Skip to main content

Edisi 30 Juli 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 332 TAHUN KE 68

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu umanis, 30 Juli 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Menkop Puspayoga Buka ’’Food Truck Festival’’

Serahkan ‘’Bali Brand Award’’

Bali Post/kmb

BALI BRAND - Menkop Puspayoga, Wali Kota Rai Mantra, Sekkot Rai Iswara dan Satria Naradha foto bersama dengan pengusaha usai penyerahan ‘’Bali Brand Award’’, Jumat (29/7) malam.

Jelang Eksekusi

Agus Hadi (Indonesia). Sitor Situmorang, pengacara terpidana yang dieksekusi mati di Nusakambangan Michael Titus Igweh, mengatakan kliennya mengalami stres sebelum hukuman mati dilakukan. ‘’Ketika itu kondisi fisiknya baik, tetapi dia stres. Pandangannya sering kosong,’’ ujar Sitor di Rumah Duka Bandengan, Jakarta, Jumat kemarin. Menurutnya, hal itu terjadi karena sampai akhir hayatnya Michael Titus merasa dirinya tidak bersalah atas kasus kepemilikan narkoba yang menjeratnya. Hal. 19 Tiga Hari

Rai Mantra dan Sekkot A.A. Rai Iswara sempat berkeliling areal food truck. Mereka disambut puluhan pedagang bermobil (food truck) yang memadati areal parkir Taman Kota Denpasar, Lumintang. Menteri Puspayoga berdialog dengan para pelaku ekonomi kreatif. Ada 25 stan yang memeriahkan acara tersebut. Menu yang ditawarkan pun beragam. Ada bakso, sosis, jaja klepon hingga nasi sela. Selain digelar food truck festival, serangkaian HUT ke68 Bali Post juga diserahkan Bali Brand Award. Hal. 19 Nama Bali

Eksekusi Terkesan Tertutup

Ada yang Stres, Ada Pula yang Tegar EMPAT terpidana mati telah dieksekusi, Jumat (29/7) dini hari kemarin. Freddy Budiman adalah satu-satunya WNI yang dieksekusi. Sedangkan tiga lainnya; Seck Osmani, Humprey Eijeke dan Michael Titus, semuanya warga Nigeria. Sementara 10 terpidana mati lainnya masih belum diketahui kapan dilaksanakannya eksekusi. Mereka adalah Merri Utami (Indonesia), Zulfiqar Ali (Pakistan), Gurdip Singh (India), Onkonkwo Nonso Kingsley (Nigeria), Obina Nwajagu (Nigeria), Ozias Sibanda (Zimbabwe), Federik Luttar (Zimbabwe), Eugene Ape (Nigeria), Pujo Lestari (Indonesia), dan

SERANGKAIAN HUT ke68 Bali Post, kemarin dibuka Food Truck Festival. Acara yang berlangsung hingga Minggu (31/7) besok, dibuka Menteri Koperasi dan UKM A.A. Puspayoga, Jumat (29/7) malam. Food Truck Festival yang baru pertama digelar di Denpasar ini, diawali dengan pelepasan burung dan yoga massal, Jumat pagi. Ketika itu hadir Wakil Wali Kota Denpasar I GN Jaya Negara. Hadir pula Danrem 163/ Wirastya Cantiyasa, utusan bupati se-Bali serta ratusan penekun yoga di Bali. Puspayoga yang didampingi Wali Kota Denpasar I.B.

Jaksa Agung Minta Maaf

Jakarta (Bali Post) – Kejaksaan Agung meminta maaf atas pelaksanaan eksekusi mati jilid III terhadap empat terpidana mati, yang terkesan tertutup informasinya. ‘’Maaf terkesan menutup akses karena saya menghendaki eksekusi berjalan tertib, aman dan lancar,’’ kata Jaksa Agung HM Prasetyo, di Jakarta, Jumat (29/7) kemarin.

HM Prasetyo

Jumlah terpidana mati yang dieksekusi di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, berubah dari rencana semula yakni 14 terpidana menjadi empat terpidana. Keempat terpidana mati yang telah

dieksekusi itu adalah Freddy Budiman (WNI), Seck Osmani (Senegal), Humprey Eijeke (Nigeria) dan Michael Titus (Nigeria). Pelaksanaan eksekusi kali ini memang berbeda dengan jilid II,

yang ketika itu Jaksa Agung HM Prasetyo memimpin langsung konferensi pers, baik sebelum maupun setelah pelaksanaan. Hal. 19 Pelaksanaan Eksekusi

Jokowi Setujui Pengunduran Diri Nurhadi Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui pengunduran diri Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurachman melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 80/TPA Tahun 2016. Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (29/7) kemarin, mengatakan Ketua MA secara resmi telah mengirim surat kepada Presiden dengan surat tertangal 22 Juli 2016 yang menyampaikan bahwa Nurhadi sebagai Sekretaris MA mengundurkan diri terhitung sejak tanggal 1 Agustus. ‘’Presiden telah memutuskan dan menyetujui permintaan pengunduran diri tersebut melalui Surat Keputusan Presiden Nomor 80/TPA Tahun 2016,’’ katanya. Hal. 19 Berlaku Efektif

Nurhadi Abdurachman

EKSEKUSI - Terpidana mati Freddy Budiman (kiri) dan Michael Titus telah dieksekusi, Jumat (29/7) dini hari kemarin. Jenazah Freddy telah dimakamkam di kampungnya di Surabaya. Sementara Titus, jenazahnya masih disemayamkan di rumah sakit dan segera dibawa ke negerinya, Nigeria. Bali Post/ant

Sukses Jalankan Program Kependudukan dan PKK

Buleleng Rebut Penghargaan Manggala Karya Kencana dan Prakarti Madya PEMKAB Buleleng kembali menorehkan prestasi gemilang. Setelah memboyong tiga penghargaan nasional bidang lingkungan hidup, kini penghargaan di bidang Kependudukan dan Pembangunan Keluarga berupa Manggala Karya Kencana berhasil diraih Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. dan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Buleleng Nyonya Aries Suradnyana. TP PKK Desa Gesing Kecamatan Banjar berhasil meraih penghargaan Prakarti Madya sebagai Juara Harapan II dalam Lomba Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes, indikator Perilaku

Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat Nasional. Kedua penghargaan itu diserahkan dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIII 2016 tanggal 28 Juni 2016 di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Diraihnya penghargaan Manggala Karya Kencana yang diberikan Pemerintah Pusat, karena Kabupaten Buleleng di bawah kepemimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana, S.T. dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra berhasil dalam program Kependudukan dan Keluarga Berencana yang diterapkan di masyarakat. Ditemui usai menerima peng-

hargaan, Bupati Agus Suradnyana yang dikenal merakyat mengatakan, keluarga adalah lembaga terkecil di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Lingkungan keluarga adalah orangtua, anak, dan keluarga terdekat merupakan tempat berseminya kasih sayang, sikap dan perilaku hormat-menghormati, tumbuhnya nilai-nilai moral, agama dan kemanusiaan, tempat berlangsungnya interaksi yang harmonis dalam suasana saling asih, saling asuh dan saling asah. Hal. 19 Sangat Berat

PENGHARGAAN - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) saat menerima Penghargaan Manggala Karya Kencana.


DENPASAR

2

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

FIGUR Kepedulian pada UKM FOOD Truck Festival (FTF) yang dihelat mulai, Jumat (29/7) kemarin, mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Denpasar I GN Jaya Negara. Apa yang dilakukan jajaran Kelompok Media Bali Post (KMB) ini menjadi cerminan adanya kepedulian Bali Post/wan terhadap usaha kecil dan menengah (UKM). Karena peserta yang ikut dalam FTF ini merupakan pelaku UKM di Denpasar. ‘’Ini patut kita apresiasi sebagai industri kreatif bagi pengembangan UKM di Denpasar,’’ kata Jaya Negara yang ditemui usai membuka FTF di Taman Kota Denpasar, Lumintang, kemarin. Pejabat publik yang low profile ini berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara berkelanjutan. Bukan saja dilakukan Kelompok Media Bali Post, namun pihak lain juga bisa berbuat seperti ini. ‘’Saya kira ke depan harus bisa tetap berlanjut dan kalau bisa instansi lain juga bisa seperti ini. Tidak hanya Bali Post, karena ini sangat positif untuk membangkitkan industri kreatif di kalangan pelaku UKM,’’ kata Jaya Negara. (ara)

Bali Post/kmb23

PENATAAN - Sejumlah pekerja sedang mengerjakan proyek penataan bangunan di area taman di lingkungan Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Jumat (29/7) kemarin. Proyek ini merupakan penataan bangunan dan lingkungan Provinsi Bali dengan nilai kontrak Rp 9.548.497.000 dan lama pengerjaan 180 hari kalender.

Penataan Stadion Kompyang Sujana

Kantor Camat Denbar Diusulkan Dipindah

Denpasar (Bali Post) -

Bali Post/eka

KULINER - Sekkot Denpasar AAN Rai Iswara melihat-lihat aneka kuliner pada Food Truck Festival di Lapangan Parkir Utara Taman Kota, Lumintang, Denpasar, Jumat (29/7) kemarin. Festival kuliner dengan stan mobil ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Juli 2016.

Kuantitas Pemasaran UMKM Terbatas

Denpasar (Bali Post) – Food Truck Festival (FTF) yang diselenggarakan Kelompok Media Bali Post (KMB) di Parkir Utara Taman Kota Lumintang, Denpasar, Jumat (29/7) kemarin, mendapat kunjungan Sekretaris Kota (Sekkot) Denpasar AAN Rai Iswara. Dalam kunjungannya, Rai Iswara sangat mengapresiasi dan sangat mendukung acara FTF yang digelar selama tiga hari tersebut. Dikatakannya, kegiatan FTF sangat luar biasa karena memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya secara langsung di tengah Kota Denpasar. Mengingat, salah satu kelemahan UMKM di Kota Denpasar dan Bali pada umumnya adalah terbatasnya kuantitas pemasaran. Sehingga salah satu cara untuk menutup kelemahan itu adalah dengan mengadakan pameran seperti FTF ini. ‘’Mudah-mudahan dengan kegiatan FTF ini bisa berkembang lebih luas lagi. Di samping menyongsong kegiatan Pemerintah Kota Denpasar seperti Denpasar Festival (Denfest), mudah-mudahan FTF ini juga bisa menopang kesuksesan daripada program Pemkot terutama dalam mengembangkan kualitas dan kuantitas UMKM kita yang ada di Kota Denpasar,’’ tandasnya di sela-sela kunjungannya itu. Pihaknya berharap kegiatan FTF terus berkesinambungan ke depannya. Dengan begitu, program-program yang dicanangkan oleh Pemkot Denpasar tujuannya bisa tercapai lebih cepat. Selain itu, acara FTF ini juga sebagai pemantapan kualitas kemasan penyajian makanan agar lebih baik. ‘’Dengan acara ini, SDM juga harus perlu ditingkatkan dan dibina terus. Bagaimana cara mengembangkan usaha, di tempat inilah (FTF) mereka bisa berkomunikasi dan berkoordinasi. Kegiatan ini sungguh luar biasa dan astungkara bisa berjalan dengan baik dan lancar,’’ pungkasnya. (win)

Bali Belum Miliki Pedoman Rujukan Kesehatan Ibu

BALI merupakan salah satu provinsi yang belum memiliki pedoman rujukan kesehatan ibu seperti ibu hamil, ibu bersalin, dan nifas (pascamelahirkan). ‘’Artinya, belum ada pedoman mana kasus kesehatan ibu yang perlu dirujuk dan mana yang tidak perlu dirujuk. ‘’Yang jadi masalah, misalnya ada perdarahan, ke mana dirujuk, apakah ke puskesmas poned (pelayanan obstetric neonatus essensial dasar) atau ke rumah sakit swasta, atau ke langsung ke rumah sakit pemerintah, atau langsung ke RSUP Sanglah, itu yang belum ada,’’ papar Kasi Kesehatan Keluarga (Kesga) Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Kadek Iwan Darmawan, MPH., belum lama ini. Belum lagi kasus yang lain seperti kasus kejang pada ibu, lanjutnya, juga belum jelas dirujuk ke mana. Padahal, kasus tersebut merupakan kasus darurat. (kmb42)

085 100 400 391, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : AKHIRNYA HANYA EMPAT DIEKSEKUSI Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Mewujudkan sport centre bagi Denpasar, Fraksi PDI-P DPRD Denpasar mendorong dilakukan penataan di Stadion Kompyang Sujana. Dengan penataan tersebut, diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih nyaman bagi atlet Denpasar untuk melakukan latihan dengan baik. Bahkan untuk memberikan ruang yang lebih luas, fraksi ini mengusulkan agar Kantor Camat Denpasar Barat (Denbar) yang berada di sudut utara bisa dipindahkan.

FM 96,5

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446

Hal ini terungkap dalam sidang paripurna dengan agenda penyampaian pandangan fraksi-fraksi atas Ranperda tentang APBD Perubahan 2016, belum lama ini. Fraksi PDI-P melalui Sekretarisnya I Wayan Suadi

Putra menyampaikan usulan dilakukan penataan Lapangan Kompyang Sujana. Pihaknya berharap penataan tersebut mampu menjadikan lapangan tersebut sebagai ikon olahraga bagi warga Denpasar. Sementara itu, keberadaan Kantor Camat Denbar yang berdampingan dengan GOR Kompyang Sujana bisa direlokasi ke tempat yang lebih nyaman. Salah satu alternatif yang bisa dimanfaatkan yakni bekas lahan Pasar Loak Jalan Gunung Agung. Karena dilihat dari luasnya, lahan tersebut cukup memadai untuk kantor

Ormas Harus Bela Bali

Denpasar (Bali Post) Gara-gara kerap konflik, ormas di Bali dicap miring oleh publik. Bahkan ada usulan dibubarkan karena membuat resah masyarakat. Menurut mantan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra, ormas harus membela Bali karena lahir, makan, besar dan mati di Bali. Brigjen Sumantra menegaskan, konflik yang terjadi selama ini merupakan dampak samping dari ketidakpahaman mereka (ormas) sebagai alat bela negara di bidang profesi. Oleh karena itu, ia menepis bila ormas disebut meresahkan. Ditanya soal bentrok yang terus berulang, Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini menegaskan, mereka harus memahami dulu fungsinya sebagai subsistem dari sebuah sistem kenegaraan. Oleh karena itu, harus diberi pemahaman lebih mendalam. Sumantra mengungkapkan, ormas harus dilatih bela negara karena secara internal ormas lahir, besar, makan dan mati di negara ini khususnya Bali. Dengan demikian, sudah seharusnya mereka membela Negara, termasuk Bali. Sedangkan secara eksternal, karena ada pihak yang ingin merebut sumber daya di Indonesia, termasuk Bali. Agar tidak terjadi persaingan hingga menimbulkan anarkis berujung peperangan, maka harus siap menghadapi tantangan itu. ‘’Pertama yang harus diketahui adalah pengetahuan tentang peperangan itu. Ada namanya perang militer dan nonmiliter. Ini yang harus dipahami dan diwaspadai,’’ tegasnya. Oleh karena itu, jenderal asal Karangasem ini berharap, bila ada imbauan atau ajakan dalam rangka bela negara, sebaiknya direspons. Pihaknya tidak bisa memaksa karena akan kontraproduktif jika tidak sepaham. ‘’Mari bersatu menjaga Bali dan bangsa ini. Pemahaman tentang bela negara dalam konteks tidak militerisasi harus terus

dilakukan, termasuk kepada anggota ormas,’’ kata Sumantra saat acara seminar bela negara yang digelar Baladika Bali, Jumat (29/7) kemarin. Sementara itu, Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa mengatakan harus dibangun komunikasi dan koordinasi yang baik. Bila hal itu tidak terlaksana dengan baik maka terjadi kebuntuan. ‘’Kalau tidak ada komunikasi kan susah? Keamanan Bali prioritas utama dan semua pihak berkewajiban menjaganya,’’ ujar Dandim. Leo mendukung program Polresta Denpasar yang melatih dan membina anggota ormas terkait menjaga keamanan. ‘’Mereka kan dominan kerja di perusahaan sebagai petugas keamanan, harus paham tugas dan kewajibannya. Begitu juga mesti paham aturan-aturan yang harus dipatuhi,’’ tandasnya. (kmb36)

I Made Sumantra

Bali Post/rah

camat. Terhadap usulan ini, Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar I Made Kusuma Diputra yang dimintai konfirmasi mengatakan, lahan tersebut cukup memadai untuk lokasi kantor camat. Hanya, sampai saat ini pihaknya belum ada agenda terkait usulan itu. ‘’Lahan itu kini kan dikelola PD Pasar. Namun kalau untuk kantor camat, saya kira cukup ideal,’’ katanya. Lahan bekas Pasar Loak di Jalan Gunung Agung tersebut kini dimanfaatkan untuk lahan parkir. Karena peruntukan se-

cara permanen, PD Pasar harus mengonsultasikan dulu dengan Pemkot Denpasar. ‘’Setelah dikosongkan, sementara ini akan kita jadikan lahan parkir dulu,’’ ujar Dirut PD Pasar Denpasar I Made Westra. Dikatakannya, lahan seluas 27 are tersebut merupakan aset Pemkot Denpasar. Setelah semua pedagang di dua pasar itu (pasar loak dan inpres) pindah, maka secara administratif akan diserahkan kembali kepada Pemkot. Karena itu, untuk pemanfaatannya, pihak Pemkotlah yang memiliki kewenangan. (kmb12)

Pasutri Terpidana Mati Berharap PK-nya Dikabulkan SESUAI rencana, akhirnya Edy Hartaka selaku kuasa hukum terpidana mati pasutri Heru Hendriyanto dan Putu Anita Sukra Dewi berhasil mengajukan PK (Peninjauan Kembali) ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Dua terpidana mati itu diboyong dari Lapas Karangasem ke PN Denpasar, Jumat (29/7) kemarin. Heru berharap PK-nya dikabulkan karena mengaku akan menjadi orang baik-baik. ‘’Berharap yang terbaik, karena saya ingin belajar jadi orang baik,’’ ucap Heru. Sebagaimana prosedurnya, kedua paustri yang divonis hukuman mati itu ditemani kuasa hukumnya, Edy Hartaka, memasuki ruang panitera untuk mengajukan PK. PK tersebut diterima Panitera Muda Pidana PN Denpasar, I Made Sukarta. Tak lama berselang setelah pengajuan PK, Heru dan Anita bergegas dibawa kembali menuju Lapas Karangasem dengan pengawalan polisi, petugas lapas dan petugas dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem. Disinggung soal materi PK, Edy Hartaka mengatakan, materi PK tidak serta merta karena adanya novum (bukti baru). ‘’Namun kami menilai di sini bahwa ada kekhilafan hakim dalam memutus perkara ini,’’ jelas Edy. Atas PK itu, dia berharap ada perubahan putusan selanjutnya. ‘’Walau tanpa bayaran, saya tetap berjuang semaksimal mungkin membantu klien. Ini sudah tanggung jawab seorang lawyer,’’ sambung Edy sembari mengatakan

supaya kliennya bebas dari hukuman mati. Dalam fakta persidangan, kata Edy, memang kedua terpidana terbukti melakukan perbuatan menghilangkan nyawa satu keluarga. Namun paling tidak hukumannya bisa diberikan keringanan karena ada beberapa negara yang sudah menghapus hukuman mati. ‘’Ini bukan kejahatan terorisme. Apa yang dilakukan terdakwa memang salah, mereka membunuh. Tetapi kan tidak seperti kejahatan teroris,’’ sambungnya. Soal pesan khusus dari kedua terpidana, Edy menyatakan Heru dan Anita meminta dirinya untuk bisa memperjuangkan agar mendapat hukuman ringan. Setidaknya, kata Edy, bisa diperingan menjadi hukuman seumur hidup. ‘’Mereka berpesan agar diperjuangkan untuk mendapatkan keringanan hukuman. Mereka sudah bertobat dan mereka berharap besar bisa menjadi hukuman seumur hidup. Yang terpenting, mereka bisa membimbing anaknya yang kini dititip di panti asuhan,’’ harapnya. Heru Hendriyanto dan Putu Anita Sukra Dewi divonis mati karena terbukti membunuh satu keluarga di Perumahan Kampial Residen, Badung pada 16 Februari 2014 lalu. Selain pasutri ini, terpidana lainnya adalah Abdul Kodir dan Syafaat, juga divonis mati. Mereka membunuh keluarga Made Purnabawa, Ni Luh Ayu Sri Mahayoni (istri) dan anaknya Ni Wayan Risna Ayu Dewi. (kmb37)

Guru Agama Hindu Kurang

Akan Dibentuk Pasraman Formal

PERATURAN Menteri Agama (PMA) No. 56 Tahun 2014 memberikan peluang kepada umat Hindu untuk mendirikan pasraman formal. Mengingat, selama ini pasraman yang ada adalah nonformal. Pasraman formal itu dibagi menjadi pratama widya pasraman, adi widya pasraman, madyama widya pasraman, uttama widya pasraman, maha widya pasraman. ‘’Satuan pendidikan yang ada di Indonesia kebanyakan belum ada guru agamanya sehingga peserta didik yang sekolah di satuan pendidikan formal tidak mendapatkan pendidikan agama. Karena di dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, peserta didik dalam memperoleh pelajaran agama harus diberikan oleh guru agama yang seagama. Maka solusinya mendirikan pasraman formal. Di sana dia menda-

pat pendidikan agama supaya mendapat nilai agama,’’ jelas Direktur Pendidikan Agama Hindu Kementerian Agama RI Drs. I.B. Gede Subawa. Nantinya, lanjutnya, pasraman formal tersebut akan mengacu pada Kurikulum 2013 yang dibuat oleh Kementerian Agama dan diajarkan oleh guru agama Hindu yang berstatus non-PNS. Diakui, guru agama Hindu masih kurang di Indonesia. Di pasraman itu hampir tidak ada guru agama. ‘’Ini masih sangat minim, bahkan di sekolah satuan pendidikan formal yang ada peserta didik beragama Hindu masih banyak yang belum mendapat guru agama,’’ ungkapnya. Guru agama Hindu, katanya, dimungkinkan untuk mengajar di sekolah formal karena banyak yang memiliki komitmen untuk mengabdikan dirinya, kendati imbalan tidak seberapa.

Kekurangan guru agama Hindu hampir merata di seluruh Indonesia karena guru agama yang ada sudah mulai pension, sedangkan pengangkatannya masih minim. Ia berharap kepada pemerintah daerah, jika ada formasi agar diberikan formasi untuk pengangkatan guru agama Hindu. Peneliti dan dosen Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar I Nyoman Yoga Segara mengatakan, sebelum adanya PMA No. 56 Tahun 2014, pasraman belum terorganisasi dengan baik. ‘’Tadi ada beberapa peserta yang bilang, itu (pasraman) lebih untuk mencari nilai atau mereka tidak mendapatkan pelajaran agama di sekolah umum masingmasing sehingga carinya di pasraman,’’ bebernya. Namun sekarang dengan regulasi baru, diharapkan pasraman sudah terorganisasi dengan

baik. Sebab, negara hadir untuk menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan, sehingga pasraman yang sudah ada di seluruh Indonesia itu tidak akan terganggu, apalagi ditutup. ‘’Itu dibiarkan saja sebagai saluran untuk penguatan agama, pelestarian budaya, dsb,’’ imbuhnya. Tetapi, lanjutya, pasraman formal ini membutuhkan waktu karena merupakan hal baru. Direktorat pun masih dalam sosialisasi dan mempersiapkan standar isi pendidikan. ‘’Ini yang sebetulnya berat, mempersiapkan kurikulum, bahan ajar, metodologi pembelajaran seperti apa, infrastruktur seperti apa. Tetapi saya senang, Direktorat Bimas Hindu itu sedang mempersiapkan pilot project pasraman dan itu bisa menjadi barometer bagaimana pasraman itu ke depan,’’ ucapnya. (kmb42)

Bali Post/may

Drs. I.B. Gede Subawa


Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Badung

3

Pasar Kapal Mulai Direvitalisasi Mangupura (Bali Post) Rencana revitalisasi pasar tradisional di Kabupaten Badung, mulai dilaksankan oleh pihak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Badung. Ada tiga pasar yang mulai digarap tahun 2016 ini, yakni Pasar Kapal, Pasar Petang, dan Pasar Nusa Dua. Revitalisasi pasar ini menyulap pasar yang terkesan kumuh menjadi pasar yang bersih dan modern. Anggaran revitalisasi bersumber dari APBD Kabupaten Badung, dengan perincian berdasarkan tender proyek yakni Pasar Kapal Rp 1,6 miliar, Pasar Nusa Dua Rp 1,8 miliar dan Pasar Petang Rp 320 juta lebih. Kepala Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Badung I Made Sutarma, Jumat (29/7) kemarin mengatakan, proyek revitalisasi pasar tradisional tersebut sudah berjalan sejak 19 Juli 2016. ‘’Kontraknya sudah dimulai pada 19 Juli 2016. Proyek dikerjakan selama 5 bulan. Jadi, akhir tahun proyeknya sudah rampung,’’ ujarnya. Sutarma mengatakan, pengembangan pasar tradisional dengan konsep modern atau pasar sehat mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Salah satu syaratnya adalah pasar yang ditunjang kamar mandi, tempat ibadah, termasuk standar kebersihan, sehingga pasar tak terkesan kumuh. Meski baru tiga pasar untuk model percontohan, pihaknya mengklaim revitalisasi pasar tradisional secara bertahap akan dilakukan tahun depan. Di antaranya, Pasar Kertha Sari atau yang lebih dikenal dengan nama Pasar Latu, dan Pasar Kuta II. Untuk Pasar Kapal sendiri, kata Sutarma, pembangunannya melanjutkan dari proyek sebelumnya. Karena pemerintah menginginkan model pasar sehat, untuk itu Pasar Kapal, Pasar Petang, dan Pasar Nusa Dua inilah percontohan pengembangan model pasar tradisional berstandar pasar modern. Saat ini PD Pasar Badung mengelola sedikitnya sembilan pasar tradisional di luar pasar yang dikelola desa adat. Sembilan pasar dimaksud di antaranya Pasar Kapal, Pasar Sembung, Pasar Umum Beringkit, Pasar Kerthasari-Latu, Pasar Petang, Pasar Kuta I, Pasar Kuta II, Pasar Nusa Dua, dan pasar Hewan Beringkit. (kmb)

Bali Post/eka

REVITALISASI - Beberapa pekerja sedang menggali lubang untuk tiang pancang los pedagang di Pasar Adat Kapal, Badung, Jumat (29/7) kemarin. Pemerintah Kabupaten Badung melakukan revitalisasi sejumlah pasar tradisional di wilayahnya, salah satunya Pasar Adat Kapal.

Ditahan di Lapas Kerobokan

Turis Italia Praperadilankan Imigrasi Denpasar (Bali Post) Diduga terkait penahanannya di di Lapas Kelas II A Denpasar di Kerobokan, turis asal Italia bernama Carmine Sciaudone mempraperadilankan pihak Imigrasi Kelas I Denpasar. Sidang gugatan itu berlangsung, Jumat (29/7) kemarin di PN Denpasar. Informasi yang diterima di pengadilan, gugatan tersebut diajukan terkait penetapan tersangka dan penahanan Carmine selama tiga bulan di Lapas Kerobokan. Sidang dengan hakim tunggal Made Pasek dihadiri Divisi Hukum Imigrasi yang diwakili Setio Budi Wardoyo, Indra Bangsawan dan Candra Wahyu Hidayat. Sedang-

kan Carmine diwakili kuasa hukumnya, M. Rifan, dkk. Sidang kemarin, pihak pemohon mempertanyakan proses penangkapan, penyekapan, pendeteksian, penahanan dan

penetapan tersangka yang dilakukan petugas Imigrasi. Menurut kuasa hukum pemohon, tindakan pihak Imigrasi dilakukan tanpa didasari dengan administrasi yang benar dan sah serta tidak berdasarkan alat bukti permulaan yang cukup sesuai KUHAP. Ditambahkannya, kejanggalan dalam proses yang dilakukan Imigrasi sudah terlihat sejak proses penangkapan Carmine pada 22 Mei lalu di Kapal Dragon 130 yang saat itu sandar di Pelabuhan Benoa.

Kala itu, sebut Rifan, kliennya menjadi undangan dalam pesta yang digelar di atas kapal. Saat acara mulai, proyektor di dalam kapal tiba-tiba mati. Saat itu, Carmine yang memiliki keahlian elektronik membantu dengan memperbaiki proyektor tersebut hingga kembali hidup. Hanya karena memperbaiki proyektor inilah Carmine langsung ditangkap pihak Imigrasi. Ia dituduh melakukan pelanggaran izin tinggal karena melakukan kerja ilegal, mem-

perbaiki proyektor di kapal. Ia dijerat Pasal 122 huruf (a) UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan ancaman hukuman 5 tahun. ‘’Kami mohon kepada hakim agar menyatakan proses penangkapan, penahanan dan penetapan tersangka dalam tindak pidana keimigrasian tidak sah dan bertentangan dengan hukum,’’ harap Rifan. Untuk memperkuat dan memperdalam kasus ini, saksi dari Universitas Udayana dr. Aryanta sudah dipanggil. (kmb37)

APBD Tembus Rp 5 Triliun

Dewan Berharap Tak Stagnan Hanya Tahun 2017

Bali Post/wan

LAYANG-LAYANG - Undagi layang-layang Ida Bagus Ugrasena sedang menaikkan layang-layang Bali Post di arena Food Truck Festival (FTF) di Taman Kota Lumintang, Denpasar, Jumat (29/7) kemarin. Berbagai kegiatan memeriahkan FTF yang diprakarsai Kelompok Media Bali Post ini.

Mangupura (Bali Post) Janji Bupati Giri Prasta dan Wabup Suiasa untuk meningkatkan APBD Badung mencapai Rp 5 triliun, ditepati pada tahun 2017 mendatang. Kalangan DPRD Badung pun terus

Tabanan Bisa Penuhi Kebutuhan Pangan Hotel di Badung Selatan Mangupura (Bali Post) Sebagai daerah yang memiliki potensi di bidang pertanian, Kabupaten Tabanan memiliki komitmen tinggi untuk memajukan bidang yang satu ini. Salah satunya dengan melakukan kerja sama dengan Kabupaten Badung di bidang pertanian yang ditandai dengan penandatanganan MoU Distribusi Pemasaran Pangan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta pada pembukaan Festival Budaya Pertanian (FBP) Kabupaten Badung di kawasan Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Jumat (29/7) kemarin. Bupati Badung Giri Prasta dalam sambutannya mengatakan, MoU yang dilakukan dengan Kabupaten Tabanan merupakan sebuah bentuk komitmen untuk melakukan Government and Government yang telah dimasukkan dalam tatanan RPJMD Semesta Berencana. Menurutnya, Kabupaten Tabanan memiliki potensi pertanian yang luar biasa yang diharapkan juga bisa me-

menuhi kebutuhan pangan, terutama untuk kebutuhan hotel di daerah Badung Selatan. Sementara Bupati Eka mengatakan, Kabupaten Tabanan memiliki potensi di bidang pertanian. Sebagai kabupaten yang mendapat julukan lumbung beras dan pangannya Bali, Kabupaten Tabanan selalu berkomitmen memajukan bidang pertanian karena masyarakat Tabanan juga sebagian besar terjun di bidang agraris. ‘’Kerja sama ini diharapkan menjadi spirit bagi masyarakat di Tabanan untuk terus memajukan bidang pertanian,’’ ungkapnya. Ia juga berharap ke depan Kabupaten Tabanan bisa menyelenggarakan festival pertanian sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap para petani di Tabanan. Menurutnya, hasil komoditi pertanian di Kabupaten Tabanan seperti padi dan kopi sudah mendapat pengakuan dari dunia. Karena itu, pihaknya juga optimis akan bisa memenuhi kebutuhan hotel di daerah Badung Selatan seperti yang diharapkan oleh Pemkab Badung. (kmb24)

Bali Pot/san

MOU - Penandatanganan MoU distribusi pemasaran pangan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta pada pembukaan Festival Budaya Pertanian Kabupaten Badung di kawasan Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Jumat (29/7) kemarin.

mendorong peningkatan APBD Badung tidak hanya stagnan di tahun 2017, namun setiap tahun bisa meningkat. Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Jumat (29/7) kemarin, mengungkapkan tembusnya APBD Badung mencapai Rp 5,01 triliun di tahun 2017 ini merupakan bukti keseriusan pemerintah untuk menyejahterakan masyarakatnya. ‘’Kebijakan-kebijakan Bupati tersebut telah dituangkan dalam KUA dan PPAS. Di dalam rancangan tersebut telah dituangkan sejumlah program, di antaranya mendorong program peningkatan ekonomi mikro dengan UMKM-nya, ke-

mudian meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikannya dan kesehatan serta memberikan santunan kematian yang sangat berpihak kepada masyarakat. Ini adalah komitmen pemerintah dalam membangun Badung yang lebih sejahtera,’’ ujarnya. Lebih lanjut Parwata mengatakan, dengan tingginya APBD yang akan dicapai di tahun 2017, pihaknya juga meminta pihak Dispenda untuk mengoptimalkan sistem dan perangkat untuk bisa meningkatkan pendapatan asli daerah. ‘’Online system harus dimaskimalkan dan hal ini butuh kerja sama antara eksekutif dan

legislatif untuk membangun Badung lebih baik. Begitu juga dengan Ranperda Layak Anak yang juga telah terakomodir dalam KUA dan PPAS, yakni bagaimana membentuk karakter anak dari kecil hingga dewasa agar mereka mendapat hak-hak

mereka, sehingga orangtua, masyarakat dan pemerintah bisa memberikan atensi khusus agar anak-anak kita memiliki moralitas yang kuat membangun bangsanya,’’ terang politisi asal Desa Dalung, Kuta Utara tersebut. (kmb)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Seminar Tradisi Lisan di Universitas Dwijendra Bandara I Gusti Ngurah Rai Raih Sertifikat ISO 9001:2008 untuk PJP2U Tradisi Lisan Perkuat Pendidikan Karakter

SERTIFIKAT - General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Trikora Harjo (tengah), berfoto bersama jajaran manajemen dan perwakilan dari URS, usai penyerahan sertifikat ISO 9001:2008, Jumat (29/7) kemarin. BANDARA I Gusti Ngurah Rai tahun ini memperoleh sertifikat standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 dari United Register of Systems (URS) Services Indonesia. Sertifikat ISO 9001:2008 untuk pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) diserahkan langsung oleh perwakilan URS Indonesia kepada Human Capital & General Affair Director PT Angkasa Pura I (Persero) Adi Nugroho di Golden Tulip Jineng Resort Bali, Jumat (29/7) kemarin. Sertifikasi pelayanan jasa penumpang pesawat udara merupakan wujud keseriusan Angkasa Pura l dalam perbaikan sistem dan menjamin kualitas mutu pelayanan kepada pengguna jasa, dalam hal ini penumpang di Bandara IGusti Ngurah Rai. PJP2U ini memiliki cakupan yang sangat luas, yaitu mulai dari failitas check-in,

fasilitas imigrasi, fasilitas bea cukai, pemeriksaan sekuriti, pelayanan bagasi, pemberian jadwal penerbangan, kebersihan, ketersediaan fasilitas umum hingga kesejukan ruang terminal. “Kami memiliki visi ingin menjadi satu dari sepuluh pengelola bandara terbaik di Asia dan kami benar-benar serius dalam mewujudkannya. Salah satu upaya nyata yang kami lakukan adalah dengan membuat standarisasi PJP2U di semua bandara di bawah kelola Angkasa Pura I,” kata Franklin Samuel P, perwakilam dari URS. Franklin menambahkan, saat ini ada tiga bandara selain Bandara I Gusti Ngurah Rai yang sudah mengantongi sertifikat lSO 9001:2008, yaitu Bandara Juanda Surabaya, Bandara Achmad Yani Semarang dan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan. “Menyusul

setelah Bali, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Samsudin Noor Balikpapan dan Bandara El Tari Kupang juga akan segera menerima sertifikat serupa,” tambahnya. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Trikora Harjo yang ditemui usai penyerahan sertifikat ISO 9001:2008 menerangkan bahwa proses untuk mendapatkan sertifikat berstandar internasional ini cukup panjang. Proses ini dimulai sejak tahun 2013. Saat ini pelayanan jasa penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai, baik di terminal internasional maupun domestik sekarang sudah certified dengan standar internasional. ”Untuk mendapatkan sertifikat ini kami memulai dari pendokumentasian semua prosedur baik yang berkaitan langsung dengan pelayanan maupun pendukungnya, lalu pelaksanaan audit secara internal, kemudian hasil audit itu kami evaluasi dan ditinjau ulang sampai akhirnya proses audit oleh tim URS Services Indonesia. Mereka mengaudit langsung kelengkapan dokumen dan bagaimana aplikasinya di terminal. Jadi, mulai dari produk sampai prosesnya semuanya diaudit,” jelas Trikora. Sertifikat ISO ini bukan yang pertama bagi Bandara I Gusti Ngurah Rai, karena Desember 2015 lalu bandara ini juga sudah memegang ISO 14001:2014/SNI 19-14001-2005, untuk sistem manajemen lingkungan. (ad970)

PELEPASANDekan FH Unwar (tengah) bersama jajaran dalam acara pelepasan dan pembekalan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) FH unwar periode XVI tahun 2016.

FH Unwar Lepas Mahasiswa KKL Disebar di 25 Institusi Hukum

FAKULTAS Hukum (FH) Universitas Warmadewa (Unwar) melepas 166 mahasiswa untuk mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Ruang Widya Sabha Utama kampus setempat, Jumat (29/7) kemarin. Sebelum dilepas, mahasiswa juga diberikan pembekalan pada acara yang sudah memasuki periode XVI tahun ini. Materi pembekalan yakni materi umum KKL yang disampaikan Dekan FH Unwar, penyusunan laporan KKL oleh IA Putu Widiati, S.H., M.Hum. susunan organisasi dan tata kerja Kejaksaan Negeri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Denpasar, susunan organisasi dan tata kerja Pengadilan Negeri oleh Ketua Pengadilan Negeri Gianyar, serta susunan organisasi dan tata kerja PTUN oleh Ketua PTUN Denpasar. “Mahasiswa ini harus melakukan penelitian atau riset dalam rangka memenuhi tugas akhir KKL. Angkatan XVI ini cukup banyak sehingga melibatkan hampir 25 institusi hukum terkait, baik pemerintah maupun swasta,” ujar Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. Budiartha menambahkan, mahasiswa antara lain disebar untuk melaksanakan KKL di Pengadilan Negeri (PN) Bangli, PN Tabanan, PN Gianyar, Kejari Denpasar, Kejati Bali, PTUN, Kanwil Hukum dan HAM, advokat, notaris serta LPD Kerobokan. KKL bertujuan untuk memberikan pengejawantahan ilmu pengetahuan yang didapatkan di bangku kuliah, lalu diimplikasikan ke dunia kerja. “Law in book yang mereka selama ini secara normatif pelajari, hukum positif yang berlaku di Indonesia lalu kemudian apakah implementasinya bisa sedemikian sama atau ada hal yang lain di law in action. Lalu yang kedua agar mahasiswa ini sekaligus melakukan pengabdian kepada masyarakat, terutama di kantor-kantor itu yang melayani juga masyarakat,” jelasnya. Menurut Budiartha, KKL juga menjadi latihan awal bagi mahasiswa melakukan survei dan membuat atau mendapatkan isu-isu hukum. Hasil survei maupun isu-isu hukum itu nantinya bisa dijadikan bahan skripsi, sehingga KKL merupakan mata kuliah yang strategis. Utamanya

dalam melakukan link and match antara pengetahuan yang didapat di kampus dan aplikasinya di institusi hukum. “Karena mata kuliah ini memang meliputi tiga hal. Bukan hanya pengajaran saja, tapi juga pengabdian dan juga penelitian. Ini juga merupakan ajang promosi bagi Unwar ke masyarakat, bahwa dengan keterampilan yang dimiliki di kampus kemudian diterapkan di masyarakat, akhirnya nanti memberikan umpan balik yang cukup bagi institusi,” terangnya. Budiartha melanjutkan, ketika pengetahuan di kampus dan aplikasi di institusi hukum nyambung, di sanalah mahasiswa FH Unwar dapat bersaing di dunia global. Sejauh ini institusi yang diajak bekerja sama selalu welcome bahkan ingin seterusnya dibantu mahasiswa KKL. Itu artinya, FH Unwar selain dibutuhkan juga memiliki kompetensi di bidang itu. “Kita ingin tingkatkan dari tahun ke tahun agar mereka siap kerja, bahkan tidak lama menunggu untuk mendapatkan pekerjaan,” tandasnya seraya mengatakan mahasiswa melaksanakan KKL selama lima minggu, antara semester genap dan semester ganjil. (ad1951)

SERANGKAIAN Dies Natalis ke-34, Universitas Dwijendra (Undwi) bekerja sama dengan Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Cabang Bali, Jumat (29/7) kemarin menggelar Seminar Nasional soal Tradisi Lisan. Seminar menampilkan enam narasumber dan 65 panelis seluruh Indonesia. Sebelum seminar, dilakukan penandatanganan naskah kerja sama bidang tradisi lisan. Naskah kerja sama ditanda tangani Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. dengan Ketua ATL Pusat Dr. Pudentia dan Dekan Fakultas Ilmu Bahasa Unud NL Sutjiati Beratha. Penandatangan disaksikan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat M.S. Chandra Jaya, Dekan FKIP Undwi Drs. I Made Sila, M.Pd., dan WR I Undwi Dr. Putu Gde Eri Suardana, M.Erg. Ketua Panitia Dr. I Ketut Suar Adnyana, M.Hum. mengungkapkan, seminar dua hari itu diikuti 350 peserta dari unsur guru, dosen, mahasiswa dan pemerhati bahasa. Seminar menghadirkan narasumber Dr. Pudentia dari ATL Pusat, Dr. Muklis Pueni, Prof. Dr. I Nengah Duija, Prof. Dr. Antonia Suriente (Univ. Degli Study Napoli, Italia), Prof. Nyoman Darma Putra (Unud) dan Drs. I Made Taro (seniman). Seminar ini dinilai penting, kata dia mengingat makin tergerusnya moral anak muda dan maraknya angka kriminalitas dan narkoba saat ini, akibat terkikisnya budaya tradisi lisan. Tradisi lisan ini mencakup cerita, sastra, dongeng, komunikasi, berkesenian dan lain-lain. Tradisi lisan ini harus terus dipelihara karena dinilai mampu mengerem sikap destruktif pada anak.

MOU - Rektor Undwi Putu Dyatmikawati didampingi M.S. Chandra Jaya, Made Sila dan Putu Gde Eri Suardana, berfoto bersama Pudentia dan NL Sutjiati usai meneken MoU dalam tradisi lisan. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmi- dia mengajak semua pihak mengkawati, S.H., M.Hum. membenar- kampanyekan mendongeng, menkan pentingnya penguatan tradisi ingkatkan kultur dan memahami lisan dimulai dari keluarga. Sebab, nilai-nilai tradisi lisan bersama. keluarga merupakan pendidikan Kadis Kebudayaan Bali dalam pertama dan utama selain pen- sambutannya yang dibacakan didikan formal dan nonformal. KUPT Monumen Perjuangan Bali Tradisi lisan ini akan memperkuat Dewa Ardana menekankan, trapendidikan karakter bagi anak. disi lisan bukan saja dalam bentuk Indonesia kaya dengan tradisi cerita rakyat, namun bisa berupa lisan, karena tradisi ini juga me- pengobatan dan sistem pengenyangkut juga lagu, mantra, nilai tahuan yang dituturkan secara keagamaan dan lain-lain. temurun. Untuk itu dia mengajak Dyatmikawati menambahkan, generasi muda kembali ke tradisi kecanggihan TI dan globalisasi lisan mendongeng yang sarat nilai telah merubah cara generasi muda pendidikan dan pesan moral. berkomunikasi dan banyak berKetua Yayasan Dwijendra M.S. tentangan dengan budaya bangsa. Chandra Jaya memberi apresiasi Mereka lupa akan budaya, sejarah, positif atas seminar soal tradisi dongeng dan nilai keagamaan. lisan ini. Selain meningkatkan Akibatnya, meningkatnya kasus iklim akademik, seminar ini juga pemerkosaan, narkoba dan lain- terkait visi Dwijendra dalam peleslain. Bagi dia, degradasi moral ini tarian budaya Bali. Dengan demikiakibat belum maksimalnya pen- an, Undwi ikut menjadi menara air didikan budi pekerti dan agama. Di bagi masyarakat dalam memberi samping itu, akibat ketidakjelasan solusi terhadap permasalahan terpendidikan karakter. Untuk itu, kini. (ad1949)

Baladika Gelar Seminar Bela Negara Beri Pemahaman NKRI Harga Mati

BALADIKA Bali sebagai salah satu ormas besar di Bali makin memperkuat sinergitas, komunikasi dan koordinasi dengan aparat keamanan. Salah satu buktinya, pimpinan pengurus Baladika cepat merespons imbauan Kodam IX/Udayana, Korem 163/Wira Satya dan jajarannya terkait bela negara dengan menggelar seminar bertemakan ”Wawasan Kebangsaan untuk NKRI Dalam Hubungan Bela Negara” di Hotel Nikki, Denpasar, Jumat (29/7) kemarin. Hadir narasumber kompeten yaitu mantan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI I Made Sumantra, S.H., anggota DPR-RI Nyoman Dhamantra dan Prof. Yohanes Usbunan. Brigjen Sumantra menegaskan, pada kesempatan baik itu pihaknya menyampaikan apa itu bela negara? Kenapa harus dibela? Kenapa organisasi masyarakat (ormas) sebagai subsistem dari sistem kenegaraan harus ikut bela negara? “Kalau bicara Baladika, bala artinya prajurit dan dika artinya pilihan. Jadi Baladika itu prajurit pilihan untuk jaga Bali. Apa yang dijaga? Keajegan Bali. Kenapa Bali harus diajegkan, karena kita sadar bahwa keajegan Balilah yang mendatangkan kesejahteraan bagi kita semua secara meteriil,” tegasnya. Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) ini berharap dari seminar tersebut anggota Baladika memahami hal itu dan akan bekerja sebagai

organisasi secara profesional dan tahu apa harus dilakukan untuk mengajegkan Bali. Outcome akhirnya adalah menyejahterakan kehidupan masyarakat Bali. “Jadi, saya akan menepis anggapan masyarakat umum bahwa ormas itu meresahkan, karena itu dampak samping dari ketidakpahamannya terhadap alat bela negara di bidang profesinya. Oleh karena itu, setiap individu dalam organisasi ini harus memahami apa fungsi dan tugasnya. Termasuk menyangkut namanya dia sebagai prajurit pilihan,” ujarnya. Jenderal bintang satu asal Karangasem ini mengapresiasi atas respons cepat Baladika Bali terhadap imbauan Kodam selama ini, terutama soal bela negara. Apalagi sudah ada kesepakatan saat pertemuan pimpinan Baladika, Laskar Bali dan Pemuda Bali Bersatu (PBB) beberapa waktu lalu, yakni tetap dipertahankan organisasi ini untuk mengajegkan Bali dan memberi kontribusi pada masyarakat. “Kalau saya pribadi sangat berharap kegiatan semacam ini (seminar bela negara - red) ditiru ormas lain,” harap Sumantra didampingi Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa. Ketua Dewan Pembina DPD Baladika Bali Nyoman Gde Sudiantara mengatakan, satu hal yang diinginkan dari kegiatan itu adalah menunjukkan bahwa ormas bukan hanya Baladika yang ada di Bali dan harus paham akan eksistensi

SEMINAR - Seminar tentang bela negara digelar Baladika Bali di Hotel Nikki, Denpasar. dirinya. Artinya, sebagai ormas ormas harus mampu berkomuharus mengerti untuk apa dan nikasi dengan baik dan bila ada bagaimana dibentuk. Selain itu, yang mencurigakan atau aneh pihaknya ingin memberikan pe- tidak mengeksekusi sendiri, mahaman lebih jauh bahwa or- melainkan melaporkan kepada mas itu punya tanggung jawab aparat dan itu salah satu benterhadap lingkungannya sendiri tuk peduli akan bela negara. dan jangan sampai pemahaman “Jangan sampai bela negara itu bela negara itu melenceng dari diartikan militerisasi. Bukan harapan bangsa dan negara itu. Namun, pemahaman setiap ini. “Kalau bicara bela negara, warga negara Indonesia bahwa bela negara dalam artian luas. NKRI itu harga mati. Bagi Artinya, pemahaman ormas kami itu tidak bisa ditawar. terhadap NKRI sebagai sebuah Harapkan kami hasil seminar bentuk kenegaraan yang kita ini setiap anggota Baladika sebut NKRI. Itu tidak bisa dan ormas di Bali paham apa diganggu gugat. Pemahaman sebenarnya tugas dan fungsi akan Pancasila dan UUD 1945 mereka dalam bela negara,” harus dipahami dalam kaitan tegas pengacara kondang ini. bela negara. Ini dilindungi dan Sementara Bagus Jagra meberada di atas kepentingan negaskan, peserta seminar 250 yang lain,” tegas Sudiantara orang, terdiri dari pengurus yang akrab dipanggil Punglik, DPC dan Korlap DPD se-Bali, didampingi Ketua Panitia Ba- serta jajaran pengurus DPD gus Jagra Wibawa. Bali. ”Juga hadir perwakilan Hal itu yang ingin disampai- dari Flobamora dan PBB. Bakan kepada ormas untuk lebih gaimana kita bisa lebih bermanmemahami bela negara itu lan- faat lagi di masyarakat. Seminar dasan pijaknya adalah NKRI, ini sebagai kegiatan awal dan Pancasila, UUD 1945 dan Wa- akan ada kegiatan-kegiatan wasan Nusantara. Anggota lainnya,” tegasnya. (ad1950)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Izin Karaoke di Banyuwangi Mulai Dibuka Banyuwangi (Bali Post)Para pemilik rumah karaoke di Banyuwangi kini bisa bernafas lega. Sebab, izin pembukaan rumah karaoke mulai dibuka lagi. Ini menyusul disahkannya perubahan Perda 11/2014, tentang Ketertiban Umum. Meski dibuka, izin karaoke tetap diperketat. Hanya karaoke keluarga yang akan diizinkan. Bahkan pihak Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Banyuwangi akan merekam seluruh proses tinjau lapangan perizinan karaoke. Tujuannya, jika terjadi pelanggaran Pemkab memiliki bukti kuat melakukan penindakan. “Jadi, saat tinjau lapangan akan kita rekam, dibuat video. Ini akan jadi

bukti jika dilakukan penindakan,” kata Kepala BPPT Banyuwangi Abdul Kadir, Jumat (29/7) kemarin. Dijelaskan, sesuai aturan yang baru rumah karaoke wajib memiliki pintu transparan. Saat tinjau lapangan itulah pihaknya akan merekam kondisi ruangan hingga pintu yang transparan. “ Sehingga, jika disidak pintu tak transparan lagi, penindakan bisa dilakukan,” jelasnya. Aturan pintu karaoke transparan, kata Kadir untuk menghindari tindakan pidana atau pelanggaran sosial di ruangan. Hal ini sudah disepakati bersama DPRD. Meski mulai dibuka, hingga pekan lalu belum ada satupun pemilik rumah karaoke yang

Bali Post/udi

RUMAH KARAOKE - Salah satu rumah karaoke di Banyuwangi.

mengajukan izin. Padahal banyak yang izin operasionalnya kadaluarsa. Bahkan belum memiliki izin. “Kita masih tunggu untuk proses perizinan. Harapannya, rumah karaoke yang belum berizin segera mengurus,” jelasnya. Kadir menduga para pemilik karaoke masih melakukan perombakan ruangan sebelum mengajukan izin. Sebab, jika tak sesuai Perda, izin rumah karaoke dipastikan ditolak. Selain karaoke, pihaknya melarang toko modern berjaringan. Ini kata dia untuk melindungi toko dan pedagang lokal Banyuwangi. Izin toko modern hanya diperbolehkan bagi pribadi atau berjaringan dengan syarat terintegrasi dengan fasilitas umum. Seperti, rumah sakit atau fasilitas lain. “Kalau toko modern berjaringan, pasti kita tolak,” jelasnya. Kini jumlah toko modern di Banyuwangi mencapai 51 titik. Dari jumlah ini, hanya beberapa yang milik warga lokal. Nantinya jam buka toko modern juga akan diatur oleh Perbup. Salah satunya jam buka mall dibatasi maksimal pukul 22.00 WIB. Sedangkan toko modern ada aturan khusus jika buka 24 jam. Seluruh aturan ini menurut Kadir adalah implementasi dari Perda Ketertiban Umum yang baru disahkan bersama DPRD. (kmb30)

5

Dewan Minta Pemkab Tak Koleksi Pejabat Plt.

Banyuwangi (Bali Post) -

Banyaknya pejabat pelaksana tugas (Plt) di Pemkab Banyuwangi menuai sorotan DPRD setempat. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ismoko meminta Pemkab tak mengoleksi pejabat Plt. Sebab, akan berdampak pada kinerja pelayanan.

Ismoko mengatakan, dengan mulai dibahasnya rancangan Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihaknya berharap nantinya tak ada pejabat Plt. di Pemkab. “Dengan OPD baru harapan tak ada Plt di Pemkab Banyuwangi. Kalaupun ada, jangan terlalu lama,” kata Ismoko, Jumat (29/7) kemarin. Menurutnya, pejabat Plt. tak memiliki wewenang penuh dalam menjalankan tugas kepemimpinan satuan dinas. Untuk itu, tak bisa mengambil kebijakan langsung. Namun menunggu Bupati. Dampaknya, kata Ismoko ketika ada sesuatu yang mendesak pejabat Plt. tak bisa berbuat banyak. Sebab masih harus menunggu arahan Bupati. “Kalau seperti itu dibiarkan lama, pasti berdampak pada pelayanan,” tegas politisi Golkar ini. Sorotan banyaknya

pejabat Plt. ini juga sempat dilontarkan fraksi-fraksi di DPRD Banyuwangi. Sebab, kata Ismoko DPRD tak ingin berlama-lama melihat banyaknya Plt. di tubuh perangkat daerah. “Intinya, kita ingin pejabat Plt. jangan lamalama. Kalau memang ada yang berkompeten, segera dilantik definitif,” pungkasnya. Kini, kata dia DPRD sudah membentuk pansus untuk menggodok rancangan Perda OPD yang diajukan Pemkab. Pansus akan bekerja esktra keras. Sebab OPD baru harus sudah selesai sebelum pembahasan Kebijakan Umum Penggunaan Anggaran-Plafon Penggunaan Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2017. Menurut Ismoko, OPD yang baru harus selesai disahkan ketika APBD 2017 dibahas. “Sebab ini berkaitan dengan anggaran. Jika OPD belum selesai, bagaimana mau mengalokasikan ang-

garan,” tegasnya. Nantinya Pansus akan menggodok struktur OPD sesuai dengan kondisi alam dan potensi Banyuwangi. Kini sedikitnya ada empat satuan kerja yang dipimpin pejabat Plt. Masing-masing Dinas Kebudayaan Seni dan Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendapatan Daerah dan Badan Lingkungan Hidup. Kondisi ini sudah berlangsung lebih dari setahun terakhir. Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiatmoko mengatakan, terkait banyaknya Plt. akan mengacu pada UU 5/2014, tentang Aparatur Sipil Negara. “Harus ada seleksi terbuka sesuai kemampuan,” tegasnya. Pihaknya masih menunggu pembahasan rancangan Perda OPD untuk menentukan pengisian para pejabat di satuan kerja perangkat daerah. Dari draf rancangan Perda

Bali Post/udi

Ismoko OPD yang diajukan Pemkab ada beberapa dinas yang akan dilebur. Diantaranya, Peternakan akan bergabung dengan Pertanian. Lalu Dinas Kebersihan dan Pertamanan dibubarkan, digabung dengan Dinas PU Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang bersama Badan Lingkungan Hidup. (kmb30)

Saat Rancang Mesin Pengolah ”Saur”

Main Judi Remi, Oknum Guru Digerebek Tangan Kanan Tergilas Tabung, Tawan Sempat Dilarikan ke RS

PELAKU JUDI - Empat pelaku judi remi, salah satunya oknum guru diamankan di Polsek Cluring, Banyuwangi, Jumat (29/7) kemarin. Banyuwangi (Bali Post) MN (60), seluruhnya warga Desa Oknum guru yang satu ini Cluring, Kecamatan Cluring. benar-benar tak layak ditiru. Bu- “Kita gerebek pukul 13.00 WIB, kannya memberi contoh shalat saat kondisi sepi karena shalat Jumat, dia justru berjudi. Alhasil Jumat,” kata Kapolsek Cluring dia digerebek aparat Polsek Clur- Iptu Bejo Madreas usai penging, Banyuwangi, Jumat (29/7) gerebekan. kemarin. Empat pelaku diaPerwira ini menjelaskan, mankan dari lokasi perjudian. penggerebekkan berawal dari Guru nakal itu adalah KR laporan warga. Menurutnya, (55), yang berstatus PNS. Parah- warga di sekitar lokasi merasa nya, pesta judi itu dilakukan di resah adanya pesta judi yang kamar rumahnya. Selain KR, kerap dilakukan di kamar KR. tiga pelaku lain yang digerebek Berbekal laporan warga polisi adalah PN (50), WY (32) dan bergerak. Ternyata benar, saat

didobrak empat pelaku sedang asyik memainkan kartu remi. Dari lokasi diamankan uang tunai Rp 1,7 juta sebagai barang bukti. Untuk mengelabui petugas, para pelaku tak langsung menggunakan uang sebagai taruhan. Namun memakai biji buah sawo. Selain uang tunai, diamankan juga tiga set kartu remi dari lokasi. Menurut Kapolsek, aksi judi itu menggunakan taruhan Rp 5.000 per putaran. Celakanya, baru berputar beberapa kali polisi keburu datang. Seluruhnya hanya bisa pasrah ketika digiring petugas. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku diamankan ke Polsek. “Saat disergap para pelaku tak berkutik. Wajah seluruhnya langsung pucat,” tegas Kapolsek. Yang disayangkan, kata Kapolsek pelaku perjudian ini adalah oknum guru. Bahkan kamarnya yang dijadikan ajang judi. Hingga kemarin para pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek. Mereka terancam pidana pasal 303 KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian. Karena cukup bukti, para pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka. (kmb30)

TANGAN kanan Wayan Sumardana (28) alias Tawan terlihat dibalut perban. Rupanya pria yang disebut manusia robot ini sempat mengalami kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja itu, ketika ia merancang mesin pengolah saur (lauk berbahan parutan kelapa). Tangan kanannya tergilas tabung besar. Tawan pun sempat dilarikan ke rumah sakit (RS). Rancangan mesin pengolah saur ini dibuat di Desa Bugbug, Karangasem. Saat ditemui di bengkel lasnya, Kamis (28/7) lalu, Tawan mengaku sempat mengalami kecelakaan kerja. Ia menceritakan kecelakaan kerja itu, karena kelalaiannya sendiri. Saking semangatnya mencoba mesin pengolah saur rancangannya, tangannya sampai tergilas tabung. Darah segar pun muncrat dari lukanya. Ia kemudian dilarikan ke UGD RSUD Karangasem oleh Kadek Sumerta. ‘’Kata dokter, urat nadi di lengan kanan saya putus, sehingga mesti dijarit. Saat itu saya sadar, tetapi ketika menarik napas dalam darah muncrat,’’ akunya. Kejadian ini mengingatkan kembali ketika ia kecelakaan lalu lintas yang membuat lengan kirinya tak berfungsi. Sebelumnya,

sejak sembilan bulan lalu lengan kirinya perlahan lumpuh total. Diduga ada sarafnya yang putus ketika kecelakaan di Ulakan. Kondisi itu sempat membuatnya frustrasi karena mengira masa depan keluarganya sudah habis. Namun, berbekal keterampilan ia sempat merancang robot guna menggerakkan lengan kirinya. Dengan menyadap gelombang atau sinyal otak, ia membuat tangan robot yang diperintah sinyal otak. Robot tangannya kini belum berfungsi, karena alat penangkap sinyal otaknya rusak. Selain itu, ia juga sempat membantu merancang dua kaki palsu untuk seorang petani miskin dari Abianbada, Tenganan. Begitu juga seorang guru di Kubu yang kakinya lumpuh diduga akibat osteoporosis. ‘’Saya baru pulang dari Jakarta, diajak bapak angkat. Saya diperiksakan, dan dokter menyarankan dilakukan cangkok saraf. Namun, selain biayanya besar sampai Rp 200 juta lebih, efeknya juga berat bagi saya. Sementara saya belum mau dicangkok saraf,’’ katanya. Tawan mengaku sekitar dua minggu belakangan ini tak bisa bekerja ngelas memenuhi pesanan pelanggan di desanya di Nyuh Tebel,

banan, jumlah RTS yang telah mendapat bantuan bedah rumah sejak awal tahun 2016 sebanyak 36 unit, yang anggarannya berasal dari APBD Tabanan senilai Rp 1,5 miliar. “Dari sasaran 46 unit, sudah terealisasi 36 unit dengan rincian, 18 unit di Kecamatan Penebel, Baturiti dan Marga. Sedangkan sisanya masing-masing 9 unit pengerjaan tahap II dan tahap III,” ujar Kadisos Tabanan I Nyoman Gede Gunawan. Pemkab Tabanan sendiri

sebenarnya sudah berupaya memberikan program bedah rumah sejak tahun 2012. Namun upaya itu belum mampu menuntaskan jumlah RTS di daerah lumbung beras Tabanan. Bahkan selama ini bantuan Pemprov Bali dari perusahaan berupa Corporate Social Responsibility (CSR) dinilai sangat membantu meringankan beban pemerintah daerah. Mantan Kadiscapilduk Tabanan ini mengatakan, bedah

rumah yang didanai dari APBD kabupaten ini tidak saja rumah ukuran 6 x 4,5 meter dengan fasilitas 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi, namun juga diberikan fasilitas lainya. Seperti satu kamar tidur dilengkapi tempat tidur, kasur, bantal dan lemari pakaian. “Rata-rata untuk program ini satu unit dianggarkan Rp 30 juta, lengkap dengan fasilitasnya,” ujarnya. Gede Gunawan menambahkan, untuk antrian tersebut

pihaknya juga sudah berupaya mengusulkan alokasi sisa anggaran di APBD perubahan 2016. “Sisanya kita prioritaskan di anggaran perubahan. Semoga ada anggaran tambahan sehingga cepat penyelesaian masalah bedah rumah ini,” ujarnya. Sementara dari 57 usulan yang masih masuk dalam daftar antre tersebut, nantinya masih harus melalui verifikasi. “Ada skala prioritas yang menjadi poin untuk mendapatkan pro-

Bali Post/udi

Tabanan (Bali Post) Program bedah rumah setidaknya masih menjadi dambaan sejumlah warga di Kabupaten Tabanan. Terbukti, sampai saat ini terdapat 57 proposal yang antre untuk bisa mendapatkan bantuan bedah rumah tersebut. Ke-57 proposal tersebut nantinya akan dilakukan verifikasi untuk menentukan layak dan tidaknya mendapatkan bantuan bedah rumah. Dari data Dinas Sosial Ta-

Bali Post/bud

MESIN SAUR - Tawan (kanan) ketika menunjukkan mesin pengolah saur rancangannya. Manggis, dan sekitarnya. Se- gaku baru mencoba melayani lain tangan kirinya lumpuh, pesanan saur. ‘’Permintaan lengan kanannya masih luka. sangat banyak dan saya belum Namun saat ditengok di beng- mampu penuhi. Karena banyak kel kerjanya, dia membantu pesanan, saya minta bantuan seorang pemuda di desanya Tawan untuk merancang mesin untuk belajar mengelas besi. pengolah saur. Saya yang memTawan merancang mesin berikan ide bagaimana tabung pengolah saur untuk Kadek pengolahnya, Tawan yang merSumerta dari Bugbug. Mesin ancang mesin pemutar dari itu diakui belum sempurna. besi-besi bekas. Namun mesin Sebab, ia keburu kena musibah. ini belum sempurna,’’ tandas Sumerta yang ditemui men- Sumerta. (bud)

Antre, 57 Proposal Bedah Rumah

gram ini, seperti terdaftar dalam daftar rumah tangga miskin dan masalah sosial penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS),” jelasnya. Ditegaskanya, bantuan bedah rumah antara Pemkab Tabanan dan Pemprov Bali maupun bantuan dari CSR, selama ini tidak terjadi tumpang tindih. Karena antara Dinas Sosial Tabanan dan Dinas Sosial Provinsi Bali selalu berkomunikasi mengenai data

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

penerima bantuan bedah rumah. “Jadi tidak pernah ada data satu RTS menerima dobel bedah rumah. Karena data bedah rumah yang dipakai acuan oleh provinsi merupakan data rekomendasi dari dinas sosial Tabanan. Begitu juga dengan bantuan bedah rumah dari CSR perusahaan selalu terkoordinasi dengan baik. Tahun ini, dari Provinsi tercatat 136 unit dan CSR 24 unit,” tegasnya. (kmb28)


OPINI

6

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Mengawal Generasi Muda Bangsa HUKUMAN mati menjadi pilihan untuk mengakhiri sepak terjang bandar narkoba. Hukuman mati untuk ketiga kalinya di era Presiden Jokowi ini pun diapresiasi sebagai momentum untuk menyelamatkan generasi muda bangsa. Langkah ini layak diapresiasi, mengingat kini peredaran dan strategi pemasaran narkoba sudah menjamah pelajar, mahasiswa dan generasi muda pedesaan. Di Bali, pengedar narkoba dan bandarnya juga terus diburu. Upaya kompromi mestinya dihentikan. Memidanakan pengguna narkoba dan melakukan langkah rehabilitasi memang bisa menjadi pilihan. Namun bagi bandar narkoba, hukuman mati memang paling layak untuk diterapkan. Tindakan mengakhiri hidup para bandar narkoba membutuhkan komitmen dan terbangunnya persamaan persepsi semua elemen. Pemahaman bahwa hukuman mati melanggar hak asasi manusia (HAM) bisa saja dikesampingkan, mengingat bahaya narkoba jauh lebih buruk dari sekadar pelanggaran HAM. Penghancuran generasi muda lewat narkoba merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang berpotensi membuat masa depan bangsa buram. Generasi muda bangsa yang terjerat narkoba tak akan bisa diharapkan menjadi panglima dalam mengawal peradaban negeri ini. Menyikapi pilihan sikap mengakhiri hidup bandar narkoba dengan eksekusi mati, semestinya juga tak perlu berlarut-larut dan terlalu lama. Harus ada ruang yang jelas, cepat dan tegas bagi aparat penegak hukum untuk melakukan eksekusi langsung bagi bandar narkoba. Langkah ini bisa dilakukan jika ada keberpihakan politik dari legislator Senayan dalam merumuskan aturan mainnya. Pemahaman publik, bahwa ketika bandar narkoba ditangkap, dipenjarakan, namun tetap bisa mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lembaga pemasyarakatan, patut dicatat sebagai kegagalan pengawasan. Dan ini berpotensi menimbulkan konflik baru dan masalah baru, mengingat sering kali bandar narkoba mampu mengendalikan gerak langkah petugas penjara. Faktanya sudah terlalu banyak. Konflik dan kerusuhan di penjara kerap bermuara dari adanya upaya untuk memberantas narkoba di balik jeruji penjara. Namun, langkah perlawanan termasuk provokasi kerap kali memicu konflik. Sebagai warga negara, hukuman mati bagi bandar narkoba patut kita dukung. Selama ini pihak-pihak yang mempersalahkan hukuman mati sebagai langkah hukum yang tak manusiawi juga harus merenungi kembali dampak dari kejahatan narkoba ini. Pemahaman yang lebih utuh atas risiko narkoba bagi generasi muda, mestinya membuat kita mendukung langkah pemerintah memberantas narkoba. BNN dan Kepolisian yang diberi mandat oleh UU dalam melakukan penindakan dalam kasus ini haruslah membangun integritas. Sangatlah wajar jika ada oknum polisi dan oknum BNN yang bermain-main dengan kejahatan narkoba layak dieliminasi. Oknum aparat yang menjadi pengayom bandar narkoba mestinya lebih dulu dieksekusi. Ini penting diberikan bobot tindakan, mengingat selain menyalahi peran profesinya, aparat yang menjadi pengayom bandar narkoba sesungguhnya adalah oknum yang ikut menghancurkan generasi muda bangsa ini. Dengan cara ini ke depannya diharapkan bangsa ini memiliki aparat pengayom yang benar-benar berpihak pada rakyat dan profesional. Oknum aparat pemeras dan menjadikan kejahatan sebagai lahan untuk mencari keuntungan pribadi, sepantasnya juga dikarantina di balik sel. Pembelajaran ini penting dilakukan, mengingat masih saja ada oknum aparat yang main mata dengan pelaku kejahatan. Semoga dengan ketegasan dalam menindak bandar dan pengedar narkoba, bangsa ini memiliki martabat di mata warganya. Bangsa ini tak boleh diam ketika warganya, generasi mudanya dan ruang ekonomi yang ada dikendalikan oleh bandar narkoba dengan segala strategi dan sepak terjangnya. Mari bertindak lebih tegas kepada para bandar narkoba dan pengedar narkoba dengan gerakan yang lebih jelas. Bersatu melawan narkoba adalah bentuk perjuangan menjaga kemerdekaan dan kemandirian bangsa.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Mempertanyakan Pengiriman Barang

Sekitar akhir April 2016, saya membeli barang online dan menggunakan kurier pengiriman JNE. Sebelumnya saya sudah cukup sering melakukan pembelian dengan proses yang sama dan tidak pernah ada masalah. Apalagi di hari-hari tersebut saya melakukan pembelian beberapa kali. Hampir semuanya sampai di tempat tanpa ada masalah. Namun Setelah beberapa waktu saya cek, ada kiriman yang tidak saya terima. Setelah memastikan bahwa kiriman tersebut memang tidak saya terima, saya mengontak JNE. Setelah saya berusaha meminta keterangan berkali-kali dan juga mengontak pihak online dan penjual, barulah saya mendapat respons dari JNE. Sebenarnya untuk kurier sekelas JNE hal seperti ini tidak boleh terjadi. Setelah beberapa waktu ada orang dari pihak JNE yang melakukan pengiriman barang yang mendatangi kami dan bercakapcakap. Dalam percakapan tersebut terkuak, ternyata surat tanda terima yang seharusnya ditandatangani oleh penerima malahan diterima oleh bapak yang menemui saya. Buat saya ini sudah kesalahan yang tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun. YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) bagaimana ini? Kalau sudah seperti ini, saya pikir ini bukan masalah saya saja, bisa saja ada banyak masyarakat yang mengalami hal seperti yang saya alami, dan mereka tidak tahu harus berbuat apa. Irwan Kusuma Jl. Sudirman, 8 Jembrana, Bali

Benahi Layanan Perizinan Kami sebagai masyarakat umum merasa kecewa sekali dengan pelayanan, serta birokrasi perizinan di UPT Kabupaten Badung. Kesannya masih lambat dan berbelit-belit. Terlalu banyak persyaratannya. Kami sebagai masyarakat Badung berharap sistem pelayanan perizinan agar dibenahi. Gede Eka Mengwi, Badung

Hukuman Mati yang Manusiawi Mungkin melihat judul tulisan di atas maka kita akan sedikit bingung dan bertanya, apakah ada hukuman mati yang manusiawi? Bahwa para praktisi hukum, khususnya dari kalangan aktivis hak asasi manusia (HAM) akan selalu ‘’berteriak’’ bahwa hukuman mati merupakan hukuman yang ‘’tidak manusiawi’’ dan melanggar hak-hak prinsipil dari seorang manusia. Lalu bagaimana sebenarnya maksud dari hukuman mati yang manusiawi tersebut.

Oleh I Made Agus Mahendra Iswara, S.H., M.H. ebagaimana kita ketahui bersama, hukuman mati merupakan hukuman pidana pokok di Indonesia yang diberlakukan sejak Indonesia dijajah oleh Belanda dengan berlakunya asas konkordasi (penerapan hukum kolonial pada daerah jajahannya berkonsekuensi pada penerapan hukum Belanda pada Indonesia). Keberadaan hukuman mati pascakemerdekaan tidaklah berubah. Hal ini bahkan memengaruhi aturan-aturan lain yang meletakkan pidana mati pada beberapa aturan administrasi (di luar KUHP, seperti UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, UU Narkotika). Hal ini menandakan bahwa hukuman mati masih dianggap layak pemberlakuannya di Indonesia. Bahwa patut diketahui sebelum Belanda memaksakan hukumnya di Indonesia, sebenarnya masyarakat Indonesia telah lama mengenal istilah hukuman mati dengan berbagai macam bentuknya. Seperti hukuman ditenggelamkan dalam laut bagi perkawinan beda kasta (Hindu), hukuman rajam hingga tewas bagi pelaku perzinahan umat Islam. Salah satu hak asasi manusia adalah hak untuk hidup. Bahkan hak untuk hidup merupakan salah satu bentuk hak asasi manusia yang tidak dapat diganggu gugat keberadaannya oleh pihak mana pun. Indonesia bahkan jelas dalam Pasal 28I UUD 1945, jelas-jelas menjamin hak hidup. Namun dalam penerapan hukum di Indonesia, legalitas hukum mati telah dinyatakan secara jelas oleh Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga penafsir konstitusi bahwa hukum mati masih memiliki legalitas. Hal ini menandakan bahwa hukuman mati sah dalam sistem hukum nasional, oleh kar-

S

enanya tidak ada halangan untuk penerapan hukuman tersebut. Ada pun pelaksanaan suatu penghukuman haruslah memiliki konsekuensi sosial yang menguntungkan bagi masyarakat. Hukuman mati di sini menghasilkan efek jera yang dapat mencegah kejahatan dilakukan secara berulang di kemudian hari. Di samping itu, hukuman mati juga dapat dijadikan hitung-hitungan ekonomi sosial. Di mana dengan pelaksanaan hukuman mati memberikan keuntungan secara sosial maupun ekonomi. Hukuman mati merupakan hukuman yang bersifat ultim. Bersifat ultim diartikan bahwa tidak sekadar diisolasi sementara dari masyarakat, melainkan juga dilenyapkan secara total keberadaannya. Oleh karenanya perlu kehati-hatian dalam pelaksanaan suatu hukuman mati, sebab nyawa seseorang tidak dapat dikembalikan. Timbul kekhawatiran penerapan hukum mati di Indonesia dikarenakan masih belum terwujudnya peradilan yang adil (Fair Trail), di mana masih sering kita temui banyak kasus ‘’sengkon karta’’ jilid lanjutan sebagai bentuk peradilan sesat. Oleh karenanya, ironis memang menerapkan hukuman mati pada pelaksanaan hukum yang tidak berpijak pada keadilan. Hal ini serupa dengan adigium hukum, ‘’lebih baik melepaskan 1.000 bersalah dari pada menghukum seorang yang tidak bersalah’’. Adapun adigium tersebut mengajarkan bahwa ‘’suatu’’ ketidakadilan yang besar, apabila kita menghukum orang yang tidak bersalah, terutama hukuman itu berkonsekuensi ‘’tidak dapat dipulihkan’’. Walaupun demikian hukum adalah hukum, apa pun aturan hukum yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, itulah hukumnya. Di mana tiap masyarakat dianggap

tahu terhadap berlakunya suatu aturan. Oleh karenanya, hukum mati walaupun terasa melanggar hak asasi namun itulah hukumnya. (La Bouche De La Loi/La Bouche De Droit). Oleh karena tersebut untuk menengahi pihak yang pro dan kontra terhadap pemberlakuan hukuman mati, maka perlu dilakukan suatu pengkajian tentang penerapan hukum mati yang manusiawi. Hukum Mati Bersyarat Tujuan pemidanaan adalah untuk memperbaiki kerusakan baik yang bersifat individual maupun yang bersifat sosial yang diakibatkan oleh tindak pidana. Oleh karenanya, tujuan pemidanaan harus berorientasi pada pandangan integratif. Di mana di satu sisi diperlukan seperangkat tujuan pemidanaan yang menampung aspirasi masyarakat yang menuntut pembalasan (jangan diartikan balas dendam), akan tetapi didasarkan pada pengimbangan atas dasar tingkat kesalahan pelaku. Di sisi lain, tujuan pemidanaan perlu menjunjung tinggi perlindungan terhadap hak asasi manusia. Dalam hal ini perlu dibentuk suatu hukuman mati yang mengadopsi tujuan-tujuan pidana yang mengakomodasi kaidah-kaidah hukum maupun perlindungan hak asasi manusia. Walaupun negara-negara maju, termasuk Belanda yang notabene ‘’ibu kandung’’, hukum Indonesia telah menghapuskan hukuman mati, penulis berpikir masih perlu dilaksanakan hukuman mati. Akan tetapi perlu dilakukan perbaikan-perbaikan dalam pelaksanaan hukuman mati. Di mana mekanisme pengampunan terhadap hukuman mati perlu dilakukan revisi, tidak hanya dilakukan melalui grasi oleh presiden. Akan tetapi perlu dikonsepkan

pelaksanaan hukuman mati bersyarat. Hukuman mati bersyarat sebenarnya dapat menjembatani pandangan yang pro pelaksanaan hukuman mati dengan yang kontra. Bahwa pidana mati bersyarat merupakan usaha untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan individual dan sosial. Di mana pelaksanaan hukum mati bersyarat mengandung dua usaha yaitu pertama, bahwa tindak pidana yang bersangkutan harus diancam dengan pidana mati. Kedua, pelaksanaan hukuman mati tidak diperlukan untuk dilakukan dengan segera. Di mana hukuman mati bersyarat dapat dilakukan dengan syarat-syarat: a) Kebencian masyarakat terhadap terpidana tidak terlalu besar. b) Terpidana mempunyai sikap yang baik untuk mengakui kesalahannya dan mempunyai harapan untuk memperbaikinya. c) Kedudukan si pelaku dalam tindak pidana yang dilakukan tidak terlalu penting. d) Terdapat beberapa keadaan yang dapat dipertimbangkan sebagai hal-hal yang meringankan (Muladi: Proyeksi Hukum Pidana Materiil Indonesia di Masa Datang). Apabila pidana mati bersyarat dapat dilaksanakan maka terdapat 3 kemungkinan, yaitu: Pertama, apabila terpidana benar-benar menunjukkan penyesalannya selama masa penundaan (dua tahun), maka pidananya dapat diubah menjadi seumur hidup. Kedua, apabila penyesalannya terpidana tersebut disertai dengan prestasi kerja yang menonjol dan patut dihargai, maka terpidana mati dapat diubah menjadi 15 20 tahun penjara. Ketiga, apabila terpidana atas dasar bukti-bukti yang cukup tidak menunjukkan bahwa melawan reformasi dengan cara tidak terpuji, maka hukuman mati dapat dilaksanakan dengan segera. Bahwa pelaksanaan mati dengan persyaratan yang manusiawi akan memberikan suatu solusi untuk menjebatani permasalahan pro dan kontra terhadap pelaksanaan hukuman mati. Di mana kepentingan antara perlindungan hak hidup dan penjeraan (pembalasan) terhadap suatu kejahatan dapat berimbang, sehingga memberikan solusi bagi pembentukan hukum pidana (khususnya ketentuan jenis pidana) pada hukum Indonesia ke depan (Ius Contiduendum). Penulis, calon jaksa di Kejaksaan Negeri Larantuka, NTT

Mitos Celaka Tiga Belas dan Pengawalan Anak DI DUNIA ini, banyak hal penuh misteri dan secara umum diterima oleh kelompok tertentu. Seperti halnya mitos ‘’celaka tiga belas’’. Pengaruh tiga belas (13), ada yang menanggapi penuh misteri, tetapi banyak juga yang mengabaikannya karena pengaruhnya kurang bukti. Jadi hanya suatu kepercayaan dogmatis. Seperti halnya kepercayaan, makan daging lembu, angsa, penyu, babi dan sayur buncis, secara dogmatis dianggap berdosa. Angka 13 (tiga belas) ada yang mempersepsi atau memberikan kesan sebagai jumlah yang sangat negatif dan berbahaya. Padahal kenyataannya belum tentu, dan tergantung perilaku dharma. Dari pengamatan selintas, kurang-lebih selama 15 tahun ternyata sulit menemukan bukti bahwa angka jumlah tersebut membawa pengaruh jelek. Adapun hal yang kami teliti pengaruhnya terbatas tentang: urutan ke-13, jumlah 13 poin, tanggal/hari ke-13 dan usia menginjak ke-13 tahun. Keberadaan kami mengamati, yaitu ada di Surabaya dan Bali. Ketika membayar rekening listrik dan air, pada antrean ke-13 tidak ada masalah. Dalam ujian atau penataran pada peserta ke-13 tidak ada menemukan masalah. Mencoblos pada pemilu, lomba gerak jalan napak-tilas Mojokerto-Surabaya juga tidak menemukan masalah. Menurut pengamatan yang khawatir urutan ke-13 adalah penghuni rumah tinggal, sehingga kebanyakan mereka tidak mau menggunakan angka 13, tetapi diganti 11A, 12A atau melompat ke angka 15. Hotel dan restoran juga berpantang menggunakan kamar nomor 13 atau meja bernomor 13. Jumlah poin 13 memang mendapat per-

Oleh Drs. Made Sukarma hatian lebih pada yang bernapaskan sakral atau ‘’keyakinan agama’’. Seperti Meru di Bali tidak ada berjumlah 13; paling banyak disusun 3, 5, 7, 9 dan 11 tumpang. Klenteng atau kuil, Tao dan Khong Hu Chu, tradisi Tionghoa pada persembahan tidak pernah ada dengan 13 macam sajian. Dan juga yang pantang berjumlah 4 sajian. Untuk yang berhubungan dengan roh/leluhur mereka menggunakan jumlah genap dan para dewa berjumlah ganjil. Pada agama Hindu dan Buddha tidak ditemukan keterikatan itu. Persembahan kepada Buddha jumlahnya bebas, tidak terikat. Namun disukai berjumlah 8 atau 9. Selain itu, ditemukan kebiasaan masyarakat di Bali (Hindu, Khong Hu Cu dan Buddha), pemberangkatan jenazah dari tempat duka kemakaman atau krematorium, dilakukan pada pukul 13.00 Wita. Kecuali karena faktor antrean menggunakan mesin krematorium, sehingga waktu pemberangkatan jenazah disesuaikan jadwal. Perlu diketahui, dalam masyarakat Hindu setelah ngaben kremasi, ada kelanjutan upacara ngerorasin (dua belas hari) yaitu upacara-penyucian yang dilaksanakan sebelum hari kedua belas sejak upacara ngaben. Tidak sampai hari ke-13. Itu didasarkan kepercayaan, agar jiwa bebas dari duka-cita dan tidak cuntaka sehingga boleh ‘’berlaksana suci’’ (bertamu ataupun sembahyang) tanpa membiarkan kekotoran pikiran-batin yang disebabkan nuansa kematian tersebut.

Celaka tiga belas istilah dengan gaung yang ‘’negatif’’. Biasanya fokus pada gadis remaja memasuki usia ke-13 tahun. Suatu masa ‘’pancaroba’’ (akil-balik), dan mulai mengalami ‘’menstruasi atau haid’’. Menurut kepercayaan tradisi kuno, terutama agama Hindu dan Buddha; anak usia 12 tahun ke bawah perilakunya masih dituntun ‘‘roh deva-devi’’ (Sudevi) sehingga banyak perlindungan yang ajaib. Secara psikologi masa paling berbahaya, rasa ingin tahu dan suka mencoba; dalam kegelapan hati serta tidak punya pengalaman dan kurang pengetahuan. Kebodohannya bisa menjadi pangkal malapetaka ataupun sumber kejahatan. Misalnya remaja mudah ditipu, dihasut atau diajarkan melakukan kejahatan oleh jiwa-bandit atau kaum-avidya yang dharmanya salah. Remaja masih lemah menentukan sikap hidup. Pandangan hidupnya masih labil. Bisa terjebak dan diperlakukan tidak senonoh serta dilecehkan, bahkan diperkosa secara keji dan dibunuh. Remaja belum mantap menentukan dirinya, sehingga mudah tertipu rayuan, dipermainkan, bahkan mungkin dipaksa melakukan kejahatan dan berbuat kejam, sadis yang mengerikan. Untuk hal inilah hanya dharma dan petuah, serta perhatian orangtuanya saja paling tepat menuntun sang remaja, agar bisa berperilaku benar menghadapi kehidupan dan juga berbuat kebajikan agar bisa menjadi manusia terhormat-mulia. Bisa berbudaya, moral luhur yang dapat membedakan antara benar dengan salah. Karena itulah orangtua harus menjadi guru utama (Rupam Guru) mendidik anaknya sebelum guru lain (Visesha Guru dan Vidyanta-Guru) menyentuh

jiwa sang anak. Apabila orangtua, keluarga, lingkungan masyarakat, pemerintahan, khususnya lembaga pendidikan, dalam membina budaya moral berjalan dengan baik dan harmonis, maka akan dapat membuahkan putra anak bangsa berbobot, cakap, damai dan bijaksana. Penulis, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Denbar Mantan Koordinator Guru BP/BK SMP PGRI II Surabaya

POJOK Jaksa Agung nyatakan eksekusi sepuluh terpidana mati ditunda. - Pastikan bukan karena tekanan. *** Sekretaris MA Nurhadi mundur diri, Presiden Jokowi setuju. - Tak ada lagi hambatan KPK. *** Keputusan kembali ke GBHN akan ditentukan 20 Agustus. - Jangan malu tiru masa lalu.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

OLAHRAGA Seorang pria tidur-tiduran di atas rumput sambil menunggu anak-anaknya berolahraga di Taman Kota Denpasar, Lumintang, Kamis (28/7). Bali Post/wan

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Figur

Berikan ”Reward”

ANGGOTA Koramil 1611-08/ Kutsel yang berhasil menangkap perampok money changer (MC) PT Arta Jaya Dewata, Kriukov Pavel, asal Rusia, diapresiasi Dandim 1611/ Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa. Sebagai wujud terima Bali Post/rah kasih atas prestasi tersebut, Dandim akan memberikan reward. “Bentuk reward yang kami berikan sementara ini adalah berupa piagam penghargaan dan tali asih. Secara simbolis akan kami serahkan saat upacara bendera hari Senin (1/8),” ucap Letkol Leo Jumat (29/7) kemarin. Selain itu, ia akan mengusulkan personel tersebut dalam hal karier, misalnya kemudahan sekolah dan sebagainya. Reward tersebut diberikan, menurut mantan Wadanden Deteksi Paspampres ini sebagai bentuk pembinaan personel. Selain itu, menjaga moril anggota TNI, terutama Kodim 1611/Badung sehingga diharapkan dapat menjadi contoh kepada anggota lainnya agar selalu berbuat terbaik dan bermanfaat untuk masyarakat luas. “Kami berharap anggota termotivasi. Prestasi sekecil apa pun harus diapresiasi agar membesarkan semangat mereka,” ujarnya. (rah)

Pemutihan Denda Pajak Capai 76.540 Kendaraan

Denpasar (Bali Post) Kebijakan pemutihan denda pajak kendaraan bermotor yang dilaksanakan Dinas Pendapatan Bali sejauh ini sudah mencapai 76.540 kendaraan. Angka ini diperoleh sejak pemutihan dimulai 20 Juni hingga 26 Juli lalu. Sementara target dari pemutihan adalah menjaring 800.000 kendaraan hingga 30 November mendatang. Sasaran utamanya untuk mencapai 30 persen penunggak pajak yang belum membayar pajak. “Kami sudah terus melakukan sosialisasi terkait pemutihan ini. Kami juga memberikan kebijakan untuk tidak menunjukkan BPKB, tapi cukup STNK dan KTP untuk membayar pajak reguler,” ujar Kepala Bidang Pajak, Dinas Pendapatan Bali Dewa Mantera, di Denpasar, Jumat (29/7) kemarin. Kendati baru ada 76.540 kendaraan yang membayar pajak selama pemutihan, Mantera menyebut kebijakan itu sudah cukup optimal. Terutama melihat jumlah penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor sebesar Rp 38.218.137.250 dan penerimaan Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp 715.524.500. Masyarakat dinilai sudah terangsang untuk membayar pajak. “Ini kan 76.000 lebih, ini pun ada hitunghitungannya. Ada yang sebelumnya 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun dia tidak membayar pajak. Jadi, ini inovasi yang cukup optimal bagi kami,” jelasnya. Menurut Mantera, kebijakan pemutihan sesuai dengan isi Pergub No.35 Tahun 2016 tentang Pembebasan Sanksi Denda PKB dan denda BBNKB. Setelah masa Pergub berakhir, masyarakat akan kembali dikenai denda bila terlambat membayar PKB dan BBNKB. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendapatan Bali I Made Santha mengatakan di Bali terdapat sekitar 3,5 juta kendaraan bermotor. Namun yang dibayarkan pajaknya hanya 2,4 juta atau 64 persen. Dengan demikian, ada sekitar 800.000-an kendaraan yang pajaknya belum dibayar. “Tetapi yang dikejar bukan saja nilai pajak, yang utama adalah validasi data. Jadi, selain mendongkrak pendapatan, kebijakan ini juga untuk pemutakhiran data kendaraan,” ujarnya. (kmb32)

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Material Proyek Langka

7

Gapensi Keberatan Galian C Ilegal Ditutup

Denpasar (Bali Post) -

“Kami terikat dengan kontrak, khususnya waktu. Nah, kalau waktu ini lewat, tidak mampu kami penuhi target itu, otomatis akan ada permasalahan. Baik itu permasalahan denda, maupun nanti beralih ke permasalahan pidana,” ujar Ketua Gapensi Buleleng Nyoman Gede Wandira Adi usai menyampaikan aspirasi bersama Gapensi Bali dan kabupaten/kota, Kadin Bali serta Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi kepada Komisi

III DPRD Bali di gedung dewan, Jumat (29/7) kemarin. Bila dipersentasekan, Wandira menyebut, saat ini hanya ada 35 persen galian C yang beroperasi. Sebab, sisanya telah ditutup karena tidak berizin atau ilegal. Itu artinya, ada kekurangan material mencapai hampir 70 persen. Sementara proyek-proyek pemerintah yang sedang dikerjakan, maksimal harus sudah diserahterimakan bulan Desember mendatang.

“Seharusnya satu hari kami mampu misalnya 10 truk, sekarang cuma dapatnya 3 truk. Otomatis molornya lumayan, belum lagi harga dan sebagainya, dampaknya seperti itu,” jelasnya. Wandira tak menampik, selama ini memenuhi kebutuhan material proyek dari galian C yang berizin dan tidak berizin. Harga yang didapat dari galian C ilegal diakui lebih murah. “Ini (galian C ilegal - red) jumlahnya sangat banyak, mungkin

hampir seratusan. Umumnya masyarakat setempat yang mempunyai lahan 1 sampai 3 hektar, yang kebanyakan tidak mengurus izin. Sementara yang punya puluhan atau ratusan hektar izinnya jelas, karena memang mereka investasinya real,” jelasnya. Sebagai pengguna material dari galian C, Wandira berharap pemerintah mau “menutup mata”. Dalam arti, kalau ingin menertibkan galian C ilegal agar jangan sampai mengundang kekacauan dan keributan. Menyikapi keresahan pengusaha konstruksi, Ketua Komisi III DPRD Bali Nengah Tamba mengaku akan turun ke lapangan pada Senin (1/8) depan. Pihaknya akan mengecek apakah benar ada

Denpasar (Bali Post) Urusan galian C sebelumnya menjadi kewenangan kabupaten/ kota. Namun setelah terbitnya Undang-undang No.23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, galian C kini menjadi kewenangan provinsi. Hanya, pemerintah Provinsi Bali saat ini dinilai masih belum siap untuk alih kewenangan itu. “Ada aturan, kewenangan dari kabupaten ke provinsi. Nah di provinsi kita belum siap, di tengah-tengah ini aturan penertiban itu ditegakkan oleh temanteman dari aparat kepolisian,” ujar Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama, di gedung de-

wan, Jumat (29/7) kemarin. Penertiban yang dimaksud, lanjut Wiryatama, terkait dengan galian C tak berizin atau ilegal. Hal ini berimbas pada kelangkaan material seperti batu dan pasir. Akibatnya, pengusaha konstruksi sebagai pengguna material itu menjadi resah tidak bisa menyelesaikan proyeknya tepat waktu. Terlebih pada proyek pemerintah yang berisiko menimbulkan denda, bahkan masalah pidana. “Nah… kalau ini (galian C, red) dia belum punya izin baru akan mengurus izin, sampai izinnya selesai nanti mungkin proyek itu bisa lambat, sedan-

gkan tender sedang berjalan,” jelas mantan Bupati Tabanan ini. Wiryatama menambahkan, pihaknya ingin mendorong agar proyek pemerintah seperti pembangunan rumah sakit dan jembatan bisa berjalan tepat waktu. Tapi dari segi aturan, dalam hal ini menyangkut galian C juga bisa dipenuhi. Selain menyarankan Komisi III DPRD Bali turun ke lapangan, pemilik galian C ilegal juga diminta segera mengurus izin. Minimal mendaftarkan usahanya, daripada diam tidak melakukan apa-apa. “Yang penting ada niatnya

dulu, dia daftar ngurus, kemudian kita akan sampaikan kepada Pak Gub mungkin di rapat Muspida Bali cobalah nanti kasi toleransi penertibannya ini, sampai proyeknya bisa selesai Desember lah,” imbuhnya. Wiryatama menegaskan, pihaknya akan berusaha mencari jalan keluar kalau memang ada kesulitan yang dihadapi saat mengurus izin galian C. Data dari Bidang ESDM Dinas PU Bali, di Bali hanya ada 58 usaha pertambangan yang berizin. Masing-masing di Karangasem sebanyak 30 usaha, Buleleng 20 usaha, dan Badung 8 usaha. Sementara yang tidak berizin

Para pengusaha yang tergabung dalam Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Bali dan kabupaten/kota merasa keberatan dengan penutupan galian C ilegal di seluruh Bali. Pasalnya, penutupan tersebut berimbas pada kelangkaan material proyek seperti pasir dan batu. Lantaran hal ini, sejumlah proyek pemerintah dikhawatirkan tidak bisa selesai tepat pada waktunya.

kelangkaan material di lapangan akibat penutupan galian C ilegal. Selain itu juga memastikan kebenaran naiknya harga material sebagai imbas dari kelangkaan itu. “Setelah itu (pengecekan di lapangan - red), baru kita akan rumuskan apa keputusan yang kita ambil. Apakah kita minta kebijakan, karena diskresi ini dalam rangka pelimpahan kewenangan dari kabupaten/kota ke provinsi,” ujarnya. Tamba menambahkan, galian C memang sudah semestinya berizin karena berdampak pula pada lingkungan. Namun, pihaknya juga memahami apa yang menjadi keresahan pengusaha karena ada kelangkaan material proyek. (kmb32)

berjumlah 151 tersebar di seluruh kabupaten/kota. Terbanyak di Karangasem ada 50 usaha, Tabanan 40 usaha, dan Bangli 20 usaha. Di Tabanan khususnya, bahkan nihil usaha pertambangan yang berizin. (kmb32)

Provinsi Belum Siap Ambil Alih Galian C

Rampok ’’Money Changer’’

Turis Rusia Mengaku Kehabisan Uang Mangupura (Bali Post) Penyidik Polsek Kuta Selatan (Kutsel) harus merayu perampok money changer (MC) PT Arta Jaya Dewata, Kriukov Pavel, asal Rusia. Pasalnya, ia bungkam dan sempat meronta saat didekati petugas. Setelah beberapa kali

dirayu akhirnya ia mengaku terpaksa merampok karena kehabisan uang. “Normatif jawabannya. Dia mau pulang ke negaranya tapi kehabisan uang. Tersangka surfer dan sudah 1,5 bulan di Bali,” kata Kapolsek Kutsel Kompol I Wayan Latra, Jumat (29/7)

kemarin. Tersangka yang kos di Jalan Darmawangsa, Kampial, Kutsel ini, mengaku sudah merencakan aksi tersebut. Oleh karena itu sudah menyiapkan pelat nomor motor palsu diduga untuk menghilangkan jejak. Sedangkan motor tersebut disewa di Denpasar lalu diganti dengan pelat palsu, sedangkan pelat aslinya disimpan di bagasi motor. Sementara karyawan MC, Ayu Agustina, mengalami

lecet di dagu, pipi kiri benjol, dan lecet-lecet di beberapa bagian tubuh lainnya. Korban sempat diajak ke RS Surya Husada. “Waktu kejadian, menurut korban brankasnya kebetulan terbuka. Untuk mempermudah pemeriksaan, kami siapkan penerjemah,” ujarnya. Sebelumnya, kasus perampokan terjadi di money changer (MC) PT Arta Jaya Dewata di Jalan Raya Uluwatu, Kuta Selatan (Kutsel),

”Ada aturan, kewenangan dari kabupaten ke provinsi. Nah di provinsi kita belum siap, di tengah-tengah ini aturan penertiban itu ditegakkan oleh teman-teman dari aparat kepolisian.” Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama Badung, Kamis (28/7) lalu. Pelakunya turis asal Rusia, Kriukov Pavel (38) dan berhasil ditangkap oleh anggota Koramil 1611-08/Kutsel dibantu warga. Sedangkan karyawan (MC) Ayu Agustina (21) mengaku sempat dicekik dan tangannya dipelintir hingga ibu jarinya luka. TKP-nya di depan Koramil 1611-08/Kutsel. Pelda Mulyono dan Serda Pinto mengetahui kejadian itu dan langsung ke TKP. (kmb36)


BANGLI

8

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Pemkab Diminta Perhatikan Petani Kopi Arabika Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli dalam hal ini Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) diharapkan dapat memberikan perhatian lebih kepada para petani kopi arabika di wilayah Kintamani. Terlebih sekarang ini jumlah petani yang beralih menanam kopi kembali meningkat menyusul membaiknya harga biji kopi di tingkat petani. Harapan tersebut disampaikan Perbekel Desa Mengani I Ketut Armawan, Jumat (29/7) kemarin. Kepada Bali Post, Armawan mengungkapkan, perhatian dari dinas terkait terhadap petani kopi arabika di Kintamani akhir-akhir ini sangat minim bahkan nyaris tidak ada. Berbeda dengan dulu, perhatian cukup gencar diberikan dengan melaksanakan kegiatan pembinaan mengenai cara pembibitan, penanaman, pemangkasan dan hal lainnya. Kegiatan pembinaan dilaksanakan melalui demplot. ‘’Dulu sering ada perhatian dari pemerintah dengan pembinaan melalui demplot. Tapi sejak dua tahunan ini perhatian pemerintah terhadap petani kopi sangat kurang. Justru petani dapat perhatian dari pabrik kopi di Mengani. Pabrik itu mau menyediakan pelatihan pembibitan, pemangkasan. Harusnya itu kan didapat petani dari pemerintah,’’ terangnya. Menurutnya, dukungan dan perhatian pemerintah sangat dibutuhkan petani kopi saat ini untuk peningkatan produksi dan kualitas kopi arabika. Apalagi jumlah petani di beberapa desa di Kintamani yang kini kembali memilih bertanam kopi mengalami peningkatan. ‘’Kalau bisa perhatian pemerintah jangan cuma ke jeruk saja. Kopi arabika Kintamani kan namanya sudah mendunia. Kami harapkan Dinas Perkebunan juga bisa memberikan perhatian lebih kepada petani kopi,’’ terangnya. Untuk diketahui, sejumlah petani jeruk di wilayah Kintamani mulai beralih menanam kopi menyusul membaiknya harga biji kopi di tingkat petani saat ini yang mampu menembus harga Rp 7.800 hingga Rp 8.000 per kilogram. Salah satu desa yang petaninya banyak beralih bertanam kopi yakni Desa Belantih. Perbekel Belantih I Nengah Wardana belum lama ini mengungkapkan salah satu penyebab membaiknya harga kopi, yakni kehadiran Perusda pengolah kopi di Desa Mengani yang membeli langsung biji kopi petani. Naiknya harga kopi saat juga disebabkan produksi kopi petani di wilayah Kintamani yang sudah mulai berkurang. (kmb40)

SAWAH - Area Subak Tegalalang yang tanaman padinya diserang kera.

Lagi, Kera Serang Areal Subak Tegalalang Bangli (Bali Post) -

Petani di Subak Tegalalang, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli dan sekitarnya kembali mengeluhkan keberadaan kera yang merusak tanaman hingga mengakibatkan gagal panen. Langkah antisipasi yang dilakukan petani tak membuahkan hasil. Pemerintah pun diharapkan segera turun tangan. Klian Subak Tegalalang, Bangli Sang Ketut Rencana, Jumat (29/7) kemarin menuturkan, serangan kera marak terjadi sejak dua bulan terakhir. Yang menjadi sasaran tak hanya lahan pertanian yang berada di bantaran Tukad Melangit, namun juga lahan persawahan yang padinya sudah berbuah. Kondisi ini mengakibatkan petani menjerit, sebab hasil panennya berkurang, bahkan beberapa

ada yang gagal panen. ‘’Kerakera itu berasal dari Tukad Melangit yang lokasinya dekat dengan sawah. Tanaman semua dirusak, sampai tak dapat hasil,’’ keluhnya. Mengantisipasi serangan kera, petani sudah melakukan sejumlah upaya mulai dari pemasangan jaring di sepanjang pematang sawah hingga mengusir dengan menggunakan obor. Akan tetapi, hal itu tak mem-

buahkan hasil. Serangan justru semakin menjadi-jadi. ‘’Jumlah kera sudah ribuan. Petani kewalahan mengatasinya. Seluruh cara sudah keluar, tapi tak mempan,’’ katanya. Lanjut Rencana, selain di subaknya, serangan kera itu juga terjadi di subak lain, seperti Tambahan dan Pembuhan Desa Jehem, Tembuku dan Subak Jelekungkang dan Kuning Desa Tamanbali, Bangli. ‘’Subak di bantaran

Calon Penyuluh Bahasa Bali Harus Punya Komitmen Bangli (Bali Post) Banyaknya penyuluh bahasa Bali yang mengundurkan diri menuai tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry. Permasalahan tersebut dikatakannya sebagai akibat proses seleksi yang kurang komprehensif. Supaya persoalan serupa bisa dihindari, indikator penilaian bagi calon penyuluh seharusnya tidak hanya kemampuan akademis tetapi juga menyangkut komitmen dalam mengemban tugas. Sugawa Korry menyebutkan, sebelum penyuluh itu terbentuk, mahasiswa maupun Sarjana Bahasa Bali meminta supaya pemerintah memberikan perhatian dalam bentuk lapangan pekerjaan. Harapan itu disampaikan langsung dalam aksi damai di Kantor DPRD Bali beberapa tahun lalu. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya permohonan itu dikabulkan oleh pemprov dan disetujui dewan. Namun, jika melihat aksi mengundurkan diri puluhan penyuluh hal ini membuat program tersebut seakan-akan dipermainkan. ‘’Dulu demo minta supaya diberikan pekerjaan. Sekarang malah mundur. Program itu kesannya dijadikan mainan. Peluang orang lain yang sebenarnya lebih siap untuk bertugas juga jadi tertutup,’’ ujarnya di sela-sela menghadiri acara Perayaan HUT ke-69 Koperasi tingkat Provinsi Bali di Desa Tradisional Penglipuran, Jumat (29/7) kemarin. Wakil rakyat asal Buleleng ini juga menilai, pengunduran diri itu menunjukkan proses seleksi kurang komprehensif. Menurutnya, di samping kemampuan akademis, komitmen dan motivasi calon penyuluh dalam mengemban tugas juga tak kalah penting dijadikan pertimbangan. ‘’Ini tentunya menjadi kritikan untuk tim seleksi. Ke depan prosesnya harus diperbaiki. Harus benar-benar komprehensif,’’ tegasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

Tukad Melangit ini seluruhnya diserang kera itu,’’ imbuhnya. Hal senada juga disampaikan petani, Sang Ketut Taman. Selain menyerang lahan pertanian, kera juga sudah masuk ke permukiman warga. Ia pun mengaku kehabisan akal untuk mengatasi persoalan tersebut. Keberadaan hewan itu juga mengancam keselamatan warga. Seperti halnya yang dialami Sang Made Rai. Saat melintas di bantaran sungai, ia tiba-tiba dikejar. Hal itu membuatnya ketakutan. ‘’Kera yang mengejar cukup besar,’’ tuturnya. Supaya persoalan itu tak terus berlanjut, Rencana dan

Taman mengharapkan pemerintah bisa turun tangan. ‘’Kalau bisa pemerintah memberikan bantuan tanaman buah untuk dikembangkan di sekitar sungai. Supaya kera tidak naik lagi,’’ imbuhnya. Serangan kera sejatinya sudah sempat terjadi setahun lalu. Hanya saja kondisi saat itu tak separah saat ini. Meminimalisasi hal tersebut, subak sampai menempuh jalur niskala dengan menggelar upacara Nangluk Merana di Nura Nyeti, Huluning Tukad Melangit. Akan tetapi itu hanya membuahkan hasil sesaat. Setelah itu, serangan kembali marak. (kmb45)

Datangkan Turis Cina ke Kintamani

Sejarah Kang Cing Wie Perlu Digarap

PAMERAN - Pameran hasil kerajinan warga binaan Lapas Narkotika.

Bali Post/sos

Produk Kerajinan Warga Binaan Lapas Narkotika Dipamerkan Bangli (Bali Post) Warga binaan Lapas Narkotika di Dusun Buungan Desa Tiga, Susut, Bangli memiliki keterampilan menciptakan sejumlah produk berbahan limbah yang bernilai ekonomis tinggi. Hasil kerajinan yang mereka pamerkan, mampu menyedot perhatian pada peringatan HUT Koperasi ke-69 tingkat Provinsi Bali yang dilangsungkan di

Desa Tradisional Penglipuran, Jumat (29/7) kemarin. Berdasarkan pantauan, kerajinan yang dipamerkan warga binaan lapas memiliki nilai seni yang cukup tinggi. Menariknya, khusus untuk bokor dan sokasi, dibuat dengan bahan kertas koran. Meski berbahan kertas koran namun kualitas produknya cukup baik. Sementara untuk gelas dan lampu kamar ber-

ornamen naga, sepenuhnya berbahan batok kelapa. Waktu pengerjaan aneka produk kerajinan tersebut menyesuaikan dengan tingkat kerumitannya. Kasi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika I Nyoman Mudana mengatakan, pembuatan kerajinan ini merupakan salah satu proses rehabilitasi bagi warga binaan. (sos)

Bangli (Bali Post) Adanya ikatan historis antara Cina dengan Kintamani sejatinya bisa dijadikan sebagai daya tarik tersendiri untuk mendatangkan lebih banyak turis Cina ke Bangli. Hanya saja, potensi yang dimiliki Bangli tersebut selama ini masih terabaikan dan tidak pernah digarap oleh Pemkab Bangli. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Asita Bali Putu Winastra, belum lama ini. Winastra mengatakan, sejarah putri Cina, Kang Cing Wie dan raja Bali Kuno, Jaya Pangus, sebenarnya merupakan sebuah potensi besar yang dimiliki Bangli untuk mendatangkan lebih banyak turis Cina. Dengan historis tersebut, Pemkab Bangli bisa mengemas cerita Kang Cing Wie dan Jaya Pangus dan menampilkanya dalam sebuah pertunjukan yang menarik. ‘’Selama ini pertunjukan yang mengangkat cerita Kang Cing Wie justru ditampilkan objek wisata di Gianyar. Bangli yang punya cerita itu malah tidak menampilkannya,’’ terangnya. Selain mengemasnya ke dalam bentuk pertunjukan menarik, yang juga bisa dilakukan Pemkab Bangli adalah dengan membuatkan patung Kang Cing Wie atau kuil di wilayah yang menjadi sejarah perjalanan putri Cina tersebut. ‘’Dengan membuat ikonik, misalnya dengan membangun kuil di pinggiran Danau Batur. Setelah itu kita undang warga keturunan Kang untuk datang ke Bangli. Dengan demikian akan bisa memberikan kontribusi yang besar untuk PAD Bangli,’’ terangnya. Menurut Winastra, jika saja ikatan historis Cina dengan Kintamani bisa digarap Pemkab Bangli secara serius maka bukan tidak mungkin 30 persen dari satu juta turis Cina yang ditargetkan datang ke Bali tahun 2016 ini akan berkunjung ke Bangli. ‘’Tahun 2016 ini jumlah wisatawan Cina yang datang ke Bali ditargetkan satu juta. Tahun 2017 ditargetkan dua juta. Kalau Pemkab Bangli benar-benar mau menggarap ini paling tidak 30 persen dari wisatawan itu akan datang ke Bangli,’’ katanya. Pria asal Desa Undisan ini mengungkapkan selama ini jumlah turis Cina yang berkunjung ke Bangli masih sangat sedikit. Saat berlibur ke Bali, kebanyakan turis Cina memilih berkunjung ke wilayah Ubud, Gianyar. (kmb40)

Jelang Revalidasi Geopark Batur

Penanganan Sampah Plastik Diprioritaskan

Geopark Kaldera Batur

Bali Post/ina

Bangli (Bali Post) Geopark Kaldera Batur akan segera direvalidasi oleh tim asesor Unesco. Sesuai jadwal, revalidasi akan berlangsung selama tiga hari, mulai Senin (1/8) mendatang. Jelang revalidasi geopark, Pemkab Bangli sejak Kamis lalu mulai sibuk membersihkan sampah plastik di kawasan kaldera Batur. Selain mengerahkan pegawai, kegiatan juga melibatkan pokdarwis dan pelajar setempat. Manajer Geopark Kaldera Batur yang juga Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra, Jumat (29/7) kemarin menjelaskan, jelang

pelaksanaan revalidasi Geopark, pihaknya sudah menyiapkan materi yang akan dipaparkan sejak dua minggu terakhir. Selain itu pihaknya sejak Kamis (28/7) juga sudah mulai melakukan persiapan lapangan dengan menggelar kegiatan bersih-bersih sampah plastik di kawasan Kaldera Batur. Giri Putra mengakui masalah sampah plastik menjadi tantangan utama yang dihadapi dalam revalidasi ini. Oleh karena itu, sejak beberapa hari terakhir pihaknya telah mengerahkan seluruh pegawai, siswa termasuk pelaku wisata untuk melakukan aksi

bersih-bersih sampah di Kaldera Batur. ‘’Kalau dulu masalah utamanya pertambangan, sekarang sampah plastik,’’ ujarnya. Dijelaskan Giri Putra, dalam kegiatan revalidasi Geopark Batur nanti, Pemkab Bangli akan kedatangan tim asesor dari Unesco sebanyak dua orang. Masing-masing asesor berasal dari Prancis dan Jepang. Yang menjadi objek penilaian nanti menyangkut kesuksesan sejak geopark ditetapkan tahun 2012 hingga sekarang. Tim asesor juga akan diberikan kesempatan untuk meninjau

langsung sejumlah geosite, salah satunya gua lava. ‘’Kita sudah siapkan mana-mana saja geosite yang dituju,’’ ujarnya. Dalam revalidasi nanti, Giri Putra berharap Geopark Kaldera Batur mampu bertahan di kartu hijau. Selain itu pihaknya juga menginginkan agar Geopark Kaldera Batur bisa menjadi perhatian negara. ‘’Kami harapkan nanti bisa menjadi kawasan strategis nasional sehingga nanti segala dana kementerian bisa masuk. Untuk sementara ini baru masuk di KSPN,’’ kata Giri Putra. (kmb40)


GIANYAR

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

9

Korban Tenggelam di Pantai Manyar Ditemukan

Penuh Luka, Jasad Diamod Sulit Dikenali Gianyar (Bali Post) Setelah petugas berupaya keras melakukan pencarian, jasad Diamod Putra Daus akhirnya ditemukan di Pantai Lembeng, Jumat (29/7) kemarin. Saat ditemukan, jasad korban yang terseret arus Pantai Manyar pada Rabu (27/7) sore itu sudah tidak bisa dikenali karena penuh luka diduga akibat benturan pada karang. Korban pertama kali ditemukan oleh I Kadek Megantara, pukul 06.20 wita. Kala itu, pria 46 tahun ini berolahraga di seputaran Pantai Lembeng. Tiba-tiba saja ia melihat sosok mayat di tepi pantai. Terkejut dengan temuan itu, pria asal Banjar Akta Desa Ketewel ini tidak berani langsung mendekat. I Kadek Megantara akhirnya

Bali Post/nik

Polres Gelar Pengecekan Kesehatan Bersama Gianyar (Bali Post) Jajaran Polres Gianyar menyelengarakan kegiatan pengecekan kesehatan bersama di Aula Serbaguna Mapolres Gianyar, Jumat (29/7) kemarin. Tes kesehatan dilakukan secara menyeluruh. Berdasarkan pantauan, pengecekan kesehatan mulai dari pengecekan tensi, urine, darah, jantung, hingga gigi. Kabag Ops. Polres Gianyar Kompol Ketut Dana mengatakan, kegiatan pengecekan kesehatan ini dilakukan secara berkala untuk mengetahui sejauh mana kondisi kesehatan para personel Polri khususnya anggota Polres Gianyar. ‘’Dari upaya ini dengan mudah diketahui penyakit yang diderita oleh anggota. Dengan demikian diharapkan masalah kesehatan bisa ditangani secara dini,’’ ucapnya. (kmb35)

menyampaikan informasi ini kepada anggota polisi, I Wayan Subrata, yang berjaga di Pos Ketewel. Mendapat informasi tersebut, personel Sar Gada Shabara Polda Bali, Sar Dit Polair, Basarnas Bali, Balawista Gianyar, Sat Polair Polres Gianyar langsung dikerahkan ke lokasi penemuan. Kasat Pol Air Polres Gianyar AKP Wayan Suberata mengatakan, saat awal ditemukan korban memang sudah tidak bisa dikenali akibat luka yang di sekujur tubuhnya khususnya wajah. ‘’Diduga luka ini terjadi karena benturan pada karang terlebih di areal pantai ini memang penuh dengan karang,’’ ucapnya. Meski demikian, beberapa ciri pada jasad tersebut membuat polisi yakin bahwa itu memang pria 24

AMANKAN JASAD KORBAN - Petugas saat mengamankan jasad korban tenggelam, Diamod Putra Daus, yang ditemukan di Pantai Lembeng.

Bedah Rumah Diharapkan Tuntas 2018 Gianyar (Bali Post) -

Rumah tidak layak huni kalangan masyarakat miskin di kabupaten Gianyar tergolong tinggi. Untuk itu, Pemkab Gianyar diharapkan bisa menggelontorkan program bedah rumah secara tepat sasaran dan merata di seluruh Gianyar. Diharapkan, program bedah rumah bisa dituntaskan tahun 2018 mendatang. Ketua Komisi IV DPRD Gianyar Putu Gede Pebriantara tidak menampik tingginya rumah tidak layak huni di Gianyar. Dikatakan,

Pemkab Gianyar mulai 2016 ini baru menganggarkan bedah rumah untuk 120 KK, sebagai kelanjutan dari program sebelumnya. Kebijakan

ini tentunya harus disinkronkan dengan program bedah rumah dari Pemprov Bali. ‘’Kalau bisa ini diprioritaskan di daerah yang terbanyak membutuhkan bedah rumah,’’ katanya. Berdasarkan data yang dikantonginya, saat ini masih tercecer sekitar 300 rumah yang diharapkan mendapat bantuan bedah rumah. Dikatakan bila data tersebut tidak

Polisi Amankan Puluhan Liter Arak Bali Post/nik

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820

Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913 Ambulan Pelayanan Sosial - 945322 Puskesmas Gianyar I & II - 948309 954274 Puskesmas Blahbatuh I & II - 952069 & 942771 Puskesmas Sukawati I & II - 299155 & 294171 Puskemas Tegallalang I & II - 976484 & 901178 Puskesmas Ubud I & II - 974415 & 970112 Puskesmas Tampaksiring I & II - 901224 & 981847

Gianyar (Bali Post) Sat. Narkoba Polres Gianyar melakukan penggerebekan terhadap pengepul mikol (minuman beralkohol) jenis arak, Jumat (29/7) kemarin. Dari operasi di Banjar Kebalian, Sukawati tersebut, polisi mengamankan puluhan liter arak milik I Made Gunawan. Kini, pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Gianyar. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharma Natha menjelaskan, penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat tentang adanya pengepul arak di seputaran Banjar Kebalian. ‘’Dari informasi ini, polisi langsung melakukan penyelidikan di Banjar Kebalian hingga akhirnya dikantongi identitas Made Gunawan,’’ jelasnya. Setelah mengantongi data terkait, polisi pun langsung melakukann penggerebekan. Alhasil, Sat. Narkoba Polres Gianyar berhasil mengamankan puluhan liter arak dalam kemasan botol dan jeriken. ‘’Dari hasil penggerebekan itu, pelaku langsung kami giring ke Mapolres Gianyar guna menjalani pemeriksaan,’’ katanya. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah cukup lama menjalani profesi sebagai pengepul arak. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pria 48 tahun ini dikenakan pasal 27 (1) Perda Kabupaten Gianyar Nomor 13 Tahun 2012 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB) dengan ancaman pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta. Kabag Ops. Polres Gianyar Kompol Ketut Dana menambahkan, penertiban terhadap mikol akan lebih gencar dilakukan guna meminimalisasi gangguan kamtibmas. ‘’Di sini, kita berupaya melakukan pencegahan terjadinya tindak kekerasan, perkelahian, pelecehan seksual maupun tindak kejahatan lainnya yang disebabkan oleh minum minuman beralkohol jenis arak ini,’’ katanya. (kmb35).

bertambah, ditargetkan pada 2018, semua yang tercecer itu sudah tuntas. ‘’Sebenarnya melalui pengalokasian dana tersebut, melewati 2017 dan 2018 sisa bedah rumah ini pasti tuntas. Tapi itu dengan catatan tidak ada lagi KK miskin yang baru,’’ ujarnya. Untuk diketahui, program bedah rumah tidak hanya ditangani Dinas Sosial. Di-

nas Pekerjaan Umum (PU) Gianyar juga melaksanakan program tersebut. Khusus Dinas PU, ditargetkan tiap tahunnya sekitar sepertiga dari jumlah usulan bedah rumah bisa direalisasikan di lapangan. Saat ini, Dinas PU Gianyar tengah menggarap tahap terakhir realisasi program bedah rumah yang dianggarkan di APBD induk 2016. (kmb35)

Unhan Tawarkan Beasiswa

Operasi di Banjar Kebalian

CEK KESEHATAN - Suasana kegiatan pengecekan kesehatan bersama di Aula Serbaguna Mapolres Gianyar, Jumat (29/7) kemarin.

tahun yang tenggelam di Pantai Manyar. Ciri-ciri dimaksud seperti pada kaki kanan terdapat gelang karet, jari tangan kanan terdapat cincin, serta rambut yang ikal. ‘’Selain itu di daerah lain, dalam beberapa hari terakhir tidak ada laporan korban tenggelam selain yang terjadi di Pantai Manyar. Jadi, kuat dugaan itu memang korban asal Malang bernama Diamod Putra Daus,’’ ungkapnya. Jasad korban langsung dilarikan ke RS Sanglah. Dari kejadian ini Kasat Pol. Air kembali mengimbau agar warga lebih waspada bila beraktivitas di jalur pantai tengkorak. Polisi sudah melakukan pemetaan sebelas titik pantai yang masuk dalam jalur tengkorak yakni Pantai Siyut, Lebih, Cucukan, Masceti, Selukat, Saba, Purnama, Rangkan, Lembeng, Gumicik, hingga Pantai Ketewel. ‘’Dari 11 pantai itu, usahakan tidak ada aktivitas berenang,’’ pesannya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Universitas Pertahanan (Unhan) memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk masyarakat dan anggota Polri, TNI, dan PNS lulusan S-1 di Gianyar untuk mengikuti program beasiswa Magister Ilmu Pertahanan. Diharapkan dari upaya ini akan lahir caloncalon pemimpin bangsa yang andal di bidang pertahanan dan bela negara. Hal itu diungkapkan Rektor Unhan Letjen TNI I Wayan Midhio, M.Phil. di kantor Bupati Gianyar, Jumat (29/7) kemarin. Menurut Wayan Midhio, Unhan merupakan lembaga pendidikan tinggi terbuka yang mengkhusus pada studi pertahanan setingkat S-2. Unhan memberi kesempatan bagi para perwira TNI dan sipil untuk belajar dan memperdalam ilmu pertahanan dari sudut pandang militer, politik, ekonomi, sosial dan budaya. ‘’Kunjungan ke Kabupaten Gianyar sendiri dalam rangka menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah sebagai partner penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan

Bali Post/nik

BARANG BUKTI - Kabag Ops. Polres Gianyar Kompol Ketut Dana didampingi Kasat Narkoba menunjukkan barang bukti berupa arak milik pengepul asal Sukawati.

Tinggi,’’ katanya. Pria asal Desa Serongga, Gianyar ini menambahkan, Unhan terbagi menjadi tiga fakultas yakni Fakultas Strategi Pertahanan, Fakultas Manajemen Pertahanan, dan Fakultas Keamanan Nasional. Masing-masing fakultas terdiri atas beberapa program studi. Unhan bertekad melahirkan calon pemimpin bangsa yang andal di bidang pertahanan dan bela negara. Untuk itulah, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengambil kesempatan mengikuti program magister yang ditawarkan Unhan. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra menyampaikan, kesempatan yang diberikan Unhan tersebut sangatlah positif bagi mereka yang ingin meningkatkan pengetahuan di bidang pertahanan dan bela negara. Secara khusus pihaknya berharap kerja sama dengan Unhan dapat dijadikan sarana untuk lebih meningkatkan kemampuan dan profesionalisme PNS di Gianyar. (kmb25)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Perayaan HUT RI Tonjolkan Hiburan Semarapura (Bali Post) –

HUT ke-71 Kemerdekaan RI disambut meriah warga Nusa Penida. Sebab, Hari Jadi RI tahun ini akan diisi berbagai perlombaan dan pertandingan serta pameran UMKM yang menjajakan berbagai makanan dan kerajinan khas kecamatan ini. “Kolaborasi antara perlombaan atau pertandingan dan hiburan benar-benar menghibur masyarakat. Belum lagi pameran berbagai makanan dan kerajinan khas Nusa Penida,” kata Ketua Panitia I Dewa Ketut Suspriawijaya, Jumat (29/7) kemarin. Peringatan HUT RI kali ini lebih semarak dan meriah ketimbang tahun sebelumnya. Acara sengaja dikemas lebih ceria dan semarak dengan mengendepankan spirit kemerdekaan. Jenis perlombaan ditambah sepak bola joged, gerak jalan indah, dan layang-layang yang belum pernah digelar. Penambahan lomba ini dimaksudkan untuk menonjolkan sisi hiburan, bukan mencari pemenang. Sepak bola joged akan diikuti kontingen instansi pemerintah dan BUMN yang ada di Nusa Penida. Sementara perlombaan lainnya yang sudah menjadi magnet masyarakat dan ikon Nusa Penida seperti perahu layar dan miniatur tetap dilangsungkan. Total 10 cabang olahraga dilombakan. Panitia Hiburan Dewa Umar menjelaskan, pameran UMKM akan dibuka 16 Agustus dan 17 Agustus dilaksanakan hiburan Bali Motifora dihibur penyanyi pop Bali A.A. Raka Sidan. Pelawak Denok juga akan mengocok perut penonton, selain band lokal sekelas The leveh Band dan Malibustone. Untuk memancing animo warga, panitia menyelenggarakan pengundian kupon berhadiah sepeda motor matik. Menurut Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, peringatan Hari Kemerdekaan dibuat lebih semarak dengan berbagai perlombaan untuk menghibur masyarakat. “Pada dasarnya kita haus hiburan. Jadi, benarbenar pesta rakyat nanti,’’ terang pejabat asal Badung itu. (dwa)

Bali Post/dwa

RAPAT - Rapat persiapan menyambut HUT ke-71 RI di Nusa Penida.

Rumah Pohon

Makin Ramai Pengunjung BILA mengunjungi Nusa Penida tidak ada ruginya datang ke kawasan Atuh, Dusun Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Gede. Pasalnya, di tempat ini ada objek wisata ekstrem, yakni rumah pohon yang lokasinya menjorok ke laut. Pengunjung yang berani menaiki rumah pohon tersebut cukup membayar Rp 5 ribu. Dari sana mereka dapat menikmati pemandangan samudera lepas dan sejumlah pulau kecil. Tempat ini kini menjadi objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara. Dibuat enam bulan lalu, rumah pohon yang berada di Bukit Mellenteng ini tidak pernah sepi dari pelancong. Pengunjung rata-rata 20 orang setiap hari. Untuk mengunjungi objek ini, pengunjung harus menempuh jarak 22 km dari Pelabuhan Nusa Penida. Lebih baik naik sepeda motor, sebab jika menggunakan kendaraan roda empat, pengunjung harus berjalan lagi sekitar 1,5 km ke lokasi. Pemilik rumah pohon, Made Darsana, mengatakan proses pembuatan rumah di atas pohon santen ini cukup rumit. Memerlukan ketelitian dan tenaga ekstra, mengingat embusan angin yang cukup keras. “Angin di pinggir pantai ini cukup keras sehingga pengunjung tidak berani duduk berlama-lama di rumah pohon,” tuturnya beberapa hari lalu. Rumah pohon tersebut bisa ditempati maksimal empat orang. Dengan membayar parkir Rp 5 ribu dan biaya naik Rp 5 ribu, pengunjung bisa sepuasnya berada di rumah pohon alias tanpa dibatasi waktu. Dari sini wisatawan bisa melihat pulau kecil seperti Padasan, Paon, Batumetegen, dan Batu Jineng. Tempat ini sering dimanfaatkan pengunjung untuk mengambil foto mengingat pemandangannya tidak kalah dibandingkan pulaupulau kecil di Raja Ampat, Papua. Makin banyaknya pengunjung membuat pemilik rumah pohon berencana mengembangkan objek wisata miliknya. Hanya, untuk membuat rumah pohon lain diperlukan pohon santen ukuran besar. “Di tempat ini hanya pohon santen yang bisa hidup,” ungkap Darsana. (dwa)

Bali Post/dwa

DETEKSI DINI - Pemkab Klungkung membuka program deteksi dini kanker leher rahim (serviks) di Puskesmas Klungkung I, Desa Gelgel.

Deteksi Kanker Dini

30 Wanita Jalani Pemeriksaan

Semarapura (Bali Post) – Pemkab Klungkung membuka program deteksi dini kanker leher rahim (serviks) di Puskesmas Klungkung I, Desa Gelgel, Jumat (29/7) kemarin. Acara pembukaan yang ditandai pelepasan burung dara dipimpin Wakil Bupati Klungkung Made Kasta didampingi Nyonya Sri Kasta, Camat Klungkung Komang Wisnuadi, Kadis Kesehatan Adi Swapatni, Ketua Darma Wanita Nyoman Maryati, perwakilan Yayasan Kanker Indonesia A.A. Ratnadi, dan perwakilan BPJS Ina Oktina. Kegiatan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan papsmear ini dilaksanakan untuk mengetahui atau mendeteksi adanya kanker leher rahim/kanker mulut rahim. Jenis

kanker ini sering terjadi pada wanita dan penyebab kematian nomor satu. Kanker serviks tidak ada gejalanya dan sulit dideteksi pada stadium awal. Adi Swapatni mengungkap-

kan, di Kabupaten Klungkung kasus kanker serviks baru tercatat tiga penderita, namun diyakini ada penderita lain yang belum memeriksakan dirinya dan belum terungkap. Kanker serviks umumnya baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut, sehingga proses pengobatan yang harus dilakukan lebih sulit dan biaya pengobatannya lebih mahal. “Dibandingkan jenis kanker lainnya, kanker serviks sebetulnya paling mudah dicegah dan dideteksi. Caranya dengan melakukan deteksi dini dan pemberian vaksin,” ujarnya.

Program deteksi dini kanker serviks masuk dalam skema pembiayaan program JKNKIS, sehingga peserta JKN-KIS yang ingin melakukan deteksi dini tidak perlu mengeluarkan uang. Puskesmas yang melayani pemeriksaan IVA adalah Puskesmas Klungkung I dan II, Puskesmas Banjarangkan I, serta Puskesmas Nusa Penida I. Dalam acara pembukaan, 30 wanita ingin menjalani pemeriksaan. Menurut Kepala Puskesmas Klungkung I drg. I.B. Putra Dwipayana, pemeriksaan IVA dan papsmear maksimal 30 pe-

Tiga Ranperda Inisiatif DPRD Klungkung Disosialisasikan

SOSIALISASI - DPRD Klungkung mensosialisasikan tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif di Ruang Sabha Mandala, Jumat (29/7) kemarin. DPRD Klungkung melaksanakan sosialisasi tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) di Ruang Sabha Mandala, Jumat (29/7) kemarin. Ranperda inisiatif Dewan itu meliputi penanggulangan kemiskinan, pengelolaan rumah kos, dan PDAM Tirta Mahottama. Sosialisasi dihadiri dinas terkait (Dinsos, Kantor Perizinan, Taspem, dan Satpol PP), PDAM, staf ahli DPRD, camat, perbekel se-Klungkung, dan tim penyusun dari Unud Dr. Ketut Wirawan. Banyak hal yang disampaikan perbekel menjadi masukan

untuk ketiga ranperda tersebut. Misalnya, soal penanggulangan kemiskinan, hampir sebagian perbekel menyorotinya, salah satunya Perbekel Getakan Tjokorda Gede Parwata. Dalam sosialisasinya, Ketua DPRD Wayan Baru dan Ketua Baleg Nyoman Sukanada minta sebelum dijadikan perda, data kemiskinan yang dipakai selama ini didata ulang, mengingat sarat konflik di lapangan. “Apakah ini ada kepentingan atau apa, karena sering bantuan yang turun tanpa sepengetahuan perbekel,” ujarnya. Parwata mengaku sempat

didemo oleh warganya karena ada bantuan bedah rumah yang diberikan kepada warga yang hidup layak. Selain itu, data warga miskin yang dikeluarkan BPS hanya orang-orang itu saja. Padahal masih ada warga yang hidup lebih miskin dibandingkan yang menerima bantuan. Celakanya lagi, ada data warga miskin yang hilang. Untuk itu, ia minta dinas terkait melakukan data ulang terhadap data kemiskinan yang dipakai selama ini. “Pendataannya lebih baik dilakukan Dinas Sosial dan bisa langsung diumumkan di kantor desa,“ katanya. Menurut Wayan Baru, ketiga ranperda inisiatf DPRD tersebut masih tahap sosialisasi. Eksekutif bersama staf ahli DPRD diharapkan membedah ketiga ranperda itu sebelum disosialisasikan lagi di Klungkung daratan dan Nusa Penida, sehingga benar-benar tepat sasaran. Namun, ia didampingi Sukanada mengakui ada kalimat yang salah ketik sehingga perlu di-review. Ketiga ranperda inisiatif DPRD ini diharapkan benar-benar untuk mensejahterakan masyarakat dan tidak ada yang salah. Soalnya, pusat sudah banyak menggugurkan ranperda. Dewan Klungkung tidak mau ketiga ranperda tersebut menjadi macan ompong. “Ketiga ranperda harus tepat guna dan sasaran. Kami targetkan Agustus sudah selesai,” terang Wayan baru. (ad971)

Kantor Bupati Di-”fogging” Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/dwa

TANGGA - Seorang pengunjung berada di tangga rumah pohon.

serta per hari. Mereka diberikan sosialisasi sebelum diperiksa. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya yang dibacakan Wabup Kasta mengatakan kasus kanker serviks terus meningkat di Bali. Ia mengimbau seluruh wanita di Klungkung melakukan pemeriksaan IVA dan papsmear. “Selain itu, jalani pola hidup sehat, yaitu hindari rokok dan seks bebas,” katanya. Setelah membuka acara, Wabup Kasta meninjau kesiapan ruangan periksa dan alat kelengkapannya. (dwa)

Kasus demam berdarah (DB) meluas di Kabupaten Klungkung khususnya di Kecamatan Nusa Penida. Agar penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti ini tidak makin menyebar, petugas melaksanakan fogging (pengasapan), Jumat (29/7) kemarin. Tidak hanya rumah warga yang menjadi sasaran fogging, tetapi juga gedung perkantoran termasuk kantor Bupati Klungkung. Kegiatan pengasapan dilakukan sore hari sekitar pukul 16.00 Wita setelah pegawai pulang kantor. Hasil pemantauan di lapangan, dua petugas yang turun melaksanakan fogging. Mereka mulai melakukan penyemprotan di bagian halaman depan kantor bupati. Setelah itu dilanjutkan ke bagian halaman belakang. Penyemprotan tidak sampai masuk ke dalam ruangan pegawai, melainkan hanya di sekitar halaman. Petugas yang melakukan penyemprotan juga mengaku tidak dari Dinas Kesehatan Klungkung. Mereka berasal dari pihak ketiga yang bertugas menangani hama tikus dan serangga yang berkeliaran di kantor bupati. Di samping itu, keduanya

rutin menggelar fogging untuk mengantisipasi penyebaran nyamuk di kantor bupati. “Kegiatan ini rutin sebulan sekali,” kata salah seorang petugas bernama Made Artawan. (kmb)

Bali Post/kmb

FOGGING - Dua petugas melakukan fogging di Kantor Bupati Klungkung.

Bali Post/dwa

SOSIALISASI - Sosialisasi penyebarluasan informasi mekanisme penempatan tenaga kerja luar negeri kepada masyarakat.

Bahamas Maritime School

Sosialisasikan Informasi Mekanisme Penempatan Naker LN Semarapura (Bali Post) –

Peluang bekerja di luar negeri (LN) amat tinggi. Hal ini merupakan kesempatan bagi tenaga kerja muda untuk meniti karier di negara lain. Untuk mewadahi peminat, Bahamas Maritime School bersama Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Klungkung menyelenggarakan sosialisasi tentang penyebarluasan Informasi Mekanisme Penempatan Tenaga Kerja (Naker) Luar Negeri ke masyarakat. Acara yang diselenggarakan di Bahamas Maritime School ini diikuti 200 lebih peserta yang terdiri atas lurah, tokoh masyarakat, perbekel, dan tenaga kerja yang akan mencari pekerjaan ke luar negeri. Sosialisasi yang berlangsung sehari dihadiri Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Luar Negeri (PPTKL) Nyoman Mantra, Direktur Bahamas Maritime School Made Wijaya, di Ruang Pertemuan Lembaga Pelatihan Kerja Bahamas Maritime Semarapura, Jumat (29/7) kemarin. Wijaya mengatakan Bahamas Maritime School merupakan lembaga pendidikan yang telah banyak mengantarkan anak didiknya kerja di luar negeri. Penyebarluasan dan sosialisasi informasi mekanisme tenaga kerja luar negeri

kepada masyarakat Indonesia (TKI) bertujuan meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang pemahaman peraturan penempatan dan perlindungan TKI. “Sosialisasi ini agar tenaga kerja dapat bekerja di luar negeri sesuai prosedur dan aman,” ujarnya. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Klungkung dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Putu Suarta menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu program aksi Gema Santi, yaitu pemberantasan kemiskinan (taksin) yang muaranya untuk mewujudkan masyarakat Klungkung yang unggul dan sejahtera. Sementara Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Gede Putu Winastra mengatakan animo masyarakat untuk berkarier di luar negeri cukup tinggi. Dengan adanya Undang-undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang penetapan dan perlindungan TKI di luar negeri, setiap warga negara Indonesia mendapatkan kesempatan untuk bekerja ke luar negeri asal memenuhi persyaratan. “Ikuti sosialisasi ini dengan sebaikbaiknya agar memahami dengan baik serta bisa meneruskan visi dan misi mewujudkan masyarakat Klungkung yang unggul dan sejahtera,” ungkapnya. (dwa/k100)


Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

BULELENG

11

Selevel Perangkat Desa

Puluhan Posisi Sekdes Terancam Kosong

Singaraja (Bali Post) –

PAPSMEAR - Pelaksanaan pemeriksaan IVA dan Papsmear seluruh Indonesia.

BPJS Kesehatan Torehkan Rekor Muri

Pelaksanaan Pemeriksaan IVA dan Papsmear Seluruh Indonesia

DALAM upaya mengoptimalisasikan fungsi promotif dan preventif, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja yang dipimpin Ibu Iriana Joko Widodo, Kementerian Kesehatan dan BKKBN melaksanakan kegiatan Pencanangan Gerakan Promotif Preventif dengan Pemeriksaan IVA dan Papsmear yang dilaksanakan di Kupang, 29 Juli 2016. Kegiatan tersebut juga secara serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia tepatnya di 1.558 titik pelayanan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Papsmear, dengan total target peserta 27.000 untuk pemeriksaan IVA dan 10.275 untuk pemeriksaan Papsmear. Kegiatan tersebut juga tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai gerakan pemeriksaan IVA-Papsmear serentak dengan jumlah titik layanan terbanyak. Adapun kegiatan pemeriksaan IVA dan Papsmear ini dilaksanakan untuk mengetahui ataupun mendeteksi adanya kanker leher rahim/kanker mulut rahim. Jenis kanker ini sering terjadi pada wanita dan juga penyebab kematian nomor satu dari jenis kanker yang menyerang wanita. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris mengungkapkan, jumlah kasus kanker serviks (terhitung Januari – Juni 2016) di tingkat pelayanan rawat jalan tingkat lanjutan mencapai 45.006 kasus dengan total biaya sekitar Rp 33,4 miliar, sementara di tingkat rawat inap ada 9.381 kasus dengan total biaya sekitar Rp 51,3 miliar. “Deteksi dini kanker serviks masuk dalam skema pembiayaan program JKN-KIS, sehingga peserta JKN-KIS yang ingin melakukan deteksi dini kanker serviks tidak perlu lagi mengeluarkan uang. Sebagai informasi, kanker serviks tidak menimbulkan gejala dan sulit terdeteksi pada stadium awal, oleh karena itu sebaiknya lakukan skrining kesehatan melalui layanan kesehatan deteksi dini yang disediakan BPJS Kesehatan,” jelas Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris. Kanker serviks, tambah Fachmi, umumnya baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut, di mana proses pengobatan yang harus dilakukan menjadi lebih sulit dan biaya pengobatannya pun menjadi lebih mahal. Namun dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, kanker serviks sebetulnya paling mudah dicegah dan dideteksi. Caranya dengan melakukan deteksi dini dan pemberian vaksinasi. Untuk mengantisipasi terjadinya kanker serviks, peserta JKN-KIS dapat memeriksakan diri terhadap risiko penyakit kanker leher rahim ini di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau sarana penunjang lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sampai dengan tahun 2016 (Juni 2016) deteksi dini yang dilakukan BPJS Kesehatan dengan metode IVA telah berhasil menjangkau 21.146 peserta, sementara Papsmear berhasil menjangkau 37.256 peserta. “Namun tantangannya, cukup banyak masyarakat yang enggan atau takut untuk melakukan pemeriksaan IVA atau Papsmear ini. Di sinilah bagaimana peran FKTP untuk mengajak peserta JKN-KIS, agar melakukan pemeriksaan ini. Melalui kegiatan pencanangan ini, kami harapkan kesadaran peserta JKN-KIS untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker leher rahim semakin meningkat,” ujar Fachmi. (ad969 )

Ratusan Pelajar Dilatih Bela Negara

Singaraja (Bali Post) Ratusan pelajar di Bali Utara mengikuti Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) dipusatkan di SMKN 1 Sukasada. Latihan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi berlandaskan rasa cinta Tanah Air. Peserta dilatih memacu disiplin diri sehari-hari. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. mengatakan, 353 siswa terlibat akan menerima materi wawasan kebangsaan, cinta Tanah Air, proxy war, dan pendidikan Pancasila. Mereka turut diberi keterampilan baris-berbaris dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. “Kami mengapresiasi Korps Menwa Ugrasena. Mereka berkesinambungan melaksanakan PPBN di Buleleng,” ujarnya Jumat (29/7) kemarin. Kegiatan latihan kedisiplinan rutin dilakukan UKM Batalyon Resimen Mahasiswa B920 Jayastambha Undiksha Singaraja. Meski demikian, peningkatan terhadap siswa-siswi terus digenjot dan tercatat dua ribu siswa terlibat dalam latihan lanjutan tersebut. “Siswa-siswi terlibat mendapat latihan PPBN dan tergabung di dalam Korps Bela Negara Urgrasena. Setelah berakhirnya PPBN, mereka mendapat pelatihan pelatih. Setiap materi latihan bela negara diberikan diharapkan mampu menciptakan kader yang disiplin dan cinta Tanah Air,“ imbuh Ketua Korps Menwa Ugracena Buleleng Dra. Ni Made Cantiari, M.Si. Cantiari menambahkan beberapa waktu ke depan, ia menargetkan lima ribu pelajar mengikuti pelatihan serupa. Seluruh pengurus korps bela negara Ugracena SMA/SMK di Buleleng diharapkan rutin meningkatkan kompetensi dan kordinasi. “Jalin kerja sama antarkorps bela negara di Buleleng dan jangan lupa terus memacu latihan disiplin diri,” tandasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

PPBN - Ratusan pelajar di Buleleng mengikuti latihan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN), Jumat (29/7) kemarin.

PNS yang menjabat sebagai sekretaris desa (sekdes) dilarang menerima gaji dan tunjangan rangkap. Selain itu, mereka dipersilakan memilih pindah ke instansi lain atau tetap menjadi sekdes. Hal ini karena jabatan sekdes masuk kategori perangkat desa sama seperti kepala urusan (kaur) dan klian dusun (kadus). Di Buleleng, ada puluhan sekdes yang berstatus PNS. Regulasi terbaru pun mengamanatkan kalau jabatan perangkat desa termasuk sekdes akan dipilih oleh desa. Aturan tesebut sedang dibahas dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Gede Sandhiyasa, Jumat (29/7) kemarin, membenarkan saat ini ada puluhan sekdes yang berstatus PNS. Berhubung regulasi yang lebih tinggi mengatur bahwa sekdes masuk sebagai perangkat desa, sehingga dalam rancangan perda yang sedang dibahas ini status sek-

des kembali dipertegas. Penegasan ini menyangkut status sekdes yang merupakan PNS aktif harus mendapatkan izin dari pemerintah kabupaten pada saat menjadi sekdes. “Kalau tetap menjadi sekdes, PNS bersangkutan harus mengajukan permohonan izin ke pemkab. Kalau sudah menjadi sekdes gaji atau tunjangan hanya satu yang diperbolehkan. PNS harus memilih apa tetap menjadi sekdes atau bertugas sebagai pegawai di instansi lain,” tegasnya. Di sisi lain, Sandhiyasa mengatakan masukan yang

disampaikan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Buleleng tetap diakomodir. Aspirasi itu menyangkut perangkat desa yang telanjur diberhentikan berdasarkan PP No. 43 Tahun 2014, dalam rancangan perda ini dibuat pasal untuk memberikan hak kepada desa untuk mengangkat staf pembantu. Ini bisa dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan keuangan di desa bersangkutan. “Aspirasi dari PPDI termasuk hasil studi banding ke luar daerah, kita akan pakai acuan. Regulasi di

Bali Post/kmb34

GEDUNG - Senator Gede Pasek Suardika meninjau kondisi gedung pramuka yang ditempati Panwaslih. Gedung tersebut dinilai kurang representatif.

Tempati Gedung Pramuka

Kantor Panwaslih Kurang Representatif Singaraja (Bali Post) Gedung pramuka digunakan untuk Kantor Panwaslih Buleleng terkait Pilkada Buleleng 2017. Anggota DPD-RI Gede Pasek Suardika menilai lokasinya memang strategis karena di tengah kota Singaraja, tapi kurang representatif terutama kondisi ruangannya. Terkait hal itu, Pemkab Buleleng diharapkan mencarikan solusi tepat demi suksesnya pilkada. Senator yang akrab disapa GPS ini sempat meninjau kesiapan Panwaslih. Selain dituntut tegas, Panwaslih harus mampu memberikan solusi jika muncul persoalan di tiap tahapan Pilkada. “Saya memastikan dulu kesiapan Panwaslih jelang Pilkada Buleleng. Sarana prasarananya sangat tidak sesuai. Ini harus dipahami pemerintah dan stakeholder. Panwaslih tidak seperti dulu, bersama Bawaslu kewenangan mereka jauh lebih besar. Meningkatkan kinerjanya harus didukung sarana prasarana yang me-

menuhi syarat,” ujar GPS, Jumat (29/7) kemarin. Menurutnya, kolaborasi Bawaslu dan Panwaslih berfungsi semiyudisial. Artinya, kebutuhan terhadap ruang sidang, ruang pemeriksaan pengaduan, ruang penyimpanan alat bukti yang aman, ruang komisioner dan staf, press room media, hingga kelengkapan CCTV. Sedangkan komponen teknis Panwaslih Buleleng belum seluruhnya dilengkapi di dalam gedung pramuka. “Penyelenggara harus dalam posisi yang siap dan kuat. Nah, kalau penyelenggaranya dan fondasi mereka tidak kuat, kan bisa jadi masalah buat kita semua nantinya,” imbuhnya. Oleh karena itu, pemerintah diminta memberikan gedung lebih representatif. Publik berhak mengetahui proses pemeriksaan secara terbuka di Panwaslih. Sedangkan gedung pramuka untuk menampung seratus orang di Panwaslih tidak mencukupi. “Saya berharap

pemerintah daerah, DPRD, kepolisian dan kejaksaan yang akan bekerja dalam satu sistem kerja, membantu sarana prasarananya. Hal-hal mengenai teknis haruslah dipikirkan karena diamanatkan undang-undang,” jelasnya. Panwaslih Buleleng Ketut Ariani tidak menampik minimnya prasarana gedung tersebut. Apalagi ke depan, Panwaslih akan dihadapkan berbagai pertemuan dan sidang. Rencana awal akan menempati gedung eks-DKP karena dianggap lebih layak. Namun malah dipindahkan ke gedung pramuka. “Kami tidak mampu berbuat apaapa. Kami bersyukur didatangi senator DPD-RI. Beliau melihat langsung kondisi sarana prasarana yang diberikan Pemda Buleleng. Kami di Panwaslih tidak perlu berbicara banyak apakah layak atau tidak. Sudah dari awal kami sampaikan ke Pemda Buleleng agar difasilitasi kantor yang layak,” ujarnya. (kmb34)

daerah ini akan berlaku dalam jangka waktu lama, sehingga aturannya disusun seoptimal mungkin, sehingga tidak sampai menimbulkan persoalan yang menimbulkan polemik di tengah masyarakat,” jelasnya. Sedangkan menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Buleleng, Ni Made Rousmini, PNS yang menjabat sebagai sekdes tercatat 73 orang. Dari jumlah itu, ada 30 orang dimutasi ke kecamatan dan instansi pemerintahan lainnya atas dasar permohonan sendiri. Sedangkan sisanya 40 orang ada yang dalam proses permohonan pindah tugas dan masih menjabat sebagai sekdes. Pemindahan PNS menjadi sekdes karena terbitnya regulasi baru bahwa sekdes menjadi perangkat desa dan dipilih langsung oleh desa itu sendiri.

Tarkait PNS yang tetap menjadi sekdes, pejabat dari Desa Panji Kecamatan Sukasada ini membenarkan bahwa tidak diperbolehkan menerima gaji rangkap. Selain itu, status kepegawaian setelah mengakhiri masa jabatan sebagai sekdes sampai umur 60 tahun, maka PNS bersangkutan otomatis berstatus pegawai memasuki masa pensiun. Ini mengacu dari ketentuan ASN yang mengatur masa pensiun PNS umur 58 tahun. “Sudah banyak yang dimutasi karena permohonan sendiri dan mungkin karena regulasi baru yang mengatur sekdes sebagai perangkat desa. Kalau misalnya masih ada PNS yang tetap menjadi sekdes, itu nanti setelah masa jabatan sekdes berakhir otomatis status kepegawaiannya masuk pada pensiun karena sesuai ASN pensiun PNS pada umur 58 tahun,” jelasnya. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Buleleng merancang peningkatan sertifikasi profesi terhadap pekerja pariwisata di Bali Utara. Pasalnya masih sedikit hotel melakukan langkah tersebut, padahal sertifikasi berguna untuk meningkatkan kinerja karyawan. Menurut Kadisnakertrans Buleleng Ni Made Dwi Priyanti Putri Koriawan, pihaknya akan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata Bali Indonesia (LSP-PBI). Ke depan, keberadaan tenaga kerja di Buleleng diharapkan lebih kompeten karena memiliki sertifikat profesi. “Kesepakatan pemerintah pusat dengan BNSP pusat supaya tenaga kerja di Buleleng kompeten. Di mana tenaga kerja disertifikasi profesi. Kami sudah melakukan MoU bersama LSP-PBI atas petunjuk langsung dari BNSP,” ujarnya, Jumat (29/7) kemarin. Putri Koriawan memprediksi pascarapat koordinasi dan sosialisasi materi ujian pekerja hotel, rencananya sertifikasi akan dilaksanakan akhir September mendatang. Tenaga kerja pariwisata diharapkan memiliki peran lebih, bukan sebaliknya menjadi penonton saja. Ia mengungkapkan hampir sebagian besar belum tersertifikasi profesi. “Kami target sekitar 8 ribu orang disertifikasi. Keberadaan tenaga kerja

pariwisata di Buleleng diharapkan tidak kalah dengan tenaga asing di era MEA ini. Apalagi 75 persen belum disertifikasi profesi,” ucapnya. Direktur LSP-PBI Siska Suzana Darmawan menambahkan, lembaganya bertugas memberi pengakuan potensi terhadap tenaga kerja pariwisata di Indonesia. Melibatkan kerja sama Disnakertrans Buleleng. Langkah strategis sertifikasi profesi tenaga kerja pariwisata kali ini adalah lanjutan dari rangkaian deklarasi Kabupaten Buleleng kompeten sebelumnya. “Kami mendapat lisensi dari BNSP di Jakarta. Pelaku industri terdata diundang, lalu dilakukan pengumpulan data karyawan yang akan disertifikasi di LSPPBI. Sertifikasi profesi di Buleleng seluruhnya gratis dan disubsidi pemerintah pusat. Saat ini, kami baru menyertifikasi lima hotel di Buleleng,” imbuhnya. Mengacu PP 52 Tahun 2012 menyatakan seluruh tenaga kerja pariwisata harus mengantongi sertifikat kompetensi dan seluruh pengusaha wajib mempekerjakan tenaga kerja yang memiliki sertifikat kompetensi. “Untuk itu percepat kegiatan sertifikasi. Kami masih kumpulkan data nama dan telepon setiap tenaga kerja, lalu dilanjutkan penjadwalan pengujian tenaga kerja untuk mendapatkan data riil di masing-masing hotel,” tegas Siska. (kmb34)

Digenjot, Sertifikasi Profesi Pekerja Pariwisata

Aktivitas Kapal Ikan Meningkat

Desa Sangsit Bentuk Balawista

Singaraja (Bali Post) – Selain menjadi kampung nelayan, Desa Sangsit merupakan Pusat Pendaratan Ikan (PPI) yang akhir-akhir ini aktivitas kapal ikan dari Sapeken, Madura, Jawa Timur (Jatim) terus meningkat. Mendukung pengawasan perairan, pemeritah desa setempat membentuk Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista - red) dan puluhan pemuda sudah dilatih. Dr. Ir. Agus Dharma selaku instruktur, Jumat (29/7) kemarin, mengatakan pelatihan ini digelar karena Sangsit menjadi sentral pelabuhan tradisional di Bali Utara dan tidak dimungkiri sering terjadi kecelakaan di perairan tersebut. Selain itu, masyarakat sering memanfaatkan pesisir ketika menggelar ritual keagaman. “Harus disadari bahwa keamanan dan kenyamanan wisata tirta penting karena salah satu daya tarik unggulan. Untuk lebih mengoptimalkan keamanan dan kenyamanan wisatawan di pantai, Desa Sangsit

membentuk Balawista,” tegasnya. Perbekel Desa Sangsit Putu Arya Suyasa mengungkapkan, Balawista dibentuk sesuai program yang telah disusun. Pembentukan yang dilanjutkan pelatihan ini memanfaatkan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diterima dari pemerintah daerah. Balawista sangat penting karena wilayah pantai membutuhkan pengawasan yang maksimal. Untuk itu, anggota Balawista yang sudah dibentuk merupakan pengabdian pemuda desa untuk berpartisipasi menjaga kawasan pesisir. “Kami bentuk organisasi ini sebagai partisipasi memberikan pelayanan keamanan kepada para pengunjung. Mereka murni mengabdi dan tidak digaji,” tegasnya. Penutupan pelatihan diwarnai dengan simulai penyelamatan pengunjung Pantai Sangsit yang terseret ombak. Dalam simulai itu diceritakan lima korban terseret ombak besar. Berbekal ilmu yang diperoleh setelah mengikuti pelati-

han dan skill yang dimiliki, anggota Balawista berhasil menyelamatkan korban. (kmb38)

Bali Post/kmb34

SERTIFIKASI - Sertifikasi profesi dilakukan Disnakertrans Buleleng bekerja sama dengan LSP-PBI di Gedung Mr. Ketut Pudja eks Pelabuhan Buleleng.


JEMBRANA

12

Bali Post/olo

RILIS – Jajaran Satreskoba Polres Jembrana saat merilis kasus pengungkapan narkoba, Jumat (29/7) kemarin. Pelaku dan barang buktinya diamankan di Polres Jembrana.

Pemakai Narkoba Dibekuk Polisi

Negara (Bali Post) – Satuan Reskrim Narkoba (Satreskoba) Polres Jembrana, Rabu (27/7) lalu mengamankan satu pelaku narkoba. Pelakunya berinisial I Putu KY alias Yoyok (34), warga Banjar Delod Bale Agung, Desa Mendoyo Dangin Tukad. Ia dibekuk polisi lantaran terbukti memakai narkoba jenis sabu-sabu (SS). Selain pelaku, polisi juga mengamankan satu paket SS dan bong. Kasat Reskoba Polres Jembrana AKP I Gusti Komang Muliadnyana, Jumat (29/7) kemarin, membenarkan penangkapan tersebut. Saat digerebek, petugas menemukan tas kecil warna abu-abu di tempat tidur pelaku. Setelah diperiksa, ditemukan bong atau alat hisap SS. Petugas juga mengamankan timbangan digital, handphone dan satu paket SS dengan berat brutto 0,30 gram atau netto 0,15 gram. Dari hasil tes urine, tersangka juga positif mengonsumsi narkoba. Atas kasus itu, pihaknya mengaku masih melakukan pengembangan. Pelaku dijerat Pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Polisi juga akan berkoordinasi dengan assesment untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Sementara, dari informasi yang diperoleh polisi disebut-sebut telah melakukan penyelidikan sejak lama. Sebab, polisi menerima informasi kalau pelaku kerap mengonsumsi SS. Setelah diselidiki, polisi langsung melakukan penangkapan. Selama ini, pelaku memang sering bolak-balik Denpasar naik mobil sewaan. Pelaku juga tak memiliki pekerjaan tetap. (kmb26)

Bali Post/kmb

DICEK - Petugas Inafis sedang melakukan pengecekan di rumah I Nengah Neker yang ludes terbakar, Jumat (29/7) kemarin.

Korsleting Listrik, Rumah Warga Pangkung Jajang Terbakar

Negara (Bali Post) Rumah milik I Nengah Neker (76) di Banjar Pangkung Jajang Desa Tukadaya Kecamatan Melaya, Jumat (29/7) pagi, ludes terbakar. Si jago merah meluluhlantahkan rumah tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Namun, korban ditaksir mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Informasi di TKP menyebutkan, kebakaran itu terjadi diduga akibat korsleting listrik. Sebelumnya, saksi Made Sanjaya dan Ni Wayan Wadi, saat itu sedang menyiram bunga di halaman rumah. Tiba-tiba, mereka menengok ke rumah korban dan melihat ada kepulan asap tebal di atap rumah. Melihat kondisi itu, saksi langsung berteraik meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga pun berhamburan ke TKP sembari berupaya memadamkan apinya dengan alat seadanya. Kejadian ini juga dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam tiba di TKP. Petugas langsung menyemprotkan airnya ke titik api. Tak butuh waktu lama, api berhasil dipadamkan. Sayangnya, sejumlah barang berharga yang ada di dalam rumah tak bisa diselamatkan. Sementara, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra seizin Kapolres Jembrana yang datang ke TKP mengatakan kebakaran tersebut akibat konsleting listrik. (kmb)

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Dikeluhkan, Tempat Peristirahatan di Terminal Manuver Dijadikan TPS Negara (Bali Post) –

Areal terminal manuver Gilimanuk dipenuhi sampah yang berserakan. Terminal yang sebelumnya ditata untuk tempat peristirahatan, kini seolah-olah dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS). Parahnya, di sekitar jineng tempat peristirahatan justru digunakan kandang ayam, sehingga pengunjung jarang berhenti di sana. Warga pun mengeluhkan kondisi tersebut. Hampir tidak ada yang singgah ketika kendaraan melintasi areal manuver itu. Seperti yang terlihat, Jumat (29/7) kemarin. Hanya beberapa kendaraan singgah dan parkir sejenak. Itu pun kendaraan barang. Padahal di sepanjang areal terminal tersebut juga berjejer pedagang oleh-oleh yang juga telah ditata. Tahun lalu, kawasan ini ditata sehingga menjadi tempat representatif untuk beristirahat sebelum masuk ke pelabuhan. Selain dilengkapi tempat istirahat, juga disediakan toilet. Hal itu dilakukan untuk

kenyamanan para pengunjung. Namun, kini kondisinya berbalik. Ketika masuk ke pantai atau menuju jineng, banyak sampah berserakan. Bahkan, tempat tersebut seolah-olah dijadikan TPS. Salah seorang warga asal Tabanan, Komang Arnawa, yang kebetulan saat itu singgah mengaku kecewa melihat kondisi menuju ke jineng tempat istirahat yang kotor. Sampah berserakan di manamana. Apalagi, juga ditumbuhi rumput liar yang menghalangi pemandangan pantai. “Kasi-

han jinengnya masih baru, tapi lingkungannya kotor,” kata Arnawa. Sementara itu, Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widiada dikonfirmasi membenarkan kawasan terminal manuver itu baru ditata. Namun untuk pengelolaan, pihaknya tidak mengetahui di SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang mana. Terkait kondisi di lokasi itu disebut-sebut penuh sampah berserakan, pihaknya mengaku akan pengecekan lebih lanjut. (kmb26)

Bali Post/olo

KOTOR – Kawasan peristirahatan di terminal manuver Gilimanuk terlihat kotor lantaran sampah berserakan. Selain itu juga ditumbuhi banyak ilalang, sehingga pemandangan ke pantai terhalang.

Parade Baleganjur Meriahkan Vitara Tabrak Truk dan Motor Sejumlah Penumpang HUT Desa Penyaringan Luka-luka

Negara (Bali Post) – Kreativitas teruna-teruni dan masyarakat Desa Penyaringan dalam kesenian, khususnya baleganjur ditunjukkan dalam Parade Baleganjur, Rabu (27/7) malam. Desa yang memiliki jumlah banjar terbanyak di Jembrana ini menggelar parade baleganjur rangkaian HUT ke-166 Desa Penyaringan. Parade baleganjur ini diikuti 13 banjar dengan cukup meriah. Masing-masing sekaa menunjukkan kemampuannya di depan ribuan penonton yang memadati Kantor Desa Penyaringan. Kepala Desa Penyaringan I Made Dresta mengatakan Parade ini sengaja digelar guna memberikan ruang bagi masyarakat berkesenian. Berbagai kreasi ditunjukkan masingmasing banjar dengan biaya swadaya. “Parade ini rangkaian HUT desa, anggaran dari APBDes sekitar Rp 20 juta. Sisanya merupakan swadaya masyarakat,” terang Dresta. Sekaa yang tampil, menurutnya, dari berbagai usia. Dari orang tua hingga kalangan anak-anak. Kendati tanpa hadiah, masing-masing sekaa yang berpartisipasi menggu-

nakan dana swadaya, menunjukkan penampilan terbaiknya. Ribuan warga malam itu sesak memenuhi jalan di depan kantor Desa Penyaringan tersebut. Menurut Dresta, kegiatan ini merupakan kedua kali dan tahun ini dirangkai Porsenides, dengan mengisi 6 cabang olahraga dan 8 seni sejak Juni lalu.

PARADE BALEGANJUR – Salah satu penampilan sekaa baleganjur saat parade menyambut HUT ke-166 Desa Penyaringan, Rabu (27/7) malam.

Desa juga menyediakan stand pameran industri dan kuliner Penyaringan. Puncaknya nanti pada Minggu (31/7). Selain parade baleganjur, juga diisi parade band, Kamis (28/7), dilanjutkan dengan jegog mabarung pada Jumat (29/7) malam, dan joged bumbung pada Sabtu (30/7) malam. (kmb26/k75)

Negara (Bali Post) Kecelakaan terjadi di jalan raya Denpasar-Gilimanuk KM 13, tepatnya di Dusun Yeh Buah, Desa Penyaringan, Mendoyo, Jumat (29/7) kemarin. Mobil Suzuki Vitara warna hitam nopol L 1525 NO menabrak truk Mitsubishi nopol L 9024 UT dan sepeda motor Honda Vario warna abu-abu. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, sejumlah penumpang mobil dan pengendara motor mengalami luka-luka. Informasi yang diperoleh kemarin menyebutkan, kecelakaan ini berawal ketika truk Mitsubishi yang dikendarai Insa Ansori (39) asal Malang, Jawa Timur, melaju dari arah Denpasar. Sedangkan, dari arah berlawanan melaju colt diesel beriringan

dengan mobil Suzuki Vitara yang dikemudikan Handoko (29), warga yang tinggal di Jalan Glogor Carik Gang Ratna Sari II Denpasar dan sepeda motor yang dikendarai Gus Komang (18) asal Dadap Putih, Kabupaten Singaraja. Begitu tiba di TKP, tiba-tiba mobil Suzuki Vitara menyalip colt diesel sedikit ke dalam. Nah, pada saat bersamaan kepala mobil menabrak sepeda motor hingga jatuh dan terperosok ke parit. Tak hanya itu, bagian depan kanan mobil Suzuki Vitara juga menabrak roda belakang mobil truk Mitsubishi hingga perangkat bagian rodanya terlepas. Akibat kejadian itu Gus Komang mengalami luka pada kaki kanan, dan jari kirinya lecet. Beberapa penumpang di mobil itu mengalami luka-luka. (kmb)


Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

KARANGASEM

13

Jual Togel, Kubeng Diringkus Polisi

Amlapura (Bali Post) Berbagai jenis judian, seperti togel, tajen (sabung ayam), investasi bodong, hingga judi online masih marak di Karangasem. Pihak kepolisian barubaru ini kembali meringkus salah satu warga yang masih nekat menjual togel di Desa Adat Bugbug, Karangasem. Pelaku diketahui bernama I Nengah Sumerta alias Kubeng (40). Dia ditangkap polisi di rumahnya di Banjar Dinas Bugbug Tengah. Dihubungi Jumat (29/7) kemarin, Kasubag Humas Polres Karangasem AKP I Komang Orta mengatakan, proses penangkapan sudah dilakukan Kamis lalu. Tertangkapnya pelaku berawal dari keluhan warga setempat yang makin diresahkan dengan maraknya judi togel di salah satu desa tua tersebut. Unit Lidik Sat Reskrim Polres Karangasem pun bergegas melakukan penyelidikan di wilayah hukum Polsek Karangasem ini dalam sepekan terakhir. Hasilnya, laporan masyarakat ternyata memang benar, ada beberapa warga yang masih saja menjual togel. Salah satunya, pelaku Kubeng yang langsung ditangkap polisi. Pelaku diringkus polisi tanpa perla-

wanan. Selain pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 buah buku tafsir mimpi, 4 lembar paito, 5 lembar syair putra Bali, 8 kupon yang bertuliskan angkaangka pasangan togel jenis TSSM, bolpoin dan 3 lembar karbon kecil. Pelaku dan barang bukti langsung diangkut ke Polres Karangasem untuk penanganan dan pengembangan kasusnya lebih lanjut. “Kasus togel akan terus kami kembangkan. Termasuk di desa-desa lain yang masih marak,” kata AKP Komang Orta. Belakangan ini, judi togel di Karangasem memang sedang bergolak. Isu ini mendadak panas setelah puluhan orang yang tergabung dalam berbagai organisasi masyarakat sempat demo ke DPRD Karangasem. Massa meminta DPRD Karangasem agar berani bersuara lantang terhadap bahaya judi togel ini bagi masyarakat. Selain itu, massa juga meminta pihak kepolisian tidak tebang pilih memberantas judi togel ini. Massa meminta agar polisi berani menumpas togel sampai ke akar-akarnya. Tidak hanya sekelas penjual togel, tapi harus sampai ke bandarnya. (kmb31)

Bali Post/gik

PENGOBATAN - Ibunda Dwi Rismawan saat menggendong anaknya usai menjalani pengobatan nonmedis di Lingkungan Pendem, Amlapura, Jumat (29/7) kemarin.

Dwi Rismawan Bertahan Hidup dengan Selang

NASIB Made Dwi Rismawan tak seberuntung bocah lainnya. Di usianya yang belum genap dua tahun, dia harus menanggung beban hidup yang begitu berat karena kesulitan makan dan minum. Saat ini, dia terbaring lemas, tubuhnya makin kurus. Dia hanya bertahan hidup dengan bantuan selang kecil yang dihubungkan dari lubang hidungnya menuju lambungnya. Kesehatan bocah malang ini sudah mulai terganggu sejak dia berusia satu bulan tujuh hari. Tiba-tiba wajah anak keduanya ini memerah dan melepuh, seperti kulit tersentuh knalpot tanpa sebab yang jelas. Sejak saat itu, dia makin susah dirawat. Sepanjang hari terus menangis, tidak mau makan dan minum. “Sejak saat itu, saya mulai khawatir. Gara-gara tak mau makan dan minum, berat badannya terus turun. Dwi makin kurus,” kata ayahnya Kadek Arsa (40). Perajin palinggih batu selem asal Banjar Umasari Kauh Desa Peringsari Kecamatan Selat ini dibuat makin bingung, ketika kondisi kesehatan anaknya itu makin memburuk. Setiap makan dan minum, dia selalu muntah-muntah. Penyebabnya, ada dahak yang menghalangi makan dan minuman menembus tenggorokannya. Dwi Rismawan bahkan harus dirawat di RSUP Sanglah selama sembilan hari untuk memulihkan kondisi tubuhnya lantaran kondisinya makin memburuk hingga kejang-kejang. Pascamendapat perawatan, kondisinya sempat membaik. Bocah berkulit sawo matang ini sudah bisa makan bubur. Tapi, anehnya setelah sampai di rumah lagi, dia justru tak bisa minum. Hasil pemeriksaan dokter menyatakan ada dahak di tenggorokannya yang sulit ditangani. Untuk membantu dia agar bisa minum, bocah ini harus

dipasangi selang kecil dari hidung menuju lambungnya. Situasi ini membuat kondisinya makin tak nyaman. Dia lebih sering menangis kesakitan. Bahkan, selangnya itu beberapa kali ditarik dan lepas. Bila selang itu lepas, maka kedua orangtuanya mesti bergegas membawanya ke dokter terdekat untuk memasang kembali atau diganti. “Kalau tidak diapa-apakan, selangnya ini harus diganti setiap dua minggu. Jika tidak, akan masuk bakteri ke dalam tubuh,” terang ayahnya. Saat menginjak usia enam bulan, kondisi Dwi Rismawan sempat membaik. Bahkan sudah bisa bermain sepeda bersama sang kakak, Wayan Arca Dipa (9). Dia sudah bisa makan bubur dengan lancar dan minum susu melalui selang tersebut. Tetapi setelah menginjak usia satu tahun, kondisinya kembali memburuk, lantaran kembali kesulitan makan dan minum setelah mengalami kejangkejang. Berat badannya terus menurun, tubuhnya makin kurus. Dia terlihat jauh lebih kecil dari anak lain seusianya, yang seharusnya sudah bisa berjalan. Kadek Arsa bersama istrinya Ketut Kasih terus berusaha mencari alternatif lain untuk kesembuhan anaknya, seperti berobat ke dukun maupun tempat lain di Karangasem yang dipercaya bisa memberikan kesembuhan. Namun, hingga kini anaknya berusia satu tahun enam bulan, anaknya belum memperlihatkan tanda-tanda kesembuhan. ”Waktu saya hamil, tidak ada masalah kesehatan yang serius. Cuma sering sakit gigi saja,” ujar ibunya, Ketut Kasih. Kedua orangtuanya berharap memperoleh petunjuk lain agar bisa menyembuhkan anaknya. Soalnya, berbagai upaya medis dan nonmedis sudah ditempuh. Namun, anaknya belum memperoleh jalan kesembuhan. (gik)

KEKERINGAN - Pembangunan bendungan bawah tanah merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah kekeringan di wilayah Karangasem. Bali Post/dok

Dijajaki, Pembangunan Bendungan Bawah Tanah di Bunutan Amlapura (Bali Post) –

Bupati Mas Sumatri Tawarkan di Kubu

Pihak Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjajaki pembangunan bendungan bawah tanah di daerah aliran Sungai Ketes, Desa Bunutan, Karangasem. Tujuan pembangunan bendungan bawah tanah itu, guna menaikkan muka air tanah sehingga warga bisa membuat sumur lebih dangkal. Di lain pihak, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat menerima tim Balitbang itu, Jumat (29/7) kemarin, juga menawarkan proyek serupa dibangun di kecamatan lain seperti di Kubu. Mas Sumatri mengatakan, tahun 2012 lalu, tim dari Balitbang ini juga sudah pernah melakukan kajian di DAS Ketes, Bunutan. Namun, saat itu terjadi miskomunikasi dengan warga setempat karena sebelumnya tanpa ada sosialisasi. Akibatnya, dulu rencana itu ditolak mentahmentah karena dicurigai bakal mengebor tanah untuk mencari sampel penelitian kandungan emas. Pihaknya saat itu masih anggota DPRD Karangasem. ”Karena masyarakat di Bunutan ribut, kami dari DPRD Karangasem saat itu turun ke lokasi. Wilayah Karangasem memang sebagian besar kering

dan tandus. Kalau bisa juga dibangun di daerah lainnya, seperti di Kubu,” katanya. Kepala Balitbang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Ary Setiadi mengatakan, tujuan proyek percontohan bendungan bawah tanah ini, dalam rangka meningkatkan permukaan air tanah. Soalnya, selama ini aliran air tanah berupa sungai di bawah tanah di sekitar DAS atau cekungan itu sangat besar. Namun, air tanah mengalir di bawah dan langsung menuju ke lautan Bunutan. Potensi air bawah tanah itu sama sekali tak bisa dimanfaatkan. Menurut Ary Setiadi, den-

gan teknologi bendungan bawah tanah, air sungai bawah tanah itu dicegat di bawah tanah. Air itu akan tertahan berupa bendungan di bawah tanah sehingga permukaan air bawah tanah naik. Sementara, di atas permukaan tanah tak ada genangan air, tapi karena di bawah tanah ada air, tanah dan tanaman di atasnya subur menghijau. “Di atas tanah juga tak terlihat ada bendungan karena muka bendungan masih beberapa meter di bawah muka tanah. Tembok bendungan dibuat dengan teknologi suntuk, bukan dengan membongkar atau menggali tanah. Teknologi

bendungan bawah tanah ini di negara kita belum ada. Ini proyek percontohan pertama. Kalau di Jepang, teknologi seperti ini sudah sejak lama dimanfaatkan,” katanya memaparkan. Ary Setiadi menambahkan, kini tinggal Bupati Karangasem memberikan arahan dan persetujuan. Izin atau persetujuan itu diharapkan lebih cepat, sehingga pada 2017 sudah bisa dimulai pengerjaannya. Sementara 2018, dilanjutkan dengan proyek percontohan pemanfaatannya, berupa denplot penanaman sayuran. “Di wilayah Bunutan itu tanahnya cocok dengn semangka dan melon. Harganya bisa lebih bagus karena di sana berkembang pesat pariwisata,” paparnya. Sementara itu, Kepala Dinas PU Karangasem Ir. Komang Sutirtayasa yang mendampingi Bupati Mas mengatakan, pihaknya bakal

melakukan penjajakan atau sosialisasi di masyarakat di Bunutan. Dia berharap tak terjadi miskomunikasi lagi dengan masyarakat seperti dulu. Sutirtayasa mengatakan, diduga trauma di kalangan tokoh masyarakat selaku pangayah dan pangempon pura di Lempuyang. Masalahnya puluhan tahun lalu pada zaman Orba, pernah ada informasi sebuah perusahaan bakal melakukan pengeboran untuk eksploitasi emas. “Pihak Balitbang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini tak ada kaitan dan tak ada ceritanya dengan pihak yang berencana melakukan eksploitasi tambang emas dulu. Tim Balitbang bakal menciptakan bagaimana agar air bawah tanah bisa dimanfaatkan masyarakat di Bunutan dan sekitarnya, tak rugi karena terbuang percuma mengalir di bawah tanah langsung ke laut,” papar Sutitayasa. (013)

Setelah 14 Terpidana Kasus Narkoba Tuntas, Keteg Dieksekusi Amlapura (Bali Post) – Terpidana mati Putu Suaka alias Keteg (60) rupanya masih bisa bernapas lega karena tak tercantum dalam daftar nama 14 terpidana mati yang akan dieksekusi di Nusakambangan. Namun, dipastikan Keteg yang membunuh anggota polisi sekeluarga pada tahun 2008 di Gamongan, Karangasem itu bakal menghadapi regu tembak usai eksekusi mati bagi 14 terpidana kasus narkoba tuntas. Dihubungi Jumat (29/7) kemarin, penasihat hukum terpidana mati Keteg, yakni Made Ruspita, S.H. mengatakan, memang kliennya tidak tercantum dalam daftar 14 nama terpidana mati kasus narkoba yang bakal segera menghadapi regu tembak. Namun, pihak Kejari Amlapura selaku eksekutor

sudah melakukan berbagai persiapan terkait pelaksanaan eksekusi itu. Dengan persiapan itu, kliennya dipastikan bakal segera menyusul dieksekusi. “Memang sebelum Lebaran lalu, diinformasikan eksekusi terhadap klien kami direncanakan dilakukan usai Lebaran. Tanggal pastinya belum disampaikan, tapi persiapan sudah, seperti menghubungi Keteg dan keluarganya. Yang jelas, eksekusi tahun ini,” paparnya dan menambahkan, kliennya sudah lama dipindahkan dari Lapas Kerobokan ke Lapas Madiun. Terkait persiapan eksekusi mati kliennya itu, pihaknya akan mencarikan rohaniwan selaku pendamping Keteg. Pihaknya juga berencana menghubungi prajuru desa asal Keteg, apakah jenazah-

nya bisa dikuburkan di desa itu atau bagaimana. Ruspita asal Ulakan itu mengatakan, eksekusi mati kliennya dipastikan di luar Bali. Pasalnya, di Bali atau di Karangasem sudah ditolak tokoh masyarakat. Keteg sudah tak memiliki upaya hukum lain, guna memperpanjang masa hidupnya. Pasalnya, berbagai upaya hukum sudah mentok, termasuk grasi yang diajukan kepada Presiden Jokowi sudah ditolak Oktober tahun lalu. Ruspita mengatakan, kliennya sudah pasrah menerima hukuman mati. Saat disampaikan bahwa grasinya sudah ditolak dan dia pasti bakal menjalani hukuman mati, kata Ruspita, kliennya hanya bengong dan mengatakan, mau bagaimana lagi. Cuma, Keteg mengatakan me-

nyesal karena anaknya yang bungsu tak pernah melihat wajahnya. Saat dia ditangkap dan ditahan, anak bungsunya itu masih dalam kandungan. Istrinya juga sangat jarang menjenguknya ke Lapas. Seperti diberitakan sebelumnya, pada tahun 2008 lalu, Keteg membunuh anggota polisi Aiptu Ketut Alit Srinata di rumahnya di Gamongan. Selain anggota Polres Karangasem itu, istri dan dua anaknya juga tewas bergelimpangan. Keteg yang mengaku sebagai balian (dukun) itu, sebelumnya mengobati salah seorang korban anak Alit yang sakit-sakitan. Ternyata, Keteg mendapatkan obat dari balian lain dan korban sembuh. Namun, janji membayar beberapa juta tak langsung dibayar tunai korban Alit. Tiap Keteg datang ke ru-

mah korban, diberikan uang berkisar Rp 50 ribu. Rupanya, Keteg dendam kepada korban dan direncanakanlah membunuh korban. Saat korban diketahui memiliki banyak uang usai menjual cengkeh, Keteg mendatangi korban. Dia membawa racun potasium sianida yang dibelinya di kampungnya di Buleleng. Para korban ditipunya dengan mengatakan potas itu sebagai obat dan harus diminum dicampur dalam kopi. Korban tewas mengenaskan sekeluarga. Selain membunuh korban sekeluarga di Karangasem, terpidana mati itu juga terungkap membunuh dua keluarga lainnya di wilayah Buleleng. Motifnya sama, Keteg ingin menguasai uang milik korban yang baru usai menjual cengkeh. (013)

Amlapura (Bali Post) Bali sebentar lagi kembali memilih gubernurnya. KPU Bali sebagai penyelenggara sudah merancang anggaran mencapai Rp 254 miliar. Besaran anggaran ini cukup fantastis dan sudah mendapat lampu hijau dari Pemrov Bali. Ketua KPU Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan hal itu saat ditemui di Kantor KPU Karangasem, Kamis (28/7) lalu. Dia menegaskan, rancangan anggaran tersebut sudah disodorkan kepada Pemprov Bali. Diskusi serius sudah dilakukan sejak Maret lalu. Secara normatif, dikatakan sudah disetujui sehingga tinggal pembahasan lebih detail lagi. Pihaknya meran-

cang anggaran sebesar itu, berdasarkan dasar hukum Permendagri dan Keputusan KPU nomor 43 tahun 2016 tentang Standar Kebutuhan Barang/Jasa dan Honorarium. Selain itu, juga Keputusan KPU nomor 44 tahun 2016 tentang Petunjuk Tenis Dalam Rangka Kebutuhan Barang/Jasa dan Honorarium. “Jadi, variabelnya tentu berbeda, ada perubahan regulasi, sehingga ada perubahanperubahan kewajiban yang harus dipenuhi KPU. Selain itu, satuan harganya tentu berbeda dengan tahun sebelumnya,” katanya. Besaran anggaran ini tampaknya menyusut dari rancangan awal. Saat awal Maret lalu, Ketua KPU Bali

mengatakan anggaran Pilgub Bali dirancang sebesar Rp 270 miliar. Anggaran Pilgub Bali yang dirancang sebesar itu sebagian besar digunakan untuk pembiayaan logistik, sosialisasi, honor ad hoc penyelenggara seperti Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungut Suara (PPS). Namun, bila dibandingkan hajatan Pilgub Bali sebelumnya, rancangan anggaran ini, kata dia, naik signifikan. Tapi, dia mengaku lupa berapa besaran anggaran saat Pilgub Bali sebelumnya. Selain anggaran, berbagai persiapan lain juga sudah dilakukan, khususnya di KPU kabupaten/kota se-Bali. Salah satunya memaksimalkan

Rumah Pintar Pemilu di tiga tempat, antara lain di KPU Bali, KPU Tabanan dan KPU Karangasem. Tujuannya, untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Namun, sebelum memasuki Pilgub Bali, persiapan KPU Bali akan diuji pada hajatan Pilkada Buleleng. “Kami sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi Pilkada Buleleng ini. Sudah melakukan supervisi. Pilkada Buleleng ini akan dilanjutkan dengan Pilgub Bali. Kami berharap ini berjalan dengan baik, sehingga imbasnya persiapan Pilgub Bali juga dapat berjalan dengan baik,” tegas Ketua KPU Bali asal Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana ini. (kmb31)

Anggaran Pilgub Bali Dirancang Rp 254 Miliar

Bali Post/kmb31

I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi


TABANAN

14

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Masyarakat Mulai Jalan Kaki Sambil Bersihkan Pantai Pakai Pupuk Tinja Tabanan (Bali Post) – Selain mengelola sampah dari masyarakat, TPA Mandung di Kerambitan juga memiliki instalasi pengolahan tinja. Pengolahan yang memakai sistem penyaringan dan gravitasi ini awalnya tidak ada yang melirik. Hasil akhir berupa pupuk kebanyakan dipakai menyuburkan tanaman di taman-taman milik Pemkab Tabanan atau menumpuk begitu saja di TPA. Namun, akhir-akhir ini mulai banyak masyarakat yang datang meminta pupuk hasil pengolahan tinja tersebut. “Memang belum diaplikasikan ke pertanian, tetapi biasanya dipakai menyuburkan tanaman di taman warga,” ujar Kepala UPT TPA Mandung Ni Luh Sukartini, Kamis (28/7). Meski banyak peminat, pihak TPA Mandung masih memberikan pupuk tersebut secara gratis. Warga yang datang hanya diminta membawa kampil atau karung plastik. Kalau tidak bisa membayar Rp 10.000 untuk biaya kampil yang disediakan TPA. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Tabanan Wayan Sugatra mengatakan pihaknya belum ada agenda untuk mengenakan biaya bagi masyarakat yang berminat pada pupuk tinja di TPA Mandung. ‘’Biarkan masyarakat mencoba sebagai bentuk sosialisasi,” katanya. Untuk meningkatkan pemanfaatan pengolahan tinja, ke depannya akan dilakukan pengurasan tinja secara rutin di rumah-rumah penduduk. Pihaknya sedang menyiapkan payung hukumnya. Saat ini setiap hari rata-rata lima mobil tangki atau tiga meter kubik tinja yang dibawa ke TPA Mandung. (kmb24)

Peradah Kembali Diaktifkan

Tabanan (Bali Post) – Setelah lama vakum, Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah) Indonesia Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Tabanan kembali terbentuk, Kamis (28/7). Terpilih sebagai ketua I Made Argawa. Sebagai pimpinan baru, Argawa menyasar kegiatan kepemudaan di tingkat sekaa teruna dan komunitas seni yang ada di Tabanan. Ketua DPP Peradah Bali Ida Ayu Made Purnamaningsih menyebutkan DKP Tabanan vakum dan tidak memiliki kegiatan sekitar dua tahun. Ia berharap setelah diaktifkan, DPK Peradah Tabanan bisa melakukan sinergi dengan DPP Peradah Bali dalam melaksanakan program terutama kegiatan umat Hindu dan wirausaha di kalangan remaja. Penasihat Peradah Tabanan I Ketut Sugina berharap DPK Peradah bisa menjadi fasilitas bagi generasi muda untuk melaksanakan kegiatan positif dan dapat memberikan dinamika dalam kegiatan kepemudaan. Kreativitas masyarakat Tabanan tidak kalah dibandingkan daerah lain, hanya wadahnya masih minim. Ia minta DPK Peradah bisa menjadi penggerak atau inisiator agar Tabanan memiliki Pura Jagatnatha. (kmb24)

courses

Tabanan (Bali Post) – Manunggal dengan rakyat tidak hanya dilakukan jajaran TNI dalam bidang pertanian. Jumat (29/7) kemarin, Kodim 1619/Tabanan dan Koramil 1619-01/Tabanan memperkenalkan kegiatan foot mobility menyasar Pantai Yeh Gangga. Acara yang digelar pagi hari itu diikuti Dandim 1619/ Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan, Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, jajaran muspika, ratusan warga setempat dan pelajar, Kasdim Tabanan, Camat Tabanan, Kapolsek Kota Tabanan beserta anggota, Danramil se-Kodim Tabanan, staf Kodim beserta anggota, kepala desa se-Kecamatan Tabanan, kepala UPTD beserta staf, mahasiswa Unud dan Undiksha yang sedang melaksanakan KKN, muda-mudi Desa Yeh Gangga, serta bendesa adat Desa Pakraman Yeh Gangga beserta klian dinas.

Herwin Gunawan menjelaskan, foot mobility adalah mobilitas jalan kaki atau jalan kaki sambil melihat pemandangan sekitar. Kegiatan ini biasanya dilakukan anggota TNI berpakaian lengkap berikut senjata dan ransel dengan rute yang sudah ditentukan. Kali ini karena dilaksanakan bersama pejabat, masyarakat, mahasiwa, dan pelajar maka dicarikan rute yang menghibur melewati jalan perkampungan, jalan beton, jalan tanah/sawah, jalan paving blok, dan pinggiran pantai. ‘’Kegiatan ini untuk kebersamaan TNI, Polri, pemkab, dan masyarakat. Acaranya dikemas sangat bersahabat,” ucap Herwin Gunawan. Wabup Tabanan Sanjaya didampingi Dandim 1619 sempat berhenti di pura beji dan perkebunan jagung. Setelah melaksanakan foot mobility, seluruh peserta membersihkan Pantai Yeh Gangga. (kmb28)

Bali Post/kmb28

BERSIH - Foot mobility diisi kegiatan membersihkan pantai di Yeh Gangga.

Jaga Adat, Agama, dan Budaya Lewat Pasraman

Tabanan (Bali Post) –

Beragam cara bisa dilakukan untuk menjaga kearifan lokal Bali baik itu adat, agama maupun budaya. Seperti Kecamatan Kediri yang mengadakan pasraman bendesa adat tiap tahun. Kegiatan serupa kembali digelar yang dibuka Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Wantilan Kantor Camat Kediri, Jumat (29/7) kemarin. Hadir Ketua Majelis Madya Desa Pakraman Kabupaten Tabanan I Wayan Tontra dan Camat Kediri I Gusti Agung Alit Adiatmika. Wabup Sanjaya dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada masyarakat Kediri yang serentak menyelenggarakan pembukaan pasraman. “Dalam mewujudkan Tabanan Serasi, adat, agama, dan budaya tidak boleh timpang. Seperti diketahui, di Tabanan terdapat 10 kecamatan, namun hanya Kediri yang tetap menye-

lenggarakan kegiatan ini,” ujarnya. Adat, agama, dan budaya termasuk dalam lima skala prioritas RPJMD Semesta Berencana. Hal ini membuktikan bahwa Pemkab Tabanan memiliki komitmen dalam menjaga adat, agama, dan budaya Bali. Skala prioritas lainnya untuk membangun Tabanan adalah bidang pangan,

sandang, papan, pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan tenaga kerja, serta pariwisata. Sanjaya berharap kegiatan pasraman dijadikan ikon dalam desa pakraman. Berbekal pengetahuan agama, generasi muda akan dapat memahami dan mencintai peradaban agama Hindu serta tidak terpengaruh budaya asing yang tidak cocok dengan kepribadian dan budaya Bali. “Generasi muda sebagai kader pembangunan mesti dapat mempercepat pencapaian Tabanan yang sejahtera, aman, dan berprestasi,” sebutnya. Panitia acara yang juga Ketua Majelis Alit Kediri Gede Putu Wedha melaporkan, pasraman ini bertujuan melestarikan

adat, agama, dan budaya masyarakat Bali dan membetuk SDM Hindu yang berakhlak mulia. Pembukaan serentak di satu tempat dimaksudkan agar lebih efisien. Di Kediri terdapat 23 desa pakraman dengan jumlah peserta masing-masing 60 murid kelas V dan VI SD. Pelajaran yang diberikan meliputi keterampilan anak putra, keterampilan anak putri, pendidikan budi pekerti, dharma wita, mesatua Bali, dan yogasana. Menurut Tontra, kegiatan seperti ini sangat baik dilakukan demi menjaga adat, budaya, dan agama masyarakat Bali. Ia berharap kecamatan lainnya di Tabanan juga melaksanakan pasraman. (kmb28)

Warung Global

Luhut Harus Dengar Suara Rakyat Bali GENERASI penerus harus bertanggung jawab menjaga, berjuang, mempertahankan Bali agar tidak hancur. Di Bali tidak boleh ada reklamasi. Luhut mesti menyampaikan ke Jokowi untuk mencabut Perpres 51 demi kebaikan Bali dan dunia. Ini diutarakan Agung Jaya Negara di Denpasar dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Luhut Janji Pelajari Produk SB’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Jumat (29/7) kemarin. Ayu dan Vera di Tabanan sependapat bahwa Perpres 51 seharusnya langsung dicabut, tanpa mempelajarinya lagi karena sudah ditolak oleh masyarakat Bali. Masalah ini harus segera diselesaikan agar tidak berlarut-larut demi keamanan, ketenangan, dan kerukunan masyarakat Bali. Pemimpin mesti mendengarkan keluhan masyarakat. Dukungan juga datang dari Bima Sena

di Gianyar. Presiden Jokowi harus segera mencabut Perpres 51 karena Bali tidak memerlukan reklamasi. Masyarakat Bali mesti mengajegkan Bali serta menolak yang akan menghancurkannya. Suara rakyat harus didengar dan dilaksanakan melalui kebijakan. Selama ini pejabat negara tidak serius menanggapi harapan rakyat. Menurut Suardana di Tabanan,

sebenarnya gampang mempelajarinya dengan melihat perkembangan yang terjadi di masyarakat dan menanyakan kepada perwakilan Bali di pusat terhadap penolakan reklamasi. Bali harus diselamatkan dari tangan rakus investor yang berniat mengeruk keuntungan dengan dalih menyelamatkan lingkungan. Gajah mati meninggalkan gading, rakyat kecil mati meninggalkan utang. Ira di Bangli mengartikan ini saat pejabat menanggalkan jabatannya selalu meninggalkan masalah dan membikin ulah. Masyarakat jadi susah dan lelah. Kalau begini terus kapan negara kita bisa maju. Made Bukit di Jimbaran minta Luhut seperti menteri sebelumnya yang mem-

tour

steel construction

furniture

ADVERTISEMENT

batalkan reklamasi di pantai utara Jakarta. Bali agar terus berjuang untuk pelestarian lingkungan dan tanah dari penguasa dan investor serakah. Luhut baru berjanji dan batas waktunya tidak jelas. Gede Biasa di Denpasar mengharapkan jangan sampai reklamasi sudah terjadi baru dimengerti. Ini perlu tanggapan yang cepat dari pemerintah karena berpengaruh terhadap pariwisata yang merupakan satu-satunya tulang punggung perekonomian Bali. Mastra di Gianyar mengungkapkan, pemerintah mempelajari agar ada kepastian hukum terhadap Perpres 51 serta untuk mencari apakah ada kecurangan dan kesalahan yang dilakukan oleh investor. Mudah-mudahan reklamasi Teluk Benoa bisa dibatalkan. (dika)

HEalthy


15

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016 Hasil Pertandingan International Champions Cup Atletico Madrid

vs

Tottenham 1-0

vs

Arsenal 1-2

Persahabatan MLS All-Stars

DILANGGAR - Penyerang Atletico Madrid Fernando Torres (tengah) dilanggar pemain Tottenham Hotspur DeAndre Yedlin pada pertandingan di Melbourne, Jumat (29/7) kemarin. Atletico memetik kemenangan tipis 1-0 atas klub Liga Utama Inggris itu.

Liga Eropa Kualifikasi III, Pertandingan I AEK Larnaca FC Olexandryia Heracles Lille Torpedo-Zhodino FK Jelgava Zaglebie Lubin Lok. Zagreb Austria Vienna IFK Göthenborg Slavia Prague Basaksehir Birkirkara Lucerne Grasshopper Genk Osmanlispor Pandurii Shkendija Panathinaikos FK Vojvodina Hertha Berlin Ghent Videoton Domzale AZ Alkmaar Aberdeen Saint-Etienne Admira Wacker

vs Spartak Moscow vs Hajduk Split vs Arouca vs Qabala FK vs Rapid Vienna vs Beitar Jérusalem vs Sonderjyske vs Vorskla Poltava vs Spartak Trnava vs HJK Helsinki vs Rio Ave vs Rijeka vs Krasnodar vs Sassuolo vs Apollon vs Cork City FC vs JK Nomme Kalju vs Maccabi Tel-Aviv vs Mlada Boleslav vs AIK Solna vs Dynamo Minsk vs Brondby IF vs Vitorul vs Midtjylland vs West Ham vs PAS Giannina vs Maribor vs AEK Athens vs Liberec

1-1 0-3 1-1 1-1 0-0 1-1 1-2 0-0 0-1 1-2 0-0 0-0 0-3 1-1 2-1 1-0 1-0 1-3 2-0 1-0 1-1 1-0 5-0 0-1 2-1 1-0 1-1 0-0 1-2

Guzan Bergabung ke Middlesbrough

London Middlesbrough merekrut kiper AS Brad Guzan, Jumat (29/7) kemarin. ‘’Guzan, yang membela Aston Villa pada musim lalu, menjadi rekrutan kedelapan Aitor Karanka pada musim panas dan telah menyetujui kesepakatan dua tahun,’’ kata situs resmi mereka (www.mcfc.co.uk). ‘’Pemain 31 tahun itu melakukan 34 penampilan untuk Villa pada musim lalu dan memainkan setiap pertandingan untuk skuad AS asuhan Juergen Klinsmann pada musim panas ketika mereka mencapai semifinal Piala Amerika.’’ ‘’Dia membawa banyak pengalaman di Liga Inggris untuk menambah opsi-opsi kiper Boro, setelah menghabiskan tujuh musim di Villa Park.’’ Guzan pindah ke Villa pada 2008 untuk menjadi pelapis kiper AS lainnya Brad Friedel. Tetapi konsistensi Freidel membuat kesempatan bermain Guzman terbatasi. Boro finis sebagai runner-up Liga Championship (strata kedua) pada musim lalu. Hasil tersebut membuat mereka kembali ke strata tertinggi untuk pertama kalinya sejak 2009. Pemain Pinjaman Penyerang Swansea City Bafetimbi Gomis bergabung dengan klub Prancis Olympique Marseille dengan status pemain pinjaman selama semusim. Pemain 30 tahun itu kembali ke Liga Prancis setelah ia memulai kariernya di St Etienne. Ia bergabung ke Swansea dengan status free transfer pada 2014 menyusul enam tahun dirinya membela Olympique Lyon. Gomis menikmati peruntungan yang naikturun di Swansea. Ia mencetak 17 gol dari 71 pertandingan, namun seringkali dirinya disanjung melebihi kemampuan sebenarnya. Ia tiba di Stadion Liberty dengan rekor gol yang apik di Lyon dan membawa kekuatan fisik di lini depan Swansea. Pemain internasional Prancis itu diharapkan menjadi ujung tombak serangan klub Wales itu ketika penyerang Wilfried Bony hengkang untuk bergabung dengan Manchester City pada Januari 2015, namun penampilannya tidak meyakinkan. Ia mencetak empat gol pada empat pertandingan pertamanya di liga musim lalu, namun hanya mengemas dua gol tambahan pada sisa musim. (afp/ant)

Gol Godin Menangkan Atletico Madrid Melbourne Atletico Madrid memerlukan gol Diego Godin untuk meraih kemenangan 1-0 pada pertandingan International Champions Cup, Jumat (29/7) kemarin. Godin diuntungkan dengan postur tubuhnya yang jangkung untuk menjemput bola di udara dan menyundulnya dengan akurat ke gawang Tottenham Hotspur. Sementara kiper Atletico Jan Oblak tampil gemilang dengan dua kali membuat penyelamatan gemilang. Gol Godin terjadi lima menit sebalum babak pertama usai. Di babak kedua, Atletico bertahan total demi mengamankan keunggulan.

Oblak memiliki catatan impresif 24 pertandingan tidak kebobolan di kompetisi Liga Spanyol musim lalu. Penjaga gawang itu mengandalkan kemampuan refleks untuk menahan tembakan Ryan Mason di pertengahan babak kedua. Beberapa menit kemudian,

tembakan penyerang baru asal Belanda Vincent Janssel berhasil ditahan Oblak. ‘’Penting memiliki rekor clean sheet. Tapi inilah sepak bola,’’ terang Oblak. Tottenham membuka pertandingan dengan permainan mengesankan. Tembakan Josh Onomah dan Erik Lamela

hanya menghasilkan ancaman setelah tembakan keduanya mengenai tiang gawang. Ini menjadi kemenangan penting Atletico di depan 42 ribu penonton di Australia. Keberhasilan menundukan klub Inggris kemarin juga menjadi kemenangan pertama tim asuhan Diego Simeone setelah kekalahan menyakitkan dari Real Madrid di final Liga Champions dua bulan lalu. Sebaliknya bagi Tottenham ini menjadi kekalahan kedua. Pelatih Tottenham Mauricio Pochettino

yang asal Argentina memuji perjuangan pemain-pemainnya. ‘’Saya senang dengan penampilan pemain-pemain muda Tottenham,’’ ungkap Pochettino yang sebelumnya dirumorkan menangani timnas Argentina. Atletico akan melanjutkan petualangannya di Austrlia dengan menghadapi Melbourne Victory akhir pekan ini. Sedangkan Tottenham kembali ke Eropa untuk menghadapi Inter Milan di Norwegia, Jumat mendatang. (kmb39/afp)

Arsenal Tundukkan MLS All-Star

Bali Post/ap

SALTO - Penyerang MLS All-Stars David Villa (kanan) melepaskan tembakan salto di depan bek Arsenal Mathieu Debuchy pada pertandingan persahabatan di San Jose, California, Jumat (29/7) kemarin.

Schweinsteiger Mundur dari Timnas Jerman

Bali Post/rtr

KONTRAK - Gelandang Prancis Paul Pogba, Jumat (29/7) kemarin, dilaporkan telah menandatangani kontrak dengan Manchester United dengan nilai transfer 100 juta pound. Pogba meninggalkan Juventus untuk menjadi pemain terkaya di dunia. Transfernya melebihi Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo di Real Madrid.

London Gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger, Jumat (29/7) kemarin mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola internasional. Ia mengakhiri karier gemilangnya di timnas Jerman yang tersingkir di semifinal Piala Eropa 2016 di Prancis. ‘’Itu tidak semestinya terjadi dan saya harus menerimanya,’’ tulis pemain 31 tahun itu melalui akun Twitter-nya (@BSchweinsteiger). ‘’Pencapaian bersejarah dan emosional tinggi adalah memenangi Piala Dunia pada 2014,’’ tambah pemain Manchester United itu. Schweinsteiger adalah wakil kapten timnas ketika Jerman juara Piala Dunia 2014. Kala itu Jerman mengalahkan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu untuk memenangi gelar Piala Dunia untuk keempat kalinya. Ia kemudian menjadi kapten penuh ketika rekan setimnya di Bayern Munich Philipp Lahm pensiun dari timnas setelah Piala Dunia di Brazil itu. Jerman menjadi tim favorit saat Piala Eropa di Prancis lalu. Tim asuhan Joachim Loew itu mampu melaju hingga babak em-

pat besar sebelum kalah 0-2 dari Prancis. Ini menjadi penampilan ke-120 Schweinsteiger sekaligus terakhirnya. Ia pertama kali dipanggil masuk timnas sebagai saat usia 19 tahun pada Juni 2004. Setahun kemudian, ia mencetak gol pertama dari 24 gol internasionalnya. ‘’Saya mampu tampil sebanyak 120 kali untuk nega-

ra saya dan mengalami momen-momen yang sangat indah dan sukses,’’ cuitnya. ‘’Merupakan hal yang tepat dan masuk akal untuk mengakhirinya sekarang dan mendoakan yang terbaik bagi tim pada kualifikasi untuk Piala Dunia 2018.’’ Setelah bermain untuk dua klub junior, pemain yang dikenal dengan julukan Schweini ini bergabung dengan Bayern pada 1998 sebagai pemain remaja. Ia memainkan 500 pertandingan

untuk klub tersukses di Jerman itu, memenangi delapan gelar Liga Jerman dan Liga Champios 2013 sebelum bergabung dengan Manchester United dua tahun kemudian. Musim pertamanya di Old Trafford ditandai dengan penampilan buruk dan cederacedera yang tak kun-

jung berhenti. Mengundurkan diri dari timnas mungkin menjadi satu cara untuk membujuk manajer MU yang baru Jose Mourinho agar dapat mengamankan tempat reguler. Pengumuman itu datang sehari setelah media Inggris melaporkan bahwa Schweinsteiger akan dijual jika Mourinho sukses merekrut gelandang Prancis Paul Pogba dari Juventus. (afp/ant)

San Fransisco Chuba Akpom memastikan kemenangan Arsenal 2-1 atas MLS All-Star di San Jose, Jumat (29/7) kemarin. Pemain U-21 timnas Inggris mencetak gol tiga menit sebelum pertandingan usai pada laga yang digelar di Stadion Avaya. ‘’Saya senang bisa tampil dan mencetak gol. Memang pertandingan ini hanya persahabatan, tetapi kami serius dan menginginkan kemenangan itu,’’ ujar Akpom yang bekerja sama dengan Nacho Monreal sebelum menceploskan bola ke tim bintang kompetisi Liga AS itu. Pemain berusia 20 tahun itu, berharap bisa memperkuat tim inti Arsenal musim ini. Ia puas kendati tampil sebagai pemain pengganti pada laga kemarin Arsenal memimpin melalui penalti Joel Campbell menit ke-11. Jelang babak pertama usai mantan bintang Chelsea Didier Drogba menyamakan skor. Drogba yang bermain di klub Montreal Impact, menaklukkan mantan rekan setimnya di Chelsea Peter Cech sekaligus mempertahankan rekornya yang selalu membobol gawang Arsenal. Penyerang Pantai Gading kini telah mencetak 16 gol dalam 16 pertandingan melawan Arsenal sepanjang kariernya. Ini menjadi kekalahan pertama MLS All-Star atas tamunya. Tuan rumah kini membukukan rekor 9-4-1 dengan produksi gol 25-23. Musim lalu MLS All Star mengalahkan Tottenham Hotspur 2-1. (kmb39/afp)

Gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger.


OLAHRAGA

16

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

47 Pemain Jalani Seleksi Timnas

Jakarta (Bali Post) Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, secara resmi mengumumkan 47 nama pemain yang akan menjalani seleksi Timnas Garuda senior yang bakal berlaga pada Piala AFF 2016 Myanmar dan Filipina, 19 November hingga 17 Desember. Berdasarkan data dari PSSI, Jumat (29/7) kemarin, seleksi dan pemusatan latihan rencananya digelar di Karawaci, Tangerang atau di National Youth Training Center (NYTC) Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Adapun pemusatan latihan dilakukan pada 8-11 Agustus (gelombang I) dan 15-18 Agustus (gelombang II). ‘’Kami panggil 47 pemain di TC Agustus ini. Status mereka adalah pemain yang masih diseleksi. Mereka dibagi menjadi dua gelombang saat TC nanti,’’ kata Alfred Riedl seperti di-

Bali Post/ant

HARAPAN - Ganda putri Indonesia Greysia Polii (kanan) dan Nitya Krishinda Maheswari (kiri) menjadai harapan Indonesia meraih medali di Olimpiade Rio 2016.

Peraih Emas Terima Bonus Rp 1 Miliar

Jakarta (Bali Post) Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) berjanji memberikan bonus sebesar Rp 1 miliar bagi atlet yang meraih medali emas Olimpiade Rio 2016. ‘’Kami akan mengapresiasi prestasi para pemain. Para juara akan mendapatkan bonus. Begitu pula bagi para pelatih dan tim pendukung. Ini adalah penghargaan kami atas kerja keras mereka,’’ kata Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan dalam situs resmi PBSI di Jakarta, Jumat (29/7) kemarin. Selain medali emas, PBSI juga menyiapkan bonus sebesar Rp 500 juta bagi atlet bulu tangkis nasional yang menyabet medali perak pada Olimpiade 2016 dan bonus Rp 250 juta bagi peraih medali perunggu. Nilai bonus itu dihitung per atlet dan bukan per pasangan jika peraih medali emas adalah atlet nomor ganda. Bonus itu merupakan bonus tam baha n sela in bonus yang memang disiapkan PP PBSI turnamenturnamen yang menjadi pencapaian bulu tangkis Indonesia. Olimpiade Rio 2016 termasuk salah satu turnamen pencapaian yang ditetapkan PBSI. Atlet yang menjuarai Olimpiade Rio pun akan mendapatkan tambahan bonus sebesar Rp 100 juta bagi atlet tunggal dan Rp 75 juta untuk masing-masing atlet nomor ganda. Cabang bulu tangkis juga berlimpah bonus bagi pelatih dan tim pendukung. PBSI menyiapkan bonus Rp 1 miliar bagi Kepala

B i d a ng Pembinaan dan Prestasi Rexy Mainaky jika atlet nasional mendapatkan medali emas. Jika atlet bulu tangkis Indonesia menyabet perak, Rexy akan mendapatkan bonus Rp 500 juta. Rexy mendapatkan bonus Rp 250 juta jika atlet Indonesia menyabet medali perunggu. Bonus lain PBSI ditujukan kepada Kepala Subbidang Pelatnas PBSI Ricky Soebagdja. Ricky akan mendapatkan bonus Rp 500 juta jika atlet meraih emas, Rp 250 juta jika atlet meraih perak, dan Rp 125 juta jika atlet meraih perunggu. Bonus dengan nilai serupa juga dijanjikan kepada Kepala Pelatih Teknik. Janji bonus juga mengalir kepada asisten pelatih teknik, pelatih fisik yang menangani atlet olimpiade, fisioterapis, tim medis, ahli nutrisi, serta ahli pijat di pelatnas PBSI. Tim bulu tangkis Indonesia yang berlaga di Olimpiade Rio 2016 terdiri 10 atlet yaitu Tommy Sugiarto pada nomor tunggal putra, Linda Wenifanetri pada nomor tunggal putri, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pada nomor ganda putra, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari pada nomor ganda putri, serta Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/ Debby Susanto pada nomor ganda campuran. Tim bulu tangkis Indonesia tiba di Sao Paulo, Brazil, pada Jumat untuk menjalani program karantina kedua sebelum berlaga di Rio de Janeiro pada 1120 Agustus. (ant)

Bali Post/ap

OBAT TERLARANG - Sejumlah anggota kontingen Olimpiade Rusia tiba di Bandara Internasional Rio de Janeiro, Brazil, Jumat (29/7) kemarin. Rusia haya mengirim sejumlah atlet setelah sebagian besar lainnya dicoret karena memiliki riwayat menggunakan obat terlarang.

WHO Anjurkan Penggunaan Obat Antinyamuk Beijing Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan risiko infeksi virus Zika dalam penyelenggaraan Olimpiade Rio 2016 rendah dan dapat tertangani. ‘’Kami menyatakan risiko infeksi Zika kepada seseorang rendah dan risiko itu dapat tertangani sepanjang seseorang mengambil tindakan perlindungan yang tepat seperti penggunaan obat antinyamuk maupun pakaian yang mencegah gigitan nyamuk,’’ kata Direktur Jenderal WHO Margaret Chan, di Beijing, Jumat (29/7) kemarin. Sekitar 500 ribu orang diperkirakan akan hadir dalam Olimpiade XXXI itu. Tetapi, masih ada kurang dari sepertiga jumlah tiket Olim p ia d e y a ng t erjua l. Kesulitan penjualan tiket Olimpiade itu merupakan pengaruh dari wabah virus Zika dan krisis ekonomi. Brazil yang paling terpukul oleh wabah Zika karena sejumlah paramedis, olahragawan, dan penonton potensial menyatakan kekhawatiran mereka untuk datang dalam Olimpiade di Rio de Janeiro. Mereka menganggap Olimpiade akan menjadi ajang untuk menyebarkan virus itu secara global. Penilaian WHO itu berdasarkan pemahaman baru tentang penyakit akibat Zika dan tindakan yang diambil oleh Brazil, meskipun belum ditemukan vaksin atau pengobatan untuk menangani penyakit akibat Zika. Margaret Chan mengung-

Bali Post/rtr

Direktur Jenderal WHO Margaret Chan kapkan optimisme lembaga kesehatan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu dengan rencana untuk berkunjung di Rio de Janeiro ketika Olimpiade berlangsung. Chan juga meminta para

pengunjung untuk memakai kondom karena virus Zika juga dapat menyebar melalui hubungan seksual selain melalui gigitan nyamuk. ‘’Ketika Anda pergi ke Rio, Brazil, terapkan seks aman, tolong gunakan kondom. Kami telah mempelajari bukti terbaru bukan hanya pria yang terinfeksi yang dapat menyebarkan virus kepada pasangannya. Ada kasus seorang wanita juga menyebarkan virus kepada pasangan prianya,’’ kata Chan. Ofisial kesehatan dunia juga berlomba untuk mempelajari lebih jauh tentang virus Zika yang telah menyebar ke sejumlah negara di Amerika. WHO menyatakan ada konsensus ilmiah yang kuat bahwa Zika adalah penyebab kelahiran catat bayi dengan kepala berukuran kecil atau mikrosefalus serta sindrom gangguan neurologis Guillain-Barre. (afp/ant)

Dimulai, TC Sentralisasi Atlet PON Bali

Bali Post/022

KEJURNAS - Pesilat Bali yang bakal berlaga pada Kejurnas Dewasa dan Remaja di padepokan TMII, Jakarta, 31 Juli sampai dengan 4 Agustus mendatang.

Bali Kirim 21 Pesilat ke Kejurnas

Denpasar (Bali Post) Bali mengirim 21 pesilat pada Kejurnas Silat Dewasa dan Remaja di padepokan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), 31 Juli sampai dengan 4 Agustus mendatang. Mereka akan berlaga pada 21 kelas dari total 41 kelas yang dipertandingkan. Kejurnas dewasa dipersiapkan untuk Asian Beach Games (ABG) di Danang, Vietnam, September nanti, sedangkan remaja diproyeksikan berlaga pada ASEAN Youth Games (AYG) 2017. Untuk dewasa, yang dipertandingkan 8 kelas laga putra, 4 kelas laga putri, dan 6 kelas seni, hingga totalnya 18 kelas. Sedangkan remaja, yang dipertandingkan 9 kelas laga putra, 8 kelas laga putri, serta 6 kelas seni, hingga totalnya 23 kelas. Manajer Tim Putu Sugiartha, di Denpasar, Jumat (29/7) kemarin menerangkan, para pesilat Bali telah melakoni pelatda 20

hari. Dijelaskannya, pesilat remaja yang diturunkan pada kejurnas di luar atlet Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SMP. ‘’Jadwalnya berbenturan, namun kami menerima kabar gembira, Bali hanya mengirimkan 4 pesilat O2SN, 2 laga dan 2 seni, keempatnya pulang memboyong 4 emas,’’ ucapnya. Di sisi lain, Ketua Umum Pengprov IPSI Bali Dewa Bagus Made Suharya menegaskan, pihaknya ingin melakukan regenerasi atlet, sehingga Bali memiliki pesilat pelapis. Dewa Bagus Suharya mengakui minimnya dana membuat Bali mengirimkan atlet serba terbatas. Misalnya untuk seni mengirim tiga pesilat, turun di tiga kelas yakni tunggal, ganda, dan regu (TGR). ‘’Kendati demikian, kami tetap optimis mereka bermental juara,’’ ucap mantan Kapoltabes Denpasar ini. (022)

kutip laman resmi PSSI. Menurutnya, 47 pemain yang dipanggil dipilih berdasarkan pantauan yang dilakukan sejak terpilih menukangi timnas. Namun, dalam perjalanan waktu jika ada pemain yang layak masuk timnas akan dilakukan pemanggilan lanjutan. Sekjen PSSI Azwan Karim mengatakan bahwa PSSI memastikan bahwa uji coba internasional pertama Timnas Indonesia senior akan melawan Malaysia pada 6 September mendatang di Surabaya atau Sidoarjo. ‘’Namun bila kita satu grup di AFF Cup nanti, bisa jadi kita akan ganti lawan. Mungkin lawannya dari negara-negara yang di ASEAN juga. Selain uji coba di dalam negeri, Timnas juga direncanakan melakoni laga uji coba di luar negeri,’’ kata Azwan. (ant)

Denpasar (Bali Post) Wakil Gubernur (Wagub) Bali I Ketut Sudikerta meresmikan Training Center (TC) Sentralisasi kepada seluruh atlet Bali yang dipersiapkan ke PON XIX Bandung, Jawa Barat di Lapangan Parkir Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (29/7) kemarin. Sudikerta dalam sambutannya mewakili Gubernur Bali Made Mangku Pastika menjelaskan, saat PON Riau 2012, Bali hanya mampu bercokol di peringkat kesembilan dari 35 provinsi yang ikut ambil bagian. Tahun ini, diharapkan Bali mampu mempertahankan prestasi tersebut, bahkan kalau bisa lebih baik lagi. ‘’Tahun ini kami ingin peringkatnya lebih kecil dari PON Riau. Kami targetkan Bali bisa menempati posisi kelima atau ketujuh di Jabar,’’ tegas Sudikerta. Sudikerta mengharapkan

pihaknya ingin seluruh atlet menjalankan semua program yang diberikan oleh pembinanya, sehingga mampu meresapi teknik dan strategi saat bertanding betul-betul dipahami dan dijalani. Sedangkan pelatih diminta memberikan semua teknik dan strategi yang dimiliki, jangan hanya memberikan program latihan setengah-setengah. ‘’Kami yakin kalau atlet bisa mengikuti semua arah dari pelatih, maka atlet pasti bisa meraih medali emas,’’ katanya. ‘’Paling tidak bisa meraih medali perunggu. Karena sesuai terget Bali minimal bisa menyabet 20 keping medali emas lewat cabor perorangan,’’ jelas Sudikerta. Sementara itu, Ketum KONI Bali I Ketut Suwandi menjelaskan, pihaknya bakal berjuang keras demi memenuhi target yang dibebankan tersebut. Hanya,

Bali Post/kmb41

PIN - Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta saat menyematkan pin kepada perwakilan atlet PON Bali sebagai tanda peresmian TC Sentralisasi kepada seluruh atlet PON Bali yang berlangsung di lapangan parkir Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (29/7) kemarin.

pihaknya mengakui untuk masuk peringkat lima besar cukup berat. Pasalnya, seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya, peringkat I-V besar diraih tim-tim dari Jawa ‘’Kalau berbicara realistis posisi lima besar sudah dipegang Jawa semua. Sedangkan peringkat VI-X besar baru diraih dari luar Jawa. Kami ingin mengamankan posisi, minimal mampu masuk VIIVIII besar,’’ tegas Suwandi. (kmb41)

Bali Post/rtr

Petenis nomor satu dunia dari Serbia Novak Djokovic.

Djokovic Pesaing Utama Murray Buru Emas Kedua

Islamabad Petenis Serbia Novak Djokovic akan tampil sebagai pesaing utama Andy Murray yang berambisi meraih medali emas kedua Olimpiade dan mencetak sejarah sebagai petenis pertama yang meraih medali emas berturut-turut. Murray yang meraih kepercayaan diri setelah mengakhiri penantian tiga tahun untuk mendapatkan gelar grand slam pada kejuaraan Wimbledon 2016. Ia menggebugebu mengulang kemenangan Olimpiade London 2012. Namun, Djokovic menjadi penghalang bagi petenis peringkat kedua dunia itu menyusul kekalahan Murray dari Djokovic pada final Australia Terbuka 2016 dan Prancis Terbuka 2016. Kemenangan Djokovic atas Murray pada Prancis Terbuka 2016 semakin mengangkat ketangguhan petenis peringkat pertama dunia itu yang mengoleksi 12 gelar grand slam. Murray punya harapan untuk mencetak sejarah Olimpiade ketika Djokovic tersingkir pada putaran ketiga Wimbledon dan menunjukkan antiklimaks petenis berusia 29 tahun itu pada musim 2016. ‘’Merebut medali untuk negara menjadi bagus seperti ketika meraihnya,’’ kata Murray yang menjadi atlet Inggris pertama dalam 104 tahun yang meraih medali emas tunggal putra cabang tenis Olimpiade.

Murray yang mengoleksi tiga kali gelar grand slam berharap dapat memperbaiki catatan pertemuan 10-24 dari Djokovic di Brazil ketika kedua petenis itu menjadi pemain unggulan merebut medali emas. Sementara harapan petenis Swiss Roger Federer untuk turut merebut medali emas Olimpiade harus berakhir. Petenis berusia 34 tahun itu mengundurkan diri dari Rio karena harus menjalani rehabilitasi pada lutut kirinya. Pada sektor putri, Serena Williams menjadi atlet putri unggulan yang berpotensi mempertahankan medali emas setelah meraih emas pertamanya pada 2012. Serena Williams, yang meraih tiga medali emas Olimpiade pada nomor ganda putri bersama saudarinya, Venus Williams, mengukuhkan dominasinya pada nomor putri dengan meraih gelar grand slam ketujuh belas di Wimbledon. Williams hanya mendapatkan tantangan utama dari petenis Jerman Angelique Kerber dan petenis Spanyol Garbine Muguruza di Rio setelah menjadi lawan tangguh dalam empat turnamen grand slam. Petenis Rusia Maria Sharapova yang mendapatkan medali perak pada Olimpiade 2012 akan melewatkan kompetisi di Rio akibat larangan bertanding setelah gagal melewati tes doping. (rtr/ant)

SERVICE

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

PT.KCMA Membutuhkan :1. Quantity Surveyor 2.Project Architect 3.Site Manager S1 T.Sipil/Architect 4.Legal Staff GPA 3,00 Kirim Lmaran ke hrd@mercureseminyak.com

B.BP.004.07.16.0000787

Dbthkan Sgr Staff Admin L/P SLTA(2015/2016)bs Kmptr,Lam Jl Suwung Batan Kendal 33 Dps,720 788,08164722107,081916232996 A.BP.001.07.16.0001905

!!!All jobs Available send CV mail@concordservices-bali.com Chef, Villa Mgr, S&M Mgr, Secr Sr Acct, Rest Mgr, Market Mgr Call 769073 Mon-Friday 9an-5pm www.concordservices-bali.com

B.BP.004.07.16.0000945

Distbr bhn bangunan bth 7 org Marketing,dtg lgs ke PT.Terang Jaya A. Jl.Imam Bonjol Perum Cipta Selaras No.16 Denpasar Hub.082242824335

Holycow Steak House u/di Jl. Dewi Sri Kuta & Jl.Ry Puputan Renon;Dcr Steward & Server Peglmn/Tdk.CV bwLsg keKuta/Renon

B.BP.154.07.16.0000960

B.BP.821.07.16.0000931

Dbthkn: Sopir(Pria,Gaji UMR) Asst Marketing(Bhs Jepang, Diploma,Gaji UMR).CV Kirim: aya@vlobali.com / 759722

Paris salon kuta membutuhkan hair stylist & terapist berpengalaman dtg langsung hub.082237448888

B.BP.004.07.16.0000859

A.BP.001.07.16.0001366

Bth Sales Bahan Bangunan,Max 35 Th,min SMA Hub.081916241351

B.BP.820.07.16.0000006

Cr Cook,Helper & Cashier Lam.email:op@paletaswey.com atau ke Jl.Mertanadi No.12 Kerobokan,Hub.081236731723

Untuk Villa di Seminyak dibutuhkan segera house keeping,gardener,handyman. SMS only ke nomer 081237605389

B.BP.004.07.16.0000950

Dcr karywn/ti u/Klinik Kecantikan min D3/S1 Akunt Menguasai MYOB.Jln.Bedahulu 35A,8449813

B.BP.004.07.16.0000953

Cr Sales,Helper,Adm,Driver Lam ke:Jl.Cargo 80-XX,087770801338

B.BP.164.07.16.0000865

Dcr Manager & Staff u/Watersport lok Manado min 5th penglman Hub.081236155572 email: mangkarti@hotmail.com

B.BP.154.07.16.0000957

Dcr Marktg D3/S1 Penglmn Min 2 Th SIM A/C Gatsu Barat Krm Lam ke:matsuyama_dps@yahoo.co.id

A.BP.001.07.16.0001890

Dcr SPG/SPB Hub Bali Pet Shop Jl.Setiabudi No .23A Dps Phone:421100 / 085739342199

A.BP.001.07.16.0001888

Dcr Tk Cuci Mobil & Sopir Berpengalaman Hub ke Honda Dewata Motor Jl.Imam Bonjol Utara No. 104 Br Monang Maning Dps Hub. (0361) 490497 (Ibu Kadek/Erika)

B.BP.001.07.16.0000268

Dcr Sales&Marketing Krm CV ke Agung Toyota Tbnn Hub.810888

Dicari Adm/Acc S1/D3 & pengerajin Monte Lok .Batubulan santi@lenabernard.com T.085 339285175

Dcr Mekanik AHASS Taman Agung Kerobokan 081236700700 Dcr Pembantu RT Bs Msk Tdr Mkn Dlm Gj 1,2-1,5Jt,H:08174757177

A.BP.001.07.16.0001933

Dibutuhkan Security Bersertifikat,Max 30Th Hub.BPR Lestari Telp.082147032832

A.BP.001.07.16.0001942

A.BP.001.07.16.0001925

A.BP.167.07.16.0001448

Dibutuhkan Sgr:Acc,Staf Adm, kepala / staf gudang pengalaman CV kirim ke marketing01cmm@yahoo.com Tlp.426276,081999561887

B.BP.004.07.16.0000952

A.BP.001.07.16.0001927

Dbthkan Sgr!!!Mrktng Min SMA/K Memiliki Spd Mtr & SIM C,Admin A.BP.001.07.16.0001913 &Finance min D3,Hubungi PT.UDM ** Dicari tukang cukur bagi hasil Jalan Gunung Agung No.123A Dps H.081337031549/087868409089 Telp.087761147310 B.BP.166.07.16.0000967

A French Pastry Production Needs an Experienced Pastry Staff Urgent Call 081338507217

A.BP.001.07.16.0001934

BPR Hari Depan mbtuhkn Mrkting Funding&Lending(AO),Fst:Gji & Tunjngn mnarik,Lmr krm email: bank@bprharidepan.net

A.BP.001.07.16.0001640

BPR SEN Mencari AO/Marketing Kredit D3 Jl.Thamrin 23 Dps

A.BP.001.07.16.0001438

Bali Home Immo is a property agency located in Canggu, looking for broker to handle client & find villa/Land for rent and sale.Previous experiences in sales are required.Plese send CV at info@bali-home-immo.com

A.BP.001.07.16.0001941

Dbthkn Sgr Marketing&Mekanik Brpengalaman Hub.081246380456

A.BP.001.07.16.0001928

A.BP.001.07.16.0001842

B.BP.004.07.16.0000133

A.BP.001.07.16.0001820

Dicari Adm.Lam Jl.Mahendradata Slatan No.11 Dps H.0361-499328

Dcr Accounting Min.D3 Akutansi Pria/Wanita utk Garment Mengerti Lap.Keu Lam Kirim ke CV.Sumber Busana Jl.G.Payung No.5 Br.Umadui Pd.Sambian Klod Dps-Barat Tlp.730431, Email:sumberbusana@yahoo.com

A.BP.001.07.16.0001917

Dicari Pembantu R/T,Tinggal Dalam Gj lumayan H.08179778318

A.BP.001.07.16.0001593

Dicari Segera 1 Orang Telemarketing:Perusahaan Supplier Hotel Sejak 1983 Pengalaman Telemarketing 1 Th, Kirim Lamaran ke: eviebru@yahoo.co.id

A.BP.001.07.16.0001715

A.BP.001.07.16.0001727

A.BP.001.07.16.0001623

A.BP.001.07.16.0001877

Dcr Ahli Pompa Pnglmn5Th High pressure,Transfer Hb08174700671

Bth Pemetik Buah Australia,Gaji 32Jt, Biaya 8Jt, 082247699000

A.BP.001.07.16.0001788

Bth sgr Tng produksi&gudang gaji min UMK Dps min SMU/SMK Hub.081935183622 B.BP.004.07.16.0000854

Cafe Bali Rest.Urgently needed cook&cook helper min 1year exp Send CV to cafe.bali@yahoo.co. id or 735147, 081936066759 B.BP.145.07.16.0000940

Cari Therapist/W Bisa Balinese Msge 081238136879/085348750076

B.BP.004.07.16.0000951

A.BP.001.07.16.0001819

A.BP.001.07.16.0001818

Dcr Asisten manager Villa Cakap Bhs Inggris & Computer Hub.08123941209

Dicari Waiter/ss,Kasir,Cook,QC Sauce,Bar,Steward u/Resto di Renon Hub:081916420095

Dcr Drafter/Quality Control & Logistik CV Krisna Stone Usia max 25th,min D1(Drafter)&Min SMA/SMK (Logistik) CV: stonekrisna@gmail.com

Dcr SPG/SPB Toko Sbnyak2nya Aktif,Imam Bonjol 085108005678

B.BP.155.07.16.0000959

A.BP.001.07.16.0001803

Dcr H.Keep Griya Sunset Kuta sblh Harris Htl Jl.Pura Merta Sari V/29 Sunset Road Kuta A.BP.001.07.16.0001904

A.BP.001.07.16.0001853

A.BP.001.07.16.0001686

A.BP.821.07.16.0001757

Dcr Waiter/ss, Barista Sacred Ground Jl.DoubleSix Legian036173 0961/info@sacredgroundbali.com

A.BP.001.07.16.0001743

Dicr Colector utk Koperasi Wilayah Sanur Hub.081337885988

Dicari,Chef,Cook,Barista Untuk Kafe di Kalimantan Banjarmasin Kirim Lamaran ke aptantamanagement@gmail.com

Dibutuhkan Fresh MultiMedia & Serabutan Suli148,081338221973

Required Full Time ICT Teacher Details:www.dyatmika.org

A.BP.001.07.16.0001745

A.BP.001.07.16.0001937

A.BP.001.07.16.0000761

Dicari Pengirim Jujur,Ulet,Rjn SIM A/C Hub:PT.SMA Jl.P.Batanta Perum Sebelanga Indah No.15 Tlp:484613 Dps Jam Kerja

A.BP.001.07.16.0001887

Dicari Segera Adm Wanita,Cleaning Service,SPG,Kasir,Lamaran Bawa Langsung PT.Walindo Jaya Jl.Taman Baruna No.18 Jimbaran Kuta Badung Selatan T:4468661 Dicari Tkg Kebun memiliki Peng di Villa/Hotel bisa Tinggal di Dalam Hub.Putu 978637

Dcr Waitress Hub.Wr.Pancorran Jl.Tj.Tutur18 Pgy 081338697460

B.BP.004.07.16.0000944

B.BP.004.07.16.0000897

Distributor Nestle Cr Sales To Motorist,Supir,Helper Lk 30 Th Lamaran 08175235999/418655 Dra

A.BP.001.07.16.0001528

Distributor Unilever Cr Helper Supir,Staf Gudang Laki -30 Th Lamaran 0811394946/418650 Iluh

A.BP.001.07.16.0001527

Dibutuhkan Sales Admin,Mekanik Int’l Property Agency is & Office Boy Kirim CV ke: looking for IT Specialist with info@greengolfbuggy.com Mahendradata Selatan No.101 Network,HTML,Wordpress,Hardware,Software&Email Cofiguration Tlp.4717030/31 Send CV :ebenyamin@exotic.com B.BP.004.07.16.0000948 or Call 0361 737358 Dibutuhkan Sgr:Sales A.BP.001.07.16.0001921 Manager,SalesSPV,salesman, Kuliah Dokter,Bisnis,Pilot, Dll MD, SPG,CV kirim ke Gratis di German+Kerja Part marketing01cmm@yahoo.com Tme Smua Bsa Ikut 081933025599 Tlp.426276,081999561887 A.BP.001.07.16.0001948 B.BP.004.07.16.0000954 Kunis Japanese Rest Smyk lookiDibutuhkan Tenaga Pengiriman ng for Waitress. Send CV to min.SMA,UsiaMax.28Th,SIM-C aryaddyatmika@gmail.com Kirim Lamaran ke RTC Rimo

Dibutuhkan,Waiter/s,Kasir,Admin Hub.087860537373 Warung Kzu

Dcr Administrasi P/W,Single Min.D3,Paham Admin & Komputer Gaji+U.Makan+Lembur H.254968

Bth Cpt Tukang Masak Gj 2,5Jt Karyawati Gj1,25Jt081337212288

B.BP.004.07.16.0000784

Lt.Basement 7-8 V-GEN Memory Tlp.08561070707 Up.Billy

Dcr 2Org Accounting&Marketing Wnt,Tkg Sablon P/W Single Max 25Th Lam Hangtuah 36B Snr

Dcr Ahli Las Pnglmn 5Th Argon Listrik Hub08174700671

Dibthkn Junior Cook (Cool Kitchen)segera,pglmn dibidangnya min 3 tahun,krm CV ke Macan Cafe Jl.Pantai Berawa 14B,Canggu:resto.canggu@gmail .com /087761623018

B.BP.004.07.16.0000853

A.BP.001.07.16.0001884

Dicr Data Entry min SMK/ Sederajat bs Excell Max 30Th Hub.03618445956/081239622523

A.BP.001.07.16.0001916

Sgr Adm/Skrtris 085333124775 CV goredcarpet888@gmail.com

B.BP.004.07.16.0000947

A.BP.001.07.16.0001827

Looking for Waitress/Cashier, Maintenent for a Bar in Ubud 081237183707

B.BP.004.07.16.0000814

Luxury Complex Villa Seek for Sales staff,English Speaking, 081999409249 Send CV to yanthiptbali@gmail.com or SMS

B.BP.004.07.16.0000949

Perush Clothing Ternama Bth 1 Staff Acct Meng.Lap.Keuangan& Pjk Wnt Single Min.D1,1 Staff Gudang Laki2 Single Max.30Th Telp:238663

A.BP.001.07.16.0001558

Red Carpet Champagne Bar is Looking for a Counter/Cashier Experience and Good English is a Pre.Good Salary, BPJS and Lunch Payment!!!!Your CV to: john@redcarpetchampagnebar.com A.BP.001.07.16.0001679

Restaurant in Ubud is Looking for staff (kitchen,service, bar, engineer & CS).Email to: krisnadalem@gmail.com or call 081236510900 or WA 08113884091 A.BP.004.07.16.0001929

Urgent Guru Bhs Inggris S1,Gj Bagus CV,Poto and KTP To: jobs.klc@kayonanlearning.org A.BP.001.07.16.0001889

Wouf...Wouf...Bali Kennel Pet Resort&Salon Dicari W20-30 T.8427037/081339340951 Jl.Kutat Lestari Gg.VI Sanur

A.BP.001.07.16.0001545

Secret Garden Village Looking For Ass Sales Mgr,Accounting Spv,Admin Gudang,Barista. E:to:eca@secretgarden.co.id T:08113975807 B.BP.004.07.16.0000958

Sgr dicr Admin Gj UMK bisa computer Hub:082144810258 B.BP.101.07.16.0000941

Sri Ratih Cottages located in Penestanan Ubud is urgently looking for:Receptionist Room Attendant Cook Waiter please send your resume to hrd@sriratih.com B.BP.004.07.16.0000794

Ubud Resort Looking for: 1)Driver English Speaking. 2)Waiter English Speaking info@tanahmerahartresort.com B.BP.004.07.16.0000946

Guru TK min S1,bs Bhs Ing Lam: dina.christya09@gmail.com A.BP.001.07.16.0001729

Urgent Krywti KevalaShop Sanur Wanita max 35 thn. Berbahasa Inggris dan computer MsOffice. SIM C. Email CV & lamaran: retailmanager@kevalaceramics. com /08113800937 B.BP.004.07.16.0000956

Urgent Looking Staff Cook Min 2 Years Exp for Resto @ Batu Belig Send CV to manager@hogwi ldinbali.com Call 08123654752 A.BP.001.07.16.0001838

Villa Kubu need Engineer MEP Mechanical,Electrical,Plumbing Male,Max.35yrs old.Min.2yrs experience in same position.Send your CV to:hr@villakubu.com A.BP.001.07.16.0001940

Villa in Seminyak requires new Junior Butler. Have experience w/ breakfast service,cleaning and good english. Please email CV to aaron@myvillasinbali.com A.BP.001.07.16.0001906

Purchasing & Logistik staff need inventory, data entry, PO.XPDC min 2Y expr, active English yati@containedenergy.com B.BP.004.07.16.0000974

Bth: sopir (SIM A) +helper gudang pria, kirim ke PO BOX 3802 Dps B.BP.033.07.16.0000973

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Puri Ganesha Komp.Perum.Exclsf Lt2,lok.strtgs Kota Tbnan(sblh SMA 1 Tbn) Hub:08118755999

DIJUAL MOTOR HONDA

Spd Mtr Vario 125cc’14,White Silver 14Jt H:081236296636

A.BP.004.07.16.0001595

A.BP.001.07.16.0001911

DIJUAL RUMAH Rmh Mnmls Baru Komplit AC+ Garasi Perum Premagana Batubulan Hub:081246757777

A.BP.001.07.16.0001923

Djl Rmh LT.2Are Jl.Batuyang Gg Pipit Gg 1A B.Bulan 1,5M Ng &Djl Tnh Timur RS Premagana B.Bulan 500jt Ng &Djl Tnh 1,5A Jl.Batuyang Gg Elang XIV H.750jt Ng H.081936168347

SUZUKI

HONDA

CRV Hitam Des’2013 AsDK, Ass All Risk 081239178193

A.BP.001.07.16.0001915

Splash Th’13 Putih Istimewa 087861957180 123Jt Nego

Tnh Kav Siap Bangun Jln 6mtr Blahbatuh Gianyar 135Jt/Are Hub:087761855545

A.BP.001.07.16.0001932

A.BP.001.07.16.0001926

Djl Rmh T160/121 Drupadi XVII No.14X Renon Hub.08123621083

A.BP.001.07.16.0001844

B.BP.164.07.16.0000936

A.BP.001.07.16.0001867

A.BP.001.07.16.0001922

BUC Tnh 1A sdh Pndasi 475 Nego Pemogan Hub.081916208661

DISEWAKAN RUMAH Disewa Rmh Perum Imbo Residen No.1 Denbar Hub:087882458777

A.BP.001.07.16.0001806

Dijl Tnh Luwus,Baturiti-Tbn L.200m2 Tlp:(0361)466840, 081934310335,081338791301

A.BP.001.07.16.0001829

DswknRmh@NusaDua,2KT,1KM,Dpr RT,Prabot+Wifi Hb:081236118001

A.BP.001.07.16.0001895

A.BP.001.07.16.0001930

Dijual Cepat Tanah 2,20 Are Bongan & Rumah di Sanggulan Tabanan Hub.085101542693

DISEWAKAN RUKO Sewa Ruko Gatsu Timur Uk.16x6m Per Thn 85Jt Tlp:(0361)466840, 081934310335,081337283254

A.BP.001.07.16.0001845

Dikl cepat tnh 2are lok strtgs sblm GWK Jimbaran.081237214815

KURSUS

B.BP.004.07.16.0000964

DIJUAL TANAH Jual Tanah 52Are di Bukit Kampial Hub.081916203523

A.BP.001.07.16.0001886

B.BP.004.07.16.0000963

A.BP.001.07.16.0001868

ALUMINIUM

KOST

RUPA-RUPA Cari Investor Dana u/Koperasi Ada Jaminan SHM,Bunga 14%/Thn Jangka Waktu 1Thn.081337380202

A.BP.001.07.16.0001899

Ungasan 10are cck minimart.Sblh sklh internsional 081237717999

A.BP.001.07.16.0001939

Mrktngsekolah,income 5-15jt. Syrt:muslim,pnyrelasikpsek, pnymtr.KrmDta SMS 087838836366

B.BP.004.07.16.0000962

DISEWAKAN TANAH Sewa Tnh Tk.Badung Induk 18,2 A.Hb.081234528785/081936193079

B.BP.031.07.16.0000934

KURSUS Ingin Kul di FK UWK Sby/Fk Kmps Swasta Lain Adi 085648391986

A.BP.001.07.16.0001805

DICARI TANAH Dcr Sewa Tnh 5Are Max.2Jt Sktr Dps Utk Cannel(085100536435)

B.BP.033.07.16.0000884

KONTAK JODOH Eropa Man Want Nice Girl Max DIJUAL RUKO Djl Tanah 21,5 Are Lok.Dalung DISEWAKAN TOKO !Ruko 185m2 Jl.Padonan Tibube- 27Th Nice Mapan-081337777205 B.BP.154.07.16.0000961 Jalur Utama T.081338767777 neng Hrg. 1,6M Nego, 081236767187, BU Over Kontrak Toko Jl.Monkey A.BP.001.07.16.0001655 B.BP.166.07.16.0000968 PENGUMUMAN Forest Ubud Hub.081933003401 JT 85m2+Tmbok Kll 185Jt,Jl.WisB.BP.164.07.16.0000938 Atrial Fibrilasi Adalah Gangguan DIJUAL VILLA nuMurti Ketewel 089525536539TP A.BP.001.07.16.0001931 Dikontrakan Toko 4x6 Belk Bank Irama Jantung yang Dapat MeBUC Villa 4 are Tangkuban Prahu Jl Tnh Kavling Jl.Siulan Perum Jabar Jl.T.Umar 0811388656 3,3M pool uk.3x7 H.087761348011 nyebabkan Stroke,Segera Kenali B.BP.166.07.16.0000965 A.BP.001.07.16.0001903 Sekar Buana III Jl.5m Siap Bgn Irama Jantung Anda dan Cegah Hrg 470Jt/A 081237889033 DIJUAL GEDUNG KONTRAKTOR stroke,Datanglah ke Kampanye AF A.BP.001.07.16.0001935 untuk Pencegahan Stroke 31 Juli Sminyak Kunti 2 S.Bangun,19Are AndaMembangun/RenovasiRumah, Djl Cpt Gedung Pabrik LT48Are komp.vila 825jt/a.081337479762 Villa Dll Murah H.085348750076 SHM IMB DiTabanan,085106152541 2016 Lap.Bajra Sandhi Renon

A.BP.001.07.16.0001894

A.BP.001.07.16.0001892 CRV2.4 AT’07 SlvSton AsBali Dps TOYOTA *Noja Gatsu Tmr Rmh Bks Lt2 LT/LB Jual Tnh 108m2 Jl.Ry Gerih Gg. Smst Juli’2017 & BMW Seri 325 BUC New Alphard G’12 Htm AsDK 75/110 800jt Ng, 085100179232 Drupadi 300Jt Hub.083119623297 A.BP.001.07.16.0001807 Slvr’2003 Velg20 Asli BMW DK BsTT&Krdt Dp145Jt,085107985999 B.BP.166.07.16.0000966 Kav Murah 200Jtan/A,Jl.Anyelir Rmh 2Lt Perum Teras Ayung Dps Jl.Pulau Moyo XI/3 Pedungan B.BP.164.07.16.0000937 LT/LB:660/750m2,081933004613TP Tabanan Kota Dp30,082236607076 Denpasar Hub:720982-0811399386 DICARI MOBIL B.BP.164.07.16.0000939 A.BP.001.07.16.0001833 A.BP.001.07.16.0001936 7,7Are Jl.Utama Prangsada Saba Rumah 2Lt 163/200 & 200/125 *Dcr Mbl Sgl Merk,Trma OverKrd RS 2009 Slvr Stone Matik V.17 Gianyar Hub.087860095418 Istimewa 150Jt 087862890999 Anda Telp Km Dtng,082146321008 Sulatri Kesiman 087860095418

PINJAMAN

Tnh IB Mantra Utama 23Are H750 Jt/Are Desa saba Gianyar dekat Rs Kasih Ibi±150Are 145Jt/Are Nego,081999195888/081239119977

DIJUAL RUMAH

A.BP.001.07.16.0001551

A.BP.001.07.16.0001912

A.BP.001.07.16.0001852

BIRO JASA

A.BP.001.07.16.0001725

BIRO JASA

TERIMA KOST Rp. 6

00.00

0

Anda Bingung Cari Kos Murah Tapi Nyaman Dan Aman Jauh Dari Kebisingan,???????????????? Kini Hadir Di Tengah Pusat Kota Denpasar

Fasilitas : Kos - Kosan : * Nyaman Tempatnya * BERSIH & AMAN * Strategis Lokasinya * KMR LUAS + KM & DPR * Murah Harganya * TEMPAT SANTAI + KANTIN AREA FREE GO BOX ( ANTAR JEMPUT BARANG PINDAHAN AREA DENPASAR) UNTUK 4 PEMESAN PERTAMA BURUAN.....DI TUNGGU YA ...?? Alamat : Jl. Dewi Supraba, Gg Dewi Sri No. 14 Denpasar Utara ( Antasura) Hub putu : 0817566499, 085100865149, 0361426457

KONTRAKTOR

SERVICE

C.0001195-kost

RUPA-RUPA

BAHAN BANGUNAN

INTERIOR

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SPA DIJUAL RUMAH

RUPA-RUPA

AC

PROPERTY

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491


18

EKONOMI

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Populasi Seret, Harga Daging Sapi Meroket

Jakarta (Bali Post) Merosotnya populasi sapi dalam negeri dituding menjadi salah satu penyebab tingginya harga daging sapi saat ini. Berbagai kebijakan pemerintah belum efektif menstabilkan harga daging sapi di kisaran Rp 75-80 ribu per kilogram, seperti keinginan Presiden Joko Widodo. Pengamat Peternakan IPB Yeka Hendra Fatika menilai pangkal utama meroketnya harga daging sapi saat ini disebabkan merosotnya populasi sapi dalam negeri. Sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat. “Masalah utamanya itu di hulu, bukan di hilir. Segera lakukan perbaikan pembibitan nasional,” ujarnya di Jakarta, Jumat (29/7) kemarin. Founder Bincang Bincang Agribisnis (BBA) ini mengatakan, dikeluarkannya paket kebijakan ekonomi yang mengatur PP No.4/2016, tentang pemasukan hewan dan produk ternak melalui zona based, kemudian pencabutan kuota impor hingga pemasukan barang sampah produk ternak semisal jeroan hanya membuat pelaku usaha sapi dalam negeri

gundah gulana. “Seharusnya regulasi pemerintah bisa menenteramkan, bukan sebaliknya,” ucap Yeka. Yeka menyatakan, persoalan tingginya harga daging sapi nasional harus dicermati secara bijak oleh pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian. Kebiasaan masyarakat Indonesia yang lebih doyan membeli daging sapi segar, menyebaban gelontoran daging impor beku dari luar negeri tidak begitu diminati dan kurang berpengaruh terhadap penurunan harga daging. “Sekarang yang terjadi justru barang lebih banyak, namun harga daging sapi tetap tinggi,” imbuh Yeka. Ia menilai kenaikan harga daging sapi juga tidak bisa distabilkan dengan jeroan impor. Konsumsi jeroan seperti hati hanya agak besar menjelang

SAILING BOAT

BEAUTY

Lebaran. “Artinya, jika impor jeroan yang dibuka, maka kita kembali mengalami kemunduran dan membuktikan rakyat kita diminta makan jeroan, karena tidak mampu beli daging,” tegasnya. Harga Rp 80 ribu per kilogram seperti diminta Presiden, sejatinya sangat mungkin terjadi. Itu karena harga secondary cut daging dari Australia saja rata-rata 5 dolar AS per kilogram, kurang lebih Rp 66 ribu per kilogram. Dua tahun terakhir yang diperbolehkan untuk mengimpor daging secondary cut hanya BUMN, dalam hal ini Bulog. Importir umum pun hanya memperoleh izin manufacturing yang dagingnya hanya untuk keperluan industri. Fungsi Bulog sebagai penyangga dan penstabil harga, artinya juga

tidak berjalan sebagaimana mestinya walaupun sudah diberikan izin khusus. Data menyebutkan, dari Januari hingga Mei lalu, Bulog hanya mengimpor 5 kontainer secondary cut. Padahal seharusnya bisa mengantisipasi dengan mengimpor secondary cut dengan jumlah lebih besar dalam rangka bulan Ramadan dan Idul Fitri. Alhasil jika sudah memasuki bulan Ramadan, Bulog baru mulai beli barang maka harga sudah telanjur naik dari negara asalnya dan barang sudah telanjur kosong di pasaran. Terkait impor daging India, justru menimbulkan berbagai pertanyaan. “Anggaplah Bulog dapat mendistribusikan dengan baik daging India, lalu bagaimana dengan sapi lokal, apa mereka harus merugi dan kita akan dibuat ketergantungan dengan negara India?” tuturnya. Seharusnya yang diselesaikan adalah bagaimana agar harga HPP sapi lokal

CULINARY

bisa setara dengan India. Jika membuka keran impor secara besar-besaran, tidak menjamin masalah selesai. Bahkan peternakan lokal yang tadinya mulai dilirik karena mulai menghasilkan, akan kembali ditinggalkan dan swasembada daging akan semakin jauh. Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi menambahkan, pascadibukanya keran impor daging sapi beku dari luar negeri, pihaknya sudah melakukan koordinasi lintas sektoral. “Asal lengkap semua syarat dan perizinannya. Sekarang sudah tidak ada lagi kontainer yang kami tahan, silakan cek di lapangan,” ungkapnya. Apalagi untuk memangkas waktu proses bongkar muat di pelabuhan. Ditjen Bea Cukai mulai menerapkan konsep Indonesia Single Risk Management (ISRM) atau pemeriksaan fisik hanya dilakukan oleh satu instansi. “Sekarang bongkar muat sudah di angka 2,5 hari dari sebelumnya 5 hari lebih,” ujar Heru. (010)

tour

ACCESSORIES

Rupiah Melemah Jadi 13.118/Dolar AS Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (29/7) kemarin bergerak melemah menjadi 13.118 dibandingkan sebelumnya 13.091 per dolar AS. “Rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS menyusul sebagian pelaku pasar uang yang memanfaatkan kenaikan nilai tukar domestik,” ujar analis pasar uang Platon Niaga Berjangka Lukman Leong, di Jakarta. Di sisi lain, lanjutnya, adanya penjagaan Bank Indonesia di pasar uang domestik agar rupiah bergerak pada fundamentalnya di tengah potensi dana repatriasi yang masuk, juga turut memengaruhi laju rupiah pada akhir pekan ini. “Rupiah yang menguat terlalu cepat dapat menimbulkan masalah baru bagi pereko-

nomian domestik, maka itu Bank Indonesia menjaga nilai tukar di fundamentalnya,” katanya. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan, harga minyak mentah dunia yang mengalami penurunan turut mempengaruhi mata uang komoditas, termasuk rupiah mengalami depresiasi. Harga minyak jenis WTI Crude pada Jumat sore melemah 0,97 persen menjadi 40,74 dolar AS per barel dan Brent Crude turun 1,41 persen menjadi 42,10 dolar AS per barel. Namun, lanjutnya, pelemahan rupiah relatif masih terbatas, sentimen dari dalam negeri mengenai kabinet baru, khususnya Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan membuat nilai tukar domestik tidak tertekan lebih dalam. (ant)

ACCESSORIES


19

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016

Nama Bali Dari Hal. 1

Bali Post/ade

SANUSI - Mantan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (29/7) kemarin. Ia diduga terlibat kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan dugaan suap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (RaNperda) reklamasi di pesisir utara Jakarta. Berkasnya kini dinyatakan lengkap (P21) dan akan masuk ke penuntutan dan segera disidangkan.

Keputusan Kembali ke GBHN

Ditentukan 20 Agustus Mendatang

Jakarta (Bali Post) Ketua MPR-RI Zulkifli Hasan menegaskan, keputusan akhir dari keinginan sejumlah pihak untuk menggunakan kembali Garisgaris Besar Haluan Negara (GBHN) untuk menentukan arah kebijakan pembangunan nasional sangat tergantung pada keputusan politik. MPR akan menyerahkan hasil kajian tentang GBHN kepada fraksi-fraksi dan kelompok DPD dalam rapat gabungan yang akan digelar pada 20 Agusuts 2016 mendatang. ‘’Kita kemarin sudah melakukan rapat gabungan dengan pimpinan fraksi dan kelompok DPD. Salah satu keputusannya adalah Badan Pengkajian MPR akan menyampaikan kompilasi hasilhasil kajian tentang GBHN pada rapat gabungan tanggal 20 Agustus,’’ kata Zulkifli Hasan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema ‘’Reformulasi Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Model GBHN’’ di Depok, Jumat (29/7) kemarin.

Lembaga Pengkajian Konstitusi telah menyampaikan hasil kajiannya kepada Badan Pengkajian MPR mengenai rencana amandemen UUD 1945. Rencananya rapat gabungan akan digelar pada 20 Agustus 2016. Badan Pengkajian akan memaparkan hasil kajiannya terkait haluan negara. Pascatumbangnya orde baru yang berlanjut ke era reformasi penentuan arah pembangunan nasional ditetapkan melalui visi dan misi presiden. Namun, banyak pihak mempertanyakan, dengan sistem tersebut arah pembangunan nasional menjadi tidak menentu karena tiap berganti presiden maka berganti pula arah pembangunan nasionalnya. Menurut Zulkifli, dari rangkaian proses kajian tentang perencanaan pembangunan nasional model GBHN pada akhirnya tergantung pada keputusan politik. ‘’Tergantung pada fraksi karena perubahan UUD diusulkan sepertiga anggota MPR,’’ ka-

Dari Hal. 1

munikasi, telah menyebabkan ketahanan keluarga mulai goyah. ‘’Mari jadikan penghargaan ini sebagai momentum memberdayakan lingkungan di sekitar keluarga dan saling berbagi dengan keluarga yang lain serta masyarakat,’’ kata Bupati. Sementara itu, Kepala BKKBN Surya Chandra Sura-

Sangat Berat

Menurut Bupati yang akrab disapa PAS ini, di era globalisasi ini keluarga-keluarga Indonesia mengalami tantangan yang sangat berat. Derasnya arus Informasi dan budaya buruk dari luar seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan ko-

tanya. Fraksi-fraksi di MPR dan kelompok DPD, lanjut Zulkifli, sudah menyepakati bahwa amandemen terbatas hanya pada perlunya perencanaan pembangunan model GBHN. Yaitu GBHN yang meliputi pembangunan jangka menengah dan panjang, dalam bidang sosial, ekonomi, politik, dan wawasan kebangsaan. Zulkifli berharap para akademisi bisa ikut masuk dalam partai politik. ‘’Saya berharap teman-teman para pendekar ini yaitu para doktor, para ahli yang memiliki integritas, memiliki ilmu, dan kecerdasan ikut mewarnai kebijakan-kebijakan, kebutuhan-kebutuhan itu. Caranya ya… masuk partai politik,’’ katanya. Mereka yang ada di partai politik, menurutnya, adalah pendekar tangan kosong yang kadang-kadang tidak mengerti dan paham masalahnya tidak seperti kalangan akademisi yang memiliki ilmu, kecerdasan, dan integritas. (kmb4)

paty mengungkapkan, peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) menjadi sebuah momentum bagi setiap keluarga Indonesia untuk kembali berkumpul bersama keluarganya. ‘’Harganas dapat menjadi momen keluarga Indonesia untuk saling berkunjung atau mengunjungi dalam rangka silaturahmi,’’ katanya. (ad972)

Sabtu, 30 Juli 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Mahadewi 09.30 Belajar Menggambar 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Lejel Home Shopping 12.00 Puja Trisandya

12.05 Dharma Wacana 12.30 Mulat Sarira 12.45 Eda Koh Ngomong 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14.05 Lejel Home Shopping 14.30 Yowana Magz 15.05 Parameter 15.30 Education on Bali TV 16.00 Lila Cita Sanggar Tari Giri Asri Ungasan (2) 17.05 Kreasi Anak 17.30 Gita Shanti SS Werdhi Budaya

Bringin Suci (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Calonarang Tegalinggah (4) 23.00 Sulusi Alternatif Herbal Putih 23.30 DW TV 24.00 Lejel Home Shopping

Untuk tahun ini khusus diberikan kepada usaha kuliner yang telah mengangkat nama Bali di kancah nasional maupun internasional. Ada 16 pengusaha yang diberikan penghargaan ini. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Menkop Puspayoga kepada enam pengusaha yakni Rumah Makan Bendega, Warung Bali Coffee, Bali Harmoni, Klepon Tanah Lot, Pondok Sate, dan Dapur Ngritik. Sementara penerima Bali Brand Award lainnya; Warung Made, POD Chocolate, Bebek Tepi Sawah, Bebek Bengil, Warung Men Tempeh, Warung Pesinggahan, Mak Beng, Warung Nasi Men Weti, Rumah Makan Bagong dan Siobak Kelok, akan langsung diserahkan kepada pengusahanya. Penghargaan ini merupakan wujud komitmen Kelompok Media Bali Post untuk mendorong berkembangnya industri kreatif yang mengharumkan nama Bali dan sekaligus menyejahterakan masyarakat Bali. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutannya menyatakan

sangat mendukung gelaran FTF 2016. Pasalnya, event ini dinilai turut mendukung ekonomi kreatif di Kota Denpasar. Dalam hal ini, ekonomi kerakyatan dipolakan menjadi ekonomi kreatif. ‘’Tren orang sekarang itu berjualan dengan memodifikasi kendaraan. Kita sudah biasa melihat ini di jalan, tetapi sekarang ini juga mulai diakomodir dan saya rasa ini yang pertama kali diakomodir secara resmi dengan baik,’’ ujarnya. Rai Mantra menambahkan, masyarakat akan semakin kreatif saat diberikan banyak kesempatan untuk melakukan hal-hal yang kreatif. Ketika masyarakat sudah kreatif, maka mereka juga akan semakin maju. Denpasar sendiri butuh banyak event, pengakomodir, serta dukungan untuk menggerakkan ekonominya. Oleh karena itu, pihaknya berharap FTF dapat dilakukan secara berkesinambungan. Dengan demikian, semakin banyak dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk lebih maju. Usai penyerahan penghargaan tersebut, Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga juga menandatangani prasasti menandai peresmian ‘’Bali Mart’’. (kmb32)

Pelaksanaan Eksekusi Dari Hal. 1

Sedangkan pada Jumat dini hari, Kejaksaan Agung di Jakarta sama sekali tidak memberikan informasi resmi pelaksanaan eksekusi itu, baik Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung M Rum maupun Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Noor Rochmad yang belakangan diketahui tengah berada di lokasi eksekusi tersebut. Jaksa Agung menyatakan Jumat pagi kemarin, dirinya mendapat laporan dari JAM Pidum yang ditugaskan mengoordinasikan pelaksanaan eksekusi itu, bahwa tugas telah dilaksanakan pada Jumat pukul 00.45 WIB. ‘’Eksekusi dilaksanakan di Lapangan Penembakan Tunggal Panaluan, Nusakambangan, tempat itu paling ideal,’’ katanya. Proses eksekusi tidak ada hambatan dan gangguan. Persoalan cuaca yang tidak bersahabat karena hujan lebat, maka eksekusinya mundur dari jadwal semula pukul 00.00 WIB. Kejaksaan Agung menyatakan nasib 10 terpidana yang semula masuk dalam eksekusi mati jilid III akan ditentukan kemudian atau ditangguhkan karena perlu penelitian kembali. ‘’Penangguhan itu untuk harus diteliti, saya terima hasil keputusan penangguhan, perlu dilakukan. Nanti akan ditentukan kemudian,’’ kata HM Prasetyo. Karena itu, ia meminta semua pihak yang tidak setuju bisa memakluminya. Ia men-

gatakan, penangguhan itu juga karena memperhatikan masukan dan melakukan pertimbangan matang. Sedangkan pertimbangan terhadap empat terpidana yang dieksekusi, ia menjelaskan, karena tindak kejahatan mereka bersifat masif dan dengan memperhatikan pertimbangan dari sisi yuridis dan nonyuridis. ‘’Menjelang eksekusi, JAM Pidum melaporkan setelah pembahasan dengan unsurunsur daerah, ternyata dari hasil kajiannya empat orang itu ternyata memenuhi unsur tersebut,’’ tuturnya. Keempat terpidana mati itu memiliki peran yang penting di kalangan sindikat sebagai pemasok penyedia, pengedar, pembuat dan pengekspor narkoba. Ia mengingatkan Indonesia sekarang ini bukan lagi sebagai tempat transit melainkan sebagai lahan usaha atau kegiatan mereka menjalankan praktik kejahatannya. Kejahatan narkoba sudah merambah ke daerah-daerah tidak hanya di kota besar. Korbannya sekolah, kampus, dosen, bahkan masuk ke lingkungan rumah tangga. Disebutkan bahwa eksekusi mati itu bukan tindakan yang menyenangkan, tetapi tidak lain untuk menyelamatkan generasi. Meski demikian, Prasetyo menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya terpidana mati kepada keluarga dan negara asalnya. ‘’Jaksa hanya bertugas melaksanakan keputusan pengadilan, perintah undang-undang. Kami melaksanakan sebaik-baiknya,’’ ucapnya. (kmb4/ant)

HEALTHY

Tiga Hari Dari Hal. 1

Kenyataan tersebut diperparah tidak adanya keluarga inti yang menemani Michael sebelum melaksanakan hukuman mati karena memang keluarga serta pengacara baru mengetahui warga Nigeria itu akan ditembak mati tiga hari sebelum eksekusi digelar. Sementara itu, rohaniwati pendamping Seck Osmane, Rina, mengatakan bahwa mendiang Gajetan Acena Seck Osmane adalah sosok yang tegar dalam menghadapi eksekusi mati. ‘’Saya bangga sama dia (Osmane), luar biasa tegar. Dia bilang enggak pernah takut pada kematian karena dia sudah mengenal Tuhan,’’ kata Rina yang ditemui di RS Saint Carolus, Jakarta, Jumat kemarin. Rina yang mengenal Osmane sejak Osmane dipenjara di Lapas Pasir Putih, Nusakambangan, sebagai pribadi yang kuat. ‘’Saya kenal Osmane sudah lama sejak dia di Nusakambangan. Anaknya baik, jahil, dia punya hati yang luar biasa,’’ katanya. Rina mengatakan rencananya jenazah Osmane akan diberangkatkan ke Nigeria pada Senin (1/8). ‘’Keluarga masih shock. Mungkin akan diberangkatkan

ke negaranya hari Senin. Yayasan kami (Yayasan Gita Eklisia) yang akan bertanggung jawab,’’ katanya. Sementara itu, jenazah Freddy Budiman dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Mbah Ratu di Jalan Demak Surabaya, Jumat sore kemarin, dengan diiringi ratusan warga setempat. ‘’Kami atas nama kerabat dan keluarga mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala tindakan almarhum selama hidup, dan mohon doanya agar diterima di sisiNya,’’ ujar kerabat Freddy, Sholeh Marzuki. Freddy Budiman lahir di Surabaya, 19 Juli 1976. Ia divonis mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat terkait mengimpor 1.412.476 butir ekstasi dari Tiongkok pada Mei 2012. Dia pernah ditangkap tahun 2009, karena memiliki 500 gram sabu-sabu yang saat itu divonis 3 tahun 4 bulan. Freddy kembali berurusan dengan aparat pada 2011 karena kedapatan memiliki ratusan gram sabu-sabu dan bahan pembuat ekstasi. Selanjutnya ia menjadi terpidana 18 tahun karena kasus narkoba di Sumatera dan menjalani masa tahanannya di Lapas Cipinang. Modusnya adalah memasukkan ke dalam akuarium di truk kontainer. (ant)

Berlaku Efektif Dari Hal. 1

Ia mengatakan, surat tersebut ditandatangani Presiden pada 28 Juli 2016 dan berlaku efektif terhitung 1 Agustus 2016 sesuai permintaan yang bersangkutan yang mengajukan pengunduran diri. Pramono menambahkan bahwa surat tersebut akan diserahkan dalam waktu dekat ini. ‘’Urusan pengunduran diri itu adalah urusan internal yang bersangkutan di dalam MA. Karena surat Ketua MA kepada Presiden hanya menyampaikan yang bersangkutan mengundurkan diri terhitung 1 Agustus

2016,’’ katanya. Terkait mekanisme penggantian, Pramono mengatakan, hal itu akan diatur melalui mekanisme sesuai dalam UU Aparatur Sipil Negara (ASN). ‘’Ketua MA akan mengajukan tiga nama dalam proses TPA berikut dan kami mengharapkan supaya tidak terlalu lama, sehingga kekosongan Sekretaris MA ini tidak lama,’’ katanya. Ia menambahkan, Presiden telah mempersilakan Ketua MA dan jajarannya sebelum ada sekretaris definitif untuk menunjuk pelaksana tugas terlebih dahulu. (ant)


balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Sabtu Umanis, 30 Juli 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Food Truck Festival Diawali Yoga, Ditandai Pelepasan Burung

PERHELATAN Kelompok Media Bali Post (KMB) Food Truck Festival (FTF) 2016 dimulai Jumat (29/7) kemarin di Taman Kota Denpasar, Lumintang. Acara itu dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar I GN Jaya Negara, Danrem 163/ Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa, Pimpinan KMB Satria Naradha dan sejumlah pejabat perwakilan dari Karangasem, Bangli, Tabanan, Buleleng, Badung, serta perwakilan PLN Bali. Acara FTF ini diawali dengan pelepasan burung, kemudian dilanjutkan dengan yoga massal bersama Seger Oger. Tak hanya dari masyarakat pencinta yoga, kegiatan ini juga diramaikan oleh siswa SMPN 10 Denpasar, SMP Dharma Praja dan SMA Dharma Praja. Menurut Ketua Panitia KMB FTF 2016, Kadek Parwata, kegiatan ini merupakan upaya membantu UKM, khususnya yang bergerak di bidang usaha kuliner bermobil. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian acara HUT ke-68 Bali Post. Sebanyak 23 pengusaha kuliner bermobil ikut serta dalam FTF ini. ‘’Ada beragam kuliner

yang disajikan, dari masakan tradisional khas Bali hingga kuliner Barat,’’ katanya. Selain puluhan stan kuliner, ada juga stan melukis wajah, stan dealer kendaraan bermotor dan stan Bali Safari and Marine Park. Stan ini memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk berfoto dengan hewan. Hari ini, Sabtu (30/7), mulai pukul 16.00 Wita dan Minggu (31/7) mulai pukul 09.00, Wita para pengunjung FTF dapat melihat, bersentuhan dan bahkan berpose dengan hewan-hewan yang unik. Selain beragam kuliner, pengunjung bisa menikmati beragam hiburan. ‘’Ada hiburan dari anak-anak SMPN 10 Denpasar, ada Dewa Sugama, dan banyak lagi,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Kadin Bali A.A. Alit Wiraputra menyampaikan, kegiatan ini sangat baik karena membantu menggairahkan pelaku usaha kecil. Ia mengharapkan kegiatan ini jangan hanya digelar setahun sekali. ‘’Kegiatan ini bagus sekali. Kalau bisa jangan setahun sekali, tetapi tiga bulan sekali,’’ ujarnya. (kmb18/kmb33)

29-31 Juli 2016

Bali Post/eka

YOGA - Para siswa dan pengunjung lainnya mengikuti yoga bersama Seger Oger pada acara Food Truck Festival di Taman Kota, Denpasar, Jumat (29/7) kemarin. Festival kuliner dengan stan mobil ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai 29-31 Juli 2016.

Pencak Silat dan Baleganjur SMPN 10 Denpasar Memukau

Bali Post/wan

YOGA - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa bersama para undangan dan penekun yoga mengikuti latihan yoga pada Food Truck Festival di Taman Kota Denpasar, Jumat (29/7) kemarin.

KULINER Ratusan siswa berbaur dengan pengunjung lainnya menikmati aneka kuliner pada Food Truck Festival di Lapangan Parkir Utara Taman Kota Denpasar, Jumat (29/7) kemarin.

Agenda FTF 2016 Sabtu, 30 Juli 2016 07.15-09.00 Line Dance bersama D’Tunjung 09.00-11.00 Talk Show dan Lomba Sanggul 11.00-14.00 Parade Band Indie Wak Wak Band Invite Band Imajinasi Band Peace Band 14.00-18.00 18.00-21.00 21.00-22.00

Lomba Fashion Show, Fashion Show Casual of Endek Lomba Karaoke Lagu Pop Bali Hiburan Leeyonk Sinatra

Minggu, 31 Juli 2016 07.15-09.00 09.00-11.00 09.00-12.00 11.00-14.00

Senam Aerobik bersama Lala Studio, Hiburan oleh Sengap Cooking Class bersama Kobe Lomba Mewarnai di Sewaka Dharma Lomba Modern Dance

16.00-18.00 18.00-20.00 18.30-18.45 18.45-19.10 19.40-20.00 20.00-20.20 20.20-20.30 20.30-21.00 21.00-21.15 21.15-21.45 21.45-22.00 22.00

Yoga Massal bersama Safe Care Parade Band Indie Gista dan Yudik Voice Pengundian hadiah Parade Band Indie Seven Ceblock dan Rameo Penyerahan hadiah untuk Food Truck Terbaik Hiburan Gek Diah 3G Ayu Saraswati Undian Pengunjung I Hiburan Trisna STE Motifora Galuh Bilen Undian Pengunjung II Hiburan MKP Mersi Undian Pengunjung III Penutupan FTF

Bali Post/eka

PENTAS seni (pensi) siswa SMPN 10 Denpasar di ajang KMB Food Truck Festival (FTF) 2016 mengundang decak kagum. Di ajang ini siswa SMPN 10 Denpasar menampilkan tim pencak silat untuk kategori laga dan seni. Selain itu dua penyanyi tunggalnya masing-masing Nadia dan Gek Istri Ayunia tampil memukau. Tim pencak silat SMPN 10 Denpasar menampilkan berbagai jurus laga dan seni. Termasuk atraksi memakai pedang dan laga. Mereka mendapat aplaus dari ribuan penonton dan peserta yoga massal pada acara FTF. Tim pencak silat SMPN 10 Denpasar dibina oleh I Gede Widana, S.Pd. sudah sarat dengan prestasi. Di antaranya meraih juara I Wali Kota Cup atas nama Dian, dan juara I Porsenijar oleh Adenia. Sementara itu penyanyi SMPN 10 Denpasar Nadia tampil optimal saat menyanyikan lagu ‘’Bunga Sorga’’ dan ‘’Cupak Gerantang’’ berduet dengan Ayuni. Sementara Gek Sri Ayuni adalah penyanyi andalan Bali yang sudah pernah meraih juara I lomba lagu pop Bali se-Badung dan juara favorit menyanyikan lagu-lagu Bhagawad-Gita. Di ajang FTF Gek Sri menyanyikan lagu ‘’Taksu’’ dan duet dengan Dian untuk lagu ‘’Cupak Gerantang’’. ‘’Ngelangunin’’ Selain menyugukan silat dan lagu, SMPN 10 Denpasar menampilkan baleganjur. Sekaa Baleganjur Taksu Winangun SMPN 10 Denpasar tampil memukau. Sekaa ini men-

giringi tabuh Penegak dan baleganjur ketika Wakil Wali Kota Denpasar I GN Jaya Negara bersama undangan melepas burung ke udara. Selama acara sekaa ini tampil ngelangunin (menyenangkan) sesuai dengan namanya yakni membangun taksu Bali. Sekaa Baleganjur Taksu Winangun di bawah binaan I Nyoman Teken dengan penanggung jawab Kepala SMPN 10 Denpasar Drs. Ketut Sukartha, M.Si. beranggotakan 70 siswa dari ekstra tabuh. Menurut Klian Sekaa, Yan De, sekalipun belum pernah meraih juara namun tekad sekaa ini patut diacungi jempol karena sangat bersemangat untuk ikut melestarikan seni tradisional Bali. Pemain kendang dipercayakan kepada Yan De bersama Mang Adi dan Arya Dwiguna. Sekaa ini juga didukung Baskara, Sunu, Densung, Riko, Kumara, Yoga Jaya, Ananta, Adi Wahyuputra, Mamo, Satya dan Putu Adi. Sekaa ini juga pernah melahirkan juara I makendang tunggal atas nama Adi Suwarna. (sue)

Penampilan pencaksilat dalam ajang ftF, Jumat kemarin

Delapan Band Indie Gebrak Hari Pertama

PENGUNJUNG KMB Food Truck Festival (FTF) hari pertama, Jumat (29/7) kemarin, dihibur penampilan band indie. Delapan band indie menggebrak dari siang hingga malam, menghibur pengunjung. Delapan band indie tersebut yaitu Malaikat Band menampilkan lagu ‘’Di Atas Perbedaan’’ dan ‘’Tiga Hati’’, Laziar Band (‘’Blitz Krieg Bop’’, ‘’Franco Un-American’’, ‘’Fall Back Down’’, ‘’One Trillion Dollars’’, ‘’The Kids Are Not Allright’’, ‘’American Yesus’’ dan ‘’Horny’’), Holand and Adi (‘’Ilang Ingatan’’, ‘’Topeng’’, ‘’Whole Lotta You’’, ‘’Sebuah Rahasia’’ dan ‘’Tunangan Langka’’), Adiksha Band (‘’Timpal Sejati’’, ‘’Gek Sayang’’ dan ‘’Care Biasane’’), Megel Band (‘’Kopi Luak Sik Luh’’, ‘’Don Biu Lek-lek’’, ‘’TBST’’ dan ‘’Carik Lan Pasih’’), Monkey Wrench (‘’All My Life’’, ‘’Hail-Al’’ dan ‘’Learn To Fly’’), Bad Soldier (‘’Bombtrack’’, ‘’Killing In The Name’’, ‘’Aliansi Tangan Kiri’’), dan BOS Band (‘’Blues Sexy’’, ‘’Bli Pasti Lakukan’’, dan ‘’Jaga Dirimu Baik-baik’’). Salah satu vokalis dari Malaikat Band, Tiwi, mengatakan FTF yang digelar oleh Kelompok Media Bali Post (KMB) ini telah memberikan ruang kepada band-band indie untuk bisa menampilkan karyanya. Hal senada juga diungkapkan oleh vokalis BOS Band, Putu Bari Hamdani. Dikatakan, FTF dangat luar biasa, sebab dalam satu event bisa menghadirkan berbagai jenis hiburan. Salah satu pengunjung, Gusti Ayu asal Kebo Iwa, mengakui event FTF ini sangat jarang digelar di tengah Kota Denpasar. Apalagi menghadirkan berbagai jenis makanan dan pengunjung dihibur

secara live dengan berbagai jenis lagu bandband indie.

Dihibur Penyanyi Acara KMB FTF juga dimeriahkan penampilan penyanyi dan musisi Bali. Penyanyi Heny Shanti membawakan lagu andalannya ‘’Nransfer Cinta’’. Selain ‘’Nransfer Cinta’’, Heny Shanti juga membawakan lagu ‘’Harus Kuat’’ dan satu lagu dari Yan Sri Kandi, ‘’Desiran Angin’’. Tidak kalah saing, penyanyi muda berbakat Nita Pramesti juga mampu menghibur pengunjung FTF dengan penampilannya yang centil dan suara yang merdu. Ia menghibur pengunjung dengan single andalannya seperti ‘’Kakak Kelas Idola’’, ‘’Cinta Monyet’’, ‘’Mik Pok Neh’’ dan satu lagu dari Tri Puspa ‘’Celek Dogen’’. Sementara itu, musisi sekaligus dosen di Fakultas Hukum Unud Dewa Sugama juga turut menghibur pengunjung. Dengan ciri khas suara yang serak basah, Dewa Sugama menghibur pengunjung dengan akustik lagu dari Bruno Mars ‘’Uptown Funk’’ dan ‘’Treasure’’. Ia juga membawakan single-nya ‘’Saat Kau Mendua’’ yang mampu membuat pengunjung larut dalam single-nya tersebut. Dewa Sugama juga mengapresiasi kegiatan FTF. Dikatakan, FTF mampu memanjakan para pengunjung dengan beberapa sajian makanan dan hiburan. Karena selama ini, Taman Kota Denpasar, Lumintang digunakan sebagai tempat jogging. Dengan adanya FTF para pengunjung bisa terhibur sambil jogging dan dapat menikmati berbagai kuliner. Ia pun berharap kegiatan FTF bisa digelar setiap tahunnya. (win)

Heny Shanti


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 30 Juli 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu