Skip to main content

Edisi 06 September 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 19 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu wage, 6 september 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Toko Seni di Gianyar Ditinggalkan

Desa Wisata Menjadi Terobosan Toko seni di Gianyar sudah banyak yang beralih fungsi, bahkan tutup. Demikian pula kunjungan ke Pasar Seni Sukawati sudah tidak lagi seramai dulu. Namun, Gianyar tak pernah sepi turis. Kreativitas masyarakat dan keindahan alamnya tak pernah menyurutkan minat wisatawan untuk datang ke kabupaten seni itu. Terbukti tingkat kunjungan wisatawan selalu mengalami peningakatan dari tahun ke tahun.

SALAH satu terobosan di tengah lesunya penjualan barangbarang kerajinan, kini bermunculan desa wisata. Dari 62 desa di Gianyar, 30 di antaranya telah mengembangkan desa wisata. Bahkan kini akan menyusul 8 desa yang ditata untuk menjadi desa wisata. ‘’Dari masyarakat desa hingga pemerintah di Gianyar sudah menyadari peluang ini, sehingga banyak desa mulai ikut mencetuskan diri sebagai desa wisata,’’ ucap Putu Gede Pebriantara, anggota Komisi IV DPRD Gianyar, Senin (4/9). Menurut Pebriantara, kondisi ini dipandang wajar, mengingat merosotnya UKM di Gianyar

akibat menurunnya penjualan barang kerajinan. ‘’Bisa dicek tamu yang sekarang datang ke Bali, dominan hanya menginap, menikmati budaya, mengunjungi tempat wisata dan menikmati kuliner,’’ ungkap politisi PDI-P ini. Dikatakan, dengan dibukanya desa wisata, bisa menggiring wisatawan menginap di rumahrumah warga. Di samping harga yang lebih terjangkau dibanding hotel, dampak dari desa wisata ini lebih dirasakan masyarakat bawah. Wisatawan pun dipastikan lebih enjoy, karena mereka bisa menikmati langsung kehidupan masyarakat Bali. ‘’Apalagi tamu yang datang sekarang lebih dominan ekonomi

menengah ke bawah, sehingga yang dicari pasti home stay,’’ katanya. Pebri mencontohkan Desa Singapadu yang kini sedang dicetuskan sebagai desa wisata, mulai menyelenggarakan beberapa event berbasis budaya yang bisa menjadi daya tarik wisatawan. ‘’Ada pula Banjar Peninjoan, Desa Batuan yang memiliki kawasan sawah dengan panorama yang indah. Nah ini sedang dijadikan daya tarik baru, sehingga wisatawan yang berkunjung tidak hanya ke Pura Puseh Batuan, tetapi juga bisa ke lokasi ini,’’ katanya. Hal. 19 Peran Eksekutif

Bali Post/ant

MENARIK - Pura, salah satu objek menarik di Kabupaten Gianyar. Objek ini setiap hari dikunjungi ratusan wisatawan, utamanya mancanegara.

Terkait Rohingya

Kapolri Larang Demo di Candi Borobudur Jakarta (Bali Post) – Sejumlah ormas berencana menggelar demonstrasi Aksi Bela Muslim Rohingya dalam bentuk Gerakan Sejuta Umat Muslim Mengepung Candi Borobudur, 8 September 2017 mendatang. Aksi itu digelar untuk mendesak penyelesaian konflik Rohingya di Myanmar. Atas rencana tersebut, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian pun mengelaurkan pernyataan. Bahwasanya Kapolri melarang rencana sejumlah organisasi massa yang hendak berunjuk rasa di kawasan Candi Borobudur, Magelang. ‘’Aksi Borobudur dilarang! Saya perintahkan Kapolda Jateng, jangan memberi izin,’’ kata Jenderal Tito di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/9) kemarin. Menurutnya, Candi Borobudur bukanlah milik umat tertentu melainkan lokasi tujuan wisata Indonesia yang merupakan warisan nenek moyang yang hendaknya dijaga kelestariannya. Tito mengatakan bahwa kasus penindasan terhadap etnis muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar tidak ada kaitannya dengan agama tertentu. Hal. 19 Pengurus Buddha

Tangkap, Pendemo yang Gunakan Bom

Bali Post/ant

MEGAH - Candi Borobudor, salah satu warisan dunia memancarkan kemegahannya. Di kompleks candi ini rencananya digelar demo terkait kekerasan yang terjadi di Rohingya.

Setnov Ajukan Praperadilan

Piala AFF

Indonesia Tekuk Myanmar 2-1

KPK Sudah Periksa 108 Saksi Jakarta (Bali Post) – Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) resmi mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) atas penetapan dirinya sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) oleh KPK. ‘’Benar, Setya Novanto mendaftarkan praperadilan pada 4 September 2017,’’ kata Humas PN Jaksel Made Sutrisna, Selasa (5/9) kemarin. Terhadap hal tersebut, Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan pihaknya tidak ragu untuk menghadapi sidang praperadilan yang diajukan Setya Novanto, tersangka kasus dugaan tindak

TIMNAS Indonesia menaklukkan Myanmar dengan skor 2-1 pada laga perdananya di Grup B Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Selasa (5/9) malam kemarin. Indonesia tertinggal terlebih dahulu di babak pertama sebelum membalikkan keadaan dengan dua gol di paruh kedua laga. Gol Myanmar dicetak gelandang Myat Kaung Khant pada menit ke-27. Sementara Indonesia membalas melalui dua gol dari Egy Maulana Vikri masing-masing di menit ke-72 dan 90+2. Dalam laga tersebut, tim nasional Indonesia tampil menekan dan menguasai laga sejak peluit tanda mulainya laga ditiup oleh wasit Mohammad Zamzaidi Katimin asal Malaysia. Namun, anak-anak asuh Indra Sjafri kecolongan di menit ke-27 setelah Myanmar mencetak gol melalui serangan balik. Hal. 19 Daya Gedor

Anggota DPRD Tersangka Pembakar Tujuh Sekolah Dasar Palangka Raya (Bali Post) – Legislator Kalimantan Tengah Yansen Binti ditetapkan sebagai tersangka pembakaran tujuh Sekolah Dasar (SD) di Kota Palangka Raya setelah diperiksa polisi selama 12 jam. ‘’Yang bersangkutan YB (Yansen Binti) masih diperiksa, namun statusnya dari saksi kita tingkatkan menjadi tersangka dalam kasus pembakaran tujuh sekolah,’’ kata Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu, Senin (4/9) malam. Penyidik juga masih mendalami kasus ini guna mencari tahu peran Yansen dalam perkara yang selama ini menjadi buah bibir di ibu kota ‘’Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila’’ ini. Selain YB, Polda Kalteng juga sudah mengamankan AG yang diduga kuat terlibat dalam kasus tersebut. Usai ditetapkan sebagai tersangka pada hari yang sama, AG langsung diterbangkan ke Mabes Polri untuk diperiksa lebih lanjut. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini karena polisi menemukan dua alat bukti untuk menjerat keduanya. Hal. 19 Sembilan Tersangka

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Wiranto menegaskan tidak akan segan-segan memerintahkan yang berwajib untuk menangkap peserta aksi demo yang menggunakan bom. ‘’Kalau sudah pakai bom, pakai bahan peledak, itu bukan demo tapi sudah merusak. Tetap kami tangkap,’’ ujar mantan ajudan Presiden Soeharto ini, Selasa (5/9) kemarin. Hal ini menanggapi peristiwa pelemparan bom molotov di Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta, sekitar pukul 03.00 WIB, Minggu (3/9). Hal. 19 Hak Warga

Bali Post/ant

DIPERIKSA KPK - Istri Andi Agustinus alias Andi Narogong, Inayah (tengah), bersiap menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/9) kemarin. Inayah diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik (e-KTP) dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto.

pidana korupsi pengadaan paket penerapan e-KTP tahun 2011-2012 pada Kemendagri. ‘’Jadi, kalau dilihat dalam konstruksi yang lebih besar antara terdakwa Irman dan Sugiharto, Andi Agustinus, dan pemeriksaan saksi-saksi untuk dua tersangka, yaitu Setya Novanto (SN) dan Markus Nari (MN), maka konstruksi kasus e-KTP semakin kuat. Jadi kami tidak ragu hadapi praperadilan itu,’’ kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Selasa kemarin. Lebih lanjut, Febri juga menyatakan bahwa KPK yakin dengan bukti-bukti yang dimiliki terkait penyidikan untuk tersangka Setya Novanto tersebut. ‘’Sampai dengan saat ini 108 saksi sudah kami periksa untuk tersangka SN dalam kasus e-KTP. 108 saksi ini terdiri dari anggota DPR atau mantan anggota DPR kemudian ada pegawai dan pejabat Kemendagri, ada advokat, ada notaris, ada dari BUMN yang terkait dengan tender proyek eKTP dan sejumlah pihak swasta,’’ kata Febri. Menurut Febri, KPK akan mengajukan bukti-bukti yang relevan dan sesuai untuk meyakinkan hakim bahwa penyidikan yang dilakukan KPK untuk tersangka Setya Novanto itu sah. (ant)

Merger Sulit Diberlakukan pada PT Hindu

Prof. I Ketut Widnya, M.A., Ph.D.

Bandar Lampung (Bali Post) Kemenristek Dikti meminta perguruan tinggi (PT) yang mahasiswanya kurang dari 1.000 orang agar merger (BP, 5/9). Pernyataan tersebut mendapat tanggapan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementerian Agama Prof. I Ketut Widnya, M.A., Ph.D. Ia pun meminta pemerintah mempertimbangkan rencana tersebut, utamanya terhadap perguruan tinggi agama. Sebab, ada perbedaan mendasar antara perguruan tinggi umum dengan perguruan tinggi agama. ‘’Tentu harus dibedakan. Perguruan tinggi agama itu mengadakan satu bidang program studi yang hanya fokus pada pendidikan agama saja. Tidak seperti perguruan tinggi umum,’’ kata Ketut Widnya di sela-sela Lomba Karya Ilmiah Perguruan Tinggi Hindu Tingkat Nasional VI Tahun 2017 di Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Selasa (5/9) kemarin.

Selain berbeda dari sisi program studinya, Ketut Widnya juga mengatakan secara fungsional, tujuan diadakannya PT agama sangat berbeda dengan PT umum. Dia menjelaskan, tujuan diadakannya lembaga pendidikan itu sebenarnya tidak terkait dengan pekerjaan. Karena sekolah atau pendidikan yang diikuti seseorang itu tujuannya untuk mencerdaskan dirinya dan membangun karakter. ‘’The end of education is caracter. Jadi akhir dari pendidikan itu karaker. Pekerjaanlah yang mengikuti kemudian. Tetapi orang modern sekarang menilai bahwa mengikuti pendidikan itu agar mendapat pekerjaan, akhirnya pekerjaan menjadi terkait dengan pendidikan. Sehingga perguruan tinggi agama selalu akan dikalahkan dalam persaingan untuk mendapatkan pekerjaan,’’ katanya. Atas dasar itu, ia meyakini apabila kebijakan pemerintah ini diberlakukan

untuk perguruan tinggi agama, khususnya agama Hindu, maka akan berdampak negatif pada perkembangan pendidikan agama Hindu. ‘’Ini tentu sangat berpengaruh karena umumnya perguruan tinggi kegamaan Hindu kan rata-rata jumlah satuan bodi atau mahsiswanya berada di bawah seribu,’’ katanya. Saat ditanya apakah dengan demikian kebijakan ini tidak bisa diberlakukan untuk PT agama, Ketut Widnya mengatakan belum bisa memastikan. Dia mengungkapkan, seringkali peraturan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) maupun Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) juga diterapkan terhadap sekolah-sekolah agama yang kewenangannya berada di bawah Kementerian Agama. Hal. 19 Menteri Agama


denpasar

2

Rabu Wage, 6 September 2017

figur Mengedukasi Masyarakat PERMASALAHAN lingkungan terutama masalah sampah khususnya sampah plastik, sebenarnya bukan tugas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Namun, KLHK dalam hal Bali Post/edi ini sebagai penanggung jawab secara nasional. Sementara tanggung jawab utama terletak pada semua lapisan masyarakat, baik itu pengusaha, tokoh agama, tokoh mayarakat, masyarakat sendiri dan sebagainya. Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) R. Sudirman menegaskan hal itu saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi dropbox sebagai sentra pengumpulan kemasan karton minuman bekas di Hypermart Bali Mal Galeria, Selasa (5/9) kemarin. Selaku pembina lingkungan hidup khususnya pengelolaan sampah, pihaknya sangat mendukung gerakan penumpukan sampah melalui dropbox ini. Dikatakan, inisiasi seperti ini perlu ditata dalam satu kebijakan yang sifatnya nasional. Pihaknya menyadari, langkah seperti itu bukan secara langsung membuat masalah sampah teratasi. Namun hal ini diyakininya merupakan langkah untuk mengedukasi masyarakat untuk bisa memilah sampah kemasan. Ia menyadari, dulu masyarakat terbiasa membuang bungkus kemasan bekas makanan di sembarang tempat. Namun saat ini kemasan makanan tersebut memiliki nilai jual karena bisa diolah kembali. “Edukasi itu nilainya mahal. Dengan program seperti ini, minimal edukasi di masyarakat akan meningkat,” ujarnya. (edi)

25 Peserta Lelang Jabatan Tereliminasi

Denpasar (Bali Post) Setelah melalui proses seleksi administrasi dan tes kompetensi, Panitia Seleksi (Pansel) akhirnya berhasil menuntaskan pekerjaannya. Pasalnya, sudah ada namanama yang berhasil lolos ke dalam tiga besar. Masing-masing posisi yang lowong kini sudah ada tiga calon yang akan ditentukan Wali Kota Denpasar dan mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pansel telah menetapkan 27 nama yang lolos untuk memperebutkan sembilan kursi eselon II. Sedangkan 25 pejabat yang ikut lelang jabatan, tereliminasi. Ketua Pansel yang juga Sekda Kota Denpasar A.A. Ngurah Rai Iswara telah mengumumkan hasil uji seleksi terhadap calon pejabat yang akan menduduki posisi kepala dinas maupun kepala badan di lingkungan Pemkot Denpasar. Sedikitnya terdapat 27 nama yang sudah lolos seleksi yang akan memperebutkan sembilan kursi eselon II. Pada awalnya, terdapat 54 pejabat yang mendaftar, namun setelah seleksi adminitrasi dua peserta gugur karena tidak memenuhi persyaratan administrasi. Setelah pemeriksaan administrasi, dilanjutkan dengan tes kompetensi yang diikuti oleh 52 pejabat. Dari 52 itu, kini menjadi 27 orang untuk bersaing menempati posisi di eselon II. Sementara itu, anggota Pansel yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM I Ketut Mister mengakui seleksi melalui uji kompetensi sudah rampung. Sudah ada tiga nama untuk masing-masing posisi yang lowong dan diajukan kepada Wali Kota. “Selanjutnya, sesuai undang-undang, maka wali kota akan menentukan satu nama dan mendapatkan rekomendasi dari KASN,” kata Mister, Selasa (5/9) kemarin. Berdasarkan berita acara penentuan hasil seleksi nomor 800/033-PANSEL/2017, nama yang lolos di antaranya untuk posisi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Made Toya, I Wayan Sudiana dan I Wayan Budha. Sedangkan untuk jabatan Sekwan, yakni I Gusti Ngurah Mandala Putra, I Putu Gede Dharma Wiyasa dan Desak Nyoman Widiasih. Untuk posisi Kepala Dinas Kebudayaan nama yang lolos yakni I Gusti Ngurah Bagus Mataram, I Gusti Agung Sri Wetrawati dan Made Merta. Selanjutnya, untuk jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang lolos seleksi antara lain I Made Maja Winaya, Dewa Gede Juli Artabrata dan I Nyoman Artayasa. Untuk jabatan Kepala Dinas Pariwisata, yakni Maria Antonia Dezire Mulyani, Ni Ketut Dewi Ratih Purnamasari dan I Made Widiyasa. Untuk posisi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, yakni I Made Pasek Mandira, I Komang Adi Wirawan dan I Made Raka. Posisi Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian yang lolos tiga besar A.A. Ngurah Bagus Airawata, I Made Saryawan dan Ida Bagus Gde Agung Sutha. Sementara itu, untuk jabatan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tiga pejabat yang lolos yakni Ida Bagus Joni Ariwibawa, Ida Bagus Gede Ekaputra dan A.A. Ngurah Made Wijaya. Untuk jabatan Kepala Satpol PP, tiga yang lolos meliputi I Dewa Gede Anom Sayoga, I Dewa Made Puspawan dan I Ketut Gede Gunawan. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PEREKAMAN E-KTP BELUM TUNTAS, DISDUKCAPIL JEMPUT BOLA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

MEMBERSIHKAN SAMPAH - Seorang petugas kebersihan membersihkan dan mengangkut sampah di kawasan Pantai Sanur, Denpasar. Kegiatan ini dilakukan sejak subuh untuk menjaga objek wisata andalan Kota Denpasar ini tetap bersih dan rapi.

Perekaman E-KTP Belum Tuntas, Disdukcapil Jemput Bola Denpasar (Bali Post) -

Perekaman data KTP elektronik untuk warga Kota Denpasar belum sepenuhnya tuntas. Oleh karena itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar melakukan jemput bola, terutama untuk warga dalam kondisi sakit dan lansia. Mereka tidak bisa datang ke Kantor Disdukcapil, sehingga petugas yang harus datang ke tempat tinggal mereka. Plt. Kepala Disdukcapil A.A. Isteri Agung mengatakan hal itu saat ditemui seusai melakukan perekaman jemput bola di Banjar Wangaya Klod, Desa Dauh Puri Kaja, Selasa (5/9) kemarin. Isteri Agung menegaskan, perekaman jemput bola dilakukan sebagai salah satu bentuk pelayanan Disdukcapil. Jemput bola ini dilakukan karena kondisi warga yang tidak bisa datang ke kantor dan belum pernah melakukan perekaman. Isteri Agung menambahkan, warga yang sakit dan lansia yang

tidak bisa datang ke Kantor Disdukcapil masih bisa mendapatkan pelayanan jemput bola dengan menghubungi Disdukcapil melalui kepala lingkungan masing-masing. “Meskipun hanya ada laporan satu orang untuk mendapatkan pelayanan, kami pasti akan melakukan jemput bola untuk perekaman,” ujarnya.

Isteri Agung menegaskan, pelayanan jemput bola merupakan kegiatan rutin sampai di tingkat banjar-banjar. Sedangkan untuk pelayanan bagi masyarakat yang sakit dan lansia merupakan inovasi pelayanan sehingga semua warga di Kota Denpasar telah terekam pada tahun 2017 ini.

Menurut Isteri Agung, dari seluruh jumlah penduduk yang seharusnya mendapatkan pelayanan perekaman KTP elektronik, baru 91 persen yang telah melakukan perekaman. Sementara sisanya telah dilakukan jemput bola ke banjar-banjar, termasuk juga memberikan pelayanan bagi warga yang sakit dan lansia. “Kami berharap semua warga memanfaatkan pelayanan jemput bola yang telah dilaksanakan Disdukcapil Kota Denpasar,” harapnya. Kabid Pelayanan Pendaftaran Kependudukan Ni Luh Lely Srinadi menambahkan, program jemput bola bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan per-

ekaman KTP elektronik. Untuk itu, pihaknya mengharapakan kepada warga dengan kondisi sakit dan lansia yang belum melakukan perekaman agar melapor pada kaling masing-masing. Sehingga pihaknya dapat mencocokkan data yang ada di Disdukcapil dengan masyarakat yang harus mendapatkan pelayanan jemput bola. Di samping itu, bisa lebih dulu mempersiapkan data-data perekaman sehingga proses perekaman tidak terlalu lama. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

”The 1st WOW Service Day 2017”, Pestanya Orang ”Service” THE 1st wow Service Day resmi digelar di Harris Hotel & Residences Sunset Road, Selasa (5/9) kemarin. Kegiatan yang digelar di Bali ini merupakan kota ke-16 yang menggelar rangkaian acara tersebut. The 1st WOW Service Day merupakan kelanjutan dari kesuksesan acara WOW Service Excellence Award yang diadakan

sejak tahun 2009 lalu. Acara yang mempertemukan para pelaku service dari berbagai industri ini digelar di 17 kota utama Indonesia, mulai tanggal 11 Juli sampai dengan 12 September 2017. Kali ini The 1st WOW service Day mengusung tema “Service Power: From Wow to Now”. Deputy CEO MarkPlus Inc.

SEMINAR - Suasana seminar The 1st wow Service Day di Harris Hotel & Residences Sunset Road, Selasa (5/9) kemarin.

Dr. Jacky Mussry yang hadir pada rangkaian acara ini mengatakan bahwa di era marketing 4.0 yang serba terkoneksi sudah waktunya bagi para pelaku bisnis dari berbagai latar belakang industri untuk memberikan suatu tingkat layanan yang melampaui batas pelayanan prima. “Era marketing 4.0 diwarnai dengan perubahan perilaku pelanggan yang semakin berbasis digital. Oleh karena itu, para penyedia layanan perlu merujuk pada pendekatan 5S agar layanan yang diberikannya semakin powerfull,” jelasnya. Adapun konsep 5S yang dimaksud tersebut menerangkan bahwa dalam setiap tahapan customer path terdapat unsur-unsur story, style, synergy substance dan surprise dalam proses layanan yang diberikan. Jacky Mussry mengatakan, service power yang berbasis pada 5S ini diharapkan dapat menjadi acuan baru bagi para pelaku service untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Dalam sisi story, pelayanan

harus memiliki kejelasan yang dapat mudah dipahami oleh pelanggan. Selanjutnya, pelayanan harus menjadi brand yang disukai oleh masyarakat luas dan ini tergantung pada style yang diusung. Pelaku pelayanan juga dapat bersinergi melalui berbagai akses baik online maupun offline. Selanjutnya, brand harus memiliki substansi yang menunjukkan kualitas layanan yang ditawarkan, sehingga para pelanggan akan tertarik untuk membeli produk beserta layanan yang ditawarkan. Yang terakhir dan harus dibuat semenarik mungkin adalah adanya unsur surprise. Pendekatan seperti ini diharapkan dapat memperkuat loyalitas para pelanggan dan pada gilirannya mereka akan memberikan rekomendasi positif kepada orang lain. Di era digital saat ini, kata Jacky Mussry, service power dapat dibentuk dengan mengantarkan suatu pelayanan prima secara realtime, baik realtime delivery maupun realtime execution. Pelanggan tidak hanya

mengharapkan WOW saja, namun juga pelayanan yang cepat (Now). Singkatnya, kualitas pelayanan dapat dilihat dari ketepatan produk, kecepatan proses dan kesigapan orangorang yang melayani. Selain memperkenalkan konsep baru pelayanan yang prima, rangkaian acara ini juga menghadirkan The 1st Indonesia Service Mini-Exhibit, yaitu suatu pameran yang dapat dipergunakan oleh para pelaku pelayanan untuk menampilkan berbagai produk dan layanan yang dibutuhkan oleh para insan dunia service. Tidak hanya itu, sejumlah acara penganugerahan penghargaan juga akan mengisi rangkaian acara, di antaranya Service People of the Year Denpasar 2017, Denpasar WOW Service Exellence Award 2017 (Banking Sector) dan WOW Public Service Exellence Award Bali 2017. Acara ini juga diisi dengan sejumlah sharing sessions dengan menampilkan para pemenang best practices dalam industri layanan. (bns2)

Pemkot Denpasar Jalin Kerja Sama di Bidang Teknologi dengan ITB

KERJA SAMA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi saat menunjukkan hasil kesepakatan kerja sama di bidang teknologi di Ruang Rapim A Gedung CCAR ITB, Senin (4/9). PENINGKATAN program teknologi di semua bidang terus dilakukan Pemkot Denpasar. Menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi langkah percepatan program menuju masyarakat Denpasar yang cerdas,

sehat dan berkualitas. Senin (4/9) lalu, Wali Kota I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi melakukan kesepakatan kerja sama lewat penandatanganan memorandum of understanding (MoU).

Sebelum penandatanganan MoU dilaksanakan, Wali Kota Rai Mantra didampingi salah satu Guru Besar ITB Prof. Dr. Suhono Harso Supangkat juga berkesempatan meninjau Lab Smart City and Community di Kampus ITB. Semua perencanaan mengenai smart city di Bandung dikerjakan dalam satu lab tersebut. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, sekarang ini di Kota Denpasar mengikuti suatu proses pemerintahan, di mana pemerintahan itu telah mengalami suatu transformasi di dalam reformasi-reformasi dalam pemerintahan itu sendiri. Sejak 2008/2009 lalu, Pemkot sudah mengikuti dan sepakat untuk merubah paradigma di dalam pemerintahannya yang waktu itu pemerintah pusat mengenalkan sistem reformasi birokrasi dengan government, yang pada waktu itu berupa website untuk memperlihatkan sebatas profil sebuah kota. Dari sanalah mulai adanya sebuah transparansi serta akunbilitas dan transaksi-transaksi atau proses secara elektonik seperti

e-bugeting, e-planing dan sebagainya. Itu merupakan sebuah proses yang harus dilakukan di pemerintahan agar lebih efektif. Untuk itu, perlu adanya sebuah pengetahuan akan smart city dengan tantangan mengubah pola pikir dari sumber daya manusia (SDM) masyarakat menjadi orang-orang yang mengetahui tentang teknologi, terutama di pemerintahan. Lebih lanjut, Rai Mantra mengatakan walaupun demikian smart city juga tidak berpatakon kepada teknologi saja, melainkan di semua bidang. Yang mana teknologi merupakan suatu yang mendukung dan akurat di dalam memberikan suatu keputusan, dengan sebuah tantangan yang harus dikerjakan ke depannya. Untuk itu, kerja sama ini nantinya akan sangat bermanfaat bagi Denpasar, terutama bagi masyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih karena ITB sudah bisa berkerja sama dengan Pemkot Denpasar mengenai peningkatan kapasitas Denpasar menuju Kota Smart City di berbagai bidang,” ujarnya dan menambahkan, sebelumnya

Pemkot Denpasar juga sudah lama menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung seperti di dalam prakarsa membangun Kota Cerdas. Sementara itu, Rektor ITB Prof. Kadarsah Suryadi mengapresiasi kerja sama antara Pemkot Denpasar dan ITB mengenai smart city, karena sudah mempercayakan kepada ITB mengenai smart city. Dikatakan, smart city merupakan upaya bagaimana sistem kehidupan kota terjaga dan terjamin di dalam roda kehidupan masyarakat kekinian. Smart city itu memiliki lingkup yang cukup banyak, seperti bidang teknologi pariwisata serta pengembangan seni budaya, teknologi pengelolaan kebersihan lingkungan, teknologi perikanan, teknologi pertanian, perternakan, teknologi usaha mikro kecil, smart city, teknologi pengembangan serta pengembangan dan banyak hal lagi. “Mudah-mudahan kerja sama ini bisa saling memberikan efek yang baik mengenai smart city antara Pemkot Denpasar dan ITB,” tegasnya. (ad289)


BADUNG

Rabu Wage, 6 September 2017

3

WP Tak Punya Sistem

Bapenda Pasang Ribuan CRO Mangupura (Bali Post) – Era teknologi ternyata belum sepenuhnya diterapkan oleh kalangan pengusaha, termasuk di sektor pariwisata. Tak sedikit pengusaha yang masih menggunakan sistem manual, sehingga menyulitkan dalam menghitung nilai pajak transaksi yang harus dibayarkan. Menyikapi hal itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pasedahan Agung Kabupaten Badung telah melengkapi setiap usaha yang masih menggunakan sistem manual dengan cash register online (CRO). Sistem ini telah dipasang di 1.008 wajib pajak (WP) di Gumi Keris. “Kami telah memasang 1.140 CRO di 1.008 wajib pajak. Sistem ini khusus diperuntukkan bagi wajib pajak yang belum memiliki sistem atau manual,” ujar Kepala Bapenda dan Pasedehan Agung Kabupaten Badung Made Sutama, Selasa (5/9) kemarin. Selain CRO, kata birokrat asal Pecatu ini, pihaknya juga telah menerapkan tapping box dan web service. Fungsi kedua sistem ini tak jauh berbeda dengan CRO, hanya saja diperuntukkan bagi perusahaan yang sudah memiliki sistem. “Kalau tapping box lebih banyak dipasang di restoran. Sedangkan web service lebih banyak dipasang di hotel, karena sudah memiliki sistem dan server. Namun fungsi inti dari semua sistem itu sama yakni untuk mencatat transaksi secara akurat,’ jelasnya. Menurut Sutama, tapping box telah dipasang di 268 wajib pajak, sedangkan web service telah dipasang di 530 wajib pajak. “Sistem yang kami terapkan ini sangat berpengaruh terhadap penerimaan pajak dari hotel dan restoran sekitar 10 hingga 20 persen,” ungkapnya. Sutama mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya ekstensifikasi dan intensifikasi. Ekstensifikasi yang telah dilakukan adalah pemutakhiran data subjek dan objek pajak dan penggalian potensi pajak. Seperti pendataan usaha hotel, vila, hiburan, restoran, parkir, pajak air tanah yang belum terdaftar sebagai wajib pajak. Sedangkan intensifikasi pajak adalah peningkatan intesitas pemungutan terhadap subjek dan objek pajak. “Kami juga menindaklanjuti potensi pajak daerah yang dilaporkan oleh aparatur desa melalui aplikasi sistem informasi pengaduan pajak. Kami juga telah menerapkan tiga sistem online untuk memonitoring wajib pajak, sehingga pendapatan Badung dari sisi pajak dapat ditingkatkan,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pada tahun 2016 lalu, APBD Badung hanya sebesar Rp 4,1 triliun dan tahun 2017 ini meningkat menjadi Rp 5,4 triliun. Meningkatnya APBD ini tidak terlepas dari PAD yang sebagian besar bersumber dari pajak hotel dan restoran. Peningkatan APBD tersebut guna memberdayakan masyarakat desa, pendidikan dan kesehatan. (kmb27)

Ombak Besar, Waterblow Nusa Dua Ditutup Mangupura (Bali Post)Kawasan wisata Waterblow Nusa Dua ditutup karena ombak besar yang dapat membahayakan pengunjung. Akibatnya, banyak wisatawan yang berkunjung ke kawasan Peninsula, Nusa Dua tidak bisa menyaksikan pemandangan deburan ombak menghantam karang di sana. Di lokasi tersebut, Selasa (5/9) kemarin selain pintu masuk ke lokasi Waterblow ditutup dengan menggunakan bambu, juga terpasang peringatan pada pamflet berwarna merah. Pada pamflet tersebut ada tiga poin yang ditekankan. Pertama, Waterblow Nusa Dua ditutup sementara karena terjadi gelombang besar. Kedua, tidak ada penyelamat pantai di area tersebut. Ketiga, area Waterblow tidak dilengkapi asuransi kecelakaan, risiko kecelakaan menjadi tanggung jawab pengunjung. Meskipun sudah ditutup, namun wisatawan tetap ramai berkunjung ke lokasi tersebut. Salah seorang security yang berjaga di sana mengatakan, kemungkinan kawasan wisata ini akan dibuka kembali setelah lewat musim layang-layang. “Sekarang anginnya masih kencang. Mungkin setelah lewat musim layangan, anginnya kembali normal. Soalnya sangat berbahaya. Jadi mohon maaf harus ditutup sementara, sejak sekitar sebulan lalu,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Managing Director Nusa Dua Resort Wayan Karioka membenarkan kondisi tersebut. Namun, kata dia saat ini diterapkan sistem buka tutup terhadap kawasan Wisata Waterblow ini. Langkah ini diambil karena memang gelombang laut sangat besar yang mempengaruhi kerasnya deburan ombak. Apalagi sebelumnya pernah ada kejadian wisatawan yang terhempas oleh deburan ombak tersebut. Karioka menambahkan, saat ini pihaknya sedang mengupayakan adanya kerja sama dengan pihak asuransi. Diakuinya, saat ini kawasan tersebut belum ada jaminan asuransi kecelakaannya bagi pengunjung. Selain itu, juga sedang diupayakan adanya penyelamat pantai dan juga panggung bagi wisatawan agar aman menonton momen tersebut. Program ini direncanakan bisa dimulai pada Nopember mendatang. (kmb23)

Bali Post/kmb23

WATERBLOW - Sejumlah wisatawan terpaksa menikmati suasana Waterblow Nusa Dua dari kejauhan karena ombak sangat besar.

Bali Post/eka

JARING PELINDUNG - Seorang petani tengah memperbaiki jaring pelindung tempat pembibitan padi di Tibubeneng, Badung, Selasa (5/9) kemarin. Pemasangan jaring tersebut bertujuan untuk menjaga proses pembenihan bibit padi dari gangguan hewan.

Sikapi Kerja Sama dengan RS Pendidikan Unud

Wakil Rakyat Tak Kompak Mangupura (Bali Post) –

Kalangan wakil rakyat di DPRD Badung ternyata memiliki persepsi berbeda alias tidak kompak dalam menyikapi rencana kerja sama Pemkab Badung untuk mewujudkan Rumah Sakit (RS) Pendidikan Universitas Udayana (Unud). Selisih paham ini muncul lantaran rumah sakit yang dibangun dengan dana pusat tersebut tengah berkasus di KPK. Usulan untuk membatalkan rencana kerja sama itu pun sebelumnya sempat muncul dari sejumlah kalangan anggota DPRD Badung. Ketua Komisi IV AAN Agus Nadi Putra, misalnya, menyarankan pemerintah tidak menjalin kerja sama dengan pihak yang bermasalah. Politisi asal Kerobokan ini meminta rencana ini dikaji ulang. Namun, Ketua DPRD Badung Putu Parwata berpenda-

pat lain. Politisi asal Dalung ini justru menginginkan rencana kerja sama ini terwujud dengan dalil Badung Selatan membutuhkan pelayanan kesehatan. “Kami berharap kerja sama ini bisa berlangsung untuk memudahkan pelayanan kesehatan di Badung Selatan. Terus terang dari segi lokasi, RS Pendidikan Unud ini sangat strategis,” ujar Parwata, Selasa (5/9) kemarin.

Politisi PDI Perjuangan ini berpendapat, pelayanan di bidang kesehatan di wilayah Badung Selatan sangat dibutuhkan. Jika kerja sama yang akan dilakukan Pemkab Badung dengan pihak Unud batal, maka untuk memperdekat pelayanan kesehatan masyarakat Badung Selatan juga akan tertunda. “Kerja sama dengan RS Pendidikan Unud merupakan salah satu solusi untuk mempercepat

dan mempermudah pelayanan kesehatan di Badung Selatan,” katanya. Parwata menegaskan, membangun rumah sakit sendiri perlu proses dan waktu yang cukup panjang. Selain itu, membangun rumah sakit juga tidak mudah. Rencana kerja sama ini harus segera ditindaklanjuti dengan kajian secara komprehensif, baik secara sosiologis, ekonomis dan yuridis. “Kalau bisa kerja sama kan tinggal masuk saja. Tidak menunggu mencari lahan dan membangun dulu. Kami minta segera matangkan kajian. Bisa tidak kerja sama ini lanjut,” ujarnya.

Terkait kasus yang menimpa proyek tersebut, Parwata mengatakan kerja sama masih memungkinkan tetap berlangsung. Sebab, kasus dugaan korupsi yang membelit RS Pendidikan Unud itu lebih banyak dalam bidang pembangunan fisiknya. “Harus dipisahkan kasusnya. Yang bermasalah itu pembangunannya, bukan pengelolaan. Jadi, manajemen di sana selesaikan dulu kasusnya, kemudian kalau sudah selesai kerja sama dilakukan. Supaya tidak jadi masalah di kemudian hari, kan bisa minta saja supervisi dari KPK,” tegasnya. (kmb27)

Kunjungan Kerja Pemkab Badung ke Kemensetneg dan Kemendagri

Humas Harus Memberikan Layanan Publik Secara ”RASA” MENINGKATKAN pengetahuan tentang Kehumasan dan Keprotokolan, Pemerintah Kabupaten Badung melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia, Senin (4/9). Sementara Selasa (5/9) kemarin, dilanjutkan dengan kunjungan kerja ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kunjungan tersebut dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Badung IBA Yoga Segara, didampingi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik I Ketut Marta, Kabag Humas Setda Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Kabag Umun Setda Badung I Nyoman Suardana, Kasubag di Bagian Humas serta staf Humas dan staf Bagian Umum setda Badung. Kunjungan hari pertama dilaksanakan di Kementerian Sekretariat Negara. Rombongan diterima langsung Asisten Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Masyarakat Masrokhan, Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden M. Ari Setiawan dan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik Faisal Fahmi. Masrokhan menyampaikan, Kemensetneg ingin menjadikan lembaga yang cerdas menuju

smart governance institution. Untuk itu, Bagian Humas diharapkan mempunyai inovasiinovasi. “Hal ini nantinya akan membuat tim Humas menjadi lebih baik, sehingga mampu memberikan pelayanan publik secara responsif, akurat, santun dan akuntabel (RASA),” ujarnya. Sementara pada kunjungan berikutnya di Kemendagri RI, rombongan Pemkab Badung diterima langsung Kabid Humas Sekjen Kemendagri Drs. Madaremmeng. Dalam kesempatan tersebut, Madaremmeng menyampaikan Humas dikatakan mempunyai tugas yang sangat besar. Untuk itu, pejabat hingga stafnya Humas diharapkan bisa mengekspose semua kegiatan yang telah dilakukan pemerintah, sehingga apa yang telah dilakukan oleh pemerintah bisa diinformasikan ke publik. “Untuk mempermudah penyampaian informasi ke masyarakat, kita harapkan juga semua SKPD bisa memberikan informasi maupun data, sehingga Humas bisa mengekspose informasi ke masyarakat dengan benar,” tegasnya. Sementara di sela-sela kegiatan, Asisten Pemerintahan dan Kesra IBA Yoga Segara

FOTO BERSAMA - Asisten Pemerintahan dan Kesra IBA Yoga Segara bersama rombongan foto bersama saat kunjungan kerja di Kementerian Dalam Negeri RI, Selasa (5/9) kemarin. menyampaikan, Humas yang merupakan wajah dari sebuah lembaga sangat mempengaruhi lembaga itu sendiri. Maka Humas harus bisa membangun dan mempertahankan reputasi citra dan komunikasi yang baik dan bermanfaat antara lembaga dan masyarakat. “Kesuksesan atau

kegagalan dari sebuah lembaga atau organisasi sangat dipengaruhi oleh Humas itu sendiri,” ungkapnya. Lebih lanjut dikatakan, dalam kunjungan ini sangat diharapkan adanya masukan-masukan yang bisa menambah pengetahuan serta mampu meningkatkan

kemampuan dan keterampilan di Bidang Kehumasan Pemkab Badung. “Kami sangat mengapresiasi pihak kementerian karena bisa diterima oleh lembaga yang memiliki kegiatan kehumasan yang padat serta memiliki sistem kehumasan yang baik,” ujarnya. (ad282)

Lima Pegawai Diduga Palsukan SK Mutasi Mangupura (Bali Post) – Ada-ada saja ulah oknum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung untuk mendapatkan posisi sesuai yang diinginkan. Selain melobi-lobi pejabat yang memiliki pengaruh, tak canggung-canggung lima oknum pegawai memalsukan surat keputusan (SK) mutasi. Upaya tersebut awalnya berjalan mulus lantaran terdapat tanda tangan Bupati Badung yang diduga juga dipalsukan. Kasus ini baru terungkap setelah lima oknum pegawai menghadap Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pesedahan Agung, Selasa (5/8) kemarin. Terbongkarnya pemalsuan SK ini lantaran kehadiran lima oknum

pegawai ke Bapeda janggal, di mana SK tertanggal 3 Juli 2017 dan mulai berlaku tanggal 10 Juli 2017 baru diserahkan Selasa (5/9) kemarin. Setelah dilakukan cross check, ternyata nomor SK yang tercantum sudah digunakan alias dobel. “Tadi (kemarin - red) memang ada staf pindahan baru yang menghadap. Tapi saya belum mengetahui informasi kalau SK mutasinya bermasalah,” ujar Kepala Bapenda/Pesedahan Agung I Made Sutama. Kejanggalan dari kelima SK tersebut adalah tanpa adanya paraf Kepala Dinas Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia dan Sekretaris Daerah. Setelah ribut di tingkat staf, bagian mutasi di Dinas Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia melakukan penelusuran ke Bapenda/

Sedahan Agung. Terungkap jika nomor SK dipalsukan. SK No. 4331/03/ HK/2017 atas nama PNS berinisial IKS sudah digunakan untuk SK Jabatan Fungsional (Jafung) salah satu PNS, SK No. 4332/03/HK/2017 atas nama NMA ternyata sudah dipakai oleh PNS dengan inisial IBS, untuk SK No. 4328/03/HK/2017 atas nama IKU ternyata menggunakan nomor SK Kegiatan Pemungutan Retribusi di Bapenda. SK No. 4329/03/HK/2017 atas nama IMSH sudah sempat dipakai untuk SK Mutasi pegawai di Dinas Pertanian dan Pangan, SK No. 4334/03/HK/2017 atas nama IWS telah dipakai oleh pegawai dengan inisial HK. Dikonfirmasi terpisah, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa

mengakui proses SK yang muncul tanpa melalui prosedur. Sebab, jika sesuai prosedur harusnya ada paraf Sekda dan Kepala Kepegawaian. “Ini tidak ada paraf saya,” tegasnya. Kendati telah melihat SK yang diduga dipalsukan, birokrat asal Pecatu ini mengaku belum menerima laporan langsung dari instansi terkait prihal dugaan pemalsuan SK ini. “Besok akan kami panggil pihak terkait untuk meluruskan masalah itu,” katanya seraya mengaku akan memanggil Kepala Dinas Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia, termasuk mengonfirmasikannya ke Bagian Hukum Setda Badung, mengingat nomor SK harus melalui dan tercatat di Bagian Hukum. Sementara itu, lima SK terse-

but adalah SK No. 4331/03/ HK/2017 atas nama PNS berinisial IKS, SK No. 4332/03/ HK/2017 atas nama NMA dari Kantor Camat Abiansemal ke Bapenda/Sedahan Agung, SK No. 4334/03/HK/2017 atas nama IWS dari Kantor Camat Petang ke Bapenda/Sedahan Agung, SK No. 4329/03/HK/2017 atas nama IMSH dari Kantor Camat Petang ke Bapenda/Sedahan Agung, SK No. 4328/03/HK/2017 atas nama IKU dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan dan Perlindungan Anak ke Bapenda/Sedahan Agung. Kepala Dinas Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia I Gede Wijaya saat dikonfirmasi berjanji akan melakukan penelusuran, meski belum mengetahui informasi tersebut. (kmb27)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

INFO SEREMONIAL PKKMB 2017 Universitas Dhyana Pura ’’Saya Indonesia, Saya Pancasila’’ SEBANYAK 543 mahasiswa baru Universitas Dhyana Pura (Undhira) mengikuti program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2017 di Kampus Undhira, Selasa (5/9) kemarin. PKKMB diselenggarakan selama empat hari dan mulai tahun ini semua kegiatan ditangani manajemen universitas. Ketua Panitia PKKMB Sidhi Bayu Turker, S.H., M.Par. menerangkan, kali ini Undhira lebih banyak menggunakan sumber daya sendiri dalam memberikan informasi terkait proses pendidikan, termasuk mata kuliah umum seperti Pancasila, Kewarganegaraan dan materi yang menekankan tentang keragaman. ‘’Oleh karena itu kami mengangkat tema ‘Saya Indonesia, Saya Pancasila’ karena Universitas Dhyana Pura mau menunjukkan kepada mereka, bahwa keragaman dari kehadiran mereka adalah bagian dari keinginan kami untuk menjadikan universitas bisa diterima oleh semua orang,’’ tandasnya. Ketua Panitia yang sekaligus Kepala Program Studi (Prodi) D-4 Perhotelan Undhira itu berharap calon mahasiswa baru dapat mengikuti PKKMB sampai akhir dengan baik. Menjalani materi-materi yang begitu padat, peserta akan merasakan bahwa PKKMB ini bernuansa ilmiah, profesionalitas dan mewujudkan keragaman dalam negara Indonesia. Rektor Undhira Dr. dr. Made Nyandra, Sp.KJ., M.Repro., FIAS. mengungkapkan rasa terima kasihnya pada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan dalam mendidik dan mengembangkan potensi masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga dari tahun ke tahun jumlah mahasiswa Undhira terus meningkat. Undhira tetap konsisten dengan keteladanan dan unggulannya. Teladan dalam membangun karakternya. Dari tujuh karakter

PKKMB - Rektor Undhira Made Nyandra memberikan pengenalan karakter pada peserta PKKMB di Undhira, Selasa (5/9) kemarin. yang dikembangkan ternyata cukup mampu menjawab persoalan yang terjadi sekarang ini, contohnya tentang keberagaman. Sejak berdiri, Undhira telah berbicara tentang keberagaman dan pluralisme. Rektor Undhira menambahkan, mengenai mutu pembelajaran di universitas telah ada lembaga khusus yang menangani dan mengkajinya, sehingga setiap metode pembelajaran tetap dapat diikuti. Hal ini bertujuan menjaga supaya mutu tetap bagus. Sarana dan prasarana terus dikembangkan untuk mendukung proses pembelajaran. Setiap tahun terus ditambah laboratorium yang diperlukan. Undhira memiliki dua fakultas, yakni Fakultas Ekonomika dan Humaniora serta Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dan Teknologi. ‘’Di samping itu, kami mempunyai Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang memberikan sertifikat kompetensi pada mahasiswa, yang sekarang ini baru di bidang perho-

telan. Dengan demikian mereka tidak hanya mendapat ijazah, tetapi juga menerima sertifikat yang menyatakan mereka kompeten di bidang itu. Ini dipentingkan dan diperlukan oleh dunia industri dan usaha,’’ tegas Made Nyandra. Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. menjelaskan, kampus Undhira megalami progress yang bagus, dengan bertambahnya prodi. Itu artinya perguruan tinggi ini bergeliat, berpartisipasi dan memberikan kesempatan anakanak lulusan SMA untuk ikut membesarkan kampus Undhira. Mengenai aspek kelembagaan, Undhira termasuk PTS sehat. Indikator sehat ada delapan kriteria, tetapi yang paling utama adalah mempunyai izin dan terakreditasi, kemudian melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan bagus, dan hubungan yayasan dengan rektorat bagus. (ad283)

ATRO Bali Gelar Wisuda VII

Kembangkan Lahan Praktik di Luar Bali

WISUDA - Direktur ATRO Bali I Bagus Gede Dharmawan mewisuda 80 mahasiswa D-3 angkatan VII di Sanur Paradise Plaza Hotel, Denpasar. AKADEMI Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi (ATRO) Bali menggelar Wisuda VII Program Diploma 3 (D-3) Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi di Sanur Paradise Plaza Hotel, Denpasar, Selasa (5/9) kemarin. Wisuda diikuti 80 orang mahasiswa angkatan ketujuh yang disaring lewat Sipensimaru Tahun 2014/2015 yang terdiri atas mahasiswa Timor Leste dan reguler. Lulusan terbaik diraih Topan Krisna Aditya (IPK 3,95), Wahyu Krisna Pratama, Lucy Herda Yunita (IPK 3,89) dan Ni Putu Rika Widhyasari (IPK 3,88). Mahasiswa ATRO Bali saat ini berjumlah 224 orang meliputi Kelas I/Semester II 67 orang, Kelas II/ Semester IV 77 orang, Kelas III/ Semester IV Kelas Reguler 41 orang dan Kelas IV/Semester IV Kelas Timor Leste 39 orang. Direktur ATRO Bali dr. I Bagus Gede Dharmawan, Sp.Rad. dalam laporan pendidikannya men-

gatakan, selama proses pendidikan di kampus ATRO Bali, mahasiswa dibekali dengan kompetensi tambahan yang dapat meningkatkan keterampilan dan profesionalisme di bidang radiologi, sehingga para lulusan telah siap bersaing dalam kancah nasional dan internasional. Tambahan kompetensi tersebut seperti mengikuti pelatihan Petugas Proteksi Radiasi (PPR) Medik Tingkat 2, pelatihan bahasa Inggris TOEFL dan Workshop International Radiology I di Indonesia tentang ‘’Theory Concept Of Diagnostic Imaging Modalities CT Scanning and MRI with the Aplication on Angiography Examination’’ yang diselenggarakan oleh ATRO Bali bekerja sama dengan Perhimpunan Radiografer Indonesia (Pari). Selama proses perkuliahan, praktik semester I dan II dilaksanakan di Lab Kampus menggunakan Computer Radiography (CR) dan Pesawat X-ray Mobile Unit, PKL I dan II pada semester

III dan IV selama tiga bulan dengan sistem rotasi dilaksanakan di RSUP Sanglah dan RSUD yang ada di Bali, PKL III semester V selama dua bulan, serta Praktik Kerja Nyata (PKN) semester VI selama satu bulan di RS Risa Sentra Medika Lombok Barat, RSU Mataram, RS Bunda Menteng Jakarta, RS Dr. Moewardi Solo, RSD Probolinggo, RS AL Huda Banyuwangi, RSD Gambiran Kediri, RS Ngudi Waluyo Blitar, RS Haji Surabaya, RSU Dr. Soetomo Surabaya, RSAL Dr. Ramelan Surabaya, RS Saiful Anwar Malang, RS Kasih Ibu Denpasar dan RS BaliMed Denpasar. Sejauh ini, lulusan ATRO Bali angkatan pertama hingga angkatan kelima semua terserap bekerja di RS yang ada di Bali, Jakarta, Jatim, Sulut, Papua dan NTB. Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali Ir. I Wayan Adnyana, S.H., M.Kn. mengatakan ATRO Bali saat ini tidak hanya sebagai satu-satunya perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan Prodi Radiodiagnostik dan Radioterapi di wilayah Kopertis VIII (Bali-NTBNTT), tetapi juga sebagai kampus swasta pertama di Indonesia yang dipercaya dan mendapat lisensi dari Pusdiklat Batan (Badan Tenaga Nuklir Nasional) dan Bapeten (Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nasional) sebagai pelaksana Program Pelatihan Petugas Proteksi Radional (PPR) Medik Fungsional Tingkat II. Acara Wisuda VII diisi orasi ilmiah oleh A.A. Aris Diartama, S.ST., M.Tr.Rad. yang dihadiri Menteri Kesehatan Timor Leste, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali-Nusra Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si. dan Sekdis Kesehatan Provinsi Bali. (ad285)

30 Fotografer Ikuti Pelatihan dan Kompetisi SEKITAR 30 fotografer berkumpul di Ruang Pertemuan Abang dalam acara kompetisi fotografi dengan tema ‘’Fotografi Komersial’’ pada 28 Agustus lalu. Acara ini terselenggara atas kerja sama antara Aston Denpasar Hotel & Convention Center dan Sekolah Tinggi Desain Bali. Kegiatan dimulai dengan pelatihan bertema ‘Penerapan Fotografi Interior dan Makanan di Dunia Periklanan’’. Dua pembicara adalah Ramanda Dimas Surya Dinata, Dosen Komunikasi Visual, dan Mohammad Dieng Mahardika, Asisten Dosen di Sekolah Tinggi Desain Bali. Seluruh peserta dimotivasi untuk berbagi dan mengungkapkan pendapat atau saran mengenai materi diskusi melalui kompetisi. Peserta pelatihan dan kompetisi sebanyak 30 orang. Pemotretan dimulai pukul 13.00 hingga 16.00 Wita dibagi menjadi tiga grup. Terdapat tiga jenis tipe kamar, tujuh menu special of the day dan satu food signature sebagai objek pemotretan. Sambil menunggu hasil penilaian juri, yaitu Ramanda Dimas Surya Dinata dan Made Arini Hanindharputri dari Sekolah Tinggi Desain Bali serta I Wayan Sumatika dari Bali Post, dibagikan doorprize kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan oleh MC. Tepat pukul 19.00, pemenang diumumkan. Juara pertama I Dewa Gede Adi Darma S.,

PESERTA - Peserta Photography Competition yang diselenggarakan Aston Denpasar Hotel & Convention Center dan Sekolah Tinggi Desain Bali. pemenang kedua I Putu Arsa Juliarta dan posisi ketiga Rafif Sulthan Syach. Ketiga pemenang dan seluruh peserta juga mendapatkan kesempatan menjadi juara favorit dengan cara menggungah 10 foto yang telah disunting ke Instagram Aston Denpasar selama lima hari. Foto yang mendapatkan like terbanyak menjadi pemenang. Kategori ini dijuarai Eri Dana Setiawan yang mengumpulkan 408 suara. ‘’Tujuan diadakannya acara ini selain memperkenalkan bagaimana

cara mengaplikasikan pemotretan yang tepat untuk interior atau makanan di dunia periklanan, juga sebagai brand awareness di kalangan mahasiswa desain dan fotografer komersial. Hasilnya, kami mendapatkan 70 pengikut baru di media sosial serta berhasil mengumpulkan 300 foto dengan resolusi tinggi yang nantinya kami gunakan untuk keperluan komunikasi di hotel,’’ ungkap Sony Bambang Suryo, General Manager of Aston Denpasar Hotel & Convention Center. (bns1)

Rabu Wage, 6 September 2017

Senator RI di Hadapan 800 Mahasiswa FE Undiksha

Wedakarna Ingatkan Ospek di Bali Tak Bernuansa Bisnis dan Kekerasan

SENATOR RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III benar–benar menjadi bintang pada setiap acara kampus di Bali. Kemampuan berpidato dan berbicara yang dimiliki oleh doktor termuda di Indonesia ini memang belum ada yang bisa menandingi, apalagi saat menjelaskan sebuah tema seminar yang sesungguhnya masih awam bagi masyarakat kebanyakan. Hal itu tampak saat Arya Wedakarna hadir di Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha (FE Undiksha) Singaraja dalam seminar dengan tema ‘’Solidaritas Keunggulan Orange Party#5’’. Tepuk tangan membahana berkalikali melebihi narasumber lainnya. Ini sudah menjadi magnet dalam setiap acara yang dihadiri oleh Arya Wedakarna, yakni mampu menggaet simpati anak muda Bali. Didampingi pejabat FE Undiksha yakni Prof. Dr. Haji Naswan Sumarsono, M.Pd. (Dekan), Gede Adi Yuniarta, S.E., Ak., M.Si. (Wakil Dekan I) dan Gede Putu Agus Jana Susila, S.E., MBA. (Wakil Dekan III), Gusti Wedakarna memotivasi anak–anak Undiksha khususnya lulusan Sarjana Ekonomi (SE) untuk menjadi pengusaha di masa depan. ‘’Kedaulatan Bali dengan agama dan budayanya terletak dari ekonominya. Kita harus belajar dari sejarah kehancuran Kerajaan Majapahit yang dikenal sebagai pusat ekonomi di Asia Pasifik, akhirnya takluk ketika penguasa saat itu tidak memikirkan ekonomi. Begitu pula hancurnya kerajaan-kerajaan di Bali juga akibat kurangnya visimisi ekonomi, termasuk tekanan ekonomi yang dirasakan oleh orang Bali saat ini serta sulitnya bersaing akibat tidak adanya kebijakan

BERSAMA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Mantra dan para Wakil Dekan FE Undiksha. ekonomi yang pro-masyarakat Bali. Kita lihat saat ini banyak orang Bali yang kalah bersaing karena proteksi kebijakan lemah. Itulah tugas anak muda Bali yang pintarpintar seperti kalian. Itulah yang membedakan antara sarjana dan nonsarjana. Sarjana didesain untuk menjadi pemimpin dan leader, maka beruntunglah kalian karena orangtua bisa menyekolahkan kalian,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait pelaksanaan Ospek di sejumlah perguruan tinggi di Bali, pihaknya mengingatkan bahwa sudah tidak boleh lagi menyelenggarakan Ospek bernuansa kekerasan, ada unsur bisnisnya serta tidak manusiawi. ‘’Saya tidak mau lagi ada kejadian tewasnya mahasiswa di Denpasar setelah kelelahan mengikuti Ospek atau ada PT yang bernuansa bisnis dan memberi beban berat pada mahasiswanya dengan tugas–tugas di luar Tri Dharma Perguruan Tinggi. Juga ada Ospek di sebuah lembaga pendidikan di Singaraja yang me-

wajibkan mahasiswanya melewati kegiatan semacam debus (menembus bara api) yang memantik protes masyarakat,’’ tegasnya. Komite III DPD-RI Utusan Bali akan mengawasi hal itu, baik perguruan tinggi maupun lembaga pendidikan nonperguruan tinggi. ‘’Kepada calon mahasiswa dan orangtua mahasiswa yang mungkin merasa dirugikan, bisa melaporkan kepada kami. Kami akan panggil PT yang melakukan pelanggaran terkait Ospek. Di samping itu, banyak masyarakat mengusulkan agar kegiatan pengenalan PT berakhir sebelum malam hari (sandya kala). Kita akomodir aspirasi itu,’’ ujar Senator Wedakarna. DPD-RI khususnya Komite III Bidang Pendidikan meminta kepada seluruh komponen masyarakat mendukung kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) sesuai aturan dan perundang–undangan serta memprioritaskan pendidikan karakter. (ad288)

Unwar Gelar Pelatihan Penelitian Hukum dan Klinik Proposal FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar), Selasa (5/9) kemarin menggelar pelatihan penelitian hukum klinik proposal di Hotel Puri Ayu, Denpasar. Sejumlah pembicara andal dihadirkan, yakni Prof. Dr. Abdul Rachmad Budiono, S.H., M.H. (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya), Prof. Dr. M. Mella Ismelia FR, S.H., M.Hum. (guru besar yang ahli dalam bidang penulisan proposal hibah dikti), Prof. Dr. I Made Suwitra, S.H., M.H. (guru besar yang membawakan metode penelitian hukum empiris), dan Dr. Anthon F. Susanto, S.H., M.Hum. yang membawakan materi fondasi dan aflikasi penelitian hukum mixed method. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti mengapresiasi Universitas

Warmadewa yang mengumpulkan para dosen untuk mengikuti pelatihan dan penelitian hukum dan klinik proposal ini. ‘’Saya pikir ini sangat penting dan strategis karena profesi dosen berkaitan dengan penajaman intelektual, analisis dan riset,’’ tandasnya. Dikatakannya, klinik proposal adalah wahana bagi para dosen Fakultas Hukum untuk membangun budaya mutu dan profesi dosen sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan di bidang hukum. Oleh karenanya, jika ingin menyasar universitas dan fakultas yang bagus, perkuatlah riset dengan penelitian dan kajian ilmiah. Ada tiga faktor utama jika fakultas dan universitas itu unggul, yaitu mutu kurikulum, proses pembelajaran dan output.

SAMBUTAN - Wakil Rektor Unwar memberikan sambutan didampingi Dekan FH Unwar dan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali dalam acara pelatihan penelitian hukum dan klinik proposal.

Dekan Fakultas Hukum Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. menambahkan, pelatihan ini dilakukan sebagai upaya terobosan institusi dikti. Kelemahan selama ini yang terjadi dalam penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah penelitian dan publikasi ilmiah. Ilmu hukum memiliki karakter empiris. Ilmuwan hukum khususnya dosen dalam mencari jati diri mengajukan proposal dalam rangka memperoleh dana hibah pendidikan tinggi dan hibah pemerintahan. ‘’Maka di sini menimbulkan masalah, yakni metode yang mana sebenarnya yang diinginkan. Di sini perlu persamaan persepsi untuk memotivasi dosen hukum untuk meneliti,’’ ujarnya. Ia berharap ke depannya para dosen yang telah ikut dalam pelatihan ini dapat menjadi pembina dalam hal arahan metode riset pada penelitian yang diinginkan pengguna. Hadirnya guru besar dari berbagai disiplin ilmu dan dari berbagai universitas, diharapkan membuat para dosen mendapat wawasan yang lebih luas dalam hal aflikasi metode hukum khususnya penelitian, sehingga mempunyai kompetensi guna bersaing di lingkungan dikti. ‘’Jika ditanya soal pendanaan, dalam pelatihan ini dilakukan secara swadaya,’’ jelas Putu Budiartha. Dari proposal yang ada, 16 kelompok maksimum tiga dosen dengan dana Rp 6 juta, proposal individu disubsidi Rp 2 juta. Diharapkan proposal mereka clear, sehingga dapat menimba ilmu bagaimana kiat-kiat mencari dana hibah. (ad284)

Malam Keakraban Ganesa Maba 2017

Maba Diharapkan Pahami dan Laksanakan Materi Selama Ganesa

ACARA terakhir Ganesa Maba Universitas Mahasaraswati (Unmas) adalah malam keakraban yang dilaksanakan Senin (4/9). Malam keakraban adalah acara hiburan bagi mahasiswa baru (maba) setelah delapan hari mengikuti Ganesa Maba, baik di tingkat universitas maupun fakultas. Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. mengatakan, malam keakraban merupakan puncak acara dari rangkaian Ganesa Unmas Maba yang dimulai minggu lalu. ‘’Artinya, delapan hari pelaksanaan dari persiapan pelaksanaan di tingkat universitas lalu tingkat fakultas,’’ ujarnya. Setelah mengikuti Ganesa Maba, pada malam keakraban mahasiswa baru dihibur oleh penampilan mereka sendiri dan mahasiswa lainnya. ‘’Kami bersyukur dari awal sampai akhir pelaksanaan Ganesa Maba berjalan lancar. Mahasiswa juga diharapkan bersyukur dapat mengikuti materi yang sangat baik diberikan oleh para narasumber,’’ katanya. Dari beberapa narasumber yang dihadirkan pada Ganesa, ada tiga poin penting yang diberikan pada mahasiswa baru, yaitu tentang mempersiapkan diri memasuki perguruan tinggi yang diberikan oleh para wakil rektor. Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra mengajak mahasiswa baru Unmas tidak berorientasi pada pegawai negeri, namun membuka lapangan pekerjaan den-

gan menjadi pengusaha. ‘’Mahasiswa ke depan jangan berpikir jadi PNS karena lowongannya sedikit. Berpikirlah dari sekarang setelah tamat harus menjadi pengusaha, menciptakan lapangan kerja,’’ ungkapnya. Menurutnya, Indonesia termasuk negara dengan entrepreneur yang sedikit, kalah dibandingkan Singapura dan negara lainnya. ‘’Oleh karena itu, angkatan kalian setelah tamat setidaknya memiliki jiwa pengusaha,’’ tandas Rai Mantra. Pemateri berikutnya adalah Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak dan Kapolda Bali Irjen Polisi Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. Pangdam dan Kapolda berharap

mahasiswa baru sebagai generasi muda wajib mempertahankan Empat Pilar Kebangsaan, yaitu NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika. Apalagi sekarang ini banyak sekali paham radikal mencoba masuk ke Indonesia. Dengan diberikannya pemahaman lebih awal, diharapkan mahasiswa baru sadar sejak awal tentang tugas menjaga Empat Pilar Kebangsaan. Materi lainnya dari BNN tentang narkoba. Unmas telah diproyeksikan sebagai kampus bebas narkoba dan bebas rokok. ‘’Kalau semua materi itu dipahami dan dilaksanakan, saya yakin mereka akan sukses dan menjadi calon pemimpin yang berkarakter,’’ imbuh Made Sukamerta. (ad287)

MALAM KEAKRABRAN – Suasana malam keakraban Ganesa Maba 2017 Universitas Mahasarawati Denpasar yang digelar Senin (4/9).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


daerah

Rabu Wage, 6 September 2017

5

Ikuti Seminar Cara Mudah Jadi Magister Manajemen Universitas Warmadewa Importir Barang Murah dari Tiongkok Berdaya Saing Internasional PROGRAM Studi Magister Manajemen Universitas Warmadewa (MM Unwar) sebagai salah satu dari lima program studi di lingkungan Program Pascasarjana Unwar memiliki daya saing yang sudah tidak diragukan lagi. Pendidikan di MM Unwar dirancang agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dalam jangka waktu dua tahun dengan menonjolkan keunggulan, yaitu menghasilkan lulusan MM berjiwa entrepreneur dan berdaya saing internasional. Ketua Prodi MM Unwar Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E., M.Si. memaparkan, spirit entrepreneurship ditonjolkan karena bersifat universal. Jiwa entrepreneur perlu dimiliki oleh setiap individu agar mampu meraih berbagai kemajuan dalam berkarier. Di samping itu, organisasi bisnis dan pemerintahan pun membutuhkan tenaga profesional berjiwa entrepreneur demi meningkatkan kinerja di tengah dinamisme lingkungan eksternal dan persaingan yang semakin ketat. ‘’Spirit entrepreneurship menjadi daya saing MM Unwar, sehingga lulusan kami mampu bertarung di pasar global,’’ ungkapnya. MM Unwar menetapkan tujuan mengembangkan dan meningkatkan kualitas SDM ke arah profesional berlandaskan etika akademik berbasis kompetensi dan berwawasan lingkungan kepariwisataan. Lingkungan kepariwisataan ditampilkan karena pariwisata Bali paling unggul di Indonesia. MM Unwar memiliki berbagai bidang konsentrasi sesuai kebutuhan dunia kerja, yaitu manajemen keuangan dan perbankan, manajemen SDM, manajemen pemasaran, dan manajemen bisnis pariwisata. ‘’Kami berharap dengan program yang telah dirancang, MM Unwar

Ketua Prodi Magister Manajemen (MM) Unwar Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E., M.Si. (kanan). dapat menjadi prodi berkualitas, diminati dan dipercaya oleh masyarakat,’’ tegas Suyatna Yasa. Penataan dan peremajaan yang baru saja dilakukan menjadikan sarana dan prasarana kampus Unwar terbaik di Indonesia Timur. Unwar menduduki peringkat ke-74 dari 4.504 perguruan tinggi di seluruh Indonesia (Kemenristek Dikti 2017). Ditambah diraihnya akreditasi B sejak 2012, MM Unwar adalah tempat yang tepat untuk mengenyam pendidikan. ‘’Kami tengah berupaya meningkatkan level akreditasi menjadi A dengan meningkatkan kualitas SDM. Sejak akhir 2016, seluruh tim pengajar di MM Unwar minimal berkualifikasi doktor. Di samping itu, kami tengah menggalakkan upaya kerja sama dengan berbagai pihak, baik tingkat nasional maupun internasional demi peningkatan kualitas institusi,’’ imbuhnya.

Unwar saat ini menjadi tuan rumah bagi mahasiswa dari berbagai universitas di Eropa dan Amerika. Tim dosen MM Unwar mengambil sejumlah mata kuliah ekonomi dan bisnis pada program internasional ini. Dalam jangka panjang, Unwar berupaya meraih predikat world class university. Bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S-2 bidang Manajemen dapat mendaftarkan diri di MM Unwar. Saat ini telah dibuka kembali penerimaan mahasiswa baru gelombang kedua hingga 19 September 2017. Biaya pendidikan di MM Unwar meliputi SPP per semester Rp 2 juta, SDP dan biaya matrikulasi (sekali selama studi) masing-masing Rp 2 juta, dan SDPP per semester Rp 5 juta. Untuk informasi pendaftaran hubungi 082 247 551 818/081 236 415 93. (ad286)

Mencuri di Selat, Ditangkap di Sanur Amlapura (Bali Post) – Prayoga alias Yoga (35) menyatroni rumah I Ketut Ariawan (50) di Banjar Selat Kelod, Desa/ Kecamatan Selat, Karangasem pada Maret lalu. Setelah lima bulan bebas gentayangan usai melakukan aksi pencurian, pria yang beralamat di Jalan Danau Tondano, Sanur, Denpasar itu akhirnya berhasil ditangkap anggota Buser Polres Karangasem. Pelaku diciduk saat berada di seputaran Pantai Matahari Terbit, Sanur, Senin (4/9) sekitar pukul 17.30 Wita. Mulanya mengelak, namun setelah digiring ke tempat kosnya di Jalan Sekuta, Sanur, dia tak bisa lagi berkelit. Pasalnya di rumahnya itu polisi menemukan barang bukti yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh korban. Pelaku beraksi pada 16 Maret lalu. Korban baru menyadari rumahnya telah disatroni maling sekitar pukul 03.00. Dalam kejadian

tersebut, korban kehilangan satu buah TV LCD 24 inci, 17 buah buku simpan pinjam LPD, KTP sang istri Ni Ketut Sari dan sepeda motor Honda Beat hitam DK 4790 SX. Buser Polres Karangasem berhasil mengamankan semua barang bukti curian tersebut. Saat diinterogasi di Mapolres Karangasem, pelaku mengaku beraksi dini hari dengan cara memanjat pagar rumah. Ia leluasa mengambil barang-barang korban karena saat itu rumah korban sedang kosong. Wakapolres Karangasem Kompol A.A. Gede Mudita dihubungi, Selasa (5/9) kemarin, mengatakan penyidik masih mendalami pemeriksaan terhadap pelaku. Itu untuk mengecek kemungkinan pelaku juga beraksi di tempat lain. ‘’Penangkapan ini masih dikembangkan. Pemeriksaaan terhadap pelaku sedang diperdalam,’’ ujarnya. (kmb)

NTB Dorong Pemanfaatan HTI untuk Pengembangan Tebu Mataram (Bali Post) – Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong Pemerintah Kabupaten Dompu untuk memanfaatkan hutan tanaman industri sebagai area pengembangan tanaman perkebunan termasuk tebu. ‘’Untuk melakukan upaya pengembangan di kawasan hutan tanaman industri (HTI), tentunya harus bekerja sama dengan perusahaan pemegang izin,’’ kata Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup NTB Madani Mukarrom di Mataram, Selasa (5/9) kemarin. Menurutnya, kawasan hutan Tambora telah habis dimanfaatkan sehingga celah yang paling strategis adalah memanfaatkan kawasan HTI di kawasan Tambora yang dikelola oleh perusahaan pemegang izin. Perusahaan pemegang izin pengelolaan HTI

dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan adalah PT Usaha Tani Lestari. Luas kawasan HTI yang bisa dimanfaatkan sebagai areal tanaman perkebunan, termasuk tebu mencapai 28.000 hektar yang tersebar di Kabupaten Dompu hingga Bima. Madani menambahkan, pemanfaatan kawasan bisa dilakukan dengan pola kerja sama yang saling menguntungkan antara petani sebagai penggarap, perusahaan penampung komoditas dan perusahaan pemegang izin pengelolaan HTI. Untuk pemanfaatan kawasan juga tidak mesti harus menanam tebu. Oleh sebab itu, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup NTB bersedia memfasilitasi kerja sama antara tiga pihak tersebut. ‘’Kami sudah mengundang PT Usaha Tani Lestari untuk membicarakan masalah pemanfaatan

kawasan, tapi pertemuannya belum terlaksana hingga sekarang,’’ ujarnya. Sementara itu, Bupati Dompu H. Bambang Yasin akan meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan ruang pemanfaatan kawasan hutan Tambora di Dompu, menjadi lahan pengembangan tebu untuk bahan baku pembuatan gula pasir. Luas lahan kawasan hutan yang diusulkan untuk dimanfaatkan mencapai 15.000 hektar. Terkait teknis pemanfaatan kawasan, ia mengatakan hal itu merupakan ranah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. ‘’Kalau soal teknisnya, kementerian yang memahami. Kami hanya mengusulkan untuk menopang kebutuhan bahan baku pabrik gula pasir yang ada di Dompu,’’ tandasnya. (ant)

DPRD NTT Minta Optimalisasi Infrastruktur Air Bersih Kupang (Bali Post) – DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta pemerintah daerah setempat mengoptimalisasi infrastruktur air bersih untuk memastikan ketersediaan air bersih yang cukup dalam menghadapi musim kemarau yang sedang melanda daerah itu. Infrastruktur air bersih ini harus diperhatikan agar masyarakat bisa dilayani kebutuhan air bersih dan pengairan irigasinya selama musim kemarau. Ketua DPRD Provinsi NTT Anwar Pua Geno dalam rapat paripurna bersama Gubernur NTT dan jajarannya di Kupang, Selasa (5/9) kemarin, menyatakan wilayah provinsi berbasiskan kepulauan itu sedang dilanda musim kemarau dan selalu berulang setiap tahun akibat anomali iklim dan cuaca yang diperkirakan akhir tahun. DPRD mencatat setidaknya terdapat 11 kabupaten di provinsi itu yang sementara mengalami darurat kekeringan akibat kemarau penjang, di antaranya Kabupaten Flores Timur, Lembata, Alor, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Rote, Sabu, Sumba Timur, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya (SBD). Kondisi kekeringan berkepanjangan itu, lanjutnya, dapat mengakibatkan rawan pangan, sehingga pihaknya meminta gubernur bersama jajaran pemerintah provinsi agar memastikan

ketersediaan pangan yang cukup selama musim kemarau. ‘’Setidaknya pada 11 kabupaten di NTT yang menyampaikan kekeringannya agar diperhatikan kondisi ketahanan pangannya,’’ katanya. Menurutnya, kebutuhan air bersih menjadi prioritas yang penting diperhatikan pemerintah setempat dengan mengoptimalisasikan berbagai infrastruktur sumber mata air bersih. Ini agar kebutuhan air bersih masyarakat bisa dijamin dalam kondisi kekeringan seperti ini. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT Tini Tadeus secara terpisah mengatakan, kekeringan hebat yang melanda ratusan desa pada sejumlah daerah setempat telah membawa dampak buruk terhadap warga desa terutama di pedalaman. Mereka kesulitan mendapatkan air bersih. Ia menjelaskan, kalaupun ada bantuan tanggap darurat yang dilakukan pemerintah kabupaten, itu hanya sebatas mendroping air bersih untuk kebutuhan minum dan memasak. Sementara untuk mandi dan cuci warga harus memanfaatkan sumber-sumber mata air dari sungai atau embung yang ada. Laporan darurat kekeringan itu sudah disertai dengan permintaan anggaran sekitar Rp 10 miliar dan telah diteruskan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk dipertimbangkan. (ant)

SUDAH tidak asing lagi bagi kita mendengarkan banyaknya barang produksi Tiongkok dengan harga yang jauh lebih murah dan berkualitas. Karena itu banyak masyarakat khususnya pelaku bisnis yang ingin mengimpor barang-barang tersebut. Alasannya tentu agar bisa meraih untung yang besar. Mau tahu ‘’Cara Mudah Menjadi Importir Barang Murah dari Cina?’’ Anda wajib datang dalam seminar ini. Seminar akan disampaikan oleh Team Export Import Community (EIC) yang sudah bertahun-tahun menjalankan bisnis ini dan sarat dengan pengalaman. Berbagai rahasia di era pasar bebas bakal dipaparkan dalam seminar ini. Materi yang dibahas adalah bagaimana cara menjadi penyalur barang-barang dari Tiongkok dengan modal terjangkau (siapa pun pasti bisa), macam-macam produk yang bisa diimpor, legalitas yang harus dipersiapkan sebelum impor, perkiraan harga beli dari Cina berapa dan potensi dijual di Indonesia berapa. Produk yang bisa diimpor terdiri atas kebutuhan rumah tangga, aksesoris HP, mainan anak-anak, mesin industri, baju, tas, sepatu dan masih banyak yang lainnya sesuai aturan pemerintah Indonesia (sekitar 1,2 juta produk). Di seminar juga akan dipraktikkan bagaimana cara order barang sistem eceran melalui online dengan modal terjangkau (bisa mulai modal Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta). Setelah seminar akan diadakan pelatihan membahas detail seluk-beluk impor, mulai dari cara mengurus perizinan, cara order skala grosir dan pabrikan, sistem pembayaran aman serta cara pen-

TUR – Peserta seminar akan diajak tur untuk melihat pabrik dan tempat grosir di Tiongkok. giriman lewat udara dan laut. Bagi yang bergabung di komunitas akan diberikan aplikasi untuk berkomunikasi dengan suplayer yang ada di Tiongkok. Cukup Anda mengetik bahasa Indonesia di Cina terbaca bahasa Mandarin dan sebaliknya, juga fasilitas video call. Setelah pelatihan ada tur jalanjalan ke Cina (kunjungan pabrik dan tempat grosir). Biaya pelatihan dan tur akan diinfokan pada saat seminar. Siapa yang harus ikut seminar ini? Para pengusaha baik yang sudah maju atau berkembang yang ingin menambah penghasilan dari peluang bisnis impor barang dari Cina, karyawan yang ingin menambah penghasilannya, ibu rumah tangga yang ingin maju, mahasiswa yang ingin pensiun

muda, PNS, TNI, pensiunan yang mau mewariskan kekayaannya dan pengangguran yang membutuhkan ilmu tentang dunia bisnis agar bisa mapan kondisi keuangannya. Seminar akan diadakan di Hotel Ibis Styles, Jalan Teuku Umar, Denpasar pada Sabtu (9/9) mendatang. Sesi pertama pukul 10.00-13.00 dan sesi kedua pukul 14.00-17.00 Wita. Tiket Rp 100.000/ orang, Rp 250.000/tiga orang, beli di tempat Rp 200.000/orang. Booking tiket dengan melakukan pembayaran melalui transfer ke BCA 03300 81210 a.n. Dedi Hermanto (bukti transfer ditukar tiket saat seminar). Untuk pendaftaran, ketik daftar impor/nama/kota/sesi, kirim ke 0822 1000 5900. Info lebih lanjut hubungi nomor tersebut. (br290)

Diserang Penyakit

1,42 Hektar Padi di Kubutambahan Gagal Panen Singaraja (Bali Post) – Penyakit blast dan kresek menyerang padi siap panen di sejumlah subak di Kabupaten Buleleng. Dari catatan Dinas Pertanian (Distan), total padi yang mengalami gagal panen mencapai 1,42 hektar menyebar di Subak Babakan Tamblang dan Subak Lanyahan Tamblang, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan. Meski gagal panen, petani di subak ini tidak akan menelan kerugian terlalu besar. Itu berkat program Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP) yang mereka ikuti, sehingga kerusakan padi akibat penyakit itu akan ditanggung dengan dana AUTP. Penyakit blast dan kresek menyerang padi pada masa tanam sejak April hingga September 2017 ini. Blast yang berupa jamur dan penyakit kresek disebarkan oleh bakteri. Kedua jenis penyakit ini menyerang buah padi hingga menyebkan gagal panen. Di Subak Babakan Tamblang seluas 1,09 hektar, sedangkan di Subak Lanyahan Tamblang seluas 0,33 hektar. Berdasarkan pemantauan, kerusakan padi siap panen akibat penyakit ini mencapai 75 persen.

Petani di kedua subak tersebut sudah mengajukan klaim AUTP difasilitasi Distan Buleleng. Petani di Subak Babakan Tamblang nilai pertanggungannya Rp 6.540.000, sedangkan petani di Subak Lanyahan Tamblang Rp 1.980.000. Dengan demikian, total pertanggungan AUTP untuk dua subak itu Rp 8.520.000. Kepala Distan Buleleng Nyoman Swatantra dihubungi, Selasa (5/9) kemarin, membenarkan petani di dua subak di Kubutambahan itu telah mengajukan dana pertanggungan AUTP yang diikuti sebelumnya. Padi yang sudah terserang buahnya tidak tumbuh normal atau di kalangan petani biasa disebut puyung. Buah yang tidak normal ini jika dipaksakan tetap dipanen, produksi gabah kering panen

(GKP) tidak maksimal. Ia memastikan petani di daerah tersebut tidak mengalami kerugian hingga 100 persen. Pasalnya, kerusakan padi seluas total 1,42 hektar itu akan diklaim melalui program UTP. Distan memfasilitasi agar pertanggungan AUTP bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini. ‘’Bisa dibilang beruntung petani mengikuti AUTP. Gagal panen akibat serangan dua penyakit itu bisa ditutupi dari dana pertanggungan. Dari penelusuran, kerusakan padi akibat penyakit mencapai 75 persen. Ini sesuai dengan syarat pertanggungan dalam program AUTP,’’ katanya. Tahun ini Distan Buleleng mentargetkan 6 ribu hektar

sawah ditanggung AUTP. Dari target itu, 51 subak mengikuti AUTP dengan luas sawah mencapai 1.270,62 hektar. Dibandingkan seluruh peserta AUTP tahun ini, petani yang mendapat klaim karena kerusakan padi akibat serangan penyakit 0,1 persen. Sesuai regulasi, petani yang mengikuti AUTP membayar premi asuransi Rp 36.000 tiap satu hektar lahan. Kekurangan premi lagi Rp 180.000 per hektar disubsidi oleh pemerintah. Setelah masa tanam dan masa panen lahan sawah mengalami kerusakan tanaman, baik karena penyakit maupun bencana alam dan kekeringan, maka petani mendapat pertanggungan asuransi. (kmb38)


OPINI

6

Rabu Wage, 6 September 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Membangun Bali, Bukan Membangun di Bali SEMUA kota besar di Indonesia tak ada yang bebas dari permukiman kumuh. Di Bali, permukiman kumuh identik dengan kaum urban dan kemiskinan. Wajar mereka ada yang menyebut hanya berbekalkan celana ke Bali sudah bisa hidup. Yang penting cukup makan, soal tempat tidur adalah urusan yang kesekian. Mereka bisa menyewa satu kamar kecil untuk berempat hingga berlima seperti tidur ala be pindang. Bagi kaum urban yang memiliki keterampilan pas-pasan mereka tak lagi berpikir soal gizi keluarga. Yang penting kerja ada tempat berteduh dan bermalam. Bahkan, mereka lebih suka bisa kerja lembur dengan harapan bisa tidur di bedeng-bedeng proyek. Masyarakat miskin di perkotaan itu unik dengan berbagai problematika sosialnya sehingga perlu mengupas akar masalah dan merumuskan solusi terbaik bagi kesejahteraan mereka. Perlu disadari bahwa bukanlah kemauan mereka untuk menjadi sumber masalah bagi kota namun karena faktor-faktor ketidakberdayaanlah yang membuat mereka terpaksa menjadi ancaman bagi eksistensi kota. Keluhan yang paling sering disampaikan mengenai permukiman kumuh adalah rendahnya kualitas lingkungan yang dianggap sebagai bagian kota yang mesti disingkirkan. Terbentuknya permukiman kumuh, yang sering disebut sebagai slum area sering dipandang potensial menimbulkan banyak masalah perkotaan, karena dapat merupakan sumber kejahatan di samping sumber penyakit sosial lainnya. Di sisi lain, budaya orang Bali yang sebagian besar pemilik tanah dengan mudahnya menyewakan lahannya dengan harga murah. Nanti dulu menyalahkan mereka karena warga pemilik lahan juga perlu uang untuk membayar pajak (PBB) yang kian meroket. Yang penting ada penyewa sudah senang daripada telantar. Namun kadang harga sewa tanah yang murah ini dimanffatkan oleh penyewa dengan membuat bedeng-bedeng kumuh untuk disewakan lagi. Sudah dipastikan permukiman ini jauh dari sanitasi yang sehat sementara pemerintah selalu terlambat melakukan pengawasan. Sementara desa adat bahkan banjar adat kita tak bisa berkutik karena tak memiliki kewenangan melarang pemilik lahan membangun dan menyewakan lahannya. Mereka hanya mendapat peluang untuk memungut iuran penduduk pendatang lepas dari tanggung jawab menertibkan. Permukiman kumuh tak lagi milik wajah perkotaan, di Bali sudah merambah ke desa-desa. Di situ, ada komunitas pemyewa lahan juga. Makanya tiap tahunnya, titik permukiman kumuh terus bretambah. Dulu didominasi oleh penduduk bantaran sungai, kini sudah melebar ke pinggir kota dan desa. Kawasan kumuh ini diperparah lagi dengan angka kelahiran yang tinggi di penduduk setempat. Jadilah kesan kumuh itu makin sumpek dan sempit karena kepadatan penduduk. Mereka makin jauh dari segala jenis pelayanan pemerintah terutama kesehatan. Bali jelas tak boleh membatasi apalagi melarang kaum urban hidup di Bali. Namun, pemerintah kota dan kabupaten serta provinsi bisa membuat instrumen aturan yang sifatnya mengikat guna melakukan pengendalian. Sama seperti di Batam, mobil luar negeri bisa masuk asal untuk kawasan Batam saja. Bali perlu memiliki regulasi soal permukiman agar tak sampai menjadi permukiman kumuh. Kaum urban boleh menyewa lahan namun jelas peruntukannya. Jika untuk permukiman haruslah yang layak huni. Artinya, mereka harus diajak membangun Bali bukan membangun kawasan kumuh. Ada usulan pemerintah membuat rumah singgah bagi kaum urban, adalah ide yang bagus, namun belum pas untuk Bali. Rumah bertingkat ala rusun di Jakarta jelas berbenturan dengan perda ketinggian bangunan yakni maksimal 14 meter. Di samping itu perlu anggaran besar untuk pembebasan lahan. Namun tak ada salahnya perlu dicoba dengan asas taat aturan agar Bali tak semakin terlambat mengatasi masalah perkotaan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Toko Modern dan Pilkada Kini, perkembangan toko modern nyaris tak terkendali. Toko-toko ini bahkan sudah masuk desa dan menjadi ancaman serius bagi perekonomian masyarakat. Pedagang lokal dengan modal pas-pasan tersisih. Kondisi ini lambat laun hanya akan menjadikan kekuatan ekonomi dikuasai oleh koorporasi, bukan masyarakat lokal. Untuk itu, saya sangat berharap pejabat publik segera melakukan pembatasan dalam hal ini. Pembangunan yang berorientasi pada pertumbuhan investasi harus segera dikorelasikan dengan pembangunan ketahanan ekonomi kerakyatan. Kebijakan pemerintah daerah yang terkesan tutup mata dengan ekonomi masyarakatnya berbanding terbalik dengan wacana yang dibangun. Membangun ekonomi kerakyatan yang selama ini diperdengarkan hanya sebagai wacana politik. Saya berharap dalam pemilihan gubernur Bali dan bupati nanti, rakyat juga mendengar komitmen politik para kandidat terhadap toko modern ini. Jika mereka tak mengambil kebijakan strategis terhadap tumbuhnya toko modern di Bali, krama Bali sebagai pemilih harus berani bersikap. Yang jelas, kita rasakan saat ini ekonomi kerakyatan yang digaungkan pemerintah semakin jauh dari harapan. Buktinya, kini untuk dapat bertahan sebagai pedagang kecil-kecilan saja bagi orang Bali sudah kalah saing. Pedagang lokal makin terjepit. I Putu Sumantra Denpasar, Bali

Solusi Menekan Pertumbuhan Kawasan Kumuh Meningkatnya kawasan kumuh di Kota Denpasar, setidaknya dipicu oleh adanya pertumbuhan penduduk khususnya karena pencari kerja ataupun lainnya. Di sisi lainnya ada persoalan karena mahalnya sewa rumah, tanah, dan biaya-biaya lainnya sehingga bagi para pendatang tiada punya pilihan lain kecuali berlabuh di tempat yang semurah-murahnya dan ada kecenderungan untuk tinggal berkumpul atas kesamaan etnik dan keyakinan.

Oleh Putu Rumawan Salain de rumah singgah dimaksudkan sebagai upaya bersama, khususnya disiapkan pemerintah bersama swasta dan masyarakat se-Bali, khususnya di Kota Denpasar untuk memulai membangun fasilitas rumah singgah, sebagai upaya meredam tumbuh dan berkembangnya kawasan rumah kumuh. Kota pada awalnya berupa permukiman dengan skala kecil, kemudian mengalami perkembangan sebagai akibat dari pertumbuhan penduduk, perubahan sosial ekonomi, dan budaya serta interaksinya dengan kota-kota lain dan daerah sekitarnya. Namun yang terjadi dengan kotakota di Indonesia adalah bahwa pertumbuhan penduduk tidak diimbangi dengan pembangunan sarana dan prasarana kota dan peningkatan pelayanan perkotaan. Bahkan yang terjadi justru sebagai kawasan perkotaan mengalami degradasi lingkungan yang berpotensi menciptakan permukiman kumuh. Kota Denpasar berangkat sebagai kota tradisi yang berkembang dan tumbuh seiring dengan waktu dari kota dengan skala pejalan kaki hingga berskala mobil. Kota kian padat oleh penduduk dan bangunan. Jumlah penduduk di Kota Denpasar kini sudah mendekati jumlah sejuta jiwa. Kota Denpasar menjadi titik penghubung antarkabupaten maupun

I

provinsi, bahkan juga antarnegara melalui pelabuhan laut Benoa. Posisinya yang strategis, luas wilayah yang tebatas yaitu sekitar 127,78 km2, dengan penduduk yang hampir mencapai 900.000 jiwa menjadikan Kota Denpasar sebagai tempat yang padat dan sesak. Cepatnya pembangunan bermuara pada perbandingan terbangun dan tidak terbangun hampir mencapai angka 60 % : 40 %. Tingginya minat investasi, padatnya wilayah kota bermuara pada kemacetan, banjir, timbulan sampah, mutu lingkungan yang menurun sampai dengan, kurangnya air bersih, tidak menurunkan minat pendatang ke Kota Denpasar untuk mengadu nasib dan peruntungan. Ada yang berhasil dan tentu ada pula yang kurang beruntung. Bagi yang kurang beruntung terhempas dan tersebar di rumah-rumah kumuh yang tidak memenuhi syarat kesehatan serta kurang manusiawi. SK Wali Kota Denpasar No. 188.45/509/HK/2012 menampilka bahwa luasan permukiman kumuh di Kecamatan Denpasar Utara mencapai 95,814 M2 dengan potensi perkembangan luasan kawasan kumuh mencapai 54.5473 Ha (Bappeda Kota Denpasar, 2015: 7). Selanjutnya, dalam tesis yang ditulis oleh Waris (2016) menuliskan bahwa jumlah titik permukiman kumuh yang terdapat di Kecamatan Denpasar Utara sebanyak 9 buah. Kini dengan data tahun 2016 di Denpasar

Utara menjadi 10 buah titik permukiman kumuh. Pengertian kawasan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah daerah tertentu yang mempunyai ciri tertentu, seperti tempat tinggal, pertokoan, industri, dan sebagainya. Dengan demikian, kawasan kumuh adalah daerah yang memiliki ciri yang sama yaitu kumuh! Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Program Pasca-Sarjana Jurusan Arsitektur, Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya (Titisari dan Farid Kurniawan, 1999:8-9 dalam retno kartika sari 717.blogspot.co.id), untuk menentukan kekumuhan suatu kawasan, dapat ditinjau dari empat aspek, yaitu: 1. Kondisi bangunan atau rumah, 2. Ketersediaan prasarana dasar dan lingkungan, 3. Kerentanan status penduduk, dan 4. Berdasarkan aspek pendukung, seperti tidak tersedianya lapangan kerja yang memadai, kurangnya tingkat partisipasi masyarakat pada kegiatan sosial dan dapat dikatakan hampir tidak ada fasilitas yang dibangun secara bersama swadaya maupun nonswadaya oleh masyarakat. Dari pemahaman di atas kemudian dikategorikan tiga skala permukiman kumuh, yaitu tidak kumuh, kumuh, dan sangat kumuh. Pada sumber yang sama, Johan Silas, menjelaskan bahwasanya kriteria pokok untuk menentukan permukiman kumuh/ marginal adalah: bila berada di lokasi yang ilegal, dengan keadaan

fisiknya yang substandar; penghasilan penghuni amat rendah (miskin), tak dapat dilayani berbagai fasilitas kota; dan tidak diingini kehadirannya oleh publik (kecuali yang berkepentingan). Berdasarkan kriteria Silas tersebut di atas, aspek legalitas juga merupakan kriteria yang harus dipertimbangkan untuk menentukan kekumuhan suatu wilayah selain buruknya kondisi kualitas lingkungan yang ada. Hampir sebagian besar persoalan kawasan kumuh yang tidak dapat ditangani di Kota Denpasar adalah karena persoalan kepemilikan lahan. Lahan-lahan yang tumbuh menjadi kawasan kumuh sebenarnya bukanlahlahan yang memenuhi syarat untuk membangun fasilitas perumahan atau pun juga permukiman. Problematik tentang rumah kumuh di Kota Denpasar kian bergulir, muaranya lokasi-lokasi kumuh kian bertambah setiap tahunnya. Lokasi-lokasi rumah kumuh yang tumbuh dengan pesat akhirnya berkembang menjadi kawasan yang kumuh. Kini di kota Denpasar atas dasar Keputusan Wali Kota Denpasar nomor 188.45/1459/HK/2016 tercatat ada sekitar 36 titik kawasan kumuh. Salain (2013) dalam kertas kerja yang berjudul Pencegahan Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh; Suatu Refleksi Terhadap Pasal 94 dan Pasal 95 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2011 Kasus Kota Denpasar menunjukkan beberapa ciri pada umumnya permukiman kumuh adalah bertitik tolak pada 1. Status lahan (tanah negara, tanah adat, tanah sewa, dan lainnya) 2. Kemampuan daya dukung, daya tampung, dan daya lenting yang melebihi ambang batas kelayakan (perbandingan areal terbangun dan tidak terbangun melampaui syarat). Kepadatan penduduk 250-400 jiwa/ha. Dan 3. Minimnya infrastruktur (jalan, drainase, sampah, air bersih,

Kemerdekaan dan Kesejahteraan Generasi Penerus Jika kita melihat kilas jejak perjalanan sejarah bangsa, terekam dengan jelas bahwa para pendiri republik ini telah sepakat menyangkut tujuan sentral pendirian negara yang bernama resmi Republik Indonesia ini yakni untuk menyejahterakan segenap rakyatnya. Oleh karena itu, ketika republik ini lahir, para pendirinya sepakat pula bahwa salah satu tugas pokok yang harus diperjuangkan bersama-sama adalah mewujudkan sebuah negara sejahtera (welfare state). Hal ini tertuang secara gamblang dalam konstitusi kita. Dengan pemahaman seperti ini, keberadaan negara harus senantiasa diarahkan sepenuhnya untuk menggapai tujuan sentral tersebut. Para pengelola negara mengemban tugas sangat mulia yaitu harus menjadikan seluruh rakyat negeri ini sejahtera, lahir maupun batin. Dalam konteks ini, negara setidaknya memiliki tiga kewajiban utama. Pertama, negara wajib menjamin setiap individu dan keluarganya untuk memperoleh pendapatan minimum sehingga mampu memenuhi kebutuhan hidup paling mendasar. Kedua, negara wajib memberi perlindungan sosial tatkala individu dan keluarganya berada dalam situasi rawan seperti sakit, usia lanjut, tunakarya serta kemiskinan. Ketiga, negara harus menjamin setiap individu, tanpa memandang etnik, agama, pendapatan, gender atau cacat tubuh yang dimilikinya, agar memperoleh akses pelayanan sosial dasar seperti pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, sanitasi, dan air bersih. Tiga kewajiban utama inilah yang harus selalu terus-menerus diperjuangkan tanpa

Oleh Djoko Subinarto henti oleh para pengelola negara. Ketiga kewajiban utama negara tersebut harus dijadikan sebagai landasan dan pedoman bagi para pengelola negara dalam bekerja. Kesejahteraan Anak Dalam upaya mewujudkan konsep negara kesejahteraan ini, kesejahteraan anak menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat prioritas. Mengapa? Karena anak adalah aset paling berharga bagi kehidupan sebuah bangsa dan negara. Maju dan mundurnya kehidupan berbangsa dan bernegara kita ke depan bakal sangat ditentukan oleh sejauh mana kualitas kehidupan anak-anak kita sejak sekarang. Anak-anak yang sehat dan sejahtera, jiwa dan raganya, akan memunculkan generasi-generasi penerus bangsa yang kuat dan berkualitas, yang pada gilirannya akan berkontribusi besar bagi terciptanya bangsa dan negara yang kuat dan berkualitas pula. Berdasarkan pada pasal 1 ayat 1 Undangundang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang dimaksud anak adalah seseorang yang belum berumur 18 (delapan belas) tahun, termasuk bayi yang masih dalam kandungan. Sedangkan menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, khususnya pada Bab I Ketentuan Umum pasal 1 ayat 2, anak adalah seseorang yang belum mencapai umur 21 (dua puluh satu)

tahun dan belum menikah. Pemenuhan hak-hak anak menjadi kewajiban yang harus dipenuhi oleh negara dalam upaya mewujudkan anak-anak yang sehat dan sejahtera. Hak-hak anak meliputi antara lain hak untuk menerima pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, hak perlindungan dari eksploitasi, kekerasan dan perundungan; hak mendapatkan air minum yang aman serta sanitasi yang baik; hak untuk berpartisipasi dalam keluarga, komunitas dan masyarakat; hak menjadi warga yang setara dan memiliki akses kepada semua layanan publik tanpa memandang etnik, agama, pendapatan, gender atau cacat tubuh yang dimilikinya serta hak untuk memiliki akses ke berbagai ruang terbuka hijau dan bermain dengan aman. Selain pemenuhan atas hak-hak anak, penghormatan pada potensi serta martabat mereka juga merupakan hal yang penting untuk mendapat perhatian dalam upaya menjadikan anak-anak kita sebagai individuindividu yang sehat dan sejahtera. Pemenuhan hak-hak anak serta penghormatan pada potensi dan martabat mereka sesungguhnya dapat menjadi indikator untuk menentukan seberapa sehat dan sejahtera sebuah negara. Sementara itu, khusus dikaitkan dengan sistem tata kelola pemerintahan, pemenuhan hak-hak anak dan penghormatan pada potensi serta martabat anak merupakan salah satu bentuk nyata dari berjalannya sistem tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

listrik, limbah, MCK, dan sebagainya). Sedangkan beberapa ciri perumahan kumuh dapat terlihat pada: Tampilan bangunan (umur teknis, bahan, dan lainnya). Tidak memenuhi persyaratan kesehatan (kurangnya pencahayaan, penghawaan, dan lembap), minimnya prasarana dan sarana (fasum, fasos, dan fasek tidak ada), dan utilitas umum bagi rumah yang layak huni. Berbagai persoalan tersebut di atas rupanya sulit dituntaskan jika tidak ada keberpihakan dari pemerintah, swasta, maupun perseorangan untuk menanggulanginya. Keberpihakan tersebut diawali dengan penyediaan aset berupa tanah, infrastruktur, pendanaan, sampai dengan lembaga yang menanganinya (bisa koperasi, ataupun berupa UPT, dan lainnya). Jika tanah, pembiayaan, infrastruktur dan lainnya disiapkan oleh pemerintah maka kepemilikan ada di tangan pemerintah seperti yang dilakukan pemerintah dalam program Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa). Jika tanahnya dimiliki oleh perseorangan atau swasta tentu bisa ditawarkan melalui cara BOT (Built on Transfer), atau dengan cara-cara yang saling menguntungkan. Rumah layak huni yang diusulkan dalam rangka menanggulangi tumbuhnya kawasan kumuh disebut dengan nama rumah singgah. Usulan ini konsepnya tidak berbeda dengan konsep atau model-model yang disebutkan di atas (Rusunawa, BOT, dan lainnya). Prinsipnya adalah bahwa siapa pun yang menjadi pemilik dari rumah singgah tersebut berhak mendapatkan pemasukan untuk pengembalian modal, biaya perawatan, biaya operasional, keuntungan, dan lainnya yang dikendalikan oleh pemerintah. Penulis, Guru Besar Konservasi Jurusan Arsitektur FT Unud

POJOK Nilai tukar petani Bali terus mengalami penurunan. - Pantesan tak ada yang mau jadi petani. *** HET mubazir, harga beras di pasaran masih tinggi. - Sudah biasa. *** Wisman ke Gianyar hanya menikmati alam, bukan belanja. - Wisatawan ‘’murahan’’.

Penulis, kolumnis, alumnus Universitas Padjadjaran

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


PANTAI SANUR Salah satu objek wisata di kawasan Denpasar yang menarik dan ramai dikunjungi wisatawan adalah Pantai Sanur. Pada pagi hari, dari pantai ini wisatawan dapat melihat matahari terbit. Foto diambil belum lama ini.

www.iklanbalipost.com balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Balipost on Gadget

Rabu Wage, 6 September 2017

Figur

Motivasi Anggota GUNA mendapatkan hasil maksimal tentu diperlukan kerja keras dan pantang menyerah. Begitu juga dalam memerangi peredaran narkoba. Untuk mengungkap kasus ini diperlukan berbagai strategi dan keuletan. Oleh karena itu, supaya semangat anggotanya tidak kendur, Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar, Kompol Wayan Arta Ariawan, memberikan reward bagi yang kinerjanya bagus. “Tujuannya untuk memotivasi agar mereka terus semangat walaupun mesti kerja siang dan malam,” kata Kompol Arta, Selasa (5/9) kemarin. Tidak hanya anggota Opsnal yang bertugas memburu sindikat barang terlarang tersebut, penyidik pun diberikan reward bagi mereka yang menyelesaikan penyidikan tepat waktu. “Itu bentuk perhatian dan apresiasi saya kepada anggota. Dalam melaksanakan tugas, kekompakan dan soliditas sangat penting agar bisa mencapai tujuan bersama yaitu menindak tegas peredaran narkoba,” ujarnya. Mantan Kasat Reskrim Polres Badung mengakui tidak bisa kerja sendiri dalam memerangi peredaran narkoba Bali Post/rah di Bali, khususnya di wilayah Denpasar dan Badung. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat Bali harus sadar akan bahaya narkoba ini. Selain itu, aparat desa harus berpartisipasi dalam menjaga warganya supaya tidak terjerumus dalam peredaran gelap narkoba. “Mari kita bersama-sama memerangi narkoba, dimulai dari lingkungan keluarga. Jangan sampai masyarakat Bali rusak karena narkoba,” tandasnya. (rah)

Grisda, Rumah Perubahan dan Penguatan Karakter SMP PGRI 2 Denpasar (Grisda) yang berada di Jalan Meduri, Denpasar Timur pantas menyandang sekolah hidup setiap hari. Pada hari purnama-tilem serta libur sekolah pun, anak-anak di sekolah swasta unggulan di Denpasar ini tetap berkreativitas. Makanya pas Wakil Wali Kota Denpasar AAN Jaya Negara belum lama ini menandatangi prasasti ‘’SMP PGRI 2 Denpasar sebagai rumah perubahan’’. Kini selain menjadi rumah perubahan, SMP PGRI 2 Denpasar adalah rumah penguatan pendidikan karakter. Predikat baru ini, menurut Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd., sangat berasalan karena selain memiliki program khusus penguatan pendidikan karakter tiap mata pelajaran, setiap purnama, siswanya kembali diberi penguatan pendidikan karakter bernuansa ajeg Bali. Seperti yang dilakukan siswa SMP PGRI 2 Denpasar, pada purnama katiga, Selasa (5/9) kemarin, semua siswa diajak sembahyang bersama. Mereka diajak berkreativitas untuk ajeg Bali seperti majejahitan, yang suka seni dilatih menari dan menabuh. Ada juga siswa yang belajar ngulat klakat, ngulat klangsah dan membuat jajan cacalan. Praktis saat itu, semua siswa hanya masuk setengah hari. Selain memiliki program purnama, sekolah ini juga dikenal memiliki sejumlah program pro-budaya dan teknologi. Di antaranya gebyar budaya yang diisi dengan lomba ngelawar, membuat layang-layang, membuat pejati dan canang sari. Kedua, ada Art Competition. Menjelang semester ganjil digelar Grisda Computer Championship, akhir semester genap digelar Parade Budaya Nawa Natya dan Pesraman Kilat. Kelima program unggulan ini membuat insan Grisda akrab dengan akar budayanya. Aryasudha memberi alasan mengapa siswa diajak banyak terlibat dengan budaya dan tradisi Bali. Dia menyebut sambil menyelam minum air. Sambil melestarikan budaya, dia juga memperkuat jiwa kewirausahaan sesuai Permendikbud untuk mengikis budaya serbamembeli upakara di kalangan umat Hindu saat ini. Kedua, meningkatkan bhakti dan sradha pada Ida Hyang Widhi Wasa. Wakil Wali Kota Denpasar AAN Jaya Negara bangga melihat aktivitas dan kreativitas siswa SMP PGRI 2 Denpasar yang dengan senang hati mengikuti gebyar budaya. Agenda ini memperkuat visi dan misi Grisda dan Denpasar sebagai kota berwawasan budaya. Ketua YPLP Kota PPRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. menilai SMP PGRI 2 Denpasar patut dijadikan model oleh sekolah PGRI lainnya di Kota Denpasar. Ia menilai pas gebyar budaya ini untuk menumbuhkan jiwa kreativitas dan kewirausahaan sekaligus implementasi Kurikulum 2013. Bahkan, dia bangga anak-anak Grisda di bawah OSIS-nya disiapkan menjadi SDM panutan untuk berkreativitas, disiplin dan penuh semangat untuk belajar. ‘’Penguatan jiwa kewirausahaan ini sekaligus menyiapkan mereka ngayah di masyarakat,’’ ujarnya. (sue)

Bali Post/025

MAJEJAHITAN - Siswa SMP PGRI 2 Denpasar belajar majejahitan untuk menjadi insan mandiri dalam membuat upakara.

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Revolusi Mental Dimulai dari Keluarga Denpasar (Bali Post) -

Keluarga menjadi lingkungan pertama dan utama untuk menanamkan pola pikir, sikap, dan perilaku bagi anakanak sejak dini. Karena itu, revolusi mental dinilai paling efektif jika dimulai dari lingkungan keluarga. Hal itu diungkapkan Kepala SPNF SKB Disdikpora Kota Denpasar Ni Made Sugiantini, Selasa (5/9) kemarin.

Bali Post/kmb

MENABUH - Keluarga adalah basis pendidikan usia dini yang mampu mendukung upaya revolusi mental. Tampak anak PAUD sedang latihan menabuh di sekolah.

Menurut Sugiantini, keteladanan orang tua memegang peranan penting untuk menumbuhkan karakter positif anak. Didukung juga dengan upaya pembiasaan dan pendampingan secara berkelanjutan. Ia memaparkan, sebuah keluarga dituntut mampu melaksanakan delapan fungsi utama yaitu fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, serta fungsi pembinaan lingkungan. Jika semua fungsi tersebut diterapkan, keluarga diharapkan menjadi sarana perlindungan terbaik dari pengaruh buruk era modern dan globalisasi. “Keluarga adalah solusi efektif untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkarakter,” ujarnya. Menurut Sugiantini, keluarga adalah basis pendidikan usia dini yang mampu mendukung upaya revolusi mental. “Nilainilai moral dan agama ditanamkan secara bertahap dan terus-menerus hingga anak menjadi dewasa yang memiliki integritas dan sikap positif lainnya,” ungkapnya. Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Made Merta, sepakat jika keluarga memiliki peran penting dalam perkembangan karakter anak. Peran aktif dan pendampingan orangtua ini berkorelasi positif terhadap pendidikan, perkembangan emosi, dan sikap mental anak.

Dia lalu berharap para orang tua tidak mengabaikan usia lima tahun pertama. Usia nol sampai lima tahun dianggap sebagai masa emas yang sangat krusial dalam perkembangan kognitif, motorik, maupun psikomotorik anak. ‘’Apa pun yang dialami dan didapat pada rentang usia tersebut akan tersimpan dalam memori anak. Semua yang diberikan pada usia itu bisa memengaruhi kepribadian di waktu dewasa,” ungkap Merta. Ia menyebutkan, investasi pendidikan tertinggi justru harus dilakukan pada anak usia dini. Sebab, awal pembentukan karakter seseorang hanya bisa dibentuk pada anak usia dini, bukan saat beranjak dewasa. Merta menyebutkan, saat ini masih banyak orangtua yang cenderung menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pendidikan anak kepada sekolah. Padahal, keluarga memiliki peran penting dalam menumbuhkan budi pekerti anak. “Melalui pendidikan karakter kita dapat mempercepat revolusi mental,” ucap Merta. Itu artinya, peran keluarga sangat sentralistis dalam menentukan arah dan masa depan anak, sekaligus masa depan bangsa. Dengan kata lain, untuk merevolusi mental bangsa ini maka keluarga harus menjadi pusat revolusi mental pendidikan anak, demi masa depan yang lebih cerah. (kmb)

Toya Devasya Gelar ’’Bhakti Pakelem’’ di Danau Batur

Ungkapan Syukur Atas Anugerah Ida Hyang Widhi Wasa TOYA Devasya Natural Hot Spring dan Ayurvedic Spa melaksanakan upacara Malik Sumpah Agung, Bhakti Pakelem ring Danau Batur, Gunung Batur, Melasapas, Ngenteg Linggih lan Mupuk Padagingan, Selasa (5/9) kemarin.

Upacara yang diselenggarakan sebagai ungkapan syukur atas anugerah sekaligus memohon keselamatan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa tersebut di-puput lima sulinggih. Owner Toya Devasya I Ketut Mardjana, Selasa ke-

marin menungkapkan, upacara yang dilakukan ini dalam rangka mendoakan jagat Bali khususnya Kintamani agar tetap ajeg, damai, tenteram, dan sejahtera. Sedangkan upacara Rsi Gana bertujuan untuk menyucikan

UPACARA - Toya Devasya Natural Hot Spring dan Ayurvedic Spa melaksanakan upacara Malik Sumpah Agung, Bhakti Pakelem ring Danau Batur lan Gunung Batur, Melaspas, Ngenteg Linggih lan Mupuk Padagingan, Selasa (5/9) kemarin.

lingkungan di areal Toya Devasya sekaligus sebagai ucapan terima kasih kepada Ida Hyang Widhi Wasa yang telah memberikan anugerah kesejahteraan selama ini. “Kita harap lewat upacara yang kami laksanakan ini, ke depannya bisa jauh lebih baik dari sekarang ini. Apa yang kita lakukan ini sebagai cerminan bahwa melaksanakan yadnya untuk Ida Batara sesuhunan atas apa yang diberikan selama ini. Sebab, ada kekuatan yang sangat besar di luar kekuatan yang kita miliki yang mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan ini. Upacara ini juga untuk menjaga keseimbangan melalui Tri Hita Karana yakni hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam semesta. Itulah yang mendasari kami untuk melaksanakan upacara ini,” ungkap Mardjana. Sementara itu, Manggala Karya Dane Jero Penyarikan Alitan menyakatan, kegiatan upacara dimulai sejak 21

Agustus yang diawali dengan Ngeruak Genah, Nanceb Tetaring, dan Makarya Sanggar. Dilanjutkan pada 27 Agustus dilaksanakan Ngias tur Masang Ider-ider. Pada 30 Agustus ngaturang, 31 Agustus nunas dewasa, nanceb sunari, dan melaspas wewangunan, 3 September Mapepade Wewalungan, dan Ngeruak Utawi Ngolah Wewalungan, 4 September Ngelantur Ngeruak Utawi Ngolah Wewalungan dan pada puncak karya 5 September dilaksanakan Malik Sumpah Agung, Bhakti Pakelem, Ngersi Gana, Melaspas tur Ngenteg Linggih, dan Mupuk Padagingan. Dia mengungkapkan, tujuan dari pelaksanaan upacara ini untuk ngajegang jagat Bali khususnya di Bangli mulai dari tumbuh-tumbuhan dan yang lainnya. Melalui pelaksanaan upacara ini, pihaknya beserta warga di sini diharapkan agar tetap diberikan jalan terbaik dalam melaksanakan semua kegiatan, mendapatkan keselamatan serta saling asah, asih, lan asuh. (ad292)

Maling Beraksi di Perumahan Tentara Mangupura (Bali Post) Pria pengangguran, Moh. Zainal Arifin (22), tepergok mencuri kotak amal di Masjid Minhajul Athfhal, Kompleks Wisma Bayu (tentara) di Jalan Kediri, Tuban, Kuta, Badung, Minggu (27/8) lalu. Selain itu, Zainal juga beraksi di areal lapangan sepak bola Yonif 741/Raider, Kuta dan membobol sekolah dasar di Jalan Airport Ngurah Rai, Badung. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara didampingi Kanit Reskrim Iptu Ario Seno, Selasa (5/9) kemarin, mengatakan kejadiannya pukul 23.30 Wita. Waktu itu, tim Opsnal Polsek Kuta dipimpin Panit Reskrim Iptu I Putu Budi Artama patroli malam di seputaran Kompleks Wisma Bayu di Jalan Kediri, Kuta. Selanjutnya pukul 00.00 Wita, petugas melihat pelaku tengak-tengok di sana. Polisi lalu melakukan pengintaian dan berselang beberapa menit kemudian,

pelaku memanjat tembok sebelah utara masjid. “Pelaku masuk ke lantai dua masjid, lalu turun ke lantai I dan mengambil kotak amal berada di bawah tangga,” ujar Kapolsek Sumara. Saat pelaku keluar dari masjid, polisi langsung menangkapnya. Kepada petugas, tersangka beralamat di Jalan Gunung Lumut, Denpasar Barat ini mengaku mencuri isi kotak amal. Setelah mengambil kotak amal di bawah tangga, lalu dibawa ke ruang aula. Selanjutnya, pelaku mencongkel kotak itu dan mengambil uang Rp 849.300 di dalamnya. Selain itu, tersangka juga mengaku mencuri tas milik pemain bola, Zaini. Saat itu, Zaini sedang latihan sepak bola di lapangan sepak bola 741 Tuban, Rabu (23/8) pukul 18.00 Wita. Pelaku mengambil tas milik Zaini berisi dompet, HP Nokia, Iphone, dan jam tangan merek Rolex.

Selain itu, pelaku juga mengaku membobol ruang guru sekolah dasar di Jalan Airport Ngurah Rai, Kuta, Badung, Jumat (25/8) pukul 03.00 Wita. Setelah mencongkel ruang guru, tersangka mengambil dua laptop. “Kasus ini masih dikembangkan, siapa tahu tersangka beraksi di tempat lainnya. Kami mengimbau kepada masyarakat supaya waspada dan pasang CCTV,” ujar mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. (kmb36)

Bali Post/ist

RILIS KASUS - Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara merilis pengungkapan kasus pencurian di tiga TKP.


BANGLI

8 Enam SD Belum Miliki Gedung Perpustakaan Bangli (Bali Post)Di Kabupaten Bangli terdapat 164 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di empat kecamatan, yakni Bangli, Tembuku, Susut dan Kintamani. Dari jumlah tersebut, enam sekolah SD belum mempunyai gedung khusus untuk perpustakaan. Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Bangli I Nyoman Sedana, Selasa (5/9) kemarin mengungkapkan, dari jumlah SD yang tersebar di Bangli, memang ada enam SD yang sampai saat ini belum memiliki gedung khusus untuk perpustakaan. Di mana enam SD yang belum memiliki gedung perpustakaan itu, yakni SDN 1 dan SDN 2 Pengiyangan, SDN 2 Batur, SDN 3 Dausa, SDN 1 dan SDN 5 Batur. “Sekolah itu memang memiliki perpustakaan. Hanya saja untuk gedung khusus untuk perpustakaan belum ada. Karena sampai sekarang sekolah-sekolah itu masih memanfaatkan ruang kelas serta ruangan yang disekat-sekat untuk dijadikan ruang perpustakaan,” ungkap Sedana. Sedana menambahkan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, yang menjadi problem sekolah-sekolah hingga belum mempunyai gedung khusus untuk perpustakaan lantaran terkendala lahan untuk pembangunan. Sebab, lahan yang dimiliki sekolah belum mencukupi untuk dibangun perpustakaan. Dia menjelaskan, sebelumnya ada kesalahan sekolah saat mengisi data pokok pendidikan waktu akreditasi yang dilakukan pusat. Di mana, sekolah sejatinya belum memiliki gedung khusus perpustakaan, karena ruangan yang disekat-sekat untuk dijadikan perpustakaan, tetapi dibilang sekolah sudah memiliki gedung perpustakaan. Namun, setelah dilakukan verifikasi ternyata sekolah tersebut belum memiliki gedung khusus perpustakaan. Karena pusat memberikan bantuan untuk pembangunan perpustakan maupun yang lainnya melalui data pokok pendidikan (dapodik). “Jika di sana sudah diisi memiliki gedung perpustakaan jelas tidak akan dibantu. Seperti pada tahun 2016 lalu, kita sampai mengembalikan bantuan untuk delapan pembangunan gedung perpustakaan ke pusat. Karena pada dapodik itu sekolah menyatakan sudah lengkap dan tidak ada pembangunan yang akan dilakukan. Sehingga tidak dibantu. Padahal sejatinya sekolah itu belum lengkap. Maka dari itu kita minta sekolah jangan hanya mengejar nilai akreditasi tinggi. Namun sekolah masih membutuhkan bantuan,” tegasnya. Dia menambahkan, belum adanya gedung perpustakaan itu, lantaran terkendala lahan untuk membangun perpustakaan. Pasalnya, untuk pembanguanan gedung “gudang buku” itu harus memiliki lahan yang lumayan luas. Di samping itu, aset untuk pembangunan perpustakaan juga harus jelas. Sebab, jika status tanahnya tidak jelas, maka pemerintah pusat tidak akan mau membangun. Karena takut setelah pembangun perpustakaan di kemudian hari menimbulkan polemik akibat aset yang tidak jelas. Kalau tanah ini milik desa pakraman, harus ada surat keterangan pinjam pakai yang permanen. “Intinya aset itu benar-benar jelas dan tidak bermasalah. Jika sudah aman, baru bisa dibangun gedung,” tegas Sedana. Untuk sekolah SMP, sambung Sedana, hampir semua sekolah sudah memiliki perpustakaan. Hanya saja, dari enam SMP Satap yang ada di Bangli, hanya satu SMP Satap yang belum mempunyai gedung perpustakaan. Yakni SMP Satap 1 Tembuku. Sisanya belum memiliki gedung perpustakaan. Kata dia, untuk bantuan gedung perpustakaan maupun bangunan lainnya, pihaknya harus melihat perkembangan jumlah siswa yang bersekolah di masing-masing sekolah tersebut. Sebab, kalau banyak dibangun gedung, namun siswanya sedikit akan mubazir. “Jadi bantuan bangunan yang akan diberikan harus disesuaikan dengan kemajuan sekolah,” pungkasnya. Disinggung seberapa penting di sekolah ada perpustkaan, Sedana mengungkapkan jika keberadaan perpustakaan wajib dimiliki sekolah. Pasalnya, perpustakaan merupakan jantungnya ilmu untuk anak-anak belajar untuk menambah ilmu-ilmu pengatahuan yang tidak didapat saat belajar di kelas. (kmb41)

APBD agar Tak Mubazir

Dewan Usulkan PTT Diberdayakan Jadi Guru Bangli (Bali Post) Kinerja pegawai tidak tetap (PTT) di Kabupaten Bangli kembali mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles. Dia mengungkapkan dari ribuan PTT yang ada, banyak di antaranya yang kerjanya tidak jelas. Agar anggaran APBD yang dipakai untuk membayar PTT tidak mubazir, Carles mengusulkan P e m k a b B a ng l i un t uk memberdayakan PTT yang kerjanya tak jelas itu menjadi guru tidak Bali Post/kmb40 tetap (GTT). Komang Carles Diwawancara, Selasa (5/9) kemarin, Carles mengatakan jumlah PTT di Kabupaten Bangli saat ini sangat banyak. Yakni sekitar 1.800 orang. Mereka tersebar di semua OPD. Dari pengamatannya selama ini, diakui Carles, sejumlah PTT memang rajin. Tetapi sebagian besar dari mereka ditemukan malas dan tak jelas kerjaannya. GTT yang dinilainya malas itu biasanya hanya datang ke kantor saat gajian. “Contohnya PTT di Kantor DPRD Bangli. Di sana GTT yang ada jumlahnya sekitar 60 orang. Tapi yang selama ini datang ke kantor hanya beberapa orang saja,” ungkapnya. Dikatakan Carles, dengan gaji yang diterima masingmasing PTT Rp 900 per bulan, maka anggaran APBD yang disedot untuk membayar PTT setiap bulannya diperkirakan mencapai Rp 19,4 miliar lebih. Agar APBD yang dipakai untuk membayar PTT tidak mubazir, Carles berharap PTT yang selama ini tak jelas kerjaannya diberdayakan pemerintah menjadi GTT. Terlebih selama ini Bangli masih banyak kekurangan guru berstatus PNS. “Daripada membebani APBD,” usulnya. Lanjut dikatakan Carles, dari hasil penelusuran ke lapangan, pihaknya menemukan banyak sekolah di Bangli yang kekurangan guru PNS. Oleh pihak sekolah, hal itu biasanya disiasati dengan memberdayakan tenaga pengajar berstatus GTT dan honorer. Diketahui pula bahwa beban kerja yang selama ini ditanggung GTT nyaris sama dengan guru PNS. Sementara penghasilannya jauh berbeda. Atas kondisi itu pihaknya berencana akan mengusulkan kenaikan gaji bagi GTT dalam pembahasan APBD 2018. GTT yang diusulkan mendapat kenaikan gaji terutama yang memenuhi jam mengajar 24 jam. Jika memungkinkan gajinya agar disetarakan dengan upah minimum kabupaten (UMK). “Harapan kami di dewan, pihak eksekutif agar meningkatkan gaji GTT karena mereka juga memiliki beban mengajar yang hampir sama dengan PNS,” harapnya. (kmb40)

Rabu Wage, 6 September 2017

Pemekaran Desa Yangapi Diharapkan Segera Direalisasikan Bangli (Bali Post) –

Pemerintahan Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku, Bangli, berharap usulan pemekaran desa yang selama ini telah diajukan ke Pemerintah Kabupaten Bangli bisa segera ditindaklanjuti dan direalisasikan. Dengan dimekarkannya Desa Yangapi menjadi dua desa, diharapkan nantinya pelayanan terhadap masyarakat bisa lebih dipercepat, sekaligus dapat membuka lapangan kerja yang baru bagi masyarakat. Perbekel Desa Yangapi, Made Adnyana, Selasa (5/9) kemarin mengatakan usulan pemekaran desa telah diajukan ke Pemerintah Kabupaten Bangli dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Sebelum data usulan itu diajukan ke Dinas PMD, pihaknya terlebih dahulu melakukan proses musy-

awarah dusun dan musyawarah desa. “Dalam musyawarah dusun dan musyawarah desa yang dipimpin ketua BPD, semua warga setuju untuk adanya pemekaran ini,” ujarnya. Adnyana mengungkapkan sejatinya usulan pemekaran desa ini sudah muncul dari masyarakat sejak lama. Yakni, sejak pertama kali dirinya

menjabat sebagai perbekel sembilan tahun lalu. Hanya saja usulan tersebut sempat mengendap karena terbentur adanya moratorium pemekaran desa dari pemerintah pusat. “Sekarang dengan adanya undang-undang desa yang baru sudah dibolehkan asalkan memenuhi syarat,” harap dia.

Sebagaimana usulan yang dikirim ke PMD, disebutkan bahwa Desa Yangapi yang selama ini terdiri dari 13 dusun akan dibagi menjadi dua desa. Desa Yangapi sebagai desa induk nantinya akan mewilayahi tujuh banjar, yakni Banjar Yangapi, Umbalan, Metra Kelod, Metra Tengah, Metra Kaja, Penaga dan Kalanganyar. Sementara desa hasil pemekaran yang rencananya akan bernama Desa Metra akan mewilayahi lima banjar, yakni Banjar Tinggas, Belok, Kubusuih, Sidaparna dan Mukti. Adnyana mengatakan salah satu alasan yang mendasari adanya usu-

lan pemekaran desa tersebut, yakni agar pelayanan yang diberikan pemerintah desa kepada masyarakat bisa dipercepat. Kini setelah usulannya dikirim ke Dinas PMD, Adnyana mengaku pihaknya tinggal menunggu tindak lanjut dari pemerintah. “Sekarang kami menunggu tindak lanjut verifikasi dari tim. Kalau menurut tim verivikasi layak dimekarkan, ya kami sudah siap. Kami sudah siap melakukan pendampingan kepada desa persiapan, tempat, termasuk sudah membicarakan soal penganggaran,” terangnya. (kmb40)

Bali Post/kmb40

GEDUNG DEWAN - Kondisi gedung DPRD Bangli dinilai tidak representatif untuk ditempati. Selain mengalami kerusakan di sejumlah bagian bangunan, gedung ini juga kekurangan ruangan. Tampak Gedung DPRD Bangli yang berdiri di sebelah barat Lapangan Kapten Mudita, Bangli.

Gedung Dewan Tak Representatif

Anggota Dewan Mengaku Malu Saat Kedatangan Tamu Bangli (Bali Post) Kondisi gedung DPRD Bangli selama ini tidak representatif untuk ditempati. Selain mengalami kerusakan di sejumlah bagian bangunan, gedung dewan ini juga kekurangan ruangan. Tidak representatifnya gedung DPRD Bangli cukup membuat anggota dewan malu, terutama saat menerima kunjungan kerja dari kabupaten lainnya. Anggota DPRD Bangli Nengah Darsana mengakui hal tersebut, Selasa (5/9) kemarin. Ia menilai gedung DPRD Bangli

kondisinya sangat memprihatinkan dan tidak representatif sebagai rumah rakyat. Bahkan dia mengatakan jika dibandingkan dengan kondisi gedung DPRD yang ada di daerah lainnya, gedung DPRD Bangli kondisinya paling jelek. “Kondisi gedung dewan di Bangli sekarang ini sangat tidak representatif,” terangnya. Dengan kondisi gedung dewan yang sekarang, Darsana mengaku pihaknya sejatinya cukup malu ketika menerima kunjungan kerja dari DPRD dari daerah lain. Sebab, tak

sedikit dari rombongan yang datang mengaku terkejut lantaran melihat kondisi kantor dewan seperti ini. “Ada rasa malu. Tapi ya mau bagaimana lagi kita tetap terima kunjungan rekan-rekan dengan kondisi apa adanya,” ujarnya. Darsana menambahkan, pihaknya di DPRD sejatinya sudah rutin mengusulkan pembangunan gedung dewan setiap tahunnya. Bahkan di tahun 2016 lalu, pembangunan gedung dewan sudah sempat dianggarkan dalam APBD induk tahun 2016. Akan tetapi

oleh pihak eksekutif, anggaran tersebut pada tahun itu tidak jadi dieksekusi, karena ada beberapa program lain yang lebih menyentuh masyarakat yang diutamakan untuk direalisasikan. Ditambahkan Darsana, sebagaimana hasil studi komperatif yang selama ini dilakukannya, idealnya gedung DPRD Bangli memiliki sekitar 10 ruangan. Ruangan tersebut diperuntukan untuk ruang sidang, ruang komisi dan ruang fraksi plus satu ruang sidang paripurna. Khusus ruang sidang

paripurna, kata dia sifatnya sakral dan hanya dimanfaatkan untuk paripurna. “Kami nanti akan tetap mengusulkan agar tahun 2018 bisa dibangun gedung baru. Tapi nanti dalam pembahasan, akan kami lihat kondisi keuangan daerah. Termasuk melihat ada tidaknya komitmen pemerintah melaksanakan itu,” ujarnya. Selain pembangunan gedung dewan, Darsana juga menilai keberadaan infrastruktur gedung di sejumlah OPD juga perlu mendapat perbaikan. (kmb40)

Bupati Made Gianyar Bersama Sejumlah Majukan Pariwisata Potensi Wisata Harus OPD Kunjungan Kerja ke Kota Bima Dikelola Secara Struktur

BUPATI Bangli I Made Gianyar, Selasa (5/9) kemarin bersama sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Bangli melakukan kunjungan kerja ke Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kunjungan kerja yang dilakukan, adalah dalam rangka meningkatkan pengetahuan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Rombongan yang berjumlah puluhan itu diterima oleh Plt. Sekda Kota Bima Dr. Ir. Syamsudin, M.S. di kantor Wali Kota Bima, NTB. Turut hadir asisten I, dan sejumlah kepala OPD Kota Bima. Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, kunjungan kerja yang dilakukan ini dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurut pejabat asal Bunutin, Kintamani ini, dipilihnya Kota Bima sebagai tempat kunjungan kerja kali ini, karena pihaknya menginspirasi bagaimana semangat Kota Bima membangun manusia dan masyarakatnya di bidang pendidikan yang sangat bagus. Selain itu, kalau dibandingkan akan sama-sama berjalan baik. Yakni, pertumbuhan ekonomi, kemiskinan, harapan hidup sudah bagus sesuai dengan potensi daerah masingmasing. Maka dari itu, dengan kedatangannya ke Kota Bima, pihaknya mengharapkan mendapatkan sebuah nuansa yang dapat dipetik hikmahnya karena ada unsur kesamaan. Di antaranya

Kunker - Bupati I Made Gianyar bersama sejumlah OPD di lingkungan Pemkab Bangli saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (5/9) kemarin. kesamaan ekonomi yang berjalan baik, pertanian dan jasa. Hanya saja, capaian menyesuaikan daerahnya masing-masing. “Kita harap nantinya dapat nilai positif yang bisa kita petik. Dan bisa kita terapkan di daerah kita,” jelas Made Gianyar. Sementara itu, Plt. Sekda Kota Bima Syamsudin sangat mengapresiasi atas kunjunganya Pemerintah Bangli ke Kota Bima. Kata dia, dengan kunjungan kerja ini diharapkan akan dapat memberi manfaat baik bertukar informasi lebih tepatnya sering sehingga menghasilkan sesuatu yang bisa dipetik untuk kemajuan bagi kita bersama terutama Kota Bima dan Kabupaten Bangli sendiri. Dia menceritakan, pada

dasarnya proses perkembangan Kota Bima sudah berangsur baik dengan berbagai presatsi yang dicapai terutama pada pengelolaan keuangan telah tiga kali berturut-turut mendapat opini WTP, mendapatkan penghargaan penanganan bencana banjir tanpa korban jiwa dan masih banyak lagi prestasi lainnya dengan keterbatasan yang kami miliki. “Untuk potensi masyarakat, yaitu bidang pertanian, jasa dan perdagangan yang tentu ada kemiripan dengan Kabupaten Bangli. Oleh karena itu sangat penting rasanya diskusi dan tukar informasi ini kita laksanakan untuk sama-sama mengisi kekurangan untuk kemajuan kita bersama,” jelas Syamsudin. (ad294)

Bangli (Bali Post) Kabupaten Bangli mempunyai alam yang sangat luar biasa untuk menunjang kemajuan pariwisata. Potensi-potensi yang dimiliki harus mampu dikelola secara struktur, terencana, dan bisa diimplementasikan dengan baik. Nanti ke depannya pariwisata di Bangli pasti akan maju dan berkembang. Hal itu diungkapkan Ketua PHRI Bangli I Ketut Mardjana, Selasa (5/9) kemarin. Mardjana mengatakan, potensi-pontesi wisata yang dimiliki di setiap kecamatan sangat luar biasa yang bisa diangkat untuk kemajuan pariwisata di Bangli. Dia mencontohkan di Bangli Timur, Tembuku, memiliki alam seperti sawah, dan sungai yang sangat mendukung untuk dijadikan sebagai tempat wisata. Maka, Pemkab Bangli harus benar-benar bisa mengelola potensi-potensi yang ada untuk objek pariwisata. Dia mengungkapkan, selama ini pemkab belum sepenuhnya mampu mengelola potensi-pontesi yang dimiliki. Bahkan untuk memajukan pariwisata di Bangli, pihaknya sudah sempat menawarkan diri untuk bermitra dengan Pemkab Bangli dalam memajukan kepariwisataan di Bangli. Bahkan keseriusan itu dibuktikan dengan dua kali mengirimkan surat ke Bupati Bangli Made Gianyar, Ketua DPRD Ngakan Kuta Parwata, agar PHRI Bangli bisa berkolaborasi untuk

mengelola pariwisata secara bersama-sama. Hanya saja sampai saat ini belum ada respons dari pemkab maupun DPRD. “Kami hanya ingin berkolaborasi untuk membangun pariwisata Bangli akan lebih maju ke depannya. Mengingat peran dari pemkab sangat sentral karena mempunyai kebijakan, dana, dan sebagai pengatur kebijakan. Maka dari itu, kita minta aspirasi-aspirasi di bawah supaya bisa didengar. Jangan sampai ada aturannya, tapi tidak bisa diimplementasikan secara baik. Dan setelah tidak diimplementasi dengan baik dibiarkan begitu saja,” tegasnya. Lebih lanjut dikatakan, penataan infrastruktur pendukung pariwisata juga harus terus dilakukan. Kata dia, dengan adanya rencana penataan objek wisata Penelokan pihaknya sangat menyambut baik langkah tersebut. Kalau pembangunan itu bisa diwujudkan segera. Hanyaa, sampai saat ini pembangunan itu belum ada tanda-tanda akan dilakukan. “Selain melakukan penataan tempat-tempat pariwisata, infrastruktur jalan juga harus dibenahi. Karena kami juga tidak ingin kejadian mobil seperti di Terunyan terulang kembali. Maka, jalan-jalan menuju objek-objek wisata harus diperbaiki lagi. Sehingga para pengunjung yang datang benar-benar merasa nyaman dan aman,” harap Mardjana. (kmb41)


GIANYAR

Rabu Wage, 6 September 2017

9

Dewan Keluhkan Minimnya Pegawai di Gedung DPRD Gianyar (Bali Post) Kalangan legislatif mengeluhkan kekurangan pegawai di Gedung DPRD Gianyar. Kondisi ini berdampak pada lambannya sejumlah administrasi di lingkungan dewan Gianyar. Upaya penambahan tenaga tambahan sudah diajukan, namun hingga kini belum ada jawaban dari eksekutif. Situasi ini disampaikan anggota Komisi I DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta, Selasa (5/9) kemarin. Bali Post/kmb35 Sudarta menerangkan, Wayan Gede Sudarta kekurangan ini terjadi sejak mutasi terakhir yang diselenggarakan Bupati Gianyar. Dikatakan, sejumlah staf yang sebelumnya bertugas di DPRD Gianyar harus di-rolling untuk kenaikan pangkat. “Seperti di bendahara kemarin ada yang dimutasi. Tetapi itu tidak diimbangi dengan penambahan SDM dari SKPD lain,“ ucap anggota Fraksi Golkar DPRD Gianyar ini. Dampak dari kekurangan staf ini, pihaknya merasakan terjadinya keterlambatan pelayanan untuk membantu kinerja DPRD Gianyar. Ditambahkan, setelah dia cek kekurangan ini mencapai tujuh orang lebih. “Minimal ada penambahan tujuh orang. Kalau dengan yang sekarang beberapa pekerjaan jadi terlambat. Karena satu orang tenaga bisa mengambil tugas lebih,“ ungkap Sudarta. Sudarta mengatakan, kondisi ini sudah disampaikan ke BKD Gianyar. Namun hingga kini belum ada kepastian kapan diberikan tambahan SDM untuk memabantu kinerja di DPRD Gianyar. “Barusan saya telepon lagi kepala BKD, katanya masih menunggu ACC pimpinan,” ucapnya. Wakil Ketua Komisi I DPRD Gianyar Gusti Ngurah Agus Supriadi menambahkan, akibat kondisi ini, sempat terjadi keterlambatan penyaluran hak anggota DPRD Gianyar sampai tiga bulan lebih. “Padahal hak ini sudah tercantum dalam Perbup. Tapi, mungkin memang karena kekurangan tenaga sehingga administrasi terlambat,“ ucapnya. (kmb35)

Bali Post/wan

SAWAH - Seorang petani melakukan penyemprotan pembasmi hama yang menggerogoti tanaman padi di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di kawasan persawahan yang menghijau tersebut kini sudah tidak sehijau dulu, karena sudah dikepung pengembang properti dan pembangunan perumahan.

Didenda Rp 50 Juta

DLH Bidik Pembuang Sampah Sembarangan Gianyar (Bali Post) -

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar yang dipimpin Wayan Kujus Pawitra kini tengah melakukan investigasi dengan membidik pembuang sampah sembarangan di seputaran bumi seni ini. Ini dilakukan berdasarkan Perda Nomor 11 Tahun 2013 dan Perbup Nomor 15 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga. Dalam aturan tersebut, pembuang sampah sembarangan akan dikenakan sanksi. “Saat ini kami sedang melakukan pendataan dan investigasi. Sudah ada beberapa pembuang sampah sembarangan yang kami foto dan panggil ke kantor untuk dibina. Kami juga sosialisasikan perda ini. Jika pada waktunya nanti, pelanggar kebersihan akan kami tindak

tegas,” ucapnya saat dihubungi, Selasa (5/9) kemarin. Tindakan tegas yang akan diberikan berupa pengenaan sanksi, yakni denda maksimal Rp 50 juta. “Ke depan tidak ada ampun bagi pelanggar kebersihan. Maka itu, kami minta peran serta masyarakat untuk membantu kami. Foto saja. Siapa pun orang yang membuang sampah sembarangan, laporkan ke kami bisa lewat website, datang ke kantor ataupun menghubungi via telepon,” imbuhnya. Kujus mengimbau masyarakat agar membuang sampah tepat waktu. “Ma-

Bali Post/kmb35

Wayan Kujus Pawitra

syarakat kami minta supaya buang sampah tepat waktu sebelum datang truk sampah untuk mengangkut. Jangan terbalik. Setelah truk pergi baru buang sampah, kan seolah-olah kelihatan sampah tak diangkut,” sindirnya. Selain itu, pihaknya juga sering menemukan sejumlah

masyarakat yang membuang sampah tidak tepat tempat, alias di luar bak sampah. “Cukup sering kami lihat masyarakat pengguna sepeda motor seenaknya melempar plastik berisi sampah dekat TPS (pembuangan sampah -red). Sehingga kelihatan kurang bagus, padahal bak sampah masih kosong. Maka itu, tak bosan kami peringatkan supaya buang sampah dalam bak,” tegasnya. Selain itu, Kujus Pawitra juga meminta kepada para pemulung untuk turut menjaga kebersihan TPS. “Silakan memulung mengais sampah, tapi jangan dikeluarkan dari dalam TPS. Mari kita jaga agar Gianyar tetap bersih,” ajaknya. Kujus mengakui saat ini cukup banyak masyarakat yang belum paham tentang menjaga kebersihan. Pi-

haknya meminta dukungan dari semua pihak untuk bersama mengelola sampah. “Kami tidak bisa sendiri. Perlu dukungan dari segala lapisan masyarakat, khususnya desa untuk bersamasama menjaga kebersihan,” pintanya. Seperti Desa Pakraman Padangtegal, Ubud yang gencar menjalankan program pemilahan sampah organik dan nonorganik. Bahkan ribuan pengusaha akomodasi di kawasan desa wisata ini pun diwajibkan melaksanakan program tersebut. “Tidak hanya warga. Tetapi seluruh pengelola akomodasi yang ada di Desa Pakraman Padangtegal wajib ikut memilah produksi sampahnya sendiri setiap hari,“ ujar Bandesa Pakraman Padangtegal I Made Gandra. (kmb35)

Wabup Mahayastra Buka Porsenides Sidan Bali Post/kmb35

LANCAR - Pertandingan tim basket putri Gianyar melawan Badung yang berlangsung di Gor Kebo Iwa, Selasa (5/9) kemarin.

Porprov Gianyar Diwarnai Insiden Mati Lampu

Gianyar (Bali Post) Insiden mati lampu mengejutkan suasana pertandingan basket putri tim Porprov Gianyar vs Denpasar di GOR Kebo Iwa, Minggu (3/9) lalu. Kondisi yang berlangsung sekitar 30 menit ini sontak mengganggu jalannya pertandingan. “Ya betul, kemarin sempat mati saat tim basket putri Gianyar melawan Denpasar. Tetapi setelah itu hidup lagi,” ucap Ketua Harian Koni Gianyar Pande Purwata, Selasa (5/9) kemarin. Pande Purwata mengatakan insiden tersebut terjadi karena lampu terlalu panas. “Kemarin lampunya dipakai dari pagi dan menyala terus. Sehingga menyebabkan lampu tersebut panas, hingga akhirnya lampu mati,” jelasnya. Parwata menambahkan, tidak ada gangguan listrik yang memicu insiden tersebut. Semua murni karena lampu yang mati akibat terlalu panas. “ Lampunya sudah diganti, tapi tetap (pengganti - red) digunakan sistem lampu halogen. Memang tidak sekarang saja begini, kalau lampu halogen sistemnya memang begitu, saat panas bisa mati,” ucapnya. Diakui, akibat perbaikan lampu itupertandingan basket putri Minggu lalu sempat tertunda sektiar 30 menit. Namun setelah itu pertandinagn berjalan lancar. “Sampai sekarang (Selasa) semua pertandingan berjalan lancar. Tidak ada lagi gangguan lampu, hanya kali itu saja,“ sambungnya. (kmb 35)

PORSENIDES - Suasana pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Sidan V ditandai pemukulan kentongan oleh Wakil Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra didampingi Perbekel Sidan Made Sukra Suyasa dan para undangan di Open Stage Sidan, Selasa (5/9) kemarin. PEMBUKAAN Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) V, Desa Sidan, Gianyar ditandai pemukulan kentongan oleh Wakil Bupati (Wabup) Gianyar Made Mahayastra didampingi Perbekel Sidan Made Sukra Suyasa dan para undangan di Open Stage Sidan, Selasa (5/9) kemarin.

Hilangkan Rasa Seram, Polisi Dekati Anak TK Gianyar (Bali Post) Berbagai upaya dilakukan polisi mendekatkan diri kepada masyarakat. Salah satunya melalui tajuk “Polisi Sahabat Anak”. Polsek Payangan mengaplikasikan ini dengan melakukan kunjungan ke sekolah TK di Payangan, Selasa (5/9) kemarin. Di TK yang berlokasi di Banjar Payangan, Desa Melinggih tersebut polisi melakukan dialog serta bernyayi bersama

anak-anak TK. Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan mengatakan kegiatan polisi pagi kemarin dalam rangka menjalin silahturahmi, guna mendekatkan sosok polri di kalangan anakanak. “Tujuannya kita menghilangkan rasa takut dengan sosok polri, yang selama ini terkesan menyeramkan,” tegasnya. Mewujudkan upaya itu, pihaknya hadir dengan program

“Polisiku Sahabatku Merangkul Anak-anak Sekolah”. Program ini diwujudkan dengan pola berdialog, bermain, bernyanyi bersama serta memberikan hadiah berupa alat tulis bagi anak-anak yang berani tampil. “Kami mengajak anak berdialog, tentunya dengan bahasa anak yang bisa dipahami anak-anak itu sendiri,” terang Endrawan. (kmb35)

Bali Post/kmb35

ANAK TK - Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan saat bercengkrama dengan anak-anak TK Payangan, Selasa (5/9) kemarin.

Pembukaan Porsenides Sidan berlangsung semarak dan semangat dengan penampilan tari Rejang Renteng dan marcing band dari Universitas Warmadewa. Dalam kesempatan itu, Wabup Gianyar yang akrab disapa Agus Mahayastra mengatakan, porseni merupakan tempat

seniman menampilkan keseniannya, di sampingi tempat olahragawan menampilkan bakatnya. Terlebih, kata Wabup Mahayastra, tidak ada prestasi tanpa kompetisi, tidak ada prestasi tanpa pembinaan. ”Desa yang mampu melakukan pembinaan secara berkesinambungan yang akan mampu menguasai seni dan olahraga. Sehingga akan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” katanya. Wabup Mahayastra mengimbau kepada seluruh kepala desa se-Kelurahan Gianyar untuk rutin mengadakan ajang Porsenides, karena membangun desa tidak cukup dengan membangun infrastruktur. “Kita harus membangun jiwa membangun raganya. Yaitu dengan secara teratur memberikan sentuhan bagaimana seni dan olahraga bisa berkembang di desa kita masing masing,” ucapnya. Selain itu, menurut Ketua DPC PDI-P Gianyar ini, kegiatan Porsenides sangat efektif sebagai ruang berekspresi bagi atlet dan seniman yang ada di desa. “Saya

berharap dengan tujuan mulia tersebut semua peserta dapat senantiasa menjungjung tinggi sportivitasnya dalam bertanding dan berlomba. Sehingga tujuan akhir dari kegiatan Porsenides dapat mempererat dan menjaga kekompakan di antara semua komponen yang ada di desa,” jelas politisi yang juga digadang-gadang bakal calon bupati Gianyar ini. Ketua Panitia Nyoman Ratnawa menyampaikan Porsenides V ini melibatkan anakanak sekolah dasar, sekaa teruna teruni (STT), dan anggota PKK sebagai peserta lomba. Untuk tingkat SD dilombakan masatua, menyalin aksara Latin ke aksara Bali, dan lomba catur. Untuk tingkat STT, dilombakan membuat penjor, busana adat ke pura, kuliner berbahan singkong yang notabene hasil dari usaha tani masyarakat Desa Sidan, dan pertandingan bola voli. Sementara untuk ibu-ibu PKK dilombakan kuliner berbahan jagung yang juga merupakan hasil dari petani Desa Sidan. Di samping itu juga diadakan lomba kebersihan

lingkungan yang diikuti seluruh banjar se-Desa Sidan. Lomba akan berlangsung dari 4 September sampai dengan 21 September 2017. Perbekel Sidan I Made Sukra Suyasa menambahkan, Desa Sidan mempunyai potensi besar sebagai desa wisata, apalagi Desa Sidan ditetapkan sebagai Desa Cagar Budaya. Porseni Desa Sidan yang V tahun 2017 ini bertujuan untuk menggalang persatuan dan kesatuan krama Desa Sidan di antara PKK se-Desa Sidan, seka teruna teruni se-Desa Sidan hingga sekolah dasar yang ada di Desa Sidan. Termasuk juga untuk memupuk rasa nasionalisme di kalangan masyarakat Desa Sidan yang dalam suasana memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-72. Yakni, meningkatkan kerja sama semua elemen masyarakat se-Desa Sidan serta memotivasi para STT dan PKK untuk meningkatkan kreativitas. Porsenides kali ini mengambil tema “Melalui Olahraga dan Seni Kita Wujudkan Desa Sidan yang Shanti dan Harmonis”. (ad291)


KLUNGKUNG

10

Rabu Wage, 6 September 2017

Belum Setahun Diresmikan

Pasar Umum Kusamba Sudah Bocor, Pedagang Mengeluh Semarapura (Bali Post) -

Pasar Umum Kusamba, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan yang diresmikan Pemkab Klungkung tahun lalu, kini kondisinya sudah bocor. Hal tersebut menuai keluhan dari sejumlah pedagang lantaran menyebabkan air hujan merembes. Kondisi ini sejatinya sudah sempat dilaporkan ke pengelola, namun belum mendapat tanggapan yang serius. Salah seorang pedagang, Anak Agung Gede Ngurah, menuturkan kebocoran tersebut terjadi pada talang beton yang tepat berada di atas tempatnya berjualan. Hal tersebut sudah berlangsung sejak awal pasar difungsikan. Kondisi demikian sangat mengganggu kenyamanan lantaran saat hujan, air merembes cukup banyak. “Supaya barang jualan tak basah, saya terpaksa pasang ember untuk menampung air rembesan,” tuturnya, Selasa (5/9) kemarin.

Hal tersebut, kata pedagang palen-palen ini sudah sempat disampaikan ke pengelola. Namun hanya ditindaklanjuti dengan pemantauan. Sementara langkah perbaikan masih nihil. “Ini sudah sempat disampaikan. Tapi sampai sekarang tidak ada perbaikan. Sekarang memang tidak hujan, jadinya masih aman. Kalau hujan, pasti merembes lagi. Kalau bisa biar segera ada perbaikan,” katanya. Kebocoran tersebut diduga akibat ukuran pipa pembuangan terlalu kecil, sehingga

aliran air menjadi tak lancar dan tergenang. “Rasanya kalau pakai pipa yang lebih besar, aliran akan bisa lebih lancar,” imbuhnya. Tak jauh berbeda dengan yang diungkapkan pedagang Dewa Ayu Anom. Kebocoran itu sangat terganggu. Bahkan, tak jarang harus menutup jajan kering jualannya menggunakan plastik supaya tak basah. “Kalau hujan, barang-barang langsung ditutup. Biar tak basah,” terangnya seraya. Sementara itu, Koordinator Pasar I Ketut Widana tak

menampik kondisi tersebut. Namun demikian, ditegaskan langkah perbaikan sudah sempat dilakukan. “Waktu ini sudah ada perbaikan. Tapi memang masih ada rembesan saat hujan. Kemungkinan itu karena talangnya retak atau berlubang. Ini sudah disampaikan juga ke dinas,” katanya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung I Wayan Ardiasa mengaku akan menindaklanjuti hal tersebut dengan memantau ke lokasi. “Saya akan tindak lanjuti,” jawabnya singkat. Untuk diketahui, Pasar yang ditempati 228 pedagang itu diresmikan pada 29 November 2016 oleh Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. (kmb45)

Bali Post/sos

PASAR - Pasar Umum Kusamba, Kecamatan Dawan yang diresmikan tahun lalu kini kondisinya sudah bocor. Pemkab pun diminta segera melakukan perbaikan.

Satroni Rumah Tetangga, ”Shuttle Bus” Dukung ”City Tour” Asita Minta Objek Wisata Tujuan Dipersiapkan Secara Matang Residivis Dibekuk

Semarapura (Bali Post) Pelaku Adit R. (24) yang tinggal di Jalan Kenanga No. 13 Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung kini meringkuk di sel tahanan Polsek Klungkung. Residivis ini dibekuk lantaran menyatroni rumah milik Dewi Nurhayati (54) di Jalan Kenanga No. 12 A Kelurahan Semarapura Klod, Klungkung. Keberhasilan menangkap pelaku ini berkat rekaman CCTV di rumah korban. Dalam kasus pencurian ini, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp 200 ribu dan satu kalung emas seberat 10 gram. Informasi yang dihimpun di Mapolsek, Selasa (5/9) kemarin, penangkapan tersebut berawal dari adanya laporan anak korban, Dedhy Dwi Yantho (32), tinggal di Jalan Puputan No. 21 Lingkungan Mergan, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Senin (4/9). Pelapor mengaku rumahnya disatroni maling sekitar pukul 03.00 Wita. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Sebab, korban bersama anaknya berada di Pasar Galiran untuk berjualan. Korban menjelaskan sebelumnya ia menaruh uang Rp 200.000 di atas meja. Tetapi setelah kembali sekitar pukul 11.00 Wita, uang itu telah hilang. Tak hanya uang, kalung emas miliknya seberat 10 gram yang ditaruh di lemari juga raib dari tempatnya. Mengetahui hal itu, korban menghubungi Dedhy. Dengan cepat Dedhy datang ke rumah, lanjut membuka CCTV. Dalam rekaman itu diketahui pencurian itu dilakukan oleh pelaku (Adit R. - red). Tanpa berpikir panjang, kejadian itu langsung dilaporkan ke Polsek Klungkung. Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan. Setelah menemukan bukti-bukti kuat, akhirnya pelaku dibekuk di rumahnya. Dari tangannya berhasil diamankan barang bukti berupa HP dan satu buah kalung emas motif rantai dengan berisikan liontin batu badar. “Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan dari hasil pengumpulan barang bukti setelah olah TKP, kita dapatkan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan pelaku sebagai tersangka,” ujar Kapolsek Klungkung Kompol Wayan Sarjana. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku yang merupakan residivis kasus serupa ini telah melancarkan aksinya itu di 6 TKP berbeda. Parahnya, hasil curiannya itu digunakan untuk membeli narkoba. “Dia sudah ditahan. Kasusnya masih dikembangkan,” ujarnya. (kmb45)

Semarapura (Bali Post) Langkah Pemkab Klungkung melalui Dinas Parwisata untuk mengadakan shuttle bus sebagai pendukung city tour mendapat respons positif dari Sekretaris Asosiasi Trevel Agent Indonesia (Asita) Bali, I Putu Winastra. Namun demikian, pria asal Desa Undisan, Tembuku, Bangli ini meminta objek wisata yang menjadi tujuan dipersiapkan secara matang. “Kalau hanya asal-asalan, sebaiknya jan-

gan,” ungkapnya, Selasa (5/9) kemarin. Persiapan yang dimaksud tak hanya terbatas pada infrastruktur, namun juga pada fasilitas pendukung lainnya yang berkaitan erat dengan kebutuhan wisatawan. Tak hanya itu, bus yang digunakan harus mampu menawarkan sesuatu yang berbeda dan memberikan kenyamanan. “Harapan kita, keberadaan bus ini harus didukung persiapan yang matang. Kesia-

pan objek juga harus dipastikan,” tegasnya. Sebelum bus itu di-launching secara resmi, pemkab diharapkan melibatkan Asita untuk mensurvei jalur yang akan dilintasi maupun objek wisata yang menjadi tujuan. Melalui itu, bisa saling memberikan masukan. “Kami juga ingin tahu kondisi bus dan tempat yang dikunjungi,” imbuhnya. Kepala Dinas Pariwsata Klungkung I Nengah Sukasta

sebelumnya menyampaikan launching dua unit bus tersebut masih menunggu kelengkapan surat-surat dan hari baik. Namun demikan, disampaikan sesuai rancangan, itu akan mengantar wisatawan dari Kerta Gosa menuju Desa Kamasan, Desa Gelgel, Tojan dan Museum Gunarsa. Guna mendukung hal itu, mantan Kepala Dinas Perhubungan Klungkung ini mengaku sudah mendorong pengelola wisata untuk lebih maksimal dalam

menggali potensi yang dimiliki. Program ini pun sudah disampaikan ke Asosiasi Trevel Agent Indonesia (Asita) Bali. “Ini sudah disampaikan ke pengelola objek. Kami berharap potensi desa semakin digali,” katanya. Untuk diketahui, dua unit bus yang berwarna tridatu itu dibeli Rp 600 juta lebih. Itu sudah datang akhir Juli lalu. Sesuai target awal, itu direncanakan launching pada Agustus. (kmb45)

Bali Post/sos

PINDANG - Seorang pemindang tengah sibuk melakukan pemindangan, Selasa (5/9) kemarin. Usaha pemindangan di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung tak lagi kesulitan garam. Pasokan bumbu dapur berupa kristal itu sudah mulai normal sejak dua pekan lalu. Pasokan garam berasal dari Madura dan Bima, NTB.

Harga Ayam dan Bebek Meroket Proyek Swakelola SD Ditengarai Ada Permainan

Bali Post/sos

DIPERIKSA - Pelaku pencurian Adit R saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Klungkung, Selasa (5/9) kemarin.

Semarapura (Bali Post) Harga ayam dan bebek hidup di pasar tradisional Kabupaten Klungkung melonjak tajam. Kondisi yang telah berlangsung sejak beberapa pekan ini dinilai sebagai dampak berkurangnya kiriman dari tingkat peternak dan lonjakan harga pakan. Pedagang pun dibuat meringis lantaran penjualannya melesu. Berdasarkan pantauan di Pasar Hewan Galiran, Klungkung, harga ayam yang sebelumnya kisaran Rp 35 ribu per ekor menjadi Rp 45 ribu per ekor. Lonjakan juga

terjadi pada bebek dari Rp 25 ribu menjadi 45 ribu per ekor. Salah seorang pedagang, Kadek Riasih menuturkan kondisi tersebut terjadi sejak dua minggu lalu. “Kenaikan cukup signifikan. Tumben semahal ini,” tuturnya. Penyebabnya, kata dia akibat berkurangnya kiriman dari tingkat peternak, di samping sebagai imbas lonjakan harga pakan. “Biasanya itu yang jadi penyebab. Pasokan berkurang sama harga pakan naik,” ucapnya. Harga yang demikian berdampak pada penjualannya.

Minat konsumen untuk membeli menjadi lesu. Padahal belakangan ini terdapat sejumlah upacara Umat Hindu. “Penjualan lesu. Dapat untuknya sedikit,” imbuhnya. Sementara itu, pedagang Wayan Sumiarsi berharap kondisi ini segera kembali normal. “Harapannya biar segera turun. Kalau mahal, tak dapat jualan,” cetusnya. Lonjakan harga juga memukul konsumen. Salah satunya Komang Mudarta asal Desa Kamasan. “Ya lumayan jadi beban kalau harganya seperti ini,” tandasnya. (kmb45)

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

PEDAGANG - Pedagang ayam di Pasar Hewan Galiran, Klungkung.

Bali Post/sos

Semarapura (Bali Post)Proyek swakelola sejumlah Sekolah Dasar (SD) yang digulirkan Pemkab Klungkung melalui Dinas Pendidikan memunculkan desas-desus negatif. Pasalnya, ditengarai adanya permainan dalam pelaksanaan. Hal serupa juga tertuju pada proyek Penunjukan Langsung (PL). Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (5/9) kemarin proyek swakelola tahun ini dianggarkan Rp 3,8 miliar lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Silpa DAK. Itu sebagian besar digunakan untuk rehabilitasi ruang kelas. Beberapa di antaranya, SDN 3 Tihingan senilai Rp 230 juta, SDN 3 Getakan Rp 275 juta, SDN 3 Semarapura Kelod Rp 230 juta, dan SDN 5 Ped Rp 240 juta. Di tengah anggaran yang cukup besar, dalam menggulirkan proyek ini, muncul desas-desus yang tidak mengenakan di lapangan. Dinas Pendidikan ditengarai telah menentukan pelaksana yang terlibat dalam pengerjaan. Cara ini dikemas rapi. Pelaksana dengan panitia sekolah tidak menyertakan kontrak secara tertulis. Hal tersebut

secara otomatis menjadikan proyek tersebut seolah-oleh hanya dikelola langsung panitia. Tak hanya swakelola. Proyek PL dengan anggaran Rp 4,3 miliar yang bersumber dari APBD juga ditengarai demikian. Penentuan pelaksana tidak dilakukan secara profesional. Hal tersebut dibantah keras Kepala Dinas Pendidikan Dewa Gede Darmawan. Dijelaskan, proyek swakelola dikelola panitia sekolah. Dinas hanya menjalankan fungsi kontrol. “Kalau konsultan pengawas, Disdik yang menyiapkan,” tegasnya didampingi Kasi Sarana Prasarana Nyoman Sukadana. Sementara itu, khusus untuk PL, penunjukan rekanan berdasarkan profil. Bahkan, dinyatakan dalam pengerjaan proyek, pihaknya tak terlalu masuk sampai ke hal teknis. Yang ditekankan hanya pengerjaan bisa tepat waktu dan tidak mengurangi kualitas. “Itu saja prinsipnya,” katanya. Sukadana menambahkan, konsultan pengawas yang disediakan Dinas Pendidikan masuk dalam kepanitiaan yang dibentuk sekolah. Hanya tidak sebagai ketua. (kmb45)


Rabu Wage, 6 September 2017

BULELENG

11

BPBD Siapkan Santunan untuk Korban Singaraja (Bali Post) – Kondisi tragis yang dialami keluarga korban almarhum Ketut Sutarsana, warga Banjar Dinas Alas Sari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, mengundang simpati jajaran Pemkab Buleleng. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah sedang memfasilitasi agar keluarga almarhum mendapat santunan dari pemerintah daerah. Santunan ini diharapkan dapat meringankan beban penderitaan yang dialami keluarga korban. Apalagi, keluarga korban Sutarsana merupakan warga kurang mampu. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur, Selasa (5/9) kemarin, mengatakan kejadian yang menimpa almarhum Sutarsana dan Komang Kardiasa memang tidak bisa diprediksi sebelumnya. Untuk itu, kejadian tragis yang dialami korban sebagai pengalaman dan ke depan diharapkan tidak terjadi hal serupa. Sebagai wujud kepedulian dan simpati terhadap keluarga korban, BPBD saat ini sedang memfasilitasi agar keluarga korban mendapat santunan dari pemerintah. Saat ini, permohonan santunan sebesar Rp 15 juta sedang diajukan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali. Permohonan ini masih menunggu persetujuan yang dipastikan dalam waktu dekat ini sudah terealisasi. “Setelah kami melakukan evakuasi dan memang keluarga korban terutama almarhum Sutarsana merupakan keluarga kurang mampu. Kami sudah mengusulkan ke provinsi dan mudah-mudahan santunan segara disetujui untuk meringankan kebutuhan keluarga korban yang ditinggalkan,” katanya. Sebelumnya, pihak RSUD Buleleng yang sekarang merawat korban luka-luka, Komang Kardiasa, juga menjamin akan menanggung biaya perawatan dan obat-obatan yang diperlukan. Kepastian pembebasan biaya perawatan dan obat ini, setelah pihak rumah sakit menerima dokumen persyaratan pasien yang sekarang dirawat menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Dengan demikian, perawatan dan biaya obat akan diklaim oleh pemerintah. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Buleleng Gede Komang saat dihubungi juga menyatakan keprihatinannya atas kejadian yang dialami kedua korban. Dinsos juga merencanakan akan menyerahkan bantuan paket sembako untuk korban pencari batu pilah yang tertimbun pada Minggu (3/9) lalu sekitar pukul 15.00 Wita tersebut. Diakuinya, bantuan paket sembako ini nilainya mungkin tidak terlalu besar. Akan tetapi, bantuan seperti ini merupakan wujud kepedulian dan rasa prihatin yang mendalam atas kejadian yang dialami korban dan keluarga yang ditinggalkan. “Kami juga akan menyerahkan bantuan paket sembako untuk korban. Paling tidak dengan bantuan yang kami serahkan itu bisa sedikit meringankan kebutuhan keluarga korban yan ditinggakan,” jelasnya. (kmb38)

BATU PILAH – Lokasi penggalian batu pilah di Dusun Alas Sari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula.

Bali Post/kmb38

Terkait Galian Batu Pilah di Pacung

Dinas PU-PR Hanya Berikan Pembinaan Teknis Singaraja (Bali Post) – Aktivitas penggalian batu pilah di Dusun Alas Sari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula sudah berlangsung sejak lama. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng hanya memberikan pembinaan terhadap warga yang menggali batu pilah di kawasan tersebut. Terkait izin, PU-PR menyebut dulu menjadi kewenangan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Buleleng. Tetapi, perizinan itu kini diambil alih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Kepala Dinas PU-PR Buleleng Nyoman Suparta Wijaya, Selasa (5/9) kemarin, mengatakan sejak munculnya aktivitas penggalian batu pilah di desa tersebut,

Dinas PU-PR selalu melakukan pemantauan. Waktu itu, pemerintah sudah memberikan pembinaan secara rutin terhadap warga yang menggeluti profesi sebagai pencari batu pilah untuk dijual ke beberapa daerah di Bali. Pembinaan ini menyangkut teknis penggalian menyesuaikan dengan kondisi real di lokasi galian. Setiap pembinaan pihaknya mengingatkan agar para penggali memerhatikan kondisi galian jangan sampai membahayakan keselamatan. Terutama pada lokasi galian yang agak terjal dan berbukit tanahnya akan mundah longsor. “Sejak ada penggalian itu, Dinas PU-PR membina para pencari batu pilah agar memerhatikan lokasi agar tidak membahayakan penggali itu sendiri.

Terutama di lokasi galian yang terjal dan berbukit, tanahnya bisa saja longsor. Makanya kita ingatkan bagaimana teknik penggalian yang aman,” katanya. Terkait izin, Suparta Wijaya mengatakan, sebelum diserahkan kepada Pemprov Bali, izin penggalian material yang masuk golongan C memang dikeluarkan di kabupaten. Tetapi sekarang, kewenangan penerbitan izin tersebut sudah diambil alih pemprov, sehingga Dinas PUPR tidak memiliki kewenangan terkait perizinan galian batu pilah termasuk galian lain di Buleleng. “Biar tidak salah, kita tidak lagi menerbitkan izin galian material golongan C termasuk batu pilah. Sekarang, itu ada di provinsi, mungkin soal izin

galian itu bisa dicek ke pemprov,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pencarian batu pilah di Dusun Alas Sari Desa Pacung, Kecamatan Tejakula berlangsung sejak 1980. Tidak diketahui seperti apa asal mula penggalian batu pilah yang tetap ramai dicari untuk bahan bangunan. Warga Banjar Dinas Alas Sari sendiri menjadikan pekerjaan pencarian batu pilah ini sebagai penghasil utama keluarga. Biasanya, penggali ini dipekerjakan oleh pemilik tanah atau ada pihak yang mengontrak lahan yang memang terdapat batu pilah. Dari pekerjaan itu, mereka mendapat penghasilan untuk menghidupi keluarga mereka. Situasi penggalian yang

Tangani Aset yang Dikuasai Mantan Pejabat

tadinya berjalan seperti biasa, belakangan terhenti menyusul peristiwa tertimbunnya dua pencari batu pilah pada Minggu (3/9) sekitar pukul 15.00 Wita. Ketut Sutarsana tewas di tempat kejadian saat mencari batu pilah di lahan yang dikontrak oleh keluarganya. Sementara Komang Kardiasa juga tertimbun akibat bongkahan batu yang ambruk. Beruntung, Kardiasa selamat dari maut. Dia pun mengalami patah tulang pada paha, betis, dan jari kaki kanan. Selain itu, Nengah Bangkit yang ikut mencari batu pilah juga selamat. Dia tidak luka sedikit pun karena saat kejadian dia mengangkut batu yang berhasil diambil oleh Sutarsana dan Kardiasa. (kmb38)

BKD Proses Penerbitan SHP Atas Nama Pemkab

Singaraja (Bali Post) – Keberadaan aset milik pemerintah yang masih dikuasai mantan pejabat atau ahli warisnya, mulai ditata Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng. Aset tersebut saat ini sedang dibuatkan Sertifikat Hak Pakai (SHP) atas nama Pemkab Buleleng. Dari proses ini, jika pemkab akan menggunakan aset tersebut untuk gedung kantor atau fasilitas lain, maka aset tersebut akan ditarik. Sebaliknya, pihak yang menguasai aset tersebut diminta mengajukan permohonan secara tertulis kepada pemerintah daerah.

Made Subur

Bali Post/kmb38

Nelayan Diingatkan Waspada Angin Kecang Singaraja (Bali Post) Cuaca di perairan Buleleng mulai menunjukkan tandatanda tidak bersahabat. Sejak beberapa hari terakhir, angin bertiup kencang. Terkait dengan itu, nelayan di daerah ini diingatkan selalu waspada. Demikian juga kapal ikan menuju Sapeken, Madura Jawa Timur diharapkan tidak memaksakan belayar jika cuaca tidak bersahabat. Angin bertiup kencang terjadi sejak siang hingga sore hari. Seperti biasa pada jam-jam seperti ini, nelayan tradisional mulai menurunkan jaring di laut lepas. Selain itu, pada siang hari biasanya nelayan yang pergi melaut dini hari, akan kembali ke daratan. Demikian juga kapal ikan dari Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Desa Sangsit menuju Sapeken memulai pelayarannya saat sore atau malam hari. Dalam situasi cuaca yang tidak menentu ini, jika tidak waspada, tidak menutup kemungkinan terjadi kecelakaan di laut. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Buleleng mulai menyebarkan imbauan kepada kelompok nelayan (KN) di Buleleng. Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur, Selasa (5/9) kemarin, mengatakan imbauan waspada cuaca ekstrem ini disebarkan melalui kecamatan dan diteruskan ke pengurus KN di Bali Utara. Pada intinya, imbauan itu mengingatkan nelayan atau kapal ikan waktu pelayaran pada cuaca yang baik. Di samping itu, mesin dan perlengkapan pada kapal perlu dicek dengan baik untuk memastikan bahwa semua peralatannya berfungsi dengan baik. Dengan peningkatan kewaspadaan ini, Subur berharap kejadian kecelakaan laut atau bencana lain bisa dicegah sejak dini. “Nelayan atau anak buah kapal (ABK) yang berlayar melalui Sangsit ke Madura untuk sementara memastikan cuaca mendukung pelayaran. Demikian pula warga yang tingga di tepi laut agar waspada karena tidak diprediksi angin tibatiba bertiup sangat kencang,” katanya. Menurut mantan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) ini, berdasarkan informasi ramalan cuaca yang diterimanya mulai bulan ini hingga Desember mendatang, cuaca angin kencang akan terjadi di daerah pesisir laut. Apalagi, seiring datangnya musim keramau panjang, biasanya disertai angin bertiup kencang pada waktu tertentu. “Kami rutin meminta informasi cuaca dan berbekal ha itu kami melakukan pencegahan, sehingga daerah rawan terdampak akibat angin kencang di pesisir pantai bisa dicegah jangan sampai menelan korban baik material maupun korban jiwa,” jelasnya. Selain ancaman di daerah pesisir, musim angin kencang ini juga rawan memicu tumbangnya pohon perindang di ruas jalan protokol di Bali Utara. BPBD belakangan ini juga sudah melakukan pendataan lokasi pohon perindang yang rawan tumbang. (kmb38)

Kepala BKD Buleleng Bimantara, Selasa (5/9) kemarin, mengatakan dari penelusuran yang sudah dilakukan ditemukan beberapa aset milik pemerintah yang masih ditempati mantan pejabat atau ahli waris. Aset itu seperti rumah dinas (rumdin) Departemen Perindustrian seluas 3.480 meter persegi. Aset yang berlokasi di Jalan Tunjung, Kelurahan Kaliuntu, Singaraja ini ditempati 11 penghuni mantan PNS bersama ahli waris. Selanjutnya, rumdin di sebelah timur Kantor Badan Pusat Statistik seluas 1.000 meter persegi. Aset ini sejak lama dibiarkan terbengkalai. Selain itu, rumdin RSUD Buleleng di Jalan Gunung Agung Banjar Tegal dengan luas 600 meter persegi hingga sekarang ditempati oleh dokter. Rumdin di Jalan Bisma ditempati mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) seluas 450 meter persegi. Rumdin di Jalan

Wijaya Kusuma ditempati mantan Kadisdukcapil luas 455 meter persegi. Secara keseluruhan BKD telah memproses penerbitan SHP atas nama pemkab. Beberapa rumdin yang masih ditempati mantan pejabat, BKD masih mengumpulkan dokumen terkait historis kepemilikan, karena dokumen penting itu ikut terbakar pada peristiwa amuk masa 1999 silam. “Kami sudah melakukan penelusuran dan khusus untuk rumdin yang masih ditempati itu kita masih kumpulkan dokumennya,” katanya. Menurut Bimantara, setelah terinventarisasi, pemkab akan menyurati masing-masing penghuni atau pihak yang ingin memanfaatkan rumdin agar melengkapi dokumen permohonan kepada pemkab. Hal ini penting untuk dapat melakukan penataan pengelolaan aset sesuai Permendagri No. 19 Tahun 2016. Selanjutnya, permohonan itu

dikaji apakah dalam bentuk sewa atau model pemanfaatan lainnya. Sementara jika pemkab memerlukan aset dimaksud untuk dipergunakan kepentingan umum, pemkab akan memanfaatkan tanah dan bangunan tersebut. “Kita ketahui bersama memang lahan untuk gedung kantor masih kurang. Untuk itu, kita terus mendata dan kalau memang diperlukan akan ditarik dan bagi yang masih memanfaatkan silakan mengajukan permohonan pemanfaatan dan kita kaji terutama menyangkut sewa atau ada kebijakan lain,” tegasnya. Di tempat terpisah, Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. mengatakan, keberadaan aset sekarang ini masih perlu dimutakhirkan. Hal ini karena dokumen termasuk pemanfaatan asetnya kebanyakan belum jelas. Untuk itu, pemerintah belakangan ini terus mendata agar memiliki data yang aku-

Bimantara rat. Berbekal data tersebut, pemkab akan mengambil kebijakan untuk memanfaatkan aset sesuai kebutuhan. “Ini sedang berproses dan data aset dan dokumenya penting. Apalagi, pemerintah sekarang memiliki kebijakan

Bali Post/kmb38

untuk menata gedung kantor, sehingga aset yang masih tidak dimanfaatkan itu akan bisa memenuhi kebutuhan lahan untuk instansi yang belakangan belum memiliki gedung kantor yang representatif,” tegasnya. (kmb38)

Tiga Puluh Duktang Terjaring Razia

Bali Post/kmb38

RAZIA - Tim gabungan terdiri atas pecalang, linmas, polisi, dan TNI menggelar razia kependudukan di Kelurahan Penarukan, Selasa (5/9) kemarin.

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 30 orang penduduk pendatang (duktang -red) di Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng terjaring razia kependudukan Selasa (5/9) kemarin. Tim gabungan terdiri atas pecalang, linmas, polisi, dan TNI, menggelar razia sejak pukul 06.00 Wita. Saat razia berlangsung, kebanyakan duktang belum memulai aktivitasnya. Dalam razia itu, petugas meminta duktang yang menempati rumah kos tersebut menunjukkan kartu identitas diri yang sah. Dari seluruh sasaran razia, duktang memang telah memiliki KTP. Tetapi, 30 duktang luar Bali yang belum mengantongi surat izin lapor diri ke Kantor Kelurahan Penarukan. Atas pelanggaran administrasi kependudukan itu,

petugas membina puluhan duktang tersebut di kantor lurah setempat. Petugas kelurahan pun menyarankan mereka melengkapi surat izin lapor diri sebagaimana diamanatkan dalam peraturan yang berlaku. Lurah Penarukan Gusti Made Oka mengatakan, secara kontinu pihaknya akan melakukan razia kependudukan di wilayahnya. Kegiatan ini untuk mengantisipasi munculnya penduduk ilegal yang bermukim di Penarukan dan sekitarnya. “Kami tidak melarang orang tinggal di daerah kami, tapi karena ini ada regulasi maka setiap duktang wajib lapor diri ke kelurahan. Kalau tidak diawasi kami khawatir munculnya duktang liar tinggal di daerah kami. Razia seperti ini kami gelar secara berkelanjutan,” jelasnya. (kmb38)


JEMBRANA

12

Rabu Wage, 6 September 2017

Pelaku Utama Penebas Dagang Buah Masih Diburu Motifnya Diduga Asmara

Negara (Bali Post) Anggota Polsek Kawasan Laut Gilimanuk mengamankan dua pria berinisial Sml (28) dan Smr (37) asal Kecamatan Sampang, Madura di loket tiket Pelabuhan Gilimanuk. Mereka diduga mengetahui kasus penebasan dagang buah keliling, Syarif (49), di Jalan Tukad Badung X, Denpasar Selatan (Densel), Senin (4/9) pukul 12.30 Wita. Sedangkan pelaku utama sedang diburu dan motifnya diduga asmara. Kapolsek Denpasar Selatan (Densel) Kompol Indrajaya saat dikonfirmasi, Selasa (5/9) kemarin, mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan. “Belum, baru pemeriksaan saksi-saksi,” tegasnya. Sementara menurut petu-

gas Polresta Denpasar, Sml dan Smr masih ada hubungan keluarga dengan korban. Mereka mengaku mengantar kedua pelaku ke TKP. Selain itu mereka juga melihat saat korban ditebas. “Pelaku utamanya dua orang. Identitasnya sudah diketahui, sekarang tinggal melacak keberadaannya. Kedua pria yang diamankan itu masih saksi, tapi statusnya bisa berubah,” kata petugas yang enggan disebut identitasnya ini. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Mulyadi, seizin Kapolsek Kompol I Nyoman Subawa mengatakan, anggotanya curiga terhadap Sml dan Smr saat melakukan pengecekan surat kendaraan sebelum

masuk loket tiket Pelabuhan Gilimanuk. Selanjutnya mengamankan kedua orang dan diperiksa di Mapolsek Kawasan Laut Gilimanuk. AKP Mulyadi berkoordinasi dengan Polsek Densel terkait diamankannya kedua orang yang diduga ada hubungan dengan kasus penganiayaan di Renon tersebut. “Kedua orang tersebut langsung dijemput oleh anggota Polsek Densel,” tegas Mulyadi. Seperti diberitakan, pedagang buah keliling, Syarif (49), ditebas hingga luka parah di kepalanya di Jalan Tukad Badung X, Densel, Senin (4/9) lalu. Pelakunya tiga pria tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor. Selanjutnya korban dibawa ke RSUP Sanglah oleh warga. (kmb36/kmb26)

TIMBA – Salah satu warga di Air Anakan, Banyubiru menimba air sumur yang keruh dan berbau.

Bali Post/olo

Diduga Dampak dari Limbah Pabrik

Air Sumur di Banyubiru Keruh dan Bau

Negara (Bali Post) – Sejumlah warga di sekitar pabrik di Dusun Air Anakan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara mengeluhkan air sumur yang kering. Mereka menduga air dari tanah itu terdampak dan tercemar dari aktivitas pabrik. Selain menyusut, air yang ada di sumur juga keruh dan berbau.

Bali Post/olo

SIDAK – Wabup Jembrana I Made Kembang Hartawan saat sidak di Puskesmas Mendoyo, Selasa (5/9) kemarin.

Sidak Pelayanan di Puskesmas

Wabup Minta Berikan Informasi Detail kepada Pasien Negara (Bali Post) Pelayanan kesehatan kepada masyarakat menjadi sorotan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Apalagi saat ini sejumlah program seperti dana tanggungan kelas III dan dana penunggu pasien telah digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana untuk meringankan beban masyarakat. Salah satu kendala yang masih perlu dibenahi adalah terkait pelayanan terhadap pasien, baik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun Puskesmas. Untuk memastikan pelayanan, Wabup Kembang melakukan sidak di Puskesmas Mendoyo, Selasa (5/9) pagi kemarin. Dalam sidak itu, Wabup Kembang mengimbau supaya pelayanan terhadap pasien di puskesmas dilaksanakan sesuai SOP

(Standar Operating Procedur) dan detail. Sering kali pasien yang datang tidak tahu apa yang harus dilakukan, apalagi mereka baru pertama kali berobat ke puskesmas. Di sinilah pentingnya pelayanan kepada masyarakat tanpa memandang siapa pun. “Dalam melayani yang baru tiba, penerima pasien harus bertindak sesuai prosedur. Berapa menit standar pelayanannya, bagaimana detail pelayanannya dan harus ramah terhadap pasien yang berobat,” tegasnya. Karena itu pihaknya meminta agar informasi yang diberikan harus detail. Misalnya, setelah tahap mendaftar pasien harus ke ruangan mana, dan hal ini perlu adanya keaktifan dari petugas untuk memberikan pelayanan. “Bila perlu pasien diantarkan dan juga aktif memberikan

Tak Sesuai Dokumen

informasi mengenai programprogram kesehatan Pemkab Jembrana,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut Wabup Kembang mewantiwanti supaya dalam melayani pasien, keramahan haruslah ditonjolkan. Menurut Kembang, sering kali pasien yang datang dalam keadaan panik, di sanalah keramahan dan senyum itu dibutuhkan. “Saya tidak meragukan hard skill dari para petugas, namun dalam soft skill melayani pasien para petugas perlu belajar banyak,” terangnya. Selain itu, Wabup Kembang mengimbau agar petugas puskesmas juga aktif mensosialisasikan pencegahan penyakit daripada mengobati. Begitu juga aktif mensosialisasikan penggunaan BPJS yang bisa digunakan untuk pencegahan penyakit. (kmb26)

Beberapa warga, Selasa (5/9) kemarin, mengaku kondisi ini sudah mereka alami sejak setahun terakhir. Salah seorang warga, Aisyah, mengaku air sumur di rumahnya kini sudah keruh dan berbau. Ketika digunakan untuk mandi misalnya, berdampak pada kulit hingga gatal-gatal. Diduga air sumur menjadi keruh dan berbau lantaran dampak dari limbah pabrik di desa setempat. Warga sempat mengeluh-

kan hal tersebut ke pihak pabrik, lantas diberikan air bersih. Tetapi menurutnya itu tidak setiap hari, sehingga warga harus membeli air galon untuk keperluan air bersih. Kondisi serupa juga terjadi di sumur milik Hasan Maruf. Air yang diambil dari sumur berbau kurang sedap. Selain itu juga tidak lagi bening seperti semula, melainkan menghitam. Warga pun enggan menggunakan air sumur tersebut karena

Cegah Pungli, Tim Kakorlantas Survei Pelayanan SIM Negara (Bali Post) Pelayanan SIM di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jembrana disurvei tim dari Korlantas Mabes Polri belum lama ini. Tim secara acak melakukan pendataan kepuasan masyarakat Jembrana tentang pelayanan SIM. Upaya ini merupakan salah satu cara untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya pungutan liar (pungli) dalam pelayanan serta melihat secara lang-

sung mekanisme pelayanan SIM di Polres Jembrana. Survei dilakukan tim dari Korlantas, yakni Kompol Anton Elfrino dan Dr. Dahlan Ali, Konsultan Peneliti dari Pusat Studi Ilmu Kepolisian. Tim juga didampngi Kasi SIM Dit. Lantas Polda Bali Kompol I Made Sunarsa dan Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Nyoman Sukadana. Selain melakukan survei secara langsung kepada

2,5 Ton Daging Diamankan di Gilimanuk Negara (Bali Post) – Lantaran tak sesuai dengan dokumen karantina yang dibawa, satu unit truk yang mengangkut jeroan ayam diamankan di Gilimanuk, Selasa (5/9) kemarin. Truk boks nomor polisi S 9897 UW dengan tujuan Denpasar itu diketahui dokumen tidak sesuai, setelah petugas melakukan pemeriksaan rutin di Pos II pintu masuk Bali. Dari informasi petugas, polisi mengamankan truk bermuatan 2,5 ton yang terdiri dari daging ayam, kikil, dan jeroan ini sekitar pukul 08.15 Wita. Saat itu truk yang dikemudikan D. Kusumana (25) asal Jombang itu sempat menyodorkan dokumen barang

bawaan serta surat kelengkapan berkendara. Namun, saat petugas mencocokan barang bawaan dengan dokumen yang disodorkan, ternyata berbeda. “Dalam dokumen itu tercantum hanya daging ayam. Sementara yang diangkut juga ada jeroan dan daging ayam,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP Komang Mulyadi seizin Kapolsek Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa. Setelah berkoordinasi dengan petugas Karantina Gilimanuk, semestinya untuk dokumen kikil dan jeroan ayam berbeda dengan daging ayam. Bisa juga dicantumkan dalam satu dokumen namun

Bali Post/olo

PERIKSA - Petugas dari Polsek Kawasan Laut Gilimanuk memeriksa barang yang diangkut truk dan diketahui dokumennya tidak sesuai.

dari karantina asal. Lantaran barang tersebut tidak dilengkapi dokumen atau sertifikat kesehatan karantina yang sah, polisi selanjutnya menyerahkan ke Kantor Karantina hewan untuk proses lebih lanjut. Dari keterangan pengemudi, daging ayam ini dikirim dari CV WSF Jombang, Jawa Timur. Dalam seminggu, biasanya kiriman bisa dua kali masuk ke Bali. (kmb26)

Telepon Penting jembrana

RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087

tak layak pakai. Kepala Desa Banyubiru, Masturi saat dikonfirmasi membenarkan adanya keluhan warga terkait air sumur yang keruh dan bau. Warga menduga penyebabnya dari limbah pabrik sekitar. Tetapi pihak desa akan mengecek terlebih dahulu. Apabila memang benar, maka akan melakukan pemanggilan dan mediasi pengelola dengan warga. “Segera kami tindak lan-

juti keluhan masyarakat ini. Kita akan lakukan peninjauan dan pemanggilan. Jika teguran kami tidak diindahkan, kami akan lakukan tindakan lebih tegas” terangnya. Sementara dari informasi warga, di dalam areal pabrik itu juga terdapat sumur bor yang digunakan untuk keperluan pabrik. Mereka khawatir air tersedot untuk keperluan pabrik. Belum diketahui apakah sudah berizin atau tidak. Warga berharap agar permasalahan mereka bisa ditindaklanjuti, apalagi saat ini sudah mulai masuk musim kemarau. (kmb26)

Bali Post/olo

SURVEI – Sejumlah anggota dari Kakorlantas Mabes Polri saat melakukan survei terkait pelayanan SIM di Satlantas Polres Jembrana.

masyarakat di lapangan, tim juga mengundang FGD (Forum Group Discussion) sebanyak 50 orang atau responden yang pernah membuat SIM dalam kurun waktu satu tahun. Mereka menjadi narasumber dan dikumpulkan di aula Polres Jembrana. Tim juga melakukan survei langsung di loket pelayanan SIM Satlantas Polres Jembrana. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Sukadana mengatakan upaya ini

merupakan salah satu penjabaran program quick wins Kapolri yang sedang berjalan. Bertujuan untuk meningkatkan pelayanan SIM di Satuan Lalulintas Polres Jembrana serta meningkatkan pelayanan Polri yang Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter). “Harapannya kepada masyarakat pemohon SIM yang bebas calo dan tidak adanya pungli dalam pelayanan penerbitan SIM,” tandasnya. (kmb26)


Rabu Wage, 6 September 2017

13

KARANGASEM

Turis Belanda Nyaris Dihakimi Massa Kerap Berulah, Diamankan di Mapolsek Abang

Amlapura (Bali Post) -

Bali Post/kmb31

PENGHARGAAN - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat memberikan penghargaan kepada Kepala SMPN 2 Amlapura, belum lama ini.

Lomba Tata Kelola Mutu Sekolah

Kepala SMPN 2 Amlapura Tembus Finalis Nasional Amlapura (Bali Post) Kepala SMPN 2 Amlapura I Wayan Gede Suastika, S.Pd., M.Si. menembus finalis tingkat nasional dalam lomba tata kelola mutu sekolah tahun ini. Dia mencapainya melalui proses seleksi ketat dari pemerintah pusat dalam beberapa tahap. Capaian itu diapresiasi Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, karena telah berupaya maksimal tampil di kancah nasional. Sebelum menembus finalis nasional, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI melakukan seleksi ketat. Setelah lolos tahap pertama, tim pusat ini datang ke sekolah untuk melakukan penilaian langsung dalam berbagai aspek. “Dari 514 sekolah tahap pertama, lolos 152 sekolah setelah seleksi tahap kedua. Setelah penilaian selama seminggu, tersaring kembali jadi 102 sekolah. SMPN 2 Amlapura salah satunya,” kata Wakasek Kesiswaan SMPN 2 Amlapura I Wayan Widnyana saat ditemui di sekolah setempat, Selasa (5/9) kemarin. Proses penilaiannya meliputi sistem yang diterapkan dalam pengelolaan sekolah yang mengacu pada delapan standar pendidikan. Proses penilaiannya itu sangat detail. Satu item banyak standar penilaiannya. Jika ditotal ada 140-an item penilaian. Delapan Standar Pendidikan Nasional yang dapat dijadikan rujukan penilaian untuk mengukur kinerja sekolah itu. Antara lain: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan. Proses penilaian itu dilakukan dengan detail. Tujuannya agar hasilnya nanti benar-benar memperlihatkan gambaran riil dari sekolah yang dinilai. Setelah lolos seleksi tahap ketiga, Kepala SMPN 2 Amlapura mewakili sekolah melakukan presentasi di Kemendikbud RI selama tiga hari, dari 7 - 10 Agustus lalu. Hasilnya, Kepala SMPN 2 Amlapura mampu menjadi finalis di tingkat nasional. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengapresiasi capaian itu. Bupati memberikan penghargaan kepada Kepala SMPN 2 Amlapura saat malam penutupan pameran HUT ke-72 Kemerdekaan RI, belum lama ini. “Masih banyak yang harus kami benahi. Semoga capaian ini bermanfaat, demi proses edukasi yang semakin dinamis,” kata I Wayan Gede Suastika, S.Pd., M.Si. Sebelumnya, SMPN 2 Amlapura menjadi satu dari tiga sekolah yang mewakili Bali pada proses penilaian sistem tata kelola mutu sekolah tingkat nasional tahun ini, bersama SMPN 1 Gianyar, dan SMPN 1 Singaraja. Usai tampil di tingkat nasional tahun ini, Suastika menegaskan akan terus berbenah di SMPN 2 Amlapura. Itu dilakukan untuk memenuhi kriteria delapan pendidikan nasional itu. “Menjadi yang terbaik tingkat nasional memang tidak mudah. Tetapi bukan berarti tidak mungkin. Yang harus dilakukan sekarang adalah terus berbenah, memperbaiki kekurangan kita. Kekurangan yang paling terlihat adalah kondisi infrastruktur dan pengelolaan informasi sekolah melalui website. Kita akan terus berupaya menjadi lebih baik,” tegasnya. (kmb31)

Dua orang turis Belanda yang merupakan bapak dan anak, Alexander Bernadus C. Hock (73) dan AC (17), nyaris dihakimi warga dan pelaku wisata di Pantai Jemeluk, Abang. Pemilik Vila Pondok Laut di Banjar Lebah, Desa Purwakerti, Abang itu sudah dikepung massa sebelum akhirnya diselamatkan anggota polisi dari Pos Subsektor Amed. Aksi massa itu terjadi Senin (4/9) sekitar pukul 16.30 Wita, di depan Vila Pondok Laut. Aksi itu merupakan puncak dari kekesalan warga atas ulah turis yang beristrikan orang Bali tersebut. Turis itu kerap berulah, terakhir sesaat sebelum aksi massa itu terjadi, dia bersama anaknya mengeroyok dua orang warga setempat tanpa alasan yang jelas. Pada Senin sore itu, usai ngamuk melakukan pengeroyokan, Alexander dan AC sempat mencoba melakukan perlawanan dengan mempersenjatai diri dengan kayu panjang. Itu pula yang membuat massa beringas. Untungnya emosi warga bisa diredam dan membiarkan polisi mengevakuasi Alexander dan anaknya ke Mapolsek Abang. Proses evakuasi itu dipimpin langsung Kapolsek AKP I Nengah Sugita Yasa. Setelah menjalani proses penyidikan, per Selasa (5/9) kemarin, Polsek Abang menetapkan kedua itu sebagai tersangka pengeroyokan. Informasi yang dihimpun, Senin sore itu Alexander dan anaknya menyerang dua orang warga Banjar Lebah yang sedang bekerja memindahkan tumpukan bambu yang berada di pinggir Jalan Raya Amed, di seberang Vila Pondok Laut. Kedua korbannya adalah I Wayan Sudarma Alit (41) dan anaknya I Gede Sudarma Yasa (19). Keduanya akan memindahkan bambu-bambu itu yang akan digunakan memperbaiki rumah mereka. Rumahnya berjarak sekitar 300 meter dari Vila Pondok Laut. Serangan pertama dilancarkan AC terhadap Sudarma Alit. Remaja tinggi kurus itu mulanya ngomel dengan bahasa yang tak dimengerti, lalu tanpa babibu melancarkan pukulan ke arah perut. Sejurus kemudian, Alexander yang tiba-tiba muncul dari dalam vilanya itu mengarahkan serangan kepada Sudarma Yasa yang sedang

Bali Post/kmb31

PAVING TINGGI - Batas antara paving dan jalan raya terlalu tinggi. Ini kerap menimbulkan kecelakaan, khususnya saat malam hari.

Bali Post/kmb

NYARIS DIHAKIMI MASSA - Dua orang turis Belanda yang nyaris dihakimi massa karena kasus pengeroyokan diamankan di Mapolsek Abang. mengikat bambu. Alexander melepaskan satu kali pukulan ke wajah hingga membuat hidung dan mulut remaja itu berdarah. Usai menyerang Sudarma Yasa, Alexander kemudian membantu anaknya melanjutkan serangan terhadap Sudarma Alit. Satu kali pukulannya juga bersarang di bagian mulut hingga akhirnya membuat nelayan itu tersungkur bersama bambu yang dipikulnya. Warga yang sejak awal memang tidak senang dengan sikap temperamental keluarga turis itu langsung berdatangan. Namun, aksi main hakim sendiri tak terjadi karena Alexander dan AC buru-buru kabur ke vilanya. Massa menjadi beringas karena kemudian bapak dan anak itu datang menemui massa membawa senjata tongkat kayu. Kapolsek Abang AKP Sugita Yasa menegaskan kedua turis itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman 5,5 tahun penjara. Untuk proses hukum lebih lanjut, Polsek hanya melakukan penahanan terhadap Alexander, sedangkan AC akan dititipkan kepada ibunya karena masih di bawah umur. Bukti Kuat Polisi berani langsung

kARANGASEM 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363 0363

21220 23222 21167 41768 23082 24187 23330 22988 21709 22110 41677 41388

0363 21791 0363 2710050 0363 21789 0363 21363

Amlapura (Bali Post) Lapangan Candrabuana sudah disulap jadi Taman Budaya. Akses jalan di sekitarnya, juga dipaving. Itu dilakukan untuk menambah kesan asri lokasi itu. Tetapi, akses jalan yang meninggi setelah dipasangi paving itu justru menimbulkan beberapa kali kecelakaan. Bahkan, korbannya ada yang sampai meninggal dunia. Pavingisasi jalan ini berulang kali menjadi keluhan warga sekitar, hingga terdengar juga di telinga anggota dewan. Salah satunya Komang Sudanta, Selasa (5/9) kemarin, mengaku menerima banyak keluhan. Persoalannya, antara akses jalan raya dengan jalan yang dipaving, terlalu tinggi, hingga mengagetkan pengendara sepeda motor yang lewat. Celakanya saat malam hari, banyak pengendara yang tidak menyadari akses jalan sudah dipaving. Sehingga banyak pengendara sepeda motor terpelanting. “Apalagi di sekitar jalan yang dipaving itu gelap. Tidak ada lampu penerangan jalan,” kata Sudanta, legislator PDI-P ini. Selain karena kondisi gelap, juga tidak ada marka jalan jelas bahwa jalan tersebut diisi paving. “Kondisi jalannya landai, dan tiba-tiba tinggi oleh paving itu sendiri, banyak yang kecelakaan di tempat itu,” ujar Sudanta. Ia berharap, agar dinas yang membidangi itu melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kondisi jalan tersebut. Terkait persoalan ini, Kepala Dinas Kebudayaan Karangasem Putu Arnawa ternyata juga beberapa kali menerima informasi, di sana sering terjadi kecelakaan. Pihaknya mengaku sudah berulang kali melakukan koordinasi dengan pihak yang mengerjakan pemasangan paving itu, sebelum kecelakaan yang menewaskan satu pengendara sepeda motor itu terjadi, belum lama ini. Namun, hingga kini belum ada upaya penanganan. Arnawa juga mengatakan, pemasangan paving itu merupakan lanjutan dari pembangunan taman budaya oleh pemerintah pusat. Untuk sementara, langkah awal yang telah dilakukan Dinas Kebudayaan meminta agar pihak Dishub Karangasem mengisi marka jalan sebagai tanda bagi pengendara. Marka jalan ini sebenarnya sudah sempat dipasang oleh Dishub, namun malah hilang. Ada juga yang dipindahkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pihaknya sudah meminta kembali agar Dishub mengisinya lagi. (kmb31)

Karangasem Gelar Puncak Karya Piodalan di Pura Jagatnatha

Telepon Penting Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen Polsek Bebandem Polsek Candidasa Polsek KP3 Padangbai Radio Suara Widya Besakih (SWIB) Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem PMI PDAM

menetapkan tersangka karena bukti-bukti pendukung sudah kuat. Selain keterangan saksi dan hasil visum, juga sudah ada pengakuan dari kedua tersangka. ‘’Tapi untuk penyidikan lebih lanjut, tersangka minta didampingi kuasa hukum. Kita masih menunggu itu,’’ jelas Kapolsek. Ketika polisi tegas, masyarakat di wilayah Jemeluk dan Amed juga ikut tegas. Mereka tak hanya menuntut proses hukum, tetapi juga bersikeras tersangka dan keluarganya harus angkat kaki dari wilayah Jemeluk dan Amed. Mereka kesal karena Alexander yang diduga punya masalah mental itu sudah berulang kali membuat kegaduhan. ‘’Hanya gara-gara asap dapur, gara-gara orang nyetel musik, dia ngamuk dan mengancam warga. Pokoknya tingkahnya sudah meresahkan. Kabarnya dia juga punya masalah serupa di Canggu (Kuta Utara - red),’’ ucap salah seorang warga. Terkait permasalahan tersebut, sore kemarin, warga Purwakerti menggelar rapat luar biasa di Balai Banjar Jemeluk. Rapat tersebut menindaklanjuti pertemuan terbatas yang dihadiri para tokoh masyarakat Purwakerti di Kantor Desa Purwakerti sesaat setelah kejadian. (kmb)

Pavingisasi Jalan Picu Kecelakaan

SEMBAHYANG – Persembahyangan bersama pada puncak karya piodalan di Pura Jagatnatha Karangasem, Selasa (5/9) kemarin. TEPAT pada Purnamaning Sasih Katiga, Selasa (5/9) kemarin, dilaksanakan puncak piodalan di Pura Jagatnatha Karangasem. Puncak piodalan yang dimulai sejak pukul 10.00 Wita di-puput oleh Ida Pedanda Gede Ketut Pinatih Pasuruan dari Geria Tengah Sibetan, Bebandem, Ida Pedanda Gede Putra Tianyar dari Geria Sindhu Amlapura dan

Ida Pedanda Gede Jelantik dari Geria Subagan, Amlapura. Piodalan dihadiri Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Sekdakab I Gede Adnya Mulyadi, para asisten, staf ahli, para Kepala OPD dan staf di lingkungan Pemkab Kabupaten Karangasem. Hadir pula suami Bupati Mas Sumatri, I Gusti Made Tusan,

unsur Forkopimda dan undangan lainnya. Prosesi upacara diawali pemujaan Ida Peranda menghaturkan sesaji piodalan, diiringi tarian Rejang Dewa, Baris dan Topeng Sidakarya. Acara dilanjutkan persembahyangan bersama yang diawali Puja Tri Sandhya, kramaning sembah dan nunas tirta lan bija. Menurut Parwartaka Karya sekaligus Sekdakab Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, piodalan ini rutin dilaksanakan tiap Purnamaning Sasih Katiga oleh Pemkab Karangasem melalui Bagian Kesra. ‘’Upacara piodalan ini untuk melakukan pembersihan dan pemasupatian kembali kesucian Pura Jagatnatha sebagai stana Sang Hyang Jagat Karana. Pura Jagatnatha yang terletak di pusat kota Amlapura menstanakan Ida Batara Jagatnatha sebagai manifestasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai penguasa jagat raya, untuk melindungi segenap buana agung. Selama ini di-empon Pemkab Karangasem dalam melaksanakan

patirtaan didukung Banjar Taman, Kelurahan Karangasem, yang merupakan lokasi Pura Jagatnatha dan Desa Adat/ Pakraman Karangasem,’’ ungkapnya. Ditambahkannya, upacara yadnya merupakan salah satu wujud persembahan tulus ikhlas melalui rangkaian candi banten dalam memuja kebesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Upacara agama ini sebagai bentuk pengamalan sradha bhakti umat yang disadari dapat menjadi momen penuh anugerah memohon perlindungan kerahayuan jagat. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri juga mengatakan upacara agama ini sebagai bentuk pengamalan sradha bhakti umat, yang disadari dapat menjadi momen penuh anugerah memohon perlindungan kerahayuan jagat. Berangkat dari makna itulah Pemkab Karangasem senantiasa memberikan perhatian besar kepada kehidupan keagamaan, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas

aspek fisik dan nonfisik dalam mengemban tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. ‘’Saya berharap seluruh umat sedharma, khususnya di Kabupaten Karangasem melaksanakan sradha bhakti-nya menghaturkan persembahan untuk memohon ke hadapan Ida Hyang Widhi Wasa, penguasa alam demesta, agar buana agung (jagat sekala) terhindar dari berbagai macam cobaan, malapetaka, bencana,’’ ujarnya. Sehari sebelum puncak karya dilakukan upacara Nedunang Ida Batara dan prosesi upacara melasti ke Pantai Ujung yang dihadiri dan diikuti seluruh jajaran pimpinan Pemkab Karangasem yang bertujuan membersihkan semua pratima yang ada di Pura Jagatnatha. Usai puncak acara aedan piodalan dilanjutkan ngaturang upacara panganyar selama lima hari, 6-10 September, sedangkan upacara masineb Senin (11/9) mendatang. (ad293)

Strategi Pengembangan Potensi Unggulan Dimatangkan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Karangasem kini sedang berupaya menyusun strategi pengembangan potensi sumber daya unggulan. Pengkajian ini dilakukan dengan destination branding, melalui proses FGD (Focus Group Discussion) hingga empat kali. Pelaksanaan FGD yang kedua, kembali berlangsung Senin (4/9), di Wantilan Pemkab Karangasem, untuk mematangkan kajian dengan menghimpun berbagai masukan dari seluruh lapisan masyarakat. Bagaimanakah solusi efektif dijadikan formulasi yang jitu terkait potensi sumber daya unggulan itu? KEPALA Bappelitbangda Karangasem I Made Sujana Erawan mengatakan, pengkajian potensi sumber daya unggulan ini akan menjadi dasar langkah pemerintah daerah dalam upaya pengembangan sebuah potensi unggulan yang dimiliki Karangasem. Sebagaimana diketahui, Karangasem memiliki banyak potensi unggulan. Tetapi, potensi-potensi itu belum tergarap maksimal kalau

enggan disebut masih tertidur. “Setelah FGD nanti, kita sudah punya rekomendasi-rekomendasi, formulasi apa saja yang bisa dilakukan untuk pengembangan potensi unggulan kita. Nanti kita punya basis data unggul dan rencana aksinya seperti apa,” kata Sujana Erawan. Tidak hanya menghadirkan seluruh pimpinan OPD, Ketua DPRD dan semua Ketua Komisi, beberapa

tokoh lainnya juga dihadirkan. Seperti dari PHRI Karangasem, PHDI, Kadin, WHDI, MMDP Karangasem, Forum Sekar, Forum Komunikasi Desa Wisata, GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) Bali, Kepala Pengelola Taman Soekasada Ujung hingga Tim Ahli Bupati. Sejumlah tokoh masyarakat bidang pendidikan, budayawan dan heritage juga diundang hadir. Selain itu, juga tokoh tokoh seperti A.A. Bagus Ngurah Agung, I Gusti Lanang Djelantik, Cokorda Sawitri, dan Ayu Bulantrisna Djelantik. “Dengan kehadiran seluruh stakeholder itu, kami harap mendapatkan berbagai masukan untuk semakin mematangkan kajian ini,” tegasnya. Bappelitbangda banyak menerima masukan dari

berbagai pihak yang hadir dalam FGD itu. Salah satunya, perihal pengelolaan kawasan Pura Agung Besakih yang paling menjadi sorotan. Meski kini sudah dikelola sebuah Badan Pengelola. Persoalan di Besakih nampak belum tuntas. Keluhankeluhan klasik masih terjadi, meski diakui sudah sedikit berkurang. “Saya ingin di Besakih itu ada satu tempat yang luas. Di sana jadi tempat orang jualan makanan, suvenir dan lainnya. Jadi, tidak berjubel di pinggir jalan,” terang salah satu peserta FGD saat memberi ide. Sujana Erawan menegaskan, masih ada dua kesempatan FGD lagi sebelum Bappelitbangda sampai pada penyusunan basis data unggul maupun rencana aksinya nanti. Pihaknya berharap penyusunan kajian strategi

pengembangan potensi sumber daya unggulan daerah maksimal, sehingga seluruh potensi milik Karangasem nantinya bisa tergarap dengan optimal. Sebelumnya, FGD yang pertama sudah berlangsung 12 Juni lalu. Saat itu, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, mengungkapkan, potensi fisik Karangasem berupa daerah pegunungan sampai daerah pesisir pantai memberi keragamanan potensi alam. Asset itu tentu saja dapat dikembangkan lebih optimal. Luas wilayah dengan ketersediaan lahan-lahan itu memberi peluang untuk dimanfaatkan secara komprehensif. Potensi nonfisik berupa sistem religi, sosial dan kegiatan budaya masyarakat yang beragam itu adalah potensi besar bagi

Bali Post/gik

FGD - Kepala Bappelitbangda bersama tokoh lainnya dalam FGD yang kedua di Wantilan Pemkab Karangasem. Karangasem untuk dikem- pariwisata. “Kita punya bangkan sebagai sebuah modal segalanya. Sekarang atraksi kearifan lokal. Ini bagaimana dikelola dengan yang tidak dimiliki daerah baik dan tepat. Pikirkan itu lainnya dalam membangun dulu,” tegasnya. (gik)


TABANAN

14

Rabu Wage, 6 September 2017

Dana Promosi Pariwisata Belum Pasti

Tabanan (Bali Post) Meski sudah terkenal, namun promosi masih tetap diperlukan untuk memopulerkan objek wisata yang ada di Tabanan. Sayangnya anggaran untuk promosi wisata ini masih belum pasti. Meski hal tersebut sudah masuk APBD Perubahan 2017. Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Tabanan I Made Yasa ketika dikonfirmasi mengaku kalau pihaknya sudah mengusulkan adanya dana promosi pariwisata Tabanan, baik nasional maupun internasional. Promosi yang dilakukan melalui liflet ataupun promosi lewat pameran dan kegiatan lainnya. Setiap tahun pihaknya selalu mengusulkan anggaran promosi. “Kami sih sudah mengusulkan di APBD Perubahan, namun tergantung hasil verifikasi nanti, apakah masih ada atau seperti apa,” ungkap Yasa. Dikatakan, promosi sangat diperlukan untuk memperkenalkan objek wisata serta mengembangkan aktivitas budaya yang dimiliki Tabanan. Keberadaan desa wisata harus terus dipromosikan melalui berbagai kegiatan pameran atau kegiatan lain yang digelar berbagai pihak. Khusus

untuk desa wisata, promosinya perlu digencarkan karena belum banyak aktivitas desa yang diketahui atau diperkenalkan ke publik, khususnya wisatawan. “Di sini peran pemerintah penting dalam kaitan membantu mempromosikan desa wisata, baik keindahan alam maupun aktivitas masyarakatnya yang bisa menarik minta wisatawan untuk datang,” katanya. Ditambahkan, tanpa adanya promosi, kata mantan Kepala BKD ini, sebagus apa pun suatu desa wisata itu dengan berbagai kelebihan dan keunikannya atau objek wisata lainnya, tamu tidak akan datang. Mereka tidak akan tahu dan para pemandu wisata tidak akan mau membawa tamunya ke lokasi yang belum diketahui kelebihan dan juga keunikannya. “Untuk memperkenalkan objek itu perlu dana untuk promosi. Mudah-mudahan dana promosi yang kami ajukan tetap ada,” pungkasnya. (kmb28) Bali Post/kmb28

DESA WISATA - Salah satu desa wisata di Belimbing Pupuan dengan panorama keindahan lahan pertanian yang tetap terjaga.

Musim Kepulangan Haji

Kewaspadaan Surveilan Ditingkatkan Tabanan (Bali Post) Musim kepulangan jemaah haji di Tabanan, meningkatkan aktivitas tenaga surveilan kesehatan di Tabanan. Bahkan pembekalan pun dilangsungkan Senin (4/9) lalu. Tujuan pembekalan ini selain mencegah terjadinya penularan kolera karena sedang merebak di tempat para jemaah haji melakukan ibadah, juga mewaspadai penyakit infeksi lain yang berpotensi terjadi KLB atau kejadian luar biasa. Kepala Bidang Penularan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan dr. I Ketut Nariana mengatakan, pembekalan yang digelar Senin lalu ini diikuti masingmasing tenaga surveilan yang ada di setiap Puskesmas Tabanan. Pada pembekalan itu diinstruksikan perlu ditingkatkan kewaspadaan yang berhubungan dengan Bali sebagai destinasi wisata yang harus menghadapi musim kepulangan haji. Ia melanjutkan, beberapa penyakit seperti rabies, flu burung maupun penyakit infeksi memicu terjadinya KLB. Agar terhindar dari hal itu, Bali sebagai destinasi wisata dievaluasi secara rutin. Menghadapi musim kepulangan haji sesuai instruski pemerintah pusat, para petugas surveilan diharapkan waspada adanya infeksi kolera yang dibawa oleh para jemaah haji itu. Sebab, di Yaman atau daerah ibadah haji saat ini sedang wabah kolera. “Mudah-mudahan tidak ada jemaah yang tertular. Pembekalan ini sebagai antisipasi agar kita tetap waspada saja,” ujarnya. Pihak Dinkes juga memberikan data jemaah haji asal Tabanan ke masing-masing surveilan, sehingga mereka bisa memantau jemaah saat pulang dari ibadah haji. “Mereka akan melakukan observasi setidaknya dua minggu, apakah jemaah yang pulang dari ibadah haji menunjukkan gejala infeksi kuman kolera atau tidak,” jelas Nariana. Perlu waktu observasi selama dua minggu, dikarenakan waktu inkubasi kuman kolera di dalam tubuh itu selama dua minggu. Adapun ciri-ciri infeksi kolera itu adalah muntah dan sering berak. Dan dari hasil pemeriksaan laboratorium positif kolera. “Jika dalam dua minggu tidak ada gejala infeksi, itu artinya aman,” ujar Nariana. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika menambahkan, setiap puskesmas memiliki satu petugas surveilan. Tugas mereka adalah memantau kasus penyakit infeksi di wilayah tanggung jawabnya, seperti kasus DBD, rabies, flu burung, JE, diare, kolera dan lainnya. Jika ditemukan, petugas wajib melaporkan kepada Dinkes sehingga bisa dilakukan penanganan dini sehingga penyakit infeksi ini tidak meluas dan menjadi KLB. (kmb24)

Banjar Tegal Baleran Di-”pelaspas” Tabanan (Bali Post ) – Setelah rampung direnovasi, bertepatan Purnama Katiga, Selasa (5/9) kemarin digelar pamelaspasan apit surang lan panyengker Balai Banjar Tegal Baleran, Dauh Peken, Tabanan. Wabup Komang Gede Sanjaya hadir pada prosesi yadnya itu. Ia memberikan apresiasi atas persatuan dan kesatuan warga yang sudah dilakukan sejak dulu, sehingga senantiasa mendukung pembangunan Tabanan Serasi. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi dan berterima kasih, karena dari tahun 2000 hingga saat ini persatuan dan kesatuan di Desa Dauh Peken sangat kompak,” ucapnya. “Pembangunan di desa ini sudah sangat bagus dan merata. Infrastuktur, fisik, gang-gang. Jika ada rencana membangun apa pun ke depannya mari kita konsepkan bersama. Pemerintah pasti akan mendukung,” janjinya. Tokoh masyarakat I Gusti Agung Made Adi Nurama melaporkan, pembangunan ini menghabiskan dana Rp 84 juta lebih, yang sumber dananya dari hibah pemkab sebesar Rp 75 juta. (kmb28)

Bali Post/kmb28

MALASPAS - Wabup Tabanan saat menyerahkan sarin canang dalam prosesi melaspas Balai Banjar Tegal Baleran.

Kesehatan LPD Penting Dijamin ”Pararem” Tabanan (Bali Post) -

Kesehatan LPD itu penting ada jaminan desa adat dengan pararem. Meski jaminan produk pararem itu fungsinya penting, hingga kini belum banyak desa adat di Kabupaten Tabanan yang sudah membuat pararem tersebut. Ketua Lembaga Pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa (LPLPD) Tabanan Dewa Astina, Selasa (5/9) kemarin berharap para bendesa adat agar membuat pararem desa, guna menjamin kesehatan kinerja LPD. “Pararem disesuaikan dengan kondisi di desa pakramannya masing-masing. Kami

dari LPLPD siap membantu memberikan gambaran secara umum untuk kemudian diadopsi sesuai kondisi di masingmasing desa pakraman itu,” ujar Dewa Astina. Ia menerangkan, garis besar pararem tersebut nantinya lebih banyak mengatur tentang keberadaan organisasi

LPD, pengurus LPD, hingga pengaturan hak dan kewajiban nasabah, termasuk juga pemberian sanksi seandainya ada nasabah yang melanggar ketentuan mengacu aturan keuangan. Nantinya ada sanksi yang sifatnya hanya normatif. Sanki itu disesuaikan aturan di desa pakraman bersangkutan. Sanksi itu tentunya lebih ringan dibandingkan sanksi hukum positif yang ada. Sejauh ini, kata Dewa Astina, masih banyak desa pakraman di Kabupaten Tabanan yang belum memiliki pararem, itu

sehingga pihaknya terus mendesak agar segera direalisasikan. Masih banyaknya desa yang belum membuat pararem, alasannya merasa ewuh pakewuh dan merasa berat membuat aturan tersebut. Karenanya pihak LPLPD akan terus melakukan pembinaan dan memberi panduan kepada para bendesa adat ini agar pararem itu bisa direalisasikan. Selain pembuatan pararem, LPLPD Tabanan juga memberi pelatihan khusus bagi bendesa adat terkait pemahaman terhadap fungsi pengawasan LPD.

Tujuannya menjamin majunya lembaga keuangan desa itu. Penyamaan persepsi terkait LPD itu, kata Dewa Astina, perlu dilakukan. Terlebih bendesa adat baru dilantik. Sebab, peran bendesa adat sebagai pengawas LPD sangat vital. Tidak semua bendesa adat memahami tentang fungsi LPD. “Penyamaan persepsi penting dilakukan, terutama bendesa adat yang baru dilantik. Sehingga mereka memahami tugasnya sebagai pengawas LPD dan mencegah polemik di kemudian hari,” ujar Astina. (kmb24)

Lupa Matikan Dupa, Rumah Terbakar Tabanan (Bali Post) Hati-hati jika hendak meninggalkan rumah usai melakukan kegiatan persembahyangan. Agar aman, jika perlu cek kembali tempat menaruh dupa itu. Sebab, bila lalai maka fatal akibatnya. Seperti yang dialami I Nyoman Sartika (52). Warga Banjar Wongaya Kelod, Desa Wongaya Gede, Penebel, Selasa (5/9) siang sekitar pukul 11.30 Wita, rumahnya hangus terbakar lantaran pemilik rumah lupa mematikan dupa yang kemudian di

tinggal untuk prosesi ngeregu saat ada upacara ngaben di desanya. Akibatnya, sejumlah barang berharga miliknya hangus. Salah satunya sertifikat tanahnya. Total kerugian mencapai Rp 30 juta. Dari sumber informasi yang diperoleh, kepulan asap pertama kali dilihat oleh saksi bernama I Ketut Suwetha (67). Menyaksikan muncul kepulan asap tidak wajar itu, saksi pun kemudian memanggil pemilik rumah dan menyampai-

kan rumahnya kebakaran. Mendapat informasi adanya kebakaran sejumlah warga pun langsung membantu memadamkan api dan secara cepat api dapat dipadamkan. “Masyarakat cukup sigap memadamkan api itu. Namun tetap tak terhindarkan api melalap satu kamar beserta isinya,” ucap saksi. (kmb28) Bali Post/kmb28

CEK LOKASI - Babinsa Desa Wongaya Gede saat mengecek lokasi kebakaran.

Warung Global

Kawal Aturan, Perlu Dikenakan Denda dan Sanksi Tegas KONSUMEN memang tidak boleh dirugikan. Sangat bagus aturan dibuat. Terpenting adalah penerapan sanksi dari aturan itu. Aturan itu harus dikawal. Mubazir sebuah aturan jika sanksinya tidak dijalankan. Kalau ada yang jual beras di luar harga yang telah ditetapkan, maka kenakan saja sanksi tegas dan jelas. Misalnya denda Rp 1 miliar, selain penjara. Nah... seperti itu baru tegas. Jangan hanya gertak sambal. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Selasa (5/9) kemarin yang membedah topik ‘’Pemkab Minta Pedagang Sembako Patuhi HET Beras’’. Program ini dipancarluaskan Singaraja FM, SWiB Amlapura, Genta Bali FM dan Swara Negara FM. Yang terpenting dalam sebuah aturan adalah penerapan dari sanksi aturan itu. Mursi di Denpasar menyampaikan, akan mubazir sebuah aturan jika sanksinya tidak dijalankan. Kalau ada yang jual diluar harga yang telah ditetapkan, maka kenakan sanksi tegas dan jelas. Misalnya denda Rp 1 miliar, selain penjara. Nah... seperti itu baru tegas. Jangan sekali-kali hanya gertak sambal saja. Bagaimana cara membedakan beras premium dan medium? Demikian pertanyaan Ugi di Tabanan, sebab secara kasat mata ia tak bisa membedakannya. Dari bentuk dan rasanya sama saja. Kalau beli beras biasanya beli yang eceran harganya 10.000/kilogram. Jadi ini bukan HET yang didapatkan. Jika konsumen menerima harga diluar HET, maka apa yang harus dilakukan? Kemana harus melapor dan apa sanksi bagi pejual itu. Nah hal seperti ini yang harus jelas. Senada dengan Werdha di Gianyar, soal perberasan ini harus diperbanyak lagi sosialisasi. Masyarakat belum semua mengetahui klasisfikasi beras mana medium dan

mana premium. Pemahaman masyarakat saat ini, beras ini baik dan kurang baik, nah itu saja. Sementara soal harga begitu juga kualitas harus sesuai. Mutu bagus tapi takarannya dikurangi.

Ia beharap pedagang sampai tingkat pengecer menyediakan timbangan. Jika tidak pas, tidak boleh sampai di tangan konsumen. Konsumen tidak boleh dirugikan. Jika konsumen dirugikan kemana

harus mengadu? Terpenting di sini apa solusinya. Kenapa ada pembedaan beras itu? Semua manusia makan nasi dari tanaman padi. Demikian Febri di Denpasar berpendapat. Apa tujuannya membedakan, masyarakat harus tahu. Baik kaya maupun miskin sama– sama makan nasi. Karena nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Karena itu, tidak usah ada pembedaan mestinya. Bila perlu pemerintah memberikan subsidi

karena beras merupakan makanan pokok. Bagi Suardana di Tabanan tidak masalah jika beras itu harganya tinggi. Terpenting beras itu tetap ada di pasarannya. Ia juga tak perduli beras kelas medium, premium atau kelas lainnya. Jangan hanya karena ada beras oplosan, pengawasan dilakukan. Apalagi ada oknum penjual yang melampaui HET. Mereka itu memang harus diberikan sanksi tegas. (sikha)


15

Rabu Wage, 6 September 2017 Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa --------------- Grup C ------------------------------------------------Azerbaijan Jerman Irlandia Utr.

vs vs vs

San Marino Norwegia Rep. Ceko

1. Jerman 2. Irlandia Utr. 3. Azerbaijan 4. Rep. Ceko 5. Norwegia 6. San Marino

8 6 3 2 2 0

0 1 1 3 1 0

8 8 8 8 8 8

0 1 4 3 5 8

35-2 16-2 8-12 10-9 8-16 2-38

5-1 6-0 2-0

24 19 0 9 7 0

--------------- Grup E ------------------------------------------------Armenia Montenegro Polandia

vs vs vs

Denmark Rumania Kazakhstan

1. Polandia 2. Montenegro 3. Denmark 4. Rumania 5. Armenia 6. Kazakhstan

6 5 5 2 2 0

1 1 1 3 0 2

8 8 8 8 8 8

1 2 2 3 6 6

18-11 18-7 18-7 8-8 8-19 4-22

1-4 1-0 3-0 19 16 16 9 6 2

--------------- Grup F -------------------------------------------------Inggris Skotlandia Slovenia 1. Inggris 2. Slovakia 3. Slovenia 4. Scotland 5. Lithuania 6. Malta

8 8 8 8 8 8

vs vs vs

Slovakia Malta Lithuania

6 5 4 4 1 0

2 0 2 2 2 0

0 3 2 2 5 8

16-3 14-6 10-4 14-10 6-18 2-21

2-1 2-0 4-0 20 15 14 14 5 0

Crutchlow Jalani Operasi Jari Telunjuk London Pembalap MotoGP asal Inggris Cal Crutchlow harus menjalani operasi pada bagian telunjuk tangan kirinya menjelang Grand Prix San Marino setelah teriris pisau secara tidak sengaja, Selasa (5/9) kemarin. Pemenang balapan sebanyak dua kali itu, yang membela tim non-pabrikan LCR Honda, menghuni peringkat kedelapan di klaseBali Post/net men MotoGP. ‘’Sayangnya, Pembalap Inggris saya mengiris jari saya Cal Crutchlow. dengan pisau kemarin dan itu kelihatannya adalah urat di jari telunjuk tangan kiri saya,’’ demikian website MotoGP mengutip pernyataan sang pembalap. ‘’Saya membiarkan luka itu, namun ketika pendarahan berlanjut pagi ini, saya pergi ke Unit Gawat Darurat di Rumah Sakit Pistoia. Saya kemudian menjalani operasi pada jari saya untuk menyambung kembali urat dan kemudian dijahit untuk menopangnya.’’ Crutchlow mengatakan ia memiliki seorang spesialis di Parma yang memberinya bebat untuk jarinya. ‘’Saya yakin ini akan sulit, namun saya akan berusaha 100 persen seperti biasa. Lihat saja nanti bagaimana jadinya,’’ ucapnya perihal balapan di Sirkuit Misano di pesisir Adriatic Italia, Minggu nanti. (rtr/ant)

Selandia Baru Amankan Tiket ’’Playoff’’

Honiara Gol internasional perdana Myer Bevan dan gol bunuh diri Haddis Gagame cukup untuk membawa Selandia Baru menahan imbang Kep. Solomon 2-2 dan melaju ke playoff antarbenua pada kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Oseania, Selasa (5/9) kemarin. Pada putaran akhir kualifikasi zona Oseania itu Selandia Baru unggul keseluruhan 8-3, menyusul kemenangan 6-1 pada pertemuan pertama di Auckland. Micah Lea’alafa mencetak gol penalti pada babak pertama, disusul penalti kapten Hanry Fa’arado pada babak kedua untuk tim tuan rumah. Kep. Solomon berusaha memanfaatkan keuntungan kondisi panas terik di Honiara untuk tampil lebih baik dibanding pekan lalu di laga tandang. Namun Selandia Baru terlalu kuat untuk ditaklukkan. Selandia Baru, yang pernah lolos ke putaran final Piala Dunia 1982 dan 2010, kini akan berhadapan dengan tim peringkat kelima zona Amerika Selatan pada November untuk memperebutkan tiket terakhir menuju Rusia tahun depan. Saat ini posisi kelima zona Amerika Selatan dihuni tim dua kali juara dunia Argentina. ‘’Ini merupakan hari yang sulit, kami memiliki banyak peluang dan saya senang bahwa pekerjaan ini telah selesai,’’ kata pelatih ‘’All Whites’’ Anthony Hudson. ‘’Anda harus memberikan kredit kepada tim tuan rumah. Mereka memberikan segalanya dan bermain untuk harga diri dan negara mereka dan mereka memberikan ujian nyata kepada kami.’’

Pemain Kunci ‘’All Whites’’ dapat dikatakan telah mengamankan posisi di playoff menyusul kemenangan di Auckland, dan Hudson mengistirahatkan sejumlah pemain kunci termasuk kapten Chris Wood, yang mengemas trigol pekan silam. Meski mengawali pertandingan dengan cukup baik, rapuhnya pertahanan tim tuan rumah kembali menjadi momok ketika mereka gagal menyapu bola liar dan Bevan menyambar bola pantul pada menit ke-14. Gol kedua tim tamu juga berbau keberuntungan ketika umpan silang Kosta Barbarouses terdefleksi kepala Gagame dan melambung melewati kiper Phillip Mango, tujuh menit kemudian. Tuan rumah memberi tekanan terhadap pertahanan Selandia Baru dan kiper Stefan Marinovic dipaksa melakukan sejumlah penyelamatan bagus sebelum Benjamin Totori dijatuhkan di kotak terlarang oleh Andrew Durante serta Lea’alafa membukukan gol dari eksekusi penalti menit ke-28. Meski tuan rumah terus memaksimalkan keuntungan dari kelelahan kubu Selandia Baru yang menghadapi suhu sekitar 30 derajat Celsius dan kelembaban 80 persen, mereka hanya mampu memaksimalkannya dari titik penalti yang dikonversi Pa’arodo pada menit ke-78. ‘’Ini merupakan hasil yang bagus untuk kami, karena untuk tertinggal 0-2 dari tim yang profesional dan kemudian mampu bangkit terasa seperti kemenangan,’’ kata pelatih Kepulauan Solomon yang berasal dari Spanyol Felipe VegaArango. (afp/ant)

Bali Post/rtr

GOL - Penyerang timnas Inggris Marcus Rashford (kanan) melepaskan tembakan yang menghasilkan gol ke gawang Slovakia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, Selasa (5/9) kemarin di London.

Three Lions Perlu Satu Kemenangan Lagi London -

Inggris perlu satu kemenangan lagi untuk mengantongi tiket ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. The Three Lions membukukan kemenangan tipis 2-1 atas Slovakia pada pertandingan kualifikasi Grup F zona Eropa yang digelar di Stadion Wembley, Selasa (5/9) kemarin. Marcus Rashford menjadi pahlawanan kemenangan Inggris lewat gol internasional perdananya. Namun tim asuhan Gareth Southgate sempat dikejutkan dengan gol cepat Stanislav Lobotka di awal pertandingan sebelum disamakan gelandang Eric Dier sebelum turun minum. Kemenangan ini membawa Inggris unggul lima angka

atas tim peringkat kedua Slovakia dengan dua pertandingan tersisa. Ini berarti tim ‘’Tiga Singa’’ setidaknya mendapatkan spot playoff. Slovakia yang memulai pertandingan dengan hanya tertinggal dua angka dari Inggris, melakukan serangan cepat saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Lobotka berhasil memanfaatkan ke-

lengahan barisan pertahanan untuk kemudian menaklukkan kiper Joe Hart. Namun, Rashford kemudian melepaskan tendangan sudut yang dengan cermat dibelokkan Dier dan menembus gawang Martin Dubravka pada menit ke-37. Rashford melengkapi melam kemenangannya dengan gol kemenangan menit ke-59.

Bermula dari umpan panjang Jordan Henderson, Rashford dengan tenang mengontrol bola dan melepaskan tembakan menyusur tanah yang untuk kedua kalinya menembus gawang Dubravka. Publik mulai menilai penyerang muda Manchester United itu layak menggantikan seniornya, Wayne Rooney, yang sebelumnya telah menyatakan pensiun dari laga internasional dan fokus untuk klubnya, Everton. Gol perdana Rashford ke gawang Slovakia memperlihatkan ketajamannya sebagai penyerang masa depan Inggris.

14 tahun setelah Rooney yang mencetak gol perdana di pentas internasional ke gawang Macedonia di kualifikasi Piala Eropa, Rashford mengikuti jejak seniornya itu. Kala itu Rooney berusia 17 tahun sebelum tampil di 53 pertandingan bersama Inggris. ‘’Dia semakin matang. Tapi dia memerlukan banyak lagi pertandingan untuk kemajuannya,’’ kata Southgate yang membangkucadangkan Raheem Sterling dan memasang Rashford dan Harry Kane dibantu Dele Alli di lini depan. (kmb39/rtr/ant)

Jerman Hancurkan Norwegia dengan Setengah Lusin Gol Stuttgart Juara dunia Jerman menghancurkan Norwegia dengan skor 6-0 pada pertandingan Grup C kualifikasi Piala Dunia 2018 zobna Eropa, Selasa (5/9) kemarin. Empat gol diciptakan pada babak pertama termasuk dua gol Timo Werner yang semakin mengamankan pasukan Joachim Loew pada putaran final di Rusia tahun depan. Jerman menuntaskan permainan lawannya pada babak pertama, mengemas tiga gol dalam 21 menit pembukaan. Die Mannschaft bisa memastikan tiket lolos kualifikasi saat bertandang ke tim peringkat kedua, Irlandia Utara, pada 5 Oktober mendatang. Juara dunia empat kali Jerman yang mendapatkan gol melalui Mesut Ozil, Julian Draxler, Leon Goretzka, dan Mario Gomez, memerlukan satu angka lagi dari dua pertandingan tersisa yakni di

Belfast dan tiga hari kemudian saat menjamu Azerbaijan. Irlandia Utara tertinggal lima angka dari Jerman, yang mengoleksi 24 poin. Pada pertandingan kemarin Irlandia menang 2-0 atas Republik Ceko. Para juara grup otomatis lolos ke putaran final, sedangkan delapan tim peringkat kedua terbaik di sembilan grup akan memainkan putaran playoff. Laga di Stuttgart kemarin tampak berat sebelah sejak awal. Jerman ingin melupakan kemenangan tidak meyakinkan 2-1 atas Republik Ceko pekan lalu dan tembakan Ozil pada menit kesepuluh membuka banjir gol. Beberapa detik kemudian Toni Kroos semestinya menggandakan keunggulan mereka namun sepakannya melambung di atas mistar. Bagaimanapun, Draxler mampu menebusnya dengan

membalik badan dan melepaskan sepakan mendatar pada menit ke-17 pada fase pembukaan pertandingan yang berlangsung menarik. Werner mengubah skor menjadi 3-0 empat menit kemudian dengan Norwegia yang kesulitan menghentikan gempuran tuan rumah. Sang penyerang membukukan gol keduanya malam itu ketika ia menanduk umpan silang lima menit sebelum turun minum. Goretzka menanduk umpan silang Draxler pada menit ke-50, dan pemain pengganti lainnya Gomez mencatatkan namanya di papan skor dengan sundulan kepala menit ke-79 untuk menutup penampilan dominan dari tuan rumah. Jerman kini telah memenangi 26 pertandingan dari 31 pertandingan kualifikasi Piala Dunia terakhirnya, sedangkan lima pertandingan lagi berakhir imbang. (rtr/ant)

Bali Post/rtr

MENANG - Penyerang timnas Jerman Thomas Muller (kiri) dan rekan setimnya Julian Draxler merayakan kemenangan atas Norwegia pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia di Stuttgart, Selasa (5/9) kemarin.

Bali Post/rtr

Penyerang Polandia Robert Lewandowski.

Polandia Kokoh Pimpin Grup E Warsawa Polandia memperkokoh kepemimpinannya di Grup E kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa ketika tandukan Arkadiusz Milik dan Kamil Glik serta penalti Robert Lewandowski mengamankan kemenangan 3-0 atas Kazakhstan pada pertandingan, Selasa (5/9) kemarin. Polandia kini mengoleksi 19 poin dari delapan pertandingan, unggul tiga angka atas tim peringkat kedua Montenegro dengan dua pertandingan tersisa. Denmark di posisi ketiga dengan poin sama 16 usai secara mengejutkan menaklukkan tuan rumah Armenia 4-1 di laga lainnya kemarin. Milik, yang telah kembali bermain setelah menderita cedera lutut saat timnya menang 3-2 atas Denmark pada Oktober, membuka gol pada menit kesepuluh dengan

tandukan keras jarak dekat. Kazakhstan yang memainkan pola bermain bertahan mampu menahan gempuran tuan rumah sampai turun minum dan kemudian mampu memasukkan bola ke gawang Polandia, namun upaya penyerang Roman Murtazayev pada menit ke-48 dinyatakan offside. Momen kontroversial lain terjadi pada menit ke71 ketika tendangan bebas penyerang Bayern Munich Lewandowski terlihat telah melewati garis gawang, namun wasit Andris Treimanis tidak mengesahkannya. Tiga menit berselang Polandia kembali mencetak gol melalui sundulan bek Kamil Glik dari tendangan sudut Piotr Zielinski. Lewandowski kemudian memastikan kemenangan timnya melalui eksekusi penalti pada menit ke-86. (rtr/ant)


16

olah raga

Rabu Wage, 6 September 2017

Basket Denpasar dan Gianyar Berbagi Emas Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Gianyar dan Denpasar menjadi tim pertama peraih emas cabor bola basket pada Porprov Bali XIII, di GOR Kebo Iwa, Gianyar, Selasa (5/9) kemarin. Di final, tim putra Denpasar menekuk Badung dengan skor 51-40, sedangkan tim putri Gumi Seni juga mengalahkan Badung dengan skor 61-32. Denpasar yang diperkuat pemain di antaranya Winston, Rizky dan Komang Agus sejak kuarter pertama unggul atas Badung 18-14. Selanjutnya, di kuarter kedua, Badung yang bermaterikan Aldion, Giri dkk. berupaya mengejar ketinggalan, namun tim ibu kota Provinsi Bali ini makin melesat dengan memperjauh jarak dan skornya 30-21. Di kuarter ketiga, Denpasar masih tetap kokoh dan memimpin 38-27, bahkan hingga kuarter keempat Denpasar menutup kemenangan atas Badung 51-40. Di sektor putri, tim Gumi Seni yang diperkuat Dewa Ayu Sriartha dkk. unggul atas Badung 24-4. Badung yang menurunkan pemain di antaranya Rosi Indah, Ayu Dian, dan Prabayanti di kuarter kedua makin tertinggal jauh 6-30. Keperkasaan tuan rumah Gianyar di kuarter ketiga melesat hingga 44-17, dan menutup kemenangan di kuarter keempat dengan skor 61-32. Pelatih tim putri Gianyar Kadek Darmawan mengakui asuhannya menyabet emas merupakan sejarah bagi perbolabasketan di Gumi Seni sejak mengikuti Porprov. ‘’Tim putri kami hanya meraih perunggu pada Porprov Bali XII di Buleleng 2015 silam,’’ kata Darmawan. Ke depan, pembinaan bola basket dituntut lebih getol lagi di Gianyar, supaya muncul bibit-bibit bertalenta dan regenerasi. ‘’Saat ini mulai bermunculan klub basket di Gianyar, dan kami memulai pembinaan usia dini,’’ terang Darmawan. Di sisi lain, pelatih putri Badung Ketut Bintara Suyasa harus rela menerima kekalahan timnya. Menurutnya, para pemainnya sedikit tertekan di babak final. ‘’Kami gagal mempertahankan medali emas dua tahun lalu. Ada beberapa sektor yang lowong, justru dimanfaatkan pebasket tuan rumah,’’ tuturnya. Untuk juara III putra direbut Jembrana yang mengalahkan Buleleng 66-55, sedangkan peraih perunggu tim putri adalah Denpasar usai menekuk Bangli 72-33. (022)

Bali Post/wan

HADANGAN - Pemain tim Badung mencoba melepaskan diri dari hadangan pemain Tabanan pada pertandingan penyisihan Grup B Porprov XIII, Selasa (5/9) kemarin. Laga di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar dimenangkan Badung dengan skor 1-0.

Bali Post/wan

TEMBAKAN - Pebasket putra tim Kota Denpasar melakukan tembakan ke ring lawan pada pertandingan melawan tim Badung di final Porprov Bali yang berlangsung di GOR Kebo Iwa Gianyar, Selasa (5/9) kemarin.

Suporter Timnas Tewas, PSSI Tunggu Keputusan FIFA Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menunggu keputusan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait tewasnya seorang suporter tim nasional Indonesia usai laga persahabatan Indonesia versus Fiji pada Sabtu (2/9) lalu. ‘’Laporan memang harus diberikan kepada FIFA maksimal 2x24 jam setelah kejadian. Setelah itu FIFA akan memprosesnya dan kemungkinan keputusan keluar minggu depan,’’ ujar Sekretaris Jenderal Ratu Tisha Destria di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (5/9) kemarin. Ratu melanjutkan, pihaknya sudah melaporkan semuanya melalui surat resmi secara terbuka kepada FIFA, termasuk rencana yang akan dilakukan untuk pertandingan persahabatan internasional selanjutnya. Selain itu, dia menyebut PSSI sudah menjalin komunikasi informal dengan FIFA. ‘’Kami melaporkan bahwa kejadian itu sifatnya insidental, tidak terjadi akibat dari kerusuhan atau keributan. Pertandingan sendiri berjalan dengan tertib,’’ tutur Ratu. Seorang suporter pada pertandingan persahabatan internasional Indonesia versus Fiji di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (2/9), meninggal dunia karena terkena kembang api yang diterbangkan dari tribun selatan ke tribun timur stadion persis usai laga. Korban tewas tersebut bernama Catur Yuliantono, warga Duren Sawit, berusia 32 tahun. Adapun pelaku sudah ditangkap oleh pihak kepolisian. Terkait peristiwa ini, PSSI pun menyatakan terus berusaha membenahi manajemen keamanan pertandingan sepak bola atau football security. ‘’Ke depan kami pastikan manajemen laga bisa dilakukan secara lebih profesional, tentu disertai kerja sama dengan pemangku kebijakan lain seperti pemerintah, FIFA dan AFC,’’ kata Ratu. Tidak lupa PSSI pun mengapresiasi bantuan dari pihak Polri yang sigap mengawasi jalannya pertandingan sejak awal laga Indonesia versus Fiji sampai selesai, termasuk berhasil menangkap tersangka peluncur kembang api yang menewaskan Catur. ‘’Sinergi antara Polri dan PSSI kami harap bisa ditingkatkan demi sepak bola yang lebih baik,’’ kata Ratu. (ant)

Pembalap ’’Down Hill’’ Indonesia Berlaga di Kejuaraan Dunia Jakarta (Bali Post) Lima pembalap terbaik Indonesia dari disiplin down hill dipastikan berpartisipasi pada 2017 Mountain Bike World Championships di Cairns, Australia, 6-10 September, dan diharapkan mampu meraih hasil terbaik pada kejuaraan bergengsi ini. Manajer tim balap sepeda Indonesia Budi Saputra di Jakarta, Selasa (5/9) kemarin, mengatakan pembalap Indonesia yang dikirim ke Australia itu terdiri atas pembalap senior dan junior. Dari jumlah tersebut hanya ada satu pembalap wanita yang dikirimkan. Untuk pembalap senior ada nama Popo Ario Sejati (peringkat 116 dunia), Hildan Afosma Katana (peringkat 81 dunia), Khoriful Mukhib (peringkat 78 dunia) dan Tiara Andini Prastika (peringkat 17 dunia). Sedangkan junior ada satu nama yaitu Pahras Alparisi. ‘’Rencananya mereka akan bertolak ke Australia hari ini. Visa juga sudah beres kecuali milik Pahras Alparisi yang saat ini masih dalam proses,’’ kata Budi Saputra. Pada kejuaraan dunia ini, Popo Ario Sejati ini akan berhadapan langsung dengan pembalap dari banyak negara yang di antaranya adalah Afrika Selatan, Kanada, Amerika Serikat, Austria, Republik Ceko, Jepang hingga rival di Asia Tenggara yaitu Thailand. Budi menjelaskan, pada kejuaraan dunia ini pihaknya meminta kepada pembalap yang dikirim untuk memaksimalkan kemampuannya. Hal tersebut dilakukan agar kemampuannya meningkat karena sebentar lagi Indonesia dihadapkan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Sebelumnya Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari menegaskan jika pemusatan latihan terus dilakukan meski SEA Games sudah usai. Pihaknya menilai pembinaan tidak boleh berhenti meski pada praktiknya banyak kendala yang harus dihadapi, termasuk masalah dana. ‘’Kita tidak boleh berhenti. Kami terus mengirimkan atlet-atlet untuk mengikuti kejuaraan di luar negeri maupun hanya pemusatan latihan. Kami punya target untuk meraih hasil terbaik pada Asian Games 2018 nanti,’’ katanya. Menurutnya, tidak hanya disiplin down hill saja yang mendapatkan kesempatan untuk turun di kejuaraan internasional. Semua disiplin tetap mendapatkan porsi yang sama dan keberangkatannya disesuaikan dengan jadwal yang telah ditetapkan. (ant)

Gol Tunggal Yoga Pratama Menangkan Badung atas Tabanan Gianyar (Bali Post) -

Tim sepak bola Badung sukses menekuk Tabanan dengan skor 1-0 (1-0) dalam lanjutan Porprov Bali XIII, Grup B, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (5/9) kemarin. Hasil lainnya, tuan rumah Gianyar menang atas Klungkung dengan skor 4-1. Dengan demikian, Klungkung dipastikan tersingkir dan dua tiket ke semifinal diperebutkan tiga kontestan Badung, Gianyar, dan Tabanan. Gol semata wayang kemenangan Badung hasil bidikan Aditya Yoga Pratama, ketika pertandingan yang dipimpin wasit Ali Bacom baru bergulir empat menit. Sepakan Yoga yang mengarah ke gawang gagal diselamatkan kiper Tabanan Putu Cahya Aditya Yoana. Tertinggal 0-1, Tabanan berupaya mengejar namun hingga turun minum, Badung masih unggul 1-0. Pada babak kedua, kedua tim saling melancarkan se-

rangan, dan pada menit ke84 Badung harus bermain dengan 10 pemain. Wayan Arta Mahardika diusir wasit Ali Baco karena terkena kartu kuning kedua. Kartu kuning pertama diberikan wasit Ali Baco kepada Arta Mahardika pada menit ke-22. Namun, Tabanan gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mencetak gol balasan. Sampai pertandingan berakhir, Badung tetap unggul tipis 1-0.

Usai laga, pelatih Badung Kadek Loco Ediana mengakui penampilan asuhannya sesuai dengan instruksi pelatih. Kendati timnya menang, namun tetap perlu dievaluasi utamanya menyangkut sederet peluang emas yang tak mampu dikonversi menjadi gol. Sementara pelatih Tabanan Ngurah Jovi menyatakan lini belakang asuhannya lengah pada babak awal hingga terjadi gol. ‘’Kami harus melakoni partai hidup mati mela-

wan tuan rumah Gianyar, demi melenggang ke babak empat besar,’’ katanya. Hasil lainnya, Gianyar menekuk Klungkung dengan skor 4-1. Keempat gol kemenangan Gianyar yang menjebol gawnag kiper Klungkung AA Dalem Darma Putra hasil bidikan AA Bagus Artawiguna (2 gol), dan masingmasing sebiji gol dilesakkan Komang Buda Nugraha Arsa dan Balya Gustopa. Klung-

kung mampu mempertipis kekalahan lewat gol Made Arya Kusuma yang menjebol gawang Gusti Agung Esa Nanda. Pelatih Gianyar Kadek Swartama menyatakan target awal Gianyar harus melaju ke babak semifinal. Sedangkan pelatih Klungkung Komang Adnyana mengakui, meskipun timnya tersingkir tetap berjibaku meladeni tim tangguh Badung. (022)

Klasemen Grup B 1. Gianyar 2. Badung 3. Tabanan 4. Klungkung

2 2 2 2

1 1 1 1 1 0 0 0

0 0 1 2

4-1 1-0 5-3 3-9

4 4 3 0

Tabanan Ajukan Tuan Rumah Porprov 2019 Gianyar (Bali Post) Sampai saat ini baru Tabanan yang resmi mengajukan diri menjadi tuan rumah Porprov Bali XIV/2019. Padahal, kabupaten maupun daerah lain yang berminat diharapkan juga mengajukan diri menjadi tuan rumah hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali itu. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di Gianyar, Selasa (5/9) kemarin menjelaskan, Tabanah mengusulkan diri menjadi tuan rumah sudah didukung pemerintahnya, baik eksekutif maupun legislatif. ‘’Skala prioritas untuk menjadi tuan rumah

Porprov yakni belum pernah menjadi tuan rumah,’’ jelas Suwandi. Selain itu, katanya, harus didukung pendanaan, fasilitas dan sarana olahraga yang memadai, kualitas SDM, serta didukung masyarakat, dan peranan pihak swasta. ‘’Kami ingin geliat pembangunan fasilitas dan sarana olahaga ini merata di seluruh kabupaten dan kota se-Bali,’’ katanya. Suwandi menegaskan, sambil menunggu pengajuan tuan rumah Porprov daerah lain, pihaknya sepakat dalam memutuskan tuan rumah melalui rapat anggota KONI, yang diagendakan digelar sebelum penu-

tupan Porprov, 23 September mendatang. ‘’Kami jadwalkan rapat anggota KONI untuk ketok palu tuan rumah Porprov pada 21 September,’’ jelasnya. Dia lebih setuju saat memutuskan tuan rumah dibarengi dengan jumlah cabor yang dipertandingkan berikut nomor-nomor yang dipertandingkan. ‘’Memang dalam AD/ART, tuan rumah berhak menentukan jumlah cabor berikut nomor yang dipertandingkan,’’ tuturnya. Hanya, dirinya mengingatkan supaya pengprov cabor juga getol melakukan pembinaan ke seluruh

kabupaten dan kota se-Bali. Dicontohkan, pencoretan cabor senam semestinya tak perlu terjadi jika Pengprov Persani Bali rajin melakukan pembinaan, dengan membentuk Persani di seluruh kabupaten dan kota se-Bali. Di sisi lain, Wakil Ketua KONI Bali IGN Oka Darmawan menyatakan para juara Porprov diproyeksikan berlaga ke Pra-PON dan PON XX di Papua 2020 mendatang. ‘’Oleh sebab itu, beberapa cabor melakukan pembatasan usia atlet supaya bisa turun di PON, dan Bali mematok target peringkat lima pada PON di Papua,’’ sebut Oka Darmawan. (022)

Federer Buka Peluang Hadapi Nadal New York Roger Federer mengalahkan petenis Jerman Philipp Kohlschreiber 6-4, 6-2, 7-5 dan tanpa kesulitan melaju ke perempatfinal grand slam AS Terbuka, Selasa (5/9) kemarin. Petenis Swiss yang menempati unggulan ketiga itu berpeluang untuk bertemu dengan seteru abadinya, Rafa Nadal, di semifinal. Federer dan Nadal telah 37 kali bertemu, namun masing-masing belum pernah saling berhadapan di lapangan keras Flushing Meadows. Sementara itu Nadal juga melaju ke perempatfinal setelah mengalahkan petenis Ukraina Alexandr

Dulgopolov 6-2, 6-4, 6-1. Sementara perempatfinalis lainnya adalah Juan Martin del Porto dari Argentina yang mengalahkan petenis Austria Dominic Thiem 1-6, 2-6, 6-1, 7-6(1), 6-4, dan petenis Rusia Andrey Rubley mengalahkan petenis Belgia David Goffin 7-5, 7-6(5), 6-3. ‘’Saya pikir itu akan sangat berarti bagi kami,’’ kata Federer. ‘’Saya pikir itu akan bagus bagi olahraga tenis dan kami akan melihat apakah kami bisa mendapatkannya di sana,’’ katanya. ‘’Ada Rubley di sebelah saya, hebat, muda, dan juga Del Potro,’’ tambahnya.

Tunggal Putri Petenis peringkat satu dunia Karolina Pliskova hanya memerlukan 46 menit untuk menaklukkan petenis AS Jennifer Brady dengan skor 6-1, 6-0 di Stadion Arthur Ashe. Kemenangan itu mengamankan tiketnya ke babak perempatfinal. Pliskova tidak pernah tertekan oleh Brady, yang gagal menemukan irama

permainannya, kemarin. Bradly kesulitan dengan pukulan servisnya. Dia hanya mampu mencatatkan 39 persen dari servis pertamanya berbanding 67 persen milik Pliskova. Bradly juga kesulitan untuk membaca servis keras Pliskova dan gagal mengonversi dua peluang break point-nya. ‘’Menurut saya dia sedikit gugup,’’ kata Pliskova perihal penampilan Brady saat di-

wawancarai di tepi lapangan setelah pertandingan. ‘’Ini merupakan pertama kalinya dia tampil di Ashe maka saya berusaha untuk mengambil keuntungan dari hal itu.’’ Lawan selanjutnya untuk Pliskova adalah unggulan ke-20 asal AS CoCo Vandeweghe yang mengalahkan petenis Ceko Lucie Safarova, 6-4 7-6(2). (kmb39/rtr/ant)

Hasil Putaran Keempat Putri Madison Keys vs Elina Svitolina Kaia Kanepi vs Daria Kasatkina CoCo Vandeweghe vs Lucie Safarova Karolina Pliskova vs Jennifer Brady

7-6(2), 1-6, 6-4. 6-4, 6-4. 6-4, 7-6(2). 6-1, 6-0.

Putra Putaran Empat 3-Roger Federer (Switzerland) beat 33-Philipp Kohlschreiber (Germany) 6-4 6-2 7-5 Andrey Rublev (Russia) beat 9-David Goffin (Belgium) 7-5 7-6(5) 6-3 1-Rafa Nadal (Spain) beat Alexandr Dolgopolov (Ukraine) 6-2 6-4 6-1 24-Juan Martin del Potro (Argentina) beat 6-Dominic Thiem (Austria) 1-6 2-6 6-1 7-6(1) 6-4

Bali Post/rtr

CEGAT BOLA - Petenis Swiss Roger Federer mencegat bola pulukan lawannya Philipp Kohlschreiber dari Jerman pada pertandingan Grand Slam AS Terbuka, Selasa (5/9) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Wage, 6 September 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Villa Management di Canggu Mencari:Male/Female Admin Mgr Good English & Computer,Male Driver & Gardener,CV Kirim ke: sudarsana_wn@yahoo.com

Cari Cook Helper,FO,Security, Pglmn Hotel Kuta,081933020298

B.BP.154.09.17.0000263

Cari Salesman/Girl pengalaman, ada Gaji,transport, komisi dan bonus Hb:082147591197 tidakSMS

Pelaks.Pry Vila/Htl Exp 5Th Sipil/Arstk bisa AutoCad, Lam ke gekmang.utari@yahoo.co.id

B.BP.001.09.17.0000240

Dcr Staff Front Office lls Min.D1.CV lkp: Hotel Puri Cendana Seminyak Hub.732947

B.BP.001.09.17.0000220

B.BP.001.09.17.0000149

Dicr Sopir utk Villa Di Canggu Fasilitas Gaji+Service+Tiping Hub:081803641078

B.BP.001.09.17.0000159

Dcr Tng wanita min.SMP u/Aroma Therapi Hub: Hp.087860744400

B.BP.001.09.17.0000237

Dbthkn Teknisi Instalasi CCTV Brpnglmn Hub.08123801671

Dcr Waiter,Bartender,Tkg Kolam Restoran Htl Kuta, 0811395490

Dcr Admin min D3 Gaji UMR Hub.087865480739

Dcr karyawan utk Garment Berpengalaman Sim C, 08563701305

B.BP.004.09.17.0000252

Dcr Akunting min D3 Gaji UMR Hub 087865480739

Dcr:Receptionist/FO,HK,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta

B.BP.001.09.17.0000279

Dcr Karyawati Apotek.Kirim lam ke Jl.Mertasari 108 Sidakarya

Dibthkan Akunting,bs B.Inggris Umur Max.30Th.081339880788.CV Kirim ke:emile_me@hotmail.com

B.BP.166.09.17.0000273

Dibutuhkan Segera Sopir utk Perush di Silakarang,Tmpt Tinggal dan Makan di Tanggung Gaji Bersih, bisa Nego H.081999472616 Dcr Cpt PRT Gaji 1,6Jt Jujur Bersih Tdr dlm,082341168381 Dcr Cleaning Service bs Sopir Hub.081337671087 Bawa Lamaran

B.BP.001.09.17.0000264

B.BP.004.09.17.0000107

B.BP.166.09.17.0000272

Dcr Serabutan SIM A,Tdr dlm 082266117928-087861722648

B.BP.001.09.17.0000130

ASTRA DAIHATSU

9Jt NEW AYLA

DP

7 6

DP Jt PICK UP DP Jt

B.BP.001.09.17.0000270

Dicari Admin pria, krywn procesing P/W Hub:Hatindo 724095/96

B.BP.001.09.17.0000228

B.BP.004.09.17.0000254 Urgently Needed,IT/E-Cpmmerce Dicari karyawan Barber Shop Must have Good English, 082144118245 Knowledge of word press,Social Hub:087860600877 B.BP.001.09.17.0000238 Media,Graphic Designer Skills, Distributor Stavolt&Ups Cr, Photoshop and Mic.Excel Teknisi Elektro/Listrik,Helper bs Preferably male,Max 30 years kerja sama dlm team,jujur,Rajin old. Please Send CV and CV ke Prima Utama Jl.Imam Bonjol Application letter to: 250Dps,0361485852/085337467878 B.BP.820.09.17.0000218 info@myvillamanagement.com B.BP.004.09.17.0000169 Dicari SPG & SPB Toko Seminyak !Segera Cewek utk Pasang Lebel Email: hrd@shivaloka-bali.com B.BP.001.09.17.0000244 Harga di Perhiasan,08123816794 B.BP.166.09.17.0000271 Dcr Teknisi,Sales,Spv Mrktg Cafe bakery in Kerobokan & Gaji+Bonus+Komisi+BPJS, Lam Ubud Area needs Exprncd Waiter The Banyumas Villa Jln Tukad &Cook Urgent Call:081338507217 Banyumas No.1 Denpasar

GEBYAR PROMO AKHIR TAHUN READY XENIA STOCK

B.BP.001.09.17.0000190

B.BP.001.09.17.0000087

B.BP.001.09.17.0000278

DIJUAL MOBIL

B.BP.154.09.17.0000178

B.BP.004.09.17.0000108

Dcr SPG Toko Seminyak Bs Bhs. Inggris:hrd@shivaloka-bali.com

Info Australia:kizunabali.com Jasa Urus Dokumen 082231577240

B.BP.154.09.17.0000260

B.BP.821.09.17.0000250

SERVICE

B.BP.001.08.17.0001968

Dicari Driver bs manual & Matic & Adm Hub:085238311111

B.BP.001.09.17.0000231

Dicari Driver utk Kirim Produk ke Konsumen,Min SMU,Jujur, Bertanggung Jawab, bisa Kerja Team,Lokasi Kerja di POD Chocolate Mengwi, Telp.0361-2091010

B.BP.004.09.17.0000255

Dicari Karyawan Min.SMP u/Tk Onderdil Dps SMS 089692062112

B.BP.001.09.17.0000230

Dibutuhkan Karyawan Untuk Suplayer Jl.Yudistira Gg.1 No.2 0361-224783

B.BP.001.09.17.0000219

SERVICE

Dcr Stylist bs Sanggul Make Up Gunting Coloring Gaju 3-4,5jt HUb Galuh Bilen,081288668411

B.BP.154.09.17.0000262

SERVICE

Dicari Kolektor pengalaman Hub.082145241706

B.BP.001.09.17.0000162

Dcr T.Sipil utk Perhitungan Struktur & Estimasi, 081999383145

B.BP.001.09.17.0000274

Karyawan Tk Parfum&Laundry,Wnt Hub:0818563596/085100967935

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

SUZUKI

Jimny GX’95 B31 Pth Istimewa Original H47Jt Hp.081999925143 B.BP.001.09.17.0000258

B.BP.001.09.17.0000225

FOTOCOPY

Krj Resmi Amerika,Canada, Belanda ByVisa Student,081385221051

Djl Dyna 110ET Light Truk Bak Besi bks angkutMtr.08113809949 DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk

B.BP.154.09.17.0000265

Krywan/ti Front Office.Lam. Sylvia Bali Jl.TkdBaru Tmr Pmogan

B.BP.001.09.17.0000276

*WA 085100410850/087860120877* Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput

B.BP.001.09.17.0000088

Perusahaan Nasional dgn 42 Cabang di Bidang Farmasi,Alkes &Trading Memb:Sales,Marketing & Penanggung jawab Alkes Syarat: Pria/Wanita,Min.D3 Belum Menikah Usia Max.27Th.Lamaran krm ke PT.Rajawali Nusindo Cabang Denpasar Jl.Seruni No.11 B Dps Tlp.236493-265425

B.BP.001.09.17.0000248

DIJUAL RUMAH Jimbaran Pohgading 2LT 100/100 3KT 2KM+AC 1.35M 081805523125

B.BP.001.09.17.0000131

DISEWAKAN TANAH Dikontrakan Tanah 5433m2 Lokasi Jl.Masuka Hub:082145958440

B.BP.001.09.17.0000247

DISEWAKAN GEDUNG Dikontrakan Gedung+Gudang Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan LT/LB 3500/3900m2,08123812222

B.BP.164.09.17.0000261

RUPA-RUPA *Simpanan 125Jt Langsung dapat NMax Gratis Hub.081239011111

B.BP.001.09.17.0000275

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

B.BP.001.09.17.0000097

Jl Rmh Lok Renon Tk.Bdng,LT1,5 Dcr Murid Les Private diskitar A,4KT,2KM,Grs,AC,085100584428 Dps u/Mat&Fis SMA,085935377128 B.BP.001.09.17.0000266

B.BP.001.09.17.0000156

B.BP.001.09.17.0000223

Rmh Lok Renon Tk.Balian LT2,5A 5KT,5KM,Grs,AC,085101783994

PENGUMUMAN Saya Nur Amelia,34 Th,Alamat Jl.P.Moyo No.22 Dps Mnytkan DISEWAKAN RUMAH Prmhnan Maaf Kpd PT.Arta Sedana Dikont.Rmh Mrh BUC Monang-ManiRetailindo Ats Pncurian yg Sy ng H:082144776776-082140776776 Lkukan Tgl 4-9-2017 di Hardys B.BP.001.09.17.0000243 Center Kuta Shngga Mrugikan PT DIJUAL TANAH Arta Sedana Retailindo,Dmkian Tnh Kvl Di Mengwi 130jt/A Prmhnan Maaf ini Sy Smpaikan B.BP.001.09.17.0000215 60Jt/A Bs Kredit 087862450004

Ymh Bisma Dicr 1.OB,2.Mekanik, 3.Supir SIM B1,4.SMA/SMK/SMEA Hub.T.Umar 142 Dps

B.BP.001.09.17.0000267

B.BP.001.09.17.0000145

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

Ayla X’14Pth Manual AsBali Low KM,Mls,OrsCat,085100584428 Krd

B.BP.001.08.17.0002077

B.BP.001.09.17.0000268

Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

HONDA

Mobil Honda City 2005, Silver Mulus Hp.0811398154

B.BP.001.09.17.0000185

B.BP.001.09.17.0000184

TOYOTA

B.BP.164.09.17.0000257

FURNITURE

B.BP.141.09.17.0000269

B.BP.001.09.17.0000239

RS’2010 Matic Putih Asli Bali Agya S TRD’2017Silver Manual Ditraining Mnjd Guru TK/PG min SMU-S1 Lsg Kerja, 081337666474 sgt bagus Tgn 1 H.085100421453 Veloz’2014 AsBali,087860391057 B.BP.001.09.17.0000242

AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453

B.BP.001.09.17.0000277

Djl Tanah SHM 400m2 di Jl.Ciung Wenara IV Renon,Dps, Strgis, 200m Selatan Monumen Bajrasandi/K.Gubernur H.087839410497

ALUMINIUM

B.BP.033.09.17.0000173

RUPA-RUPA

SERVICE PANGGILAN

KEHILANGAN Hlng STNK Nopol L6583HE BPKB: JBB1E1260304 AN:Parman

B.BP.001.09.17.0000246

SINGARAJA

Hlg BPKB DK 1710 GC an.Nengah Yasa,Bjr Anyar Kediri Tabanan

B.BP.009.09.17.0000245

RUPA-RUPA

GESEK TUNAI & PELUNASAN

KERJA DITEMPAT BERGARANSI

POMPA AIR KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER, KOMPOR GAS HUB. GARUDA SERVICE Jl. WR. Supratman No. 9, Denpasar

PROSES CEPAT & MUDAH

081339171818 / 081999220588

C.0000236-SRV

C.0002083-mbl

KARYA USAHA

AC

BERGARANSI

INTERIOR

H. 08-1234567-113

Telp. 085100493221

M. CUCI KULKAS

CHELEER

W.HEATER POMPA AIR

TELP/ 081339300135 SMS 081999521040

C.0001555-RPA

ISTANA AIRCOND

AC

G A R A N S I

KULKAS M.CUCI FREZZER CHILLER SHOWCASE

OKA

TEKNIK

Kulkas Dispenser Freezer Water Heater CEPAT BERGARANSI

Candra Aluminium

Jl. Gatot Subroto Barat 334 Denpasar Mengerjakan & Service Box Mobil Alm. Kusen Alm.

C.0002038-srv

SERVICE AC

ALUMINIUM CA

085 238 622 979 087 863 223 033

C.0001782-srv

AC

ALUMINIUM

SERVICE PANGGILAN

Harga

Rak Aluminium Bersaing

TUNGGAL JAYA KULKAS G A M.CUCI R A CHEELER N S W.HEATER I Kerja Ditempat

AC

TEL.085100404827

081999111542 082144420026

C.0001810-SRV

C.0001697-SRV

dan Bergaransi

Roling Door Stainless Steel

Pagar Besi/Tralis Atap Canopy / Tenda Krey Kaca Untuk Proyek Pintu Harmonika Jual Bahan Aluminium dan Besi

413211-412051 C.0000860-ALM

MAGISTER KENOTARIATAN (MKN) BIRO JASA

SERVICE MAMPET

WC

GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389/081236774491 BIRO JASA

ATASI :

RAJA BUNTU

WC Garansi 1 bulan

- SALURAN AIR - WASTAFEL DLL - MAMPET - TANPA BONGKAR - TERIMA KURAS

081 338 013 066 C.0001686-BRJ

BIRO JASA

BIRO JASA

Pendaftaran Gelombang II Angkatan II Pendaftaran dimulai Tes Tulis Tes Wawancara Pengumuman Hasil Tes

: 1 Juli - 19 September 2017 : dilaksanakan tanggal 22 September 2017 : dilaksanakan tanggal 23 September 2017 : 25 September 2017

TEMPAT PENDAFTARAN : Sekretariat : Gedung H Program Pascasarjana Lantai II Universitas Warmadewa Atau kunjungi website Program Pascasarjana Universitas Warmadewa: www. warmadewa.ac.id (pendaftaran secara online)

INFORMASI : Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. (08123853102) Dr. Luh Putu Sudini, S.H., M.Hum. (08123973355) Mengetahui Direktur, ttd

Universitas Warmadewa Program Pascasarjana Magister Kenotariatan Ketua, Ttd

Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. NIK. 230500041

Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. NIK. 230330112 C.0001869-pend


EKONOMI

18

Rabu Wage, 6 September 2017

Petani Kopi di Bali Memprihatinkan

Banyak yang Ganti Menanam Jeruk Bangli (Bali Post) Kondisi perkebunan kopi di Bali kini memprihatinkan. Tahun ini perkebunan kopi gagal panen hingga 60 persen. Panen raya yang seharusnya terjadi dari bulan Mei hingga September, tahun ini pohon kopi hanya bisa berproduksi hingga bulan Juni. Hal itu sangat terlihat dari pabrik pengolahan kopi Mengani. Di sentra produksi ini tidak ada sama sekali kopi yang diolah. Hal itu diungkapkan pemilik Pabrik Pengolahan Kopi Mengani, Hendarto Setyobudi. Pada era kemerdekaan, lahan kopi yang merupakan tanaman ekspor mencapai 13.000 hektar. Namun setelah kemerdekaan di tahun 1970 lahan kopi hanya 3.000-4.000 hektar. Lalu di era Soeharto dilakukan proyek penambahan rehabilitasi tanaman ekspor sejak tahun 1979, sehingga lahan kopi diperluas menjadi 9.000 hektar. Pembeli utama kopi Bali adalah Jepang. ‘’Maka Pak Harto memiliki ide untuk memiliki pengolahan dengan standar ketat yang dibangun dengan dana dari Bank Indonesia (BI),’’ ujarnya saat kunjungan

wartawan Pemprov Bali ke Mengani, Selasa (5/9) kemarin. Dari hasil kopi di Bali, terbanyak dari Kintamani yaitu 70-80 persen. Namun realitanya kini Kabupaten Badung dan Buleleng aktif meluaskan kebun kopinya. ‘’Kami di sini sangat lambat, mandek atau malah meninggalkan. Perkebunan kopi dibiarkan hidup begitu saja,’’ bebernya. Diakuinya, petani kopi di Kintamani, Bangli mendapat bantuan berupa pembinaan bibit, namun dinilai kurang tepat sasaran, sehingga dari tahun ke tahun hasil panen kopi terus menurun. Secara nasional turun 55 persen, namun menurutnya hasil panen turun

lebih dari 60 persen. ‘’Ini mengkhawatirkan, bahkan ini bencana,’’ katanya. Ia membenarkan pernyataan Jokowi tentang Indonesia telah kehilangan satu generasi petani. Maka dari itu, pemerintah concern terhadap kopi dengan harapan generasi muda tertarik untuk menjadi petani karena kopi identik dekat dengan anak muda. Ia yang telah lama tinggal di Bali melihat problem petani kopi yaitu tidak pernah menanam secara single varietas. Setidaknya ada 5-6 varietas yang ditanam petani. Selain itu petani kopi juga kurang merawat kopinya sehingga dibiarkan tumbuh begitu saja. Petani juga memilih tanaman yang

menguntungkan untuk ditanam. Ada yang menanam bunga gemitir, jeruk, sayur, bahkan memilih profesi lain yaitu menjadi pemandu wisata. ‘’Hanya beberapa desa yang merawat dengan baik salah satunya adalah Desa Ulian, Kintamani. Yang lainnya bergantung kepada yang di atas,’’ pungkasnya. Keengganan petani untuk merawat tanaman kopi karena kopi dihargai rendah, tidak sesuai dengan jerih payahnya. ‘’Petani agak malas dan kehilangan gairah untuk menanam kopi karena orang mau beli kopi yang bagus tapi dengan harga komersial, itu kendala untuk semua,’’ ujarnya. (kmb42)

NTP Bali Turun

Bali Post/ant

LAMPAUI HET - Pekerja memasukkan beras sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah. Namun di sejumlah pasar, harga beras malah melampaui HET.

Harga Naik, HET Beras Dievaluasi Jakarta (Bali Post) – Pemerintah akan melakukan evaluasi pelaksanaan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di pasar modern maupun pasar tradisional, di mana saat ini harga rata-rata nasional masih berada pada posisi Rp 10.610 per kilogram untuk kualitas medium. Sejak diterapkan pada awal September 2017, harga rata-rata beras nasional justru mengalami kenaikan. Berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag, harga rata-rata nasional untuk beras kualitas medium pada Selasa (5/9) kemarin Rp 10.610 per kilogram, naik dari hari sebelumnya yang sebesar Rp 10.596 per kilogram. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, para pelaku usaha perberasan saat ini memang masih banyak yang memiliki stok lama dengan harga beli yang tinggi, sehingga masih diperlukan waktu transisi untuk mengikuti HET beras medium dan premium tersebut. ‘’Kami mulai berlakukan pada 1 September 2017, memang ada stok lama dan sebagainya. Minggu depan akan kita evaluasi, kita lihat pelaksanaannya. Kita bisa tegur juga,’’ katanya, di Jakarta, Selasa kemarin. Dia mengatakan, pemberlakuan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57/2017 tentang Penetapan HET beras tersebut juga akan menjangkau pasar tradisional, setelah pasar modern menerapkan aturan itu. ‘’Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia sudah dipanggil, boleh ada stok lama tapi harga harus diturunkan. Pasar tradisional masih transisi, karena harus menyatukan jenisjenis beras terlebih dahulu,’’ kata Lukita. Pemerintah telah menetapkan HET untuk komoditas beras kualitas medium dan premium, dalam upaya untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengendalikan tingkat inflasi. Penetapan HET beras kualitas medium tersebut, untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi sebesar Rp 9.450 per kilogram, dan Rp 12.800 untuk jenis premium. Pemerintah telah mengelompokkan tiga jenis beras yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 31

Tahun 2017 tentang Kelas Mutu Beras. Kelompok pertama adalah beras jenis medium yang memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 25 persen. Beras kualitas medium tersebut bisa berbentuk curah atau kemasan dan wajib mencantumkan label medium dengan HET pada kemasannya. Kemudian jenis beras premium adalah beras yang memiliki spesifikasi derajat sosoh 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 15 persen. Beras jenis premium dikemas dan wajib mencantumkan label premium dan HET. Selain itu, beras khusus yang akan diatur dan ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Beras yang termasuk khusus antara lain adalah beras Thai Hom Mali, Japonica, Basmati, beras ketan, beras organik dan beras bersertifikat IG. (ant)

Denpasar (Bali Post) Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) kembali megalami penurunan 0,19 persen dari 104 pada bulan Juli 2017 menjadi 103,94 di bulan Agustus 2017. Diurai lebih jauh menurut subsektor, ada dua subsektor yang tercatat mengalami penurunan, yaitu hortikultura dan peternakan. Sesuatu yang anomali di Bali adalah peternakan. Ketika di beberapa wilayah di Indonesia harga daging mengalami kenaikan, ternyata di Bali mengalami penurunan harga sapi dan kambing, sehingga mengakumulasi indeks NTP peternakan turun 0,1 persen. Namun indeks NTP peternakan di Bali masih berada di atas 100 yaitu 114 yang menandakan usaha peternakan di Bali masih memberikan peluang keuntungan pada petani. Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, Senin (4/9) kemarin. Sementara subsektor hortikultura mengalami penurunan 1,44 persen yang mengisyaratkan dua hal yaitu menurun dan menurunnya telah melampaui di bawah angka 100, dari 100,76 menjadi 99,31. Hal itu menandakan usaha hortikultura pada bulan Agustus memberi peluang kerugian bagi petani karena indeks NTP di bawah 100. Penyebab utama perubahan NTP Bali dari sektor tanaman pangan yang tercatat mengalami kenaikan bulan Agustus 2017 adalah adanya kenaikan harga ketela pohon. Sedangkan pada subsektor peternakan yang menyiratkan adanya penurunan adalah turunnya harga sapi potong

dan babi. Hortikultura juga tercatat mengalami penurunan terutama dipengaruhi turunnya harga buah jeruk, salak, cabai rawit, cabai merah dan bawang merah. Sementara naiknya indeks NTP pada subsektor perikanan disebabkan oleh naiknya harga ikan cakalang, cumi, lemuru dan lele. Dari subsektor tanaman perkebunan rakyat yang mengalami kenaikan indeks NTP ditandai dengan naiknya harga buah kelapa, kopi, kakao, dan cengkeh. Indeks Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) yaitu 110,94. NTUP juga mengalami penurunan 0,34 persen, dari 111,32 bulan sebelumnya menjadi 110,94 pada bulan Agustus 2017. ‘’Menurun tapi agak jauh dari 100 sehingga usaha pertanian pada umumnya masih menjanjikan,’’ ujarnya. Diurai lebih lanjut menurut subsektor, maka NTUP subsektor peternakan mengalami penurunan dari 122,61 menjadi 122,33. Meski mengalami penurunan, namun subsektor hortikultura masih menjanjikan keuntungan. NTUP Hortikultura juga mengalami penurunan dari 106,83 menjadi 105,29. Jika tidak memperhitungkan konsumsi rumah tangga ternyata usaha hortikultura di Bali masih menjanjikan keuntungan. ‘’Agaknya rumah tangga hortikultura ini sizenya yang menjadikan beban tambahan bagi rumah tangga. Sehingga menjadikan NTP-nya turun dari angka 100 yang menyiaratkan ada potensi menimbulkan kerugian bagi petani,’’ jelasnya. (kmb42)

Meratakan Listrik

PLN Sasar RTS

Denpasar (Bali Post) – Jumlah pelanggan PLN di Bali mencapai 1.304.195. Dari jumlah tersebut, pelangan rumah tangga mencapai 81,28% (1.060.069). Kendati demikian, dari total jumlah rumah tangga yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali, hampir 5,5% belum menikmati listrik. ‘’Hampir 95 persen penduduk Bali sudah menggunakan listrik. Namun, secara desa dan dusun itu semuanya sudah berlistrik. Tetapi, dari angka cara menghitung rasio klasifikasi adalah berapa jumlah pelanggan rumah tangga yang tercatat di PLN (pelanggan R) dibagi dengan total rumah tangga yang ada di Bali angkanya sekitar 94,55%, seolah-olah dari angka itu menyatakan ada sekitar 5,5% rumah tangga saudara kita di Bali yang belum menikmati listrik,’’ ujar General Manager PT PLN

(Persero) Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa, Selasa (5/9) kemarin. Oleh karena itu, sebagai GM PT PLN (Persero) Distribusi Bali yang baru, Astawa menggandeng Universitas Udayana untuk melakukan survei ke seluruh desa dan dusun yang ada di Bali untuk mengecek berapa jumlah rumah tangga yang belum menikmati listrik dari PLN. Sehingga ke depan pihaknya bisa membuat program yang lebih tepat sasaran untuk pemerataan listrik ke semua rumah tangga yang ada di seluruh kabupaten/Kota di Bali. ‘’Mudah-mudahan dalam waktu 2-3 bulan ke depan ini kami bekerja sama dengan perguruan tinggi yaitu Udayana untuk melakukan survei ke semua desa dan dusun yang ada di Bali untuk mengetahui saudarasaudara kita yang belum bisa

menikmati listrik,’’ tandasnya. Apalagi, katanya, pemerinatah saat ini mempunyai program RTS (Rumah Tangga Sejahtera), di mana biaya isolasi rumah dan biaya penyambungan listrik dianggarkan melalui APBN. Sehingga semua rumah tangga miskin, terutama yang masuk data TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan - red) wajib menikmati listrik secara gratis, baik yang dianggarkan lewat APBN maupun CSR dengan daya yang telah ditentukan, yaitu 450 VA dan 900 VA. ‘’Untuk pelanggan-pelanggan ini (TNP2K - red) akan kami data, terutama pelanggan-pelanggan yang belum menikmati listrik yang masuk di data terpadu TNP2K,’’ tegasnya (win)

Bali Post/may

Tanaman kopi yang dikembangkan petani di Bali.


19

Rabu Wage, 6 September 2017

Suami Tebas Kaki Istri hingga Putus Mangupura (Bali Post) Kasus penganiayaan berat terjadi di rumah kos di Banjar Umabuluh, Desa Canggu, Badung, Selasa (5/9) kemarin. Diduga dipicu api cemburu, Kadek Adi P (36) menebas kedua kaki istrinya, Ni Putu Kariani (29). Akibat kejadian itu, kaki kiri korban putus dan kaki kanannya luka parah. Menurut sumber, kejadian sekitar pukul 17.00 Wita. Awalnya penghuni kos di TKP berinisial WA (23) mendengar anak korban minta tolong dan sambil berteriak bahwa bapaknya (pelaku) bawa golok. Selanjutnya WA keluar kamar dan melihat pelaku membawa golok. Pelaku terus mengacungacungkan golok tersebut. ‘’Karena takut WA kembali masuk kamar,’’ kata sumber tersebut. Beberapa saat kemudian pelaku memanggil WA dan meminta diantar ke rumah

sakit. Saat WA keluar kamar dilihat potongan kaki korban tergeletak di depan kamarnya. Selain itu banyak ceceran darah di sana. Korban langsung dilarikan ke Klik BaliMed Canggu dengan mengunakan Honda Vario dikendarai pelaku. Setelah menerima laporan kejadian itu, anggota Polsek Kuta Utara dipimpin Kanit Reskrim Iptu Putu Ika Prabawa mendatangi TKP. Selanjutnya petugas memasang garis polisi dan mengamankan potongan kaki serta golok. Selain itu, polisi juga menangkap pelaku dan dibawa ke Polsek. Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa membenarkan adanya kejadian itu. ‘’Kasus tersebut ditangani Polres Badung dan pelaku sudah dibawa ke sana. Sekarang korban di RSUP Sanglah,’’ tegasnya. (kmb36)

Daya Gedor Dari Hal. 1 Di babak kedua, Indra Sjafri memasukkan Samuel Christianson Simanjuntak, Asnawi Mangkualam dan Syahrin Abimanyu untuk menambah daya gedor. Hasilnya, setelah terus mengepung barisan pertahanan Myanmar, Indonesia membuat gol penyama kedudukan 1-1 pada menit ke-71 melalui sundulan Egy Maulana Vikri. Gol itu berawal dari umpan silang Rifad Marasabessy yang membentur mistar gawang Myanmar. Bola memantul dan mengarah tepat ke hadapan Egy yang sigap menyundul bola masuk ke gawang. Peristiwa tersebut mem-

bakar semangat timnas U-19 yang berjuluk Garuda Nusantara. Usaha menaklukkan tuan rumah Myanmar pun akhirnya terwujud pada menit ke-90+2 setelah Egy, yang menggiring bola dari sisi kanan serangan Indonesia, sukses melesakkan bola ke gawang dengan kaki kirinya. Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan usai. Hasil itu membuat Indonesia memperoleh tiga poin dan untuk sementara berada di posisi kedua Grup B Piala AFF U-18, di bawah peringkat pertama Brunei Darussalam yang menaklukkan Filipina dengan skor 3-2. Selanjutnya Indonesia akan menghadapi Filipina pada Kamis (7/9) mulai pukul 18.30 WIB. (ant)

Bali Post/ist

OLAH TKP - Polisi memasang police line dan olah TKP di depan kamar korban penebasan.

Sembilan Tersangka Dari Hal. 1 YB digelandang ke Mabes Polri, Selasa (5/9) pagi sekitar pukul 08.00 WIB melalui Bandara Syamsudinoor Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan. Dengan demikian, polisi sudah menetapkan sembilan tersangka untuk kasus ini. Sebelumnya kepolisian berhasil menggulung tujuh tersangka yang sudah berada di Mabes Polri. Sementara itu, Pemerintah Kota Palangka Raya menyebut biaya pembangunan tujuh

‘’Bukan masalah keagamaannya. Di sini Walubi dan kelompok pengurus Buddha sudah mengeluarkan sikap keras, mereka mengecam pemerintah Myanmar dan memberikan bantuan ke Rohingya,’’ katanya. Menurut Tito, tragedi kemanusiaan di Rakhine dilatarbelakangi oleh permasalahan antara pemerintah yang berkuasa dengan sekelompok etnis yang dianggap menyerang pemerintah. Pihaknya meminta masyarakat Indonesia agar berhati-hati dalam menyikapi isu Rohingya ini. ‘’Saya minta masyarakat lebih waspada. Isu ini lebih banyak digunakan untuk membakar sentimen masyarakat Islam di Indonesia untuk antipati kepada pemerintah,’’ katanya. Sementara itu, Polda Jawa Tengah menyiagakan 22 Satuan Setingkat Kompi (SSK) pasukan untuk pengamanan antisipasi pengerahan massa dalam aksi solidaritas Rohingya di Candi Borobudur. ‘’Pasukan yang disiapkan itu juga akan didukung tiga SSK

‘’Namun, angka tersebut baru untuk biaya perbaikan dan pembangunan fisik sekolah tersebut. Itu belum termasuk membeli meja dan kursi serta sarana belajar mengajar lain,’’ kata Mofit. Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya Dr. HM Riban Satia menginstruksikan pembangunan seluruh sekolah yang terbakar selesai triwulan pertama 2018. Penganggarannya difokuskan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palangka Raya. (ant)

Hak Warga

Pengurus Buddha Dari Hal. 1

Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang dibakar pada periode Juli lalu mencapai Rp 7,437 miliar. ‘’Angka ini merupakan nilai perhitungan yang dilakukan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman,’’ kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio saat memantau SDN 5 Langkai. Ia menerangkan, saat ini pemerintah kota telah berkoordinasi dengan jajaran legislatif untuk mengomunikasikan penganggaran pembangunan dan renovasi sekolah tersebut.

dari TNI,’’ kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Condro Kirono di Semarang, Selasa kemarin. Menurutnya, Mabes Polri juga menyiapkan pasukan untuk pendukung jika sewaktu-waktu diperlukan. Ia menegaskan, kepolisian tidak mengizinkan digelarnya aksi bela Rohingya di Candi Borobudur. Selain sebagai benda warisan dunia, Borobudur juga merupakan sumber penghidupan bagi warga di sekitarnya. Oleh karena itu, katanya, para kapolres dan bupati/wali kota juga telah diminta untuk mengakomodasi pelaksanaan aksi di wilayah masing-masing. ‘’Silakan menggelar aksi di masjid agung di masingmasing daerah,’’ katanya. Ia mengharapkan akomodasi terhadap para peserta aksi bela Rohingya itu juga dilakukan kepolisian di wilayah lain tetangga Jawa Tengah. Hingga saat ini, lanjutnya, belum ada pengajuan izin berkaitan dengan aksi pengerahan massa ke Borobudur. ‘’Belum ada pengajuan izin dan tidak akan kami izinkan,’’ tegasnya. (ant)

Dari Hal. 1 Dia kemudian menjelaskan, demonstrasi yang biasa disebut sebagai unjuk rasa, sebenarnya tidak dilarang karena merupakan hak asasi warga negara untuk menyampaikan pendapatnya di tempat umum. ‘’Silakan saja jika demonya

tidak liar, tidak merusak, demo tertib. Demo itu kan hak asasi,’’ katanya. Namun, mantan Panglima TNI ini kembali mengingatkan masyarakat, agar aksi itu harus mengantongi izin dari pihak berwajib serta mengikuti aturan berlaku. Salah satunya dengan tidak membawa bahan peledak.

Sementara itu, terkait dengan unjuk rasa yang rencananya akan dilaksanakan pada Rabu (6/9) di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta, Wiranto meminta masyarakat melaksanakan itu secara tertib. ‘’Jangan mengganggu ketenteraman warga lain, tertib,’’ katanya. (ant)

Peran Eksekutif Dari Hal. 1 Pebri mengungkapkan, selama ini dominan pembangunan desa wisata dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Karena itu, ia pun mendorong peran eksekutif, utamanya dalam pembangunan infrastruktur menopang desa wisata. ‘’Kami dalam pandangan fraksi juga terus menyampaikan terkait pengembangan desa wisata,’’ tandasnya. Sementara itu, Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Aris Brahmanta mengatakan, hampir seluruh desa yang ada di Kabupaten Gianyar memiliki potensi dijadikan desa wisata. ‘’Kami sudah melakukan verifikasi secara bertahap, tujuannya melihat potensi yang lebih

konkret, terkait apa yang menonjol di satu wilayah sehingga layak dijadikan desa wisata,’’ katanya. Saat ini ada delapan desa yang masuk dalam verifikasi Disparda Gianyar untuk dijadikan desa wisata. Selain itu, dari 62 desa di Kabupaten Gianyar, sudah ada 30 desa yang tercatat sebagai desa wisata. ‘’Dari verifikasi ini kita lihat posisioning. Misalnya Desa Taro dengan sejarahnya Rsi Markandeya, kemudian kita lihat di sana ada banyak pura dan hutan, sehingga branding-nya nanti bisa desa spiritual,’’ kata pria asal Ubud ini. Pejabat yang akrab disapa Gung Ari ini pun mengakui pengembangan desa wisata di Kabupaten Gianyar su-

dah berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. ‘’Selama ini kita betul-betul melihat desa wisata telah memberikan multi. Seperti wisata air terjun Tegenungan, kini banyak menyerap tenaga kerja lokal,’’ terangnya. (kmb35)

Menteri Agama Dari Hal. 1 Oleh karena itu, apabila Kemenristek Dikti akan menerapkan kebijakan ini terhadap PT agama, harus melakukan koordinasi dengan Kemenag. ‘’Kalau misalnya nanti Menteri Agama membuat kebijakan bahwa itu tidak diberlakukan bagi perguruan tinggi agama maka itu tidak berlaku. Tetapi kalau diberlakukan maka harus kita sosialisasikan. Jadi kita menunggu KMA-nya. Keputusan dari Menteri Agama,’’ tegasnya. Lebih jauh, Ketut Widnya menjelaskan, dari 12 PT Hindu yang tersebar di Indonesia, empat PT merupakan perguruan tinggi negeri, sedangkan delapan lainnya swasta. Dari jumlah itu, hanya tiga yang jumlah mahasiswanya berada di atas 1.000 orang. Yaitu Universitas Hindu (Unhi) Denpasar, Institute Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, serta Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STHAN) Tampung Penyang Palangka Raya. ‘’Nah, seandainya dimerger, bagaimana dengan perguruan tinggi Hindu yang lokasinya tersebar di wilayah Indonesia, seperti STAHN Gde Pudja Mataram di Lombok, apakah bisa disatukan dengan STIKIP di Singaraja atau di daerah

lainnya,’’ katanya pesimis. Seperti diberitakan, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta perguruan tinggi swasta untuk merger, terutama perguruan tinggi yang jumlahnya di bawah 1.000 mahasiswa yang diindikasikan sebagai perguruan tinggi kurang sehat. Perguruan tinggi baik negeri mau swasta, kata Nasir, harus berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan yang berkualitas serta menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi. Saat ini jumlah perguruan tinggi di Indonesia mencapai 4.521 perguruan tinggi dengan jumlah penduduk mencapai 250 juta jiwa. Hal senada pernah disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mendorong perlunya revitalisasi perguruan tinggi melalui merger. Sehingga dengan jumlah yang pantas, diharapkan bisa meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi bersangkutan. Dengan merger, menurur Jusuf Kalla, maka akan menekan biaya operasional perguruan tinggi swasta, sehingga tercipta efisiensi yang pada akhirnya akan mendorong perguruan tinggi tersebut menjadi lebih berkualitas. (kmb4)

Rabu, 6 September 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Karya Mamungkah, Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun : Yudha Kanda (2)

08.00 Bali Channel Tourist TV 09.05 Perspektif dan Solusi 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Ista Dewata Pura Karangh Semadi 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wecana Karya Mamungkah, Padudusan Agung lan Ngenteg Linggih (4) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali

13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Tari Asri Kencana (2) 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Lila Cita 17.05 Healthy Life 17.30 Taman Sari TK Widya Shanti Ubung (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda

19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Puppet Show 21.30 Ajeg Bali Eksistensi Gambuh Pedungan dan Upaya Pelestarian Gambuh Sekala Niskala (2) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita : Calonarang Kuta (5) 23.05 Lila Cita Calonarang Menanga (3)

Tensi Normal dan Tidurnya Enak, Ketika Bangun Ia Tak Puyeng-Puyeng Lagi

Pedagang di Pasar Beringkit ini sering mengalami ngilu-ngilu di kaki, susah tidur dan saat bangun kepala puyeng-puyeng. Penyebabnya ternyata tensi yang naik turun dan Penyakit mag. Lantas, langkah apa yang diambil oleh wanita 73 tahun ini untuk mengobati penyakitnya itu? Tidak ada langkah apa-apa.

Kaki tuanya tak melangkah menuju pintu rumah praktik dokter atau pintu gerbang Puskesmas. Lho... jadi wanita yang bernama Ni Putu Rendi ini diam saja? Gitu? Apa tidak menderita dirongrong penyakit-penyakit yang menyiksa itu? Ya, menderita pastinya. Ternyata, warga Dusun Banjar Selat, Desa Beringkat, Kelurahan Menguri Tani, Kecamatan Menguri, Kabupaten Badung, ini mengatasinya dengan minum madu pahit Madu Bima 99. Setelah setahun minum Madu Bima 99, banyak perubahan yang dirasakan oleh wanita

yang tak punya anak dan cucu ini. “Sekarang tensi normal, tidur jadi enak, dan ketika bangun tak puyeng-puyeng lagi,” tukasnya menutup pertemuan 7 Juni 2016 lalu. Madu pahit adalah madu yang diproduksi oleh lebah yang mengisap nektar bunga dari pohon-pohon yang pahit, seperti paitan, kaliandra, dan mahoni. Di beberapa negara, ekstrak tanaman paitan digunakan sebagai obat antiinflamasi atau pengurang rasa sakit. Asam klorogenik dalam daunnya digunakan sebagai obat antimalaria dan diare. Karena ampuh untuk

mengatasi diabetes, daun paitan dikenal dengan nama daun insulin. Di beberapa negara, tanaman ini lazim digunakan

sebagai obat diabetes. Kandungan bunga kaliandra dapat meningkatkan daya tahan, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kualitas hormon, memperbaiki sistem pencernaan, memperbaiki metabolisme, mengatasi susah tidur, dan mempercepat penyembuhan luka bakar. Pohon mahoni dikenal sebagai pelancar peredaran darah, penurun kolesterol, pengurang lemak, dan antioksidan sehingga dapat menyingkirkan radikal bebas. Sedangkan saponin-nya berguna untuk meningkatkan kekebalan, mencegah pembekuan darah,

menguatkan fungsi hati, dan memperlambat pembekuan darah. Saat ini berbagai madu pahit dengan berbagai merek telah beredar di pasaran. Tapi, yang banyak digemari, karena manfaatnya yang nyata, memang Madu Bima 99. Apalagi, dari hasil uji laboratorium Fakultas Farmasi UI dan Sucofindo September 2014, Madu Bima 99 terbukti bebas dari bahan kimia obat, patogen, logam berbahaya, dan zat berbahaya lainnya. Bahkan, saat ini juga tersedia Madu Bima 99 khusus, yakni Madu Kesuburan Pria, Madu

Kesuburan Wanita, dan Madu Kecerdasan Otak. Untuk mendapatkannya, Anda bisa datang ke apotek, toko obat, dan outlet-outlet lainnya di kota Anda. Untuk informasi lebih lengkap, Anda bisa mengunjungi @madubima99, www.madubima.com, dan www.facebook.com/Madu Bima 99.

Distributor Bali 08123644754, Subdist : Jembrana 081936459563, Klungkung 085954158293, Tabanan 087761444100, Buleleng 08174708396 / 0817351071, Karangasem 081239707770, Gianyar&Bangli 081338916680, Denpasar 08123644754, Badung 081999945381 Adv.0001394-adv-6


16 Pages

166 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c online: http://www.intern

l ause Michae made bec er â&#x20AC;?Thrillerâ&#x20AC;? wasted to be a monst Jackson wan , September Wednesday

r 6, 2017

y, Septembe

Wednesda

6, 2017

a product of was not the â&#x20AC;&#x153;Thrillerâ&#x20AC;?pop star Michael Jackson - Music video at the Venice VENICE but was made because Landis said director John brilliant idea be a monster, turning into wanted to RQ 0RQGD\ Mike was big thing for ÂżOP IHVWLYDO LWK to present

Labor Slowest s dâ&#x20AC;&#x2122; Leads Bodyguar About Two Year â&#x20AC;&#x2DC;Hitmanâ&#x20AC;&#x2122;s end in Day Week

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

test anmar pro ple to bar My tem Indonesia biggest Buddhist at worldâ&#x20AC;&#x2122;s IBP/net

a monster.â&#x20AC;? ÂżUVW PHHWLQJ Z in Venice Landis was of the video, which $VNHG DERXW KLVstar turned King of the original. Jackson, the child dancing but died the 3D version 35 years after event in Pop who set the world 50, Landis said was made as a special age of and It was screened tion section. 2009 at the good in was â&#x20AC;&#x153;joyfulâ&#x20AC;? and â&#x20AC;&#x153;childlikeâ&#x20AC;? friend. ro Bianchi the out-of-competi he was nobodyâ&#x20AC;&#x2122;s close family REUTERS/Alessand â&#x20AC;&#x153;(Thriller) brilliant business quickly became a very determined Thriller no was Jacksonâ&#x20AC;&#x2122;s â&#x20AC;&#x153;Michael had to be the best, the idea, it wasLandis told journalists. â&#x20AC;&#x153;Michael for the movie plan,â&#x20AC;? John a vanity video because that everything â&#x20AC;&#x153;He had a spectacuAnd photocall September 4, 2017. pro, he said. â&#x20AC;&#x153;It was during a whole was an old he Italy to be a monster.from greatest,â&#x20AC;? gestures ethic, but he through the since in Venice, evolved Michael wanted Festival â&#x20AC;&#x153;We went frame, and it was not John Landis and lar workhas been performing that came, by Director 74th Venice Film not successful everything the guy up.â&#x20AC;? movie frame in 3D, so we are as a grown 8 years old.â&#x20AC;? â&#x20AC;&#x153;Thrillerâ&#x20AC;? Jack- 3Dâ&#x20AC;? at the that, was spectacularly pursuing oneDQ $PHULFDQ ÂżOP GLUHF- intended to be surprised.â&#x20AC;? ap- was you or anything and do person in While making I was totallysaid Jackson first the anything at enhance certain /DQGLV to â&#x20AC;&#x153;show up said. It actor and producer, throwing most famous Landis making was happy but to be the have that kind of celeb- tor, screenwriter,idea of converting like that, but it does ... the dance him about his work on son wanted,â&#x20AC;? Landis at the proached â&#x20AC;&#x153;I really parts of it tremendouslysaid. (rtr) whatever I when they met again the world, to he liked he 3D, because 1991. was jumped video because Werewolf in Londonâ&#x20AC;? was different or Whiteâ&#x20AC;? in work- rity is bizarre.â&#x20AC;? someone who ... â&#x20AC;&#x153;Thrillerâ&#x20AC;? into experience it the way is much improved,â&#x20AC;? to itâ&#x20AC;?. was â&#x20AC;&#x153;An American along with make-up to produce â&#x20AC;&#x153;Black â&#x20AC;&#x153;And hereâ&#x20AC;&#x2122;s from a young age wanted you to experience or Whiteâ&#x20AC;&#x2122; I to look at phoâ&#x20AC;&#x153;On â&#x20AC;&#x2DC;Black It was different. We already working and the two, Thatâ&#x20AC;&#x2122;s one Michael wanted you Baker, met in a childhood. movies. artist Rick ing for Michael. EXW KH ZDV PXFK he never had he was so interested old monster many from seen tographs ZHUH VWLOO ÂżQH Landis said. of the reasons he hasnâ&#x20AC;&#x2122;t â&#x20AC;&#x153;Turns out H\ ZHUH WRR VFDU\ , more guarded,â&#x20AC;? easy being a celeb, not â&#x20AC;&#x153;I know itâ&#x20AC;&#x2122;s KRUURU ÂżOPV WK Landis said, laughgreat,â&#x20AC;? but the found him zombies, ing. â&#x20AC;&#x153;He wanted and locations, from 3,358million with the Alicia million for $9.3 drama starring $1.4 is trackingholiday. fail to The historicalexpected to earn extended Feverâ&#x20AC;? might has to ComScore. Vikander is While â&#x20AC;&#x153;Tulip top 20, TWC g Day from 765 locations. between the weekendâ&#x20AC;&#x2122;s million, according the Labor collaboration Studios crack and fourth highest-grossin â&#x20AC;&#x153;Wonder Not since 1998 has GURSSHG EH- million unique â&#x20AC;&#x153;Wind A â&#x20AC;&#x153;Dunkirk,â&#x20AC;? and ABC the third the ER[ RIÂżFH of the weekend. tive weekends. â&#x20AC;&#x153;Guardians of four-day total. Marvel Television Inhumansâ&#x20AC;? to GRPHVWLF $8 million - A disastrous Woman,â&#x20AC;? and HDFK VWD\HG ÂżUVW IRU low a $100 million were no wide brought â&#x20AC;&#x153;Marvelâ&#x20AC;&#x2122;s North America, movies is expecting an spots. The QGLQJ time there LOS ANGELES weekend 393 Imax screens in to earn $1.5 Riverâ&#x20AC;? total from 2,602 should *DOD[\ 9RO ´ HU ER[ RIÂżFH LV H is The last over Labor Day It four-day adventure â&#x20AC;&#x153;Leap!â&#x20AC;? million expected GRPHVWLF VXPP two frames. the action comedy releases where it is Pantellionâ&#x20AC;&#x2122;s â&#x20AC;&#x153;Do with $6.6 about animated But while DEOH DW WKLV SRLQW LWV was in 1992. on a low note.any fresh competition Luckyâ&#x20AC;? close behind medium-sized million. And looking at BodyWithout of â&#x20AC;&#x153;Close Like an Hombreâ&#x20AC;? is four days at 382 follow2,705 locations. â&#x20AC;&#x153;Logan ZLWK D to the movieâ&#x20AC;&#x2122;s Of the weekendâ&#x20AC;&#x2122;s FHUWDLQO\ SURÂżW â&#x20AC;&#x153;Hitmanâ&#x20AC;&#x2122;s from is less due for the Sonyâ&#x20AC;&#x2122;s re-release XW WKH WRS ÂżYH and is farand more in wide release, the be the holiday threepeat popularity, alterna- launches, of the Third Kindâ&#x20AC;?theatri- $1.4 million VKRXOG URXQG Rmillion three-day The Liof guardâ&#x20AC;? appears entire $4.4 Creationâ&#x20AC;? locations. movie of choice.Reynolds overwhelming to the lack /DERU 'D\ Encounters 40th anniversary â&#x20AC;&#x153;Annabelle: slot for reported $5.6 million for the weekendâ&#x20AC;&#x2122;s attributable ÂżUVW in $2.3 million Otherwise, with Ryan ing best. The the two estimated at the center WLYHV 7KLV WKH history without cal event is set to take weekend should remain in onsgate release sequel has holiday. (rtr) L. Jackson to recent The horror four-day holiday $7.3 and Samuel $13.4 million from weekend in Bros. of is tracking the Meanwhile, -for tally release three-day total for from 901 locations. release â&#x20AC;&#x153;Tulip Warner should earn over the four-day a new wide estimated imminent have the lowest four-day decades. TWCâ&#x20AC;&#x2122;s long-delayed LWV DXGLHQFH an 3,370 locations nearly two Its seemingly weekend. make â&#x20AC;&#x153;Hitmanâ&#x20AC;&#x2122;s Body- the holiday in currently in release )HYHU´ LV QRW ÂżQGLQJ No. 106 Dps HU WR Jl. Raya Puputan No 148 win would VW DW The 28 movies bring in about $95.5 Ă&#x20AC;LFN WKLV VXPP Mandala Renon Renon Made JXDUG´ WKH RQO\spot on the domestic are tracking to Jl. Raya Niti 148 top VHFXUQDWLRQDO %DOL 3R Jl. D.Tamblingan Sanur 2829Kopi Mandala No. Dimsum Manan retain the Jl. Raya Niti Yamin No.18 WV IRU WKUHH FRQ Sanur Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama ER[ RIÂżFH FKDU <RX FDQ ÂżQG ,QWH 68 19 Smirnof Cafee No.88 Renon Renon No Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Subah Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

of Rohingya

into Bangladesh. attacked

Indonesia to bar Myanmar protest at worldâ&#x20AC;&#x2122;s biggest Buddhist temple

took to the of people of thousands Russiaâ&#x20AC;&#x2122;s predominantly what streets in to protest Chechnya

dus Muslim called â&#x20AC;&#x153;genocide rally on It began after insurgents paramilitary the Chechen leader staging a of police and in Myanmar. Joko groups from the persecution Myanmar they said was an effort of Muslimsâ&#x20AC;? President from the what bar Islamist against Indonesian has called for an on close to site, posts in their ethnic minority in the pledged to Java to protest Widodo state and to protect by security forces police have â&#x20AC;&#x153;Jokowiâ&#x20AC;? central tourist the demonstrati in Rakhine Myantemple in - Indonesian to say they plan persecution country. and is a popular end to violence JAKARTA Borobudur Buddhist military sent his foreign minister Monday Islamist groups the 9th century in Myanmar. majority Buddhist the Myanmarâ&#x20AC;&#x2122;s with met forces and her Friday at Rohingya Muslims. which dates fromand ethnic minority In response, it called â&#x20AC;&#x153;clearance mar where she and armed San Suu Kyi what Suu Kyi Aung Hlaing. Myanmarâ&#x20AC;&#x2122;s Borobudur temple, the religious unleashed Human Rights Watch against Aung 700 with in Min Marsudi government. violence against stupa-topped refugees from operations.â&#x20AC;? imagery shows commander weekend, protesters6XX bloodshed. an end to RI Bangladeshi halt to the At least 87,000 Rakhine state says satellite burned in the RoOver the to call for WR D SRVWHU Dhaka, the largest a

western %DQJOD- buildings were village of Chein -DNDUWD VHW ÂżUH embassy was due in Myanmarâ&#x20AC;&#x2122;s has the worldâ&#x20AC;&#x2122;s in in the Myanmarset for this Indonesia Muslims and there capital, on Tuesday. Minister Kha- KDYH Ă&#x20AC;HG WR QHLJKERULQJ escalated hingya Muslim of 17 locations are Kyi outside of Pakistani ForeignAsif expressed desh since violence to the United Khar Li, just one the rights group and further protests reported that population a number of anti-MyanMamedia homes Muhammadthe ongoing vio- late August, according existing Rakhine state where have been in Jakarta and the a protest week. Local burning of at over waja plans to stage ancient Malala mar protests Kuala Lumpur rity â&#x20AC;&#x153;deep anguish the Rohingya Mus- Nations, overwhelming documented a famous to one group the displaced.person to has property. laysian capitalof Buddhist-majo lence against and the Organization camps for at Borobudur, in central Java. youngest denies citizenship in the to take â&#x20AC;&#x153;im- Yousafzai, the Peace Prize, said the treatment roughly 1.1 million limsâ&#x20AC;? and urged Myanmar lived in the Buddhist temple who have the remains silent Myanmarâ&#x20AC;&#x2122;s Islamic Cooperation action to bring win the Nobel at the suffering Rohingya,for generations, and â&#x20AC;&#x153;The world massacre of Rohingya have of and effective violations her â&#x20AC;&#x153;heart breaksâ&#x20AC;? Rohingyas.125,000 Rohingyas and urged country of the faced hostilan organizer Muslims WZHHQ mediate all human-rights Rofrequently the Buddhist face said Farida, who uses a Almost of Rohingyaleader, a fellow Nobel group has Ă&#x20AC;HH FODVKHV EHarmy in an end toinnocent and unarmed Muslims,â&#x20AC;? from protest EHHQ IRUFHG WR and the the violence ity and violencefanned by hard-line of Mondayâ&#x20AC;&#x2122;s insurgents state. Tens of against Muslim populationâ&#x20AC;?.planned Myanmarâ&#x20AC;&#x2122;s condemn (rtr) Rohingya minority. I majority, oftenDPPDWRU\ FRPPHQWV single name. laureate, to Rakhine the border hingya of Fridayâ&#x20AC;&#x2122;s years An organiser groups wanted to against the Rohingya the northwest PRQNV DQG LQĂ&#x20AC; also be heard have crossed the â&#x20AC;&#x153;The last several this IURP RIÂżFLDOV News can security at Global thousands â&#x20AC;&#x153;Over the Bangladesh. be protest said near the Borocondemned killings by of people in â&#x20AC;&#x153;Bali Imageâ&#x20AC;? from 9.30 peacefully Indonesiaâ&#x20AC;&#x2122;s have repeatedly into neighbouring temple will Reports of 96.5 treatment,â&#x20AC;? lines Radio FM am. Listen to Chief protest temple to show is an shameful on images of action at Borobudur tragic and a statement posted my forces and children and the elderly National Police ac- bodur until 10.00 FM at http:// â&#x20AC;&#x153;The Borobudur borin for tolerance,â&#x20AC;? prohibited,â&#x20AC;? m tolerance. told reporters, including Global Radio symbol of â&#x20AC;&#x153;We want she said â&#x20AC;&#x153;I am still waiting cross the swampy ten2myradio.co Tito Karnavian Aung San attempting to have sparked at http:// Twitter. the extraordinary media. globalfmbali.lis world is der into Bangladesh the reputation cording to not just part of the said Anang Imamuddin. it is in a ma- fellow Nobel Laureate video streamingand http:// The that live or same. li.com is know of to li. it is safe. Suu Kyi to do the â&#x20AC;&#x153;This but that Muslims anger and battered lionized for the world radioglobalfmbanel/global-fm-ba country but Indonesia, Rohingya previously to Myanheritage of is no need for protests jority Muslim are safe here too.â&#x20AC;? waiting and the ustream.tv/chan of Suu Kyi, resistance world. There KH 5RKLQJ\D FRQĂ&#x20AC;LFW Buddhist monks and Muslim na- are waiting.â&#x20AC;? violence in her decades of military rulers. Tens eruption of government A Nobel laureate Myanmarâ&#x20AC;&#x2122;s LQ UHVSRQVH WR W The latest has killed more than marâ&#x20AC;&#x2122;s former Indonesian criticized because the tions in Asiaof its Rohingya Muslim Rakhine state triggered an exoon it already.â&#x20AC;? Indonesia 400 people and is taking action Foreign Minister in persecution Indonesian on Monday met minority as thousandsangry protests staged Kyi elsewhere Retno Marsudi Aung San Suu leader DOO IRU and Myanmar \ RIÂżFLDOV WR F DQG WRS VHFXULW

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Rabu Wage, 6 September 2017

Film Widji Tukul Raih Penghargaan di Bulgaria Film â&#x20AC;&#x153;Istirahatlah Kata-Kataâ&#x20AC;? yang mengisahkan Widji Tukul, penyair dan aktivis yang menjadi buron pemerintahan Orde Baru yang sampai kini tak tahu rimbanya, meraih penghargaan khusus pada Festival Film Internasional â&#x20AC;&#x153;Love is Follyâ&#x20AC;? di Kota Varna, Bulgaria, sejak 25 Agustus hingga 3 September. Sekretaris pertama Pensosbud KBRI Sofia, Nurul Sofia, Selasa (5/9) kemarin, mengungkapkan 102 film ditayangkan pada festival yang merupakan salah satu terbesar di Balkan. Penghargaan yang diterima â&#x20AC;&#x153;Istirahatlah Kata-Kataâ&#x20AC;? yang diproduseri Yulia Evina Bhara dan Anggi Noen adalah penghargaan kedua tertinggi setelah Grand Prix Award. Panel juri internasional memberi penghargaan kepada pemenang festival lain â&#x20AC;&#x153;The Citizenâ&#x20AC;? dari Hungaria yang memenangkan Penghargaan Utama Grand Prix Aphrodite. Selain itu Pemeran Utama Wanita Terbaik dimenangkan Rimma Zyubina untuk film â&#x20AC;&#x153;The Nest of the Turtledoveâ&#x20AC;? dari Ukraina dan untuk Pemeran Utama Pria Terbaik dimenangkan Konu lewat â&#x20AC;&#x153;Wedding Danceâ&#x20AC;? dari Turki. Keikutsertaan film Indonesia dalam festival ini adalah hasil kerja sama KBRI Sofia dengan Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud yang bertujuan mendukung sineas Indonesia bersaing pada tingkat global. Film pilihan Indonesia diputar dalam segmen khusus Indonesian Panorama, meliputi film â&#x20AC;&#x153;Nokasâ&#x20AC;?, â&#x20AC;&#x153;Athirahâ&#x20AC;?, â&#x20AC;&#x153;Salawakuâ&#x20AC;?, â&#x20AC;&#x153;Emmaâ&#x20AC;?, â&#x20AC;&#x153;Aisyah Biarkan Kami Bersaudaraâ&#x20AC;? dan â&#x20AC;&#x153;Kejarlah Daku Kau Kutangkapâ&#x20AC;?. Menurut Sekar Ayu Asmara, kurator dari Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud, pemilihan film untuk ikut serta dalam kompetisi ini salah satu di antaranya karena cerita Widji Tukul dapat terjadi pada siapa saja sehingga wakil dari bangsa lain pun bisa merefleksikan isi ceritanya. Dubes RI Sofia, Sri Astari Rasjid, mengaku bangga atas prestasi Indonesia ini dan berharap film Indonesia lainnya dapat melanglang buana di Balkan tahun-tahun mendatang sebagai salah satu alat mendukung promosi Indonesia. (ant)

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Tangani Korut

Rusia dan AS Beda Pendapat Berlin/Xianmen (Bali Post) -

Dua negara yang sama-sama anggota Dewan Keamanan PBB, Amerika Serikat dan Rusia, beda pendapat soal penanganan krisis Korea Utara (Korut). AS bersama Jerman dan Jepang sepakat untuk mendorong penerapan sanksi yang lebih berat ke Korut pasca-uji coba nuklir terbaru yang digelar Korut, belum lama ini.

Bahkan dalam rilis yang dilansir Kantor Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden AS Donald Trump pada Senin (4/9) menyepakati penerapan sanksi lebih lanjut terhadap Korea Utara. Kedua pemimpin dalam pembicaraan via telepon â&#x20AC;&#x153;berpandangan sama bahwa masyarakat internasional perlu meningkatkan tekanan terhadap rezim Korea Utara dan bahwa Dewan Keamanan PBB harus secepatnya menerapkan sanksi-sanksi baru dan lebih keras,â&#x20AC;? menurut juru bicara kantor Merkel dalam sebuah pernyataan. Korea Utara pada Minggu memicu kekhawatiran global ketika meledakkan bom hidrogen yang dirancang untuk rudal jarak jauh. Ledakan bawah tanah tersebut memiliki rata-rata kekuatan lima kali lebih besar dibandingkan dengan bom yang diledakkan di atas Hiroshima, ungkap kepala urusan politik PBB Jeffrey Feltman kepada Dewan Keamanan pada Senin. Kantor Merkel menyebutkan bahwa dia dan Trump sepakat mengupayakan tambahan dukungan bagi sanksi yang lebih kuat terhadap Pyongyang. â&#x20AC;&#x153;Tujuan langkah ini adalah untuk menemukan solusi damai terhadap krisis,â&#x20AC;? kata juru bicara kantor Merkel sebagaimana dikutip kantor berita AFP. Utusan Washington di PBB Nikki Haley memberi tahu Dewan Keamanan di New York pada Senin bahwa putaran baru sanksi bisa menyasar suplai minyak Korea--yang berpotensi menjadi pukulan besar terhadap ekonomi negara itu. Sanksi-sanksi baru juga bisa ditujukan untuk mengekang pariwisata Korea Utara dan melarang pengiriman tenaga kerja Korea Utara ke luar negeri, utamanya ke Rusia dan Cina menurut para diplomat. Draf resolusi itu diperkirakan disampaikan kepada 14 anggota dewan keamanan yang lain pada Selasa.

Kate Middleton

Nantikan Anak Ketiga Kate Middleton atau Duchess of Cambridge dikabarkan tengah hamil. Ia dan suaminya, Pangeran William, tengah menantikan kelahiran anak ketiga mereka, seperti diumumkan Istana Kensington, Senin (4/9) waktu Inggris. Kate pun terpaksa membatalkan penampilan publiknya karena mualmual. Putri berusia 35 tahun itu kembali

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

menderita hyperemesis gravidarum, kondisi yang juga menghinggapi dua kehamilan sebelumnya. Kini dia dirawat jalan di rumah. Dia belum mencapai usia kehamilan 12 pekan di mana wanita biasanya mengumumkan ke publik. Dia baru mengumumkan setelah tak bisa menghadiri sebuah acara di London, Senin petang waktu setempat, kata juru bicaranya seperti dikutip AFP. William, yang juga berusia 35 tahun, berada pada urutan kedua dalam daftar pewaris tahta kerajaan dan si bayi yang akan lahir nanti berada pada urutan kelima, menyisihkan pamannya, Pangeran Harry, ke urutan lebih bawah lagi. â&#x20AC;&#x153;Yang Mulia Duke dan Duchess of Cambridge dengan penuh kebahagiaan mengumumkan bahwa Duchess of

Cambridge tengah menantikan putra ketiganya,â&#x20AC;? umum Istana Kensington. Ratu Elizabeth II, nenek Pangeran William, dan ayahandanya, Pangeran Charles, dikabarkan gembira mendapatkan warta ini, sedangkan Harry mengaku amat sangat berbahagia untuk mereka. Kabar ini muncul setelah putra tertua William-Kate yakni Pangeran George yang berusia empat tahun, yang menempati uruan ketiga dalam daftar pewaris tahta, bersiap masuk sekolah di London, Kamis pekan ini. Pasangan kerajaan ini juga memiliki seorang anak perempuan yang masih berusia dua tahun, Putri Charlotte. Istana tidak menyebutkan kapan sang jabang bayi akan lahir, namun seorang juru bicara memastikan kepada AFP bahwa Kate belum mencapai usia kehamilan 12 pekan atau tiga bulan. (ant)

Madonna

Pindah dari AS Madonna memutuskan untuk pindah dari AS ke Portugal. Keputusannya itu diumumkan melalui akun Instagram, di mana dia mengunggah dua foto dengan caption yang menjelaskan bahwa dia pindah ke negara baru setelah jatuh cinta dengan â&#x20AC;&#x153;energiâ&#x20AC;? Portugal. â&#x20AC;&#x153;Energi Portugal sangat menginspiraBali Post/dok si. Saya merasa sanMadonna gat kreatif dan hidup di sini dan saya tak sabar mengerjakan film baru â&#x20AC;&#x153;Lovedâ&#x20AC;? dan membuat musik baru!!!â&#x20AC;? tulisnya. â&#x20AC;&#x153;Ini akan jadi babak baru dalam buku saya! Ini adalah waktunya menaklukkan dunia dari sudut pandang berbeda!!â&#x20AC;? Dilansir Fox News, juru bicara Madonna mengatakan dia pertama kali jatuh cinta pada negara tersebut pada 2004 setelah mengadakan tur di sana. Madonna berasal dari Michigan namun tinggal di New York selama beberapa tahun. Selain mengumumkan kepindahannya, Madonna mengungkapkan dia sedang mengerjakan lagu baru dan menyebutkan filmnya â&#x20AC;&#x153;Lovedâ&#x20AC;?. Menurut US Weekly, itu akan jadi proyek film keempatnya setelah film pendek 2013 â&#x20AC;&#x153;Secret Project Revolutionâ&#x20AC;?. Lagu barunya akan menandai kembalinya dia di industri musik sejak album â&#x20AC;&#x153;Rebel Heartâ&#x20AC;? pada 2015 dan akan jadi album ke14. (ant)

Presiden Rusia Vladimir Putin

Bali Post/afp

Sementara itu, Presiden Rusia, Vladimir Putin memperingatkan bahwa bencana global akan terjadi jika sanksi lebih berat dijatuhkan pada Korut. Ia menginginkan adanya solusi diplomatik dibandingkan sanksi karena menganggap pemberian sanksi yang lebih berat akan sia-sia. Komentar Putin itu menanggapi adanya keinginan AS meningkatkan tekanan pada Korut. Meski tidak setuju penambahan sanksi, Putin mengutuk adanya uji coba yang dianggapnya sebagai tindakan â&#x20AC;&#x153;provokatifâ&#x20AC;? Korut. â&#x20AC;&#x153;Tapi menjatuhkan sanksi dalam situasi ini adalah sia-sia dan tidak efisien,â&#x20AC;? katanya kepada wartawan di Xiamen di sela-sela pelaksanaan pertemuan tahunan tingkat tinggi BRICS. Ia menyerukan dialog untuk mengatasi krisis ini dan memperingatkan adanya kemungkinan peningkatan tegangan jika sejumlah aksi dilakukan. (iah/afp/rtr)

Emmanuel Macron

Susun Strategi Komunikasi Popularitas Presiden Prancis Emmanuel Macron merosot tajam menjadi hanya 30 persen, menurut hasil survei terhadap para pemilih, Senin (4/9). Macron (39) mengakui bahwa sejumlah pemilih kecewa dengan kebijakan pemerintah sejauh ini. Ia kini sedang menyusun strategi komunikasi baru setelah menuai kritikan karena ia dinilai terlalu kaku. Macron, tokoh garis tengah yang terpilih pada Mei silam, kian kehilangan dukungan dalam dua bulan beruntun, dari 36 persen pada bulan sebelumnya dan 43 persen pada akhir Juni, menurut survei YouGov France untuk HuffPost dan CNEWS. â&#x20AC;&#x153;Saya harus menghadapi ketidakpuasan rakyat untuk beberapa bulan ke depan,â&#x20AC;? ujar Macron dalam wawancara dengan surat kabar mingguan Le Point pada Rabu pekan lalu, seraya mengatakan kinerja selama 100 hari sebagai presiden â&#x20AC;&#x153;tidak relevanâ&#x20AC;?. Sehari kemudian pemerintah Prancis mengumumkan kebijakan ketenagakerjaan, reformasi yang akan menguji kemampuan Macron untuk mengimplementasikan perubahan prokorporat dan mengatasi unjuk rasa warga. Macron melakukan reformasi kebijakan ketenagakerjaan sebagai kunci untuk mengatasi tingkat pengangguran Prancis yang kini berada di angka 9,5 persen, dua kali lipat dari tingkat pengangguran Inggris atau Jerman, demikian AFP. (ant)

Emmanuel Macron

Bali Post/rtr


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 06 September 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu