Skip to main content

Edisi 30 November 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 103 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost

rabu wage, 30 november 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Bali Post/rtr

Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn dan Putri Srirasmi.

Vajiralongkorn Gantikan Raja Bhumibol

Bangkok – Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn akan segera dinobatkan sebagai raja baru Thailand. Dia menggantikan ayahandanya yang wafat sebulan lalu, Raja Bhumibol Adulyadej. Sang raja baru itu akan dipanggil dengan Raja Rama X. Dia adalah raja kesepuluh dari Dinasti Chakri yang sudah 234 tahun berkuasa di Thailand. Dia akan resmi dinobatkan sebagai raja setelah upacara kremasi kerajaan untuk jenazah Bhumibol Adulyadej yang akan diadakan tahun depan. Thailand sudah mulai membangun tungku kayu pembakaran jenazah untuk mendiang Raja Bhumibol. Menurut pemerintah, sekitar 8.000 orang akan terlibat dalam upacara kremasi ini. Sang putra mahkota yang saat ini tengah di Jerman, akan kembali ke Thailand pekan ini untuk audiensi dengan ketua parlemen Thailand. ‘’Kami menantikan pemerintah mengirimkan surat (penobatan raja baru) kepada parlemen. Kami harapkan segera,’’ kata seorang anggota parlemen kepada Reuters. (ant)

Sidang Perdana Dahlan Iskan

Bali Post/ap

PUING-PUING - Tim penyelamat berdiri di lokasi puing-puing sebuah pesawat carteran yang jatuh di daerah pegunungan di luar Medellin, Kolombia, Selasa (29/11) kemarin.

Pesawat Tim Sepak Bola Brazil Jatuh

76 Tewas, 5 Orang Selamat Bogota – Tim penyelamat menemukan 25 jasad di satu lokasi di Kolombia tempat pesawat LAMIA yang membawa 81 orang jatuh, termasuk anggota tim sepak bola Brazil, menurut wali kota setempat pada Selasa (29/11) kemarin. Sedikitnya lima orang selamat, kata Elkin Osorio, wali kota La Ceja, sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Salah satu korban yang selamat adalah Alan Ruschel, bek tim Chapecoense Real, yang semestinya ikut tanding dalam laga final turnamen Copa Sudamericana,

Rabu (30/11) ini, melawan tim Kolombia, menurut keterangan kepala otoritas penerbangan sipil Kolombia Alfredo Bocanegra kepada para reporter.

Menurut otoritas Bandara Jose Maria Cordova de Rionegro di Medellin, pesawat terbang yang berangkat dari Bolivia itu membawa tim sepak bola Chapecoense Real dari Brazil yang akan melawan klub Kolombia Atletico Nacional. Pesawat LAMIA yang terbang dari Bolivia menuju Medellin itu mengalami kecelakaan di area Cerro Gordo yang berada sekitar 50 kilometer dari kota terbesar kedua di Kolombia itu. Sebuah pesawat carteran yang men-

Sidoarjo (Bali Post) – Sidang perdana kasus dugaan korupsi yang dilakukan mantan Direktur Utama PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim Dahlan Iskan di Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, ditunda karena terdakwa tidak didampingi penasihat hukum, Selasa (29/11) kemarin. ‘’Saya percaya kepada majelis hakim. Namun, sampai dengan saat ini saya belum menerima berkas dakwaan. Sehingga sampai dengan saat ini saya dan keluarga masih belum menunjuk siapa penasihat hukum yang akan mendampingi saya,’’ kata Dahlan di hadapan majelis hakim yang diketuai M. Tahsin. Pernyataan Dahlan langsung diklarifikasikan ke pihak jaksa penuntut umum (JPU). ‘’Kami sudah memberikan surat dakwaannya, yang diterima oleh Etik, staf dari penasihat hukum tersangka,’’ kata JPU Trimo menjawab pertanyaan hakim. Hal. 19 Surat Dakwaan

gangkut 81 orang, termasuk tim sepak bola klub divisi satu Brazil dan para wartawan yang akan meliput pertandingan sepak bola, jatuh di Kolombia Tengah selagi menuju Medellin. Sejauh ini lima orang selamat dari bencana ini, kata Alfredo Bocanegra, kepala otoritas penerbangan sipil Kolombia. Operasi penyelamatan menjadi sulit dilakukan karena hujan lebat di sekitar situs kecelakaan. Hal. 19 Penjaga Gawang

Tak Ada WNI Korban di Ohio Jakarta (Bali Post) – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Chicago menyampaikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penyerangan bersenjata yang terjadi di kampus Ohio State University (OSU), Amerika Serikat pada Senin (28/11). ‘’Sejauh ini tidak ada laporan bahwa terdapat korban WNI dalam insiden penyerangan (di kampus OSU) itu,’’ demikian keterangan pers KJRI Chicago yang diterima di Jakarta, Selasa (29/11) kemarin. KJRI di Chicago telah berkomunikasi dengan perwakilan WNI termasuk mahasiswa yang kuliah di OSU untuk memastikan kondisi keamanan para WNI di sekitar lokasi. Hal. 19 Pihak Berwajib Bali Post/ant

SIDANG - Xaveriandy Sutanto (kiri) dan Memi menjawab pertanyaan jaksa dalam sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (29/11) kemarin. Dalam sidang tersebut Memi mengakui memberi uang Rp 100 juta kepada Irman Gusman.

Kasus Impor Gula

Memi Sebut Irman Minta Komisi

Bali Post/ade

JALANI SIDANG - Tersangka Dahlan Iskan menjalani sidang perdana kasus pelepasan aset BUMD Jawa Timur di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, di Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (29/11) kemarin.

Jakarta (Bali Post) – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD)-RI Irman Gusman pernah meminta komisi atas usahanya membantu distribusi gula Badan Urusan Logistik di Sumatera Barat. ‘’Saya bilang ke suami saya, Pak Irman minta fee (komisi),’’ kata Memi, Direktur CV Semesta Berjaya, saat memberikan keterangan sebagai terdakwa kasus suap di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (29/11) kemarin.

Menurut Memi, dia yang mendatangi Irman di rumah dinas Ketua DPD-RI di Jalan Denpasar, Jakarta Selatan. Dalam pertemuan itu, Memi menceritakan adanya kelangkaan gula dan kenaikan harga gula di Sumatera Barat. Setelah menjanjikan bantuan, Irman menanyakan soal situasi harga gula di pasar. Memi menjelaskan, terdapat bermacam-macam harga gula di pasaran. Tetapi, ada pedagang gula asal Jakarta yang menawarkan harga Rp 12.200 per kilogram.

Irman mengatakan kepada Memi bahwa harga gula Bulog lebih rendah, sekitar Rp 11.200 per kilogram. Irman kemudian meminta kompensasi atas bantuannya mendorong Perum Bulog. Irman pun meminta Rp 300 per kilogram untuk total permintaan distribusi gula sebesar 3.000 ton. ‘’Pak Irman bilang, dia berminat untuk bisnis, jadi kami bagi dua,’’ kata Memi. Hal. 19 Ditolak Hakim

Bali Post/rtr

PENYERANG - Mobil yang digunakan oleh penyerang untuk menyandera sekelompok mahasiswa terlihat di luar Watts Balai di kampus Ohio State University di Columbus, Ohio, AS, Senin (28/11).

Soal Reklamasi Teluk Benoa

Pasubayan Puji Komitmen Wakil Bali di DPR

Bali Post/ant

KETAPEL - Polisi menunjukkan ketapel yang diamankan di Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Selasa (29/11) kemarin. Penyitaan untuk sementara waktu 1.000 ketapel pesanan seseorang berinisial D dari Makassar tersebut merupakan langkah antisipasi gangguan keamanan terkait demo 212 di Jakarta.

KOMITMEN dua anggota DPR-RI, Made Urip dan Mahendra Putra, dalam penyelamatan Bali mendapat apresiasi Pasubayan Desa Adat Tolak Reklamasi. Keduanya telah menyuarakan aspirasi rakyat Bali dalam menolak reklamasi Teluk Benoa ketika Komisi IV DPR-RI dengar pendapat dengan PT TWBI. Koordinator Pasubayan I Wayan Swarsa mengatakan, kalau memang betul anggota dewan itu menempatkan diri sebagai wakil rakyat, aspirasi penolakan yang riil dan nyata dari masyarakat adat Bali tentu akan menjadi perhatian DPR maupun DPRD. Apalagi aspirasi yang disampaikan Pasubayan, dengan jumlah masyarakat adat yang tidak sedikit. ‘’Seyogianya juga menjadi dasar untuk menyatakan menolak. Setidak-tidaknya untuk membatalkan atau memindah-

kan (reklamasi) ke tempat yang layak. Artinya riil bahwa itu adalah penolakan dari masyarakat adat yang menjadi dasar pegangan anggota DPR sebagai wujud implementasi daripada perwakilan rakyat,’’ ujar Bendesa Adat Kuta ini. Ketua LPM Tanjung Benoa I Kadek Duarsa, Selasa (29/11) kemarin, mengatakan sikap Made Urip tentu harus diapresiasi. Sebab, komitmennya jelas dalam menyelamatkan Bali. Berbeda dengan wakil masyarakat Bali yang duduk di DPRD Bali. Mereka hanya meneruskan aspirasi masyarakat yang menolak reklamasi Teluk Benoa ke Presiden. ‘’Sekarang seluruh desa adat yang ada di pesisir itu sudah menyatakan sikap menolak reklamasi Teluk Benoa, kecuali ada satu yang belum. Tetapi warganya, pemudanya, sudah menyatakan

sikap dengan mendirikan baliho. Makanya Pak Made Urip, anggota DPR dari Bali, menyampaikan aspirasi masyarakat dengan tegas menolak itu,’’ ujarnya. Duarsa menambahkan, aspirasi masyarakat pesisir itu seharusnya diadopsi. Penyelamatan lingkungan harus dikedepankan, jangan sampai ada kepentingan-kepentingan lain yang terselubung. Apalagi kepentingan materi, dengan menjual ‘’rumah’’, lingkungan dan budaya Bali. ‘’Kami dari warga pesisir sangat berkepentingan dengan lingkungan, alam dan budaya kami sendiri. Saya pribadi tidak ingin ada hal-hal yang di luar penyelamatan lingkungan, budaya dan alam ditunggangi dengan kepentingan yang tidak masuk akal,’’ tandasnya. Sebelumnya (BP, 29/11), anggota Komisi IV DPR I Made Urip menyatakan

menolak dan meminta agar proyek tersebut dihentikan. Ia juga meminta kepada pimpinan Komisi IV DPR untuk mengundang masyarakat di Bali secara keseluruhan agar DPR memiliki gambaran yang berimbang. Terutama aspirasi dari desa-desa adat di Bali yang terkoordinasi dalam Pasubayan Desa Adat/Pakraman. Mereka harus didengar aspirasinya. ‘’Tentu harus mendengar aspirasi publik, dari Pasubayan Desa Adat di Bali. Kita panggil untuk kembangkan pemikiran-pemikiran, apa yang ditolak desa adat. Nah, aspirasi desa adat yang begitu masif dan gerakannya begitu kuat sekali, tentu harus dihargai juga. Dipanggil juga, jangan dari satu pihak saja,’’ kata politisi dari PDI Perjuangan ini. Hal. 19 Kurang Sosialisasi


DENPASAR

2

Rabu Wage, 30 November 2016

FIGUR Pelanggaran Lalin Meningkat OPERASI Zebra Agung 2016 yang dimulai 16 November lalu, berakhir Selasa (29/11) kemarin. Hasil rekap jumlah pelanggaran lalu lintas (lalin) mengalami kenaikan 35 persen dibandingkan tahun 2015. Pelanggaran yang mendominasi ada 3 item, paling banyak yakni helm. ‘’Pelanggaran helm itu seperti tidak pakai helm, helmnya tidak standar SNI Bali Post/rah dan penggunaannya tidak benar. Padahal (pakai - red) helm itu sangat penting melindungi kepala saat kecelakaan,’’ ujar Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan, Selasa (29/11) kemarin. Menurutnya, hasil rekap yang dilakukan hingga 28 November lalu, jumlah tilang (bukti pelanggaran) tahun ini 3.613, sedangkan tahun 2015 sebanyak 2.661. Pelanggaran terkait helm tahun 2015 sebanyak 723 dan tahun 2016 tercatat 1.320 pelanggar. Untuk pelanggaran rambu parkir, tahun 2015 sebanyak 45 dan tahun ini 351. Sementara pelanggar lampu lalu lintas, tahun ini sebanyak 217 dan tahun 2015 sebanyak 112. ‘’Jumlah kecelakaan juga naik. Tahun 2015 sebanyak 3 kasus, tahun ini 8 kasus. Rinciannya, korban tewas satu orang, luka berat nihil, luka ringan 12 orang dan kerugian material Rp 6,7 juta,’’ ujar mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Padahal, katanya, operasi ini diharapkan terciptanya Kamseltibcar Lantas (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu-lintas). Menurutnya, lebih baik tertib berlalu lintas berdasarkan atas kesadaran sendiri. (rah)

Bunuh Atasan, Oknum TNI-AL Diadili

Denpasar (Bali Post) Diduga melakukan pembunuhan terhadap atasannya, oknum TNI Angkatan Laut (AL) Denpasar Kopda Muhammad Muslimin (35) asal Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (29/11) kemarin diadili di Pengadilan Militer III-14 Denpasar. Dia didakwa atas dugaan pembunuhan terhadap Serda Made Suwardi. Dalam sidang perdana yang dipimpin Ketua Hakim Letkol Laut (KH) Agus Budiman, Oditur Mayor Chk. Dewa Putu Martin dalam dakwaannya menjerat terdakwa dengan dua pasal yakni Pasal 106 ayat (3) KUHPM dan Pasal 338 KUHP, melakukan tindakan kekerasan yang berujung kematian korban Serda Made Suwardi. Dalam surat dakwaan Oditur Mayor Chk. Dewa Putu Martin dijelaskan, Jumat 29 Juli 2016 lalu di Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar, terdakwa Muhammad Muslimin terlibat kasus pembunuhan terhadap atasannya, Serda Made Suwardi. Permasalahannya, karena terdakwa tidak diberikan izin cuti tahunan oleh satuannya. Hal itu membuat terdakwa sakit hati terhadap korban (atasannya). Sebelum pembunuhan, terdakwa sempat cekcok dan menantang korban berkelahi. Menurut oditur penuntut, korban saat itu sedang berada di tempat parkir. Terdakwa menghampiri korban karena tidak terima dan merasa malu, korban telah menampar terdakwa. ‘’Selanjutnya terdakwa memiting leher, mencekik korban, dan menusukkan pisau sangkur ke perut dan dada korban,’’ ungkap Oditur Mayor Chk. Dewa Putu Martin. Oditur Mayor Dewa Putu Martin menjelaskan, berdasarkan hasil tes kejiwaan, tidak ditemukan gangguan kejiwaan pada terdakwa. Namun, dari tes kejiwaan itu hasilnya menyatakan terdakwa memiliki sifat agresif. Usai pembacaan surat dakwaan, Ketua Hakim Letkol Laut (KH) Agus Budiman Surbakti memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menanggapi dakwaan Oditur. Atas dakwaan tersebut, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya, Lettu Laut (KH) Fuad, setelah berkoordinasi, memutuskan untuk tidak mengajukan eksepsi. (kmb37)

Kasus Senderan Tukad Mati

Penyidik Kembali Periksa Kontraktor

Denpasar (Bali Post) Retaknya proyek senderan Tukad Mati di Legian, Badung, yang dibidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, statusnya naik dari pengumpulan data (puldata) ke penyelidikan. Pemeriksaan saksi-saksi terus dilakukan. Bahkan, penyidik kembali memeriksa pihak kontraktor PT Undagi Jaya Mandiri, khususnya dalam pengumpulan dokumen serta data tambahan lainnya. Dari hasil pemeriksaan yang dipadukan dengan puldata sebelumnya, kejaksaan sudah menemukan celah masuk ke tahap penyidikan. Celah tersebut adalah masa pemeliharaan proyek yang sudah lewat. Sehingga proyek milik Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) yang konon bernilai Rp 2,1 miliar itu terus didalami. Kasipidsus Kejari Denpasar Syahru Wira membenarkan bahwa pihaknya memanggil ulang rekanan. Syahru juga membenarkan bahwa saat ini sudah masuk tahap penyelidikan. ‘’Sekarang bisa dikatakan sudah tahap penyelidikan. Kami sudah panggil ulang kontraktor untuk menyerahkan data yang diperlukan,’’ ungkapnya. Dalam kasus ini, tim sudah mengantongi sejumlah data dari kontraktor PT Undagi Jaya. Data tersebut digunakan untuk mendalami dugaan pelanggaran. Ditanya peluang kasus berlanjut ke tahap penyidikan, Syahru memberikan jawaban normatif. Dikatakannya, pihaknya akan menaikkan ke tahap penyidikan jika ditemukan alat bukti pelanggaran. ‘’Kami masih memilah-milah karena senderan Tukad Mati itu bukan hanya proyek Pemkab Badung,’’ imbuh Syahru. Direktur PT Undagi Jaya Mandiri Wayan Sutaya yang dmimintai konfirmasi via ponsel membenarkan pihaknya telah menyerahkan data ke Kejari Denpasar. ‘’Data yang kami serahkan data kontrak dan nilai kontrak yang berkaitan proyek senderan,’’ jelas Sutaya. Sutaya mengatakan, senderan yang jebol bukan proyek yang dia kerjakan. Sutaya mengaku sudah memperbaiki bagian yang retak. Pihaknya sudah memasang goronggorong agar air dari subak tidak mengikis senderan. (kmb37)

Bali Post/wan

AKOMODASI WISATA - Sejumlah proyek pembangunan vila mulai bermunculan di kawasan Jalan Pantai Seseh, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung. Masifnya pembangunan akomodasi wisata kian mendesak dan menyudutkan lahan persawahan hijau di daerah ini.

Perbaiki Sistem Kesehatan

Indonesia Perlu Dokter Layanan Primer Denpasar (Bali Post) -

Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, perlu adanya perbaikan sistem kesehtan. Untuk itu, Indonesia memerlukan dokter layanan primer (DLP). DLP akan mengintegrasikan prinsip-prinsip ilmu kedokteran keluarga, ilmu kedokteran komunitas, dan ilmu kesehatan masyarakat, serta mampu memimpin serta menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama atau primer yang berkualitas. ‘’Tidak hanya sakit fisik saja yang ditangani oleh dokter layanan primer, tetapi juga sakit psikis dan sakit sosial. Jadi, tidak hanya gejala-gejala klinis dan sebatas diberikan obat saja,’’ kata Ketua Panitia Persiapan Pembentukan Program Pendidikan DLP FK Unud Prof. Dr. dr. I Nyoman Mangku Karmaya, Senin (28/11). DLP sendiri terbentuk karena Indonesia masih memiliki rapor merah, seperti angka kematian ibu dan kematian bayi yang masih tinggi dan sulitnya penduduk mendapat akses air minum yang berkualitas. Padahal, Indonesia mampu menghasilkan ribuan dokter umum dan spesialis setiap

tahunnya. ‘’Dengan banyaknya dokter dan spesialis, itu saja belum mampu mengungkit indikator kesejahteraan secara efektif dan efisien. Semakin banyak dokter, mengapa jumlah orang sakit tidak kunjung menurun?’’ tanya Mangku Karmaya. Indikator kesejahteraan masyarakat Indonesia, diakui Karmaya, masih terpuruk. Hal ini dikarenakan berdasarkan data review midterm RPJMN di bidang kesehatan, Indonesia masih berkutat menghadapi banyak masalah penyakit. Mulai dari penyakit infeksi, penyakit menular yang belum teratasi dan tren penyakit tidak menular yang

cenderung naik. Sistem rujukan juga masih terbilang kacau, karena pasien langsung dihadapkan pada spesialis. Hal itu nantinya akan berpengaruh atas seringnya terjadi sengketa antardokter, tuntutan malapraktik meningkat dan dokter selalu disalahkan, kualitas pelayanan menurun, biaya tinggi tetapi kesejahteraan dokter timpang. ‘’Keadaan ini memicu munculnya pengaruh merusak terhadap pelayanan kesehatan tingkat primer,’’ urainya. Dokter umum dan dokter spesialis, disebutkannya, juga banyak yang menumpuk di perkotaan untuk mencari nafkah dari pasien yang mampu membayar biaya

pengobatan. Hal itu pun menimbulkan ketidakadilan akses bagi masyarakat di daerah pinggiran/ pedesaan. Perbedaan honor antara dokter spesialis dan praktik umum turut menyebabkan biaya kesehatan menjadi mahal. Pemborosan dalam keuangan kesehatan adalah 20 persen untuk puskesmas dan 80 persen untuk rujukan tingkat lanjut/rumah sakit. ‘’Beda penghasilan membuat para dokter lebih senang menjadi spesialis klinis ketimbang menjadi dokter yang bekerja di layanan tingkat pertama yaitu puskesmas,’’ ungkapnya. Selain itu, biaya berobat yang mahal juga membuat masyarakat miskin/tidak mampu, memilih membiarkan penyakit atau meminta bantuan pengobatan nonmedis yang teknik pengobatan atau kandungan obat serta khasiatnya tidak jelas, bahkan tidak bermanfaat serta merugikan. ‘’Untuk memperbaiki pelayanan kesehatan di Indonesia yang boros, tidak

tepat sasaran serta tidak efektif, maka perlu dilakukan penguatan DLP,’’ tegasnya. Penguatan pelayanan kesehatan meliputi berbagai bidang, di antaranya pemenuhan tenaga dan peningkatan sarana pelayanan primer, dan inovasi pelayanan primer di wilayah terpencil. Melalui DLP, calon dokter nantinya akan melakukan pendekatan secara holistik pada pasiennya. Apabila sebelumnya dokter lebih mementingkan pengobatan penyakit yang bersifat spesialistik, ke depannya dokter akan melakukan upaya promotif dan preventif dengan mempertimbangkan keadaan lingkungan, keluarga dan masyarakat. (kmb42) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Kasus Perdin DPRD Denpasar

Mantan dan Anggota Dewan Tak Hadiri Pemeriksaan Denpasar (Bali Post) Penyidikan kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) DPRD Kota Denpasar, yang merugikan keuangan negara hingga Rp 2,292 miliar, semakin memanas. Selain intensif melakukan pemeriksaan terhadap pihak travel, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar juga sedang menggali informasi dari 13 anggota DPRD Kota Denpasar. Mereka ada yang masih aktif dan ada beberapa yang sudah tidak menjabat (mantan). Namun, rencana pemeriksaan yang dijdawalkan Senin (28/11) akhirnya tidak bisa berjalan mulus. Pasalnya, 13 orang yang duduk di kursi legislatif itu tidak

datang dengan berbagai alasan. Mereka yang sedianya diperiksa sebagaimana surat panggilan penyidik, A.A. Gede Ngurah Widiada, A.A. Kompyang Raka, I Kadek Ari Sucitha, A.A. Gede Mahendra, I Gusti Ngurah Gede, I Ketut Suteja Kumara, I Made Sukarmana (dewan aktif 2014-2019) serta Bagus Ketut Dhani Saputra, I Ketut Jasa, A.A. Ngurah Wira Bima Wikrama, I Made Mirta, A.A. Sumari Agung dan I Made Sukra (anggota dewan 2009-2013). Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Denpasar Erna Normawati Widodo Putri melalui Kasi Intel dan Humas Kejari Denpasar AAN Kusumayasa Diputra, Senin sore

mengatakan, dari 13 surat panggilan, empat orang dewan yang sedianya langsung di-BAP. Mereka adalah I Gusti Ngurah Gede yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Denpasar saat ini, Kompyang Raka, Bima Wikrama dan Made Mirta. ‘’Semuanya ini merupakan anggota dewan periode 2009-2014 yang akan diperiksa dalam kasus Perdin DPRD Kota Denpasar tahun 2013-2014 dengan tersangka Sekwan I Gusti Ngurah Rai Suta,’’ tandas Kusumayasa. Akan tetapi, pemeriksaan yang dijadwalkan berlanjut sampai Jumat mendatang itu, batal dilakukan karena seluruh anggota dewan yang akan diperiksa tidak

datang. Jaksa mengaku sudah menerima pemberitahuan dari 13 orang yang dipanggil. Mereka tidak bisa hadir dengan berbagai alasan. Misalnya, ada yang mengaku ada upacara agama, ada karena halangan tugas partai, ada pula yang sakit dan lainnya. ‘’Misalnya ketua dewan berhalangan karena hari ini ada rapat paripurna yang tidak bisa ditinggalkan,’’ sebut jaksa asal Tabanan itu. Ditambahkannya, penyidik masih menjadwalkan pemeriksaan lanjutan untuk 13 anggota dewan aktif dan mantan anggota dewan ini. Ia mengatakan, ada beberapa anggota dewan yang me-

nyatakan siap diperiksa, Jumat (2/12) mendatang. Mereka yang tidak bisa memberikan keterangan Senin ini, bakal dilakukan pemanggilan ulang untuk bersedia memberikan keterangan terkait perjalanan dinas DPRD Kota Denpasar. Sebelumnya, dalam kasus yang nerugikan keuangan negara hingga Rp 2,292 miliar tersebut, penyidik sudah memeriksa dari pihak travel. Mereka yang dimintai keterangan tambahan adalah pemilik travel. Menurut Agung Kusumayasa, mereka adalah bos travel berinisial MK dari Bali Daksina dan PK dari travel Sunda Duta Travel. (kmb37)

Kodam Udayana Gelar ’’Nusantara Bersatu’’

Antisipasi Kelompok Pemecah Belah Bangsa MARAKNYA isu provokatif yang bergulir di kalangan masyarakat, baik melalui media sosial maupun dengan kegiatan tertentu, kuat dugaan adanya oknum-oknum tertentu yang berusaha mendalangi perpecahan anak bangsa dalam situasi nasional yang mulai memanas saat ini. Terkait hal itu, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa menyatakan harus dapat disikapi secara tenang, arif dan bijaksana. ‘’Kita jangan terpengaruh propaganda dan provokasi adu domba, saling curiga dan memfitnah sesama anak bangsa. Sejarah perjalanan bangsa sejak zaman penjajahan, banyak memberikan pembelajaran kepada kita, modus devide et impera pemecah belah dan adu domba. Sifat kedaerahan sudah banyak mengajarkan kita bahwa 300 tahun berjuang dengan kedaerahan tidak pernah berhasil. Itu bisa terwujud setelah ikrar Sumpah Pemuda dengan bertanah air satu Indonesia, berbahasa satu bahasa Indonesia dan berbangsa satu bangsa Indonesia,’’ tegas Danrem, Selasa (29/11) kemarin. Pentingnya makna persatuan dan kesatuan bangsa tersebut,

Bali Post/rah

Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa Panglima TNI dan Kapolri mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu dalam setiap langkah dan tindakan menjaga tetap tegaknya bangsa ini sebagai bangsa yang besar di antara negara lain di dunia. Ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersama TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara

(ASN) serta seluruh masyarakat yang dikemas dalam kegiatan ‘’Nusantara Bersatu’’. ‘’Harus terus digelorakan rasa nasionalisme dan cinta tanah air,’’ tegasnya. Menurut mantan Dansat-81/ Kopassus ini, Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Kustanto Widiatmoko selalu mengingatkan kepada seluruh jajaran agar terus mengumandangkan kebinekaan dan menyerukan perdamaian serta menghindari kekerasan. Untuk kegiatan ‘’Nusantara Bersatu’’ khusus wilayah Bali, akan dipusatkan di Lapangan Puputan Margarana, Niti Mandala, Renon, Denpasar Timur, Rabu (30/11) ini. Adapun tema dalam kegiatan ini ‘’Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama, Bhinneka Tunggal Ika’’. ‘’Kami mengajak masyarakat untuk mengenang kembali bagaimana kemerdekaan Indonesia kita peroleh, bagaimana besarnya jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan yang saat ini kita nikmati bersama ini,’’ tandasnya. Oleh karena itu, memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam suasana yang tenang dan damai,

sangatlah penting. Selain itu, tetap menjaga Indonesia dengan persaudaraan dan hindari segala bentuk kekerasan. ‘’Bhinneka Tunggal Ika bermakna bahwa kita berbeda-beda tetapi kita tetap satu sebagai bangsa Indonesia. Perbedaan itu bukan pemisah, tetapi perbedaan merupakan keindahan dan sekaligus sebagai sumber kekuatan bangsa yang tidak tertandingi,’’ ucap peraih penghargaan Adhi Makayasa ini. Secara khusus, Cantiasa berharap setiap elemen masyarakat meningkatkan upaya early warning system atas menyebarnya isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Demi rasa cinta

kepada tanah air, ia mengajak masyarakat di Bali supaya tidak terpengaruh isu-isu provokatif dan selalu dapat menjaga perdamaian dan kerukunan umat beragama. Bali diisi oleh masyarakat yang majemuk dan multikultural, sehingga diharapkan dapat menahan diri dan jangan pernah memunculkan ego sektoral serta kedaerahan. Setiap permasalahan sekecil apa pun hendaknya dapat diselesaikan secara damai, arif, bijaksana dan tuntas serta dalam suasana yang penuh dengan rasa persaudaraan. ‘’Kedamaian itu harus kita ciptakan bersama dan itu tidak begitu saja jatuh dari langit,’’ ujarnya. (rah)

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : PASAR TRADISIONAL WAJIB KANTONGI IZIN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com


Rabu Wage, 30 November 2016

Badung

3

NOTA KESEPAHAMAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wabup I Ketut Suiasa dan Sekda Kompyang R. Swandika menandatangani nota kesepahaman saat sidang paripurna di Ruang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Selasa (29/11) kemarin.

APBD Badung 2017 Ditetapkan

Cerminkan Program Pro-Rakyat, Belanja Daerah Rp 5,4 Triliun SETELAH melalui pembahasan, akhirnya Pemerintah Kabupaten Badung bersama DPRD Badung menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2017 menjadi perda pada Sidang Paripurna, Selasa (29/11) kemarin, di Ruang Utama Gosana Kantor DPRD Badung, Puspem Badung. Dari APBD tersebut, Belanja Daerah pada tahun 2017 mencapai Rp 5,4 triliun lebih, sedangkan Pendapatan Daerah Rp 4,6 triliun lebih. Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wabup I Ketut Suiasa, Wakil Ketua DPRD bersama anggota DPRD Badung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekda Badung serta Kepala SKPD. Postur tubuh Rancangan APBD Badung 2017 adalah Pendapatan Daerah Rp 4,6 triliun lebih dengan PAD Rp 3,8 triliun lebih. Sedangkan Belanja Daerah sebesar Rp 5,4 triliun lebih, terdiri dari belanja tidak langsung Rp 2,6 triliun lebih, belanja langsung Rp 2,8 triliun lebih, pembiayaan daerah Rp 785 miliar lebih. Penetapan APBD 2017 itu dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman antara Ketua DPRD Badung bersama Wakil Ketua dengan Bupati Badung. Selanjutnya, akan disampaikan kepada Gubernur Bali untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah. Pada sidang tersebut, juga ditetapkan Rancangan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara) 2017, Ranperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Badung 2017-2025, Penataan Pembangunan dan Pengoperasian Menara Telekomunikasi Terpadu dan Jaringan Utilitas Terpadu menjadi perda setelah dikonsultasikan dengan Gubernur Bali. Bupati Giri Prasta menegaskan kembali bahwa total Rancangan APBD 2017 yang telah disetujui mencapai Rp 5,4 triliun lebih dengan komposisi belaja tidak langsung Rp 2,6 triliun lebih (48,21 %) dari total belanja daerah. Alokasi belanja langsung Rp 2,8 triliun lebih (51,79 %), alokasi belanja publik Rp 4,4 triliun lebih (74,27%), alokasi belanja aparatur Rp 1,4 triliun lebih (25,73%), alokasi anggaran pendidikan Rp 1,1 triliun lebih (20,53 %), kesehatan Rp 663 miliar lebih (11,63%). Dengan performance APBD seperti itu, betul-betul mencerminkan program pro-rakyat yang diarahkan sebesar-besarnya untuk mewujudkan krama Badung yang sejahtera. Oleh karena itu, Bupati mengajak semua pihak untuk terus bekerja, bekerja dan bekerja serta berupaya meningkatkan inovasi dalam pembangunan di berbagai bidang sebagai wujud keseriusan pemerintah mengimplementasikan RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2017-2021. (ad937)

Ratusan Naker Lulus Uji Kompetensi Mangupura (Bali Post) Ratusan tenaga kerja (naker) di Kabupaten Badung lulus ujian kompetensi tenaga kerja. Upaya sertifikasi naker yang didominasi pekerja pariwisata ini, untuk mengantisipasi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Ida Bagus Oka Dirga mengatakan, sertifikasi kepada 840 orang tenaga kerja permanen di sektor pariwisata ini dilaksanakan di Kampus Mapindo Dalung, Kuta Utara mulai tanggal 6 Juni hingga 24 Juni 2016. ‘’Pelaksanaan kegiatan ini merupakan langkah antisipasi menghadapi arus globalisasi dan komunitas Masyarakat Ekonomi ASEAN,’’ ujar Oka Dirga, Selasa (29/11) kemarin. Selain menghadapi pasar MEA, kata Oka Dirga, sertifikasi tenaga kerja juga bertujuan untuk memberikan pengakuan tertulis atas kompetensi yang dimiliki oleh tenaga kerja, meningkatkan daya saing tenaga kerja serta meningkatkan produktivitas tenaga kerja. ‘’Manfaat yang didapat dengan pelaksanaan uji kompetensi ini adalah, kompetennya 840 orang tenaga kerja permanen di sektor pariwisata yang dinyatakan dengan sertifikat kompetensi,’’ ucapnya. Diterangkannya, materi yang diberikan dalam uji kompetensi tersebut adalah divisi house keeping, divisi F & B product, divisi F & B Service, divisi front office serta divisi bar. Para tenaga penguji adalah para master assesor yang bersertifikat dan ditetapkan oleh Badan Nasional Sertifikat Profesi. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengatakan, penyerahan sertifikat uji kompetensi memiliki makna yang sangat strategis bagi Kabupaten Badung serta sebagai wujud implementasi dari UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, dan PP Nomor 52 Tahun 2012 tentang Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Usaha di Bidang Pariwisata. Suiasa juga menekankan bahwa kemajuan pariwisata di Kabupaten Badung tidak terlepas dari dedikasi dan kerja keras para pelaku pariwisata serta peran aktif segenap stakeholder pariwisata dan seluruh komponen masyarakat. ‘’Untuk itu, kegiatan ini sangat sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk selalu berupaya meningkatkan daya saing daerah, mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ ungkapnya. Dikatakannya, pemerintah daerah akan terus memberikan apresiasi yang tinggi kepada para tenaga kerja. Sebab, mereka merupakan ujung tombak dalam sektor pariwisata melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dalam bentuk sertifikasi kompetensi. ‘’Keberhasilan penanganan ketenagakerjaan tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah, tetapi peran serta dari pihak swasta, perusahaan dan masyarakat sangat diperlukan,’’ katanya. Dengan adanya tenaga kerja yang kompeten, Wakil Bupati Suiasa berharap akan mampu menurunkan angka pengangguran dan mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju masyarakat Badung yang sejahtera dan berkualitas. (kmb27)

Bali Post/edi

KERAUHAN - Sejumlah warga dari Desa Pecatu, Jimbaran, Kuta, dalam kondisi kerauhan (kesurupan/trance) menancapkan keris ke bagian tubuhnya pada rangkaian upacara pamelastian untuk mendak hujan, Selasa (29/11) kemarin di Pantai Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan.

Sebelum Mulai Bercocok Tanam

Warga Pecatu Gelar Prosesi Memohon Hujan

DESA Pecatu, Kuta Selatan yang merupakan daerah kering dan tandus, ternyata memiliki tradisi unik untuk memohon hujan. Tradisi yang sudah berlangsung secara turun-temurun ini berupa prosesi pamelastian yang diikuti oleh ratusan krama Desa Pecatu, Selasa (29/11) kemarin di Pantai Labuan Sait. Pada pamelastian tersebut, terlihat nuansa spiritual di tengah prosesi berlangsung. Puluhan warga secara bergantian mengalami

kerauhan (kesurupan) sembari menancapkan keris ke bagian tubuh mereka. Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta mengatakan, rangkaian prosesi pamelastian ini dimulai dari tanggal 14 November lalu berupa prosesi ngaturin. Selanjutnya, tanggal 22 November dilanjutkan dengan upacara Ngusaba. ‘’Hari ini (kemarin - red) ada pamelastian di Pantai Labuan Sait, yang mana tujuannya untuk memohon kepada

Ida Batara agar segera turun hujan sehingga masyarakat bisa memulai bercocok tanam,’’ jelasnya. Selain itu, lanjut Sumerta, di selasela acara juga ada upacara ngaturin di masing-masing paibon. Ritual ini, menurutnya, sudah digelar secara turun-temurun sejak dahulu. Upacara ini dilaksanakan setiap tahun pada sasih kalima (bulan kelima dalam kalender Bali). ‘’Pada pamelastian ini juga dilakukan prosesi nedunang Ida

Batara dalam rangka untuk mensinkronkan prosesi upacara secara niskala dan sekala,’’ tambahnya. Prosesi nedunang Ida Batara juga bertujuan untuk menanyakan, apakah upacara ini benar dilaksanakan atau tidak. Selain itu, juga meminta petunjuk, apa kira-kira kekurangan. ‘’Kita di alam nyata ini dengan keterbatasan, maka kita memohon agar upacara ini bisa berjalan sesuai dengan harapan,’’ ungkapnya. (edi)

Tanpa IMB dan Izin Operasional

Hotel Maha Ungasan Terancam Disegel

Mangupura (Bali Post) – Hotel Maha Ungasan terancam disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung. Pasalnya, akomodasi pariwisata yang terletak di Desa Ungasan, Kuta Selatan ini tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Operasional Hotel. Hal tersebut mengemuka dalam rapat bersama sejumlah instansi, seperti Satop PP Badung, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), aparat kepolisian serta perwakilan hotel yang terkena sanksi penyegelan, Selasa (29/11) kemarin, di Kantor Satpol PP Badung. ‘’Kami telah melakukan tindakan persuasif dengan memanggil dan berkoordinasi dengan pihak pengelola hotel agar mereka mengurus perizinan dulu sebelum membuka hotel tersebut. Bahkan, sudah tiga kali kami peringatkan sebelum melakukan tindakan tegas,’’ ujar Kastpol PP Badung Ketut Martha. Menurutnya, tindakan tersebut sesuai dengan Instruksi Bupati Badung Nomor 600 Tahun 2016 tertanggal 1 November 2016. Rencananya, eksekusi akan dilakukan Desember mendatang. ‘’Kami akan melakukan penyegelan tanggal 5 Desember 2016. Kami juga sudah beritahukan

kepada ketiga pengacara pemilik hotel tersebut terkait tindakan penyegelan ini,’’ jelasnya. Terkait kekhawatiran terjadi perlawanan dari pihak pengelola hotel, Ketut Martha mengaku tidak ambil pusing. Pihaknya akan menggandeng pihak kepolisian untuk pengamanan jalannya penyegelan agar penyegelan hotel tersebut kondusif. ‘’Tindakan ini sudah sesuai dengan aspek yuridis dan perintah atasan. Entah nanti mereka melakukan gugatan, kami juga sudah siap. Yang jelas, hotel tersebut beroperasi tidak memiliki izin,’’ pungkasnya. (kmb27)

RAPAT - Satpol PP Badung, Selasa (29/11) kemarin menggelar rapat dengan sejumlah instansi. Dalam rapat itu, terungkap adanya akomodasi yang tidak mengantongi IMB sehingga dilakukan penyegelan.

Sasar Pelajar Asal Australia

Penjambret Dihajar Warga Mangupura (Bali Post) Usai dugem di diskotek di Jalan Legian, Kuta, Limara Deana Holmes (17) asal Australia melewati Jalan Popies I Gang Bedugul untuk menuju tempatnya menginap di Hotel Kuta Town House, Minggu (27/11) lalu. Saat itulah Iphone yang dipegang pelajar ini dijambret oleh tersangka Kiki Irfani (16). Tersangka Kiki asal Sukabumi, Jawa Barat ini sempat dihajar warga, tetapi berhasil kabur bersama temannya, Ketut Arta. ‘’Tersangka Kiki ditangkap tim Opsnal dipimpin Ipda Budi Artama di tempat kosnya di Jalan Tukad Bilok, Denpasar Selatan. Sedangkan temannya, Ketut Arta, masih kami buru. Motornya ditinggal di TKP dan sempat dirusak warga,’ ujar Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara didampingi Kasubnit Reskrim Ipda Putu Budi Artama, Selasa (29/11) kemarin. Hasil penyidikan, lanjut Kapolsek, pukul 03.30 Wita koban bersama seorang temannya habis dugem di diskotek di Jalan Legian, Kuta. Selanjutnya, mereka melewati Jalan Popies I menuju hotel tempatnya menginap. ‘’Saat hampir sampai di hotel, korban mengeluarkan Iphone 6 dari tasnya. Tiba-tiba datang sepeda motor dikendarai pelaku dan langsung memepet korban,’’ tegas Kompol Sumara.

Tersangka Kiki langsung merampas Iphone yang dipegang korban. Korban yang kaget langsung berteriak. Teriakan korban itu sangat keras hingga didengar satpam hotel. Satpam tersebut langsung keluar dan berusaha menangkap kedua penjambret itu. ‘’Mereka sempat bergumul. Kedua penjambret itu sampai jatuh dari motornya,’’ tandasnya. Warga yang melihat kejadian itu, ikut menghajar para pelaku. Tetapi sayang, mereka berhasil melarikan diri dan sepeda motor Honda Beat mereka ditinggal di TKP. Berdasarkan hasil pengecekan nomor polisi motor itu, lanjut Sumara, terlacak tempat tinggal Kiki di Jalan Tukad Bilok Gang Udang,

Denpasar. Ipda Budi bersama anggotanya langsung ke sana dan menangkap tersangka yang sudah punya istri dan anak ini. Kepada petugas, tukang cuci motor ini menyebut jika Arta tinggal di Jalan Tukad Citarum. Tetapi saat dicek ke sana, hasilnya nihil. Hasil pemeriksaan, tersangka Kiki mengaku baru dua kali menjambret WNA. Mereka ini khusus menyasar turis asing karena barang-barangnya pasti bagus dan mahal. ‘’Kami masih mengembangkan kasus ini. Kami curiga mereka beraksi lebih dari dua kali. Korban yang pernah dijambret tersangka ini, silakan melapor ke Polsek Kuta,’’ tegas mantan Kasat Intelkam Polres Badung ini. (kmb36)

Bali Post/rah

PENJAMBRET - Kapolsek Kuta Kompol Sumara merilis penangkapan penjambret spesialis turis asing.

Kasus Proyek BP2TD

Kejati Belum Tetapkan Tersangka Denpasar (Bali Post) Tim penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali terus mendalami dugaan penyimpangan mengembangkan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Bali di Kerambitan, Tabanan. Meski demikian, pihak penyidik tipikor belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. ‘’Saya sudah berkoordinasi dengan penyidik, belum ada tersangka dalam kasis ini. Tim masih melakukan penyidikan,’’ ucap Kasienkum Humas Kejati Bali Ashari Kurniawan, Selasa (29/11) kemarin. Dikatakannya, pihak penyidik masih terus mendalami proyek yang anggarannya ratusan miliar rupiah termasuk pengadaan tanahnya tersebut. Informasi lainnya, sejumlah barang bukti sudah disita penyidik kejaksaan, khususnya surat-surat atau berkas-berkas yang tertulis. Bahkan, penyidik juga sudah sempat menyambangi induk BP2TD di Jalan Batuyang, Batubulan, Gianyar. Namun, pihak penyidik kejaksaan belum mau membeber bukti apa yang sudah disita dari kasus tersebut. Sebelumnya, Pidsus Kejati Bali di bawah pimpinan Polin Sitanggang membidik proyek besar di Kerambitan, Tabanan. Proyek yang anggarannya ratusan miliar rupiah (termasuk lahan) tersebut, bahkan sudah naik pangkat dari penyelidikan menjadi penyidikan. Proyek itu mengembangkan BP2TD Bali. Penyidikan BP2TD dilakukan atas dugaan penyimpangan pengerjaan fisik atau gedung pada tahun 2015 di Tabanan. Disinggung soal potensi kerugian negara, Ashari kala itu belum mau mengungkapkan karena masih ada di ranah penyidik. Yang jelas, sambungnya, kasus ini sudah tahap penyidikan. Soal siapa calon tersangkanya, penyidik kembali menjawab politis. ‘’Tunggu perkembangan selanjutnya ya,’’ jawab penyidik kejaksaan. Informasi yang diterima Bali Post, proyek ini adalah pengembangan dari kantor BP2TD Bali yang berlokasi di Jalan Batuyang, Batubulan Kangin, Sukawati, Gianyar. Gedung tersebut nantinya digunakan untuk pendidikan perhubungan dan pelatihan teknis fungsional dan manajemen di bidang transportasi darat. Misalnya, ada diklat Penguji Kendaraan Bermotor dan Diklat Teknis Manajerial Bidang Transportasi dan diklat lainnya yang berhubungan dengan transportasi khususnya darat. Sedangkan untuk yang di Kerambitan, Tababan, lahannya disebut-sebut mencapai 10,2 hektar. (kmb37)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L

STIBA Saraswati Menangkan Hibah Dikti

S U K S E S B R A N D I N G

DPD-RI Resmikan Yayasan Pinandita Ulun Danu Beratan

Susun Kurikulum dan Modul Karakter Senator Wedakarna Bersama Desa Adat Kebangsaan Berbasis KKNI Bersinergi Tata Kawasan Spiritual Bedugul CIVITAS akademika Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) Saraswati, Selasa (29/11) kemarin, menyusun kurikulum dan modul mata kuliah bermuatan karakter kebangsaan dan berorientasi KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonsia). Untuk itu, berbagai stakeholder dan semua dosen dilibatkan dalam workshop untuk membahas penyusunan Kurikulum KKNI. Workshop dibuka Ketua STIBA Saraswati Denpasar diwakili Karo Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan dan Sistem Informasi Heru Prasetyono Ardi. Worskhop menghadirkan narasumber Prof. Dr. AAIN Marhaeni, M.A. dari Undiksha. Ketua STIBA Saraswati dalam sambutan tertulisnya dibacakan Heru Prasetyono Ardi menegaskan, STIBA Saraswati sebagai institusi pendidikan selalu memperbaiki kualitas di berbagai bidang dalam menghadapi persaingan global dan pasar kerja. Selain itu, STIBA Saraswati selalu taat asas dan aturan pemerintah. Salah satunya berupa peremajaan kurikulum. Dia mengatakan, Kurikulum KKNI di STIBA Saraswati sudah dilakukan mulai 2014 dengan melakukan studi banding ke PT luar Bali dan mendatangkan pakar. Mulai tahun ajaran 2015/2016, Kurikulum KKNI sudah diterapkan walaupun belum sempurna. Kini, STIBA Saraswati sukses meraih dana hibah penyusunan kurikulum dan modul mata kuliah bermuatan pendidikan karakter kebangsaan dan berorientasi pada KKNI dipakai untuk menyempurnakan penerapan Kurikulum KKNI. Prof. Marhaeni mengungkapkan, Kurikulum KKNI dengan ciri kompetensi yang harus dimiliki dan

berkorelasi dengan kebutuhan dunia kerja. Program S-1 ada di level 6. Kompetensi umumnya menekankan pada sikap yakni bertakwa pada Tuhan, bermoral dan beretika dan menjadi WNI yang cinta Tanah Air. Ini artinya, nilai dan sikap yang diutamakan, baru pengetahuan dan keterampilan. Makanya, Capaian Pembelajaran (CP) sikap dalam pembelajaan diberikan oleh negara sedangkan pengetahuan dan keterampilan disusun oleh dosen. Kompetensi khusus yang dituntut di level 6, yakni mampu mengaplikasikan sehingga CP untuk mata kuliah setara dengan menerapkan dan mengembangkan. Jika kita menetapkan kompetensi di RPS di bawah standar mengaplikasikan, itu artinya kita mencetak sarjana yang lebih rendah. Dengan level 6, berarti sarjana yang dihasilkan setara dengan di luar negeri. Kompetensi kedua di level 6 yakni menguasai konsep, selanjutnya mengambil keputusan dan bertang-

gung jawab pada pekerjaan. Kompetensi ini, kata Marhaeni, wajib diajarkan karena setelah lulus bisa menjadi kepala perusahaan, kepala divisi atau lainnya. Kuncinya, para dosen harus memiliki RPS sebagai bukti kita menerapkan Kurikulum KKNI dan selalu berhubungan dengan asosiasi profesi. Kedua, kurikulum disusun untuk penguatan tipicality (kekhasan) STIBA Saraswati seperti budaya atau pariwisata. Ketua Panitia Workshop Komang Dian Puspita Candra, S.S., M.Hum. menambahkan, workshop selama lima hari diisi revisi Kurikulum KKNI, membuat RPS, silabus dan modul yang telah dirancang oleh Prodi Sastra Inggris dan Jepang. Juga untuk mengintegrasikan pendidikan karakter untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan dalam pembelajaran yang berorientasi pada KKNI. Para dosen juga dilatih membuat modul mata kuliah bermuatan karakter kebangsaan untuk digunakan di STIBA Saraswati. (ad1855)

KKNI - Narasumber Prof. AAIN Marhaeni saat memberi materi penyusunan kurikulum berbasis KKNI di STIBA Saraswati.

P Teruna-Teruni Klungkung Berhasil Jadi Sarjana di Unmar R Senator Wedakarna Kucurkan Bantuan Skripsi Rp 175.200.000 untuk Mahasiswa Beasiswa O SETELAH empat tahun meng- dari anggota DPD-RI itu meliputi Ariasih, S.E. (Banjar Tanglad, enyam pendidikan di bangku ku- I Nyoman Suryawan, S.E. (Dusun Desa Tanglad, Kecamatan Nusa di Kampus Pusat di Denpasar, Penutuk, Desa Batumadeg, Keca- Penida, Kabupaten Klungkung), F liah teruna-teruni dari Kabupaten matan Nusa Penida Kabupaten Komang Kastina, S.E. (Batumakini resmi menjadi Klungkung), Wayan Sukra, S.E. deg, Kecamatan Nusa Penida, I Klungkung sarjana di Universitas Mahen- (Nusa Penida, Kabupaten Klung- Kabupaten Klungkung ), Ketut dradatta (Unmar) Bali. Wisuda kung), Nyoman Arnama, S.E. Sudarmanta, S.E. (Kecamatan di Gedung Ksirar- (Banjar Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten KlungL dilaksanakan nawa Art Center. Adapun biaya Nusa Penida, Kabupaten Klung- kung), I Nyoman Sujana, S.E. penelitian hingga skripsi disub- kung), Wayan Sumerta, S.E. (Desa (Buyuk, Kecamatan Nusa Penida, dengan bantuan dari anggota Batununggul, Kecamatan Nusa Kabupaten Klungkung), Ni Kadek E sidi DPD–RI, Senator Dr. Shri I Gusti Penida, Kabupaten Klungkung), Lilis Laras Santi, S.E. (Jl. CemC E R I T A

Rabu Wage, 30 November 2016

Ngurah Arya Wedakarna MWS III, S.E. (M.Tru), M.Si. Nama-nama penerima beasiswa

Ni Ketut Sukerti, S.E. (Banjar Batumulapan, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung), Luh Gede

WISUDA – Mahasiswa beasiswa asal Klungkung diwisuda sarjana Universitas Mahendradatta (Unmar) Bali.

paka Banjar Tegal, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar), I Wayan Sudiarna, S.E. (Tangkas, Klungkung), Ni Putu Voni Ardiyanti, S.E. (Banjar Dinas Wangsihan, Desa Talibug, Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem), A.A. Istri Rai Windari, S.E. (Dusun Peninjoan, Desa Paksabali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung), I Kadek Oka Wirawan, S.E. (Dusun Sakah, Gianyar), Ni Wayan Herna Agustiani, S.E. (Banjar Kanginan, Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar) dan Komang Gita Prahari, S.E. (Banjar Peken, Desa Tangkas, Klungkung). Mereka mahasiswa beasiswa berasal dari keluarga kurang mampu dan telah mengikuti kelas beasiswa jalur LP2M. (ad939)

Program JKN-KIS BPJS Kesehatan

Membawa Kebahagiaan dan Kemudahan bagi Keluarga Putu Sumita KEHADIRAN BPJS Kesehatan yang ditunjuk sebagai penyelenggara program pemerintah JKN-KIS membawa kebahagiaan dan kemudahan bagi peserta. Salah satunya bagi keluarga Putu Sumita. Warga asal Jalan Gempol, Desa Banyuning, Kecamatan Buleleng yang merupakan peserta PPUPNS/Pekerja Penerima Upah saat ditemui di kediamannya menceritakan keadaan istrinya, Ni Ketut Jamiasih. Saat ini, istrinya terserang penyakit kanker serviks stadium 2b. Gejala awal yang dialami Ni Ketut Jamiasih adalah menstruasi yang tidak teratur, selebihnya tidak mengalami keluhan yang berarti dengan kondisi tubuh yang tetap bagus serta dapat beraktivitas seperti biasa. Istri Putu Sumita menjalani pemeriksaan pap smear di RSUD Buleleng dengan hasil pemeriksaan positif, dari RSUD Buleleng

D I S I N I Putu Sumita

selanjutnya dirujuk ke RSUP Sanglah untuk menjalani tindakan medis lanjutan. ‘’Di RSUP Sanglah, istri saya menjalani beberapa tindakan medis hingga akhirnya menjalani operasi dan serangkaian tindakan kemoterapi. Setelah menjalani operasi, istri saya harus rawat inap selama kurang lebih 1,5 bulan lamanya. Kemudian atas saran dokter, istri saya diperbolehkan untuk pulang ke rumah,’’ ujar Putu Sumita. Ni Ketut Jamiasih akhirnya kembali menjalani perawatan rawat inap di RSUD Buleleng selama dua minggu dan menjalani rangkaian kemoterapi. ‘’Ya, istri saya kembali masuk rumah sakit karena kondisinya kembali tidak stabil. Istri saya menjalani perawatan rawat inap selama dua minggu dan rangkaian kemoterapi di RSUD Buleleng, hingga akhirnya kondisi istri saya kemali stabil, hanya kaki kiri istri saya belum pulih betul,’’ ujarnya. Putu Sumita bercerita tentang pengalamannya selama menggunakan fasilitas dari Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. ‘’Saya yang sudah merasakan manfaat menggunakan fasilitas dari program JKN-KIS. Dari awal pemeriksaan dini istri saya di RSUD Buleleng, RSUP Sanglah hingga kembali memperoleh perawatan di RSUD Buleleng, pelayanan yang diberikan sangat memuaskan, baik dari segi penanganan, pelayanan, fasilitas dan administrasi semuanya berjalan lancar. Saya tidak ada mengeluarkan biaya satu rupiahpun untuk pengobatan istri saya, karena semua biaya sudah ditang-

gung oleh program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, hingga rangkaian kemoterapi yang dijalani istri saya. Yang saya tahu, biaya untuk kemoterapi itu lumayan besar. Saya sangat antusias salut dengan program JKNKIS ini karena dapat membiayai segala jenis tindakan medis tanpa batas,’’ imbuhnya. Dengan berbekal pengalaman tersebut, Putu Sumita dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang mencanangkan program JKN-KIS, BPJS Kesehatan yang menyelenggarakan dengan baik dan Fasilitas Kesehatan yang telah melayani dengan baik pula. ‘’Harapan saya, semua masyarakat percaya terhadap program ini dan mendukung pemerintah terhadap program yang sangat baik ini. Semoga masyarakat Indonesia yang belum terdaftar menjadi peserta JKNKIS segera mendaftarkan diri, terlebih lagi bagi Peserta Bukan Penerima Upah atau peserta mandiri agar rutin membayar iuran, sebab dengan iuran yang dibayarkan tersebut banyak peserta lain yang sangat terbantu. Apabila masyarakat masih belum paham tentang program JKN-KIS, sebaiknya datang langsung ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk mendapatkan informasi yang benar. Sudah saatnya masyarakat sadar untuk mendaftarkan diri sebagai peserta JKN-KIS sebelum sakit, karena sakit tidak bisa direncanakan. Semoga program JKN-KIS ini semakin sukses ke depannya karena banyak manfaat bagi masyarakat dari program JKNKIS ini,’’ terangnya. (ad938)

SALAH satu cita-cita dari Gerakan Satyagraha yang digagas oleh Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III adalah menjaga kedaulatan Catur Danu (empat danau suci) di Bali, yakni Danau Batur, Danau Beratan, Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Kerja cepat senator termuda dari Bali ini dibuktikan dengan bersinerginya DPD-RI dengan komunitas di kawasan Catur Danu. Hal ini terekam bagaimana sosok Wedakarna kini tengah mendorong dibangunnya simbol-simbol Hindu di sejumlah kawasan, di antaranya membantu perjuangan Pemkab Bangli dengan BKSDA (Kemenhut RI) memperjuangkan alih lahan geopark di kawasan Batur Bangli, pembangunan patung Dewi Danu tertinggi di Bali di Danau Batur, Bangli, meresmikan Paguyuban Pedagang Hindu Sukla di Wanagiri, Sukasada sebagai penyangga Danau Buyan dan Danau Batur serta kini ikut mendukung diresmikannya Yayasan Pinandita Ulun Danu Beratan di Baturiti Bedugul, Tabanan. ‘’Saya memiliki visi bahwa untuk membangun Bali kita harus fokus dulu mengamankan Stana Ibu Gangga di empat danau di Pulau Bali. Kita akan tata lingkungan, kita buatkan simbol yang bisa jadi ikon agama Hindu dan budaya dan kita arahkan sumber daya manusianya. Adat Bali, subak, pertanian dan agama Hindu akan hancur kalau pusat airnya hancur. Itu kita amankan,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun senang dengan keberadaan Yayasan Pinandita Ulun Danu Beratan yang mana Pura Ulun Danu Beratan di Candi Kuning, Bedugul ini di-empon oleh 18 desa adat di seluruh kawasan dan ini menandakan betapa pentingnya kawasan Bedugul sebagai penyangga mata air dan sunber amerta bagi Bali. Dan tiang jelas terbantu dengan adanya pinandita yang akan menjadi Dharma Dutta bagi penyebaran agama Hindu Dharma. Apalagi di kawasan Bedugul ini kan secara ekonomi sudah terdesak

SENATOR – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Mangku I Putu Arta Wijaya (Ketua Yayasan Pinandita Ulun Danu Beratan) dan I Made Susilaputra, S.Pd. (Bendesa Adat Candikuning). dengan SDM non-Hindu di berbagai sektor. Ini harapannya agar Bedugul, Baturiti, Candikuning tetap eksis sebagai pusat adat dan budaya Bali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ke depan, yayasan ini akan berfungsi sebagai pusat pembinaan para pemangku dan rohaniwan Hindu. ‘’Saya senang sudah mulai muncul ashram-ashram Hindu di kawasan Baturiti dan Pancasari. Begitu juga Festival Ulun Danu Beratan akan kita dukung penuh. Pedagang-pedagang Hindu Bali seperti Warung Sukla juga bermunculan. Tempo hari, Deepavali Laksmi Puja sukses di sini dan tak ketinggalan Festival Babi Guling. Semuanya baik dan kita dorong. Sekarang yayasan ini akan membina pinandita, melahirkan pemangku yang berkualitas. Dan SDM Hindu akan terbantu. Saya siap bersama-sama perjuangkan misi mengembalikan Bedugul menjadi pusat kemakmuran Bali dengan desa adat di sini,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Sejumlah agenda besar akan disiapkan oleh DPD-RI termasuk bersama pemerintah dalam jangka waktu ke depan, di antaranya akan membantu pendirian simbol Hindu di Danau Beratan, menata pura-pura di Kebun Raya Bedugul yang sudah

terbengkalai, membangun sekolah berbasis Hindu serta memperjuangkan kesejahteraan dan subsidi para Ida Mangku. ‘’Ngiring jengah lan ngiring matangi. Warga adat harus bersatu karena keajegan agama Hindu tergantung pada militansi umatnya. Saya yakin 10 tahun dari sekarang, Bedugul akan kembali digjaya Hindu asal semua bekerja keras dan bersatu. Tiang kawal kawasan Bedugul ini termasuk pembangunan jalan pintas (shortcut) Baturiti yang sudah masuk rencana pembangunan nasional,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center of Indonesia. Selain itu, DPD-RI menyampaikan salut pada pengelolaan kawasan wisata Candikuning dan Ulun Danu Beratan yang telah terbentuk Badan Otorita Ulun Danu Beratan yang diharapkan menjadi teladan bagi objek wisata spiritual lainnya di Bali. ‘’Tadi tiang sudah mendapat laporan kalau setiap tahun kawasan ini mendapatkan hasil kurang lebih Rp 12 miliar. Kita ingin agar bisa meniru Tanah Lot yang sudah mencapai Rp 60 miliar dengan 3 juta turis. Ini harapan saya minimal bisa menyamai Tanah Lot. Jika desa adat sejahtera, maka Hindu akan eksis,’’ pungkas Arya Wedakarna (AWK). (ad936)

Pameran Felice Jewellery

Dapatkan Cincin ”New Flower” Rp 2,999 – 9,999 Juta FELICE Jewellery kembali menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai, Rabu (30/11) hingga Sabtu (3/12) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jl. Gatot Subroto, Denpasar. Setelah sukses dengan promo sebelumnya, kali ini kembali hadir promo terbaru cincin New Flower. ‘’Untuk cincin New Flower dapatkan mulai harga Rp 2,999 – Rp 9,999 juta,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Bazari saat dikonfirmasi, Selasa (28/11) kemarin. Menurut Bazari, cincin New Flower menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini untuk menyambut hari Natal Desember nanti. Selain itu, ada juga produk lain yaitu Black Diamond 1 carat dengan harga promo Rp 1,999 juta. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika, yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin Black Diamond 1 carat inipun tampil mewah sekaligus elegan. ‘’Kami juga memberikan harga promo untuk Berlian Fashion Rp 9,999 juta, Men’s Ring Rp 15 juta dan promo best buy Flower Rp 3,999,’’ imbuhnya. Bazari menambahkan, Berlian Fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok

dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. Sempatkan diri Anda untuk mengunjungi pameran Felice yang digelar selama 4 hari. Untuk Informasi bisa menghubungi Bazari, Hp. 087782289823. (br935)

CINCIN – Cincin New Flower seharga Rp 2,999 juta – Rp 9,999 juta.

PTN Bakal Ubah Penilaian dalam Penerimaan Mahasiswa Baru

Surabaya (Bali Post) – Perguruan tinggi negeri (PTN) bakal mengubah komponen penilaian dalam penerimaan mahasiswa baru terkait rencana penghapusan Ujian Nasional (UN) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof. Warsono mengatakan, bila pemerintah meniadakan UN pada tahun depan, penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN otomatis ikut berubah. “Kalau rencana itu terwujud, tinggal kita hapus penilaian tentang nilai UN. Penghapusan bisa dilakukan secara sistemik,” kata Warsono, belum lama ini. Bila UN SMA/SMK didesentralisasi ke provinsi, Warsono mengatakan, pusat tidak mungkin menyerahkan ke tiap-tiap provinsi karena ukurannya bakal berbeda. “Nanti pasti tetap ada ukuran nasional. Standarnya itu ada,” katanya. Dia melanjutkan, saat ini pihaknya bakal menunggu petunjuk dari pusat untuk detail implementasinya. “Tidak lama lagi, soal UN ini dibahas di rapat terbatas oleh presiden. Kita menunggu saja,” katanya. Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof. Moh Nasih menyatakan, rencana penghapusan UN tidak akan berdampak besar terhadap SNMPTN karena ketika SNMPTN berlangsung tidak banyak data UN yang masuk. “Terbitnya nilai UN biasanya terlambat satu hari dengan pengumuman

SNMPTN. Bagaimana pakainya?” katanya. Terkait komponen penilaian SNMPTN yang merangking mata pelajaran yang di-UN-kan, pihaknya bisa melanjutkan yang sudah ada. Ini terkait dengan perkuliahan calon mahasiswa ke depannya. Sementara, bobot penilaian UN yang masuk SNMPTN, tinggal hapus saja jika tidak digunakan pemerintah. “Tahun lalu kita menilai setiap SMA/SMK. Kita nilai dengan akreditasi sekolah itu. Akreditasi kita pertimbangkan. Termasuk kuota untuk masing-masing akreditasi ketika di SNMPTN,” tutur Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unair ini. Penilaian menggunakan akreditasi sekolah, lanjut dia, mencakup delapan standar pendidikan nasional. Di dalamnya terdapat standar kurikulum, sarana dan prasarana sekolah, standar penilaian pendidikan, standar proses pendidikan dan lain-lain. “Akreditasi menjadi penting, jadi tetap saja kriteria itu masuk akreditasi,” katanya. Kepala Dinas Pendidikan Jatim Dr. Saiful Rachman menuturkan, siap atau tidak semua daerah harus siap menerima kebijakan ini. Tak terkecuali pihaknya yang mulai 1 Januari mendatang akan mengelola SMA/SMK. “Kita akan prioritaskan dulu ujian SMA/SMK danPKLK sesuai kewenangan kita. Sementara jenjang SD, SMP dan kejar paket A, B

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dan C akan diselenggarakan daerah masing-masing,” kata Saiful. Saiful mengaku, tahun depan sebenarnya telah mengalokasikan anggaran untuk Ujian Sekolah (US) SD/MI se-Jatim. Namun, dengan adanya desentralisasi UN, maka pihaknya berencana mengalihkan anggaran tersebut untuk pelaksanaan ujian SMA/ SMK. “Untuk US SD sekitar Rp 9 miliar. Tapi kita butuh anggaran untuk US SMA/SMK sekitar Rp 20 miliar-Rp 25 miliar,” kata dia. Untuk melaksanakan ujian ini, kata Saiful, baik provinsi maupun daerah tetap harus mengacu pada standar nasional yang akan dirumuskan BSNP (Badan Standardisasi Nasional Pendidikan). Sedangkan untuk pembuatan butir-butir soal dapat dilakukan oleh masing-masing daerah. “Jadi kalau bobot soal akan tetap sama antar satu daerah dengan daerah lain. Tapi butir soalnya yang mungkin beragam,” katanya. Untuk seleksi masuk ke jenjang SMA/SMK, Saiful belum yakin apakah akan menggunakan nilai dari ujian SMP/MTs yang diselenggarakan kabupaten/kota. Pihaknya mempunyai opsi lain, yakni dengan menggunakan tes masuk SMA/ SMK. “Tapi kembali lagi ini soal kesiapan anggaran. Nanti kita akan bicarakan dengan berbagai pihak agar pelaksanaannya tetap baik,” kata Saiful. (ant)


DAERAH

Rabu Wage, 30 November 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S

Tahun 2016

11 Ranperda Digodok, 9 Ditarget Tuntas Banyuwangi (Bali Post) Akhir tahun menjadi bulan sibuk bagi DPRD Banyuwangi. Sedikitnya 11 rancangan perda (ranperda) sedang digodok wakil rakyat Kota Gandrung ini. Dari jumlah ini, 9 ranperda ditargetkan tuntas hingga pergantian tahun 2017. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ismoko mengatakan hanya 9 ranperda yang ditargetkan tuntas. Sebab, waktunya sudah mepet jelang tahun baru. ‘’Seluruh ranperda yang digodok ini merupakan program pembentukan perda tahun 2016,’’ tegas politisi Golkar ini usai paripurna jawaban fraksi terkait diajukannya dua ranperda, Selasa (28/11) kemarin. Sebagian dari ranperda tersebut, katanya, sudah memasuki tahap finalisasi dan menunggu pengesahan. Untuk itu, ada yang sudah dijadwalkan pengesahan. Di antaranya pada 3 dan 15 Desember mendatang. Ditambahkan, dua ranperda yang baru saja diparipurnakan dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi dipastikan tak bisa tuntas tahun ini. Pasalnya, waktunya relatif singkat. Dua ranperda itu, Ranperda Wajib Belajar Diniyah dan Takmiliyah serta Ranperda tentang Perlindungan Adat Budaya.

Keduanya belum terbentuk pansusnya. Lalu, saat menggelar paripurna internal pembentukan ketua pansus dua ranperda tersebut mengalami deadlock. Pemicunya, sebagian anggota dewan masih di luar kota. Ismoko menambahkan, pihaknya tak bisa memaksakan pembahasan sisa dua ranperda itu. Dikhawatirkan, hasilnya tak maksimal. Rencananya, ranperda yang batal dirampungkan ini akan dilanjutkan tahun depan. ‘’Kita akan lanjutkan tahun depan. Karena ranperda ini juga sangat penting. Ini ranperda inisiatif DPRD,’’ tegasnya. Menurut Ismoko, 9 ranperda yang masih proses pembahasan di antaranya Ranperda tentang Penyaluran Pupuk Bersubsidi, Perlindungan Hak Disabilitas, tentang Larangan Rentenir, Perlindungan TKI, Perangkat Desa, Urusan Pemerintahan yang Menjadi Kewenangan Kabupaten, tentang Pencegahan dan Penanggulangan Inveksi HIV/AIDS, serta Ranperda tentang Pembentukan Badan Pemusyawaratan Desa. Ranperda ini mayoritas inisiatif DPRD. ‘’Kita memang targetkan banyak ranperda. Hanya terganjal waktu,’’ pungkas Ismoko. (kmb30)

Korban Helikopter Jatuh

Sertu Bayu Dimakamkan di Dumai Dumai (Bali Post) Sertu Bayu Sadeli Putra (28), anggota TNI-AD yang menjadi korban jatuhnya helikopter di Kalimatan Utara (Kaltara), Selasa (29/11) kemarin dimakamkan di kampung halamannya di Dumai, Riau. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Jenazah Sertu Bayu yang diterbangkan dengan pesawat Hercules dan tiba di Dumai pukul 15.30 WIB. Pihak keluarga dan anggota TNI menyambut kedatangan jenazah lalu disemayamkan di rumah orangtuanya, Nurbai Tanjung. ‘’Jenazah disalatkan di rumah duka. Ini mengingat kata orangtuanya, Sertu Bayu sudah satu setengah tahun tidak pulang ke Dumai,’’ kata seorang kerabat korban, Adi Rahman. Adi menyebutkan, sebenarnya masyarakat sekitar menginginkan agar

jenazah disalatkan di masjid. ‘’Tapi permintaan orangtua dengan alasan sudah lama tak pulang ke rumah, sehingga salatnya di rumah saja,’’ ujarnya. Almarhum yang gugur dalam bertugas ini dimakamkan di Makam Pahlawan Damai Sentosa, Dumai. Istri Sertu Bayu, Rahmawati, tidak bisa hadir dalam pemakaman itu karena anaknya yang berusia 4 bulan dalam kondisi sakit. ‘’Namun, anak pertamanya usia lima tahun dan kedua mertua almarhum ikut mengebumikan korban. Pihak keluarga ikhlas atas musibah ini,’’ tuturnya. Seperti diketahui, Helikopter Bell 412 milik TNI-AD jatuh di wilayah pegunungan di Kaltara. Misinya penerbangan itu untuk menggeser logistik di wilayah perbatasan. Saat dalam perjalanan, helikopter tersebut jatuh di wilayah pegunungan. (ant)

S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

5

TUMBANG - Pohon tumbang menimpa Pura Puncak Sari di lingkungan objek wisata Sangeh.

Bali Post/ist

Diterpa Angin Kencang

Pohon Pala di Sangeh Timpa Pura Puncak Sari Mangupura (Bali Post) – Hujan lebat disertai angin kencang, Selasa (29/11) kemarin membuat pohon pala yang berada di kawasan Objek Wisata Sangeh tumbang. Apesnya, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 Wita ini menimpa Pura Puncak Sari yang berada dekat di areal objek wisata yang terletak di Desa Sangeh, Abiansemal hingga hancur. Setidaknya terdapat tujuh batang pohon pala yang umurnya diperkirakan ratusan tahun menimpa Pura Puncak Sari. Beruntung, saat kejadian tak ada satu pun orang di sekitar lokasi pura, termasuk

wisatawan yang biasanya sangat ramai mengunjungi objek wisata andalan Kabupaten Badung ini. ‘’Saat kejadian kebetulan tidak ada orang di sekitar lokasi, karena hujan sangat lebat. Padahal pada hari biasa turis domestik maupun mancanegara selalu memenuhi lokasi,’’ ungkap tokoh masyarakat Sangeh, IB Sunarta. Dia menduga awalnya hanya satu pohon yang tumbang tetapi mengenai pohon lainnya sehingga ikut tumbang menimpa Pura Puncak Sari yang ada di bawahnya. Akibat kejadian ini Pura

Puncak Sari mengalami kerusakan yang sangat parah. Bangunan yang hancur di antaranya palinggih Ratu Ngurah, panyengker, Bale Pesandekan, pamedalan, patung garuda, pamedalan jab tengah, bale penyimpenan dan sejumlah bangunan lainnya. Sunarta yang juga anggota DPRD Badung ini menambahkan, pihaknya sudah menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Badung, namun tidak mendapat respons. Hingga pukul 18.00 Wita tak satu pun anggota BPPD yang turun ke lokasi. ‘’Setelah berkoordinasi dengan Perbekel dan Bendesa

Adat kegiatan pembersihan akan dilakukan besok (hari ini - red) karena sudah gelap,’’ ucapnya. Sementara itu secara terpisah, Camat Abiansemal I Putu Thomas Yuniarta mengatakan untuk tindak lanjut kejadian pohon tumbang di Pura Puncak Sari Sangeh, akan ditindaklanjuti hari ini. ‘’Kami sudah berkoordinasi dengan bendesa adat, untuk pembersihan dan pendataan kerusakan akan dilakukan besok,’’ katanya seraya menambahkan, pihaknya juga sudah menghubungi BPPD Badung agar segera turun ke lapangan. (kmb27)

Lepas Jabatan Ketua DPR-RI

Ade Komarudin Sebut Patuhi Aturan

Jakarta (Bali Post) -

Ketua DPR-RI Ade Komarudin menerima keputusan partainya yang memutuskan mengembalikan posisi Ketua DPR-RI kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto. Ade mengatakan akan mengikuti proses dan mekanisme sesuai aturan yang berlaku dalam pergantian dirinya sebagai Ketua DPR-RI, baik di internal Partai Golkar maupun di DPR.

Bali Post/ant

FOTO ALMARHUM - Ayah korban kecelakaan helikopter TNI-AD, Nurbai Tanjung, memegang foto almarhum Sertu TNI Bayu Sadeli Putra di kediamannya di Kota Dumai, Riau, beberapa waktu lalu.

Jelang Aksi 2 Desember

Buruh Diimbau Tidak Mogok Nasional Jakarta (Bali Post) Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengimbau kepada para buruh dan serikat buruh untuk tidak melakukan aksi mogok nasional pada 2 Desember 2016. Menurut Hanif, dilihat dari persoalan kasus dugaan penistaan agama, maka buruh tidak memiliki kepentingan dalam aksi tersebut. Dia menambahkan, dengan kondisi sosial politik yang saat ini tengah ramai, pihaknya berharap kepada buruh tetap menjaga kondisi agar kondusif. ‘’Terkait 2 Desember nanti, tementeman tidak usah turun. Ini situasi lagi hangat. Tidak usah nambahin hangat,’’ ujar Hanif. Hal itu dia sampaikan usai menghadiri MoU dan FGD bertema Pengembangan IKM, Pendidikan Tinggi Vokasi dan Kendaraan Pedesaan Indonesia Menuju Industri Nasional yang Maju dan Mandiri di Kantor Kemenperin, Selasa (29/11) kemarin. Menurutnya, saat ini kalangan buruh

agar lebih fokus kepada isu yang berkaitan dengan masalah perburuhan. ‘’Fokus saja pada isuisu perburuhan. Kita ingin banyak buruh yang berserikat. Kalau serikat pekerja atau serikat buruh fokus, tentu akan menciptakan kondisi yang lebih baik bagi para buruh. Kalau ada nuansa yang nonburuh ini membuat buruh malas untuk ikut serikat,’’ pungkasnya. Sementara itu, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) memutuskan tetap turun ke jalan atau menggelar aksi demonstrasi pada 2 Desember 2016. Buruh akan menggelar aksi mogok nasional di 20 provinsi dan 250 kabupaten dan kota. ‘’Buruh tetap akan melakukan unjuk rasa nasional pada 2 Desember. Dari awal kami tegaskan, aksi kami terpisah dengan GNPF MUI. Namun demikian, tidak kami pungkiri bahwa ada irisan isu yang sama yakni terkait dengan tuntutan penjarakan Ahok,’ ujar Presiden KSPI Said Iqbal. Tuntutan buruh yakni

Pembetulan

Pada berita berjudul “Road To Dies Natalis Unmar Ke-54 Tahun 2017”, Selasa (29/11) , terjadi kesalahan penulisan dalam keterangan foto. Tertulis “Rektor Cup Tahun 2016”, seharusnya “Rektor Cup Tahun 2015”.

pencabutan PP 78 Tahun tentang Pengupahan. KSPI sendiri, lanjutnya, sedang melakukan judicial review PP tersebut di Mahkamah Agung (ant)

‘’Saya tidak bilang legowo. Saya cuma mau mematuhi semua peraturan dan perundang-undangan,’’ kata Ade Komarudin di Gedung DPR, Jakarta (29/11) kemarin. Dewan Pembina Partai Golkar sebelumnya sepakat dengan DPP Partai Golkar untuk mengajukan Setya Novanto sebagai Ketua DPR-RI. Keputusan tersebut diambil setelah Setya Novanto bertemu dengan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal bakrie. Ade menjamin proses pergantian Ketua DPR-RI dari dirinya kepada Setya Novanto berjalan sesuai ketentuan perundangan yang berlaku. ‘’Saya jamin itu berjalan sesuai aturan,’’ ujarnya. Menurutnya, sikap berpegang pada aturan diambil dirinya setelah menemui sejumlah tokoh yang ditemui, termasuk Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. ‘’Waktu saya ketemu ibu (Megawati), beliau cerita panjang lebar. Cerita kalau

pegang aturan, semakin teguhkan saya kalau patokannya seperti itu,’’ imbuhnya. Menyikapi persoalan ini, Ade meminjam istilah ‘’Aku Rapopo’’ yang pernah dipopulerkan Presiden Joko Widodo. ‘’Orang Jawa semua bilang begitu dan dengan disampaikan oleh Presiden RI maka terkenal. Saya juga ikut nebeng untuk terkenal. Jadi, tidak ada maksud untuk menyinggung siapasiapa, apalagi Presiden RI,’’ kata Ade. Ia mengatakan belum mengetahui jabatan apa yang akan diberikan partai kepadanya selepas dirinya tidak lagi menjabat Ketua DPR-RI. Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham menyambut baik sikap Ade Komarudin yang menerima keputusan Partai Golkar. ‘’Saya menyampaikan terima kasih atas pengabdiannya sebagai Ketua DPR sekaligus memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi

terhadap pernyataan bahwa menerima keputusan Partai Golkar tentang pemberhentian dan pergantian Ketua DPR-RI,’’ tegas Idrus Marham usai melakukan pertemuan dengan Ade Komarudin di Gedung DPR, kemarin. Idrus juga menghargai sikap Ade yang dalam pertemuan tersebut menyatakan bahwa sebagai kader partai, dirinya taat aturan dan taat asas. Baik aturan di internal Partai Golkar maupun aturan di DPR. Sebagai bentuk penghargaannya, Idrus mengatakan Partai Golkar akan menawarkan beberapa posisi strategis. Menurut Idrus, ada banyak posisi ke depan yang tidak kalah terhormatnya dengan jabatan Ketua DPRRI. Namun, Idrus belum mau merinci jabatan strategis apa yang akan ditawarkan ke Ade. ‘’Banyak, nanti semua itu akan diputuskan di DPP Partai Golkar. Tidak etis kalau saya mengatakan jadi ini, jadi ini. Tapi yang pasti,

Ade Komarudin selaku Sekjen saya akan habis-habisan memperjuangkan Ade pada posisi,’’ kata Idrus. Sikap kenegarawanan Ade Komarudin, menurutnya, patut ditiru oleh siapa pun. ‘’Akom memang orang saya lihat sudah tahu dedikasinya, kemampuannya, dan sikap negarawan yang ditunjukkan selama ini sehingga saya selaku Sekjen dan akan saya sampaikan di rapat DPP tentang proyeksi posisi yang akan diperjuangkan di DPP Golkar,’’ jelasnya. (kmb4)

Dewan Minta Disdikpora Sosialisasikan UU ITE

Mangupura (Bali Post) Revisi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang mulai diberlakukan Senin (28/11), menjadi perhatian serius wakil rakyat di DPRD Badung. Pasalnya, aturan baru ini sangat berpotensi dilanggar, terutama di kalangan pelajar sekolah yang kerap memanfaatkan media sosial untuk melampiaskan kekesalan maupun unek-unek mereka. Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana meminta Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Badung melakukan sosialisasi tentang keberadaan undang-undang tersebut. ‘’Ini harus disosialisasikan ke sekolah-sekolah. Kami minta Disdikpora melakukan hal itu, sehingga harapan kita tidak ada siswa-siswi di Badung yang tersandung ITE gara-gara status mereka di media sosial seperti facebook lantara tidak tahu aturan yang telah berlaku,’’ ungkap Nyoman Karyana, Senin (28/11). Tak hanya kalangan pelajar, lahirnya Undang-undang ITE, kata politisi Golkar ini, juga harus diperhatikan oleh seluruh masyarakat yang selama ini kerap memanfaatkan media sosial sebagai tempat

pelampiasan kekesalan atau kekecewaan maupun sekadar update status. ‘’Kami harap masyarakat agar lebih berhati-hati di ranah media sosial. Sebab, sedikit saja menyingung pribadi seseorang dapat dilaporkan ke yang berwajib,’’ ujarnya. Di dalam UU ITE itu dijelaskan bahwa masyarakat dilarang membuat dan menyebarkan informasi yang bersifat tuduhan, fitnah maupun SARA yang mengundang kebencian. Bahkan, bukan hanya yang membuat, tetapi justru juga yang mendistribusikan dan mentransmisikannya. ‘’Jadi jangan mudah menyebar informasi yang bisa menimbulkan kebencian terhadap kelompok tertentu,’’ ucapnya. Dikatakan, semua SKPD di lingkungan Pemkab Badung juga harus memahami undang-undang tersebut guna meminimalisir adanya gugatan terkait pencemaran nama baik di media sosial. ‘’Semua pegawai di Badung juga wajib mengetahui undang-undang ini sehingga bisa lebih hati-hati memanfaatkan media sosial,’’ tegasnya. Sementara itu, Kadisdikpora I Ketut Widia Astika menyatakan sependapat dengan pemikiran DPRD Badung, untuk melakukan sosialisasi terhadap keberadaan

Undang-undang ITE. ‘’Kami akan memerintahkan guru-guru untuk menyosialisasikan kepada siswasiswi mereka. Bagimanapun mereka harus diberikan pemahaman tetang kebebasan berekspresi di media sosial, karena sumua ada ramburambunya,’’ ujarnya. Dia mengakui di usia remaja, siswa-siswi sekolah sangat labil. Banyak hal yang mereka ungkapkan lewat media sosial. ‘’Di negara lain kebebasan berekspresi di media sosial telah diatur, jadi saya sepakat dengan dewan untuk melakukan sosialisasi kepada siswa-siswi sehingga mereka tidak sembarangan memanfaatkan media sosial,’’ pungkasnya. Pemberlakuan revisi UU ITE tersebut dinilai positif oleh sejumlah anggota DPRD Denpasar, di antaranya A.A. Ngurah Gede Widiada dan A.A. Gede Putra Ariewangsa. Widiada dan Ariewangsa mengatakan, selama ini perkembangan media sosial cukup pesat. Terkadang, pengguna media sosial tersebut sering kebabablasan, sehingga memicu terjadinya pencemaran nama baik. Karena itu, dengan pemberlakuakn UU ITE ini, pihaknya menilai akan bisa menjadi rambu-rambu bagi pengguna medsos.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Widiada menyatakan selama ini masyarakat Indonesia sangat menghargai adanya tata krama, etika sosial, serta kehidupan sosial yang saling menghormati. Berkembangnya medsos di masyarakat, sepertinya mengikis etika ketimuran yang sudah berlaku di masyarakat serta menjadi tatanan kehidupan masyarakat. ‘UU ini positif, karena menerapkan etika sosial yang ada di masyarakat pada dunia digital,’’ katanya. Seperti dicantumkan dalam UU ITE, masyarakat dilarang membuat dan menyebarkan informasi yang bersifat tuduhan, fitnah, maupun SARA yang mengundang kebencian. Menurutnya, apa yang diatur dalam UU ITE itu, sebuah potret implementasi norma yang ada di dunia nyata diberlakukan di dunia digital atau media sosial. Sangat penting diberlakukan agar pengguna media sosial punya koridor agar tidak merugikan pihak lainnya. Dengan diberlakukannya UU ITE tersebut, Widiada dan Ariewangsa mengharapkan netizen untuk lebih berhati-hati saat mengunggah sesuatu di media sosial. Satu hal yang perlu diketahui, yakni harus bertanggung jawab. (kmb12/kmb27)


OPINI

6

Rabu Wage, 30 November 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Benang Kusut Pembenahan Pendidikan Membenahi pendidikan di Indonesia, sungguhsungguh seperti benang kusut. Sejarah pendidikan di Indonesia mungkin terlalu keras. Cerita orang tua selalu mengatakan bahwa guru-guru di zaman dulu memakai pecut dan bisa menempeleng anak-anak siswa sekolah dasar. Sebagian membenarkan hal itu karena demi menanamkan kedisiplinan. Tetapi apabila cara keras itu diberikan kepada anak-anak sekolah dasar, tentu ini tidak baik karena justru akan menekan jiwa anak-anak dan melahirkan jiwa berontak. Ada pembelaan bahwa anak-anak sekolah dasar pada waktu itu usianya sudah belasan tahun. Kendati demikian, tetap mengandung unsur kekerasan. Bahwa kemudian cara demikian berhasil melahirkan kemerdekaan, bisa jadi penjajah lebih kejam lagi cara memperlakukan masyarakat. Perpeloncoan pada masa lalu yang dimulai sejak masa masuk sekolah menengah atas sampai perguruan tinggi, kiranya dapat dipakai sebagai cara pandang untuk melihat bagaimana kerasnya pendidikan di masa itu. Bahkan cara-cara perpeloncoan itu masih kita lihat sisa-sisanya di masa sekarang. Bentakan senior kepada junior adalah model dari perpeloncoan tersembunyi. Bahwa kemudian perpeloncoan itu dihapus pemerintah, dari sisi etika dan penghargaan terhadap nilai manusia, itu penting dan positif. Memang ada yang memandang perpeloncoan itu penting untuk menempa dan memperbaiki mental siswa. Tetapi ada cara lain yang lebih manusiawi, misalnya dengan membuat tugas survei kecil-kecilan yang kemudian dipresentasikan. Dihapuskannya perpeloncoan kita harapkan mampu memperbaiki cara-cara keras dalam melaksanakan proses pendidikan. Jika penghapusan perpeloncoan itu boleh dikatakan sebagai salah satu keberhasilan memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia, maka penyakit lain yang harus dihapuskan adalah upaya membohongi diri sendiri dalam proses pembelajaran. Pembohongan ini sangat bisa meluas bentuknya. Mencontek, kerja sama di kelas, menyalin skripsi, sampai dengan membuat tugas sekolah dengan cara copy paste. Belum lagi para guru atau dosen yang sekadar memberikan tugas belaka tanpa memeriksa tugas yang dikumpulkan siswa. Banyak lagi contoh-contoh pembohongan yang ada di lembaga pendidikan kita. Jika sampai ada desertasi yang berasal dari hasil jiplakan dari skripsi misalnya, ini bukan lagi pembohongan tetapi sudah merupakan pengkhianataan terhadap kaidah-kaidah kehidupan. Desertasi merupakan upaya penemuan teori baru atau pembenaran terhadap teori yang sudah ada. Padahal teori merupakan dasar untuk memperbaiki kehidupan sosial. Upaya pembohongan ini harus diberantas habis agar kita benar-benar mendapatkan hasil pendidikan yang positif. Upaya pertama yang dipakai tentu saja dengan mengatakan bahwa pendidikan itu tidak membebani. Hal ini dapat dilakukan dengan cara membuat pendidikan itu tidak mahal. Terutama di perguruan tinggi, pendidikan yang tidak mahal itu akan membuat mahasiswa tidak tergesa-gesa menyelesaikan kuliah sehingga hasil akhirnya akan mampu memberi nilai lebih. Belajar secara lebih sabar akan memberi hasil lebih bagus. Pada tingkat pendidikan menengah, cara itu dapat dilakukan dengan tidak memungut biaya apapun di sekolah. Pemerintah menyubsisi biaya pendidikan. Juga ditambahi dengan pelajaran-pelajaran keterampilan yang benar-benar disesuaikan dengan bakat anak. Orang akan mampu belajar lebih rileks apabila sesuai dengan bakat dan keterampilannya. Mengurangi mata pelajaran bagi anak sekolah menengah juga perlu diperhatikan. Untuk yang terakhir ini penting agar anak-anak tidak dicekoki dengan beban belajar saja dan biar mempunyai waktu bermain mencukupi sehingga nuansa kegembiraan tetap ada pada peserta didik. Dengan cara itulah kita berupaya secara pelanpelan memperbaiki mutu didik di Indonesia.

S URAT PEMBACA

Pertimbangan Menghapus Ujian Nasional Rencana penghapusan Ujian Nasional (UN), direspons dengan berbagai sikap oleh masyarakat. Tidak hanya oleh guru-guru tetapi juga kalangan orang tua termasuk juga siswa sendiri. Sebagian berpendapat bahwa ujian nasional mesti dipertahankan karena menjadi tolok ukur bagi kualitas siswa dan kualitas pendidikan di sebuah daerah. Pada pihak lain, banyak yang setuju kalau ujian nasional itu dihapus saja karena menjadi momok siswa dan orang tua. Di lapangan, nilai-nilai idealis dari ujian ini dilabrak habis.

Oleh I Nyoman Jantra Wirawan jian yang tujuannya untuk mendorong siswa agar lebih rajin mempersiapkan diri menghadapi pelajaran, malah justru dipakai sebagai ajang tukar informasi kunci jawaban. Ini kemudian melahirkan macam-macam sikap. Mulai dari munculnya janji palsu dari lembaga bimbingan belajar untuk membantu meluluskan siswa sampai dengan upaya menyuap oknum-oknum pembawa soal. Soal ujian nasional bocor dan kemudian memunculkan oknumoknum tertuduh yang kemudian melibatkan pengadilan. Polisi pada akhirnya turun tangan. Rentetan ini bisa bertambah panjang apabila dikaitkan dengan citra ujian nasional yang membuat siswa buru-buru ke sekolah di pagi buta, untuk saling tukar jawaban. Sering kali akhirnya terlihat, siswa yang prestasinya kurang tiba-tiba menjadi mentereng ujian nasionalnya, tetapi justru kemudian membuat siswa bersangkutan minder memilih sekolah favorit karena takut tidak dapat menyesuaikan diri. Apabila dilihat dari nilai filosofisnya, ujian, apapun bentuknya itu, merupakan sebuah upaya untuk mengetahui daya serap pengetahuan seseorang. Tidak peduli, apakah ujian tersebut dilakukan oleh pihak lain, diri sendiri atau bahkan alam. Seorang karateka misalnya menguji dirinya sendiri untuk mematahkan sebuah balok, tanpa diperintah oleh siapapun. Alam dapat menguji ketahahan fisik seseorang terhadap panas atau hujan. Dan yang paling umum adalah apa yang dilakukan oleh seorang guru kepada muridnya. Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang tidak percaya diri sehingga harus diuji kemampuannya

U

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pelibatan Seniman Badung Pemkab Badung kini sedang getol-getolnya membuat patung yang dipajang di setiap kecamatan yang ada di Badung. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Badung, Putu Eka Mertawan, mengakui sejumlah patung yang telah terpajang dan yang kini sedang direncanakan dikerjakan oleh seniman patung Nyoman Sudawa cs. dari Denpasar, bukan dikerjakan oleh seniman patung dari Kabupaten Badung. Eka Mertawan menjelaskan pihaknya memanfaatkan Nyoman Sudawa yang kelahiran Tabanan ini karena Sudawa katanya sudah berpengalaman mengerjakan patung-patung besar seperti patung Rama Sita di Mengwi dan rencana satu unit patung Rawana Sita yang juga katanya besar akan dipajang di Desa Pelaga dekat dengan rumah Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta. Saya menduga mungkin saja seniman patung yang kelahiran dan tinggal di Badung merasa kecewa dengan pejabat di Badung terutama dengan pihak DKP. Perlu diketahui, sejumlah perupa di Badung, yaitu seniman patung (pematung) dan seniman lukis (pelukis) ada yang alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar dan Yogyakarta. Mereka hingga kini tetap aktif sebagai pematung maupun melukis yang memang kehidupannya sebagai seniman. Saya usul kepada pihak DKP Badung libatkan seniman asal Badung. Masalah lukisan juga saya perhatikan dindingdinding di gedung DPRD Badung dan sejumlah gedung lainnya di Puspem Badung seperti di lobi bupati dan di RSUD Badung di Desa Kapal banyak dipajang karya seniman dari luar Badung, kemungkinan dibeli di pasar seni Sukawati-Gianyar. Wayan Beratha Yasa Kapal, Badung

untuk meyakinkannya dapat menjalani proses kehidupan. Tidak lain ini terjadi karena pada dasarnya hidup itu penuh kompetisi, dimana kompetisi sendiri merupakan hasil dari hukum alam. Itulah sebabnya setiap insan yang ada di dunia harus siap dengan kondisi apapun. Untuk itulah ujian diperlukan. Dalam hal akademis, tidak semua lembaga akdemik melakukan ujian terhadap siswa. Negara-negara Skandinavia, misalnya Norwegia, tidak terlalu mematok ujian kepada siswa karena keberhasilan mereka menekankan etos kejujuran dan keberanian bertanya dari siswa terhadap suatu masalah. Di samping itu, mereka menekankan bahwa proses belajar harus menyenangkan dan tidak menakutkan. Apabila proses belajar mengajar itu terkandung unsur menakutkan, maka segala upaya untuk menanamkan nilai akan buyar. Tidak akan ada yang dapat dimasukkan ke dalam otak manusia apabila proses memasukkan nilai itu berlangsung secara menakutkan. Ujian dipandang mengandung unsur menakutkan. Akan tetapi, pada pihak lain, melalui film-film Mandarin, sering terlihat bahwa proses pembelajaran harus dilakukan melalui disiplin keras yang sangat menakutkan dan menegangkan. Seorang pesilat akan mendapatkan ujian keras di

padepokan agar bisa memenangkan laga. Ini dilakukan karena, sekali lagi, dasar manusia itu pemalas sehingga harus “dibentak” dalam proses penanaman nilai. Cara seperti inipun berhasil untuk mendidik siswa. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa proses penanaman nilai (pendidikan) itu dapat berlangsung dengan baik sesuai dengan budaya dan kebiasaan yang ada di suatu negara. Bagaimana dengan ujian nasional yang dilaksanakan Indonesia? Kalau dilihat dari uraian di atas, dapat dikatakan ujian nasional itu mengandung campuran beragam tindakan. Di bawah cita-cita nilai yang sangat idealis, penampakan ujian nasional boleh dikatakan mengerikan. Di situ ada unsur menakutkan, ketegangan, penekanan, ketidakjujuran, penipuan, sampai dengan tindakan melanggar hukum. Setidak-tidaknya unsur ini kelihatan. Apabila memang unsur tersebut benar-benar dominan, maka pemaksaan terhadap pelaksanaan ujian nasional sungguh mengerikan bukan saja bagi siswa tetapi juga bangsa dan negara. Dikatakan menakutkan dan menegangkan karena ujian ini memakai standar soal-soal nasional. Jika demikian, dimungkinkan bagi daerah-daearah yang tidak memiliki sarana sekolah komplit, takut menghadapi ujian ini

“Pada dasarnya hidup itu penuh kompetisi, dimana kompetisi sendiri merupakan hasil dari hukum alam. Itulah sebabnya setiap insan yang ada di dunia harus siap dengan kondisi apapun. Untuk itulah ujian diperlukan”.

Suara Publik

Bagaimana Wajah Transportasi Bali 10 Tahun Mendatang? BALI dikenal sebagai pulau dewata yang sering disebut-sebut dengan pulau seribu pura. Tidak asing lagi mengapa Bali sering dikunjungi wisatawan baik asing maupun domestik. Dengan nilai jual yang dimiliki seperti nilai panorama, budaya, adat dan agamanya Bali mampu membuat wisatawan tidak hanya berlibur, melainkan bertempat tinggal bahkan sampai berinvestasi. Pengaruh wisatawan tentu saja sangat signifikan berpengaruh terhadap perkembangan sektor ekonomi di Bali. Memiliki luas wilayah 5.636,66 Km² hanya 0,29 persen dari luas kepulauan Indonesia, seharusnya Bali fokus pada tatanan kotanya, salah satunya pada sektor transportasi. Masalah yang pada umumnya terjadi adalah kemacetan dan kecelakaan. Dilihat dari jumlah kendaraan bermotor saat ini Bali memiliki jumlah kendaraan sebanyak 3.505.984 di Tahun 2015. Dari tahun 2012-2014 rata-rata kenaikan kepemilikan kendaraan bermotor sebesar 7.5 % per tahun. Bila diprediksi jumlah pada tahun 2026 jumlah kendaraan di Bali akan sebanyak 6.135.472 bilamana tidak ada penanganan yang optimal. “Bagaimana menurut Anda wajah Bali 10 tahun mendatang?”

Oleh Putu Putra Jaya Wardana, S.E., Ms.Tr. Bisa kita bayangkan sendiri, pastinya dalam menuju tempat tujuan akan membutuhkan waktu tempuh yang cukup lama. Belum lagi diimbangi dengan kegiatan upacara adat yang salah satu prosesnya turut menggunakan akses jalan kendaraan bermotor. Bisa jadi kemacetan di Bali melebihi kota-kota besar di Indonesia, salah satunya seperti Jakarta. Seluruh Pemerintah Bali seharusnya tanggap, bahwasanya keberhasilan satu kabupaten dan kota saja tidak akan cukup untuk dapat menghadapi permasalahan transportasi 2026? Bali Tahun 2016 Bali Tahun 1977 Di Bali, saat ini pemerintah Bali mulai mencoba memecahkan permasalahan kemacetan yang terjadi, yaitu menggunakan sistem bus transit (BRT) yang dikenal dengan Trans Sarbagita. Mengapa hingga saat ini Trans Sarbagita belum dapat menuntaskan kemacetan yang ada? Bagaiamana bisa menuntaskan bilamana hanya 2 koridor yang beroperasi, tidak serta

merta dapat menyalahkan pihak pelaksana saat ini. Melainkan pihak pelaksana perlu dukungan serta rangkulan oleh semua kabupaten dan kota untuk perkembangan rute yang akan dilalui, agar optimal dalam menuntaskan kemacetan di Bali. Saya selaku generasi muda Bali sekaligus sebagai pengamat transportasi Bali menginginkan sistem transportasi Sarbagita menjadi sistem transportasi yang “Taman” (Terpadu, Aman, dan Nyaman). Sebagai transportasi yang tidak hanya melayani masyarakat bertempat tinggal di Bali saja melainkan untuk wisatawan yang berkunjung ke Bali. Mengingat semakin bertambahnya jumlah kendaraan setiap tahunnya di Bali dan akan berdampak kemacetan yang luar biasa 10 tahun kedepan. Catatan: Masyarakat Bali seharusnya cemas dengan zona nyaman yang dirasakan saat ini. Dilihat dari kondisi sekarang memang benar Bali masih memiliki status ”mengantisipasi” belum “mengatasi” dalam tingkat permasalahan transportasi. Namun, harus ada upaya yang optimal baik dari pemerintah serta masyarakatnya.

karena soal-soalnya banyak dari Jakarta atau dari standar kota. Siswa dan sekolah yang ada di pelosok berpotensi mengalami ketakutan menghadapi ujian nasional dan membuat para siswa tegang menghadapi ujian. Menjelang ujian saja sudah tegang, apalagi kemudian menghadapi dan menjalankan ujian itu sendiri. Anak-anak akan tertekan mentalnya, termasuk juga orang tua, apalagi kemudian hasil ujian nasional dipakai sebagai standar nilai untuk mendapatkan sekolah lanjutan. Misalnya, untuk masuk ke sekolah menengah pertama, seorang siswa harus mempunyai standar nilai tertentu agar bisa masuk sekolah lanjutan tersebut. Pada sisi lain, sekolah juga harus mengejar prestasi tertentu agar akreditasinya dapat terangkat. Maka, campuran keadaan tersebut akan membuat guru-guru sengaja mencari bocoran soal dan kemudian memberikan secara sukarela kepada anak-anak didiknya. Unsur penipuan pun akan bisa terjadi apabila kemudian pola-pola ketidakjujuran tersebut dibiarkan berlarut-larut. Anak-anak siswa yang mendapatkan nilai tinggi berdasarkan ketidakjujuran tersebut, dan kemudian berhasil masuk ke sekolah lanjutan favorit, semata-mata karena ketidakjujuran tersebut, maka ini dapat dikatakan sebuah penipuan. Anak itu tidak akan menjadi siswa yang baik di sekolah itu karena kemampuannya jauh di bawah standar. Maka, dengan cara pandang di atas, sebaiknya ujian nasional itu dihentikan saja. Anak-anak harus dikembalikan kepada pola yang lebih lama, dimana sekolah membuat ujian standar tersendiri dan untuk masuk menuju sekolah lanjutan, harus dilakukan dengan model yang lama juga, yaitu testing ujian masuk. Dengan demikian banyaknya buku-buku latihan yang dijual di toko buku dan diterbitkan oleh penerbit, anak-anak siswa akan mampu belajar secara mandiri untuk menyesuaikan diri. Sekolah haruslah mengajarkan pola-pola kejujuran kepada siswa, bukan mengajari anak-anak untuk berbohong dan membohongi diri sendiri.

POJOK Pasubayan Desa Adat puji komitmen anggota DPR wakil Bali. - Mewakili rakyat, bukan wakil investor. *** Ada rencana pasar tradisional harus memiliki izin. - Rakyat makin sulit. *** Jumlah wisman ke Bali meningkat, namun kesenjangan makin tinggi. - Akibat mendewakan investor.

Penulis, Alumni Magister Transportasi Institut Teknologi Bandung

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

KAYUH SEPEDA Seorang pria tua tampak penuh semangat mengayuh sepeda ontelnya yang berisi karung gabah saat melintas di Jalan Anggungan - Penarungan, Mengwi Badung, Senin (28/11).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Rabu Wage, 30 November 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Puluhan Anggota Kodim Dites Urine

Peduli Danau Tamblingan

Korpri Polda Tebar Seribu Benih Ikan

Denpasar (Bali Post) Polda Bali menggelar kegiatan spesial memperingati HUT ke-45 Korpri, Selasa (29/11) kemarin. Dipimpin Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Ritha Sugeng Priyanto, PNS Polda menebar seribu benih ikan nila dan menanam 200 pohon cempaka di objek wisata Danau Tamblingan, Buleleng. Kegiatan tersebut sebagai wujud kepedulian Polda terhadap kelestarian danau tersebut. Ny. Ritha Sugeng Priyanto dalam sambutannya berharap Korpri selaku mitra Polri supaya terus menjalin komunikasi, koordinasi serta kerja sama. Selain itu agar menumbuhkan persaudaraan tanpa mengabaikan nilai-nilai profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. Ada pun tema HUT tahun ini yaitu “Bersama Kopri Meneguhkan Netralitas dan Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Sipil Negara’’. Selaras dengan tema tersebut, istri Kapolda Irjen Pol. Sugeng Priyanto ini mengajak Korpri selalu bekerja keras dan sanggup menghadirkan kualitas pelayanan prima kepada masyarakat. “Anggota Korpri ke depan akan dihadapkan pada tantangan tugas semakin berat. Saya berharap Korpri lebih memacu diri dan meningkatkan kompetensi sehingga terwujud personel yang profesional, modern, dan terpercaya,” pintanya. Pada kesempatan baik itu, Ritha didampingi Ketua Korpri Polda Bali I Wayan Kota, memotong tumpeng sebagai wujud syukur karena bisa eksis sampai saat ini. Acara peringatan itu diakhiri dengan pelepasan balon. (kmb36)

Bali Post/ist

BENIH IKAN - Ketua Bhayangkari Daerah Bali Ny. Ritha Sugeng Priyanto melepas benih ikan nila di Danau Tamblingan.

Dewan Pilih Tujuh Komisioner KPID Bali

Denpasar (Bali Post) Komisi I DPRD Bali merampungkan uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, di Ruang Banggar DPRD Bali, Selasa (29/11) kemarin. Tujuh calon dengan skor tertinggi dari 17 calon yang mengikuti uji kepatutan dan kelayakan sejak Senin (28/11) lalu akhirnya terpilih menjadi Komisioner KPID Bali. Masingmasing I Made Sunarsa dengan skor 94,09, Ni Wayan Yudiartini dengan skor 88,63, Ni Putu Mirayanthi Utami dengan skor 88,50, I Wayan Sudiarsa dengan skor 87,27, I Nyoman Karta Widnyana dengan skor 85,90, I Gusti Ngurah Murtana dengan skor 85,45, dan Anak Agung Gede Rai Sahadewa dengan skor 85,00. Nama-nama ini selanjutnya direkomendasikan kepada gubernur agar dibuatkan surat keputusan penetapan. “Ranking ini untuk lolos menjadi Komisioner. Untuk menentukan siapa menjadi ketua, mereka harus berunding. Saya lihat sementara ada peluang, potensi, dan punya kesempatan mereka ini untuk lebih baik ke depan,” ujar anggota Komisi I DPRD Bali, I Nyoman Adnyana, usai mengikuti rapat pleno yang alot dan panjang untuk menetapkan hasil uji kepatutan dan kelayakan. Pasalnya, lanjut Adnyana, para komisioner terpilih kini memiliki pakta integritas. Ada tanggung jawab yang diemban sekaligus konsekuensi yang harus ditanggung. Utamanya ketika tugas dan tanggung jawab itu tidak maksimal atau tidak lebih baik dilaksanakan dari periode sebelumnya. “Mereka ada menyatakan tanggung jawab moral, kalau tidak bisa berbuat lebih bagus dari sekarang, mereka akan mundur. Ini kan sebuah pernyataan yang bagus untuk memotivasi kinerja mereka ke depan,” jelas Politisi PDI-P ini. Adnyana menambahkan, komisioner terpilih ini juga memiliki komitmen untuk menguatkan KPID baik dari segi kelembagaan, SDM, maupun programnya. Dari segi kelembagaan misalnya, mereka dikatakan siap menjalin komunikasi dan hubungan antarlembaga seperti Pemprov, DPRD, dan stakeholder lain. Namun tetap tanpa ada intervensi dalam tugasnya karena KPID merupakan lembaga independen. (kmb32)

7

Bali Post/adhi

NGUNYA DESA - Para pemangku Pura Kayangan Tiga dan Pura Manca Desa Adat Sempidi, Badung sedang “Ngayabang Caru” di Catus Pata Desa Adat Sempidi, Badung serangkaian prosesi ritual Ngunya Desa, Selasa (29/11) kemarin. Ngunya Desa ini dihadiri Bendesa Adat Sempidi, para Prajuru-Petajuh Desa, para Klian Adat-Dinas dan krama desa. Ngunya Desa dilaksanakan secara rutin setiap Tilem Kapat/Kalima.

Kunjungan Wisman ke Bali Naik 24%

Kesenjangan Justru Makin Lebar

Denpasar (Bali Post) Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa S. mendadak mengumpulkan anggota di Makodim, Denpasar, Selasa (29/11) kemarin. Selain itu, istri para prajurit yang tergabung dalam pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Kodim, turut dikumpulkan. Setelah berkumpul semua, sekitar pukul 08.30 wita, datang petugas BNNK Denpasar untuk melakukan tes urine dan penyuluhan tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). “Kegiatan ini menjadi program rutin sebagai sarana pengendalian dan pencegahan narkoba di intenal TNI AD, khususnya prajurit Kodim 1611/Badung. Karena bahaya narkoba selalu mengintai, manakala anggota sedang lemah maka narkoba akan mudah masuk,” tegas Dandim. Sementara tes urine harus selalu dilakukan, baik secara berkala maupun insidentil. Tujuannya agar anggota selalu waspada dan tidak menyentuh barang haram tersebut. “Anggota termasuk istrinya juga harus paham apa itu narkoba, dampaknya bagaimana dan cara peredaran seperti apa. Maka dari itu, kami juga bersinergi dengan BNNK Denpasar untuk memberikan penyuluhan,” ujar Letkol Leo. Selain tes urine, Dandim juga melakukan pemantauan terhadap anggotanya. Bila ada anggota semangat kerjanya berkurang patut dicurigai dan langsung diambil tindakan yaitu tes urine. “Selama ini belum kami temukan. Kalau ada perilakunya seperti itu, penyebab perilaku anggota yang seperti itu karena ada masalah pribadi dan keluarganya. Tes urine akan terus kami lakukan dan waktunya dirahasiakan,” ungkapnya. Ia berharap anggotanya bersih dari narkoba sehingga bisa fokus melaksanakan tugas. Selain itu, sebagai prajurit TNI harus jadi teladan dan contoh yang baik bagi masyarakat. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) -

Data Kementerian Pariwisata RI menunjukkan ada kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali sebesar 24%. Periode Januari-September 2015, wisman yang datang sebanyak 2,9 juta. Sementara periode yang sama tahun ini sudah mencapai 3,6 juta wiswan. Namun, meningkatnya jumlah kunjungan wisman ini justru dinilai semakin melebarkan kesenjangan antarwilayah di Bali. “Dengan peningkatan 24% ini justru menimbulkan kesenjangan yang semakin jauh antarwilayah. Ini justru kelihatannya sekarang, khususnya Badung, yang mendapatkan keuntungan paling tinggi,” ujar Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam acara FGD di Legian, Kuta, Senin (28/11) lalu. Menurut pria yang akrab disapa Cok Ace ini, wisman memang banyak numplek di Badung. Setelah itu di Denpasar, lalu Gianyar. Dengan kata lain, Bali hanya krodit di wilayah selatan. Andaikata wisman terdistribusi merata di sembilan kabupaten/kota, maka kunjungan wisman yang tahun ini ditarget 4,5 juta sebetulnya bisa dikatakan kecil. “Begitu numplek di Badung, timbul masalah infrastruktur, masalah kependudukan, dan lain

sebagainya. Dan dari apa yang saya pikirkan, kekhawatiran ini kalau tidak segera dibenahi akan menjadi masalah bagi kita, Bali telanjur seperti ini, Kuta, Legian telanjur seperti ini dengan daya tariknya. Tidak mungkin diarahkan ke tempat lain,” jelas mantan Bupati Gianyar ini. Ketua PHRI Badung Rai Suryawijaya mengaku senang dengan adanya peningkatan kedatangan wisman hingga 24%. Sayangnya, penambahan akomodasi pariwisata di Badung justru lebih tinggi dari kedatangan wisman itu. Suplai yang terlalu besar ini menjadi tantangan tersendiri, karena rata-rata okupansi hotel diperkirakan tidak akan lebih dari 65% sampai akhir tahun nanti. “Dulu kita bisa enjoy di 78%, sekarang tidak bisa. Makanya ini kita rekomen untuk stop dulu se-

mentara. Moratorium untuk pembangunan akomodasi terutama di Bali Selatan. Kalau tidak, ini akan terjadi tourism kill tourism (pariwisata membunuh pariwisata, red),” ujarnya. Ketua Konsorsium Riset Pariwisata Unud Agung Suryawan Wiranatha melihat adanya fenomena terkait perubahan tren investor yang datang ke Bali dalam lima tahun terakhir. Investor yang datang kini bukanlah investor pariwisata, namun investor properti. Dari segi target juga berubah, tidak lagi mengelola pariwisata tapi menjual properti. “Ini yang menyebabkan terjadi carut marutnya akomodasi itu, karena mereka (investor properti ) cari tanah, bangun, bangun, bangun, tanpa memikirkan nanti hotelnya bisa laku atau nggak,” jelasnya. (kmb32)

Bali Post/rah

TES URINE - Pasiter Kodim 1611/Badung Kapten Inf. Made Mustika saat tes urine di Makodim, Denpasar.

Main Keroyok Gara-gara Tak Disapa

Bali Post/rah

DITAHAN - Kapolsek Kuta Kompol Sumara menahan tersangka Her alias Agus dan Sun alias Jengges terkait kasus pengeroyokan.

Mangupura (Bali Post) Anggota ormas kembali berbuat onar, bahkan melakukan pengeroyokan di depan Minimart di Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung, Jumat (25/11) lalu. Dance Andreas Wollah (35) dikeroyok dan diserang menggunakan kursi besi oleh dua pria mengaku anggota ormas. Pelakunya yaitu tersangka Her alias Agus (29) dan Sun alias Jengges (34) ditangkap oleh anggota Polsek Kuta, Sabtu (26/11) lalu. Alasannya gara-gara korban tidak menyapa dan saat ditanya oleh tersangka tidak menjawab. Menurut Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara, Selasa (29/11) kemarin, kasus pengeroyokan itu terjadi pukul 04.00 wita. Korban beralamat di Jalan Perum Mutiara Asri, Dalung, Kuta Utara, sedang ngobrol bersama temannya di TKP. Be-

berapa menit kemudian, datang tersangka mengendarai sepeda motor. “Tersangka Agus dikenal oleh korban tapi tahu namanya. Dia (Agus -red) langsung marahmarah,” tambah Kapolsek. Tak hanya itu, tersangka beralamat di Jalan Gunung Bromo, Monang Maning, Denpasar ini, langsung memukul muka korban, tepatnya bagian mulut. Tersangka Agus terus menghajar korban hingga babak belur. Sedangkan tersangka Sun langsung mengambil kursi besi dan dilempar ke arah korban. Selanjutnya, tersangka asal Banyuwangi dan tinggal di Jalan Taman Pancing Denpasar Selatan ini, menendang korban. “Setelah korban tidak berdaya, kedua tersangka ini langsung kabur. Korban lalu melapor ke Polsek Kuta,” ujarnya. Setelah menerima laporan kasus itu, Kasubnit Reskrim

Ipda Putu Budi Artama bersama anggotanya melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi-saksi, akhirnya petugas menangkap tersangka di wilayah Kuta. “Saksi bilang ada tato lambang ormas di tangan tersangka. Selain itu saat di TKP, tersangka menyebut nama ormasnya. Berdasarkan ciri-ciri itu kami menangkap tersangka,” tegas Ipda Budi. Kapolsek menegaskan kejadian itu sebenarnya masalah pribadi, tidak ada kaitan dengan ormasnya. Mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini, juga geram karena setiap kejadian pelakunya selalu menyebut ormas. “Supaya tidak jadi kebiasaan. Padahal pimpinannya (ormas -red) baik-baik saja. Akibatnya terjadi hubungan tidak baik antar-ormas gara-gara anak buahnya seperti itu,” tegas Sumara. (kmb36)


BANGLI

8

Rabu Wage, 30 November 2016

Tiga Sidang Paripurna Digelar Sehari Bangli (Bali Post) Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2017 dikebut DPRD Bangli bersama eksekutif. Bahkan, Selasa (29/11) kemarin, tiga agenda sidang paripurna digelar sekaligus, yakni penyampaian RAPBD oleh eksekutif, pemandangan umum fraksi serta jawaban eksekutif. Sebagaimana yang ditargetkan, RAPBD 2017 harus sudah ditetapkan hari ini, Rabu (30/11). Sidang paripurna kemarin dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata didampingi Wakil Ketua I Nyoman Basma dan I Komang Carles. Sementara dari pihak eksekutif hadir Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wabup Sang Nyoman Sedana Arta serta seluruh pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Bangli. Dalam pemandangan umumnya, Fraksi Partai Golkar melalui pembicara I Nyoman Budiada mengkritisi pembahasan RAPBD kali ini. Dikatakannya bahwa mekanisme dan kondisi perencanaan atau pembahasan mesti direncanakan dan dilakukan dengan baik, tertib dan terencana dengan matang. Hal ini penting mengingat dari tahun ke tahun perencanaan dan mekanisme pembahasan APBD masih belum optimal dan sesuai tuntutan peraturan perundang-undangan maupun Permendagri tentang APBD. ‘’Kami Fraksi Partai Golkar berharap ke depan masalah perencanaan, pembahasan dan penetapan APBD ini betul-betul bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Kebiasaan kerja karena dituntut waktu harus selesai dan terbiasa memutuskan sesuatu karena ketergesa-gesaan harus sudah dihentikan. Jika pada tataran pembahasan, perencanaan dan pelaksanaan pembahasan APBD dari tahun ke tahun belum maksimal tentu sangat berpengaruh terhadap kualitas dan manfaat APBD terhadap pembangunan Bangli,’’ tegasnya. Fraksi Gerindra melalui pembicara I Made Joko Arnawa mempertanyakan apakah proses RAPBD 2017 sudah sesuai dengan mekanisme aturan yang ada. Pihaknya berharap ke depan pembahasan RAPBD bisa lebih baik dari sekarang. Hal senada disampaikan Fraksi PDI-P. Fraksi PDI-P melalui pembicara Nengah Dwi Madya Yani juga meminta agar pembahasan RAPBD 2017 ini baik materi maupun waktu pembahasan sesuai Permendagri. Fraksi Demokrat melalui pembicara I Dewa Anom Suta menyarankan agar penyerapan anggaran dan program betul-betul mengacu pada skala waktu yang tepat, per triwulan bagi SKPD yang tidak mampu. Fraksi Demokrat juga menyarankan kepada Bupati untuk memberikan sanksi tegas bila perlu menonjobkan pimpinan SKPD yang lalai menjalankan tupoksinya. Sedangkan Fraksi PKPI melalui pembicara I Wayan Wedana mengatakan dengan rancangan PAD saat ini sebesar Rp 117 miliar, diharapkan Pemkab Bangli bisa melakukan terobosan dalam rangka peningkatan PAD. Menyikapi pemandangan fraksi tersebut, Wabup Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, yang menyampaikan jawaban eksekutif menjelaskan bahwa pada prinsipnya proses penyusunan dan pembahasan RAPBD 2017 sudah sesuai dengan mekanisme dan aturan. Meski demikian pihaknya juga berharap ke depan penyusunan dan pembahasan RAPBD bisa lebih baik. (kmb40)

Bali Post/ina

SIDANG PARIPURNA - Bupati bersama Wabup dan pimpinan DPRD Bangli pada sidang paripurna di DPRD Bangli, Selasa (29/11) kemarin.

APEL GABUNGAN - Suasana apel gabungan yang melibatkan prajurit TNI dan Polri di Mapolres Bangli, Selasa (29/11) kemarin.

Bali Post/ina

Antisipasi Pengerahan Massa 2 Desember

Polres dan Kodim Gelar Apel Gabungan

Bangli (Bali Post) Guna mengantisipasi kemungkinan pengerahan massa pada unjuk rasa bela Islam jilid III 2 Desember mendatang, Polres bersama Kodim 1626/Bangli, Selasa (29/11) kemarin menggelar apel gabungan di halaman Polres Bangli. Apel gabungan yang melibatkan

200 prajurit TNI dan kepolisian ini dipimpin Kasdim 1626/Bangli Mayor Inf. Panca Rahardi. Hadir dalam apel gabungan, Wakapolres Bangli Kompol Wimboko serta sejumlah perwira TNI dan Polri. Kasdim Mayor Panca mengatakan, apel gabungan ini digelar untuk mempersiapkan

serta mengantisipasi adanya pengerahan aksi massa di Bangli yang akan menuju ke Jakarta nanti. Personel gabungan nantinya akan melaksanakan siaga di wilayah Bangli untuk mengantisipasi situasi yang tidak kondusif. Langkah-langkah preventif dan pencegahan juga sudah dilakukan

oleh Polri bersama aparat gabungan lainnya. ‘’Upaya-upaya tersebut salah satunya adalah dengan pendekatan kepada sejumlah tokoh agama untuk tidak mengerahkan massa yang akan berunjuk rasa ke Jakarta,’’ terangnya. Di samping itu pihaknya juga menginstruksikan seluruh ang-

gotanya untuk meningkatkan pengamanan di beberapa objek vital dan tempat ibadah. Hal ini sebagai upaya antisipasi manakala ada oknum yang tidak puas terhadap upaya yang telah dilakukan oleh aparat gabungan yang melarang massa ke Jakarta. (kmb40)

Pemerintah Godok Perubahan Perpres 112/2007

Pasar Tradisional akan Wajib Kantongi Izin Bangli (Bali Post) -

Pemerintah tengah menggodok perubahan atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Salah satu poin yang akan diatur ulang yakni terkait perizinan. Menurut rencana, pasar tradisional nantinya harus mengantongi izin. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli I Nengah Sudibia, Selasa (29/11) kemarin, mengungkapkan perubahan Perpres akan terjadi pada nomenklatur, pendirian, perizinan, jam kerja toko swalayan dan lokasi minimarket. ‘’Pada nomenklatur, pasar tradisional nanti namanya pasar rakyat, toko modern nantinya jadi toko swalayan. Perubahan ini masih proses,’’ jelasnya. Terkait perizinan, pejabat asal Penglipuran ini mengatakan nantinya izin tak hanya harus dikantongi toko swalayan, tetapi juga pada pasar rakyat. Hal ini akan disosialisasikan langsung setelah perubahan perpres itu tuntas dilakukan. ‘’Pasar tradisional di Bangli belum ada yang memiliki izin. Adanya perubahan Perpres ini, nantinya akan kami arahkan pedagang untuk mengurus,’’ katanya. Perubahan Perpres itu dimaksud-

kan untuk penegakan tertib niaga, terlebih di tengah persaingan ekonomi global dimana produk luar negeri tak menutup kemungkinan akan dipasarkan di dalam negeri. ‘’Itu salah satu tujuannya. Kalau untuk meningkatkan pendapatan dari sisi retribusi perizinan, kami belum mengarah ke sana,’’ terangnya. Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Bangli ini menyebutkan, perubahan Perpres secara otomatis akan menyebabkan Perda tentang Perlindungan dan Penataan Pasar Tradisonal Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern yang ditetapkan beberapa waktu lalu turut direvisi. Jika seluruhnya sudah tuntas, pihaknya akan langsung sosialisasi ke masyarakat terutama yang bergelut dalam usaha perdagangan. ‘’Perda itu kan mengikuti isi Perpres. Jadinya ya ikut direvisi,’’ pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/ina

MENINJAU BEKAS RSU - Sekretaris Utama BNN Irjen Pol Gatot Subiaktoro saat meninjau bekas bangunan RSU Bangli.

Tangani Pecandu Narkoba Bali Post/sos

I Nengah Sudibia

Pemkab Diminta Genjot Kualitas Produk Pertanian

Bangli (Bali Post) Langkah kerja sama Pemkab Bangli dengan daerah lain di bidang pemasaran komoditas pertanian mendapat respons positif dari kalangan legislatif. Ketua Komisi II DPRD Bangli I Nengah Sugiman meminta hal tersebut harus diimbangi peningkatan jumlah dan kualitas produk. Hal ini agar kerja sama bisa berkelanjutan. Dikatakan Sugiman, Selasa (29/11) kemarin, kerja sama tersebut diyakini mendapatkan respons positif dari petani. Sebab selama ini pemasaran masih menjadi persoalan pelik yang sering dihadapi petani. Di samping harga yang anjlok, hasil panen juga tak seluruhnya terserap oleh pasar lokal. Dijelaskannya, dalam me-

nyukseskan program atau kerja sama tersebut Pemkab perlu mengimbanginya dengan peningkatan kualitas produk pertanian. ‘’Jangan hanya kerja sama saja dijalin. Kualitas produk harus ditingkatkan,’’ ucapnya. Peningkatan kualitas produk pertanian salah satunya bisa dilakukan dengan memaksimalkan kinerja penyuluh lapangan. Langkah edukasi kepada petani harus terus digulirkan. Selain itu hal yang perlu dilakukan pemkab yakni peningkatan jumlah produksi untuk komoditi tertentu yang pangsa pasarnya menjanjikan. ‘’Pangsa pasar harus lihat. Mana yang permintaannya baik, produksinya harus ditingkatkan. Jangan sampai kerja sama itu putus di tengah jalan,’’ ujar politisi

Hanura ini. Dikatakan, mendukung program tersebut, pemkab juga perlu melakukan pemetaan produk pertanian di masing-masing wilayah. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya persaingan yang terlalu sengit antarpetani. Langkah yang demikian, juga bisa berupa mengarahkan petani untuk fokus mengembangkan satu jenis komoditas unggulan. ‘’Di mana wilayah pengembangan kopi, di mana sayuran, itu harus ditentukan,’’ tegasnya. Wakil rakyat asal Desa Manikliu, Kintamani ini menyebutkan, di tengah program itu, petani juga bisa diarahkan untuk menggeluti usaha pembibitan tanaman. ‘’Potensi pertanian sangat besar. Ini harus benar-benar digarap serius,’’ tandasnya. (kmb45)

BNN Kekurangan Tempat Rehabilitasi Bangli (Bali Post) – Keberadaan balai rehabilitasi narkoba di Bali sangat dibutuhkan. Hal ini mengingat dalam setahun terakhir ada sekitar 800 orang pecandu narkoba yang memerlukan perawatan rehabilitasi. Hal itu dikatakan Sekretaris Utama BNN Irjen Pol. Gatot Subiaktoro saat ditemui usai meninjau bekas bangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli dan bekas ruang perawatan di RSJ Provinsi Bali, Selasa (29/11) kemarin. Gatot mengungkapkan, karena BNN kekurangan tempat rehabilitasi, selama ini sebagian pecandu narkoba dikirim untuk menjalani perawatan ke Sulsel dan Samarinda. Tak hanya itu sebagian pecandu juga ada yang diserahkan ke Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. ‘’BNN sendiri belum bisa merehab karena tidak punya balai rehab,’’ ujarnya didampingi Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa. Disinggung terkait hasil tinjauannya ke bekas bangunan RSU Bangli dan bekas ruang perawatan di RSJ, Gatot menilai Bangli cukup cocok untuk dijadikan lokasi balai rehabilitasi narkotika. Salah satu alasannya karena suasana Bangli cukup tenang dan jauh dari perkotaan. ‘’Kalau untuk tempat rehab memang harus cari yang tenang,’’ jelasnya. Meski dikatakan cocok sebagai tempat rehabilitasi, pihaknya belum bisa memastikan apakah balai rehabilitasi narkotika di Bali akan dibangun di Bangli. Yang jelas hasil peninjauan kemarin bakal disampaikannya ke Kepala BNN. ‘’Hasil hari ini (kemarin-red) akan kita laporkan ke Kepala BNN sesuai dengan fakta yang ada. Untuk pelaksanaan nanti kalau memang jadi, kan harus survey dulu,’’ jelasnya. (kmb40)

Keluyuran Saat Jam Kantor, TPP Dipotong Bangli (Bali Post) Peringatan hari Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (Korpri) ke-45 di Kabupaten Bangli, Selasa (29/11) kemarin diisi apel di Lapangan Kapten Mudita. Pada kegiatan tersebut seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta lebih displin dalam mengemban tugas. Jika itu dilanggar, sanksi berupa pemotongan Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) siap menanti. Bupati Bangli I Made Gianyar usai apel menegaskan, realita menunjukkan masih ada sejumlah pegawai yang keluyuran saat jam kantor. Supaya itu tak terus berlanjut, Gianyar menegaskan tak segan-segan memberikan sanksi berupa pemotongan TPP. Sanksi serupa nantinya juga akan dijatuhkan pada pegawai yang tidak ngantor tanpa alasan.

‘’Nanti sewaktu-waktu saya akan datangi seluruh kantor. Kalau ada pegawai tak ngantor tanpa alasan, TPP dipotong. Kalau pimpinannya demikian, akan dibebastugaskan dari jabatannya,’’ jelasnya. Diakuinya, secara umum tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bangli belum sepenuhnya baik. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan dengan pendokumentasian produk hukum yang belum tersusun rapi. Sekilas persoalan itu terlihat sepele, namun sejatinya sangat berdampak pada pekerjaan selanjutnya. ‘’Misalnya saya mencari perda tahun 2011. Karena pendokumentasiannya tidak bagus, jadinya sangat sulit dicari. Ini kan cukup memakan waktu,’’ ujarnya didampingi Wabup Sang Nyoman Sedana Arta dan Sekda I.B. Gede Giri Putra.

Pria asal Desa Bunutin, Kintamani ini meminta persoalan seperti itu harus segera disikapi. ASN terlebih yang menduduki jabatan harus bisa menciptakan kinerja pemerintahan yang baik, efektif dan efisien serta pelayanan publik yang prima. Dia menyebut, jika dibandingkan dengan jabatan politik, jabatan pada ASN jauh lebih lama. Selain berpeluang membangun daerah dalam waktu yang lebih besar, para abdi negara itu juga harus menjadi garda terdepan dalam menghadapi tantangan di era globalisasi ini. ‘’Bupati paling lama menjabat sampai sepuluh tahun. Beda dengan pejabat pemerintahan. Mereka harus bisa jadi garda terdepan,’’ katanya. Mantan wakil bupati di era Bupati I Nengah Arnawa ini menambahkan, jika tak ingin kena

sanksi, pegawai harus serius dalam melakukan revolusi mental. Panca Prasetya Korpri juga harus benarbenar dipahami dan diterapkan. Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Bangli I Wayan Wedana menilai, belakangan ini masih ditemukan pegawai yang melanggar displin. Jika hal itu terus berlanjut, maka kualitas pemerintahan akan sulit membaik. Mengatasi persoalan tersebut, langkah pemberian sanksi oleh bupati, salah satunya pemotongan TPP dipandang sangat tepat. ‘’Kalau tidak diberikan sanksi, sikap tak disiplin itu akan dijadikan kebiasaan,” ucapnya. Selain pemberian sanksi, politisi PKPI ini juga meminta bupati untuk lebih sering melakukan evaluasi, baik dari sisi kehadiran maupun hasil kinerja. (kmb45)

Bali Post/sos

APEL - Anggota Korpri Bangli mengikuti apel peringatan Hari Korpri, Selasa (29/11) kemarin. Saat itu, Bupati Made Gianyar menegaskan akan ada sanksi berupa pemotongan TPP bagi pegawai yang tidak disiplin.


GIANYAR

Rabu Wage, 30 November 2016

9

SOSOK Kredibilitas PNS PNS khususnya di Pemkab Gianyar harus mampu menjadi contoh baik di masyarakat. Mereka harus memiliki kredibilitas dan daya saing tinggi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra, Selasa (29/11) kemarin. Menurutnya, para PNS sebagai abdi negara harus memfokuskan energi untuk melakukan inovasi agar pelayanan publik bisa makin murah, cepat, akurat, dan makin baik. Dalam peringatan HUT Korpri kemarin, dia juga menekankan pentingnya netralitas PNS agar layanan publik dapat berjalan optimal. Dalam hal ini, dia menyinggung soal pelaksanaan Pilkada. Dia mengingatkan para PNS tentang amanat Presiden Joko Widodo bahwa setiap hajatan pilkada di daerah merupakan ajang ujian atas netralitas dan profesionalisme PNS. ‘’Pengabdian anggota Korpri bukanlah kepada kepentingan kelompok maupun individu, melainkan hanya kepada negara, bangsa, dan rakyat,’’ tegas Mahayastra. Ditegaskannya, penerapan reward dan punishment bagi PNS juga menjadi bagian penting upaya peningkatan kinerja pemerintahan. Khusus dari sisi reward, dia menyebut, tahun ini sebanyak 498 PNS di lingkungan Pemkab Gianyar menerima tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya. Ini adalah penghargaan bagi PNS yang berprestasi dan mengabdi selama 30, 20, dan 10 tahun. Rinciannya, penghargaan 30 tahun diberikan kepada 333 PNS, 20 tahun kepada 69 orang, dan 10 tahun kepada 96 orang. Kriteria penerima penghargaan yakni mereka yang bekerja dalam masa bekerja tertentu secara terus-menerus. PNS yang bersangkutan juga tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat berdasarkan peraturan perundang-undangan atau yang tidak pernah mengambil cuti di luar tanggungan negara. ‘’Para penerima penghargaan kami harapkan bisa meningkatkan kinerja masing-masing. Hal ini untuk membuktikan kalau PNS di lingkungan Pemkab Gianyar memiliki kredibilitas dan daya saing yang tinggi,’’ tegasnya. (ded)

RAPAT - Suasana rapat pembahasan hibah-bansos antara eksekutif dengan legislatif.

Bali Post/nik

Jelang ’’Deadline’’

Progres Pencairan Hibah-Bansos Belum Jelas

Gianyar (Bali Post) -

Rabu (30/11) ini adalah batas waktu terakhir yang diberikan DPRD Gianyar kepada eksekutif untuk mencairkan dana hibah dan bansos yang diajukan masyarakat. Namun hingga Selasa (29/11) kemarin, eksekutif belum juga memberikan kepastian terkait progres pencairan bantuan bagi masyarakat tersebut. Anggota Komisi II DPRD Gianyar I Made Dana mengaku malu ketika bertemu konstituennya. Sebab, masyarakat selalu menanyakan nasib proposal dana hibah yang dipercayakan kepadanya. ‘’Saya sudah kehabisan akal menjawab pertanyaanpertanyaan warga. Bahkan, beberapa hari lalu, saya sampai nunas ica dan makemit di pura agar hibah-bansos masyarakat bisa cepat cair,’’ ujarnya. Dana mengatakan, jumlah hibah-bansos yang diajukan di APBD Induk dan Perubahan 2016, sebanyak 21 pro-

posal. Namun yang baru cair hanya tiga proposal. Sebagian besar hibah-bansos yang diajukan masyarakat melalui Dana berupa pembangunan fisik baik pura, balai banjar, hingga panggung pementasan. ‘’Katanya minggu ini akan keluar. Kata eksekutif tinggal menunggu pencairan dananya. Tapi saya belum berani pastikan, karena saya belum tahu pasti proposal saya sudah terverifikasi apa belum,’’ ucap Dana di ruang Fraksi Gerindra. Berdasarkan data DPRD Gianyar, jumlah hibah-bansos yang diajukan masyarakat

yang tercatat dalam APBD Induk dan Perubahan 2016 sebanyak 894 proposal. Namun hanya 125 proposal yang masuk list atau siap cair. Sebanyak 128 proposal dinyatakan bermasalah. Proposal bermasalah di antaranya lantaran lokasi yang diajukan tak jelas, nama pemohon tak jelas dan sebagainya. Sementara instansi yang paling banyak belum mencairkan hibah-bansos adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gianyar, yakni sebanyak 128 proposal. Anggota Komisi III DPRD Gianyar Ida Bagus Nyoman Rai mengeluhkan kinerja

eksekutif selama satu tahun ini. Sebab seharusnya di akhir tahun pencairan hibahbansos tak lagi jadi perdebatan. ‘’Kalau saja selama ini eksekutif bekerja, pasti sudah beres,’’ ucapnya. Persoalan ini pula yang menyebabkan hingga saat ini DPRD Gianyar belum mau membahas KUA-PPAS untuk APBD 2017. Bahkan, dewan sudah sudah siap tak menerima gaji di tahun 2017 sebagai konskuensi APBD 2017 tak ketok palu tahun ini. ‘’Kami sudah membulatkan tekad tak akan bahas APBD 2017 kalau hibah-bansos belum beres. Kami sudah siap tak terima kaji tahun depan. Ini untuk kepentingan masyarakat,’’ ujar anggota Komisi I DPRD Gianyar Kadek Era Sukadana. Ketua DPRD Gianyar

Wayan Tagel Winarta membenarkan anggotanya telah sepakat untuk tak membahas RAPBD 2017. Namun untuk menghindari hal tersebut, pihaknya telah beberapa kali melakukan rapat pimpinan eksekutif dan legislatif. ‘’Ya, semua telah sepakat tidak akan bahas RAPBD 2017. Saya harap itu tak benarbenar terjadi,’’ tegasnya. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan pihaknya telah bekerja keras untuk pencairan bansos-hibah. Setiap Jumat dan Sabtu, para pegawai terkait lembur untuk menyelesaikan berkas-berkas hibah-bansos. ‘’Kami sudah bekerja keras. Secepatnya semua proposal yang sudah dinyatakan memenuhi syarat, akan dicarikan,’’ tegasnya. (kmb35)

Hingga Oktober, 22 Penyalah Terkait Rencana Penghapusan UN Guna Narkoba Diringkus Aparat Orangtua Siswa Khawatir Komputer Sekolah Mubazir

Bali Post/nik

KADAL - Kadal berekor panjang seperti ular yang difoto oleh warga Desa Batuan Kaler, Sukawati.

Kadal Mirip Ular Gegerkan Warga Batuan Kaler Gianyar (Bali Post) Seekor hewan yang dianggap aneh ditemukan warga Desa Batuan Baler, Sukawati. Bentuknya menyerupai kadal tapi berekor panjang seperti ular. Temuan ini pun menggegerkan warga setempat. Hewan berwarna hitam kehijauan itu memiliki panjang sekitar 20 cm. Warga pun menjulukinya sebagai ular berkaki empat. Diduga hewan kecil ini adalah jenis kadal ular atau Lygosoma quadrupes. Hewan ini ditemukan oleh I Dewa Gde Parmana di sekitar pekarangan rumahnya, Selasa (29/11) kemarin. Saat itu, Dewa mengaku sedang membersihkan halaman. ‘’Tidak kali ini saja. Binatang ini juga saya sering temukan sebelumnya. Hanya, baru saya sempat foto. Tidak saya tangkap karena gerakannya sangat gesit seperti kadal namun ekornya bergerak seperti ular. Mirip ular paku, dia sering berlindung di pepohonan,’’ ungkapnya. Menurut Parmana, binatang ini cenderung ke jenis kadal. Karena keempat kakinya berfungsi aktif. Hanya, kepalanya lancip dan lidahnya seperti ular. Dirinya mengaku tidak mengetahui jenis binatang yang ditemukannya ini. ‘’Baru pertama kali ini, saya melihat binatang seperti ini. Saya tidak tahu jenis dan dari mana asalnya,’’ katanya. Penemuan binatang menyerupai ular namun berkaki empat itu sebelumnya juga pernah terjadi di Desa Tojan, Blahbatuh. Namun sayang, setelah ditangkap dan dipelihara selama sepekan, binatang itu mati karena tidak ada pakannya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kabupaten Gianyar kian mengkhawatirkan. Dari data Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar tahun ini, hingga Oktober sudah ada 22 penyalah guna narkoba yang terjaring operasi aparat. Mereka terdiri dari berbagai kalangan mulai dari pengusaha, PNS, perajin, peternak, hingga buruh bangunan. Berdasarkan data, mereka yang terjaring operasi dominan pemakai. Dengan demikian, tindakan yang diambil pun berupa rehabilitasi. Sementara ada enam orang merupakan pengedar. Mereka telah diproses sesuai hukum berlaku. ‘’22 penyalah guna ini semuanya tertangkap menyimpan dan menyalahgunakan narkoba jenis sabu dan ekstasi,’’ kata

Kepala BNN Kabupaten Gianyar AKBP Made Pastika, Selasa (29/11) kemarin. Dijelaskannya, penyalah guna yang tertangkap di wilayah Gianyar ini berasal dari berbagai profesi. Kondisi ini disinyalir akibat harga paket narkoba sangat bervariasi sehingga bisa dijangkau berbagai kalangan. Harganya yakni dari kisaran Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta. ‘’Kalau SS yang Rp 500 ribu itu biasanya isi nol koma sekian gram. Itu tidak tentu. Nah, dari paket kecil ini pun biasanya mereka bagi dan habis dalam sekali pakai untuk sekali beli. Sementara yang Rp 1,5 juta bisanya sampai 1 gram. Di atas jumlah itu belum ada terdeteksi,’’ ucapnya. Sementara untuk transaksi, dominan para penyalah guna yang tertangkap

ini mendapat kiriman dari Denpasar yang diambil dengan sistem tempel. Aksi ini berhasil diungkap petugas di sejumlah titik seperti di seputaran By-pass I.B. Mantra dan Kecamatan Sukawati. ‘’Dominan dua lokasi ini. Kalau di Sukawati karena perbatasan Denpasar, sementara di by-pass itu kan jalur utama lintas kabupaten,’’ ungkapnya. Pengungkapan juga dilakukan melalui tes urine. Metode ini dilakukan dengan menyasar kos-kosan atau tempat hiburan di seluruh wilayah Gianyar. ‘’Dari upaya ini petugas berhasil menjaring penyalah guna khususnya mereka yang bekerja sebagai cewek kafe. Karena berstatus pemakai jadi mereka diarahkan rehabilitasi guna mendapat pengobatan,’’ tandasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh

- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167

Bali Post/nik

BARANG BUKTI - Kepala BNN Kabupaten Gianyar AKBP Made Pastika saat menunjukkan barang bukti narkoba jenis SS.

Gianyar (Bali Post) Rencana penghapusan Ujian Nasional (UN) membuat orangtua siswa di sekolah yang telah atau akan menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mempertanyakan kebijakan penggunaan komputer sekolah. Hal ini mengingat dana pengadaan komputer di sejumlah sekolah juga berasal dari sumbangan orangtua siswa. Orangtua siswa khawatir dana yang telah mereka keluarkan untuk persiapan UNBK itu jadi mubazir. Keresahan ini disampaikan sejumlah orangtua yang menyekolahkan anaknya di SMAN 1 Sukawati. Disebutkan, pada penerimaan peserta didik baru Juni 2016, setiap orangtua dikenakan biaya sumbangan sekitar Rp 2,5 juta. Sumbangan ini untuk pengadaan komputer sekolah. Namun belakangan, orangtua siswa mulai khawatir dana yang mereka keluarkan itu akan sia-sia lantaran munculnya rencana penghapusan UN. Kepala SMAN 1 Sukawati, Gusti Ngurah Puja, membenarkan adanya pemungutan dana pengadaan komputer yang dibebankan ke orangtua siswa baru tersebut. Dikatakan hal ini dilakukan dalam persiapan pelaksanaan UNBK 2017. ‘’Di samping permintaan sejumlah orangtua, pengadaan komputer untuk pelaksanaan UNBK juga desakan komite demi pelaksanaan ujian yang jujur berkompeten dan berintegritas,’’ ucapnya. Meski demikian, dia menyebutkan tidak semua orangtua siswa dibebankan pungutan tersebut. Sejumlah siswa yang diterima dari jalur miskin dan orangtua yang memiliki bukti sebagai warga miskin dipastikan bebas biaya dari biaya tersebut. Dari 383 siswa baru, 28 di antaranya bebas

pungutan tersebut. ‘’Ini kan sudah kesepakatan orangtua dengan ko m it e se ko la h. Me re ka yang kurang mampu tidak dikenakan biaya ini. Kalaupun masih ada yang terbebani biaya ini dipersilakan datang ke sekolah,’’ katanya. Ditambahkan, pengadaan komputer tidak serta merta harus untuk UNBK. Dalam aktivitas lain seperti ulangan harian hingga ulangan umum bisa menggunakan metode ujian online. ‘’Selain lebih irit dari segi pembiayaan kertas, metode ujian online juga lebih efektif karena setelah ujian siswa langsung mengetahui hasil yang diperoleh. Dan hasilnya pun dijamin lebih transparan sehingga kita bisa lebih optimal melakukan evaluasi,’’ ucapnya. Lebih lanjut dijelaskannya, dari pungutan tersebut, pihaknya sudah merealisasikan 40 unit komputer. Desember ini rencananya akan ada penambahan dengan jumlah yang sama sehingga total akan ada 80 unit komputer. Pengadaan dilanjutkan pada 2017 untuk mencapai jumlah ideal 120 komputer. ‘’Tidak hanya sekarang, sejak jauh hari sebelumnya kita sudah melakukan persiapan pelaksanaan UNBK. Seperti peningkatan daya listrik hingga penyiapan ruangan,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Gianyar Made Suradnya mengatakan, sesuai ketentuan, sekolah di tingkat SMA memang masih diizinkan melakukan pungutan melalui komite. Kecuali di tingkat SD dan SMP memang tidak diizinkan karena pendidikan wajib 9 tahun. ‘’Hanya jangan sampai membebani orangtua siswa. Dalam arti harus disesuikan pula dengan kemampuan orangtua siswa,’’ ucapnya. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Rabu Wage, 30 November 2016

Warga Terima Bantuan, Kaling Protes LSM Semarapura (Bali Post) – Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta menyerahkan bantuan kepada warga miskin di Lingkungan Besang Tengah, Semarapura Kaja, Selasa (29/11) kemarin. Wabup bersama Dinas Sosial memberikan bantuan sembako kepada Ni Ketut Pandeh (92). Bantuan diterima anak perempuannya, Ni Wayan Murtiasih, yang sehari-harinya berjualan canang. Penyerahan bantuan diwarnai protes Kepala Lingkungan (Kaling) Besang Tengah Komang Suastawa kepada warga bernama Awi yang mengaku dari LSM. Suastawa menilai Awi memberikan informasi tidak sesuai fakta di lapangan di media sosial. Pandeh yang mendapat bantuan disebutnya tidak telantar dan sudah mendapat bantuan. ‘’Dia itu (Awi) tidak tinggal di lingkungan sini. Jadi, tidak tahu sama sekali kondisi warga kami. Kasihan bapakbapak di atas (lurah, camat dan wakil bupati) sampai turun tangan karena dibilang tidak memberikan perhatian,’’ kata Suastawa dengan nada kesal. Ia menilai Awi memanipulasi data. Dalam unggahannya di medsos, Pandeh ditulis berumur 115 tahun, padahal 92 tahun. Pandeh juga tidak hidup telantar, sebab kedua anaknya merawatnya di rumah. Nenek ini hanya mengalami gangguan kesehatan, yakni gatal-gatal dan tuli karena sudah berusia lanjut. ‘’Tidak ada yang telantar. Ada anak laki dan perempuannya Ni Wayan Murtiasih (54) yang merawat,’’ jelas Suastawa. Suastawa mengakui Pandeh sempat masuk sebagai rumah tangga miskin. Setelah diverifikasi pusat, namanya tidak muncul lagi. Pihaknya kemudian mengusulkan agar Pandeh masuk RTM, tetapi namanya belum juga keluar. Pandeh telah mendapat bantuan WC beberapa tahun silam. Melihat kejadian itu, Wabup Kasta berharap warga Klungkung lebih berhati-hati mengunggah sesuatu di medsos karena sudah ada UU ITE yang mengaturnya. (kmb) Bali Post/dwa

SERAHKAN HADIAH - Wabup Klungkung I Made Kasta (kanan) menyerahkan hadiah dan piagam pada upacara memperingati HUT ke-45 Korpri di Lapangan Puputan, Selasa (29/11) kemarin.

Apel HUT Ke-45 Korpri

PNS Diminta Tak Pungli Semarapura (Bali Post) –

Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meminta jajarannya bekerja bersih dan menghindari tindakan mengambil untung sendiri seperti melakukan pungutan liar (pungli). Pasalnya, pemerintah telah membentuk tim sapu bersih (saber) pungli yang dapat mengendus adanya tindakan pungutan liar. Hal itu disampaikannya ketika menjadi inspektur upacara pada apel bendera memperingati HUT ke-45 Korpri di Lapangan Puputan Klungkung, Selasa (29/11) kemarin.

Bali Post/dwa

RUMAH - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta mendatangi Ni Ketut Pandeh di rumahnya di Lingkungan Besang Tengah, Semarapura Kaja.

PNS Sakit Dapat Bantuan Semarapura (Bali Post) – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) peduli terhadap anggotanya yang sakit. Perhatian itu diwujudkan pada peringatan HUT ke-45 Korpri Kabupaten Klungkung di Lapangan Puputan, Selasa (29/11) kemarin. Korpri menyerahkan bantuan bagi PNS yang sedang menjalani rawat inap dan penyandang disabilitas. Ketua Korpri yang juga Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra yang menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada yang berhak mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pihaknya terhadap anggota yang kini menjalani rawat inap di beberapa rumah sakit di Kabupaten Klungkung. Sekda beserta jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung menyalurkan bantuan kepada 10 orang PNS. PNS yang dirawat di RSUD tercatat Komang Arjana Aditya (pegawai RSUD), I Wayan Puja (Distanbun), I Nyoman Marjaya (Disdikpora), I Nengah Sukadana (guru SD), Ramsah (Satpol PP) dan Krisna Ariesta Dewi (Dinas PU). Sementara Ni Putu Purwati (guru SMAN), I Nyoman Subagiarta (guru), I Made Widana (Kantor Camat Klungkung) dirawat di RSU Bintang, sedangkan Endang Susanti (guru SMP 1 Atap Selat) menjalai rawat inap di Rumah Sakit Permata Hati. (dwa)

Meski masih sebatas isu tanpa pembuktian, banyak terdengar adanya pungutan liar di Kabupaten Klungkung. Namun, ada juga yang terang-terangan melakukan pungutan kepada siswa dan

guru berkedok sumbangan seperti yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di sekolahsekolah. Wabup Kasta mewantiwanti seluruh PNS agar berhati-hati dalam mengambil

inisiatif. Jangan sampai niat baik malah dapat menjerat dalam kasus kriminal. ‘’Jangan coba–coba melakukan hal-hal yang dapat berisiko bagi diri sendiri,’’ tegasnya. Menurutnya, apa pun tin-

dakan yang diambil PNS dan pejabat harus sesuai aturan yang berlaku. Permintaan tidak melakukan pungli ini dinilainya sangat mendasar pada HUT ke-45 Korpri, mengingat Pemerintah Kabupaten Klungkung pernah merasakan masa suram saat mantan Bupati I Wayan Candra, mantan sekda dan pejabat lainnya terjerat kasus korupsi. ‘’Hal serupa tidak boleh terjadi lagi pada para pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Klungkung,’’

kata Kasta. Wabup Klungkung juga membacakan sambutan tertulis Presiden RI selaku penasihat nasional Korpri. Apel Peringatan HUT Korpri diakhiri penyerahan hadiah dan piagam bagi pemenang lomba membaca Pembukaan UUD 45, pengucapan Panca Prasetya Korpri, bantuan bagi penyandang distabilitas, dan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya (SLKS) serta surat keputusan (SK) pensiun. (dwa)

Operasi Zebra Agung 2016

Polres Jaring 1.161 Pelanggar Semarapura (Bali Post) – Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi didampingi Kasat Lantas AKP Wayan Mudiasa memimpin jalannya pelaksanaan Operasi Zebra Agung 2016 di Jalan Darmawangsa, Semarapura, Selasa (29/11) kemarin. Dalam razia tersebut masih banyak ditemukan pelanggaran seperti tidak membawa surat kendaraan, pengendara motor yang tidak menggunakan helm dan melawan arus atau melanggar rambu-rambu lalu lintas. Petugas Polres menilang 92 pelanggar dengan barang bukti 80 STNK, sembilan SIM dan tiga unit kendaraan roda dua. Jenis pelanggaran yang dilakukan pengendara meliputi tidak membawa SIM 60 orang, tanpa STNK dua pelanggar, tanpa helm 13 orang, TNKB 7 pelanggar, gangguan muat satu pelanggar empat pelanggar rambu dan lima tidak memakai sabuk keselamatan. Sejak digelar 16 November lalu, Operasi Zebra Agung 2016 berhasil menjaring 1.161 pelanggar, 1.017 ditindak dengan tilang dan 144 diberikan teguran. Sementara jumlah lakalantas dua kali dengan korban luka ringan lima orang dan kerugian material Rp 1,5 juta. ‘’Kami imbau masyarakat selalu mematuhi peraturan berlalu lintas untuk mencegah terjadinya kecelakan,’’ kata Mudiasa. Dijelaskannya, Operasi Zebra Agung 2016 bertujuan menegakkan hukum terhadap pengendara roda dua dan roda empat yang melanggar aturan. Penegakan hukum mengedepankan upaya preventif dan edukatif kepada pengendara yang melakukan pelanggaran. ‘’Operasi Zebra Agung 2016 merupakan upaya Satuan Lantas Polres Klungkung meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,’’ ujarnya. (dwa)

Bali Post/dwa

OPERASI - Personel Polres Klungkung mengadakan Operasi Zebra Agung di Jalan Darmawangsa, Semarapura.

Polsek Dawan Ciduk 19 Duktang

Bali Post/dwa

DIRAWAT – Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra memberikan bantuan kepada PNS yang tengah dirawat di rumah sakit.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/dwa

RAZIA - Polsek Dawan bersama instansi terkait melakukan razia penduduk pendatang di rumah kos dan kontrakan.

Semarapura (Bali Post) – Puluhan petugas gabungan satuan fungsi dari Polsek Dawan yang dipimpin Kapolsek AKP I Kadek Suadnyana melakukan penertiban dan pendataan penduduk pendatang (duktang) dengan sasaran rumah kos dan kontrakan yang ada di wilayah Kecamatan Dawan, Selasa (29/11) kemarin. Razia dilaksanakan mulai pukul 09.00 Wita. Razia ini merupakan upaya Polsek Dawan menertibkan dan mendata penduduk pendatang serangkaian pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi 2016. Petugas menciduk 19 pelanggar, yakni 18 orang duktang menunjukkan Kipem sudah kedaluwarsa dan seorang lagi KTP-nya tidak berlaku lagi. Suadnyana di sela-sela razia menjelaskan, penertiban dan pendataan penduduk pendatang ini untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di wilayahnya. Petugas juga menargetkan kelompok yang ingin berbuat kriminal serta barang-barang berbahaya seperti bahan peledak, senjata api, narkoba dan miras. ‘’Polsek Dawan tidak mau kecolongan. Kami ambil langkah antisipasi lebih awal dengan melakukan pencegahan melalui penertiban dan pendataan penduduk pendatang,’’ sebutnya. Ia mengimbau masyarakat agar memberikan informasi kepada jajarannya apabila menemukan orang-orang mencurigakan. Informasi sekecil apa pun akan ditindaklanjuti sebagai upaya pencegahan sehingga tidak sampai menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Polsek Dawan bersinergi dengan instansi terkait dalam penertiban dan pendataan penduduk pendatang serta akan bergerak secara berkesinambungan. ‘’Ini dilakukan mengingat banyaknya penduduk pendatang yang masuk ke wilayah hukum Polsek Dawan,’’ ungkap Suadnyana. (dwa)


BULELENG

Rabu Wage, 30 November 2016

11

Empat Kasus Curanmor Belum Terungkap

Singaraja (Bali Post) Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih didominasi pelaku atau pemain lama. Modus operandinya menggunakan kunci T dan mengincar motor yang kuncinya nyantol. “Saya imbau masyarakat jangan sampai meninggalkan kunci di motor. Jika diperlukan dapat menambahkan kunci ganda untuk menjaga keamanan,” ujar Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Senin (28/11). Sukawijaya asal Desa Pekutatan, Jembrana ini menambahkan, memasuki akhir November 2016, ada empat kasus yang belum terungkap dari delapan laporan masuk ke Polres Buleleng. “November 2016 ini dari hasil evaluasi ada delapan laporan kasus curanmor. Kami sudah ungkap empat kasus. Jadi, masih ada empat yang belum terungkap,” tambahnya. Sedangkan kasus pencurian mobil milik korban Tjie Su Liong (50) alamat Jalan Ahmad Yani Kelurahan Banyuasri, Buleleng, yang kehilangan Daihatsu Jeep DK 9399 DQ, Sabtu (5/11) pukul 16.30 wita, berhasil diungkap aparat. Pelakunya Kadek Budi ditangkap Sabtu (19/11) lalu, dalam operasi di Jalan Gajah Mada Singaraja. “Korban Tjie Su Liong biasa memarkir mobil di pinggir kolam renang Pidada di Jalan Ahmad Yani. Keesokan harinya, mobil itu sudah hilang dicuri. Kami telusuri mobil ternyata dibawa pelaku dan sudah diganti cat dari warna abu-abu berubah hitam. Bukan itu aja, pelat nomor dari DK 9399 DQ diubah menjadi DK 1340 GC,” papar Sukawijaya. (kmb34)

BAHAS APBD - Banggar DPRD dan TAPD mulai membahas rancangan APBD Buleleng 2017, Selasa (29/11) kemarin.

Dewan Ngotot Naikkan Target PAD Singaraja (Bali Post) Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBD Buleleng 2017 dianggap belum optimal sesuai potensi yang ada di daerah ini. Atas kondisi ini, dewan mendesak agar pemerintah daerah berani menaikkan target PAD tahun depan. Dari estimasi dan potensi sumber-sumber pendapatan di daerah, dewan menargetkan kenaikan PAD antara Rp 366 miliar hingga Rp 377 miliar. Sementara dari rancangan APBD 2017, PAD ditargetkan Rp 320 miliar.

Bali Post/kmb34

CURANMOR - Pengungkapan kasus curanmor dari delapan laporan yang masuk, empat kasus sudah terungkap. Kapolres Buleleng AKBP Sukawijaya, M.Si. mengimbau warga agar mengunci motor dan mobil sebelum ditinggal pergi.

Masyarakat Diimbau Bijak Gunakan Medsos

Singaraja (Bali Post) Masyarakat Buleleng diimbau lebih bijak menggunakan media sosial (medsos). Masyarakat hendaknya lebih teliti dan mempelajari informasi tautan yang hendak disebarkan. Kehati-hatian menggunakan medsos sangat diperlukan pascarevisi Undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan menjadi undang-undang yang resmi diberlakukan Senin (28/11). Imbauan itu disampaikan Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., Selasa (29/11) kemarin. Dikatakannya, sejumlah informasi dibuat dan disebarkan bersifat tuduhan, fitnah atau SARA yang mengundang kebencian dapat dikenakan UU ITE. Tidak hanya yang membuat, yang mendistribusikan juga kena UU tersebut. “Undang-undang ITE mulai diberlakukan. Kami imbau masyarakat bijak menggunakan media sosial. Jadi kalau mau menyebarkan sesuatu hal atau viral, atau semacam informasi didapat di media sosial tolong dicek dulu kebenarannya. Apakah informasi tersebut akurat atau tidak,” ujarnya. Pemerintah memiliki hak memblokir situs-situs yang dinilai melanggar UU ITE. Semisal informasi atau berita abal-abal sering disebarkan secara viral dapat dicegah. Keberadaan UU ITE bukan untuk melarang individu berpendapat atau mengkritisi di media sosial. “Pintar-pintarlah kita memakai media sosial. Jangan hal-hal belum pasti disebarkan menjadi viral dan dapat menimbulkan pandangan tidak bagus di masyarakat,” ucapnya.(kmb34)

Demikian terungkap ketika Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) membahas KUA dan PPAS di ruang gabungan komisi Selasa (29/11) kemarin. Rapat kemarin dipimpin Ketua Banggar Gede Supriatna didampingi Wakil Ketua Dewan Ketut Sulila Umbara dan Sekretaris Dewan (Sekwan) Gede Wisnawa. Sementara TAPD dipimpin Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka didampingi Asisten III Astasemadi, Kepala Bappeda Gede Dharmaja, Kepala BPKAD Bimantara, dan pimpinan instansi terkait lainnya. Sebelumnya, Banggar DPRD lebih dahulu menggelar rapat internal menyusun hal-hal

yang akan dipertanyakan ketika rapat bersama TAPD. Dalam rapat internal itu, Banggar kompak mengusulkan agar target PAD dinaikkan dari Rp 320 miliar menjadi Rp 366 miliar hingga paling tinggi Rp 377 miliar. Anggota Banggar Putu Tirta Adnyana mengatakan, setelah melihat rancangan APBD yang disusun oleh pemerintah daerah target PAD sebesar Rp 320 miliar masih ada peluang untuk ditingkatkan. Hal ini mengacu Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 31 tahun 2016 tentang Pedoman Pembahasan APBD dijelaskan bahwa target PAD Buleleng masih di bawah ratarata nasional sebesar 62,26 persen. Mengacu dari regulasi itu, pemkab harus fair mengoptimalkan segala potensi

Bali Post/kmb34

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566

ada dan kajian teknis lain rancangan target PAD sebesar itu angka yang realistis. Namun, keinginan untuk menaikkan minimal lagi Rp 10 miliar, Puspaka mengatakan akan dibahas lagi bersama TAPD. Di sisi lain, Puspaka mengatakan, rancangan APBD 2017 ini mengalami kelebihan (surplus -red) dibandingkan rancangan APBD tahun sebelumnya. Total surplus ini mencapai Rp 11,6 miliar. Kelebihan ini karena rancangan pendapatan lebih tinggi dibandingkan dari kebutuhan pembiayaan yang dibutuhkan dalam satu tahun anggaran. Kondisi ini pun membawa pada perbaikan porsi anggaran belanja tidak langsung (BTL) sebesar 56 berbanding 44 persen pos belanja langsung (BL). (kmb38)

“Ini sudah ada aturannya. Jadi, saya pikir tidak ada keragu-raguan lagi pemerintah menaikkan target PAD, sehingga komposisi APBD kita akan semakin sehat.” Anggota Banggar Putu Tirta Adnyana

Desa Wajib Bayar Gaji Klian Subak dan Klian Adat

Singaraja (Bali Post) Jika sebelumnya insentif bagi klian subak dan klian adat ditanggung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, kini anggaran tersebut dibebankan kepada masing-masing desa. Pengalihan pos anggaran ini setelah terbit UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa. Mengacu regulasi itu, desa melalui pos Alokasi Dana Desa (ADD) wajib menganggarkan gaji klian subak dan klian adat. Hal ini dipastikan akan memengaruhi jumlah gaji para perangkat desa, karena kewajiban membayar gaji klian subak dan klian adat itu akan menambah pembagi jatah

Dewan Pelajari Perizinan Ternak Babi

Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, M.Si.

penerimaan, sehingga paling tidak bisa mendekati aturan rata-rata nasional tersebut. “Ini sudah ada aturannya. Jadi, saya pikir tidak ada keragu-raguan lagi pemerintah menaikkan target PAD, sehingga komposisi APBD kita akan semakin sehat,” katanya. Peningkatan target PAD dapat dilakukan dengan menggenjot pemasukan dari sumber pendapatan yang belum dikelola dengan baik. Dia mencontohkan, sumber pendapatan itu mulai dari pajak dan retribusi daerah, Pajak Hotel dan Restoran (PHR), hingga pembangunan toko modern berjaringan yang belakangan semakin marak. Belum lagi upaya peningkatan setoran PAD dari perusahaan daerah, sehingga dipastikan mampu menongkrak PAD dari yang

dirancang sekarang ini. Hal senada diungkapkan anggota Banggar lainnya Nyoman Gede Wanidra Adi dan Gede Wisnaya Wisna. Keduanya sependapat untuk menaikkan PAD minimal lagi Rp 10 miliar. Dengan demikian, kenaikan target PAD berkisar antara Rp 235 miliar hingga tertinggi Rp 366 miliar. Alasan peningkatan target ini juga sama dengan menggenjot potensi sumber pendapatan yang ada sekarang ini. Menanggapi desakan itu, Sekkab Buleleng Dewa Ketut Puspaka didampingi Kepala Bappeda Gede Dharmaja mengatakan, rancangan target PAD Rp 320 miliar dibandingkan target PAD 2016 Rp 275 miliar, sehingga ada kenaikan sebesar 17 persen. Dengan potensi yang

Bali Post/kmb38

Singaraja (Bali Post) Usaha peternakan babi di Buleleng belakangan ini mulai menggeliat. Selama ini usaha peternakan sekala kecil sudah cukup banyak dikembangkan oleh warga. Bahkan, pemilik modal tertarik mengembangkan usaha peternakan babi di Buleleng. Menyikapi hal itu, jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Buleleng secara khusus mempelajari regulasi perizinan usaha peternakan di Kabupaten Jembrana. Selain menyangkut perizinan, Dewan Buleleng ingin mengetahui teknis pengelolaan limbah yang ditimbulkan dari usaha peternakan di Bumi Mekepung tersebut. Ketua Komisi I Putu Mangku Mertayasa, Selasa (28/11) kemarin mengatakan, pemilik usaha peternakan di Jembrana Gusti Putu Putra Legawa memelihara 200 ekor babi induk dan babi potong. Usaha ini dibangun di atas lahan seluas sepuluh are di tengah sawah. Jarak lokasi kandang dengan permukiman warga sekitar 50 meter. Meski lokasi dekat permukiman, usahanya

itu belum menimbulkan dampak lingkungan. Ini karena upaya pengendalian dampak lingkungan yang selalu dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Apalagi warga di sekitar lokasi kandang babi diberikan kesempatan memelihara babi yang pada saatnya panen akan dibeli kembali dengan harga pasaran. Dengan demikian warga tidak akan dipermainkan oleh saudagar atau para tengkulak. Menurut Mertayasa, hasil kunjungan kerja ke Jembrana itu dipandang perlu sebagai bahan kajian sebelum mengeluarkan rekomendasi atas rencana perusahaan yang mengembangkan peternakan babi di Desa Bila Kecamatan Kubutambahan. Untuk mencari pembanding, lembaga dewan akan melakukan hal yang sama ke Kabupaten Bangli. Usaha peternakan babi di kabupaten ini telah menerapkan teknologi pengelolahan limbah kandang babi. “Kita akan jadikan acuan atas rekomendasi dewan atas usaha yang sekarang masih menuai pro dan kontra tersebut,” jelasnya. (kmb38)

ADD di masing-masing desa. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Buleleng Bimantara di sela-sela rapat membahas rancangan APBD 2017 di gedung DPRD Selasa (29/11) kemarin, mengatakan, gaji klian subak dan klian adat sejak awal ditanggung melalui anggaran pemprov. Sejak digulirkan, pemberian gaji tersebut sudah beberapa kali mengalmai kenaikan hingga terakhir besarannya Rp 350.000 per bulan. Tidak hanya kebijakan menaikkan, namun pemprov mengalihkan tanggungan gaji tersebut kepada pemerintah kabupaten (pemkab) di Bali. Sejak itu, setiap pembahasan APBD pemkab mengalokasikan anggaran untuk gaji klian subak dan klian adat itu melalui detail

pagu anggaran Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD). “Dulu, pemprov yang membayar kemudian diserahkan kepada kita di daerah. Tidak tahu alasan pengalihannya, dan kita memang rutin anggarkan melalui BPM-PD,” jelasnya. Bimantara menambahkan, terbitnya UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa, pembayaran gaji klian dusun dan klian adat itu kembali mengalami perubahan. Kali ini, pemerintah desa dibebankan untuk membayar gaji aparat tersebut. Sejak regulasi itu terbit, pemkab tidak lagi memasang anggaran tersebut. Sebagi gantinya, desa melalui ADD yang diterima setiap tahun diwajibkan untuk membayar gaji tersebut. (kmb38)

Cegah Abrasi, Pemasangan Bronjong di Pantai Lovina Singaraja (Bali Post) Pantai Lovina, Desa Kalibukbuk, Singaraja perlahan-lahan mengalami erosi. Agar abrasi tidak meluas, pantai tersebut dipasangi bronjong. Pemasangan ini dilakukan untuk menanggulangi abrasi dan meredam hantaman gelombang. Namun, pemasangan bronjong tersebut dikeluhkan masyarakat atau citizen media sosial di grup publik Facebook Buleleng Jengah. Bronjong yang dipasang Hotel The Lovina Bali di kawasan hotel tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga dan dianggap membentuk kawasan privat hotel. Pihak The Lovina Bali angkat bicara mengenai hal itu. Pantai berpasir hitam yang berhadapan dengan The Lovina Bali, dahulu memiliki areal cukup luas. Pantai lalu menyusut terkena abrasi dari timur ke barat. “Kami berusaha menyelamatkan pantai di sekitar hotel kami. Dengan demikian tamu yang datang dapat berjemur dan berenang menikmati pantai. Kami menjaga alam, bukan kami menguasai pantai,” ujar General Manager The Lovina Bali, Dwi Dharmawijaya, yang ditemui Selasa (29/11) kemarin, bersama HRD The Lovina Bali, Nyoman Redita dan Owner The Lovina Bali, Robert Karl Stahl. Menurutnya, pengelola hotel bahkan melibatkan konsultan

asal Inggris, yang pernah melakukan proyek di Dubai untuk menyarankan pembuatan bronjong. Bronjong yang dipasang di sisi barat dekat Hotel The Lovina, bukan tergolong struktur permanen dan kapan saja bisa dibongkar pasang. Sebaliknya bronjong bertujuan menyelamatkan pasir pantai dan mencegah abrasi. “Jadi, itu sangat eco friendly (ramah lingkungan) dan bukan seperti lainnya dibeton. Kami tidak ada menghalangi akses jalan masyarakat. Kami pasang seminggu lalu, bronjong itu sudah mampu menahan pasir laut.

Sebelumnya air laut sempat naik ke halaman hotel,” ucapnya. Sementara itu, Perbekel Kalibukbuk, Ketut Suka, menyampaikan bukan hanya mengejar keuntungan tetapi pengelola hotel sudah mampu menjaga lingkungan menjadi bersih dan terjaga alami. Pihak Hotel The Lovina Bali, tidak ada melanggar aturan dan sebaliknya berperan andil menjaga lingkungan pantai dari abrasi. Pasir laut jika tidak dipasangi bronjong akan berpindah ke wilayah barat atau persisnya di dekat patung Dolfin Lovina. (kmb34)

Bali Post/kmb34

BRONJONG - Pemasangan bronjong mencegah erosi pantai di wilayah pesisir Lovina dilakukan pengusaha hotel The Lovina Bali.


JEMBRANA

12 Januari-Oktober 2016

37 Orang Tewas Akibat Lakalantas

Negara (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polres Jembrana terbilang cukup tinggi. Pasalnya, selama periode Januari-Oktober 2016, sedikitnya ada 103 kasus lakalantas dan mengakibatkan 37 orang meninggal dunia (MD) dan ratusan luka ringan (LR) serta luka berat (LB). Dari seratus lebih kasus kecelakaan itu, paling banyak terjadi pada September lalu. Dimana, ada 15 kasus laka dengan 6 orang MD. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Adi S. Utomo melalui Kanit Laka, Iptu Made Artika, Selasa (29/11) kemarin menjelaskan selain ada puluhan orang MD, juga mengalami LR sebanyak 112 orang. Namun, ratarata kerusakan kendaraan yang ditimbulkan tergolong ringan. “Pada September 2016 yang paling banyak kasusnya. Ada 6 orang yang MD,” katanya. Jumlah ini bisa bertambah, mengingat pada November dan Desember akan ada perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pada akhir tahun ini, potensi kecelakaan masih ada. Sementara itu, dari data lokasi kecelakaan, paling banyak terjadi di Kecamatan Jembrana dan Negara. Di dua kecamatan ini, total kejadian laka sebanyak 31 kasus. Disusul di Kecamatan Pekutatan, yakni 19 kasus, Kecamatan Melaya 17 kasus, Kecamatan Mendoyo 26 kasus dan Kecamatan Melaya 6 kasus. Ditambahkan, dari ratusan kasus lakalantas tersebut kejadiannya didominasi pada malam hari. Salah satu penyebab yakni masih minimnya lampu penerangan jalan (LPJ). Begitu juga dengan kondisi jalan yang berlubang atau licin karena hujan. Di samping itu, juga kelalaian pengendara atau pengemudi kendaraan. (kmb26)

Hasil Evaluasi

Badan Pendapatan Diminta Digabung dengan Keuangan Negara (Bali Post) Usulan sejumlah fraksi untuk memisahkan Badan Pendapatan Daerah dengan Badan Keuangan Daerah berdasarkan evaluasi Gubernur Bali tidak diperkenankan. Untuk itu, eksekutif dan legislatif saat ini kembali melakukan rapat untuk mempercepat penyesuaian Organisasi dan Perangkat Daerah (OPD). Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Senin (29/11) membenarkan adanya evaluasi dari Gubernur Bali terkait OPD itu. Selain penggabungan Pendapatan dan Keuangan, juga disebutkan bahwa Dinas Sosial dan Kependudukan dipisahkan. Dengan demikian, jumlah dinas dan badan berkurang dibandingkan usulan yang disodorkan belum lama ini. Di luar itu, seluruh dinas yang diusulkan, termasuk pemekaran Dinas Pendidikan dengan Pariwisata dan Kebudayaan tetap lanjut. Anggota Komisi A DPRD Jembrana yang juga Ketua Fraksi Gerindra, I Ketut Sadwi Darmawan, mengatakan dengan evaluasi itu ada perubahan, terutama terkait usulan pemisahan Badan Keuangan dan Badan Pendapatan. Usulan itu, sejatinya berdasarkan pertimbangan beban kerja dalam satu badan dan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, dari evaluasi Gubernur berkata lain, sehingga harus ada penyesuaian dan dilakukan pembahasan kembali. Sebelumnya, dalam sidang paripurna IV masa persidangan I, awal November lalu, dalam laporan pimpinan gabungan komisi atas hasil pembahasan ranperda mengatakan dari hasil pembahasan, pengkajian dan rapat kerja, sepakat pada kesimpulan ranperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Namun, ada beberapa hal yang terlebih dahulu diadakan penyempurnaan antara lain nomenklatur diubah dan ditambah. Misalnya, Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan diubah menjadi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dimana urusan sosial tetap di dalamnya. Beberapa badan juga disempurnakan, misalnya Badan Keuangan Daerah tipe A diubah menjadi Badan Pengelola Keuangan Daerah tipe B. Selain itu penambahan Badan Pendapatan Daerah Tipe B dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Selanjutnya, dalam pengisian personel perangkat daerah nantinya akan dilakukan assessment dan fit and propertest, khususnya terkait dengan pengisian pimpinan perangkat daerah termasuk pengisian Sekretaris Daerah (Sekda) yang tahun ini pensiun. (kmb26)

Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012

Rabu Wage, 30 November 2016

Diserang Belalang dan Gulma

Hektaran Padi di Subak Berawah Terancam Gagal Panen

Negara (Bali Post) Hektaran sawah di Subak Berawah, Berawantangi, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, terancam gagal panen. Hujan deras yang terus terjadi belakangan ini menyebabkan tanaman petani rusak. Tak hanya itu, akibat hujan ini bisa menimbulkan banyak hama, salah satunya belalang.

Salah satu petani di Subak Berawah, Nengah Westren, Selasa (29/11) kemarin mengatakan selain tanaman rusak akibat hama belalang, juga banyak gulma yang bermunculan. Gulma ini tumbuh subur di sela-sela tanaman, bahkan tingginya melebihi padi. Untuk itu, menjadikan tanaman padi susah tumbuh atau jadi kerdil. Menurutnya, di subaknya ada puluhan hektar tanaman padi. Diakuinya, rata-rata kendala yang dialami petani sama yakni gulma dan belalang. “Biasanya di umur padi 55 hari, hama tersebut mulai muncul,” katanya. Ia menyebutkan gulma sering muncul sejak umur padi seminggu. Petani mengaku kesulitan memberantas hama tersebut karena tumbuh dekat padi. Gulma yang bentuknya menyerupai padi itu sulit diatasi. Ketika padi menjelang berbuah, sulit berkembang. Petani lain menambahkan saat gulma menyerang dan tumbuh lebih subur, padi akan gagal panen. Lantaran kewalahan, petani hanya bisa pasrah. Sejatinya di musim hujan ini bukan merupakan giliran tanam padi (kertamasa), melainkan palawija. Namun, tak sedikit petani yang tetap menanam padi dengan pertimbangan air melimpah. Itu pun juga seizin pengurus subak. Hasil panen tidak maksimal, karena serangan hama itu. Petani pun merugi karena sudah telanjur menanam padi. Biaya yang dikeluarkan sejak awal seperti pengolahan dan bibit tak menghasilkan lantaran padi merangas. (kmb26)

Bali Post/olo

GAGAL PANEN - Sawah petani di Kaliakah terancam gagal panen karena serangan hama belalang dan gulma.

Gambar Bangunan Tak Sesuai Izin

Satpol PP Semprit Pengelola Toko di Penyaringan Negara (Bali Post) Petugas Satpol PP Pemkab Jembrana yang dipimpin Kasi Ops. Gede Suda Asmara, Selasa (29/11) kemarin, melakukan sidak ke sejumlah toko yang masih dalam proses pembangunan. Pembangunan toko yang disasar yakni di Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Mendoyo dan di Yehembang Mendoyo. Dari hasil sidak, petugas menemukan ada bangunan toko yang dinilai menyalahi aturan. Sebab, meski pengelola toko telah mengantongi izin, namun setelah dicek secara detail ternyata gambar bangunan tidak sesuai dengan izin yang dikeluarkan. Dengan demikian, petugas Satpol PP pun meminta membongkar bangunan tersebut. Kepala Kantor Satpol PP Jembrana IGN Rai Budhi didampingi Kasi Ops. Suda Asmara serta Kepala KPPT (Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu), Komang Suparta, mengatakan sidak dilakukan lantaran ada informasi dari

Bali Post/kmb

SIDAK - Sejumlah anggota Satpol PP Jembrana dan dinas terkait lainnya ketika melakukan sidak pembangunan toko di Penyaringan, Mendoyo, Selasa (29/11) kemarin. masyarakat bahwa ada bangunan toko yang menyalahi aturan. Setelah dicek, ternyata memang ada. “Kami sudah koordinasi dengan bagian perizinan dan pihak

pengelola sudah menandatangani pernyataan untuk membongkar pondasi bangunan lama, sehingga disesuaikan dengan gambar,” jelasnya. Dalam waktu tiga hari, kata Rai Budhi, pembongkaran

pondasi bangunan itu sudah dilakukan pihak pengelola. “Ini sudah melanggar Perda No. 3 Tahun 2004. Jika masih melanggar dan membandel, maka pembangunan akan distop dan

izinnya kita cabut,” tegas Rai Budhi. Sementara itu, Kepala KPPT, Suparta didampingi Kasi Pelayanan Perizinan, Putu Sudarma mengakui kalau sudah pernah mengingatkan pihak pengelola untuk membongkar pondasi yang menyalahi ketentuan. Bahkan, pihak pengelola sudah menandatangani surat pernyataan. “Nanti kami akan cek dan ukur kembali,” terangnya. Ketentuan bangunan harus 20 meter dari jalan nasional dan 8 meter dari jalan desa. “Kami sudah pernah mengingatkan untuk membongkar pondasi yang lama,” ungkapnya. Pemilik bangunan toko, Made Artha, yang menerima tim mengaku telah mengantongi izin dan sudah sesuai ketentuan. Bangunan toko ukurannya 5,5 meter x 31 meter dan lantai 2. “Sudah sesuai dengan izin,” akunya. Sementara, untuk bangunan di Yehembang, Mendoyo yang rencananya akan digunakan sebagai counter HP masih dicek izinnya. (kmb)

Antisipasi Aksi 212

Ratusan Personel Gabungan Disiagakan

Negara (Bali Post) Aksi damai yang akan digelar pada 2 Desember (212) di Jakarta rupanya menjadi atensi aparat keamanan di Jembrana. Ratusan personel gabungan dari Polres Jembrana dan TNI disiagakan di Bumi Makepung ini. Selain itu, juga mengantisipasi adanya mobilisisasi massa dari Bali menuju Jakarta dan menjaga situasi kamtibmas. Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo didampingi Wakapolres Jembrana Kompol A.A. Rai Laba usai gelar pasukan, Selasa (29/11) mengatakan pihaknya bersama Dandim 1617/Jembrana dan BuAKBP Djoni Widodo

pati Jembrana berserta jajarannya telah melakukan berbagai upaya antisipasi. Pihaknya mengawali dengan mengadakan silahturahmi dengan para tokoh umat Muslim yang ada di Jembrana. Pihaknya berharap, tidak terpengaruh dengan situasi kamtibmas di daerah lain yang tersebar, baik di media sosial, media cetak dan elektronik. Para tokoh umat Muslim diharapkan tetap berkomitmen menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Kapolres Djoni Widodo menjelaskan pihaknya akan meningkatkan pemeriksaan di Pos I pintu keluar Bali mencegah agar masyarakat tidak dimobilisasi berangkat ke Jakarta. Sejauh ini, kata mantan Kasubdit Regident Dit. Lantas Polda Bali ini,

belum ada laporan mengenai adanya masyarakat yang berangkat untuk mengikuti unjuk rasa ke Jakarta. Jajarannya di tingkat Polsek, Babinkamtibmas, menurutnya, telah turun mendatangi takmir-takmir masjid serta guru-guru ngaji untuk menyerap informasi yang berkaitan dengan perkembangan situasi terkini. Bahkan, seluruh jemaah di Jembrana telah bersepakat tidak terpengaruh dengan informasi dan perkembangan di luar Bali. Begitu juga tidak akan berangkat ke Jakarta dan menyerahkan sepenuhnya kasus dugaan penistaan kepada proses hukum. Ditambahkan, pihaknya menyiagakan 30 personel Dalmas di pintu keluar guna memperkuat pemeriksaan. (kmb)


Rabu Wage, 30 November 2016

13

Polisi Ringkus Sindikat Penipuan

SOSOK Berebut Sekretaris Kantor BALAI Latihan Kerja (BLK) binaan Disnakertrans Karangasem mencetak ratusan tenaga kerja setiap tahun. Setiap lulusannya juga memiliki keterampilan sebagai bekal di dunia kerja. Namun, setiap tahun peminat yang bergabung mayoritas adalah keterampilan menjadi sekretaris kantor. Padahal, masih banyak bidang keterampilan lain yang amat dibutuhkan dalam dunia kerja. Hal itu disampaikan Kepala Disnakertrans Karangasem, I Gusti Nyoman Arya Sulang, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/11) kemarin. Menurutnya, masih banyak bentuk keterampilan lain yang saat saat ini sedang dicari. Seperti, keterampilan teknik pendinginan, instalasi listrik (engeneering), tukang las, bengkel, menjahit, hingga otomotif. Bahkan, dia mengaku sering menerima pesanan tenaga listrik maupun tenaga servis AC maupun kulkas. Akan tetapi, jumlahnya saat ini sangat terbatas. “Saya juga bingung, ngapain berebut jadi sekretaris kantor. Padahal, peluang keterampilan lain jauh lebih besar merebut pasar tenaga kerja,” katanya. Setiap tahun, ada 27 paket hingga 30 paket pelatihan. Satu paket, ada sekitar 16 orang yang mengikuti pelatihan. Berarti setiap tahun ada sekitar 480 warga yang mengikuti pelatihan keterampilan di Disnakertrans Karangasem. Pejabat paling senior di Pemkab Karangasem ini menegaskan, dari jumlah itu, ada tiga paket yang isinya para pencari keterampilan sekretaris kantor. “Ini pun jumlahnya kami batasi tiga paket saja. Kalau tidak lolos, larinya jadi ke keterampilan tata rias,” tegasnya. Kegiatan pelatihan seperti ini lebih banyak didanai APBN ketimbang APBD. Karena itu, seharusnya pelatihan keterampilan ini benar-benar dimanfaatkan untuk melatih keterampilan sesuai kebutuhan tenaga kerja di sekitar kita. Bukan justru berebut menjadi sekretaris kantor. Untuk menggugah kesadaran para pencari kerja, Arya Sulang, mengaku akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, khususnya ke sekolah kejuruan. Sehingga, setelah lulus sekolah, tinggal mengasah kemampuan mereka lebih intensif di BLK sebelum terjun ke dunia kerja. Terlebih di dalam era keterbukaan tenaga kerja Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), masyarakat harus selalu siap bersaing dengan tenaga kerja di dalam maupun luar negeri. (gik)

Lima KK Transmigrasi ke Mamasa

Amlapura (Bali Post) Kabupaten Karangasem tahun ini kembali memberangkatkan lima kepala keluarga untuk program transmigrasi. Lima KK ini akan menjalani hidup baru di tempat transmigrasi di UPT Rano, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Karangasem memenuhi lima kuota dari Provinsi Bali, dari kuota keseluruhan untuk Bali tahun ini mencapai 40 KK. Transmigrasi lima KK ini dilepas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), I Gusti Nyoman Arya Sulang, di kantornya, Selasa (29/11) kemarin. Kelima KK yang dilepas itu yakni keluarga I Ketut Mukti dari Desa Sinduwati, Sidemen, Komang Suwartawan dari Desa Sebudi, Selat. Kemudian tiga KK lagi dari Desa Bukit Kecamatan Karangasem, masing-masing keluarga I Nyoman Rayu, Sidik, dan Mohran. Kelima KK ini akan pergi ke daerah tujuan transmigrasi untuk mengembangkan usaha pertanian dan perkebunan. “Seluruhnya berjumlah 21 jiwa. Ingat ya kami bukan mengajak, tetapi hanya memfasilitasi,” kata Arya Sulang. Dia menjelaskan dalam mendukung program transmigrasi ini, para transmigran akan dibekali rumah layak huni seluas 10 are dan tanah garapan seluas 90 are. Total luas tanah satu hektar akan diberikan kepada setiap KK pada tahun pertama. Sedangkan tahun kedua, para transmigran ini juga akan diberikan tanah garapan seluas 1 hektar lagi untuk digarap sebagai lahan pertanian dan perkebunan. Terkait kebutuhan awal masyarakat yang bertransmigari ke luar Bali, agar mampu bertahan hidup, pemerintah akan memfasilitasi kebutuhan pokok para transmigran selama satu tahun. Disinggung cara pihaknya memantau perkembangan hidup maupun persoalan yang dihadapi para transmigran itu, Arya Sulang menjelaskan akan memantau progresnya lewat komunikasi melalui ketua kelompok transmigran. Dia mencontohkan, permasalahan yang pernah dialami oleh transmigran adalah lambatnya pengeluaran sertifikat tanah yang diberikan. Namun, setelah difasilitasi melalui komunikasi ketua kelompok, akhirnya sertifikat tersebut dapat keluar, sebelum kemudian digarap. Untuk diketahui, kuota transmigran dari Karangasem dalam mengikuti program Kementerian Transmigrasi dan Daerah Tertinggal ini, tampak terus menurun. Sejak tahun 2007 jumlah kuota transmigran sebanyak 25 KK ke Konawe (Sultra), tahun 2008 berjumlah 25 KK ke Konawe (Sultra), tahun 2009 berjumlah 25 KK ke Poso, tahun 2011 sebanyak 22 KK ke Poso, tahun 2012 sebanyak 20 KK ke Gunung Mas, tahun 2013 ada 25 KK ke Morowali, tahun 2014 dan tahun 2015 tidak ikut karena lokasinya tidak cocok dan tahun 2016 ada 5 KK ke Mamasa. “Minat masyarakat bertransmigrasi ternyata beranjak dari pengalaman keluarga maupun kerabatnya yang sudah berhasil di tanah rantau,” katanya. (kmb31)

PARA TRANSMIGRAN - Para transmigran saat pelepasan di Kantor Disnakertrans Karangasem. Selanjutnya, para transmigran itu akan dijemput pihak Provinsi Bali, sebelum diangkut ke tempat transmigran.

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

KARANGASEM

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Amlapura (Bali Post) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karangasem berhasil menangkap para pelaku sindikat kasus penipuan dan penggelapan. Sepak terjang sindikat ini akhirnya terungkap setelah menipu puluhan korban, termasuk seorang anggota Polres. Anggota polisi ini nyaris kehilangan sertifikat tanahnya, lantaran terperdaya para pelaku. Kasat Reskrim AKP Noor Maghantara, Selasa (29/11) kemarin, mengatakan kasus ini baru terungkap setelah seorang anggota polisi, Yudi, melaporkan kasusnya ke Mapolres. Saat itu, Yudi ingin meminjam sejumlah uang dari sindikat ini. Yudi pun menyerahkan sertifikat tanah sebagai jaminan pinjaman. Tetapi, Yudi tak kunjung memperoleh uang, sedangkan sertifikat milik Yudi rupanya sudah digadaikan sindikat ini. “Uang tidak dapat, sertifikat malah hilang,” kata Noor Maghantara. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan dua pelaku Ni Wayan Rumaningsih alias Jero Murtiyasa (45) dan Ni Putu Yeni Puspita Dewi (28) di rumahnya di seputaran Kota Amlapura. Ketika keduanya diperiksa polisi, mereka terkesan berbelit-belit dan menyebut rekan pelaku Ni Ketut Sri Suadnyani alias Sri (33) sebagai dalang dari sindikat penipuan ini. Polisi pun langsung mengejar Sri yang tinggal di Singaraja, Buleleng. Dia berhasil ditangkap petugas saat berada di rumah sakit setempat ketika mengurus keluarganya, Minggu (28/11) lalu.

Ketiga pelaku ini rupanya perempuan. Mereka langsung dimintai keterangan di Mapolres. Hingga Selasa (29/11) kemarin, ketiganya masih menjalani pemeriksaan, terutama mencocokkan keterangan Jero Murtiyasa dan Yeni dengan Sri. Sebab, Jero dan Yeni selalu berkelit saat dimintai keterangan. Dan selalu menyebut Sri sebagai aktor utama sindikat penipuan ini. Ketiganya melancarkan aksi tipu daya dengan peran berbeda-beda dalam berbagai kasus. Mulai dari modus menjadi rentenir hingga sewa mobil. Dalam modus sebagai rentenir, satu pelaku berperan sebagai orang yang membantu mencarikan pinjaman. Sedangkan, pelaku lainnya berperan sebagai orang yang bisa memberikan pinjaman tanpa bunga dan satu tersangka lainnya sebagai pengambil agunan seperti sertifikat rumah. Seperti yang dialami korban anggota polisi ini, saat itu korban memang sedang membutuhkan pinjaman dana. Ketika itu, Sri mengaku bisa membantu mencarikan pinjaman. Untuk memuluskan aksinya termasuk meyakinkan korban, Sri kemudian menghubungi rekannya yakni pelaku lainnya yang berperan sebagai pemberi pinjaman. Endingnya kemudian datang pelaku ketiga yang mengambil sertifikat tanah milik korban sebagai jaminan. “Sementara baru dua kasus yang terungkap, kemungkinan para korbannya banyak,” kata Noor Maghantara. Selain kasus penipuan terhadap polisi, hasil pe-

Bali Post/kmb31

TUTUPI WAJAH - Salah satu tersangka berusaha menutupi wajahnya saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Karangasem. meriksaan terhadap pelaku juga terungkap satu kasus sewa mobil yang digelapkan pelaku. Mobil yang disewa, malah digadaikan. Akhirnya, sekarang yang punya mobil justru harus menebus mobilnya sendiri ke finance tempat pelaku menggadaikan mobilnya. Noor menegaskan, pihaknya saat ini terus mengembangkan ka-

sus ini. Soalnya, sepak terjang para pelaku ini rupanya sudah dijalani cukup lama. Sejak terungkapnya dua kasus ini, diakui banyak warga yang menghubungi pihak kepolisian atas masalah serupa. Pihaknya menegaskan, para pihak yang pernah berhubungan dengan para pelaku, bisa segera memberikan informasi lain

untuk membongkar modus operandi sindikat penipuan dan penggelapan ini selama bertahun-tahun. Atas perbuatannya, ketiga pelaku kini sudah ditetapkan tersangka. Ketiganya dijerat pasal 378 dan pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (kmb31)

Tanah ’’Pelaba’’ Pura Dikapling

Pembeli Ramai-ramai Batalkan Transaksi

Amlapura (Bali Post) -

Polisi terus mendalami kasus pengambilan tanah tanpa hak dan perusakan di Banjar Pesuguhan Desa Seraya. Setelah diketahui bermasalah, para pembeli yang sebelumnya sudah melakukan transaksi dengan membayar uang muka, ramai-ramai membatalkannya. Pembeli tidak mau rugi, karena tanah kapling itu sedang diperkarakan Desa Pakraman Karangasem. Kasat Reskrim AKP Noor Maghantara, Selasa (29/11) kemarin, mengatakan terhadap laporan prajuru Desa Pakraman Karangasem, pihaknya sudah sempat turun ke lokasi yang diperkarakan itu. Penyidik Sat. Reskrim turun bersama BPN Karangasem, untuk memastikan lokasi tanahnya. Karena kasus itu masih dalam penyelidikan polisi, para pembeli tidak mau mengambil risiko rugi. Warga dan usaha tertentu yang sebelumnya melakukan transaksi sudah mencapai belasan. “Yang sudah beli, akhirnya dibatalkan. Uangnya juga sudah dikembalikan,” kata Noor Maghantara saat ditemui di Mapolres. Pascaturun langsung ke lokasi bersama BPN belum lama ini, pihaknya berkesimpulan objek tanah bersertifikat hak milik dari pihak

Desa Pakraman Karangasem itu rupanya berbeda dengan lokasi tanah kapling. Kalau demikian, bagaimana kelanjutan penanganan kasusnya itu? Noor Maghantara menegaskan kasusnya tetap sedang dikembangkan pihak kepolisian. Sebab, di atas tanah seluas 15 hektar, itu menurut Prajuru Desa Pakraman Karangasem, adalah seluruhnya termasuk bagian tanah pelaba pura dari Pura Puseh Desa Pakraman Karangasem. Hingga kini, Noor Maghantara mengaku belum bisa memastikan siapa sebenarnya oknum yang menjadi aktor di balik aksi mengkapling-kapling tanah pelaba pura tersebut. Dia menegaskan, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pihaknya pun belum bisa menentukan siapa tersangka kasus ini

atau apakah kasusnya akan dihentikan atau tidak. Sebelumnya, Bendesa Desa Pakraman Karangasem I Wayan Bagiarta, S.H., M.H. mengatakan Desa Pakraman Karangasem memiliki tanah pelaba pura dari Pura Puseh di Banjar Pesuguhan, Desa Seraya, seluas 15 hektar. Tanah pelaba pura ini dikatakan sudah bersertifikat seluas satu hektar 37 are dalam dua sertifikat, dengan nomor 1214 dan 1215. Nama pemegang hak kedua sertifikat ini atas nama Pura Puseh Desa Pakraman Karangasem. Pihaknya baru tahu ada aktivitas pengkaplingan lahan pelaba pura, setelah menerima informasi dari warga setempat bahwa pohon-pohon besar di atas lahan tersebut telah dirobohkan dengan gergaji mesin. Lahan yang diratakan itu

AKP Noor Maghantara cukup luas, mencapai empat hektar. Atas informasi itu, pihak prajuru sempat turun langsung ke lokasi. Di atas lahan tersebut, ditemukan banyak tumpukan kayu

Bali Post/kmb21

gelondongan berbagai jenis, mulai dari intaran, bekul dan lainnya. Atas temuan, itu, persoalan kemudian dilaporkan ke Mapolres Karangasem. (kmb31)

Dana Aspirasi Masyarakat Disepakati Rp 12 Miliar Amlapura (Bali Post) Aspirasi masyarakat yang diserap legislator saat menggelar reses akhirnya diakomodir ke dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Kepastian itu didapat saat rapat paripurna penandatanganan nota kesepakatan KUA/PPAS tahun 2017 di Gedung DPRD Karangasem, Jalan Ngurah Rai, Amlapura, Selasa (29/11) kemarin. Total anggaran yang

diakomodir di dalamnya mencapai Rp 12 miliar. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Karangasem I Nyoman Musna Antara, Selasa kemarin, mengatakan anggaran itu dialokasikan untuk mengakomodir pokokpokok pikiran DPRD dalam KUA/PPAS itu. Musna saat membacakan hasil keputusan Banggar DPRD Karangasem, menyampaikan anggaran tersebut merupakan hasil rasionalisasi dan peningka-

tan pendapatan asli daerah (PAD). Kenaikan target PAD yang direncanakan legislatif dan eksekutif, menyebabkan peningkatan anggaran belanja bagi hasil kepada pemerintah provinsi/kabupaten dan pemerintah desa. Hasil rasionalisasi dan pendapatan yang dibawa anggota DPRD Karangasem turun ke masyarakat, juga didapat dari sektor pengeluaran pembiayaan, khususnya pada penyertaan modal di

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Hal ini juga telah disepakati untuk dirasionalisasikan sebesar Rp 3 miliar. Selain itu, ada juga rasionalisasi dari sektor belanja langsung, khususnya program dan kegiatan pada Sekretariat DPRD sebesar Rp 3,6 miliar. “Sehingga dari hasil rasionalisasi dan peningkatan PAD tersebut, terdapat hasil sisa koreksi sebesar Rp 12 miliar lebih. Inilah yang dialokasikan untuk menga-

komodir pokok-pokok pikiran DPRD dan visi misi bupati,” tegasnya. Hal itu meliputi urusan wajib pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, kemiskinanan, dan lampu penerangan jalan. Dalam tahapan berikutnya yaitu pada pembahasan RAPBD 2017 nanti, dapat dilaksanakan penyesuaian pendapatandan pembiayaan apabila ada pendapatan baru. (kmb31)

Realitasnya, potensi pajak galian C terkuras akibat penutupan sejumlah lokasi galian C di daerah paling timur Pulau Bali itu. Akan tetapi, Pemkab Karangasem tetap memasang target PAD (Pendapatan Asli Daerah) tahun depan, naik dari tahun ini. PAD tahun 2017 ditarget sebesar Rp 233,6 miliar atau naik sebesar Rp 4,4 miliar dari perencanaan awal. Dari manakah kira-kira Pemkab Karangasem mengupayakan masukan dana agar target yang dicangkan itu bisa tertutupi?

TARGET PAD 2017 Rp 233,6 miliar itu merupakan total ekspektasi Pemkab Karangasem berdasarkan nota kesepakatan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara) 2017 yang ditandatangani Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri dan unsur pimpinan DPRD Karangasem, Selasa (29/11) kemarin. Target PAD Karangasem tahun 2017 awalnya dipasang tidak jauh berbeda dengan target pada tahun angggaran 2016. Pada tahun 2016 target PAD direncanakan Rp 229,24 miliar. Ini kemudian terkesan di-copy paste menjadi target PAD 2017. Perencanaan itu sempat memicu reaksi pro dan kontra dari kalangan dewan. Perencanaan me-

nyangkut target PAD sempat memunculkan perdebatan sengit antara Tim Anggaran Pemkab Karangasem dengan Badan Anggaran Dewan. Mengingat adanya gonjangganjing di sektor galian C, Tim Anggaran awalnya tak sepakat jika target pendapatan dinaikkan. Namun akhirnya target disetujui ditingkatkan. Proyek tambahan pendapatan di antaranya direncanakan datang dari peningkatan pendapatan di sektor pajak hotel dan restoran (PHR). Dispenda dinilai masih bisa menggenjot pendapatan dari PHR, untuk memenuhi target kenaikan PAD tersebut. Naiknya target PAD ini, menyebabkan peningkatan penganggaran, di antaranya

pada belanja bagi hasil kepada pemerintah desa sebesar Rp 322,98 juta dari rancangan awal KUA Rp 14,6 miliar. Selain itu, juga peningkatan belanja pegawai sebesar Rp 161 juta dari rancangan awal Rp 595 juta. Silpa juga diproyeksikan naik Rp 3 miliar menjadi Rp 41 miliar. Dalam KUA-PPAS 2017 juga merencanakan penambahan penyertaan modal ke BPD Bali sebesar Rp 1 miliar. Selain itu, di Sekretariat DPRD pun dilakukan rasionalisasi sebesar Rp 2,6 miliar. Ketua DPRD I Nengah Sumardi mengatakan nota kesepakatan KUA dan PPAS 2017 merupakan dasar dalam penyusunan RAPBD 2017. Diharapkan, pihakpihak terkait segera menin-

daklanjutinya sehingga dalam waktu yang tidak lama, pada persidangan yang akan dilaksanakan sudah bisa menginjak pada pembahasan RAPBD 2017. “Kami ingin APBD 2017 dapat diselesaikan sebelum tahun anggaran berjalan,’’ katanya. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan dari beberapa rasionalisasi dan peningkatan pendapatan, terdapat sisa dana terkoreksi sebesar Rp 12,5 miliar. Dana terkoreksi itulah dialokasikan untuk mengakomodir pokok-pokok pikiran dewan dan visi misi bupati, meliputi urusan wajib pelayanan dasar seperti pendidikan, pekerjaan umum, kesehatan, dan kemiskinan. (gik)

Target PAD Naik, Pemkab Andalkan PHR


TABANAN

14

Rabu Wage, 30 November 2016

Atasi Defisit Anggaran

Sejumlah Program Dirasionalisasi

Tabanan (Bali Post) – Defisit anggaran hingga Rp 30 miliar untuk mengakomodasi program membuat Pemkab Tabanan berusaha mencari jalan keluarnya. Salah satu cara yang akan dilakukan adalah merasionalisasi sejumlah program di tiaptiap SKPD yang bersifat tidak mendesak atau tidak terlalu berpengaruh pada pelayanan umum dan kepentingan masyarakat. Program-program tersebut ditunda sementara dan dialihkan ke anggaran perubahan. Dana yang ada dari rasionalisasi digunakan untuk menutupi kekurangan dana pada program yang menjadi prioritas utama. ‘’Rencana rasionalisasi telah dikoordinasikan dengan Bappeda Tabanan selaku pemegang tanggung jawab program. Silakan cek rinciannya di Bappeda, program-program itu akan dialihkan ke perubahan,’’ ucap Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Selasa (29/11) kemarin. Rasionalisasi dipastikan tidak sampai mengganggu program yang terkait dengan kepentingan umum dan pelayanan publik karena sifatnya bukan prioritas utama. Selain rasionalisasi, juga ada upaya mencari sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang baru, namun belum ditemukan. ‘’Jadi, solusi rasionalisasi menjadi hal yang paling mungkin untuk menutupi kekurangan anggaran,’’ jelasnya. Terkait sistem online untuk SKPD yang berhubungan dengan layanan publik, Wirna menjelaskan tahun 2017 direncanakan tambahan Rp 4 miliar untuk server. Nantinya pelayanan online akan terintegrasi sistemnya menggunakan server itu. ‘’Bukan SKPD yang menyiapkan server, melainkan masingmasing SKPD di-link di server,’’ ujar Wirna Ariwangsa. (kmb28)

PEMBINAAN – Tiga pedagang yang berhasil ditertibkan mendapatkan pembinaan di kantor Satpol PP Tabanan.

Berjualan di Depan BRSU

Tiga Pedagang Ditertibkan

Tabanan (Bali Post) –

Tim Patroli Satpol PP Kabupaten Tabanan melakukan penertiban pedagang yang berjualan di trotoar depan BRSU Tabanan, Selasa (29/11) kemarin. Hasilnya, tiga pedagang keliling berhasil ditertibkan dan selanjutnya dibawa ke kantor Satpol PP Tabanan untuk diberikan pembinaan sekaligus menandatangani surat pernyataan tidak kembali melanggar aturan.

‘’Setelah didata ternyata ketiganya berasal dari luar Tabanan, yaitu Seririt, Mengwi dan Denpasar,’’ ujar Kasatpol PP I Wayan Sarba. Penertiban pedagang ini mengacu pada Perda Nomor 12 Tahun 2002 tentang Ketertiban Umum serta memberikan rasa nyaman dan aman kepada pejalan kaki. Selain itu, untuk menjaga ketertiban, keindahan dan estetika lingkungan.

Pihaknya tidak melarang mereka berjualan, tetapi jangan di tempat yang dilarang. ‘’Silakan cari lokasi yang diizinkan untuk berjualan,’’ katanya. Terkait masih banyaknya pedagang keliling yang berkeliaran di areal gedung rumah sakit, menurut Sarba, dikarenakan adanya permintaan dari pengunjung. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar ikut bersamasama menjaga ketertiban umum.

Satpol PP terus berupaya menjadikan Kota Tabanan bebas dari pedagang kaki lima dan pedagang keliling liar. Sayangnya, upaya penertiban tidak sertamerta membawa perubahan. Minimnya personel untuk mengawasi titik-titik lokasi yang kerap terjadi pelanggaran menjadi salah satu kendala Satpol PP Tabanan. Sarba mengakui jika ingin menuntaskan masalah pedagang kaki lima dan pedagang keliling liar perlu disiagakan petugas di sejumlah titik. ‘’Kendala kami jumlah personel. Jika sampai ke kecamatan, masih kurang 70 orang. Karena di tiap kecamatan diperlukan satu regu mini yang berjumlah enam personel. Jadi, maklum jika

Apel HUT Ke-523 Kota Tabanan Sarat Nilai Sejarah dan Budaya Bali Post/kmb24

PIRT – VCO, salah satu produk industri rumah tangga (PIRT) di Tabanan, didorong mendapatkan sertifikasi.

Disperindag Dorong PIRT Urus Sertifikasi

Tabanan (Bali Post) – Guna melindungi masyarakat dari produk pangan olahan yang dapat membahayakan kesehatan, produk pangan yang dihasilkan produsen memerlukan izin atau sertifikasi. Sertifikasi biasanya lewat BPOM dan diwajibkan pada industri pangan produksi menengah ke atas. Sementara industri pangan skala rumah tangga biasanya dijual bebas di pasaran tanpa sertifikasi meski diawasi secara berkala oleh BPOM. Mulai tahun ini pemerintah juga menerapkan sertifikasi bagi industri pangan skala rumah tangga. Sertifikasi yang dinamakan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) ini pengurusannya dilakukan di Dinas Kesehatan. Peraturan baru ini belum banyak diketahui pelaku industri pangan rumah tangga. Untuk itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan mendorong mereka menjalani proses mendapatkan nomor SP (Sertifikat Penyuluhan) dan PIRT di Dinas Kesehatan. ‘’Dengan adanya nomor PIRT, produk pangan industri rumah tangga terjamin keamanannya dan bisa masuk toko modern. Sekarang ini semua toko modern yang hendak menerima produk pangan rumah tangga menerapkan syarat harus ada PIRT,’’ jelas Kepala Disperindag Tabanan Ida Bagus Wiryawan, Selasa (29/11) kemarin. SP merupakan nomor pendaftaran yang diberikan kepada pengusaha kecil dengan modal terbatas dan pengawasan diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sebatas penyuluhan. Sementara nomor PIRT adalah sertifikasi produk makanan dan minuman yang memiliki daya tahan atau keawetan di atas tujuh hari. Nomor PIRT berlaku selama lima tahun dan setelahnya dapat diperpanjang. Makanan dan minuman yang daya tahannya di bawah tujuh hari masuk golongan layak sehat jasa boga dan nomor PIRT-nya berlaku selama tiga tahun. Ada beberapa hambatan produk pangan industri rumah tangga untuk mendapatkan PIRT, salah satunya masih banyaknya produk yang memakai zat kimia yang tidak aman bagi kesehatan. Hal ini sebagian dikarenakan ketidaktahuan pelaku industri. ‘’Misalnya jajan begina, kebanyakan menggunakan pewarna buatan yang tidak aman. Meski digunakan sebagai sesajen untuk persembahyangan dan jarang dikonsumsi langsung, jajan ini biasanya diberikan babi atau ayam yang nantinya juga dikonsumsi manusia,’’ papar Wiryawan. (kmb24)

Bali Post/kmb28

APEL peringatan HUT ke-523 Kota Tabanan tahun ini terasa berbeda karena diisi oratorium sejarah singkat terbentuknya Kota Tabanan, yang memberikan nuansa seni dan sejarah begitu kental. Hal ini mendapat apresiasi luar biasa dari Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta saat memimpin apel peringatan HUT ke-523 Kota Tabanan yang dirangkaikan dengan HUT ke-45 Korpri, HUT ke-52 HKN dan HUT ke-71 PGRI di Lapangan Debes, Tabanan, Selasa (29/11) kemarin. Dalam kesempatan tersebut hadir Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, Danrem 163/Wira Satya Nyoman Cantiasa, Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi dan SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Dalam oratorium diceritakan bahwa pada 2 Oktober 1352 silam, Tabanan diresmikan sebagai bagian wilayah Kadipaten Bali dengan menunjuk Arya Kenceng sebagai anglurah merangkap menteri. Pusat pemerintahan berada di Puri Buahan, Desa Pucangan. Pada 29 November 1943, pusat pemerintahan dipindahkan ke Puri Agung Tabanan dan kotanya bernama Singasana yang dipimpin Sri Magada Natha. Oleh karena Raja Tabanan pada saat itu memilih menjalani kehidupan kerohanian, maka tahta kerajaan diserahkan kepada Putra Mahkota Nararya Anglurah Languang dengan gelar Prabu Singasana. Peresmian puri sebagai kedudukan raja di kota yang diberi nama Singasana ini dipakai patokan lahirnya Kota Tabanan yang sekarang. Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wagub Sudikerta mengungkapkan, peringatan HUT ke-71 PGRI, HUT ke-52 HKN dan HUT ke-45 Korpri sangat istimewa karena bertepatan dengan momen peringatan HUT ke-523 Kota Tabanan. ‘’Selamat kepada segenap jajaran pemerintah daerah dan komponen masyarakat, para guru, insan kesehatan atas peringatan hari bersejarah ini. Saya berharap melalui momen ini kita semua bisa terus meningkatkan profesionalisme dan komitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera,’’ ungkapnya. Ditambahkannya, momen ulang tahun merupakan sakralisasi proses pembentukan pribadi yang lebih dewasa serta sebagai spirit

untuk memantapkan semangat perjuangan dalam kehidupan. ‘’Sebaiknya momen ulang tahun disikapi secara bijaksana serta sebagai sebuah refleksi untuk meneruskan perjuangan para pendahulu,’’ katanya. Gubernur Bali minta tema ‘’Eka Santi Bhawana’’ yang diusung dalam HUT Kota Tabanan tahun ini diimplementasikan untuk membangun Kota Tabanan menjadi lebih maju dan menjadi motivasi untuk memacu diri agar lebih semangat lagi. ‘’Saya apresiasi berbagai kegiatan sosial budaya yang dilaksanakan Pemkab Tabanan dalam mengisi momen peringatan HUT Kota. Dengan melestarikan nilai sejarah dan budaya, kita akan mampu mempertahankan jati diri dan kearifan lokal sebagai bekal mewujudkan masyarakat dalam bingkai kebudayaan daerah yang lestari,’’ ujarnya. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tabanan yang telah mampu mengintegrasikan program Pemerintah Provinsi Bali dengan program Pemkab Tabanan. ‘’Tantangan akan semakin berat, karena itu dibutuhkan komitmen kerja sama yang selalu bersinergi. Dengan partisipasi aktif masyarakat Tabanan, kami optimis bisa mewujudkan Tabanan Serasi dan masyarakat Bali Mandara,’’ tandasnya. (ad940)

APEL HUT - Apel peringatan HUT ke-523 Kota Tabanan di Lapangan Debes, Selasa (29/11) kemarin.

sejauh ini penegakan perda hanya di seputaran kota,’’ jelasnya. Pihaknya sudah mengajukan tambahan personel ke BKD, namun belum terealisasi. ‘’Kemungkinan belum ada formasi dari pusat. Kalau

ada kelebihan pegawai di SKPD lain bisa dirotasi ke Satpol PP, tetapi tentunya harus melewati proses seleksi baik fisik maupun administrasi,’’ tandas mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan itu. (kmb28)

Pasien Gagal Ginjal Kurang Minati Layanan CAPD Tabanan (Bali Post) Tercatat 215 pasien gagal ginjal memerlukan tindakan hemodialisa (HD) atau cuci darah di BRSU Tabanan saat ini. Dalam satu bulan jumlah tindakan mencapai 1.500. Namun, karena jumlah mesin hanya 27, tentu tidak maksimal dan tidak bisa aktif setiap hari. Keterbatasan keberadaan mesin sebenarnya bisa diatasi dengan tindakan lain, yaitu CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis). Sayangnya, Bali Post/kmb24 tidak banyak pasien gagal dr. Nyoman Sutarka ginjal yang mau atau bisa diterapkan pengobatan ini. CAPD baru diterapkan pada 12 pasien di BRSU Tabanan. Dokter spesialis penyakit dalam BRSU Tabanan dr. Nyoman Sutarka, Selasa (29/11) kemarin, mengatakan masih jarangnya CAPD diterapkan pada pasien gagal ginjal karena beberapa hal seperti pasien takut dioperasi atau mengalami obesitas sehingga tidak memungkinkan dilakukan pemasangan alat untuk CAPD. Tindakan CAPD untuk pasien gagal ginjal sebenarnya jauh berkualitas hasilnya dibandingkan cuci darah dengan mesin. CAPD adalah pemasangan kateter di bagian perut dan disediakan sebuah kantong untuk menjamin kesterilannya. Dengan CAPD, penderita cukup melakukan kontrol sekali dalam sebulan ke rumah sakit. Jika pasien telaten dan bersih menjaga kateter yang dipasang pada perutnya serta bisa melakukan pencucian darah sendiri secara steril, CAPD sangat tepat dipilih untuk pengobatan gagal ginjal menggantikan cuci darah menggunakan mesin. Sayangnya, masih banyak pasien yang belum siap. Di samping dianggap repot karena harus sering melakukan pencucian dengan cairan, pasien juga tidak bisa menjaga kebersihan sehingga memicu terjadinya infeksi. Ia mengharapkan tindakan operasi pemasangan kateter tidak hanya bisa dilakukan dokter bedah tetapi juga dokter penyakit dalam atau dokter spesialis ginjal. ‘’Jadi, bagi yang mau CAPD tindakan pemasangan alat bisa dilakukan di puskesmas. Tak harus ke rumah sakit, sehingga layanan ini bisa lebih merata,’’ ujarnya. (kmb24)


15

Rabu Wage, 30 November 2016

Pioli Menang Perdana di San Siro

Jadwal Pertandingan Liga Prancis Kamis (1/12) dini hari AS Nancy-Lorraine vs Metz St Etienne vs Olympique Marseille En Avant de Guingamp vs Nice Nantes vs Olympique Lyon Bastia vs Girondins Bordeaux Toulouse vs Montpellier HSC Paris St Germain vs Angers SCO Piala Liga Inggris Putaran V Kamis (1/12) dini hari Arsenal vs Southampton Man. United vs West Ham United Piala Raja Babak 32 Besar Kamis (1/12) dini hari Real Madrid vs Cultural Leonesa(III) SD Formentera vs Sevilla CD Guijuelo(III) vs Atletico Madrid Cordoba(II) vs Malaga Granada CF vs Osasuna UCAM Murcia CF(II) vs Celta Vigo Hercules CF(III) vs Barcelona

Hasil Pertandingan Liga Spanyol Las Palmas

vs Athletic Club

1. Real Madrid 13 10 3 2. Barcelona 13 8 3 3. Sevilla 13 8 3 4. Atletico Madrid 13 7 3 5. Real Sociedad 13 7 2 6. Villarreal 13 6 4 7. Eibar 13 6 3 8. Athletic Club 13 6 2 9. Celta Vigo 13 6 2 10. Las Palmas 13 5 4 11. Malaga 13 5 4 12. Espanyol 1 3 4 6 13. Alaves 13 4 4 14. Real Betis 13 4 2 15. Leganes 1 3 4 1 16. Valencia 13 3 2 17. Deportivo 13 2 4 18. Sporting Gijon 13 2 3 19. Osasuna 13 1 4 20. Granada CF 13 0 5

3-1

0 36-11 33 2 33-14 27 2 24-18 27 3 28-11 24 4 22-14 23 3 19-10 22 4 20-16 21 5 17-16 20 5 21-23 20 4 24-21 19 4 21-19 19 3 17-17 18 5 13-16 16 7 14-25 14 8 11-25 13 8 17-24 11 7 13-23 10 8 12-27 9 8 12-26 7 8 11-29 5

Pencetak gol : 10 - Cristiano Ronaldo (Real Madrid) Liga Italia Inter Milan Napoli

vs Fiorentina vs Sassuolo

4-2 1-1

1. Juventus 14 11 0 3 29-12 33 2. AS Roma 14 9 2 3 33-16 29 3. AC Milan 14 9 2 3 25-18 29 4. Lazio 14 8 4 2 27-14 28 5. Atalanta 14 9 1 4 23-14 28 6. Torino 14 7 4 3 31-17 25 7. Napoli 14 7 4 3 24-15 25 8. Inter Milan 14 6 3 5 22-18 21 9. Fiorentina 13 5 5 3 20-15 20 10. Genoa 13 5 4 4 17-15 19 11. Sampdoria 14 5 4 5 17-20 19 12. Cagliari 14 6 1 7 22-31 19 13. Chievo Verona 14 5 3 6 14-16 18 14. Bologna 14 4 4 6 14-21 16 15. Udinese 14 4 3 7 18-23 15 16. Sassuolo 1 4 4 2 8 17-26 14 17. Empoli 14 2 4 8 7-21 10 18. Pescara 14 1 4 9 11-26 7 19. Crotone 14 1 3 10 11-27 6 20. Palermo 14 1 3 10 10-27 6

Bali Post/rtr

JATUH - Pemain-pemain Chapecoense merayakan kemenangan atas San Lorenzo pada pertandingan di Arena Conda, Chapeco, Brazil. Pesawat yang ditumpangi klub Chapecoense ini jatuh di Kolombia Tengah dan menewaskan 76 penumpang, Selasa (29/11) kemarin.

Dunia Sepak Bola Berduka Sao Paulo -

Mimpi juara klub kecil Liga Brazil Chapecoense berubah menjadi bencana. Saat hendak memainkan pertandingan pertama babak final Copa Sudamericana, pesawat yang ditumpangi klub Chapecoense jatuh di pegunungan di luar kota Medellin, Selasa (29/11) kemarin. 76 penumpang termasuk sejumlah pemain tewas. Klub dari kota kecil Chapeco di ambang sejarah terbaik. Mereka akan menghadapi Atletico Nacional dari Medellin untuk memperebutkan gelar yang setara Liga Eropa di belahan Benua Eropa. Kecelakaan fatal itu mengalirkan pesan dukacita ke klub Brazil itu. Salah satunya datang calon lawannya, Atletico Nacional. ‘’Nacional dalam dukacita mendalam dan mendukung solidaritas kepada @ChapecoenseReal menghadapi musibah ini,’’ ungkap klub itu di jejaring sosial, tak lama setelah kecelakaan itu diumumkan pemerintah. Presiden FIFA Infantino di Twitter mengunggah pesan, ‘’Ini merupakan masa-masa berat bersama korban, keluarga dan sahabat-sahabatnnya.’’ Dukungan datang dari klub Liga Brazil rival Chapecoense seperti Flamengo dan Santos (Brazil) dan Club Junior dan Millionarios (Kolombia). Klubklub itu mengungkapkan dukacitanya dengan mengunggah pesan seperti #ForcaChape atau Strength Chapecoense. Klub Liga Inggris Ar-

senal dan Barcelona juga memasang pesan dukacita dan doa bagi keluarga pemain yang tewas dalam kecelakaan itu. ‘’Berita duka membangunkan saya hari ini,’ ungkap pemain Manchester United Wayne Rooney. Sementara pemain-pemain Real Madrid melakukan hening cipta sebelum memulai latihan, Selasa kemarin. Penyerang Barcelona Neymar yang asal Brazil memasang logo klub tersebut di akun Twitter-nya, sedangkan kiper Porto Iker Casillas memberikan doa kepada klub itu. K l u b B r a z i l Sao Paulo menunda rencana m e m perkenalkan pelatih terbarunya, Rog-

erio Ceni. Konfederasi Sepak Bola Brazil menunda laga final Piala Brazil yang mempertemukan Gremio melawan Atletico Mineiro. Kejutan 2016 Tidak hanya Leicester City yang membuat kejutan dengan menjuarai Liga Inggris pada musim 2015/2016. Dunia olahraga juga dikejutkan dengan prestasi spektakuler klub Chicago Cubs yang akhirnya menjuarai World Series setelah menunggu 108 tahun. Klub Chapecoense yang didirikan pada 1973, melakukan hal serupa. Klub kecil dari kota Chapeco di negara bagian Santa Catarina itu menuju Serie A pada 2014 setelah menunggu dari 1978. Tak diunggulkan dan tak diremehkan, klub tersebut malah mampu menembus final turnamen Copa Sudamericana. Kesuksesan datang dengan cepat setelah 2009 masih di Serie D dan mencapai puncak pada 2013. Mimpi sukses seperti Leicester City akhirnya berubah menjadi bencana setelah pesawat yang dicarter jatuh. Hanya lima dari skuad klub berjuluk Western Big Green yang selamat. (kmb39/ap)

Fiorentina menemukan kembali permainan mereka setelah turun minum dan mengungguli Inter dengan permainan operan mulusnya. Mereka mencetak gol pada menit ke-62 ketika Borja Valero mengirim bola ke Josip Ilicic di sisi kiri, dan pemain Slovenia itu mengemas gol dengan tembakan menyudut yang gagal diantisipasi kiper Samir Handanovic. Tim tamu tak mampu menuntaskan setiap serangan balik dan kembali kemasukan gol pada fase akhir pertandingan. Icardi mengunci kemenangan yang mendongkrak Inter ke peringkat kedelapan, unggul satu angka atas lawannya. Tuan rumah Napoli gagal menempel para pemuncak klasemen Juventus ketika mereka ditahan imbang 1-1 oleh Sassuolo pada pertandingan lain. Gregoire Defrel mencetak gol penyama kedudukan untuk tim tamu. Lorenzo Insigne membawa Napoli memimpin pada menit ke-42 setelah mendapatkan operan dari Marek Hamsik. Namun, ia ditaklukkan oleh pemain pengganti Defrel yang mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-82. Napoli berada di peringkat ketujuh dengan 25 poin, tertinggal empat posisi dari tim peringkat kedua AS Roma. Sedangkan tim peringkat kelima dari bawah Sassuolo menjadi tim pertama yang memainkan tim inti dengan menggunakan seluruh pemain lokal di Liga Italia pada musim ini. (rtr/ant)

Bali Post/ap

SUNDUL BOLA - Pemain Inter Milan Joao Miranda (atas) menyundul bol dengan rivalnya dari Fiorentina Nikola Kalinic pada pertandingan Serie A Liga Italia, Selasa (29/11).

Walcott Harapkan Mesin Kopi London Penyerang Arsenal Theo Walcott berharap dapat meneruskan penampilan bagusnya dengan mengoleksi sepuluh gol sebelum Natal ini. Jika itu terwujud dirinya akan menerima hadiah mesin kopi dari istrinya. Pemain timnas Inggris itu mencetak gol saat timnya menang 3-1 atas Bournemouth di Liga Inggris pada akhir pekan lalu. Kini dirinya total telah mengoleksi sembilan gol dari 15 penampilannya musim ini. ‘’Jika Anda mencetak sepuluh gol sebelum Natal, saya akan membelikan Anda mesin pembuat kopi ini,’’ kata Walcott kepada media Inggris, mengutip ucapan istrinya. ‘’Maka saya

Pencetak gol : 12 - Edin Dzeko (AS Roma), Mauro Icardi (Inter Milan)

Iniesta Siap Hadapi ’’Clasico’’ Barcelona Kapten Barcelona Andres Iniesta siap dimainkan melawan Real Madrid dalam duel Clasico pertama musim ini di Camp Nou Minggu dini hari. Gelandang 32 tahun yang mengalami cedera otot ligamen lutut bulan lalu Bali Post/ap itu dan kembali ke Gelandang Barcelona pusat pelatihan pada Andres Iniesta. Jumat lalu. ‘’Andres sedang menunggu kepastian dari dokter telah sepenuhnya bugar tapi ini hanya formalitas. Dia fit dan dia telah berlatih dengan kami,’’ kata pelatih Barcelona Luis Enrique, Selasa (29/11) kemarin. ‘’Dia siap untuk seleksi.’’ Pemain internasional Spanyol itu absen saat timnya bermain imbang 1-1 di Real Sociedad. Hasil itu membuat Barca terpaut enam poin dari pemuncak La Liga Real Madrid, yang tak terkalahkan dalam 31 pertandingan di semua kompetisi. Iniesta tidak turut menyertai rekanrekannya ke Alicante di laga pertama putaran 32 besar Piala Raja melawan Hercules pada Kamis dini hari. Hasil laga di San Sebastian merupakan hasil imbang kedua secara beruntun Barca di La Liga.‘’Ingat bahwa dalam tahun pertama saya (2014-2015) pers juga membanding-bandingkan dengan hasil kami dan kami melangkah untuk memenangkan treble (La Liga, Piala Raja dan Liga Champions),’’ tambahnya. Pemain serba bisa Barcelona Sergi Roberto mengatakan dirinya tidak sabar untuk kembali bertanding dalam laga Clasico melawan Real Madrid. ‘’Saya sudah tidak sabar dan berharap nantinya semua berjalan baik untuk kami,’’ ujar Sergi di website resmi Barcelona. (rtr/ant)

Milan Inter Milan mencetak tiga gol sebelum selamat dari kebangkitan lawannya di babak kedua untuk menang 4-2 atas Fiorentina pada pertandingan Serie A Liga Italia, Selasa (29/11) kemarin. Keberhasilan menekuk Fiorentina di San Siro ini menjadi kemenangan perdana bagi pelatih baru Stefano Pioli. Mauro Icardi mengemas dua gol untuk Inter. Sedangkan Fiorentina harus kehilangan bek Gonzalo Rodriguez di akhir babak pertama karena mendapat kartu merah. Inter, yang bermain imbang dengan AC Milan dan kalah dari tim Israel Hapoel BeerSheva pada dua pertandingan pertamanya di bawah asuhan Pioli, tampil bagus pada awal pertandingan. Marcelo Brozovic mencetak gol untuk membawa tim mereka memimpin pada menit ketiga. Antonio Candreva memasukkan gol kedua dari umpan silang Ivan Perisic enam menit kemudian. Icardi menambahi gol ketiga pada menit ke-19 ketika ia mengecoh Rodriguez dan satu pemain lain, melewati Davide Astori dan melepaskan sepakan mendatar ke bawah Ciprian Tatarusanu. Nikola Kalinic membawa Fiorentina memperkecil ketertinggalan pada menit ke-37. Namun tim tamu mendapat lebih banyak masalah ketika Rodriguez menjatuhkan Icardi di luar kotak penalti dan langsung diberi kartu merah.

Pemain Arsenal Theo Walcott.

tidak sabar untuk itu dan mudah-mudahan itu akan terwujud.’’ ‘’Menjadi pemain sayap, saya tentu saja senang dengan gol-gol saya sejauh ini. Ada banyak hal yang naik dan turun, namun mudahmudahan... Kami kembali ke level yang kami inginkan.’’ Pemain sayap Alexis Sanchez mencatatkan penampilan gemilang setelah pindah ke peran yang lebih ke tengah pada musim ini, dengan mengemas sepuluh gol dari 18 penampilan. Walcott mengatakan bahwa ia juga mendapatkan keuntungan dari pergeseran posisi pemain internasional Chile tersebut. Arsenal berada di peringkat keempat di klasemen dengan 28 poin, tertinggal tiga angka dari pemuncak klasemen Chelsea setelah 13 pertandingan. ‘’The Gunners’’ menjamu Southampton pada perempatfinal Piala Liga, Kamis dini hari nanti, sebelum melawat ke markas rival sekota West Ham United di ajang liga tiga hari kemudian. (rtr/ant)

27 Ribu Tiket Dijual untuk Laga Semifinal Piala AFF Jakarta (Bali Post) Panitia penyelenggara (panpel) pertandingan semifinal pertama Piala AFF 2016 antara tuan rumah Indonesia melawan Vietnam di Stadion Pakansari Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (3/12), hanya melepas 27 ribu tiket yang dijual secara langsung kepada masyarakat. Jumlah tiket yang dijual ini berkurang sekitar 3.000 tiket dari jumlah kapasitas stadion yang saat ini menjadi markas tim PS TNI. Ada tiga kategori yang dijual secara daring atau online yaitu VIP, kategori satu dan kategori dua. ‘’Memang benar, 100 persen tiket dijual secara online. Yang jelas penjualan tiket dikelola langsung oleh AFF dan untuk penjualan di Indonesia menggandeng kiostix,’’ kata ketua panpel lokal pertandingan Indonesia Yeyen Tumena di Kantor PSSI Kuningan, Jakarta, Selasa (29/11) kemarin. Meski telah merinci kelas tiket

yang akan dijual secara daring mulai besok, Rabu (30/11), Yeyen belum menjelaskan dengan detail jumlah masing-masing kategori tiket yang akan dijual. Namun, untuk harga pihaknya telah menetapkan besarannya sesuai dengan kategori yang ada. Jika dilihat kapasitas stadion, jumlah tiket yang tidak diperjualbelikan sekitar 3.000 tiket. Tiket ini, menurut Yeyen, akan didistribuksikan kepada pihak-pihak yang menjadi rekanan dari AFF mulai dari perwakilan sponsor, perwakilan pemerintah, kedutaan Vietnam hingga undangan yang lain. Terkait dengan penukaran tiket, Yeyen menjelaskan, jika tidak akan ada transaksi secara langsung di Stadion Pakansari. Penukaran tiket pertandingan semifinal hanya akan dilakukan di Stadion Gelora Bung Karno Senayan satu hari sebelum pertandingan.

‘’Intinya yang bisa masuk ke areal stadion adalah pihak yang telah memegang tiket saja. Tapi kami juga mengantisipasi jika ada banyak penonton yang tetap datang ke stadion. Kami akan menyiapkan giant screen. Ada empat yang kami siapkan,’’ tutur Yeyen, menegaskan. Terkait dengan keamanan, saat ini pihaknya telah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian. Hanya, untuk jumlahnya masih belum bisa dipublikasikan mengingat pertemuan detail baru akan dilakukan besok, Rabu (30/11). Jika dilihat animo masyarakat sepak bola Indonesia saat ini, peluang Stadion Pakansari penuh dengan penonton terbuka lebar. Untuk itu segara persiapan termasuk keamanan harus benarbenar disiapkan dengan baik, mengingat pertandingan ini sangat bergengsi. (ant)

Bali Post/ant

LATIHAN - Sejumlah pemain timnas Indonesia mengikuti latihan perdana usai lolos grup A AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jabar, Selasa (29/11). Timnas Indonesia akan menjamu Vietnam pada putaran pertama semifinal AFF Suzuki Cup 2016 pada Sabtu (3/12) mendatang.


OLAHRAGA

16

Rabu Wage, 30 November 2016

Perseden Akui Pemain Persikota Berpengalaman Denpasar (Bali Post) -

Perseden Denpasar mengakui Persikota Tangerang lebih berpengalaman dengan memiliki pemain yang berlaga di kompetisi Liga Indonesia, seperti Rudi Rudek Hermawan (mantan Perseden), Amin, Hari Saputra, Amin, Syahroni, dan Khotib. Kendati demikian, Tim Laskar Catur Muka sama sekali tak keder meladeninya, bahkan bertekad menaklukkan Persikota karena ingin lolos ke babak semifinal. Asisten Pelatih AAK Bramastra yang dikontak saat baru tiba di Hotel Cube, Yogyakarta, Selasa (29/11) kemarin menuturkan, dirinya justru bangga meladeni tim bertabur bintang dan kenyang pengalaman. Pasalnya, Nengah Repot Sulendra dan kawan-kawan kalau meladeni tim tangguh, justru semangat juangnya berlipat-lipat dan motivasinya kuat sekali untuk menaklukkan lawan. ‘’Saya salut anak-anaklah yang bisa menentukan nasibnya di lapangan hijau. Kenyataannya, mereka bertekad ingin menundukkan Persikota Tangerang,’’ katanya. Oleh sebab itu, duet pelatih Nyoman Ambara dan Gung Bram bakal memberikan teknik

dan strategi dalam menghadapi tim yang berpengalaman di kancah persepakbolaan nasional. ‘’Kami akan berlatih game Rabu (30/11) pagi ini,’’ tutur Gung Bram. Dia berjanji, modal kemauan keras untuk menang ditambah skill-ball mumpuni diharapkan bisa mewujudkan ambisi mereka untuk menyingkirkan Persikota. ‘’Saya kira tak ada pilihan lain, dan kami harus menang jika tidak ingin tersingkir, sebab sejak babak 18 besar lalu, diberlakukan sistem gugur,’’ ungkapnya. Seandainya Perseden tembus ke babak semifinal, maka lokasi pertandingan berpindah lagi ke Solo, Jateng.

Babak delapan besar ini, Perseden bertemu Persikota Tangerang, Blitar United melawan PS Piddie Jaya NAD, Persiku Kudus melawan Persipal Palu, serta PS Ngada NTT meladeni PS Khatulistiwa Kalbar. (022) MISI - Kapten Perseden Nengah Repot Sulendra (tengah) punya misi bisa menundukkan Perikota Tangerang dalam babak delapan besar Liga Nusantara putaran nasional, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (2/12) lusa.

Putra Tresna Amankan Tiket ke Delapan Besar

Bali Post/ist

Vincentius Yoyok Suryadi (kiri) bersama Surya Mega Wijaya.

Hapkido Ajarkan Bela Diri Komplet

Denpasar (Bali Post) Hapkido mengajarkan ilmu bela diri yang komplet, mulai yang keras seperti tendangan, pukulan, dan sikut, serta yang lunak misalnya kuncian, gulatan. Bahkan hapkido juga mempelajari penggunaan senjata. Itu dilontarkan Pendiri sekaligus Direktur Teknik PP Hapkido Indonesa, Vincentius Yoyok Suryadi, di pusat latihan Hapkido Bali, Jalan Gurita, Denpasar, Selasa (29/11) kemarin. Hapkido dideklarasikan di Indonesia pada Oktober 2014 dan perkembangannya cukup pesat. ‘’Saat ini kami punya 25 Pengda Hapkido yang tersebar di seluruh Indonesia,’’ ujar Yoyok yang baru saja tiba dari Papua. Dijelaskannya, untuk mendalami Hapkido memang tidak bisa diajarkan secara massal kepada banyak murid. ‘’Kami ini membatasi murid yang berguru hakpido, supaya bisa mengusai jurus-jurusnya,’’ katanya. Bahkan, diakuinya, saat ini hapkido menjadi tren di kotakota besar, dan tercatat bela diri ini berkembang pesat di 50 kota besar di Indonesia. Event yang pernah dihelat yakni di Surabaya, Tangerang, Tanjung Pinang, termasuk Kejurnas I/2016 yang diselenggarakan di Yogyakarta, Agustus lalu. Sementara pelatih utama Hapkido Bali Surya Mega Wijaya menerangkan, dengan adanya pusat latihan di Jalan Gurita, Denpasar, membuat masyarakat yang ingin menggeluti hapkido bisa memilih lokasi terdekat, sebab Hapkido Bali juga memiliki dojang di Ungasan, Taman Geriya Nusa Dua, serta Jalan Nakula, Kuta. Pengda Hapkido Bali yang diketuai Maike, juga mulai merambah di kalangan mahasiswa seperti Politeknik Negeri Bali (PNB). ‘’Kami bersyukur makin banyak masyarakat yang sadar, dan pentingnya belajar hapkido untuk menjaga diri, baik untuk kaum putra maupun putri,’’ tukas Surya Mega Wijaya. (022)

Syuci Indriani Raih Penghargaan dari Asian Paralympic Committee Semarang (Bali Post) Perenang difabel Indonesia Syuci Indriani meraih penghargaan sebagai perenang muda terbaik pada ajang Asian Paralympic Committee (APC) 2016 karena prestasi yang diraih pada saat tampil di ajang INAS Asian Championship beberapa waktu lalu. Ketua Umum Pengurus Pusat National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun, Selasa (29/11) kemarin, mengatakan pemberian penghargaan sebagai perenang muda terbaik ini dilaksanakan di Bangkok, Thailand, Senin (28/11) malam. Menurutnya, pemberian penghargaan ini tak lepas dari kesuksesan perenenang berusia 15 tahun tersebut saat tampil pada INAS Championship 2016 pada Januari. ‘’Saat itu Syuci berhasil meraih tujuh medali emas dari kategori difabel kelas 14,’’ katanya. Ia menambahkan, penghargaan ini merupakan yang pertama bagi atlet difabel Indonesia. ‘’Tentunya kami sangat senang dan bangga dengan pemberian penghargaan ini karena merupakan pertama bagi atlet NPC Indonesia dan mudah-mudah bisa berlanjut di kemudian hari,’’ katanya. Di samping itu, katanya, penghargaan yang diraih Syuci ini bisa menular ke atlet difabel lainnya dari cabang olahraga yang lain juga. ‘’Tentunya ini diharapkan bisa memotivasi bagi atlet lain untuk bisa meraih prestasi yang baik di ajang internasional,’’ katanya. Kemudian, lanjutnya, untuk Syuci sendiri diharapkan penghargaan ini bisa memotivasi yang bersangkutan untuk mencatat prestasi lebih dari yang dicapai sekarang ini. Masih banyak event internasional yang akan dihadapi Syuci. ‘’Saya kira Syuci harus mempersiapkan diri lebih baik untuk meraih prestasi pada event internasional lainnya karena setelah ini ada ajang bergengsi yang akan diikuti atlet yang bersangkutan,’’ katanya menegaskan. Ia menyebutkan, ada tiga event internasional yang akan dihadapi atlet difabel Indonesia termasuk Syuci Indriani yaitu ASEAN Paragmaes 2017 di Malaysia, Asian Paragames 2018 di Indonesia, dan Paralympic di Jepang 2020. ‘’Syuci diharapkan bisa mengukir prestasi pada tiga event tersebut apalagi sekarang ini usia yang bersangkutan masih sangat muda,’’ katanya menegaskan. (ant)

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Putra Tresna U-17 Denpasar akhirnya mengamankan satu tiket ke babak delapan besar, usai menundukkan lawannya Persbit Bitung, Sulawesi dengan skor tipis 2-1 dalam pertandingan babak 16 besar Piala Soeratin Putaran Nasional 2016 di Stadion Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (29/11) kemarin. Putra Tresna memerlukan waktu lama untuk menjebol gawang Persbit Bitung yang dikawal Imanuel Measa Lumanauw. Tim besutan Dede Mahatma

Dharma itu baru mampu mencetak gol tiga menit jelang babak pertama usai, tepatnya menit 42 lewat gol yang dilesatkan Kadek Wahyu Yatha Loka. Hingga turun minum Putra Tresna sementara unggul 1-0. Di babak kedua, Putra Tresna terus mendominasi jalannya pertandingan sebelum menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Yatha Loka kembali mencatatkan namanya di papan skor. Setelah berjuang keras, memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Putra Tresna, Persbit Bitung akh-

irnya mampu memperkecil kekalahan menjadi 1-2 lewat gol yang diciptakan pemain pengganti Aryanto Arsyad menit 77. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Dwi Purba Adi Wicaksana asal Kudus, tidak ada lagi gol yang tercipta dari kedua kubu. Skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan tim Putra Tresna Denpasar. Pelatih Putra Tresna Dede Mahatma Dharma menjelaskan, asuhannya mampu mendominasi jalannya pertandingan. Terbukti, tiga peluang emas yang sejatinya bisa dijadikan gol,

belum bisa dimaksimalkan oleh asuhannya. ‘’Ada tiga peluang emas yang seharusnya menjadi gol, akan tetapi tidak bisa dikonversikan oleh anak-anak menjadi sebuah gol. Sedangkan lawan hanya mengandalkan sesekali serangan balik saja untuk mencetak gol,’’ upanya. Dikatakannya, menghadapi babak delapan besar, pihaknya bakal mengevaluasi masalah penyelesaian akhir (finishing), agar sekecil apa pun peluang yang diperoleh bisa dijadikan sebuah gol. ‘’Jadi kami akan mantapkan penyelesaian akhir,’’ ucapnya.

Disinggung siapa lawan Putra Tresna di babak delapan besar, Dede mengaku masih belum tahu siapa calon lawannya nanti di perempatfinal. ‘’Kami belum dapat informasi lebih lanjut siapa lawan nanti. Semoga besok (hari ini - red) kami sudah tahu lawan yang akan dihadapi nanti,’’ katanya. Rabu ini Putra Tresna bakal bertolak ke Bantul, Yogyakarta untuk melakoni pertandingan babak delapan besar yang kemungkinan digelar 3 Desember di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta. (kmb41)

Pemasangan Kursi Stadion GBK Tuntas Akhir Desember

Tim sepak bola POPP Pegok

Bali Post/ist

Jebolan POPP Pegok Sukadana dan Sablun Gabung BU EKSISTENSI Persatuan Olahraga Palapa Putra (POPP) Pegok harus dibedakan dengan Putra Pegok. POPP Pegok diketuai Made Wirka, dan lahir 1970-an, sedangkan Putra Pegok lahir 1994, ketuanya Made Pung Rahmanadi. Jalur yang diikuti POPP Pegok ikut kompetisi dan turnamen Perseden Denpasar, sedangkan Putra Pegok berlaga pada Liga Nusantara Rayon Bali, yang dihelat Asprov PSSI Bali. POPP Pegok sengaja memakai kata ‘’Palapa’’, bertujuan semangat juang pemainnya supaya seperti Satelit Palapa. POPP Pegok sejak dulu cukup disegani, utamanya kompetisi Perseden yang masih diikuti timtim tangguh dari Badung, misalnya Pesanku Kuta, Birlian Legian, Putra Perkanthi Jimbaran, Perssib Blahkiuh, PLN, serta Putra Ngurah Rai (PNR). ‘’POPP Pegok berkompetisi di level divisi utama, dan langganan menduduki peringkat IIIV,’’ ungkap pelatih POPP Pegok I Gusti Lanang Rai. POPP Pegpk dulu terkenal menjadi tim tangguh, sebab lokasinya berdekatan dengan Sekolah Guru Ola-

haga (SGO), bahkan memiliki lapangan sepak bola sendiri Arga Coka. Skuad POPP Pegok kala itu diperkuat Made Wirka, kiper Nyoman Widarta, Ahmadi, Gablor Wisada, Komang Slendra, dan Ketut Merta. POPP Pegok sendiri di bawah naungan Persatuan Olahraga (POR) Pegok, yang membawahi cabor sepak bola, tenis meja, pencak silat, bulu tangkis, serta seni tabuh dan tari. ‘’Para muda dan mudi di Banjar Pegok tergabung dalam Sekaha Teruna Teruna (STT) Widya Bhakti,’’ jelas anggota polisi yang berdinas di Ditlantas Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Bali ini. Aktivitas sepak bola rutin digelar Liga mulai Desember sampai dengan Februari tahun depannya. Skuad

jebolan POPP Pegok seperti Gede Nano Sukadana dan Agus Nova Sablun Wiantara direkrut Bali United, berikut Ade Ananda (BU U-21), termasuk Yoga Sedana (BU U-17). Nano Sukadana dan Sablun malang-melintang di kancah liga nasional. Sukadana pernah bergabung dengan tim Arema Cronus Malang serta Persela Lamongan, sedangkan Sablun pernah membela Persegres Gresik United. Di lingkungan Pegok, juga memiliki SSB Putra Pegok dari berbagai kategori kelompok umur. Karena itu, menurut Gusti Lanang Rai yang menjabat Ketua Harian Putra Pegok, dijamin tak mungkin kehabisan stok pemain. Saat ini, Pegok menyiapkan tiga tim guna memeriahkan turnamen yang digelar Askot PSSI Kota Denpasar, yakni tim sepak bola dan futsal U-21 yang memeriahkan Denpasar Cup dan perekrutan skuad Porprov, serta POPP Pegok senior bakal mengikuti Perseden Cup. Prestasi tim Putra Pegok antara lain juara KU-16 di Canggu, serta juara III KU-18 zona Bali. (nel)

Jakarta (Bali Post) Tim Renovasi Kompleks Gelora Bung Karno menargetkan pemasangan kursi penonton di tribun Stadion Utama akan tuntas pada akhir Desember 2016. ‘’Kursi lama di Stadion Utama sudah selesai dibongkar. Kami menargetkan renovasi Stadion Utama mencapai 10 persen dengan pemasangan kursi baru pada akhir Desember nanti,’’ kata Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno Winarto di Jakarta, Selasa (29/11) kemarin. Winarto mengatakan pekerjaan proyek di Kompleks Gelora Bung Karno dapat berlangsung lebih cepat karena tidak mengubah struktur bangunan. ‘’Pengerjaan kita adalah renovasi dan tidak ada pekerjaan konstruksi besar,’’ katanya. Selain pemasangan kursi di tribun, tim renovasi juga akan mengerjakan perbaikan di ruang-ruang di bawah tribun yang sebelumnya dipakai sebagai ruang sekretariat pengurus cabangcabang olahraga. ‘’Di bawah tribun itu nanti akan ada museum dan sebagainya. Kami memastikan fungsi ruang masih ada,’’ kata Winarto. Renovasi Kompleks Gelora Bung Karno, lanjut Winarto, juga akan memperhatikan aspek ruang terbuka hijau dengan pembangunan taman kota di lokasi Senayan Golf Driving Range. Winarto memastikan renovasi kompleks GBK juga akan sesuai target pada Oktober 2017 termasuk pembangunan lapangan bisbol yang berada di bekas lapangan tenis senayan. ‘’Pengerjaan lapangan tenis, bisbol, lapangan sepak bola A/B/C, panahan, lapangan hoki akan sesuai dengan target. Pembangunan lapangan tenis juga akan tetap berjalan,’’ kata Winarto. Satuan Tugas Infrastruktur Asian Games 2018 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mencatat pengerjaan fisik renovasi Stadion Utama GBK pada 17 November 2016 mencapai 4,32 persen dari rencana 4,57 persen. Satuan tugas itu menyebut pengerjaan fisik penataan Kompleks GBK yaitu perbaikan sarana dan prasarana luar bangunan akan dimulai pada 2017. Penataan itu akan meliputi perbaikan gerbang, loket, pedestrian, parkir, pagar, tempat duduk, dan toilet. (ant)

David dan Christo Langsung Tersingkir

Jakarta (Bali Post) Dua petenis Indonesia David Agung Susanto dan Christopher Rungkat langsung tersingkir pada pertandingan putaran pertama turnamen Indonesia Men’s Future 4 yang berlangsung di Jakarta, Selasa (29/11) kemarin. David tersingkir setelah kalah dari petenis Thailand Kittiphong Wachiramanowong dalam dua set langsung 2-6, 2-6. Sedangkan Christo yang menempati unggulan dua harus mundur dari turnamen bertajuk Combiphar Tennis Open 2016 itu karena cedera bahu kanan. ‘’Karakter permukaan lapangan yang mendukung bola-bola cepat lebih menguntungkan lawan,’’ kata David. David mengaku kesulitan untuk mengantisipasi bolabola Kittiphong yang cepat dalam pertandingan selama satu jam 20 menit itu. Sementara Christo terpaksa mundur sebelum bertand-

ing menghadapi petenis Vietnam Thien Nguyen Hoang. ‘’Ini adalah cedera lama saya di rotator bahu kanan. Cedera ini kambuh lagi setel,’’ ujar Christo setelah sesi latihan di area pertandingan. Posisi Christo akan digantikan petenis lucky loser sesuai aturan kejuaraan Federasi Tenis Internasional (ITF). Wasit utama dalam turnamen tingkat ITF ProCircuit itu Puneet Gupta mengatakan petenis yang berhak mendaftar sebagai lucky loser adalah petenis yang telah kalah pada babak kualifikasi. Meskipun kehilangan dua petenisnya pada nomor tunggal turnamen berhadiah total 10 ribu dolar AS itu, Indonesia masih punya satu wakil yaitu Anthony Susanto. Anthony akan menghadapi petenis Belgia Julien Cagnina pada pertandingan yang akan berlangsung pada Rabu (30/11) ini. (ant)


Rabu Wage, 30 November 2016

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Dicari Staff wanita untuk Kantor Hub.0811394604

A.BP.153.11.16.0001850

Dcr Sales Toko Kulit lancar Bhs Inggris,Hub.087 860 860473

A.BP.001.11.16.0001843

Dicari Pengasuh Anak Hub:081999975122

***A.BVC Kerja Diluar Negri Resmi utk Semua Usia,Resto Hotel Kebun081337903069,085953774417

Dcr Manager Markting Fast Boat Krm CV ke Lembongan Sugriwa Express Jl.By Pass Ngr Rai No.550 Bet Ngandang Sanur, Tlp:0361 281078,Email:lembonga nsugriwaexpress@yahoo.com

Dcr Stff Ita Rest Sous CHF.CDP 1stCK,2ndCK,Pzza Maker Steward, Exp.Italian Rst,082237492115

Dcr Kryawan utk Bag Store B.BP.166.11.16.0000933 Manager,Supervisor,Staff Kasir, **Need FrontOffice Staff & Sales A.BP.004.11.16.0001814 Staff Gudang,Pramuniaga,KrmLam Taman Rosani Hotel Call7439411 Dicari Sopir Pribadi Kejl Kampus Unud No81 Jimbaran E:tamanrosanihotel@gmail.com A.BP.176.11.16.0001761 B.BP.166.11.16.0000934 Umur 25-35Th Hub.082146808888 E:manhrd.nirmalasupermarket@gm Dcr PRT Tidur Dalam Utamakan Bth Cpt Pegawai Gdg SMA/Sdrjt A.BP.001.11.16.0001852 ail.com Telp.081915623557 KTP Bali H.0361-723777 Mi.20Th Kuat Angkat2 Jl.Cargo Dicari karyawati Toko A.BP.001.11.16.0001831 A.BP.001.11.16.0001797 Indah I/8 Dps Pnglmn Tdk Utama !!!Urgent!Butuh 10 Terapis Spa Dcr PRT Tinggal dalam u/Daerah Hub:081999975122 A.BP.001.11.16.0001792 Batubulan.Bu Jero:081338015722 A.BP.004.11.16.0001813 Wanita di Canggu,Gj .Menarik Bth DesignGrafis&Krywti Bs Com A.BP.153.11.16.0001849 Vacancy:Waiter/Waitress, + Bonus + Lembur + THR Gaji Tinggi Hub.082266036588 Dcr Satpam & Supir untuk Spa 7 Accounting Manager,Bar Manager Telp.9002588; 081239621123 A.BP.001.11.16.0001760 di Nusa Dua Hub:08174770022 A.BP.001.11.16.0001449 Bartenders,Barback,Sound&Light Cr PRT Wanita,Jujur,Tgl Dalam B.BP.101.11.16.0000924 “Bth Tkg Masak Nasi Grg/Mie Engineer,Housekeeping.Send Your H.085238127777 Dcr Sgr Marketing u/Villa&Art Area Kuta 081231000899" A.BP.004.11.16.0001815 shop 087861358071/082144027008 CV to:sia.mac.pedari@gmail.com B.BP.004.11.16.0000905 Dcr Karyawan/Ti U.R.Makan B.BP.154.11.16.0000925 or Mac 081916421224 (Dcr:Waiter, Waitress. Hub:Jl.Ry Jl.P.Tarakan No.34, 262409 Dcr Staf Acc&Sopir Bhs Inggris A.BP.001.11.16.0001834 Kuta Blok D104.087882255690) 081805314333 Merrys Tour T:0361-237821 *****Dicari: Office,Security A.BP.001.11.16.0001833 A.BP.001.11.16.0001750 A.BP.001.11.16.0001779 Pool Garden Staff,Umur Max35Th Dcr Apoteker u/Apt Beta Farma Dcr Kasir,Staf Dapur,Waiter/SS Dcri Kary Toko Usia Max.28th Pengalaman min 2Th,HK(Wanita) Hub.413481/081916368328 u/Resto di Renon 085738186501 Gj dll diatas 2Jt,081239561185 Fresh Graduated.Kirim Lamaran A.BP.001.11.16.0001735 A.BP.001.11.16.0001841 A.BP.001.11.16.0001799 ke Kembali Villas Jl.Sari Dewi Dcr IT,Sales Gj+Kms+Bns+BPJS Dcr sopir&karyawan Laundry Jl. Dicari PRT Tinggal Dalam, Gaji No.14D Ph.081238508695 Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps Kerobokan 78X T.081933110424 Memuaskan 081916616661 A.BP.001.11.16.0001854

A.BP.001.11.16.0001844

B.BP.804.11.16.0000434

A.BP.001.11.16.0001808

Dcr u/Optik D3 KTP Bali Hub:08123928624/085100492291

A.BP.001.11.16.0001728

Dcr: Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl,Jl.Pantai Kuta 40,Kuta

A.BP.001.11.16.0001688

Dicari SPG u/Counter di Careffour 2-10pm.Engls Bgs n lancar coki@bali-treasures.com Hp.081 145 2173

B.BP.004.11.16.0000784

Dicari Sales Hotel & Sopir SIM A min SMA Umur Maks 35th Krm Lam PT.Gunung Slamat 410188

B.BP.001.11.16.0000804

Dicari Waiter/Waitress untuk Rumah Makan (08123850777) A.BP.001.11.16.0001809

Looking for Admin,Good English Social Media and Team Work (Based Accounting)Send to: acc@umaandleopold.com

A.BP.001.11.16.0001801

A.BP.001.11.16.0001599

Holycow Steakhouse Dcr Server, Host,Kasir,Pglmn/Tdk.Bwa CV Lgsg ke Kuta,Jl.Dewi Sri & Renon, pertokoan Bajra Sandhi/Via Email ke:hrd.h.bali@gmail.com

A.BP.001.11.16.0001773

Dicari Wanita Pembantu RT Tinggal dalam untuk Rumah Imam Bonjol Dps,Gaji 1.5 SMS : 0816571027

B.BP.004.11.16.0000930

Gardener/Maintenance for Villa Legian Kaja.Speak Good English 6 Working Days. 7am-3pm.Max45 yrs Salary Start 2Million Contact Liana 081237605389

B.BP.004.11.16.0000928

Htl&Rest Need Waiter/Bartender Direct Intw to The Yulia Inns Jl.Pantai Kuta No.43 T.751893

A.BP.001.11.16.0001835

Need Data Entry Staff(Admin) Computer Skills Good English Send CV to putu@alliedrec.com. au Call 081236669751

B.BP.004.11.16.0000929

Dcr sgr Tnga kasir, Cleaning Services, Kolektor (pnempatan Wil. Badung) penddkn SMU/SMK, blm menikah, Pria/Wanita, umur maks. 27 thn. Lam ke Kop. Krama Bali, Jl. Kepundung No. 61 A Dps atau email:kkb_jobvacancy@yahoo.com

G.01

Htl,Spa Mncari Staf HK,GRO,Opr tele Service.Krm:Jl.DewiSri 99Z

A.BP.001.11.16.0001762

Kopi Made Bth Kry Cew/Cow Max. 25Th CP.081916226639 AN Rati

A.BP.001.11.16.0001737

Marketing Simpanan Koperasi S1 Wanita Pengalaman Bank GP 4Jt Komisi 3% 243337/ 081239011111

A.BP.001.11.16.0001847

PT.IstidataIndopacificbth CSO (W),pglmn 1th,min.SMK,lokasi Dps.Kirim CV ke:hrd@i2s.co.id

B.BP.031.11.16.0000923

SPG for Jewelry Shop.Kuta:0811 3866371;Sanur/Ubud:08113866372

B.BP.804.11.16.0000195

Ymh Bisma Dicr:9 Mekanik (2Th) Hub.T.Umar 142 Dps A.BP.001.11.16.0001751

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post JEEP

Range Rover Evoque’12 lux Dynamic pth Hub.08123872602 A.BP.001.11.16.0001837 TOYOTA

Avanza G’11Silver Samsat Baru Mulus Hrg.121Jt T.081353156600 A.BP.001.11.16.0001853

Over Kredit Avanza 2014 Hitam Hub.081213672655,BU Segera A.BP.001.11.16.0001789

Toyota Innova’10 Djl, Htm Met. Bensin Mulus 163Nego AsBali Hub:081933093236/0811397996 A.BP.001.11.16.0001731

HARLEY DAVIDSON

Harley Davidson XG 500 Street 2015 merah Low KM,081236122323 A.BP.001.11.16.0001840

B.BP.004.11.16.0000932

B.BP.164.11.16.0000922

Rmh 255jt,Candidasa,Karangasem Angs.2jt 36/60SF,081337388558, 081338282678

DIJUAL RUMAH Djl Rmh Jl.Gunung Patas Gg VIII No.5 Kerobokan LT86m2 Full Bangunan H650Jt Nego Pemilik Langsung 087893503355

A.BP.001.11.16.0001657

Rmh Lok.Jl.ImamBonjol Dps-Bali LT.293m2,3KT,3KM,RT,R.Mkn,Grs, Dpr,H.2,250M Ng 081338150125

A.BP.001.11.16.0001653

A.BP.001.11.16.0001832

Dijual Rumah lokasi dkt Sprinchill Jimbaran LT 3,35a re lantai 2 full furniture, S.pool,ke Pantai 1,5KM,ke Rock Bar 1KM Hub.085100724312

A.BP.001.11.16.0001839

BU Jual Rm-Jimbaran&Taman Giri 08123819904/08123903098

DIJUAL MOTOR

Djl Rmh Tipe 50m/Tnh 100m.Lok b.r.Pangkung Ds.Padak Gde. H:081236522166/081999713664

DICARI MOBIL Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349

B.BP.004.11.16.0000927

Djl Rmh 2Lt 2A Jl.P.Belitung I dkt T.Umar 1,7M Ng087861693179

A.BP.001.11.16.0001828

DISEWAKAN RUMAH Dikont.Rmh 2Kmr Rtm Grs Tk.Pancoran IVB2 Panjer,081337267642

A.BP.001.11.16.0001747

Djl Perum Bukit Hijau Jimbaran Dkont.2Th Rmh Lux 2KT/2KM 25Jt L132m2,LB100m2 Tlp(0361) 466840 /Th,Malboro XX/1,081999715914 A.BP.001.11.16.0001742 081934310335,085100919612 A.BP.001.11.16.0001824 DIJUAL RUKO Rmh 4Are/320m2 7KM Pool 7,2M Dijual Ruko Baru Lt3 Jl.Gurita Tk.Bdung XIC Rnon 081311301953 Sesetan Dps 4x12M 081337745888 A.BP.001.11.16.0001793

A.BP.001.11.16.0001829

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070

A.BP.001.11.16.0001686

DIJUAL GUDANG Dijual Gudang LT 2,5are lokasi Tkd Yeh Aya Renon,085100724312

A.BP.001.11.16.0001836

DIJUAL TANAH Murah Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5mPav Ng,081337332121

Djl Tnh 5A dekat ByPas 290jt/A cck vila di Pering 08123923726

A.BP.001.11.16.0001838

Kav 1Are Sempidi Sblh Puspem, Sading,T.Pancing 081237200981

RUPA-RUPA Rmh Bocor Dak Dinding Atap Dll H.Sefri 085100774702 Grnsi

Jasa pemborong bangunan,bangun baru/renovasi/psg granit, dll tukang siap kerja,081916537008

Ahli Atasi Rumah Bocor Grnsi + Renov&Bgn Rmh.Ady:085101884685

Tutup Toko Djl(Obral) Pakaian Jadi,Hanger,Patung,Rak.Hub. 087861398866/08123828293

A.BP.001.11.16.0001777

A.BP.001.11.16.0001819

Kav Jln Utm Ty.Tutul,Babakan, T.Bayuh Canggu 081237200981

A.BP.153.11.16.0001851

Atasi Rmh Bcr,Tlang,Dak,Dnding Atp&Renov Rmh Opi.085103093823

A.BP.001.11.16.0001820

Kav 1A Jl.Ry.Juwet Sari Pemogan 081999843755 / 08124622492

A.BP.001.11.16.0001830

Tnh Lok.Kota Bondowoso Ls.1Ha+ Tnh Murah 6Are,Sedap Malam,Dpt 400m2+PhnJati H.300Jt Ls6590m2 B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 +Phn Tebu H.200Jt Ls.9300m2 A.BP.001.11.16.0001708 2Jln,500Jt/A Net,085102477255 A.BP.001.11.16.0001684 A.BP.001.11.16.0001816 Side River 20Jt/Are Hub:Tanpa Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih Cr Investor Dana utk Koperasi Pandawa 56 Are Akomodasiwisata Perantara 081338632999 PondokCitra Pmogan 08123871809 Pinggir Golf&View Pantai,dekat A.BP.001.11.16.0001736 Hasil 18%/Th Aman 081239011111 A.BP.001.09.16.0001743 A.BP.001.11.16.0001846 Pantai 08123 7717999 1,36A kampung Global Jl By Pas DISEWAKAN TEMPAT B.BP.004.11.16.0000931 Djl Brg2 MiniMarket Tutup Dis. Tanah Lot 360Jt/A 08123828954 Tnh Bangli Baturiti Tbn 30Are Disewakan Pujasera/Stand 50% Jl.Trengguli,Dps0811398469 A.BP.001.11.16.0000983 T.081934310335/081338791301 Makanan Byr Pr Bln 1.550.000 A.BP.001.11.16.0001796 Djl T.4A Lok Stegis dkt P.Msk A.BP.001.11.16.0001827 Jln Gelogor Carik No.135 SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th GWK Sbl Utr cck u/Vila&Rmh dkt Tnh Ds.Batunya Baturiti Tbn Tlp.0821 4554 8444 NPWP PasportHP.081.338.344.155 Unud&Poltek H.08113961616 TP T.081934310335/081337283254 A.BP.001.11.16.0001818

A.BP.001.11.16.0001842

A.BP.001.11.16.0001826

B.BP.004.11.16.0000926

A.BP.001.11.16.0000834

A.BP.001.11.16.0001848

A.BP.001.11.16.0001794

KEHILANGAN Hlg Sertifikat Tanah Letak di Br.DatenganTumbakBayuh,Mengwi LT.150m2,A/N AA.Ayu Trisnawati Hub.085738851095 (ada imbalan) A.BP.001.11.16.0001810

Tlh Hilang BPKB Toyota Th 2013 No.K06772718 AN Ketut Sudiarsa A.BP.001.11.16.0001804

PENGOBATAN Karmel Konseling Kristen Mslh Keluarga,Krir dll 081339077799 A.BP.001.11.16.0001754

BENGKEL LAS

SALON

SERVICE

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

FOTOCOPY

ARSITEKTUR

SERVICE

SERVICE

RUPA-RUPA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

SERVICE

GROSIR &RETAIL

TELEPHONE/PABX CCTV ALAT-ALAT KANTOR ALAT-ALAT PERBANKAN

SERVICE

DIJUAL MOBIL

GELORA PERKASA SWALAYAN TELEPHONE & CCTV

Jalan Mahendradata No. 100 C-D Denpasar (depan hotel QUEST) Telp. 0361 239777 (hunting) - Fax. 0361 8466267 C.0000941-ELK

ALUMINIUM SERVICE SERVICE

DIJUAL MOBIL

SERVICE

DIJUAL MOBIL

ALUMINIUM


EKONOMI

18

Rabu Wage, 30 November 2016

Dihitung Secara Organik

Target Kunjungan Wisman 20 Juta Tak Realistis Mangupura (Bali Post) Target kunjungan wisman 20 juta tahun 2019 tidak realistis. Faktor yang menentukan banyaknya kunjungan wisatawan yaitu air, listrik, infrastruktur, namun semua komponen tersebut tidak akan terwujud karena Indonesia tidak mempunyai uang. Pengamat ekonomi Faisal Basri mengatakan hal itu, belum lama ini. Presiden Joko Widodo

Bali Post/ant

Pemerintah akan Sederhanakan Perizinan Properti Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kembali komitmen pemerintah melakukan deregulasi perizinan dan penyederhanaan birokrasi di sektor properti. Presiden menyampaikan hal itu pada pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) di Jakarta, Selasa (29/11) kemarin. Sudah banyak sekali, kata Jokowi, prosedur perizinan yang dipangkas meski masih banyak hal yang harus dibenahi. ‘’Sudah dilakukan deregulasi perizinan dan penyederhanaan birokrasi di sektor properti. Sudah kita potong-potong, memang masih ada yang perlu diperbaiki lagi,’’ katanya. ‘’Dulu 33 izin, sekarang hanya 11 izin. Dulu sampai 900 hari, sekarang hanya 40 hari kurang lebih. Tetapi dalam pelaksanaannya kalau masih ada masalah silakan disampaikan kepada kita,’’ kata Presiden. Deregulasi dan penyederhanaan birokrasi sektor properti, menurutnya, merupakan bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi ke-13. Presiden juga menjelaskan inti dari Paket Kebijakan Ekonomi ke-13 ialah mempercepat penyediaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan harga terjangkau. Paket kebijakan tersebut sekaligus mengurangi regulasi dan biaya bagi pengembang dalam membangun rumah. ‘’Sekali lagi rumah MBR, bukan yang lain. Nanti yang dikebut yang lain, yang MBR ditinggalkan. Jangan sampai salah di lapangan yang banyak dibangun malah rumah orang yang sering hanya dipakai untuk investasi, sudah punya dua atau tiga rumah sebelumnya,’’ ujarnya. Politik Menghangat Presiden Joko Widodo sempat mengungkapkan belakangan yang seringkali ditanyakan kepadanya pelaku usaha bukanlah permasalahan ekonomi, namun soal kondisi politik yang menghangat. Meski demikian, Presiden memastikan, kondisi politik semacam itu merupakan hal yang biasa menjelang pilkada. ‘’Bukan apa-apa, saya kira wajar dan ini setiap saat menjelang atau dalam kurun kampanye pilkada ya… selalu seperti ini. Bukan hanya saat ini saja, tetapi memang sekarang ini agak istimewa, terutama pilgub di Jakarta. Meskipun sebetulnya pemilihan gubernur dan bupati/wali kota itu ada di 101 provinsi, kabupaten dan kota,’’ katanya. ‘’Gosip dan rumor sekarang ini juga banyak di media sosial. Tetapi jangan langsung dipercaya, banyak rumor yang tidak benarnya,’’ ucapnya. Ia berharap agar seluruh elemen masyarakat tidak hanyut dalam kondisi tersebut dan fokus bekerja dan menjalankan aktivitas masingmasing. (ant)

Pemerintah ingin menggenjot infrastruktur, membangun jalan tol, pelabuhan pasti menggunakan uang. Sedangkan pendapatan datangnya dari pajak yang kondisinya tidak bagus. Tahun 2015, pajak dinaikkan 30 persen tetapi realisasinya hanya 8 persen. Tahun 2016 dinaikkan menjadi 24 persen akhirnya tidak tercapai, dan melakukan tax amnesty. Setelah tax amnesty, JanuariSeptember, penerimaan pajak yang seharusnya 75 persen, tetapi baru 56 persen. Dari TA tersebut,

hanya Rp 146 triliun dana yang masuk ke Indonesia, 3,6 persen dari harta yang dideklarasikan. Sedangkan penaltinya (uang tebusan) baru Rp 94,9 triliun. Dengan gambaran seperti itu tidak diragukan lagi cara termudah bagi Indonesia menggalang pertumbuhan berkelanjutan adalah menggenjot pariwisata dan maritim. ‘’Itu harus menjadi titik berat yang paling gampang dan cepat. Multiplier effect-nya juga bagus, untuk membuat pertumbuhan Indonesia tidak jelek-jelek

amat,’’ ujarnya. Sektor pariwisata merupakan sektor prospektif, potensial, room for maneuver masih besar, tetapi diharapkan pemerintah lebih realistis, karena pariwisata akan menjadi ujung tombak ekonomi tetapi tidak sebesar yang ditargetkan. Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. I Gde Pitana, M.Sc., Deputi Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata RI, mengatakan memang target itu tidak realistis jika dilihat dari pertumbuhan or-

ber daya memadai dan kebijakan yang memadai,’’ jelasnya. Tahun 2015, Thailand bisa mendapatkan kunjungan 29 juta dan Malaysia 24 juta. ‘’Masak kita tidak bisa dapat 20 juta?’’ selorohnya. Strategi yang ditawarkan adalah menggencarkan promosi dan go digital. ‘’Kita akan berjuang supaya Indonesia maju sekali dalam tourism digital ekosistem dan kita punya potensi,’’ tegasnya. Melihat kondisi pariwisata saat ini, katanya, memang ramai namun industri pariwisata tidak merasakan profit berarti, maka yang harus dilakukan adalah meningkatkan tingkat hunian hotel, sehingga profit industri pun dapat meningkat. (kmb42)

BCA Gebyar UKM Indonesia 2016

Angkat UKM Lokal Jadi Usaha Kreatif Mandiri

Denpasar (Bali Post) Ratusan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tampak serius mengikuti Seminar ‘’Kiat Sukses Usaha Kecil Menengah’’ di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar, Selasa (29/11) kemarin. Namun, materi yang dibawakan Executive Vice President ICSB Indonesia Dr. Jacky Mussry hanya satu dari sekian materi seminar lainnya. Masih ada materi lain seperti ‘’Pengelolaan Finansial untuk UKM’’ dari Bank BCA, ‘’Tips & Trik Menang bersama E-Commerce’’ dari Lazada, ‘’Jaminan Sosial untuk Wirausahawan’’ dari BPJS Kesehatan, ‘’Solusi UKM’’ dari Telkomsel, serta ‘’Ketenagakerjaan di sektor UKM’’ dari BPJS Ketenagakerjaan. Director of Empowerment International Council for Small Business (ICSB) Indonesia Edo Rinaldo mengatakan, seminar tersebut merupakan salah satu bagian acara BCA Gebyar UKM

Indonesia 2016 ‘’Membangun Kewirausahaan Lokal’’. Selain seminar, juga diisi kurasi dan pameran produk UKM WOW! dan penghargaan ICSB Indonesia Presidential Awards. ‘’BCA Gebyar UKM Indonesia 2016 ini adalah rangkaian acara di 18 kota di Indonesia dan Denpasar kota yang terakhir. Intinya, di acara ini kita ingin mengangkat UKM-UKM lokal untuk lebih bangkit lagi menjadi usaha kreatif mandiri, bukan hanya usaha kecil menengah saja,’’ ujarnya. Edo menambahkan, para pelaku UKM yang hadir juga diberi materi khusus mengenai pemasaran dan model bisnis dari ICSB Akademi. ICSB sendiri adalah organisasi dunia yang baru berdiri di Indonesia 2015 lalu serta disuport Kementerian Koperasi dan UKM RI. Dikatakan, setelah bisa memproduksi produk bagus, pemasaran memang menjadi aspek penting yang diperlukan UKM. Selain

Bali Post/ist

PENGHARGAAN - BCA Gebyar UKM Indonesia 2016 juga diisi dengan pemberian penghargaan ICSB Indonesia Presidential Awards bagi instansi pemerintah atau perusahaan yang mendukung dan berkontribusi nyata terhadap kemajuan UKM di daerahnya. itu, produk yang bagus saja juga tidak cukup tanpa model bisnis yang bagus pula. ‘’Produk yang bagus tidak cukup zaman sekarang ini, karena produk yang bagus nanti gampang ditiru, dan sebagainya. Sekarang trennya adalah model bisnis ini paling penting dikuatkan, jadi tinggal UKM punya knowledge

Tidak Boleh Terjadi Korupsi Lagi

Jakarta (Bali Post) Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan, tidak boleh terjadi korupsi lagi di Kementerian Keuangan, terutama di Direktorat Jenderal Pajak. Pajak menopang sangat besar porsi APBN saban tahun. Karena itu, ia menyatakan akan memperkuat pengawasan dan melakukan evaluasi terhadap seluruh pegawai sehingga kejadian pegawai yang tertangkap tangan KPK tidak terulang kembali.

‘’Kami perkuat dengan direktur kepatuhan internal, intelijen, dan semua unsur yang lain untuk melaksanakan evaluasi di unitnya masing-masing,’’ ujar Mulyani, di Jakarta, Senin (28/11). Ia sangat kecewa terhadap tindakan aparatur pajak yang ditangkap tangan KPK, Senin (21/11) lalu, terutama saat Direktorat Jenderal Pajak dalam proses membangun kembali kepercayaan wajib pajak melalui program pengampunan pajak. (ant)

Bisnis Travel Masih Prospektif

Jakarta (Bali Post) Meski perekonomian dunia belum pulih, pada tahun 2017 bisnis travel di Indonesia akan tetap tumbuh. Pasalnya tahun depan tidak ada isu berarti yang mengganggu bisnis pariwisata. ‘’Kami optimis tahun 2017 akan terjadi pertumbuhan pariwisata, walapun perekonomian dunia belum pulih, karena saya melihat tidak ada isu berberarti yang mengganngu bisnis wisata, dan negara lain juga aman,’’ kata Presiden & CEO Smailing Tour Anthony Akili di Jakarta, Selasa (29/11) kemarin. Berbicara usai Celebrating 40 Tahun Smailing Tour, Anthony mengatakan, untuk

ganik. ‘’Itu memang tidak realistis karena dunia itu tumbuhnya 4,1 persen, ASEAN tumbuhnya 5,1 persen, kita menargetkan tumbuh 20 persen. Jadi dari pertumbuhan organik yang natural itu, tidak bisa, tidak logis,’’ ungkapnya. Namun, target 20 juta itu bukan tidak mungkin dicapai jika Indonesia melakukan quantum life dalam dunia pariwisata. Quantum life, artinya Indonesia harus berani meloncat. Keluar dari out of the book untuk mendapatkan angka 20 juta tahun 2019. ‘’Angka tersebut merupakan target yang luar biasa sehingga jika menginginkan hasil yang luar biasa. Hal itu hanya bisa dicapai dengan cara yang tidak biasa, jadi saya optimis kalau kita didukung sum-

Smailing Tour bahkan menargetkan pertumbuhan tahun 2017 sebesar 10-12 persen. Target ini optimis bisa dicapai, pasalnya melihat bisnis pariwisata tahun 2016 hingga November terjadi pertumbuhan hingga 9,5 persen. Sedangkan pertumbuhan industri hanya 3-4 persen. Sehingga diperkirakan hingga akhir tahun diperkirakan pertumbuhan bisnis akan mencapai 10 persen. ‘’Untuk bisnis tahun 2016 terutama di sektor pariwisata sangat berat untuk mendapatkan devisa karena banyak industri yang mengalami kesulitan karena dunia sedang bergejolak. Namun Smailing Tour masih mengalami per-

tumbuhan di atas pertumbuhan industri pariwisata,’’ tegasnya. Menurutnya, salah satu strategi Smailing Tour yang akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang, akan membidik wisatawan mancanegara (wisman) yang ditawarkan ke 10 destinasi utama pemerintah seperti Danau Toba, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, BromoTengger-Semeru, Mandalika, Wakatobi, Labuan Bajo dan Pulau Morotai. ‘’Misalnya wisatawan dari Eropa kita bidik dengan penerbangan Etihad yang kemudian diteruskan ke destinasi unggulan

pemerintah,’’ tegasnya. Ketika ditanya tentang wisatawan dari Cina, Anthony mengungkapkan, khusus dari Cina, market-nya sangat luas dan ada beberapa kriteria. Ada yang grup-grup yang maunya murah meriah yang harus ditangani secara khusus serta ada juga wisman secara individu atau keluarga, yang penanganannya simpel. (010)

tentang itu,’’ jelasnya. Terkait kurasi dan pameran produk UKM, lanjut Edo, diikuti 11 UKM terpilih dari sekitar 30 UKM yang memasukkan aplikasi di website gebyarUKM. com. Kurasi UKM oleh Galeri Indonesia WOW! dipimpin perwakilan Kementerian Koperasi dan UKM. Sementara itu, peng-

hargaan ICSB Indonesia Presidential Awards diberikan kepada instansi atau perusahaan yang mendukung dan berkontribusi nyata terhadap kemajuan UKM di daerahnya. ‘’Penghargaan ini memotivasi bagi instansi atau perusahaan yang lain-lain juga untuk lebih support kepada UKM,’’ pungkasnya. (kmb32)

Lima Menteri Teken MoU

Pendidikan Kejuruan Dikembangkan

Jakarta (Bali Post) Lima menteri menandatangani nota kesepahaman tentang Pengembangan Pendidikan Kejuruan Berbasis Kompetensi yang sesuai dan terkait industri sebagai wujud komitmen pemerintah membangun kompetensi SDM yang sesuai dunia kerja. ‘’Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu dibangun komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya kementerian terkait untuk mendorong dan memfasilitasi terwujudnya padu-padan pendidikan dengan industri,’’ ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto lewat keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (29/11) kemarin. Kelima menteri tersebut yakni Airlangga Hartarto, Menteri Pendidikan

dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri, serta Menteri BUMN Rini Soemarno. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani juga hadir. Penandatanganan nota kesepahaman itu, kata Airlangga, adalah tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9/2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing SDM Indonesia. Apalagi, menurut Airlangga, dalam menghadapi era industri 4.0 yang melibatkan unsur digital dalam se-

tiap rantai nilai proses manufakturnya, para pekerja dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. ‘’Kerja sama dan dukungan dari industri juga menjadi faktor penting terselenggaranya pendidikan kejuruan dan vokasi yang mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja,’’ tuturnya. Karena itu, lanjut Airlangga, industri diharapkan perannya memberikan masukan terhadap kurikulum pendidikan sesuai perkembangan teknologi serta menyediakan fasilitas praktik dan pemagangan bagi siswa/mahasiswa dan guru/dosen. Sehingga baik peserta didik maupun tenaga pendidik dapat mengikuti perkembangan teknologi industri terkini. (ant)


19

Rabu Wage, 30 November 2016

Penjaga Gawang Dari Hal. 1

Kecelakaan menimpa pesawat yang ditumpangi Chapecoense di Kolombia pada Senin (28/11) malam waktu setempat. Sebanyak 76 orang dari total 81 orang yang ada di dalam pesawat tewas akibat peristiwa tersebut. Chapecoense sendiri barangkat ke Kolombia untuk menghadapi Atletico Nacional di kota Medellin, dalam laga leg pertama Piala Sudamericana (setara dengan kompetisi Liga Eropa) yang seharusnya digelar Rabu (30/11) ini. Dilansir dari Reuters, media Brazil menyatakan ada tiga pemain yang selamat dari bencana tersebut. Saluran Brazilian TV Globonews dan SporTV Bali Post/ant

DIJAMU PRESIDEN - Presiden Joko Widodo (kiri) menjamu Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/11) kemarin. Pertemuan tersebut di antaranya membahas RUU Pemilu, perkuatan sistem pemerintahan presidensial dan masalah komunikasi politik dengan partai pendukung yang akan diintensifkan.

LIPI Ingatkan akan Bahaya Kertas Nasi PENELITI Pusat Penelitian Biomaterial Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lisman Suryanagara mengingatkan masyarakat akan bahaya kertas nasi dan kertas daur ulang bagi kesehatan manusia. ‘’Jadi kertas nasi untuk membungkus makanan seperti untuk nasi goreng, nasi bungkus, atau martabak yang berwarna cokelat itu memiliki dampak buruk bagi kesehatan, misalnya mengurangi vitalitas bagi laki-laki,’’ kata Lisman Suryanaga dalam acara Roadshow Food Safety Packaging di Bandung, Selasa (29/11) kemarin. Ia menuturkan, tempat penyimpanan makanan terus mengalami perubahan dari masa ke masa seiring berjalannya waktu. Menurutnya, pemanfaatan bahan yang digunakan sebagai kemasan makan yang umum digunakan dari masa ke masa antara lain keramik, kaca, plastik, aluminium foil, hingga yang berbahan dasar kertas. Berbicara tentang kemasan pangan berbahan dasar kertas yang paling lazim digunakan di Indonesia, katanya, ternyata masih banyak yang belum layak untuk dijadikan sebagai kemasan pangan primer. ‘’Contohnya masih banyak ditemukan penggunaan kertas koran, kertas

bekas cetakan, atau kertas daur ulang sebagai kemasan nasi kotak, nasi bungkus, gorengan, dan kotak martabak,’’ katanya. Berdasarkan riset yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), jumlah bakteri yang terkandung dalam kertas pangan yang terbuat dari kertas daur ulang sekitar 1,5 juta koloni per gram, sedangkan rata-rata kertas nasi yang umum digunakan beratnya 70-100 gram, itu artinya ada sebanyak 105 juta-150 juta bakteri yang terdapat di kertas tersebut. ‘’Kandungan mikro-organisme di kertas daur ulang memiliki nilai tertinggi dibandingkan jenis kertas lainnya, ini melebihi batas yang ditentukan,’’ katanya. Ia mengatakan, zat-zat kimia tersebut berdampak negatif terhadap tubuh manusia dan dapat memicu berbagai penyakit seperti kanker, kerusakan hati dan kelenjar getah bening, mengganggu sistem endokrin, gangguan reproduksi, meningkatkan risiko asma, dan mutasi gen. Menurutnya, kemasan makanan berbahan dasar kertas nondaur ulang bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan penggunaan kemasan daur ulang dan styrofoam dan kemasan kertas nondaur ulang baik untuk konsumen, makanan dan lingkungan. (ant)

Ditolak Hakim

Dari Hal. 1

Sementara itu pada sidang lainnya, majelis hakim menolak keberatan yang diajukan mantan Ketua DPD Irman Gusman dan tim kuasa hukumnya dalam perkara suap terkait alokasi pembelian gula impor. ‘’Mengadili, menolak eksepsi keberatan tim penasihat hukum Irman Gusman untuk seluruhnya,’’ kata ketua majelis hakim Nawawi Pomolango dalam sidang pembacaan putusan sela di Pengadilan Tindak Pidana

Korupsi Pidana Korupsi Jakarta, Selasa kemarin. Selain itu, majelis hakim menyatakan bahwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berwenang untuk memeriksa, mengadili dan memutus perkara terdakwa atas nama Irman Gusman. ‘’Memutuskan surat dakwaan sebagai dasar pemeriksaan dan mengadili tindak pidana korupsi atas nama Irman Gusman, memerintahkan jaksa penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan

perkara atas nama Irman Gusman,’’ kata Nawawi. Dalam perkara ini, Irman didakwa menerima Rp 100 juta dari Xaveriandy Sutanto dan Memi karena telah mengupayakan CV Semesta Berjaya milik Xaveriandy dan Memi mendapat alokasi pembelian gula yang diimpor oleh Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk disalurkan di Provinsi Sumatera Barat dengan memanfaatkan pengaruhnya terhadap Direktur Utama Perum Bulog. (kmb/ant)

mengindentifikasi mereka adalah bek Alan Ruzchel, penjaga gawang Danilo dan kiper cadangan Jakson Follman. Selain membawa pesepak bola beserta ofisial Chapecoense, pesawat tersebut juga ditumpangi 21 orang pewarta yang ikut untuk meliput pertandingan. Chapecoense merupakan klub terbesar ke-21 di Brazil yang bisa mengumpulkan pundi-pundi sebesar 13,5 juta dolar AS pada tahun 2015, dikutip Reuters dari laporan kekayaan tahunan yang tercatat di bank Brazil Itau BBA. Federasi Sepak Bola Amerika Selatan pun menghentikan semua pertandingan dan kegiatan sepak bola menyusul kecelakaan itu. (ant)

Surat Dakwaan Dari Hal. 1

Dahlan pun akhirnya mengakui telah menerima surat dakwaan tersebut. ‘’Maksud saya berkas lainnya, yakni BAP yang belum saya terima,’’ kata Dahlan. Hakim Tahsin juga meminta agar jaksa memberikan BAP yang diminta Dahlan Iskan. Kendati demikian, Dahlan mengaku siap surat dakwaannya dibacakan kendati belum menunjuk penasihat hukum. ‘’Jika diizinkan oleh yang mulia, saya siap kalau dakwaannya dibacakan, karena saya menyadari jaksa sudah bekerja keras demi peradilan yang singkat dan cepat,’’ katanya. Tetapi permintaan Dahlan ditolak hakim, dan menunda persidangannya dalam waktu satu pekan mendatang. ‘’Karena setelah pembacaan dakwaan, anda dan penasihat hukum anda harus bersikap, jadi saya minta pada persidangan

berikutnya anda sudah harus didampingi penasihat hukum,’’ kata hakim Tahsin sambil mengetukkan palu sebagai tanda berahkirnya persidangan ini. Usai persidangan Dahlan mengaku segera menunjuk penasihat hukum. Namun, Dahlan belum bisa memastikan apakah penasihat hukum yang ditunjuknya adalah tim penasihat hukum yang menangani praperadilannya. ‘’Belum tentu mereka yang saya tunjuk, bisa saja pengacara yang lain,’’ terang Dahlan sembari meninggalkan area Pengadilan Tipikor. Selain Dahlan, Wisnu Wardhana (WW) juga menjalani persidangan. Berbeda dengan Dahlan, pembacaan surat dakwaan WW tetap berlanjut. Bahkan, majelis hakim yang diketuai M Tahsin tetap melakukan penahahan terhadap mantan Ketua Tim Pelepasan Aset PT PWU ini. (ant)

Pihak Berwajib Dari Hal. 1

KJRI Chicago juga telah mengimbau para WNI yang berada di kota Columbus, khususnya para mahasiswa, agar mengikuti arahan pihak berwajib dan pihak kampus melalui situs resmi Ohio State University. Sebelumnya, pada Senin 28 November 2016 pukul 09.55 pagi (waktu setempat), pihak Ohio State University mengeluarkan peringatan situasi darurat mengenai keberadaan penyerangan bersenjata di kampus. Pihak OSU juga telah melakukan penutupan beberapa gedung kampus dan membatalkan seluruh kegiatan akademik pada Senin.

Pihak berwajib telah melakukan penanganan situasi darurat. Media setempat di AS melaporkan bahwa penyerangan dilakukan dengan menggunakan senjata tajam. Berdasarkan informasi dari pihak berwajib, suara tembakan yang terdengar adalah berasal dari polisi ketika melakukan tindakan penanganan. Pihak berwajib juga telah menyatakan bahwa ancaman keamanan telah berhasil diatasi dan pelaku penyerangan telah tewas. Pihak media melaporkan bahwa terdapat delapan orang, yang telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. (ant)

Kurang Sosialisasi Dari Hal. 1

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Golkar A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra mengingatkan peran serta masyarakat setempat dalam kegiatan suatu proyek dilindungi oleh Undang-undang yaitu UU No.32/2014 Pasal 70 ayat 3. Dia mengaku titik pangkal dari polemik di masyarakat akibat sosialisasi yang kurang. ‘’Saya ngeri juga desa adat sudah turun tangan. Desa adat yang tadinya hanya bicara tentang upacara keagamaan, bicara budaya dan agama, sekarang sudah bicara pembangunan fisik reklamasi Teluk Benoa. Saya pribadi berpendapat, kalau ini baik untuk Bali, saya dukung. Tetapi kalau mengabaikan kelestarian pembangunan, saya bersama masyarakat bersama desa adat akan bersatu menolak reklamasi. Jadi harus dikaji secara menyeluruh rencana reklamasi atau

revitalisasi ini,’’ katanya. Anggota Komisi IV dari Fraksi Partai Keadilan sejahtera (PKS) Mahfudz Siddik menilai titik pangkal dari persoalan ini sebenarnya adalah Perpres No.51/2014 yang mengubah lahan konservasi Teluk Benoa menjadi lahan pemanfaatan. ‘’Menurut saya, harus diperiksa kembali dari hulu hingga ke hilirnya. Hulunya itu perpres. Kalau memang hulunya perpres, lalu bagaimana prosesnya di hilir ketika masih di bawah,’’ tanyanya. Oleh karena itu, dia mendesak agar proses perizinan dari reklamasi Teluk Benoa dievaluasi ulang, terutama mengenai dukungan sebenarnya di masyarakat. ‘’Pastikan dulu dukungan ulang di masyarakat sebenarnya. Meskipun tetap ujungnya ke hulu. Nah, di hulunya sendiri bagaimana, apakah posisi presiden saat ini tetap sama atau ada pikiran lain dengan presiden sebelumnya,’’ kata Mahfudz. (kmb32)

Aswatthaman Paksa Ghatotkacha Keluar dari Pertempuran

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Sembilan Puluh Sembilan)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

PERANG dharma itu membuat hujan-hujan senjata tak tertahankan. Serangan-serangan yang terjadi tidak ada bandingannya. Suaranya menyerupai gelegar halilintar yang jatuh secara terus-menerus kepadanya. Tampak pertarungan lain terjadi di langit, antara senjatasenjata seperti para ksatria yang mengerikan. Oh raja, ksatriaksatria dengan kekaguman melepaskan aneka senjata dengan percikan-percikan di sekelilingnya. Benturan antarsenjata itu muncul di mana-mana. Senjatasenjata hebat itu ditembakkan oleh banyak ksatria yang turun gelanggang. Kelihatannya indah seperti diterangi banyak kunang-kunang di petang hari. Putra Drona memenuhi semua titik di arah mata angin, dengan panah-panah menyelubungi Rakshasa Ghatotkacha itu sendiri. Serangan-serangan cepat Aswatthaman itu menyenangkan putra-putra paduka. Kemudian sebuah pertempuran dimulai sekali lagi antara putra Drona melawan rakshasa itu pada malamnya. Hal itu menyerupai pertarungan antara Sakra melawan Prahlada. Ke-

mudian Ghatotkacha dipenuhi kemarahan menyerang putra Drona itu pada bagian dada dengan 10 batang panah. Masing-masing menyerupai apiyuga. Dilukai oleh rakshasa itu, putra Drona yang perkasa mulai gemetaran pada pertempuran. Tampak seperti sebuah pohon tinggi digoyang angin. Setelah membantu dirinya sendiri dengan memegang tiang bendera, Aswatthaman lalu pingsan. Kemudian semua pasukan paduka, oh raja, mengeluarkan tangisan, ‘Sayang’. ‘Sungguh’. Oh baginda, semua pasukan-pasukan paduka saat itu menganggap putra Drona itu telah terbantai. Setelah melihat Aswatthaman menderita serangan-serangan ribuan panah. Orang-orang Panchala dan orang-orang Srinjaya pada pertempuran itu mengeluarkan raungan-raungan singa. Kemudian prajurit kereta perkasa penggusur musuh-musuh itu, Aswatthaman, mendapatkan kembali kesadarannya. Dengan sangat kuat ia menarik busurnya dengan tangan kirinya. Putra Drona itu merentangkan tali busurnya sampai mencapai

telinganya. Kemudian dengan cepat menembakkan sebuah panah dahsyat yang menyerupai cambuk Dewa Yama itu sendiri, bidikan itu ditujukan kepada Ghatotkacha. Panah-panah sangat baik dan sangat dahsyat itu dilengkapi sayap-sayap keemasan. Serangan panah tepat sasaran dan menembus dada rakshasa itu, lalu masuk ke dalam tanah, oh raja. Akibatnya Ghatotkhacha terluka parah. Prestasi membuat Ghatotkacha itu terluka di dada membuat putra Drona bangga dengan keberaniannya. Pangeran para rakshasa itu yang dilengkapi kekuatan besar, kemudian terduduk di teras keretanya. Setelah melihat putra Hidimva itu kehilangan kesadarannya, sais keretanya menjadi ketakutan. Dengan cepat kemudian membawa keluar dari medan pertempuran, menjauh dari kehadiran putra Drona itu. Setelah melukai pangeran Rakshasa Ghatotkacha. Putra Drona itu mengeluarkan sebuah raungan keras. Dipuja putraputra paduka sebagaimana seluruh pasukan paduka, oh Bharata,

tubuh Aswatthaman berkobar seperti matahari di siang hari. Mengenai Bhimasena sedang berjuang sangat sengit melawan Prabu Duryodhana, yang menyerang dengan banyak panah yang diasah. Bhimasena, oh Bharata, menyerang sebagai balasan menggunakan sembilan batang anak panah. Duryodhana kemudian men-counter dengan banyak panah yang diladeni Bhimasena dengan 20 batang anak panah. Mereka berdua saling menutupi satu dengan lainnya dengan panah-panah terbaiknya. Kedua ksatria utama itu kelihatan seperti matahari dan

bulan yang ditutupi awan-awan di langit. Kemudian Prabu Duryodhana, oh kepala keturunan Bharata, menyerang Bhima dengan lima batang anak panah bersayap. ‘’Tunggu! Tunggu!’’ Bhima lalu memotong busurnya sebagaimana juga tiang benderanya denganpanah-panah tajam. Bhima lalu dengan penuh semangat menyerang prabu keturunan Kuru itu sendiri dengan 90 batang anak panah lurus. Akibatnya, Duryodhana dipenuhi kemarahannya lalu mengambil sebuah busur lebih hebat. (bersambung)

Sloka 11.10

Aneka-vaktra-nayanam anekadbhuta-darshanam aneka-divyabharanam divyanekodyatayudham Dengan jumlah mulut dan mata yang tak terhitung banyaknya, dengan jumlah keajaiban-keajaiban yang tak terhitung, jumlah hiasan badan nan suci yang tak terhitung jumlahnya, dan dengan senjata-senjata dewata yang tak terhitung banyaknya yang semuanya terlihat terangkat.


16 Pages

226 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

Wonderful Indonesia Focus Group Discussion (2) Tourism development started from infrastructure and access repair

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

r 30, 2016

ay, Novembe Wednesd are The tourists from a trip returning speed boat using a

r 30, 2016

y, Novembe Wednesda

REUTERS/Neil

ers with for photograph 2016. (C) poses November 28, Usain Bolt Britain Athlete in London, “I am Bolt”

dancers

at the world

premiere

Hall

of the film

lt” movie “I Am Bo mpse into offers gli racing life s sprinter’

100 consecutive in to win threeOlympic golds race son and is metres swaps thea new and 200Janeiro last summerthe two of Usain Bolt Rio de holder in talking sprinter for the premiere seen a world record - Jamaican can also be ahead LONDON red carpet on Monday disciplines,nerves and fears king career. the about his track for at his record-brea throughpeople see capital. a race. film looking nine- ish “I wanted to make get to where of “I could feel all emotions reliving follows the his like I was through to watching everything, “I Am Bolt”gold medallist in what I went when I was in- out competing I’m at today.” life again , which times Olympic the my he said of the film. people training and giving The documentary gruelling relaxing at home, that,” I wanted footage from the of the ps, Rio location the pain, “That’s what as well as into the life Bolt”. cludes Championshi been Olympics, see, the struggles, that I’ve fans a glimpse “Lightning me is Beijing World and LondonBolt’s youth to the stress more insight man nicknamed concept of Olympics triumph, then have video from family memUsain, “Most people’s through and life.” (rtr) it’s easy for not,” also has with on my interviews coach. but it’s that ‘Oh Usain, in and and per- also stress’ ... there’s no a news conference the bers, friends became the first of Bolt, who Bolt told Monday ahead BritLondon on premiere in the Jl. D.Tamblingan Sanur film’s world D.Tamblingan

You can

ional Bali

find Internat

IBP/file

Discussion d from Focus Group Indonesia ent starte developm ess repair Tourism re and acc infrastructu (2)

Wonderful

Post at:

Jl.

Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

Sukadana, Nyoman of Estepers

so president from the total support of tourism is granted The experi- that the ministry the ministers right to coordinate certain impression. other places with infrastructure. (STP aence is different frompreserved and the associated can do airport expanbe Institute and Tourism so that this must “So, we of runway the the Bali Tourism he said. Indonesia in the and RA - Estepers, organized thethe Ayodya Resort, safeguarded,” an advantageso that sion, expansion of toll roadattempted It becomes be speakMANGUPU 25) at of Bali, build- construction alumni association airports can to overseas invited three is by Friday (Nov. tourism industry qualified Nusa Dua) flight the committee supports to open direct that, we beg de(ITO) 2017, Foreign Marketing way to preserve Outlook For the ITO 2016, Deputy to PhD., a professor the infrastructure that building route. More than of flight,” ing Kasali, rather than Nusa Dua. Prof. Dr. Gde Pitana, in the license Rhenald the direction, that actually disrupts ers, namely of Tourism, Prof. an ad- regulation 6 an economist. infrastructure he explained. becoming to page can be of Ministry and Faisal Basri, Continued that it can the values actually this tourism policies so in marketing, also be heard entrepreneurs vantage, where price, not cheap as operational News can at Global make desire of said Chairsold at expensive “If we can have fulfill the in “Bali Image” from 9.30 96.5 we Committee, or reckless price. Radio FM am. Listen to and the government,” race on this, sells is ITO 2016 until 10.00 FM at http:// Bali an orientation, man of the what Radio that Astama. Global Nyoman he said. ten2myNyoman at of Estepers,hospitality confidence tourism,” explained globalfmbali.lis streaming The Head quality-basedI Gde Pitana or live video added that and http:// developthat can Prof. Dr. radio.com lfmbali.com industry li. is to Sukadana, current tourism “So, http://radiogloba nel/global-fm-ba that in the are expected is an intangible emotionally. the government ustream.tv/chan of Indonesia and infrastructure is experior efficient only be perceived “The speakers obtained travelers ment got access informationso as to make This travelers for flight. improving provide strategies that what This is the reason not search to road and do marketing situation as things ence. and related Bali. They the globalentrepreneurs to impleto come to experience either for the price but the can help efficiently IBP/file well ment strategies marketing as The Head human resources,

balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost

RABU WAGE, 30 NOVEMBER 2016

@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Agrinesia 2016

Tokoh Bali Diundang Bicara Pertanian

KULKUL bulus membangkitkan sektor pertanian terus bergulir. Gerakan ini diyakini bisa menjadi salah satu faktor pendukung kebangkitan kemandirian Bali dalam mengelola sektor pangan. Komitmen membangun pertanian bagi Bali akan dijabarkan dengan mempertemukan pembeli dan petani Bali. Tak hanya itu, secara khusus agenda Agrinesia 2016 ini juga akan diisi paparan oleh para tokoh Bali.

Bali Post/bit

MENTIMUN - Tami Suharto dengan mentimun baby hasil garapan kelompok tani di Desa Cau Blayu, Marga.

Petani Desa Cau Blayu Kembangkan Mentimun Baby

Chairman JCI Farmers Club Bali Ida Bagus Agung Gunarthawa, Selasa (29/11) kemarin, menegaskan rangkaian acara ini akan diisi dengan paparan visi dan kebijakan sektor pertanian oleh lima tokoh Bali. Para tokoh Bali yang juga digadang-gadang sebagai kandidat pemimpin Bali ke depan yakni Wayan Koster, Ketut Sudikerta, Wisnu Bawa Tenaya dan I.B. Rai Dharmawijaya Mantra serta Arya Wedakarna MWS III difasilitasi untuk menyampaikan komitmennya dalam membangun pertanian Bali. ‘’Dalam rangkaian kegiatan Agrinesia 2016 ini, kami akan menampilkan sesi khu-

sus berupa paparan dari tokoh Bali yang juga digadanggadang sebagai kandidat 2018,’’ paparnya. Dia menambahkan, kegiatan ini akan digelar di Agung Room Bali Beach sekitar pukul 16.00 Wita, Sabtu (3/12) mendatang. Selain paparan tokoh juga akan hadir pakar kelapa Prof. Wisnu Gardjito. Sampai saat ini Prof. Wisnu telah mengembangkan hampir 1.600 jenis kelapa. Dijelaskannya, pihaknya dalam hal ini JCI Farmers Club Bali bekerja sama dengan Bank BNI dan Kelompok Media Bali Post (KMB) akan menggulirkan program Agrinesia 2016.

Lewat program bertemakan mempertemukan petani dan pembeli ‘’When Farmers meet Buyers’’ diharapkan ada semacam komitmen kerja sama yang utuh dan berkesinambungan antara petani Bali dan komponen terkait dengan pengguna dan pembeli produk pertanian. Ida Bagus Agung Gunarthawa mengatakan, kegiatan ini akan digelar di Inna Grand Bali Beach, Sanur selama empat hari mulai 1 4 Desember mendatang. Kegiatan ini, menurutnya, bisa diikuti oleh lembaga pemerintahan, kampus, komunitas bisnis dan masyarakat luas. ‘’Kami menargetkan keha-

PERSONEL Wali Band yang terdiri Faank (vokalis), Apoy (gitar), Tomi (drum), dan Ovie (keyboard) berada di Sumenep dalam rangka menanam pohon trembesi sepanjang 296 kilometer Lingkar Pulau Madura yang digelar oleh salah satu foundation. Vokalis Wali, Faank, memaparkan program ini perlu didukung dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dengan cara menanam pohon trembesi. Bukti dukungan personel Wali Band dalam mewujudkan Madura hijau adalah masing-masing personel ikut menanam pohon trembesi. “Kita akan terus mendukung upaya penghijauan yang ada selama ini untuk menjaga kelestarian lingkungan secara bersama-sama,” katanya. Keempat personel Wali Band mengajak masyarakat bersama pemerintah dan swasta mendukung program penghijauan, antara lain dengan ikut menanam tanaman serta menjaganya. Sebelum mengakhiri kegiatan program itu, Wali Band menyempatkan diri menyanyikan sejumlah lagu yang kebanyakan bertema religi di depan ribuan warga Sumenep di Gelangg a n g Olahraga ( G O R ) Achmad Y a n i . (pik)

gangan serta Kementerian Koperasi dan UKM termasuk petani sukses dan pelaku usaha pertanian yang sukses mengelola bisnis di sektor pertanian. ‘’Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi salah satu program tahunan untuk mengantisipasi terjadinya marginalisasi profesi petani yang makin nyata dari tahun ke tahun. Diharapkan pula Agrinesia 2016 ini bisa memperkuat seluruh aspek yang berkaitan dengan pengelolaan pertanian dari hulu ke hilir serta dari mikro ke makro,’’ tegasnya. Selebihnya, ia mengatakan kegiatan ini bisa menghasilkan banyak transaksi, deal baik yang sifatnya jangka pendek maupun perjanjian jangka panjang. Target ini diharapkan bisa dieksekusi melalui kegiatan pameran dengan menyediakan 100 booth, workshop dan seminar serta entertainment. (dir)

RSU Puri Raharja

KELOMPOK tani di Desa Cau Blayu, Marga, Tabanan saat ini tidak hanya mengembangkan jagung hitam. Mereka juga tengah getol mengembangkan tanaman hortikultura lainnya, yakni mentimun baby. Mentimun seukuran jari kelingking ini merupakan varietas unik dengan rasa yang lebih manis dibandingkan dengan mentimun pada umumnya. Tidak hanya itu, dengan diolah secara organik, mentimun baby dengan rata-rata ukuran hanya 5 sentimeter ini full nutrisi. ‘’Konsumen kami komunitas Jerman dan Belanda yang ada di Bali, dan permintaannya rutin tiap hari rata-rata 30 sampai 35 kilogram,’’ ujar Tami Suharto, salah seorang petani di Desa Cau Blayu, belum lama ini. Tidak hanya wisatawan asing, Tami Suharto juga mengatakan sejumlah petinggi di Bali seperti A.A. Ngurah Oka Ratmadi dan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti juga kerap memesan mentimun varietas unik kaya manfaat ini. Diakuinya, keunggulan lain dari varietas ini selain tidak mudah terjangkit serangan hama, varietas ini juga panen dua kali sehari. Karena hanya berselang 12 jam dari muncul bunga, mentimun baby sudah langsung panen. ‘’Panen dua kali, biasanya subuh dan malam hari,’’ tegasnya. (bit)

Wali Band Ajak Masyarakat Tanam Pohon

diran peserta mencapai 10 ribu orang selama kegiatan berlangsung,’’ ujarnya. Dijelaskannya, kegiatan ini untuk menginisiasi kegiatan moral yang dilaksanakan secara masif dengan tujuan memotivasi generasi muda untuk lebih kreatif, inovatif, termasuk dalam menggeluti sektor pertanian. ‘’Kami berkeyakinan kegiatan bertani yang dilakukan secara profesional memiliki peluang yang besar untuk meningkatkan status sosial ekonomi pelakunya. Berdasarkan pertimbangan ini pula, kami bersinergi menggelar kegiatan Agrinesia 2016 untuk membudayakan gerakan bangga jadi petani,’’ paparnya. Dijelaskannya, kegiatan ini akan menghadirkan sejumlah narasumber pada sesi workshop dan seminar, di antaranya dari Kementerian Pertanian RI, Menteri Perda-

70 Persen Layani Pasien BPJS

Bali Post/edi

Natamukti - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga (tiga dari kiri) berfoto bersama peraih Best of the Best Natamukti Nindya yaitu Kota Bandung, Kota Denpasar dan Kota Temanggung pada penganugerahan Natamukti, Selasa (29/11) kemarin.

ICSB Gelar Penganugerahan Piala Natamukti Apresiasi untuk Insan yang Memajukan UMKM

ICSME sebagai host organization ICSB Indonesia bersama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Selasa (29/11) kemarin menggelar penganugerahan Piala Natamukti. Bertempat di Harris Hotel & Residence, Sunset Road, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada para insan yang telah membantu memajukan UMKM di Indonesia. Penghargaan ini merupakan bagian dari puncak rangkaian acara Gebyar UKM Indonesia 2016 yang telah sukses dilaksanakan di 18 kota dan berakhir di Kota Denpasar. Pada malam penghargaan tersebut, turut hadir Menteri Koperasi dan

UKM Republik Indonesia AAGN Puspayoga sekaligus menyerahkan penghargaan. President of ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya pada kesempatan tersebut mengatakan, penghargaan Natamukti ini terbagi menjadi tiga kategori yakni Natamukti Satria, Natamukti Reswara dan Nulumrakti Pranata. ‘’Penghargaan ini sebagai apresiasi kepada kota dan kabupaten yang berhasil mendorong keberlangsungan UMKM di daerah masingmasing dan turut menginspirasi daerah-daerah lain untuk memajukan UMKM di wilayahnya,’’ katanya. Ditambahkannya, ekosistem UMKM yang kondusif hanya bisa dicapai

dengan kontribusi dari berbagai pihak, terutama pemerintah sebagai pendorong utama ekonomi lokal. ‘’Maka dari itu, di sini kita berikan apresiasi kepada para institusi pemerintahan yabg diharapkan juga dapat menjadi inspirasi bagi yang lain,’’ tambahnya. ICSB merupakan suatu organisasi nirlaba internasional yang didirikan pada tahun 1955 yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan usaha kecil dan menengah di dunia. Saat ini sudah terdaftar 80 negara sebagai anggota ICSB, termasuk ICSB Indonesia sebagai salah sa tu afilia si yang dibentuk tahun 2015. (edi)

SEJAK berdiri tahun 1991, RSU Puri Raharja merupakan rumah sakit yang melekat dengan ikon pelayanan untuk pegawai negeri. Seiring berkembangnya RS milik tiga pemodal yaitu Pemerintah Provinsi, Korpri Pusat dan Korpri Daerah itu, kini lebih banyak melayani pasien BPJS dengan porsi 70 persen. Hal itu terjadi karena semula peserta Askes yang notabene terdiri dari pegawai negeri kini telah menjadi BPJS. Tidak hanya pegawai negeri tetapi juga dari peserta mandiri, PBI dan PPU dilayani di RS tersebut. Sejak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan tahun 2014, kini bed occupation rate (BOR) RSU Puri Raharja mencapai 72 persen. Namun pada musim-musim tertentu, seperti musim hujan seperti bulan ini, BOR-nya naik menjadi 80-85 persen. Hal itu karena pasien DB mulai mendominasi dan membuat tingkat hunian kamar RS Puri Raharja bertambah. Dengan jumlah kamar 103, ICU 8 bed, HD (hemodialisis) 9 bed, RSU Puri Raharja melayani 38 persen kelas II (Dahlia), dengan 1 ruangan berisi 2 bed. Sedangkan pasien kelas III (Trijata) dilayani dalam 1 kamar berisi 4-6 bed. Kelas lainnya yaitu Seruni, setingkat lebih tinggi dari kelas I, lalu ada kelas VIP C, B, A dan Ruang Jempiring. Meski sebagian besar pasien RSU Puri Raharja merupakan pasien BPJS, namun RSU Puri Raharja tetap melayani pasien umum dan pasien kerja sama dari perusahaan-perusahaan. RSU Puri Raharja pada tahun 2014 telah mengikuti akreditasi KARS dan meraih predikat Utama. ‘’Dulu tidak ada telusur-telusur. Sekarang, setiap informasi sedikit pun akan ditelusuri kebenarannya,’’ ujar Direktur RSU Puri Raharja dr. Nyoman Sutedja, MPH., Senin (28/11). Dia menambahkan, reakreditasi akan dilakukan tiga tahun setelahnya yaitu tahun 2017. Namun setiap tahun, RSU Puri Raharja dinilai. RS tipe C ini kini juga telah dilengkapi dengan pelayanan kanker, baik sarana-prasarana maupun SDM yang terus dilatih. Sehingga antrean panjang terhadap kemoterapi di RSUP Sanglah dapat dilayani di RSU Puri Raharja. ‘’Petugas yang melakukan pencampuran obat kemoterapi juga telah dilatih karena tidak sembarangan mencampur obat kemoterapi, harus memakai alat pelindung diri (APD),’’ tandasnya. Selain pelayanan kanker, RSU Puri Raharja juga melayani endoscopy, urologi, orthopedi, bedah kranial. ‘’Yang saya inginkan, walaupun RS ini kecil tapi begitu masuk semua bisa kita layani,’’ ujarnya. Penunjang medis di RS tersebut juga dilengkapi seperti CT-Scan, radiologi dan laboratorium. Alat-alat tersebut telah terkalibrasi, karena ujung-ujungnya adalah untuk pemenuhan akreditasi yang pada akhirnya terjadi peningkatan mutu dan keselamatan pasien tinggi. Di usia yang menginjak 25 tahun itu, Sutedja berharap RSU Puri Raharja terus berkiprah membantu pemerintah daerah menyediakan tempat tidur dengan ketentuan yang terbaru. (may)

Demi Ahok, Tompi Tinggalkan Jadwal Praktik Dokter

TOMPI memberikan dukungan penuh kepada pasangan calon petahana Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017 mendatang. Tompi bersama rekan-rekan artis lainnya mengunjungi Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/11), dalam mendukung ‘’Kampanye Rakyat BasukiDjarot Kerja’’. Karena mendukung calon pasangan nomor urut 2 ini, penyanyi yang dikenal lewat lagu ‘’Bali Lounge’’ ini rela bolos kerja. Tompi meninggalkan praktik dokter bedah kulit yang ia jalani. ‘’Ini bela-belain bolos. Kalau pagi biasa saya praktik dulu, kebetulan saya bolos dulu hari ini

praktik sebentar. Entar siang saya praktik lagi,’’ ungkap penyanyi jazz ini. Tompi menjelaskan, ia mendukung Ahok dan Djarot karena peduli dengan DKI Jakarta atau bahkan Indonesia, untuk menjadi lebih baik. ‘’Sejauh ini saya melihat apa yang telah dikerjakan oleh Pak Ahok dan Pak Djarot sangat baik. Buat saya rapornya mereka sangat baik. Silakan buat yang punya penilaian sendiri. Ya, kita sekarang momen boleh fight dengan pilihan masing-masing siapa yang memimpin Jakarta,’’ sambungnya. Bagi Tompi, kinerja Ahok dan Djarot selama kurang lebih tiga tahun belakangan ini memberikan dampak positif bagi perubahan DKI Jakarta. ‘’Tidak ada saya melihat kepentingan pribadi yang bermain dalam kepemimpinan Ahok dan Djarot. Kalau satu hari nanti kita melihat ada yang tidak berkesesuaian, pastinya ya kita protes,’’ papar Tompi. (pik)

dr. Nyoman Sutedja, MPH.

Bali Post/may


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 30 November 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu