Skip to main content

Edisi 31 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 14 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu pon, 31 agustus 2016

Wacana Penutupan Muncul pada Rapat Komisi VII DPR Jakarta (Bali Post) Proyek energi panas bumi (geothermal) di Bedugul, Bali yang mangkrak menjadi perhatian Komisi VII DPR-RI. Terkait dengan itu, Komisi VII DPR yang membidangi energi, riset dan teknologi serta lingkungan hidup mengundang Pemerintah Provinsi Bali yang diwakili Wakil Gubernur I Ketut Sudikerta dan Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Eergy (PGE) Irfan Zainuddin di ruang Komisi VII DPR, Jakarta, Selasa (30/8) kemarin. Ridwan Wittiri. Kalaupun mau dilanjutkan kembali, menurut Andi, pemerintah perlu membuat kajian dan kalkulasi berapa investasi yang dibutuhkan. ‘’Mungkin lebih merugikan kalau dilanjutkan karena hasil yang diperoleh pun tidak maksimal, misalnya, karena tiap hari didemo. Seperti yang di Teluk Benoa,’’ imbuhnya. Hal. 19 Perlu Ketegasan

Bali Post/dok

TOLAK - Sumur geothermal di Bedugul. Proyek panas bumi ini mendapat penolakan dari masyarakat. Bahkan, Pemda Bali ketika dipimpin Gubernur Dewa Made Beratha sudah menyatakan menolak proyek tersebut.

Pelatih dan Siswa Selamat Cirebon (Bali Post) – Pesawat latih kembali jatuh di Jawa Barat. Sama seperti minggu lalu, lokasi jatuhnya juga di tengah sawah. Polresta Cirebon telah mengidentifikasi dua korban yang mengalami luka-luka dalam insiden jatuhnya pesawat latih Cesna milik Angkasa Aviation Academy di areal persawahan Desa Banjarwangunan, Kabupaten Cirebon. ‘’Kedua awak pesawat merupakan pelatih atas nama Dana Aviantara dan siswa yang bernama Novriandi,’’ kata Kapolresta Cirebon AKBP Indra Jafar, Selasa (30/8) kemarin. Hal. 19 Luka Ringan

Bali Post/ant

CESNA - Sejumlah anggota Basarnas melihat pesawat jenis Cesna 172 yang jatuh di areal sawah Desa Banjar Wangunan, Mundu, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (30/8) kemarin. Pesawat latih milik PT Angkasa Aviation Academy School itu jatuh saat latihan. Dua orang terluka dalam peristiwa tersebut.

Andi Ridwan Wittiri Anggota Komisi VII DPR

’’Intinya kita ingin pemda punya sikap tegas, agar pemerintah tidak rugi besar.’’ Fadel Muhammad Wakil Ketua Komisi VII

Internal BEL Masih Berkonflik

RAPAT Komisi VII DPR-RI membahas proyek geothermal Bedugul digelar Selasa (30/8) kemarin. Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta hadir mewakili Pemerintah Daerah Bali. Dalam rapat itu, ia mengatakan hingga saat ini Gubernur Bali Made Mangku Pastika sudah mengeluarkan surat penolakan sebanyak dua kali. Dalam perkembangannya kemudian, terjadi perubahan undang-undang yang menyatakan bahwa pengelolaan kawasan tersebut bukan lagi menjadi kewenangan pemerintah daerah, tetapi kewenangan pemerintah pusat. Sedangkan Pemprov Bali hanya memperoleh kontribusi dari pengelolaan proyek yang dijalankan. Mengenai solusi yang diminta Komisi VII DPR, Sudikerta mengatakan pihaknya membutuhkan waktu. Hal. 19 Dampak Lingkungan

’’Jadi kalau mau ditutup harus dipikirkan benarbenar dampaknya buat anak-cucu kita. Kalau hanya harus membayar penalti kepada investor misalnya sebesar Rp 300 miliar mungkin bisa, tetapi harus dipikirkan dampaknya bagaimana. Saya pribadi inginnya tetap berlanjut. Tetapi secara pemerintahan saya harus mengikuti keputusan Gubernur.’’ Sudikerta Wakil Gubernur Bali

56 Warga Tertular Zika di Singapura

Singapura – Australia, Taiwan, dan Korea Selatan menyarankan perempuan hamil dan yang tengah merancang kehamilan tidak bepergian ke Singapura setelah virus Zika menulari lebih dari 56 orang di negara itu. Singapura melaporkan kasus pertama penularan Zika pada akhir pekan lalu dan jumlah penularan virus yang dibawa nyamuk itu dilaporkan terus melonjak hingga 56 penderita. Setidaknya 36 penderita sudah pulih. Virus Zika terlacak di Brazil pada 2015 dan sejak itu menyebar ke seluruh Amerika. Virus tersebut mengancam perempuan hamil karena bisa menyebabkan cacat lahir parah. Virus tersebut di Brazil dikaitkan dengan lebih dari 1.800 kasus mikrosephalus, cacat lahir pada bayi dengan kepala dan otak yang kecil. Dari 56 kasus terkonfirmasi di Singapura, hanya seorang perempuan yang terinfeksi. Taiwan, Australia, dan Korsel menyarankan perempuan hamil dan mereka yang tengah merencanakan kehamilan untuk menunda perjalanan ke Singapura. Mereka yang kembali dari negara tersebut harus mencegah kehamilan selama dua bulan. Malaysia dan Indonesia yang merupakan tetangga terdekat Singapura, telah meningkatkan langkah pencegahan menyusul wabah tersebut, dengan memasang pemindai suhu tubuh di bandara-bandara dan pos-pos pemeriksaan perbatasan. Badan Pariwisata Singapura mengatakan tengah memantau perkem-

Gatot dan Istrinya Positif Narkoba

Mataram (Bali Post) – Pemeriksaan urine Gatot Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah, hasilnya dinyatakan positif mengadung zat narkotika. ‘’Yang jelas, GB (Gatot Brajamusti) dan istrinya DA (Dewi Aminah), dan banyak lagi inisial lainnya YY, RN, DN, dan RZ,’’ kata Kepala Kepolisian Resor Mataram AKBP Heri Prihanto, Selasa (30/8) kemarin. Pernyataan Kapolres Mataram itu semakin menjelaskan apa yang diungkapkan oleh Kapolres Lombok Timur bahwa urine milik enam dari delapan orang yang diamankan polisi pada Minggu (28/8) malam, dinyatakan positif mengandung zat narkotika. Terkait perkembangan proses penyelidikannya, Heri enggan mengabarkan. Dia hanya berharap penanganan kasusnya dipercayakan kepada pihak kepolisian hingga batas waktu 3x24 jam. ‘’Kan masih ada waktu sampai besok (Rabu 31/8) malam, jadi tunggu saja,’’ ujarnya. (kmb/ant)

’’Mungkin lebih merugikan kalau dilanjutkan karena hasil yang diperoleh pun tidak maksimal, misalnya, karena tiap hari didemo. Seperti yang di Teluk Benoa.’’

SELAIN mengundang Pemprov Bali, Komisi VII DPR juga mengundang PT PGE, kontraktor proyek tersebut. Direktur Utama PT PGE Irfan Zainuddin mengungkapkan dalam kasus proyek geothermal di Bedugul, masalah yang dihadapi saat ini bukan hanya penolakan dari masyarakat setempat, tetapi ada juga masalah baru yaitu konflik internal kepemilikan perusahaan di internal PT Bali Energy Limited (BEL). Hal. 19 Masalah Internal

Sudikerta Ingin Tetap Berlanjut

Pesawat Latih Jatuh

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Proyek Geothermal Bedugul

Dalam rapat berkembang wacana agar menutup saja proyek geothermal tersebut apabila ternyata lebih banyak kerugiannya apabila dilanjutkan. ‘’Ini juga berkaitan dengan izin dari Lingkungan Hidup, karena menggunakan hutan konservasi. Saya setuju kalau ada wacana penutupan proyek tersebut. Ini ide yang bagus yang perlu kita pikirkan,’’ kata anggota Komisi VII DPR Andi

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

bangan dan menambahkan bahwa negara kota itu masih tetap merupakan ‘’tujuan wisata yang aman’’, dan terlalu dini untuk menilai dampaknya. Lebih dari 55 juta orang melintasi Bandara Changi, Singapura setiap tahun. Pada pertengahan pertama tahun ini, kedatangan wisatawan mencapai hampir 8,2 juta, dibandingkan dengan sekitar 7,3 juta pada periode sama 2015. Perdagangan retail Lazada Singapura mengatakan pada Selasa (30/8) kemarin, penjualan obat pengusir nyamuk dan produkproduk pencegahan lainnya meningkat hingga lima kali lipat dalam tiga hari terakhir, dibandingkan penjualan sepekan lalu. Pihak berwenang terus memeriksa ribuan rumah di tujuh wilayah Singapura, termasuk lima asrama pekerja asing, Selasa kemarin. Petugas menyemprotkan insektisida dan menyingkirkan habitat potensial bagi nyamuk untuk berkembang biak seperti air yang menggenang dan tanah lembab pada saluran air. Mayoritas orang yang terinfeksi Zika di Singapura adalah pekerja asing, namun pemerintah tidak mengungkapkan kewarganegaraan mereka. Para pekerja asing di Singapura yang kebanyakan bekerja di sektor konstruksi dan industri kelautan, mendapat upah minimal 2 dolar Singapura per jam, seringkali bekerja 12-14 jam per hari dan mengambil cuti beberapa hari. Mereka tidak sering bepergian. (ant)

Bali Post/rtr

KEBAKARAN - Asap mengepul setelah kebakaran terjadi di sebuah gedung di Al Maryah Pulau di Abu Dhabi, UEA, Selasa (30/8) kemarin. Belum diketahui penyebab kebakaran. Demikian pula belum diketahui pasti korban jiwa maupun yang mengalami luka-luka.

Target Pajak 2017 Turun Rp 43 Triliun

Sri Mulyani Nilai Lebih Realistis

Sri Mulyani Indrawati

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah menetapkan target penerimaan perpajakan dalam RAPBN 2017 sebesar Rp 1.495,9 triliun. Jumlah ini turun Rp 43,3 triliun bila dibandingkan APBN-P 2016 yang sebesar Rp 1.539,2 triliun. Atas penurunan itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan target penerimaan perpajakan cukup realistis. Harapannya dunia usaha tidak perlu ragu dan khawatir untuk melakukan ekspansi binsis. ‘’Target penerimaan perpajakan 2017 sudah lebih realistis. Dengan demikian tidak ada keraguan pelaku bisnis untuk ekspansi,’’ kata Sri menyampaikan jawaban pemerintah tentang pandangan umum fraksifraksi DPR atas nota keuangan dan

RAPBN 2017 di Jakarta, Selasa (30/8) kemarin. Sri mengatakan pencapaian target perpajakan pada tahun depan akan dilakukan dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat, iklim investasi dan daya saing industri nasional. Dengan begitu, langkah mengumpulkan penerimaan pajak pada tahun depan tidak akan menghambat laju kegiatan ekonomi di sektor riil. Meskipun target penerimaan perpajakan pada RAPBN 2017 menurun jika dibandingkan APBN Perubahan 2016, Sri meyakini kebijakan fiskal melalui investasi pemerintah akan ekspansif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 5,3 persen pada 2017. Ia juga menjelaskan, target pen-

erimaan perpajakan pada 2017 menurun dibanding APBN-P 2016, karena pada APBN-P 2016 pemerintah sudah memasukkan proyeksi penerimaan dari kebijakan amnesti pajak selama enam bulan di semester II 2016. ‘’Dengan pertimbangan menjaga iklim usaha yang baik dan penerimaan pajak dapat dicapai, maka kami melihat target 2017 sudah realistis dan pruden (hati-hati) untuk kesinambunga fiskal,’’ ujar Sri. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro sebelumnya mengatakan ekspansi swasta akan menjadi kontributor penting bagi pertumbuhan ekonomi 2017. Hal. 19 Penerimaan Negara


denpasar

2

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Melanggar Sempadan, Dua Warung Dirobohkan

Denpasar (Bali Post) – Dua unit bangunan yang difungsikan sebagai warung di Jalan By-pass Ngurah Rai, Tohpati, Selasa (30/8) kemarin dirobohkan. Alasannya, bangunan ini melanggar sempadan jalan dan diduga berada di lahan telajakan jalan. Karena itu, aparatur Kecamatan Denpasar Timur yang dibantu Satpol PP Kota Denpasar melakukan pembongkaran. Dalam sekejap, bangunan yang terbuat dari batako tersebut rata dengan tanah setelah dirobohkan dengan bantuan alat berat. C a m a t D e n p a s a r T i m u r D e w a Made Puspawan yang ditemui di sela-sela pembongkaran mengatakan, pihaknya telah melayangkan peringatan kepada pemilik bangunan. Namun, beberapa kali surat peringatan dilayangkan, tidak juga dilalukan tindak lanjut. Karena itu, pihaknya melakukan pembongkaran. Dikatakannya, sebelumnya pemilik bangunan sudah menyatakan bersedia melakukan pembongkaran sendiri. Setelah ditunggu-tunggu, bangunan masih juga berdiri. Karena telah diperingatkan dan bangunan masih berdiri, maka secara prosedur pihaknya memungkinkan untuk melakukan pembongkaran. ‘’Setelah ditemui, pemiliknya mengaku tidak memiliki biaya untuk membongkar. Karena itu, kami yang membantu untuk membongkarnya,’’ ujar Dewa Puspawan. Kasatpol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana mengatakan, pihaknya ikut mem-backup pembongkaran dua unit bangunan yang berada di Jalan By-pass Ngurah Rai. Bangunan tersebut dinyatakan melanggar, karena berada di sempadan jalan. ‘’Kami hanya mem-back-up teman-teman di Kecamatan Dentim. Nanti untuk datanya, Pak Camat yang memberikannya,’’ katanya. (kmb12)

PAKAIAN JADI Seorang wisatawan mancanegara melihat pakaian jadi di salah satu toko di Legian, Badung, Senin (29/8) kemarin. Pakaian jadi produksi Bali banyak digemari para wisatawan. Bahkan, produk pakaian jadi bukan rajutan telah mampu menembus pasar internasional.

Terdakwa Bentrok Ormas Dihukum 2 hingga 4 Tahun

Denpasar (Bali Post) Puluhan petugas kepolisian dari Polresta Denpasar serta satu peleton Dalmas dikerahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (30/8) kemarin. Pintu keluar ditutup, sedangkan pintu masuk pengadilan dijaga ketat. Setiap orang yang masuk diperiksa aparat. Maklum, kemarin jadwal vonis atau putusan atas kasus bentrok ormas dengan delapan terdakwa. Sidang dihadiri rekan-rekan terdakwa. Atas bentrok di Jalan Teuku Umar, Denpasar, yang menewaskan dua orang, delapan terdakwa divonis berbeda. Majelis hakim pimpinan I Gde Ginarsa menjatuhkan vonis pidana terhadap delapan terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun sampai empat tahun. Putusan majelis hakim jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa sebelumnya. Untuk empat terdakwa; I Dewa Kadek Dedy Kotha Widiatmika alias Dewa Jebir, Gusti

Putu Eka Krisna Arianto alias Ngurah Krisna, I Wayan Ginarta alias Egi, I Nyoman Suwanda alias Wanda, masing-masing divonis selama tiga tahun penjara. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut keempat terdakwa ini dengan pidana penjara masing-masing selama lima tahun. Majelis hakim menyatakan terdakwa Dewa Jebir, Ngurah Krisna, Egi dan Wanda secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana secara terbuka

dan bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka berat dan mati. Mereka dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-2, ke-3 KUHP. Sedangkan untuk terdakwa Susanto alias Antok dijatuhi pidana penjara selama dua tahun, Robertus Korli alias Robi dan I Kadek Latra alias Caplus masing-masing divonis 3 tahun penjara. Terdakwa I Ketut Mertayasa alias Toplus dijatuhi pidana penjara paling tinggi yakni selama empat tahun. Sebelumnya, jaksa menuntut

Sidang Tipiring Pelanggar KTR

Bali Post/ara

PEMBONGKARAN - Sebuah alat berat digunakan melakukan pembongkaran bangunan yang difungsikan sebagai warung di Jalan By-pass Ngurah Rai, Tohpati, Denpasar, Selasa kemarin.

Bayi Yasti Derita ’’Susfect’’ Hipoksik Iskemik

NI LUH Yasti melahirkan bayi laki-laki di Puskesmas I Nusa Penida, Jumat (26/8). Saat melahirkan bayinya, bukannya ubunubun yang keluar lebih dulu, melainkan wajah bayinya. Akibatnya, anak ketiga dari I Kadek Supradnya Yasa (31) itu mengalami gangguan pernapasan dan kejang-kejang. Sesaat setelah dilahirkan, anaknya juga tidak menangis. Bayi Yasti mengalami kejang neonatal, diduga hipoksik iskemik, kekurangan oksigen, sehingga menyebabkan kejang dan dalam waktu cukup lama. Selain itu, bayi Yasti juga mengalami peradangan saluran pernapasan. Karena itu, bayinya dirujuk ke RSUD Klungkung. Dari RSUD Klungkung, dirujuk ke RS Surya Husadha lalu dirujuk ke RSUP Sanglah. Sempat ruang NICU RSUP Sanglah dikatakan penuh, kini bayi yang berusia lima hari itu telah mendapat perawatan di Ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) Cempaka 1 RSUP Sanglah. ‘’Kemarin siang masuk ke sini (RSUP Sanglah), sekarang sudah membaik,’’ ujar Kadek Supradnya Yasa ketika ditemui di luar Ruang Cempaka 1 RSUP Sanglah, Selasa (30/8) kemarin. Menurutnya, saat kehamilan dan menjelang persalinan, kondisi ibu dan bayinya dikatakan baik. Meskipun persalinan normal, namun ternyata sesaat setelah dilahirkan bayinya tidak kunjung menangis. Pria asal Banjar Gelagah, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida itu mengaku menggunakan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) dalam perawatan anaknya. Kini kondisi anaknya tidak kejang lagi dan masih dipasangi ventilator. Kasubag Humas RSUP Sanglah dr. Kadek Nariyantha mengatakan, kapasitas NICU RSUP Sanglah yaitu 12 pasien dengan incubator. Senin sekitar 10.50 Wita memang ruang NICU masih terisi, namun sekitar pukul 14.30 Wita pasien sudah bergulir dan bayi Yasti dapat masuk. Menurutnya, kalau sudah dirujuk dari RSUD Klungkung berarti kondisi pasien dalam hal emergency. ‘’Jika dalam keadaan emergency, pasien bisa dirujuk ke RS mana saja,’’ tandasnya. (may)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : pemprov banyak pangkas anggaran pendidikan Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Tertahan di Terminal Ubung, Penumpang Protes Satpol PP SEJUMLAH penumpang angkutan kota antar-provinsi (AKAP) jurusan SurabayaLabuan Bajo (NTT), Selasa (30/8) kemarin kecewa. Pemicunya, karena mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Padangbai. Mereka terjaring petugas gabungan tim penertiban Kawasan Tanpa Rokok (KTR) saat tiba di Terminal Ubung. Mereka harus menunggu sidang tindak pidana ringan (tipiring) yang digelar di tempat tersebut. ‘’Kami terancam tidak bisa melanjutkan penyeberangan ke Labuan Bajo karena penyeberangan dari Sape ke Labuan Bajo hanya sekali sehari. Kami harus menginap lagi, dan ini perlu biaya,’’ ujar Ali bersama rekannya, Safri Amdi, yang terjaring melanggar KTR di Terminal Ubung, kemarin. Mereka pun protes kepada petugas Satpol PP yang menciduknya saat tiba di Terminal Ubung. Ali dan rekan-rekannya yang diciduk kemarin mengatakan tidak tahu bila di terminal dilarang merokok. Mereka juga mengaku tidak mendapatkan sosialisasi terkait dengan larangan merokok di terminal itu. Mereka pun sempat adu mulut dengan petugas Satpol

Bali Post/ara

TIPIRING - Para pelanggar KTR yang terjaring di Terminal Ubung, kemarin langsung disidang tipiring. PP, memprotes penertiban tersebut. Setelah Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP melakukan koordinasi dengan hakim yang memimpin sidang tipiring, akhirnya 13 orang pelanggar yang diciduk di Terminal Ubung diberikan membayar denda sebelum sidang berlangsung. Sehingga mereka bisa melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo melalui Padangbai. Sidang tipiring yang digelar di Terminal Ubung terdapat 25 pelanggar, ter-

diri dari pelanggar KTR 20 orang dan pelanggar limbah 5 orang. Hakim Pengadilan Negeri Denpasar Angeliki Handayani dan jaksa Putu Agus Yudi P. menjatuhkan sanksi denda masing-masing Rp 500 ribu kepada pelanggar limbah tempe. Sedangkan pelanggar KTR dijatuhi denda Rp 100 ribu per orang. ‘’Dari jumlah pelanggar yang dipanggil untuk ikut sidang, sebanyak delapan orang tidak datang,’’ ujar PPNS Satpol PP Denpasar Gusti Alit Kartika. (ara)

terdakwa Antok dengan pidana penjara selama empat tahun. Terdakwa Robi dan Caplus dituntut pidana masing-masing lima tahun penjara. Sedangkan Terdakwa Toplus dituntut penjara selama tujuh tahun. Usai membacakan putusannya, majelis hakim memberikan kesempatan kepada para terdakwa untuk menanggapi. Melalui tim kuasa hukumnya yakni Ketut Bakuh dan Bimantara Putra, terdakwa menyatakan pikir-pikir. JPU Kadek Wahyudi dan Agung Jayalantara juga menyatakan hal sama. Sementara dalam kasus yang sama dan dilakukan terakhir dengan terdakwa Nanang Najib alias Tole, juga digelar dengan agenda

putusan dari majelis hakim. Dalam putusannya, majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun. JPU sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara enam tahun. Hakim berpendapat, perbuatan terdakwa Nanang Najib alias Tole secara sah dan meyakinkan telah terbukti bersalah melakukan penganiayaan hingga menyebabkan kematian, sebagaimana diatur dan diancam Pasal 351 ayat (3) KUHP. Terdakwa dan jaksa menyatakan pikir-pikir. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Kasus Dugaan ’’Mark-up’’ Pengadaan Kapal Ikan

Jaksa Panggil Dirjen dan Direksi KKP

Denpasar (Bali Post) Penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan kapal ikan yang dimotori oleh Dinas Perikanan dan Kelautan Pemprov Bali dan kemudian dilanjutkan oleh KKP, hingga Senin (29/8) belum melakukan ekspos besar. Dalihnya bahwa penyidik masih membutuhkan keterangan dari sejumlah dirjen dan direksi di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Pusat. Dimintai konfirmasi hal tersebut, Kasipenkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan bersama Kasi Penyidikan Dr. Akmar Kodrat menyatakan bahwa untuk ekspos kecil, untuk mengetahui progres perkembangan kasusnya, sudah dilakukan. Namun ekspos penetapan tersangka setelah dinaikkan statusnya menjadi penyidikan, belum dilakukan karena masih menunggu pemeriksaan saksi berkompeten dari KKP pusat. Dijelaskannya, untuk pemeriksaan tingkat lokal, yakni Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali dirasa sudah cukup. ‘’Ya, untuk Perikanan dan Kelautan Pemprov sudah cukup, tinggal pusat saja,’’ jelasnya. Siapa saja yang akan diperiksa di tingkat pusat? Akmal bersama Ashari menjelaskan, dalam kasus dugaan mark-up yang nilainya miliaran rupiah ini, sedang dijadwalkan pemeriksaan dari KKP Pusat untuk mengembangkan pemeriksaan yang ada di Bali. Awal September ini, kata

penyidik, akan dilakukan pemeriksaan salah satu Dirjen Kementerian Kelautan, dan salah satu direksi di pusat. ‘’Selain itu, kami juga akan memeriksa direktur rekanan. Sudah kami persiapkan semuanyan,’’ sambung Ashari. Namun saat disinggung siapa nama-nama pejabat dimaksud, penyidik enggan mengungkapkannya dengan dalih bahwa saksi dirahasiakan dulu, sehingga nanti dalam penetapan tersangka atau dalam sidang akan terbuka semuanya. Sebelumnya, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali yang sedang menangani kasus dugaan mark-up pengadaan kapal ikan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan, sempat menyebut bahwa ada dua calon tersangka dalam perkara ini. Informasi yang diterima, penyidik Pidsus masih bakal memeriksa saksi tambahan, salah satunya Dirjen Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Narmoko Prasmadji. Yang jelas, dalam perkara yang pagu anggaran Rp 10 miliar lebih itu, sejumlah saksi penting sudah diperiksa. Di antaranya Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali, KPA, rekanan PT F1, serta sejumlah anggota kelompok nelayan di Buleleng. Anggaran yang dikucurkan dari KKP sendiri untuk membuat 7 kapal kapasitas 30 Gross Tonnage (GT). Data angka itulah yang kini bakal dikembangkan penyidik. (kmb37)

’’Student Day’’ di Fakultas Hukum Unud

Rai Mantra: Pemuda Kunci Utama Sebuah Perubahan

WALI Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menjadi pembicara dan narasumber ‘’Student Day Iustitia’’ yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud), Selasa (30/8) kemarin di aula Fakultas Hukum Unud. Di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Hukum Unud, Wali Kota Rai Mantra memaparkan mengenai cara membangkitkan nasionalisme dan peran strategis pemuda dalam perspektif pendidikan karakter mahasiswa, dikarenakan pemuda merupakan kunci utama dalam semua perubahan. ‘’Jadi sebenarnya aset terbesar yang dimiliki bangsa Indonesia saat ini adalah pemuda. Dikarenakan pemuda merupakan sebuah kunci dasar dari semua perubahan, dari zaman sejarah sebuah orde itu pasti pemuda yang sangat berperan penting di dalam membawa arah perubahan,’’ tegasnya.

Dikatakannya, nasionalisme merupakan kesadaran sebuah keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan dan mengabdikan identitas, integritas, kemakmuran dan kekuatan bangsa itu dengan semangat kebangsaan. ‘’Masalah nasionalisme merupakan masalah yang global, jadi kita ini harus mengetahui sekarang ini kita hidup di era apa. Di mana kita ini ada di empat era. Kalau pada tahun 70-an kita ada di era pertanian, terus masuk ke era 80-an kita berada di era industrialisasi, masuk ke era 90-an kita berada di era telekomunikasi, dan sekarang ini kita berada di era kreativitas yakni ekonomi kreatif. Semua harus dipahami betul terlebih dahulu. Jadi, walaupun zaman ini terus silih berganti, tetapi jangan zaman ini mengikis identitas kita. Tetap rasa nasionalisme itu harus ada, karena nasionalisme itu harga

mati,’’ kata Rai Mantra. Nasionalisme itu, lanjutnya, bisa dimulai dengan hal-hal yang mudah dengan menjadikan sesuatu yang ada di sekitar kita menjadi sebuah kecintaan. Rai Mantra mencontohkan, mencintai produk dalam negeri, mencintai kuliner kita sendiri dengan cara mempromosikan apa yang kita miliki ini dan menikmatinya sebagai hasil sebuah budaya bangsa. Selebihnya, Rai Mantra mengatakan, karakteristik yang tumbuh ini juga merupakan masalah nasionalisme. Bagaimana kita membangkitkan nasionalisme itu, yakni kita harus memiliki entrepreneurship, memiliki kreativitas, dan harus produktif. Sebab, yang kita hadapi di dunia ini adalah sebuah karakter, karena karakter itu merupakan sebagai outcome. Jadi, karakteristik yang diciptakan untuk memperkuat nasionalisme dan mempertahankan serta untuk mengembangkan masalah berne-

STUDENT DAY - Wali Kota Rai Mantra saat menjadi pembicara di depan ratusan mahasiswa pada Student Day Iustitia yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana (Unud), Selasa (30/8) kemarin. gara, harus dimulai dari sebuah entrepreneurship, kreativitas, dan produktif sebagai suatu kekuatan

bangsa yang harus ditanamkan kepada para pemuda di Indonesia sekarang ini. (ad1201)


Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Badung

3

Sikapi Penundaan DAU

Pemprov Banyak Pangkas Anggaran untuk Pendidikan Mangupura (Bali Post) Menyikapi penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) oleh pemerintah pusat, Pemprov Bali banyak memangkas anggaran untuk sektor pendidikan. Di antaranya pemotongan hibah sarana-prasarana pendidikan Rp 117,389 miliar lebih dan bansos pendidikan Rp 20,949 miliar lebih. Selain anggaran pendidikan, belanja pegawai, belanja langsung, dan belanja tak terduga juga mengalami pemangkasan. Namun, pemangkasan ini belum cukup menutupi perkiraan defisit anggaran Rp 650 miliar lebih akibat penundaan DAU Rp 153 miliar lebih ditambah prediksi pendapatan yang tidak mencapai target Rp 500 miliar. ‘’Dapat baru Rp 333,03 miliar, masih tekor Rp 320 miliar. Padahal kita kurang Rp 653 miliar, berarti harus ada dikurangi lagi belanjanya sekitar Rp 320

miliar,’’ ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai rapat TAPD di Kantor Gubernur Bali, Senin (29/8). Menurut Pastika, angka Rp 333,03 miliar didapat dari rasionalisasi anggaran untuk pendidikan tersebut ditambah pemangkasan belanja pegawai Rp 68,8 miliar lebih, belanja langsung Rp 55,4 miliar, dan biaya tak terduga Rp 10 miliar, serta tambahan potensi belanja dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) Rp 1,3 miliar lebih, dan pendapatan daerah Rp 49,59 miliar lebih. ‘’Rasionalisasi segala macam, terutama belanja pegawai, belanja sarana-prasarana pendidikan yang masih bisa belum dilaksanakan tahun ini. Tetapi

komitmen mengikat seperti BOS (Bantuan Operasional Sekolah - red), itu harus tetap dianggarkan,’’ jelas mantan Kapolda Bali ini. Pastika menambahkan, penundaan DAU dan rendahnya penerimaan PAD diperkirakan akan membuat nilai APBD Perubahan tahun 2016 Pemprov Bali lebih rendah dibandingkan dengan tahuntahun sebelumnya. Kondisi tersebut baru pertama kali dialami Bali, karena sebelum-sebelumnya nilai APBD Perubahan selalu meningkat dibandingkan APBD Induk. ‘’Selama saya jadi gubernur, tidak ada cerita anggaran turun. Baru pertama kali ini turun. Sekarang mari kita kencangkan ikat pinggang, kurangi rapat-rapat, kurangi perjalanan dinas, kurangi belanja pegawai,’’ jelasnya. Kepala Bappeda Bali Putu Astawa mengatakan, pe-

Curi Barang Anang Hermansyah

Petugas Imigrasi Gadungan Ditangkap

Bali Post/kmb23

GWK - Seorang warga melintas di depan proyek pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di kawasan Bukit Jimbaran, Senin (29/8). Pembangunan patung GWK yang sejak lama mangkrak, diperkirakan akan rampung dua tahun lagi.

Gebyar Festival Wirausaha 2016

SERANGKAIAN dengan Dies Natalis Universitas Udayana (Unud) ke-54, Selasa (30/8) kemarin digelar Gebyar Festival Wirausaha Unud 2016 dengan tema ‘’Menggalang Kekuatan Melalui Sinergi’’ di Gedung Agrokomplek, Kampus Unud. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Workshop & FGD dengan tema ‘’Strategi Pendataan Alumni dan Pengembangan Karier’’. Selain diikuti mahasiswa di Lingkungan Unud, kegiatan ini juga diikuti peserta dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Workshop & FGD ini menghadirkan pembicara Sekretaris Umum Ikayana Unud Prof. Ir. I Made Supartha Utama, M.S., Ph.D., Sekjen IKA UNS Pusat Bambang Dwi Wahyudi, Ketua CDC UNS Dr. Ir. Kusnandar dan alumni Unud berprestasi Ni Wayan Purnami Rusadi, S.P., M.Agb. Ketua Panitia Alit Susanta Wirya mengatakan, Gebyar Festival Wirausaha Unud 2016 ini adalah satu dari berbagai rangkaian kegiatan Dies Natalis Unud, yang mana puncaknya akan digelar pada 29 September 2016. Selain kegiatan internal seperti seminar, pengabdian masyarakat dan kegiatan kekeluargaan, juga diadakan kegiatan di luar kampus. ‘’Melalui kegiatan ini kami ingin menciptakan suatu kegiatan bagaimana Unud bisa berintegrasi dalam pembangunan di dalam negeri dan juga internasional,’’ katanya. Wakil Rektor IV Prof. Drs. I Made Suastra, Ph.D. mewakili Rektor Unud mengungkapkan, dengan FGD ini permasalahan pendataan alumni diharapkan bisa diselesaikan. Tidak hanya Unud, tetapi di universitas lain juga memiliki permasalahan yang sama terkait pendataan alumni. Diharapkannya, setelah ada pendataan yang jelas terhadap alumni, nantinya para alumni bisa menjembatani kegiatan dari universitas yang mecakup Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik itu akademik maupun nonakademik. (kmb23)

Miliki 10 Butir Ineks, Warga Singapura Diadili Mangupura (Bali Post) Tertangkap atas kasus 10 butir ekstasi dan satu lembar happy paper warna-warni (LSD) berisi 10 strip saat tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Mohammad Noh Bin Abdul Salam (33) asal Singapura, Selasa (30/8) kemarin diadili. Agendanya adalah pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU) Purwanti Murtiasih. Di hadapan majelis hakim pimpinan Yanto, jaksa menjelaskan dalam dakwaan pertama, perbuatan terdakwa yang tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, mengimpor, mengekspor atau menyalurkan narkotika golongan I. Dalam kasus ini, terdakwa dijerat Pasal 113 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara dalam dakwaan kedua, menjerat dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU yang sama. Mohammad tiba di Bali, Selasa (26/4) pukul 14.30 Wita dari Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan pesawat AirAsia AK 376 dengan rute Kuala Lumpur - Bali. Setibanya di bandara, terdakwa masuk terminal kedatangan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Saat menuju pos pemeriksaan bea dan cukai di dalam bandara, terdakwa menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Petugas pun melakukan pemeriksaan secara tertutup dengan menggunakan X-ray pada barang bawaan terdakwa. Setelah dilakukan pemeriksaan tertutup, di dalam koper yang dibawa terdakwa, petugas menemukan 1 buah plastik klip berisi 10 butir ekstasi yang terdiri dari 5 butir warna cream logo ‘’Mercy’’ berat 1,55 gram netto dan 5 butir warna hijau dengan logo ‘’Gagang Telepon’’ seberat 1,40 gram netto. Pun ditemukan 1 buah klip berisi 1 lembar happy paper warnawarni berisi 10 strip atau potong seberat 0,1 gram netto yang dibungkus sampul warna merah. (kmb37)

Mangupura (Bali Post) Anggota Komisi X DPR-RI Anang Hermansyah (47) kecurian saat menginap di Vila Elabora di Jalan Pemelisan Agung Gang Purwani No. 2, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Minggu (31/7) lalu. Barangbarang yang hilang yakni koper berisi beragam kamera dan peralatannya serta barang elekteronik senilai Rp 100 juta. Pelakunya tersangka Abdullah Hakim (44) dan ditangkap di wilayah Mengwi, Rabu (17/8) lalu. ‘’Tersangka ini residivis. Saat menitipkan barang curian untuk dijual, tersangka mengaku petugas imigrasi,’’ tegas Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan didampingi Kasat Reskrim AKP Mikael Hutabarat dan Anang, Selasa (30/8) kemarin. Anang yang datang ke Polres Badung bersama keluarganya mengatakan, pada saat kejadian pukul 16.30 Wita, ia bersama keluarganya meninggalkan vila menuju Vin Bar dan Restaurant di Pantai Berawa. Setibanya di sana, Anang hendak memotret suasana, tetapi lupa membawa lensa kamera. Selanjutnya, artis terkenal ini minta asistennya, Sriani Lestari, kembali ke vila untuk mengambil lensa kamera. Pukul 17.30 Wita, Anang ditelepon oleh asistennya dan

diberi tahu jika lensa kamera tidak ditemukan. Selain itu, Sriani member tahu jika beberapa koper dalam kondisi terbuka dan berantakan. Anang langsung balik ke vila. Melihat kondisi vila, ia yakin barang-barangnya dicuri dan kasus itu dilaporkan ke Polsek Kuta Utara. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Badung AKP Mikael Hutabarat bersama timnya melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, polisi dapat informasi jika ada orang membawa lensa kamera dan dibersihkan di wilayah Denpasar. Orang yang tak lain tersangka Abdullah juga pernah menservis Ipad dan Macbook di toko tersebut. Saat itu, tersangka mengaku petugas imigrasi. ‘’Mungkin barang-barang itu dititipkan untuk dijual, tetapi belum laku karena harganya mahal,’’ tegas Kapolres Ruddi. Setelah mengantongi ciri-ciri orang tersebut, polisi berhasil menangkapnya di dekat Terminal Mengwi. ‘’Saat diinterogasi, tersangka mengaku masuk ke vila dengan cara memanjat pagar. Selanjutnya, pelaku masuk lewat pintu dapur yang tidak dikunci. Tersangka lalu mengambil sebuah koper yang di dalamnya berisi berbagai lensa kamera dan barang-barang

PESERTA Diklatpim tingkat IV Kejaksaan Republik Indonesia yang dipimpin Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Kejaksaan Republik Indonesia Mangihut Sinaga mengunjungi Kabupaten Badung, Selasa (30/8) kemarin. Rombongan diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika didampingi para pimpinan SKPD di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra I.B. Yoga Segara, Kepala Kesbangpollinmas I Nyoman Suendi, Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika I Wayan Weda Dharmaja, Kepala Kantor Perizinan I Made Sutama, Kepala BKD I Gede Wijaya dan Kabid Bappeda Litbang I Nyoman Darmawan, bertempat di Ruang Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala. Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Kejaksaan Republik Indonesia Mangihut Sinaga menyampaikan, tujuan Diklat Kepemimpinan tingkat IV adalah untuk membentuk kompetensi kepemimpinan operasional pejabat struktural eselon IV yang akan berperan dan melaksanakan tugas serta fungsi kepemerintahan di tempat tugasnya masing-masing. Secara umum, Benchmarking yang diberikan adalah proses mementingkan dan mengukur suatu kegiatan operasi terhadap proses operasi terbaik di kelasnya, sebagai inspirasi dalam meningkatkan kinerja operasi organisasi. Intisari dari Benchmark-

CENDERAMATA - Sekkab Kompyang Swandika memberikan cenderamata kepada Kepala Pusat Diklat Manajemen dan Kepemimpinan Kejaksaan RI Mangihut Sinaga saat Observasi Lapangan Peserta Diklatpim Tingkat IV Kejaksaan RI di Puspem Badung. ing ini adalah untuk men- Mangupraja Mandala memiliki ingkatkan organisasi, dapat arti suatu tempat yaitu tempat mementingkan dengan organ- untuk melayani masyarakat, isasi lainnya yang selanjutnya tempat yang indah memesona. menjadi alat strategis untuk Tempat ini sekaligus tidak meningkatkan kinerjanya. hanya sebagai pusat pemerinDengan Benchmarking ini tahan untuk melayani kebutudiharapkan dapat membekali han dasar masyarakat Badung, peserta dengan kemampuan tetapi sesungguhnya sekaligus mengadopsi dan mengadaptasi juga yang pertama, dimanfaatkeunggulan organisasi yang kan untuk membangun silamemiliki kemampuan dalam turahmi antarseluruh warga pengelolaan kegiatan. Sedang- masyarakat, memperkuat silakan tujuan yang ingin dicapai turahmi antarumat beragama. dalam pelaksanaan Bench- Kedua, sebagai tempat untuk marking ini adalah untuk pembinaan dan pengembanmenentukan kunci atau raha- gan seni dan budaya. ‘’Jadi, sia sukses dari organisasi di tempat ini merupakan milik Kabupaten Badung. kita bersama sebagai sarana Sekretaris Daerah Kabu- untuk pelayanan masyarakat paten Badung Kompyang R. dimanfaatkan sebanyak-banSwandika dalam ucapan sela- yaknya untuk pembangunan mat datangnya menyampaikan, dan kesejahteraan masyarakat Pusat Pemerintahan Kabu- Badung, khususnya Bali dan paten Badung disebut dengan bahkan seluruh tanah air Mangupraja Mandala sesuai Indonesia yang kita cintai,’’ dengan Perpres 67 Tahun 2009. jelasnya. (ad1196)

elektronik lainnya. Tersangka kabur membawa koper tersebut,’’ tegas Mikael. Menurut mantan Wakasat Reskrim Polresta Denpasar ini, tersangka ditangkap pukul 16.00 Wita. Barang bukti yang diamankan, koper, sebuah lensa Canon warna putih, dua buah lensa Sony, sebuah Void lender warna silver, sebuah lensa merek Baby warna hitam, sebuah tripod merek Main Froto warna abu-abu, sebuah laptop Apple merek Macbook warna gold, sebuah tab galaxi note warna silver gold, sebuah iPad mini Apple warna silver, sebuah HP Samsung warna putih, satu iPhone 4S, Samsung, Smartfren warna hitam dan satu unit Honda Scoopy warna hijau DK 4626 AT. Terkait terungkapnya kasus itu, Anang mengapresiasi kinerja Polres Badung yang dalam waktu singkat menangkap pelakunya. ‘’Saya ucapkan terima kasih kepada Polres Badung yang memiliki profesionalitas cukup tinggi. Perlu pengalaman dan keuletan untuk itu. Saya enggak nyangka, padahal saya sudah pasrahin saja. Kejadian apa pun bisa terjadi dan dialami siapa saja. Saya tidak trauma dengan kejadian ini dan tetap akan datang ke Bali,’’ ujar mantan suami Krisdayanti ini. (kmb36)

Observasi Lapangan Peserta Diklatpim Tingkat IV Kejaksaan RI di Badung

nyisiran anggaran di setiap SKPD akan kembali dilakukan untuk menutupi masih adanya kekurangan Rp 320 miliar. Sumber pendapatan di Dispenda juga akan dicek ulang secara detail untuk mengurangi rasionalisasi dan lebih mengoptimalkan sumber pendapatan. ‘’Itu masih belum selesai, nanti akan secepatnya diselesaikan karena APBD Perubahan itu harus September akhir selesai, makin cepat makin bagus,’’ jelasnya. Diwawancarai terpisah, anggota Komisi III DPRD Bali Kadek Diana mengatakan, DPRD Bali mengizinkan pihak eksekutif untuk melakukan pemotongan anggaran secara menyendiri walaupun sebenarnya harus dilakukan secara bersama-sama. ‘’Saya kira mereka (eksekutif) sudah tahu apa yang bisa dipotong. Kalau belanja pegawai kan tidak boleh ditunda karena itu

satu-kesatuan pemerintahan. Selain itu, kebutuhan belanja rutin JKBM, pendampingan dana BOS, KONI, kesiapan PON, dana yang ditransfer ke kas desa yang kemudian ke desa pakraman dan subak, kan tidak bisa dipotong,’’ ujarnya. Kendati selain rasionalisasi, lanjut Diana, eksekutif sebenarnya bisa memanfaatkan bunga dari dana deposito kas daerah Pemprov Bali. Hal ini menjadi alternatif dari DPRD Bali jika rasionalisasi anggaran sudah mentok untuk dilaksanakan. ‘’Sekali lagi kita tetap bisa atasi itu. Kita punya saldo kas daerah, itu dana deposan itu kita mendapatkan deviden dari deposito. Dari sisi aturan, tidak masalah untuk digunakan. Bahwa alternatif dari Banggar untuk cairkan dana deposan kita untuk tekan defisit anggaran,’’ jelas politisi PDI-P ini. (kmb32)

Jengkel Aksi Joged Porno

ATMB Datangi Disbud Mangupura (Bali Post) Aksi joged bumbung porno yang mempertontonkan celana dalam, kini sudah merambah pelosok pedesaan. Aksi joged porno ini juga diunggah ke youtube. Hal ini cukup membuat masyarakat Bali jengkel. Pasalnya, aksi goyang sensasional ini banyak ditonton anak-anak belia dan sampai kini belum dapat terselesaikan oleh pemerintah. Jengkel atas kondisi ini, Aliansi Tokoh Masyarakat Bali (ATMB), Selasa (30/8) kemarin mendatangi Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Bali. Mereka mempertanyakan langkah pemerintah untuk mengatasi joged porno yang telah membuat resah masyarakat. ATMB yang hadir kemarin di antaranya Prof. Ketut Rahyuda, Ketut Darmika, I Wayan Muliana, Made Suryawan dari Forum Study Majapahit, Yayasan Eling Nusantara dan Paras Paros. Hadir juga I Gusti Ngurah Harta, Dr. Gusti Kade Sutawa, Agung Sujana (Love Bali Forum) dan sejumlah tokoh lainnya. Rombongan diteirma Kadis Kebudayaan Drs. Dewa Putu Beratha, M.Si., Prof. Bandem, Rektor ISI I Gede Arya S., Listibiya Bali, Biro Hukum dan HAM. Rahyuda mengatakan, masalah joged bumbung porno sangat meresahkan masyarakat. ‘’Kita sudah berkumpul dari berbagai profesi, termasuk Listibiya, ISI, dll. Kita nyatakan bahwa masyarakat sangat resah dengan adanya pertunjukan joged porno,’’ jelas Rahyuda. Apalagi, sambungnya, joged ini sudah menyebar hingga bisa ditonton anak kecil. Suryawan, tokoh masyarakat lainnya, cukup keras dan lantang dalam menyikapi aksi joged porno ini. ‘’Ini bukan masalah munafik. Seks kebutuhan biologis. Tetapi itu kan ada di mana? Ini logis gak,’’ tandas Suryawan.

Dia menegaskan, yang paling bertanggung jawab dalam aksi joged porno ini adalah Gubernur Bali, sementara dalam konteks menegakkan undang-undang adalah polisi. Karenanya, dia berharap Gubernur Bali dan Kapolda Bali betul-betul melakukan action nyata. Gusti Ngurah Harta juga mengaku mendapat keluhan dari temannya di Jakarta, mengapa joged porno itu bisa terjadi. Sehingga, dia kemarin selain mengkriti PKB, juga mengkritisi langkah Dinas Kebudayan dalam menyikapi joged porno ini. Atas kondisi itu, Bagian Hukum Pemprov Bali yang kemarin hadir menjelaskan, langkah Pemprov Bali sudah tepat. Yakni melakukan pembinaan joged, termasuk menyampaikan ke desa pakraman bahwa joged porno itu tidak bagus dan bahkan menyalahi undangundang. Selain mengimbau, juga meminta desa pakraman membuat pararem. Misalnya, sanksi bagi yang mengupah joged tadi. Kadis Kebudayaan Dewa Beratha mengatakan, dengan datangnya ATMB ini, Dinas Kebudayaan mendapatkan amunisi baru. Dia bersama tim termasuk Stikom sudah berusaha melakukan pencegahan, namun faktanya masih ada. Ditanya tentang usulan supaya Dinas Kebudayaan yang melaporkan ke polisi, Dewa Bertha mengatakan, sesuai SOP, Dinas Kebudayaan mempunyai wewenang pembinaan, yakni melakukan pelestarian dan pengembangan seni dan budaya. ‘’Sesungguhnya di sini adalah peran serta krama Bali. Yakni, mengusulkan bagaimana desa adat atau desa pakraman membuat pararem, awigawig, yang ikut berperan serta melarang (joged porno) itu,’’ jelas Dewa Beratha. (kmb37)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Hari Ini, FKIP Unmas Yudisium 181 Sarjana

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Dosen Unhi Raih Gelar Doktor di Unud

Guru Jangan Pernah Menyentuh Narkoba dan Rokok Teliti Ekstrak Daun Sirih, Sumarya Lulus ’’Cumlaude’’

YUDISIUM - Dekan FKIP Unmas Prof. Dr. Wayan Maba bersama wakil dekan menjelang yudisium. DEKAN FKIP Unmas Denpasar Prof. Dr. I Wayan Maba, M.Pd., Rabu (31/8) hari ini akan meyudisium 181 sarjana baru. Dari jumlah itu, 84 orang dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, 30 orang Pendidikan Bahasa Indonesia, 45 orang dari Pendidikan Matematika, 13 dari Pendidikan Biologi dan 9 orang dari Pendidikan Sejarah. FKIP Unmas hingga yudisium hari ini menamatkan 9.3073 sarjana. Yang membanggakan, 85 persen alumninya menjalani job sekker yakni bekerja secara profesional sebagai guru PNS dan yayasan. Sisanya, 15 persen menjadi job creator bidang pendidikan yakni mendirikan yayasan dan lembaga pendidikan yang membina sejumlah satuan pendidikan. Prof. Maba menekankan, hasil pelacakan alumni yang dilakukan fakultas menunjukkan bahwa lulusan FKIP Unmas terbukti sukses merealisasikan kompetensi guru inti yakni menguasai kompetensi personel, pedagogik, profesional dan sosial. Mereka juga terbukti mampu menjalankan kompetensi guru lima mata pelajaran. Tampil sebagai lulusan terbaik di Bahasa Inggris Dewa Ayu Trisna Pradnyamita (IPK 3,77), Ni Luh Tuti Anggreni di Bahasa Indonesia (3,85), di Matametika oleh I Gusti

Putu Agung Wirama (3,67), di Pendidikan Biologi oleh Ni Wayan Wijayanti (3,94) dan di Pendidikan Sejarah oleh I Putu Nova Suryawan (3,77). Prof. Wayan Maba didampingi Wakil Dekan IB Bagus Pertama, M.Si., Dewa Agung Puspawati, M.Si. dan Dr. IB Berata mengungkapkan, yang terpenting dalam dunia pendidikan adalah kualitas gurunya. Keberhasilan, mutu pendidikan lebih dominan ditentukan oleh kualitas guru. Walaupun kurikulumnya berganti, guru yang berkualitas tahu apa yang harus dikerjakan. Guru harus terbiasa berpikir strategis memperbaiki cara berpikir siswa dengan membangun dan mengedepankan integritas dan kejujuran. Untuk itu, guru jangan pernah menyentuh narkoba dan rokok. Selanjutnya, Prof. Maba memberikan pegangan berupa pantun, ‘’Jika pergi ke Singaraja, jangan lupa membeli mangga. Jika ingin hidup bahagia, jauhi rokok dan narkoba’’. Dia memaparkan tiga kunci sukses menjadi guru yakni memiliki kemauan, kemampuan/ketrampilan dan keberanian. Makanya, dia mengatakan guru yang dapat memenangkan kompetisi di wilayah MEA adalah guru yang menciptakan kondisi pembelajaran dengan mengubah mindset sebagai penumpang (boleh tidur) ke mindset pengemudi (aktif berpikir). Prof. Maba mengungkapkan, dewasa ini guru merasa tidak leluasa mendidik siswa secara penuh di sekolah karena dibayangi UU Perlindungan Anak. Namun, dia menegaskan, guru jangan khawatir, kewibawaan guru tetap terjaga dengan UU Perlindungan Guru. Lulusannya menjadi berkualitas karena dibekali soft skill (kompetensi) dan hard skill untuk mampu memasuki wilayah MEA dengan penguatan bahasa Inggris. Yang menggembirakan, FKIP Unmas mulai mahasiswa baru ini menerapkan Kurikulum KKNI. Pada yudisium selanjutnya menggunakan nomor ijazah dari Kemenristekdikti. Ini strategi jitu menghindari ijazah bodong. ‘’Jadi, semua harus transparan dan dapat diakses di online,’’ ujarnya. Saat ini, FKIP memiliki mahasiswa aktif 1.715 orang didukung oleh 72 dosen. Dua dosen bergelar guru besar, sembilan doktor dan tujuh dosen sedang menempuh S-3. FKIP Unmas tiap tahun juga memberi bantuan beasiswa Rp 10 juta bagi yang meraih doktor. (ad2269)

FE Unhi Yudisium 131 Sarjana

Prodi Akuntansi Terakreditasi Baik Sekali

FAKULTAS Ekonomi Universitas Hindu Indonesia (FE Unhi) Denpasar meyudisium 131 orang lulusan sarjana di Sanur, Selasa (30/8) kemarin. Para lulusan itu berasal dari S-1 Prodi Manajemen sebanyak 63 orang dan dari lulusan S-1 Prodi Akuntansi 68 orang. Pada yudisium periode II tahun 2016 itu, lulusan terbaik Prodi Manajemen diraih Muh Suryani dengan IPK 3,69 (cumlaude), sedangkan dari Prodi Akuntasi atas nama Dewa Ayu Erawati dengan IPK 3,63 (cumlaude). Dekan Fakultas Ekonomi Unhi I Gede Putu Kawiana, S.E., M.M. didampingi Ketua Panitia Yudisium yang WD I FE Unhi Putu Yudy Wijaya, S.E., M.Si., Wakil Dekan II Wayan Sudiana, S.E., M.Si., Ak.CA. dan WD III FE Unhi Dr. Ida Ayu Suryawahyuni, S.Sos., M.Si. mengucapkan selamat kepada para yudisiawan dan yudisiawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya di FE Unhi. Ilmu yang telah diperoleh hendaknya dikembangkan dengan entrepreneurship dan nilai-nilai kearifan lokal. Kawiana menambahkan, setelah diyudisium, kehidupan yang dihadapi lulusan adalah dunia yang sangat kompleks. Kehidupan yang kompleks ini harus disikapi dengan optimis. ‘’Sebagai lulusan FE Unhi, saudara telah dibekali pengetahuan dan keterampilan. Dengan andalan kecerdasan spiritual, kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial dan kecerdasan emosional, kami yakin para yudisiawan dapat segera mengintegrasikan diri dengan lingkungan, memanfaatkan dan menciptakan kesempatan dan mampu berkompetisi secara sehat dan sportif,’’ ujarnya.

YUDISIUM – Dekan FE Unhi, Wakil Dekan dan Kaprodi foto bersama saat Yudisium FE Unhi, Selasa (30/8) kemarin. Keluarga besar FE Unhi meng- sampai saat ini kedua prodi yang harapkan para lulusan pandai dan dikembangkan, baik Prodi Manabijak dalam memanfaatkan pen- jemen dan Prodi Akuntansi telah galaman belajar dan hasil belajar mendapat predikat baik sekali itu demi keberhasilan kehidupan dari BAN-PT. Keberhasilan ini di masyarakat. Jadikanlah keber- saya harapkan ditingkatkan lagi hasilan saat ini sebagai momentum ke depan, tentu atas dukungan seuntuk berusaha dan bekerja lebih mua pihak termasuk para alumni keras demi keberhasilan yang akan FE Unhi,’’ ujarnya didampingi datang dengan membawa nama Kaprodi Manajemen Wayan Subaik FE Unhi sebagai almamater. artina, S.E., M.M. dan Kaprodi Semua unsur pimpinan, para dosen Akuntansi SAP Arie Indraswaradan karyawan FE Unhi telah mem- wati, S.E., M.Si., Ak.CA. berikan layanan akademik dan Dikatakannya, FE Unhi terus nonakademik yang terbaik demi berupaya meningkatkan diri dan keberhasilan para lulusan. mendorong peningkatan kualitas Di bagian lain, Kawiana me- SDM, terutama dosen. Para dosen nyampaikan animo masyarakat didorong untuk meningkatkan menempuh pendidikan di FE Unhi kualifikasi pendidikan ke jenjang selalu meningkat dari tahun ke S-3. Dengan demikian, output FE tahun. Yang membanggakan, Prodi Unhi makin berkualitas. Akutansi FE Unhi sudah terakrediHadir pada upacara yudisium tasi dengan predikat baik sekali (B) tersebut Ketua Yayasan Pendidikan dari BAN-PT. ‘’Saya menyampaikan Widya Kerthi Dr. A.A. Ngurah Sadiselamat dan rasa gembira kepada artha, Wakil Rektor II Unhi Prof. Dr. Prodi Akuntansi yang baru saja Ida Ayu Yadnyawati, para dekan di mendapat penilaian akreditasi baik lingkungan Unhi, dosen dan pegawai sekali (B) dari BAN-PT. Berarti, FE Unhi. (ad2265)

YKKPB Bedah Rumah Dua Warga Sidan

BATU PERTAMA - Ketua YKKPB Wisnumurti bersama Kadis Sosial I Made Watha dan pimpinan BPD saat meletakkan batu pertama bedah rumah di Desa Sidan. YAYASAN Kesejahteraan Kor- Jageperang I Wayan Dana, Klian pri Provinsi Bali (YKKPB) bekerja Adat Br. Bukitsari Wayan Suastra sama dengan BPD Bali secara kon- Susanta dan Bendesa Adat Sidan tinu membantu pemerintah mem- Wayan Sujigra. percepat pengentasan kemiskinan Koordinator Bedah Rumah melalui bedah rumah KK miskin. YKKPB I Made Sapta Dwidarma Hingga saat ini, puluhan rumah menjelaskan, bedah rumah ini KK miskin di Bali menjadi sasaran masih serangkaian HUT ke-32 bedah rumah. Tahun ini, YKKPB YKKPB dengan alokasi dana membedah rumah dua warga Rp 30 juta tiap rumah. Model Sidan masing-masing I Gusti pengerjaannya diserahkan pada Made Bisma di Banjar Jageperang warga bekerja sama dengan tim dan I Dewa Ketut Alit Nirjana di FT Unwar. Banjar Bukitsari. Gusti Made Bisma berterima Peletakan batu pertama bedah kasih pihaknya mendapat bantuan rumah dilakukan Selasa (30/8) ke- YKKPB dan BPD, padahal sejak marin di Banjar Jageperang oleh lama dia mengusulkan menerima Ketua YKKPB Dr. Drs. A.A. Gede bedah rumah. Menurut ayah tiga Oka Wusnuurti, M.Si. bersama anak ini, rumah layak huni nanti Wakil Ketua Ketut Sughiantara bisa memotivasi keluarganya medan Bendahara Cok. Istri Raka nekuni kerajinan anyaman bambu Indrawati dan Rektor Unwar yang selama ini dia geluti. Prof. Dewa Putu Widjana. Ikut Kades Sidan Sukra Suyasa meletakkan batu pertama Kadis juga berterima kasih 20 KK misSosial Kabupaten Gianyar Drs. I kin di desanya, dua sudah ditanMade Watha, S.H., M.M., Dirut gani oleh YKKPB. Dia berharap BPD Bali diwakili BPD Cabang Gi- program ini berkelanjutan di anyar I Gusti Bagus Susrama dan Desa Sidan, apalagi Unwar akan Kades Sidan I Made Sukra Suyasa. segera membangun rumah sakit Hadir di acara itu Klian Adat Br. umum dan pendidikan. Dengan

demikian, pembangunan di desa perbatasan paling timur Gianyar ini makin maju. Kepala BPD cabang Gianyar Gusti Bagus Susrama menjelaskan, bedah rumah ini merupakan CSR BPD Bali yang digulirkan setiap tahun bekerja sama dengan Dinas Sosial di daerah. Khusus untuk Gianyar, tahun ini direncanakan bedah rumah dilakukan untuk 13 KK miskin. Ketua YKKPB Wisnumurti menegaskan, program bedah rumah ini merupakan kepedulian kita terhadap warga Bali yang belum beruntung untuk memiliki rumah layak huni. Makanya, kehadirannya di lokasi bedah rumah jangan dianggap sebagai orang yang mampu, melainkan ikut memotivasi mereka untuk terus bekerja dan mencarikan solusi untuk meningkatkan taraf kehidupan sesama warga Bali. Setelah bangunan fisik tuntas, akan dilanjutkan bantuan berupa isinya. YKKPB juga memiliki program memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan. Anak KK miskin yang mendapat bedah rumah dicarikan beasiswa bidik misi di Unwar hingga sarjana. Setelah tamat, mereka diperjuangkan mendapatkan pekerjaan, sehingga mereka nanti menjadi peretas kemiskinan berikutnya. Ini yang dia sebut program kecil, terarah dan ada hasilnya. Dia membenarkan YKKPB dan Unwar akan membangun RS di Desa Sidan. Makanya, desa ini dijadikan desa binaan Unwar. Semua kegiatan baksos dan kesehatan akan diarahkan ke desa ini. Dengan demikian, Unwar benar-benar hadir di tengah-tengah warga Sidan. (ad2270)

BERTAMBAH dosen Universitas Hindu Indonesia (Unhi) bergelar doktor, baik yang menyelesaikan pendidikan S3-nya di perguruan tinggi di luar Bali maupun di perguruan tinggi negeri di Bali. Kali ini dosen Fakultas MIPA Unhi Drs. I Made Sumarya, M.Si. meraih gelar doktor pada Program Doktor Ilmu Kedokteran Program Pascasarjana Unud, Senin (29/8). Mempertahankan disertasi berjudul ‘’Ekstrak Daun Sirih Mencegah Disfungsi Endotel dengan Kadar Asam Urat, Malondialdehid, Ekspresi ICAM-1 Endotel Aorta Lebih Rendah dan Kadar SOD Lebih Tinggi pada Tikus Wistar Hiperurisemia’’, Sumarya dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. Sumarya menyelesaikan studinya delapan semeter (4 tahun). Selaku promotornya Prof. Dr. dr. N. Adiputra, MOH., Kopromotor 1 Prof. Dr. Ir. Ida Bagus Putra Manuaba, M.Phill. dan Kopromotor 2 Dr. dr. I Dewa Made Sukrama, M.Si., Sp.MK.(K). Dengan diraihnya gelar doktor oleh Sumarya, kini dosen Unhi bergelar doktor sudah tercatat 40 orang. ‘’Terima kasih kepada Unhi, Unud dan semua pihak atas motivasi, bantuan dan dukungannya, sehingga gelar itu bisa diraih. Saya ingin melanjutkan penelitian ekstrak daun sirih sampai dapat digunakan kepada manusia,’’ ujar Sumarya, Selasa (30/8) kemarin. Rektor Unhi Dr. IB Dharmika, M.A. menyampaikan kegembiraannya karena dosen Unhi makin banyak berhasil meningkatkan kualifikasi pendidikannya hingga ke jenjang S-3. Dengan demikian, diharapkan Unhi makin berkualitas dalam mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi. ‘’Dengan bertambahnya doktor dengan disiplin ilmu berbeda-berbeda, Agama, Kajian Budaya, MIPA, Teknik, Hukum, Ekonomi, Kesehatan dan sebagainya, diharapkan kualitas proses pembelajaran di Unhi makin bagus,’’ ujarnya seraya berharap semua dosen yang belum S-3 bisa mengikuti jejak apa yang dicapai rekan-rekannya. Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Dr. A.A. Ngurah Gede Sadiartha, S.E., M.M. menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. I Made Sumarya yang telah meneliti ekstrak daun sirih yang ternyata mengandung 11 macam senyawa yang dapat mencegah atau menghambat disfungsi endotel. Semoga ke depan Dr. Sumarya mampu melakukan penelitian lanjutan terhadap berbagai tanaman herbal yang sangat dibutuhkan sebagai pengobatan

alternatif dengan kandungan-kandungan yang mampu diuraikan secara ilmiah. Keterlibatan Dr. Sumarya di Unhi dalam kajian-kajian herbal dapat disenergikan dengan kemajuan Fakultas Kesehatan Ayurweda. Sadiartha juga menyampaikan kebanggaan atas kerja keras dan semangat para dosen melanjutkan studi ke jenjang doktor, sehingga di tahun 2016 Unhi sudah menambah dosen yang bergelar doktor sebanyak 5 orang dan sampai akhir tahun akan bertambah lagi. Dikatakan, Dr. I Made Sumarya merupakan doktor ke-40 yang dimiliki Unhi. Sumarya dalam disertasinya menyampaikan, hiperurisemia sebagai faktor risiko penyakit kardiovaskular menyebabkan disfungsi endotel dengan meningkatkan stres oksidatif inflamasi dan menurunkan NO. Ekstrak daun sirih memiliki bioaktivas antioksidan, antiinflamasi dan inhibitor XO. ‘’Tujuan penelitian yang dilakukan untuk membuktikan ekstrak daun sirih dapat mencegah disfungsi endotel yang disebabkan oleh hiperurisemia dengan kadar asam urat, MDA, ekspresi ICAM-1 endotel aorta yang lebih rendah dan dengan kadar SOD yang lebih tinggi,’’ ujar suami Ketut Ayu Semadi Astri, S.E. dan ayah dari I Wayan Dananjaya Ryadi dan I Made Basudeva Ryadi ini. (ad1200)

DOKTOR - Dr. Sumarya beserta istri foto bersama Rektor Unhi Dr. I.B. Dharmika dan Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Dr. A.A. Ngurah Sadiartha.

Lulusan Fisipol Unwar Teruji di Dunia Kerja

FAKULTAS Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Warmadewa (Unwar) yang didirikan tahun 1984 terus menambah alumninya. Selain itu, Fisipol Unwar yang memiliki dua prodi yaitu Prodi Ilmu Administrasi Negara/Publik dan Prodi Ilmu Pemerintahan serta memiliki Program Pascasarjana (S-2) Magister Administrasi Publik (MAP) makin diminati masyarakat. Hal itu diungkapkan Dekan Fisipol Unwar Drs. I Made Mirta, M.Si. pada acara yudisium sarjana, Senin (29/8) lalu. Sedangkan MAP yang didirikan tahun 2014 akan melaksanakan yudisium Pascasarjana pada 15 September mendatang. Yudisum sarjana ke-54 Fisipol Unwar dipusatkan di Gedung Teater Unwar. Dekan Made Mirta mengungkapkan, hingga yudisium ke-54, jumlah alumni Fisipol Unwar menjadi 1.494 orang. Dari jumlah itu, alumni Prodi Ilmu Administrasi berjumlah 772 orang dan alumni Prodi Ilmu Pemerintahan berjumlah 822 orang. Dia menegaskan, lulusan Fisi-

pol Unwar tersebut terbukti teruji di dunia kerja, baik sebagai PNS maupun pegawai swasta serta pengusaha mandiri. Mereka tersebar bukan saja di Bali, tetapi di Indonesia bahkan ada yang di luar negeri. Sementara itu, jumlah mahasiswa baru Fisipol Unwar terus bertambah. Pada tahun ajaran 2016/2017 Fisipol Unwar menerima mahasiswa baru sebanyak 132 orang. Mirta menambahkan, sarjana yang dilepas sebagian besar sudah bekerja, baik di swasta maupun PNS yang ditugaskan oleh pemda untuk tugas belajar dan ada juga yang belum bekerja. Alumninya juga ada yang sudah berkeluarga dan ada yang belum. Data ini menunjukkan bahwa kuliah di Fisipol Unwar tidak ada hambatan bagi yang sudah bekerja maupun yang sudah berkeluarga, karena Fisipol Unwar berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi mahasiswa. Dia menegaskan, Unwar selalu berusaha menambah kuota beasiswa sehingga dapat meringankan

beban dari orangtua siswa. Di samping itu, yayasan telah menyediakan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai seperti internet gratis, tempat istirahat yang nyaman, kantin dan ruang kuliah yang berAC dan LCD projector. Di Fisipol Unwar juga telah tersedia Simak (Sistem Administrasi Akademik) dan Simon (Sistem Informasi Mahasiswa Online) mahasiswa untuk dipakai mengecek nilai mata kuliah, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih kepada mahasiswa. Lebih lanjut, Dekan Fisipol Unwar mengatakan, yang cukup membanggakan pada setiap penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) ternyata banyak lulusan Fisipol Unwar yang diterima. Ini suatu bukti bahwa lulusan Fisipol Unwar mampu bersaing dan menunjukkan kemampuannya. Dia berharap sarjana yang diyudisium terutama yang belum bekerja dapat mengikuti jejak kakak-kakaknya yang telah berhasil. (ad2268)

YUDISIUM - Dekan Fisipol Unwar Made Mirta dan anggota Senat saat yudisium ke-54.

Undwi Wisuda 370 Sarjana S-1 dan S-2

Mulai September, Nomor Ijazah Dikeluarkan Kemenristek Dikti

REKTOR Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Selasa (30/8) kemarin, mewisuda 370 sarjana masing-masing 364 sarjana S-1 dan enam magister Ilmu Hukum. Dari jumlah itu, masing-masing FT (9) FP (19), Fikom (46), FKIP (133) dan FH (151) dan Magister Ilmu Hukum (6). Tampil sebagai lulusan terbaik setiap program studi masing-masing di Fakultas Teknik diraih I Wayan Mendra (IPK 3,48), di Prodi Fakultas Pertanian diraih Ni Wayan Fitri (3,70), di Fikom oleh I Wayan Widana (3,75), Petrus Malo Lende di Prodi PPKn (3,56), Ni Made Eva Yuliantari di Prodi Sastra Daerah (3,92) dan IB Gede Wirahadi Pratama di FH (3,75). Dia menegaskan, kebijakan pengembangan Undwi mengacu pada tiga pilar yakni pemerataan, peningkatan mutu dan tata kelola PT. Untuk peningkatan mutu Undwi memberi sentuhan kewirausahaan serta penguatan keunggulan. Undwi yang memiliki 10 prodi memiliki keunggulan tersendiri. Seperti arsitektur Bali dijadikan unggulan dengan membuka klinik arsitektur, Fakultas Pertanian memiliki keunggulan bidang subak dan agribisnis, FKIP memiliki Sastra Daerah Bali, FH membuka konsultasi hukum adat Bali dan Fikom dengan keunggulan menjadi presenter dan jurnalistik. Pilar ketiga, penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik. Rektor juga mengungkapkan, Undwi mulai menerapkan kurikulum berintegrasi dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di semua prodi. Para mahasiswanya juga diperkuat dengan materi kewirausahaan, sehingga mereka tampil sebagai pencipta lapangan kerja baru. Iklim akademik penelitian juga terus menjadi perhatian Rektor Undwi Putu Dyatmikawati. Tiap dosen diwajibkan menghasilkan penelitian tiap semester dan melakukan kerja sama penelitian dengan lembaga-lembaga lain. Sejumlah dosennya juga meraih dana penelitian Dikti. Bahkan, Undwi banyak menjalin kerja sama dengan PT di dalam dan luar negeri. Koordinator Kopertis VIII Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa megakui Undwi yang sudah mewisuda hingga ke-27 kali menunjukkan diri sebagai PTS yang matang, baik di akademik maupun nonakademik. Tinggal sekarang Undwi memantapkan aspek penelitian dan teknologi

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

sebagai ciri PTS unggulan. Di bagian lain, dia menegaskan mulai September ini nomor ijazah ditentukan Kemenristek Dikti. Tidak lagi menjadi wewenang PTS. Mahasiswa yang terdaftar pada PDPT, mereka akan mendapatkan PIN atau Penomoran Ijazah Nasional. Dengan demikian, mahasiswa yang nyelonong-nyelonong tak akan mendapat ijazah. Kebijakan ini dilakukan guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. selalu mendukung Undwi sebagai PT sehat yang taat asas. Langkah ini patut diambil di tengah persaingan global, civitas akademika dan alumni Undwi harus menjadi SDM terdepan memenangkan persaingan global. Dia mengingatkan agar Undwi terus meningkatkan kualitas dan peran diri membangun SDM Bali. Dia bertekad menjadikan kampus Undwi mandiri. Untuk itu, diperlukan uluran tangan pemkab/pemprov membantu menyewakan lahan milik pemerintah. Di Undwi juga ditekankan pada pemahaman hidup bersama manyambraya, tak ada komunikasi yang putus. Makanya, yayasan mendukung civitas akademika Undwi membangun empati dari kebersamaan menuju Undwi yang berkarakter. (ad2271)

WISUDA - Rektor Putu Dyatmikawati dan Dasi Astawa saat acara Wisuda Undwi.


Rabu Pon, 31 Agustus 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

5

In Memoriam Jro Mangku Ketut Sudarta

Tak Kenal Pamerih Lestarikan Adat dan Budaya Bali

darta tak mengenal pamrih dalam melestarikan adat dan budaya Bali. ‘’Beliau betul-betul tanpa digaji karena jiwa mengabdinya tinggi,’’ kata I Nyoman Sumerta, anak ketiga Jro Mangku Ketut Sudarta, Selasa (30/8) kemarin. Ia menjelaskan kegemaran sang ayah belajar agama juga membawanya menjadi Pemangku Pengayengan Pura Dalem Ped. Sebagai anak yang pernah mendapat didikan dari Jro Mangku, benar-benar membuatnya kuat pada agama Hindu dan budaya Bali. Ia selalu diingatkan untuk sembahyang, mapunia, mengasah rasa sosial kepada masyarakat.

‘’Bapak saya selalu bahagia, suka memberi dan membagi-bagikan apa yang dimilikinya,’’ tuturnya. Semasa hidup, ayahnya juga seorang pengusaha dan berbisnis kecil-kecilan. Namun, cukup untuk membiayai anak-anaknya. Keteladanan dari ayahnya, benarbenar menginspirasi dirinya sebagai seorang pengusaha dan juga manusia yang tidak dapat hidup sendiri. Diceritakan, ketika meninggal pun Jro Mangku Ketut Sudarta tidak menderita sakit apa-apa. ‘’Mungkin karena sudah tua,’’ imbuhnya. Dia meninggalkan seorang istri bernama Ni Wayan Satri (86), enam orang anak (tiga laki-laki dan tiga perempuan), 17 cucu, dan 21 kumpi. Terhadap semua anaknya, Jro Mangku Ketut Sudarta tidak pernah pilih kasih. Dia memberikan kasih sayangnya secara merata. Maka tak heran saat kepergiannya, banyak sanak saudara yang merasa kehilangan sosoknya. Keluarga besar Jro Mangku Ketut Sudarta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu secara ikhlas sehingga upacara palebon-nya berjalan lancar dan hikmat. Pihak keluarga juga meminta maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan di hati orang-orang yang pernah mengenal Jro Mangku Ketut Sudarta. (ad2264)

foto bersama - Ibu Yeniwati dan suaminya foto bersama dengan rombongan konvoi undian Tabungan Jumbo dari BPR Lestari. IBU Yeniwati dan suaminya Tabungan Jumbo Tahun 2016 Pedikagetkan dengan kedatangan riode II jatuh pada Ibu Yeniwati. rombongan konvoi undian Tabun- Pengundian telah digelar di BPR gan Jumbo dari BPR Lestari beru- Lestari WR Supratman pada 19 pa mobil Honda HR-V. Setelah Agustus 2016 dengan dihadiri melewati rute konvoi, mulai dari kurang lebih 50 nasabah dan juga Kantor Pusat BPR Lestari Teuku dari jajaran manajemen serta karyUmar – Pasar Badung – Tohpati awan BPR Lestari. – By-pass Sanur hingga akhirnya ‘’BPR Lestari selalu berupaya tiba di kediaman sekaligus toko untuk memberikan apresiasi keYeniwati di daerah Sidakarya, pada nasabahnya. Salah satunya Denpasar. melalui undian tabungan ini. Keberuntungan untuk undian Jadi, tingkatkan terus saldo dan

transaksi Tabungan Jumbo anda, karena kesempatan untuk memenangkan hadiah di periode selanjutnya akan semakin besar,’’ terang Marketing Communications Manager BPR Lestari, Erry Yoga Sugama. Begitu mengetehui dirinya mendapat hadiah utama, wajah Ibu Yeniwati terlihat berseri-seri. Apalagi, sesaat setelah penyerahan hadiah dilakukan oleh pihak BPR Lestari di halaman parkir toko bangunan yang ia miliki. Ketika ditanya apa kesannya sebagai pemenang utama hadiah Tabungan Jumbo Tahun 2016 Periode II? ‘’Saya senang sekali. Enggak nyangka. Benar-benar tidak menyangka dan tidak menduga kalau saya akan mendapatkan hadiah utama dari BPR Lestari. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Dari dulu saya sangat berharap, suatu hari semoga saya mendapatkan mobil. Akhirnya tahun ini saya mendapatkannya dari BPR Lestari. Enggak ada mimpi apa-apa ternyata dikageti dari PBO BPR Lestari. Saya ditelepon, katanya selamat Ibu Yeni mendapatkan hadiah utamanya. Wah... saya benar-benar kaget. Semoga BPR Lestari maju terus dan nasabahnya semakin banyak,’’ jawab Ibu Yeniwati. (ad2267)

Jro Mangku Ketut Sudarta (alm) JRO Mangku Ketut Sudarta, ayahanda dari I Nyoman Sumerta, owner Bebek Tepi Sawah (BTS), tutup usia pada 26 Juli 2016. Upacara palebon selesai dilaksanakan pada 20 Agustus lalu. Jro Mangku Ketut Sudarta lahir pada tahun 1925 dan meninggal di usia 91 tahun. Ia pernah menjadi Kepala Dusun Banjar Kalah Desa Peliatan, Ubud selama 31 tahun. Selain itu juga pernah menjadi Kepala Pura Dalem Gede Peliatan selama 20 tahun, Ketua Sekaa Joged Bumbung dan lainnya. Jiwa mengbadi yang tinggi membuat Jro Mangku Ketut Su-

Undian Tabungan Jumbo Wow ’’Gegerkan’’ Kediaman Yeniwati

Walhi Jatim Desak Izin Tambang Emas Tumpangpitu Dikaji Ulang Banyuwangi (Bali Post) Gerakan menolak tambang emas di Gunung Tumpangpitu, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, muncul lagi. Kali ini Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mendesak izin tambang emas oleh PT Bumi Suksesindo (BSI) ini dikaji ulang. Alasannya, meski belum beroperasi, dampak tambang yang mengeruk gunung tersebut sudah dirasakan warga sekitar. Walhi mendesak Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, Gubernur Jatim dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengkaji ulang izin tambang emas Tumpangpitu yang sudah diterbitkan. ‘’Salah satu dampak yang dirasakan warga adalah banjir lumpur belum lama ini akibat penggundulan puncak Tumpangpitu. Nelayan sekitar tak dapat tangkapan ikan lantaran air laut tercemar lumpur,’’ kata Direktur Eksekutif Walhi Jawa Timur Rere Christanto, Selasa (30/8) kemarin. Selain sepi tangkapan, kawasan wisata Pantai Pulau Merah juga sepi pengunjung akibat banjir lumpur. Menurut Rere, fenomena alam di pesisir Pancer dan Pulau Merah bisa dijadikan catatan oleh Bupati Banyuwangi maupun Kementerian Lingkungan Hidup. Sebab, hingga detik ini, pihaknya belum melihat adanya niatan melihat ulang munculnya tambang emas di Tumpangpitu. ‘’Ini merupakan penegasan dari keresahan masyarakat, jauh sebelum tambang emas dimulai. Ini yang harus menjadi catatan Bupati maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,’’ tegasnya.

Ditambahkan, kawasan Gunung Tumpangpitu merupakan kawasan budi daya masyarakat sekitar, sehingga jika kawasan itu dirusak masyarakat akan terganggu. Kawasan ini, katanya, juga menjadi tumpuan masyarakat Pesanggaran, mulai sektor pertanian, perikanan hingga pariwisata. Dengan kondisi tersebut, pihaknya meminta Bupati dan Gubernur mempertimbangkan kembali kehadiran tambang emas Tumpangpitu. Bahkan, Walhi menilai surat teguran ke PT BSI pascabanjir lumpur hanya seremonial. Sebab, hal itu tak membuat aktivitas penambangan emas berhenti. Sebelumnya, Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas menjelaskan kegiatan tambang emas di Gunung Tumpangpitu, Banyuwangi dimulai sejak tahun 1991 hingga 1994 oleh PT Gamasiantara (Golden Eagle Indonesia), lalu dilanjutkan oleh

Korea Toosun Holding dari 1994 sampai 1997. Kemudian dilakukan oleh Golden Valley Mines (1997), Placer Dome (1999-2000) dan Hakman Group JV. Kemudian, tahun 2006 PT Indo Multi Cipta (IMC) yang berubah nama menjadi PT Indo Multi Niaga (IMN) melanjutkan kegiatan eksplorasi. Bahkan mengantongi Surat Keterangan Izin Peninjauan (SKIP) dan Kuasa Pertambangan Penyelidikan Umum kepada PT IMC dan selanjutnya pada tahun 2007 terbit Kuasa Pertambangan Eksplorasi atas nama PT IMN yang selanjutnya pada tahun 2008 terbit Kuasa Pertambangan Eksploitasi. Setelah itu, masuk PT BSI sekitar tahun 2012 dengan mengajukan pemindahan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi dari PT IMN. Versi Anas, sejak pihaknya menjabat Bupati terdapat 137 tahapan proses yang diajukan ke pemkab terkait izin tambang emas. (kmb30)

TINJAU – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat meninjau kegiatan ospek di Universitas Warmadewa.

Komite III DPD-RI Awasi Pelaksanaan Ospek PTN/PTS di Bali

Wedakarna Ingatkan Dampak Pidana jika Terjadi Pelanggaran oleh Panitia

PELAKSANAAN ospek atau yang lebih dikenal dengan nama pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (menurut Peraturan Menteri Pendidikan RI Nomor:25/DIKTI/Kep/2014) di Bali pada tahun 2016 ini dipastikan akan lebih ketat. Mengingat lembaga negara sekelas DPD-RI akan mengawasi pelaksanaan ospek mahasiswa, baik di PTN maupun PTS di Bali. Hal itu dikemukakan Komite III DPD-RI bidang pendidikan tinggi Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III di sela–sela meninjau pelaksanaan ospek di Universitas Warmadewa Denpasar. Senator RI Dr. Arya Wedakarna berharap pelaksanaan ospek tersebut lebih manusiawi, sederhana dan berbudaya. ‘’Tahun lalu DPD-RI banyak menerima masukan dari masyarakat tentang dugaan pelanggaran kegiatan ospek di sejumlah PTN/PTS. Cukup beragam, di antaranya bagaimana dugaan adanya unsur bisnis dalam ospek, dugaan adanya unsur kekerasan senioritas, baik fisik maupun

verbal serta dugaan waktu ospek yang melelahkan. Bahkan ada calon mahasiswa yang tewas karena kecapaian. Saya sudah mencatat nama–nama perguruan tinggi tersebut dan akan kita lakukan monitoring. Dari arahan DPD-RI, bahwa kegiatan ospek wajib dilakukan, tetapi jangan sampai memberatkan calon mahasiswa dan akhirnya memunculkan generasi pendendam. Tidak ada hubungan revolusi mental dengan kerasnya ospek di kampus. Para rektor agar membedakan mana keras, mana tegas. Pakailah acuan dari pemerintah pusat,’’ kata Gusti Wedakarna. Ia pun meminta pihak kampus agar lebih mengisi ospek dengan pengetahuan sejarah terkait Tri Sakti dan Nawa Cita pemerintahan serta pengetahuan internasional bagi calon mahasiswa baru. Sejumlah rekomendasi disampaikan oleh DPD-RI terkait pelaksanaan ospek PTN/PTS di Bali. Di antaranya, lebih mengutamakan kegiatan yang berkaitan dengan Tri Dharma PT yakni penelitian, pengabdian dan pendidi-

kan. Kemudian, arahan agar tidak melibatkan unsur bisnis dalam menetapkan syarat-syarat bagi kegiatan ospek. Sesuai aturan, panitia ospek adalah dosen PT dan tidak dari unsur mahasiswa. Pembantu/Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan untuk lebih sering turun mengawasi keberadaan ospek di tingkatan PT, termasuk di tingkatan fakutas atau prodi. Selanjutnya, arahan agar waktu ospek tidak terlalu menyita waktu para calon mahasiswa demi keamanan dan keselamatan. ‘’Saya minta pada masyarakat, calon mahasiswa dan orangtuanya jika menemukan dugaan pelanggaran terhadap pelaksanaan ospek, kami persilakan sampaikan ke DPD-RI. Termasuk jika ada dugaan unsur pidana, baik pemerasan atau kekerasan. DPD-RI siap berkoordinasi dengan Polri untuk mengusut jika ditemukan pelanggaran ospek. Hal ini sebagai salah satu langkah untuk memberikan penegasan dan perlindungan bagi calon mahasiswa baru,’’ tegas Senator RI Gusti Wedakarna. (ad1198)

PPTI Bali Selenggarakan Konferensi Wilayah IX

Penderita TB Harus Cepat Ditemukan dan Diobati PERKUMPULAN Pemberantasan Tuberkulosa Indonesia (PPTI) Bali menyelenggarakan Konferensi Wilayah IX dengan tema ‘’Dengan Konferensi Wilayah IX PPTI Bali Kita Wujudkan Gerakan Keluarga Menuju Bali Bebas TB Melalui Temukan TB, Obati Sampai Sembuh (TOSS TB)’’. Konferensi yang berlangsung selama dua hari, mulai 30-31 Agustus itu diikuti 50-an peserta dari pengurus PPTI Pusat, PPTI wilayah Bali, PPTI cabang pengurus kabupaten/kota, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dinas Sosial Provinsi Bali dan lainnya. Gubernur Bali yang diwakili Karo Kesra Setda Provinsi Bali A.A. Gede Geriya menyampaikan dalam sambutannya pasien TB dapat sembuh jika menyelesaikan pengobatan sampai tuntas. Oleh karena itu, semua pasien TB harus dapat ditemukan dan diobati sampai sembuh. Indonesia merupakan negara dengan beban TB nomor 2 di dunia. Sampai saat ini kasus TB yang ternotifikasi atau tercatat baru 32 persen dari seluruh kasus yang ada. Dengan demikian, masih 68 persen yang belum ternotifikasi dan dijangkau atau belum ditemukan. Jumlah ini harus menjadi perhatian serius. Beban ganda lain penyakit TB adalah TB multiple drug resistent, TB-HIV, TB-rokok, dan TB-DM. Kabid P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Gede Wira Sunetra mengatakan masih rendahnya penemuan kasus ini lantaran kesadaran untuk memeriksakan diri lebih cepat itu kurang, keterbatasan petugas di lapangan. ‘’Tidak semua kabupaten/kota punya petugas PPTI proaktif yang mendampingi puskesmas kita untuk melacak kasus-kasus

yang ada,’’ jelasnya. Begitu juga soal dana, mengingat kemampuan masing-masing kabupaten berbeda-beda. Mengingat efek samping dari obat TB, banyak yang putus obat atau tidak rutin minum obat sehingga terjadi kebal obat atau TB MDR. ‘’Kadang-kadang merasa badan sudah enak, berat badan naik, dinilai sudah cukup minum obat. Padahal untuk betul-betul sembuh dari TB harus minum obat sesuai dengan standar yaitu minimal 6 bulan,’’ terangnya. Angka kesembuhan TB di Bali di atas 87 persen. Sisaanya perlu dilacak agar dapat ditangani dan tidak menularkan ke orang lain. Pencarian kasus TB dapat dilakukan oleh kader kesehatan yang pernah mendapat informasi kesehatan tentang TB yang dilakukan oleh PPTI. Ketua PPTI Wilayah Bali I Gusti Bagus Puspanegara, S.H. mengatakan PPTI berperan dalam penyampaian informasi yang benar kepada masyarakat. ‘’Apa yang disampaikan ke masyarakat adalah melalui koordinasi, kebi-

jakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali,’’ ujarnya. Penyuluhan yang dilakukan PPTI selama ini dirasa cukup memadai dengan pengurus. Namun penyebaran informasi tentang TB tidak cukup dengan pengurus saja, tetapi perlu tenaga yang lebih banyak lagi supaya tersebar di seluruh puskesmas, wilayah Bali. Itu pun dirasa belum cukup jika belum ada kaderkader kesehatan. Tugas PPTI di puskesmas adalah mengoordinir di wilayah puskesmas tersebut dengan kader-kader kesehatan agar jika ada penemuan kasus TB, cepat ditangani. ‘’Itulah yang terus-menerus dilakukan dengan sabar. Masyarakat kadang didekati kurang senang dan cenderung menutupi, menghindar sehingga tidak tersentuh oleh pelayanan kesehatan. Perlu banyak jaringan dalam penanganan TB tersebut,’’ jelasnya. Nantinya, dari konferensi tersebut akan menghasilkan rekomendasi untuk kabupaten/ kota dalam penanganan TB ke depannya. (ad1197)

KONFERENSI - Karo Kesra Setda Provinsi Bali A.A. Gede Geriya saat membuka konferensi PPTI dengan ditandai pemukulan gong didampingi Ketua Umum BPP PPTI Ny. Ayu Pastika, Kabid P2PL Dinkes Bali, Ketua Panitia Konferensi, dan Ketua PPTI Wilayah Bali.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Kelalaian Kecil Picu Bencana Besar SUDAH menjadi pengetahuan umum sekarang kalau cuaca tidak mudah diprediksi. Di negara-negara lain, terutama di negara maju, prakiraan cuaca tersebut begitu penting, sehingga setiap jam akan muncul di layar televisi. Masyarakat di negara tersebut sadar bagaimana pentingnya mengetahui keadaan cuaca hari itu, sehingga mampu mempersiapkan diri menghadapi berbagai keadaan. Mungkin juga mereka diajari oleh alam sekitarnya yang kurang bersahabat dan karena itu selalu memperhatikan perkembangan cuaca. Negara-negara di Eropa dan Amerika Utara mempunyai empat musim dan selalu mempunyai perubahan-perubahan iklim yang cukup radikal dalam perkembangannya. Kita di Indonesia, kurang memperhatikan hal tersebut sehingga sering terkejut menghadapi perubahan cuaca, bahkan gagap manakala ada perubahan iklim. Kita lihat di perkotaan saja masyarakat sering abai dengan prakiraan cuaca, apalagi yang ada di pedesaan yang masih banyak menganut paham tradisionalis. Masyarakat pedesaan cenderung menyerahkan kepada alam atas segala kejadian yang ada. Itulah yang membuat ketika terjadi banjir dan longsor di pedesaan atau pegunungan, korban yang menderita cukup banyak, baik dari sisi fisik maupun jiwa. Di kota, banjir merupakan momok yang sering kali membuat kerugian material dan immaterial tinggi. Di Jakarta, misalnya, sekian puluh kendaraan/mobil terendam ketika pusat perdagangan di Jakarta Selatan terendam. Dan tekanan psikologis yang dialami masyarakat cukup lama. Belum lagi kita lihat infrastruktur yang harus diperbaiki dalam jangka waktu ke depan. Melihat fenomena itu semua, kesadaran kita terhadap cuaca dan lingkungan harus diubah sejak sekarang. Tidak ada pihak lain yang mesti peduli dengan lingkungan kecuali kita sendiri. Secara umum, bahkan dalam skala global, kerusakan iklim, perubahan cuaca sampai dengan topografi bumi, semuanya disebabkan oleh ulah manusia. Karena itu, dalam hal perubahan cuaca ini, kita harus mencermatinya secara bijaksana agar tidak merusak diri sendiri. Dalam hal ini, terhadap modernisasi kita harus benar-benar waspada dengan tawaran kemudahan yang didapatkan. Sudah sering kali diungkapkan bahwa modernisasi seperti botol minuman kaleng dan botol plastik tempat minuman air mineral, kurang mendukung pelestarian alam apabila kita menggunakannya secara salah. Diperlukan kebijakan kecil untuk menyikapi modernisasi ini. Misalnya, dalam hal botol minuman itu adalah memisahkannya dengan sampah lain apabila usai menggunakan. Akan tetapi, kebijakan kecil ini sering kita lalaikan dan membuangnya secara sembarangan. Itulah yang terjadi pada sebagian besar dari kita. Akibatnya tumpukan sampah botol di sungai menjadi meningkat. Sudah pasti hal itu akan mengakibatkan banjir. Banjir yang terjadi, sungguh akibat dari kelalaian kita semua. Pembangunan yang tidak memperhatikan bentangan alam, dan pembuangan sampah sembarangan, semuanya adalah kesalahan kita dalam menyikapi alam. Sebagai sebuah kota yang demikian deras dengan arus urbanisasi, Denpasar dan Badung harus waspada terhadap perilaku yang abai terhadap lingkungan ini. Sekadar contoh, kita lihat adanya pembangunan gorong-gorong di jalan. Bahkan hampir setiap hari ada proyek bongkar-pasang gorong-gorong. Apabila pembangunan itu sekadar bongkarpasang belaka, tetapi tidak memperhatikan kualitas, pasti akan percuma. Sering kita lihat batu bertebaran, pasir berserakan tanpa pengaturan yang rapi. Juga kita lihat pembangunan hanya sepotong-sepotong saja. Pembangunan model demikian hanya mampu menghias pemandangan saja, tetapi fungsinya untuk mengendalikan banjir tidak bisa. Ini sudah kita lihat berkali-kali di Denpasar dan Badung bagian selatan.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Gagal Kuliah di Universitas

Nama saya Rifkia Astri Utami. Saya dari keluarga tidak mampu, anak pertama dari empat bersaudara. Saya bukanlah anak yang mampu dalam perekonomian, namun saya mampu dalam berusaha. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN Negara, saya memiliki keinginan untuk melanjutkan ke universitas negeri yang ada di Bali yaitu Universitas Udayana. Namun keinginan saya belum bisa menjadi kenyataan karena keadaan yang menentukan segalanya. Dengan dukungan orangtua dan keluarga saya mengikuti tes dalam penerimaan mahasiswa baru dalam jalur non-reguler, dengan nomor peserta 201607120273 Prodi Ilmu Hukum jenjang studi S-1 Universitas Udayana. Dengan rasa syukur saya lulus dalam tes itu. Namun pada akhirnya keberhasilan dan usaha saya terhenti karena ketidakmampuan perekonomian. Kini saya meratapi nasib yang terbentur dengan biaya UKT yang membebani saya dan tidak sebanding dengan penghasilan orangtua saya. Saya sadar dan mengerti akan keadaan saya. Saya sangat salah jika menyalahkan takdir. Namun saya percaya Tuhan akan membuka mimpi dan kisah indah di kemudian hari, bahkan lebih indah dari apa yang kita bayangkan. Kegagalan bukanlah akhir segalanya. Semangat saya tidak akan pudar karena suatu kegagalan. Saya sangat bersyukur dan bahagia jika mendapat peluang beasiswa di Universitas Udayana. Setiap orang pasti mempunyai atau memiliki keinginan dan impian untuk masa depannya, begitu pula dengan saya. Saya percayakan segala sesuatu yang tertanam di hati. Raihlah segalanya dalam hidup dengan kekuatan diri dan keajaiban Tuhan. Rifkia Astri Utami Jl. Pahlawan No.01, Lingkungan Satria Kel. Pendem, Jembrana

GDN Perlu Dibangkitkan Lagi

GDN (Gerakan Disiplin Nasional) perlu dibangkitkan lagi mengingat semakin sulitnya mengatur kehidupan masyarakat. Ketidakteraturan pola hidup terjadi hampir di segala sendi kehidupan. Ketidaksantunan dipertontonkan oleh para pejabat. Dan begitu gampangnya mereka menjual kebohongan demi memuluskan kepentingan pribadi. Secara esensi, karakter Pancasila semakin terasa menjauh. Di tengah pesimisme ini, semua pihak harus bersatu menyamakan tujuàn bahwa pembangunan manusia kita masih kalah jauh dengan negara tetangga kita. Pendidikan yang paling diharapakan untuk membenahi juga setali tiga uang. Kebijakan kerap turun tidak atas nama pendidikan. Pejabat kena penyakit latah mengubah agar dibilang melakukan pembaruan. Yang paling urgen sekarang adalah kemerosotan moral anak bangsa kita. Ini akan berhasil jika ada leadership yang visioner yang mampu menjawab tantangan Indonesia 10 sampai 50 tahun ke depan. I Wayan Sutarsa

Banjir, Tradisionalis dan Modernisasi di Kota Banjir yang melanda Jakarta beberapa waktu lalu, memberikan pesan kepada kota-kota lain di Indonesia, terutama yang sedang pesat menghadapi urbanisasi. Surabaya, Denpasar, Makassar, bahkan Mataram adalah wilayah yang harus siap menghadapi fenomena ini mengingat pembangunan di Indonesia sudah jelas memperlihatkan orientasi perkotaan. Meskipun Presiden Joko Widodo mencoba membangun poros maritim atau memperbaiki infrastruktur desa, akan tetapi hal demikian tidak dapat diselesaikan hanya dalam waktu dua periode jabatan, apalagi sekali. Karena itu urbanisasi pasti menjadi tantangan besar bagi kota-kota di Indonesia di masa mendatang.

Oleh I Nyoman Rabyeg alam kasus di Jakarta beberapa waktu yang lalu, banjir disebabkan oleh jebolnya tanggul Kali Krukut di Jakarta Selatan, yang membuat permukiman di sekitarnya terendam banjir. Dalam berbagai berita yang ada, hujan tidak terlalu deras. Padahal, Pemerintah DKI Jakarta konon telah menyediakan berbagai alat pompa untuk menekan persoalan banjir yang ada di wilayah itu. Kali Krukut tidak mampu menahan beban pendangkalan sehingga meluap. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa solusi teknis, yang betapapun modernnya tidak mampu menyelesaikan persoalan sosial yang sudah terjadi berkali-kali dan menumpuk. Pompa penyerap banjir yang disediakan Pemda DKI beserta petugasnya merupakan alat teknologi modern, sedangkan urbanisasi merupakan masalah sosial, yang menumpuk dan terus-menerus. Seharusnya apabila memang sungguh-sungguh ingin memecahkan persoalan banjir, maka tingkat teknologi yang diperlukan harus sebanding dengan tingkat pertumbuhan penduduk di sebuah wilayah. Teknologi yang ada berkembang sebanding dengan tingkat pertumbuhan penduduk. Misalnya, jumlah truk angkutan sampah semakin meningkat dengan jumlah penduduk yang datang, lokasi penampungan sampah lokal, sebanding juga dengan jumlah permukiman, alat pengolah sampah sebanding dengan perkembangan penduduk. Demikian seterusnya sesuai dengan karakter yang diperlukan oleh pertumbuhan penduduk.

D

Persoalan teknologis ini, kemudian mesti diimbangi dengan metodemetode sosial untuk penanggulangan urbanisasi. Pemerintah DKI Jakarta mungkin telah berkali-kali memberikan peringatan kepada masyarakat desa yang ada di sekitar agar tidak datang ke kota Jakarta untuk mengadu nasib. Namun, sosialisasi ini tidak dilakukan secara kontinu. Televisi sebagai tempat paling mutakhir untuk menyampaikan sosialisasi ini, tidak dimanfaatkan secara maksimal. Bahkan pembangunan gedung-gedung bertingkat di Jakarta semakin hari semakin banyak, dan tentu saja kemudian ruangan tempat tinggal semakin banyak. Ini menandakan bahwa semakin diperlukan manusia untuk mengisi ruang dan membantu memelihara ruangan itu, yang secara struktural melibatkan dua jenis manusia. Dua jenis itu adalah menusia elite dan berkemampuan ekonomi untuk menghuni ruangan, baik untuk tempat tinggal apartemen maupun perkantoran, dan manusia menengah ke bawah sebagai petugas pemelihara, baik sebagai pembersih maupun pegawai golongan bawah. Harus diakui, di Indonesia, terhadap lingkungan hidup, dua jenis penghuni struktur sosial kemasyaratan ini mempunyai sifat yang hampir sama, meski bentuknya berbeda. Masyarakat kelas atas yang menghuni lingkungan elite itu, tetap menggunakan barangbarang kaleng untuk melengkapi keperluan hidupnya, tanpa mempunyai kebiasaan berdisiplin untuk memilah sampahnya. Sebaliknya, masyarakat golongan kelas menengah ke bawah, tidak mampu mendirikan permukiman

yang pantas, dan dalam hal memilah sampah, mempunyai sifat yang sama dengan golongan elite. Muara akhirnya adalah perusakan lingkungan. Di tempat-tempat lain, seperti Surabaya dan Denpasar, fenomenanya hampir sama. Pembangunan permukiman dan pertokoan tetap dilakukan dengan melibatkan dua kelompok masyarakat itu. Dalam arti, masyarakat kelas elite dan bermodal besar untuk menghuni perumahan atau pertokoan besar dan masyarakat menengah bawah yang menjadi pekerja atau menghuni tanahtanah lapang sebagai tempat tinggal sementara. Kesadaran terhadap pemeliharaan lingkungan, kedua kelompok masyarakat ini hampir sama. Pada konteks itulah saluran air dan tanah lapang menjadi sasaran akhir. Dilihat dari jenis-jenis sampah yang ada, sebagian memperlihatkan ciri kelompok menengah atas, seperti kaleng minuman, kertas pembungkus makanan cepat saji, sterofoam, botol plastik, dan sejenisnya memenuhi bak sampah bahkan sampai ke sungai. Bagaimana posisi sungai dan saluran air dalam konteks perkembangan sosial seperti ini? Secara tradisional, terutama di desa-desa Indonesia, sungai sesungguhnya merupakan instrumen sosial yang membantu kehidupan masyarakat. Itulah yang membuat sungai sebagai tempat mandi bersama, tempat mencari air minum, dan tempat untuk menyalurkan kotoran yang ada ke muara (laut), karena laut secara tradisional di pandang jauh tempatnya. Akan tetapi, harus diingat bahwa sampah-sampah dari masyarakat tradisional itu jauh

Suara Publik Menyoal Nasionalisasi ’’Full Day School’’ PROF. Dr. Muhajir Effendy, M.AP. adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dipercayakan menggantikan Anies Baswedan, Ph.D. dalam reshuffle kabinet yang dilakukan oleh Presiden Jokowi akhir bulan Juli lalu. Beberapa hari setelah menjabat, dia melontarkan gagasan ‘’penambahan jam sekolah’’ untuk jenjang pendidikan dasar (SD dan SMP). Di masyarakat, gagasan ini dianalogikan dengan istilah full day school yang banyak menuai pro dan kontra. Menurut penggagasnya, ide awal penambahan jam sekolah ini adalah untuk menjembatani kekosongan antara jam pulang siswa dan jam pulang orangtua ke rumah. Jadi dengan penambahan jam di sekolah ini, siswa dapat mengerjakan tugas-tugas di sekolah atau mengikuti kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang dapat membangun karakter siswa, sembari menunggu jemputan dari orangtua sepulang kerja. Idealnya, kondisi ini berlaku pada siswa di daerah perkotaan, dengan orangtua yang seharian bekerja kantoran. Sistem full day school ini sedianya akan membantu menghindarkan siswa dari kegiatan negatif di luar lingkungan sekolah. Banyak negara maju juga sudah menerapkan sistem ini, seperti Singapura, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, dan lain-lain. Di Indonesia, sudah cocokkah sistem full day school ini diterapkan secara nasional? Banyak hal yang harus menjadi pertimbangan dalam penerapan sistem full day school di Indonesia. Demografi, kultur, beban belajar, sarana-prasarana, dan kualitas pendidik beberapa di antaranya. Indonesia memiliki demografi yang di setiap daerahnya memiliki kecenderungan

Oleh Ika Desi Budiarti dan ciri khas yang berbeda-beda. Sama halnya juga dengan kultur, di setiap daerah di Indonesia, anak-anak memiliki kegiatan berbau kultur-budaya yang berbeda-beda yang dilakukan sepulang sekolah. Tidak semua anak tidak memiliki kegiatan positif selama jeda waktu menunggu orangtuanya pulang ke rumah. Semisal, di daerah Jawa Barat dan Aceh, hingga saat ini waktu sepulang sekolah digunakan anak-anak untuk belajar mengaji. Di beberapa daerah di Bali pun, waktu sepulang sekolah dimanfaatkan untuk mengikuti kegiatan berkesenian seperti berlatih menari atau menabuh. Bahkan tidak jarang pula, waktu sepulang sekolah dimanfaatkan oleh anak-anak untuk membantu bekerja di sawah, ladang, perkebunan, peternakan atau melakukan kegiatan lain untuk mengasah kemandirian dan kecakapan hidupnya kelak. Dalam hal beban belajar, sekiranya sistem full day school ini diterapkan, maka konsep pembelajaran yang diterapkan haruslah jelas. Anak jangan diajak untuk melulu berada di dalam ruangan mengikuti

kegiatan pembelajaran yang menekankan pada aspek kognitif saja. Harus juga disediakan konsep pembelajaran yang mampu merangsang dan menampung luapan kemampuan motorik dan psikomotorik anak. Karena pada usia jenjang pendidikan dasar, anak aktif dalam berkegiatan secara fisik, sehingga memerlukan penyaluran yang tepat. Melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler yang bermutu dan menyenangkan bisa menjadi alternatif pengisi waktu penambahan jam sekolah dibandingkan dengan memberikan pelajaran tambahan. Terkait dengan konsep pembelajaran, tentunya harus didukung pula oleh kesiapan sarana dan guru. Penerapan full day school memerlukan sarana penunjang kegiatan yang memadai dan guru yang mumpuni terutama dalam hal mengelola kelas agar tidak membosankan. Yang pastinya akan membutuhkan anggaran yang besar dalam pelaksanaannya. Kita bisa lihat kenyataannya di lapangan, sekolah-sekolah yang sudah menerapkan full day school sebagian besar adalah sekolah elite dengan biaya operasional yang lumayan besar. Tanpa sarana dan guru yang tepat serta biaya operasional yang sesuai di setiap sekolah, sistem ini tidak akan menghasilkan perubahan positif yang diharapkan. Jadi, penerapan full day school secara nasional memang perlu dikaji ulang. Lingkungan tumbuh kembang anak diperkotaan tidak bisa digeneralisasi pada lingkungan tumbuh kembang anak di daerah. Yang berarti kondisi di daerah perkotaan tidak tepat dijadikan pijakan untuk menetapkan kebijakan di daerah. Penulis, Guru Matematika SMAN 2 Mengwi

dari model sampah modern sekarang, sehingga mudah dilarutkan air atau waktu yang membuat persoalan banjir tidak muncul. Urbanisasi yang terjadi sekarang di kota-kota besar, termasuk Denpasar Bali, memperlihatkan adanya pencampuran antara tradisionalisme dengan modernisme. Tabrakan inilah yang terjadi di perkotaan sehingga membuat persoalan banjir demikian hebat. Tabrakan pertama adalah masih dipakaianya pemikiran tradisional untuk hidup di perkotaan yang sudah modern. Masyarakat pendatang yang kebanyakan menganut tradisionalisme memandang sampah tetap dibuang ke sungai atau saluran air karena dipandang air akan membantunya untuk membawa ke muara. Padahal jenis sampah sudah berbeda. Plastik tidak akan mungkin terlarutkan di sungai seperti halnya daun pisang, apalagi kaleng, juga sterofoam pmbungkus nasi cepat saji. Tabrakan kedua adalah pemahaman teknologi. Pemerintah kota mungkin telah memberikan solusi dengan membuatkan kantong sampah yang terpisah-pisah. Ini adalah bentuk modernisasi masyarakat kota. Akan tetapi, tradisionalisme tidak secepat itu pemahamannya. Bahasa yang dipakai di luar kotak sampah itu tidak diketahui dengan baik dan sosialisasi tidak ada. Akibatnya, masyarakat seenaknya membuang sampah di kotak yang sama. Lebih para pengangkut sampah di perkotaan itu kebanyakan menganut paham tradisionalis yang bekerja lambat. Sedangkan di kota pekerjaan harus cepat. Dengan kondisi demikian, tidak mungkin lagi bagi para pengangkut sampah itu memilah-milah sampah sesuai dengan jenisnya, dan sebaliknya diangkut begitu saja dan akhirnya tercampur baur lagi menjadi satu. Sungai yang menjadi instrumen pembantu bagi masyarakat tradisional akhirnya terbebani dan justru menjadi beban bagi masyarakat modern karena tidak mampu menampung beban sampah. Inilah yang membuat banjir di Jakarta dan itulah yang menunggu kota-kota lain di Indonesia, termasuk Denpasar.

POJOK Ketut Sudikerta nyatakan ingin proyek geothermal Bedugul berlanjut. - Rakyat ingin stop. *** Anggota Komisi VII DPR wacanakan penutupan proyek geothermal. - Wakil rakyat di Bali sikapnya apa? *** Kucuran DAU turun, Pemprov Bali lebih banyak pangkas anggaran pendidikan. - Anggaran pejabat amanaman saja.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

PENJOR Penjual penjor sibuk menyelesaikan orderan warga. Penjorpenjor itu akan dipasang serangkaian perayaan hari raya Galungan dan Kuningan. Foto diambil Senin (29/8).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Berkedok Jadi Turis

Figur

Komplotan Maling Bobol Vila

Mengosongkan Rumah

SELURUH warga Desa Adat Batudawa Kecamatan Kubu, Karangasem meninggalkan rumahnya, Senin (29/8) lalu. Salah satu desa tua tersebut mendadak sepi, karena seluruh warganya, baik anak kecil maupun yang telah deBali Post/gik wasa, tumpah ruah ke Desa Adat Bungaya Kecamatan Bebandem, mengikuti ritual Usaba Dangsil. Antusiasnya warga setempat membuat mereka berani nyuhungang pekarangan (mengosongkan rumah) dalam sehari. Hal itu diungkapkan, Klian Desa Adat Batudawa, Ketut Winatayana. Ada sebanyak 923 kepala keluarga di Desa Adat Batudawa. Bagi warga setempat, Usaba Dangsil menjadi ritual yang sangat ditunggu-tunggu. Sebab, Ida Batara di Batudawa ‘diundang khusus’ ke Desa Adat Bungaya. Dalam kaitan sejarah, keduanya berhubungan sangat erat, karena oka Ida Batara di Bungaya, diceritakan marabian ke Batudawa. Sehingga, saat datang ke Bungaya 25 Agustus lalu, Ida Batara Batudawa kapendak oleh Truna Desa Adat Bungaya menuju Pura Bale Agung. “Bisa dilihat langsung di Desa Batudawa sekarang pasti sangat sepi, karena semuanya ada di sini. Seluruh warga sudah pasti nyuhungang pekarangan,” katanya. Warga begitu antusias datang ke Bungaya, karena merasakan begitu pentingnya Usaba Dangsil bagi keajegan desa mereka. Selain itu, momen Usaba Dangsil sangat langka, sehingga setelah Usaba Dangsil 2016, belum tentu mereka bisa melihatnya lagi pada tahun-tahun berikutnya. Sebab, pelaksanaan Usaba Dangsil ini tak menentu. Meski ditetapkan dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, tetapi pada pelaksanaannya bisa dalam rentang waktu 14 tahun, 12 tahun atau juga pernah dalam rentang waktu 24 tahun. “Warga kami tidak mau hanya mendengar cerita saja. Makanya mereka ingin melihat langsung. Mumpung tahun ini berkesempatan melihatnya sendiri,” tegasnya. Setelah puncak Usaba Dangsil 29 Agustus, Ida Batara Batudawa masih mengikuti serangkaian ritual di Desa Adat Bungaya. Ida Batara Batudawa baru akan mantuk dari Desa Adat Bungaya setelah ritual layudan, 5 September nanti. (gik)

Bali Post/eka

CURI ELEKTRONIK - Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara menggelar para tersangka pencurian dan barang buktinya di Mapolsek Kuta, Badung, Selasa (30/8) kemarin. Para tersangka ditangkap atas kasus pencurian barang elektronik dan minuman di salah satu vila di Seminyak.

Pembangunan gedung fisik SMKN 1 Gerokgak di Desa Banyupoh Kecamatan Gerokgak mulai dikerjakan. Di tengah perjalanan proyek swakelola tersebut sempat muncul dugaan sarat permainan. Bahkan, muncul dugaan kepanitiaan yang dibentuk, fiktif.

Bali Post/jay

Tingkatkan Pengawasan AKSI teror yang dilakukan pelaku dengan membawa bom ke gereja di Medan Sumatera Utara beberapa waktu lalu, membuat seluruh jajaran kepolisian meningkatkan pengamanan, tak terkecuali jajaran Polda Bali. Penjagaan dan pengawasan ditingkatkan. Pemeriksaan kendaraan, orang dan barang bawaan yang masuk ke Bali dilengkapi dengan metal detektor. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi tindakan teror. Tak hanya itu, pengawasan jalur laut juga diperketat, terutama di pelabuhan tradisional yang berpotensi besar bisa dimanfaatkan para kelompok radikal sebagai jalur tikus untuk memasuki wilayah Bali. “Pengawasan secara ketat ini merupakan instruksi Polri sebagai upaya antisipasi terhadap aksi terorisme,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana, Selasa (30/8) kemarin. Ia menjelaskan pihaknya meningkatkan pengawasan di seluruh titik, khususnya jalur tikus. Kemudian juga di tempat keramaian, tempat wisata dan objek vital lainnya. “Kami harapkan ada kerja sama dari seluruh masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan,” harap mantan Kapolresta Denpasar dan Kabid Propam Polda Bali ini. Selain itu, kataknya, sejumlah pintu masuk menuju Bali seperti Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana dan P e l abu h a n Pa d a n g b a i d i Ka b u p a ten Karangasem serta pelabuhan lainnya juga menjadi perhatian aparat kepolisian. Polisi juga kini kerap melakukan razia dan pengerahan kekuatan di sejumlah tempat yang dinilai rawan. (jay)

Mangupura (Bali Post) Dua maling asal Bogor, Jawa Barat, ditangkap petugas Polsek Kuta, Minggu (28/8) lalu. Pelakunya berinisial AZ (27) dan John (27). Dalam aksinya, mereka pura-pura jadi turis dan menginap di salah satu vila di Jalan Sunset Road, Kuta. Mereka sengaja menginap di vila yang pengamanannya longgar. “Mereka menginap di TKP, selanjutnya mencuri di kamar sebelah yang disewanya. Ini modus baru. Mereka juga mencuri barang-barang di kamar yang disewanya,” kata Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Selasa (30/8) kemarin. Menurut Kapolsek, pada Sabtu (27/8) pukul 21.00 wita, kedua tersangka check in di vila tersebut. Saat dimintai kartu identitas, mereka mengaku tidak bawa dengan alasan dibawa pacarnya. “Waktu itu manajemen vila sudah curiga. Selanjutnya pemilik vila bernama Boina Ana Tatiana menyuruh stafnya waspada,” tegasnya. Pada Minggu (28/8) pukul 00.30 wita, kedua tersangka keluar kamar sambil membawa barang-barang dibungkus seprai dan langsung pergi naik sepeda motor. Manajemen vila langsung menginformasikan kejadian itu ke Polsek Kuta. Saat dibuntuti, tersangka masuk ke apartemen di Jalan Imam Bonjol, Denpasar. Beberapa menit kemudian, kedua tersangka keluar dengan tangan kosong. Selanjutnya, mereka menawarkan Ipod kepada seseorang di Jalan Oberoi, Kuta dan saat itulah mereka langsung ditangkap. “Ternyata tersangka John menyewa kamar di apartemen Jalan Imam Bonjol. Kamar itu dipakai menyembunyikan barang curian,” ujar Sumara. Terkait kasus itu, mantan Kasat Intelkam Polres Badung ini menegaskan, perlu pemilik vila dan hotel memasang CCTV sehingga bisa memantau orang keluar masuk. Selain itu, pihak hotel atau vila harus memegang fotokopi identitas tamunya. “Kalau ada yang dicurigai, saat itu juga dimintai keterangan. Misalnya tidak bawa identitas. Jangan hanya memikirkan keutungan atau asal kamarnya laku,” tegasnya. Kapolsek menduga komplotan maling itu mungkin tidak kali ini saja beraksi. Dengan memanfaatkan kelemahan manajemen hotel atau vila, mereka bisa menginap dan mencuri barang di kamar sebelahnya. “Mungkin mereka beraksi saat tamu di kamar sebelah keluar dan langsung menyelinap masuk sehingga prosesnya cepat. Kami mohon kerja sama stakeholder pariwisata, jangan sampai modus baru ini terjadi lagi dan luput dari perhatian pihak manajemen,” ungkapnya. Terkait kasus itu, petugas mengamankan barang bukti dua seprai, Ipod dock, dua TV LED 32 inc termasuk remotenya, HP Samsung, timbangan berat badan, pengering rambut, DVD merek Kris, lima botol bir kecil, 12 kaleng soft drink dan sepeda motor Honda Vario. Selain itu, anggota Reskrim Polsek Kuta juga menangkap pencuri 46 kursi kayu jati senilai Rp 70 juta. Pelakunya yakni Sungkono (34) tinggal di Jalan Pratama Gang Gundul, Kuta Selatan. Tersangka mengaku beraksi pada Minggu (21/8) pukul 11.30 wita. Awalnya tersangka mengambil 23 kursi di Restoran Road Side 37 di Jalan Majapahit, Kuta. Kursi itu lalu diangkut menggunakan mobil dan dijual di wilayah Nusa Dua. Selanjutnya tersangka kembali mengambil 23 kursi di TKP milik Christophorus Purwana (40). “Satu kursi dijual Rp 50 ribu. Pengakuan tersangka beraksi di enam TKP tapi masih kami dalami,” kata Sumara. (kmb36)

Dewan Buleleng Cek Proyek Pembangunan SMKN 1 Gerokgak Singaraja (Bali Post) –

A.A. Made Sudana

7

Menyusul isu tersebut, Komisi II dan Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng meninjau lokasi proyek Selasa (30/8) kemarin. Rombongan dewan dipimpin Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa dan Ketua Komisi IV Ketut Wirsana. Dari pemantauan itu, wakil rakyat

Buleleng menemui pihak panitia dan berdiskusi dengan pekerja di lapangan. Dari teknis konstruksi, proyek yang menelan dana dekonsentrasi (dekon) Rp 2 miliar itu telah berjalan sesuai desain yang sudah ada. Sementara realisasi pekerjaan fisik sudah mencapai

38 persen. Terkait isu yang menyebut muncul panitia fiktif dan permainan oknum tertentu, lembaga dewan tidak menemukan bukti yang mengarah ke sana. Panitia yang sudah dibentuk ini telah berjalan sesuai tugasnya dalam

mengelola proyek. Demikian pula dalam pencairan dana untuk keperluan pengadaan material atau lelang item pekerjaan telah mengikuti aturan main yang sudah ada. Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa mengatakan, meski tidak menemukan dugaan ketidakberesan dalam proyek itu, pihaknya tetap mengingatkan kepada panitia, kepala sekolah dan komite agar menjalankan proyek

sesuai dengan regulasi yang ada. Apalagi proyek menyangkut pembangunan fasilitas pendidikan diharapkan bisa kelar tepat waktu, sehingga tidak memengaruhi rencana pihak sekolah menerima siswa baru mulai tahun ajaran mendatang. “Saya sudah ingatkan panitia agar bekerja dengan baik dan kalau proyek ini mandek, rencana menerima siswa baru menjadi tertunda,” katanya. (kmb38)

Ancaman Radikalisme Menembus Ruang Keluarga PERCOBAAN bom bunuh diri oleh seorang remaja berinisial IAH (18) di Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph di Jalan Dr. Mansur Medan, Minggu (28/8) pukul 08.20 WIB, sangat mencengangkan kita semua, termasuk Danrem 163/Wira Satya (WSA) Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E. Menurut Cantiasa, Selasa (30/8) kemarin, fenomena tindakan radikalisme berbuntut terorisme oleh seorang anak muda, kembali terjadi. Sudah beberapa kali terjadi di beberapa negara seperti pelaku bom bunuh diri usia 12-14 tahun pada pesta perkawinan di Gaziantep, Turki yang menewaskan 51 orang dan luka-luka pada 20 Agustus lalu. Juga aksi penembakan di sebuah sekolah di Finlandia yang menewaskan 8 siswa dan juga di Pakistan ada sekelompok anak-anak muda radikal menembaki siswa di sekolah dan banyak lagi aksi teror lainnya. Di Indonesia juga terjadi beberapa kali pelaku bom bunuh diri berumur 17 30 tahun. Danrem 163/WSA mengaku sangat menyayangkan insiden aksi teror yang dilakukan di tempat ibadah. Apalagi dilakukan seorang anak muda

berumur 18 tahun. Diduga pelaku terobsesi oleh salah satu tokoh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Abu Bakar AlBaghdadi. “IAH diduga belajar merakit bom dari tutorial yang ada di internet karena kakaknya punya warnet. Keluarga IAH termasuk keluarga yang biasa, orangtuanya perawat dan punya warung internet sehingga dari segi ekonomi tidak bermasalah. IAH merakit bom dan diletakkan di tas ransel. Bahan-bahan bom yang bisa ditemukan sehari-hari seperti batang pipa gorden yang diisi semen, bubuk mesiu dan korek api,” ujarnya. Syukurnya bom itu gagal meledak seluruhnya dan justru memercikkan api sehingga aksi IAH diketahui jemaat gereja. Pelaku mengeluarkan pisau dan mengejar Pastor Albert yang masih berada di mimbar. Ia sempat menusuk lengan kiri Albert namun untung segera ditangkap umat. “Media sosial dengan kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terkadang menjadi dilema serta merusak. Bahkan sudah masuk ke ruang - ruang pribadi dan keluarga yaitu anak-anak kita, pengaruh

TIK melalui HP, iPad, internet dan lain-lain. Terbukti saat ini, banyak laporan kehilangan keluarganya kepada kepolisian karena ikut organisasi ISIS dan Gafatar,” tegas Cantiasa. Ada ibu-ibu dengan background seorang dokter yang jarang bergaul keluar dan hanya bergaul melalui media sosial (medsos) berani tanpa beban meninggalkan keluarganya. Gara-gara dipengaruhi, didoktrinisasi dan didikte oleh medsos sampai lupa dengan keluarga dan bergabung dengan kelompoknya. “Ini bukti bahwa ruang-ruang yang kita anggap sudah aman, ternyata akibat kemajuan TIK bisa masuk tanpa batas merongrong anakanak kita tanpa kita sadari menjadi kelompok radikal,” ujar lulusan terbaik Akabri tahun 1990 ini. Cantiasa mengungkapkan, upaya antisipasi yang harus dilakukan yaitu selamatkan anak-anak dan keluarga. Orangtua harus meluangkan waktu untuk mengawasi anakanaknya dari paham radikalisme di internet. Selain itu, waspadai tumbuh kembangnya doktrinasi melalui dunia maya, media sosial dan aplikasiaplikasi yang menyesatkan.

Semua pihak harus fokus terhadap pembinaan generasi muda, investasikan mereka, berikan ruang-ruang publik, fasilitas bermain, berolahraga, berseni dan berbudaya menyalurkan bakatnya, sehingga tidak asyik dengan dunia maya. Jajaran Korem 163/WSA sangat siap dan proaktif membackup pihak kepolisian. Bila perlu menempatkan aparat keamanan di tempat tempat ibadah di wilayah bersama pecalang dan laksanakan pemeriksaan secara intensif. Masyarakat Bali juga harus aktif memberikan informasi dan mlaporkan situasi di sekitar bila ditemukan adanya kejanggala “Korem 163/Wira Satya terus melaksanakan patroli, razia dan sweeping gabungan TNI- Polri dan instansi terkait. Termasuk pemeriksaan penduduk pendatang di banjarbanjar dan desa-desa bersama aparat keamanan, pecalang serta perangkat desa,” ungkap Danrem asal Singaraja ini. Bahkan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, MDA., lanjut Danrem, selalu mengingatkan kepada kita semua supaya tetap meningkatkan kewaspadaan karena

Bali Post/rah

Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, S.E.

Bali masih berpotensi menjadi target teroris. Cantiasa menegaskan dari kacamata intelijen, momentum bulan-bulan tertentu selalu menjadi atensi aparat keamanan. Untuk itu aksi terorisme harus diwaspadai dan diantisipasi. Ancaman ini bukan yang terakhir kalinya. Aksi ini selalu dilakukan dengan jeda waktu yang bisa membuat lengah dan lupa. (rah)


BANGLI

8

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Pascarevalidasi UNESCO

SOSOK

Kawasan Geopark Kembali Jadi Tempat Pembuangan Sampah Bangli (Bali Post) -

Bali Post/sos

Cenderung Meningkat

KEBIJAKAN pemerintah pusat terkait perekaman e-KTP paling lambat dilakukan sampai 30 September dinilai cukup efektif. Hal tersebut dapat dilihat dari adanya peningkatan jumlah perekaman yang cenderung meningkat dari minggu ketiga hingga keempat Agustus. ‘’Jumlah yang merekam naik sampai tiga kali lipat dari waktu sebelum adanya kebijakan itu,’’ ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangli I Nyoman Sumantra, Selasa (30/8) kemarin. Berdasarkan data yang diterimanya dari pemerintah pusat, dari sekitar 190 ribu jiwa yang wajib KTP, 26.618 jiwa belum melakukan perekaman. Guna menggenjot perekaman, cara yang digunakan masih seperti sebelumnya. Khusus untuk daerah yang jaraknya cukup jauh, seperti Kutuh, Songan dan Subaya, dilakukan dengan sistem offline, yakni petugas langsung jemput bola. Cara ini pun diklaim cukup efektif dan mampu meringankan beban masyarakat. ‘’Itu pelayanan yang dilakukan selain di kantor dinas dan UPTD. Masih sangat membantu,’’ ucapnya. Kesadaran masyarakat untuk administrasi kependudukan diharapkan tak hanya berlangsung pada saat kebijakan itu diberlakukan namun bisa secara berkelanjutan. Selain itu, masyarakat juga perlu mengubah pola pikir yakni tidak lagi memandang e-KTP sebagai sesuatu yang tidak berguna. ‘’Masih ada yang berpikir untuk apa mengurus KTP, toh juga jarang keluar. Kan tidak tahu suatu saat tertimpa musibah, saat itu bisa saja perlu KTP. Makanya itu sangat penting,’’ tandas pejabat asal Desa Siakin, Kintamani ini. (sos)

Pascarevalidasi tim asesor UNESCO, kawasan Geopark Batur kembali ‘‘dihiasi’’ dengan tumpukan sampah. Bau yang tak sedap dan kesan kumuh, mengganggu kenyamanan wisatawan. Berdasarkan pantauan, tumpukan sampah salah satunya berada di kawasan geopark Jalur Kedisan-Toya Bungkah. Jenis sampah bervariasi mulai dari sampah organik, plastik hingga pecahan botol. Hal tersebut sangat mengganggu kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Apalagi saat berembus angin kencang, bau busuk tak dapat dihindarkan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangli I Wayan Adnyana saat dikonfirmasi menjelaskan, sampah-sampah tersebut sengaja dibuang oleh masyarakat yang tak bertanggung jawab. Dia berdalih sudah mengambil tindakan guna mengantisipasi hal itu, salah satunya pemantauan secara rutin. Akan tetapi, jumlah petugas yang tergolong sedikit mengakibatkan tidak seluruh titik bisa dipantau. ‘’Kami sudah maksimal sekali mengelola itu (geopark-red). Petugas juga rutin memantau,’’ ujarnya saat ditemui dalam acara Aksi Sapta Pesona di Desa Undisan, Tembuku, Selasa

(30/8) kemarin. Guna menangani masalah sampah di kawasan geopark, Adnyana mengaku akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait. Dia pun mengingatkan, kawasan geopark menjadi pendukung penting sektor pariwisata Bangli, khususnya daerah Kintamani. Oleh karenanya masyarakat juga memiliki kewajiban untuk melakukan pemeliharaan dan bukan justru melakukan perusakan. ‘’Kami sudah sering minta masyarakat, jaga geopark ini. Tapi masih saja ada seperti ini,’’ tegasnya. Terlepas dari hal itu, mantan Kepala Kantor Perizinan Bangli ini mengklaim kondisi geopark mendapat apresiasi dari tim assessor UNESCO saat melakukan revalidasi beberapa waktu lalu. Sejumlah masyarakat yang sebelumnya bergelut di bidang penambangan sudah bisa beralih ke pekerjaan lain, salah satunya eco tourism. ‘’Positif tanggapannya untuk geopark ini,’’ imbuhnya. Sementara itu, Wakil Bu-

Bali Post/sos

SAMPAH - Tumpukan sampah di kawasan Kaldera Batur, Kintamani. Kondisi ini sangat mengganggu kenyamanan wisatawan. pati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengungkapkan tumpukan sampah tersebut mengindikasikan kesadaran sejumlah masyarakat masih rendah. Oleh karenanya, pembinaan akan dilakukan secara berkelanjutan. Demikian juga dengan gerakan Sapta Pesona

Bali Post/ina

PERTEMUAN - Pansus Aset DPRD Bangli, Selasa (30/8) kemarin, menggelar pertemuan dengan tokoh adat dan seluruh kepala sekolah di Kecamatan Tembuku.

keinginan untuk menjadikan objek wisata andalan Bangli ini berkelas dunia bisa terwujud. ‘’Dengan itu secara otomatis dampaknya untuk daerah akan lebih besar. Makanya ini perlu didukung masyarakat, terutama yang ada di sekitar kaldera,’’ tandasnya. (kmb45)

Jelang Galungan, Permintaan Bambu Penjor Melonjak Bangli (Bali Post) Jelang hari raya Galungan, petani bambu di Desa Kayubihi Bangli mengaku kewalahan menghadapi permintaan akan bambu penjor. Permintaan tak hanya datang dari konsumen di wilayah Bangli, tetapi juga dari beberapa kabupaten lain. Perbekel Desa Kayubihi I Ketut Widiana yang juga petani bambu di desa penghasil kerajinan sokasi ini mengatakan, permintaan pasar terhadap bambu penjor sudah mulai mengalami lonjakan sejak setengah bulan terakhir. Selain dari wilayah Bangli, banyak permintaan dari beberapa kabupaten lain-

Belum Bersertifikat, Sejumlah Lahan Sekolah di Tembuku

Bangli (Bali Post) Pansus Aset DPRD Bangli, Selasa (30/8) kemarin, menggelar pertemuan dengan tokoh adat dan seluruh kepala sekolah di Kecamatan Tembuku. Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa sampai sekarang masih ada beberapa lahan sekolah yang belum memiliki sertifikat. Terkait hal itu, dewan pun akan mendorong pengalokasian anggaran pembuatan sertifikat. Dikoordinir Ketua Pansus Aset Made Sudiasa, pertemuan yang berlangsung di aula kantor Camat Tembuku kemarin juga dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora). Selain di Tembuku, pertemuan serupa juga digelar sebagian anggota Pansus Aset di Kecamatan Bangli. Sudiasa saat ditemui usai kegiatan menjelaskan, temuan yang paling banyak di Kecamatan Tembuku yakni masalah aset yang bernilai tidak wajar. Sedangkan aset tanah hampir 95 persen tuntas, hanya beberapa masih menunggu surat pernyataan Hak Guna Pakai. Terkait hal tersebut Pansus Aset menyarankan Pemkab untuk sesegera mungkin menerbitkan model Hak Guna Pakai. Didampingi sejumlah anggota pansus lainnya, Sudiasa juga mengakui bahwa masih ada beberapa lahan sekolah di Tembuku yang belum bersertifikat. Akan tetapi, menurut Sudiasa kondisi itu tidak menjadi persoalan serius. Karena beberapa lahan sekolah yang belum bersertifikat, telah ada penukarnya. ‘’Selama ini juga tidak ada tuntutan dari pihak lainnya. Hanya sekarang, kaitannya dengan sertifikat itu menjadi tugas Pemkab untuk sesegera mungkin mensertifikatkan kalau mau persoalan itu clear,’’ terangnya. Pihaknya di DPRD mengaku akan mendorong pengalokasian anggaran dalam kaitan pembuatan sertifikat. Pihaknya juga akan mendorong penganggaran jika harus dilakukan penelusuran aset termasuk menuntaskan aset yang bernilai nol. ‘’Kita juga nanti akan berbicara dengan BPN terkait mekanisme pensertifikatan tanah yang bermasalah. Misalnya, tanah SMA 1 Tembuku di Undisan. Kita akan bicara lagi dengan BPN mudah-mudahan BPN bisa bantu sehingga sertifikat bisa diterbitkan,’’ ujarnya. (kmb40)

seperti yang diselenggarakan di Desa Undisan. ‘’Kalau ada lagi hal seperti itu, tentunya pembinaan akan kami lebih galakkan lagi,’’ katanya. Dia juga menyebutkan, pada 2017 penataan kawasan geopark menjadi salah satu program prioritas. Diharapkan,

nya seperti Denpasar dan Gianyar. Dalam sehari, rata-rata dirinya bisa mengirim bambu hingga 300 batang baik untuk wilayah Bangli maupun luar Bangli. Saking banyaknya permintaan, dia pun mengaku kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar. ‘’Saking banyaknya permintaan, ada beberapa permintaan yang tidak bisa saya penuhi,’’ kata Widiana, Selasa (30/8) kemarin. Widiana mengatakan, bambu yang biasa dijualnya ke pengepul berukuran sekitar 7,5 hingga 8 meter. Bambu yang dijualnya tersebut biasanya

disesuaikan dengan permintaan konsumen kebanyakan. ‘’Masyarakat sekarang tidak hanya bikin penjor, tapi dihias. Sehingga ukuran yang banyak diminta sekitar 7,5 hingga 8 meter,’’ ujarnya. Per satu batangnya, dia menjual bambu ke pengepul dengan harga berkisar Rp 18 ribu. Menurut Widiana, tingginya permintaan warga terhadap bambu dikarenakan hampir sebagian besar warga saat ini praktis. Masyarakat sekarang enggan mencari bambu sendiri. ‘’Hal inilah yang menyebabkan tingginya permintaan bambu,’’ ujarnya. (kmb40)

Dapat Bantuan Komputer dari Pusat

Tahun Depan SMAN 1 Bangli Siap Gelar UNBK

Bali Post/ina

BAMBU - Jelang hari raya Galungan, permintaan akan bambu penjor meningkat tajam. Para petani bambu pun mengaku kewalahan memenuhi permintaan konsumen.

Bangli (Bali Post) SMAN 1 Bangli menyatakan kesiapannya menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2017. Hal ini menyusul adanya bantuan senilai Rp 200 juta dari Sub Direktorat Sarana dan Prasarana Kementerian Pendidikan untuk pembelian komputer. Wakasek Kurikulum SMAN 1 Bangli Putu Lianata mengatakan, selama ini SMAN 1 Bangli belum bisa menggelar UNBK karena keterbatasan sarana komputer. Jumlah komputer yang dimiliki hanya 35 unit. Karena keterbatasan tersebut, pihaknya pun mengajukan proposal ke Sub Direktorat Sarana dan Prasarana Kementerian Pendidikan. Oleh pihak

Kementerian, proposal tersebut direspons. ‘’Kami sempat dipanggil untuk di-review proposalnya belum lama ini. Setelah itu kami juga di-bintek,’’ terangnya. Bantuan yang diberikan kementerian senilai Rp 200 juta yang berupa 20 unit komputer, satu server dan jaringan internet. Dengan adanya bantuan tersebut maka total jumlah komputer yang dimiliki SMAN 1 Bangli akan menjadi 55 buah. ‘’Sebagaimana persyaratan UNBK, jumlah komputer yang harus dimiliki sekolah sepertiga dari jumlah siswa. Dengan jumlah siswa kami yang akan ikut ujian nanti 251 orang, maka jumlah komputer yang harus ada yakni sebanyak 84

komputer,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk memenuhi kekurangan tersebut, sebagaimana saran dari pusat, pihaknya nantinya diperbolehkan meminjam laptop milik orangtua siswa ataupun guru. Namun, laptop yang dipinjam tersebut spesifikasinya sesuai dengan yang telah ditentukan. ‘’Nanti sebelum dipakai akan di-setting di sekolah,’’ terangnya. Disinggung mengenai alasan utama SMAN 1 Bangli harus menggelar UNBK, Lianata mengatakan, untuk menunjukkan integritas dan kejujuran siswa. ‘’Di samping itu, sekolahsekolah mantan RSBI saat ini memang diharuskan menggelar UNBK,’’ ujarnya. (kmb40)

Dari Pertemuan Pemantapan Rencana Pengembangan KLA

Undang-undang Perkawinan Dinilai Perlu Direvisi Bangli (Bali Post) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sudah layak untuk direvisi. Alasannya, karena usia perkawinan yang diatur tergolong muda, terutama untuk kaum perempuan. Hal tersebut menjadi salah satu pemicu cukup tingginya angka kematian bayi atau ibu melahirkan. Hal itu diungkapkan Ketua Assosiasi Mediator Bali, I Wayan Sutena, S.H., di sela-sela pertemuan pemantapan rencana pengembangan Kabupaten Layak Anak (KLA) bersama Badan Perberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Bangli beserta perwakilan sejumlah SKPD, Selasa (30/8) kemarin. Dijelaskan Sutena, Undangundang perkawinan tersebut menjadi topik yang perlu dibicarakan lebih lanjut. Salah satu syarat perkawinan yakni hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun dan pihak perempuan sudah mencapai umur 16 tahun. Batas usia tersebut dipandang tidak sesuai lagi

dengan kondisi saat ini lantaran dinilai terlalu muda dan masih di bawah umur. Dalam hal kesehatan, batas usia itu menjadi salah satu pemicu adanya bayi meninggal saat baru lahir maupun ibu meninggal saat melahirkan. ‘’Kematian ibu dan bayi ini yang menjadi atensi,’’ ujarnya didampingi Assosiasi Advokat Indonesia Nyoman Darma Prasetya. Menikah di usia terlalu muda, kata dia, juga akan berdampak pada pola pikir yang cenderung belum siap menerima hal-hal yang tergolong berat, salah satunya kondisi ekonomi. Hal itu akan memicu terjadinya perceraian. Menyikapi persoalan ini, Sutena menyebutkan, undang-undang tentang perkawinan perlu direvisi, menyesuaikan dengan hukum perdata yang mengatur pernikahan itu minimal perempuan berusia 18 tahun. Demikian juga halnya jika terjadi kekerasan dalam rumah tangga yang mendapat perlindungan juga minimal usia 18 tahun. ‘’Kami amati sekarang kan ada semacam tumpah-tindih.

Undang-undang itu tidak sama dengan yang lainnya. Sesuai pertemuan, itu (undang-undang-red) perlu direvisi,’’ katanya. Mencegah adanya pernikahan di bawah umur, yang berperan tak hanya pemerintah kabupaten. Pemerintah desa, bendesa maupun klian perlu turut terlibat, salah satunya dengan menerapkan tertib administrasi. ‘’Jangan sampai pernikahan di bawah umur ini merajalela. Sebab itu sangat merugikan, terutama untuk yang bersangkutan,’’ ungkapnya. Hasil yang didapatkan dari pertemuan ini nantinya akan dikolaborasikan dengan pendapat pemerintah kabupaten lain. Jika banyak yang menginginkan adanya revisi terhadap undang-undang tersebut, maka akan disampaikan ke DPR-RI. Sementara itu, Kepala BPPKB Bangli I Ketut Kayana mengungkapkan, pernikahan di bawah umur masih ditemui, khususnya di wilayah perdesaan. Pihaknya pun belum mengetahui secara pasti penyebab munculnya hal tersebut. Dugaan sementara akibat

Bali Post/sos

PEMANTAPAN - Pertemuan pemantapan rencana pengembangan Kabupaten Layak Anak, Selasa (30/8) kemarin. pengaruh lingkungan dan tingkat pendidikan yang masih rendah sehingga berdampak pada pola pikir remaja. ‘’Penyebab ini masih kami gali. Apa sebenarnya,’’ jelasnya. Pejabat asal Banjar Sala, Desa Abuan, Susut ini mengaku sudah

melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi pernikahan dini mulai dari memberikan konseling ke sekolah-sekolah hingga sosialisasi rutin kepada masyarakat dilengkapi dengan surat edaran. (kmb45)


GIANYAR

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

SOSOK

Mobil Pengangkut Wisatawan Meledak di Tampaksiring

Harus Tepat Sasaran

RENCANA pembangunan sekolah khusus warga miskin di tahun anggaran 2017 direspons positif berbagai kalangan. Diharapkan tujuan pendirian sekolah tersebut benarbenar terwujud sehingga anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa mengecap pendidikan secara gratis. Anggota Komisi IV DPRD Gianyar Ni Made Ratnadi mengungkapkan, pihaknya mendukung rencana pendirian sekolah khusus warga miskin. Apalagi hal ini sejalan keinginan dewan. ‘’Tentu kita sangat mendukung rencana tersebut. Itu kita sudah usulkan dari dulu,’’ kata politisi PDI-P ini. Supaya tujuan pendirian lembaga pendidikan tingkat menengah itu terwujud, pihaknya mengingatkan pemerintah agar serius melakukan pendataan warga miskin. Calon siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah itu haruslah diverifikasi terlebih dahulu. ‘’Datanya harus valid. Dan anakanak dari keluarga miskin yang sekolah di sana juga jangan hanya dari satu wilayah melainkan dari seluruh Kabupaten Gianyar. Programnya harus tepat sasaran,’’ ujarnya belum lama ini. Walaupun sekolah itu diperuntukkan bagi warga miskin, Ratnadi tetap mengingatkan agar kualitas pendidikan tetap dijaga. Bahkan pihaknya berharap tenaga pengajar merupakan guru-guru lokal Gianyar yang terbaik. ‘’Ini harus dipikirkan. Kita cari tenaga terbaik karena bupati sangat serius membangun sekolah ini,’’ tegasnya. Lebih lanjut pihaknya mengaku tidak khawatir rencana pembangunan sekolah khusus warga miskin itu berbenturan dengan rencana pengalihan kewenangan SMA/SMK. ‘’Saya kira peralihan kewenangan itu tidak akan memengaruhi kebijakan pemkab. Karena pemkab yang membiayai sekolah khusus warga miskin itu nanti. Dan seperti yang kita tahu, anggaran pembangunan sekolah sudah direncanakan masuk APBD 2017. Tetapi memang teknisnya seperti apa, perlu dikoordinasikan lagi,’’ jelas Ratnadi. (ded)

Gianyar (Bali Post) Mobil pengangkut wisatawan meledak dan terbakar di Jalan Raya Ir. Soekarno Banjar Mantring, Tampaksiring, Selasa (30/8) kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang menggegerkan warga setempat itu. Menurut informasi, mobil Suzuki APV DK 1916 JW yang dikemudikan Nengah Kariarta itu mengangkut dua wisatawan asal Rusia. Mereka berangkat dari Candidasa, Karangasem sekitar pukul 09.00 wita menuju objek wisata Pura Tirta Empul, Tampaksiring. Sekitar pukul 10.00 wita, saat memasuki wilayah Desa Tampaksiring, mobil tersebut tiba-tiba mati. Sang sopir sempat berupaya menghidupkan kembali mobil tersebut. Setelah beberapa kali dicoba, mobil itu akhirnya bisa dihidupkan. Namun setelah berjalan sekitar 10 meter, mobil ini tiba-tiba mengeluarkan suara ledakan. Nengah Kariarta yang panik, langsung meminta penumpangnya keluar dari mobil. Setelah para penumpang di luar, muncul asap tebal dari bagian mesin yang diiringi dengan semburan api. Bersama sejumlah warga, Nengah Kariarta bergegas mengambil air dengan alat seadanya untuk memadamkan api. Namun, kobaran api justru semakin besar. Warga pun mulai takut akan kembali terjadi ledakan akibat semburan api melewati tangki bahan bakar mobil. Untungnya tidak berselang lama, satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Gianyar tiba di lokasi. Petugas damkar pun langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas mengarahkan tembakan air ke bagian bawah mobil. Api akhirnya bisa ditaklukkan setelah 20 menit. Polisi yang mengamankan lokasi tersebut langsung membawa mobil yang gosong itu ke Mapolsek Tampaksiring. Kapolsek Tampaksiring AKP I Gde Sudyatmaja yang dikonfirmasi hal ini memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. ‘’Mereka semua selamat, setelah kejadian mereka diangkut mobil wisata lain untuk meneruskan perjalanan,’’ jelasnya. Dugaan sementara, insiden ini terjadi karena gangguan pada radiator mobil. Namun, dugaan ini masih didalami polisi. ‘’Pemilik dan pengemudi mobil akan kita periksa lagi untuk memastikan ini, termasuk juga memeriksa izin pramuwisata mereka,’’ jelasnya. Lebih lanjut dijelaskannya, jajaran Polsek Tampaksiring, rutin membantu menyelenggarakan sidak terhadap mobil angkutan wisatawan. Hal ini dilakukan guna meningkatkan keamanan bagi para pengunjung yang masuk wilayah Tampaksiring khususnya objek wisata Tirta Empul. ‘’Sidak ini kita gelar setiap hari karena pengunjung di objek wisata Tirta Empul setiap harinya mencapai ribuan. Jadi, kita pastikan keamanan para pengunjung dari insiden yang tidak diinginkan,’’ tandasnya. (kmb35)

Curi Empat Motor, Remaja Asal Banyuwangi Diringkus Polisi

Gianyar (Bali Post) Nekat mencuri empat sepeda motor, remaja 17 tahun asal Banyuwangi diringkus aparat Reskrim Polres Gianyar. Pelaku bernisial BP ini ternyata juga residivis kasus pencurian serupa. Kini, pelaku yang sudah beraksi di wilayah Gianyar, Denpasar, Badung, hingga Klungkung ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Gianyar. Kanit I Satreskrim Polres Gianyar Ipda I G.N. Winangun, Selasa (30/8) kemarin, menjelaskan, penangkapan ini berawal dari laporan sejumlah aksi curanmor di wilayah hukum Polres Gianyar. Salah satunya aksi pencurian sepeda motor Honda Scoopy DK 6861 LQ di seputaran By-pass I.B. Mantra, Desa Saba Blahbatuh pada 8 Agustus lalu. ‘’Dari laporan ini tim buser yang melakukan penyelidikan, berhasil mendapat ciri-ciri pelaku,’’ jelasnya. Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, polisi langsung melakukan perburuan ke Banyuwangi. Hingga akhirnya pelaku berinisial BP ini berhasil diringkus di Jalan Raya Serono, Jember, lengkap dengan barang bukti sepeda motor Honda Scoopy warna hitam DK 6861 LQ dan satu helm warna putih. ‘’Pelaku kami ringkus Minggu, 28 Agustus kemarin, lengkap dengan barang bukti curian,’’ katanya. Dari hasil interogasi, BP mengaku sudah melakukan pencurian di empat lokasi. Di Badung, dia melarikan Suzuki Satria FU, di Denpasar dengan hasil curian Honda Beat hitam, di Banyuwangi hasil curiannya Kawasaki Ninja RR dan terakhir di Gianyar dengan hasil curian Honda Scoopy. Dijelaskan Ipda Winangun, pelaku beraksi dengan modus pura-pura bekerja di rumah korban. Jika ia sudah menemukan barang berharga yang bisa diambil, maka ia akan langsung beraksi. ‘’Sama seperti TKP di Desa Saba itu. Awalnya dia bekerja di sana sebagai buruh untuk beberapa hari. Saat melihat ada kesempatan, sepeda motor Scoopy itu dibawa lari,’’ bebernya. Diungkapkan, dari TKP Desa Saba tersebut, sepeda motor hasil curian langsung dibawa menyeberang Pelabuhan Gilimanuk menggunakan jalur tikus. ‘’Ternyata di Pelabuhan Gilimanuk dia menggunakan jalur tikus yakni menumpang kapal andong untuk menyeberang sehingga sepeda motor tanpa surat-surat itu bisa lolos dari seleksi petugas di sana,’’ ungkapnya. Barang bukti lainnya juga dikirim ke Banyuwangi melewati pelabuhan dengan modus serupa. Sesampainya di kampung halaman, barang hasil curian tersebut disewakan pelaku dengan kisaran harga Rp 1 juta. ‘’Yang kami amankan hanya satu barang bukti ini. Yang lainnya masih di Mapolres Banyuwangi, karena kasus ini juga akan dilanjutkan di sana,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, pihaknya mengupayakan diversi dalam penanganan kasus ini mengingat pelaku masih di bawah umur. Namun demikian, untuk sementara kasus ini diserahkan ke P2TP2A. ‘’Karena ini terkait Undang-undang Perlindungan Anak, jadi nanti akan tetap diarahkan ke diversi. Tetapi karena pelaku ini juga residivis, jadi kita pasangkan pasal 363 tentang pencurian,’’ tandasnya. (kmb35)

9

Bali Post/nik

TERBAKAR - Petugas pemadam kebakaran saat menyemprotkan air ke bagian bawah mobil yang terbakar.

Terkait Dua Oknum Satpol PP Terlibat Narkoba

Wabup Sebut Seluruh SKPD akan Disidak Gianyar (Bali Post) -

Penangkapan dua oknum anggota Satpol PP Gianyar akibat tersangkut masalah narkoba selama Agustus ini, mendapat sorotan Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra. Mahayastra, Selasa (30/8) kemarin, menegaskan, pihaknya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar akan melakukan sidak narkoba bagi jajaran Satpol PP termasuk seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Gianyar.

Menurut Mahayastra, pihaknya belum menerima laporan rinci perihal penangkapan terhadap oknum Satpol PP Gianyar yang terbelit kasus narkoba. Meski demikian, ia menegaskan akan mengambil sikap terkait kondisi ini terlebih mengingat yang dilakukan jajarannya adalah kejahatan narkoba. ‘’Ya jelas ini harus segera saya sikapi karena ini masalah narkoba yang menjadi salah satu kejahatan dengan atensi khusus dari pemerintah pusat,’’ ucapnya. Ia pun langsung berkoordinasi dengan BKD dan Kasatpol PP untuk mengambil tindakan terkait hal ini. Tindakan dua oknum anggota Satpol PP Gianyar, kata dia, sangat disayangkan. Sebab petugas Satpol PP seharusnya menjadi penegak Perda dan menjadi contoh disiplin untuk jajaran SKPD lainnya. ‘’Satpol yang seharusnya menegakkan disiplin pegawai justru dia yang berprilaku tidak baik. Jadi, ini tidak bisa

ditolerir,’’ tegasnya. Lebih lanjut ia mengaku akan berkoordinasi dengan BNN Kabupaten Gianyar untuk membantu melakukan sidak di tubuh Satpol PP. ‘’Saya akan koordinasikan dengan BNN agar membantu untuk membersihkan narkoba dari tubuh Satpol PP Gianyar,’’ ucapnya. Selain di Satpol PP, ia juga berencana menyiapkan anggaran untuk upaya antisipasi penyalahgunaan narkoba secara rutin terhadap seluruh jajaran SKPD di Kabupaten Gianyar. ‘’Saya harap sidak ini juga menyasar SKPD lain. Nanti ini juga bisa disiapkan anggaran agar bisa dilaksanakan sidak tes urine secara rutin,’’ terangnya. Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Gianyar AKBP Made Pastika menyambut baik keinginan Pemkab Gianyar untuk menggelar sidak di tiap SKPD. Apalagi menurutnya, selama ini penyalahgunaan narkoba sudah menyentuh semua kalangan.

‘’Kami siap. Sebelum ini juga sudah koordinasi dengan Bapak Bupati. Dan kami siap dipanggil kapan saja untuk melakukan sidak dengan tes urine,’’ tegasnya. Pastika juga mengaku sudah menyampaikan masalah keterbatasan alat tes urine yang dihadapi BNN Kabupaten Gianyar kepada Pemkab. Untuk hal ini, Kesbangpollinmas akan menyiapkan anggaran untuk turut serta membantu dalam pengadaan alat tes urine. ‘’Rencanannya ada bantuan alat dari Kesbangpol Gianyar. Kalau ini sudah ada, tentu kita bisa menyasar lebih banyak petugas,’’ jelasnya. Pastika menyebut sampai saat ini pihaknya sudah mendata 19 orang penyalah guna narkoba. Dia juga menyatakan sudah mendeteksi pelaku penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemkab Gianyar. ‘’Kami masih menunggu waktu, karena penyergapan ini harus tangkap tangan,’’ katanya. (kmb35)

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar Serahkan Santunan di Karangasem

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar, Selasa (30/8) kemarin, kembali menyerahkan santunan ketenagakerjaan. Kali ini, santunan diberikan kepada tenaga Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karangasem. Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos., M.AP. yang disaksikan oleh Sekda Karangasem, Kepala DKP, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Karangasem. Santunan diterima oleh ahli waris almarhum I Made Merta sejumlah Rp 27.612.730 serta Ni Wayan Montok yang telah mencapai usia pensiun sebesar Rp 3.645.900. Selain itu, santunan juga diserahkan ke ahli waris almarhum I Wayan Sumerta yang meninggal akibat kecelakaan kerja pada saat menjalani profesi sebagai buruh harian lepas pada proyek jasa konstruksi sebesar Rp 116.640.900. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati beserta jajarannya khususnya DKP atas kesempatan yang diberikan tersebut. Dia berharap san-

tunan yang diberikan itu dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Sebagaimana diketahui, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun merupakan hak seluruh warga negara Indonesia baik yang bekerja pada sektor formal maupun informal sesuai Undangundang Nomor 40 Tahun 2004. Kepedulian pemberi kerja kepada pekerja, tidak cukup hanya ditunjukkan dalam bentuk pemberian hak normatif berupa upah tetapi juga Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sehingga tenaga kerja bisa merasa aman dan nyaman saat menjalankan pekerjaannya. Disebutkan, DKP Karangasem dalam hal ini telah mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya sejumlah 518 orang dalam program BPJS Ketenagakerjaan sehingga pada saat terjadi risiko, mereka sudah mendapat santunan dan pelayanan yang layak. Selain penyerahan santunan, acara kemarin juga dirangkaikan dengan pemberian bingkisan kepada enam pegawai berprestasi dan pembagian sembako kepada seluruh pegawai dalam rangka menyambut hari raya Galungan dan Kuningan, September mendatang. (kmb25/k100)

Tahun Ini, Tujuh Calon Haji Diberangkatkan

Bali Post/nik

BARANG BUKTI - Kanit I Satreskrim Polres Gianyar Ipda I G.N. Winangun saat menunjukkan barang bukti berupa sepeda motor Scoopy yang dicuri pelaku.

Gianyar (Bali Post) Sebanyak tujuh calon haji tahun ini dari Kabupaten Gianyar dilepas secara resmi oleh Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata, Selasa (30/8) kemarin. Ketujuh calon haji ini selanjutnya akan bergabung dengan 512 jemaah calon haji dari Bali untuk menuju Tanah Suci Mekkah melalui embarkasi Bandara Surabaya, Jawa Timur. Kepala Kantor Kementerian Kabupaten Gianyar Dr. Nengah Rustini mengatakan,

rombongan haji daerah Bali langsung diberangkatkan melalui kelompok terbang (kloter) 66 Embarkasi Surabaya kemarin. Direncanakan mereka kembali ke Bali pada 12 Oktober 2016. Ketujuh calon haji dari Kabupaten Gianyar berasal dari Kecamatan Blahbatuh sebanyak dua orang, Kecamatan Sukawati sebanyak dua orang dan Kecamatan Gianyar sebanyak tiga orang. Jamaah calon haji termuda adalah Titik Handayani Kabul beru-

mur 44 tahun dari Sukawati. Sedangkan jamaah calon haji tertua bernama Dwi Ningsih Tjiptorahardjo berumur 62 tahun dari Kecamatan Gianyar. Terkait keberangkatan ini, Bupati Agung Bharata mengimbau agar para jemaah calon haji selalu bersyukur karena memperoleh kesempatan atau peluang untuk melaksanakan salah satu amanah agama. Apalagi tidak semua orang memiliki kemampuan dan kesempatan tersebut. (kmb35)

Bali Post/ist

SANTUNAN - Suasana penyerahan secara simbolis santunan ketenagakerjaan.


KLUNGKUNG

10 Ditegur Ngeber Motor

Siswa SMP Lempari Rumah Warga Semarapura (Bali Post) –

I Dewa GH (13), siswa SMP asal Desa Satra, Klungkung, bersama rekan-rekannya nekat melempari rumah milik Trisno Yuwono alias Sutris (36), warga Kampung Gelgel di Tukad Gede, Desa Gelgel, Klungkung, Senin (29/8) malam. Pelaku berhasil ditangkap warga dan dibawa ke Mapolres Klungkung untuk dilaporkan atas kasus pelemparan rumah. Sebelum kejadian, pelaku sempat ditegur warga karena menggeber sepeda motornya menggunakan knalpot brong. Dewa GH yang masih duduk di bangku SMP tersinggung. Ia pulang dan balik mengajak rekan-rekannya melakukan pelemparan sekitar pukul 21.30 Wita. Kejadiannya berawal ketika korban sedang duduk-duduk di gang rumahnya. Setelah itu datang dari arah barat dua sepeda motor yang dikendarai pelaku bersama rekan-rekannya dan langsung melempar atap dan dinding rumah Sutris menggunakan batu. Melihat hal ini, korban kemudian berteriak meminta pelaku berhenti. Dewa GH tidak menggubrisnya. Pelaku bersama kawan-kawannya langsung menancap gas motornya ke arah timur. Sesampainya di tikungan, pelaku dicegat oleh salah seorang warga bernama Fauzan (46) asal Kampung Gelgel. Dewa GH langsung dibawa ke Kantor Desa Kampung Gelgel untuk ditangani aparat desa. Korban kemudian melapor ke Mapolres Klungkung dengan membawa barang bukti sebuah batu hitam dan potongan bata merah yang dipakai melempar. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya telah memeriksa pelapor, saksi dan terlapor, termasuk menghadirkan perbekel dan orangtua terlapor. Mengingat terlapor masih di bawah umur, petugas tidak melakukan penahanan. Polisi menyerahkan persoalan terlapor kepada orangtua masing-masing untuk dibina. “Kami menempuh cara kekeluargaan karena terlapor masih di bawah umur,” jelas Wiastu Andri. (kmb)

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Goa Terpapar Sinar Matahari

Hasil Panen Sarang Burung Walet Jeblok

Semarapura (Bali Post) –

Perusahaan Daerah Nusa Kertha Kosala (PDNKK) Kabupaten Klungkung memperbaiki tangga dan mengadakan pelatihan penggunaan sabuk pengaman di sarang burung walet Goa Batu Melawang, Banjar Ceningan Kawan, Nusa Penida, Selasa (30/8) kemarin. PDNKK yang mengelola usaha tersebut melihat langsung goa yang terpapar sinar matahari akibat runtuhnya tebing di mulut goa. Kondisi ini menyebabkan hasil panen jeblok, yakni hanya 1 kg. Direktur PDNKK Klungkung I Wayan Sukadana yang memantau langsung proses perbaikan tangga hingga pembersihan sarang burung walet, cukup kaget melihat kondisi Goa Batu Melawang. Akibat runtuhnya tebing di bagian mulut, goa yang menghadap ke barat tersebut terang bendarang saat matahari ada di barat. Pembersihan dilakukan pukul 13.00-17.00 Wita. ‘’Kondisi goa tidak gelap seperti dulu. Sinar matahari masuk dan menyorot yang membuat dinding karang memutih mati,’’ kata Wayan Abri, kepala kelompok pemetik. Padahal burung walet hanya mau bersarang di tempat yang gelap. Sukadana mengatakan akan melanjutkan upaya perbaikan tangga goa dan selanjutnya melakukan pemetikan pada Oktober 2016. “Setelah perbaikan dilakukan, kami akan petik lagi Oktober mendatang dan melihat hasilnya seperti apa,” tuturnya. Hadir Asisten II Ketut Suayadnya, Kabag Ekonomi Ketut Sukla, Kepala Resort KSDA Klungkung Gusti Putu Warna, perwakilan dari Bappeda, Dispenda, Bagian Hukum dan Polres Klungkung. Suayadnya menyatakan perbaikan Goa Batu Melawang menggunakan anggaran Rp 77 juta meliputi pembuatan jembatan dan pengadaan sabuk pengaman. Ketut Sukla mengakui keterlambatan proses perbaikan yang membuat kegiatan pemetikan molor hingga akhir Agustus. Sebab, banyak kegiatan Pemkab Klungkung yang harus diutamakan seperti Semarapura Festival dan peringatan 17 Agustus. Setelah Bagian Ekonomi menganggarkan perbaikan, selanjutnya pengelolaannya diserahkan ke PDNKK Klungkung. (dwa) BERSIHKAN - Kelompok pemetik sarang burung walet memperbaiki dan membersihkan Goa Batu Melawang.

Pemanfaatan Eks Galian C

Investor Belum Ajukan Izin Lokasi Bali Post/dwa

SOSIALISASI – Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menghadapi sosialisasi hasil Mahasabha PSAK Kecamatan Nusa Penida.

PSAK Mesti Dukung Program Pemkab

Semarapura (Bali Post) –

Wakil Bupati Klungkung Made Kasta menghadiri sosialisasi hasil Mahasabha II Pratisantana Sira Arya Kanuruhan (PSAK) wilayah Kecamatan Nusa Penida, Minggu (28/8) lalu. Bertempat di Wantilan Sira Arya Kanuruhan, Desa Ped, acara ini diikuti puluhan perwakilan semeton PSAK seKecamatan Nusa Penida, Ketua Umum PSAK Pusat I Wayan Geredeg, S.H., MAP, Sekretaris Umum Ir. I Wayan Sukasta PM sekaligus Manajer Koperasi Serba Usaha Bina Pusaka, Ida Rsi Agung Siddhi Yoga, dan pengurus pusat lainnya. Dalam sosialisasi dipaparkan solusi permasalahan Kajang Pratisantana Sira Arya Kanuruhan sesuai keputusan PPPSAK Nomor 07/SK/ PSAK.P/V/2016 dan Koperasi Bina Pusaka. Menurut Sukasta, sosialisasi dimaksudkan agar paiketan Pratisantana Sira Arya Kanuruhan memahami hasil Mahasabha II yang dilaksanakan di Besakih pada 26 April 2015 lalu. Di samping itu, agar paiketan di seluruh desa adat di Nusa Penida saling mengenal satu sama lainnya. Geredeg didampingi pengurus mengungkapkan kekagumannya akan potensi pariwisata yang dimiliki Nusa Penida. Ia

mengajak semeton PSAK terus mendukung kebijakan dan program Pemkab Klungkung sehingga dapat mempercepat pembangunan infrastruktur penunjang pariwisata. Dikatakannya, pelaksanaan sosialisasi merupakan tindak lanjut dari Mahasabha II yang harus disampaikan ke seluruh kabupaten/kota se-Bali. Keputusan mahasabha yang mendesak dilaksanakan adalah koperasi dan kajang. Masalah kajang sangat mendesak karena menyangkut rasa, sebab PSAK sudah menjadi satu leluhur, yakni Brangsinga, Tangkas dan Pegatepan. “Akibat politik kerajaan pada zaman dahulu, kadang-kadang satu sama lainnya tidak saling kenal atau mungkin bermusuhan. Sekarang PSAK sudah mengetahui jati diri melalui kajang yang merupakan identitas diri mana asal usulnya atau soroh,” tutur Geredeg. Kasta yang juga pengelingsir PSAK Kabupaten Klungkung menyampaikan rasa bangganya karena PSAK tersebar ke seluruh penjuru Nusa Penida. Tercatat kurang lebih 1.500 KK dan 65 pura paibon PSAK terdapat di kecamatan ini. Wabup mendorong seluruh PSAK untuk terus menjalin komunikasi dan kebersamaan. (dwa)

Dalam Bertugas Polisi Jangan Arogan

Semarapura (Bali Post) –

Akhir-akhir ini marak terjadi tindakan kriminalitas yang dilakukan oleh oknum polisi. Untuk mengantisipasi terjadinya kasus kekerasan yang dilakukan personel Polri terhadap masyarakat, Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, S.iK. meminta jajarannya menjaga soliditas, sinergitas dan profesionalisme. Arendra Wahyudi, Selasa (30/8) kemarin, mengatakan kasus kekerasan yang dilakukan personel Polri seperti penyerangan Satpol PP oleh anggota Sabhara Polda Sulawesi Selatan dan kasus-kasus lainnya harus menjadi pembelajaran bagi anggotanya. Sebagian besar kasus kriminalitas itu disebabkan oleh kelalaian dan arogansi anggota Polri. Kapolres minta personelnya bisa bersinergi dengan seluruh

instansi dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan menghindari kasus serupa terjadi di Kabupaten Klungkung. “Seluruh personel agar bertindak profesional. Jangan arogan dan menimbulkan permasalahan, melainkan harus bisa memberikan solusi terbaik bagi masyarakat,” bebernya. Arendra Wahyudi juga memerintahkan seluruh personelnya agar bisa mengamankan tersangka, saksi dan barang bukti dari amukan masyarakat. Bila menerima penyerahan tersangka dari masyarakat atau instansi terkait, harus selalu dibuatkan BAP dan didokumentasikan. “Bila perlu bawa ke rumah sakit jika memerlukan perawatan. Mintalah visum disaksikan masyarakat atau instansi yang menyerahkan tersangka kepada polisi,” tandasnya. (dwa)

Semarapura (Bali Post) – Setelah sempat memberikan angin segar, PT Jaya Fantasi ternyata urung merealisasikan rencananya menanamkan modal Rp 900 miliar di lahan eks galian C. Hal ini diakui Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang getol berjuang untuk mengembangkan lahan seluas 300 hektar yang telah rusak tersebut. Menurut Suwirta, rencana yang disampaikan investor PT Jaya Fantasi tidak ada perkembangan berarti. Selain karena sulit melakukan pembebasan lahan, kondisi ini juga disebabkan persoalan yang terjadi di tim investor. “Belum ada kejelasan. Informasinya

ada permasalahan di internal investor,” tuturnya, Selasa (30/8) kemarin. Dikatakannya, untuk dapat mengembangkan lahan eks galian C perlu ada investor yang dapat mewadahi keinginan masyarakat. Dalam artian, investor tidak membeli lahan milik masyarakat,

melainkan dengan sistem sewa atau pembagian saham. Dengan cara ini masyarakat yang memiliki lahan masih tetap bisa mendapatkan hasil dari tanahnya. “Mereka tidak menjual tanah, tetapi tetap memiliki lahan tersebut setelah ditata oleh investor,” sebutnya.

Bupati Klungkung mengakui sudah mendapat lampu hijau dari investor yang mau menerapkan sistem tersebut. Pihaknya akan mulai melakukan inventarisasi dan sosialisasi terkait investasi ini. Selain itu, perlu komitmen pemilik lahan untuk mengembangkan lahan di eks galian C. Setelah melakukan presentasi di depan Bupati Klungkung beserta jajaran terkait rencana pemanfaatan eks galian C pada

17 Mei lalu, investor PT Jaya Fantasi tidak kunjung mengajukan izin lokasi. Padahal pihak investor berjanji segera mengajukan izin lokasi sebagai tindak lanjut izin prinsip yang telah selesai. Belum maksimalnya upaya investor melakukan pembebasan lahan diduga menjadi masalahnya. Pasalnya, dalam persyaratan pengajuan izin lokasi, pihak investor harus melampirkan luas lahan. (dwa)

Tujuh Desa Diarahkan Jadi KEP Semarapura (Bali Post) –

Pembangunan kawasan pariwisata Nusa Penida diarahkan ke dalam tujuh Kawasan Efektif Pariwisata (KEP), yaitu Lembongan, Jungutbatu, Sakti, Toyapakeh, Ped, Suana dan Ceningan. Agar ketujuh KEP bisa dikelola dengan baik, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengajak Forum Perbekel se-Kecamatan Nusa Penida yang dipimpin I Wayan Cemeng melihat langsung beberapa objek wisata yang dikelola badan pengelola di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (30/8) kemarin. Bupati Klungkung yang didampingi istri, Camat Nusa Penida, I Gusti Agung Putra Mahajaya dan Kabag Humas Protokol I Wayan Parna mengatakan, Nusa Penida harus bisa dikelola untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Potensi yang dimiliki Nusa Penida jauh lebih baik dan lebih menarik dibandingkan objek wisata di Bandung Barat. Setelah melihat destinasi wisata di kabupaten

itu, Suwirta mengatakan kawasan wisata Nusa Penida harus dikelola menggunakan badan pengelola. Banyak manfaat yang bisa dipetik dari kawasan wisata bila dikelola oleh badan pengelola. Di antaranya m ul a i d a ri p e re nca na a n akan lebih terarah, tidak seperti sekarang pembangunan kawasan Nusa Penida berkembang sendiri-sendiri. Pelaksanaan atau penerapannya tidak ada benturan antarpelaku pariwisata hingga pengawasannya yang mudah dilakukan. Ia mengimbau para perbekel melakukan persiapan dan memikirkan potensi yang terpendam di Nusa Penida sebelum dikelola badan pengelola. Apalagi kawasan Nusa Penida telah dibagi menjadi tujuh KEP. ‘’Apakah masing-masing KEP dikelola sendiri-sendiri atau kelimanya dikelola secara bersamaan. Nusa Penida harus dikelola oleh badan pengelola. Bila dikelola ego masing-masing, Nusa Penida tidak bisa berkembang maksimal,” kata Suwirta.

Bali Post/kmb

INDAH - Sejumlah tamu menikmati keindahan wilayah perairan Nusa Penida. Wayan Cemeng sangat mengapresiasi ide yang dikeluarkan Bupati Suwirta. Dengan dikelola oleh badan pengelola akan terorganisir dengan baik sekaligus menghindari persaingan tidak sehat diantara desa dan pelaku pariwisata.

“Kami akan segera mengumpulkan forum ini untuk diajak berembug dan mengambil langkah selanjutnya,” ujarnya. Ditambahkannya, kawasan non-KEP yang bisa dikembangkan sebagai pen-

dukung pariwisata adalah pertanian tanaman pangan (palawija), tanaman perkebunan (jambu mete, kemiri, jati, jarak), peternakan, rumput laut dan perikanan tangkap serta industri kecil dan kerajinan. (kmb)


Rabu Pon, 31 Agustus 2016

BULELENG

11

Lagi, Gadis di Bawah Umur Dicabuli Singaraja (Bali Post) Pelaku Made Suka Mara alias Dek Geroyoh (40) nekat mencabuli gadis di bawah umur, PJA (13). Aksi persetubuhan itu membuat keluarga korban geram kemudian melaporkan kepada pihak berwajib. Kapolsek Banjar Kompol Anak Agung Ketut Gede Sena, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, mengatakan, peristiwa persetubuhan itu dialami korban Selasa (23/8) pukul 11.00 wita, tidak jauh dari kediamannya. Korban semula datang dari sungai usai mandi. Mendadak pelaku mendekati korban, kemudian memerkosa korban di TKP dekat kebun Banjar Dinas Menaga Dusun Dencarik Banjar. Bocah yang masih kecil itu sebetulnya sudah berusaha melawan, akibat tenaganya tidak kuat menghadapi dekapan Dek Geroyoh akhirnya aksi layaknya suami istri itu leluasa dilakukan pelaku yang bejat itu. Korban sempat tidak berani memberi tahu kerabat atau orangtuanya pascakejadian yang merenggut keperawanan gadis itu. Disinyalir, pelaku mengancam korban. Akhirnya, ibu korban mencurigai perkembangan fisik dan psikis korban, apalagi ketika mandi anaknya mengerang kesakitan pada kemaluannya. Setelah ditanyai pelan-pelan, akhirnya korban mengutarakan apa sebenarnya yang menimpa

dirinya. “Bak disambar petir keluarga korban menerima pengakuan putrinya. Keluarga korban kemudian membawa anaknya ke rumah sakit di Seririt, untuk diperiksa. Betapa kagetnya, mengetahui selaput kemaluan korban sudah robek akibat gesekan benda tumpul,’’ ujarnya. Atas kejadian itulah, keluarga korban lalu melaporkan pelaku ke Polsek Banjar keesokan Senin (29/8). Kasus pemerkosaan itu kemudian dilimpahkan ke Unit PPA Polres Buleleng. Dari keterangan korban, persebutuhan tersebut dialami hanya satu kali. “Pelaku memaksa menarik tangan, mendekap bibir korban kemudian menyetubui korban,’’ ujarnya TKP kasus itu di kebun penuh semak-semak, sudah diperiksa, untuk mencari bukti-bukti tambahan. ‘’Jadi, pelaku sudah mengaku satu kali menyetubuhi korban. Kasusnya ditangani Unit PPA Polres,” jelasnya. Kapolsek mengimbau orangtua yang memiliki anak di bawah umur, anak remaja harus dijaga ekstra. Tindakan pemerkosaan semakin sering saja terjadi. ‘’Kami mengimbau orangtua supaya mengawasi anak perempuannya dalam pergaulan. Apabila ada hal-hal mencurigakan supaya diantisipasi dini, dalam kaitan mencegah aksiaksi tak senonoh yang tidak dinginkan sampai terjadi,” pintanya. (kmb34)

Pameran Direspons Positif Warga

Singaraja (Bali Post) Selama 14 hari pelaksanaan hiburan rakyat dan pameran pembangunan yang dikaitkan peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI berlangsung meriah di Lapangan Bhunana Patra Kota Singaraja. Pameran yang mendapat respons positif warga itu akhirnya ditutup Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. Senin (29/8) lalu. Pameran itu mendapat atensi positif warga karena bukan saja disajikan stan-stan kuliner, produk pertanian, juga kesenian dan hiburan musik antara lain dimeriahkan grup band Ake Buleleng, Jerry’S dan RPSG. Bupati PAS berterima kasih kepada panitia dan masyarakat

yang telah menyukseskan acara ini. “Ini menjadi wujud nyata keterbukaan informasi publik. Pemerintah open dengan informasi. Karena itu dari acara ini dapat masukan masyarakat. Hal itu menjadi catatan dan juga evaluasi agar event ini lebih baik tahun depan,” pintanya. Acara penutupan juga dihadiri Wabup dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Wakil Ketua II DPRD Made Adi Purnawijaya, Sekda Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Camat Buleleng Dewa Made Ardika, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), dan SKPD Pemkab, termasuk Ketua Panitia Drs. Ketut Suweca, M.Si. yang menyampaikan laporannya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

PENUTUPAN PAMERAN - Hiburan rakyat dan pameran pembangunan yang digelar sejak 14 hari lalu ditutup Bupati Putu Agus Suradnyana, Senin (29/8) lalu.

Siswa DO Bersedia Bersekolah

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 25 siswa di Kecamatan Gerokgak dan Seririt yang semula tidak melanjutkan alias drop out (DO), akhirnya bersedia kembali melanjutkan pendidikannya di sekolah terdekat. Kepastian ini terungkap setelah Dinas Pendidikan (Disdik) Buleleng melakukan komunikasi langsung dengan orangtua dan siswa yang masuk daftar drop out (DO) Selasa (30/8) kemarin. Aparat pendidikan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan, Gede Suyasa langsung turun ke lapangan, sekaligus pemantauan ke Posko DO di UPP Kecamatan Gerokgak dan UPP Seririt. Kadisdik Gede Suyasa mengatakan pihaknya melakukan pendekatan dengan memberi pemaha-

man pentingnya pendidikan kepada para orangtua dan juga siswa. Karena itu, mereka wajib terus bersekolah paling tidak hingga SMA/ SMK. ‘’Terkait program pendidikan dari pemerintah tidak boleh ada angka DO,’’ ujar Suyasa. Anak-anak itu kembali sekolah dengan akses sekolah terdekat dari rumah mereka. Dari Kecamatan Gerokgak sebanyak 11 anak bersedia melanjutkan ke jenjang SMP terdekat di daerahnya. Hal yang sama juga terjadi di Kecamatan Seririt yakni 14 anak bersedia masuk sekolah SMP terdekat. “Dari pendekatan yang kita lakukan sekaligus memantau posko DO yang kita buka di dua UPP ini 25 siswa akhirnya sudah bisa ditarik melanjutkan pendidikan di sekolah terdekat,” katanya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KLARIFIKASI - Komisioner Panwaslih melakukan klarifikasi terhadap dua saksi pascawarga melaporkan oknum perbekel yang menyetorkan KTP tanpa izin untuk mendukung calon perseorangan berlaga pada Pilkada 2017 mendatang.

Dalami Laporan Warga Bontihing

Panwaslih Periksa Empat Saksi

Singaraja (Bali Post) – Pascawarga Desa Bontohing, Kubutambahan melaporkan oknum Perbekel Gede AD, dengan tuduhan mengumpulkan KTP dan KK tanpa izin untuk mendukung pasangan calon perseorangan, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) melakukan klarifikasi kepada empat orang saksi. Dari klarifikasi ini, para saksi ini sebagian besar membenarkan kalau oknum perbekel telah mengumpulkan kartu identitas warganya tanpa izin. Informasi yang dikumpulkan di sekretariat Panwaslih Selasa (30/8) kemarin, menyebutkan, empat saksi itu, dua di antaranya warga yang kaluarganya telah dicuri KTP dan KK-nya. Masing-masing Ketut Wandika dan mantan Perbekel Desa Bontihing Gede Rasa. Selain itu, dua saksi lainnya merupakan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Nyoman Rencana dan anggotanya Made Arjana. Saksi ini memberikan keterangannya kepada Ketua Panwaslih Ketut Ariyani dan dan anggotanya Abubakar. Salah satu saksi Ketut Wandika usai menjalani pemeriksaan mengatakan, dia dicecar sejumlah pertanyaan seputar pengumpulan kartu identitas yang masuk dalam daftar dukungan pasangan calon perseorangan di Desa Bontihing. Dari beberapa pertanyaan itu, dia menerangkan bahwa KTP atau KK miliknya diketahui masuk dalam dokumen dukungan pasangan calon perseorangan setelah KPPS melakukan verifikasi faktual (virtual) beberapa hari lalu. Mengetahui hal itu, dia sudah meminta penjelasan ke kantor perbekel dan diakui, identitas itu dikumpulkan oknum perbekel. “Pertanyaannya banyak sekali. Saya terangkan identitas kami disetorkan oleh oknum perbekel. Kami juga sampaikan kepada Panwaslih kalau warga keberatan setelah identitasnya digunakan untuk

kepentingan politik apalagi tanpa persetujuan warga,” katanya. Saksi lainnya Gede Rasa, mantan perbekel ini mempersilakan media mengonfirmasi hasil pemeriksaan dirinya kepada komisioner Panwaslih. Namun, keterangan yang dibeberkan itu semuanya terkait pengumpulkan identitas warga oleh oknum perbekel. “Sudah semuanya saja jelaskan kepada komisioner Panwaslih,’’ ujarnya. Ketua Panwalsih Ketut Ariyani menjelaskan, klarifikasi ini sebagai tahapan lanjutan setelah pihaknya menerima laporan warga Senin (29/8) lalu. Klarifikasi saksi-saksi ini dilakukan dalam waktu tiga hari terhitung sejak laporan diterima. Untuk mengikuti aturan itu, pada tahap awal pihaknya memanggil dua saksi yakni warga dan dua saksi dari KPPS yang bertugas melakukan virtual dukungan pasangan calon perseorangan di Desa Bontihing. Dari saksi ini, yang berhasil digali sebagian besar mengarah pada perbuatan oknum perbekel yang mengumpulkan identitas warga tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. Alasan pengumpulan menurut keterangan saksi untuk kepentingan dukungan pasangan calon perseorangan yang akan berlaga pada pilkada mendatang. Kata Ariyani, keterangan saksi ini tidak menutup kemungkinan perlu ditambah saksi-saksi lainnya. Ini akan dilakukan

dalam sisa waktu yang ada. Setelah itu, pihaknya baru akan memanggil oknum perbekel sebagai pihak terlapor untuk menjalani klarifikasi. Setelah keterangan dari pihak pelapor, saksi, dan terlapor dipandang lengkap, maka Panwalsih akan menggelar pleno untuk menjatuhkan sanksi kepada pihak terlapor. Sanksi ini bisa saja menyangkut pelanggaran administrasi yang akan diteruskan kepada Bupati dan jajarannya. Sedangkan jika pelanggarannya terbukti memenuhi unsur pidana pilkada, Panwaslih akan merekomendasikan kepada pihak kepolisian. Oknum Perbekel Gede AD mengatakan, dukungan KTP dan KK yang masuk daftar pendukung calon perseorangan itu tidak diketahui siapa yang menyetorkan kepada tim sukses calon bersangkutan. Dia mengakui mengumpulkan 50 KTP warga kepada Made Arga Pynatih, yang digadang-gadang berlaga pada Pilgub Bali mendatang. Mengapa KTP itu masuk daftar pendukung calon perseorangan yang berlaga pada Pilkada Buleleng mendatang, pihaknya mengaktu tidak tahu. Sedangkan, 38 KK warga dikumpulkan juga untuk melengkapi berkas permohonan bantuan hibah bansos peternakan dari Pemprov Bali. Lalu kenapa kartu KK itu juga masuk ke dukungan calon perseorangan, lagi-lagi dirinya mengatakan tidak tahu. (kmb38)

Harus Punya Visi Tegas

KUNKER - Kepala ULP Barang dan Jasa Pemkab Buleleng Ida Bagus Surya Bratha menyerahkan cenderamata saat mengakhiri kunker di UPT P2BJ Provinsi Jawa Timur (Jatim), Selasa (30/8) kemarin.

Tambah Wawasan

ULP Pemkab Buleleng Kunker ke UPT P2BJ Jatim

PENGADAAN barang dan jasa saat ini semuanya berbasis teknologi informasi (TI). Prosedur seperti itu menuntut setiap instansi yang membidangi masalah ini, wajib meningkatkan kinerjanya secara optimal. Tidak saja menyangkut pemahaman regulasi, tetapi juga hal teknis lelang yang dilakukan secara online. Langkah-langkah itu memerlukan kemampuan peralatan dan utamanya operatornya, sumber daya manusia (SDM) yang memadai. Untuk menambah wawasan dan mencari pembanding dalam hal lelang barang dan jasa, Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Pemkab Buleleng melakukan kunjungan kerja (kunker) menyasar UPT P2BJ Provinsi Jawa Timur (Jatim) Selasa (30/8) kemarin. Selain dari ULP Barang dan Jasa kunker juga diikuti Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD). Rombongan kunker dipimpin Kepala ULP Barang dan Jasa Pemkab Buleleng Ida Bagus Surya Bharata. Rombongan diterima Kepala UPT P2BJ Ir. Yuswanto didampingi Seksi Pelayanan UPT P2BJ Badan Penanaman Modal Pemprov Jatim Setya Tegus Irianta. Lebih jauh, Surya Brataha mengatakan, kunker dimaksudkan untuk mengetahui lebih lanjut aplikasi yang digunakan UPT P2BJ dalam menunjang aktivitas pelelangan di UPT P2BJ yaitu Aplikasi Pelayanan Barang Jasa (Apel Baja) untuk

mengembangkan Sistem Informasi (SI) yang dimiliki oleh ULP Barang dan Jasa Pemkab Buleleng. Beberapa manfaat dapat diambil dengan adanya aplikasi pengajuan lelang secara online, dipercaya dapat mengatasi masalah jarak dan waktu dalam mengajukan permohonan lelang. Alasannya, beberapa lokasi SKPD yang terletak di berbagai kota. Selain itu, menghindari adanya penitipan berkas pengajuan paket lelang yang belum lengkap. Di samping itu, dapat menghemat waktu pada proses permohonan lelang hingga penyerahan hasil lelang. “Kita mencoba sharing dalam hal lelang pekerjaan, apalagi perkembangan lelang menuntut secara online, sehingga peningkatan kinerja harus kita lakukan. Semua pekerjaan yang ditendarkan di daerah harus bisa tertangani dengan baik dan mengikuti regulasi yang ada,” pintanya. Dengan adanya kunjungan kerja tersebut, kata Surya Bharata, diharapkan dapat mengembangkan SI yang dioperasikan oleh ULP Barang dan Jasa Kabupaten Buleleng dengan baik, sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ada. Selain itu, memberikan manfaat yang dapat meningkatkan kualitas pengadaan di Kabupaten Buleleng serta meningkatkan pelayanan kepada perusahaan itu sendiri. (ad1194)

Buleleng ’’Kepalanya’’ Bali, Bukan ’’Ekornya’’ Pada zaman penjajahan kolonial Belanda keberadaan Kota Singaraja, Buleleng dikenal memiliki pelabuhan terbesar. Pelabuhan Buleleng itu, menjadi ikon Kota Singaraja, karena benar-benar merupakan titik ekspor impor, tempat mengirim hasil bumi berupa cengkeh, kopi, cokelat, dan bahan baku makanan pokok ke luar daerah dan juga luar negeri. Perlu ditata bagaimanakah eks Pelabuhan Buleleng saat ini? KOTA Singaraja, Buleleng memiliki posisi sangat strategis. Kota, ini merupakan ‘’kepala’’ Pulau Bali itu sendiri, karena itu Buleleng sebenarnya bukan ekornya. Keberadaan Kota Singaraja bahkan sudah tersohor sejak masa kolonial tempo dulu. Pelabuhan Buleleng ini bukan saja dikenal kalangan pelaut di kawasan Asia Tenggara, juga Asia bahkan Eropa. Sejarawan Dr. I Made Pageh, M.Hum. mengatakan, kawasan Pelabuhan Buleleng ini benar-benar berfungsi ganda pada masa kolonial Belanda. Sektor pertanian dan perkebunan menggeliat tajam, berkat akses pengiriman lancar. Pelabuhan

Buleleng itu juga memberi masukan uang sangat lumayan dari pajak-pajak dan juga bea cukai yang diterapkan di pelabuhan itu. “Kemudian, Pelabuhan Buleleng ini lantas dipindah tahun 1971 ke Celukan Bawang. Sejak itu matilah Singaraja sebagai kota pelabuhan. Betapa tidak gula itu -- rezeki -- itu sudah berpindah. Karena semua aktivitas bongkar muat di Celukan Bawang, maka tidak banyak lagi aktivitas kelautan di Kota Singaraja itu,’’ kenang akademisi FIS Undiksha Singaraja itu, Senin (29/8). Perubahan struktur bangunan modern dewasa ini, secara selaras membuat ada evolusi perubahan visi

masyarakatnya. Padahal kultur Bali sangat concern pada konsep Tri Hita Karana, yakni membangun relasi harmonis manusia, dengan Tuhan dan juga lingkungannya. Sejak kebijakan politik pada zaman kolonial Belanda, belum ada pembenahan bangunan di eks Pelabuhan Buleleng hingga kini. Pada skup lebih luas, Bali juga berubah, akibat pertanian dan perkebunan terpinggirkan, kemudian bidang pariwisata booming. Pulau Bali dibuat artificial –tiruan – tanpa ditata dengan desain yang mengedepankan unsus-unsur alami tradisional yang lebih dominan. Malah, Belanda tempo dulu gencar mempromosikan budaya klasik dan tradisi Bali sangat kental ke berbagai belahan negara lainnya. Bisa dikenang fose-fose foto wanita Bali telanjang dada. Wisatawan tempo dulu, sangat tertarik karena keorisinalannya Bali itu sendiri. “Berkaca dari itu, mestinya

Pelabuhan Buleleng itu bisa dikembalikan pada struktur dan disain tempo dulu. Sekalian nostalgia kejayaannya sebagai ikon ekspor dan impor pada masa silam. Tinggal bagaimana mendesain secara artistik. Memang konsekuensinya, ruko bangunan modern yang kini ada di areal eks Pelabuhan Buleleng itu perlu ditata kembali, sehingga tidak ada kesan menutupi eks Pelabuhan Buleleng itu,” paparnya. Belanda yang masuk ke desa-desa sedikti membawa perubaha di sektor pendidikan. ‘’Birokrasi pemerintahan mulai terbuka, pendidikan digairahkan, minat membaca ditingkatkan, termasuk menulis dan berhitung,” tambahnya. Lalu bagaimana eks Pelabuhan Buleleng ditata kemudian? Kembali lagi menunggu ekspektasi orangorang politik, pemegang kebijakan itu sendiri. “Politik itu dibangun melalui kekuasaan.

Apabila dikehendaki keduanya baik eks Pelabuhan Buleleng maupun bandara itu bisa terwujud. Keduanya secara signifikan mampu menunjang perkembangan Buleleng lebih baik,’’ ujar Made Pageh. Karena itu, harus ada visi tegas, jangan pernah Buleleng berpikir menjadi ekor, melainkan tetap sebagai kepalanya Bali. Hanya dengan cara itu Buleleng tidak perlu lagi bertumpu dengan Bali Selatan. ‘’Suatu ketika saya yakin semua itu akan dikembalikan ke Bali Utara,” ujarnya. (dgk) PELABUHAN - Eks Pelabuhan Buleleng dulunya tempat aktivitas warga yang sangat ramai pada era kolonial Belanda. Kala itu, pelabuhan itu benar-benar berfungsi maksimal sebagai titik pusat ekspor impor perdagangan.


JEMBRANA

12

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Soal Penyesuaian OPD

Bali Post/olo

DIGARAP - Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) Rambut Siwi yang mulai digarap dengan perataan lahan dan pembongkaran.

Bangunan ACJN Rambut Siwi Diminta Gunakan ”Style” Bali Negara (Bali Post) Pembangunan Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) Rambut Siwi yang kini dalam tahap perataan lahan dan pembongkaran serta persiapan, diharapkan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Selain itu, bangunan ACJN ini nantinya diharapkan menggunakan style Bali. Tokoh masyarakat Yehembang yang juga pemangku di Pura Rambut Siwi Putu Suardana, Selasa (30/8) kemarin mengaku menyambut baik dibangunnya ACJN tersebut. Diharapkan, ACJN ini dapat menyejahterakan masyarakat. Apalagi, di wilayah itu ada Pura Dang Khayangan sebagai tempat persembahyangan seluruh umat sehingga diharapkan bersinergi dengan keberadaan pura. Sebelumnya bangunan rest area yang dibangun tahun 1995 ini mangkrak dan terbengkalai. Hal itu pun sangat disayangkan warga dan sejumlah pihak. Namun, area itu kini dijadikan ACJN dan arealnya diperluas hingga ke

pinggir jalan diharapkan bisa lebih baik. “Jangan sampai mangkrak lagi dan harus dimanfaatkan dengan maksimal,” jelasnya. Pihaknya juga berharap pembangunan yang menelan dana Rp 67 miliar itu mengutamakan kearifan lokal. Misalnya, bangunannya agar digunakan style Bali, bukan mengadopsi dari luar Bali. Apalagi, pembangunan ini menggunakan dana pusat, tentunya lebih maksimal. “Jangan nanti dana besar, malah mangkrak. Kami harapkan nanti promosi lebih ditingkatkan,” harapnya. Sementara itu, Made Sedana dari pihak rekanan PT Nindya Karya mengatakan saat ini pembangunan baru tahap persiapan dan pembongkaran. Anggaran pembangunan Rp 67,5 miliar. Pengerjaannya sampai tahun 2018. Lahannya seluas 4 hektar lebih. Nantinya, di areal ACJN ini akan dibangun gedung dan galeri, termasuk panggung serta jembatan layang menuju Pura Rambut Siwi. (kmb/kmb26)

Bupati Artha Tegaskan Tak Ada Pengurangan Pejabat

Negara (Bali Post) – Kendati akan ada perampingan dan perumpunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jembrana, tidak serta merta memangkas jumlah pejabat seperti yang terjadi di beberapa kabupaten lain. Sebab, dari rancangan yang diajukan SKPD, di Jembrana sejatinya sudah menyesuaikan. “Pejabat tidak perlu resah. Justru berharap nanti dapat jabatan. Karena jumlah jabatan bertambah,” tegas Bupati Jembrana I Putu Artha, Selasa (30/8) kemarin. Bupati Artha mengatakan daerah harus mengikuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 2016 yang muaranya untuk efisiensi dan perampingan SKPD. Namun, sejak dari awal, Kabupaten Jembrana sudah menerapkan hal tersebut. Dengan demikian, ketika daerah lain mengurangi kursi pejabat, di Jembrana justru menambah untuk

menyesuaikan. Karena itu, dengan adanya pra-OPD ini, pihaknya menegaskan para pejabat tidak perlu resah. Sejumlah kursi tambahan itu seperti sejumlah kantor yang akan naik menjadi badan dan dinas. Secara otomatis, akan ada tambahan kursi eselon pejabat untuk di badan dan dinas. Kasi menjadi Kabid dan seterusnya. Pemkab juga

sudah merancang struktur penyesuaian OPD itu dan tinggal diajukan ke DPRD Jembrana. “Kita sudah rancang. Nanti yang menentukan Dewan. Jadi tidak ada yang perlu diresahkan dari para pejabat. Yakinlah, justru akan tambah,” ujarnya didampingi Sekda Jembrana I Gede Gunadnya. Formasi saat ini, menurutnya, akan kebagian jaba-

tan. Kecuali mereka bandel. Dalam artian, pejabat itu tidak mau menjabat. Seperti berita sebelumnya, OPD Kabupaten Jembrana akan menyesuaikan dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Sejumlah SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) mengikuti peraturan itu dan akan disesuaikan menurut tipelogi. Diharapkan struktur baru itu akan diterapkan tahun 2017 nanti. Penyesuaian ini juga untuk mengisi kursi sejumlah pejabat yang akan memasuki masa pensiun tahun ini. (kmb26)

Bali Post/dok

I Putu Artha

Bali Post/olo

DITUMBUHI RUMPUT - Eks Kantor Kehutanan di Yehembang ditumbuhi rumput dan pepohonan sehingga terlihat seperti hutan.

Eks Kantor Kehutanan di Yehembang Tak Terurus Ditumbuhi Semak Belukar

Negara (Bali Post) – Eks Kantor Kehutanan di Yehembang kini terlihat ditumbuhi semak belukar. Lantaran tak terurus sejak tidak digunakan, maka kondisi kantor tersebut seperti hutan. Bahkan, atap kantor tersebut sudah rusak. Di sekitar bangunan banyak ditumbuhi gulma dan pepohonan lainnya. Sejumlah warga yang ditemui, Selasa (30/8) kemarin menyebutkan sebelumnya bangunan itu dimanfaatkan sebagai Kantor Kehutanan. Namun, sudah beberapa tahun belakangan ini tidak pernah digunakan, sehingga kondisinya seperti yang terlihat saat ini. “Dulu untuk Kantor Kehutanan, tapi sekarang tidak pernah digunakan lagi,” kata Kade Sudarma salah seorang warga. Warga tidak mengetahui pasti sejak kapan kantor itu tidak dipergunakan. Bahkan, mereka tidak mengetahui apakah kantor pindah tempat atau bagaimana. Yang pasti, di bangunan itu sama sekali tidak pernah ada aktivitas. Pantauan Bali Post kemarin, kondisi kantor memang tidak terawat dan terkesan dibiarkan. Buktinya, rumput dan pepohonan tumbuh dengan subur di sekitar bangunan. Ada dua bangunan memanjang ke belakang. Rumput dan pepohonan yang menyelimuti bahkan hingga ke halaman kantor tersebut. Dari informasi, kantor yang berada di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk ini dulunya digunakan untuk kantor polisi hutan (polhut) yang bertugas di wilayah Yehembang. Sama halnya seperti yang terjadi di eks kantor kehutanan di

Pohsanten, Mendoyo. Bangunan kantor kehutanan yang berada di sebelah gudang beras itu juga jarang digunakan hingga ditumbuhi rumput. Tetapi kini sudah dibersihkan, sehingga fisik bangunan kantor sudah terlihat. Perbekel Yehembang I Made Semadi dikonfirmasi kemarin membenarkan bangunan di wilayah desanya itu memang dulunya merupakan kantor kehutanan. Namun, sudah lama tidak lagi digunakan sehingga terlihat terbengkalai. Pihaknya juga tidak mengetahui persis apakah kantor ini sudah dipindah ke tempat lain. Kendati di desanya tidak ada pemberitahuan, kemungkinan memang dijadikan satu dengan di Mendoyo. (kmb26)

Bali Post/kmb

RUSAK - Kondisi Jalan poros di Tangi Meyeh Berangbang, Negara rusak. Warga setempat mengharapkan segera ada diperbaikan.

Sirkuit ”Makepung” akan Ditambah di Sangkaragung Negara (Bali Post) – Masih minimnya jumlah sirkuit makepung di Jembrana, memunculkan usulan untuk menambah. Namun, usulan itu diharapkan segera terwujud dan rencananya akan menggunakan tanah aset Pemprov Bali berlokasi di Sangkaragung, Kecamatan Jembrana. Pemerintah menganggarkan dana Rp 1 miliar untuk pembangunan sirkuit makepung tersebut. Kepala Bidang Pariwisata, I Nyoman Partika, Selasa (30/8) kemarin mengatakan tahun ini masih dalam proses perataan tanah di lahan seluas 5,9130 m2. Tanah yang merupa-

kan aset provinsi ini sudah mendapat persetujuan dari Gubernur Bali. Dua hektar untuk panjang lintasan makepung dan sisanya untuk sarana prasarana penunjang. Sebelumnya, jumlah sirkuit makepung memang lebih banyak berada di bagian barat. Dari enam sirkuit, empat di antaranya di bagian barat Ijogading, yakni di Desa Tuwed, dua sirkuit di Kaliakah dan satu di Loloan Timur. Sementara, dua lainnya berada di timur Sungai Ijogading yakni Delodberawah dan Loloan Timur. Dengan adanya tambahan sirkuti di Sangkaragung ini, maka akan ada tiga sirkuit di sisi

Ijogading Timur. Dalam setiap pertandingan, selama ini mengambil lokasi secara bergiliran. Di antaranya, di Ijogading Timur dan Ijogading Barat. Ketua Sekaa Makepung Blok Ijogading Timur I Made Rentana mengatakan dengan adanya tambahan sirkuit baru di wilayah timur itu diharapkan akan memacu para sekaa makepung untuk melestarikan budaya asli Jembrana ini. Sirkuit ini nantinya juga menjadi aset pemerintah daerah dan dipayungi Perda sebagai salah satu sirkuit makepung di Jembrana. (kmb26)

Rusak Berat, Jalan di Dusun Tangi Meyeh

Negara (Bali Post) Jalan poros di Desa Berangbang Negara, khususnya Dusun Tangi Meyeh Desa Berangbang, Negara, mengalami kerusakan cukup parah. Akibat rusaknya jalan sepanjang 100 meter ini banyak pengendara motor terperosok dan jatuh. Apalagi, kondisi di jalan tersebut merupakan tanjakan dan turunan. Untuk itu, warga setempat berharap jalan tersebut segera diperbaiki. Sejumlah warga, Selasa (30/8) kemarin mengatakan kerusakan jalan itu diawali dengan retak-retak. Kemudian, lama kelamaan mengelupas dan akhirnya hancur. Kerusakan itu membuat kerikil keluar dari lobang jalan yang rusak. “Jika terjadi hujan maka akan tergenang air

dan lengket karena tanah liat,” kata beberapa warga. Salah satu warga Tangi Meyeh Ketut Sorden mengakui di jalan tersebut kerap terjadi kecelakaan. Jika warga yang melintasi jalan itu dan tidak hati-hati, maka bisa-bisa terperosok dan jatuh. “Ya harus segera ditangani. Kami berharap, pemerintah segera menindaklanjuti kerusakan jalan tersebut,” jelasnya. Sementara itu, Perbekel Berangbang Gusti Putu Supradnya yang dikonfirmasi kemarin mengatakan jalan tersebut merupakan jalan poros kabupaten dan sudah masuk dalam program kabupaten. “Tapi masih perbaikan di Pengajaran. Mungkin, setelah itu, jalan ini yang akan diperbaiki,” ungkapnya. (kmb)


KARANGASEM

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

13

Pascateror Medan

Pengamanan di Pelabuhan Padangbai Diperketat

Amlapura (Bali Post) Polres Karangasem bereaksi cepat mengantisipasi ancaman teror. Pascateror yang terjadi di Medan, Polres memperketat pengamanan di Pelabuhan Padangbai. Pada pintu masuk Bali dari sisi timur ini, Polres mempertebal personel untuk meningkatkan pengamanan. Dihubungi Selasa (30/8) kemarin, Kapolsek Kawasan Laut Padangbai Kompol I Gede Wali mengatakan, penambahan kekuatan personel memang diperuntukkan mengantisipasi aksi teror masuk dari wilayah Bali Timur. Penambahan personel langsung diterjunkan dari Polres Karangasem dan Polsek Padangbai dengan jumlah tambahan sebanyak 25 personel. Penambahan personel dilakukan sejak Jumat (26/8) lalu, dari Polres 15 orang dan dari Polsek Padangbai 10 orang. Untuk mekanisme pengamanan di Pelabuhan Padangbai, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap identitas penumpang seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Surat Izin Mengemudi (SIM), dokumen surat kendaraan lainnya seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun isi bawaan pendendara selama

masuk ke pelabuhan. Kompol I Gede Wali menegaskan, dirinya mengakui selama penambahan personel belum ditemukan adanya aksi teror di Pelabuhan Padangbai. Setelah dilakukan pemeriksaan secara ketat, hingga saat ini belum ada barang yang mencurigakan. “Penambahan personel dari Polres Karangasem ditempatkan untuk pengamanan pada siang hari sebanyak 10 personel dan 5 personel lagi untuk pengamanan penjagaan malam hari,” katanya. Selain dilakukan penambahan personel, Polres Karangasem juga melakukan penambahan berupa alat metal detector. Alat ini akan membantu pemeriksaan lebih detail bagi setiap penumpang yang datang dan keluar dari Pelabuhan Padangbai. Penambahan alat metal detector sebanyak empat buah ini untuk mencegah bahan berbahaya yang bisa masuk ke dalam pelabuhan. (kmb31) PEMERIKSAAN - Salah satu warga saat menjalani pemeriksaan dengan metal detector di pintu masuk Pelabuhan Padangbai, Selasa (30/8) kemarin.

Penuhi Panggilan

Oknum Pengusaha Galian C Teken Surat Pernyataan

Amlapura (Bali Post) – Dua oknum pengusaha galian C yang membandel dari Kecamatan Selat, Karangasem, Rabu (30/8) kemarin, memenuhi surat panggilan Tim Yustisi Pemkab Karangasem. Mereka pun menandatangani surat pernyataan bersedia tidak mengulangi perbuatannya. Kepala Satpol PP Karangasem Iwan Suparta menyampaikan itu, Selasa (30/8) kemarin. Sesuai pengarahan langsung dari Bupati dan Wabup Karangasem, kata dia, peraturan mesti ditegakkan. Sesuai Perda nomor 17 tahun 2012 tentang RTRW Karangasem, di wilayah yang bukan zona penggalian tambang galian C, tak diizinkan melakukan penggalian baik dengan alat berat maupun secara tradisional. Seperti diberitakan sebelumnya, ada dua pengusaha galian C tanpa izin di wilayah Sebudi yang kedapatan membandel. Mereka melakukan penggalian lagi pascadisuruh menutup usahanya karena tanpa izin. Saat didatangi Tim Yustisi beberapa hari lalu, mereka kedapatan menggali dengan alat berat, tapi kemudian kabur ke hutan. Kunci alat berat penggali diamankan. Selasa kemarin, dua oknum pengusaha galian bodong itu yakni IGL Putu dan Budi Adnyana alias Siong, usai membuat surat pernyataan tak mengulangi perbuatannya, diberikan kembali kunci alat beratnya. “Kami akan terus melakukan pemantauan ke galian C tanpa izin bersama tim termasuk dari kepolisian dan TNI. Kalau mereka tetap membandel melakukan penggalian, tentu akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku,” tegas Iwan Suparta. Sementara itu, Penasihat Asosiasi Pertiwi Agung yang bergerak di galian C, Ni Nyoman Suparni mengatakan, Senin (29/8) malam, aparat kepolisian dari Polres Karangasem melakukan penggerebekan terhadap usaha galian C tanpa izin di wilayah Yeh Bunga Desa Jungutan, Karangasem. Penggerebekan dilakukan setelah ada laporan dan desakan dari warga dan pihak pengusaha galian C yang berizin. Mereka yang berizin menuntut keadilan agar tak ada tebang pilih dalam penindakan usaha galian C, meski misalnya ada yang dibekingi oknum pejabat atau aparat. (013)

Bali Post/kmb31

Membandel, Puluhan Pedagang Ditertibkan Satpol PP

Amlapura (Bali Post) – Gara-gara membandel, puluhan pedagang digaruk dan barang dagangannya diangkut ke Kantor Satpol PP Karangasem, Selasa (30/8) kemarin. Menurut Kepala Satpol PP Karangasem, Iwan Suparta, para pedagang bandel itu ada yang berdagang di atas trotoar di depan pasar di Jalan Ksatrian, Amlapura, di tepi jalan atau di areal terminal timur. Padahal, kata Iwan Suparta, semua pedagang itu sudah diberikan tempat berdagang di basement atau lantai dasar gedung megah Pasar Amlapura

Timur. Di mana, pengudian tempat berdagang dilakukan dan dipimpin langsung Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa sehari sebelumnya, Senin

termasuk kemungkinan dikenakan tindak pidana ringan. “Kami akan terus memantau, dalam rangka menjaga ketertiban para pedagang itu. Hal itu perlu dilakukan guna menghindari kesan semrawut dan kemacetan lalu lintas. Apalagi, saat ini menjelang hari raya Galungan dan Kuningan,” tegas Iwan Suparta. (013)

Seminar Birokrat Bersih di KPPN Amlapura Narasumbernya dari KPK

PIHAK Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Amlapura, Selasa (30/8) kemarin, menggelar seminar sehari bertema “Birokrat Bersih Melayani, Tantangan di Era Teknologi Informasi’’. Salah satu narasumber seminar itu yakni Wuryono Prakoso, Deputi Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain Wuryono Prakoso, narasumber lainnya Syakran Rudi dari Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan. Seminar dibuka Kepala Kanwil DJPB Provinsi Bali Wiwin Istanti. Wiwin Istanti menyampaikan, pembangunan zona integritas telah dilakukan di KPPN Amlapura awal 2015 dan itu menjadi tonggak awal perjalanan menuju penetapan KPPN Amlapura sebagai

unit kerja dengan predikat wilayah bebas korupsi (WBK). Puncaknya, pada Pekan AntiKorupsi Desember tahun lalu, KPPN Amlapura satu-satunya wakil Kementerian Keuangan di antara sembilan unit kerja seluruh Indonesia memperoleh penghargaan WBK dari Kementerian PAN RB. “Tentunya, prestasi ini berkat dukungan seluruh pihak mitra kerja KPPN Amlapura,” ujar Wiwin. Seminar diikuti puluhan orang dari kalangan kuasa pengguna anggaran satuan kerja wilayah pembayaran KPPN Amlapura yakni dari tiga kabupaten yakni Karangasem, Klungkung, dan Bangli, pejabat Kementerian Keuangan dan pejabat Pemkab Karangasem. Moderator seminar, Kepala KPPN Amlapura Zulkarnaen Siregar. Wuryono Prakoso yang

Ahli Waris Arka Suastika Terima Santunan Rp 131 Juta Lebih dari BPJS AHLI waris I Gede Arka Suastika (36) asal Banjar Gambang, Seraya, Karangasem menerima santunan dari BPJS Bali I Cabang Denpasar di rumah ahli warisnya di lereng bukit Desa Seraya, Selasa (30/8) kemarin. Ahli warisnya yakni ayahnya, I Wayan Kari, diampingi keluarga almarhum Arka Suastika menerima santunan senilai Rp 131.196.510. Penyerahan santunan dilakukan langsung Kepala Cabang BPJS Bali I Denpasar Tonny Isprijanto didampingi stafnya. Arka Suastika yang seorang satpam bekerja di Denpasar itu meninggal setelah mengalami kecelakaan terjatuh saat hendak mengantar surat ke kantor tempatnya bertugas, beberapa bulan lalu. Ayah almarhum, Wayan Kari, dan kakak kandungnya, I Gede Arjana, mengatakan almarhum sudah diabenkan beberapa waktu lalu. Pihak ahli warisnya menyatakan sudah mengikhlaskan kematian Arka Suastika, lajang delapan bersaudara itu sebagai jalan hidupnya. Keluarga almarhum juga memohon maaf jika selama hidupnya, almarhum ada salah dalam pikiran, perkataan dan perbuatan baik yang disengaja maupun tidak. Sementara itu, Tonny Isprijanto mengatakan, santunan itu diharapkan dimanfaatkan dengan baik ahli warisnya, terutama

(29/8) lalu. Iwan Suparta menegaskan, penertiban para pedagang bandel itu sudah berdasarkan perintah atasannya. Kalau

setelah diberikan tempat berdagang lewat undian yang adil, tak ada lagi pembinaan dan pengarahan. Pedagang bersangkutan langsung diberi tindakan dan barang dagangannya diangkut. Para pedagang bandel itu nantinya diharapkan mengambil sendiri barang dagangannya ke Kantor Satpol PP. Saat itulah akan dilakukan pembinaan,

SANTUNAN - Ahli waris I Gede Arka Suastika (alm) asal Banjar Gambang, Seraya, Karangasem saat menerima santunan dari BPJS Bali I Cabang Denpasar, Selasa (30/8) kemarin. terkait cita-cita korban ataupun pernah ada wasiatnya sebelum meninggal. Almarhum Arka memperoleh atau dibayarkan klaim santunan BPJS Ketenagakerjaan, karena sebagai naker perusahaan tempatnya bekerja telah didaftarkan baik BPJS Ketenagakerjaan, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT) serta pensiunannya.

Tonny Isprijanto memerinci antara lain klaim atau santunan yang dibayarkan untuk ahli waris almarhum Arka Suastika, seperti santunan ketenagakerjaan Rp 115.800.000, santunan berkala Rp 4,8 juta dan tabungan jaminan hari tua Rp 14.396.510 serta dana pensiun Rp 472.500 karena masa kerjanya belum lama. (ad2266)

membahas birokrasi bersih dan tantangan di era teknologi informasi itu menyampaikan, perlunya kalangan birokrasi memanfaatkan teknologi dengan tepat guna. Teknologi itu di satu sisi mampu mengefisienkan anggaran dan pelayanan yang cepat. Ditambahkan, perkembangan teknologi komunikasi dan informasi begitu pesat. Teknologi itu telah membawa kepada era digital. Di lain pihak, Syakran Rudi menambahkan, seiring dengan kemajuan pola pikir manusia, penggunaan internet mulai memasuki era transaksi elektronik. (013/k100) SEMINAR - Seminar Birokrat Bersih Melayani digelar di KPPN Amlapura, Selasa (30/8) kemarin.

Jaga Lingkungan Bersih

Bupati Serahkan Sembako kepada Petugas DKP dan BLH BUPATI Karangasem IGA Mas Sumatri menyerahkan paket sembako kepada petugas kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karangasem di GOR Gunung Agung, Selasa (30/8) kemarin. Paket sembako juga diberikan untuk petugas Badan Lingkungan Hidup (BLH). Penyerahan paket sembako menjelang hari raya Galungan dan Kuningan ini juga sebagai bentuk motivasi atas kerja keras para petugas kebersihan dan petugas lingkungan seperti penjaga kebersihan kali (sungai) karena Karangasem meraih penghargaan tingkat nasional berupa Trofi Adipura Buana dan Trofi Adiwiyata di bidang kebersihan, bulan lalu. Kepala DKP Karangasem Made Suama melaporkan, total petugas DKP dan BLH yang menerima paket sembako yakni gula dan beras itu 516 orang. Mereka terdiri dari tukang sapu, sopir dan petugas angkutan sampah, tukang kebun, petugas di TPA Linggasana serta petugas lingkungan lainnya. Bupati Mas Sumatri didampingi Sekda Gde Adnya Mulyadi juga menerima secara simbolis santunan kematian dan jaminan hari tua. Santunan dari pihak lain itu diserahkan kepada dua ahli waris masing-masing Made Merta dan Ni Wayan Montok. Selain itu, bingkisan juga diberikan kepada enam tenaga DKP Karangasem yang berprestasi. Mas Sumatri yang merupakan

Bupati wanita pertama di Karangasem itu menyampaikan motivasi dan apresiasinya terhadap petugas kebersihan dan lingkungan karena sudah melakukan tugas dan fungsinya dengan baik. Ke depan, mereka diminta lebih bekerja keras dan bersungguh-sungguh menjaga kebersihan lingkungan karena kebersihan dan keindahan kota itu akan dinikmati bersama. “Kebersihan dan keindahan kota itu kebutuhan bersama. Jadi, semua pihak harus turut menjaganya karena juga akan menentukan citra dan martabat masyarakat di sekitarnya. Karena

itu, selain lingkungan pertamanan, got dan saluran air, sungai, perkantoran pemerintah dan swastanya, perlu dijaga. Kebersihan lingkungan sekitar itu mencirikan masyarakat di sekitarnya juga modern, terpelajar dan bermartabat,” paparnya. Dia menambahkan, pelaksanaan program Adipura dan Adiwiyata telah membuktikan Pemkab Karangasem dalam pengendalian lingkungan. Hasilnya, sembilan kali meraih Trofi Adipura di tingkat nasional. “Itu mesti disyukuri, tapi jangan membuat terlena dan lengah,” tandasnya. (ad1202)

SEMBAKO - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menyerahkan sembako kepada petugas DKP dan BLH, Selasa (30/8) kemarin.


TABANAN

14 Perbekel Tetapkan Harga Babi Tabanan (Bali Post) – Untuk menjaga stabilitas harga menjelang hari raya Galungan sekaligus melindungi peternak dan konsumen dari permainan harga, perbekel atau desa dinas menentukan harga jual babi hidup per kilogram. Harga ditetapkan sesuai harga pasar yang tidak merugikan peternak atau konsumen. ‘’Kebijakan ini dilakukan untuk keempat kalinya. Dengan penentuan harga ini, tidak ada yang bisa memainkan harga,” ujar Kepala Dinas Peternakan Tabanan Wayan Kotio, Selasa (30/8) kemarin. Menurut salah satu peternak babi di Tabanan, I Gusti Putu Anom Winiantara, kebijakan ini menguntungkan peternak babi karena harga jual per kilogram lebih stabil. Sebelumnya harga babi bisa turun menjadi Rp 22 kilogram dari harga biasanya Rp 24 ribu per kilogram. “Dengan penetapan kebijakan dari desa pakraman, harga babi lebih terjaga bahkan naik Rp 1.000,” katanya. Anom melanjutkan, pada Galungan kali ini harga lebih stabil dibandingkan enam bulan lalu. Perbedaannya hanya pada harga pakan yang naik. Harga pakan pabrik naik Rp 10 ribu menjadi Rp 440 per sak, empok naik sekitar Rp 15.000 dari harga Rp 165 ribu dan polar atau dedak gandum naik Rp 5.000. Sementara dedak langka karena sekarang belum musik panen harganya naik sekitar Rp 3.000. Naiknya harga pakan dengan stabilitas nilai jual tidak memberikan banyak keuntungan bagi peternak. Meski begitu, Anom menilai tetap lebih baik ditentukan oleh perbekel atau desa dinas sesuai harga standar dibandingkan harga jual turun yang berbuntut kerugian peternak. (kmb24)

Suara Tabanan Bahasa Bali Halus

Saya mengharapkan bahasa Bali halus diajarkan dan dilakukan di sekolah (TK, SD, SMP, SMA) dan perkantoran agar tidak punah. Nang Kenceng, Tabanan

Telepon Penting tabanan

Polres Tabanan Polsek Kediri Polsek Marga Polsek Kerambitan Polsek Selemadeg Polsek Pupuan Polsek Penebel Polsek Baturiti Polsek Selemadeg Timur Pemadam Kebakaran BPBD PDAM BRSU Tabanan UGD BRSU Tabanan RS Kasih Ibu Puskesmas Tabanan I

0361-812519 0361-812280 0361-8946155 0361-8943991 0361-8943669 0362-71110 0361-819194 0368-21110 0361-8509985 0361-812113 0361-7809054 0361-9311213, 0361-9311706 0361-811027 0361-819810 0361-3005757 0361-814102

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

ProdusenBPOM ’’Nakal’’ Masih Banyak Edukasi Siswa SD Lima SKPD Dipangkas Tabanan (Bali Post) Meski sempat berjalan alot, akhirnya DPRD Tabanan yang tergabung dalam Pansus X menetapkan susunan perangkat daerah. Di Pemkab Tabanan hanya akan ada 41 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dari sebelumnya 46. Lima SKPD dipangkas salah satunya Dinas Kehutanan yang kewenangannya selanjutnya dikelola provinsi, sedangkan Badan Penyuluhan/ Bapeluh kembali ke kementerian pusat. Ada juga SKPD yang dibentuk seperti Dinas Kebudayaan yang awalnya bergabung dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. “Melihat beban kerja selama ini, akan ada efisiensi meski ada dinas yang dimekarkan,” ucap Ketua Pansus X DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi usai rapat intern beberapa hari lalu. Dalam pembahasan

juga ditekankan terkait pemisahan kebudayaan dan pariwisata yang berkaitan dengan budaya dan pemasukan PAD. Dinas Kebudayaan dimasukkan ke Pasedahan Agung yang sebelumnya masuk Dinas Pendapatan. Sementara Dishub dan Kominfo dipisahkan sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 18. Terkait hasil pembahasan susunan perangkat daerah, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Provinsi Bali. “Kami akan koordinasi terkait keberadaan Badan Pengelolaan Keuangan karena selama ini d i Tabanan ad a Dinas Pendapatan dan Pasedahan Agung,” katanya. Pansus X juga menghendaki adanya dua badan pengelola keuangan, yakni Badan Keuangan dan Pendapatan serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset.

Sementara itu sejumlah SKPD yang berubah seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ditambah Perencanaan dan Penelitian. Dinas Penanaman Modal dan Perizinan ditambahkan Energi dan Sumber Daya Mineral. Dinas Sosial ditambah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Satpol PP bergabung dengan Pemadam Kebakaran. Dinas Pertanian Kantor Ketahanan Pangan dan Dinas Peternakan menjadi satu serta BRSUD Tabanan akan menjadi UPT karena berada di bawah Dinas Kesehatan. Ditemui terpisah, Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi menekankan agar tidak ada oknum yang membuka ‘‘posko’’ terkait pengisian jabatan di SKPD yang terbentuk. “Gunakan seleksi kinerja, jangan gunakan faktor kedekatan,” tegasnya. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) -

Sejak pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), peredaran barang dan jasa sepertinya sulit dibendung. Hampir seluruh produsen makanan dan minuman berlomba-lomba menawarkan produk yang dimiliki. Tidak jarang sejumlah oknum produsen melakukan aksi curang hanya untuk mengejar keuntungan semata. Ironisnya, yang kerap menjadi korbannya adalah siswa SD yang belum paham tentang makanan sehat atau tidak. Melihat kondisi tersebut, Disperindag Tabanan melalui Bidang Perlindungan Konsumen menggandeng BPOM Denpasar memberikan edukasi tentang makanan sehat di SD 5 Kediri, Selasa (30/8) kemarin. Kegiatan edukasi dan sosialisasi dikemas dengan gaya sederhana dan mudah dimengerti oleh siswa. Kabid Perlindungan Konsumen Disperindag Tabanan Ni Gusti Ayu Sri Wahyuni seizin Kadisperindag Tabanan menjelaskan, edukasi bagi siswa SD ini merupakan bagian dari program konsumen cerdas. Tahun 2016 ini disasar empat SD dan PKK Kediri. Program dilaksanakan karena melihat banyaknya peredaran barang dan jasa. “Apalagi ada MEA, banyak barang dari dalam dan luar yang belum tentu sudah sesuai dengan aturan terutama dari sudut kesehatan,” ucapnya. Di Kabupaten Tabanan sendiri masih banyak oknum produsen yang hanya mengejar keuntungan semata tanpa melihat sisi kesehatan dari produk yang ditawarkan. “Tidak hanya pembinaan kepada produsen, kami juga sasar konsumen utamanya siswa SD yang kemampuan memilih mana

yang baik masih terbatas,” jelasnya. Lewat penyampaian yang sederhana, mereka akan memahami tentang makanan sehat yang dikonsumsi sekaligus bisa membedakan warna yang sehat dan tidak. “Terkadang anak SD tergiur warna makanan atau minuman tanpa tahu apa produk tersebut sehat dikonsumsi atau tidak. Mereka kerap jadi korban para produsen nakal. Dalam sidak yang kerap dilakukan BPPOM selama ini penggunaan zat berbahaya sebagai pewarna makanan atau lainnya masih saja ditemukan,’’ kata Sri Wahyuni. Ditemui terpisah, Kadisperindag Tabanan Ida Bagus Made Wiryawan mengatakan pelajar SD kerap menjadi sasaran karena keluguannya. Biasanya dengan penjelasan yang diberikan akan lebih melekat pada anak-anak. Mereka selanjutnya diharapkan menceritakan kepada orangtua atau temannya tentang cara memilih makanan, minuman, mainan yang baik dan sesuai dengan kebutuhan serta aman dikonsumi atau dipakai. Contohnya makanan yang warnanya terlalu cerah atau mencolok, anak-anak bisa menilai kurang baik untuk dikonsumsi. (kmb28)

Bupati Eka Berwisata Religi ke Enam Tempat Suci di Bali Ditemani Bupati Karangasem Mas Sumatri

PADATNYA jadwal kunjungan dan kegiatan sebagai pemimpin daerah tidak membuat Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti lupa menyempatkan diri mengucap rasa syukur dan terima kasih ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Syukur dan terima kasih tersebut diwujudkannya melalui wisata religi sekaligus melakukan persembahyangan ke enam tempat suci di Bali, Senin (29/8). Enam tempat suci yang dituju berturut-turut Pura Dasar Buana Gelgel dan Pura Dadia Pasek Pegatepan di Kabupaten Klungkung, Pura Basukian, Pura Pedharman Pasek, dan terakhir Pura Penataran Agung Besakih di Kabupaten Karangasem. Wisata religi sebagai wujud syukur dan terima kasih atas kesehatan yang selalu diberikan oleh Tuhan, terasa sangat istimewa karena dirinya ditemani bupati

perempuan kedua di Bali, yaitu Bupati Karangasem I G.A. Mas Sumatri dan PHDI Bali. ‘’Rasanya semakin istimewa dan menambah semangat dalam berbuat bagi rakyat dan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,’’ ungkap Eka. Wisata religi kali ini bukanlah yang pertama kalinya, karena sebelumnya ia sudah sangat sering melakukannya. Bedanya kali ini dirinya pertama kali ditemani oleh sesama bupati perempuan. Hadirnya Bupati Karangasem menambah semangat Eka dalam mewujudkan pembangunan menuju masyarakat sejahtera. “Ke depan semoga kegiatan ini terus berlanjut. Kami akan lakukan wisata religi ke tempat-tempat suci lainnya di Bali dan di luar Bali,” katanya. Persembahyangan kali ini bertujuan memohon doa restu ke

hadapan Beliau (Ida Sang Hyang Widhi Wasa), karena segala bentuk kesuksesan dan karunia yang diperoleh Kabupaten Tabanan merupakan anugerah-Nya. “Semoga tetap diberikan kesehatan serta mohon tuntunan dan perlindungan supaya saya selalu bisa berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara, khususnya untuk Tabanan dan Bali,” jelasnya. Dalam melaksanakan tugas sebagai kepala daerah dan sebagai umat Hindu, sudah menjadi kewajiban mohon doa restu melalui niskala terlebih dahulu, kemudian baru ke sekala. “Semua dimulai dari keikhlasan. Ketulusan akan memberikan pikiran positif sehingga bisa berpikir tenang dan hasilnya jernih. Kalau sudah sembah bakti sujud dan yakin kepada Yang Maha Kuasa, jabatan yang kita miliki bisa berguna untuk umat,” tandas Eka. (ad1204)

PURA BESAKIH – Pura Besakih menjadi tujuan terakhir Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan rombongan dalam wisata religi ke enam tempat suci di Bali, Senin (29/8).

Warung Global

Pariwisata Seluruh Bali Harus Berbenah

TANDA TANGAN - Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. (kiri) dan Rektor Universitas Tabanan Ir. I Gede Made Rusdianta, M.Agb. berjabat tangan usai menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU, Senin (29/8).

Tamengi Tabanan dari Narkoba

BNN Kerja Sama dengan Universitas Tabanan

INDONESIA telah dinyatakan darurat narkoba. Sasaran narkoba pun kini lebih luas dan tidak hanya mengancam perkotaan tetapi juga pedesaan. Untuk mencegah peredaran narkoba terutama di kalangan generasi muda, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menjalin kerja sama dengan Universitas Tabanan. Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU dilakukan Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Polisi Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dan Rektor Universitas Tabanan Ir. I Gede Made Rusdianta, M.Agb., Senin (29/8). Gede Suastawa mengatakan, tujuan MoU tersebut untuk mengajak universitas ikut berperan serta dalam hal pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi penyalahgunan narkoba di lingkungan kampus. Ruang lingkup nota kesepahaman berkaitan dengan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, peningkatan peran organisasi kemahasiswaan dan unit kegiatan mahasiswa (UKM) dalam satuan tugas antinarkoba (Duta Anti-Narkoba), pemberian advokasi kepada dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Tabanan, pemberian materi dalam upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkoba serta pertukaran tenaga ahli dan informasi tentang metode dan teknis pencegahan penyalahgunaan narkoba. Sementara bagi Universitas Tabanan dalam rangka pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Kepala BNNP Bali juga berkesempatan menjadi narasumber. Materi yang dibawakan mengenai ‘’Jauhi Narkoba, Jadilah Insan Kampus yang Unggul, Mandiri dan Berbudaya’’. Dalam ceramah tersebut dipaparkan mengenai jenis-jenis narkoba yang saat ini beredar dan sering dikonsumsi oleh kaum muda serta ciri-ciri dan efek dari mengkonsumsi narkoba. Suastawa melanjutkan, tameng terhadap narkoba harus diperkuat terlebih karena korban narkoba terus berjatuhan. Di Bali tercatat dua orang meninggal setiap harinya, sedangkan di Indonesia 33 hingga 50 orang setiap 24 jam. “Narkoba sebagai pemicu kematian, sebab pemakainya bisa mengalami henti jantung, paru dan otak,” ujarnya. Untuk itu, BNNP Bali mengajak generasi mudah salah satunya mahasiswa untuk ikut mensosialisasikan mengenai bahaya narkoba terutama saat melakukan pengabdian masyarakat. Dari segi penelitian, mahasiswa bisa meneliti tanaman yang bisa mengobati narkoba, dampak sosial dan kepedulian masyarakat. Hal ini diharapkan bisa menurunkan permintaan dan dampak narkoba sekaligus tameng mahasiswa terhadap narkoba. (ad1203)

SEJAK era 80-an sudah ada wacana berbenah, tetapi tidak demikian yang terjadi lapangan. Jalan rusak menuju objek wisata masih saja ditemukan padahal kontribusi dari pariwisata sangat tinggi. Ini pendapat Made Yadnya di Karangasem, Kak Kenceng di Jimbaran dan Wayan Gama di Singaraja dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Pariwisata Badung Harus Terus Berbenah’’ di Radio Global FM Bali yang dipancar luaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Selasa (30/8) kemarin.

Ketiganya menyatakan, wisatawan berkunjung ke Bali diberitakan terus meningkat dan tiket masuk kerap naik dari tahun ke tahun, namun anehnya tidak diimbangi dengan pembenahan infrastruktur jalan sebagai pendukung pariwisata. Pelayanan di pintu masuk Bali

yang katanya berkelas internasional tidak jarang mendapat keluhan dari masyarakat dan tamu asing. Di tengah hingar bingar pariwisata, mereka minta bukan cuma Badung yang berbenah, tetapi juga kabupaten/kota lainnya. Mulai dari hal-hal kecil seperti

fasilitas toilet, keamanan dan kenyamanan hingga kemacetan yang tiap hari terjadi dan sering disoroti. Jika ingin berbenah, lakukan segera. Jangan buang waktu dengan hanya berbicara atau berwacana. Gede Biasa di Denpasar membenarkan apa yang dijelaskan pengopini di atas. Jika tidak aman dan nyaman akan mengurangi intensitas tamu yang datang ke Bali. Penataan yang masih amburadul dan penjambretan turis membuat ketidaknyamanan wisatawan di Bali. Seluruhnya harus berbenah, bukan hanya Badung. Menurut Ketut Dawi dan Ketut Mursi di Denpasar, wisatawan sangat rindu den-

gan kondisi Bali di era 80-an yang masih alami. Yang alami pasti tidak membutuhkan biaya banyak untuk pembenahannya, berbeda dengan keindahan yang dibuat oleh tangan manusia. Akan tetapi tidak mungkin bisa kembali ke zaman itu lagi. Sarana penunjang pariwisata sangatlah penting. Dengan melibatkan semua komponen dan pelaku pariwisatan niscaya hal itu bisa dilakukan. Yang jelas harus satu pemikiran, satu perkataan dan satu tindakan. Fera di Tabanan juga mengusulkan agar jangan hanya di Badung yang dibenahi melainkan objek wisata dan sarana penunjang pariwisata di seluruh Bali. Gusti di Renon

menambahkan, kontribusi dari sektor pariwisata sangat besar, sehingga jalan dan infrastruktur lainnya harus diperhatikan. Meskipun tidak berkorelasi langsung terhadap sektor pariwisata, Becik di Tuban ikut merasakan dampak buruk ketika Bali sepi dari wisatawan. Keamanan dan kenyamanan merupakan faktor terpenting, jadi harus mendapat perhatian utama. Harapan agar Badung bersama kabupaten lainnya dan kota di Bali berbenah juga dilontarkan Widya di Mengwitani, Wayan Agus di Nusa Dua dan Made Sena di Ubud. Mereka menilai semua kabupaten dan kota saling berkaitan. (sikha)


15

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Argentina Tanpa Aguerro

Jadwal Pertandingan Pertandingan Internasional Kamis (1/9) dini hari Estonia Rep. Ceko Norwegia Denmark Turki Albania Jerman Rep. Irlandia Jumat (2/9) dini hari Belgia Belanda Portugal Italia

vs vs vs vs vs vs vs vs

Malta Armenia Belarus Liechtenstein Rusia Maroko Finlandia Oman

vs vs vs vs

Buenos Aires -

Argentina dalam ancaman bahaya setelah penyerang Sergio Aguero, Selasa (30/8) kemarin mengundurkan diri dari tim untuk pertandingan melawan Uruguay dan Venezuela di kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan. Penyerang Juventus Paulo Dybala diharapkan bisa menggantikan Aguero dalam memimpin serangan.

Spanyol Yunani Gibraltar Prancis

Bali Post/wan

REBUT BOLA - Pemain Perseden berusaha merebut bola yang dikuasai lawannya Pro Kundalini pada babak semifinal pertandingan turnamen Liga Nusantara yang berlangsung di Lapangan Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (30/8) kemarin.

Striker Manchester City Sergio Aguero tak memperkuat timnas Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Uruguay dan Venezuela.

Penyerang Manchester City itu dan gelandang Paris Saint Germain (PSG) Javier Pastore harus absen pada pertandingan menjamu Uruguay, Jumat mendatang dan lawatan ke Venezuela lima hari kemudian. Pertandingan ini menjadi penampilan perdana pelatih Edgardo Bauza, kata Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA). “Sergio Aguero menderita cedera pada otot betis kiri dan Javier Pastore ototnya tertarik pada betis kanannya. Untuk alasan ini mereka tidak akan masuk tim Argentina untuk dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018,” kata AFA melalui situs resminya (www.afa.com.ar). Argentina, yang merupakan runner up Piala Dunia 2014 menghuni posisi ketiga klasmeen grup Zona Amerika Selatan dengan 11 angka dari enam pertandingan. Tim Tango tertinggal dua angka dari dua pemuncak klasemen Uruguay dan Ekuador.

Venezuela sementara berada di dasar klasemen. Empat tim teratas meraih tiket ototmatis ke putaran final di Rusia setelah menyelesaikan 18 pertandingan kualifikasi. Sedangkan tim peringkat kelima akan memainkan pertandingan playoff antar benua untuk memperebutkan satu tiket lagi. Aguero tampil bagus dengan koleksi tiga gol pada tiga pertandingan pertama City di awal musim kompetisi Liga Inggris ini. Tapi ia meninggalkan lapangan dengan rasa sakit pada betisnya dua menit sebelum pertandingan usai saat timnya menang 3-1 atas West Ham United, Minggu lalu. Dia juga terancam sanksi FA setelah tayangan-tayangan ulang televisi memperlihatkan dirinya menyikut tenggorokan pemain West Ham Winston Reid dalam insiden yang luput dari pengamatan wasit. Cedera itu membuat Aguero potensial

Perseden Jumpa Tunas Muda di Final

Gianyar (Bali Post) Kesebelasan Perseden Denpasar bertemu Tunas Muda Ubud pada babak final Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu (4/9) mendatang. Perseden melaju ke laga pamungkas, pascamenundukkan Pro Kundalini 4-0 (3-0), sedangkan Tunas Muda unggul tipis 1-0 (1-0) atas Perst Tabanan, Selasa (30/8) kemarin. Pada babak semifinal, Tim Laskar Catur Muka menang atas tim anggota Perseden Pro Kundalini. Gol pembuka Perseden dihasilkan lewat tandukan Agus Kayun Dwipayana menuntaskan sepak pojok Anta Wijaya Mucin. Selang dua menit, giliran Ketut Tirtanadi menjebol gawang Supriyanto, setelah menerima umpan silang. Gol ketiga kembali terjadi setelah Tirtanadi mengoyak gawang Supriyanto. Hingga turun minum, Perseden telah unggul 3-0. Di paruh kedua, Perseden menambah sebiji gol melalui gocekan Agus Kayun Dwipayana di menit ke-77. Diawali umpan terobosan Ketut Sudi Katos Artawan yang menusuk ke jantung pertahanan Pro Kundalini, kemudian bola disodorkan kepada Agus Kayun, langsung disontekkan ke gawang dan kembali memperdaya kiper Supriyanto. Sampai wasit Putu Pasek Putra (Tabanan) meniup peluit panjang, skor akhir Perseden unggul 4-0. Pelatih Perseden Nyoman Ambara mengakui, asuhannya sempat dikasari lawan, namun dibiarkan wasit. ‘’Kalau main sepak bola keras tak masalah, tetapi jangan menjurus kasar,’’ ujarnya. Karena itu, skuad Tim Laskar Catur Muka sempat terpancing emosinya. ‘’Harapan kami di final, tetap Perseden bisa memenangkan pertandingan,’’ ungkapnya. Hasil semifinal lainnya, Tunas Muda Ubud menang tipis atas Perst Tabanan 1-0, dalam laga yang dipimpin wasit Ali Bacho. Gol semata wayang kemenangan Tunas Muda, hasil sundulan Gusti Komang Merta dua menit menjelang turun minum. Kadek Sentana Adi Putra yang melakukan sepak pojok ke mulut gawang, bola lambung di-heading Gusti Komang Merta hingga memperdaya kiper Perst Suka Wirata Delem. Pelatih Tunas Muda Ubud Ida Bagus Nyoman Mahayasa menegaskan, pada laga pamungkas apa pun hasilnya di lapangan, diserahkan kepada asuhannya. ‘’Terserah anak-anak maunya apa di final, sebab manajemen membebani target hanya ke final, dan sudah tercapai,’’ terang Gus Mahayasa. (022)

Jadwal Pertandingan MInggu (4/9) Pro Kundalini vs Perst Tabanan (Stadion Dipta) pkl 16.00. Perseden vs Tunas Muda (Stadion Dipta) pkl 18.00

Barca Pastikan Messi Cedera

London Striker Barcelona Lionel Messi kembali ke Argentina namun tetap diragukan untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Uruguay dan Venezuela. Barca sendiri memastikan bahwa pemain berusia 29 tahun itu sedang berjuang melawan cedera otot di kaki kirinya. Messi ikut bermain saat timnya menang 1-0 di Athletic Bilbao di Liga Spanyol. Namun berdasarkan tes yang dilakukan pada Senin diketahui bahwa cedera itu yang membuat dia kesakitan. “Hasil tes menunjukkan bahwa Messi mengalami cedera otot di kaki kirinya, kedua tim pelayanan medis FC Barcelona dan AFA (Asosiasi Sepak Bola Argentina) sepakat terhadap laporan ini,” kata Barcelona dalam pernyataan mereka. “Pemain akan terbang ke Argentina untuk bergabung dengan timnas dan dia akan dipertimbangkan apakah bisa turun bertanding atau tidak,” tambahnya. Argentina berada di urutan ketiga dari 10 tim yang bertanding di babak kualifikasi grup Amerika Selatan dengan mengumpulkan 11 poin dari hasil enam kali bertanding, terpaut dua poin dari pimpinan klasemen Uruguay dan Ekuador. Pelatih Edgardo Bauza akan bertugas untuk pertamakali di timnas Argentina. Argentina menjadi tuan rumah pertandingan melawan Uruguay di Mendoza, Jumat, sebelum tim itu terbang ke Venezuela untuk pertandingan kualifikasi lainnya di Merida lima hari kemudian. Awal bulan ini, Messi yang telah mencetak 55 gol dalam 133 penampilan bagi tim negaranya, sempat membuat keputusan untuk mundur dari timnas setelah negaranya kalah dari Chile dalam final Copa America melalui adu penalti pada akhir Juni lalu.(afp/ant)

Bali Post/rtr

Kiper Manchester City Joe Hart.

Hart Ingin Berlaga di Italia London Kiper Manchester City Joe Hart ingin bergabung dengan klub Liga Italia Torino sebagai pemain pinjaman selama semusim. Pindah klub harus segera dilakukan jelang berakhirnya musim transfer musim panas ini. Kiper pilihan pertama Inggris itu menduduki bangku cadangan untuk tiga pertandingan pembukaan City di Liga Inggris musim ini. Sebelumnya ia telah

diingatkan manajer baru City Pep Guardiola yang mengatakan Hart dapat hengkang jika ia mau. Guardiola ingin memulai pembaruan besar-besaran di tim kota Manchester itu. Langkah itu dilakukan dari baris belakang dengan Hart yang menjadi korbannya. City dan Torino tengah mendiskusikan kemungkinan peminjaman Hart, menurut laporan media Inggris, Selasa (30/8) kemarin.

Direktur Olahraga Sporting Gianluca Petrachi mengatakan bahwa rencana peminjaman pada Hart akan ditindaklanjuti. ‘’Jika Hart maka itu bagus, jika tidak tentu saja kami akan melakukan sesuatu di bursa transfer untuk peran itu,’’ tambahnya. Torino, yang finis di urutan ke12 di liga musim lalu, telah memulai musim baru dengan mendulang tiga angka dari dua pertandingan pertamanya. (afp/ant)

Christo Melaju ke Putaran Kedua Jakarta (Bali Post) Petenis andalan Indonesia Christopher Rungkat melaju ke putaran kedua turnamen tenis Indonesia AGS-Nassau Men’s Future 2016 di kawasan Elite Club Kuningan, Jakarta, Selasa (30/8) kemarin, setelah mengalahkan petenis India Jayesh Pungliya. ‘’Saya membidik gelar juara ketiga di Jakarta demi peringkat 250 dunia,’’ kata Christo setelah meraih kemenangan 6-4, 6-1 atas Pungliya. Christo yang merupakan pemain unggulan empat dalam turnamen berhadiah total 10 ribu dolar AS itu menempati peringkat 516 dunia. ‘’Saya berusaha ingin mencapai puncak permainan pada turnamen ATP Challenger di Tiongkok dan

absen pada laga derby Manchester melawan United setelah jeda intenasional. Pastore absen saat PSG kalah 1-3 di markas Monaco awal pekan ini. AFA tidak mengatakan apakah Bauza, yang timnya sekarang hanya memiliki 25 pemain, akan memanggil pemain-pemain pengganti. Aguero direncanakan untuk memimpin serangan Argentina karena absennya Gonzalo Higuain dari skuad. Pengunduran dirinya membuka pintu bagi rekan setim Higuain di Juventus, Paulo Dybala, atau penampilan perdana timnas bagi pemain Atletico Mineiro Lucas Pratto atau Lucas Alario. Alario, yang menjadi incaran klubklub papan atas Eropa, membantu River Plate mempertahankan gelar Piala Winner Amerika Selatan pada tengah pekan. Ia kemudian mencetak gol saat timnya menang 4-1 atas Banfield pada pertandingan pembukaan musim Liga Argentina, Minggu lalu. (kmb39/afp/ant)

Vietnam. Saya berusaha menjaga penampilan pada rangkaian turnamen Indonesia Men’s Future 2016,’’ kata Christo. Dua petenis lain Indonesia Justin Barki dan Armando C. Soemarno gagal melangkah ke putaran kedua dalam turnamen tingkat Pro Circuit Federasi Tenis Internasional (ITF). Justin kalah dari petenis Taiwan Hung Jui-Chen 1-6, 2-6. Sedangkan Armando kalah dari petenis Jepang Ken Onoda 3-6, 4-6. Pertandingan putaran pertama turnamen Indonesia Men’s Future pekan ketiga itu sempat dua kali tertunda akibat hujan. Penundaan itu menyebabkan sembilan pertandingan akan berlanjut pada Rabu (31/8) ini.

Salah satu pertandingan yang tertunda adalah pertandingan antara petenis tuan rumah David Agung Susanto dengan petenis Meksiko Lucas Gomez. David unggul sementara dengan skor 6-4, 1-6, dan 4-1. Tetapi, wasit ITF Scott Ray dari Australia memutuskan penundaan pertandingan akibat hujan yang kembali turun pada pukul 17.00 WIB. Pertandingan yang tertunda akibat hujan antara lain laga antara sesama petenis Merah-Putih Arief Rahman dengan Anthony Susanto, pertandingan Aditya Hari Sasongko dengan petenis Tiongkok Weiqiang Zheng, dan pertandingan antara Fabian Ariesto Soemarno dengan petenis Jepang Masato Shiga. (ant)

Bali Post/ant

SERI KETIGA - Petenis Indonesia Christopher Rungkat mengembalikan bola ketika bertanding melawan petenis India Jayesh Pungliya pada babak pertama turnamen tenis Indonesia AGS-Nassau Men’s Future 2016 di Jakarta, Selasa (30/8) kemarin. Turnamen tenis Indonesia AGS-Nassau Men’s Future yang merupakan seri ketiga turnamen tenis Indonesia Men’s Future 2016 dengan mempertandingkan nomor tunggal dan ganda putra itu diikuti petenis dari 17 negara. Turnamen berlangsung hingga 4 September 2016 mendatang.

Penyerang Barcelona Lionel Messi.

Bali Post/rtr

Schweinsteiger Ingin Tetap Bela MU

Berlin Gelandang Bastian Schweinsteiger ingin terus bermain untuk Manchester United (MU) pada musim ini, meski manajer Jose Mourinho mengatakan pada pekan lalu bahwa mantan kapten Jerman itu tidak masuk dalam rencanarencana masa depannya. ‘’Impian saya adalah terus bermain untuk Manchester United,’’ kata pemain 32 tahun itu kepada para pewarta pada konferensi pers, Selasa (30/8) kemarin. ‘’Saya yakin pada kemampuan saya. Saya telah berbicara kepada Mourinho dan tidak memiliki masalah dengan dirinya. Saya tahu apa yang menjadi tujuan-tujuannya, namun saya juga tahu apa yang saya inginkan. Kita lihat saja apa yang akan terjadi pada September. Namun tentu saja saya tidak akan berhenti bermain sepak bola,’’ tambahnya. ‘’Sepak bola memiliki saat-saat naik dan turun. Ini merupakan bisnis yang keras dan, sayangnya, ini bukan hanya olahraga.’’ Pemain yang turut membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2014 ini mengumumkan pensiunnya dari sepak bola internasional pada Juli. Pada pertandingan persahabatan Jerman, Kamis dini hari nanti melawan Finlandia akan menjadi pertandingan ke-112 sekaligus laga terakhir untuk negaranya. ‘’Saya senang bahwa saya mendapatkan kesempatan untuk menjalani pertandingan perpisahan. Tentu saja, ini emosional,’’ ucapnya. ‘’Saya memiliki tahun-tahun indah di sini dan bersyukur untuk dapat melakukan 120 penampilan untuk Jerman.’’ Schweinsteiger bermain pada tiga Piala Dunia dan empat Piala Eropa sepanjang karier internasionalnya. Sayangnya, penampilan Schweinsteiger berakhir mengecewakan dengan kekalahan 0-2 dari Prancis di semifinal Piala Eropa 2016. (afp/ant)


OLAHRAGA

16 Lisensi PS Badung Diminta Dikembalikan

Mangupura (Bali Post) Lisensi PS Badung dikelola PT Sepak Bola Badung (SBB) sebagai persyaratan guna melakoni kompetisi divisi utama atau semipro yang mengharuskan memiliki badan usaha. Kenyataannya, kompetisi divisi utama batal digulirkan, hingga mengetuk Askab PSSI Badung untuk menarik kembali lisensi PS Badung. Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana di Kuta, Badung, Selasa (30/8) kemarin menegaskan, sejak dirinya dilantik sampai sekarang belum pernah melihat secara fisik lisensi. ‘’Tolong kembalikan lisensi PS Badung,’’ ujar pria yang akrab disapa Koming ini. Diakuinya, dalam proses pengelolaan lisensi PS Badung kepada PT SBB dipastikan ada nota kesepahaman (MoU). ‘’Sebaliknya, jika kompetisi divisi utama batal diputar, kan dikembalikan kepada Askab PSSI Badung,’’ ucapnya. Koming mengajak pihak yang berkompeten untuk bersikap transparansi apa saja isi klausul pengelolaan lisensi tersebut. Yang jelas, katanya, lisensi diperoleh dengan susah payah hingga promosi dari kasta divisi I menuju divisi utama atas biaya APBD Kabupaten Badung. Karena itu, PS Badung merupakan tim perserikatan pelat merah, bukan milik pribadi. ‘’Untuk itu, kami ingin dibuka isi perjanjian secara terang-benderang kepada masyarakat. Tujuannya, supaya publik atau insan bola di Badung mengetahui semua,’’ tutur Koming. Dia justru khawatir pengalaman sebelumnya lisensi klub Persekaba Badung dilego ke Yahukimo, Papua. ‘’Kami tak ingin lisensi PS Badung dijual lagi,’’ pesannya. (022)

Bupati PAS Lecut Semangat Atlet PON Buleleng Singaraja (Bali Post) Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S.T. melecut semangat para atlet saat melepas 24 orang yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XIX 2016 di Bandung, Jawa Barat. Kontingen Buleleng akan bergabung dengan tim Bali sebelum bertarung pada 17-29 September pekan depan. Pelepasan 24 atlet didampingi Ketua KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana beserta jajarannya. Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) menaruh apresiasi terhadap atlet Buleleng terpilih mewakili Bali dalam PON. Ia mengenjot semangat atlet supaya maksimal mengharumkan prestasi olahraga Bali di kancah nasional. ‘’Saya pribadi merasakan bangga dan getaran semangat atlet Buleleng yang akan bertanding di PON. Tidak sedikit atlet Buleleng mewakili Bali di PON ini menjadi momentum meraih prestasi olahraga di nasional,’’ ujarnya, Senin (29/8) lalu. Pihaknya mengingatkan seluruh atlet menanamkan rasa percaya diri dan mental pantang menyerah meraih juara. Atlet yang maju pada PON merupakan orang pilihan dan diharapkan mampu tampil sebagai pemenang. ‘’Prestasi dapat diraih jika mental juara ditanamkan dalam hati. Jangan pula ada beban ketika bertanding,’’ imbuhnya. Ditambahkan Ketua KONI Buleleng Nyoman Arta Widnyana, data atlet Buleleng mewakili Bali ke PON 2016 sebanyak 24 orang dan berasal beberapa cabang olahraga. ‘’Tercatat mencapai 24 orang atlet. Cabor terdiri dari atletik, balap sepeda, futsal, gulat, pencak silat, renang, sepak takraw, tarung derajat, tenis meja dan tenis lapangan,’’ tambahnya. (kmb34)

Toni Mamiri Batal Bela Jawa Barat

Bandung (Bali Post) KONI Jawa Barat kaget dengan keluarnya surat Tim Keabsahan Atlet PON XIX/2016 Jabar Nomor 039/KABSAHan-PON/VIII/2016 tertanggal 29 Agustus 2016 yang membatalkan keabsahan kepindahan atlet panjat tebing Toni Mamiri membela Jawa Barat. “Tim keabsahan atlet telah mengesahkan status kepindangan Toni Mamiri pada 16 Agustus 2016 dan pada delegate manager meeting (DRM) pada 18-19 Agustus 2016. Kami kaget dan menyayangkan karena pada 29 Agustus 2016 tim keabsahan mengubah keputusannya terkait keabsahan Toni Mamiri,” kata Ketua Tim Advokasi KONI Jabar Dr. Tugiman di Bandung, Selasa (30/8) kemarin. Menurut Tugiman, keputusan tim keabsahan itu sangat merugikan Jawa Barat yang sebelumnya telah mengantongi keabsahan atlet spesialis nomor boulder itu bahkan telah melakukan pembinaan terhadap atlet itu. Toni Mamiri sendiri telah mengikuti Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar 2015 di Kabupaten Bekasi. “Proses mutasi Toni sudah berlangsung sejak tahun 2014, dan kami sudah menempuh prosedur. Jadi tidak ada alasan keluarnya surat itu,” kata Tugiman. Tim keabsahan PON 2016 membatalkan status Toni Mamiri mengacu kepada keberatan Jateng mengacu pada keputusan BAORI nomor 09/P. BAORI/VI/2014. “Kita akan terus memperjuangkan atlet itu, bukan untuk kepentingan Jabar semata di PON XIX, tapi lebih kepada kepentingan yang lebih besar bagi nasional,” katanya. Sementara itu Jabar juga tetap memperjuangkan status karateka Imam Tauhid pada cabang karate. Seperti halnya Toni, Imam juga berasal dari Jawa Tengah. (ant)

SERVICE

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Hadapi PON, Ariana Manfaatkan Pengalaman di Rio Denpasar (Bali Post) -

Salah satu lifter PON Bali I Ketut ‘’Banat’’ Ariana baru saja pulang dari Olimpiade 2016 di Rio de Janaeiro, Brazil membela Indonesia. Meski gagal menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih di hajatan terakbar di dunia itu, namun dirinya tetap bersyukur karena banyak pengalaman yang diperolehnya di Rio sebagai modal untuk melakoni PON XIX Bandung, Jawa Barat, September 2016. ‘’Saya memang belum berasil meraih medali di Brazil. Karena saya hanya mampu mengumpulkan angkatan 145 kg. Sedangkan saat latihan di Indonesia angkatan terbaik saya 150 kg. Sedangkan peraih medali emas di Brazil angkatannya 163 kg,’’ ungkap Ariana saat latihan di GOR Permata Ubung, Denpasar, Sela-

sa (30/8) kemarin. Ariana menjelaskan, melihat hasil angkatan di Olimpiade yang belum sesuai dengan harapannya, kini dirinya terus fokus memantapkan diri guna mampu mengembalikan angkatan awal yakni 150 kg. ‘’Mental sudah tidak ada masalah. Sekarang ini saya fokus mengembalikan performance untuk meningkatkan angkatan. Saya optimis masih bisa mengamankan medali

emas di PON. Karena rata-rata angkatan di PON masih 140 kg,’’ jelas Ariana. Lifter peraih medali perunggu di PON Riau 2012 itu, saat PON nanti dirinya bakal berlaga di kelas 77 kg. Sedangkan saat PON Riau dirinya turun di kelas spesialisnya yakni 69 kg. Meski turun di kelas anyar, akan tetapi tidak ada masalah bagi n y a .

Mengingat, semua sudah dipersiapkan dengan matang atlet dan pelatih. ‘’Saya turun di kelas 77 kg karena di kelas ini peluang untuk meraih medali emas cukup terbuka. Jadi saya pilih naik ke kelas. Astungkara bisa emas di kelas baru ini,’’ harap Ariana Disinggung rival berat dirinya di PON nanti, Ariana menjelaskan beberapa daerah mempunyai lifter tangguh seperti Jatim ada Sando, Kaltim Edi dan juara bertahan Triatno. Ketiga lifter tersebut sudah mempunyai banyak pengalaman di event nasional dan internasional. Apalagi Triatno merupakan lifter peraih medali emas saat PON

Riau 2012. ‘’Edi dan Sando memang bukan atlet pelatnas. Akan tetapi keduanya atlet yang cukup senior sekali. Jelas dari segi kematangan mereka tidak usah diragukan. Sedangkan Triatno merupakan rekannya saat seleksi di pelatnas Olimpiade. Hanya dia tidak lolos ke Brazil. Meski begitu, saya bakal tetap berusaha dengan sekuat tenaga agar bisa bersaing dengan mereka dan bisa merebut medali emas seperti yang diharapkan,’’ tegas Ariana. (kmb41)

Bali Post/rtr

Lifter Indonesia Ketut Ariana saat tampil di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil.

Ekshibisi Bola Tangan Terkendala Lapangan IPSI Andalkan Nomor Artistik di Asian Games 2018

Jakarta (Bali Post) Pertandingan ekshibisi cabang olahraga bola tangan (handball) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 Jawa Barat terkendala lapangan. Meski demikian tetap dijalankan dan pelaksanaannya dilakukan sebelum pembukaan kejuaraan empat tahunan itu. Wakil Ketua Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Amarta Imran di Jakarta, Selasa (30/8) kemarin mengatakan, demi menggelar pertandingan ekshibisi ini pihaknya bekerja keras untuk mencari lapangan. Beruntung, di Bandung ada lapangan yang sesuai dengan kriteria. ‘’Kami menggunakan Lapangan Progresif karena lapangannya sesuai dengan standar yaitu 20x40 meter. Cukup sulit kami mendapatkan lapangan ini,’’ katanya di sela Pembekalan Pewarta Olahraga dalam rangka Fasilitas Manajemen Event Olahraga Tahun 2016 di PP PON Cibubur. Menurutnya, pertandingan

ekshibisi cabang bola tangan dilakukan lebih awal yaitu 2-8 September. Adapun peserta kejuaraan yang memadukan futsal dan basket ini berasal dari sembilan provinsi yang di antaranya adalah DKI Jakarta dan Papua. Pria yang juga seorang pengusaha ini menjelaskan, kesulitan lapangan sebenarnya tidak hanya terjadi saat PON 2016 saja, namun juga terjadi di hampir semua daerah yang saat ini berusaha mengembangkan cabang olahraga yang dipertandingkan di olimpiade itu. ‘’Di Jakarta saja juga susah. Ada beberapa yang sesuai dengan standar yang satu di antaranya di PP PON ini. Selain itu ada di Bogor, tetapi fasilitas pendukungnya belum memadai,’’ katanya menambahkan. Meski banyak kendala termasuk masalah sumber daya manusia, Amarta dan ABTI tetap berjuang untuk terus mengembangkan salah satu cabang olahraga tertua itu yang salah satunya dengan mengenalkan

ke sekolah-sekolah yang ada di Indonesia. Target yang dicanangkan saat ini, katanya, lebih fokus ke pengenalan dan masih mengesampingkan beberapa aturan terutama lapangan yang digunakan. Selain itu juga fokus dalam menyiapkan wasit karena untuk memimpin pertandingan bola tangan membutuhkan keahlian khusus. ‘’Misalnya lapangan belum standar, kami mengurangi jumlah pemain. Seharusnya ada tujuh pemain. Kerena demi pengenalan kami sesuaikan dengan kondisi misal dengan menggunakan empat pemain. Yang jelas sosialisasi terus berjalan,’’ katanya menegaskan. Cabang bola tangan sebenarnya sudah tidak asing di Indonesia. Pada PON 1951 di Solo, Jawa Tengah, cabang olahraga ini sudah dipertandingkan. Namun, federasi bola tangan sendiri baru dibentuk pada 2009 dan menjadi anggota KONI pada 2015. (ant)

Mangupura (Bali Post) Sekretaris Daerah (Sekda) Badung Kompyang Raka Swandika mewakili Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi melepas sebanyak 138 atlet Badung yang memperkuat kontingen Bali di PON XIX Bandung, Jawa Barat, September 2016. Pelepasan patriot olahraga itu dilaksanakan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (30/8) kemarin. Sekda Badung Kompyang Raka Swandika mewakili Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya menjelaskan, pihaknya ingin kembangkan sumber daya manusia (SDM) lewat olahraga. Karena dengan

sumber SDM yang berkualitas, nantinya akan mampu melahirkan atlet yang berkualitas. ‘’Kami harap lewat latihanlatihan yang dijalani nantinya akan mampu mengukir prestasi, karena kami yakin atlet yang kuat dan hebat akan melahirkan medali. Apalagi ajang PON merupakan pertaruhan harga diri dan prestasi di bidang olahraga,’’ ungkap Kompyang Raka Swandika saat pelepasan atlet PON, Selasa kemarin. Swandika berpesan supaya para atlet meraih prestasi. ‘’Kami harap 138 atlet Badung di PON mampu meraih medali emas untuk Bali. Karena kami akan berbangga jika juara bisa lahir

dari Kabupaten Badung. Jadi kerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk meraih prestasi terbaik,’’ jelas Swandika. Pemerintah menyiapkan uang saku untuk atlet dan pelatih sebesar Rp 2,5 juta. Dari total 138 atlet yang berangkat ke Bandung, Jabar, mayoritas dari cabor taekwondo, pencak silat, voli indoor dan renang, sepak bola. Sementara di bagian lain, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi menekankan supaya para atlet berkerja keras untuk meraih prestasi. KONI Bali sifatnya hanya mendorong para atlet untuk meraih hasil maksimal. (kmb41)

Dilepas, 138 Atlet PON Badung

SERVICE

Bali Post/kmb41

ATLET - Para atlet Badung yang memperkuat kontingan PON Bali saat berpamitan dengan Sekda Badung Kompyang Raka Swandika di Puspem Badung, Selasa (30/8) kemarin.

Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI) tetap mengandalkan nomor artistik (seni) untuk mendulang medali emas pada Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang, terbukti dari lima target tiga di antaranya nomor artistik. ‘’Ini bukan keinginan kosong. Di Asian Games nanti ada enam nomor artistik yang diperpertandingkan. Target tiga emas di sini. Untuk sisanya dari nomor tanding,’’ kata Kabid Binpres PB IPSI Tamsil Rimsal di sela Pembekalan Pewarta Olahraga dalam rangka Fasilitas Manajemen Event Olahraga Tahun 2016 di PP PON Cibubur, Jakarta, Selasa (30/8) kemarin. Menurutnya, target yang dicanangkan pada kejuaraan empat tahunan ini sudah diperhitungkan dengan kemampuan yang dimiliki kontingen Indonesia. Pada Asian Games 2018, cabang pencak silat mempertandingkan 20 nomor dan masingmasing negara dibatasi hanya mengirimkan 14 nomor. Selain itu, katanya, target yang dicanangkan juga didasarkan perkembangan pencak silat di negara-negara peserta. Khusus untuk Asia Tenggara saja, ada tiga negara yang menjadi rival berat tuan rumah terutama nomor tarung meski cabang olahraga ini berasal dari Indonesia. ‘’Yang menjadi lawan Indonesia adalah Vietnam dan Malaysia. Selain itu, Thailand.

Persaingan terus terjadi termasuk di SEA Games. Tetapi secara umum kita masih mendominasi,’’ katanya menambahkan. Demi mempersiapkan Asian Games 2018, atlet pencak silat Indonesia telah menjalani pemusatan latihan sejak akhir SEA Games 2015 lalu. Untuk menguji kemampuan, atlet yang menjalani pelatnas di Puncak, Jawa Barat ini akan menjalani beberapa kejuaraan termasuk SEA Games 2017 Malaysia. Saat ini ada 29 atlet yang terus digembleng kemampuannya. Apalagi, Indonesia dituntut untuk terus menjadi yang terbaik pada setiap kejuaraan yang diikuti meski persaingan diprediksi akan lebih ketat dibandingkan sebelumnya. ‘’Untuk meraih emas saja susah, makanya tidak ada dipikiran kami akan bagibagi medali. Kita sangat serius untuk mempersiapkan tim terbaik,’’ kata mantan pelatih timnas pencak silat Indonesia itu. Ditanya kenapa pemusatan latihan tidak dilakukan di Padepokan Pencak Silat TMII, Tamsil Rimsal mengatakan hal tersebut dilakukan untuk melakukan penyegaran karena selama ini pelatnas dilakukan di wilayah Jakarta Timur itu. ‘’Di padepokan banyak kendala terutama makanan, banyak yang jenuh. Makanya kami lakukan pelatnas di tempat yang berbeda. Semoga bisa jauh lebih baik,’’ kata Tamsil Ramsil menegaskan. (ant)

BFA Asian Baseball Championship 2016

Indonesia Kirim Tim U-18

Bandung (Bali Post) Tim nasional Bisbol U-18 Indonesia akan bertanding pada turnamen BFA Asian Baseball Championship 2016 yang dilaksanakan pada 30 Agustus - 4 September 2016 di Taichung, Taiwan. ‘’Dalam turnamen nasional maupun internasional tim senior belum bisa memberikan hasil yang terbaik, mungkin dengan kita memberikan perhatian yang khusus pada atlet junior. Langkah ini menjadi pembinaan yang berorientasi jangka panjang,’’ kata Ketua Persatuan Bisbol Sofbol Indoneia (Perbasasi) Ahmad Riza saat ditemui di GOR Padjadjaran, Bandung, Selasa (30/8) kemarin. Menurutnya, turnamen tersebut merupakan salah satu bentuk pemetaan dan pembinaan bagi para atlet bisbol junior khususnya provinsi Jabar untuk mempersiapkan

turnamen selanjutnya. Sebanyak 14 atlet dari 16 atlet Timnas Bisbal U-18 Timnas berasal dari Jawa Barat. Timnas Indonesia akan bertanding melawan tujuh negara lainnya seperti Korea Selatan, Filipina, Tiongkok, Hongkong, Jepang, Thailand dan Taiwan sebagai tuan rumah. Sementara itu, Manajer Timnas Bisbol U-18 Barkah Santosa beberapa waktu lalu mengungkapkan pada laga turnamen kali ini menargetkan untuk menaikkan peringkat bisbol di Asia yang semula berada pada peringkat ke-11. ‘’Setelah 10 tahun baru di undang lagi. Persiapan untuk turnamen di Taiwan ini kurang lebih 3 bulan karena terkendala lapangan. Sekarang kita lebih fokus untuk menaikan peringkat, mungkin yang kita bisa kejar antara Hongkong dan Thailand,’’ kata Barkah menambahkan. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

!!!5or Sopir SIM A/B1,7or Tenaga Angkat, Gaji Tinggi+U.Makan+Bonus, Mekar Abadi Bangunan Jl.By Pass Ngurah Rai 777 Jimbaran

!Dcr PRT Wnt TinggalDalam Area Kerobokan Gaji 2Jt 08123816793

Dcr 1Adm Wnt,1Laki lls SMA/SMP Lam ke Jayagiri XII No.2 Dps

Dcr Marketing Surveyor,Max25Th /D3 Jl.Merdeka T.082122769815

!Dcr Sgr Tkng Amplas/Cat Motor Hub.081338175711/8444364

!!Bth Karyawati Min SMA,Gaji Tinggi,Makmur Abadi Bgn Jl.T.Umar Barat 888 Dps

!Kurir SMU Sim C Gaji+BPJS+THR PT.Bumi Biru Jl.Kesambi Krobokan Dpn BPR Mitra 08123816794

Dcr 2House Keeping;1Supervisor HK min SMK;max 35Th;bw CV lgsg ke HK Villa Jl.Sri Rama 9B Legian Kaja-085847854026

Dcr PRT Plang Hri,Waiter/Es, Chef Asst,Jl.Danau Poso 1A Sanur 081258921925

Dicari PRT utk Pribadi, Jujur & Rajin Tlp.081353352376

A.BP.001.08.16.0002259

*Info Kerja Keluar Negri Pasti berangkat Resmi Utk Semua Umur H.081337903069,085953774417

A.BP.001.08.16.0002225

Bth cpt Kasir Pria u/Mnimarket BS komputr h.082236514888

A.BP.001.08.16.0000775

Butuh Cuci Piring Cewek Resto Baru Hub.08179755134

B.BP.141.08.16.0001170

B.BP.141.08.16.0001184

Dcr srbutan SMA Tamat, SIM A CargoSaridana V/8,089503904698 ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga Dcr: Front Office,Housekeeping Driver, Engineering, Bell Boy, Security & PRT untuk Hotel Hub: PO BOX 2005 Kuta Bali

B.BP.164.08.16.0001165

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm

B.BP.004.08.16.0001035

B.BP.166.08.16.0001185

B.BP.166.08.16.0001187

B.BP.166.08.16.0001189

B.BP.166.08.16.0001188

A.BP.001.08.16.0002077

A.BP.001.08.16.0002201

A.BP.001.08.16.0001929

B.BP.154.08.16.0001174

Dcr Adm,Gr Fis,Kim,Bio,IPS,B. Bali,B.Ing,Mat Hub.08174761592

A.BP.001.08.16.0002223

Cari tkg patrun/grading,Pengalaman min 2th Hub.089685655009

A.BP.001.08.16.0002186

Cari!! Pegawai Laundry di Sanur ada mess,makan!085102077800!!!

A.BP.001.08.16.0002183

Dcr SPG Counter utk Mthri,Gj s/d 2Jt Bw lam ke Jl.Surapati 41 Telp.082236165561

Dibutuhkan Kary utk Penjualan Syarat:1)Lulus SMA 2)Punya SIM A/B 3)Mau Kerja dilapangan.Lam ran dibawa ke PT.Gunung Slamat Jln.Kusuma Bangsa No18X,410188

Dicari Wanita bisa Masak untuk Villa Pribadi di Canggu bisa Bhs Englis.0878 537 50386

Dicari Segera Driver Berpengalaman,Pintar Inggris for Travel Hub.087860729594

B.BP.004.08.16.0001173

B.BP.004.08.16.0001162

A.BP.001.08.16.0002215

A.BP.001.08.16.0002006

Dicari Kary Usaha C’Bezt Fried Chicken Pend.SMA/SMK,Usia Max 28 thn Hub: 081238558402

A.BP.001.08.16.0002189

Dicari Tkg Patrun pengalaman, tkg jarit rayon dan kaos dan tenaga serabutan Hub.036174154 22/081353332157

A.BP.001.08.16.0002206

Dcr Security,Driver,& mekanik Mobil Berpengalaman Hub.03614719322 PT.Auto Bagus Utama

Dcr Admin u/Dps min D2 Kuasai Excel & Sopir H.081916381133

Dcr Sgr Mekanik Gaji Layak Hub 0361 486962 TUmar Brt No.18

Hotel Baru Bth P/W Gaji Tinggi +Bonus,Terbatas 082266036588

Dcr Asst Desain Grafis Pengalaman di Ilustrator,Photoshop, Corel & Indesign utk Garment E:infojob_garmen@yahoo.co.id Hp:085100050706

Dcr Sgr Staf Admin Wanita u/Garment SMA Sdrajat & Tkg Jahit+ Obras Sebanyak2nya Hub;8466632

Htl in Kuta need as a Room Boy Cook Helper, Waiter/ess and Bartender.Send CV: hrd_resort @melastibali.comJl.Padma Utara T.755971 /3009990

A.BP.001.08.16.0002249

A.BP.001.08.16.0002240

Dicri Manager & Staf Laundry Berpenglmn.Melayani Htl&Villa Lokasi Jln.Marlboro Gaji Memuaskan CV SMS 08123847123

A.BP.001.08.16.0002124

A.BP.001.08.16.0002207

A.BP.001.08.16.0001957

A.BP.001.08.16.0002097

A.BP.001.08.16.0002250

A.BP.001.08.16.0001884

Dcr CS 6orang utk Villa,Spa, Apartment.Datang langsung ke Jl.Nakula Barat 168X Legian H.088219086149

Dcr Staff Kitchen Wanita Hub. Lol Bar&Restaurant,Monkey Forest Ubud,08123622488 Cepat

A.BP.001.08.16.0002111

B.BP.120.08.16.0001159 !!!Butuh Cepat! 10 Terapis Cr AA&Prmedis u/Apotek BigBro Dcr Therapis Wnt,Gaji 2,6Jt Reflexi Pria/Wanita di renon Kurusetra Kampial 081916181256 Lebih,Seminyak 730920 Gajimenarik+Bonus+Lembur+THR A.BP.001.08.16.0002140 A.BP.001.08.16.0002000 Cr Krywn u/Resto Brpglm.Waiter Hub Telp.9002588-9002599 A.BP.001.08.16.0002194 Dcr Tukang Las & Mekanik A.BP.001.08.16.0001847 /ss & Cuci Piring Secepatnya.Lam Dcr DW Cook Helper Hub.425082/3 !!Dcr Pkrja Tuk Kerja di Aussie Ry Kuta Blok D104,087882255690 Kitchen lulusan SMK/SMU A.BP.001.08.16.0002221 Kontrak 1Th Restaurant Hotel A.BP.156.08.16.0002251 Dcr Waitress u/Malo’s Rest Hotel Puri Cendana Hub.732947 Cr Mgr.Produksi Garmen Inggris Dll Hub.081237893017 A.BP.001.08.16.0002247 Telp.730913 A.BP.001.08.16.0002231 Email:gingersnapbali@gmail.com Dcr staf Acct S1/D3 Acct mahir B.BP.154.08.16.0001176 !Cr Adm,Supir,Sales08129878332 B.BP.004.08.16.0001063 excel max30th,IPK=3,3,tdkMrkok Dcr staf waiter, cook berpe2/sanitarypersonalia@gmail.com Cr Pengasuh Anak Wnt diSesetan rss290900@Gmail.com,Renon Dps ngalaman Hub:082146768685 A.BP.001.08.16.0002118 (GP+TJ+Bonus) SMS:08155734415 A.BP.001.08.16.0002212 A.BP.001.08.16.0002203 Dbthkn Engeneering,Waiter,Cook A.BP.001.08.16.0002235 Dcr Enginering u/Hotel di Canggu Dcr/HK Hub.Bali Life/081337460 Cr Sgr Tkg Jahit & Ceking Baju dan FO Brpglmn.Krm Lam ke The H.087861025900/03618469103 096 Jln.Bumi Ayu V/88 Sanur Tlp. 081805503545, 08116116173 Vie Spa Jl.Nakula 168 Legian A.BP.167.08.16.0002227 Dibutuhkan Satpam PT.Dirgahayu Dibthkan Sgr Teknisi Coffee A.BP.001.08.16.0002239 B.BP.004.08.16.0001062 E:hr@inivie.com H.082143136632 Dcr K.wati 4,Akunting,Ksir&Adm Valuta Prima Hub.082145010520 Machine Pria min SMU/STM&Staf Dbthkn Tng Guru Bhs.Inggris A.BP.001.08.16.0002195 Syrat SMU+Excel H.081338344155 Dcr:(1)Guru Bhs Inggris(2)Guru A.BP.001.08.16.0002246 unt mngjr kursus,Hub.ktr Jl.P. !Dcr SPG u/Butik Seminyak Good A.BP.001.08.16.0002057 Musik/Tari (3)Guru Mandarin(4) Mrktng Wnt min SMU Bid.Mknan& Dibutuhkan Segera:Apoteker, Kmd 38X Dps Tlp.262854/224917 English Gaji+Bonus 03618499337 Dcr Karyawan Salon,Pengalaman Mnuman bs B.Ing.Lmr Krm ke Staff Perpustakaan (5)Dokter Lulusan sarjana Farmasi A.BP.001.08.16.0002197 B.BP.166.08.16.0001186 Capster/Therapist 081936074041 Klinik Min.S1 Bid.Masing2, Istana Regency L-16,Jl.By Pass Apoteker dan sudah memiliki !Dcr Sgr Security,Cook,Laundry Dcr Krywn Serabutan&Pengiriman B.BP.154.08.16.0001107 Pengalaman,bs Bhs Ing.Lam ke: Ngr Rai-Psnggaran Bali T722154 Sipa.Kirim CV ke: recruitment@ /Sopir SIM A PT.IndoCandle Jl. Receptionist,CV:TheAmasyaVilla Dcr Kasir,Staf Dapur,Waiter/ss jobapplybali@gmail.com tgebali@global-foods.com kasihibuhospital.com Jl.Kayuaya 88X Seminyak 731601 Tk.BatanghariXIV/10,8955977-78 u/Resto di Renon 081916420095 A.BP.001.08.16.0002185

B.BP.166.08.16.0001191

Dicari Admin min SMU/SMK/D3 bs komputer. Kirim lam ke CV Akamedia Hub.08113970167

Dcr Admin Office Person Divine Diva Seminyak Computer Skills, Photoshop,Exp.With Garment Knowledge,English,Salary on Experience,for Interview CV to divinediva_189@hotmail.com

A.BP.001.08.16.0002257

B.BP.154.08.16.0001175

Dcr PRT, Tidur dlm, bisa Masak Gj 1,5Jt Hub.082146418171

B.BP.004.08.16.0001130

A.BP.001.08.16.0002200

A.BP.001.08.16.0002243

Cari Sales Pria/Wanita; 22Th35Th 087861670968

A.BP.001.08.16.0002208

Dcr:(1)Sopir,SIM A/B1,Rapi, Sopan (2)Maintenance,Lulusan Teknik,Ahli Listrik,Lam ke YTMG,Jl.Cokroaminoto 382 Dps/ jobapplybali@gmail.com

A.BP.001.08.16.0002237

B.BP.004.08.16.0001177

A.BP.001.08.16.0002204

B.BP.004.08.16.0001179

Japan-Aust Perkebunan Ptg Gaji USA-Resto/Pabrik 087861843051

Looking for Engineer Project Manager,Can use Autocad,Sketch up,Excell,Building Quatation, Good Payment office@paradise-realty-ltd.com

A.BP.001.08.16.0002253

A.BP.001.08.16.0002127

PembantuApartemenWntTinggal dalam Gj 1,5Jt Dps.08123805181

A.BP.001.08.16.0002190

Tri Surya Internusa Bth:Sopir SIMB1,Sales/Mrktng.Krm:Jl.Himalaya No.9,Dps/087861454652/ hrd.trisuryainternusa@gmail.com

Looking for Reservation Staff must be expert&good English both in written&Orai, high salary T.0361-9381372-4490319

Urgent HK. Lam lsg ke Hangtuah 35 Sanur Ibu Agung Telp.288289

Looking for SPG,Very Good English,Call Lila 085100441957 or SendCV to Jl.Bumbak14 Kerobokan

Urgent karyawati Spa min 30th CV lsg keTamblingan 60B Cemara Sanur Bu Erna ph.0361-270545

Lowongan Cook/Waiter Timeout Cafe Jl.Veteran 081337993399

Villa Ziba Seminyak needs night staff call:085738135199

Mama & Leon Bth Sgr Sales Mgr, Hrd Mgr,Designer,Tkg Patrun, max 35Th,peng min 2Th,kirim CV ke hrm@keratonjimbaranresor t.com fax 0361701991

We Are Looking for Haidresser M/F(3Jt+10%Coloring Comm+16500 /Jam Insentiv)Expr Min 1Year. Bring CV to Bodyworks Spa Jl. KayuJati No2 Petitenget.735058 E.acc.bodyworksbali@yahoo.com

A.BP.001.08.16.0002146

B.BP.004.08.16.0001193

A.BP.001.08.16.0002260

A.BP.001.08.16.0002232

Need Housemaid for Western Good English & Cook 08113938889 (SMS ONLY)

A.BP.001.08.16.0002252

Private Villa in Seminyak LookA.BP.001.08.16.0002198 ing Gardener with Experience & Krj melipat Krts dpt 1-2Jt/Mgg Also a Little Understand Hub.081238312055/085953809489 Swimming Pool No First Job, A.BP.001.08.16.0001935 Call or SMS Lmran from Kuta Townhouses Looking for Se10am-5pm,081339313528 curity,Bartender&Waitress Send / 081337264152 or 087861429491 A.BP.001.08.16.0002167 CV derrick@kutatownhouses.com SMK Wnt Admin,SMA Lk Gdng,SMP 082144450099 for Interview Lk Srbtn PT.Wahyu Cahaya,DipoB.BP.004.08.16.0001171 Look Bar Girl/Man SpeakEnglish negoro 210 Sanglah,0812380630 A.BP.001.08.16.0002051 Hub.Randy’s Sanur.08123637685 Sanur Fast Boat membutuhkan A.BP.001.08.16.0002116 Reservation Staf dan Manajer Looking Staff for Resto in marketing Hub.0361-288545 Batubelig Position Server Cook Bartendris Send CV to manager@hogwildinbali.com Call 08123654752

Dcr tkg sablon(Lk)/tkg jarit Jl.Patih Nambi 7A,085100061049

A.BP.001.08.16.0002222

Sgr Krywn/i Min.SMA 18-35Th Gj 1,8Jt Koko Ayam Discovery Shopping Mall Hb.Sandy 085264666166

A.BP.001.08.16.0002015

Ymh Bisma.Dicr 1.Mekanik, 2.IT /S1 Ek/SMA,Hub.T.Umar 142 Dps

A.BP.153.08.16.0002258

A.BP.001.08.16.0002219

B.BP.001.08.16.0001158

A.BP.001.08.16.0002192

A.BP.001.08.16.0002191

A.BP.001.08.16.0002184

A.BP.001.08.16.0001664

We Looking for a Sekretaris with Experience age 27 to 35 perfect English spoken able to book agenda meeting and reception of the customers in the show room.contact PT Bali Fashion Accessories 423,Jalan Raya Legian Tengah 0817354069

B.BP.004.08.16.0001160

We looking for 10 marketing salers age 25 min with experience perfect english spoken high commission if good saler can make 10 juta a month contact PT Bali Fashion Accessories 423, Jalan Raya Legian Tengah 0817354069

B.BP.004.08.16.0001161 KARANGASEM

Dcr Bar Waiter New & Exciting You&Me Music Bar Candidasa Karangasem,English 80%,Min.2Yrs Exp,Best Salary,For Interview CV :divinediva_189@hotmail.com A.BP.001.08.16.0002242

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Mirage14Ptih Mnual LowKM 98Ng Kjg SSX’01 Slvr Full Orgnl Ban Rumah di Sanur 3KT+1K.Tm+RM, P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Baru2 H.70Jt Nego 085100433303 Dpr,K.Mnd H:083119620251

DAIHATSU

TeriosTX07Svr AsDK VR 130Ng P.Saelus2Kamboja7/085101850689

A.BP.153.08.16.0002262

SUZUKI

A.BP.153.08.16.0002261

Djl R3 GX’13 Pmk Hitam As DK Tg I Ful Var Oris.085108400200

JEEP

***Mentari Auto Gallery*** *Hub.0361-464168/08123907168* *R.Rover Devender 2.5’13 Long* *Range Rover Evoque 2.0 Th’13* *Lexus RX 270 Th’2010 Hitam* *Alphard ASG’2005+2006* *Vellfire 2.4 Th’2011 Hitam* *Mercedes C250AMG Th’10 Hitam*

B.BP.135.08.16.0001190

A.BP.001.08.16.0002236

DIJUAL RUMAH Over Krd Rumah 2,5Are Penamparan Bs TT Mbl,085100856999

B.BP.141.08.16.0001167

Djl Rmh Baru LT1Are 3KT2Km Dpr Innova Type G’2012 Htm DK 188 Lok828 Pemogan Densel strtegis Jt Pas,Alphard’08 V ASG Htm viewsawah 950JtNg 081239487661 A.BP.001.08.16.0001278 310 Pas 08123811345 Djl Rmh Lt2 Prum Dalung Permai A.BP.001.08.16.0002245 100/171 900Jt Hub:081315832747 Avanza G’2012 Hitam Istw A.BP.001.08.16.0001384 Splash’2011 Silver,08123808700 Rmh Br S.Huni 650Jt Dalung&Tnh B.BP.141.08.16.0001169 B.BP.141.08.16.0001180 5A Babakan Canggu,082147454248 Avanza G’07 Hitam asBali Mls B.BP.164.08.16.0001164 HONDA ISUZU Prbd,081933610070/082341251453 *Honda CRV 2.4 Prestige’2013 Panther Grand Touring’12 as DK DISEWAKAN RUMAH B.BP.141.08.16.0001178 Putih+Inova G Diesel Th’2013 Dikont.Rmh Candra Asri Tbn KmT Hitam Ors H.087862547783/Krdt Yaris S Lmtd AT’12 Putih Spr Hub.0361-464948/081238116467* A.BP.001.08.16.0002254 Istw,P.Kawe 52/08123808700 Krd 2 AC Hub.Putra 081230798840 TOYOTA

B.BP.141.08.16.0001182

Dijual Brio DK hitam 2014 type A 0811396250 Kuta A.BP.001.08.16.0002211

Djl Honda Freed’2012,Matic, Warna Putih Hub.08123924500

B.BP.141.08.16.0001168

MITSUBISHI

All New Pajero Dakar Dp100Jtan Atau Angs.8 Jtan & Open Indent All New Pajero Dakar Limited Edition,Hub:081337909080

Avanza Veloz’13Pmk,Putih,Matic +manual T.085100433703 TT/Krdt A.BP.001.08.16.0002230

Dijual Mobil Camry 2.4 V Warna Hitam Th’2010 Hub.081 151 0588

A.BP.001.08.16.0002071

A.BP.001.08.16.0002238

KOMPUTER

PERCETAKAN

KONTRAKTOR

AC

A.BP.001.08.16.0002220

Rumah Bali 720m2 di Pidada Hub.081999411375

B.BP.164.08.16.0001166

ALUMINIUM

A.BP.001.08.16.0002213

Dswkan Rmh 2KT Grs Jl.Jadi Pesona Utama 35, 08123646787

A.BP.001.08.16.0002014

BIRO JASA

A.BP.001.08.16.0002209

Jl Tnh Jl.Bedahulu 15 Gatsu Tengah 3,78Are bisa dipecah 3 Hub.085100512168

A.BP.001.08.16.0002218

Seminyak 3Are 1M per are,view sawah kmplek Vila,081337479762

ARSITEKTUR YogaDisgn&Kntrktor:Gbr Bgn,IMB +UrusSIUP SITU/HO,081338146376

B.BP.004.08.16.0001105

BUC;Tanah 3Are+Bangunan;SHM; DISEWAKAN RUKO 1,5 are Taman Giri Nusa Dua Ds.Sari Mekar Singaraja, *Over Kontrak Ruko Jl.Tkd Musi Global 550juta HP.087861635002 A.BP.001.08.16.0002210 Strategis 087862020065 Renon Hub.08123841576 Cepat!!! BUC Tnh 2A Br.Jenah Peguyangan B.BP.154.08.16.0001172 A.BP.001.08.16.0002229 Kangin 375Jt/A Hb:085333760181 DISEWAKAN TOKO A.BP.001.08.16.0002199 DIJUAL TANAH Dijl Tnh Jl.Sentanu Dps Luas Dikontrakan Toko di Monkey Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & 4-8Are Hub.085100512168 Forest Ubud Hub.081933003401 100Jt/A Bs Kredit 087862450004 A.BP.001.08.16.0002216 B.BP.164.08.16.0001163 A.BP.001.08.16.0002021 Djl Tanah 1,5A Jln.Lembusora DIJUAL GUDANG Jl Kav Jl.Arjuna Sading Sisa Gg.Arjuna,Aspal 082146253039 A.BP.001.08.16.0002128 Gudang LT.14A Tronton msk @By 90m2,95m2,83m2,117m2 Hub.085100755556/085100512168 Djl Tanah 2,5A Slatan RS Wisma Pas Ktwel 650Jt/A 082147026666 A.BP.001.08.16.0001673 A.BP.001.08.16.0002217 Prasanti Tbn Hub.085100938292 B.BP.141.08.16.0001192 #180m2 Pemogan Jl.Lokasi 6mtr DIJUAL RUKO 550Jt/Are Nego,087855999992 BU GWK 10a disblh Ungasan Resort Djl Ruko Mrh Lt2 Ls Bngnn 4x10 cck Mnimart@350Jt/A08123840525 A.BP.001.08.16.0002233 Lok Jl.Mawar Tbn 08113982616 B.BP.004.08.16.0001106 Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha A.BP.167.08.16.0002226 Jl Tnh 3A diMasceti & 1A di Jl Jl5m Pav Cas/Krdt,081337332121 Kmpus Ngr Rai Hub.081337646322 DISEWAKAN GUDANG A.BP.001.08.16.0002093 A.BP.001.08.16.0002224 Gudang 650m2 Keboiwa Murah **Tnh1A,270Jt/A BudukAbianbase Jl Tnh 3Are di Mas Pinggir Hub.081280001646 Jl6m,081237666809/081238920022 Jalan Hub.087861588488 A.BP.001.08.16.0002033

A.BP.001.08.16.0002248

BIRO JASA

RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 A.BP.001.08.16.0002037

Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006 A.BP.001.08.16.0002168

Pjak SPT Th/Bln Tax Amnesti NP WP SIUP Paspor Hp.081338344155 A.BP.001.08.16.0001109

KEHILANGAN Hlg Buku Kir DK 9550 BD An.PT. STII Noka:MHMFE74P5FK145716 Nosin:4D34TL44873,085739088144 A.BP.001.08.16.0002188

PELUANG BISNIS Cara mudah bisnis onecoin hanya di www.onecoinina.id B.BP.817.07.16.0000528

A.BP.001.08.16.0002013

SERVICE

RUPA-RUPA

FOTOCOPY

A.BP.001.08.16.0002234

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

FOTOCOPY

SALON

INTERIOR

SPA

RUPA-RUPA

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOTOR

PELUANG BISNIS

SPA

RUPA-RUPA

SERVICE

SERVICE


EKONOMI

18

Rabu Pon, 31 agustus 2016

Presiden: Pemangkasan Anggaran Tak Pengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Jakarta (Bali Post) Pemangkasan anggaran APBN-P 2016 tidak akan memengaruhi target pertumbuhan ekonomi 5,2 persen. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan hal itu di Jakarta, Selasa (30/8) kemarin.‘’Sesuai kalkulasi Menkeu, tidak akan memengaruhi karena pertumbuhan ekonomi tidak hanya dari APBN,’’ kata Presiden Jokowi. Bali Post/ant

Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta, Selasa (30/8) pagi 13.254 per dolar AS.

Rupiah Naik Tipis

Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah pada transaksi antarbank di Jakarta, Selasa (30/8) pagi bergerak naik enam poin. Kemudian rupiah menjadi 13.254 per dolar AS. ‘’Penguatan rupiah bisa kembali berlanjut jika data ekonomi Amerika Serikat gagal mengonfirmasi pernyataan Ketua The Fed Janet Yellen,’’ kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta. Salah satu data ekonomi Amerika Serikat yang dicermati pasar dalam waktu dekat ini adalah tingkat penyerapan tenaga kerja nonpertanian yang sedianya dirilis akhir pekan ini. Jika naik signifikan, data itu bisa mempertegas pernyataan hawkish Ketua The Fed untuk menaikkan suku bunga.

Rangga menambahkan, pergerakan rupiah masih dibayangi sentimen pernyataan hawkish Ketua The Fed Janet Yellen untuk menaikan suku bunga. Pengaruh itu diperkirakan hanya bersifat sementara, namun tekanan pelemahan rupiah berpeluang masih ada. Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova menambahkan, minat investor pasar uang terhadap aset berdenominasi dolar AS masih tinggi sehingga penguatan rupiah akan relatif terbatas. ‘’Pernyataan Ketua The Fed Janet Yellen cukup memengaruhi psikologis di kalangan pelaku pasar, sehingga fluktuasi mata uang domestik cenderung di kisaran sempit,’’ katanya. (ant)

Ekonomi Makro Tumbuh

Permintaan Kredit Perbankan Turun

Mangupura (Bali Post) Di tengah pertumbuhan ekonomi makro, pihak perbankan tidak merasakan adanya pertumbuhan, melainkan cenderung menurun, terutama permintaan kredit. Padahal indikator makro ekonomi sudah positif. Itu artinya, ekonomi membaik, kurs dolar stabil, likuiditas perbankan bagus, LDR 80 persen yang artinya kesediaan dana banyak, suku bunga kredit turun. ‘’Tetapi kenapa kredit perbankan Januari hingga Agustus itu tidak tumbuh, meski Juli baru saja tumbuh Rp 100 triliun. Itu pun sektor infrastruktur,’’ beber Direktur Utama BPR Lestari Alex P. Chandra, Senin (29/8), saat acara Bali Business Round Table yang ke-2 di The Trans Resort Bali. Di tengah ekonomi yang early recovery ternyata tidak diiringi peningkatan permintaan kredit. Ia menilai tidak ada orang berinvestasi, tidak ada orang berusaha. Lanjutnya, yang lebih mengkhawatirkan adalah NPL perbankan yang merangkak naik. ‘’Delapan bulan kerja, tidak ada hasil, tidak ada growth, dan kemudian memburuk kualitas kreditnya, tetapi ekonomi makronya semuanya membaik,’’ selorohnya. NPL naik, katanya, berarti omzet usaha yang turun di tahun 2015 belum membaik. Artinya bisnis merugi, cadangan likuiditas para pengusaha sudah semakin tersedot untuk membayar bunga dan cicilan semakin berat. Faisal Basri dari Indonesian Economist dan Politician mengatakan, pertumbuhan ekonomi cenderung melambat. Namun untuk dapat maju lebih cepat, harus memiliki energi cukup. Menurutnya, permasalahan ada pada kekuatan energi tersebut. ‘’Misalnya, bagaimana bisa tumbuh kalau total kredit hanya 40 persen dari PDB (produk domestik bruto), sehingga yang membutuhkan kredit jauh lebih banyak dari kredit yang tersedia,’’ jelasnya. Dana kredit berasal dari dana masyarakat yang disimpan di bank. Tetapi dana masyarakat di bank justru saat ini pertumbuhannya melambat. Bahkan deposito itu pertumbuhannya bulan Juni hanya 1,97 persen. Dibandingkan Februari tahun lalu pertumbuhannya 25 persen. Hal itu terjadi karena dana masyarakat ini mempunyai pilihan yang lebih atraktif ketimbang deposito yaitu surat utang negara. ‘’Surat utang negara semakin banyak, karena pemerintah terlalu berambisi belanja termasuk infrastruktur. Tetapi waktu belanja infrastruktur tidak disadari dananya kurang. Mestinya, jika dana kurang, kan harus

ditombok pakai surat utang,’’ bebernya. Masyarakat perlu investasi. Upaya itu diuntungkan jika dibandingkan deposito dengan bunga 5-6 persen. Sementara pemerintah mengeluarkan surat utang, sukri (sukuk ritel) Maret lalu suku bunganya 8,3 persen. Hingga 1 September nanti, pemerintah akan berutang lebih banyak dengan mengeluarkan instrumen baru, namanya sukuk tabungan. ‘’Berapa imbal hasilnya? Kompetitif juga di atas ratarata deposito. Jadi beralihlah uang itu. Jadi masyarakat membeli karena iming-iming imbal hasil lebih baik,’’ imbuhnya. Hal ini semua terjadi karena awalnya pemerintah optimis, belanja negara dapat dibiayai dari pajak termasuk TA (tax amnesty). (kmb42)

Presiden menyebutkan ada investasi dari swasta, ada arus modal dan investasi yang masuk. ‘’Banyak hal yang memengaruhi, tidak hanya APBN,’’ ujar Presiden. Presiden juga menyatakan

anggaran belanja yang dipotong adalah belanja-belanja yang tidak efisien, sementara belanja infrastruktur tetap ada. ‘’Yang dipotong, misalnya anggaran perjalanan

dinas, anggaran belanja barang yang tidak perlu, biaya rapat-rapat,’’ jelas Presiden Jokowi. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sebelumnya memutuskan

memangkas anggaran belanja pemerintah dan dana transfer ke daerah sebanyak Rp 133,8 triliun pada APBN-P 2016. Hal itu dilakukannya setelah mempertimbangkan target penerimaan negara dari perpajakan yang diperkirakan akan meleset hingga Rp 219 triliun di bawah target. Dia menyebutkan anggaran belanja pemerintah yang akan dikurangi Rp 65 triliun, sementara dana transfer ke

daerah dikurangi hingga Rp 68,8 triliun. Pemangkasan anggaran terutama ditujukan untuk aktivitas yang dianggap tidak menunjang program prioritas pemerintah. ‘’Terutama, berkaitan perjalanan dinas, kegiatan konsinyering, persiapan dan bahkan termasuk belanja pembangunan gedung pemerintah yang belum dianggap prioritas saat ini,’’ katanya. (ant)

Manfaatkan Teknologi

Pemuda Harus Berani Bisnis Digital

Semarapura (Bali Post) Teknologi digital saat ini makin lekat di berbagai lini kehidupan masyarakat, terutama sektor ekonomi dan bisnis. Pesatnya perkembangan teknologi ini juga telah mengubah tren bisnis dan teknik marketing yang kini lebih condong ke arah digital. Hal itu makin terlihat dengan maraknya startup lokal yang mulai bermunculan. Melalui Seminar Startup Business Berbasis ICT yang digelar, Selasa (30/8) kemarin, generasi muda khususnya para pelajar makin terdorong terjun ke dunia usaha. Adapun seminar yang membahas strategi dalam memulai dan mengembangkan bisnis digital tersebut, dihadiri ratusan pelajar SMA/SMK seKabupaten Klungkung.

Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Klungkung Wayan Sumarta mengatakan, saat ini generasi muda perlu didorong menjadi seorang entrepreneur. Ia juga mengungkapkan, Kabupaten Klungkung dulunya pernah menjadi pusat perekonomian di Bali Timur. Karena itu, ia berharap ke depannya segala potensi yang dimiliki Klungkung ini bisa makin dipersiapkan menghadapi persaingan ekonomi yang makin ketat. ‘’Kami berharap agenda ini bisa dikembangkan lagi, karena pada dasarnya bisnis ICT yang identik dengan teknologi ini akan selalu mengikuti perkembangan zaman. Dengan catatan tanpa lupa mengedepankan SDM lokal dan

potensi masyarakat sekitar,’’ ujarnya saat membuka Seminar Startup Business Berbasis ICT di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung. Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, peningkatan perekonomian bisa digenjot dengan meningkatkan jumlah wirausahawan. Ia mengungkapkan, jumlah entrepreneur yang makin meningkat akan berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. ‘’Maka dari itu, pada setiap kesempatan kami selalu mendorong para generasi muda untuk terjun membuka bisnis ketimbang berpikir menjadi pegawai. Melalui mindset inilah, generasi muda perlu digugah semangat berwirausahaannya,’’ ujarnya. (kmb)

Seluruh Petani Tebu Dapat Kartu Tani Jombang (Bali Post) Seluruh petani tebu di Indonesia sebulan ke depan akan mendapatkan Kartu Tani. Hal itu sebagai bagian modernisasi sektor pertanian Indonesia dan untuk memfasilitasi petani agar mendapatkan berbagai kemudahan. Menteri BUMN Rini Soemarno menargetkan hal itu di Jombang, Jawa Timur, Selasa (30/8) kemarin. ‘’Kami berharap petani tebu seluruhnya satu bulan ke depan sudah selesai mendapatkan Kartu Tani, kemudian direncanakan petani bawang merah yang memasuki pendataan,’’ ucap Rini Ia mengatakan, pendataan seluruh petani di Indonesia untuk semua sektor pertanian memang mudah, namun yang paling berat adalah pemetaan dan harus mempunyai lokasi lahan, sehingga akan tahu persis hasil dari pertanian tersebut. Rini secara pasti tidak menyebut kapan semua

Rini Soemarno sektor petani mendapatkan Kartu Tani, namun pihaknya meminta pemerintah daerah membantu dalam pendataan dan pemetaan petani, sehingga memudahkan program pemberian Kartu Tani. Ia mengatakan langkah awal pemberian Kartu Tani

Bali Post/ant

sengaja dipilih untuk petani tebu, khususnya di wilayah Jombang, karena sudah ada sinergi yang menghubungkan antara pabrik gula dan perbankan. Sehingga, kata Rini, adanya Kartu Tani, diharapkan membuat petani tebu merasa tenang. Karena sudah ada kepastian pembeli hasil panen dan memberikan kesejahteraan petani. (ant)

Bali Post/kmb

PESERTA - Ratusan pelajar SMA/SMK se-Kabupaten Klungkung bersama I Made Marlowe Bandem dan I Made Sarjana (tengah) usai Seminar Startup Business Berbasis ICT.

Menkeu: Pemda Tetap Mampu Gaji PNS Jakarta (Bali Post) Penundaan pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sejumlah daerah tidak akan memengaruhi pembayaran gaji seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di pemerintah daerah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan hal itu di Jakarta, Selasa (30/8) kemarin. Sri Mulyani pada pokokpokok RAPBN 2017 di Badan Anggaran DPR-RI menekankan pemerintah pusat hanya menunda penyaluran DAU dengan mengibaratkan meminjam dana daerah. ‘’Ibaratnya saya meminjam (kepada) daerah. Dan kami meminjam pada daerah yang memiliki uang, kami tidak sembrono. Daerah akan tetap mampu membayar seluruh PNS daerah,’’ ujar Sri Mulyani. Sri yang akrab disapa Ani tersebut juga meluruskan mengenai penyaluran DAK yang juga ditunda tidak akan memengaruhi pembayaran gaji guru. ‘’DAK di sini termasuk DAK guru. Angka yang kami lihat berasal dari angka Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan berasal dari daerah mengenai berapa jumlah guru dan profesi yang harus dibayar. Jadi sama sekali tidak benar kalau ada yang

Bali Post/ant

Sri Mulyani Indrawati

memberitakan pemerintah akan menunda pembayaran gaji guru, pembayaran gaji tetap dilakukan sesuai komitmen. Tidak ada penundaan,’’ tegas Ani. Dia mengatakan adanya penundaan pembayaran guru berdasarkan data yang diperoleh mengenai guru yang sudah atau belum bersertifikasi, atau memang belum sesuai jumlah yang direncanakan. Sri Mulyani menjelaskan reaksi dari pemberitaan ditundanya DAU ke sejumlah daerah menimbulkan isu, pemerintah daerah tidak mampu membayar gaji PNS ataupun menunda gaji guru. (ant)


19

Rabu Pon, 31 Agustus 2016

Jalin Kerja Sama dengan APIK

Bertempat di PWRI

PT Propan Raya I.C.C Genjot Pemasaran di Buleleng Bank Mantap Gelar Undian

SEKTOR usaha properti dan kerajinan di Kabupaten Buleleng mulai dilirik oleh perusahaan pemasok bahan cat di Tanah Air. Salah satunya PT Propan Raya I.C.C yang sejak beberapa tahun terakhir mulai merambah Buleleng dalam memasarkan produk andalannya. Kerja sama ini pun sudah terjalin bersama Asosiasi Pengerajin Industri Kecil (APIK) Kabupaten Buleleng. Anggota APIK pun sudah sangat mengenal berbagai pordak Propan Raya yang memiliki berbagai keunggulan dibandingkan dengan produk lain. Untuk meningkatkan kerja sama dan perluasan akses pasar, Propan Raya menggelar promosi dan pelatihan finishing, Selasa (30/8) kemarin, di Kantor Desa Baktiseraga, Buleleng. Kegiatan ini diikuti sekitar 20 anggota APIK dan pengusaha furniture di Bali Utara. Hadir dalam kegiatan ini Ketua APIK Wayan Sudana bersama Sekretarisnya, Ketut Jelada. Sementara tampil sebagai narasumber Brand Manager Head Propan Raya Denpasar Chandra Djoenaedi bersama staf penjualan wilayah Bali. Chandra mengatakan, di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan saat ini, diperlukan upaya dan kerja sama berbagai pihak. Sektor usaha mebel,

kerajinan kayu, ukiran kayu stil Bali dan properti, dituntut mempertahankan bahkan meningkatkan mutu produk di tengah meningkatnya harga bahan dan lemahnya daya beli pasar. Salah satu hal penting dalam menjaga mutu mebel dan kerajinan kayu adalah pemakaian bahan finishing (wood stain/politer red). Pemilihan bahan finishing ini tidak saja meningkatkan kualitas, juga meningkatkan nilai estetika dan mendongkrak harga jual produk. Katanya, sosialisasi ini juga membuka ruang kepada pengusaha yang membutuhkan bimbingan teknis finishing untuk pekerjaan yang skalanya lebih luas seperti proyek vila atau bangunan hunian berkelas. ‘’Setelah kami bekerja sama dengan kawan-kawan APIK, kami ingin meningkatkan kerja sama sambil membagi ilmu dalam hal finishing dan pemilihan bahan yang tepat,’’ katanya. Menurut Chandra, sejak memasarkan produk ke Buleleng tanggapan konsumen sudah sangat bagus. Ini terlihat dari permintaan produk pabrikan Propan Raya sudah mampu bersaing bahkan menungguli kompetitor lainnya. Selain unggul dalam mutu dan aplikasi yang mudah dan ramah lingkungan, harga produk Propan Raya jauh lebih murah dibandingkan den-

Dari Hal. 1

ini, biaya pemeliharaan dari proyek ini. Meski mangkrak dan tidak beroperasi, tetapi pemerintah tetap harus mengeluarkan anggaran negara untuk biaya pemeliharaannya. Selain itu, Fadel mengaku miris dengan kondisi yang dihadapi Indonesia, karena sebagai negara yang kaya dengan potensi sumber daya panas buminya tetapi pemanfaatannya masih sedikit sekali, padahal Indonesia sendiri masih kurang pasokan listrik. ‘’Energi panas bumi yang baru tergarap baru 5 persen,’’ katanya. Fadel berharap Pemprov Bali memiliki sikap tegas. ‘’Intinya kita ingin pemda punya sikap tegas, agar pemerintah tidak rugi besar,’’ kata politisi dari Partai Golkar ini. Dalam rapat itu menghasilkan tiga kesimpulan. . (kmb4)

Perlu Ketegasan

Penilaian Andi tersebut merespons pernyataan rekan sejawatnya, Harry Poernomo, yang meminta ketegasan Pemprov Bali. Meski sebenarnya, diakuinya, proyek ini sayang apabila ditutup, tetapi saat ini ketegasan semua pihak diperlukan. ‘’Jangan diambangkan, tegas saja, lanjut atau tidak,’’ ujarnya. Wakil Ketua Komisi VII Fadel Muhammad selaku pimpinan rapat mengatakan, rapat pembahasan proyek geothermal dilakukan setelah Komisi VII melakukan kunjungan kerja ke Bali beberapa waktu lalu. Salah satu kekhawatiran yang membayangi Komisi yang bermitra dengan Pertamina, PLN dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM)

Luka Ringan Dari Hal. 1

Indra menuturkan bahwa dua awak pesawat itu hanya mengalami luka ringan yaitu lecet di tangan dan sekarang masih shock, namun keduanya telah dibawa oleh pihak Academy. Ia mengatakan, sebelum

Berhadiah Kredit Pensiunan

PELATIHAN - Brand Manager Head Propan Raya Denpasar Chandra Djoenaedi saat menjadi narasumber dalam promosi dan pelatihan finishing bersama puluhan anggota APIK Kabupaten Buleleng, Selasa (30/8) kemarin. gan pesaingnya. tiap pembelian 1 liter produk Dia mencontohkan dari tersebut. Konsumen selama ini hasil pengamatan di pasaran menggunakan bahan sejenis produk lain rata-rata setiap (waterbased stain) dapat menliter harganya berkisar Rp ghubungi nmor telepon 0361 68.000 hingga Rp 78.000, na- 849 5088 untuk mendapatkan mun produk andalannya dijual promo ini. dengan harga Rp 65.000 tiap Ketua APIK Wayan Sudana liter. Untuk terus menggenjot menyambut positif kegiatan penguasaan pasar, pihaknya pelatihan dan shering informasi menggulirkan promosi produk terkait prodak finishing yang khusus di Bali mulai 15 Agus- dikeluarkan oleh Propan Raya. tus dan berakhir Oktober ‘’Kami sangat dibantu dan ini 2016 mendatang. Promosi ini bukan peromosi produk, namun berupa pemberian voucher Rp bagaimana ilmu teknik finishing 10.000 bagi konsumen untuk yang tepat ini penting untuk mendapat potongan harga saat kami pelajari,’’ jelas Sudana membeli produk Propan Wood sembari diiyakan Sekretarisnya, Stain. Satu voucher untuk se- Jelada. (ad1195)

Penerimaan Negara

Dari Hal. 1

Hal tersebut karena pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan masih lesu pada tahun depan, membuat pemerintah tidak bisa sepenuhnya mengandalkan penerimaan

negara, namun harus memaksimalkan investasi swasta. ‘’Yang menopang adalah investasi. Kalau berubahnya tidak banyak, akan sulit untuk capai pertumbuhan ekonomi 5,3 persen. Kuncinya di investasi,’’ ucap Bambang. (kmb4/ant)

Masalah Internal

Dari Hal. 1

‘’Sebenarnya masalah internal di BEL-nya sendiri belum selesai,’’ ungkapnya. Ada dua versi kepemilikan perusahaan yang berpusat di Bermuda, Karibia tersebut. Oleh karena itu, PT PGE belum akan masuk terlalu jauh mengenai proyek ini. Menurut Irfan, dari 14 wilayah kerja PT PGE di seluruh Indonesia, proyek geothermal Bedugul merupakan salah satu dari proyek yang dikerjakan PT PGE. ‘’Jadi ini (perselisihan di PT BEL) juga

menjadi bagian yang harus diselesaikan,’’ katanya. Irfan mengatakan pihaknya masih berharap proyek ini dilanjutkan. Dia menjelaskan, sesuai dengah lokasi yang masuk dalam JOT, wilayah yang digarap sebanyak 101 hektar, namun pihaknya hanya akan menggarap sebanyak 65 hektar. Sesuai kesepakatan PT BEL sendiri telah menyepakati akan menguras panas bumi di Bedugul hingga 31 Desember 2040, dan dapat diperpanjang kembali apabila dinilai menguntungkan. (kmb4)

BANK Mandiri Taspen Pos yang dikenal dengan istilah Bank Mantap, Selasa (30/8) kemarin melakukan undian gratis berhadiah di Gedung Persatuan Wredatama Republik Indonesua (PWRI) di Jalan Kemuning, Denpasar. Acara pengundian hadiah yang dihadiri 200 nasabah pensiunan dan pejabat instansi pemerintah itu, diikuti oleh 7.951 pemegang kupon undian dari nasabah yang telah pensiun, yang tersebar di seluruh nusantara. Sebelum dilakukan pengundian dengan metode pengambilan bola, terlebih dahulu dilakukan pengecekan dan verifikasi dengan saksi dari kepolisian Polda Bali, notaris, Badan Penanaman Modal dan Perizinan, Dinas Sosial, serta dari Bank Mantap. Ida Ayu Kade Karuni selaku Direktur Human Capital, Compliance dan Corporate Secretari & Legal, didampingi Ihwan Sutardiyanta (Direktur IT), mengatakan bahwa penarikan undian gratis berhadiah ini akan dipersembahkan dua unit sepeda motor untuk periode I, dan dua unit paket rohani berupa tirtayatra untuk dipriode II. ‘’Ini khusus untuk para pensiunan yang bermitra dengan Bank Mantap,’’ ucap Ida Ayu Karuni. Pada acara yang dihibur oleh bondres serta nyanyian yang dibawakan para lansia itu, pihak Bank Mantap menyampaikan terima kasih atas antusias para pensiunan, yang mengikuti acara sampai selesai. ‘’Kenaikan 34 kali lipat untuk penyaluran kredit pensiunan merupakan suatu peningkatan volume yang sangat signifikan

BANK MANTAP - Ida Ayu Kade Karuni (tengah), Direktur Human Capital, Compliance dan corporate Secretari & Legal Bank Mantap, memberikan keterangan kepada wartawan. dan sangat pesat untuk menin- tap di posisi Rp 4,3 triliun atau gkatkan dan menambah nasa- tumbuh sekitar 117,9%. Sedanbah baru atau rekening baru,’’ gkan posisi dana pihak ketiga ujar Ida Ayu Karuni. Rp 3,5 triliun atau tumbuh Oleh karena itu, dia ber- sampai 182,5%. Untuk penysama tim akan terus berkarya aluran kredit berkisar Rp 3,2 serta membuat program baru triliun atau meningkat 172,6%. yang sesuai dengan kebutu- Khusus untuk penyaluran han para nasabah, khususnya kredit pensiunan sebesar Rp pensiuan. 1,1 triliun atau meningkat 34 Namun yang tidak kalah kali lipat dengan persentase pentingnya, sambung Ida Ayu 3.305,8%. Sedangkan laba berKaruni, sejalan dengan tagline sih yang dihasilkan sebesar Rp Bank Mantap, untuk member- 42,3 miliar atau naik sampai dayakan, menyejahterakan dengan 93,5%. ‘’Saat ini Bank dan memuliakan pensiunan, Mantap mempunyai jaringan pihak bank ingin semua stake- kantor sebanyak 107 tersebar holder sejahtera. ‘’Sebagaima- di seluruh Bali dan luar Bali. na kita ketahui, Bank Mantap Pada penarikan pertama, dimiliki tiga BUMN besar, undian dimenangkan oleh yakni Bank Mandiri, Taspen Rayosari Tarigan, Simalingkar dan Pos. Taspen ini adalah dari Medan. Sistem pengundiperusahaan pelat merah, yang an otomatis, karena setiap angmemang secara total berke- ka di bola yang diambil akan cimpung di dalam pengelolaan terkoneksi ke komputer. Ini dana pensiun. Sehingga sangat untuk menghindari kemungpas untuk kita teruskan tugas kinan kecurangan, sehingga dari Taspen dalam mengelola undian kemarin betul-betul pensiunan,’’ sambingnya. dilakukan secara terbuka, Hingga Agustus 2016 ini, transparan, dan bisa dilihat aset yang dimiliki Bank Man- secara kasat mata. (ad1199)

Dampak Lingkungan Dari Hal. 1

‘’Kalau memang berlanjut, maka saya minta perlu sosialisasi ke masyarakat. Kalau ditutup, jangan hanya berpikir bayar penaltinya saja, tetapi bagaimana dampak lingkungan dari proyek yang sudah ditutup,’’ katanya. Menurut Sudikerta, kalau penutupan hanya menutup

katup dari sumur bor yang sudah terpasang saat ini maka dampaknya akan sangat berbahaya. Karena bisa saja sewaktu-waktu panas bumi yang masih tersisa di dalam perut bumi akan meledak dan dampaknya seperti yang terjadi pada kasus lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. ‘’Jadi kalau mau ditutup harus dipikirkan

benar-benar dampaknya buat anak-cucu kita. Kalau hanya harus membayar penalti kepada investor misalnya sebesar Rp 300 miliar mungkin bisa, tetapi harus dipikirkan dampaknya bagaimana. Saya pribadi inginnya tetap berlanjut. Tetapi secara pemerintahan saya harus mengikuti keputusan Gubernur,’’ kata Sudikerta. (kmb4)

jatuh, pesawat mengalami mati mesin pada ketinggian sekitar 1.000 kaki dan kemudian pesawat mendarat darurat di areal persawahan di Kecamatan Mundu, Cirebon itu. ‘’Mesin sempat mati diketinggian sekitar 1.000 kaki,’’ tuturnya.(ant)

Satyaki, Keturunan Yadu Hebat dan Tak Terkalahkan

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Tiga Puluh Satu)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

KETURUNAN Yadu itu sangat hebat. Kisah kejayaan keturunan Yadu itu dengan diawali lahir seorang putra bernama Devamidha. Raja ini memiliki seorang putra bernama Sura. Dia dipuji di tiga dunia. Sura memiliki putra utama dari manusia yaitu Vasudeva yang terkenal itu. Dia adalah yang utama dalam kemampuan limu panahmemanah, Sura setara dengan Kartavirya dalam pertempuran. Dari keluarga Sura, lahirnya Sini yang setara dengan Sura dalam energi, oh raja. Waktu itu, oh raja, terjadilah sebuah sayembara untuk memperebutkan putrinya Devaka yang berbudi luhur. Saat itu hadir semua ksatria dari semua negeri. Pada sayembara pemilihan sendiri itu, Sini mengalahkan semua raja lainnya. Raja Sini itu dengan cepat mengambil putri Devaki itu, masuk ke dalam keretanya, untuk kepentingan Vasudeva. Setelah melihat putri Devaki berada dalam keretanya Sini, banteng di antara manusia Raja Somadatta yang pemberani dan besar energinya itu tidak bisa membiarkan pemandangan ini.

Sebuah pertempuran terjadi antara keduanya. Pertempuran sengit dan sangat menakjubkan untuk dilihat itu berakhir dalam waktu setengah hari. Pertempuran yang terjadi di antara kedua manusia perkasa itu dilakukan dalam bentuk pertandingan gulat. Banteng di antara manusia itu, Somadatta, dengan keras dibanting ke tanah oleh Sini. Dengan mengangkat pedangnya dan menangkap rambutnya, Sini memukul musuhnya dengan kakinya di tengah-tengah ribuan raja yang berdiri sebagai penonton di sekitarnya. Akhirnya, karena rasa kasihan, Sini melepaskan Somadatta, dengan berkata, ‘’Hidup!’’ Direndahkan ke dalam keadaan sangat menyedihkan itu oleh Sini, kemudian Somadatta, oh tuan, di bawah pengaruh kemarahan, mulai melakukan pemujaan kepada Mahadeva. Pemujaan itu untuk dapat kemenangan terhadap kekalahannya dari Sini. Untuk mendapat berkat dari Penguasa Agung Dewa-dewa, Somadatta pemberi hadiah Mahadeva. Hadiah-hadiah itu membuat dewa pujaanya itu disenangkan. Lalu Mahadewa pun

mempersilakan kepada Somadatta meminta hadiah yang dia inginkan. Raja Somadatta kemudian memohon hadiah berikut ini, ‘’Hamba menginginkan sebuah hadiah, oh penguasa para dewa, agar bisa mengalahkan putra Sini di tengah-tengah ribuan raja dalam pertempuran dan memukulnya dengan kakiku.’’ Setelah Somadatta mendengar kata-kata dari Mahadewa ini, oh raja, ‘’Terjadilah demikian’’, kemudian Mahadewa menghilang saat itu. Akibat anugerah hadiah itu, Somadatta kemudian mendapatkan Bhurisrava, yang sangat diharapharapkan sebagai putranya. Dalam suatu pertempuran putra Somadatta itu membanting keturunan Sini itu pada pertempuran. Bhurisrava juga memukul di hadapan mata seluruh bala tentara menggunakan kakinya. Hamba sekarang telah menceritakan kepada paduka, oh raja, apa yang paduka telah tanyakan kepada hamba. Sungguh, pahlawan Satwata itu tidak dapat dikalahkan pada pertempuran. Bahkan oleh orang yang utama dari manusia. Pahlawan-pahlawan dari keluarga

Vrishni semuanya yakin tujuannya dalam pertempuran tercapai. Mereka paham semua mode peperangan. Mereka penakluk-penakluk dewa-dewa, para danava dan para gandharva. Mereka tidak pernah dibingungkan. Mereka selalu bertarung mengandalkan energi mereka sendiri. Mereka tidak pernah tergantung kepada orang lain. Tak seorang pun, oh tuan, terlihat di dunia ini setara dengan keluarga Vrishni ini. Tak seorang pun, oh banteng keturunan Bharata, telah

atau akan setara dalam kekuatan, dengan keluarga Vrishni itu. Mereka tidak pernah menunjukkan sifat tidak sopan kepada sanak saudaranya. Mereka selalu patuh kepada perintah, karena itu patut dihormati dalam tahun-tahun. Dewa-dewa pun dan para asura, gandharva, yaksha, uraga dan para rakshasa tidak dapat mengalahkan pahlawan-pahlawan keluarga Vrishni itu. Apa lagi yang perlu dikatakan kepada manusia, dalam pertempuran itu? (bersambung)

Sloka 9.18 Gatir bharta prabhuh saksi nivasah saranam suhrt prabhavah pralayah sthanam nidhanam bijam avyayam Akulah jalan, penunjang Penguasa (Tuhan) saksi, tujuan, tempat berlindung dan sahabat. Akulah asal mula dan akhir (pralaya) fondasi, tempat penyimpan harta benda dan inti sari yang tak pernah binasa.


16 Pages

165 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

ay, August

Wednesd

31, 2016

athe’ ‘Don’t Bre sts ‘Suicide scores, ou x office bo Squad’ at y, August Wednesda

31, 2016

t presiden Brazil’s s proclaim at ce innocen ment trial impeach Page 6

to build Ventura reign on Conte’s to to take Italy the top

rea South Ko , Taiwan, for Singapore Australia warnings issue travel

South KoTaiwan and attempting RE - Australia, and those after SINGAPOpregnant women Singapore 50 travel to more than rea advised to avoid virus infected to get pregnant of the Zika

blow an outbreak the city-state. a potential come as hubs, which is people in warnings

and the global busiest travel amid tepid The outbreak the world’s in one of recover from a slump to tourism to itted Zika already struggling of the of locally-transm first case reported infections three growth. of reported its least Singapore and the number jumped to 56. At has since a full recovery. has at the weekend, rne virus year and mosquito-bo have since made in Brazil last to pregnant those detected It poses a risk dozen of virus was It has beena The Zika across the Americas. birth defects. , severe microcephaly since spread small it can cause 1,800 cases of women because to more than are born with abnormally Brazil babies one linked in defect where include only rare birth brains. in Singapore heads and confirmed cases pregnant women The 56 Korea advised to Singapore. for woman. Australia and South to postpone trips avoid pregnancy Taiwan, pregnancy planning the country shouldreceive text messages and those will from travelers returning Singapore. Those South Korean arrive in closest neighbors, have two months. introwhen they Singapore’s the outbreak, with the warning following and Indonesia, checkpoints. measures Malaysia developprotective at airports and border monitoring destinastepped up scanners said it was ducing thermal Tourism Boardremained a “safe travel Singapore’s the city state any impact. to consider ments, adding it was premature Radio tion”, and at Global

movie “Don’t of re— The horror a big sigh late the to let out LOS ANGELES has reason out in droves for million, Breathe” turned in $26.1 lief. Audiences which broughtreleased Sunday. estimates summer thriller, for to studio predictions the according the early above

and far than double less That’s more pic would perform was reportedly scary budget, whichproduced and Sony’s how the modest productionStage 6 Films via AP million. en Gems Detroit teens than $10 oversaw distribution. Timpen/Sony/Scre group of shows Gordon is about a rob — that of a blind, Screen Gems Pictures Minnette by Sony house to “Don’t Breathe” released for “Dont Breathe.” the wrong Jane Levy and Dylan is known This imagein a scene from stars who chose veteran. It Fede Alvarez, who box office. vengeful Jane Levy by atop the Squad” Greenstein week run and was directedremake. to its three film “Suicide Chief Joshgenre to have Dead” Squad” from the comic book its domestic total the “Evil Marketing in this Sony Picturesit was for a film The current Rotten This weekend, million, bringing rare third place It also con- grossed $12.1 noted how so deeply with critics. 87 percent. Strings” took million. resonated score is a very fresh successes with original $282.9 million. and the Two with $7.9 million seeing in theaters Laika’s “Kubo $24.8 Tomatoes weekend summer of to make. now earned hits for Sony in its second little tinues Sony’s film has cost very very profitable ‘Sausage The $60 million to have a films that a string of ‘The Shallows,’ continued a fourth . profitfor “This marks Party,” meanwhile, million modest budgets. were all incrediblyand did domestically total. “Sausage office, earning $7.7 with very now ‘Don’t Breathe’ modest budgets domestic box sequel for said. ball at the and an $80 million Statham-led Party’ and they were made Greenstein fifth Jason office,” finish Hollywood place box able because reviewed ,” meanwhile, placed success for Out,” well at the according The poorly incredibly the latest horror films like “Lights Year” Resurrectionwith $7.5 million, $11.4 million It’s also which has seen Purge: Election weekend iven “Mechanic: opened to in its opening The first film this summer, 2,” and “The budget, spectacle-dr and Michelle to Lionsgate. ‘’The Conjuring their bigger the BarackYou” launched scary genre in 2011. releases, thrive while flailed. With is the least in Hol“Southside million, while The Among specialty counterparts out horror the bean counters media date movie $3.1 biopic to “As it turns Obama first to an estimated Duran boxing n, the senior especially Roberto theaters to $1.7 mil“(They) can in 813 theaters Dergarabedia this summer, comScore. Company’s 810 said Paul Horror lywood,” box office tracker to make money.” home Weinstein Stone” opened in well on “Hands of analyst for counted on very be n said, perform lion.(ap) almost always “Suicide films, Dergarabedia unseated video too. Breathe” effectively Jl. D.Tamblingan “Don’t

ional Bali

find Internat

Post at:

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

Rights Human ians Watch: Palestin abuse media, activists Page 13

Australia, Taiwan, South Korea issue travel warnings for Singapore

to Global in “Bali Image” also be heard 10.00 am. Listen io.com or until News can and from 9.30 ali.listen2myrad lfmbali.com FM 96.5 at http://globalfmb at http://radiogloba Radio FM

REUTERS/Edgar

, near the insecticide estate with 30, 2016. August public housing in Singapore area of a discovered

vicinity

Su

l-fm-bali. streaming live video v/channel/globa http://ustream.t

where lo-

of bamThis kind in the bamboo. Bali reed in the moor chiefly from been using moor village have planted by residents prevent their moor. their emergence boo is widely long time ago. To Since its bamboo in For in- steep area since then grew be preserved. problems. Bamboo... remains to faces some villages and local avalanche, residents business on page 2 a pride and by other To preserve days, the Banjar Continued material. from village in been to these their design is copied has to get raw bring in bamboo TIGAWASA stance, Buleleng, are difficult should subdistrict,a producer of woven craftsmen craft, craftsmen of Tigawasa heritage years. Other known as bamboo crafts crafts for product and this the woven bamboo outside Bali. quality skill of resiSince discovered, than offering design, the has become distinctive bamboo dents to weave

common were mists the Zika cases A worker cally transmitted

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

RABU PON, 31 AGUSTUS 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Bali Post/bud

HOTCHILI Petani Subagan menanam hotchili.

Desa Subagan

Andalkan Pertanian, Kembangkan Hotchili

KRAMA Desa Pakraman Subagan, Karangasem sampai kini mengandalkan sektor pertanian. Tetapi yang dikhawatirkan krama bahwa lahan pertanian terus beralih fungsi menjadi perumahan atau pun permukiman penduduk.

Bali Post/win

HUT - Penampilan Dewa Sugama saat perayaan HUT ST Manik Karana Karangsari, Nusa Penida, Sabtu (27/8) lalu.

Dewa Sugama

Kagumi Keindahan Alam Nusa Penida

PULAU Nusa Penida tidak hanya terkenal dengan wisata spiritualnya, seperti Pura Dalem Ped, Pura Goa Giri Putri, dan Pura Puncak Mundi. Nusa Penida juga memiliki keindahan alam yang menjadi daya tarik wisata, seperti pantai dan bukit. Bahkan, Nusa Penida saat ini menjadi primadona destinasi pariwisata, baik skala nasional maupun internasional. Hal ini disebabkan potensi wisata alamnya yang sangat indah dan kini telah didukung infrastruktur akses jalan menuju lokasi menjadi semakin mudah. Selain itu, media sosial juga sangat mendukung promosi tempat-tempat wisata di Nusa Penida. Salah satu musisi Bali yang saat ini sedang naik daun, Dewa Sugama, saat perform-nya mengisi acara HUT ke-32 ST Manik Karana, Karangsari kagum dengan keindahan alam Nusa Penida tersebut. Diakuinya, perkembangan pariwisata Nusa Penida saat ini sudah baik. ‘’Dulu waktu pertama kali saya ke Nusa Penida, saya hanya kenal dengan Pura Dalem Ped dan saat itu Nusa Penida hanya dikenal dengan penghasil bulung (rumput laut - red) yang kini masih dilestarikan dengan baik. Tetapi saat ini saya sangat kagum dengan keindahan destinasi wisata yang ada di Nusa Penida,’’ ungkap akademisi Fakultas Hukum Unud ini di sela-sela penampilannya saat menghibur masyarakat Nusa Penida, Sabtu (27/8) lalu. Selama dua hari di Nusa Penida, bapak satu anak ini telah mengunjungi Pulau Seribu, Crystal Bay, Angel Billabong dan Pasih Uug yang saat ini menjadi ikon pariwisata yang wajib dikunjungi oleh wisatawan. ‘’Saya berharap Nusa Penida semakin dilirik menjadi primadona wisata di Pulau Bali, baik wisatawan lokal maupun turis mancanegara. Sebab, warga Nusa Penida masih menjunjung tinggi adat istiadat dan kearifan lokalnya yang didukung juga oleh pemerintah dan masyarakatnya,’’ imbuh pria yang mempunyai ciri khas suara serak basah ini. (win)

Klian Desa Pakraman Subagan Drs. Putu Toya berharap ada koordinasi jika ada proyek pengaplingan lahan. Tujuannya bukan ingin mendapatkan sesuatu atau persentase. Namun paling tidak pihaknya diajak berkoordinasi atau bila perlu pihak desa perlu dimintai pertimbangan atau semacam rekomendasi. Pihaknya sebagai prajuru desa perlu tahu, jangan sampai ketika ada masalah seperti gugat-menggugat barulah pihak desa pakraman dicari guna ikut membantu nepasin

(mengatasi). Putu Toya mengatakan, krama wed (asli) Desa Subagan sebagian besar masih mengandalkan hidup pada sektor pertanian, beternak ayam kecilkecilan atau bebek. Banyak juga krama sebagai pedagang, membuka kios, toko, berdagang di Pasar Desa, Pasar Karangsokong atau di Pasar Amlapura Timur. Karena lahan terbatas, sebagian juga merantau ke luar daerah mencari nafkah. Mereka sudah lumayan banyak yang sukses. Jadinya krama Subagan teru-

tama kalangan muda, membangun desa dari hasil merantau. Belakangan yang sudah sukses di luar daerah dan mendapatkan pengalaman ada juga yang pulang membuka usaha, seperti percetakan, usaha berdagang bahan bangunan atau membuka usaha di bidang kuliner. ‘’Kami terus mendorong krama kami untuk terus mengembangkan kreativitas. Krama agar bisa bersaing dan hidup lebih baik, jadi harus mampu bersaing dengan kerja keras,’’ paparnya. Petani di Subagan dalam

bulan ini sudah banyak yang panen padi. Setelah panen padi, mengantisivasi kekeringan sebagai akibat jauh mengecilnya air irigasi, petani memilih bertanam hortikultura. Ada yang menanam bunga kenikir, banyak juga yang menanam jagung atau cabai seperti jenis hotchili. Cabai ditanam hektaran. Nengah Nurya dari Banjar Desa, Subagan, salah satu petani cabai yang ditemui Senin (29/8), tengah memasang ajir untuk hotchilinya. Nurya karena tak memiliki lahan sendiri, terpaksa mengontrak lahan sawah milik orang lain. ‘’Per catu (sekitar 10 are) lahan kami kontrak Rp 1 juta per sekali panen cabai, sekitar enam

bulan,’’ ujar Nurya. Petani sederhana itu mengatakan pihaknya mencoba bertanam cabai merah besar itu. Soalnya bertanam melon atau semangka sudah tak begitu baik. Daun melon musim lalu daunnya keriput, entah apa penyebabnya. Nurya berharap usahanya bertanam cabai berhasil, sehingga tak rugi kerja keras, apalagi membayar kontrak lahan cukup mahal bagi petani seperti dia. ‘’Memang kendala air irigasi cukup mengkhawatirkan. Sejak ditanam, beberapa hari cabai ini layu kekeringan, untung malam dua hari lalu dapat air sedikit,’’ terangnya. (bud)

Marcella Zalianty

Masuk Bursa Calon Ketua Parfi

DITANGKAPNYA Gatot Brajamusti terkait kasus dugaan narkoba pada Minggu (28/8) malam, membuat kepemimpinan di tubuh Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) menjadi kosong. Sejumlah artis senior yang mengatasnamakan Parfi 1956 berniat untuk segera menggelar kongres di Jakarta untuk membentuk kepengurusan baru. Nama artis peran sekaligus produser Marcella Zalianty muncul dan digadang-gadang sebagai calon Ketua Umum Parfi dan menggantikan Gatot. ‘’Calonnya ada Marcella Zalianty, Tio Pakusadewo, Sandy Nayoan, Ki Kusumo, dan beberapa lagi,’’ ujar artis senior Debby Cinthya Dewi ketika ditemui dalam jumpa pers di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta Selatan,

Senin (29/8). Debby menuturkan, saat ini kawan-kawannya masih mematangkan rencana kongres, terlebih mencari payung hu-

kum yang tepat, agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.b ‘’Saat ini Bang Hendry Yosodiningrat dan Gusti Randa masih mencari legalitasnya seperti apa. Banyak yang bersama kami, seperti Ade Irawan, Adam Jordan, Jenny Rachman, Deddy Sutomo, Marcella Zalianty, Niniek L. Karim, dan masih banyak lagi,’’ imbuhnya. Seperti diketahui, dalam kongres di Lombok, pada 26 Agustus 2016, Gatot kembali terpilih sebagai Ketua Umum Parfi untuk lima tahun ke depan. (pik)

Bali Post/eka

PISANG - Pasar Umaklungkung menyedikan pisang dan buah-buahan lainnya.

Pasar Umaklungkung

Khusus Jual Pisang dan Buah

PASAR Umaklungkung yang kerap disebut Pasar Batukandik merupakan pasar khusus yang menjual buah-buahan, terutama pisang. Pasar yang berada di Desa Adat Kerobokan dan Desa Dinas Padangsambian Kaja, Denpasar Barat itu terbentuk begitu saja, tanpa ada komando. Awalnya, pada tahun 2002, banyak pedagang di Pasar Anyar Sari (bersebelahan dengan Pasar Umaklungkung) tidak kebagian tempat, kemudian menyewa tempat di luar Pasar Anyar Sari. Lambat laun, daerah di sekitar tempat tersebut mulai ditempati pedagang-pedagang pisang dan buah-buahan lainnya. Nyoman Sulendra, Klian Banjar Umaklungkung, ditemani warga lain, I Wayan Sugita, menyampaikan bahwa ia memelopori lahan miliknya untuk dibuat semacam kios agar dapat disewa pedagangpedagang yang tidak kebagian tempat di Pasar Anyar Sari. Selain menyewa tempat, ia juga menjual buah-buahan. Sebelum menjadi

pusat buah dan pisang grosir, area tersebut merupakan persawahan. Namun karena tetap dikenai pajak, lalu dibuatlah kios-kios untuk disewa pedagang. ‘’Daripada bayar pajak mahal-mahal, saya pinjam uang di bank dan saya bangun gudang,’’ imbuhnya. Buah-buahan yang dijual juga dalam partai besar seperti melon, semangka, papaya, bengkoang baik dari Malang, Flores, Banyuwangi, Kalimantan, Lombok, dan Jawa. Buah tersebut dipesannya dari distributor. ‘’Kalau cocok harganya kita beli di petani,’’ tandasnya. Mengingat telah berlangganan dengan distributor buah dan pisang, setelah transfer uang, barang akan dikirim. ‘’Kita sudah langganan, pasti langsung dikirim ke sini,’’ imbuhnya. Ia mengatakan hampir 90 persen buah berasal dari petani di luar Bali. Diakui, pihaknya memang belum memikirkan pengelolaan pasar ke depannya, namun yang ia antisipasi adalah kebersihan dan tatanannya. (may)

Pertanian

Buleleng Tingkatkan Penanganan Pascapanen PEMERINTAH Kabupaten Buleleng meningkatkan perhatiannya terhadap sektor pertanian. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan sektor pertanian membutuhkan penanganan intensif, khususnya pascapanen. ‘’Seringkali terputus atau tidak terintegrasi (pertanian). Jadi ke depan Buleleng harus dapat mengintegrasikan penanganan pascapanen sampai pola pemilihan vegetasi sesuai keunggulan pertanian di daerah,’’ ujarnya, Selasa (30/8) kemarin. Pengamatan disertai penelitian dibutuhkan untuk mencari tanaman pada musim tertentu dan berpotensi dikembangkan. ‘’Jadi dicocokkan lagi di daerah, tanaman jenis apa yang cocok dan tidak cocok. Penanganan pascapanen dimaksud berkaitan terhadap serapan pasar dan industri

olahan hasil pertanian. Tahun depan kami mau buat pilot project satu kecamatan dengan kontur (pertanian) ketinggian berbeda,’’ paparnya. Dikatakannya, petani membutuhkan perhatian dalam hal permodalan. Kadangkala lahan petani sekadar digarap untuk menghasilkan padi, kemudian dipanen cepat dan hasilnya dijual kepada tengkulak. Sejatinya padi di Buleleng memiliki keunggulan dibandingkan padi daerah lain di Bali. Maka pemerintah mulai merancang pertanian yang lebih cocok dan maksimal berkembang di Buleleng, walau hasil padi di wilayah Bali Utara sudah tergolong surplus. ‘’Pascapanen menjadi tolok ukur utama dan kami akan break down ke bawah. Bagaimana kebutuhan air, iklim, Ph tanah. Selain itu dilihat

bagaimana psikologis petani dan kecukupan modal petani akan dibreak down lebih matang lagi,’’ imbuh Bupati asal Desa Banyuatis Kecamatan Banjar ini. Ia menambahkan, perkembangan pertanian Buleleng dinilai masih berjalan seperti biasa alias normal. ‘’Kalau padi kita sudah surplus. Itu membuktikan kalau kita sudah melakukan penanganan produksi padi secara benar,’’ tambahnya. Ia memastikan tahun depan Pemkab Buleleng berkosentrasi meningkatkan pertanian. Salah satunya cengkeh sedang ditingkatkan. Cengkeh sendiri sudah ditanggulangi dari serangan penyakit jamur akar putih (JAP). Sedangkan dalam sisi kebijakan pihaknya sudah membuat SK Bupati yang melarang penyulingan daun cengkeh. (dgk)

Putu Agus Suradnyana

Bali Post/dgk


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 31 Agustus 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu