Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
sabtu umanis, 3 september 2016
20 HALAMAN
NOMOR 17 TAHUN KE 69
balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Jamin Ketersediaan Pangan
Pemerintah Siapkan Metode Pengadaan Lahan Jakarta (Bali Post) – Pemerintah sedang menyiapkan metode pengadaan lahan agar pemanfaatan tanah dapat lebih efektif untuk sarana permukiman dan pertanian, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, Jumat (2/9) kemarin. ‘’Kita memerlukan metode, pendekatan atau parameter untuk menghitungnya. Bisa dengan menghitung kebutuhan menurut komoditas, bisa juga dengan menghitung kebutuhan per 1.000 penduduk,’’ kata Darmin seusai memimpin rapat pengadaan lahan.
Ia menjelaskan, perencanaan dan kebijakan mengenai lahan ini penting karena pemerintah ingin setiap tanah memiliki status yang jelas dan dimanfaatkan secara maksimal. Ia juga memastikan kegiatan perencanaan ini dilakukan karena pemerintah ingin menjamin ketersediaan pangan dengan penyediaan lahan yang memadai. Dengan penambahan lahan ini, maka diharapkan investor dapat makin berminat untuk menanamkan modal dalam bidang pangan, sehingga target produksi jagung, gula maupun sapi bisa tercapai.
Menteri BUMN Rini Soemarno menambahkan, pemetaan lahan sebagai upaya pengadaan tanah untuk pemenuhan kebutuhan permukiman maupun pangan bisa dilakukan secara langsung dengan menggunakan drone. ‘’Kita menggunakan drone di titik lahan yang ditentukan, dan memetakan lahan ini milik siapa. Ini penting sebagai dasar pemetaan lahan. Manfaatkan teknologi yang ada,’’ ujarnya. Hal. 19 Model Satelit
Bertemu Jokowi
Presiden Cina Dukung Majukan Negara Berkembang
Lionel Messi
Messi Telah Kembali
ARGENTINA berhasil menggeser Uruguay sebagai pemuncak klasemen sementara Kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia zona Amerika Selatan (Conmebol). Lionel Messi, yang sempat mengumumkan pensiun setelah kegagalan di Copa America Centenario 2016, sudah kembali berseragam Timnas Argentina. Pemain berjuluk La Pulga itu menandai kembalinya ke tim nasional dengan mencetak gol kemenangan 1-0 saat melawan Uruguay pada pertandingan kualifikasi. Kemenangan tipis itu menjadi modal semangat Argentina saat menghadapi tim juru kunci Venezuela pada pertandingan ke-8 yang akan digelar pada Rabu (7/9). Sebaliknya, Uruguay yang berada di posisi kedua harus mengambil pelajaran positif dari kekalahan itu karena pekan depan akan menghadapi Paraguay yang sedang penuh semangat setelah mengalahkan juara Copa America Centenario Chile dengan skor 2-1. Kolombia berada di peringkat ketiga berkat kemenangan 3-1 atas Venezuela. James Rodriguez dan kolega harus konsisten mempertahankan performa maksimal karena pada Rabu (7/9) Kolombia akan bertemu tim kuat Brazil yang baru saja mengalahkan Ekuador dengan skor 3-0. (ant)
Hangzhou saling bertetangga baik. ‘’InPresiden Cina Xi Jinping donesia dan Cina akan selalu berharap hubungan serta kerja menjadi tetangga, sekaligus sama yang telah terjalin baik mitra yang baik untuk memd e n g a n I n d o n e s i a s e m a k i n bangun saling percaya serta erat dan luas pada masa-masa memperkuat hubungan sebagai mendatang. Hal tersebut dis- mitra strategis komprehensif,’’ ampaikan Xi saat menerima katanya. kunjungan kehormatan Presi- Hal. 19 den Republik Indonesia Joko Poros Maritim Widodo di Hangzhou, Cina, Jumat (2/9) kemarin. KTT G-20 - Presiden Cina Presiden Jokowi berada di Xi Jinping berjabat tangan Hangzhou untuk menghadiri pertemuan puncak ke-11 dengan Presiden Joko Widodo, Jumat (2/9) kemarin. Jokowi pemimpin negara kelompok memulai kunjungan kerja ke 20 (G-20). Cina untuk menghadiri KTT Presiden Xi mengatakan G-20 di Hangzhou pada 4-5 bahwa Indonesia dan Cina September 2016. merupakan dua negara yang
Bali Post/rtr
Presiden Tunjuk Budi Gunawan sebagai Kepala BIN
tax amnesty
Terkait Virus Zika
Warga Singapura Mulai Waswas
Singapura – Banyak warga Singapura menjadi tertutup dan tidak mau keluar demi menghindari gigitan nyamuk setelah para pakar kesehatan memperingatkan bahwa wabah virus Zika di negara kota itu akan sulit ditanggulangi. Pihak berwenang mengatakan mereka menemukan sekitar 150 kasus sejak infeksi yang terkontraksi secara lokal pertama satu pekan silam. Mengingat virus ini menyebar di luar kluster awal terdeteksi, semakin banyak orang yang mengambil pencegahan. ‘’Saya tidak akan membiarkan dia ke luar rumah sampai Zika musnah,’’ kata Nat Bumatay, wirausahawati yang memiliki putri berusia enam tahun bernama Sunshine. ‘’Biasanya pada liburan pendek, kami ke luar rumah untuk pergi ke taman atau bersepeda, namun kini saya akan menahan diri.’’ Hal. 19 Pusat Air
Bali Post/ant
JAMES RIADY - Pengusaha nasional James Riady bergegas usai melaporkan tax amnesty di Kantor DJP Pajak, Jakarta, Jumat (2/9) kemarin. James Riady menyatakan tax amnesty merupakan momentum yang sangat tepat untuk masuk ke dalam babak baru sistem perpajakan di Indonesia, dan dirinya mengaku selain mendeklarasikan hartanya di dalam negeri, dia juga akan menarik hartanya yang di luar negeri (repatriasi).
Jakarta (Bali Post) Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) Pratikno mendatangi Gedung DPR, Jumat (2/9) kemarin, untuk menyerahkan surat Presiden Joko Widodo soal pergantian kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Surat itu berisi penunjukan Komisaris Jenderal Pol. Budi Gunawan sebagai Kepala BIN menggantikan Sutiyoso. Hingga saat ini Budi Gunawan masih menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri). ‘’Jadi kepala BIN diusulkan Pak Budi Gunawan. Proses selanjutnya di DPR karena harus ada pertimbangan di DPR,’’ kata Pratikno usai diterima pimpinan DPR. Pratikno menjelaskan alasan pergantian kepala BIN hanya soal regenerasi, dan tidak ada motif apa pun di dalamnya. ‘’Ini regenerasi biasa saja. Argumentasinya regenerasi saja. Kan memang enggak ada periodesasi. Tidak ada pertimbangan tertentu,’’ tegasnya. Ketua DPR-RI Ade Komarudin memastikan akan menindaklanjuti surat dari Presiden Joko Widodo dengan menggelar rapat pimpinan DPR. ‘’Rencananya kami akan menindaklanjuti pekan depan, tetapi tentu nanti kita akan rapat dulu dengan fraksi-fraksi pada hari Senin (5/9),’’ ujarnya. Menurut Ade, besar kemungkinan surat tersebut akan ditindaklanjuti oleh Komisi I. ‘’Sesuai mitranya, tentu Komisi I akan kami tugaskan. Kemudian kita tugaskan Komisi I kapan harus fit and proper test. Setelah itu akan kita tentukan jadwal,’’ kata Ade. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Komjen Budi Gunawan (BG) tepat sebagai calon kepala BIN. Menurutnya, sosok Budi Gunawan mampu mengonsolidasikan internal Polri sehingga lebih solid. ‘’Sosok Pak BG tak perlu diragukan lagilah. Bagaimana selama ini dia mampu menjaga Polri menjadi lembaga yang solid. Orangnya tak banyak omong, lebih banyak menulis,’’ kata Fahri. Hal. 19 Aspek Analisis
Memajukan Sektor Pertanian
Pariwisata Jangan Jadi ’’Anak Durhaka’’ Pertanian merupakan ‘’mata air’’ budaya Bali. Budaya yang berbasis pertanian itulah yang menjadi cikal-bakal pariwisata Bali. Bertahun-tahun sinergi itu berjalan seiring. Namun kini tak lagi dilirik. Bahkan, sektor pariwisata ‘’mencaplok’’ sektor pertanian.
AN G G O TA K o m i s i I I DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, sektor pariwisata jangan sampai dianggap sebagai anak durhaka bagi pertanian Bali. Itu sebabnya, pemerintah harus bisa mempertahankan pariwisata budaya agar tidak beralih menjadi pariwisata massal. Salah satunya dengan mengalokasikan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) untuk kelangsungan pertanian. ‘’Jangan pernah berpikir untuk mengubah pariwisata budaya menjadi pariwisata massal. Kita harus tetap konsisten
dengan pariwisata budaya. Melalui pendapatan dari PHR inilah seharusnya pemerintah memiliki komitmen yang jelas tentang pariwisata budaya,’’ jelasnya. Adhi Ardhana juga meminta pelaku pariwisata untuk menyerap lebih banyak lagi hasil-hasil pertanian lokal. Pertanian harus disadari sebagai bagian dari circle of life masyarakat Bali yang menjadi dasar pariwisata budaya. Dengan demikian, kelestarian sektor pertanian dapat terus terjaga di tengah perkembangan sektor pariwisata.
Mantan Dekan Fakultas Pariwisata Unud I Putu Anom mengatakan, sektor pertanian di Bali harus menjadi prioritas. Pasalnya, budaya Bali yang adiluhung dengan roh nilai-nilai luhur agama Hindu berawal dari budaya agraris atau pertanian. Budaya itulah yang kemudian menjadi daya tarik atau magnet pariwisata Bali. Apalagi kegiatan ritual yang terkait dengan pertanian mulai dari pengolahan lahan, penanaman hingga panen, sangat menarik bagi wisatawan. Hal. 19 Harus Terawat
Gde Pitana
Komang Gede Bendesa
Adhi Ardhana
DENPASAR
2
Sabtu Umanis, 3 September 2016
Baru 60 Persen Puskesmas Miliki IPAL
Denpasar (Bali Post) Pada prinsipnya, puskesmas dan rumah sakit (RS) wajib memiliki instalasi pengolahan limbah medis baik padat maupun cair. Namun dari 120 puskesmas di Bali, baru 60 persen yang memiliki instalasi pengolahan limbah cair berupa IPAL (instalasi pengolahan air limbah). Sisanya 40 persen masih menggunakan septic tank. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. menjelaskan, dari 120 puskesmas memang belum semua puskesmas memiliki pengolahan limbah yang baik (terstandar). Sebagian besar pengolahan limbah cair di puskesmas masih menggunakan metode lama yaitu septic tank, khususnya puskesmas nonrawat inap. ‘’Semua fasilitas pelayanan baik puskesmas maupun RS harus memiliki pengolahan limbah, baik cair maupun padat agar lingkungan aman,’’ ujarnya. Sementara puskesmas rawat inap, dikatakan, rata-rata sudah menuju ke pengolahan limbah cair yang lebih baik yaitu IPAL. Per hari puskesmas rawat inap menghasilkan limbah medis padat rata-rata 0,8 kg per tempat tidur. Sedangkan setiap puskesmas menghasilkan 15-20 kg limbah medis padat per harinya. ‘’Kalau di Kota Denpasar semua puskesmas sudah memiliki sarana IPAL yang baik. Badung juga sudah, tetapi kabupaten lain memang belum semua. Paling tidak puskesmas rawat inap harus sudah memiliki pengolahan limbah tersendiri karena di samping pasiennya lebih banyak, menangani pasien rawat inap tentu limbahnya lebih banyak,’’ ucapnya. Sementara itu, limbah medis padat ada yang limbah biasa dan limbah B3 berupa bahan berbahaya, beracun. Puskesmas dan RS sama-sama mengeluarkan limbah B3. Limbah B3 di RS tentu lebih banyak mengingat pasiennya lebih banyak, tindakan operasi lebih banyak, perawatan rawat inap dan tindakan medis lainnya. Mengolah limbah B3 memang menjadi suatu persyaratan fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan), baik puskesmas maupun RS. Hanya, diakui, di Bali belum memiliki pengolahan limbah medis yang baik, yang terstandar. ‘’Tetapi dibolehkan. Jika fasyankes belum memiliki sarana pengolahan limbah, dapat bekerja sama dengan pihak ketiga. Maka dari itu, RS dan puskesmas dalam pengolahan limbah bekerja sama dengan pihak ketiga,’’ tandasnya. Limbah B3 tersebut dibawa keluar Bali dengan mobil boks dengan standar pengangkutan untuk diolah sehingga pengolahan limbah ‘’dipihakketigakan’’. Apalagi di puskesmas, Dinas Kesehatan Provinsi Bali mendorong agar memiliki pengolahan limbah tersendiri. Tentunya memenuhi syarat-syarat tertentu misalnya pengaturan suhu incinerator, residunya berupa apa saja. Hal ini memiliki standar melalui kajian analisis lingkungan, persyaratan perizinan, dan sebagainya. RS pada umumnya menggunakan incinerator dan puskesmas bekerja sama dengan RS dalam pengolahan limbah medis padat. Namun sekarang sebagian besar RS tidak memanfaatkan incinerator. Di samping karena suhu incineratornya tidak memenuhi standar, limbah residunya yang dihasilkan juga belum terstandar. ‘’Itu harus ada standar bakunya seperti residunya harus sekitar 7-10 persen, dan harus ramah lingkungan. Itu standarnya dari Kementerian Lingkungan Hidup,’’ jelasnya. (kmb42)
Kebutuhan Janur Harus Didata Ulang
Denpasar (Bali Post) Kebutuhan sarana upakara seperti janur dan kelapa di Bali terutama menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, sangat besar. Sebagian besar kebutuhan itu sekarang dipasok dari luar Bali. Jika hal tersebut tidak diatasi segera, Bali akan selalu tergantung dengan daerah lain. Padahal, janur dan kelapa merupakan kebutuhan utama masyarakat Hindu di Bali dalam sarana upakara seperti canang dan banten. Untuk mengatasi ketergantungan tersebut, harus dilakukan pendataan ulang kebutuhan janur dan kelapa di Bali. Sekaligus, mendata tanaman kelapa yang masih produktif dan yang tidak. ‘’Sekarang sepertinya tanaman kelapa di Bali sebagian besar kurang produktif karena umurnya dan peremajaan kurang diperhatikan. Untuk hal itu, perlu peremajaan tanaman kelapa, selanjutnya pemeliharaan, seperti pemupukan dan kebutuhan air atau pengairan yang tidak banyak dilakukan oleh petani kelapa di Bali,’’ ungkap akademisi Fakultas Pertanian Unud Prof. I Wayan Sucipta, Jumat (2/9) kemarin. Salain pemeliharaan, lanjutnya, penanganan daun muda (janur), buah dan niranya harus dilakukan dengan baik. Teknik memanjat juga perlu diperhatikan terutama keselamatan memanjat, seperti dengan menggunakan tangga ergonomi sehingga pohon kelapa juga tidak rusak. Dengan mengaplikasikan strategi tersebut, pihaknya berharap Bali ke depan dapat menghasilkan janur dan kelapa yang cukup untuk kebutuhannya terutama untuk sarana upacara. Melihat realita tersebut, untuk mencari solusi yang lebih baik diperlukan informasi berupa data yang valid. Di samping juga perlu perhatian semua pihak, baik dari petani, akademisi dan pemerintah. Dari petani perlu pemahaman tentang tanaman kelapa dari tanaman produktif, peremajaan, budi daya, pascapanen, penanganan janur, kelapa, bahkan nilai tambah diolah dari nira menjadi gula, buah menjadi minyak dan lainnya. Dari sisi akademisi, harus dilakukan riset tentang tanaman kelapa dari hilir sampai hulu, seperti inovasi teknologi. Dari pemerintah, harus ada kebijakan dan regulasiregulasi, serta ada implementasi kebijakan dan regulasi untuk memotivasi petani. (win)
085 100 400 391, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : VIRUS ZIKA ANCAM BALI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/sug
E-KTP – Warga antre untuk melakukan perekaman e-KTP di Kantor Camat Denpasar Selatan, Jumat (2/9) kemarin. Antrean warga bahkan sampai meluber ke Jalan Raya Sesetan dan gang di sebelah kantor camat.
Antrean Panjang
Perekaman E-KTP Maksimal 1.200 Orang Per Hari
Denpasar (Bali Post) –
Sejak dua minggu lalu, warga Denpasar yang mencari e-KTP terus membeludak. Hal ini salah satunya terlihat di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Denpasar yang berlokasi di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang. Selain itu, di tiga lokasi lainnya yakni Kantor Camat Denpasar Barat, Denpasar Selatan, serta Denpasar Timur, juga terjadi antrean yang panjang. Sementara kemampuan untuk melakukan perekaman data warga untuk e-KTP di empat lokasi (kecamatan) hanya 1.200 orang per hari. Akibat keterbatasan kemampuan perekaman data e-KTP ini, membuat banyak warga yang telah lama antre kecewa karena harus pulang dan kembali keesokan harinya. Hal ini salah satunya terjadi di Kantor Camat Denpasar Selatan, Jumat (2/9) kemarin. Untuk mendapatkan nomor antrean, masyarakat harus berbaris hingga meluber ke Jalan Raya Sesetan bahkan sampai ke gang di sebelah selatan kantor camat. Namun sayang, kemarin nomor antrean dibatasi sampai 100 orang. Tak pelak, baru pukul 08.00 Wita nomor antrean sudah ludes. Masyarakat yang belum kebagian nomor antrean diharapkan kembali hari berikutnya.
‘’Hari Sabtu dan Minggu tetap dilayani, namun nomor antrean dibatasi hanya sampai 50. Satu nomor antrean bisa dipakai untuk satu KK, jadi bisa untuk dua atau tiga orang yang tercantum dalam kartu keluarga,’’ jelas petugas kepada warga yang tampak kecewa, kemarin. Salah seorang warga Denpasar, Kompyang Gede, yang ditemui di Kantor Camat Denpasar Barat mengaku sedang mengantar anaknya melakukan perekaman data. Dirinya mendapat nomor antrean nomor 200-an. ‘’Diperkirakan sore baru bisa selesai ini. Tadi sudah dikasi tahu sama petugasnya saat mengambil nomor antrean,’’ kata Kompyang
Gede yang juga anggota DPRD Denpasar ini. Dikatakannya, pola pengambilan antrean di Denpasar Barat sudah cukup bagus. Saat warga datang, sudah diberikan nomor antrean. ‘’Bila nomornya dapat 300, maka dia akan mendapat keesokan harinya. Jadi, tidak perlu mengambil nomor antrean lagi,’’ katanya. Sementara itu, pelayanan di Sewaka Dharma, Lumintang tidak memungkinkan mengambil nomor seperti yang dilakukan di Kantor Camat. Nomor antrean hari itu digunakan hari itu juga. ‘’Pola itu sama saja, karena kalau banyak pasti dua kali juga harus datang. Karena cukup banyak masyarakat yang melakukan perekaman data untuk e-KTP, maka kami juga membuka layanan pada Sabtu dan Minggu,’’ kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar Nyoman Gede Narendra. Narendra mengatakan, perekaman data ini hanya untuk warga wajib KTP yang belum melakukan perekaman. Bila sudah pernah direkam, meskipun
Petakan Data Pembangunan, Denpasar Gandeng World Bank
Denpasar (Bali Post) – Penyusunan rencanaan pembangunan Kota Denpasar diharapkan bisa lebih baik. Karena itu, Pemerintah Kota Denpasar menggandeng World Bank untuk memetakan data pembangunan melalui program City Planning Lab (CPL) sehingga banyak membantu proses perencanaan pembangunan di Kota Denpasar. Ini dilakukan untuk memantapkan proses perencanaan, penetapan kebijakan dan pengambilan keputusan untuk pembangunan. Untuk pengambilan keputusan yang tepat ini, sangat diperlukan data yang akurat, terkini dan terintegrasi antar-SKPD atau lintas sektor. Demikian terungkap dalam Workshop Municipality Spatial Data Infrastructure (MSDI) bersama anggota World Bank dan Tim CPL di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Jumat (2/9) kemarin. Kegiatan ini bertujuan menambah pengetahuan masing-masing SKPD tentang perspektif penggunaan data dan informasi. Kepala Bappeda Kota Denpasar Drs. I.B. Subrata mengatakan, MSDI juga diperlukan untuk memfasilitasi terbentuknya ruang dialog mengenai permasalahan yang dihadapi SKPD dalam konsep dan implementasi pengembangan infrastruktur data spatial (SDI). Untuk mendukung perencanaan kota yang lebih baik, Subrata mengaku koordinasi Bappeda Kota Denpasar dan Dinas Kominfo, implementasi SDI, telah dibangun dalam bentuk aplikasi geoportal sebagai media untuk berbagai diseminasi dan publikasi data. Subrata juga
mengaku, City Planning Lab (CPL) merupakan bagian dari Smart City Denpasar terutama untuk penyediaan data spasial dan aplikasi Geoportalnya. CPL juga mempunyai visi mengatasi kesenjangan dalam ketersediaan data perencanaan dan diarahkan membangun kapasitas teknis dan kelembagaan pemerintah kota untuk mengelola dan meningkatkan data geospasial untuk perencanaan. Tim Leader World Bank Gayatri Singh mengatakan, World Bank memilih Kota Denpasar sebagai mitra kerja dalam City Planning Lab (CPL) karena Pemerintah Kota Denpasar sangat antusias menuju kota cerdas. Dengan demikian, perlu memiliki data dalam satu map (peta) dalam meningkatkan geospasial untuk perencanaan. Menurutnya, selama ini Kota Denpasar telah memiliki data peta pembangunan, namun masih secara spasial di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sehingga ke depannya data yang masih spasial tersebut hendaknya dijadikan satu serta terkoneksi ke semua SKPD, nasional maupun secara global. Dalam melaksanakan pembangunan, mengacu pada data yang ada pada peta tersebut. Dengan demikian, semua permasalahan yang ada di Kota Denpasar dapat ketahui, mulai dari masalah kemacetan, kawasan kumuh, drainase, sampah dan lain-lain. Dengan mengetahui titik permasalahan tersebut, lebih mudah bagi Pemerintah Kota Denpasar untuk melaksanakan program yang tepat untuk penanganannya. (kmb12)
belum dapat e-KTP, tidak perlu lagi melakukan perekaman. ‘’Yang sudah pernah melakukan perekaman data, tinggal daftar di camat, untuk pencetakannya nanti,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, perekaman atau input data e-KTP sejak beberapa minggu ini semakin banyak. Kondisi ini akibat tidak adanya blangko e-KTP. Selain itu, kebijakan pemerintah pusat yang mengharuskan warga yang wajib KTP untuk melakukan perekaman data paling akhir 30 September mendatang. Jika sampai tanggal tersebut masyarakat belum juga
melakukan perekaman data eKTP atau yang sekarang disebut KTP Elektronik (KTP-el), maka akan dikenai sanksi berupa data penduduk yang bersangkutan akan dinonaktifkan. Apabila data penduduk dinonaktifkan maka akses penduduk akan tertutup untuk pelayanan publik, seperti BPJS, pembukaan rekening bank, pembuatan SIM dan lain-lainnya. (kmb12/012) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Masalah yang Dihadapi jika Belum Melakukan Perekaman e-KTP hingga 30 September Mendatang 1. Tidak dapat membuat SIM 2. Tidak dapat membeli motor dan mobil. 3. Tidak dapat menikah di KUA dan Kantor Pencatatan Sipil. 4. Tidak dapat menggunakan BPJS. 5. Tidak dapat membuat paspor. 6. Tidak dapat menggunakan hak suara dalam pemilu. 7. Tidak dapat membuat rekening bank. 8. Tidak dapat mengurus berkas kepolisian.
Komisi VI DPR-RI Janji Kawal Dana Pembangunan Pasar Badung
Denpasar (Bali Post) Belum cairnya dana bantuan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk pembangunan Pasar Badung yang sebelumnya ludes terbakar, mendapat respons dari jajaran Komisi VI DPR-RI. Komisi ini berjanji akan berjuang untuk meloloskan bantuan untuk Pasar Badung. Terlebih, pasar ini merupakan ikon Kota Denpasar sehingga harus segera dibangun. ‘’Kebetulan minggu depan kita akan mengadakan rapat kerja dengan Kementerian Perdagangan, akan kami bicarakan usulan ini,’’ ujar Ketua Rombongan Kunjungan DPR-RI ke Pasar Badung H.M. Fridid Al Fauzi, Jumat (2/9) kemarin. Jajaran Komisi VI ini diterima Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua DPRD I Gusti Ngurah Gede, Dirut PD Pasar I Made Westra, serta instansi terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut, H.M. Fridid Al Fauzi mengatakan, fungsi dari Komisi VI ini adalah mengawasi perdagangan, perindustrian, investasi dan BUMN. ‘’Kita semua sadari bahwa pasar ini merupakan bagian yang amat penting dari sebuah mekanisme perdagangan. Tanpa pasar mungkin semua akan terganggu, tidak hanya pedagang pasar di sini, akan tetapi petani serta para penyuplai pasar juga akan terganggu,’’ katanya. Pihaknya akan segera membicarakan hal ini secara intensif dan khusus dengan pihak Kementerian Perdagangan, di mana diketahui bahwa Pasar Badung ini merupakan ikon Kota Denpasar. ‘’Melihat hal seperti ini, merupakan sesuatu yang
tidak menyenangkan, terlebih Denpasar merupakan jendela dunia, begitu pula halnya dengan pasar. Kalau tidak diperbaiki hal seperti ini, tidak hanya kepentingan pasar secara nasional, akan tetapi aneh juga kalau dilihatnya,’’ katanya. Dikatakannya, Senin depan pihaknya akan membahas masalah APBN dengan kementerian dan di sana secara khusus akan dibicarakan masalah Pasar Badung ini. Dia mengakui, saat ini kondisi keuangan negara masih berat, tetapi segala prioritas akan menjadi hal yang terpenting di Kementerian Perdagangan ini. Wakil Wali Kota Jaya Negara mengatakan Pasar Badung merupakan induk pasar yang dimiliki Kota Denpasar, dan ini merupakan pasar tradisional terbesar. Luas pasar ini mencapai 8.000 meter persegi dengan jumlah pedagang yang ditampung mencapai 1.700 pedagang. Pascaterjadinya kebakaran Pasar Badung pada tanggal 29 Ferbuarai lalu, Wali Kota mengajukan permohonan proposal melalui Dana Alokasi Khusus 2017 yang ditujukan kepada Kepala Bappenas, Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan c.q. Dirjen Perimbangan Keuangan senialai Rp 240.591.567.000. Untuk input permohonan proposal Dana Alokasi Khusus Pasar Badung Tahun 2017 senilai Rp 240.591.567.000 melalui e-proposal, sesuai surat edaran Nomor SE-3/PK/2016 tentang pedoman penyusunan dan penyampaian usulan daerah sebagai dasar pengalokasian dana alokasi khusus fisik tahun anggaran 2017. (kmb12)
Antisipasi Virus Zika
AP I Buat Jalur Khusus Penerbangan dari Singapura
Denpasar (Bali Post) Mobilitas penerbangan di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai terutama dari Singapura ke Bali maupun dari Bali ke Singapura sangat tinggi. Untuk itu, pihak Angkasa Pura (AP) I mengambil tindakan cepat untuk mengantisipasi penyebaran virus Zika dari Singapura. Pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar membuat jalur khusus penerbangan yang datang dari Singapura. ‘’Per hari saja terdapat 16 kali penerbangan. Itu pun ratarata menggunakan weight body dengan rata-rata penumpang 350/hari satu pesawat. Selain itu, ada 8 airline yang rute penerbangannya Singapura ke Denpasar dengan jumlah penumpang 3.000-an per hari,’’ jelas General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Su-
prayogi, Jumat (2/9) kemarin. Pihaknya mendukung KKP yang sudah memasang thermoscan dan infra red di terminal kedatangan internasional khusus untuk penumpang yang datang dari Singapura. Petugas aviation security (Avsec) membantu mengatur flow penumpang asal Singapura untuk menuju lokasi yang ditentukan oleh KKP di kedatangan internasional sebelum counter VoA. Selain itu, AMC mengupayakan parkir pesawat asal Singapura dengan parking stand 19-37. ‘’Kita bekerja sama dengan KKP dalam hal pencegahan dengan menempatkan pesawat pada tempat-tempat tertentu,’’ imbuhnya. Kepala KKP Kelas I Denpasar Lucky Tjahyono mengatakan, langkah-langkah yang dilakukan oleh tim KKP Kelas I Denpasar dengan membagikan Heart Alert Card yang memberikan informasi tentang
virus Zika. Jika ada keluhan demam dan pusing, diharapkan penumpang segera melapor. Sebelum mendarat, diumumkan bagi penumpang yang ada keluhan sakit, demam dan pusing agar segera melapor ke tim kesehatan di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dengan alat infra red, kata Lucky, dapat diketahui suhu tubuh penumpang. Jika dicurigai, maka akan dibawa ke ruangan isolasi, diperdalam dengan menanyakan riwayat sakitnya. Jika masih dicurigai, maka akan dibawa ke RSUP Sanglah untuk pemeriksaan laboratorium. Pihaknya menerjunkan 5-6 orang dalam pengawasan tersebut. Namun yang menjadi perhatian khusus adalah ketika seseorang yang sudah terinfeksi virus Zika namun belum menunjukkan gejala. Mengingat masa inkubasi virus antara 7-12 hari, maka akan sulit mendeteksinya. (kmb42)
Bal Post/eka
BANDARA - Beberapa pesawat udara parkir di Bandara Ngurah Rai, Bali. Pihak bandara menyiapkan sejumlah jalur khusus untuk penerbangan dari Singapura. Kondisi tersebut dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan kesehatan para penumpang dari Singapura yang tiba di bandara.
Badung
Sabtu Umanis, 3 September 2016
3
Status Naik ke Penyidikan
Kejati Bidik Proyek BPPTD di Tabanan Mangupura (Bali Post) Diam-diam Pidsus (Pidana Khusus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali di bawah pimpinan Polin Sitanggang membidik proyek besar di Kerambitan, Tabanan. Proyek yang anggarannya ratusan miliar (termasuk lahan) tersebut bahkan sudah naik status dari penyelidikan menjadi penyidikan. Proyek itu adalah proyek pengembangan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) Bali. ‘’Ya, kami memang membidik proyek tahun 2015 itu. Bahkan statusnya saat ini sudah naik menjadi penyidikan,’’ ujar Kasi Penyidikan Akmal Kodrat saat mendampingi Kasipenkum Ashari Kurniawan, Jumat (2/9/) kemarin. Dikatakan salah satu
pejabat di Pidsus Kejati Bali itu, penyidikan BPPTD dilakukan atas dugaan penyimpangan pengerjaan fisik atau gedung tahun 2015 di Tabanan. ‘’Walau sudah naik menjadi penyidikan, kami jelaskan belum tetapkan tersangka. Kita tunggu eks-
pos dulu,’’ sambung Ashari Kurniawan. Disinggung soal potensi kerugian negara, Ashari belum mau mengungkapkan karena itu masih ada di ranah penyidik. Yang jelas, sambungnya, kasus ini sudah tahap penyidikan. Soal siapa calon tersangkanya, penyidik kembali menjawab politis. ‘’Tunggu perkembangan selanjutnya ya,’’ jawab penyidik kejaksaan itu. Informasi yang diterima Bali Post, proyek ini adalah pengembangan dari kantor BPPTD Bali yang berlokasi di Jalan Batuyang, Batubulan
Kangin, Sukawati, Gianyar. Gedung tersebut nantinya digunakan untuk mencetak pendidikan perhubungan dan pelatihan teknis fungsional dan manajemen di bidang transportasi darat. Misalnya ada Diklat Penguji Kendaraan Bermotor dan Diklat Teknis Manajerial Bidang Transportasi dan diklat lainnya yang berhubungan dengan transportasi khususnya darat. Sedangkan untuk yang di Kerambitan, Tababan, konon lahannya mencapai 10,2 hektar. Pembebasan lahan dilakukan sejak tahun 2015 lalu. (kmb37)
Kasus Pembunuhan Polantas di Kuta
HP Korban Ditemukan di Puri Gading Bali Post/ist
PENCURIAN - Kapolsek Mengwi Kompol I Nengah Patrem (paling kanan) merilis pengungkapan kasus pencurian.
Dua Minggu Bebas, Mantan Napi Ditangkap Lagi
Mangupura (Bali Post) Sempat menjadi penghuni Lapas Kerobokan, ternyata tidak membuat kapok tersangka RS (19). Setelah bebas sekitar dua minggu lalu, ia kembali beraksi di Banjar Bebengan Tangeb, Abianbase, Badung dan hasilnya dijual kepada Hs (25). Akibat perbuatannya itu, kedua tersangka ditangkap di Monang Maning, Denpasar Barat (Denbar), Rabu (31/8) lalu. Menurut Kapolsek Mengwi Kompol I Nengah Patrem seizin Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, Jumat (2/9) kemarin, tersangka RS yang tinggal di Jalan Mesjid Minang Gang 3 Denpasar Barat berperan sebagai eksekutor. Sementara Hs beralamat di di Jalan Mahedradatta sebagai penadah barang curian RS. ‘’Tersangka RS merupakan residivis dalam kasus yang sama. Tersangka ini spesialias pencuri sepeda gayung dan burung yang harganya mahal,’’ tegas Patrem didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra. Terungkapnya kasus pencurian tersebut, berdasarkan laporan korban, I Made Swastika, S.T. Korban mengaku kehilangan sepeda gayung yang diparkir di halaman rumahnya di Banjar Bebengan Tangeb,
Abianbase, Badung, Senin (29/8) lalu. Iptu Aan bersama anggotanya langsung menyelidiki kasus itu. Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan olah TKP, akhirnya polisi berhasil mengetahui identitas pelakunya yaitu RS. Sekitar pukul 22.00 Wita, awalnya RS ditangkap saat melintas di seputaran Perumnas Monang-Maning. Setelah dikembangkan, giliran penadahnya yaitu Hs diciduk. Pengakuan tersangka RS, aksi pencurian di rumah korban dilakukan seorang diri. Setelah mengambil sepeda gayung itu, lalu dibawa ke rumah Hs di Jalan Mahendradatta. ‘’Tersangka naik sepeda motor sambil menuntun sepeda gayung curian itu. Padahal, jaraknya sangat jauh, tetapi tersangka kuat,’’ ujar Patrem. Selanjutnya, barang curian itu dijual kepada Hs seharga Rp 1,8 juta. Namun baru dibayar Rp 1 juta dan sisanya akan dilunasi setelah sepeda itu terjual. Selanjutnya, Hs mengirim sepeda gayung itu ke Surabaya lewat jasa kargo. ‘’Tersangka membuat alamat dan nama palsu. Meski demikian, kami akhirnya berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu singkat,’’ tegas mantan Wakasat Lantas Polresta Denpasar ini. (kmb36)
Rancangan Struktur OPD Pemkab Badung
Sesuai Kebutuhan, Mampu Laksanakan Program Pro-Rakyat RANCANGAN struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung sangat memperhatikan ketentuan perundangundangan yang berlaku dan mempertimbangkan kebutuhan daerah. Dinamisnya kebijakan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa, dibutuhkan perangkat daerah yang solid untuk melaksanakan dan mewujudkan program-program pro-rakyat. Peraturan Pemeintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah menjadi landasan hukum dalam pembentukan OPD di Kabupaten Badung. Pada rapat kerja bersama legislatif membahas APBD Perubahan 2016 serta Ranperda OPD, Jumat (2/9) kemarin, Bupati Giri Prasta menjelaskan, struktur OPD harus sesuai dengan ketentuan PP 18 Tahun 2016. Namun demikian, tingginya belanja daerah yang menembus angka Rp 5 triliun lebih serta banyaknya program pemerintah, dibutuhkan perangkat daerah yang mampu menerjemahkan sekaligus melaksanakan kebijakan-kebijakan tersebut. ‘’Rancangan OPD yang kita susun telah berdasarkan PP 18 serta memperhatikan kebutuhan daerah dalam melaksanakan program-program untuk masyarakat,’’ kata bupati. Dengan mempertimbangkan hasil konsultasi ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri yang dilaksanakan bersama-sama pimpinan DPRD Badung serta masukan dari Pansus OPD DPRD Badung, diru-
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta muskan rencana jumlah Pihaknya bersama DPRD OPD menjadi 36. Atau, ada Badung terus melakukan penambahan jumlah 2 OPD kajian dan memperjuangkan dari sebelumnya. Dengan ke pusat agar bisa terbentuk adanya penambahan ini, Badan Keuangan dan Aset tidak ada pejabat eselon serta Badan Pendapatan dan yang tidak mendapatkan Pesedahan Agung. Usulan tempat atau degradasi. Bu- lain yang muncul adalah pati menegaskan, struktur penambahaan Badan Pemini bukan untuk menye- berdayaan Perempuan dan lamatkan pejabat eselon, Anak. tetapi yang paling penting Kepala Bappeda dan Litadalah struktur OPD yang bang I Wayan Suambara mampu melaksanakan ke- pada kesempatan tersebut bijakan pemerintah sesuai menyampaikan apresiasi dengan kewenangannya. Bu- dan penghargaan kepada pati mencontohkan, sesuai Bupati dan DPRD Badung, PP 18 Tahun 2016, diben- di mana rancangan struktur tuk Badan Keuangan yang OPD tidak sampai mengumerupakan gabungan dari rangi struktur jabatan yang Dinas Pendapatan Daer- ada. Bahkan melebihi, naah, Bagian Keuangan dan mun tetap sesuai dengan keBagian Aset Daerah. Beban tentuan peraturan yang berBadan Keuangan ini dinilai laku. ‘’Kami mengucapkan sangat besar sehingga perlu terima kasih, pimpinan suadanya pemisahan. dah sangat memperhatikan Mengingat Dinas Pendap- suasana kejiwaan aparatur atan Daerah (Dispenda) Ba- sipil negara (ASN),’’ katandung beban tugasnya sangat ya. Pihaknya juga sependaberat dalam mencapai target pat struktur OPD yang ada pendapatan, demikian pula harus mempu menerjemahberatnya pengelolaan aset kan serta melaksanakan daerah, menurut Bupati, program kebijakan bupati lembaga ini perlu dipisah. dan wakil bupati. (ad088)
Denpasar (Bali Post) Tersangka pembunuh anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa yakni Sara Connor dan David James Taylor, Jumat (2/9) kemarin dikonfrontir penyidik Polresta Denpasar. Selama konfrontir berlangsung, Sara beberapa kali menyampaikan keberatan. Sementara David mengaku tidak ingat. ‘’Jadi, hari ini kami melaksanakan berita acara konfrontir antara kedua tersangka, David dan Sara. Konfrontir itu sedianya dilaksanakan kemarin (Kamis - red), tetapi karena para pihak artinya lawyer dan penerjemah belum punya waktu, jadi kita laksanakan hari ini (kemarin - red),’’ kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan. Sementara agenda yang dibuat, lanjut Reinhard, antara lain saat di TKP Pantai Kuta, posisi Sara saat menduduki korban. Pasalnya, antara keterangan David dan Sara saat itu masih belum sesusai. ‘’Sara beberapa kali sampaikan keberatan saat dikonfrontir. Terutama, waktu ditanya saat dia mendorong-dorong punggung korban, sementara posisi David saat itu belum jelas,’’ ungkapnya. Menurut mantan Kapolsek Kuta Utara
ini, yang terpenting saat rekonstruksi di TKP Perumahan Puri Gading, Jimbaran, pihaknya menemukan HP korban. ‘’Jadi kita perlu tanyakan kembali posisi David dan Sara saat bakar bajunya di TKP Puri Gading. Siapa menghancurkan HP korban hingga rusak parah, itu perlu ditanyakan juga. Sara menyalakan api dan membakar bajunya yang berisi bercak darah,’’ tandasnya. Pasalnya, katanya, saat reka ulang HP korban ditemukan di TKP tersebut. Itu temuan terbaru. ‘’Apakah HP itu dilempar atau dipukul pakai batu hingga hancur, konfrontir masih berlangsung. Kondisi dua tersangka masih sehat,’’ ucap Reinhard. Setelah konfrontir selesai, penyidik akan merampungkan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Rencananya, BAP akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Senin (5/9) lusa. Reinhard mengaku sudah koordinasi dengan Kasipidum Kejari Denpasar. ‘’Pihak JPU (jaksa penuntut numum) yakin, terutama dari kesaksian tukang ojek melihat Sara berlumuran darah. Saya optimis kami bisa melimpahkan berkas tahap pertama,’’ ungkapnya.
Sementara pengacara David, Haposan Sihombing, mengatakan sebelum konfrontir, penyidik menunjukkan foto-foto dan penjelasan rekonstruksi yang memperagakan 68 adegan. ‘’Penyidik tanya seberapa besar tenaga tersangka memukul korban. Sara menjawab tidak memukul dan tidak bersalah. Kalau David menjawab tidak ingat,’’ ungkapnya. Penyidik juga menanyakan, apakah Sara ada bilang kepada David sewaktu di Kubu Kauh Inn bahwa Sara digigit korban lalu dia memukul. ‘’Sara menjawab tidak ada ngomong seperti itu. David menjawab tidak begitu ingat. Keterangan-keterangan mereka masih didalami karena ada beberapa pengakuannya tidak ada kesesuaian,’’ ujar Haposan. Seperti diberitakan, rekonstruksi kasus pembunuhan Polantas Aipda Wayan Sudarsa digelar Rabu (31/8) dini hari pukul 04.30 Wita. Tersangka David dan Sara didampingi pengacaranya masingmasing. Dalam reka ulang itu, terungkap David beberapa kali memukul korban sambil mendudukinya. Sedangkan pukulan mematikan, waktu David menggunakan pecahan botol bir. (kmb36)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Sabtu Umanis, 3 September 2016
SMK PGRI 3 Denpasar Borong Juara di LKS Kota Denpasar Pascasarjana Unhi Kembali Lahirkan Doktor MENGAWALI tahun ajaran baru, siswa SMK PGRI 3 Denpasar mencetak prestasi luar biasa. Mereka memborong juara di semua kategori pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2016 di Kota Denpasar, 24-31 Agustus lalu. Dari empat cabang yang dipertandingkan, keempatnya meraih juara. Masing-masing juara I di House Keeping, juara II di Debat Bahasa Inggris dan dua juara III masing-masing di Cookery dan Restaurant Service. Makanya, pantas SMK PGRI 3 Denpasar yang dikomandani Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. mendapat julukan sekolah dengan jumlah siswa terbanyak di Bali sekaligus siswa berkualitas. Semua piala diserahkan siswa berprestasi didampingi guru pembinanya kepada Kasek Nengah Madiadnyana, Jumat (2/9) kemarin. Juara I diraih oleh Ade Juliani Sunagum Korry (kelas XII-AP4) bidang LKS House Keeping. Ade anak kedua pasangan I Wayan Murja dan Ni Ketut Darti asal Klungkung ini baru kali pertama lomba langsung juara. Anak asuh Putu Ayu Sintya Dewi, I Wayan Regip dan I Putu Suhartana ini mampu mengalahkan 12 duta SMK negeri dan SMK swasta lainnya. ‘’Saya tampil percaya diri saat lomba. Saya siap bersaing di tingkat Bali, Oktober mendatang,’’ ujar gadis berparas ayu ini. Juara II diraih SMK PGRI 3 Denpasar di LKS Debat Bahasa Inggris. Tim debat SMK PGRI 3 Denpasar yang dibina A.A. Ngurah Bagus Darma Susila sejak dulu dikenal langganan juara. Kali ini tim debatnya diperkuat I Wayan Gede Krisna Carana, I Putu Yoga Adi Nata
Buditha Lulus ”Cumlaude”
JUARA - Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Nengah Madianyana (tengah) bersama siswa juara LKS didampingi guru pembinanya. dan I Putu Kresna Cahyadi Putra, Advaita Medika Tabanan Cup I. semuanya anak XI-AP1. Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Di cabang lain, siswa SMK PGRI I Nengah Madiadnyana tampak 3 Denpasar meraih juara III LKS tersenyum lebar menerima piala Cookery atas nama Ketut Arya dari para siswa. Dia mengatakan, Suarnata (XII Boga3). Rekannya ini prestasi luar biasa di ajang yang Ni Luh Putu Suantari (XII-Boga sangat bergengsi. Untuk itu, dia 2) meraih juara III di Restaurant berterima kasih atas perjuangan Service. Suarnata yang diasuh oleh siswa dan polesan guru pembinanya Ni Kadek Astrea Dewi dan Ni Made hingga menjadikan mereka siswa Dewi Satya Budi ini juga meraih yang hebat. Untuk memotivasi siswa juara II cipta menu berbahan ikan lain berprestasi, saat itu Madiaduntuk makanan pembuka se-Bali nyana juga menyerahkan reward yang diadakan Dinas Perikanan berupa bonus kepada guru pembina Bali. Bahkan alumni SMP PGRI 2 dan beasiswa gratis SPP mulai satu Denpasar ini meraih juara umum bulan hingga tiga bulan. ‘’Kalau I di kelas X. Di ajang serupa, Ni mendapat juara di Bali dan nasional, Luh Putu Suantari yang dibina lain lagi reward-nya,’’ tegas kasek Ni Nyoman Yuni Purnamawati yang murah senyum ini. dan Ni Kadek Astrea Dewi juga Madiadnyana menegaskan, sekameraih juara III. lipun meraih juara siswanya tak Prestasi lainnya, Darma Yuda boleh sombong. Sebagai siswa yang yang dibina I Wayan Ardi Wiranata dibentuk berkarakter di SMK PGRI meraih juara II Balap Sepeda Coska- 3 Denpasar, anak-anaknya harus tre se-Bali. Sementara anak asuh tampil sederhana namun mereka Ardi Wiranata lainnya, Ni Putu Ari- terampil dan berotak cerdas. Untuk ayu, Ni Made Veriani dan A.A. Made itu, dia minta siswa terus berlatih dan Permata Sari sukses meaih juara menggali pengalaman sebagai bekal III Kompetisi Pentanque I Stikes sukses di dunia kerja. (ad137)
Besok, Pra-Pesamuan Agung Tegeh Kori di Kantor Gubernur Bali 9 September, Pesamuan Agung VI PANDBTK di Wantilan Pura Tirta Empul
PANDBTK – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat hadir di Karya Yadnya PANDBTK Nusa Dua, Jimbaran XXX. PIMPINAN Pusat Pasemetonan Agung Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori (PANDBTK) melalui rapat di Pura Kawitan Dalem Benculuk ring Tonja, Minggu (14/8) lalu, memutuskan pelaksanaan acara Pesamuan Agung VI PANDBTK akan dilaksanakan menjadi dua sesi, yakni Pra-Pesamuan Agung pada 4 September 2016 di Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, dan Puncak Pesamuan Agung pada 9 September 2016 di Wantilan Pura Tirta Empul Tampaksiring, Gianyar. Demikian diungkapkan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (Sekjen PANDBTK) ketika ditanya dalam rangka persiapan Pesamuan Agung. “Pesamuan Agung ini adalah amanat Mahasabha I pada 9 September 2009, (9-9-9) yang menjadi era kebangkitan dari warih Ksatria Dalem Nararya Tegeh Kori. Dalam Mahasabha di
Kertagosha Klungkung, telah disepakati bahwa setiap 9 September wajib menjadi tonggak untuk membahas hal-hal terkait dengan keberadaan semeton Tegeh Kori di seluruh Indonesia. Tentu sebelum pelaksanaan acara akan didahului dengan Pesamuan Madya di tingkat kabupaten/kota/kecamatan dan provinsi lainnya,” ungkap Shri Gusti Wedakarna. Ia pun mengingatkan pada semeton bahwa pada tahun 2009, PANDBTK telah memiliki sejarah (babad purana) sendiri, dan menjadikan Puri Agung Klungkung sebagai Tedung Semeton. “Dalam keputusan yang disahkan pada 9-9-9, bahwa Puri Agung Klungkung telah mengakui keberadaan Ida Batara Dalam Benculuk (I Gusti Tegeh Kori/Dewa Anom Pemayun) sebagai Putra Mahkota Raja Bali Sri Aji Kresna Kepakisan.
Dalam sejarah Majapahit, Sri Aji Kresna Kepakisan adalah bhagawanta utama Majapahit, kesayangan dari Ibu Suri Raja Majapahit Prabu Hayam Wuruk yang diminta untuk menanggalkan gelar Bhagawanta menjadi Raja (Dalem) demi kestabilan Pulau Bali. Dan walau dalam sejarah terjadi kecelakaan sejarah, hingga Ida Batara Tegeh Kori menjadi anak asuh (kadharma putra) oleh Ida Batara Arya Kenceng, tapi sejarah membuktikan bahwa Ida Batara Tegeh Kori akhirnya berhasil membuat sejarah baru di Nusantara, yakni dengan menjadi pendiri Kerajaan Badung dan menjadi Raja Badung yang pertama yang berstana di Tonja Badung (kini Pura Dalem Benculuk Tegeh Kori),” ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun menjelaskan bahwa mengenang sejarah, trah, soroh adalah wajar saja mengingat itu wujud kerinduan warih pada leluhurnya, tetapi yang lebih penting kini adalah bagaimana meneladani leluhur. “Zaman sekarang, apalah artinya balutan gelar dan megahnya puri atau istana. Menurut saya yang lebih penting adalah perilaku, sesana dan perbuatan baik pada masyarakat. Mengenang sejarah leluhur bukan berarti feodal tapi lebih pada penghormatan pada ruh. Mari kita besar di tempat masing-masing dan tetap menjadi Sesana Manut Linggih sebagaimana yang diajarkan para panglingsir. Saya mohon doa restu agar melalui Pesamuan Agung ini bisa memberikan kontribusi pada pelestarianagama Hindu dan eksistensi sistem semesta budaya dan adat Bali,” ungkap Gusti Wedakarna yang juga Senator DPD-RI termuda dari Bali ini. (ad087)
Libatkan Polsek Kawasan Laut Benoa
PT Pertamina Pesanggaran Gelar Simulasi OKD
SIMULASI – Suasana simulasi kegiatan Organisasi Keadaan Darurat (OKD) di Terminal BBM Pesanggaran, Jumat (2/9) kemarin. GUNA mengantisipasi tindakan oleh Kapolsek Kawasan Laut Benoa anarkis pendemo di perusahaan, I Nyoman Gatra, S.H., M.H. dan PT Pertamina (Persero) U Pms V dihadiri Kepala Operasional PT Pesanggaran bekerja sama dengan Pertamina (Persero) U Pms V PePolsek Kawasan Laut Benoa meng- sanggaran Burhan Lagja Gaa. gelar simulasi kegiatan Organisasi Burhan Lagja Gaa mengatakan, Keadaan Darurat (OKD) di Termi- simulasi ini sebagai upaya untuk nal BBM Pesanggaran, Jumat (2/9) mengantisipasi tindakan kriminal kemarin. Simulasi ini bertujuan pendemo di perusahaannya bila memperkenalkan cara mengantisi- terjadi suatu saat nanti. Simulasi pasi tindakan anarkis para pendemo, yang dilakukan kemarin seolah-olah sehingga siap tanggap untuk men- pengunjuk rasa menuntut kenaikan gantisipasi tindakan kriminal yang gaji. Karena tidak direspons oleh terjadi dan untuk meningkatkan pimpinan, para pendemo melakukan kamtibnas. tindakan anarkis seperti melempar Peserta kegiatan simulasi ini batu dan membakar. Oleh karena melibatkan aparat keamanan dari itu, untuk mengantisipasinya agar Polsek Kawasan Laut Benoa dan pihak keamanan siap, sigap dan pendemo melibatkan karyawan PT tanggap dengan kejadian tersebut, Pertamina yang dipimpin langsung kegiatan simulasi OKD sangat
perlu dilakukan. Bahkan kegiatan simulasi ini rutin digelar setiap tahunnya. ‘’Dengan kegiatan simulasi ini, kami berharap keamanan pada saat demonstrasi terjadi dapat ditingkatkan dan tentunya kami sudah mempunyai bekal bagaimana cara mengantisipasinya,’’ ujarnya. Kapolsek Kawasan Laut Benoa I Nyoman Gatra menyambut baik ide tersebut. Dikatakan, kegiatan simulasi itu sebagai wujud antisipasi apabila kejadian yang sebenarnya terjadi. Sehingga dengan kegiatan simulasi tersebut, pihaknya beserta anggota kegiatan simulasi sudah punya SOP dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengantisipasinya. Lebih-lebih kalau tindakan tersebut mengarah pada tindakan kriminal dan anarkis. ‘’Kegiatan simulasi ini dibuat seolah-olah yang sebenarnya terjadi. Sehingga kami setidaknya punya langkah-langkah seperti apa dan bagaimana koordinasinya sudah kami ketahui. Kami berharap dengan kegiatan simulasi ini ke depan di wilayah Terminal BBM Pesanggaran saling memperhatikan dan saling mengerti dengan situasi dan kondisi. Secara geografis, katanya, Terminal BBM Pesanggaran dekat dengan wilayah kawasan Laut Benoa, tetapi secara administrasi masuk ke wilayah Denpasar Selatan. Namun pihaknya punya tanggung jawab untuk membantu mengamankan wilayah tersebut. Bahkan, ia menempatkan perwira untuk mengamankan wilayah tersebut. ‘’Sebab daerah ini adalah objek vital nasional yang benarbenar harus mendapat atensi khusus,’’ tegasnya. (ad084)
DALAM beberapa minggu ini, Program Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) berhasil mencetak sejumlah doktor. Bertepatan dengan Hari Suci Sugihan Bali, Jumat (2/9) kemarin, Pascasarjana Unhi melahirkan doktor atas nama Drs. Nyoman Buditha S, M.Pd., dosen STAHN Gde Pudja Mataram. Mempertahankan disertasi berjudul ‘’Esensi Keberagamaan Hindu dalam Keluarga Etnis Bali di Dusun Kebaluan, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat’’, Buditha dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Dalam ujian promosi doktor di Aula Gedung Rektorat Unhi kemarin, Buditha berhadapan dengan dewan penguji yang diketuai Dr. I.B. Dharmika, M.A. dan Sekretaris Prof. Dr. Putu Gelgel, S.H., M.Hum. (kopromotor), dengan anggota Prof. Dr. Dewa Komang Tantra (promotor), Prof. Dr. I Ketut Suda, Prof. Dr. Ida Ayu Gde Yadnyawati, Prof. Wayan Suka Yasa, Dr. Putu Suwardani, Dr. Gusti Ayu Wimba, Dr. Wayan Paramartha, Dr. I Wayan Suija, Dr. Wayan Budi Utama, Dr. Ni Wayan Karmini dan Dr. Nyoman Wijana. Buditha dalam disertasinya menyampaikan, migrasi regional keluarga Hindu etnis Bali ke Dusun Kebaluan dilatarbelakangi antara lain motif ekonomi dan motif psikologis. Keluarga Hindu etnis Bali ingin meningkatkan kesejahteraannya (motif ekonomi). Motif psikologis berkaitan dengan perasaan jengah atau tertantang. Perasaan jengah muncul karena areal yang ditawarkan pemilik merupakan tanah gersang dan
kering. Etnis Bali ingin membuktikan bisa mengolah lahan itu. Di samping itu ingin adanya persebaran keluarga Hindu Bali di Lombok Utara, khususnya di Kecamatan Bayan sehingga bisa lebih luas membangun relasi. Di sisi lain, esensi pendidikan agama dalam proses pemertahanan sistem keyakinan Hindu, keluarga etnis Bali di Dusun Kebaluan dapat memberi pengetahuan dan pemahaman serta pengamalan agama Hindu dengan baik kepada anggota keluarga. Dengan dimilikinya pengetahuan dan pemahaman yang baik dapat menguatkan srada dan bakti, mampu dijadikan benteng pemertahanan sistem keyakinan Hindu di tengah kehidupan masyarakat yang multikultur. Implikasi esensi pendidikan agama terhadap sistem keyakinan beragama Hindu, keluarga etnis Bali di Kebaluan meliputi sikap teologis, perilaku beragama dan motivasi membangun dan menjaga tempat suci. Dalam sikap teologis, keluarga Hindu memiliki pandangan terbuka dalam berpikir, toleran, jujur
dan menghargai keyakinan orang lain. Dalam kaitan dengan perilaku beragama, keluarga etnis Bali memiliki ketaatan dalam melaksanakan yadnya. Rektor Unhi Dr. IB Dharmika menyampaikan kebanggaannya karena Pascasarjana Unhi makin banyak menamatkan doktor. Ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran di Unhi bermutu. ‘’Komitmen yang senantiasa dijaga oleh Unhi adalah budaya mutu, baik dalam bidang sistem penjaminan mutu internal (SPMI), sistem penjaminan mutu eksternal (SPME) maupun PDDikti,’’ ujarnya. Ketua Program Pascasarjana Prof. Dr. Putu Gelgel mengatakan, Buditha tercatat sebagai doktor ke-37 lulusan Pascasarjana Unhi. ‘’Para lulusan doktor Pascasarjana Unhi sudah menyebar ke luar daerah Bali. Mahasiswa Program Doktor Unhi berasal dari berbagai daerah. Ada yang berasal dari Kalimantan Tengah, Jakarta, Lampung, Palu, Tanggerang, Surabaya dan Mataram. Ini suatu kebanggaan,’’ ujarnya. (ad138)
DOKTOR - Doktor baru Unhi foto bersama dengan promotor, kopromotor dan tim penguji usai ujian promosi doktor Pascasarjana Unhi, Jumat (2/9) kemarin.
Kembali ke Jati Diri Masyarakat Bali
GPS Cemaskan Fenomena Hanya Membangun di Bali, Bukan Membangun Bali PEMBANGUNAN di Bali harus tunduk pada budaya dan sistem religi yang diwariskan leluhur. Bukan sekadar membangun di Bali, seperti yang terjadi selama ini. Hal itu ditegaskan Senator Gede Pasek Suardika, S.H., M.H. dalam sebuah diskusi di Kantor DPD Perwakilan Bali, Renon, beberapa waktu lalu. Alumni KMHDI ini menambahkan, Bali sudah memiliki pedoman pembangunan yang berdasarkan nilai luhur budaya dan religi, sehingga menjadi sebuah kewajiban pemerintah pusat menjadikan ini sebagai pertimbangan utama dalam pembangunan di Bali. Bantuan pemerintah pusat yang diberikan mesti berlandaskan kearifan Bali. Ini akan memberikan manfaat yang optimal bagi Bali, bukan malah men-
degradasi. ‘’Membangun Bali, bukan hanya membangun di Bali,’’ tegas ayah empat anak ini. Dalam konteks pembangunan pariwisata, dilihat dari sudut lingkungan dan daya dukung Bali, katanya, banyak hal yang harus diperhatikan. Pertama, Bali jangan diposisikan sebagai penanggung beban target pariwisata nasional karena Bali telah begitu sesak. Sehingga perlu dilakukan redesain pembangunan pariwisata Bali yang memperhatikan aspek lingkungan dan daya dukung Bali. ‘’Misalnya dari konteks pilihan quality tourism bukan mass tourism. Ini perlu Kita jadikan concern bersama kalau tidak mau Bali ini hancur,’’ tambah putra pensiunan Polri ini. Gede Pasek Suardika (GPS) me-
DISKUSI - Senator Gede Pasek Suardika, S.H., M.H. dalam sebuah diskusi.
nambahkan, pelibatan aspirasi generasi pemuda dalam pembangunan Bali berbasis lingkungan menjadi sebuah kebutuhan karena para pemuda Bali adalah pemilik Bali di masa depan. Ini yang malah ditinggalkan sekarang. Begitu kuatnya gerakan anak muda Bali menggelorakan perlawanan eksploitasi lingkungan Bali malah seakan dianggap sebagai angin lalu. ‘’Padahal apa yang disuarakan adalah kegelisahan akan Bali ke depan,’’ tegas Pasek. Saat disinggung terkait pertemuan di Mapolda Bali yang berubungan dengan isu demo anarkis tolak reklamasi, Pasek menyampaikan dengan tegas. ‘’Jangan sampai aparatur dikesankan hanya ingin mendiskreditkan gerakan rakyat Bali melalui desa adat. Padahal sejatinya munculnya gerakan perlawanan rakyat Bali karena adanya sumbatan dalam penyaluran aspirasi masyarakat Bali. Jadi logikanya jangan dibalik-balik, seperti apa yang pernah saya kemukakan saat Saresehan HUT Bhayangkara beberapa waktu lalu. Mari Kita bersama para pimpinan daerah dan pemegang kebijakan menandatangani surat pengusulan pembatalan Perpres 51 Tahun 2014, dan disampaikan bersama masyarakat adat ke Presiden. Saya yakin akan selesai dan tidak perlu ada kekhawatiran tentang demonstrasi yang akan berujung anarkis,’’ tegas mantan Ketua Komisi III DPR-RI yang pertama dari Bali ini. (ad085)
Kerbaksos FH Unwar
Perkenalan Dini Tri Dharma Perguruan Tinggi pada Maba
FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) melaksanakan kerja bakti sosial (kerbaksos) dan anjangsana, Jumat (2/9) kemarin. Dengan tema ‘’Melalui Kerbaksos Kita Wujudkan Lingkungan yang Bersih, Indah dan Lestari’’, mahasiswa baru (maba) diajak mengenal lebih dini tentang tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Dekan FH Unwar Dr. NP. Budiartha, S.H., M.H. mengatakan, dengan mengenalkan lebih awal kerbaksos, maka juga akan diperkenalkan pengabdian lain oleh institusi agar mahasiswa kompeten. Salah satunya ilmu yang didapat selama empat tahun bisa diabdikann untuk kepentingan masyarakat bangsa dan negara. Inilah wujud kepedulian Unwar mengenalkan maba sejak dini pada lingkungan agar nanti tidak menjadi egois akan keilmuannya, tetapi apa yang dimilikinya ditransfer untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan. Budiartha menambahkan, mahasiswa baru wajib mengikuti kerbaksos karena pola ilmiah pokok Unwar adalah lingkungan kepariwisataan. Agar mahasiswa baru mengenal lebih awal bahwa di kampus melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, bukan saja pembelajaran untuk mengasah keilmuan dan keahlian soft skill, tetapi juga dikenalkan pengabdian kepada masyarakat termasuk penelitian. ‘’Kegiatan ini merupakan dharma yang ketiga, pengabdian kepada masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk kerbaksos,’’ ujarnya. Kerbaksos FH Unwar merupakan rangkaian PKKMB Unwar yang awalnya dilakukan di tingkat uni-
versitas dari tanggal 29-31 Agustus, dilanjutkan di fakultas masing-masing selama 3 hari dari tanggal 1 - 3 September. PKKMB di tingkat fakultas diawali dengan pengenalan di kampus, ceramah di tingkat fakultas untuk mengenalkan institusi, akademik, administrasi kemahasiswaan dan di hari terakhir melaksanakan anjangsana. ‘’Untuk Unwar selalu pada saat PKKMB diakhiri dengan kerbaksos. Masing-masing fakultas mencari tempat tersendiri yang dekat dengan kampus. Jika nanti telah menjadi mahasiswa selama empat tahun, kembali turun ke desa sesuai dengan program fakultas atau mahasiswa untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat,’’ paparnya. Budiartha menambahkan, Unwar sangat komit dengan pelestarian lingkungan khususnya lingkungan kepariwisataan sesuai dengan pola ilmiah pokoknya. Maka dari itu, mahasiswa baru wajib mengenal lingkungan sekitarnya,
baik kebersihannya, kelestarian dan penghijauannya. Itulah wujud implementasi pola ilmiah pokok Unwar, yaitu lingkungan kepariwisataan secara nyata diaplikasikan dalam kerbaksos, di samping nanti ada mata kuliah-mata kuliah yang wajib diambil mahasiswa di masing-masing fakultas. Mahasiswa baru FH Unwar hingga saat ini tercatat 460, terdiri dari mahasiswa reguler A sebanyak 316 orang, sisanya 134 orang mahasiswa reguler B. Menurut Budiartha, program reguler B masih terbuka karena pihaknya menargetkan 470-500 orang. Ketua Panitia PKKMB Devia Anjasari mengatakan, kerbaksos dilaksanakan di Pantai Matahari Terbit dan di lingkungan Desa Pakraman Sanur. Selain itu juga dilakukan anjangsana ke Gianyar. Sebelumnya juga dilakukan ceramah-ceramah pengenalan dunia kampus kepada maba. (ad136)
BANTUAN - Dekan FH Unwar menyerahkan bantuan tong sampah kepada perwakilan Desa Adat Sanur.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Sabtu Umanis, 3 September 2016
5
Terungkap dalam Sidang
Oknum Ketua LPD Tawari Pemuda Konsumsi SS Secara Gratis Amlapura (Bali Post) – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Amlapura yang diketuai Putu Ayu Sudariasih mengaku sangat menyayangkan apa yang diperbuat terdakwa Aji Wayan alias Dungki. Pasalnya, oknum Ketua LPD Besakih ini lebih dulu menawari para pemuda di desanya untuk mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu (SS) secara gratis. Setelah itu, mereka akhirnya membeli paketan kepada terdakwa dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu. ‘’Kok terdakwa Aji Wayan banyak sekali me-
nawari anak-anak muda di desanya memakai narkoba secara gratis?’’ tanya Putu Ayu Sudariasih. Diberi pertanyaan seperti itu, terdakwa Aji Wayan tampak tersipu malu di depan sidang. Saat itu JPU dari Kejari Amlapura juga menghadirkan lima saksi yang semuanya dari Besakih. Salah satu saksi merupakan Klian Banjar Dinas di Besakih sekaligus sepupu terdakwa, IGN Wiraguna. Wiraguna mengatakan sebagai Klian Banjar Dinas dipanggil anggota Babinkamtibmas Besakih ke rumah ter-
dakwa pada 17 April 2016. Ketika itu saksi diminta untuk menyaksikan kegiatan penggeledahan terhadap terdakwa dalam kasus kepemilikan narkoba. Di TKP ada barang bukti sebuah tas pinggang. Terdakwa Aji Wayan disuruh mengeluarkan isi tasnya oleh polisi. Di dalam tas itu ditemukan bong, sejumlah plastik klip bening yang di dalamnya ada serbuk putih yang belakangan diketahui SS. Selain itu juga ditemukan uang Rp 1,426 juta yang diduga hasil transaksi SS. Sementara empat saksi lainnya,
yakni IG Sudiarta alias Pao, Nengah Sudiasa alias Rarud, Nengah Suarnita alias Kored dan Nengah Diatmika alias Cabak. Di depan sidang Pao mengaku sudah sekitar satu tahun membeli SS kepada terdakwa. Kini dia mengaku kapok dan tengah menjalani rehabilitasi di rumahnya. Pengakuan serupa juga dilontarkan tiga saksi lainnya. Mereka pernah mencoba mengonsumsi SS karena ditawari secara gratis oleh terdakwa. “Ini coba saja. Saya hisap satu kali, rasanya pahit,’’ ujar Kored. (013)
Kerja Sama dengan Radio Swara Negara
Satlantas Polres Jembrana ”Launching” Terobosan Kreatif
Bali Post/olo
MOU – Penandatanganan MoU terobosan kreatif informasi lalin terkini antara Radio Swara Negara 100.7 FM dengan Satlantas Polres Jembrana
Negara (Bali Post) – Polres Jembrana melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jembrana, Jumat (2/9) kemarin me-launching terobosan kreatif terkait informasi lalu lintas terkini bekerja sama dengan Radio Swara Negara (RSN). Masyarakat maupun pengguna jalan bisa memperoleh informasi lalu lintas terkini melalui RSN 100.7 FM. Dimulainya program ini ditandai dengan penandatanganan MoU Satlantas dengan RSN di Aula Mapolres Jembrana, diwakili Kasatlantas Polres Jembrana AKP Adi Sulistyo Utomo dan Direktur RSN Wisnu Suastika. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo dalam kesempatan tersebut mengatakan terobosan kreatif ini merupakan salah satu bentuk pelayanan informasi Polres Jembrana kepada masyarakat dan pengguna jalan, khususnya terkait informasi lalin terkini. Melalui saluran radio, masyarakat bisa mendapatkan informasi di jalur utama, baik pengalihan arus, kemacetan atau penutupan jalan, lakalantas, serta pesan-pesan tertib berlalulintas bisa diperoleh langsung dari lokasi. Jalur jalan nasional Denpasar-Gilimanuk yang melintasi Kabupaten Jembrana merupakan arus utama JawaBali. Dampak dari mobilitas jasa, orang dengan kendaraan yang melintas itu menimbulkan kepadatan arus lalu lintas dan munculnya lakalantas. Masyarakat maupun pengguna jalan memerlukan informasi terkini terkait arus lalu lintas, sehingga bisa menjadi patokan antisipasi jalur yang dilalui serta memudahkan petugas melakukan rekayasa lalu lintas. Hal tersebut perlu mendapat penanganan khusus Satlantas. Antisipasi jalur yang dilalui serta memudahkan petugas rekayasa lalulintas. (kmb26)
Perayaan HUT Ke-16 Sekolah CHIS
Tawarkan Pendidikan Berkualitas Tinggi dan Bertaraf Internasional
PERAYAAN puncak HUT ke-16 Sekolah CHIS (Cahaya Harapan Indonesia Sejahtera) berlangsung meriah di aula sekolah setempat, Jumat (2/9) kemarin. Ketua Yayasan Pendidikan CHIS dan seluruh Kepala Sekolah memotong tumpeng diiringi tepuk tangan meriah dari para siswa dan guru. Setelah itu siswa CHIS dari tingkat TK hingga SMA menampilkan pertunjukan seni secara bergantian. ‘’Walaupun sistemnya ditunjuk, siswa yang tampil kami harapkan lebih berani dan bisa bebas berekspresi,’’ ujar Ketua Panitia Kade Putra Sadhu Gunawan, S.Pd. Menurut Putra, rangkaian HUT ke-16 ini dimulai
dengan pelaksanaan CHIS Cup pada 22-29 Agustus lalu. Puncaknya diadakan Fun Fair yang berlangsung sejak Kamis (1/9) sampai Jumat (2/9) kemarin. Fun Fair diisi dengan pameran pendidikan, bazaar, kuliner, serta story telling contest untuk siswa kelas IV-VI SD se-Kota Denpasar yang dikuti oleh 20 peserta dari berbagai sekolah. Putra menambahkan, Fun Fair juga diisi dengan fun game yang dibuat tersendiri untuk siswa TK, SD, SMP, dan SMA di Sekolah CHIS. Selain siswa, guru-guru dari Departemen Inggris dan Mandarin ikut pula terlibat dalam fun game itu.
POTONG TUMPENG - Pemotongan tumpeng menandai puncak perayaan HUT ke-16 Sekolah CHIS (Cahaya Harapan Indonesia Sejahtera).
Ketua Yayasan Pendidikan CHIS Dr. Hery Suyanto mengatakan Sekolah CHIS pertama kali ‘’lahir’’ di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar pada September 2000 lalu. Saat itu Sekolah CHIS hanya memiliki jenjang PGTK. Seiring waktu, sekolah ini terus berkembang sampai akhirnya pindah ke Jalan Griya Anyar, Pemogan, Denpasar sejak 2003 sampai sekarang. Jenjang yang dimiliki sudah bertambah dari PAUD sampai SMA. ‘’Misi Sekolah CHIS adalah menawarkan pendidikan yang berkualitas tinggi dan bertaraf internasional. Harapannya supaya para orangtua dan wali murid tidak menyekolahkan putra-putrinya ke kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau bahkan ke luar negeri,’’ ujarnya. Hery menambahkan, 15 tahun pertama berdiri difokuskan untuk penguatan fondasi sekolah. Memasuki usia ke-16 sekarang, pihaknya akan mulai melakukan loncatan kendati bertahap. Utamanya fokus pada Cambridge International School, untuk menunjang visi dan misi Sekolah CHIS. Diawali pada tahun 2015, dengan berubahnya status sekolah dari sekolah nasional plus menjadi Satuan Pendidikan Kerja Sama (SPK).
‘’Dengan status SPK kami bisa mempekerjakan tenaga asing dan menggunakan kurikulum internasional sampai dengan 70 persen. Cambridge International School sudah kita capai, sudah masuk ke CHIS. Tetapi tahun ini SD dulu yang sudah bergabung dengan Cambridge. Itu adalah cikal bakalnya CHIS menuju international school,’’ jelasnya. Capaian ini, lanjut Hery, tidak lantas membuat pihaknya puas dan bangga. Pasalnya, masih ada banyak hal yang harus dibenahi dan dilakukan. Salah satunya adalah meng-upgrade kualitas guru, terutama dari segi bahasa. Sebagian besar guru selama ini merupakan native speaker, sehingga ke depan harus ada transfer tenaga agar tidak semuanya demikian. Masukan berupa kritik dan saran yang konstruktif juga diharapkan datang dari para orangtua/wali sebagai modal sekolah ini untuk bergerak lebih baik. ‘’Untuk siswa kami berupaya meningkatkan talenta mereka melalui acara seperti CHIS Cup. Kemudian untuk meningkatkan entrepreneurship-nya, kami upayakan melalui Fun Fair. Jadi mereka sudah berdagang sendiri saat Fun Fair,’’ pungkasnya. (ad139)
Dampak Erosi Belum Ditangani
Jalan di Banjar Nusamara Nyaris Putus Negara (Bali Post) – Akibat erosi jalan di Banjar Nusamara, Desa Yehembang Kangin, nyaris putus. Tebing sungai ini sudah ambruk sejak setahun lalu karena terjangan banjir. Namun, lantaran belum ada penanganan, jalan di atas tebing semakin menyempit. Jalan ini merupakan jalur keluar bagi belasan Kepala Keluarga (KK) yang tinggal di ujung sungai. Sejumlah warga memilih mengungsi ke tempat lain karena khawatir akan terisolir ketika jalan putus. Perbekel Yehembang Kangin, I Gede Suardika, Jumat (2/9) kemarin mengakui dampak erosi itu belum ditangani kendati sudah berkali-kali dilakukan survei dari Dinas Pekerjaan Umum dan Balai Sungai Wilayah Bali Penida. Pihak desa mengaku tidak bisa memperbaiki senderan sungai tersebut, sebab merupakan kewenangan
Balai Sungai. Apabila diperbaiki sendiri, dikhawatirkan akan jebol lagi ketika banjir. Jalan tersebut kini hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua. Dari pengamatan kemarin hanya setengah badan jalan yang tersisa. Padahal, di sekitar lokasi tersebut juga akan dikembangkan menjadi kawasan wisata. Dari informasi, dalam kurun waktu setahun pascajebol sudah ada sekitar tujuh KK yang pindah ke tempat lain. Warga khawatir jika terjadi banjir lagi yang mengakibatkan jalan tersebut benar-benar terputus. Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Jembrana I Gusti Putu Mertadana membenarkan kondisi tersebut. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Sungai Wilayah Bali Penida. Akan tetapi, hingga kini memang belum ditangani. (kmb26)
Bali Post/udi
DIKANDANGKAN - Sejumlah sapi Bali dikandangkan dan siap dijual. Harga sapi Bali terus meroket jelang hari raya Idul Adha di Jawa.
Permintaan Meningkat, Harga Sapi Bali Meroket Banyuwangi (Bali Post) -
Sapi Bali menjadi primadona untuk hari raya Idul Adha. Permintaan ternak ini meningkat tajam. Harganya juga terus meroket, khususnya di Jawa. Sapi Bali juga banyak dikirim ke beberapa pulau lain, seperti Batam, Lampung hingga Kalimantan. Harga sapi Bali rata-rata naik Rp 10.000 per kilogram. Per ekor biasa dibandrol di atas Rp 15 juta. ‘’Permintaan sapi Bali terus bertambah jelang Idul Adha. Harganya juga meroket,’’ kata distributor sapi asal Kalipuro, Banyuwangi, Agus Supriyadi, Jumat (2/9) kemarin. Dijelaskan, tingginya permintaan sapi Bali lantaran ternak berkulit cokelat kehitaman ini harganya lebih murah dibanding sapi lokal Jawa. Harga sapi lokal Jawa dan peranakan bisa tembus Rp 23 juta per ekor. Lalu kualitas daging sapi Bali lebih baik. ‘’Hasil dagingnya juga banyak, sebab tulangnya lebih kecil,’’ jelasnya. Dengan berbagai pertimbangan ini, banyak saudagar sapi di Jakarta dan kota-
kota lain berburu sapi Bali. Tingginya permintaan sapi membuat para distributor berburu hingga ke NTB dan NTT. Khusus di Bali stok sapi kebanyakan dipasok dari Jembrana dan Kintamani, Bangli. Bedanya, sapi dari NTB dan NTT bobotnya lebih kecil. Sebab, sapi-sapi itu dilepasliarkan. Sementara sapi Bali cenderung gemuk lantaran dipelihara dengan baik. Tahun ini, kata Agus, pihaknya mampu melayani hingga 50.000 ekor ternak sapi Bali, dikirim ke beberaa kota di Jawa. Sayangnya, katanya, tingginya permintaan sapi ini dimanfaatkan oknum tak
bertanggung jawab. Sebab, banyak penyelundupan sapi Bali tanpa disertai dokumen dan melalui karantina. Bahkan dokumen yang dipakai terindikasi dipalsukan. ‘’Jadi harus lebih ketat pengawasannya. Jangan sampai sapi yang sakit dikirim ke Jawa atau daerah lain,’’ pungkasnya. Salah satu pengepul sapi Qurban, Santoso, mengaku lebih memilih berburu sapi Bali untuk Idul Adha lantaran harganya lebih terjangkau. Hasil dagingnya lebih banyak. ‘’Kita pilih kualitas. Rencananya kita kirim lagi ke Surabaya,’’ kata pria asal Jember ini. (kmb30)
Siaga Virus Zika
RSUD Blambangan Siapkan Ruangan Khusus Banyuwangi (Bali Post) Merebaknya virus Zika membuat RSUD Blambangan, Banyuwangi ikut siaga. Rumah sakit pelat merah ini menyiapkan ruangan khusus mengantisipasi kemungkinan pasien terjangkit virus Zika muncul di Banyuwangi. Apalagi daerah ini mulai banyak dibanjiri wisatawan asing. Ruang yang disiapkan dilengkapi peralatan khusus dan dua tenaga dokter spesialis. Direktur RSUD Blambangan dr. Taufik mengatakan pihaknya berharap virus Zika tak sampai masuk ke Banyuwangi. Meski begitu, pihaknya harus tetap siaga jika kemungkinan ada pasien yang terjangkit. ‘’Kita sifatnya siaga dan waspada. Jadi, jika kemungkinan ada yang
terjangkit kita sudah siap melakukan penanganan,’’ kata Taufik, Jumat (2/9) kemarin. Menurutnya, ruangan yang disiapkan persis dengan penanganan kasus virus flu burung. Pihaknya berharap warga Banyuwangi tetap aman dari serangan virus Zika. Namun pihaknya tetap menyiagakan tim khusus untuk antisipasi. ‘’Peralatan dan ruangan sudah siap. Mudahmudahan tak ada pasien terjangkit,’’ jelasnya. Taufik menambahkan, pihaknya sengaja menyiapkan ruangan antisipasi. Sebab, kawasan Banyuwangi memiliki pelabuhan internasional yang kerap disandari kapal asing. RSUD Blambangan, katanya, juga menjadi rujukan Kantor Kesehatan
Bali Post/olo
NYARIS PUTUS - Jalan di Banjar Nusamara nyaris putus akibat terjangan banjir beberapa tahun lalu. Jalan Tersebut hanya bisa dilintasi sepeda motor.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Pelabuhan Probolinggo di Pelabuhan Tanjungwangi. ‘’Khawatirnya, jika ada anak buah kapal yang terindikasi kena virus Zika bisa langsung ditangani di sini,’’ tegasnya. Kata Taufik, virus Zika menjadi perhatian serius dunia. Sebab,virus yang ditemukan di Singapura ini dengan cepat merebak. Selain dua dokter spesialis, disiapkan juga empat perawat khusus di ruangan antisipasi virus Zika. Menurut Taufik, ciri pasien terjangkit virus Zika adalah mirip terkena demam. Namun tak sampai membuat infeksi ke pernapasan. Meski begitu, virus baru ini tetap berbahaya. ‘’Kita siaga 24 jam. Sewaktu-waktu muncul kasus, langsung ditangani serius dan cepat,’’ pungkasnya. (kmb30)
OPINI
6
Sabtu Umanis, 3 September 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Jangan Tergantung Sektor Pariwisata PEMERINTAH sedang menyiapkan metode pengadaan lahan agar pemanfaatan tanah dapat lebih efektif untuk sarana permukiman dan pertanian (BP, 3/9). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution ketika memimpin rapat pengadaan lahan menyatakan perencanaan dan kebijakan mengenai lahan ini penting karena pemerintah ingin setiap tanah memiliki status yang jelas dan dimanfaatkan secara maksimal. Ia juga memastikan kegiatan perencanaan ini dilakukan karena pemerintah ingin menjamin ketersediaan pangan dengan penyediaan lahan yang memadai. Dengan penambahan lahan ini, maka diharapkan investor dapat makin berminat untuk menanamkan modal dalam bidang pangan, sehingga target produksi jagung, gula maupun sapi bisa tercapai. Apa yang disampaikan Darmin Nasution tentu berkorelasi dengan rencana Presiden Jokowi dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Namun hal tersebut bukan tanpa tantangan. Di Bali, misalnya. Lahan pertanian terus mengalami pengurangan. Alih fungsi lahan setiap tahun mengalami peningkatan. Banyak hal yang jadi penyebabnya. Selain masifnya pembangunan sarana pariwisata, juga semakin berkembangnya kawasan permukiman. Ini sebagai dampak semakin banyaknya manusia yang datang ke Bali. Apakah mereka melakukan kunjungan wisata atau mencari pekerjaan. Sehingga tak salah, sering muncul kekhawatiran bahwa provinsi ini akan terganggu ketahanan pangannya pada saat saat sulit. Bahkan dalam kondisi normal pun, hal ini cukup diragukan. Masalahnya, alih fungsi lahan pertanian begitu pesatnya di hampir semua daerah. Kalau tidak menjadi kawasan perumahan, menjadi fasilitas pariwisata dan lainnya. Bahkan, subak, organisasi pengairan yang seringkali mendapat acungan jempol masyarakat internasional, eksistensinya ke depan pun diragukan. Barangkali ini penggambaran yang terlalu ekstrem. Namun sejatinya, kalau tidak diambil tindakan-tindakan strategis oleh pemerintah, bukan tidak mungkin kondisi buruk ini akan segera hadir di depan mata. Masalahnya, ketika hal ini diperbincangkan secara luas, respons positif yang muncul seringkali tidak cukup untuk sekadar memikirkan hal tersebut. Perlu langkah nyata untuk memecahkan persoalan tersebut. Berwacana menyinergikan pariwisata dengan pertanian sudah tak zaman lagi. Sebab, berpuluh-puluh tahun hal tersebut diupayakan, tetap saja tidak berhasil. Artinya, sinergitas antara pertanian dan pariwisata belum bisa diwujudkan secara maksimal. Kalau itu permasalahannya, maka pemerintah pun diharapkan bertindak tegas. Pemerintah harus tegas dalam komitmen, mana lahan untuk perumahan dan mana untuk pertanian sebagai sumber penghasil pangan. Jangan dicampur aduk dan gampang diserobot demi kepentingan sesaat. Sebenarnya, hampir semua kabupaten di Bali punya kemampuan untuk mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Tetapi, proses ekstensifikasi serta intensifikasi seperti zaman Orde Baru dulu tidak banyak jalan. Jadi sebelum rasa apatis para petani memuncak, maka agenda pemerintah di bidang pertanian harus jelas, sehingga bisa menggugah kembali hati para petani khususnya para generasi muda. Sehingga kebiasaan untuk melakukan impor, tidak lagi menjadi tradisi. Sebab, kebijakan impor produk pertanian akan tidak baik bagi sebuah negara yang dikenal subur. Hal itu juga merupakan langkah tidak simpatik dari sudut pandang petani. Ini pertanda, masalah produksi masih menjadi salah satu masalah krusial di sektor pertanian di negara kita. Berbagai upaya mengatasinya telah dilakukan, juga oleh para pionir pertanian. Namun belum menunjukan hasil yang maksimal. Hal ini dikarenakan pemerintah belum fokus membangun sektor pertanian. Hal ini dapat dilihat dari anggaran yang disediakan, utamanya dalam APBD. Jumlahnya tidak lebih dari 10 persen. Padahal kita tahu, jumlah penduduk yang menggeluti sektor pertanian hampir mencapai 50 persen. Apalagi sektor pertanian telah ditetapkan sebagai fokus dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005-2025. Persoalannya, sudah sampai sejauh mana rencana itu dijabarkan di daerah-daerah seiring otonomi daerah? Sebab, pembangunan pertanian harus dimulai dari daerah, dari bawah. Infrastruktur dibangun dan sumber daya manusia disiapkan. Kalau tidak, kedaulatan pangan yang diprogramkan akan tetap menjadi wacana tanpa pernah dinikmati hasilnya.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Menunggu Hadiah Kupon Partisipasi Saya secara kebetulan membaca surat kabar Bali Post tanggal 2 Oktober 2015 halaman 3 dan surat kabar Tokoh Bacaan Wanita dan Keluarga No. 867 Tahun XVII, 21 s.d. 27 September 2015. Di halaman 5 tertera pertanyaan sama berbunyi sebagai berikut: ‘’Temukan nama 4 kota besar di Indonesia secara vertikal dan horizontal seperti tertera pada kolom surat kabar tersebut’’. Setelah saya mencoba menjawab pertanyaan tersebut apabila jawabannya benar/betul disebutkan mendapat hadiah sebesar Rp 399.000.000. Selanjutnya jawaban pertanyaan tersebut saya sampaikan sesuai pertunjuk bisa lewat via telepon ke nomor 08041401028. Dalam kurun waktu satu minggu saya mendapat SMS lewat HP saya, dan saya dinyatakan sebagai pemenang kupon partisipasi tersebut. Setelah mendapat informasi lewat SMS saya disuruh mengisi data lengkap pada blangko yang dikirim ke alamat saya, nyatanya blangko yang katanya dikirim ke alama saya sampai sekarang belum saya terima. Pada hari Minggu 28 Agustus 2016, ada SMS ke HP saya, isi SMS tersebut ‘’Bapak I Ketut mendapat hadiah Rp 399.000.000’’. Mendapat SMS tersebut saya kembali tanyakan dan konfirmasi lewat via telepon ke nomor 08041401028, apa keluhan saya katanya sudah disampaikan ke panitia. Kenyataan sudah sekian bulan berlalu hadiah tersebut belum saya terima. Kepada yang terhormat Bapak/Ibu sebagai panitia penyelenggara kupon partisipasi dan apa menjadi komitmen pihak penyelenggara yang telah disepakati tolong masalah ini cepat dituntaskan. Terima kasih. Drs. I Ketut Kertayasa Br. Akta, Desa Ketewel, Sukawati
Revisi Perda LPD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menyepakati untuk melakukan perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) No. 4 Tahun 2012 mengenai Lembaga Perkreditan Desa (BP, 30/8/2016). Lembaga keuangan milik desa pakraman ini dikecualikan dalam Undang-undang No. 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro, di mana Lembaga Perkreditan Desa (LPD) tunduk pada hukum adat. Dengan demikian, perubahan perda hendaknya dilakukan secara komprehensif melibatkan semua pemangku kepentingan dan merefleksikan kesatuan pikiran, sikap dan roh tujuan dasar pendirian LPD yaitu sebagai pelaba desa pakraman dalam rangka melestarikan nilai adat dan budaya Bali secara berkelanjutan. Perda harus seteril dari konflik kepentingan, sehingga LPD bisa dijalankan sebagai organisasi unik yang inklusif tetapi responsif dengan perubahan lingkungan.
Oleh I Wayan Suartana embaga Perkreditan Desa di Bali mempunyai kekuatan besar karena cakupan yang luas yang meliputi 1.488 LPD dengan total aset saat ini sudah melampui angka Rp 14 triliun lebih.Akan tetapi, di lain pihak kekuatan ini bisa pula menjadi badai ekonomi berdampak sistemik bagi ekonomi Bali bila tidak dikelola dengan baik dan terjadi pembiaran. Berbagai persoalan muncul akhir-akhir ini yang mengarah adanya indikasi fraud (kecurangan), seperti kasus adanya pengurus LPD yang menyalahgunakan kewenangannya dan kesalahan administratif mengakibatkan kredit bermasalah yang berujung pada kepercayaan krama meluntur. Mulai dari kelahirannya LPD membawa risiko bawaan yang hanya bisa dimitigasi bila muncul budaya sadar risiko. Sebagai entitas budaya, seperti tujuan awalnya LPD tetap dalam ranah menurunkan angka kemiskinan, memberantas ijon, dan memberikan akses pemodalan bagi usaha kecil. Lembaga ini menjadi penyangga adat dan budaya Bali yang dicirikan melalui proses pengambilan keputusan berbasis paruman dan kepemilikan secara kelembagaan (desa pakraman) berbeda dengan organisasi yang berbadan hukum yang secara jelas menunjukkan subjek kepemilikkannya. Apa yang harus diatur? Organisasi LPD mengintegrasikan suatu budaya komunal sistem bebanjaran melalui nilai-nilai komunikasi dan secara jelas menampilkan profil bangunan informasi dan aktivitas-aktivitas budaya yang mengandung unsur keyakinan dan karma pala. Mengutip pendapatnya Ahtha dan Hannan (2014), tradisi spiritual dan budaya mempunyai manfaat dalam lembaga keuangan perdesaan karena mereka bersentuhan langsung dengan nasabah. Gerak-gerik pengurus LPD dipantau langsung oleh krama, begitu juga sebaliknya manakala krama sebagai peminjam. Interaksi ini membawa dampak positif bila diperkuat oleh gaya berkomunikasi yang
L
arif dan mencerminkan kesantunan. Penghasilan bunga (pikolih), kualitas, risiko dan pelayanan berdasarkan nilai-nilai adat dan agama. Budaya melekat pada gaya hidup seseorang berkaitan dengan risiko yang dihadapi, termasuk risiko dan tanggung jawabnya dalam suatu organisasi. Individu mempunyai ekspektasi dan memperkuat komitmennya yang berasal dari budaya lahiriah yang mereka miliki sebagai sebuah jalan hidup. Dalam konteks ini, LPD mempunyai nilai-nilai pengelolaan sebagai sebuah manajemen simbolik yang diartikulasikan dalam tutur bahasa paruman, sangkep, dan gestur yang bersahabat kegotongroyongan segilik seguluk selumlum sebayantaka dalam kehidupan yang harmonis. LPD bersandar pada nilai Tri Hita Karana, suatu nilai harmoni dan belief yang bisa menjadi predikor dalam berperilaku, sedangkan Catur Purusha Artha adalah esensi tata kelola LPD yang mengatur seluruh aspek tata kelola LPD mulai dari perencanaan sampai dengan pertanggungjawaban. Muncul pertanyaan, apakah nilai-nilai luhur di atas sudah teraktualisasi dengan baik dan bagaimana membumikannya dalam bentuk perda. Jawabannya ada pada tataran deskriptif, yaitu apa yang terjadi pada LPD saat ini dan solusi apa yang bisa ditawarkan. Menurut pendapat penulis, ada beberapa substansi yang barangkali bisa menjadi bagian penting dalam perubahan Perda LPD. Atau barangkali pula, perda hanya diubah satu pasalnya saja yaitu dengan memberikan kewenangan kepada otoritas
khusus independen yang bertindak dan berlaku sebagai regulator. Pertama, siapa yang akan menjadi regulator LPD, karena kalau mengikuti UU No. 1 Tahun 2013 LPD harus menggunakan hukum adat. Kita punya MUDP (Majelis Utama Desa Pakraman) sebagai wadah tunggal desa pakraman se-Bali. Apakah itu pas atau tidak, mari kita sepakati bersama. Dalam kaitan ini pula Pemerintah Provinsi Bali sebagai wakil pemerintah pusat di daerah merupakan kanal penghubung antara pemerintah pusat dengan daerah. Dengan demikian, Pemprov diletakkan sebagai fasilitator dalam kaitan penerapan Undang-undang Lembaga Keuangan Mikro ini. Pemprov bisa saja berkoordinasi dengan instansi terkait seperti OJK (Otoritas Jasa Keuangan) karena ini bersentuhan langsung dengan kestabilan moneter daerah, tetapi substansi pengaturannya tetap ada pada otoritas adat. Pemerintah kabupaten/kota juga bisa ikut berkontribusi dalam batas kewenangan masing-masing. Kedua, sistem pengendalian risiko harus lebih ditekankan, karena banyak LPD yang tumbang disebabkan ketiadaan sistem pengelolaan risiko dan kalaupun ada, tidak dilaksanakan secara konsisten karena pengawasan yang lemah atau perilaku kolusi antara pengurus dengan pengawas LPD. Sistem pengendalian risiko harus menjadi bagian penting dalam awig-awig desa pakraman ataupun pararem yang menjadi salah satu ciri khas hukum adat Bali. Contohnya banyak LPD yang tidak bisa memaknai risiko likuiditas dengan baik, sehingga
‘’Sebagai entitas budaya, seperti tujuan awalnya LPD tetap dalam ranah menurunkan angka kemiskinan, memberantas ijon, dan memberikan akses pemodalan bagi usaha kecil. Lembaga ini menjadi penyangga adat dan budaya Bali yang dicirikan melalui proses pengambilan keputusan berbasis paruman dan kepemilikan secara kelembagaan (desa pakraman), berbeda dengan organisasi yang berbadan hukum yang secara jelas menunjukkan subjek kepemilikannya.’’
Bali Tinggal Satu Generasi Oleh Drs. I Nyoman Bintara awaian dari para leluhur kita dalam mengelola dan menata Bali di masa lalu. Namun dampak negatif dalam beberapa hal yang terjadi dari tahun ke tahun sangat memprihatinkan eksistensi Bali sebagai Pulau Dewata dan Pulau Surga. Sehingga dengan demikian tokoh-tokoh Bali yang peduli terhadap kondisi Bali saat ini sangat-sangat mengkhawatirkan akan kondisi Bali ke depan. Bahkan pada Harian Bali Post tertulis ‘’Bali hanya tinggal satu generasi’’. Dengan ungkapan ini diharapkan para tokoh masyarakat Bali,
Penulis, Guru Besar FEB Unud, peneliti dan penulis buku LPD
POJOK
Suara Publik SEBAGAI salah satu daerah tujuan pariwisata kelas dunia, Bali mengalami perkembangan dan perubahan di segala aspek kehidupan masyarakatnya. Perkembangan yang terjadi di satu sisi telah memberikan manfaat yang positif, khususnya dalam bidang ekonomi akan tetapi di sisi lain juga menimbulkan dampak negatif (konsep Rwabineda). Bali dijuluki Pulau Surga, Pulau Dewata oleh masyarakat internasional. Penilaian tersebut di satu sisi cukup membanggakan kita, akan tetapi di sisi lain juga memiliki tanggung jawab untuk memelihara dan melestarikannya. Keberadaan Bali tersebut di atas di samping karena anugerah Tuhan, akan tetapi juga kepi-
ceroboh dalam mengambil keputusan operasional ataupun manajerial. Otoritas yang mengaturnya (siapa pun itu) harus mempunyai pedoman atau sinyal dengan instrumen yang bisa memprediksi kelangsungan LPD satu tahun ke depannya. Aturan dan mekanisme penjaminan simpanan harus disusun, apakah secara kolektif atau di desa pakraman masing-masing. Ketiga, LPD harus mempunyai kebijakan akuntansi dalam bentuk standar akuntansi yang bisa diaudit dan mempunyai daya banding. Standar akuntansi tidak bisa diletakkan dalam kerangka desa mawacara, dalam artian setiap LPD boleh mempunyai standar akuntansi masing-masing sehingga LPD Desa Pakraman A tidak bisa dibandingkan dengan LPD Desa Pakraman B. Nama akun dalam laporan keuangan diubah format dan bahasanya, sehingga mencerminkan kebaliannya. Hal ini tidak bisa dianggap remeh, karena laporan keuangan LPD mencerminkan mengapa lembaga ini pantas dikecualikan. Keempat, sistem pengendalian manajemen berbasis spiritual. Ruang bebanjaran dalam kehidupan ekonomi Bali terpatri dalam kehidupan sekaa-sekaa dan menjadi simbol budaya kegotongroyongan. Mereka memiliki karakter sistem pengendalian manajemen mandiri dan tata kelola dengan nilai kearifan lokal yang produktif. Karena itu, permsalahan yang menimpa LPD diselesaikan secara adat dengan tetap mengedepankan nilai-nilai Catur Purusha Artha (Dharma, Artha, Kama dan Moksa), karena nilai-nilai itulah yang menjadi alat penguat dalam mengelola usaha LPD. Dalam ranah perputaran ekonomi sistem bebanjaran, sistem pengendalian manajemen berbasis spiritual menjadi penting karena kita berhadapan dengan perilaku orang yang mempunyai niat, kesempatan dan tekanan hidup. Kelima, LPD adaptif terhadap perubahan lingkungan, melengkapi diri dengan perangkat berupa sumber daya yang berkualitas melalui peningkatan kemampuan operasional secara terus-menerus, kelembagaan yang lentur tetapi tetap unik, sarana-prasarana dan teknologi informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Ini penting, supaya LPD tidak punah karena ketidakmampuan bersaingnya. Keenam, sinergi antar-LPD dikembangkan sehingga terjadi transfer pengetahuan dan pengalaman, menjaga likuiditas dan membangun jejaring antar-LPD agar bisa saling membantu dan saling mengisi. Esensi dari sinergi ini barangkali bisa diatur dalam pararem masing-masing LPD.
khususnya para pemegang kebijakan di antaranya gubernur, bupati, wali kota dan anggota DPR untuk mengambil langkahlangkah bersama merumuskan suatu perencanaan yang komprehensif dan bersifat jangka pendek, menengah dan jangka panjang yang nantinya sebagai landasan oleh para pemangku kebijakan dalam menata dan mengelola Bali. Hal ini sangat penting untuk menghindari adanya KKN (Kanggoang Keneh Nira). Dengan demikian diharapkan Bali ke depan dapat memberikan manfaat terus-menerus bagi masyarakat Bali khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya.
Jamin ketersediaan pangan, pemerintah siapkan metode pengadaan lahan. - Di Bali telah banyak beralih fungsi. *** Pariwisata Bali jangan jadi ‘’anak durhaka’’ sektor pertanian. - Pertanian dan pariwisata tak sejalan. *** Bertemu Jokowi, Presiden Cina berharap tingkatkan kerja sama investasi. - Waspadai pula arus tenaga kerja.
Penulsi, warga Banjar Pengiasan, Mengwi, Badung
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
WISATA BERSEPEDA - Sejumlah wisatawan mengayuh sepeda dipandu seorang guide, menikmati suasana Kota Ban-
www.iklanbalipost.com
gli. Foto diambil Rabu (31/8) lalu.
Balipost on Gadget
SABTU UMANIS, 3 SEPTEMBER 2016
Figur Bangga Berbahasa Indonesia KEBANGGAAN terhadap bahasa Indonesia harus ditumbuhsuburkan. Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi-- Badan Penyelenggara Unhi dan Taman Kanak-kanak Hindu Widya Kerthi Dr. Anak Agung Ngurah Gede Sadiartha, S.E., M.M. memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy yang menyampaikan betapa pentingnya kita bangga berbahasa Indonesia. Agung Sadiartha demikian panggilan akrabnya menyampaikan, selama ini tertanam dalam mindset kita bahwa bahasa asing adalah bahasa utama yang digunakan dalam menerima tamu mancanegara. Mestinya yang digunakan adalah bahasa Indonesia. ‘’Dalam kegiatan internasional baik di Bali ataupun di luar Bali, seyogianya pejabat kita menggunakan bahasa Indonesia. Toh sudah ada teknologi yang menerjemahkan ke dalam bahasa peserta dari masing-masing negara. Saya rasa jangan malu berbahasa Indonesia. Mengubah paradigma memang membutuhkan waktu, tetapi kalau kita secara bersama-sama melakukan gerakan nasional Bangga Berbahasa Indonesia maka tidak ada yang tidak mungkin,’’ ujarnya Jumat (2/9) kemarin. Ditegaskan, bahasa asing tetap perlu dipelajari. Tetapi Bahasa Indonesia mesti menjadi bahasa percakapan. Contoh nyata dalam dunia pendidikan, mereka yang studi di Indonesia harus belajar bahasa Indonesia. Di Korea siswa dilatih berbahasa Indonesia untuk melanjutkan studi di Indonesia sekaligus untuk merebut peluang kerja di era keterbukaan ini. ‘’Kalau gagasan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini dapat dilaksanakan maka tidak tertutup kemungkinan Bahasa Indonesia sebagai bahasa penting di dunia. Marilah kita coba dalam kancah Bali sebagai daerah tujuan wisata untuk menerima dan menyapa tamu dengan bahasa Indonesia diselingi terjemahan dalam bahasa asingnya sehingga wisatawan menyenangi belajar Bahasa Indonesia,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Post/wan
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Turis Ditangkap di Bandara, Diduga Usai Pesta Narkoba Denpasar (Bali Post) Tersangka Myra Lynne Williams (27) asal New Zealand saat ditangkap di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai ternyata sedang sakaw. Sehari sebelum terbang ke Bali, ia diduga pesta sabu-sabu (SS) di Melbourne. Akibatnya, setibanya di TKP, wanita tatoan ini teriak-teriak karena mengira penumpang lainnya menuduhnya menggunakan narkotika. “Tersangka sangat tergantung sekali dengan narkoba karena 8 tahun menggunakannya. Dia dalam rangka liburan di Melbourne, setelah
itu melanjutkan liburannya ke Bali. Narkoba itu diduga dibawa dari Melbourne. Terungkapnya kasus ini berkat sinergitas Tim Interdiksi terdiri atas petugas Imigrasi, Bea Cukai, dan BNNP Bali di bandara,” tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa didampingi Kasi Unit Pendaratan dan Izin Masuk Imigrasi Bandara Yoga Aria serta Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Bandara, Jatmiko di Kantor BNNP Bali, Denpasar, Jumat (2/9) kemarin. Terkait barang bukti SS 0,82 gram bruto yang ditemukan di kantong belakang tersangka,
saat diperiksa mengaku akan dipakai sendiri. Selain itu, saat dites urinenya hasilnya positif. “Sekarang (kemarin -red), tersangka masih sakaw. Dia tergantung berat karena 8 tahun sebagai pengguna narkotika. Sebelum berangkat ke Bali, ia sempat party narkoba. Akibatnya saat sampai di Bali, dia masih pengaruh sabu-sabu,” ujar jenderal bintang satu ini. Kepala BNNP asal Mengwi ini sangat prihatin melihat semakin banyak WNA terlibat kasus narkoba di Bali. Diduga kebiasaannya di negaranya dibawa ke Bali. “Ini akan ber-
dampak buruk pada masyarakat kita,” ucapnya. Tersangka berprofesi sebagai supervisor penyalur pembantu rumah tangga. Saat kasus ini dirilis, awalnya tersangka pakai zebo. Dia langsung membuka zebo itu saat awak media minta dilepas. Tersangka bertubuh bongsor ini seperti kedinginan dan pandangannya nanar. Tindak lanjut kasus itu, tersangka rencananya direhabilitasi tapi kasus hukumnya tetap diproses hingga ke pengadilan. “Selain tersangka Williams, selama bulan Agustus ini, kami menangkap 12 tersangka lain-
nya, termasuk pemilik pabrik sabu-sabu Benjamin Bailer. Sedangkan barang bukti yang kami amankan sabu-sabu seberat 10,92 gram,” tegas mantan Karo Rena Polda Bali ini. Sebelumnya, tim Interdiksi (Imigrasi, Bea Cukai, dan BNNP Bali) yang tugas di Bandara Ngurah Rai, Tuban, menangkap tersangka Myra Lyna Williams (27) asal New Zealand di Terminal Internasional, Rabu (31/8) lalu. Pasalnya tersangka membawa 0,82 gram sabu-sabu (SS). Saat ditangkap, tersangka baru landing dari Melbourne dengan pesawat AirAsia. (kmb36)
Rekrut Jaringan
Bandar Narkoba Sasar Orang Kepepet
Denpasar (Bali Post) -
Meski berada di balik tebalnya tembok LP, bukan halangan bagi bandar dan pengedar narkoba, baik dalam mengedarkan barang dagangannya maupun membangun jaringan. Sebenarnya, mereka tidak terlalu memilih anggota sindikat dan biasanya menyasar orang kepepet uang. Seperti pengakuan tersangka AS alias Adi (21) yang ditangkap di kamar kosnya di Jalan Tukad Badung, Denpasar Selatan, Senin (29/8) lalu. Tersangka kedapatan menyimpan 14 paket ganja seberat 610,1 gram. “Awalnya, saya ingin menggadaikan sepeda motor seharga Rp 1 juta. Motor itu saya tawarkan kepada teman saya bernama Aziz,” tegas Adi, Jumat (2/9) kemarin. Oleh Aziz, Andi disuruh menghubungi temannya berinisial An yang konon saat ini mendekam di LP Kerobokan. “Saya dikasi nomor telepon An. Saat saya hubungi disuruh bertemu istrinya di minimarket,”
tambah sopir travel freelance ini. Selanjutnya, ia disuruh mengambil baju kotor ke lapas oleh An, sambil membawa tiga bungkus nasi padang dan tiga botol soft drink ke lapas. “Saya baru pertama kali ke LP, jadi sempat bingung. Saya juga tidak tahu wajah An karena di profil BBMnya tidak pasang foto,” kata Adi. Setibanya di sana, seperti biasa Adi mengisi buku pembesuk. Selanjutnya, ia diperiksa dan setelah dinyatakan clear, menunggu di ruang besuk. “Tiba-tiba ada yang manggil nama saya dan ternyata An. Waktu itu dia pakai topi jadi wajahnya tidak full kelihatan,” ucap tersangka kurus ini.
Pertemuan itu berlangsung singkat. Adi langsung menyerahkan makanan pesanan An. Sedangkan An menyerahkan tas plastik putih isi baju kotor untuk di-laundry dan diberi uang Rp 300 ribu. Setelah itu, tersangka langsung pulang ke kosannya di Jalan Tukad Badung, Denpasar Selatan. Setibanya di kamar kos, dia membuka tas plastik itu. Ia merasa aneh karena ujung lengan baju diikat. Setelah dibuka ternyata berisi 14 paket ganja. “Saya dihubungi lagi lewat HP oleh An, disuruh mengikat paket ganja itu pakai lakban hitam agar tidak basah. Katanya saya mau diberi uang Rp 2 juta jika
habis terjual,” tandasnya. Adi berdalih saat di lapas tidak diberi tahu dititipkan ganja. Ia baru tahu setibanya di kos. “Saya mau saja, apalagi butuh uang. Saya kerja jadi sopir rata-rata sebulan dapat Rp 1,5 juta. Ini baru pertama kali saya melihat ganja,” kilahnya. Sementara Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Gede Ganefo mengatakan, pengakuan tersangka itu mesti didalami lagi. Apalagi saat ini sebagian besar tangkapannya mengaku dapat barang dari napi. “Kami masih dalami pengakuan tersangka ini. Jangan sampai dia berbohong untuk melindungi bandarnya. Bulan Agustus ini, kami menangkap 47 tersangka,” tegas Kompol Ganefo. Terkait masih maraknya peredaran narkoba di Bali, Kepala BNNP Bali Brigjen
Pol. Putu Gede Suastawa mengungkapkan, kepolisian dan BNN sudah melakukan banyak penangkapan. Di BNNP saja ditahan 15 tersangka, padahal kapasitasnya hanya 7 orang. “Apalagi di LP Kerobokan sudah overload dan didominasi tahanan kasus narkoba,” tegasnya. Di beberapa kali pertemuan dengan masyarakat, lanjutnya, selalu ada pertanyaan napi yang masih bisa mengedarkan barang terlarang itu. “Saya sering ditanya masyarakat, sudah di penjara kok masih jadi pengedar, kok bisa? Kok di LP (napi -red) masih jadi pengedar atau bosnya? Saya bilang bisa saja kalau pengawasan dan pengamanan tidak optimal. Barang-barang yang masuk harus diperiksa semua. Caranya cari alat deteksi narkoba,” ujar Brigjen Suastawa. (rah)
BANGLI
8 SOSOK Surplus Bahan Pangan BERDASARKAN data hasil evaluasi triwulan I 2016, produksi padi sebesar 8.902,01 ton, jagung 360,09 ton, ubi kayu 1 . 8 7 7 , 7 6 ton, ubi jalar 4.473,61 ton dan raskin (rastra) 1.028,94 ton. Secara keseluruhan, bahan pangan tersedia sebanyak 16.642,41 ton setara beras. Jika dibandingkan dengan kebutuhan konsumsi untuk 223.800 jiwa penduduk sebesar 12.756 ton setara beras, maka terdapat surplus pangan 3.885,81 ton setara beras. Hal itu diungkapkan Kepala kantor Ketahanan Pangan Bangli I Wayan Sarma, belum lama ini. Guna menggenjot produksi pangan selain beras, petani diharapkan bisa memanfaatkan lahan-lahan yang selama
terbengkalai akibat krisis air. Di samping untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari, hasil panen juga bisa dipasarkan yang nantinya juga bermuara pada peningkatan ekonomi. ‘’Meningkatkan produksi tentunya bisa dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang selama ini kosong,’’ katanya. Khusus untuk kebutuhan beras, produksi dalam daerah belum bisa memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat. Mengatasi persoalan ini, sejumlah beras terpaksa didatangkan dari daerah lain di Bali maupun dari luar, salah satunya Jawa. ‘’Kalau beras masih tetap kekurangan. Lahan persawahan tidak begitu luas,’’ kata Sarma. (sos)
Dongkrak PAD
Pemkab ”Paksa” Tamu Kunker Menginap di Bangli Bangli (Bali Post) -
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangli, khususnya dari sektor pariwisata masih tergolong kecil. Untuk meningkatkannya, langkah yang dilakukan pemkab tak hanya pembenahan di sejumlah objek wisata namun juga mengeluarkan kebijakan baru yakni ‘’memaksa’’ tamu dari luar provinsi yang melakukan kunjungan kerja (kunker) menginap di hotel di Bangli minimal satu malam. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati. Kepala Dinas Pendapatan dan Pasedahan Agung Bangli I Gede Suryawan mengungkapkan, target PAD tahun ini dari retribusi pariwisata Rp 20 miliar, restoran Rp 365 juta dan hotel Rp 35 juta. Jika dibandingkan dengan daerah lain, target itu masih terlihat kecil. Guna menggenjot pendapatan dari sektor tersebut, bupati mengeluarkan SE No. 977/1906/DPD tertanggal 30
Babinkamtibmas Diminta Lebih Semangat Bertugas
Bali Post/ina
HELM - Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K memasangkan helm kepada anggota Babinkamtibmas di kegiatan penyerahan sepeda motor dinas, Jumat (1/9) kemarin. tuan yang berlaku. Kapolres menyatakan, kendaraan dinas itu harus dirawat dengan baik sehingga dapat digunakan lebih lama dalam bertugas. Dengan motor baru, Babinkamtibmas diharapkan dapat lebih semangat lagi dalam bertugas di desa binaannya sehingga pelayanan untuk masyarakat lebih prima. ‘’Kepada para Babinkamtibmas saya harapkan harus berani mengambil kebijakan atau menyelesaikan masalah yang terjadi di desa binaannya sehingga dengan cepat
dapat terselesaikan dan kondusif,’’ terangnya. Usai penyerahan kendaraan dinas, Kapolres kemudian menyiramkan air kembang yang telah diisi es batu kepada sejumlah polwan Polres Bangli. Bahkan kapolres juga melempari para polwan tersebut dengan tepung dan telur busuk serta kemudian melakukan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Hal ini dilakukan untuk merayakan HUT ke-68 Polwan yang jatuh setiap tanggal 1 September. (kmb40)
sialisasi terlebih dahulu ke masyarakat. ‘’Kita harapkan ada interaktif. Di sanalah nanti kita pecahkan kalau ada persoalan,’’ ujarnya. Wakil Ketua DPRD Bangli Nyoman Basma mengatakan, pada intinya pihaknya menyambut baik rencana pelebaran jalan oleh pemerintah karena akan membuat mobilitas masyarakat lebih lancar. Akan tetapi, mengingat jalan yang akan dilebarkan dekat dengan permukiman yang kemungkinan akan menimbulkan kerugian di pihak masyarakat, pihaknya pun berharap pemerintah dapat mencari solusi lainnya. Jika memungkinkan dia berharap pemerintah membuat jalan alternatif baru di sebelah timur desa. ‘’Itupun harus disinkronisasikan dengan beberapa kepala desa karena wilayah tersebut ada milik Desa Abang Batudinding dan Suter. Kalau itu sudah ada kesepakatan masyarakat, saya rasa dengan ganti rugi yang tidak terlalu besar pemerintah bisa mendapat jalan
keluar dan tidak menimbulkan kerugian di masyarakat,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangli Ida Bagus Wediatmika mengatakan, ruas jalan yang ditetapkan sebagai jalan nasional oleh Pemerintah pusat per 23 April 2015 yakni mulai dari Perempatan Agung Klungkung, Suter sampai ke Pura Hulundanu Batur di Songan, Kintamani. Sebelum ditetapkan sebagai jalan nasional, dulunya jalan tersebut statusnya jalan provinsi. ‘’Mengenai berapa lebar badan jalannya, bervariasi. Kalau jalan provinsi sesuai ketentuan antara 9 hingga 11 meter, sedangkan jalan nasional lebih dari 11 meter,’’ terangnya. Disinggung mengenai rencana pelebaran jalan nasional tersebut, Wediatmika mengaku belum mengetahuinya secara pasti. Hanya saja diakuinya sejauh ini sudah ada pengukuran badan jalan yang dilakukan oleh pemerintah pusat. (kmb40)
Dipertanyakan, Rencana Pelebaran Jalan di Suter
Bangli (Bali Post) Pascanaiknya status dari jalan provinsi menjadi jalan nasional per 23 April 2015 lalu, ruas jalan yang melintasi Desa Suter, Kintamani, kabarnya akan diperlebar oleh Pemerintah Pusat hingga 1,5 meter di masing-masing sisi jalan. Beberapa rumah warga yang posisinya berada di pinggir jalan disebut-sebut akan terdampak proyek pelebaran jalan. Terkait hal ini, sejumlah kalangan berharap pemerintah gencar melakukan sosialisasi apabila pelebaran jalan nantinya benarbenar akan dilaksanakan. Perbekel Desa Suter Wayan Nyepeg, Jumat (2/9) kemarin, tak menampik beredarnya kabar rencana pelebaran jalan tersebut. Dia mengaku mendapat kabar itu saat sejumlah petugas dari Jakarta melakukan pemantauan jalan di desanya belum lama ini. ‘’Menurut petugas yang sempat saya ajak bincang-bincang, rencananya akan ada pelebaran jalan,’’ terangnya. Hanya saja, Nyepeg mengaku belum mengetahui secara pasti kapan rencana pelebaran jalan tersebut akan dilakukan. Sebab hingga saat ini sosialisasi secara resmi terkait rencana tersebut belum pernah dilakukan pemerintah. Namun menurut Nyepeg, jika rencana pelebaran tersebut nantinya jadi dilaksanakan, maka kemungkinan akan ada beberapa rumah yang terkena dampak proyek pelebaran jalan. ‘’Katanya pelebarannya 1,5 meter kirikanan. Kalau begitu akan ada banyak rumah yang kena,’’ jelasnya. Kemungkinan dampak pelebaran jalan itu pun sudah sempat ditanyakannya kepada petugas survei. Akan tetapi, petugas survei tersebut tidak berani memberikan jawaban pasti. Atas kabar tersebut, pihaknya pun berharap sebelum rencana pelebaran itu dilaksanakan, pemerintah pusat melakukan so-
Agustus 2016. Isinya, mewajibkan tamu dari luar provinsi yang kunker ke Bangli untuk menginap minimal satu malam di hotel-hotel yang di objek wisata seperti di Kintamani. ‘’Dengan jumlah hunian hotel meningkat, tentunya akan berdampak pada PAD,’’ ujarnya, Jumat (2/9) kemarin. Pada SE tersebut juga diatur jika tamu tak menginap, maka penerimaan kunkernya akan dipertimbangkan. Bah-
kan kemungkinan bisa tidak diterima. Hal ini pun sudah disosialisasikan ke seluruh SKPD. Kebijakan yang dikeluarkan ini tak hanya berdasarkan keinginan pemkab saja, namun juga mengacu pada aspirasi pemilik hotel. ‘’Selama ini yang kunker itu malah menginap di daerah lain. Hotel di Bangli jadi sepi. Itu yang juga menjadi alasan kebijakan ini dikeluarkan. Pelaku pariwisata
juga akan diberitahu,’’ tegas Suryawan. Mantan Kepala Inspektorat Bangli ini menyebutkan, supaya kebijakan itu tak mubazir, pemilik hotel juga perlu mengimbanginya dengan peningkatkan kualitas pelayanan terhadap tamu. Demikian juga dari sisi kreativitasnya. Para tamu perlu diberikan hiburan misalnya berupa pementasan kesenian. ‘’Saat dipantau, kondisi hotel cukup bagus. Tapi ini perlu sentuhan kreativitas. Perlu ada timbal balik untuk kebijakan itu,’’ katanya. Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Bangli I Ketut Mastrem menilai tingkat hunian hotel di bumi Bhukti Mukti
Bhakti ini masih tergolong rendah. Kebijakan bupati itu pun dinilainya cukup bagus. Namun dia menegaskan, kebijakan yang baru pertama kali digagas ini seyogyanya sifatnya tidak kaku. Wajib menginap itu perlu dilihat dari maksud dan tujuan serta kelebihan dan kekurangan dari kunker tersebut. ‘’Sesuatu yang dibawa oleh peserta kunker kemungkinan saja bisa bermanfaat untuk Bangli. Misalnya, Bogor yang sektor pertaniannya sangat baik. Jangan sampai yang seperti itu batal kunker gara-gara harus menginap. Kebijakan itu diterapkan secara humanis dan fleksibel,’’ ungkapnya. (kmb45)
Pengelolaan Hutan Lindung oleh Desa
Dapat Motor Dinas Baru Bangli (Bali Post) Sejumlah anggota Babinkamtibmas Polres Bangli diberikan sepeda motor dinas baru. Fasilitas tersebut diberikan lantaran kendaraan sebelumnya sudah tidak layak pakai. Kini dengan motor dinas yang baru, para anggota Babinkamtibmas diharapkan lebih semangat dalam bertugas dan berani mengambil terobosan dalam mewujudkan kondisi desa yang kondusif. Pemberian sepeda motor dinas kepada Babinkamtibmas ditandai dengan penyerahan kunci motor dan pemakaian helm oleh Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K., Jumat (2/9) kemarin. Jumlah motor dinas baru yang diserahkan sebanyak 31 unit. Dalam kegiatan itu, perwakilan Babinkamtibmas, Aiptu I Dewa Gede Sastrawan berjanji akan merawat serta menjaga kelengkapan fasilitas itu dengan sebaik-baiknya. Dia juga berjanji tidak akan memindahtangankan ke pihak lain, mengubah bentuk dari spesifikasi yang ada serta hanya menggunakannya untuk kepentingan dinas kepolisian. Apabila melanggar, maka para Babinkamtibmas siap ditindak sesuai keten-
Sabtu Umanis, 3 September 2016
Tunggu Keputusan Kementerian Bangli (Bali Post) Ratusan hektar hutan lindung yang diusulkan untuk dikelola sejumlah desa di Kecamatan Kintamani sudah selesai diverifikasi. Namun, mengenai kapan pengelolaan diserahkan, masih menunggu keputusan pemerintah pusat. Hal itu disampaikan Kabid Rehabilitasi Perkebunan dan Perhutanan Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Perhutanan Bangli I Ketut Gede Wiradana, Jumat (2/9) kemarin. Dijelaskan Wiradana, hutan lindung yang diusulkan ke pemerintah pusat untuk bisa dikelola desa berada di empat lokasi, yakni Desa Bantang seluas 80 hektar, Desa Sukawana 340 hektar, Desa Siakin 145 hektar, dan Desa
Pinggan 100 hektar. Kawasan hutan tersebut sudah diverifikasi oleh tim dari Kementerian Kehutanan. Hasilnya, ada sejumlah daerah yang tidak diperkenankan untuk dikelola, sebab masuk sebagai blok inti hutan lindung. ‘’Itu sudah diverifikasi. Mana yang boleh dimanfaatkan dan tidak, itu sudah disampaikan,’’ ujarnya. Menurutnya, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan kapan pihak desa mulai boleh mengelola kawasan hutan. Sebab belum ada informasi dari kementerian untuk hal tersebut. Pihaknya pun menegaskan dalam hal ini hanya sebagai fasilitator antara desa dengan pemerintah provinsi dan juga pusat.
‘’Kami belum mengetahui kapan itu bisa dikelola. Hanya menunggu keputusan pemerintah pusat saja,’’ katanya. Jangka waktu pengelolaan hutan lindung oleh desa pada tahap pertama mencapai 35 tahun dan perpanjangan waktu selanjutnya dilakukan untuk kurun waktu lima tahun. Jika dalam pengelolaanya nanti tak sesuai dengan tujuan, maka pemerintah akan melakukan pencabutan. ‘’Kalau hutan itu malah semakin rusak, akan dievaluasi. Bahkan hak pengelolaannya bisa dicabut,’’ ungkap pejabat asal Desa Tamanbali, Bangli ini. Ditambahkan, tahun ini hutan lindung yang sudah dikelola desa baru di dua lokasi, yakni di Desa Batur Selatan
HUTAN - Hutan lindung di Batur Selatan yang telah dikelola desa.
seluas 57 hektar dan Songan B 100 hektar. Hutan di Batur Selatan rencananya dimanfaatkan sebagai agrowisata. Sementara itu, Perbekel Siakin, Kintamani I Gede Disi mengakui hutan yang diusulkan tersebut sudah diverifikasi. Hanya saja pihaknya belum mengetahui kapan itu bisa dikelola. ‘’Kami hanya mengikuti alur saja, kapan itu bisa dimanfaatkan,’’ ujarnya. Dikatakannya, hutan di desanya cukup potensial untuk dijadikan objek wisata. Apalagi belakangan ini sudah banyak wisatawan yang cycling di kawasan setempat. ‘’Itu salah satu potensi yang bisa digarap di hutan,’’ ujarnya. (kmb45)
Bali Post/sos
Letkol S.L. Manurung Pimpin Kodim 1626/Bangli Bangli (Bali Post) Komando Distrik Militer (Kodim) 1626/Bangli kembali berganti pucuk pimpinan. Letkol Inf. Agus Wahyudi Irianto yang selama dua tahun lebih memimpin Kodim Bangli kini posisinya digantikan Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Batalyon Mekanis 741/GN di Jembrana. Acara pisah sambut Dandim dilangsungkan di Makodim Bangli, Jumat (2/9) kemarin. Acara pisah sambut yang berlangsung sederhana dan penuh keakraban kemarin dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Bupati Bangli I Made Gianyar, Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K, Ketua DPRD Ngakan Kutha Parwata dan Kajari Ida Ayu Retnasari. Turut hadir sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan adat di Bangli. Letkol Inf. Agus Wahyudi
Irianto mengatakan bahwa selama dua tahun tiga bulan bertugas sebagai Dandim Bangli banyak kesan positif yang didapatkannya baik dari anggota, pejabat maupun seluruh masyarakat Bangli. Dirinya mengaku bisa menjalankan tugas dengan baik berkat dukungan seluruh pihak. Letkol Agus yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Sandi di Kodam IX/Udayana ini berharap ke depan hubungan kekerabatan dan tali silaturahmi yang selama ini terjalin tidak akan terputus oleh jarak. ‘’Harapan saya hubungan kekeluargaan tetap jalan terus,’’ ujarnya. Sementara itu, Dandim Bangli yang baru Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung menyampaikan, sebelumnya dirinya menjabat sebagai Komandan Batalyon Mekanis 741/GN di Jembrana. Perwira lulusan Akmil 1997 ini men-
gaku mengawali tugasnya di Kodam Jaya. Dia juga pernah bertugas di Rindam IX/Udayana di Tabanan, di Nusa Tenggara Barat sebagai Wakil Komandan Batalyon serta di beberapa daerah di Tanah Air lainnya.
Kini dengan tugas barunya sebagai Dandim 1626/Bangli, perwira asal Medan ini pun memohon dukungan kepada seluruh pihak agar bisa melanjutkan tugas dan kepemimpinan Dandim sebelumnya dengan baik. (kmb40)
Bali Post/ina
DANDIM - Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung didampingi istri saat acara pisah sambut, Jumat (2/9) kemarin.
Sabtu Umanis, 3 September 2016
Polisi Perketat Pengamanan Arus Lalin dan Objek Wisata Gianyar (Bali Post) Kelancaran arus lalu lintas (lalin) dan keamanan objek wisata menjadi prioritas Polres Gianyar dalam menyambut hari raya Galungan dan Kuningan. Polres sudah mulai menambah jumlah personel di lapangan hingga meningkatkan operasi sidak guna menertibkan pengguna jalan. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Pius Loda mengatakan, hingga Jumat (2/9) kemarin, seluruh jajaran lalu lintas di wilkum Polres Gianyar sudah gencar melakukan penertiban pengguna jalan. Para petugas memastikan kelengkapan kendaraan hingga barang bawaan pengendara sebagai bentuk antisipasi aksi teror. ‘’Sementara kita rutinkan sidak terhadap pengguna jalan yang melibatkan seluruh personel Unit Lantas Polsek dan Sat. Lantas Polres,’’ jelasnya. Pihaknya juga menambah personel di seputaran By-pass I.B. Mantra karena diperkirakan akan terjadi peningkatan arus lalin menjelang hari raya Galungan. ‘’Banyak warga yang tinggal di Denpasar mulai pulang ke Klungkung, Bangli, dan Karangasem atau sebaliknya,’’ tambahnya. Sementara itu, terkait peningkatan arus lalin selama hari raya, Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengimbau pengguna jalan lebih meningkatkan kewaspadaan apalagi selama ini berdasarkan rangkuman yang ia pegang, dominan lakalantas di wilayah Gianyar terjadi akibat human error. ‘’Misal memasuki perempatan masih banyak yang tidak lihat kiri-kanan sehingga terjadi kecelakaan, termasuk juga pengendara dengan kecepatan tinggi. Jadi, ini kami harapkan agar kewaspadaan berkendara itu ditumbuhkan,’’ ajaknya. Perwira melati dua di pundaknya ini menambahkan, selama hari raya Galungan dan Kuningan ini jajaran Polres Gianyar juga akan meningkatkan pengamanan di sejumlah objek Wisata. ‘’Objek wisata ini tetap menjadi atensi, tapi mulai sekarang seluruh personel sudah dikerahkan, untuk rutin melakukan penyisiran terhadap kendaraan yang masuk objek wisata,’’ tegasnya. (kmb35)
Bali Post/nik
SIDAK - Sejumlah personel Sat. Lantas Polres Gianyar saat melakukan sidak kendaraan.
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kabupaten Gianyar 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792
GIANYAR
9
Jelang Galungan, Disperindag Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Gianyar (Bali Post) Jelang hari raya Galungan, jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di pasaran. Dari hasil pemantauan Jumat (2/9) kemarin, di Pasar Umum Gianyar, Disperindag memastikan stok sembako mencukupi. Sementara untuk harga, pada beberapa kebutuhan pokok mengalami peningkatan. Kepala Disperindag Gianyar Wayan Suamba mengatakan, tiap jelang Galungan dan Kuningan, bahan kebutuhan pokok selalu sesuai kebutuhan pasar. Demikian juga kali ini di mana dari hasil pemantaun mulai 22 Agustus sampai kemarin, stok bahan pokok dinilai mencukupi. ‘’Dari pantauan, ketersediaan sembako, seperti sayur-mayur, beras, daging, bumbu-bumbuan dan sebagainya dipastikan aman. Hanya, tetap perlu diantisipasi agar tidak terjadi kelangkaan,’’ katanya. Menurutnya dari sisi harga, Bali Post/ded sejumlah bahan kebutuhan pokok PASAR - Jajaran Disperindag Gianyar saat melakukan pemantauan ketersediaan bahan mengalami kenaikan. Tetapi kekebutuhan pokok di Pasar Umum Gianyar, Jumat (2/9) kemarin. naikannya tidak signifikan alias
masih di ambang batas kewajaran. Malah dari hasil pemantauan, ada juga bahan pokok yang mengalami penurunan harga. Untuk harga daging babi harganya tidak mengalami perubahan yakni di kisaran Rp 55 ribu per kg. Demikian juga harga telur ayam yang relatif stabil Rp 1.200 per butir. Sayur-mayur mengalami kenaikan harga cukup siginifikan Rp 2.000. Kenaikan cukup tinggi terjadi pada bahan upacara seperti janur, bunga dan buah-buahan. Kenaikannya hingga 40 persen. Sebaliknya, penurunan harga terjadi pada cabai merah besar dari harga Rp 24 ribu menjadi Rp 22 ribu per kg. Bawang merah yang awalnya berada di kisaran Rp 40 ribu per kg kini menjadi Rp 38 ribu. Harga bawang putih ukuran sedang turun menjadi Rp 28 ribu per kg dari sebelumnya Rp 30 ribu. Lebih lanjut dikatakannya, pemantauan ketersediaan dan bahan kebutuhan pokok merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Disperindag terutama jelang hari raya Galungan. Pihaknya akan terus turun ke lapangan dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga yang drastis. (kmb25)
Revitalisasi Pasar Seni Sukawati
DPR-RI Perjuangkan Anggaran pada 2017 Gianyar (Bali Post) -
Rombongan Komisi VI DPR-RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pasar Seni Sukawati, Jumat (2/9) kemarin. Dari kunjungan kerja ini, anggota dewan sepakat akan memperjuangkan permohonan kembali dana revitalisasi pasar tersebut melalui rapat kerja dengan Kementerian Perdagangan yang dijadwalkan, Senin (5/9) mendatang. Jajaran DPR-RI yang turut dalam kunjungan kerja ke pasar yang sudah berdiri sejak 1980an yakni Farid Al Fausi, Rieke Diah Pitaloka, Gde Sumarjaya Linggih, dan Nyoman Dhamantra. Didampingi Bupati A.A. Gde Agung Bharata, anggota dewan memantau situasi Pasar Seni Sukawati khususnya kondisi bangunan. Mereka juga menampung aspirasi yang berkembang di masyarakat berkaitan dengan program revitalisasi pasar. Ketua Komisi VI DPR-RI Farid Al Fausi menyampaikan dukungannya terhadap keberadaan Pasar Seni Sukawati sebagai pasar tradisional yang sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu ini. ‘’Pasar tradisional perlu diberi perlindungan dan
pembinaan yang berkelanjutan sehingga keberadaan pasar tradisional tetap eksis di tengah persaingan dengan pasar modern,’’ ucapnya. Ia juga berjanji akan memperjuangkan permohonan alokasi anggaran revitalisasi Pasar Seni Sukawati melalui rapat kerja dengan Kementerian Perdagangan. Diharapkan anggaran sebesar Rp 60 miliar pada APBN 2016 yang sempat tertunda karena terkendala waktu, bisa dialokasikan kembali pada 2017. ‘’Hasil kunjungan ini akan saya sampaikan pada rapat kerja Senin depan dengan Kementerian Perdagangan. Jadi, kami mendukung penuh agar revitalisasi tetap jalan dan
dianggarkan kembali tahun depan,’’ tegasnya. Dijelaskannya lebih lanjut, Komisi VI DPR-RI bertugas mengawasi masalah perdagangan, perindustrian, investasi dan BUMN. Sementara kunjungan spesifik ini hanya ditujukan pada sejumlah lokasi seperti Solo, Kalimantan, dan kunjungan ke Bali dengan khusus menyasar Pasar Badung dan Pasar Seni Sukawati. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar I Wayan Suamba mengatakan, pihaknya mengapresiasi dukungan DPR-RI terhadap rencana revitalisasi Pasar Seni Sukawati sangatlah berharga. Pemkab Gianyar dalam hal ini berharap dewan bisa mendorong terealisasinya pembangunan sehingga Pasar Seni Sukawati bisa lebih menarik lagi untuk dikunjungi wisatawan. Suamba pun menyebut pekan depan, pihaknya juga akan mengikuti pertemuan di Kementerian Perdagangan. Di sana,
Bali Post/nik
PASAR SENI SUKAWARI -Anggota DPR-RI dari Komisi VI didampingi Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat meninjau Pasar Seni Sukawati, Jumat (2/9) kemarin. pihaknya akan melaporkan secara tertulis perkembangan Pasar Sukawati. ‘’Senin depan, saya juga kembali bertemu
dengan Dirjen Kementerian Perdagangan terkait permohonan pengalokasian anggaran ini,“ tandasnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Sabtu Umanis, 3 September 2016
Kodim 1610 Gelar Lomba Film Pendek Semarapura (Bali Post) –
Kodim 1610/Klungkung membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat dengan semangat kepahlawanan melalui Phone Movie Competition (PMC) 2016 mengambil tema “Pahlawanku”. Perlombaan yang diikuti puluhan peserta ini bertujuan membangkitkan nilai-nilai perjuangan pada generasi muda agar dapat berkontribusi memajukan Klungkung. Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf. Franciscus Ari Susetio mengharapkan kompetisi film pendek ini mampu menumbuhkan rasa kepedulian, semangat pantang menyerah dan menanamkan kecintaan akan Tanah Air. Lomba film menggunakan HP ini dilaksanakan serangkaian memperingati HUT ke-71 RI sekaligus membangkitkan kepekaan warga terhadap lingkungan sekitar. “Rasa kepekaan perlu dibangkitkan terutama di kalangan generasi muda. Semoga melalui film ini mereka tergugah tentang arti seorang pahlawan,” ujarnya. Lomba yang digelar Kodim bersama Komunitas Film Cineclue ini sudah memasuki babak seleksi. Peserta yang mendaftar berjumlah 98 orang. Mereka berasal dari Bali, Banjarmasin, Jakarta dan Surabaya. Dari sekian film yang dikumpulkan, seorang peserta menggambarkan sosok pahlawan adalah dirinya sendiri. Yang bersangkutan mengisahkan perjuangan melawan hal negatif di dalam diri untuk diarahkan kepada sesuatu yang berguna. “Awal melangkah itu memang dimulai dari sendiri. Saya salut dengan film yang dibuatnya,” kata Ari Susetio didampingi Ketua Panitia I Gusti Made Aryadi. Pemenang lomba PMC akan diumumkan di depan Monumen Puputan Klungkung, Sabtu (3/9) sore ini. Acara ini juga diisi lomba mimbar merah putih yang diikuti SMA/SMK seKlungkung dan lomba yelyel kebangsaan yang melibatkan SMA/SMK dan SMP. Pihak Kodim juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh masyarakat yang dinilai memberikan inspirasi, di antaranya pemain drama gong A.A. Rai Kalam dan seniman senior yang setia mempertahankan lukisan klasik Wayang Kamasan, Nyoman Mandra. (dwa)
Bali Post/dwa
Dandim 1610/Klungkung Letkol Inf. Franciscus Ari Susetio (nomor dua dari kanan) dan Ketua Panitia I Gusti Made Aryadi (kanan).
Bali Post/dwa
RAPAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan sidak sekaligus menggelar rapat mendadak di Kantor PDAM, Jumat (2/9) kemarin.
Sering Dikeluhkan Pelanggan
Bupati Sidak PDAM
Semarapura (Bali Post) – Banyak konsumen yang mengeluhkan pelayanan PDAM Klungkung. Hal ini memaksa Bupati I Nyoman Suwirta turun tangan melihat langsung kinerja perusahan air bersih itu. Ia melakukan sidak dan menggelar rapat mendadak untuk melihat langsung kinerja jajaran PDAM Klungkung, Jumat (2/9) kemarin. Bupati Suwirta mendorong jajaran PDAM Klungkung untuk bekerja maksimal dan profesional. Saat ini respons PDAM terkait keluhan pelanggan dinilainya masih amat lambat. Hal ini terbukti dari banyak dan seringnya muncul keluhan dari masyarakat yang tidak mendapat penjelasan dari
pihak PDAM. Pria asal Ceningan, Nusa Penida, itu minta apa pun keluhan yang disampaikan konsumen harus segera dijawab dan ditindaklanjuti. “Keluhan pelayanan atau masalah teknis harus dicarikan solusinya guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terangnya.
Suwirta mengharuskan direktur PDAM beserta kepala seksi memiliki target yang jelas dalam bekerja. Kinerja yang ingin dicapai mesti dipampang di tempat kerja. PDAM juga harus membuat sistem yang baik untuk memetakan jumlah masyarakat Klungkung yang sudah dilayani dan berapa yang belum serta dibuatkan laporan. “PDAM harus berusaha bagaimana caranya agar masyarakat Klungkung mendapat pelayanan maksimal,” tegasnya. Pihaknya juga mengimbau masing-masing kasi agar
Mencuri untuk Usaha ’’Online’’
Nyabu, Dituntut 10 Bulan SIDANG kasus narkoba berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Semarapura, Klungkung, Selasa (30/8) lalu. Sidang dengan terdakwa Mujibur Rohman (28) ini terbuka untuk umum. Sidang dilaksanakan di lantai II PN Semarapura dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) sekitar pukul 12.15 Wita. JPU Ida Ayu Putu Pancawati menuntut terdakwa tujuh tahun penjara dengan denda Rp 800 juta, subsider enam bulan penjara. Tuntutan ini diberikan lantaran pria yang sehari-harinya menjual lalapan di wilayah Rendang, Karangasem, itu terbukti menyimpan narkotika jenis sabu-sabu seberat 4,2 gram. Pada hari yang sama juga digelar sidang kasus narkoba lainnya dengan terdakwa Nyoman Darmayuda Hendrawan (19) yang dipimpin hakim ketua Kukuh Kalinggo. Pemuda yang tinggal di Jalan Puputan, Semarapura, ini adalah putra Kadis Capil Klungkung Komang Dharma Suyasa. Dia diadili karena memakai narkoba jenis SS. Hendrawan ditangkap polisi seusai nyabu di Jalan Puputan pada 7 Juni 2016. Dari tangannya petugas mengamankan barang bukti SS seberat 0,1 gram. Dalam fakta persidangan, terdakwa diketahui sebagai pengguna dan pecandu, sehingga JPU Gusti Putu Sudiadnyana menuntutnya 10 bulan penjara dan enam bulan rehabilitasi. (kmb)
Kosala diterima langsung Direktur PDNKK I Wayan Sukadana beserta staf. Bupati memberikan motivasi dan masukan kepada Sukadana yang telah bekerja keras untuk menghidupkan kembali perusahaan yang sempat mati suri tersebut. Terkait menurunnya omzet PDNKK, ia berharap diambil langkah-langkah terbaik dan terus melakukan evaluasi. “PDNKK harus bisa mempersiapkan diri secara maksimal karena pemkab akan memberikan kepercayaan untuk mengelola city tour,” tandas Suwirta. (dwa)
Festival Layang-layang Diikuti 610 Peserta
Lintas Klungkung KASUS pencurian emas seberat 57 gram terjadi di rumah salah seorang petani bernama Ni Ketut Sumiati (48) di Banjar Pakel, Desa Sampalan Tengah, Dawan, Klungkung, beberapa hari lalu. Setelah dua hari melakukan penyelidikan, petugas Polsek Dawan akhirnya berhasil mengungkap pelakunya. Adalah putri ketiga korban berinisial Ni Komang AS (19) pelakunya. Kasus pencurian ini terungkap setelah polisi menemukan sejumlah kejanggalan di lokasi TKP. Petugas tidak menemukan pintu bagian belakang dan lemari tempat menyimpan perhiasan emas dalam kondisi rusak. Jadi, ada dugaan pelaku di balik kasus pencurian tersebut mengetahui kondisi rumah. Belum lagi pelaku tidak mengambil semua perhiasan. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk pelaku. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata pelaku mengarah kepada Ni Komang AS. Pelaku pun mengakui perbuatannya telah mencuri perhiasan ibunya senilai Rp 28.500.000. Kapolsek Dawan AKP Ketut Suastika membenarkan telah mengungkap kasus pencurian tersebut. Uang hasil curian digunakan untuk membeli pakaian dan usaha online pakaian sembahyang. Orangtua pelaku sudah dipanggil dan pelaku di-BAP. (kmb)
dapat menjawab keluhan konsumen dengan ucapan yang sopan, bukan malah menyakiti. Sementara direktur PDAM agar sering melakukan koordinasi, komunikasi yang baik, saling mengisi dengan kasi dan staf. “Buat perencanaan dan petakan permasalahan di semua kecamatan. Tunjukkan keseriusan kerja di masing-masing bidang. Jangan sekali-kali bermain di pengadaan peralatan atau membuat deal-deal antarrekanan,” ujarnya. Pada hari yang sama Bupati Suwirta mengunjungi Perusahaan Daerah Kertha
Semarapura (Bali Post) –
Bali Post/dwa
BELANJA – Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru mengajak anggota dan staf sekretariat DPRD berbelanja di lantai tiga Pasar Semarapura, Jumat (2/9) kemarin.
Pedagang di Lantai Tiga Pasar Semarapura Sepi Pembeli
Ketua DPRD Ajak Seluruh Staf Belanja
Semarapura (Bali Post) –
Pascadirelokasi dari jalan lingkar ke lantai tiga Pasar Semarapura, sejumlah pedagang mengeluhkan sepinya pembeli. Bahkan, hingga menjelang hari raya Galungan, lokasi berjualan tertinggi di Kabupaten Klungkung ini pun jarang dikunjungi konsumen. Kondisi tersebut dicek Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru, Jumat (2/9) kemarin. Ia mengajak anggota DPRD beserta staf sekretariat untuk mendatangi pedagang di lantai tiga. Tidak hanya menyerap aspirasi pedagang, wakil rakyat dan staf sekretariat Dewan langsung diminta membeli kebutuhan Galungan. Hal ini sebagai upaya mengatasi permasalahan pedagang sekaligus mempromosikan kepada staf dan jajarannya. Sebanyak 289 pedagang
Bali Post/dwa
BERSEPEDA - Jajaran DPRD Klungkung dipimpin ketuanya, Wayan Baru, berkeliling Kota Semarapura menaiki sepeda untuk mendatangi dan menyerap aspirasi masyarakat.
di jalan lingkar dipindahkan ke lantai tiga pada 16 April lalu. Mereka yang sebelumnya menempati pelataran pasar ini mengeluhkan sedikitnya pembeli yang datang. Jauh berbeda dibanding saat pedagang masih menempati jalan lingkar. Menurut sejumlah pedagang, mereka jarang mendapatkan pembeli karena minimnya sosialisasi Pemkab Klungkung kepada masyarakat. “Masih banyak pembeli yang tidak mengetahui ada pedagang yang berjualan di lantai tiga. Apalagi di lantai bawah sudah ada pedagang yang berjualan barang yang sama,” ujar beberapa pedagang. Petugas pungut pasar Ketut Sukardana menyampaikan, lantai tiga blok D ditempati 111 pedagang. Oleh karena tidak ada pembeli, hanya 40 pedagang yang masih bertahan
berjualan. Minimnya pembeli membuat pedagang buah dan barang yang mudah busuk merugi. “Ini yang membuat banyak pedagang tidak mampu berjualan setelah bertahan sebulan,” jelasnya. Wayan Baru mendorong seluruh anggota dan staf sekretariat DPRD Klungkung datang dan berbelanja di tempat tersebut. Ia berharap eksekutif melakukan hal serupa sehingga kondisi pedagang normal kembali seperti sebelum dipindahkan. Wabup menilai lantai tiga tersebut jauh lebih bagus sebagai tempat berjualan dibandingkan di jalan lingkar. “Perlu proses untuk mendatangkan pembeli. Jangka pendeknya, kami mengajak seluruh anggota dan staf berbelanja bahan kebutuhan di pasar ini,” ungkapnya. (dwa)
Klungkung Kite’s Festival akan diselenggarakan mulai Sabtu (3/9) ini hingga Minggu (4/9) besok. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Camat Banjarangkan Ida Bagus Mas Ananda, Perbekel Desa Takmung I Nyoman Mudita, prajuru adat dan dinas setempat meninjau lokasi festival di Pantai Sidayu-Lepang, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Jumat (2/9) kemarin. Bupati Suwirta berharap Festival Layang-layang ini menjadi event tahunan dan sebagai pendukung Festival Semarapura yang merupakan puncak semua kegiatan festival di Kabupaten Klungkung. ”Mudah-mudahan dengan diadakanyan Festival Layang– layang kreativitas masyarakat di sini bisa lebih meningkat,” jelasnya.
Mudita menjelaskan, lokasi lomba sudah siap termasuk areal parkir dan sarana pendukung lainnya. Hingga H-1 menjelang lomba, jumlah peserta yang mendaftar tercatat 610. Banyaknya peserta tentu memerlukan tempat parkir yang luas. ‘’Panitia sudah berkoordinasi dengan masyarakat sekitar yang memiliki lahan kosong. Luas area parkir diperkirakan sembilan hektar. Semoga kegiatan festival berjalan lancar sampai akhir,’’ katanya. Untuk menyukseskan perhelatan ini, panitia juga menggandeng sekaa teruna dari tiga dusun yang ada di Desa Takmung, yaitu Setia Bhakti Lepang, Sidayu Tojan dan Sidayu Nyuhaya. Selain itu, melibatkan pecalang dari tiga dusun yang ada dibantu hansip dan semua lapisan masyarakat. (dwa)
Bali Post/dwa
LOKASI – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau lokasi Festival Layang-layang di Pantai SidayuLepang.
Sabtu Umanis, 3 September 2016
BULELENG
11
Antisipasi Pemakaian Formalin
Bali Post/kmb34
KURIR NARKOBA - Polres Buleleng menciduk tersangka Udin (24) sebagai kurir narkoba. Udin dibekuk karena hendak mengedarkan sabu-sabu di Buleleng, Kamis (1/9).
Kurir Narkoba Diciduk
Singaraja (Bali Post) Tersangka AM alias Udin (24) selaku kurir narkoba diciduk di Jalan Srikandi Desa Baktiseraga, Selasa (30/8) lalu. Untuk sementara Udin dititipkan di balik jeruji besi Polres. Pengakuan pria yang tinggal di Pulau Samosir Gang 11 Kelurahan Penarukan, Kota Buleleng itu mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu. Pria itu tinggal di Jalan Pulau Samosir Gang 11 Kelurahan Penarukan, Buleleng. Aparat menangkap Udin berdasarkan laporan masyarakat. Ketika Udin sedang melakukan transaksi di TKP, petugas langsung menggerebeknya. Udin pun tidak bisa berkutik apalagi melarikan diri. Setelah polisi menggeledah pakaiannya, ditemukan barang bukti satu tas merah berisi HP, uang Rp 700 ribu, kemeja, delapan paket sabu dibungkus lakban hitam berat total mencapai 7,81 gram bruto atau 5,43 gram neto. Kapolres AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. menjelaskan, penyelidikan Sat. Res. Narkoba bersama jajaran berhasil menangkap tersangka Udin. Tersangka ditengarai memiliki kaitan jaringan dengan CK (penghuni LP Kerobokan). Udin ini disuruh mengantar barang haram kepada pemesan di Kota Singaraja. Pihaknya sudah bersurat dan berkoordinasi kepada Polda Bali mengenai dugaan asal mula barang narkoba ditemukan dari tangan Udin ini. “Sistem operasional yang dipergunakan dengan cara tempel. Tersangka di awal hendak menyerahkan barang haram kepada pemesan di Singaraja. Petugas yang sudah mengantongi info, akhirnya bisa menyergap tersangka di TKP. Karena lebih dulu ditangkap, Udin pun gagal menyerahkan barang haram itu kepada pembelinya,” ujarnya Rabu (31/8). Tersangka Udin, sebagai kurir paket sabu-sabu itu mengaku baru tiga kali mengirim sabu-sabu ke Singaraja. Sejauh ini, polisi mendalami lebih jauh kemana saja barang haram dimaksud pernah dikirim Udin dan siapa saja penerimanya. (kmb34)
Polemik Bantuan Kapal Ikan
Rekanan Diminta Perbaiki Kerusakan Mesin
Singaraja (Bali Post) – Menyusul tidak jelasnya bantuan kapal penangkap ikan, pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mengumpulkan lima kelompok nelayan penerima bantuan kapal tersebut. Dengan cara itu ada kesiapan nelayan sebelum menerima bantuan kapal penangkap ikan seharga Rp 1,5 miliar itu. Utusan KKP-RI turun ke Buleleng memastikan kondisi enam unit kapal ikan yang dibiarkan terkatung-katung hingga berbulan-bulan di Teluk Banyuwedang, Gerokgak. Dari pemantauan di lapangan, satu mesin kapal gagal dihidupkan. Bahkan, jaring jenis purse seine ditemukan dalam kondisi rusak. Jika jaring itu digunakan dikhawatirkan akan mudah robek. Informasi Jumat (2/9) kemarin, lima pengurus kelompok nelayan yang dihadirkan itu yakni Kelompok Nelayan Banyumandi Desa Pejarakan, Bakti Kosgoro Desa Celukan Bawang (Kecamatan Gerokgak), Pule Kerti Desa Tegal Lenga, Hasil Laut Desa Banjar Asem (Seririt), dan Kelompok Nelayan Arta Bakti Buana Desa Bondalem, Tejakula. Masing-masing kapal ini dilengkapi mesin berkapasitas 70 hingga 100 PK dengan jangkauan pelayaran hingga 12 mil laut. Selain itu, kapal juga dilengkapi peralatan tangkap bermesin dan sejumlah peralatan teknis lainnya. Kapasitas kapal yang begitu besar itu, membuat nilai bantuan setiap satu unit kapal mencapai Rp 1,5 miliar. Sebelum mulai diskusi, pengurus kelompok bersama utusan KKP-RI, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Bali dan teknisi bersama-sama meninjau ke lokasi penambatan kapal di Teluk Banyuwedang. Di sana teknisi mencoba menghidupkan mesin kapal yang terpasang. Dari uji coba itu satu mesin kapal gagal hidup, karena akinya rusak. Selain mesin bermasalah, kondisi jaring purse seine tidak dicek dengan teliti. Rajutan jaring itu longgar. Kerusakan jaring ini diduga karena terlalu lama tersimpan di dalam kapal. Akibat pengaruh cuaca panas atau hujan, membuat kualitas jaring menurun. Apalagi, sejak kapal ditambatkan, jaring itu sama sekali tidak pernah dirawat. Ketua Kelompok Nelayan Banyumandi, Desa Pejarakan Nyoman Sandi mengatakan pihak KKP-RI dan Diskanla Bali mengecek kondisi bantuan kapal itu. Menurutnya, sebelum mendapat kabar utusan KKP meninjau kondsi kapal, pihaknya sudah melakukan pertemuan bersama anggotanya. Dalam pertemuan itu dikonfirmasi apakah bantuan kapal itu sudah diterima atau tidak. Sikap ini ditunjukkan karena berdasarkan fakta di lapangan masih ada peralatan yang belum lengkap. Beberapa bagian kapal sudah ada tanda-tanda kerusakan. Yang paling parah adalah kapal itu belum dilengkapi izin. Jika kondisi kapal seperti itu tetap dipaksakan diterima, pihaknya khawatir nelayan harus mengeluarkan biaya perbaikan. Selain itu, harus mengurus izin yang mencapai Rp 125 juta. “Benar kami dikumpulkan dan utusan dari KKP-RI bersama Diskanla Bali turun mengecek ke lapangan. Sebelum diskusi kami diajak melihat kapal dan ada mesin kapal yang tidak hidup, jaring sudah ada robek. Sikap kami dari awal tidak berani menerima kapal dalam kondisi tanpa izin seperti itu,” tegasnya. Kekhawatirannya itu kemudian ditanggapi utusan KKP-RI yang pada intinya mengatakan kerusakan mesin dan jaring rusak itu akan diganti dengan yang baru. Baik Agus dan Arif, memerintahkan rekanan memperbaiki kerusakan yang terjadi. Bahkan, pihak rekanan diberikan batas waktu satu atau dua bulan ke depan. Khusus jaring, purse seine kemungkinan akan diganti jenis lain. Hal ini karena jenis ini pemakaiannya dilarang sejalan terbitnya regulasi yang baru. “KKP-RI sudah memerintahkan langsung agar rekanan memperbaiki kerusakan mesin kapal dan jaringgnya juga diganti. Pada intinya semua spesifikasi kapal itu harus sesuai dokumen perencanaan,” katanya. Sandi menyatakan utusan KKP-RI menyebut akan siap mengurus izin, sehingga nelayan tinggal mengoperasikan dan mengeluarkan modal untuk pengoperasiannya. Pengurusan izin ini pun seratus persen ditanggung pihak rekanan sesuai kontrak pekerjaan. Izin ini untuk sementara sepenuhnya untuk penangkap ikan. Namun setelah satu tahun serah terima bantuan kapal, nelayan dipersilakan mengalihkan fungsi kapal dari penangkap ikan menjadi kapal wisata. Hal ini menyesuaikan dengan potensi pengembangan sektor kelautan di masing-maing kelompok nelayan bersangkutan. (kmb38)
Pedagang Daging Babi dan Ayam Disidak Singaraja (Bali Post) –
Menjelang hari raya Galungan dan Kuningan tahun ini konsumsi daging babi dan ayam dipastikan melonjak dibandingkan sebelumnya. Di tengah peningkatan permintaan kedua daging ini tidak menutup kemungkinan muncul praktik curang, para pedagang ditengarai menjual daging berformalin. Mencegah jangan sampai hal itu terjadi, petugas dokter hewan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Buleleng melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Anyar, Singaraja Jumat (2/9) kemarin. Dari sidak itu, petugas tidak menemukan daging yang mengandung formalin. Meski demikian, petugas tetap mengingatkan agar pedagang menjaga kebersihan, sebelum daging itu dijual kepada konsumen. Sidak kemarin dipimpin langsung Kepala Distanak Nyoman Swatantra didampingi Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan Drh. Wayan Susila. Ketika petugas tiba di pasar, aktivitas di los lantai dua pasar setempat tengah ramai konsumen. Petugas kemudian menemui pedagang daging ayam dan babi. Selain mengamati fisik daging itu, petugas mengambil sampel daging untuk diuji di lapangan. Pengujian ini dilakukan dengan menambahkan cairan khusus. Hasilnya, hanya beberapa menit hasilnya sudah bisa diketahui. Dari pengujian ini, daging yang dijual secara eceran itu bebas formalin.
Kepala Distanak Swatantra mengatakan, upaya sidak ini diambil untuk mengantisipasi jangan sampai di tengah peningkatan permintaan justru beredar daging yang mengandung formalin. Dari pengawasan langsung yang dilakukan, kondisi daging yang dijual pedagang pengecer di Pasar Anyar itu tidak ditemukan mengandung formalin atau material pengawet berbahaya lainnya. Kendati demikian, pihaknya mengingatkan agar pedagang tidak mencoba-coba melakukan praktik curang yang justru menimbulkan kerugian konsumen. Selain tidak menemukan daging berformalin, kondisi daging dari pengamatan luar, termasuk kategori sehat dan layak konsumsi. Demikian pula tingkat kesegarannya dan perlakuan daging yang siap jual derajat kebersihannya relatif bagus. “Setelah kita uji lapangan dengan menambah cairan khusus pada sempel daging yang diuji, warna dagingnya tidak berubah. Karena itu, kita nyatakan daging itu bebas formalin. Jika setelah dicampur bahan khusus itu kemudian warna dagingnya berubah menjadi biru. Jika demikian dipas-
tikan mengandung formalin. Tadi sudah kita tunjukkan kepada pedagang dan pembeli untuk tetap waspada dan teliti saat membeli daging,” katanya. Di sisi lain, Swatantra mengatakan, stok daging babi dan ayam menjelang hari raya Galungan dan Kuningan cukup dan dipastikan tidak akan terjadi kelangkaan. Untuk memenuhi keperluan daging baik untuk konsumsi keperluan upakara, Distanak menyiapkan 43 ribu ekor babi. Babi itu merupakan produksi peternak lokal. Rata-rata setiap ekor babi setelah dipotong menghasilkan daging siap konsumsi sebanyak 70 kilogram. Untuk daging ayam, Distanak menyiapkan stok sebanyak 78 ribu ekor. Rata-rata setiap ekornya menghasilkan daging siap kosumsi 3 kilogram. Kouta daging ayam ini sepenuhnya dipasok oleh peternak dari luar daerah termasuk kiriman dari Jawa. “Stok yang kita siapkan ini cukup untuk Galungan dan Kuningan. Nanti melalui petugas di masing-masing kecamatan akan dilakukan pemantauan, sehingga kalau terjadi kekurangan bisa saja akan ditambahan,” janjinya. (kmb38)
SIDAK FORMALIN - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) melakukan sidak mengantisipasi beredarnya daging babi dan ayam yang mengandung formalin.
Singaraja (Bali Post) Pemkab Buleleng akan membangun ruang terbuka hijau (RTH) untuk melepas penat dan sebagai hiburan warga usai melakukan rutinitas pekerjaannya. RTH itu didesain sangat representatif sebagai media rekreasi. Salah satunya akan dibangun RTH di kawasan Kelurahan Kampung Baru, eks Terminal Kampung Tinggi di Jalan Surapati Kota Singaraja. Bahkan, proyek itu sudah mulai dikerjakan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Buleleng. Sejumlah tukang tampak
bekerja membuat fondasi bangunan RTH di eks Terminal Kampung Tinggi, persisnya 200 meter dari Pelabuhan Buleleng. Lokasi itu cukup strategis dan memiliki nilai historis, bekas peninggalan kolonial Belanda. Durasi penyelesaian proyek itu diperkirakan 120 hari terhitung dari 11 Agustus 2016. “Kami buat RTH, itu karena menyadari situasi ruang lingkungan terbuka di daerah ini sedikit. RTH itu nantinya benar-benar untuk aktivitas rekreasi dan hiburan keluarga,” ujar Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. Kamis (1/9).
Bali Post/kmb38
RTH, Alternatif Rekreasi Keluarga
Bali Post/kmb34
PROYEK RTH - Sejumlah tukang di proyek RTH kawasan Kelurahan Kampung Baru, eks Terminal Kampung Tinggi di Jalan Surapati Kota Singaraja, mulai mengerjakan fondasi bangunan.
Dibangunnya RTH itu sendiri mempertimbangkan perkembangan penduduk Buleleng, makin lama kian meningkat. Kondisi seperti itu mutlak memerlukan ruang terbuka sebagai alternatif rekreasi sembari bercengkrama dengan keluarga. Bahkan, hal itu perlu tersebar di berbagai titik. Saat ini, letak Taman Kota Singaraja masih tergolong representatif. Namun, pembangunan RTH di beberapa titik tetap diharapkan masyarakat. “Di sana kami buat ruang keluarga dan community family, buat mereka berkumpul,” imbuhnya. (kmb34)
Harga Kebutuhan Pokok Merangkak
Warga Terbantu Pasar Murah Lima hari menjelang Galungan harga kebutuhan pokok di Buleleng merangkak naik. Harga daging ayam salah satu kebutuhan pokok yang diburu warga, sejak seminggu ini peningkatan rata-rata Rp 3.000 hingga Rp 5.000 setiap kilogramnya. Bagaimanakah upaya nyata pemerintah berkontribusi membantu warga menghadapi lonjakan harga tersebut?
KHAWATIR lonjakan harga semakin tidak terkendali, Dinas Koperasi Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagprin) mengambil langkah-langkah pragmatis. Diskopdagprin, secepatnya menggulirkan pasar murah. Pasar murah pertama dibuka di areal Pasar Anyar Singaraja Jumat (2/9) kemarin. Implikasinya, pasar murah perdana ini menyedot warga kota yang berebut mendapatkan kebutuhan pokok, dengan harga lebih rendah daripada harga di pasar tradisional apalagi supermarket. Komoditas yang dipasarkan mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur, bawang putih, bawang merah, dan daging ayam. Dalam beberapa jam saja, total transaksi penjualan lebih dari Rp 18 juta. Kepala Diskopdagprin Ketut
Suparto, saat memantau pasar murah menjelaskan, harga kebutuhan pokok menjelang Galungan dan Kuningan sudah mulai meningkat. Kenaikan harga itu terjadi seperti daging ayam. Sejak seminggu terakhir, harga daging ayam di pasar tradisional mencapai Rp 38.500 tiap kilogram. Padahal sebelumnya, harga komoditas ini paling mahal Rp 35.000 tiap kilogram. Hal yang sama juga terjadi pada gula pasir yang sebelumnya dijual di pasar tradisional Rp 15.000, kini melonjak mencapai hingga Rp 16.000 per kilogram. “Kalau komoditas lainnya stabil. Hanya daging ayam dan gula pasir ini melonjak. Nah, kalau ini tidak diantisipasi takutnya harganya semakin liar,” katanya. Mengantisipasi lonjakan harga tersebut, pemerintah daerah bersama Bulog menggulirkan pasar murah. Pasar murah ini sejak kemarin dan dilanjutkan Senin (5/9) pekan depan di Pasar Banyuasri. Pemerintah bukan merusak harga dengan pasar murah ini, tetapi cenderung berkeinginan menstabilkan harga. Sehingga pihak konsumen tidak merugi demikian juga pedagang. Selama menggelar pasar murah, harga komoditas dijual dengan banderol wajar. Supar-
to mencontohkan, harga daging ayam di arena pasar murah dijual Rp 30.000 tiap kilogram. Dibandingkan harga di pasar tradisional harganya lebih rendah Rp 8.500 per kilogram. Demikian juga gula pasir dijual Rp 12.500, sehingga harganya lebih murah Rp 3.500 setiap kilogramnya. Sedangkan beras kualitas bagus dijual Rp 9.500. Jika dibandingkan di pasar tradisional dijual Rp 10.500, sehingga terjadi penurunan harga Rp 1.500 tiap kilogram. Di sisi lain, Suparto mengimbau agar pedagang jangan latah memanfaatkan kesempatan menaikkan harga, ketika kebutuhan bertambah. Demikian juga praktik penimbunan meraup keuntungan lebih diharapkan jangan sampai terjadi. Jika hal itu ditemukan, maka pedagang akan berhadapan dengan penegak hukum. Soalnya, regulasi atau aturan memang melarang praktik penimbunan kebutuhan pokok, untuk mendapatkan keuntungan berlipat. “Kita ingin harga
Bali Post/mud
PASAR MURAH - Di Pasar Anyar Singaraja Jumat (2/9) kemarin, digelar pasar murah. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. kebutuhan pokok stabil. Pihak pedagang dan pembeli tidak ada yang dirugikan. Sehingga harga di pasar murah ini sesuai harga wajar,” jelasnya. Salah satu warga, Sayudi asal Jalan Merak, Singaraja mengaku terbantu dengan adanya pasar murah dari pemerintah ini. Pasalnya, menjelang hari Galungan dan Kuningan ini, harga sudah mulai melonjak, sehingga dalam situasi ini konsumen tidak bisa berbuat banyak, hingga terpaksa membeli dengan harga tinggi. Bahkan, sejak kenaikan harga kebutuhan
pokok itu, dirinya terpaksa mengurangi hal-hal lainnya. Beruntung, pemerintah menggelar pasar murah, sehingga kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik untuk membeli kebutuhan pokok, untuk stok beberapa hari ke depan. “Menjelang hari raya, harga sudah duluan naik. Adanya pasar murah ini sangat membantu, karena harganya lebih rendah, sehingga saya belanja untuk stok beberapa hari ke depan. Lumayan dapat harga lebih rendah mulai Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per kilogram,” jelasnya. (mud)
JEMBRANA
12 Panitia Pembangunan Pura Dalem Mendoyo Dauh Tukad ”Majaya-jaya” Negara (Bali Post) – Panitia Pembangunan Pura Dalem Desa Pakraman Mendoyo Dauh Tukad yang sebelumnya telah disahkan dalam paruman desa, Kamis (1/9) sore mengikuti prosesi majaya-jaya di pura setempat. Prosesi pengesahan secara niskala ini di-puput Ida Pedanda Gede Kawi Sunia dilakukan tepat pada Tilem dan Sugihan Jawa. Sebelumnya, panitia ini telah disahkan dalam paruman desa yang ditindaklanjuti paruman prajuru dan desa pada 27 Agustus 2016. Bendesa Mendoyo Dauh Tukad, I Gusti Ngurah Kade Sunarta mengatakan pemugaran Pura Dalem ini merupakan hasil keputusan paruman desa. Mengingat areal Pura Dalem yang ada sekarang ini dinilai kecil dan kurang representatif. Areal utama mandala seluas satu are dan madya mandala dua are. Di sisi lain, minat pamedek dari tahun ke tahun meningkat dibarengi kesadaran umat yang tinggi, sehingga areal pura kurang menampung pamedek terutama saat pujawali maupun hari raya Galungan dan Kuningan. Bahkan karena tidak menampung, dilakukan beberapa kali tahapan persembahyangan. Keinginan melakukan perluasan Pura Dalem ini sejatinya sudah dimulai sejak Bendesa yang pertama, Gusti Kade Sindia. Berlanjut pada kepemimpinan Gusti Ngurah Komang Sukatama dan Gusti Kade Sunarsa. Namun, baru saat ini akhirnya disepakati, mengingat proses pelaba dari kepemilikan krama sudah dilakukan jual-beli. Tanah seluas kurang lebih 13 are yang akan dibangun itu sudah resmi bersertifikat hak milik Desa Pakraman Mendoyo Dauh Tukad. Usai majaya-jaya, prajuru dan panitia matur piuning di Khayangan Tiga dan Khayangan Desa. Bendesa didampingi Ketua Panitia, I Gusti Ngurah Komang Sukatama berharap agar prajuru Desa Pakraman, panitia, krama Mendoyo Dauh Tukad ikut berpartisipasi bersama-sama dalam pembangunan Pura Dalem ini. (kmb26/k100)
MAJAYA-JAYA – Panitia pembangunan Pura Dalem Desa Pakraman Mendoyo Dauh Tukad saat mengikuti prosesi majaya-jaya di pura setempat.
Telepon Penting jembrana RSU Negara Pemkab Jembrana DPRD Jembrana KODIM 1617 Jembrana KPU Jembrana Kejari Negara Piket Kejari Negara Piket PN Negara TNBB (0365)
(0365)41006/41806 (0365) 41210 (0365) 41039 (0365) 41025 (0365) 3944 (0365) 41165 (0365) 41164 (0365) 41204 41173/61060
Sabtu Umanis, 3 September 2016
Proyek Minapolitan Terkatung-katung Dewan Tuding Eksekutif Lamban
Negara (Bali Post) -
Meski sudah beberapa tahun lalu digagas, namun proyek nasional Minapolitan di Jembrana hingga kini belum ada kepastian. Bahkan, proyek yang rencananya menghabiskan biaya triliunan rupiah ini terkesan terkatung-katung. Hal ini pun membuat anggota DPRD Jembrana kecewa. Pihak eksekutif dinilai lamban dalam menggarap proyek tersebut. “Eksekutif lamban dan kesannya tidak serius menggarap mega proyek ini. Padahal, sejak awal mereka pada semangat dalam penyusunannya,” kata Ketua Komisi B DPRD Jembrana, Nyoman Sutengsu Kusumayasa, Jumat (2/9) kemarin. Pria yang kerap dipanggil
Suheng ini mengatakan mega proyek ini seharusnya sudah jalan. Menurutnya, Pemkab Jembrana sejak awal udah melakukan berbagai upaya, seperti menyiapkan lahan di kawasan Desa Pengambengan, Kecamatan Negara dan sekitarnya. Namun, progres perencanaan berjalan lamban ini menyebabkan proyek yang melibatkan banyak departemen ini terkatung-katung.
Suheng menjelaskan proses pembuatan Detail Engineering Design (DED) ini berlarut-larut. DED ini seharusnya bisa diselesaikan lebih awal sehingga proses pembangunan proyek nasional Minapolitan di Jembrana ini tidak terkatung-katung seperti sekarang. Pihaknya berharap hal ini segera dikoordinasikan dengan pemerintah Provinsi Bali supaya pengembangan
industri perikanan di Bali dipusatkan di Jembrana. Demikian juga investor yang sudah terlanjur menanam investasi di Pelabuhan Kedonganan, Badung, bisa mengalihkannya ke Jembrana. Sementara Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan, Made Dwi Maharimbawa saat dikonfirmasi membantah pihak eksekutif lamban dalam mengurus proyek nasional Minapolitan ini. Menurutnya, proyek ini sedikit tersendat karena kebijakan pemerintah pusat yang berubah-ubah. Setiap ada pergantian Menteri Ke-
lautan dan Perikanan, pasti ada revisi schedule program. Termasuk dalam proyek nasional Minapolitan ini. Namun, proyek ini masih berjalan. Minapolitan saat ini sudah berubah nama menjadi Pusat Perikanan Terpadu (PPT). Lebih lanjut dikatakan selama ini persoalan lahan yang menjadi masalah karena belum bersertifikat. Saat ini, Pemkab Jembrana sudah mengajukan sertifikasi tanah seluas 25 hektar di Desa Pengambengan, Negara. Status proyek nasional Minapolitan di Jembrana ini baru pada tahap mencari partner. (kmb)
Jelang Hari Raya
Bupati Monitoring Harga hingga Gelar Pasar Murah MENJELANG hari raya Galungan dan Kuningan, termasuk Idul Adha, masyarakat masih khawatir dengan kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang lazim terjadi setiap mendekati hari raya. Bupati Jembrana I Putu Artha menjawab kekhawatiran tersebut dengan mendatangi Pasar Umum Negara, bersama Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jembrana, Jumat (2/9) pagi. Pasar terbesar yang ada di jantung Kota Negara itu didatangi Bupati Artha untuk mengetahui secara langsung pergerakan harga barang, terutama kebutuhan pokok masyarakat. Bahkan, Bupati Artha menanyakan langsung harga barangnya kepada pedagang. Dari monitoring yang dilakukan Bupati Artha, harga sejumlah bahan pokok masih stabil dan cenderung menurun. Seperti Beras. Harganya masih tetap. Harga beras yang super Rp 11.000 per kilogram, sedangkan beras biasa seharga Rp 10.000 per kilogram. Kenaikan harga terjadi pada minyak kelapa. Minyak kelapa sawit yang sebelumnya seharga Rp 12.000, kini naik
tipis menjadi Rp 13.000 per liter. Begitu juga minyak super naik dari Rp 14.000 menjadi Rp 15.000 per liter. Penurunan yang cukup signifikan terjadi pada gula pasir. Sebelumnya harga gula pasir Rp 17.000 per kilogram. Namun, sekarang turun menjadi Rp 14.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam maupun daging babi tidak ada kenaikan maupun penurunan. Harga daging ayam di Pasar Umum Negara Rp 30.000 per kilogram dan daging babi Rp 60.000 per kilogram. Kadek Arsani Putri, salah satu pedagang di Pasar Umum Negara menyebutkan harga barang di pasar hingga saat ini masih normal, bahkan banyak yang mengalami penurunan. Arsani yang sehari-hari menjual daging babi ini mengaku harga dagingnya tidak ada kenaikan selama sebulan terakhir. “Jadi, harganya masih stabil,“ kata Arsani. Meski harga barang cukup stabil, Pemkab Jembrana pada saat bersamaan juga menggelar pasar murah di Lingkungan Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara
CEK HARGA – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama TPID Kabupaten Jembrana turun ke pasar mengecek langsung ketersediaan dan harga kebutuhan pokok jelang hari raya Galungan dan Idul Adha. dan di Desa Warnasari, Kecamatan Melaya. Dibukanya pasar murah di dua lokasi ini cukup ramai didatangi masyarakat sekitar. Pasalnya, harga yang dipasang lebih murah dari harga di pasar. Sebut saja gula pasir lebih murah Rp 2.000 dari harga di pasar umum. Harga telur yang harganya di pasar umum Rp 1.300, di pasar murah dijual Rp 1.000 per butir. Selain gula
pasir dan telor, jenis barang lainnya yang dijual di pasar murah yakni aneka kue untuk banten, minyak kelapa, beras hingga gas elpiji. Bupati Jembrana I Putu Artha menerangkan kestabilan dan turunnya sejumlah harga barang ini karena pasokan masih mencukupi, termasuk distribusinya berjalan dengan baik. Kondisi ini harus dipertahankan sam-
pai hari raya. Bupati Artha menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir dengan kenaikan harga. Selain itu, pasar murah yang digelar dimaksudkan untuk melayani masyarakat yang ada di pedesaan. “Pasar murah diadakan bukan untuk menyaingi pasar-pasar yang ada. Akan tetapi, untuk melayani masyarakat yang jauh dari pasar,“ imbuhnya. (ad086)
Sabtu Umanis, 3 September 2016
KARANGASEM
13
SOSOK Dorong Sektor Kerajinan PERBEKEL Abang Anak Agung Ayu Mahesarani Karang, S.Sos. mengaku bersyukur. Pasalnya, cukup banyak warganya yang mau menggeluti sektor kerajinan. Ada perajin batok kelapa, anyaman bambu, anyaman dari daun lontar dan undagi pembuat sanggah. Mahesarani mengatakan, tak hanya ibu rumah tangga yang kecipratan rezeki dari menggeliatnya sektor di desanya. Pelajar SD, SMP, dan SMA bahkan ada yang sudah kuliah juga ikut aktif. Dari keterampilannya itu, mereka yang dari keluarga kurang mampu, akhirnya bisa membiayai sendiri pendidikannya sehingga tak sampai putus sekolah. Sepulang sekolah,
mereka ikut membuat kerajinan. Lumayan mendapatkan bekal sekolah atau membiayai sekolahnya sendiri dari usahanya. “Sebagai bentuk dorongan dan motivasi, saya ikut memasarkan produk kerajinan itu di hotel,” katanya. Dari total 3.182 KK di Desa Abang, kata Mahesarani, sebagian besar menggeluti sektor pertanian. Lantaran memiliki lahan yang terbatas, banyak juga warga yang hanya sebagai buruh tani dengan penghasilan terbatas. Dengan makin berkembangnya sektor kerajinan di Desa Abang, cukup banyak ibu rumah tangga yang menekuni bidang itu untuk menambah penghasilan suaminya. (bud)
Anggaran Pemkab Defisit Rp 44 Miliar
Amlapura (Bali Post) – Dana alokasi umum (DAU) Karangasem dipangkas Rp 53 miliar. Pemangkasan atau penundaan pencairan DAU itu, gara-gara serapan anggaran Pemkab Karangasem pada triwulan kedua lambat. Sebenarnya, kalau dihitung justru Pemkab Karangasem Agustus lalu defisit anggaran Rp 44 miliar. Hal itu disampaikan Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa, Kamis (1/9) lalu. Pejabat asal Desa Sangkan Gunung, Sidemen itu menambahkan, sebenarnya Karangasem belum atau tidak perlu anggaran. Namun karena serapan anggaran terlihat lambat, DAU Karangasem akhirnya dipangkas pusat. Dikatakan, kegiatan sebenarnya sudah berjalan. Namun, pada kegiatan seperti proyek fisik, banyak rekanan yang meski tahapan pekerjaannya sudah selesai, tapi mereka belum atau lambat mengajukan SPJ atau amprah keuangannya. Kejadian serupa juga terjadi di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) akibat kesibukan, kegiatan sudah berjalan tapi pengamprahan uangnya belum. “Saya sendiri yang menghadiri rapat di pusat. Karena tahapan pengamprahan anggaran tak sesuai tahapan triwulan, pihak pusat akhirnya menyodorkan lapo-
ran yang kami buat dan kami tak bisa bilang apa lagi. Ke depan, kami akan kumpulkan lagi rekanan agar tahapan pengamprahan anggaran juga dipenuhi sesuai mekanisme. Rekanan juga mesti mengikuti tatanan administrasi yang baik,” katanya. Dengan kegiatan sudah berjalan, namun anggaran belum dicairkan, kesannya di Karangasem serapan anggarannya lambat atau sampai triwulan kedua kelebihan uang. Serapan anggaran tak sesuai dengan tahapan. Padahal kalau ditelisik dan dihitung serta pengamprahan anggaran sesuai mekanisme, ternyata di Pemkab Karangasem sampai Agustus lalu sebenarnya sudah mengalami defisit anggaran sampai Rp 44 miliar. ”Pihak Depkeu bukan memangkas DAU Karangasem sampai Rp 53 miliar, tapi menunda,” kilahnya. Terkait pemangkasan DAU sampai Rp 53 miliar, kata Artha Dipa, sesuai arahan pusat, pihaknya di Karangasem bakal melakukan efisiensi. Kegiatan perjalanan dinas dipotong, kecuali mengikuti kegiatan sangat penting. Kegiatan rutin yang tak mendesak juga menjadi alternatif ditunda dan proyek yang sudah gagal tender pada APBD induk tak bakal dilanjutkan pada APBD Perubahan tahun ini. (013)
ALAT BERAT - Salah satu alat berat saat diangkut paksa oleh petugas dari lokasi galian C.
Bali Post/kmb31
Sikapi Polemik Galian C Ilegal
Mencuat Solusi Lakukan Diskresi
Amlapura (Bali Post) -
Polemik galian C ilegal alias bodong terus berkepanjangan. Langkah penutupan menimbulkan persoalan lain yang tidak kalah serius, yakni hilangnya pekerjaan mayoritas masyarakat setempat. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) bersama SKPD terkait kembali membahas jalan tengah untuk menyikapi persoalan ini di Aula Mapolres Karangasem, Jumat (2/9) kemarin. Salah satu opsi yang mencuat, yakni Pemkab didorong melakukan diskresi untuk mengatasi masalah ini secara konkret.
Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa mengatakan, 75 persen tenaga kerja dari galian C ilegal yang ditutup paksa berasal dari warga lokal. Artinya, cukup banyak warga setempat yang kehilangan pekerjaan dan kini menjadi pengangguran. Pascaadanya perintah galian C ilegal ditutup, Satpol PP sudah secara rutin mengecek ke lokasi, seperti pusat galian C di Desa Sebudi dan Peringsari, Kecamatan Selat. Seluruh alat berat milik pengusaha diminta segera ditarik. Cuma yang masih menjadi persoalan adalah warga yang menggali secara tradisional. “Yang menggali secara tradisional ini harus ada sikap tegas. Dibiarkan atau diambil tindakan serupa. Saran saya, ditindak tegas saja. Karena dikhawatirkan mereka ditunggangi kepentingan pengusaha agar bisa menggali lagi,” kata Kepala Satpol PP Iwan Supartha.
Camat Selat Ketut Mertadina menegaskan, adanya ungkapan 9.000 warga Selat yang kehilangan pekerjaan akibat penutupan galian c ilegal ini tidak benar. Khusus di Kecamatan Selat, ada 19 pengusaha galian C. 17 di antaranya beroperasi di Desa Sebudi dan dua lagi berada di Desa Peringsari. Seluruhnya menggali melebihi batas ketinggian 500 meter di 23 titik galian. “Sesuai data Juli lalu, warga kami di Sebudi hanya 5.594 jiwa. Jadi, sulit dipercaya itu kalau ada pihak yang mengatakan ada 9.000 warga kehilangan pekerjaan akibat penutupan galian C ilegal ini,” ujar terang Mertadina. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso mengaku sudah mempelajari betul persoalan ini. Beberapa pengusaha yang masih membandel beberapa di antaranya juga sudah ditangkap dan diproses hukum. Sikap tegas dari pemerintah daerah me-
mang diperlukan. Tapi, dia melihat nasib warga yang kehilangan pekerjaan juga tak bisa diabaikan. Di titik inilah perlu sebuah kebijakan pemerintah daerah agar masyarakat setempat masih bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga. “Pada saat inilah butuh sebuah kebijakan atau diskresi. Tapi dasar aturannya apa, mungkin ini bisa dipelajari lebih jauh oleh pemerintah daerah,” tegasnya. Menurut Sugeng Sudarso, diskresi merupakan keputusan atau tindakan yang ditetapkan pejabat pemerintahan untuk mengatasi persoalan konkret yang dihadapi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dalam hal ini mengenai peraturan perundang-undangan yang memberikan pilihan, tidak mengatur, tidak lengkap atau tidak jelas atau adanya stagnasi pemerintahan. Istilah diskresi dapat ditemukan
dalam Undang-Undang nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Kehadiran UU dimaksudkan untuk menciptakan tertib penyelenggaraan administrasi pemerintahan, menciptakan kepastian hukum, mencegah terjadinya penyalahgunaan wewenang, menjamin akuntabilitas badan dan/atau pejabat pemerintahan, memberikan perlindungan hukum kepada warga masyarakat dan aparatur pemerintahan. Selain itu, juga melaksanakan ketentuan peraturan perundangundangan dan menerapkan asas-asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) serta memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Untuk memutuskan melakukan diskresi atau tidak, Sugeng Sudarso menyarankan membentuk tim terpadu. Selanjutnya, tim bersama-sama turun ke lapangan melakukan kajian. Sementara itu, Sekda Karangsem Adnya Mulyadi menegaskan, sebelum melakukan kajian itu, dia memerintahkan Satpol PP untuk mengosongkan seluruh areal galian C ilegal di Selat dan Bebandem.
Seluruh alat berat harus ditarik pengusahanya. Kalau tidak, maka Satpol PP bisa mengambil tindakan tegas. “Harus jelas dulu. Mana pengusaha, mana masyarakat yang menggali secara tradisional. Sehingga, kalau memang dilakukan diskresi, tempat, waktu dan sasarannya jelas,” ujarnya. Setelah menerima sejumlah masukan ini, Wakil Bupati Artha Dipa menegaskan, tim terpadu yang sudah terbentuk dari hasil rapat sebelumnya dengan Bupati Karangasem akan segera turun. Sebelum hari raya Kuningan, hasil kajian tim ini ditargetkan sudah ada, sebagai dasar apakah akan diambil keputusan diskresi atau tidak. Ketua Asosiasi Galian C Karangasem Gusti Made Tusan meminta Pemkab Karangasem segera memberikan kejelasan, khususnya nasib warga yang menggali secara tradisional tersebut. Meski dilakukan diskresi, kontribusinya kepada pemerintah daerah juga perlu dipikirkan, apakah bisa dikenakan retribusi atau ada opsi lain yang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku. (kmb31)
Pembunuh Teman Minum Miras Dituntut 18 Tahun Penjara Bali Post/kmb31
TERGULING - Kondisi truk setelah terguling di pinggir jalan perbatasan Perasi-Jasri.
Sopir Ngantuk
Truk Terguling di Perbatasan Perasi-Jasri
Amlapura (Bali Post) Sebuah truk bermuatan batu terguling di perbatasan Desa Adat Perasi dan Desa Adat Jasri, Kecamatan Karangasem, Jumat (2/9) pagi kemarin. Truk ini mengalami kecelakaan, diduga karena sopirnya mengantuk. Sang sopir dan istrinya selamat dari maut. Sementara, truknya masih dibiarkan teronggok di pinggir jalan. Saksi di sekitar lokasi, Wayan Diantara, mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.00 wita. Saat itu, dia melihat jalanan di sekitar lokasi kecelakaan sudah macet. Dari kondisi di lapangan, truk ini menabrak pohon ketapang di pinggir jalan sebelah toko pakan ternak, lalu terjun bebas ke tebing yang tidak terlalu tinggi. “Tadi istrinya saya kasi air setelah kejadian biar tenang. Dia bilang, suaminya yang mengemudikan truk sedang mengantuk tapi tetap memaksakan diri,” kata Diantara, warga asal Banjar Dinas Bugbug Kaler yang membuka usaha toko pakan ternak di sekitar lokasi kejadian. Pengemudi truk dan istrinya belum diketahui identitasnya. Namun, Diantara mengatakan, keduanya mengaku berasal dari Jember,
hendak mengangkut batu ke wilayah Denpasar. Keduanya tidak mengalami luka serius. Mereka hanya shock setelah kecelakaan ini. Apalagi setelah kejadian, keduanya sempat terjepit di tempat duduk depan. Selain menabrak pohon, truk DK 9378 CF merah ini juga sempat menerjang sepeda motor hingga ringsek. Beruntung tidak terjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sang sopir dan istrinya kini terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Hingga siang hari, truk ini belum juga dievakuasi. Sejumlah sahabatnya sesama sopir truk sedang mengupayakan untuk mengerahkan mobil derek. Diantara mengatakan, jalur di depan tokonya ini memang kerap terjadi kecelakaan. Bahkan, minggu lalu juga sempat terjadi peristiwa serupa. Jalur lurus ini sering membuat pengguna jalan memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Mayoritas yang mengalami kecelakaan adalah truk pengangkut material galian C dan mobil pribadi. “Minggu lalu, mobil pribadi juga kecelakaan di kanan jalan. Sepertinya, sopirnya juga mengantuk,” ujarnya. (kmb31)
Amlapura (Bali Post) – Pembunuh teman minum miras terdakwa Made Budi Mulyawan alias Budi (26) dituntut 18 tahun penjara. Atas tuntutan hukuman yang dinilai cukup berat itu, penasihat hukum terdakwa, Ketut Berata, mohon keringanan hukuman untuk kliennya. Pada persidangan belum lama ini, Ketut Berata yang membacakan pembelaan terdakwa di depan majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih mengatakan, pihaknya sebenarnya tidak sepakat dengan JPU yang menyatakan
terdakwa terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana sesuai pasal 340 KUHP. Terdakwa Budi, kata Berata, hanya menusukkan pisau taji satu kali ke arah dada korban. Karena itu, terdakwa tak ada unsur kesengajaan atau berencana melenyapkan nyawa korban. “Namun kalau majelis hakim berpendapat lain, kami mohon terdakwa dijatuhi hukuman ringan,” katanya. Alasannya, terdakwa masih muda dan belum pernah dihukum. Yang bersangkutan juga menyesali perbuatannya dan
berjanji tak mengulanginya. Seperti diberitakan sebelumnya, Budi yang mabuk berat akibat pesta minum miras saat ada acara putus tali pusar di rumah salah seorang saksi di sebuah banjar di Desa Pidpid, semula berkelahi dengan korban Wayan Sebudi alias Udi (22). Keduanya berkelahi Mei lalu di arena pesta minum miras di Banjar Belimbing Desa Pidpid. Mereka sempat dilerai dan terdakwa oleh ayahnya diajak pulang ke rumahnya. Berselang beberapa saat beristirahat, terdakwa malah mengambil taji yang
diselipkan di saku celana blue jeans. Dengan naik sepeda motor, terdakwa seorang diri mencari korban Udi di rumahnya di Belimbing. Di rumah korban sempat terjadi pertengkaran sebentar dan terdakwa mendorong tubuh korban. Sesaat kemudian terdakwa asal Ancut, Desa Pidpid itu mengambil taji dan menusukkannya ke arah dada kiri korban. Tusukan dari arah atas ke bawah. Taji itu dibiarkan menancap di dada korban dan terdakwa lari. Dia mengaku ketakutan, lantas menyerahkan diri ke Mapol-
sek Abang. Korban Udi sempat mengejar terdakwa dan meminta keluarganya melaporkan terdakwa ke polisi. Sekitar 100 meter mengejar terdakwa, korban lantas roboh. Ayahnya yang mengejar dan menemukan Udi roboh di tengah jalan, juga ikut pingsan saat itu. Korban Udi dilarikan ke UGD RSUD Karangasem. Namun, di tengah perjalanan mengembuskan napas terakhir. Dari hasil visum, diketahui korban Udi tewas akibat pembuluh darah nadi dari jantungnya putus. (013)
Sopir Ugal-ugalan, Truk Seruduk Dua Motor di Culik Amlapura (Bali Post) Ulah sopir truk ugalugalan kembali memakan korban. Ketika melintas di jalan umum Amlapura-Singaraja, tepatnya di Banjar Dinas Griya Desa Culik Kecamatan Abang, truk tersebut menerjang dua sepeda motor yang melintas dari arah berlawanan, Jumat (2/9) kemarin. Akibatnya, satu korban mengalami luka berat, sedangkan satu korban lagi mengalami luka ringan. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kendaraan truk merah DK 9501 HC saat itu melintas dari arah Amlapura menuju Singaraja, sekitar pukul 06.00 wita. Truk itu melaju dengan kecepatan tinggi. Setiba di TKP, sopir truk itu tak bisa menguasai laju truknya. Saat itu, sopir truk berusaha menghindari kendaraan yang keluar mendadak dari sebuah gang sehingga terpaksa mengambil haluan terlalu
ke kanan. Saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Karisma hitam DK 2692 SB, diikuti sepeda motor Scoopy putih DK 7969 SR di belakang. Akibatnya, pengemudi truk tak bisa lagi mengendalikan truknya, sehingga mengakibatkan kecelakaan dengan titik tabrak di sebelah kanan jalan dari arah Amlapura. Peristiwa ini mendapat penanganan serius dari kepolisian. Soalnya, kecelakaan ini mengakibatkan arus lalu lintas dari dua arah macet. Setelah dilakukan oleh TKP, diketahui pengemudi truk itu adalah Joko Prianto (34) asal Jember. Dia selamat dari lakalantas tersebut. Sedangkan, para korban, pengemudi sepeda motor Honda Karisma hitam DK 2692 SB I Nyoman Sudiana (50) mengalami luka berat. Warga yang berprofesi sebagai sopir asal Banjar Seloni, Desa Culik ini mengalami patah tan-
gan dan sempat dilarikan ke RSUD Karangasem. Karena lukanya sangat serius, dia akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah dalam keadaan tak sadarkan diri. Sementara, korban kedua pengendara sepeda motor Honda Scoopy putih DK 7969 SR atas nama I Nyoman Sudana (16) asal Banjar Dinas Merita, Desa Labasari, Abang, mengalami luka lecet pada tangan. Dia masih dalam keadaan sadarkan diri. Dimintai konfirmasi terkait lakalantas ini, Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso memastikan tidak ada korban jiwa. Pihaknya berkesimpulan, lakalantas ini terjadi karena lalai dan kurang hati-hatinya pengemudi truk yang mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga mengakibatkan terjadi kecelakaan. “Pengemudi truk sudah ditetapkan sebagai tersangka,” katanya. (kmb31)
Bali Post/kmb31
DIAMANKAN - Sepeda motor korban masih diamankan Sat. Lantas Polres Karangasem.
TABANAN
14 Data Objek Pajak
Dispenda Sasar Dua Kecamatan Tabanan (Bali Post) – Dinas Pendapatan dan Pasedahan Agung Tabanan berencana melakukan pemetaan lapangan untuk mendapatkan data riil tentang objek pajak. Terobosan yang akan dilaksanakan tahun 2017 ini menyasar dua kecamatan sebagai proyek percontohan, yakni Kediri dan Tabanan. Akibat keterbatasan SDM, pihaknya tidak bisa menjangkau seluruh wajib pajak se-Kabupaten Tabanan yang jumlahnya mencapai 260 ribu. “Kami sasar dulu dua kecamatan karena perubahan fungsi lahannya sangat tinggi. Setelahnya secara perlahan meluas ke kecamatan lainnya,’’ ucap Kadispenda Tabanan Wayan Sudarma, Jumat (2/9) kemarin. Pihaknya tengah melakukan tahapan penjajakan dengan Universitas Gajah Mada. Ini merupakan kelanjutan dari kerja sama terkait PBB yang sudah berjalan sejak tiga tahun lalu. Pemetaan lapangan penting untuk mengetahui kondisi riil objek pajak
Sabtu Umanis, 3 September 2016
Kesulitan Air Saat Musim Kemarau
26 Subak Dapat Bantuan Dam Parit
Tabanan (Bali Post) –
Persediaan air untuk subak di Kabupaten Tabanan tidak merata. Tidak semua persawahan mendapatkan air yang cukup sepanjang tahun sehingga tidak bisa menanam padi dua kali. Oleh karena kondisi geografis dan kemarau, musim tanam di beberapa subak hanya bisa dilakukan saat musim hujan.
Bali Post/kmb28
Wayan Sudarma usai pelimpahan kewenangan dari pusat ke Kabupaten Tabanan sejak 2013. Seiring perkembangan zaman tentu saja sudah banyak perubahan objek pajak atau peralihan fungsi dari tanah ke perumahan/bangunan. “Jika penjajakan rampung baru mengarah ke penganggaran,” terangnya. Terkait petugas pemetaan lapangan, Sudarma mengatakan akan melibatkan pekaseh dan klian dusun. Pasalnya, mereka paling mengetahui kondisi riil di wilayahnya masing-masing. (kmb28)
Subak yang memiliki sumber air tetapi kesulitan mendapatkan air kemudian minta bantuan pendanaan dari pusat untuk membangun dam parit. Sepanjang 2015 lalu, 26 subak yang mendapatkan bantuan. Sistem bantuan lewat dana alokasi khusus (DAK) pertanian tambahan P3K2 (Pendukung Program Prioritas Kabinet Kerja) Rp 200 juta ini untuk membangun dam parit pada sumber air irigasi subak. Kabid Pengembangan Sumber Daya Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Tabanan I Gusti Nyoman Indrayana mengatakan, sebelum mendapatkan bantuan ini, subak harus mengirimkan proposal yang kemudian disurvei oleh Dinas Pertanian. ‘’Jika persyaratannya memenuhi, bantuan dana
akan turun,’’ katanya, Jumat (2/9) kemarin. Pembangunan dam parit ini berupa bangunan empelan untuk meninggikan air, pintu air dan pintu penguras. Dam dibangun di tengah-tengah sumber air dalam hal ini sungai yang berfungsi meninggikan air sehingga bisa mengairi sawah. Sisa air yang tidak tertampung dibuang kembali ke aliran sungai. Oleh karena sifatnya meninggikan ketinggian air, hal ini berpengaruh pada debit air yang berada di hilir. Agar tidak ada protes atau dirugikan, sumber air tersebut harus milik atau jatah subak yang bersangkutan. Kalau sumber air itu dipakai bersama dengan subak lain harus ada kesepakatan sebelumnya. Persyaratan lain untuk mendapat bantuan harus
memiliki sumber air. Pada 2016 ini bantuan pusat berkurang karena peraturan dana desa. ‘’Untuk perbaikan pembuatan dam parit tidak boleh menggunakan dana pusat lagi tetapi dana desa. Apabila dana desa habis, barulah subak bisa mengajukan proposal kepada pusat yang akan diambilkan dari dana tugas perbantuan. Sebanyak 15 subak mendapatkan dana tugas perbantuan,’’ jelasnya. Dengan adanya bantuan dam parit, petani bisa menanam lebih sering, yaitu dua kali padi dan satu kali palawija. Sebelum mendapatkan bantuan, subak hanya mampu menanam satu setengah kali. ‘’Satu setengah maksudnya dalam periode tanam kedua Bali Post/kmb24 hanya setengah luas lahan yang bisa ditanami,’’ ujar In- DAM PARIT - Salah satu dam parit yang dibangun untuk membantu subak di Kabupaten Tabanan. drayana. (kmb24)
Bio Industri Kurangi Pemakaian Pestisida BIO industri merupakan salah satu program Kementerian Pertanian yang diterapkan sejak 2015. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali mengembangkan model pertanian bio industri di Kabupaten Tabanan dan Buleleng. Di Tabanan, bio industri diterapkan di Desa Antapan, Kecamatan Baturiti. Dengan adanya bio industri, pendapatan petani meningkat, sedangkan pemakaian pestisida dan kesulitan air terutama saat kemarau bisa diatasi. Program bio industri bertujuan menghasilkan berbagai macam hasil
pertanian yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. “Kami ingin meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk pertanian di Bali sekaligus mengatasi lonjakan kebutuhan pangan dan energi ke depan,” ujar Kepala BPTP Bali Ir. A.A. Ngurah Bagus Kamandalu, Kamis (1/9). Bio industri di Desa Antapan dilakukan oleh kelompok tani Setia Makmur. Tidak hanya petani tanaman hortikultura dalam hal ini sayur-sayuran yang dibina, tetapi juga hal-hal yang mendukung di dalamnya seperti
ketersediaan air lewat pembuatan embung, pengelolaan limbah sayur, pengelolaan pupuk organik dari kotoran sapi lewat Simantri sampai pembinaan kelompok tani wanita dalam hal pengelolaan produk pertanian. Pendanaan bio industri berasal dari pusat yang berupa penyiapan sarana prasarana seperti pengadaan alat-alat pascapanen, terpal untuk embung, pupuk dan obat-obatan. Dalam program ini petani melakukan swadaya pengadaan mesin hidran dan pembuatan embung.
Embung yang dibuat oleh kelompok tani Setia Makmur berukuran enam kali 10 meter, untuk memenuhi kebutuhan air terutama pada musim kemarau. Air untuk memenuhi embung ditarik dari sumber air sejauh dua kilometer menggunakan mesin hidran. Dari mesin hidran yang tidak menggunakan listrik, air ditampung dan dialirkan ke dalam embung penampungan melalui pipa. Air kemudian dimanfaatkan untuk menyiram tanaman hortikultura. Bantuan BPTP Bali juga digu-
nakan untuk memelihara ikan. Pada malam hari, di sekitar embung dipasang lampu sehingga hama-hama sayur berkumpul dan jatuh ke kolam sebagai makanan ikan. Cara ini mengurangi pemakaian pestisida dengan berkurangnya hama. Sementara untuk menekan pemakaian pupuk non-organik, petani didorong memakai pupuk organik dari kotoran sapi yang dikelola oleh Simantri. Pakan sapi berasal dari sisa tanaman jagung setelah dipanen. Sisa tanaman
Warung Global
Pariwisata Harus Kuatkan Budaya Lokal BALI menjadi terkenal karena budaya dan alamnya eksotis yang tidak ada di daerah lain. Merupakan kesalahan fatal jika pelaku pariwisata mencari keuntungan, mengeksploitasi dan merusak alam Bali dengan alasan mendukung infrastruktur. Semua pihak harus berbuat sesuatu untuk mempertahankan alam Bali. Ini diucapkan Gede Biasa di Denpasar mengomentari topik ‘’Pariwisata Jangan Marginalkan Budaya Lokal’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Jumat (2/9) kemarin. Potensi budaya dan kearifan lokal Bali masih tinggi. Oleh karena itu, Budiada di Tabanan menilai perlunya digagas pola pengembangan wisata yang berbasis budaya dan kearifan lokal sebagai daya tarik wisata
yang adiluhung. Informasi dan penjelasan kepada wisatawan harus detil dan benar. Budaya Bali tidak akan pernah luntur oleh situasi dan perubahan asal pariwisata ditata dengan baik.
Menurut Mastra di Gianyar, budaya Bali tidak pernah dimarginalkan, malah berkembang walaupun belum maksimal. Pengembangan pariwisata harus memberi jaminan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan. Keramahtamahan merupakan daya tarik wisata. Kehidupan masyarakat ketika berinteraksi dengan alam dan Tuhan merupakan atraksi pariwisata yang memikat hati wisatawan. Werda di Tegalalang menambahkan, pariwisata budaya bernapaskan Bali. Pariwisata harus menunjang dan mendukung keberlangsungan budaya Bali. Jangan karena pariwisata
sampai mengobral budaya dan karena mendewakan uang hingga menjual budaya. Pariwisata jangan sampai merusak budaya. Melestarikan dan memajukan pariwisata alam, kata Sedana di Karangasem, dapat membantu menyelamatkan bumi dari kerusakan yang membahayakan kehidupan umat manusia. Jangan sampai alam rusak oleh aktivitas yang berlebihan. Budiasa di Singaraja menyebut keb erad a an seni budaya lokal dapat menjadi modal bagi pengembangan pariwisata setempat. Jika pengembangan pariwisata dilandasi seni budaya lokal,
pariwisata akan makin diminati wisatawan sehingga jumlah kunjungan meningkat. Dalam hal ini, kata Gung Anom di Tabanan, diperlukan komitmen semua komponen masyarakat sebagai pewaris budaya untuk ikut menjaganya. Harus dibuatkan sistem yang terpola dalam menjaga dan menguatkan budaya setempat. Diperlukan kesadaran masyarakat Bali untuk menjaga dan mewariskan nilai-nilai luhur budayanya. Kearifan lokal memiliki potensi besar untuk dipertahankan guna mengangkat budaya agar tetap bisa bertahan. (dika)
sayuran juga diberikan bebek atau entol sehingga limbah sayuran dan hewan tidak ada yang tersisa melainkan bermanfaat dan berintegrasi satu sama lainnya. Menurut Ketua Kelompok Tani Setia Makmur, Wayan Widana, pihaknya didampingi BPTP Bali sejak 2015. Petani di kelompoknya sangat terbantu dengan pertanian model bio industri dalam mengatasi permasalahan holtikultura (jagung, sayuran, tomat, kentang, cabai, sawi dan kol) yang ditanam di lahan seluas 25 hektar. (san)
15
Sabtu Umanis, 3 September 2016 Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan Bolivia Kolombia Ekuador Argentina Paraguay
vs Peru vs Venezuela vs Brazil vs Uruguay vs Chile
2-0 2-0 0-3 1-0 2-1
vs Tiongkok vs Suriah vs Qatar
3-2 1-0 2-0
vs Irak vs UEA vs Thailand
2-0 1-2 1-0
vs Spanyol vs Yunani vs Gibraltar vs Prancis
0-2 1-2 5-0 1-3
DIHADANG - Pemain Belanda Vincent Janssen dihadang Kyriakos Papadopoulos dari Yunani saat hendak melepaskan tembakan. Belanda ditundukkan Yunani 1-2 pada pertandingan persahabatan, Jumat (2/9) kemarin.
Zona Asia Grup A Korea Selatan Uzbekistan Iran Grup B Australia Jepang Arab Saudi Internasional Belgia Belanda Portugal Italia
Yunani Beri Pukulan Telak Tim Oranye Eindhoven Persiapan Belanda menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2018 mendapat pukulan telak menyusul kekalahan 1-2 atas Yunani pada laga persahabatan, Jumat (2/9) kemarin, di Eindhoven. Ini menjadi kekalahan beruntun kelima kalinya bagi tim Oranye di kandang sendiri.
Bali Post/ant
PENGUKUHAN - Atlet National Paralympic Committees (NPC) mencium bendera Merah Putih disaksikan Menpora Imam Nahrawi (kanan) saat acara Pengukuhan di Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (2/9) kemarin .
Menpora Lepas Kontingen Paralympic Indonesia ke Brazil
Solo (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengukuhkan dan melepas kontingen National Paralympic Committee (NPC) Indonesia di Kota Solo, Jumat (2/9) kemarin, yang akan mengikuti pesta olahraga Dunia Paralympic Rio de Janeiro Brazil 2016, 7-18 September mendatang. Kontingan Paralympic Indonesia dengan jumlah 22 atlet dan ofisial tersebut akan berangkat ke Brazil dengan dipimpin oleh Sukarno selaku ketua kontingen. Menurut Sukarno, NPC Indonesia ke Paralympic tahun ini mengirimkan sembilan atlet yakni Setyo Budi Hartanto (atletik), Abdul Halim Dalimonte (atletik), Ni Nengah Widiasih (angkat berat), Siti Mahmudah (angkat berat), Agus Ngaimin (renang), Jendi Panggabean (renang), Marinus Melianus Yowey (renang), dan Dian David Yakob (tenis meja). ‘’13 orang lainnya terdiri dari dokter, pelatih, dan tim ofisial yang mendampingi para atlet ke Brazil,’’ kata Sukarno. Menurutnya, sembilan atlet tersebut sudah menjalani persiapan pemusatan latihan di Solo, sejak Januari hingga Agustus 2016. Rombongan dijadwalkan akan berangkat ke Rio de Janeiro Brazil pada tangga 5 September mendatang. Menpora Imam Nahrawi mengatakan Bapak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah memberikan perhatian khusus kepada para atlet Indonesia yang berprestasi membawa bangsa ini, melalui olahraga berbicara di kancah Dunia. ‘’Kami yakin ketika Paralympic Indonesia di London Inggris 2012 yang berhasil merebut satu perenggu melalui cabang tenis meja Dian David Yakob. Namun, Kita sekarang ingin merebut medali emas di Brazil,’’ kata Menpora. Oleh karena itu, Menpora meminta para atlet yakinkan mulai sekarang dan ikrarkan bahwa Indonesia bisa merebut medali emas untuk dobawa pulang ke Tanah Air. ‘’Jika pulang membawa emas, maka para atlet akan mendapatkan spirit baru dalam kebangkitan olahraga. Kita pastikan bahwa kita kelas satu,’’ kata Menpora saat memberikan dukungan kepada para atlet Paralympic Indonesia. Kendati demikian, Menpora meminta doa restu seluruh rakyat Indonesia untuk para atlet NPC Indonesia yang sedang maju berjuang demi nama bangsa tercinta ini. ‘’Musuh terberat kita adalah mental kita sendiri, selamat berjuang harumkan nama bangsa dan kibarkan merah putih di negeri orang,’’ kata Menpora. Sementara dalam acara pengukuhan dan pelepasan kontingan Paralympic Indonesia dengan dilanjutkan ritual mencium bendera Merah Putih sebagai lambang Negara Indonesia oleh para atlet yang mau berangkat ke Rio de Janeiro, Brazil. (ant)
Baik Belanda atau Yunani sebelumnya difavoritkan lolos ke putaran final Piala Eroopa 2016 lalu. Namun, keduanya gagal lolos ke putaran final, bahkan Belanda tersisih di penyisihan grup. Sedangkan Yunani menduduki dasar klasemen. Kini lima hari jelang pelaksanaan pertandingan pembuka, pasukan Danny Blind dan Marco van Basten belum menunjukkan kehebatannya. Terakhir kali tim Oranye itu menang adalah saat mengalahkan juara Eropa Spa-
nyol 2-0 pada Maret 2015. Tuan rumah smepat memimpin lewat gol penyerang Liverpool Georginio Wijnaldum pada menit ke-13 yang memanfaat umpan silang Vincent Janssen. Selanjutnya tim yang dipimpin kapten Wesley Sneijder kesulitan menembus pertahanan Yunani. Tim tamu menyamakan skor lewat Kostas Mitroglou menit ke29 setelah berdiri tak terkawal. Puncaknya adalah saat kiper Belanda Jeroen Zoet salah menghalau bola yang kemudian disambar
Giannis Gianniotas dengan tembakan voli pada menit ke-73. Blind kini mendapat tugas besar memperbaiki kinerja pemainnya jelang laga melawan Swedia, Rabu mendatang di kualifikasi Piala Dunia. Sedangkan Yunani mendapat lawan relatif lebih mudah Gibraltar di hari yang sama. Start Ideal Di Brussel, dua gol David Silva memberi start ideal kepada pelatih baru Spanyol Julen Lopetegui saat timnya
meraih kemenangan 2-0 atas tim tangguh Belgia. Sebaliknya kekalahan ini membuat tugas pelatih baru Belgia Roberto Martinez semakin berat. Lopetegui, yang menggantikan Vicente Del Bosque, merayakan kemenangan lewat penampilkan menawan timnya. Spanyol mendominasi pertandingan dengan menghasilkan banyak ancaman ke pertahanan Belgia. Sementara pendukung Belgia ganti mencemooh tim kesayangannya sendiri. Ini merupakan kekalahan kandang pertama Belgia dalam kurun waktu hampir tiga tahun. Gol pembukaan Spanyol tercipta pada menit ke-34 ketika Vitolo mampu memancing kiper
Pembalap Italia Andrea Iannone.
Iannone Lewati Vinales di Latihan II Silverstone Pembalap Suzuki Esctar Maverick Vinales memimpin sesi pembuka latihan MotoGP Inggris, Jumat (2/9) kemarin. Namun di sesi kedua, ia harus mengakui Andrea Iannone (Ducati). Vinales sempat menunjukkan tanda-tanda akan memenangi latihan kedua setelah melampaui cacatan waktu yang dibukukan juara MotoGP Rep. Ceko
Cal Crutchlow. Kala itu sisa waktu latihan tinggal 3 menit. Bagaimanapun, Iannone yang sempat diganggu persoalan mesin di latihan pertama, memacu motor GP16-nya dengan maksimal. Pembalap Italia itu mencatat waktu 2 menit 01,421 detik yang langsung menempatkannya di puncak daftar pembalap tercepat di sesi latihan kedua.
Crutchlow sendiri berada di posisi kedua di belakang Vinales. Sedangkan juara dunia Jorge Lorenzo (Yamaha) menguntit di tempat ke-4 disusul Marc Marquez (Honda). Balapan di Italia ini kembali diikuti Jank Miller. Pembalap Australia itu absen di dua seri sebelumnya akibat cedera. Di sesi latihan kemarin pembalap Marc VDS Honda itu berada di posisi ke-17. (kmb39/net)
Bali United Vs Persipura
Kemenangan Tingkatkan Moral Bertanding Mangupura (Bali Post) Melakoni laga pertama di putaran kedua kompetisi Torabika Soccer Champinship 2016, tuan Bali United (BU) langsung menghadapi lawan tangguh. Tim Serdadu Tridatu bakal menjamu tim kuat asal Papua Persipura Jayapura di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (3/9) hari ini. Meski meladeni tim dengan predikat empat kali juara Liga Indonesia, akan tetapi Bali United tetap bertekad untuk kembali mengamankan poin penuh.
‘’Kami ingin ke depannya melakukan langkah yang baik untuk mengawali putaran kedua. Jadi raihan tiga poin atas Persipura akan membuat moral pemain akan lebih meningkat untuk melakoni laga berikutnya,’’ ungkap Indra Sjafri saat jumpa pers di Hotel Natya, Kuta, Badung, Jumat (2/9) kemarin. Mantan pelatih Timnas U-19 itu menjelaskan, melawan tim yang berjuluk Mutiara Hitam itu, pihaknya tidak menurunkan Hasyim Kipuw lantaran terkena akumulasi kartu saat melawan
Persiba Balikpapan, Semen Padang, dan Persija Jakarta. Untuk mengisi pos yang kosong tersebut, Indra Sjafri akan memasang Mahdi Fahri Albaar sebagai pengganti Kipuw. ‘ Pelatih Persipura Jayapura Angel Alfredo Vera mengungkapkan, timnya mempunyai keyakinan kuat untuk bisa mencuri kemenangan. Rasa omtimis itu muncul, mengingat dua pemain andalannya yakni striker Greg Nwokolo dan Edward Wilson Junior, serta Ricardinho bisa memperkuat tim. (kmb41)
Thibaut Courtois keluar dari sarangnya. Ia kemudian mengirim umpan tarik untuk dikonversi Silva. Silva membukukan gol keduanya dari titik penalti setelah Jordan Lukaku menjatuhkan Vitolo pada menit ke-60. Martinez merupakan mantan manajer Everton yang menggantikan Marc Wilmots. Ia memulai masa kerjanya dengan mengerahkan sebagian besar pemain yang diturunkan saat kalah dari Wales pada babak perempatfinal Piala Eropa lalu. Spanyol akan memulai perjalanannya di kualifikasi Piala Dunia dengan menjamu Liechtenstein, Selasa mendatang. Belgia mengunjungi Siprus keesokan harinya. (kmb39/afp/ant)
Christo Tersingkir di Semifinal Jakarta (Bali Post) Petenis unggulan Indonesia Christopher Rungkat tersingkir pada putaran semifinal turnamen tenis Indonesia AGS-Nassau Men’s Future 2016 selepas kalah dari petenis Jepang Masato Shiga. Christo kalah dalam tiga set 6-1, 4-6, 0-6 atas petenis unggulan delapan Shiga pada pertandingan selama satu jam 45 menit yang berlangsung di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (2/9) kemarin. ‘’Pada set kedua, saya kelelahan setelah mengikuti turnamen selama enam pekan berturut-turut. Kekuatan pun semakin menurun,’’ kata Christo setelah pertandingan. Petenis Merah-Putih yang menempati unggulan empat itu sempat unggul 4-3 pada set kedua. Tetapi, Shiga mampu bertahan dan terus mengembalikan bola-bola serangan Christo. Shiga sebagai pemain yang punya keunggulan daya tahan itu mampu menyamakan kedudukan 4-4 dan menyalip 4-5 hingga merebut set kedua 4-6. Pada set ketiga, Christo banyak melakukan kesalahan. Sedangkan Shiga semakin tangguh dengan pukulan-pukulan pengembalian yang kuat sehingga menang telak 6-0. ‘’Sebenarnya Shiga tidak punya serangan yang bagus. Dia hanya mampu mengembalikan bola sehingga saya yang kelelahan semakin keteteran,’’ kata petenis yang menempati peringkat 516 dunia itu. Kekalahan dari Shiga menambah catatan kekalahan Christo menjadi 3-1 dalam empat pertemuan dengan petenis peringkat 719 dunia itu. Pertemuan dalam turnamen tingkat Pro Circuit Federasi Tenis Internasional (ITF) pekan ketiga di Indonesia itu merupakan
pertemuan keempat setelah pertemuan pada turnamen Future ke-5 di Thailand pada 2014, Future ke-3 di Hongkong 2014, dan Future pertama di Taiwan 2015. Meski gagal mengambil peluang untuk meraih gelar juara pada pekan ketiga Indonesia Men’s Future 2016, Christo akan melanjutkan perjuangannya dalam turnamen tingkat Challenger di Taiwan. ‘’Saya akan istirahat dua pekan setelah ini baru ikut turnamen ATP Challenger di Taiwan,’’ katanya. Ganda Pasangan petenis Indonesia Armando Soemarno/ Sunu Wahyu Trijati menembus putaran final nomor ganda. Armando/Sunu melaju ke final setelah mengalahkan sesama pasangan Indonesia Justin Barki/Christopher Rungkat dalam laga semifinal dengan skor 6-4, 7-5. ‘’Kami punya kekuatan yang imbang sebagai ganda kombinasi senior-junior. Saya dan Ado hanya memanfaatkan kondisi Christo yang kelelahan,’’ kata Sunu selepas pertandingan. Pasangan Armando/Sunu mencetak lima break point dengan persentase kemenangan game 72,7 persen meski melakukan dua kali double faults dalam pertandingan selama satu jam lima menit itu.Pada putaran final nomor ganda turnamen berhadiah total 10 ribu dolar AS itu, Armando/Sunu akan menghadapi pasangan India Kunal Anand/Anvit Bendre. Kunal/Anvit melangkah ke putaran final setelah menang atas sesama pasangan India Mohit Mayur Jayaprakash/Rishabdev Raman dalam super tie break 7-6(3), 5-7, (10-6). (ant)
Bidik ’’Hat-trick’’, Hamilton Pimpin Latihan Kedua
Bali Post/ap
Tim mekanik Mercedes mengganti ban mobil Nico Rosberg pada sesi latihan Grand Prix Formula 1 Italia di sirkuit Monza, Jumat (2/9) kemarin.
Monza Juara bertahan Lewis Hamilton memimpin perolehan waktu tercepat di sesi latihan kedua Grand Prix Formula 1 Italia di Sirkuit Monza, Jumat (2/9) kemarin. Pembalap Inggris itu membidik hat-trick pada balapan yang digelar Minggu besok. Hamilton yang memimpin klasemen sementara dengan selisih 9 poin dari Rosberg, menduduki posisi kedua di sesi latihan pertama. Juara dunia tiga kali itu memperlihatkan ambisinya setelah menguntit rekan setimnya di Mercedes di latihan pertama. Hamilton mencatat waktu 1 menit 22,810 detik atau lebih cepat 0,93 detik dari rekan sekaligus rivalnya Rosberg pada latihan yang digelar dalam cuaca panas itu. Pembalap berusia 31 tahun itu menargetkan kemenangan untuk ketiga kalinya beruntun di Monza ini.
Bila sukses, ia akan mengklaim kemenangan ke-50 sepanjang kariernya di F1. Sementara itu juara dunia empat kali Sebastian Vettel di posisi ketiga bersama Ferrari. Sedangkan rekan setimnya, Kimi Raikkonen, menyusul di belakangnya. Pembalap muda Belanda Max Verstappen (Red Bull) yang mendapat peringatan dari Race Director Charlie Whiting jelang latihan, akan menjadi ancaman kedua duet Mercedes dan Ferrari. Menduduki posisi kelima, Verstappen juga didukung Daniel Ricciardo di posisi ke-6. Sebelum latihan, manajer tim Red Bull Jonathan Wheatley bertemu Whiting untuk membahas penampilan Verstappen pada balapan sebelumnya di Belgia pekan lalu. Usai pertemuan bos Red Bull Christian Horner kepada wartawan mengatakan bahwa Verstap-
pen potensial kena diskualifikasi bila tidak mengendalikan cara membalapnya yang dinilai tim Ferrari dan pembalap lainnya membahayakan. (kmb39/afp) Hasil Latihan II GP F1 ITalia 1. Lewis Hamilton (Mercedes) 2. Nico Rosberg (Mercedes) 3. Sebastian Vettel (Ferrari) 4. Kimi Raikkonen (Ferrari) 5. Max Verstappen (Red Bull) 6. Daniel Ricciardo (Red Bull) 7. Fernando Alonso (McLaren) 8. Valtteri Bottas (Williams) 9. Romain Grosjean (Haas) 10. Jenson Button (McLaren)
1:22,801 1:22,994 1:23,254 1:23,427 1:23,732 1:24,003 1:24,259 1:24,299 1:24,516 1:24,549
OLAHRAGA
16
Sabtu Umanis, 3 September 2016
PON 2016 Serasa Olimpiade Rio
Jakarta (Bali Post) Lifter Eko Yuli Irawan menyebut Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat serasa pertandingan di Olimpiade 2016 Rio, karena atlet yang turun di cabang angkat besi hampir sama dengan di Brazil. ‘’Memang benar. Serasa di Olimpiade,’’ kata Eko Yuli di sela ramah tamah antara atlet, media dan tim CdM di Jakarta, Jumat (2/9) kemarin. Kejuaraan empat tahunan di Tanah Pasundan ini memang menjadi pertarungan lifter terbaik di Indonesia, termasuk peraih medali perak Olimpiade 2016 yaitu Eko Yuli Irawan. Atlet kelahiran Lampung ini pada PON 2016 memperkuat kontingen Jawa Timur. Eko Yuli Irawan pada PON Jawa Barat akan turun di kelas andalannya yaitu 62 kg. Di kelas ini, lifter terbaik Indonesia saat ini itu akan berhadapan dengan rekannya saat turun di Olimpiade 2016 yaitu M. Hasbi yang memperkuat kontingen tuan rumah. Pihaknya menilai persaingan bakal ketat. ‘’Bakal ketat nanti. Tapi saya akan berusaha meraih yang terbaik. Ini tanggung jawab saya kepada daerah yang selama ini berperan dengan karirr saya,’’ kata lifter yang saat ini tinggal di Bekasi, Jawa Barat. Lifter yang pada PON 2012 memperkuat Kalimantan Timur ini pada PON 2016 memiliki misi khusus yaitu mencetak hat-trick emas pada pesta olahraga terbesar di Indonesia itu. Untuk itu pihaknya akan mempersiapkan diri dengan baik di sisa waktu yang ada. ‘’Latihan sudah saya mulai sejak Senin (29/8). Saya latihan sendiri. Untuk saat ini saya baru latihan power. Masih ada waktu untuk bersiap diri. Yang terpenting saya harus bisa merebut emas berapa pun total angkatannya,’’ kata Eko sambil tersenyum. Selain di kelas 62 kg, persaingan lifter olimpiade akan terjadi di kelas 69 kg. Ada tiga atlet yang bakal bersaing ketat yaitu peraih perak Olimpiade 2012, Triyatno serta dua olimpian lainnya yaitu Deni dan I Ketut Ariana. ‘’Pasti ramai di kelas 69 kg. Bisa lebih dari Olimpiade Rio,’’ ujar lifter yang hingga saat ini berharap bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini. Selain lima lifter putra, pada PON 2016 juga akan diikuti oleh dua lifter putri yang sebelumnya turun di Olimpiade Rio, yaitu peraih medali perak kelas 48 kg yaitu Sri Wahyuni dan Dewi Safitri. (ant)
Bali Post/rtr
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan saat berlaga di Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brazil.
Karateka Inkanas Gianyar Dominasi Kapolda Cup
Denpasar (Bali Post) Karateka Inkanas Gianyar mendominasi pada hari pertama Kejurda Kapolda Cup III/2016 di GOR Ngurah Rai, Jumat (2/9) kemarin. Karateka Gianyar yang meraih emas seperti Luh Putu Arya dkk. di pra-pemula kata beregu putri, Rama dkk. (pra-pemula kata beregu putra), Indra Nugraha (pemula perorangan putra), Kefin dkk. (kadet kata beregu putra) dan Dewa Ayu Dwi dkk. (kadet kata beregu putri). Di nomor kumite, karateka Gianyar yang menyumbang emas adalah Ditya Widnyani (kadet -47 kg) dan Astika Deyka (kadet -57 kg). Karateka Grissa (Denpasar) yang meraup emas seperti Rohila di kadet -54 kg putri, dan Ade Ramadan pada kadet perorangan putra. Sementara Karateka Wirasatya (Denpasar) yang menyumbang emas seperti Kadek Megawati (kadet kata perorangan) dan Bagus C (kata perorangan U-21). Karateka Jembrana Ryan dkk. meraih emas di pemula kata beregu putra. Kejurda karate Inkanas dibuka langsung Ketua Umum Pengprov Inkanas Bali yang juga Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyatno, S.H., M.A. Ia berharap, karateka Bali yang berlaga pada event Kejurda Piala Kapolda ini, ke depan bisa turun pada event nasional maupun internasional. Sementara itu, Ketua Panpel Kadek Puja Astawa menjelaskan, kejurda Kapolda Cup ini melibatkan 431 atlet. Puja Astawa berharap, para karateka jawara di event ini bisa mengharumkan Bali pada Kejurnas Inkanas di Semarang 2017 nanti. (022)
Bali Post/022
JUARA - Karateka yang juara pada Kejurda Kapolda Cup III/2016 di GOR Ngurah Rai, Jumat (2/9) kemarin.
Jabar Menangi Laga Pembuka Bola Tangan
Foto Bali Post/kmb41
DILEPAS - Pelepasan kontingen atlet Bali yang akan berlaga di PON XIX Jabar September 2016 oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika di halaman Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Jumat (2/9) kemarin.
Tambah Emas, Meningkatkan Peringkat
Denpasar (Bali Post) Tim Bali diharapkan bisa memperbaiki prestasinya pada gelaran Pekan Olahraga Nasional XIX di Jawa Barat 19-27 September mendatang. Para atlet ditargetkan menambah medali emas dan bertahan di kelompok 10 besar atau meningkat peringkatnya. Hal itu yang ditegaskan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat acara pelepasan atlet di halaman Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Jumat (2/9) kemarin. Pastika mengatakan, pihaknya berharap para atlet mampu mewujudkan prestasi yang setinggitingginya di PON. ‘’Kami harap prestasi Bali di PON Riau 2012 dapat dipertahankan bahkan kalau bisa ditingkatkan,’’ ungkap Made Mangku Pastika. Orang nomor satu di Bali itu menjelaskan, tahun ini diharapkan ada peningkatan raihan medali emas. Apalagi setiap provinsi lainnya juga dipastikan mempersiapkan diri dengan matang sebelum turun di ajang nanti. Jelas perebutan medali emas akan semakin sulit. ‘’Itu menjadi tantangan yang berat bagi atlet Bali untuk mempertahankan prestasi tersebut. Kami akui untuk mempertahankan itu memang berat. Namun dengan komitmen tinggi seluruh atlet dan pelatih diharapkan bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi,’’ harapnya. Para atlet juga diingatkan untuk menunjukkan yang terbaik karena keberangkatan mereka menggunakan uang rakyat dan
harus dipertanggungjawabkan. ‘’Setiap rupiah yang kalian gunakan tersebut adalah uang rakyat yang harus kalian pertanggungjawabkan. Jadi kalian harus berusaha mengukir prestasi sehingga uang rakyat yang keluar tersebut tidak percuma, ini bukan jalanjalan, jangan main-main dengan uang rakyat,’’ ucapnya. Untuk memompa semangat para atlet, Pengprov Bali lewat KONI Bali bakal memberikan apresiasi berupa bonus kepada setiap atlet yang sukses meraih medali emas, perak, dan perunggu. ‘’Meskipun nominalnya tidak terlalu besar dan masih jauh dari bonus daerah lainnya, namun tetap akan memberikan reward itu,’’ kata Made Mangku Pastika. Sementara itu, Ketum KONI Bali I Ketut Suwandi meminta para atlet tetap berjuang untuk mengamankan peringkat 10 besar sebelumnya. ‘’Jangan menyerah sebelum bertanding. Karena dengan tekad yang kuat, kami yakin akan mampu meraih yang terbaik untuk Bali,’’ jelas Suwandi
DKI Jakarta Kirim 900 Atlet Jakarta (Bali Post) Provinsi DKI Jakarta berencana akan mengirimkan 900 atletnya ke Pekan Olahraga Nasioal (PON) 2016 di Jawa Barat yang akan dibuka 17 September mendatang. ‘’Jumlah atlet DKI yang akan diturunkan sejumlah 902 orang yang turun di berbagai cabang olahraga,’’ kata Wakil Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI DKI Jaya Andri Paraonan, Jakarta, Jumat (2/9) kemarin. Atlet-atlet DKI Jakarta tersebut, lanjut Andri, akan mengikuti 621 nomor dari 756 nomor secara keseluruhan yang dipertandingkan di PON ke XIX tersebut dengan berbagai cabang unggulan yang diharapkan menjadi ladang medali. ‘’Cabang olahraga unggulan kami antara lain terbang layang, atletik, biliar, bowling, golf, catur, sepatu roda, bridge, softball dan baseball,’’ kata Andri. Para atlet tersebut, tambah Andri, dijadwalkan akan dikukuhkan secara resmi menjadi kontingen ibu kota Indonesia pada 7 September 2016 pukul 15.00 WIB mendatang di Balai Kota DKI Jakarta. ‘’Kontingen akan dikukuhkan oleh Ketua KONI DKI Raja Sapta Ervian dan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota,’’ katanya menambahkan. Sebagai informasi, DKI Jakarta menjadi juara umum pada gelaran PON ke XVIII di Riau 2012 lalu dengan mengumpulkan 323 medali yang terdiri dari 110 emas, 101 perak dan 112 perunggu. Di tempat kedua Jawa Barat dengan perolehan medali 279 yang terdiri dari 99 emas, 79 perak dan 101 perunggu. Disusul Jawa Timur dengan 256 medali (86 emas, 86 perak dan 84 perunggu). Persaingan dipastikan akan terjadi antara tiga provinsi teratas pada gelaran PON di Riau tersebut yang sama-sama menargetkan juara umum. (ant)
Bali yang menargetkan 20 medali emas, akan mengirim 363 atlet yang akan berlaga di 36 cabang olahraga dan didampingi 122 ofisial. Bali juga tampil di tujuh dari 12 cabor ekshibisi tahun ini. Pada PON XVIII di Pekanbaru Riau, Bali menempati peringkat ke-9 dari 33 provinsi, dengan perolehan 15 emas, 18 perak dan 30 perunggu. Kontingen Karangasem Sebanyak 12 orang atlet Karangasem, bakal berlaga ke PON XIX Jabar. Pelepasan 12 atlet dari delapan cabang dilakukan Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa, Jumat kemarin. Ke-12 atlet itu adalah Nengah Suardiana Putra dan Ni Komang Ari Kartini dari cabang balap sepeda. Wayan Adi Putra akan berlaga di voli indoor, Putu Juniarta Wibawa (voli pantai), Jamaludin (catur) dan Kadek Adi Wirawan (judo), Windhi Piniasari memperkuat kontingen kempo Bali, Hendra Dwi Santoso dan Yosephine Ayu R cabang taekwondo. Gede Agus Arianta dan Nanda Gustriani cabang panahan, serta Jekri Riwu, tinju. Wabup Artha Dipa didampingi Ketua KONI Karangasem Gede Suadi meminta para atlet PON asal Karangasem itu berjuang guna mempertahankan nama Bali. (kmb41/013/ant)
Bandung (Bali Post) Tim bola tangan putri Jawa Barat menang telak atas Jawa Tengah 36-9 pada partai pembuka pertandingan ekshibisi PON XIX/2016 Jabar di Lapangan Indoor Progresif Kota Bandung, Jumat (2/9) kemarin. ‘’Kemenangan pertama ini diharapkan menjadi awal yang baik, dan menjadi modal untuk merealisasikan target medali emas,’’ kata Ketua Umum Pengda Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Jawa Barat Enjang Rahmat. Pada laga pembuka di grup A tersebut, Jabar tampil mendominasi sejak awal pertandingan. Tampil dengan kostum merah-merah Jabar sulit dihentikan Jateng yang kalah postur. Strategi menusuk yang dilakukan tim Jabar lebih efektif daripada permainan serangan dari sektor sayap yang dikembangkan oleh tim Jateng. Putri Jabar yang merupakan juara pada Kejurnas Bola Tangan 2016 lalu itu menjadi salah satu yang diunggulkan di samping putri Kalimantan Timur dan DKI Jakarta. Putri Kalimantan Timur yang merupakan runner-up Kejurnas Bola Tangan 2016 itu mengawali pertandingan pada laga ekshibisi PON XIX/2016 Jabar dengan menghadapi tetangga daerahnya, Kalimantan Utara. ‘’Peta kekuatan bola tangan saat ini merata, meski
demikian kami berharap bisa mengamankan target,’’ kata Enjang. Sementara itu, Koordinator Pertandingan Bola Tangan Ekshibisi PON XIX/2016 Jabar Dede Tegar menyebutkan, pertandingan cabang bola takan akan digelar 2-8 September 2016. Cabang itu merupakan cabang olahraga ekshibisi yang dipertandingkan pertama. Tim putri Jabar tergabung di grup A bersama Jateng, Jatim dan DKI Jakarta, sedangkan grup putri dihuni oleh Kaltim, Kalimantan Utara, DI Yogyakarta dan Sumatera Selatan. Sementara tim putra diikuti oleh sembilan tim. Grup A putra dihuni oleh Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Banten dan Sumatera Selatan, sedangkan grup B ditempati oleh Jabar, Kaltim, Jatim, DI Yogyakarta dan DKI Jakarta. ‘’Semifinal digelar dengan sistem cros juara grup melawan runner-up grup, selanjutnya final akan digelar pada 8 September,’’ kata Dede Tegar. Bola tangan sendiri merupakan cabang olahraga resmi pada PON I tahun 1948 di Solo. Namun berikutnya cabang itu tidak dipertandingkan atau tidak menjadi olahraga resmi PON. Dan baru pada PON XIX/2016 kembali dipertandingkan meskipun untuk kategori cabang olahraga ekshibisi. (ant)
Made Alex Dwi Putra
Pasangan Sejati di Nomor Beregu PESILAT Made Alex Dwi Putra punya dua rekan lagi yakni Usman dan Muhsin di nomor seni beregu. Mereka menyumbang emas pada PON ke-18 di Riau 2012 silam. Akan tetapi, pada PraPON Wilayah III di Gorontalo, Alex/Usman/Muhsin harus puas mendapatkan perak, dan emas disabet pesilat DKI. ‘’Kami akui pesaing Bali di PON memang DKI dan tuan rumah Jabar,’’ terang pesilat yang lahir di Karangasem, 23 Mei 1987 ini. Anggota Satpol PP Badung ini merasa senasib bersama Muhsin dan Usman. Bahkan, sebelumnya trio pesilat ini turun di nomor tarung (wiralaga), namun nasibnya kurang beruntung, dan memutuskan pindah ke seni. ‘’Kami ini pasangan sejati yang langgeng, dan tak bisa dilepaspisahkan,’’ tutur putra kedua pasangan Made Suardana dan Ni Ketut Suartini ini. Untuk itu, mereka
bertekad ketiga personel tak mau dicopot salah satunya. ‘’Jangan kami digantikan salah satu personelnya, lebih baik kalau pensiun gantikan kami semuanya,’’ ujarnya. Pesilat beregu Alex/Usman/Muhsin eksis sejak 2005. Pada PON ke-17 di Kaltim 2008 mendapat perunggu, kemudian mendulang emas di SEA Games Myanmar 2013, menyabet emas pada Kejuaraan Dunia di Chiang Rai, Thailand (2013). Untuk event Porprov, mereka langganan emas untuk Badung, sejak 2005 di Buleleng, 2007 di Karangasem, 2009 di Badung, 2011 di Jembrana, 2013 di Denpasar, dan 2015 di Buleleng. Di PON Jabar, September ini, Alex tetap bertekad menyumbang emas. Alex sendiri menekuni seni bela diri warisan nenek moyang ini, sejak belum masuk SD, di PSPS Bakti Negara Ranting Gelogor, Denpasar. (nel)
Sabtu Umanis, 3 September 2016
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) z Jakarta : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com S&M Mgr,Accountants,Sous Chef, Legal Secretary,Reservat Mgr Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm www.concordservices-bali.com
B.BP.004.09.16.0000078
A.BP.001.08.16.0002118
B.BP.154.09.16.0000069
B.BP.141.09.16.0000034
B.BP.154.09.16.0000028
Dcr Sopir Pariwisata Bhs Inggris Aktif Max.30Th 081916548369
Dbthkn Sales&Logistic Lmrn Krm Jl.Ry Sempidi 18A Br.Kangin Sempidi Bdg 8450681/2
Dcr Penjahit/Tkg.Jahit/Tkg.Jarit Sebanyak-banyaknya Hub:0811 392032 Mahendradatta 777 Dps
Dbthkn Tng Guru Bhs.Inggris unt mngjr kursus,Hub.ktr Jl.P. Kmd 38X Dps Tlp.262854/224917
Dcr Perawat u/di Bedugul-Singaraja bsa Bahasa Inggris Hub: 08179773639
Looking for Staff Cook,Cook Helper.Send Your CV Along with Photographs Lates to:Sicilia Restaurant Phone:081338769689 Email:lasiciliabali@gmail.com
Dbutuhkan Sales Administration Service Administration & Chief Engineering Kirim CV ke: info@greengolfbuggy.com / Jl.Mahendradata Selatan No.101 Dps Tlp.4717030/4717031
Dcr Pria Serabutan SIM A Tdr dlam 081338744388 087861722648
A.BP.001.09.16.0000120
BillabongFO,NeedSPG/B/Um/Adm Send CV By Pass Ng Rai 116
Dcr Dokter Umum u/Klinik di Legian Send CV:itmsbali@dps.centrin.net.id
Dcr Manajer,U.PT LejelShopping Cab.Sgrj P/W Min S1 BsKomputer Dpt Bekerja Dgn Team Work Jjr, Disiplin,Bertanggung jawab,Krm CV ke Jl.Surapati 128 Sgr
A.BP.001.09.16.0000091
!Cr Adm,Supir,Sales08129878332 2/sanitarypersonalia@gmail.com
!!!Karyawati SMA/Diploma,Sukses Abadi Bgn Jl.Sunset Road Barat 888 Kuta
Dbthkn Sales Mrkting Pria/Wnt Brpglmn Dibid.Cat Min 2Th Bw Lmrn Lgs ke Jl.Gatsu Timur 88D Hb:0818590792 GajiMemuaskan,Insetif+UM
Bth Acc Payable(1)Spv Finishing (2)Sopir(3)syarat pendidikan min D3 Acc(1)SMA(2,3)Pnglman Min 1Th,Bisa Spet, Finish Meubel(2)Py Sim B1 Umum(3) Bw CV ke PT.Mardika Griya Prasta Jl.SekarSari No30 Dps T.467342 nengahmaryani@mgpwoodworks.com
A.BP.001.08.16.0002197
B.BP.004.09.16.0000065
Dcr Acct u/Pajak Dae Jimbaran novie.exotiktrading@gmail.com
A.BP.001.08.16.0002300
Bth Accounting Travel Hub.081338773773
A.BP.001.08.16.0002274
Dcr Adm min.SMA utk Kontraktor Lmrn ke Lakcons Jl.Cempaka 8 Dalung T:087862904007
A.BP.001.09.16.0000133
Bth.Mrketing Lls SMK/D1,P/W Hub:Graha Kita 18 Tlp.416088
A.BP.001.09.16.0000017
A.BP.001.09.16.0000101
A.BP.001.08.16.0002292
A.BP.001.08.16.0002237
!!Dicari Spa Manager Penga- Bth:Sopir(SIM A)+Helper Gudang Dcr Admin u/Garment,Dpt Bkrj laman Kerja Min3Th, Bhs Inggris Scr Team,menguasai Program Dtg/Kirim ke:CargoSari 6X Dps Aktif Minat bisa Email ke: Komputer.Hub.Tlp 8476829 / PO BOX 3802,Agung 081338674986 info.hrd@putribintanggroup.com B.BP.033.09.16.0000052 8475872 Kirim CV ke Telp:085333470104/082144481161 Cari Kasir&Terapist/W Kiu-Kiu Jl.Mertanadi No.73 Kerobokan B.BP.141.09.16.0000076 B.BP.004.09.16.0000021 Spa 081999718891/085102878199 Dcr Krywri beauty salon&Spa A.BP.001.09.16.0000024 Dcr Graphic Designer & di Gianyar.Wnt pglmn salon,fas Cr Adm Pembelian Pglm,Sopir B1 Accounting Hub.081936071174 A.BP.001.09.16.0000001 :Gaji,Mess(Tmpttinggal)U.Mkan Helper/Gudang,Hub/SMS Nita Dcr House Keeping Staff Min. +insentif Ibu Evi:0811399934 081337280907 PT.SKI GatsuIV/11 A.BP.001.09.16.0000130 SMK Bs English Hub:288446 A.BP.001.09.16.0000092 A.BP.001.09.16.0000105 Spa Recepsionist bisa Bahasa Cr Admin D3 Kdr Sdr+SIM Gj Umr Dcr Karywti u/di Warung Babi Inggris & Komputer.Peng min max35Th Krm:CV.Ernest Intan LC Guling Sari kembar T.Umar Brt 1Thn Seminyak Hub:081999626164 II Gg.4/5 Gatsu H.081586405343 A.BP.153.09.16.0000134 A.BP.001.08.16.0002120 Berpenglmn Gj 2Jt,081338665134 A.BP.001.09.16.0000132 Dbth:Bartender/Waiter/Waitress Dibth Sgr:Engineering/MainteDcr Kasir,Comisi,SPG,Sanur u/Restaurant Cabang Baru Krm: nance,Villa Manager,Villa SuTlp/SMS:081238311096 pervisor,HK,Exp min1Th,Max30Th Wah Wah Restaurant Jl.Laksmana A.BP.001.09.16.0000034 Pnampilan Menarik,CV:hr@nagisa 11A Basangkasa/SMS081339504747 Dcr Kasir,Staf Dapur, Waiter/ss -bali.com/lina@nagisa-bali.com Email:ariwibawaimade@gmail.com u/Resto di Renon 081916420095 A.BP.001.09.16.0000107
A.BP.009.09.16.0000090
A.BP.001.08.16.0000756
A.BP.001.09.16.0000068
Dcr Sopir untuk PBMC Jln.Hayam Wuruk 240 Dps
A.BP.001.09.16.0000011
B.BP.004.09.16.0000056
Dcr!Satpam(Bersertifikat),Peng Min 2Thn Krm ke PT.Prathama Line Logistics,Jl.Teuku Umar Barat No.128
A.BP.001.09.16.0000080
Villa Avalon in Canggu Looking for Experienced Engineering CV to:hrd@baliandvillas.com
A.BP.001.09.16.0000073
DcrTherapistMenipedi dll,Salon di kerobokan 08123833966 Gj Ok
B.BP.154.09.16.0000068
A.BP.001.09.16.0000015
Sgr Krywn/i Min.SMA 18-35Th Gj 1,8Jt Koko Ayam Discovery Shop ping Mall Hb.Sandy085264666166
A.BP.001.08.16.0002015
Dcr:3orang SPG,Max35th,Menarik & Luwes Kontrak Jk.Panjang, surat bw ke PT.Banoli, Jl.Buluh Indah 75 Dps.
A.BP.001.09.16.0000046
Dibthkn Sgr Staff Opr & Staff Rsv,Pria/Wanita,SLTA D3,S1, Mahir Komouter,Lam Lengkap ke PT.Probali Tours Jl.Pulau Singkep No.3B atau Email: hrm@probalitours.com
B.BP.004.09.16.0000058
A.BP.001.09.16.0000119
Dibutuhkan Driver u Clinic 24 Jam Hb.0361733301/081236021000
Dcr QS/Estimator&Pengawas Proyek Villa email:hrd.djb@gmail. com Ph.0361-9347196
Dibutuhkan Sgr Marketing & Customer Service PT Freight Express Bali,Jl By Pass Ngurah Rai 607 0361-710044,Email: fedpsfreightexpressindo.com
B.BP.154.09.16.0000066
Job Vacancy((PT.Greenbowl) Spv,Chef,Waiter/Waitress,Cook, Helper,Req:M/F,Vocational Education Catering,Honest&Through able to work w/team,fresh graduate’re welcome,good English. Hard Worker&Good Personality. Email CV to: sridani@greenbowl -indonesia.com / Phone:(0361)4723225
A.BP.001.09.16.0000125
Looking for:SPG,Good English, Good Appearance,energic for Gili Trawangan,Lombok085100050 706,infojob_garmen@yahoo.co.id
A.BP.001.08.16.0002329
Project Supervisor Utk Perusahaan Jasa Konstruksi,Syarat:S1 Teknik Sipil,Bisa Autocad,Pny Kendaraan Pribadi, Domisili Bali, Berniat Email ke: bituproof@gmail.com
A.BP.001.09.16.0000071
Puri Spa Sanur Bth Therapist Gj Pkk,Srvce,THR,H.08113869555
A.BP.001.09.16.0000088
Quarzia Boutique in Seminyak Looking for Senior SPG,Good Experience,Fluent English, CV to:malas@quarzia.it / (0361) 736644,Good Salary!!
Job Vacancy(Retail Industry): A.BP.001.08.16.0002288 Supervisor(1 year experience), Dibutuhkan Segera Sopir dan Cashier,Stocker,SPB/SPG.QualiA.BP.001.08.16.0002298 Admin Hub.087860183220 B.BP.004.08.16.0001238 Dcr SPG Wanita min 19Th bisa fications:M/F max.25YO,Single, A.BP.001.09.16.0000083 Reservasi utk Trvl Agt Email Inggris,Rajin,Ceria,Jujur, Dicari Engineering Honest&thorough,able toWork w/ CV ke hadriman@island-wave.com Tanggung Jawab,Gaji Besar, Hub.08124627259 team,fresh graduate’re welcome A.BP.001.09.16.0000095 A.BP.001.09.16.0000066 Pglm/tdk Hub:085737410738 Good English,Hard Worker&Good Resto&Hotel Bth Staff,Gj Tnggi Dicari Guru Bimba u/anak 3-6th office@featherandfind.com Fasilitas Dijamin 082266036588 Personality.Email CV to: srida wanita S1/msh klh 081239022222 ni@greenbowl-indonesia.com / B.BP.004.09.16.0000059 A.BP.001.09.16.0000048 A.BP.001.09.16.0000127 Dcr Sales Herbal,D3 Kdr Sdr+ SPV Keu P/W Max 35Th,D3 Keu Phone:(0361)4723225 Dicari PRT Wanita Tinggal dlm Sim C/A,Gaji2,5+Bonus Max 40Th A.BP.001.09.16.0000122 Pnglm 1Th,Mengrt Jurnal Dsr Hub.083114051980 Krm:CV.Ernest,Intan LC II Gg. Kuliah gratis di Eropa/Canada+ Acc Mhr Msoff S’ware Acc B.BP.004.09.16.0000062 IV No.5 Gatsu HP:081586405343 kerja+loan+gaji 081933025599 Email:e.sofyan@frestive.com Dicari Sopir Kantor Pemerintah A.BP.001.08.16.0002119 A.BP.001.09.16.0000129 CC:made.wirtayasa@frestive.com Punya SIM A Hub.089660662560 Dcr Security,Sertifikat,Bw CV Larissa Klinik Bth Terapis,SMU A.BP.001.08.16.0001917 A.BP.001.09.16.0000077 ke Ktr Siaga86,Jl.Pendidikan /SMK,Ass Spv,Wnt Max35Th Jujur Sgr Adm/Sekertaris085333124775 Dicari Staf Entry Data 62 Dps T.710644 H:085737782974 E:goredcarpet888@gmail.com Wanita,Freelance,089668043266 Jl.T.Umar Graha Mahkota B18-20 A.BP.001.09.16.0000102 A.BP.001.09.16.0000070 B.BP.004.09.16.0000061 Dps Tlp:234025 Dcr Sgr Kry Lk max25Th Adm Garmen Bth Sgr Sopir SIM A A.BP.001.09.16.0000097 Sls Conter,Mekanik,Sopir SIM A Prodksi Bs Design Grafis krm Lam Dcr Sopir+OB Max.30Th SIM A Dibthkan Satpam Min.SMA Domi- Hub:08179728394,082341632326 Looking for Reservation Staff &Spr Truk SIM B1 Dealer Honda Jl.Apit Telaga No.12/16/Peguya A.BP.001.08.16.0002278 Jujur,Rajin,utk Prsh Dtg Lgs sili Gianyar Hub.297837 BPR must be expert&good English Kharisma P.Dewata Di Gatsu Brt Hotel Tugu Bali is Looking to ngan Dps Utara 085100480049 ke:Mahendradata 78C H:8466303 Suadana Jl.Raya Celuk /Hari Kerja A.BP.001.09.16.0000072 both in written&Oral,high A.BP.001.08.16.0001808 A.BP.001.08.16.0002133 fill the following position: B.BP.004.09.16.0000057 Staff Komp(Excel,Win) English Dcr Sgr Personalia(pglmn,max salary T.0361-9381372-4490319 Dicr SPG utk Butik diHotel Bhs Public Relations & Online Dcr Stocker/Tng Bgn Gudang u/ A.BP.001.08.16.0002146 Fresh Graduated 081338278481 35Th),Acct Mngr(Wanita,bs Lap Garmen bs Computer085100050706 Ing/komp Hub:08123860469 Marketing Manager (fluent in A.BP.001.09.16.0000069 Urgent Marketing dan Bagian A.BP.001.09.16.0000035 Keu,Pjk),Kurir (L)&Crew(L) Krm written & oral English and E:infojob_garmen@yahoo.co.id Urgently required spa manager, Gudang Laki Laki Minimal D3 Dibthkan!! Junior Accounting A.BP.001.08.16.0002330 CV ke sri.focus@yahoo.com charming personality) Javanese Yoga Trainer,Experienced&EngliA.BP.001.09.16.0000042 PMA Kerobokan Cari Admin+Photobisa kerja Team Kirim CV Email (bs MYOB)&Sales Executive.CV Please Send CV and Recent sh,Outgoine personality Please Dcr Sopir B1 Tng,Angkat Max 40 shop Full/Part-Time Hub:087761 : widyapubali@gmail.com ke admin@giligilifastboat.com Photograph to apply to hrd@nandinibali.com Th Lmrn:Jl.Moh.Yamin 8 No.6 0361-772683 Tlp:0361-766274 686237 / info@de-lighting.com bali@tuguhotels.com A.BP.001.09.16.0000103
B.BP.141.08.16.0001243
B.BP.154.09.16.0000067
B.BP.004.09.16.0000063
B.BP.004.09.16.0000060
B.BP.120.09.16.0000079
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Dijual Mobil Camry 2.4 V Warna Hitam Th’2010 Hub.081 151 0588 B.BP.164.09.16.0000020 DAIHATSU
Sirion’13 TgI Mls Jl.Lembusora I Gg.III/IIIA No.4 A.Yani Utr
A.BP.001.09.16.0000117
Taruna Th’2000 Lengkap 3 TV Harga 75Juta/Nego Mulus Hub:081246387400/0361423005 A.BP.001.09.16.0000106 NISSAN
HYUNDAI
Djl BUC Hyundai Excel Thn’2002 Biru Metalik Hp.087861234584
A.BP.001.09.16.0000076
HONDA
BUC NewAccord’06Akhir DK LowKM Jok Klt Brg Simpn,081805330222 B.BP.164.09.16.0000080
Brio’2014 Satya Htm 119Jt+Jazz RS’08Merah AT 146/085100856999
SUZUKI
**Tnh 1A,270Jt/A BudukAbianbase Jl6m,081237666809/081238920022
DIJUAL RUMAH Dijual Cepat Uma Seni Boutique Yaris S Th’2009 Putih Manual Hotel LT.2.000M2 Ada Kolam VR17 Istimewa Hub.085737609623 Renang,Kesiman,Denpasar Hub: B.BP.164.09.16.0000081 Adri S.087809821296/0823872006 Rush S’2012 AT Hitam 96 Tanpa Perantara Asli Bali 085101522889 pribadi TOYOTA
A.BP.001.08.16.0001815
SINGARAJA
Jl Rmh:Jl Tambora I/49 T55/105 Liligundi Permai.H:0811398154 A.BP.001.09.16.0000013
DISEWAKAN RUKO Dikont Ruko Lt2,By Pass Sanur 89B BUC Murah 081337555138 B.BP.154.09.16.0000070
DIJUAL MOBIL
SPA
KOMPUTER
RUPA-RUPA
AC
PELUANG BISNIS
BENGKEL LAS
RUPA-RUPA
DIJUAL MOTOR
BENGKEL LAS Free
RUPA-RUPA
esign
D
Money Back Guarantee �
ALUMINIUM
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
BENGKEL LAS
A.BP.001.08.16.0002093
RUPA-RUPA
A.BP.001.09.16.0000099
OvrKtrk Kost10Th,7Kmr diPanjer Hub:08179706037,081999005626 A.BP.001.09.16.0000078
DIJUAL TANAH !!!Djl Tanah di Pulau Karimun Jawa,Pinggir Pantai Sisi Barat L=1Ha Akses Jl Ry Arah AirPort Serius Hub.081805591989 B.BP.141.09.16.0000075
Djl Tnh 100m2 Bakung Tohpati Dentim 585Jt Nego 085237106225
A.BP.001.09.16.0000121
SERVICE
A.BP.001.09.16.0000115
35A Megati Tbn Aspek cck Villa Kebun Perum 085100764194 Pmlk Candi Dasa 10A dkt Puri Bgs & Jasi Jl Raya 34A 085237670584
Tnh 2,5A Induk Pengilian+3A BabakanCanggu 350Jt,082147454248
A.BP.167.09.16.0000104
KOST Kos Fas Lnkp Jl.Seruni dkt Gor Ngr Rai Hrg.1,5 H:087861207988
Jual Tnh Istimewa 15 Are cocok Rumah Ling Aman Jl.GuritaI Dps Hub:085954040909/0895601308278 Tnh SHM 40Are Lok.Jl.Pesagi Pura Puseh Ujung Ds.Karangasem H:082208228141/081913334140 TP
A.BP.001.08.16.0002033
A.BP.001.09.16.0000089
Rmh Sgr LT.143m2 Lok.Perumahan Wana Asri No.32 Abianbase Kapal 3KT,2KM,1RT,1RK.TP Hub:081337042283
A.BP.001.09.16.0000018
B.BP.141.09.16.0000073
A.BP.001.09.16.0000131
Dijual Rumah LT.100m2 LB.72m2, Lokasi Jl.Mudutaki VI/Kav.7 Tegal Jaya-Dalung Gatsu Barat Hub.081236530883
A.BP.001.08.16.0001606
Urgent!!! Jual Rumah Jl.Tibung Sari(Gatsu Barat)LB210m2 Lt2A 3KT,S.Pool Hrg.1,8M Nego Hub.081353128825
A.BP.001.09.16.0000084
B.BP.141.09.16.0000050
Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5m Pav Cas/Krdt,081337332121
A.BP.001.09.16.0000093
Livina XV A/T’2010 H.118Jt Avanza G’10 H.118Jt,Yaris TRD’ 2014 H.219Jt,Rio AT’13 H.149Jt Terano’05 H.119Jt,Fortuner GLux’11 H.269Jt,Jl.Bedugul 107
APV Arena GX’13 Putih Manual AsDK Prbd Mulus, 082160617081
Dijual Rmh Ls.135m2 G.Soputan TmnWiraUmadui C/8.081283833917
B.BP.004.09.16.0000064
Dijual Tanah Lok.Pecatu 20Are Dekat Dengan Villa Manis View Bagus Hub:08174732631
A.BP.001.09.16.0000004
Djl Tanah 1,5A Jln.Lembusora Gg.Arjuna,Aspal 082146253039 A.BP.001.08.16.0002128
Djl Tanah 1,8Are Jl.Trengguli Gg.IV D3 Penatih 087860146777 A.BP.001.09.16.0000126
Djl Tanah 5Are dekat By Pass Mantra Pering T.08123923726 BU A.BP.001.09.16.0000020
Djl Tnh 2A Junjungan Ubud H.081999009003 A.BP.001.09.16.0000118
SERVICE
A.BP.001.09.16.0000079
B.BP.164.09.16.0000082
Urgent! Jual Tanah 3Are Hrg550 /Are Jl.Tkd.Balian Gg.Nuri/ Renon Hub.081353128825 A.BP.001.09.16.0000016 SINGARAJA
!!!Djl Tanah 4Are Lok.Pemuteran Singaraja Minat Serius Hub.081805591989 B.BP.141.09.16.0000074
DISEWAKAN TEMPAT Disewakan Tempat uk.12x8 cck R.Mkn,Tk Baju/dll Waturenggong 56 Dps Hub:081916420008 A.BP.001.09.16.0000081
SALON
SERVICE
DISEWAKAN TANAH Tanah Sebelah GWK ± 8-10Are Hub:08123907431/081238900234 A.BP.001.09.16.0000007
KONTRAKTOR Borong Rumah Jadi,Bahan Plus Upah Hp/WA:0811301502 B.BP.817.08.16.0001232
RUPA-RUPA 18%/th Simpanan Koperasi 100jt jangka waktu 6bln 081337380202 A.BP.001.09.16.0000128
Anda Bth Modal Kerja? Jmn Sertifikat,Proses Cpt S.Bunga Menurun Hub.Gede 081353237772 A.BP.001.09.16.0000087
Djl Kepiting Soka/Cangkang Lunak,hrg tambak,eceran/partai besar;Dcr Distributor area Bali/Jawa-0811380691 B.BP.154.09.16.0000071
Jual Obral Lemari Antik+Isinya Ex Artshop H:081239363581 A.BP.001.09.16.0000124
BIRO JASA
BIRO JASA
SEREMONIAL
18
Sabtu Umanis, 3 September 2016
Satpol PP Diminta Tertibkan Antisipasi Harga Jelang Galungan, Pasar Murah ’’Diserbu’’ Warga ’’Guide’’ Mandarin Jakarta (Bali Post) Disparda Bali dan Satpol PP akan melaksanakan penegakan hukum di bidang pariwisata bersinergi dengan Asita dalam mengimplementasikan Perda No.5 Tahun 2016 tentang Pramuwisata. ‘’Satpol PP diharuskan menertibkan warga negara asing yang melanggar hukum dengan melakukan praktik pariwisata di Bali,’’ kata juru bicara Komite Pasar China DPP Asita Hery Sudiarto dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat (2/9) kemarin. Urgensinya, kata Hery, dirasakan perlu terhadap warga negara Cina yang bekerja secara ilegal di bidang pariwisata. Padahal kunjungan mereka di Bali menggunakan fasilitas bebas visa, tetapi melakukan kegiatan menjemput dan mengantar wisatawan di bandara selaku pramuwisata, juga sebagai guide memimpin perjalanan wisman di destinasi Bali. Bahkan ada yang menjual paket-paket wisata dengan harga di bawah batas kewajaran, dan ada juga yang berpraktik sebagai fotografer pre-wedding. Sebelumnya Asita Bali telah mengajukan referensi pramuwisata yang magang untuk melayani wisatawan Cina, dalam mengatasi kekurangan tenaga pramuwisata berbahasa Mandarin. Daftar referensi diajukan kepada Kadisparda dan ditembuskan ke Satpol PP dengan harapan mendapat perlindungan dari kemungkinan gangguan oleh
pramuwisata warga asing yang bekerja secara ilegal tersebut. Anggota Asita lainnya, Chandra Salim, mengungkapkan tercatat sekitar 1.300 orang pramuwisata Indonesia berbahasa Mandarin tahun 2010, di mana saat itu turis Cina berkunjung berkisar tiga ratus ribu orang. Sekarang jumlah turis Cina satu juta, maka jumlah pramuwisata berlisensi jelas kurang. BPW dan Asita diminta agar segera menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan secara swadaya, sehingga menghasilkan Pramuwisata Mandarin yang memiliki sertifikasi kompetensi sebagai syarat mendapatkan KTTP (Kartu Tanda Profesi Pramuwisata). Itu bisa dengan menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah ada di Daerah dengan demikian bisa dengan cepat menghasilkan pramuwisata-pramuwisata berbahasa
Mandarin. Mereka yang telah mendapatkan pendidikan dan lulus sertifikasi kompetensi berhak mendapatkan KTTP (sementara) yang berlaku satu tahun. Kemudian BPW dan Asita boleh mengajukan kepada Disparda agar dilakukan Ujian Pengetahuan Budaya Bali dan bila lulus bisa mendapatkan KTTP tetap yang berlaku selama tiga tahun. Herman mengatakan hal yang sama. Menurutnya, hal itu sangat merusak pasar di Bali, yaitu maraknya praktik warga asing dari Cina di Bali yang secara ilegal berpraktik layaknya operator tur atau travel agent, dengan menawarkan dan menjual paket-paket wisata yang harganya jumping, jauh di bawah harga yang masuk akal. ‘’Akibatnya kualitas produk dan pelayanan wisata Bali bisa tercemar, tata niaga rusak. Itu pun akan ditertibkan,’’ janjinya. (010)
Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung berusaha melakukan antisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Solusinya, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah, Jumat (2/9) kemarin. Pasar murah yang digelar di depan kantor Bupati Klungkung ini mendapat apresiasi warga. Indikasinya, baru saja dibuka sekitar pukul 08.30 Wita, pasar murah yang digelar bersama Bulog Divisi Regional Bali dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Klungkung ini langsung diserbu warga. Dari pantauan di lapangan, warga yang menyerbu pasar murah ini tidak hanya kalangan PNS, juga masyarakat umum. Mereka terlihat antusias berbelanja di pasar murah ini. Sejak sekitar pukul 08.30 Wita sudah diserbu warga bahkan hingga pukul 09.40 Wita sudah 50 persen lebih barang yang dijulan habis terjual. ‘’Yang paling laku terjual buah-buahan untuk upacara. Sudah tiga mobil pick-up mengantarkan buah-buahan kemari, semuanya hampir habis terjual,’’ ujar salah seorang panitia, Permana, kemarin. Dari pasar murah ini,
kata Permana, pihak panitia tidak hanya menyediakan barang berupa sembako, tetapi juga bumbu dapur, buah dan berbagai bahan upacara menjelang hari raya Galungan. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan warga, panitia menyediakan beras sebanyak 500 kilogram, gula pasir 200 kilogram, minyak goreng kemasan 1 liter 4 dus, telur 10 kerat, bawang merah 50 kilogram, jajanan pasar, buah – buahan serta berbagai bahan upacara agama. Harga barang yang dijual juga jauh dibawah harga pasaran. Seperti halnya harga bawang merah di pasar rata-rata dijual Rp 42 ribu per kilogram, namun di pasar murah ini hanya dijual Rp 32 ribu per kilogram. Begitu pula harga gula pasir normalnya Rp 14.000, di dijual Rp 12.500/kg. Harga telur ayam biasanya dijual di pasar Rp 1.500 per butir, dijual Rp 1.000 per butir. Sama halnya harga beras 5 kilogram dijual Rp 53.000. Padahal harga beras dengan jenis yang sama di jual di pasar Rp 54 ribu per 5 kilogram. Wakil Bupati Klungkung Made Kasta didampingi Sekda Putu Gede Winastra dan Asisten II Ketut Suayadnya sempat hadir memantau jalannya pasar murah ini. Maklum, warga
Bali Post/kmb
PASAR MURAH - TPID Klungkung menggelar pasar murah di depan Kantor Bupati Klungkung, Jumat (2/9) kemarin. yang menyerbu pasar murah ini tidak hanya dari kalangan PNS, namun juga dari masyarakat umum. Salah seorang warga bernama Rudani mengaku gembira dengan pasar murah tersebut. Apalagi harga yang dijual sangat jauh di bawah harga di pasar tradisional. ‘’Harganya lebih murah Rp 5 ribu sampai Rp 7 ribu per kilogram di pasaran. Jadi kita lebih sedikit untuk menghemat,’’ kata Rudani. Selaku Ketua TPID, Sekda Winastra hanya berharap
pasar murah itu dapat menekan kenaikan harga di pasar, menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Bahkan, kata Winastra, tim TPID juga sengaja mendatangkan distributor dan pedagang–pedagang besar untuk ikut pasar murah tersebut. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa menjangkau harga barang yang dibeli. ‘’Pasar murah ini kita rutin laksanakan tiga kali setahun khusus jelang hari raya besar agama,’’ ujar Winastra.(kmb)
19
Sabtu Umanis, 3 September 2016
Komjen Syafruddin Temui Ketua DPR-RI
Jakarta (Bali Post) Kepala Lembaga Pendidikan Kepolisian (Kalemdikpol) Komjen Pol. Syafruddin menemui Ketua DPR-RI Ade Komarudin di ruang kerja Ketua DPR, Jumat (2/9) kemarin. Kehadiran Komjen Syafruddin dilakukan setelah Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyerahkan secara langsung surat dari Presiden Joko Widodo terkait pengajuan nama Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Pol. Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Ketua DPR Ade Komarudin menjelaskan, Syafruddin merupakan kawan lama, dan pada beberapa minggu terakhir dirinya sering berkomunikasi. ‘’Kami sering ketemu. Semalam, dua hari yang lalu juga,’’ kata Ade. Menurut Ade, pertemuannya hanya merupakan pertemuan pertemanan. ‘’Saya berteman dengan bapaknya. Anak saya bungsu sekelas juga. Kami punya hubungan spesial keluarga. Jadi bukan urusan pekerjaan. Tidak terkait BIN atau lain,’’ jelasnya. Saat ditanya apakah dalam pertemuan itu Syafruddin meminta dukungan kepadanya untuk menggantikan jabatan yang akan ditinggalkan Komjen Budi Gunawan menjadi Wakapolri, Ade mengatakan pertemuannya dengan Syafruddin hanya kebetulan bertepatan dengan isu jabatan Wakapolri yang akan ditinggalkan Budi Gunawan. ‘’Beliau ini (Syafruddin) kalaupun iya dan insya Allah iya, jangan mendahului Tuhan toh, kan yang teken Pak Tito (Kapolri Jenderal Tito Karnavian), atasan Pak Tito kan juga Presiden RI. Saya legislatif,’’ katanya. Saat diminta pandangan terhadap sosok Syafruddin untuk menduduki jabatan Wakapolri, Ade menilai Komjen Syafruddin pantas untuk menduduki jabatan tersebut. ‘’Mungkin subjektif, tetapi sangat… sangat oke. Bukan karena teman saya ya. Sangat cocok dan tepat,’’ ujarnya. Komjen Syafruddin mengatakan keputusan siapa yang akan menduduki posisi Wakapolri sepenuhnya merupakan kewenangan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Komjen Syafruddin mengatakan siap menjalankan amanat Kapolri apabila ditugaskan untuk menduduki jabatan tersebut. ‘’Saya siaplah,’’ kata Syafruddin. Sehari sebelumnya (Kamis, 1/9) Syafruddin mengaku sempat bertandang ke Istana Kepresidenan, namun ia enggan membeberkan perihal keberadaannya di Istana Kepresidenan tersebut. (kmb4)
Harus Terawat
Dari Hal. 1
Pemerintah harus menjaga agar pertanian dengan sistem subak yang terkenal di dunia dirawat dan dilestarikan. Sistem irigasi juga harus terawat dari hulu ke hilir. Alih fungsi lahan pertanian harus ditekan agar kawasan jalur hijau tetap terjaga karena sangat bermanfaat bagi kesehatan, ketenangan, keindahan, yang tentunya menarik bagi wisatawan. Pariwisata Buatan Sementara itu, Ketua Program Doktor Pariwisata Universitas Udayana Prof. Dr. Komang Gede Bendesa, MADE., Jumat (2/9) kemarin, mengatakan di Indonesia khususnya Bali, daya tarik atraksi buatan masih berada di bawah pariwisata alam maupun pariwisata budaya. Bahkan lebih spesifik lagi, atraksi buatan bisa dikatakan tidak berjalan lancar di Bali. ‘’Pemerintah mestinya menyadari pembangunan man-made tourism di Bali enggak berjalan lancar karena minim dukungan masyarakat,’’ ujarnya. Namun, pemerintah di Bali cenderung tetap mengatakan bahwa Bali mesti berubah. Jika ingin mendatangkan banyak wisatawan, tidak sematamata mengandalkan budaya dan alam, tetapi juga atraksi buatan. Kemudian sekarang ada rencana reklamasi Teluk Benoa. Padahal, menurutnya, reklamasi tidak cocok dengan pariwisata budaya Bali. ‘’Reklamasi akan mengubah wajah Bali. Kami khawatirkan Bali tidak akan lagi menarik setelah reklamasi,’’ jelas mantan Dekan FEB Unud ini. Di sisi lain, lanjut Bendesa, pemerintah selalu berhipotesa kalau Teluk Benoa berhasil maka akan menguntungkan Bali secara ekonomi. Selain itu, akan ada 200.000 lebih lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Padahal, tidak ada hubungan langsung antara reklamasi dengan pengurangan pengangguran dan kemiskinan. ‘’Bekerja di sektor pariwisata harus memenuhi persyaratan kompetensi tertentu, sementara orang miskin dan pengangguran karena keterbatasan secara ekonomi mereka tidak
melanjutkan pendidikan sesuai kualifikasi yang dibutuhkan sektor pariwisata,’’ jelasnya. Menurut Bendesa, pemerintah semestinya taat pada roh pengembangan pariwisata di Bali yakni pariwisata budaya berdasarkan Tri Hita Karana. Sesuai filosofi Tri Hita Karana, pembangunan di Bali harus berlandaskan asas keseimbangan dan harmoni. Keseimbangan pembangunan bisa diwujudkan dengan mendistribusikan investasi sektor pariwisata dari Bali Selatan ke kawasan Bali lainnya. Sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata Prof. Dr.I Gde Pitana mengatakan, pariwisata budaya di Indonesia diminati 60% wisatawan. Jauh lebih tinggi bila dibandingkan pariwisata alam sebanyak 35% dan pariwisata buatan 5%. ‘’Untuk Bali, data terakhir kebudayaan itu sekitar 63%. Jadi pariwisata budaya itu menjadi tujuan utama, daya tarik utama, dan persepsi utama. Bahwa setelah sampai di Bali dia (wisatawan) juga melaksanakan di luar budaya, itu tidak masalah karena dalam pariwisata tidak ada single motivation,’’ ujarnya. (kmb32)
Bali Post/ant
DESA BALI - Warga membawa sesembahan pada upacara ‘’ngenteg linggih’’ dan ‘’ruwah bumi’’ sebagai tanda syukur serta akan terus menetap sebagai tempat tinggal di Desa Bali Sadhar Utara Kecamatan Banjit, Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, Kamis (1/9). Ruwah bumi atau persembahan rasa syukur dari masyarakat Lampung asal Bali yang telah hidup di daerah itu selama 50 tahun dilakukan secara gotong royong dan menjadi salah satu potensi wisata budaya di provinsi itu.
Model Satelit
Dari Hal. 1
Model pemetaan lainnya bisa dilakukan dengan pemanfaatan model satelit yang dimiliki oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Dengan model ini bisa terlihat lahan yang bisa dimanfaatkan menjadi sawah dan tanah yang telah menjadi kawasan permukiman. ‘’Badan Informasi Geospasial
(BIG) mempunyai kemampuan melakukan pemetaan dan ke depan tidak ada lagi perbedaan data mengenai luas lahan,’’ tambah Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. Saat ini, komoditas gula membutuhkan lahan seluas 286 ribu hektar untuk pembangunan pabrik gula baru, 490 ribu hektar untuk pabrik gula eksisting dan 380 ribu
Pusat Air
Dari Hal. 1
Pihak berwajib telah meningkatkan langkah menyemprotkan insektisida dan membersihkan air tergenang demi mencegah berkembangbiaknya nyamuk. Namun banyak orang yang mengaku juga menghindari pusat-pusat air
bersih luar ruangan yang populer di negeri ini dan menyirami diri mereka dengan materi pembasmi demi menghindari digigit nyamuk. ‘’Mencegah lebih baik daripada mengobati,’’ kata Tomas Quong, seorang warga Filipina yang sudah bekerja di Singapura selama lima
Poros Maritim Dari Hal. 1
Xi Jinping mengemukakan Indonesia dan Cina perlu memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam memadukan visi jalur sutra maritim abad ke-21 dan poros maritim dunia, memperluas kerja sama di berbagai bidang seperti infrastruktur, investasi, perdagangan, keuangan dan lainnya. Tak hanya itu, Presiden Xi juga ingin memperkuat hubungan dan kerja sama antarmasyarakat kedua negara melalui pertukaran kebudayaan, pendidikan, kesehatan, dan media. Cina, tambahnya,
akan mendukung ASEAN, termasuk komunitas ASEAN melalui konsultasi bersama Indonesia di berbagai forum internasional, untuk bersamasama memajukan kepentingan negara-negara berkembang. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan dukungan kepada Cina yang untuk kali pertama menjadi tuan rumah KTT G-20. Pada pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Maritim Luhut Pandjaitan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri
hektar untuk pabrik gula rafinasi. Sedangkan komoditas jagung membutuhkan tambahan luas lahan 500 ribu hektar dengan nilai investasi sebesar Rp 4,1 triliun. Sementara itu, komoditas sapi telah diminati oleh sembilan perusahaan untuk investasi dan membutuhkan tambahan luas lahan hingga satu juta hektar dengan nilai investasi Rp 14 triliun. (ant)
tahun. ‘’Itulah mengapa saya mengenakan lengan panjang.’’ Beberapa penggemar game mobile Pokemon Go juga menjadi lebih khawatir sehingga gerombolan orang di sekitar hotspot Pokemon di seantero Singapura menjadi berkurang. (ant)
Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita serta Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong. (ant)
Aspek Analisis
Dari Hal. 1
Fahri mengaku dalam kurun sepuluh tahun terakhir, dia mencatat Budi Gunawan lebih mengedepankan aspek analisis dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota Bhayangkara, sehingga cocok memimpin BIN. ‘’Selama 5-10 tahun terakhir saya lihat dia lebih banyak nulis buku. Artinya apa? Dia lebih suka analisis. Nah dia punya kemampuan analisis yang baik sehingga tepat jika diusulkan sebagai Kepala BIN,’’ ungkapnya. Dia berpendapat kehadiran Mensesneg Pratikno yang menyerahkan secara langsung surat pergantian Kepala BIN kepada DPR menandakan keinginan Presiden Jokowi agar proses pergantian Kepala BIN dilakukan secepat mungkin oleh DPR. Mengenai alasan pergantian Kepala BIN, Fahri juga berpendapat bahwa kasus mantan Menteri ESDM Archandra Tahar yang ternyata memiliki dua kewarganegaraan menjadi salah satu catatan dari Presiden Jokowi. ‘’(Presiden) butuh indera tajam, seperti kasus Arcandra,
mungkin saja jadi catatan, kok presiden enggak dikasih tahu ada menteri dwikewarganegaraan, sebetulnya itu wilayah BIN,’’ kata Fahri. Menurut Fahri, BIN berfungsi sebagai indera presiden untuk menyaring persoalan sebelum presiden memberikan keputusan. ‘’Presiden punya hak prerogatif memutuskan siapa yang jadi pembisik utama dia, dan kepala BIN, mata, telinga dan rasa presiden, indera presiden. Orangnya mesti dia percaya, yang dianggap mampu menjadi mata telinga dan indera presiden,’’ katanya. Berdasarkan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara, kepala BIN diangkat dan diberhentikan oleh presiden setelah mendapat pertimbangan DPR. Pertimbangan DPR disampaikan paling lambat 20 hari kerja sejak surat permohonan pertimbangan calon kepala BIN diterima DPR. DPR tidak menyetujui atau menolak calon kepala BIN yang diajukan presiden, tetapi sekadar memberi catatan dan pertimbangan. (kmb4)
Duryodhana Yakin Arjuna Tidak Bisa Menembus Jayadratha
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Tiga Puluh Tiga)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
DURYODHANA berkata, jika putra ketiga Pandu itu tidak bisa membunuh Jayadratha, maka seluruh bumi ini, oh Karna, dengan semua gunung, air dan hutanhutannya akan tampak cemerlang untuk kubu Kuru. Karena kita akan menikmati kelanjutan kehidupan tanpa sebuah duri pun. Oh pemberi kehormatankehormatan, kelihatan Partha tanpa memiliki keyakinan tentang apa yang bisa dilakukan terhadap Jayadratha. Hal itu akan membuat sumpah Arjuna gagal. Pada pertempuran ini dia akan dibuat sengsara oleh Takdir itu sendiri. Sumpah yang dia ambil jalannya salah arah! Tanpa diragukan lagi, oh Karna, pemakai mahkota, putra Pandu itu, harus membuang sumpah atas pembantaian Jayadratha. Sumpah itu justru untuk kehancurannya sendiri! Bagaimana, oh putra Radha, ketika engkau masih hidup Phalguna bisa membantai penguasa Sindhu itu, sebelum matahari pergi ke bukit-bukit Asta? Bagaimana Dhananjaya dapat membantai Jayadratha dalam pertempuran
ini ketika yang belakangan dilindungi Raja Madra, dan oleh Kripa yang terkenal itu? Bagaimana Vibhatsu itu yang kelihatannya didorong Takdir, mendapatkan penguasa Sindhu itu ketika yang belakangan itu dilindungi putra Drona, diriku sendiri dan juga Duhsasana? Banyak pahlawan yang akan terlibat pada pertarungan ini. Matahari sudah tergantung rendah di langit barat. Partha tidak akan dapat mendekati Jayadratha, apalagi membunuhnya pada pertempuran, oh pemberi kehormatan-kehormatan. Karena itu, oh Karna, dengan diriku sendiri dan para prajurit kereta perkasa lainnya, putra Drona dan penguasa Madra, Kripa, bertarung dengan Partha. Kami mengusahakan dirimu sendiri dengan segala keteguhan dan tekad kuat. Demikian Karna disapa putra paduka, oh tuan. Putra Radha itu menjawab kepada Duryodhana, orang yang utama di antara keturunan Kuru, dengan kata-kata ini, ‘’Badanku terluka parah ketika diserang pada pertempuran oleh
pemanah pemberani, Bhima itu. Vrikodara mampu menyerang dengan hujan-hujan anak-anak panah berulang-ulang. Oh pemberi kehormatan-kehormatan, aku pasti hadir. Karena orang seperti aku ini harus hadir di sini. Dihanguskan panah-panah Bhima yang sangat kuat itu, setiap anggota tubuhku menderita kesakitan. Sakit itu sangat menyiksa diriku. Bagaimanapun aku bertarung terbaik dengan mereka, karena kekuatanku masih belum pulih? Hidupku sendiri ini memang untukmu. Aku akan berusaha dengan kekuatanku yang terbaik, sehingga orang utama dari putra-putra Pandu, Arjuna itu, tidak berhasil membantai penguasa Sindhu itu. Selama aku bertarung, aku akan menembakkan panah-panahku yang diasah, Dhananjaya yang gagah perkasa yang dapat menarik busurnya dengan seimbang baik dengan tangan kiri dan kanan sama baiknya, akan tidak berhasil mendapatkan penguasa Sindhu itu. Semuanya berjuang dengan menahan cinta dan kasih sayang kepadamu. Semua mengharap
demi kebaikanmu yang mungkin dilakukan olehku. Oh engkau dari keturunan Kuru, kemenangan itu tergantung Takdir. Aku pada pertempuran ini akan berusaha dengan kekuatan terbaikku, berjuang demi penguasa Sindhu dan juga mencapai kebaikanmu. Oh raja, kemenangan itu tergantung pada Takdir. Dengan mengandalkan kejantananku, aku akan bertarung
dengan Arjuna hari ini, demi kepentinganmu. Oh macan di antara manusia, kemenangan adalah tergantung Takdir. Oh kepala keturunan Kuru, biarlah semua pasukan hari ini melihat pada pertempuran yang dahsyat ini. Pertempuran yang terjadi antara diriku sendiri dan Arjuna, akan benar-benar membuat rambut semua orang berdiri tegak. (bersambung)
Sloka 9.20 Trai-vidya mam soma-pah puta-papa yajnair istva svar-gatim prarthayante te punyam asadya surendra-lokam asnanti divyan divi deva-bhogan Mereka yang mengenal ketiga Veda, yang meminum sari soma – sakramen suci — dan telah dibersihkan dosa-dosanya, memuja-Ku, dengan pengorbanan, memohon jalan untuk svarga. Setelah sampai pada dunia suci Sang Indra ini – svarga loka - mereka menikmati kenikmatan-kenikmatan suci, yang biasa dinikmati para dewa.
balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Umanis, 3 September 2016
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
Banjar Sakenan Baleran
Konser 3 Dekade Cinta Chrisye Sukses Hibur Penonton
KONSER 3 Dekade Cinta Chrisye sukses digelar di Taman Ismail Marzuki belum lama ini. Konser yang melibatkan diva pop senior hingga penyanyi muda ini juga untuk mengenang 10 tahun wafatnya Chrisye yang jatuh pada 30 Maret 2017 mendatang. Raisa Andriana atau Raisa membuka konser dengan salah satu hits milik Chrisye, ‘’Hura-hura’’. Lagu berirama ceria itu mendapat iringan paduan suara dari Ussy Pieters Choir. Di lagu kedua Raisa yang mengenakan gaun hitam abu-abu memilih lagu tempo pelan, ‘’Mungkinkah’’. Penyanyi dari generasi muda lainnya, Mika Tambayong juga tampil memikat di hadapan ratusan penonton. Berbalut gaun hitamnya, Mika membawakan lagu ‘’Damba di Dada’’. Dia juga sukses membawakan hits milik Chrisye lainnya, ‘’Merepih Malam’’. ‘’Lagu-lagunya juga cukup sulit ya, bangga banget bisa jadi bagian dari acara ini. Ini konser tiga dekade, jadi aku mewakili yang paling muda,’’ ujar Mika saat jumpa pers usai pertunjukan. Sementara itu, penyanyi senior seperti Vina Panduwinata, Harvey Malaihollo tak kalah saing dengan para penyanyi muda. Vina membawakan lagu Chrisye ‘’Bawalah Diriku Selamanya’’ dan ‘’Kisah Insani’’, sedangkan Harvey membawakan lagu ‘’Serasa’’. Marcell Siahaan yang juga ikut bagian di konser ini membawakan lagu ‘’Pagi’’ dan ‘’Kau Ternyata’’. Vina yang memanggil dirinya Mama Ina, mengatakan bahwa banyak yang tak tahu jika lagu yang dibawakannya sarat dengan jiwa Chrisye. Sebanyak 17 lagu yang dipopulerkan oleh Chrisye dilantunkan dengan aransemen baru. Penonton mendapat suguhan segar dari para penampil di konser yang menarik tiket masuk mulai Rp 300 ribu hingga Rp 1,5 juta itu. (pik)
Fungsikan Balai Banjar
SEIRING perkembangan zaman, fungsi balai banjar tampaknya semakin meluas. Misalnya, di daerah perkotaan, sejumlah balai banjar berfungsi ekonomi. Ada yang difungsikan sebagai toko, kantor LPD, koperasi dan Taman Kanak-kanak. Meski ‘’disulap’’ untuk sejumlah kegiatan ekonomi, balai banjar sebagai tempat penyelenggaraan rapat warga desa (paum - red), kegiatan posyandu, pelestarian seni dan budaya, masih tetap bisa berjalan tanpa mengganggu roda perekonomian dari fungsi balai banjar itu sendiri. Di Tabanan sendiri, salah satu balai banjar di wilayah Desa Delod Peken yakni Banjar Sakenan Baleran, dikatakan Klian Dinas
desa setempat I Putu Juniartha, sudah sejak tahun 2000 telah dimanfaatkan sebagai toko yang menjual beragam aksesoris dan boneka. Hasil dari sewa toko ini kemudian masuk ke kas banjar yang nantinya dimanfaatkan untuk kegiatan banjar ataupun kegiatan lainnya, tentunya dengan persetujuan pengurus dan anggota banjar setempat. ‘’Sejak direnovasi tahun 1994, balai banjar Sakenan Baleran ini dibangun dua lantai. Sepengetahuan saya, sistem sewa ini sudah berlangsung sejak lama, dan uangnya memang masuk ke kas banjar untuk mem-back-up kegiatan-kegiatan, baik di banjar ataupun lainnya,’’ jelasnya. Meski di bagian bawah balai banjar
Balai Banjar Sakenan Baleran, Tabanan
nyampaikan penghargaan kepada PPI Hamburg dan PPI Jerman yang bekerja sama dengan Abaton Kino memutar film itu. Usai pemutaran ‘’Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2’’, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar
Bali Post/bit
Bali Post/ist
D’Bonnar Segera Luncurkan Album
MENCIPTAKAN hasil karya dengan usaha dan modal sendiri kiranya bukanlah hal mudah. Setidaknya ini dirasakan D’bonnar, grup band pengusung lagu berbahasa Bali asal Karangasem. Pasalnya, untuk dapat merampungkan rekaman album ke-2 mereka harus sabar mencicil materi album sedikit demi sedikit dan menyelesaikannya tahap demi tahap. Meskipun masih dalam proses dan belum menargetkan kapan akan diluncurkan, grup ini sudah mulai memperkenalkan dua lagu yang akan ada di album mereka nanti. Dua lagu yang sudah selesai direkam dan mulai diperkenalkan melalui radio-radio di Bali, ‘’Tresna Muani Desa’’ dan ‘’Widiadari Cara Sampi’’. ‘’Materi lain masih dalam proses rekaman. Jadi sambil jalan kami mulai memperkenalkan karya baru kami,’’ jelas Sunarjaya, vokalis D’bonnar. Dijelaskan, ‘’Tresna Muani Desa’’ menceritakan pemuda desa yang mengagumi wanita kota. Karena ingin memiliki si dambaan hati, meskipun sedikit rendah diri dia tetap berjuang dan memberanikan diri merayu wanita kota pujaan hatinya. Sedangkan lagu ‘’Widiadari Cara Sampi’’ adalah lagu lucu tentang persahabatan dua pemuda yang sama-sama tertarik dengan sosok idamannya. Dari belakang tampak seksi dan menggoda, namun setelah didekati ternyata adalah waria. Nama D’bonnar muncul sejak 10 Oktober 2011. Nama ini merupakan singkatan dari band nak Karangasem yang di tengah nama ditambahkan huruf O sebagai simbol sebuah lingkaran yang tiada putus, sebagai cerminan untuk semangat terus berkarya tiada henti. Hingga saat ini D’bonnar masih didukung formasi Sunarjaya (vokal, gitar), Wayan Sikiarta (gitar), Senged Dep (bass) dan Kadek Udi (drum). (win)
Asosiasi FKUB Indonesia Gelar Rapat Pleno I
’’Ada Apa Dengan Cinta 2’’ Menarik Perhatian di Hamburg FILM ‘’Ada Apa Dengan Cinta (AADC) ke-2’’, yang bercerita tentang cinta Rangga dan Cinta yang terdiam selama 14 tahun dan akhirnya takdir mempertemukan mereka, telah menarik perhatian pecinta film di Hamburg, Jerman. Film yang diproduksi Miles Productions yang dirilis pada April 2016 diputar di bioskop Hamburg, Abaton Kino, demikian Pensosbud KJRI Hamburg Indri Rasad kepada Antara London, Jumat (2/9) kemarin. ‘’Pemutaran film ‘Ada Apa dengan Cinta 2’, yang dibintangi pemeran film sebelumnya, Dian Sastrowardoyo sebagai Cinta dan Nicholas Saputra sebagai Rangga, diadakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Hamburg bekerja sama dengan PPI Jerman didukung KJRI Hamburg. Pemutaran film ini yang disutradarai Riri Riza tersebut juga dalam lingkup rangkaian tur promosi para pemain, kru, dan penulis puisi ke beberapa negara di Eropa, yakni Jerman, Swiss dan Belgia. Hamburg, Jerman merupakan kota perdana yang dikunjungi rombongan tersebut dihadiri oleh pemain film utama, Nicolas Saputra, Adinia Wirasti dan penulis puisi M. Aan Mansyur disambut hangat warga kota itu dan sekitarnya. Lebih dari 150 penonton datang dari berbagai kota di Jerman, antara lain Hamburg, Hannover, Bremen, Berlin, dan kota-kota lainnya menyaksikan film percintaan itu. Kegiatan yang dikemas dalam durasi 3,5 jam tersebut diawali dengan sambutan Konsul Jenderal RI Hamburg Ibu Sylvia Arifin yang me-
telah disewa menjadi toko, namun diakuinya, tidak mengganggu fungsi utama balai banjar. Di lantai atas juga digunakan sebagai tempat menyimpan seperangkat gong dan untuk kegiatan rapat kecil. ‘’Kalau kegiatan paum atau sangkep kami punya tempat lain yang lebih luas, kalau di balai banjar kondisi parkir yang tidak memungkinkan,’’ ucapnya. Tidak hanya itu, meski secara tidak langsung ada kegiatan seni budaya di balai banjar setempat, dikatakan Juniarta, para muda-mudi tetap memberikan hasil karya terbaiknya. Terbukti dalam event lomba kesenian yang digelar oleh salah satu banjar di wilayah kecamatan Tabanan, muda-mudi di Sakenan Baleran bisa mendapatkan juara. (kmb28)
film. Kru dan pihak panitia juga menyediakan suvenir film yang dapat dibeli. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang diwarnai dengan antusiasme seluruh penonton untuk dapat mengabadikan diri bersama pemeran film tersebut. (ant)
SETELAH dideklarasikan beberapa waktu lalu, Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia menggelar rapat pleno nasional pertama. Bali menjadi tuan rumah penyelenggaraan rapat pleno nasional I ini dan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (1/9) hingga Sabtu (3/9) hari ini di Hotel Grand Shanti, Denpasar. Peserta rapat pleno nasional ini yakni para Ketua FKUB se-Indonesia. Mengawali penyelenggaraan rapat pleno nasional I, FKUB Provinsi Bali menerima para delegasi asosiasi dalam sebuah pertemuan dan jamuan makan malam pada Kamis (1/9) malam di Pendopo Agung Puri Den Bencingah, Klungkung. Turut hadir Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Pangdam IX/ Udayana, Kapolda Bali, Danrem 163/Wirasatya, Danlanal, Dandim serta Kapolres Klungkung, Kepala Kantor Wilayah Pertahanan, serta Ketua FKUB kabupaten/kota se-Bali. Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada para delegasi di Bali sekaligus mengapresiasi
FKUB Bali yang telah menjamu dengan baik. ‘’Kegiatan semacam ini sangat penting di Indonesia dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Beragam suku agama ras dan golongan, hendaknya dijadikan amanat untuk menciptakan masyarakat yang maju aman damai dan sejahtera,’’ jelasnya. Sudikerta juga mengingatkan supaya kerukunan di Bali tetap dijaga, sebab pada hakikatnya perpecahan adalah sumber utama dari konflik. ‘’Hadapi berbagai tantangan, salah satunya persaingan yang tidak sehat karena bisa menimbulkan kerawanan. Apabila ini tidak diantisipasi dengan baik, maka akan mengarah pada terjadinya konflik. Kuncinya, bangunlah komunikasi antarFKUB yang ada di seluruh Indonesia,’’ terangnya. Sementara itu, Ketua Asosiasi FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan, pertemuan ini digelar bertujuan untuk meningkatkan persaudaraan, guna tetap terawatnya kerukunan antarsesama dalam wadah
NKRI. ‘’Kita dapat menyampaikan kondisi daerah masingmasing. Untuk dapat saling tukar pandang dan memetik hal positif. Kerukunan akan melahirkan kedamaian, serta kedamaian adalah prasyarat pembangunan nasional,’’ ujarnya yang juga Ketua FKUB Bali ini. Kepada para pejabat yang hadir, Ida Pangelingsir meminta untuk turut menyebarluaskan kabar baik tentang keberadaan
asosiasi ini. ‘’Asosiasi ini sebagai mitra kerja pemerintah dalam berperan menciptakan kerukunan antarumat beragama di Indonesia,’’ ujarnya. Sementara untuk keseluruhan kegiatan rapat pleno nasional sepenuhnya digelar di hotel dengan agenda membahas dan menetapkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), kepengurusan, logo/ lambing, hymne, mars dan program kerja. (kmb12/k100)
Bali Post/ist
FKUB - Ketua Asosiasi FKUB Indonesia/panglingsir puri menyampaikan sambutan selamat datang kepada delegasi dan tamu undangan seluruh Indonesia.