Skip to main content

Edisi 30 juni 2018 | Balipost.com

Page 1

16 HALAMAN

NOMOR 295 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Ngurah Rai Tutup 11,5 jam

26.862 Orang Penumpang Terdampak Mangupura (Bali Post) Bandara Ngurah Rai dibuka kembali pukul 14.30 Wita, Jumat (29/6) kemarin. Keputusan pembukaan ini diambil saat rapat evaluasi erupsi Gunung Agung oleh Komunitas Bandara Ngurah Rai. Sebelumnya penutupan sementara operasional bandara rencananya dilakukan dari pukul 03.00 Wita sampai pukul 19.00 Wita, akibat adanya dampak abu vulkanik Gunung Agung. Namun keputusan dipercepat dengan dikeluarkannya NOTAMN A2252/18. Ditemui usai rapat evaluasi, Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Bali-Nusa Tenggara Herson didampingi GM Angkasa Pura 1 Yanus Suptayogi serta GM Airnav Rosedi mengatakan, keputusan ini diambil setelah melihat data dari pihak BMKG, Ploting VAAC Darwin, RGB Citra satelit cuaca Himawari. Sementara itu layanan posko yang diberikan seperti alternatif transportasi darat bus dari bandara ke lima kota seperti Terminal Mengwi, Pelabuhan Padangbai, Surabaya dan Jakarta tetap beroperasi selama masa recovery berlangsung. Juga termasuk di antaranya penempatan help desk mas-

kapai dan consulate general di terminal internasional dan domestik. S a m pai dengan pukul 14.00, tercatat sebanyak 318 penerbangan dengan total 26.862 penumpang yang terkena dampak akibat penutupan bandara. Sedangkan dari 318 penerbangan yang ditunda berangkat tersebut terdiri dari 203 penerbangan domestik dengan 13.958 penumpang dan 115 penerbangan internasional dengan penumpang 12.904 penumpang. Pembukaan kembali operasional bandara ini merujuk dari data Meteorologi Watch Office, bahwa terdapat sebaran abu vulkanik dari permukaan hingga ketinggian 16.000 dan 23.000 feet, tetapi tidak terdapat debu vulkanik di atas wilayah Bandara Ngurah Rai. Kemudian, data Ploting VAAC Darwin pada 11.50 Wita, ploting polygon sebaran abu vulkanik pada ketinggian permukaan hingga ketinggian 16.000 dan 23.000 feet yang bergerak ke barat mempunyai kecepatan 15 knot, namun tidak menutupi ruang udara Bandara Ngurah Rai. Hal ini, katanya, juga dikuatkan semakin mengecilnya kekuatan/intensitas eruspi Gunung Agung. (kmb23)

Bali Post/nan

Gunung Agung Masih Berasap

Sebagian Pengungsi Bertahan Amlapura (Bali Post) Asap masih mengepul dari kawah Gunung Agung. Ini mengindikasikan telah terjadi pergerakan magma ke atas permukaan kawah. Kepala Pos Pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang Dewa Mertayasa mengungkapkan, saat ini intensitas tremor alami penurunan dibandingkan kemarin (Kamis - red). Namun, dari visual asap masih terus keluar dari puncak kawah Gunung Agung.

‘’Sampai Jumat pagi masih terjadi pergerakan atau pelepasan magma menuju ke permukaan kawah. Itu mengindikasikan adanya penambahan lava ke dasar kawah,’’ ujarnya. Ia mengatakan, masih terekam gempa permukaan yang berupa embusan. Secara visual juga kepulan asap berwarna putih tebal masih membubung dengan ketinggian 1.500 sampai 2.000 meter. ‘’Asap yang keluar masih didominasi uap

air disertai dengan material abu vulkaniknya dengan intensitas tipis,’’ ujarnya. Masih Tinggal Sementara itu, masyarakat yang sebelumnya mengungsi kini berangsur-angsur pulang. Namun warga yang rumahnya dekat dengan radius berbahaya, masih bertahan di pengungsian. ‘’Tadi malam ramai, ada ratusan orang. Tapi tadi pagi pukul

enam (kemarin pukul 06.00) semua pada balik,’’ ungkap I Ketut Rerep Ariana (60), warga Banjar Mantri, Desa Sibetan, Bebandem. Rerep mengatakan Kamis (28/6) malam mulai sekitar pukul 22.00 Balai Banjar Mantri menampung pengungsi dari beberapa dusun di lereng Gunung Agung seperti Banjar Untalan, Banjar Kubu Pangi dan Banjar Liligundi, Desa Jungutan, Bebandem. (kmb41/kmb)

Rupiah Makin Terpuruk

Lolos 16 Besar

‘’Taktik’’ Jepang Dikecam Volgograd – Jepang menembus babak 16 besar Piala Dunia 2018 meski menderita kekalahan 1-0 melawan Polandia pada laga terakhir Grup H di Volgograd, Kamis (28/6) malam. Pada waktu bersamaaan, Kolombia memukul Senegal dengan skor identik di Samara untuk finis sebagai pemuncak grup. Kombinasi dua hasil tersebut membuat Jepang dan Senegal sama-sama mengoleksi empat poin dengan selisih gol yang sama, memasukkan empat sekaligus kebobolan empat. Lantas, mengapa Samurai Biru yang berhak lolos mendampingi Kolombia? Regulasi FIFA menggariskan aturan fair play sebagai penentu apabila ada dua tim atau lebih yang memiliki torehan berimbang dalam poin, selisih gol, jumlah gol memasukkan, dan duel head-to-head. Dalam hal ini, kartu kuning dihargai minus satu, kartu kuning kedua -3, kartu merah langsung -4, dan kartu kuning plus kartu merah langsung -5. Di sinilah tim asuhan Akira Nishino mengungguli Senegal, yang mereka imbangi 2-2 saat bertemu langsung di matchday kedua. Statistik juga mencatat Samurai Blue hanya membuat 28 pelanggaran dalam tiga partai grup, paling sedikit di antara seluruh kontestan Piala Dunia 2018 yang telah menuntaskan babak penyisihan. Sepanjang sejarah turnamen, ini adalah pertama kalinya kriteria fair play digunakan untuk menentukan kelolosan sebuah tim. Jepang

PENGUNGSI - Sejumlah pengungsi yang sebagian besar wanita dan lansia berada di Posko Rendang, Jumat (29/6) kemarin.

BI akan Ambil Langkah Berani

menjadi satu-satunya wakil Asia yang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. Asia diwakili 5 negara dalam pesta sepak bola dunia di Rusia tersebut. Kelima wakil Asia adalah Arab Saudi di Grup A, Iran di Grup B, Australia di Grup C, Korea Selatan Grup F, dan Jepang di Grup H. Arab Saudi, Iran, dan Korea Selatan menempati peringkat ke-3 di grup masingmasing, sementara Australia menjadi juru kunci Grup C. Jepang menjadi runner-up grup di bawah Kolombia. Dikecam Meski lolos, ada satu momen pada laga Jepang vs Polandia, yang membuat timnas Jepang dikecam. Momen itu adalah taktik Jepang memainkan bola di daerah pertahanan sendiri, meski dalam kondisi tertinggal satu gol. Para pemain Jepang memang terlihat mengulur waktu, agar tak kebobolan lebih banyak gol. Ya, bila Polandia berhasil menambah gol, maka Jepang bisa saja kalah selisih gol dari Senegal. Seorang wartawan olahraga asal Afrika, David Kappel, mengungkapkan kekecewaannya. ‘’Senegal tersingkir karena kalah di aturan fair play, tetapi apakah yang dilakukan Jepang itu fair? Aturan FIFA harus diubah,’’ ujarnya. Meski demikian, ada juga yang mengatakan apa yang dilakukan Jepang sah-sah saja. Di antaranya, menyebut pemain Timnas Jepang justru cerdas dalam memanfaatkan peraturan FIFA agar bisa lolos. (kmb33/afp)

Bali Post/afp

JEPANG - Tim Jepang merayakan atas lolosnya mereka ke putaran 16 besar Piala Dunia 2018.

Jakarta (Bali Post) – Rupiah, Jumat (29/6) kemarin sudah diperdagangkan melebihi 14.400 per dolar AS. Ini rekor terlemah rupiah di tahun ini. Atas keterpuru kan itu, Jumat kemarin untuk ketiga kalinya tahun ini, BI menaikkan suku bunga acuannya. Bank Indonesia meyakini dosis kenaikan suku bunga acuan yang di luar ekspektasi, hingga 50 basis poin menjadi 5,25 persen Juni 2018 ini, akan menarik investor asing kembali ke pasar keuangan, sehingga dapat memulihkan nilai tukar rupiah. ‘’Ini akan membawa imbal hasil pasar keuangan Indonesia khususnya fix income (instrumen pendapatan tetap) yang menarik, dengan mempertimbangkan risiko yang kompetitif dan menarik bagi investor, termasuk investor asing,’’ kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat kemarin. Semakin derasnya investasi asing akan memperbaiki suplai valuta asing di pasar keuangan domestic, sehingga permintaan yang tinggi terhadap dolar AS tidak akan menekan nilai tukar rupiah. Perry menekankan kenaikan bunga acuan hingga 50 basis poin ini murni karena langkah antisipasi untuk membendung tekanan eksternal. Ia menekankan tidak ada faktor tekanan

dari domestik, karena laju inflasi hingga Mei 2018 yang semakin terkendali di 3,23 persen (yoy). Tekanan eskternal antara lain bersumber dari rencana empat kali kenaikan suku bunga Federal Reserve, Bank Sentral AS, dan rencana normalisasi Bank Sentral Eropa pada September 2018, serta tekanan dari memanasnya perang dagang Cina dan AS. ‘’Keputusan kenaikan bunga ini merupakan kebijakan moneter lanjutan yang pre-emptive (antisipatif), ahead of the curve (selangkah lebih maju) dan front loading,’’ katanya. Perry menegaskan arah kebijakan moneter BI ke depan adalah hawkish atau cenderung ke arah kebijakan moneter yang berani. Sejalan dengan kenaikan suku bunga acuan 50 basis poin, suku bunga penyediaaan dana dari BI (Lending Facility) juga naik 50 basis poin menjadi enam persen, dan penyimpanan dana di BI (Deposit Facility) naik 50 basis poin menjadi 4,5 persen. (ant)

Uang Muka KPR Dipermudah Bali Post/ist

BERTEMU MEGA - Tun Dr. Mahathir Bin Mohamad bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Jumat (29/6) kemarin

Bertemu Mahathir, Mega Bawakan Salak Bali

Jakarta (Bali Post) Selain bertemu Presiden Joko Widodo, dalam kunjungan kenegaraannya ke Indonesia, Tun Dr. Mahathir Bin Mohamad menyempatkan diri bertemu pimpinan lembaga tinggi negara, profesional dan secara khusus bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. ‘’Ibu (Megawati) juga membawa salak Bali, ada dua buah oleh-oleh yang dibawa (PM Mahathir). Salak Bali merupakan buah favorit,’’ ungkap Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai mendampingi Megawati bertemu dengan PM Mahathir di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Jumat (29/6) kemarin. Menurut Hasto, dari percakapan kedua tokoh tersebut, tampak persahabatan keduanya sangat dekat. ‘’Ketika Ibu menjadi presiden juga sering mengirimkan salak Bali kepada Mahathir,’’ imbuh Hasto. Dalam pertemuan empat mata tersebut, Megawati sempat mengusulkan kepada PM

berusia 92 tahun itu agar dilakukannya kerja sama strategis untuk menghadapi dinamika politik regional. ‘’Dibahas juga upaya agar pemerintah Malaysia, Indonesia, Singapura dan Thailand membahas hal strategis terkait dinamika politik regional,’’ kata Hasto. Selain itu, kepada Mahathir, Megawati juga menawarkan kerja sama kepartaian antara Koalisi Pakatan Harapan yang saat dipimpinan Mahathir dengan PDI Perjuangan yang saat ini dipimpinan Megawati. ‘’Megawati menawarkan kerja sama di bidang partai politik,’’ sebut Hasto. Pada pertemuan selama 30 menit itu, Megawati juga mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Mahathir sebagai Perdana Menteri Malaysia yang memenangkan pemilu di Malaysia pada 10 Mei 2018 lalu. Kepada Mahathir, Megawati bergurau dengan menanyakan strategi apa yang digunakan PM yang lahir ada 10 Juli 1925 itu sehingga bisa menang kembali dalam pemilu. (kmb4)

Bank Bisa Tetapkan Nol Persen

Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) melonggarkan syarat uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) dengan membebaskan perbankan untuk memberikan besaran maksimum nilai kredit (Loan To Value/LTV) pembelian rumah pertama. Dengan demikian, perbankan tidak terikat aturan pemberian besaran uang muka oleh nasabah. Perbankan bisa mensyaratkan pembayaran uang muka, termasuk kemungkinan uang muka nol persen, tergantung hasil penilaian manajemen risiko bank. ‘’Kita berikan pelonggaran aturan first time buyer, bukan DP nol persen. Kita serahkan ke manajemen bank,’’ ujar Deputi

Gubernur BI Erwin Rijanto dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (29/6) kemarin. Sebelum revisi peraturan LTV ini, BI mengatur besaran LTV atau kredit pembelian rumah tahap pertama yang luasnya di atas 70 meter persegi adalah 85 persen dari total harga rumah. Dengan demikian, di peraturan sebelumnya, kreditur atau pembeli rumah harus bisa membayar uang muka (down payment) sebesar 15 persen. Setelah pelonggaran LTV ini, BI meniadakan atau menghapus syarat besaran LTV yang diberikan bank kepada nasabah untuk rumah pertama. Hal. 15 Tahap Pertama


DENPASAR

2 Cegah Ancaman yang Menghambat Pembangunan Nasional Denpasar (Bali Post) Pembinaan teritorial sangat penting guna tercapainya pemahaman dan partisipasi dari komponen masyarakat dalam mendukung upaya pertahanan negara. Selain itu, agar terwujudnya jalinan kerja sama antara komponen masyarakat dengan TNI-AD dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat serta mencegah segala kemungkinan ancaman, hambatan dan gangguan yang dapat menghambat pelaksanaan pembangunan nasional. Kepala Staf Kodam (Kasdam) IX/Udayana Brigadir Jenderal TNI Kasuri mengatakan hal itu saat membacakan sambutan Pangdam Mayjen TNI Benny Susianto di Makodam, Denpasar, Jumat (29/6) kemarin. Di hadapan 180 undangan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos), Kasdam mengatakan TNI sebagai alat negara bidang pertahanan dan dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Darat khususnya Kodam IX/Udayana, perlu membangun kebersamaan dan keterpaduan dengan seluruh komponen bangsa lainnya melalui Komsos. Dengan demikian, rasa kebersamaan kemanunggalan TNI dan rakyat tetap terpelihara dengan baik. ‘’Komunikasi sosial ini sebagai media yang sangat efektif dalam rangka membangun kebersamaan, baik antarindividu dan instansi. Perlu kita sadari bahwa segala bentuk pembangunan yang diselenggarakan oleh pemerintah harus dilaksanakan dengan bersinergi, baik dalam lingkup sektoral maupun lintas sektoral. Tujuannya saling tukar informasi antara TNI dengan segenap komponen masyarakat,’’ ujarnya. Sasaran yang ingin dicapai terwujudnya komunikasi yang intensif antara prajurit Kodam dengan seluruh komponen masyarakat, sehingga terjalin hubungan emosional yang erat dan harmonis. Selain itu, tercapainya pemahaman tentang kebijakan pimpinan Kodam oleh komponen masyarakat dalam mendukung tugas pokok, khususnya dalam pelaksanaan pembinaan teritorial sehingga tercapai pemahaman dan partisipasi dari komponen masyarakat dalam mendukung upaya pertahanan negara. ‘’Harapannya, agar kita memiliki persepsi yang sama dalam rangka menghadapi berbagai tantangan pembangunan bangsa, khususnya di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara. Saya ingin mengajak pemerintah dan masyarakat bersatu padu dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul,’’ tegas Kasdam. (kmb36)

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Penataan Lapangan Lumintang Sedot Dana Rp 1,9 Miliar Denpasar (Bali Post) Adanya sejumlah keluhan masyarakat terhadap kondisi Lapangan Lumintang, Denpasar Utara, akhirnya disikapi Pemkot Denpasar. Melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar, lapangan tersebut akan segera ditata. Terlebih saat ini sudah ada pemenang proyeknya. Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Denpasar mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar lebih, namun setelah lelang dana yang diperlukan sebesar Rp 1,9 miliar lebih. Pemenang tender yang akan menggarap penataan lapangan tersebut yakni CV Bhuwana Permai. Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar Nyoman Gede Narendra didampingi Kabid Pertamanan Putu Sandika mengatakan, penataan Lapangan Lumintang dilakukan mulai dari joging track sampai pada pembuatan fasilitas lainnya seperti toilet termasuk juga penyediaan ruang operator. ‘’Untuk penataan Lapangan Lumintang akan disediakan dua toilet, sehingga masyarakat tidak binggung bila membutuhkannya,’’ ujar Narendra saat dikonfirmasi seusai melakukan pertemuan untuk penataan Lapangan Lumintang, Jumat (29/6) kemarin. Selain menyediakan fasilitas toilet, kata Narendra, juga

akan ditata saluran irigasi dengan sistem plumbing untuk penyiraman lapangan saat musim kemarau. Nilai proyek untuk penataan Lapangan Lumintang ini sebesar Rp 1.971.344.000. Untuk penandatanganan proyek telah dilaksanakan pada tanggal 25 Juni lalu. Kabid Pertamanan Putu Sandika menambahkan, pelaksanaan penataan Lapangan Lumintang akan dikerjakan selama 150 hari, di mana akhir dari pada seluruh pekerjaan telah diserahterimakan pada tanggal 21 November 2018. Mengingat proses penataan ini pada saat musim hujan, Sandika berharap pemenang proyek memperhatikan hal tersebut sehingga pengerjaan proyek tidak sampai molor. Apalagi keberadaan Lapangan Lumintang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk olahraga dan kegiatan pemerintah. Di samping itu, Lapangan Lumintang berada dalam posisi ramai, mengingat di seputaran lapangan tersebut terdapat sekolah dan perkantoran. ‘’Tentunya ini akan berpengaruh terhadap progress penyelesaian pekerjaan. Saya harapkan itu menjadi perhatian serius pihak rekanan. Selain itu, rekanan juga harus menginformasikan sejak awal mulai proses pengerjaan dengan memasang papan pengumuman proyek,’’ ujarnya. Sementara itu, Direktur CV Bhuwana Permai Ni Putu Pu-

Bali Post/eka

tri Tirtawati menyampaikan, pengerjaan proyek akan dilaksanakan setelah Rabu (4/7) mendatang. Karena pada hari tersebut akan dilaksanakan upacara pakeling dan pacaruan. Setelah kegiatan tersebut baru diawali untuk penggerjaan proyek. Untuk pengerjaan proyek tersebut, pihaknya akan melaksanakan secara bertahap antara lapangan

bagian selatan dengan bagian utara sehingga tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya. Dengan pengerjaan secara bertahap, peletakan material bangunan tidak sampai mengganggu pengguna jalan terlebih lagi kondisi Lapangan Lumintang dalam kesehariannya cukup ramai. Di samping itu, pihaknya juga akan memasang papan

informasi terkait dengan pelaksanaan proyek penataan Lapangan Lumintang tersebut. ‘’Kami berharap kerja sama masyarakat yang selama ini memanfaatkan Lapangan Lumintang agar memakluminya dan tidak menggunakan Lapangan Lumintang untuk sementara waktu seiring dengan penataan lapangan tersebut,’’ ujarnya. (kmb12)

ini sekaligus menghaturkan parama suksma kehadapan Ida Hyang Widhi Wasa karena Pilgub Bali 2018 telah berjalan dengan baik, aman dan damai. Selain itu juga sebagai ungkapan rasa bahagia karena kandidat yang diusung PDI Perjuangan Koster-Ace berdasarkan penghitungan quick count berhasil memenangkan perhelatan ini,’’ ujarnya. Ditanya soal komentarnya terkait raihan suara pasangan Koster–Ace di Kota Denpasar, Ngurah Gede enggan berkomentar banyak. ‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, karena perhelatan Pilgub Bali sudah berlangsung lancar dan damai. Begitu juga

animo masyarakat Denpasar untuk menggunakan hak pilihnya juga sudah meningkat. Mudah-mudahan, kondisi ini bisa terus terjadi pada perhelatan berikutnya,’’ kata Ngurah Gede yang juga ketua DPRD Kota Denpasar ini. Seperti diberitakan sebelumnya, di Kota Denpasar perolehan suara sementara paslon Koster-Ace 87.824 suara (31,57 persen), sedangkan MantraKerta meraih 190.405 atau 68,43 persen. (kmb12)

Parpol Apresiasi Pilgub Berjalan Damai

Denpasar (Bali Post) -

Hajatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali telah berjalan lancar. Kondisi ini mendapat apresiasi dari pihak partai politik (parpol). Salah satunya PDI-P Denpasar. Partai berlambang kepala banteng moncong putih ini menilai proses Pilgub Bali sangat kondusif.

Bali Post/ist

KOMSOS - Kodam IX/Udayana menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) yang dihadiri segenap komponen masyarakat.

JADWAL PESTA KESENIAN BALI XL-2018

Menyikapi kondisi tersebut, jajaran PDI-P Denpasar pada saat Purnama Kasa, Kamis (28/6) malam, melaksanakan persembahyangan bersama bertempat di Padmasana Sekretariat DPC PDI-P sebagai ungkapan rasa syukur. ‘’Persembahyangan ini selain bertepatan dengan pujawali di Padmasana setempat, sekaligus menghaturkan parama suksema kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena hajatan pemilihan kepala daerah berlangsung

Pukul : Tempat : Kegiatan :

14.00 Wita Kalangan Angsoka Musik, Tari dan Lagu Tradisional Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Provinsi Lampung

Pukul : Tempat : Kegiatan :

14.00 Wita Kalangan Ayodya Janger dengan Iringan Gong Kebyar Sekaa Gong Pemuda dan Anak-anak “Banaspati Raja” Br. Denjalan, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar

Pukul : Tempat : Kegiatan :

17.00 Wita. Kalangan Madya Mandala Jegog Kolaborasi Bintang Asia Jepang dengan Sanggar Suar Agung

Pukul : Tempat : Kegiatan :

20.00 Wita Gedung Ksirarnawa Teater Modern Bali ”Tragedi Karma Bumi” Sanggar Tepisiring, Br. Uma Kepuh, Desa Buduk, Kec. Mengwi, Kabupaten Badung

Pukul : Tempat : Kegiatan :

20.00 Wita Kalangan Ayodya Parade Drama Gong Sanggar Duo Liku, Banjar Cebaang, Desa Serongga, Kecamatan Gianyar, Duta Kabupaten Gianyar

Pukul : Tempat : Kegiatan :

20.00 Wita Panggung Terbuka Ardha Candra Parade Gong Kebyar Dewasa Komunitas Budaya, Sanggar Rare Angon, Br. Blungbang, Duta Kabupaten Bangli dengan Sekaa Gong Kebyar Yowana Dharma Kanti, Desa Kaliakah Kauh, Duta Kabupaten Jembrana

(0361) 7400391, 812987 FM 96,5

Topik : parpol apresiasi pilgub berjalan damai Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

hadir anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Denpasar dan anggota Fraksi PDI-P DPRD Bali. Pujawali yang dipuput Ida Pedanda dari Geria Sanur itu juga diisi dengan tarian Rejang Renteng dan tari Topeng. Ngurah Gede menambahkan, persembahyangan bersama ini terkait dengan pujawali di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar yang jatuh pada hari suci Purnama Kasa. ‘’Persembahyangan

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Kasus Senderan Tukad Mati

Sabtu, 30 Juni 2018 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Kegiatan : Lomba Gender Wayang Remaja: 1. Sekaa Gender Wayang Katih Ilang (ilang), Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Duta Kabupaten Klungkung 2. Sanggar Seni Ganeswara, Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng, Duta Kabupaten Buleleng 3. Sanggar Suara Murti, Br. Babakan, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Duta Kabupaten Gianyar 4. Sanggar Seni Kembang Bali, Banjar Tunjuk Kelod, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Duta Kabupaten Tabanan

lancar, aman dan shanty,’’ ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede didampingi Bendahara DPC I Ketut Suteja Kumara, Jumat (29/6) kemarin. Ngurah Gede mengatakan, persembahyangan bersama selain dihadiri kader dan simpatisan PDI Perjuangan, juga tampak Sekretaris DPD PDI Perjuangan Bali IGN Jaya Negara, Sekretaris DPC Kadek Agus Arya Wibawa. Selain jajaran pengurus DPC, juga

Jaksa Terima Hasil Audit BPKP

Bali Post/kmb37

Sila Pulungan Halolongan

Denpasar (Bali Post) Perjalanan kasus dugaan penyimpangan pembangunan senderan Tukad Mati, Badung, berjalan cukup berliku. Walau beberapa kali disebut bahwa dalam perkara ini tidak ditemukan adanya perbuatan melawan hukum (PHM), hingga pengadilan dalam praperadilan menyatakan penetapan tiga tersangka atas perkara ini tidak sah, pihak Kejari Denpasar pimpinan Sila Pulungan

Halolongan tidak menyerah begitu saja. Dengan alasan tidak mau mempunyai tunggakan kasus alias PR dalam perkara korupsi, pihaknya berupaya mengejar satu alasan gugurnya penetapan tersangka. Yakni kurangnya audit BPKP dalam menentukan kerugian keuangan negara dalam kasus senderan Tukad Mati. ‘’Sebagaimana saya sampaikan sekitar dua bulan lalu, bahwa ini adalah

PR dan masih menunggu audit BPKP. Saya katakan, saat ini audit BPKP sudah saya terima,’’ tandas Kajari Denpasar Sila Pulungan Halolongan dalam keterangan persnya, Jumat (29/6) kemarin. Dijelaskan, pihak BPKP mengirim hasil kerugian negara dalam senderan Tukad Mati pada 22 Mei lalu. ‘’Dari permohonan penghitungan kerugian negara yang dimohonkan ke BPKP, pihak Kepala BPKP

memberi ke kami minggu pertama kemarin dan dinyatakan ada kerugian negara,’’ ujar Sila Pulungan Halolongan yang didampingi Kasiintel Agus Sastrawan, Kasipidsus Tri Syahru Wira Kosadha, Kasipidum Arif Wirawan dan sejumlah kasi lainnya dari Kejari Denpasar. Sila Pulungan Halolongan menambahkan, dari audit BPKP ditemukan kerugian negara dalam senderen Tukad Mati . (kmb37)

Lestarikan Cerita Panji

Bali Siapkan Karya Seni Topeng Panji CERITA Panji kini telah menjadi common heritage atau warisan bersama dari ASEAN. Awalnya lahir di Jawa Timur pada zaman Kerajaan Majapahit, lalu menyebar di Nusantara dan Asia Tenggara, termasuk Bali. Di Pulau Dewata, ada tiga cerita Panji yang pokok dan puluhan Panji carangan. Maestro seni dan budayawan I Made Bandem memaparkan, tiga cerita Panji yang pokok atau yang terbesar dan terpanjang adalah Panji Amalat Rasmi, Wangbang Wideya, dan Panji Wijayakrama. ‘’Panji Amalat Rasmi ini cerita mengenai percintaan Raden Anusapati atau Panji Anusapati dengan Galuh Candra Kirana dengan sebuah perjalanan, percintaan, peperangan, siluman,’’ ujarnya usai menjadi narasumber dalam workshop terkait Festival Panji/ Inao Internasional di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Jumat (29/6) kemarin. Bandem menambahkan, Wangbang Wideya terkenal dengan tokohnya Raden Makaradwaja dan Galuh Warastrasari. Cerita Panji atau malat ini lahirnya memang di Bali pada abad ke-16. Kemudian yang ketiga, Panji Wijayakrama bercerita tentang Ranggalawe saat memberontak Kerajaan Majapahit. Dalam cerita ini, ada pula kisah cinta yang mengesankan antara Ranggalawe dengan dua istrinya yakni Anuraga dan Tirtawati. ‘’Panji ketiga ini yang belum pernah kita sentuh. Kita perlu garap dalam bentuk

sastra,’’ imbuhnya. Menurut Bandem, Bali juga belum memiliki budaya topeng Panji bila dibandingkan dengan di Jawa. Saat ini Bali baru memiliki budaya wayang, drama tari Gambuh dan Legong, serta drama gong. ‘’Tantangan kita ke depan untuk membuat satu karya seni yang berkaitan dengan topeng Panji ini. Akan ada, tapi saya rahasiakan dulu,’’ jelasnya. Bandem menegaskan, Bali harus ikut terlibat dalam upaya pelestarian dan pengembangan cerita Panji. Terlebih setelah cerita Panji mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai memory of the world. Sejarah yang panjang dan estetika di dalamnya, menjadi kekuatan cerita Panji. Namun ada pula kelemahannya, yakni penggunaan bahasa kidung Jawa pertengahan, tidak banyak yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia atau bahasa Bali. ‘’Ini menyebabkan anakanak kita tidak bisa menikmati dan mempelajarinya. Kelemahan kita di situ. Tapi peluang tetap ada, kita punya Pesta Kesenian Bali, Bali Mandara Mahalango, dan Bali Nawanatya. Ini bisa kita masukkan cerita Panji sebagai lakon,’’ paparnya. Bandem menambahkan, Panji merupakan tokoh ideal dan lambang cinta yang perlu dihidupkan. Langkah lain, peranan televisi dan industri film sangat dinantikan untuk mengangkat sastra dan cerita

Bali Post/rin

WORKSHOP - Peserta workshop cerita Panji dari ASEAN seperti Thailand dan Kamboja berlatih menari Bali bersama maestro seni sekaligus budayawan I Made Bandem. Panji. Termasuk budaya Panji yang lain seperti gamelan dan wayang. Sementara itu, seniman dan akademisi seni pertunjukan Bali I Wayan Dibia mengatakan, sedikitnya ada enam kesenian klasik tradisional dalam tradisi budaya Bali yang lakonnya bersumber dari cerita Panji. Salah satunya adalah tari Legong atau Palegongan, walaupun cerita Panji hanya digunakan dalam dua jenis tari Legong, yakni Legong Lasem dan Legong Prabangsa. Legong Lasem khususnya tidak saja dikenal luas di Bali tetapi juga di luar daerah, bahkan di luar negeri. ‘’Hal ini menjadikan cerita Panji sebagai salah satu elemen terpenting dari seni

Palegongan,’’ ujarnya. Inisiator Gelar Budaya Panji Wardiman Djojonegoro mengatakan, memang ada permintaan dari UNESCO untuk melestarikan cerita Panji. Saat ini pihaknya tengah mencari sponsor untuk mendigitalisasi naskah Panji. Kemudian, memberi banyak beasiswa untuk para dosen agar bisa meneliti cerita Panji. ‘’UNESCO tahu Panji sedang menurun karena banyak masuk budaya dari luar. Jadi, UNESCO minta supaya ditingkatkan apresiasi masyarakat. Inilah salah satu bentuk meningkatkan apresiasi masyarakat dengan membuat festival,’’ ujarnya. Wardiman menambahkan, lomba-lomba tentang cerita

Panji juga dibuat dari tingkat SD hingga SMA/SMK agar anak-anak menyenangi Panji sejak kecil. Apalagi, sekarang tidak ada lagi kebiasaan orangtua yang mendongeng untuk anak-anaknya. Anak-anak kini justru lebih banyak berteman dengan televisi. Oleh karena itu, televisi termasuk pers juga akan diajak untuk sekali waktu menampilkan cerita Panji yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. ‘’Dulu berkelana di hutan, sekarang misalnya di belantara Jakarta. Harus dikemas karena ada ratusan cerita Panji. Dari Dikbud juga minta agar bagaimana Panji bisa dijadikan character building. Nanti kita akan panggil penulis-penulis untuk menulisnya,’’ jelasnya. (rin)


BADUNG

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

3

’’Bhakti Panganyaran’’ di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama seluruh pegawai Pemkab Badung melaksanakan bhakti panganyaran di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, Jumat (29/6) kemarin. Upacara panganyaran ini serangkaian Karya Padudusan Agung, Manawa Ratna, Madasar Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, yang puncaknya pada Purnama Kasa yang lalu. Bhakti panganyaran untuk menghaturkan upakara yang baru dengan tingkat upakara adalah bebangkit. Wabup Suiasa dalam kesempatan tersebut didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Ida Bagus Anom Bhasma, para pamedek dan pegawai di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung. Dalam kesempatan terse-

but, Wabup Suiasa menyampaikan, hari ini dilaksanakan rangkaian upacara panganyaran (kemarin), sudah dilaksanakan puncak Karya Padudusan Agung, Manawa Ratna, Madasar Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung. Panganyaran ini ditugaskan kepada masing-masing organisasi perangkat daerah untuk ikut terlibat sebagai wujud bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjalankan swadharma dalam mengajegkan adat, agama, serta budaya. Selain itu, sebagai wujud kebersamaan, dan kekeluargaan. ‘’Bagaimana kita mewujudkan semua pegawai kita, ASN (Aparatur Sipil Negara - red) maupun non-ASN itu sendiri, untuk senantiasa meningkatkan

BAKTI PANGANYARAN - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama seluruh pegawai Pemkab Badung melaksanakan ‘’bhakti panganyaran’’ di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung, Jumat (29/6) kemarin.

sradha bhakti-nya, untuk mendoakan alam semesta, dan segala isinya agar selalu dalam lindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa,’’ ujarnya. Terlebih, kata Wabup Suiasa, di tengah cobaan adanya erupsi Gunung Agung dan semua berdoa agar cobaan ini berhenti dan berakhir. ‘’Agar ini tidak jauh lebih keras lebih fatal terjadi, kita doakan semoga umat manusia yang ada dilindungi. Kita juga memohon agar selalu diberikan tuntunan yang baik dan benar, serta bisa melaksanakan tugas dengan baik dan benar, khususnya di Pemerintah Kabupaten Badung,’’ terangnya. Kepala Dinas Kebudayaan Ida Bagus Anom Bhasma menyampaikan, nyejer dilaksanakan selama tiga hari dan nyineb Minggu (1/7) besok. Bhakti panganyaran dilakukan setiap hari, artinya tiap hari ada ngaturang upakara yang baru berupa bebangkit dan di-puput oleh Ida Pedanda. Piodalan di Pura Lingga Bhuwana ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali bertepatan dengan Purnama Kasa. Karya kali ini merupakan karya dengan tingkatan yang lebih tinggi, karena tepat tahun ini putarannya sudah 10 tahun dan wajib kita laksanakan karya yang besar ini. ‘’Panganyaran hari ini di-puput Ida Pedanda Gede Putra Manuaba. Dan rangkaian karya ini di-puput 15 sulinggih serta 10 sanggar yang ada di Kabupaten Badung,’’ pungkasnya. (ad1155)

Banyak TKI Jadi Korban TPPO Imigrasi Gelar Kegiatan Deseminasi

Mangupura (Bali Post) Dewasa ini banyak warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) akibat bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) melalui jalur nonprosedural. Hal ini menimbulkan keprihatinan dan mendesak dicarikan solusinya. Terkait hal itu, Mangara Siregar selaku Kepala Bidang Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali mengatakan, beragam upaya telah dilakukan. Mulai dari pihak Imigrasi yang memastikan pengawasan dalam pemberian paspor hingga pengawasan dalam pemberian izin keluar di Tempat Pemeriksaan Imigrasi. Dalam penanganan TKI nonprosedural ini, kata Mangara Siregar, tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Ini merupakan tanggung jawab bersama dan dibutuhkan sinergi dari berbagai instansi terkait dan pihak yang berwenang. ‘’Dengan kerja sama yang apik dan regulasi yang jelas, maka diharapkan kasus-kasus tindak pidana perdaganan orang dapat dicegah dan ditanggulangi,’’ ungkapnya. Mangara Siregar menam-

bahkan, selama ini Dinas Tenaga Kerja sudah memfasilitasi pelatihan gratis bagi WNI untuk dapat bekerja, baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Diharapkan mereka memiliki kualifikasikualifikasi serta kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. ‘’Untuk di Bali sendiri, biasanya yang akan ke luar negeri sudah memiliki kompetensi yang memang dibutuhkan di sana,’’ katanya di sela-sela kegiatan Deseminasi Pencegahan Pekerja Migran

yang Bertujuan Bekerja Secara Nonprosedural, Jumat (29/6) kemarin. Kegiatan yang digelar di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai ini dihadiri berbagai narasumber dari berbagai instansi. Di antaranya Kepala Bidang Lalintuskim Kanwil Kemenkumham Bali, Kepala Kantor Kemenag Bali, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, serta perwakilan Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV. (kmb23)

Bandara Ditutup, Penumpang Beralih ke Terminal Mengwi

Bali Post/eka

Mangupura (Bali Post) -

Peningkatan aktivitas Gunung Agung berdampak pada penutupan penerbangan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Jumat (29/6) kemarin. Penumpukan penumpang di bandara internasional tersebut terpaksa dialihkan lewat jalur darat melalui Terminal Tipe A Mengwi. Koordinator Terminal Tipe A Mengwi Cok Agung Suarmaya mengakui terjadi peningkatan penumpang akibat dari penutupan bandara internasional tersebut. Namun, penumpang yang memilih jalur darat sulit terdeteksi, karena mereka berbaur dengan penumpang lainnya. “Kalau wisatawan asing bisa terlihat jelas. Mereka sebagian besar melakukan pengalihan dari udara ke darat secara mandiri, tidak berkelompok seperti penutupan bandara sebelumnya,” ujarnya. Menurut Agung Suarmaya, wisatawan asing yang akan melanjutkan perjalanan telah terlihat di terminal sejak pagi.

yang siap mengangkut wisatawan dari Bandara Ngurah Rai ke luar Bali, baik ke Surabaya maupun Lombok. Namun, wisatawan yang masih bersedia menunggu, diberikan fasilitas menginap gratis dan konsumsi selama satu hari perpanjangan di tempat yang bersangkutan menginap. “Itupun biayanya ditanggung penuh oleh Pemkab Badung. Kami sudah imbau kepada hotel-hotel soal itu,” tegasnya. Jika penutupan bandara diperpanjang lagi setelah ada evaluasi, seperti apa? Ditanya begitu, Badra menegaskan sesuai SOP, maka tetap disediakan fasilitas berupa bus dan tambahan menginap bagi wisatawan yang masih memilih bertahan. “Kembali ke SOP. Tambahan menginap dan konsumsi kami berikan lagi hingga situasi pulih,” tegasnya. (kmb27)

Badung Siap Tampung Pengungsi

DESEMINASI - Suasana kegiatan Deseminasi Pencegahan Pekerja Migran yang Bertujuan Bekerja Secara Nonprosedural.

Mangupura (Bali Post) – Ratusan masyarakat Karangasem kembali mengungsi akibat aktivitas Gunung Agung mengalami peningkatan. Menyikapi bencana tersebut, Pemkab Badung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) siap menampung warga yang tengah tertimpa bencana alam. ‘’Kami pada prinsipnya siap menampung pengungsi, jika memang mereka datang ke Badung untuk berlindung,’’ ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik

Dicekoki Arak, Turis Amerika Diperkosa Mangupura (Bali Post) Seorang turis asal Amerika berinisial JL (27) diperkosa di Pantai Kuta, Badung, Kamis (7/6). JL diperkosa setelah dicekoki arak oleh IK (34) dan selanjutnya pelaku langsung kabur. Terkait kasus ini, IK ditangkap di Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (18/6). ‘’Pelaku ini bekerja sebagai pelatih surfing di Pantai Kuta. Saat kejadian di depan Bali Anggrek, korban dalam keadaan mabuk,’’ kata Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadliansyah didampingi Kanitreskrim Iptu Aan Saputra, Jumat (29/6) kemarin. Hasil pemeriksaan ko-

Mereka sebagian besar menuju Surabaya dan Jakarta. Namun, pihak Perusahaan Otobus (PO) maupun pemerintah belum melakukan penambahan armada di terminal, mengingat peningkatan penumpang tidak terjadi signifikan. “Jumlah penumpang masih normal. Khusus penumpang yang menuju ke daerah Jawa, tak seperti erupsi sebelumnya. Memang ada beberapa wisatawan mancanegara yang terlihat tadi menggunakan jalur darat lewat Terminal Mengwi, tapi jumlahnya hanya puluhan orang,” terangnya. Agung Suarmaya memperkirakan para penumpang tidak lagi transit di Terminal

Mengwi, namun dari bandara langsung diantar ke daerah tujuan. Karena itu, sejauh ini belum ada pelayanan khusus yang disiapkan pihak Terminal Mengwi bagi para penumpang terkait erupsi Gunung Agung. “Rata-rata penumpang yang datang dan pergi dari Terminal Mengwi masih normal. Masih seperti hari biasa, rata-rata penumpang per hari sekitar 750 orang,” tegasnya. Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengakui terdapat 270 wisatawan yang diangkut dari Bandara Ngurah Rai menuju Surabaya. “Hingga siang ini (kemarin – red), para wisatawan diberikan fasilitas bus gratis hingga ke luar Bali mencapai 270 orang. Ini sesuai standar operasional perosedur mitigasi,” jelasnya. Badra mengatakan, pihaknya menyediakan 50 bus

rban, sekitar pukul 21.05 Wita pelaku mengajak korban serta temannya, Md minum arak di TKP. Waktu itu mereka menghabiskan tiga botol arak. Pukul 22.40 Wita Md meninggalkan TKP. ‘’Versi korban, saat Md pergi tiba-tiba pelaku memaksa korban untuk berhubungan badan. Celana dalam korban dibuka paksa. Selanjutnya mencekik leher korban dan kasus pemerkosaan tersebut terjadi,’’ ujarnya. Korban berontak sambil berteriak, namun tidak berhasil melepaskan rangkulan pelaku. Setelah puas menyetubuhi korban, pelaku kemudian pergi meninggal-

Bali Post/kmb36

KASUS – Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadliansyah merilis pengungkapan kasus pemerkosaan.

kan korban di TKP. Setelah pelaku pergi, korban lari ke arah Jalan Pantai Kuta dengan kondisi telanjang. Setelah berhasil menenangkan diri, selanjutnya datang Md menghampiri. Korban balik ke TKP untuk mengambil dan mengenakan pakaiannya. Setelah berhasil menemukan HP dan tasnya, korban selanjutnya menyetop taksi langsung kembali ke tempatnya menginap di Jalan Patih Jelantik, Kuta. Korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Kuta. Setelah menerima laporan kasus ini, Tim Opsnal dipimpin Kanitreskrim Iptu Aan Saputra memburu pelaku. Akhirnya polisi mendapat informasi pelaku tinggal di salah satu kamar di kos-kosan di Jalan Patimura, Legian, Kuta. Saat dicek ke sana, ternyata kamarnya kosong. ‘’Dari keterangan pengelola kos, pelaku pulang ke kampung halamannya di Medan,’’ kata Teuku Ricki. Iptu Aan lalu berkoordinasi ke Polres Binjai, Sumut dan mengirim anggotanya ke sana. Setelah berkoordinasi dengan Tim Resmob Polres Binjai, Tim Opsnal Reskrim Kuta berhasil melacak posisi pelaku dan akhirnya pelaku berhasil diamankan saat turun dari bus rute JakartaMedan di Stasiun Bus ALS (Antar Lintas Sumatera). Saat diinterogasi, pelaku mengaku mengajak korban

mengobrol sambil dibuatkan tato oleh Md. Pukul 20.00 Wita, Md menyuruh pelaku beli arak di Jalan Majapahit, Kuta dan diberi uang Rp 25 ribu. Pelaku sampai lima kali beli arak ke sana. Setelah itu korban dan Md berenang di pantai. Melihat hal itu pelaku tidak ikut berenang tetapi menjaga barang milik Md. Sekitar satu jam berenang, Md dan korban kembali ke tempat mereka minum sebelumnya. Pelaku mengira Md habis berhubungan badan di dalam air dengan korban, sehingga muncul niatnya untuk mencicipi tubuh wanita warga negara Amerika itu. Pelaku merayu korban tetapi ditolak. Selanjutnya dia langsung mempreteli pakaian korban dan memperkosanya. Keesokan harinya pelaku seperti biasa datang ke TKP. Saat itu Md memberitahunya jika korban melaporkan kejadian itu. Karena takut dicari polisi, akhirnya pelaku memilih kabur. Pelaku menumpang bus di Mengwi menuju Surabaya. Setelah sampai di Surabaya, pelaku menumpang kereta api tujuan Jakarta. Setelah sampai di Jakarta, pelaku sempat menjual televisinya seharga Rp 1 juta. Selanjutnya dia menumpang bus ALS jurusan Medan. ‘’Saat ini pelaku sudah ditahan dan diproses kasusnya,’’ ungkapnya. (kmb36)

BPBD Badung Ni Nyoman Ermy Setiari, Jumat (29/6) kemarin. Menurut Ermy Setiari, pihaknya akan berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Bahkan, sejak gunung tertinggi di Bali itu erupsi, Badung telah menampung ratusan pengungsi hingga memfasilitasi kepulangan mereka ke kampung halaman. ‘’Kita belum mendapatkan informasi ada saudara kita dari Karangasem mengungsi ke Badung. Untuk sementara ini belum ada,’’ tegasnya.

Sebelumnya, pascastatus awas Gunung Agung ditetapkan, warga Karangasem yang mengungsi di Gumi Keris tercatat sebanyak 7.154 orang. Angka tersebut mengalami penurunan menjadi 6.681 orang pada Selasa (17/10), dan hingga Senin (23/10) total keseluruhan pengungsi di Badung mencapai 6.383 orang. Mereka tersebar di Kecamatan Petang 295 orang, Abiansemal 1.230 orang, Mengwi 1.126 orang, Kuta 213 orang, Kuta Utara 1.711 orang, dan Kuta Selatan 1.808 orang. (kmb27)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Tes Sipenmaru Gelombang I PPs Unwar Bandara Ngurah Rai Ditutup Sementara, Diikuti 123 Calon Mahasiswa Magister Gubernur Pastikan Penumpang Terlayani dengan Baik

PROGRAM Pascasarjana Universitas Warmadewa (PPs Unwar) melaksanakan tes Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) Gelombang I Tahun 2018 di Gedung Pascasarjana Unwar, Kamis (28/6) petang. Tes Sipenmaru Gelombang I ini diikuti 123 calon mahasiswa magister yang terdiri atas 36 orang Prodi Magister Manajemen, 10 orang Prodi Magister Administrasi Publik, 40 orang Prodi Magister Ilmu Hukum, 4 orang Prodi Magister Ilmu Linguistik dan 33 orang Prodi Magister Kenotariatan. Seleksi dipantau langsung oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Sekretaris dan Bendahara Yayasan, Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., Wakil Rektor I, II, III, Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., Sekretaris PPs Unwar, Dekan Fakultas di lingkungan Unwar, Kaprodi dan Sekprodi PPs Unwar serta para dosen di lingkungan PPs Unwar. Direktur PPs Unwar Prof. I Gde Suranaya Pandit mengatakan, seleksi penerimaan mahasiswa baru kali ini mendapat apresiasi yang begitu besar dari masyarakat. Sebab, dari lima prodi yang ada di PPs Unwar sebanyak 123 calon mahasiswa mengikuti Sipenmaru Gelombang I/2018. Kenaikan jumlah calon mahasiswa ini menunjukkan antusias masyarakat untuk melanjutkan studi di PPs Unwar semakin besar. Kendati demikian, pihaknya masih membuka pendaftaran Sipenmaru Gelombang II bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti pendaftaran gelombang I. Dijelaskannya, di era globalisasi seperti saat ini, tantangan yang dihadapi perguruan tinggi untuk

PPs Unwar - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., Wakil Rektor I, II, III, didampingi Direktur PPs Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P. serta dosen di lingkungan PPs Unwar saat memantau tes Sipenmaru Gelombang I PPs Unwar. mencetak lulusan SDM berkualitas semakin besar. Oleh karenanya, dibutuhkan calon-calon mahasiswa dari masyarakat yang mempunyai kualitas yang bisa mendukung lahirnya lulusan SDM yang andal. Selain itu, perguruan tinggi harus menyiapkan diri dengan berbagai visi dan misi untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada mahasiswanya. PPs Unwar memiliki visi dan misi untuk melahirkan lulusan SDM berkualitas, sehingga mampu bersaing di masyarakat. Sementara itu, Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana menyatakan, Sipenmaru Gelombang I PPs Unwar dilaksanakan untuk menyaring calon magister yang unggul. Diharapkan calon mahasiswa yang tersaring memiliki kualitas memadai sesuai yang diharapkan. Sebab, proses penjaringan sangat

penting guna menghasilkan output SDM yang bermutu dan berkualitas ke depannya. Hal senada diungkapkan Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti. Ia mengapresiasi direktur dan seluruh Prodi PPs Unwar atas raihan jumlah calon mahasiswa yang sudah mencapai target. Pihaknya berharap jumlah ini terus ditingkatkan dan selalu memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa yang ingin meningkatkan kapasitas diri dalam meningkatkan pendidikan magisternya untuk bergabung di Program Pascasarjana Unwar. Dikatakannya, lima prodi yang ada di PPs Unwar seluruhnya telah meraih akreditasi B, memiliki sarana dan prasarana berkualitas, serta mempunyai perpustakaan online dan pelayanan administrasi baik. (ad1150)

Sipenmaru Gelombang II FKIK Unwar Berjalan Lancar

Hati-hati terhadap Praktik Pemerasan Calon Mahasiswa KAMPUS Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar) setiap tahun selalu menjadi incaran calon mahasiswa baru. Tahun ini pola Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) dibuka lewat jalur PMDK dan jalur reguler. Tes ujian Sipenmaru Gelombang II FKIK Unwar dilakukan bersamaan dengan tes ujian Sipenmaru Gelombang I Reguler A & B, Jumat (29/6) kemarin. Sebanyak 120 peserta calon mahasiswa baru FKIK Unwar mengikuti tes untuk memperebutkan delapan kursi lagi melalui tes tulis, CBT dan wawancara. Membeludaknya calon mahasiswa baru FKIK Unwar dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk mencari keuntungan. Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK. mencium aroma tidak baik yaitu masuknya oknum tertentu yang menyebarkan kuisioner kepada calon mahasiswanya dengan mengisi biodata diri dan nomor handphone. Ia tidak ingin kejadian setahun lalu menimpa orangtua peserta dalam bentuk pemerasan dengan meminta uang agar lulus di FKIK Unwar. ‘’Oknum ini tak ada izin dari pihak FKIK menyebarkan kuisioner,’’ tandasnya. Oleh karena itu, Anom Murdhana mengimbau peserta dan orangtua peserta Sipenmaru untuk berhati-hati jika menerima telepon dengan iming-iming bisa membantu lulus di FKIK Unwar dengan menyetorkan uang ke rekening tertentu. Ditambahkannya, model seleksi di FKIK Unwar memang mengedepankan calon yang lulus passing grade yang ditetapkan. Setelah itu baru dikenakan uang Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) sesuai yang ditentukan. Sementara sumbangan sukarela ditentukan oleh orangtua mahasiswa setelah lulus. Sistem pembayarannya lewat lembaga, bukan perorangan. ‘’Sekali lagi kami imbau masyarakat berhati-hati menerima bujukan oknum yang tak jelas identitasnya, apalagi meminta menstranfer uang ke rekening tertentu,’’ tegasnya. Kepala BAPPSIK Unwar I Made Artawan, S.E., M.M. menambahkan, niat jahat yang dilakukan oleh oknum dengan menyebarkan kuisioner kepada peserta Sipenmaru FKIK Unwar merupakan kedok lama untuk menipu orangtua calon mahasiswa baru. Oleh karenanya, pihaknya mengimbau agar para orangtua calon mahasiswa FKIK Unwar waspada dan tidak sembaran-

Dekan FKIK Unwar dr. I Gusti Ngurah Anom Murdhana, Sp.FK. gan menerima telepon dan pesan singkat dari nomor yang tidak resmi dari Unwar atau pimpinan Unwar. Jika ada yang menerima telepon atau pesan singkat dari nomor yang tidak dikenal agar mengonfirmasi kebenarannya terlebih dahulu ke pihak Unwar. Nomor telepon resmi Unwar hanya (0361) 223 858. ‘’Untuk itu diimbau kepada seluruh orangtua calon mahasiswa kedokteran (FKIK - red) Unwar untuk tidak sembarangan menerima telepon yang nomornya tidak resmi dari Warmadewa,’’ ujar Made Artawan. Tahun ini peserta Sipenmaru FKIK Unwar sebanyak 350 untuk dua gelombang. Pada gelombang I sudah direkrut 92 orang, sisanya lagi 8 kursi diperebutkan oleh 120 orang di gelombang II. Sebab, kuota mahasiswa baru FKIK Unwar hanya 100 orang. (ad1151)

Riwayat Passang Rinpoche

PASSANG Rinpoche lahir tahun 1979 pada hari Kamis pukul 09.00. Memasuki usia 6 tahun dipilih sebagai Rinpoche penerus Vihara Gongtar Monestary. Pemilihan dilakukan melalui seleksi dan ujian dari para Bhikkhu vihara tersebut. Pada usia 8 tahun memilih Raja Dharma H.H. Jigme Phuntsok sebagai guru utama dan tinggal di Serta Larung yang merupakan akademi Buddhis terbesar di dunia, tempat 40.000 Bihkhu belajar dan mempraktikkan Buddha Dharma. Selama 16 tahun, Passang Rinpoche tinggal di Serta Larung menerima semua bimbingan dan petunjuk dari sang Guru Besar. Saat berumur 16 tahun, Passang Rinpoche memutuskan menjadi seorang vegetarian karena belas kasih dan hati Boddhicittanya pada semua makhluk. Tahun 2003 melakukan perjalanan suci jalan kaki dari Tibet menuju India selama tiga minggu seorang diri melewati kaki Gunung Himalaya atas pesan Guru Besar untuk meneguhkan keyakinan akan ajaran Dharma sang Buddha. Beliau mengunjungi tempat-tempat suci sang Buddha dan tinggal di India hampir satu tahun lamanya. Tahun 2005 memulai perjalanan pembabaran dharma menuju Singapura, Malaysia, Tiongkok dan Indonesia. Pada 2016 mengadakan doa bersama umat Buddha Nusantara untuk negeriku Indonesia dan meraih dua rekor Muri yaitu umat Buddha berdoa bersama yang dihad-

Passang Rinpoche iri 12.887 umat Buddhis dan berdoa terbesar yang diadakan di lapangan terbuka Lanud Polonia, Medan. Pada 2017, Passang Rinpoche melakukan perjalanan maha sujud sepanjang 303 kilometer dari tempat tinggalnya semasa kecil menuju akademis Larung Gar selama tiga bulan tiga hari dengan tulus, ikhlas, ketekunan, keteguhan dan keyakinan. Perjalanan ini untuk kebahagiaan semua makhluk dan sujud syukur atas semua dharma yang diajarkan Guru Jingme Phuntsok. Mengasingkan diri melatih meditasi samanta dan vipassana di atas gunung dengan ketinggian 4.300 meter dan cuaca di bawah -30 derajat Celcius selama tiga bulan dalam gubuk kecil yang ter-

pencil dan sendiri. Pada hari ke-30 pengasingan dirinya, para pejiarah dan murid-murid mendapati bunga bermekaran di atas salju di sekitar gubuk tempat tinggalnya, relix warna-warni dan banyak satwa liar. Ini merupakan fenomena luar biasa yang melambangkan kebahagiaan banyak makhluk. Menurut Ketua Umum Flourishing Buddhist Center Sumanto Tjahaja, para murid Passang Rinpoche dari kota-kota Indonesia dan mancanegara akan berkumpul untuk melakukan puja Yen Kung, Chau Tu dan Dharmatalk di Grand Ballroom Balai Pertemuan Bhumiku, Jalan Gunung Soputan 49, Denpasar, Bali, Sabtu (30/6) ini. Acara dimulai pukul 17.00 Wita, terbuka untuk umum, gratis dan tanpa tiket. (ad1146)

GUNUNG Agung kembali mengalami erupsi sejak Kamis (28/6) malam dan menyebabkan embusan abu vulkanik yang cukup mengganggu penerbangan. Oleh karena itu, otoritas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai melakukan penutupan kegiatan operasional sejak Jumat (29/6) kemarin pukul 03.00 sampai pukul 19.00 Wita. Untuk memastikan mobilitas penumpang terlayani dengan baik, Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra melakukan peninjauan ke Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung, Jumat pagi kemarin. Dalam peninjauannya, Gubernur Pastika secara langsung melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, pihak Angkasa Pura serta komunitas airlines yang ada di Bali. Seusai melakukan koordinasi, dalam konferensi persnya di hadapan awak media, Pastika mengungkapkan bahwa penanganan mobilitas penumpang sudah mendapat pelayanan dengan baik. Pemerintah telah menyiapkan beberapa bus (free charge) untuk melayani penumpang yang akan melakukan connecting flight melalui Bandara Juanda,

TINJAU BANDARA – Gubernur Bali Made Mangku Pastika didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra saat meninjau Bandara Gusti Ngurah Rai, Jumat (29/6) kemarin. Surabaya. Sementara penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan melalui jalur darat ke Lombok disiapkan bus (free charge) menuju Terminal Mengwi dan Pelabuhan Padangbai. ‘’Bagi penumpang yang ingin menunggu di Bali, pihak Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) akan menyediakan one night free charge hanya untuk hari ini,’’ ujar Pastika. Pastika juga mengungkapkan, bagi penumpang warga negara asing (WNA) yang visanya sudah habis selama bandara ditutup,

pihak Imigrasi bersedia melakukan perpanjangan visa secara gratis. Pelayanan respons cepat yang dilakukan oleh pemerintah, diharapkan dapat memberikan kenyamanan kepada para penumpang di tengah situasi yang kurang nyaman saat ini. Namun, Gubernur Pastika tetap meminta dan mengimbau masyarakat agar tenang dan selalu waspada dalam menanggapi aktivitas Gunung Agung, sehingga mobilitas pariwisata di Bali dapat berjalan dengan baik dan kondusif. (ad1148)

Meningkat 16 Persen

Tes Sipenmaru Unwar Gelombang I Reguler A & B dan Gelombang II FKIK Unwar Diikuti 3.198 Orang UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) melaksanakan tes ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Sipenmaru) Gelombang I Reguler A & B dan Gelombang II Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar, Jumat (29/6) kemarin. Tes ujian Sipenmaru ini diikuti 3.198 calon mahasiswa baru. Jumlah ini meningkat 16 persen daripada Sipenmaru Gelombang I Tahun 2017 yang berjumlah 2.762 orang. Tes ujian seleksi dipantau langsung oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Wakil Ketua, Pembina, Pengawas, Sekretaris dan Bendahara Yayasan, Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., Wakil Rektor I, II, III, Direktur PPs Unwar, Dekan Fakultas di lingkungan Unwar, serta pejabat struktural di lingkungan Unwar. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana menjelaskan, Sipenmaru Gelombang I Regular A dan B tahun 2018 mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu diikuti 3.198 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 16%, sebab, tahun lalu hanya diikuti 2.762 orang. Jumlah ini sesuai dengan harapan, bahkan melebihi ekspektasi tahun lalu. Prof. Widjana pun sangat bersyukur terhadap peningkatan jumlah peserta ini. ‘’Awalnya kami pernah sangat khawatir, karena perjalannya (pendaftaran - red) begitu lambat. Benar-benar mengkhawatirkan. Tetapi berkat rahmat Ida Sang Hyang Pramekawi, Tuhan Yang Maha Esa, pada akhir-akhir penutupan pendaftaran terjadi peningkatan luar biasa. Pada akhirnya hari ini (kemarin - red) yang ikut Sipenmaru Gelombang I sebanyak 3.198 orang,’’ tandas Prof. Widjana. Di tengah kompetisi yang begitu

PANTAU SIPENMARU - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. bersama Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., didampingi Wakil Rektor I, II, dan III Unwar saat memantau tes ujian Sipenmaru Gelombang I Reguler A & B dan Sipenmaru Gelombang II FKIK Unwar. ketat dalam mencari mahasiswa baru, kepercayaan masyarakat terhadap Unwar terus mengalami peningkatan. Hal ini membuktikan bahwa Unwar telah bertransformasi menjadi salah satu universitas di Bali yang semakin digemari dan dicintai masyarakat. Dengan membeludaknya jumlah mahasiswa baru yang ingin menempuh pendidikan tinggi di Unwar, pihaknya akan lebih luluasa dalam menentukan dan menjaring mahasiswa baru yang berkualitas. Meskipun pada ujian Sipenmaru Gelombang I ada yang tidak lulus, Unwar akan kembali membuka pendaftaran Sipenmaru Gelombang II pada 9 Juli hingga 2 Agustus 2018 mendatang. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. A.A. Gede Oka Wisnumurti mengucapkan rasa syukur dan selamat datang kepada

calon mahasiswa baru yang antusias mengikuti Sipenmaru Gelombang I. Membeludaknya jumlah mahasiswa baru yang ingin menempuh pendidikan di Unwar merupakan tantangan tersendiri bagi pengelola untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan, kualitas sarana dan prasarana serta kualitas pembelajaran. Saat ini Unwar telah memiliki 20 program studi (prodi) yang tersebar di tujuh fakultas dan PPs Unwar yang semuanya telah terakreditasi B. Selain itu, dalam meningkatkan kualitas lulusan, Unwar mempunyai visi mewujudkan insan-insan muda yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional dan global. Dengan demikian, generasi muda yang merupakan generasi milenial benar-benar dididik untuk mampu bersaing di dunia kerja. (ad1149)

The ONE Legian, Hotel Vila Lumbung dan Rotary Club Bali Gelar Sosialisasi dan Skrining Thalassemia

MENYAMBUT ulang tahun ke-7 pada Juli nanti, The ONE Legian Hotel dan Vila Lumbung bersama Rotary Club Bali menggelar seminar talasemia sekaligus skrining darah, Jumat (29/6) kemarin. Ratusan generasi muda dari tingkat SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi (PT) mengikuti dengan seksama penjelasan dari dr. Ketut Aryawati, Sp.A.(K), dokter spesialis anak konsultan hematologi RSUP Sanglah. Setelah mengikuti sosialisasi, para peserta mengikuti skrining darah untuk mengetahui secara dini adanya talasemia. Owner Representative PT Legian Paradise yang menaungi The ONE Legian Hotel dan Hotel Vila Lumbung, Eka Pertama, mengatakan kegiatan ini bersifat CSR dan merupakan Road to Seven Anniversary The ONE Legian & Hotel Vila Lumbung sebagai rangkaian perayaan HUT ke-7 pada Juli nanti. Eka Pertama menjelaskan, talasemia mayor adalah penyakit kelainan darah akibat faktor genetik. Talasemia bisa dicegah dan diobati, namun biaya pengobatannya sangat mahal dan akan berlangsung seumur hidup. Pengobatan yang dilakukan adalah transfusi darah 4-5 kali dalam sebulan yaitu Rp 10 juta per sekali transfusi. Kasus talasemia seperti fenomena gunung es. Terlihat sedikit di permukaan, tetapi sejatinya kasusnya banyak. Saat ini di Indonesia angkanya telah mencapai 22.500

STOP TALASEMIA – The ONE Legian, Hotel Vila Lumbung dan Rotary Club Bali menggelar seminar talasemia, skrining darah dan sosialisasi untuk menyetop kasus talasemia. Mantan President Rotary Club kasus. Besarnya biaya yang harus dikeluarkan membuat tindakan Bali sekaligus Asisten Gubernur pencegahan menjadi suatu yang Rotary International D3420 Suzapenting. Upaya preventif dilakukan na Angelica Chandra menjelaskan, khususnya kepada usia belum meni- Rotary Club terdiri atas beragam kah yaitu di bawah 20 tahun untuk profesi, mulai dari guru, penmenghindari perkawinan dengan gusaha, pekerja hingga profesional. pengidap talasemia. Jika perkawi- Mereka bergabung untuk melakunan itu terjadi, peluang memiliki kan pengabdian masyarakat denanak talasemia mayor sangat besar. gan tujuan akhirnya adalah perGejala awal pada bayi adalah bayi damaian dunia. Perdamaian dunia lemas dan anemia. tidak hanya masalah perang tetapi The ONE Legian & Hotel Vila juga kelaparan dan penyakit. SesLumbung bekerja sama dengan uai tujuannya, proyek utama RoRotary melakukan usaha pencega- tary adalah berupaya mencegah han dengan bentuk mengedukasi terjadinya kasus talasemia. ‘’Oleh generasi muda, mengampanyekan karena itu, hari ini kita melakukan gerakan stop talasemia dan melaku- sosialisasi stop talasemia mayor,’’ kan skrining secara gratis. tandasnya. (ad1145)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

daerah

5 PPDB Jalur Zonasi SMA-SMK Dimulai

Sekolah Batasi Nomor Antrean, SMAN 7 Denpasar Favorit

Bali Post/kmb41

BERKUNJUNG - Gubernur Bali Made Mangku Pastika (kanan) saat mengunjungi Pos Pemantauan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, Jumat (29/6) kemarin.

Gubernur dan Pangdam Udayana Sambangi Pos Pemantauan Rendang

Imbau Warga Tetap Tenang dan Tingkatkan Kewaspadaan Amlapura (Bali Post) Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Jumat (29/6) kemarin menyambangi pos pemantauan di Banjar Rendang, Desa Rendang, Karangasem. Kedatangan orang nomor satu di Bali itu guna memastikan kondisi terkini Gunung Agung yang kembali mengalami erupsi, Kamis (28/6).

Mangku Pastika mengungkapkan, kedatangan dirinya ke pos pemantauan di Desa Rendang untuk mencari informasi yang valid dari petugas PVMBG terkait perkembangan terkini aktivitas Gunung Agung pascaterjadinya erupsi. ‘’Dengan begitu, kita tahu apa yang terjadi saat ini,’’ ujarnya. Berdasarkan informasi yang diperolehnya dari petugas PVMBG di Pos Pematauan Gunung Agung, dengan situasi sekarang ini letusan-letusan kecil masih berpotensi terjadi ke depannya. Hanya, mulai pukul 04.00 Wita hingga sekarang, aktivitas Gunung

Agung sedikit mengalami penurunan. Meski begitu gempa-gempa tektonik masih terjadi di dalam gunung yang dapat memicu terjadinya erupsi. ‘’Kita harap aktivitasnya terus menurun. Mudah-mudahan tidak sampai terjadi erupsi besar,’’ katanya. Gubernur Bali mengimbau seluruh masyarakat tidak melakukan aktivitas di Kawasan Rawan Bencana (KRB) yang berada di radius 4 kilometer. Sementara warga di luar KRB agar tetap tenang dan terus meningkatkan kewaspadaan. ‘’Kita harus pantau terus dan melakukan peringatan dini,’’

tandas Mangku Pastika sembari berharap aktivitas masyarakat di luar KRB tetap berjalan normal. Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto juga melakukan hal yang sama guna mengetahui kondisi terkini gunung tertinggi di Bali itu. Di sela-sela kunjungannya, Pangdam mengaku datang ke pos pemantauan setelah mendapat informasi bahwa Gunung Agung kembali erupsi. Menurutnya, dalam kondisi seperti ini, warga yang ada di lereng gunung wajar waswas dan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Disinggung kesiapan TNI untuk membantu masyarakat yang mengungsi, Pangdam IX/Udayana menegaskan, pihaknya terus memantau kondisi di lapangan. ‘’Kita sudah perintahkan pasukan untuk ikut membantu masyarakat bila ada yang mengungsi,’’ ungkap Benny Susianto. (kmb41)

Generasi Ketiga Sekaa Perkuat Sinergitas Seluruh Lembaga Palegongan Binoh Tampil di PKB

Denpasar (Bali Post) Hari pertama pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi tingkat SMA-SMK negeri di Kota Denpasar, Jumat (29/6) kemarin, banyak membuahkan kekecewaan. Akibat membeludaknya peminat, sekolah negeri melakukan pembatasan nomor antrean. Hal ini disebabkan jaringan PPDB tutup pukul`14.00 Wita. Hasil pengamatan Bali Post menunjukkan calon siswa baru sejak pagi tampak menjejali SMAN 3, SMAN 7, SMAN 1 dan SMAN 2 Denpasar. SMAN 7 Denpasar membatasi pemberian antrean hingga angka 200, sedangkan di SMAN 1 dibatasi hingga 300, demikian juga di SMAN 2 Denpasar. Namun, karena verifikasi data memerlukan waktu lama, baru pada antrean 147, waktu sudah menunjukkan pukul 14.00 pertanda jaringan PPDB online sudah ditutup. Hal inilah yang membuat masyarakat kecewa. Yang paling banyak peminatnya pada hari pertama adalah SMAN 7 Denpasar. Menurut salah seorang orangtua, Made Mulyawan, anaknya getol memilih SMAN 7 Denpasar karena dikenal sebagai sekolah favorit. Semua potensi siswa ditampung di sekolah ini. Hal ini dibenarkan Kepala SMAN 7 Denpasar Dra. Cok. Istri Mirah Kusuma Widyawati bahwa sekolahnya paling banyak peminat. Makanya nilai UN akan bersaing ketat di sini. Ini dibuktikan ketika jalur prestasi dibuka, sebanyak 96 pelamar yang mendaftar, sedangkan kuotanya hanya 18 orang. ‘’Biasanya untuk jalur reguler atau zonasi peminatnya banyak. Tahun lalu saja persaingan terketat di SMAN 7,’’ tegasnya. Di SMAN 1 Denpasar, menurut Ketua Panitia PPDB Adiawan, di hari pertama disebar 300 antrean. Itu pun dengan syarat peserta didik baru sudah mendaftar online di rumah, sehingga petugas tinggal melakukan verifikasi saja. Untuk itu dia mengimbau warga bersabar karena pendaftaran zonasi masih dibuka Sabtu ini dan Senin lusa. Soal pukul 14.00 Wita PPDN online sudah ditutup, petugas di semua sekolah tak mengetahui alasannya. Sekretaris Disdik Bali Mety Utami, M.Si. belum bisa dimintai konfirmasinya. Beberapa kali dihubungi, tidak ada jawaban. Pengamat pendidikan yang juga mantan Kadisdikpora Kota Denpasar IGN Eddy Mulya menyatakan, masyarakat mesti cerdas menentukan pilihan sekolah. Yang menentukan nanti adalah seberapa banyak peserta mendaftar di sekolah tersebut serta persaingan NUN. Bisa jadi peraih NUN tinggi numplek di sekolah tertentu. Ia menyarankan masyarakat menahan diri, tak memaksakan anaknya diterima di sekolah di negeri kalau memang NUN tak memungkinkan. Sebab, di Denpasar semua sekolah swasta berkualitas. Untuk itu, cerdaslah memilih tiga sekolah pilihan, jangan terlalu pede hanya memilih satu sekolah agar tak kecewa di kemudian hari. (025)

Perangi Narkoba

Denpasar (Bali Post)Dalam memerangi narkoba, BNNP Bali dan BNNK tidak bisa bekerja sendiri. Agar upaya menekan peredaran barang terlarang ini optimal, harus perkuat sinergitas seluruh lembaga. Pasalnya peredaran narkoba menjalar ke semua lini. ‘’Sinergitas seluruh lembaga dan instansi di pemerintahan tujuannya mempermudah memerangi narkoba. Dalam memberantas narkoba di BNN Provinsi Bali dan kabupaten

Bali Post/ist

LANTIK - Pelantikan Kasi Penyidikan Bidang Pemberantasan BNNP Bali dan Kasubbag Umum BNNK Karangasem.

ada tiga unsur bidang yang harus dipenuhi, yaitu pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, pemberantasan serta rehabilitasi. Harus ada sinergitas semua lembaga agar hasilnya optimal,’’ tegas Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa usai melantik pejabat eselon IV di lingkungan BNNP Bali dan BNNK Karangasem, Kamis (28/6) lalu. Pejabat baru yang dilantik adalah Kompol Anak Agung Gede Mudita sebagai Kasi Penyidikan Bidang Pemberantasan BNNP Bali dan I Wayan Suartawa sebagai Kasubbag Umum BNNK Karangasem. Kepala BNNP mendorong anggotanya mengenali persoalan yang dihadapi dan mampu mengambil langkah inovatif dalam melaksanakan P4GN di lingkungan kerja masing-masing. Apalagi peredaran narkoba sangat masif sehingga perlu gebrakan dan inovasi untuk menghadapinya. ‘’Kita harus terus berinovasi agar tidak ketinggalan dari pelaku atau sindikat narkoba. Inovasi baik dalam pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, pemberantasan serta rehabilitasi,’’ ungkap jenderal bintang satu ini. Mantan Direktur Binmas Polda Bali ini mengakui banyak jabatan baik di BNNP dan BNNK masih kosong. Hal ini berpengaruh terhadap kinerja dan capaian atau realisasi program kerja. (kmb36)

GENDING Gegambangan gaya Binoh berkumandang di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Bali, Jumat (29/6) kemarin. Gegambangan karya Maestro Palegongan I Wayan Lotring ini dibawakan Sekaa Palegongan Semara Pagulingan, Banjar Binoh Kaja, Desa Ubung Kaja, Duta Kota Denpasar di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40. Selain tabuh Petegak tadi, ditampilkan pula tari Legong Keraton ‘’Prabhu Lasem Lengkap’’ gaya Binoh, gending Kekebyaran Palegongan ‘’Kebyang Kebyot’’ dan tari Legong Binor. ‘’Para penabuh merupakan generasi ketiga dari anak-anak lokal. Termasuk pembinanya kami punya sendiri,’’ ujar Klian Adat Banjar Binoh Kaja I Ketut Suena. Menurutnya, pementasan Legong khas Banjar Binoh Kaja ini diawali upacara terlebih dulu, mengingat gelung yang dipakai penari merupakan duwe banjar. Pada karya ngenteg linggih bulan Juli lalu, gelung-gelung tersebut telah disakralkan dan di-linggih-kan di Ratu Gede Bhagawan Penyarikan. ‘’Setiap pementasan kami sakralkan karena istilah Bali-nya pingit. Legong Binoh ini klasik, palegongan kuno. Kami menggarap kembali yang sudah ada, kami bangun seni palegongan yang sudah turuntemurun dari panglingsir,’’ jelasnya. Suena melanjutkan, ada penambahan tari kreasi Lego-

Bali Post/rin

SAKRAL - Gelung untuk tari Legong yang disakralkan di Banjar Binoh Kaja. ng Binor yang sangat lekat Banjar Binoh Kaja sudah dengan tema PKB ke-40 ‘’Teja ada sekitar tahun 1910 dan Dharmaning Kauripan (Api berkembang pesat antara Spirit Penciptaan)’’. Tari ini 1915-1925. Pada tahun 1976menceritakan tentang Banjar 1977, banjar ini mendapat Binoh Kaja yang dulu disebut bantuan dana dari Ford Karaman Binor. Pada zaman Foundation untuk proyek Bali kuno, daerah ini penuh penggalian Legong klasik. dengan hutan glagah, dikel- Sekitar 10 jenis Legong klailingi dua sungai dan sangat sik dan 10 gending Petegak terisolir sehingga terkenal dan Pejongkok berhasil digali angker dan kabinawa. Datan- dan direkonstruksi kala itu. glah seorang rsi bergelar Dang ‘’Sekarang sudah dibuatkan Acarya Widyarka Kacaiwan notasinya. Kalau ada generasi bersama tiga muridnya yang yang mau berlatih tinggal kemudian membangun pura. dibuka saja,’’ ujarnya. Pembangunan pura diawali Menurut Sudiana, para penproses pangeruwakan meng- abuh yang merupakan generasi gunakan api sebagai sim- muda sudah sangat akrab denbol kesucian. Keberadaan gan tetabuhan palegongan parahyangan selanjutnya khas Binoh. ‘’Kami punya delamenciptakan keamanan dan pan pura. Setiap enam bulan kenyamanan untuk menetap menjelang Galungan pasti ditdi daerah itu. abuh, makanya anak-anak suKlian Sekaa Palegongan dah akrab. Jadi, untuk pentas Binoh I Wayan Sudiana menu- di PKB tinggal mengarahkan turkan, gamelan palegongan saja,’’ terangnya. (rin)

Bali Post/ist

JUARA — Tim juara beregu turnamen biliar antarkaryawan hotel dan restoran yang digelar BTN, BHA dan PHRI di Paradiso Bowling and Billiard Centre Kuta.

Tim Biliar Ayana Resort Juara

Mangupura (Bali Post) Tim biliar Ayana Resort keluar sebagai juara nomor beregu dalam turnamen biliar antarkaryawan hotel dan restoran yang dihelat Bali Travel News (BTN), Bali Hotels Association (BHA) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali di Paradiso Bowling and Billiard Centre Kuta, Badung, Jumat (29/6) kemarin. Juara II direbut juara bertahan Sintesa Jimbaran dan juara III disabet Courtyard Marriot. Melajunya Courtyard Marriot sampai ke babak semifinal merupakan kejutan mengingat berstatus tim pendatang baru, sedangkan laga pamungkas yang mempertemukan Ayana melawan Sintesa merupakan ulangan partai final tahun lalu. Government Relation and Event Manager BHA Andy menyatakan antusiasme peserta cukup tinggi, terbukti tiap tahun ini jumlah peserta terus meningkat. Selain itu, dari segi kualitas permainan juga mengalami kenaikan. ‘’Persaingan sangat ketat. Tiga pebiliar yang bertarung berbarengan menghasilkan skor tipis 2-1. Beberapa peserta mengusulkan supaya frekuensi turnamen ditingkatkan menjadi dua kali dalam setahun,’’ tuturnya. (022)


OPINI

6

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Modal Menjaga Ketertiban Pemilu PILKADA sudah berlangsung aman dan nyaman. Dengan bantuan dari lembaga hitung cepat, masyarakat sudah mengetahui hasil-hasil dari pemilihan kepala daerah mereka. Meskipun hasil yang dilakukan oleh lembaga survei ini belum formal, tetapi dapat dipakai sebagai bahan awal dari masyarakat untuk mempersiapkan diri menerima hasil pilkada yang telah berlangsung. Ini juga merupakan bantuan yang cukup mampu memberikan persiapan bagi masyarakat untuk mengekang diri. Bagaimanapun, hal ini penting untuk masyarakat. Akan tetapi, dalam hal hasil hitung cepat ini, perlu juga kita tekankan bahwa masyarakat juga harus mengerti bahwa hitung cepat itu bukanlah hasil formal tetapi hasil sementara sebelum Komisi Pemilihan Umum daerah memberikan hasilnya yang formal. Ini memerlukan waktu untuk mengetahuinya. Ke depan, proses penghitungan dan pengumuman resmi dari pemilu maupun pilkada, kita harapkan mampu lebih cepat dari apa yang ada sekarang. Banyak anggota masyarakat yang tidak mengerti kalau hasil dari lembaga hitung cepat merupakan hasil sementara dan tidak formal, sehingga dipakai sebagai acuan untuk hasil pemilu. Kita wajib memberikan informasi seperti ini kepada masyarakat. Di luar dari persoalan-persoalan yang dikemukakan di atas, yang perlu kita sambut dengan gembira adalah kebesaran hati masyarakat untuk menjaga keamanan dari penyelenggaraan pilkada tersebut. Beberapa kalangan sempat khawatir kalau pilkada kali ini akan memberikan tekanan kepada masyarakat. Mereka khawatir kalau ada segelintir orang yang tidak puas dengan hasil pilkada, yang kemudian membuat gaduh sehingga stabilitas menjadi guncang. Kita paham dengan kekhawatiran tersebut karena pada masa lalu guncangan sempat ada. Di Bali, misalnya, tahun 1999, sebagian jalan poros Denpasar-Gilimanuk hancur semata-mata karena dukungan politiknya kalah di parlemen. Inilah yang dikhawatirkan masyarakat. Maka, ketika pemilu berlangsung secara aman dan damai, kita sambut dengan baik. Itu menandakan masyarakat kita sudah mulai dewasa dalam menyikapi peristiwa politik. Inilah yang harus kita pelihara ke depan dan soal kestabilan sosial ini harus menjadi tanggung jawab kita semua. Kita juga sambut dengan gembira bahwa di beberapa tempat di Indonesia, masyarakat sudah mulai secara rasional melakukan pilihannya. Dalam hal seperti itu, mereka memilih sesuai dengan hati nurani. Politisi atau calon kepala daerah yang mempunyai latar belakang buruk, seperti mempunyai kaitan pemimpin sebelumnya, tidak mendapatkan pilihan di hati masyarakat. Juga ada politisi yang dikalahkan oleh kotak kosong. Perkembangan ini sungguh positif bagi kita karena telah memberikan kesan bahwa masyarakat kita sudah mulai berani memberikan penilaian dan bertanggung jawab dengan kelanjutan pemerintahan di daerahnya sendiri. Tentu saja hal ini akan dapat berlanjut untuk pemilihan-pemilihan berikutnya. Ketertiban dan pilkada damai yang sudah berlangsung itu menjadi modal dasar bagi bangsa Indonesia untuk menghadapi pemilihan presiden tahun depan. Banyak yang menyebutkan bahwa pemilihan presiden ke depan menjadi tantangan besar bagi bangsa Indonesia. Berkaca dari tahun 2014, pemilu presiden itu menimbulkan keributan dan berbagai diskusi tentang tentang kelangsungan pemilu yang telah berlangsung. Kalau kita lihat dari perkembangan politik yang ada sekarang, maka kita pantas mempersiapkan diri untuk pemilu presiden nanti. Banyak juga yang menyebutkan bahwa pemilu tersebut akan berlangsung menegangkan karena persaingannya sudah sejak sekarang sengit. Berbagai indikator yang terlihat adalah bahwa telah adanya tindakan dan gerakan dari partai-partai politik yang berkompetisi dalam pemilu presiden mendatang. Untuk itulah maka ketertiban dan perdamaian yang terlihat dalam pemilu yang lalu, kita pakai sebagai sumber daya dan inspirasi untuk menjaga ketertiban pada pemilu presiden yang akan datang.

S URAT PEMBACA

Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Laporan Orang Hilang Telah meninggalkan rumah, atas nama Riska Dwi Rahayu, perempuan umur 17 tahun, Agama Islam, masih pelajar. Terlapor pada hari Selasa tanggal 26 Juni 2018 sekitar pukul 19.30 Wita, pamitan dengan pelapor untuk pergi makan malam ke Restoran Merah Putih Kuta bersama temannya. Terlapor pergi dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna hitam nomor polisi Z 6473 BH. Namun sampai sekarang, terlapor belum balik ke rumah. Pelapor sudah mencari ke rumah temantemannya namun tidak ada yang tahu. Ciri-ciri fisik terlapor antara lain; tinggi sekitar 155 cm, badan sedang, rambut lurus sebahu, kulit sawo matang, gigi mempergunakan begel. Pelapor Deni Sutrisno Jl.Tukad Barito I Perum Barito Residence Blok D2 Panjer, Denpasar

Nilai Keberhasilan Masyarakat Menyelenggarakan Pilkada Pilkada yang berlangsung tanggal 27 Juni 2018 yang lewat boleh dikatakan sukses secara sosial. Meskipun ada beberapa kejadian seperti penembakan pengangkut kertas suara di Papua, akan tetapi dibanding dengan ratusan pilkada yang berlangsung aman, dapat dikatakan sukses. Hanya, jatuhnya korban manusia sebagai akibat kejadian di Papua itu, cukup memprihatinkan. Jiwa manusia tidak dapat diukur dengan apa pun sehingga aparat keamanan maupun aparatur pelaksana pemilu haruslah hati-hati di tempat-tempat yang diprediksi rawan. Sukses secara sosial adalah keberlangsungan pilkada yang relatif aman di seluruh Indonesia.

Oleh GPB Suka Arjawa

D

alam konteks politik pemerintah, pemilu ini juga boleh dikatakan sukses. Bagaimanapun, pemilu adalah politik pemerintah dalam hal penyelenggaraan ketatanegaraan karena keberhasilan penyelenggaraan tersebut berakibat pada citra, prestasi, dan keberhasilan pemerintah. Dari titik ini pun boleh dikatakan sukses. Pemerintah, melalui aparaturnya telah mampu menyelanggarakan hajatan nasional di negara kepulauan seperti Indonesia. Hasil hitung cepat yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei beberapa jam setelah pemilu usai telah diketahui hasil pilkada oleh masyarakat luas. Ini juga tidak menimbulkan gejolak dan satu hari setelah pemilu usai, masyarakat “cuek” dan kembali bekerja seperti semula. Inilah kesuksesan pemerintah dalam menjalankan pemilu. Tentu menjadi apresiasi positif bagi pemerintah dalam menjalankan pemerintahannya pada masa mendatang. Pemilu, baik pilkada maupun pemilu legislatif dan presiden, merupakan peristiwa penting untuk melihat tingkat kecerdasan

masyarakat secara umum. Kecerdasan di sini dapat dilihat dari kemandirian mereka, keberaniannya memilih sesuai dengan hati nurani serta kemampuannya secara rasional menjatuhkan pilihan. Kemandirian bersikap pada pilkada merupakan elemen penting karena sikap mandiri ini mampu memberikan pengaruh kepada struktur paling kecil dalam masyarakat, yaitu keluarga. Di sini, baik orang tua (suamiistri) maupun anak tidak saling memengaruhi kehendak untuk melakukan pilihan. Inilah unsur demokrasi terkecil di dalam masyarakat. Apabila sikap mandiri yang melahirkan demokrasi di lingkup mikro itu dipelihara dengan baik, ia akan dapat disebarkan pada keluarga-keluarga yang lain dan akhirnya menjadi model di dalam masyarakat. Kemandirian tersebut muncul tidak lain karena adanya keberanian untuk melakukan penilaian berdasarkan pengetahuan yang dimiliki. Pada tingkat keluarga, bukan tidak mungkin pengetahuan itu didapatkan melalui diskusi yang berlangsung. Keluarga yang berani melakukan diskusi seperti ini, biasanya memiliki tingkat intelektual yang mencu-

kupi. Demokrasi yang tercipta pada keluarga, menjadi sumber inspirasi bagi demokrasi secara nasional. Pada pilkada yang berlangsung beberapa hari yang lalu, banyak yang mengatakan bahwa tingkat demokratisasi rakyat sudah semakin membaik. Ini dicontohkan pada beberapa daerah di Indonesia yang justru memenangkan bumbung kosong atau tidak memilih calon yang berkaitan erat dengan petahana. Kemenangan terhadap bumbung kosong misalnya terjadi di daerah Sulawesi dan kekalahan politisi yang mempunyai kaitan keluarga dengan petahana terjadi di beberapa tempat di Sumatera. Keberhasilan ini, apabila ditelusuri lebih jauh merupakan bentuk keberanian masyarakat untuk bertindak rasional dan memiliki kemandirian untuk menunjukkan pilihan politiknya. Apabila dilihat dari lokus kejadian tersebut, ini justru terjadi jauh dari Pulau Jawa, wilayah yang selama ini di Indonesia dikatakan menjadi pusat pengetahuan politik dan masyarakatnya lebih banyak memahami tentang kepolitikan. Bukan tidak mungkin demokrasi itu tumbuh

di tempat-tempat yang jauh di pelosok karena ada budaya yang mendukung demokrasi itu. Masyarakat setempat, tidak hanya di wilayah-wilayah yang berani melakukan penolakan terhadap politisi yang curang seperti itu dalam pilkada kali ini, tetapi juga seharusnya menjadi dorongan bagi masyarakat di tempat lain. Dengan adanya keberanian untuk melakukan penolakan dari masyarakat bukan di sentral wilayah terhadap politisi seperti ini, maka benar kalau dikatakan demokrasi Indonesia sudah mulai berkembang lebih maju. Sebelumnya, seperti juga terjadi di Jakarta, masyarakat mulai rasional melakukan pilihan terhadap politisi, kini sepertinya pilihan rasional itu sudah mulai masuk wilayah desa dan bahkan mungkin lebih di pelosok lagi. Indikator kemajuan demokrasi memang dapat dilihat dari cara rasional masyarakat untuk memilih politisi yang akan memerintah daerahnya atau memilih politisi yang akan menjadi walinya di parlemen. Sekali lagi harus dikatakan bahwa perkembangan demokrasi memang harus merayap, pelan, apalagi di Indonesia yang memang tidak mempunyai kultur demokrasi Barat secara umum. Maka diperlukan proses lebih lanjut untuk memantapkan laju demokrasi Indonesia. Perkembangan positif yang diperlihatkan ini, harus menjadi perhatian bagi politisi Indonesia sekarang dan ke depan dalam perkembangan laju pemikiran sosial. Dalam ranah sosiologis, jika perkembangan positif itu dapat dikontrol dan kemudiaan didukung oleh teknologi (misalnya media sosial), maka percepatan

Manajemen Pariwisata Ramah Lingkungan

Libur Lebaran telah usai, namun libur sekolah masih beberapa pekan. Musim Lebaran tahun ini lebih panjang karena adanya penambahan cuti bersama. Hal ini memberikan implikasi positif bagi terbukanya ruang dan bertambahnya aktivitas yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah aktivitas wisata. Berwisata di era modern meniscayakan hadirnya tumpukan sampah plastik. Apalagi wisata Lebaran tahun ini akan lebih panjang dan banyak pelakunya. Perilaku berwisata ramah lingkungan mesti ditumbuhkan dengan salah satunya peduli terhadap minimalisasi sampah plastik. Plastik merupakan benda yang sulit dan sangat lama terurainya. Dampak polusinya demikian besar dan berbahaya. Kabar baik datang dari pemerintah Indonesia. Pemerintah akan menerbitkan peraturan pemerintah (PP) mengenai pengenaan cukai plastik. Regulasi ini mesti diberi masukan agar memprioritaskan kemanfaatan ekologi dibandingkan ekonomi. Wisata Lebaran dapat menjadi momentum pembelajaran pengelolaan sampah plastik yang baik.

Dinamika Persampahan Bumi diprediksi akan dihuni oleh sekitar 9 miliar jiwa pada 2050. Indonesia kini memiliki penduduk sekitar 260 juta jiwa. Statistik demografi ini memiliki kerentanan penyebab masalah ekologi jika tidak diantisipasi sejak dini. Manusia mesti menjadi

Oleh Ribut Lupiyanto bagian dari solusi permasalahan bumi. Jika tidak mampu, maka justru akan menjadi masalah terbesar bumi. Tugas bersama adalah mendidik dan menyadarkan seluruh manusia untuk beraksi nyata menjaga bumi. Seiring kemajuan zaman, tuntutan modernitas adalah sisi praktis dan ekonomis termasuk dalam hal penggunaan barang. Implikasinya produksi barang berbahan plastik terus tumbuh pesat. Nyaris tidak ada manusia yang terbebas dari plastik atau barang berbahan plastik. Geyer (2017) menyebut bumi sudah menjadi planet plastik. Jurnal Science Advances memaparkan penelitian yang menyebutkan sebanyak 9 miliar ton plastik telah diproduksi sejak 1950. Kecepatan produksi plastik selalu meningkat, di mana setengah dari 9 miliar ton plastik tersebut baru diproduksi selama 13 tahun terakhir. Mayoritas plastik dirancang untuk dibuang. Produksi sampah plastik di Indonesia berdasarkan data Statistik Persampahan Domestik Indonesia (2014) mencapai 5,4 juta ton per tahun. Angka ini merupakan 14 persen atau peringkat kedua dari total sampah domestik. Menurut data Jambeck (2015) diperkirakan 3,32 juta ton limbah plastik belum terkelola baik. Solusi yang paling efektif

adalah mengubah ketergantungan kita terhadap plastik (Geyer, 2017). Apresiasi patut diberikan kepada pemerintah atas berbagai upayanya mereduksi limbah plastik. Beberapa waktu lalu, pemerintah menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar. Meskipun pada perjalanannya kebijakan ini kurang efektif dijalankan. Pemerintah pusat hingga daerah juga terus mendorong tumbuhnya komunitas pengelola sampah seperti bank sampah. Infrastruktur pengelolaan sampah juga dikembangkan misalnya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Inovasi juga dikembangkan dan didukung pemerintah. Inovasi mutakhir adalah penggunaan limbah plastik sebagai campuran aspal yang dikembangkan Kementerian PUPR. Preservasi jalan nasional mencapai 47.000 kilometer. Jika satu kilometer jalan butuh 3 ton plastik, maka perlu limbah plastik 140.000 ton. Terbaru pemerintah kembali berupaya menekan dari aspek ekonomi. Yaitu rencana adanya regulasi pemberlakuan cukai plastik. Pemerintah memprioritaskan plastik dibandingkan beberapa Barang Kena Cukai (BKC) baru yang rencananya akan diterapkan pemerintah. Upaya Optimalisasi Target ekonomi tidak boleh

mendominasi target ekologi dari cukai plastik. Alih-alih membatasi, karena target penerimaan keuangan jangan sampai justru mendorong produksi sampah lebih besar. Sinergi diperlukan antar-instansi dan antar-regulasi guna menekan produksi limbah plastik. Indonesia baru mampu menyediakan kapasitas produksi plastik yang dapat terurai secara alami (biodegradable plastik) ini sebesar 200 ribu ton per tahun. Pemerintah mengakui masih kesulitan untuk menghapus penggunaan produk plastik secara keseluruhan. Untuk menekan produksi plastik yang susah terurai, maka pemerintah salah satunya terus menggenjot produksi plastik yang mudah terurai. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menargetkan peningkatan produksi plastik ramah lingkungan sebesar 5 persen per tahun. Inisiatif lain yang bisa didorong adalah memakai ulang plastik (reuse), mengurangi pemakaian plastik (reduce), mendaur ulang sampah plastik (recycle), serta mengembalikan ke alam melalui penguraian alami. Pemerintah penting mengembangkan dan mendukung riset terapan yang inovatif terkait pengelolaan limbah plastik. Dunia akademik dan lembaga penelitian dapat berkontribusi nyata dalam upaya tersebut. Sektor industri juga penting didorong hingga ditekan untuk menggunakan biodegradable plastik. Pemberdayaan masyarakat dapat dioptimalkan melalui

perkembangan ini lebih cepat. Artinya, lebih mudah dan banya menyebarnya diterima oleh masyarakat. Politisi sejak saat ini sudah harus mempertimbangkan diri bagaimana harus melakukan introspeksi sedalam mungkin. Saat ini mungkin mereka dapat memberikan bantuan keuangan, material bahkan penasihatan secara jor-joran. Ada juga yang berusaha membantu masyarakat untuk memasukkan anak di sekolah menengah atau perguruan tinggi. Dalam konteks memberikan bantuan keuangan, masyarakat sekarang sudah mulai memberikan tanggapan, apakah bantuan seperti itu dapat berlangsung dalam waktu yang lama? Atau apakah bantuan seperti itu sudah sesuai prosedur dengan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Malah, ada yang mempertanyakan bantuan keuangan itu asalnya dari mana? Dengan berbagai sikap kritis masyarakat tersebut, maka politisi haruslah mengubah caranya melakukan pendekatan masyarakat. Bantuan keuangan dan fisik itu harus diubah dan yang harus dilakukan adalah kembali dengan secara riil membuat kebijakan yang paling mungkin berdasarkan sumber daya yang ada. Landasannya adalah kejujuran, bukan omong kosong. Ke depan, dalam kerangka pemilihan presiden, politisi dan partai politik juga tidak boleh omong kosong. Harus riil dan jujur. Hanya dengan itu, masyarakat akan menjatuhkan pilihan. Penulis adalah staf pengajar Sosiologi FISIP Universitas Udayana edukasi hingga menggerakkan melalui komunitas. Sektor swasta penting didorong mendukungnya. Akal-akalan mesti dihindarkan, misalnya sekadar pemenuhan kewajiban, pemanfaatan iklan, dan lainnya. Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)

POJOK

Kabupaten Badung siap tampung pengungsi Gunung Agung.

- Biasanya tampung dolar turis. *** BI kembali naikkan suku bunga acuan pascarupiah terpuruk. - Semakin terpuruk. *** Ngurah Rai ditutup 11,5 jam, puluhan ribu penumpang terdampak. - Maaf, Gunung Agung lagi berkarya.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Lima Anak Bergaya Punk Diamankan Satpol PP Tabanan (Bali Post) -

Ada yang berbeda dari operasi yustisi yang digelar Satpol PP Tabanan, Jumat (29/6) kemarin di Terminal Pesiapan, Tabanan. Selain menjaring 12 orang tanpa melengkapi diri dengan kartu identitas, petugas juga menjaring lima anak bergaya punk saat ngamen di perempatan Banjar Gerogak, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan. Kelimanya digelandang ke Terminal Pesiapan untuk diberi pengarahan sebelum dipulangkan ke daerah asalnya Jember, Jawa Timur.

Bali Post/kmb28

NGAMEN - Anak punk yang terciduk saat ngamen di jalan, digelandang ke Terminal Pesiapan untuk diberikan pembinaan dan selanjutnya dipulangkan ke daerah asalnya.

Hal yang sama juga disampaikan Perbekel Munduktemu, Kecamatan Pupuan I Nyoman Wintara. Beberapa wilayah banjar di Desa Munduktemu terdampak abu vulkanik. Ini dirasakan karena sebagain besar warganya merasakan mata perih. “Tadi malam saja abunya sampai ke Pupuan, tetapi sekarang sudah tidak ada,” paparnya. Ia pun menjelaskan, abu turun di Munduktemu tidak terlalu keras. Turunnya tipis dan tidak sampai menganggu aktivitas warga. “Sekarang lebih tipis turunnya, daripada erupsi yang sebelumnya,” jelas Wintara. Bahkan pada Kamis

malam abu vulkanik juga turun di Kecamatan Penebel. Informasi ada beberapa desa yang terdampak. Dilihat dari tanaman, jalan dan kendaraan warga yang berada di sana terdampak abu vulkanik. Dihubungi terpisah, Kepala BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Sucita mengatakan sejauh ini belum ada persiapan khusus terkait erupsi Gunung Agung. Sebab, beberapa warga Karangasem yang rumahnya dekat Gunung Agung mengungsi masih di daerah Karangsem. “Belum ada persiapan khusus, karena pengungsi juga belum ada ke Tabanan,” jelasnya. (kmb28)

Bali Post/ist

ABU - Tampak sejumlah kendaraan warga terdampak abu vulkanik, Jumat (29/6) kemarin.

Pertumbuhan Pengguna ”E-Money” Diprediksi Naik

Tabanan (Bali Post) Pemerintah saat ini sedang menggalakkan sistem pembayaran nontunai atau e-money. Sistem ini selain memberikan keamanan bagi pemilik uang dengan tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar dan hanya cukup berbekal kartu, juga dapat menekan biaya pengelolaan uang rupiah dan cash handling. Selain menerapkan e-money pada sistem keuangan di pemerintahan, Pemkab Tabanan baru-baru ini juga menerapkan sistem e-parking yang didasari pembayaran menggunakan e-money. Sistem ini sudah diterapkan di beberapa titik parkir di Tabanan. Dengan penerapan pembayaran parkir menggunakan sistem e-money, Tabanan dianggap salah satu daerah yang berpotensi dalam hal pertumbuhan penggunaan e-money. Vice President Deputy Regional CEO Bali Nusra PT Bank Mandiri Persero Tbk. W. Wisnu Trihanggodo di sela-sela louncing sistim e-parking Tabanan belum lama ini, mengungkapkan prediksi kenaikan pemakaian sistem pembayaran e-money bisa mencapai 30-40 persen dari jumlah masyarakat Tabanan. Peningkatan ini dikarenakan sistem dan fasilitas pembayaran menggunakan e-money telah disediakan Pemkab Tabanan, salah satunya pembayaran parkir melalui sistem e-money. ‘’Target kenaikkan ini

didasari pada keharusan masyarakat menggunakan sistem e-money dalam pembayaran parkir,’’ ujarnya. Mandiri adalah salah satu bank yang diajak kerja sama dengan Pemkab Tabanan untuk memenuhi kartu pembayaran non-tunai yang bisa diisi ulang melalui ATM maupun mobile banking. Sementara itu, Kepala Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional Pungky Purnomo Wibowo mengatakan, fasilitas transaksi pembayaran parkir on street maupun off street di Indonesia belum secara luas didukung dengan penetrasi transaksi nontunai. Padahal nilai dari pasar bisnis parkir secara nasional dengan tarif yang berlaku dapat mencapai Rp 12 triliun – Rp 14 triliun per tahun. “Potensi nilai dari bisnis parkir ini tentunya menjadi sebuah pasar dan perlu didukung dengan layanan keuangan yang baik,” ujarnya. Hadirnya layanan pembayaran parkir elektronik di wilayah Kabupaten Tabanan, mampu menghadirkan kemudahan dan kepraktisan transaksi nontunai bagi masyarakat dan pengelola parkir di wilayah Kabupaten Tabanan. Imbuhnya, dinamika perkembangan teknologi digital mengatur tatanan kehidupan masyarakat menjadi semakin strategis, khususnya untuk mencapai sistem pembayaran yang benar-benar aman, lancar, dan efisien. (kmb24)

berhasil menjaring 12 pelanggar tidak membawa KTP maupun KTP lama dan kedaluwarsa. “Para pelanggar ini kita data dan diarahkan mengikuti sidang tipiring,” terangnya. Bagi Sarba, operasi tim yustisi semacam ini merupakan salah satu antisipasi Tabanan disusupi oleh warga ilegal tanpa mengantongi identitas resmi. Karena menurutnya identitas sangat penting, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di jalan ataupun lainnya. “Kita bukan tidak menerima penduduk pendatang, tetapi harus melengkapi administrasi kependudukan, sehingga terdata dan keamanan bisa dijaga di wilayah Kabupaten Tabanan,” tegasnya. Mantan Kabag humas Pemkab Tabanan ini juga mengatakan, penyisiran duktang tanpa mengantongi identitas juga akan bergeser ke kantong-kantong penduduk, baik itu rumah kontrakan maupun tempat koskosan. (kmb28)

Puncak Karya Agung ring Kahyangan Dalem Prabu lan Prajapati Beraban

Sejumlah Wilayah Terdampak Abu Vulkanik Tabanan (Bali Post) Abu vulkanik erupsi Gunung Agung, Kamis (28/6) malam juga terlihat di sejumlah wilayah di Kabupaten Tabanan. Salah satunya di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti. Namun tidak sampai mengganggu aktivitas warga. P e r b e k e l D e s a C a n d ikuning I Made Mudita saat dikonfirmasi, Jumat (29/6) kemarin, mengatakan sejumlah warganya pada Kamis malam memang merasakan adanya hujan abu. Selain dampaknya terlihat di tanaman dan kendaraan warga, masyarakat mengaku merasakan mata perih saat mengendarai motor ataupun saat sedang berada di luar rumah. “Sekarang sudah tidak ada hembusan lagi, sudah terang,” ungkapnya. Kata Mudita, hembusan abu vulkanik pada Kamis malam tidak terlalu keras, tetapi cukup membuat mata perih. “Meskipun kami terdampak abu vulkanik, tetapi tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat, serta tidak sampai menggunakan masker,” tegas Mudita. Sementara disinggung apakah sudah ada pengungsi kembali ke wilayah desanya seperti sebelumnya, Mudita mengatakan belum ada. “Sejauh ini belum ada, suasana masih landai, dan juga paparan abu vulkanik sudah hilang,” ucapnya.

Dari data petugas, kelimanya yakni Febrian Edi Prayoga, M. Febri Tirtadi, Imam Masnadi, Silfi Nur Ayu, dan Ahmad Fahri Mukarobin. “Ada lima anak, salah satunya perempuan. Dari pengakuan mereka, Kamis malam mereka tiba di Tabanan naik truk dan rencananya ke Denpasar kumpul dengan teman-teman punk lainnya. Tetapi kehabisan bekal, mereka memutuskan untuk mengamen,” beber Kepala Satpol PP Tabanan I Wayan Sarba. Bahkan setelah didata oleh petugas, kelima anak yang mengaku berasal dari Jember ini masih berstatus pelajar. Kelimanya dianggap telah melanggar Perda No. 12 Tahun 2002 tentang ketertiban umum. “Setelah kita data, mereka kita suruh push up 100 kali sebagai pembinaan, selanjutnya langsung dipulangkan ke daerah asal,” ucapnya. Tidak hanya menjaring lima anak punk, dalam penegakan Perda Administrasi Kependudukan Kabupaten Tabanan, petugas juga

Di-”puput” Delapan Sulinggih serta ”Penganceng” Puri Kediri

SETELAH beragam rangkaian upacara digelar sejak Anggara Umanis Wariga atau tepatnya pada tanggal 1 Mei 2018, Puncak Karya Agung ring Kahyangan Dalem Prabu lan Prajapati Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan digelar Sukra Kliwon Pujut, Jumat (29/6) kemarin. Rangkaian puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Mupuk Padagingan ring Kahyangan Dalem Prabu lan Prajapati Desa Pakraman Beraban, di-puput delapan sulinggih, yakni Ida Rsi Geria Tegal Nyitdah, Ida Rsi Geria Gablogan, Ida Pedanda Geria Taman Blayu, Ida Pedanda Geria Perean Kediri, Ida Pedanda Geria Buda Jadi, Ida Rsi Geria Tumbak Bayuh, Ida Pedanda Geria Jumpung Sandan, Ida Pedanda Geria Beji Pejaten dan Penganceng Puri Kediri. Ketua II Panitia Karya yang juga Klian Adat Banjar Batan Buah Kaja Made Suana didampingi Bagian Humas I Nyoman Sukanada menerangkan, puncak karya diawali dengan upacara Ngenteg Linggih, Ngingkup, dan Padudusan Agung pada pagi harinya, barulah di sore harinya Ida Batara katuran pujawali. Rangkaian karya juga dilengkapi dengan tari wali seperti Rejang Dewa, Topeng Sidakarya dan Baris Gede yang dibawakan oleh krama Desa Pakraman Beraban.

TARI WALI - Prosesi puncak karya agung di Kahyangan Dalem Prabu lan Prajapati Beraban diiringi tari wali, salah satunya tari Baris Gede. “Usai puncak karya, Ida Batara nyejer selama 11 hari. Saat itu krama akan melakukan mapranian mapeed yang akan dilakukan bergiliran oleh krama di tiap-tiap banjar,” terangnya. Setelah nyejer selama 11 hari, dilanjutkan dengan rangkaian upacara abulan pitung dina, yang juga diisi upacara nyegara gunung. Diharapkan karya agung ini membawa keseimbangan sekala dan niskala, sekaligus menciptakan kesejahteraan bagi seluruh krama desa adat setempat. Seperti diberitakan sebelumnya, krama Desa Pakraman Beraban menggelar Karya Agung terbesar untuk ketiga kalinya, setelah sebel-

umnya di tahun 1991 pernah dilakukan upacara serupa. Hal ini terkait dengan telah rampungnya perbaikan sejumlah palinggih, baik di Kahyangan Dalem Prabu maupun perbaikan serta pembangunan di Pura Prajapati, mengingat kondisi palinggih yang sudah mulai dimakan usia, serta perluasan pembangunan di areal Beji Telepud. Beji Telepud saat ini menjadi salah satu beji dengan penataan yang luar biasa indah, dari yang sebelumnya hanya tiga are saat ini telah ditata dengan taman yang asri dan dibuatkan palinggih dengan luas areal beji saat ini sekitar 14 are. Tidak hanya itu, karya agung di Desa Beraban ini

mendapat apresiasi luar biasa dari Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Menurutnya, lancarnya jalannya seluruh rangkaian upacara menjadi bukti telah terjaganya persatuan dan kesatuan serta hubungan yang harmonis antar-krama Desa Adat Beraban. Bahkan, Bupati Eka juga berpesan agar kekompakan itu dapat berkelanjutan, dan tidak ada perpecahan. Selalu jaga kerukunan dan kedamaian. Ditambahkan, seni budaya, adat istiadat, spiritual, agama harus mampu berjalan selaras, karena itulah pemersatu bangsa.“Seni budaya, adat istiadat, agama ini harus bisa berjalan selaras. Karena itulah pemersatu bangsa,” ucapnya. (ad1152)

500 Asuransi Nelayan Kedaluwarsa Tahun 2018 telah memiliki asuransi, sekitar 500 orang dibayarkan preminya pada tahun 2017 dan akan segera berakhir pada Agustus 2018 ini. Sementara sisanya terdaftar di tahun 2018, sehingga asuransi akan berakhir masa preminya pada tahun 2019 mendatang. Saat ini untuk kelanjutkan asuransi nelayan ini, pihak Dinas Perikanan dan Kelautan bersama PT Jasindo melakukan sosialisasi ke nelayan dalam hal perpanjangan premi asuransi. ‘’Banyak nelayan yang berminat untuk melakukan perpanjangan. Karena sudah merasakan manfaatnya. Hanya premi yang dibayarkan pemerintah pusat cuma setahun dan nelayan yang sudah mendapatkan bantuan premi tidak bisa lagi mendapatkan bantuan yang sama,’’ jelas Subagia. Di sisi lain, banyak nelayan yang hendak

memperpanjang asuransi nelayan. Untuk itu, Dinas Perikanan dan Kelautan sendiri sedang berusaha agar premi untuk perpanjangan asuransi ini bisa ditanggung oleh dana APBD Kabupaten. ‘’Tetapi ada juga nelayan yang berminat memperpanjang dengan mandiri,’’ ujar Subagia. Dalam mendapatkan asuransi, kata Subagia nelayan harus memiliki kartu nelayan. Dari data ada sekitar 108 nelayan yang masih belum memiliki kartu nelayan. Agar bisa mendapatkan kartu nelayan ini, kata Subagia pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kelompok nelayan. Untuk membuat kartu nelayan hanya diperlukan surat pernyataan jika pekerjaannya memang nelayan serta kartu identitas diri. Persyaratan ini dikumpulkan di masing-masing kelompok dan kemudian diajukan ke Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan. Dari dinas akan di-input data tersebut melalui aplikasi yang berhubungan langsung dengan server pusat. Syarat ini akan diverifikasi dan jika lolos, maka kartu nelayan akan dikeluarkan dan bisa diambil ke Provinsi. ‘’Pembuatan kartu nelayan tidak sulit. Jadi bagi nelayan yang belum memiliki kartu nelayan agar segera mengurus sehingga bisa mendapatkan asuransi nantinya,’’ ujar Subagia. Setelah mendapatkan kartu nelayan, barulah proses asuransi nelayan bisa dilakukan. Di mana syarat ini akan diberikan ke PT Jasindo sebagai pelaksana. Setelah diverifikasi pusat, maka bantuan premi sebesar Rp 170 ribu per tahun diberikan dan berlaku selama 12 bulan. Manfaat dari asuransi ini adalah mendapatBali Post/kmb24 kan tanggungan jika nelayan mengalami MELAUT - Nelayan di Pantai Kelating Desa Kelating, Tabanan sedang melaut, Jukecelakaan kerja yang menyebabkan cidera, mat (29/6) kemarin. Guna memberikan perlindungan kepada nelayan, pemerintah cacat maupun meninggal dunia. (kmb24) mengeluarkan program asuransi nelayan.

Tabanan (Bali Post)Memberikan perlindungan pada nelayan saat melakukan aktivitasnya, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kelautan membuat program asuransi untuk nelayan. Preminya dibayar penuh oleh pemerintah selama satu tahun. Tabanan saat ini memiliki 1.208 nelayan, sebanyak 1.100 di antaranya sudah memiliki kartu nelayan. Mereka yang telah mendapatkan asuransi nelayan sebanyak 982 orang. Karena berlaku hanya setahun, 500 asuransi akan kedaluwarsa atau berakhir masa preminya Agustus 2018 ini. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan Made Subagia, Jumat (29/6) kemarin mengatakan, premi asuransi yang diberikan pemerintah pusat memang hanya berlaku selama satu tahun. Dari 982 nelayan yang


BULELENG

8

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

LINTAS

‘’Bhakti Panganyar’’ di Pura Mandara Giri Semeru Agung

Air Danau Meluap, Twin Lake Festival Tetap Digelar

Bali Post/kmb38

Bali Post/kmb38

PENGANYAR – PNS dan pimpinan OPD Pemkab Buleleng menggelar upacara Bhakti Panganyar ke Pura Mandara Giri Lumajang, Jatim, Jumat (29/6) kemarin. Singaraja (Bali Post) – Pemkab Buleleng menggelar upacara Bhakti Panganyar serangkaian piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Jumat (29/6) kemarin. Rombongan dipimpin Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Piodalan pada tahun ini serangkaian pujawali krama setiap tahun bersamaan dengan Purnama Sasih Kasa. Bhakti Panganyar diikuti pimpinan Organisasi Perangat Daerah (OPD) dan pegawai di lingkungan Pemkab Buleleng. Persembahyangan di-puput Ida Pedanda Gede Giri Ananta dari Geria

Kemenuh Kusuma Jembrana, dan Ida Pedanda Gede Wayan Kerta Yoga dari Geria Panji Buda Keling Bebandem Karangasem. Pemkab juga menyerahkan dana punia Rp 15 juta. Sekda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka mengatakan, Bhakti Panganyar ini rutin dilaksanakan setiap tiap tahun. Momen penting ini tidak lain tujuannya sebagai wujud syukur kepada Tuhan dan selalu memohon keselamatan alam termasuk kerahayuan. “Tentunya kita berdoa agar seluruh masyarakat Buleleng diberikan keselamatan dan kerahayuan,” katanya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Twin Lake Festival (TLF) IV 2018 dipastikan akan tetap digelar, meskipun air Danau Buyan Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada meluap. Akibat luapan air danau, lokasi panggung utama TLF terpaksa dipindah ke areal parkir menghadap ke utara. Sedangkan stan pameran pertanian dan produk Usaha Kecil Menengah (UKM) ditempatkan di sepanjang jalan di pinggir danau. TLF IV dijadwalkan dibuka Rabu (4/7) sampai Sabtu (7/7) mendatang. Persiapan sudah dilakukan mulai Jumat (29/6) kemarin. Tenda untuk stan pameran yang berada di pinggir ruas jalan depan areal parkir mulai dipasang. Di tengah persiapan awal itu, Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) didampingi Kepala Dinas Pertanian (Distan) Nyoman Genep meninjau ke lokasi TLF. Bupati mengatakan, karena air danau meluap tidak bisa diprediksi, sehingga pihaknya ha-

rus mengubah posisi panggung utama. Air danau mengalami pasang yang menyebabkan lokasi yang biasanya dijadikan lokasi panggung TLF sekarang terendam air danau. Bahkan, luapan air danau ini menenggelamkan tanggul di tepian danau. Hal ini merupakan kondisi alam yang tidak bisa dihindari. Gelaran TLF ini tidak sekadar festival yang menghabiskan anggaran. Namun, konsep TLF adalah membangkitkan kepedulian dan perhatian semua kalangan terhadap kondisi danau. Perubahan

Sabtu Ini, Jenazah Pariani Diserahkan ke Orangtua Singaraja (Bali Post) – Jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kadek Pariani (33), asal Dusun Alassari, Desa Pacung, Kecamatan Tejakula dijadwalkan tiba di Bali Sabtu (30/6) ini. Pemulangan jenazah dari Istanbul, Turki sampai di Jakarta. Penerbangan lanjutan dari Jakarta menuju Bali yang dijadwalkan Jumat (29/6) pagi hingga petang kemarin tertunda. Ini karena, penutupan operasional Bandara Internasional Ngurah Rai di Denpasar menyusul sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Agung di Kabupaten Karangasem. Beruntung, bandara kembali beroperasi, sehingga pemulangan jenazah almarhum kembali dijadwalkan. Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Bali bersama Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Buleleng

akan menyerahkan jenazah kepada orangtuanya, Wayan Karidana dan istrinya Made Sri Gati. Kepala Bidang Penempatan Perluasan Kerja (Pentaluas) Disnakertrans Buleleng Wayan Susila Jumat (29/6) kemarin, mengatakan, menyusul kepastian jadwal pemulangan jenazah almarhum, pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak keluarga. Dari koordinasi dengan pihak BP3TKI, dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta menuju Ngurah Rai Denpasar jenazah diterbangkan Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 10 pada Jumat (29/6) malam pukul 21.15 waktu Jakarta. Kalau tidak ada hambatan teknis seperti penutupan Bandara Ngurah Rai akibat erupsi Gunung Agung, maka jenazah dijadwalkan tiba di Bali pada Sabtu (30/9) dini hari sekitar pukul 00.05 wita. Selanjutnya, BP3TKI Bali

mengantar jenazah menuju rumah orangtuanya Dusun Alassari Desa Pacung. “Kasil koordinasi dengan pihak BP3TKI pemulangan dari Jakarta ke Bali dijadwalkan malam dan perkirakan sampai di pihak keluarga esok hari (Sabtu, 30/6 ini -red). Penyerahan kepada keluarga hari itu juga dan kami sudah sampaikan kepada orangtua almarhum,” katanya. Sementara itu, orangtua almarhum Pariani, Wayan Karidana mengaku sudah mendapat kepastian informasi jadwal pemulangan jenazah anaknya itu. Dia pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, BP3TKI dan Konsulat Republik Indonesia (Konsul RI) di Istanbul, Turki yang telah memulangkan jenazah Pariani. Pria yang kesehariannya bertani ini mengaku tidak dikenakan biaya pemulangan jenazah almarhum Pariani. Terkait kapan upacara

penguburan sesuai kebiasaan di desanya, Karidana dan istrinya Seri Gati mengaku sudah melakukan persiapan upacara penguburan. Sesuai hari baik, dia akan mengupacarai almarhum pada Minggu (8/7) mendatang dengan tingkatan upacara makingsan di segara. “Tiang (saya - red) mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak pemerintah dan kedutaan di Turki yang membantu sehingga jenazah bisa dipulangkan dan saya tidak diminta biaya dan nanti kami upacarai sesuai tradisi adat di desa,” tegasnya. Kadek Pariani (33) menjadi PMI di Turki sebagai terapis spa. Sejak keberangkatannya sekitar setahun lalu, dia menderita sakit sampai opname 15 hari di Turki. Dia menderita penyakit komplikasi paru-paru dan stroke. Akibat penyakitnya itu, Pariani meninggal dunia di rumah sakit pada Minggu (24/6) lalu. (kmb38)

Beberapa Desa Terpapar Abu Vulkanik Gunung Agung

Bali Post/kmb38

VULKANIK – Warga Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu menemukan debu vulkanik erupsi Gunung Agung, Kamis (28/6) malam lalu.

Singaraja (Bali Post) – Beberapa desa di Buleleng mulai terpapar debu vulkanik setelah Gunung Agung di Kabupaten Karangasem erupsi pada Kamis (28/6). Sebaran abu vulkanik ini ditemukan di Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu. Selain itu, beberapa warga di Desa Cempaga, Kecamatan Banjar juga mengaku menemukan sebaran debu vulkanik tersebut. Rata-rata, intensitas sebarannya masih tergolong kecil. Perbekel Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, Nengah Suparna, Jumat (29/6) kemarin menjelaskan, sejak malam hari angin di wilayah desa bertiup kencang. Awan saat saat itu agak gelap seperti mendung. Ketika istrinya menyapu di teras rumah, istrinya memanggil karena lantai teras kotor oleh debu. Saat diamati, debu terlihat halus dengan warna abu-abu pekat. Istrinya kemudian menyapu sambil mengumpulkan debu tersebut. Teringat dengan informasi yang beredar di media sosial (medsos) dan juga pemberitaan di media massa, Suparna curiga kalau debu yang di teras rumahnya itu merupakan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung. “Setelah disapu dan dikumpulkan rupanya cukup banyak debu dan sangat halus warnanya ab-abu agak hitam. Dari malam hari banyak beredar kabar Gunung Agung erupsi saya perkiraan debu itu dari letusan Gunung Agung. Saya tanya tetangga juga menemukan debu yang sama, sehinga ini pasti debu Gunung Agung,” katanya. Selain di teras rumah, debu

vulkanik juga ditemukan menempel pada daun tanaman di sekitar rumahnya. Selain itu, debu vulkanik juga ditemukan menempel di jok dan bodi sepeda motor. Sampai siang kemarin, awan di sekitar Desa Kedis tampak gelap mirip mendung. Meski terpapar abu vulaknik, aktivitas warganya masih normal. Hanya, warga yang akan keluar rumah beberapa di antaranya menggunakan masker untuk menghindari gangguan pernapasan akibat menghirup udara bercampur debu vulkanik. “Awan di desa kami tadi masih agak gelap dan kebetulan saya pergi ke Kota Singaraja ternyata langit terang, dan mungkin saja itu pengaruh sebaran debu vulkanik Gunung Agung,” jelasnya. Sementara itu, menyusul erupsi Gunung Agung, hingga kemarin, belum ada warga Karangasem yang mengungsi ke Buleleng. Meski demikian, pemerintah desa bersiap kalau sewaktu-waktu warga dari Karangasem kembali mengungsi ke Buleleng seperti erupsi sebelumnya. Pemkab Buleleng kembali mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pengungsi Gunung Agung. Sebelumnya, satgas yang diketuai Asisten I Sekkab Buleleng Made Arya Sukerta, S.H. ini telah dibubarkan setelah ribuan pengungsi meninggalkan Buleleng karena situasi Gunung Agung kembali normal. Satgas ini melibatkan Dinas Sosial (Dinsos) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat, dan Perbekel Desa. (kmb38)

alam itu menjadi refleksi dalam penataan kawasan danau ke depan. Situasi perubahan kondisi danau, di mana air naik dan sebaliknya ketika air surut bisa tetap menjadi perhatian semua komponen masyarakat. “Ini fenomena alam dan tidak bisa kita prediksi, sehingga lokasi panggung kita ubah agar TLF tetap bisa digulirkan,” katanya. Terkait normalisasi dan penataan danau oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, Bupati menyebut upaya ini sedang diprogramkan oleh BWS. De-

sain penataan untuk menjaga kelestarian danau pun sedang disusun, sehingga pemkab tinggal menunggu realisasi kebijakan tersebut. Penataan oleh BWS dan meliputi menangani pendangkalan danau dengan pembuatan kolam untuk menampung banjir ketika hujan yang menghayutkan material sedimentasi masuk areal danau. Pembuatan tanggul yang difungsikan menunjang pariwisata alam dan pengendalian pola pertanian di hulu danau. (kmb38)

Mapindo Singaraja Yudisium 79 Lulusan Jamin Diserap Industri Pariwisata dan Kapal Pesiar

YUDISIUM – Sebanyak 79 lulusan Sekolah Pariwisata Mapindo Cabang Singaraja diyudisium, Jumat (29/6) kemarin, di sekolah setempat. MAPINDO Cabang Singaraja salah satu lembaga pendidikan pariwisata terbesar dan terlengkap di Bali. Tahun ajaran 2017/2018 ini, Mapindo Cabang Singaraja meluluskan 79 siswanya melalui Yudisium XVIII di kampus setempat, Jumat (29/6) kemarin. Puluhan lulusan ini dipastikan diserap di industri pariwisata baik hotel, restoran, maupun di kapal pesiar. Yudisium dihadiri Direktur Mapindo Cabang Singaraja ditulis I Dewa Komang Suardana, S.E., M.M. bersama pengurus Yayasan Triatmajaya. Selain itu, yudisium juga disaksikan Kabid Penempatan dan Perluasan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Wayan Susila, pengurus Badan Pimpinan Cabang Persatuan Hotel Restoran Indonesia (BPC PHRI), aparat Desa Anturan, Kecamatan Buleleng, dan undangan lain. Suardana didampingi Ketua Panitia Yudisium Ni Made Dina Julianti, S.Pd., M.Si. mengatakan, lulusan yang menamatkan studinya ini berasal dari dua jurusan yakni Diploma 1 (D-1) Food & Beverage (FB) dan Rooms Devision (RD) dan Diploma 2 (D-2) Food & Beverage. Dari semua lulusan ini yang mengikuti prosesi yudisium sebanyak 79 lulusan. Sisanya, tidak mengikuti karena sedang magang dan ada juga sudah diterima bekerja. Dari semua lulusan itu, Mapindo Cabang Singaraja menetapkan seorang lulusannya Kadek Adi Wiguna sebagai lulusan berpretasi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,73. Kepada lulusan tahun aja-

ran 2017/2018 ini, Suardana optimis dapat bersaing dalam bursa kerja pariwisata Bali dan luar negeri. Pihaknya juga yakin kalau lulusan Mapindo tidak ada yang menganggur setelah menamatkan studinya. Ini karena dari selama mengikuti sekolah, lulusan tidak hanya diajarkan materi sesuai kurikulum yang ada, namun keahlian lulusannya dibina dengan baik. “Dengan proses pendidikan baik teori dan praktik, lulusan kami ini siap bekerja di bidang pariwisata. Seharusnya, semua lulusan diyudisium, namun karena ada yang sudah bekerja jadi tidak bisa mengikuti prosesi ini dan itu bukti bahwa lulusan kami ini siap kerja dan tidak sampai menganggur setelah tamat sekolah,” katanya. Menurut Suardana, nama besar Mapindo sebagai lembaga pencetak tenaga kerja pariwisata terampil tidak lepas dari penerapan kurikulum dan fasilitas lengkap dan terbesar dibandingkan lembaga pendidikan lain di daerah ini. Dia mencontohkan, dalam hal praktik, siswa tidak lagi dikenakan biaya karena sudah dimasukkan dalam biaya keseluruhan selama studi. Selain itu, bahan dan perlengkapan praktik pun ditanggung sekolah. Yang paling penting lagi adalah praktik ini tidak sekadar mencari nilai, namun para pengajar Mapindo membina siswa untuk praktik seperti aktivitas bekerja yang sebenarnya. Kunggulan lain adalah khusus untuk keahlian kapal pesiar, Mapindo saat ini telah membentuk lembaga sertifikasi Basic

Safety and Treaning (BST). Ini merupakan upaya untuk menjawab tantangan pasar kerja di mana bekerja di kapal pesiar wajib memiliki sertifikat BST ini. “Kalau secara biaya pendidikan kami yang paling murah dan semua fasilitas praktik dan bahan disiapkan, sehingga siswa tidak dikenakan biaya praktik. Selain fasilitas di sekolah, lembaga kami juga memiliki hotel untuk mengasah kemampuan yang mana suasana real seperti bekerja di dunia pariwisata,” jelasnya. Untuk mewujudkan lulusan berkualitas, Suardana mengaku model pendidikan yang dijalankan adalah mengutamakan kualitas pendidikan. Ini dibuktikan setiap penerimaam siswa baru, lembaganya tidak sematamata mengejar jumlah siswa. Namun, Mapindo memberi kualitas layanan pendidikan pariwisata dengan standar kompetensi. Untuk mencapai target itu, peran tenaga pengajar tidak cukup memenuhi kualifikasi pendidikannya saja, namun para pengajar Mapindo Cabang Singaraja memiliki pengalaman di bidangnya baik di hotel, restoran, dan pengalaman bekerja di kapal pesiar. “Tantangan kami banyaknya lembaga yang sama. Situasi ini kami atasi dengan mengedepankan kualiats pendidikan dan tidak hanya mendapat siswa baru yang banyak. Pengajar kami sendiri selain kualifikasi pendidkan S-1 dan S-2, juga telah berpengalaman di industri pariwisata,” jelasnya. (ad1144)


GIANYAR

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

DPRD Gianyar Terima Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017

PENJABAT (Pj) Bupati Gianyar Dr. I Ketut Rochineng, S.H., M.H. menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Gianyar tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2017 pada rapat paripurna DPRD Gianyar yang digelar di ruang sidang DPRD Gianyar, Jumat (29/6) kemarin. Rapat paripurna dibuka Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta. Dalam pertanggungjawabannya, Pj. Bupati Rochineng menyampaikan, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan, terdapat tujuh jenis laporan yaitu Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan Atas Laporan

Keuangan. Secara garis besar, Rochineng menyampaikan, Pendapatan Daerah yang direncanakan Rp 1,81 triliun lebih sampai berakhirnya tahun anggaran 2017 terealisasi sebesar 99,91 persen. Dengan rincian, PAD yang terdiri atas Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah direncanakan sebesar Rp 666,84 miliar lebih, dapat direalisasikan sebesar Rp 697,99 miliar lebih atau 104,67 persen. Pendapatan Transfer yang terdiri atas Transfer Pemerintah Pusat dan Transfer Pemerintah Provinsi direncanakan sebesar Rp 1,14 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 1,10 triliun. Penurunan ini disebabkan terjadinya penurunan transfer dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 26,18 miliar lebih serta penurunan Transfer dari

RAPAT PARIPURNA - Rapat paripurna DPRD Gianyar, Jumat (29/6) kemarin.

Pemerintah Provinsi sebesar Rp 11,38 miliar lebih. Sedangkan Lain-lain Pendapatan yang Sah yang terdiri atas Pendapatan Hibah direncanakan sebesar nol rupiah, terealisasi sebesar Rp 6 miliar lebih. Hal ini karena adanya pendapatan yang berasal dari program hibah air minum perkotaan bantuan AUSAID dan hibah air minum perkotaan dari APBN. Sementara Belanja Daerah yang terdiri dari Belanja Operasional, Belanja Modal, Belanja Tak Terduga dan Belanja Transfer dalam Tahun Anggaran 2017 direncanakan sebesar Rp 2,05 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 1,92 triliun lebih atau 93,93 persen. Rinciannya, Belanja Operasional direncanakan sebesar Rp 1,36 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp 1,27 triliun lebih atau 93,54 persen. Belanja Modal direncanakan sebesar Rp 437,75 miliar lebih, terealisasi sebesar Rp 409,36 miliar lebih atau 93,52 persen. Belanja Tak Terduga direncanakan sebesar Rp 1,50 miliar, terealisasi sebesar Rp 180 juta lebih atau 12,06 persen. Sementara Belanja Transfer yang direncanakan sebesar Rp 249,84 miliar lebih, terealisasi sebesar Rp 242,96 miliar lebih atau 97,25 persen. ‘’Tahun Anggaran 2017 merupakan tahun keempat secara berturut-turut Kabupaten Gianyar memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari BPKRI Perwakilan Provinsi Bali,’’ tambah Rochineng. (ad1154)

Pariwisata Masih Stabil Gianyar (Bali Post) Gunung Agung yang kembali aktif memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku pariwisata. Terlebih erupsi sempat membuat Bandara Internasional Ngurah Rai ditutup. Hal itu diungkapkan Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta, Jumat (29/6) kemarin. Meski demikian, pejabat yang akrab disapa Gung Ari ini menegaskan, sejauh ini erupsi belum berdampak terhadap sektor pariwisata Kabupaten Gianyar. ‘’Setelah ada informasi mengenai erupsi, kami langsung melakukan monitoring terhadap kondisi pariwisata. Tadi (kemarin - red) saya juga langsung memantau sejumlah akomodasi baik hotel dan restoran di Ubud. Sampai saat ini kondisi masih normal,’’ ucapnya. Dia mengatakan, saat ini tingkat hunian atau okupansi hotel dan homestay di kawasan Ubud masih pada kisaran 60 persen. Tidak hanya itu, kunjungan wisatawan mancanegara ke sejumlah objek wisata di kawasan Ubud juga tergolong ramai. ‘’UHSA, UHA dan PHRI juga sudah dikonfirmasi. Sementara okupansi masih antara 55 persen hingga 60 persen,’’ ungkapnya. Ditambahkannya, sejumlah negara penyumbang wisatawan juga belum merespons terkait

kembali aktifnya Gunung Agung. Kondisi ini diperkirakan karena erupsi gunung api ini tidak stabil. ‘’Belum ada warning dari beberapa negara. Pastinya kita berharap kondisi ini tidak berlangsung lama sehingga tidak berdampak signifikan terhadap pariwisata,’’ harapnya. Sementara itu, Kepala BPBD Gianyar A.A. Gde Oka Digjaya menyampaikan, dampak erupsi Gunung Agung sempat terasa di wilayah Payangan pada Kamis (28/6) malam. Namun pagi kemarin, dampaknya sudah tidak dirasakan warga setempat. ‘’Ini terus kita amati. Bila sampai ada abu vulkanik yang kembali sampai di Gianyar, tentu akan segera diambil tindakan,’’ tegasnya. Menghadapi kemungkinan tersebut, pihaknya pun sudah menyiapkan ribuan masker. Namun sampai saat ini maskermasker tersebut belum dibagikan. Pemkab Gianyar juga bersiap bila terjadi pergerakan pengungsi hingga ke wilayah Gianyar. ‘’Tentunya kita tunggu juga petunjuk pimpinan. Yang pasti, bila kembali datang pengungsi, lokasi yang bisa digunakan adalah Lapangan Sutasoma,’’ ungkapnya. (kmb35)

Panwaslu Belum Temukan Pelanggaran

Gianyar (Bali Post) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Gianyar hingga Jumat (29/6) kemarin belum ada menerima laporan dugaan tindak pidana pemilu dan dugaan pelanggaran administrasi dalam pemungutan dan penghitungan suara. Namun, Panwaslu Gianyar tetap menunggu bila ada pengaduan selama batas waktu tujuh hari pascapencoblosan. Ketua Panwaslu Gianyar Wayan Hartawan menjelaskan, sesuai mekanisme, selama tujuh hari pascapencoblosan Panwaslu wajib menunggu laporan bila ada yang menemukan indikasi kecurangan. Bila sepanjang batas waktu tersebut tidak ada aduan, maka dipastikan pencoblosan dan tahapan penghitungan suara Pilgub Bali dan Pilbup Gianyar bebas dari indikasi pelanggaran tindak pidana pemilu. ‘’Termasuk juga pelanggaran administrasi atau indikasi praktek politik uang, bila ditemukan tolong melapor ke Panwaslu,’’ katanya. Hartawan mengatakan, selain menunggu laporan, pihaknya juga sudah melakukan pengawasan ketat sejak sehari sebelum pencoblosan. Sejauh ini petugas pengawas tidak menemukan adanya indikasi pelanggaran. ‘’Hingga kini memasuki tahap penghitungan suara juga belum ditemukan ataupun ada laporan pelanggaran,’’ tegasnya. Terkait hal ini, ia pun mengklaim tahapan Pilgub Bali dan Pilbup Gianyar berjalan dengan kondusif dan lancar. Bahkan pilkada kali ini lebih kondusif dari pemilu sebelumnya. ‘’Kalau dibandingkan pilkada sebelumnya,

Pura Gegaduhan Jagat Singakerta, Ubud, Jumat (29/6) sore. Penjabat Bupati Ketut Rochineng dalam sambutan yang dibacakan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar Gusti Ngurah Wijana berharap dengan adanya kemah bu-

daya penanaman sikap dan perilaku untuk menumbuhkan kesadaran dan kecintaan terhadap seni-budaya dapat digetoktularkan kepada seluruh generasi muda yang ada di Kabupaten Gianyar. Kabupaten Gianyar merupakan pusat seni budaya

I Wayan Hartawan

Bali Post/nik

’’Hingga kini memasuki tahap penghitungan suara juga belum ditemukan ataupun ada laporan pelanggaran.’’

Cetuskan Desain Wayang Kulit Pancadatu Gianyar (Bali Post) Drs. I Gede Suartana merupakan salah satu perajin perak di Desa Celuk Kecamatan Sukawati. Selain pebisnis, dia juga seorang dalang wayang. Saking cintanya dengan seni pedalangan, pria yang akrab disapa Jro Dalang Gede Suartana ini berkreasi memadukan wayang dengan kerajinan. Alhasil tercetuslah desain ukiran wayang kulit dengan campuran l o g a m pancadatu. Karya yang menarik ini sudah tercatat dalam hak cipta atas nama I Gede

Suartana. Kegemaran Jro Dalang Gede Suartana memainkan wayang muncul sejak masa kanak-kanak. Tepatnya ketika ia duduk di kelas III SD di tahun 1971. Kala itu, pria kelahiran 23 Desember 1960 ini mulai belajar medalang dan sudah dapat pentas wayang peteng dengan menggunakan kelir beberapa kali. Pementasannya di antaranya di Puri Anyar Singapadu, di Bale Banjar Tangsub, di Pura Desa Celuk dan di depan rumah almarhum Dalang I Made Anggur yang juga selaku guru dalang. ‘’Zaman itu belum tren istilah dalang cilik,’’ ujar pemilik Mar’s Artshop dan Maramis’S Artshop, Desa Celuk ini. Hingga kini Jro Dalang Gede Suartana sudah kerap tampil di berbagai pementasan di Bali, seperti di Badung, Tabanan, Desa Batuan, Pura Desa Celuk, Klenteng Sukawati, termasuk mengisi acara pada event Celuk Jewellery Festival pada Oktober 2017 lalu. Tidak hanya itu, pada 31 Mei 2014, ia

juga berkesempatan mengikuti Festival Wayang Dunia di Nanchong Cina bersama Dalang I Wayan Tunjung dan Dalang Jennifer dari Amerika. Berbalut rasa kecintaannya terhadap seni pewayangan, Jro Dalang pun

Kader Pelestari Budaya Gianyar Gelar Kemah Budaya

KEMAH BUDAYA - Suasana pembukaan Kemah Budaya.

yang sekarang lebih kondusif,’’ ujarnya. Beberapa bulan sebelumnya, pihaknya hanya memperoleh beberapa laporan keterlibatan sejumlah oknum ASN dan perangkat desa. Hal ini terjadi selama masa kampanye. Hartawan memastikan semua laporan tersebut sudah diproses. ‘’Yang bersangkutan sudah kami tindaklanjuti dan di antara mereka sudah ada yang mendapat SP-1,’’ bebernya. Sementara itu, Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Dewa Gede Mahaputra menyampaikan jajarannya masih melakukan pengawasan rekapitulasi suara pada PPK di masing-masing kecamatan. Selama proses ini pihaknya mengerahkan ratusan personel pengamanan. ‘’Personel masih berjaga di PPK. Sesuai agenda, diperkirakan ini akan berlangsung selama tiga hari pascapemilihan,’’ ungkap Mahaputra. (kmb35)

Gede Suartana

Tumbuhkan Cinta Seni-Budaya

KADER Pelestari Budaya Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Kemah Budaya ke-8 yang dilaksanakan selama empat hari, mulai 29 Juni – 2 Juli 2018 di SDN 6 Singakerta, Ubud. Kemah Budaya rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Antusiasme siswa dalam mengikuti Kemah Budaya s e t i a p t a h u n n y a m e n i ngkat. Tahun lalu peserta hanya berjumlah 44 siswa dari 11 SMA/SMK, dan kali ini diikuti oleh 56 siswa dari 14 SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar. Kemah Budaya mengusung tema ‘’Kaurmatan Anuraga’’ yang bermakna membangkitkan kehormatan jati diri budaya yang ada di Gianyar, untuk memicu kesadaran akan jati dirinya sendiri. Kemah Budaya dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar Gusti Ngurah Wijana yang ditandai dengan pemukulan gong. Acara pembukaan Kemah Budaya berlangsung di Wantilan

9

yang memiliki peninggalan sejarah. ‘’Sudah saatnya kita mengembangkan seni dan budaya untuk menjaga taksu Kabupaten Gianyar sebagai lumbung seni di Bali,’’ ujar Ngurah Wijana. Ketua Pelaksana Kemah Budaya Komang Nitya Nanda mengatakan, kemah budaya ini memanfaatkan momen liburan sekolah para siswa SMA/SMK dengan kegiatan yang bermanfaat. Kemah budaya sebagai ajang rekrutmen anggota baru untuk bergabung dalam Kader Pelestari Budaya yang bergerak di bidang pendidikan pelestarian dan pengembangan potensi bagi generasi muda di Kabupaten Gianyar. ‘’Kami berharap dengan adanya kemah budaya, generasi muda akan dapat memahami nilai-nilai budayaan dan mampu memberikan wawasan yang mereka dapat di kemah budaya ini kepada generasi muda lainnya yang ada di Gianyar khususnya,’’ ujarnya. (ad1156)

berkreasi supaya wayang terlihat indah dan menarik. Hadirlah Wayang Pancadatu. Seperti namanya, disain wayang berornamen lima logam mulia ini terdiri dari unsur emas, perak, tembaga, besi dan asa-asa (campuran empat logam tersebut). Wayang Pancadatu ini juga dihiasi lima permata yakni mirah (merah), basing (hitam), bidura (putih), mirah cempaka (kuning) dan safir (abu-abu). ‘’Maka wayang ini kami hias dengan logam pancadatu yang sekaligus baik untuk menarik aura kesucian,’’ jelas bapak dari dua anak ini. Menurut Jro Dalang, konsep wayang pancadatu ini memiliki kekuatan mistis menarik aura kesucian. Selama ini unsur panca datu kerap dipakai untuk upacara padagingan atau ditanam pada dasar palinggih-palinggih dan bangunan. Mengingat wayang adalah budaya adi luhung utameng lungguh, selain sebagai tontonan dan tuntunan, wayang juga dipakai untuk nunas atau mohon tirta. ‘’Tirta wayang sering disebut dengan tirta sudamala, dipergunakan untuk meruwat bayi yang lahir katadah kala atau lahir di wuku Tumpek Wayang. Juga untuk meruwat orang sakit atau istilahnya mabayuh, meruwat karang panes dan mohon tirta sudamala pada saat ngaben dan nyekah,’’ terangnya. Tampilan Wayang Pancadatu ini memiliki keunikan tersendiri dari wayang kulit lainnya. Kedua sisi wayang dihias sama persis dengan ornamen logam dan permata pancadatu. Dari segi berat, memang lebih berat dari wayang kulit biasa. Maka itu, Wayang Pancadatu ini hanya dipentaskan untuk wayang lemah. “Kalau pentas wayang peteng dengan kelir, saya pergunakan wayang yang lain,’’ katanya. Desain Wayang Pancadatu karya Jro Dalang Suartana sudah didaftarkan sebagai Hak Cipta Desain Tetatahan Logam Pancadatu pada Wayang Kulit dan Hak Cipta Desain Bunbunan Jejawanan pada Wayang Kulit di Direktorat Hak Cipta dan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum dan HAM-RI. (kmb35)


JEMBRANA

10

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Bali Post/kmb26

Antisipasi Penumpang Pindah Jalur Darat

ASDP Selat Bali Operasikan 32 Kapal Negara (Bali Post) –

Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Gilimanuk selaku penyedia jasa penyeberangan KetapangGilimanuk menyiapkan 32 armada kapal, untuk melayani bus-bus para penumpang pesawat yang memilih jalur darat akibat Bandara Ngurah Rai ditutup. Berdasarkan pengamatan, Jumat (29/6) kemarin, arus lalu lintas kendaraan baik yang masuk melalui Pelabuhan Gilimanuk maupun keluar setelah penutupan Bandara Ngurah Rai masih ramai lancar. Bahkan sejak pagi,

arus kendaraan dan penyeberangan tergolong normal. Loket yang disediakan baik untuk kendaraan pribadi maupun umum masih dapat menampung. Beberapa kendaraan yang melintas termasuk bus dan kendaraan barang juga

bisa langsung masuk ke kapal. Di antaranya merupakan para penumpang pesawat yang terpaksa harus ke bandara di Surabaya untuk melanjutkan perjalanan mereka. Dari tujuh unit dermaga yang disediakan di Gilimanuk, yakni Movile Bridge (MB) I, II, III, ponton dan tiga LCM, arus kendaraan cukup lancar. Tidak ada antrean mulai dari subuh hingga siang saat Bandara Ngurah Rai kembali dibuka. General Manager ASDP Ket-

Rekapitulasi di Kecamatan Mulai Dilakukan

Negara (Bali Post) – Pleno rekapitulasi PPK hasil pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018 di Jembrana, mulai dilakukan di masing-masing Kecamatan, Jumat (29/6) kemarin. Rekapitulasi yang melibatkan panitia penyelenggara di desa/kelurahan serta masing-masing saksi pasangan calon (paslon) tersebut dilakukan serentak serta mendapat penjagaan aparat kepolisian. Seperti yang terlihat di Kantor Kecamatan Negara kemarin. Rekapitulasi yang

juga dipantau Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan I Ketut Gede Tangkas, diawali dengan penghitungan seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kelurahan Baler Bale Agung. Di Kelurahan BB Agung tersebut terdapat 18 TPS. Seluruh kotak suara yang sebelumnya disimpan di salah satu ruang di lantai dua, dipindahkan ke ruangan pertemuan untuk dibuka dan dihitung. Kecamatan Negara di antara empat Kecamatan lainnya merupakan kecamatan yang paling banyak pemilih (Daftar Pemilih Tetap) yakni

Bali Post/kmb26

REKAPITULASI – Proses rekapitulasi di tingkat Kecamatan Negara kemarin. Rekapitulasi masing-masing desa/kelurahan itu dijadwalkan hingga tiga hari.

63.986 orang tersebar di 12 desa/kelurahan. Ketut Tangkas di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan, sesuai jadwal rekapitulasi di tingkat kecamatan dilakukan selama tiga hari mulai Jumat kemarin. Dalam proses itu, selain dipimpin langsung Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Komisioner KPU Jembrana juga ikut memantau di masing-masing PPK. “Hasil ini nantinya kita plenokan di kabupaten dan dikirim ke provinsi,” terangnya. Hal serupa juga dilakukan di Kantor Kecamatan Jembrana. Rekapitulasi yang dilakukan di aula Kantor Kecamatan tersebut berlangsung hingga sore kemarin dilakukan untuk lima desa. Yakni Desa Air Kuning, Perancak, Yeh Kuning, Kelurahan Sangakagung dan terakhir Desa Dangintukadaya. Dalam rekapitulasi ini juga mendapatkan pengamanan anggota dari Polsek dan Polres Jembrana. “Kita lakukan pengamanan di masing-masing kecamatan dalam pelaksanaan rekapitulasi,” terang Kabag Ops M. Didik Wiratmoko di selasela meninjau rekapitulasi di kecamatan kemarin. Selain pengamanan di kecamatan, Kantor KPU juga menjadi tempat yang diamankan jajaran Polres saat ini. (kmb26)

apang-Gilimanuk Elvi Yoza dikonfirmasi Jumat kemarin mengatakan, pascapenutupan Bandara Ngurah Rai pelabuhan siap untuk melayani seluruh penumpang. “Dengan situasi saat ini relatif sepi, penyeberangan siap melayani dengan 32 armada. Kami yakin cukup,” terangnya. Dari 32 kapal tersebut, untuk operasional di dermaga MB dan ponton disiagakan 38 unit, sedangkan di LCM 18 unit. Selain dari Denpasar, sejumlah penumpang

Negara (Bali Post) – Tempat pembuangan sampah (TPS) liar di sebelah Terminal Gilimanuk akhirnya ditertibkan Pemerintah Daerah Jembrana, Jumat (29/6) kemarin. Selain ditutup dan kontainer sampah dipindahkan, lahan yang merupakan aset pemerintah daerah itu dibersihkan. Sebelumnya tanah kosong yang berada di pinggir jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk itu sering digunakan untuk tempat membuang sampah. Padahal lahan tersebut sejatinya bukan untuk TPS. Namun hampir setiap hari lahan tersebut diluberi sampah-sampah rumah tangga. Mulanya untuk mengurangi luberan sampah ditempatkan satu kontainer sampah. Namun sayangnya, kendati ditempatkan tempat pembuangan, namun sampah tetap dibuang di sekitar kontainer. Atas kondisi itu, pihak kelurahan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jembrana akhirnya menutup lahan tersebut dan membersihkannya. Puluhan petugas dari Kelurahan dan DLH kemarin pagi membersihkan sampahsampah yang berserakan di sana. Selain itu, kontainer sampah yang sebelumnya ditaruh di sana dipindah ke TPS lingkungan Arum. Lurah Gilimanuk Gede Wariana Prabawa setelah

Bali Post/kmb26

TUTUP TPS – Sejumlah petugas dari Kelurahan dan DLH kemarin nampak membersihkan lahan kosong yang sebelumnya digunakan untuk TPS liar. Lahan tersebut ditutup untuk pembuangan sampah. Sedangkan kontainer yang sebelumnya ada di sana dipindahkan ke TPS di Lingkungan Arum. penutupan tersebut mengatakan, sejatinya lahan kosong yang berada di barat Terminal Gilimanuk itu bukan untuk TPS. Sehingga kelurahan bersama DLH Jembrana melakukan penutupan dan pembersihan lahan milik pemerintah tersebut. “Mulai hari ini kami tutup, tadi bersama DLH melakukan pembersihan,” tandas Wariana. Sementara untuk kon-

tainer dipindahkan ke TPS yang sebenarnya, sehingga pembuangan sampah bisa dilakukan di sana. Di Gilimanuk, menurutnya ada lima kontainer yang disebar di sejumlah tempat untuk pembuangan sampah. Setiap hari kontainer itu diambil untuk selanjutnya sampahnya dibuang ke TPA. Kontainer tersebut ada di Lingkungan Samiana, Arum, Penginuman,

Asri dan Jineng Agung. Dan untuk pemanfaatan lahan kosong tersebut, pihaknya masih mengkoordinasikan dengan pemerintah daerah. “Nanti kami koordinasikan dulu, sekarang kita tutup dan bersihkan dulu,” tambahnya. Lokasi lahan yang kosong tersebut cukup strategis dan sering dilintasi kendaraan yang hendak masuk maupun keluar Pelabuhan Gilimanuk. (kmb26)

BMPS Imbau Prioritaskan Siswa Miskin

Bacaleg Kesulitan Penuhi Syarat Kejiwaan Kendala ini menurutnya harus disikapi oleh pihak penyelenggara agar tidak menjadi sandungan guna memenuhi persyaratan pencalegan. Menurutnya, keluhan tersebut juga dilontarkan para pengurus serta bacaleg parpol lainnya. Persyaratan kesehatan sebagainya yang diatur undang-undang, setiap calon legislatif harus memberikan surat keterangan sehat jasmani dan rohani. Surat tersebut dari dokter yang berkompeten berasal dari rumah sakit pemerintah atau swasta yang setara dengan rumah sakit pemerintah. Saat ini, masing-masing parpol mulai mengikuti tahapan legislatif. Di sisi lain, Ketua KPU Jembrana Gusti Ngurah Agus Darmasanjaya mengatakan, sebenarnya bakal calon legislatif bisa mencoba ke RSU Badung atau RSUP Sanglah. KPU Jembrana juga akan berkoordinasi dulu berkaitan masalah ini. (kmb26)

manuk relatif sepi. Termasuk kendaraan yang memuat para penumpang dari Denpasar khususnya penumpang dari Bandara. Adanya penutupan Bandara Ngurah Rai selama beberapa jam pada Jumat kemarin mulai jam 03.00 Wita mengharuskan para penumpang memilih jalur darat. Namun pada pukul 14.30 Wita kemarin bandara kembali dibuka. Penutupan tersebut dikarenakan erupsi Gunung Agung. (kmb26)

TPS Liar di Dekat Terminal Gilimanuk Ditertibkan

Minim Psikiater

Negara (Bali Post) Sejumlah partai politik (parpol) di Kabupaten Jembrana, kesulitan melengkapi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi bakal calon legislatif. Syarat tersebut berupa keterangan sehat jasmani dan rohani. Selain surat keterangan sehat menyeluruh dan bebas narkoba, mereka juga harus melengkapi surat pemeriksaan kejiwaan yang dilakukan psikiater. Sementara di Jembrana, untuk psikiater masih terbatas. Ketua DPW PPP Bali Ervan Effendy, Jumat (29/6) kemarin mengungkapkan, terkait kendala untuk memenuhi salah satu syarat baru itu. Sejatinya bacaleg yang diusung dari partainya sudah menanyakan permasalahan tersebut ke KPU Jembrana. Namun diarahkan untuk ke RSU Tabanan yang lokasinya paling dekat. Namun sesampainya di sana, disarankan untuk berkoordinasi dengan KPU Jembrana bekerja sama dengan RSU Negara untuk mendatangkan psikiater.

pesawat yang hendak ke Bali melalui Surabaya juga mulai memilih lewat jalur darat. Mereka di antaranya ada yang beralih naik kereta api maupun kendaraan roda empat dari Surabaya. “Tapi pagi dapat info bandara ditutup, karena ada keperluan ke Bali kami sekeluarga naik mobil,” terang Bambang (50), salah seorang warga yang ditemui sore kemarin. Sementara hingga kemarin sore suasana di Pelabuhan Gili-

Bali Post/kmb26

PORDES – Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret bersama perangkat desa saat pembukaan pordes di Desa Kaliakah, belum lama ini.

Jaga Kamtibmas Desa Melalui Pordes

Negara (Bali Post) Guna menjalin kerja sama dengan komponen masyarakat, berbagai cara dilakukan pihak kepolisian. Salah satunya melalui kegiatan olahraga yang dilakukan di tingkat desa. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Kota Negara belum lama ini di Desa Kaliakah yang masuk wilayah hukum polsek tersebut. Dalam memantau dan melaksanakan pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup, upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada publik, Bhabinkamtibmas melakukan pengamanan dalam kegiatan Pekan Olahlaga Desa (Pordes), Desa Kaliakah. Upaya ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kerja sama guna menjaga situasi kamtibmas yang tetap kondusif. Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret yang turut membuka

kegiatan tersebut mengimbau kepada para suporter fanatik terhadap clubnya tetap menjaga sportivitas dan menjaga fair play dalam pertandingan. Begitu juga terhadap masing-masing official agar tetap menghormati keputusan wasit. Di samping itu, juga diharapkan dalam pertandingan yang dilakukan selalu berjalan dengan aman dan lancar. Selain ikut membuka kegiatan bersama Camat Negara, Danramil Negara, polsek juga ikut menyumbang dua buah bola futsal. Sebelum pertandingan masing-masing cabor, juga ditampilkan senam massal dari peserta Pordes Kaliakah berupa senam poco-poco, tari maumere dan aerobik. Kapolsek juga mengharapkan dalam kegiatan ini Bhabinkamtibmas untuk selalu hadir memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat. (kmb26)

Negara (Bali Post) Selain Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk sekolah negeri, sejumlah sekolah swasta di Jembrana juga menerapkan beberapa kesepakatan. Salah satunya, sekolah diharapkan menerima siswa kurang mampu menjadi prioritas dan membebaskan bantuan untuk pendidikan. Selain itu, sekolah swasta juga diharapkan memperhatikan daya tampung, sehingga ada pemerataan. Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) I Ketut Udara Narayana, Jumat (29/6). Udara Narayana yang juga pengelola Yayasan Pendidikan TP 45 Negara (SMK TP 45) ini mengungkapkan, salah satu poin yang paling penting adalah terkait daya tampung sekolah. Sesuai aturan, jumlah siswa dalam satu rombongan belajar (rombel) maksimal 36 siswa. Bila sekolah tersebut melebihi daya tampung, agar dialihkan ke sekolah lain. “Misalnya sekarang SMK TP 45 mendapat pendaftar 280 siswa, kita punya enam kelas sehingga maksimal menerima 216 siswa. Siswa yang tidak kita terima kita alihkan ke sekolah (swasta) lain. Ini yang harus diperhatikan sekolah lain juga,” tandasnya. BMPS, menurutnya akan mengawal selama proses PPDB ini. Dari pemantauan memang masih ada sejumlah sekolah swasta yang patut menjadi perhatian yakni SMK swasta di Negara dan Mendoyo. Khususnya

terkait daya tampung, agar disesuaikan sehingga terjadi pemerataan antar-sekolah swasta. “Sekarang masih kami pantau. Ini untuk pemerataan agar semua swasta terkondisikan untuk siswanya,” sambung dia. Selain itu, BMPS juga mengimbau kepada sekolah-sekolah swasta untuk memprioritaskan menerima siswa miskin dan membebaskan biaya bagi siswa tersebut. SPP atau bantuan untuk pendidikan, menurutnya juga akan dilakukan kesepakatan antarsekolah-sekolah swasta. Sehingga ada batasan minimal dan batas atas untuk biaya tersebut, seperti tahuntahun sebelumnya. Sebelumnya untuk SMA antara Rp 160 ribu hingga Rp 175 ribu, sedangkan untuk SMK antara Rp 175 ribu sampai Rp 200 ribu. “Kalau sekolah swasta menerapkan melebihi itu, ya risiko buat sekolah tersebut. Kita hanya memberikan standar berdasarkan kesepakatan saja,” tambahnya. Berbeda dengan sekolah negeri, bantuan pendidikan ini menurutnya penting untuk keberlangsungan sekolah swasta dalam naungan yayasan. BMPS tidak ingin sampai ada sekolah swasta yang sampai tutup seperti yang terjadi sebelumnya. Yang paling penting tidak sampai ada kebijakan gelombang kedua yang membuat sekolah swasta khususnya, terpuruk seperti tahun sebelumnya. (kmb26)


Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Karangasem

11

RSUD Karangasem Bantah Penanganan Lambat Amlapura (Bali Post) RSUD Karangasem mengklarifikasi seluruh tudingan pasien yang menyorot kinerja jajarannya dalam penanganan persalinan. Tudingan yang menganggap bayi dari pasien Maria Getrudis Mbembok itu meninggal karena adanya keterlambatan dalam persalinan dinilai tidak benar. Kepala Instalasi Humas RSUD Karangasem Dedy Artho, Jumat (29/6) kemarin, mengatakan meninggalnya bayi setelah proses persalinan itu, karena sejak awal memang kondisi ibu dan bayinya sangat lemah sejak dirujuk ke rumah sakit. Dia menjelaskan, awalnya pasien ini adalah rujukan dari RS BaliMed Karangasem. Karena pada saat itu kondisinya terus memburuk dan pasien punya riwayat darah tinggi. Saat bayi lahir, sudah dalam kondisi pucat, tidak menangis dan tidak bernapas. Sementara detak jantungnya 120 kali per menit. Ini memperlihatkan kondisi bayi sangat lemah. Demikian juga dengan berat badan hanya 2.200 gram (prematur). Sementara Hemoglobin (Hb)-nya 2,5, dinilai sangat rendah. Kalau bayi lahir dengan Hb 2,5, ini sangat berisiko lahir cacat atau dampak terburuknya adalah meninggal. Pihak dokter, kata Dedy Artho, sudah menjelaskan kepada pasien dan keluarganya tentang situasi yang dialami pasien, baik ibu dan anak di kandungannya sebelum diambil tindakan operasi cesar. Saat itu, baik pasien dan keluarganya sudah memaklumi situasi demikian dan mempersilakan dokter melakukan tugasnya, sehingga dokter saat itu melakukan penanganan sesuai protap. Setelah proses operasi cesar

selesai, bayi langsung dibawa ke ruang perinatologi, dengan kondisi seperti di atas. Di sana, bayi juga dipasangi alat bedside. Tetapi, sebelum dipasangi alat ini, kondisi bayi semakin lemah, sehingga diberikan obat adrenalin atau obat pemicu jantung. Setelah memberikan obat itu, dikatakan respons di dalam tubuh bayi justru sangat lambat. Saat itu, karena responsnya lambat hingga lebih dari satu jam, maka saat itu pihak rumah sakit sempat berkesimpulan kalau bayinya sudah meninggal. Setelah alat bedside-nya dilepas, tiba-tiba bayinya merespons obat adrenalin itu dengan gerakan. Sehingga saat itu semua perawat dan pihak keluarga kaget, bahwa ada mukjizat pada anak ini. “Pemberian obat adrenalin, biasanya responsnya cepat. Tetapi, untuk pasien ini yang terjadi adalah responsnya sangat lambat. Sampai lebih dari satu jam ditunggu, tidak ada respons,” katanya. Ada tiga dokter anak di RSUD Karangasem. Saat itu, kata Dedy, yang bertugas melakukan pemeriksaan pasien adalah dr. Agustin. Di sini terjadi perbedaan keterangan. Sebab, menurut keluarga pasien yang melakukan pemeriksaan saat itu adalah dr. Mahendra. Saat pemeriksaan oleh dokter spesialis anak, memang kondisi bayi sudah dalam keadaan meninggal. Jadi, setelah melakukan input data terhadap pihak-pihak yang melakukan penanganan, pihak rumah sakit berkesimpulan bahwa kondisi bayi yang tiba-tiba bergerak lagi, dikarenakan pengaruh obat adrenalin yang memicu irama jantung. Kemungkinan kedua adalah pasien mengalami mati suri dan kemungkinan ketiga adalah

adanya mukjizat dari Tuhan. Menanggapi adanya keluhan mengenai mekanisme pembayaran perawatan. Sesuai aturan BPJS Kesehatan, Sang Ayu Damayanti petugas RSUD Karangasem yang menangani ini menambahkan, bahwa total biaya yang harus ditanggung kalau naik kelas dari kelas I ke VIP adalah 45 persen dari total tanggungan BPJS kelas I. Nilainya sesuai dengan ketentuan baku BPJS. Jika naik ke kelas perawatan VIP, maka diberlakukan urun biaya sebesar selisih tarif VIP lokal dengan tarif INA-CBGs kelas perawatan yang menjadi haknya. Selisih biaya yang timbul merupakan selisih dari tarif paket di mana peserta dirawat, dikurangi dengan tarif paket hak peserta. Tetapi, ditanya soal rumus biaya 45 persen kali total tanggungan kelas I ini, dia mengatakan itu sudah aturan baku BPJS. Dari mana datangnya angka 45 persen? sekali lagi dia mengatakan itu sudah rumus baku. Disinggung soal keluhan keluarga pasien belum sembuh, sudah diperbolehkan pulang, Dedy Artho juga membantahnya. Sebab, hasil lab terakhir terhadap kondisi pasien, sudah cukup bagus. Setelah sampai di rumah, kemudian pasien tiba-tiba pingsan lagi, menurutnya, itu disebabkan kondisi psikologis pasien yang belum stabil, setelah anaknya meninggal. Dia juga sudah berkoordinasi dengan dr. Purnama yang melakukan penanganan pasien sejak hamil, hingga saat ini masih dirawat lagi di RS BaliMed, juga menyampaikan hal serupa. Saat ini kondisi pasien sudah membaik dalam perawatan di RS BaliMed Karangasem. (kmb31)

BERKUNJUNG - Wisatawan saat berkunjung ke Pura Besakih, Jumat (29/6) kemarin.

Bali Post/kmb41

Erupsi Gunung Agung Mulai Pengaruhi Tingkat Kunjungan ke Besakih Amlapura (Bali Post) Kembali meningkatnya aktivitas Gunung Agung yang berujung terjadinya erupsi, Kamis (28)/6), serta ditutupnya beberapa jam aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai, mulai memengaruhi tingkat kunjungan ke Daerah Tujuan Wisata (DTW) Pura Besakih. Hal itu diungkapkan Manajer Operasional Badan Pengelola Kawasan Pura Agung Besakih Jro Mangku Ngawit, Jumat (29/6) kemarin. Mangku Ngawit mengatakan, pascaterjadinya erupsi Kamis (28/6) dan keluarnya asap tebal yang masih terus terjadi secara terus-menerus hingga Jumat (29/6) kemarin, ditambah ditutupnya beberapa jam Bandara Internasional Ngurah Rai, mulai sedikit memengaruhi tingkat kunjungan. Pasalnya, dengan ditutupnya aktivitas penerbangan membuat banyak wisatawan asing maupun domestik tidak bisa

datang ke Bali. “Erupsi mulai ada pengaruhnya terhadap kunjungan. Sampai setengah hari baru ada sekitar 100 kunjungan yang datang ke Besakih. Kalau hari biasanya jumlah kunjungan wisatawan asing maupun mancanegara kisaran 700-800 orang,” ujarnya. Dia mengatakan, karena ini merupakan kejadian alam yang tidak bisa dicegah, maka pihaknya hanya bisa berharap agar situasi ini bisa kembali

normal. Sehingga kunjungan wisatawan yang datang ke Besakih bisa normal kembali. “Untuk kegiatan upacara yang berlangsung di Pura Pengubengan masih berjalan seperti biasa. Jadi jika pamedek yang hendak tangkil untuk melakukan persembahyangan di Pura Pengubengan maupun di areal pura di kawasan Pura Agung Besakih supaya meningkatkan kewaspadaan. Begitu juga untuk wisatawan juga

waspada,” terang Mangku Ngawit. Lebih lanjut, pihaknya berharap semua pihak juga dapat meyakinkan ke wisatawan bahwa Bali aman termasuk Besakih masih aman untuk dikunjungi. Selain itu, pihaknya juga mengharapkan masyarakat tidak menyebarkan informasi berlebihan yang dapat meresahkan wisatawan. “Kita harap masyarakat bisa menyebarkan informasi tidak berlebihan yang membuat wisatawan resah dan khawatir datang ke Bali. Karena penyebaran informasi erupsi Gunung Agung yang berlebihan, akan membuat wisatawan takut berkunjung ke Bali,” katanya. (kmb41)

Semarak, HUT PDAM Karangasem Erupsi Gunung Agung Tak Jalan Santai, Festival Burung hingga Bantu Warga Miskin Ganggu Proses Pasca-Pilgub

Amlapura (Bali Post) Tahapan pelaksanaan Pilgub Bali di Karangasem masih berjalan sesuai rencana dan belum begitu terpengaruh oleh meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Agung. Rapat pleno tingkat PPK yang mulai digelar Jumat (29/6) kemarin, berjalan lancar. Hanya, beberapa PPK memutuskan menggelar pleno lebih awal, mendahului jadwal yang disusun KPU. Ketua KPU Karangasem I Made Arnawa mengatakan, pleno tahap pertama rencanya baru untuk lima PPK saja. Perencanaan itu menyesuaikan dengan jumlah komisioner KPU dengan tujuan setiap PPK bisa dipantau oleh seorang komisioner. Namun, melihat perkembangan situasi Gunung Agung, pleno akhirnya dilaksanakan di tujuh PPK dengan hanya menyisakan PPK Manggis. ‘’Empat PPK kita majukan menindaklanjuti aspirasi PPS. Jajaran PPS mendorong percepatan pelaksanaan pleno untuk meminimalisir risiko,’’ jelasnya. Meski harinya dimajukan, Arnawa memastikan tahapan pleno berjalan sesuai mekanisme. Untuk kecamatan dengan jumlah TPS di bawah 100 seperti Kecamatan Rendang, Selat, dan Sidemen, pleno PPK dimungkinkan tuntas dalam satu hari. Namun untuk yang lebih dari itu, rapat pleno akan membutuhkan waktu dua sampai tiga hari. Kecamatan Kubu dan Karangasem yang masing-

Bali Post/kmb

RAPAT PLENO - Rapat pleno PPK Kecamatan Bebandem. masing dengan 168 dan 186 TPS bahkan biasanya butuh waktu sampai empat hari. Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Arnawa mengaku menginstruksikan jajaran PPK untuk mendahulukan desa-desa yang paling dekat dengan radius berbahaya. Itu untuk mengantisipasi kemungkinan personel PPS ikut mengungsi karena erupsi Gunung Agung. ‘’Secara umum, aktivitas vulkanik Gunung Agung belum berdampak terhadap pemilu. Kalaupun ada situasi genting, kita sudah siapkan skenario pengamanan,’’ terangnya. Pria asal Kubu ini mengakui erupsi yang disusul dengan embusan dan suara gemuruh dari dalam gunung berpotensi memengaruhi psikis jajaran penyelenggara pemilu khusus-

nya personel PPS yang saat ini masih harus merampungkan pleno di tingkat PPK. Meski dalam suasana prihatin, pihaknya juga mengaku sangat lega karena tahapan paling krusial Pilgub yaitu pencoblosan sudah terlewati. ‘’Sebagai orang Bali, kita selalu bersyukur dalam kondisi apa pun. Tidak bisa dibayangkan kalau erupsi terjadi pada H-1 pencoblosan,’’ ungkapnya. Sementara itu, proses pleno PPK di tujuh kecamatan tersebut berjalan lancar. Saksi dari kedua paslon juga mendukung keputusan KPU memajukan jadwal pleno. ‘’Kita tidak masalah, toh mekanisme pleno tetap mengacu mekanisme,’’ ungkap I Wayan Putu, saksi paslon Mantra-Kerta saat rehat pleno PPK Kecamatan Bebandem. (kmb)

PERINGATAN puncak HUT ke-42 PDAM Karangasem berlangsung semarak, Jumat (29/6) kemarin. Kegiatan dipusatkan di Taman Budaya Candra Bhuana, Amlapura, dengan agenda jalan santai, potong tumpeng sekaligus dilanjutkan penyerahan bantuan kepada warga miskin, khususnya untuk Kecamatan Karangasem. Selain itu, serangkaian HUT PDAM Karangasem, juga diisi dengan agenda Festival Burung Berkicau, bekerja sama dengan induk organisasi kepemudaan Karangasem, yaitu DPD KNPI Karangasem. Jalan santai disambut antusias masyarakat Karangasem. Jalan santai digelar untuk memasyarakatkan kebiasaan hidup sehat. Tidak hanya ratusan masyarakat, kalangan pejabat juga antusias. Bahkan, Gusti Made Tusan juga hadir di tengah-tengah masyarakat dan ikut menyemarakkan HUT PDAM Karangasem. Gusti Made Tusan pun ikut jalan santai menyusuri jalanan kota Amlapura hingga finis kembali di Taman Budaya Candra Bhuana. “Jalan santai juga diisi dengan pengundian door prize dan penyerahan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Kecamatan Karangasem. Sebelumnya, warga miskin di tujuh kecamatan lainnya, sudah lebih dulu menerima bantuan serupa,” kata Direktur PDAM Karangasem, I Gusti Made Singarsi.

Setelah jalan santai dan penyerahan bantuan, kegiatan Festival Burung Berkicau juga disambut antusias. Agenda yang diselenggarakan bekerja sama dengan KNPI Karangasem ini dipusatkan di Gantangan Karangasem Bersatu di Lingkungan Karangsokong Amlapura. Festival dibagi ke dalam tiga kelas, antara lain Kelas PDAM, Kelas 171 Team, dan Kelas KNPI. Festival Burung Berkicau pertama kali ini disambut antusias, karena memperebutkan hadiah utama satu unit sepeda motor dan hadiah menarik lainnya. Setelah penyelenggaraan festival, hadiah utama door prize berupa satu unit sepeda motor diperoleh I Komang Satria, dari grup Lempuyang BC. Sementara untuk hasil juara umum di dapat oleh Paradise SF. Untuk kategori burung terbaik love bird didapat oleh Bendol 19, dari LCD Denpasar. “Kegiatan serangkaian HUT PDAM tahun ini cukup semarak. Sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Semoga tahun depan, kegiatannya lebih semarak lagi,” katanya. Serangkaian HUT ke-42 ini, PDAM Karangasem mengunjungi warga miskin di seluruh kecamatan, sekaligus membagikan sembako untuk kebutuhan warga miskin ini sehari-hari. Cara ini dilakukan untuk membantu warga miskin meringankan beban hidupnya. Bagi-bagi sembako

SERAHKAN HADIAH - Direktur PDAM Karangasem saat menyerahkan hadiah door prize berupa satu unit sepeda motor kepada pemenang. tahap pertama dilakukan Rabu (20/6) lalu. Menyasar warga miskin di Kecamatan Selat, Rendang, Sidemen, dan Manggis. Terobosan ini agar keberadaan PDAM Karangasem semakin dikenal masyarakat, melakukan sosialisasi program, sekaligus membantu warga kurang mampu. “Kami salurkan sembako. Kami ingin turun langsung ke tengah

masyarakat,” katanya. Bantuan serupa juga diserahkan kepada warga kurang mampu di kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Bebandem, Abang, dan Kubu. Pihaknya ingin sekaligus memupuk jiwa sosial dan rasa persaudaraan di antara jajaran PDAM, sebagai perusda yang menjadi milik bersama masyarakat Karangasem. (ad1147)

Cara Warga Menghadapi Erupsi Gunung Agung

Pagi Balik ke Rumah, Malam Mengungsi Lagi Respons masyarakat di kaki Gunung Agung dalam menghadapi erupsi, kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya saat erupsi 22 September tahun lalu. Mereka memilih tak mau berdiam diri di lokasi pengungsian dan menunggu bantuan logistik. Warga memilih balik ke rumah saat pagi dan kembali ke pengungsian saat malam hari, sambil terus menyimak update perkembangan aktivitas Gunung Agung. SEJAK Gunung Agung terus bergemuruh sepanjang hari, Kamis (28/6) hingga dini hari, tercatat warga mengungsi ke beberapa titik. Sebagian besar dari mereka memilih mengungsi ke rumah kerabat dan tempat-tempat umum yang dinilai aman. Seperti pengungsi di Desa Tenganan Pagringsingan, ada sekitar 80 orang dari Tanah Aron, Desa Bhuana Giri, Bebandem. Mereka berbondong-bondong meninggalkan rumah tengah malam,

karena terus mendengar suara gemuruh bak pesawat tempur di kaki Gunung Agung. Mereka tak berani ambil risiko bertahan tinggal di rumah di tengah situasi seperti itu. “Mereka kami arahkan di wantilan. Tetapi setelah pagi dirasa situasi cukup tenang, mereka kembali pulang,” kata Perbekel Tenganan Pagringsingan, Putu Yudiana. Warga tak mau bertahan lama di tempat pengungsian. Kalau memang situasi sudah

aman, mereka memilih kembali pulang dan beraktivitas seperti biasa. Warga lebih memilih opsi ini, ketimbang menunggu bantuan pemerintah. Pengalaman menjadi pengungsi pada erupsi sebelumnya, membuat mereka enggan kembali bertahan di pengungsian. Kecuali kalau situasi tidak memungkinkan untuk kembali ke rumah. “Tinggal di pengungsian sangat merepotkan, kalau sudah aman, mendingan langsung pulang” kata salah satu pengungsi, Wayan Suasta. Situasi serupa juga terjadi di Desa Dukuh, Kecamatan Kubu. Lebih dari seratus masyarakat setempat juga memilih langsung kembali ke rumah dari tempat pengungsian di kantor perbekel setempat. Tetapi, mereka menegaskan kembali pengungsian saat malam hari sambil melihat perkembangan Aktivitas Gunung Agung. Tetapi, di tempat lain, ada juga sebagian pengungsi memilih bertahan. Seperti di Desa Ban, Perbekel Ban I Wayan Potag,

mengatakan warga setempat belum berani pulang, khususnya warga di Banjar Dinas Pengalusan dan Banjar Dinas Cegi. Total jumlah warganya mencapai 65 KK atau 302 orang, di antaranya, anakanak sebanyak 36 orang, lansia 14 orang, dan dewasa sebanyak 252 orang. Saat ini, warga setempat sangat membutuhkan tenda, kebutuhan MCK, alas tidur, selimut, air bersih dan alat mandi, logistik dan sarana kesehatan. Warga setempat sementara mengungsi di belakang Kantor Perbekel Desa Ban. “Bantuan yang sudah ada saat ini baru berupa beras dan air minum dari BPBD,” kata Potag. Perbekel Peringsari, Wayan Bawa, mengatakan juga menerima pengungsi dari Banjar Dinas Badeg, Desa Sebudi, Kecamatan Selat. Saat ini, pihaknya sedang melakukan pendataan, untuk membantu menyiapkan kebutuhan logistik dan lainnya di lokasi pengungsian. Sementara jumlah pengungsi yang sudah

tercatat 15 KK terdiri dari 58 orang. Mereka di antaranya dari lansia 15 orang, anakanak 12 orang, dewasa 30 orang, dan bayi 1 orang. BPBD Karangasem saat ini terus berkoordinasi dengan Posko Induk Tanah Ampo, untuk mengirimkan kebutuhan logistik dan lainnya bagi pengungsi. Termasuk penyiapan dapur umum dari Dinas Sosial Karangasem. Sekretaris Pasebaya Gunung Agung, Wayan Suara Arsana, mengatakan reaksi warga terhadap adanya erupsi kali ini berbeda jauh dengan erupsi 22 September tahun lalu. Ini memperlihatkan proses edukasi yang dilakukan relawan Pasebaya selama ini berjalan cukup baik. “Semua masyarakat di 28 desa lingkar Gunung Agung yang bernaung di Pasebaya Agung, sudah semuanya teredukasi dengan baik terkait kesiapsiagaan dini terhadap ancaman bencana erupsi Gunung Agung. Sehingga pengalaman 22 September itu tak lagi terulang,” katanya. (kmb31)


KLUNGKUNG

12

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Soal Kekalahan Bagia

Tim Pemenangan Mengaku Sudah Kerja Maksimal Semarapura (Bali Post) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Klungkung telah berakhir. Berdasarkan sistem penghitungan sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung, pasangan calon (paslon) Tjokorda Bagus Oka - I Ketut Mandia (Bagia) kalah dengan paslon I Nyoman Suwirta - I Made Kasta (Suwasta). Jumlahnya pun terpaut jauh. Menyusul kekalahan itu, Ketua Tim Pemenangan paket Bagia, Anak Agung Gede Anom, mengaku segera melakukan evaluasi. Langkah tersebut dipandang penting untuk menghadapi pemilihan pada hajatan politik selanjutnya. “Ya pasti ada evaluasi,” ungkapnya Jumat (29/6) kemarin. Ketua DPC PDI-P Klungkung ini menyatakan pada hajatan politik lima tahun itu, timnya sudah bergerak maksimal untuk memenangkan jagoannya. Namun faktanya, hasil yang didapatkan belum sesuai harapan. Tentu muncul keyakinan ada sesuatu yang perlu perbaikan. “Dari awal kami berjalan Bali Post/kmb45 dan bergerak maksimal,” Anak Agung Gede Anom jelasnya. Tak dimungkiri, kekalahan Bagia terjadi pada beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) kader PDI-P. Ditegaskan, hal tersebut juga tidak membuat adanya perombakan struktur kepengurusan di DPC PDI-P. “Evaluasi pasti ada. Bukan berarti pergantian pengurus. Itu tidak,” sebutnya. Paslon yang diusung PDI-P dan PKPI ini kalah di seluruh kecamatan. Di Banjarangkan mendapat 32,1 persen (8.456 suara), Dawan 34,8 persen (8.385 suara), Klungkung 27,4 persen (9.782 suara), dan Nusa Penida 7,3 persen (2.639 suara). Sebelumnya, Cawabup I Ketut Mandia menyatakan bersama Cabup Tjokorda Bagus telah legowo menerima hasil pemilihan dan mempercayakan sepenuhnya kepada KPU. “Soal hasil, mari bersama-sama hormati kinerja KPU. Kita berikan bekerja sesuai dengan profesionalismenya. Setelah hasilnya bisa dipertanggungjawabkan secara konstitusional, mari kita dukung putra terbaik Klungkung untuk kembali memimpin dan menyejahterakan masyarakat secara merata,” ungkapnya. (kmb45)

Bali Post/kmb45

GOR - Jika terjadi erupsi Gunung Agung dan membuat warga mengungsi, GOR Swecapura menjadi salah satu tempat yang dipersiapkan Pemkab Klungkung untuk menampung pengungsi.

Aktivitas Gunung Agung Meningkat

Siapkan Tempat Pengungsi, Tim Siaga Bencana Dihidupkan Semarapura (Bali Post) Aktivitas Gunung Agung, Karangasem dalam dua hari terakhir meningkat. Hal tersebut membuat Pemkab Klungkung langsung melakukan rapat koordinasi, Jumat (29/6) kemarin. Mereka membahas langkah antisipasi terkait dampaknya yang dimungkinkan terjadi. GOR Swecapura, Desa Gelgel masih dijadikan pilihan utama sebagai tempat pengunsi jika sewaktu-waktu musibah datang. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang memimpin rapat tersebut mengatakan pemkab sangat siap menerima warga Karangasem jika kembali mengungsi ke wilayah Kabupaten Klungkung. Tim yang terbentuk sebelumnya dihidupkan kembali. Instansi terkait seperti KONI selaku pengelola GOR Swecapura, Dinas Sosial, PDAM, BPBD, Dinas PU Dinas LHP, PLN dan Satpol PP juga diminta mempersiapkan sejak dini hal-hal yang dibutuhkan warga. “Seluruh OPD agar melakukan koordinasi dan bergerak sesuai tupoksi sehingga jika hal terburuk terjadi, kita bisa langsung bergerak,” tegas Bupati didampingi Wabup I Made Kasta dan Sekda I Gede Putu Winastra. Sementara itu, Kepala BPBD Klungkung I Putu Widiada mengatakan GOR masih menjadi pilihan utama sebagai tempat pengungsian. Fasilitas yang diperlukan sudah ada, seperti tenda, tandon air, hingga peralatan dapur. “Ini sebagai bentuk persiapan awal. Untuk fasilitas yang diperlukan masih ada. Kami juga cek keperluan lainnya, seperti air. Harus dipastikan mengalir,” tegasnya. Peningkatan aktivitas Gunung Agung telah menyebabkan sejumlah warga yang bermukim di sekitar gunung tertinggi di Bali itu mengungsi. Namun, pejabat asal Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan ini menyatakan belum ada sampai ke wilayah Kabupaten Klungkung. “Infonya malah warga sudah ada yang kembali lagi ke rumahnya. Namun begitu, kami tetap siaga,” ucapnya. Namun, perkembangan situasi akan terus dikoordinasikan dengan Pemkab Karangasem termasuk petugas di Pos Pantau Gunung Agung di Kecamatan Rendang. “Sesuai informasi, aktivitas gunung sudah turun,” imbuhnya. Untuk diketahui, peningkatan aktivitas gunung tersebut sebelumnya sudah menyebabkan puluhan ribu warga mengungsi. Belasan ribu di antaranya memilih ke Kabupaten Klungkung. Tempatnya tak hanya di GOR Swecapura, namun juga tersebar ke balai banjar sejumlah desa di Klungkung. Kondisi ini berlangsung selama berbulan-bulan. (kmb45)

Kondisi Pariwisata Normal

Semarapura (Bali Post) Aktivitas Gunung Agung, Kamis (28/6) lalu, sempat membuat warga heboh. Begitu juga kalangan dan pelaku pariwisata. Mereka tampak panik, apalagi Bandara Ngurah Rai sempat ditutup untuk sementara. Namun, peningkatan aktivitas gunung itu belum memengaruhi pariwisata di Kabupaten Klungkung. Kunjungan wisatawan maupun okupansi penginapan, terutama di Kepulauan Nusa Penida masih normal. “Meski bandara sempat ditutup, belum ada dampak berarti untuk hunian penginapan,” ungkap Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Klungkung I Wayan Sukadana, Jumat (29/6) kemarin. Pria asal Desa Suana Kecamatan Nusa Penida ini menyebutkan okupansi masih rata-rata 80 persen. Menjadi hal wajar ketika high season tiba. “Kalau lama gunungnya seperti itu, mungkin saja terpengaruh. Tetapi kami tetap berharap situasi segera normal,” harapnya. (kmb45)

PPDB - SMP PGRI Semarapura baru mendapatkan tiga siswa pada PPDB tahun ini.

Bali Post/kmb45

PPDB, SMP PGRI Krisis Pelamar Semarapura (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP tahun ajaran 2018-2019 telah berlangsung. Di Kabupaten Klungkung kebijakan nasional yang salah satunya menggunakan sistem zonasi ini membuat sekolah swasta krisis pelamar. Seperti halnya SMP PGRI Klungkung yang baru mendapat tiga siswa. Dua di antaranya berasal dari luar Bali yang merupakan penghuni panti asuhan. Kepala SMP PGRI Klungkung A.A. Yudi Wahyuni, Jumat (29/6) kemarin, mengatakan dengan sistem zonasi, sekolah negeri tak lagi diwarnai persaingan ketat. Selain dicari langsung oleh siswa baru, daya tampungnya juga

cukup besar. Bahkan secara keseluruhan melebihi lulusan SD. ‘’Dengan sistem ini (zonasi - red), kami sulit dapat siswa,’’ ungkapnya. Disampaikan lebih lanjut, tiga pendaftar itu, satu berasal dari Banjar Bendul, Kelurahan Semarapura Tengah dan dua dari NTT. ‘’Untuk pendaftaran sudah dibuka sesaat setelah pengumuman kelulusan SD. Sampai sekarang baru dapat segitu (tiga pelamar). Bahkan

yang dari NTT anak panti,’’ jelasnya. Sekolah yang beralamat di Jalan Flamboyan No. 57 Semarapura ini mampu menampung maksimal 40 siswa baru. Mengejar porsi tersebut, sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi ke sejumlah SD. ‘’Sosialisasi sudah. Masih juga sedikit dapat siswa. Untuk pendaftaran tetap kami buka sampai proses belajar berlangsung. Kadang-kadang

saat itu ada yang datang untuk mendaftar,’’ ucap Kasek asal Kelurahan Semarapura Kangin ini. Krisis siswa juga terjadi tahun lalu, yang hanya mendapat 20 orang. Itu pun juga lebih banyak dari NTT. Kepala Dinas Pendidikan Klungkung I Dewa Gde Darmawan di suatu kesempatan menjelaskan jumlah lulusan SD tahun ini 2.921 orang. Daya tampung SMP negeri mencapai 3.100 orang, dengan rasio satu rombongan belajar (rombel) 27 siswa. Diakui sistem zonasi sangat berdampak pada sekolah swasta.

‘’Untuk bisa bersaing, kami harapkan bisa meningkatkan kualitas,’’ tandasnya. Sekretaris Dinas Pendidikan Klungkung I Ketut Sujana mengatakan PPDB tahun ini menggunakan tiga jalur, yakni prestasi dan khusus yang pendaftarannya sudah tutup serta zonasi yang berlangsung sampai hari ini. ‘’Untuk pendaftaran sudah sesuai juknis. Sampai sekarang belum ada persoalan. Termasuk di SMPN 4 Semarapura yang sebelumnya Satap dan 4 Banjarangkan yang sebelumnya swasta. Semua dapat siswa,’’ katanya. (kmb45)

Kunjungi Lansia Miskin di Banjar Besang Kawan Bupati Suwirta Pastikan Dapat Rehab Rumah

HIDUP memilukan masih menjerat sejumlah warga di Kabupaten Klungkung. Seperti halnya Ni Nyoman Senuk (85) dan I Ketut Merta (77). Mereka yang merupakan warga Banjar Besang Kawan, Kelurahan Semarapura Kaja, bersama keluarganya menempati rumah dengan kondisi memprihatinkan. Menyikapi hal tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait langsung turun ke lokasi, Jumat (29/6) kemarin. Rumah warga tersebut memang terpisah. Namun masih berada dalam satu pekarangan. Ni Nyoman Senuk tinggal bersama dua orang kerabatnya, I Nengah Medal (79) dan Wayan Wiriasih (74). Ketut Merta bersama istrinya Ni Negah Jelih (75). Rumah mereka memang berdinding permanen dan berlantai semen. Namun kesan tua sangatlah terpancar jelas. Cat temboknya yang berwarna putih telah banyak

mengelupas. Beberapa bagian bangunan juga nampak telah mengalami kerusakan. Kondisi dapurnya juga tak kalah memprihatinkan. Ya, dapur itu hanya berdinding anyaman bambu dan bahkan sudah tampak mulai mengalami kerusakan. Ni Nyoman Senuk dan Ketut Merta selaku kepala keluarga juga tak bisa mengubah kehidupannya itu. Mereka berdua hanya menghabiskan waktu dengan terbaring di kasur dan dipan yang sudah lapuk. Kepala Lingkungan Besang Kawan, Putu Sedana Yoga, mengatakan para lansia yang tidak memiliki anak ini telah mendapatkan perhatian dari Pemkab Klungkung. “Untuk melangsungkan hidupnya, para lansia ini mengandalkan bantuan dari pemerintah daerah berupa beras, dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang rutin diterima setiap tiga bulan sekali. Mereka juga telah mendapatkan perawatan

LIHAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melihat langsung kondisi lansia di Banjar Besang Kawan, Kelurahan Semarapura Kaja, Jumat (29/6) kemarin. kesehatan dari puskesmas. Untuk rumahnya juga akan mendapatkan bantuan rehab,” ujarnya. Guna menyambung hidup, keluarga yang kondisinya lebih sehat, yakni Nengah Medal, Wayan Wiriasih, dan Nengah Jelih secara bersama-sama

mengisi kesehariannya dengan membuat capil dan keranjang anyaman dari bambu. Nengah Medal mengatakan untuk menyelesaikan satu buah anyaman, butuh waktu tiga hari. Itu dijual Rp 50 ribu. Meski tak sebanding dengan waktu yang dihabiskan, rezeki

itu tetap disyukuri. Atas kondisi ini, Bupati Suwirta langsung memerintahkan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memprioritaskan program rehab rumah. Realisasinya juga secepatnya. Penanganan juga dilakukan langsung pada dapur. “Kita mendapat laporan bahwa ada keluarga lansia yang katanya tidak mendapat bantuan. Untuk itu, kita turun melihat langsung untuk memastikan kebenarannya,” ujar Bupati Suwirta. Saat peninjauan itu juga, langsung diserahkan bantuan berupa tiga kasur dan bantal, lampu penerangan, perlengkapan dapur dan sembako berupa beras, susu, kopi, dan gula. Selain itu, juga ada modal Rp 2 juta untuk membeli bahan membuat anyaman. “Untuk penanganan kesehatannya, petugas sudah diminta segera membawanya ke rumah sakit,” tandas Bupati Suwirta. (ad1153)

Penataan Pesisir Klungkung Daratan Dinilai Strategis Semarapura (Bali Post) Wilayah pesisir Klungkung daratan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata baru. Akan tetapi, kalangan dewan melihat itu belum tergarap maksimal. Padahal itu mempunyai nilai yang strategis. Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Komang Suantara mendorong Pemkab Klungkung untuk melakukan penataan. Salah satunya dengan membangun akses dan pedestrian. Politikus Partai Gerindra ini menyebutkan potensi itu ada di Pantai Tegal Besar, Lepang, Sidayu, Watu Klotok, dan Jumpai. Saat ini, sudah

ada kunjungan wisatawan, termasuk asing untuk surfing. Namun, jumlahnya masih tergolong sedikit. Penataan dipandang strategis untuk menggaet jumlah yang lebih banyak. Ini juga untuk pemerataan kue pariwisata dengan Kepulauan Nusa Penida. “Penataan pantai itu perlu dilakukan secara menyeluruh. Jangan parsial. Harus bisa saling terhubung. Maka investasi yang paling murah adalah membangun akses. Saat akses sudah ada, baru disusul penataan bertahap,” ungkapnya, baru-baru ini. Menurutnya, penataan ini juga akan berdampak terh-

Bali Post/kmb45

PENATAAN – Situasi Pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung. Dewan mendorong pemkab melakukan penataan.

adap upaya penyelamatan lingkungan. Ia mencontohkan aktivitas pencarian batu sikat di Pantai Tegal Besar, Sidayu, dan Watu Klotok yang kini masih ditemui akan perlahan berkurang dan berhenti karena sudah ada tempat baru mengais

rezeki. “Apalagi di Watu Klotok saat pujawali sangat ramai pamedek. Ini peluang bagus,” katanya. Saat ini, belum dilihat ada tanda-tanda rencana pemkab melakukan penataan. Yang ada baru di Pantai Goa Lawah,

Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan. “Langkah itu saya harapkan bisa diteruskan untuk di daerah pesisir lainnya. Di Pantai Lepang sekarang sudah terbangun fasilitas hotel. Sudah terlihat ada potensi pariwisatanya,” tandasnya. (kmb45)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar

G.01

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar

G.02

Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com

Dibthkn Sgr Driver Prsyartan: Laki2 Usia 24-40Th,Pendidikan: Min SMA(Diutamkn yg Brpnglamn) Menguasai Mobil Manual dan Matic,Memiliki SIM A & SIM C, Komunikatif Mampu Bekerjasama Membangun Tim Kerja.Lamaran Ditujukan ke:Jl.Diponegoro 135-137 Blok B 24-25,Denpasar Up.HRD(Paling Lambat 1 Minggu)

B.BP.004.06.18.0001131

Housekeeping Girl Experience Villa/Hotel, English Speaking motor Bike & SIM C,good salary Telp.081238845170

B.BP.145.06.18.0001135

B.BP.001.06.18.0000964

Dcr Banyak sales Obat Herbal, Keuntungan Tinggi,081339505678

B.BP.004.06.18.0001086

LOWONGAN B.BP.154.06.18.0001128

Dcr Chef di Jl.Drupadi Smyk SyangCafe Leo Tlp.082145548444 B.BP.004.06.18.0001129

“Quarzia Boutique in Seminyak. Looking for SPG.Good English and Experience.CV to quarzia_boutique@yahoo.co.id (0361)736644 B.BP.004.06.18.0001083

Cr GRO/FO laki2,bs B.Ingg,Peng 1Th.CV: hrdbali2018@gmail.com

B.BP.001.06.18.0001138

Dcr Sopir Matic Max.40Th SIM A Umum.Br.Batur,Peguyangan Kaja Dps Utara Hub.085100480049 B.BP.004.06.18.0000894

Dbthkn Sgr KSA,Min S1,Pglm 2Th Sales Farma Min SMA,Pglmn 1Th, Sales Kosmetik Pglm 1th, Min SMA,PJ Alkes Min D3,Pglm 1th, Lam.Kirim:PT.MBS Jl.Gng Agung No.161 Dps, Telp:0361-9005530 B.BP.001.06.18.0001105

Cr Pmbantu RT Gj1,5 TdrDlm Hub. 0852225554440361488315487706

Dbthkn:Adm(MinSMA/K),SPG(SIM C),DRV(SimA/B1)Krm:MaduNusantara.Jln Gatsu Tgh 100X/2 Dps Telp:0361(239462)/085100557161

B.BP.001.06.18.0001139

B.BP.001.06.18.0001052

B.BP.001.06.18.0001137

BIRO JASA

BIRO JASA

Dcr Kepala Gudang Pria Min SMA U/Pers Distributor Pglmn 2th, Lam Jl.Gn Himalaya Slt 6 Dps Telp-418531/08124646409

B.BP.001.06.18.0001127

Dcr Sgr Security Pengalaman, Bersertifikat,Pria Umur 20-30 Th,Pertamina LPG PT Sadikun LPG 3kg,Jl.Bypass Ngurah Rai No.8-10X Dps Selatan Hub:(0361) 720833

B.BP.001.06.18.0001121

Dcr Tk.Sablon/Serabutan Garmen Patih Nambi 7A.HP:085100061049

B.BP.001.06.18.0001107

Dcr.Supir,Teknisi,Mrktng, Adm, Krm Lmrn ke Jl.Teuku Umar 22 Eml:sanidatabali.hrd@gmail.com

B.BP.001.06.18.0001108

BIRO JASA

B.BP.001.06.18.0000982

Dicari Sopir SIM C,SIM A Antar Jemput.08123809046UtmakanDps

B.BP.001.06.18.0001133

Dicr Sgr:SPG,Cleaner(CS),Admin Kennel Boy Hub.081803698168 B.BP.001.06.18.0001119

Distributor Bth Kepala Cabang/ SPV u.Bali herryy.hr@gmail.com

B.BP.004.06.18.0001014

B.BP.001.06.18.0001123

Dcr Segera PRT Tinggal Dalam, Bisa Masak Hub:0818351233

B.BP.001.06.18.0000790

Dicari Karyawan/ti Lulusan S1/ SMA u/Bagian Adm,Sopir,Gudang Hubungi:081239974265

B.BP.033.06.18.0001122

G.03

Dicari Sopir untuk Kantor Korea Travel Hub.081338060220

B.BP.004.06.18.0001017

Dicari Guru Pendamping PAUD SMS:082145707300/082144899132

Livingwellbali (organic Garden Cafe&shop):Dicari Segera Cook, waiter/waiters, Minimal SMK, Bisa Bekarja dengan team, Pengalaman kerja minimal satu tahun, Bisa Bahasa Inggris, China.Contact Email: info@livingwellbali.com Phone/Wa:081339188442

Dbthkn Admin, Drafter,Sopir Hub:081238684610/0361-461350

Cr Staf Notaris, laki2 S1 Hukum Peng1Th.CV:rismasata@gmail.com

Dcr sopir Pariwisata B.Inggris Hub.Merrys 0361-238041

Soho in Seminyak looking For Bartender.CV to 0361-737280 Email:agussugama@yahoo.co.id B.BP.001.06.18.0001120

Dibthkn Tukang & Kepala Tukang (Mandor)u/mmperbaiki Vila-vila Brkepribadian baik.Gaji Mnarik CV:asahrd2018@gmail.com Tlp.0361-289742 B.BP.001.06.18.0000919

Dibutuhkan Staff HK yang Bisa Tinggal Dalam.Brpnglmn,Jujur & Bisa Berbahasa Inggris Daerah Sanur.Gaji Menarik.0361-289742 CV:asahrd2018@gmail.com B.BP.001.06.18.0000920

Mitsubishi AC,Cari:Teknisi AC STM&Sopir SIM A SMA u/Mbil Box HB:ImamBonjol 386 Imbo Residen Kav17 Tlp:8495675/081332279718 B.BP.001.06.18.0001059

SMA/SMKLk/WntPT.WahyuCahaya Bali, Jln.Diponegoro 210B Sanglah, 08123806350 B.BP.001.06.18.0001136

Sekolah di Jimbaran Cari: Kepala Sekolah TK,Coordinator, Guru Bhs.Inggris,Olah Raga, Musik,Komputer,PAUD,PGSD, Mandarin,Maintenance,Gardener Driver,Receptionist,Dokter, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com B.BP.004.06.18.0001087

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Urgent Need!!Cook Helper,Kasir Server,OB,Barista,Krm CV:Resto Ayam Bakar Bejo,Jln. Kuru Setra 5X.Up Herlambang(082144638086) B.BP.001.06.18.0001010

We are looking for Butler staff/housekeeping staff who can prepare breakfast.Who has Experienced and excelent in English. Seminyak and Ubud area.High Salary. Tlp.(0361) 289742CV:asahrd2018@gmail.com

B.BP.001.06.18.0000918

Ymh Bisma Dicari:Mekanik,Sopir SMA/D1/S1Ek.Hub:T.Umar142Dps

B.BP.001.06.18.0001034

DIJUAL MOBIL HONDA

Djl Freed Th’2009 Warna Hitam Hub.08123666158

B.BP.001.06.18.0001141

DICARI TANAH Dicari!!! Tanah Strategis di Ubud untuk Di-develop/Dijual Kembali,Budget 10-20 Milyar Hub:Purnama 085881515449

B.BP.821.06.18.0001132

DIJUAL TANAH Banting Hrg Tnh kav dpn Puspem Badung 290jt Nego,087860266809

B.BP.001.06.18.0001142

Dijl Tanah Area Dps, Jl.Sentanu Peguyangan Kaje,Luas 2,82 Are Hrg.300Jt/Are Hub.081236788999 B.BP.001.06.18.0001115

Dijual Cepat Tanah Sawah 25Are Loksi Dekat Objek Alas Kedaton 45Jt/Are Nego Hub:081353002002 B.BP.001.06.18.0001054

Dijual Tanah 2Are,1,5Are,1Are Jln.Sekar Jepun 6 Gatsu Timur Hub:Pak Suci 081933005184 B.BP.001.06.18.0001114

Villa Seminyak Teknisi Enginer Maintenance SMS.081999882123

Tanah:1,5 Are Jl.Suradipa 1 Peguyangan, Hub:081236510012

B.BP.004.06.18.0001130

B.BP.001.06.18.0001116

DIJUAL TANAH Dijual Tanah 3 Are Depan Mayura Hotel Ubud @350jt Hub.08123833974/0811398162

B.BP.001.06.18.0001124

Djl Cpt Tnh 430m2 di Jl.Tegal Wangi Sesetan, sudah Tembok Keliling H.0811399570 B.BP.001.06.18.0001134

RUPA-RUPA KPR Baru/Second Proses Mudah & Cepat H.081999563835 Gus Donny B.BP.001.06.18.0001048

KEHILANGAN Hlg Sertifkat Tnh A.n Made Rai Snel No.HM 01175 Kedewatan B.BP.001.06.18.0001113


BANGLI

14

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Triwulan I, Penerimaan Pajak Hiburan Nihil Bangli (Bali Post) Realisasi penerimaan Pajak Hiburan di Kabupaten Bangli pada triwulan I tahun 2018 tercatat masih nihil. Sementara realisasi penerimaan beberapa jenis pajak lainnya berhasil melampaui target. Berdasarkan data Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli, ada delapan jenis pajak yang menjadi sumber pendapatan daerah di Kabupaten Bangli yakni Pajak Hotel, Restoran, Hiburan, Reklame, Penerangan Jalan, Parkir, Air Bawah Tanah dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Untuk Pajak Hotel, dari target Rp 120 juta yang ditetapkan setahun, hingga akhir triwulan I tahun ini sudah berhasil terealisasi Rp 57 juta atau 47,89 persen. Sementara itu, Pajak Restoran dari target Rp 1,4 miliar lebih, sudah terealisasi Rp 634 juta lebih atau 44,34 persen. Pajak Hiburan, dari target Rp 5,4 juta setahun, realisasi hingga akhir triwulan I masih nihil. Pajak Reklame dari target Rp 310 juta lebih, yang terealisasi Rp 77,866 juta lebih atau 25,08 persen. Pajak Penerangan Jalan dari target Rp 6 miliar, terealisasi Rp 2,145 miliar (35,67 persen), Pajak Air Bawah Tanah dari target Rp 300 juta, terealisasi Rp 59 juta lebih (19,87 persen). Sementara PBB dari target Rp 4 miliar, hingga triwulan I baru tercapai Rp 326,4 juta lebih (8,1 persen) Sekretaris BKPAD Kabupaten Bangli A.A. Trisna Wijaya mengatakan, besaran target penerimaan pajak yang dipasang pada triwulan I yakni 15 persen. Dari keseluruhan jenis pajak, penerimaan enam jenis pajak sudah berhasil melampaui target. Keberhasilan itu tidak terlepas dari upaya jemput bola yang selama ini dilakukan BKPAD. ‘’Kita selama ini lakukan upaya jemput bola dan selalu mengimbau masyarakat untuk taat membayar pajak,’’ jelasnya. Soal masih nihilnya penerimaan Pajak Hiburan, Trisna Wijaya mengatakan, hal itu disebabkan karena event hiburan di Bangli selama semester I memang nihil sehingga pemungutan pajak hiburan tidak bisa dilakukan. Ke depan, pihaknya akan terus menggenjot pemungutan pajak sehingga target di semester berikutnya bisa terlampaui. (kmb40)

Enam Desa Terpapar Abu Vulkanik BPBD Bagikan Belasan Ribu Masker

Bali Post/ina

REKAPITULASI - Rekapitulasi perolehan suara pilgub di tingkat kecamatan.

Belum Ada Laporan Pelanggaran ke Panwaslu

Bangli (Bali Post) – Meski ada banyak TPS di Bangli yang masuk kategori rawan, namun pelaksanaan Pilgub Bali di Kabupaten Bangli secara umum dapat berjalan lancar. Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bangli tidak ada menerima laporan pelanggaran khususnya saat pemungutan suara. Ketua Panwaslu Kabupaten Bangli Nengah Sandiarta, Jumat (29/7) kemarin, menyampaikan nihilnya temuan dan laporan pelanggaran tidak terlepas dari upaya pencegahan yang dilaksanakan selama ini. Upaya pencegahan yang dilakukannya bersama jajaran Panwaslu terbawah yakni sosialisasi dan pendekatan persuasif dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan lainnya. Dalam melakukan pengawasan, Panwaslu juga mengoptimalkan peran stakeholder lainnya di lapangan. ‘’Kita juga fokuskan pengawasan secara maksimal pada TPS rawan,’’ ujarnya. Saat ini, Panwaslu Bangli fokus mengawasi proses rekapitulasi suara dan pleno penghitungan suara di tingkat kecamatan. Sebagaimana diketahui, berbagai persiapan dilakukan penyelenggara dan Panwaslu untuk menyukseskan pelaksanaan Pilgub di Bangli. Salah satu hal yang dilakukan Panwaslu yakni melakukan pemetaan terhadap TPS rawan. Sesuai data Panwaslu, ada 148 TPS di Kabupaten Bangli masuk kategori rawan. Dengan rincian, di Kecamatan Bangli sebanyak 51 TPS, Tembuku 56 TPS, Susut 8 TPS, dan Kintamani 33 TPS. Dari total 148 TPS rawan di Kabupaten Bangli, 9 TPS di antaranya masuk kategori rawan indikator 1, yakni terdapat pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar dalam DPT. Sementara 1 TPS lainnya masuk kategori rawan indikator 2 (terdapat pemilih yang tidak memenuhi syarat tapi terdaftar dalam DPT), 92 TPS masuk kategori rawan indikator 3 (terdapat pemilih disabilitas), 7 TPS masuk kategori rawan indikator 5 (terdapat pemilih di wilayah khusus seperti di sekitar rumah sakit, daerah eksodus, pegunungan, pesisir, bencana), 25 TPS masuk kategori rawan indikator 6 (terdapat aktor politik uang di wilayah TPS), 1 TPS masuk kategori rawan indikator 7 (terdapat praktik pemberian uang atau barang pada masa kampanye), 5 TPS masuk kategori rawan indikator 9 (petugas KPPS mendukung pasangan calon tertentu), dan 8 TPS masuk kategori rawan indikator 11 (TPS berada di dekat posko atau rumah tim sukses pasangan calon). Terhadap adanya ratusan TPS yang masuk kategori rawan, jajaran Panwaslu melakukan pengawasan dengan lebih ketat. Pengawasan di TPS rawan tidak hanya dilakukan oleh pengawas TPS yang bersangkutan namun juga akan diawasi oleh Panitia Pengawas Lapangan (PPL) dan Panwascam. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Semburan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Agung, Kamis (28/6), menyebar hingga ke wilayah Kabupaten Bangli. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebaran abu dengan intensitas kecil itu dirasakan oleh warga di enam desa di tiga kecamatan yakni Bangli, Tembuku, dan Kintamani bagian timur. Guna mengantisipasi dampak negatif abu bagi kesehatan masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli membagikan belasan ribu masker ke desa-desa terdampak. Informasi yang dihimpun Jumat (29/6) kemarin menyebutkan, enam desa yang terpapar abu vulkanik Gunung Agung di antaranya Desa Landih di Kecamatan Bangli, Suter, Abang Batudinding, Abang Songan di Kecamatan Kintamani serta Desa Peninjoan dan Yangapi di Kecamatan Tembuku. Hujan abu dirasakan warga sejak Kamis sore. Dampak hujan abu terlihat pada pepohonan dan jalan aspal yang tertutup abu tipis. Perbekel Desa Abang Batudinding Made Diksa menuturkan, hujan abu mu-

Bangli (Bali Post) – Erupsi Gunung Agung pada 2017 lalu sempat menimbulkan dampak berupa lesunya dunia pariwisata di Bali. Kunjungan wisatawan ke Bali termasuk Bangli kala itu merosot. Tak ingin hal itu terulang di tengah kondisi Gunung Agung yang kini kembali erupsi, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bangli Ketut Mardjana meminta semua pihak untuk dapat meyakinkan ke wisatawan bahwa Bali aman. Seluruh pihak juga diharapkan tidak memberikan statemen atau menyebarkan informasi yang meresahkan wisatawan terutama wisatawan mancanegara. Diwawancarai, Jumat (29/6) kemarin, Mardjana menyampaikan, sejauh ini tingkat kunjungan wisatawan ke Bangli

Polres Tabur Bunga di TMP Penglipuran

Bali Post/ina

TABUR BUNGA - Wakapolres Bangli Kompol I Ketut Gelgel memimpin kegiatan ziarah dan tabur bunga, Jumat (29/6) kemarin. penjajah. Kegiatan ini juga sekaligus dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-72. Di hari jadi Bhayangkara tahun ini, Gelgel berharap ke depannya Polri semakin dipercaya masyarakat. ‘’Semoga ke depannya Polri semakin dipercaya oleh masyarakat dan dengan semangat promoter. Polri siap mengamankan Agenda Kamtibmas tahun 2018 dan 2019,’’

lai dirasakan sejak sekitar pukul 14.00 Wita. Jika dibandingkan erupsi sebelumnya, hujan abu yang melanda wilayah desanya kali ini lebih keras. Ketebalan abu yang mengguyur pepohonan dan jalan aspal di wilayah Desa Abang Batudinding mencapai kurang lebih 1 cm. ‘’Sampai sekarang masih keras di wilayah Abang Batudinding bagian atas. Dari enam banjar, yang kena ada lima banjar,’’ ujarnya saat dihubungi siang kemarin. Hujan abu vulkanik Gunung Agung sudah mulai

berdampak pada pertanian dan peternakan. Banyak tanaman mengering dan daunnya berguguran. Sapi warga juga susah diberi pakan rumput yang terpapar abu sehingga warga terpaksa memberinya batang pisang. Tak hanya itu, abu vulkanik juga mulai berdampak pada kesehatan pernapasan warga. ‘’Banyak warga yang mulai mengeluhkan sesak napas,’’ terangnya. Meski demikian, sejauh ini belum ada warga yang mengungsi. Pihaknya mengharapkan Pemkab Bangli dapat mendistribusikan masker untuk warga ter-

masuk menambah petugas kesehatan di wilayah Abang Batudinding. ‘’Sekarang, masyarakat ke luar mulai pakai kaca, topi. Stok masker di warung-warung sudah kewalahan,’’ kata Diksa. Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli Ketut Agus Sutapa seizin Kalak BPBD Wayan Karmawan mengatakan, pihaknya pagi kemarin, sudah mendistribusikan masker ke masyarakat di desa-desa yang terdampak. Jumlahnya 12 ribu buah untuk enam desa yakni Abang Songan, Suter, Abang Batudinding, Landih, Peninjoan, dan Yangapi. Masingmasing desa diberikan dua ribu masker. ‘’Dengan pendistribusian masker ini kami harapkan dapat mengurangi dampak abu terhadap kesehatan warga. Selain mendistri-

busikan masker, kami juga mengingatkan agar aparat desa proaktif dalam mengimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan diri dengan menyediakan APD (alat pelindung diri -red) seperti memakai kacamata, memakai penutup hidung, memakai baju lengan panjang jika beraktivitas di luar rumah,’’ ucapnya. Agus menambahkan, sejauh ini Bangli belum ada kedatangan pengungsi dari Karangasem. Meski demikian, pihaknya sudah mengantisipasi hal itu dengan berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Sama seperti sebelumnya, tempat yang disiapkan untuk menampung pengungsi yakni di Kubu dan Kayuambua. ‘’Sejauh ini, kami masih fokuskan pendistribusian masker ke wilayah-wilayah yang terdampak hujan abu,’’ imbuhnya. (kmb40)

PHRI Minta Semua Pihak Tak Sebar Informasi Meresahkan

Peringati Hari Bhayangkara

Bangli (Bali Post) – Polres Bangli bersama Bhayangkari Cabang Bangli menggelar apel ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Penglipuran, Bangli, Jumat (29/6) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-72 yang jatuh 1 Juli. Ziarah dan tabur bunga dipimpin Wakapolres Bangli Kompol I Ketut Gelgel. Kegiatan diikuti Kabag Ops Polres Bangli Kompol Ngakan Putu Anom Semadi, 1 peleton perwira Polres dan Polsek, 1 peleton Sat. Sabhara bersenjata, 1 peleton gabungan staf dan personel Polsek Bangli, serta 1 peleton Bhayangkari. Sebelum ziarah dan tabur bunga, terlebih dahulu digelar apel di lapangan TMP Penglipuran. Wakapolres Bangli Kompol I Ketut Gelgel mengatakan, apel dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan Polres Bangli terhadap jasa para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan dari para

Bali Post/ist

ABU - Pepohonan yang terpapar abu vulkanik.

kata Gelgel. Usai menggelar ziarah dan tabur bunga di TMP Penglipuran, rombongan Polres Bangli bergerak ke Dermaga Kedisan, Kintamani. Di tempat tersebut, anggota Polres dan Bhayangkari kembali melaksanakan apel. Kegiatan dilanjutkan dengan tabur bunga di tengah Danau Batur dengan menggunakan kapal boat Satpolair Polres Bangli. (kmb40)

khususnya ke Toya Devasya belum terpengaruh erupsi Gunung Agung. Wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang masih tetap seperti hari sebelumnya. ‘’Hari ini (kemarin - red), saya belum melihat dampak drastis. Saya juga tidak melihat tanda-tanda wisatawan buru-buru atau khawatir saat berkunjung,’’ ujarnya. Hanya masalahnya, erupsi Gunung Agung mengakibatkan ditutupnya aktivitas penerbangan di Bandara Ngurah Rai, yang secara tidak langsung menyebabkan banyak wisatawan tidak bisa datang ke Bali. Terkait hal itu, Mardjana pun mengaku cukup sedikit khawatir. Pihaknya berharap erupsi Gunung Agung kali ini tidak sampai membuat pariwisata Bali kembali lesu seperti pengala-

man tahun lalu. Agar pariwisata di Kintamani termasuk Bali pada umumnya tetap normal, Mantan Dirut PT Pos ini mengharapkan peran serta semua pihak untuk meyakinkan kepada wisatawan bahwa Bali aman untuk dikunjungi. Semua pihak diharapkannya menghindari atau tidak memberikan pernyataan maupun menyebarkan informasi yang dapat membuat wisatawan resah dan khawatir datang ke Bali. Sebab, berkaca pada pengalaman tahun lalu, merosotnya tingkat kunjungan wisatawan ke Bali tahun lalu salah satunya dipengaruhi karena adanya penyebaran informasi erupsi Gunung Agung yang terkesan berlebihan yang membuat wisatawan takut berkunjung ke Bali. Jika dicermati, lanjutnya,

erupsi Gunung Agung yang terjadi sekarang ini bisa dijadikan daya tarik kunjungan. Puncak Gunung Agung yang mengeluarkan cahaya merah saat erupsi dapat dijadikan atraksi wisata. ‘’Yang perlu dilakukan adalah memberitahukan kepada wisatawan kejelasan mengenai batas-batas daerah yang berbahaya, apakah 4 km atau 6 km. Agar tidak melakukan kunjungan di radius yang berbahaya. Dan kalau terjadi hujan abu, wisatawan diimbau memakai masker dan alat pelindung diri lainnya untuk menghindari dampak abu pada kesehatan pernapasan,’’ imbuhnya. (kmb40)

Mardjana

Bali Post/kmb40


15

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Menpar Minta Enam Negara Cabut ’’Travel Advice’’-nya Jakarta (Bali Post) –

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap enam negara mencabut kembali travel advice-nya ke Indonesia setelah Bandara Ngurah Rai, Bali kembali dibuka. ‘’Kami sampaikan, Bandara I Gusti Ngurah Rai secara resmi sudah dibuka kembali, terhitung mulai 29 Juni 2018 pukul 14.30 Wita ini. Jadi kepada negara-negara yang sudah telanjur memberikan travel advice, mohon segera direvisi lagi,’’ kata Menpar Arief Yahya dalam keterangan tertulis, Jumat (29/6) kemarin.

DITUTUP - Suasana Bandara Ngurah Rai saat ditutup sementara, Jumat (29/6) kemarin.

Bertemu Mahathir, Jokowi Bahas Mobil dan Politik

Bali Post/ant

BERBINCANG - Presiden Joko Widodo berbincang dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad saat kunjungan kenegaraan di beranda Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6) kemarin.

SIMPATI UNTUK : KADEK RADITYA DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000 BRI KANTOR CABANG DENPASAR GAJAH MADA NO: 0017-01-001275-30-4 Adnyana, Dps Rp 500.000 A. Dewi Rp 500.000 Agus Darmendra Rp 250.000 Toko Cempaka Indah (2/5) Rp 100.000 Toko Cempaka Indah (4/6) Rp 100.000 Jumlah penerimaan hari ini Rp 1.450.000 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 4.750.000 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 6.200.000 Catatan : Dompet simpati Anda Bali Post untuk Kadek Raditya telah diserahkan tiga kali, yaitu : 30 Januari 2018 sebesar Rp 1.500.000, 11 Mei 2018 sebesar Rp 3.000.000, dan 29 Juni 2018 sebesar Rp 1.000.000

Bogor (Bali Post) – Percakapan mobil hingga masalah politik menjadi ‘’bumbu’’ pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad, Jumat (29/6) kemarin. Presiden Jokowi yang menyambut Perdana Menteri ketujuh Malaysia ini dengan upacara kenegaraan di Istana Bogor teringat pertemuan dengan Mahathir pada 2015. ‘’Saya ingat betul tahun 2015, saat saya berkunjung ke Malaysia, ke Kuala Lumpur. Saya diajak oleh Bapak Tun Mahathir untuk test drive mobil Proton,’’ kata Presiden. Jokowi menceritakan bahwa Perdana Menteri yang saat ini berusia 92 tahun ini menyetiri sendiri dengan kecepatan 180 km per jam. ‘’Sangat cepat sekali, tapi saya tidak takut. Saya tidak khawatir karena driver-nya adalah Bapak Tun Mahathir. Kalau driver-nya bukan beliau saya kira mungkin saya takut,’’ ungkap Presiden Jokowi. Menanggapi hal ini, Mahathir mengaku saat menyetiri Presiden Jokowi tersebut dirinya bukan seorang perdana menteri atau pejabat negara, melainkan hanya sebagai penguji mobil (test drive) Proton. ‘’Pada masa itu saya bukan perdana menteri. Saya jadi test driver untuk Proton saja. Dan kami gunakan test track (tes lintasan), sebagaimana kita tahu test track itu tidak semua datar begitu, ada ketinggiannya, agak miring sedikit. Bapak Presiden tidak komplain apa-apa,’’ kata Mahathir yang disambut ketawa yang hadir dalam acara tersebut. Mahathir telah menjabat Perdana Menteri Malaysia selama dua kali, yakni yang pertama kali pada 1981 sampai 2003 saat masih bergabung dengan United Malays National Organisation (UMNO). Namun pada jabatan keduanya ini, Mahathir mencalonkan diri

menjadi Perdana Menteri dengan Partai Pribumi Bersatu Malaysia yang ia dirikan pada 2016. Menanggapi kemenangannya dalam pemilu di Malaysia, Mahattir mengaku kaget juga karena tidak mengira bisa mengalahkan Najib Razak yang didukung oleh partai berkuasa UMNO. ‘’Sebenarnya kita di Malaysia ini bukanlah cakap tangan, tapi entah bagaimana kita bisa dapat kemenangan dan tak ada masalah yang muncul setelah itu,’’ ungkap Mahathir. Mahathir yang memulai kariernya di politik bergabung dengan UMNO pada 1946 ini mengaku bahwa Indonesia dan Malaysia punya hubungan kekeluargaan yang sangat dekat. Mahathir mengaku bahwa permasalahan politik di Indonesia lebih besar dibanding Malaysia, namun jenisnya sama sehingga dirinya ingin membahasnya dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi bagaimana menyelesaikan masalah politik dalam sebuah negara demokrasi ini. ‘’Kita ingin amalkan sistem demokrasi, dan sistem ini memang punya banyak masalah,’’ kata Mahathir. (ant)

Sebelumnya enam negara yakni Inggris, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Singapura, dan Prancis menerbitkan travel advice setelah erupsi Gunung Agung terjadi. Tercatat pada Jumat sampai dengan pukul 13.35 WIB atau 14.35 Wita, enam negara tersebut mengeluarkan travel advice. ‘’Bandara Nguran Rai juga sudah akan menormal-

isasi jadwal penerbangan, sebagai langkah pemulihan penundaan terbang hari ini,’’ kata Arief Yahya. Bahkan, bandara yang menjadi pintu masuk terbesar buat wisman ke Tanah Air ini akan beroperasi selama 24 jam penuh, sampai kondisinya normal. ‘’Terima kasih Angkasa Pura 1, terima kasih Kemenhub, yang makin pro-

aktif memikirkan pengguna jasa kita, wisatawan di Bali,’’ sebut Arief Yahya. Ia menegaskan travel advice itu berlaku nasional, satu negara meskipun yang dianggap berpotensi membahayakan hanya di satu dua provinsi saja. ‘’Karena itu, dampaknya bisa langsung nasional, kalau tidak segera direvisi,’’ jelasnya. (ant)

Pilkada Purwakarta

Istri Cagub Jabar Unggul

Purwakarta (Bali Post) – Istri Calon Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Anne Ratna Mustika, unggul hitung cepat Komisi Pemilihan Umum (KPU) atau meraih suara terbanyak pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta. Suara Anne yang didampingi Aming itu sesuai dengan penghitungan format C1 berisi rekapitulasi suara di seluruh TPS di Purwakarta, seperti yang terpantau dalam laman infopemilu.kpu.go.id, Jumat (29/6) siang kemarin.

Berdasarkan penghitungan hasil cepat KPU seperti yang dipublikasi dalam laman itu, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta Anne-Aming memperoleh 43,80 persen atau 213.751 suara. Disusul pasangan Zainal Arifin-Luthfi Bamala dari jalur independen meraih 38,54 persen atau 118.114 suara, dan pasangan Padil Karsoma-Acep Maman yang meraih 17,66 persen atau 86.176 suara. Raihan suara tersebut masih sementara, atau bersumber dari jumlah

formulir C1 yang masuk sebanyak 1.465 dari total 1.492 tempat pemungutan suara atau 98,19 persen. Koordinator Lapangan Pemenangan Anne-Aming, Lalam Martakusuma, mengatakan bahwa raihan suara Anne-Aming membuktikan kalau masyarakat Purwakarta menginginkan kesinambungan pembangunan. ‘’Ini cermin dari performa kandidat dan kinerja tim pemenangan. Apalagi, partisipasi pemilih perempuan sangat besar,’’ katanya. (ant)

Tahap Pertama Erwin mengatakan, tidak semua bank bisa memanfaatkan pembebasan LTV untuk rumah tahap pertama ini. Bank yang bisa menikmati keringanan LTV ini adalah bank dengan rasio kredit bermasalah dari total kredit kurang dari lima persen secara net (bersih). Selain itu, rasio kredit bermasalah untuk sektor properti dari bank itu juga harus kurang dari lima persen. ‘’Untuk rumah pertama kami tidak mengatur besarnya rasio LTV. Tentu saja masing-masing bank yang mengatur sesuai prak-

tik manajemen risiko yang ada. Kami tegaskan bahwa ada beberapa persyaratan prudensial yang menyertai realisasi LTV ini,’’ katanya. Gubernur BI Perry Warjiyo meyakini pelonggaran ini tidak akan membahayakan perekonomian, khususnya sektor perbankan dengan kenaikan rasio kredit bermasalah (NPL). Pasalnya, kata Perry, saat ini segmen masyarakat yang dapat menikmati LTV adalah masyarakat dengan kelompok usia 36 tahun hingga 40 tahun. Kelompok masyarakat itu, kata Perry, masih memiliki daya beli dan kemampuan membayar yang tinggi. ‘’Debt Service Ratio

atau kemampuan membayar utang kembali (DSR) untuk kelompok muda menengah mencapai 13 - 14 persen,’’ ujarnya. Selain memperbolehkan uang muka nol persen, BI juga memperlonggar jumlah fasilitas kredit melalui inden menjadi lima fasilitas pembelian rumah dan juga mempermudah pencairan kredit secara inden. Pelonggaran LTV ini, ujar Perry, untuk meningkatkan pembelian rumah pertama dan juga rumah kedua untuk investasi. Dia juga menegaskan pelonggaran LTV ini tidak akan membuat harga sektor properti semakin menggelembung (bubble). (ant)


RUSIA 2018 14 JUNI - 15 JULI

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Sabtu Umanis, 30 Juni 2018

Tim Non-unggulan

Bisa Berjaya Vatutinki Babak final Piala Dunia bisa jadi diwarnai tim non-unggulan yang melaju, seperti tim Denmark dan Meksiko, atau Belgia versus Kroasia. Beberapa bulan yang lalu skenario semacam itu akan dianggap hanya mimpi. Tetapi setelah dua minggu turnamen berjalan dengan penuh kejutan, prospek negara-negara berperingkat lebih rendah, yang bersaing dalam pembukaan pertandingan sepak bola terbesar di Moskow pada 15 Juli, telah menyajikan rasa percaya yang lebih besar. Bali Post/afp

Adnan Januzaj

Ingin Jawab Kritik ADNAN Januzaj tampil gemilang membela Belgia melawan Inggris pada laga pumungkas Grup G Piala Dunia 2018. Ia mencetak gol kemenangan tipis Belgia 1-0 di Stadion Kaliningrad, Rusia, Jumat (29/6) dini hari WIB. Pada akhir pertandingan, mantan penggawa Manchester United (MU) itu terpilih sebagai man of the match. ‘’Tugas saya menunjukkan kepada semua pengkritik saya di masa lalu,’’ kata Januzaj, dikutip BT Sport, Jumat (29/6) kemarin. Pesepak bola 23 tahun ini jebolan akademi United. Saat menembus tim senior, Januzaj sempat berada di Old Trafford pada 2013 hingga 2015. Pada masa-masa itu, ia banjir kritikan. Ia dinilai tidak layak memperkuat MU. Januzaj kemudian dipinjamkan ke Borussia Dortmund dan Sunderland. Barulah sejak 2017, pemain kelahiran Brussels ini pindah secara permanen ke Real Sociedad. ‘’Saya ingin menunjukkan kepada orang-orang, saya ada di sini. Saya sangat senang mencetak gol hebat melawan tim yang bagus,’’ ujar Januzaj. Ia mengaku membuat keputusan tepat ketika pindah ke Sociedad. Sepanjang musim lalu ia tampil dalam 35 laga di berbagai ajang dan mencetak empat gol. Januzaj tegaskan akan terus berjuang memperebutkan satu tempat di starting XI Belgia. Golnya ke gawang Inggris menjadi yang pertama untuk timnasnya. ‘’Saya sangat senang dengan itu. Semoga akan ada lebih banyak gol di masa depan,’’ ujar winger kelahiran Brussels ini. (kmb33/afp)

Tunisia Telah Capai Target TUNISIA telah mencapai target mereka di Piala Dunia 2018. Ini diucapkan oleh pelatih Tunisia Nabil Maaloul seusai timnya memetik kemenangan 2-1 dari Panama pada laga terakhir Grup G di Mordovia Arena, Saransk, Jumat (29/6) dini hari. Ia mengatakan, Tunisia sadar sepenuhnya setiba di Rusia bahwa sulit bagi mereka lolos dari grup. Sebab, di kelompok mereka bercokol Belgia dan Inggris, dua tim tangguh yang sejak awal diperkirakan akan melaju ke babak gugur. ‘’Pertandingan hari ini adalah kemenangan yang sangat pantas bagi tim Tunisia. Ketika kami masuk di grup ini, saya pikir kami tahu bahwa harapan terbaik kami adalah posisi ketiga,’’ kata Maaloul kepada wartawan. Tunisia dikalahkan Inggris 1-2 pada pertandingan pembuka dan dibekap Belgia 2-5 pada pertandingan kedua. Ini mengakhiri harapan mereka untuk melaju ke babak gugur sebelum pertandingan terakhir mereka pada fase grup. Tetapi tim negara Afrika Utara itu pulang ke negaranya dengan rasa puas setelah mengakhiri masa 40 tahun menunggu kemenangan di Piala Dunia. Tunisia menjadi negara Afrika pertama yang memenangkan pertandingan di Piala Dunia ketika mereka mengalahkan Meksiko di Argentina pada tahun 1978, tetapi sejak itu mereka hanya mampu bermain seri dalam empat pertandingan dan kalah sembilan kali sebelum kemenangan atas Panama. Tunisia sempat tertinggal oleh bunuh diri Yassine Meriah pada menit ke-33. Fakhreddine Ben Youssef kemudian menyamakan skor pada menit ke-51. Selang 15 menit, pemain depan Wahbi Khazri mencetak gol kemenangan Tunisia. Maaloul memuji perjuangan timnya dalam pertandingan pertama mereka dengan Inggris, di mana Tunisia bermain secara heroik sebelum digagalkan gol telah Harry Kane. Tetapi, dia juga mengakui bahwa kinerja mereka melawan Belgia jauh lebih buruk. ‘’Mungkin di pertandingan kedua kami seharusnya lebih baik,’’ kata pelatih. ‘’Penampilan kami melawan Inggris sangat bagus, kami sejajar dengan mereka secara teknis. Mereka memiliki beberapa pemain terbaik di dunia dan kami harus mengakui hal itu,’’ tutupnya. (kmb33/afp)

Kemenangan Kolombia Harus Dibayar Mahal

Moskow – Kolombia berhasil meraih kemenangan penting dalam pertandingan matchday ketiga Grup H Piala Dunia 2018. Butuh kemenangan untuk memastikan diri lolos tanpa menggantungkan hasil pertandingan lain, Kolombia sukses mewujudkan target itu. Meski kedua tim saling menyerang, Kolombia yang akhirnya muncul sebagai pemenang. Gol tunggal Yerry Mina bukan saja memastikan Kolombia lolos ke babak 16 besar, tetapi mereka juga lolos sebagai juara grup. Kesuksesan lolos sebagai juara grup itu memastikan Kolombia akan bertemu dengan Inggris di babak 16 besar. Namun, prestasi apik itu harus dibayar mahal karena bintang utama Kolombia, James Rodriguez, mengalami cedera. Menurut Jose Pekerman, pelatih Kolombia, James mengalami cedera yang mengkhawatirkan. Akibat cedera itu, Pekerman mengatakan situasi timnas Kolombia saat ini menjadi sangat sulit. James sebenarnya turun sebagai starter dalam laga tadi. Namun saat laga baru berjalan setengah jam, James mengalami masalah yang nampaknya cukup serius. Ia kemudian ditarik keluar dan posisinya diganti oleh Luis Muriel. ‘’Saya sangat-sangat khawatir. Cedera yang dialami James membuat situasi tim kami menjadi sangat berat,’’ keluh Pekerman, Jumat (29/6) kemarin. ‘’Saya sebenarnya tak mau membicarakan hal ini di konferensi pers. Jika saya melakukannya, ada risiko saya menutupi semua yang terjadi. Tapi bisa saya pastikan bahwa situasi ini membuat kami tidak nyaman,’’ imbuhnya. Pekerman mengaku tidak tahu cedera apa yang dialami oleh James. Ia bahkan belum berbicara dengan tim medis mengenai cedera tersebut. Pekerman juga masih terkejut dengan cedera itu. Pasalnya, James sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda ada masalah sebelum pertandingan. James berlatih seperti biasa bersama timnas Kolombia. ‘’Sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi tentang cedera James. Saya tidak bisa memastikan atau membantah. Dia masih berlatih dengan normal sampai kemarin, seperti biasanya saja. Dia bahkan berlatih lebih lama untuk mengasah tendangan bebas dan eksekusi penaltinya,’’ katanya lagi. (kmb33/afp)

Setelah adanya kejutan, dengan tersisihnya tim empat kali juara dunia Jerman, pertandingan putaran sistem gugur sekarang ini bisa menghadirkan lebih banyak lagi kejutan daripada sebelumnya. Ditambah lagi, dengan absennya Italia, yang juga telah memenangkan empat trofi dan tiga kali finalis Belanda, yang keduanya gagal lolos, babak 16 besar menghadirkan satu perasaan yang tidak biasanya. Ketiadaan Italia, Jerman dan Belanda, yang telah memainkan

total 17 putaran final Piala Dunia di antara mereka, telah meninggalkan kondisi kekosongan yang langka. Namun separuh dari tim-tim yang akan berlaga di putaran 16 besar adalah negara-negara yang belum pernah sekalipun menjadi juara dunia sepak bola. Negara-negara itu seperti Swiss, Rusia, Swedia, Kroasia, Denmark dan Kolombia, yang saat ini memiliki tiket untuk tetap penuh harapan. Salah satunya kemungkinan yang akan mencapai semua jalan ke putaran empat besar atau lebih

dengan Spanyol, juara Piala Dunia tahun 2010, dan Inggris, pemenang Piala Dunia tahun 1966, merupakan satu-satunya kekuatan yang berada tengah-tengah, dari pertandingan tahap sistem gugur itu. Spanyol akan melawan tuan rumah Rusia di babak 16 besar. Swiss, yang pada tahun 1954 berhasil mencapai delapan besar, untuk penampilan terbaik mereka, menghadapi Swedia, yang penampilan terbaiknya final, kembali ke Piala Dunia 60 tahun lalu. Kroasia, semifinalis pada tahun 1998 dan tampil luar biasa sejauh ini di Rusia, akan menghadapi Denmark. Sementara Kolombia yang menduduki Grup H bermain dengan Inggris. Pada bagian atas dipenuhi dengan hampir semua kekuatan sepak bola tradisional yang tersisa, dengan juara dunia dua kali yang juga finalis Piala Dunia 2014 Argentina, akan menghadapi Juara Dunia 1998 Prancis.

Brazil pemenang lima kali, menghadapi Meksiko, dan juara dua kali Uruguay bertempur habis-habisan dengan Cristiano Ronaldo, juara Eropa Portugal. Yang pasti untuk separuh grup itu, beberapa mantan juara dunia, bakal absen pada babak empat besar. Dengan penggemar sepak bola yang mengeluh selama bertahun-tahun tentang olahraga yang didominasi dua klub dan di tingkat internasional oleh hanya segelintir tim, Piala Dunia di Rusia kali ini sudah pasti mendapat embusan udara segar pada babak sistem gugur.Dengan tim-tim nonunggulan, Piala Dunia sekarang yang menunjukkan konsistensi jauh lebih besar, dan kesenjangan kualitas dengan tim favorit, yang semakin menyempit, ada kesempatan bagi turnamen untuk menggeser poros global sepak bola dunia, tidak lagi seperti sebelumnya. (ant/rtr)

Senegal Tersingkir Inggris Diuntungkan karena Poin ”Fair Play’’ dengan Kekalahan

Kazan – Senegal menjadi satu-satunya tim di Piala Dunia 2018 Rusia yang tersingkir karena perhitungan fair play point. Hal ini tentu menyakitkan, tetapi sang pelatih, Aliou Cisse, mengatakan dia tidak bisa berbuat banyak. Senegal sebenarnya memiliki peluang bagus lolos ke 16 besar. Tetapi di laga terakhir mereka kalah 0-1 dari Kolombia, di saat yang sama Jepang juga kalah 0-1 dari Polandia. Uniknya, kedua tim ini memiliki selisih gol sama (0), jumlah gol memasukkan sama (4) dan head to head seimbang (2-2). Berarti, tim yang lebih unggul ditentukan oleh fair play point. Kartu kuning dinilai minus satu (-1), dua kartu kuning berarti minus tiga (-3) dan kartu merah langsung berarti minus empat (-4). Dari tiga laga di fase grup, para pemain Jepang dihadiahi empat kartu kuning. Sementara Senegal sudah mengoleksi enam kartu kuning. Alhasil Senegal harus tersingkir karena kalah disiplin. ‘’Saya tidak tahu apakah ini dunia yang kejam atau tidak, tetapi saya tidak bisa meminta pemain saya untuk turun ke lapangan tanpa menerima kartu kuning,’’ ungkap Cisse, Jumat (29/6) kemarin. ‘’Itu adalah hukum sepak bola, hukum fair play, dan kami mendapatkan poin lebih sedikit di aspek itu, kami harus menerimanya. Bagaimanapun itu adalah aturan pertandingan dan kami harus menghargainya, tetapi kami lebih suka tersingkir dengan cara lainnya,’’ imbuh Cisse. Piala Dunia 2018 Rusia ini mungkin edisi yang paling menyakitkan bagi tim-tim Afrika. Betapa tidak, sama sekali tidak ada wakil Afrika di 16 besar. ‘’Sepak bola Afrika membuat banyak perkem-

bangan dan kami akan terus melanjutkan jalan ini dan saya yakin kami akan mendapatkan hal baik di masa mendatang. Kami sudah berada di jalur yang tepat,’’ katanya lagi.

Murung Di awal pertandingan, para penggemar berkumpul di seantero negeri untuk mendukung tim kesayanganya, bahkan ada yang sampai memanjat dinding hanya untuk sekadar melihat perjuangan para pendekar mereka di lapangan hijau. Namun semua seketika senyap saat Kolombia mencetak gol. Apalagi ketika Senegal gagal memanfaatkan beberapa peluang di menit akhir. ‘’Kami tidak memanfaatkan peluang yang kami miliki. Menurut saya, kesalahan terletak di pelatih. Seharusnya dia bisa meramu pemain dengan baik,’’ ujar Elly Sy, salah seorang pendukung Senegal. Kerumunan orang di alun-alun Kota Dakar serta jalan-jalan mendadak sepi ketika Senegal dipastika tidak lolos. Kondisi ini menjadi pencapaian terburuk Benua Afrika di Piala Dunia sejak 1982. Pemain Senegal bersedih karena gagal lolos ke 16 besar. Pada Piala Dunia 1982, dua wakil Benua Afrika, Aljazair dan Kamerun, juga gagal lolos dari fase grup. Setelah itu, sejak 1986 setidaknya Afrika memiliki satu wakil yang sukses melaju ke fase knock-out. Mereka adalah Maroko (1986), Kamerun (1990), Nigeria (1994, 1998), Senegal (2002), Ghana (2006, 2010), dan Aljazair-Nigeria (2014). Kamerun di tahun 1990, Senegal (2002), dan Ghana (2010) bahkan mampu mencapai perempat final. Tahun ini, Mesir serta Maroko bahkan hanya mampu finis sebagai juru kunci Grup A dan B. (kmb33/afp)

Aksi Batshuayi Jadi Viral

Kaliningrad – Adnan Januzaj memang mencetak gol kemenangan Belgia atas Inggris 1-0. Namun, Michy Batshuayi bisa jadi menyedot sorotan lebih besar karena selebrasi konyolnya. Pada pertandingan perebutan juara Grup G di Stadion Kaliningrad, Jumat (29/6) dini hari kemarin, Januzaj menjadi pembeda dengan golnya di awal babak kedua. Menerima operan Yoeri Tielemans, Januzaj melepaskan tembakan melengkung kaki kiri ke tiang jauh yang

bersarang di sudut atas gawang Inggris. Batshuayi diturunkan dengan menjadi ujung tombak Belgia, menggantikan Romelu Lukaku yang diistirahatkan. Kekonyolan dilakukan striker berusia 24 tahun itu saat merayakan gol tersebut. Batshuayi mengambil bola dari gawang yang dikawal Jordan Pickford. Maksud hati ingin menendang ke arah jala agar terlihat keren, bola sepakan Batshuayi justru mengenai tiang gawang sehingga meman-

tul mengenai kepalanya sendiri. Cuplikan selebrasi gagal itu sendiri menjadi viral dan sudah dilihat lebih dari 1 juta kali. Batshuayi memilih untuk melihat sisi lucu dari aksi konyol itu. ‘’Kenapa aku bodoh sekali, bro,’’ cuit pemain yang musim lalu memperkuat Borussia Dortmund itu lewat media sosial. Ini adalah Piala Dunia pertama Batshuayi. Striker yang dimiliki Chelsea itu sudah bermain dua kali dan menyumbang satu gol ke gawang Tunisia. (kmb33/afp)

Moskow – Timnas Inggris dikalahkan Belgia 0-1 dalam laga terakhirnya, Jumat (29/6) dini hari kemarin, sehingga hanya lolos sebagai runner-up Grup G. Namun posisi ini justru bisa menguntungkan The Three Lions. Sebelum pertandingan dimulai, sejumlah media Inggris bahkan memberitakan bahwa banyak suporter negara itu yang lebih memilih agar tim pujaan mereka itu finis sebagai runner-up. Maklum, dengan posisi itu, jalan menuju ke final akan lebih mudah. Mengapa Inggris tak mau menyandang status juara grup? Jika melihat bagan keseluruhan di fase knock out, pilihan Inggris menjadi runner-up mungkin terlihat sudah tepat. Jika bisa menyingkirkan Kolombia di babak 16 besar, Inggris akan bertemu dengan pemenang antara Swedia dan Swiss di perempatfinal. Hadangan Inggris selanjutnya di semifinal antara Spanyol, Rusia, Kroasia, atau Denmark. Di atas kertas materi pemain-pemain tersebut mungkin tidak berada jauh di atas tim Inggris. Lawan sulit sebelum final mungkin akan datang dari Spanyol atau Kroasia. Berbeda dengan Belgia. Tim besutan Roberto Martinez itu bisa saja bertemu dengan Brazil di perempatfinal jika sukses mengalahkan Jepang di 16 besar. Brazil punya kualitas pemain yang sangat oke: Neymar, Philippe Coutinho, Gabriel Jesus, Roberto Firmino, Casemiro, dan Thiago Silva. Mereka semua adalah bagian penting di klub-klubnya masing-masing. Pemain-pemain Belgia sendiri bukannya tidak punya kualitas setara Brazil. Tetapi, dari segi mental tim dan tradisi juara, Brazil tentu lebih jauh ada di atas Belgia. Mengingat Selecao adalah juara dunia lima kali. Sekalipun lolos dari hadangan Brazil, Belgia dinanti lawan-lawan semacam Uruguay, Portugal, Prancis, atau Argentina sebelum melangkah ke final. Pemain Pelapis Inggris tumbang setelah lebih banyak memainkan pemain lapis kedua. Melawan Belgia, sebagian besar pemain Inggris yang tampil reguler di Piala Dunia 2018 diistirahatkan. Tidak ada nama-nama seperti Harry Kane, Dele Alli, Jesse Lingard, atau Jordan Henderson di starting XI Inggris. Kane, yang sejauh ini jadi top skorer dengan lima gol, bahkan sama sekali tak dimainkan kendati Inggris dalam posisi tertinggal. Southgate pun menjelaskan keputusannya untuk merotasi pemain saat melawan Belgia. Baginya, memasuki fase knockout tanpa pemain cedera lebih penting. ‘’Orang-orang akan bilang itu adalah keputusan tepat kalau kami menang, tapi itu adalah keputusan tepat karena kami bisa saja menjalani pertandingan sampai perpanjangan waktu dan membahayakan pemain yang tak perlu kami bahayakan,’’ ujar Southgate. ‘’Kami tidak suka kalah dan tidak mau kalah, tapi kami meraih target utama dari malam ini. Dan jika kami memasukkan Harry selama 10 menit dan seseorang menerjang pergelangan kakinya, itu akan konyol. Pertandingan di fase gugur itu yang penting,’’ lanjutnya. Patut ditunggu apakah keputusan Southgate ini membuahkan hasil manis buat Inggris. (kmb33/afp)

Kiper Korsel Diincar Klub-klub Besar

Cho Hyun-Woo

Bali Post/afp

Moskow – Penampilan Cho Hyun-Woo sebagai penjaga gawang utama Timnas Korea Selatan (Korsel) di perhelatan Piala Dunia 2018 Rusia memang sungguh fenomenal. Hal itu membuat sejumlah klub asal Liga Jerman berminat untuk memboyongnya pada bursa transfer musim panas 2018. Hyun-Woo memang dipilih oleh pelatih Korsel Shin TaeYong mengawal gawang timnya sejak laga perdana di Piala Dunia 2018 Rusia. Kepercayaan Tae-Yong mampu dijawab oleh Hyun-Woo dengan penampilan apiknya. Terutama pada pertandingan pamungkas Grup F Piala Dunia 2018 antara Korsel melawan Jerman. Pada laga tersebut, Hyun-Woo bermain bak tanpa cela dengan melakukan sejumlah penyelamatan, termasuk peluang emas dari Toni Kroos. Penampilan luar biasa Hyun-Woo pun terbayarkan setelah Korsel mampu menyudahi pertandingan melawan Jerman dengan kemenangan 2-0. Bahkan Korsel membuat Jerman harus tersingkir lebih awal dari Piala Dunia 2018. Performa impresif itu membuat nama Hyun-Woo kini mulai mendapatkan perhatian dari beberapa klub. Bahkan, menurut laporan harian Jerman, Jumat (29/6) kemarin, beberapa klub Liga Jerman macam Bayer Leverkusen, TSG Hoffenheim, serta Borussia Dortmund berminat mendapatkan jasa kiper berusia 26 tahun tersebut. Akan tetapi hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Hyun-Woo sendiri mengenai ketertarikan sejumlah klub Liga Jerman tersebut terhadap dirinya. (kmb33/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook