Skip to main content

Edisi Kamis 03 Mei 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 243 TAHUN KE 70 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis pon, 3 mei 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Tak Pilih Warna, Warga Sanur Yakin Mantra-Kerta Unggul 80 Persen

SIMAKRAMA - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), saat ‘’masimakrama’’ dengan warga Desa Talibeng, Sidemen, Karangasem.

Koster-Ace Siap Fasilitasi Generasi Milenial Kembangkan Perekonomian Desa

GENERASI milenial yang akrab dengan teknologi, menarik minat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Koster ingin generasi milenial bisa diberdayakan untuk mendorong bergeraknya roda perekonomian di pedesaan. ‘’Kita butuh generasi milenial untuk bisa memanfaatkan teknologi untuk membangun perekonomian desa,’’ ujar Koster di hadapan ratusan warga Desa Talibeng Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem, Senin (30/4). Salah satu gerakan yang akan digagas oleh Koster untuk memberdayakan generasi milenial adalah mencetuskan gagasan satu desa satu produk yang bisa dijadikan unggulan. Nantinya, produk unggulan dari masingmasing desa se-Bali itu akan dipasarkan secara online. Pada titik itulah peran generasi milenial diperlukan. Khusus untuk mengembangkan kemampuan generasi milenial di Karangasem, Koster menggagas membangun universitas negeri akademi komunitas. Pendidikan tingkat lanjut dengan program studi Diploma 1 dan 2 itu nantinya akan difokuskan pada upaya

pengembangan dan keterampilan Pemkab Karangasem sesuai kebutuhan pasar. ‘’Program studinya nanti pariwisata, spa, industri kreatif dan macam-macam lainnya yang sesuai dengan kebutuhan Bali,’’ kata Koster. Hal itu dilakukan agar Bali memiliki sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan terampil di bidang yang memang diperlukan, utamanya berkaitan dengan pertumbuhan perekonomian masyarakat di desa-desa. ‘’Kita punya lahan seluas 10 hektar di Tulamben. Nanti dibangun di sana universitas negerinya itu. Gratis untuk masyarakat, dananya dibiayai APBD Provinsi Bali. Pelatihannya nanti juga ada di sana. Ada asramanya, bukunya ditanggung, semua ditanggung pemerintah,’’ paparnya. Universitas semacam itu sudah dibangun oleh Koster di Jembrana dan Gianyar. ‘’Tujuannya supaya masyarakat tidak mampu bisa meneruskan pendidikan ke universitas. Pihaknya juga berkomitmen akan meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Karangasem melalui pembangunan bidang pendidikan. Hal. 19 Pendidikan Gratis

KPK Proses Eksekusi Novanto Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan proses administrasi untuk mengeksekusi mantan Ketua DPR-RI Setya Novanto. Sebelumnya, baik KPK maupun pihak Novanto tidak akan mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. ‘’Ya setelah ini tentu proses administrasi hingga nanti KPK akan lakukan eksekusi terhadap Setya Novanto,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (2/5) kemarin. Menurutnya, dengan tidak bandingnya Novanto mempertegas bahwa seluruh bantahan dan sangkalan sebelumnya tidak relevan lagi. ‘’Sudah terang dan jelas bahwa korupsi e-KTP terbukti di pengadilan,’’ ucap Febri. Setelah inkracht, pihak Novanto wajib membayar uang pengganti sesuai amar putusan hakim. ‘’Mengacu ke Undang-undang Tipikor, jika tidak dibayar maka dapat dilakukan penyitaan aset dan dilelang untuk negara. Kami harap pihak Setya Novanto kooperatif dan membayar seluruh denda dan uang pengganti nantinya,’’ kata Febri. Dalam perkara korupsi e-KTP, Novanto telah divonis 15 tahun penjara ditambah denda Rp 500 juta

subsider tiga bulan kurungan ditambah pembayaran uang pengganti 7,3 juta dolar AS (sekitar Rp 65,7 miliar dengan kurs Rp 9.000 per dolar AS saat itu) dikurangi Rp 5 miliar yang sudah dikembalikan Novanto. Vonis lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang menuntut agar Setya Novanto dituntut 16 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan serta membayar uang pengganti sejumlah 7,435 juta dolar AS dan dikurangi Rp 5 miliar subsider 3 tahun penjara. Majelis hakim yang terdiri atas Yanto sebagai ketua majelis hakim dengan anggota majelis Frangki Tambuwun, Emilia Djajasubagja, Anwar dan Sukartono juga mencabut hak politik terdakwa untuk menduduki jabatan tertentu selama beberapa waktu. Sebelumnya pengacara Novanto, Maqdir Ismail, mengatakan Setya Novanto ingin berkontemplasi (merenung) saat menjalani vonis 15 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim kepadanya dalam perkara korupsi KTP-elektronik (e-KTP). ‘’Alasan pokoknya, bukan cuma lelah menghadapi perkara, tapi karena mau melakukan kontemplasi terhadap perjalanan perkara ini,’’ katanya. (ant)

RIBUAN massa tumpah ruah memadati dua titik yang menjadi lokasi kampanye akbar pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), di kawasan Sanur, Rabu (2/5) kemarin. Baik di Geria Gede Banjar Taman Sanur maupun di halaman Jaba Pura Pantai Mertasari Sanur, ribuan warga asal Sanur dan Kecamatan Denpasar Selatan dan sekitarnya pada umumnya ingin mendengarkan secara langsung visi-misi dan program dari paslon Mantra-Kerta. Pada kedua acara tersebut, hadir pula para perwakilan Koalisi Rakyat Bali (KRB) Provinsi Bali, KRB Kota Denpasar, relawan Rai Mantra, relawan Sudikerta, relawan De Gadjah dan seluruh masyarakat lainnya. Hadir juga beberapa anggota DPRD Bali, DPRD Kota Denpasar, dan anggota DPR-RI Ida Bagus Sukarta dari Partai Gerindra. Hal. 19 Telah Bertekad

Pembagian Sembako ’’Maut’’

Bali Post/ant

SEMBAKO - Sejumlah warga berdesakan untuk mengambil sembako gratis saat acara ‘’Untukmu Indonesia’’ di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (28/4). Namun, acara itu berbuntut petaka. Dua orang dinyatakan tewas, diduga pinsan dan terinjak-injak di tengah kerumunan massa yang berebut sembako. Korban tewas adalah Muhammad Rizki Saputra (10) dan Mahesa Junaedi.

Nilai UN SMA/SMK 2018 Diumumkan Hari Ini

Rata-rata Tertinggi IPA Naik, IPS dan Bahasa Turun dari Tahun Lalu Ujian Nasional 2018 untuk SMA/SMK, Kamis (3/5) ini akan diumumkan secara serentak. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali, nilai rata-rata tertinggi program IPA untuk SMA yakni 84,10. Prestasi ini naik dibandingkan tahun 2017. Ketika itu untuk IPA rata-rata tertinggi 81,54. Sementara IPS dan program Bahasa mengalami penurunan. Tahun ini 79,45 untuk IPS. Sementara Bahasa rata-rata tertingginya 76,17. Tahun lalu IPS (79,48) dan Bahasa (77,22). Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, S.H., M.H. menjelaskan, jumlah siswa yang mengikuti UN jenjang SMA/MA ada 30.115 orang dan jenjang SMK 30.181 orang. Hasilnya, peringkat terbaik perolehan nilai rata-rata hasil UN SMA sederajat 2018 di Pulau Dewata diraih SMAN 1 Denpasar. Prestasi ini diraih pada program IPA dengan jumlah nilai rata-rata sekolah 84,10. TIA Kusuma Wardhani menjelaskan, untuk nilai rata-rata tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Bali untuk UN program Bahasa yang mengujikan enam mata pelajaran yakni 50,84, Program IPA (60,87), Program IPS (48,57), Program Keagamaan (52,40), dan UN SMK (191,79). ‘’Hasil UN 2018 tidak menyangkut jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus, karena kelulusan siswa menjadi kewenangan masing-masing satuan pendidikan. Ini tidak terlepas dari fungsi UN tidak lagi menentukan kelulusan, di mana kelulusan sepenuhnya ditentukan pihak sekolah melalui rapat dewan guru. Demikian juga hasil UN tidak lagi sebagai persyaratan masuk perguruan tinggi, sehingga peran UN semakin kecil,’’ ujar TIA Kusuma Wardhani, Rabu (2/5) kemarin. TIA juga menegaskan, peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik,

JP Morgan Kembali Jadi Diler SUN

Jakarta (Bali Post) – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai bank investasi asal Amerika Serikat yang sempat diputus kontraknya oleh pemerintah Indonesia, JP Morgan, mengalami perubahan positif. ‘’Setelah evaluasi selama satu tahun, kami menganggap bahwa itu adalah sesuatu perubahan positif dan kami mengembalikan lagi JP Morgan sebagai bank persepsi dan salah satu diler surat utang negara,’’ kata Sri Mulyani usai pertemuan Presiden Joko Widodo dengan pimpinan JP Morgan di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (2/5) kemarin. Menkeu mengatakan JP Morgan meninjau ulang riset mereka dengan cara mengubah protokol dan mekanisme. Sebelumnya, riset JP Morgan yang menurunkan peringkat Indonesia dua peringkat menjadi underweight dari overweight dianggap informasi negative, sehingga Kementerian Keuangan memutus kontrak dengan perusahaan itu sebagai diler SUN pada

awal 2017. ‘’Waktu 2016 saya membuat keputusan karena waktu itu produk riset JP Morgan memiliki judgement yang tidak prudent dan bisa menimbulkan market swing,’’ kata Sri Mulyani. Dalam pertemuan selama sekitar 45 menit tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menkeu dan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Sementara CEO JP Morgan Chase Bank Jamie Dimon didampingi oleh Managing Director & Senior Country Officer (CEO) Indonesia Haryanto T Budiman. Sebelumnya, Kementerian Keuangan kembali menunjuk JP Morgan Chase Bank NA sebagai Diler Utama Surat Utang Negara sesuai Surat Penunjukan Nomor S-45/MK.8/2018 tertanggal 17 April 2018. Keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menyebutkan penunjukan JP Morgan Chase Bank NA sebagai Diler Utama berlaku efektif sejak 2 Mei 2018. (ant)

KAMPANYE - Pasangan calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), di tengah-tengah ribuan massa dalam kampanye di kawasan Sanur, Denpasar Selatan, Rabu (2/5) kemarin.

mengikuti UN dan lulus USBN sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh satuan pendidikan. ‘’Kelulusan peserta didik ditetapkan melalui rapat dewan guru,’’ tegas TIA Kusuma Wardhani. Terkait pascapengumuman hasil UN dan kelulusan ini, pihak Disdik Provinsi mengimbau siswa jangan melakukan konvoi di jalan raya dan mencorat-coret seragam. Ia juga mengharapkan para siswa punya kesadaran tidak merayakan kelulusan secara berlebihan, sebab proses pendidikan dan perjuangan meraih masa depan tidak terhenti begitu saja pascapengumuman hasil UN dan kelulusan. (win)

10 Besar Sekolah Rata-rata UN Tertinggi Program Bahasa

Program IPA

Program IPS

Jenjang SMK

SMAN 1 Mengwi (76,17) SMAN 1 Singaraja (72,36) SMAN 1 Sukawati (71,69) SMAN 2 Amlapura (71,63) SMAN 4 Singaraja (67,25) SMAN 1 Kuta (67,14) MAN 1 Jembrana (66,14) SMAN 2 Semarapura (65,40) SMAN 1 Kubutambahan (64,83) SMAN 1 Busungbiu (64,08).

SMAN 1 Denpasar (84,10) SMAN 4 Denpasar (83,60) SMAN 2 Amlapura (80,11) SMAN 1 Gianyar (79,16) SMAN 3 Denpasar (77,68) SMAN 7 Denpasar (75,05) SMAN 1 Singaraja (73,53) SMA CHIS Denpasar (73,16) SMAN 6 Denpasar (73,03) SMAN 1 Kuta (72,70)

SMAN 3 Denpasar (79,45) SMAN 7 Denpasar (77,66) SMAN Bali Mandara (76,40) SMAN 1 Gianyar (73,22) SMAN 1 Denpasar (72,42) SMAN 4 Denpasar (70,70 SMA CHIS Denpasar (69,71) SMAN 1 Singaraja (69,07) SMA Dyatmika Denpasar (68,74) SMAN 2 Amlapura (66,93)

SMK Farmasi Saraswati 3 Denpasar (269,06) SMKN Bali Mandara (265,77) SMKN 2 Denpasar (259,57) SMK Farmasi Bintang Persada (254,52) SMK Dwijendra Denpasar (244,91) SMK Penerbangan Cakra Nusantara Denpasar (236,14) SMK Kesehatan PGRI Denpasar (235,40) SMKN 4 Denpasar (234,05) SMK Pariwisata Harapan Denpasar (227,35) SMK Pembangunan Denpasar (225,50) Sumber: Disdik Bali


denpasar

2

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Pintu Masuk Lapangan Lumintang Kurang Ditata Denpasar (Bali Post) – Lapangan Lumintang Denpasar selain untuk kegiatan olahraga, juga sering dijadikan tempat upacara serta acara resmi lainnya. Namun, penataan lapangan tersebut belum dilakukan dengan baik. Seperti trotoar di pintu masuk utama yang berada di sebelah barat, belum ditata. Akibatnya, ketika ada kegiatan resmi seperti upacara bendera, banyak yang tersandung karena antara trotoar dengan pinggiran lapangan cukup tinggi. M e l i h a t ko n d i s i i n i , S e kda Kota Denpasar AAN Rai Iswara berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang (PUPR) untuk segera menata trotoar itu, karena ada banyak keluhan terkait dengan tingginya pinggiran lapangan. “Ini mohon segera diturunkan, karena untuk pintu masuk,” ujar Rai Iswara, Rabu (2/5) kemarin. Rai Iswara mengatakan, penataan ini harus segera dilaku-

Konsultan Pengawas Kapal Dibui 16 Bulan Denpasar (Bali Post) Setelah rekanan dalam pengadaan kapal ikan Inkamina 30 GT divonis bersalah dan dihukum masing-masing empat tahun dan dua tahun, Rabu (2/5) kemarin giliran konsultan pengawas divonis bersalah. Dia adalah Sudarsoyo. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, terdakwa oleh majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi dihukum selama setahun empat bulan (16 bulan) dan denda Rp 75 juta subsider empat bulan kurungan. Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebelumnya, JPU Junaedi Tandi dan kawan-kawan di hadapan majelis hakim pimpinan Esthar Otavi, menuntut supaya terdakwa Sudarsoyo yang merupakan konsultan pengawas itu ditun-

tut pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp 100 juta subsider enam bulan kurungan. Terdakwa disebut bersalah secara bersama-sama dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi menyalahgunakan kewenangan, kesempatan yang ada padanya karena jabatan atau kedudukannya yang dapat merugikan keuangan negara. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor, sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Sebelumnya, jaksa dalam beberapa pertimbangannya menguraikan bahwa terdakwa yang ditunjuk sebagai konsultan pengawas sekal-

igus konsultan manajemen konstruksi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, membuat gambar dan desain kapal sesuai spesifikasi teknis yang harga per satu unit kapal mencapai Rp 1,4 miliar. Namun dalam perjalanannya, sebagaimana keterangan saksi, terdakwa melaksanakan kewajiban tidak sesuai dengan konstruksi dan speks dalam perencanaan atau tidak sesuai dengan yang disyaratkan dalam peraturan BKI. Bahkan, terdakwa tidak mengawasi pengerjaan tujuh unit kapal yang dilaksanakan Suyadi (penuntutan terpisah). Atas perbuatannya, nelayan atau penerima bantuan tidak mau menerima kapal karena tidak sesuai dengan speks. Akibatnya, negara dirugikan. (kmb37)

Bali Post/kmb36

GARIS POLISI - Anggota Ditreskrimsus Polda Bali memasang garis polisi di TKP di Jalan Bedahulu Nomor 39 Denpasar.

Sindikat ”Cyber Fraud” Tempati Rumah Mewah

Denpasar (Bali Post)Pascadigerebek, Kanit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Bali Kompol Wayan Wisnawa Adi Putra bersama anggotanya mendatangi TKP di Jalan Bedahulu Nomor 39 Denpasar Barat, Rabu (2/5) kemarin. Polisi memasang police line di pintu belakang rumah mewah tersebut. Dari pantauan di TKP, rumah tersebut sangat mewah. Selain lahannya luas, bangunannya berlantai dua dan stil Bali. Kondisi di dalam rumah acak-acakan, sisa makanan, pakaian dan kursi berantakan. Ruang tamu dan ruang makan serta dapur dipasang peredam. Wakapolda Bali Brigjen Pol. Wayan Sunartha mengatakan, saat ini sedang dilakukan pendataan oleh penyidik Ditreskrimsus. Polda juga sering membahas orang asing, bahkan berkoordinasi dengan Imigrasi agar melakukan pendataan. Selain itu akan bersinergi dengan Imigrasi melakukan pendalaman. “Kalau ada tindakan kriminalnya, kepolisian terus mendalami. Saat ini,

kepolisian juga menunggu translater mendampingi para tersangka,” tegasnya. Mantan Kepala BIN Daerah Bali ini mengungkapkan, kendala dalam pengawasan sudah menjadi atensi pihak Imigrasi, terutama pemeriksaan paspor dan visa. Terkait kasus ini, penyidik langsung menghubungi Konsulat Tiongkok dan pihak Imigrasi. “Bali saat ini memang menjadi salah satu destinasti wisatawan asal Tiongkok. Nanti kita lihat hasil pendalaman tim gabungan. Terkait bebas visa, itu merupakan kebijakan. Namun kalau banyak yang masuk, tentu kita meningkatkan pengawasan dalam masuknya wisatawan asing. Bapak Kapolda sangat serius mengantisipasi adanya ini, bahkan membentuk tim secara terpadu,” tegas mantan Kapolresta Denpasar ini. Menurut informasi salah seorang warga setempat, rumah itu dikontrak sejak Februari lalu. Rumah tersebut milik keluarga salah satu puri di Denpasar. Sedangkan pemiliknya bekerja di Jakarta, sehingga rumah

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : Vaksinasi JE Belum Tuntas Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

itu dikontrakkan. “Saya sering ngobrol dengan tukang kebunnya yang berasal dari Kerawang, Jawa Barat. Awalnya di sana tinggal pegawai PU (Dinas PU). Karena harga kontrakannya naik terus, pegawai PU itu keluar,” tegasnya. Selanjutnya, rumah itu dikontrak oleh sindikat penipu via internet tersebut seharga Rp 185 juta. “Anehnya, langsung deal harganya. Tidak nawar lagi,” ujar wanita yang enggan disebut identitasnya ini. Ia mengaku tidak tahu berapa orang yang tinggal di rumah tersebut. Menurutnya, hanya tukang kebun yang sering keluar rumah dan ngobrol dengannya. Sementara sumber lainnya mengatakan, Ditreskrimsus sedang menunggu kepolisian Tiongkok untuk menjemput pelaku. Hasil pemeriksaan awal, mereka hanya sebagai pekerja melakukan penipuan dan ada pengendali atau gembongnya. “Pelaku yang diamankan di tiga TKP satu sindikat. Mereka dipekerjakan untuk menipu. Jumlah sasarannya banyak sehingga gembongnya merekrut banyak orang,” kata sumber yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Sedangkan Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Pol. Anom Wibowo, Selasa (1/5) mengatakan mereka leluasa datang ke Bali. Pasalnya, Bali merupakan daerah pariwisata sehingga tidak ada curiga. “Beda kalau mereka datang ke Papua atau Jawa, pasti dicurigai. Informasi kepolisian Tiongkok, selain di Indonesia mereka beraksi di Malaysia, Laos dan negara lainnya,” tegasnya. (kmb36)

kan, karena lapangan tersebut sering dijadikan tempat upacara. Ketika acara resmi seperti itu, berbagai kalangan akan hadir. “Kita khawatir nanti ada yang tersandung,” katanya. Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Denpasar Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta mengatakan siap untuk melakukan penataan. Pihaknya akan menurunkan trotoar yang akan dijadikan pintu masuk ketika ada kegiatan resmi. “Kami siap untuk menata itu. Segera kami lakukan,” katanya. Sebelumnya, Pemkot Denpasar sudah melakukan beberapa penataan di areal kawasan tersebut. Seperti keberadaan arena barmain untuk para penghobi skateboard, taman lalu lintas, serta penataan taman di pinggiran lapangan. Bukan hanya itu, di sebelah utaranya juga telah dilengkapi dengan kolam yang dilengkapi dengan air mancur. (kmb12)

Vaksinasi JE Belum Tuntas Puskesmas Diminta Layani yang Tercecer

Denpasar (Bali Post) -

Dalam rangka mencegah penyebaran virus Japanese Enchepalitis (JE), Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar telah menggelar vaksinasi JE sejak Maret lalu. Pada tahap awal telah menyasar sekolah-sekolah. Setelah sekolah, giliran posyandu dan banjar-banjar yang disasar. Kendati demikian, sampai saat ini masih ada anak-anak yang berusia sembilan bulan hingga 15 tahun belum divaksinasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Ni Luh Putu Sri Armini mengatakan, hingga saat ini vaksinasi virus JE di Kota Denpasar telah menyasar anak-anak. Namun cakupannya belum 100 persen. “Sekitar lima persen anakanak wajib vaksin belum divaksinasi. Oleh karena itu, segera ajak mereka ke puskesmas,” ujar Sri Armini ditemui di sela-sela peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Lumintang, Rabu (2/5) kemarin. Menurut Sri Armini, puskesmas harus tetap melayani anak yang ingin melakukan vaksinasi JE. Bahkan vaksinasi tersebut tidak dipungut biaya. Meski waktunya terakhir hingga akhir April lalu, namun kini masih bisa dilayani dan tetap gratis. “Saya mengimbau kepada semua warga yang anaknya belum divaksin, maka segera ajak ke puskesmas terdekat untuk divaksin JE,” katanya. Guna memaksimalkan cakupan ini, kata Sri Armini, Diskes juga akan melakukan sweeping ke masing-masing lokasi untuk mengecek anak yang belum divaksin. “Kami akan melakukan sweeping karena masih ada yang tersisa. Kita mohon segera dilakukan vaksin,” katanya. Sri Armini menambahkan, Diskes Kota Denpasar dalam pelaksanaan vaksinasi ini menargetkan anakanak yang berusia sembilan bulan hingga 15 tahun di wilayah Kota Denpasar dapat terpenuhi. Adapun kegiatan ini dilaksanakan

menyasar 521 sekolah, yang terdiri dari PAUD, TK, SD, dan SMP di seluruh wilayah Kota Denpasar, 471 posyandu, banjar-banjar, puskesmas dan rumah sakit. “Bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi JE dapat melaksanakan vaksinasi di puskesmas atau rumah sakit pemerintah,” paparnya. Pada kesempatan tersebut, Sri Armini juga turut menginformasikan kepada para steakholder hingga tingkat desa maupun dusun untuk memberikan sosialisasi terkait dengan pelaksanaan vaksinasi JE tersebut. Selain itu, pihaknya juga turut mengimbau masyarakat berperan aktif untuk ikut serta dalam vaksinasi JE agar tidak terkena virus JE. “Diharapkan masyarakat pro aktif dalam mengikuti vaksinasi guna meminimalisasi adanya kasus JE di Bali, khususnya Kota Denpasar,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Japanese Encephalitis merupakan penyakit zoonosa yang dapat menyebabkan terjadinya r a d a n g

otak pada hewan dan manusia. Penyakit ini bersifat arbovirus karena ditularkan oleh nyamuk, babi, dan burung

rawa. Manusia sendiri bisa tertular virus JE bila tergigit nyamuk Culex Tritaeniorhynchus yang terinfeksi. Nyamuk golongan Culex ini banyak terdapat di persawahan dan area irigasi dan biasa beraktivitas di malam hari. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

”Sekitar lima persen anak-anak wajib vaksin belum divaksinasi. Oleh karena itu, segera ajak mereka ke puskesmas.” dr. Ni Luh Putu SriArmini (Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar)

Dari Peringatan Hardiknas Tahun 2018

Jadikan Momentum Pererat Pendidikan dan Kebudayaan di Kota Denpasar

DALAM rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2018, Pemerintah Kota Denpasar melaksanakan Peringatan Hardiknas dengan melaksanakan upacara bendera di Lapangan Lumintang, Rabu (2/5) kemarin, yang diikuti Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara selaku pembina upacara. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar A.A. Rai Iswara, perwakilan DPRD Kota Denpasar, jajaran OPD di Lingkungan Pemkot Denpasar dan tentunya siswasiswi di Kota Denpasar. Dalam peringatan Hardiknas tahun ini, Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk mewujudkan amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia Muhadjir Effendy sesuai tema yang diangkat, yaitu “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara selaku pembina upacara turut membacakan amanat dari Mendikbud Muhadjir Effendy. Dalam amanatnya, Muh-

MENYERAHKAN - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menyerahkan piala dan piagam bagi siswa berprestasi Kota Denpasar di tingkat nasional, Rabu (2/5) kemarin. adjir Effendy berpesan agar kepala daerah di seluruh Indonesia menjadikan momentum Hardiknas sebagai bahan renungan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan, sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Ki Hadjar Dewantara. “Kita yakin bahwa kebudayaan

yang maju akan membuat pendidikan kita kuat dan begitu pula sebaliknya. Jika pendidikan kita subur dan rindang, akar kebudayaan akan lebih menghujam kian dalam di tanah tumpah darah Indonesia,’’ ungkap Jaya Negara mengutip amanat Mendikbud. Apresiasi kepada siswa berprestasi di Lingkungan

Kota Denpasar dilakukan dengan penyerahan piala dan sertifikat penghargaan kepada siswa-siswi yang berprestasi di tingkat nasional. Salah satu siswa SMPN 1 Denpasar, Jeer Eriksen, mengaku sangat senang diberikan penghargaan oleh Pemerintah Kota Denpasar. “Saya berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan penghargaan. Tidak lupa juga terima kasih kepada guru-guru pembina yang sudah membina selama ini,’’ ungkapnya. Usai upacara berlangsung, Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengungkapkan bahwa apa yang diamanatkan oleh Mendikbud tentu menjadi acuan Pemerintah Kota Denpasar untuk terus bekerja secara optimal “Pemerintah Kota Denpasar senantiasa menjadikan pendidikan dan kebudayaan sebagai dua hal yang tidak terpisahkan. Terlebih di Kota Denpasar penguatan SDM untuk pendidikan yang lebih baik selalu dilakukan, tanpa melupakan akar kebudayaan,’’ tegas Jaya Negara. (ad113)


BADUNG

Kamis Pon, 3 Mei 2018

3

Triwulan I, Penumpang Bandara Ngurah Rai Meningkat Tujuh Persen Mangupura (Bali Post) Pada triwulan pertama 2018, Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat adanya kenaikan jumlah lalu lintas angkutan udara yang cukup signifikan, jika dibandingkan dengan perioda yang sama pada tahun sebelumnya. Meski sempat mengalami penurunan jumlah penumpang pascapeningkatan aktivitas Gunung Agung akhir tahun 2017, namun sejak Februari lalu penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai mulai beranjak naik. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Yanus Suprayogi mengatakan hal itu, Rabu (2/5) kemarin. Menurut Yanus Suprayogi, peningkatan jumlah penumpang diduga karena ada libur panjang pada akhir Maret lalu. Berdasarkan data, tahun ini ada sebanyak 5,17 juta penumpang, baik domestik maupun internasional. Sedangkan tahun 2017 lalu pada periode yang sama tercatat 4,83 juta. Artinya, ada

peningkatan sebesar tujuh persen. “Pantauan kami, puncaknya di tanggal 29 Maret, yaitu hampir 70 ribu penumpang. Padahal ratarata penumpang per hari itu berkisar 57 ribu. Melihat pergerakan penumpang yang terus tumbuh mengindikasikan pariwisata Bali juga makin membaik,” katanya. Peningkatan juga mulai terlihat pada jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali. Bulan Januari sampai Maret ada sebanyak 1,28 juta wisman yang datang. Walau secara keseluruhan jumlahnya satu persen di bawah kunjungan tahun lalu, tapi dalam kurun waktu tiga bulan angkanya terus bergerak positif. “Dari hasil penghitungan, kunjungan wisman selama triwulan I memang menunjukkan adanya kenaikan. Pada Januari tercatat 352.015 wisman, Februari 437.323 wisman dan Maret 493.121 wisman, dengan rata-rata pertumbuhan setiap bulannya sebesar 18,5 persen,” terangnya. Yanus Suprayogi mengakui, komposisinya masih

didominasi oleh wisatawan asal Tiongkok, yaitu 301.690 wisman atau 23,5 persen dan disusul wisatawan Australia 247.219 wisman (19,28 persen) dan posisi ketiga ditempati wisatawan India sebanyak 82.545 wisman (6,5 persen). Selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga mengalami pertumbuhan. Hingga akhir Maret 2018, tercatat ada 37.763 penerbangan dari dan ke Bali. Dengan jumlah pergerakan 34.153 di tahun 2017, maka jumlah petumbuhannya mencapai 11 persen. Sepanjang tahun 2017, kata Yanus Suprayogi jumlah penumpang yang melalui Bandara Ngurah Rai masih lebih tinggi dibanding tahun 2016. Yaitu lebih dari 20 juta penumpang tahun 2017, lebih banyak dibandingkan dengan tahun 2016 yang hanya 19.985 juta penumpang. Untuk tahun 2018, pihak Angkasa Pura I mengharapkan ada peningkatan seiring dengan dilakukan penambahan apron. Sehingga nantinya dengan penambahan apron ini bisa memberikan pelu-

ang kepada wisatawan dari negara lain yang sebelumnya menunggu untuk datang ke Bali. “Kami perkirakan akan mengalami peningkatan sebesar delapan persen lebih di tahun 2018 ini. Jumlah ini tentu disesuaikan dengan kondisi seperti sekarang ini,” ujarnya. Untuk mengantisipasi pertumbuhan penumpang dan penerbangan yang terus mengarah positif, pihak Angkasa Pura I saat ini sedang melakukan penambahan berbagai fasilitas, antara lain tempat parkir pesawat (apron), check in counter dan pembuatan rapid exit taxiway yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas landasan pacu. Dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan pertemuan tahunan Badan Moneter International (IMF) dan Bank Dunia yang akan dilakukan pada 8 - 14 Oktober 2018 di Bali, PT Angkasa Pura I (AP I) (Persero) mulai melakukan pembangunan infrastruktur di lima bandara milik AP I, salah satunya Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. (kmb23)

Jelang Pertemuan IMF

Izin Lingkungan Hotel akan Diaudit Mangupura (Bali Post) -

Bali Post/kmb23

SOSOK

Pengurusan Akta Tanah DALAM sehari sebanyak 500 masyarakat yang melakukan pengurusan pembuatan akta tanah. Total jumlah tersebut diperoleh dari total penggabungan pengurusan pembuatan akta tanah oleh masyarakat di dua daerah, yaitu di Badung dan Denpasar. ‘’Pengurusan pembuatan akta tanah sampai saat ini lebih banyak ada di dua daerah, yakni Badung dan Denpasar. Jika digabung, total jumlah pelaksanaan pengurusan akta tanah dari dua daerah tersebut mencapai 500 pengurusan dalam sehari,’’ kata Ketua Pengurus Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Wilayah Bali I Made Widiada, Rabu (2/5) kemarin. Dikatakan, jumlah tersebut terjadi mungkin disebabkan karena kegiatan ekonomi di dua daerah tersebut lebih padat, jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Bali. Jika dilihat secara umum, dalam pengurusan akta tanah yang dilakukan oleh masyarakat di Bali, rata-rata tidak ada masalah. Namun, sejumlah masyarakat masih belum paham, terutama terkait proses pengurusan yang tentunya membutuhkan syarat-syarat tertentu. Sehingga dalam pengurusan akta mereka juga harus rela bolak-balik untuk melengkapi persyaratan tersebut. Dia mengingatkan, masyarakat di Bali wajib melaksanakannya alias tidak ada istilah tidak. Terutama yang ada perubahan peralihan hak atas tanah tersebut. ‘’Jadi bisa dikatakan, kesadaran masyarakat di Bali sudah sangat luar biasa, terutama terhadap penegakan hukum di bidang pertanahan ini,’’ ujarnya. (edi)

Menjelang dilaksanakan event internasional IMF World Bank 2018, pengawasan limbah akan diperketat. Bahkan, izin lingkungan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) hotel di mana peserta IMF menginap akan diaudit. Untuk kepentingan itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung mengumpulkan perwakilan seluruh hotel di Nusa Dua dan Jimbaran, Rabu (2/5) kemarin. Hal ini dilakukan agar pihak hotel di Nusa Dua dan Jimbaran bisa mempersiapkan diri secara matang menghadapi perhelatan internasional

Bali Post/kmb23

Wabup Suiasa Serahkan Sertifikat PTSL dan Hibah di Mengwi dan Kuta Utara Samsul Bahri mengatakan, pemerintah pusat menargetkan lima juta bidang sertifikat tahun 2017. Di Badung sebanyak 20.950 bidang. Program ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dari Pemkab Badung, DPRD Badung dan partisipasi masyarakat. Untuk tahun 2018, ditargetkan 43.000 bidang sehingga Badung akan tuntas pensertifikatan di tahun 2018. ‘’Hanya Badung yang bisa dan merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang selesai 100 persen. Ini akan kami jadikan hadiah pada HUT Ibu Kota Mangupura tahun ini,’’ terang Samsul Bahri. Wabup Suiasa menyampaikan, Pemkab Badung bersama DPRD dan masyarakat Badung telah berkomitmen mendukung dan melaksanakan instruksi dari Presiden RI Joko Widodo, yakni percepatan PTSL. Melalui program ini akan terwujud pendaftaran tanah secara lengkap di seluruh wilayah Kabupaten Badung. ‘’PTSL memberikan jaminan hukum kepada pemilik tanah masyarakat. Dengan kepastian hukum diharapkan dapat mengurangi sengketa hak atas tanah di Badung,’’ kata Suiasa. Sementara pemberian dana hibah kepada kelompok masyarakat diharapkan dapat mempercepat pembangunan sehingga terwujudnya kesejahteraan masyarakat di

SERTIFIKAT PTSL - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan Sertifikat PTSL tahun 2017 dan hibah tahun 2018 kepada masyarakat Kecamatan Mengwi. Selain itu Suiasa juga menyerahkan dana hibah untuk masyarakat Kuta Utara, Rabu (2/5) kemarin. Kabupaten Badung. ‘’Kami harapkan dana ini dipergunakan dengan baik. Masyarakat penerima hibah juga harus membuat pertanggung jawaban atas hibah tersebut,’’ terang Suiasa. Ketua DPRD Badung Putu Parwata menambahkan, Pemkab Badung siap menyelesaikan pensertifikatan tanah masyarakat. Untuk hibah, merupakan program bersama antara DPRD dengan pemerintah daerah. Dana hibah ini bertujuan agar mempercepat proses pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Badung Ida Ba-

tersebut, kata Eka Merthawan, mulai pekan ini tim dari DKLH Badung akan turun melakukan audit terhadap izin lingkungan yang ada di hotel-hotel tersebut. Termasuk juga IPAL dan sistem pengolahan sampahnya. Sementara terkait dengan keberadaan limbah di aliran Tukad Beririt, Eka Merthawan mengatakan pemilik lahan

PERTEMUAN - Suasana pertemuan membahas masalah limbah menjelang pelaksanaan pertemuan IMF.

Badung Pertama di Indonesia Tuntaskan Program PTSL

KABUPATEN Badung menjadi daerah pertama di Bali, bahkan di Indonesia, yang menuntaskan program pemerintah pusat PTSL (Pensertifikatan Tanah Sistematis Lengkap). Pasalnya, di tahun 2018 ini BPN Badung bersama Pemkab Badung berkomitmen menyelesaikan 100 persen pensertifikatan tanah masyarakat yang tersisa sejumlah 43.000 bidang. Hal tersebut terungkap saat Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa menyerahkan Sertifikat PTSL tahun 2017 dan hibah tahun 2018 kepada masyarakat Kecamatan Mengwi. Selain itu, Suiasa juga menyerahkan dana hibah untuk masyarakat Kuta Utara, Rabu (2/5) kemarin. Penyerahan dilakukan di dua tempat berbeda, yakni di Wantilan Pura Dalem Gede, Desa Adat Mengwi dan Wantilan Pura Petitenget, Kuta Utara. Hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Wakil Ketua DPRD I Made Sunarta beserta anggota DPRD, Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Badung Samsul Bahri, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Badung Ida Bagus Yoga Segara, Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, tokoh masyarakat I Bagus Alit Sucipta beserta tokoh masyarakat setempat. Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Badung

tersebut. Terutama berkaitan dengan masalah sampah dan limbah. ‘’Kami tidak ingin nantinya ada sorotan dari media atau peserta terkait limbah maupun sampah di tempat mereka menginap,’’ kata Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan di hadapan perwakilan hotel. Guna memastikan kesiapan

diwajibkan membuat septic tank. Penataan sungai tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada pihak ITDC dan St. Regis. Selain mengawasi limbah, untuk menata kawasan Nusa Dua juga akan dilakukan penertiban terhadap PKL yang ada di sana. Termasuk juga menata pangkalan taksi yang ada di depan St. Regis. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP Badung dengan merujuk pada Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum. (kmb23)

gus Yoga Segara melaporkan di Kecamatan Mengwi sertifikat yang diserahkan sebanyak 2.707 bidang, yang diterima masyarakat di empat desa dan dua kelurahan yakni Desa Baha, Mengwitani, Sobangan, Werdhi Buana, Kelurahan Kapal dan Lukluk. Selain sertifikat PTSL, juga ada berupa sertifikat PKD atau AYDS tanah ayahan desa. Dana hibah diserahkan kepada 101 penerima dengan total dana sebesar Rp 75,9 miliar lebih. Sedangkan untuk di Kecamatan Kuta Utara, dana hibah sebesar Rp 63,8 miliar lebih untuk 60 penerima. (ad122)

Dituntut 15 Tahun, Istri Jro Jangol Pingsan ISTRI Jro Komang Suastika alias Jro Jangol, terdakwa Luh Ratna Dewi, yang diduga terlibat dalam kasus penjualan narkoba, Rabu (2/5) kemarin pingsan setelah dituntut hukuman selama 15 tahun penjara. Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim I Gusti Ngurah Partha Bhargawa, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana dalam dakwaan kesatu, yakni melanggar Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. ‘’Menuntut supaya majelis hakim yang menyidangkan dan mengadili perkara ini, supaya terdakwa Luh Ratna Dewi dihukum dengan pidana penjara selama 15 tahun,’’ tuntut JPU Putu Gede Suriawan. Selain hukuman fisik, istri mantan wakil DPRD Bali itu juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar subsider enam bu-

lan kurungan. Jaksa menilai Ni Luh Ratna Dewi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana. Yakni percobaan pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika atau prekusor narkotika yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, menerima atau menjadi perantara jual beli narkotika. Namun sebelum pada kesimpulan, jaksa dari Kejari Denpasar itu mempertimbangkan sejumlah hal baik sebagai pertimbangan yang memberatkan maupun yang meringankan. Yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah yang sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan narkoba. Yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, tidak berbelit-belit dan mengakui perbuatannya. Atas tuntutan itu, terda-

kwa yang didampingi kuasa hukumnya, Iswahyudi dan kawan-kawan, akan mengajukan pembelaan atau pledoi dalam sidang berikutnya. Usai sidang, Ratna Dewi tampak shock. Dia menangis keras, hingga harus dipapah anggota keluarganya yang setia mengikuti jalannya persidangan. Namun tak lama setelah menangis keras, Ratna Dewi yang sudah mengenakan pakaian rompi oranye bertuliskan Tahanan Kejaksaan seketika tumbang tak sadarkan diri. Dia kemudian dipapah sejumlah kerabatnya yang hadir sore kemarin. Terdakwa juga berusaha ditenangkan. Namun setelah siuman, Ratna Dewi kembali menangis dan bahkan menempeleng pipinya sendiri. Tak pelak kelakuan Ratna Dewi mendapatkan pengawasan dari pihak penjaga tahanan. (asa)

SETELAH menangkap pengeroyok A.A. Ngurah Mahisa Narendra (36), polisi sedang berkoordinasi dengan Pemkot Denpasar terkait izin usaha Kafe Delona di Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan (Densel). Apalagi sebelum kafe tersebut ganti nama, pernah terjadi kasus pembuhun pada tahun 2011 dan pada tahun 2016 terjadi penyerangan. Dikonfirmasi Rabu (2/5) kemarin, Kapolsek Densel Kompol Putu Indrajaya mengatakan, soal izin usaha kafe tersebut sebenarnya bukan kewenangan kepolisian, tapi Pemkot Den-

pasar. Namun pihaknya akan tetap berkoordinasi untuk memperjelas tempat usaha tersebut. ‘’Kasus ini menjadi atensi pimpinan kami dan diproses sesuai prosedur,’’ tegasnya. Selain itu, kata Indrajaya, pihaknya juga melakukan imbauan kepada seluruh tempat hiburan malam di wilayah Densel agar mematuhi ketentuan waktu operasional. ‘’Kami mengimbau agar tempat hiburan malam tutup maksimal pukul 02.00 Wita. Kalau ada operasionalnya melebihi jam tersebut, akan kami tindak tegas,’’ ungkap mantan

Kapolsek Denpasar Timur ini. Terkait perkembangan penyidikan kasus itu, Indrajaya mengatakan hampir rampung. Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sudah dikirim ke kejaksaan. Hingga saat ini pelakunya masih tiga orang berinisial MH (36) asal Jawa Timur, MU (27) asal Denpasar dan MAT (29) asal Kediri, Jawa Timur. ‘’Mereka ini bukan anggota ormas, tapi pengunjung biasa,’’ terangnya. Menurut Indrajaya, motifnya karena salah paham. Pemicunya karena korban sempat senggolan. (rah)

Pascakericuhan, Polisi Koordinasi Terkait Izin Usaha Kafe Delona


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A

Peringati Hardiknas

FH Unwar Gelar ’’Stadium Generale’’

MENYAMBUT Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2018, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar Stadium Generale dengan tema ‘’Pluralisme Hukum Agraria’’ di Ruang Auditorium Widya Sabha Uttama, Rabu (2/5) kemarin. Stadium Generale ini menghadirkan Guru Besar Hukum Agraria FH UGM Prof. Dr. Maria Sumardjono, S.H., MCL., MPA. sebagai narasumber yang dimoderatori oleh Dr. I Nyoman Alit Puspadma, S.H., M.Kn. Acara dibuka oleh Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. Hadir Bupati Bangli I Made Gianyar, Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. beserta WD I, WD II, WD III FH Unwar, Ka. Lemlit, Ka. LPM, Direktur Pascasarjana dan Dekan Fakultas di lingkungan Unwar, Kaprodi dan Dosen FH Unwar serta seluruh peserta Stadium Generale FH Unwar. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha mengatakan,

Indonesia memiliki kekayaan dan sumber agraria yang berpotensi besar untuk dimanfaatkan. Potensi ini belum digarap secara optimal oleh masyarakat dan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, perlu pemahaman wawasan dari tokoh berkompeten dalam memberikan pemahaman tentang hukum agraria, sehingga dapat memberikan inspirasi kepada mahasiswa dan dosen FH Unwar dalam menelaah kasus-kasus hukum agraria yang selama ini mengemuka dan penyelesaiannya membutuhkan waktu berlarut-larut. ‘’Hukum Agraria bukan permasalahan tanah semata, tetapi lebih luar dari itu menyangkut sumber daya alam (SDA) seperti kehutanan, sungai, minyak, luar angkasa, termasuk kekayaan laut misalnya ikan,’’ ujarnya. Apalagi di era Revolusi Industri 4.0 segala sesuatu harus dapat diakses dengan cepat, sehingga masalah dapat diselesaikan cepat pula. Salah satu masalah yang

STADIUM GENERALE - Prof. Maria Sumardjono (tengah) bersama Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana, Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha dan pimpinan Unwar lainnya pada acara Stadium Generale. saat ini banyak timbul adalah investor yang terganjal pluralisme hukum dan dualisme hukum tanah (hukum adat dan hukum nasional). Jadi, sangatlah tepat memberikan pluralisme hukum untuk kepemilikan dan hak tentang agraria yang harus diketahui oleh masyarakat. ‘’Ke depan karena investor juga berkepentingan bersama pemerintah, hukum agraria patut diregulasi ulang, sehingga memberikan ruang pada hukum adat,’’ tandasnya. Sementara itu, Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana menyatakan

saat ini masih banyak masalah agraria dan aturan yang masyarakat belum mengetahui cara mengatasinya. Karenanya masyarakat perlu sosialisasi hukum adat dan hukum negara yang mengatur tentang agraria. ‘’Untuk mengatasi masalah agraria, aturan ini (hukum adat dan hukum nasional red) perlu disosialisasikan kembali, sehingga dapat meningkatkan wawasan mengenai hukum agraria pada masyarakat, khususnya mahasiswa hukum dan dosen hukum di lingkungan Warmadewa,’’ tukasnya. (ad088)

Hardiknas di Dwijendra Denpasar

Yayasan Gelontorkan Rp 67 Juta untuk Siswa dan Guru Berprestasi

BEASISWA - Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar M.S. Chandra Jaya menyerahkan bonus beasiswa bagi siswa dan guru berprestasi pada Hardiknas. SUDAH menjadi budaya dan tradisi di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar setiap peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pihak yayasan menggelontorkan bonus bagi siswa, mahasiswa dan guru berprestasi. Hal itu juga dilakukan usai apel bendera Hardiknas, Rabu (2/5) kemarin. Bertindak sebagai inspektur upacara, Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. Saat itu Chandra Jaya didampingi Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. menyerakan bonus bagi siswa SD, SMP, SMA, SMK Dwijendra dan

mahasiswa yang meraih prestasi di tingkat regional hingga nasional. Da na yayasan yang dikeluarkan bagi siswa dan guru berprestasi Rp 67 juta. Enam siswa TK dan SD mendapat Rp 3 juta, 67 siswa SMP kebagian Rp 19 juta, 73 siswa SMA Dwijendra menerima Rp 32 juta, 25 siswa SMK Dwijendra Denpasar kebagian Rp 8,5 juta dan tiga mahasiswa Undwi. Peringatan Hardiknas di lingkungan Yayasan Dwijendra berjalan semarak. Ketua Yayasan M.S. Chandra Jaya mengajak semua civitas akademika Dwijendra Denpasar meningkatkan kinerja

dan produktivitas kerja melalui konsep ngayah dan manyamabraya. Semua insan Dwijendra diajak maju bersama mememajukan lembaga pendidikan. Bonus yang diberikan kepada siswa berprestasi dan guru yang mengantarkan siswanya berprestasi sebagai bentuk reward pihak sekolah dan yayasan untuk memberi motivasi siswanya terus berprestasi. Semua ini juga berkat kerja keras guru dan kepala sekolahnya. Ini menandakan input siswa Dwijendra yang awalnya biasa-biasa saja, mampu diproses secara berkualitas oleh gurunya lewat PBM berkualitas didukung fasilitas yayasan yang bermutu. Hal ini berpengaruh pada kualitas pendidikan dan outputnya yang berkualitas. Untuk itu, masyarakat yang mau memberikan pendidikan berkualitas dan berkarakter serta memiliki masa depan yang baik diminta ikut bergabung dengan TK, SD, SMP, SMK dan SMA Dwijendra Denpasar.

Menyinggung soal PPDB 2018, Chandra Jaya yang juga Ketua BMPS Provinsi Bali mengimbau pemerintah untuk memberi akses pendidikan bagi masyarakat menempuh pendidikan ke sekolah swasta seluas-luasnya. Tidak memberlakukan syarat dan standar seperti jumlah rombongan belajar maksimal dan jumlah siswa tiap rombongan belajar seperti yang diberlakukan untuk sekolah negeri kepada sekolah swasta. Hal ini mengingat jumlah input yang bersekolah di kota padat seperti Denpasar tak mampu dipenuhi sendiri oleh sekolah negeri. Menurutnya, model ini akan sangat membantu lembaga pendidikan mendukung pemerintah menyenggarakan pendidikan terjangkau dan berkualitas. Jika ingin pendidikan murah, pemerintah harus mau menggelontorkan anggaran banyak yang menyentuh kepentingan siswa di sekolah negeri dan sekolah swasta. (ad125)

S U K S SMP PGRI 2 Denpasar Buka Pendaftaran Calon Siswa Baru E S

Kamis Pon, 3 Mei 2018

300 Calon Mahasiswa Perebutkan Beasiswa Generasi Lestari

SEBANYAK 100 beasiswa dibagikan dalam acara ‘’Final Try Out Generasi Lestari IX’’, Senin (30/4) lalu, yang diselenggarakan oleh BPR Lestari bekerja sama dengan Primagama dan Akubank Business School. Beasiswa tersebut terdiri atas 10 beasiswa Generasi Lestari ke Universitas Udayana, 10 beasiswa S-1 AP Chandra Scholarship ke Akubank Business School dan 80 beasiswa Akubank dengan subsidi biaya pendidikan. Lebih dari 300 siswa dari seluruh Bali mengikuti tes final tersebut untuk memperebutkan 100 beasiswa. Sebelumnya, selama sebulan lebih dilaksanakan sosialisasi dan seleksi try out babak penyisihan di masing-masing kabupaten di Bali dan 30 besar peserta yang lolos berhak mengikuti final try out, Rabu (2/5) kemarin. ‘’Kami sudah menyeleksi 1.800 siswa dan meloloskan 300 untuk ikut final try out hari ini,’’ kata Desak Risna Ardani, Ketua Panitia Seleksi Beasiswa Generasi Lestari IX. Selama 1,5 jam para

siswa tersebut harus berhasil menjawab dan menyelesaikan soal-soal try out yang dipersiapkan oleh Primagama. Pada hari itu juga diumumkan 100 besar yang dinyatakan berhak mendapatkan beasiswa. Peringkat I–X menerima full scholarship Generasi Lestari ke Unud, peringkat XI-XX mendapatkan full scholarship AP Chandra Scholarship ke Akubank Business School dan sisanya memperoleh beasiswa dari Akubank. Selagi menunggu pengumuman, para mahasiswa ini mengikuti seminar ‘’Why School Is Not Enough’’ dari Chairman Lestari Group Alex P. Chandra. Seminar ini bertujuan memberikan wawasan dan mindset kepada mahasiswa bahwa belajar di bangku sekolah sampai universitas adalah penting, tetapi sekolah saja tidak cukup. ‘’Ada keterampilan lain yang harus dikuasai oleh setiap orang jika ingin sukses. Tidak hanya sekolah formal (academy) tapi ada skill lainnya yaitu keterampilan hidup (life skill) dan keterampilan pengeloaan keuangan

(financial literacy),’’ ungkap Alex. ‘’Tahun ini adalah tahun kesembilan penyelenggaraan beasiswa Generasi Lestari. Mahasiswa yang menerima beasiswa ini berjumlah 87 orang dan telah lulus 53 mahasiswa,’’ jelas Erry Yoga Sugama, Marketing Communications Manager BPR Lestari.

‘’Ini merupakan salah satu bentuk kecil sumbangsih BPR Lestari untuk ikut mencerdaskan anak bangsa. BPR Lestari percaya bahwa melalui pendidikan, kita dapat memutus rantai kemiskinan di negara ini,’’ imbuh Alex. Lima peringkat teratas juga mendapatkan hadiah tambahan seperti

BEASISWA – Sepuluh mahasiswa penerima Beasiswa Generasi Lestari IX bersama Chairman Lestari Group Alex P. Chandra dan Ketua Panitia Seleksi Desak Risna Ardani. Beasiswa Generasi Lestari merupakan salah satu bentuk pelaksanaan misi sosial BPR Lestari #MakeanImpact, untuk membantu mahasiswa dari sisi biaya guna melanjutkan kuliah di jenjang universitas.

laptop untuk peringkat I, smartphone buat ranking II, printer bagi posisi III dan hardisk untuk peringkat IV dan V. Ni Putu Sista Ijya Savitri dari SMAN 4 Denpasar berhasil menjadi peringkat pertama. (ad127)

SMKN 2 Denpasar Lepas 376 Siswa Kelas XII

Lahirkan SDM yang Hebat Jalankan BMW

SMKN 2 Denpasar melepas 376 SDM Bali yang berkualitas. Siswa kelas XII itu dilepas Kepala SMKN 2 Denpasar Drs. I Dewa Bagus Ketut Wartawan, Rabu (2/5) kemarin. Acara ditandai pelepasan atribut sekolah dan penyerahan siswa kelas XII dari Kasek Dewa Bagus Wartawan kepada Ketua Komite Ida Bagus Sudana. Siswa yang dilepas dari Program Keahlian Administrasi Perkantoran, Akuntansi, Usaha Perjalanan Wisata, Pemasaran dan Perbankan. Saat itu Kasek Dewa Bagus Wartawan juga

menyerahkan piagam bagi siswa berprestasi. Acara pelepasan digelar di Hotel Nirmala berjalan meriah mengambil tema ‘’Dengan BMW (Bekerja, Melanjutkan dan Mandiri) berpacu dalam persaingan Global‘’. Tema ini diterjemahkan Bagus Ketut Wartawan dengan mendidik siswa menjadi insan profesional guna menjadi SDM yang unggul, sukses dan menjadi orang hebat. Ia bangga sekitar 50 persen lulusannya sudah diterima bekerja di perusahaan swasta. Banyak juga yang melakoni dunia usaha secara online. Ini sebagai

PELEPASAN - Kepala SMKN 2 Denpasar Dewa Bagus Wartawan menyerahkan siswa kepada Ketua Komite Ida Bagus Sudana saat acara pelepasan siswa kelas XII.

pertanda baik karena lulusan SMK harus siap mandiri, melanjutkan dan bekerja. ‘’Anak-anak mesti menjadi SDM hebat yang menjalankan BMW secara serentak. Kuncinya, jangan cepat puas diri karena harus meningkatkan kompetensi diri secara kontinu agar mampu bersaing di era global,’’ ujarnya. Persaingan di era global ini sangat berat karena manusia akan bersaing dengan robot. Untuk itu tidak ada jalan lain kecuali harus bekerja keras dan terus mengisi diri. Makanya lulusan SMKN 2 Denpasar jangan memilih-milih pekerjaan. Bekerjalah sambil kuliah dan membuka usaha mandiri. ‘’Jadilah orang hebat yang mampu menjalankan BMW secara serentak. Terus membuka jejaring bersama dan selalu melaporkan keberadaan untuk selanjutnya ikut memberi sumbangan pemikiran untuk kemajuan lembaga,’’ tegas Dewa Bagus Wartawan. Pengumuman kelulusan dilakukan Kamis

ini. Menurut Dewa Bagus Wartawan, apa pun hasilnya adalah buah kerja keras siswa, guru dan masyarakat. Ia berharap semua siswanya alias 100 persen lulus dengan nilai terbaik. Menjalankan BMW secara bersamaan juga menjadi penekankan Ketua Komite SMKN 2 Denpasar Ida Bagus Sudana. Jika mampu dijalankan secara serentak, itu namanya kompetensi yang komplet. Ini karena tamatan SMK memang diarah kan untuk siap kerja, melanjutkan dan bekerja mandiri. Melakukan BMW secara serentak akan menjadikan SDM tangguh, tahan banting dan manusia unggul di Bali karena tak lagi mencetak angka pengangguran. Kepala UTP Pendidikan Provinsi Bali Dewa Ayu Kartini mengungkapkan, keterampilan anak-anak SMKN 2 Denpasar sudah memadai. Meski begitu, penguatan bahasa asing sangat penting agar menjadi SDM yang siap bersaing di era global. (ad126)

Sebagai Corong Informasi Unwar

Serahkan Hadiah bagi Siswa BAPPSIK Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0 Terbaik Minat Baca di Hardiknas

B R A N D I N G D I S I N I

KEPALA SMP PGRI 2 Denpasar Dr. Drs. Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. tak pernah kering ide dalam mengisi tema Hardiknas. Pada Hardiknas 2018 yang bertema ‘’Memajukan Pendidikan, Meningkatkan Kebudayaan’’, SMP PGRI 2 Denpasar (Grisda) memberi penghargaan bagi siswa dalam minat baca. Pada apel Hardiknas, Rabu (2/5) kemarin, Kepala SMP PGRI 2 Denpasar menyerahkan hadiah bagi siswanya yang terbanyak membaca buku dan datang ke perputakaan. Siswa terbanyak membaca dan meminjam buku tercatat I Komang Ari Kencana (VII-C), Gusti Ayu Putri Pradnya Dewi (VII-C) dan Ni Kadek Ayu Setyawati (VII-E). Siswa paling banyak ke perpustakaan adalah Nia Nurhidayah ( VIII-J), Kevin Raicheal Plarvel Staywan (VIII-J) dan Fitria Novitasari (VIII-F). Sementara siswa penyumbang piala terbanyak I Made Dwi Antara (IX-H). Pemberian reward

MINAT BACA - Kepala SMP PGRI 2 Denpasar Dr. Drs. Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. (tengah) menyerahkan piala bagi siswa terbaik dalam minat baca. bagi minat baca ini berarti SMP PGRI 2 Denpasar sangat serius meningkatkan minat baca. Bahkan, sekolah ini tercatat sebagai pelanggan Wiyata Mandala terbanyak di Bali. Hal ini disadari Gede Wenten Aryasuda karena tantangan dunia pendidikan dewasa ini dalam memajukan pendidikan adalah meningkatkan minat baca. Masalah itu langsung diberikan problem solving oleh SMP PGRI 2 Denpasar melalui pelayanan terbaik kepada siswa dalam hal minat baca. Per-

pustakaan Grisda yang dikenal luas, nyaman dan menenangkan juga diformat sebagai sumber belajar sesuai tuntutan K-13. Di sini disiapkan tiga pustakawan profesional bersertifikat. Pemberian penghargaan kepada siswa pada Hardikans dan penghargaan bagi guru berprestasi pada Hari Guru Nasional dilakukan karena SMP PGRI 2 Denpasar secara mandiri mempersiapkan diri menjadi sekolah literasi. ‘’Sekolah tak boleh menyerah di tengah turunnya minat baca siswa. Jika dibiar-

kan, bagaimana nasib anak bangsa nantinya,’’ ujar Gede Wenten Aryasuda. Dalam kaitan sebagai sekolah literasi, SMP PGRI 2 Denpasar juga menyiapkan pojok baca dan tempat duduk di sejumlah tempat strategis, didukung pertamanan yang sejuk, asri dan menyenangkan. Sementara dalam hal penguatan budaya, Grisda dikenal sebagai sekolah berbudaya. Sekolah ini memiliki agenda gebyar budaya, gebyar seni, pasraman kilat dan GCC. Ini sesuai visi ‘’SMP PGRI 2 Denpasar unggul dalam akademis, berlandaskan agama dan budaya berwawasan lingkungan’’. Pada Penerimaam Peserta Didik Baru (PPDB) 2018, SMP PGRI 2 Denpasar menerima 11 kelas. Pendaftaran dibuka awal Mei hingga akhir Juni 2018. Sekolah Adi Wiyata Denpasar ini tak memungut biaya pendaftaran. Khusus bagi warga dari Kecamatan Denpasar Timur diberikan keringanan uang gedung Rp 300 ribu. (ad124)

BIRO Administrasi Perencanaan Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi Universitas Warmadewa (BAPPSIK Unwar) yang baru dibentuk 2016 lalu telah mampu menunjukkan perannya sebagai sentral dan corongnya Unwar. Bahkan, BAPPSIK siap menghadapi era Revolusi Industri 4.0. BAPPSIK Unwar memiliki tiga bagian penting yaitu Bagian Teknologi dan Informasi, Bagian Kehumasan dan Protokol serta Bagian Perencanaan, Pengembangan dan Kerja Sama. Kepala BAPPSIK Unwar I Made Artawan, S.E., M.M. mengatakan, BAPPSIK dibentuk sebagai langkah kesiapsiagaan Unwar menghadapi era Revolusi Industri 4.0. ‘’The Fourth Industrial Revolution ini diwarnai oleh kecerdasan buatan, era super komputer, rekayasa genetika, teknologi nano, mobil otomatis, inovasi dan perubahan yang terjadi dalam kecepatan eksponensial yang akan mengakibatkan dampak terhadap ekonomi, industri, pemerintahan dan politik. Karenanya semua pihak harus siap, apalagi

perguruan tinggi,’’ tandasnya. Di bawah kepemimpinan Rektor Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. Unwar sejak dini telah melakukan perubahan-perubahan terutama di bidang sistem informasi yang menetapkan SIM-T (Sistem Informasi Manajemen Terpadu) Unwar menjadi salah satu pangkalan data perguruan tinggi. Selain itu, dikembangkan sistem informasi layanan berbasis online, seperti pembayaran SPP, SKS,

wisuda, KKN, input KRS, jadwal kuliah online dan Panmaru. Kepala Bagian Teknologi dan Informasi Unwar I Putu Sudiarta, S.E., M.M. menjelaskan, bagian TI Unwar tengah merancang perubahan yang luar biasa. Saat ini sistem informasi yang dikirim Warmadewa sangat diperhatikan terutama untuk penyempurnaannya. ‘’Jika ada yang komplain dapat diatasi dengan sistem manajemen komplain yang disebar ke semua prodi

BERSAMA - Kepala BAPPSIK Unwar I Made Artawan (tengah) bersama Kabag Teknologi dan Informasi Unwar I Putu Sudiarta, Kabag Kehumasan dan Protokol Unwar Agus Darma Yoga Pratama serta Kabag Perencanaan, Pengembangan dan Kerja Sama Mippy Sadarukmi Winten beserta staf kehumasan dan protokol Unwar.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

untuk melacak dari mana saja datangnya untuk penyempurnaan sistem ke depannya,’’ ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bagian Kehumasan dan Protokol Unwar Dr. Agus Darma Yoga Pratama, S.S., M.Hum. menyatakan, sejak bergabung dengan BAPPSIK, Humas dan Protokol Unwar memiliki tupoksi kehumasan dan protokol yang dimaksimalkan dan telah disesuaikan dengan perkembangan zaman. ‘’Di bagian kehumasan, kami tengah berupaya menyelamatkan sejumlah foto yang mengandung nilai sejarah yang tidak terawat. Kami rangkum 11 ribu lebih foto dari tahun 1984,’’ paparnya. Kepala Bagian Perencanaan, Pengembangan dan Kerja Sama drh. Mippy Sadarukmi Winten menambahkan, saat ini Unwar telah menjalin kerja sama dengan seluruh pemkab/pemkot dan sejumlah universitas di luar Bali. ‘’Di bidang industri, kami melakukan dengan berbagai pihak terkait dan 11 industri, lima kerja sama dengan pemerintah dan 11 kerja sama dengan perguruan tinggi,’’ pungkasnya. (win/k250)


Kamis Pon, 3 Mei 2018

info seremonial

Jelang Kongres

IPPAT Gelar Debat dan Dialog Calon Ketua Umum Periode 2018-2021

MENJELANG pelaksanaan Kongres Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Rabu (2/5) kemarin digelar debat kandidat dan dialog ilmiah calon ketua umum IPPAT periode 2018-2021. Kegiatan yang digagas Pengurus Daerah Badung IPPAT dan Pengurus Wilayah Bali IPPAT ini diikuti lebih dari 300 anggota dari seluruh Indonesia. Bertempat di Harris Hotel Sunset Road, Kuta, kegiatan ini dibuka resmi oleh Staf Ahli Bupati Badung Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Ketut Martha ditandai pemukulan gong. Ketut Martha dalam sambutannya mengharapkan melalui kegiatan ini seluruh anggota IPPAT dapat memilih dan menentukan calon pemimpin nanti dengan mengetahui kemampuan masing-masing kandidat yang disampaikan pada kegiatan tersebut. ‘’Melalui kegiatan ini, anggota bisa menentukan kandidat yang dianggap memiliki kemampuan, cakap dan andal dalam memimpin organisasi, sehingga dapat mengarahkan anggotanya untuk bisa bekerja dengan sebaik-baiknya,’’ katanya. Menurut Martha, PPAT memiliki peran yang sangat strategis untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih. Selain itu, PPAT sangat membantu pemerintah dalam melaksanakan kegiatan pendaftaran hak atas tanah. ‘’Dari waktu ke waktu pelegalan hak atas tanah untuk masyarakat terus meningkat. Pelayanan yang diberikan PPAT memiliki peran yang sangat penting bagi masyarakat dalam memiliki dokumen kepemilikan tanah,’’ ucapnya. Ketua Pengurus Wilayah IPPAT Wilayah Bali Made Widiada men-

PEMBUKAAN - Suasana pembukaan debat kandidat dan dialog ilmiah calon ketua umum IPPAT periode 2018-2021 di Harris Hotel, Sunset Road, Kuta. gatakan, acara debat kandidat dan dialog ilmiah calon ketua umum IPPAT periode 2018-2021 sebagai langkah awal sebelum pemilihan saat kongres. Ini bertujuan memperdalam pengetahuan para calon, sehingga bisa dinilai oleh para peserta yang sebagian besar anggota IPPAT. Acara ini baru pertama kali dilaksanakan. Meski demikian, pihaknya berharap anggota bisa memberikan penilaian, sehingga saat kongres nanti bisa menentukan siapa yang pantas menjadi ketua umum IPPAT periode 2018-2021. Kegiatan ini mendapat sambutan sangat baik. Hal itu terbukti dari jumlah peserta yang ditargetkan sebelumnya 300 orang ternyata melebihi target. ‘’Yang hadir seluruh kandidat ketua umum dan sebagian besar

pendukung masing-masing kandidat. Anggota dari seluruh Indonesia yang hadir lebih dari 300 orang,’’ pungkas Widiada. Ketua Pengda Badung IPPAT Mahayani Widiana Kedel menyampaikan hal yang sama. Selain untuk mengetahui dan memperdalam pengetahuan para calon, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi bagi seluruh anggora IPPAT. Petinggi IPPAT yang hadir yaitu Majelis Kehormatan Pusat dan Ketua Pengurus Wilayah dari Sulsel, NTB dan Jabar. Empat kandidat calon ketua umum IPPAT periode 2018-2021 yakni dr. Hapendi Harahap, S.H., Sp.N., M.H., Firdhonal, S.H., Otty Hari Chandra Ubayani, S.H., Sp.N., M.H. dan Julius Purnawan, S.H., M.Si. (ad128)

Klinik Utama Quantum Rayakan HUT Ke-32

DALAM rangka peringatan HUT ke-32, PT Quantum Sarana Medik atau Klinik Utama Quantum menggelar Malam Acara Puncak Peringatan di Swiss-Bell Hotel, Sanur, Denpasar, 29 April 2018 lalu. Perayaan dihadiri seluruh karyawan, pihak manajemen, dokter spesialis, para rekanan, serta pasien pemegang kartu eksekutif Quantum. Peringatan tahun ini mengambil tema ‘’Tingkatkan Rasa Kebersamaan Dalam Perbedaan untuk Mewujudkan Tanggung Jawab Bersama Demi Kemajuan Quantum Sarana Medik’’. Melalui tema tersebut diharapkan seluruh karyawan dan pihak manajemen yang terdiri atas berbagai latar belakang keilmuan dan keahlian senantiasa bersatu padu dalam memajukan perusahaan mengingat persaingan usaha di bidang pelayanan kesehatan semakin ketat. Pada malam puncak perayaan digelar beberapa acara yang ditujukan untuk menjalin keakraban dengan pihak-pihak yang telah

membantu kemajuan perusahaan seperti para rekanan dan pasien yang rutin memeriksakan kesehatannya di Klinik Utama Quantum. Malam puncak juga digunakan sebagai ajang penyaluran kreativitas para karyawan yang dituangkan dalam bentuk seni pertunjukkan oleh masing-masing departemen yang ada di Klinik Utama Quantum. Acara diisi tari penyambutan, pidato laporan ketua panitia, sambutan sekaligus pembukaan oleh Direktur PT Quantum Sarana Medik, pemotongan kue, hiburan eksternal yaitu stand-up comedy dari komedian Puja Astawa (pemilik akun instagram @ haipuja), makan malam, hiburan internal persembahan dari karyawan, penganugerahan karyawan terbaik 2018, pelantikan pengurus baru Quantum Club 2018-2020 dan pengundian berbagai hadiah hiburan dan utama. Direktur PT Quantum Sarana Medik Made Seriada, S.E. di sela-sela acara mengatakan, persaingan usaha di bidang jasa pelayanan kesehatan

saat ini sangatlah ketat. Oleh karena itu, agar tetap menjadi yang terbaik dan dipercaya oleh masyarakat, Klinik Utama Quantum senantiasa melakukan peningkatan kompetensi SDM terutama di bidang kesehatan dengan cara rutin melakukan pelatihan dan mengikutsertakan karyawan dalam berbagai seminar/workshop kesehatan di Bali dan di luar Bali. Untuk menjaga keakuratan hasil pemeriksaan dilakukan juga maintenance dan kalibrasi alat-alat kesehatan secara rutin dan terjadwal. Pengadaan alat-alat kesehatan yang sesuai dengan perkembangan teknologi seperti alat-alat baru untuk Treadmill, Rontgen X-ray, USG, ECG dan alat-alat pemeriksaan laboratorium lainnya. ‘’Ke depannya Klinik Utama Quantum berharap dapat melebarkan usahanya di seluruh Bali dan beberapa daerah di Indonesia melalui pengadaan sample station dan pembukaan cabang yang telah berdiri di Kota Mataram (NTB) pada 2010,’’ ujar pria asal Bondalem, Buleleng tersebut. Sebelumnya digelar persembahyangan bersama ke Pura Agung Blambangan dan Alas Purwo di Banyuwangi, Jatim dan jalan santai seluruh karyawan di area Lapangan Puputan Margarana, Renon. Guna berpartisipasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan dan kedokteran, diselenggarakan seminar ilmiah bertema ‘’Dental Imaging’’ bagi kalangan profesi Dokter Gigi dan Radiografer. Masyarakat yang ingin memeriksakan kesehatannya dapat langsung ke Klinik Utama Quantum di Jalan Raya Sesetan No.20 Denpasar atau menghubungi pelayanan kesehatan yang disediakan melalui nomor telepon (0361) 228835, email quantumsaranamedik@gmail.com atau mengunjungi situs webwww.quantumsaranamedik.com (ad55)

SMK Rekayasa Denpasar Lepas 155 Siswa SMK Rekayasa Denpasar melepas 155 siswanya di halaman sekolah setempat, Rabu (2/5) kemarin. Pada acara pelepasan ini SMK Rekayasa Denpasar memperoleh kado indah yakni empat siswanya berhasil meraih prestasi kompetisi. Pelepasan siswa kelas XII SMK Rekayasa Denpasar diawali dengan upacara samawartana yang bermakna ungkapan syukur dan terima kasih siswa karena telah menyelesaikan masa pendidikan. Upacara di-puput oleh Ida Pedanda Made Oka Pasuruan dari Geria Ayunan yang ditandai natab dan sembahyang bersama oleh siswasiswi kelas XII serta staf guru SMK Rekayasa Denpasar. Sebelumnya para siswa kelas XII telah mengikuti tiga jenis ujian yakni Ujian Kompetensi Keahlian yang diuji oleh para praktisi dari dunia industri serta Ujian Sekolah Berbasis Nasional dan UNBK yang telah dilalui dengan persiapan jauhjauh hari. Hasil ujian tersebut cukup memuaskan yang diumumkan Kamis (3/5) ini melalui webside sekolah. Ketua Yayasan Pendidikan Rekayasa Made Adayana Jelantik mengatakan SMK Rekayasa Denpasar senantiasa terus meningkatkan kualitas pendidikan meliputi infrastruktur, fasilitas, kurikulum dan staf pengajar. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas, profesional dan siap bersaing di era globalisasi. Siswa SMK Rekayasa Denpasar

SAMAWARTANA – Siswa-siswi SMK Rekayasa Denpasar mengikuti upacara samawartana sebelum acara pelepasan, Rabu (2/5) kemarin. banyak direkrut bekerja sebelum mereka lulus. Hal itu berkat prestasi ketika magang dan sekolah. Sementara itu, Ketua Komite SMK Rekayasa Denpasar Profesor I Wayan Redi Aryanta menilai proses pendidikan telah berlangsung sangat baik. Hal ini terbukti dari prestasi gemilang yang diraih siswa-siswinya. Dalam pelepasan tersebut diserahkan penghargaan kepada empat siswa berprestasi. Made Agus Sugita Tama dan Putu Tomas meraih piala bergilir Best of the Best LKS

2018 Bali-Lombok dan Jawa Timur dari Politeknik Negeri Bali. Made Agus Sugita merebut juara pertama cabang lomba otomotif TSM Politeknik mesim kompetisi 2018 Politeknik Negeri Bali. Sementara Putu Nanta Pasek Eka Putra juara pertama Technical Skill Contest for Vocasional High School PT Astra International. Penghargaan guru berprestasi disabet oleh Putu Gede Nurwangsa dan Nengah Derta. SMK Rekayasa Denpasar tahun ini sudah mulai membuka pendaftaran siswa baru sejak 20 Maret lalu. (ad120)

5

Senator Dukung STAH Gede Pudja Mataram Jadi Institut

Wedakarna Salut Sikap ’’Katos’’ Umat Hindu di NTB Dalam Ideologi

SENATOR DPD-RI Utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir di Bumi Gora, Lombok, NTB, dalam acara seminar nasional yang diselenggarakan oleh DPP Persatuan Pemuda Hindu Dharma (Peradah) NTB. Acara yang diadakan di Kampus Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Gede Puja Mataram ini menghadirkan ratusan undangan dari unsur mahasiswa, dosen, tokoh umat serta akademisi dari Kota Mataram. Wayan Pujawan (Direktur The Hindu Center Of NTB/Ketua Ashram Prema Shanti), Gusti Ayu Alet Irmawati (Ketua Panitia) dan Nyoman Widhiarsana, S.T., CHT. (Ketua Peradah) turut mendampingi Senator AWK. Dalam pemaparannya, Senator AWK menyampaikan pentingnya pendidikan karakter Pancasila bagi setiap calon pemimpin bangsa, karena eksistensi Pancasila harus terus dipertahankan demi keselamatan minoritas baik suku, agama maupun ras yang ada di Indonesia. ‘’Saya yakin hanya Pancasila yang bisa menyatukan Indonesia di masa kini dan masa depan. Para pemuda Hindu harus membantu pemerintah dan negara dalam memerangi ideologi radikal yang kian hari menggerogoti bangsa ini. Di sinilah peran organisasi untuk men-screening kualitas anggota. Jika Anda menjadi seorang nasionalis sejati, keberpihakan terhadap suku, agama dan ras minoritas harus menjadi agenda perjuangan. Agenda ini harus terus-menerus dibicarakan dan dibahas. Isu SARA akan hilang jika masalah SARA dikomunikasikan dua arah. Umat Hindu tidak boleh

KAMPUS STAH - Senator Dr. Shri I Gusi Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tiga dari kanan) dalam acara DPP Peradah di Kampus STAH Gede Pudja, Mataram . menggunakan kekerasan dalam segala hal (ahimsa). Hindu adalah agama cinta damai dan taat pada negara karena negara adalah Guru Wisesa. Ini karakter Pancasilais yang harus dilakoni umat Hindu sehingga mampu menjadi teladan yang baik untuk bangsa,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Terkait jati diri umat Hindu di Provinsi NTB, Senator AWK menyatakan salut akan sejumlah sifat dan karakter khususnya semeton keturunan Bali yang sudah banyak membangun NTB. ‘’Keberadaan umat Hindu di NTB yang menjadi mayoritas kedua di beberapa titik wilayah, tentu tidak lepas dari peran leluhur rajaraja Bali yang datang membawa pengaruh di Lombok, khususnya leluhur Karangasem. Ini membuktikan kehebatan bahwa walaupun Majapahit sudah runtuh di abad

XV, leluhur Bali mampu mewarnai sejarah NTB di abad berikutnya. Kini masyarakat Bali di NTB sudah bermental baja, dan sifat katos atau kerasnya sangat menginspirasi. Katos itu sikap berani, sikap keras dalam kejujuran, sikap keras dalam jati diri, sikap keras membela hak kewajiban sebagai warga bangsa dan yang penting katos dalam menjaga Pancasila. Saya senang suku Bali dan umat Hindu di NTB termasuk yang paling disegani dan dihormati. Tolong jaga nama baik ini dan bersatulah sebagai sebuah bangsa besar,’’ papar President The Hindu Center Of Indonesia ini. Dalam kaitan hajatan politik Pilkada/Pilgub NTB dan Pemilu 2019, AWK minta umat Hindu solid mendukung paslon dan partai yang mendukung minoritas, kebinekaan dan pluralisme. (ad116)

Minis Design Koleksi Felice Jewellery Dapatkan Mulai Rp 350 Ribu hingga Rp 2 Juta

PAMERAN perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Kamis (3/5) ini hingga Minggu (6/5) mendatang di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas dengan desain terbaru siap menyambut para pencinta berlian di Bali. ‘’Dapatkan Minis Design Diamond yang dipadukan dengan emas putih, kuning, atau pink dengan harga promo mulai Rp 350 ribu hingga Rp 2 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Ricky, saat dikonfirmasi, Rabu (2/5) kemarin. Pihaknya juga menawarkan berlian dan batu–batu mulia. Berlian-berlian koleksi Felice semuanya dipadupadankan dengan emas putih sehingga membentuk perhiasan yang indah sekaligus berkelas. Sementara koleksi batu-batu berharga dari Felice di antaranya blue sapphire, rubi, cat eye, dan emerald/jamrud. Ricky menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Pembayaran setiap perhiasan bisa dilakukan secara cash, debit atau dengan kartu kredit.

BERLIAN - Koleksi berlian Felice Jewellery. Ia menjamin harga yang ditawarkan Felice sesuai dengan kualitas berlian yang dijual. ‘’Berliannya didatangkan langsung dari Eropa dengan cutting Belgia, desainnya dibuat di Hongkong. Setiap pembelian perhiasan mendapat sertifikat yang selanjutnya bisa dipakai untuk mendapatkan garansi perawatan seumur hidup dengan gratis,’’ lanjutnya. Felice Jewellery tidak hanya menjual emas dan berlian yang berkualitas. Pihaknya juga

memberikan maintenance lifetime guarantee atau garansi perawatan seumur hidup. ‘’Garansi ini sengaja diberikan secara gratis untuk memoles kembali emas dan berlian yang kusam karena sering dipakai,’’ jelas Ricky. Bagi Anda yang gemar mengoleksi perhiasan berlian atau batu, tidak ada salahnya mengunjungi pameran Felice Jewellery. Harga yang relatif terjangkau ditambah desain yang unik, menjadi kelebihan Felice yang patut untuk dipertimbangkan. (br118)

Hari Ini, Musprov X Inkindo Bali Empat Kandidat Berebut Jadi Ketua

KAMIS (3/5) ini, Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) X di Hotel The Grand Bali Beach Sanur, Denpasar. Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Inkindo Bali masa bakti 2014-2018 Ketut Gupta mengatakan, ada beberapa hal yang dibahas dalam Musprov X ini selain masalah pemilihan ketua DPP. Gupta didampingi Sekretaris DPP Inkindo Bali sekaligus sebagai Ketua Panitia Pengarah Gusti Made Palguna, Ketua Pemilihan Ir. Joko Santoso dan Ketua Pelaksana Musprov X Inkindo Bali Putu Tresna Dewi, S.E. mengatakan, tujuan digelarnya Musprov yaitu mempertanggungjawabkan kepengurusan masa bakti 2014-18 serta menyusun garis-garis besar haluan kebijakan organisasi Inkindo dan RAPBO (Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Organisasi). ‘’Musprov X ini sekaligus sebagai ajang memilih dan menetapkan ketua pormatur Inkindo Bali masa bakti 2018-2022,’’ tandasnya. Di samping itu, Musprov X digunakan memilih dan menetapkan Dewan Pertimbangan Organisasi Provinsi Inkindo Bali. ‘’Nah, dalam pembahasan nanti, kami juga agendakan pembahasan krusial saat ini, seperti isu-isu strategis yang menjadi kepentingan di tingkat anggota,’’ sambung Gupta. Ia mencontohkan di lapangan saat ini jasa konsultasi harus mampu meraih peluang pasar. Salah satunya soal mekanisme pelelangan yang sudah modern yakni menggunakan teknologi informasi. Regulasi aturan di bidang jasa konsultasi harus diikuti.

Acuannya adalah pemberlakuan UU Jasa Konstruksi No.2 Tahun 2017 dan Perpres No.2 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa sebagai yang telah diubah dan diganti dengan Perpres 54 Tahun 2010. Terkait remunerasion tenaga ahli, dalam UU ditetapkan batas minimal. ‘’Ini sama dengan UMR. Sekarang tenaga ahli juga harus mendapatkan upah minimal yang ditetapkan Kementerian PUPR Tahun 2017,’’ jelasnya. Untuk itu, tim pengurus Inkindo Bali berharap pemerintah bersinergi dengan memberdayakan konsultan daerah dalam pembangunan di Bali, tentunya dengan pendanaan baik yang sumbernya dari APBD maupun APBN. ‘’Jangan sampai Bali banyak konsultan, tapi hanya dijadikan penonton di daerah sendiri,’’ tegasnya. Gupta juga minta jangan sampai

ada perusahaan yang meminjamkan perusahaannya untuk urusan kongkalikong supaya menang lelang. Ia berharap anggotanya benar-benar bekerja langsung dan profesional. ‘’Manfaat pendampingan TP4D berdampak positif bagi kedua belah pihak, baik penyedia jasa maupun user, sehingga tidak ada orang yang berani main-main,’’ tandasnya. Empat calon yang bertarung adalah Ketut Gupta (incumbent), Ir. R.R. Diah Woro Sukraeni, Ir. I Made Palguna dan Ir. Wayan Sujana, M.T. Ir. Joko Santoso selaku Ketua Pemilihan menambahkan, 159 perusahaan terdaftar dan yang punya hak pilih 113 perusahaan. Proses pemilihan dibagi dua tahap yaitu penjaringan bakal calon menjadi calon dan pemilihan. Calon yang menang menjadi Ketua DPP Inkindo Bali. (ad131)

BERSAMA - Ketua DPP Inkindo Bali Ketut Gupta bersama Panitia Musprov X Inkindo Bali 2018.


OPINI

6

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Membangun Daya Saing Naker Nasional

KEBERADAAN pekerja asing di Indonesia memang dilematis. Pada awalnya, hal ini memang tidak terelakkan karena kita memang belum siap untuk melakukan hal-hal yang dianggap berbau teknologi. Alhasil, pada saat itu wacana yang berkembang adalah upaya alih teknologi. Dengan harapan, tenaga kerja asing itu mau mentransfer teknologi serta kemampuan teknisnya kepada naker Indonesia. Di sisi lain, pemerintah juga gencar melakukan pengiriman tenaga ahli serta pelajar dan mahasiswa belajar ke luar negeri. Kini setelah sekian puluh tahun berlalu, masalah TKA juga masih menjadi perbincangan. Meskipun kita menyadari bahwa ada nuansa politis yang hendak disisipkan di dalamnya. Bukan semata-mata masalah naker asing. Keberadaan mereka juga tidak bisa dilepaskan dari paket bantuan luar negeri yang diterima Indonesia. Yang di dalamnya mau tidak mau kita mesti sebagai pendampingan mereka. Yang pada akhirnya, bisa mengalihkan kemampuan teknologi kepada naker Indonesia. Saat ini yang banyak dikeluhkan adalah keberadaan naker asing asal Tiongkok yang ditengarai bekerja di sektor-sektor yang semestinya bisa diisi oleh naker lokal. Silang pendapat soal ini memang marak. Menjadi sengit, karena ada faktor politisnya. Di satu sisi pemerintah mengatakan bahwa keberadaan mereka tidaklah sebanyak yang diperkirakan orang, dan kedatangan mereka juga sah. Namun sebaliknya, kubu oposisi menuding hal ini tidak benar. Di beberapa daerah naker asing, terutama Tiongkok, mengisi lowongan yang sebenarnya bisa diisi naker lokal. Perdebatan soal ini sejatinya mesti dihentikan oleh pemerintah, dengan cara memberikan fakta serta data secara gamblang dan terbuka. Dengan demikian, ini akan segera mengerem kebingungan di masyarakat. Memang kita tengah memasuki era globalisasi. Era AFTA serta MEA. Meski dipahami, bahwa naker lokal mesti meningkatkan kompetensi serta bersertifikasi. Jika tidak mereka akan kalah saing. Meski demikian, pemerintah juga mestinya pada taraf-taraf tertentu melindungi naker lokal. Hampir semua negara, bahkan AS menggunakan standar ganda dalam melindungi naker lokal mereka. Di sisi lain dilindungi, namun tetap melakukan langkah-langkah meningkatkan kualitas kompetensi. Bagaimana di Bali! Hampir senada walaupun tidaklah semencolok seperti saat ini. Dunia pariwisata tidak lagi dikuasai oleh tenaga kerja asing. Saat ini sudah banyak GM hotel yang dipegang naker lokal. Dan kualitas mereka bisa dipertanggungjawabkan. Namun juga harus dipahami, masih juga ada yang memegang jabatan-jabatan puncak dengan berbagai alasan. Tetapi yang jelas keberadaan TKA memang dilematis. Pemerintah mesti terbuka serta terus meningkatkan kualitas lewat program sertifikasi.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Gelar Koruptor Dicabut? Dengan semakin banyaknya petinggipetinggi di negeri ini yang diduga korupsi, lalu muncul ide untuk mencabut gelar mereka supaya terjadi efek jera. Dilihat dari semangat untuk meminimalkan tindak pidana korupsi tersebut, saya sangat mendukung, hanya apabila dilakukan dengan pencabutan gelar, tampaknya masih perlu dipertimbangkan. Masalah gelar kesarjanaan mulai dari kualifikasi Strata Satu (S-1), S-2 hingga S-3, pemerolehan, penggunaan dan pencabutannya sudah ada yang mengatur yakni pihak kementerian, kini Kemenristekdikti. Selama hayat masih dikandung badan yang bersangkutan yaitu si pemilik gelar, masih diberikan hak untuk menggunakan gelar tersebut. Di pihak lain, jika yang bersangkutan ternyata terbukti melakukan pelanggaran, seperti melakukan plagiat atau cara-cara pemerolehan bahan-bahan karya tulis dilakukan dengan tidak objektif, tidak terpuji, dan bertentangan dengan kaidah-kaidah keilmuan, maka gelar yang bersangkutan pasti dicabut. Jadi, masalah gelar itu tidak ada hubungannya dengan korupsi. Agar terjadi efek jera bagi yang diduga korupsi, saya menawarkan pemikiran yaitu dengan memperberat hukuman sang koruptor dan jangan lagi ada remisi buat mereka yang sudah divonis dan mendekam di penjara. Cara lain masih ada, yaitu dengan mengirimkan press release wajah dan identitas koruptor ke seluruh media massa yang ada di Indonesia untuk dimuat, dipublikasikan, dan ditayangkan secara berulang-ulang. Dengan cara seperti ini tidak saja yang bersangkutan ketiban malu, pihak keluarganya pun ikut kena imbas. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Dilema Indonesia Atas Pekerja Asing Persoalan tentang tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia, menjadi salah satu topik yang dibicarakan oleh kaum buruh sambil memperingati Hari Buruh Sedunia tanggal 1 Mei lalu. Topik ini menjadi perhatian penting di tengah demikian banyaknya pengangguran di Indonesia dan juga banyaknya tenaga kerja Indonesia yang pergi ke luar negeri. Tidak pelak lagi, kondisi ini menjadi bahan kampanye awal bagi kompetitor presiden untuk pencalonan tahun 2019.

Oleh I Nyoman Diniarta

K

ondisi mengalirnya tenaga asing ke Indonesia, ini jelas sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat, dan karena itu pemerintah harus segera mengambil sikap untuk hal ini. Beberapa pihak bisa mengambil ini untuk tujuan politis. Menjelang tahun 2019 politik Indonesia sudah mulai memanas, diwarnai dengan adanya bentrokan langsung antara pendukung #Ganti Presiden 2019 dengan #Dia Sibuk Bekerja. Jadi, baik secara politik maupun secara sosial, hal ini harus diwaspadai oleh pemerintah. Akan tetapi, masyarakat tetap mesti menyadari bagaimana seharusnya bertindak menjadi pekerja di Indonesia jika ingin bersaing dalam iklim perdagangan dan pergaulan internasional. Seperti yang sudah diwujudkan pada beberapa fenomena internasional di masa lalu, pergerakan perdagangan internasional itu tidak dapat dilepaskan dengan iklim persaingan yang luar biasa besarnya. Iklim persaingan tersebut, jika dilihat lebih dalam lagi justru berasal dari negara-negara sedang berkembang. Keadaan inilah yang membuat negara-

negara maju kelimpungan untuk menyiasati persoalan tersebut. Pada konteks strategi, negara maju terpaksa membuat dan memperluas kelompok-kelompok mereka untuk menghambat negaranya dijajah oleh investasi atau barang-barang impor. Pembentukan blok perdagangan merupakan salah satu dari strategi tersebut. Fenomena ini sangat terlihat pada dekade sembilanpuluhan, dengan adanya berbagai blok perdagangan seperti APEC, NAFTA, AFTA, Uni Eropa dan sebagainya. Tidak lain intinya adalah pembatasan terhadap negara-negara lain di luar wilayah itu untuk melaksanakan transaksi dagang di wilayah yang sudah dipersatukan tersebut. Ini merupakan strategi pembatasan terhadap barang dan pekerja. Meski demikian, perkembangan lanjutan yang terjadi adalah bahwa negara-negara seperti Tiongkok dan India terus meningkatkan kapasitas persaingannya, sehingga mampu membuat produk-produk yang bersaing secara internasional. Bahkan India telah mampu meningkatkan kapasitas keterampilan dan intelektualnya sehingga menembus Negara Amerika Serikat. Ini artinya, ada gangguan terhadap

kualitas manusia di dalam negeri, sekaligus memberikan dampak terhadap pekerja-pekerja yang ada di dalam negerinya. Amerika Serikat pun kelihatan membatasi hal demikian, seperti yang terlihat sekarang pada kebijakan Presiden Donald Trump. Eropa juga mulai melirik hal itu. Pekerja-pekerja yang ada di Tiongkok dan negaranegara berkembang lainnya menjadi “tersumbat” dan tidak mampu pergi ke luar negeri untuk menyalurkan keterampilannya. Maka, dalam konteks demikian Indonesia mengalami dua persoalan sekaligus terhadap fenomena internasional tersebut. Persoalan pertama adalah ada kemungkinan negara kita menghadapi luberan pekerjaan dari mereka-mereka yang tidak tersalurkan ke negara maju. Jadi, kemungkinan pekerjapekerja dari negara berkembang terutama Tiongkok, meluber ke Indonesia karena tidak dapat masuk ke negara lain. Pada sisi berbeda, untuk menghadapi persaingan global, Indonesia memerlukan pekerja yang rajin, disiplin, tangguh dan mampu menghasilkan barang berkualitas tinggi. Inilah dilema yang dihadapi Indonesia. Fenomena banyaknya tenaga kerja Indonesia yang pergi ke luar

negeri mempunyai karakter yang berbeda dengan pekerja terampil yang mempunyai keterampilan khusus. Banyak pekerja Indonesia yang menjadi TKI adalah mereka yang lebih banyak mengandalkan tenaga fisik, atau lebih banyak menjadi pembantu rumah tangga. Mereka kurang mempunyai keterampilan tertentu untuk bekerja di sektor industri. Bahkan mereka yang bekerja di kapal pesiar juga diduga berkualifikasi demikian. Jadi, pekerja-pekerja seperti ini kurang mampu dipekerjakan di negara sendiri, khsusu untuk menghasilkan mesin, barang bermerek dan sejenisnya. Pada pihak lain, karakter pekerja di Indoensia kurang mampu meningkatkan diri bersaing dengan pekerja asing karena mempunyai budaya kurang energik, cenderung malas, harus diawasi dan banyak meminta permisi hanya karena pekerjaan adat di kampung. Nilai kualitas yang dihasilkan juga banyak yang kurang memuaskan dan tidak siap dengan berbagai perubahan sosial. Sebagian dari gagalnya para TKI Indonesia di luar negeri juga disebabkan oleh karakter seperti itu. Maka, untuk menghadapi dunia internasioal yang kini sudah berlari, mau tidak mau Indonesia harus ikut berlari dengan memperbaiki kualitas dasar dari industri, yaitu para pekerja mereka. Inilah masalah besar bagi negara Indoensia. Di samping itu, investorinvestor asing yang kini menanam modalnya di Indoensia, banyak yang memerlukan tenaga profesional yang tidak dibebani oleh masalah budaya yang demikian ketat menekan. Maka, dari konteks ini dibukanya keran untuk mendatangkan

Peran Lagu Anak Dalam Pembentukan Karakter

SEIRING dengan pesatnya ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, perkembangan lagu anak di bidang industri musik semakin terpuruk. Berbeda pada tahun 90an, yang hampir di semua saluran TV dan radio memberikan acara khusus untuk lagu anak-anak. Saat ini lagu anak hanya dapat di nikmati jika mengunduh melalui tayangan video saja. Banyak penyanyi cilik yang bermunculan pada era itu. Mereka tampil selayaknya seorang anak yang polos, sedangkan saat ini penyanyi cilik sangatlah sedikit. Beberapa ajang pencarian bakat di beberapa stasiun TV saat ini sudah mulai bermunculan, namun lagu-lagu yang mereka nyanyikan masihl lagu-lagu orang dewasa. Lagu-lagu anak saat ini tidak lagi berkembang dan makin kehilangan identitasnya. Sungguh ironis, anak-anak yang seharusnya mendengarkan lagu-lagu ceria sekaligus mendapat hiburan sesuai dengan usianya, malah sering mendengarkan, menghafal dan menyanyikan lagu-lagu orang dewasa yang lebih banyak berisi kisah cinta, perselingkuhan, kekecewaan serta keputusasaan. Hal ini menyebabkan krisis moral yang mungkin sudah menjadi hal yang biasa kita lihat. Saat ini banyak kasus yang sangat meresahkan, seperti seks bebas, pelecehan seksual, narkoba, bunuh diri, kekerasan, aksi geng motor dan korupsi. Infeksi krisis moral bukan hanya menyerang remaja dan orang dewasa saja, tapi juga pada anak-anak. Dapat kita bayang-

Oleh Ni Luh Putu Agustinawati, S.Si., M.P. kan, bagaimana masa depan mereka jika pada usia sekolah mereka sudah melakukan hal-hal yang melanggar aturan dan norma. Perkembangan teknologi yang sangat pesat, tidak terkontrol dan tidak tersaring isinya dikonsumsi oleh anak, serta kurangnya perhatian dari orangtua akan menggerus moral anak secara perlahan namun pasti. Perlu adanya tuntunan halus secara tidak langsung kepada anak sejak usia dini mengenai bagaimana berpikir, berbicara dan bersikap yang baik. salah satunya melalui sebuah lagu, pesan moral dapat di sisipkan dengan cepat. Karena hampir semua orang senang mendengarkan lagu, terutama anak-anak. Musik dan lagu merupakan salah satu hal yang tidak dapat terlepas dari kehidupan manusia. Mendengarkan musik yang indah dan lagu yang merdu dapat membuat seseorang melupakan masalahnya, menjadi tenang atau gembira. Secara umum, melalui sebuah lagu seseorang dapat mengekspresikan suasana hatinya atau merespons suatu peristiwa sehingga dapat dijadikan media komunikasi. Lagu juga dapat membantu seseorang untuk mudah mengingat suatu hal atau menyisipkan pesan-pesan moral sehingga dapat dijadikan alat pendidikan yang menarik. Selain itu, lagu dapat menjadi alat untuk

memperkenalkan dan melestarikan kekayaan suatu daerah. Lagu anak-anak adalah lagu yang dirancang lirik maupun melodinya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan dunia anak. Melodi lagu anak umumnya bertempo sedang agar mudah dinyanyikan dan kaya pengulangan agar mudah diingat. Sementara liriknya disusun dengan bahasa yang sederhana agar mudah untuk dipahami dan mudah diucapkan, serta kaya pengulangan.Bagi seorang anak, lagu adalah bahasa komunikasi yang bersifat umum. Lagu dapat membuat anak-anak lebih mudah belajar mengenal benda, bentuk, warna, binatang, membaca, berhitung dan berbagai pengetahuan, bahkan pesan moral lebih efektif, karena dengan lagu apalagi diiringi musik otak anak akan lebih mudah untuk menginterpretasikannya dalam ingatannya dan lebih lama bertahan dalam ingatannya. Anak akan memperhatikan suatu informasi dan menyimpannya dalam ingatan jika suasana menyenangkan, sehingga membuatnya berminat dan otaknya terangsang untuk menyimpan informasi tersebut. Pesan moral yang baik dalam sebuah lagu merupakan elemen yang sangat penting. Mengajarkan lagu-lagu dari anak usia dini merupakan langkah awal yang baik untuk mengajak

mereka untuk memetik pesan moral yang terkandung dalam sebuah lagu sambil menikmati kegembiraannya untuk mendukung pertumbuhan fisik dan mentalnya. Pesan moral yang terkandung di dalam lagu anak perlu disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah merekam dan ngerti agar anak tidak salah mengartikan apa yang diinginkan oleh lagu tersebut untuk disampaikan. Bernyanyi sambil belajar memang semboyan yang tepat, karena dengan menyanyikan sebuah lagu dapat membantu anak dalam memperoleh pengetahuan baru, meningkatkan ketrampilan, menanamkan sikap baik religiositas maupun sosial secara tidak langsung. Lagu anak-anak seperti ‘‘Pelangi’’ memiliki pesan moral yang sangat besar, di mana anak-anak diajarkan tentang kebesaran dan keagungan Tuhan yang menanamkan sikap religiositas. Lagu ‘‘Aku Anak Indonesia’’ mengajarkan persatuan dan kebanggaan akan keberagaman budaya yang menanamkan sikap nasionalis. Lagu ‘‘Bangun Tidur’’ mengajarkan anak untuk membiasakan diri untuk hidup mandiri, dan masih banyak lagi lagu anak-anak yang mengandung pesan moral yang menarik untuk didengar, mudah dipahami dan diingat dan secara tidak langsung dapat membentuk karakter dalam dirinya.

pekerja asing bagi perusahaan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas output, sekaligus juga sebagai modal bagi Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara lain di kancah internasional. Tenaga asing, katakanlah dari Tiongkok, jelas tidak akan dibebani oleh kundangan setiap minggu sekadar untuk memperlihatkan diri kepada kerabat jika mereka mempunyai upacara. Tenaga asing juga lebih kosentrasi karena sebagai perantau harus bertanggung jawab dengan keluarga yang ada di negaranya, sehingga mampu lebih berkosentrasi. Sebagai tenaga kontrak, mereka juga akan dipaksa memenuhi target pekerjaannya sehingga tidak berani main-main dengan aturan dan atasan. Harus diakui, inilah yang menjadi alasan kelebihan pekerja asing dibanding dengan pekerja lokal yang ada di Indonesia. Sejauh-jauhnya tenaga lokal, semasih berada di satu negara, maka “pulang kampung untuk kundangan” akan selalu menjadi pertimbangan. Mungkin juga pola liburan mereka tidak sama dengan pola liburan yang demikian melimpah ruah di Indoensia. Maka, di samping mendesak pemerintah untuk meninjau kembali aturan yang ada, sebaiknya tenaga kerja Indonesia juga harus sadar sendiri dengan kualifikasinya, sehingga dapat memperbaiki pola kinerja mereka. Budaya menjadi hal pertama yang harus diubah. Harus berani mengoreksi budaya apabila ingin bertarung di dunia internasional. Mau apa lagi, dunia internasional sekerang memang sudah berlari dan kita harus mampu berlari juga untuk mengejar.

POJOK Setya Novanto akan merenung saat menjalani vonis 15 tahun penjara. - Bukan pura-pura merenung. *** Disdik Bali minta siswa tak konvoi terkait pengumuman UNBK. - Sudah jadi tradisi. *** Pembagian sembako gratis di Monas telan dua korban tewas. - Korbannya pasti rakyat miskin.

Penulis, Guru SMAN 2 Mengwi, Badung, Bali

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Kamis Pon, 3 Mei 2018

TABANAN

7

Air Bendungan Telaga Tunjung Menyusut Petani Disarankan Beralih ke Palawija

Tabanan (Bali Post) –

Memang belum tergolong lama musim kemarau tahun ini. Namun, debit air di sejumlah sungai menurun drastis. Terus mengecilnya aliran air sungai, membuat para petani yang memerlukan air untuk mengairi sawahnya kelimpungan. Penyusutan debit air itu juga terjadi di Bendungan Telaga Tunjung, yang berlokasi di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan.

Bali Post/kmb28

DEBIT AIR MENYUSUT - Kemarau panjang, bendungan Telaga Tunjung debit airnya mulai menyusut.

Semua pihak khawatir, penyusutan debit air itu akan membuat sejumlah lahan pertanian di Tabanan kekurangan air. Mengatasi hal itu, Dinas Pertanian Tabanan menyarankan agar petani mulai beralih menanam palawija. Dari pantauan, nampak dasar bendungan Telaga Tunjung di bagian selatan terlihat bekas garis airnya ketika air itu naik. Bahkan surutnya sekitar satu meter. Sedangkan di sisi bagian timur dasar sungainya mulai terlihat sekitar dua sampai tiga meter dari dinding bendungan terbesar di Tabanan ini. Indikasi lain yang memastikan debit air itu mulai menyusut adalah tempat buangan air ketika air itu berlebih tidak lagi mengalir. Pembuangan di bagian barat benar-benar kering. Seperti diketahui, bendungan Telaga Tunjung mengalirkan

air irigasi ke sejumlah subak di wilayah Kecamatan Kerambitan maupun sebagian di Kecamatan Selemadeg Timur. Surutnya air itu dipastikan aliran air ke beberapa subak juga berpengaruh. Kondisi ini selalu terjadi setiap tahun ketika musim kemarau tiba. Kepala Dinas Pertanian (Distan) Tabanan I Nyoman Budana, dikonfirmasi terpisah, mengakui Tabanan memang mulai memasuki musim kemarau. Bahkan sejauh ini belum ada tanda tanda musim hujan akan turun. “Musim kemarau memang cukup panjang. Sejauh ini belum ada tanda tanda musim hujan turun,” ucapnya, Rabu (2/5) kemarin. Hal ini, kata dia berimplikas pada ketersedian air untuk pertanian terutama sawah. Karena debit air sungai dipastikan turun dan juga air di

Bendungan Telaga Tunjung itu menyusut, Budana ketika dikonfirmasi mengaku belum tahu. Dikatakan, pihaknya belum mengecek langsung untuk melihat kondisi debit air yang ada di sana. “Saya belum tahu kalau air bendungan itu menyusut,” ungkap Budana. Kalau hal itu benar, kata Budana memang akan berpengaruh pada pertanian basah (sawah) di Tabanan. Jika musim kemarau telah tiba dipastikan sejumlah sawah di beberapa subak di Kerambitan, terutama di wilayah pesisir akan mengalami kesulitan air. Agar petani tidak merugi pihaknya menyarankan petani mulai beralih menanam palawija. Seperti jagung, kacang tanah, kedelai dan tanaman yang tidak membutuhkan banyak air. (kmb28)

TPA Mandung itu dipercaya dapat mencegah terjadinya kebakaran akibat gas metan di lahan nonaktif itu. Pihak TPA memasang pipa penyalur gas metan itu. Gas metan itu kemudian disalurkan ke beberapa titik kompor gas yang ada di TPA Mandung, selanjutnya digunakan untuk

memasak. Saat ini ada 27 pipa yang terpasang di areal nonaktif. Untuk mengurangi pencemaran lingkungan limbah, cair atau dikenal dengan licit itu, TPA Mandung juga telah menyediakan kolam licit. Limbah licit ini ditampung di empat kolam penampungan. (kmb24)

Uthary Raih Nilai Tertinggi TPA Mandung Gunakan Metote ’’Controlled Landfill’’ UN SMK Se-Bali

Bahasa Indonesia Berat, ’’Enjoy’’ di Matematika Rasa bangga bercampur haru menyelimuti hati Ida Ayu Kade Dwi Uthary (18 tahun) saat namanya dipanggil Kepala SMKN 1 Tabanan di sela-sela rangkaian kegiatan pelepasan siswa kelas XII, Rabu (2/5) kemarin. Siswi berparas cantik jurusan Akuntansi itu diumumkan meraih nilai tertinggi (3 besar) pada Ujian Nasional tahun ajaran 2017/2018 tingkat Provinsi Bali. Prestasi sangat membanggakan ini tentu saja menjadi kado spesial bagi seluruh jajaran SMKN 1 Tabanan. Apa rahasia dan bagaimanakah persiapan Ida Ayu Kade Dwi Uthary, menyongsong UN tingkat SMK itu? SUKSES Ida Ayu Kade Dwi Uthary menggapai prestasi tiga besar UN SMK se-Bali, itu tidak hanya menjadi kebanggaan pihak sekolah, keluarga dan sudah pasti dirinya sendiri. Awalnya Dayu Kade sempat tidak percaya jika dirinya bisa menjadi yang terbaik. Lebih-lebih pada tingkat Provinsi Bali. ‘’Memang saya sempat tidak percaya, tetapi saat nama saya dipanggil oleh bapak kepala sekolah untuk ke atas panggung, saat itu baru saya sadar. Memang ada rasa bangga dan juga terharu. Sungguh berbagai perasaan sampat berkecamuk di hati saya,’’ ucap Ida Ayu Kade Dwi Uthary. Putri kedua pasangan Ida Bagus Ketut Manuaba dan Ida Ayu Kade Nuasih itu mengaku tidak mempersiapkan UN secara khusus. Dikatakan, porsi belajarnya sama saja ketika mengikuti pelaksanaan ujian sekolah dan ujian-ujian lainnya. Hanya jika kecenderungan mata pelajaran matematika yang menjadi mata uji momok yang ditakuti sebagian besar siswa, tetapi bagi Ida Ayu Kade Dwi Uthary itu justru menjadi mata pelajaran paling disukainya. Karena tertarik matematika, ia pun mengikuti klub matematika di sekolahnya. ‘’Anehnya, di antara soalsoal yang diujikan secara nasional, justru bahasa Indonesia yang paling sulit. Soal Bahasa Indonesia itu benar-benar membuat bingung. Tetapi kalau matematika saya enjoy saja. Saya memang senang matematika sejak SMP,’’ terangnya. Karena kecintaannya dengan matematika dan berhitung, membuat dara cantik ini bercita-cita melanjutkan pendidikannya ke Politeknik untuk bisa tetap mengembang-

kan keahliannya di jurusan akuntansi. ‘’Cita-cita saya ingin bekerja di perbankan atau yang berhubungan dengan berhitung,’’ ucapnya. Kepala SMKN 1 Tabanan I Wayan Sudarsana, S.Pd., M.Si. juga merasa sangat bangga dengan prestasi yang ditorehkan salah satu siswinya itu. Apalagi prestasi tertinggi di tingkat Bali. Raihan prestasi itu merupakan ‘pancingan’ prestasi anak-anak lainnya. Memang berat, paling tidak semangat mempertahankan prestasi tahun ini diupayakan secara maksimal tahun depan. ‘’Kami sangat bersyukur. Kami tidak pernah bermimpi dapat nomor satu, apalagi saingan cukup berat. Ada SMK 1 Singaraja dan SMK 2 Denpasar, di tiap lomba LKS selalu saja nilainya kejar kejaran dengan mereka,’’ ucapnya. Diakuinya, Dayu Kade Dwi Uthary memang merupakan salah satu siswi berprestasi di sekolahnya. Terbukti sejak kelas X sudah berhasil meraih juara umum. TERTINGGI Siswi SMKN 1 Tabanan Ida Ayu Kade Dwi Uthary berhasil meraih nilai tertinggi (3 besar) UN 2018 tingkat Provinsi Bali.

Hanya karena persaingannya cukup ketat dengan anak-anak lainnya di SMKN 1 Tabanan, sempat yang bersangkutan tidak mendapatkan juara saat di kelas XI. Namun ia tidak patah semangat. Dayu Kadek justru terus terpacu kerja keras berupaya mengejar ketertinggalannya. Hasilnya, sangat luar biasa. ‘’Anak ini memang suka belajar. Bahkan masuk klub matematika,’’ katanya. Bagi Sudarsana, prestasi yang diraih tahun ini paling tidak diharapkan sebagai pecutan dan juga motivasi anak-anak didik lainnya agar terus meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan SMKN 1 Tabanan. ‘’Mau tidak mau prestasi itu bisa dipertahankan oleh siswa didik lainnya, Sukses ini tentu merupakan kerja keras bersama, baik orangtua, pembina, para guru dan utamanya anak didik itu sendiri,’ pungkasnya. (bit)

Tabanan (Bali Post) Volume sampah setiap hari konstan datangnya. Apalagi diiringi lamanya sampah terdegradasi. Hal itu menjadi permasalahan utama semua TPA, termasuk TPA Mandung. Lahan TPA Mandung yang berlokasi di Desa Sembung Gede, Kerambitan itu tetap saja tidak berubah. Sedangkan volume sampah yang datang setiap hari justru lebih banyak. Akibatnya TPA itu terancam overload, sehingga tidak bisa lagi menampung sampah masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, TPA Mandung mengupayakan langkah strategis metode controlled landfill. Kepala UPT TPA Mandung Ni Luh Sukartini, Rabu (3/5) kemarin, mengatakan saat ini TPA Mandung punya lahan aktif atau bisa menampung sampah kurang lebih dua hektar saja. Ada juga 32 are lahan yang termasuk lahan nonaktif. Pada lahan nonaktif itu, kata Sukartini, dilakukan proses

penataan sampah dengan cara dipadatkan dulu. Kemudian ditimbun menggunakan tanah. Dan selanjutnya ditutup plastik enviro cover. Pemakaian plastik enviro cover ini baru diterapkan sejak 2017 lalu. Hemat Sukartini, penggunakan enviro cover itu sangat membantu penghematan volume tanah yang dipakai penanganan sampah di TPA Mandung itu. Bahkan penghematannya mencapai 40 persen. Anggaran yang dialokasikan membeli tanah untuk menimbun sampah di TPA Mandung itu sebesar Rp 31.625.000. ‘’Cara ini dilakukan agar sampah cepat terdegradrasi. Dan selanjutnya ketinggian sampah bisa diturunkan. Jika sudah turun, lahan nonaktif itu bisa diaktifkan kembali,’’ ujar Sukartini. Pengelolaan sampah dengan menimbun tanah dan memadatkan menggunakan alat berat itu disebut pengelolaan sampah metode controlled landfill. Sistem pengelolaan sampah dengan controlled landfill di

Pendidikan Sangat Penting dan Strategis Sebagai Komitmen Meningkatkan Daya Saing Bangsa Tabanan (Bali Post) Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei diharapkan dijadikan momentum memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan. Semua pihak harus menganggap pendidikan itu sangat penting dan startegis bagi peradaban dan juga daya saing bangsa. Pendidikan bisa menjadikan seseorang berperan banyak hal, termasuk melestarikan kebudayaan. Pada hakikatnya pendidikan itu merupakan perwujudan dari tingkah laku yang merupakan

bagian budaya. Salah satu unsurnya adalah pengetahuan. Wakil Bupati Tabanan Sanjaya mengatakan hal itu ketika menjadi Pembina Upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Bupati, Rabu (2/5) kemarin. ‘’Tema Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018 ini adalah ‘Menguatkan Pedidikan, Memajukan Kebudayaan’. Pendidikan yang kuat dipercaya akan berpengaruh kepada perilaku masyarakat. Karena itu, mau tidak mau pengetahuan itu harus dijadikan budaya sehingga bisa bertahan lama dan juga lestari. ‘’Mari kita bersama–

sama memperkuat komitmen bahwa pendidikan itu begitu penting dan sangat strategis,’’ ungkapnya. Selain memperingati Hari Pendidikan, kata Sanjaya, juga memperingati Hari Otonomi Daerah ke-22 dengan tema ‘’Mewujudkan Nawa Cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokrasi’’. Momen ini juga hendaknya dijadikan ajang evaluasi pelaksanaan setiap program yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sanjaya juga membacakan amanat Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, agar

kepala daerah tidak takut berinovasi. Sudah ada jaminan perlindungan hukum, inovasi itu tidak bisa dipidanakan. Inovasi itu tidak hanya menjadi solusi menangani permasalahan daerah, melainkan sebagi gerbang menuju kesejahteraan masyarakat,’’ ujarnya. Wabup Sanjaya menambahkan, untuk mencapai hal tersebut, ada tiga faktor yang harus menjadi perhatian bersama, yaitu integritas dan etika profesionalisme, mewujudkan good governance, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik. (kmb24)


KARANGASEM

8

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Pelaku Pariwisata Tuding Pemerintah Abaikan Amed Amlapura (Bali Post) -

Sejak Gunung Agung erupsi hingga kembali tenang, pariwisata Bali menjadi sangat memprihatinkan. Tidak terkecuali, salah satu ikon pariwisata Karangasem yakni Amed. Meski Gunung Agung sudah mulai tenang, kunjungan pariwisata ke Amed sejauh ini belum bisa normal kembali. Selain erupsi, juga ditambah permasalahan klasik yang tidak kunjung tertangani sampai sekarang, yakni persoalan jalan rusak, lampu penerangan jalan hingga minimnya fasilitas umum. Sejak erupsi Gunung Agung itu pelaku pariwisata merasakan upaya untuk mengembalikan kejayaan Amed itu sangat minim. “Yang terjadi, selama ini kita di Amed, berjuang dan jalan sendiri-sendiri. Sekarang lumayan sudah ada yang datang. Tetapi masih jauh

dari normal,” kata salah satu pelaku pariwisata Amed, Ketut Dayuh, saat ditemui di Amed, Kecamatan Abang, belum lama ini. Pengelola Aryaamed Resort ini menegaskan, tingkat hunian saat ini masih rendah. Hanya sekitar 20 persen. Mayoritas wisatawan

Dilarang Relawan Pasebaya

Empat Bule Rusia Nekat Naik ke Pasar Agung Amlapura (Bali Post) Ketika Gunung Agung berada di level III (Siaga red) semestinya Pura Pasar Agung di Desa Sebudi, Selat harus steril dari aktivitas manusia sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana. Namun, karena ngebet (kepincut - red) ingin melihat kondisi pasca-erupsi, Rabu (2/5) kemarin empat orang turis Rusia nekat melanggar rekomendasi tersebut. ‘’Ya, berdasarkan informasi Hotel Puri Agung Inn di Selat, ada empat bule Rusia naik ke Gunung Agung. Ngakunya hanya ke Pura Pasar Agung, tetapi kami tidak tahu kepastiannya,’’ kata Sekretaris Pasemetonan Jagabaya (Pasebaya) Gunung Agung I Wayan Suara Arsana. Perbekel Desa Amerta Bhuana, Selat ini mengaku kecewa dengan ulah keempat turis asing itu. Kawasan Pura Pasar Agung itu seharusnya steril karena berada di radius berbahaya 4 kilometer. Pasebaya melarang aktivitas pendakian tersebut. Namun larangan lebih bersifat imbauan, karena Pasebaya tidak punya kewenangan memaksa. ‘’Mereka tidak lapor ke Pasebaya. Relawan hanya dapat info dari pihak hotel tempat mereka menginap,’’ jelasnya. Keempat bule nekat itu masing-masing dua laki-laki berinisial TA (24) dan PS (24) serta dua perempuan berinisial KM (26) dan MN (24). Mereka kabarnya berangkat dari Hotel Puri Agung Inn sekitar pukul 15.15 Wita tanpa didampingi siapa pun. Mereka juga nyelonong naik begitu saja tanpa berkoordinasi ke Posko Pasebaya. Pihak Hotel Puri Agung Inn melalui salah seorang karyawannya, Dewa Putu Susila, membenarkan ada empat bule Rusia menginap di hotel tersebut. Mereka check-in Selasa (1/5) siang dan langsung mengutarakan keinginan naik ke Pasar Agung. Paham Pura Pasar Agung itu harus steril dari aktivitas manusia, Dewa Putu Susila segera melaporkan niat tamu Rusia itu ke pihak Pasebaya Gunung Agung. ‘’Mereka mengakui ingin melihat kondisi Gunung Agung pasca-erupsi. Sekalian melihat sunrise (matahari terbit). Sudah saya ingatkan tak boleh naik tetapi mereka bengkung (tidak hirau),’’ ungkapnya. Dewa Putu Susila mengaku tak tahu persis sejauh mana aktivitas pendakian yang dilakukan. Pasalnya pihak hotel tidak menyediakan pemandu. Yang jelas, menurutnya, sekitar pukul 09.00 Wita keempat bule itu sudah kembali ke hotel. Siang sekitar pukul 12.00 mereka sudah check-out (meninggalkan hotel) tanpa mau mengungkap rencana petualangan mereka selanjutnya. Sementara menyangkut aktivitas Gunung Agung, sepanjang malam sampai siang kemarin terjadi setidaknya delapan kali embusan asap putih bertekanan lemah. Intensitasnya tipis setinggi 50 meter. Rilis Magma Var menyebutkan juga ada kegempaan seperti vulkanik dangkal, vulkanik dalam dan tektonik jauh, namun intensitas rendah. (kmb)

yang datang enggan menginap. Mereka kebanyakan datang saat akhir pekan, untuk melihat keindahan alam bawah laut yang menjadi ikon Amed saat pagi. Kemudian di sore hari sudah balik lagi ke tempat mereka menginap di Denpasar. Saat ini, pelaku pariwisata

Amed menunggu momen puncak kunjungan Agustus nanti. Jika tetap sepi seperti sekarang, maka masa depan Amed perlu dipikirkan lebih jauh. Dayuh menambahkan, biasanya saat memasuki Agustus, tingkat hunian akomodasi pariwisata di Amed bisa mencapai 80 persen. Tetapi, mengingat kondisinya sangat rentan akibat aktivitas Gunung Agung yang kerap mengembuskan abu vulkanik. Karena itu pihaknya tetap khawatir dengan masa depan pariwisata Amed. “Sejak dulu Amed ini tum-

Bali Post/31

FASUM DI AMED - Salah satu fasilitas umum (Fasum) di akomodasi pariwisata Amed.

buh sendiri. Promosi dari pemerintah jarang, apalagi dukungan fasilitas umum. Jalannya kecil, sehingga bus besar tidak bisa masuk. Bahkan kondisi jalannya rusak, juga tak ada lampu penerangan jalan. Tolonglah buat Amed ini tak terlihat seram,” pinta Dayuh memohon. Perbaikan Infrastruktur Selain dorongan promosi, perbaikan infrakstruktur dan fasilitas umum, Dayuh menyarankan agar pemerintah daerah mampu memainkan peran dalam bidang transportasi. Per-

masalahan Amed sejak dulu adalah lokasinya yang jauh dari pusat kota seperti Denpasar. Dia berharap pemerintah daerah bisa berperan di sana, untuk menjamin adanya konektivitas waktu, sehingga wisatawan bisa tiba di Amed tepat waktu. “Contohnya, bagaimana membuat transportasi dari bandara ke Amed menjadi lebih lancar dan murah,” tegasnya. Mayoritas wisatawan yang datang ke Amed itu dari Eropa. Berbeda dengan kunjungan wisatawan Bali secara umum yang mayoritas dari Tiongkok. Mereka

datang ke Amed, selain melihat keindahan alam bawah laut, juga mencari keheningan di tengah alam yang tenang. Sehingga yang datang kebanyakan wisatawan yang sudah lansia selain itu juga pasangan muda yang punya rencana bulan madu. “Kalau wisatawan yang fanatik Amed, bisa satu minggu hingga dua minggu di Amed,” ujar Dayuh, seraya menegaskan pihaknya tidak pernah menutup Aryaamed Resort, dan juga merumahkan karyawan walaupun terjadi beberapa kali erupsi Gunung Agung. (kmb31)

Peringatan Hardiknas

Siswa Antusias Ikuti Pawai Pendidikan dan Budaya MEMPERINGATI Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Rabu (2/5) kemarin Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem menggelar pawai pendidikan dan juga budaya. Pawai melibatkan 18.500 peserta terdiri dari guru-

guru dan siswa mulai dari tingkat TK-PAUD sampai SMA/SMA se-Karangasem. Pawai dilepas Bupati IGA Mas Sumatri dengan pemukulan gong. Pawai dilepas di Lapangan Tanah Aron Amlapura melewati rute Jalan Ngurah Rai-Jalan Kar-

PAWAI HARDIKNAS - Peserta pawai pendidikan dan budaya peringatan Hardiknas dari Kecamatan Selat tampil di depan panggung kehormatan di Lapangan Tanah Aron, Amlapura.

tini-Jalan Sultan Agung dan finis di Taman Kota Lapangan Candra Bhuana Amlapura. Peserta pawai dikelompokkan dalam delapan kontingen, dengan tema berbedabeda. Kantingen 1 diperkuat 2.500 peserta mengusung tema Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Gerakan Kepramukaan. Kontingen 2 diperkuat 2.000 peserta mengusung tema Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Pengembangan Diri. Kontingen 3 berjumlah 2.000 peserta mengusung tema Toleransi sebagai Wujud Penguatan Pendidikan Karakter. Kontingen 4 berkekuatan 2.000 peserta mengusung tema Berbagai Profesi sebagai Hasil Pendidikan. Kontingen 5 didukung 2.000 peserta mengusung tema upacara Dewa Yadnya. Kontingen 6 berjumlah 2.000 peserta mengusung tema Manusia Yadnya. Kontingen 7 diperkuat 2.500 peserta mengusung tema Pitra Yadnya. Kontingen 8 diperkuat

2.000 peserta mengusung tema Bhuta Yadnya. Pawai diawali penampilan Marching Band TK Negeri Pembina Karangasem disusul penampilan khasanah budaya masing-masing wilayah. Kecamatan Selat, misalnya, menampilkan prosesi Ngusaba Dalem atau Ngusaba Dodol. Sebelum menyusuri rute pawai, setiap kontingen berkesempatan tampil di depan panggung kehormatan di Lapangan Tanah Aron Amlapura. Pelepasan pawai juga dihadiri Wabup Wayan Artha Dipa, unsur Forkompinda, Sekda Gede Adnya Mulyadi, para kepala organisasi perangkat daerah dan tokoh masyarakat Karangasem I Gusti Made Tusan. Walau panas menyengat, hal itu tak menyurutkan semangat peserta mengikuti pawai yang baru petama kali digelar terkait peringatan Hardiknas tersebut. Warga Karangasem juga sangat antusias menonton mulai dari

acara pelepasan pukul 14.00 sampai finis di Lapangan Candra Bhuana. ‘’Pawai ini bertujuan mendukung tema Hardiknas 2018 yaitu menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan. Pawai untuk pendidikan karakter sehingga anak-anak mencintai budayanya,’’ terang Kadisdikpora Karangasem yang juga Ketua Panitia Hardiknas IGN Kartika. Puncak peringatan Hardiknas itu ditandai apel bendera di Lapangan Tanah Aron, sebelum pawai pendidikan dan budaya. Apel Hardiknas disinkronkan dengan apel peringatan Hari Buruh. Apel peringatan diakhiri penyerahan penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi serta penyerahan SK kenaikan pangkat pegawai, dari III a ke III b dan IV a ke IV b. Bupati Mas Sumatri selaku inspektur upacara menyerahkan penghargaan tersebut bersama Wabup Artha Dipa dan unsur Forkompinda. (ad115)

Mas Sumatri Pimpin Apel Hari Pendidikan Nasional Ke-110 DALAM rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Bendera di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, Rabu (2/5) kemarin. Upacara mengambil tema “Menguatkan Pendidikan, Menuju Kebudayaan” ini dengan Inspektur Upacara Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri. Peringatan Hardiknas 2018 itu bertabur penghargaan bagi guru, siswa-siswi berprestasi serta pemberian SK kenaikan pangkat dari golongan IV a ke IV b, III a ke III b tahun 2018. Penghargaan sebagai tanda ucapan terima kasih kepada para guru dan para siswa-siswi yang telah mengharumkan nama Kabupaten Karangasem, diserahkan langsung Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa dan Forkopimda Karangasem. Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Mudjajir Effendy dalam sambutan yang dibacakan Bupati

Karangasem Mas Sumatri menegaskan pada 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional dan tanggal tersebut bertepatan dengan tanggal lahir Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, seorang tokoh pendidikan Indonesia yang kemudian lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara. “Sesuai tema tersebut, marilah kita jadikan peringatan kali ini sebagai momentum merenungkan hubungan erat antara pendidikan dan kebudayaan sebagaimana tercermin dalam ajaran, pemikiran, dan praktik pendidikan yang dilakukan Ki Hadjar Dewantara,” katanya. Di dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003, disebutkan pendidikan nasional kita, adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Sedangkan kebudayaan nasional merupakan akar pendidikan nasional. “Cita-cita pendidikan dan kebudayaan nasional hanya bisa terwujud jika kita bekerja keras dan berdaya jelajah luas. Hanya

dengan cara itu, kerja pendidikan dan kebudayaan dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya. Selain itu, Mas Sumatri juga mengatakan, peringatan Hari Buruh Internasional yang pada tahun 2018 ini untuk pertama kalinya May Day dilaksanakan di Kabupaten Karangasem. Diharapkan adanya sinergitas kerja sama antara pemerintah daerah, pengusaha dan pekerja dengan merujuk pada peraturan yang berlaku, yaitu Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dalam upaya menciptakan hubungan Industrial yang harmonis, dinamis, berkeadilan dan bermartabat. Peringatan May day agar dapat dijadikan momentum bagi semua sesuai tema “May Day is a fun Day” untuk merefleksikan kembali perjuangan dalam mensejahterakan kaum buruh. Hadir pula pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional itu Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Forum

PENGHARGAAN - Bupati IGA Mas Sumatri saat menyerahkan penghargaan kepada siswa-siswa berprestasi. Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekdakab Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Kepala Pengadilan Negeri Amlapura, Aparatus Sipil Negara di lingkungan Pemkab. Karangasem, TNI dan Polri serta para siswa sekolah dari tingkat

SD hingga SLTA se-Kabupaten Karangasem, Ketua PKK Karangasem, Ketua Dharma Wanita Karangasem, Ketua Organisasi Kepemudaan dan Organisasi Wanita se-Kabupaten Karangasem. (ad130)

Pelabuhan Tanah Ampo Dapat Suntikan Rp 4,8 Miliar PROYEK pembangunan Pelabuhan Kapal Pesiar Tanah Ampo kembali mendapat kucuran pendanaan dari pemerintah pusat. Kali ini Kementerian Perhubungan menyuntikkan dana segar Rp 4,8 miliar. Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai I Ketut Gede Sudarma mengungkapkan hal itu, Rabu (2/5) kemarin. Sejak tahun berapakah pelabuhan yang direncanakan untuk lego kapal pesiar itu sudah dipersiapkan?

Tambahan dana Rp 4,8 miliar itu, hemat Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai Made Sudarma, untuk proses finishing dua proyek yang digarap secara bersamaan sebelumnya, yaitu untuk pembangunan brakewater dan jety ramdor. Kedua proyek itu sesungguhnya bertujuan agar dermaga itu bisa disandari perahu sekoci. Proyek diperuntukkan finishing itu sejauh ini sudah memasuki proses tender. ‘’Dananya sudah siap. Tingggal menunggu tender saja. Ini saya sedang di Ja-

karta, konsultasi di Kementerian Perhubungan untuk tujuan tersebut,’’ terangnya. Brakewater dibangun memanjang sepanjang 135 meter dari pertengahan dermaga ke arah barat. Pembangunan breakwater itu diawali pemasangan tiang pancang yang sudah kelar beberapa minggu lalu. Sebelumnya pelaksana proyek juga sudah menyelesaikan pemasangan tetraport di pinggir jety ramdor. Proyek breakwater dan jety ramdor dimulai 18 Agustus 2017 dengan anggaran awal Rp 49 miliar. Berdasarkan

perencanaan, pembangunan kedua fasilitas tambahan itu seharusnya sudah kelar akhir Maret lalu. Namun kemudian molor karena berbagai persoalan. Salah satunya dampak dari aktivitas vulkanik Gunung Agung. Dengan terbangunnya breakwater dan jety ramdor, kapal pesiar apalagi yang berukuran besar, tetap akan lego jangkar di tengah perairan. Breakwater dan jety ramdor itu dibangun untuk memberi akses perahu sekoci terutama dari sisi keamanan untuk meyiasati kuatnya arus laut perairan Tanah Ampo.

Pelabuhan Tanah Ampo itu dibangun mulai 2006. Anggaran dengan cara patungan. Selain kucuran dana dari pemerintah pusat, juga ada suntikan dari Pemprov Bali dan Pemkab Karangasem sendiri. Pusat membiayai proyek di sisi laut, provinsi membiayai pembangunan terminal dan pemerintah kabupaten mengurus masalah lahannya. Selama bertahun-tahun proyek itu mangkrak. Tidak ada kapal pesiar yang sudi singgah karena dermaga itu kurang panjang. Selama mangkrak, fungsi pelabuhan

itu lebih banyak digunakan untuk aktivitas memancing. Sedangkan gedung terminal itu difungsikan sebagai posko induk penanganan erupsi Gunung Agung. Bendesa Adat Tanah Ampo Gede Suyadnya mengatakan, warga Tanah Ampo berharap pelabuhan segera beroperasi. Dengan hadirnya pelabuhan wisata, warga setempat berharap bisa meningkatkan taraf hidupnya dengan ikut berkecimpung di sektor pariwisata. ‘’Warga kami menunggu-nunggu pelabuhan secepatnya beroperasi,’’ ungkapnya. (kmb)


Kamis Pon, 3 Mei 2018

GIANYAR

9

Ratusan ”Parekan Masiat Sampian” di Pura Samuan Tiga

Tiga hari setelah puncak Ida Batara Turun Kabeh di Pura Kahyangan Jagat Samuan Tiga, Bedulu, pada Rabu (2/5) kemarin, dilaksanakan tradisi siat sampian dengan menggunakan rangkaian janur oleh parekan (pangayah laki-laki) dan permas (pangayah perempuan). Ratusan parekan dan puluhan permas saling lempar dan pukul menggunakan sampian. Tradisi yang merupakan simbol memerangi adharma atau kejahatan ini, disaksikan ribuan pamedek dan wisatawan mancanegara. Siat sampian diawali dengan nampyog, yakni para permas yang berjalan beriringan mengelilingi halaman madya mandala pura. Para permas berjalan sembari menari-nari dengan gerakan sederhana. Dari prosesi nampyog ini, ada prosesi yang dikenal dengan nama ngober nyambung. Dalam

prosesi ini, pada pinggang permas diikatkan selembar selendang putih. Selendang ini pula yang dikibarkan secara sambung menyambung oleh para permas di barisan berikutnya. Usai prosesi ngober nyambung, disusul maombak-ombakan, yakni para parekan saling berpegangan satu sama lain mengelilingi halaman pura. Parekan saling berpegangan berputar selama tiga kali disertai dengan teriakan-teriakan. Mereka pun berusaha agar dapat memegangi bangunan suci yang ada di pura. Prosesi ini disertai dengan tetabuhan yang menambah semangat parekan dan permas untuk memulai siat sampian. Puncaknya, para parekan saling lempar sampian yang sudah disiapkan. Mereka kemudian saling pukul serta melempar sebagai simbol dari perang dengan menggunakan janur selama kurang

lebih 15 menit. ‘’Usai siat sampian, seluruh parekan masiram di beji yang mempunyai makna penyucian diri,’’ ungkap Ketua Paruman Pura Samuan Tiga Wayan Patera. Menurutnya, siat sampian hanya boleh diikuti oleh parekan dan permas. Tradisi ini bermakna penyucian bhuana agung dan bhuana alit yang divisualisasikan pertarungan antara dua kekuatan berbeda yakni kebaikan dan keburukan. Yang menang pada akhirnya adalah kebenaran. Dipilihnya sampian untuk sarana siat sampian, menurut Patera, karena sampian merupakan bagian ujung dari dangsil yang dipersembahkan para parekan. ‘’Selain itu, sampian merupakan lambang senjata milik Dewa Wisnu yang dipergunakan untuk memerangi adharma atau kejahatan dari muka bumi,’’ ucapnya. (kmb35)

Rafting di Sungai Ayung, Pria Asal Surabaya Tewas

Gianyar (Bali Post) Sungai Ayung kembali memakan korban jiwa. Seorang peserta rafting, Andy Wicaksono, tewas saat mencoba olahraga yang memacu adrenalin itu pada Selasa (1/5). Ketika itu, perahu karet yang digunakannya terbalik. Korban berusia 39 tahun ini hanyut dan ketika ditemukan, sudah tidak bernyawa. Informasi dihimpun, awalnya korban yang asal Surabaya ini datang bersama rombongan kantornya ke tempat rafting yang ada di Desa Kedewatan, Ubud. Dia menaiki satu perahu bersama lima rekannya dan pemandu, Muliadi (27), sekitar pukul 11.00 Wita. Insiden perahu terbalik terjadi saat mereka hendak menuruni bendungan di dekat SDN 1 Kedewatan. Enam orang yang ada di dalam perahu semuanya terjatuh ke sungai. Setelah kejadian itu, para penumpang perahu karet yang sudah

mengenakan baju pelampung berusaha menyelamatkan diri. Satu per satu penumpang perahu berhasil diselamatkan oleh pemandu. Ada juga yang menyelamatkan dirinya sendiri. Namun nahas, Andy Wicaksono tidak berhasil ditemukan. Pihak rafting pun langsung melakukan pencarian bersama. Pencarian memakan waktu cukup lama. Sekitar 15 menit kemudian, tubuh Andy muncul ke permuakaan sungai. Salah satu temannya berusaha menarik ke atas perahu. Saat ditarik, tubuh Andy sudah lemas. Warga setempat pun berupaya cepat melakukan evakuasi, kemudian membawa korban ke RS BMIC Ubud. Di rumah sakit, korban yang tiba pukul 14.10 Wita tersebut langsung mendapatkan perawatan selama 1 jam. Pihak medis sempat melakukan rekom jantung sebanyak 4 kali termasuk memberikan obat pemicu jantung seban-

yak 3 kali. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan. Kapolsek Ubud Kompol Raka Sugita membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kejadian ini murni musibah. Mengenai unsur kelalaian, polisi belum menemukan indikasi tersebut. ‘’Tidak ada (kelalaian - red). Itu musibah,’’ ucapnya singkat. Di bagian lain, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar Anak Agung Ari Brahmanta mengakui jika kasus kecelakaan rafting ini sudah beberapa kali terjadi. Pihaknya pun sudah mengimbau agar pengusaha rafting menjalankan SOP dengan benar. ‘’Termasuk memberlakukan cek kesehatan sebelum rafting karena ini wisata menantang,’’ ujarnya. Dinas Pariwisata pun terus menekankan supaya kejadian tersebut jangan sampai terulang. Mengenai kejadian Selasa lalu, Ari Brahmanta melihat lebih ke

faktor human. ‘’Kalau cuaca mendukung. Sekarang perlu cek kesehatannya. Karena tidak semua peserta punya kesehatan yang baik. Di sini peran pengelola harus tegas, jangan semua diberikan naik,’’ katanya. Sebelumnya, rafting di Sungai Ayung memakan korban berkebangsaan Tiongkok bernama Wang Yumai pada Juli 2017 lalu. Wanita 25 tahun itu tewas saat rafting di Sungai Ayung di kawasan Desa Melinggih Kelod, Payangan. Saat kejadian, Sungai Ayung sedang meluap dengan arus cukup deras. Pada 2016, nasib nahas dialami turis asal India, Bhatia Jyoti Gordhan (70). Nenek bertubuh tambun itu tewas akibat hanyut saat mengikuti rafting di Sungai Ayung di Desa Kedewatan, Kecamatan Ubud. Sementara pada 2014, seorang wisatawan asal India, Katir Sheh, juga meninggal dunia saat rafting di Sungai Ayung. (kmb35)

Target Vaksinasi JE Belum Tercapai

Gianyar (Bali Post) -

Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar belum mampu memenuhi target 95 persen anak mendapatkan vaksinasi Japanase Encephaltis (JE). Hingga kini, progress program ini baru sekitar 94,07 persen. Guna mencapai target, organisasi perangkat daerah yang dipimpin Ida Ayu Cahyani ini gencar melakukan penelusuran terhadap anak-anak yang belum mendapatkan vaksin JE. Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ida Ayu Cahyani, Rabu (2/5) kemarin, berjanji akan menggenjot program tersebut. Caranya, dengan melakukan sweeping mencari anak yang belum mendapatkan vaksina JE. Ada upaya door to door yang akan dilakukan selama dua pekan ini. Dayu Cahyani mengakui, selama periode vaksinasi JE yang digalang pemerintah, ada saja anak yang belum divaksin. Persoalan tersebut terjadi akibat sejumlah faktor. ‘’Bisa saja pas divaksin, anak itu sakit. Ada riwayat dari anak yang

kontra indikasi seperti punya alergi,’’ jelasnya. Anak-anak yang memiliki riwayat penyakit tertentu tidak boleh sembarangan diberikan vaksinasi JE. Sebab itu, pihaknya pun harus mengkonsultasikannya, apakah boleh atau tidak diberikan vaksinasi. Dayu Cahyani menambahkan, target untuk Pemkab Gianyar itu diberikan oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kesehatan. Berdasarkan data tersebut, jumlah anak di Gianyar yang berusia 9 bulan sampai 15 tahun sebanyak 109.860 orang. Mereka diharapkan mendapatkan vaksinasi JE.

‘’Pusdatin ini menghitung anak yang lahir 5 tahun lalu, 15 tahun lalu, sehingga ditemukan jumlah sekian. Itu target perkiraan, bukan jumlah balita dan anak di Gianyar,’’ kata Dayu Cahyani. Selama periode vaksinasi berlangsung, Dinas Kesehatan Gianyar sudah membuka pelayanan vaksinasi ke seluruh bidang meliputi sekolahsekolah, puskesmas sampai banjar-banjar dan rumah sakit. ‘’Selama vaksinasi berlangsung, kami baru dapat sekian (94,07 persen-red). Kami sweeping dua minggu ini,’’ tegasnya. (kmb35)

Siswi Suksma

Raih Nilai UNBK Program Bahasa Tertinggi Se-Bali HASIL Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMA/SMK akan diumumkan, Kamis (3/5) hari ini. Peringkat I dan III untuk program Bahasa se-Bali diraih dua siswi dari SMAN 1 Sukawati (Suksma). Mereka pun diharapkan bisa mendapat beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Peraih nilai tertinggi seBali ini yakni I Kadek Agustini dengan nilai 359,00. Sementara terbaik peringkat III diraih Ni Putu Ariskayanti dengan jumlah nilai 352,50. Keduanya adalah siswi kelas XII Jurusan Ilmu Pengetahuan Bahasa. Ni Kadek Agustini mengaku tidak menduga bisa meraih nilai tertinggi se-Bali untuk UNBK program Bahasa. Terlebih selama bersekolah di Suksma, pelajar kelahiran 5 Agustus 2000 ini hanya pernah memperoleh juara I saat masih kelas X. Setelah itu ia hanya masuk dalam ranking 5 besar.

Saat UNBK April lalu, pelajar asal Desa Singapadu Kaler, Sukawati ini memperoleh total nilai 359,00 dengan rincian nilai 86,0 (Mapel Bahasa Indonesia), 88,0 (Mapel Bahasa Inggris), 85,0 (Mapel Matematika) dan 100,0 (Mapel Pilihan). ‘’Saya tidak menyangka bisa memperoleh hasil ini, tetapi tetap bangga,’’ ucapnya. Putri pasangan Nyoman Buana (alm) dan Ni Nyoman Artini tersebut mengaku tidak memiliki harapan bisa memperoleh renking tertinggi se-Bali pada program Bahasa. Saat persiapan UNBK ia mengaku hanya sedikit

meningkatkan jadwal belajar yakni pada siang dan malam. ‘’Proses belajar persiapan UNBK hanya agak lamaan dari proses belajar untuk ujian biasa,’’ katanya. Ia mengaku memang lebih suka belajar bahasa ketimbang pelajaran lain seperti matematika. Setelah lulus SMA, gadis yang bercita-cita menjadi dosen ini ingin melanjutkan sekolah dengan jurusan manajemen bisnis pariwisata. ‘’Mau memang melanjutkan sekolah dengan jurusan itu, tetapi mau dirundingkan lagi dengan orang tua,’’ katanya. Sementara, Ni Putu Ariskayanti mengaku berupaya keras belajar untuk menghadapi UNBK. Namun ia juga tidak menduga bisa meraih peringkat ke-3 UNBK tertinggi se-Bali dalam program Bahasa. ‘’Ya...masih tidak menduga. Setelah tadi ditelepon oleh guru katanya dapat nilai tertinggi ke-3,’’

katanya. Putri pasangan I Kadek Kariana dan Ni Ketut Paris ini mengaku, sejak masih SMP memang tertarik untuk masuk jurusan bahasa. Tiga tahun bersekolah di SMAN 1 Sukawati, pelajar kelahiran 12 Februari 2000 ini selalu memperoleh ranking 3 besar di kelas Ilmu Pengetahuan Bahasa. ‘’Memang suka pelajaran bahasa terutama untuk berdialog. Di kelas juga rutin dapat juara II dan III,’’ ujarnya. Saat UNBK, ia mengaku sedikit grogi. Namun, ujian tetap dikerjakannya semaksimal mungkin hingga ia meraih jumlah nilai 352,5 dengan rincian nilai 90,0 (Mapel Bahasa Indonesia), 80,0 (Mapel Bahasa Inggris), 82,5 (Mapel Matematika) dan 100,0 (Mapel Pilihan). ‘’Tidak menyangka bisa meraih nilai ini. Saya kira yang lain yang akan dapat ranking ini,’’ ujarnya.

Terkait persiapan ke jenjang pendidikan selanjutnya, siswi asal Banjar Seseh Desa Singpadu, Sukawati ini ternyata sudah lulus SNMPTN di Universitas Udayana dengan jurusan Sastra Inggris. ‘’Tapi belum tahu akan ambil ini atau tidak karena saya sendiri mau sekolah manajemen perhotelan di sekolah pariwisata,’’ kata siswi yang bercita-cita menjadi pramugari ini. Sementara itu, Kepala SMAN 1 Sukawati Gusti Made Puja Armaya mengungkapkan, selama ini, Suksma kerap memperoleh nilai tertinggi UN khususnya untuk jurusan bahasa. ‘’Tahun 2017 lalu saja kami sempat kebobolan. Sebelum itu, Suksma rutin memperoleh nilai tertinggi seperti sekarang,’’ ucapnya. Namun, pihaknya berharap para pelajar berprestasi ini bisa mendapat perhatian dari instansi terkait seperti dengan

UNBK - Kepala SMAN 1 Sukawati Gusti Made Puja Armaya bersama dua siswi peraih nilai UNBK tertinggi se-Bali untuk program Bahasa. memberikan beasiswa perguruan tinggi. ‘’Anak seperti ini semestinya diberi tempat khusus sehingga kemampuan mereka bisa terus ditingkatkan,’’ ujarnya. Dia menambahkan, Suksma konsisten meningkatkan kualitas peserta didik dalam

Ilmu Pengetahuan Bahasa. Hal ini salah satunya diwujudkan melalui program literasi wajib untuk seluruh peserta didik. ‘’Di samping itu, guruguru kita memang juga telaten dalam bidang bahasa sehingga hal ini dapat ditularkan dengan baik,’’ katanya. (kmb35)


JEMBRANA

10

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Residivis Narkoba Bobol ”Counter” HP Negara (Bali Post) Dua pelaku pembobol counter handphone (HP) di Banjar Melaya Krajan, Desa Melaya dibekuk jajaran Satreskrim Polres Jembrana. Kedua pelaku itu yakni Hidayatus Salikin alias Dayat (26) asal Banjar Melaya Kerajan, Melaya dan Alamsyah (38) asal Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng, Negara. Mereka dibekuk di Banjar Melaya Kerajan, Melaya, Sabtu (28/4) lalu. Belakangan diketahui, salah satu pelaku, Alamsyah merupakan residivis narkoba. Informasi yang dihimpun, Rabu (2/5) kemarin menyebutkan pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (curat) ini berawal dari adanya laporan pemilik counter HP, Hendra Bagus Santoso (32) asal RT 10 Lingkungan Asri, Kelurahan Gilimanuk, Melaya. Korban mengetahui tempat usahanya itu digasak maling pada awal April lalu. Puluhan HP berbagai merek lenyap dari tempat usahanya. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil membekuk dua pelaku ini. Kabag Ops Polres Jembrana Kompol M. Didik Wiratmoko didampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai menjelaskan pelaku diamankan sekitar pukul 22.00 Wita. Dari hasil pemeriksaan, pelaku Dayat mengaku masuk ke counter sekitar pukul 00.30 Wita. Pelaku lantas dengan mudah menggasak sejumlah barang, yakni 30 ponsel berbagai merek dan dua modem. Saat melakukan aksinya pelaku datang ke counter dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat merah DK 4832 ZO. Pelaku masuk ke counter dengan cara mencongkel pintu belakang menggunakan linggis kecil yang telah dipersiapkan. Setelah berhasil mengambil puluhan ponsel itu, pelaku lantas menjualnya di sejumlah counter lainnya di wilayah Kota Negara. Selain itu, pelaku juga menjual ke tersangka lain, yakni Alamsyah yang juga kakak kandungnya. Setelah itu, Alamsyah yang menjual belasan ponsel itu hingga ke Banyuwangi dan Jember, Jawa Timur, juga ditangkap. Polisi juga melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan menemukan sejumlah barang bukti ponsel lainnya. Kompol Didik menambahkan rupanya tersangka Alamsyah ini merupakan residivis kasus narkoba dan sempat ditahan 4 tahun di Rutan Kelas II B Negara tahun 2012 lalu. Hasil penjualan barang curian itu diakui pelaku untuk keperluan pribadi. Seperti salah membeli onderdil sepeda motor. Akibat aksi pencurian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp 35 juta. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman bagi pelaku tindak pidana curat hingga 10 tahun penjara. (kmb26)

Bali Post/olo

DIAMANKAN - Dua pelaku pencurian di counter HP diamankan polisi berikut sejumlah barang buktinya.

Peringati Hardiknas

Ratusan Siswa SD dan SMP Ikuti Tari Makepung Massal Negara (Bali Post) Ratusan siswa-siswi SD dan SMP di Kabupaten Jembrana, Rabu (2/5) kemarin mengikut tari Makepung massal dalam mengisi upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Sedikitnya, ada 154 siswa-siswi SD dan SMP dilibatkan dalam tarian massal tersebut. Dari jumlah itu terbagi dalam 22 kelompok (tujuh orang per kelompok). Tarian itu dipentaskan di Lapangan Pecangakan. Upacara Peringatan Hardiknas ini dipimpin Bupati Jembrana I Putu Artha. Dalam upacara peringatan yang bertemakan “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” ini juga diikuti seluruh pelaku pendidikan di Jembrana. Mulai dari guru-guru, Aparatur Sipil Negara (ASN) serta siswa-siswi dari jenjang SD hingga SMA. Ratusan siswa yang mementaskan tari Makepung ini berasal dari berbagai sekolah yang tersebar di Jembrana. Penampilan anak-anak SD dan SMP ini terlihat mengesankan lantaran dibawakan secara kolosal. Bila biasanya hanya tujuh penari, kini ditarikan hingga ratusan orang. Saat di akhir sesi tarian yang menggambarkan kerbau mengikuti lomba pacuan (makepung), terlihat ramai mirip situasi saat dihelat Makepung. Gambelan Jegog untuk mengiringi tarian tersebut juga ditampilkan para siswa SMP di Jembrana, salah satunya SMPN 3 Mendoyo. “Tarian ini salah satu yang kita minta agar diajarkan di SD dan SMP, selain (tari) Cempaka Putih. Tari Makepung sengaja kami pilih untuk menggelorakan semangat dalam Hardiknas,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana I Putu Eka Suarnama. Sementara itu, Bupati Artha berharap seluruh komponen yang terkait dengan dunia pendidikan agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya. “Mudah-mudahan ke depan pendidikan dan revolusi mental bisa benar-benar terealisasi dengan baik, sehingga generasi muda serta masyarakat kita siap dan mampu bertahan dengan kemajuan tanpa meninggalkan etika dan moral dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” kata Bupati Artha. (kmb26)

Bali Post/olo

TARI - Salah satu gerak tari Makepung yang dipentaskan siswa-siswi SD dan SMP secara massal.

Protes Kapal Besar Caplok Lahan Tangkapan

Bali Post/olo

Ratusan Nelayan Selat Bali ”Duduki” Kantor Desa Pengambengan Negara (Bali Post) –

Ratusan nelayan selerek atau purse seine Selat Bali, baik dari Pengambengan, Kecamatan Negara maupun Muncar, Banyuwangi, Rabu (2/5) kemarin mendatangi Kantor Desa Pengambengan. Mereka protes lantaran lahan tangkapan ikan dicaplok nelayan kapal purse seine lain yang berasal dari luar Selat Bali (Bali dan Banyuwangi). Akibat penangkapan itu, berdampak pada hasil tangkapan para nelayan di Selat Bali. Pertemuan yang dihadiri anggota DPRD Jembrana, perwakilan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana, Satuan Pol Air Polres Jembrana, Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan Tangkap (Satker PSDKP) Pengambengan serta pihak terkait lainnya, sempat berjalan panas. Para nelayan selerek yang berasal dari Banyuwangi sejatinya sudah berulang kali menyampaikan protesnya ke pihak terkait. Namun, tidak ada tindakan konkret sehingga mereka

menilai tidak adanya keadilan dalam hal ini. Selain kapal besar yang diperkirakan berbobot 100 GT dari berbagai daerah di Pulau Jawa (Jawa Tengah dan Jawa Timur), mereka juga mengeluhkan rumpon-rumpon yang dipasang kapal itu sebagai pemicu ikan sulit ditangkap. Selain menangkap ikan, kapal-kapal besar itu juga berlabuh di Pelabuhan Meneng, Banyuwangi. Apabila mereka diminta untuk bersurat lagi, maka hal ini akan semakin panjang. Untuk itu, jalan satu-satunya yang mereka tempuh adalah mengusir nelayan kapal be-

sar itu. “Sudah berulang kali kami sampaikan. Bahkan juga ke Bu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan RI) ketika beliau ke sini (Pengambengan),” kata Didik, salah satu nelayan di Pengambengan. Hal senada juga diungkapkan Umar, nelayan dari Muncar, Banyuwangi. Sudah hampir 10 tahun para nelayan selerek merasakan paceklik. Setiap tahun selalu muncul pasar dadakan, di mana barang-barang berharga nelayan sampai piring dan gelas dijual untuk mencukupi kehidupan sehari-hari. “Kalau terus begini, kami tidak mendapatkan ikan, lalu

bagaimana anak cucu kita nanti,” sergahnya. Sementara itu Nasirin, anggota HNSI Jembrana mengungkapkan satu-satunya jalan bila tidak ada ketegasan dari pihak terkait untuk mengusir kapal itu, maka nelayan sendiri yang akan berbuat. Sebab permasalahan ini urusan perut para nelayan yang menggantungkan hidup dari menangkap ikan. Beberapa nelayan juga mengetahui kapal-kapal itu milik pengusaha dari Jawa Tengah dan daerah Pulau Jawa yang lain. “Kalau kami disuruh melapor ke pusat, Dewan atau ke mana saja, kelamaan. Kami minta agar kapal-kapal itu ditindak agar tidak ke sini lagi,” tegasnya. Sementara itu, anggota DPRD Jembrana Ferlinand Taufik tetap berharap para nelayan, terutama yang di Pengambengan untuk tetap

dingin dan menyampaikan aspirasi ini ke DPRD Jembrana. Untuk itu, segera bisa ditindaklanjuti dengan melibatkan seluruh stakeholder yang terkait. Termasuk dari Dinas Kelautan yang kemarin tidak hadir. Atas persoalan ini, Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo mengimbau kepada para nelayan untuk tenang. Apabila memang melanggar pasti akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku. Permasalahan ini akhirnya ditengahi dengan kesepakatan membuat surat yang ditandatangani Desa Pengambengan, HNSI, perwakilan nelayan Pengambengan dan Banyuwangi yang ditujukan ke Pol Air Muncar dan Pelabuhan Meneng, Banyuwangi. Dalam surat tersebut, nelayan meminta agar kapal-kapal tersebut ditindak. (kmb26)

Rayakan Hardiknas, Bupati Artha Berbagi ke Sekolah HARI Pendidikan Nasional (Hardiknas) secara rutin dirayakan di Indonesia setiap tahunnya. Namun, perayaan Hardiknas di Jembrana tahun ini sedikit berbeda dibanding sebelumnya. Pasalnya, usai upacara peringatan Hardiknas 2018 yang disinergikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah, Bupati Jembrana I Putu Artha mengadakan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah yang ada di Kabupaten Jembrana, termasuk menyempatkan diri menengok anak-anak yang sedang sakit di Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negara dan warga yang ada di Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana. Dalam kunjungannya ke sekolah-sekolah, Bupati Artha yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) I Putu Eka Suarnama, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana Ny. Ari Sugianti Artha serta beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait me-

mantau langsung kondisi fisik serta sarana dan prasarana sekolah, termasuk proses belajar mengajar. Beberapa sekolah yang sempat dikunjungi Bupati Artha, yakni SMP Negeri 3 Negara yang berlokasi di Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, SD Negeri 6 Kelurahan Pendem, SMP Negeri 6 Negara dan SD Negeri 2 Tegal Badeng Barat. Kedatangan Bupati Artha dan rombongan di sekolahsekolah itu, selain disambut dengan suka cita dari ratusan siswa, Bupati Artha juga membagikan sarana pendidikan berupa buku tulis kepada siswa miskin yang sudah didata sebelumnya pihak sekolah. Suasana haru juga tampak saat beberapa siswa menyambut langsung kehadiran orang nomor satu di Bumi Makepung itu. Momen tersebut juga dimanfaatkan siswa penerima bantuan untuk berkeluh kesah seputar hal pribadi maupun kondisi keluarganya. Bahkan salah satu dari mereka dijumpai

Artha tengah kondisi sakit dan perlu perawatan lebih lanjut. Mendapati warganya tengah sakit, Bupati Artha langsung memerintahkan Kepala Puskesmas setempat untuk mengecek dan memberi penanganan lebih lanjut. Bupati Artha menambahkan kegiatan yang dilakukannya itu merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada dunia pendidikan. “Ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan. Ada dua hal yang perlu kita pastikan di sekolah-sekolah, yakni kondisi riil fisik sarana dan prasarana sekolah dan proses belajar mengajar,“ ujarnya. Dikatakan lebih lanjut, perayaan Hardiknas ini bukan saja dirayakan secara seremonial semata, melainkan dengan memberikan motivasi serta berbagi langsung kepada para siswa. “Wujud motivasi yang kita berikan kepada siswa dalam menyambut Hardiknas dengan mendatangi langsung memberikan bantuan sarana pendidikan

Bali Post/ist

SAPA - Bupati Jembrana I Putu Artha saat menyapa para siswa di salah satu sekolah yang dikunjungi dalam perayaan Hardiknas 2018. berupa bingkisan buku tulis. Harapannya mereka bisa termotivasi untuk terus belajar, mengejar ilmu di tengah keterbatasan yang dimiliki karena kondisi keluarganya yang kurang mampu,” pesan Artha. Sementara salah satu siswa kelas IX di SMPN 6 Negara

Dika Pramana mengaku senang atas kunjungan bupati ini. “Selama ini (dalam perayaan Hardiknas) kami belum pernah menerima bingkisan yang langsung diserahkan bupati. Kami juga berharap hal seperti ini bisa diteruskan oleh Pak Bupati karena sangat membantu,“ ujarnya. (ad121)

I Putu Sedana Yasa, S.Pd.

Miliki Keterbatasan Fisik, Dirikan Bimbel dan Didik Ratusan Siswa KETERBATASAN fisik bukan menjadi penghalang untuk menyalurkan ilmu pengetahuan. Menjadikan generasi muda menjadi pintar dan lebih baik merupakan kewajiban. Inilah yang menjadi landasan I Putu Sedana Yasa, S.Pd. dalam mengajar siswa-siswinya. Lelaki kelahiran 18 Desember 1990 di Banjar Pasar Desa Yehembang Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana ini, meski mengalami tunanetra, tetap membaktikan kemampuannya untuk mengajar.

Sejak dia kecil mata kirinya buta, sedangkan mata kanannya low vision (hanya bisa melihat dengan jarak pendek). Putra kelima pasangan Komang Astika (alm.) dan Komang Herni ini tetap berkeinginan menjadi pendidik. Sejak tamat dari SMAN 2 Negara tahun 2011, Astika ikut mengajar di sebuah bimbingan belajar (bimbel) milik orang lain. Namun pada Januari 2012, anak yatim ini membuka Bimbel Bhineka Sedana di rumahnya. Jalan untuk meraih sarjana pendidikan yang sangat diinginkannya tidak lurus tanpa halangan. Selain keterbatasan fisik, saat itu ia juga terkendala biaya. Maklum ibunya yang sebagai tulang punggung keluarga hanya seorang buruh cuci dan setrika baju dengan penghasilan tidak menentu. “Karena ingin kuliah akhirnya saya buka bimbel dengan kemampuan saya. Dan dari

sana akhirnya saya kuliah di UT sambil ngajar anak-anak di sekitar wilayah kami. Dari bimbel saya akhirnya bisa jadi sarjana dan membantu ibu saya,” kata Sedana. Sedana, sejak SD sudah dikenal sebagai siswa berprestasi. Meski memiliki keterbatasan fisik, dia sangat menonjol dari temantemannya yang sempurna. Bahkan di SMAN 2 Negara dia selalu menjadi juara umum III. Bahkan pernah mengikuti Olimpiade Sains Nasional Bidang Ilmu Kebumian mewakili Kabupaten Jembrana ke tingkat Provinsi Bali, mengikuti lomba karya ilmiah remaja se-Bali, menjadi siswa berprestasi se-Jembrana dan prestasi lainnya. Dia juga aktif membimbing paduan suara untuk teman-temannya. Menjadi guru, menurut Sedana, sudah dicita-citakannya sejak SD. Kendati memiliki keterbatasan sejak kecil, dia ingin ikut memajukan pendidikan di Jembrana. “Saya pernah mau mengabdi di satu sekolah. Saya merasa ditolak karena mungkin memiliki keterbatasan ini sehingga meragukan saya. Alasan menolak saya, katanya sudah penuh. Tapi akhirnya saya dengar malah sekolah itu menerima guru abdi baru di

sana. Padahal saya sangat ingin mengabdikan diri saya di sekolah dan mengimplementasikan ilmu yang saya miliki,” jelasnya. Dari prestasi itu, cukup banyak anak didik yang sudah dibimbingnya lewat bimbelnya. Sudah ratusan orang, bahkan angkatan pertama kini sudah kuliah semester 1. “Saya mengajar anak ada yang mulai nol. Dari tidak bisa membaca sampai bisa membaca,” jelasnya. Dia membimbing siswa SD dan SMP berbagai mata pelajaran. Termasuk Bahasa Jepang dan Inggris untuk pemula. Untuk anak didik dari keluarga tidak mampu, dia memberikannya gratis. Bahkan, terkadang dia membantu membelikan sepatu jika ada yang sepatunya robek. “Hidup juga harus berbagi sekecil apa pun itu,” ucapnya. Sedana sangat berharap ada sekolah yang mau menerimanya sebagai guru abdi/kontrak. Dengan demikian, dia bisa ikut membimbing anak-anak di sekolah. “Entahlah, apa ada sekolah yang mau menerima saya sebagai guru abdi meski kondisi begini. Saya berharap ada yang menerima. Kemampuan mengajar saya bisa ditanyakan ke anak-anak didik saya,” imbuhnya. (olo)


Bali dwipa

Kamis Pon, 3 Mei 2018

11

Pencairan TPG Ngadat

Sejumlah Pejabat Disdikpora Bangli Dipanggil Kejati 3.709 Siswa SD di Bangli Ikuti USBN Bali Post/ist

Bangli (Bali Post)Sebanyak 3.709 siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bangli akan mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) mulai Kamis (3/5) hari ini. Kabid Dikdas Disdik Bangli I Nengah Danta Haryana, Rabu (2/5) kemarin mengatakan, peserta USBN berasal dari 164 SD yang tersebar di empat kecamatan yakni Bangli, Tembuku, Susut dan Kintamani. Kata dia, dari 164 SD ada sebanyak 158 sekolah menggunakan Kurikulum 2013 dan enam sekolah masih memakai kurikulum 2006. “Sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013 sebanyak 3.603 siswa dan Kurikulum 2006 sebanyak 106 siswa. Enam sekolah yang masih memakai K 2006 di dua kecamatan Bangli dan Tembuku,” ucapnya. Danta Haryana menambahkan, pada hari pertama USBN diujikan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kemudian di hari kedua pada Ju-

mat (3/5) Matematika dan hari terakhir Sabtu (4/5) mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). “USBN dimulai pada pukul 08.00 Wita sampai dengan pukul 10.00 Wita,” jelasnya. Jika ada siswa yang tidak mengikuti USBN, maka nantinya ada ujian susulan yang bakal dilaksanakan pada 7-9 Mei mendatang. Jelas Danta Haryana, selain melaksanakan UNSB, sekolah juga bakal melaksanakan Ujian Sekolah (US) pada 14-17 Mei mendatang. Sementara untuk ujian praktik dilaksanakan 7-9 dan 11 Mei. “Pada US mata pelajaran yang diujikan adalah IPS, Agama, PKn, Seni Budaya dan Keterampilan serta Muatan Lokal. Untuk K 2006 muatan lokal ada dua yakni Bahasa Bali dan Budi Pekerti. Kalau untuk K 2013 muatan lokal Budi Perkerti masuk pada mata pelajaran Agama,” jelas Danta Haryana. Pengawasan USBN sistem silang antarsekolah tingkat gugus. (kmb41)

Nana Satrya Pretiwi

Raih Nilai UNBK Tertinggi Kedua di Bali

PERASAAN terharu bercampur gembira ditunjukkan siswa SMAN 4 Singaraja Ni Putu Nana Satrya Pretiwi. Betapa tidak, siswa jurusan Bahasa SMAN 4 Singaraja ini lulus dengan nilai UNBK tertinggi kedua di Bali dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun Ajaran 2017/2018. Nana merupakan siswi dari pasangan suami istri I Ketut Madeg Satria dan Ni Made Yumartini asal Kelurahan Banyuning, Singaraja ini meraih nilai UNBK 354,50. Ditemui di sekolahnya, Rabu (2/5) kemarin Nana menuturkan kabar namanya masuk ranking dua peraih nilai tertinggi untuk Program Bahasa diketahui setelah dihubungi oleh panitia UNBK. Kabar tersebut sempat membuatnya terharu hingga dia sempat menangis. Pertama kali keberhasilannya dalam UNBK itu dia sampaikan kepada ibunya, Yumartini. Tak pelak keluarganya langsung mengucapkan syukur ke hadapan Ida Sanghayng Widhi Wasa. “Yang pasti senang dan tadi sempat menangis dan i b u

juga terharu karena tidak menyangka nilai ujian saya di jurusan, tertinggi kedua di Bali,” katanya. Selama mempersiapkan UNBK, sulung dari empat bersaudara ini menceritakan persiapan sebelum ujian dilakukan dengan belajar tidak mengenal waktu. Bahkan Nana yang bercita-cita bekerja di Kedutaan Besar ini harus mendatangi rumah guru pembimbing ujian pada sore hari untuk mempersipakan ujian. Alhasil, kerja kerasnya itu berbuah “manis”, tertinggi kedua di Bali, sekaligus prestasi ini membanggakan bagi sekolahnya yang berjuluk Foursma ini. “Selain di sekolah saya cari referensi soal di internet, lalu coba mengerjakan. Sore hari saya datang ke rumah guru mata pelajaran untuk belajar. Perjuangan ini membuat saya bangga dan ini saya raih tidak lepas dari jasa guru di sekolah yang membingbing dari awal sampai saya menamatkan pendidikan di sekolah ini,” jelasnya. Nana yang sejak SMP gemar dengan mata pelajaran Bahasa Inggris sekarang mengincar Jurusan Hubungan Internasional di Unud dan Jurusan Akutansi

di Undiksha, Singaraja. Sayang perjuangan Nana merebut kursi kuliah di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta gagal karena tidak lolos dalam kompetisi SBMPTN. Sementara itu, Kepala SMAN 4 Singaraja Dr. Putu Gede Wartawan, S.Pd., M.Pd. juga mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya dalam UNBK tahun ini. Dia mengatakan, raihan nilai UNBK untuk Program Bahasa yang diraih Nana yang pertama kali menjadi terbaik kedua di Provinsi Bali. Biasanya nilai ujian di program ini hanya pada 10 besar di Bali. Namun tahun ini lewat nama siswinya Nana, sekolah yang dipimpinnya berhasil menempatkan anak didiknya sebagai peraih nilai tertinggi terbaik kedua di Bali. “Ini sangat membanggakan kami, karena tahun-tahun sebelumnya Program Bahasa hanya di 10 besar saja, sekarang tidak saja mengalahkan sekolah favorit di Buleleng, namun nama sekolah kami dan nama siswi kami ini tercatat terbaik kedua di Bali,” jelasnya. Atas prestasi ini, Wartawan berharap prestasi Nana dalam UNBK ini bisa memotivasi siswa yang lain untuk senantiasa meningkatkan prestasi. (mud)

Informasi yang dihimpun Rabu (2/5) kemarin menyebutkan sejumlah pejabat Disdikpora dipanggil Kejati Bali beberapa hari lalu. Mereka dimintai klarifikasi terkait ngadatnya pencairan dana TPG triwulan IV tahun 2017. Sesuai ketentuan, dana TPG untuk ribuan guru bersertifikasi di Bangli harusnya sudah dicairkan Disdikpora pada akhir triwulan IV, yakni pada bulan Desember. Namun kenyataannya hingga bulan Mei ini dana yang telah ditransfer pusat tersebut tak kunjung dicairkan. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja saat ditemui sore kemarin tak menampik adanya pemanggilan dari Kejati Bali terkait persoalan dana TPG tersebut. Dia menyebutkan, yang sempat dipanggil Kejati pada Senin lalu yakni Sekdis, Kasubag Perbantuan, Kasubag

Perencanaan dan Keuangan. Sementara dirinya tidak. ‘’Kalau yang dipanggil Kejati memang ada. Bahasanya untuk mengklarifikasi saja,’’ jelasnya. Suteja mengatakan, untuk merealisasikan TPG triwulan IV 2017, Pemkab Bangli sejatinya sudah melakukan upaya yang luar biasa. Karena TPG tersebut merupakan hak para guru dan menjadi hutang Pemkab, maka pencairannya akan diupayakan secepatnya sesuai ketentuan dan mekanisme yang benar. ‘’Kita upayakan secepatnya,’’ ujarnya. Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Bangli Nengah Wikrama saat diwawancara terpisah menjelaskan, TPG merupakan bentuk penghargaan yang diberikan pemerintah pusat terhadap profesionalisme guru. Sesuai Permendikbud, dana TPG berhak diterima guru yang telah tersertifikasi se-

tiap tiga bulan sekali. Di Bangli dana TPG triwulan IV 2017 yang harusnya sudah diterima para guru tersertifikasi akhir tahun lalu, hingga bulan kelima ini belum dibayarkan Pemkab Bangli. Sebagaimana penjelasan yang diterimanya dari dinas terkait, belum cairnya dana TPG triwulan IV 2017 disebabkan kelebihan dana TPG yang ditransfer pemerintah pusat ke daerah tahun 2016 tidak diluncurkan di tahun 2017. Sementara di tahun 2017, jumlah dana yang ditransfer pusat kurang. ‘’Di tahun 2017 dana yang ditransfer pusat memang dikurangi, karena di tahun 2016 ada kelebihan. Sehingga oleh pusat dianggap ada sisa. Sementara oleh Pemerintah daerah sisa dana tahun 2016 tidak diluncurkan di tahun 2017,’’ jelasnya. Dalam APBD Induk 2018, dana TPG triwulan IV 2017 ternyata kembali tidak dianggarkan. Sehingga sampai sekarang dana TPG belum bisa dicairkan pemerintah kabupaten. Pihaknya pun berharap pencairan dana TPG triwulan IV 2017 bisa direalisasikan Pemkab Bangli secepatnya di tahun anggaran perubahan 2018. (kmb40)

Tabanan (Bali Post) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan akhirnya bisa melakukan pelayanan tera ulang secara mandiri. Kegiatan perdana pelayanan tera ulang telah dilakukan di dua pasar, yakni pasar Tabanan dan pasar Kediri. Pelayanan perdana ini dibanjiri ratusan wajib tera ulang. “Dari dua pasar tersebut telah dilayani 609 wajib tera ulang dengan 2.010 alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya,” terang Kepala Disperindag Tabanan I Gusti Nyoman Arya Wardana didampingi Kabid Metrologi Disperindag Tabanan Gusti Ayu Sri Wahyuni, belum lama ini. Pelaksanaan pelayanan di kabupaten/ kota pascapelimpahan seharusnya sudah mesti dilakukan per bulan Oktober 2016 lalu. Namun di Kabupaten Tabanan karena sedang berproses baru berdasarkan hasil penilaian baik teknis maupun administrasi, seperti kesiapan SDM, sarana prasarana, peralatan/standard dan regulasi berupa Perda/Perbup oleh Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan, maka pada tanggal 23

Maret 2018 Unit Kemetrologian Kabupaten Tabanan telah diresmikan sebagai pelaksana pelayanan tera dan tera ulang oleh Menteri Perdagangan. Tahun 2018, pelayanan tera ulang direncanakan menyasar tujuh Pasar den-

gan intensitas 10 kali pelayanan (Sidang Tera Ulang - red ). Di samping itu telah dilaksanakan juga tera ulang kepada enam SPBU. “Pelayanan tera ulang terus akan dijadwalkan sesuai permohonan wajib tera,” ucapnya. (kmb28)

Bangli (Bali Post) – Ngadatnya pencairan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan IV tahun 2017 hingga bulan kelima tahun ini, mendapat atensi dari aparat penegak hukum. Bahkan kabarnya sejumlah pejabat di Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli sudah sempat dipanggil Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali untuk dimintai keterangan atau klarifikasi terkait persoalan itu.

Tabanan Tera Ulang Mandiri

Terekam CCTV, Pembobol Brankas Ditangkap Denpasar (Bali Post) Seorang buruh, Nanang Bayu Kristiana (40) ditangkap anggota Polsek Denpasar Selatan (Densel), Selasa (1/5) lalu. Dia tepegok membobol brankas di toko Dapur Prima di Jalan Tukad Yeh Aya, Panjer, Denpasar. Terungkapnya kasus ini karena aksi pelaku terekam CCTV yang terhubung secara online ke HP korban, Giat Hwa Soedjamoko (51). Modusnya, kata sumber, Rabu (2/5) kemarin pelaku beralamat di Jalan Diponegoro, Denpasar ini masuk ke dalam toko sekitar pukul 21.45 Wita dan pura-pura berbelanja. Saat toko hendak ditutup, pelaku menyelinap dan sembunyi di dalam toilet di lantai 2 hingga pukul 23.45 Wita. “Setelah toko tutup, barulah pelaku keluar dari toilet,” ungkapnya. Selanjutnya pelaku mengambil obeng dan tang, lalu menuju ke ruangan adminis-

trasi dengan cara mencongkel gembok. Namun pelaku tidak berhasil membukanya dan langsung memecahkan kaca. Saat berada di ruang administrasi, pelaku menemukan gerinda dan digunakan memotong gembok brankas. “Pelaku berhasil membuka pintu brankas

tersebut dan mengambil uang Rp 3,5 juta,” ujar sumber yang enggan disebut identitasnya. Setelah itu, pelaku menuju pintu depan toko untuk kabur. Saat pintu dibuka, ternyata beberapa anggota Polsek Densel sudah menunggunya. Tidak ada jalan lain

Bali Post/ist

DITANGKAP - Tersangka Nanang Bayu Kristiana saat ditangkap dan dilanjutkan olah TKP.

lagi, akhirnya pelaku menyerah. Selanjutnya pelaku digiring masuk lagi ke dalam toko untuk olah TKP. Kapolsek Densel, Kompol Putu Indrajaya saat dikonfirmasi membenarkan pengungkapan kasus itu. Selanjutnya polisi mendalami kasus ini. Terungkapnya kasus ini berkat rekaman CCTV yang terkoneksi ke handphone korban beralamat di Jalan Tukad Asahan, Densel. “HP korban terkoneksi dengan CCTV di toko sehingga bisa dipantaunya. Saat ngecek situasi toko, ternyata pelaku ada di dalam toko dan langsung dilaporkan ke Polsek Densel,” ungkapnya. Setelah menerima laporan itu, polisi langsung ke TKP dan mengepung toko tersebut. Tujuannya agar tidak ada celah untuk pelaku kabur. “Akhirnya pelaku berhasil ditangkap, lengkap dengan barang buktinya,” ujar mantan Kapolsek Denpasar Timur ini. (kmb36)

Penggunaan ”Salak Bali” Masih Rendah

DI era modern seperti sekarang ini, teknologi menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan. Berbagai manfaat diperoleh dari teknologi yang kian pesat perkembangannya. Polri tentu saja tidak mau ketinggalan, berbagai layanan berbasis teknologi diterapkan. Tujuannya memberi pelayanan terbaik dan cepat kepada masyarakat. Polda Bali memiliki program Sistem Aplikasi Layanan Kepolisian (Salak) Bali, diresmikan Mei 2017 oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose. Sejak program ini diluncurkan, respons masyarakat menggunakan aplikasi ini masih rendah, padahal manfaatnya sangat banyak. Dari 4.246.000 jiwa jumlah penduduk Bali, baru 20 ribu orang menggunakan aplikasi tersebut. “Selama ini laporan masyarakat dilakukan manual dan belum ada sarana pelaporan saat kejadian perkara yang dapat direspons secara cepat. Sedangkan penggunaan teknologi dan smartphone di masyarakar semakin meningkat. Hal ini mendorong Polda Bali membuat media layanan yang bisa diakses dengan mudah,” kata Kepala Bidang Teknologi dan Informasi (Kabid TI) Polda Bali Kombes Pol. I Gusti Gede Harnawa

Pasimpangan, didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Hengky Widjaja, Rabu (2/5) kemarin. Selain itu, Kombes Harnawa mengatakan, dengan aplikasi ini diharapkan bisa meningkatkan disiplin dan kinerja internal serta salah satu program Polda Bali dalam mewujudkan implementasi program Promoter Polri. Di-support PT Telkom Area Bali Selatan, Salak Bali menjadi solusi alternatif layanan Polda Bali dan jajaran kepada masyarakat melalui fasilitas smartphone untuk melapor atau menginformasikan situasi di lapangan. Mengadukan permasalahan berkaitan situasi kedaruratan (SOS), gangguan kamtibmas atau tindak pidana, kemacetan, narkoba dan lainnya. Caranya sangat mudah, download aplikasi Salak Bali dan ikuti petunjuknya. Fitur yang ada diaplikasi itu, SOS untuk penggilan darurat atau panic button. Fitur Lapor berkaitan soal kemacetan, kriminal, narkoba dan kepolisian (pengaduan terkait perilaku anggota Polri). Selanjutnya, fitur Riwayat berkaitan dengan informasi tentang kegiatan di jajaran Polda Bali, Berita tentang informasi history laporan masyarakat dan Info Penting berisi

informasi jarak, lokasi, nomor telepon kantor polisi di wilayah Bali. “Fitur SOS itu ada dua versi yaitu Bahasa Indonesia dan Inggris. Bali kan daerah tujuan wisatawan dunia, kami siapkan juga. Tapi tamu asing yang memanfaatkan aplikasi ini minim sekali,” ungkapnya. Dengan aplikasi ini, pergerakan dan kinerja anggota di lapangan termonitor. Oleh karena itu, tidak ada celah berbohong atau laporan fiktif karena SPKT Polda Bali dan seluruh Polres semua monitor. “Bapak Kapolda juga bisa memonitornya. Semua itu endingnya Polda Bali ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk wisatawan,” kata Harnawa, didampingi Kasubbid Teknologi dan Komunikasi (Tekom), AKBP Maman Sudirman. Agar operasional program tersebut berjalan optimal, anggota yang mengawakinya punya skill bidang IT, termasuk di Polres-polres. Pengawasannya pun dilakukan berjenjang, dari anggota di lapangan, SPKT Polres, SPKT Polda, Command Center dan Bid TI. “Kalau ada anggota malas-malasan, terpantau. Jalur dilalui mobil patroli saja bisa dipantau dan dilacak. Dari laporan sampai anggota sampai ke TKP, waktunya bisa

dihitung dan terekam,” tegasnya. Untuk masyarakat, Kabid TI asal Klungkung ini berharap agar memanfaatkan aplikasi tersebut. Semakin banyak warga menggunakannya akan mempersempit ruang gerak pelaku kriminal dan mengantisipasi situasi agar tidak kian parah. Program ini bisa dimanfaatkan lebih banyak lagi, apalagi aplikasi ini terhubungan ratusan CCTV. “Kalau ada tabrak lari atau jambret, warga bisa lapor lewat aplikasi ini. Dengan demikian mempercepat anggota ke TKP, begitu juga pengejaran pelaku. Masyarakat Bali harus memanfaatkan pelayanan berbasis teknologi,” harapnya. Bagaimana dengan Polsek terpencil? Menurutnya tidak masalah, karena masing-masing Polsek sudah diberikan wifi gratis. Bahkan di Nusa Penida dibangun tower di areal Bukit Mundi. Selain itu, pihak Telkom akan menambah jumlah servernya sehingga bisa cepat diakses. “Apalagi akan ada IMF dan Word Bank, jadi layanannya harus optimal. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Bandara Ngurah Rai, pengelola jalan tol dan manager hotel untuk akses CCTV-nya. Kalau pihak

Bali Post/rah

CCTV - Kabid TI Polda Bali Kombes Pol. I Gusti Gede Harnawa Pasimpangan melihat rekaman CCTV di beberapa titik di Bali. lainnya, kerja sama sudah terjalin dengan baik,” ungkapnya. Perlu diketahui, manfaat Salak Bali yaitu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mangakses layanan kepolisian secara cepat, mengurangi korban harta atau jiwa karena respons cepat atas peristiwa kriminalitas, mengurangi tingkat kriminalitas karena adanya sinergi

antara masyarakat dan petugas, polisi merespons laporan lebih cepat dan tepat. Selain itu, masyarakat bisa memonitor langsung progres atas informasi atau laporan yang disampaikan, meningkatkan kedisiplinan dan kinerja personel, sistem yang termonitor real time dan memiliki reporting bisa dipakai evaluasi. (rah)


KLUNGKUNG

12

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Diusulkan Beroperasi Dua Trip

Kapal Roro Justru Rusak Semarapura (Bali Post) Penambahan trip kapal roll on roll off (Roro) yang melayani penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem-Pelabuhan Nusa Penida, Klungkung tengah diupayakan Pemkab Klungkung melalui Dinas Perhubungan. Hal tersebut untuk meminimalisasi tumpukan barang. Namun di balik itu, kondisi kapal roro yang mulai beroperasi sejak 2006 itu justru kurang mendukung. Kerusakan mesin mulai menggerogoti. Kepala UPT Pelabuhan Penyeberangan Nusa Penida I Dewa Gede Agus Suarma Hendra, Rabu (2/5) kemarin mengungkapkan kerusakan tersebut terjadi pada mesin yang berfungsi sebagai pendorong kapal supaya bisa melaju. Upaya penanganan sudah dilakukan. Ditargetkan kapal sudah bisa beroperasi, Jumat (4/5) besok. “Mekanik

sudah dipanggil. Hari ini sudah mulai memperbaiki,” ungkapnya. Hal itu, sambung dia menyebabkan penyeberangan barang tersendat. Bahkan tak dipungkiri terjadi penumpukan. Kini yang diandalkan hanya dua unit Landing Craft-Tank (LCT). “Dengan kerusakan ini, memang membuat adanya penumpukan barang. Tetapi kami tetap berupaya memberikan layanan semaksimal mungkin. Dengan LCT, barang-barang bisa masuk, termasuk mobil. Kalau orang banyak yang naik boat,” sebutnya. Kapal yang merupakan bantuan Pemerintah Provinsi Bali itu sudah sempat di-docking November 2017. Tak dipungkiri, kerusakan mesin juga akibat usianya yang sudah tergolong tua. “Tiap tahun docking. Tahun ini juga ada,” imbuh Hendra.

Kepala Dinas Pehubungan Klungkung I Nyoman Sucitra mengupayakan perbaikan bisa selesai secepatnya. “Alatnya yang lama datang. Harus pesan di Surabaya. Tetapi ini sudah diupayakan secepatnya,” katanya. Khusus untuk docking, pihaknya menyebut sudah berlangsung sesuai prosedur yang menelan anggaran Rp 1,6 miliar. Seperti berita sebelumnya, kapal tersebut baru bisa menerapkan dua trip pada Selasa, Kamis dan Sabtu. Dinas Perhubungan dan DPRD Klungkung menginginkan supaya bisa beroperasi dua trip setiap hari. Hal ini sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan. Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru menilai itu penting untuk memperlancar pengiriman barang yang sekaligus mengantisipasi lonjakan harga. (kmb45)

Tingkatkan Kualitas Layanan

RSUD Bangun Instalasi Bedah Sentral PENINGKATAN kualitas layanan terus menjadi perhatian RSUD Klungkung. Salah satunya melalui pembangunan fasilitas berupa Instalasi Bedah Sentral (IBS). Peletakan batu pertamanya berlangsung, Rabu (2/5) kemarin. Dilaksanakan Penjabat Sementara Bupati Klungkung I Wayan Sugiada. Birokrat asal Tabanan ini menjelaskan instalasi yang pembangunannya dianggarkan Rp 20 miliar ini sangat dibutuhkan masyarakat. Sesuai perencanaan, akan terbangun tiga lantai. “Ini kebutuhan vital dalam penanganan operasi pasien. Karena itu berkomitmen bisa mewujudkannya. Ini juga untuk menekan angka rujukan dan memperpendek waktu tunggu operasi,” jelasnya. Selain APBD, pembangunan juga dipenuhi dengan dana alokasi khusus untuk pengadaan alat kesehatan dan dana BLUD RS untuk alat kerumahtanggaan. Melalui terobosan ini, diharapkan ke depannya pelayanan operasi dan cuci darah/Hemodialis bisa dilakukan dengan baik dan optimal. “Rumah sakit harus terus memberikan pelayanan prima kepada pasien,” tegas Sugiada. Direktur RSUD Klungkung Nyoman Kesuma menyatakan sampai saat ini masih terdapat pasien yang harus menunggu beberapa hari untuk operasi. Pembangunan

Bali Post/sos

KAPAL RORO - Kapal roro yang melayani penyeberangan Pelabuhan Padangbai, Karangasem-Nusa Penida mulai mengalami kerusakan.

Kasus Dugaan Korupsi Proyek Biogas

Sebelum Penetapan Tersangka, Kejaksaan Minta Keterangan Ahli Semarapura (Bali Post) Langkah Kejaksaan Negeri Klungkung untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek biogas di Kecamatan Nusa Penida terus berlanjut. Penetapan tersangka tinggal menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan keterangan ahli teknik.

Bali Post/ist

BATU PERTAMA - Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada meletakkan batu pertama pembangunan IBS di RSUD Klungkung, Rabu (2/5) kemarin. instalasi ini dijadikan pisau bedah untuk memecahkan persoalan tersebut. “Sekarang rumah sakit sudah kelas B. Ini harus didukung fasilitas yang memadai. Termasuk juga akan diikuti peningkatan SDM dokter spesialis yang makin bertambah jenisnya,” jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, pada bangunan itu, lantai satu digunakan sebagai ruang cuci darah, lantai dua untuk pasien pra-operasi, dan lantai tiga yang terdiri dari lima ruangan untuk operasi. “Dengan

ini, diharapkan ke depannya dapat meng urangi lama waktu tunggu operasi, mengurangi rujukan, meningkatkan kepuasan pasien serta dapat meningkatkan pendapatan operasional rumah sakit,” sebutnya. Pembangunan instalasi ini, sesuai kontrak berlangsung 230 hari dan direncanakan selesai pada 10 Desember 2018. Acara peletakan batu pertama ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni, beserta undangan terkait lainnya. (ad123 )

“Ini yang menjadi dasar untuk menetukan kerugian apakah total cost atau real cost. Kalau sudah keluar, baru bisa menetapkannya (tersangka-red),” ungkap Kasi Pidsus Meyer Volmar Simanjuntak, Rabu (2/5) kemarin. Disampaikan lebih lanjut, ahli teknik yang memberikan keterangan ada dua orang. Hanya tidak disebutkan siapa orangnya. Hasilnya ditargetkan sudah keluar minggu depan. Guna memperkuat siapa saja yang harus bertanggung jawab dalam kasus ini, pihaknya juga meminta keterangan dari ahli pidana. Tak menutup kemungkinan dapat memperkuat alat bukti. “Kalau kami semakin banyak bukti, semakin bagus,” sebut pria asal Medan, Sumatera Utara ini.

Seperti berita sebelumnya, proyek tersebut tersebar di Desa Kutampi Kaler, Sakti dan Klumpu dengan total nilai Rp 890 juta. Sesuai hasil pengecekan dari 40 titik, yang dikerjakan hanya 38 titik dan seluruhnya mangkrak. Sementara sisanya lagi dua titik laporannya dibuat fiktif. “Kami sudah periksa sekitar 70 saksi. Ada dari penerima, pejabat, maupun pemborong,” sebutnya. Dari itu, pihaknya mengaku telah mengantongi nama tersangka yang merupakan oknum pejabat. Hanya namanya belum bisa disampaikan. Sempat dibeberkan, proyek yang berjalan tahun 2014 itu dikelola Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan KB yang kini menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan KB. Status tersangka juga berpotensi menjerat oknum anggota dewan Klungkung yang kala itu disebut-sebut sebagai pelaksana proyek. (kmb45)


EKONOMI

Kamis Pon, 3 Mei 2018

13

Presiden Targetkan Perizinan Tunggal ’’Online’’ Terwujud Mei 2018 Jakarta (Bali Post) –

Upaya pemerintah membangun ekonomi melalui kemudahan berinvestasi salah satunya ditempuh dengan membentuk perizinan tunggal melalui sistem dalam jaringan (online). Sistem terintegrasi tersebut dikenal dengan nama online single submission dan ditargetkan segera terwujud di tahun 2018 ini. Bahkan, Presiden Joko Widodo berharap gedung pelayanan perizinan tunggal melalui sistem dalam jaringan (online) sudah dapat mulai beroperasi pada Mei 2018.

Bali Post/ant

ACARA - Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (kiri) dalam sebuah acara, Rabu (2/5) kemarin. BI menyatakan jumlah cadangan devisa hingga akhir April 2018 masih mencukupi untuk menahan gejolak nilai tukar rupiah.

‘’Tahun ini kita buka online single submission, perizinan cukup satu gedung. Mudahmudahan bulan ini rampung kemudian kita akan punya online single submission,’’ kata Presiden Jokowi ketika membuka Pertemuan dan Pameran Ke-42 Asosiasi Perminyakan Indonesia di Jakarta Convention Center, Rabu (2/5) kemarin. Presiden menyebutkan regulasi di Indonesia terutama di kementerian masih kurang kondusif masih bertele-tele dan berbelit-belit. Ia menyebutkan perizinan di sektor migas harus dipangkas, disederhanakan. ‘’Tolong sampaikan blak-blakan dalam forum ini, sampaikan ke menteri, kalau tidak nyambung ke menteri, langsung ke saya,’’ kata Jokowi di hadapan pengusaha sektor minyak dan gas bumi itu. Pada awal sambutannya, Jokowi menyebutkan industri migas merupakan industri paling terkenal dan paling elite yang para pengusahanya menggeser ke sana-sini dana hingga ratusan triliun rupiah setiap tahunnya. ‘’Inilah industri dengan nama-nama besar

Hadapi Gejolak Pelemahan Rupiah

BI Sebut Cadangan Devisa Cukup

Semarang (Bali Post) – Pernyataan optimis disampaikan otoritas keuangan Indonesia terkait terus tertekannya nilai tukar rupiah. Jumlah cadangan devisa hingga akhir April 2018 masih mencukupi untuk menahan gejolak nilai tukar rupiah, meskipun tekanan arus modal keluar cukup kencang dipicu sentimen dari dinamika perekonomian Amerika Serikat. Demikian disampaikan Gubernur BI Agus Martowardojo di sela-sela Festival Ekonomi Syariah Regional di Semarang, Rabu (2/5) kemarin. ‘’Indonesia tidak panik. Kita yakinkan kita punya devisa yang cukup untuk jaga ekonomi kita,’’ kata Agus. Pernyataan Agus tersebut untuk merespons kembali melemahnya nilai tukar rupiah pada Senin (30/5) lalu. Kurs refrensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor) yang diumumkan BI pada Senin ini menyebutkan nilai tukar rupiah sebesar 13.936 per dolar AS atau menunjukkan pelemahan 59 poin dibandingkan dengan Jumat yang sebesar 13.877 per dolar AS. Rupiah melemah awal pekan ini karena pelaku pasar berkeyakinan inflasi di Amerika Serikat akan meningkat pada beberapa bulan mendatang. Pasalnya biaya bahan baku di negara Paman Sam itu meningkat dan juga beberapa indikator inflasi di AS menunjukkan laju inflasi makin mendekati target Bank Sentral Federal Reserve di 2,0 persen. Adapun hingga akhir Maret 2018, cadangan devisa Indonesia sebesar 126 miliar dolar AS atau turun 2,06 miliar dolar AS dari jumlah pada Februari 2018. Salah satu penyebab penurunan devisa itu untuk stabilisasi nilai tukar rupiah di pasar. BI akan mengumumkan cadangan devisa April 2018 pada 8 Mei 2018. Selain devisa yang mencukupi, Agus mengatakan, BI juga sedang memperkuat kerja sama dengan sesama kolega bank sentral di negara-negara lain untuk memperkuat ketahanan lapis kedua perekonomian (second line of defense) agar menjamin ketersediaan likuiditas valuta asing. Saat ini BI memiliki second line of defense dalam bentuk kemitraan bilateral untuk menjaga likuiditas valas melalui swap atau billateral currency swap agreement (BCSA) dan juga dalam cakupan mutilateral seperti Chiang Mai Initiative Multilateralisation. ‘’Kita juga punya hubungan dengan bank-bank sentral mitra kerja kita untuk samasama menjaga likuiditas,’’ ujarnya. Agus kembali menekankan arah kebijakan moneter BI saat ini adalah membuka peluang untuk penyesuaian suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate jika tekanan terhadap rupiah terus berlanjut serta berpotensi menghambat pencapaian sasaran inflasi dan mengganggu stabilitas sistem keuangan. ‘’Rupiah memang ada tekanan di dua pekan terakhir karena tekanan ekonomi eskternal, tetapi begitu juga mata uang negara-negara lain. Pelemahan rupiah sebesar 0,88 persen sejak 1 hingga 26 April 2018 (month to date/mtd). Negara-negara lain melemah lebih dalam dari itu,’’ kata Agus. (ant)

Bekraf Siapkan Bantuan Insentif

Bidik Subsektor Kuliner, Fesyen dan Kriya

Denpasar (Bali Post) Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan memberikan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) 2018. BIP diberikan kepada pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan pengusaha rintisan (startup) subsektor kuliner, fesyen, kriya, serta aplikasi digital dan pengembangan permainan (AGD). Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Utomo menuturkan, Bekraf mendorong pelaku ekraf sekaligus startup meningkatkan kapasitas usaha atau produksi melalui BIP. Ia menargetkan BIP untuk tiga subsektor unggulan ekraf yaitu kuliner, fesyen, dan kriya dengan jumlah kontribusi 74,81 persen senilai Rp 640 triliun pada PDB ekraf 2016. ‘’AGD adalah subsektor prioritas yang juga kami dukung perkembangannya karena memiliki sublimasi efek ke subsektor lainnya,’’ ujarnya. Persyaratan yang harus dipenuhi pendaftar BIP antara lain pelaku usaha atau badan usaha ekraf yang berbadan hukum maupun tidak, mengajukan proposal, dan calon penerima tidak sedang menerima bantuan sejenis dari pemerintah pusat maupun daerah dalam tahun berjalan. Penerima BIP berkewajiban memberikan laporan kinerja setiap enam bulan selama lima tahun. Bekraf melakukan seleksi administrasi, wawancara, dan verifikasi lapangan untuk penerima BIP. Kurator menyeleksi kelayakan bisnis, model dan solusi bisnis, potensi pasar, tingkat persaingan dan jumlah modal kerja yang dibutuhkan. BIP diberikan dengan transfer dana maksimal Rp 200 juta untuk setiap penerima. Oleh karena itu, Bekraf mengundang pelaku usaha ekraf dan startup dari empat subsektor target penerima BIP, lembaga pendukung seperti akselerator dan inkubator, komunitas dan asosiasi terkait, Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya. Tahun 2017, Bekraf telah menyalurkan BIP sebesar Rp 5.265.169.366 kepada 34 pelaku usaha ekraf maupun startup subsektor kuliner dan AGD. Penerima BIP tahun lalu semuanya berbadan hukum PT serta CV dari 18 kota di Indonesia. Mereka berasal dari Jawa (32 penerima), Sulawesi (1 penerima), NTB (1 penerima), dan Kalimantan (1 penerima). Salah satu penerima BIP 2017, Direktur PT Jago Berkah Nusantara Muhammad Arbi mengakui penjualan Lunch Box Catering Finger & Chicks meningkat lima kali lipat setelah mendapatkan BIP. Dari BIP yang diterima sebesar Rp 150 juta, 38 persen digunakan untuk branding dan marketing, 31 persen untuk peningkatan kualitas gerai, 19 persen untuk peningkatan kualitas dapur, dan 12 persen untuk peningkatan kualitas catering. (kmb42)

dengan tokoh-tokohnya yang sering membikin gemetar para politisi, tidak tahu mengapa mereka gemetar tapi untuk saya ya… biasa-biasa saja,’’ katanya. Meskipun industri itu sangat besar, Jokowi tidak habis pikir mengapa Pertamina tidak pernah melakukan eksplorasi migas secara besar-besaran. ‘’Informasi yang saya terima sejak tahun 1970-an, Pertamina tidak pernah melakukan eksplorasi dalam jumlah yang besar, sampai saat ini yang ada eksplorasi yang kecil-kecil,’’ katanya. Ia menyebutkan berdasar kondisi itu, pada 2017 ia memerintahkan Menteri ESDM untuk memangkas sebanyak-banyaknya regulasi atau peraturan yang ada di Kementerian ESDM. ‘’Sudah dipangkas 186 peraturan yang membuat ruwet, yang membuat kita bertele-tele, kalau mau investasi bidang ini,’’ katanya. Kepala Negara berharap dengan pemangkasan regulasi itu akan lebih menyederhanakan dan memudahkan, sehingga investasi makin banyak masuk ke Indonesia. (ant)

PERIZINAN - Presiden Joko Widodo menyampaikan arahan saat membuka Konvensi dan Pameran IPA ke-42 Tahun 2018 di Jakarta, Rabu (2/5) kemarin. Presiden menyampaikan upaya pemerintah dalam menarik investor sektor migas di antaranya dengan memangkas perizinan dan siap menampung secara langsung masukan dari pelaku industri terkait hal tersebut.

BPR Lestari Sabet ’’Best Brand Digital Award’’ dari Infobank UNTUK kedua kalinya BPR Lestari menyabet penghargaan The Best Digital Brand dari Majalah Infobank. Setelah tahun 2017, di tahun 2018 ini BPR Lestari kembali mengukir prestasi tersebut atas komitmen dan keberhasilannya dalam mengembangkan dan memperkuat brand-nya di ranah digital. Termasuk menggunakan basis digital sebagai salah satu strategi pemasaran di zaman sekarang ini. Hadir untuk menerima penghargaan itu Direktur Kepatuhan BPR Lestari Luh Ketut Citarasmini pada Rabu, 25 April 2018 di Jakarta. BPR Lestari memperoleh penghargaan untuk kategori BPR dengan aset di atas Rp 1 triliun. ‘’Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan layanan kami ke arah transactional bank-

ing dan digital banking, agar nantinya nasabah dapat bertransaksi dengan mudah, cepat dan aman,’’ kata Citarasmini. Ia juga menambahkan bahwa betapa pentingnya peran dunia digital, terutama media sosial untuk mendukung reputasi brand dan media untuk berinteraksi dengan nasabah serta melakukan penetrasi pasar yang relatif murah. Infobank Digital Brands Awards 2018 sendiri merupakan ajang penganugerahan yang diinisiasi oleh Majalah Infobank bekerja sama dengan Isentia yang digelar dalam rangka memberikan apresiasi kepada perusahaanperusahaan perbankan dan keuangan yang telah berhasil meningkatkan posisi brand perusahaannya di era digital di tengah persaingan yang semakin ketat. Dalam menentukan penerima penghar-

gaan, dilakukan riset berupa pengukuran dan pemeringkatan posisi brand perusahaan berdasarkan social media monitoring menggunakan metodologi Isentia Brandtology dari bulan Januari hingga Desember 2017. Berdasarkan riset tersebut, BPR Lestari dinilai memiliki indeks brand yang sangat bagus di media sosial. ‘’Kami sudah memasuki ranah digital sejak adanya media sosial, namun kami mulai menggarap serius sejak tahun 2015 lalu. Kami melihat bahwa ke depannya pasar dan layanan akan berada di dunia digital. Jadi kami concern untuk pengembangan channel-channel digital BPR Lestari dan berusaha selalu mengikuti perkembangan informasi dan teknologi,’’ tambah Cita. Sebagai informasi, BPR

Lestari merupakan BPR terbesar kedua di Indonesia dari sisi aset sebesar Rp 4,5 triliun, dan saat ini melalui holding company-nya, PT Lestari Capital, telah bera-

filiasi dengan 5 BPR Lestari di Pulau Jawa, yaitu BPR Lestari Jatim, BPR Lestari Banten, BPR Lestari Jabar, BPR Lestari Jateng dan BPR Lestari Jakarta. (ad119)

bantu pemerintah dalam memajukan pendidikan di Indonesia, melalui kampanye ini, Asuransi Astra juga membantu OJK dalam meningkatkan literasi keuangan pada guru. Kampanye sosial yang dilaksanakan dari 9 April hingga 9 Mei ini dilakukan secara bertahap di 24 lokasi yaitu Aceh Barat Daya, Medan, Palembang, Padang, Pekanbaru, Jambi, Lampung, Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jombang, Malang, Denpasar, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Manado, Makassar, dan Majene. Tepat pada Hari Pendidikan Nasional, selain mengadakan kegiatan serempak di 16 kota, #Pija-

rIlmu dari Asuransi Astra juga meluncurkan video inspirasi ‘’Kisah #PijarIlmu di Majene: Bassuli Manarang’’. ‘’Menjadi milik yang bermanfaat dan memberikan peace of mind tidak hanya bagi jutaan pelanggan namun juga bagi masyarakat sekitar adalah komitmen yang akan terus kami pegang. Kami senang sekali, di Hari Pendidikan Nasional ini segala niat dan upaya kami mendapat sambutan yang sangat baik dari seluruh warga sekolah. Semoga peace of mind yang kami berikan hari ini lewat #PijarIlmu bisa memberikan manfaat dalam jangka waktu yang lama,’’ ujar pria yang akrab disapa Theo ini. (bns1)

NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani. Penurunan NTP April 2018 dipengaruhi oleh turunnya NTP pada subsektor tanaman pangan sebesar 1,29 persen dan subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,18 persen. Tercatat pada April 2018, NTP Provinsi Jambi mengalami penurunan terbesar mencapai 1,77 persen dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi

Sulawesi Tengah mengalami kenaikan tertinggi yakni 1,01 persen dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Selain itu, pada April 2018 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,04 persen disebabkan oleh naiknya indeks di seluruh kelompok penyusun Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT), kecuali Kelompok Bahan Makanan, dengan kenaikan terbesar pada Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau.(ant)

Hardiknas, Asuransi Astra Gelar #PijarIlmu

PELAKSANAAN Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diwarnai dengan pelaksanaan #PijarIlmu oleh Asuransi Astra. Kegiatan ini

digelar serentak pada Rabu (2/5) di 16 kota, salah satunya di Denpasar. Untuk pelaksanaan di Denpasar, SDN 1 Peguyan-

gan menjadi lokasi kegiatan. Kegiatan #PijarIlmu di SD Negeri 1 Peguyangan, Denpasar tak hanya peresmian perpustakaan, para tenaga pendidik berikan pelatihan manajemen kepemimpinan dan keuangan yang dibawakan Branch Head Asuransi Astra Denpasar Ruby Theofelea. Sementara anakanak didik mengikuti kelas inspirasi yang dibawakan oleh salah satu karyawan Asuransi Astra Denpasar. Dijelaskan Ruby, kampanye sosial #PijarIlmu sendiri merupakan kampanye sosial peduli pendidikan yang digunakan Asuransi Astra sebagai sarana untuk dapat memberikan peace of mind kepada orang-orang di sekitarnya. Selain untuk mem-

Jakarta (Bali Post) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Nasional pada April 2018 mengalami penurunan sebesar 0,32 persen menjadi 101,61 dari bulan sebelumnya sebesar 101,94. Faktor yang memengaruhi adalah terjadinya penurunan harga gabah akibat panen raya. Sementara itu selama bulan April terjadi inflasi perdesaan sebesar 0,04 persen. Kondisi ini makin membuat ekonomi petani tertekan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (2/5) kemarin, mengatakan bahwa penurunan NTP tersebut dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) turun sebesar 0,19 persen, sedangkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) naik sebesar 0,13 persen. ‘’Subsektor yang mengalami penurunan adalah tanaman pangan. Harga gabah turun karena panen sebesar 1,29

persen,’’ kata Yunita. NTP merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan. Selain itu, NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi

Bali Post/ist

#PijarIlmu digelar di SDN 1 Peguyangan, Denpasar, Rabu (2/5) kemarin.

Turun, Nilai Tukar Petani April 2018


BULELENG

14

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Lelang Jabatan Kepala DLH Singaraja (Bali Post) – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng tidak ingin lama-lama membiarkan jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng lowong. BKPSDM memastikan bulan ini akan mengumumkan pendaftaran peserta lelang jabatan tersebut. Apalagi hasil konsultasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Negara dan Komisi Aparatur Sipil Negara telah menyetujui lelang jabatan Kepala DLH. Demikian diungkapkan Kepala BKPSDM Buleleng Gede Wisnawa usai apel Hari Pendi-

dikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Taman Kota Singaraja, Rabu (2/5) kemarin. Lebih jauh mantan Sekretaris Dewan DPRD Buleleng ini mengatakan, sebelum membuka pendaftaran lelang, pihaknya masih menunggu petunjuk Sekretaris Kabupaten Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Berbekal petunjuk tersebut, pihaknya akan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan. Setelah itu, Pansel akan membuka secara resmi pendaftaran, kemudian diikuti dengan penelitian berkas administrasi dan tahapan seleksi. “Lelang jabatan ini sudah disetujui, sekarang kami menunggu petunjuk Pak Sekda.

Setelah itu, bulan ini kami targetkan buka pendaftaran,” katanya. Menurut birokrat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini, sesuai mekanisme pejabat yang bisa mendaftar sebagai peserta lelang adalah mereka yang memiliki pangkat Eselon IIIa atau setara dengan jabatan Sekretaris Dinas, Kepala Bagian, dan Camat. Nantinya pendaftaran akan dibuka secara umum dan disebarluaskan melalui media masa. Dari proses pendaftaran ini, pansel akan bekerja mulai penelitian dokumen syarat administrasi pelamar sampai pada tahapan tes seleksi, baik oleh pansel di daerah dan assesor dari Menpan RB dan KASN. (kmb38)

Dekatkan Akses Pendidikan

Pemkab Rintis PAUD Kelas Jauh

CSR – Bunda PAUD Buleleng Ny. Aries Suradnyana menyerahkan bantuan CSR kepada 31 pengelola PAUD dari sembilan kecamatan di rumah dinas Bupati, Rabu (2/5) kemarin. PEMKAB Buleleng tidak henti-hentinya mendekatkan akses pendidikan untuk anakanak di daerah ini. Buktinya, pemerintah daerah sekarang merintis pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan metode pembelajaran kelas jauh. Diyakini, upaya ini semakin mendekatkan pelayanan PAUD di Bali Utara. Anak-anak cukup mengikuti pembelajaran di balai banjar atau balai dusun, kemudian guru PAUD sendiri yang datang untuk mengajar. Metode ini dianggap efektif, karena tidak perlu lagi pemerintah membuka PAUD baru. Itu diungkapkan Bunda PAUD Buleleng Ny. Aries Suradnyana usai menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada 31 pengelola PAUD dari sembilan kecamatan di rumah dinas

Bupati, Rabu (2/5) kemarin. Penyerahan CSR dari berbagai perusahaan di Bali Utara itu juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Gede Suyasa. Bunda PAUD dan Disdikpora Buleleng menyerahkan CSR kepada 31 PAUD di Buleleng. Total CSR ini sebesar Rp 72 juta berupa APE balok, kursi, meja, loker, jungkat-jungkit dan ayunan. Aries Suradnyana mengatakan, dengan kelas jauh anak-anak dari dusun yang jauh dari pusat desa tidak perlu datang ke sekolah. Sebaliknya, para guru ditugaskan berkeliling untuk mengajar. Selain itu, dengan cara ini tidak perlu menambah lembaga PAUD lagi. Hanya, PAUD kelas jauh memerlukan tambahan kelas di dusun-dusun, sehingga pendidikan dapat menjangkau seluruh dusun atau banjar di daerahya.

Sejauh ini pemerintah telah mengeluarkan kebijakan di bidang PAUD. Perhatian serius ini karena PAUD membentuk karakter anak yang tumbuh 20 tahun atau 30 tahun ke depan. “Anak-anak tidak perlu ke pusat desa. Sekarang baru dua desa yang menerapkan, yaitu Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu dan Desa Pedawa, Kecamatan Banjar,” katanya. Terkait CSR, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng ini menilai, bahwa perusahaan sudah berpartisipasi dalam pembangunan di daerah dengan mendukung peningkatan pendidikan usia dini. Dukungan ini diharapkan bisa ditingkatkan dan diikuti perusahaan lain, sehingga semakin banyak yang berpartisipasi maka anak akan mendapatkan hak pendidikan sesuai amanat undangundang di Indonesia. “Saat ini jumlah yang disalurkan melalui CSR terus meningkat. Perusahaan saya harapkan lebih peduli dengan pendidikan anak usia dini, karena di sinilah karakter anak dididik,” tegasnya. Salah satu penerima CSR Putu Apriantini, S.Pd. mengatakan, bantuan yang diterima untuk TK Wiguna Kumara, Desa Kayuputih Melaka, Kecamatan Sukasada setelah pihaknya mengajukan proposal kepada pemerintah. Beberapa bantuan yang dirinya terima yaitu kursi, loker, dan balok permainan. Bantuan ini akan membantu proses pendidikan bagi 32 anak didiknya. “Kami menerima bantuan berupa kursi dan loker yang akan kami gunakan sebaik mungkin,” jelasnya. (ad114)

Bali Post/kmb38

PENLOK – BWS Bali-Penida meminta agar Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menerbitkan Izin Penlok Bendungan Tamblang sebelum Agustus 2018 ini.

Bupati Diminta Terbitkan Izin Penlok Bendungan Tamblang Singaraja (Bali Post) –

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana diminta menerbitkan Izin Penetapan Lokasi (Penlok) proyek pembangunan Bendungan Tamblang, Kecamatan Kubutambahan. Ini karena Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida menargetkan proyek pembangunan bandungan terbesar kedua di Bali tersebut mulai dilelang Agustus 2018 ini. Jika izin penlok itu tidak segara terbit, BWS khawatir proyek bendungan akan mandek. Permintaan itu diungkapkan Kepala BWS Bali-Penida Ketut Jayada, S.T. saat bertemu Bupati di ruang kerjanya, Rabu (2/5) kemarin. Dia didampingi Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BWS Putu Edi, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya. Lebih jauh Jayada mengatakan, desain dan dokumen perizinan pendukung proyek Bandungan Tamblang sudah disusun. Sosialisasi kepada masyarakat yang terdampak proyek ini juga sudah dilakukan. Pada intinya, warga di Desa Bila, Bontihing (Kecamatan Kubutambahan) dan Desa Sawan (Kecamatan Sawan) mendukung BWS membangun bendungan di wilayah mereka. Untuk melanjutkan tahapan lelang pekerjaan, BWS harus mendapatkan izin penlok yang diterbitkan Bupati. “Persiapan awal mulai dari desain dan izin Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) dan perizinan teknis lain sudah

siap. Sekarang kami mengejar agar izin penlok segera diterbitkan. Harapan kami tidak lewat Agustus tahun ini izin itu sudah terbit, sehingga proyek ini bisa kami lelang di tahun ini,” katanya. Bendungan Tamblang dibangun dengan areal genangan seluas 58 hektar dan beberapa bangunan pendukung lainnya. Bendungan ini ditargetkan bisa menampung air tujuh juta kubik. Dari kapasitas tampung itu, nantinya akan dimanfaatkan untuk air baku sebesar 400 liter per detik dan mendukung irigasi pertanian di daerah hilir sekitar 500 hektar. Pemanfaatan untuk air baku ini juah lebih besar dibandingkan dengan pemanfaatan Bendungan Titab-Ularan yang sudah selesai dibangun. Ini karena pemanfaatannya menjawab kebutuhan air baku perkembangan permukiman di Buleleng Timur dan menjawab kebutuhan air bersih ketika Bandara Internasional di Kubutambahan direalisa-

sikan. Menurut Jayada, sesuai perencanaan proyek pembangunan Bendungan Tamblang dirancang multiyears selama empat tahun (tahun 2018, 2019, 2020, dan tahun 2021). Kalau izin penlok sudah terbit di tahun ini, maka proyek senilai Rp 700 miliar ini akan memasuki tahap pengumuman lelang. Tahapan ini akan diikuti dengan pembebasan lahan oleh tim appraisal. Sesuai desain, total lahan yang dibebaskan nanti seluas 58 hektar. Lahan ini sebagian besar berada pada alur Daerah Aliran Sungai (DAS) Aya yang melintasi Desa Bila, Bontihing, dan Desa Sawan. Menanggapi permohonan BWS tersebut, Bupati Putu Agus Suradnyana berjanji akan memenuhi perminta-

an Izin Penlok Bendungan Tamblang sebelum Agustus tahun ini. Bupati mengaku, menerbitkan Izin Penlok Bendungan sebenarnya tidak sulit. Namun demikian, pihaknya perlu melakukan kajian sesuai mekanisme, sebelum menerbitkan izin penlok. Dari kajian ini, pihaknya akan mengacu pada desain yang sudah disusun oleh BWS. Terkait kemungkinan akan ada masukan atau saran, Bupati menyebut hal itu akan bisa dikoordinasikan dalam pengkajian izin penlok dalam beberapa hari ke depan. “Kita akan segera bantu dan saya sudah perintahkan Pak Sekda untuk membentuk tim pengkaji permohonan izin penlok bendungan ini. Kami janji sebelum target lelang proyek ini, sudah terbit izin penloknya,” tegasnya. “Saya yakin akan banyak sekali manfaat dari bendungan ini dan penlok akan segara saya terbitkan. Tentunya setelah ada kajian dari tim kita di daerah,” jelasnya. (kmb38)

Bendungan Tamblang nKebutuhan Lahan: 58 hektar (Desa Bila, Bontihing, dan Desa Sawan) nAreal Genangan: 58 hektar nKapasitas Menampung Air: 7 juta kubik nPemanfaatan untuk Air Baku: 400 liter per detik nMendukung Irigasi Pertanian: 500 hektar


15

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Curry Kembali, Warriors Tundukkan Pelicans

Washington Poin-poin penting Kevin Durant di akhir kuarter membawa Golden State Warriors menjauh dari kejaran New Orleans Pelicans sebelum meraih kemenangan 121-116 pada Game 2 semifinal Wilayah Barat kompetisi NBA, Rabu (2/5) kemarin. Kemenangan di Oakland, California ini juga ditandai dengan kembalinya Stephen Curry. Warriors kini memimpin laga dengan keunggulan 2-0 pada ;aga dengan format best of seven games ini. Curry bermain kembali dan mencetak 28 poin sebagai pemain pengganti. Setelah absen lebih dari lima pekan karena cedera lutut kirinya, Curry tampil sebagai pemain pengganti selama 27 menit. Sepanjang itu pula Warriors mengungguli Pelicans sebesar 26 poin. Warriors unggul 21 poin saat Curry berada di bangku pemain pengganti. Curry memasukkan delapan dari 15 lemparannya dan lima tembakan dari sepuluh percobaan lemparan tiga poinnya. Ia juga melakukan tujuh assist. Warriors mencatatkan kemenangan kandang ke-14-nya secara beruntun di ajang playoff. Durant memimpin Warriors dengan 29 poin, Andre Iguodala menambahi 15 poin dan Klay Thompson, meski hanya memasukkan empat dari 20 tembakannya, mencetak sepuluh poin untuk Warriors, yang telah mengalahkan Pelicans sebanyak 26 kali dari 28 pertemuan terakhirnya. Game 3 akan dilangsungkan di New Orleans demikian juga dengan Game 4. Sementara itu pada semifinal Wilayah Timur Claveland Cavaliers menundukkan tuan rumah Toronto Raptors 113112 lewat perpanjangan waktu. Cavaliers untuk sementara memimpin 1-0. (kmb39/afp/ant)

Bali Post/afp

MELAJU - Penyerang Real Madrid Karim Benzema (kanan) melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Lucas Vazquez (kiri), Luka Modric (tengah) dan Mateo Kovacic usai mencetak gol kedua pada laga melawan Bayern Munich di semifinal Liga Champions, Rabu (2/5) kemarin. Real ditahan imbang 2-2 namun melaju dengan skor keseluruhan 4-3.

Real Madrid Lebih Beruntung Madrid Juara bertahan Real Madrid mencapai final Liga Champions untuk ketiga kalinya (hattrick) secara beruntun setelah mengambil keuntungan dari kecerobohon pertahanan Bayern Munich untuk bermain imbang 2-2 pada laga kedua semifinal, Rabu (2/5) kemarin. Los Blancos menuju partai puncak dengan keunggulan keseluruhan 4-3.

Bali Post/afp

SEMIFINAL - Bintang Golden State Warriors Stephen Curry (kanan) menggiring bola dikawal pemain New Orleans Pelicans E’Twaun Moore pada Game 2 Semifinal Wilayah Barat kompetisi NBA, Rabu (2/5) kemarin.

Marseille Lebih Diunggulkan Salzburg Setelah 15 tahun absen di puncak kompetisi Eropa, Olympique Marseille memiliki peluang besar meraih tiket ke final Liga Europa. Pasukan Rudi Garcia akan menantang tuan rumah Salzburg, Jumat (4/5) dini hari dengan status lebih diunggulkan meski lawannya memiliki reputasi sulit ditundukkan di Stadion Salzburg. Menggenggam keunggulan 2-0 melalui gol Florian Thauvin dan Clinton Njie pekan lalu, Marseille ingin mengulang kesuksesan menjuarai Liga Champions 1993. Namun gelar itu kemudian diluncuti karena pelanggaran administrasi. Marseille kemudian mencapai final Piala UEFA 2004. Di partai puncak klub Liga Prancis itu dihajar Valencia yang kala itu ditukangi Rafael Benitez. Maka kesuksesan di Slazburg nanti akan mengantarkan Marseille ke laga puncak menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Atletico Madrid vs Arsenal. Marseille lebih diunggulkan dibandingkan klub Austria itu. Laga final akan digelar 16 Mei, bertempat di Lyon yang jarak beberapa ratus kilometer dari Marseille. Marseille dibeli milyuner AS Frank McCourt setelah dua musim lalu terpuruk di peringat ke-13 klasemen Liga Prancis. Dia berjanji akan mengembalikan kejayaan klub. Garcia didatangkan dengan kontrak tiga musim dan langsung menunjukkan hasil setelah musim lalu finis di peringkat ke-5. Kini Marseille di peringkat ke-4, terpaut 1 poin dari peringkat ketiga Monaco dengan tiga pertandingan tersisa musim ini. Namun, Marseille harus hati-hati menghadapi Salzburg. Saat babak penyisihan grup klub yang disokong minuman berenergi itu mampu mengalahkan Marseille 1-0. Selain itu tim asuhan Marco Rose memiliki rekor impresif tak terkalahkan di kandang sendiri. ‘’Kami harus tetap rendah hati, pertandingan belum usai,’’ katanya setelah mengetahui timnya lebih diunggulkan. Salazburg tak bisa dipandang sebelah mata setelah mampu menyingkirkan Lazio di babak sebelumnya. Mereka dihajar 2-4 di Roma, namun juara Liga Austria mampu bangkit dan balik menghancurkan klub Italia 4-1 di laga kedua. Sementara Marseille mencukur RB Leipzig 5-2 sebelum mencapai semifinal. Garcia mengandalkan Valere Germain di lini depan untuk menggantikan Kostas Mitroglou yang sepenuhnya bugar. Dimitri Payet bertindak sebagai pengatur serangan bersama Luiz Gustavo di lini tengah untuk memburu tiket final yang telah ada di depan mata mereka. (kmb39/afp)

Bali Post/afp

SEMIFINAL KEDUA - Gelandang Marseille Florian Thauvin (kiri) merayakan gol bersama Dimitri Payet (tengah) dan Konstantinos Mitroglou usai mengalahkan Salzburg di laga pertama semifinal Liga Europa di Stadion Velodrome pekan lalu. Salzburg akan bertindak sebagai tuan rumah di semifinal kedua, Jumat (4/5) dini hari.

Pemain bertahan Bayern Joshua Kimmich membawa timnya unggul pada menit ketiga pada laga yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu, kemarin. Namun, Karim Benzema menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala pada menit ke-11. Kesalahan yang dilakukan kiper Bayern Sven Ulreich kemudian membuat Benzema dapat memasukkan gol kedua Real pada awal babak kedua. James Rodriguez, yang dipinjam dari Real, menyamakan kedudukan untuk Bayern pada menit ke-63 untuk membuat fase akhir pertandingan berlangsung menegangkan. Namun Real lebih beruntung dan mampu mempertahankan skor imbang meski mendapat gelombang serangan dari tim tamu. Kini Real menjadi tim pertama sejak Juventus pada 1998 yang mencapai final untuk tiga tahun secara berturut-turut. Tim asuhan Zinedine Zidane akan bertemu pemenang

antara semifinal lain Liverpool vs AS Roma, pada final di Kiev pada 26 Mei. Real akan berupaya untuk menjadi tim pertama sejak Bayern pada 1976 yang memenangi kompetisi elite ini untuk tiga tahun secara beruntun. “DNA klub ini mendorong Anda berjuang sampai akhir. Kami tahu bagaimana caranya untuk menderita bersama-sama,” kata kapten Real Sergio Ramos. “Mereka memiliki lebih banyak penguasaan bola, namun secara keseluruhan kami lebih baik. Tim ini layak berada di Kiev.” Real mengandalkan keberuntungan mereka untuk memenangi pertandingan laga pertama di Munich dengan skor 2-1 setelah Bayern menyia-nyiakan sejumlah peluang. Sebaliknya pasukan Zidane memaksimalkan peluang mereka yang tidak banyak. Seperti yang diprediksi Zidane, Bayern langsung meluncurkan gempuran dini terhadap pertahanan Real.

David Alaba merangsek ke depan namun bola operannya masih dapat diantisipasi kiper Keylor Navas. Bayern kembali menyerang melalui sisi lainnya dan kali ini menuai hasil. Bek Real Sergio Ramos gagal menyapu umpan terobosan, dan Kimmich mencetak gol dari jarak dekat. Ini merupakan ketiga kalinya secara beruntun pada fase gugur di mana Real tertinggal di kandang sendiri, namun mereka tetap menjaga ketenangan dan tidak lama kemudian mampu menyamakan kedudukan. Bola operan Luka Modric dapat dikendalikan oleh Marcelo, yang mengirimkan umpan silang sempurna kepada Benzema untuk dimasukkan ke gawang Bayern. Pertandingan berlanjut dengan lebih banyak mengandalkan bola-bola panjang dari para gelandang ke para penyerang. Bayern berpeluang kembali unggul ketika peluang penyerang Robert Lewandowski dijatuhkan kiper Navas, dan Rodriguz menyambar bola pantul melambung ke atas mistar gawang dari jarak dekat. Bayern menyelesaikan babak pertama dengan baik namun dibuat geram ketika mereka gagal mendapatkan hadiah penalti saat tembakan Kimmich mengenai lengan Marcelo.

Detail Kecil Menentukan Pertandingan PELATIH Bayern Munich Jupp Heynckes menyatakan kecewa atas kegagalan timnya lolos ke final Liga Champions meskipun tim sudah menunjukkan permainan terbaik pada laga kedua babak semifinal, Rabu (2/5) kemarin di Santiago Bernabeu. Terbukti sekali lagi pertahanan Bayern sempat lengah hingga Real Madrid mampu memaksa hasil imbang 2-2. ‘’Kami sangat kecewa. Tim kami sudah menampilkan permainan yang luar biasa. Saya belum pernah melihat permainan Bayern sebagus itu selama bertahuntahun,’’ katanya seperti dikutip Daily Mirror. Namun, merurutnya, dalam pertandingan level tinggi seperti semifinal Liga Champions tersebut tidak boleh melakukan kesalahan, seperti yang terjadi pada awal babak kedua. ‘’Menurut saya dalam dua pertandingan semifinal ini kami lebih baik, namun seperti yang biasa terjadi pada sepak bola, detail-detail kecil akan penentukan permainan,’’ tambahnya. Data statistik menunjukkan pada pertandingan di markas Real Madrid itu Bayern 60 persen menguasai bola, sebaliknya Real hanya 40 persen. Bayern melepaskan 20 tendangan ke arah gawang dibandingkan Real hanya 9 kali. Bahkan 8 tembakan di antaranya mengarahkan tepat ke gawang dan 5 di antaranya tidak tepat. Ancaman itu memaksa kiper Real Keylor Navas harus jatuh-bangun dan tercatat 7 kali memblok tembakan. Bayern juga melepaskan tembakan sudut lebih banyak dibanding tim tuan rumah yakni 11 dibandingkan 6. Kiper Bayern Sven Ulreich tercatat sekali saja melakukan blok terhadap tembakan pemain Real. Namun, blunder-nya di awal babak kedua menyebabkan gol kedua Karim Benzema sekaligus mengantarkan tim tuan rumah melaju ke partai puncak. (kmb39/ afp/ant) Bali Post/afp

Pelatih Bayern Munich Jupp Heynckes.

Mereka kemudian mengunci nasib mereka sendiri, ketika Ulreich gagal menguasai bola operan ke belakang dari Corentin Tolisso. Benzema dengan cepat dapat memasukkan gol ke gawang yang telah kosong. Bayern membuka harapan saat berhasil menyamakan skor 2-2 menit ke-62. Tembakan pertama Rodriguez membentur Varane dan bola liar kemudian diteruskan pemain Kolombia itu melewati kaki Navas. Bayern masih menciptakan sejumlah peluang untuk menambah gol tandangnya. Navas menggagalkan peluang pemain Kolombia itu dan Mats Hummels menanduk bola melebar dari tendangan sudut. Namun hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan tak ada gol tambahan tercipta. Ini merupakan kelima kalinya secara beruntun Bayern Munich terhenti di babak semifinal Liga Champions dan tersingkirnya mereka dari Real untuk ketiga kalinya sepanjang periode itu. “Kami merasakan sangat pahit,” kata bek Bayern Hummels. “Kami memiliki beberapa peluang pada laga pertama, kami lebih berbahaya (dibanding Real) pada hari ini namun pada akhirnya Real melakukan lebih sedikit kesalahan besar.” (kmb39/afp/ant)

Pebulutangkis Malaysia Dihukum 15 dan 20 Tahun

Kuala Lumpur Pemain bulu tangkis Malaysia Tan Chun Seang dan Zulfadli Zulkiffli dijatuhi hukuman skors masing-masing 15 dan 20 tahun karena terbukti bersalah terlibat taruhan dan pengaturan hasil pertandingan. Badan bulu tangkis dunia (BWF), Rabu (2/5) kemarin mengumumkan Tan dan mantan juara dunia junior Zulkiffli tidak boleh ikut dalam kegiatan bulu tangkis mana pun, termasuk dalam administrasinya, kepelatihan dan fungsi pengembangan cabang olahraga ini. Sebuah panel independen

menyimpulkan bahwa keduanya terlibat dalam tindak korupsi dalam periode yang cukup lama dan dalam banyak turnamen sejak 2013, kata BWF. Kesalahan Zulkiffli lebih besar dibanding Tan, dan ia terbukti memengaruhi hasil pada empat pertandingan. Sebagai hukuman tambahan, Tan didenda 15 ribu dolar AS, sedangksn Zulkiffli 25 ribu dolar AS oleh panel etik BWF. Masa skors bagi mereka berlaku surut mulai 12 Januari 2018, tanggal saat mereka sudah dilarang tampil oleh BWF. (afp/ant)

Zurich Presiden FIFA Gianni Infantino, Rabu (2/5) kemarin mengusulkan pementasan turnamen baru bernama Piala Dunia mini yang menampilkan delapan tim internasional. Turnamen ini digelar setiap dua tahun sekali berdampingan dengan kompetisi rutin yang ada selama ini. Turnamen yang dikenal sebagai ‘’Final 8’’ akan menjadi puncak dari kompetisi global Liga Negara-negara, yang merupakan bagian dari rencana ambisius untuk mereformasi sepak bola internasional. Turnamen ini diyakini FIFA bernilai 25 miliar dolar AS dalam siklus 12 tahun. Dalam satu suratnya, Infantino menyarankan bahwa turnamen baru itu akan berlangsung setiap bulan Oktober dan atau November dan akan dimulai pada 2021. Dia mengatakan bahwa kelompok investor yang ‘’solid dan serius’’ bersedia membelanjakan 25 miliar dolar AS untuk kompetisi dan versi perubahan dari Piala Dunia Antar-Klub, yang juga akan dimulai pada 2021 dengan 24 tim.

Piala Konfederasi, yang saat ini diselenggarakan setiap empat tahun dan berselang setahun sebelum Piala Dunia akan dihapuskan. Surat itu tidak secara jelas menunjukkan berapa banyak slot akan dialokasikan untuk masing-masing regional. Surat itu dikirim Infantino kepada anggota Dewan Pengambil Keputusan FIFA yang masih harus bersidang dan memberikan persetujuannya. Badan sepak bola Eropa UEFA dan mitranya untuk kawasan Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF) telah menyiapkan kontes liga antar-negara di benua mereka sendiri. Dalam kedua kasus itu, kompetisi melibatkan semua tim nasional di negara masing-masing yang dibagi menjadi divisi berdasarkan peringkat mereka. Ada promosi dan degradasi antardivisi, seperti dalam liga klub domestik konvensional. Kompetisi perdana UEFA akan dimulai pada bulan September tahun ini. Benua lain harus menyiapkan kompetisi serupa agar turnamen bisa berlangsung. (rtr/ant)

FIFA Usulkan Piala Dunia Mini


olah raga

16 Sosialisasi Pelatihan SKJ 2018 di Bali TV

Denpasar (Bali Post) Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) LaLa Studio bekerja sama dengan Kemenpora bakal menyelenggarakan Senam Kebugaran Jasmani (SKJ) 2018 Indonesia Bersatu, di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 Denpasar, Minggu (6/5) mendatang. Pemilik Lala Studio Adolfina Grace Tangkudung, di Denpasar, Rabu (2/5) kemarin menjelaskan, SKJ 2018 Indonesia Bersatu merupakan senam baku, yang cocok untuk masyarakat umum baik instansi pemerintah maupun swasta, guru-guru olahraga, serta ibu-ibu PKK di banjarbanjar, bagi segala usia. ‘’Sampai saat ini tercatat 20 peserta yang mendaftar termasuk dari luar Bali. Khusus dari Bali, mereka berdatangan dari Denpasar, Badung, Buleleng, Gianyar, dan Jembrana. Kami masih membuka pendaftaran hingga Sabtu (5/5) lusa,’’ tutur Grace Tangkudung. Grace sendiri mengikuti pelatihan SKJ 2018 Indonesia Bersatu tingkat nasional. Ia dipercaya pihak Kemenpora untuk melakukan sosialisasi di wilayah Bali. ‘’Kami akui hal ini merupakan kebanggaan bagi kami. Mengingat kami telah menggelar senam massal bersama pihak Menpora pada 8 April lalu. Bahkan, kami dipercaya lagi untuk melakukan sosialisasi SKJ 2018 Indonesia Bersatu di Bali,’’ ungkap Grace Tangkudung. (022)

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Piala AFF 2018

Indonesia Satu Grup dengan Thailand

Bali Post/ant

LATIHAN - Pemain timnas Indonesia U-23 mengikuti latihan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Timnas Indonesia U-23 dipersiapkan untuk menghadapi turnamen Piala AFF, November mendatang.

Jakarta (Bali Post) -

Tim nasional Indonesia menempati Grup B turnamen Piala AFF 2018 yang digelar 8 November - 15 Desember 2018 bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan pemenang babak kualifikasi Timor Leste atau Brunei Darussalam berdasarkan pengundian yang dilakukan di Jakarta, Rabu (2/5) kemarin.

Bali Post/ist

SOSIALISASI - Gerakan SKJ 2018 Indonesia Bersatu bakal disosialisasikan di Wantilan Bali TV, Jalan Kebo Iwa 63 A, Minggu (6/5) mendatang.

Pejudo Bali Incar Poin di Piala Kartika

Denpasar (Bali Post) Para pejudo Bali mengincar poin pada Kejurnas Piala Kartika di GOR Jakabaring, Palembang, Sumsel, 4-6 Mei nanti. Para judoka Bali yang berlaga diharapkan mampu mendulang poin demi memuluskan langkahnya merebut tiket PON Papua pada 2020 mendatang. Wakil Ketua Umum Pengprov PJSI Bali Nengah Sudiartha, di Denpasar, Rabu (2/5) kemarin menegaskan, status Piala Kartika adalah seri utama dan poinnya diakui cukup tinggi guna meraih tiket ke PON Papua. Karena itu, pihaknya juga menerjunkan atlet yang diproyeksikan guna berlaga pada hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia. Nengah Sudiarta menyebutkan atlet yang diturunkan ke ajang Piala Kartika adalah pejudo senior Wibawa Kusuma (55 kg), Aryanta (60 kg), Sukarya Yasa dan Budiasa (66 kg), Adi Wirawan (71 kg), Aprianingsih dan Wintan (52 kg). Untuk pejudo junior yang diturunkan adalah Desta Danuarta (55 kg), Agung Rama (60 kg), Laksamana (66 kg), Maheswara (73 kg), Kareena (52 kg), Nidya Kameswari (57 kg), dan Widi A (-78 kg). Selain itu, pejudo Bali yang menghuni pelatnas juga diturunkan seperti Bima Prasetia (81 kg), Agastia (100 kg), Desi Kartika (45 kg), Fania Farid (+78 kg). Kadek Anny Pandini (-57 kg), Mira Widari (+78 kg), Gede Ganding Kalbu dan Suardana (+100 kg). Sudiartha menerangkan, para pejudo Bali yang berlaga di Piala Kartika rutin berlatih di GOR Lila Bhuana dan mereka didampingi pelatih Agus Putra Adnyana serta Pura Cendana, sedangkan atlet pelatnas juga berlatih di Padepokan Judo Indonesia Ciloto. ‘’Kami berharap mereka bisa tampil maksimal, meraih poin tinggi, serta bisa lolos ke PON,’’ kata Sudiartha. (022)

Kapolri Imbau Asian Games Bebas Isu Politik

Jakarta (Bali Post) Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol. Tito Karnavian mengimbau masyarakat tidak terpancing pada konflik isu politik selama penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. ‘’Masyarakat hendaknya menganggap Asian Games sebagai pesta besar yang mempertaruhkan nama bangsa kita. Asian Games menjadi memomentum persatuan nasional,’’ kata Tito dalam diskusi di Jakarta, Rabu (2/5) kemarin. Kepolisian RI, menurut Tito, mengantisipasi penyelenggaraan Asian Games pada 18 Agustus - 2 September yang berlangsung setelah pendaftaran calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2019 pada 4-10 Agustus. ‘’Urusan politik dalam negeri penting. Tetapi, kita jangan sampai hanya berpikir tentang itu saja karena ada penyelenggaraan Asian Games yang dapat mendinginkan situasi politik,’’ katanya. Tito juga meminta masyarakat tidak terpolarisasi dan terpecah saat Asian Games sebagaimana terjadi pada kegiatan hari bebas kendaraan bermotor pada Minggu (29/4) lalu. ‘’Pendaftaran saja belum, sudah ada polarisasi. Ada upaya intimidatif. Kami tidak ingin masyarakat terjebak dalam perpecahan,’’ ujar Kapolri. Kepolisian RI akan mengerahkan sekitar 36 ribu personel yang akan bertugas untuk mengamankan atlet dan ofisial, arena pertandingan, wisma atlet, media dan masyarakat yang menonton pertandingan. ‘’Ada dua tahap penting penyelenggaraan yang akan kita amankan yaitu pawai obor mulai Juli dan pertandingan Asian Games mulai 18 Agustus,’’ katanya. Kapolri berjanji akan mengamankan kota-kota penyelenggara Asian Games dari ancaman terorisme dan kejahatan jalanan selain pengaturan lalu-lintas demi kelancaran penyelenggaraan. ‘’Kami bersama TNI dan para pemangku kepentingan yang lain terkait keamanan siap melaksanakan pengamanan di empat provinsi penyelenggara yaitu DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Banten dan Jawa Barat,’’ kata Kapolri. (ant)

Bagi Indonesia, ini adalah kedua kalinya bergabung dengan Thailand, Singapura, dan Filipina secara bersama-sama setelah sebelumnya ketiga negara juga segrup di Piala AFF 2016. Sementara Grup A Piala AFF 2018 diisi oleh tiga tim kuat yakni Vietnam, Malaysia, Myanmar dan ditemani Laos serta Kamboja. Di Piala AFF 2016, Vietnam, Malaysia, Myanmar dan Kamboja juga berada satu grup. Menanggapi keberadaan Indonesia di Grup B, asisten pelatih tim nasional Indonesia Bima Sakti menyebut grup itu cukup berat. Pasalnya, di sana ada Thailand yang merupakan juara Piala AFF 2016. Thailand adalah tim tersukses sepanjang sejarah Piala AFF dengan lima kali juara. Bukan hanya itu, dengan

format dua kali laga kandang dan dua kali tandang di fase grup AFF, Indonesia harus bertandang Thailand. ‘’Kami harus mempersiapkan diri dengan baik setelah Asian Games 2018. Target kami adalah juara,’’ kata Bima Sakti. Sementara itu, pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe menilai timnya merupakan tim yang tidak diunggulkan atau underdog di Grup A. Oleh karena itu, Tan Cheng Hoe tidak menjanjikan prestasi tinggi di Piala AFF 2018 dan memilih memberikan kesempatan bagi skuadnya yang didominasi pemain muda untuk memperoleh pengalaman. ‘’Semoga para pemain bisa menunjukkan performa yang baik di Piala AFF,’’ kata dia. Seperti disebutkan sebelumnya, Piala AFF 2018 akan

Timnas Futsal Putri Taklukkan Hongkong Jakarta (Bali Post) Tim nasional futsal putri Indonesia menaklukkan Hongkong 2-0 dalam laga perdananya di Grup A Kejuaraan Futsal Putri Asia 2018 di Bangkok, Thailand, Rabu (2/5) kemarin. Dua gol Indonesia dalam laga yang digelar Stadion Indoor Huamark, Bangkok itu dicetak oleh Febriana Kusumaningrum pada menit ke-33 dan Fitri Rosdiana pada menit ke-37. Hasil itu membuat Indonesia berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, persis di bawah Thailand yang di pertandingan pertamanya menaklukkan Macau 15-0. Pelatih timnas futsal putri Indonesia Kensuke Takahashi puas dengan

kemenangan tersebut. Sebab, menurut pria asal Jepang ini, timnya sudah mempersiapkan diri untuk laga itu sejak dua pekan lalu. Namun, Kensuke menyebut skuadnya masih bisa lebih baik. ‘’Ini baru setengah dari apa yang sudah kami rencanakan untuk turnamen ini dan saya yakin kami bisa lebih kuat,’’ katanya. Indonesia akan menghadapi Thailand pada Jumat (4/5) ini. Kensuke menganggap tim ‘’Gajah Putih’’ merupakan pesaing yang tangguh. ‘’Thailand adalah lawan yang berat. Kami harus mengubah beberapa model permainan tetapi dengan dasar yang sama yang sudah kita miliki,’’ tuturnya. (ant)

digelar pada 8 November - 15 Desember 2018. Pada edisi 2018, AFF membuat format baru di babak grup yang diisi lima tim yakni setiap tim bertanding dengan dua kali laga tandang dan dua kali kandang, berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya yakni satu arena untuk setiap grup (home tournament). Setelah babak grup, Piala AFF akan berlanjut ke babak semifinal yang mempertemukan peringkat kedua Grup A melawan juara Grup B dan peringkat kedua Grup B menghadapi juara Grup A. Babak ini digelar dengan sistem kandang-tandang. Kandang-tandang juga berlaku di babak final yang digelar pada Sabtu, 15 Desember 2018. Adapun babak kualifikasi Piala AFF 2018 mempertemukan Timor Leste dan

Brunei Darussalam untuk merebut satu slot tersisa di babak grup. Pertandingan kedua tim akan berlangsung pada 1 dan 8 September 2018, dengan Timor Leste menjadi tuan rumah di laga perdana kualifikasi. Timnas U-23 Tim nasional Indonesia akan menurunkan mayoritas pemain U-23 di Piala AFF 2018 yang digelar 8 November - 15 Desember 2018. ‘’Tim tidak akan banyak perubahan dari skuad U-23 Asian Games 2018. Kami akan merekrut pemain senior, tetapi hanya yang benar-benar berkontribusi untuk tim,’’ kata Bima Sakti. Bima Sakti melanjutkan, permintaan untuk mempertahankan para pemain tim-

nas U-23 Asian Games 2018 untuk Piala AFF 2018 datang dari pelatih Luis Milla yang menilai pemain-pemain U-23 sudah saling mengerti satu sama lain. ‘’Milla memang memberikan masukan kepada tim pelatih terkait Piala AFF 2018. Untuk kejuaraan tersebut, dia memberikan masukan agar membawa pemain U-23 Asian Games 2018 ditambah nama-nama lain dari Liga 1,’’ tuturnya. Meski demikian, sejatinya tim nasional Indonesia belum memiliki pelatih untuk Piala AFF 2018. Pasalnya, pelatih saat ini, Luis Milla, kontraknya akan habis usai Asian Games 2018 yang mulai digelar pada pertengahan Agustus 2018 sampai awal September 2018. (ant)

Pembagian grup Piala AFF 2018 Grup A : Vietnam, Malaysia, Myanmar, Laos, Kamboja. Grup B : Thailand, Indonesia, Filipina, Singapura, Pemenang kualifikasi (Timor Leste atau Brunei Darussalam.

Pengusaha Lokal Diajak Kuatkan Industri Olahraga Nasional

Tangerang (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengajak pengusaha lokal untuk terlibat langsung dan menguatkan industri olahraga nasional yang saat ini mulai menggeliat di tengah dominasi pihak asing. Pernyataan orang nomor satu di Kementerian Pemuda dan Olahraga ini disampaikan di sela pembukaan Indonesia Sport Expo & Forum (ISEF) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (2/5) kemarin. ‘’Sudah saatnya produk lokal di-branding dengan baik. Kita tahu secara kualitas kita tidak kalah dengan produk luar. Makanya kami harapkan semua pengusaha lokal terlibat langsung dalam industri olahraga yang saat ini sedang berkembang,’’ kata Menpora Imam Nahrawi. Melalui ISEF, katanya, diharapkan pengusaha lokal yang bergerak dalam industri

olahraga bisa terlibat secara langsung karena melalui pameran, banyak pihak bisa lebih mengenal produk yang selama ini mampu diciptakan oleh pengusaha Indonesia. ‘’Pameran seperti ini jangan hanya setahun sekali. Harusnya bisa lebih. Kami akan terus mengawal kegiatan seperti ini,’’ kata pria kelahiran Bangkalan Madura itu. Pada pameran ISEF, Kemenpora melalui Deputi V Bidang Peningkatan Prestasi juga terlibat langsung dalam pameran. Selain itu pameran ini juga melibatkan vendor lokal seperti pengusaha di bidang apparel produk dari tim Persebaya, Persija Jakarta melalui Specs hingga Superior yang digunakan PSIS Semarang. Menpora dalam kesempatan tersebut juga mencoba Bomerang produk asli Tangerang, Banten. Olahraga tersebut saat ini menjadi anggota Federasi Olahraga

Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI). Sementara itu, Direktut PT Expotama Sinergi Raditia Zahir Ahmad selaku penyelenggara kegiatan mengatakan pameran dan forum yang digelar merupakan sebuah bentuk dukungan terhadap perkembangan industri olahraga di Indonesia. Hal ini karena pentingnya performa atlet untuk menciptakan prestasi yang baik harus didukung fasilitas olahraga yang layak. ‘’Pertumbuhan industri olahraga tentunya akan memunculkan industri kreatif dalam penyediaan sarana dan prasarana olahraga sehingga menumbuhkan daya saing baik industri lokal maupun internasional,’’ katanya. Selain pameran dan forum, ISEF juga digunakan oleh INAPGOC untuk melakukan sosialisasi pelaksanaan Asian Paragames 2018 di Jakarta, 6-13 Oktober. (ant)

AFF Women Championship 2018

Indonesia Dikalahkan Permainan Kolektif Thailand

Palembang (Bali Post) Tim nasional putri U-16 Indonesia dikalahkan Thailand pada pertandingan penyisihan grup B Piala AFF dengan skor 4-1 di Stadion Bumi Palembang, Sumsel, Rabu (2/5) kemarin. Thailand mampu menyarangkan empat gol di gawang Indonesia pada kejuaraan sepak bola putri Asia Tenggara atau AFF Women Championship 2018 U-16 itu setelah mengedepankan permainan kolektif. Kapten timnas putri U-16 Safira Ika Putri Kartini mengakui kondisi ini berbeda dengan timnya karena ia dan rekannya terlalu berambisi menyerang sehingga melupakan sektor pertahanan. “Jika saja kami lebih bersabar dan mengedepankan permainan tim, mungkin hasilnya akan beda,” katanya seusai pertandingan. Sementara pelatih timnas putri U-16 Rudolf Nere mengatakan persiapan anak asuhnya dalam kejuaraan ini hanya dilakukan lima pekan sehingga ketika di lapangan terlihat jelas belum mengedepankan permainan kolektif. “Kami

hadapi ini adalah Thailand sebagai juara bertahan. Secara tim, mereka sangat baik sekali. Tadi babak pertama dapat imbangi karena buat gol lebih dulu tapi pemain cepat puas sehingga lupa pertahanan dan kebobolan dua gol di babak pertama,” katanya. Selain itu, lanjut Nere, kondisi lapangan karena hujan sehingga menyulitkan anak asuhnya untuk bergerak. Ditambah lagi pemain yang banyak sakit dan cedera sehingga timnya harus pasrah dikalahkan oleh timnas juara bertahan itu. “Kami harus akui bahwa dua gol terakhir itu kesalahan penjaga gawang,” ucapnya. Pelatih timnas Thailand Naruephon Kaenson mengatakan, menghadapi Indonesia tidak ada strategi khusus sama sekali karena pemain merupakan atlet-atlet muda yang masih berkembang. Anak asuhnya awalnya gugup karena diserang terus oleh tim tuan tumah sehingga gol pun terjadi di menit awal. “Setelah itu diberikan motivasi agar tidak gugup, setelah itu mereka tidak gugup lagi

dan terjadilah gol-gol di tim saya,” ujarnya. Pertandingan yang mempertemukan juara bertahan Thailand dan tim tuan rumah Indonesia berlangsung seru. Pada menit awal Indonesia langsung memberikan tekanan kepada tim tamu Thailand. Secara mengejutkan, pada menit kedua, tim tuan rumah mampu menjebol gawang Thailand dari kaki Jasmin Sefia. Ratusan penonton yang hadir pun berteriak kencang sembari bertepuk tangan. Skor 1-0, keunggulan untuk Indonesia. Namun disayangkan, pertengahan pertandingan di babak pertama giliran Thailand memberikan tekanan kepada Indonesia hingga akhirnya pada menit ke-22 Thailand mampu menjebol gawang Sofingatun dari kaki Janista Jinantuya. Alhasil Thailand mampu menyamakan skor 1-1. Lima menit berikutnya Thailand kembali menjebol tim tuan rumah dari kaki Crathaya Pratumkul. Hingga menit akhir pertandingan dengan waktu 40 menit itu,

Bali Post/ant

KALAH - Pemain Indonesia Azra Zifa Kayla (bawah) berebut bola dengan lawannya dari Thailand Wanita Thawanrat Promthongmee (atas) pada pertandingan AFF U-16 Women Championship 2018 di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (2/5) kemarin. Indonesia dikalahkan Thailand dengan skor 1-4. Thailand mampu ungguli Indonesia dengan skor 2-1. Memasuki babak kedua, Indonesia kembali ditekan dan permainan didominasi oleh Thailand. Tim tamu kembali menjebol gawang Sofingatun di menit ke-67. Thailand lagi-lagi menambah

pundi-pundi golnya di menit ke-73 dari kaki Suchada. Skor pun berubah 4-1 dan bertahan hingga akhir babak. Atas hasil ini, Indonesia tinggal berharap pada laga melawan Laos dan Kamboja untuk lolos penyisihan grup B. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Pon, 3 Mei 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Dicari Cleaning Service E:cvasri@dps.centrin.net.id Telp.(0361) 485849 / 085101421578

B.BP.001.04.18.0001539

Dcr Segera Mekanik Mobil Berpengalaman Hub.08123941575 B.BP.001.05.18.0000063

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD Unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto Pst Brngkt.Line WA : 081375409869 & 087754689692

Dcr Sopir Pariwisata SMS 08123981068 Lok Jimbaran

B.BP.101.05.18.0000102

Dcr Tenaga Terapis,Jln.Nangka Utara,Apt Beta H.085100082562

B.BP.001.05.18.0000047

Need : Secretary, Marketing & Staff Admin, Pls WA : 082144673367/08124667259

B.BP.004.05.18.0000092

Dcr sgr!! Linker Garment Rajut diutmkan penjahit berpnglaman, ada training,UMK Badung+lembur Hub. 081239313275 / 0361- 8975041 B.BP.001.05.18.0000099

Dicari:distb/Agen utk Salon/ Toko dgn Brand Vanestris Cosmetic.Hub:081319878640 B.BP.004.05.18.0000097

B.BP.001.04.18.0001424

Looking for Operational Manager for Villa Management with Experience and Excellent English.Please Send CV to: hrd@mavibalirentals.com (0361)8475670

B.BP.004.04.18.0001509

PT.SME cr pelaksana Sipil. Lamaran:sdmsastramas@gmail.com Telp.410720(HRD)

B.BP.001.05.18.0000090

B.BP.001.05.18.0000093

Need barman&head chef must be have Experienced WA 082340105452

!Dcr Waiter bisa Bhs.Inggris Cafe Chakra Canggu 087861358327

B.BP.154.05.18.0000105

B.BP.166.05.18.0000112

Dcr Karyawan Pria SMU/sedrajat KTP,SIM C utk Bag Teknis Lapangan fasilitas gaji UMK Bonus Tunjangan Kesehatan termasuk anak istri Lam ke CV Gong Dewata Tlp. 0361-722709/ 03614480750-081246383864

Junior Admin utk Perush.Ritel di Kerobokan,Bs Komputer-Akuntansi-Bhs.Inggris,08123816794

B.BP.803.04.18.0001540

Dcr opration travel bs bhs Inggris exp min 2th Hub.757459 B.BP.154.05.18.0000104

Cr Tukang Jahit Baju Kaos Polo Jl.Gatsu Brt 99X,081236030099 B.BP.001.05.18.0000103

B.BP.001.05.18.0000004

BIRO JASA

Dicari Manag.Hotel u.NTT yg Pengalaman Hub. Indra 08123959888 B.BP.001.05.18.0000024

Dicari Pria u/Kerja di Laundry Jl. Kerobokan 78X T 081933110424 B.BP.001.05.18.0000050

Dicari krywan/i u/Kasir di BB Mart. Bw lamaran ke Jl.Tukad Balian No.164 Renon 0811389798

B.BP.004.05.18.0000095

SERVICE

DIJUAL MOBIL

SERVICE

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

SERVICE DIJUAL RUMAH

SERVICE BIRO JASA

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

RUPA-RUPA

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

FOTOCOPY

RUPA-RUPA

Villa di Seminyak mencari Admin/General Kasir umur max 28th,Security Villa & Butler. Telp.0361 736278

B.BP.004.05.18.0000094

Dicr Pngws Pryk Lokasi Ubud, Min SMK Teknik Bangunan,Krm CV suryakembarbali@yahoo.com

B.BP.166.05.18.0000111

B.BP.001.04.18.0001538

Garmen cari Tk.Jahit Borongan Hrg Bgs + THR + U.Mkn,081999677757

B.BP.004.04.18.0001580

Dibutuhkan GuruTK,Hub.Dewi Kunti II Dalung Permai Blok P3-52

Dicari:Therapist Sebanyak2nya, P,Min SMU(2,5Jt+16Rb/Jam Instv Cleaning Servis,L/P(2,5Jt+500 Rb Instv)Pengalaman Min 1Th.Lamaran Ke Bodyworks SPA. Jl Kayu Jati No.2 Petitenget.735058

Urgently:PACTO Travel is looking for Reservation Staff, Max 26 year,Diploma,Strong in Tourism,Min 1 Year exp.Send CV to Jl.By Pass Ngurah Rai 378 Sanur,Dps or Email to hrd@pactobali.com B.BP.001.05.18.0000091

Yamaha Bisma Dicari: 1.Sopir, 2.Mekanik,3.GM(S1 Ek) Hubungi: Jln Teuku Umar 142 DPS B.BP.001.04.18.0001618

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOBIL

DISEWAKAN TANAH

NISSAN

Dikntrkn Tnh 2A Di Canggu Sdh Listrik+SmrBor.HB:081999542211

Djl Nissan Juke th 2011 merah Type(4x2)A/T,Hub.08123666158

B.BP.001.05.18.0000072

DICARI TANAH

B.BP.001.05.18.0000101

Dicari!!! Tanah strategis di Ubud utk di-develop/dijual kembali.Budget Rp 10-20 Milyar Hub.Purnama:085881515449

SUZUKI

Pick Up 1000cc Th’89 Hitam Jln Astasura 1 Dps WA : 089656365970 B.BP.001.05.18.0000068

B.BP.820.05.18.0000110

DICARI MOBIL

DISEWAKAN TOKO

Cari Mobil Bekas Suzuki,Honda, Daihatsu,KIA,Prbd,085100880349

Dikontrakan Toko Jln P.Moyo 35 Hubungi:082144736771

B.BP.164.05.18.0000089

B.BP.001.04.18.0001617

DIJUAL RUMAH

DIJUAL VILLA

Rmh Lt 2 Jl Tukad Balian Renon Hub.085100888379,081999843755

Villa 224m2 Kerobokan Bdg DP 10% Bunga Krd 0,9% perbln Hub.08174792678/081805374433

B.BP.001.05.18.0000096

Rmh Murah diKuta Dekat Bandara L: 2,85 Are LT2 Hub. 081547314416

B.BP.004.03.18.0001166

RUPA-RUPA

B.BP.001.04.18.0001626

Rumah T’54/110,TamanGiri Nusa Dua H : 08123800352 / 087862232050

CCTV OnlineHPPromoterpasang 4 Jt, 4 Kamera H. 081803648292 Dps

B.BP.001.05.18.0000060

B.BP.001.05.18.0000057

KEHILANGAN

DIJUAL TANAH

HlgBPKBNo.C9291640-ODK684 BZ An. Berman Simorangkir.

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih Pondok Citra Pmogan 08123871809 B.BP.001.05.18.0000082

Djl Tnh Lbr 17x90 ada Bgn,Jl. Ry Celuk.Cck Bengkel/Swalayan Hub.081282490413 B.BP.001.05.18.0000009

Tnh 1,3are di Munggu& 1 are di Tumbak Bayuh H.081337141817

B.BP.001.05.18.0000098

B.BP.001.05.18.0000053

DIJUAL TANAH Tnh Pinggir Jalan 17A/Rp.150Jt /A,Ng Sebatu Gyr/088219124095 B.BP.001.04.18.0001505

Tnh SHM Kav Pulau Moyo ,Juwet Sari, Pemongan Hub : 082145609297 B.BP.001.05.18.0000064

Hlg BPKB & STNK No. 6472742-O DK 4079VD a.n Gede Merta,Singarja B.BP.001.05.18.0000062

BIRO JASA Bntu Lap Pajak SPT Tahunan PKP NPWP SIUP Pasport 081338344155

B.BP.001.05.18.0000058


BANGLI

18

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Pimpin Apel Hardiknas

Bupati Made Gianyar Minta Seluruh Komponen Bangun Pendidikan

HARDIKNAS - Bupati Bangli I Made Gianyar saat memimpin apel peringatan Hardiknas yang dirangkaikan hari Otonomi Daerah Rabu (2/5) kemarin.

MEMPERINGATI Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada Rabu (2/4) kemarin, Pemkab Bangli menggelar apel di Lapangan Kapten Mudita Bangli. Apel yang dipimpin Bupati Bangli I Made Gianyar, S.H., M.Hum., M.Kn. itu diikuti seluruh pimpinan OPD, ASN, TNI, Polri serta siswa SMA/SMK dan SD di Kabupaten Bangli. Pada apel Hardiknas yang juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah tersebut, Bupati Made Gianyar meminta seluruh insan pendidikan untuk bekerja bersama membangun pendidikan ke arah yang lebih baik. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Efendi dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan, peringatan Hardiknas kali ini mengambil tema ‘’Percepat Pendidikan yang Merata dan Berkualitas’’.

Tema tersebut terkait erat dengan fenomena dunia yang berubah sangat cepat dan menuntut kualitas semakin tinggi. Tema itu perlu diresapi dan direnungi yang kemudian diwujudkan bersama-sama. Dengan demikian, seluruh lapisan masyarakat akan dapat menjangkau layanan pendidikan yang berkualitas. Dengan meratanya pendidikan yang berkualitas dalam makna yang dapat dienyam oleh seluruh warga bangsa, maka ikhtiar mencerdaskan kehidupan bangsa yang sesuai dengan amanah UUD 1945 dapat terwujud. Pada setiap momentum peringatan Hardiknas, bangsa Indonesia tidak pernah lupa dengan sosok Ki Hajar Dewantara yang merupakan tokoh pendidikan nasional. Dengan tanpa maksud mengecilkan peran para tokoh pendidikan yang lain, peran Ki Hadjar Dewantara pada awal perintisan

pendidikan nasional sangat besar baik berupa gagasan, pemikiran, maupun terawang masa depan sehingga gagasan dan pemikiran beliau tetap relevan dan menjadi acuan bagi pembangunan pendidikan nasional. Ada beberapa pandangan dan pemikiran Ki Hadjar Dewantara. ‘’Panaca Dharma’’ yaitu pendidikan perlu beralaskan lima dasar yaitu kemerdekaan, kodrat alam, kebudayaan, kebangsaan dan kemanusiaan. Selanjutnya, ‘’Kon-3’’ yaitu bahwa penyelenggaraan pendidikan harus berdasarkan asas kontinuitas, konvergensi dan konsentris dalam arti proses pendidikan perlu berkelanjutan, terpadu dan berakar di bumi di mana tempat dilaksanakannya pendidikan. Yang ketiga adalah ‘’Tri Pusat Pendidikan’’ yakni pendidikan hendaknya berlangsung di tiga lingkungan yang dikenal

dengan tri pusat, yaitu lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat yang saling berhubungan simbiotis dan tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Dengan konsep laku telu tiga peran dirumuskan dalam frasa Bahasa Jawa yaitu Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Apabila peran tersebut dijalankan secara seksama baik bergantian atau serempak dalam tampilan kepemimpinan yang utuh, di sinilah bangsa ini diingatkan untuk tidak memenggal menerapkan sepenggal-sepenggal tiga laku kepemimpinan dalam praktis pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Bupati Bangli I Made Gianyar juga menyampaikan, mereferensi dari tokoh pendidikan RM Suwardi Suryaningrat yang dikenal dengan Ki Hadjar Dewantara, implementasinya harus disesuaikan dengan

kondisi di daerah masing-masing. Melalui apel peringatan Hardiknas ini, Made Gianyar berharap insan pendidikan dapat bekerja sama mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik. ‘’Kebaikan pendidikan adalah kebaikan bangsa kita, warna pendidikan menentukan warna bangsa kita ke depan, warga dan bangsa Indonesia merupakan termasuk dalam satu ras gen unggul tinggal dipoles dengan sistem yang baik sehingga nantinya dapat menjadi baik. Untuk Kabupaten Bangli tentunya kerja keras harus dilakukan. Tidak ada manusia bisa berhasil dan sukses tanpa kerja keras, tidak ada manusia berhasil tanpa disiplin. Mari kita disiplin dalam membangun diri. Dalam pembangunan diri itulah terdapat pembangunan Bangli dan pembangunan nasional kita menjadi Indonesia Raya yang maju,’’ kata Made Gianyar. (ad117)


19

Kamis Pon, 3 Mei 2018

Mes Pendeta Terbakar, Kerugian Capai Rp 150 Juta Singaraja (Bali Post) – Peristiwa kebakaran membuat warga Jalan Gatot Kaca, Singaraja, Rabu (2/5) kemarin heboh. Bangunan yang difungsikan untuk mes pendeta di Gereja Kristen Prostestan di Bali (GKPB) Jemaat Sabda Bayu terbakar sekitar pukul 18.30 Wita. Akibat kejadian ini kerugiaan material diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Mes ditempati Pendeta Putu Yosia Yogi Artha (45) yang sehari-hari bertugas di gereja setempat. Pertama kali kebakaran diketahui oleh anaknya, Yowell (11). Saat itu saksi melihat percikan di ruang dapur. Dengan

cepat percikan api membesar diikuti kepulan asap hitam. Saksi panik setelah melihat api dan member tahu ayahnya yang sedang menghadiri pertemuan dengan sejumlah jemaat gereja. Jemaat keluar gereja dan langsung berusaha memadamkan api. Pendeta Putu Yosia menuturkan, kebakaran diketahi berawal dari ruang dapur. Di ruangan itu ada sakering listrik. Akan tetapi dia tidak berani memastikan apa itu penyebab kebakaran tersebut. ‘’Syukurnya api itu baru di atap saja dan belum merembet ke bawah,’’ katanya. K e p a l a D i n a s P e m a d-

am Kebakaran Buleleng Gede Sugiartha Widiada mengatakan, pihaknya mengerahkan dua unit truk pemadam untuk memadamkan api. Personel pemadam sempat kesulitan melakukan pemadaman karena titik api di bagian atap yang sulit dijangkau. Pemadaman pun berlangsung sekitar 1,5 jam dan api dapat dipadamkan. ‘’Api membakar bagian atap saja dan sempat agak besar di atap bagian timur. Memang perlu waktu agak lama, karena kami perlu m e l a ku k a n p e n d i n g i n a n untuk memastikan api sudah benar-benar padam,’’ jelasnya. (kmb38)

WARUNG GLOBAL

Budiada di Tabanan menanyakan apakah Depnaker selama ini sudah melakukan pengawasan terhadap perusahaan di seluruh wilayah Bali. Depnaker harus melakukan kontrol apakah perusahaan layak mempergunakan tenaga kerja sert a m em b erika n perlindungan dan pengawasan terhadap semua perusahaan. Pemerintah harus berani memutuskan perselisihan secara adil dan tidak menguntungkan salah

Pendidikan Gratis Dari Hal. 1

Koster-Ace kembali menegaskan ketika terpilih akan melaksanakan program pendidikan gratis 12 tahun. Khusus untuk Kabupaten Karangasem, pihaknya akan membangun SMA/SMK unggulan bagi siswa dari keluarga kurang mampu namun berprestasi serta akademi komunitas setingkat diploma 1 atau diploma 2. ‘’Untuk pendidikan gratis 12 tahun

Telah Bertekad Dari Hal. 1

Di sela acara, tokoh Geria Taman Ida Bagus Gede Udayana mengatakan, warga Sanur telah bertekad memenangkan Mantra-Kerta yang mereka anggap sebagai pasangan yang tepat untuk memimpin Bali lima tahun mendatang. Bahkan, Udiyana yakin Mantra-Kerta mendulang suara mimimal 80 persen di Sanur. ‘’Warga Sanur sudah bertekad bulat untuk itu (menangkan Mantra-Kerta). Melihat antusiasme warga, saya yakin pasangan Mantra Kerta menang 80 persen. Bahkan di Banjar Taman, bisa sampai 90 persen,’’ ujar Udiyana. Anggota Fraksi Golkar DPRD Bali itu mengatakan warga Sanur memang memiliki orientasi partai berbedabeda. Ada partai berwarna merah, kuning, biru, dan warna lain. Namun untuk pemilihan Gubernur Bali kali ini, semua melebur tanpa batasan ‘’warna’’. ‘’Untuk pilgub ini warga sudah tidak melihat warna karena yang dilihat figur Mantra-Kerta,’’ tambah Udiyana. Menurutnya, pilihan pada Mantra-Kerta bukannya tanpa alasan. Figur tersebut, terutama sosok Rai Mantra, dipandang sebagai pemimpin yang baik yang telah terbukti berhasil memimpin Kota Denpasar menjadi kota yang maju dan sejahtera. Selain bukti prestasi, warga menjatuhkan pilihan pada Rai Mantra tidak lepas dari rekam jejak kepemimpinan

Usulan Pansus TKA Dianggap Odong-odong Bali Post/ant

Pemerintah Jangan Berpihak pada Pengusaha

PERSELISIHAN ketenagakerjaan mendominasi kasus PHK, merupakan topik bahasan Warung Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM, Rabu (2/5) kemarin. Berbagai komentar, tanggapan serta solusi disampaikan para pengopini. Berikut rangkumannya.

BERTEMU PRESIDEN - CEO JP Morgan Chase Jamie Dimon meninggalkan kompleks Istana Presiden usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo, di Jakarta, Rabu (2/5) kemarin. Pertemuan tertutup di antaranya membahas tentang ‘’cyber security’’, investasi dan pemangkasan perizinan dalam birokrasi. (Beritanya di halaman 1)

satu pihak. Werda di Tegallalang mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dibenahi yakni pola pikir yang membedakan bos dan buruh. Secara derajat jauh perbedaannya padahal saling membutuhkan. Bos selalu benar, sering yang dilakukan bos salah tapi memosisikan dirinya benar sehingga tenaga kerja termarginalkan. Aturan tentang ketenagakerjaan sudah ada, mestinya penegakan hukum dijalankan. Pemerintah sering berpihak pada pengusaha bukan pada tenaga kerja. Mari saling menjaga agar antara pengusaha dan pekerja berjalan baik. Febri di Denpasar menegaskan, banyaknya usaha pariwisata tidak diimbangi kedatangan wisatawan, sehingga sering muncul kasus yang menyngkut tenaga kerja. Untuk itu pemerintah agar tidak sembarangan mengeluarkan izin lagi

untuk usaha pariwisata. Depnaker harus menekankan kepada pengusaha agar dalam PHK sesuai dengan aturan yang berlaku dengan memberikan pesangon sesuai hak pekerja. Bu Yu di Petang mengatakan, pengusaha agar memberikan perlakuan secara adil kepada tenaga kerjanya. Para pengusaha selayaknya bijaksana menyikapi kondisi agar pekerja yang sudah bertahun-tahun berbuat untuk perusahaan wajib mendapat perhatian dan perlindungan dari tempatnya bekerja. Arya di Denpasat menilai banyak perusahaan yang gulung tikar karena pengaruh dan situasi globalisasi, persaingan tenaga kerja dan sistem perbankan yang rumit. Pemerintah mesti melakukan pelatihan kerja agar calon tenaga kerja mempunyai keterampilan sesuai pangsa pasar yang dibutuhkan perusahaan. (dikha)

dari SD sampai SMA dan SMK tidak akan ada lagi pungutan biaya apa pun,’’ tegasnya. Sementara pembangunan akademi komunitas, lanjutnya, juga akan berdiri di lahan yang sama dengan SMA/SMK unggulan di Desa Tulamben. Dengan berdirinya akademi komunitas ini, Koster berharap para pelajar di Karangasem yang telah menamatkan pendidikan SMA/SMK bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dengan tanpa harus

lagi pergi ke Denpasar guna melanjutkan kuliah. ‘’Kurikulumnya nanti tiang rancang dan susun biar bagus supaya lulusannya bisa langsung kerja, baik di Bali maupun luar Bali. Bahkan kerja ke luar negeri,’’ sebutnya. Dengan begitu, Koster berharap SDM Karangasem khususnya kalangan generasi mudanya mempunyai pengetahuan dan daya saing, sehingga mudah terserap dalam persaingan peluang kerja. (kmb)

ayahnya, Prof. Ida Bagus Mantra. Warga melihat Rai Mantra memiliki semangat dan kapasitas kepemimpinan serupa ayahnya. ‘’Warga merasakan secara langsung apa yang diwarisi Profesor Mantra seperti Art Center dan LPD yang relevan sampai saat ini dan bisa diwariskan ke anak-cucu,’’ tegas Udiyana. Saat diminta berorasi, dengan santun Rai Mantra meminta restu warga sembari mengatakan bahwa pemilihan Gubernur Bali bukan soal suka atau tidak suka pada calon, tetapi jauh substansial dari itu yakni berkait tanggung jawab bersama menjaga taksu budaya Bali. Rai Mantra juga mengatakan bahwa sebagaimana halnya budaya Bali yang sudah terbiasa dengan demokrasi dalam suasana riang gembira, semisal pengambilan keputusan di banjar, seyogianya pilgub pun disikapi dengan cara serupa. ‘’Perhelatan demokrasi yang berpuncak pada 27 Juni ini adalah kesempatan bagi warga untuk menentukan pilihan secara sukacita. Tanpa tekanan dan tanpa rasa takut,’’ ucapnya. R a i Mantra menegaskan, tidak sulit menentukan pilihan dalam Pilgub Bali. Tanggal 27 sendiri adalah petunjuk. ‘’27 artinya nomor 2 yang dituju,’’ kata Rai Mantra disambut tepuk sorak ribuan warga yang mengeluelukannya. Sementara itu, dalam kampanye di Mertasari, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Wayan Maryana Wandhira mengaku selama ini merekam banyak aspirasi masyarakat terutama di Sanur dan Ke-

camatan Denpasar Selatan umumnya. Bahkan beberapa jaringan di seluruh Bali, aspirasinya hampir sama. ‘’Mereka mempertanyakan, apa jadinya Bali kalau bukan dipimpin oleh Mantra-Kerta. Mereka tidak banyak menaruh harapan banyak, bila Bali dipimpin oleh orang lain, selain Mantra-Kerta. Penuh intimidasi, penuh kekerasan, rekam jejaknya harus dipelajari. Setelah mereka melihat, mendengar, mempelajari rekam jejak, maka warga Sanur sepakat untuk memilih Mantra-Kerta,’’ ujarnya. Ia menyebutkan, beberapa momen penting yang terjadi akhir-akhir ini menjadi titik balik meningkatnya dukungan terhadap Mantra-Kerta. Beberapa di antaranya antara lain pertama, debat pertama yang digelar baru-baru ini. Isi debat itu membuat publik akhirnya paham, mana pemimpin yang baik, mana yang jujur, mana yang berkualitas, mana yang ingin mempertahankan taksu Bali. Kedua, soal beberapa istilah yang menjadi viral di media sosial, soal perjuangan reklamasi Teluk Benoa, istilah nasbedag dan sebagainya. ‘’Publik akhirnya paham mana yang cocok untuk Bali dan mana yang bukan. Makanya masyarakat mempertanyakan, apa jadinya Bali ini bila dipimpin oleh orang yang bukan Mantra-Kerta. Masyarakat paham jika taksu Bali itu ada di Mantra-Kerta. Makanya dalam berbagai kesempatan saya selalu katakan, jangan sampai meninggalkan dua kader terbaik Bali yakni Mantra-Kerta,’’ ujarnya. (kmb)

Jakarta (Bali Post) -

Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Johny G Plate meyakini usulan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) hanya akan menjadi pansus odong-odong alias tidak akan mendapat izin atau persetujuan dari DPR. ‘’Itu usulan pansus, itu pansus odong-odong. Keputusan perpres kan baik dan justru harus diimplementasikan dengan baik, bukan dibuat pansus,’’ kata Johnny Plate, Rabu (2/5) kemarin. Ia menyayangkan adanya usulan tersebut, padahal keberpihakan pemerintah terhadap tenaga kerja lokal sudah lebih baik dibanding dengan tenaga kerja asing (TKA). Karena itu, Johnny berpandangan, usulan pembentukan pansus hanya untuk kepentingan politik. ‘’Kalau dibikin pansus terhadap hal-hal baik, itu pansus odong-odong, pansus tidak jelas arahnya. Pansus yang hanya untuk kepuasan dan kepentingan politik mereka,’’ ujarnya. Ia meminta semua pihak tidak memandang permasalahan TKA dengan cara berpikir sempit. ‘’Kami mendukung perpres. Jangan melihat dengan kacamata kuda. Pakai kacamata politik,’’ tegasnya. Senada, anggota DPR dari

Fraksi Partai Golkar Sarmuji mengatakan fraksinya tidak akan pernah mendukung Pansus TKA. ‘’Sampai kappa pun Golkar tak akan mendukung Pansus TKA itu. Golkar lebih baik klarifikasi dengan memanggil pemerintah melalui Komisi IX DPR untuk duduk bersama dan menjelaskan perpres itu,’’ tegasnya. Menurut Sarmuji, isu TKA yang menyebar di masyarakat sebenarnya tak sesuai dengan fakta di lapangan. Apalagi, jika dibandingkan jumlah TKA yang ada di Indonesia tak sebanding dengan jumlah TKI yang bekerja di luar negeri. ‘’Mereka memobilisasi seolah-olah benar terjadi banjir TKA. Kenyataannya berapa jumlah TKA di Indonesia? Sedikit dibandingkan proporsi TKI

kita di luar negeri dan itu sudah dijelaskan oleh Menaker M. Hanif Dka hiri,’’ tegasnya. Sebelumnya, Fraksi Gerindra, Fraksi PAN dan Fraksi PKS telah menandatangani pembentukan Pansus Tenaga Kerja Asing (TKA) untuk menolak atas Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang TKA. Dukungan terus digalang

untuk memenuhi syarat pembentukan usulan pansus yaitu telah memenuhi minimal tanda tangan 25 anggota DPR dan didukung dua fraksi. Namun untuk memperoleh persetujuan, fraksi-fraksi pengusul harus mampu memperoleh dukungan mayoritas 560 anggota DPR dan harus memenuhi lima dari 10 fraksi yang ada. (kmb4)

SIMPATI UNTUK : KADEK RADITYA MUAT : KAMIS, 3 Mei 2018 DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000 BRI KANTOR CABANG DENPASAR GAJAH MADA NO: 0017-01-001275-30-4 Raka, Denpasar Rp 1.000.000 Raka, Denpasar Rp 500.000 Gung De Rp 500.000 Wayan Sumerta Rp 400.000 Putu Ari Rp 300.000 Putu Gede Arya Rp 200.000 Toko Cempaka Indah Rp 100.000 Putu Agus Darmendra Rp 100.000 Sang Ayu Nyoman Kerti Rp 100.000 Komang Cekov Rp 50.000 Jumlah penerimaan kemarin Rp 3.250.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 1.500.000 Rp 4.750.000 Jumlah penerimaan seluruhnya


balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Pon, 3 Mei 2018

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Bahamas Maritime School

Komitmen Cetak Tenaga Kerja Andal

Bali Post/rin

Maket Kota Xiamen di Xiamen Planning Exhibition Hall.

Menjelajahi Xiamen

Kota Unik dengan Terowongan Bawah Laut Sepanjang 8,6 Km

Xiamen merupakan salah satu kota di Provinsi Fujian, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Namanya mungkin tak seterkenal Shanghai ataupun tak sebesar Beijing. Namun, kota yang luas keseluruhannya mencapai 1.700 km persegi ini menampakkan kemajuannya yang menganggumkan. Kota ini memiliki sebuah pulau yang dihubungkan oleh terowongan bawah laut sepanjang 8,6 km. Berikut laporan Wartawan Bali Post, Putu Ayu Rindra Devita P, dari Xiamen. Sekilas Kota Xiamen di Fujian tak jauh berbeda dengan Jakarta. Penuh gedung-gedung tinggi, jalan layang, dan juga rumah susun di mana-mana. Rumah susun atau apartemen banyak dibangun lantaran mahalnya harga lahan. Hanya saja, tidak ada kemacetan yang berarti layaknya di kota-kota besar Indonesia. “Kota Xiamen ini berada di Tiongkok bagian selatan, dekat dengan Taiwan. Penduduknya sekitar 4 juta orang. Sangat sedikit bila dibandingkan Beijing sebanyak 21 juta atau Shanghai 24 juta penduduk,” kata Prof. Gunawan. Xiamen tergolong unik sebagai sebuah kota, sebab memiliki satu pulau utama dengan luas 130 km persegi. Ada se-

buah terowongan bawah laut sepanjang 8,6 km yang dibangun pada kedalaman 70 meter di dasar laut. Terowongan yang rampung dibangun tahun 2008 ini menghubungkan pulau utama dengan daratan lainnya. Dalam waktu dekat, pemerintah setempat segera menambah satu terowongan baru yang kini tengah dibangun. “Di Provinsi Fujian, Xiamen ekonominya yang paling kuat, bahkan lebih maju dari ibu kota provinsi,” imbuh Prof. Gunawan. Perencanaan Kota Xiamen dilakukan secara matang. Hal ini tampak pada maket raksasa Kota Xiamen yang dipamerkan di Xiamen Planning Exhibition Hall, Jalan Tiyu No.95. Ada beberapa bangunan khas di

kota ini, seperti International Conference Center yang pernah menjadi lokasi pertemuan 5 negara, yakni Brazilia, India, Tiongkok, Rusia, dan Afrika Selatan. Kemudian, pelabuhan untuk turis, cruise, stasiun kereta api cepat, hingga objek wisata terkenal di Xiamen, yakni Pulau Kulangsu. “Semua lahan milik negara, jadi perancangannya gampang. Namun, tetap menjaga kepentingan rakyat dan memperhatikan ekologi,” kata Prof. Gunawan. Itu sebabnya, pemerintah setempat tetap menyediakan semacam ruang terbuka hijau. Antara lain dengan menanam pohon, hingga membuat taman di bawah jalan layang. Di Kota Xiamen, secara keseluruhan ada 6 distrik yang 2 di antaranya berada di pulau utama. Salah satu universitas terkenal di Tiongkok, yakni Xiamen University juga ada di kota ini. “Di sini pembangunan tidak boleh dilakukan sembarangan. Tapi semuanya dirancang dengan matang melibatkan banyak ahli dan pakar untuk mengkaji.

Bagaimana cara membangunnya, hingga bangunan apa yang cocok,” papar Prof. Gunawan. Pelabuhan Kontainer Kota Xiamen menyumbang 14 persen GDP, 24 persen pendapatan fiskal serta 49,6 persen ekspor impor di Provinsi Fujian. Salah satunya disokong oleh keberadaan Xiamen Ocean Gate Container Terminal (XOCT) di barat Pelabuhan Haicang pada zona perdagangan bebas Xiamen. Ini merupakan pelabuhan pertama di Tiongkok yang memiliki hak paten otomatis, serta dikelola tiga perusahaan. Kota Xiamen juga mengembangkan sektor pariwisata. Salah satunya kampung budaya Shapowei di daerah perkotaan tua di Distrik Siming. Kampung yang berlokasi di area selat Taiwan ini berusaha mempertahankan ciri khas bekas pelabuhan zaman kekaisaran dulu. Meski hampir semua rumah-rumah warga disewakan kepada masyarakat yang ingin membuka toko makanan dan minuman atau suvenir untuk wisatawan. (kmb32)

Utamakan Pelayanan Konsumen

PERSAINGAN ketat di pasar otomotif tentu membutuhkan kemampuan untuk bertahan dan meningkatkan penjualan. Terlebih lagi di tengah situasi ekonomi yang cenderung stagnan akibat pertumbuhan ekonomi yang melambat. Inilah yang menjadi tantangan bagi sosok Isbowo Priyo Haryono, General Manager PT Sejahtera Indo Bali Trada Main Dealer Suzuki Wilayah Bali. Pria kelahiran Yogyakarta ini memiliki target khusus yakni mengembalikan Suzuki sebagai market leader di Bali. “Saya memiliki tugas khusus untuk mengembalikan era dimana Suzuki menjadi market leader di Bali,“ tegasnya ketika ditemui, Rabu (2/5) kemarin di Warung 63. Namun, strategi yang dikedepankan tidak semata-mata untuk mengejar keuntungan atau profit

oriented, melainkan kepada pelayanan yang optimal kepada para konsumen. Isbowo yang sebelumnya bertugas di wilayah Jawa Tengah bagian utara ini menyebut strateginya sebagai total marketing. “Jadi penekanannya tidak semata-mata mengejar profit,” katanya. Ia memberikan contoh langkah yang akan dilakukannya dalam memberikan pelayanan konsumen di Pulau Nusa Penida yang ternyata masyarakatnya banyak menggunakan mobil merek Suzuki. “Hampir 97 persen kendaraan di Nusa Penida adalah Suzuki. Ini memerlukan pelayanan dalam hal service. Kami akan menyiapkan cara sehingga konsumen di Nusa Penida mendapatan pelayanan terbaik,” katanya lagi. Selain mengoptimalkan pelayanan kepada konsumen, strategi peluncuran

Dr. I Nyoman Arsana, S.Si., M.Si.

Masa Depan Sarjana Biologi

PROGRAM studi biologi di perguruan tinggi rendah peminat. Tidak hanya di Bali tapi juga secara nasional. Padahal jika dilihat secara skala nasional, sarjana biologi banyak dibutuhkan di semua bidang. Bahkan ke depan biologi ini akan dikembangkan menjadi program profesi yang setara dengan profesiprofesi lainnya seperti profesi farmasi, advokat dan profesi lainnya. “Memang prodi biologi, kelompok bidang ilmu MIPA secara nasional memang rendah. Yang tinggi secara nasional itu di bidang ilmu ekonomi pendidikan dan humaniora. Ini adalah data dari Kemenristek Dikti,” ungkap Dr. I Nyoman Arsana, S.Si., M.Si., Dekan FMIPA Unhi, belum lama ini. Untuk mendapatkan profesi biologi, dibutuhkan waktu lagi setahun untuk mendapatkan gelar profesi. Karena selama ini ia menilai, sarjana biologi telah kehilangan haknya. Misalnya, seorang ahli biologi medis dengan kemampuan laboratori-

umnya kehilangan hak untuk membaca hasil laboratorium. “Kehilangan haknya untuk memberikan informasi kepada pasien. Tapi kemudian hak itu diambil oleh dokter, padahal yang mengerjakan adalah ahli biologi,” ujarnya. Oleh karena itu, biologi ke depan sedang diperjuangkan menjadi profesi biologi. Ia berharap bisa terlaksana. Karena saat ini dikatakan sedang digodok di lembaga konsorsium biologi Indonesia. “Mudah-mudahan bisa mendapatkan pengakuan. Sehingga hak dari keahlian biologi itu menjadi lebih meningkat,” imbuhnya. Di samping itu kebutuhan akan sarjana biologi juga banyak. Seperti ahli entomologi. Hotel berbintang misalnya, memiliki pest control yang sangat ketat. “Satu ekor nyamuk, akan menurunkan grade hotel berbintang lima. Karena itu memerlukan seorang ahli pest control, bagaimana mengatasi agar pest yang ada di hotel itu tidak ada,” ungkapnya. Inilah yang juga menjadi peluang sarjana biologi. (may)

produk baru menjadi pilihan lainnya. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melaunching kendaraan All New Ertiga. “Kami segera me-launching kendaraan Suzuki All New Ertiga,” kata lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro ini. Pria yang akrab dengan kalangan media massa ini menyebutkan untuk pasar Bali optimisme tumbuh seiring dengan pulihnya sektor pariwisata pascaerupsi Gunung Agung. Selama ini pasar mobil Suzuki di Bali lebih banyak untuk sektor pariwisata baik untuk kendaraan penumpang maupun angkutan barang (pick up). “Ketika pariwisata menurun, penjualan pick-up juga ikut turun. Ternyata hal ini dipicu oleh sepinya pengiriman bahanbahan kebutuhan hotel dan restoran di Bali,” kata sosok yang ramah ini. (nata)

PERSAINGAN dunia kerja belakangan ini semakin ketat. Itu tak hanya bersaing dengan sesama orang dalam daerah, tetapi juga orang asing. Di tengah situasi itu, sumber daya manusia (SDM) harus benar-benar memiliki keterampilan yang mumpuni. Hal tersebut menjadi komitmen Bahamas Maritime School (BMS), Klungkung. “Menjadikan lulusan andal di dunia kerja menjadi komitmen kami sejak awal,” ungkap Direktur Bahamas Maritime School I Made Wijaya, Rabu (2/5) kemarin di sela-sela perayaan HUT ke-3 sekolah tersebut. Lembaga pendidikannya ini menawarkan program studi tata boga, tata hidangan, tata graha, bar dan pelayaran. Menyesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di bidang pariwisata. Usai mengikuti pendidikan satu tahun, termasuk pembelajaran di kelas maupun

Bali Post/eka

Isbowo Priyo Haryono

Pengawasan ”Pre dan Post Market” sis (COA). Setelah mendapat sertifikat ini, barulah produk tersebut mendapat nomor registrasi dari BPOM. “Tapi saat registrasi bukan kita yang sampling. Mereka mengujikan dan membayar. Ini masuk ke pendapatan negara bukan pajak. Diujinya tidak harus di lab balai tapi juga bisa di lab lain yang terakreditasi,” ungkapnya. Setelah pengawasan pre market, BPOM juga memiliki kewajiban untuk melakukan pengawasan pada post market. Yaitu pengawasan setelah produk bereder di pasaran. “Tujuannya untuk melihat konsistensi produsen apakah produk yang dihasilkan sesuai dengan kualitas saat di pengawasan pre market di awal,” imbuhnya. Pengawasan post market juga memastikan produk yang beredar sesuai dengan ketentuan. Karena bisa saja dalam proses distribusi terjadi manipulasi yang disengaja maupun tidak disengaja. (may)

“Yang mengikuti pendidikan di sini ada dari Sumbawa, Lombok, Kupang, Madura, Lampung, Kalimantan, Banyuwangi dan sejumlah daerah di Bali. Harapan ke depan bisa dilirik. Kami memperlihatkan di Klungkung ada lembaga pendidikan yang mampu bersaing,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Yayasan Bahamas Semaya Mahotama Ni Luh Komang Ari Ayu Ningrum mengatakan kampusnya juga memberikan kursus bahasa Inggris untuk siswa SMA dan SMK secara gratis. “Pendidikan bahasa ini penting untuk bekal saat melanjutkan perguruan tinggi maupun bekerja. Kami berikan perhatian untuk itu,” ucapnya. Khusus untuk perayaan HUT, diisi dengan kegiatan sosial ke panti asuhan. “Untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kami terus melakukan terobosan,” tandasnya. (kmb45/k250)

WISUDA - Mahasiswa Bahamas Maritime School foto bersama usai wisuda.

Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt.

PEREDARAN obat dan makanan tertentu di masyarakat diawasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pengawasan dilakukan secara pre market dan post market. Hal inilah yang terus dilakukan BPOM untuk memastikan produk yang dikonsumsi masyarakat Indonesia aman. Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt. mengatakan, yang diawasi BPOM adalah obat, obat tradisional, kosmetik dan pangan. “Obat di dalamnya termasuk narkoba psikotropika dan bahan baku obat,” jelasnya belum lama ini. Produk-produk tersebut diawasi secara pre market dan post market. Pre market yaitu pengawasan sebelum makanan tersebut beredar di pasaran melalui pre market evaluation. Pre market evaluation ini menyangkut sarana yang digunakan untuk memproduksi, proses produksi, dan hasil produksinya. “Kita akan mengecek sarana yang digunakan untuk memproduksi, proses, SOPnya seperti apa, namun harus sesuai GMP (good manufacturing practices),” beber Ayu Adhi yang menjabat Kepala BBPOM Denpasar sejak Maret lalu. Produk yang dihasilkan harus memenuhi syarat dengan uji laboratorium. Hasil uji laboratorium ini telah bersertifikat Certificat of Analy-

training, para lulusannya telah mampu terserap di dunia kerja. Mayoritas kapal pesiar dan sisanya di hotel. “Sekitar 70 persen lulusan kerja di kapal pesiar. Ini menunjukkan lulusan diperhitungkan,” katanya. Memiliki tenaga pendidik dan fasilitas yang profesional, kampus yang berlokasi di Jalan Kecubung, Semarapura ini telah memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK) bekerja sama dengan sejumlah perusahaan. Selain itu, juga turut mendukung pelaksanaan job fair yang diselenggarakan Pemkab Klungkung. “Untuk keberangkatan ke kapal pesiar, di sini juga bekerja sama dengan beberapa agent,” jelasnya. Biaya pendidikannya tidak terlalu besar. Hanya Rp 12 juta selama satu tahun yang digunakan untuk pengadaan buku hingga wisuda. Bahkan, ada pula program beasiswa bagi yang kurang mampu.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Kamis 03 Mei 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu