Skip to main content

Edisi 30 Maret 2017 |Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 215 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Kamis Wage, 30 maret 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Ketua DPR Nilai Nyepi Ritual Berharga bagi Umat Manusia

Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Setya Novanto mengatakan sejatinya keheningan dalan ritual Nyepi bukanlah berarti kekosongan, melainkan momentum introspeksi dan evaluasi. Nyepi juga menandakan pergantian tahun yang berarti pergantian masa, yaitu perubahan dari masa lalu ke masa sekarang dalam menjemput masa depan yang lebih baik. Hal. 19 Kebersamaan

’’Kehidupan yang begitu kompleks, riuh dengan hiruk-pikuk, glamor dengan segala kemeriahannya, hari ini seakan terhenti. Seluruh energi dan pikiran terfokus pada penghambaan. Segenap jiwa dan raga berorientasi pada Sang Hyang Widhi Wasa.’’ Setya Novanto Ketua DPR-RI

Bali Post/ist

PANTAI LEGIAN - Suasana sepi menyelimuti Pantai Legian, Kuta, pada hari suci Nyepi Çaka 1939, Selasa (28/3). Hari-hari sebelumnya, pantai di kampung internasional ini selalu ramai pengunjung.

Kejakgung, Polri dan KPK Teken MoU

Ganjar Sebut Bocoran BAP Benar Adanya Semarang (Bali Post) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai bahwa bocoran berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik KPK terhadap Miryam S Haryani terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sesuai dengan kenyataan, di mana dirinya tidak menerima uang suap. ‘’(Dengan adanya bocoran BAP) publik akhirnya tahu siapa menerima siapa tidak. Karena ini berkaitan banyak hal, ada keluarga saya, ada anak, istri, kredibilitas saya dan macammacam, terkonfirmasi itu saya senang,’’ katanya, di Semarang, Rabu (29/3) kemarin. Menurut Ganjar, bocoran BAP Miryam S Haryani itu merupakan petunjuk Tuhan untuk mengungkap kebenaran yang sesungguhnya dan waktunya tepat. Politikus PDI Perjuangan ini menyebutkan bahwa pernyataan Miryam S Haryani dalam BAP seperti apa yang telah beberapa kali disampaikan ke publik. Hal. 19 Tidak Pernah

Menteri Minta Segera Unggah Nilai USBN

Jakarta (Bali Post) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta sekolah segera mengunggah nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik). ‘’Maksimal dua minggu setelah USBN selesai nilainya segera diunggah,’’ ujar Muhadjir dalam acara rapat koordinasi nasional Kemendikbud, di Jakarta, Rabu (29/3) malam. Hal. 19 Nilai Murni

Jakarta (Bali Post) Tiga lembaga penegak hukum; Polri, KPK dan Kejaksaan Agung (Kejakgung) RI meneken nota kesepahaman (MoU) tentang penanganan tindak pidana korupsi, Rabu (29/3) kemarin. Nota kesepahaman itu mengatur soal ketentuan kewajiban setiap lembaga penegak hukum yang ingin memanggil, menggeledah atau memeriksa salah satu anggota penegak hukum lainnya memberi tahu ke pimpinan lembaga terkait. Bali Post/ant

BERBINCANG - Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian (kiri) berbincang dengan Ketua KPK Agus Rahardjo (tengah) dan Jaksa Agung M Prasetyo usai memberikan keterangan pers soal Nota Kesepahaman Bersama (NKB) tentang penegakan hukum dalam tindak pidana korupsi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/3) kemarin.

MoU berisi Kerja Sama Penanganan Pemberantasan Korupsi di antara lembaga penegak hukum itu ditandatangani Kapolri Jenderal Tito Karnavian,

Jaksa Agung HM Prasetyo, dan Ketua KPK Agus Raharjo. Ada 15 poin dalam MoU ini kali ini. Hal. 19 Pimpinan Lembaga

Jokowi Sambut Komitmen Investasi Baru Prancis

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menyambut komitmen investasi baru dengan nilai sekitar 2,6 miliar dolar AS dari pengusahapengusaha Prancis yang datang bersama Presiden Francois Hollande. ‘’Saya menyambut komitmen baru pengusaha Prancis sekitar 2,6 miliar dolar AS untuk meningkatkan kerja sama di bidang energi, infrastruktur, dan retail,’’ kata Presiden saat konferensi pers bersama dengan Presiden Hollande di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (29/3) kemarin. Presiden mengatakan kedatangan Presiden Hollande kali ini merupakan kunjungan yang bersejarah setelah 31 tahun tidak ada Presiden Prancis yang mengunjungi Indonesia. Hal. 19 Hubungan Baik

PRANCIS - Presiden Joko Widodo bersama Presiden Prancis Francois Hollande mengendarai mobil golf di halaman kompleks Istana Kepresidenen, Jakarta, Rabu (29/3) kemarin.

Tata Niaga Pertanian Harus Dibenahi

Bali Post/ant

YUDHOYONO - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan (kanan) bersalaman dengan Ani Yudhoyono disaksikan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) di sela-sela Hari Pers Nasional 2017 dan HUT ke-71 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/3) kemarin. Dalam kesempatan tersebut Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan berupa Anugerah Prapanca Agung dari PWI Jawa Timur sebagai putra terbaik bangsa Indonesia.

’’Jadi dari petani langsung dibeli Bulog. Bulog akan pasarkan langsung ke pasar dan dari pasar langsung diserap konsumen. Itu solusinya dan ini untuk seluruh komoditas, termasuk daging sapi.’’

Jakarta (Bali Post) – Kementerian Pertanian mengajak kementerian dan lembaga berkoordinasi untuk membenahi tata niaga pertanian di antaranya fokus pada upaya pemangkasan rantai distribusi sebagai upaya mengatasi kenaikan harga pangan yang sering terjadi. ‘’Mata rantai yang panjang adalah salah satu penyebab kenaikan harga bahan pokok selama ini,’’ kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Rabu (29/3) kemarin. Untuk itu, katanya, pemangkasan rantai distribusi pangan merupakan hal yang sangat penting untuk mengurangi kesenjangan

Amran Sulaiman Menteri Pertanian

antara harga jual petani dan harga beli konsumen. Menteri Pertanian meyakini pemangkasan rantai pasok akan menguntungkan pihak petani dan konsumen. ‘’Ke depannya rantai pasok harus dipangkas. Itu solusi permanen ke depan, sehingga posisi petani untung, konsumen menikmati harga yang baik,’’ katanya. Kementerian Pertanian telah menjalankan sejumlah upaya pembenahan tata niaga pangan melalui koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga. Bersama Kementerian Perdagangan, misalnya, Kementerian Pertanian berkoordinasi dalam mengidentifikasi

Bali Post/ant

ketersediaan pasokan di tingkat nasional maupun daerah dengan memantau jalur distribusi guna meminimalkan potensi penimbunan stok. Kementerian Perdagangan saat ini telah membangun sistem informasi harga dan pasokan yang terintegrasi. Hingga saat ini, telah dilakukan pemantauan harga pangan di 165 pasar rakyat yang ada di 34 ibu kota provinsi dan 48 kabupaten/kota secara harian. Dikatakannya, Kementerian Pertanian juga berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk memotong rantai pasok pada semua komoditas. Hal. 19 Daging Sapi

’’Nyakan Diwang’’ Saat Ngembak Geni

Menunya ’’Jaja Bantal’’ dan Pisang Rebus TRADISI nyakan diwang di sejumlah desa di Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng masih dijalankan masyarakat saat Ngembak Geni, Rabu (29/3) kemarin. Tradisi yang dilakukan secara turun-temurun ini diyakini sebagai salah satu media masimakrama untuk mempererat tali persaudaraan.

Ngembak Geni di Desa Kayuputih memang khas. Beda dengan desa lain di Buleleng. Apalagi dengan desa di Bali Selatan. Saat Nyipeng berakhir pukul 24.00 Wita, lampu di seluruh rumah di Desa Kayuputih mulai menyala. Suasana gelap-gulita yang sebelumnya berbalut ketenangan, berubah menjadi terang-benderang. Saat itulah warga mulai keluar rumah, layaknya laron yang mencari sinar. Mereka juga sibuk menyiapkan peralatan memasak untuk dibawa ke tungku di pinggir jalan depan rumah atau yang sering disebut diwang. Hal ini dilakukan secara serempak seluruh masyarakat. Anak-anak pun tak ingin melewatkan momen unik yang rutin setiap tahun ini. Mereka turut sibuk menyalakan api. Ada pula yang hanya bercengkrama dengan orangtuanya. Tak lama berselang rasa kekeluargaan mulai terasa. Antarwarga saling men-

gunjungi. Bersenda gurau, bertegur sapa sembari berdiam di samping api yang membara melahap keringnya kayu bakar. Tak hanya itu, kalangan dewasa pun memilih berjalan-jalan di sekitar desa. Tak ada yang menggunakan kendaraan. Semua berjalan kaki. Rasa kekeluargaan juga muncul dari warga yang telah selesai memasak maupun membuat hidangan, seperti jaja bantal maupun pisang rebus. Mereka tak ada rasa cangggung menawari warga yang tengah melintas untuk mencicipinya. Mereka yang lewat juga tak ada rasa ewuh-pakewuh untuk itu mencicipi hidangan yang masih hangat. Salah seorang warga, Putu Dedi Lastika menuturkan tradisi ini sudah ada secara turun-temurun. Hal. 19 Rasa Kekeluargaan

Bali Post/sos

NYAKAN DIWANG - Tradisi Nyakan Diwang yang dilakukan masyarakat saat Ngembak Geni, Rabu (29/3) kemarin.


denpasar

2

Kamis Wage, 30 Maret 2017

figur

Aman dan Kondusif

MALAM Pangerupukan dan Nyepi biasanya rawan kasus menonjol berupa penganiayaan hingga bentrok. Namun untuk tahun ini, wilayah Mengwi minim kasus menonjol. Padahal, di beberapa Bali Post/rah wilayahnya rawan konflik. Kondisi aman dan kondusif ini tercipta berkat kerja keras Kapolsek Mengwi Kompol Nengah Patrem menggalang tokoh adat, agama dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. “Semua langkah preemtif dan preventif kami lakukan sebelum Nyepi. Astungkara, semua aman,” tegas Kapolsek Kompol Patrem, Rabu (29/3) kemarin. Menurut mantan Wakasat Lantas Polresta Denpasar ini, jauh-jauh hari sebelum Nyepi dia bersama jajarannya melakukan safari kamtibmas. Bahkan, ia membuat imbauan dan disebar ke seluruh desa serta kelurahan terkait pengamanan Pangerupukan dan pawai ogoh-ogoh. “Seminggu sebelum Pangerupukan sudah kami sebar. Itu sebagai pedoman untuk menjaga keamanan dan kesakralan Pangerupukan menjelang Nyepi,” ujarnya. Selain itu, pihaknya melaksanakan apel kesiapan bersama dengan TNI, Satpol PP dan pecalang berjumlah 720 orang. Pihaknya juga melibatkan para medis yang bertugas di ambulans desa. “Berkat sinergitas yang kami bangun selama ini bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan TNI, perayaan Nyepi dan rangkaiannya berlangsung aman dan kondusif. Kami mengucapkan banyak terima kasih dan kami berharap situasi ini bisa terjaga dengan baik,” tegasnya. (rah)

Geber Gas Motor Saat Nyepi, Pria Mabuk Diamankan

Denpasar (Bali Post) Keheningan saat Nyepi di Jalan Mahendradatta, Denpasar, Selasa (28/3) lalu, dibuat ricuh oleh Anton Suparta (39) yang saat itu dalam keadaan mabuk. Dia memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi sambil menggeber gas motornya. Saat diamankan, dia melawan sehingga membuat pecalang emosi. Menurut petugas Polresta Denpasar, Rabu (29/3) kemarin, Anton yang tinggal di Peguyangan, Denpasar ini diamankan pecalang di utara RS BaliMed Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat pukul 18.30 Wita. Dari keterangan para pecalang di wilayah tersebut, Anton melaju dari arah utara dengan kecepatan tinggi mengendarai sepeda motor Honda Supra X membonceng seorang wanita. Pecalang langsung menghentikan laju sepeda motor Anton. Setelah berhenti, bukannya minta maaf, dia malah memarahi pecalang. Kelakuannya itu membuat pecalang emosi. Selanjutnya, Anton diserahkan ke Polresta Denpasar. Saat di Polresta, Anton mengaku minum dua botol bir di sebuah warung di Jalan Mahendradata lalu ingin mengantar teman wanitanya itu mencari penginapan. Setelah dapat penginapan, ia akan balik ke rumahnya di Peguyangan. Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti kejadian itu. Sementara itu, seorang turis asal Inggris, Joo George, diamankan pecalang saat berjalan di Simpang Buagan (Jalan Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol) Denpasar Barat, Selasa lalu. Informasinya, Joo sempat dirawat di RSUP Sanglah. Setelah dikonfirmasi petugas kepada pihak RSUP Sanglah, sudah tidak ada tunggakan administrasi dan dia mau pulang ke keluarganya. Karena Nyepi, pihak rumah sakit tidak bisa mengantarnya. Setelah diamankan pecalang Desa Pemecutan Kelod, Joo langsung diserahkan ke Polsek Denpasar Barat. Setibanya di Polsek, Joo lalu diantar oleh petugas dan diserahkan kepada keluarganya yang menginap di salah satu hotel di Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, Kuta. (kmb36)

Usai Mengarak Ogoh-ogoh, Mahasiswa Dikeroyok

Usai mengarak ogoh-ogoh, Senin (27/3) lalu, I Nyoman Apriana Arta Putra (25), bersama teman-temannya istirahat di depan Balai Banjar Blubuh Sari, Kerobokan Kaja, Kuta Utara. Sekitar pukul 01.00 Wita, Selasa (28/3), tiba-tiba datang beberapa pria tak dikenal dan langsung mengeroyok Arta yang berstatus sebagai mahasiswa ini hingga luka parah. Menurut petugas Polres Badung, Rabu (29/3) kemarin, kasus tersebut dilaporkan Selasa pukul 06.00 Wita. Keterangan korban dan saksi saat melapor, waktu itu korban bersama teman-temannya sedang beristirahat setelah ikut pawai ogoh-ogoh. Tibatiba datang beberapa orang tak dikenal dan langsung melempar bambu ke arah korban. Selain itu, mereka memukul wajah korban hingga tersungkur di tanah. Selanjutnya korban yang beralamat di Lingkungan Blubuh Sari Blok YY, Kerobokan Kaja, Kuta Utara ini sempat diinjak-injak oleh pelaku. “Akibat kejadian itu, korban mengalami bengkak pada bagian mata sebelah kiri, bibir luka, kepala bagian kiri bengkak dan hidung mengeluarkan darah,” tegas petugas yang minta identitasnya dirahasiakan ini. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan kejadian tersebut. “Nanti saya cek dulu ke anggota,” tegasnya. (kmb36)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PARADE OGOH-OGOH SISAKAN PULUHAN TON SAMPAH

Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/wan

OMED-OMEDAN - Sepasang muda-mudi STT Satya Dharma Kerti Banjar Kaja Sesetan larut dalam acara Omed-omedan, Rabu (29/3) kemarin. Pada acara itu mereka juga diguyur air dengan menggunakan ember dan selang. Tradisi ini digelar setiap tahun dan selalu menjadi tontonan wisatawan, baik lokal maupun asing. Hadir dalam pagelaran itu Sekda Kota Denpasar Anak Agung Rai Iswara dan Camat Densel Anak Agung Gede Risnawan dan Kapolsek serta Danramil.

DLHK ”All Out” Tangani Sampah Usai Pawai Ogoh-ogoh Denpasar (Bali Post) Perayaan Nyepi Tahun Baru Çaka 1939 diawali de-ngan pawai ogoh-ogoh pada Pangerupukan. Usai pawai, bekas botol minuman serta plastik memenuhi jalur yang dilalui pawai. Bahkan, di titik-titik atraksi pawai, jumlah sampah makin banyak. Oleh karena itu, sedikitnya 1.000 petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Denpasar diterjunkan secara all out. “Kami kerahkan petugas sejak

pukul 22.00 Wita hingga pukul 03.00 Wita untuk menangani sampah usai pawai dan parade ogoh-ogoh di Denpasar,” ujar Kepala Dinas LHK Denpasar I Ketut Wisada, Rabu (29/3)

kemarin. Mengingat banyaknya sampah yang menumpuk usai pawai, kata Wisada, belum mampu terangkut semuanya pada malam itu. Petugas akhirnya kembali melakukan pengangkutan mulai pagi kemarin. “Hari ini (kemarin - red), petugas kami kembali melanjutkan pengangkutan sampah yang belum tertangani usai pawai Senin malam,” jelas Wisada. Secara umum, kata Wisada,

penanganan sampah di pusatpusat keramaian, seperti di Patung Catur Muka sudah dilakukan pembersihan sisa-sisa sampah usai pawai. Petugas sudah standby di kawasan itu sejak pukul 22.00 Wita untuk mengantispasi penumpukan sampah. “Usai pawai, petugas kami langsung terjun ke lapangan membersihkan kawasan pusat kota,” katanya. Wisada memperkirakan total volume sampah rumah tangga,

sampah jalan dan sampah bekas ogoh-ogoh yang terangkut ke TPS Suwung mencapai ribuan ton. Terjadi peningkatan sebanyak 70 persen jika dibandingkan dengan hari-hari biasanya yang hanya berada di angka maksimal 700 ton. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Parade Ogoh-ogoh Terganggu Kebakaran Rumah Denpasar (Bali Post) Setelah menggelar Tawur Kasanga, sejumlah desa pakraman di Denpasar melangsungkan pawai dan parade ogoh-ogoh. Bahkan, sejumlah desa pakraman menggelar lomba pawai ogoh-ogoh. Namun, di tengah semarak pawai di kawasan Patung Catur Muka, terjadi kebakaran sebuah rumah di Puri Saren Kangin, Jalan Veteran.

B erunt ung, berkat kesi gapan petugas Pusdalop dan BPBD Denpasar, musibah kebakaran berhasil ditangani dengan cepat. Pawai ogoh-ogoh pun kembali berlanjut hingga tengah malam. Dari pantauan di sejumlah tempat, kawasan Patung Catur Muka Denpasar menjadi pusat keramaian warga menonton pawai ogoh-ogoh. Pasalnya,

Bali Post/wan

tainsiat - Siwer Mas karya Sekaa Teruna Yowana Saka Bhuwana Banjar Tainsiat, salah satu ogoh-ogoh yang menyemarakkan Pangerupukan di kawasan Catur Muka, Denpasar.

sejumlah banjar yang berada di sekitar kawasan titik nol kilometer Kota Denpasar tersebut semua mengarahkan prosesi arak-arakan ogoh-ogohnya ke kawasan Catur Muka. Keramaian bukan hanya terlihat di tempat itu. Perempatan Tohpati juga menjadi pusat pawai ogoh-ogoh yang dilakukan oleh banjar di lingkungan Kelurahan Kesiman, Kesiman Petilan dan Kesiman Kertalangu. Di tempat lainnya, juga terjadi keramaian serupa pada saat Pangerupukan, Senin (27/3) lalu. Seperti di Desa Pakraman Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan dan Desa Adat Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur yang menggelar parade ogohogoh yang dipusatkan pada catus pata desa setempat. Rangkaian dari kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang ditandai dengan peniupan sangka kala dan pemukulan gong yang didampingi camat, bendesa, serta tokoh masyarakat desa setempat. Wali Kota Rai Mantra dalam kesempatan tersebut menyambut baik segala bentuk kreativitas dan seni yang dilaksanakan

oleh setiap generasi muda. Selain itu, Rai Mantra juga mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas dan seni, karena kesenian itu merupakan warisan dari leluhur yang adiluhung. Bendesa Pakraman Pedungan I Gusti Putu Budiarta mengatakan, parade ogoh-ogoh ini merupakan bentuk kreativitas dan seni yang dilaksanakan oleh para sekaa teruna yang ada di Desa Pakraman Pedungan. Esensi dari kegiatan ini merupakan rangkaian dari sebuah perayaan Hari Suci Nyepi khususnya Tawur Kasanga yang sudah dilaksanakan di mana puncak dari rangkaian tersebut dilaksanakan saat Pangerupukan. Di Desa Pakraman Pedungan, pawai diikuti oleh 13 ogoh-ogoh. Sementara itu, di Desa Pakraman Tonja dan Kelurahan Tonja, terlihat sebanyak sembilan ogoh-ogoh dari Desa Pakraman dan Kelurahan Tonja beradu kreativitas dalam pergelaran parade ogoh-ogoh di Catus Pata (Perempatan) Tonja. Pelaksanaan parade ogoh-ogoh ini dibuka langsung Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di dampingi Camat Denpasar

Utara Nyoman Lodra, Bendesa Pakraman Tonja I Made Sudarsana dan Lurah Tonja. Tawur Agung Pada pagi hari sebelum Pangerupukan, dilaksanakan upacara Tawur Agung sebagai bentuk penyucian alam semesta. Khusus di Denpasar, Pemkot Denpasar memusatkan kegiatan ini di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung yang dipimpin enam sulinggih (Sarwa Sadaka). Kabag Kesra Setda Kota Denpasar Gusti Ngurah Mataram mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan rutin sehari menjelang perayaan hari raya Nyepi. Pelaksanaan Tawur Agung ini dipuput enam sulinggih, yaitu Ida Pedanda Gede Telaga dari Geria Gede Telaga Sanur, Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Puspa dari Geria Budha Santian Ubud, Ida Resi Bujangga Waisnawa Kertha Bhuana dari Geria Batur Giri Murti, Ida Pandita Dukuh Acharya Dhaksa dari Geria Padukuhan Samiaga Penatih, Ida Sri Empu Dharma Sunu dari Geria Sira Empu Pande dan Ida Pandhita Empu Nabe Dhaksa Merta Yoga dari Geria Agung Beraban Denpasar. (kmb12)

”Maprani”, Tradisi yang Tak Boleh Hilang KRAMA Bali di Denpasar Timur umumnya menggelar upacara Maprani sebelum melakukan Tawur Agung Kasanga dan ngarak ogohogoh saat Pangerupukan. Prosesi ini dipusatkan di balai banjar atau di wantilan desa adat. Di Desa Adat Kesiman, prosesi Maprani selain dilakukan secara mandiri tiap banjar, juga ada yang bergabung antarbanjar panyatusan. Seperti yang dilakukan krama Banjar Kedaton dan Bukitbuwung. Tradisi ini sudah dilakukan secara turun-temurun kedua pangelingsir banjar untuk menjaga paiketan dan pasemetonan dalam bingkai manyama braya. Bahkan sejak membuat olahan lawar hingga ngelawar, kedua krama banjar ini melakukannya secara bersama-sama dan dipusatkan secara bergiliran. Namun, upacara Maprani dilakukan bersama di Wantilan Pura Petilan, seperti yang dilakukan Senin (27/3) lalu. Upacara Maprani ini, menurut tokoh Puri Ageng Pemayun Kesiman Gusti Ngurah Gede, S.H., secara spiritual untuk mengucapkan syukur kepada semua makhluk hidup (sarwaprani). Sedangkan secara sosial untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antarumat manusia. Konsep basudewa kutumbakam (kita semua bersaudara), benar-benar ditanamkan untuk dilanjutkan pada generasi berikutnya. Makanya, jangan heran baik orang dewasa dan anak-anak diikutkan di acara ini sebagai proses pengenalan bahwa kita adalah bersaudara dan manyama braya. Ini yang membuat tradisi ini tak boleh hilang. Karena ini tradisi kuna dan memiliki nilai relevansi sepanjang zaman, Klian Adat Banjar

Kedaton Kesiman A.A. Ketut Agung, S.H. dan Klian Banjar Bukitbuwung I Wayan Mudita tak berani menghapuskan tradisi mebat dan maprani bersama. Lagi pula, kata A.A. Ketut Agung, tradisi ini sangat mahal di tengah makin memudarnya rasa persatuan bangsa dewasa ini. Ciri-ciri penguatan persaudaraan saat maprani diisi dengan saling menukar menu makanan dan makan bersama-sama. Sementara itu, acara ngarak ogoh-ogoh saat Pangerupakan di Desa Adat Kesiman dan Desa Adat Tanjung Bungkak berjalan lancar. Pawai ogoh-ogoh selain diisi dengan lomba antarsekaa teruna (ST) juga diisi dengan lomba ogoh-ogoh untuk anak-anak. Untuk tingkat sekaa taruna lomba di Desa Adat Kesiman dipusatkan di perempatan Jalan Tohpati – By-p Pass Ngurah Rai, diikuti 34 ST. Sementara di Desa Adat Tanjung Bungkak dipusatkan di depan Pura Kahyangan Tanjung Bungkak diikuti tujuh ST. Model lomba yang dipusatkan di setiap desa adat di Denpasar ini, kata Ketua DPRD Kota Denpasar Gusti Ngurah Gede, selain mampu mengurai kemacetan juga untuk menumbuhkan kreasi baik dalam manajemen penyelenggaraan dan tanggung jawab bersama. Dengan demikian, mampu meminimalisasi gesekan antara pendukung ogoh-ogoh satu desa adat atau antarbanjar adat. Dia mengakui, kesadaran krama Bali akan keamanan bersama saat Pangerupukan hingga Catur Brata Panyepian makin meningkat. Kini, Bali Post/sue semua komponen menghormati hari suci dengan MAPRANI - Krama Desa Adat Kesiman saat melaksanakan prosesi hati yang suci. (sue) Maprani.


BADUNG

Kamis Wage, 30 Maret 2017

Dua Lapak di Pasar Mengwi Terbakar Mangupura (Bali Post) Lapak milik Nyoman Wijaya (41) yang berada di dalam Pasar Mengwi, Rabu (29/3) dini hari, hangus terbakar. Kejadian ini sontak membuat masyarakat di sekitarnya kaget lantaran kejadian tersebut terjadi di tengah perayaan Catur Brata Nyepian Tahun Baru Çaka 1939. Kebakaran yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.20 Wita itu diduga akibat korsleting pada instalasi listrik yang ada di area tersebut. Tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Menurut penuturan masyarakat yang menyaksikan kejadian tersebut, lapak yang berisi beraneka jenis dupa dan alat-alat upacara itu nyaris tak tersisa. Termasuk satu lapak yang berisi kosmetik yang berada di sebelahnya, sebagian besar tak bisa diselamatkan. “Beberapa ada yang bisa diselamatkan oleh petugas pasar dan pecalang saat berjaga-jaga, tapi tak banyak,” katanya. Nyoman Candra, orangtua pemilik lapak tersebut, mengatakan musibah kebakaran baru diketahui setelah petugas keamanan pasar memberi kabar sekitar pukul 05.00 Wita. “Karena masih Nyepi, jadi keluarga semua tidak ada yang tahu persis kejadiannya. Petugas masih berupaya memadamkan api ketika saya sampai ke lokasi,” ujar Nyoman Candra, Rabu (29/3) kemarin. Terkait kerugian yang diderita, Nyoman Candra mengakui tidak mengetahui secara pasti. “Mungkin bisa puluhan juta. Kosmetik dan alat kecantikan yang mahal,” ujarnya. Candra menambahkan, dua lapak dagangan yang sehari-hari dijaga oleh menantunya, Tunik Mariani, langsung diupacarai. Pemilik lapak yang berada persis di pintu utama masuk ke Pasar Mengwi ini membuat upakara durmanggala dan prayascita. “Kalau orang Bali setelah terkena musibah melakukan upacara ini,” katanya seraya menambahkan, petugas pasar juga langsung memperbaiki kerusakan, terutama sambungan kabel yang diduga menjadi pemicu kebakaran. (kmb27)

Parade Ogoh-ogoh Sisakan Puluhan Ton Sampah Mangupura (Bali Post) Parade ogoh-ogoh yang diselenggarakan Desa Adat Kuta pada hari Pangerupukan, Senin (27/3) malam, menyisakan puluhan ton sampah. Sampah tersebut dominan berasal dari pengunjung termasuk wisatawan yang menyaksikan perhelatan seni tersebut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung Putu Eka Marthawan mengatakan, pihaknya mengerahkan 250 petugas kebersihan dan taman untuk mengatasi sampah yang berserakan. “Paling banyak (sampah - red) di posisi lomba ogoh-ogoh Desa Adat Kuta karena penonton, baik wisatawan asing, domestik dan masyarakat lokal, memenuhi lokasi pertunjukan,” kata Eka Marthawan, Rabu (29/3) kemarin. Menurut Eka Marthawan, sampah upakara yang berhasil dikumpulkan di kawasan kampung turis tersebut mencapai 15 ton dan sampah anorganik 5 ton. Karena itu, pihaknya mengerahkan seluruh petugas kebersihan karena semua areal terutama di areal taman dijaga ketat, termasuk usai pawai ogoh-ogoh semua tim gerak cepat. “Sampah upakara terbanyak, yakni hampir 15 ton dan anorganik 5 ton. Jadi total 20 ton atau setara lima truk. Sampah ini dari Desa Adat Kuta dan sekitarnya,” terangnya. Mantan Kabag Humas Badung ini mencatat total sampah yang dihasilkan usai upacara tawur di masingmasing catus pata di Badung mencapai 75 ton. Sedangkan total sampah yang ditangani tim DLHK dari Kecamatan Petang hingga Kuta Selatan mencapai 75 ton sampah upakara dan 50 ton sampah anorganik. “Sampah itu dikumpulkan sejak Tawur Agung hingga Pangerupukan. Dari catatan kami, volume sampah anorganik mencapai 50 ton,” ujarnya. Eka Marthawan menegaskan, tim DLHK Badung bekerja ekstrakeras untuk mengatasi sampah, lantaran jumlah tim tidak sebanding dengan sampah yang terkumpul. “Staf lapangan yang dikerahkan mencapai 900 orang. Hampir semua staf lembur hingga pukul 03.00 Wita. Itulah cara kami mayadnya,” tegasnya. (kmb27)

Keluyuran Saat Nyepi

Dua WNI dan Tiga WNA Diamankan

Mangupura (Bali Post) -

Polsek Abiansemal menerima penyerahan dua WNI dan tiga WNA saat Nyepi, Selasa (28/3) lalu. Ketiga WNA asal Jerman itu adalah Deubel Mareike (19), Schmer Schneider (19) dan Schotzhold Jan-erik (19). Mereka diamankan Pecalang Desa Adat Kutaraga, Desa Bongkasa I Made Ribut (45) saat berada di wilayah Banjar Tohpati, Abiansemal. Sementara Yueren (19) asal Atambua, NTT diamankan pecalang saat mengendarai sepeda motor melintas di wilayah Darmasaba, Abiansemal. Fathul (16) diamankan pecalang ketika jalan kaki di depan SMP Pandawa, Abiansemal. Dikonfirmasi Rabu (29/3) kemarin, Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca mengatakan, ketiga WNA itu diantar ke Polsek oleh pecalang dan karyawan Amazon Rafting I Made Dedik (32). Menurut Made Dedik, turis asal Jerman tersebut tiba di Bali, Senin (27/3) sore dan hendak liburan di Ubud, Gianyar. Selanjutnya, mereka menyewa taksi dari Bandara Ngurah Rai menuju Ubud. Namun setibanya di dekat wilayah Banjar Tohpati, mereka diminta turun oleh sopir taksi. Pasalnya, taksi tidak bisa lewat karena ogoh-ogoh mulai diarak dan mereka asyik nonton ogoh-ogoh di lingkungan Banjar Tohpati, Desa Bongkasa hingga tengah malam. “Selesai nonton ogoh-ogoh, mereka tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Ubud karena tidak ada angkutan umum. Akhirnya, mereka tidur di areal Amazon Raft-

ing,” ujarnya. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, ketiga WNA tersebut dibawa ke Polsek Abiansemal. “Rencananya, hari ini (kemarin - red) mereka dijemput oleh karyawan Amazon Rafting. Selama Nyepi, mereka tidak bisa ke manamana dan tidur di Polsek,” kata mantan Kasat Binmas Polresta Denpasar ini. Yueren (19) asal Atambua, Kupang, NTT, diamankan pecalang Desa Adat Tegal, Darmasaba dan diserahkan ke Polsek Abiansemal. Selain Yueren juga diamankan sepeda motor yang digunakan, yaitu Yupiter Z DK 5428 IC. Dia diantar ke Polsek menggunakan mobil patroli pecalang yang dikawal dua pecalang dan Bhabinkamtibmas Desa Darmasaba. Dari hasil interogasi, Yueren mengaku tinggal di wilayah Jimbaran, Kuta

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Tiga WNA asal Jerman saat berada di Polsek Abiansemal, sebelumnya mereka diamankan di wilayah Banjar Tohpati, Abiansemal, Badung, Selasa (28/3) lalu. Dari keterangan Fathul, ia dikeluarkan dari tempat kerja dan kosnya di wilayah Pe na rung a n. Sem e nt a ra dari pengakuan tetangga kosnya, Fathul tidak punya kartu identitas dan tidak bisa baca. Oleh karena itu, dia disuruh pulang ke Jawa dan sudah dijelaskan bahwa saat itu adalah Nyepi sehingga tidak boleh

keluar. Namun, Fathul tetap keluar berjalan kaki dan setibanya di depan SMA Pandawa langsung diamankan pecalang. “Yang bersangkutan mengaku lolos pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk karena bayar Rp 30 ribu. Namun pengakuan itu masih kami dalami,” ujar Kompol Weca. (kmb36)

Mengambil Tingkatan Utama, Di-”puput” Tiga Sulinggih

PEMERINTAH Kabupaten Badung menggelar upacara Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Catus Pata Desa Adat Mengwi, Kecamatan Mengwi pada Tilem Sasih Kasanga, Senin (27/3). Tawur Agung Kasanga dengan tingkatan utama ini di-puput tiga sulinggih yakni Ida Pedanda Putra Pemaron Geria Sideman Gulingan (Siwa), Ida Pedanda Gede Bukit Putra Geria Buda Purnawati Denpasar (Buda) dan Jro Gede Jroan Lambing Sibangkaja (Rsi Bujangga). Tawur Agung dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta Wakil Ketua dan anggota DPRD Badung, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Majelis Madya Desa Pakraman, Kepala Perangkat Daerah, Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung serta Bendesa Adat Se-Kabupaten Badung. Kepala Dinas Kebudayaan Badung Ida Bagus Anom

Bhasma didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung I Nyoman Arya menyampaikan, seperti tahun sebelumnya Tawur Agung Kasanga kali ini mengambil tingkatan utama, dengan sarana tawur berupa kebo, sapi, kambing hitam, babi hitam, angsa, itik dan ayam. Dijelaskan, pada hari suci Nyepi ini, ada empat rangkaian upacara yang dilaksanakan meliputi upacara Melasti, Tawur Kasanga dan Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni. Menurut lontar Sundarigama, upacara melasti memiliki makna membersihkan bhuana alit dan bhuana agung terutama alatalat upacara dan Ida Batara Pretima, yang dilaksanakan di segara sekaligus mendak tirta amerta. Dari melasti pratima akan malinggih di bale agung, setelah melasti, dilanjutkan Tawur Agung di catus pata yang bermakna membersihkan jagat bhuana alit dan bhuana agung. “Pada upacara

Bali Post/edi

Tradisi ”Emed-emedan”

Mempererat Rasa Kebersamaan dan Kekeluargaan maikan kegiatan tahunan ini. Terkait dengan tradisi emed-emedan, kata Lenen, zaman dahulu kegiatan ini dilaksanakan di depan Pura Desa Tuban, di bawah pohon beringin dengan menggunakan bangsing atau akar dari pohon beringin. Saat ini, tradisi emed-emedan menggunakan sarana berupa tali tambang. “Tradisi ini biasanya digelar saat hari raya Nyepi. Namun, karena saat ini Nyepi sudah mendunia, maka untuk menghormati perayaan Nyepi tersebut, tradisi emed-emedan dialihkan pada Ngembak Geni,” katanya. Menurut Lenen, makna tradisi emed-emedan ini adalah untuk mempererat rasa kebersamaan dan kekeluargaan serta untuk bergembira

Selatan dan pada saat Pangerupukan menginap di tempat sepupunya, Stef, yang tinggal di wilayah Kapal, Mengwi. Saat Pangerupukan, dia menonton pawai ogoh-ogoh di lingkungan Kapal dan mengatakan tidak tahu bahwa tanggal 28 Maret itu hari raya Nyepi. Selanjutnya pada saat hari raya Nyepi pukul 06.30 Wita, ia keluar mengendarai motor untuk membeli pulsa. Berhubung situasi sepi, ia langsung menuju ke arah Darmasaba. Setibanya di wilayah Banjar Tegal, Darmasaba, ia distop oleh pecalang dan dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Darmasaba Bripka Wayan Suwika. Selanjutnya, wanita asal NTT ini dibawa ke Polsek. Pada hari yang sama pukul 11.15 Wita, pecalang Desa Dauh Yeh Cani, Abiansemal mengantar Fathul (16) ke Polsek Abiansemal.

Badung Gelar ”Tawur Agung Kasanga” di Catus Pata Desa Adat Mengwi

ANTUSIAS - Sejumlah peserta tampak antusias mengikuti tradisi emed-emedan saat digelar Pasar Majelangu, Desa Adat Tuban, Rabu (29/3) kemarin.

SEBAGAI rasa syukur karena sudah melaksanakan tapa brata panyepian, sehari setelah hari raya Nyepi, yakni saat Ngembak Geni, Desa Adat Tuban menggelar Pasar Majelangu, Rabu (29/3) kemarin. Bertempat di sepanjang Jalan Raya Tuban, Pasar Majelangu ini juga diisi dengan berbagai kegiatan dan stan pedagang serta dilaksanakannya tradisi emed-emedan. Wakil Bendesa Tuban Baga Pawongan Ketut Lenen mengatakan, memasuki tahun ke-3, Pasar Majelangu ini digelar sebagai bentuk simakrama antarwarga di sekitar lingkungan Desa Adat Tuban. Sebagian besar stan pedagang diisi oleh warga di lingkungan Desa Adat Tuban. Sebanyak kurang lebih 90 stan ikut mera-

3

ria. Dulu, pesertanya dari kalangan muda-mudi, namum saat ini juga diikuti oleh

ibu-ibu PKK. “Kami berharap, ke depan tradisi ini bisa lebih semarak,” ujarnya. (edi)

tawur di tingkat kabupaten, masing-masing bendesa adat se-Badung akan dibagikan tirta tawur dan nasi tawur untuk pelaksanaan tawur di tingkat desa, banjar dan di rumah warga. Pada sorenya dilaksanakan upacara Pangerupukan. Puncak dari rangkaian upacara ini adalah Nyepi, yang bermakna melaksanakan tapa brata semadi dengan Catur Brata Panyepian, yakni amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan. Pelaksanaan Nyepi dimulai pukul 06.00 Wita sampai pukul 06.00 Wita hari berikutnya. Terakhir adalah rangkaian Ngembak Geni dengan melaksanakan dharma shanti dan silahturahmi kepada sesama umat dan umat lainnya. Sementara itu, Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Badung IB Anom menjelaskan bahwa Tawur Agung Kasanga ini bermakna mengharmoniskan alam beserta isinya baik itu harmonis

TAWUR AGUNG - Pemerintah Kabupaten Badung menggelar upacara Tawur Agung Kasanga yang dipusatkan di Catus Pata Desa Adat Mengwi, Kecamatan Mengwi pada Tilem Sasih Kasanga, Senin (27/3). antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia dan manusia dengan alam lingkungan sebagai perwujudan dari konsep ajaran agama Hindu, yakni Tri Hita Karana. Tawur ini di-puput oleh tiga sulinggih, yakni sul-

inggih Bujanggga, Buda dan Siwa. Bujangga membersihkan alam bawah, Buda yang membersihkan alam tengah dan Siwa membersihkan alam atas. “Melalui tawur, alam ini diharapkan harmonis dan damai,” jelasnya. (ad2214)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Wedakarna Napak Tilas Jejak Bung Karno 1962 di Polandia

Setujui Garuda Indonesia Terbang Langsung Warsawa-Bali DIDAMPINGI Duta Besar Berkuasa Penuh RI untuk Polandia di Warsawa, Peter F. Gontha, Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III membicarakan sejumlah kerja sama Indonesia dan Polandia di hadapan pimpinan Senat Polandia di Kota Warsawa. Kunjungan kerja BKSP DPD-RI di negara bekas komunis ini, dimanfaatkan benar oleh Senator Wedakarna khususnya dalam menapak tilas jejak sejarah Presiden Soekarno ketika datang ke Polandia pada tahun 1962. Kegembiraan ketika menginjakkan kaki di tanah Polandia diungkapkan ke hadapan Deputy Chief of Senat of Polandia HE Adam Bielan di Gedung Parlemen di Warsawa. ‘’Saya senang bisa ada di Warswa. Karma baik telah membawa saya hadir di tempat ini. Selama ini citra Polandia memang diakui tertinggal jauh dibanding negara–negara di kawasan Eropa lainnya. Tapi ketika datang ke tempat ini, kita baru tahu bahwa standar Polandia adalah standar Uni Eropa, baik pendidikan, teknologi, pertanian maupun informatika. Ini yang harus dijajaki ke depan agar hubungan Indonesia dan Polandia dirajut kembali,’’ ujar Gusti Wedakarna. Menurutnya, Bung Karno sudah memulai hubungan diplomatik pada 1955 ditambah dengan kunjungan ke Warsawa pada tahun 1962. ‘’Ini merupakan sejarah bagi kami wakil rakyat dari Bali untuk meningkatkan lagi hubungan bilateral ke depan, khususnya lewat jalur pendidikan, ekonomi dan teknologi. Ini aspirasi dari Bali,’’ ungkap President The Sukarno Center ini. Dalam kesempatan itu, Senator Wedakarna mendukung penuh adanya pembangunan infrastruktur dan roadmap untuk men-

DI WARSAWA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (kanan) bersama Pimpinan Senat Republik Polandia HE Adam Bielan di Gedung Parlemen Warsawa. ghubungkan kedua negara, salah Ekonomi yang ditawarkan oleh satunya mengusahakan pener- pemerintah Joko Widodo, kami bangan langsung dari Polandia ke harap dimanfaatkan dengan baik Bali. ‘’Saya sudah dapat laporan dan direspons oleh pengusaha dari Duta Besar bahwa akan ada Polandia,’’ tandasnya. dua program besar menanti, yakDisampaikannya, Polandia ni pameran sejumlah perguruan dikenal sebagai penghasil gatinggi Polandia ke Jakarta dan langan kapal terbesar di dunia, Bali serta pembicaraan tentang pusat water system terbaik di rencana maskapai Garuda Indo- Eropa dan sejumlah produksi nesia terbang ke Polandia melalui high technology berstandar UE. Kuala Lumpur atau Singapura ‘’Saya akan bawa misi Satyagraha langsung dari Bali. Ini akan Bali agar semakin banyak anak menjaring wisatawan berkelas muda Bali kuliah ke Polandia. ke Bali. Saya ingin Bali dipenuhi Biaya pendidikan sarjana, master turis berkelas yang membantu dan doktor lima kali lebih murah nyata ekonomi orang Bali, bukan dibanding Eropa Barat dan USA, turis ala kadarnya yang merusak tapi kualitasnya Uni Eropa. Merlingkungan Bali,’’ paparnya. eka hebat di bidang teknologi. Gusti Wedakarna menyatakan Saya akan undang Kementerian turis Polandia adalah quality Pendidikan Polandia akhir tahun tourist. Mereka sangat menghar- nanti ke Bali,’’ papar Senator gai budaya Hindu dan adat Bali. Wedakarna usai menyerahkan Apalagi ada romantisme seja- medali Istana Mancawarna dan rah hebat antara Bung Karno lukisan Bung Karno ke Senat dan Polandia. ‘’Paket Stimulus Republik Polandia. (ad2213)

Lomba Ogoh-ogoh Desa Adat Pecatu

Teledu Nginyah Keluar sebagai Juara Pertama

Bali Post/kmb23

LOMBA - Sejumlah ogoh-ogoh hasil kreasi seniman Pecatu dilombakan pada lomba ogo-ogoh Desa Adat Pecatu, Senin (27/3) lalu. DESA Adat Pecatu kembali Ketua Panitia Lomba Ogohmenggelar lomba ogoh-ogoh, ogoh Made Sumarta mengatakan, Senin (27/3) lalu, dipusatkan di lomba ogoh-ogoh di Desa Adat Lapangan Kurusetra, Desa Adat Pecatu diadakan setiap tahun Pecatu. Lomba yang juga serang- dalam rangakaian hari raya kaian Tawur Agung Kasanga dan Nyepi. Lomba kali ini diikuti 15 Hari Raya Nyepi Tahun Çaka peserta yang terdiri atas sembilan 1939 ini, menampilkan beragam banjar binas, tiga banjar adat dan jenis ogoh-ogoh hasil kreativitas tiga sekaa teruna-teruni serta seniman dan generasi muda Pe- enam ogoh-ogoh ekshibisi atau catu. Hadir Wakil Bupati Badung pengembira. Ketut Suiasa, Camat Kuta SelaMenurutnya, ogoh-ogoh yang tan Wayan Wirya dan undangan dibuat sebagian besar menggulainnya. nakan bahan ramah lingkungan. Wakil Bupati Badung Ketut ‘’Lomba ini tujuan utamanya Suiasa saat pembukaan menyam- sebagai alat untuk melestarikan but positif lomba ogoh-ogoh ini, seni dan budaya di Bali. Pekarena sebagai wadah kreativitas menang lomba ogoh-ogoh akan seni dan budaya. Ia juga men- mendapatkan dana pembinaan. gajak masyarakat memaknai Hadiah tahun ini ada peningkahakikat perayaan Nyepi sebagai tan daripada tahun sebelumnya,’’ momentum memperkuat jati diri jelasnya. dalam melaksanakan swadhaKlian Desa Adat Pecatu Made maning agama dan dharmaning Sumerta mengungkapkan, lomba negara, selain bentuk rangkaian ogoh-ogoh yang diadakan rutin upacara dalam kegiatan pangeru- serangkaian hari raya Nyepi pukan dan mengharmonisasi ini bertujuan terus menambah, jagat, yakni bhuana agung dan menunjang dan mengembangkan bhuana alit. kreativitas seni krama atau gen-

erasi muda serta sekaa terunateruni di Desa Adat Pecatu. ‘’Kegiatan ini untuk membina talenta-talenta seni generasi muda Pecatu. Seniman Pecatu sudah mampu berlaga di kancah internasional dalam event pahat salju dan kegiatan pembinaan seni ini akan terus ditingkatkan,’’ ucapnya. Dikatakannya, Desa Adat Pecatu sangat merespons positif kebijakan Pemerintah Kabupaten Badung yang mengimbau agar ogoh-ogoh dibuat dari bahanbahan alami. Prajuru Desa Adat Pecatu telah melaksanakan rapat dan menyosialisasikan hal tersebut kepada krama yang mengikuti lomba ogoh-ogoh. Kepala LPD Pecatu I Ketut Giriarta, S.Pd., M.M. berharap lomba ogoh-ogoh ini bisa meningkatkan kreativitas generasi muda khususnya dalam bidang seni dan budaya. Apalagi peserta ogoh-ogoh dari Teledu Nginyah keluar sebagai juara pertama bukan hanya di Desa Pecatu, namun juga di Kuta Selatan dan berhasil menjadi juara dua di Kabupaten Badung. ‘’LPD Pecatu terus mendukung kreativitas generasi muda Pecatu. Bukan hanya dalam seni dan budaya, namun juga meningkatkan pelaku-pelaku wirausaha muda Pecatu untuk mengembangkan usahanya bergerak di segala bidang, salah satunya bidang pariwisata,’’ ujarnya. Pemenang lomba ogoh-ogoh Desa Adat Pecatu berturut-turut juara pertama Teledu Nginyah, juara dua Banjar Dinas Giri Sari, juara tiga Banjar Dinas Buana Sari, juara harapan satu Banjar Adat Kangin, juara harapan dua Banjar Dinas Tambyak dan juara harapan tiga Arbujak. (kmb23/k250)

Seorang Pedagang Tepergok Beli SS

Banyuwangi (Bali Post) – Malam libur Nyepi, Satuan Narkoba Polres Banyuwangi mendapat tangkapan. Seorang oknum pedagang kedapatan menyimpan sabu-sabu (SS). Saat digerebek, pelaku Heri Santoso (44) baru saja bertransaksi barang haram tersebut. Dari tangan warga Kelurahan Sobo Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi ini disita SS seberat 0,23 gram. Penangkapan pelaku berawal dari penyelidikan polisi. Menjelang malam, polisi mendapat kabar adanya transaksi narkoba. Pengintaian dilakukan, hasilnya pelaku terlihat mencurigakan di depan sebuah minimarket. Polisi langsung menyergapnya. Pelaku sempat mengelak, namun tak berkutik setelah ditemukan satu bungkus SS di bajunya. ‘’Awalnya kami mendapat informasi ada transaksi sabu-sabu. Akhirnya kami kuntit dan pelaku kedapatan menyimpannya,’’

kata Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Agung Setya Budi, Rabu (29/3) kemarin. Pelaku hanya bisa pasrah ketika digelandang ke Polres. Kepada penyidik, Heri mengaku baru saja bertransaksi sabu. Lokasinya tak jauh tempat penggerebekan, tepatnya di utara lampu merah. Di hadapan penyidik, pelaku berdalih mendapat pasokan barang dari seseorang berinisial RC asal Banyuwangi. Polisi masih memburu RC. AKP Agung menambahkan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini terutama peran pelaku. Apakah hanya dikonsumsi sendiri atau diedarkan lagi. ‘’Ini yang masih kami kembangkan,’’ tegasnya. Karena cukup bukti, pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 UU RI No. 35/2009 tentang Narkotika. (kmb30)

Kamis Wage, 30 Maret 2017

Astra Motor Bali Gelar Honda ’’Bikers Camp’’ Sekaligus Belajar ’’Management Club’’ Motor

SETIAP anggota komunitas yang terbentuk dan sudah melakukan deklarasi, tidak hanya ikut melaksanakan ‘’kopi darat’’, touring dan kegiatan sosial masyarakat. Anggota komunitas juga harus mengerti dan memahami manajemen klub di antaranya peraturan, program kerja dan stuktur organisasi yang ditetapkan klub. Untuk itu, Astra Motor Bali menggandeng Honda Community Bali (HCB) berkumpul menggelar ‘’Supra GTR Biker Camp’’. Kegiatan yang membaur dengan alam ini digelar dua hari (25-26 Maret 2017) di The Sila Bedugul, Tabanan. Acara diikuti 55 bikers yang merupakan perwakilan dari masing-masing klub di antaranya Viber, HCST, TRB, BMTC, BTC, HSFCI, CB RWT, HPCI, CCI, HCRC dan BSCC. Kegiatan diawali pemberian pemahaman kepada para bikers bagaimana mengelola komunitas secara profesional dan solid serta keberadaannya bermanfaat untuk masyarakat. Dalam materi ini, peserta diajak sharing mengenai komunitas, yaitu bagaimana suatu komunitas memiliki tujuan dan visi-misi yang jelas cenderung

stabil dan bertahan lama. Mendirikan komunitas adalah bagaimana pengurusnya memiliki kemampuan mengurus, membangun dan menjalankan roda komunitas secara demokratis. Mampu menyusun kepengurusan klub, anggaran dasar dan rumah tangga (AD/RT), mengelola keuangan dan membangun relasi dengan komunitas lainnya baik sesama motor maupun komunitas lainnya. Selanjutnya materi mengelola komunitas di antaranya menjaga semangat komunitas tetap hidup dengan cara memiliki sistem perkaderan. Terakhir, menyusun program, yaitu komunitas diajak mengagendakan suatu kegiatan dengan perencanaan yang realistis, logis, menentukan kegiatan prioritas disertai komitmen dan bersifat menyeluruh. Semua materi sharing dibawakan dengan menarik oleh Ngurah Iswahyudi, PIC Safety Riding, Honda Community sekaligus panitia penyelenggara. Acara ini dikemas secara menarik dengan menggabungkan aktivitas touring serta mencoba ketangguhan All New Supra GTR menuju lokasi camping, dengan

tetap mengutamakan safety riding serta mengampanyekan keselamatan berkendara. Selain ini, peserta lainnya berkesempatan melakukan test ride All New Supra GTR 150 di lokasi. Kemudian mengikuti serangkaian acara outbound dengan games menarik untuk mempererat kekompakan sesama bikers. Seru, antusias terlihat dalam acara ini, terbukti seluruh peserta mengikuti sampai selesai. Walaupun diguyur hujan deras, semangat kebersamaan tetap terjaga. ‘’Selain belajar management club, acara ini sebagai bentuk silaturahmi dan apresiasi komunitas Honda yang ada di Bali sekaligus mencoba ketangguhan All New Supra GTR 150 sebagai motor yang dapat memenuhi keinginan konsumen yang menyukai petualangan tanpa menghilangkan kenyamanan saat berkendara,’’ ungkap Ngurah Iswahyudi. ‘’Kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat bagi kami karena kami dapat saling sharing, refreshment dengan alam dan diberikan pelatihan management club dari Astra Motor,’’ papar Kusmiyati, salah satu anggota klub HCST. (bns1)

DI BEDUGUL - Sebanyak 55 bikers perwakilan klub-klub mengikuti Honda Bikers Camp sekaligus belajar management club motor di The Sila Bedugul, Tabanan, 25-26 Maret lalu.

Arus Balik Nyepi

7.700 Kendaraan Kembali ke Bali

Banyuwangi (Bali Post) Antrean panjang kendaraan pascalibur Nyepi terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (29/3) kemarin. Sejak dibuka pukul 04.40 WIB, antrean langsung meluas hingga ke luar pelabuhan. Panjang antrean mencapai sekitar 3 kilometer dari arah utara pelabuhan. Antrean didominasi kendaraan pribadi, namun pengendara roda dua tak kalah padat. Hingga Rabu malam, diprediksi lebih dari 7.700 kendaraan kembali ke Bali. Pantauan Bali Post di lapangan, tiga kantong parkir ASDP Ketapang penuh sesak oleh kendaraan. Di luar pelabuhan, antrean kendaraan berderet hingga di depan Terminal Bus Tanjungwangi. Ada juga kendaraan yang ditampung di areal parkir Terminal Bus Tanjungwangi. Sejak ditutup selama 24 jam, antrean kendaraan yang akan ke Bali ditampung di tiga titik, masing-masing di areal parkir Stasiun Kereta Api Banyuwangi Baru, Pelabuhan Tanjungwangi dan Terminal Bus Kapuran. Pelayaran pertama dari Ketapang setelah penutupan dilayani KMP Mutiara Alas dari Dermaga MB III ASDP, sedangkan dari Dermaga LCM dilayani KMP Munic. Untuk mengurai antrean, 45 kapal dikerahkan. Di Dermaga ASDP sebanyak 31 kapal, sisanya 14 kapal di Dermaga LCM. ‘’Jadwal bongkar muat baik di Ketapang maupun Gilimanuk dipercepat, sehingga antrean di Ketapang cepat terurai,’’ kata General Manager PT Indonesia Ferry ASDP Ketapang-Gilimanuk Yusuf Hadi. Ia menuturkan, antrean kendaraan mulai masuk ke areal parkir Ketapang sejak Selasa (28/3) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Menjelang pagi hingga siang, antrean terus bertambah, namun tak sampai di jalan raya sebab ditampung di beberapa kantong parkir. Seluruh layanan

loket dibuka. Tujuh loket di ASDP dan dua di Dermaga LCM. ‘’Kami juga tambah satu kapal,’’ jelasnya. Yusuf memprediksi puncak arus balik ke Bali berlangsung hingga Rabu malam. Roda dua mencapai 5.000 unit, roda empat 2.000 unit dan truk sejenis sekitar 700 unit. Sementara saat puncak arus mudik sebelum Nyepi dari Gilimanuk, sekitar 8.000 kendaraan menyeberang ke Jawa. Arus balik Nyepi diperkirakan berlangsung tiga hari, terutama kendaraan roda dua. Hal ini berdasarkan pengalaman tahuntahun sebelumnya.

Takut Membusuk Antrean panjang kendaraan di Ketapang membuat sejumlah sopir waswas, khususnya sopir angkutan sembako ke Bali. Mereka khawatir muatannya membusuk. Seperti diakui Imam (37), sopir asal Jember. ‘’Saya antre mulai kemarin (Selasa), namun belum masuk pelabuhan,’’ kata pengemudi pick-up ini. Ia men-

gangkut pisang menggunakan L-300 ke Denpasar untuk dipasarkan menjelang Galungan. Pengemudi lainnya, Darso, mengatakan mulai mengantre di parkiran Stasiun Kereta Api Banyuwangi Baru, Ketapang sejak Selasa (28/3) tengah malam. Baru sekitar pukul 10.00, Rabu (29/3), kendaraannya bisa masuk pelabuhan. ‘’Ini masih antre masuk kapal. Saya antre lebih dari 5 jam,’’ ujar pria asal Bangorejo, Banyuwangi ini. Menurut Kabag Operasional Polres Banyuwangi Kompol Sujarwo, pihaknya memberlakukan jalur satu arah di depan Pelabuhan Ketapang untuk menghindari antrean kendaraan di jalan raya. Kendaraan yang masuk ke pelabuhan diarahkan dari satu arah, yakni utara pelabuhan, sedangkan kendaraan menuju Surabaya dialihkan ke jalan lingkar. Menjelang sore, antrean mulai cair. Penumpukan kendaraan di parkiran stasiun kereta api dialihkan ke dalam pelabuhan. (kmb30)

Bali Post/kmb30

BALIK - Antrean kendaraan roda dua di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pascalibur Nyepi, Rabu (29/3) kemarin.

Bandara Ngurah Rai Dibuka Pukul 06.01 Wita

Garuda dan AirAsia Terbang Pertama

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Pedagang pemilik sabu-sabu diamankan di Polres Banyuwangi.

Denpasar (Bali Post) – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, dioperasikan kembali setelah ditutup selama 24 jam pada pelaksanaan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1939, Selasa (28/3) lalu. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, di Denpasar, Rabu (29/3) kemarin, menjelaskan bandara dibuka kembali mulai pukul 06.01 Wita. Penerbangan pertama yang berangkat dari Bandara Ngurah Rai adalah Garuda Indonesia GA-339 tu-

juan Surabaya untuk domestik dan yang internasional dilayani maskapai AirAsia menuju Perth, Australia. Sementara untuk kedatangan domestik pertama yakni maskapai penerbangan Nam Air dari Yogyakarta dan kedatangan internasional oleh Garuda Indonesia dari Pudong, Tiongkok. Arie menambahkan, saat ditutup selama 24 jam, tidak ada peristiwa gawat darurat yang terjadi di Bandara Ngurah Rai. Kesibukan dan aktivitas para penumpang serta kendaraan pengantar yang hilir mudik juga mulai memadati kawasan bandara tersebut.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

Selama penutupan bandara berkaitan dengan hari raya Nyepi, sebanyak 324 jadwal penerbangan domestik dan internasional tidak beroperasi terdiri atas 123 penerbangan domestik dan 131 internasional. Penutupan rutin setiap hari raya Nyepi itu telah disebarluaskan melalui Notice to Airman (Notam) atau pemberitahuan kepada seluruh pelaku penerbangan dan bandara di dunia dengan nomor A-3800. Meski ditutup, pihak bandara menyiagakan 316 petugas baik pengamanan, pelayanan penumpang hingga petugas gawat darurat. (ant)


DAERAH

Kamis Wage, 30 Maret 2017

5

137 Napi Lapas Kerobokan Dapat Remisi Nyepi

NYEPI DI BERBAGAI DAERAH

Denpasar (Bali Post) –

Kalsel Sementara itu, tiga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima pengurangan masa hukuman atau remisi khusus (RK) hari raya Nyepi. Kepala Kanwil Kemenkum HAM Kalsel Imam Suyudi di Kota Banjarmasin, Selasa (28/3), mengatakan pemberian remisi adalah hak setiap warga binaan pemasyarakatan sesuai peraturan yang berlaku. “’’Tiga WBP yang mendapat RK masing-masing

satu orang dari Lapas Kelas IIA Banjarmasin, satu orang dari Lapas IIB Kotabaru dan satu orang dari LPKA Kelas I Martapura,’’ ujarnya. Satu WBP dari LPKA Martapura dengan kasus narkoba masih dalam proses usulan remisi, sedangkan dua WBP lain terkait kasus pidana umum sudah langsung menerima remisi. ‘’Pemberian remisi kepada tiga warga binaan beragama Hindu menunjukkan Kemenkum HAM Kalsel berupaya memberi pelayanan terbaik terkait hak warga binaann,’’ ucapnya. Dijelaskannya, pemberian remisi atau pengurangan masa hukuman diberikan kepada narapidana sesuai UU RI Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan dan PP serta diatur dalam Perpres. Tujuannya, mem-

berikan motivasi kepada diri sendiri atau sesama warga binaan agar berkelakuan baik dan memiliki bekal berupa keahlian selama menjalani masa hukuman. ‘’Banyak kegiatan yang bisa diikuti warga binaan seperti pertukangan, perbengkelan, tata boga dan lain-lain, sehingga jika kembali ke masyarakat bisa lebih mandiri,’’ ungkapnya. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenkum HAM I Wayan K. Dusak mengatakan, remisi khusus hari raya Nyepi diberikan kepada narapidana yang beragama Hindu. ‘’Warga binaan penerima remisi harus memenuhi persyaratan administratif dan substantif di antaranya menjalani pidana minimal 6 bulan dan tidak terdaftar pada register F (buku pelanggaran),’’ jelasnya. Jumlah penghuni lapas dan rutan di seluruh Indonesia per tanggal 23 Maret 2017 sebanyak 213.810 orang dengan rincian narapidana 147.092 dan tahanan 66.718. (ant)

Kupang (Bali Post) – Umat Hindu di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) diharapkan dapat memaknai hari raya Nyepi sebagai momentum untuk kembali memupuk rasa persaudaraan dan membangun toleransi umat beragama di Indonesia. ‘’Pada tahun sebelumnya, negara kita dirundung oleh berbagai macam intoleran. Oleh karena itu, kami ingin umat Hindu dalam Tahun Baru Çaka ini dapat menjadikan momentum tersebut untuk kembali membangun toleransi umat beragama,’’ kata Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia

(PHDI) Kota Kupang Nyoman Widiarta Mahayasa di Kupang, Selasa (28/3). Menurutnya, sejak tahun 2016 muncul berbagai masalah yang berkaitan dengan intoleransi yang mana dapat merusak keharmonisan bangsa dan menghancurkan kebinekaan bangsa Indonesia. Bahkan, ada pihak-pihak tertentu yang berusaha mengadu domba antaragama untuk merusak toleransi umat beragama di negara ini. Oleh sebab itu, pawai ogoh-ogoh yang digelar Senin (27/3) lalu bertujuan membakar semua sifat-sifat negatif

yang ada dalam kehidupan masyarakat khususnya dalam kehidupan umat Hindu sendiri. ‘’Nah, pawai ogohogoh kemarin merupakan saat untuk bakar dan menghilangkan berbagai sifat-sifat jelek kita tahun yang lalu,’’ ujarnya. Makna perayaan hari Nyepi adalah umat bisa melakukan tapa atau introspeksi diri. Ada yang namanya amati karya atau tidak melaksanakan aktivitas bekerja selama hari raya, sehingga diharapkan tidak melakukan kerja apa saja dan berdiam diri di rumah. Kalau melaksanaan

kerja tentu ada nafsu, artinya ada api di situ, jadi kalau sudah dipadamkan apinya berarti tidak boleh bekerja dan hanya berdiam diri. Selanjutnya ada yang disebut amati lelulangan, artinya tidak bepergian ke mana-mana sebab kalau bepergian mata menikmati segala macam godaan duniawi di luar. Widiarta Mahayasa mengharapkan pada momen Nyepi ini umat Hindu di Kupang dan seluruh wilayah NTT bisa terus menjaga dan memaknai Nyepi sebagai bagian dari menjaga toleransi umat beragama. (ant)

Sampit (Bali Post) – Perayaan hari raya Nyepi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan pembauran masyarakat tanpa memandang berbagai perbedaan. ‘’Lihat sendiri, yang datang ke sini dari berbagai kalangan. Tidak peduli agamanya apa, sukunya apa dan golongan apa. Semua membaur jadi satu. Kami ingin silaturahmi seperti ini terus terjalin, apa pun momennya,’’ kata Ketua Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan Kotawaringin Timur, Dewin Marang, di Sampit, Rabu

(29/3) kemarin. Tokoh yang saat ini juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur itu adalah salah satu umat Hindu di daerah tersebut yang menggelar open house. Usai menjalani Nyepi, ia mengundang warga lainnya untuk bersilaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan makan bersama. Dewin menggelar open house di rumah jabatan Wakil Ketua DPRD di Jalan Achmad Yani, Sampit. Ratusan warga datang silih berganti, mulai dari masyarakat biasa, mahasiswa, pelajar hingga kalangan pejabat dan politikus.

Suasana kekeluargaan sangat terasa di rumah jabatan tokoh yang cukup disegani di Kotawaringin Timur. Semua membaur tanpa melihat berbagai perbedaan yang ada. Dewin mengaku bangga melihat suasana keakraban itu. Tokoh agama dan politikus senior itu selama ini memang dikenal sebagai tokoh yang selalu menyuarakan persatuan, pembauran dan kerukunan. Secara pribadi, kata Dewin, perayaan Nyepi bermakna agar setiap orang mengintrospeksi diri atas apa yang dilakukan selama ini. Meninggalkan berbagai aktivitas dan

berdiam diri saat Nyepi, harus dimaknai sebagai momen merenung untuk memperbaiki diri. ‘’Dengan introspeksi diri, mudah-mudahan kita menjadi pribadi yang lebih baik. Jika semua orang bisa melakukannya, hidup kita akan selalu aman dan damai,’’ kata Dewin. Dewin mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kerukunan hidup. Berbagai perbedaan jangan sampai menimbulkan permusuhan dan perpecahan. Toleransi dan saling menjaga, akan menjadi kunci kerukunan dan kedamaian hidup bermasyarakat. (ant)

Palangka Raya (Bali Post) – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Safari Nyepi ke sejumlah tokoh agama Hindu yang ada di kota setempat. ‘’Kami laksanakan kunjungan atau silaturahmi ke saudarasaudara kita dari Parisada Hindu Dharma dan Majelis Hindu Kaharingan yang melaksanakan perayaan Nyepi,’’ kata Wakil Wali Kota Mofit Saptono Subagio di Palangka Raya, Rabu (29/3) kemarin. Dalam rombongan tersebut Mofit didampingi Plt. Sekda Palangka Raya Kandarani, Wakil Ketua DPRD Kota

Chrismes D. Djaga, Wakapolres, Dandim 1016/Plk. serta sejumlah kepala SKPD di lingkungan pemerintah Kota Palangka Raya. Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin yang dilakukan Pemerintah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah setiap perayaan hari besar keagamaan. Pria nomor dua di Palangka Raya itu mengatakan, safari tersebut juga sebagai wujud kerukunan, keragaman serta toleransi dan mengharagai antarumat beragama di kota ini. ‘’Kota Palangka Raya sebagai ibu

kota provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai dan Bumi Pancasila harus bisa menjadi representasi julukan itu sendiri,’’ katanya. Pihaknya mengajak masyarakat semakin mempererat komunikasi dan koordinasi antarumat beragama, sehingga seamanan dan ketertiban masyarakat terus terjaga. Sementara itu, Ketua Umum Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan, Palangka Raya, Walter S. Penyang, menyambut baik kedatangan rombongan pemerintah kota tersebut ke Balai Kaharingan

Palangka Raya. ‘’Atas nama umat Hindu kami mengucapkan terima kasih atau kedatangan rombongan pemerintah kota. Terlebih open house ini secara kelembagaan agama baru dilaksanakan pertama kali di balai ini. Karena biasanya acara dilaksanakan di rumah masingmasing,’’ ujarnya. Melalui momentum perayaan serta safari Nyepi 2017, pihaknya berharap seluruh pihak dapat meningkatkan hubungan baik dengan pemerintah atau antarumat beragama. (ant)

Sebanyak 137 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, mendapat remisi khusus hari raya Nyepi. Penyerahan remisi dilangsungkan sehari setelah hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1939 di aula lapas setempat. Besaran remisi atau pengurangan masa tahanan yang didapatkan berkisar dari 15 hari hingga dua bulan.

Bali Post/ant

TANGERANG - Sejumlah umat Hindu di Tangerang sembahyang saat hari raya Nyepi di Pura Kertajaya, Tangerang, Banten, Selasa (28/3).

Kepala Lapas Kerobokan Tonny Nainggolan, di Denpasar, Rabu (29/3) kemarin menjelaskan, dari 137 warga binaan yang beragama Hindu penerima remisi tersebut, dua di antaranya langsung bebas. Warga binaan yang mendapatkan remisi salah satunya warga negara asing dari Rusia, Alexander Simonov, dengan pengurangan masa tahanan selama satu bulan. Di Lapas Kerobokan terdapat 471 orang warga binaan terdiri atas narapidana (298) dan tahanan (173) beragama Hindu dari total jumlah warga binaan yang menghuni lapas mencapai 1.405 orang. Dari jumlah ini, 154 narapidana diusulkan mendapatkan remisi Nyepi, namun hanya 137 yang diputuskan Kantor Wilayah Kementerian Hu-

kum dan HAM Provinsi Bali mendapat pengurangan masa tahanan. Sementara 17 orang masih menunggu keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM karena terkait dengan kasus tertentu seperti korupsi dan narkotika atau PP Nomor 99 Tahun 2012.

Momentum Bangun Toleransi Umat Beragama

Bali Post/ant

BANTEN - Umat Hindu menggotong ogoh-ogoh saat upacara Tawur Kasanga di Pura Eka Wira Anantha, Serang, Banten, Senin (27/3).

Perayaan Nyepi untuk Pererat Silaturahmi

Bali Post/ant

SURABAYA - Warga mengarak ogoh-ogoh melintasi Jembatan Suroboyo menjelang hari raya Nyepi Tahun Çaka 1939 di Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/3).

MATARAM Umat Hindu mengikuti tradisi ritual perang api di Lingkungan Negara Sakah, Sweta, Mataram, Lombok, NTB, Senin (27/3). Tradisi yang merupakan rangkaian menyambut hari raya Nyepi ini mempunyai makna membersihkan diri dari unsurunsur jahat.

Pemkot Palangka Raya Safari Nyepi

Kantor Notaris Dibobol Maling

Kerugian Rp 500 Juta

Bali Post/ant

Bali Post/ant

JAKARTA - Sejumlah kendaraan melintas di jalan yang lengang di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (28/3). Lengangnya jalan di ibu kota karena bertepatan dengan libur hari raya Nyepi Tahun Çaka 1939.

Mangupura (Bali Post) Komplotan maling memanfaatkan momen Nyepi untuk melakukan aksinya. Pada Selasa (28/3) lalu, Kantor Notaris Putu Sarjana, S.H. di Jalan Raya Padang Luwih, Dalung, Kuta Utara, Badung disatroni pencuri. Setelah membobol brankas, tamu tak diundang itu membawa kabur uang tunai sekitar Rp 500 juta. Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan saat diminta konfirmasinya membenarkan adanya kejadian itu. ‘’Langsung hubungi Kasat Reskrim ya,’’ ujarnya, Rabu (29/3) kemarin. Informasi di lapangan, kejadian itu baru diketahui kemarin saat korban mau mabanten di kantornya. Awalnya korban curiga karena pintu harmonika kantor terbuka. Setelah dicek ke dalam, brankas tempat menyimpan uang kliennya untuk membayar pajak raib. ‘’Kantor pajak kan lama tutup karena libur panjang. Informasinya, uang itu milik kliennya,’’ ujar sumber. Kasus tersebut langsung dilaporkan ke Polres Badung. Saat ini polisi masih menyelidikinya. (kmb36)

Umat Hindu di Manado Laksanakan Dharma Santi Manado (Bali Post) – Umat Hindu di Kota Manado melaksanakan upacara Dharma Santi dalam persembahyangan di Pura Jagadita, Taas, untuk menutup perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1939. “Sehari setelah melaksanakan Catur Brata Panyepian, umat melakukan Dharma Santi dengan sembahyang lalu diteruskan saling silaturahmi,” kata Ketua Parisada Hindu Dharma Manado Ida Bagus Ketut Alit, di Manado, Rabu (29/3) kemarin. Menurut Alit, dengan melaksanakan dharma santi, diharapkan seluruh umat Hindu termasuk di Manado, berkumpul dan saling mengucapkan maaf dan membangun simakrama yang lebih baik di masa mendatang serta mengingatkan pentingnya hubungan dengan sesama umat manusia sebagai pelaksanaan konsep Tri Hita Karana. Dharma santi, lanjutnya, seba-

gai kegiatan untuk menjalin kebersamaan, sebagai sesama umat manusia saling menghormati dan menghargai serta mencari kedamaian. “Mencari kedamaian bukan hanya dengan diri sendiri, tetapi juga dengan sesama termasuk dengan alam,” ujarnya. Sekretaris Daerah Kota Manado Rum Usulu mewakili pemerintah menyampaikan selamat kepada umat Hindu yang sudah melalui hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1939, dengan melaksanakan catur brata panyepian. ‘’Pemerintah berharap hubungan silaturahmi antara sesama umat atau dengan yang lainnya akan tetap terjalin dengan baik, sehingga tercipta kedamaian,” jelasnya. Ia juga mengharapkan melalui perayaan Nyepi, umat Hindu Manado makin memantapkan hubungan dengan pemerintah, dengan terus mendukung program pemerintah sehingga makin baik dari waktu ke waktu. (ant)


OPINI

6

Kamis Wage, 30 Maret 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menguatkan Komitmen dan Kesadaran Menjaga Alam SUDAH sejak lama, banyak kalangan menyadari bahwa peringatan hari suci Nyepi setiap tahunnya, tidak hanya unik dan menarik, tetapi juga mempunyai dimensi lain serta dampak yang luas terhadap pemikiran tentang kelangsungan peradaban umat manusia. Unik sudah pasti karena di kolong jagat ini, satu pulau sunyi senyap dan menghentikan segala aktivitas hanya ada di Pulau Bali yang mayoriyas penduduknya beragama Hindu. Para pemeluk Hindu inilah yang pada saat Nyepi melaksanakan Catur Brata Panyepian yakni amati karya tidak berkarya, amati lelungaan tidak bepergian, amati geni tidak menyalakan api, dan amati lelanguan tidak melaksanakan hiburan. Pengertian serta filosofinya tidak sebatas apa yang dilakukan umat Hindu. Dalam konteks universal, tindakan ritual ini berdampak luar biasa terhadap revolusi pemikiran kekinian yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Dari praktik ini, berapa hal yang bisa dihemat. Berapa banyak energi yang bisa disimpan. Berapa banyak hal yang tidak perlu dilakukan saat itu dihentikan. Ada jeda. Ada semacam perenungan. Semacam kontemplasi terhadap hidup dan kehidupan. Semuanya tidak semata-mata mengejar kesejahteraan tanpa memperhitungkan bagaimana kondisi alam. Kita diajarkan dan belajar tentang keheningan, kesunyian, kesenyapan. Kita belajar banyak dari alam. Bagaimana sebenarnya menghentikan sejenak segala nafsu dan keserakahan. Hanya sejenak. Hanya satu hari. Namun apa yang bisa didapat dari hal ini. Banyak sekali sebenarnya. Hanya orang yang tidak sadar mengganggap hal ini hanya seremonial. Hanya hal-hal unik yang hanya bisa dinikmati kulit luarnya. Banyak gerakan global diinspirasi dari Nyepi ini. Gerakan moral spiritual yang sangat krusial dalam menyelamatkan bumi beserta isinya. Banyak dimensi yang ada. Ekonomi, sosial, budaya dan sebagainya. Kita mesti menarik pelajaran yang berharga dari perayaan Nyepi ini. Namun sejatinya, apa yang sebenarnya terjadi? Secara objektif, banyak hal yang kita lewatkan. Kita secara sadar tidak hanya melalaikan ajaran agama serta nenek moyang. Banyak peristiwa yang sebenarnya dapat inspirasi dari Nyepi. Akan tetapi tetap saja hal-hal ini tidak mampu menggugah banyak dari kita, terutama dari penguasa untuk belajar menghasilkan kebijakan yang jauh lebih visioner. Memelihara alam Bali dengan jauh lebih baik sebenarnya setiap tahun, setiap hari raya Nyepi, kita terus diingatkan. Namun sering kali tidak sadar juga. Di lain pihak, banyak orang luar justru memuji dan menarik banyak pelajaran. Gerakan Earth Hour yang kini jadi tren global dapat inspirasi dari Nyepi. Itu hanya dalam hitungan jam. Bagaimana kalau hal itu dilakukan dalam hitungan satu hari penuh? Seperti kita melakukan hari Nyepi di Bali? Tentu hasilnya akan lebih dahsyat. Ini pemikiran luar biasa yang terkandung dalam hari raya Nyepi. Tetapi harus kita akui, kita terlalu terpukau dengan nilai-nilai glamor yang dimiliki orang lain ketimbang hal-hal unik yang kita miliki sendiri. Padahal dalam keunikan itu tersimpan kekuatan yang luar biasa. Sangat dahsyat.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Sosialisasi Jadwal SIM Keliling Kinerja jajaran kepolisian belakangan ini terus mengarah pada profesionalisme dan berupaya melayani masyarakat sebaikbaiknya. Langkah kepolisian melakukan reformasi kinerja dan profesionalisme jajarannya ini patut diapresiasi. Sebagai institusi yang juga melakukan berbagai pos layanan publik, sebagai warga masyarakat, saya juga berharap agar polisi lebih intensif memberikan informasi publik. Bagaimanapun polisi harus ikut serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi. Kali ini, saya mohon kepada kepolisian agar menginformasikan jadwal layanan SIM keliling di Polsek masing-masing. Layanan SIM keliling ini saya dengar sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kewajibannya sebagai pengguna jalan yang baik. Mohon informasi tentang hal ini bisa disampaikan lebih sering sehingga masyarakat menjadi memiliki pemahaman kapan dan di mana bisa melakukan pengurusan SIM di tingkat wilayahnya? Wayan Arsana Gianyar, Bali

Nyepi Aman Tahun ini, perayaan Nyepi Çaka 1939 terasa sangat aman. Belum ada terdengar aksi pelecehan perayaan Nyepi di media sosial. Semoga ini bentuk kesadaran semua elemen untuk menghargai hari raya umat Hindu yang memiliki korelasi besar dalam menjaga keseimbangan dan keharmonisan alam. Sebagai krama Bali, saya juga menyampaikan terima kasih kepada semua elemen termasuk kepolisian dan TNI dan tokoh-tokoh umat yang telah ikut menyukseskan pelaksanan berata panyepian di Bali. Semoga kita bisa hidup rukun dan harmonis di Bali. Putu Swarcana Denpasar, Bali

Nyepi dan Gerakan Ekonomi Hijau Tahun Baru Çaka 1939 yang jatuh pada 28 Maret, umat Hindu merayakan upacara pergantian tahun yang disebut hari raya suci Nyepi. Nyepi dengan Catur Berata Panyepian-nya itu amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak melakukan aktivitas), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang) selama 24 jam merupakan relevansi nilai-nilai (value relevance) unsur melestarikan alam dengan segala atributnya. Nyepi berarti sepi, hening dan damai, wahana reflektif, mulat sarira dan dekat dengan konsep ekonomi hijau yang menjadi paradigma dan proksi baru dalam tata kelola bumi, suatu konsep pembangunan yang bergeser dari Tujuan Pembangunan Milenium atau Millenium Development Goals (MDGs) ke konsep yang populer saat ini yaitu Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Oleh I Wayan Suartana ebagai bagian dari rangkaian hari raya Nyepi, sebelumnya diawali dengan upacara Melasti yang bertujuan menyucikan dan membersihkan diri manusia (bhuana alit) dan alam semesta (bhuana agung). Perjalanan suci Melasti ke laut, sungai atau danau merupakan representasi nilai-nilai bahwa sumber-sumber air dan sumber-sumber kehidupan senantiasa dirawat dan dipelihara sepanjang masa. Dengan memercikkan air suci dari sumbersumber air tersebut, ekspektasinya dapat membersihkan dan menyucikan diri makhluk hidup dan alam semesta. Kemudian hari Senin (sehari sebelum Nyepi) dilaksanakan upacara Pangerupukan yang salah satunya diisi dengan pawai ogohogoh. Senin kemarin, pawai ogohogoh dijadikan ajang atraksi budaya dan malah dilombakan untuk memacu generasi muda (sekaa taruna) mempunyai jiwa berkesenian, kreatif dan berkompetisi. Semangat yang muncul bahwa ogoh-ogoh harus ramah lingkungan dalam bentuk larangan untuk menggunakan bahan styrofoam, sehingga pawai ogoh-ogoh tidak hanya ritual dalam rangkaian pangerupukan sebagai tujuan utama tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap lingkungan. Aktualisasi Ekonomi Hijau Dari berbagai sumber, pada

saat perayaan hari raya Nyepi di Pulau Bali terjadi reduksi emisi gas karbondioksida kira-kira 20.000 ton dalam sehari, penghematan listrik sekitar 70% bila dirupiahkan ekuivalen sekitar Rp 5 miliar dan penghematan bahan bakar lainnya. Sehari Bali tanpa polusi, sehari Bali menikmati udara bersih dan secara nyata mengimplementasikan ekonomi hijau yang dapat diartikan pembangunan berkelanjutan dengan menggunakan praktik ekonomi lingkungan serta berupaya meningkatkan kesejahteraan dan keadilan sosial masyarakat, emisi karbondioksida yang rendah dan menghemat sumber daya alam. Nyepi dan korelasinya dengan aktualisasi ekonomi hijau dapat dijadikan model implementasi pro-lingkungan lintas waktu dan lintas generasi artinya pembangunan ekonomi haruslah menjaga keseimbangan antara angka-angka ekonomik dengan pelestarian alam dan lingkungan. Pembangunan mesti melakukan rasionalisasi dan alokasi sumber daya yang tepat apalagi berhadapan dengan energi yang tak bisa diperbarui. Bila keseimbangan itu terjadi, maka kelangsungan pembangunan beserta manfaatnya akan tetap terjaga. Karena itu, hari raya Nyepi, kemudian setelah ini dilanjutkan dengan hari raya Galungan dan Kuningan adalah saat yang tepat untuk kembali ke dalam keheningan sanubari yang

mendeklarasikan diri bahwa ketidak seimbangan itu merugikan peradaban. Eksploitasi alam untuk mengejar keuntungan sebanyak-banyaknya misalnya, seolah-olah menjadikan bisnis paradoks dengan lingkungan adalah sesuatu yang patut dihindari. Akses masyarakat dan ruang publik bisa jadi terganggu karena ambisi mengejar pertumbuhan aset dan laba atas nama distribusi kemakmuran. Piranti dana sosial sebagai kepedulian sosial perusahaan terhadap lingkungan yang disebut CSR (corporate social responsibility) atau tanggung jawab sosial perusahaan sudah mulai ada gaungnya tetapi perlu diimonitor peruntukannya agar tetap dalam kerangka pembangunan berkelanjutan, bukan untuk manajemen kesan saja. Dengan demikian, kebijakan dan pengukuran ekonomi hijau seharusnya dirancang untuk memperbaiki irisan antara pembangunan ekonomi dan aspek berkelanjutannya. Suatu pembangunan yang memadukan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan generasi saat ini tanpa mengorbankan kepentingan generasi yang akan datang. Pembangunan ekonomi dengan ukuran-ukuran konvensional, sangatlah bergantung pada perkembangan tingkat investasi, produksi dan konsumsi yang menghasilkan pertumbuhan ekonomi, hanya ti-

dak boleh absen pada dimensi sosial serta lingkungan. Indikasi gejala kerusakan dapat dicontohkan semakin tinggi tingkat emisi gas, gundulnya hutan-hutan sebagai paru-paru dunia yang bisa menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor dan banjir. Kesenjangan juga menjadi titik fokus pada era SDGs. Kesenjangan terjadi antara kelompok negara kaya dengan negara miskin sehingga negara miskin tidak punya posisi tawar yang cukup. Pada level negara, juga terjadi kesenjangan wilayah dan sektor. Bila tidak dapat diatasi secara optimal, kesenjangan ekonomi dan sosialyang semakin melebar bukan tidak mungkin akan menurunkan indeks kebahagiaan warga negara. Ekonomi hijau menjadi kanal penghubung pertumbuhan pembangunan, keadilan sosial serta menghemat pemakaian sumber daya alam secara berlebihan. Semangat dan filosofi Catur Brata Panyepian aktual dalam konteks ini. Degradasi lingkungan terutama pada sumber daya alam dan juga kekayaan/aset lingkungan menjadi hal yang harus dihindari bagi seluruh umat manusia di dunia. Pemanasan global dan anomali cuaca sepanjang tahun bisa jadi menurunkan kualitas kehidupan di muka bumi ini. Dalam konteks ini pembangunan berkelanjutan adalah sebuah upaya penyelamatan lingkungan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan kebijakan. Praktisnya, ekonomi hijau diterapkan dalam bentuk penghematan sumber energi seperti listrik, panas, dan sebagainya seperti yang dilakukan pada saat Nyepi Sipeng. Domain efisiensi sumber energi dan pelestarian lingkungan memberikan dampak yang berarti bagi keselamatan lingkungan. Membumikan ekonomi hijau di antaranya memberi kejelasan ranah kewajiban dasar masyarakat termasuk pula menghidupkan proteksi indikasi turunnya kualitas lingkungan melalui sistem komu-

Pendidikan Karakter Bangsa, Haruskah Belajar dari Jepang?

Jepang, karakter dan kemajuan, sepertinya menjadi tiga term yang sulit untuk dipisahkan. Ketiganya saling mengikat satu sama lain. Adanya kemajuan di Jepang, bisa terjadi karena faktor karakter “ingin maju”-nya yang kuat. Ini tentu bukan barang baru lagi. Banyak bangsa di dunia yang sedari dulu kagum dengan karakter bangsa Jepang yang begitu khas, utamanya tentang kecerdasan dalam mengelola kemajuan, serta penghargaan terhadap nasionalisme dan jati diri bangsanya, sekalipun pada era tertentu, khususnya pada masa Perang Dunia II, semangat tersebut sangatlah berlebihan. Rasa-rasanya semua sepakat, bahwa pendidikan merupakan kunci dari pembentukan Karakter dan Kemajuan tersebut. Pada konteks ini, sangat terlihat keseriusan Jepang untuk memajukan bangsa dengan bermodalkan “karakter bangsa”, dan modal itu dikumpulkannya melalui sistem pendidikan, untuk kemudian “dibudayakan” menjadi budaya hidup masyarakatnya. Sayangnya, sebagian dari kita masih banyak yang rabun untuk melihat Jepang hanya dari sisi kemajuannya, namun abai untuk melihat mengapa dan dari mana kemajuan itu didapatkan? Bahkan tak sedikit dari generasi muda saat ini yang terlalu kejepang-jepangan, untuk sekadar mengagumi segi “industri” anime, manga, J-pop, J-food, atau latah untuk sekadar menirukan dance cover ala grils/ boys band Jepang. Kembali pada persoalan kemajuan bangsa yang dipupuk lewat pendidikan, di sini kita memang layak untuk menengok kembali

Oleh Ridwan Nanda Mulyana sejarah Jepang, yang setidaknya dapat dirunut dari zaman kekuasaan Shogun Tokugawa (16031867), kemudian diwariskan pada era baru, Kekaisaran Meiji (1872). Menurut Eka C. Febriyani (Resztorasi Pendidikan Indonesia, 2011: 99-106), pendidikan karakter yang disebut juga sebagai pendidikan moral pada zaman tersebut, telah diimplementasikan pada semua jenjang pendidikan untuk menanamkan self dicipline, yang juga dimaksudkan untuk membatasi arus westernisasi pasca-berakhirnya politik isolasi di Jepang. Cerdasnya, selain ditempatkan sebagai “filter” arus westernisasi, pendidikan juga diposisikan sebagai kunci modernisasi atau westernisasi itu sendiri (untuk memajukan bangsa Jepang, demi mengejar ketertinggalan dari bangsa Barat). Benang merah yang mengikat keduanya adalah: Jepang tidak begitu alergi dengan kemajuan (ilmu) dari luar, namun tetap sadar bahwa memelihara nilai-nilai moral atau karakter bangsa tidaklah boleh sekadar menjadi “nomor dua”. Begitu pentingnya soal pemeliharaan nilai moral sebagai salah satu asas pendidikan, Kaisar pun memasukkannya dalam Putusan Kekaisaran (Imperial Rescript) pada 1896 yang dijadikan acuan pendidikan sampai akhir Perang Dunia (PD) II. Pendidikan yang memadukan unsur keilmuan (modern) dan nilai-

nilai tradisi ala Jepang (Shusin) ini, pada muaranya membentuk karakter spesial khas Jepang yang dikenal sebagai semangat Bushido, yang bahkan sampai menggetarkan Amerika Serikat. Saking menjadikannya sebagai momok, pascakekalahan Jepang di PD II, negeri Paman Sam ini sampai ikut campur pada kancah kenegaraan dan juga konsep pendidikan Jepang, hingga “menembak jatuh” fondasi pendidikan moral ala Jepang, yang saat itu dihapuskan dalam Undangundang yang dalam istilah Barat disebut The Fundamental Law of Education. Walaupun demikian, karakter atau pendidikan moral Bushido yang telah mendarah daging pada bangsa Jepang tentu tak dapat dengan mudah dilunturkan hanya karena tidak tercantum pada kurikulum formalnya. Dari sini mestinya kita bisa belajar bahwa: yang lebih penting dari “sekadar” kurikulum formal adalah bagaimana “membudayakan” pendidikan tersebut di dalam masyarakat, sehingga bisa hidup dalam kebiasaan hidup masyarakat luas, dan dapat terwarisi ke generasi selanjutnya. Sekalipun di balik segala positifnya, kita tentu tak boleh lupa akan sisi negatifnya. Karenanya, kekaguman pada Negeri Sakura ini tentu tidak boleh berlebihan, sebab sebagai sebuah bangsa, yakinlah bahwa sejatinya kita pun memiliki keunggulan yang jelas tak kalah dari bangsa mana pun di dunia ini, termasuk Jepang. Dengan berakar

dari karakter bangsa yang luhur, ditambah dengan para pendiri negeri yang cerdas dan bijak, -- semestinya -- dalam hal pendidikan, khususnya tentang karakter bangsa dan kemajuan, kita tidaklah kalah dari Jepang, atau bangsa mana pun juga. Walau sayangnya, apa yang “semestinya” itu memang sering tak sesuai dengan yang menjadi “kenyataannya”. Dari sini, semestinya bangsa kita belajar bagaimana memposisikan (pendidikan) karakter bangsa dalam kerangka untuk mencapai dan mempertahankan kemajuan! Sebab, satu dari sekian persoalan yang ada di negeri kita ini adalah sistem pendidikan yang masih sekadar berorientasi pada mengajarkan materi/teori semata, sedangkan “pendidikan” untuk membentuk “Manusia Indonesia” malah terlihat tidak dinomorsatukan. Singkatnya, pendidikan yang lebih tertarik untuk membangun “Badan-nya”, daripada “Jiwa-nya”. Karena itu, semestinya kita sadar bahwa pendidikan Moral, atau Karakter Bangsa yang menyimbolkan spirit “Bangunlah Jiwa-nya”, harus lah diutamakan, atau tidak sekadar dijadikan yang “nomor sekian”, sehingga pendidikan tidak terlampau mengedepankan hafalan teori dan “kompetisi” semata. Sebab, jika saja pendidikan hanya fokus “mem-Bangun Badan-nya” tanpa “mem-Bangun Jiwa-nya”, maka rasa-rasanya mustahil bagi kita untuk mewujudkan Indonesia Raya yang jaya, walau sudah hampir tiga perempat abad merdeka!

nitas bebanjaran, peraturan dan kebijakan yang efektif, kontekstual dan konsisten, memberdayakan usaha kecil dan mikro (seperti Lembaga Perkreditan Desa/LPD) dan pengembangan kewirausahaan sosial berjiwa gotong royong dan saling berbagi bagi pelaku-pelaku ekonomi. Contohnya, LPD yang berada di desa membuat skim kredit khusus petani dengan suku bunga rendah dan periode tunggu (grace period) memadai dalam rangka mendukung budaya agraris sebagai pengejawantahan gerakan ekonomi hijau. Dengan momentum yang sama, mengamalkan budaya Tri Hita Karana dan Catur Purusha Artha diyakini akan dapat memupus konsumerisme, hedonisme berujung eksploitasi dan bisa menghadirkan kebijakan nol kontroversi dan gejolak, sehingga letak masalahnya ada pada tatanan komitmen dan implementasinya. Kearifan lokal yang ada di Bali seperti hukum adat dalam bentuk awig-awig dan pararem sebisa mungkin mengandung konten gerakan ekonomi hijau untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan disertai sanksi-sanksi yang dianggap efektif dan bisa diterapkan sesuai dengan desa mawacara. Pemahaman dan internalisasi dimulai dari anak-anak, sekaa taruna dan mahasiswa. Agar tidak hanya menjadi jargon, harus ada budaya sadar risiko. Seperti halnya pendidikan kewirausahaan, pemahaman lebih awal mengenai ekonomi hijau pada usia dini diyakini akan memberi dampak positif bagi kelestarian sumber daya dan menghindari kerusakan lingkungan yang masif. Contoh sederhananya, menyalakan alat pendingin ruangan seperlunya, mengurangi menonton televisi bila memang tidak perlu dengan konten sesuai umur, mematikan lampu penerangan jika tidak diperlukan, menghemat listrik dengan mengurangi konsumsi lampu pada siang hari, melakukan pekerjaan sebisa mungkin dan bila perlu dengan tangan, menggunakan barang-barang yang bisa didaur ulang, mengurangi penggunaan kantong dan sejenisnya berbahan plastic dan kegiatan lainnya yang bersifat edukatif dan inspiratif. Penulis, Guru Besar FEB Unud

POJOK Kata Menteri Pertanian, tata niaga pertanian harus dibenahi. - Target pertama, Bulog. *** Tangani korupsi, Polri, KPK dan Kejaksaan Agung teken MoU. - Bukan MoU saling melindungi. *** Menteri Susi sebut kapal pencuri ikan miliki 36 jenis bendera. - Termasuk merahputih.

Penulis, mahasiswa Jurusan Sejarah FIB Undip

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

MASUK BALI- Antrean panjang kendaraan pascalibur Nyepi memadati parkir di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (29/3) kemarin. Hingga Rabu malam, diprediksi lebih dari 7.700 kendaraan sudah kembali ke Bali. Sejak ditutup selama 24 jam, antrean kendaraan yang akan ke Bali ditampung di tiga titik dan puncak arus balik berlangsung Rabu malam kemarin.

Balipost on Gadget

Bali Post/udi

Kamis Wage, 30 Maret 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur Menyenangi Pekerjaan ADA empat hal yang harus diperhatikan dalam bekerja, bila ingin sukses yaitu canda, wirya, citta, dan wimangsa. Canda artinya menyenangi pekerjaan. Sedangkan wirya berarti ulet, tekun, dan tidak mudah menyerah. “Citta artinya fokus pada suatu pekerjaan. Wimangsa, kita harus berinovasi, kreatif dalam bidang pekerjaan sehingga akan selalu ada peningkatan dalam mutu pekerjaan,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali I Ketut Wija, di Denpasar, belum lama ini. Menurut Wija, di Bali ada sekitar 24 ribu lowongan pekerjaaan setiap tahun di bidang pariwisata dan nonpariwisata. Di kapal pesiar khususnya, bahkan ada hampir 10 ribu lowongan pekerjaan per tahun. Ini belum termasuk lowongan pekerjaan di bidang SPA dan sektor pariwisata lainnya. Oleh karena itu, masyarakat Bali tidak perlu berkecil hati. “Kalau kita memiliki manusia-manusia hebat, kita bisa menjadi Israel-nya dunia di bidang pariwisata. Israel kan menguasai di mana-mana pada bidang ekonomi,” jelasnya. Wija menambahkan, sertifikasi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan mutu dan kompetensi SDM Bali. Kompetensi sendiri adalah menyatunya pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diwujudkan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak. “Seseorang kompeten apabila dia tidak hanya berpengetahuan, tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki sikap sebagai orang yang kompeten. Sikap profesional, di situ ada wisdom, ada kedewasaan. Jadi, menyatunya pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diwujudkan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak, itulah kompetensi,” tandasnya. (rin)

Penonton Ogoh-ogoh Dikagetkan Suara Ledakan Denpasar (Bali Post)Ribuan penonton pawai ogoh-ogoh di Jalan Gajah Mada-Jalan Veteran, tepatnya seputaran patung Catur Muka, Denpasar, saat Pangerupukan, Senin (27/3) lalu, dikagetkan dengan suara ledakan keras. Sumbernya diduga berasal dari tabung elpiji yang bocor di rumah kontrakan di areal Puri Blaluan, Jalan Durian, Denpasar. Petugas Polresta Denpasar, Rabu (29/3) kemarin mengatakan rumah kontrakan tersebut ditempati Ibu I Luh bersama keluarganya. Dari keterangan Rida Agusman (27) yang tinggal tak jauh dari TKP, pukul 20.00 Wita dia mendengar teriakan kebakaran dari sebelah tempat tinggalnya. Kebetulan saat itu warga lagi ramai menonton pawai ogoh-ogoh. Warga langsung menuju TKP dan membantu memadamkan api. “Saksi mengatakan Ibu I Luh buka warung makan. Saat kejadian, dia sedang memasak nasi pakai epliji dan ditinggal jualan ke warung di Jalan Veteran,” ujarnya. Beberapa menit kemudian, terdengar suara ledakan disusul kobaran api di dapurnya. Api langsung melalap rumah dan isi rumah kontrakan tersebut. Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur AKP Nyoman Darsana saat dikonfirmasi mengatakan, korban belum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek. Oleh karena itu pihaknya belum punya data lengkapnya. “Jumlah kerugiannya kami belum tahu karena korban belum melapor,” tegasnya. (kmb36)

Bali Post/wan

PADAMKAN API – Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah atap rumah yang terbakar di Jalan Durian Denpasar saat Pangerupukan, Senin (27/3).

Balai Post/eka

MBED-MBEDAN - Krama Desa Adat Semate menggelar tradisi mbed-mbedan di depan Pura Desa lan Puseh Desa Adat Semate, Badung, Rabu (29/3) kemarin. Ritual ini digelar setahun sekali, bertepatan dengan perayaan Ngembak Geni dengan tujuan untuk meningkatkan rasa kebersamaan antarkrama.

Diduga Salah Paham, Pecalang Ditusuk Saat Nyepi

Denpasar (Bali Post) -

Ketenangan perayaan Nyepi terusik oleh ulah seseorang tak dikenal di Banjar Mertayasa, Denpasar Barat, Selasa (28/3) lalu. Agus Susila (34), pecalang banjar setempat, ditusuk orang tersebut hingga kritis. Pemicunya diduga karena pelaku ditegur saat mengambil rokok di depan korban tanpa permisi. “Kasus ini masih kami selidiki dan identitas orang tersebut masih dicari. Sebenarnya cuma salah paham saja,” kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana, Rabu (29/3) kemarin. Informasi diperoleh di lapangan, kejadiannya pukul 03.30 Wita. Awalnya, korban bersama teman-temannya standby di TKP, tibatiba datang pelaku langsung

Akibat kejadian itu, korban beralamat di Jalan Gunung Agung Gang II C, Denpasar ini mengalami luka tusuk pada lengan kiri dan lengan kanan serta pinggang. Selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD Wangaya, tetapi karena lukanya parah langsung dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar. Di tempat terpisah, sekitar pukul 12.30 Wita bertempat di

dihindari. Terkait kasus tersebut, petugas Polsek Denpasar Barat langsung melakukan mediasi di Subsektor Monang Maning. Hasilnya kedua belah pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan dan membuat surat pernyataan damai. “Sebelum Nyepi, kami sudah mengimbau kepada masyarakat supaya saling menghormati dan menjaga toleransi antarumat beragama. Mudah-mudahan kejadian dipicu kesalahpahaman seperti ini tidak terulang lagi,” harap Kompol Wisnu. (kmb36)

Tradisi ’’Mabuug-buugan’’ di Kedonganan

Keseimbangan Hubungan Manusia dengan Alam DESA Adat Kedonganan, Kabupaten Badung, Rabu (29/3) kemarin bertepatan dengan hari ngembak geni, kembali menggelar tradisi mabuug-buugan. Sekitar 1.000 orang dari enam banjar ikut serta dalam tradisi ini. Tujuan pelaksanaan tradisi mabuug-buugan adalah untuk pembersihan diri sekala dan niskala. Pembersihan ini juga sebagai bentuk keseimbang-an antara hubungan manusia dengan alam. Ketua Panitia yang juga Ketua Sekaa Teruna Kedonganan I Made Gede Budiastra mengatakan, sejak era penjajahan Jepang, tradisi ini sudah menjadi permainan yang sangat ditunggu-tunggu. Aktivitas ini awalnya dilaksanakan bertepatan dengan hari raya Nyepi atau Tilem Kasanga, karena pada saat Nyepi dahulu memang diperbolehkan melakukan aktivitas. Setelah itu, tradisi ini sempat tidak dilaksanakan karena kurangnya respons dari masyarakat. Namun sejak dua tahun terakhir, tradisi ini dibangkitkan lagi. Dikatakannya, untuk tahun ini, pihak desa adat mulai mendaftarkan tradisi ini ke tingkat kabupaten untuk dilegalkan menjadi milik Desa Adat

DAU Kurang, Ada Komponen Pembiayaan Tertinggal Penghitungan

Denpasar (Bali Post) Dana Alokasi Umum (DAU) yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemprov Bali diklaim sudah memperhitungkan adanya alih kewenangan SMA/SMK ke provinsi. Ketika alokasi DAU ternyata masih kurang, kemungkinan ada sejumlah komponen pembiayaan yang tertinggal dalam proses penghitungannya. “Kami akan mencoba melihat kondisinya seperti apa. Prinsipnya kalau memang itu masih ada kekurangan akibat kewajiban yang ditanggung karena pengalihan kewenangan pendidikan menengah dari kabupaten/kota ke provinsi ya… itu harus ditutup oleh pemerintah pusat,” ujar anggota Komisi X DPR-RI dapil Bali Dr. Ir. Wayan Koster, di Denpasar, belum lama ini. Menurut Koster, DAU yang dialokasikan tahun ini sebetulnya meningkat dari alokasi tahun 2016. Namun kalau ternyata hitung-hitungan di daerah masih ada kekurangan, maka Kementerian Keuangan dan Badan Anggaran DPR RI mesti memperhitungkan kembali. Berapa kekurangannya harus dibayar pada APBN Perubahan 2017 atau paling lambat dalam APBN Induk 2018. “Se-

mengambil rokok berada di depan korban tanpa permisi. Korban langsung menegur orang tersebut. “Pelaku langsung pergi dan beberapa saat kemudian datang lagi mengajak teman-temannya. Mereka tidak terima dengan teguran korban. Selanjutnya, mereka menusukkan pisau beberapa kali dan setelah itu langsung kabur,” ujar sumber.

Jalan Gunung Kalimutu, Denpasar Barat, terjadi keributan antara seorang warga dengan pecalang. Dari keterangan saksisaksi, Putu Abdullah naik sepeda gayung dari Jalan Pura Demak ke Jalan Gunung Kalimutu, Monang Maning, berjarak sekitar 1,5 kilometer. Dia langsung diberhentikan oleh pecalang, Ketut Warta. Saat ditanya identitasnya, ternyata Abdullah tidak bisa menunjukkan kepada pecalang tersebut dan ia mengaku akan sembahyang di Jalan Gunung Kalimutu. Diduga terjadi kesalahpahaman sehingga keributan tidak bisa

gala kewenangan yang berisiko pada pembiayaan itu harus dihitung. Pasti memang ada komponen pembiayaan yang tertinggal kemarin menghitungnya,” imbuh politisi PDI Perjuangan ini. Sebelumnya, Direktur Pembiayaan dan Transfer Non-Dana Perimbangan Kemenkeu Ubaidi Socheh Hamidi mengatakan, DAU 2017 yang diberikan ke daerah tidak bersifat final. Semua daerah di Indonesia yang masih kekurangan DAU termasuk Bali, akan diundang untuk membahas masalah ini. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Pemprov Bali, DAU murni yang diperoleh pada tahun anggaran 2017 ini sebesar Rp 1,311 triliun lebih atau meningkat sebesar Rp 461 miliar lebih dari DAU pada APBD Induk 2016 sebesar Rp 850,1 miliar lebih. Namun, peningkatan DAU itu tidak sebanding dengan peningkatan beban belanja akibat pelimpahan kewenangan dari kabupaten/kota ke provinsi. Khususnya urusan SMA/SMK sebesar Rp 692,8 miliar, yang terdiri atas Rp 542,7 miliar untuk belanja pegawai dan belanja operasional, serta penunjang penyelenggaraan sekolah SMA/SMK sebesar Rp 150,158 miliar. (kmb32)

Kedonganan. Ini dilakukan agar tradisi ini tidak diakui oleh daerah lain. Dijelaskannya, mabuug-buugan berasal dari kata buug yang berarti tanah atau lumpur dan bhu yang artinya ada atau wujud. Mabuug-buugan berarti sebuah aktivitas dengan menggunakan tanah atau lumpur. Prosesi awal dari tradisi ini adalah warga berkumpul di Bale Agung kemudian menuju ke kawasan mangrove untuk mengikuti tradisi dengan mengolesi badan dengan lumpur mangrove. Setelah melakukan tradisi mabuug-buugan, peserta berjalan mengitari desa menuju Pantai Pemelastian Kedonganan untuk melakukan pangelukatan dan pembersihan diri. (edi)

Bali Post/edi

LUMPUR - Peserta ‘’mabuug-buugan’’ dengan badan penuh lumpur berjalan menuju Pantai Pamelastian Kedonganan, Rabu (29/3) kemarin.


BANGLI

8 Nyepi, 37 Warga Masuk RS Bangli (Bali Post) Sebanyak 37 warga terpaksa dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat hari raya Nyepi, Selasa (28/3). Dari 37 warga tersebut satu di antaranya mengalami luka bakar akibat terkena uap panas saat hendak membuat bubur. Berdasarkan data yang dihimpun di RSU Bangli, Rabu (29/3) kemarin, warga mengalami luka bakar tersebut yakni Ni Putu Krisnawati (50) asal Banjar Guliang Kawan, Desa Bunutin, Bangli. Dia mengalami luka bakar pada bagian wajah, dada dan lengan kirinya lantaran terkena uap panas panci presto. Hingga siang kemarin Krisnawati masih menjalani perawatan di RS. Wadir Umum, Keuangan dan SDM RSU Bangli Dr. I Putu Ganda Wijaya seizin Direktur dr. Wayan Sudiana mengatakan, karena melewati batas desa, seluruh pasien tersebut datang ke IGD saat Nyepi Selasa lalu dengan diantar pecalang. Mereka terpaksa dilarikan ke IGD dengan berbagai keluhan seperti panas tinggi, muntah-muntah, asma dan ada juga yang melahirkan. ‘’Saat Nyepi ada tiga bayi yang lahir di RSU Bangli,’’ ujarnya. Selain itu, Ganda juga menyebutkan bahwa saat Nyepi pihaknya merawat sebanyak 58 pasien. ‘’Untuk hari ini (kemarin - red) kunjungan IGD ada sebanyak 32 orang, FK IGD 5 orang, MRS 4 orang dengan kasus digigit anjing, muntah-muntah, sakit perut, panas dingin dan beberapa kontrol luka,’’ jelasnya. Ganda menambahkan, untuk melayani pasien selama Pangerupukan, Nyepi hingga Ngembak Geni pihak RSU menyiagakan sedikitnya 95 personel dari berbagai unit. Sebagaimana yang disampaikan Wadir Pelayanan RSU Bangli I Ketut Darmaja sebelumnya, petugas yang disiagakan mulai dari Pangerupukan hingga Ngembak Geni mulai dari medis, paramedis, penunjang dan administrasi. Mereka ditugaskan selama 36 jam. Semua petugas yang disiagakan sudah mendapat surat rekomendasi Pemkab Bangli. (kmb40)

Menurun, Volume Sampah Saat ”Pangerupukan” Bangli (Bali Post) Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli bergerak cepat untuk membersihkan sampah di kawasan Kota Bangli usai pawai ogoh-ogoh saat Pangerupukan, Senin (27/3) malam. Sebanyak tiga truk sampah berhasil dikumpulkan. Jumlah tersebut lebih sedikit ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan Kepala DLH Bangli Ida Ayu Gde Yudi Sutha saat dikonfirmasi, Rabu (29/3) kemarin. Dia menjelaskan, usai pawai ogoh-ogoh saat Pangerupukan atau sekitar pukul 20.00 wita, pihaknya langsung menerjunkan puluhan petugas untuk membersihkan sampah di kawasan Kota Bangli sampai ke Kubu. Petugas juga melakukan patroli keliling untuk membersihkan sampah bekas pawai ogoh-ogoh hingga pukul 23.00. Hasil dari bersih-bersih itu pihaknya mengumpulkan sebanyak tiga truk sampah yang langsung dibawa ke TPA Landih. ‘’Usai pengarakan ogoh-ogoh kita langsung terjunkan seluruh pegawai dari DLH untuk melakukan pembersihan sampah di sepanjang jalan di Bangli. Selain petugas, masyarakat juga ikut bergotong royong untuk ikut membantu membersihkan sampah yang ada. Langkah cepat itu kita lakukan agar masyarakat saat Nyepi bisa menjalankan catur brata panyepian dengan khusyuk dan khidmat,’’ ungkap Yudi Sutha. Dia mengatakan, volume sampah yang dikumpulkan tahun ini jauh lebih sedikit ketimbang saat Pangerupukan sebelumnya. ‘’Kalau dilihat dari volumenya, jauh menurun dari Nyepi sebelumnya. Hanya saja secara detailnya saya lupa berapa sampah yang diangkut saat Nyepi tahun lalu. Dan sekarang kita hanya mengangkut tiga truk sampah saja,’’ katanya. Dia memaparkan, menurunnya volume sampah tahun ini menandakan masyarakat Bangli mulai sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pihaknya pun berharap ke depan partisipasi masyarakat bisa lebih ditingkatkan. (kmb41)

Kamis Wage, 30 Maret 2017

Cegah Kebakaran Hutan

BKSDA akan Tambah Kelompok MPA Bangli (Bali Post) -

Kawasan hutan di Kintamani selama ini kerap dilanda kebakaran terutama saat musim kemarau. Untuk mencegah kebakaran hutan, khususnya yang ada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Payang dan Penelokan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah II Bali berencana menambah jumlah kelompok masyarakat peduli api (MPA) yang sekarang hanya ada dua kelompok. Kepala Seksi Konservasi Wilayah II BKSDA Bali Sulistyo Widodo saat ditemui belum lama ini mengungkapkan, lahan hutan yang dikelola BKSDA saat ini, yakni TWA Penelokan seluas 574,27 hektar dan TWA Bukit Payang seluas 2.075 hektar. Dari kedua TWA tersebut, TWA Penelokan diakuinya paling sering dilanda kebakaran. Sulistyo mengatakan, untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, pihaknya selama ini melibatkan masyarakat secara penuh. Pihaknya bersama Balai Pengendalian Perubahan Iklim telah membentuk kelompok MPA. Sejauh ini sudah ada

dua kelompok MPA yang telah dibentuk, yakni kelompok MPA di Desa Buahan dan Kedisan. ‘’Rencananya ke depan kita bakal menambah kelompok MPA di Desa Batur,’’ ungkapnya. Kelompok MPA tersebut, kata Sulistyo, dibentuk untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat lainnya mengenai teknik pengendalian api saat terjadi kebakaran hutan. ‘’MPA ini juga kita berikan alat pemadam sederhana seperti gebyok, garuk untuk penanganan kebakaran,’’ ujarnya. Sulistyo menilai selama ini kesadaran dan kepedulian masyarakat yang tinggal di dekat kawasan hutan untuk

menjaga hutan sudah cukup tinggi. Hal ini terbukti dari upaya pemadaman cepat yang dilakukan masyarakat setiap terjadi kebakaran hutan dengan alat sederhana. Meski demikian pihaknya tetap berupaya mensosialisasikan soal pencegahan kebakaran hutan sebelum musim kemarau tiba. Salah satunya yakni dengan mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan ke kawasan hutan. ‘’Kepedulian masyarakat untuk menjaga hutan sudah cukup tinggi. Hanya, kita tetap ingatkan kembali mengenai pencegahannya,’’ imbuhnya. (kmb40)

Sulistyo Widodo

Bali Post/ina

”Ngembak Geni”, Sejumlah Objek Wisata Dijaga Polisi

Bali Post/ina

PENGUNGSIAN - Suasana pengungsian di Balai Desa Songan B Kintamani beberapa waktu lalu.

Tak Punya Tempat Tinggal

Keluarga Gede Arta Rayakan Nyepi di Pengungsian Bangli (Bali Post) Hari raya Nyepi, Selasa (28/3) lalu, oleh sebagian besar masyarakat dijadikan sebagai momen berkumpul bersama keluarga di rumah masing-masing. Namun, tidak demikian bagi warga Banjar Bantas Desa Songan, Kintamani yang menjadi korban bencana alam tanah longsor. Lantaran sudah tak punya tempat tinggal lagi, sejumlah warga terpaksa merayakan Nyepi di lokasi pengungsian yang sudah mereka tempati sejak Februari lalu. Salah satunya seperti yang dijalani Gede Arta. Dia mengungkapkan, Nyepi tahun ini dirayakannya berbeda dengan Nyepi tahun sebelumnya. Jika Nyepi sebelumnya dia bisa merayakannya bersama keluarga di rumahnya di Banjar Ban-

tas, Nyepi tahun ini mereka terpaksa merayakannya di lokasi pengungsian. ‘’Sedih, karena kalau tahun lalu saat Ngerupuk saya dan keluarga biasanya sembahyang memuja leluhur bersama keluarga di rumah, kemarin hanya bisa sembahyang di pengungsian,’’ ungkapnya, Rabu (29/3) kemarin. Gede Arta menyebutkan, dari puluhan warga yang mengungsi di Balai Desa, hanya 5 orang yang merayakan Nyepi di lokasi pengungsian. Kelima orang tersebut yakni dirinya, dua anak, istri serta satu saudaranya. Sementara warga pengungsi lainnya, kata Arta, ada yang merayakan Nyepi di rumah mereka di Banjar Bantas dan ada juga yang merayakan Nyepi di rumah kerabat masingmasing.

Karena belum ada kepastian kapan para pengungsi akan direlokasi, Arta mengatakan besar kemungkinan perayaan Galungan dan Kuningan yang tinggal hitungan hari juga bakal dirayakannya di lokasi pengungsian. ‘’Karena sudah tidak ada rumah yang bisa saya tempati, terpaksa nanti merayakannya di sini,’’ ujarnya. Disinggung mengenai stok logistik untuk korban bencana, Arta mengatakan sudah mulai habis sejak beberapa hari lalu. Dirinya bersama warga pengungsi lainnya saat ini terpaksa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan uang pribadi yang diberikan oleh para dermawan. ‘’Saat ini yang kami harapkan pemerintah bisa segera melakukan relokasi,’’ harapnya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Polres Bangli pada Ngembak Geni, Rabu (29/3) kemarin, melakukan pengamanan di sejumlah objek wisata di Bangli. Hal itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung objek wisata. Sementara itu, pelaksanaan rangkaian Nyepi tahun ini secara umum berjalan tertib dan aman. Kapolres Bangli AKBP Danang Beny Kusprihandono mengatakan, objek wisata yang mendapat pengamanan antara lain Desa Penglipuran, Penelokan, Waterboom Sidembunut dan Toya Devasya. Objek-objek wisata tersebut biasanya dipadati wisatawan saat Ngembak Geni. ‘’Kita ingin menciptakan rasa nyaman dan tenang terhadap seluruh pengunjung yang datang berlibur pasca-Nyepi,’’ jelas Danang Beny. Dia menyampaikan, secara umum pelaksanaan rangkaian Nyepi tahun ini berjalan aman dan kondusif. Bahkan perayaan Nyepi tahun ini jauh lebih tertib ketimbang tahun sebelumnya yang masih saja terdapat keributan-keributan kecil. Pihaknya pun menyampaikan apresiasi atas peran serta dan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban. ‘’Kita ucapkan terima kasih kepada masyarakat, khususnya para pecalang atas kerja samanya yang sudah mengikuti maklumat Polda Bali untuk menjalankan catur brata panyepian dengan baik,’’ ungkapnya. (kmb41)

Bali Post/nan

BERJAGA - Sejumlah petugas kepolisian saat berjaga di Desa Penglipuran, Rabu (29/3) kemarin.

Lakalantas, Tomat Berhamburan di Jalan

Pedagang Rugi Belasan Juta Bali Post/kmb41

SAMPAH - Petugas DLH Bangli saat melakukan pembersihan sampah pada hari Pangerupukan, Senin (27/3).

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bali Post/kmb41

PENYOK - Mobil pick-up penyok di bagian samping akibat lakalantas, Rabu (29/3) kemarin.

Bangli (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Jalan Raya Landih - Bangli, Rabu (29/3) kemarin. Kecelakaan tersebut melibatkan dua mobil jenis Suzuki Carry pickup DK 3585 PO dengan mobil Datsun DK 1846 PE. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan belasan juta rupiah, menyusul rusaknya dua mobil serta membuat tomat yang berada di dalam mobil pick-up berhamburan ke jalan. Berdasarkan informasi, kejadian tersebut berawal dari meluncurnya mobil pick-up dari arah utara. Carry warna hitam itu dikemudikan Suartika (21), warga Banjar Tabu Desa Songan B Kintamani. Saat itu di sampingnya duduk I Gisi (50), orangtua Suartika. Mereka berdua rencananya menuju Pasar Klungkung untuk berjualan. Sebelum menuju arah jurusan Bangli, keduanya sempat istirahat di Penelokan sekitar pukul 09.00 Wita. Ketika sampai di TKP, Suartika mendahului sepeda motor yang ada di depannya. Apes, saat menyalip itulah, dari arah berlawanan yakni dari selatan meluncur mobil Datsun yang dikemudikan I Wayan Adnyana (45), warga Kelurahan Cempaga, Bangli. Kedua pengemudi kaget. Keduanya sempat ingin menghindar, tetapi tidak bisa lantaran jarak terlalu dekat sehingga tabrakan pun tidak terhindarkan. Akibat insiden tersebut, kedua kendaraan penyok di sejumlah bagian. Beruntung pengemudi dan penumpang selamat. Namun demikian pengemudi dan penumpang mengalami shock. I Gisi mengalami memar pada dahi dan wajah akibat benturan. Kanit Laka Satlantas Polres Bangli Iptu I Made Sumardika membenarkan lakalantas tersebut. ‘’Kedua kendaraan sudah kita amankan di polres dan sekarang kejadian ini sedang proses,’’ ujar Iptu Sumardika. (kmb41)


Kamis Wage, 30 Maret 2017

GIANYAR

9

Bali Post/ded

MALUKAT - Umat Hindu memadati pancuran di Pura Tirta Empul untuk malukat saat Ngembak Geni, Rabu (29/3) kemarin.

’’Ngembak Geni’’

Umat Hindu Padati Pura Tirta Empul

Gianyar (Bali Post) Sehari setelah melaksanakan brata panyepian, umat Hindu memadati Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Rabu (29/3) kemarin. Kekroditan lalu lintas pun tidak terhindarkan, akibat banyaknya pengunjung yang ingin malukat di mata air pura ini. Berdasarkan pantauan, padatnya kunjungan sudah terlihat sejak Rabu pagi. Makin siang jumlah pengunjung semakin membeludak hingga sempat membuat krodit arus lalu lintas pada ruas jalan menuju pura dengan mata air suci ini. Sementara di areal pura tampak ratusan pengunjung harus antre berjubel di pintu masuk menuju lokasi kolam mata air. Setiba di kolam pun, mereka terlihat membuat jalan ular untuk antre melakukan ritual pembersihan melewati satu per satu pancuran. Salah seorang pengunjung, Putu Ardana, mengaku rutin melakukan panglukatan di Pura Tirta Empul setiap Ngembak Geni. ‘’Kemarin (Selasa -red) kan kita melakukan brata panyepian, ya sekarang malukat lagi dan sembahyang di sini,’’ ucapnya. Pria asal Tabanan ini mengaku tidak mempersoalkan kroditnya arus lalu lintas menuju pura atau pun harus antre berjam-jam untuk bisa malukat di mata air pura ini. ‘’Kalau sudah dapat malukat, rasanya sudah puas sekali. Artinya, macet kendaraan dan antre berjam-jam itu terbayarkan dengan bisa malukat,’’ tandasnya. (kmb35)

Belajar Nyetir, Saputra Tewas Nabrak Pilar

Gianyar (Bali Post) I Nyoman Saputra (31) tewas di tempat setelah mobil pick-up yang dikemudikannya menabrak pilar beton di PT Panca Jaya Gas di Jalan Raya Celuk nomor 45, Kecamatan Sukawati, Senin (27/3). Kala itu, korban ini diketahui sedang belajar menyetir mobil. Informasi dihimpun, saat kejadian berlangsung, seluruh aktivitas di perusahaan gas itu telah berakhir. Sopir mobil pick-up DK 9994 BI, Wawan (31), juga tengah beristirahat di mes perusahaan itu. Saat semuanya sedang istirahat, ternyata Saputra diam-diam menaiki mobil pick-up berwarna putih tersebut. Hal ini baru diketahui saat sang sopir, Wawan, mendengar suara benturan keras sekitar pukul 15.00 Wita. Terkejut mendengar suara itu, pria asal Dusun Mandiku, RT 7 RW 5 Desa Sidodadi, Kecamatan Temporejo, Jember tersebut langsung lari ke luar kamar dan mencari sumber suara tersebut. Wawan kaget melihat mobil pick-up milik perusahaan sudah menabrak sebuah pilar beton yang ada di sebelah utara perusahaan. ‘’Saat saya cek, ternyata di tempat duduk kemudi ada Saputra yang sudah tidak sadarkan diri,’’ ucap Wawan kepada polisi. Wawan pun terkejut dan bersama buruh lainnya lantas ia berupaya menolong korban. Kala itu posisi korban terjepit kemudi mobil. Wawan pun menghubungi pemilik perusahaan, I Dewa Gede Anom Wibawa. Dari pemilik perusahaan, informasi kematian korban Saputra pun disampaikan ke Polsek Sukawati. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RS Ganesha di Desa Celuk untuk mendapat pertolongan. Namun, nyawa korban tidak terselamatkan. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Alit Sudarsana membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, kemungkinan besar, kematian korban akibat benturan keras pada bagian dada dengan setir kendaraan tersebut. ‘’Dari keterangan saksi, bahwa korban belum mahir mengendarai kendaraan roda empat,’’ jelasnya. (kmb35)

Bali Post/ist

MEMERIKSA MOBIL - Anggota polisi saat memeriksa mobil pick-up yang ringsek setelah menabrak beton.

Mencuri Saat ’’Pangerupukan’’, Dua Buruh Dipolisikan

Gianyar (Bali Post) Di tengah semaraknya pawai ogoh-ogoh pada Pangerupukan, Senin (27/3), tiga buruh bangunan justru melakukan pencurian di proyek UC Silver, Desa Batubulan Kecamatan Sukawati. Untungnya, aksi ini diketahui oleh satpam proyek tersebut. Dua pelaku yakni Hendrik (21) asal Jawa Timur dan Sarkun (27) asal Jawa Timur berhasil diamankan. Sementara seorang lagi, Ponadi (38) berhasil melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran polisi. Informasi dihimpun, awal aksi pencurian tersebut diketahui petugas keamanan proyek resto, I Wayan Sari Merta. Ketika itu, pria 42 tahun ini baru saja ganti shift sore dengan petugas keamanan sebelumnya. Seperti biasa ia pun mengecek barangbarang proyek serta para pekerja. Saat melakukan pengecekan di kamar para buruh inilah, pada salah satu kamar didapati tiga orang yang mencurigakan. Saat dicek, salah satu dari tiga buruh ini malah lari meninggalkan kamar dalam kondisi berantakan. Sedangkan Hendrik dan Sarkun yang ditanya sedang apa di kamar tersebut mengaku hanya main-main Wayan Merta yang curiga dengan gelagat kedua orang itu akhirnya melakukan pengecekan seluruh barang di kamar tersebut. Alhasil ditemukan beberapa gulungan kabel dan sebagian sudah dikupas. Wayan Merta pun mengamankan kedua buruh bangunan itu ke pos keamanan. Selanjutnya, kasus ini dibawa ke Mapolsek Sukawati. Kapolsek Sukawati, Kompol Pade Putu Sugiarta, yang dikonfirmasi Rabu (29/3) kemarin, mengungkapkan bahwa kedua pelaku sudah ditahan di sel Mapolsek Sukawati. ‘’Sudah kami tahan. Keduanya dikenakan pasal 363 KUHP, pencurian dengan pemberatan,’’ katanya. Kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap seorang pelaku lainnya, Ponadi. Sementara itu, dari tangan dua pelaku, diamankan sejumlah barang bukti gulungan kabel listrik berbagai ukuran, alat gunting kabel, pisau, handphone, serta dompet. (kmb35)

Bali Post/wan

PILIH BAMBU PENJOR - Hari raya Galungan hanya tinggal hitungan hari. Umat Hindu pun mulai mempersiapkan sarana upacara. Tampak sejumlah warga tengah membeli bambu untuk membuat penjor di salah satu pedagang di Jalan Batuyang, Batubulan, Rabu (29/3) kemarin.

Rangkaian Nyepi

Okupansi ’’Homestay’’ di Ubud Capai 70 Persen Gianyar (Bali Post) Hari raya Nyepi berdampak pada meningkatnya okupansi homestay di kawasan Ubud. Rata-rata tingkat okupansi homestay di Ubud mencapai 70 persen. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa yang hanya 30 hingga 40 persen. Hal itu diungkapkan Ketua Ubud Homestay Asosiasion (UHSA) I.B. Wiryawan, Rabu (29/3) kemarin. Menurut I.B. Wiryawan, di Ubud terdapat sekitar 1.500 kamar homestay. Rata-rata hampir semua terisi di kisaran 70 persen. Perayaan Nyepi memang mampu menarik minat wisatawan untuk datang ke Bali. Terlebih rangkaian perayaan Nyepi menjadi satu-satunya di dunia dan sudah banyak mendapat apresiasi masyarakat di berbagai belahan dunia. ‘’Kalaupun ada yang ke luar, mungkin karena mereka tidak bisa menikmati ketenangan dari suasana Nyepi,’’ ujarnya. Diterangkannya, 70 persen wisatawan dominan merupakan warga negara Eropa yang ingin menikmati suasana Nyepi khususnya di homestay yang ada di Ubud. ‘’Dominan memang Eropa, tapi ada juga sebagian Australia dan Asia. Mereka memang ingin memperoleh pengalaman Nyepi di Ubud,’’ ucapnya. Lebih lanjut dia menyampaikan, para pengusaha homestay saat ini tengah mengalami kesulitan untuk

mencapai tingkat okupansi 100 persen. Kondisi ini akibat persaingan yang semakin ketat dengan jenis usaha lainnya. ‘’Akomodasi seperti hotel dan hostel semakin menjamur tanpa ada batasan dan tindakan tegas dari pemerintah. Padahal selama ini homestay selalu digaungkan sebagai salah satu daya tarik desa wisata,’’ keluhnya. Akibat bersaing dengan hostel, vila dan hotel, sejumlah pengusaha homestay terpaksa banting harga. ‘’Kalau okupansi bisa sampai 50 persen, itu sudah sangat bagus. Karena pada hari biasa, untuk homestay paling bawah bisa sampai 30 persen,’’ jelasnya. Terkait kondisi ini ia pun meminta pemerintah lebih memerhatikan nasib homestay yang terbukti mendukung pariwisata budaya dan pariwisata berkelanjutan. Jangan sampai pemerintah yang selama ini mensosialisasikan pariwisata berkelan-

jutan, justru malah melakukan pembiaran terhadap pembangunan akomodasi pariwisata yang mengancam

keberlangsungan pariwisata Bali. ‘’Pariwisata berkelanjutan bukan berarti orang bebas

melakukan apa saja, akan tetapi harus jelas dan tegas mana yang boleh dan tidak,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

MAJEJAITAN - Sejumlah wisatawan belajar ‘‘majejaitan’’ di salah satu homestay di Ubud, Rabu (29/3) kemarin.

Bentuk Keseriusan Wujudkan Desa Layak Anak

Melinggih Kelod Bangun Gapura Khusus Gianyar (Bali Post) Masyarakat Desa Melinggih Kelod mendukung upaya

Pemkab Gianyar mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA). Bahkan di desa ini

dibangun sebuah gapura yang dinamakan Gapura Desa Wisata Layak Anak di per-

Bali Post/ded

GAPURA - Gapura Desa Wisata Layak Anak yang berdiri di batas Desa Melinggih Kelod Kecamatan Payangan.

batasan desa setempat. Selain sebagai tanda batas desa, gapura ini melambangkan keseriusan pemerintah dan masyarakat Desa Melinggih Kelod Kecamatan Payangan untuk menjadikan wilayah desanya benar-benar aman dan nyaman bagi perkembangan anak-anak. Perbekel Melinggih Kelod Nyoman Suwardana, Rabu (29/3) kemarin, mengatakan gapura tersebut menjadi pembatas antara Desa Melinggih Kelod dan Desa Kedewatan. Gapura itu di-pelaspas kemarin. Selain untuk menandakan batas wilayah desa, penggunaan nama Gapura Desa Wisata Layak Anak juga bukan tanpa alasan. Nama gapura tersebut menandakan keseriusan Desa Melinggih Kelod mewujudkan desa yang benar-benar aman dan nyaman bagi perkembangan anak-anak. Dikatakannya, Desa Melinggih Kelod telah mengikrarkan diri sebagai Desa Layak Anak. Bahkan, desa ini menggunakan nama Desa Wisata Layak Anak dalam mengembangkan sektor pariwisatan-

ya. Berbagai program pemberdayaan dan perlindungan anak pun dilaksanakan. Dijelaskannya, pemerintah desalah yang mengelola sebuah TK bernama Cipta Kumara dengan seratusan orang siswa. Terdapat pula tiga kelompok PAUD yakni Melati, Mawar, Kamboja. Anak-anak diberikan pelatihan polisi cilik dan dokter cilik. Program lainnya berupa pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan. Program juga menyasar para orang tua. Mereka diberikan pelatihan dan penyuluhan terkait perkembangan anak. Lebih lanjut, dia menjelaskan, pembangunan Gapura Desa Wisata Layak Anak dilaksanakan selama tiga bulan dengan menelan dana sekitar Rp 250 juta. Dana dianggarkan dari Dana Desa 2016. Nantinya gapura ini akan dipercantik dengan tanaman hias. ‘’Kami berharap dengan berdirinya Gapura Desa Wisata Layak Anak ini langkah Desa Melinggih Kelod sebagai Desa Layak Anak makin mantap,’’ katanya. (kmb25)


KLUNGKUNG

10

Kamis Wage, 30 Maret 2017

23 Napi Diusulkan Dapat Remisi Semarapura (Bali Post) Sebanyak 23 warga binaan atau narapidana (napi) di Rumah Tahanan Kelas II B Klungkung diusulkan mendapat remisi, khusus dalam rangka hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1939. Para napi ini diusulkan mendapat remisi rata-rata satu bulan dan 15 hari. “Hari raya Nyepi ini ada 23 napi yang kita usulkan dapat remisi. Tapi SK-nya belum turun dari Kanwil dan Pusat,” ujar Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Klungkung Nengah Sudanta, Rabu (29/3) kemarin. Menurut Sudanta, 23 napi yang diusulkan untuk mendapat remisi ini beragam. Di antaranya ada napi yang terlibat kasus narkoba, kasus asusila, penganiyaan dan lainnya. Namun dari jumlah tersebut, napi yang banyak mendapat remisi, yakni napi pidana umum seperti yang terlibat kriminal sebanyak 15 orang. Sisanya napi pidana khusus seperti terlibat narkoba 7 orang. Sudanta mengungkapkan kalau napi yang divonis di atas lima tahun juga diusulkan mendapat remisi. Di antaranya napi pidana umum yang terlibat kasus asusila. “Ada satu dari napi khusus yang divonis di atas lima tahun, kita usulkan dapat remisi. Begitu juga napi pidana umum seperti kasus asusila yang divonis di atas lima tahun kita usulkan dapat remisi,” ujarnya. Bagaimana napi yang terlibat dalam kasus korupsi? Menurut Sudanta, pihaknya tidak ada mengusulkan remisi terhadap para napi korupsi. Meskipun diakui di Rutan Klungkung, napi yang terlibat kasus korupsi ada mantan Bupati Klungkung I Wayan Candra. Dia telah divonis 15 tahun penjara karena terlibat korupsi pengadaan lahan dermaga daratan di eks galian C. Tapi masa tahanannya lagi diperpanjang 18 tahun setelah ada keputusan dari Makamah Agung (MA). Sesuai keputusan MA, Candra juga diwajibkan membayar denda Rp 10 miliar dan uang pengganti sebanyak Rp 42 miliar. Tapi dalam rangka hari raya Nyepi ini, Candra tidak mendapatkan remisi sama sekali. “Pak Candra tidak dapat remisi. Mereka yang sudah kembalikan uang negara kemungkinan bisa diusulkan dapat remisi. Tapi di Klungkung tidak ada,” katanya. (kmb)

ANGKUT - Sejumlah buruh mengangkut bahan pokok atau bahan makanan yang akan dikirim ke Nusa Penida.

Di Nusa Penida

Harga Elpiji 3 Kg Capai Rp 24 Ribu Semarapura (Bali Post) -

Harga elpiji ukuran 3 kilogram di Nusa Penida melonjak. Harga normal yang biasanya Rp 15 ribu, kini telah mencapai Rp 24 ribu. Kondisi ini membuat harga yang ditetapkan dengan pembelian yang dilakukan masyarakat mengalami selisih yang tinggi. Dengan demikian, Pemkab Klungkung berupaya untuk menekan harga pembelian elpiji 3 kilogram ini agar sama dengan Klungkung daratan.

Bali Post/ dwa

PATUNG - Desain proyek patung Ida Dewa Agung Istri Kanya.

Dinilai Tak Jalankan Fungsi Kontrol

Kinerja Komisi II Dipertanyakan Semarapura (Bali Post) Sejumlah proyek tahun 2017 dikritisi karena memiliki selisih antara nilai perencanaan dengan nilai penawaran. Bahkan, untuk proyek pembuatan patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya, selisih nilai tawarnya mencapai Rp 1 miliar. Besarnya nilai tawar itu membuat kinerja Dewan, utamanya Komisi II, dipertanyakan. Wakil rakyat ini dinilai tidak menjalankan fungsi kontrol dan budgeting. Pengamat kebijakan publik Kabupaten Klungkung, Putu Tika Winawan, Rabu (29/3) kemarin, mempertanyakan sejumlah proyek tahun 2017 yang ternyata meninggalkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) yang cukup besar. Ia mencontohkan proyek pembangunan patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya. Biaya yang direncanakan Rp 5,5 miliar, namun ternyata bisa ditawar hingga Rp 4,5 miliar. Itu artinya ada uang yang tidak dimanfaatkan hingga Rp 1 miliar akibat perencanaan yang tidak matang tersebut. Menurut Tika, perencanaan yang tidak efektif dan efisien membuat asas manfaat dari perencanaan anggaran ini sangat tidak baik. Mengingat anggaran Rp 1 miliar tersebut dapat digunakan untuk pembiayaan lainnya seperti infrastruktur dan bantuan kepada KK miskin. Apalagi, hingga saat ini program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Klungkung masih terkendala minimnya anggaran. “Itu menunjukan kinerja perencanaan eksekutif dan juga fungsi budgeting atau penganggaran dari Dewan tidak maksimal,” sebutnya. Mantan Wakil Ketua DPRD ini pun mengkritisi kinerja Komisi II DPRD Klungkung yang menurutnya tidak menjalankan fungsi kontrolnya. Dengan selisih anggaran Rp 1 miliar ini seharusnya Komisi II yang menjadi leading sector pembangunan di Klungkung harus bergerak. “Jangan sampai kebijakan ini malah menjadi kecurigaan publik. Ujung-ujungnya membuat gaduh situasi Klungkung,” imbuhnya. Perlu diketahui proyek pembangunan patung Ida Dewa Agung Istri Kanya dengan nilai pagu Rp 5,5 miliar ditawar oleh dua perusahaan, yakni PT Bianglala Bali sebesar Rp 4,5 miliar dan PT Agra Intan Mutiara Rp 4,5 miliar. Dengan penawaran Rp 4.497.000.000 tersebut PT Agra Intan Mutiara ditetapkan sebagai pemenang tender. (dwa)

Kabag Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Pemkab Klungkung I Ketut Sena, Rabu (29/3) kemarin menjelaskan, pihaknya memiliki dua opsi untuk menekan harga elpiji 3 kilogram di Nusa Penida. Pertama, dengan meminta subsidi kepada Pertamina agar harga dasar yang diberikan di Nusa Penida lebih murah dan menekan harga penyeberangan sehingga elpiji memiliki harga yang sama antara Klungkung

daratan dan Nusa Penida. Untuk opsi ini, pihaknya telah mengajukan ke Pertamina, namun dari pihak Pertamina meminta kajian sebagai syarat pengusulan ke pusat. Sementara terkait subsidi penyeberangan, pihaknya masih melakukan perumusan, baik biaya yang akan dikeluarkan dan jumlah keperluan masyarakat. Selain itu, Ketut Sena masih menunggu keringanan harga dasar elpiji dari Pertamina.

‘’Rencananya kita menggunakan keduanya yakni keringanan harga dasar dari Pertamina dan juga kita terapkan subsidi penyeberangan,’’ katanya. Di sisi lain ada dorongan dari Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) untuk melakukan penyesuaian harga elpiji 3 kilogram. Mengingat pengusaha elpiji tidak dapat menjual isi ulang tabung gas 3 kilogram sesuai

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Koperasi Unit Desa. Perlu diketahui, pada anggaran induk 2017, Bagian Pembangunan dan Ekonomi Sekretariat Pemkab Klungkung menganggarkan Rp 259 juta untuk subsidi penyeberangan. Biaya tersebut diperuntukkan untuk biaya penyeberangan beras ke Nusa Penida. Pengiriman beras ini ditargetkan sebesar 96 ton per bulan. Beras yang didistribusikan tersebut merupakan hasil panen petani lokal yang digarap oleh tiga KUD di Kabupaten Klungkung yakni KUD Gelgel, KUD Takmung dan KUD Dawan. Beras lokal ini nantinya akan disalurkan ke 14 BUMDes yang ada di Nusa Penida. (dwa)

Puskesmas Nusa Penida I Terima 12 Pasien

Semarapura (Bali Post)Pada saat hari raya Nyepi, Puskesmas Nusa Penida I di Sampalan, Desa Batununggul, menerima sidikitnya 12 pasien. Belasan warga yang datang ke puskesmas ini dengan berbagai keluhan. Made Suda (72) asal Limo, Desa Kutampi Kaler, misalnya. Ia terpaksa dilarikan ke puskesmas karena mengeluh infeksi saluran kencing. Selain pasien yang datang ke puskesmas, menurut Kepala UPT Puskesmas I, I Ketut Rai Sutapa, pihaknya menerima pasien rawat inap sebanyak dua orang. Ketut Sutapa menjelaskan puskesmas tetap melayani masyarakat di tengah perayaan Nyepi.

Demi menjaga perayaan Nyepi tetap kondusif pihaknya telah berkoordinasi dengan desa adat setempat agar pelayanan kesehatan tetap jadi prioritas saat Nyepi. Pada saat Nyepi pihaknya juga menggunakan genset untuk menerangi ruangan puskesmas. Sementara itu, Bendesa Pakraman Dalem Setra Batununggul I Dewa Ketut Tayanegara mengatakan pelaksanaan selama penyepian berjalan lancar. Penjagaan di perbatasan sisi timur dan barat telah dilakukan. “Bila warga mengalami gangguan kesehatan harus diantar pecalang setempat agar tidak terjadi salah paham dengan warga kami,” jelasnya. (dwa)

Bali Post/dwa

RAWAT - Salah satu warga ketika mendapat perawatan medis di Puskesmas Nusa Penida I saat perayaan Nyepi.

Tradisi ”Lukat Gni”

Jaga Keseimbangan Alam dan Manusia

kLUNGKUNG (0366)

harga atas yang telah ditentukan yakni Rp 15 ribu. Sementara itu, saat ini harga isi ulang tabung gas 3 kilogram di pasaran sudah mencapai Rp 24 ribu. ‘’Memang harga atas dan harga pasaran tidak sesuai. Tapi bila itu kita terapkan berarti tidak berpihak ke masyarakat,’’ imbuhnya. Pemkab Klungkung di bawah kepemimpinan I Nyoman Suwirta akan berupaya menurunkan harga elpiji di pasaran. Hanya, terkait dengan subsidi penyeberangan, pihaknya belum berani memastikan. Apalagi untuk menekan harga elpiji diperlukan bantuan dari Pertamina. Berbeda dengan harga beras yang dapat dibeli murah dari

Saat Nyepi

Telepon Penting Polres Klungkung

BBali Post/dwa

Bali Post/dwa

LUKAT GNI - Tradisi lukad gni yang ada di Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Semarapura (Bali Post) Warga Puri Satria Kawan, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan menggelar tradisi lukat gni atau perang api. Tradisi turun temurun ini dilaksanakan setiap tahun pada rahina tilem sasih kasanga atau saat Pangrupukan, sehari menjelang perayaan Nyepi. Tradisi lukat gni ini berasal dari dua kata yakni ‘lukat’ dan ‘gni’. Lukat atau malukat berarti pembersihan dari segala kotoran lahir dan batin, sementara gni berarti api. Lukat gni dapat diartikan sebagai tradisi pembersihan atau penyucian bhuana alit dan bhuana agung dari segala kotoran atau mala dengan sarana api. Tradisi ini bertujuan menjaga keseimbangan alam dan manusia, sehingga terjadi keharmonisan dalam catur brata panyepian. Tradisi ini diawali dengan melakukan persembahyangan bersama di pura atau merajan setempat guna memohon keselamatan dan kelancaran. Puluhan pemuda yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini selanjutnya menuju catus pata atau perempatan desa untuk melaksanakan tradisi tersebut. Di sini, para peserta memukulkan api dari danyuh (daun kelapa kering) yang diikat kepada masing-masing lawan. Tidak nampak luka meski dipukul dengan api. Bahkan tidak ada dendam di antara peserta. Suasana pun tambah semarak dengan iringan tabuh baleganjur. Tokoh Spiritual Puri Satria Kawan, Mangku A.A Gde Anom

Merta menyatakan tradisi lukat gni atau perang api merupakan warisan leluhur yang ada di Puri Satria Kawan. “Sebagai generasi muda, wajib meneruskan dan melestarikan tradisi yang sudah diwariskan para tetua di sini. Tradisi ini sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun lalu,” katanya usai pelaksanaan lukat gni, Senin (27/3). Menurutnya, lukat gni merupakan salah satu jenis panglukatan yang dilaksanakan untuk membersihkan atau menyucikan bhuana alit dan bhuana agung. Melalui tradisi yang dilaksanakan setiap tahun sekali ini diharapkan mampu menetralisir pengaruh-pengaruh negatif dan terciptanya keharmonisan pada diri dan keseimbangan alam semesta. “Melalui lukat gni ini akan tercipta keharmonisan dan keseimbangan alam semesta,” sebutnya. Salah seorang peserta A.A Gde Baskara Diningrat mengatakan dirinya ikut tradisi ini untuk melestarikan warisan leluhur. Menurutnya, dengan berbekal keyakinan yang ada dalam diri, semua api yang mengenai tubuh tidak akan terasa panas. Setiap api tersebut dipercaya mampu menghilangkan segala kekotoran atau mala yang ada dalam diri. “Dengan keyakinan yang saya miliki, semakin banyak terkena api maka kotoran atau mala itu juga akan semakin banyak pula yang hilang dalam diri kita,” ucap Baskara yang rutin mengikuti tradisi ini setiap tahun. (dwa)


Kamis Wage, 30 Maret 2017

BULELENG

11

SOSOK Penyandang Disabilitas PENYANDANG disabilitas di Kabupaten Buleleng menyentuh angka ribuan jiwa. Dari sembilan kecamatan yang ada, Kecamatan Gerokgak mengantongi jumlah tertinggi. Munculnya hal tersebut, salah satunya dipengaruhi faktor kesehatan. Kepala Dinas Sosial Buleleng Gede Komang menjelaskan, berdasarkan data 2016, penyandang disabilitas di Bumi Panji Sakti berjumlah 4.656 orang, terdiri atas laki-laki 2.782 jiwa dan perempuan 1.874 jiwa. Angka tersebut paling tinggi disumbangkan Kecamatan Gerokgak yakni 783 jiwa. Selanjutnya Sukasada 665 jiwa, Seririt 634 jiwa, Buleleng 517 jiwa, Kubutambahan 510 orang, Banjar 453 jiwa, Sawan 441 jiwa, disusul Tejakula 396 jiwa dan Busungbiu 257 jiwa. “Jumlah tertinggi ada di Kecamatan Gerokgak. Penyandang ini ada yang tergolong ringan, sedang dan berat,” ujarnya, Rabu (29/3) kemarin. Disabilitas yang diderita warga tersebut, kata birokrat asal Tejakula ini ada yang sudah terjadi sejak lahir akibat faktor kesehatan ibu saat mengandung. Ada pula akibat kecelakaan atau bukan bawaan. “Faktor kesehatan salah satu penyebabnya. Untuk mengantisipasi yang seperti itu, pemberian layanan kesehatan harus berjalan secara rutin. Perlu ada sistem jemput bola,” ujarnya. Menyikapi itu, khusus untuk penyandang kategori berat, Pemerintah Kabupaten telah menggelontorkan program berupa pemberian santunan sebesar Rp 200 ribu per orang setiap bulan. Hal serupa juga datang dari pemerintah pusat, dengan santunan per bulannya sebesar Rp 300 ribu. “Kalau tahun ini, Pemkab hanya bisa memberikan bantuan untuk 100 orang. Dari pusat 268 orang. Kami juga mendapat dukungan dari pihak ketiga melalui CSR. Berharap itu bisa berkelanjutan,” jelasnya. Sementara itu, khusus untuk yang kategori ringan dan sedang, sambung Komang sebagian besar masih bisa diberdayakan melalui pemberian keterampilan menjahit, maupun kelompok usaha bersama. Langkah ini sudah mampu menghantarkan beberapa penyandang untuk bisa hidup mandiri. “Beberapa sudah bisa punya usaha sendiri. Pemberdayaan akan terus kami lakukan,” tandasnya. (sos)

Setiap Kecamatan Dijatah Ekskavator

Singaraja (Bali Post) – Dampak ketergantungan pupuk dan obat-obatan kimia belakangan ini mulai dirasakan petani di Buleleng. Selain unsur hara tanah yang semakin terkikis, perilaku ini membuat petani mengabaikan limbah dari usaha tani yang dihasilkan. Padahal, limbah yang sifatnya organik cocok diolah untuk membantu pertumbuhan tanaman. Sayang, pengolahan limbah tersebut belum banyak diterapkan oleh petani. Ini karena keterbatasan pengetahuan dan sarana untuk mengolah limbah menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan. Mengubah kebiasaan itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) merencanakan setiap kecamatan diprogramkan untuk memiliki ekskavator berkapasitas kecil. Alat ini dapat dipinjamkan kepada subak atau kelompok masyarakat untuk membuat lubang di sekitar tanaman. Di lubang itu, limbah mulai dari daun kering, semak liar (sisa rabasan-red), dan limbah lain bisa ditimbun. Dalam waktu yang tiak terlalu lama, lubang tempat menimbun limbah itu akan menambah unsur hara tanah. Jika ini bisa dilakukan oleh petani, maka tingkat kesuburan tanah akan meningkat dan dampak jangka panjang petani dapat mengurangi pemakaian pupuk atau obat-obatan berbahan kimia. Lebih jauh Bupati mengatakan, untuk membahas gagasannya itu dalam waktu dekat ini akan dilakukan diskusi melibatkan petani dan kelompok masyarakat. Lewat diskusi kecil itu, petani atau kelompok masyarakat dipersilakan mengusulkan ide atau masalah yang dihadapi dalam menggeluti usaha tani di daerah masingmasing. Dari diskusi itu akan ditarik kesimpulan dan ditindaklanjuti oleh Dinas Pertanian (Distan) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. “Kita akan bahas bersama petani lewat diskusi kecil dan saya yakin kalau ekskavator ada di masing-masing kecamatan, petani atau kelompok subak akan setiap hari bisa membuat lubang dan semakin banyak ada lubang limbah itu bisa dijadikan penyubur tanaman,” jelas Bupati Agus Suradnyana belum lama ini. Mendukung pembiayaan, Bupati asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini mengatakan, anggaran untuk program pertanian ini tidak mesti melalui usulan dana dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Akan tetapi, program ini bisa direalisasikan melalui pemanfaatan jatah alokasi dana bantuan sosial (bansos) di DPRD dan bansos dari pemerintah daerah sendiri. Pemanfaatan bansos 60 persen untuk mendukung program pertanian. Sedangkan sisanya 40 persen dialokasikan untuk memfasilitasi program yang lain. Ekskavator tersebut juga bisa difungsikan mengantisipasi bencana tanah longsor dan banjir bandang. Menjelang musim hujan, ekskavator di kecamatan ini bisa dioperasikan untuk membersihkan bantaran sungai yang dangkal atau membersihkan potongan kayu yang menghalangi aliran air. Dengan demikian, alur sungai terpelihara dengan baik dan ketika hujan deras, masyarakat akan terhindar dari ancaman banjir bandang yang kerap kali melanda beberapa desa di Buleleng. (kmb38)

Bali Post/sos

MANCING - Ngembak Geni, rangkaian hari raya Nyepi, Rabu (29/3) kemarin, dimanfaatkan sejumlah warga untuk berlibur. Salah satunya ke Danau Buyan, Sukasada, Buleleng. Selain menikmati keindahan alam, beberapa warga memilih untuk memancing.

Pasca-Nyepi, Volume Sampah Naik 100 Persen Singaraja (Bali Post) –

Pasca-Nyepi (28/3) lalu, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng sibuk mengangkut sampah sisa upakara hingga bekas ogoh-ogoh. Langkah tanggap ini dilakukan karena volume sampah di perkotaan hingga di pedesaan setelah Nyepi naik hingga 100 persen dibandingkan hari biasa. DLH sejak Senin (27/3) malam lalu menerjunkan sepuluh truk, mobil pick-up dan sepeda motor roda tiga untuk mengangkut tumpukan sampah ke tempat pwwembuangan akhir (TPA). Kepala DLH Ir. Nyoman Genep, M.T. ketika dihubungi Rabu (29/3) kemarin, mengakui volume sampah setelah Nyepi naik 100 persen. Dia mengatakan, pihaknya men-

goptimalkan pengangkutan sampah sisa upakara atau sampah bekas ogoh-ogoh di sejumah lokasi. Peningkatan volume sampah hampir terjadi di semua lokasi penempa-

tan bak sampah di perkotaan hingga di desa. Ini karena memasuki hari Ngembak Geni, warga kota ramai membuang sampah sisa upakara pecaruan saat Nyepi lalu. Selain itu,

upaya pengangkutan sampah setelah upacara tawur kesanga dan dilanjutkan malam pangerupukan juga dioptimalkan. “Kalau dibandingkan hari biasa volumenya naik hingga 100 persen. Sejak hari pangerupukan, kami tambah 10 armada truk, mobil pick-up dan sepeda motor roda tiga. Kami kerahkan agar sampah bisa terangkut ke TPA,” katanya. Di sisi lain, pejabat asal Desa Panji, Kecamatan Su-

kasada ini mengatakan, setelah Nyepi di sejumah lokasi masih ditemukan sampah bekas ogoh-ogoh. Sampah ini juga sudah diangkut dengan terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan aparat terdekat di wilayah setempat. Selain diangkut oleh petugas DLH, sampah sisa bekas ogoh-ogoh ini sudah ditangani langsung oleh pemerintah desa atau kelompok masyarakat. (kmb38)

Warga Jaga Kelestarian Tradisi ”Ngoncang”

Bali Post/mud

NGONCANG - Warga Banjar Adat Paketan, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng melestarikan tradisi ngoncang serangkaian Pangerupukan Nyepi, Senin (27/3) lalu. NGONCANG dikenal sebagai warisan tradisi agraris, termasuk di Buleleng. Dulu, ngoncang dilakukan saat musim panen padi. Sejalan dengan perubahan zaman dan lahan pertanian makin menyempit, tradisi ini terancam punah. Guna menjaga kelestarian tradisi ngoncang, warga Banjar Adat Paketan, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng kompak me-

lestarikan warisan leluhur mereka. Wujud pelestarian itu dikemas melalui lomba ngoncang antar-Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Paket Agung bertepatan dengan hari Pangerupukan, Senin (27/3) lalu. Melalui lomba ini tokoh masyarakat dan kalangan generasi muda ingin memberikan pemahaman tentang makna ngoncang kepada masyarakat. Dari upaya ini, diharapkan muncul

kepedulian bersama melestarikan tradisi dan memahami filosofinya agar tidak semakin dikubur zaman globalisasi seperti sekarang. Ketua panitia Gede Aria mengatakan, baru pertama kali pihaknya melaksanakan lomba ngoncang, bertepatan dengan Pangerupukan Nyepi. Dari lomba perdana ini ada delapan kelompok yang tampil mewakili masingmasing RT. Panitia menunjuk dewan juri yang berlatar

belakang seniman dan tokoh masyarakat yakni Putu Mahendra, Made Pasca Wirasuta, dan Putu Tegeh Kertiyasa. Delapan grup ngoncang tidak saja dinilai dari lantunan irama saat memukul ketungan berukuran panjang dengan lu (alat menumbuk padi-red). Akan tetapi penilaian juga menitikberatkan pada ketepatan waktu ngoncang selama lima menit, kekompakan, seragam dan penggunaan properti yang dibawa berkaitan dengan budaya ngoncang itu sendiri. “Sebagai generasi muda kami terpanggil melestarikan ngoncang karena tradisi ini belum banyak yang tahu. Dengan lomba ini kami yakin akan membuka ruang untuk melestarikan tradisi ngoncang yang menjadi kebanggaan kami,” jelasnya. Tokoh masyarakat Jro Mangku Putu Gede Merta mengatakan, khusus di Banjar Adat Paketan kebiasaan ngoncang diperkirakan sudah ada sejak 1876 silam. Pada masa itu ngoncang dilakukan kaum perempuan sebagai ungkapan syukur sekaligus hiburan setelah masa panen padi berlimpah. Tidak heran kala itu, warga menyimpan ketungan dan lu dari kayu lokal Bali. Tidak saja untuk ngoncang, ketungan dan lu itu difungsikan untuk menumbuk padi secara bersamasama. Selain fungsi aslinya, ngoncang dipercaya sebagai upaya menolak bala pada

saat terjadi gerhana. Selain itu, perkembangan fungsi dan kepercayaan ngoncang mulai berkembang dengan melakukan ritual ngoncang ketika akan menggelar upacara manusa yadnya dan dewa yadnya. “Dari referensi dan penuturan tokoh di wilayah kami, ngoncang sudah ada sekitar 1876 dan waktu itu hampir semua warga memiliki ketungan dan lu. Akan tetapi sekarang tinggal sekitar 19 buah saja karena sudah banyak hilang,” kataya. Terkait lomba ngoncang yang digagas generasi muda di daerahnya, Merta menyambut baik upaya itu. Melalui lomba ini dia mengajak melestarikan ketungan dan memahami filosofi ngoncang. “Kami akan gelar lomba ini setiap tahun dan khususnya untuk hari Pangerupukan Nyepi,” jelasnya. Sementara itu, Klian Desa Pakraman sekaligus Kepala Dinas pariwisata (Dispar) Buleleng Jro Nyoman Sutrisna mengatakan, tradisi ngoncang belakangan ini sudah mulai dikenal setelah dipentaskan melalui beberapa kegiatan yang digagas pemerintah daerah. Pengenalan melalui lomba atau pementasan secara masa diakuinya penting, sehingga ngoncang yang menjadi budaya masyarakat agraris itu tetap eksis. Untuk itu, lomba yang digagas Banjar Adat Paketan itu sangat tepat. (mud)

Lahan Pertanian Masih Terendam Air

Petani di Pancasari Beralih Profesi

Singaraja (Bali Post) Air Danau Buyan, Desa Pancasari Kecamatan Sukasada yang pasang sejak satu bulan lebih, tak kunjung surut. Bahkan, beberapa hari terakhir, volume airnya semakin meningkat. Kondisi demikian mengakibatkan petani tak mampu mengolah lahan. Guna mendapatan penghasilan, beberapa petani memilih beralih profesi. Berdasarkan pantauan, Rabu (29/3) kemarin, lahan yang terendam masih tersebar di sekitar Dusun Buyan dan Dasong. Tanaman milik petani yang sebelumnya masih bisa

dipanen, kini sudah membusuk dan gagal panen. Bahkan, untuk menuju lahannya, petani ada yang harus menggunakan sampan. Salah seorang petani, Ketut Windra, menuturkan sekitar satu setengah bulan berlangsung, air danau tersebut belum menunjukkan tanda-tanda surut. Bahkan, ada kecenderungan debitnya terus meningkat. Kondisi yang demikian sangat mencekik nasib puluhan petani. Tanaman berupa sayuran dan stroberi yang telah memasuki musim panen, justru membusuk. “Sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan

surut. Tanaman masih terus terendam,” ujarnya. Dihadapkan kondisi demikian, sambung dia, puluhan petani tidak bisa mengolah tanah. Sesuai pengalaman sebelumnya, itu baru bisa dilakukan setahun setelah air surut. Atas kondisi itu, guna bisa menyambung hidup, sejumlah petani memilih beralih profesi menjadi buruh bangunan. Beberapa juga ada yang menjadi nelayan. “Saya juga ikut beralih. Biar dapat saja penghasilan, saat hari libur seperti ini, memilih jadi tukang jaga tiket wisatawan di Danau Buyan,” tuturnya.

Sebelumnya, Klian Dusun Dasong Made Suartana menyatakan lahan yang terendam sudah sekitar 35 hektar. Kondisi tersebut mengakibatkan 57 petani kehilangan sumber pendapatannya. Fenomena itu, sambung dia, berlangsung setiap lima tahun. Sebagai bentuk antisipasi, satu-satunya cara menurutnya adalah dilakukan pengerukan pada Danau Buyan yang kini sudah mengalami sedimentasi. “Itu satu-satunya cara yang bisa untuk menangani ini. Danau sekarang sudah mengalami pendangkalan,” tegasnya. (kmb45)

Bali Post/kmb45

SAMPAN - Petani di Dusun Buyan Desa Pancasari memakai sampan menuju lahannya yang terendam.


JEMBRANA

12

Kamis Wage, 30 Maret 2017

22 Napi Terima Remisi Hari Raya Nyepi Negara (Bali Post) – Sejumlah warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Negara kini sedikit bisa bernapas lega. Sebab, remisi pada hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1939 merupakan hal yang dinantikan. Tercatat, ada 22 narapidana (napi) di Rutan Kelas IIB Negara mendapat remisi, Rabu (28/3) kemarin. Pengurangan masa kurungan ini diberikan bagi napi pidana umum yang merayakan hari raya Nyepi. Dalam remisi tersebut, tidak ada warga binaan yang langsung bebas. Sedangkan untuk napi pidana khusus seperti korupsi tak mendapatkan remisi. Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Negara I Nyoman Tulus Sedeng mengatakan remisi ini diberikan bagi warga binaan yang merayakan hari raya Nyepi. Namun, pemberian remisi ini bagi napi yang telah memenuhi syarat dan kriteria yang diperlukan. Dari 22 orang itu, menurutnya, pengurangan masa penahanan beragam. Di antaranya sebanyak 15 orang mendapat remisi 1 bulan, 6 orang mendapat 15 hari dan 1 bulan 15 hari 1 orang. Keseluruhan napi yang menerima remisi hari raya Nyepi itu merupakan pidana umum. Sementara 10 orang yang saat ini menjalani hukuman karena kasus korupsi tidak mendapatkan remisi yang rutin diberikan pada waktu-waktu tertentu. Seperti HUT Proklamasi hingga hari-hari raya keagamaan. (kmb26)

Air Terjun Juwuk Manis Diserbu Pengunjung

Negara (Bali Post) Ngembak geni atau sehari setelah hari raya Nyepi, masyarakat Jembrana rupanya tidak hanya memadati objek wisata pantai. Akan tetapi, air terjun Juwuk Manis di Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan, pun rupanya diserbu pengunjung. Hal ini terlihat dari pantauan, Rabu (29/3) kemarin. Dari pengamatan, di objek wisata air terjun Juwuk Manis ini tidak hanya dikunjungi wisatawan lokal, tetapi juga mancanegara. Di objek wisata air Terjun Juwuk Manis ini para pengunjung harus melalui 850 anak tangga, baik saat menurun maupun naik. “Kita harus menyusuri 1.700 anak tangga saat naik dan turun. Ini memang objek wisata baru yang dibangun Pemkab Jembrana. Memiliki medan yang terjal, namun sangat indah,” kata seorang warga Juwuk Manis. Erdi S. dan Edi Bali, warga dari Negara yang mengajak keluarganya berkunjung ke air terjun tersebut mengatakan perlu tenaga ekstra untuk menuju dan kembali dari objek wisata ini. “Air terjunnya segar, cukup bagus untuk dikembangkan. Namun perlu ditata lebih baik lagi ke depannya,” kata Erdi S. Dijelaskan, di lokasi itu juga perlu dilengkapi dengan fasilitas ruang ganti, bale-bale tempat istirahat, serta toilet. Selain itu pagar pengaman tangga atau pegangan juga perlu ditambah karena baru setengah dipasang. “Jika objek ini dikembangkan lagi jalan raya perlu diperlebar karena jika papasan dengan kendaraan lain sangat sempit apalagi dengan medan yang terjal seperti itu,” sarannya. Sementara, wisatawan asing, seperti Kris dari Australia mengaku sangat senang bisa berkunjung ke objek wisata Juwuk Manis. Ia mengaku orangtuanya jauh-jauh dari Tanah Lot nyetir sendiri untuk berkunjung ke Juwuk Manis. Demikian juga beberapa wisman dari Filipina. Mereka berboncengan dari Denpasar, khusus untuk berkunjung ke air terjun Juwuk Manis. Air terjun dengan ketinggian 15 meter ini merupakan daya tarik wisata alam di Jembrana. Untuk mencapai tempat ini dapat dilakukan melalui Desa Pangyangan yang terletak di sisi jalan raya Denpasar- Gilimanuk, sekitar 50 km dari Denpasar ke arah barat. Dari Pangyangan perjalanan di lanjutkan ke arah utara sekitar 7 km sampai di Dusun Juwuk Manis. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui perkebunan penduduk menuju lokasi air terjun dengan menyusuri anak tangga yang baru dibangun Pemkab Jembrana. Daya tarik air terjun ini, selain ketinggian dan volume airnya juga lokasinya yang nyaman dan alami, sehingga sangat cocok bagi mereka yang mencintai pelestarian alam dan wisata petualangan termasuk tracking, camping dan sejenisnya. Kadis Pariwisata Pemkab Jembrana Nengah Alit mengatakan saat ini objek wisata ini masih dikelola pemerintah. Namun ke depannya akan diserahkan ke pihak desa, namun masih membuat payung hukum terlebih dahulu. Pihaknya juga akan melakukan penataan di objek wisata ini, termasuk membangun taman-taman kecil sesuai konsep alam. (kmb)

Bali Post/kmb

AIR TERJUN - Objek wisata air terjun Juwuk Manis, Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan yang kini makin ramai dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

PERIKSA - Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo ketika memimpin pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (29/3) kemarin.

Bali Post/kmb

Antisipasi Arus Balik

Polres Kerahkan Puluhan Personel di Pelabuhan Gilimanuk

Negara (Bali Post) -

Guna mengantisipasi adanya antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk sehari setelah perayaan Nyepi, Polres Jembrana mengerahkan puluhan personel untuk melakukan pengamanan. Apalagi, pihak kepolisian menerima informasi bahwa terjadi antrean kendaraan sepanjang 3 kilometer di Pelabuhan Ketapang. Kendaraan itu tentu akan menuju Bali. Sementara, Pelabuhan Gilimanuk dibuka, Rabu (29/3) pukul 06.00 Wita. “Dari informasi yang kami peroleh, di Pelabuhan Ketapang terjadi antrean kendaraan. Dengan kondisi itu, tentu kami mengambil langkah antisipasi,” kata Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo ketika memimpin pemeriksaan kendaraan di Pos II Gilimanuk, kemarin. Ia mengatakan begitu

dermaga dibuka, pihaknya sudah melakukan antisipasi arus balik yang mengalami peningkatan. Untuk memperlancar arus lalu lintas, ia memerintahkan anggota Polres Jembrana untuk mem-back-up pemeriksaan di Gilimanuk. Anggota polres yang dikerahkan sebanyak 30 personel. Sedangkan, jumlah

personel Polsek Gilimanuk sebanyak 20 orang. “Ini kami lakukan karena mengantisipasi adanya kapal yang merapat secara serentak di 8 dermaga. Namun, ternyata kapal yang merapat bersamaan itu maksimal hanya tiga kapal. Tapi peningkatan arus memang cukup signifikan sehingga pemeriksaan kami lakukan

Parade Ogoh-ogoh Kembali Digelar

secara maksimal,” jelas Kapolres didampingi Kabag Ops Polres Jembrana Kompol Ketut Sukarta. Selain Kapolres dan Kabag Ops, sejumlah perwira juga ikut melakukan pemeriksaan. Mereka di antaranya Wakapolres Jembrana, Kasat Reskrim, Kabag Sumda dan lainnya. Bahkan kekuatan tersebut juga ditambah dengan personel dari Brimob dan TNI serta aparat terkait lainnya agar pemeriksaan orang, barang dan kendaraan yang masuk ke Bali lebih maksimal. Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan ad-

anya barang ilegal dan benda berbahaya lainnya. Dengan demikian, arus balik cukup berjalan lancar dan aman. Diprediksi, lonjakan arus kendaraan masuk Bali masih akan terjadi hingga Kamis (30/3) ini. Karena itu pihaknya tetap melakukan langkah penebalan pasukan terutama di pintu masuk Bali guna memaksimal pemeriksaan. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi masuknya aksi penyelundupan yang makin marak ke Bali. Sementara itu, pemeriksaan di Pos KTP, diback-up Pecalang Gilimanuk. (kmb26/kmb)

Tiang listrik Berdiri di Pekarangan Rumah

Panitia Syaratkan Berbahan Ramah Lingkungan Warga Lelateng Mengeluh

Bali Post/ist

LOMBA OGOH-OGOH - Salah satu peserta lomba ogohogoh diarak di perempatan Jalan Jenderal Sudirman setelah pelaksanaan upacara Tawur Agung, Senin (27/3) sore. SERANGKAIAN pelaksanaan peringatan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1939 tidak terlepas dari lomba ogoh-ogoh. Seperti tahun sebelumnya, Pemkab Jembrana kembali menggelar lomba ogoh-ogoh antarsekaa teruna se-Kabupaten Jembrana. Sebanyak 15 ogohogoh dari perwakilan lima kecamatan di Jembrana, Senin (27/3) lalu berlomba menampilkan kreasi terbaik mereka dalam lomba ogoh-ogoh tahun 2017 yang digelar Pemkab Jembrana. Lomba dibuka Bupati Jembrana I Putu Artha dan digelar di perempatan Jalan Jenderal Sudirman usai pelaksanaan upacara Tawur Agung dan disaksikan ribuan masyarakat yang tumpah ruah memadati lokasi. Ke-15 ogoh-ogoh yang mengikuti perlombaan saat itu merupakan hasil seleksi tim juri sebelumnya

dari total 285 ogoh-ogoh yang berpartisipasi kali ini. Pada tahun ini panitia mensyaratkan kepada peserta wajib menggunakan bahan ramah lingkungan sebagai bahan dasar pembuatan ogoh-ogoh. Bahan– bahan yang berasal dari styrofoam dilarang keras dan digunakan dari alam sehingga ada proses mengulat dan menganyam. Dengan begitu unsur gotong royong dan semangat kekeluargaan dalam bekerja lebih terasa. Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi wakilnya, I Made Kembang Hartawan, mengatakan telah memberikan bantuan dana kepada semua sekaa teruna yang membuat ogoh-ogoh masingmasing Rp 700.000. Biaya itu sebagai stimulus kepada sekaa teruna agar secara kreatif menghasilkan karya yang lebih baik disesuaikan dengan tema yang ditentu-

kan. Sedangkan bagi 15 ogohogoh yang terpilih saat parade disediakan dana pembinaan masing-masing Rp 4 juta. Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan lomba ogoh-ogoh tahun ini tidak hanya lomba untuk mencari pemenang. Namun, semangatnya adalah untuk melestarikan budaya, bagaimana meningkatkan kreativitas dan kearifan masyarakat, kelompok pemuda dan pemudi akan wawasan pelestarian budaya dari berbagai tema ogoh-ogoh yang mereka buat. “Kita berharap tiap tahun bisa kita tingkatkan bantuan dan hadiah kepada sekaa teruna truni yang mendapatkan juara dalam lomba ini. Maka dari itu kami mengimbau kepada sekaa truna truni untuk terus berkerasi membuat ogoh-ogoh yang memuaskan masyarakat sekaligus memperkaya nilai budaya,“ ungkap Artha. Tim penilai dalam lomba ogoh-ogoh terdiri dari lima orang berasal dari tokoh seni rupa, dan tari dari Kabupaten Jembrana. Selain kreasi ogoh-ogoh yang dibuat, ikut dinilai drama tari dalam parade sebagai sinopsis tema ogoh-ogoh masing-masing. Tahun ini Pemkab Jembrana menyiapkan hadiah uang tunai kepada para pemenang masing-masing, juara I Rp 6 juta, juara II Rp 5 juta serta juara III Rp 4 juta, juara harapan masing-masing Rp 2 juta. Pemenang akan diumumkan pada saat pelaksanaan Dharma Santi Nyepi yang digelar oleh Pemkab Jembrana. (ad2209)

Negara (Bali Post) – Sejak beberapa tahun ini, sebuah tiang listrik berdiri di pekarangan salah satu rumah warga di Lingkungan Awen Mertasari, Kelurahan Lelateng. Tiang listrik milik PLN yang menghubungkan kabel jalur Lelateng menuju Dusun Ketapang Lampu, Desa Pengambengan. Pemilik rumah, Komang Astawa (40), ditemui belum lama ini mengaku was-was adanya tiang listrik di pekarangan rumahnya tersebut. Apalagi jaraknya sangat dekat dengan rumahnya. Dia juga mengaku heran mengapa tiang itu sampai terpancang di lahan miliknya. Dia pernah beberapa kali menyampaikan permasalahan ini ke petugas. Namun, pemindahan tiang listrik itu disebutkan dikenai biaya. Padahal sebenarnya tiang tersebut berada di lahan miliknya. Ia juga tidak mengetahui mengapa tiang listrik itu bisa masuk ke lahan rumahnya tersebut. Lantaran dikenai biaya itu, Astawa yang sehari-hari sebagai nelayan itu mengaku pasrah. Apalagi saat ini sedang paceklik ikan dan bergantung pada ternak sapi serta buruh serabutan. “Kadang malam hari, atau hujan deras saya khawatir. Kalau roboh pasti kena rumah,” terangnya. Lantaran jaraknya yang dekat, ia juga sering mendengar suara percikan dari bagian atas tiang listrik itu. Saat terdengar percikan itu, ia memilih mematikan lampu dan mencari tempat aman. Ia juga berharap agar di sekitar jalan tersebut ada penerangan jalan. Karena saat malam hari, jalan menuju Pengambengan itu sangat gelap. Di sisi lain, Lurah Lelateng Kade Suardana, dihubungi via telepon tidak aktif. Sebelumnya Lurah mengaku belum mengetahui dan akan mengeceknya. Sementara itu dari PLN Rayon Negara, juga mengaku akan turun mengecek survei lokasi tersebut. (kmb26)

Bali Post/olo

TIANG LISTRIK – Tiang listrik PLN yang berada di tengah pekarangan warga di Awen Mertasari, Lelateng.


Kamis Wage, 30 Maret 2017

KARANGASEM

13

Serangkaian Karya IBTK

”Tawur Labuh Gentuh” di Pura Besakih

Amlapura (Bali Post) -

Serangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh (IBTK), umat Hindu menggelar ritual Tawur Labuh Gentuh di Bencingah Agung, Pura Agung Besakih, Senin (27/3) pagi. Ritual Tawur Labuh Gentuh ini sebagai bentuk caru besar untuk nyomia bhutakala, sehingga tercipta keharmonisan, baik secara vertikal maupun horizontal.

SEMBAHYANG BERSAMA - Bupati Mas Sumatri bersama Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa mengikuti persembahyangan bersama pada Tawur Agung Kasanga di Catus Pata Chandra Bhuana Amlapura.

Bupati Mas Sumatri dan Wabup Artha Dipa Hadiri ’’Tawur Kasanga’’ di Catus Pata Chandra Bhuana

BUPATI Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, menghadiri rangkaian upacara tawur agung kasanga Nyepi Tahun Baru Çaka 1939. Upacara tawur agung kasanga ini dipusatkan di Catus Pata Chandra Bhuana, Senin (27/3) sore. Selain itu, hadir pula Ketua DPRD I Nengah Sumardi, Plh. Sekda Sujana Erawan, Panglingsir Puri Gede dan Puri Agung Karangasem dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Ritual pacaruan ini juga diikuti krama Hindu di seputaran Kota Amlapura. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dalam dharma wacana-nya mengatakan, tawur kasanga nemuning tilem kasanga seperti ini dilaksanakan setiap tahun sekali. Tujuannya adalah menyucikan alam semesta beserta isinya, keselamatan serta kedamaian bagi seluruh umat. Mas Sumatri juga mengajak umat sedharma agar dapat melaksanakan catur brata panyepian dengan khidmat. Empat jenis tapa brata pada hari raya Nyepi, yang dimaksud meliputi amati gni (tidak menyalakan api) yaitu api yang dapat membakar nurani dan pikiran sadar seperti marah atau iri hati dan berpikiran tidak baik serta tidak mengobarkan hawa nafsu. Amati karya (tidak diperkenankan bekerja) untuk merenung dan mengintrospeksi diri atas kesalahankesalahan yang pernah kita perbuat sebelumnya. Amati lelungan (tidak diperkenankan melakukan perjalanan atau melancong) dan amati lelanguan (tidak diperkenankan untuk menghibur diri) melainkan memusatkan pikiran terhadap Ida sang Hyang Widhi Wasa. Selain itu, Bupati berharap kepada masyarakat Subagan khususnya dan seluruh masyarakat Karangasem, dapat menjaga kerukunan, keamanan, dan kenyamanan. ‘’Mari jaga Karangasem tetap aman, nyaman, dan kondisi kondusif,’’ pintanya. Bupati berharap melalui catur brata panyepian senantiasa diberikan tuntunan, kedamaian dan kesucian bhuana agung dan bhuana alit. ‘’Menuju Karangasem Cerdas, Bersih dan Bermartabat berdasarkan Tri Hita Karana,” ujarnya. Ketua Panitia Pelaksana Upacara Tawur Kasanga Kabupaten Karangasem tahun 2017, Ida Bagus Ketut Sulendra mengatakan, upacara tawur ini mempergunakan sarana upakara Caru Manca Sanak dan kelengkapan lainnya. Upacara ini di-puput dua Pedanda Siwa-Budha masingmasing, Ida Pedanda Gede Ketut Pinatih Pasuruan dari Geria Tengah Jungutan dan Ida Pedanda Gede Kerta Yoga dari Geria Panji Budakeling. “Kami juga mempersiapkan wewalen gamelan gong, Topeng Sidakarya, tari Rejang Dewa, Gegitaan dan Pesantian dari Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Karangasem,” jelas Ida Bagus Ketut Sulendra. (ad2210)

Ketua Umum Panitia Tawur Labuh Gentuh dan Karya Ida Batara Turun Kabeh, Jro Mangku Widiartha, mengatakan pelaksanaan Tawur Labuh Gentuh ini dilangsungkan mulai pukul 09.00 Wita, bertepatan dengan Pangerupukan. Upacara di-puput tiga sulinggih sekaligus yakni Shiva, Budha, dan Bujangga. Mereka antara lain Ida Rsi Dantam dari Geria Tumbak Bayuh, Badung (Bujangga), Ida Pedanda Dwija Nugraha (Budha) dari Geria Budakeling, Karangasem, dan Ida Pedanda Wayan Tianyar (Siwa) dari Geria Menara Sidemen. Tawur Labuh Gentuh ini juga kaupasaksi Ida Dalem Semaraputra. Segenap wewalungan terkait upacara Tawur Labuh Gentuh yakni kerbau, sapi, asu bang bungkem, penyu, ayam, bebek, angsa, mina, disiapkan dengan baik oleh panitia karya. Hanya pihak panitia awalnya sedikit kesulitan mencari wewalungan langka dan dilindungi seperti menjangan, kidang dan penyu. Panitia mencarinya jauh hingga ke luar Bali. “Kami

harus bersurat dulu ke Parisada, memohon bantuan agar dapat wewalungan ini. Soalnya, hewan ini dilindungi. Tak sembarang orang bisa menangkapnya,” kata Jro Mangku Widiartha, yang juga Bendesa Adat Besakih ini. Sejak prosesi upacara Tawur Labuh Gentuh dan Karya Ida Batara Turun Kabeh dimulai 19 Maret lalu, seluruh rangkaian upacara berjalan lancar. Mulai ngaturang piuning, negtegang, ngunggahan sunari dan pangrajeng lan pangemit karya. Demikian juga rangkaian piuning mider 24 Maret lalu, mapepada dan bumi sudha hingga memben 26 Maret lalu. Para pangayah dari seluruh Bali datang secara sukarela dari berbagai desa di luar Besakih. ‘’Para pangayah dengan suka rela datang. Berkat kontribusi mereka, semua berjalan lancar,’’ ujarnya. Dalam kaitannya dengan Nyepi, setelah ritual Tawur Tabuh Gentuh ini, seluruh desa pakraman nuur tirta di Bencingah Agung. Tirta ini nantinya digunakan untuk ritual disetiap catus pata di

Bali Post/kmb31

TAWUR LABUH GENTUH - Serangkaian Tawur Labuh Gentuh, dipersembahkan Tari Wali Rejang Dewa di Bencingah Agung, Pura Agung Besakih. masing-masing desa pakraman seluruh Bali. Jro Mangku Widiartha menambahkan, puncak piodalan Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih berlangsung 11 April nanti. Ida Batara nyejer selama 21 hari hingga 2 Mei

mendatang. Namun, sebelum puncak karya digelar, dilaksanakan ritual nedunang Ida Batara 8 April, sehari berikutnya 9 April dilanjutkan melasti ke Toya Sah. Desa Muncan. Prosesi selanjutnya, mapepada dan memben 10 April nanti.

“S erangkaian karya ini, kami mengimbau kepada pamedek agar pedek tangkil ke Pura Agung Besakih. Jangan hanya manfaatkan hari libur. Usahakan tangkil saat hari-hari biasa saja, agar tidak terjebak macet,” pintanya. (kmb31)

SEPI AKTIVITAS Serangkaian hari raya Nyepi, seluruh sudut wilayah Karangasem tampak sepi dari aktivitas warga. Seperti yang terlihat di Desa Pakraman Timbrah, Karangasem, tidak ada aktivitas warga sejak pukul 06.00 Wita. Pelaksanaan Nyepi dimulai dengan membunyikan kentongan hingga pukul 06.00 Wita keesokan harinya. Selama proses Nyepi sehari penuh, pecalang menjaga keamanan di beberapa pos pantauan. Semua umat Hindu khusyuk melaksanakan Nyepi. Tidak ada yang melanggar. Bali Post/kmb 31

Bali Post/kmb31

CEK KOMPOR - Salah satu petugas saat mengecek kondisi kompor yang sempat terbakar di lokasi kejadian.

Tabung Gas Bocor, Kios Nyaris Terbakar

Amlapura (Bali Post) Sebuah kios warga Banjar Dinas Wates Kaja, Desa Duda Timur, Selat, nyaris ludes terbakar saat pangerupukan, Senin (27/3) lalu. Kebakaran hampir terjadi diduga karena tabung gas bocor. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kejadian ini sempat membuat warga sekitar panik, menjelang Nyepi saat itu. Warga sekitar juga berusaha memberikan pertolongan. Kios itu milik korban Nyoman Dangin (50). Ditemui di lokasi kejadian sekitar pukul 17.00 Wita, Dangin mengaku langsung panik, karena tiba-tiba saja api sudah membesar di sekitar kompor gasnya saat memasak. Dia mengaku semakin panik setelah melihat api juga membakar kompor gas di dalam kiosnya itu. Dia sempat berusaha menjinakkan api, tetapi api itu justru semakin membesar. Dangin langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan petugas pemadam kebakaran dibantu BPBD Karangasem. Warga sekitar berusaha membantu korban dengan memindahkan isi kiosnya, berupa sembako dan bahanbahan bangunan. Sebab, isi kiosnya ini sangat mudah terbakar. Sembari mengamankan barang berharga korban, petugas damkar yang datang dengan empat armada langsung melakukan penanganan di TKP. Petugas damkar dibantu satu unit armada BPBD dengan cepat mampu mengamankan situasi dari ancaman kebakaran lebih besar. “Setelah petugas melakukan pengecekan tadi, katanya tabung gas korban ada yang bocor. Makanya api membesar di luar dan membakar kompornya,” kata Dangin. Setelah dicek kembali oleh petugas, seluruh barang berharga korban masih bisa diselamatkan. Sebab, api saat itu belum membesar dan membakar seluruh isi kiosnya. Petugas damkar meminta korban mengecek rutin kondisi tabung dan kompor sebelum digunakan. Kalau tercium bau menyengat di luar, sebaiknya segera cek dulu kondisi tabung. Kalau pun terjadi kebakaran akibat tabung gas, diharapkan jangan panik. Akan tetapi, lakukan langkah penanganan awal. Caranya hentikan aliran gas ke kompor. Dangin sendiri mengaku jarang mengecek kondisi tabung gas dan kompornya itu. Namun, dia berjanji pada masa datang akan lebih berhati-hati. (kmb31)

Bertepatan Hari Raya Nyepi

Polair Laksanakan Patroli Bersama di Laut Pengamanan hari raya Nyepi rupanya tak hanya dilakukan di setiap desa dan tempattempat strategis atau umum. Pengamanan juga dilakukan di wilayah perairan laut

Kasat Polair Polres AKP I Made Wartama mengatakan pada saat Nyepi diatensi sebagai moment yang rawan. Karena itu pihaknya wajib menggelar patroli demi keamanan wilayah Karangasem khususnya. Pihaknya melakukan patrol dengan cara bersinergi dengan melibatkan 16 petugas gabungan. Aparat dari Satuan Polair

bekerja sama dengan Tim Penanggulangan Konflik Sosial Karangasem. Timnya terdiri dari 8 personel Sat Polair, 7 orang Kesbanglinmas, dan 1 orang Kodim 1623. Sejak pagi-pagi hari sekitar pukul 05.30 Wita patroli pengamanan garis pantai dan laut itu sudah dimulai. Patroli bersama ini mempergunakan kapal tipe C2. Rutenya me-

nyusuri perairan Karangasem dari Pelabuhan Padangbai, Manggis terus ke timur sampai perairan Seraya, Abang, Amed termasuk Tulamben, Kubu. Situasi perairan relatif aman dan tenang-tenang saja. Tidak ditemukan adanya aktivitas nelayan membandel. Seperti kejadian yang pernah terjadi tahun sebelumnya. Ini

Karangasem. Petugas kepolisian Sat. Polair Polres Karangasem bersama Tim Penanggulangan Konflik Sosial melakukan patroli di tengah laut. Patroli itu digelar untuk mencegah adanya aktivitas nelayan, khususnya pengeboman ikan. Lantas, bagaimanakah patroli itu dilaksanakan?

Bali Post/gik

PATROLI LAUT - Petugas Sat. Polair bersama Tim Penanggulangan Konflik Sosial Karangasem saat melakukan patroli bersama di tengah laut saat Nyepi.

mengisyaratkan kesadaran para nelayan sudah cukup baik. Mereka mampu menjaga tolerasi dengan baik, bersamasama menghormati hari raya Nyepi dan juga catur brata panyepian. Tidak ada sama sekali aktivitas pengeboman ikan itu. Aksi nelayan nakal yang merusak ekosistem laut ini sudah semakin jarang sejak dua tahun terakhir ini. “Dulu, mereka kerap memanfaatkan momen Nyepi untuk melakukan pengeboman ikan akibat tidak ada yang mengawasi. Tapi sudah sejak beberapa tahun ini, tidak pernah ada lagi,” ungkap AKP I Made Wartama, Rabu (29/3) kemarin. Patroli bersama itu dilakukan hingga pukul 12.00 Wita. Tidak ditemukan adanya bentuk pelanggaran pidana apa pun. Suasana perairan Karangasem saat Nyepi itu tetap hening. Wartama berharap tak ada lagi pengeboman ikan yang merusak ekosistem laut, khususnya terumbu karang. Apalagi dilakukan saat momen umat Hindu sedang melaksanakan catur brata panyepian. “Nelayan tetap menjadi ujung tombak kami dalam menjaga keamanan laut,’’ ujar Wartama. Menurunnya nihilnya aktivitas pengeboman ikan itu dikatakan berkat kontribusi nelayan lokal yang proaktif melaporkan ketika menemukan mencuri ikan di tengah laut saat nyepi itu,” katanya. (gik)


TABANAN

14

Kamis Wage, 30 Maret 2017

Kotak ’’APES’’, Amal, Peduli, Sesama

Tabanan (Bali Post) Banyak hal terjadi tanpa kuasa kita dalam roda kehidupan. Selain rasa bahagia didapatkan, kerap pula perasaaan duka, susah, musibah menghampiri. Bahkan, bencana itu sering datang tiba-tiba tanpa diminta. Untuk menumbuhkan rasa empati warga diyakini perlu saluran efektif. Untuk menyalurkan uluran tangan para donatur, Dinas Pendidikan Bali Post/kmb28 Tabanan itu membuat suatu geI Wayan Adnyana brakan. Dinas merancang sebuah program kotak ‘‘APES’’. yang merupakan kepanjangan dari Amal, Peduli, Sesama. Program APES ini rencananya diwajibkan di tiap-tiap sekolah. Mulai TK/PAUD, SD, dan SMP. Kadis Pendidikan I Wayan Adnyana menjelaskan inspirasi adanya kotak APES ini berawal ketika salah satu stafnya bernama Desak Yuliasmi menjadi korban gempa belum lama ini. Rumah staf dinas pendidikan yang tinggal di Desa Kuwum, Marga itu roboh. Sedangkan anak dan suaminya mengalami luka-luka. “Dari sanalah muncul ide membuat terobosan kotak APES ini. Kotak APES ini nantinya bisa dipergunakan membantu secara internal lingkungan pendidikan, bila ada yang mengalami musibah,” jelasnya. Ke depan, terobosan kotak APES ini akan diwajibkan ada di tiap-tiap sekolah. Kotak ini dikoordinir oleh UPT di masingmasing kecamatan sebagai upaya membangun kepedulian siswa sejak dini. Dikatakannya kotak APES itu boleh diisi siapa saja baik itu staf, pegawai, guru, siswa maupun orang tua siswa. Jika sudah terkumpul, nantinya dana tersebut bisa dimanfaatkan membantu internal sekolah setempat, juga anak sakit, warga miskin ataupun kejadian lainnya. “Jadi, bisa diisi seribu rupiah atau berapa pun, nanti setelah terkumpul banyak dikoordinir untuk membantu sesama di internal pendidikan,” ucapnya. Data Dinas Pendidikan Tabanan setidaknya tercatat jumlah SD sebanyak 327 unit baik negeri maupun swasta, sedangkan SMP 41 unit. (kmb28)

Syarat LUEP Berat

Lima Pengusaha Penggilingan Mundur

Tabanan (Bali Post) Semakin beratnya syarat mendapatkan dana Lembaga Usaha Ekonomi Produktif (LUEP), menyebabkan lima pengusaha penggilingan mengundurkan diri. Mundurnya lima pengusaha ini mengakibatkan dana LUEP yang diterima Tabanan tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu. Ketua Perpadi I Ketut Sukarta mengatakan, dana LUEP yang diterima Tabanan tahun ini turun dari tahun lalu. Alasannya tidak ditampik akibat mundurnya lima pengusaha itu. Mundurnya lima pengusaha penggilingan itu karena persyaratan mendapatkan LUEP semakin berat. Sekarang ini bukan saja luasan lantai jemur diperhitungkan juga kapasitas mesin termasuk kepemilikan dryer. Di samping itu juga pengusaha penggilingan wajib memiliki izin UPL dan UKL. “Persyaratan ini yang banyak tidak bisa dipenuhi para pengusaha itu, sehingga mereka memilih mundur,” jelasnya. Seperti diketahui, pemerintah pusat menyalurkan dana LUEP untuk membantu para petani. Penyaluran dana LUEP itu diberikan kepada pengusaha penggilingan gabah. Pemberian dana ini dimaksudkan agar gabah petani bisa dibeli dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang telah ditetapkan sebesar Rp 3.700. Pengusaha penggilingan gabah yang menerima dana LUEP itu wajib membeli gabah petani dengan harga sesuai HPP atau lebih. Kepala Dinas Pertanian Nyoman Budana mengatakan, tahun lalu dana yang diterima sebesar Rp 11,35 miliar. Dana sebesar itu diberikan kepada 53 pengusaha penggilingan gabah. Pada tahun 2017 ini jumlah penerima dana LUEP 48 pengusaha saja, sehingga dana LUEP yang diterima menurun jadi Rp 10,8 miliar. Dana yang diterima masing-masing pengusaha berbeda hal itu tergantung kapasitas mesin penggiling maupun luas lantai jemurnya. (kmb24)

SOSIALISASI - BPJS melakukan sosialisasi JKN kepada Kepala OPD di Kabupaten Tabanan, beberapa waktu lalu.

Minim, Pekerja Swasta Dapat JKN Tabanan (Bali Post) Pemerintah menargetkan seluruh masyarakat Indonesia terdaftar sebagai anggota JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) hingga tahun 2019 mendatang. Untuk itu, salah satu pekerjaan rumah pemerintah daerah adalah mendorong pengusaha maupun lembaga usaha seperti koperasi dan LPD mendaftarkan para karyawannya sebagai penerima JKN. Meski sudah dilakukan sosialisasi, ternyata kesadaran pemilik usaha maupun lembaga usaha mendaftarkan pekerjanya masih minim di Tabanan. Fakta itu terungkap saat sosialisasi JKN oleh BPJS di depan kepala OPD Tabanan belum lama ini. Kepala BPJS Kesehatan Denpasar dr. Kiki Christmar Marbun mengatakan per Februari 2017 di Tabanan baru tercatat 348 badan usaha swasta yang mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta JKN. Total pesertanya baru 19.961 jiwa. Sementara masih ada sekitar

671 badan usaha yang belum mendaftar. ‘’Sebab, data potensi ini belum termasuk data perizinan,’’ ujarnya. Untuk lembaga usaha swasta seperti koperasi dan LPD ternyata masih sangat kecil keikutsertaannya di JKN. Dari data yang ada, Tabanan memiliki 524 koperasi aktif baru 11 yang mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta JKN. Sedangkan dari

251 LPD aktif, baru 14 orang yang berpartisipasi. Tentang minimnya minat koperasi dan LPD mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta JKN, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan, A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah mengatakan, kepesertaan koperasi dan LPD pada JKN memang masih minim. ‘’Padahal sosialisasi sudah dilakukan selama setahun

Tabanan (Bali Post) Perbuatan pemuda satu ini tidak patut dicontoh. Hanya gara-gara dipicu salah paham, ia nekat menganiaya ibu kandungnya sendiri. Kini, pemuda yang bernama I Gede Angra Arta

Merta Sanjaya (23) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di kantor Polsek Kediri. Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sumarajaya seizin Kapolres KBP Marsdianto saat dikonfirmasi mengatakan penganiayaan anak kepada orangtua kandungnya sendiri itu terjadi saat umat Hindu tengah merayakan hari raya Nyepi, Selasa (28/3) lalu. Tepatnya sekitar pukul 12.00 Wita, korban yang bernama Ni Ketut Nadiasih (43) warga Banjar Pemenang, Desa Banjar Anyar, Kediri, bermaksud memindahkan gabah dibantu suaminya I Nyoman Sutarna (47). Saat itu Gede Angra (pelaku - red) tengah tidur-tiduran di ruang tamu. Karena suaminya tak kunjung keluar rumah, korban pun berteriak memanggil suaminya untuk segera memindahkan gabah yang akan dijemur di sawah yang ber-

lokasi di timur rumahnya. Saat memanggil suaminya itulah, terjadilah salah paham, tiba-tiba anaknya yang berada di ruang tamu serta merta mendekati korban. Dan dengan posisi berhadapan itu pelaku justru memukul korban yang merupakan ibunya sendiri, menggunakan punggung tangan kanannya sebanyak satu kali. Pukulan itu mengenai pipi kanan korban. Akibatnya korban mengalami luka robek dan mengeluarkan darah. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit di Tabanan untuk mendapatkan perawatan. Sejumlah saksi kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib via telepon. Mendapat laporan penganiayaan tersebut, sejumlah anggota Polsek Kediri yang bertugas saat itu mengamankan pelaku dan membawanya ke kantor polisi. “Pelaku sudah kami amank-

Sering Ritual, Air Danau Batur Suci dan Bersih

Sebagai masyarakat Febri, mempercayakan proyek pengangkatan air Danau Batur itu sepenuhnya kepada pemerintah. Dia percaya pemerintah sudah mempelajari segala sesuatunya. Karena itu, dirinya yakin air di muka bumi ini khususnya di Danau Batur bisa diangkat karena jumlahnya melimpah di bawah tanah. Dengan teknologi canggih tidak ada yang tidak mungkin zaman sekarang. Air di bumi

ini pasti bisa diolah menjadi air konsumsi yang baik. Di tempat krisis air seperti di Kubu, Karangasem malah dibuat cubang besar. Embung itulah digunakan menampung air hujan lalu dijernihkan dan diolah sehingga bisa dikonsumsi. Cara itu sebagai alternatif, disarankan Budiada di Tabanan dan Tut Dawi di Badung Sugik di Mambal, menyatakan air di Danau Batur

dan per kecamatan. Malah saat koperasi melakukan RAT. Namun hasilnya tetap minim,’’ ujarnya. Untuk itu, pihak Dinas Koperasi dan UKM Tabanan akan mengambil beberapa langkah-langkah terkait meningkatkan kesadaran pihak koperasi maupun LPD di Tabanan, untuk mendaftarkan pekerjanya. Salah satu caranya ketika lembaga itu mengajuan akses permodalan. Setiap Koperasi maupun LPD diwajibkan melampirkan surat keterangan rekomendasi dari BPJS yang menyatakan lembaga tersebut telah menjadi peserta JKN. ‘’Akan segera disosialiasikan. Dan semoga semuanya bisa terdata menjadi peserta JKN sebelum batas waktu yang

ditentukan,’’ ujarnya. Minimnya pekerja swasta menjadi peserta JKN, Sekda Nyoman Wirna Ariwangsa meminta setiap OPD seperti Dinas Perizinan, Disdukcapil, Dinas Koperasi dan UKM yang melakukan tugasnya langsung pada objek binaannya harus ikut menyosialisasikan hal itu. ‘’Lakukan penyuluhan kembali, pendataan dan verifikasi. Untuk badan usaha swasta bisa diterapkan syarat melampirkan rekomendasi BPJS setiap melakukan perpanjangan izin usaha atau akses permodalan,’’ pintanya. Pendataan tenaga kerja asing juga diperlukan di mana mereka wajib menjadi peserta JKN apabila sudah bekerja selama enam bulan di Indonesia. (kmb24)

an dan kini sedang dimintai keterangan lebih lanjut,” ucap Kapolsek Kediri. Proses penahanan pelaku dikatakannya untuk mencegah adanya tindakan penganiayaan kembali kepada korban. Dari interogasi awal, pelaku mengaku nekat menganiaya ibunya karena salah

paham. Sementara untuk kasus kriminalitas lainnya saat pelaksanaan Nyepi di setwilkum Kediri, diakui Kompol Sumarajaya, sejauh ini nihil. “Kami hanya terima satu kasus penganiayaan itu saja, lainnya kondusif, dan laporan kriminal lainnya nihil,” ujarnya. (kmb28)

Pemuda Aniaya Ibu Kandungnya Saat Nyepi

Warung Global

KESUCIAN dan kebersihan air Danau Batur tetap terjaga karena ritual suci sering dilaksanakan di sana. Karena itu, sebagian pengunjung mengatakan air Danau Batur tetap layak dikonsumsi. Tidak sedikit, yang khawatir air danau tercemari akibat limbah pestisida pascapetani menyemprot tanamannya. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global di Radio Global FM Bali 96,5, Jumat (24/3) lalu yang membedah topik, “Proyek Pengangkatan Air Danau Batur Ditunda’’. Acara ini juga dipancarluaskan Radio Singaraja FM, Radio SWiB FM Amlapura, Radio Genta FM, serta Radio Swara Negara FM. Berikut rangkuman selengkapnya.

Bali Post/kmb24

jangan buru-buru diangkat. Dia mensinyalir air itu kini tak layak konsumsi. Karena ditengarai, airnya tak sehat, akibat limbahan pestisida pascapetani nyiram tanaman. Agar tidak jadi mubazir, solusinya harus dikaji matang terlebih dahulu. Nah setelah dianggap layak baru air itu diangkat agar air yang dialirkan nantinya tidak membuat warga keracunan. Murdi di Denpasar dan Fera di Tabanan mengatakan pasti ada sumber air di tempat berbeda, selain di Danau Batur. Nyoman Mastra di Gianyar, menegaskan air di Danau Batur, diyakini tetap masih layak konsumsi. Sejauh ini, ada anggapan tak layak. Hal itu sesungguhnya tidak benar. Dikatakan, kebersihan dan kesucian air tetap terjaga, akibat ritual-ritual suci sering dilaksanakan di sana. Karena itu, ia tak percaya, air di areal Danau Batur itu tak bisa dikonsumsi. (sikha)

Bali Post/kmb28

ANIAYA IBU KANDUNG - Pelaku penganiaya ibu kandung saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.


15

Kamis Wage, 30 Maret 2017 Hasil Pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Amerika Selatan Bolivia vs Argentina Kolombia vs Ekuador Chile vs Venezuela Brazil vs Paraguay Peru vs Uruguay 1. Brazil 2. Kolombia 3. Uruguay 4. Chile 5. Argentina 6. Ekuador 7. Peru 8. Paraguay 9. Bolivia 10.Venezuela

14 10 14 7 14 7 14 7 14 6 14 6 14 5 14 5 14 3 14 1

3 1 3 4 2 5 2 5 4 4 2 6 3 6 3 6 1 10 3 10

2-0 2-0 3-1 3-0 2-1 35-10 18-15 26-17 24-19 15-14 23-20 22-23 13-21 12-32 17-34

33* 24 23 23 22 20 18 18 10 6

Zona Amerika Utara, Tengah dan Karibia Honduras vs Kosta Rika Meksiko vs Trinidad and Tobago Panama vs AS

1-1 1-0 1-1

1. Meksiko 2. Kosta Rika 3. Panama 4. AS 5. Honduras 6. Trinidad

5-1 7-3 2-2 8-7 4-9 2-6

4 4 4 4 4 4

3 2 1 1 1 1

1 1 2 1 1 0

0 1 1 2 2 3

10 7 5 4 4 3

Zona Asia Grup A

Bali Post/rtr

Korea Selatan vs Suriah Iran vs Tiongkok Uzbekistan vs Qatar

1-0 1-0 1-0

1. Iran 2. Korsel 3. Uzbekistan 4. Suriah 5. Tiongkok 6. Qatar

0 2 3 3 4 5

6-0 9-7 6-4 2-3 3-7 3-8

Australia vs UEA Jepang vs Thailand Arab Saudi vs Irak

2-0 4-0 1-0

7 7 7 7 7 7

5 4 4 2 1 1

2 1 0 2 2 1

LOLOS - Bek Brazil Marcelo (kedua dari kiri) dipeluk rekan-rekannya usai menundukkan Paraguay di Stadion Arena Corinthians, Sao Paulo pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, Rabu (29/3) kemarin. Brazil menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final.

17 13 12 8 5 4

Grup B

1. Jepang 2. Arab Saudi 3. Australia 4. UEA 5. Irak 6. Thailand

7 7 7 7 7 7

5 5 3 3 1 0

1 1 4 0 1 1

1 1 0 4 5 6

14-5 13-5 11-6 7-10 7-19 3-19

16 16 13 9 4 1

Ket. * = lolos ke puataran final. Pertandingan Internasional Tanzania vs Burundi Georgia vs Latvia Albania vs Bosnia-Herz. Mesir vs Togo Estonia vs Kroasia Makedonia vs Belarus Rusia vs Belgia Afsel vs Angola Kamerun vs Guinea Luksemburg vs Kep. Cape Verde Austria vs Finlandia Belanda s Italia Portugal vs Swedia Irlandia vs Islandia Prancis vs Spanyol

2-1 5-0 1-2 3-0 3-0 3-0 3-3 0-0 1-2 0-2 1-1 1-2 2-3 0-1 0-2

Brazil Lolos Pertama Sao Paulo Brazil menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia. Memimpin dengan selisih 9 poin di klasemen Zona Amerika Selatan, Neymar dkk. memastikan diri lolos dengan empat pertandingan tersisa.

Juara dunia lima kali ini menang 3-0 atas Paraguay, Rabu (29/3) kemarin. Kemenangan beruntun kedelapan inisebenarnya belum cukup untuk memastikan partisipasi mereka di Rusia. Namun kemenangan mengejutkan 2-1 Peru atas Uruguay pada pertandingan yang dimainkan paling akhir Rabu kemarin, menjamin Brazil finis masuk kelompok empat besar. Hanya empat tim teratas zona ini yang mendapat tiket langsung ke putaran final. Sementara peringkat kelima akan memainkan laga playoff untuk memperebutkan

Real Madrid Tertarik Rekrut Hazard London Chelsea memulai pembicaraan perpanjangan kontrak dengan gelandang Eden Hazards musim panas ini. Namun media Spanyol dan London, Rabu (29/3) kemarin memberitakan klub Liga Spanyol Real Madrid tertarik untuk merekrut pemain timnas Belgia itu masuk dalam tim Galacticos-nya. Media Inggris Sportmail menyebutkan Real menyiapkan dana 100 juta pound untuk memindahkan Hazard dari Stamford Bridge menuju Santiago Bernabeu. Meski Chelsea bersikeras akan mempertahankan pemain berusia 26 tahun itu tetap menjadi skuad The Blues. Namun pihak Real mengetahui Chelsea memerlukan dana besar untuk melengkapi skuadnya menghadapi Liga Champions musim depan. Sejauh ini klub itu dilaporkan tertarik untuk mendatangkan penyerang Alvaro Morata dan gelandang James Rodriguez dari Real Madrid dan juga Romelu Lukaku (Everton). Harian Marca di Madrid melaporkan Real telah menyiapkan dana dalam jumlah besar untuk mengiming-imingi pemain yang haus gol itu. Hazard menjadi kunci skuad Antonio Conte memburu gelar juara Liga Utama Inggris musim ini. Imbang Belgia minus Thibaut Courtois, Hazard, Romelu Lukaku dan Kevin de Bruyn ditahan imbang Rusia 3-3 pada pertandingan persahabatan di Socchi. Rusia membuka gol pada menit ketiga melalui Viktor Vasin, namun Kevin Mirallas menyamakan kedudukan untuk Belgia dari titik penalti dan Christian Benteke mengemas dua gol untuk membawa tim tamu memimpin saat turun minum. Rusia memperkecil ketertinggalan 15 menit sebelum pertandingan usai melalui pemain pengganti Aleksey Miranchuk, dan kemudian mampu menyamakan kedudukan melalui Bukharov. Rusia tampil lebih baik dibandingkan saat dihancurkan Pantai Gading 0-2 pekan lalu. Setidaknya hasil imbang tersebut meredam kekhawatiran pendukungnya jelang pergelaran putaran final Piala Dunia tahun depan. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

SELEBRASI - Pemain Italia Leonardo Bonucci melakukan selebrasi usai menjebol gawang Belanda pada pertandingan persahabatan di Amsterdam.

tiket tersisa. Dengan empat putaran pertandingan tersisa, Brazil mengoleksi 33 poin, diikuti Kolombia (24), Uruguay (23), dan Chile (23). Argentina (22) saat ini menghuni peringkat kelima, posisi yang memberikan hak untuk memainkan dua leg pertandingan playoff melawan tim peringkat teratas dari Oseania. Uruguay dan Argentina masih harus berhadapan satu sama lain, yang berarti mustahil bagi keduanya untuk menyalip Brazil. Peringkat Argentina turun di klasemen setelah kalah 0-2 dari

Bolivia pada pertandingan yang dimainkan di dataran tinggi di La Paz. Argentina tidak diperkuat bintang utamanya Lionel Messi yang menjalani skors empat pertandingannya. Peraih Penghargaan Pemain Terbaik Dunia itu mendapat skors kurang dari enam jam sebelum kick off karena melecehkan hakim garis pada pertandingan sebelumnya, saat mereka menang 1-0 atas Chile. Ia kini baru akan dapat dimainkan untuk pertandingan terakhir Argentina, yang berpeluang menjadi pertandingan kunci di Ekuador. Serangan Solo Pada pertandingan di Stadion Corinthians Arena, Sao Paulo,

Belanda Belum Mampu Bangkit

Amsterdam Italia berhasil mengejar keteringgalan akibat bunuh diri sebelum menang 2-1 atas Belanda pada pertandingan persahabatan yang dimainkan, Rabu (29/3) kemarin. Belanda belum mampu bangkit setelah tim Oranye itu memecat pelatih Danny Blind pekan lalu. Pemain Italia Alessio Romagnoli mendefleksi bola menuju gawangnya sendiri pada menit kesepuluh, namun Eder mampu menyamakan kedudukan dalam rentang waktu 60 detik. Kemudian bek tengah Leonardo Bonucci menyambar bola tendangan sudut pada menit ke-32 untuk memastikan kemenangan timnya di Amsterdam Arena. Kekalahan bagi Belanda terjadi setelah periode buruk di mana harapan mereka untuk melaju ke Piala Dunia mendapat hantaman keras akibat kekalahan 0-2 di Bulgaria pada pekan lalu. Kekalahan itu berujung pada pemecatan Blind. Di bawah asuhan pelatih sementara Fred Grim, Belanda memulai pertandingan melawan Italia dengan cukup

ujung tombak Brazil menjadi inspirasi kemenangan Brazil 3-0 atas Paraguay. Penyerang Barcelona gagal mencetak gol dari titik penalti namun ia bisa menebusnya dengan gol dari serangan solonya. Di awal pertandingan Neymar menjadi incaran pemain-pemain Paraguay. Tim tamu mendapat peluang melalui Derlis Gonzalez yang tembakannya melebar. Gelandang Hernan Perez menyia-nyiakan peluang lain untuk Paraguay sebelum Philippe Coutinho membuka gol untuk tuan rumah pada menit ke-34. Pengatur permainan Liverpool itu memainkan operan satudua dengan Paulinho sebelum melepaskan tembakan kaki kiri mendatar melewati kiper An-

baik. Kerja sama antara Davy Klaassen dan Quincy Promes di dalam kotak penalti Italia membuat bola mengenai kaki Romagnoli dan masuk ke gawang untuk membawa tuan rumah memimpin. Namun Italia mampu menyamakan kedudukan dalam tempo semenit ketika tendangan bebas gagal disapu dengan sempurna oleh Wesley Hoedt, sehingga bola tertuju lurus ke Eder, yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Ini merupakan replika gol kedua yang masuk ke gawang Belanda di Sofia pada pekan lalu. Bek Belanda Bruno Martins menanduk bola yang membentur mistar gawang dari tendangan sudut Memphis Depay pada menit ke-27, namun lima menit kemudian Italia berbalik unggul ketika upaya Romagnoli dari tendangan sudut memaksa kiper Jeroen Ziet menepis bola, namun Bonucci segera menyambar bola untuk masuk ke bagian atas gawang. Kesalahan yang dilakukan Bonucci pada awal babak kedua memberi peluang kepada Promes, namun upayanya dapat digagalkan kiper muda Italia Gianluigi Donnarumma. Pencetak gol terbanyak Liga Italia asal Torino Andre Belotti masuk sebagai pemain pengganti untuk memaksa Zoet melakukan sejumlah penyelamatan bagus. Zoet juga mampu menggagalkan peluang pemain debutan Leonardo Spinazolla pada sepuluh menit terakhir. Pemain veteran Wesley Sneijder melepaskan dua tembakan pada fase akhir laga keduanya dapat digagalkan oleh Donnarumma, yang menandai penampilan perdananya sebagai kiper inti di timnas. (kmb39/rtr/ant)

thony Silva dan masuk ke sudut jauh. Neymar mendapat hadiah penalti setelah dijatuhkan pada awal babak kedua, namun eksekusi penaltinya gagal mengecoh Silva dan sang kiper bergerak ke arah kanan kemudian memblok upaya sepakan pantulnya. Tersentak oleh kegagalan itu, Neymar menebusnya sepuluh menit kemudian, bergerak di sayap kiri dari dalam areanya sendiri, menghindari tekel-tekel, dan merangsek ke kotak penalti sebelum menaklukkan Silva dengan tembakan yang terdefleksi oleh seorang pemain bertahan lawan. Bek kiri Marcelo menutup kemenangan timnya dengan gol indah lain pada menit-menit terakhir untuk Brazil. (kmb39/rtr/ant)

Swedia Rusak Pesta Kepulangan Ronaldo

Funchal Bintang Portugal Cristiano Ronaldo merayakan kepulangannya ke Madeira dengan mencetak gol awal saat pertandingan persahabatan melawan Swedia, Rabu (29/3) kemarin. Namun Swedia merusak pesta Ronaldo dengan bangkit dari tertinggal dua gol untuk menang 3-2. Pertandingan ini, yang merupakan penampilan perdana Ronaldo untuk Portugal di pulau tempat ia dilahirkan. Penyerang Real Madrid itu juga menjadi tamu pada upacara pemberian nama Bandara Funchal. Namun perayaan berubah menjadi kesedihan bagi 10.000 penonton ketika Joao Cancelo mencetak gol bunuh diri menjelang pertandingan usai, untuk membawa Swedia meraih kemenangan atas sang juara Eropa. Babak pertama berjalan sesuai rencana. Ronaldo, yang pertandingan profesional terakhirnya di Madeira adalah pertandingan liga bersama Sporting pada 2003, menyambar umpan silang Gelson Martins pada menit ke-18 untuk mengukir gol internasional ke-71-nya. Ronaldo melepaskan sepakan voli yang melebar sebelum kembali bekerja sama dengan Martins, yang operannya dimasukkan ke gawang sendiri oleh kapten Swedia Andreas Granquivst pada menit ke-34. Portugal menurunkan tim lapis kedua dan Swedia berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-57 melalui Viktor Claesson. Ronaldo meninggalkan lapangan dengan disambut standing ovation pada menit ke-60 namun kemudian ia harus menyaksikan dari bangku pemain cadangan saat timnya menelan kekalahan. Claesson mengungguli pengawalnya untuk memasukkan bola dari tendangan sudut pada menit ke-76, sebelum Niklas Hult merangsek di sisi kiri dan mengirimkan umpan silang mendatar yang dimasukkan Cancelo ke gawangnya sendiri . Ronaldo memiliki museum yang didedikasikan untuk dirinya di Funchal. Patung perunggu peraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia tiga kali setinggi tiga meter diletakkan di tempat yang tidak jauh dari pintu masuk utama. (kmb39/rtr/ant)

Tundukkan Thailand, Samurai Biru Pimpin Grup B Tokyo Tak sia-sa Vahid Halilhodzic menurunkan pemain sayap Yuyo Kubo saat Jepang menggulung Thailand 4-0 pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018, zona Asia, Rabu (29/3) kemarin. Tim Samurai Biru memimpin klasemen Grup B. Pada pertandingan di Saitama itu, pemain berusia 23 tahun yang berkiprah di Belgia itu mencetak satu gol dan dua assist ke gawang Thailand. Kubo mencetak gol perdananya untuk timnas saat menang 2-0 atas Uni Emirat Arab pada pekan lalu. ‘’Kubo memperlihatkan kualitasnya dalam dua pertandingan itu, dia memperlihatkan bahwa dia dapat bermain,’’ kata Halilhodzic kepda Kyodo News. ‘’Dia mencetak dua gol

hebat dan dia dapat mengoper bola dengan baik. Dia membuat saya terlihat bagus dengan performa yang dia miliki.’’ Jepang memimpin dua gol melalui Shinji Kagawa dan Shinji Okazaki pada babak pertama. Kubo menyumbang gol ketiga sebelum sejam pertandingan dan Maya Yoshida melengkapi kemenangan Tim Samurai Biru Jepang akhir pertandingan. Hasil ini mendongkrak sang juara Asia itu untuk memuncaki klasemen Grup B bersama dengan Arab Saudi, pada satu dari dua posisi yang menjamin tiket untuk Rusia tahun depan. Halilhodzic, meski demikian, menginginkan timnya lebih tajam menjelang tiga pertandingan terakhir mereka di kualifikasi, melawan Irak,

Australia, dan Arab Saudi. ‘’Kami harus terus bekerja, karena tiga pertandingan terakhir ini akan semakin sulit,’’ tambah Halilhodzic. Jepang akan menghadapi Irak di Teheran pada 13 Juni sebelum menjamu juara Asia, Australia, pada 31 Agustus, dan mengunjungi Arab Saudi pada 5 September. Australia mengakhiri paceklik kemenangan dengan menundukkan UEA 2-0 setelah empat kali meraih hasil seri sepanjang kualifikasi. Jackson Irvine dan Mathew Leckie menjadi pahlawan kemenangan Socceroos. Sebaliknya UEA menelan kekalahan kedua dalam lima pertandingan dan memicu pengunduran diri pelatih Mahdi Ali. (afp/ant)

Bali Post/ap

GIRING BOLA - Penyerang Portugal Cristiano Ronaldo menggiring bola dikawal pemain Swedia Viktor Claesson.


OLAH RAGA

16

Kamis Wage, 30 Maret 2017

Riwayat Cedera Essien Tak Khawatirkan Persib

Bandung (Bali Post) Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar tidak khawatir akan riwayat cedera yang dialami megabintangnya, Michael Essien, karena berdasarkan hasil tes kesehatan, tidak ada masalah terkait cedera mantan pemain Chelsea tersebut. ‘’Kemarin sudah dites, tidak ada masalah. Itu sudah lama. Itu risiko pemain sepak bola. Mudah-mudahan semua lancar,’’ ujar Umuh di Graha Persib, Bandung, Rabu (29/3) kemarin. Umuh menuturkan, pembelian pemain kelahiran Ghana tersebut bukan masalah bisnis semata, akan tetapi untuk meningkatkan geliat persepakbolaan Indonesia yang sempat dihukum oleh FIFA pada 2015 silam. Terlebih, kehadiran mantan pemain Real Madrid dan AC Milan tersebut merupakan kado untuk bobotoh sebutan pendukung Persib, di ulang tahun Persib yang ke-84 tahun. ‘’Persib ini luar biasa untuk menggembirakan bobotoh (dengan mendatangkan Essien). Jadi perhitungan bisnis dan ruginya belakangan,’’ katanya. Lanjutnya, dengan langkah Persib meminang Essien, membuat beberapa klub di Indonesia lainnya tertarik untuk mendatangkan pemain kelas dunia lainnya. ‘’Sepak bola di Indonesia sangat luar biasa dengan datangnya Essien,’’ ujarnya. Sebelum merumput di Indonesia, Essien sempat mengalami cedera panjang seperti saat bermain di Chelsea yang mesti menepi hingga satu musim penuh akibat cedera ligamen. Kemudian ketika berseragam AC Milan, Essien juga pernah sobek otot filber dan di tim terakhirnya sebelum merumput di Persib yakni Panathinaikos, ia mengalami sobek otot abductor. Latihan Perdana Essien tidak mempedulikan kritikan yang dialamatkan kepadanya oleh berbagai media internasional karena dianggap berlabuh di tim yang tidak terkenal. ‘’Kritik media internasional, saya tidak peduli dengan kritikan. Saya datang untuk main bola, bukan bicara kritikan,’’ kata Essien. Essien menuturkan, setiap pengambilan sebuah keputusan selalu terdapat pro dan kontra, namun ia yakin keputusan untuk berlabuh di Persib merupakan langkah yang tepat. ‘’Saya di sini bermain untuk menyenangkan Bobotoh. Aku tahu kritik akan selalu ada. Tapi kami tidak peduli, kami di sini untuk bermain bola,’’ katanya. Diakuinya, ia tidak mengetahui tentang kondisi persepakbolaan Indonesia, namun ia merasa senang dapat merasakan atmosfir sepak bola Indonesia, dan menjadi bagian tim kebanggaan masyarakat Sunda tersebut. ‘’Aku memilih Persib dan aku sangat senang di sini,’’ katanya. Ia berjanji akan berupaya memberikan gelar juara bagi tim berjuluk Maung Bandung tersebut dan membantu persepakbolaan Indonesia serta mempromosikannya kepada dunia. ‘’Aku di sini untuk melakukan yang terbaik dan membawa klub memenangkan piala,’’ katanya. (ant)

Bali Post/ant

Gelandang baru Persib Michael Essien.

Sean Gelael Siap Jalani Latihan di Bahrain

Jakarta (Bali Post) Pembalap Sean Gelael mengaku mulai nyaman bersama tim barunya untuk mengarungi balapan Formula 2 (F2) yaitu Pertamina Arden setelah komunikasi dan kerja sama dengan rekan satu tim dan pendukungnya berjalan dengan baik. Mereka tengah menyiapkan diri menghadapi sesi latihan di Sirkuit Sakhir, Bahrain akhir pekan ini. ‘’Sejauh ini komunikasi yang saya lakukan berjalan dengan baik. Saat ini kami juga terus menjalani komunikasi sebelum turun diuji coba resmi kedua di Bahrain,’’ kata Sean Gelael dalam keterangan tertulis, Rabu (29/3) kemarin. Sesuai dengan rencana, pria yang juga bakal menjadi pembalap penguji tim Formula 1 Toro Rosso akan menjalani latihan resmi kedua di Sirkuit Sakhir, Bahrain, mulai hari ini hingga Jumat (31/3). Latihan resmi bakal dilakukan bersama dengan rekan satu timnya, Norman Nato. Demi memantapkan komunikasi dan kerja sama menjelang uji coba resmi kedua, pembalap berusia 20 tahun yang musim lalu memperkuat Campos Racing ini melakukan ritual yang sejak lama dilakukan yaitu bermain basket. Apa yang dilakukan oleh Sean Gelael ini bukan tanpa alasan. Selain menjalani komunikasi juga dijadikan media untuk mengulangi rasa grogi. ‘’Setiap jelang balapan dan latihan, saya memang menyediakan waktu untuk relaks sejenak bersama rekan setim. Selain untuk mengurangi rasa grogi, kegiatan santai seperti bermain basket juga bagus untuk membangun kekompakan dengan rekan setim,’’ kata Sean menambahkan. Anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini berharap pada uji coba resmi kedua di Bahrain ini tidak mengalami kendala pada kendaraannya seperti yang terjadi di Barcelona, Spanyol. Saat ini, di bawah kepada mekanik Gaetan Jego, kendaraan tim Pertamina Arden terus disiapkan demi meraih hasil terbaik. Dengan hasil yang cukup bagus di Barcelona, tim Pertiman Arden memang mulai diperhitungkan oleh tim lain yang turun di balapan yang berada satu level di bawah Formula 1 itu. Norman Nato bahkan mampu mencetak rekor lap tercepat di hari ketiga dengan waktu satu menit 27,834 detik. Nato dan Sean secara konsisten berada dalam jajaran sepuluh besar pembalap tercepat pada sesi latihan resmi pertama itu. Pada sesi latihan hari ketiga, Sean yang sempat mengalami kendala pada mobilnya, mampu memperbaiki catatan waktunya dan menempatkan diri di posisi ketujuh pembalap tercepat. Pada musim balap 2017, ajang F2 (yang dulunya bernama GP2) akan diikuti 20 pembalap dari sepuluh tim. Adapun jumlah seri yang akan dijalani pembalap yakni sebanyak 11 series dan jumlahnya sama dengan musim 2016 lalu. Seri pertama akan digelar di Bahrain pada 14-16 April, sedangkan seri penutup dilangsungkan di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, 24-26 November 2017. (ant)

Bali Post/ant

LIGA 1 - Pesepak bola Arema FC Cristian Gonzales (kanan) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang Pusamania Borneo FC dalam final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat. Arema akan mengawali kompetisi Liga 1 melawan Persib pada 15 April.

Liga 1 Diawali Laga Persib Vs Arema

Jakarta (Bali Post) -

Edy melanjutkan, rapat sudah memastikan ada 18 tim yang akan berkompetisi di liga kasta tertinggi di Indonesia tersebut, dari Sriwijaya FC sampai Perseru Serui dengan operator liga PT Liga Indonesia Baru. Liga berjalan dengan sistem kandang dan tandang, dan setiap klub mendapatkan subsidi Rp 7,5 miliar untuk satu musim kompetisi. Adapun regulasi yang diterapkan di liga masih sama sesuai rencana sebelumnya, yaitu tim diwajibkan mengontrak sedikitdikitnya lima pemain U-23, kemudian hanya bisa mengontrak maksimal tiga pemain asing, di mana dua merupakan pemain non-Asia dan satu pemain Asia atau disebut aturan dua plus satu. Selanjutnya, jumlah pemain berusia 35 tahun ke atas tidak boleh lebih dari dua orang di setiap tim. Peraturan lainnya yaitu setiap klub bisa mengontrak satu marquee player yaitu pesepak bola asing yang dianggap berkelas dunia yang pernah bermain

setidaknya dalam tiga putaran Piala Dunia terakhir (untuk hal ini pada tahun 2006, 2010 dan 2014) atau pernah berkiprah di klub elite Eropa. ‘’Setiap klub maksimal memiliki satu marquee player,’’ kata Sekretaris Jenderal PSSI Ade Wellington. Ade melanjutkan, PSSI juga menetapkan pembatasan jumlah gaji pemain (salary cap) dari klub. ‘’Besaran gaji pemain per klub adalah minimal Rp 5 miliar dan maksimal Rp 15 miliar per musim,’’ katanya.

Kontrak Sponsor PSSI juga memastikan nama kompetisi liga tertinggi di Indonesia adalah Go-Jek Traveloka Liga 1. Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi rapat dengan para manajer klub peserta Liga 1 di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Makostrad), Jakarta. Namun, Edy enggan menjelaskan nilai kontrak sponsor tersebut. ‘’Hitungan sedikitnya begini

saja. Setiap klub mendapatkan Rp 7,5 miliar per musim dan ada 18 tim yang ikut,’’ ujar Edy. Selain itu, PSSI juga mengumumkan secara resmi bahwa semua pertandingan Liga 1 disiarkan oleh stasiun televisi swasta. Sebelumnya, Go-Jek memang sudah menyatakan siap mendukung pelaksanaan Liga 1 dengan menjadi sponsor. Alasannya, perusahaan aplikasi daring transportasi itu memiliki semangat untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan. ‘’Kami melihat adanya semangat ekonomi kerakyatan di mana di setiap pertandingan sepak bola ada roda ekonomi yang bergerak dengan melibatkan pengusaha kecil. Semangat ini sesuai dengan misi Go-Jek memberdayakan para pengusaha mikro dan kecil,’’ kata pendiri sekaligus CEO GoJek Nadiem Makarim. Menurut Direktur Operator Liga PT Liga Indonesia Baru Risha Wijaya, saat bulan puasa pada akhir Mei sampai Juni 2017, pertandingan liga hanya akan diadakan pada malam hari usai berbuka puasa. ‘’Di bulan puasa hanya ada satu pertandingan yang mungkin digelar pada pukul 20.00 atau 21.00,’’ kata Risha. Di luar masa puasa, pertandingan Go-Jek Traveloka Liga 1 dijadwalkan berjalan pada Sabtu sampai Senin, sore pukul 15.00 dan malam hari pukul 18.30. (ant)

Tabanan (Bali Post) KONI Tabanan mengajukan anggaran induk mencapai Rp 8,9 miliar dan disetujui hanya Rp 4,075 miliar. Karena itu, dana Askab PSSI Tabanan yang tahun lalu mencapai Rp 1,2 miliar, dipangkas Rp 900 juta, dan hanya kebagian Rp 300 juta. Padahal, pada tahun 2017 ini mereka harus mengirim tim sepak bola dan futsal pada ajang Porprov Bali XIII di Gianyar, 17-23 September mendatang. Oleh sebab itu, Ketua Umum KONI Tabanan Dewa Gede Ary Wirawan, di Tabanan, Rabu (29/3) kemarin menegaskan, dana minim Rp 300 juta terserah penggunaan skala prioritasnya untuk pengiriman tim futsal dan sepak bola ke

Porprov, atau mengikuti berbagai turnamen mulai U-15, U-17, Liga Nusantara (Linus), serta Liga Futsal. ‘’Kami tak ikut campur, silakan dana Rp 300 juta untuk mengikuti turnamen atau pengiriman atlet ke Porprov,’’ tutur Dewa Gede Ary Wrawan. Yang jelas, dirinya sudah berkonsultasi pada pihak legislatif, dan mendapat jawaban rasanya susah kalau mengandalkan anggaran perubahan. Dewa Ary Wirawan menerangkan, untuk kontingen Porprov Tabanan saat ini sekitar 600 atlet yang mengikuti seleksi. Selanjutnya, memasuki tim definitif hanya berkekuatan 250 atlet. ‘’Kami menjaring atlet yang berpotensi di cabornya, dan kami menyiapkan anggaran Rp 2,5

miliar untuk mengikuti 27 cabor (tanpa sepak bola dan futsal), pada hajatan multi-event dua tahunan antarkabupaten dan kota se-Bali,’’ terang Dewa Ary Wirawan. Bahkan, pihaknya belum menyiapkan bonus bagi atlet peraih medali yang mengharumkan nama Tabanan. ‘’Untuk bonus kami mengajukan lagi pada anggaran perubahan, seandainya mentok dana bonus, kami mengajukan lagi pada anggaran induk tahun depan,’’ tuturnya. Sebelumnya, Sekum Askab PSSI Tabanan Putu Sugi Darmawan mengakui beberapa insan sepak bola dan futsal berinisiatif untuk urunan guna memberangkatkan tim futsal dan sepak bola ke Porprov. (022)

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan Liga 1 akan dibuka di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ditandai dengan pertandingan antara Persib Bandung melawan Arema FC. ‘’Kick off Liga 1 dilakukan di GBLA, Bandung pada Sabtu, 15 April 2017. Liga akan berjalan sampai bulan November 2017,’’ ujar Ketua Umum PSSI Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi usai rapat dengan para manajer klub peserta Liga 1 di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Makostrad), Jakarta, Rabu (29/3) kemarin.

Sore Ini, Seleksi Perdana PS Badung

Denpasar (Bali Post) PS Badung menggelar seleksi perdana di Lapangan Samudra, Kuta, Kamis (30/3) sore ini. Para pemain yang mengadu nasib berdatangan dari luar Bali delapan pemain, ditambah beberapa pemain lokal. Ketua askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana, di Kuta, Badung, Rabu (29/3) kemarin menuturkan, pemain luar Bali yang telah tiba di Kuta, kemarin, delapan orang. Sementara pemain lokal dipastikan ikut menyemarakkan seleksi. ‘’Pelatih asal Medan Syahrial Effendy termasuk mantan kiper PSS Sleman Samsidar, dijadwalkan tiba di Bali, Kamis (30/3) ini, mungkin mereka masih lelah dan belum bisa ikut seleksi maupun menyeleksi pemain,’’ kata pria yang akrab dipanggil Koming ini. Dijelaskannya, jika pelatih Syahrial belum bisa menyeleksi, maka pelatih lokal Nyoman Sujata bakal menggantikan pekerjaan itu. Sementara pertemuan manager (manager meeting) di Jakarta, untuk tim kontestan Liga-2, dijadwalkan berbarengan dengan seleksi Kamis (30/3) ini. Utusan PS Badung yang ikut pertemuan manajer adalah Wakil Ketua Askab PSSI Badung Wayan Sugita Putra dan Made Pakris. Koming merasa timnya terbantu dengan peran serta pengusaha asal Yogyakarta Bangun Bawono, yang ikut menanggung gaji pemain. Rencananya, para pemain Tim Keris menghuni mes di Stadion Samudra Kuta. ‘’Kami perlu merehab sedikit kamar-kamar yang rusak di mes pemain ini,’’ sebut Koming. Sederet pemain luar Bali yang ikut seleksi seperti Raja Duni Saputra Harahap, Yoga Kusnanda (stoper/PON Sumut), Aziz Hutagalung (sayap/PON Sumut), Arif Rifai (gelandang/Arseto Solo), Anastasius Titrayana Jani Lemba (belakang/Pesitema Temanggung), Ari Wibowo (kiper/Persires). (022)

Askab PSSI Tabanan Susah Andalkan Anggaran Perubahan

India Terbuka 2017

Marcus/Kevin Melangkah ke Putaran Kedua

Jakarta (Bali Post) Ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meneruskan langkahnya ke putaran kedua turnamen India Terbuka 2017 setelah di putaran pertama mengalahkan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin (Taiwan). Dalam pertandingan yang dilangsungkan di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, Rabu (29/3) kemarin, pasangan Indonesia yang kini menduduki peringkat teratas dunia itu menang 21-17 dan 21-17 dalam durasi 27 menit. Marcus/Kevin sempat terlibat pertarungan ketat dengan Chen/ Wang pada game pertama. Selepas memimpin dua angka di jeda interval game pertama 11-9, pasangan Indonesia itu tersalip hingga skor 12-13. Akan tetapi pasangan Indonesia berhasil mendulang enam poin beruntun yang mampu membawa mereka membalikkan keadaan sekaligus unggul 18-13. Momen

tersebut juga ternyata menjadi penentu kemenangan Marcus/ Kevin yang perolehan poinnya tidak bisa dikejar pasangan Taiwan tersebut. Keunggulan di game pertama membuat kepercayaan diri pasangan Marcus/Kevin meningkat, setelah imbang di angka 1-1, pasangan tanah air langsung tancap gas mendulang poin meninggalkan duet Taiwan 5-1 dan 11-2 di jeda interval game kedua. Selepas jeda interval, pasangan Chen/Wang sempat memperkecil ketertinggalan poin hingga menjadi 17-19. Namun, usaha tersebut tidak cukup untuk menghentikan Marcus/Kevin yang mampu menyudahi game ini dengan selisih empat angka. Langkah Marcus/Kevin ini ke putaran dua ini sayangnya tidak diikuti oleh Berry Angriawan/ Hardianto yang harus menyerah dari pasangan Jepang Takeshi

Kamura/Keigo Sonoda 13-21 dan 17-21. Dengan kemenangan Marcus/ Kevin, Indonesia menempatkan dua wakilnya di ganda putra untuk terus berlaga di putaran dua turnamen berlevel World Superseries itu setelah sebelumnya Angga Pratama/Ricky Karandasuwardi sukses menjungkalkan duet Rusia Evgenij Dremin/Denis Grachev 2114 dan 21-17. Dari laga lain, pebulu tangkis tunggal putra Tommy Sugiarto dan pemain spesialis ganda putra yang kini berpasangan dengan Tan Boon Heong, Hendra Setiawan, juga lolos ke babak kedua. Tommy maju setelah menundukkan Misha Zilberman (Israel), 21-17 dan 21-15, sementara duet Hendra/Tan melanjutkan perjalanan seusai menyingkirkan wakil tuan rumah, Ketan Chahal/ Tanveer Gill, 21-15 dan 21-15. (ant)

Bali Post/wan

PERDANA - PS Badung menggelar seleksi perdana di Lapangan Samudra, Kuta, Kamis (30/2) sore ini. Seleksi melibatkan pemain lokal dan luar Bali, yang dipantau langsung pelatih Nyoman Sujata guna mengikuti Kompetisi Liga-2.

Juara F1 Iringi Pemakaman Surtees

London Mantan juara Formula Satu (F1) Nigel Mansell bersama dunia otomotif memberikan penghargaan pada penguburan John Surtees, satu-satunya pembalap yang meraih juara di roda dua dan empat, Rabu (29/3) kemarin. Surtees yang memenangkan kejuaraan F1 pada 1964 bersama Ferrari, menyusul empat gelar di balap motor 500 cc dan tiga di 350 cc antara 1956 dan 1960, meninggal dunia pada 10 Maret pada usia 83 tahun. Ia dimakaman di Gereja Worth Abbey, Selatan Inggris, Rabu kemarin. ‘’John adalah seorang atlet profesional yang sempurna, seorang pria, seorang juara yang luar biasa pada balap roda dua dan empat serta pria yang lembut, ini adalah raksasa besar,’’ puji Mansell, yang membalap untuk Ferrari sebelum memenangkan gelar pada 1992 bersama Williams. ‘’Ketika Anda berbicara kepadanya dia begitu sederhana sehingga anda benar-benar lupa bahwa dia adalah juara dunia. Saya menilai dia dengan kagum namun dia adalah seorang teman,’’ ujarnya. Kepala tim Formula 1 Red Bull, Christian Horner mengatakan bahwa Surtees akan selalu menjadi juara yang unik. Dia juga mengenang kekaguman dari sang juara tersebut untuk Sebastian Vettel yang saat ini membalap bersama Ferrari setelah memenangkan empat gelar di Red Bull. ‘’Ketika kami memenangkan berbagai balapan dengan Sebastian Vettel, dia (Surtees) akan menelepon saya atau mengirim saya email dengan pengamatannya setelah balapan grand prix akhir pekan. Dia sangat tertarik untuk tetap berhubungan dengan pembalap modern,’’ kata Horner. (kmb39/rtr/ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Wage, 30 Maret 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Adm/Staff Min.SMK Max.25Th PT.PAS 085101828797 Gatsu B.BP.001.03.17.0002043

Bth Hotel Manager,FO,HK dan ME Pngin 2thn jujur, disiplin, bertanggungJawab Lokasi di Canggu Seminyak Bali. Lamaran lengkap ke:hrdshangrila@gmail.com

B.BP.031.03.17.0002202

Cr tenaga IT,Serabutan utk di Jimbaran Hub.081236372808

B.BP.001.03.17.0002197

Dcr Krywti Pnpln Mnrik,Jjur,bs B.Inggrs,Max.25Th,085237605888

B.BP.001.03.17.0002160

Dcri Sopir Serabutan,Gdg,Cargo Sari Dana V No.8, 089503904698

B.BP.001.03.17.0002042

Dicari Karyawan untuk Catering yang berpengalaman 0818550811

B.BP.001.03.17.0002190

Dicari Reseptionist/FO,HK,Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta 40 Kuta B.BP.001.03.17.0002185

SALON

RUPA-RUPA

Dicari Receptiont bisa Bahasa Inggris & Computer, Kirim CV ke jarimenarinusadua@jarimenari. com Jl.Pratama No.88X,Tanjung Benua-NusaDua Tlp.(0361)778084

B.BP.004.03.17.0001772

Engineer Computer Hardware & Software. Based in Bali. 20-40 y.o.Graduate IT.Spoken English required.Hardware Installation & Problem Solving,Software Installation. Email: info@littlefishcom.net

B.BP.004.03.17.0002207

PT Maciha Group Pesh Cb Sby bth Kry tnp png pss:Acct,Kasir Adm,SPG/B,MD,Gdg,Spv,HRD Gj/bl 2,4jt 3,6jt Sms: 081916249566

B.BP.001.03.17.0002196

Dicari Staff Notaris,Pengalaman Pend.S1 Hukum/0361-702316

B.BP.001.03.17.0001888

Surveyor Instalasi, Marketing, Tukang Las Listrk:085103167222

B.BP.001.03.17.0001828

FURNITURE

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

TOYOTA

Avanza G’08/09 slvr asBali Tg1 sgt bgs,rec Astra,085100421453 B.BP.001.03.17.0002199

Avanza G’08 Pmk’09 Htm As Bali Orisinil Luar Dlm, 085101607288

B.BP.001.03.17.0002194

B.BP.001.03.17.0002188

Avanza G’13 manual hitam+Rush S’07 matik hitam, H.08123890466

DIJUAL MOBIL DAIHATSU

B.BP.001.03.17.0002205

Xenia Li 205 AsBali Km30 cok met brg gres 75Ng,081999400809

Avanza New 1.3 G Th’2012 Tgn1 Silver Hub:087862270180

B.BP.001.03.17.0002208

Zebra Pick Up’2005 AC/Tape milik pribadi Hub.085100435870

B.BP.001.03.17.0002193

Tyt Avanza G’2004 87,5jt Jl. Gatot subroto I/XXIII, Sariayu 19

B.BP.001.03.17.0002181

B.BP.001.03.17.0002206

HONDA

B.BP.001.03.17.0002201

SUZUKI

Grand Vitara’2011 JLX manual silver,165jt bsTT,085100871119

B.BP.001.03.17.0002200

BIRO JASA

Mitsubishi Outlander’14 Suzuki Pick UP’15,Suzuki PickUP Box’15, Mazda 2’15 Asbal.089619874461

Nissan Evalia ST MT 2013 Grey Ada Ijin Pariwisata & Asuransi Hub.08164749049

DIJUAL RUMAH BUC Rmh Mnmlis JlRy Pmogan,LT 1Are Onegate System, Scurity 24 Jam Jl8m Hrg925Jt,087761724888

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY

MITSUBISHI

B.BP.001.03.17.0002044

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Divine Diva Garmen Seminyak Dcr Asst Production Supervisor pnglmn min 2thn produksi baju gaji bagus,langsung krj krm CV divinediva_189@hotmail.com telp 732393

Jazz RS MMC’2012 AT Putih VR baru Hub.085100856999 pribadi

: : : :

NISSAN

B.BP.001.03.17.0002195

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.03.17.0002161

Dijl Unit suite room 1121 Htl Eden,KartikaPlaza,085100422980

B.BP.001.03.17.0002186

DIJUAL TANAH Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 140Jt/A Bs Kredit 087862450004

RUPA-RUPA Dijual:Meja,Kursi,Peralatan Dapur,Lukisan,Lemari File Ex Restoran Dll,Hub:0361-723601 HP:0812-3842037

B.BP.001.03.17.0002187

B.BP.001.03.17.0002047

B.BP.004.03.17.0001774

B.BP.001.03.17.0000010

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

KEHILANGAN Hlg BPKB Mbl No M.03605482.O DK1715GR an I Wayan RujaArmaya

Tnh Kav 2,5&2,6A Lok Sngt Bgs Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Jl.Utama Ry Balangan,View Laut Hub:082340004545 Jl.Kertapura H.490Jt/A Nego.Hb.085339021818

B.BP.001.03.17.0000314

Djl Tanah Cepat di Renon Tukad Badung 437m2 harga 5,5M,SHM sdh ada IMB Hp.0812-3767-9774 B.BP.001.03.17.0000264

B.BP.167.03.17.0002189

Hlg:STNK, DK 9912 EP, A/N Ni Ketut Purniyawati,085101416362

B.BP.001.03.17.0002184 DICARI TANAH Cr Tnh 2A u/Kos2an Disewa Tnh Hlg BPKB I-08053628 DK2609DE an 27A Per4 T.Umar Brt,0816587111 Linna NsKambangan,085739081781 B.BP.001.03.17.0002091

SERVICE

B.BP.001.03.17.0002203

SERVICE


EKONOMI

18

Kamis Wage, 30 Maret 2017

Indonesia Kembangkan Industri Hijau

KEMENTERIAN Perindustrian Republik Indonesia bersama Organisasi Pengembangan Industri Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Industrial Development Organization/UNIDO) membahas peningkatan daya saing industri di Indonesia. ‘’Salah satunya adalah pengembangan industri hijau, yang sejalan dengan visi UNIDO dalam upaya menciptakan pembangunan industri yang inklusif dan berkelanjutan,’’ kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto seusai melakukan One on One Meeting dengan Dirjen UNIDO Li Yong di selasela Global Manufacturing and Industrialisation Summit (GMIS) 2017 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. ‘’Selain itu kami juga menyoroti peran industrialisasi sebagai driver pertumbuhan ekonomi nasional,’’ ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (29/3) kemarin. Menperin mengatakan pembahasan tersebut sekaligus menindaklanjuti kesepakatan proyek kerja sama yang tertuang dalam UNIDOIndonesia Country Programme (ICP) 2016-2020. Misalnya, untuk penerapan prinsip industri hijau, upaya bersama yang akan dilakukan seperti mempromosikan efisiensi energi pada industri kecil dan menengah di Indonesia. ‘’Selanjutnya, mempromosikan penerapan sistem standar optimasi dan manajemen energi di Indonesia, pemanfaatan energi terbarukan lain seperti dari ombak laut,’’ tutur Airlangga. Upaya lainnya, pengenalan Environmentally Sound Management dan Disposal System untuk limbah PCB serta Best Available Techniques (BAT) dan Best Environmental Practices (BEP) untuk proses pemanasan termal dalam industri logam di Indonesia. Sementara itu, untuk memacu kapasitas industri nasional, Indonesia diharapkan mampu beralih dari jualan komoditi mentah menjadi ekspor produk manufaktur yang bernilai tambah tinggi, sehingga meningkatkan partisipasinya dalam rantai nilai global. ‘’Apalagi, multiplier effect pengembangan industri akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan nasional,’’ ujarnya. Merujuk data BPS, sepanjang tahun 2016, industri pengolahan nonmigas secara kumulatif tumbuh sekitar 4,42 persen dengan memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional mencapai 18,20 persen atau sumbangan tertinggi dibandingkan sektor lainnya. Pada tahun 2017, industri pengolahan nonmigas diproyeksikan tumbuh di kisaran 5,2-5,4 persen dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,1-5,4 persen. Berdasarkan International Yearbook of

Industrial Statistic 2016 yang diterbitka oleh UNIDO, Indonesia berhasil masuk ke dalam 10 besar negara industri manufaktur terbesar di dunia. Bahkan, Indonesia mampu melampaui negara industri lainnya seperti Inggris, Rusia dan Kanada. Capaian ini membuat Menperin optimistis terhadap kemajuan industri nasional ke depan. Terlebih lagi, pemerintah Indonesia berkomitmen menciptakan iklim investasi industri yang kondusif serta kemudahan berusaha melalui deregulasi dan paket kebijakan ekonomi yang telah diluncurkan. ‘’Terutama dengan adanya penurunan harga gas industri dan harga komoditas mulai bangkit,’’ tuturnya. Dirjen UNIDO Li Yong mengatakan, program UNIDO untuk Indonesia tahun 2016-2020 merupakan generasi keempat setelah periode 20032004, 2005-2007, dan 2009-2013. ‘’Kami akan memperkuat kerja sama yang komprehensif dengan Indonesia dalam tiga prioritas tematik,’’ ujarnya. Pertama, membantu Indonesia dalam memperbanyak kegiatan riset dan pengembangan yang berorientasi pada sektor industri dan kepentingan masyarakat. Kedua, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknologi industri dengan melibatkan politeknik dan jaringan kerja lain di Indonesia. Ketiga, menciptakan iklim inovatif dalam menyediakan skema insentif untuk mengangkat dan memperkuat struktur industri di Indonesia. ‘’Program tersebut akan mendorong pada pengurangan kemiskinan, pembangunan berkelanjutan, pembukaan lapangan kerja, menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan peningkatan ketahanan energi,’’ paparnya. (ant)

Bali Post/ant

PLN - Menteri ESDM Ignasius Jonan (kanan) berbincang dengan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman (tengah) dan Dirut PT PLN (Persero) Sofyan Basir ketika menghadiri acara seminar di Jakarta, Rabu (29/3) kemarin. Seminar sehari tersebut membahas soal listrik berkeadilan untuk rakyat dan dunia usaha.

Jonan Pastikan Tarif 450 VA Tidak Naik

Jakarta (Bali Post) – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan pemerintah dan PT PLN berkomitmen untuk tidak menaikkan tarif dasar listrik hingga 30 Juni mendatang, khusus kepada pelanggan golongan 450 VA. ‘’Komitmen pemerintah 1 April hingga 30 Juni tidak ada kenaikan tarif listrik kecuali kelas 900 VA yang memang subsidinya dikurangi pelan-pelan,’’ kata Menteri Jonan saat membuka diskusi di Jakarta, Rabu (29/3) kemarin. Jonan menjelaskan, tarif listrik akan mengalami kenaikan untuk pelanggan listrik golongan 900 VA, namun subsidi untuk 900 VA yang saat ini berjumlah 23 juta pelanggan mulai dikurangi perlahan hingga 4,5 juta pelanggan saja yang berhak menerima. Adapun pengurangan jumlah pelanggan yang menerima subsidi tersebut sudah melalui persetujuan DPR dalam APBN 2017. Jonan juga mengapresiasi beberapa pelanggan golongan 900 VA yang meminta dihapus

dari daftar pelanggan penerima subsidi. ‘’Dari laporan Dirjen Ketenagalistrikan bulan lalu ada tujuh orang pelanggan listrik 900 VA meminta nama mereka dihapus dari orang yang mendapat subsidi. Ini bagus sekali,’’ ungkap mantan Menteri Perhubungan tersebut. Adapun tahun ini Kementerian ESDM dan PLN menyediakan subsidi listrik mencapai Rp 47 triliun dalam APBN 2017 dan diharapkan subsidi akan menurun seiring harga listrik yang kompetitif dan efisien serta terjangkau untuk masyarakat. Jonan menjelaskan, pemerintah dan PLN berusaha meningkatkan kapasitas listrik terpasang dengan harga yang terjangkau mengingat ada 2.500 desa yang tidak menikmati listrik serta 10.000 desa yang memiliki listrik ala kadarnya. Menurutnya, akan ada masalah sosial jika masyarakat tidak mampu membeli listrik karena tarif yang tinggi. Oleh karena itu, pengendalian tarif listrik menjadi hal utama dibanding peningkatan kapasitas listrik. (ant)

Bali Post/ant

EKSPOR PERDANA - Sebuah alat crane memindahkan peti kemas berisi hasil laut dari truk ke kapal untuk diekspor di Pelabuhan Tangkiang, Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (29/3) kemarin. Ekspor perdana 17 ton hasil laut ke Los Angeles, Amerika Srikat itu sebagai langkah awal perhatian pemerintah untuk mendorong perikanan daerah.

Peringkat Kemudahan Berusaha

Jokowi Targetkan Masuk 40 Besar

Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo menginstruksikan percepatan dalam perbaikan sejumlah indikator Ease of Doing Business (EODB) agar peringkat Indonesia meningkat dalam hal kemudahan berusaha. Instruksi itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas bertema Akselerasi Peningkatan Peringkat EODB di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (29/3) kemarin. ‘’Saya minta seluruh menteri dan lembaga fokus melakukan percepatan akselerasi peningkatan peringkat Ease of Doing Business dan langkah awal yang perlu kita perbaiki adalah tingkat tiap-tiap indikator Ease of Doing Business yang saat ini terdiri dari 10 indikator,’’ kata Presiden. Ia menyampaikan terima kasih atas kerja keras jajarannya, sehingga EODB Indonesia meningkat dalam setahun terakhir sebanyak 15 peringkat atau dari sebelumnya di ranking 106 menjadi 91. Namun, Presiden mengingatkan bahwa target Indonesia adalah masuk dalam jajaran 40 besar negara-negara dengan tingkat kemudahan berusaha yang tinggi. ‘’Tapi perlu saya ingatkan bahwa target kita adalah masuk ke-40 besar. Dan saat ini Indonesia sudah dikategorikan sebagai top reformer pada laporan EODB terbaru,’’ katanya. Menurutnya, Indonesia perlu menunjukkan diri mampu melakukan reformasi yang lebih cepat lagi dalam kemudahan berusaha dan berinvestasi. Oleh karena itu, katanya, fokus perbaikan harus dilakukan pada indikatorindikator yang masih berada pada peringkat di atas 100 agar bisa diturunkan paling tidak di bawah peringkat 80-an. ‘’Perbaikan di setiap indikator harus

menjadi prioritas kementerian/lembaga, sehingga penanganannya lebih fokus dan upaya perbaikan di setiap indikator harus diberikan target yang konkret, target yang jelas. Saya juga minta seluruh pejabat yang menangani perbaikan EODB di masing-masing kementerian dan lembaga betul-betul memahami substansi perbaikan dan reformasi yang sedang kita lakukan,’’ katanya. Menurut Presiden, jika sudah dilakukan, tinggal disiapkan langkah perbaikan termasuk untuk melakukan penyebaran informasi dan berkomunikasi secara intensif dengan seluruh pelaku usaha, sehingga mereka mengetahui reformasi kemudahan bisnis yang sudah dilakukan di Indonesia. ‘’Saya juga minta perhatian seluruh menteri dan lembaga terkait karena masih ada hambatanhambatan regulasi dalam kemudahan berusaha, untuk itu saya minta hambatan regulasi terus dan segera dipangkas dan proses deregulasi harus dilakukan tepat waktu,’’ katanya. Presiden mengaku masih melihat banyaknya peraturan termasuk peraturan menteri yang bermunculan karena seharusnya sudah tidak perlu lagi lebih banyak aturan yang berpotensi semakin menambah persoalan baru karena mestinya regulasi itu stabil. ‘’Kalau dibuat juga dengan konsultasi publik yang baik berkali-kali, berbulanbulan, dan transparan sehingga jangan sampai tahu-tahu keluar mendadak, keluar permen, kaget semua, ramai semuanya, dan sekali lagi saya harapkan peringkat EODB pada tahun ini bisa meningkat lebih baik lagi,’’ kata Presiden. (ant)

680 Usaha Penukaran Valas Belum Berizin

Semarang (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) menyatakan 680 Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) yang beroperasi di Tanah Air belum mengajukan izin ke bank sentral. Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Eni V Panggabean mengatakan jumlah tersebut relatif tinggi mengingat KUPVA tak berizin dipetakan BI jumlahnya 783. Dengan demikian 87 persen dari total jumlah KUPVA di Indonesia belum berizin. Menurut data BI, hingga 24 Maret 2017 baru 44 KUPVA yang mengajukan izin, 59 KUPVA berminat mengajukan izin, dan tujuh telah menutup usahanya. ‘’Jadi yang 680 ini yang belum jelas apakah mau ditutup atau tetap buka. Kami mohon mereka segera mengambil sikap,’’ kata Eni saat menyampaikan paparan di Kantor Polda Jawa Tengah, Semarang. Dari segi kuantitas, jumlah KUPVA tak berizin didominasi oleh KUPVA yang beroperasi di Pulau Jawa (416) diikuti Sumatera (184). KUPVA tak berizin di Bali dan Nusa Tenggara tercatat 90 dan di Kalimantan 82. Sementara di Sulawesi, Maluku, dan Papua jumlahnya 11 KUPVA. KUPVA BB merupakan kegiatan usaha yang meliputi kegiatan penukaran dengan mekanisme jual dan beli Uang Kertas Asing (UKA) serta pembelian Cek Pelawat. KUPVA BB merupakan tempat alternatif selain bank untuk menukarkan valuta asing. Peraturan perizinan KUPVA BB ditetapkan agar Bank Indonesia bisa efektif melakukan pengawasan dan mendukung pengembangan industri yang sehat dan efisien. Sejak terbitnya Peraturan Bank Indonesia mengenai KUPVA BB, Bank Indonesia telah melakukan berbagai sosialisasi serta memberi imbauan kepada pelaku usaha untuk mengajukan izin ke Bank Indonesia. (ant)

Nyepi, Hunian Hotel Meningkat Denpasar (Bali Post) Tingkat hunian hotel saat Nyepi dan tiga bulan pertama di awal tahun meningkat. Okupansi di kawasan Nusa Dua, Kuta dan Sanur rata-rata 50%. ‘’Meningkat dari libur Nyepi tahun lalu sekitar 2-5 persen,’’ kata Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Rabu (29/3) kemarin. Adanya wisatawan lokal yang ingin berlibur di hotel ikut mendongkrak

okupansi hotel sekitar 2 – 3 persen. Chairman Bali Hotel Association (BHA) Ricky Putra juga mengatakan hal yang sama. GM The Royal Santrian, Nusa Dua itu mengungkapkan okupansi mencapai 45-50 persen. ‘’Ada penambahan rata-rata 3-5 persen,’’ imbuhnya. Kata dia, beberapa wisatawan memilih keluar dari Bali saat Nyepi, namun kenyataannya banyak juga wisatawan

yang ingin melihat langsung pelaksanaan hari raya Nyepi di Bali. ‘’Tidak ada paket khusus di Nyepi karena semua hotel kita imbau untuk menaati peraturan dalam rangka penyepian,’’ tandasnya. Jadi dalam satu triwulan ada peningkatan tingkat hunian hotel di Bali, terutama BHA members hotel. Selama triwulan pertama okupansi 50-55 persen dan diprediksi meningkat April nanti. (kmb42)


19

Kamis Wage, 30 Maret 2017

KBS Apresiasi dan Dukung Parade Tektekan Nangluk Merana

Wujud Nyata Pelestarian Adat, Agama, Tradisi, Seni dan Budaya

DESA Pakraman Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Minggu (26/3) mengelar Parade Tektekan Nangluk Merana. Kegiatan yang dipusatkan di pelataran depan Pura Desa lan Puseh, Desa Pakraman Kediri, dihadiri anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. Politisi PDI Perjuangan asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini sangat mengapresiasi kegiatan yang merupakan wujud nyata pelestarian adat, agama, tradisi, seni dan budaya. Pada acara yang disaksikan ribuan masyarakat Kediri dan sekitarnya ini juga dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Tabanan I Komang Sanjaya, Ketua DPRD Tabanan Ketut ‘’Boping’’ Suryadi, serta tokoh masyarakat Kediri I Nyoman Muliadi. Bendesa Adat Pakraman Kediri AAN Gede Panji Wisnu dalam sambutannya mengatakan, Tektekan Nangluk Merana ini merupakan warisan turun-temurun, yang merupakan tradisi sakral. Menurutnya, ada dua fungsi dari tradisi Tektekan Nangluk Merana ini, yaitu fungsi sekala dan niskala. Fungsi sekala Tektekan Nangluk Merana adalah seni budaya perpaduan tabuh dan tari, serta sebagai pemersatu masyarakat. ‘’Sedangkan dari fungsi niskala, Tektekan Nangluk Merana untuk menetralisir aura negatif menjadi positif, atau mengatasi wabah yang melanda desa,’’ jelasnya. Ke depannya diharapkan menjadi salah satu destinasi budaya untuk mendukung sektor pariwisata di Tabanan.

KBS (Koster Bali Satu) demikian masyarakat lebih mengenal legislator Senayan ini dalam sambutannya mengapresiasi dan sangat mendukung parade Tektekan Nangluk Merana, yang merupakan wujud nyata pelestarian adat, agama, tradisi, budaya dan seni di Bali. Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menambahkan, kegiatan pelestarian seni dan budaya seperti ini memang harus mendapat dukungan dari pemerintah. ‘’Kami nilai perlu dukungan dari pemerintah, seperti sarana dan prasarana seperti disampaikan bendesa pakraman, yang mengharapkan adanya bantuan pembangunan wantilan. Untuk itu kami akan membantu sepenuhnya untuk mewujudkan wantilan Desa Pakraman Kediri,’’ tegas KBS. Pada kesempatan tersebut, KBS menyatakan dirinya akan maju menjadi Gubernur Bali tahun 2018. Dirinya yang siap ngayah secara total, sekala niskala dengan tulus ikhlas dan seluruslurusnya untuk krama Bali, memohon doa dan dukungan kepada seluruh krama. Permohonan tulus ini pun mendapat sambutan antusias. Bahkan KBS didampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Tabanan I Komang Sanjaya, Ketua DPRD Tabanan Ketut ‘’Boping’’ Suryadi, serta tokoh masyarakat Kediri berfoto bersama dengan panitia dan seluruh peserta parade, sekaligus deklarasi dengan membentangkan spanduk bukti dukungan kepada KBS menjadi Gubernur Bali tahun 2018. (ad2212)

Tidak Pernah Dari Hal. 1

Sebelumnya dalam wawancara dengan awak media, Ganjar menyatakan bahwa pernah dikonfrontasi dengan Miryam oleh penyidik KPK dan dalam pertemuan itu, Miryam menyatakan tidak pernah memberi uang pada Ganjar. ‘’Allah memberikan jalan saja pada saya, karena pertama terkonfirmasi oleh cerita saya dulu bahwa saya dikonfrontasi oleh penyidik, dan yang saya ceritakan hari ini ada tulisannya ternyata, alhamdulillah,’’ ujarnya. Ganjar menilai beredarnya BAP tersebut membuat publik akan tahu bagaimana sikap dirinya soal proyek pengadaan e-KTP saat itu, termasuk kondisi dan fakta dalam kasus ini. ‘’Mungkin dari situ juga bisa menjelaskan alurnya seperti apa, dan siapa aktor yang ada di sana, sehingga harapan saya publik lebih jelas,’’ katanya. Sebelumnya, dokumen BAP anggota Komisi II DPR-RI 20092014 dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani beredar ke masyarakat melalui media sosial. BAP tersebut banyak mengungkap mengenai proses pemeriksaan yang bersangkutan oleh penyidik KPK. Dalam BAP setebal 27 halaman itu, diketahui jika Miryam diperiksa empat kali sebagai saksi atas

terdakwa Sugiarto yaitu pada 1, 7, dan 14 Desember 2016 serta, 24 Januari 2017. Miryam mengaku mendapat perintah dari pimpinan Komisi II untuk membantu mengoordinir pemberian dari Dukcapil dan mengaku menerima dua kali pengiriman dari Sugiharto. Selanjutnya sesuai perintah Chairuman Harahap selaku Ketua Komisi II saat itu, ia membagi uang dalam amplop terpisah dan diserahkan kepada nama-nama yang terdata dalam daftar. Pada pemberian kepada pimpinan Komisi II, Miryam memberikan keterangan khusus pada bagian nama Ganjar Pranowo. Menurutnya, para pimpinan Komisi II seluruhnya menerima uang 3.000 dolar AS kecuali satu orang yakni Ganjar Pranowo, sedangkan lainnya yakni Burhanuddin Napitupulu (Fraksi Golkar), Taufik Efendi (Fraksi Demokrat), dan Teguh Juwarno (Fraksi PAN), tidak ada kalimat menolak atau mengembalikan. ‘’Saya berikan Rp 100 juta kepada Saudara Ganjar Pranowo dari Fraksi PDI-P, namun dikembalikan lagi kepada saya, saya serahkan kembali kepada Sdr. Yasona Laoli selaku Kapoksi,’’ kata Miryam sesuai yang tertulis dalam BAP itu. (ant)

Rasa Kekeluargaan Dari Hal. 1

BERSAMA KBS - Koster Bali Satu (KBS) bersama Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Tabanan I Komang Sanjaya dan Ketua DPRD Tabanan Ketut ‘’Boping’’ Suryadi foto bersama pada upacara Tektekan Nangluk Merana di Kediri, Tabanan.

Kebersamaan

Dari Hal. 1

‘’Ingar-bingar terkadang menyilaukan, mengusik pandangan yang jernih tentang diri dan orang lain, mengaburkan antara yang baik dan buruk. Karena itu, dengan keheningan, selalu terbesit kedamanaian dan keindahan, selalu terkandung kebersamaan dan keserasian,’’ kata Setya Novanto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (28/3). Menurut Novanto, Nyepi adalah refleksi manusia sebagai hamba yang senantiasa menyembah Tuhannya, dengan konsekuensi taat, patuh, dan menjaga harmoni alam semesta. ‘’Kehidupan yang begitu kompleks, riuh dengan hiruk-

pikuk, glamor dengan segala kemeriahannya, hari ini seakan terhenti. Seluruh energi dan pikiran terfokus pada penghambaan. Segenap jiwa dan raga berorientasi pada Sang Hyang Widhi Wasa,’’ imbuhnya. Nyepi, menurutnya, juga merupakan sarana evaluasi dari segala yang kurang di masa lalu, dilarutkan dalam keheningan, segala yang baik di masa depan disambut dengan tangan terbuka. Oleh karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Nyepi bisa menjadi hal positif bagi siapa pun yang berupaya memaknainya. ‘’Nyepi telah menjadi ritualitas yang penting dan berharga bagi seluruh umat manusia, bagi bangsa dan negara, kar-

ena sejatinya setiap agama mengandung nilai-nilai positif bagi kehidupan umat manusia,’’ terangnya. Secara universal, Nyepi yang merupakan ajaran agama Hindu telah mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia sebagai bangsa yang besar, bangsa yang memiliki keanekaragaman suku, agama dan ras. Dia berharap keheningan dalan Nyepi mampu melahirkan pikiranpikiran yang sejuk, teduh dan jernih. ‘’Pikiran-pikiran yang tidak hanya berpikir tentang diri sendiri, tapi juga tentang orang lain, tentang bangsa dan negara, tentang hidup bersama dalam lingkup NKRI,’’ tegasnya. (kmb4)

Pimpinan Lembaga Dari Hal. 1

Di antaranya adalah jika salah satu pihak melakukan pemanggilan terhadap anggota tiga lembaga itu, maka pihak yang melakukan pemanggilan harus memberitahukan kepada pimpinan lembaga yang anggotanya dipanggil. Lembaga-lembaga tersebut dapat menyelenggarakan pertemuan dan dengar pendapat dalam rangka mengoptimalkan penanganan korupsi. Ketiga lembaga ini juga harus meningkatkan kepatu-

han penyampaian laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Para pihak harus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap lembaganya paling sedikit dua kali dalam satu tahun. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengingatkan jangan sampai MoU digunakan untuk saling melindungi satu sama lainnya. ‘’Yang jelas jangan sampai nanti kalau satu sama lain, misalnya ada yang tersangkut, jangan itu menjadi upaya untuk melindungi. Aparat penegak hukum kan kedudu-

kannya sama di mata hukum,’’ kata Fadli Zon. Fadli berharap kerja sama penanganan korupsi yang dilakukan oleh penegak hukum mengendepankan asas keadilan, tidak tebang pilih dan tidak ada yang diistimewakan. ‘’Kita berharap penegakan hukum harus seadil-adilnya, tidak boleh tebang pilih, tidak boleh ada yang diistimewakan, ada yang dilindungi, tetapi ada yang justru dicari-cari, diburu dan sebagainya karena mungkin berbeda sikap atau paham politiknya,’’ tegasnya. (kmb4)

Belum ada yang mengetahui secara pasti kapan itu muncul. Meskipun demikian, masyarakat tetap rutin menjalankan setiap tahun. ‘’Sampai sekarang belum ada yang megetahui sejak kapan ini berlangsung. Ini sudah warisan turun-temurun,’’ ungkapnya. Ia pun menyebutkan tradisi itu memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya untuk mempererat rasa kekeluargaan. Namun, di sisi lain, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern, sejumlah masyarakat hanya memilih untuk menyalakan api pada tungku. Sementara aktivitas memasak dilakukan di dapur. ‘’Kalau dilihat dari tahun ke tahun, memang ada kesan memudar. Tetapi dari desa adat sudah mengimbau ini harus dilestarikan,’’ katanya. Tokoh masyarakat I Wayan Suteja mengatakan, nyakan diwang sudah disaksikan sejak 1950-an, saat dirinya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Orangtuanya pun mengaku tidak mengetahui asal-usul kemunculannya.

‘’Saat orangtua ditanya, katanya sudah menemukan seperti ini dan sampai sekarang masih bertahan,’’ ungkapnya. Sementara itu, Bendesa Adat Kayuputih Jero Nyoman Oka menyebutkan, selain sebagai media masimakrama, tradisi ini juga berkaitan dengan penyucian diri. Zaman dulu, sejumlah warga ada yang melaksanakan Nyepi di karang. Ada pula yang Nyepi di luar karang. ‘’Nah, saat warga yang Nyepi di luar karang ini berkunjung ke warga yang Nyepi di karang, terlebih dahulu disambut dengan api sebelum masuk rumah. Itu tujuannya untuk penyucian. Di api itu sekalian warga memasak. Dibuatkan tungku,’’ terangnya. Selain Desa Kayuputih, tradisi serupa juga dijalankan masyarakat di Desa Gesing. Di desa yang tergolong dataran tinggi ini, kesan semarak justru lebih terlihat. Sepanjang jalan, tepat di depan rumah, warga sengaja mendirikan tenda. Di tempat itu mereka berkumpul bersama keluarga maupun tetangga. Demikian juga di Desa Banyuatis, Munduk dan Gobleg. (sos)

Daging Sapi Dari Hal. 1

Kementan berupaya maksimal dalam mendukung Bulog agar membeli produksi petani. ‘’Jadi dari petani langsung dibeli Bulog. Bulog akan pasarkan langsung ke pasar dan dari pasar langsung diserap konsumen. Itu solusinya dan ini untuk seluruh komoditas, termasuk daging sapi,’’ kata Amran. Upaya lain yang dilakukan adalah kerja sama dengan perusahaan swasta yang diyakini dapat memotong rantai pasok. Salah satu bentuk kerja sama dengan pihak swasta adalah kemitraan dengan Gabungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT). Kementan menggandeng GPMT untuk menyerap produksi jagung pipilan lokal dengan mengacu pada harga pembelian pemerintah (HPP)

yang sudah ditetapkan oleh Kemendag sebesar Rp 3.150 per kg. Kementan saat ini juga telah membangun Toko Tani Indonesia (TTI) melalui kerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). TTI merupakan salah satu upaya untuk memangkas rantai pasok yang semula tingkat delapan menjadi tingkat tiga. Sepanjang 2016, sebanyak 493 Gapoktan telah memasok 1.300 TTI yang tersebar di 22 provinsi dan fokus pada komoditas beras. Sementara di 2017 ini, Kementan menargetkan 1.000 TTI di Jabodetabek, terdiri dari 400-an di Jakarta dan 600-an di Bodetabek. Sebanyak 22 TTI di antaranya tersebar di Jakarta Selatan (11 TTI), Jakarta Timur (6 TTI), dan Jakarta Barat (5 TTI). (ant)

Hubungan Baik Dari Hal. 1

‘’Baru saja telah melakukan bilateral dengan Presiden Hollande dan kami sepakat meningkatkan komitmen hubungan baik. Indonesia dan Prancis memiliki hubungan kerja sama strategis yang sangat baik, termasuk di bidang ekonomi,’’ katanya. Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah Prancis dalam melawan tindakan diskriminatif terhadap produk sawit Indonesia. ‘’Saya telah jelaskan bahwa isu sustainability kelapa sawit merupakan prioritas bagi Indonesia,’’ katanya. Indonesia, menurutnya, juga mengusulkan agar pola kerja sama yang sudah terjalin untuk produk kayu melalui lisensi FLEGT (Forest Law Enforcement, Governance, and Trade) juga dapat dilakukan untuk produk kelapa sawit Indonesia. Presiden juga menyambut baik fokus baru dalam kerja sama bilateral Indonesia-Prancis, yaitu kerja sama bidang maritim dan ekonomi kreatif. Sementara itu, Presiden Hollande mengatakan sejak 2012 pemerintahannya telah berkomitmen untuk meningkatkan kemitraan dalam bidang-bidang seperti perikanan, pertanian, prasarana, transportasi dan energi terbarukan. Terkait minyak sawit, Hollande mengatakan Prancis menyadari pentingnya keberadaan Indonesia dan Malaysia dalam industri ini dan menyetujui usul penerapan sertifikasi untuk produk sawit berkelanjutan. ‘’Kita sadar peraturan lingkungan hidup harus ditaati, makanya kami setuju untuk proses sertifikasi minyak sawit seperti untuk kayu tropis (FLEGT). Dan ini akan menjadi peraturan Uni eropa dengan tetap melindungi konsumen, dan produsen pun tetap hidup,’’ kata Hollande, yang datang ke Indonesia bersama 40 pengusaha dari negaranya. Transnasional Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Susi Pudjiastuti mengajak Presiden Prancis Francois Hollande untuk mendukung pemberantasan IUU Fishing atau penangkapan ikan secara ilegal yang dinilai sudah merupakan suatu aktivitas kejahatan transnasional. ‘’Kami mengundang Prancis untuk bisa bersama-sama mendukung

promosi agar IUU Fishing dapat dimasukkan sebagai kejahatan transnasional,’’ kata Menteri Susi kepada Presiden Hollande dalam acara Dialog Maritim RI-Prancis di kantor KKP, Jakarta, Rabu kemarin. Menurut Susi Pudjiastuti, langkah Indonesia yang selama ini gigih memberantas pencurian ikan di wilayahnya telah diikuti banyak negara serta ikut menjaga Kesepakatan Paris terkait upaya menanggulangi perubahan iklim. Menteri Susi juga mengingatkan bahwa Indonesia dan Prancis sebagai negara yang memiliki zona ekonomi eksklusif (ZEE) terbesar di dunia, bisa menjadi mitra strategis yang disesuaikan dengan visimisi pemerintah Indonesia untuk menjadikan laut sebagai masa depan bangsa. Susi menegaskan, selama beberapa dekade aktivitas penangkapan ikan secara ilegal telah merusak sumber daya ikan nasional, sehingga Indonesia juga telah menjalankan kebijakan pemberantasan dengan ekstrem dan efek jera sesuai dengan UU Perikanan, di mana setiap kapal pencuri ikan bisa ditenggelamkan bila tertangkap. ‘’Illegal fishing adalah kejahatan yang sangat kompleks, terkait human trafficking dan melibatkan banyak korporasi internasional,’’ kata Menteri Kelautan dan Perikanan RI. Susi Pudjiastuti mencontohkan, pihaknya pernah menangkap kapal ikan yang melakukan kegiatan penangkapan sumber daya perikanan secara ilegal di kawasan perairan Indonesia, yang ternyata kapal tersebut memiliki hingga sampai 32 bendera. Sebelumnya, Menteri Susi Pudjiastuti juga telah mengajak Perserikatan BangsaBangsa dan Uni Eropa untuk mempertegas komitmen terhadap pengelolaan perikanan berkelanjutan. Menteri Susi mengajak PBB dan UE antara lain untuk ikut mengawal pelaksanaan aturan pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal yang diterapkan di Indonesia dengan penetapan konsekuensi yang tegas bagi pelanggarnya. ‘’Pelarangan atau pembatasan ini adalah untuk keberlanjutan perikanan kita. Kebijakan ini justru menambah stok ikan kita menjadi lebih banyak. Jadi semestinya semua negara setuju dengan kebijakan ini,’’ kata Susi Pudjiastuti. (ant)

Nilai Murni Dari Hal. 1

Tujuannya agar nilai tersebut tidak bisa diubah ataupun di-mark-up, sehingga nilai yang ada merupakan nilai yang murni atau jujur. ‘’Tugas saya sebenarnya adalah bagaimana menjadikan sekolah dan guru penuh dengan kejujuran dan bersih dari praktik kecurangan,’’ katanya. Jika sekolah sudah mempunyai semangat jauh dari kecurangan, maka akan melahirkan generasi yang lebih baik dan jauh dari sifat curang. Dia juga meminta pemerintah daerah ataupun sekolah menyampaikan nilai dengan sejujurnya. Menurut Muhadjir, pemerintah saat ini tidak akan marah jika menyampaikan data dengan sebenarnya. ‘’Kalau data yang disampaikan benar, maka akan berdampak pada pengambilan keputusan yang

tepat,’’ lanjutnya. Ia memberi contoh ketika dirinya baru menjabat sebagai Mendikbud, ditanya oleh Presiden Jokowi mengenai penyerapan Kartu Indonesia Pintar atau KIP. Dengan jujur, Muhadjir menjawab bahwa penyerapan KIP baru 7 persen. ‘’Saat itu, Presiden Jokowi hanya menjawab bahwa dia sudah mengira hal tersebut dan meminta saya bekerja maksimal,’’ katanya. Untuk itu, ia juga meminta agar sekolah memberikan data yang benar mengenai nilai USBN, tanpa perlu adanya upaya untuk menaikkan nilai. Dia mengakui selama ini memang terjadi kecurigaan terhadap nilai-nilai yang diberikan sekolah kepada siswa. ‘’Melalui sistem ini, kami berharap jika perusahaan ingin mendapatkan nilai yang sebenarnya bisa melalui Dapodik,’’ cetusnya. (ant)

Kamis, 30 Maret 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Catur Brata Penyepian (4) 06:35 Seputar Bali Pagi

07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Ball Krishna (1) 08:00 Education On Bali TV 08:35 Bali Channel Tourist TV 09:05 Lila Cita Gong Kebyar

Remaja Wanita (1) 10:05 Lejel Home Shopping 11:05 Bali Channel Tourist TV 11:30 Serial : Buddha 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Catur Brata Penyepian (5)

12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Taksu 14:00 Klip Bali 14:30 Kidung Interaktif 15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Round Up he World

16.30 Agrobisnis Peternakan Babi Prospektif 17.05 Nangun Yadya 17.30 Taman Sari TK Widya Brata 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali

19:30 Giliran Anda 20:00 Orti Bali 20:30 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa 21:00 Serial Buddha 21.35 Mahadewi 22:00 Berita dan

Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Drama Gong Cupak Grantang (3) 23:00 Lila Cita Calonarang Tegallalang (3)


Unofficial tally points to second vote for Indonesia capital

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Wage, 30 Maret 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Naniq Anettya

Tak Ingin Hanya ”PHP”

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Mungkin pepatah itu cocok disematkan kepada penyanyi pop Bali Naniq Anettya. Bagaimana tidak, kemampuan menyanyi Naniq Anettya merupakan hasil gemblengan sang ibu sendiri, Ayu Waden, yang juga merupakan produser dari AW Production. Beberapa single yang sudah dirilisnya mampu membawa nama Naniq Anettya semakin melejit. Beberapa single tersebut seperti “I Love You I Miss You”, “Nyesel Pedidi”, “Kasmaran”, “Sebet” dan “Candu Candu Tresna”. Memantapkan kariernya di belantika musik pop Bali, kini Naniq Anettya kembali merilis single terbarunya yang berjudul “PHP”. Single terbarunya kali ini merupakan proyek awal untuk mempersiapkan album solo perdanannya yang kini sudah mulai digarap bersama sang ibu. “Astungkara, setelah cukup lama melalui proses akhirnya saya bisa merampungkan single ‘PHP’. Single ini sebenarnya sebagai single awal untuk proyek album solo saya yang pertama. Ini juga tak lepas dari peran ibu saya yang selalu mendukung penuh saya dalam berkarier di belantika musik pop Bali,” ujar Naniq Anettya. Single “PHP” sendiri diciptakan oleh Panji Kuning, penyanyi pop Bali yang sudah memiliki banyak pengalaman di industri musik Bali. Untuk aransemen masih dipercayakan kepada Dek Artha yang saat ini masih menjadi arranger terlaris dan memiliki ketelitian dalam hal vokal. “Di single ini saya banyak mendapat bimbingan dari Bli Panji Kuning selaku pencipta dan Pak Dek Artha yang mengaransemen single ini. Saya bangga bisa bekerja sama dengan beliau dan tentunya bisa membuat saya lebih baik lagi dalam hal olah vokal,” imbuhnya. Single “PHP” menceritakan seorang cewek yang sedang mengenang masa lalunya, di mana pernah mencintai seorang laki-laki, namun laki-laki itu tidak mencintainya hanya memberikan janji-janji manis yang membuat si cewek baper dan menyangka laki-laki itu benar-benar sayang terhadapnya. Namun, kenyataannya si cewek hanya mendapatkan janji palsu dan lakilaki itu mencintai perempuan lain. Sakit hati, kecewa dan juga merasa tertipu janji palsu itulah yang dirasakan si cewek menganggap lakilaki tersebut pemberi harapan palsu (PHP). “Mudahmudahan tidak ada yang mengalami seperti di cerita lagu ini,” katanya sambil tersenyum. Dengan merilis single “PHP” untuk persiapan album solo perdananya, perempuan kelahiran Carangsari, 15 Juni 1991 berharap bisa terus berkarya dan meramaikan belantika musik pop Bali yang kini kian ramai peminat. (win)

Bali Post/ap

RUSAK - Seorang warga Australia, Bradley Mitchell, melihat kerusakan kapal milik pamannya yang menghantam dermaga di Pantai Airlie, Australia pada Rabu (29/3) kemarin saat siklon Debbie bergerak menuju negara bagian Queensland dengan kecepatan hingga 260 kilometer per jam.

Australia Dilanda Siklon Debbie

Puluhan Ribu Rumah Tanpa Penerangan

Sydney (Bali Post) -

Tentara Australia bergerak ke wilayah-wilayah paling parah tertimpa Siklon Debbie, di mana puluhan ribu rumah tanpa penerangan listrik dan angin siklon itu telah menciptakan kerusakan hebat di beberapa wilayah Australia.

Naniq Anettya

Bali Post/ist

Facebook ”Telethon”

Siklon Debbie menciptakan kerusakan di seantero Australia timur laut, Selasa (28/3), ketika angin masuk kategori empat, hanya satu level di bawah level kecepatan angin paling berbahaya, sebelum turun perlahan pada malam hari ke level

rendah tropis. Ribuan orang berlindung, demikian pula para wisatawan di sepanjang situs wisata terkenal di dunia, Great Barrier Reef, dan area pantai, di mana di sini kecepatan angin mencapai lebih dari 260 km

per jam. Sejumlah rumah dan bangunan rusak diterpa angin kencang, hujan lebat dan pasang air laut. Dua orang terluka yang salah satunya mengalami luka serius pada kepala setelah tertimpa tembok yang am-

Perlawanan pada Donald Trump

bruk. Lebih dari 51.000 rumah harus tanpa penerangan listrik. Menteri Utama Queensland Annastacia Palaszczuk menyebutkan wilayah yang paling parah tertimpa angin superkencang ini adalah Kepulauan Whitsunday, Airlie Beach, dan Proserpine, yang berjarak 900 km dari barat daya Ibu Kota Queensland, Brisbane. “Parah sekali. Anda tak bisa keluar masuk karena banyak pohon tumbang,”

kata Jon Clements yang tengah berlibur di Pulau Hamilton ketika badai itu menerjang kawasan ini, kepada Reuters. Angin berkecepatan 262 km per jam yang merupakan tertinggi selama badai ini, tercatat di Pulau Hamilton Island, sehingga seharusnya merusakkan namun resort-resort di sana sudah dirancang tahan menghadapi kecepatan angin kategori 5 sekalipun. (ant)

Benedict Cumberbatch

Sambut Kelahiran Putra Kedua

Aktor Tom Hanks dan selebritas lainnya akan berpartisipasi dalam Facebook “telethon” pada bulan ini untuk menggalang dana bagi America Civil Liberties Union (ACLU), yang sudah menjadi simbol perlawanan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Acara tersebut, akan difilmkan pada 31 Maret di New York dan di-streaming secara langsung di situs media sosial itu, juga akan diikuti Tina Fey, Alec Baldwing, Jon Hamm, dan Amy Poehler, kata pihak penyelenggara belum lama ini. Penggalangan dana dimulai sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Acara tersebut menghidupkan kembali tradisi telethon, acara televisi yang berlangsung selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari untuk alasan amal. Sejak Trump terpilih pada November, ACLU yang sudah berumur 97 tahun, telah menjadi pilar perlawanan terhadap pemerintahan baru dan pembela terdepan hak-hak dasar di seluruh Amerika Serikat (AS). Organisasi tersebut mengatakan bahwa keanggotaan mereka naik tiga kali lipat sejak pemilihan umum menjadi 1,2 juta orang. Organisasi itu aktif di masalah hukum, saat para pengacara mereka membantu korban dari kebijakan imigrasi Trump. “Dengan mendukung pekerjaan kami melalui telethon ini, kita bisa berjuang lebih keras untuk membela hakhak yang dijamin oleh Konstitusi kita,” kata direktur eksekutif ACLU Anthony Romero, AFP. (ant)

Benedict Cumberbatch dan istrinya, Sophie Hunter, dikabarkan telah menyambut kelahiran putra kedua yang mereka namai Hal Auden Cumberbatch. Dilansir The Mail pada Minggu, anak kedua itu lahir pada 3 Maret di Portland Hospital, London. Meski keduanya belum secara resmi mengumumkan berita bahagia itu.

Nama anaknya itu diambil dari penyair WH Auden, dan Hal adalah nama panggilan pangeran Henry V dari Shakespeare. Cumberbatch dan Sophie telah berkawan selama 17 tahun, namun mereka baru mengumumkan pertunangan pada 2014. Keduanya telah dikaruniai putra bernama Cristopher yang lahir pada 2015. (ant)

Bali Post/ist

Johnny Depp

”Pirates of the Caribbean 5”

Sambutan Positif di CinemaCon

Tom Hanks

Bali Post/ap

Studio Walt Disney menayangkan sekuel “Pirates of the Caribbean” kelima, berjudul “Dead Men Tell No Tales” pada Selasa (28/3) malam waktu setempat di CinemaCon yang berlangsung di Las Vegas. Secara umum, reaksi para penonton terhadap sekuel terbaru “Pirates of the Caribbean” ini cukup positif. Jur-

nalis Gizmodo, Germain Lussier, menyatakan bahwa film terbaru dari seri “Pirates of the Caribbean” ini merupakan yang terbaik sejak pertama kali seri film ini dibuat. Pemimpin redaksi Collider.com, Steven Weintraub, juga memuji film ini dengan menyatakan bahwa film kelima ini lebih baik dari yang keempat. Film ini kembali

menjadikan Johnny Depp sebagai Kapten Jack Sparrow dan Geoffrey Rush sebagai Barbossa. Dalam film terbaru ini terdapat sejumlah pemain muda baru, seperti Brenton Thwaites dan Kaya Scodelario. Rencananya ‘‘Dead Men Tell No Tales’’ akan mulai tayang di bioskop pada 26 Mei mendatang. (iah/ap)

Benedict Cumberbatch

Bali Post/ist


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 30 Maret 2017 |Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu