 meter kubik. ‘’Kalau untuk proyek yang sudah jalan material aman. Untuk pengerjaan ke depan, juga sudah disiapkan pasokan. Khawatir nantinya tidak dapat,’’ katanya. Diakui pula, situasi yang tak menentu ini membuatnya
harus cermat dalam mengambil tender proyek. Ketakutan kelangkaan material saat pertengahan pengerjaan menghantui. ‘’Untuk ikut tender masih melihat situasi dulu. Kalau memang pasokan material aman, mungkin ikut,’’ jelasnya. Di Kabupaten Klungkung, proyek fisik yang direncanakan pemkab terealisasi tahun ini ada belum lolos tender. Seperti halnya pembangunan Blok A Pasar Semarapura. Namun, Kepala Bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Setda Klungkung Anak Agung Lesmana optimis bisa berjalan sesuai rencana. ‘’Kalau untuk pasar, kami optimis tendernya tidak terpengaruh ketersediaan material,’’ katanya. Pelaksana proyek diyakini telah melakukan langkah antisipasi, berkaca dari pengalaman erupsi pertama. ‘’Ini kan bukan baru terjadi. Tetapi sebelumnya sudah. Untuk pelaksana proyek pasti sudah melakukan antisipasi dengan menambah stok material sejak awal,’’ sebutnya. (kmb45)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Dicr Karyawan SMK Admin & MM Hub: PT MPG / 08113800837(WA) Email: info@mpgbali.com
B.BP.001.07.18.0000308
BPR.SEN butuh AO,Kabag Kredit, Kabag Oprasional,Admin(Wnt)Max 35th Hub:423974, Jl.Thamrin 23
B.BP.001.07.18.0000297
Buddha Wear(Clothing) Mencari SPG untuk di Kuta & Ubud Hub:085100050706 ( hrd@buddhawear.com )
B.BP.004.07.18.0000324
Dbthk Salesman utk Persh.Rokok Umur Max35Th,Berijazah.Lamaran dikirim ke Jl.Gunung Himalaya Selatan No.12X Buluh Indah Dps Telp:081335450934/0361-417125 An.Edy Murdiyanto
Dcr Sopir Pribadi Tdr Dalam Bs Mbl Matic Bujngn H:081999660972
Dcr Tkng Kebun dan Engginering utk Villa Pglmn Tlp.0361732651
Dcr Sopir Pribadi,Berpenglmn, KTP Bali,Punya SIM B1, Penampilan Rapi,Lamaran Langsung ke Hasanudin 74 Dps
Dibutuhkan Mekanik & karyawan/ karyawati utk Dealer Honda Hub.Kecak Motor Tlp.412106
B.BP.001.07.18.0000294
B.BP.001.07.18.0000083
Dcr Sosmed Adm L/P min 20th D1 Paham internet marketing,iklan bs photoshop, dll, 082216770069
B.BP.001.07.18.0000272
Hiring Manager,Front Desk Housekeeping, Driver, DW, Private Villas Area in Ungasan.Contact 082127788870
B.BP.004.07.18.0000327
B.BP.004.07.18.0000326
B.BP.001.07.18.0000262
Kontraktor Bth Pelaksana Sipil MEP,Staff Pajak.T.0361-410720/ CV Krm:sdmsastramas@gmail.com
B.BP.001.07.18.0000100
Dibutuhkan SPG,Area BTDC Nusa Dua,Max 30th.Langsung bawa lamaran ke Toko Dream Nusa Dua Bali Colection Gate C, 0812-46731533
B.BP.001.07.18.0000086
B.BP.001.07.18.0000289
Dcr Accounting Brpenglmn Max.40 Th.Lam:Toko Khrisna Jl .Kepaon Indah No.7 WA:081933051715
G.04
B.BP.004.07.18.0000305
G.05
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lamaran ke Hp.081238553358
B.BP.001.07.18.0000307
G.06
Dcr Admin,Supir,Tenaga Tk. Bangunan,Hub:08123676218
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lamaran ke Hp.081238553358
B.BP.004.07.18.0000111
Dcr Banyak sales Obat Herbal, Keutungan Tinggi,081339505678
G.07
Dibutuhkan PRT Cewek u/Rumah di Sanur SMS:08123877799
B.BP.004.06.18.0001086
Dcr Desain Grafis Bs Photoshop & Corel,Pkerja Srbutan Llsn SMK Kntr Panjer,DPS.H:082236618181
B.BP.001.07.18.0000317
Hotel Besar Cari Akuntan 2335Th,S1,Inggris Aktif, Ms.Office Hub.0361-771018 / Email: siska@nusaduahotel.com Lokasi Nusa Dua
B.BP.004.07.18.0000302
Dcr Karyawati Max.30Th utk Wr. MakandiRenon,HP:081999564725
B.BP.001.07.18.0000290
B.BP.004.07.18.0000054
Dcr PRT Wnt TgglDlm Max35Th Gj 1,8Jt S.Siur Kuta,081239232035
B.BP.154.07.18.0000330
Dcr SMK,D3,S1 Akuntansi,Jujur& Bekerja Keras Hub.081246868853 B.BP.001.07.18.0000238
B.BP.004.07.18.0000329
Dcr Staff Wanita,Kantor Hukum S1,Komputr,DpsHub.08123808959
Dicari Driver & Storeman CV: meisindo@gmail.com
Dcr Supir Galon&Serabutan,WA: 082144877778 Sunset Road Kuta
Dicari Kasir u/ Resto di Renon Hub:081916420095
Distributor Philips:Salesman/ Girl, Supervisor Sales.Hubungi: Bedahulu IV No.12 Denpasar Email:binjaya_sby@yahoo.co.id
Dicari SPG Butik di Seminyak bs Bhs Inggris Hub.081237707870
B.BP.001.07.18.0000088
B.BP.001.07.18.0000173
B.BP.001.07.18.0000319
B.BP.004.07.18.0000322
B.BP.001.07.18.0000089
B.BP.004.07.18.0000203
Dicari:Ex Manager dan Ex Supervisor Hub. Pak Yohan 081325252501
Dcr STM,D3,S1 Mesin utk Opr Boiler,SMA bisa nyetir utk Opr Forklift, SMA punya sertifikat Satpam u/Satpam PT.Sinar Sosro Kemenuh Gianyar, 08123992508
Dist.Cat Ternama Mencari Sgra Sales Marketing,Usia Max 35th. CV ke PT.Amerta Agung Kencana Jln.Mertasari No.77A Sidakarya Telp:0361-4480007/4719381
Villa Pribadi (Daerah Canggu) Mencari Cook,House Maid (Hub:085100050706)
DIJUAL RUMAH
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
ELEKTRONIK
B.BP.001.07.18.0000337
G.02
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lamaran ke Warung 63, Jl.Veteran, Hp.081238553358
Dcr Admin Bank Max27Th,Min D1 Bs.MsOffice,Bypass Pesanggaran 88XD.Email:surabaya@kpsg.com
Dcr Mekanik utk Bkl Vespa Modern(Metik).Lok.Dps. Ada Trening.WA 08568160614
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke Hp.081238553358
B.BP.001.07.18.0000306
B.BP.001.07.18.0000288
G.01
G.03
Dbthkn Tng Pelaksana Proyek Yg Energik.Hub/WA:081339193193
Dcr Kurir Min SMA,Laki2, Motor Prbdi,SimC+Tau Wlyh Bali Fslts Gapok+U.Mkn+Lmbur-081999711468
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
B.BP.001.07.18.0000045
RUPA-RUPA
SERVICE
RUPA-RUPA
B.BP.004.07.18.0000108
B.BP.004.07.18.0000323
Looking For 1 Front Office Staff Female Max 25Th,English Speaking, Good Salary.CP:08112030 402/Klumpu Bali Resort Sanur Email:manager@klumpu.com
B.BP.001.07.18.0000293
Looking for production manager assistant for garment factory, must have min 3 years experience and available to start immediately. Please send work experience resume to:badassbali@gmail.com B.BP.001.07.18.0000252
Waitress/Cook/Pizza needed for busy restaurant in SeminyakSMS/WA081338384364 B.BP.004.07.18.0000217
DIJUAL MOBIL
Persh Cat Nas Membtuhkan Sales &SPV utk Area Bali, Min SMA, Memiliki Kendaraan, Jujur,Ulet Berpengalaman.Kirim Lamaran ke PT.Bandar Trisula, Jl.Buluh Indah No.88B Dps,082237717771 B.BP.001.07.18.0000292
Primagama Bth Pengajar Mat, IPA,Indo,Ing.Lam:PG Buluh Indah Mail:0305.bali@primagama.co.id B.BP.001.07.18.0000313
Restaurant Manager must speak fluent English and able to manage a large team / experience is a must Send CV:info@eatbali.com
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DISEWAKAN RUMAH
DIJUAL TANAH
Dikontrakan Rmh Fas.Lengkap Jln.Kecubung Gang Merak 16 Dps Hubungi: 085100836165
Dijual Tanah Luas 5,85 Are Jl. KedondongDpsHub.08123991637
B.BP.001.07.18.0000304
Dswkn Rmh L.205m2,3Kmt,3Kmd Jl.Gunung Lumut Gang Drupadi No.11 Padang Sambian Kelod, Dps Hrg 80Jt Prthn Bisa Nego Hub:087861358681/087762262027 B.BP.004.07.18.0000328
DIJUAL TANAH 20 Are SHM Pengosekan,Across Arma Art Museum,Ubud-Bali Cp +6281318685007, No Brokerage
B.BP.004.07.18.0000260
B.BP.004.07.18.0000218
Sekolah di Jimbaran Cari: Kepala Sekolah TK,Coordinator, Guru Bhs.Inggris,Olah Raga, Musik,Komputer,PAUD,PGSD, Mandarin,Maintenance,Gardener Driver,Receptionist,Dokter, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com
B.BP.001.07.18.0000299
Djl Tnh 2,58A=475Jt/A + 1,58A= 650Jt/A View Laut di Pecatu Ling.Villa,Nego,H.081999251555
B.BP.001.07.18.0000320
Djl Tnh 6,17A,Mekar 2 Blok A12 350Jt/Nego Hub:081339504433
B.BP.001.06.18.0001158
Djl Tnh SHM 139m2 Lok.Gunung Salak Tegallantang Padang Sambian Klod Dps. 0361-228667
B.BP.001.06.18.0001191
DICARI TANAH Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud untuk Di-develop/Dijual Kembali, Budget 10-20 Milyar Hub:Purnama 085881515449
B.BP.821.07.18.0000336
DISEWAKAN TOKO Tk 6x7M 16Jt/Th Jln.Sakura 20 Dps.T:0361-232540/087862530270
B.BP.001.07.18.0000037
B.BP.004.06.18.0001087
DISEWAKAN RESTORAN DIJUAL MOBIL
Dikontrakkan Warung 45Jt/Tahun CP:08112030819.Lokasi Sanur Boleh Ambil Pertahun. www.mamasate.com
DAIHATSU
New Serena HWS Putih’16 AsBali Pjk Baru KM14Ribu, 081999675175
B.BP.001.07.18.0000291
B.BP.141.07.18.0000333
DIJUAL RUKO
HONDA
Dijual Ruko di Jl.Merdeka Tbn DP 10% Bunga Krd 0.9% Perbln Hub:082236881191/081805374433
Jazz Matic GK5 1.5RS’14 Akhir Model2015,Abu2H:082144356472 B.BP.001.07.18.0000193
B.BP.004.07.18.0000117
MERCEDEZ
Jual Ruko Lt3 Perum Dalung Permai H:081315832747/08123949180
2Unit Mercy C200 Htm&Slvr’2008 & 2010 KM17Ribu H.081999675175
B.BP.001.07.18.0000236
B.BP.141.07.18.0000335
DIJUAL GEDUNG
NISSAN
J.Gedung&Gudang,SHM,LT.3.396, LB.2.089m2, Jl.By Pass Ngurah Rai 37,Denpasar.081390199000 / 0818527700
Nsn Juxe Pth’11 H.148+F.Fokus’ 2010 H.115Jt,085100856999 Prbd B.BP.141.07.18.0000331 SUZUKI
Dijual Murah Splash Manual 2013 Kilimeter masih 33rb Hub.082237816776 B.BP.004.07.18.0000206 TOYOTA
2 Unit Alphard’2007+2008 Hitam AsliBali Pjk Baru,081999675175 B.BP.141.07.18.0000334
3 Unit Innova Putih Matic 11+ 2013+2014 AsBali, 081999675175 B.BP.141.07.18.0000332
DIJUAL RUMAH
Umah D’Uma,LT/LB 105/63,Kab. Badung,Kec.Kuta Sel,Ds.Ungasan SHM,900Jt Ng,081333324888 B.BP.004.07.18.0000278
Djl Tnh 1A Umasari Dalung Jln 6mtr,480Jt H.082147454248
B.BP.164.07.18.0000338
Dijual Cepat Tanah Sawah 25Are Loksi Dekat Objek Alas Kedaton 45Jt/Are Nego Hub:081353002002
B.BP.001.06.18.0001054
Dijual Tanah 4A,Ls Bngunn 1,5A Batuyang Gg Anggrek Utama,Batu Bulan Kangin.Hub:083116114988
B.BP.001.07.18.0000310
Dijual Tanah kavling Gili Meno Lombok.Luas 1,5 are Rp.300juta luas 2.7 are Rp.500 juta. Banyak pilihan. BU. Hub: 0852 1378 2207 & 0856 9190 2225
B.BP.031.07.18.0000321
B.BP.004.07.18.0000257
RUPA-RUPA
BANGLI
14
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
Realisasi Penataan Penelokan Tak Boleh Gagal
Bali Post/ina
PENELOKAN - Sejumlah pedagang acung menjajakan barang dagangannya berupa suvenir kepada pengunjung di objek wisata Penelokan. Lokasi inilah yang akan ditata dengan anggaran Rp 15 miliar.
SD 3 Dausa Hanya Dapat Tiga Calon Murid Baru
Dua di Antaranya Belum Cukup Umur Bangli (Bali Post) -
SD 3 Dausa setiap tahunnya mengalami krisis siswa baru. Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, sekolah yang berlokasi di Dusun Cenigan, Desa Dausa, Kintamani tersebut hanya mendapat tiga orang calon murid baru. Bahkan, dua di antaranya tidak memenuhi syarat karena masih belum cukup umur. Terkait minimnya jumlah siswa baru yang mendaftar, pihak sekolah pun berencana akan mengoordinasikannya ke Disdikpora Kabupaten Bangli. Kepala SD 3 Dausa, I Ketut Wista, Jumat (6/7) kemarin, mengatakan pada tahun ajaran terakhir jumlah siswa yang bersekolah di SD 3 Dausa hanya 21 orang. Dengan rincian 9 di antaranya duduk di bangku kelas VI (sekarang sudah tamat), 7 orang di bangku kelas III, dan 5 orang duduk di bangku kelas I. Pascakelulusan siswa kelas VI belum lama ini, jumlah siswa yang dimiliki SD 3 Dausa pun semakin berkurang. Saat ini, siswa yang tersisa di sekolah tersebut hanya 12 orang. Diakui Wista, di sekolah yang dipimpinnya itu tidak rutin mendapat siswa baru. Hal itu yang menyebabkan banyak tingkatan kelas kosong. Menurut Wista, penye-
bab minimnya siswa yang bersekolah di SD 3 Dausa karena daya dukung siswa memang sedikit. ‘’Penduduk yang tinggal di wilayah setempat hanya sedikit dan lebih banyak tinggal di luar,’’ ujarnya. Karena sedikitnya daya dukung siswa yang ada, dalam PPDB tahun ini pun, SD 3 Dausa hanya mendapat 3 orang calon murid baru. Dua di antaranya bahkan belum memenuhi syarat diterima sebagai siswa SD karena belum cukup umur. ‘’Dua orang di antaranya kelahiran 2013, dan satu orang lainnya kelahiran 2012. Kalau kelahiran 2013, berarti umurnya baru 5 tahun 3 bulan. Jadi, belum memenuhi syarat,’’ jelasnya.
Mengenai hal itu, Wista pun mengaku akan mengoordinasikan hal tersebut ke Disdikpora Kabupaten Bangli. Pihaknya mengaku belum berani memutuskan apakah dua murid baru kelahiran 2013 dapat diterima bersekolah di SD 3 Dausa. ‘’Senin ini akan kami koordinasikan ke Disdikpora untuk minta petunjuk,’’ ujarnya. Selain minim siswa, jumlah guru yang ada di sekolah itu pun diakui Wista sangat terbatas. Selama ini, SD 3 Dausa hanya memiliki satu orang guru agama dan satu kepala sekolah. Mau tidak mau, guru maupun kepala sekolah harus mampu menguasai seluruh mata pelajaran. Untuk mengajar semua kelas yang ada secara ber-
samaan, Wista mengatakan terpaksa dilakukan dengan cara lebih banyak memberikan tugas ke siswa. ‘’Jadi, diajarin dulu sebentar, habis itu diberi tugas. kemudian guru masuk ke kelas yang lain,’’ ungkapnya. Terkait minimnya jumlah guru di sekolahnya, Wista mengatakan pihaknya sudah sempat mengajukan usulan penambahan guru ke Disdikpora. Hanya, dia menyadari usulannya sulit disetujui karena jumlah guru di Bangli yang terbatas. Disinggung soal adanya harapan agar SD 3 Dausa diregrouping dengan sekolah terdekat, Wista menilai hal itu cukup bagus dilakukan. Hanya, jika di-regrouping di sekolah terdekat yakni di SD 1 Dausa, anak di Dusun Cenigan harus bersekolah dengan menempuh jarak cukup jauh sekitar 1,5 km. ‘’Ya kalau bisa di-regrouping. Tapi itu kembali lagi kebijakan atasan,’’ tandasnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Bupati Bangli I Made Gianyar tidak ingin realisasi penataan objek wisata Penelokan, Kintamani kembali gagal. Terlebih, rencana penataan telah dianggarkan belasan miliar rupiah dalam APBD 2018. “Tahun ini harus berjalan. Kalau tidak, semua akan saya berangus. Tahun lalu gagal, tahun ini tidak boleh gagal dilaksanakan,’’ tegas Made Gianyar saat ditemui di kantor KPU Bangli, Jumat (6/7) kemarin. Dijelaskan Made Gianyar, pihaknya dari dulu menginginkan agar penataan objek wisata Penelokan dilakukan secepatnya. Bahkan, sempat menargetkan penataan bisa mulai berjalan pada bulan ketiga tahun ini. “Tapi karena ada kendala perubahan sistem di ULP dari 3.6 ke 4.0, sehingga belum bisa berjalan,” terangnya. Selain itu, kendala lainnya yang juga dihadapi yakni karena adanya perubahan desain penataan. Dalam desain awal, pemerintah sempat merencanakan akan membangun sebuah patung sosok pemangku dalam proyek pena-
taan Penelokan. Namun karena muncul pro-kontra, rencana pembangunan patung dibatalkan sehingga harus dilakukan perubahan desain. “Daripada menimbulkan perbedaan paham, untuk pembangunan patungnya kita tiadakan dulu. Bangun patung kan bisa kapan saja, yang terpenting tidak menimbulkan perselisihan,” kata Made Gianyar. Ketika ditanya sudah sejauh mana progres rencana penataan Penelokan, Made Gianyar mengaku akan mengeceknya kembali di ULP. Namun, sejauh ini, dia menyebut, proyek yang dianggarkan Rp 15 miliar itu sudah lumayan banyak ditawar rekanan. Setelah ada pemenang, pihaknya akan menggenjot agar proyek itu bisa cepat diselesaikan. “Karena Penelokan banyak dikunjungi wisatawan, nanti dalam proses pengerjaannya agar diatur. Bagaimana caranya apakah dari atas dulu kemudian finishing-nya di bagian bawah, itu nanti diatur teknisnya,” imbuh Made Gianyar. (kmb40)
PPDB di Bangli
3 SMA dan 8 SMK Negeri Sisakan Kuota
Bangli (Bali Post) Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK telah berakhir. Khusus SMA, dari lima sekolah negeri yang ada di Kabupaten Bangli, hanya dua sekolah yang kuota PPDB-nya berhasil terpenuhi. Sementara tiga sekolah lainnya masih menyisakan kuota murid baru yang tidak terisi. Berdasarkan data yang dihimpun dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Bangli, dua sekolah yang kuota PPDB-nya terpenuhi yakni SMAN 1 Bangli dan SMAN 1 Kintamani. Kuota yang disediakan SMAN 1 Bangli dalam PPDB tahun ini yakni 288 siswa, sementara SMAN 1 Kintamani 324 siswa. Sedangkan tiga sekolah lainnya yakni SMAN 2 Bangli, SMAN 1 Susut, dan SMAN 1 Tembuku masih menyisakan kuota. Di SMAN 2 Bangli, dari 320 kuota yang disediakan hanya terpenuhi 206 siswa. Sementara SMAN 1 Susut dari kuota 320 siswa, yang terpenuhi hanya 290 siswa. SMAN 1 Tembuku yang berlokasi di Desa Undisan, Kecamatan Tembuku dalam PPDB tahun ini hanya mendapat 213 siswa dari 320 kuota yang disediakan.
Ketua MKKS SMA Kabupaten Bangli Ketut Ada, Jumat (6/7) kemarin, mengatakan secara umum tidak ada masalah yang berarti dalam proses PPDB tingkat SMA di Kabupaten Bangli. Tidak ada siswa yang tercecer karena masalah tidak mendapat sekolah, seperti halnya di kabupaten lainnya. ‘’Di Bangli tidak ada masalah sampai kekurangan tempat,’’ jelasnya. Menurut Ada, tidak terpenuhinya kuota PPDB di sejumlah SMA di Bangli disebabkan karena minat siswa lulusan SMP lebih banyak melanjutkan pendidikannya ke SMK. Terlebih dalam PPDB SMK tidak ada batasan zonasi seperti halnya SMA. Namun, kuota siswa baru juga masih tersisa di sejumlah SMK. Berdasarkan data rekapitulasi sementara penerimaan calon peserta didik baru yang dimiliki MKKS SMK Kabupaten Bangli, hanya SMKN 3 Kintamani yang kuotanya sudah terpenuhi dari total 9 SMK negeri yang ada di Bangli. Ketua MKKS SMK Kabupaten Bangli Wayan Suparta menyebutkan di SMKN 1 Bangli dari 384 kuota yang dibuka, masih tersisa 85. SMKN 2 Bangli sisa kuotanya 26, SMKN 3 Bangli sisa kuotanya 99,
SMKN 4 Bangli sisa kuotanya 186, SMKN 1 Kintamani sisa kuotanya 92, SMKN 2 Kintamani sisa kuotanya 66, SMKN 1 Susut tersisa 170, dan SMKN 1 Tembuku sisa kuotanya 26 siswa. Menurut Suparta, secara umum penyebab banyaknya kuota sekolah yang masih tersisa adalah kurangnya pemahaman calon siswa dalam memperhitungkan peluangnya untuk diterima di satu sekolah berdasarkan nilai UN yang dimilikinya. Di samping itu, sebagian besar calon peserta didik baru terlalu ngotot dengan pilihan sekolahnya, sehingga mereka mengabaikan nilai yang dimilikinya dibanding dengan nilai calon lainnya. Parahnya lagi, banyak siswa hanya mendaftarkan diri di satu sekolah dengan peminat banyak tanpa mau menjatuhkan pilihan 2 atau 3-nya di sekolah lain yang pelamarnya lebih sedikit. ‘’Inilah yang menyebabkan setelah pengumuman jalur reguler yang merupakan jalur terakhir dalam PPDB 2018 ini, ada kejadian banyak siswa tidak dapat sekolah tetapi di sisi lainnya banyak sekolah yang kuotanya masih sisa,’’ kata pria yang juga Kepala SMKN 2 Bangli ini. (kmb40)
Dampak Hujan Abu, Banyak Wisatawan Batal Kunjungi DTW Abang Erawang
Bali Post/ina
PLENO - Suasana rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018 tingkat kabupaten di kantor KPU Bangli, Jumat (6/7) kemarin.
Di Bangli, Koster-Ace Unggul dengan 96.327 Suara Bangli (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018 tingkat kabupaten di kantor KPU setempat, Jumat (6/7) kemarin. Dalam rapat pleno yang digelar secara terbuka tersebut, ditetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster – Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, unggul dengan perolehan suara 96.327. Sedangkan pasangan calon nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya MantraKetut Sudikerta, hanya meraih 48.917 suara. Rapat pleno yang dijaga ketat aparat kepolisian kemarin, dihadiri Panwaslu Bangli, unsur Muspida, saksi dari kedua pasangan calon, serta undangan lainnya. Secara rinci disebutkan bahwa perolehan suara paslon 1 untuk di Kecamatan Bangli
sebanyak 21.060, di Kecamatan Kintamani 42.075 suara, di Kecamatan Susut 18.575 suara, dan di Kecamatan Tembuku 14.617 suara. Sementara paslon nomor urut 2 berhasil meraup 11.768 suara di Kecamatan Bangli, 16.302 di Kecamatan Kintamani, 11.059 suara di Kecamatan Susut, dan 9.788 suara di Kecamatan Tembuku. Total suara sah dalam pilgub tahun ini tercatat 145.244, sementara suara tidak sah 2.504. Dari total jumlah pemilih (pemilih dalam DPT, DPPh dan DPTb/KTP-el/Surat Keterangan) 185.259 orang, yang menggunakan hak pilih sebanyak 147.748 orang. Disebutkan juga dalam rapat pleno kemarin bahwa dari total 72 pemilih disabilitas/penyandang cacat yang menggunakan hak pilihnya hanya 49 orang. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan saat ditemui usai memimpin rapat pleno kemarin mengatakan, dengan telah dilaksanakan-
nya rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018 tingkat kabupaten kemarin, maka berakhir sudah tahapan Pilgub di Kabupaten Bangli. Hasil pleno di tingkat kabupaten ini selanjutnya akan dibawa ke KPU Provinsi untuk diplenokan. Dikatakan Lidartawan, meski target partisipasi pemilih dalam Pilgub kali ini nyaris mendekati target 80 persen, namun pihaknya tidak mau berpuas diri. KPU Bangli tetap akan melakukan evaluasi terhadap beberapa hal, salah satunya soal banyaknya pemilih penyandang disabilitas yang tidak hadir di TPS. ‘’Ini harus dikaji. Kenapa bisa demikian, apa karena mereka sakit sehingga tidak bisa datang ke TPS atau ada beberapa TPS kita yang tidak ramah disabilitas?’’ kata Lidartawan. Tak hanya itu, pihaknya juga akan mengevaluasi soal masih adanya ribuan suara tidak sah. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Hujan abu yang sempat melanda wilayah Desa Suter dan sekitarnya beberapa hari lalu, cukup memengaruhi tingkat kunjungan ke objek daya tarik wisata (DTW) Abang Erawang, Kintamani. Banyak grup wisatawan terutama domestik yang membatalkan kunjungannya karena khawatir dengan dampak peningkatan aktivitas Gunung Agung. Ketua Pengelola DTW Abang Erawang Nengah Suratnata saat dihubungi,
Jumat (6/7) kemarin, membenarkan bahwa hujan abu cukup berpengaruh terhadap tingkat kunjungan ke DTW Abang Erawang. Sejak hujan abu melanda seminggu lalu, kunjungan ke DTW Abang Erawang menurun. “Kebanyakan yang cancel domestik. Seperti grup wisatawan dari Yogyakarta dan Bandung yang berjumlah 75 orang membatalkan kunjungannya. Kalau wisatawan asing tidak,” ujarnya. Dia menyebutkan, jika sebelumnya wisatawan yang
berkunjung ke DTW Abang Erawang mencapai 50 orang hingga 100 orang per hari, namun sejak hujan abu, kunjungannya hanya 20-30 orang. Di objek DTW Abang Erawang, wisatawan biasanya menikmati view Gunung Agung dari kejauhan. Selain itu, ada juga wisatawan yang senang melakukan aktivitas trekking (mendaki). Suratnata mengatakan, meski terdampak hujan abu namun objek DTW Abang Erawang saat ini masih sangat aman untuk dikunjungi.
Terlebih radius dari objek DTW Abang Erawang dengan Gunung Agung cukup jauh mencapai 13,8 km. Suratnata berharap wisatawan tidak ragu-ragu berkunjung ke DTW Abang Erawang. “Walaupun Gunung Agung mengalami peningkatan aktivitas, namun wilayah DTW Abang Erawang masih dalam zona aman. Buktinya, wisatawan mancanegara masih berminat dan nyaman untuk menikmati sunrise yang begitu indah dari Puncak Bukit Abang,” katanya. (kmb40)
15
Sabtu Pon, 7 Juli 2018
Rekapitulasi Penghitungan Suara di KPU Bali
Pasangan Calon Tak Diundang, Sepakat Tidak Kerahkan Massa
RAPAT - Suasana rapat koordinasi menjelang rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Bali di tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, Jumat (6/7) kemarin. Denpasar (Bali Post) Menjelang rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilgub Bali di tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali, Minggu 8 Juli besok, Komisioner KPU bersama pihak terkait melakukan rapat koordinasi, Jumat (6/7) kemarin. Rapat dihadiri Bawaslu, Ombudsman, Kepolisian, dan juga perwakilan Paslon nomor urut 1 dan 2. Ada beberapa hal dibahas. Di anataranya kesepakatan saksi yang boleh masuk ruangan rapat, tim IT masing-masing paslon, hingga tata tertib yang mesti ditaati. Selain itu pejabat yang
diundang juga menjadi pembahasan rapat yang dipimpin Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. ‘’Saksi yang kita sepakati boleh masuk adalah saksi yang mendapatkan mandat dari paslon,’’ tandas Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Dalam rapat itu sempat juga terungkap soal rencana keterlibatan massa. Terkait hal itu, baik paslon Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati maupun paslon Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta, sepakat tidak mengerahkan massa. ‘’Ini sepakat nggih,’’ ucap Ketua KPU Bali.
Dalam rapat koordinasi kemarin, pihak KPU juga mengatakan tidak mengundang paslon. KPU Bali berharap dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di KPU Bali nantinya bisa berjalan aman dan tidak ada sengketa. ‘’Mudah-mudahan tidak ada sengketa. Jika memang ada, kami akan koordinasikan dengan MA,’’ tegas Kade Raka Wiarsa Sandi. Meski demikian, pihak paslon sebagaimana yang diusulkan utusannya kemarin, bahwa pihaknya tetap akan menghadirkan tim IT. Dan bila perlu pihak KPU diharap-
Irwandi Bantah Terima Suap
kan bisa membuat layar di luar ruangan rekap. Usulan layar tersebut akhirnya tidak disepakati, karena tidak ada keterlibatan massa dan pihak KPU akan menyediakan live streaming. Jadi, sebagaimana yang mengemuka dalam rapat, total masing-masing paslon yang bisa masuk ke ruangan rapat pleno berjumlah 13 orang. ‘’Saya kira ini sudah cukup,’’ tegas ketua KPU. Dari 13 itu, mereka termasuk saksi yang ditunjuk, ketua tim pemenangan, sekretaris, dan juga LO. Sementara pejabat yang akan diundang untuk turut menyaksikan rapat pleno rekapitulasi Pilgub Bali 8 Juli besok adalah Gubernur Bali, Ketua DPRD Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, Kepala Pengadilan Tinggi Bali, dan puluhan pejabat lainnya. ‘’Dalam rapat koordinasi ini, kita rancang tata tertib, tata cara serta masalah perwakilan. Juga siapa yang ada di dalam dan siapa yang tidak boleh masuk. Kita tetap memperhatikan kondisi ruangan nanti,’’ sambung Ketua KPU Bali. Bilamana nanti ada pihak-pihak yang berusaha melakukan perbuatan yang keluar dari tata tertib, komisioner KPU dan kepolisian diperbolehkan mengeluarkan orang yang melanggar aturan. (kmb37)
Beberkan Jasa pada Indonesia
Jakarta (Bali Post) – Gubernur Aceh Irwandi Yusuf yang juga mantan juru runding Gerakan Aceh Merdeka (GAM) membeberkan jasajasanya kepada pemerintah Indonesia saat proses perdamaian dengan GAM beberapa waktu lalu. KPK baru saja menetapkan Irwandi dan Bupati Bener Meriah Ahmadi bersama dua orang lainnya sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2018 pada Pemprov Aceh. ‘’Saya hanya mau memberi
pernyataan bahwa sebetulnya damainya Aceh dengan NKRI, saham saya besar di situ. Saya ikut mendamaikan, ikut mengumpulkan senjata, ikut berunding, dan akhirnya kayak sekarang,’’ kata Irwandi usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/7) kemarin. Ia juga menyinggung terkait terobosan-terobosannya saat menjadi Gubernur Aceh. ‘’Setelah damai dan saya menjadi Gubernur pertama, saya membuat terobosan-terobosan yang banyak. Yang sebagian diadopsi oleh pemerintah pusat seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Program
Perkuliahan Karyawan (P2K), dan beberapa hal lain dalam hal lingkungan hidup,’’ tuturnya. Selain itu, Irwandi juga menyatakan dirinya berjasa dalam mengamankan Aceh dari rongrongan teroris pada 2010 lalu. ‘’Saya juga berjasa dalam mengamankan negang masuk ke Aceh dan men-setup pelatihan di Aceh di Jalin Janto. Itu informasi ke polisinya pertama sekali masuk dari saya dan informasi lanjutan juga dari saya. Maka teroris di sana tidak bisa beraktivitas dan ke lapangan pun saya ikut. Ada begitu banyak hal yang saya
lakukan untuk kebaikan negeri ini,’’ ujarnya. Terkait kasus suap yang menjeratnya, Irwandi membantah ikut terlibat. ‘’Saya pun tidak tahu masalahnya apa. Ada pengarahan dana dari Bupati Bener Meriah katanya, ke pihak ketiga tanpa perintah saya. Saya tidak pernah minta, tidak pernah menyuruh, tidak pernah menerima. Jadi, dikaitkan dengan saya atau apa, mungkin ada orang yang menyebut nama saya dan didengar oleh KPK tetapi saya sendiri tidak pernah meminta, tidak pernah menyuruh, tidak pernah menerima,’’ tuturnya.(ant)
Banyak Kesalahan Kelolosan ke perempatfinal usai mengandaskan Kolombia pun harus sudah dilupakan karena partai berat sudah menanti. ‘’Anda harus menikmati momen-momen bagus, tapi saya masih jauh dari sempurna. Ada banyak kesalahan yang kami buat selama kami di sini dan kami masih akan melakukan kesalahan ke depannya,’’ sambungnya.
‘’Jadi saya rasa kalau kami terbuai dengan segala sesuatunya, itu jadi teritori yang berbahaya,’’ tambah Southgate. Sang pelatih mengungkapkan bahwa setelah mereka bermain selama 120 menit dan menjalani adu penalti melawan Kolombia, Gareth Southgate mengungkapkan setelah pertandingan bahwa beberapa pemain berurusan dengan cedera. Jamie Vardy membutuhkan suntikan setelah perpanjangan waktu
yang mencegah dia untuk mengambil penalti dan dia tetap berada dalam kondisi meragukan untuk tampil di pertandingan ini, sementara Ashley Young, Dele Alli dan Kyle Walker juga mengalami cedera. Di kubu Swedia, Sebastian Larsson akan kembali ke starting XI setelah absen dalam kemenangan 1-0 timnya atas Swiss karena terkena skorsing, tetapi sekarang Swedia telah kehilangan Mikael Lustig yang harus
menjalani larangan satu pertandingan. Larsson diperkirakan akan mendapatkan kembali tempatnya di tim dengan mengorbankan Gustav Svensson, sementara Emil Krafth diperkirakan akan bermain untuk menggantikan Lustig. Sementara itu di lini tengah Albin Ekdal berada dalam kondisi yang meragukan karena cedera kakinya, tetapi ia masih memiliki kesempatan untuk tampil sebagai starter. (kmb33/afp)
Banyak Siswa
Apalagi, kebijakan yang sangat merugikan eksistensi sekolah swasta ini tidak hanya sekali terjadi. Pada PPDB tahun lalu juga muncul Peraturan Gubernur (Pergub) Bali yang memicu banyak siswa sekolah swasta eksodus ke negeri. Bahkan, sekolah swasta di Karangasem kehilangan 1.000 lebih siswa. ‘’Kalau dibeginikan tahun ini, apakah pemerintah tidak merasa kasihan dengan sekolah swasta?’’ katanya menyesalkan. Ketua MKKS SMA Kota
Denpasar Drs. I Ketut Suyastra, M.Pd. saat dihubungi mengaku sedang mengikuti rapat di Disdik Bali soal penambahan rombel tersebut. Kepala SMAN 8 Denpasar ini mengaku hanya bisa pasrah jika dipaksakan untuk menambah rombel. Dia terpaksa harus mengubah perpustakaan menjadi ruang kelas. ‘’Tahun lalu sudah begini, sekarang lagi begini,’’ katanya dengan nada pasrah. Kepala SMK Dwijendra Denpasar Ida Bagus Dwi Oka Putra, S.Si. lebih keras lagi mengkritisi kesepakatan DPRD dan Disdik Bali tersebut. Secara hukum, katanya,
Sabtu, 7 Juli 2018 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:30 Wita 0:05 Wita 11:05 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:30 Wita 15:00 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (1) Seputar Bali Pagi Akhir Pekan Sehat & Bugar Bali Channel Tourist TV Belajar Menggambar Menggambar Rumah Galeri Musik Indonesia Bali Channel Tourist TV Dharma Wacana Upacara Pitra Yadnya dan Atma Wedana (2) Inovator Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe Folk Song Klip Bali Yowana Magz Gede Bagus Nando Krisnayana Parameter
16:00 Wita Lila Cita Sanggar Seni Surya Candra (3) 17:00 Wita Nangun Yadnya Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Mapedudusan Agung, Menawa Ratna, Mapedanan, Mapeselang Madasar Tawur Agung lan Ngusaba, Desa Adat Abiansemal, Kab. Badung 17:30 Wita Taman Sari TK Sari Mekar (1) 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali Malam 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Satu Jam 21:00 Wita Classic Bali TV 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Kautus Rarung, Pemecutan Kelod (3) 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:30 Wita Folk Song
kesepakatan itu bisa digugat oleh sekolah swasta jika melabrak Permendikbud. Lain persoalannya jika sekolah negeri sudah mendapat siswa dan daya tampung di sekolah swasta sudah terpenuhi semua baru menerima calon siswa yang tercecer. Hal itu memang layak difasilitasi. ‘’Kondisi yang ada saat ini kan beda. Sekolah swasta saja kerurangan siswa, kok di negeri tambah kuota lagi?’’ katanya mengkritisi. Pengamat pendidikan yang juga Ketua YPLP Kabupaten PGRI Badung Dr. I Made Gede Putra Wijaya, S.H., M.Si. menegaskan, Disdik seharusnya
konsekuen dengan aturan yang ada. Dia juga mempertanyakan, apakah penambahan kuota ini bisa diterima Dapodik. Mestinya, DPRD dan Disdik Bali ikut mengedukasi masyarakat jika saat ini sekolah di negeri dan swasta sama saja kualitasnya. Tahun depan, dia yakin masyarakat akan kembali begini, jika tidak dapat di negeri. ‘’Lalu kapan hal ini akan berhenti? Kebijakan ini sangat tidak relevan dengan pernyataan Disdik Bali bahwa PPDB menghilangkan ‘kasta’ antarsekolah. Buktinya, pemerintah hanya memperhatikan sekolah negeri,’’ katanya. (sue/ian)
Diumumkan Pemenang Lomba Arjuna Digital 2018 ’’Hindu Itu Hebat’’ Denpasar (Bali Post) Paiketan Krama Bali mengumumkan pemenang lomba Arjuna Digital 2018 tingkat nasional dengan tema ‘’Hindu Itu Hebat’’ di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Kamis (5/7) petang. Total hadiah yang diterima oleh para pemenang sebesar Rp 100 juta untuk tiga kategori, yaitu lomba blog, desain poster, dan video dengan jenjang peserta SMP, SMA/SMK, mahasiswa dan Umum. Pengumuman pemenang lomba tersebut dihadiri oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Lomba kreatif generasi muda Hindu ini diikuti oleh 194 orang peserta dari enam provinsi di Indonesia. Di antaranya Provinsi Bali, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, Banten, dan Sulawesi Barat. ‘’Total hadiah yang kita berikan sebesar Rp 100 juta yang berasal dari dana punia anggota paiketan, bantuan Bupati Badung, dan donatur lain yang tidak bisa kami sebutkan semua,’’ ujar Ketua Panitia Arjuna Digital 2018, Perwira Duta, Kamis (5/7) petang. Dalam sambutannya, Mangku Pastika mengapresiasi kegiatan lomba ‘’Arjuna Digital 2018’’ yang dilaksanakan oleh Paiketan Krama Bali. Ini merupakan langkah nyata yang signifikan untuk menjadikan Bali hebat. Sebab, untuk menjadikan Hindu hebat tidak perlu dengan teriakan. ‘’Orang lain memerlukan tindakan nyata. Oleh karena itu saya berharap kita semua bangkit dan betul-betul meningkatkan kualitas diri
Kondisi Korban Dijelaskan, kondisi korban sudah membaik. Machfud mengungkapkan, terduga pelaku merupakan mantan narapidana teroris (napiter). Anwardi dulu sempat ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang lantaran menjadi pelaku bom sepeda Kalimalang pada tahun 2010 dan keluar tahun 2015. Tiga tahun setelah keluar dari penjara, Anwardi diketahui menikah dengan istrinya kini yaitu seorang janda di Bangil, Pasuruan. Saat ini istrinya telah ditangkap oleh petugas sebelum sempat kabur seperti Anwardi. ‘’Yang jelas dia bekas napiter, sudah keluar kurang lebih tiga tahun dan menikahi janda di Bangil ini. Dari pernikahannya, dia punya satu anak yang jadi korban,’’ tutur jenderal bintang dua ini. Pelaku menggunakan KTP dengan tiga identitas yang semua palsu. Machfud juga bersyukur, bom tersebut meledak sendiri sebelum diledakkan walaupun berdaya ledak rendah. ‘’Kita tidak tahu yang jelas dia bawa tas hitam ransel ngelemparin massa yang sudah berkerumun, semacam bondet aja bom ikan. Karena tidak ada isinya apa-apa seperti petasan, hanya nakutin saja. Ada empat kali ledakan,’’ katanya. (kmb4/ant)
ARJUNA DIGITAL - Ketua Paiketan Krama Bali A.A. Suryawan Wiranatha memberikan hadiah kepada 3 orang ‘’best of the best’’ lomba Arjuna Digital 2018 ‘’Hindu Itu Hebat’’ di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Kamis (5/7). untuk dapat mengatakan bahwa Hindu itu hebat. Paiketan Krama Bali sudah memulai satu langkah signifikan untuk menjadikan Hindu hebat,’’ ujar Mangku Pastika. Menurut Mangku Pastika, untuk melakukan langkah pertama dari sejuta langkah untuk membuat Hindu yang hebat diperlukan mimpi tentang Hindu adalah satu jalan hidup yang terbaik tanpa harus diumumkan, tetapi orang dapat merasakannya. Apalagi, Hindu bisa hebat jika kita bisa berkontribusi sebanyak-banyaknya pada Hindu itu sendiri. ‘’Kita bisa berteriak Hindu hebat, tapi bisa gak kita membuktikan, itu yang terpenting,’’ tegasnya. Ketua Paiketan Krama Bali A.A. Suryawan Wiranatha mengucapkan selamat kepada para pemenang, dan
berharap bagi yang belum mendapat juara agar tidak berkecil hati dan terus meningkatkan kemampuan dan pemahamannya akan ajaran agama Hindu, sehingga pada lomba berikutnya bisa merebut juara. Sementara bagi para pemenang yang ingin lebih maju lagi, Paiketan Krama Bali bersama Bali Kreatif Center akan menfasilitasinya. ‘’Data diri para pemenang ini akan kita masukkan ke data base, kita akan terus kontak-kontak, bagi mereka yang ingin lebih maju lagi kita akan fasilitasi bersama Bali Kreatif Center,’’ tandasnya. Pada kesempatan tersebut, berbagai pentas seni persembahan dari Pancer Langiit ditampilkan dan beberapa hiburan menarik lainnya, seperti penyanyi Alien Child Aya dan Laras dan Nita Pramesti. (win)
Tontowi/Liliyana Melenggang ke Final Jakarta (Bali Post) Kemenagan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di babak perempatfinal Blibli Indonesia Open 2018 HSBC BWF World Tour Super 1000 membuat Indonesia memastikan satu tempat di final. Tontowi/Liliyana mengalahkan Zhang Nan/Li Yinhui (Tiongkok) dengan skor 21-17, 21-14. Seperti pertemuan-pertemuan sebelumnya, Tontowi/Liliyana begitu menguasai jalannya pertandingan. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, Tontowi/Liliyana tak pernah terkalahkan oleh Zhang/Li. Di game kedua, Tontowi/Liliyana yang sempat tertinggal 9-12, tiba-tiba mengambil alih permainan dan merebut 10 poin berturutturut dan seolah mengunci perolehan angka lawan. Tak banyak kesulitan, Tontowi/Liliyana akhirnya menang 21-14. ‘’Penampilan kami lebih baik dari kemarin, dari awal sudah in. Zhan seperti sudah bingung mau main seperti apa. Di game kedua kami memimpin, tapi mereka mengubah permainan dan kami terpengaruh. Waktu interval permainan, kami ubah strategi dan bisa mengejar, kami sudah tidak mengikuti pola main mereka,’’ beber Liliyana. Di babak semifinal, Tontowi/Liliyana akan bertemu dengan pemenang duel sesama pasangan Indonesia, Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja. ‘’Tentunya kami merasa diuntungkan karena sudah pasti satu wakil Indonesia masuk final, mau siapa pun itu. Ketemu teman sendiri
itu sulit, mereka pasti mau ngalahin senior, kami juga enggak mau kalah sama junior, kami harus siap dan fight,’’ ujar Liliyana. ‘’Kami sudah sama-sama tahu kelemahan dan kelebihan masing-masing, yang pasti sih wakil Indonesia yang sudah pasti masuk final,’’ kata Tontowi. Sementara itu, Zhang/Li mengaku kehilangan konsentrasi saat memimpin 12-9 dan jadi tertinggal 12-19 dari Tontowi/Liliyana. ‘’Waktu tersusul itu kami memang merasa sudah kehilangan fokus,’’ kata Li. ‘’Kami sudah beberapa kali bertemu dan kami tahu memang sulit mengalahkan Tontowi/Liliyana. Sekarang saya ingin fokus di ganda putra dan ingin habis-habisan di ganda putra,’’ tutur Zhang yang di ganda putra berpasangan dengan Liu Cheng dan akan berhadapan dengan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Saat berita ini diturunkan, pasangan ganda putra Berry Angriawan/Hardianto terhenti di perempatfinal setelah dikalahkan Liao Min Chun/Su Ching Heng (Taiwan) dengan skor 21-13, 21-8. (kmb4)
Bali Post/ist
FINAL -- Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melenggang ke final pada blibli Indonesia 0pen 2018.
RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI
Rusia Vs Kroasia
Berambisi Ukir Sejarah Sochi – Sang tuan rumah, Rusia, akan menghadapi tim tangguh, Kroasia, di babak perempatfinal Piala Dunia 2018. Laga ini akan berlangsung di Fisht Olympic Stadium di kota Sochi pada Minggu (8/7) dini hari nanti.
Bali Post/afp
LATIHAN — Para pemain timnas Rusia melakukan latihan intensif guna menghadapi Kroasia di babak perempatfinal Piala Dunia 2018, Minggu (8/7) dini hari.
Subasic Dedikasikan Penampilan Terbaik untuk Sahabat Moskow – Penjaga gawang Kroasia, Danijel Subasic, tampil memukau setelah sanggup menepis tendangan tiga penalti pemain Denmark yakni Cristian Eriksen, L.Schone dan N. Jorgensen. Berkat penampilan gemilang Subasic, ia dinobatkan sebagai pahlawan oleh para fan. Kiper berusia 33 tahun itu mengaku senang dapat memberikan kontribusi bagi Vatreni -julukan timnas Kroasia. ‘’Saya senang d a p a t berkontribusi untuk tim dan untuk kesenangan orang-orang Kroasia,’’ ucap Subasic, Jumat (6/7) kemarin. Kemenangan dari Denmark, bagi Subasic, akan di dedikasikan kepada rekannya, Hrvoje Custic, yang meninggal secara tragis 10 tahun lalu. Rekannya itu meninggal setelah kepalanya membentur pagar di pinggir lapangan ketika berlaga. Kala itu Subasic juga bermain dan
memperkuat klub yang sama yakni NK Zardar, klub kasta tertinggi Liga Kroasia. Meski namanya tidak terlalu terkenal, namun peristiwa meninggalnya Custic sempat menggegerkan sepak bola Kroasia pada waktu itu. Kejadian tersebut terjadi lima hari sebelum ia meninggal, yaitu 29 Maret 2008. Custic mengalami peristiwa mengerikan tersebut sewaktu timnya berhadapan dengan HNK Cibalia di Liga Kroasia kasta pertama. Pemain berusia 24 tahun itu mengalami cedera yang sangat parah setelah dirinya terbent u r temb o k yang berada di pinggir lapangan. Melihat hal tersebut, pihak penyelenggara langsung membawa Custic ke rumah sakit terdekat dan malamnya langsung dilakukan operasi. Pihak rumah sakit memvonis Custic menderita brain dead atau mati otak. Dan setelah itu nyawanya tidak dapat tertolong lagi. Subasic kerap memakai kaos bergambar sahabatnya, Custic, di bawah kaosnya. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dedikasinya terhadap temanya yang sudah meninggal. (kmb33/afp)
Laju Kroasia hingga mencapai babak perempatfinal di Piala Dunia 2018 ini memang tak jauh dari perkiraan banyak orang. Skuad asuhan Zlatko Dalic ini memang disebut sebagai generasi emas dengan banyaknya nama besar di dalam skuadnya. Kroasia menunjukkan permainan menyerang luar biasa dari para bintang mereka ketika mereka mengalahkan Nigeria, Argentina dan Islandia untuk memuncaki grup mereka. Dengan pemain seperti gelandang kelas dunia Luca Modric dan serangkaian pemain depan tingkat atas termasuk Mario Mandzukic, Ante Rebic, Andrej Kramaric dan Perisic, tim Zlatko Dalic mencetak setidaknya dua gol di masingmasing dari tiga pertandingan grup mereka, termasuk mencetak 3 gol ke gawang Argentina. ‘’Saya pikir, kami terutama harus fokus pada diri kami sendiri karena saya
pikir tim kami memiliki kualitas yang lebih bagus, kami hanya perlu menunjukkannya di lapangan,’’ kata Rebic, Jumat (6/7) kemarin. Kroasia melalui sesi kualifikasi tambal sulam, tergelincir dari posisi pertama hingga ketiga di grup dan kemudian memecat pelatih Ante Cacic di tahap penutupan. Dalic datang dan timnya telah memperlihatkan diri sebagai salah satu kuda hitam di turnamen ini. ‘’Setiap pelatih memiliki beberapa ide baru, dan setelah beberapa pertandingan buruk yang kami mainkan ternyata Dalic memiliki ide yang terbaik,’’ kata pemain depan Inter Milan, Perisic. Sejak tim Kroasia yang berbakat mencapai semifinal Piala Dunia 1998 di turnamen besar kedua mereka sebagai negara merdeka, generasi berikutnya mendapat tekanan dari para penggemar dan media di negara itu untuk meniru
prestasi tersebut. Tim yang ada saat ini butuh satu kemenangan lagi untuk ke sana. Di sisi lain mungkin sedikit yang menyangka Rusia bisa melaju sejauh ini. Rentetan hasil buruk di laga uji coba jelang Piala Dunia 2018 hingga sedikitnya nama tenar yang dimiliki Rusia membuat tim berjuluk Sbornaya ini sebelumnya hanya diperkirakan akan berakhir di fase grup. Namun di luar dugaan, tuan rumah tampil perkasa dan lolos ke delapan besar. Rusia lolos ke babak delapan besar dengan menghentikan tim favorit juara, Spanyol, di babak 16 besar lewat adu penalti. Alan Dzagoev yakin Kroasia tidak senang karena harus melawan Rusia yang berstatus negara tuan rumah. ‘’Saya pikir Kroasia tidak senang karena akan melawan kami yang berstatus negara tuan rumah,’’ ujar Dzagoev. ‘’Seluruh Rusia akan mendukung kami. Semoga kami tak mengecewakan fan,’’ imbuhnya. Kedua negara memang memiliki ambisi yang sama yaitu mengukir sejarah baru. (kmb33/afp)
Pengorbanan sang Istri untuk Kapten Swedia
Samara – Kapten timnas Swedia Andreas Granqvist memutuskan untuk tinggal di Rusia, meski istrinya akan melahirkan. Apa pun yang terjadi, dia memastikan tak ingin melewatkan pertandingan perempatfinal Piala Dunia 2018 melawan Inggris, malam nanti. Meski sedang hamil tua, istrinya melarang Granqvist pulang ke Swedia agar bisa fokus di laga lawan Timnas Inggris. ‘’Istri saya adalah orang yang sangat kuat dan kami tahu situasinya sebelum saya datang ke sini. Tidak ada yang terjadi sejauh ini,’’ ujar bek 33 tahun ini, Jumat (6/7) kemarin. Rekan satu timnya sempat khawatir Granqvist akan melewatkan pertandingan karena istrinya, Sofia Granqvist, sudah mendekati masa kelahiran. ‘’Jika saya berada di posisi untuk pulang cepat, mungkin saya akan melakukan itu. Tapi apa pun yang terjadi, saya tak bakal melewatkan perempatfinal,’’ ujar Granqvist. Dia bahkan sudah tak sabar menghadapi Inggris. Menurutnya, Swedia punya kesempatan untuk menembus penjagaan Inggris. Ia mengklaim timnya sedang dalam semangat lebih besar dari yang pernah ada. Peran Granqvist di lini belakang Swedia bahkan
sudah terasa sejak menghadapi Timnas Italia dalam laga babak playoff kualifikasi Piala Dunia zona Eropa. Saat anak-anak asuh Janne Andersson menang 1-0 atas Gli Azzurri di leg pertama, dia jadi pemain tersibuk dalam urusan menjaga pertahanan. Tercatat Granqvis lancarkan 8 sapuan 4 intersep dan sekali menang duel udara di laga tersebut. Granqvist menjadi man of the match karena berhasil menjaga konsistensi yang telah ditunjukkan sebelumnya pada laga leg kedua. 3 tekel, 10 sapuan, dan 4 intersep yang bek berusia 33 tahun itu lakukan adalah penyebab Ciro Immobile dan kolega gagal cetak gol di laga ini. Laga berakhir 0-0 dan Swedia kembali mentas di putaran final Piala Dunia setelah 2006. (kmb33/afp)
Pangeran Inggris Dilarang Nonton Pertandingan Moskow – Meskipun Inggris masuk ke babak delapan besar, dua pangeran kerajaan, William dan Harry, disebut tidak akan bisa menyaksikan langsung tim kesayangannya di Piala Dunia 2018, Rusia. Bahkan, larangan itu juga berlaku bagi keluarga kerajaan lain dan menteri-menteri di pemerintahan Inggris. Larangan datang itu lantaran situasi politik antara kedua negara, Inggris dan Rusia. Hubungan kedua negara itu memanas karena kasus serangan racun kepada mantan agen rahasia Rusia Sergei Skripal dan anaknya, Yulia. Namun, Jumat (6/7) kemarin, Rusia membantah melarang anggota Kerajaan Inggris tersebut untuk datang. Meskipun diboikot hadir, kedua pangeran tersebut tetap memberikan dukungan dengan cara mereka sendiri.
Pangeran William, misalnya, menulis secara khusus di media sosial setelah Inggris secara dramatis mengalahkan Kolombia dalam babak 16 besar. ‘’Saya tidak bisa lebih bangga pada Inggris — sebuah kemenangan dari adu penalti!’’ ungkap William lewat akun Twitter Kensignton Palace. Dia berharap Inggris dapat mengalahkan Swedia dan memastikan rakyat Inggris berada di belakang para pemain untuk mendukung pertandingan malam nanti. (kmb33/afp)