20 HALAMAN
NOMOR 13 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost
selasa paing, 30 agustus 2016
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418
Kasus Teror Gereja
Polisi Telusuri Pelaku Lainnya Medan (Bali Post) – Terduga pelaku teror di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, IAH (18), Senin (29/8) kemarin masih ditahan pihak kepolisia. IAH masih kelihatan trauma pascaperistiwa itu. ‘’Tersangka itu ketakutan bila diajak bicara dan terbayang ketika dirinya diamankan jemaat gereja,’’ kata Kapolresta Medan Kombes Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto usai olah TKP di gereja tersebut. Tersangka IAH yang masih ditahan di Polresta Medan, Senin kemarin dilakukan pemeriksaan oleh penyidik untuk mendalami kasus tersebut. ‘’Tersangka terus diperiksa untuk mengetahui pelaku lainnya yang diduga ikut terlibat pada peristiwa di gereja itu,’’ ujar Kombes Pol. Mardiaz. Ia mengatakan, dalam olah TKP di gereja tersebut, dilakukan tim gabungan, yakni Polresta Medan, Brimob Polda Sumut, dan Polda Sumut. Tim gabungan tersebut telah membersihkan Gereja Katolik itu dari segala benda yang dianggap dapat membahayakan jemaat. Hal. 19 Tim Gabungan DIJAGA - Petugas kepolisian melakukan penjagaan di rumah Ivan Armadi Hasugian (18), pelaku teror bom Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Setiabudi Kelurahan Tanjung Sari Medan, Sumatera Utara, Senin (29/8) kemarin.
Bali Post/ant
Belajar Rakit Bom dari Internet
Kagumi Pendiri ISIS Bali Post/Nyoman Martawan
SEMARAK - Upacara Usaba Dangsil, Senin (29/8) kemarin, berlangsung sangat semarak. Salah satu Dangsil Dalem Tumpang Solas dinaiki Ida Dalem Semaraputra. Ida Dalem mengaku merasa sedikit ngeri, tetapi menyenangkan. Ida Dalem mengaku sangat antusias menyambut Usaba Dangsil ini karena melihat dan merasakan krama Desa Adat Bungaya dan desa-desa tua yang lain begitu antusias mempersiapkan ritual demi keajegan jagat Bali ini. (Berita selengkapnya di halaman 13)
Jakarta (Bali Post) – Menko bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan ada indikasi orang yang menyerang pastor dengan sebilah pisau di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Medan, Minggu (28/8), terobsesi radikalisme. ‘’Hasil pendalaman pihak kepolisian, dari penggeledahan di ranselnya dan geledah di tempat kosnya, memang yang bersangkutan terobsesi pada gerakan radikal dan terorisme internasional,’’ kata Wiranto, Senin (29/8) kemarin.
Diduga Nyabu di Hotel Bersama Wanita
DPRD Bali Siap Terima Pasubayan
Medsos, Panglima Konflik Jakarta (Bali Post) – Wa k i l P r e s i d e n M . Jusuf Kalla (JK) mengatakan saat ini media sosial (medsos) termasuk menjadi pemimpin konflik karena dapat mempermudah memprovokasi orang lain secara massal dan dalam waktu singkat. Hal. 19 Makin Cepat
’’Orang berkonflik sekarang tanpa pemimpin, beda dengan dulu. Kalau sekarang yang memimpin adalah Facebook, WhatsApp, SMS dan lainnya.’’ Jusuf Kalla Wakil Presiden
gereja membawa enam batang peledak ciptaan sendiri, yang berisi semen, bubuk mesiu, serta korek api, sehingga ledakannya kemudian tidak besar. ‘’Di sana (di tempat tinggalnya) juga ada tulisan ‘I love Al-Bagdadi’, tetapi sekarang kasusnya sedang didalami. Hasil sementara dia bukan masuk jaringan terorisme internasional,’’ kata Wiranto. Seperti diketahui, Abubakar Al-Baghdadi adalah pemimpin dan pendiri kelompok militan ISIS. (ant)
Ketua Umum Parfi Ditangkap
Soal Reklamasi Teluk Benoa
DPRD Bali siap menerima masyarakat adat yang tergabung dalam Pasubayan Desa Adat Tolak Reklmasi, yang sebelumnya menggelar aksi di gedung dewan. Namun, masyarakat diminta mengirim surat terlebih dahulu, agar bisa diterima anggota dewan secara lengkap. ‘’Kapan masyarakat datang, kirim surat dulu, nanti kita siap menerima. Jangan mendadak,’’ ujar Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Senin (29/8) kemarin. Hal. 19 Mengirim Surat
Ia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan di tempat tinggalnya di Jan Setiabudi, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, memang ditemukan bahan rakitan untuk bom, di antaranya kawat tembaga, baterai, lampu pijar, serta solder. ‘’Itu bisa digunakan untuk membuat bom rakitan dan ini diketahui pelaku dari internet di mana dia (pelaku) juga diketahui sangat getol main internet,’’ ujar Wiranto. Saat kejadian berlangsung pelaku masuk
Gatot Brajamusti
Mataram (Bali Post) – Kepolisian Resor Mataram, Nusa Tenggara Barat, sedang menangani kasus dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu oleh Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti yang tertangkap pada Minggu (28/8) malam di salah satu hotel ternama di daerah itu. ‘’Kami amankan sekitar pukul 23.00 Wita, di salah satu
kamar hotel di Golden Tulips. Yang bersangkutan diamankan bersama empat orang lainnya,’’ kata Kapolres Mataram AKBP Heri Prihanto, Senin (29/8) kemarin. Berdasarkan hasil penggeledahan, Heri mengatakan, mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu-sabu lengkap dengan alat hisap. ‘’Ada barang bukti yang kami temukan padanya diduga
sabu-sabu sebanyak dua paket dan juga beberapa barang yang diduga sebagai alat hisap,’’ ujar mantan Kapolres Lombok Timur ini. Lebih lanjut, pelaku kini telah diamankan bersama empat rekan sekamarnya di Mapolres Mataram untuk menjalani pemeriksaan penyidik Satuan Narkoba Polres Mataram. Hal. 19 Tes Urine
Terindikasi Korupsi
Enam Kapal Nongkrong di Banyuwedang
BANTUAN kapal penangkap ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI hingga kini nasibnya tak kunjung jelas. Ada tujuh unit yang dibeli oleh pemerintah pusat melalui anggaran tahun 2014. Tujuh kelompok di Bali telah ditetapkan sebagai penerima bantuan kapal itu dan lima di antaranya diterima oleh kelompok nelayan di Kabupaten Buleleng. Namun sampai saat ini, enam unit kapal ditambatkan di Teluk Banyuwedang, Kecamatan Gerokgak. Tertundanya penyerahan bantuan kapal dengan nilai masing-masing Rp 1,5 miliar itu karena proyek pengadaan kapal ini terindikasi korupsi. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, bantuan kapal dengan bobot masing-masing 30 gros ton (GT - red) ini merupakan program KKP-RI yang direalisasikan untuk Provinsi Bali. Dua unit kapal diserahkan untuk kelompok nelayan di Pulau Serangan, Denpasar. Sedangkan lima unit kapal dijatah untuk kelompok nelayan di Kabupaten Buleleng. Hal. 19 Peralatan Tangkap
Bali Post/kmb38
BELUM DISERAHKAN - Kapal bantuan KKP-RI senilai Rp 1,5 miliar ditambatkan di Teluk Banyuwedang, Kecamatan Gerokgak. Bantuan ini belum diserahkan kepada kelompok karena terindikasi korupsi.
Wonderful Indonesia (2-Habis)
Pariwisata Badung Harus Terus Berbenah
Bali Post/ade
ENAM TAHUN - Terdakwa kasus dugaan suap proyek Jalan Trans Seram Kementerian PUPR di Maluku, mantan anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDI-P Damayanti Wisnu Putranti, sebelum menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/8) kemarin. Pada sidang itu dia dituntut 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta.
Sebagai tujuan pariwisata dunia, Kabupaten Badung terus berupaya berbenah diri. Sebab, pariwisata saat ini tidak lagi berbicara kuantitas namun juga kualitas. Persyaratannya adalah meningkatkan kualitas layanan, kualitas daya dukung lingkungan dan pelestarian budaya, serta penataan destinasi.
KADIPARDA Badung Cokorda Raka Darmawan menyatakan, berbagai pihak harus bersatu-padu untuk mewujudkan hal itu. Karena industri pariwisata yang menjadi tulang punggung perolehan pendapat Badung mempunyai keterkaitan dengan seluruh aspek. ‘’Tidak bisa hanya mengadalkan pemerintah dalam menata pariwisata Badung. Seluruh komponen pariwisata, termasuk masyarakat terutama di Kabupaten Badung, harus berupaya mewujudkannya,’’ ungkap Raka Darmawan, Minggu (28/8). Komponen pariwisata sebagai mitra pemerintah dan masyarakat, katanya, harus mendukung pemerintah dengan cara memberi
masukan yang baik. ‘’Wonderful Indonesia adalah branding pariwisata nasional. Bicara nasional tentunya tidak lepas dari daerah,’’ katanya. Pemerintah Kabupaten Badung, menurutnya, terus berupaya menyukseskan program tersebut dengan menata objek wisata dan meningkatkan kualitas SDM. Misalnya, menata objek wisata Sangeh, Taman Ayun, Pantai Pandawa, Pantai Kuta, dan destinasi wisata lainnya. ‘’Namun, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, harus ada dukungan dari pelaku pariwisata dan masyarakat,’’ tegasnya. Selain pembangunan sarana fisik, pembangunan nonfisik juga tetap dipertahankan. Di antaranya
dengan tetap menjaga budaya, memelihara seni dan tradisi Bali, kelestarian lingkungan, dan lain sebagainya. Ketua DPRD Badung Putu Parwata menyatakan mendukung segala program yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Badung dalam memajukan sektor pariwisata. Politisi PDI-P ini menyatakan pembangunan infrastruktur mutlak dilakukan untuk pengembangan pariwisata demi menunjang kegiatan operasional, penyediaan air bersih, listrik, telekomunikasi, transportasi umum dan fasilitas pendukung lainnya. Hal. 19 Kualitas Hidup
DENPASAR
2
Selasa Paing, 30 Agustus 2016 SAMPAH - Seorang petugas tengah mengeluarkan sampah dari gerobak di depo sampah Monang-Maning, Denpasar, Senin (29/8) kemarin. Tiap tahun produksi sampah di Kota Denpasar mengalami peningkatan seiring pertumbuhan penduduknya. Bahkan, produksi sampah di Kota Denpasar mencapai sekitar 3.200 meter kubik per hari.
FIGUR Khawatir Dipecat NAMANYA terpatri di rumah sakit (RS) yang ia dirikan. Ia adalah Prof. dr. IBG Manuaba, Sp.OG.(K), dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgin) pertama di Bali. Sedangkan di Indonesia, ia adalah dokter obgin ke-59. Tahun 1964, ia menjadi dokter umum lalu tahun 1969, ia menjadi dokter spesialis. SeBali Post/may lama 14 tahun ia habiskan waktu untuk bersekolah di kedokteran di Surbaya. Di usia yang ke-79, telah banyak prestasi yang ditorehkan. Tahun 1974, ia mendirikan RSU Manuaba. Berawal dari rumah bersalin yang kecil, membantu persalinan hingga menjadi rumah sakit umum. ‘’Banyak dokter yang ingin bergabung, jadi harus berubah menjadi rumah sakit umum. Kalau tidak, mereka (dokter) tidak bisa masuk,’’ ujarnya, Senin (29/8) kemarin. Ia ingin membangun rumah sakit lantaran jika suatu saat nanti pemerintah atau teman yang mempekerjakannya tidak lagi menyukai pekerjaannya, maka ia bisa saja dipecat dan ia pun tidak memiliki tempat berpijak. ‘’Ya kalau keduanya ini masih senang dengan saya, kalau tidak, bisa saja saya dipecat, lalu ke mana saya bawa pasien? Maka rumah bersalin ini saya dirikan supaya saya punya tempat berpijak,’’ tuturnya. Pada waktu itu juga pemerintah memberikan jatah honor untuknya, mengingat ia adalah dokter dengan status PNS. Dengan honor tersebut, ia menangani kasus sexio, normal, operasi. Menurutnya, dari honor tersebut saja sudah cukup untuk hidup. Namun lagi-lagi ia bimbang memikirkan, sampai kapan pemerintah akan terus memberikan honor. Ia pun mengumpulkan uang dari praktik yang dilakukan sehingga menjadi rumah sakit umum seperti saat ini. Ia masih ingat tindakan terakhir yang ia lakukan adalah melakukan tindakan sexio cucunya. (may)
DENPASAR
& SEKITARNYA
ABG Sekongkol Curi Vespa TIM Jatanras Dit. Reskrimum Polda Bali menangkap dua ABG berinisial AW (17) dan DS (16). Mereka terlibat kasus pencurian sepeda motor jenis Vespa, laptop dan sepeda gayung, Rabu (24/8) lalu. Mereka ditangkap di seputaran Kepaon dan di Jalan Pulau Moyo, Denpasar Selatan. Tersangka AW merupakan residivis kasus curanmor. Sumber di Polda Bali, Senin (29/8) kemarin mengatakan, kedua tersangka ini ditangkap tim yang dipimpin Kanit Jatanras Kompol Pande Sugiarta, terkait banyaknya laporan kasus pencurian di seputaran Denpasar. Korbannya ada kehilangan tabung gas, sepeda gayung, laptop dan hewan peliharaan. Salah satu laporan diterima Polsek Denpasar Selatan yaitu dicurinya Vespa warna putih senilai Rp 25 juta. Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, mengarah kepada dua tersangka ini. Selanjutnya, mereka ditangkap di tempat persembunyiannya di Kepaon dan Jalan Pulau Moyo, Denpasar. Saat ini petugas masih mendalami kasus itu. Selanjutnya kasus ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dit Reskrimum Polda Bali karena usianya di bawah umur. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana didampingi Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Hery Santoso membenarkan pengungkapan kasus itu. ‘’Penyidik masih mendalami keterangan tersangka,’’ tegas mantan Kapolresta Denpasar ini. (rah)
Pemkot Gencarkan Pengawasan Toko Modern
Denpasar (Balu Post) Tim Pengawasan Toko Modern yang dipimpin Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Kota Denpasar I Ketut Mister melakukan pembinaan toko modern, Senin (29/8) kemarin. Toko yang disasar di antaranya Toko Lais, Toko Shinta, Toko Adhi dan Toko Indoochi. Mister mengatakan, empat toko ini terindikasi bekerja sama dengan toko berjaringan. Namun, empat toko ini terindikasi mengelabui petugas dengan menutup logo toko berjaringan dengan nama lain. Seperti Toko Indoochi, logo komputer yang digunakan masih terlihat logo Indomaret. Bahkan dari empat toko itu, yang memiliki izin hanya Toko Shinta. Namun izin yang dimiliki pun berbeda dengan yang dijual. Hal tersebut telah melanggar Perwali No. 9 Tahun 2009 tentang pembinaan pasar modern, toko modern dan toko tradisional. Dalam perwali tersebut telah mengatur jumlah toko modern yang ada di Denpasar, yakni 295 toko modern. Pemkot Denpasar konsisten dengan hal tersebut, sehingga bagi toko modern yang berjaringan maupun yang tidak harus mencari izin sebelum berusaha. Dari perwali itu ditentukan izin permanen atau izin sementara. Tetapi di lapangan, banyak yang berusaha tidak memiliki izin. Maka dari itu, pihaknya harus melakukan pembinaan ini. Bagi yang tidak mau mengikuti pembinaan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas, salah satunya penyegelan. ‘’Hal ini tidak boleh terjadi, maka dari itu kami harus menegakkan peraturan dengan memberikan pembinaan lebih lanjut penyegelan,’’ ujarnya. Kepala Disperindag Wayan Gatra menambahkan, melalui pembinaan ini pihaknya berharap masyarakat sendiri yang mengelola tokonya secara modern. Karena ke depan persaingan semakin ketat, maka diharapkan pemilik toko untuk mengelola tokonya sendiri seperti toko modern. Semua itu tidak dilarang asalkan tidak bekerja sama dengan toko berjaringan. Menurutnya, dilarangnya masyarakat berkerja sama dengan toko berjaringan karena toko berjaringan itu sudah besar dan di Denpasar telah dibatasi. ‘’Jika kami memberikan toko berjaringan membangun seluas-luasnya maka akan menghambat pertumbuhan toko tradisional khususnya ekonomi masyarakat kecil,’’ katanya. (kmb12)
Bali Post/eka
Terkait Penundaan Pencairan DAU
Daerah Harus Perbaiki Kinerja Pengelolaan Anggaran Denpasar (Bali Post) –
Langkah pemerintah melakukan pemotongan anggaran termasuk penundaan pencairan Dana Alokasi Umum (DAU), dipastikan berorientasi untuk menjaga keseimbangan pengelolaan anggaran. Terkait Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI No. 125/ PMK 07/2016, langkah ini juga merupakan upaya pemerintah untuk mengefektifkan keuangan negara di daerah. Dengan adanya penundaan pencairan DAU ini, daerah harus memperbaiki kinerja pengelolaan anggarannya. ‘’Langkah ini juga sebagai upaya untuk menghilangkan kebiasaan buruk daerah yang menjadikan lemahnya pengelolaan serapan anggaran sebagai upaya mengelola cash flow ataupun saldo kas. Langkah Menteri Keuangan ini patut diapresiasi,’’ jelas anggota DPR-RI Nyoman Dhamantra via WhatsApp (WA) ke Redaksi Bali Post, Senin (29/8) kemarin. Anggota Fraksi PDI Perjuangan
DPR-RI ini memastikan kebijakan Kemenkeu tidak berdampak pada ketidaktersediaan DAU, khususnya untuk biaya gaji PNS yang tepat waktu. Ia mengatakan, program ‘’pacman’’ ini lebih diarahkan guna dapat menguras habis saldo kas daerah yang selama ini tersimpan di perbankan. ‘’Yang pasti kebijakan penundaan pencairan DAU ini merupakan punishment, khususnya bagi daerah yang gemar menabungkan saldo kasnya,’’ ujarnya. Dengan penundaan ini, daerah diharapkan segera
mencairkan saldo kasnya di bank untuk dapat membayar kewajiban DAU termasuk gaji PNS sesuai dengan jadwal yang ada.| Sementara itu, penundaan DAU untuk Pemprov Bali dan tiga kabupaten/kota dipastikan berdampak terhadap penyaluran dana desa termin kedua. Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan mengomunikasikan hal tersebut pada pemerintah pusat. ‘’Sampai saat ini belum ada surat resminya, belum kami terima,’’ kata Kepala Badan
Kasus Pembunuhan Polantas di Pantai Kuta
Giliran Tersangka David Dites Psikologi Denpasar (Bali Post) Penanganan kasus pembunuhan anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa terus dikebut pihak Polda Bali. Setelah tersangka Sara Connor asal Australia, giliran David James Taylor asal Inggris dites psikologi di Polda Bali, Senin (29/8) kemarin. Tes tersebut dilakukan selama dua jam dan tersangka David menjawab beberapa pertanyaan secara tertulis dan menggambar. ‘’Ada tiga petugas yang melakukan tes klien saya, dipimpin AKBP Taurus,’’ jelas pengacara David, Haposan Sihombing. Terkait hasilnya, lanjut Haposan, pihak psikolog Polda akan menyerahkan ke penyidik. ‘’Kalau hasilnya bisa ditanyakan ke Polresta Denpasar,’’ ujarnya. Selain itu, kata Haposan, dilakukan pemerikasaan tambahan terhadap David, sore kemarin. Pemeriksaan tambahan tersebut dilakukan setelah
penyidik berkoordinasi dngan Kejaksaan Negeri Denpasar. ‘’Mungkin ada (keterangan tambahan - red) karena penyidik yang minta BAP tambahan,’’ tegasnya. Selain itu, penyidik akan melakukan konfrontir dan rencananya akan dilakukan Selasa (30/8) hari ini. Namun, Haposan belum berani memastikan terealisasinya rencana tersebut. ‘’Kalau rekonstruksinya saya dengar pelaksanaannya hari Rabu. Kondisi klien saya saat ini agak flu dan tidak enak badan, mungkin karena kelelahan,’’ jelasnya. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Kasi Pidum dan JPU-nya terkait rencana rekonstruksi. Namun, hingga saat ini belum bisa dipastikan pelaksanaan reka ulang tersebut. ‘’Belum tahu, nanti kalau sudah, pasti akan kami informasikan,’’ ujar Reinhard.
Reinhard membenarkan jika David dites psikologi. Namun, hasilnya masih menunggu dari polda. ‘’Hasilnya belum kami terima,’’ tegasnya. Sebelumnya, Kamis (25/8) lalu tersangka Sara menjalani tes psikologi di Polda Bali didampingi pengacaranya, Erwin Siregar. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana perilakunya. Namun, tidak ada kaitannya salah atau tidak. Output-nya adalah mendapatkan masukan mengenai bagaimana kepribadian dari Sara. Sementara itu, pengakuan tersanga Sara dan David dinilai aneh. Pasalnya, mereka samasama mengklaim mengambil dompet korban. Belum jelas maksudnya sehingga mereka sama-sama ngotot mengklaim hal itu. Menyikapi hal itu, Kompol Reinhard menegaskan, mereka akan dikonfrontir saat rekonstruksi. Pengakuan mereka saat diperiksa akan diuji saat reka ulang. (kmb36)
Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Bali Ketut Lihadnyana. Pihaknya berharap, penundaan penyaluran DAU untuk Pemprov Bali dan Kabupaten Badung, Karangasem, serta Kota Denpasar, tidak sampai berdampak pada penyaluran dana desa. Pihaknya mengaku akan mencoba menghubungi kementerian terkait untuk menanyakan kejelasan dana desa untuk termin kedua. Sebab, jika dilihat dari ketentuan, sekurang-kurang 10 persen dari DAU itu untuk dana desa. Tahun ini dana desa yang dialokasikan pusat untuk Bali sebesar Rp 416 miliar lebih. Kabupaten Tabanan mendapatkan jatah dana desa terbesar yakni Rp 83,18 mil-
iar karena jumlah desanya yang terbanyak di Bali atau mencapai 133 desa. Sedangkan kabupaten yang mendapatkan dana terbesar kedua dan ketiga yakni Kabupaten Buleleng Rp 82,62 miliar untuk 129 desa, dan Kabupaten Karangasem Rp 49,30 miliar. Enam kabupaten/kota lainnya yakni Kabupaten Badung Rp 31,04 miliar, Bangli Rp 43,09 miliar, Gianyar Rp 43,03 miliar, Jembrana Rp 27,86 miliar, Klungkung Rp 34,25 miliar, dan Kota Denpasar Rp 21,86 miliar. (044/rin) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Dewan Minta Selamatkan Gaji Pegawai KEBIJAKAN pemerintah pusat yang melakukan penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU), menimbulkan keprihatinan di kalangan pemerintah daerah yang terkena. Seperti yang dialami Kota Denpasar, penyaluran DAU periode ketiga tahun ini terpangkas hingga Rp 119,827 miliar. Kondisi ini akan memengaruhi banyak program yang telah disusun. Hanya, jajaran DPRD Denpasar berharap penundaan penyaluran DAU kepada Denpasar jangan sampai berpengaruh terhadap gaji pegawai. Sebab, dana itu cukup besar dialokasikan untuk gaji pegawai. ‘’Yang terpenting, jangan sampai memengaruhi gaji pegawai,’’ ujar Ketua Fraksi Demokrat A.A. Susruta Ngurah Putra, Senin (29/8) kemarin. Susruta mengharapkan masing-masing SKPD melakukan evaluasi terhadap program kerja yang sudah disusun. Terutama, yang sumber dananya dari DAU. Mengingat, pemotongan atau penundaan penyaluran dana ini dilakukan di tengah jalan. Artinya, program kerja sudah disusun, sehingga cukup sulit bagi pemerintah. ‘’Ini kebijakan pusat yang harus diterima oleh daerah. Memang terasa pahit, tetapi harus diterima,’’ ujar politisi asal Gerenceng ini. Dikatakan Susruta, eksekutif usai sidang penetapan Ranperda Perangkat Daerah, Jumat lalu, sudah melakukan rapat pembahasan masalah ini. Hanya, pihaknya belum mendapat informasi yang jelas terkait kebijakan yang akan diambil pihak eksekutif. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang diminta komentarnya terkait penundaan penyaluran DAU ini, mengaku sangat kewalahan karena porsinya cukup besar. Sayangnya, pihaknya belum berani memastikan bidang-bidang apa saja yang akan dilakukan pengurangan. Bisa saja masalah infrastruktur, atau bidang-bidang yang sangat vital, karena ini kebijakan pusat. ‘’Ya kita juga dibikin kelimpungan ini,’’ katanya. DAU merupakan salah satu pendapatan dari dana perimbangan. Pada APBD 2016, Pemkot Denpasar merancang dana perimbangan Rp 794.016.719.041. Dana ini merupakan salah satu sumber pendapatan daerah Kota Denpasar yang dirancang Rp 1,8 triliun. Sedangkan besaran DAU yang dirancang mencapai Rp 661.794.756.000, meningkat 5,72 persen dari tahun 2015 lalu. Pada 2015 lalu, Pemkot Denpasar memperoleh DAU Rp 625.978.507.000. (ara)
Wali Kota Rai Mantra Lantik Pengurus YKI Denpasar
Penanganan Kanker Harus Menyeluruh dan Terpadu SAAT ini kanker serviks dan kanker payudara menjadi ancaman bagi para perempuan. Untuk menangani ancaman tersebut, diperlukan penanganan secara menyeluruh dan terpadu. Demikian disampaikan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat melantik pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Denpasar periode 2016-2021 dan seminar sehari tentang Strategi Pencegahan Kanker Serviks pada Perempuan Dewasa dan Anak-anak, Senin (29/8) kemarin di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota. Pelantikan ditandai dengan penyematan Pin YKI oleh Wali Kota Rai Mantra kepada Ketua YKI Cabang Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra dan pengambilan sumpah pada pengurus baru. ‘’Penanganan kanker serviks tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Untuk itu, semua pihak harus terlibat, salah satunya melalui organisasi YKI ini,’’ ujar Rai Mantra. Di samping itu, lanjutnya, diperlukan sosialisasi dan komunikasi tentang pencegahan
terhadap kanker serviks pada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat mengetahui secara pasti bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk pencegahan tersebut. Sosialisasi hendaknya bisa dilakukan secara terpadu dengan program yang dilaksanakan untuk masyarakat. Rai Mantra mencontohkan, dalam pelaksanaan posyandu semua program yang menyasar masyarakat dapat dilaksanakan secara terpadu. Sehingga masyarakat yang hadir tidak hanya dapat pelayanan kesehatan, tetapi juga dapat informasi penting lainnya. Pemerintah Kota Denpasar sendiri telah memberikan imunisasi kanker serviks pada ribuan siswa SMP yang baru. Ketua Umum YKI Prof. Dr. dr. Ari Wicaksono dalam laporan tertulisnya yang dibacakan dr. Lukiarti Rukmini, MPH. mengatakan, YKI sebagai lembaga sosial memiliki peran sangat penting untuk penanggulangan kanker di Indonesia. Saat ini jumlah cabang YKI yang telah terbentuk di seluruh Indonesia 94 cabang. Badan Internasional Penelitian Kanker mengatakan, 50-70 persen pen-
derita kanker akan terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia. Menurut penelitian tersebut, ada tiga faktor penyebab utama penyakit tersebut, yaitu adanya perubahan piramida kependudukan yang tinggi sehingga menjadi beban pemerintah dalam pengelolaannya. Yang kedua, adanya faktor risiko kesehatan di mana adanya perubahan perilaku pada masyarakat itu sendiri. Yang ketiga, adanya perubahan lingkungan. Penyakit ini dapat dicegah dengan empat perilaku sehat, seperti tidak merokok, tidak minum minuman keras, makan makanan sehat dan berolahraga. Ketua Panita Penyelenggara dr. Made Ayu Witriasih menyampaikan, dalam pelantikan pengurus baru YKI Cabang Kota Denpasar diisi seminar sehari memperingati Hari Kanker Sedunia dan Hari Kesehatan Nasional ke-52. Di samping itu, berbagai kegiatan juga telah dilaksanakan seperti Gebyar Pap-smear serta melakukan pembinaan penanggulangan kanker terpadu paripurna di sekolah-sekolah. (ad1156)
PIN YKI - Wali Kota Rai Mantra menyematkan Pin YKI pada Ketua YKI Cabang Kota Denpasar Ny. I.A. Selly D. Mantra pada pelantikan dan pengambilan sumpah pengurus baru YKI Cabang Kota Denpasar.
(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5
Topik : pariwisata badung harus terus berbenah Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Badung
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
Pemkab Tak Tertarik LRT
Mangupura (Bali Post) – Pemeritah Kabupaten Badung nampaknya tidak tertarik dengan rencana pemerintah pusat membangun kereta api ringan atau dikenal sebagai Light Rail Transit (LRT) di Kuta. Kabupaten yang hidup dari sektor pariwisata ini punya kiat tersendiri dalam mengatasi macetnya kampung turis Kuta. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan, pihaknya tengah melakukan pra-Feasibility Study (FS) guna mengatasi kemacetan di Kuta. Langkah awal ini sebagai acuan lanjutan mengatasi masalah di Kampung Turis. ‘’Kendala dalam mengatasi kemacetan ini adalah masalah sentra parkir. Ada pikiran kami membuat smart parking,’’ ungkap Bupati Giri Prasta, belum lama ini. Rencana pembuatan parkir pintar (smart parking) tersebut, kata Bupati Giri Prasta, akan memanfaatkan Pasar Induk Kuta, SD 1 Kuta, Pasar Legian, dan Sentra Parkir Kuta. Selain itu, juga program utilitas terpadu bawah tanah untuk menjaga estetika, menjaga kenyamanan dan keindahan, namun tetap melakukan modernisasi di bawah dengan instalasi terpadu. ‘’Kami juga sudah pra-FS urusan jalan Tukad Mati, dari cara kerjanya termasuk bentuknya akan selesai. Ini adalah upaya mengurai kemacetan,’’ katanya. Pemkab Badung,
katanya, juga memiliki konsep penataan parkir, di mana aktivitas masyarakat yang parkir di jalur-jalur larangan parkir dan trotoar akan dipantau melalui CCTV. ‘’Ini adalah salah satu konsep yang perlu kami sampaikan. Parkir di trotoar atau di pinggir jalan di Kuta akan kami pantau. Ada beberapa kawasan Kuta yang tidak boleh parkir, apalagi parkir di trotoar, harus ditindaklanjuti hari itu,’’ terangnya. Lantas bagaimana dengan program pemerintah pusat yang berencana membangun kereta ringan? Pejabat asal Desa Plaga, Petang ini justru lebih antusias dengan strategi yang telah dirancang untuk mengatasi kemacetan di Kuta. ‘’Kenapa kami lakukan pra-FS yang nanti akan menjadi FS? Inilah satu dokumen yang harus kami laporkan ke pemerintah pusat melalui PU (Pekerjaan Umum). Bila perlu rampung dengan DED sehingga bisa dilaporkan secara gamblang. Itu (LRT – red) nanti dulu,’’ pungkasnya. (kmb27)
3
Aksi Sosial Perempuan Sarinah PDI-P Badung
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Implementasikan Tri Sakti Bung Karno
PASAR MURAH - Ketua Perempuan Sarinah DPC PDI Perjuangan Badung Ny. Seniasih Giri Prasta memimpin kegiatan sosial berupa pasar murah di areal Jembatan Tukad Bangkung, Desa Plaga, Kecamatan Petang.
‘’JIKA Republik telah selamat, ikutlah serta mutlak dalam usaha menyusun Negara Nasional. Jangan ketinggalan di dalam revolusi Nasional ini dari awal sampai akhirnya, dan jangan ketinggalan pula nanti di dalam usaha menyusun masyarakat keadilan sosial dan kesejahteraan sosial. Di dalam masyarakat keadilan sosial dan kesejahteraan sosial itulah engkau nanti menjadi perempuan yang bahagia dan merdeka.’’ Demikian cuplikan pemikiran Ir. Soekarno dalam buku legendarisnya, ‘’Sarinah’’. Pemikiran Proklamator Soekarno inilah diimplementasikan oleh Perempuan Sarinah DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung. Minggu (28/9), Ketua Perempuan Sarinah DPC PDI Perjuangan Badung Ny. Seniasih Giri Prasta memimpin kegiatan sosial berupa pasar murah di areal Jembatan
Tukad Bangkung, Desa Plaga, Kecamatan Petang. Sejumlah paket sembako berupa beras, mi instan, gula dan kebutuhan pokok lainnya yang dijual para srikandi banteng ini ludes dalam sesaat. Harga murah di bawah harga pasar, membuat masyarakat sangat antusias. Ny. Seniasih menyatakan tidak zamannya lagi perempuan-perempuan hanya berpangku tangan, bisanya memasak dan mengurus anak. Ajaran Tri Sakti Bung Karno, kata wanita berambut ikal ini, harus menjadi pegangan hidup perempuan-perempuan modern. Ajaran tersebut adalah berdaulat dalam bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang budaya. Nah, kegiatan sosial pasar murah ini, menurutnya, sebagai bentuk peran serta kaum perempuan dalam bidang ekonomi dalam
upaya kesejahteraan masyarakat. ‘’Di sinilah wujud konkret peranan perempuan-perempuan Sarinah membantu masyarakat dalam memenuhi kecukupan pangan, khususnya bagi mereka-mereka yang kehidupannya masih dalam kekurangan,’’ terangnya. Kegiatan seperti ini, menurut istri Bupati Badung ini, manfaatnya sangat dirasakan masyarakat. Terlebih menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, harga sembako biasanya akan melonjak. ‘’Kegiatan pasar murah dan kegiatan sosial lainnya akan kita lakukan secara berkesinambungan,’’ ujarnya. Selain dihadiri para perempuan Sarinah, tampak hadir pengurus DPC PDI Perjuangan Badung A.A. Anom Gumanti yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung dan Sekretaris I Made Ponda Wirawan. (ad2180)
Arsitektur Pengembangan UKM ala Hermawan Kartajaya
Harus Bisa Meng-’’creat’’ agar Naik Kelas
Siapa yang tak kenal dengan sosok Hermawan Kartajaya. Pakar pemasaran Indonesia yang sempat duet dengan pakar marketing kelas dunia Philip Kotler ini, telah melanglang dunia. Tak puas dengan berbagai buku tentang pemasaran yang telah diterbitkannya, Presiden Asia Council for Small Business (ACSB) ini menciptakan Arsitektur Pengembangan UKM Indonesia. Seperti apa ARSITEKTUR Pengembangan UKM Indoneisa merupakan integrasi dari marketing dan entrepreneurship. Sebab, seorang pengusaha yang baru memulai bisnis namun tidak paham dengan ilmu marketing, akan berdampak pada arah usahanya karena tidak memiliki kemampuan melihat pasar. Sebaliknya, seorang pengusaha yang hanya paham pemasaran tidak memiliki jiwa entrepreneurship, juga tidak akan berjalan lancar. ‘’Saya harapkan konsep ini bisa saya bawakan sebagai contoh di Asia bahkan dunia. Saya akan memetakan ekosistem pengembangan UKM di Indonesia ini, kan banyak,’’ ungkap Hermawan Kartajaya saat diwawancarai, Senin (29/8) kemarin. Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM ini mengatakan, berdasarkan International Council for Small Business (ICSB), terdapat empat pilar yang saling menopang satu sama lainnya.
Keempat pilar tersebut adalah researchers, academicians, business practitioners, dan policy makers. ‘’Kementerian Koperasi dan UKM kita adalah kordinator dari aktivitas UKM yang memang lagi seksi-seksinya. Apalagi, Presiden mengatakan ekonomi kerakyatan membangun dari pinggiran dari pedesaan, itu kan UKM semua,’’ ungkapnya. Karena itu, semasa jabatannya, Hermawan Kertajaya bertekad memetakan UKM yang berkembang di Indonesia dan memakainya sebagai model di Asia dan dunia tentang bagaimana pengembangan UKM di Indonesia. ‘’Karena itu saya menciptakan Small Business Framework yang merupakan embrio daripada arsitektur pengembangan UKM di Indonesia. Framework khusus UKM, karena saya sebagai staf khusus UKM,’’ tegasnya. Dalam mengembangkan UKM, juga diperlukan brand
Bali Post/eka
Hermawan Kartajaya yang dibangun secara produktif. Sebab, dalam marketing harus digandengkan dengan BSP (Brand, Service, dan Process) dan STP (Segmentation Targeting Positioning). Dengan ini maka diharapkan UKM di Indonesia bisa maju, tidak hanya mulai untuk kemudian kesusahan. ‘’ UKM juga harus mengembangkan management, leadership dan innovation. Tidak boleh hanya bisa making, tapi harus meng-creat, dengan begitu UKM kita baru bisa start up (naik kelas),’’ jelasnya. (par)
Skema Pengembangan UKM Indonesia (kanan).
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
PKKMB Unwar Penuh Nuansa Demokratis dan Humanis Universitas Dwijendra Jadi Pusat Arsitektur Tradisional Dihadiri Sekretaris Deputi Kemenpora
PKKMB - Rektor Dewa Putu Widjana didampingi Sekretaris Deputi Kemenpora IGN Sucitra dan A.A. Gede Oka Wisnumurti saat membuka PKKMB Unwar 2016. MAHASISWA baru Univer- hingga 31 Agustus mendatang. Outsitas Warmadewa (Unwar) terus bound dipusatkan di kawasan Renon, mengalami peningkatan. Tahun penanaman pohon dilakukan di seki2016, Unwar menerima 2.597 tar kampus. Sementara PKKMB di mahasiswa baru. Mulai Senin tingkat fakultas dilaksanakan tang(29/8) kemarin mereka mengikuti gal 1 - 3 September dan perkuliahan Pengenalan Kehidupan Kampus dimulai 17 September. Mahasiswa Baru (PKKMB). Presiden BEM Unwar I Made PKKMB dibuka Rektor Unwar Mahardiana menegaskan, PKKMB Prof. Dewa Putu Widjana di GOR sangat penting untuk mempercepat Purna Krida, Badung yang ditandai mahasiswa Unwar menyesuikan diri dengan pemukulan gong dan pe- agar bisa tamat tepat waktu. Untuk nyematan atribut PKKMB. Acara itu, dia minta jalani PKKMB secara juga dihadiri Sekretaris Deputi serius untuk pembentukan karakter Pemberdayaan Pemuda Kemenpora mahasiswa Unwar yang disiplin dan I Gusti Ngurah Sucitra sekaligus bertanggung jawab. memberikan materi SDM bermutu Rektor Unwar Prof. Dewa Putu untuk bangsa dan negara. Acara Widjana bangga dengan suasana juga dihadiri Ketua Yayasan Kes- PKKMB yang membuat ruangan ejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. GOR Purna Krida menjadi spekA.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., takuler. Dia juga menegaskan PKSekretaris Made Johny Sanger, B.T., KMB Unwar tak boleh dicederai denS.H., M.H. dan Bendahara Cok Istri gan praktik perpeloncoan. Semua Raka Indrawati, S.E. agenda PKKMB dijalankan secara Ketua Panita PKKMB I Wayan terbuka, demokratis dan humanis. Gede Merta, S.E., M.Si. menjelas- Lewat PKKMB ini, Unwar ingin kan, PKKMB di tingkat universitas memanusiakan manusia. ‘’Laporkan dipusatkan di Gedung Purna Krida ke Rektor jika ada perpeloncoan,’’
tegasnya seraya mengaku bangga jumlah mahasiswa baru Unwar tahun ini melebihi target dari 2.500 orang menjadi 2.597 orang. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. berterima kasih karena masyarakat bergabung dan mempercayakan studi anaknya di Unwar. Kepercayaan itu akan dijawab dengan komitmen Unwar berupa memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas. Yayasan, katanya, segera berbuat untuk menyiapkan sarana yang memadai untuk bisa memberikan pelayanan berkualitas. PKKMB diharapkan dijadikan ajang pencerdasan dengan semangat dan pembawa panjipanji Shri Kesari Warmadewa. ‘’Jadikan Warmadewa adalah kampusku dan rumahku menimba ilmu. PKKMB ini diharapkan sebagai media untuk membangun insan yang cerdas, berintegritas, peduli dan kompetitif,’’ tegasnya. Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora IGN Sucitra juga memberi apresiasi positif dalam usia muda Unwar tumbuh menjadi PTS besar dan berkualitas. Jumlah mahasiswa aktifnya mencapai 10.000, kampusnya terus berkembang dan sudah banyak menjalin kerja sama internasional. Dikatakan, Kemenpora berkepentingan mahasiswa Unwar tumbuh sebagai SDM yang sehat dan bugar tanpa meninggalkan olahraga. Bahkan, dia mengakui banyak atlet nasional datang dari mahasiswa. Kemenpora memiliki agenda olimpiade mahasiswa tingkat nasional hingga internasional sebagai komunitas mahasiswa untuk berprestasi. (ad2176)
PPS Stikes Bina Usada Bali
Mahasiswa Harus Miliki ”Knowledge, Skill” dan ”Attitude” STIKES Bina Usaha Bali (Binusa) menggelar Pengenalan Program Studi (PPS) Mahasiswa Baru Angkatan X Tahun 2016 di Aula STIE Triatma Jaya, Senin (29/8) kemarin. PPS diikuti hampir 200 orang mahasiswa baru dari Program Studi S-1 Keperawatan dan D-3 Kebidanan. Acara ini dibuka Koordinator Kopertis Wilayah VIII Bali Nusra yang diwakili Kepala Bagian Umum sekaligus memberikan pembekalan bagi mahasiswa baru. “Selain pembekalan dari Kopertis, ada juga dari Dinas Kesehatan karena kita adalah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan. Kemudian dari yayasan dan internal kita seperti BEM hingga pengarahan dari Pembimbing Akademik,” ujar Ketua Stikes Bina Usada Bali Dr. Ir. I Putu Santika, M.M. Santika berharap mahasiswa baru dapat mengenal semua program studi, program kemahasiswaan dan kurikulum di Binusa. Termasuk mengetahui fisik Binusa yang tidak jauh berbeda dengan apa yang selama ini dipromosikan. Begitu juga proses pembelajaran, administrasi, akademik para pendidik mereka hingga visi dan misi kampus. “Jadi biar klop. Kalau kita saja yang mengharapkan mereka menjadi baik tapi mereka sendiri tidak mengerti baik itu seperti apa, itu juga akan enggak match. Di sini ada tiga hal yang harus kita tekankan kepada mereka, knowledge-nya bagus, skill-nya bagus, sama attitude,” imbuhnya. Dari tiga hal tersebut, Santika menggarisbawahi attitude yang paling penting dimiliki seluruh mahasiswa. Sebab, nanti setelah lulus, para mahasiswa akan menjadi seorang pelayan publik. “Kalau kurang sedikit ilmunya, dia bisa cari nanti. Kalau kurang sedikit skillnya, silakan belajar di praktik, tapi attitude ini kita tekankan dia harus tetap baik. Bagaimana menjadi pelayan publik yang disenangi, ramah,” tandasnya. Wakil Ketua III A.A. Komp. Ngurah Darmawan, S.E., M.M. mengatakan, kegiatan PPS berlangsung sampai, Selasa (30/8) ini. Namun PPS hari terakhir dilaksanakan di Kebun Raya Bedugul, Tabanan. Di sana mahasiswa baru diajak mengenal lingkungan dan melakukan pengabdian kepada masyarakat. Di samping untuk saling mengenal, baik antarteman maupun seluruh civitas akademika. “Dalam rangka PPS, kami selipkan acara keakraban di Kebun Raya Bedugul. Sebelum kita melakukan keakraban, kita
ATRIBUT - Penyematan atribut PPS 2016 menandai dibukanya pelaksanaan PPS di Stikes Bina Usada Bali. juga mengadakan kegiatan spiritual dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui kegiatan persembahyangan di pura yang ada di Kebun Raya Bedugul,” ujarnya. Ketua Yayasan Bina Usada Bali I Putu Geria Astawa melihat jumlah mahasiswa baru tahun ini meningkat dibanding sebelumnya. Untuk itu pihaknya akan mendukung melalui penambahan gedung dan peralatan baru untuk fasilitas perkuliahan. “Baik ruang kelas maupun gedung dan juga fasilitas yang ada di Stikes, apapun yang dibutuhkan termasuk dosen untuk meningkatkan grade dari S-1 ke S-2 maupun S-3, kami dari yayasan sangat mendukung sekali,” ujarnya. Geria meminta dukungan semua pihak agar Program Studi Keperawatan dalam waktu dekat bisa mendapatkan akreditasi B. Seperti halnya Program Studi Kebidanan yang sudah lebih dulu mendapatkan akreditasi B. Sementara untuk mahasiswa baru diharapkan agar bisa segera menyesuaikan diri dari pendidikan SMA ke perkuliahan yang berbeda. Kendati pihaknya meyakini, mahasiswa yang diterima di Stikes seluruhnya sudah berkualitas. “Kemandirian mahasiswa itu kami harapkan bisa baik, apalagi di masa globalisasi, masa MEA ini,” katanya dan menambahkan, PPS juga diisi dengan pemberian beasiswa bagi mahasiswa Stikes yang berprestasi. (ad2172)
Sukseskan Ketahanan Pangan
Mahasiswa Pascasarjana UNR Bersama TNI Tanam Padi di Tabanan
PADI – Suasana penanaman padi yang melibatkan ratusan mahasiswa Pascasarjana UNR bersinergi dengan TNI, pemerintah dan masyarakat. SETELAH sebelumnya Pas- ini bertujuan untuk menyukseskan casarjana Universitas Ngurah Rai peningkatan ketahanan pangan mengkaji berbagai permasalahan nasional dan keprihatinan terhadap guna menyukseskan program pemer- menyempitnya lahan pertanian serta intah di bidang ketahanan pangan, berkurangnya minat masyarakat bakti sosial yang dilaksanakan Sabtu menjadi petani. Selain itu, juga (27/8) adalah menanam padi di Desa untuk memotivasi petani, karena Tajen, Kecamatan Penebel, Tabanan. dengan adanya mahasiswa berPenanaman padi ini dilakukan di integrasi bersama TNI yang ikut tanah milik masyarakat dengan luas turun ke sawah, maka petani akan lahan 30 are dan bibit disediakan oleh lebih bersemangat dalam mengelola petani setempat. Penanaman padi lahan pertaniannya. ini melibatkan 265 mahasiswa PasSuartha menambahkan, sistem casarjana UNR, bersinergi dengan pendidikan di Pascasarjana UNR TNI, pemerintah dan masyarakat. lebih menekankan pada terjadinya Hadir dalam kesempatan itu Bupati sinergitas keilmuan dari berbagai Tabanan yang diwakili Sekda Ta- keilmuan yang diwujudkan dabanan Nyoman Wirna Ariwangsa, lam mata kuliah pilihan dengan Dandim 1619 Tabanan Letkol Inf. mendatangkan pakar di bidang Herwin Gunawan, Camat Penebel, ilmunya. Sedangkan dalam ujian Danramil 1619-08 Penebel Kapten tesis, mendatangkan penguji ahli Inf Eko Budi Bakti, Dinas Pertanian, seperti Danrem 163/Wirasatya, Kepala Desa Tajen, pekaseh serta Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD masyarakat Tabanan. dan praktisi sukses di masyarakat. Direktur Pascasarjana UNR Dr. Menurutnya, meskipun program Nyoman Suartha, S.E, S.H., M.Si. studi yang ada di Pascasarjana UNR mengatakan, penanaman padi ber- adalah Magister Ilmu Administrasi sama TNI, pemerintah dan petani dan Magister Ilmu Hukum, namun
permasalahan bidang lain juga menjadi bidang kajiannya, seperi bidang pertanian yang menjadi garapannya pada bakti sosial kali ini. Suartha berkeyakinan, mahasiswa yang ikut bakti sosial pada hari ini adalah caloncalon pemimpin di masa depan yang mampu mengambil kebijakan publik dalam berbagai hal, seperti alumni yang telah dihasikannya sampai Wisuda VI kini banyak memegang posisi penting di pemerintahan, TNI, legislatif dan masyarakat. Bupati Tabanan yang diwakili Sekda Tabanan ketika membuka bakti sosial ini mengatakan, penanaman padi di samping berperan dalam menyukseskan program pemerintah guna mewujudkan ketahanan pangan, juga untuk mempertahankan Tabanan sebagai lumbung beras di Bali. Dikatakan, masih ada lahan yang kekurangan air yang perlu mendapat perhatian untuk ditanami palawija, jagung dan kedelai, sehingga lahan tersebut nantinya tidak menjadi lahan tidur. Rektor UNR Dr. Drs. N. Sura Adi Tanaya, M.Si. ketika melepas peserta bakti sosial ini merasa berbangga karena walaupun tidak memilik fakultas pertanian, namun institusinya sangat peduli dengan pertanian. Dimulai dari pelaksanaan seminar nasional tentang subak, melaksanakan kegiatan Kuliah Aplikatif Terpadu yang menyasar pada sistem pertanian terpadu dan usaha menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada keluarga petani. Diharapkan sebagai kampus perjuangan, UNR selalu berada di depan dan berperan aktif dalam memecahkan berbagai persoalan bangsa. (ad2173)
Hari Ini Mewisuda 370 Sarjana S-1 dan S-2
REKTOR Universitas Dwijendra (Undwi) Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum., Selasa (30/8) hari ini akan mewisuda 364 sarjana S-1 dan enam Magister Ilmu Hukum. Dari jumlah itu, masingmasing FT (9), FP (19), Fikom (46), FKIP (133) dan FH (151) serta Magister Ilmu Hukum (6). Wanita rektor satu-satunya di Kopertis Wilayah VIII ini mengaku bangga karena pada wisuda sarjana kali ini 70 persen lulusannya meraih predikat pujian dan sisanya lulus dengan predikat sangat memuaskan. Hingga wisuda ke-27, Undwi telah menghasilkan sarjana (S-1) sebanyak 7.065 orang dan MIH sebanyak 8 orang. Dalam jumpa pers, Senin (29/8) kemarin, Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. menekankan sarjana yang dicetak adalah sudah siap bersaing di dunia global karena memiliki kelebihan. Salah satu kelebihan, sarjana yang dicetak menguasai bahasa Inggris serta bidang keahlian program studi. Selain itu, Undwi mencetak sarjana yang berkarater. Di antaranya disiplin dan mengedepankan kejujuran. Kini Rektor yang dikenal humanis ini membangun empati dari kebersamaan menuju Undwi yang berkarakter. Undwi juga mendapat predikat kampus bebas rokok dan narkoba. Mahasiswa disiapkan lab radio komunitas, kebun lab, lab komputer dan bahasa serta lab lontar. Di sisi lain, Putu Dyatmikawati didampingi Wakil Rektor Dr. Putu Gde Putu Ery Suardana, M.Erg. menegaskan, kini Undwi juga menjadi pusat arsitektur tradisional Nusantara. Hal ini didukung oleh SDM dosen, pusat kajian, hukum adat Bali, klinik arsitektur, memiliki dokumen lengkap arsitektur Bali dan sedang dikumpulkan arsitektur daerah lainnya. Dia juga terus meningkatkan kualitas SDM dosen. Pada tahun 2019, diprogramkan minimal tiap fakultas sudah memiliki tiga orang dosen berkualifikasi doktor. Dengan student body 2.681 didukung 94 orang dengan mencapai target ratio dosen 1 : 28. Saat ini Undwi memiliki
tenaga dosen delapan doktor dan dua sedang menempuh S-3. Tahun 2017, empat dosen harus doktor karena dibantu beasiswa oleh lembaga. Sementara program pengabdian masyarakat dijabarkan setiap fakultas. Di antaranya penyuluhan Agribisnis Subak dan membuat pupuk organik untuk petani kopi, bedah rumah di Sading, Badung, mendatangkan Menteri Pertanahan, penyuluhan literasi media dan bedah rumah di Desa Besakih. Bahkan Undwi mewajibkan semua mahasiswa di pengabdian fakultas menanam pohon langka untuk upacara di Bali. Sedangkan prestasi di bidang kemahasiswaan di antarany, lolosnya proposal PKM dan meraih juara seni dan olahraga. Sejak 2015 Undwi sudah mengantongi izin Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris serta Program Studi Agroteknologi. Dengan demikian, kini Undwi memiliki 10 program studi unggulan. (ad2175)
JUMPA PERS - Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. didampingi Dr. Ery Suardana saat jumpa pers wisuda.
DPD-RI Dorong Kepastian Hukum Terkait Korupsi Murni atau Administrasi
Senator Wedakarna Dorong Polri dan Kejaksaan Usut Kasus Korupsi hingga Tingkat Desa
SELAMA ini kasus korupsi yang melibatkan oknum pejabat di Bali masih dirasa kurang gebrakan dan terkesan tebang pilih. Termasuk penanganan proses hukum, baik di kepolisian maupun kejaksaan. Apalagi pascadiberlakukannya UU Desa Tahun 2014, diperkirakan pusara korupsi akan melebar hingga ke tingkatan desa dan dusun. Hal ini disampaikan oleh Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Polres Buleleng terkait mandeknya kasus korupsi di Desa Banyuseri, Buleleng. Ia berpendapat, ada salah satu elemen yang kerap belum dipenuhi oleh aparat hukum terkait sejumlah kasus korupsi di Bali yakni rasa keadilan yang menunjukkan hadirnya negara dalam masalah rakyat. ‘’Saya perhatikan, rakyat atau kaum Marhaen di Bali sebenarnya membutuhkan perhatian dari negara dalam hal ini aparatnya dalam penanganan kasus korupsi di Bali. Saya minta agar berikan status jelas terkait penanganan korupsi, apakah dilanjutkan atau tidak. Jika
ingin mendidik masyarakat sadar hukum, maka mari mulat sarira terlebih dahulu terhadap kerja aparat. Seperti contoh kasus korupsi Gerbang Sadu di Banyuseri ini yang sudah bertahun-tahun belum ada kejelasan dan terkesan penyelesaiannya misterius, sampai–sampai LSM mendesak Polres Buleleng. Ini preseden tidak baik. Saya juga baru dapat laporan dari Reskrim hari ini. Coba kalau DPD-RI tidak turun ke sini, mungkin aspirasi masyarakat diabaikan. Tanpa bermaksud mengintervensi institusi hukum, DPD-RI meminta perbaiki kinerja aparat jika serius ingin membantu Presiden Joko Widodo dalam mencapai target Nawa Cita. Saya yakin di bawah kepemimpinan Kapolres Buleleng yang baru AKBP Suka Wijaya ini bisa diselesaikan tuntas,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Secara umum DPD-RI meminta semua pihak juga untuk menghargai Polri dalam menyelesaikan perkara hukum. ‘’Secara kelembagaan, saya mendukung adanya kebijakan pemerintah Joko Widodo terkait dengan edaran dan kebijakan agar aparat membedakan kasus korupsi
murni dan kasus kesalahan administrasi. Kita akui di Indonesia ini tidak semua aparat pemerintah, apalagi di desa memahami pengetahuan hukum. Apalagi kini ada dugaan pusara korupsi bergeser ke desa-desa terutama pasca-adanya UU Desa. Pengetahuan hukum itu wajib dan mutlak bagi aparat birokrasi,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Selain itu, dalam pertemuan itu DPD-RI juga menyampaikan sejumlah informasi terkait adanya sejumlah isu SARA di wilayah hukum Buleleng. ‘’Saya sampaikan aspirasi masyarakat yakni telah terjadi pelecehan Nyepi di sejumlah desa di Buleleng saat Nyepi 2016 lalu, juga gesekan terkait kasus speaker tempat ibadah di sejumlah desa dan juga dukungan pada Polres Buleleng terkait isu ISIS. Kapolres Buleleng ini kan dulu pernah bertugas di Poso dan sudah paham medan menangani organisasi agama fundamentalis. Jika semua bisa ditangani, tentu akan menjadi laporan yang baik dari DPD-RI ke Kapolri. Saya dukung Kapolres baru ini,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang President The Sukarno Center ini. (ad1152)
MEMIMPIN RDP – Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III memimpin RDP bersama AKBP I Made Sukawijaya, S.IK., M.Si. (Kapolres Buleleng), Reskrim/Tipikor dan unsur masyarakat.
Ganesa FKIP Unmas 2016
Guru Harus Jauhi Rokok dan Narkoba
GEMA Acara Penerimaan Eksekutif Muda (Ganesa) FKIP Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar digelar di Aula Kopertis Wilayah VIII, Denpasar Timur, Senin (29/8) kemarin. Tahun ini FKIP Unmas menerima 364 mahasiswa baru, sementara yang mengikuti Ganesa tersebut sebanyak 270 orang dan acara tersebut dibuka Dekan FKIP Unmas Prof. Dr. Wayan Maba ditandai dengan penyematan topi serta nama peserta. “Kepada mahasiswa baru kita harapkan sekali untuk melakukan mindset masing-masing pribadi berkaitan dengan isu rokok dan narkoba. Terutama perokok pemula, jangan sampai mahasiswa mengkondisikan diri jadi perokok. Masalah narkoba masuk kampus dan sekolah juga harus diantisipasi. Oleh karena itu, jargon kita adalah jauhi rokok dan narkoba,” tegas Prof. Wayan Maba. Jika ada guru merokok dan pemakai narkoba, sedikit banyak muridnya akan meniru. Guru itu istilahnya digugu dan ditiru. “Jadi omongan guru akan diperhatikan dan diikuti murid. Sedangkan prilakunya akan ditiru murid. Bagi yang sudah merokok segera jauhi rokok karena dari teropong kesehatan merokok itu menimbulkan sejumlah penyakit, mengganggu kesehatan dan barangkali memperpendek umur,” ujar Maba. Kegiatan Ganesa tahun akademik 2016/2017, kata Maba, adalah pertama, pembukaan dirangkai dengan perkenalan pejabat struktural di FKIP, perkenalan dosen-dosen prodi, ceramah dari Kepala Didang Lemdik Disidikpora Kota Denpasar yang isinya adalah prospek guru ke depan. “Karena kita ini akan menghasilkan lima guru mata pelajaran yaitu mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, Biologi dan Sejarah, mahasiswa baru ini supaya mempunyai mindset untuk bagaimana guru ke depan,” tegasnya. Selanjutnya akan disampaikan tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Itu yang nanti banyak disampaikan. Dengan demikian mahasiswa baru kita mempunyai pengetahuan awal, oh begitu bila memasuki dunia guru? Harapannya para guru yang akan kita hasilkan bisa mengimplementasikan kompetensinya disebut dengan kompetensi guru yaitu kompetensi personal, cara mengajar, cara mempersiapkan perangkat pembelajaran, kompetensi sosial yakni cara bergaul dengan guru dan para siswa nanti di sekolah,” paparnya. Yang paling penting, kata Maba, calon guru harus mampu mengelola emosi karena emosional itu berlan-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
jut pada marah. Kalau guru marah risikonya banyak, terutama berkaitan dengan keberatan-keberatan dari orangtua. Seperti kasus di Makassar, orangtua bersama anaknya memukul guru. Jadi orangtua tidak terima kalau anaknya diberi hukuman oleh guru, walaupun hukuman itu maksudnya baik. “Inilah yang ingin kita tekankan supaya di Provinsi Bali tidak terjadi kejadian di Makassar,” ujarnya. Maba mengaku bangga karena respons masyarakat terhadap fakultas yang dikelolanya dari tahun ke tahun cukup signifikan. Saat ini semua Prodi terisi yaitu Bahasa Inggris 7 kelas, Bahasa Indonesia, Matematika dan Biologi masing-masing dua kelas, sedangkan Prodi Sejarah satu kelas. Tiap kelas maksimal mahasiswanya 35 orang. Sedangkan program unggulan di FKIP Unmas yaitu dari segi kelembagaan pihaknya ingin merancang dosen S-2 melanjutkan ke S-3 yang linier dengan program studi. Apabila masuk program S-3 yang liner dengan prodi, setelah tamat diberikan insentif Rp 10 juta. Kemudian program yang menyangkut mahasiswa, bagi mahasiswa yang mencapai IPK tertinggi diharapkan melanjutkan S-2 yang linier dengan prodinya. Bila sudah lulus Megister Pendidikan, diharapkan balik ke kampus mengajukan lamaran. (ad2173)
PEMBUKAAN - Ganesa FKIP Unmas 2016 dibuka oleh Dekan Prof. Dr. Wayan Maba ditandai dengan penyematan topi dan nama peserta.
info seremoniAL
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
5
Lankka XXVII PNB Dibuka
Selain Disiplin, Mahasiswa Baru Juga Ditekankan Etika MENGAWALI tahun ajaran baru, Politeknik Negeri Bali (PNB), Senin (29/8) menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus (Lankka) XXVII tahun 2016 di lapangan kampus setempat. Dengan mengambil tema “Mewujudkan Mahasiswa Berkarakter Tangguh yang Beretika untuk Menghadapi Persaingan Global”, kegiatan ini dibuka Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. yang ditandai dengan pelepasan balon dan burung merpati. Made Mudhina pada kesempatan tersebut mengatakan, Lankka merupakan program berupa pembinaan dan bimbingan karakter yang ditujukan kepada para mahasiswa baru yang akan kuliah
di PNB. Model Lankka di PNB berbeda dengan universitas lain. Yang mana di sini dilakukan model penempaan fisik dan mental melalui pelatihan baris berbaris (PBB), ceramah, pengabdian kampus, lomba PBB antarjurusan, dan kegiatan lain. Pada kegiatan ini, pihaknya ingin menerapkan bagaimana disiplin dan kebersamaan dibangun sejak awal menjadi mahasiswa yang dalam hal ini lebih ditekankan adalah etika. “Di sini kita tekankan etika, sehingga nantinya mereka menerapkan ketika berkecimpung di masyarakat, baik itu dunia industri dan sebagainya,” katanya. Dijelaskan, saat ini karakter masih menjadi persoalan gen-
PEMBUKAAN - Pembukaan Lankka XXVII PNB ditandai dengan pelepasan balon dan burung merpati.
erasi muda. Untuk itu, di sinilah tugas dari pihak perguruan tinggi untuk membangun karakter generasi muda agar lebih baik lagi. “Di PNB, selain memiliki kompetensi dan keahlian sesuai dengan profesinya, tentu yang tidak kalah penting adalah memiliki etika. Inilah yang dibentuk di PNB,” tambahnya. Pihaknya berharap etika tersebut bisa membudaya di PNB. Selain disiplin, etika itu harus dimiliki sesuai dengan payung unggulan PNB adalah green tourism. Bila sudah berbicara green tourim, tentu di dalammnya juga ada green ethics atau etika. “Etikanya harus tinggi. Yang mana lulusan PNB selain memiliki keterampilan berbasis keilmuan juga memiliki etika yang tinggi. Dengan demikian, persaingan di dunia global bagi kita bukan suatu persoalan,” paparnya. Untuk tahun ini, PNB menerima mahasiswa jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya. Yang mana jumlah mahasiswa baru yang diterima sebanyak 1.541 orang. Oleh karena itu, PNB terus melakukan pembenahan dan juga melakukan penambahan jumlah kelas per program studi. Mewujudkan mahasiswa berkarakter tangguh yang beretika untuk menghadapi persaingan global. (ad1150)
Lawatan ISBI Tanah Papua Pertama Kali ke LN
YUDISIUM – Yudisiawan/yudisiawati Fakultas Teknik Unhi foto bersama dengan Dekan, Wakil Dekan, dan Kaprodi, usai upacara yudisium periode II tahun 2016, Senin (29/8) kemarin.
Fakultas Teknik Unhi Yudisium Lulusan Sarjana
FAKULTAS Teknik Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kembali meyudisium lulusan S-1, Senin (29/8) kemarin di kampus setempat. Pada yudisium periode II tahun 2016 itu, Fakultas Teknik Unhi melepas 5 orang lulusan dari dua program studi (prodi) yang dimiliki. Lulusan dari Prodi Teknik Sipil yaitu I Ketut Gede Dwija Astawa, I Kadek Adiawan dan Kadek Raka Okta Wisnawa. Sedangkan dari Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) yaitu Ni Putu Herrin Herdiana Jayanty dan Ni Nyoman Ayu Trisnowulan Rayadi Putri. Lulusan terbaik Prodi Teknik Sipil diraih I Kadek Adiawan dengan IPK 3,56 dengan predikat cumlaude. Sedangkan lulusan terbaik Prodi Perancanaan Wilayah
dan Kota diraih Ni Putu Herrin Herdiana Jayanty dengan IPK 3,60 dengan predikat cumlaude. ‘’Sampai saat ini Fakultas Teknik Unhi sudah meluluskan 63 orang mahasiswa. Fakultas Teknik Unhi selalu berupaya meningkatkan kualitas lembaga untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa,’’ ujar Dekan FT Unhi Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T. didampingi WD I I Wayan Artana, S.T., M.T., WD II Ida Ayu Putu Sri Mahapatni, S.T., M.T., WD III Made Adi Widyatmika, S.T., M.Si., Kaprodi Teknik Sipil Ida Bagus Wirahaji, S.T., S.Ag., M.Si., M.T. dan Kaprodi PWK I Komang Gede Santhyasa, S.T., M.T. Wayan Muka berharap lulusan FT Unhi agar selalu meningkat-
SMK Farmasi Bintang Persada kembali sebagai juara dalam Olimpiade Farmasi Pharmaceutical Olympiad of Jember University (Polymer) yang diselenggarakan Universitas Jember (Unej),pada 21 Agustus 2016 di Kota Jember. Dua tahun lalu sekolah ini juga sukses meraih dua juara, yakni I dan III di universitas yang sama. Sebelum melangkah ke babak semifinal dan final, tim SMK Farmasi Bintang Persada harus melewati seleksi ketat untuk mendapatkan tiket sebagai wakil Bali yang dijatah sebanyak 5 tim dengan nilai tertinggi. Melalui perjuangan yang ekstra, SMK Farmasi Bintang Persada sukses menempatkan tiga tim peraih nilai tertingi untuk berkompetisi di babak semifinal dan final di Jember. Pada babak semifinal dan final yang diselenggarakan di Jember, tim SMK Farmasi Bintang Persada berhadapan dengan SMA dan SMK Farmasi terbaik dari Bali dan Jawa Timur. Namun itu sama sekali tidak membuat mental tim Pharbiska down. Justru mereka semakin bersemangat menghadapi tantangan ini. Pada babak semifinal adalah berupa babak praktikum. Dalam babak ini, tim Pharbiska ditantang untuk menyelesaikan kegiatan praktikum bidang kimia, biologi dan farmasi. Akhirnya setelah melalui persaingan yang ketat, salah satu tim SMK Farmasi Bintang Persada yang beranggotakan Janerama Eka Putra, Wiwik Pratiwi dan Ni Kadek Oktaviani berhasil menembus
TERIMA PIALA - Siswa SMK Farmasi Bintang Persada saat menerima piala juara dalam Olimpiade Farmasi yang diselenggarakan Universitas Jember (Unej). babak final. seluruh warga SMK Farmasi Pada babak final berupa ba- Bintang Persada. Wiwik Pratiwi bak cepat tepat. Materi yang yang merupakan salah satu angdisajikan pun relatif sulit dan gota tim menyatakan kemenankompleks. Para finalis saling gan ini bisa diraih berkat usaha berebut untuk menjawab pertan- kerasnya, bimbingan para guru, yaan yang diberikan oleh dewan dukungan dari kepala sekolah juri. Akhirnya setelah melewati dan pimpinan Yayasan Bintang perjuangan yang sengit, tim SMK Persada dan tentu tidak lupa Farmasi Bintang Persada tampil karena restu dan anugerah dari sebagai juara III. Juara I direbut Tuhan Yang Maha Esa. Semoga oleh SMAN 3 Malang dan juara kemenangan di ajang olimpiade II diraih oleh SMAN 1 Jember. farmasi ini mampu memberikan Kemenangan tim dalam ajang motivasi kepada siswa SMK FarOlimpiade Farmasi ini tentu masi Bintang Persada yang laindisambut dengan rasa suka cita nya untuk berprestasi. (ad2178)
kan kualitas diri sehingga dapat memenangkan persaingan di dunia kerja. “Ini akhir kerja keras mahasiswa yang tak kenal lelah melaksanakan perkuliahan dengan bertanggung jawab. Tanpa tanggung jawab kerja keras dan ketekunan, mustahil bisa diselesaikan tepat waktu. Karena itu lembaga mengucapkan selamat kepada kalian yang mulai ini sudah menyandang gelar Sarjana Teknik (ST),” katanya. Lebih lanjut dijelaskan, FT Unhi memilik dua prodi yaitu Teknik Sipil dan Prodi Perancanaan Wilayah dan Kota (PWK). Prodi PWK atau Planologi Unhi, prodi langka di kawasan Indonesia Timur. Sementara lulusannya sangat diperlukan sebagai konsultan perencanaan wilayah dan kota. (ad2181)
Terlibat dalam TTI Expo di Port Moresby Papua Nugini SMK Farmasi Bintang Persada Juara Olimpiade Farmasi UNEJ
PADA 6 Oktober 2016 ini, Institut Seni dan Budaya (ISBI) Tanah Papua akan berusia dua tahun. Menurut Rektor ISBI Tanah Papua Prof. Dr. I Wayan Rai S, M.A., di samping bertugas membangun kelembagaan, dirinya juga sekaligus mengembangkan promosi ISBI Tanah Papua. Guna mencapai tujuan tersebut langkah nyata yang dilakukan adalah menjalin koneksitas sebanyak-banyaknya agar ISBI lebih cepat dikenal. Prof. Rai menambahkan, di Papua sendiri ISBI sudah mulai dikenal. Terbukti ISBI selalu dilibatkan untuk mengisi acara-acara penting di Papua. Di antaranya mengisi acara dan menghias gedung Stadion Mandala yang dibuka oleh Presiden RI beberapa waktu lalu. Dalam perhelatan berbagai lomba, ISBI selalu dilibatkan baik sebagai pembina maupun juri. Pada 7 September ini, ISBI Tanah Papua melalui Rektor diundang sebagai pembicara dalam International Conference on Biodiversity, Ecotourism and Creative Economy yang diselenggarakan
oleh Gubernur Papua. Acara yang rencananya dibuka Presiden RI juga menghadirkan beberapa Menteri RI sebagai pembicara. Dalam kancah nasional ISBI Tanah Papua telah mengikuti beberapa kegiatan, di antaranya pameran potensi Papua di Serpong. Promosi ISBI Tanah Papua melalui jalur media, baik cetak maupun elektronik, juga telah mambantu promosi ISBI. Sebagai buktinya tahun ini ISBI menerima 84 mahasiswa, jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya. Selain itu koneksivitas di luar negeri juga perlahan telah dibangun jalinan beberapa kerja sama dengan Thailand, California Institute of Arts, Jepang, Papua Nugini. “Saat ini terdapat dua dosen ISBI Tanah Papua dikirim ke Selandia Baru untuk mengajar. Bahkan tahun depan (2017) ISBI Tanah Papua sudah mendapat lampu hijau untuk membawa misi kesenian ke Eropa,” ungkap Prof. Rai. Di negara Papua Nugini, menurut Prof. Rai, merupakan sejarah bagi ISBI Tanah Papua. Sebab, di
LAWATAN - ISBI Tanah Papua melakukan lawatan pertama kali keluar negeri dalam rangka mendukung penyelenggaraan acara promosi Trade Tourism and Investment (TTI) Expo di Port Moresby Papua Nugini.
Layanan 4G LTE
usia jelang dua tahun ISBI Tanah Papua melakukan lawatan pertama kali keluar negeri (LN) dalam rangka mendukung penyelenggaraan acara promosi Trade Tourism and Investment (TTI) Expo di Port Moresby Papua Nugini. ISBI Tanah Papua diundang oleh Kedutaan Besar RI untuk berpartisipasi dalam mengisi acara tersebut. Hal yang senada diungkapkan Duta Besar RI Ronald J.P. Manik, bahwa hal ini merupakan sejarah yang harus dicatat. Pihaknya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas kesediaan ISBI Tanah Papua untuk mendukung acara TTI Expo yang bertempat di KBRI Port Moresby pada 20 Agustus 2016. ISBI Tanah Papua mengirimkan 11 orang yang terdiri dari 8 mahasiswa yaitu Luh Kompiang Sri Wahyuni, Philemon Yoku, Levinus Modouw, Edward S Aweta, Griece M Deda, Melfritin Waimbo, Frans J Jugganza dan Fachry D Matlawa, 2 dosen yaitu Febiola K Winerungan, S.Sn., Septina Rosalina Layan, S.Sn. dan Rektor ISBI Tanah Papua. Ketua Panitia pelaksana, sebagai Pejabat Fungsi Ekonomi KBRI, Johanes Subagia Made, menyampaikan bahwa kegiatan ISBI Tanah Papua di Papua Nugini diawali dengan upacara bendera pada 17 Agustus 2016. Dilanjutkan keesokan harinya pementasan di Santo Yoseph dan puncaknya pada 20 Agustus mengisi acara TTI Expo. ISBI Tanah Papua membawakan salah satu tari Melanesia, tari Hubalo yang merupakan tarian selamat datang. Rektor ISBI Tanah Papua menambahkan, kegiatan ini mampu membangun keakraban dan keindahan lewat seni. Selain itu hal ini bisa mampu mempromosikan ISBI dan memperkuat posisi Indonesia, serta memperbaiki citra Indonesia di mata dunia. (ad1151)
Akademi Farmasi Saraswati Wisuda 152 Ahli Madya Kefarmasian 51 Persen Lebih Sudah Bekerja
Dua Proyek XL Sukses Tingkatkan Migrasi ke Simcard 4G KEBERADAAN layanan 4G LTE terbukti telah mampu meningkatkan kualitas layanan internet PT XL Axiata, Tbk (XL). Terdapat dua proyek yang digunakan XL untuk mendongkrak migrasi pengguna layanan data bermigrasi ke layanan LTE. Menurut Vice President XL East Region Desy Sari Dewi, sejak layanan internet 4G LTE hadir di Indonesia tuntutan pasar juga berubah. Para pelanggan dan pengguna layanan mobile internet akan menghendaki kualitas yang benar-benar prima agar mereka bisa menikmati dan merasakan kenyamanan memanfaatkan layanan data secara maksimal. “Akses pada layanan yang bersifat visual, terutama video akan terus meningkat. Video akan menjadi format layanan data untuk berbagai keperluan, baik untuk edukasi, promosi, presentasi, hingga hiburan. Untuk dapat menikmati layanan 4G LTE XL yang tercepat dan stabil, pelanggan harus menggunakan handset 4G LTE, dengan SIM 4G XL,” katanya. Untuk menyukseskan pengguna layanan 4G LTE
LAYANAN LTE - Petugas XL menunjukkan penggunaan layanan LTE 4G pada pelanggan.
ini, XL melakukan dua proyek yaitu network assurance (melalui network quality improvement) untuk memberikan pengalaman yang berkualitas di jaringan XL dan cara pendekatan yang baru untuk “menyentuh” pelanggan yang tepat melalui precise marketing. Ia menjelaskan precise marketing yaitu cara baru untuk mengidentifikasi pelanggan potential yang menggunakan handset 4G, namun belum melakukan upgrade simcard. Migrasi pengguna SIM 4G XL telah dilakukan dalam rangka meningkatkan efek dan efisiensi dari kampanye pemasaran. XL bekerja sama dengan Huawei melakukan cara yang inovatif yaitu, membuat precise marketing pada waktu yang tepat dan tempat yang tepat, membidik orang yang tepat melalui pemasaran yang tepat metode. Dengan bantuan jaringan data dari platform CEM Huawei, XL meluncurkan program yang tepat 4G migrasi pengguna dari Mei 2016, yang didukung oleh jaminan jaringan dalam nama NQI (Jaringan Peningkatan Kualitas). Ia mengungkapkan ada tiga cara yang dilakukan, yakni Precise Campaign dengan mencari pelanggan di area yang potential menggunakan analisis big data pelanggan. Cara kedua, yaitu Precise 4G site planning dengan menempatkan distribusi site 4G kepada potensial user di titik yang tepat agar dapat menghadirkan layanan 4G yg berkualitas dan memperbaik ROI (return of investment) 4G. Dan cara terakhir Experience Improvement, pengamatan dan manajemen pengalaman pelanggan menggunakan 4G pada top aplikasi (APP) sehingga dapat menghadirkan kepuasan dan pengalaman kualitas yang baik di 4G. Desy menambahkan, inisiatif ini membawa hasil lebih dari 28 ribu pelanggan di Denpasar dan lebih dari 23 ribu pelanggan di Surabaya melakukan migrasi simcard ke 4G hanya dalam 2,5 bulan. Pelanggan yang melakukan migrasi pada titik yang dilakukan campaign meningkat 260 persen dengan dilakukannya precise marketing. Observasi selama 4 bulan terakhir menunjukkan bahwa lebih dari 80 persen pelanggan yang melakukan migrasi masih aktif (yang berarti XL berhasil mempertahankan loyalitas pelanggan) serta terdapat peningkatan penggunaan traffic data dari pelanggan yang telah melakukan migrasi naik lebih dari 2 x lipat (rata-rata dari 600 MB menjadi 1.400 MB/pelanggan). (ad1155)
WISUDA - Direktur AFS Gede Made Saskara Edi didampingi para Wakil Direktur dan Kaprodi saat mewisuda 152 ahli madya kefarmasian. DIREKTUR Akademi Far- mengisi keperluan akan kualimasi Saraswati (AFS) Denpasar fikasi tenaga teknis kefarmasian Drs. I Gede Made Saskara Edi, di Bali. Dengan demikian, peM.Psi., Apt., Senin (29/8) kemarin luang kerja lulusan D-3 Kefarmewisuda 152 orang ahli madya masian di Bali masih sangat tenaga teknis kefarmasian. Hing- terbuka. Namun demikian dia ga kini alumni AFS mencapai 395 berharap mutu lulusan AFS orang. Setelah diwisuda, Kepala tetap dijaga sesuai standar komDinas Kesehatan Bali diwakili petensi yang diperlukan. Kabid Kajian dan Pengembangan Koordinator Kopertis VIII I Made Suwitra, SKM. mewakili dalam sambutan tertulisnya Menteri Kesehatan mengambil yang dibacakan Kabag Akademik sumpah dan melantik lulusan Kelembagaan dan Kerja Sama AFS Denpasar. Drs. Ketut Sudarma minta luTenaga teknis kefarmasian lusan AFS terus bekerja keras yang dilantik, menurut Kadiskes untuk bisa eksis dan menjadi Bali dalam sambutan tertulisnya pemenang dalam persaingan. dibacakan Made Suwitra, sudah Caranya, terapkan budaya mutu memenuhi UU Kesehatan karena dan terus berinovasi. telah menempuh pendidikan Sementara itu, Pejabat Ketua minimal D-3. Sebab, 2020 tak Yayasan PR Saraswati Pusat boleh lagi ada tenaga kesehatan Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, berpendidikan di bawah D-3. M.S. bangga karena semua tenaUntuk itu AFS diminta membuka ga teknis kefarmasian AFS yang pintu pendidikan bagi tenaga diwisuda sudah bekerja. Dia kesehatan yang belum D-3. berharap lulusan yang dicetak Dengan diwisudanya tenaga AFS tak hanya unggul dalam ahli madya kefarmasian ini bisa keilmuan, namun juga berkarak-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
ter. Di antaranya mengedepakan kejujuran, disiplin serta berdaya saing internasional. Gede Made Saskara Edi memaparkan visi AFS “Menjadi Perguruan Tinggi Farmasi yang Bermutu dan Berwawasan Budaya”, makanya lulusannya memenuhi standar kompetensi tenaga kefarmasian nasional dan mampu bersaing di tingkat Masyarakat Ekonomi ASEAN. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, AFS telah menyiapkan langkah dan strategi yang tertuang dalam Dokumen Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal yang disingkat SPMI. SPMI Akademi Farmasi Saraswati Denpasar terdiri dari 24 Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan 6 standar yang PT. Terwujudnya SPMI AFS ini berkat bimbingan dan pendampingan yang diberikan oleh Kopertis Wilayah VIII melalui Coaching Klinik SMPI Kopertis Wilayah VIII. Ia menambahkan ,hasil tracer study yang dilakukan terhadap alumni diperoleh data masa tunggu dari lulusan hingga bekerja sampai dengan satu bulan 63,6 persen, sampai dengan 2 bulan 14,6 persen, sampai dengan 3 bulan 14,5 persen, sisanya ada yang sudah bekerja dari sebelum kuliah, terbanyak bekerja di RS. Untuk lulusan tahun 2016 ini, 51,8 persen sudah bekerja, 48,2 persen belum bekerja. Saat itu Saskara Edi menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik. Terbaik I diraih Sri Catur Wukandari (3,75), terbaik II Ni Made Yudi Trisma Dewi (3,73) dan terbaik III Dewa Ayu Embas Saraswati (3,73). Lulusan terbaik mendapatkan hadiah dari BNI 46. (ad2177)
OPINI
6
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Penguasaan TIK Harus Diimbangi Penguatan Akhlak dan Moral SIAPA yang menguasai informasi dialah yang akan memenangkan persaingan. Jargon ini begitu popular di era kesejagatan dewasa ini, dan memang begitulah kenyataannya. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) tidak bisa dibendung lagi sejalan dengan kemajuan internet. Batasan ruang dan waktu sudah tidak ada lagi, karena berbagai informasi kini dapat diakses demikian gampang kapan saja dan di mana saja berkat kemajuan TIK. Kondisi ini juga terjadi dalam dunia pendidikan, termasuk di Indonesia. Bahkan dunia pendidikan sekarang ini sudah tidak bisa lagi dilepaskan dari TIK. Salah satunya dalam penerapan Kurikulum 2013 (K-13), keberadaan TIK bukan lagi sebagai mata pelajaran tersendiri, tetapi setiap mata pelajaran di sekolah diwajibkan untuk menggunakan TIK. Hampir semua tugas siswa kini dapat diakses dan dicari di internet. Hal ini bertujuan untuk mengupayakan pelaksanaan proses belajar-mengajar yang lebih inovatif. Bahkan pemanfaatan TIK dalam kelas memiliki berbagai keuntungan. Salah satunya membuat proses belajar mengajar lebih menarik dan lebih kontekstual karena mengombinasikan komunikasi oral dan visual, sehingga mampu membuat peserta didik lebih cepat memahami materi yang disampaikan. TIK juga dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas secara klasikal, berkelompok maupun secara individual, termasuk di luar kelas untuk pembelajaran mandiri. Sudah biasa anak-anak didik sekarang mendapatkan tugas untuk mencari bahan pelajaran di internet. Siswa pun sudah fasih mencari bahan pelajaran, tugas dan berbagai hal lainnya di internet. Bahkan buku-buku pelajaran pun kini dapat diakses di internet, misalnya lewat e-book dan lainnya. Malah akan menjadi lucu dan berbahaya jika guru malah ketinggalan akses dari anak didiknya karena terlambat mengakses bahan ajar di internet, karena siswa bisa lebih dulu mendapatkan informasi tersebut di dunia maya. Karena itu, penguasaan TIK sangatlah penting tidak hanya bagi anak didik, tetapi juga pengajar (guru dan dosen) bahkan pengambil kebijakan di dunia pendidikan, seperti para pakar dan perancang kurikulum itu sendiri. Mengingat dunia pendidikan pun berkembang demikian cepat secepat akses internet di era globalisasi ini. Di balik berbagai manfaat penguasaan TIK ini, memang harus diakui ada sisi negatifnya. Siswa terkadang menjadi malas untuk berpikir, karena telah disediakan jalan pintas seperti pencarian lewat google. Bahkan, mesin pencari ini mampu menyajikan informasi lengkap berbagai topik yang dicari. Hal ini tentu menjadi tantangan bagi para pendidik untuk selalu menambah wawasan pengetahuan dengan selalu mengakses berbagai perkembangan informasi yang ada. Tentunya hal ini hanya dapat dilakukan dengan penguasaan TIK. Efek negatif yang mungkin juga timbul dari TIK ini, kecenderungan siswa nyontek di ‘’Mbah Google’’ saat ulangan bahkan ujian. Maklum, akses TIK ini kini begitu gampang dimiliki siswa lewat perkembangan pesat gadget seperti smartphone dan sejenisnya. Bahkan ada kekhawatiran peran guru menjadi berkurang karena digantikan oleh ‘’Mbah Google’’. Itu mungkin dari aspek penguasaan pengetahuan serta keterampilan (psikomotor), misalnya dalam belajar bahasa Inggris dan lainnya. Sebab, siswa bisa belajar langsung mengenai aksen atau pelafalan dan sejenisnya, bahkan seperti penutur aslinya (native speaker). Namun bagaimana halnya dengan masalah pembentukan sikap dan karakter (afektif) yang belakangan banyak menjadi sorotan. Harus diakui, perkembangan TIK sangat memengaruhi pembentukan sikap dan karakter anak sekarang ini. Di sinilah peran guru tak bisa tergantikan untuk mendidik budi pekerti anak didik seperti yang diharapkan bersama. Sebab, penguasaan ilmu dan teknologi yang sangat tinggi tanpa diimbangi akhlak dan moral yang baik, cenderung akan terjadi penyalahgunaan dari penguasaan ilmu dan teknologi tersebut. Contohnya, cara meracik bom, narkoba, hal-hal berbau pornografi dapat dengan mudah diakses di internet. Jika anak tidak memiliki bekal budi pekerti serta akhlak dan moral yang baik dan kuat, justru akan membawa kehancuran bangsa ini. Di sinilah peran orangtua, guru, dan lingkungan sebagai pembentuk budi pekerti dan moral bangsa yang tidak tergantikan oleh TIK.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Hasil Pemeriksaan Kasus Beasiswa
Saya merasa bingung dengan masih adanya dua lembaga yang terkait dengan pemeriksaan keuangan. Ada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang resmi sebagai badan yang ditugasi atau memiliki kewenangan dalam bidang memeriksa keuangan negara/daerah. Hal tersebut sesuai dengan Undang-undang No. 15 Tahun 2006. Di pihak lain pemerintah juga masih mempertahankan lembaga Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang tidak lagi memiliki kewenangan atau ditugaskan oleh undang-undang untuk memeriksa keuangan negara/daerah. Dari kedua lembaga/instansi pemerintah tersebut terkadang memiliki pendapat yang berbeda dan sering bertentangan dalam hal menghitung kerugian negara terhadap suatu kasus yang sama. Padahal di dalam lembaga/instansi tersebut terdiri dari orang-orang yang profesional dan ahli dalam bidangnya masing-masing. Sebagai contoh kasus tipikor Stitna dan Stikes Jembrana 2009/2010. Hasil pemeriksaan BPK tidak ada kerugian negara atau tidak ada konsekuensi pengembalian uang negara. Di pihak lain hasil perhitungan BPKP ada kerugian negara, kemudian apabila hal ini menjadi keputusan pengadilan, maka siapa yang harus bertanggung jawab atas kerugian negara tersebut? Mahasiswa yang menikmati beasiswa itu ataukah tersangkanya? Tentu hal ini membingungkan. Oleh karena itu, sebaiknya pemerintah segera menggabungkan kedua lembaga tersebut. Ir. A.A. Ngurah Cakra Negara, Jl. Laksmana VI/D126 Sumerta Kelod Denpasar Timur
Teknologi Informasi, Mungkinkah Menggantikan Peran Guru di Sekolah? Teknologi sudah merambah semua sendi kehidupan manusia. Teknologi yang kian berkembang telah membantu manusia dalam berbagai aktivitas kehidupannya di dalam berbagai konteks. Di rumah tangga, misalnya teknologi telah membantu para ibu rumah tangga dalam mempercepat melakukan kegiatan rumah tangga dengan kehadiran berbagai peralatan seperti blender, micro wave, mesin cuci, dan vacuum cleaner, sehingga berbagai kegiatan rumah tangga dapat terselesaikan dengan lebih cepat dan efisien dari segi waktu dan tenaga. Di kantor kehadiran teknologi seperti komputer, laptop, printer, telepon, mesin faksimile juga membantu pelaksanaan pekerjaan perkantoran dengan berbagai fungsinya masing-masing secara efektif dan efisien pula.
Oleh Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A. ada abad ke-21 ini kemajuan teknologi didominasi oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, sehinga belakangan muncul berbagai gadget yaitu HP, tablet, iPad dalam berbagai tipe dan merek dan berbagai aplikasi yang dapat memudahkan manusia untuk mengakses informasi dan berkomunikasi yang dapat digunakan dalam berbagai konteks dan berbagai kepentingan. Saat ini semua lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa bahkan kakek-nenek sudah menggunakan teknologi yang terakhir ini dalam berbagai situasi, sehingga sering terdengar ucapan yang menyatakan tanpa gadget sehari, hidup terasa sangat sulit. Berdasarkan fakta di atas, kehadiran teknologi komunikasi dan informasi (TIK) dipromosikan pemanfaatannya oleh pemerintah di sekolah dalam usaha membantu pelaksanaan proses belajar mengajar. Terutama dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 (K-13), keberadaan TIK bukan lagi sebagai mata pelajaran tersendiri, tetapi setiap mata pelajaran di sekolah diwajibkan untuk menggunakan TIK. Hal ini bertujuan untuk mengupayakan pelaksanaan proses belajar-mengajar yang lebih inovatif. Pemanfaatan TIK dalam kelas memiliki berbagai keuntungan, yaitu membuat pembelajaran lebih menarik dan lebih kontekstual karena mengombinasikan komunikasi oral dan visual, sehingga mampu membuat peserta didik lebih cepat memahami materi yang disampaikan. Keuntungan lain dari pemanfaatan TIK adalah dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas secara klasikal, berkelompok maupun secara individual, bahkan di luar kelas untuk pembelajaran mandiri. Dapat dikatakan bahwa pemanfaatan TIK diupayakan untuk memaksimalkan pembelajaran agar lulusan yang dihasilkan menjadi output yang bukan hanya berkualitas dalam bidang yang digeluti
P
atau dipelajari tetapi mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Meski demikian, tidak bisa dimungkiri bahwa keberadaan TIK ini sering ditengarai dapat menggantikan peran guru. Hal ini dapat menjadi benar, dalam hal membagikan informasi atau pengetahuan (kognitif). TIK melalui berbagai akses program Google jauh lebih canggih dan lebih pintar dibandingkan dengan seorang guru di sekolah yang memiliki keterbatasan dalam satu bidang studi. Namun, manakala seorang guru tidak senang belajar atau membaca dan meng-update ilmunya, maka lama-kelamaan ilmu tersebut tidak akan berkembang dan yang diajarkan hanya sebatas yang diketahui. Berbeda dengan ‘’Mbah Google’’ kalau sudah diklik dalam satu topik tertentu, maka sejumlah informasi terkait akan dapat ditelusuri dan ditemukan untuk dipelajari. Kemampuannya bukan hanya pada satu bidang, tetapi dalam berbagai bidang. Jadi ‘’Mbah Google’’ ini jauh lebih pintar, tahu segala hal, cepat memberikan dan mendistribusikan informasi, dan tentu lebih praktis. Nilai kepraktisan ini juga dapat dilihat dari segi pemanfaatannya yang bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun kita membutuhkan, berbeda dengan guru yang hanya memberikan pelajaran di dalam kelas pada waktu yang telah dijadwalkan. Dari segi keterampilan (psikomotor), ‘’Mbah Google’’ juga mampu mengajarkan atau melatihkan berbagai keterampilan, misalnya keterampilan bercakap-cakap bahasa Inggris melalui video interaktif. Pembelajaran seperti ini jauh lebih bagus, karena dicontohkan oleh penutur asli (native speaker) bahasa Inggris tentu dengan model penggunaan bahasa terutama pengucapan yang lebih akurat, jika dibandingkandengandiajarkanolehguruyang bukan penutur bahasa asli. Bisa dibayangkan bila anak-anak sering berlatih bahasa Inggris dengan mengakses contoh video dari internet dan kemudian berlatih bercakap-cakap seperti
contoh, maka lama-kelamaan bahasa Inggris mereka akan menjadi seperti penutur asli, dibandingkan bila diajar dengan guru langsung. Belum lagi bila guru yang mengajarkan bahasa Inggris tersebut jarang menggunakan bahasa Inggris di kelas dalam berkomunikasi lisan dan menyampaikan pelajaran dengan berbagai alasan. Ditambah lagi jumlah peserta didik biasanya 30 - 40 orang dalam satu kelas menjadi kendala lain, yaitu kurangnya alokasi waktu untuk memberikan kesempatan bagi setiap siswa untuk berlatih berbicara. Bagaimana dengan pembelajaran sikap (afektif)? Akankah TIK mampu mengajarkan disiplin,kerajinan,tanggungjawab,danlain-lain? Akankah peran guru tergantikan oleh TIK? Sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, perlu dicermati bahwa akhir-akhir ini program aplikasi ‘’Pokemon Go’’ sedang menjadi perhatian seluruh dunia, karena mulai anak-anak sampai dengan orang dewasa bahkan orang tua sudah keranjingan dan adiksi bermain permainan tersebut. Bila digunakan dengan baik dan benar, maka permainan ini dapat mengajarkan kosakata bahasa Inggris, dan membuat orang bergerak untuk berolahraga pada waktu menangkap si Pokemon. Namun, saking gilanya orang bermain mereka menjadi lupa waktu, tidak disiplin mengontrol diri, menjadi tidak bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban, bahkan tidak sadar telah membahayakan dirinya sendiri, seperti kasus ada pemain yang sampai tercebur ke selokan dan ditabrak kendaraan. Di samping itu, pemanfaatan TIK, seperti akses video dan gambar-gambar yang kurang senonoh yang mengandung pornografi juga sering tidak bisa dikontrol. Kalau hal ini diakses oleh mereka yang belum cukup umur, maka terjadi kemerosotan moral seperti kasus-kasus pelecehan dan kekerasan seksual sampai pada pemerkosaan yang disertai pembunuhan yang dilakukan oleh mereka yang notabene masih tergolong anak-anak.
Mengacu pada kasus-kasus di atas, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan TIK oleh peserta didik yang kurang baik dan bijaksanalah yang menyebabkan mereka menjadi salah arah, kebablasan, dan dapat menjadikan mereka orang yang tidak bermoral, sehingga TIK tidak memberikan kebermanfaatan, tetapi sebaliknya kemudaratan. Di sinilah peran seorang guru dalam memberikan arahan, nasihat, contoh atau model, agar peserta didik mampu menggunakan TIK secara sehat danbertanggungjawab.Pembelajarantentang sikap (afektif) seperti disiplin menggunakan waktu, yakni kapan belajar dan kapan bermain, bertanggung jawab dalam menggunakan dan mengakses informasi yang tepat, dan mencontohkan apa yang boleh dan yang tidak boleh diakses, serta pemberian alasanalasan mengapa demikian, apa risikonya bila dilakukan secara tidak benar adalah menjadi kewajiban para guru di sekolah. Selain arahan, nasihat, dan contoh, penegakan peraturan tentang dilarangnya peserta didik untuk membawa gadget ke sekolah adalah salah satu alternatif solusi yang baik untuk mengontrol dan mengawasi penggunaan TIK di dalam kelas atau di sekolah, agar mereka lebih bertanggung jawab terhadap pengerjaan tugas-tugas di sekolah. TIK sangat baik untuk mengakses informasi dan pengetahuan seluas-luasnya serta mengajarkan berbagai macam keterampilan yang berguna untuk pengembangan berbagai keahlian yang dapat mempersiapkan peserta didik menjadi output yang sukses yang mampu berkompetisi dalam dunia kerja. Faktor sikap peserta didik dalam menggunakan TIK yang benar, sehat, dan bertanggung jawab juga harus dipupuk, agar mereka mampu memaksimalkan penggunaannya untuk kebaikan bukan untuk ketidakbaikan. Peran guru di sekolah dalam hal ini tidak bisa digantikan oleh TIK, karena TIK belum mampu mengajarkan bagaimana membentuk dan mengembangkan sikap yang baik. Jadi berbagai nilai sikap hanya bisa dibentuk, dibangun, dan dikembangkan dengan pemberian contoh atau model dari guru di sekolah, yang kemudian dijadikan kebiasaankebiasaan, dan bila kebiasaan sudah diterapkan secara permanen dalam hidup akan menjadi kepribadian (karakter). Jadi sehebat dan secanggih apa pun TIK, peran guru belum mampu digantikan, tetapi guru harus mampu menguasai dan menggunakan TIK dalam pembelajaran agar mampu menyesuaikan dan memaksimalkan pembelajaran dengan konteks kekinian. Penulis, dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Pendidikan Ganesha
Suara Publik Mengawal Program Normalisasi Sungai PEMERINTAH Jakarta gencar mencari solusi menangani banjir. Adapun salah satu caranya adalah dilakukan gerakan relokasi kampung kumuh dan normalisasi sungai. Saat ini yang sedang berjalan adalah program normalisasi Sungai Ciliwung. Di tengah upaya pemerintah untuk menata kota dinyatakan terdapat penolakandariwargakampungyangbermukimdi sepanjang aliran Sungai Ciliwung, ada yang setuju pindahkerumahsusunadajugayangmengajukan class action. Saat ini Pemerintah Daerah Bali kiranya perlu mengambil sisi baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Mengingat Bali kerap juga terjadi banjir pada tiap musim penghujan datang dan juga pernah beberapa wilayah di Bali mengalami kekeringan jika musim kemarau tiba. Bahkan dinyatakan wacana krisis air bersih saat ini sedang melanda Bali. Tahapan krisis ini kemungkinan terjadi dikarenakan pertumbuhan tingkat hunian penduduk, pengurangan lahan terbuka hijau, dan karenapolahidupkurangbersih,sertapenggunaan sumur bor untuk kepentingan hotel, restoran yang merupakan infrastruktur pelengkap pariwisata. Selainitusumurbormenjadisangatngetren,penggunaannyajugauntukindustrirumahtangga,dan lain-lain. Krisis air bersih sudah mengancam Bali, terus apa yang harus kita lakukan? Bagaimana kita harus megelola kebutuhan akan air bagi pasokan kelengkapan infrastruktur pariwisataitudanuntukkebutuhankonsumsiyang kuotanya semakin meningkat akibat peningkatan populasimasyarakatnya?MengingatBalimemang masihtergantungpadasektorpariwisataini,maka sangat penting untuk merancang strategi pengelolaan sumber penghasil air bersih. Kerusakan alam yang diakibatkan oleh perubahan masyarakat
Oleh Dewa Nyoman Suardana, S.Ag.
yang terjadi akibat halusinasi money oriented, dan keinginan yang berlebihan tanpa mempedulikan lingkungan sekitar harus diluruskan. Perlukah dibangun infrastruktur atau menggadaikan tempat yang sudah alami, untuk dijadikan komoditas pariwisata dan dibangun gedung hotel dan sarana lainnya lagi? Seperti yang akan dilakukan di daerah Teluk Benoa. Dengan mengubah hutan mangrove menjadi daratan baru, penunjang daerah tambahan pariwisata. Terlepas dari pro dan kontra terhadap rencana megaproyek ini, mari kita kontemplasi akan dampak turunannya. Bali dulu dikenal dengan sebutan agama tirtha, itu dikarenakan semua aktivitas keagamaan di Bali tidak pernah lepas dari yang namanya penggunaan sarana tirtha yang bersumber dari air. Air adalah sumber kehidupan, ada yang menyatakan bahwa 60 sampai dengan 70 persen dalam tubuh manusia terkandung unsur air. Namun saat ini karena pola hidup oportunistis atau kepentingan hidup yang hanya mementingkan diri sendiri, saat ini masyarakat terkesan enggan dan tidak peduli lingkungan. Masyarakat hanya mengeksploitasinya saja tanpa mengonservasinya,banyakmataairdanwilayahfilterisasiair, atau aliran air yang tercemar dan dicemari, secara sadar ataupun tidak. Kurang tumbuhnya semangat penghormatan terhadap sumber mata air, dan wilayah filterisasi air. Contohnya sungai yang saat inikeberadaannyakiantragis.Halinidikarenakan lajupendudukpendatangyangtidakdapatdibendung. Mereka datang hanya berorientasi mendap-
atkan dan menghasilkan sesuatu dari Bali, agar nantinyabisadibawapulangkekampungasalnya, namun sedikit sekali yang berprinsip menjaga keasrian lingkungan yang didiaminya. Mungkin sajaada,namuntentunyakuotanyasangatlahkecil. Maka tak jarang dapat kita lihat para pendatang semakin sukses hidupnya di Bali, namun masalah kebersihan tetap menjadi peringkat utama yang merupakan dampak turunannya. Pemerintah sejatinya sudah mengarah pada kualitas kejernihan aliran sungai, khususnya program Pemerintah Kota Denpasar. Untuk mendukung program ini masyarakat hendaknya ikut berpartisipasi. Hal kecil yang bisa dilakukan adalahagarlimbahrumahtanggatidaklangsung dialirkan ke sungai. Apalagi limbah kotoran manusia.Kalausungaidimanfaatkanuntukaktivitas mandi saja kiranya masih bisa ditoleransi, akan tetapi apabila sampai dimanfaatkan sebagai aliran septitank dan buang air besar, perilaku seperti ini harus dihentikan. Desa adat memiliki andil besar untuk membuat pakem peraturan, yang mengatur masyarakat adat yang berdiam di seputaran wilayahnya dalam hal pembuangan limbah, dan hal ini tentunya harus didukung oleh pemerintah daerah. Umat Hindu di Bali dari dulu telah memiliki prinsip konservasi alam yang tertuang dalam bentuk konsep Sadkertih yaitu melakukan ritual pakeleman sebagai bentuk ajaran komunikasi dengan alam (sumber air), hal ini dilakukan karena banten merupakan sarana komunikasidalam bentuk niskala.Halinikarena leluhur orang Bali telah paham bagaimana kita seharusnya memperlakukan alam, maka alam pun merespons perlakuan manusia terhadapnya (alam). Penulis, pengajar SMA PGRI 6 Denpasar
POJOK Terindikasi korupsi, lima kapal nelayan di Banyuwedang belum diserahkan. - Tunggu rusak dulu. *** Ketua DPRD Bali minta Pasubayan berkirim surat bila ingin ke rumah rakyat. - Birokrat atau wakil rakyat? *** Dukung ‘’Wonderful Indonesia’’ pariwisata Badung harus terus berbenah. - Yang penting pula, rakyat harus merasakan.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TANAMAN – Guna menghindari pedagang berjualan di atas trotoar, sejumlah tanaman dalam pot diletakkan di trotoar di Jalan Gunung Kawi Denpasar. Sementara itu pejalan kaki terpaksa mengalah karena trotoar diisi tanaman. Foto diambil Senin (29/8) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Bali Post/rah
WAWASAN KEBANGSAAN - Dan Unit Intel Kodim 1611/Badung Lettu Inf. Bagus Kusnandar menjadi narasumber kegiatan membangkitkan wawasan kebangsaan dengan tema “Melalui Pelatihan Linmas Kita Tingkatkan Peran dan Fungsi Satuan Perlindungan Masyarakat dalam Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan di Kota Denpasar”, Senin (29/8) kemarin. Kegiatan yang diselenggarakan Satpol PP Kota Denpasar itu berlangsung di aula eks BLPP Provinsi Bali Jalan Raya Sesetan No. 516, Denpasar Selatan, diikuti 70 peserta.
Figur
Harus Didukung
TUGAS pegawai DKP Denpasar terutama yang mengangkut sampah cukup berat dan berisiko tinggi. Selain berisiko kena penyakit, juga rawan kecelakaan. Oleh karena itu, Dit. Lantas Polda Bali melakukan sosialisasi kepada petugas DKP Kota Denpasar di LapanBali Post/rah gan Lumintang, Sabtu (27/8) lalu. “Kami beri masukan supaya petugas DKP dalam melaksanakan tugas mulia itu tidak malah dikomplain masyarakat. Kami berikan solusi supaya tugas baiknya untuk menjaga kebersihan terlaksana dengan lancar dan aman,” kata Kanit I Dikmas Dit. Lantas Polda Bali, AKP Nengah Subangsawan, Senin (29/8) kemarin. Demi keselamatan dan kenyamanan bersama, menurut Subangsawan, petugas DKP akan mengangkut sampah saat situasi lalu lintas sepi yaitu sebelum pukul 06.00 wita. Menurut mantan Kasat Lantas Polres Badung ini, petugas DKP jasanya besar dalam menjaga kebersihan, terutama mengangkut sampah ke TPA Suwung. “Jadi, kita harus apresiasi kerja mereka. Supaya sama-sama enak, jam angkut sampahnya diubah dan hasil kesepakatannya sebelum pukul 06.00 wita,” ujarnya. (rah)
Antisipasi Dampak Penundaan DAU
Tidak Ada Penambahan Pagu pada APBDP 2016
Denpasar (Bali Post) – Mengantisipasi penundaan pembayaran Dana Alokasi Umum (DAU) oleh pusat sebesar Rp 150 miliar, Gubernur Bali Mangku Pastika menginstruksikan jajarannya agar tidak menambah pagu anggaran dalam APBDP tahun 2016. Hal itu ditegaskannya ketika memimpin rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan jajaran Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Bali, Senin (29/8) kemarin. “Jadi, kalau bisa bukan hanya tidak ada tambahan, tapi dikurangi dari APBD induk kita. Meskipun biasanya tren APBDP selalu ada penambahan, sekarang kita harus kencangkan ikat pinggang,” tegasnya. Langkah ini cukup beralasan, selain penundaan pembayaran DAU dalam waktu yang tidak ditentukan sebesar Rp 150 miliar, pendapatan pajak pemprov juga diperkirakan meleset dari target Rp 500 miliar. Jadi total ada sekitar Rp 650 miliar dana yang harus dihemat. “Saya minta kita semua berhemat, kurangi perjalanan dinas dan rapat-rapat. Tapi yang pasti gaji dan tunjangan pegawai tetap harus dibayar karena itu hak mereka,” imbuhnya. Menangganpi laporan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Bali yang telah berhasil menghemat anggaran hingga Rp 333 miliar dalam APBDP tahun ini, Pastika meminta agar dilakukan rasionalisasi. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Bali, I Putu Astawa, memaparkan beberapa pos yang mengalami pemangkasan anggaran, antara lain belanja pegawai sekitar Rp 68 miliar, hibah sarana prasarana pendidikan sekitar Rp 118 miliar, bansos pendidikan Rp 20 miliar, belanja langsung Rp 55 miliar, belanja tak terduga Rp 10 miliar. Selain itu ada tambahan anggaran dari silpa 2015 sebesar Rp 1,3 miliar dan pendapatan daerah sebesar Rp 49 miliar. Sehingga total anggaran yang bisa dihemat menjadi Rp 333 miliar. Meskipun sudah bisa dihemat, Astawa menjelaskan jika dana itu sudah ada posnya sendiri, seperti untuk pembayaran kekurangan JKBM Rp 60 miliar, pembayaran alat kesehatan RS provinsi Rp 70 miliar, KONI Rp 17 miliar, bantuan desa pakraman dan subak Rp 3 miliar, bantuan bagi parpol Rp 240 miliar, pembelian mobil dinas karena mendesak Rp 1,6 miliar, tambahan dana ke Sekretariat Dewan sebesar Rp 7 miliar dan usulan SKPD sebesar 10 miliar. Merespons instruksi Gubernur, Sekda Ngurah Pemayun yang merupakan Ketua TPAD berjanji akan merapatkan timnya kembali. (kmb32/r)
LUDES - Kondisi rumah di Jalan Nangka Selatan Gang Nuri, Denpasar Timur, setelah dilalap si jago merah.
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Terbakar Denpasar (Bali Post) Rumah di Jalan Nangka Selatan Gang Nuri 7B, Denpasar Timur, dilalap si jago merah, Senin (29/8) kemarin. Ru-
mah tersebut ditempati enam kepala keluarga, salah satunya Wayan Dadi (72). Akibat kejadian itu, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan
juta rupiah. Informasi yang diperoleh di Polresta Denpasar, kejadiannya pukul 07.30 wita. Api pertama kali muncul dari atas plafon gudang yang bersebelahan dengan dapur. Dugaan sementara penyebab kebakaran itu karena korsleting listrik. Dari keterangan Anita Puji (28), waktu itu ia berada di dalam rumah. Tiba-tiba ia melihat kobaran api di atas plafon kamar pojok belakang. “Saksi (Anita -red) langsung menyelamatkan tiga anaknya yang masih kecil ke luar ru-
mah. Dia juga minta bantuan warga sekitar,” tegas petugas Polresta. Api dengan cepat membesar dan melalap kamar yang ada di rumah tersebut. Alhasil sebagian besar barang-barang berharga ludes dilalap api. Hal sama juga dilakukan penghuni rumah lainnya. Mereka membangunkan keluarganya yang masih di kamar. Warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun api sulit dikendalikan dan kobarannya semakin besar.
Bali Post/rah
Empat mobil pemadam kebakaran Denpasar dikerahkan ke lokasi kejadian. Dengan sigap, petugas BPBD berjibaku selama satu jam menjinakkan api, walau petugas kesulitan karena akses jalan menuju TKP sempit. “Pukul 08.50 wita, api berhasil dipadamkan,” ucap petugas yang enggan disebut identitasnya ini. Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Kasus tersebut ditangani Polsek Denpasar Timur. (kmb36)
Disepakati, Perda LPD Direvisi Denpasar (Bali Post) -
Perda No. 4 Tahun 2012 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) disepakati untuk direvisi. Dengan kata lain, tidak akan ada pembuatan perda baru seperti yang pernah mengemuka beberapa waktu lalu. Hal ini karena tidak ada pasal dalam Perda LPD yang akan dicabut. Namun sebaliknya, perda itu akan diperkuat dengan penambahan beberapa pasal dan ayat baru.
Bali Post/dok
Nyoman Parta
“Setelah kita diskusikan, kontennya tadi ternyata tidak ada yang berubah. Yang ada hanyalah menambahkan, menguatkan, dan menyempurnakan. Tidak ada pasal yang dibuang, jadi ada yang nambah ayatnya dan ada pasal khusus,” ujar Ketua Komisi IV DPRD
Bali, Nyoman Parta, usai menggelar rapat komisi dengan LP LPD, BKS LPD, Biro Hukum, serta Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Bali di Ruang Baleg DPRD Bali, Senin (29/8) kemarin. Parta mencontohkan, akan ada pasal khusus terkait Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD. Pasal itu menyangkut penambahan fungsi audit yang selama ini belum tercantum dalam Perda LPD. Selain LP LPD, masalah regenerasi Kepala LPD juga akan diakomodir dalam pasal atau ayat baru. Termasuk akan diatur pula mengenai lembaga yang mengeluarkan sertifikat atau surat keterangan calon Kepala LPD (cakep). “Perda nanti harus mengatur tentang pendidikan maupun tentang persiapan calon Kepala LPD. Jadi seorang Kepala LPD jika nanti waktunya sudah habis, dia diganti oleh calon yang sudah memiliki sertifikasi jadi Kepala LPD sehingga pergantian Kepala LPD-nya landai,” jelas Politisi PDI Perjuangan asal Gianyar ini.
Hal lain, lanjut Parta, menyangkut perdebatan tentang setoran dana 5% dari keuntungan LPD. Akan ada pasal atau ayat yang mengatur sanksi bagi LPD yang tidak menyetor dana itu, termasuk penghargaan bagi LPD yang berprestasi. Namun sanksi yang dimaksud bukanlah sanksi pidana. “LPD yang tidak nyetor ya… harus kena sanksi. Sanksinya nanti bisa diatur apakah tidak ikut di pelatihan atau bagaimana,” imbuhnya. Parta menambahkan, fungsi Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) turut akan diperjelas. Sebab, MUDP lahir karena ada Perda tentang Desa Pakraman. Namun disebut pula dalam Perda LPD dengan fungsi memberikan pertimbangan. Fungsi MUDP dalam Perda LPD ini harus diperjelas agar tidak bersinggungan dengan LP LPD. “Kalau (MUDP) diperlukan, apakah fungsinya hanya monto (segitu, red). Apa MUDP itu diperlukan atau tidak, itu masih akan kita rumuskan dulu karena kita belum mengundang MUDP,” ujarnya. (kmb32) WISATAWAN – Kawasan Jalan Gajah Mada, Denpasar menjadi salah satu objek wisata (city tour) yang kerap dikunjungi wisatawan. Tampak wisatawan melintas di kawasan tersebut, Senin (29/8) kemarin.
Bali Post/wan
Bali Post/kmb21
SERAHKAN - Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto, S.H., M.H. ketika menyerahkan kunci sepeda motor secara simbolis kepada para Kapolres se-Bali, Senin (29/8) kemarin.
Kapolda Serahkan 297 Motor untuk Babinkamtibmas
Denpasar (Bali Post) Kapolda Bali Irjen Pol. Drs. Sugeng Priyanto, S.H., M.H. didampingi Waka Polda Bali dan pejabat utama menyerahkan 297 unit sepeda motor kepada anggota Babinkamtibmas seBali, di halaman belakang Polda Bali, Senin (29/8) kemarin. Ratusan unit motor tersebut diserahkan secara simbolis dan diterima langsung oleh Kapolresta/Kapolres se-Bali. Kapolda Sugeng Priyanto mengatakan setiap pelaksanaan tugas harus menjalankan standar operasional prosedur (SOP) sebagai dasar tindakan kepolisian selain mekanisme pengawasan atau kontrol yang baik. Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) meyakinkan bahwa arahan pimpinan harus sampai kepada level terbawah, termasuk juga tidak ada anggota yang patroli sendirian. “Kapolres harus bertanggung jawab, sebab sudah dibentuk Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) untuk mengawasi kegiatan di kesatuan wilayah,” katanya. Kapolda berpesan kepada pengguna sepeda motor agar merawat dengan baik dan yang terpenting harus dipergunakan untuk tugas demi kepentingan pelayanan kepada masyarakat. “Dengan adanya fasilitas baru ini, semoga dapat meningkatkan mobilitas anggota. Tidak ada alasan lagi bahwa transportasi menjadi hambatan. Sebab, sekarang semuanya sudah dipenuhi oleh negara,” terangnya. Ratusan unit motor itu diserahkan kepada anggota Babinkamtibmas/Obvit Polresta Denpasar sebanyak 21 unit, Polres Gianyar (32 unit), Polres Tabanan (43 unit), Polres Buleleng (47 unit), Polres Klungkung (34 unit), Polres Bangli (31 unit), Polres Karangasem (32 unit), Polres Jembrana (30 unit), dan Polres Badung (27 unit). (kmb21)
BANGLI
8
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
SOSOK
Jangan Enggan Melapor AKSI kejahatan khususnya pencurian beberapa bulan belakangan cukup marak terjadi di Kabupaten Bangli, terutama di wilayah Kintamani. Hal ini tak hanya menimbulkan kerugian material, namun juga mengakibatkan masyarakat resah. Guna mengantisipasi makin maraknya kasus pencuBali Post/sos rian, masyarakat diminta selalu waspada. ‘’Kasus di Bangli memang tidak seperti kota-kota besar. Tapi Masyarakat perlu tetap waspada,’’ ujar Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Yana Jaya Widya, Senin (29/8) kemarin. Dalam upaya pengungkapan kasus pencurian, masih ada masyarakat yang enggan untuk melapor. Hal itu diduga akibat masyarakat tak siap berurusan dengan hukum. Padahal, melaporkan suatu kejahatan sangat penting untuk meminimalisasi munculnya kasus baru. ‘’Kalau melapor kan perlu memberikan keterangan. Mungkin itu yang membuatnya enggan. Silakan lapor,’’ ucapnya. Ke depan, mewujudkan lingkungan yang aman, sinergi masyarakat dan aparat diharapkan bisa semakin meningkat. Demikian juga dengan partisipasi masyarakat dalam pengungkapan sebuah kasus. ‘’Peran serta masyarakat sangat diperlukan,’’ tandas Jaya Widya. (sos)
Bagian Hukum Kaji Draf Instruksi Bupati
Bangli (Bali Post) Larangan bagi PNS untuk rangkap jabatan di luar lembaga pemerintahan, salah satunya sebagai bendesa adat tak sekadar wacana. Hal tersebut ditandai dengan adanya draf instruksi bupati yang kini sudah memasuki tahap kajian. Kabag Humas Setda Bangli Cok Bagus Gaya Dirga, Senin (29/8) kemarin, mengungkapkan, larangan yang disampaikan Bupati Bangli Made Gianyar saat apel disiplin beberapa waktu lalu sudah ditindaklanjuti langsung oleh Badan Kepegawaian Daerah dengan menyiapkan draf instruksi bupati tentang larangan PNS di lingkungan Pemkab Bangli menjadi pengurus lembaga swadaya masyarakat, perangkat/ pengurus desa adat, bendesa adat, klian adat, klian dadia, klian subak dan pengurus/anggota kelompok tani dan ternak. Draf itu, kata dia, sudah ada di tangan Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Bangli untuk dikaji guna menghindari adanya pertentangan dengan peraturan perundangundangan. Kajian itu belum bisa dipastikan kapan akan rampung, mengingat produk hukum yang ditangani cukup banyak. ‘’Sampai saat ini masih tahap pengkajian. Belum bisa disampaikan kapan waktu pastinya tuntas,’’ katanya. Cok Dirga ini menyebutkan, jika kajian sudah selesai, maka akan langsung disampaikan ke Sekda dan berlanjut ke Bupati. Meskipun baru sebatas draf instruksi, namun hal itu kembali menuai tanggapan dari anggota DPRD Bangli. I Dewa Gede Oka mengatakan, jika larangan itu benarbenar diterapkan, bupati secara tidak langsung menunjukkan sikap yang tak menghargai hak asasi manusia. ‘’Mereka (pegawai rangkap jabatan-red) punya hak untuk dipilih dan memilih. Kenapa dilarang?’’ tegasnya. Sebelumnya, politisi Gerindra ini menyatakan, Bupati seharusnya mengetahui kualitas kerja pegawai yang rangkap jabatan sebelum mengeluarkan larangan itu. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari adanya polemik di internal lembaga pemerintahan dan di masyarakat. (kmb45)
Rumdin Camat Tembuku Terbengkalai Bangli (Bali Post) Rumah dinas (rumdin) Camat Tembuku yang berlokasi tepat di sebelah utara Bank BPD Kantor Kas Tembuku, dibiarkan rusak dan terbengkalai. Sejak beberapa tahun terakhir, rumdin tersebut tak berpenghuni. Oleh beberapa warga, rumdin itu kini dimanfaatkan untuk menyimpan gerobak dan parkir sepeda motor. Berdasarkan pantauan, Senin (29/8) kemarin, rumdin yang berada di sebelah timur pasar senggol Tembuku ini kondisinya benar-benar memprihatinkan. Beberapa bagian rumah terutama
atap dan plafon kondisinya sudah rusak parah. Sebagian besar jendela kaca dan dinding rumah juga sudah banyak jebol. Tak hanya itu tanaman liar juga terlihat banyak memenuhi halaman depan hingga ke dalam bangunan rumah. Beberapa warga ada yang menjadikan rumah dinas tersebut sebagai gudang. Hal itu terlihat dari adanya gerobak bekas yang nangkring di garasi dan beberapa karung bunga kering di dalam ruangan. Bahkan beberapa siswa SMP ada yang menjadikan halaman depan sebagai tempat parkir sepeda motor.
Perbekel Tembuku Ketut Mudiarsa mengatakan, rumdin tersebut sudah lama kosong tak berpenghuni. Terakhir kali, rumdin ditempati Camat Tembuku Nortan Atmaja sekitar tahun 2000-an. ‘’Terakhir yang menempati Pak Nortan. Jadi sudah lama sekali kosong,’’ terangnya. Mudiarsa mengatakan, sejatinya pihak Desa Tembuku sempat memohon kepada Pemkab Bangli agar aset tersebut dapat dimanfaatkan untuk pengembangan pasar. Hanya saja permohonan pihak desa diakui Mudiarsa belum mendapat tanggapan hingga saat ini.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Tembuku Dewa Agung Purnama mengatakan bahwa rumdin camat tersebut sudah tidak ada yang menempati sejak tahun 2007. Sejak tak berpenghuni, pihak Desa Tembuku diakuinya sempat mengajukan permohonan untuk memanfaatkannya. ‘’Tapi saya sampaikan bahwa rumah dinas tersebut masih diperlukan oleh Pemkab. Siapa tahu suatu saat camatnya dari luar daerah dan menggunakan rumah dinas. Kan harus mencari tempat lagi. Sedangkan untuk pembebasan tanah sekarang kan tidak gampang,’’ jelasnya.
Mengenai perbaikan rumdin, Agung Purnama mengatakan bahwa hal itu sudah sering diusulkan dalam musrenbang. Karena dalam kegiatan pembangunan, Pemkab Bangli mengacu pada skala prioritas, maka perbaikan rumdin tersebut untuk sementara ditunda. ‘’Masih banyak kebutuhan dasar di masyarakat yang harus didahulukan. Untuk menggerakan ekonomi masyarakat pemda masih fokus pada perbaikan infrastruktur jalan hotmix serta dana ke desa supaya desa lebih menggeliat,’’ kata Purnama. (kmb40)
Pelaksanaan Kegiatan Fisik Dinilai Adem-ayem Bangli (Bali Post) -
Pelaksanaan program pembangunan tahun anggaran 2016 kembali menjadi sorotan kalangan legislatif. Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles, Senin (29/8) kemarin menilai, pelaksanaan kegiatan fisik terkesan adem-ayem dan tanpa didukung perencanaan yang jelas. Jika hal ini terus dibiarkan, dikhawatirkan Bangli akan kembali mendapat opini disclaimer dari BPK. Carles menyebutkan, ketok palu APBD 2016 sudah berlangsung pada November 2015 lalu. Hal tersebut sejatinya menjadi angin segar bagi pemkab untuk bisa merealisasikan program lebih awal. Akan tetapi, pada kenyataannya justru berbanding terbalik. Realisasi program sampai saat ini masih terkesan adem-ayem. Baru segelintir proyek yang dilaksanakan. ‘’Ketok palu APBD sudah lama. Buktinya sampai sekarang baru sedikit kegiatan yang jalan. Parah Bangli ini. Serapan ang-
garan menjadi tak maksimal,’’ sesalnya. Persoalan demikian, kata dia, tak hanya terjadi pada satu SKPD saja melainkan hampir keseluruhan. Pemkab pun menjadikan persoalan status aset yang tak jelas sebagai kambing hitam lambannya serapan anggaran. Menurutnya, persoalan aset harus segera dituntaskan. Seluruh SKPD harus bergerak cepat dan didukung dengan koordinasi yang baik. ‘’Persoalan yang ada jangan diwacanakan terus dalam
rapat kerja. Tapi itu harus ditindaklanjuti,’’ tegasnya. Guna menggenjot serapan anggaran, peran bupati sebagai nakhoda pemerintahan sangat diperlukan. Evaluasi kinerja harus secara rutin diberikan. Demikian juga dengan target penuntasan persoalan yang ada. Jika ditemukan pejabat yang kinerjanya loyo, langkah mutasi patut diambil. ‘’Kinerja SKPD sangat lambat. Beda jauh dengan kabupaten lain. Penataan pasar Kintamani contohnya, itu sudah dianggarkan tapi
Sidang Kasus Pembunuhan di Songan
Dua Terdakwa Nyaris Terkena Lemparan Sandal Bangli (Bali Post) I Komang Kresna Wijaya dan Jro Luwes, terdakwa kasus penganiayaan yang mengakibatkan tewasnya korban I Gede Pasek, warga Banjar Hulundanu, Desa Songan Kintamani, nyaris terkena lemparan sandal dari pihak keluarga korban usai mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Bangli, Senin (29/8) kemarin. Hal itu terjadi lantaran pihak keluarga korban sangat emosi dan masih tak terima dengan perbuatan keji yang telah dilakukan kedua terdakwa terhadap korban April lalu. Berdasarkan pantauan kemarin, sesaat sebelum sidang diakhiri, Ketua Majelis Hakim I Dewa Made Budi Watsara sempat memberikan kesempatan terhadap terdakwa untuk menanggapi keterangan dari saksi-saksi. Ketika itu Jero Luwes sempat membantah beberapa keterangan saksi yang menyebutkan dirinya ikut memukul korban. Sementara terdakwa I Komang Kresna Wijaya hanya menyatakan keberatan karena ada yang menyebut dirinya teroris. Saat kedua terdakwa sedang berbicara, pihak keluarga korban yang mengikuti jalannya sidang kemarin nampak sudah mulai emosi. Puncaknya, saat sidang diakhiri oleh majelis hakim, seorang perempuan yang duduk di kursi depan langsung melepas sandal dan melemparkannya ke arah terdakwa. Namun, lemparan tersebut tak mengenai terdakwa karena dihalangi petugas kepolisian. Tak hanya melempar sandal, beberapa keluarga korban yang nampak emosi pun mencaci maki kedua terdakwa sambil
Bali Post/ina
TERBENGKALAI - Rumah dinas Camat Tembuku yang rusak dan terbengkalai.
menangis. Untuk mengendalikan situasi, polisi pun langsung menggiring keluarga korban untuk meninggalkan ruangan sidang. Sementara itu, dalam sidang yang digelar kemarin, sebanyak 10 orang saksi dihadirkan. Mereka adalah I Kadek Surama (anak Jro Luwes), Nyoman Rintiasih (istri Jro Luwes), Jro Sukebal (adik Jro Luwes), I Nengah Juanda, I Kadi, I Gurun Pertama, Jro Tumbuh, Jro Suara, Nyoman Jadi dan I Nengah Telaga (Babinkamtibmas Desa Songan). Tiga saksi pertama dihadirkan dalam sidang yang dimulai pukul 09.00 wita. Tujuh saksi lainnya dihadirkan dalam sidang berikutnya yang digelar pukul 13.00 wita. (kmb40)
Bali Post/ina
SIDANG - Suasana sidang kasus pembunuhan di Songan.
belum juga jalan,’’ kata politisi Demokrat ini. Jika kondisi itu terus berlanjut, wakil rakyat asal Kintamani ini pesimis Bangli bisa mempertahankan opini WDP, apalagi meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK. Dikhawatirkan yang terjadi justru pengalaman mendapatkan disclaimer beberapa tahun lalu akan terulang kembali. ‘’Kalau terus seperti ini, bisa-bisa akan disclaimer,’’ ungkapnya. Sementara itu, khusus penataan Pasar Kintamani, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli I Nengah Sudibia menjelaskan, prosesnya baru memasuki tahap penelusuran aset dan mencari sertifikat lahan. Hal ini juga sudah dikoordinasikan dengan Bagian Umum,
Aset dan Perlengkapan Setda Bangli beserta Badan Pertanahan Nasional. ‘’Untuk pasar itu, kami belum mengetahui data yang dulu. Siapa membangun, nilai proyeknya berapa. Ini masih kami telusuri. Sertifikat lahannya juga belum ditemukan. Yang ditata pada parkirnya,’’ jelasnya. Pejabat asal Penglipuran ini juga menyebutkan jika pembangunan dipaksakan, dikhawatirkan akan memunculkan persoalan terlebih di tengah ketatnya pemeriksaan dari BPK. ‘’Kami berupaya itu terealisasi secepatnya. Tapi ada beberapa hal yang harus kita ikuti,’’ ucapnya sembari menambahkan, selain Pasar Kintamani, persoalan serupa juga terjadi pada Pasar Kayuambua, Susut. (kmb45)
Jelang Galungan, Harga Jeruk Merangkak Naik Bangli (Bali Post) Jelang hari raya Galungan, harga buah jeruk Kintamani perlahan meningkat. Per satu kilogramnya di tingkat petani saat ini, jeruk Kintamani jenis siem dihargai Rp 5.500 dari sebelumnya Rp 4.000. Sementara untuk jenis slayer seharga Rp 3.000 per kilogram dari sebelumnya hanya Rp 2.000. Salah seorang petani jeruk di Kintamani, I Ketut Sandia, mengatakan kenaikan harga jeruk secara perlahan mulai sudah dirasakan petani sejak beberapa hari terakhir. Sebagaimana pengalaman sebelumnya, kenaikan harga jeruk ini diperkirakan akan terus terjadi selama beberapa hari
sebelum hari raya Galungan. ‘’Paling tidak sampai tiga hari menjelang galungan harganya akan terus naik,’’ terangnya. Karena kebutuhan masyarakat terhadap jeruk meningkat saat hari raya, dirinya memprediksi harga jeruk nantinya akan mencapai Rp 6.000 hingga Rp 6.500 per kilogram. Namun demikian, persentase kenaikan harga jeruk saat ini diakuinya tidak lebih tinggi jika dibandingkan dengan hari raya Galungan sebelumnya. Enam bulan lalu, harga buah jeruk jelang Galungan bisa mencapai Rp 8.000 per kilogram untuk jenis siem. Menurut Sandia, kondisi ini terjadi disebab-
kan karena dampak kelesuan perekonomian. ‘’Padahal produksi jeruk saat ini jauh di bawah panen sebelumnya,’’ ujarnya. Tak hanya Sandia, petani jeruk lainnya, Wayan Merta juga mengungkapkan hal serupa. Diakuinya bahwa harga jeruk saat ini masih lebih rendah dibandingkan dengan harga jeruk saat jelang hari raya Galungan yang lalu. Petani yang selama ini sering menyuplai jeruk ke supermarket ini mengatakan bahwa saat ini jeruk siem super laku dijual Rp 9.000 per kilogramnya. Sementara enam bulan lalu laku dijual Rp 13.000-15.000 per kilogram. (kmb40)
GIANYAR
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
9
Pemkab Ajukan Akreditasi Tiga Puskesmas Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar tahun ini mengajukan akreditasi untuk tiga puskesmas yakni UPT Kesmas Blahbatuh II, UPT Kesmas Sukawati II, dan UPT Kesmas Ubud I. Diharapkan, seluruh puskesmas di Gianyar sudah terakreditasi pada 2017 mendatang. Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ida Ayu Cahyani mengungkapkan, sebagai tindak lanjut pengajuan akreditasi, mulai Senin (29/8) kemarin hingga besok (31/8), Tim Surveyor Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama melakukan penilaian pada tiga puskesmas tersebut. Menurutnya, akreditasi merupakan salah satu upaya untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, kualitas SDM dan penguatan kerja sama lintas sektor. Sementara itu, Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan I Ketut Astawa Suyasa menjelaskan, di Gianyar terdapat 13 UPT Kesmas, 1 RSUD, dan 5 rumah sakit swasta. Tahun ini, RSUD Sanjiwani Gianyar telah mendapat akreditasi dengan tingkatan paripurna. Sementara untuk puskesmas, ditargetkan tahun depan sudah seluruhnya terakreditasi. Menurutnya, akreditasi sangat penting dilakukan agar puskesmas memperoleh pengakuan dari badan independen terkait perubahan menuju ke arah yang lebih baik layanan yang diberikan. ‘’Akreditasi juga sebuah upaya dalam meningkatkan mutu puskesmas dan peningkatan kapasitas pegawai puskesmas’’ tegasnya. (kmb25)
Bali Post/nik
TUNJUKKAN PELAKU - Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha (kanan) saat menunjukkan pelaku penyalahgunaan narkoba yang merupakan oknum Satpol PP Gianyar.
Lagi, Oknum Satpol PP Ditangkap karena Narkoba Kasatpol PP Janji Lakukan Pembenahan Internal
Gianyar (Bali Post) -
Bali Post/ist
PELATIHAN - Suasana pelatihan Kader BPJS Ketenagakerjaan.
Dibentuk, Kader BPJS Ketenagakerjaan
Gianyar (Bali Post) BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar melatih 25 orang dari berbagai elemen masyarakat yang nantinya akan bertugas sebagai kader penggerak BPJS di wilayah masing-masing. Tujuan pembentukan kader ini demi menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan. Pelatihan dilaksanakan Minggu (28/8) hingga Senin (29/8) kemarin di Hotel Evitel Ubud. Peserta dibekali dengan pengetahuan tentang dasar hukum, program, manfaat sampai dengan teknis pendaftaran, pembayaran dan prosedur klaim. Di sela-sela pelatihan, para peserta juga diajak secara langsung ke lapangan untuk bertemu dan menyapa masyarakat dengan program BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, kemarin, para kader BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan kunjungan ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar untuk melihat secara langsung bisnis, proses kepesertaan dan klaim jaminan dan bisa langsung berinteraksi baik dengan seluruh karyawan ataupun para peserta yang kebetulan ada di kantor BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar. Pelatihan ini ditutup dengan penandatanganan MoU. Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bali Gianyar A.A. Karma Krisnadi mengatakan, pelatihan ini untuk menumbuhkan awareness kepada masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu pula dipilih kader-kader BPJS Ketenagakerjaan yang dekat dengan masyarakat antara lain pegawai koperasi, lembaga perkreditan, dinas, banjar/desa dan tokoh masyarakat. Dengan adanya Kader BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan BPJS Ketenagakerjaan bisa lebih dekat dengan masyarakat hingga ke seluruh pelosok Pulau Bali. ‘’Bergandengan dengan kader membuat saya semakin yakin bahwa Bali akan menjadi percontohan Pulau Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Ini semua sesuai dengan amanah UU nomor 40 tahun 2004 dan UU nomor 24 tahun 2011 bahwa seluruh tenaga kerja berhak untuk mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,’’ katanya. Jeffry Martin, Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar menambahkan, kegiatan ini tidak berhenti di sini. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Gianyar berkomitmen akan selalu bergandengan tangan dengan para kader dan akan diadakan pembahasan peningkatan kepesertaan dengan para kader tiap sebulan sekali. (kmb25/k100)
Seorang oknum petugas Satpol PP Kabupaten Gianyar diringkus polisi. Pria berinisial KW asal Gianyar ini ditangkap karena kedapatan menyimpan satu paket sabu-sabu (SS). Dari tangkapan itu, total sepanjang Agustus ini sudah dua oknum anggota Satpol PP Gianyar yang diringkus polisi karena menyalahgunakan narkoba. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharmanatha, S.H., Senin (29/8) kemarin, menjelaskan, penangkapan ini berawal dari informasi maraknya penyalah guna narkoba di wilayah Gianyar. Polisi yang melakukan penyelidikan, akhirnya berhasil mengantongi identitas KW yang beralamat di Ling-
kungan Pasdalem, Gianyar. ‘’Pelaku kami tangkap Rabu (24/8) malam lalu sekitar pukul 21.00 wita,’’ katanya. Dijelaskannya, saat penangkapan, pelaku terlihat membuang tisu. Petugas yang curiga langsung memerintahkan pelaku mengambil tisu tersebut dan saat dibuka ternyata di dalamnya berisi satu
paket SS. ‘’Dari temuan ini, pelaku langsung kami giring ke Mapolres Gianyar,’’ ucapnya. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 127 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling lama empat tahun penjara. Dengan tertangkapnya KW, total sudah dua ang-
mun secara resmi, pihaknya belum mendapat laporan dari Polres Gianyar. ‘’Saya juga baru tahu dari anggota, dari polisi belum lama terima suratnya. Kami akan segera cek ke kantor polisi,’’ katanya. Suartika juga berjanji melakukan pembenahan ke dalam yang di antaranya melibatkan petugas tindak internal (PTI) yang sudah ada. ‘’Kami segera melakukan pembinaan ke dalam atau internal. Dalam waktu dekat, kami akan kerja sama dengan BNNK Gianyar untuk melakukan tes urine,’’ ujarnya. (kmb35)
Lestarikan Seni Budaya
Kodim Gelar Lomba ’’Mageguritan’’ Tingkat SMA/SMK
Gianyar (Bali Post) Tidak hanya bertugas menjaga wilayah ataupun mewujudkan swasembada pangan, TNI juga turut serta dalam upaya pelestarian seni dan budaya. Seperti yang dilaksanakan Kodim 1616/ Gianyar yang menyelenggarakan lomba mageguritan di aula Makodim Gianyar, Senin (29/8) kemarin. Lomba yang diikuti puluhan peserta tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Gianyar ini diselenggarakan dalam agenda komunikasi sosial TNI kepada masyarakat. Dandim Gianyar Letkol Kav Berto SP Capah menjelaskan, agenda komunikasi sosial TNI dengan masyarakat merupakan kegiatan rutin setiap enam bulan
sekali. Karena di Kabupaten Gianyar terkenal sebagai kawasan seni, maka kali ini dilaksanakan perlombaan yang berhubungan dengan seni dan budaya. ‘’Sebelumnya, kita adakan lomba sepak bola berpakaian adat melibatkan siswa SD. Nah sekarang kita gaet peserta tingkat SMA/SMK dalam lomba mageguritan,’’ ungkapnya. Letkol Kav Berto Capah menambahkan, selain dalam rangka mendekatkan generasi muda dengan TNI, kegiatan lomba mageguritan ini juga sebagai bentuk pelestarian budaya. Apalagi generasi muda saat ini dominan berkutat dengan berbagai hal terkait teknologi sehingga jarang mau bergelut dengan aktivitas bernuansa budaya. ‘’Kita harap lomba mage-
guritan ini benar-benar bermanfaat sebagai bentuk pelestarian budaya yang melibatkan generasi muda,’’ terangnya. Lomba mageguritan ini diikuti 18 pasang peserta tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Gianya. Para peserta yang mengenakan pakaian adat dengan riasan ini pun tampak antusias mengikuti perlombaan. Lomba ini dinilai empat orang juri yakni Kapten Made Suteja (Danramil Ubud), Gusti Made Susana (Ketua Widya Saba Kabupaten Gianyar), dan dua juri dari Dinas Kebudayaan Gianyar yakni Ketut Tenten dan Ida Bagus Suarsa. Pemenang lomba mageguritan diraih peserta dari SMAN 1 Sukawati (juara I), SMAN 1 Payangan (juara II), dan SMAN 1 Gianyar (juara III). (kmb35)
Mencuri di Lima Lokasi, ’’Salesman’’ Diciduk Polisi
Gianyar (Bali Post) Aparat Reskrim Polres Gianyar meringkus pelaku pencurian, Nyoman Budiasa (25). Pria yang bekerja sebagai salesman ini diketahui telah melakukan aksi pencurian di lima TKP di wilayah Gianyar, Denpasar, dan Klungkung sepanjang Juli 2016. Modus pelaku dengan menunggu keteledoran korban yang kerap menaruh barang berharga di bagasi depan sepeda motor. Kanit I Satreskrim Polres Gianyar Ipda IGN Winangun Senin (29/8) kemarin, mengatakan, penangkapan ini berawal dari maraknya aksi pencurian di wilayah Gianyar. Polisi yang melakukan penyelidikan berhasil mengantongi identitas pelaku yang kerap mengendarai sepeda motor Honda Beat putih. ‘’Setelah ditelusuri sepeda motor tersebut diketahui milik Nyoman Budiasa yang tinggal di Jalan Pratu Made Rampun,’’ ungkapnya. Setelah dilakukan pengintaian di alamat tersebut, polisi akhirnya melakukan penyergapan pada Minggu (28/8) pagi sekitar pukul 10.00 wita. Hasil penggeledahan, polisi menemukan puluhan barang bukti HP, uang, dompet, hingga surat-surat kendaraan milik korban pencurian. ‘’Pelaku mengakui puluhan HP ini merupakan hasil curian,’’ katanya. Pelaku melakukan aksinya dengan modus mengintai korban yang teledor menaruh barang berharga di bagasi sepeda motor kendaraan. ‘’Jadi, pelaku ini murni hanya memanfaatkan kelengahan korban yang kerap ceroboh menaruh HP atau dompet,’’ ujar Ipda Winangun. Hanya berbekal modus tersebut, pelaku yang bekerja sebagai salesman ini telah beraksi di lima TKP di wilayah Gianyar, Denpasar, dan Klungkung. (kmb35)
gota Satpol PP Gianyar yang diringkus bulan ini karena penyalahgunaan narkoba. Sebelumnya, Satuan Narkoba Polres Bangli mengamankan seorang oknum anggota Satpol PP Gianyar bernisial Made SN (38). Pelaku dibekuk saat melintas di jalan raya Kayuambua, tepatnya di persimpangan menuju Banjar Penyebeh, Bangli 14 Agustus lalu sekitar pukul 20.30 wita. Kasatpol PP Gianyar Drs. Dewa Suartika yang dikonfirmasi hal ini mengaku telah mendengar informasi penangkapan KW tersebut. Dia pun mengaku sangat terkejut. Na-
Bali Post/nik
MAGEGURITAN - Para peserta lomba mageguritan saat menunjukkan kebolehannya di aula Makodim Gianyar, Senin (29/8) kemarin.
Bali Post/ist
SERENTAK - Penanaman padi serentak yang dilakukan petani bersama Pemkab Gianyar di Subak Teges, Ubud, Senin (29/8) kemarin.
Penuhi Target Luas Tanam Padi
Pemkab Khawatirkan Krisis Air Irigasi
Gianyar (Bali Post) Luas tanam padi di Kabupaten Gianyar periode AprilSeptember 2016 ditargetkan 15.649 hektar. Hingga 28 Agustus, realisasinya mencapai 11.539 hektar atau sekitar 73,73 persen. Untuk mengejar target, Pemkab Gianyar berupaya melakukan percepatan tanam dengan pola tanam serentak. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian, Perhutanan dan Perkebunan Kabupaten Gianyar Made Raka saat gerakan tanam padi sawah di Subak Teges, Ubud, Senin (29/8) kemarin. Menurutnya, percepatan tanam harus dikawal mulai dari pengolahan tanah, persemaian, hinga penanaman. Tidak dimungkiri persoalan air akan menghantui program penanaman serentak. Apalagi mengingat debit air di sejum-
lah sumber air cukup terbatas sehingga potensi rebutan air antara petani sulit terelakkan. Made Raka mengatakan, saat ini Pemkab Gianyar bersama TNI, masih fokus membenahi sejumlah saluran irigasi sehingga saat masa tanam nanti tidak sampai menghambat kebutuhan air petani. ‘’Mudahmudahan kendala saluran irigasi yang kena perbaikan cepat selesai,’’ harapnya. Sementara itu, Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, usaha meningkatkan produktivitas pertanian dalam pengendalian inflasi dan mendukung swasembada pangan akan menghadapi banyak tantangan. ‘’Semoga keterpaduan antara petani sebagai pelaku utama, didukung penuh Kodim 1616/Gianyar dalam pencapaian target luas tanam dapat mencapai hasil memuaskan,’’ ucapnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
Wakapolres Ajak Pelajar Cegah Narkoba Semarapura (Bali Post) – Polres Klungkung terus mendekatkan diri dengan pelajar dan guru. Wakapolres Klungkung Kompol I Nengah Sadiarta mendatangi sekolah-sekolah dengan menjadi inspektur upacara (irup) di SMKN 1 Klungkung, Senin (29/8) kemarin. Di hadapan siswa, Wakapolres menyampaikan pesan kamtibmas tentang kenakalan remaja, mulai dari trek-trekan, narkoba, miras, perkelahian pelajar hingga seks bebas yang saat ini menjadi tren di kalangan remaja. Sadiarta juga mengajak pelajar dan guru bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Langkah ini sangat penting mengingat pelajar sangat rentan dan cepat terpengaruh dengan hal-hal yang sifatnya negatif. Belum lagi perkembangan modern saat ini, sehingga siswa harus lebih selektif menggunakan internet. “Hindari yang berbau SARA dan pornograpi. Bijaklah menggunakan media sosial seperti facebook agar tidak terpengaruh perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan,” katanya. Wakapolres mengajak dan memotivasi pelajar agar lebih giat belajar. Tugas pelajar adalah belajar. Jangan dulu memikirkan yang bukan-bukan. Jauhkan diri dari hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Kepala SMKN 1 Klungkung Drs. I Made Setiabudi mendukung langkah yang dilakukan Polres. Kegiatan ini dinilainya dapat mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar serta penyalahgunaan internet atau media sosial. “Kami berharap siswa melakukan kegiatan yang positif dan tidak terpengaruh dengan hal-hal negatif,” ujarnya. (kmb) Bali Post/kmb
LIHAT – Seorang pedagang melihat kotoran manusia yang berserakan di sekitar areal parkir objek wisata Kertha Gosa, Senin (29/8) kemarin.
Pedagang Keluhkan Tinja di Areal Parkir Kertha Gosa
Bali Post/kmb
ARAHAN - Wakapolres Klungkung Kompol I Nengah Sadiarta memberikan arahan kepada siswa SMKN 1 Klungkung.
Rumah Petani Dibobol Maling Semarapura (Bali Post) – Kasus pencurian kembali kambuh di wilayah Klungkung. Rumah salah seorang petani bernama Ni Ketut Sumiati (48) di Banjar Pakel, Desa Sampalan, Dawan, dibobol maling, Sabtu (27/8) lalu. Sejumlah perhiasan emas milik korban senilai Rp 28.500.000 yang disimpan di dalam almari lenyap. Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, Minggu (28/8), kasus pencurian tersebut baru diketahui korban sepulang dari pasar sekitar pukul 18.00 Wita. Berawal ketika korban bersama suaminya I Wayan Surata (65) meninggalkan rumah dalam keadaan kosong untuk bekerja di sawah paginya. Korban pulang dari sawah sekitar pukul 17.00. Sumiati melihat pintu bagian belakang rumahnya dalam keadaan terbuka. Awalnya korban tidak curiga kalau rumahnya dimasuki tamu tidak diundang. Dia mengira pintu belakang rumahnya dibuka oleh suaminya, sehingga ditutupnya lagi sebelum pergi ke pasar. Setelah balik dari pasar itulah korban menanyakan kepada suaminya tentang pintu belakang yang terbuka. Surata membantah lebih dulu pulang membuka pintu belakang rumah. Curiga terjadi sesuatu, korban akhirnya mengecek sejumlah barang miliknya termasuk perhiasan emas yang disimpan di dalam almari. Firasatnya benar. Satu buah gelang emas seberat 15 gram, sebuah kalung 10 gram, satu buah kalung emas 5 gram, dua cincin isi permata dengan berat masing-masing 5 gram, cincin tanpa permata 5 gram, satu pasang anting-anting dengan berat 4 gram, liontin kalung berbentuk swastika berat 3 gram dan liontin kalung berbentuk ikan dengan berat 5 gram raib digondol maling. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 28.500.000 karena jumlah perhiasan yang hilang mencapai 57 gram. Diantar suaminya, Sumiati akhirnya melapor ke Mapolsek Dawan sekitar pukul 20.00. Kapolsek Dawan AKP Ketut Suastika mengakui adanya kasus pencurian tersebut. Anggotanya telah turun melakukan olah TKP di rumah korban. ‘’Kasusnya masih lidik,” ujar Suastika. (dwa)
Istri Diduga Selingkuh, Suami Lapor Polisi Semarapura (Bali Post) – Kasus perselingkuhan mencuat di wilayah Kabupaten Klungkung akhir pekan lalu. Putu Edi S (33) asal Gembalan, Desa Selat, melaporkan seorang pedagang bernama Kadek W (34) yang beralamat di Kelurahan Semarapura Klod karena diduga melakukan perzinahan dengan istrinya di sebuah rumah kos di Jalan Srikandi, Semarapura Klod Kangin, Jumat (26/8) lalu. Menariknya, bukannya mengaku, sang istri Ni Putu D justru marah-marah terhadap suaminya (Putu Edi) saat ditanyai seputar perselingkuhan tersebut. Dari informasi yang diperoleh di Mapolres, Minggu (28/8), kasus perzinahan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.14 Wita. Kejadian ini berawal ketika Putu Edi mendapat telepon dari kerabatnya Komang P (19) yang melihat istrinya di sebuah tempat kos di Jalan Srikandi bersama Kadek W. Putu Edi kemudian meluncur ke lokasi untuk mengecek keberadaan istrinya, namun ternyata sudah tidak ada di TKP. Komang P mengatakan istrinya masuk kamar bersama terlapor. Sebagai bukti, Komang P menunjukkan foto keberadaan sepeda motor terlapor di TKP. Putu Edi lalu mencari istrinya yang berjualan di pasar. Bukannya mengaku, istrinya malah marah-marah ketika ditanya soal dugaan hubungan gelapnya dengan terlapor. Putu Edi yang sejak awal sudah curiga dengan gelagat istrinya kemudian berkoordinasi dengan keluarganya di rumah. Akhirnya dia melaporkan istrinya bersama Kadek W atas kasus perzinahan ke Mapolres Klungkung, Sabtu (27/8), sekitar pukul 15.15. Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP Wiastu Andri Prajitno ketika diminta konfirmasinya mengakui adanya laporan kasus dugaan perzinahan tersebut. Pihaknya telah memeriksa istri korban dan terlapor di Mapolres, Sabtu malam. Istri korban juga telah divisum. “Karena tidak ada yang melihat langsung melakukan hubungan intim, maka kami visum, tapi hasilnya belum keluar,” jelasnya. (dwa)
Semarapura (Bali Post) –
Objek wisata mestinya bersih agar mampu menarik pengunjung. Namun, yang terjadi di Kertha Gosa, Klungkung, sungguh tidak mengenakkan. Kotoran manusia (tinja) bertebaran di sekitar areal parkir persisnya di sebelah barat Toko Dharma Karya. Kondisi ini dikeluhkan sejumlah pedagang di kompleks pertokoan areal parkir tersebut. Pemilik Toko Dharma Karya, Ni Wayan Saleni (37), asal Dusun Pau, Desa Tihingan, Banjarangkan, adalah salah satu pedagang yang resah akibat perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab itu. “Coba saja lihat sendiri, baunya sampai ke toko saya,” katanya ditemui, Senin (29/8) kemarin. Dikatakannya, membuang tinja secara sembarangan ini
tidak hanya terjadi sekali. Sepanjang Agustus ini, ia tiga kali melihat ada kotoran manusia dibuang di pojok sebelah barat tokonya. Bahkan, sampai mengenai dinding bangunan Kantor Telkom yang bersebelahan dengan tokonya. ‘’Saya tidak mengetahui siapa yang membuang kotoran tersebut. Saya tahu setelah buka toko dan baunya menyengat,” jelasnya.
Ia memperkirakan tinja itu sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sebab, kotoran dibungkus rapi dengan plastik kiloan dan sebagian sengaja dilempar sembarangan. Di sebelah barat tokonya terdapat dua tong sampah. Tetapi kotoran tersebut dilempar sampai lewat dan menempel ke bagian tembok Kantor Telkom yang berada di pojok. “Kemungki-
nan orang gila yang melakukannya, saya juga tidak tahu. Saya tak punya niat jahat sama seseorang,” kilahnya. Menurut Saleni, kotoran tersebut menimbulkan bau tidak sedap. Mengganggu pengunjung termasuk wisatawan yang berkunjung ke Kertha Gosa. Apalagi sebelum masuk Kertha Gosa, wisatawan turun terlebih dahulu di areal parkir. Lapor Ia sudah melapor ke pecalang Banjar Mergan, Kelurahan Semarapura Klod, Kangin yang kebetulan menarik iuran kemarin. “Saya sudah laporkan agar ditindaklanjuti. Apal-
agi dalam tiga minggu ini, tiga kali saya mendapati kejadian tersebut,” tambahnya. Kaling Mergan, A.A. Sayang Adnyana, membenarkan adanya laporan tersebut karena bekas-bekas kotorannya masih ada. Ia belum bisa memastikan motif orang yang membuang kotoran tersebut, apalagi dibuang dekat dua tong sampah yang disediakan Pemkab Klungkung. “Siapa tahu orang itu mau buang ke tong sampah tapi lewat. Yang jelas laporan ini akan kami sampaikan ke kelurahan dan mengusulkan agar tong sampah dipindahkan ke lain tempat yang lebih strategis,” ungkapnya. (kmb)
Forum Perbekel Nusa Penida Belajar Kelola BUMDes Semarapura (Bali Post) – Forum Perbekel Nusa Penida belajar mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Cibodas, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, 28-30 Agustus. Kegiatan ini dilaksanakan untuk pengembangan BUMDes yang merupakan bentuk penguatan terhadap lembaga ekonomi desa serta alat pendayagunaan ekonomi lokal dengan berbagai jenis potensi yang ada. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengajak Forum Perbekel se-Kecamatan Nusa Penida yang dipimpin Ketuanya I Wayan Cemeng belajar ke BUMDes Karya Mandiri. Bupati Suwirta didampingi Nyonya Ayu Suwirta, Camat Nusa Penida I Gusti Agung Mahajaya dan Kabag Humas Protokol I Wayan Parna. Kepala Desa Cibodas D. Sukaya dalam paparannya mengatakan BUMDes saat ini mengelola tiga unit usaha, yaitu air bersih, sewa pertokoan dan sewa gedung serba guna. “Melalui Bumdes Karya Mandiri, Cibodas per bulan mendapatkan penghasilan Rp 10 juta dari tiga pengelolaan itu,” katanya. Warga juga mengandalkan pertanian dan peternakan. Sayur hasil pertanian dijual di dalam negeri dan luar negeri. Ada 10 rumah kemasan yang mengelola pengepakan sayur mayur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bandung hingga Kota Jakarta. “Dengan kemasan sayur yang
bagus dan tahan lama, hasil pertanian sayuran warga kami disalurkan ke minimarket di Bandung, Jakarta dan sekitarnya, bahkan diekspor ke Singapura,” sebutnya. Bupati Suwirta berharap perjalanan ke Desa Cibodas bisa menjadi inspirasi untuk dikembangkan di wilayah desa masing-masing. Minimal ada catatan yang harus menjadi perhatian para perbekel untuk dikembangkan guna kesejahteraan masyarakat. “Potensi yang dimiliki oleh Nusa Penida tidak kalah. Kami mestinya mampu mengelola dengan lebih baik,” katanya. Para perbekel juga belajar mengalokasikan Alokasi Dana Desa dan dana desa. Kabupaten yang baru berusia sembilan tahun tersebut mendapat ADD) tahun 2016 Rp 118 miliar. ADD ini disalurkan ke-156 desa dengan masing-masing desa mendapatkan Rp 600 juta sampai Rp 700 juta. (dwa)
Bali Post/dwa
CIBODAS - Forum Perbekel Nusa Penida belajar mengelola BUMDes di Desa Cibodas, Kabupaten Bandung Barat, Jabar.
BULELENG
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
Koordinasi Keamanan Jelang Galungan
Singaraja (Bali Post) Mendekati libur hari raya Galungan aparat Polres merancang program dalam usaha meningkatkan keamanan di kalangan masyarakat. Koordinasi dengan beberapa instansi terkait telah dilakukan, mengantisipasi gangguan kamtibmas yang mungkin muncul pada suasana hari libur tersebut. Diperkirakan cukup banyak warga pulang kampung ke Kota Singaraja ini, memanfaatkan liburan ke kampung halamannya masingmasing. Aparat diminta meningkatkan pengawasan keamanannya di wilayah masyarakat. “Kami beri arahan kepada 113 personel Polres Buleleng. Mereka akan siaga sesuai surat perintah tugas sebelum turun ke lapangan. Setiap anggota sudah ditempatkan dan diberikan job description tugasnya masing-masing,” ujar Kasat Pol Air Polres AKP I Putu Aryana, S.H. seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si., usai melaksanakan apel, Minggu (28/8). Aryana menambahkan, para aparat melakukan tugas di lapangan berdasarkan tupoksi –tugas pokok dan dan fungsi -. Mereka mengawasi titik-titik keramaian dan juga lokasi rawan di masyarakat. “Anggota berjaga-jaga menjaga keamanan masyarakat di tempat keramaian yang dijadikan objek wisata dan juga tempattempat yang rawan,’’ tandasnya. (kmb34)
Nenek Mudi Gantung Diri Singaraja (Bali Post) Diduga dipicu kondisi ekonomi dan sosial tidak kondusif, Nenek Ni Luh Mudi (78) memilih mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di atas tempat tidurnya, di rumahnya Banjar Dinas Semega Desa Unggahan, Seririt, Minggu (28/8) sekitar pukul 07.30 wita. Korban ditemukan pertama kali tergantung oleh saksi yang juga anaknya Ketut Mataram (52). Korban tergantung menggunakan kain selendang bermotif batik. Diduga sudah meninggal di tempat. Setelah mengetahui ibunya tergantung, saksi yang sangat terkejut itu, kemudian melaporkan hal itu ke Polsek Seririt. Aparat merespons cepat dengan datang ke TKP. Selanjutnya, aparat bersama warga menurunkan jasad korban setelah terlebih dulu memutus ikatan selendangnya. Kapolsek Seririt Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma, M.M. yang dikonfirmasi Senin (29/8) kemarin, membenarkan kejadian itu. Dari laporan di kepolisian pihak keluarga tidak mengetahui motif aksi bunuh diri nenek Mudi itu. Sebelum kejadian sekitar pukul 07.00 wita lalu almarhum Nenek Mudi konon tampak beraktivitas seperti biasa. Ketika ditinggal suaminya keluar rumah diduga korban melakukan aksi bunuh diri. (kmb34)
Oknum Perbekel Kumpulkan KTP Dukung Calon Perseorangan Singaraja (Bali Post) – Dugaan penyetoran KTP dan Kartu KK warga Desa Bontihing, Kubutambahan untuk mendukung calon perseorangan akhirnya terkuak. KTP dan Kartu KK milik warga itu ternyata disetorkan oknum perbekel desa setempat. Atas fakta ini, Senin (29/8) kemarin, warga yang keberatan memutuskan melaporkan kasus itu ke Sekretariat Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih). Rencananya, setelah melapor ke Panwaslih, warga melanjutkan laporannya ke polisi. Tetapi, upaya itu sementara ditunda menunggu hasil pemeriksaan Panwaslih. Warga yang merasa dirugikan karena identitas digunakan untuk kepentingan politik oknum pimpinan di desa mereka. Lebih mengecewakan lagi tanda tangan dukungan itu sengaja dipalsukan aparat di desa setempat. Pantauan di Sekretariat Panwaslih Jalan Pramuka Singaraja, perwakilan warga tiba mengendarai kendaraan pribadi sekitar pukul 15.00 wita. Warga secara resmi melaporkan oknum Perbekel Gede AD setelah mengikuti pertemuan di kantor perbekel sejak pukul 09.00 wita yang difasilitasi Muspika Kubutambahan. Dari rapat itu, oknum perbekel mengakui mengumpulkan KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk mendukung calon perseorangan yang akan maju pada pilkada Februari 2017 mendatang. Identitas warga diambil dari file dokumen kependudukan yang tersimpan di kantor perbekel. Selain itu, oknum perbekel juga mengakui mengumpulkan KTP dan kartu KK dengan janji memohon dana bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Ketut Wandika saat menunggu rekannya Ketut Lencana melapor mengatakan, pihaknya
sudah menaruh kecurigaan jika identitasnya dikumpulkan tanpa izin oleh pihak tertentu. Sesuai hasil pertemuan dengan perbekel bersama para klian dusun (kadus), identitas dikumpulkan oleh oknum perbekel. Pengumpulan itu sangat disayangkan karena tidak meminta izin kepada warga apalagi tanda tangan mereka sengaja dipalsukan. Pengakuan oknum perbekel itu dituangkan pada surat pernyataan tanggal 29 Agustus 2016. Dalam surat bermeterai enam ribu rupiah itu oknum Perbekel Gede AD memang benar mengondisikan dukungan pada pasangan calon independen. Data dukungan yang diberikan kepada paslon didapat dari inisiatif sendiri. Poin lainnya perbekel berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang membuat ketidaknyamanan warga. Atas perbuatan itu, Perbekel Gede AD memohon maaf kepada warga. Meski sudah mengakui perbuatannya, warga tetap melaporkan persoalan itu kepada Panwaslih Buleleng. Ini dilakukan karena warga keberatan identitasnya dicuri untuk kepentingan politik dan juga memalsukan tanda tangan warga.
Bali Post/kmb38
TANPA IZIN - Salah satu warga Desa Bontihing, Kubutambahan melaporkan kasus penyetoran KTP dan kartu KK tanpa izin untuk mendukung calon perseorangan di Sekretariat Panwaslih, Buleleng, Senin (29/8) kemarin. Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani bersama komisioner lainnya baru meminta keterangan warga Desa Bontihing. Pada intinya, Panwaslih menerima laporan itu untuk ditindaklanjuti. Dari pemeriksaan awal, pengaduan warga ini sudah tergolong laporan yang didukung dengan dokumen yang ikut diserahkan warga. Untuk menindaklanjuti laporan ini, pihaknya akan melanjutkan penanganan laporan dengan melakukan klarifikasi kepada pihak terlapor dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Selasa (30/8)
Singaraja (Bali Post) Polsek Kota Singaraja sukses mengungkap kasus pencurian mobil dan sepeda motor yang ada kunci nyantolnya. Pelakunya adalah mantan residivis pencurian dan pemberatan (curat) bernama Gede Ardana Yasa. Dia yang juga sering dipanggil Meli (38) itu tinggal di Lingkungan Banyuning. Hasil pencuriannya dua sepeda motor dan mobil, bahkan sudah digadaikan kepada penadah. Kepada aparat Meli men-
gaku mencuri mobil pick up Espass DK 9673 UJ. Dalam aksinya dia selalu memanfaatkan rumah kosong. Strategi ini dilakukan agar memudahkan dia mengambil barang berharga baik mobil maupun sepeda motor yang ada kunci nyantol di sana. “Jarak pelaku ke rumah korban 50 meter saja. Ia masuk dari belakang dengan cara mencongkel pintu terbuat dari seng. Saat itu pelaku melihat kunci mobil itu nyantol. Dia langsung melarikan mobil ke arah Desa Sidetapa,”
ujar Kapolsek Kota Singaraja Kompol Nyoman Suarnata seizin Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, Minggu (28/8) lalu. Berkat koordinasi anggota Reskrim Polsek Kota dengan Reskrim Polsek Sawan dan Polsek Tejakula, akhirnya mobil pick up yang berwarna putih kemudian diubah jadi berwarna hitam doff dengan filox itu ditemukan di wilayah Tejakula. ”Pelaku berdalih mobil warna hitam doff itu dibawa kemudian mesinnya rusak
Hibah Bansos Akhirnya Diputuskan Tidak Dianggarkan
Polemik pencairan dana hibah bantuan sosial (bansos -red) akhirnya terpecahkan. Bukannya anggaran hibah bansos bisa direalisasikan, namun pemerintah daerah memutuskan tidak mengalokasikan anggaran hibah bansos pada APBD Perubahan tahun 2016. Kenapa hal itu sampai terjadi? BK DPRD Gusti Made Artana, dan Nyoman Gede Wanidra Adi. Meski diwarnai aksi walk out, pimpinan tetap melanjutkan rapat. Pimpinan kemudian meminta persetujuan kepada anggota dewan yang masih bertahan. Akhirnya, disepakati hibah bansos itu tidak dianggarkan tahun ini. Putu Mangku Budiasa mengaku kecewa dengan TAPD yang seolah tidak mengakomodasi pendapat dewan. Bahkan, TAPD terkesan ngotot dengan pendapatnya sendiri, tanpa memikirkan kepentingan hibah bansos yang difasilitasi dewan. Hibah itu sangat ditunggu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dia mencontohkan, salah satu usulan hibah bansos yang difasilitasi berupa bantuan untuk panti asuhan di Desa Tegallinggah, Sukasada. Usulan itu sudah diverifikasi sejak Juni 2016 sebelum perbub terbit. Hasil verifikasi usulan itu sudah lengkap dan telah berbadan hukum nasional. Namun dari
pagi ini rencananya, Panwaslih akan melakukan klarifikasi dari saksi-saksi yang terkait pengaduan tersebut. Sementara pihak Panwaslih belum memastikan kapan waktu melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan. “Benar ada warga yang melapor dan kami baru mengklarifikasi yang melapor. Kami akan mengklarifikasi saksi-saksi dan untuk terlapor sendiri belum kita rencanakan,” katanya. Untuk diketahui, sesuai dokumen dukungan dari KPU Kabupaten Buleleng di Desa Bontihng
terdapat 520 orang. Sejak hari pertama masa verifikasi faktual (virtual) terdapat 19 orang dengan rincian 3 orang mendukung, 8 orang tidak mendukung, dan 8 tidak ditemukan. Sedangkan hari kedua ada 69 orang dan dari jumlah itu 44 orang tidak mendukung, 2 orang mendukung, dan 23 warga tidak ditemukan. Di awal virtual itu, warga keberatan karena tidak merasa mendukung namun KTP dan KK justru masuk dalam daftar dukungan. Bahkan, tanda tangan mereka dipalsukan oknum tertentu. (kmb38)
Diungkap, Residivis Curi Mobil dan Motor
Diwarnai ’’Walk Out’’
KEPUTUSAN tak mengalokasikan hibah bansos akhirnya diambil, setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat bersama DPRD Buleleng di ruang gabungan Komisi Senin (29/8) kemarin. Rapat yang berlangsung alot itu dipimpin Wakil Ketua Made Adi Purna Wijaya. Bahkan, rapat diwarnai aksi walk out beberapa anggota dewan. Alasannya, mereka tidak terima dengan keputusan rapat. Pada rapat itu dibahas kesepakatan mengalokasikan dana hibah bansos. Anggaran itu sejatinya sudah bisa direalisasikan setelah terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) No. 68 tahun 2015 dan perubahannya pada Perbup No. 33 tahun 2016 tentang Tata Kelola Pencairan Hibah Bansos Dari APBD Kabupaten. Namun, dari pembahasan itu, TAPD tidak berani merealisasikan kendati dasar hukumnya sudah jelas. Jika dipaksakan akan sangat berisiko menimbulkan permasalahan. Apalagi, batas waktu untuk melengkapi dokumen pencairannya hanya tujuh hari. Walau berisiko, anggota dewan tetap ngotot agar hibah bansos itu dianggarkan dan direalisasikan. Alasannya, bantuan itu sangat dibutuhkan masyarakat. Dewan menilai TAPD dianggap tidak komitmen menjalankan kesepakatan setelah regulasi untuk merealisasikan hibah bansos itu terbit. Menyusul beda pendapat itu, beberapa anggota dewan melakukan aksi walk out. Sikap ini ditunjukkan Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa yang diikuti Kadek Bujana, Ketua
11
rapat kemarin, usulan yang sudah lengkap itu otomatis ikut tidak bisa direalisasikan. “Kami kecewa dengan TAPD yang memandang pendapatnya sendiri yang benar. Kepentingan kami sama sekali tidak diakomodir,’’ jelasnya. Kadek Bujana juga kecewa dengan TAPD yang terkesan tidak profesional dalam mengelola keuangan pemerintah. Pasalnya, dari rapat awal anggaran hibah bansos sudah dimasukkan pada APBD Perubahan dan sempat dijanjikan akan dicairkan setelah perbup terbit. Namun, dia kecewa setelah mengetahui kalau TAPD tidak bisa merealisasikan hibah bansos tahun ini. “Saya kecewa karena hibah bansos itu dijanjikan akan cair setelah perbup terbit,’’ jelasnya. Ketua TAPD yang juga Sekkab Buleleng Dewa Puspaka, M.P. mengatakan, beda pendapat dalam sebuah rapat adalah hal wajar. Namun, pihaknya menilai sikap dewan itu terlalu berlebihan. Terhadap keputusan tidak menganggarkan hibah bansos pada APBD Perubahan tahun ini bukan tanpa dasar. Beberapa pertimbangan yang dipakai adalah kekhawatiran terjadinya persoalan di kemudian hari. Implikasinya bisa berdampak pada pengelolaan
keuangan daerah. Pasalnya, realisasi hibah bansos yang sudah didukung dengan terbitnya perbup belum cukup melandasi pencairan hibah bansos. ‘’Administrasi yang panjang dan batas waktu verifikasi usulan hanya satu minggu. Jika ini dipaksakan, saya khawatir kalau anggarannya tidak terserap optimal, sehingga berdampak pada penilaian kinerja pengelolaan anggaran yang tidak baik,’’ ujar Puspaka. Hal ini pun sudah menjadi catatan hasil verifikasi rancangan APBD Perubahan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Menghindari persoalan itu muncul, kata Puspaka, TAPD menjamin mengakomodir semua usulan hibah bansos yang difasilitasi lembaga dewan pada APBD Induk tahun 2017. Usulan yang batal di tahun ini akan menjadi prioritas direalisasikan dan ditambah dengan usulan hibah bansos tahun 2017 mendatang. Puspaka mencontohkan, tahun ini hibah bansos DPRD senilai Rp 22,5 miliar. ‘’Nilai usulan tahun 2017 akan dibahas untuk disepakati bersama TAPD, sehingga secara keseluruhan hibah bansos itu akan diakomodir tahun depan,’’ ujar Puspaka. (mud)
Bali Post/kmb38
WALK OUT - Rapat antara TAPD Pemkab Buleleng dengan anggota dewan membahas pencairan hibah bansos diwarnai walk out di ruang gabungan komisi, Senin (29/8) kemarin.
dan ditaruh di pinggir jalan. Dia lalu melihat motor Honda Scoppy dengan kunci nyantol. Sejurus kemudian sepeda motor itu dilarikan menuju Desa Sidetapa. Setibanya di lokasi, pelaku diciduk dan ditangkap aparat lewat informasi dari saksi-saksi mata,” paparnya. Mantan residivis berambut gondrong ini juga ketahuan menggelapkan motor sebanyak dua kali dari pemilik Luh Sumerti, selaku ibu kandungnya. Dia juga menggadai sepeda motor atas nama Bu Agung
di Desa Tukadmungga,. “Dua motor curian digadaikan di daerah Runuh itu sudah kami temukan. Honda Vario hitam silver DK 8582 UD digadaikan Rp 3,5 juta dan Honda Scoppy merah DK 3550 VJ digadaikan Rp 5 juta. Satu mobil dan dua motor sudah kami amankan sebagai barang bukti,” ujar Kapolsek . Pelaku Meli menyesali perbuatannya. Ia berdalih melihat kunci nyantol lalu muncul niatnya mencuri mobil dan motor itu di lokasi berbeda. (kmb34)
Panti Sosial Ramai Dikunjungi Dermawan
Singaraja (Bali Post) Penghuni Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati, Desa Kaliasem Banjar serangkaian HUT ke-71 Kemerdekaan RI ramai dikunjungi dermawan untuk memberi dukungan perhatian dan juga moril. Para dermawan itu tidak saja membagikan nasi kotak, juga bertukar pengalaman mengenai kehidupan dengan penghuni panti yang sebagian besar usianya sudah uzur. Ketua Buleleng Harmoni, Agus Yogi Yadnya, mengatakan agar dijaga panti yang didominasi orang jompo ini
selalu ceria. Karena itu harus ada upaya menjaga hubungan antar-individu agar mereka tetap guyub, pekedek pengenyung. “Dukungan moril itu sangat penting, apalagi dilengkapi dengan makan bersama sebagai wujud kebersamaan,” ujar Agus Yogi diiyakan Nyoman Wijaksa sebagai Koordinator Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati belum lama ini. Ia berharap nilai-nilai toleransi dan saling menghormati terhadap orang tua dapat diimplementasikan dengan baik. Panti Sosial Tresna Werdha Jara Mara Pati dikelola di
bawah UPT Pelayanan Sosial Provinsi Bali. Belakangan ini menampung 65 orang usia lanjut dengan kapasitas maksimal 85 penghuni. Orang tua usia lanjut kebanyakan berasal dari wilayah Buleleng, Tabanan, Karangasem, dan Negara. “Usia penghuni panti rata-rata 73 hingga 80 tahun. Ke depan supaya mereka terus mendapat atensi dan kesehatannya diperhatikan. Ini supaya mereka bisa menjalani kehidupan lebih layak, nyaman, dan bermartabat. Mereka tidak merasa kesepian walau jauh dari keluarganya,” tandasnya. (kmb34)
JEMBRANA
12
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
Ribuan Ulat Bulu Pohon Perindang Rawan Roboh Kagetkan Warga Banjar Anyar Negara (Bali Post) Ribuan ulat bulu ditemukan di dekat Pura Subak Tamblang, Banjar Anyar, Desa Batuagung, Jembrana. Sejumlah warga yang melintasi jalan subak itu digegerkan dengan ribuan ulat bulu yang merayap dan bergelantungan di sekitar pohon. Setelah ditelusuri warga, sarang ulat bulu berwarna coklat kuning tersebut berada di sebuah pohon kenanga dekat dengan saluran irigasi (telabah). Ulat bulu tersebut nampak bergerombol di batang pohon di kebun milik warga setempat itu. Selain di batang, di bagian ranting dan dedaunan pohon setinggi 20 meter itu juga diselimuti sarang ulat bulu. Ulat tersebut terlihat jatuh ke jalan dan pohon lain Tak hanya itu, ulat tersebut juga banyak yang jatuh ke sungai sehingga terseret arus. Dampaknya, beberapa warga yang sedang mandi mengaku gatal setelah ulat itu mengenai dan nempel di tubuh. Seperti yang dialami Ida Bagus Regen, salah seorang warga setempat. Ia mengaku tak menyangka ada ribuan ulat yang berkembang biak di pohon tersebut. Ia mengetahuinya setelah merasakan gatal-gatal saat mandi di sungai dan kejatuhan ulat bulu di bahunya. “Saya kira gerombolan semut. Ternyata ketika saya pegang, itu adalah ulat bulu. Ternyata sumbernya di pohon kenanga itu tidak jauh dari tempat saya mandi,” tandas Regen. Kondisi serupa juga dirasakan sejumlah warga yang biasa melintasi jalan tersebut. Banyak ulat bulu yang merayap di jalan subak yang baru dibuat itu. Kendati masih jauh dari permukiman, namun warga khawatir ulat bulu ini akan menyebar. Selain ke jalan subak dan sungai, ulat bulu itu juga ditakutkan terbawa angin ke sawah di dekat lokasi. Pemilik sawah, Gus Tut Widana mengaku khawatir lantaran daun pohon itu sudah rontok. Ulat bulu diterbangkan angin dan ke sawah warga. Untuk mengatasi sementara, pihaknya akan melakukan penyemprotan insektisida agar ulat tidak semakin meluas. (kmb26)
Bali Post/olo
ULAT BULU – Sarang ulat bulu di pohon dekat jalan menuju Pura Subak Tamblang, di Banjar Anyar, Batuagung
Warga Minta Pihak Terkait Lakukan Pemangkasan Negara (Bali Post) – Seringnya terjadi hujan disertai angin kencang di wilayah Jembrana membuat sejumlah warga was-was, terutama yang tinggal di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk. Pasalnya, sejumlah pohon perindang yang ada di pinggir jalan itu rawan roboh. Apalagi, sejumlah pohon ada yang menjorok ke rumah warga. Warga pun meminta pihak terkait untuk segera melakukan pemangkasan. Sejatinya sudah ada upaya pemangkasan dan pemotongan pohon perindang, namun di sejumlah titik belum tersentuh. Seperti yang terlihat di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk, Sumbersari, Melaya. Sejumlah warga yang ditemui Minggu (28/8) lalu berharap agar pohon perindang yang besar dan miring segera dipangkas. Selain rantingnya yang berbahaya, akar pohon juga mengganggu saluran air. Menurut warga di bawah pohon itu terdapat saluran pipa air PDAM. “Memang ada penebangan, tapi di sini dilewati. Kami sudah sampaikan juga ke PLN karena mengganggu kabel, tapi belum ditanggapi,” ujar Pak Kus, salah seorang
warga. Ia menjelaskan melihat cuaca belakangan ini, bukan hanya para nelayan yang merasa khawatir. Warga yang tinggal di pinggir jalan pun ikut cemas. Sebab, batang pohon hingga menjorok ke rumah warga dan rawan roboh ketika ditiup angin. Saat ada pemotongan pohon beberapa waktu lalu, wilayah ini justru dilewati. “Tidak tahu juga kenapa dilewati, justru di Klatakan yang banyak ditebang. Padahal kami sudah sering mengusulkan,” terangnya. Dari pengamatan di sepanjang jalan tersebut memang terdapat pohon perindang yang sudah miring, bahkan, di antaranya sudah mati,
jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012
kasan itu, tim akan kembali melakukan turun ke lapangan pada September ini. Pohon yang miring menjorok ke jalan atau rumah warga akan dipotong dengan diawali pemetaan tingkat
kerawanan. Sedangkan pohon yang lurus akan dipangkas. “Kita sudah anggarkan kegiatan, pada September ini mulai pemangkasan lagi,” tandas Rai Budhi saat ditemui di kantornya. (kmb26)
Gunakan Bambu untuk Deteksi Peringatan Longsor KAWASAN perbukitan di wilayah Sumbersari, Desa Melaya menjadi sumber penghidupan bagi sejumlah warga sekitar. Mengandalkan alat tradisional sejumlah warga menambang batu kapur yang berada di dasar bukit. Butuh keberanian ekstra menggali bebatuan kapur ini. Beberapa warga bahkan sudah belasan tahun menjalani profesi penuh dengan risiko ini. Batu kapur ini banyak dibutuhkan selain untuk dasar pondasi bangunan atau jalan, juga diolah menjadi bahan keperluan lainnya. Olahan dari kapur dengan cara dibakar ini juga memberi pekerjaan bagi sejumlah warga sekitar di luar penambang tradisional. Goa-goa terbentuk dari hasil penggalian di bawah bukit itu. Sejumlah lokasi di Jembrana, hanya di Sumbersari memiliki potensi batu kapur tersebut. “Setiap hari ada saja yang memesan. Kadang kami sampai kewalahan,” tandas Made Nasa (40), salah seorang penambang tradisional ditemui belum lama ini.
Bali Post/olo
BATU KAPUR – Sejumlah galian batu kapur tradisional di Sumbersari, Melaya. Para penambang nekat menggali di dalam lubang untuk mendapatkan batu kapur. Pekerja asal Melaya ini mengaku sudah beberapa kali pindah lokasi di Sumbersari. Galian akan tertimbun dengan sendirinya ketika tanah di atas bukit itu longsor. Untuk mendeteksi bukit longsor, para penambang tradisional ini hanya mengandalkan perasaan dan alat sederhana dari bambu. Bambu sepanjang tinggi lubang galian itu
Dua SMA Swasta Terpaksa Tutup
Telepon Penting
tetapi masih dibiarkan. Di sisi lain, Kepala Kantor Satpol PP Jembrana, Gusti Ngurah Rai Budhi dikonfirmasi, Senin (29/8) kemarin mengakui belum semua pohon perindang dipangkas. Terkait pemang-
Potret Penambang Batu Kapur di Sumbersari
Minim Peminat
Negara (Bali Post) Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, sejumlah sekolah menengah umum swasta di Jembrana terpaksa tutup. Hal itu terjadi lantaran minimnya siswa yang mendaftar ke SMA tersebut. Selain itu, para siswa juga kebanyakan melanjutkan sekolah ke tingkat SMK. Dari data yang di Dinas Pendidikan, Olahraga, Pemuda, Pariwisata dan Kebudayaan (Dikporabpar), dalam dua tahun terakhir sudah ada dua SMA Swasta di Jembrana yang tutup. Dua sekolah yang ditutup itu yakni SMA PGRI di Pangyangan di Kecamatan Pekutatan dan SMA Sutadarma di Kecamatan Mendoyo.
Bali Post/olo
POHON PERINDANG – Sejumlah pohon perindang di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk terlihat miring menjorok ke rumah warga dan jalan.
Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Dikporaparbud Jembrana, Dewa Putu Wardana Astawa, belum lama ini mengatakan pada tahun ajaran 2016-2017 ini terdapat 3.523 siswa. Sebagian besar masuk di 10 SMK Negeri dan swasta di Jembrana yakni 1.930 siswa. Sisanya 1.593 siswa memilih jenjang SMA/MA negeri ataupun swasta. Dari total tersebut, ada satu SMA swasta di Melaya yang mendapatkan siswa sedikit yakni 10 siswa. Selanjutnya disusul dua SMA swasta di Negara dengan jumlah masing-masing 20 dan 21 siswa. Sedangkan untuk SMK swasta yang jumlah penerimaan siswa terkecil ada di salah satu
SMK swasta di Negara sebanyak 24 orang siswa. Minimnya siswa mendaftar di SMA ini berdampak pada operasional sekolah, khususnya SMA swasta. SMA PGRI Pekutatan tutup pada TA 2013-2014 lalu, sedangkan di SMA Sutadarma menyusul pada TA 2015-2016. Mengantisipasi adanya penutupan sekolah swasta lainnya, Dinas berupaya melakukan PPDB (penerimaan peserta didik baru) melalui sistem online. Dengan demikian diharapkan penerimaan siswa di sejumlah sekolah baik negeri maupun swasta merata. Setiap sekolah negeri juga diimbau untuk tidak membuka ruang belajar baru. (kmb26)
dipasang berjejer di mulut goa. Fungsinya, memberi peringatan ketika bukit akan runtuh. “Ketika kayu atau bambu tertekan, akan berbunyi seperti retakan. Di sanalah kami harus waspada dan segera keluar dari mulut goa,” ujar pria yang sudah 14 tahun menjadi penambang batu kapur ini. Di sekitar lokasi, terdapat
timbunan tanah dan batu yang ternyata merupakan hasil longsoran. Di bawah timbunan itu sebelumnya juga merupakan lubang untuk galian. Baru dua bulan lalu terjadi longsor dan menutupi lubang galian. Dalam satu deret dasar perbukitan itu, dibagi menjadi tiga hingga empat tempat penambangan. Sehingga ada sejumlah goa yang terbentuk. Dalam menggali batu, mereka juga tidak sembarangan. Para penambang ini memahat dengan mencari pola dan celah batu yang bisa menjadi bongkahan batu kapur. Dalam satu lokasi penambangan dibatasi dengan cara sederhana. Berupa tali yang diikat di atas dengan botol minuman sebagai penanda batas. Dalam setiap lokasi gua itu sengaja dibentuk lubang melingkar hingga terbentuk kaki atau pilar untuk menyangga lubang yang terbentuk dari penambangan itu. Dalam satu lokasi tambang, Nasa menambang bersama rekannya dengan hasil yang tak tentu. Terkadang bisa mencapai satu atau dua kubik
batu kapur. Untuk satu engkel truk, dijual sekitar Rp 250 ribu bersih. Hasil itu dibagi dua dengan pekerja lainnya. Nasa menyadari risiko pekerjaannya itu. Tetapi dari kapur inilah, memberinya pendapatan selama belasan tahun. Hasil tambang batu kapur ini juga dimanfaatkan oleh sejumlah warga sekitar dengan terlebih dahulu diolah untuk bahan lainnya. Seperti untuk campuran air tambak udang dan penghilang bau di peternakan ayam. Batu kapur diolah dengan cara dibakar (kalsinasi) selama beberapa jam. Teknik pembakaran juga memerlukan keahlian khusus. Sebagian di antara warga menekuni pengolahan batu kapur tersebut dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik dibanding batu kapur biasa. Para penambang dan warga yang mengolah batu kapur ini menyadari lapisan kapur semakin lama akan habis. Ketika itu terjadi, maka mereka harus mencari tempat lain yang memiliki batu yang sama. (olo)
Jelang Hari Raya Galungan
Permintaan Daging Babi Meningkat Negara (Bali Post) Permintaan daging khususnya daging babi menjelang hari raya Galungan di Jembrana meningkat. Dari data yang dihimpun di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, persediaan babi di Jembrana guna memenuhi kebutuhan saat Galungan masih mencukupi. Berbeda dengan ternak lainnya, ternak babi lebih banyak dilakukan di rumahan dalam jumlah relatif kecil. Untuk itu para peternak lebih mudah mengontrol kondisi kesehatan
dari mulai bibit hingga menjelang pemotongan. “Menjelang Galungan, permintaan memang cenderung naik. Untuk stok ternak, di sini masih mencukupi,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Jembrana, I Ketut Wiratma, Senin (29/8) kemarin. Daging yang diperlukan, menurutnya, juga dominan dari ternak babi warga sekitar. Para peternak babi di rumahan ini biasanya lebih teliti dan peka pada kondisi ternak mereka. Selain itu, populasi babi
di Jembrana juga mengalami peningkatan dibandingkan hewan ternak lainnya. Data terakhir, ada 65 ribu ekor babi. Lebih banyak dibandingkan populasi sapi yakni 51 ribu dan kambing 7 ribu ekor. Saat ini harga babi memang cenderung fluktuatif. Babi yang lebih banyak diminati masyarakat yakni jenis lendris.
Sedangkan babi lokal (sadle black) permintaanya semakin menurun. Terkait ketersediaan daging babi itu, Kepala Dinas Perindustiran Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Jembrana, I Made Sudantra mengungkapkan permintaan yang lebih banyak adalah daging babi yang dipotong langsung oleh warga. (kmb26)
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
KARANGASEM
13
Usaba Dangsil
Desa Bungaya Jadi Lautan Manusia Amlapura (Bali Post) Inilah ritual terbesar yang melibatkan desa-desa tua di Bali. Usaba Dangsil yang diyakini sangat sakral, seketika mengubah situasi di Desa Adat Bungaya menjadi lautan manusia, Senin (29/8) kemarin. Lebih dari 20 ribu warga dari desa-desa tua di Karangasem memadati setiap sudut desa tua ini dan ngaturang ayah mengusung satu per satu dangsil menuju ke Pura Penataran. Ini menjadi pemandangan langka yang hanya ditemukan setidaknya setiap sepuluh tahun sekali. Puncak Usaba Dangsil ini diawali dengan ritual mapepada. Setelah itu, baru Ida Batara Kabeh masucian ke Pura Penataran, kemudian malinggih di Pura Bale Agung. Ida Batara Bagus Selonding kapundut oleh Truna menuju Pura Penataran. Suasana magis mulai terasa, tatkala Ida Batara Bagus Selonding mamargi melalui kain kasa putih dari Pura Bale Agung menuju Pura Penataran sekitar 300 meter. Angin berembus sangat kencang. Seluruh warga yang hadir juga sujud bakti kepada pralingga Ida Batara Bagus Selonding yang diyakini sangat pingit (sakral). Setelah itu, barulah tujuh dangsil diarak menuju Pura Panataran secara bergiliran sekitar pukul 11.00 wita. Mulai dari Dangsil Nungnungan oleh krama Desa Kastala. Dangsil Desa oleh krama Desa Tenganan Dauh Tukad. Dangsil ini dinaiki oleh keturunan Puri Agung Karangasem yakni DANGSIL DALEM - Ida Dalem Semaraputra saat turun dari Dangsil Dalem dengan menyusuri anak tangga, usai krama Desa Adat Timbrah berhasil mengaraknya menuju Pura Penataran.
Ida Dalem Semaraputra:
Ngeri tetapi Menyenangkan USABA Dangsil yang digelar Senin (29/8) kemarin, menjadi pengalaman pertama bagi Ida Dalem Semaraputra. Raja Klungkung ini juga untuk pertama kalinya mendapat kehormatan naik ke atas Dangsil Dalem Tumpang Solas. Ditanya bagaimana kesannya berada di atas Dangsil Dalem, kemudian diusung ratusan warga, Ida Dalem Semaraputra mengaku merasa sedikit ngeri, tetapi menyenangkan. Ida Dalem mengaku antusias menyambut Usaba Dangsil ini karena melihat dan merasakan krama Desa Adat Bungaya dan desa-desa tua yang lain begitu antusias mempersiapkan ritual demi keajegan jagat Bali ini. Ida Dalem mengaku cukup kaget, ternyata Usaba Dangsil itu persiapannya sangat panjang. Pelaksanaannya juga sangat besar. Dia teringat dengan pelaksanaan Usaba Dangsil 2002, 14 tahun lalu. Namun, saat itu yang naik ke atas Dangsil Dalem bukan dirinya, melainkan Panglingsir Puri Klungkung saat itu. Setelah 14 tahun berlalu dan dirinya memiliki kesempatan itu, Ida Dalem Semaraputra pun tak menyia-nyiakannya. Dia langsung menyanggupinya, setelah didatangi panitia Usaba Dangsil 2016. Meski kondisi tubuhnya sudah lanjut usia. Secara umum, Usaba Dangsil ini menurutnya terlaksana dengan lancar. Namun, dia memberi saran agar konstruksi dangsil ke depan dapat dipersiapkan lebih matang. Sehingga, orang yang menaiki maupun yang mengusungnya merasa lebih aman dan tenang berada di atas. Hal ini merujuk pada Dangsil Desa yang sempat tersendat-sendat saat diarak, persis di depan Ida Dalem Semaraputra karena terjadi keretakan pada tiang utama. “Kalau saya masih sempat mengikuti pelaksanaan berikutnya, saya pasti bersedia naik lagi,” kata Ida Dalem Semaraputra yang juga berbusana mengikuti aturan di Desa Adat Bungaya. Rupanya, desa-desa yang menjadi penyelenggara dan pangayah mampu menjaga ritual sakral ini dari pengaruh globalisasi yang kini mulai mengikis adat dan tradisi. Dalam situasi kekinian, Ida Dalem sebagai sosok yang amat dituakan di Bali, berharap agar desa adat mampu menjaga kerukunan warganya, khususnya dari hal-hal yang bersifat mengadu domba masyarakat Bali. Masyarakat Bali harus tetap bersatu dan waspada, melihat pengaruh-pengaruh negatif dan mengantisipasinya. (gik)
SOSOK Jangan Terpecah Belah MENGHADAPI perkembangan zaman, umat Hindu yang merupakan warga minoritas di Indonesia diharapkan tetap waspada. Perlu diwaspadai, jangan sampai umat Hindu yang minoritas terpecah belah. Selain itu, umat juga diminta tanggap menghadapi dampak dari globalisasi. Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Karangasem Wayan Artha Dipa yang kemarin dikukuhkan sebagai Badan Pengawas Yayasan Sabha Budaya Bali, Minggu (28/8) lalu. Artha Dipa yang sampai kini masih sebagai Ketua Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) Karangasem itu mengatakan, menapaki usianya yang ke-10, Yayasan Sabha Budaya Bali diharapkan mampu berkiprah dan ikut serta menuntun umat Hindu khususnya di Bali, sehingga Bali ke depan tetap aman dan tenteram, tegteg dan ajeg. Dengan begitu, masyarakatnya sejahtera. Pria asal Desa Sangkan Gunung, Sidemen itu meminta sikap dan pikiran masyarakat Bali tetap berpegang dan berbuat berdasarkan kebenaran. Di tengah gempuran kebudayaan yang mengglobal, masyarakat Bali diharapkan tetap selalu siap dan peduli serta tanggap terhadap gejala alam atau tanda-tanda alam dan gejala sosial. (bud)
A.A. Mudita dan A.A. Bagus Candraningrat. Dangsil Desa ini saat diarak sempat mengalami masalah. Tiang utama dari kayu pohon duren nyaris patah, sehingga harus berhenti berkali-kali sebelum sampai di Pura Penataran. Bahkan, dua orang yang sebelumnya menaiki Dangsil Desa ini terpaksa harus diturunkan demi keamanan. Setelah mendapat penanganan secara sekala dan niskala oleh De Kubayan Wayan (pemegang segala keputusan ritual desa adat), Dangsil Desa ini akhirnya bisa napak di Pura Penataran. Selanjutnya, Dangsil Dalem saat diarak ke tempat yang sama juga tak kalah menegangkan. Soalnya, Dangsil Dalem menjadi yang tertinggi dan memiliki bobot terberat, mencapai lebih dari 6 ton. Warga Desa Adat Timbrah yang mendapat tugas mengaraknya tidak mengalami kendala. Di tengah cuaca panas dan angin kencang, sambil berteriak “Surak Suhu” (penghormatan kepada Ida Batara Bagus Pejenengan), Dangsil Dalem dengan mudah terangkut ke Pura Penataran. Dangsil Dalem ini sejak awal memang menjadi pusat perhatian. Sebab, saat diarak, ujung dangsil ini harus benar-benar dijaga agar tidak patah. Ini menjadi tugas warga yang memegang tali agar keseimbangannya tetap terjaga. Ida Dalem Semaraputra yang naik di atas Dangsil Dalem pun merasa aman ketika dangsil diarak ke Pura Penataran, meski sedikit harap-harap cemas.
Setelah Dangsil Dalem, dangsil lainnya seperti Dangsil Sana Kauh dan Dangsil Puseh yang diarak oleh krama Desa Bebandem, Macang, Kayu Putih, Tihingan tidak mengalami kendala. Begitu juga dengan Dangsil Pengguhung dan Dangsil Susuan yang diarak oleh krama Desa Adat Bugbug juga sampai di Pura Penataran dengan lancar. “Setelah semua dangsil napak, baru Ida Batara Kabeh kapundut Truna Desa Bungaya, Desa Asak, Desa Batudawa ke Pura Penataran,”
terang Manggala Prawartaka Usaba Dangsil 2016, Ida Bagus Wayan Jungutan. Sebelum semua dangsil napak di Pura Penataran, maka Ida Batara Kabeh dihadang tak boleh keluar dari Pura Bale Agung. Prosesi ini dinamakan Ngempet atau ketambakin Ida Batara Kabeh. Prosesi Ngempet dilaksanakan oleh krama banjar di Desa Bungaya dengan menggunakan Dangsil Taksu sebanyak 40 buah. Situasi Ngempet ini juga tak kalah
menegangkan. Sebab, krama Desa Adat Bungaya punya tanggung jawab besar agar Ida Batara Kabeh tak keluar dari Pura Bale Agung. Tujuannya, agar saat Ida Batara Kabeh mamargi, tidak mempersulit proses mengusung dangsil menuju Pura Penataran. Setelah Ida Batara Kabeh malinggih di Pura Penataran, barulah desa, Daha Truna dan seluruh banjar dan krama Desa Adat Bungaya menghaturkan banten yang sudah disiapkan. (kmb31)
Bali Post/kmb31
DANGSIL - Krama Desa Adat Tenganan Dauh Tukad saat mengusung dangsil diikuti krama Desa Adat Timbrah yang mengusung Dangsil Dalem.
Serapan Anggaran Lambat
DAU Karangasem Dipangkas Rp 53 Miliar Amlapura (Bali Post) –
Pemangkasan ABPN berimbas ke APBD Karangasem. Dana alokasi umum (DAU) untuk Kabupaten Karangasem tahun ini dipangkas sampai Rp 53 miliar lebih. Hal itu diakui Kepala Bappeda Karangasem Ketut Sedana Merta ketika ditemui seusai rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Senin (29/8) kemarin. Alasan pemerintah pusat memangkas DAU sebesar itu, kata Sedana Merta, antara lain karena serapan APBD Karangasem yang rendah. Padahal, kegiatan sudah berjalan namun hanya pengSPJ-annya yang belum. ”Fiscal kita tergolong sedang dan tak ada anggaran yang disimpan atau didepositokan,” paparnya.
Atas pemotongan DAU itu, sementara Karangasem sangat memerlukan anggaran, Pemkab melalui Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa sudah menyampaikan surat keberatan ke pusat. Namun, jawaban atas surat keberatan itu belum turun. Sementara surat pemangkasan DAU itu berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan
nomor : 125/PMK.07/2016. Pemangkasan DAU untuk 169 pemkab/pemkot/pemprov. “Pusat mengatakan itu penundaan pentransferan DAU, tapi waktunya sudah mepet berarti itu sama dengan pemangkasan,” kata Sedana Merta. Penundaan pentransferan DAU itu per September sampai Desember masing-
masing tiap bulan Rp 13,27 miliar. Jadi, totalnya Rp 53 miliar. Karena pemangkasan itu, TAPD Karangasem langsung menggelar rapat dengan pimpinan S K P D . Penget at an a t au efisiensi ditekankan kepada perjalanan dinas dalam dan luar negeri. Anggaran dari kegiatan yang gagal tender juga mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. “Kami juga sudah pasti tak bakal menyentuh gaji dan tunjangan. Hak-hak pegawai itu tak mungkin ditunda pembayarannya. Kalau tak ada tambahan dana dari efisiensi, pengetatan perjalanan dinas dan tam-
bahan anggaran dari pembiayaan lainnya, gaji dan tunjangan pegawai bisa kena penundaan,” paparnya. Di lain pihak, Kadisdikpora Karangasem Gede Ariyasa kemarin mengaku bersyukur karena gaji guru dan sertifikasi guru tak ada penundaan pembayaran. Sertifikasi guru tahap kedua atau triwulan kedua sudah dibayar. Tinggal kini menunggu pembayaran tahap ketiga, Juli, Agustus, dan September. “September ini ada hari Raya Galungan dan Kuningan, syukur gaji dan tunjangan guru dan pegawai tak kena penundaan,” ujar Ariyasa. (013)
Karya Manawa Ratna di Culik
Warga yang Meninggal ”Makingsan ring Geni” di Setra Tampuagan Amlapura (Bali Post) – Puncak karya Nubung Ngenteg Linggih, Pedagingan Manawa Ratna di Desa Pakraman Culik, Karangasem dilaksanakan Kamis (1/9) lusa. Terkait karya itu, krama desa setempat tak boleh menggelar atiwa-tiwa (pengabenan).
Menurut Humas Panitia Karya Ida made Giur Dipta, Senin (29/8) kemarin, saat ada krama yang meninggal, maka hari itu juga harus makingsan ring pertiwi (mengubur mayat). Namun, penguburan dengan cara nyilib (dilakukan malam hari). Penguburan tak dibuatkan gegumuk (gundu-
kan tanah), tanpa disertai banten dan ditancapi bambu berluang di tanah urugan di bagian mukanya. Sementara itu, bagi yang mangkinsan ring geni dilakukan di setra desa lainnya. “Kakak saya meninggal dan dikremasi di Setra Tampuagan dengan membayar penanjung batu,”
katanya. Mereka yang meninggal dan makingsan ring geni di Setra Tampuagan diingatnya ada lima jenazah. Sedangkan yang makingsan ring pertiwi di Setra Culik sekitar lima jenazah. “Tradisi tidak boleh menggelar atiwatiwa di wilayah Culik sejak
nyengker setra disertai caru balik sumpah. Pantangan itu baru berakhir sebulan tujuh hari usai usai puncak karya,” katanya. Sementara itu, prosesi makekobok (melasti) ke Pantai Amed, Senin siang sampai sore kemarin, diikuti iring-iringan ribuan warga. (013)
Antisipasi Kesemrawutan Jelang Galungan
Tempat Berdagang di Pasar Amlapura Timur Diundi Amlapura (Bali Post) – Mengantisipasi terjadinya kesemrawutan dan kemacetan lalu lintas di sekitar Pasar Amlapura Timur menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, Senin (29/8) kemarin, dilaksanakan pengundian tempat berdagang di basement gedung Pasar Amlapura Timur. Pelaksanaan pengundian riuh karena ratusan pedagang berebut mendapatkan tempat berdagang yang strategis. Dari pantauan selama ini, saat pasar ramai menjelang hari raya seperti Galungan atau Kuningan, pembeli membeludak. Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada dan Ksatrian menjadi macet. Pembeli baik yang mengendarai mobil atau sepeda motor, karena tidak ada tempat, terpaksa parkir menggunakan bahu kedua jalan itu. Belum lagi, pedagang tumpah ke luar pasar, berharap paling pertama ditemui pembeli dan dagangannya laris. Tempat berdagang kemarin yang diundi untuk 546 orang, yakni yang terdata berdagang di basement dan pelataran atau halaman pasar sebanyak 402 orang serta yang selama ini berdagang di areal Terminal Amlapura sebanyak 144 orang.
Saking banyaknya pedagang yang berebut ingin mendapatkan lokasi berdagang terdepan atau tempat strategis, acara pengundian tempat berdagang menjadi riuh. Wabup Karangasem Wayan Artha Dipa yang menghadiri acara pengundian tempat berdagang itu mengatakan, tempat berdagang di lantai basement itu sifatnya sementara. Tujuannya, memasukkan pedagang yang selama ini tumpah ke terminal dan ke areal parkir guna mengantipasi kesemrawutan dan menghindari kemacetan lalu lintas. Sementara itu, Kadis Perindag Karangasem IGN Suarta juga mengingatkan pedagang yang sudah mendapatkan tempat berdagang sesuai undian itu, segera menempati tempatnya. Sebab, jika sampai dalam jangka waktu tertentu tidak ditempati, dianggap hangus dan lokasi itu bakal dialihkan kepada pedagang lainnya yang memerlukan tempat berdagang. Pedagang juga dikelompokkan berdasarkan jenis dagangannya sehingga memudahkan pembeli mencari barang-barang yang dibutuhkannya. (013)
Bali Post/013
PENGUNDIAN - Suasana pengundian tempat berdagang di basement gedung Pasar Amlapura Timur riuh, Senin (29/8) kemarin.
TABANAN
14
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
FIGUR Ekonomi Lesu AKTIVITAS perekonomian yang lesu belakangan berdampak pada penurunan sambungan PDAM di Tabanan. Sebelumnya jumlah permintaan sambungan baru rata-rata 100 unit per bulan, namun dalam dua bulan terakhir hanya 71 dan 80. Pada April Bali Post/bit lalu tercatat 123 sambungan, Mei 229 sambungan dan Juni turun menjadi 151 sambungan. Kabag Hubungan Langganan PDAM Tabanan Ida Bagus Marjaya Wirata mengatakan, pada 2014 dan 2015 jumlah sambungan pernah mencapai 3.000 per tahun. “Melihat kondisi ekonomi yang lesu, target kami tahun ini hanya 1.200 sambungan,” ucapnya. Lesunya perekonomian terlihat dari sepinya pengembang dan properti di Tabanan. Belum adanya permukiman baru membuat permintaan sambungan relatif tidak ada kenaikan signifikan. Meski mengalami penurunan jumlah sambungan, pejabat asal Badung ini menyebut persentase pelayanan PDAM sudah mencapai 75 persen, sedangkan sisanya swakelola dan swadaya. Terkait waktu yang dibutuhkan dari permohonan sambungan hingga pemasangan, ia mengatakan jika persyaratan lengkap hanya diperlukan tujuh hari sejak pelunasan administrasi. Sampai Juli lalu jumlah sambungan aktif atau pelanggan 54.575, 85 persen di antaranya rumah tangga. Untuk mengangani gangguan teknis, PDAM Tabanan memiliki petugas distribusi yang bekerja 24 jam. Ada enam petugas teknis per shift yang siap menerima keluhan. Penanganan kebocoran sejak adanya pengaduan sesuai SOP maksimal dua hari. Namun, semua itu kembali lagi pada kondisi kerusakan, tingkat pekerjaan dan lokasi sambungan. (bit)
Penerimaan Pajak Diprediksi Turun
Tabanan (Bali Post) – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Tabanan memprediksi realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan tahun 2016 mengalami sedikit penurunan. Hal ini dikarenakan semakin berkurangnya nilai piutang PBB yang berpotensi dilunasi. “Pengelolaan piutang PBB sudah dapat dilakukan secara akuntabel. Meski demikian, kegiatan verifikasi piutang masih tetap perlu dilanjutkan,” ujar Sekretaris Dispenda Tabanan I Made Widastra dalam kegiatan Gebyar Panutan Pembayaran PBB di Kantor Bupati Tabanan beberapa hari lalu. Tahun ini pihaknya lebih memfokuskan kegiatan verifikasi piutang dengan mencocokkan nilai piutang yang disajikan pada basis data dengan bukti-bukti sah berupa STTS pada arsip BPD Bali. Realisasi penerimaan PBB pada 2015 lalu mencapai Rp 15,22 miliar atau 107,71 persen dari target yang ditetapkan Rp 14,13 miliar. Meski demikian, pihaknya terus mengoptimalisasikan penerimaan PBB. Salah satunya dengan menggelar Gebyar Panutan Pembayaran PBB setiap tahunnya. Seperti yang sudah-sudah, kegiatan ini diisi pengundian kupon doorprize. Kupon berhadiah berbagai jenis hadiah barang elektronik itu sebelumnya disebarkan kepada wajib pajak yang telah membayar PBB pada 2016. Bupati Tabanan yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan I Ketut Subrata Suyasa menyambuat baik kegiatan ini. Menurutnya, Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah telah memberikan kewenangan kepada pemerintah kabupaten/kota untuk mengelola 11 jenis pajak daerah sesuai potensi yang dimiliki masing-masing. “Spirit otonomi daerah selain untuk meningkatkan kapasitas fiskal, juga untuk mendorong pemerintah kabupaten/kota melahirkan kebijakan yang mampu memberikan pelayanan perpajakan sedekat, secepat dan setepat mungkin dengan tetap memperhatikan prinsip efisiensi dan efektivitas,” jelasnya. Khusus pengelolaan PBB yang telah lebih dari tiga tahun berjalan, harus lebih dioptimalkan lagi. Beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan secara berkelanjutan antara lain pemutakhiran basis data PBB dan verifikasi piutang dari pusat. ‘’Kami harapkan jangan sampai permasalahan piutang mengakibatkan penerimaan PBB kurang optimal,” imbuhnya. (kmb28)
Telepon Penting tabanan Polres Tabanan
0361-812519
Polsek Kediri
0361-812280
Polsek Marga
0361-8946155
Polsek Kerambitan
0361-8943991
Polsek Selemadeg
0361-8943669
Polsek Pupuan
0362-71110
Polsek Penebel
0361-819194
Polsek Baturiti
0368-21110
Polsek Selemadeg Timur0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD PDAM
0361-7809054
0361-9311213, 0361-9311706
BRSU Tabanan
0361-811027
UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu
0361-3005757
Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650
SEGEL - Petugas Satpol PP Tabanan memasang pengumuman penyegelan proyek panggung terbuka di Tanah Lot, Senin (29/8) kemarin.
Bali Post/kmb24
Manajemen Proyek Tak Penuhi Panggilan
Satpol PP Segel ’’The Mandala’’
Tabanan (Bali Post) –
Manajemen PT Horizon Surya Gemilang tidak hadir untuk kedua kalinya memenuhi panggilan Satpol PP Kabupaten Tabanan guna menunjukkan izin pembangunan proyek panggung terbuka “The Mandala” di Tanah Lot, Kediri. Oleh karena itu, Satpol PP mengambil langkah tegas dengan menyegel proyek yang sedang dikerjakan tersebut, Senin (29/8) kemarin.
Petugas menempelkan pengumuman penghentian sementara proyek open stage dan ruang ganti pemain karena tidak memiliki IMB. Petugas Satpol PP Tabanan yang dipimpin I Wayan Kinten
tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 Wita. Mereka tidak mendapati ada pekerja sedang beraktivitas di proyek tersebut. Meski demikian, petugas tetap memasang pengumuman dari kertas manila
yang isinya “Proyek pembanguan ini dihentikan sementara karena belum memiliki IMB sesuai Perda kabupaten Tabanan Nomor 9 Tahun 2013 tentang bangunan gedung”. Kasatpol PP Tabanan Wayan Sarba saat diminta konfirmasinya membenarkan langkah penyegelan tersebut. Pihaknya mengambil sikap tegas karena pihak The Mandala telah ditunggu hingga pukul 15.00, namun tidak hadir di Kantor Satpol PP. “Maka dari itu kami
ambil langkah penyegelan. Semestinya manajemen datang menyampaikan sejauh mana proses perizinan yang telah diikuti, sehingga kami bisa mengambil langkah lain,’’ ujarnya. PT Horizon Surya Gemilang membangun panggung terbuka di laba Pura Pekendungan. Proyek ini disidak gabungan komisi DPRD Tabanan dipimpin Wakil Ketua Ni Nengah Sri Labantari, Jumat (26/8) lalu. Saat itu Direktur PT Horizon Surya Gemilang, Lusiana, memper-
Sasar Daerah Pelosok dan Penyandang Cacat
Disdukcapil Ajukan Mobil Keliling
Tabanan (Bali Post) – Pencapaian target kepemilikan akta dan administrasi kependudukan lainnya terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan. Terobosan baru pun dirancang untuk bisa menyasar warga pelosok dan penyandang disabilitas, salah satunya dengan mengajukan layanan mobil keliling. Menurut Kadisdukcapil Tabanan Rai Dwipayana, layanan mobil keliling sudah mulai diajukan di anggaran 2017 untuk mendapatkan anggaran. Tidak hanya di daerah, pengajuan mobil keliling ini juga mencuat dalam rakornas yang digelar di Jakarta belum lama ini. “Jadi, pengajuan mobil keliling ini tidak hanya Tabanan, tapi juga gagasan Dinas Kependudukan
daerah lainnya,” ungkapnya, Senin (29/8) kemarin. Dengan keberadaan mobil keliling layanan administrasi kependudukan dan pembuatan akta akan lebih dekat dengan masyarakat serta bisa menyasar warga di daerah pelosok dan penyandang disabilitas. “Layanan yang kami berikan akan lebih dekat lagi dengan masyarakat,” katanya. Mobil keliling yang rencananya dianggarkan kurang lebih Rp 1 miliar tersebut bukan mobil biasa. Mobil ini akan dilengkapi dengan sarana prasarana lengkap layaknya miniatur layanan di Kantor Disdukcapil. “Mobil ini diseting khusus untuk segala macam layanan administrasi kependudukan dan didukung sejumlah petu-
gas tim teknis yang sudah ada,” jelasnya. Kegiatan mobil keliling ini akan dibarengi pembuatan KTP untuk siswa SMK yang biasanya setelah tamat langsung bekerja. Kerja keras yang dilakukan jajaran Dinas Kependudukan ini untuk memenuhi target kepemilikan akta hingga 100 persen tahun 2017 mendatang. Pasalnya, hingga saat ini tingkat kepemilikan akta baik itu kelahiran, perkawinan, perceraian maupun kematian baru 50 persen. Hal ini disebabkan kendala input data dari sistem manual ke sistem online yang mulai diberlakukan sejak 2012. “Khusus perekaman eKTP sudah 80 persen dan September nanti kami targetkan rampung 100 persen,” tandas Dwipayana. (kmb28)
lihatkan izin yang diterbitkan tahun 2009 seraya mengatakan pengerjaan proyek dihentikan sejak disidak Satpol PP sebelumnya dan sedang mengurus izin baru. Menurut Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Minggu (28/8), izin yang didapatkan lewat investor sebelumnya, yaitu Surya Mandala, tidak berlaku lagi karena tidak diperpanjang. Oleh karena sudah mati, izinizin yang diperlukan harus diurus ulang dari awal. (kmb24)
Pemkab Salurkan Raskin Dua Pagu Tabanan (Bali Post) – Pemkab Tabanan menyalurkan beras miskin (raskin) untuk dua pagu pada Agustus ini untuk memenuhi kebutuhan beras warga yang masuk Rumah Tangga Sasaran Penerima Bantuan (RTS PM) menjelang hari raya Galungan dan Kuningan. Keputusan itu merupakan tindak lanjut rapat koordinasi Tim Raskin Tabanan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pangan khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Adapun hasilnya adalah penyaluran raskin bulan Agustus dilakukan dua kali, yaitu di awal bulan untuk pagu Agustus, sedangkan 18-25 Agustus disalurkan raskin pagu September. “Kedua pagu rakskin ini telah didistribusikan,” kata Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Tabanan I Gusti Putu Ekayana, Senin (29/8) kemarin. Pemkab Tabanan juga akan memajukan distribusi raksin pagu Oktober yang akan dilakukan September, sehingga penyaluran raskin tahun 2016 ini dipercepat satu bulan. Hingga saat ini Pemkab Tabanan telah menyalurkan raskin sembilan pagu, yaitu alokasi Januari hingga September. Alokasi tersebut setara dengan 2.596.185 kilogram untuk 19.231 RTS PM. “Masingmasing RTS PM mendapatkan 15 kilogram beras per bulan dengan harga Rp 1.600 per kilogram,” ujarnya. (kmb24)
Warung Global
Pemda Harus Upayakan Pengelolaan Dana Selain DAU
PENUNDAAN penyaluran DAU tidak berdampak kepada masyarakat karena dana dari pusat selama ini banyak disimpan di bank. Pemerintah daerah agar mengupayakan pengelolaan dana yang lain demi tetap berjalannya proyek pembangunan. Ari di Karangasem dan Gusti di Renon mengatakan ini mengomentari topik ‘’Dampak Penundaan Penyaluran DAU’’ dalam acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Senin (29/8) kemarin. Nang Kenceng di Tabanan minta DAU diupayakan agar terealisasi sehingga dapat dipergunakan oleh desa untuk perbaikan dan pembangunan. Kalau kabupaten yang mengelola kaitannya untuk proyek yang lebih besar dan kepentingan umum. Penggunaan anggaran agar diserahkan kepada desa sesuai dengan prioritas dan kebutuhan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Penundaan penyaluran DAU,
menurut Arya di Denpasar, menghambat pembangunan desa yang mestinya bisa dipergunakan untuk memperbaiki infrastruktur terutama jalan. Banyak ada dana bergulir tetapi tidak ada yang menyentuh desa. Anggaran yang ada adalah uang rakyat yang dibayarkan melalui pajak. APBN/ APBD adalah uang rakyat yang harus dikelola dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat. Jangan-jangan, kata Gede Bia-
sa di Denpasar, penundaan ini alasannya tidak tepat. Masyarakat selalu taat membayar pajak. Pemerintah sedang menggalakkan pengampunan pajak supaya tidak ada yang lolos dari pajak. Tujuan diberikannya dana desa agar warga desa tidak berbondongbondong ke kota. Pembangunan harus berimbang dan harus ditelusuri penyebab DAU ditunda penyalurannya.
Apakah karena desa tidak pernah protes dan mau menerima saja sehingga menjadi korban? Pemerintah tidak konsisten terhadap Pancasila karena tidak memberikan keadilan, yakni melanggar sila kelima. Agung Jaya Negara di Denpasar menambahkan, pemerintah pusat membutuhkan DAU untuk peruntukan yang mendesak agar
manajemen keuangan baik. Pembangunan dan layanan umum di daerah sudah diatur, tertata dan direncanakan dengan matang sebelumnya dan diupayakan berjalan lancar dan berkelanjutan. Dalam menentukan proyek dan program mana yang akan dilaksanakan, pemerintah daerah mesti bijaksana. Jangan sampai kepentingan publik terganggu. (dika)
15
Selasa Paing, 30 Agustus 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Alaves Athletic Club Las Palmas Villarreal
vs Sporting Gijon vs Barcelona vs Granada CF vs Sevilla
1. Las Palmas 2 2. Barcelona 2 3. Real Madrid 2 4. Sevilla 2 5. Deportivo Coruna 2 6. Sporting Gijon 2 7. Leganes 2 8. Eibar 2 9. Real Sociedad 2 10. Malaga 2
2 2 2 1 1 1 1 1 1 0
0 0 0 1 1 1 1 0 0 2
0 0 0 0 0 0 0 1 1 0
0-0 0-1 5-1 0-0
9-3 7-2 5-1 6-4 2-1 2-1 1-0 2-2 2-3 3-3
6 6 6 4 4 4 4 3 3 2
Pencetak gol : 3 - Luis Suarez (Barcelona), Gerard (Espanyol) Liga Inggris
Bali Post/rtr
Manchester City vs West Ham 3-1 West Bromwich vs Middlesbrough 0-0 1. Man. City 3 2. Chelsea 3 3. Man. United 3 4. Everton 3 5. Hull City 3 6. Middlesbrough 3 7. Tottenham Hotspur 3 8. Arsenal 3 9. Leicester City 3 10. West Bromwich 3
3 3 3 2 2 1 1 1 1 1
0 0 0 1 0 2 2 1 1 1
0 0 0 0 1 0 0 1 1 1
9-3 7-2 6-1 4-2 4-2 3-2 3-2 6-5 3-3 2-2
London -
Liga Italia vs AS Roma 2-2 vs Genoa 1-3 vs Chievo Verona 1-0 vs Palermo 1-1 vs Atalanta Bergamo 2-1 vs Pescara 2-1 vs Bologna 5-1 vs Empoli 2-0
1. Genoa 2 2 2. Juventus 2 2 3. Sampdoria 2 2 4. Sassuolo 2 2 5. AS Roma 2 1 6. Napoli 2 1 7. Torino 2 1 8. Fiorentina 2 1 9. AC Milan 2 1 10. Lazio 2 1
0 0 0 0 1 1 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 1 1 1 1
6-2 3-1 3-1 3-1 6-2 6-4 7-4 2-2 5-6 4-4
6 6 6 6 4 4 3 3 3 3
Pencetak gol : 4 - Andrea Belotti (Torino) Liga Jerman Hertha Berlin Hoffenheim
vs Freiburg 2-1 vs RB Leipzig 2-2
1. Bayern Munich 1 2. Cologne 1 3. VfL Wolfsburg 1 4. Borussia Dortmund 1 5. Borussia Mgladbach 1 6. Hertha Berlin 1 7. Eintracht Frankfurt 1 8. Hoffenheim 1 9. RB Leipzig 1 10. FC Ingolstadt 1
1 1 1 1 1 1 1 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 1 1 1
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
6-0 2-0 2-0 2-1 2-1 2-1 1-0 2-2 2-2 1-1
Chelsea dan MU Pesaing Serius City
9 9 9 7 6 5 5 4 4 4
Pencetak gol : 3 Sergio Aguero (Manchester City), Zlatan Ibrahimovic (Manchester United)
Cagliari Crotone Fiorentina Inter Milan Sampdoria Sassuolo Torino Udinese
LEWAT - Gelandang Manchester City Raheem Sterling melewati hadangan kiper West Ham Adrian (kedua dari kanan) pada pertandingan Liga Utama Inggris, Senin (29/8) kemarin di Stadion Etihad, Manchester.
Kemenangan Manchester City atas West Ham United 3-1, Senin (29/8) kemarin, melengkapi dominasi tiga tim pemburu gelar Liga Utama Inggris musim ini. City yang memimpin klasemen, mendapat saingan serius dari Chelsea dan tetangga sekotanya, Manchester United (MU). City, juara Liga Inggris pada 2012 dan 2014, memiliki selisih gol lebih baik dibandingkan Chelsea atau rivalnya MU. Namun ketiganya sama-sama memenangi ketiga pertandingan di awal musim. Setelah mencetak dua gol pada 18 menit pertama melalui Raheem Sterling dan gelandang Brazil Fernandinho, pasukan Pep Guardiola terlihat akan meraih tiga angka dengan mudah. Namun the Hammers memperbaiki penampilan setelah turun minum dan memberi perlawanan berarti. Michail Antonio memangkas defisit pada menit ke-58. Namun Sterling selanjutnya
London Wayne Rooney tidak lagi menjadi penyerang murni. Mesin gol Manchester United diplot menjadi gelandang yang mendukung lini depan timnas Inggris untuk kualifikasi Piala Dunia 2018. Pelatih the Three Lions Sam Allardyce, Senin (29/8) kemarin menjelaskan, memang ada perubahan posisi pada penempatan Rooney di skema
Liga Prancis vs PSG 3-1 vs Toulouse 0-0 vs Nantes 1-0
1. Monaco 3 2 2. Guingamp 3 2 3. Nice 3 2 4. Lyon 3 2 5. PSG 3 2 6. Caen 3 2 7. Metz 3 2 8. Bordeaux 3 2 9. Toulouse 3 1 10. St Etienne 3 1
1 1 1 0 0 0 0 0 2 1
0 0 0 1 1 1 1 1 0 1
6-3 6-3 3-1 7-4 5-3 5-4 5-5 5-6 4-1 5-4
7 7 7 6 6 6 6 6 5 4
timnya. Terlebih, Rooney pun kian akrab dengan posisi terbarunya. “Posisi Wayne (Rooney) di Manchester United berubah. Ini jawaban dari keingin saya untuk memainkan dia,” ungkap Allardyce usai mengumumkan daftar nama skuadnya untuk pertandingan internasional.
Pencetak gol : 6 Alexandre Lacazette (Olympique Lyon)
Andik Dipanggil Masuk Timnas Jakarta (Bali Post) Pemain Indonesia yang merumput di Selangor FA Malaysia, Andik Vermansyah, masuk dalam 22 pemain yang disiapkan pelatih Alfred Riedl untuk memperkuat Timnas Garuda pada pertandingan uji coba melawan Malaysia di Stadion Manahan, Solo, 6 September. Berdasarkan nama-nama yang dirilis oleh PSSI di Jakarta, Senin (29/8) kemarin, selain Andik Vermansyah, pelatih asal Austria itu juga memanggil Dedi Gumawan yang saat ini memperkuat tim Zeyar Shwe Myay, Myanmar serta Irfan Bachdim yang memperkuat Consadole Sapporo, Jepang. Wakil Ketua Umum PSSI Erwin Dwi Budiawan menjelaskan, nama-nama pemain yang dirilis merupakan pilihan tim pelatih yang dipimpin Alfred Riedl berdasarkan hasil seleksi langsung dan pemantauan pemain yang berada di luar negeri. Sesuai dengan rencana, semua pemain akan mulai berkumpul di Solo, Jawa Tengah pada 4 September. ‘’Pertandingan uji coba ini kami harapkan menjadi momentum kebangkitan Timnas Senior,’’ katanya. Sementara itu, asisten pelatih Timnas Indonesia Senior Wolfgang Pikal mengatakan, pemain yang terpilih didominasi pemain muda. Pemain yang dipanggil saat ini berpeluang berubah karena ada kesempatan keluar-masuk timnas hingga pemusatan latihan Oktober nanti.(ant)
ketiga sebagai arsitek City, mantan pelatih Barceloa dan Bayern Munich itu kembali menurunkan Willy Caballero ketimbang Joe Hart di bawah mistar gawang. Kiper Argentina itu menjalani satu jam tanpa masalah sampai serangan mematikan Antonio. Pada pertandingan di Stadion Etihad kemarin, Sterling mencetak gol pertamanya musim ini menyusul pergerakan bagus pada menit ke-7. Fernandinho menambahi gol setelah berdiri tidak terkawal untuk menanduk tendangan bebas Kevin de Bruyne. Kiper West Ham Adrian hanya bisa memandangi bola melaju kencang menembus gawangnya. Pasukan Bilic, yang kembali dilemahkan oleh cedera dan tidak
Kalah Juara bertahan Paris Saint Germain (PSG) menelan kekalahan 1-3 di markas AS Monaco pada pertandingan kompetisi Liga Prancis. PSG memenangi gelar dengan keunggulan 31
angka jelang akhir musim lalu, hanya menelan dua kekalahan. Namun mereka ditundukkan Monaco yang finis di peringkat ketiga pada musim lalu. Monaco kini memuncaki klasemen, selevel dengan Guingamp dan Nice dengan koleksi tujuh angka dari tiga pertandingan. Mereka unggul satu angka atas PSG yang memenangi dua pertandingan pertamanya musim ini. Joao Moutinho membawa tim tuan rumah unggul pada menit ke-13, dan Fabinho menggandakan keunggulan melalui penalti menjelang turun minum. Edinson Cavani mencetak satu gol balasan untuk sang juara bertahan dengan tandukan kepala, namun gol bunuh diri Serge Aurier sepuluh menit sebelum pertandingan usai mengamankan kemenangan bagi Monaco yang tampil lebih tajam di depan para penggemarnya. (afp/ant)
Rooney Jadi Pendukung Lini Depan Inggris
3 3 3 3 3 3 3 1 1 1
Pencetak gol : 3 - Robert Lewandowski (Bayern Munich)
Monaco St Etienne Bordeaux
membukukan gol keduanya menjelang pertandingan usai dari sudut sempit. City berpeluang tidak diperkuat pencetak gol terbanyak Sergio Aguero akibat terkena skors untuk pertandingan derby melawan MU bulan depan. Tindakan retrospektif potensial dijatuhkan kepadanya setelah ia terlihat menyikut pemain West Ham Winston Reid pada lehernya. ‘’Saya tidak melihat insiden,’’ kata Guardiola kepada para pewarta dan pernyataan serupa juga dilontarkan manajer West Ham Slaven Bilic. ‘’Reid sedikit cedera maka kami mengeluarkannya,’’ kata Bilic. Untuk pertandingan
mampu menggunakan rekrutan baru mereka Simone Zaza dari Juventus, menurunkan tiga bek ditambah para pemain sayap. Namun tetap saja tim tamu menampilkan pola bertahan dengan buruk. Pada babak kedua, Bilic mendorong Antonio ke depan dan ia menanduk bola umpan silang Arthur Masuaku. City sempat terlihat gugup untuk sementara waktu namun pada beberapa menit terakhir, upaya David Silva mengenai tiang gawang sebelum Sterling memastikan kemenangan timnya. ‘’Anda harus unggul 3-0 atau 4-0 untuk berpikir pertandingan telah usai,’’ kata Guardiola kepada Sky Sports.
Pemain timnas Inggris Wayne Rooney.
Pelatih MU Jose Mourinho juga melakukan eksperimen dengan menempatkan Rooney di belakang dua penyerangnya. Langkah itu melanjutkan skema serupa yang dikembangkan pelatih pendahulunya, Louis van Gaal. Di timnas arahan Roy Hodgson di Piala Eropa, Juni lalu, pemain bernomor punggung 10 itu juga dimainkan di belakang dua penyerang. Sayangnya, Inggris keok di babak 16 besar setelah disingkirkan Islandia. Dengan penempatan Rooney di tengah membuat Ros Barkley kehilangan pekerjaan. Gelandang Everton yang berada tepat seperti Rooney, menunjukkan kualitasnya di tiga pertandingan awal kompetisi Liga Inggris dengan menyumbang dua gol. Allardyce juga memanggil pemain muda Tottenham Hotspur Dele Alli. Akibatnya kini tidak ada lagi ruang lagi bagi sosok playmaker. Menempati posisi sayap, Inggris akan diperkuat Theo Walcott dan Michail Antonio (West Ham). Sedangkan lini depan masih dipercayakan pada Harry Keane (Tottenham) dan Jamie Vardy (Leicester City). Allardyce mengakui tidak memanggil bintang muda Manchester United Marcus Rashford. Alasannya, Rashford hanya menjadi pemain cadangan di tiga pertandingan awal kompetisi. Meski demikian, ia masih menaruh kepercayaan pada pengembangan permainan Rashford. Terlebih dia me-
nyumbang gol penentu kemenangan MU pada pertandingan melawan Hull City lalu. Inggris akan memainkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup F zona Eropa melawan Slovakia akhir pekan ini. (kmb39/afp)
Skuad Inggris Kiper : Fraser Forster (Southampton), Joe Hart (Manchester City), Tom Heaton (Burnley) Bek : Gary Cahill (Chelsea), Nathaniel Clyne (Liverpool), Phil Jagielka (Everton), Danny Rose (Tottenham Hotspur), Luke Shaw (Manchester United), Chris Smalling (Manchester United), John Stones (Manchester City), Kyle Walker (Tottenham Hotspur) Gelandang : Dele Alli (Tottenham Hotspur), Michail Antonio (West Ham United), Eric Dier (Tottenham Hotspur), Danny Drinkwater (Leicester City), Jordan Henderson (Liverpool), Adam Lallana (Liverpool), Wayne Rooney (Manchester United), Raheem Sterling (Manchester City), Theo Walcott (Arsenal) Penyerang : Harry Kane (Tottenham Hotspur), Daniel Sturridge (Liverpool), Jamie Vardy (Leicester City)
Barca Menang Tipis Berkat Rakitic Barcelona Juara bertahan Barcelona menjalani ujian berat saat bertandang ke San Mames, kandang Athletic Bilbao pada pertandingan kompetisi Liga Spanyol, Senin (29/8) kemarin. Pasukan Luis Enrique meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol tandukan Ivan Rakitic di babak pertama. Di tempat lain, Las Palmas menang besar 5-1 atas Granada untuk memuncaki klasemen dengan koleksi enam angka dari dua pertandingan. Las Palmas mengungguli Barca dan Real Madrid berkat selish gol yang lebih baik. Sedangkan juara bertahan Liga Eropa Sevilla ditahan imbang tanpa gol di markas Villarreal dan berada di peringkat ke-4 setelah dua pertandingan. Gelandang Kroasia Rakitic menyambar umpan silang Arda Turan pada menit ke-21 untuk
menyelesaikan sodoran bola Luis Suarez. Gol tersebut mengobati kekacauan tim Katalan itu di awal pertandingan. Kepercayaan diri Barca tumbuh setelah turun minum dan kapten Lionel Messi menyianyiakan dua peluang. Sedangkan Luis Suarez juga gagal untuk memaksimalkan sepasang peluang bersih ketika tembakannya dapat dihalau keluar garis gawang pada fase akhir pertandingan. ‘’Saya senang dengan hasil saat melawan tim sekuat ini,’’ kata Luis Enrique. Enrique menyadari bahwa lawatan ke San Mames selalu merupakan salah satu pertandingan tandang yang berat bagi Barca. Ini terlihat saat Messi dkk kerepotan menghadapi tekanan dan agresifitas Bilbao. Kiper Barca Marc-Andre Ter Stegen sempat membuat kesala-
han saat bola lemparannya jatuh ke Benat Etxebarria. Untungnya, dia dapat menghalau tembakan gelandang Bilbao itu. Ia kemudian melakukan penyelamatan terhadap upaya Aritz Aduriz dan Benat. Pada laga lain Las Palmas menindak lanjuti kemenangan 4-2 mereka di markas Valencia pada pekan lalu dengan penampilan dominan saat melawan Granada. Nabil El Zhar mengemas dua gol dalam kemenangan 5-1 tersebut. Gelandang Kevin-Prince Boateng mencetak gol kedua dari dua pertandingan berturut-turut setelah didatangkan Las Palmas dari AC Milan. Ia mendedikasikan golnya untuk para korban gempa bumi pekan lalu di Italia yang menewaskan setidaknya 290 orang. Di laga lain Alaves bermain imbang tanpa gol dengan tamunya Sporting Gijon. (afp/ant)
Bali Post/ap
DUEL UDARA - Gelandang FC Barcelona Ivan Rakitic (kanan) menyundul bola dalam duel udara melawan Mikel Balenziaga dari Athletic Bilbao di Stadion San Mames.
16
OLAHRAGA
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
KONI Bali Tanggung Biaya Operasi Vay Torik Denpasar (Bali Post) Atlet baseball PON Bali Vay Torik mendapat musibah terkena pantulan bola baseball persis mengenai alat vitalnya saat latihan di lapangan dekat kampus Politeknik Negeri Bali (PNB), Minggu (28/8) sore lalu. KONI Bali akan menanggung seluruh biaya operasi Vay Torik. Informasi yang dihimpun Bali Post, Senin (29/8) kemarin menyebutkan, sepulang latihan di Kampus Bukit Jimbaran, Vay Torik tetap kembali ke markas Training Center di Hotel Batukaru, Ubung. Tim dokter PON Bali sempat memeriksanya, namun kemudian terjadi pembengkakan di alat vitalnya. Karena itu, Vay Torik sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum dirujuk ke RS Sanglah. Ketua KONI Bali Ketut Suwandi yang dikonfirmasi, kemarin, membenarkan peristiwa naas yang menimpa atlet PON. Dijelaskannya, tim dokter PON sudah memeriksanya dan menyimpulkan terjadi pembengkakan. Karena itu, pemeriksaan selanjutnya diserahkan ke RS. ‘’Saat ini kami menunggu hasil laboratorium di RS Sanglah,’’ ucap Suwandi. Bahkan, katanya, hasil laboratorium akan memutuskan apakah Vay Torik perlu dioperasi atau tidak. ‘’Yang jelas, pihak BPJS telah mendampingi korban RS Sanglah,’’ terangnya. Suwandi berjanji, seluruh atlet PON yang menjalani TC sentralisasi di Hotel Batukaru segala kejadian yang menimpa atlet menjadi tanggung jawab KONI. ‘’Jadi, seandainya harus dioperasi seluruh biaya kami yang menanggung,’’ tandasnya. (022)
Roy Nugraha Siap Bersaing dengan Pembalap PON Bali Denpasar (Bali Post) Pembalap yang mengusung bendera Honda Astra Racing Team (ART) Bali I Putu Roy Nugraha mengaku siap bersaing dengan rekannya dari tim PON Bali saat melakoni Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motorprix Region III (Bali, NTB, dan NTT) Seri III di Sirkut Selagalas, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) 3-4 September mendatang. ‘’Saya siap bersaing dan memberikan perlawanan kepada pembalap PON Bali I Ketut Afem Madiasta dan Gede Arya Kurniawan dalam perebutan podium nanti di Seri III nanti,’’ jelas Putu Roy Nugraha di Denpasar, Senin (29/8) kemarin. Juara Region 2014 itu mengatakan telah mempersiapkan fisik dan strategi termasuk motor yang akan dipakai balapan. ‘’Tunggangan sudah tidak ada masalah lagi tinggal dipakai,’’ ungkapnya. Dikatakannya, saat ini dirinya masih memuncaki klasemen sementara di kelas MP I (seeded 150 cc) dengan raihan 25 poin, sedangkan posisi kedua pembalap PON Bali Gede Arya Kurniawan Ucil dengan 20 angka dan Yogi Febrian (NTB) 16 poin. Sementara di kelas MP II (seeded 125 cc) pemuncak klasemen masih dipegang Afem Madiasta, disusul Wibi Sakti dan Ivan Junior. Meski di MP II belum mengoleksi poin, namun dirinya bertekad tampil fight agar di kedua kelas yang diikuti bisa naik podium. ‘’Semua pembalap mempunyai peluang sama untuk menjadi juara. Di sini juga menjadi kesempatan saya untuk menunjukkan diri kalau saya mampu walau di luar tim PON Bali,’’ jelas Roy Nugraha. Sementara salah satu pembalap PON Bali Gede Arya Kurniawan alias Ucil mengaku bakal tetap tampil all out meski persaingan ketat. ‘’Saya tetap akan berjuang dengan maksimal demi raihan poin. Mengingat selisih poin sekarang hanya terpaut 5 angka dengan pemuncak klasemen sementara Roy Nugraha yang mengoleksi 25 angka. Yang penting berusaha dulu, masalah hasil sudah ditentukan yang di atas,’’ jelas Arya Kurniawan. (kmb41)
Barong FC Juara Liga Futsal AFP
Denpasar (Bali Post) Liga Futsal AFP (Asosiasi Futsal Provinsi) Bali 2016 berakhir dengan Barong Futsal Club (FC) sebagai juaranya. Turnamen ini dirancang dengan tujuan mengetahui pemain yang memiliki skill mumpuni dan berhak berlaga di level liga profesional. ‘’Terbukti, skuad PON Bali juga turun kan pada Liga AFP Bali ini,’’ ucap Ketua Umum AFP Bali Komang Mahendra Wistawan, Senin (29/8) kemarin. Selain itu, AFP sekarang diwajibkan menggulirkan turnamen Liga Nusantara (Linus) yang mempertandingkan kategori putra dan putri. Di partai final Barong Futsal Club (FC) mengalahkan Fosiba dengan skor telak 18-4 pada turnamen yang digelar di Meazza Futsal. Sementara juara II direbut D’Lounge FC. Walaupun kalah 0-5 dari Isomer Batur, namun posisi D’Lounge FC tak berpengaruh lagi dan tak terkejar dari rival-rivalnya. Sementara Isomer Batur menempati juara III, setelah di pertandingan lain Fantasy Futsal Indonesia kalah 6-13 dari Freedom FC. Padahal, sebenarnya Fantasy FC hanya memerlukan hasil akhir seri, guna merebut juara III. Selama dihelatnya Liga Futsal AFD wasit mengeluarkan 110 kartu kuning (45 pertandingan), berikut 8 kartu merah, dengan gol yang tercipta totalnya 474 gol. Predikat pemain tersubur diraih Laureksand (Baring FC) yang mengoleksi 33 gol. Sementara pemain terbaik (best player) direbut Dede Novian dari Fantasy Futsal Indonesia. (022)
Bali Post/ant
JURU BICARA - Mantan Puteri Indonesia 2011 dan mantan pemain basket profesional Maria Selena berbicara kepada wartawan mengenai penunjukan dirinya sebagai Juru Bicara Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat oleh PB PON XIX, di Bandung, Jawa Barat, Senin (29/8) kemarin. Maria Selena menyatakan dirinya akan berupaya semaksimal mungkin mengemban tugas sebagai Juru Bicara PON XIX/2016 Jawa Barat.
Finalisasi Keabsahan Atlet PON Diharapkan Segera Selesai
Jakarta (Bali Post) -
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terus menyoroti proses finalisasi keabsahan atlet yang akan turun pada PON 2016 di Jawa Barat, 17-29 September, demi menekan permasalahan jelang pesta olahraga terbesar di Indonesia itu. ‘’Finalisasi keabsahan atlet memang masih berjalan. Kami berharap secepatnya selesai,’’ kata Wakil Ketua Umum KONI Pusat Suwarno di sela Pembekalan Pewarta Olahraga dalam rangka Fasilitas Manajemen Event Olahraga 2016 di PP PON Cibubur, Jakarta, Senin (29/8) kemarin. Menurutnya, finalisasi keabsahan atlet ini bertujuan untuk mengetahui dengan detail apakah atlet yang akan turun pada kejuaraan empat tahunan ini bermasalah atau tidak terkait dengan statusnya. Hal ini dilakukan demi kelancaran PON 2016 Jawa Barat. Jika ada permasalahan, katanya, ada beberapa hal yang
bisa dilakukan di antaranya dengan diselesaikan secara internal termasuk melalui Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI). ‘’Jika tidak tuntas, KONI masih punya cara menuntaskan yaitu melalui Dewan Hakim. Di sini permasalahan atlet akan dituntaskan,’’ kata mantan Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas
(Satlak Prima) itu. Sebelum PON berlangsung, memang akrab dengan perpindahan atlet dari provinsi satu ke provinsi yang lain. Namun, perjalanannya tidak sepenuhnya mulus. Seperti permasalahan lifter Eko Yuli Irawan yang harus dituntaskan lewat BAORI. Peraih medali perak Olimpiade 2016 itu pada PON 2016
ini akan mempertandingkan 56 cabang olahraga dan 12 cabang di antaranya adalah ekshibisi. Ada 756 medali emas yang bakal diperebutkan pada kejuaraan yang akan digelar di 15 kota/kabupaten yang ada di Jawa Barat itu. Sebagai tuan rumah, katanya, Jawa Barat mendapat keringanan yaitu dipersyaratkan untuk mengikuti kualifikasi. Dengan demikian, provinsi yang menargetkan juara umum ini akan mengirimkan atlet terbanyak yaitu 1.314 orang, disusul DKI Jakarta dengan 975 atlet dan Jawa Timur sekitar 770 atlet. (ant)
Peraih Emas Olimpiade Diarak Keliling Manado
Manado (Bali Post) Peraih medali emas ganda campuran cabang bulu tangkis pada Olimpade 2016 Rio de Janeiro, Brazil, Liliyana Natsir, diarak keliling kota Manado, Senin (29/8) kemarin. Saat tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado sekitar pukul 14.00 Wita, dengan menggunakan penerbangan Batik Air ID-6270 dari Jakarta, Liliyana disambut masyarakat yang sudah lama menunggu.
Kedatangan Liliyana Natsir itu disambut antara lain Ketua Pengurus Provinsi PBSI Sulut Jendry Keintjem, Sekretaris Daerah Provinsi Rachmat Mokodongan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Mecky Onibala, serta para komunitas pebulu tangkis dan olahragawan di daerah itu. Liliyana kemudian naik di atas kendaraan Jeep terbuka, kemudian diarak mengelilingi kota Manado.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulut Mecky Onibala mengatakan bangga atas prestasi Liliyana Natsir yang telah mengharumkan Indonesia di Olimpiade. ‘’Ini suatu prestasi yang luar biasa, Liliyana sebagai pahlawan olahraga,’’ katanya. Liliyana Natsir yang lahir di Manado 9 September 1985, meraih medali emas ganda campuran bulutangkis berpasangan dengan Tantowi Achmad. (ant)
Kerambitan FC Jumpa PS Putra Candi Kuning di Final
Tabanan (Bali Post) Kesebelasan Kerambitan FC bertemu PS Putra Candi Kuning pada babak final Kompetisi Internal Askab PPSI Tabanan Liga Perst 2016, Divis Pratama, di Stadion Debes, Rabu (31/8) besok. Sementara juara III bakal diperebutkan antara Gapera Beraban melawan Kencana FC Pejaten, Selasa (30/8) ini. Pada babak semifinal, Kerambitan FC mengalahkan PS Gapera dengan skor 2-1, sedangkan PS Putra Candi Kuning unggul atas Kencana FC Pejaten dengan skor 5-3 lewat drama adu penalti. Kedua tim bermain imbang bahkan dilanjutkan waktu tambahan skor akhir tetap imbang 1-1. Liga Perst 2016 Divisi Pratama digulirkan sejak 17 Juli lalu, yang diikuti 30 klub anggota Askab PSSI Tabanan. Ke-30 klub dibagi dalam 8 grup dan memakai dua lapangan yakni Lapangan Bajera dan Stadion Debes Tabanan. Juara Divisi Pratama akan memperebutkan Piala Bergilir Ketua DPRD Tabanan berikut uang pembinaan totalnya Rp 11,5 juta. Bahkan, keempat tim semifinalis yakni Kerambitan, PS Putra Candi Kuning, Gapera, dan Kencana FC otomatis promosi ke divisi utama Liga Perst 2017 mendatang. Sementara untuk kasta tertinggi divisi utama, bakal digulirkan Oktober mendatang. Alasannya, tercatat beberapa pemain masih mengusung Perst Tabanan di ajang Liga Nusantara, dan akan berakhir sampai dengan awal September nanti. (022)
dipastikan tidak akan membela Kalimantan Timur, namun akan membela Jawa Timur. Permasalahan yang saat ini belum tuntas salah satunya antara Jawa Tengah dan Jawa Barat yang memperebutkan atlet karate yaitu Imam. ‘’Imam ini atlet Jawa Tengah, kabarnya tidak dilepas. Yang bersangkutan ini bahkan tidak diikutkan pada kualifikasi karena ada masalah. Oleh Jawa Barat, Imam akan diambil. Kalau provinsi lain tidak mungkin. Hanya Jawa Barat yang bisa. Tetapi permasalahannya belum tuntas,’’ kata Suwarno menegaskan. PON 2016 di Jawa Barat
Bali Post/ant
DIARAK - Atlet bulu tangkis peraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro, Liliyana Natsir, diarak berkeliling kota di kampung halamannya, di Manado, Sulawesi Utara, Senin (29/8) kemarin. Pasangan duet Tantowi Ahmad tersebut berkunjung ke Manado untuk bertemu keluarga dan para penggemarnya.
Bali Post/ant
DEMONSTRASI - Sejumlah karateka melakukan demonstrasi gerakan kata pada pembukaan kejuaraan dunia SKIF ke-12 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kejuaraan SKIF ke-12 diikuti 58 negara.
Indonesia Tempati ’’Runner-up’’ di Kejuaraan SKIF
Jakarta (Bali Post) Indonesia sukses menjadi runner-up di Kejuaraan Dunia Federasi Shotokan Karate-do Internasional (SKIF) 2016 yang diadakan di JIExpo Hall D2, Jakarta, 26-28 Agustus 2016. Dalam gelaran turnamen SKIF ke-12 tersebut, karateka-karateka asal Indonesia yang diturunkan berjumlah 85 orang, sukses menyumbangkan enam emas, enam perak dan 17 perunggu. Emas untuk Indonesia disumbangkan oleh Aswan Ali, Hans Saputra, Wahyu Hidayat, dan Annisa Ozora Himmatana di nomor Kata Perorangan. Sedangkan Muhammad Fahmi Sanusi dan Syeril Debora Wenno menang di nomor Kumite Perorangan. Perolehan medali Indonesia tersebut hanya kalah dari negeri asal cabang olahraga itu yakni Jepang yang sukses menjadi juara umum setelah mendulang 12 emas, 9 perak dan 10 perunggu. ‘’Jepang juga menguasai gelar Grand Master Putra dan Putri pada
kejuaraan dunia ini,’’ kata staf Sponsorship dan Media Turnamen SKIF 2016, Krisna, Senin (29/8) kemarin. Kendati demikian, capaian Indonesia di Kejuaraan Dunia SKIF 2016 ini lebih baik dibanding di Bali 2000 ketika Indonesia menjadi tuan rumah pertama kalinya yang hanya mampu merebut lima medali emas, dua perak dan sembilan perunggu. Capaian Indonesia tersebut juga lebih tinggi dibanding target yang diharapkan oleh Presiden SKIF Indonesia Aldrin Tando yang memasang target minimal finis di tempat ketiga mengingat dua tim kuat yakni Jepang dan Denmark yang ikut serta dengan jumlah atlet lebih banyak yakni 90 karateka. Denmark sendiri, sampai akhir Kejuaraan Dunia berada di posisi enam dengan mengantongi medali emas sebanyak empat buah yang membuatnya berada di bawah Australia dan di atas Brazil. (ant)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
17 17
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris
!!800Rb+Mkn+Mess “Dicari Penjaga Kost 24Jam Jln Warung Mkn Cewek, 085101288000 Gn Salak Hub Agus 08113990888" B.BP.141.08.16.0001141
B.BP.004.08.16.0001135
Dicari Crew Lighting Lulusan STM/SMK Kirim CV hrd@focus-production.com
*Info kerja keluar Negri pasti berangkat resmi utk semua umur H: 081337903069,085953774417
BaliKiddy Bth Cust.Service Good English(F),Max 30 CV:info @balikiddy.com/8954991-8954957
Buka Knt Baru Bth Staff:2Admin 4Gudang,2Accounting,4Driver, 1SPV,1Kepala Cabang,Lmrn Lgs Bw Jln Buluh Indah 91 D.Dekat SPBU Fasilitas Gj.2-4Jt/Bulan
A.BP.176.08.16.0002134
B.BP.164.08.16.0001125
Dcr PRT wanita,bs naik motor tidur dalam Hb.085 238 127 777
B.BP.164.08.16.0001121
B.BP.166.08.16.0001147
A.BP.001.08.16.0002121
A.BP.001.08.16.0000775
A.BP.001.08.16.0002156
Prsh Distro Oli Bth Salesman/ Girl Jl.Bedahulu IV/12, 412626
A.BP.001.08.16.0002030
Dcr Sales/Mrkting u/Printng Kain Usia Max 35 Th,Punya SIM C Hub.085847165517
Dcr Tkg.Potong Ayam,Adm,Sopir Jl.AYani Utara, 087862206279
A.BP.001.08.16.0000669
A.BP.001.08.16.0002148
A.BP.001.08.16.0002140
Dicari Staff Delivery Makanan & Penerima Telp bs Bhs Inggris Laki2 Dibwh 35Th Tidak Bertato Telp/SMS ke 0812 463 0812
Dcr Karyawan Salon,Pengalaman Capster/Therapist 081936074041
B.BP.154.08.16.0001107
Dcr Manager Stock Control Krm CV/Lam PT.Bali Tegehe Agung (Polo) Telp.290189 A.BP.001.08.16.0001805
A.BP.001.08.16.0002159
A.BP.001.08.16.0001494
Dcr Pengawas Proyek,Bs Inggris adhyara@gmail.com T.427575
Dcr Sgr Staff Reservasi(bs English&Sales Mrkting)08113887060 Dcr Sopir Truk SIM B1 226517, 082144009948
Dcr Acc Lam Nusa DUa Dive Jl. Pratama 37XX ND Ph.0361-774711
B.BP.101.08.16.0001149
A.BP.001.08.16.0002133
Dicari PRT Wanita Tinggal dlm Hub.083114051980
B.BP.154.08.16.0001148
Dicari Sopir SIm B1 Berpengalaman Hub.Jl.Hayam Wuruk No244
Private Villa in Seminyak Look ing Gardener with Experience & Also a Little Understand Swimming Pool No First Job, Call or SMS Lmran from 10am-5pm,081339313528 / 081337264152 or 087861429491
A.BP.001.08.16.0002117
B.BP.164.08.16.0001137
B.BP.141.08.16.0001080
A.BP.001.08.16.0002149
Dicari Segera Admin/Akunting Wanita U/Garment Lks Jimbaran SMS:082166823777
A.BP.001.08.16.0002124
Dibthkan Satpam Min.SMA Domisili Gianyar Hub.297837 BPR Suadana J l.Raya Celuk /Hari Kerja
Htl in Kuta need as a Room Boy Cook Helper, Waiter/ess and Bartender.Send CV: hrd_resort @melastibali.comJl.Padma Utara T.755971 /3009990
Dcr Tukang potong:pengalaman Garment di Ubud,082144027008
B.BP.135.08.16.0001143
Dcr Pembantu Rumah Tangga/ Baby Sitter Hub.081238707572
Dicari PRT Umur di Atas 30 Thn Mau Tinggal Dalam,Jujur Bisa Naik Motor Unk di Sanur yg Minat Kerja Serius Telp ke 081338652933
A.BP.001.08.16.0002153
A.BP.001.08.16.0002110
A.BP.001.08.16.0002125
Cr AA&Prmedis u/Apotek BigBro Kurusetra Kampial 081916181256
Dcr bbrp Sopir,Sales,karywan/ti & Kasir Hub.081999251555
Dcr Tk Masak+Serabutan Wanita untuk Rm Makan di Renon Tinggal dalam Hub.081338336494
Dcr Security,Driver,& mekanik Mobil Berpengalaman Hub.0361Dcr Cook SMK u/ Dennis Resto Jl.Hangtuah 51 Snr081338718713 4719322 PT.Auto Bagus Utama
A.BP.001.08.16.0002139
** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga
A.BP.001.08.16.0002076
Dcr Asst Desain Grafis Pengalaman di Ilustrator,Photoshop, Corel & Indesign utk Garment E:infojob_garmen@yahoo.co.id Hp:085100050706
Dcr Reception&Headresser u/ Salon Send CV estheticdayspa79 @gmail.com Tlp.(0361) 735593
A.BP.001.08.16.0001884
Company in Sanur Looking accounting staff,must be speak English,high salary T.03619381372
Dcr:Adm,Reservasi,Accounting bs Komputer SMS 082247073202
Cr Pembantu Gj 1,5 yg anter dpt 500 T.081805481810/488315
Dcr Teknisi,Kurir,Marketing, Gaji,Bonus Menarik 4743092
A.BP.001.08.16.0002007
Dcr Tenaga OB, Serabutan, SMA Gj 1,5Jt Tel.082146418171
B.BP.004.08.16.0001132
A.BP.001.08.16.0002112
B.BP.004.08.16.0001134
A.BP.001.08.16.0002138
Dicari Staff Admin min.SMA, sanur.laneway@gmail.com
A.BP.001.08.16.0002111
A.BP.001.08.16.0002167 Dib Pelayan wrg wnt 2org,Sopir A.BP.001.08.16.0001930 Sgr Krywn/i Min.SMA 18-35Th Gj.1jt Kerobokan H089602893267 Dicari Tukang masak Pengalaman Gj 1,8Jt Koko Ayam Discovery ShopB.BP.166.08.16.0001145 Masak Chinese Western&Indo Dicari 2 Karyawati utk warung ping Mall Hb.Sandy085264666166 A.BP.001.08.16.0002015 Tinggal Dalam hub.087861106065 Hub.08123637000 / 085205865455 A.BP.001.08.16.0002012 A.BP.001.08.16.0002170 Spice Sanur is Looking for Dicari Marketing handal,prof, Dicr penjahit & Bag Gudang utk Tehnician Valet for Mozaic wanita menarik Hub:08113867250 Garment Hub.08123678295 Ubud able to join immediately A.BP.001.08.16.0001799 A.BP.001.08.16.0002049 is a plus send CV & Photo to Dicr:Staff Admin u/Toko Hotel Baru Bth P/W Gaji Tinggi hrm@mozaic-bali.com di Dps Hub.081936124750 +Bonus,Terbatas 082266036588 A.BP.001.08.16.0002135
A.BP.001.08.16.0002097
B.BP.120.08.16.0001144
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post G.Vitara’11 Pth AT 2.4 VR20 Istw Cash/Crd 085101887095 Prd
All New Avanza’2013 Putih AirBag asBali H.087860002341
Pick UP’2011 Jl.G.Batukaru Gg. Padang I/3 081353361761-480799
Avanza G’10 Silver asBali Mls Prbd,081933610070/082341251453
Swift Matic’2008 asliDK Trawat KM70Rb Nego,082146321008 BUC
Rush th’14 Pth S AT AsDK V.Rac Audio Ors spt br, 081236030099
A.BP.001.08.16.0002151
A.BP.001.08.16.0002115
B.BP.164.08.16.0001123
XOver08Slv Ori,Trano Htm97,Inova Slv07 Mrcy95+04,081807779807
A.BP.001.08.16.0002161 MITSUBISHI
Jazz RS’12 MMC AT Putih asBali Agya TRD’16Slv Tkr085100856999
DAIHATSU
Dijl Terios TS Exra Matic’2011 asli Bali Mulus 082247191953
B.BP.141.08.16.0001128
A.BP.001.08.16.0002154
SUZUKI
All New Pajero Dakar Dp100Jtan Atau Angs.8 Jtan & Open Indent All New Pajero Dakar Limited Edition, Hub:081337909080 A.BP.001.08.16.0002071
Dijual Dump Truck Canter HDX 2013 Hg:300 Jt Hub:08113864428
B.BP.141.08.16.0001139
B.BP.141.08.16.0001131
A.BP.001.08.16.0002132
DISEWAKAN RUKO Over Kontrak Ruko 2Lt Semawang Sanur Hub:0818538280
A.BP.001.08.16.0002136
KOST Super Elite Bule Sanur S.Pool, Lengkap 3Jt UP:087762566220
B.BP.164.08.16.0001124
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Tinggi MotorBekas SglMerk
B.BP.164.08.16.0001138
“08123667168 Wa.0818208150 Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk
A.BP.001.08.16.0002017
B.BP.141.08.16.0001127
A.BP.001.08.16.0002143
Agya TRD S Manual Th’2014Hitam Rmh 3Lt 400/800m2 8KT Cocok utk Tgn 1 Asli Bali H.085333124554 Usaha P.Galang 37,081236971830
A.BP.001.08.16.0002165
A.BP.001.08.16.0002014
DICARI MOBIL *Dcr Mbl Sgl Merk,Trma OverKrd Anda Telp Km Dtng,082146321008
A.BP.001.08.16.000216
Ertiga GX Manual Th’2013Silver Tgn 1 Asli Bali H.08123605780
Rumah Bali 720m2 di Pidada Hub.081999411375
A.BP.001.08.16.0002160
Arena GX’10+12+07 Pmk Ijin Lkp KIA DIJUAL RUMAH Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd Ford Escape’07Lmtd Sunroof Cok KIA Sportage Platinum Putih’12 BUC Dj.Rmh Jl.Nuri PstKota Tbn B.BP.141.08.16.0001126 Met bs TT CityCar 082237088955 LowKM Istmw Prbd,081999251555 Hub.08123665346-081239292262 Dijual Suzuki Jimny Th’2003 A.BP.001.08.16.0002152 A.BP.001.08.16.0002158 A.BP.001.08.16.0002141 Warna Biru Hub.08123988864 HONDA TOYOTA Dj Cpt Perumahan Bayu Segara A.BP.001.08.16.0002123 Jazz DSI’2008 asBali Manual Innova G’12,13,13 Ijin asDK Residence-Padang Galak Sanur Dijual Pick UP Suzuki ST 100 Sper Bagus Hub.081236019988 Th’2007/Putih Hub.081338674810 Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd Harga 1.280Jt T.081337171703 B.BP.141.08.16.0001142
B.BP.004.08.16.0001136
B.BP.141.08.16.0001133
FORD
AllNew CRV 2.4’07 Matic asBali Abu2 Tua Met,085101581600 Prbd
Disw Rmh Min 2Th LT 1,5,3KT, **Tnh1A,270Jt/ABudukAbianbase 2KM Grs Luas,Hub 081353304391 Jl6m,081237666809/081238920022
A.BP.001.08.16.0002142
A.BP.001.08.16.0002164
A.BP.001.08.16.0002033
T.Kvl di Abianbase,Sempidi, Munggu H.087860432230
A.BP.001.08.16.0002157
Tnh 12Are JlnBatukaru D.Tengkudak tabanan 087761694352
A.BP.001.08.16.0002131
Tnh 20a Jl.Pantai Saba Gyr dkt By Pass IB.Mantra,081337327078
A.BP.001.08.16.0002122
B.BP.166.08.16.0001146
RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
B.BP.164.08.16.0001122
A.BP.001.08.16.0002162
B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815
A.BP.001.08.16.0002129
Dcari Property macet di Bank/ Kena Rentenir Sms 087760451006
Tnh 2A Dalung Permai Blok GG/2 Jl.Paving 6m Pmlk,085100857626
Tnh Kav,elit,Unud Jimbaran,SHM A.BP.001.08.16.0002169 2,1&4A,550Jt/A Ng,08113801502 DIJUAL TANAH B.BP.820.08.16.0000200 Tnh Kvl Jln Juwet Sari,jln Djl/Dkont Rmh 2KT,1KM,1Dpr,RT, Tnh Nempil 250Jt/A Jl.Besakih Grs,PAM.1300Watt Prum Jagasatru Taman Pancing Pemogan,Babakan Pmogan08123871809/081337569788 A.BP.001.08.16.0002150 No.5 Kediri Tbn 08179761414 Canggu&Sading H.081337327078 A.BP.001.08.16.0002155 DICARI TANAH A.BP.001.08.16.0001952 Di Canggu Kuta 10&20Are Lingk 7A diC.Wanara/Tk.MusiRenon,Hdp Rmh LB450 LT650 5KT+KM Villa 085101861818 Pmlk Utara,L 26-30m,081236526185 Fasilitas lengkap,Tengah Kota, A.BP.001.08.16.0002059 A.BP.001.08.16.0002137 Gatsu Tengah VI T0895342133903 Tanah 4 are view Laut Bandara DISEWAKAN GUDANG A.BP.001.08.16.0002144 Pecatu Tlp 08123852121 Gudang 650m2 Keboiwa Murah A.BP.001.08.16.0001997 DISEWAKAN RUMAH Hub.081280001646 Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Dikont Rmh Jl.Hangtuah No.32 A.BP.001.08.16.0002013 Sanur 2KT,1KM,RT & Dpr.Ruko Jl Jl5m Pav Cas/Krdt,081337332121 DISEWAKAN APARTEMEN A.BP.001.08.16.0002093 Bypas Ngurah Rai 126 Sanur/sbl ***61m2 Murah @ 160Jt Gg.Jepun Disewakan Kos Lengkap Murah Dealer Daihatsu Hub:0811388348 BatuyangBatubulan,085238155529 Strategis Simpang6.8422043 A.BP.001.08.16.0001841
ARSITEKTUR Terima gambar IMB Gambar 3D dan urus IMB Hub. 081338804602
A.BP.001.08.16.0002147
A.BP.001.08.16.0002038
A.BP.001.08.16.0002168
Dcr Produk Suplemen Tricajus Hub.081.338.344.155
A.BP.001.08.16.0002058
Deposito Koperasi 100Jt Gratis Scoopy Jasa 11%/Th081337380202
A.BP.001.08.16.0002079
Kredit Renov/Bangun Rmh,Proses 3hari Jw 15Th Hub:Meindra(0811 3938050) Nika (087751055862)
A.BP.001.08.16.0001294
KEHILANGAN BPKB Minibus’2008 DK120MO AN: Gereja Roh Kudus Katedral,Noka MHFM1CA4J8K009367 Nosin:DAH984
PELUANG BISNIS Invstasi di BisnisProperty Min Hilang BPKB DK 1815 P,Hub:0812 37522375 No.BPKB: 4113473-0 10Jt Dpt Saham10rb,08113801502 A.BP.001.08.16.0001589
A.BP.001.08.16.0002126
DIJUAL MOTOR
DIJUAL MOBIL
AC
SALON
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
KURSUS
PELUANG BISNIS
BENGKEL LAS
RUPA-RUPA
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
KONTRAKTOR
KONSTRUKSI BAJA
PERCETAKAN
RUPA-RUPA
SPA
KOMPUTER
FURNITURE
RUPA-RUPA
ALUMINIUM SPA
KOMPUTER
RUPA-RUPA
B.BP.820.08.16.0000201
EKONOMI
18
Pengunjung SVF 100 Ribu Orang
Transaksi Capai Rp 16,5 Miliar PENGHARGAAN - Suasana penerimaan penghargaan dari Kepala BKKBN Provinsi Bali, Dirut RSU Prima Medika (foto ki-ka nomor 4 Kepala BKKBN Provinsi Bali dan no. 5 Dirut RSU Prima Medika).
RSU Prima Medika Juara di Bali dan Nasional
Promosi dan Konseling Kesehatan Reproduksi
RUMAH Sakit Prima Medika kembali mendapatkan penghargaan, khususnya dari sisi pelayanan. Salah satu rumah sakit swasta di Denpasar ini mendapatkan penghargaan terbaik pertama dari Badan Keluarga Berencana Nasional di Tingkat Provinsi Bali. Prestasi itu dilengkapi dengan terbaik ketiga pada tingkat Nasional dalam Program Promosi dan Konseling Kesehatan Reproduksi dan KB Rumah Sakit Tipe C. Penetapan ini dilakukan setelah melalui proses verifikasi yang cukup panjang sejak April lalu. Dimulai dari Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kota Denpasar, BKKBN Provinsi Bali dan kunjungan terakhir oleh Tim Penilaian dari Direktorat Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat. ‘’Kami sangat berterima kasih kepada BKKBN Provinsi Bali dan Pusat atas penghargaan ini. Perhargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari upaya kerja
keras semua pihak di RS Prima Medika, khususnya Tim Pelayanan Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS),’’ ujar Direktur Utama RS Prima Medika dr. Dian Ekawati, MPH. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Ayu Pastika didampingi Kepala BKKBN Provinsi Bali Ida Bagus Wirama, S.H., M.Kes. dalam puncak acara peringatan Hari Keluarga Nasional XXIII di Wantilan Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Kamis 4 Agustus 2016 lalu. ‘’Penghargaan ini tentunya akan lebih memotivasi seluruh unit di RS Prima Medika untuk meningkatkan pelayanan, khususnya melakukan inovasi program promosi dan konseling kesehatan reproduksi, sehingga dapat berkonstribusi dalam meningkatkan akses dan cakupan pelayanan KB, terutama Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Pascapersalinan dan Pascakeguguran yang menjadi target pemerintah,’’ imbuh dr. Dian Ekawati, MPH. (r)
Denpasar (Bali Post) Transaksi di ajang Sanur Village Festival (SVF) XI/2016 selama lima hari tercatat naik 10 persen dibanding pelaksanaan tahun lalu. Sementara pengunjung melonjak dari 80.000 orang menjadi sekitar 100.000 orang. Koordinator Umum SVF Ida Bagus Wisna Diwangkara mengatakan kunjungan tertinggi terjadi saat akhir pekan atau, Sabtu (27/8) malam. Saat itu digelar pentas penyanyi Sandhy Sondoro dan Minggu malam Glen Fredly manggung. “Kunjungan bukan hanya pada malam hari, tetapi juga sejak pagi, siang, hingga sore hari dan tersebar di berbagai tempat acara berlangsung. Festival kali ini merupakan puncak keramaian sepanjang perjalanan 11 tahun ini,” kata Gus Wisnu, Senin (29/8) kemarin. Gus Wisnu kembali menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang mungkin terganggu kenyamanan berlalu-lintas saat festival berlangsung. Dikatakan, festival tahunan ini mendapat respons antusias masyarakat luas yang berduyun-duyun menuju lokasi di Lapangan Maisonette Inna Grand Bali Beach Sanur. Di beberapa lokasi lain, seperti festival layang-layang, kompetisi jukung, beach games, tenis, golf, marathon, parade budaya hingga lomba burung berkicau. Menyinggung transaksi, Gus Wisnu mengatakan
meningkat 10 persen atau naik dari tahun lalu Rp 15 miliar menjadi Rp 16,5 miliar. Pemasukan terbesar dari stan food bazaar atau kuliner yang tahun ini diikuti 55 stan dari hotel, kafe, dan restoran di wilayah Sanur dan sekitarnya. Dari tahun ke tahun warga ingin kembali merasakan pengalaman berkesan menikmati kuliner sambil menikmati sajian hiburan di panggung utama festival. Transaksi lainnya, lanjut Gus Wisnu, terjadi di 25 stan bazar SVF dan 50 st an p esert a Sanur Kreatif Expo. Semua stan peserta berasal dari Bali dan wilayah Indonesia itu menawarkan berbagai produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Seperti pernik fashion, aksesoris, bunga, tanaman buah, dan berbagai keperluan lain. “Sejak awal SVF memang merangkul UMKM yang memiliki kekuatan mendorong perekonomian rakyat,” katanya. Ketua Yayasan Pembangunan Sanur Ida Bagus Gde Sidharta mengatakan SVF ini memberikan dampak positif bukan hanya terhadap pariwisata Sanur, tetapi juga Bali
secara menyeluruh. Sidharta yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kota Denpasar dan Ketua PHRI Denpasar ini menilai konsistensi festival selama 11 tahun ini kian meningkatkan kepercayaan publik terhadap upaya Sanur melakukan kreasi dan inovasi mempertahankan warisan budaya dan potensi yang dimiliki. Kata dia, selama lima hari pelaksanaan festival juga terjadi peningkatan tamu di kawasan Sanur ini baik di restoran maupun hotel. Tingkat hunian kamar hotel (okupansi) naik dari hari-hari sebelumnya 80 persen menjadi 94-96 persen. “Banyak tamu tidak bisa mendapatkan kamar di Sanur beralih ke hotel di seputar Denpasar,” kata Gusde, sapaan akrabnya. Gusde yang juga Ketua Umum SVF berjanji melakukan evaluasi dan menyiapkan festival tahun depan lebih baik. “Memang kami menonjolkan pelestarian warisan budaya dan lingkungan yang kita miliki. Dan upaya tersebut bermuara kepada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan warga,” katanya. (kmb42)
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
RSU Manuaba Siap Dukung Program Rehabilitasi BNN RUMAH Sakit Umum (RSU) Manuaba siap mendukung program pemerintah dalam merehabilitasi pecandupecandu narkoba. Hal itu diwujudkan dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Senin (29/8) kemarin. Direktur RSU Manuaba dr. Made Surya Agung mengucapkan terima kasih karena telah mempercayakan kerja sama ini pada RSU Manuaba. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih karena bisa bekerja sama untuk ikut dalam penanganan narkoba ini, mengingat permasalahan narkoba sudah semakin parah. Kontribusi dari pihak swasta ini dipercaya dapat membantu program pemerintah. Ia berharap semoga programnya selaras, sehingga bisa saling bahu membahu menangani kasus narkoba ini. “Masalah hasil nanti saja, terpenting kita sudah memulai dan selalu berupaya yang terbaik,” ujarnya. Prof. dr. IBG Manuaba, Sp.OG.(K), pendiri RSU Manuaba, juga sangat mendukung program rehabilitasi pemerintah ini. “Masak negeri kita ini dijadikan transit narkoba. Narkoba itu harus dihapus dari bumi ini,” tegasnya. Rasa nasionalisme yang tinggi membuat pihaknya ingin berkontribusi aktif dalam penanganan narkoba ini. “Kita harus membantu pemerintah. Pemerintah sudah memberikan izin operasional, kita harus membantu proyek-proyek pemerintah itu,” tandasnya. Masalah narkoba itu sudah sangat serius. Pemerintah pun telah mewacanakan cepat atau lambat rumah sakit pemerintah dan swasta harus melayani rehabilitasi medis. “Sekarang Indonesia sudah darurat narkoba. Kalau dulu kan HIV, swasta pun harus memulai diband-
ingkan menunggu tahun 2017, atau tahun-tahun berikutnya,” ujarnya. RSU Manuaba pun diperkuat tiga psikiater yang siap membantu penanganan pecandu narkoba itu. Banyak fungsi sosial telah dijalankan RSU Manuaba. Salah satunya ikut penanganan pecandu narkoba ini. Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen I Putu Gede Suastawa, S.H. mengatakan BNN Provinsi Bali tidak bisa bekerja sendiri karena BNN Provinsi Bali hanya memiliki 74 tenaga. Maka dari itu, BNN memanfaatkan kekuatan-kekuatan seperti RS yang dalam UU memang diwajibkan ikut memerangi narkoba. Ke depan pecandu narkoba diprediksi terus meningkat di Bali. Bahkan tim dari pusat datang menguji prevalensi pengguna narkoba di Bali. Tahun ini saja BNN Provinsi Bali diberikan kuota 1.075, namun baru 610 pecandu yang direhabilitasi. Jadi masih banyak pecandu yang harus direhabilitasi. Tahun 2017 pun akan lebih banyak target rehabilitasi. “Yayasan-yayasan yang dulunya hanya 5 ikut rehabilitasi pecandu, sekarang 20 yang kita ajak kerja sama,” ujarnya. Sementara instansi pemerintah perannya sangat besar dalam hal ini. “Saya yakin perintah Menteri Kesehatan akan turun rehab rawat inap. Instansi pemerintah harus ikut menangani,” tandasnya. Hal itu karena penyebaran narkoba sangat massif. Karena itu sekarang darurat narkoba. Dikatakan, kesadaran berobat warga tinggi. Hasil penangkapan penyidik, polisi dan BNN terus meningkat, assesment tinggi. Maka akan ada pemilahan rawat inap dan rawat jalan. Karena itu, tidak cukup Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali atau yayasan, juga nantinya perlu keterlibatan RS lain. (kmb42)
Unmas Denpasar Gelar Semnas 2016
Inovasi Ipteks PT Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
UNIVERSITAS Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar Seminar Nasional (Semnas) 2016 “Inovasi Ipteks Perguruan Tinggi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”. Semnas itu berlangsung selama dua hari dari tanggal 29-30 Agustus, dengan narasumber selaku keynote speaker Prof. Ocky Karma Radjasa, Ph.D. (Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek Dikti), Prof. Dr. Ir. Luqman Hakim, M.S., Prof. Dr. Sundani NS, dan Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si. Ketua Panitia Semnas Dr. I Wayan Gede Wiryawan, S.H., M.H. mengatakan sebanyak 207 makalah dibahas pada seminar tersebut. “123 makalah bidang penelitian dan 84 bidang pengabdian kepada masyarakat,” imbuhnya. Sesuai amanat UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi bahwa perguruan tinggi wajib menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di samping melaksanakan pendidikan. Untuk itu, Semnas Unmas 2016 ini ber-
tujuan memberikan ruang dan kesempatan yang luas kepada peserta memaparkan dan menyebarluaskan hasil penelitiannya dan juga melakukan pengabdian kepada masyarakat. Kesiapan peneliti perlu ditingkatkan dalam penghasilkan karya penelitian yang lebih baik. Pengabdian kepada masyarakat perlu dipererat dalam usaha menjalin kerja sama dan pertukaran informasi, baik di bidang penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Semnas ini merupakan program rutin yang dilaksanakan dua tahun sekali. Acara ini merupakan seminar kedua dalam upaya meningkatkan kinerja dosen di bidang publikasi internasional, Unmas Denpasar mempunyai agenda rutin dalam bentuk seminar internasional yang juga dilaksanakan dua tahun sekali. Sedangkan seminar internasional ketiga akan dilaksanakan tahun depan. Ketua LPPM Unmas Dr. Ir. I Ketut Widnyana, M.Si. menjelaskan, peserta yang ambil bagian dari seluruh
tian baru 20-30 persen. “Jadi tidak sama di masing-masing fakultas,” tandasnya. Namun demikian, di bidang pengabdian Unmas sangat menonjol di tingkat Nasional. Jika di bidang penelitian, Unmas berada di kluster madya dengan ranking 101 dari 3.000-an PT seluruh Indonesia. Sedangkan pemenang hibah di bidang pengabdian, Unmas berada di urutan ke-3 Nasional. (ad2179)
FOTO BERSAMA - Universitas Mahasaraswati (Unmas) menggelar Seminar Nasional Inovasi Ipteks Perguruan Tinggi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat yang berlangsung dari 29-30 Agustus 2016. Indonesia yakni Aceh, Medan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Manado, Makassar, seputar Jawa, dll. Total peserta 230 dosen. “Jadi makalah penelitian sebagian merupakan dari Unmas sebagian dari luar, begitu juga makalah pengabdiannya, separuh dari Unmas, separuh dari luar,” paparnya.
Pihaknya mengarahkan dan mendorong dosen-dosen agar hasil penelitiannya dapat masuk jurnal internasional. “Inilah bentuk diseminasinya melalui semnas ini,” ujarnya. Diakui untuk publikasi internasional, Unmas masih berada di level 20 persen, begitu juga partisipasi dosen di bidang peneli-
Bali Post/kmb42
MOU - Penyerahan MoU kerja sama dan cenderamata dari Kepala BNN Provinsi Bali ke Direktur RSU Manuaba.
19
Selasa Paing, 30 Agustus 2016
Lomba PKTP Kota Denpasar
SMP PGRI 8 Denpasar ’’Griasta’’ Duta Kecamatan Denpasar Utara
SMP PGRI 8 Denpasar dinilai Tim Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Kota Denpasar, Kamis (25/8) lalu. Dalam ajang itu, SMP PGRI 8 Denpasar yang dikenal dengan Griasta sebagai perwakilan Kecamatan Denpasar Utara (Denut), menampilkan berbagai kreativitas dalam upaya penanggulangan kanker bagi remaja sejak dini dengan sangat apik. Tim Penilai PKTP Kota Denpasar yang diketuai dr. Luh Supadmi disambut oleh Kepala SMP PGRI 8 Denpasar I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, S.T., M.Pd. bersama pembina SMP PGRI 8 Denpasar I Wayan Kamasan, S.Pd., M.Pd. dan Drs. I Wayan Tjeger, M.M., M.Si. serta Ketua Komite SMP PGRI 8 Denpasar. Dalam penilaian tersebut, para siswa tampak sangat antusias menampilkan berbagai kreativitas terbaiknya, di mana ada berbagai kelompok
yang dinilai. Kelompok tersebut yakni kelompok simulasi penanggulangan kanker terpadu paripurna, kelompok penyuluhan kanker, kelompok koor yang membawakan lagu kanker, kelompok halhal spesifik yang menjajakan berbagai jamu dan makanan sehat hasil dari pengolahan makanan sehat pencegah kanker, kelompok tanaman obat keluarga khusus pencegah kanker serta kelompok poster dan mading peduli kanker. Turut dinilai juga kelompok kantin sehat, kamar mandi dan kebersihan lingkungan serta administrasi PKTP. Kepala SMP PGRI 8 Denpasar I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, S.T., M.Pd. yang saat itu juga menyerahkan profil sekolah kepada tim penilai mengungkapkan, SMP PGRI 8 Denpasar sangat mendukung lomba PKTP yang diselenggarakan Pemkot melalui Dinas Kesehatan ini.
PROFIL SEKOLAH - Kepala SMP PGRI 8 Denpasar I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, S.T., M.Pd. menyerahkan profil sekolah kepada Ketua Tim Penilai PKTP Kota Denpasar.
Dengan berpartisipasinya Griasta dalam lomba PKTP, warga sekolah diharapkan dapat memahami pentingnya deteksi dini tentang kanker dan cara pencegahannya untuk meningkatkan derajat kesehatan seluruh warga sekolah. Ia menambahkan, pembinaan oleh Tim Pembina PKTP Kecamatan Denpasar Utara berlangsung selama empat bulan dari April sampai Agustus 2016. Di mana dalam kurun waktu tersebut sudah banyak manfaat yang diperoleh seperti seluruh siswi SMP PGRI 8 Denpasar memperoleh vaksin kanker serviks secara gratis serta adanya pemeriksaan IVA bagi guru wanita yang sudah menikah dan juga bagi istri guru. Selain itu, warga sekolah juga makin terbiasa menerapkan kebiasaan pola hidup sehat dengan tidak membeli makanan dengan 5P (pewarna, pengawet, penyedap, pengenyal dan pemanis buatan) sehingga tercipta kantin Griasta yang sehat. ‘’SMP PGRI 8 Denpasar juga memberi imbas pemahaman kanker kepada siswa-siswi di SMP Negeri 5 Denpasar dengan mengadakan penyuluhan kanker. Termasuk juga dalam persiapan hal-hal spesifik (pengolahan makanan dan minuman tradisional pencegah kanker seperti jamu dan lain-lain), orangtua siswa ikut berpartisipasi menyumbangkan bahan-bahan seperti ketela ungu, kelapa dan lain sebagainya. Hal tersebut membuktikan besarnya apresiasi orangtua terhadap lomba PKTP ini,’’ tegas Kepala SMP termuda di Denpasar ini. (ad2174)
Mengirim Surat Dari Hal. 1
Wiryatama mengakui telah menginstruksikan dua anggota dewan yang kemarin menerima massa agar berkoordinasi dengan masyarakat untuk menjadwalkan ulang pertemuan setelah tanggal 27 Agustus. Dalam hal ini, pihaknya tidak akan mengundang masyarakat untuk datang. Namun sebaliknya, siap bila masyarakat mengirim surat untuk bertemu legislatif. ‘’Yang berkepentingan kan masyarakat, kalau menghendaki eksekutif juga ya… jadikan satu undangan eksekutif. Saya tidak punya kewenangan untuk memanggil eksekutif. Kalau memang di sini dulu diterima, kalau kita dikunjungi kita terima dulu. Kita sifatnya pasif ini, menunggu dari masyarakat kapan,’’ jelas mantan Bupati Tabanan ini. Wiryatama membantah
Dari Hal. 1
‘’Kalau yang bersangkutan sudah dimintai keterangan dan dalam waktu 3x24 jam akan ditentukan langkah selanjutnya,’’ ucap Heri. Terkait dengan tes urine, pihak kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium. ‘’Karena baru pagi tadi kita lakukan tes urine, jadi hasilnya belum kami dapatkan dan itu nantinya akan masuk dalam materi penyidikan,’’ katanya. Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Pol. Boy Rafli Amar mengatakan, selain Gatot Brajamusti, polisi juga mengamankan Dewi Aminah. Dari Gatot, petugas menyita barang bukti berupa
bila dikatakan ‘’lari’’ pada saat masyarakat yang tergabung dalam Pasubayan Desa Adat/Pakraman Tolak Reklamasi Teluk Benoa dan ForBALI berdemo di gedung dewan, Kamis (25/8) lalu. Dewan tidak ada di tempat karena memang sudah jauhjauh hari membuat agenda kunjungan kerja komisi. Selain itu, surat pemberitahuan aksi juga baru masuk pada saat dirinya melaksanakan odalan di Tabanan. Alhasil, politisi PDI Perjuangan ini akhirnya memerintahkan A.A. Ngurah Adhi Ardhana dan I Gusti Putu Budiarta untuk menerima masyarakat. ‘’Buat janjilah ke depan biar enak, dewan kompak ada, orang-orang datang. Jadi kita re-scheduling sehingga enak, dewan ada, masyarakat datang. Nanti koordinasikan, pasti kita siap menerima,’’ tandasnya. Sebelumnya, Bendesa Adat Kuta I Wayan Swarsa meng-
hargai keinginan dewan yang mengajak masyarakat untuk bertemu kembali setelah tanggal 27 Agustus. Ia memastikan untuk datang kembali, setelah melihat waktu longgar di selasela kesibukan adat. ‘’Setelah tanggal 27 kami datang bukan untuk bernegosiasi, tapi menyatakan tuntutan bagaimana bersama-sama berjuang untuk membatalkan demi keamanan Bali,’’ ujar Koordinator Pasubayan ini. Menurut Swarsa, anggota dewan memiliki kewajiban moral untuk memfasilitasi aspirasi masyarakat. Jangan sampai masyarakat menjadi liar. Saat ini desa adat memang masih mengendalikan masyarakat, tetapi pihaknya tidak berani menjamin bila aspirasi masyarakat tetap diabaikan. ‘’Kalau tidak ada pendamping dari pemerintah, eksekutif dan legislatif, apa pun bisa terjadi. Kita tidak ingin begitu,’’ pungkasnya. (kmb32)
satu klip plastik yang diduga berisi sabu-sabu, satu alat hisap sabu-sabu (bong), satu pipet kaca, dua buah sedotan, satu korek gas untuk membakar bong, dua dompet berisi KTP dan uang, serta satu unit telepon seluler. Polisi juga menyita satu klip plastik berisi sabu-sabu, satu bong, dua pipet kaca, empat sedotan, lima korek gas, satu dompet, satu strip obat dan dua kondom dari tangan Dewi Aminah. Boy menuturkan, tim Satuan Tugas Khusus Merah Putih pimpinan Ajun Komisaris Besar Polisi Hengky Haryadi dan AKBP Herry Heryawan bersama 20 anggota lainnya juga menggeledah rumah tersangka Gatot di Jalan Ni-
aga Hijau X Nomor 1 Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tim gabungan menemukan 30 jarum suntik, sembilan bong, tujuh cangklong, 39 korek dan satu bungkus psikotropika jenis sabu seberat 10 gram. Bahkan petugas juga menemukan tiga kotak amunisi, 765 browning dan 32 auto, sepucuk senjata api Glock 26, sepucuk senjata api Walther, sebilah sangkur dan holder, delapan butir amunisi, 500 butir amunisi 9 mm, tiga kotak amunisi 9 mm dan satu kotak amunisi Fiochini 32 auto. Polisi menemukan satu harimau Sumatera yang telah diawetkan dan satu burung elang Jawa. (ant)
Tes Urine
Tim Gabungan Dari Hal. 1
‘’Saat ini gereja tersebut seluruhnya dalam keadaan steril dan aman, serta tim gabungan telah menyerahkan penanganan kepada pengurus Gereja Katolik Stasi Santo Yosef,’’ kata mantan Kapolres Madina ini. Pemantauan di gereja, sejumlah mobil milik institusi Polri yakni mobil Jihandak Brimob Polda Sumut, mobil Laboratorium Forensik (Labkrim) Polri, dan Mobil Tim Inafis Polresta Medan tampak kelihatan di halaman Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Jalan Dr Mansyur Medan. Sebelumnya, seorang pemuda menyerang pastor di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr. Mansyur Medan dengan sebuah pisau sambil membawa tas yang di-
duga berisi bom, Minggu (28/8). Pihak kepolisian mencatat hasil pemeriksaan akan adanya niat untuk membunuh seorang rohaniwan dalam serangan di Gereja Katolik tersebut. Usai berdialog dengan sejumlah saksi, Direktur Reskrim Umum Polda Sumut Kombes Pol. Nur Falah mengatakan, pelaku berinisial IAH (18) masuk dan berpura-pura mengikuti misa di gereja tersebut. Ketika Pastor Albert S Pandiangan akan memberikan khotbah, pelaku mengejarnya hingga ke altar gereja. Pelaku berupaya melukai pastor tersebut dengan pisau yang dibawanya, tetapi hanya mengenai bagian tangan. Pelaku juga membawa sebuah tas yang berisi benda yang diduga bom, tetapi tidak meledak. Tas tersebut hanya mengeluarkan api dan asap. (ant)
Kualitas Hidup Dari Hal. 1
Hal ini sebagai konsekuensi dan kesemuanya itu dapat meningkatkan kualitas hidup baik wisatawan dan juga masyarakat lokal itu sendiri sebagai tuan rumah. Dikatakan, pembangunan infrastruktur pariwisata dapat dilakukan oleh pemerintah ataupun mengundang pihak swasta. Perbaikan dan pembangunan infrastruktur pariwisata tersebut juga akan dinikmati oleh penduduk lokal dalam menjalankan aktivitas bisnisnya. Dalam konteks ini masyarakat lokal akan mendapatkan pengaruh positif dari pembangunan pariwisata di daerahnya. ‘’Pembenahan sektor pariwisata, baik di aspek infrastruktur, birokrasi, tata kelola dan sumber daya manusia sangatlah penting. Badung sebagai salah satu kabupaten di
Bali dengan segudang potensi wisata seharusnya mampu menyajikan yang terbaik untuk wisatawan,’’ pungkasnya. Seperti diketahui, sektor pariwisata memberikan kontribusi tertinggi bagi pendapatan daerah. Karenanya Pemkab Badung pun mengalokasikan anggaran hingga Rp 14,4 miliar. Anggaran itu di antaranya untuk promosi pariwisata, pengadaan bahan promosi, pengaman wisata pantai, publikasi kepariwisataan Badung, mengikuti live saving world championship di Australia, pembangunan pos Balawisata, pembangunan toilet di Seminyak, pengadaan sarana pengaman pantai, kajian pengembangan potensi pariwisata, dan program perencanaan, pengembangan dan revitalisasi desa wisata. Anggaran ini juga mencakup sejumlah program di sektor pertanian dan kebudayaan. (kmb27)
Peralatan Tangkap Dari Hal. 1
Masing-masing kapal penangkap ikan ini dilengkapi dengan mesin berkapasitas antara 70 hingga 100 PK dengan jangkauan pelayaran hingga 12 mil laut. Selain itu, kapal juga dilengkapi dengan peralatan tangkap bermesin dan peralatan teknis lainnya. Dari awal tender, pengadaan kapal ini dimenangkan oleh PT BP. Namun rekanan tidak mampu menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu. Hingga kontrak berakhir, rekanan menyelesaikan pekerjaannya sebesar 58 persen. Situasi ini pun membuat penyerahan kapal terpaksa ditunda hingga pemerintah kembali melakukan tender untuk kali kedua tahun 2015. PT F ditetapkan sebagai pemenang untuk melanjutkan pengadaan kapal tersebut. Proyek yang tidak mampu dikerjakan tepat waktu, mengundang kecurigaan hingga aparat penegak hukum me-
nyelidiki proyek ini. Pengurus kelompok nelayan termasuk pejabat terkait, baik di kabupaten maupun provinsi sempat dimintai keterangan. Menyusul penyelidikan ini, bantuan kapal tidak kunjung diserahkan hingga tahun ini. Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Herunimus seizin Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Buleleng Ni Made Arnika, Senin (29/8) kemarin mengatakan, sudah meminta penjelasan kepada Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Provinsi Bali. Dari koordiasi itu, proyek lanjutan kapal itu diambil alih oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Prikanan Tangkap KKP-RI. Sejak itu, pihaknya tidak lagi mendapat penjelasan termasuk kapan bantuan kapal akan diserahkan kepada kelompok penerima. Di lain pihak, ia mengaku tidak berani melakukan langkah apa pun terkait kejelasan bantuan kapal tersebut. (kmb38)
Makin Cepat Dari Hal. 1
‘’Orang berkonflik sekarang tanpa pemimpin, beda dengan dulu. Kalau sekarang yang memimpin adalah Facebook, WhatsApp, SMS dan lainnya,’’ kata Wapres saat memberi ceramah kepada peserta Program Pendidikan Sespimti Polri Dikneg ke-25 TA 2016 bertema ‘’Kajian Strategi Penanganan Konflik Dalam Negeri’’ di Jakarta, Senin (29/8) kemarin. Wapres mencontohkan konflik yang terjadi di Sumbawa dan Lampung dari informasi melalui media sosial tiba-tiba bisa sampai langsung ke ribuan orang, sehingga terjadi konflik. ‘’Artinya apa? Konflik makin cepat. Kalau dulu dari mulut ke mulut mungkin butuh waktu
seminggu untuk bisa sampai ke 1.000 orang, sekarang hanya beberapa menit bisa sampai ke 1.000 orang,’’ ujar Wapres. Oleh karena itu, penegak hukum harus punya teknologi informasi yang kuat dan mampu menguasai teknologi informasi secara lebih baik lagi. ‘’Dalam kesempatan ini para perwira harus memahami isu kapan saja. Tetapi, mencegah lebih baik daripada mengobati,’’ ujar Wapres. Wapres JK juga menegaskan kembali bahwa kekuatan medsos sangat penting untuk diketahui dan dikuasai. Dalam kesempatan itu pula, Wapres berbagi pengalamannya dalam penanganan konflik, antara lain di Aceh, Ambon dan Poso. (ant)
Selasa, 30 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Gong Kebyar Genta Manik (4) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV
09.05 Gatra Praja 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.05 BCTTV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita
Tari & Tabuh Sanggah Alit Sundari (2) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun yadnya 17.30 Taman Sari TK Gita Maharani Ubung (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali
20.00 Dialog Interaktif Smart Pro 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Sendratari Puri Karangasem (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (2) 24.00 Closing
16 Pages
164 Number 8th year Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
online: http://www.inte
Tuesday,
rms Video Beyonce sto s, Rihanna Music Awarde award gets lifetim Tuesday, August
30, 2016
- Beyonce Video NEW YORK the MTV dominated on Sunday, with a 15 Music awards the stage her powprowling from and minute medley e” album erful “Lemonad eight statuettes, - video taking home the top prize including of the year.
IBP/file
IBP/file
A.A. Gede
Yuniartha
Putra
Adhi Ardhana A.A. Ngurah atone of the e can become to Bali performanc to come Cultural for the tourists traction
Wonderful Indonesia Focus Group Discussion 2 Cultural tourism of Bali serves as locomotive of Wonderful Indonesia
Group esia Focus i serves as a rism of Bal onesi Cultural touof Wonderful Ind ve locomoti IBP/file
ruled, when women On a night returned to the VMA Britney Spearsfirst time in a decade, the four times stage for performed and Rihanna lifetime achievement her to mark down the house award. Square Beyonce brought Madison five Jackson together at New York’s REUTERS/Lucas stringing album tracks the MiGarden, her with female MTV of her “Lemonade” the 2016 revenge and dance after presenting about betrayal,t in a song and Award during 28, 2016. with Rihanna long standing Drake speaks Video Vanguard U.S., August empowermen brought a life was in New York, routine that chael Jackson Awards and professionalthe release had announced Video Music personal ovation. female falling apart, and follows VMA organizersbefore Sunday’s week. won best hours album last would 13 of the She also for choreogra- of a new only three that Beyonce 28, sang arrived on video and prizes long form video Rihanna, her 13-year career, show began The singer by the voted on biggest hits in Girl,” “Diamonds” editing, and perform. accompanied rican phy, awards that are “Rude World.” She the the red carpet and including Girl in the the Michael three African-Ame of in fans. was angryspar- and “Only by mothers ofhave died at the hands with in a presented Vanguard award by Where Beyonce men who in the past two years. 34, dressed over was whom Video U.S. police charged “Forma- bold, Spears, and matching pop. Jackson rapper Drake - with romantically Her politically 2015 comeback kly gold leotardwas slinky retro time Canadian Adele’s often been “Hotline the knee boots she has tion” beat singer’s first Drake’s (rtr) her humiliwas the “Toxic” single “Hello,” Bieber’s “Sorry” nude It the VMA stage since when her linked. Justin on Bling,” West’s sleeping performance in “Famous” ating 2007 and Kanye look-alikes celebrity of the year. Post at: Jl. D.Tamblingan for video ional Bali Sanur
You can
2016 as sought Options radio silence to Merkel’s ates path complic landing soft Brexit Page 6
August 30,
re mass Singapo es sprays residencd expecte as Zika to spread Page 13
back as Rooney for England forward after midfield ent experim
find Internat
Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
Discussion
2
Indon Wonderful
is different so that it said. Other he be preserved In other from other regions,”on the Riparda, bylaw cultural tourism. Bylaw owned the has been well defined. than regional Regional Cultural Yuniartha, words, it indicated that the Riparda on Balinese Bali with added be in line No.2/2012 Here, it is proof of how
bealso a made will regardthe culture has Tourism is we have namely preserving is Joko Widodo added this Province maintains time Bali our expectations of Indonesia tourism,” Special cause from the past of Indonesia plan of President the cultural n to name that tourism the Riparda R - The milestone in the of DENPASANew Balis’ indicates included an exaggeratio been a major former member as the tagline it is not tourism currently Committee. of the Bali Tourism Indonesia This happens ing the ‘10 from Bali. So, Ardhana, The HeadGede Yuniartha Putra, Wonderful Indonesia. that politician. about Wonderful to Adhi of Tourism. inseparablelocomotive of Wonderful A.A. of legislaAccording of cultural tour“When talking overall tourby Ministry been ‘a beginning’ had it is the Bali as the ted in Office, time the enactment program always the concept accommoda Bali formerly on said that Tour Guide some ’s Indonesia, of Bali has been the promotion branding. Bali Shanti position ism has regions. Bylaw (Perda) t tion on of the governmentthe ism own branding as into Bali is realize because the by other Developmen the Regional in Bali to its ago is one to implement is then followed
changed not ts Tourism of Bali In this case, and was then without culture. Regional the governments people did that of the is nothing Plan (Riparda)In the re- commitmen tourism legislation. should pass My Life, but many On Balis plan is that Bali g of culturalindividual Master 2015-2029. in Bali the branding. the been a Riparda tourism “Ten New each culture as Province know about will be a re-branding there has cultural all the guides shows that and Bali Strengthenin line of Balinese the tour guide emerge from It will be gional bylaw, president will be in he about account, there from Bali cultural should the best results. and the exam to have incenso that it to get inseparable clear definition Indonesia,” of tourism requirement (KTPP). e from simply through nature tourism, card our tour- with the Wonderful is inseparabl culture vanishes, never enough tourism, (artificial) tourism. is identity happens because When and regulations. dangerous tourism, so have signifi“This tourism. the government reof tives would be very the efforts man-made to cultural based on added. to this case, “It it will certainly ism belongs on the tourism of must be discretion best thing In prepare everything the e, promotion that everything the culture should when giving cant impact said the member obliged to culture. So, House should . to infrastructur culture. Thus, forgetting Indonesia,” II of the Bali components will lated preservation have our the whole that way, they Commission ives, A.A. Ngurah to cultural regulation, we Sun- is By “In terms realize. awareness of protecting of Representat in Denpasar, the said this PDI-P Adhi Ardhana, it is have 28). culture,” day (Aug. added that and their own players Adhi Ardhana for tourism important
SELASA PAING, 30 AGUSTUS 2016
balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Glen Fredly Hipnotis Pengunjung SVF
Sejahterakan Petani
Pemimpin Harus Buat Kesetaraan
PEMIMPIN di Bali harus bisa membuat kesetaraan job atau pekerjaan. Bagaimana agar masyarakat tidak melihat adanya perbedaan kesejahteraan antara profesi petani, DPRD, ataupun direktur bank. ‘’Kalau sejahtera jadi petani, ngapain lari ke kota? Maka masyarakat yang sekolah ke kota akan kembali mengembangkan ekonominya di desa,’’ ujar Bupati Bangli I Made Gianyar dalam diskusi pertanian yang digelar Bali Post, beberapa waktu lalu. Bali Post/eka I Made Gianyar I Made Gianyar meminta para ahli ekonomi melakukan kajian terkait produksi, distribusi, dan untung-rugi di sektor pertanian. Sejalan dengan itu, pemerintah harus melakukan pemetaan potensi, pola tanam, dan budi daya. ‘’Supaya tidak semua petani kita menanam bawang, terus cabai, cabai semua. Ketika panen, overproduksi. Peta dan data ini, soal utama yang harus dikaji oleh pemerintah,’’ jelasnya. Ia melanjutkan, ketika produksi, distribusi, dan untungrugi sudah dikaji, di situlah pemerintah harus membuat standardisasi harga. Jangan sampai petani yang sudah berhasil berproduksi malah merugi. Bila harga komoditas petani ternyata di bawah standar harga yang ditentukan, maka pemerintah harus masuk untuk mensubsidi petani. ‘’Subsidi ini untuk melawan gerusan barang dan jasa masuk ke Bali sehingga petani kita memiliki daya tahan melawan petani lain di luar Bali. Kalau di luar kan biaya produksinya rendah, biaya tenaga kerjanya rendah. Kalau di Bali tinggi, sehingga break event point petani Bali lebih tinggi dibandingkan petani di luar Bali. Pemerintah harus hadir di sini memberikan subsidi harga,’’ paparnya. Ketika pertanian jaya, lanjut Made Gianyar, sektorsektor yang lain juga akan ikut berjaya. Termasuk dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat karena mendapatkan produk pertanian yang sehat. Di Bangli sendiri, dikatakan sudah mencapai kedaulatan pangan namun tidak kedaulatan beras. Pasalnya, Bangli hanya mampu menghasilkan 28 ribu ton beras dari kebutuhan 34 ribu ton per tahun. ‘’Kita sudah kirim BUMD Bangli itu ke Tabanan, walaupun miskin di Bangli bisa juga beli beras ke Tabanan 6.000 ton,’’ sebutnya. Di luar beras, Made Gianyar mengatakan Bangli memiliki komoditas unggulan hortikultura di wilayah utara dan timur. Selain itu, ada pula komoditas bawang merah yang sudah terkenal dihasilkan masyarakat Songan, serta cabai dan tomat. ‘’Di wilayah timur juga itu ada sebuah desa yang terkenal, kalau dulu kita dijajah oleh Jepang sekarang jepangnya dimakan. Pinggan itu kaya akan jepang (labu siam - red). Setiap minggu jepang dikirim ke Jawa, dikirim ke mana saja, sehingga petani kita kalau dulu misalnya belum jaya, tetapi sebenarnya sekarang masyarakat Bangli itu sejahtera dari hasil pertanian,’’ jelasnya. (kmb32)
Bali Post/mud
EKSIS - Anyaman bambu khas Desa Tiga Wasa Kecamatan Banjar tetap eksis meski di tengah kesulitan bahan baku.
Desa Tiga Wasa
Sentra Kerajinan Anyaman Bambu
DESA Tiga Wasa, Kecamatan Banjar, Buleleng dikenal sebagai sentra kerajinan anyaman bambu. Selain produknya yang memiliki kualitas tinggi dan desain anyaman dengan ciri khas, keahlian warga mengayam bambu juga menjadi kebanggaan tersendiri. Namun usaha ini juga tak luput dari hambatan. Selain desain anyaman yang mulai ditiru oleh yang lain, perajinnya kini kesulitan bahan baku. Mencegah jangan sampai kerajinan warisan leluhur ini punah, perajin mendatangkan bambu dari luar Bali. Kerajinan bambu kas Desa Tiga Wasa sejak awal menggunakan bambu jenis buluh Bali. Bambu jenis ini banyak ditanam oleh warga di ladang yang umumnya curam, untuk mencegah longsor. Bambu yang dihasilkan di desa ini memiliki kualitas bagus untuk bahan baku anyaman. Demikian pula kulit bambu ini tidak sama dengam bambu di daerah lain. Kualitas bahan ini membuat produk anyaman seperti sokasi atau produk lain memiliki keunggulan dibandingkan produk dari
lain desa. Peminatnya tidak hanya konsumen di Bali. Wisatawan mancanegara pun tertarik untuk mengoleksi produk anyaman khas Desa Tiga Wasa. Namun belakangan, persedian bambu Buluh semakin langka karena petani mengganti dengan tanaman yang lebih menguntungkan. Perajin kini harus membeli bambu dari luar daerah meski kualitasnya tidak sama dengan bambu buluh yang sebelumnya banyak ditanam warga lokal. Salah satu perajin sekaligus pengepul kerajinan sokasi, I Wayan Suarjaya, belum lama ini mengakui kalau bambu buluh belakangan ini semakin sulit didapat. Situasi ini tidak bisa dihindari karena semakin sedikit warga yang tetap menanam bambu buluh. Persedian bahan baku yang minim, sehingga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bahan baku yang diperlukan. ‘’Konsumen sudah tahu sokasi dari Tiga Wasa itu unggul dari segi bambu yang dipakai. Karena bambu asli sudah sangat sedikit, kebutuhan bahan baku tidak
bisa dipenuhi maksimal,’’ katanya. Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, Suarjaya dan perajin lain mendatangkan bambu buluh dari luar daerah. Namun saat diolah, bambu dari luar daerah ini mudah patah. Selain itu, dalam satu ikat besar tidak semua batangnya bisa diolah menjadi bakalan. Mengurangi kerugian, bambu yang tidak bisa diolah untuk bahan membuat sokasi diolah untuk bahan baku anyaman gedek. Anyaman ini banyak digunakan untuk plafon rumah hunian atau vila. Selain masalah bahan baku, desain produk anyaman dari desa ini belakangan mulai ditiru oleh perajin di luar daerah. Menyusul situasi ini, perajin berharap pemerintah daerah mencarikan solusi untuk ‘’melindungi’’ kelestarian kerajinan anyaman bambu. Pemerintah bisa saja memfasilitasi agar anyaman bambu di Tiga Wasa diusulkan memiliki hak paten. Dengan demikian, perajin di luar daerah tidak gampang meniru desain anyaman dari Den Bukit. (mud)
GLEN FREDLY tampil pada penutupan Sanur Village Festival (SVF) XI, Minggu (28/8) malam. Pengunjung memadati area depan panggung sejak pukul 18.00 Wita, untuk menyaksikan penampilan Glen. Glen yang tampil mengenakan kaos berwarna putih dengan celana cokelat mampu menghipnotis ribuan pasang mata dengan suara emasnya. Ia membawakan lagu bertajuk ‘’My Everything’’ yang langsung disambut teriakan para pengunjung. Di sela-sela penampilannya, Glen mengungkapkan meski ini pertama kali tampil di Sanur Village Festival, hanya SVF-lah yang mampu mempertemukan dirinya bersama sahabat-sahabatnya. ‘’Ini pertama kalinya saya tampil di Sanur Village Festival dan bakal banyak unek-unek yang akan saya sampaikan. Sebelum itu, buat yang jomblo mana suaranya,’’ sapa Glen yang disambut teriakan para penonton. Glen mengajak para pengunjung bernostalgia dengan lagunya berjudul ‘’Nostalgia’’ dengan single-nya yang ber-
judul ‘’Happy Sunday’’ yang dilanjutkan dengan memainkan lagu yang sempat hits di era 2000-an yang berjudul ‘’Terpesona’’. ‘’Hanya Sanur yang bisa mempertemukan saya dengan sahabat-sahabat saya. Mari kita tepuk tangan dulu buat Sanur, karena Sanurlah yang telah berhasil mempertemukan banyak orang,’’ lanjut Glen. Mantan suami Dewi Sandra ini mampu memecahkan suasana saat membawa lagu ‘’Cinta dan Rahasia’’ yang dikemas secara apik dengan tambahan instrumen Sexophone dan langsung disambut teriakan histeris para pengunjung. Malam itu Glen tidak hanya mengisi malam terakhir Sanur Village Festival dengan nadanada penuh cinta, bahkan Glen melakukan duet bersama dan juga sempat melakukan duet dengan Indra Lesmana. Dalam penampilannya malam itu, Glen mendedikasikan sebuah lagu untuk alm. Mike Mohede dengan membawakan lagu milik Iwan Fals yang berjudul ‘’Yang Tak Terlupakan’’. (win)
Bali Post/ist
’’Patih Agung’’ Sugita
Beyonce Berjaya Berharap Drama Gong Bangkit di MTV VMA
PENYANYI Beyonce tampil memukau dan mengantongi banyak piala di MTV Video Music Awards (VMA) yang berlangsung di Madison Square Garden, New York, Minggu (28/8). Beyonce tampil selama 15 menit membawakan lima lagu dari album ‘’Lemonade’’ yang bercerita tentang pengkhianatan, balas dendam dan pemberdayaan perempuan, lapor Reuters. Penyelenggara VMA mengumumkan penampilan Beyonce tiga jam sebelum hari H. Lagunya yang bermuatan politis ‘’Formation’’ mengalahkan Adele yang kembali dengan ‘’Hello’’, ‘’Hotline Bling’’ milik Drake, Justin Bieber ‘’Sorry’’ dan lagu dengan video kontroversial milik Kanye West ‘’Famous’’ untuk video terbaik. Dia mendapat delapan piala antara lain untuk video perempuan terbaik, koreografi dan kategori yang dipilih langsung oleh penggemar. Britney Spears untuk pertama kalinya tampil sejak insiden 2007 di VMA dengan pakaian gemerlap retro pop. Rihanna menyanyikan 13 lagu terbaiknya selama 13 tahun berkarier di musik, termasuk ‘’Rude Girl’’, ‘’Diamonds’’ dan ‘’Only Girl in the World’’. Dia dianugerahi Michael Jackson Video Vanguard, yang diberikan oleh Drake, penyanyi yang sering dikabarkan
berpacaran dengan dirinya. ‘’Dia yang saya cintai sejak saya umur 22. Dia salah satu sahabat saya. Setelah dewasa, saya mencontoh dirinya meski dia lebih muda,’’ kata Drake. Banyak nama besar yang tidak hadir dalam acara ini, seperti Adele, Justin Bieber dan Taylor Swift . (ant)
SENI pertunjukan drama gong selain berfungsi hiburan juga sebagai media transformasi pendidikan agama Hindu. Juga sarana pengembangan dan pelestarian bahasa Bali, karena bahasa yang digunakan lebih dominan bahasa Bali. ‘’Drama gong merupakan seni yang memadukan unsurunsur teater modern (Barat) seperti sandiwara dengan teater tradisional Bali seperti sendratari, arja dan prembon. Drama gong menggunakan lakon yang bersumber pada cerita romantis seperti cerita Panji dan Sampik Ingtai. Kesenian ini menyampaikan pesan kehidupan, norma, kebaikan dan keburukan, berbagai karakter manusia di atas panggung,’’ ujar seniman drama gong yang dosen IHDN Denpasar Dr. I Wayan Sugita saat ujian promosi doktornya di Unhi Denpasar, Sabtu (27/8) lalu. Dikatakannya, drama gong mengalami kejayaan pada tahun 1970-1980-an. Pada saat itu drama gong menggeser kesenian tradisional lainnya seperti topeng, arja dan sebagainya. Drama gong tak hanya menjadi tontonan favorit, juga menjadi penyaluran hobi. Sehingga sekaa drama gong banyak bermunculan di Bali. Seiring perkembangan zaman, drama gong mengalami dinamika. Ketika televisi masuk desa, pada mulanya drama gong sempat populer, ditunggutunggu pemirsa. Namun ketika televisi mulai menyajikan hiburan modern dari berbagai penjuru, kehidupan drama gong berangsur-angsur tergusur. Masyarakat terlebih kalangan muda, lebih memilih hiburan modern ketimbang menonton drama gong. Hasil penelitiannya menyebutkan, drama gong mengalami dinamika seperti itu karena kurang dikelola secara profesional, sehingga kualitas penampilannya tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Ini menyebabkan drama gong
kurang diminati masyarakat. Karena itu pemeran Patih Agung dalam seni pertunjukan drama gong itu berharap agar para seniman drama gong selalu meningkatkan kualitas, meningkatkan kreativitas dan berinovasi. Dengan demikian diharapkan drama gong kembali bangkit seperti pada masa jaya-jayanya. Sebab, kemungkinan untuk bangkit sangat besar. Hal ini bercermin pada dinamika kehidupan seni pertunjukan wayang kulit. Ketika ada dalang mengembangkan wayang kulit inovatif, kesenian ini bangkit kembali dan digemari oleh berbagai kalangan. ‘’Bercermin pada kenyataan itu, besar peluang drama gong bangkit kembali,’’ ujar Sugita yang pembina, pengamat dan juri drama gong ini. Anggota Badan Pembina Lembaga Pembinaan Bahasa dan Sastra Provinsi Bali ini mengatakan, peran pemerintah daerah juga diharapkan menggairahkan kehidupan kesenian ini, dengan melakukan pembinaan, di samping dukungan material maupun moral. Dengan demikian diharapkan drama gong semakin bergairah sebagai tontonan yang sarat tuntunan. (kmb)
I Wayan Sugita
Bali Post/ist