Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
selasa paing, 2 mei 2017
20 HALAMAN
NOMOR 244 TAHUN KE 69
balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
20 HALAMAN
NOMOR 244 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
selasa paing, 2 mei 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Polisi Tangkap Miryam di Hotel Jakarta (Bali Post) – Tim Satuan Tugas Badan Reserse Kriminal Polri menangkap Miryam S. Haryani di salah satu hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (1/5) dini hari. Miryam adalah anggota DPR dari Fraksi Partai Hanura yang disangka memberikan keterangan tidak benar dalam sidang perkara korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP) dan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bali Post/ade
BURUH - Ribuan buruh dari wilayah Jabodetabek memperingati Hari Buruh di Jakarta Pusat, Senin (1/5) kemarin. Mereka melakukan aksi unjuk rasa menuntut penghapusan pegawai kontrak, jaminan sosial pekerja dan tolak upah murah.
Peringatan Hari Buruh
Bakar Karangan Bunga dan Rusak Pos Polisi Jakarta (Bali Post) – Massa yang melakukan aksi demonstrasi Hari Buruh Sedunia pada 1 Mei (May Day) di kawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, merusak dan membakar sejumlah karangan bunga dari masyarakat untuk Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidajat (Ahok-Djarot), Senin (1/5)
kemarin. Pembakaran dan perusakan karangan bunga itu mereka lakukan di jalan di sekitar Balai Kota Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, yang juga bersebelahan dengan Kantor Wakil Presiden RI dan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Aksi itu berbarengan dengan orasi yang dilakukan sejumlah wakil buruh, sehingga membuat
aparat keamanan memperketat pengawasan, dan pasukan pemadam kebakaran menyiramkan air ke titik api hingga padam. Sementara peringatan Hari Buruh di Bandung diwarnai aksi perusakan pos polisi di Jalan Ir. Djuanda, Kota Bandung, Jawa Barat. Hal. 19 Terjadi Gesekan
Pusat Dorong Guru dan Dosen Sekolah ke LN
’’Kompetensi guru dan dosen ini sudah kita siapkan skema melalui penyiapan beasiswa dan menyiapkan biaya untuk menyekolahkan guru dan dosen ke luar negeri.’’ Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D.
DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Perguruan Tinggi Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. pekan lalu mengunjungi Universitas Pendidikan Ganseha (Undiksha) Singaraja. Dalam kunjungan itu, Ghufron secara khusus menyampaikan kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan profesionalisme dan kompetensi dosen di perguruan tinggi (PT) di Bali. Selain itu, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di PT di Bali akan digenjot dengan mengalokasikan anggaran APBN maupun memanfaatkan sumber-sumber anggaran lain, termasuk menggalakkan partisipasi pihak swasta dalam mengatasi persoalan infrastruktur bidang pendidikan. Ghufron didampingi Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd. mengatakan, persaingan antarlembaga pendidikan terutama di luar negeri belakangan ini semakin ketat. Kondisi ini, diakuinya, tidak bisa dihindari karena memasuki era Masyarakat Ekonomia ASEAN (MEA) yang membebaskan guru atau dosen di mana pun mendapat kesempatan yang sama mengajar sesuai keahlian dan kompetensi. Untuk itu, PT di Indonesia termasuk di Bali diingatkan agar mulai mempersiapkan diri dalam meningkatkan kompetensi guru dan dosen. Hal. 19 Berbagai Beasiswa
Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Selasa, 2 Mei 2017
Jangan Pilih Pemimpin yang Tak Pahami Konsep THK Oleh I Gde Made Sadguna, S.E., MBA., DBA. Di luar bidang keyakinan, konon ada tiga macam ‘’salah pilih’’ yang bisa berakibat fatal, yaitu salah pilih pasangan hidup, salah pilih ideologi, dan salah pilih pemimpin. Salah pilih yang terakhir ini sangat dekat menghantuai kita akhir-akhir ini, tak terkecuali bagi kita yang hidup di Bali. Di berbagai daerah telah diselenggarakan berbagai pemilihan kepala daerah tingkat satu maupun tingkat dua, termasuk pemilihan wali kota. Pemilihan gubernur DKI yang diwarnai dengan kegaduhan yang menjengkelkan dan menakutkan baru saja berakhir. Apa hasilnya? Sepasang gubernur dan wakil gubernur sudah terpilih. Apakah cuma itu?
Tidak juga, karena di samping menghasilkan gubernur dan wakil gubernur yang terpilih, Pilkada Jakarta telah pula menghasilkan masyarakat yang terbelah beserta berbagai potensi risiko dan permasalahannya yang mungkin timbul di kemudian hari. Yang ingin saya uraikan dalam tulisan ini adalah kemungkinan salah pilih pemimpin yang berdampak bukan saja tidak teratasinya masalah-masalah pembangunan yang ada dan yang akan ada, melainkan malah timbul berbagai permasalahan baru yang seharusnya tidak muncul bila rakyat pemilih tidak ‘’salah pilih’’. Hal. 19 Tidak Kompeten
‘’Benar, KPK telah mendapat informasi dan sedang berkoordinasi dengan Polri. Proses pascapenangkapan tersebut akan segera dilakukan. Kami sampaikan terima kasih atas kerja sama ini,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul mengatakan, Miryam ditangkap saat bersama seorang teman perempuan. Dia ditangkap di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pukul 00.20 hari ini. ‘’Tidak ada perlawanan, dia dengan seorang teman wanita,’’ katanya. Hal. 19 Bersama Perempuan DIGIRING - Buronan KPK Miryam S. Haryani digiring petugas ke gedung KPK, Senin (1/5) kemarin. Bali Post/ade
JEJAK DPO Ditetapkan DPO oleh KPK pada 26 April 2017
Ditangkap Senin dini hari 1 Mei 2017 di Hotel Grand Kemang
Dibekuk tim gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya
PENGEJARAN Awalnya tim mendeteksi keberadaan Miryam di tempat kerabatnya di kawasan Bandung, Jawa Barat. Setelah itu, tim gabungan kembali menelusuri DPO itu di Miryam S. Haryani kerabat Miryam di wilayah Waringin. Namun, Miryam kembali berpindah. Partai Hanura Kemudian di Trans Hotel juga berpindah. Pada 30 April yang bersangkutan Anggota DPR-RI 2014-2019 bergerak kembali ke Jakarta ke salah satu kerabatnya di wilayah Kemang. grafis/tomik
denpasar
4
Selasa Paing, 2 Mei 2017
figur
Bali Post/dok
Pembunuh Nomor Dua
KANKER serviks merupakan pembunuh wanita nomor dua setelah kanker payudara. Hingga kini, kanker serviks masih menjadi ancaman bagi wanita. Jika ditemukan pada stadium awal, dengan operasi bisa sembuh. Tapi yang umum terjadi adalah pasien seringkali memeriksakan diri pada stadium lanjut, sehingga pengobatan yang diberikan hanya bersifat supportif. Dinas Kesehatan Provinsi Bali mencatat dari Januari hingga Maret 2017, dari 3.224 wanita usia subur (WUS) yang diperiksa dengan IVA, 193 wanita di antaranya positif mengidap kanker serviks. Sedangkan tahun 2016, dari 16.440 WUS, 827 wanita positif mengidap kanker serviks. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. menargetkan 15 persen WUS mendapat tes IVA pada tahun 2017 ini. Target tersebut ditingkatkan dari tahun 2015 yang hanya menyasar 10 persen WUS. “Kendala utama yang dialami dalam penanganan kasus kanker serviks adalah keterlambatan pasien dalam memeriksakan diri. Pasien yang datang biasanya sudah dalam kondisi stadium lanjut. Padahal, dengan lebih awal mengetahui diri mengidap kanker serviks dapat meningkatkan kualitas hidup bahkan kesembuhan,” katanya menyesalkan.Maka dari itu, kata Suarjaya, Pemprov Bali menjadikan pemeriksaan IVA sebagai program rutin. “Ya, karena dengan metode IVA dapat menemukan kasus kanker lebih dini. Tes IVA ini untuk melihat adanya lesi. Jika hasil IVA positif, maka akan dilakukan kryoterapi. Apabila lesi luas, pasien akan dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih intensif,” katanya. (may)
Hanya 12 SMP Terapkan UNBK Denpasar (Bali Post) – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di jenjang pendidikan SMA, SMK dan MA menerapkan dua cara, yakni berbasis komputer dan kertas. Pelaksanaan model ini juga dilakukan pada UN tingkat SMP/MTs yang akan berlangsung, Selasa (2/5) hari ini. Untuk di Denpasar, jumlah SMP yang menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) masih minim. Tahun ini SMP yang menerapkan UNBK di Denpasar hanya 12 sekolah dari 65 sekolah yang ada. Sisanya menerapkan Ujian Nasional Kertas dan Pensil (UNKP). Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Denpasar Wayan Supartha mengatakan hal itu, Senin (1/5) kemarin. Menurut Suparta, kendala utama sekolah tidak mampu menyelenggarakan UNBK, yakni sarana dan prasarana yang belum memadai. Dikatakan, penerapan UNBK oleh sekolah yang harus mereka miliki adalah komputer. Apabila satu sekolah memiliki peserta ujian 90 orang, maka minimal mereka harus memiliki 30 unit komputer. Karena untuk UNBK ini dilakukan tiga sesi per harinya. Supartha menargetkan tahun depan semua sekolah harus menerapkan UNBK. Karena itu, dukungan dari pemerintah berupa bantuan komputer akan segera digulirkan. Setiap sekolah akan dibantu 40 unit komputer. Bila sekarang masing-masing sekolah sudah ada beberapa unit komputer, maka dengan tambahan bantuan itu, pihaknya yakin tahun depan sudah bisa menerapkan UNBK secara menyeluruh. Terkait dengan kesiapan UN hari ini, Supartha memastikan bisa berjalan lancar. Pasalnya, semua persiapan termasuk soal sudah ada di Kantor Disdikpora yang diterima dari Disdikpora Provinsi, Sabtu (29/4) lalu. Masingmasing sekolah akan mengambil naskah soal ke Disdikpora, sebelum UN berlangsung. Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Kota Denpasar I Gede Semara menyarankan agar pemerintah membantu sekolah dalam pengadaan sewa komputer. Karena, bila langsung membeli dinilai akan memberatkan anggaran yang ada. Selain dinilai lebih efisien, menyewa piranti komputer ini dilakukan untuk mengantisipasi kebijakan pusat yang sering berubahubah. “Nanti pasti ada evaluasi. Kita lihat dulu bagaimana perkembangan dan hasil UNBK tahun ini. Kalau betul-betul dipatenkan, berarti kita di daerah dalam hal ini eksekutif sudah harus siap-siap menyusun anggaran untuk melakukan pembelian sarananya,” katanya. Wakil rakyat lainnya, seperti AAN Gede Widiada, I Wayan Sugiarta dan Umar Dani kurang sependapat jika dilakukan penyewaan. “Jika ingin prospeknya maju ke depan, mau tidak mau pemerintah daerah termasuk kita di Denpasar sudah siap dengan menyiapkan segala prasarananya. Apalagi Denpasar menjadi Ibu Kota Provinsi Bali, tentu keberadaan modernisasinya lebih baik dibandikan yang di daerah,” tegas Widiada. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
BANYAK VILA TAK BAYAR PAJAK Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
PINDAPATTA - Umat Buddha memberikan makanan kepada Bhikkhu pada ritual Pindapatta di Jalan Gunung Agung, Denpasar, Senin (1/5) kemarin. Pindapatta bertujuan memberi kesempatan pada umat untuk melakukan perbuatan atau kamma baik seperti berderma. Karena dengan berderma, umat dapat melatih diri untuk berbagi dan melepas keserakahan.
Denpasar Diminta Fokus Garap Industri Kreatif
Denpasar (Bali Post) – Perkembangan dunia industri yang mencapai 5-6 persen akan berdampak baik bagi penyerapan tenaga kerja. Apabila perkembangan tersebut bisa terjaga dengan baik, maka akan diperlukan tenaga kerja sebanyak 600.000 orang per tahun. Namun, tenaga kerja yang ada harus memenuhi kompetensi yang diperlukan dunia industri. Kepala Pusdiklat Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia Mudjiono mengatakan hal itu pada pembukaan pelatihan SDM di Balai Diklat Industri Denpasar, belum lama ini. Mudjiono menegaskan, kompetensi tenaga kerja sangat diperlukan agar tidak tersisih dengan kualitas SDM negara lain. Bali termasuk Kota Denpasar yang berkembang dengan
sektor pariwisatanya bisa fokus menggarap industri kreatif, seperti teknologi informasi beserta bidang-bidang di dalamnya. “Apa yang ada di daerah itu harus sesuai dengan keperluan
dunia industrinya. Jangan sampai seperti di Karawang, Jawa Barat. Di kawasan itu banyak berkembang industri otomotif, namun serapan tenaga kerja lokal sangat rendah. Jumlah pengangguran di Karawang cukup tinggi. Jangan seperti itu,” katanya. Mudjiono menambahkan, saat ini perkembangan industri telah memasuki generasi IV. Bila pada generasi I masih menggunakan alat manual, kemudian di generasi berikutnya sudah mulai masuk mesinmesin dan berlanjut dengan pengoperasian mesin otomatis pada generasi III. Generasi saat ini, sudah dilakukan se-
cara online. Perkembangan ini harus diikuti sehingga semua bisa berjalan dengan baik. “Karena industri akan berkembang dengan baik, harus didukung tiga komponen, yakni investor, teknologi informasi dan SDM yang berkompeten,” tegasnya. Untuk mewujudkan SDM yang berkompeten, kata dia banyak hal yang bisa dilakukan, terutama oleh Balai Diklat yang ada di masing-masing daerah. Langkah pertama, yakni memberikan pendidikan yang berbasis industri setempat. Ini dimaksudkan agar selesai belajar bisa terserap dunia industri. Mewujudkan hal ini, pihaknya sudah mulai membangun seko-
lah di sejumlah daerah luar Jawa yang kurikulumnya sesuai dengan industri yang ada di wilayah tersebut. Bila sekolah terkait belum ada, Balai Diklat bisa memberikan pelatihan kepada calon tenaga kerja yang ada. Namun, sebelum memberikan pelatihan, tutornya harus kompeten dulu. “Bila perlu, sekolahkan mereka ke luar negeri dulu untuk dapat menghasilkan kualitas lulusan yang baik nantinya,” kata Mudjiono menyarankan. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Dituntut Tujuh Tahun Penjara
Winasa Merasa Jadi Korban Politik
Denpasar (Bali Post) Mantan Bupati Jembrana dua periode Prof. Dr. drg. I Gede Winasa yang didakwa atas kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin), Jumat (28/4) lalu dituntut hukuman selama tujuh tahun penjara. Tuntutan tersebut bukannya ditangisi oleh Winasa, namun dia mengaku menyikapi dengan ceria karena kasus yang dihadapi kental dengan muatan politik. Sang profesor beberapa kali menyampaikan sindiran bahwa dirinya adalah korban politik. “Masak jadi bupati nyelontet Rp 1 juta. Ini nanggung buat saya,” tegas Winasa, belum lama ini. Menyikapi tuntutan jaksa tersebut, selain memberikan ke kuasa hukumnya, Simon Nahak dkk., untuk mengajukan pembelaan atau pledoi, Winasa juga mengaku akan melakukan pembelaan tersendiri. “Tentu saya akan melakukan
pembelaan. Sebagai orang yang beragama dan agama Hindu yang saya anut, saya akan menyampaikan pembelaan dengan konsep Tri Kaya Parisudha,” jelas Winasa. Dia akan menyampaikan pemikiran yang baik, karena dari berbuat, berkata dan bersikap yang baik, maka Tuhan akan meridhoi. Di luar persidangan, Winasa hingga saat ini masih kukuh mengaku tidak bersalah. Dalilnya, apa yang dia lakukan, khususnya dalam perdin itu sudah diatur oleh sekpri dan ajudannya. Pola itu juga sudah diverifikasi oleh PPTK. Sehingga jika ada kesalahan, mestinya merekalah yang bertanggung jawab. “Di samping itu, ada juga PP 57, yakni Pengguna Anggaran (PA). Ini bagaimana? Saya di sini hanya menguraikan fakta dan kejujuran. Faktanya saya tidak ada memperkaya diri sendiri,” tegasnya Winasa. Seharusnya, katanya, sekpri dan aju-
dannya yang disalahkan. “Yang melakukan verifikasi adalah PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan-red) dan juga Pengguna Anggaran (PA),” tegasnya. Winasa menegaskan, untuk dinyatakan perdin itu menjadi lengkap harus diverifikasi PPTK. “Saya kan nggak tahu. PPTK yang mengkoreksi. Kalau itu (koreksi - red) sudah dikatakan benar, masa saya menolaknya,” ujarnya. Inilah alasan mengapa Winasa menyeret PPTK dan PA. Sehingga dia mempertanyakan mengapa yang mengkoreksi tidak disentuh dan PA juga tidak disentuh. Dia juga memandang jaksa tidak jujur melihat fakta. Seperti diberitakan sebelumnya, Winasa yang didakwa atas kasus dugaan korupsi perjalanan dinas (perdin) saat menjabat sebagai Bupati Jembrana, Jumat (28/4) lalu, dituntut hukuman selama tujuan tahun penjara. Dalam sidang
di Pengadilan Tipikor Denpasar, JPU Ni Wayan Mearthi, Ni Ketut Lili Suryanti dkk mengatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Yakni, secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Oleh karenanya, JPU dari Kejari Jembrana itu menuntut supaya majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila yang menyidangkan perkara ini, supaya menghukum Prof. Winasa selama tujuh tahun penjara. Di samping itu, terdakwa juga dikenakan denda Rp 200 juta, subsider satu tahun kurungan. “Menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa Prof. Winasa berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 797.554.800,” tuntut jaksa. (kmb37)
Peringati Hari Buruh
Wali Kota Rai Mantra Lepas Jalan Santai MEMPERINGATI Hari Buruh yang dirayakan setiap 1 Mei, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi menggelar jalan santai yang diikuti 60 perusahaan yang ada di Kota Denpasar. Jalan santai yang menyusuri Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Ken Arok, terus ke Jalan Cokroaminoto dan kembali ke halaman Gedung Sewaka Dharma, dilepas secara resmi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (1/5) kemarin. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi IGA Anom Rai Suradi mengatakan, untuk jalan santai yang digelar sekarang ini melibatkan lebih dari seribu peserta. Mengingat setiap perusahaan paling sedikit mengirim 20 orang peserta. Suradi menambahkan, peringatan Hari Buruh di Kota Denpasar sengaja digelar jalan santi untuk mewujudkan suasana yang damai dengan melibatkan tiga komponen, yaitu masyarakat, swasta dan pemerintah. “Kami harapkan
melalui peringatan Hari Buruh ini dijadikan ajang introspeksi diri ke dalam sehingga dapat mewujudkan suasana yang damai,” ujarnya. Melalui Hari Buruh ini, para buruh menjadikannya sebagai ajang komunikasi antara buruh dan manajemen, sehingga bila ada permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Di Kota Denpasar sendiri, menurut Suradi dalam mengatasi permasalah yang dihadapi para buruh pihaknya mengharapkan melalui dialog di internal mereka. Sehingga, dengan melakukan komunikasi internal masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan baik. Sementara Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi siap memfasilitasi setiap ada permasalahan antara buruh dan perusahaan, sehingga dapat mencapai suatu kesepakatan yang baik bagi kedua belah pihak. Terkait dengan pengawasan perusahaan yang ada, Suradi mengaku menunggu laporan dari perusahaan, mengingat semua pengawas yang ada di
kabupaten/kota telah ditarik ke provinsi. Namun demikian, Suradi berhadap agar perusahaan dan pegawainya intensif melakukan komunikasi, sehingga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ketua Penitia Penyelenggara May Day Wayan Supartna mengatakan, pandangan orang selama ini setiap memperingati Hari Buruh dilakukan dengan demonstrasi. Namun di Kota Denpasar, peringatan Hari Buruh berjalan dengan damai karena adanya komunikasi yang baik antara manjemen perusahaan dan para buruh, termasuk juga keterlibatan Pemerintah Kota Denpasar yang aktif bekomunikasi dengan perusahaan. Menurutnya, saat ini tidak perlu lagi melakukan demo turun ke jalanan, mengingat ini tidak akan menyelesaikan masalah. Untuk itu, apa yang dilakukan Kota Denpasar dalam memperingati Hari Buruh sangat baik dengan melakukan jalan santai sekaligus sebagai ajang komunikasi buruh dengan manajemen dan
JALAN SANTAI – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra secara resmi melepas peserta jalan santai yang digelar serangkaian peringatan Hari Buruh, Senin (1/5) kemarin. pemerintah. Ikatan Buruh Kota Denpasar Wayan Adi Arca mengatakan, peringatan Hari Buruh yang dilaksanakan di Kota Denpasar sangat positif, mengingat melibatkan tiga komponen
yaitu pekerja, perusahaan dan pemerintah. Dengan kegiatan jalan santai ini, meningkatkan komunikasi dan koordinasi antara manajemen dan pekerja yang difasilitasi oleh Pemerintah Kota Denpasar. (ad047)
BADUNG
Selasa Paing, 2 Mei 2017
5
Ditengarai , Banyak Vila di Badung Utara Tak Bayar Pajak Mangupura (Bali Post) – Potensi pajak dari industri pariwisata di wilayah Badung Utara masih sangat besar. Bahkan, banyak akomodasi pariwisata berupa vila yang masih belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), sehingga ditengarai tidak membayar pajak. Untuk itu, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Badung Utara akan melakukan pendataan dan penelusuran vila di wilayah Badung Utara. Kepala KPP Pratama Badung Utara Guntur Wijaya Edi mengatakan hal itu, belum lama ini. Menurut Guntur Wijaya Edi, pihaknya akan mendata keberadaan vila di Badung melalui canvassing villa sekaligus memetakan lokasi menggunakan geotagging. “Canvassing WP ini mengacu pada Peraturan DJP Nomer PER-35/ PJ/2013 tentang tata cara ekstensifikasi pajak,” ujarnya. Guntur Wijaya Edi menambahkan, target canvassing WP menggunakan aplikasi geotagging 2017 KPP Pratama Badung Utara yang di-launching, Jumat (28/4) lalu sebanyak 38.000 wajib pajak (WP). Dengan data ini, pihaknya menargetkan bisa menggaet calon WP baru. “Kami targetkan ada penambahan 2.000 WP baru,” ungkapnya. Sementara itu, program canvassing vila ini akan difokuskan di wilayah Kecamatan Kuta Utara. Karena menurut Guntur, di kawasan tersebut potensi akomodasi pariwisatanya paling tinggi. Dari empat kecamatan di wilayah kerja KPP Pratama Badung Utara, kontribusi penerimaan di wilayah Kuta Utara mencapai 50 persen. “Selama ini, masih banyak usaha akomodasi yang sudah beroperasi dan menerima penghasilan hingga meraup untung, tapi ternyata belum membayar pajak. Tentu saja itu mencederai rasa keadilan. Mereka berbisnis di Badung tapi tak mau membayar pajak. Sementara usaha yang sudah berizin harus melaksanakan kewajibannya, termasuk membayar pajak,” katanya menyesalkan. Dari data Dinas Pariwisata Badung tahun 2016, tercatat jumlah hotel berizin di Badung sebanyak 1.049 hotel. Terdiri dari 155 hotel bintang, 849 hotel nonbintang dan 45 kondotel. Untuk pondok wisata berjumlah 1.127 dan rumah sewa 43. Total jumlah kamar hotel, pondok wisata dan rumah sewa itu mencapai 67.719 kamar. Hingga akhir April ini, kata Guntur Wijaya Edi, KPP Pratama Badung Utara termasuk dalam wilayah dengan kepatuhan WP yang tinggi. Tercatat jumlah WP yang telah menyampaikan SPT Tahunan mencapai 92,7 persen. Padahal persentase penyampaian SPT di Bali hanya 66 persen. “Kami terus menjalin komunikasi dengan para WP melalui pola jemput bola,” ujarnya. (kmb23)
SEDIMENTASI - Sejumlah pekerja memindahkan lumpur bekas kerukan sedimentasi Tukad Mati, Senin (1/5) kemarin.
DLHK Tunggu Kajian Amdal Reklamasi Perluasan Bandara Ngurah Rai but,” katanya.
Mangupura (Bali Post) -
Sebelumnya, General Manager Rencana PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai membangun apron tambahan dengan mereklamasi laut sisi barat bandara menjadi Bandara Ngurah Rai Yanus Superhatian serius Pemkab Badung. Pasalnya, kegiatan menguruk laut tersebut akan prayogi menjelaskan, perluasan bandara bertujuan mendukung berdampak terhadap lingkungan setempat. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, peningkatan fasilitas bandara harus melalui analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), sehingga mengetahui dampak ikutan dari rencana tersebut. “Kami belum menerima secara resmi surat mengenai rencana itu. Mungkin karena wewenang pemerintah pusat, tapi
pastinya ada Amdal yang nantinya melibatkan pemerintah di daerah. Jadi, kita tunggu saja,” ujar Eka Merthawan saat dikonfirmasi, Senin (1/5) kemarin. Menurut Eka Merthawan, reklamasi tidak bisa dilakukan tanpa kajian jelas. Terlebih, jika hal itu menimbulkan dampak terhadap lingkungan. “Tidak bisa asal mereklamasi, harus ada kajian. Karena sedikit saja salah,
dampaknya kami di Badung yang akan merasakannya,” katanya mengingatkan. Kendati demikian, mantan Kabag Humas Badung ini mendukung rencana tersebut, sepanjang memberikan dampak positif terhadap Kabupaten Badung terutama masyarakat. “Saya baru mendengar saat mengikuti rapat di provinsi. Selama positif, kami akan mendukung program terse-
Wabup Suiasa Tinjau Kebakaran Pasar Blahkiuh
Pemkab Badung Segera Perbaiki, ke Depan akan Direvitalisasi Total PEMERINTAH Kabupaten Badung merespons dengan cepat musibah kebakaran yang menimpa Pasar Tradisional Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal yang terjadi Senin dini hari kemarin. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama sejumlah instansi terkait, termasuk aparat keamanan turun langsung meninjau pascakebakaran, Senin (1/5) kemarin. Tampak hadir Camat Abiansemal dari BPBD, Pemadam Kebakaran, Kapolsek dan Danramil Abiansemal, Bendesa adat Blahkiuh dan Kepala Pasar Blahkiuh. Ditemui di sela-sela peninjauan kebakaran, Wabup Suiasa menyampaikan atas nama Pemerintah Kabupaten Badung turut prihatin atas musibah kebakaran Pasar Blahkiuh. Untuk itu, Suiasa mengharapkan kepada masyarakat khususnya para pedagang yang terkena musibah agar tabah dan bersabar, karena kejadian ini terjadi di luar kemauan dan kemampuan kita. Ditambahkan, untuk memulihkan kembali perekonomian masyarakat pascakebakaran, Pemkab Badung akan segera mengambil langkah-langkah riil. “Pemkab Badung secepatnya akan memperbaiki atau merehab bangunan yang terbakar melalui dana darurat bencana. Sehingga dalam waktu
dekat masyarakat dapat kembali berusaha di sini,” tambahnya. Sementara ke depan, Pemkab Badung akan melakukan revitalisasi total terhadap Pasar Blahkiuh. “Mudah-mudahan tidak ada hambatan. Di tahun 2018, kita lakukan revitalisasi total Pasar Blahkiuh. Dan mulai perencanaan di anggaran perubahan 2017. Kita inginkan pasar ini ke depan memiliki tingkat keamanan yang baik, terjaga kebersihan dan kesehatannya, termasuk pengolahan limbahnya,” pungkasnya. Menurut informasi dari Rupusdalops PB BPBD Badung, kebakaran terjadi pada Senin (1/5) pukul 00.40 Wita. Armada kebakaran langsung menerjunkan mobil pemadam. Api melalap seluruh los dagang, yakni bangunan paling depan. Api baru bisa dipadamkan pukul 02.00 Wita. Kejadian tersebut menghanguskan 15 los dagang dan tiga toilet. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kebakaran ini adalah murni musibah dan besaran kerugian belum bisa ditaksir. Pemilik toko yang terbakar, di antaranya I Nyoman Wirna dari Desa Semana, I Nyoman Retana (Desa Penarungan), Putu Jelantik (Banjar Benehkawan, Blahkiuh), I Made Asih (Banjar Benehkawan),
MENINJAU - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama sejumlah instansi terkait termasuk aparat keamanan turun langsung meninjau kondisi Pasar Blahkiuh pascakebakaran, Senin (1/5) kemarin. I Wayan Murdiasih (Banjar Benehkawan), I Gusti Ngurah Anom (Banjar Delodpasar, Blahkiuh), Ni Ketut Gatri (Banjar Delodpasar), Ni Nengah Sari (Banjar Benehkawan), Ni Made Sunadi (Banjar Delod Pasar), I Gusti Ayu Darmawati (Banjar Sukajati, Desa Taman), Gusti Ayu Suari (Banjar Tengah), Ni Gusti Ayu Ratni (Banjar Delod Pasar), Ni Made Sugiarta (Banjar Ulapan 1), Putu Narsih (Banjar Ulapan 2) dan Ni Wayan Kamar (Br. Bene-
hkawan). Bangunan yang terbakar adalah satu bangunan yang terletak di depan, losnya menghadap ke depan dan ke belakang, dengan luas bangunan 30 x 8 meter. Dari pantauan di lapangan hingga kemarin siang, masyarakat pemilik toko dibantu petugas pasar masih melakukan pembersihan puing-puing bekas kebakaran. Kebanyakan toko yang terbakar menjual bahan kebutuhan pokok, kain dan pakaian. (ad048)
Santunan Penunggu Pasien Dikaji Kejari Denpasar Mangupura (Bali Post) Rencana pemberian santunan penunggu pasien oleh Pemkab Badung, masih dikaji oleh Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Denpasar. Evaluasi ini dilakukan agar regulasi tersebut sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku dan mencegah terjadinya persoalan hukum di kemudian hari. Kepala Dinas Sosial Badung Ketut Sudarsana mengatakan, pemberlakuan program ini akan berlaku surut, meski masih dalam proses
Bali Post/edi
pengkajian oleh TP4D Kejari Denpasar. “Sekarang m e m a s uki bulan kelima tahun 2017, karena draf Peraturan Bupati (Perbup) yang menjadi dasar hukum pelaksanaan program tersebut masih dikaji TP4D Kejari Denpasar,” kata Sudarsana, Senin (1/5) kemarin. Usai dievaluasi, kata Sudarsana, kebijakan santunan penunggu pasien ini akan segera diberlakukan. Pemberlakuannya berlaku surut terhitung tanggal 4 Januari 2017. Dalam draf Perbup tersebut, warga yang berhak mendapatkan
santunan penunggu pasien adalah yang mendapatkan perawatan di kelas III dan termasuk dalam rumah tangga miskin (RTM). “Ada hitungan per harinya kalau tidak salah Rp 100 ribu atau Rp 200 ribu, hingga maksimal mendapatkan Rp 5 juta. Tapi untuk kepastiannya, kita masih menunggu hasil evaluasi TP4D,” jelasnya. Menurut Sudarsana, persyaratan mutlak untuk mendapatkan santunan penunggu pasien ini adalah warga yang ber-KTP Badung. Mereka juga harus mendapat surat keterangan
rawat inap dari RSUD Badung atau 17 rumah sakit yang diajak bekerja sama termasuk puskesmas rawat inap di Badung. “Sudah ada masuk tiga permohonan santunan penunggu pasien dari masyarakat. Kami di Dinas Sosial tugasnya melakukan verifikasi, sedangkan pencairan dananya di BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah),” katanya seraya berharap evaluasi di TP4D segera selesai, sehingga salah satu program untuk membantu masyarakat ini bisa segera dilaksanakan. (kmb27)
jumlah kunjungan wisata, sehingga diperlukan penambahan apron. Dalam perluasan bandara tersebut tentunya akan dilakukan mengarah ke laut, dari sisi barat bandara dengan dua opsi, yaitu dengan reklamasi atau dengan pemasangan tiang pancang. “Yang paling memungkinkan dilakukan untuk perluasan ini adalah dengan opsi reklamasi. Ini pilihan yang terbaik dari sisi operasional dan keamanan,” ujarnya.
Ia mengaku, rencana tersebut telah mendapat restu dari arahan Gubernur Bali dan Bupati Badung. Mengingat, pertumbuhan penumpang tahun lalu mencapai 19,8 juta per tahun. Sedangkan daya tampung terminal Bandara Ngurah Rai saat ini hanya bisa menampung 20 juta orang per tahun dalam kondisi normal. “Saat ini, Bali dinobatkan sebagai tempat wisata terbaik dunia. Tentunya orang yang datang ke Bali akan terus bertambah. Kami sebagai pengelola Bandara Ngurah Rai mengajak masyarakat di sekitar untuk mendukung pengembangan bandara ini,” ujarnya. (kmb27)
Belasan Toko di Pasar Blahkiuh Terbakar Mangupura (Bali Post) Kobaran api yang diduga berasal dari arus pendek listrik telah meludeskan 15 toko di Pasar Desa Adat Blahkiuh, Abiansemal, Senin (1/5) dini hari. Berdasarkan informasi, kejadian tersebut baru diketahui warga sekitar pukul 00.40 Wita. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari salah satu ruko dan api merembet ke deretan toko lainnya. Kerugian material akibat musibah ini ditaksir mencapai sekitar Rp 2 miliar. Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung I Dewa Nyoman Oka mengatakan, total mobil pemadam yang dikerahkan berjumlah delapan unit. Petugas yang berjibaku memadamkan api memerlukan waktu hampir dua jam atau api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 02.00 Wita. “Api baru berhasil dipadamkan setelah petugas membuka rolling door untuk memudahkan penyiraman,” ujarnya. Menurut Oka, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, tapi pemilik toko mengalami kerugian sangat besar. Penyebab awal diduga dari korsleting listrik. Tapi, saat ini polisi masih lidik untuk mengetahui penyebab pasti. “Kami belum berani pastikan apa penyebabnya. Saat ini polisi masih melakukan pengamanan,” katanya. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pemilik toko yang terkena musibah di antaranya Dadong Cin, penjual alat upacara agama yang rugi hingga Rp 50 juta, I Ketut Toni
Bali Post/eka
MENGAMANKAN - Pedagang mengamankan sejumlah barang dagangannya dari puing-puing kios pascakebakaran di Pasar Blahkiuh, Badung, Senin (1/5) kemarin. Musibah ini menghanguskan belasan kios pedagang. Asmara, penjual emas yang mengalami kerugian Rp 300 juta, I Putu Jelantik, penjual sembako yang alami kerugian Rp 200 juta, Ni Made Asih, penjual sembako juga alami kerugian Rp 200 juta, Wayan Mudiasih pejual sembako dengan kerugian Rp 200 juta, I Gusti Ngurah Anom, penjual sembako juga merugi hingga Rp 150 juta dan Ni Ketu Gatri, penjual sembako yang alami kerugian juga Rp 150 juta. Kemudian toko yang menjual kain dan sepatu milik Ni Nengah Sari, juga ludes terbakar dengan kerugian ditaksir Rp 50 juta. Toko ini kesemuanya berada pada bagian depan yang menghadap ke barat atau jalan raya. Sementara untuk deretan toko bagian belakang atau menghadap ke timur berjumlah lima toko. Di antaranya, milik
Ni Made Sunadi, penjual sembako yang mengalami kerugian Rp 150 juta, I Gusti Ayu Darmawati, penjual pakaian dengan kerugian hingga Rp 180 juta, Gusti Ayu Suarni penjual alat upacara mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta, I Made Sugiarta penjual pakaian dengan kerugian hingga Rp 150 juta dan I Wayan Ganda penjual kain yang mengalami kerugian sekitar Rp 125 juta. Salah satu pemilik toko, Gusti Ayu Darmawati yang ditemui kemarin terlihat cukup terpukul atas musibah ini. Didampingi suaminya, Bagus Anom, perempuan berusia 50 tahun itu terlihat hanya dudukduduk tak jauh dari tokonya yang hanya tinggal puingpuing. “Ludes semua, baru kemarin nyetok barang untuk dijual hari ini,” kata Bagus Anom sang suami. (kmb27)
OPINI
6
Selasa Paing, 2 Mei 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
”Jengah” Membangun Daerah BEBERAPA proyek besar di Bali banyak digarap investor, bahkan dari luar. Di antaranya, proyek jalan tol, bandara dan lainnya. Meski pemerintah daerah ikut sebagai pemegang saham (investor), hanya kepemilikan saham pemerintah daerah di sana tidak sebagai pemegang saham mayoritas yang bisa ikut menentukan kebijakan. Karena itu, muncul pemikiran agar berbagai proyek, apalagi menyangkut infrastruktur, bisa dibiayai pemerintah daerah. Sebagai daerah yang mengandalkan sumber pendapatan dari sektor pariwisata, masalah pembiayaan ini memang sedikit riskan. Maklum, sektor pariwisata ini sendiri memang sangat riskan dan rentan terhadap berbagai guncagan. Baik dari intern, seperti masalah keamanan dan sejenisnya maupun ekstern menyangkut persaingan dengan destinasi lain yang kini mulai banyak bermunculam. Meskipun demikian, Bali haruslah tetap optimis dengan selalu menjaga berbagai faktor risiko bagi penyumbang pundi-pundi kas daerah. Selama ini, pembiayaan pembangunan bersumber dari pajak daerah dan dana perimbangan keuangan dari pemerintah pusat. Sumber-sumber pajak potensial di daerah yang utama, di antaranya Pajak Hotel dan Restoran (PHR), pajak kendaraan bermotor dan sejenisnya. Pemasukan PHR dan pajak kendaraan bermotor ini pun tidaklah sama (merata) di semua daerah di Bali. Bali Selatan utamanya Badung dan Denpasar sebagai pusatnya kegiatan ekonomi pariwisata, memperoleh pemasukan PHR dan pajak kendaraan bermotor yang jauh lebih tinggi dari daerah lainnya di Bali. Meskipun kemudian ada pembagian dari penyisihan PHR Badung dan Denpasar ini, tidaklah dapat dijadikan andalan pembiayaan berbagai pembangunan di daerah. Apakah karena alasan itu, lantas pembangunan (terutama infrastruktur dan megaporoyek lain) di Bali diserahkan ke investor? Tentu saja tidak! Masyarakat Bali harus memiliki rasa jengah untuk bisa membangun daerahnya sendiri. Lewat rasa jengah ini, masyarakat Bali harus menggalang kekuatan ekonominya untuk membangun daerahnya. Rasa jengah ini sempat mencuat manakala ada megaproyek yang dinilai merusak lingkungan dan alam Bali, sementara pemerintah daerah ini terlihat tidak mampu berbuat apa-apa. Muncul rasa jengah, bahwa masyarakat (pengusaha) Bali jika bersatu padu mampu melakukan atau menggarap proyek tersebut. Namun sayang, rasa jengah itu baru hanya sampai di situ. Belum ada tindak lanjut nyata untuk mewujudnyatakan cetusan rasa jengah itu. Untuk mewujudnyatakan rasa jengah masyarakat Bali ini, haruslah ada semacam lembaga penampung atau penyalur. Bisa saja dibentuk semacam konsorsium, badan usaha atau yang lainnya. Hal ini sebenarnya dapat dan sudah dilakukan dalam skala kecil dalam bentuk swadaya masyarakat untuk membiayai pembangunan di daerahnya. Bahkan beberapa desa mampu membiayai pembangunan di desanya dengan membentuk BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), lewat koperasi atau Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Contoh kecil, ada masyarakat yang secara swadaya membentuk desa wisata, membangun dan menata serta mengelola objek wisata di daerahnya. Hasilnya, tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat, tetapi juga mampu membiayai berbagai pembangunan di daerah tersebut. Bercermin dari kekuatan rasa jengah masyarakat seperti itu, sebenarnya hal sama bisa dilakukan untuk membiayai pembangunan yang lebih besar. Pemerintah daerah bisa merangkul dan mengumpulkan kekuatan ekonomi rakyat di daerah ini untuk membangun bandara udara internasional, pelabuhan wisata internasional, jalan tol, jalan layang dan berbagai megaproyek lainnya. Dengan begitu, pemerintah daerah tidak perlu lagi harus terus sibuk mengundang dan mencari investor untuk membangun daerahnya. Dengan begitu pula pemerintah (masyarakat) daerah bisa menjadi pemilik saham mayoritas dan bisa menentukan kebijakan di proyek yang akan dibangun. Tidak seperti sekarang, karena sebagai pemegang saham mayoritas bahkan tunggal, investor bisa seenaknya melakukan pembangunan di Bali, yang kecenderungannya merusak alam dan lingkungan Bali karena mengejar profit. Sebagai pemegang saham mayoritas bahkan tunggal, pemerintah daerah dan masyarakat Bali bisa menentukan arah pembangunan Bali ke depan. Sebab, pemerintah dan masyarakat Balilah yang paling tahu apa yang diperlukan Bali. Terpenting lagi masyarakat Bali bisa menjadi investor dan menikmati deviden dari saham jengah yang telah mereka investasikan. Masyarakat tidak lagi hanya menjadi penonton, bahkan tergusur dari pembangunan yang dilakukan investor di daerahnya, sementara pemerintah daerah malah hanya menjadi calo proyek pembangunan. Mari wujudnyatakan rasa jengah membangun daerah ini. Entah apa pun itu, nanti pilihan bentuk investasinya yang penting 100 persen milik dan untuk masyarakat Bali. Jangan lagi terdengar masyarakat Bali harus mengajukan permohonan kepada investor hanya untuk melaksanakan ritual keagamaan di daerahnya. Jangan lagi ada masyarakat harus membayar kepada investor atas apa yang dibangun di tanah mereka sendiri.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Pencatutan Nama BNN Provinsi Bali Akhir-akhir ini beredar surat yang mengatasnamakan BNN Provinsi Bali dalam menghimpun dana masyarakat. Terkait dengan hal itu kami tegaskan bahwa Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali tidak pernah mengadakan kegiatan penggalangan dana yang bertujuan untuk menghimpun massa dalam kegiatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017. Untuk itu masyarakat dimohon berhati-hati dan selalu melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada BNN Provinsi Bali apabila mendapatkan surat yang memuat hal tersebut di atas. Apabila masyarakat ingin mendapatkan informasi lebih lengkap mohon menghubungi (0361) 232472. Terima kasih. Humas BNN Provinsi Bali
Obligasi Daerah, Alternatif Pembiayaan Pembangunan Membangun Provinsi Bali dalam rangka peningkatan pelayanan publik, mencapai target-target pertumbuhan ekonomi yang direncanakan, mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan membutuhkan energi, baik itu sumber daya manusia yang berkompeten, berdedikasi tinggi, bermoral baik dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, manajerial yang andal dan juga sumber-sumber pembiayaan (dana) yang memadai. Gubernur sebagai pemegang kekuasaan eksekutif beserta jajarannya mengemban tugas dan tanggung jawab yang berat sesuai dengan mandat lima tahunan yang dipercayakan rakyat kepadanya.
Oleh I Ketut Wirya alah satu masalah yang dihadapi oleh pemerintah daerah, terutama yang potensi fiskal daerahnya relatif sulit adalah masalah sumber pembiayaan untuk berbagai kegiatan yang direncanakan sebagaimana tertuang dalam APBD. Provinsi Bali dalam tahun anggaran 2013, menginginkan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,71 persen dengan kemampuan pembiayaan sebesar Rp 7.198,0 triliun mencakup pendapatan Rp 3.396.5 triliun dan belanja Rp 3.801,5 triliun yang bersumber dari APBD 2013. Sumber dari APBN sebesar Rp 4.520,9 triliun. Dalam prakteknya, sumbersumber tersebut tidak memadai dan akhirnya Pemerintah merancang dan melaksanakan anggaran defisit. Untuk tahun 2013, defisit diperkirakan sebesar Rp 0,405,0 triliun dan pembiayaannya dapat dilakukan melalui pinjaman. Konsekuensinya ialah berpotensi pada penurunan pajak-pajak yang dibayar masyarakat pada saat ini, tetapi di sisi lain meningkatkan beban pajak publik di masa mendatang. Pergeseran beban dari satu generasi ke generasi berikut terjadi, apabila defisit dan utang tersebut berlangsung dalam jangka panjang. Pinjaman daerah diatur dalam UU No. 33 Tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
S
Salah satu bentuk pinjaman daerah adalah obligasi daerah yaitu berupa surat/efek yang diterbitkan oleh pemerintah daerah, ditawarkan kepada publik melalui pasar modal domestik. Hasil penjualannya digunakan sebagai dana investasi di sektor publik yang dapat menghasilkan penerimaan daerah yang dipergunakan untuk pembangunan atau pelayanan publik. Di samping dapat diterbitkan oleh pemerintah daerah, obligasi daerah juga dapat diterbitkan oleh salah satu unit organisasi di pemerintah daerah; BUMD; Badan Otoritas Daerah atau oleh pihak swasta yang dijamin oleh pemerintah daerah. Berdasarkan sifat dan tujuannya, obligasi daerah dikelompokkan dalam bentuk General Obligasi Bond, Special Revenue Bond, Limited Tax Bond, Incremental Tax Bond, Double Berrel Tax Bond, Private Activity Bond dan Special Assesment Bond. Pemerintah daerah dapat memilih salah satu atau kombinasi dari berbagai jenis Obligasi Daerah tersebut. Menurut hemat saya, untuk Pemerintah Provinsi Bali yang tepat saat ini adalah obligasi dalam kelompok Special Revenue Bond, khusus untuk membiayai proyek tertentu yang mampu menghasilkan revenue/ pendapatan secara cepat (quick yielding) untuk membayar kupon dan melunasi obligasi dari pendapatan yang dihasilkan proyek tersebut. Misalnya pembangunan kawasan wisata internasional Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang hingga kini
berjalan di tempat. Prospek kawasan ini relatif sangat menjanjikan dan sedapat mungkin dibiayai melalui penerbitan obligasi. Membangun Bali tidaklah bisa secara 100 persen diserahkan kepada gubernur/bupati/wali kota dan jajarannya. Masyarakat Bali harus ikut berperan serta sebagai subjek, dengan cara turut serta dalam upaya pembiayaan dan ikut mengawasi pelaksanaannya secara langsung. Faktor kekuatan (strength) masyarakat Bali yaitu sifat jengah dalam memajukan daerahnya adalah kekuatan utama. Kekuatan kedua ialah kemampuan masyarakat Bali untuk turut serta membiayai pembangunan Bali melalui pembelian Obligasi Daerah. Kekuatan ketiga adalah adanya jaringan perbankan yang tersebar di daerah Bali untuk menjadi outlet penjualan Obligasi Daerah. Namun demikian, terdapat beberapa kelemahan (weakness) yakni antara lain; masyarakat belum begitu memahami seluk beluk obligasi. Di samping itu, terbatasnya masa tugas pemerintahan (gubernur / bupati / wali kota) dan legislatif (ketua/anggota DPRD) yang bisa menimbulkan kekhawatiran beban pelunasan obligasi akan menjadi tanggung jawab pejabat berikutnya. Bagaimana dengan keberadaan faktor peluang (opportunity)? Dalam hal ini, obligasi daerah memberikan rangsangan investasi bagi masyarakat karena imbalan bunga yang lebih tinggi dari perbankan. Di
samping itu, obligasi daerah memberi peluang bagi daerah dalam membiayai kegiatan pembangunan infrastruktur; pusat-pusat ekonomi dan pariwisata. Adanya UU No.33 Tahun 2004 yang memberi peluang bagi pemerintah daerah untuk mendanai kegiatan pemerintah daerah melalui penerbitan obligasi daerah. Selain faktor pendorong, faktor penghambat dan faktor peluang, terdapat beberapa tantangan yang perlu diwaspadai, antara lain adanya kemungkinan meningkatnya volume utang pemerintah daerah dan bisa memicu Country Risk serta dapat menimbulkan kekhawatiran (moral hazard) bagi pejabat/ generasi berikut. Selain itu, juga bisa menimbulkan kesenjangan antar daerah, dimana pada daerah yang maju obligasi daerah yang diterbitkan akan lebih laris dibandingkan dengan obligasi daerah dari daerah yang kurang mampu. Berdasarkan analisis SWOT di atas, ada beberapa strategi kebijakan yang patut dipertimbangkan dalam penerbitan obligasi daerah, yaitu dengan memanfaatkan semangat Bali Jengah dalam tradisi masyarakat Bali untuk membangun Bali yang ajeg melalui investasi obligasi daerah. Obligasi daerah agar dibuat dalam bentuk retail/ nilai nominal kecil atau Baro (Bali Retail Obligation) sehingga terjangkau oleh masyarakat luas. Pembayaran kupon serta pelunasan obligasi jangan menjadi beban APBD, melainkan beban penerbit obligasi daerah (misalnya BUMD) sehingga bertumpu pada cost and profit, dan yang paling penting adalah dikelola secara profesional serta menganut asas-asas kewirausahaan. Apabila Pemerintah Provinsi Bali memilih obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan, maka perlu menempuh langkah-langkah persiapan, antara lain: menentukan kegiatan dan menyusun TOR/KAK, mempersiapkan studi kelayakan, terutama untuk mengetahui secara detail proyek-proyek yang layak
Suara Publik Perda LPD, Penguatan Eksistensi Desa Pakraman SETELAH melalui perjalanan panjang disertai perdebatan sengit, Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD) ditetapkan menjadi Perda Bali Nomor 5 Tahun 2017 tentang Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Kehadiran perda ini sekaligus menetapkan tidak berlakunya perda sebelumnya. Perda No. 8 Tahun 2002, Perda No. 3 Tahun 2007 serta Perda LPD Bali No. 8 Tahun 2012. Ditetapkannya Perda tentang LPD dalam sidang paripurna DPRD Bali ada yang menilai sebagai produk hukum baru yang mengatur LPD akan memberikan ruang masuknya campur tangan pemerintah. Ini dikhawatirkan akan mengintervensi eksistensi lembaga keuangan milik desa pakraman itu. Di lain pihak, banyak kalangan menilai perda ini akan membawa angin segar bagi LPD sebagai lembaga keuangan milik desa pakraman, sekaligus akan memperkuat eksistensi desa pakraman itu sendiri. Namun, sebaliknya melalui Perda LPD terbaru ini keberadaan lembaga sosial ekonomi krama adat ini akan semakin mengokohkan LPD sebagai soko guru perekonomian krama desa pakraman yang ada di Bali. Penerbitan perda baru ini juga nantinya diyakini akan semakin kuat, seiring dengan “campur tangan” pemerintah dalam menopang laju usaha LPD itu sendiri. Termasuk dalam mendukung serta menopang pembiayaan pembinaan seluruh komponen yang terlibat dalam pengembangan usaha LPD. Ditetapkannya Ranperda LPD menjadi Perda, nantinya LPD yang selama ini dituding selalu menutup pintu untuk pemeriksaan (au-
Oleh
Wayan Sangging Darsana dit) dari kalangan eksternal, nantinya menjadi keharusan untuk diauditor secara berkala. Setidaknya sekali dalam setahun usaha LPD wajib dilakukan pemeriksaan. Demikian pula dengan masalah dana pembinaan yang sebelumya diwajibkan sebanyak lima persen dari perolehan laba, nantinya dana tersebut maksimal Rp 300 juta. Setelah landasan hukum formal berupa perda baru, kini persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama adalah kondisi LPD itu sendiri, serta penyadaran krama desa pakraman sebagai pemilik sekaligus sebagai nasabahnya. Dari sisi internal sumber daya manusia pengelola dan badan pengawas sudah sepantasnya senantiasa ditingkatkan, sehingga mampu beradaptasi dengan kemajuan informasi serta berkompetisi dengan lembaga keuangan lain yang sudah ada lebih awal, dengan topangan teknologi yang lebih maju pula. Selain persoalan SDM, piranti penunjang kinerja LPD saat ini dan ke depannya menjadi prioritas yang perlu diperjuangkan. Sehingga LPD sebagai usaha jasa mampu memenuhi keinginan nasabahnya serta dapat melayani secara maksimal sesuai kebutuhan masyarakat sesuai dinamika kekiniannya. Tidak kalah penting, seiring dengan ditetapkannya Perda LPD baru ini, seluruh komponen sudah saatnya menjalin kerja sama yang baik, guna memajukan serta meningkatkan peran serta
seluruh krama untuk memanfaatkan jasa serta produk-produk LPD. Terutama produk yang ditawarkan LPD kepada masyarakat. Baik tabungan yang bersifat jangka pendek, menengah maupun jangka panjangnya. Baik jasa yang bermanfaat untuk pengembangan ekonomi, maupun untuk kepentingan adat istiadat maupun budaya, serta pelaksanaan upacara keagamaan. Pentingnya bagian terakhir ini, mengingat keterlibatan warga masyarakat terhadap LPD tampaknya belum ikhlas. Keterlibatan warga masyarakat dalam pemanfaatan jasa LPD cenderung masih bersifat relaksa. Warga rela datang ke LPD karena terpaksa. Masyarakat sebagai pemilik cenderung memanfaatkan jasa perbankan yang diakui memiliki “nilai” lebih. Tidak hanya profesionalisme dan menawarkan banyak kemudahan yang diberikan usaha perbankan itu kepada nasabahnya. Dengan meningkatnya peran masyarakat dalam pengembangan usaha LPD, tidak hanya mampu memberi kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan laju pembangunan, namun akan berimbas positif dalam penguatan Bali. Sehingga wacana ajeg Bali yang selama ini hanya menjadi sekadar slogan yang senantiasa dikumandangkan dalam berbagai event, akan diwujudnyatakan. Ajeg Bali dengan menjaga kelestarian adat istiadat, budaya dengan aktivitas berkesenian yang berlandaskan pada ajaran Hindu akan mampu diaplikasikan dan dilakoni secara nyata.
didanai dari obligasi daerah, menentukan batas kumulatif pinjaman dan memantau posisi kumulatif pinjaman, membuat proyeksi keuangan dan perhitungan DCSR (Debt Service Capital Ratio), mempersiapkan dan mendiskusikan dengan DPRD untuk persetujuan prinsip dari Dewan mengenai nilai bersih nominal obligasi daerah, jumlah dan nilai nominal obligasi daerah yang akan diterbitkan, penggunaan dana obligasi daerah, pembayaran pokok, kupon dan biaya lain yang terjadi akibat penerbitan obligasi. Selanjutnya untuk persiapan ini, Gubernur dapat membentuk tim asistensi yang mempunyai keahlian untuk itu. Langkah selanjutnya adalah mengajukan usul penerbitan obligasi daerah kepada Menteri Keuangan c.q. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dengan segala kelengkapan administrasinya yang diatur dalam UU No. 33 Tahun 2004. Setelah disetujui oleh Menteri Keuangan, maka gubernur menyampaikan pernyataan pendaftaran Penawaran Umum Obligasi Daerah kepada Bapepam-LK. Halhal yang berhubungan dengan persyaratan penawaran obligasi ini harus sesuai dengan ketentuanketentuan di bidang pasar modal. Dalam kaitan dengan pertanggungjawaban, gubernur wajib membuat laporan atas pengelolaan obligasi daerah dan penggunaan dana obligasi daerah yang mencakup keterangan tentang portofolio; laporan transaksi di pasar modal; posisi obligasi daerah; implementasi pelaksanaan strategi dan kebijakan pengelolaan serta pengendalian risiko; alokasi anggaran dan realisasinya. Pertanggungjawaban tersebut disampaikan kepada DPRD sesuai mekanisme dan merupakan bagian tak terpisahkan dari pertanggungjawaban APBD. Demikian sekilas pandangan penulis mengenai obligasi daerah. Penulis, pemerhati masalah keuangan, tinggal di Sesetan
POJOK
Jokowi undang pengusaha Hongkong investasi di Indonesia.
- Pengusaha lokal siap-siap hengkang. *** Jangan pilih pemimpin Bali yang tak faham konsep THK. - Pro-reklamasi? *** Pemerintah pusat dorong guru dan dosen belajar ke LN. - Jangan sekadar kejar sertifikasi.
Penulis, Pengawas LPD Desa Pakraman Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
REZEKI - Sejumlah pemulung mengais rezeki di depo sampah di Jalan Merpati, Denpasar, dengan mengumpulkan barang-barang berbahan plastik dan besi di tumpukan sampah untuk dijual kembali ke pengepul, Sabtu (29/4) lalu. Bali Post/wan
Selasa Paing, 2 Mei 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Bali Post/sos
TERENDAM - Fondasi Pura Gubug terendam air Danau Tamblingan yang pasang.
Air Danau Tamblingan Pasang Singaraja (Bali Post) -
Tak hanya air Danau Buyan yang pasang. Hal serupa juga terjadi pada Danau Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng. Kondisi yang telah berlangsung satu bulan ini merendam fondasi Pura Gubug dan areal yang biasanya digunakan sebagai tempat pelaksanaan twin lake fastival. Berdasarkan pantauan, Senin (1/5) kemarin air danau telah merendam pondasi pura dengan ketinggian sekitar satu meter. Sejumlah pohon yang ditanam di areal yang biasanya digunakan untuk tempat twin lake festival kondisinya juga serupa. Akan tetapi, fenomena yang berlangsung lima tahun sekali ini justru menjadi daya tarik bagi warga untuk dijadikan tempat memancing. Salah seorang warga, Nyoman Oka menuturkan air danau pasang sudah ber-
langsung sekitar dua bulan lalu. Akan tetapi, air danau itu merendam pura baru sekitar sebulan. “Ini sudah dari sebulan lalu,” ungkapnya seraya menjaring ikan. Jika dibandingkan beberapa tahun lalu, air danau saat ini volumenya masih lebih sedikit. Demikian juga dengan areal yang tergenang. “Kalau dulu sampai habis areal ini terendam. Bangunan pura juga ada yang kena. Kalau yang sekarang belum parah,” ucapnya. Sementara itu, Klian Dusun Tamblingan I Wayan
Sarika mengatakan, selama terendam kondisi Pura Gubug masih tergolong baik. Belum ada terjadi kerusakan-kerusakan. “Sekarang yang terendam baru dasarnya saja. Belum sampai ke dalam. Kerusakan juga belum ada,” tuturnya. Kondisi demikian, sambung dia, saat ada persembahyangan di pura untuk sementara pamedek diangkut dengan sampan. “Karena airnya cukup tinggi, kalau ke pura sementara pakai sampan dan jaraknya sangat dekat,” tandasnya. (kmb45)
Figur
Kemacetan Harus Diatasi PENYEBAB kemacetan di Denpasar dan Badung, karena tidak seimbangnya pembangunan jalan dengan perkembangan kepemilikan kendaraan. Seperti disampaikan akademisi dari Unud Prof. Dr. Rai Setiabudhi, S.H., M.H., pembangunan jalan 0,1 persen, sedangkan pertumbuhan kendaraan mencapai 10-15 persen per tahun, khususnya kendaraan pribadi. Apalagi sepeda motor pertumbuhannya luar biasa. Di samping itu, Bali sebagai daerah wisata banyak wisatawan datang dan akan menambah volume kendaraan, apalagi memanfaatkan bus-bus besar. Solusinya, kata Prof. Rai harus ada sentral-sentral parkir sehingga mereka tidak parkir sembarangan di badanbadan jalan. Sentral parkir bisa dibuat di bawah tanah seperti di Karebosi, Makassar. “Ke depan mau tidak mau kita bangun, terutama di tempat-tempat rawan macet
jalan layang atau jalan bawah tanah. Hal penting, kondisi ini perlu diperbaiki dan harus ada kendaraan umum yang nyaman, aman dan murah, serta tepat waktu,” ujarnya, Senin (1/5) kemarin. Jangan sampai hadirnya kendaraan umum justru tambah macet. Oleh karena itu, kendaraan umum tersebut dibuatkan jalur khusus seperti di Jakarta, sehingga penumpangnya bisa sampai tepat waktu sampai di tujuan. Bila perlu, agar lebih cepat dari pada membawa kendaraan sendiri, terutama menuju pusat perkantoran ataupun sekolah. Angkot perlu ditata dan dikembangkan. Contohnya di Kota Malang, Jawa Timur, kemanapun ada line angkot dengan kode-kode tertentu, sehingga kemanapun masyarakat terlayani. “Program Bapak Kapolda menghadirkan banyak polisi di jalan, terutama di persimpangan-persimpangan jalan sangat membantu memperlancar
Bali Post/rah
lalu lintas sehingga sangat mengurangi kemacetan. Di samping itu, secara psikologis masyarakat menjadi lebih tenang dan aman dengan melihat kehadiran polisi di jalan,” ungkapnya. (rah)
AGENDA BALI KARYA IDA BHATARA TURUN KABEH DI PURA AGUNG BESAKIH n Selasa, 2 Mei 2017 Upacara Panyineban PUJAWALI DI PURA KAHYANGAN JAGAT SEGARA RUPEK n Jumat, 5 Mei 2017, Upacara Dewasa Nanceb n Sabtu, 6 Mei 2017, Musanain, Eteh-eteh Penjor n Minggu, 7 Mei 2017, Negem Dewasa, Ngadegang Sri n Senin, 8 Mei 2017, Ngaturang Piuning n Selasa, 9 Mei 2017, Ida Batara Masucian/Melasti ke Pura Segara n Rabu, 10 Mei 2017, Puncak Karya/Piodalan
Kapolda Periksa Pasukan Brimob dan Sabhara
Bali post/ist
LATIHAN - Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja saat mencoba kekuatan pasukan Sabhara saat latihan di Lapangan Brimob, Tohpati, Denpasar Timur.
Denpasar (Bali Post) Setelah apel siaga satu terkait peringatan Hari Buruh Internasional di Lapangan Brimob, Tohpati, Denpasar Timur, Senin (1/5) kemarin, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi Wakapolda Brigjen Pol. I Gede Alit Widana melakukan pengecekan pasukan Brimob dan Sabhara. Selain untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan pada peringatan Hari Buruh, pasukan ini
juga dipersiapkan dalam rangka pengamanan Pilgub 2018 mendatang. Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kemampuan, kekuatan fisik dan peralatan yang dimiliki pasukan Brimob serta Sabhara. Pada kesempatan itu, Kapolda memerintahkan pasukan tersebut memperagakan berbagai formasi ketika menghadapi unjuk rasa
sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). ”Bapak Kapolda minta penempatan public address harus sesuai dengan posisinya, sehingga tidak mengganggu pergerakan pasukan saat memberikan imbauan,” ujar Hengky. Mantan petinggi BNPT berharap Direktorat Sabhara dan Satuan Brimob terus latihan bersama dan berpedoman pada protap yang sudah ditentukan. Dengan demikian, pasukan
ini lebih profesional dalam menghadapi dan menangani unjuk rasa. Pada kegiatan itu, Golose menyempatkan diri mengecek kelengkapan pasukan tersebut dan mengevaluasi formasi-formasi yang dipertunjukkan. “Latihan bersama ke depan semakin rutin dilakukan. Kami berhadap Bali tetap aman dan kondusif,” ujar mantan perwira melati dua asal Madiun, Jawa Timur. (kmb36)
BANGLI
8
Selasa Paing, 2 Mei 2017
Juara Adipura Desa Diumumkan 14 Mei Bangli (Bali Post) Lomba Adipura Desa 2016 yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangli sudah selesai dilakukan. Sesuai rencana, pengumuman bagi para pemenang lomba akan disampaikan saat acara resepsi HUT Kota Bangli, 14 Mei mendatang. Kepala DLH Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha, Senin (1/5) kemarin, mengatakan penilaian Adipura Desa tahap II sudah selesai dilaksanakan akhir April. Sebelum menentukan para juara, pihaknya akan lebih dulu melakukan rekapitulasi nilai. ‘’Saat ini tim masih bekerja untuk melakukan perekapan nilai tersebut. Karena hari ini (kemarin-red) libur, mungkin besok (hari ini-red) akan disampaikan paparan hasil perekapan di lapangan, mana-mana desa yang masuk kriteria. Setelah itu baru akan diputuskan para juaranya,’’ ungkap Yudi Sutha. Dia menambahkan, untuk para pemenang yang dipilih nantinya mulai juara I sampai VI. Penyerahan piala dan piagam akan diserahlan saat malam resepsi HUT Kota Bangli ke-813. Dipaparkannya, dalam lomba Adipura Desa ini tak hanya desa-desa di Bangli yang menjadi peserta, namun juga sekolah dan SKPD. Lokasi penilaian meliputi tempat suci atau pura, kuburan, bale banjar, lingkungan permukiman, sarana kesehatan, jalan, sekolah, taman desa, perkantoran dan pasar. Untuk desa yang meraih juara berkali-kali dalam lomba Adipura Desa, pihaknya bakal memberikan kesempatan bagi mereka untuk berlomba di tingkat kecamatan. Mengingat, selama ini contohnya di Kintamani di Desa Awan yang sering meraih juara, sementara untuk Kecamatan Tembuku diraih Desa Peninjoan. ‘’Dengan begitu desa lain mendapatkan kesempatan untuk meraih prestasi. Jika terus desa-desa itu saja yang meraih juara, maka desa lain akan semakin lemah. Kalau sudah diberikan kesempatan maka pasti desa lain akan lebih termotivasi,’’ katanya. Lebih lanjut dijelaskannya, lomba Adipura Desa ini digelar untuk memacu masyarakat desa menjaga kebersihan lingkungannya. Lomba ini juga sebagai persiapan Kabupaten Bangli dalam menyambut penilaian lomba Adipura Nasional. ‘’Jadi setelah kita lakukan pengumuman hasil lomba Adipura Desa, nantinya akan lanjut dengan penilaian Adipura nasional,’’ pungkas Yudi Sutha. (kmb41)
Perbaikan Jalan di Bantas Ditargetkan Mulai Juni Bangli (Bali Post) Perbaikan jalan di Banjar Bantas Desa Songan, Kintamani yang tergerus longsor saat bencana alam Februari lalu bakal segera diperbaiki pemerintah tahun ini. Proyek tersebut sudah masuk tahap tender. Kabid Bina Marga Dinas PU, Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bangli Putu Widagunawan, Senin (1/5) kemarin, mengatakan sebagaimana yang telah direncanakan, perbaikan jalan tersebut bakal dilakukan di tahun 2017 ini. Dana perbaikannya menggunakan DAK Penugasan tahun 2017. Karena sejauh ini tahapannya sudah masuk tender, kemungkinan pengerjaan fisiknya akan mulai dilakukan bulan Juni. Dijelaskan Widagunawan, dalam proses perbaikan nanti pihaknya terlebih dahulu akan membangun kembali dinding penahan tanah (DPT) yang sebelumnya telah amblas tergerus
Bali Post/ist
longsor. Selanjutnya setelah lebar jalan sudah kembali seperti semula barulah akan diaspal. Widagunawan mengatakan, semula anggaran tersebut bakal dipakai untuk pengaspalan jalan setempat sepanjang lima kilometer. Namun pascakejadian, sebagian anggaran dialihkan untuk perbaikan DPT di jalan tersebut. ‘’Karena sebagian dialihkan untuk perbaikan DPT, jadi aspalnya hanya dapat 1,58 kilometer. Sisanya nanti akan kita anggarkan kembali di tahun 2018,’’ jelasnya. Untuk diketahui, musibah tanah longsor yang terjadi di Banjar Bantas Februari lalu tak hanya menelan tujuh korban jiwa namun juga mengakibatkan kerusakan jalan di dusun setempat. Jalan utama menuju 12 dusun di wilayah balik bukit itu kini hanya tersisa dengan lebar kurang dari tiga meter akibat tergerus longsor. (kmb40)
AMBLAS - Kondisi jalan di Banjar Bantas Desa Songan yang amblas akibat tergerus longsor yang terjadi Februari lalu.
Hari Ini, Kenaikan Tarif Air PDAM Diberlakukan
Bangli (Bali Post) -
PDAM Bangli mulai Selasa (2/5) hari ini memberlakukan kenaikan tarif air bersih untuk pelanggan tiga kecamatan, yakni Bangli, Tembuku, dan Susut. Direktur PDAM Bangli Wayan Gede Yuliawan Askara, Senin (1/5) kemarin, menyebutkan pemberlakuan tarif baru itu dilakukan mengingat tahap sosialisasi sudah dirampungkan.
Ida Ayu Gede Yudi Sutha
Bali Post/nan
Disdikpora Nyatakan Naskah Soal UN Sudah Lengkap Bangli (Bali Post) Naskah soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMP di Kabupaten Bangli yang sempat mengalami kekurangan saat pendistribusian, Sabtu (29/4) kini sudah dinyatakan lengkap, menyusul telah didatangkannya kekurangan naskah soal UN oleh Dinas Pendidikan Provinsi Bali pada Minggu (30/4) lalu. Dengan sudah lengkapnya naskah soal UN tersebut, dipastikan pelaksanaan UN yang akan dimulai Selasa (2/5) hari ini dapat berjalan lancar sesuai jadwal. Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Kabupaten Bangli Nengah Danta Haryana saat dikonfirmasi, Senin (1/5) kemarin, mengatakan saat pendistribusian Sabtu lalu, terjadi kekurangan jumlah naskah yang cukup banyak. Sebaliknya dia juga mendapati terjadi kelebihan naskah soal untuk beberapa sekolah. Sesuai petunjuk Disdik Bali, kelebihan naskah soal UN sudah dikembalikan hari itu juga. Sementara kekurangannya dikirimkan keesokan harinya. Danta mengatakan, sebenarnya jumlah kekurangan soal dengan kelebihan yang ada hampir sama. Hanya saja kelebihan naskah tersebut tidak bisa langsung dipakai untuk menutupi kekurangan yang ada. ‘’Provinsi meminta kelebihan agar dikembalikan terlebih dahulu. Setelah dikembalikan, baru dikirimkan lagi sesuai jumlah kekurangannya,’’ ujarnya. Dengan sudah lengkapnya naskah soal yang kini dititip di kantor polsek, pihaknya memastikan pelaksanaan UN tahun ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Dikatakan Danta, untuk kelancaran pelaksanaan ujian, berbagai persiapan sudah dilakukan sebelumnya. Khusus bagi sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), pihaknya mengaku sudah bersurat ke PLN dan Telkom agar jaringan listrik dan internet bisa tetap stabil selama UNBK berlangsung. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, naskah soal UN tingkat SMP yang didistribusikan ke kantor Disdikpora Bangli, Sabtu (29/4) tidak lengkap. Dari hasil pengecekan yang dilakukan, kekurangan naskah soal mencapai puluhan sampul. Kekurangan naskah soal terjadi pada mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Bahkan ada satu sekolah di Kintamani yang tidak mendapat bagian naskah soal sama sekali, yakni SMP Satap 3 Kintamani. Tercatat 3.639 peserta UN tahun ini dari 28 SMP di Kabupaten Bangli. (kmb40)
Yuliawan Askara mengatakan, sosialisasi kenaikan tarif kepada seluruh pelanggan di tiga kecamatan tersebut sudah dilakukan sejak awal April lalu. Ada dua metode sosialisasi, yakni melalui surat yang diberikan ke masing-masing banjar atau kadus serta sosialisasi secara langsung ke masyarakat yang dilakukan petugas PDAM. ‘’Kenaikan tarif air bersih kepada pelanggan mulai diberlakukan besok (hari ini-red). Jika tidak libur, kemungkinan sekarang (kemarin-red) sudah bisa diberlakukan,’’ ungkap Yuliawan Askara.
Lebih lanjut dia mengatakan, kenaikan tarif tersebut sudah berdasarkan Peraturan Bupati Bangli Nomor 4 Tahun 2017 tentang Tarif Dasar dan Tarif Air Minum pada Perusahan Daerah Air Minum. Kenaikan tarif yang diberlakukan sesuai dengan data awal yang sudah ditentukan. ‘’Untuk tarif jenis pelanggan rumah tangga dari sebelumnya Rp 1.650 per meter kubik naik menjadi Rp 3.700 per meter kubik. Untuk golongan sosial umum, sebelumnya Rp 1.320 per meter kubik naik menjadi Rp 2.960 per meter kubik dan untuk instansi
pemerintah, sebelumnya Rp 1.650 per meter kubik naik menjadi Rp 4.070 per meter kubik,’’ katanya. Hingga Maret 2017, jumlah pelanggan PDAM Bangli sebanyak 16.072 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan golongan rumah tangga, yakni sebanyak 89,50 persen, disusul golongan niaga (7,82 persen), dan golongan sosial (2,68 persen). ‘’Sebagian besar pelanggan yang kita miliki dari golongan rumah tangga. Sementara untuk golongan niaga dan industri masih rendah,’’ jelas Yuliawan Askara. (kmb41)
Wayan Gede Yuliawan Askara
Bali Post/nan
Penjor Asal-asalan, Pimpinan OPD Terancam ”Nonjob”
Bali Post/ina
MEMASANG PENJOR - Sejumlah pegawai saat memasang penjor di Lapangan Kapten Mudita, belum lama ini.
Bangli (Bali Post) – Lomba penjor yang digelar Pemkab Bangli serangkaian HUT ke-813 Kota Bangli cukup membuat pejabat eselon II dan III waswas. Pasalnya, lomba penjor yang rencananya masuk tahapan penilaian Selasa (2/5) hari ini disertai adanya ancaman nonjob dari Bupati Bangli Made Gianyar. Jika dalam penilaian ditemukan ada penjor yang dibuat asal-asalan, maka pimpinan OPD bersangkutan harus rela menerima sanksi dari Bupati berupa pembebastugasan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Lomba penjor kali ini diikuti seluruh OPD, kantor camat, kantor lurah, BUMD dan desa se-Kabupaten Bangli. Pemasangan penjor sudah mulai dilakukan sejak pekan lalu. Sesuai lokasi yang telah ditentukan panitia, penjor dipasang berjejer
di Lapangan Kapten Mudita, depan monumen Kapten Mudita dan di depan kantor Bupati Bangli. Rencananya, penilaian lomba penjor bakal dilakukan langsung oleh Bupati bersama juri lainnya usai pelaksanaan apel hari ini. Yang menarik, menurut informasi, Bupati sempat mengeluarkan pernyataan bakal menonjobkan pimpinan OPD jika dalam penilaiannya hari ini ditemukan penjor yang hiasannya mengecewakan. Demikian juga pejabat eselon IIIa di OPD bersangkutan, bila melamar ke eselon IIb akan digugurkan secara administratif. Sanksi itu diberikan lantaran bagi Bupati, penjor yang dibuat asal-asalan termasuk sebagai
pelanggaran disiplin berat, yakni melecehkan Kabupaten Bangli. Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra saat dikonfirmasi, Senin (1/5) kemarin, tidak menampik adanya ancaman tersebut. Dia menilai bahwa hal tersebut cukup wajar. Menurutnya melalui lomba penjor dapat dilihat tingkat rasa pengabdian dan rasa hormat para pejabat dan pegawai pada daerah. ‘’Mudah-mudahan atensi ini dapat menjadi spirit dan inspirasi bagi ASN di Kabupaten Bangli dalam bekerja, mengabdi dan mendharmabaktikan segala pikiran, tenaga dan hatinya demi untuk kemajuan daerah di Kabupaten Bangli,’’ terangnya. (kmb40)
GIANYAR Kabel Melintang di Pura Sakenan Dikeluhkan Warga
9
Selasa Paing, 2 Mei 2017
Gianyar (Bali Post) Kabel milik penyedia layanan telekomunikasi yang melintang di atas tangga Pura Sakenan, Desa Pakraman Saraseda, Tampaksiring, dikeluhkan warga. Pasalnya, kabel berukuran besar itu menghalangi warga
yang sedang merenovasi pura. Warga berharap instansi terkait bisa memindahkan kabel tersebut. Klian Dinas Banjar Saraseda I Nyoman Sugita, Senin (1/5) kemarin, mengatakan kabel itu sudah lama membentang pada tangga menuju
Bali Post/nik
MENGGANGGU - Kabel yang melintang di tangga Pura Sakenan, Desa Pakraman Saraseda. Kabel berukuran besar tersebut mengganggu warga yang tengah melakukan perbaikan pura.
pura tersebut. Kondisi ini sebenarnya juga sudah dikeluhkan warga sejak lama. ‘’Apalagi saat ini di pura kami sedang merenovasi bangunan pura. Jadi setiap bekerja, kabel ini harus kamu tunjang dengan kayu,’’ katanya. Tidak hanya itu, kondisi ini pun dikhawatirkan akan mengganggu pelaksanaan karya agung yang rencananya digelar setelah proses renovasi. ‘’Kalau saat upacara krama sulit melintas. Terlebih lagi saat membawa sarana upacara seperti ubulubul, krama jadi tidak bisa lewat,’’ jelasnya sembari menunjukkan kabel yang melintang tersebut. Pihaknya berharap pemilik kabel segera menindaklanjuti keluhan warga tersebut. Warga berharap kabel itu ditanam di tanah sehingga tidak mengganggu warga yang beraktivitas. ‘’Kami tidak ada niat menjatuhkan instansi terkait. Di sini kami hanya ingin segera ada perbaikan saja,’’ tambahnya. (kmb35)
Bali Post/nik
TURUNKAN BALIHO - Sejumlah petugas dari tim gabungan saat menurunkan baliho ormas di seputaran Jalan By-pass I.B. Mantra.
Tim Terpadu Turunkan Wanita Asal Sidan Dipolisikan Suaminya Baliho Ormas Bermesraan dengan PIL di Kamar Kos
Gianyar (Bali Post) Polisi menggerebek pasangan selingkuh di sebuah kamar kos di Jalan Batuyang Gang Bekisar, Banjar Budeireng Desa Batubulan, Sukawati, Minggu (30/4). Penggerebekan ini berdasarkan laporan Gede Y (31), bahwa istrinya, Ni Putu UK, sedang bermesraan dengan pria idaman lain (PIL) berinisial I Gusti Ngurah PS (26) asal Blahbatuh di kamar kos tersebut. Infomasi dihimpun, Ni Putu UK minggat dari rumah suaminya di Kerobokan Kelod, Kuta, sejak 12 April 2016 lalu. Gede Y pun berupaya menghubungi istrinya lewat telepon namun tidak ada jawaban. Sebulan kemudian Gede Y bersama keluarga besar mendatangai rumah
istrinya di Banjar Dukuh Desa Sidan. Namun, Ni Putu UK menolak untuk kembali bersama Gede Y. Memasuki tahun ini, Gede Y mendapat informasi bahwa istrinya menjalin hubungan dengan pria lain. Setelah lama melakukan penyelidikan, Gede Y akhirnya mengetahui istrinya kerap tinggal satu kos dengan Gusti Ngurah PS. Hal ini lantas dilaporkan ke Polsek Sukawati. Gede Y bersama sejumlah polisi kemudian mendatangi kamar kos di Batuyang pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Saat pintu kamar kos didobrak, didapatilah di dalam kamar Ni Putu UK sedang bermesraaan dengan pria beristri, I Gusti Ngurah
PS. Gede Y pun hanya bisa menelan kekecewaan atas temuan tersebut. Ni Putu UK bersama I Gusti Ngurah PS lantas digiring ke Mapolsek Sukawati. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Putu Sugiarta yang dikonfirmasi membenarkan adanya penggerebekan pasangan selingkuh tersebut. Namun, perwira melati satu di pundaknya ini menjelaskan bahwa Gede Y dan istrinya, Ni Putu UK, sudah hampir satu tahun pisah ranjang dan saat ini pasutri yang sudah memiliki dua orang anak ini memang sedang proses perceraian. ‘’Mereka sebenarnya sedang proses perceraian. Hanya dalam sidang, belum sampai putusan,’’ katanya. (kmb35)
Polisi Gelar Lomba Toilet Bersih
Gianyar (Bali Post) Serangkaian HUT ke-71 Bhayangkara, polisi menggelar sejumlah kegiatan. Salah satu yang menarik yakni lomba kebersihan toi-
Bali Post/nik
PASANG STIKER - Anggota polisi sedang memasang stiker toilet di Mapolres Gianyar, Senin (1/5) kemarin.
let. Tim penilai dari Polda Bali pun beberapa kali sudah turun melakukan pengecekan toilet mulai tingkat Polres, Polsek hingga pos polisi di wilayah Gianyar. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana, Senin (1/5) kemarin, mengatakan selain untuk menjaga kebersihan, lomba kebersihan toilet ini juga untuk menghapus kesan bahwa toilet sebagai tempat yang kotor dan bau. Hal ini juga dilakukan unutk memastikan kenyamanan masyarakat dan personel Polri saat memfungsikan toilet yang ada di lingkungan kepolisian. ‘’Lomba kebersihan toilet ini juga dilakukan untuk memotivasi agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, khususnya toilet,’’ jelasnya. Selain lomba kebersihan toilet, serangkaian HUT ke-71 Bhayangkara, jajaran Polres Gianyar menggelar sejumlah kegiatan dan perlombaan seperti pertandingan bulu tangkis, lomba menembak, lomba fotografi, lomba film pendek durasi dua sampai lima menit dan lomba pidato berbahasa Inggris. ‘’Khususnya lomba kebersihan toilet dilakukan di masingmasing posko, polsek dan Polres Gianyar,’’ tandasnya. (kmb35)
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Sopir Dalam Truk
Gianyar (Bali Post) Sopir asal Banyuwangi, Supratikno, ditemukan meninggal dunia di dalam truk DK 9548 FD di By-pass I.B. Mantra, Desa Ketewel, Sukawati, Senin (1/5) kemarin. Kejadian ini sempat menggegerkan warga sekitar. Jenazah pria asal Banyuwangi tersebut telah dibawa ke RSUP Sanglah. Sementara polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban. Informasi dihimpun, ke-
jadian ini pertama kali diketahui Andik Sunaryo, sekitar pukul 09.00 Wita. Saat baru bangun tidur, pemuda 29 tahun memanaskan truk miliknya. Selanjutnya ia menuju truk warna merah yang biasa dikemudikan korban. Saat dicek didapati Supratikno masih terbaring di kursi pengemudi truk tersebut. Andik pun berupaya membangunkan Supratikno namun tak kunjung berhasil. Mulai merasa ada yang janggal, Andik lantas me-
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069
Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793 Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165
manggil rekannya yang lain. Mereka pun kemudian mengecek kondisi Supratikno. Namun, alangkah kagetnya mereka ketika mendapati Supratikno sudah tidak bernapas. Hal ini lantas disampaikan kepada warga lainnya dan dilaporkan ke Polsek Sukawati. Kasubag Humas Polres Gianyar AKP Ketut Alit Sudarsana yang dikonfirmasi hal ini membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, dari hasil penyelidikan aparat Polsek Sukawati, dugaan sementara korban tewas karena sakit. ‘’Dari keterangan saksi, sehari sebelumnya korban sempat mengeluhkan sakit perut,’’ jelasnya. Namun dari pemeriksaan TKP, mencuat juga kemungkinan korban salah minum obat. Pasalnya di dalam truk tempat korban meninggal ditemukan sejumlah obatobatan. Obat-obatan dimaksud seperti delapan butir Sangobion, 18 butir Simvastatin, 18 butir Metilprednisolone, satu botol minyak telon ukuran 40 ml, satu botol obat mata merek Catarlen dan sembilan butir Enstrostop. ‘’Kita masih menunggu hasil pemeriksaan dokter di RSUP Sanglah untuk memastikan penyebab meninggalnya korban,’’ katanya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Puluhan petugas dari tim terpadu yang terdiri dari polisi, TNI dan Satpol PP Gianyar melakukan penurunan baliho ormas di seputaran By-pass I.B. Mantra, Senin (1/5) kemarin. Penurunan baliho ini dilakukan setelah memastikan baliho-baliho tersebut tidak mengantongi izin. Penurunan ini dilakukan terhadap baliho ormas yang terpasang di simpang empat By-pass I.B. Mantra, Banjar Siyut Desa Tulikup. Tim terpadu dikomandoi Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Dedy Januarta dan Kepala Kesbangpolinmas Gianyar
Dewa Alit Mudiarta. Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengatakan, tim telah memastikan bahwa baliho yang diturunkan belum mengantongi izin dari Dinas Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Gianyar. Selama sepekan belakangan,
sudah ada sekitar tiga baliho ormas yang diturunkan oleh tim terpadu. Penurunan ini pun sudah diawali koordinasi dengan pimpinan ormas di tingkat kecamatan. ‘’DPC ormas sudah dihubungi dan mereka sudah mempersilakan untuk penurunan ini, termasuk penurunan yang sebelumnya,’’ katanya. Dikatakannya, pimpinan ormas pun mempersilakan tim untuk melakukan penurunan bila kembali menemukan baliho yang melanggar ketentuan atau tidak memi-
liki izin. ‘’Ya mereka mendukung petugas melakukan penertiban. Di samping itu, ini kan juga untuk memastikan keamanan di wilayah Gianyar,’’ ujarnya. Lebih lanjut Kapolres pun mengimbau agar anggota ormas lain yang ada di Kabupaten Gianyar tidak ada yang mendirikan baliho ormas. Bila ditemukan perwira melati dua di pundaknya ini menegaskan akan langsung mengambil tindakan. ‘’Kalau lagi ada yang memasang, akan langsung kami turunkan,’’ tandasnya. (kmb35)
KLUNGKUNG
10
Selasa Paing, 2 Mei 2017
Penataan Pasar Semarapura Dianggarkan Rp 6 Miliar Semarapura (Bali Post) Pasar Semarapura, Klungkung mulai ditata secara bertahap. Selain membuat jalan lingkar, Pemkab dalam hal ini Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan akan membangun los dengan kapasitas 214 pedagang di bagian selatan Pasar Semarapura pada tahun 2017. Anggaran yang dikucurkan tak tanggung-tanggung mencapai sekitar Rp 6 miliar. ‘’Dana tersebut merupakan dana tugas pembantuan dari Kementerian Perdagangan RI. Rencananya untuk membangun los di bagian selatan Pasar Semarapura tahun ini,’’ ujar Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung Wayan Mustika, Senin (1/5) kemarin. Menurut Mustika, dana tersebut sudah turun dan saat ini dirinya sedang menyiapkan perencanaan yang disesuaikan dengan petunjuk pemerintah pusat. Dana sebesar itu dikatakan tidak hanya diperuntukkan untuk membangun los Pasar Semarapura, namun juga untuk biaya pengawasan. ‘’Awalnya Pak bupati mengajukan proposal ke Kementerian Perdagangan tahun 2015, tetapi tahun ini baru ditindaklanjuti dengan turunnya dana tugas pembantuan. Kami berharap Mei ini sudah masuk ke bagian unit layanan pengadaan barang dan jasa,’’ ujarnya. Mustika menambahkan, satu los akan dibangun dengan kapasitas tampung sekitar 214 padagang. Pedagang yang nantinya akan menempati los dimaksud adalah pedagang hasil bumi, pedagang palen-palen yang selama ini menempati blok B, C, D dan blok E. Mereka ini sebelumnya berbaur dengan pedagang pakaian dalam satu blok. Akibatnya banyak pedagang hasil bumi mengeluh karena sepi pengunjung. Apalagi lokasi mereka ada di lantai atas. Selain pedagang hasil bumi dan palen-palen, pedagang makanan yang saat ini menempati los pasar selatan juga akan ditampung dalam los yang akan dibangun. Selama pembangunan, pedagang makanan akan direlokasi di depan Pura Melanting. ‘’Kami akan buatkan lokasi berjualan sementara di depan Pura Melanting,’’ kata Mustika. Tujuan pembuatan los, lanjut Mustika, untuk penataan zonasi pedagang, sehingga pedagang nantinya bisa nyaman berjualan. Demikian pula pengunjung pasar lebih mudah mengaksesnya. ‘’Kami harapkan setelah penataan zonasi ini tidak lagi ada pedagang yang mengeluh sepi pengunjung,’’ jelasnya seraya menegaskan pihaknya tidak akan membuka untuk pedagang baru. Sementara itu, sejumlah pedagang justru mulai waswas terutama pedagang makanan yang akan direlokasi sementara. Mereka khawatir tempat relokasi tidak sesuai harapan. Seperti yang dikatakan pedagang hasil bumi yang berjualan di blok C, Ni Komang Ramiati. Dia mengaku khawatir ketika dilakukan penentuan lokasi berjualan setelah los selesai dibangun. ‘’Saya hanya berharap kalau losnya sudah selesai agar diundi dan dilakukan secara transparan. Kalau sudah diundi itu untung-rugi, yang dapat di depan yang nasibnya lagi beruntung,’’ ujar pedagang asal Semarapura Kaja ini. Lain lagi dengan Ni Nyoman Suwendri. Pedagang makanan di los selatan Pasar Semarapura ini mengaku pasrah. ‘’Kalau dipindahkan, kita pedagang pasrah saja asalkan dapat tempat bagus dan dikembalikan lagi berdagang di sini setelah nanti selesai losnya,’’ ungkap Suwendri. (kmb)
Bali Post/dwa
RAMAI - Stan kuliner di Festival Semarapura III paling ramai dikunjungi masyarakat.
Ribuan Pengunjung Datangi Festival Semarapura
Stan Kuliner Jadi Favorit
Semarapura (Bali Post) Ribuan masyarakat mendatangi Festival Semarapura III yang dilaksanakan selama lima hari sejak dibuka Jumat (28/4) lalu. Pelaksanaan festival ini pun meningkatkan jumlah wisatawan yang melaksanakan City Tour di Kota Semarapura. Pantauan wartawan Bali Post, Senin (1/5) kemarin, ribuan masyarakat memenuhi perempatan Catus Pata Semarapura. Selain menampilkan sejumlah hiburan, spot-spot untuk berfoto juga disediakan dengan tema Festival Semarapura III. Dari sejumlah tempat yang disediakan tersebut, stan kuliner menjadi tempat favorit yang paling ramai dikunjungi masyarakat. Tidak seperti Festival Semarapura tahun sebelumnya, stan kuliner yang disediakan saat ini dua kali lipat lebih banyak. Ada belasan stan yang menyediakan kuliner tradisional seperti serombotan, tipat santok, nasi goreng bumbu Bali dan kuliner lainnya. ‘’Sekarang harganya lebih terjangkau, tidak seperti tahun lalu,’’ ujar Komang Wiadnyana, warga Desa Pegending, saat ditemui di stan kuliner. Menurutnya, harga yang dipatok di stan kuliner ini berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu. Seperti nasi belayag yang ia pesan hanya Rp 15 ribu sudah mendapatkan es teh. ‘’Susah nyari kuliner tradisional seperti ini, apalagi banyak menunya,’’ ujar pria yang sejak kecil tinggal di Denpasar ini. Diwawancarai terpisah, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengaku sangat senang melihat respons masyarakat mendatangi Festival Semarapura III. Pihaknya meminta kepada OPD terkait untuk melakukan pendataan jumlah pengunjung dan juga jumlah transaksi penjualan para pedagang selama festival diadakan. Pihaknya mengaku pada Festival Semarapura II tidak ada data jumlah kunjungan, sehingga menyulitkan evaluasi. Namun, Bupati asal Nusa Penida ini memastikan jumlah kunjungan masyarakat lebih ramai dibandingkan festival sebelumnya. Festival Semarapura ini merupakan upaya pemerintah untuk mempromosikan Klungkung. Diharapkan dengan promosi ini dapat mendongkrak dan mensuport kunjungan wisatawan ke objek wisata yang ada di Klungkung. ‘’Keberhasilan promosi dalam jangka pendek dapat dilihat dari tingginya jumlah kunjungan ke Festival Semarapura,’’ pungkasnya. (dwa)
BERAS Masyarakat Bunga Mekar terpaksa tetap mengonsumsi beras sejahtera tidak layak konsumsi, yang baunya amis dan rasanya apek saat dimasak menjadi nasi.
Rastra Tak Layak Konsumsi Bisa Dikembalikan
Semarapura (Bali Post) -
Masyarakat mengeluhkan kualitas beras sejahtera (rastra) yang sebelumnya disebut beras miskin (raskin). Pasalnya, beras yang didistribusikan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) tersebut menguning dan pecah-pecah. Ketika dimasak menjadi nasi, baunya amis dan rasanya apek. “Cek dulu kualitasnya, kalau rusak seperti ini jangan didistribusikan ke masyarakat,” ujar Ketua Forum Peduli Nusa Penida I Nengah Setar, Senin (1/5) kemarin. Setar mengungkapkan, pihaknya banyak menerima laporan terkait jeleknya kualitas beras sejahtera tersebut. Menurutnya, Bulog seharusnya mengecek kelayakan kualitas beras sebelum didistribusikan ke masyarakat. Jangan
sampai beras yang tidak layak konsumsi dan berbahaya untuk kesehatan malah diberikan kepada masyarakat. Informasi yang didapat di lapangan, sejumlah warga penerima beras sejahtera di Desa Bunga Mekar mengaku bila mereka sebetulnya tidak bisa mengkonsumsi beras jatah dari pemerintah tersebut. Selain warnanya yang telah menguning, kondisi berasnya yang telah pecah membuat
rasa nasi tidak enak. Namun, masyarakat terpaksa tetap mengkonsumsinya karena telanjur telah membayarkan sejumlah uang. Dikonfirmasi terkait beras rusak tersebut, Humas dan TI Perum Bulog Divisi Regional Bali Putu Winarta meminta kepada masyarakat agar mengembalikan beras sejahtera yang rusak. Menurutnya, pengembalian beras rusak bisa dilakukan dengan
menghubungi kantor desa masing-masing untuk diteruskan ke pihak Bulog. Perlu diketahui beras yang ada di gudang Bulog berasal dari bulan September 2016 hingga akhir 2016 silam sehingga banyak kondisinya yang mulai kurang baik. Sebelumnya, Kepala gudang Bulog Klungkung Made Raka Suparta mengatakan pendistribusian beras Bulog ke desa-desa biasanya dilakukan setiap satu bulan sekali. Namun, karena terjadi perubahan data penerima, yakni mengalami penurunan rumah tangga miskin, beras akhirnya lambat didistribusikan. Untuk
itu, Bulog terus melakukan perawatan setiap satu dan tiga bulan sekali dengan sistem penyemprotan dan fungisasi atau pengasapan. Ini dilakukan untuk menghindari beras rusak, berkutu dan menghitam. Jika sebelumnya data penerima di Klungkung dan Karangasem tahun 2016 mencapai 33.771 penerima, di tahun 2017 ini turun sepuluh persen menjadi 30.394 penerima. Tahun ini masyarakat yang sudah terdata akan mendapatkan bantuan beras per bulannya 15 kilogram. Setiap penerima diwajibkan memberikan uang pengganti Rp 1.600 per kilogramnya. (dwa)
Puluhan Pelukis Demonstrasikan Cara Melukis Wayang Kamasan Semarapura (Bali Post) Para pelukis wayang mendemonstrasikan teknik melukis wayang khas Desa Kamasan di Bale Kambang, Taman Kerta Gosa, Senin (1/5). Para pelukis yang tergabung dalam Kelompok Sekar Harum ini menunjukkan bakat dan keahlian mereka mulai dari melukis hingga mewarnai wayang khas Desa Kamasan di atas kanvas dan berbagai media lainnya di hadapan para pengunjung Taman Kertha Gosa. Sejumlah turis asing yang kebetulan mengunjungi Kertha Gosa pun antusias mengamati para pelukis ini beraksi. Selain untuk mengenalkan cara melukis Wayang Kamasan, aksi ini dilakukan juga untuk memeriahkan Hari Puputan Klungkung ke-109 dan HUT ke-25 Kota Semarapura.
Ketua Kelompok Sekar Harum Nyoman Arcana mengatakan, kelompoknya yang berjumlah 25 orang ini adalah para pelukis senior yang telah berumur 45 tahun ke atas. Para pelukis yang telah lama bergelut di dunia lukis wayang Kamasan, menggeluti profesi ini sebagai mata pencaharian. Kelompok ini telah diakui Pemkab Klungkung untuk ikut berpartisipasi mengenalkan cara melukis Wayang Kamasan setiap harinya di Taman Kertha Gosa. “Setiap harinya secara bergiliran anggota kelompok kami memamerkan cara melukis wayang, namun kali ini untuk memeriahkan festival, seluruh kelompok bersama-sama melukis Wayang Kamasan di tempat ini,” ujarnya. Nyoman Arcana menam-
bahkan lukisan wayang khas Desa Kamasan sudah ada sejak zaman Ida Dalem Waturenggong. Ide awal lukisan ini untuk beryadnya melalui pembuatan hiasan-hiasan upacara agama seperti kober ider-ider, ulon- ulon, tedung, kipas, dan lain-lain. Cerita-cerita yang digambarkan mengandung nilai filosofis agama Hindu dan budaya Bali. Oleh karena itu, lukisan atau ukiran gaya Kamasan atau Wayang Kamasan merupakan warisan budaya yang hingga sekarang masih nampak utuh. Agar tetap dapat eksis di zaman modern ini, pelukis wayang terus berinovasi dengan menggunakan berbagai media seperti kipas, payung, telor, dompet dan sokasi sehingga memiliki nilai komersial. “Kami
Bali Post/dwa
MELUKIS - Pelukis senior mendemontrasikan cara melukis Wayang Kamasan di Bale Kambang, Taman Kertha Gosa.
setiap harinya bergelut dengan seni lukis klasik Wayang Kamasan. Kami inilah yang mengajarkan kepada anak-anak dan cucu kami cara melukis wayang sehingga lukisan ini tidak punah karena tidak ada yang menekuni,” jelas Arcana. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang hadir pada kegiatan itu pun bernostalgia tentang masa mudanya dulu yang pernah belajar melukis Wayang Kamasan. Suwirta mengaku pernah tinggal selama 2 tahun di Desa Kamasan, tepatnya di rumah Bapak Tarca. Bahkan seluruh anggota dari kelompok Sekar Harum pun dapat dikenali satu per satu oleh Bupati Asal Nusa
Ceningan ini. “Dulu saya sempat belajar dan bisa melukis Wayang Kamasan, namun kini sudah lupa,” ujarnya. Suwirta meyakinkan kepada para pelukis ini, bahwa lukisan Kamasan harus tetap lestari. Proses regenerasi harus terus dilakukan sehingga ciri khas lukisan ini tidak punah. Di tengah upaya Pemkab untuk mewujudkan Desa Wisata Kamasan, lukisan ini nantinya akan dijadikan ujung tombak menarik para wisatawan ke Desa Kamasan. “Lukisan Wayang Kamasan yang sudah terkenal akan kita jadikan sebagai ujung tombak Desa Wisata Kamasan,” tegasnya optimis. (dwa)
BULELENG
Selasa Paing, 2 Mei 2017
11
SOSOK Pendidikan Modern dan Tradisional
HARI ini diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional. Momentum ini perlu dijadikan refleksi terhadap kondisi dunia pendidikan selama satu tahun belakangan. Dalam kurun waktu itu, perubahan sistem pendidikan yang mengarah pada kemajuan telah tercapai. Demikian juga dengan modernisasinya yang kian berkembang. Namun, menurut Wakil Dekan I Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Undiksha Dr. Luh Putu Sendratari, M.Hum., di tengah kondisi demikian nilai kearifan yang terdapat dalam pengajaran tradisional kian terpinggirkan. ‘’Cara berpikir modern memang diperlukan seiring dengan kehidupan global. Namun kita juga harus menyadari, bahwa jati diri pendidikan tradisional harus dilakukan revitalisasi. Harus ada filter dalam melihat kebaruan sehingga berjalan selaras,’’ katanya, belum lama ini. Menurutnya, dua metode pengajaran itu perlu dikombinasikan. Guru harus kreatif merancang strategi belajar mengajar untuk mengoptimalkan keterampilan praktis, sensoris dan motoris siswanya. Salah satunya melalui konsep Melajah Sambil Magending. ‘’Ini merupakan konsep belajar-mengajar dengan menggandengkan beberapa aktivitas,’’ ungkapnya. Selain menyeimbangkan pendidikan modern dan tradisional, sistem pendidikan juga harus memperhitungkan keseimbangan antara kecerdasan kognitif, emosional dan spiritual. Hal ini sangat erat kaitannya dalam rangka membangun manusia yang utuh dan berkarakter. ‘’Tiga hal ini harus seimbang,’’ tegasnya. Ditambahkan, sistem pengajaran saat ini berorientasi terhadap siswa yang dituntut lebih aktif daripada guru. Siswa diberikan kesempatan untuk membangun pengetahuannya hingga mampu menyelesaikan sendiri masalah yang dihadapi. Mendukung itu, peran guru tetap sangat diharapkan, salah satunya sebagai mediator guna memecahkan persoalan yang ada. ‘’Karena seperti itu, guru harus mengimbangi dengan meningkatkan budaya literasinya,’’ tandasnya. (sos)
Lima Siswa Berkebutuhan Khusus Ikuti UN
Singaraja (Bali Post) – Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs, Selasa (2/5) ini diikuti oleh ribuan siswa di Buleleng. Selain sekolah formal, UN juga diikuti oleh siswa yang berkebutuhan khusus. Satu-satunya lokasi UN bagi siswa berkebutuhan khusus digelar di SMP-LB di Bali Utara. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Buleleng Gede Suyasa, Senin (1/5) kemarin, mengatakan sesuai petunjuk dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali, siswa berkebutuhan khusus itu mengikuti UNKP. Sejauh ini persiapan telah dilakukan oleh guru di sekolah bersangkutan. Menurut Suyasa, menjelang UN digulirkan, panitia sudah mendrop soal-soal untuk siswa yang berkebutuhan khusus tersebut. Jenis soal ini menyesuaikan dengan kondisi kecacatan yang dialami oleh siswa itu sendiri. Sesuai data yang ada, ujian nasional kertas pensil (UNKP) di SMP-LB diikuti oleh lima orang siswa. ‘’Selain sekolah formal ujian juga diikuti oleh anak-anak yang berkebutuhan khusus dan semua persiapan sudah dilakukan oleh pihak sekolah, sehingga ujian akan berjalan sesuai rencana,’’ katanya. Sementara itu, peserta ujian dari sekolah formal ses-
Gede Suyasa
Bali Post/dok
uai data yang ada tercatat sebanyak 11.515 siswa. Ribuan siswa negeri dan swasta itu tersebar di 84 sekolah. Dari jumlah itu, 74 sekolah menggelar UNKP dengan 9.304 orang peserta ujian. Sedangkan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) diselenggarakan oleh 10 sekolah dengan 2.211 siswa. Sekolah tersebut belum memiliki perangkat sendiri dan masih meminjam peralatan dari SMA maupun SMK terdekat. Dari seluruh peserta ujian tersebut, Suyasa berharap tidak ada siswa yang absen mengikuti ujian. Untuk itu, sejak jauh-jauh hari para guru di sekolah masing-masing diminta agar menjaga kesehatan atau tidak melakukan ha-hal negatif, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan ujian. (kmb38)
Pariwisata Mulai Menggeliat
Senderan Jalan Tamblingan-Gesing Longsor
Singaraja (Bali Post) Senderan jalan Dusun Tamblingan, Desa Munduk-Desa Gesing, Kecamatan Banjar longsor belasan meter. Kondisi yang sudah terjadi sebulan lebih ini, diharapkan segera mendapat perbaikan dari pemerintah.
ya itu diatur oleh pemprov. Tahun ini jatah PHR dari Badung dan Kota Denpasar akan langsung diserahkan ke daerah tanpa melalui pemprov lagi seperti tahuntahun terdahulu,’’ katanya. Menurut Bimantara, setelah PHR masuk dalam APBD maka pemerintah daerah menyusun program atau kegiatan untuk pemanfaatan dana tersebut untuk meningkatkan sarana dan prasarana, termasuk sumber daya manusia (SDM) bidang pariwisata di daerah. (kmb38)
mobil. Kalau bisa, biar segera diperbaiki,’’ harap laki-laki paruh baya ini. Sementara itu, Perbekel Munduk Nyoman Niryasa mengatakan, perbaikan longsor itu sudah diusulkan ke pemkab tak berselang lama dari kejadian. Akan tetapi belum mendapat respons. ‘’Usulan sudah disampaikan, tetapi sampai sekarang belum ada respons,’’ jelasnya. Ditambahkan, longsor juga terjadi di sejumlah titik. Hanya tidak terlalu parah. Meskipun demikian, itu tetap diharapkan bisa
mendapat perbaikan guna mengantisipasi longsor semakin parah. ‘’Selain yang ini, masih ada tiga titik lagi yang longsor, tetapi tidak begitu parah,’’ imbuhnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Buleleng I Ketut Suparta Wijaya mengaku belum menerima laporan kejadian itu dari desa. Namun, pihaknya akan turun ke lokasi melakukan pengecekan. ‘’Besok (hari ini - red) akan saya cek,’’ jawabnya singkat. (kmb45)
Berdasarkan pantauan Senin (1/5) kemarin, panjang senderan yang longsor sekitar 15 meter dan tinggi sekitar lima meter. Material yang tergerus terlihat menumpuk di dasar jurang. Hal itu juga menyebabkan jalan yang bisa dilintasi hanya satu ruas. Salah seorang warga Tamblingan Nengah Suama menuturkan, jalan itu sudah longsor sebulan lebih, berte-
patan saat hujan lebat. Saat itu aliran air dari kawasan perkebunan warga sangat deras, hingga tak mampu tertampung pada saluran. ‘’Ini terjadi barengan dengan banjir di Pancasari. Saat itu hujan lebat,’’ ujarnya. Kondisi jalan yang demikian, katanya, memunculkan rasa waswas pada pengendara, terlebih saat hujan. Dikhawatirkan akan terjadi
longsor susulan. ‘’Yang dilintasi hanya satu ruas saja. Biar lebih aman,’’ tuturnya. Lalu lintas di jalur tersebut cukup ramai. Itu kerap digunakan pengendara dari Desa Gesing bagian atas saat menuju Bedugul maupun Denpasar. Oleh sebab itu, pemerintah diharapkan segera memperbaikinya. ‘’Yang melintas cukup ramai. Itu tak hanya motor. Tetapi juga
Singaraja (Bali Post) Aparat kepolisian didukung anggota TNI-AL terus memperketat pengawasan dan pemeriksaan kapal di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sangsit, Kecamatan Sawan. Hal tersebut sebagai bentuk antisipasi terjadinya gangguan keamanan maupun peredaran barang-barang terlarang. Pemeriksaan yang juga melibatkan Satpol Air ini dilakukan pada kapal motor Aven Selon yang baru tiba dari Sepekan, Madura, Senin (1/5) kemarin. Seluruh awak berserta isi kapal diperiksa intensif. Saat itu petugas tidak menemukan barang ilegal sesuai sasa-
ran seperti handak, sajam, narkoba maupun barang berbahaya lainnya. ‘’Identitas kapalnya juga sudah sesuai dengan surat-surat,’’ ujar Kapolsek Sawan AKP I Made Derawi. Pemeriksaan dan pengawasan itu dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini juga penting untuk menjaga stabilitas keamanan. Mendukung itu, sejumlah personel rutin ditempatkan di PPI. ‘’Kapal yang diperiksa tak hanya yang datang. Tetapi juga yang pergi. Itu untuk antisipasi penyeludupan barang maupun orang secara ilegal,’’ imbuhnya. (kmb45)
PERIKSA KAPAL - Polsek Sawan bersama TNI-AL dan Pol Air memeriksa kapal yang bersandar di PPI Sangsit, Senin (1/5) kemarin.
Jaga Keamanan, Pengawasan PPI Diperketat
Bali Post/ist
Tampil di Penas KTNA
Wawasan Petani Diharapkan Bertambah
Dapat Jatah PHR Rp 50 M
Singaraja (Bali Post) Meski tidak seramai di Bali Selatan, industri pariwisata di Buleleng belakangan ini mulai menggeliat. Akomodasi pariwisata di daerah ini juga semakin bertambah. Data dihimpun di lapangan menyebutkan total akomodasi pariwisata kini mencapai 876, tersebar di Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, Sawan, Buleleng, Sukasada, Banjar, Seririt, dan Gerokgak. Meliputi 319 jenis pondok wisata, hotel melati 216, hotel berbintang 19, restoran 206, dan BAR sebanyak 116. Sementara itu setiap tahun Buleleng menerima jatah PHR dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar yang kemudian direalisasikan Pemprov Bali. Pada APBD Induk 2017 Buleleng menerima jatah PHR Rp 50 miliar. Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Buleleng Bimantara belum lama ini mengatakan, setiap tahun pemberian jatah PHR dari Pemkab Badung dan Kota Denpasar itu ditentukan pemprov. Setiap tahun, pemprov menerbitkan keputusan terkait nilai pembagian PHR untuk kabupaten lain di Bali. Atas kebijakan itu, pemkab hanya bisa menunggu nilai PHR yang akan direalisasikan oleh pemprov. Setelah terealisasi, PHR itu dimasukkan dalam dokumen APBD Buleleng. ‘’Setiap tahun kita memang dapat jatah PHR dan masalah nilain-
Bali Post/sos
LONGSOR - Senderan jalan Tamblingan-Gesing mengalami longsor, belum lama ini.
Bali Post/dok
dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG.
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 20 petani terbaik dari Buleleng dipilih mengikuti Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayanan Andalan (KTNA) 2017 di Provinsi Aceh. Pada momentum ini petani diminta tidak sekadar mengikuti seremonial, tetapi menambah wawasan untuk mengoptimalkan potensi pertanian dan perikanan di Buleleng. Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan hal itu saat melepas kontingan Penas KTNA Buleleng, akhir pekan lalu. Lebih jauh pejabat asal Desa Bontihing Kecamatan Kubutambahan ini mengata-
kan, menghadapi persoalan di bidang pertanian dan perikanan di Buleleng belakangan ini, dibutuhkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) petani yang mumpuni. Sejauh ini peningkatan SDM telah dilakukan oleh Dinas Pertanian (Distan) melalui program yang dibiayai dari APBD. Mengoptimalkan peningkatan SDM yang sudah dilakukan selama ini belum cukup. Untuk itu, momentum Penas KTNA yang menjadi program nasional ini perlu diikuti. ‘’Secara umum petani kita sudah pintar semua. Akan tetapi potensi pertanian dan perikanan yang begitu besar di daerah kita masih perlu digarap lebih baik
dan ini bisa dilakukan bila SDM petani kita mumpuni. Momentum Penas KTNA ini saya harap petani mendapat tambahan wawasan yang bisa diterapkan di daerah kita,’’ katanya. Di sisi lain, Sutjidra mengatakan, pertanian dan perikanan merupakan sektor penopang produk domestik bruto terbesar. Atas kondisi ini, pertanian dan perikanan akan digarap khusus sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah ke depan. Persoalan SDM petani, pemasaran produk, dan permodalan ini akan ditangani seoptimal mungkin, sehingga sektor ini akan mampu meningkatkan kes-
ejahteraan petani dan sasaran akhir adalah menekan angka kemiskinan di daerah. Sementara itu, Panitia Kontingen Penas KTNA Buleleng Ida Bagus Made Geriastika mengatakan, sebelum mengikuti Penas, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan mulai pembentukan tim inti dan sosialisasi untuk menyamakan persepsi. Dari persiapan yang sudah dijalani, pihaknya optimis kontingen Buleleng mempersembahkan prestasi dan yang paling penting bagaimana setelah mengikuti penas wawasan petani bisa bertambah dan dipraktikkan di Buleleng. (kmb38)
JEMBRANA
12
Selasa Paing, 2 Mei 2017
1.149 Siswa SMP Ikuti UNBK
Negara (Bali Post) Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Selasa (2/5) ini, empat ribuan siswa SMP sederajat se-Jembrana mengikuti Ujian Nasional. Dari jumlah itu, tercatat 1.149 siswa dari 5 SMP dan MTs mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sisanya atau sekitar 3.537 siswa mengikuti UN berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). “Lima SMP dan MTs mengikuti UNBK, di antaranya SMPN 1 Negara, SMPN 2 Negara, SMPN 4 Mendoyo, SMP Firdaus dan MTsN Negara,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, I Putu Eka Suarnama, Senin (1/5) kemarin. Eka Suarnama mengatakan seluruh SMP sederajat di Jembrana secara umum siap mengikuti UN.
Jadwal pelaksanaan UN hampir sama dengan UN SMA/SMK. Diawali dengan UNBK yang diikuti lima SMP sederajat, dimulai pukul 07.30 Wita dibagi tiga sesi. Masing-masing sesi mengambil waktu dua jam. Sementara UNKP menyusul dan secara serentak dimulai pukul 10.30 Wita dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. UN berlangsung selama empat hari, dimulai
Selasa (2/5) dan berakhir Senin (8/5). Khusus hari Jumat memang tidak ada materi UN yang diujikan. Kendati bersamaan dengan Hari Pendidikan Nasional, upacara bendera akan tetap digelar. “Bertepatan dengan Hardiknas, besok tetap kita selenggarakan Upacara peringatan Hardiknas. Siswasiswa yang tidak ikut UN kita libatkan,” tegas mantan
Camat Melaya ini. Untuk UNKP, lanjut Eka Suarnama, dilakukan serentak dan soal sudah didistribusikan ke tiap Rayon. Dari 3.537 peserta UNKP itu di antaranya SMP Negeri sebanyak 2.786 orang, SMP swasta 153 peserta, MTs Negeri sebanyak 383 orang, MTs Swasta diikuti 213 orang dan SLB kelas IX ada dua peserta. Soal sudah diterima sejak Sabtu (29/4) lalu dan langsung didistribusikan ke Rayon I di SMPN 1 Melaya, Rayon II di SMPN 2 Negara, Rayon III di SMPN 1 Negara dan Rayon IV di SMPN 3 Mendoyo. (kmb26)
Bali Post/kmb26
DIAMANKAN – Sebuah truk yang mengangkut bir Bali Hai diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk setelah dari pemeriksaan tidak dilengkapi dengan dokumen pelindung dari Cukai. Bali Post/kmb26
AKAR POHON – Salah satu pohon yang dipotong tersisa akarnya di proyek perataan lahan untuk parkir di depan Pura Jagatnatha.
Perluasan Tempat Parkir
Pohon Perindang di Depan Pura Jagatnatha Ditebang Negara (Bali Post) – Sejumlah pohon perindang yang tertanam di depan pagar Pura Jagatnatha Jembrana ditebang. Beberapa di antaranya merupakan pohon perindang yang umurnya cukup tua, bahkan sebelum pura dibangun. Dari informasi, penebangan pohon ini untuk kepentingan perluasan halaman depan sebagai tempat parkir kendaraan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan Jembrana I Ketut Karyadi Erawan dikonfirmasi, Senin (1/5) kemarin mengakui ada beberapa pohon yang dipotong. Di antaranya, dua pohon lamtoro dikarenakan terkena jalur dan palem ekor tupai lantaran akarnya sudah rusak. Sedangkan belasan pohon lainnya seperti palem raja, cempaka dan canging merah direlokasi. Baik di dalam Pura maupun di sekitar Taman Pecangakan. Seperti palem yang sudah tertanam di dekat air mancur Taman Pecangakan. “Kami menekankan kepada pelaksana dalam perataan itu tidak boleh mematikan pohon,” ujarnya. Dari pantauan Bali Post, sebelumnya ada belasan pohon di area depan pura yang saat ini diratakan. Beberapa adalah pohon yang umurnya sudah bertahun-tahun. Seperti palem raja yang di antaranya masih berdiri di depan Taman Pecangakan. Pohon palem itu dari informasi sudah ditanam sejak tahun 1980-an. Selain itu, juga terdapat sejumlah pohon pepun berbagai jenis yang baru beberapa tahun ditanam. Beberapa pohon yang ditebang nampak dipotong-potong dengan ukuran hampir sama dan diangkut menggunakan truk. Saat ini hanya tersisa beberapa pohon yang berada di tepi barat dan timur pura. Selain penebangan pohon di depan pura, dilakukan pula pembongkaran kori dan tembok panyengker pura di sisi depan. Sejak pekan lalu, alat berat sudah terlihat beroperasi meratakan tanah yang sebelumnya lahan tanam pohon. Perataan lahan parkir tepat di pinggir jalan Denpasar-Gilimanuk itu mengganggu kenyamanan lantaran debu yang beterbangan dan kendaraan barang yang keluar masuk atau parkir. Padahal di sepanjang jalur Jalan Sudirman ini merupakan kawasan tertib lalu lintas.
Sejumlah pengguna jalan yang melintas mengeluhkan kondisi tersebut. Semestinya ada pagar atau papan yang dipasang untuk menutupi pekerjaan. Apalagi, kawasan Pura Jagatnatha ini sering dikunjungi wisatawan yang kebetulan melintas. “Debunya kalau siang hari pasti beterbangan, apalagi ketika alat
berat kerja. Jalur ini padahal padat kendaraan dan jalur nasional,” keluh salah seorang warga yang melintas. Sejumlah wisatawan yang Senin kemarin mengunjungi areal pura, nampak beberapa kali menutup hidung mendapati ada pengerjaan tersebut. Kendati kondisi pura dipenuhi pekerjaan, mereka tetap berfo-
to di depan kori panggung terbuka Jagatnatha. Dari papan pekerjaan termuat informasi, pengerjaan untuk penataan parkir depan Pura Jagatnata senilai Rp 1.027.186.000. Proyek perataan ini bersumber dari APBD Kabupaten Dinas Lingkungan Hidup dengan pelaksana CV Ardi Jaya selama 180 hari. (kmb26)
Tak Dilengkapi Dokumen Cukai
Puluhan Kardus Bir Diamankan di Gilimanuk
Negara (Bali Post) – Pengiriman minuman beralkohol merek Bali Hai dihentikan di Gilimanuk lantaran diketahui tanpa dilengkapi dokumen pelindung dari Cukai. Ratusan dus karton bir tersebut diangkut menggunakan truk boks warna kuning B 9595 TXS. Polisi mengetahui bir yang dikirim dari Bekasi ke Bali ini tanpa dilengkapi dokumen pelindung Cukai setelah dilakukan pemeriksaan di Pos II Pelabuhan Gilimanuk, Senin (1/5) kemarin. Dari informasi, di dalam
truk yang dikemudikan Heriyanto (42) asal Bekasi itu terdapat ratusan kardus minuman beralkohol (mikol) dengan kadar kurang dari 5 persen (masuk Golongan A). Setiap kardus rata-rata berisi 24 botol bir. Dari total 400 dus karton berdasarkan surat jalan, terdiri dari Bali Hai Premium 150 dus dan Bali Hai Draft terdapat 250 kardus. Namun, dari pemeriksaan lebih lanjut yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Komang Mulyadi, ternyata bir tersebut tidak dilengkapi dokumen pelindung dari Cu-
kai. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Anak Agung Gede Arka seizin Kapolres Jembrana, membenarkan telah mengamankan mikol tersebut. Bir dikirim dari Bekasi menuju distributor di Denpasar. Selanjutnya kendaraan berikut barang muatannya diamankan di Polsek Kawasan Laut Gilimanuk guna proses lebih lanjut. Bir merupakan salah satu Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dan masuk jenis Barang Kena Cukai (BKC). (kmb26)
Selasa Paing, 2 Mei 2017
KARANGASEM
13
Picu Polemik di Masyarakat
Perda Perangkat Desa Sebaiknya Direvisi Amlapura (Bali Post) -
Pemilihan perangkat desa di sejumlah desa di Karangasem memicu sejumlah polemik dari masyarakat. Sejumlah legislator di DPRD Karangasem pada akhirnya mengakui produk perda yang mereka hasilkan bersama eksekutif itu masih banyak poin ambigu alias tak jelas. Sehingga mereka sendiri mengusulkan kepada eksekutif agar Perda Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Perangkat Desa agar segera direvisi. Bali Post/kmb31
MAPEED - Ribuan warga dan pangayah saat mapeed dari Pura Puseh menuju Pura Dalem dalam ritual nyenuk, Senin (1/5) kemarin.
Ritual ”Nyenuk” di Desa Karangasem
Turunnya Dewata Nawa Sanga Beri Anugerah
Amlapura (Bali Post) Menjelang akhir Karya Agung di Pura Dalem Desa Adat Karangasem, Kecamatan Karangasem, digelar upacara nyenuk, bertepatan rahina Soma Umanis Pujut, Senin, (1/5) kemarin. Upacara nyenuk ini dimaknai sebagai sebuah simbol kedatangan “tamu” para DewataDewati turun dari kahyangan memberi waranugraha pada umatnya agar upacara berjalan lancar dan juga semua diberkati dan dianugerahi. Prosesi Nyenuk yang ditandai mapeed ini, diawali dari Pura Puseh menuju ke Pura Dalem sepanjang jalan Gajahmada - Jalan Bhayangkara, Amlapura yang jaraknya satu kilomater. Prosesi sakral ini diikuti ribuan krama dari 34 banjar adat di desa setempat. Membludaknya para pengiring, hampir satu setengah jam sepanjang jalan protokol Gajahmada -Bhayangkara ditutup total. Kendaraan dialihkan ke Jalan Lettu Alit, Kapten Gebun dan Ksatarian. Urutan mapeed yang dikoordinir Prawartaka Karya Ketut Semara Jaya, terdepan beriringan tambur, banten, senjata nawa sanga, panca dewata, rejang renteng, baris, Ardenaweswari, bebanten, balenganjur, pecalang/jagabaya dan terakhir pengiring krama desa. Dewata Nawa Sanga diiringi beberapa pengiring yang diperankan orang laki-perempuan muda berwujud Panca Dewata, Rejang Renteng, Baris dan Ardaneswari. Laki-laki 33 orang simbol Dewata Nawa Sanga, itu berbusana sembilan warna-warni sesuai warna penjuru mata angin. Masing-masing memikul tebu dilengkapi pala bungkah pala gantung (hasil bumi), sebagai simbol para Dewata membawa hasil bumi untuk sarana upacara. Dewata Nawa Sanga itu diperankan anak-anak muda. Mereka hanya mengenakan kain terbalut sampai ke dada dan destar. Sepanjang mapeed, di setiap pertigaan senjata Dewata Nawa Sanga, yang dipikul dalam prosesi murwa daksina searah jarum jam sebanyak tiga kali. Prosesi mapeed hingga di Pura Dalem. Kemudian katuran banten pamendak di jaba pisan Pura Dalem oleh Jero Gede Mahendra, Pemangku Dalem. Suasana benar-benar khidmat dan khusyuk, para pamedek fokus ketika Dalem Sidakarya menyambut Dewata Nawa Sanga dengan dialog antara pangerajeg karya, Bendesa Adat I Wayan Bagiarta dengan Dalem Sida Karya dan utusan Dewata Kabeh. Inti kutipan dialog, Pangerajeg karya memohonkan kepada Dewata Sanga sebagai “tamu” yang datang ke Pura Dalem menyaksikan upacara agar seluruh rangkaian upacaranya sampai berakhir nanti berjalan lancar tidak ada gangguan. Usai katuran pamendak, Dewata Nawa Sanga melakukan prosesi purwa daksina tiga kali. “Akhir rangkaian upacara ini, dilakukan persembahyangan bersama dan ngelungsur wangsuhpada,” kata Pemangku Dalem Jro Gede Mahendra. Upacara nyenuk dipuput Ida Pedanda Istri Oka dari Geria Pendem, Amlapura. Nyenuk ini sebagai bagian dari rangkaian upacara melaspas, ngeresigana, nubung padagingan, ngenteg linggih, mapeselang, tabuh gentuh dan piodalan Pura Dalem Desa Adat Karangasem. Menurut Manggala Karya, upacara ini di-sineb rahina Saniscara Umanis Pujut, Sabtu (6/5) nanti. (kmb31)
Permintaan agar perda ini segera direvisi disampaikan sejumlah legislator, seperti Komang Musna Antara, Nyoman Winata dan Nengah Sudarsa, belum lama ini, saat hearing dengan eksekutif. Menurut Musna, ada banyak kelemahan pada perda itu. Bila tahun pertama penerapannya menimbulkan banyak polemik, hal itu menurutnya wajar. Sehingga untuk menghilangkan polemik tersebut pada penerapan berikutnya, isi perda yang memicu perdebatan harus segera direvisi. Politisi muda Partai Golkar itu menambahkan, poin-poin yang harus dipertegas adalah wewenang perbekel, panitia dan desa pakraman di dalam memunculkan suatu calon yang akan menangani wilayahnya setelah terpilih. ‘’Sebaiknya ini segera direvisi,’’ tegasnya. Hal serupa disampaikan politisi PDI-P Nyoman Winata. Revisi harus segera dilakukan agar tidak menimbulkan masalah baru lagi. Sebab, baru setahun pemberlakuannya sudah menimbulkan gejolak
yang tidak bisa dianggap enteng di desa. Padahal perangkat desa itu menjadi ujung tombak pemerintah di tingkat desa. Jadi, kalau ini bermasalah maka kegaduhan demi kegaduhan akan terus terjadi. ‘’Perda ini adalah produk kita. Jadi kalau sekarang dampaknya seperti ini, maka wajib segera direvisi. Ini kewajiban kita,’’ katanya. Tetapi, sepengetahuan Winata, produk perda baru bisa direvisi setelah dilaksanakan selama tiga tahun. Sehingga, ia meminta Kabag Hukum Pemkab Karangasem memikirkan hal itu. Politisi dapil Kecamatan Karangasem asal Desa Pertima ini juga sempat menyinggung persoalan polemik pemilihan perangkat desa di Desa Pertima. Menurutnya, proses pemilihan di Desa Pertima itu memang menimbulkan banyak kejanggalan, sehingga dewan menerima banyak pengaduan. Pertama, ketua panitia pemilihan tiba-tiba diganti tanpa prosedur yang benar. Selain itu, ada calon perangkat desa (klian banjar dinas atau kepala
dusun) bisa tiba-tiba berganti KTP (mengubah alamat) agar sah sebagai calon kadus yang bukan di wilayah alamat tempat tinggalnya. ‘’Saya dengar alamat rumah yang baru dari calon kadus ini hanya menggunakan kandang sapi, tetapi sudah bisa pindah alamat tempat tinggal dan mencalonkan diri dari alamat baru itu. Ini menurut saya kurang teliti,’’ tegasnya. Atas berbagai sorotan dan desakan dewan itu, Kabag Hukum Pemkab Karangasem I Gusti Bagus Putra Sudewa tak bisa memberikan jawaban pasti. Atas desakan revisi itu, dia mengatakan pihaknya akan konsultasi lebih dulu, sebelum memberikan jawaban lengkap kepada lembaga dewan. Sebab, Perda tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Perangkat Desa ini baru berjalan setahun. ‘’Kalau dulu mekanisme merevisi sebuah perda harus dalam durasi lima tahun. Tetapi, untuk memberikan jawaban pasti, sebaiknya harus dikonsultasikan dulu kepada pemerintah pusat,’’ katanya. (kmb31)
Bali Post/kmb31
PATROLI LAUT - Kasat Polair Polres Karangasem saat memimpin patroli laut di sekitar perairan Padangbai, Senin (1/5) kemarin.
Hari Buruh, Sat Polair Patroli Laut
Amlapura (Bali Post) Sat Polair Polres Karangasem konsisten menjaga keamanan laut dari potensi gangguan kamtibmas. Di tengah isu adanya gangguan keamanan di Bali saat Hari Buruh, Sat Polair kembali memperketat pengamanan pada pintu masuk Bali dari arah timur Bali ini dengan melakukan patroli laut, Senin (1/5) kemarin. Tidak ditemukan hal-hal mencurigakan, tetapi Sat Polair tetap meningkatkan kewaspadaan. Kasat Polair Polres AKP I Made Wartama mengatakan patroli dilakukan sejak pagi hingga siang, tepat pada rute padat penyeberangan. Satu kapal dikerahkan pada patroli yang berkekuatan delapan personel kepolisian itu. Ada beberapa kapal dicegat di tengah laut dan dilakukan pemeriksaan. Salah satunya Kapal Eartha, yang melakukan penyeberangan dari Benoa menuju Jakarta. Melihat ada gelagat mencurigakan, Sat Polair langsung mencegat kapal itu dan meng-
geledahnya. Nakhoda kapal Agus Ilham Ibrahim (50) juga diinterogasi kelengkapan administrasi dan persyaratan dokumen penyeberangan lainnya. Tidak hanya itu, pemeriksaan juga lebih detail dilakukan hingga ke kamar nakhoda kapal dan lemari pakaian dan makanannya. Tetapi, hasil pemeriksaan itu tidak membuahkan hasil. Kapal ini tidak melakukan pelanggaran serius. Karena itu diberikan izin melanjutkan penyeberangan. Patroli laut ini tetap dilakukan di sekitar Padangbai, Amed hingga ke Kubu. Ini dilakukan guna menjaga keamanan laut dari penyelundupan barangbarang ilegal maupun penyeberangan kapal tanpa izin. Termasuk aktivitas pengeboman ikan dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya. ‘’Patroli menjadi kegiatan rutin kami. Keamanan laut menjadi tanggung jawab kami. Patroli ini efektif mencegah gangguan keamanan yang bisa dilakukan melalui laut,’’ tegasnya. (kmb31)
HUT Ke-2 Yayasan Bali Kumara
Pegadaian Serahkan Bantuan Sepeda Motor Sampah BERBAGAI kegiatan dilangsungkan serangkaian HUT ke-2 Yayasan Bali Kumara. Salah satunya menggelar lomba Masatua Bali tingkat SD, Sabtu (29/4) lalu yang diikuti 23 SD di Karangasem. Saat itu pihak Pegadaian juga menyerahkan bantuan sepeda motor cikar sampah. Sebagai wujud komitmen kepada generasi muda berwawasan lingkungan, Bank Sampah BaliKu yang merupakan unit kegiatan Yayasan Bali Kumara, juga menyerahkan ‘’penghargaan’’ untuk nasabah penabung sampah terbaik. ‘’Program ini dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya menerapkan 3 R (Reuse Reduce and Recycle),’’ kata Ketua Panitia HUT Bali Kumara, I Wayan Suartawa, S.Sos., Sabtu (29/4) lalu. Komit mendukung program pemerintah mewujudkan Karangasem cerdas, Yayasan Bali Kumara juga memberikan bantuan pendampingan berupa beasiswa pendidikan kepada anak kurang mampu. Juga mengucurkan bantuan pendampingan kepada ke-
luarga asuh Bali Kumara. ‘’Meskipun masih berusia belia, para relawan, donatur yang tergabung dalam sahabat Bali Kumara terus berusaha mewujudkan anak Karangasem cerdas, sehat, berbudaya serta berwawasan lingkungan,’’ ujarnya. Pembina Yayasan Bali Kumara I Nengah Danu, S.Sos. atau sering disapa Arsiawan Adi menyampaikan terima kasih karena selama ini perhatian dari masyarakat begitu juga instansi dan BUMN sangat dirasakan partisipasinya. Dijelaskannya, awalnya Bali Kumara dibentuk oleh orang-orang yang cinta terhadap kegiatan sosial. Visi Bali Kumara memang mewujudkan anak Karangasem cerdas, sehat dan berbudaya. Karena itu, semua kegiatan Bali Kumara fokus di tiga kegiatan tersebut. Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Denpasar Sucahya P. Laksana didampingi Kepala Pegadaian Karangasem I Nyomam Utama mengaku bangga karena bisa terlibat aktif di acara HUT ke-2 Yayasan Bali Kumara
ini. Sebagai BUMN, wajib mempunyai perhatian lebih kepada masyarakat sampai ke tingkat terbawah. Melalui program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) ini pihaknya memberikan apresiasi kepada Yayasan Bali Kumara. Karena baru dua tahun sudah memiliki aktivitas dan implementasi nyata, terutama dalam hal pengelolaan dan pengadaan bank sampah untuk anakanak sekolah. Hal inilah yang menggugah pihak Pegadaian tergerak ikut memberikan bantuan motor cikar sampah. Kendaraan ini nantinya diharapkan bisa membantu menjemput bank sampah yang ada di sekolah-sekolah di Karangasem. ‘’Kami berharap kendaraan ini sebagai awal langkah kerja sama dan selanjutnya bisa dikembangkan lagi,’’ katanya. Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Made Sudana, M.Si. menyampaikan apresiasi terhadap apa yang sudah dan akan dilakukan Yayasan Bali Kumara. Ini luar biasa karena baru dua tahun sejak
SERAHKAN SEPEDA MOTOR - Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Denpasar Sucahya P. Laksana didampingi Kepala Pegadaian Karangasem I Nyoman Utama saat menyerahkan bantuan berupa sepeda motor untuk sampah saat HUT Yayasan Bali Kumara, Sabtu (29/4). berdiri, sudah menunjukkan prestasi di kegiatan sosial. ‘’Kami dari dinas mengapresiasi dan mendukung. Kami berharap Yayasan Bali Kumara bisa terus berkembang, dan terus memupuk kemampuan dan juga kegiatan-kegiatan yang mendukung khususnya terkait kemajuan anak-anak,’’ harapnya. Hasil Lomba Masatua Bali sebagai berikut: juara I Ni
Komang Sindra Dewi dari SDN 5 Subagan, juara II Putu Allin Natalie (SDN 1 Karangasem), juara III Ni Luh Rara Cipta Suarta (SDN 6 Karangasem), juara Harapan I Ni Ketut Lisa Anggreni dari SDN 2 Padangkerta, juara Harapan II I Gede Agus Sanjaya dari SDN 3 Padangkerta dan juara harapan III Ni Wayan Rahayu Pradnyawati Putri dari SDN 4 Padangkerta. (ad042)
Cara Kota Batam Mengelola Informasi
Bentuk Media Center, Libatkan Seluruh OPD
Kota Batam punya sistem pengelolaan informasi yang tidak biasa. Pemerintah daerah Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau itu, membangun sistem informasi terintegrasi melalui Media Center. Sistem informasi yang dipusatkan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat, mampu menyatukan sistem informasi dari seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Batam. Bahkan, informasi layanan darurat, juga berada di bawah kendali media center ini. Kemampuan Pemerintah Kota Batam mengelola informasi di daerahnya pun diapresiasi pemerintah pusat dengan penghargaan sebagai media center terbaik kedua tingkat nasional. Seperti apa Kota Batam mengelola informasi di daerahnya? SEKRETARIS Diskominfo Kota Batam Amirudin banyak mengungkap rahasia di balik kinerja Media Center Kota Batam saat rombongan Sekretariat DPRD Karangasem berkesempatan datang langsung ke Kota Madani itu, Rabu (27/4) lalu. Dia mengatakan, media center ini memang dibentuk untuk menjawab tantangan pimpinan dan masyarakat terhadap perkembangan teknologi informasi. Di bawah pengelolaan Diskominfo, ada dua pengelola khusus yang ditugaskan pengelola dan mengembangkannya. Dengan dua pengelola khusus, itu media center ini ditarget bisa memproduksi enam artikel. Ini awalnya terasa berat. Tetapi, setelah dikelola melibatkan seluruh OPD masuk ke dalamnya, ini menjadi berjalan lebih mudah.
‘’Awalnya memang susah meminta OPD lain terlibat. Tetapi, kuncinya adalah evaluasi. Jadi ada evaluasi setiap bulan terhadap tingkat keaktifan OPD mengirim artikel. Ini kami langsung laporkan
ke pimpinan (wali kota). Kebetulan pimpinan sangat merespons,’’ kata Amirudin, M.Si. Konten yang diterbitkan dibebaskan, tergantung isu yang berkembang dan kebutuhan informasi dari masyarakat terhadap instansi bersangkutan. Petugas dari OPD lain tinggal meng-upload artikelnya ke website media center. Setelah itu, petugas media center melakukan koreksi sebelum ditayangkan ke publik. ‘’Kalau sudah tayang, maka itu sudah menjadi ranah publik. Tidak hanya masyarakat, media massa cetak dan online pun bisa langsung mengutifnya. Dengan catatan tidak mengubah konten dasarnya,’’ tegas Kasi Layanan Informasi Andro. Andro menambahkan, media center seratus persen
dikelola Diskominfo. Meski ada Bagian Humas dan Protokol, ruang Humas mengelola informasi dibatasi sampai pada kegiatan wali kota, wakil wali kota dan sekda. Sisa OPD lainnya menjadi tanggung jawab media center untuk merangkum dan menyebarkan informasi dari OPD tersebut. Tetapi, untuk masalah menyebarkan informasi, humas tinggal berkoordinasi dengan media center, sehingga informasi yang keluar tetap satu pintu. Amirudin menambahkan, yang spesial dari website ini tidak hanya itu. Masyarakat Kota Batam bahkan bisa ‘’menelanjangi’’ apa saja yang dilakukan pemerintah daerah. Sebab, di website itu juga terangkum informasi, mulai dari perencanaan pembangu-
nan (e-planning), e-budgeting, e-performance, dan e-PAD, e-monev hingga progress hasil akhirnya. Jadi, bagaimana APBD terserap, mana dinas yang serapannya belum optimal, kenapa hal itu bisa terjadi, diperlihatkan gamblang pada website itu. Meski sangat terbuka, Amirudin menegaskan, ada 90 item informasi yang tidak boleh dibuka untuk umum. Ini juga sudah disetujui PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi). Alasannya, informasi itu sangat sensitif dan kalau dibuka akan menimbulkan kegaduhan. Asisten III Wayan Purna dan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Karangasem Wayan Ardika mengapresiasi kinerja Diskominfo Kota Batam. Setelah mendengar dan
DIMANJAKAN INFORMASI - Media Center yang dikelola Diskominfo, selain memanjakan masyarakat dengan informasi dan layanan, juga disediakan fasilitas komputer bagi para wartawan untuk menulis berita. melihat langsung progress pengelolaan informasi melalui website itu, khususnya Media Center Kota Batam bekerja, dia menilai pantas pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika RI memberikan penghargaan
sebagai media center terbaik kedua tingkat nasional. Capaian Media Center Kota Batam layak diterapkan di Karangasem, untuk membangun sistem informasi yang jelas, terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. (gik)
TABANAN
14
Selasa Paing, 2 Mei 2017
Didominasi Kerajinan dan Pariwisata
Hanya 7 Orang Tenaga Asing
Tabanan (Bali Post) Industri kecil/kerajinan merupakan komoditi andalan kabupaten Tabanan, selain sebagai sentra pertanian. Tidak salah bila peluang sektor industri ini banyak diambil alih penduduk lokal. Dari data dinas tenaga kerja kabupaten, setidaknya 70 persen tenaga kerja lokal di daerah lumbung beras Bali ini, atau sebanyak 6.889 pekerja bergerak di sektor industri/kerajinan di samping sektor pariwisata.
KERAMIK POTENSIAL - Kerajinan keramik merupakan salah satu sentra industri yang cukup potensial di Tabanan dan mampu menyerap tenaga kerja.
Standar Mutu Terpenuhi, Tiongkok Tetap Tolak Manggis Indonesia Bali Post/kmb28
Tabanan (Bali Post) Beberapa waktu lalu pemerintah memberikan sinyal positif, jika memungkinkan ekspor manggis bisa langsung ke Tiongkok. Ini tentu menjadi pertanda baik bagi petani dan eksportir. Sebab, dengan pengiriman langsung ke Tiongkok biaya pengiriman dapat dipangkas dan harga di petani pun bisa lebih baik. Hanya untuk bisa langsung ke Tiongkok petani harus memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Meski standar mutunya sudah dipenuhi, buah manggis asal Indonesia ternyata tetap ditolak masuk langsung ke Tiongkok. Agar bisa masuk ke negeri Tirai Bambu itu, manggis dari Indonesia harus transit dulu ke negara pihak ketiga, salah satunya Malaysia. Petani sekaligus eksportir manggis dari Pupuan Jero Putu Tesan mengungkapkan, pemblokiran buah manggis oleh negara Tiongkok ini sebenarnya sudah terjadi sejak 2013 lalu. Pemblokiran itu membuat ekspor manggis ke negara tujuan Tiongkok itu harus melalui negara pihak ketiga agar bisa masuk ke negara Tirai Bambu. Akibatnya, rantai penjualan ekspor manggis lokal menjadi panjang. Akibatnya, kualitas dan mutu manggis lokal pun menjadi kurang baik. Awal keberatan Pemerintah Tiongkok untuk menerima buah manggis Indonesia itu, didasari
tidak adanya standar mutu, seperti adanya registrasi kebun pada tanaman manggis. Keberatan Tiongkok terhadap manggis Pupuan, hemat Jero Putu Tesan, sudah ditindaklanjuti dengan melakukan registrasi, selain perbaikan kualitas mutu. Namun, meski standar ini sudah dilaksanakan, pihak Tiongkok tetap bersikeras melarang perdagangan manggis Indonesia masuk secara langsung ke negara Tirai Bambu. Itu merupakan masalah bagi petani. Pihaknya berharap agar pemerintah Indonesia melalui pihak Karantina dan Kementerian Pertanian terus berupaya
mencari titik temu dengan Tiongkok. Penting sekali, agar ekspor manggis secara langsung ke Tiongkok bisa kembali terjadi. Terlebih penyerapan buah manggis ke Tiongkok cukup besar, mencapai 5.000-6.000 ton per musim panen. Harga jualnya pun jauh lebih tinggi dibandingkan pasar lokal. Di pasar lokal harga maksimal berada dikisaran Rp 20 ribu-Rp 22 ribu per kg, Tetapi harga manggis di pasar Tiongkok mampu dibandrol Rp 40 ribu per kg dengan jumlah permintaan tidak terbatas. Terkait permasalahan itu, Kepala Bidang Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas
Pertanian Nyoman Wiadnyana, Senin (1/5) kemarin mengatakan, sebenarnya pemerintah sudah memberikan signal positif bahwa manggis asal Indonesia bisa dikirim langsung ke Tiongkok, jika standar mutunya terpenuhi. Namun, kenyataannya justru terjadi sebaliknya. Wiadnyana sendiri mengaku belum tahu pasti permasalahannya. Apakah standar mutu yang dilengkapi petani masih kurang dari sisi pemerintah Tiongkok? Atau ada permasalahan lainnya? Untuk itu masih diperlukan koordinasi dengan pemerintah pusat, Kementerian Pertanian untuk mengetahui secara pasti apa permasalahannya. Saat ini produksi Manggis Pupuan, kata Wiadnyana tidak begitu banyak akibat cuaca ekstrem. ‘’Jadi, untuk memenuhi kebutuhan ekspor juga masih sedikit. Semoga permasalahan ini bisa diselesaikan sehingga saat musim panen raya, produksi manggis bisa berlimpah. Terpenting lagi petani bisa ekspor langsung ke Tiongkok,’’ paparnya. (kmb24)
6.467 Peserta UN SMP Tiga Sekolah Terapkan UNBK
Tabanan (Bali Post) Ujian nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai berlangsung, Selasa (2/5) hari ini. Di Tabanan pelaksanaan ujian nasional SMP itu diikuti 6.467 peserta. Hanya tiga SMP dari 42 jumlah SMP/MTS yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), yakni SMPN 1 Tabanan, SMPN 2 Selemadeg Timur dan SMP Bintang Persada. SMPN 1 Tabanan meminjam tempat di SMKN 1 Tabanan, SMPN 2 Selemadeg meminjam tempat di SMKN 3 Tabanan, sedangkan SMP Bintang Persada di sekolahnya sendiri, karena jumlah pesertanya hanya 12 orang. “Kami yakin peserta ujian sebelumnya sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan latihan soal yang diadakan masing-masing sekolah,” beber Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Adnyana, Senin (1/5) kemarin. Dikatakannya, naskah soal sudah
I Wayan Adnyana
Bali Post/kmb28
mulai didistribusikan ke masing-masing sub rayon sejak Jumat (28/4) lalu. Dika-
takan, ada sembilan sub rayon sekolah penyelenggara ujian nasional tingkat SMP/MTs, SMPLB Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2016/2017. Diakuinya, sempat terjadi kekurangan naskah soal di empat sekolah, yakni SMPN 2 Tabanan, SMP Saraswati, SMPN 2 Kerambitan dan SMPN 1 Selemadeg. Pelaksanaan ujian nasional ini berlangsung empat hari diawali mata pelajaran Bahasa Indonesia, sehari kemudian mapel Matematika, hari ketiga 4 Mei mapel Bahasa Inggris dan terakhir 8 Mei mapel Ilmu Pengetahuan Alam. Kepala Sekolah SMPN 2 Tabanan yang memiliki jumlah peserta UN terbanyak, I Putu Suartika mengatakan karena kendala teknis pihaknya belum bisa melakukan UNBK. ‘’Kita hanya punya satu ruangan komputer total 44 unit. Dengan jumlah siswa kita 511 yang UN, jadi tidak memungkinkan,” beber Suartika. (kmb28)
Warung Global
Dewan Perlu Libatkan Eksekutif Cari Solusi Tangani Hulu
Peran dewan substansinya satu kesatuan kerja dengan eksekutif dalam hal-hal emergency, utamanya menangani sektor hulu. Kedua instansi itu perlu bersatu padu mencari solusi efektif. Tidak masalah jika memohon dana dari pusat untuk proyek besar penyaluran air agar tidak banjir, seperti fakta belakangan ini di Pancasari. Sudah tentu perlu strategi meyakinkan pusat. Caranya pihak ahli harus dilibatkan dalam memberikan rekomendasi. Sesungguhnya tidak ada masalah yang dikhawatirkan. Demikian opini mengemuka pada acara Warung Global dengan topik “Pemerintah Diminta Serius Tangani Kawasan Hulu’’ di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Senin (1/5) kemarin. Sebagai wakil rakyat, anggota dewan itu, kata Beratayasa di Sangeh, adalah satu-kesatuan bagian dengan eksekutif. Kenapa justru tidak memberi usulan cerdas ke pusat terkait penanganan hulu. Mestinya pihak dewan bersatu padu dengan pihak birokrat, mencari solusi bagaimana caranya agar wilayah Pancasari ini tidak kebanjiran terus, terutama saat musim hujan tiba. Tidak masalah diusulkan anggaran ke pusat, untuk urusan emergency seperti ini. Tidak perlu pusing sebetulnya, sebab pusat pasti tidak keberatan mengucurkan dana memadai. Dengan strategi, pusat harus diya-
kinkan diawali dengan study pendahuluan yang melibatkan para ahli di bidangnya. Di wilayah Buleleng memang rawan banjir. Untuk itu, kata Sugik di Mambal, perlu menjaga lingkungan masing-masing. Sebagai upaya antisipasi, ia juga meminta pihak eksekutif dan juga dewan dapat bergerak cepat mencari solusi riil, kenapa persoalan di hulu itu tidak berfungsi sebagai daerah resapan air. Apakah ada alih fungsi, sehingga air hujan yang mestinya bisa diserap justru mengalir ke hilir. Gusti Sumaradyasa di Renon menyampaikan, sebelum berita ini dimunculkan di media massa,
mestinya ada koordinasi antara pihak lesgislatif, eksekutif beserta jajarannya terlebih dahulu. Kalau seperti ini, kelihatan sekali koordinasinya lemah. Ia juga setuju para ahli harus dilibatkan. Sehingga persoalan relatif berat seperti itu dapat tertangani secara elegan. Tiap daerah pasti memiliki Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Tinggal diterapkan saja, kawasan hulu itu apakah mengalami penyempitan, alih fungsi atau persoalan lainnya, sehingga penanganan jangka panjang bisa dilakukan dan Desa Pancasari tidak banjir lagi saat hujan. Made Bimasena di Gianyar dan Arya di Denpasar menyayangkan jika anggota dewan yang mestinya mencarikan solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi justru malah meminta ke pemerintah pusat. Sepertinya infrastruktur di kawasan Pancasari dekat danau itu perlu dibuatkan pembatas yang kuat dan permanen. Tidak seperti saat ini, ketika hujan kemudian banjir melanda. Mereka yakin banyak ahli di bidang ini kini saatnya mengaplikasikan ilmunya, jangan hanya berdiam diri saja. (sikha)
“Dominan pekerjanya merupakan orang lokal. Sedangkan tenaga kerja asing hanya ada tujuh orang,” beber Kadisnakertrans Putu Santika, Senin (1/5) kemarin. Dikatakannya, sektor industri/kerajinan di Tabanan masih memiliki potensi tinggi menyerap tenaga kerja. Misalnya saja keramik dan kerajinan dari besi. Mantan Kadisdik itu menambahkan, kabupaten Tabanan merupakan sentra terbesar kerajinan besi di daerah Bali.
Apalagi Bali merupakan daerah tujuan wisata terbesar di Indonesia. Dikatakan, produk kerajinan besi/logam itu berkembang sangat pesat. Bahkan menyebar sampai ke pelosok pedesaan. “Selain industri, sektor pariwisata juga banyak digeluti warga lokal,” ujarnya. Pejabat asal Desa Gubug ini juga mengakui sampai saat ini Tabanan juga masih mengantongi angka pengangguran, namun jumlahnya mulai menurun. “Ada 204 data pencari kerja, tapi 106 sudah diterima,” ucapnya. Ditengah persaingan memperebutkan posisi pekerjaan
karena gencarnya penduduk pendatang, Santika melihat tenaga kerja lokal di Tabanan tidaklah kalah bersaing. Hal ini juga dibuktikan adanya penurunan jumlah pengangguran, karena gencarnya kegiatan pelatihan yang dilaksanakan. Hingga Desember 2016 ini saja jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 9.947 orang. Kebanyakan lulusan SMA ke bawah yang tidak melanjutkan pendidikan. Para lulusan sarjana jarang mengikuti pelatihan yang diadakan Disnaker, karena mereka merasa sudah memiliki skill. (kmb28)
Sambut HUT Ke-16 RSWP Gelar Seminar Medis dan Luncurkan USG 4 Dimensi
TAHUN 2017 ini, Rumas Sakit Wisma Prashanti (RSWP) memasuki usia ke-16 tahun. Menyambut hari jadi RSWP pada Sabtu (29/4) lalu digelar Seminar Medis yang diikuti dokter dan paramedis se- Kabupaten Tabanan. Dalam acara itu, juga dilakukan pengenalan layanan baru RSWP berupa USG empat dimensi. Seminar medis itu membahas dua tema utama, yaitu mengenai pencegahan dan penanganan gagal jantung serta tumor mamae atau payudara. Tampil sebagai pembicara pada seminar gagal jantung itu adalah dr. Wayan Sutarman, Sp.JP. sedangkan tumor payudara dibawakan dr. I Gusti Ngurah Sumantri, Sp.B. Dokter Sutarman mengatakan, seminar medis ini diberikan kepada para dokter dan paramedis untuk memperbaharui informasi sekaligus meningkatkan kompetensi dan kemampuannya. Perihal penyakit gagal jantung dan tumor payudara ini penting diatensi. Alasannya, relatif tingginya peringkat kematian dari kedua penyakit ini. ‘’Bahkan tumor payudara termasuk penyakit non infeksi penyebab kematian tertinggi pada perempuan,’’ jelasnya. Dari seminar ini, para dokter dan paramedis diharapkan dapat melakukan perbaharuan pengetahuannya, sehingga bisa mendeteksi lebih dini sakit gagal jantung maupun tumor payudara. Dengan diketahui lebih awal, maka akan bisa dilakukan upaya pencegahan. Karena
SEMINAR - Dalam meningkatkan kompetensi dokter dan paramedis, sekaligus merayakan HUT ke-16-nya, RSWP mengadakan acara seminar medis, Sabtu (29/4). itu, nantinya tidak terjadi penyakit akut maupun kronis. Dengan pencegahan maka tentu ada perbaikan kualitas hidup di masyarakat, selain dapat menekan biaya pengobatan yang lebih besar. Dalam melakukan deteksi dini terutama gagal jantung, kata Sutarman, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dokter dan paramedis. Salah satunya adalah akan muncul gejala yang mirip penyakit lainnya. Contohnya, ada rasa sesak dan tidak enak di bagian dada yang mirip gejala maag. Saran Sutarman jika pasien mengeluh gejala seperti itu secara berulang dan tidak sembuh kendati sudah diberikan pengobatan, maka harus dicurigai adanya kemungkinan gejala mengarah ke gagal jantung, dengan dasar itu perlu dilakukan pemeriksaan lebih detail dan intensif. Dalam mendukung deteksi
dini gagal jantung maupun tumor payudara, Direktur RSWP dr. I Made Surya Agung mengatakan, pihak RSWP saat ini sudah dilengkapi USG empat dimensi. Alat ini merupakan alat penunjang pemeriksaan. Alat baru ini sudah ada di RSWP dan bisa dioperasikan untuk melayani masyarakat. ‘’Dengan menggunakan alat ini, dapat diketahui kondisi jantung dan pembuluh jantung secara detail. Selain itu juga bisa mendeteksi USG kehamilan, termasuk tumor payudara,’’ jelasnya. USG empat dimensi ini juga bisa memeriksa tyroid. Selain mengadakan seminar medis, terkait perayaan HUT ke-16-nya RSWP juga telah melaksanakan serangkaian kegiatan, seperti bakti sosial mengadakan kunjungan dan pemberian bantuan ke panti asuhan. Acara puncak HUT ke16 RSWP ini akan digelar Rabu (10/5) mendatang. (ad041)
adat saat kelulusan besok (hari ini Selasa, red),” ucapnya, Senin (1/5) kemarin. Dijelaskannya, instruksi tersebut bertujuan meminimalisasi siswa melakukan tradisi corat-coret seragam sekolah. Disinggung tentang jumlah lulus siswa sekolah menengah atas di Tabanan, Sudarma belum berani memastikan. Alasannya, sebelum pengumuman akan ada rapat dewan guru yang dimulai sejak pagi. “Harapan saya semua peserta ujian bisa lulus, karena tidak ada siswa yang absen mengikuti ujian nasional,” ujarnya. Kepala SMAN 1 Tabanan I Made Jiwa mengatakan, pihaknya memang sudah sejak beberapa tahun terakhir menginstruksikan siswanya
mengenakan pakaian adat saat pengumuman kelulusan. Bahkan sebelumnya juga diawali kegiatan persembahyangan bersama. Saat sembahyang bersama, para dewan guru akan melakukan rapat terkait kelulusan siswa. Dan jam pengumuman kelulusan akan dilakukan sekitar pukul 10.00 atau pukul 11.00 Wita. “Pengumumannya agak siang,” jelasnya. Kepala sekolah SMKN 1 Tabanan I Wayan Sudarsana mengatakan, hal itu karena siswa bisa melihat pengumuman kelulusan melalui website dan tidak harus datang ke sekolah. “Para siswa tidak harus datang ke sekolah, cukup melihat pengumuman via website sekolah. Tapi tetap kami akan tempel di sekolah juga,” ujarnya. (kmb28)
Cegah Corat-coret, Siswa Gunakan Pakaian Adat
Tabanan (Bali Post) Euforia pengumuman kelulusan sekolah identik dengan aksi corat-coret seragam. Sejumlah sekolah belakangan ini mulai mengimbau siswanya mengenakan pakaian adat saat kelulusan. Kenyataannya, aksi corat-coret masih saja terjadi. Arahan pihak sekolah mewajibkan siswanya mengenakan pakaian adat saat pengumuman kelulusan kembali ditekankan Dinas Pendidikan Provinsi Bali melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di kabupaten. Kepala UPT Disdik Bali di Tabanan Ketut Sudarma mengatakan, imbauan itu sudah diteruskan kepada pihak sekolah agar ditindaklanjuti. “Kami sudah instruksikan terkait penggunaan pakaian
15
Selasa Paing, 2 Mei 2017
Jadwal Pertandingan ---------- Liga Champions ------------------------------------------Semifinal, Pertandingan I Rabu (3/5) dini hari Real Madrid vs Atletico Madrid Kamis (4/5) dini hari Monaco
vs Juventus
Hasil Pertandingan
Madrid -
---------- Liga Spanyol ---------------------------------------------Celta Vigo Eibar Osasuna Real Betis
vs vs vs vs
Athletic Club Leganes Deportivo Coruna Alaves
0-3 2-0 2-2 1-4
1. Barcelona 2. Real Madrid 3. Atletico Madrid 4. Sevilla 5. Villarreal 6. Athletic Club 7. Real Sociedad 8. Eibar 9. Espanyol 10. Alaves
35 34 35 34 35 35 35 35 35 35
25 25 21 20 18 19 19 15 13 12
81 81 71 68 63 62 61 54 50 48
6 4 6 3 8 6 8 6 9 8 5 11 4 12 9 11 11 11 12 11
Real Tak Merasa Miliki Keuntungan Mental
104-33 92-39 65-25 60-40 52-28 51-38 54-48 54-45 45-47 36-41
Pencetak gol : 33 - Lionel Messi (Barcelona).
Real Madrid merupakan satu-satunya tim yang menggagalkan Atletico Madrid menambahi gelar Liga Champions dalam daftar pencapaian mereka di bawah asuhan Diego Simeone. Tetangga Los Rojiblancos itu kembali menghadang mereka di babak semifinal pertama, Rabu (3/5) dini hari di Santiago Bernabeu. LATIHAN - Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane (kanan) menyaksikan Cristiano Ronaldo menendang bola pada sesi latihan, Senin (1/5) kemarin. Real akan menjamu Atletico Madrid pada pertandingan pertama babak smeifinal Liga Champions, Rabu (3/5) dini hari.
---------- Liga Inggris ------------------------------------------------Everton vs Manchester United vs Middlesbrough vs Tottenham vs
Chelsea Swansea City Manchester City Arsenal
0-3 1-1 2-2 2-0
1 Chelsea 34 2 Tottenham 34 3 Liverpool 34 4 Manchester City 34 5 Manchester United 34 6 Arsenal 33 7 Everton 35 8 West Bromwich 34 9 Southampton 33 10 Bournemouth 35
26 23 19 19 17 18 16 12 11 11
81 77 66 66 65 60 58 44 41 41
3 5 8 3 9 6 9 6 14 3 6 9 10 9 8 14 8 14 8 16
72-29 71-22 70-42 65-37 51-25 64-42 60-40 39-43 39-44 50-63
Pencetak gol : 24 - Romelu Lukaku (Everton). ---------- Liga Italia --------------------------------------------------AS Roma Bologna Cagliari Crotone Empoli Genoa Inter Milan Palermo
vs vs vs vs vs vs vs vs
Lazio Udinese Pescara AC Milan Sassuolo Chievo Verona Napoli Fiorentina
1-3 4-0 1-0 1-1 1-3 1-2 0-1 2-0
1. Juventus 2. AS Roma 3. Napoli 4. Lazio 5. Atalanta Bergamo 6. AC Milan 7. Inter Milan 8. Fiorentina 9. Torino 10. Sampdoria
34 34 34 34 34 34 34 34 34 34
27 24 22 20 19 17 17 15 12 12
84 75 74 67 64 59 56 55 49 46
3 4 3 7 8 4 7 7 7 8 8 9 5 12 10 9 13 9 10 12
70-22 75-31 78-35 63-39 58-39 51-38 63-43 55-47 64-55 42-42
Pencetak gol : 25 - Edin Dzeko (AS Roma), Andrea Belotti (Torino). ---------- Liga Jerman -----------------------------------------------FC Augsburg Hoffenheim
vs Hamburg SV vs Eintracht Frankfurt
Bali Post/rtr
Atletico di bawah arahan pelatih karismatik asal Argentina itu menumbangkan para raksasa Eropa dari AC Milan, Chelsea, Juventus, Bayern Munich, dan dua kali menghantam Barcelona. Namun mereka berulang kali dibuat tersungkur oleh tim sekotanya: Real. Atletico menghapus ‘’inferioritas complex’’ mereka melawan Real dengan mengalahkan mereka dua kali di
Piala Raja dan memenangi empat dari delapan pertandingan derby terakhir di liga. Tapi kesuksesan itu tidak di panggung elite Eropa. Real menghancurkan Atletico dalam adu penalti 5-3 pada final 2016 dan kalah 4-1 pada masa perpanjangan waktu pada final 2014. Pada dua laga penting itu, Real mempu mencetak gol penyama kedudukan oleh Sergio Ramos yang meng-
Nadal Juara Barcelona Terbuka
Barcelona Petenis Spanyol Rafael Nadal kembali merebut gelar juara di lapangan tanah liat dengan mengalahkan Dominic Thiem di turnamen Barcelona Terbuka, Senin (1/5) kemarin. Nadal untuk ke-10 kalinya memenangkan turnamen ini sebagai persiapannya menuju Prancis Terbuka. Nadal menghentikan langkah lawannya yang asal Austria itu dengan skor 6-4, 6-1 dalam waktu 90 menit. Kemenangan itu membuat dirinya tak pernah kehilangan satu set pun sepanjang turnamen ini. Panitia memberi penghormatan khusus pada kesuksesannya ini dengan menamai lapangan tersebut Rafael
Nadal di Real Tennis Club, Barcelona. Sukses ini melengkapi gelarnya setelah pekan sebelumnya juga menjuarai turnamen lapangan tanah liat Monte Carlo Masters. Kemenangan di Prancis itu juga yang ke-10 kalinya. Hasil Barcelona Open itu menggagalkan Thiem mengulangi kesuksesannya menaklukkan pemilik 14 gelar grand slam seperti di Argentina Open tahun lalu. Padahal di semifinal ia mampu menyingkirkan petenis nomor satu dunia Andy Murray yang menjadi kemenangan pertamanya sepanjang karier menghadapi lawannya dari Inggris itu. ‘’Saya secara khusus gem-
4-0 1-0
---------- Liga Prancis ----------------------------------------------Dijon FCO Nice Caen
vs Bordeaux vs PSG vs Marseille
0-0 3-1 1-5
Mitra Devata Pesta Gol ke Gawang Borbar Bandung Denpasar (Bali Post) Tim Legend Mitra Devata dalam lawatannya ke Kota Kembang Bandung sukses menekuk tuan rumah Borbar Bandung dengan skor 8-1 di Lapangan Lodaya Sport Centre, Bandung, Minggu (30/4) lalu. Laga dipimpin wasit Dicky Fajar menggunakan sistem 3 x 30 menit dan berlangsung pukul 12.00 WIB. Berbekal materi pemain usia 25 tahun, Borbar FC yang memilki stamina prima, mencoba menekan pertahanan Mitra Devata. Namun tim tuan rumah dikejutkan dengan gol Nyoman Rafik Armawan. Bahkan, Mitra Devata mampu menambah dua butir gol selama 30 menit pertama ini. Pada babak 30 menit kedua, kedua tim silih berganti melakukan serangan. Bomber Wayan Kartadnya sukses menjebol gawang Borbar Bandung. Akan tetapi, mantan pemain Persija Jakarta Andi Supendi mampu mencetak gol ke gawang Mitra Devata hingga skor imbang 1-1. Selanjutnya, Mitra Devata bisa unggul berkat gol IB Mahayasa. Di babak 30 menit ketiga, Mitra Devata memperbesar kemenangannya, dengan menambah tiga butir gol lagi ke gawang Borbar Bandung hingga skor akhir Mitra Devata unggul 8-1. Sebelumnya, Mitra Devata menang atas Cimahi All Star Bandung 86, 3-0, di tempat yang sama, Sabtu (29/4) lalu. Keungggulan 3-0 berkat gol yang dilesakkan Gede Sudarna, Gustavo Cheena, dan Komang Mariawan. Pada laga perdana, Mitra Devata juga mempermalukan Seven Three Bandung 2-0 di Lapangan Footbal Plus, Jumat (28/4) lalu. Kedua gol kemenangan Mitra Devata hasil bidikan Nyoman Rafik Armawan dan Komang Mariawan. Bahkan, Mitra Devata juga mengungguli lawannya Maros All Stars Makassar, dengan skor 5-0. Kelima gol dicetak Rafik Armawan, IB Mahayasa, Gustavo Cheena, Edy Supriono, serta penalti Purwanto. (022)
gagalkan Atletico meraih mahkota Liga Champions perdananya. Dominasi Eropa Real atas Atletico telah terbentang jauh ketika Alfredo di Stefano dan Ferenc Puskas menjadi penentu pada semifinal yang berlangsung pada semifinal 1958/1959. Sedangkan Javier Hernandez mencetak gol semata wayang pada perempatfinal 2014/2015, dua leg lain berakhir imbang
Bali Post/ap
JUARA - Petenis Spanyol Rafael Nadal menjuarai turnamen Barcelona Terbuka dengan mengalahkan Dominic Thiem di final, Senin (1/5) kemarin.
bira dengan kemenangan ke-10 di dua turnamen yang sitimewa bagi saya yakni Monte Carlo dan Barcelona,’’ ujar petenis asal Mallorca itu. Karena di sinilah klub saya. Dukungan fans juga luar biasa,’’ tambah Nadal kepada jaringan berita TVE sambil menyebutkan bahwa turnamen itu sebagai start sempurna menuju musim lapangan tanah liat. Thiem juga memuji penampilan lawannya yang sukses menggondol gelar ke71 sepanjang kariernya. ‘’10 gelar di sini dan di Monte Carlo, sungguh luar biasa,’’ ujarnya. Wild Card Petenis Jerman Laura Siegemund mewujudkan impiannya menjuarai turnamen Porsche Grand Prix di Stuttgart. Di final Siegemund menundukkan Kristina Mladenovic 6-1, 2-6, 7-6 (5). Meski tampil dengan fasilitas wild card, Siegemund akhirnya berjaya di kampung halamannya. Musim lalu ia gagal di final setelah ditaklukkan rekan senegaranya, Angelique Kerber. Mladenovic maju ke final dengan menghentikan Maria Sharapova yang kembali bermain setelah menjalani skorsing akibat obat terlarang dan Kerber di perempatfinal. Ia memburu gelar kedua pada 2017 ini. (kmb39/ap)
Lini Belakang Titik Lemah Tim Keris Mangupura (Bali Post) Pascamenelan kekalahan 0-2 dari tim tuan rumah Persekam Metro FC Malang, Minggu (30/4) lalu, semakin memperjelas bahwa lini belakang Tim Keris rapuh. Oleh sebab itu, tim pelatih diminta memperkokoh barisan lini belakang, berikut kinerja para beknya. Sebagaimana dalam laga tandang kedua, PS Badung pada kompetisi Liga 2, babak penyisihan Grup VII, di Stadion Kanjuruhan Malang, dua gol Persekam dilesakkan Setyo Adi Prastowo di menit 25 dan Amirul Bukhori menit 80. Dua gol tersebut menjebol gawang PS Badung yang dikawal kiper Syamsidar. Pelatih Kepala Syahrial Effendy mengevaluasi, berawal dari kurang solidnya lini belakang, terutama posisi gelandang bertahan. Hal ini tentu berbeda dibandingkan dengan posisi
lainnya, yang dihuni pemain muda atau senior yang berpengalaman di kancah kompetisi nasional. ‘’Rapuhnya lini itu memang selalu menjadi prioritas kami untuk diperbaiki supaya lebih solid lagi. Akan tetapi, hanya satu atau dua pemain yang kinerjanya masih lemah,’’ ucap pelatih kepala PS Badung Syahrial Effendy, Senin (1/5) kemarin. Diakuinya, persiapan yang serba mepet, dan hanya memerlukan waktu 11 hari, dalam membentuk tim selevel Liga 2, merupakan tugas berat. Apalagi, timnya yang harus bersaing dengan tim sarat pengalaman. ‘’Intinya, saya tak mau menyalahkan pihak mana pun, sebab tugas saya membenahi lini pertahanan supaya kokoh dan tak mudah ditembus lawan,’’ sebut Syahrial. ‘’Bahkan, pihaknya tak mau kehilangan poin dalam dua
laga kandang yang sudah di depan mata,’’ terangnya. Ia menganalisis, dalam laga melawan Persekam lalu, dirinya menyoroti kinerja gelandang bertahan Muklisin Azis Hutagalung yang kurang maksimal. Bola serangan lawan yang akhirnya terjadi dua gol, karena Azis dinilai kurang mampu menutup pergerakan lawan. Kondisi itu akhirnya membuat para bek harus bekerja ekstra keras. ‘’Setelah Azis ditarik keluar, baru lini belakang PS Badung solid. Sayangnya, upaya tersebut lambat, sebab kami sudah tertinggal 0-2,’’ kilah Syahrial. Di sisi lain, Manajer Tim PS Badung Nyoman Graha Wicaksana mengakui, masalah rapuhnya benteng pertahanan harus secepatnya dicarikan solusi. ‘’Tujuannya, untuk menyapu bersih poin kandang,’’ ungkap pria yang akrab dipanggil Koming ini. (022/r)
bagi mereka. Ketika Atletico menanti untuk memenangi mahkota Eropa untuk pertama kalinya, Real menginginkan kesuksesan ke-12 yang sekaligus akan membuat mereka menjadi tim pertama yang mampu mempertahankan gelar di era Liga Champions. Sang pemenang akan berhadapan dengan AS Monaco atau Juventus, yang akan bertanding pada Kamis dini hari. Persiapan Atletico untuk pertandingan Eropa keempat mereka secara beruntun dengan Real dihantam oleh masalah cedera pangkal paha yang menimpa Jose Gimenez. Cedera itu didapatnya saat menang Atletico 5-0 atas Las Palmas pada pekan lalu. Diego Simeone akan kehilangan tiga bek pada leg pertama serta bek kanan Sime Vrsaljko dan Juanfran juga dipastikan absen. Pemain sayap Yannick Carrasco mengalami cedera tulang selangka saat timnya kalah 0-1 dari Villarreal. Pemain Belgia itu kembali berlatih penuh kemarin untuk memperbesar peluangnya bermain melawan Real. Simeone memuji ketangguhan timnya setelah mereka merespons kekalahan dari Villarreal dengan menghantam Las Palmas, yang terbantu oleh tiga gol cepat di awal pertandingan. Atletico perlu meningkatkan permainan kolektifnya jika ingin menjungkalkan Real Madrid, yang menguasai penuh seni meraih
kemenangan meski tidak tampil maksimal pada musim ini. Pasukan Zinedine Zidane menang 2-1 atas Valen cia berkat gol penentu kemenangan yang dibukukan Marcelo pada sepuluh menit terakhir. ‘’Kami memperlihatkan semangat yang hebat dan membuktikan kepada semua orang siapa kami,’’ kata pemain Brazil ini. ‘’Dengan para penggemar di belakang kami, sangat sulit untuk mengalahkan kami di sini.’’ Sementara itu, Zidane menyebutkan timnya tidak m e m p un y a i ke un t u ng a n mental atas Atletico, menghadapi laga semifinal ini. Kesuksesan mengalahkan tim itu di final lalu, tidak relevan dengan persiapan menghadapi laga di Berbaneu nanti. ‘’Itu tidak berarti apa-apa. Kami juga tidak memikirkan laga final di Cardiff,’’ ucap Zidane yang menginginkan timnya meraih kemenangan nanti. (kmb39/rtr/ant)
Perkiraan Tim : Real Madrid: Navas; Carvajal, Ramos, Varane, Marcelo; Kroos, Casemiro, Modric; Isco, Benzema, Ronaldo. Atletico: Oblak; Hernandez, Godin, Savic, Filipe Luís; Niguez, Koke, Gabi, Carrasco; Griezmann, Gameiro.
Jazz ke Putaran Kedua ’’Playoff’’ Los Angeles Gordon Hayward mencetak 26 poin dan 8 rebound saat Utah Jazz membekuk tuan rumah LA Clippers 104-90 pada Game 7 putaran pertama playoff Wilayah Barat kompetisi NBA, Senin (1/5) kemarin. Kemenangan di Taples Center itu, mengantarkan Jazz maju ke putaran kedua dengan keunggulan 4-3. Tujuh pemain Jazz menghasilkan dua digit angka termasuk George Hill dan Derrick Favors yang masingmasing mencetak 17 poin. Jazz selanjutnya akan menghadapi Golden State Warriors dengan Gam1 digelar di Oracle Arena Oakland, California, Rabu besok.
Clipper yang kalah 3 kali dalam 4 pertandingan di kandang, mendapat angka dari DeAndre Jordan 24 poin, Jamal Crawford 20 poin serta Chris Paul 13 poin. Wilayah Timur Boston Celtic memenangkan Game 1 semifinal Wilayah Timur dengan mengalahkan Washington Wizards 123-111. Isaiah Thomas yang harus bolak-balik menghadiri pemakaman adiknya di Tacoma, menyumbang 33 poin dan Jae Crowder 24 poin untuk Celtic. Pada pertandingan ini Thomas juga kehilangan salah satu giginya akibat terkena siku Otto Porter di babak pertama. (kmb39/rtr/ap)
Jelang Porprov Bali
Buleleng Targetkan Masuk Semifinal Singaraja (Bali Post) – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buleleng fokus mempersiapkan tim sepak bola lapangan dan tim futsal yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali di Kabupaten Gianyar, September mendatang. Kerja keras ini karena PSSI Buleleng mamasang target masuk semifinal dan mempersembahkan medali. Demikian diungkapkan Ketua Umum PSSI Buleleng Gede Suyasa di sela-sela pelantikan pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buleleng dilantik Senin (1/5) kemarin di GOR Bhuana Patra Singaraja. Lebih jauh Suyasa mengatakan, tim sepak bola lapangan dan tim futsal saat ini telah dipersiapkan dengan baik. Tim sepak bola lapangan ditangani pelatih Ida Bagus Mahayasa dengan manajer Wayan Artanayasa. Sedangkan tim futsal ditangani pelatih Arif Setiawan dengan manajer I Nyoman Suasana. Di sisi lain, Suyasa mengaku optimis tim yang sekarang dipersiapkan ini dapat masuk semifinal dan paling tidak menyumbangkan medali. Tim sepak bola lapangan Buleleng terakhir masuk semifinal pada laga Porprov Bali 2013 lalu di Denpasar.
Sayang, kala itu tim dari Bali Utara gagal menyumbangkan medali. ‘’Tentu target sampai mendapatkan medali. Kami dengan tim manajer sepak bola sudah mencari pelatih. Dari pelatih lokal dan pelatih yang lebih kredibel telah kita cari. Terpilih dan bersedia Ida Bagus Mahayasa, mantan pemain Gelora Dewata. Kami berharap membantu menaikkan kemampuan, skill dan prestasi,’’ jelasnya. Pelantikan pengurus Askab PSSI Buleleng untuk menindaklanjuti keputusan Kongres PSSI Buleleng yang sudah digelar 7 Februari 2017 lalu. Selain membentuk pengurus inti, kongres itu juga memilih tiga orang Komite Eksekutif masingmasing I Nyoman Suasana, Made Bawa, dan Wayan Tingkes Yasa. Setelah dilakukan pelantikan, PSSI Buleleng segera menyusun rencana kerja serta program kerja. Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana berharap pengurus PSSI Buleleng bisa bangkit dan memberikan prestasi yang lebih baik dari sebelumnya. Termasuk pada Porprov Bali 2017 yang akan berlangsung bulan September mendatang di Kabupaten Gianyar. (kmb38)
info seremoniAL
16 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
SMA Dwijendra Lepas 663 Lulusan
’’Outcomes’’-nya Berkarakter dan Berdaya Saing Tinggi SELAIN menjalani perpisahan secara niskala melalui upacara samawartana, SMA Dwijendra juga melepas 663 lulusannya secara sekala, Senin (1/5) kemarin. Acara dihadiri Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. beserta pengurus dan Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. Acara pelepasan siswa kelas XII kemarin memiliki arti penting bagi SMA Dwijendra. Pertama, untuk kali pertama dilakukan Kepala SMA Dwijendra Denpasar yang baru Drs. I Made Oka Antara, M.Hum. Kedua, pertama kali digelar di luar sekolah diisi pentas seni dan kreativitas. Ketiga, SMA Dwijendra melepas lulusan terbanyak kedua di Bali, yakni 663 siswa. Kasek I Made Oka Antara didampingi Wakasek Arif Mahendra, S.Sn., Gede Agus Jaya Negara, S.Ag., M.Pd.H. dan Ketut Sujana, S.Pd. juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan yang berprestasi menembus kursi PTN favorit seperti Unud dan Airlangga. Ia menegaskan, lulusan yang dilepas terbukti memiliki karakter yang baik dengan daya saing tinggi. Mereka siap melanjutkan studi dan dipersiapkan mengisi lapangan pekerjaan lewat berbagai jenis keterampilan yang diberikan selama dididik di SMA Dwijendra Denpasar. Keterampilan itu menyangkut komputer, bahasa Mandarin dan bahasa Inggris, melukis, membuat sarana upakara
LEPAS LULUSAN - Kepala SMA Dwijendra Denpasar I Made Oka Antara didampingi para wakasek saat melepas 663 lulusan.
(uparengga) dan aneka jenis kerajinan lainnya. Made Oka Antara juga minta lulusannya tak berhenti belajar alias harus melanjutkan studi. Sebab, tantangan ke depan di era global tak cukup dijawab dengan kompetensi dan keilmuan di tingkat SMA. Setelah empat sampai lima tahun meninggalkan sekolah ini, ia bangga kalau lulusannya datang kembali ke SMA Dwijendra dengan keahlian dan kesuksesan lainnya. Ini disebutnya sebagai outcomes SMA Dwijendra yang teruji di dunia kerja dan pendidikan tinggi. Menurutnya, jika mau melanjutkan pendidikan, namun tak mendapatkan PTN, bisa memilih Universitas Dwijendra. Sebab, Yayasan Dwijendra sudah menyiapkan aneka beasiswa bagi siswa kurang mampu secara ekonomi dan berprestasi di akademis. Yayasan akan memberi keringanan biaya pendidikan bahkan SPP gratis hingga tamat jika memilih Prodi Sastra Daerah Bali. Lulusan yang kurang mampu secara ekonomis, bisa memilih cara bekerja sambil kuliah. Namun, Oka Antara mengingatkan lulusannya untuk tidak pilih-pilih pekerjaan. Lulusan SMA Dwijendra harus tahan banting, bukan menjadi SDM yang cengeng dalam menentukan pekerjaan, sebab masih banyak sektor nonformal yang belum digarap oleh SDM Bali. Pada tahun ajaran baru ini SMA Dwijendra Denpasar menerima 650 calon siswa baru atau sesuai jumlah lulusan yang dilepas. Jumlah siswa dibatasi 13 kelas guna menjaga kualitas dan disesuaikan rasio guru. Pendaftaran dibuka sejak 21 April dan hingga kemarin sudah terisi 100 kursi. Oka Antara mengingatkan masyarakat dan lulusan SMP untuk segera mendaftarkan diri karena penutupan dilakukan sewaktu-waktu jika semua kursi sudah terisi. Caranya, cukup melampirkan surat keterangan mengikuti UN di SMP. Bagi lulusan SMP Dwijendra diberi keringanan uang gedung. Sementara calon siswa yang berprestasi disiapkan aneka beasiswa. Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya menegaskan lulusan SMA Dwijendra Denpasar memiliki keilmuan yang memadai, berkarakter kuat, berdisiplin tinggi dan budi pekerti yang luhur. Ini sangat penting untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja di masyarakat. Makanya dia menjamin lulusan SMA Dwijendra tak ada yang menganggur. (ad043)
Undiknas Kerja Sama dengan Provinsi NTT
Selasa Paing, 2 Mei 2017
Proposal PKM dan Penelitian Dosen AFS Denpasar Didanai Dikti
PENELITIAN - Direktur AFS Denpasar I Gede Made Saskara Edi didampingi I Made Agus Sunadi Putra berfoto bersama mahasiswa dan dosen yang penelitiannya didanai Dikti. AKADEMI Farmasi Saraswati yang dikenal dengan sebutan AFS Denpasar semakin menunjukkan diri sebagai PTS yang memiliki iklim akademik yang tinggi dan menjalankan budaya kualitas. Dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, AFS Denpasar terus meningkatkan prestasi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat. Hal ini selain dapat meningkatkan pengetahuan serta pengalaman mahasiswa dan dosen, juga menjadi kekuatan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Akademi Farmasi. Upaya itu, menurut Direktur AFS Denpasar Drs. I Gede Made Saskara Edi, M.Psi., Apt. didamping Pudir III Bidang Kemahasiswaan I Made Agus
Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., Apt. beserta Ketua LPPM Ni Nyoman Wahyu Udayani, S.Farm., M.Farm., Apt., membuahkan hasil. Belum lama ini AFS Denpasar berhasil mengantarkan tiga mahasiswanya mendapatkan dana hibah dari program Kemenristekdikti berupa kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Di antara yang lolos dari 25 proposal yang diajukan, sebut Agus Sunadi, adalah Ni Made Erlina Widyasari dengan judul penelitian ‘’Macan Tumpah, Mandi Cantik dengan Letusan Rempah-rempah’’, I Gusti Ayu Agung Ratih Widyanari dengan judul penelitian ‘’Identifikasi Metabolit Sekunder Ekstrak Tumbuhan Bunga Ratna (Gomphrena globosa L) yang tumbuh di Pulau Bali Melalui Skrining Fitokimia dan
Analisis Sidik Jari Kromatografi Lapis Tipis’’ serta Ni Kadek Krisna Utari dengan judul penelitian ‘’Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Biji Undis (Cajanus cajan L Millsp) terhadap Regenerasi Sel Pankreas pada Tikus Putih Jantan (Rattusnovergicus) Diabetes’’. Lebih lanjut Ketua LPPM Wahyu Udayani menyampaikan, selain dana PKM, tiap tahun dosen AFS berhasil mendapatkan dana hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, baik dari Dikti maupun dana internal. Hingga tahun 2017, penelitian dan pengabdian dosen berhasil lolos 40 judul. Hal ini menunjukkan keseriusan Akademi Farmasi Saraswati Denpasar menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Saskara Edi berharap ke depannya bisa lebih banyak lagi proposal yang didanai oleh Dikti. Untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, AFS Denpasar telah memiliki ruang kuliah yang nyaman dengan multimedia dan free internet acces, laboratorium terpadu, perpustakaan dengan koleksi buku yang lengkap, beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu serta tenaga pengajar yang profesional dengan kualifikasi magister, doktor dan profesor. Bagi masyarakat yang berkeinginan bergabung, saat ini AFS Denpasar membuka penerimaan mahasiswa baru. Pendaftaran dibuka sampai tanggal 26 Mei 2017. Untuk info lebih lanjut silakan menghubungi http://farmasisaraswati.ac.id/ atau datang langsung ke kampus Akademi Farmasi Saraswati Denpasar di Jalan Kamboja No.11A Denpasar dengan nomor telepon (0361) 227992(0361) 9150008,email akfar saraswati@ yahoo.co.uk. (ad045)
Serahkan Prasasti Pura Luhur Ulun Siwi Batu Lumbung Penebel
Gubernur Frans Lebu Raya Paparkan Strategi ’’Anggur Merah’’ Gusti Wedakarna Minta Krama Adat Tahan Diri Renovasi Pura
UNDIKNAS University Denpasar tak hanya intens menjalin kerja sama internasional dengan kampus di luar negeri, tetapi juga dengan sejumlah pemerintah daerah di Indonesia. Belum lama ini Undiknas mempererat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tnggara Timur (NTT). Kerja sama diawali dengan mengadakan seminar nasional bertajuk ‘’Model Kebijakan dan Strategi Pengembangan Ekonomi Indonesia Bagian Timur (Studi Kasus Provinsi Nusa Tenggara Timur)’’, Sabtu (29/4) lalu. Seminar yang diikuti ratusan peserta tersebut menghadirkan narasumber Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya. Pada kesempatan ini, mahasiswa NTT di Undiknas memberikan penyambutan secara adat kepada Gubernur Frans Lebu Raya didampingi jajaran pimpinan Undiknas. Acara seminar dibuka Wakil Rektor Undiknas Dr. Nyoman Sri Subawa. Nyoman Sri Subawa menyampaikan apresiasi atas kedatangan Gubernur NTT di Auditorium Dwitunggal Undiknas untuk memberikan pemaparan tentang kemajuan NTT, terutama di bidang pariwisata. Ia juga mengucapkan terima kasih telah ditandatanganinya MoU antara Undiknas dan Pemerintah Provinsi NTT untuk kerja sama Tri Dharma, yaitu bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Gubernur NTT Frans Lebu Raya juga mengucapkan terima kasih atas penyambutan dari pihak Undiknas serta berpesan agar mahasiswa NTT di Undiknas tekun menuntut ilmu dan nantinya dapat berkontribusi positif bagi pembangunan NTT.
Pada seminar yang dimoderatori Dr. I Nyoman Subanda (Dekan FISIP Undiknas), Gubernur Frans Lebu Raya menyatakan posisi strategis NTT secara geopolitik yang langsung berbatasan dengan Timor Leste dan Australia. Secara geografis, NTT juga merupakan provinsi kepulauan dengan sumber daya alam laut yang sangat melimpah serta jumlah pulau yang mencapai 1.192 buah. Oleh karena itu, potensi ekonomi NTT sangat tinggi dan didukung ikon daya tarik pariwisata. Frans Lebu Raya memaparkan, strategi pembangunan dilaksanakan dengan prinsip ‘’Anggur Merah’’ (anggaran untuk rakyat menuju sejahtera) dengan model pembangunan desa mandiri. Strateginya meliputi pembangunan ekonomi di batas negara, pengembangan pariwisata baru, membuat jembatan Pancasila, bangunn 10 bendungan dan pengembangan garam. Seminar berlangsung atraktif karena sejumlah mahasiswa S-1 dan S-2 Undiknas asal NTT ak-
tif bertanya. Mereka antara lain menanyakan komitmen pemerintah NTT tentang peningkatan SDM pembangunan berkelanjutan. Selain itu muncul usulan pembentukan badan otoritas pariwisata Labuan Bajo dan lain–lain. Wakil Rektor Dr. Nyoman Sri Subawa didampingi Ketua Seminar Agus Putu Abiyasa, Ph.D. mengungkapkan, seminar ini telah membuka wawasan peserta tentang NTT dan bagaimana peran serta masyarakat Indonesia yang lain dan Bali khususnya untuk ikut serta berpartisipasi dalam membantu pembangunan NTT. Kegiatan kerja sama ekonomi serta peluang investasi sangat terbuka lebar demi mencapai kemajuan ekonomi bersama. Ke depannya, kerja sama Undiknas dan pemerintah NTT diharapkan semakin erat dengan telah ditandatanganinya MoU dan disepakatinya pemberian beasiswa bagi masyarakat NTT yang ingin menempuh program magister di Undiknas. (ad046)
SEMINAR - Wakil Rektor Undiknas Nyoman Sri Subawa bersama jajarannya berfoto bersama dengan Gubernur NTT Frans Lebu Raya saat seminar nasional di Undiknas.
SMK TI Bali Global Denpasar Lepas 453 Siswa
GERAKAN Satyagraha terkait sikap sederhana dalam kehidupan beragama Hindu di Bali terus disampaikan oleh tokoh Hindu Indonesia, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, di setiap kesempatan. Salah satunya sikap menahan diri warga adat di Bali agar tidak mudah membongkar Pura–pura kuno karena alasan renovasi. Selain keberadaan UU Cagar Budaya No.11/2010 yang mengikat, juga adanya kepercayaan di Bali bahwa pembongkaran Pura–pura kuno akan berdampak pada kadar kesucian pura tersebut. Demikian diungkapkan Gusti Wedakarna saat menerima pangempon Pura Luhur Ulun Siwi Batu Lumbung, Desa Pakraman Soka Senganan, Penebel, Tabanan, di Istana Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar. ‘’Tiang paling salut dengan Pura-pura di kawasan Penebel. Banyak pura asli alias vintage berbahan paras merah ala Majapahit. Tidak seperti pura di utara atau timur Pulau Bali, sudah banyak diubah sesuai selera krama adat masa kini. Bagi tiang, tidak boleh mudah mengubah sesuatu yang sudah ditanamkan oleh leluhur, apalagi jika dihubungkan dengan cagar budaya. Ini berkaitan dengan taksuning taksu,’’ ungkapnya. Ia merasakan sendiri jika datang ke pura yang sudah sering direnovasi, vibrasinya akan berkurang. Pura terasa kosong dan biasanya hal itu akan diikuti oleh banyak masalah internal. ‘’Tiang minta pangempon pura di Penebel agar memiliki wawasan cagar budaya. Jadilah teladan agar memacu jengah semeton di Bali agar menghentikan merenovasi pura jika tidak perlu sekali,’’ kata Gusti Wedakarna. Putra pendiri PHDI Shri Wedas-
BERSAMA PANGEMPON - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama pangempon dan panglingsir Pura Luhur Ulun Siwi Batu Lumbung di Istana Mancawarna, Tampaksiring. tera Suyasa ini minta masyarakat Asia lainnya, ada yang memiliki adat jangan sampai dibutakan oleh rumah sakit, koperasi, bank tanah tawaran materi dan besarnya nilai (land bank) dan potensi ekonomi sumbangan, hibah atau peturunan yang menggerakkan operasional yang dialokasikan, tetapi lebih pura. Jika ingin agama Hindu pada pandangan pura harus men- bertahan, jalannya hanya dengan jadi institusi yang melambangkan artha, yakni kemapanan ekonomi. kesejahteraan. ‘’Tiang kira jika ada Sudahi merenovasi pura atas dasar rencana renovasi pura, seharusnya emosi, suriak siu dan gengsi. Apa tidak menyentuh bagian utaman- yang dicontohkan di Pura Ulun Siwi ing mandala yang asli. Kalau sudah baik,’’ jelas Gusti Wedakarna. terpaksa karena sudah lapuk, Di akhir pertemuan, Gusti Webahan-bahan yang dipakai harus dakarna menyerahkan Prasasti sama persis dan sesuai arsitektur Lempengan Tembaga Baja yang asli. Setidaknya melibatkan ahli bisa bertahan 1.000 tahun untuk cagar budaya dari Badan Arkeolo- selanjutnya dipasupati dan dijagi, misalnya. Jika ada dana lebih, dikan pusaka pura. ‘’Pura tanpa sebaiknya dipakai untuk membeli purana bagaikan negara tanpa pelaba pura. Jadikanlah Pura-pura UU. Pura akan sempurna jika Hindu di Bali sebagai institusi yang memiliki prasasti dan sejarah kaya,’’ ujarnya. tertulis. Selamat untuk rakyat di Menurutnya, pura adalah lam- Senganan,’’ tandas pria bergelar bang kesejahteraan dan itu wa- Abhiseka Raja Majapahit Sri Wilajib. Lihatlah Pura–pura di India, tikta Tegeh Kori Kresna Kepakisan Amerika Serikat, Inggris dan di XIX ini. (ad040)
GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika bersama Ida Pedanda Putera Telabah mengunjungi SMA/SMK Bali Mandara di Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Senin (1/5) kemarin. ‘’Hari ini saya sangat bahagia, begitu juga seluruh guru dan siswa-siswi SMA/SMK Bali Mandara. Selama ini kita sudah berusaha membentuk karakter anak-anak supaya siap menghadapi masa depan yang tidak sederhana,’’ ujar Pastika mengawali dharma wacana di hadapan siswa-siswi SMA/SMK Bali Mandara. Pastika menjelaskan, sistem pendidikan di SMA/SMK Bali Mandara dibuat sedemikian rupa agar siswasiswi siap menghadapi gonjangganjing dunia dengan penuh percaya diri, sradha dan bhakti yang kuat berbekal pengetahuan yang tinggi dan luas serta semangat juang yang tinggi. Dengan pendidikan yang menanamkan nilai-nilai tersebut, ia berharap itu menjadi warisan yang berharga bagi generasi tua kepada generasi muda. Kedatangan Ida Pedanda Putera Telabah yang adalah Prof. Dr. dr. Ida Bagus Narendra diharapkan membawa spirit dan blessing bagi kita semua terutama siswa-siswi SMA/ SMK Bali Mandara. Ida Pedanda Putera Telabah merupakan pelopor gerakan transendenta meditation di Bali bersama Ida Pedanda Istri. Ida Pedanda Putera Telabah menuturkan, dirinya dekat dengan Made Mangku Pastika yang saat itu
TIBA – Gubernur Bali Made Mangku Pastika bersama Ida Pedanda Putera Telabah tiba di SMA/SMK Bali Mandara di Kubutambahan, Buleleng. menangani tragedi Bom Bali. Medita- anak-anak yang kita persiapkan si transendenta sangat menolongnya memimpin Bali, bahkan Indonesia. saat sakit-sakitan, bahkan sampai Hari ini saya disertai Ratu Peranda akhir kuliah sebelum menjadi dok- Putra Telabah yang memberikan ter. Menurut Ida Pedanda, meditasi blessing, restu dan doanya supaya transendeta intinya tertuang dalam kita semua dalam keadaan selamat, Bhagavad-Gita Bab VI. Karenanya, rahayu dan rahajeng dalam mesiswa-siswi harus belajar tentang napaki perjalanan mencerdaskan itu yang tentunya harus dipandu kehidupan bangsa, terutama untuk oleh guru. anak-anak miskin yang memerDi bagian lain, Pastika menekank- lukan suatu lembaga pendidikan an kunjungannya kali ini juga untuk untuk mengasah dirinya menjadi melihat kemajuan pendidikan di yang terbaik,’’ papar Pastika. SMA/SMK Bali Mandara. ‘’Saya Pada kunjungan kali ini, Guberkembali berkunjung ke SMA/SMK nur Bali didampingi Nyonya Ayu Bali Mandara ingin melihat perjala- Pastika dan jajaran Organisasi nan sekolah ini, agar terus dalam Perangkat Daerah (OPD) di lingkuntrack-nya memberikan pengajaran gan Pemerintah Provinsi Bali Bali. dan pendidikan yang terbaik untuk (ad049)
Buka Pendaftaran Siswa Baru hingga Juli Gubernur Pastika Bersama Ida Pedanda Putera Telabah Kunjungi SMA/SMK Bali Mandara
SEBANYAK 453 siswa SMK TI Bali Global Denpasar mengikuti acara Pelepasan Siswa Kelas XII Tahun Ajaran 2016-2017 di Hotel Nikki, Denpasar, Sabtu (29/4) lalu. Para siswa yang dilepas berasal dari empat jurusan, masing-masing 62 siswa Jurusan Teknik Komputer Jaringan, 142 siswa Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak, 212 siswa Jurusan Multimedia dan 27 siswa Jurusan Animasi. Mereka diharapkan tidak melupakan almamater dan tetap menegakkan disiplin saat melanjutkan ke perguruan tinggi atau terjun ke dunia kerja. ‘’Animasi ini merupakan tahun pertama (meluluskan). Pertama kali di Bali bisa melakukan pengujian tahun ini. Kami mengadakan MoU dengan SMKN 5 Yogya,’’ ujar Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. Menurut Murjana, SMK TI Bali Global juga memiliki Jurusan Desain Komunikasi Visual yang saat ini tengah dikembangkan dalam satu kelas dengan 33 siswa. Dengan demikian, di sekolah kejuruan ini terdapat
LEPAS SISWA - Kepala SMK TI Bali Global Denpasar Drs. I Gusti Made Murjana, M.Pd. melepas siswa kelas XII Tahun Ajaran 20162017 di Hotel Nikki, Denpasar.
lima jurusan dengan 1.494 siswa yang dibagi dalam 54 kelas. SMK TI Bali Global ke depannya diharapkan bisa menjadi pusat teknologi di Bali. ‘’Zaman sekarang tuntutannya adalah teknologi dan globalisasi. Anakanak dituntut terampil. Di setiap lini kehidupan, IT sangat berguna dan bermanfaat,’’ katanya. Ia mengaku puas dengan capaian sekolah saat ini, baik dari segi disiplin, kualitas pengajaran maupun nilai-nilai akademik yang diperoleh siswa. Kendati demikian, pihaknya tidak berhenti melakukan berbagai terobosan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas sekolah agar tetap maju dan berkembang sesuai tuntutan zaman. Murjana menambahkan, guru yang mengajar merupakan sarjana komputer dari Stikom Bali, Unud dan Undiksha Singaraja. Kemudian dari segi infrastruktur berupa fasilitas kelas dan lima laboratorium dengan jaringan internet tajam selama 24 jam. Sekolah juga didukung 90 dunia usaha dan industri. Saat ini SMK TI Bali Global sudah membuka gelombang pertama pendaftaran siswa baru hingga 25 Mei mendatang. ‘’Kalau bisa mendaftar di gelombang pertama banyak kemudahannya, baik uang pendaftaran maupun uang gedungnya. Anak-anak yang berada di sekitar sekolah kami berikan diskon,’’ terangnya. Pihaknya menargetkan 500 siswa baru pada tahun ajaran 2017/2018 untuk SMK TI Bali Global di Jalan Tukad Citarum, dan 100 siswa baru di SMK TI Bali Global di Jalan Tibung Sari, Kebo Iwa Utara. Sejauh ini 225 siswa SMP yang mendaftar di sekolah Jalan Citarum dan 50 orang di Jalan Tibung Sari. ‘’Kami membuka tiga gelombang pendaftaran sampai 8 Juli, karena tanggal 10 sudah mulai masuk,’’ tandasnya. Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. mengatakan, SMK TI Bali Global memberikan pendidikan vokasional atau keterampilan agar setelah lulus siswa siap bekerja bila tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Terlebih tamatan di bidang TI sangat dibutuhkan di berbagai bidang. Menurut Bandem, SMK TI Bali Global merupakan program unggulan dari yayasan selain Stikom Bali. Selain di Denpasar, sekolah ini juga dibangun di Badung, Jimbaran, Klungkung, Karangasem, Buleleng dan Ponorogo (Jawa Timur). (ad044)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Selasa Paing, 2 Mei 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Dcr Kryw u/Admin Klinik Hewan 0361723777
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dcr Acc min D3 merangkap OperaDcr Enginering D’Abian Dibtkan Accounting S1 berpglmn Dicari Cook berpengalaman Dcr Staf Therapist Nirvana Spa Dicari Admin,Kasir,Proccesing tional,Office Jimbaran,Mail ke Villa Sanur Hub.085100800277 PT.Indocandle Jl.Tk.Batanghari Western Food buat Restaurant contact Mr.Neil:082247006175 u/Toko Dapurku,Supratman No.275 B.BP.001.05.17.0000002 B.BP.001.04.17.0001727 B.BP.001.05.17.0000032 XIV/10 Panjer (0361)8955977-78 B.BP.001.05.17.0000036 Fadjarlontoh1@gmail.com. Diutadi Kerobokan Call:087761391060 Hub.089691784787/0361462650 Dicari Therapist (Laki-Laki) Bth Llsn SMU Max.23th U/Kru Dcr Krywn Salon pglmn HairdreDcr Staff bs Bhs Jepang B.BP.001.05.17.0000024 B.BP.001.05.17.0000033 makan pengalaman travel dan B.BP.001.04.17.0002043 Tinggi Min160,Min SMU Max 35th Bandara.Ada Diklat,081933063868 dicr sopir.Bertempat di Jimbaran sser/Capster/Thrapist,UMK,U.mkn Hub.081 999 040 400 Dicari Hairstylist & karyawan B.BP.001.04.17.0001939 B.BP.154.05.17.0000034 punya Kendaraan Sendiri, B.BP.004.04.17.0001774 U.Transport 10%, 081936074041 B.BP.154.04.17.0002113 Salon pengalaman min.1thn, Jl. Dcr Tamatan SMK/D3 Pertanian/ Pengalaman tidak Diutamakan Cr 4Peg salon Wnt,Monangmaning Dcr Admin HRD PT.Bali Petshop Hub:082140776776/081238133666 Dcr Pramuniaga&Kasir Wil.Dps Tknologi Prtanian 081246899648 Bedugul No.16 Sidakarya-White Kirim CV ke Jl.Setiabudi 23A 0361 421100 B.BP.001.04.17.0001758 B.BP.001.04.17.0002018 B.BP.001.04.17.0002056 Min.SMA Hb.085738559532/290407 Salon Hub.08124669355 jarimenari@jarimenari.com / Cr Karyti u/Produksi Kue home B.BP.001.04.17.0002053 Dcr Bgian Pmblian Retail&Fresh Dcr segera karyawati bersih2 B.BP.001.05.17.0000037 Jl.Raya Basangkasa #47, Industri&PRT di Rnn,08123836575 Food.081999702006/085738559532 Dcr SPG u/Kuta, max 22th Hub: utk villa rental di Sanur & Dicari Reseptionist/FO,HK, Seminyak.Tlp.(0361)736 740 B.BP.001.05.17.0000022 B.BP.001.04.17.0002052 081999021252, 081338437216 Batubulan Parttime (jam 7-11) B.BP.004.04.17.0001505 Cr Spa Therapis L/P ±30th u/ Serabutan,Puri Asih Hotel B.BP.001.05.17.0000029 Dicr Sopir Pariwisata Wanita Sanur Jl.D.Toba 22, 081239651456 Dcr Design Grafis,Coreldraw Hub:081337967727 Jl.Pantai Kuta 40,Kuta Dcr Sgr Staff HK Laki u/Villa B.BP.001.05.17.0000006 Hub.081237925765 B.BP.001.05.17.0000010 Photoshop Lam jayagiri XII/2 Dps B.BP.001.05.17.0000015 Sanur bs Inggris,085100048580 B.BP.001.05.17.0000001 Dcr teknisi,sopir B1 bs matic Dcr 2 org krywn/ti min SMA B.BP.001.04.17.0002045 Kafe Krbkn,Cr Tk.Bakery/Pastry B.BP.004.05.17.0000004 Dcr Asisten Rumah Tangga & manual,adm bs online,sales Lam ke:Kop.Kresna Dana Mandiri Dcr Drafter,Tkg Kaca & Alum Dcr Sopir Pariwisata area Nusa u.Villa Sri Rama Legian Bisa gj+bns+komisi+BPJS,Lam PT.PMA Berpglmn/tnp pglm,dilatih dg Jl.Uluwatu I No.125A Jimbaran Bw Lam Langsung ke Karunia Dua Hub:08123811600/775437 cara professional,087861378730 Masak Hub.081374220873 Bedahulu XVII/7 Dps Telp.082144241946 Kaca Jl.Tkd Yeh Aya 120A Renon B.BP.001.04.17.0002021
Bth Krywti Bersih2 Tinggal Dlm Sunset Road SMS 081239995037
B.BP.001.04.17.0001903
B.BP.101.05.17.0000021
B.BP.001.04.17.0002068
Waiter,Kasir ,Satpam .Lamaran Warung 63 Jl.Danau Toba 7 Sanur B.BP.004.05.17.0000039
Dicari Tamatan SMA Bhs.Inggris Aktif Gaji Pokok 2,5Juta+Bonus Datang Langsung ke PT.Royal Resorts Blok F8A Kuta Square Hub.Jendra 081338994747-Dana 08144377772 B.BP.001.04.17.0001811
Helper Cook,Tk potong,Srabutan 10org Hb.Dewi Sri Restoran, Jl. Kartika PlazaKuta, 087761301643 B.BP.001.04.17.0001644
Looking for Tourism Driver Good English call:081999156365 B.BP.001.05.17.0000014
B.BP.001.04.17.0002047
B.BP.821.04.17.0001743
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU
Luxio X’14 Abu Met+Avanza G’16 Putih, Asli Bali T.0817555449
B.BP.001.05.17.0000038
Terios TX th 2013 Putih Asli Bali Samsat Baru H.08873800044
B.BP.001.05.17.0000007 HONDA
RmhLB150LT400SHMLokRatnaGgDewi Kunti9 DpsDktGatsu#08174768886
DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk
B.BP.001.05.17.0000025
DIJUAL RUMAH !!081558041018 DjlRmh siaphuni diSekarJepun VI/28X hadapTimur
Jazz S’09 Manual,Silver Stone B.BP.001.05.17.0000023 Original 138,5Ng,085100024424 Dijual Rmh Lt2 LT117m2 LB90m2 B.BP.001.05.17.0000016 Padang Udayana padang Sambian ISUZU 3KT 2KM Dpr Hub 085238063577 ELF PU’97 55jt Hubungi Harga Bgs Rumah Baru B.BP.001.04.17.0002055 0817557863 Djl/Dikont Rmh Jl.Sakura II/10 B.BP.001.05.17.0000028 LT 175m2,LB 235m2,082240758689 TOYOTA
B.BP.005.04.17.0001833
Rmh baru minimalis SHM,BU,BTN Pegending Dalung,082147454248
B.BP.001.04.17.0002103
B.BP.001.05.17.0000018
Fortuner TRD S VNT Diesel’2013 Rmh LT135 LB145 Lt2 A/T Champagne H.085101522889 PuriGading 087860954489 Nego B.BP.001.05.17.0000026
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
Tanah Pinggir jalan lokasi cocok Bantu murah Pajak SPT Tahunan usaha dealer, mart, gudang. bulanan SIUP NPWP 081338344155 Sewakan lokasi strategis Tukad B.BP.001.04.17.0001899 B.BP.001.04.17.0001539 Mungga Singaraja jual Ok, luas Butuh Sgr Dana 200-250Jt unt 1 DISEWAKAN RUMAH 17 are, 53 are, 46 are sekitar Auto Dkont Rmh 3,86A 2Lt 5KT,4KM,Jl 2000 Hub. ZLP Hp.08113976363 - -2Bln,Bunga Nego.082144124197 B.BP.001.05.17.0000003 087861567244 Gatsu I Gg.Murai,081237307878 G.01 Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat B.BP.001.05.17.0000012 T.085337370228 / 412815 Dswkn Rmh Lt2 Residence Mantra DISEWAKAN GEDUNG B.BP.001.04.17.0001430 Ketewel 4 KM 38jt,0817554636 Dikontrakan Gedung+Gudang B.BP.001.05.17.0000008 Dcari Property macet di Bank/ Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan Dswkn Rmh Lt2 Tk.Badung Renon LT/LB 3500/3900m2,08123812222 Kena Rentenir Sms 087760451006 XXI/26A 3KM 38jt,0817554636 B.BP.001.05.17.0000027 B.BP.001.05.17.0000031 B.BP.001.05.17.0000009 Deposito 1M Langsung Dpt Rumah DIJUAL TANAH Gratis 0361243337&081239011111 RUPA-RUPA B.BP.001.05.17.0000030 Dana Cpt 1Hr Cair (0,5%) !Dkt Pantai Prerenan 3A,7A,10A BPKB Mbl/Motor H.085100026010 Akomodasi Wisata,081338977777 BIRO JASA B.BP.001.04.17.0001945
Djl Tanah 2A 1,5A Pengilian Dalung Hub.082147454248
B.BP.001.05.17.0000017
SERVICE
BENGKEL LAS
FOTOCOPY BENGKEL LAS
B.BP.001.04.17.0001949
1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% Pajk SPT Tahunan/Bln NPWP-,PKP H.087861895055 / 081238979088 sy bs bantu murah,081999121505 B.BP.164.05.17.0000019
ALUMINIUM
B.BP.001.04.17.0001540
Free
AC
Money Back Guarantee �
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
n
Desig
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
242389 / 081236774491 081236774491 C.0001762-BRJ
SPA SERVICE
ALUMINIUM
SPA
DIJUAL MOBIL
EKONOMI
18
Selasa Paing, 2 Mei 2017
GO-PAY, Solusi Keuangan Nontunai yang Mudah dari GO-JEK
DI TENGAH cepatnya perkembangan teknologi yang terhubung dengan internet, inovasi terhadap berbagai produk dan layanan menjadi sebuah tuntutan wajib bagi pelaku usaha, tidak terkecuali dalam menemukan solusi metode pembayaran yang luwes serta inovatif bagi para pelanggan. Sebagai contoh GO-JEK, penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi ini telah menawarkan solusi keuangan nontunai yang mudah dan nyaman bernama GO-PAY. GO-PAY adalah layanan dompet elektronik yang dapat digunakan untuk membayar transaksi layanan GO-JEK. GO-PAY sangat memudahkan pelanggan dalam proses pembayaran karena mereka tidak perlu menyiapkan uang tunai. ‘’Sekarang enak kalau pakai GO-PAY, praktis. Saya tak perlu khawatir kalau tidak membawa uang tunai, kemudian juga tidak perlu khawatir tidak dapat terima kembalian, soalnya tinggal bayar pakai GO-PAY,’’ ujar seorang mahasiswa bernama Deo, pengguna setia GO-PAY. Inovasi yang dilakukan GOPAY dalam metode pembayaran nontunai tidak berhenti sampai di situ. Baru-baru ini GO-PAY meluncurkan beberapa fitur terbaru yang
dapat dimaksimalkan pelanggan. Di antaranya transfer saldo antarpengguna GO-PAY dengan menggunakan QR Code atau nomor ponsel tanpa biaya, melihat riwayat transaksi untuk memudahkan pengecekan, dan tarik tunai saldo GO-PAY melalui berbagai bank di Indonesia dalam kurun waktu 1 x 24 jam hari kerja. ‘’Dengan fitur terbaru tarik tunai, sekarang saya tidak perlu khawatir kalau top-up GO-PAY kebanyakan. Tinggal klik tarik, saldo GO-PAY nanti akan masuk ke rekening bank saya,’’ kata Deo menambahkan. Bagi para pengguna GO-PAY, GO-JEK juga menawarkan berbagai promo menarik berupa diskon 40% untuk layanan GORIDE, 30% untuk layanan GOCAR, diskon 25% untuk layanan GO-SEND, dan gratis biaya ongkos kirim untuk pemesanan di merchant GO-FOOD dan GOMART. GO-PAY saat ini sudah dapat dinikmati seluruh pelanggan GOJEK di 25 kota di Indonesia dan saldo GO-PAY dapat di top-up melalui dua jaringan ATM (Prima & ATM Bersama), internet banking, dan mobile banking dari tujuh bank seluruh Indonesia serta melalui
mitra driver GO-JEK. Neily pengguna GO-PAY lainnya mengaku sering top-up saldo GOPAY lewat mitra driver GO-JEK. ‘’Lebih enak kalau top-up lewat driver, saya tidak perlu repot cari ATM. Saya sebulan bisa 2-3 kalau top-up lewat driver.’’ Dengan pengisian saldo atau top up melalui mitra driver, ini berarti mitra driver GO-JEK turut menjadi agen inklusi keuangan. Dengan mitra yang menjadi agen inklusi keuangan, maka pelanggan yang tidak memiliki rekening bank bisa memanfaatkan layanan dompet elektronik hanya dengan top up melalui mitra driver GO-JEK. Hal ini dapat meningkatkan akses keuangan kepada masyarakat yang sebelumnya belum menggunakan layanan keuangan. Sementara itu, Aziz, salah satu mitra driver, mengaku senang dengan customer yang membayar pakai GO-PAY. ‘’Sekarang GO-PAY sama seperti kalau saya terima uang tunai. Saya bisa menarik penghasilan saya lewat ATM, kapan saja saya mau. Duitnya langsung masuk ke rekening saya. Saya kalau narik tidak sekaligus, ada yang saya sisihkan buat ditabung,’’ kata Aziz. (kmb)
GO-PAY - Salah satu pengguna saat akan melakukan transaksi nontunai melalui GO-PAY.
Kementan Kembangkan 1 Juta Hektar Jagung di Lahan Perkebunan Jakarta (Bali Post) –
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Ditjen Perkebunan siap melakukan penanaman jagung seluas 1 juta hektar di lahan perkebunan seluruh Indonesia sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional. Dirjen Perkebunan Kementan Bambang di Manado, Minggu (30/4), mengatakan areal perkebunan memiliki potensi yang luas untuk dimanfaatkan seb-
again lahan tumpang sari dengan mengembangkan tanaman pangan di sela-sela tanaman perkebunan. ‘’Saat ini ada potensi seluas 3 juta hektar areal perkebunan
untuk tanaman pangan dan kami menyiapkan 1 juta hektar untuk pengembangan jagung,’’ katanya. Sebelumnya pada Sabtu (29/4), Dirjen Perkebunan mencanangkan penanaman jagung pada areal perkebunan secara nasional bertempat di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawasi Utara. Kegiatan pencanangan tersebut ditandai dengan melakukan penanaman ja-
LPLPD Klaim Semua LPD Penuhi Standar Modal
Denpasar (Bali Post) Perkembangan LPD begitu pesat. Selain dari jumlah LPD yang meningkat, aset dan kekayaan LPD juga meningkat. LPD seharusnya menjadi kekayaan Bali yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Bali. Apalagi ‘’aset’’ Bali itu dikecualikan dari UU No.1 Tahun 2013 tentang UU LKM. UU tersebut memberikan peluang bagi LPD untuk mengatur sendiri lembaganya berdasarkan hukum adat. Pada tahun 1984 hanya ada 8 LPD di Bali. Tahun 1985 menjadi 24 LPD, tahun 1986 bertambah menjadi 71 LPD. Empat tahun kemudian, tahun 1990, jumlah LPD membengkak menjadi 341 LPD. Jumlahnya terus mengalami peningkatan yang signifikan. Tahun 1995, sudah terdapat 849 LPD, tahun 2000 bertambah menjadi 930 LPD. Hingga tahun 2016 total LPD di Bali mencapai 1.433 LPD. Pengurus Lembaga Pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa (LP LPD) Bali Arnaya mengatakan, total modal LPD Rp 2,3 triliun. Jika modal itu 12 persen dari ATMR (aktiva tertimbang menurut risiko), hampir semua LPD sudah memenuhi standar. ‘’Karena setiap tahun ditambah
modalnya 60 persen dari laba,’’ tandasnya. Dari ribuan LPD yang ada di Bali, dikatakan 149 tidak beroperasi. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali Nyoman Parta sebelumnya mengatakan, modal LPD telah mencapai Rp 2,7 triliun, serta laba yang dihasilkan telah mencapai Rp 338,01 miliar. Kondisi LPD dari 1.433 LPD yang ada di Bali, yang berada dalam kondisi sehat 909 LPD atau 63,43 persen. Kondisi LPD dilihat dari likuiditas, modal, aset dan rasio-rasio keuangan yang lain. Di Tabanan dari 307 LPD, 188 sehat. Di Gianyar dari 270 LPD, 142 dalam kondisi sehat. Di Karangasem, yang memiliki 190 LPD, 107 dalam kondisi Sehat. Di Badung, dari 122 LPD, 79 dalam kondisi Sehat. Dari 35 LPD yang ada di Denpasar, 30 dalam kondisi sehat. Di Jembrana yang memiliki 64 LPD, 60 di antaranya dalam kondisi sehat. Secara keseluruhan, total kekayaan LPD sampai dengan Agustus 2016 mencapai Rp 15,5 triliun. Kredit yang disalurkan sebesar Rp 12,1 triliun dengan jumlah nasabah 457.000 rekening. Total dana krama desa yang dihimpun dalam bentuk tabungan dan deposito mencapai Rp 12,9 triliun. (kmb42)
gung bertempat di perkebunan kelapa Kayuwolo Desa Sapa Kecamatan Tenga oleh Dirjen Perkebunan, Bupati Minahasa Selatan, Kadis Perkebunan Sulut dan Kadis Pertanian Sulut. Selain itu, juga dilakukan penyerahan bantuan benih jagung hibrida, bibit kelapa dan cengkeh kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Minahasa Selatan. Sementara itu, Koordi-
nator Penanaman Jagung Wilayah (Korwil) VI, yang membawahi Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, Dudi Gunadi, menyatakan khusus di Sulut areal pengembangan jagung seluas 325 ribu hektar. ‘’Dari areal seluas itu sebanyak 105.040 hektar merupakan areal perkebunan yang siap ditanami jagung,’’ katanya.
Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakinkan para pebisnis di Hongkong untuk berinvestasi ke Indonesia, karena pemerintah Indonesia saat ini sudah membuka lebih banyak peluang penanaman modal di berbagai bidang. ‘’Kami di Indonesia akan terus menyambut Anda dengan reformasi yang lebih kuat dan kemajuan yang lebih cepat dari sebelumnya,’’ kata Presiden Jokowi dalam lawatannya ke Hongkong, Senin (1/5) kemarin. Presiden Jokowi berbicara dengan para pengusaha dan investor di Hongkong untuk meyakinkan bahwa peluang investasi di Indonesia sangat terbuka lebar. Selain itu, Presiden juga menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah Indonesia untuk semakin memantapkan posisi Indonesia sebagai negara yang ramah investasi. Demikian sejumlah poin penting yang disampaikan Presiden saat memberikan pidatonya pada acara pertemuan pebisnis Hongkong yang digelar di Grand Ballroom Hotel Conrad, Hongkong. Mengawali pidatonya itu, Presiden sempat melontarkan candaan-
nya mengenai kota Hongkong yang dikunjunginya. ‘’Hongkong adalah satu dari sekian banyak kota di dunia di mana Anda dapat menikmati sarapan pagi bersama dengan Superman,’’ ujar Presiden, yang langsung disambut tawa hadirin. Saat melontarkan candaannya itu, tampak di layar presentasi ialah Li Ka-shing, seorang pengusaha, investor, dan juga filantropis Hongkong. Di Hongkong, Li memang biasa disebut sebagai ‘’Superman’’ karena kelihaiannya dalam berbisnis. Presiden Jokowi sempat melakukan pertemuan dengan Li Ka-shing untuk membicarakan peluang investasi ke Indonesia. Li menyatakan komitmennya kepada Presiden untuk terus meningkatkan investasinya di Indonesia. Li telah berinvestasi di Indonesia sejak lebih dari sepuluh tahun lalu. ‘’Tentu saja Superman selalu menjadi yang pertama untuk melihat sebuah peluang,’’ kata Presiden, menanggapi investasi Li sekitar sepuluh tahun lalu itu, yang lagi-lagi membuat suasana menjadi riuh. Peluang investasi yang ada di Indonesia itu tentu diiringi dengan sejumlah upaya pemerintah
Bali Post/rtr
SAMBUT - Presiden Indonesia Joko Widodo disambut ratusan tenaga kerja Indonesia saat tiba di Hongkong, Minggu (30/4). Indonesia untuk membuat kemudahan berusaha di Indonesia menjadi semakin baik. Hal yang paling ditekankan Presiden Jokowi dalam sejumlah upaya tersebut adalah reformasi. ‘’Bagi Indonesia, kami ingin tetap berfokus. Dan, fokus kami saat ini adalah reformasi,’’ kata Presiden. Reformasi yang pertama dilakukan oleh Presiden Jokowi saat dirinya mulai menjabat sebagai Presiden Indonesia ketujuh ialah
pengurangan dan realokasi subsidi bahan bakar minyak (BBM). Tidak tanggung-tanggung, menurut Presiden, senilai 80 persen subsidi tersebut dialihkan untuk hal-hal lain yang dirasakan lebih bermanfaat bagi masyarakat luas. ‘’Ini nilainya sekitar 15 miliar dolar Amerika Serikat per tahun fiskal untuk kemudian kami alokasikan ke layanan kesehatan, pendidikan, dan utamanya pembangunan infrastruktur,’’ ungkap Presiden. (ant)
BPR Kanti Komit Permudah Kredit Usaha Mikro Kecil
Tentukan Masa Depan Bangsa keluarga akan menjadi fondasinya. Pendidikan sudah dimulai sejak anak berada dalam kandungan ibu. Peran ibu pun sangat penting meski tidak mengesampingkan peran ayah. Meski demikian, seorang ibu dituntut untuk pandai mengatur waktu. ‘’Ibu tidak hanya dituntut untuk mengurus keluarga namun juga mampu membantu suami dalam mencari nafkah. Manajemen waktu adalah kunci sukses bagi seorang wanita dalam mengurus keluarga dan juga kariernya,’’ tandasnya. Perempuan, khususnya perempuan Hindu Bali, tidak hanya menjadi penikmat pembangunan namun turut ambil bagian dan berperan dalam pembangunan. Untuk itulah, perempuan harus memiliki keahlian baik dari pendidikan formal maupun dengan mengikuti berbagai khusus, salah satunya kursus tata rias. Sementara itu pemilihan LKP Agung, Anak Agung Ayu Ketut Agung, mengatakan akan selalu siap membantu memberikan keahlian di bidang tata rias pengantin Bali kepada mereka yang berminat. Perempuan yang putus sekolah akan diberikan beasiswa. Hal ini sebagai komitmen LKP Agung dalam mendukung terwujudnya Kota Denpasar kompeten. (kmb)
selain kelapa, yang juga akan membantu menambah penghasilan masyarakat. ‘’Dengan kita menanam jagung, perekonomian warga akan meningkat, dan juga akan membantu program pemerintah yang akan menjadikan Kabupaten Minahasa Selatan, salah satu kabupaten penyuplai komoditi jagung ke kabupaten/kota bahkanpun ke provinsi lainnya,’’ ucapnya. (ant)
Jokowi Yakinkan Pebisnis Hongkong
Pendidikan di Keluarga
PENDIDIKAN dalam keluarga sangat menentukan masa depan bangsa. Hal ini karena pendidikan karakter hanya dapat dilakukan dalam keluarga. Hal ini disampaikan Nyonya Bintang Puspayoga saat membuka Workshop Pendidikan Keluarga, Tata Rias Pengantin Bali, Tengkuluk Lelunakan dan Pusung Tagel yang digelar Bisnis Bali bekerja sama dengan LKP Agung, BPR Kanti, Viva Cosmetic dan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali. Menurutnya, pendidikan dalam keluarga merupakan pendidikan yang pertama dan utama. Keluarga mempunyai peranan yang penting sekali, apalagi pada era globalisasi, dengan perkembangan IT yang sangat pesat harus ada proteksi dari keluarga mana yang boleh dan yang tidak boleh diakses oleh anak-anak. ‘’Pendidikan yang dimulai dari keluarga saya harapkan tidak saja membentuk anak yang cerdas, namun juga berkarakter dan berkualitas. Cerdas, mandiri, kreatif, berkualitas, sehat mental dan spiritual itulah harapan bagi generasi penerus kita,’’ tukasnya. Pendidikan di keluarga ini kelak akan menjadi kunci sukses, setelah terjun ke masyarakat, baik itu terjun ke dunia kerja ataupun dunia bisnis. Nilai-nilai yang ditanamkan dalam
Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugina Paruntu menyatakan penanaman jagung pada 2017 untuk wilayahnya ditargetkan seluas 80.000 hektar yang terbagi penjadi dua tahap yakni 50.000 hektar pada tahap pertama dan 30.000 hektare tahap kedua. Penanaman jagung, menurutnya, merupakan salah satu cara memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan berproduksi
Bali Post/kmb
TATA RIAS - Workshop Pendidikan Keluarga, Tata Rias Pengantin Bali, Tengkuluk Lelunakan dan Pusung Tagel yang diselenggarakan Bisnis Bali bekerja sama dengan LKP Agung di Gedung Pers Bali K. Nadha Denpasar.
GENERASI muda, khususnya pada wanita yang ingin membuat usaha mesti didukung, terutama dalam pendampingan modal. Lembaga keuangan mikro (LKM) mesti memberikan kemudahan sehingga tidak terkesan sulit akses perbankan. BPR Kanti memberikan kemudahan dan kemurahan dalam akses modal. Namun setiap nasabah wajib menyertakan agunan. Karena agunan membuat perbankan dan nasabah saling percaya. Hal ini disampaikan Direktur Utama BPR Kanti Made Arya Amitaba, Sabtu (29/4), saat acara Workshop Pendidikan Keluarga, Tata Rias Pengantin Bali, Tengkuluk Lelunakan dan Pusung Tagel yang diselenggarakan Bisnis Bali bekerja sama dengan LKP Agung di Gedung Pers Bali K. Nadha Denpasar. Menurut Arya Amitaba, BPR Kanti sangat komit mendorong perkembangan pelaku usaha mikro dan kecil. Seperti dalam kegiatan workshop kali ini siapa pun yang berkeinginan membuka usaha salon kecantikan siap diberikan modal sebagai pendamping usaha. ‘’BPR Kanti juga bermitra dengan lembaga keuangan lainnya untuk memberikan pendampingan modal kepada pelaku usaha mikro dan kecil. Hal
ini kami lakukan sebagai penguatan ekonomi,’’ katanya sambil menyebutkan kegiatan workshop pendidikan dan keluarga juga sangat bagus. Kegiatan ini akan mampu mempersiapkan keluarga yang lebih baik melalui pendidikan keluarga. Ditambahkan, dalam kegiatan pendidikan dan keluarga BPR Kanti berkomitmen membantu dari sisi pendampingan permodalan. Untuk itu perlu data yang wajib dilengkapi. Namun yang paling utama kelayakan usaha. Jika usaha layak maka akan cepat pinjaman cair, apalagi BPR Kanti buka empat kantor, yakni di Kabupaten Gianyar, Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. ‘’Agunan merupakan jaminan yang akan menambah saling percaya antarbank dan nasabah. Jika tidak ada agunan, risiko tinggi terjadi pada bank. Namun, sebenarnya agunan yang paling tepat adalah kelayanan usaha (usaha produktif). Perbankan termasuk BPR Kanti akan lancar bersama nasabah jika usaha nasabah produktif. Jika pada nasabah konsumtif, agunan yang paling tepat adalah pendapatan tetap tiap bulan atau nasabah membuka/memperlihatkan slip gaji yang diterima bersih setelah dikurangi pengeluaran. (kmb)
19
Selasa Paing, 2 Mei 2017
Tebing Timpa Rumah Alumni 1987 SMPN 8 Denpasar Kakek Luka Parah Gelar Temu Kangen ALUMNI SMPN 8 Denpasar tahun 1987 menggelar acara reuni dan temu kangen kedua di Hotel Nikki, Minggu (30/4) lalu. Acara serupa sebelumnya dihelat 14 Maret 2015, namun banyak alumnus yang tidak bisa hadir. Seksi Humas dan Dokumentasi Putu Yudhana dan Gede Mantrayasa menjelaskan, alumni yang hadir 131 orang dari kelas A hingga E. Pada acara tersebut juga datang mantan Kepala Sekolah Ketut Temaja bersama guru di antaranya Sudiana, Kontiyasa, Kerti dan Nendri. Salah seorang alumni, Putu Ngurah Ardika, yang kini menjadi Guru Besar Spiritual Kundalini, menuturkan reuni ini bertujuan mempererat tali persaudaraan sesama alumni 1987 sampai akhir hayat. ‘’Saya ingin sesama alumni SMPN 8 saling membantu. Tiap Sabtu malam kami berkumpul di markas besar di Batubulan, Gianyar,’’ jelasnya. Ketua Panitia Dewa Suratapa menjelaskan, panitia dan korlap bekerja keras selama
Bali Post/ist
REUNI — Suasana reuni dan temu kangen II alumni SMPN 8 Denpasar tahun kelulusan 1987 di Hotel Nikki, Denpasar, Minggu (30/4) lalu. empat bulan menyiapkan acara reuni ini. Sekretaris Panitia Made Sudarta menambahkan, alumni totalnya berjumlah 174 orang dan yang hadir 131 orang atau 72 persen. Mereka menyebar termasuk Suhardi yang kini bermukim di Australia. Mantan Kasek Ketut Temaja mengaku bangga para alumni 1987 banyak yang sukses menjadi dokter, pengusaha,
wiraswasta, penggiat spiritual, PNS, karyawan swasta dan profesi lainnya. ‘’Siswasiswi yang dulu itu sangat menghormati para gurunya,’’ tuturnya. Acara reuni diawali kegiatan sosial dengan berkunjung ke panti asuhan dan panti jompo, melepas ikan pada beberapa sungai di Denpasar, melukat serta matirtayatra ke beberapa pura. (022/k250)
Singaraja (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Senin (1/5) sore kemarin, mengakibatkan bahu jalan Banyuatis-Bedugul longsor. Bencana yang berlangsung sekitar pukul 17.00 Wita ini menghancurkan tembok rumah hingga menimpa pemiliknya hingga luka-luka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi di Banjar Dinas Taman dengan ketinggian sekitar 10 meter dan lebar 6 meter. Material longsor menimpa rumah milik warga Ketut Sedarya hingga tembok belakang satu kamar tidurnya roboh. Laki-laki berumur 70 ini menderita luka parah pada kaki kiri dan paha, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Anak korban, Ketut Adi Sudarmawan, menuturkan sebelum longsor, tebing tersebut sempat digali petugas Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali lantaran hendak disender untuk melakukan pelebaran jalan. Sekitar pukul 17.00 usai hujan lebat, tebing itu langsung longsor. “Awalnya longsor sedikit yang mengakibatkan pipa air di tebing bocor. Saya langsung naik memperbaiki. Melihat tanah retak, saya langsung lompat. Ternyata kembali longsor dan menimpa tembok rumah sampai roboh,” jelasnya. Tembok tersebut juga menimpa ayahnya yang hendak memindahkan pakaian. “Padahal sudah diminta keluar kamar, tetapi tetap ingin memindahkan baju,” kata pria berperawakan kekar ini. Longsor kali ini merupakan kejadian kedua kalinya. Yang pertama hanya merusak teras rumah. Longsor ini menimbulkan kerugian materi sekitar Rp 10 juta. (kmb45)
Tidak Kompeten Dari Hal. 3
Kesalahan macam ini sering disebut dengan istilah Type I Error yaitu kesalahan memilih pemimpin yang tidak kompeten dan tidak proper (tidak fit and tidak proper). Dalam kaitan ini ada seorang negarawan negeri seberang pernah mengatakan bahwa tidak ada pemimpin terpilih yang bodoh, yang ada hanyalah pemilih yang bodoh. Walaupun pemimpin yang terpilih hanya akan berkuasa selama lima tahun, namun dampak dari kesalahan-kesalahan kebijakan dan keputusan yang dibuat selama kurun waktu lima tahun itu bisa berdampak puluhan tahun ke depan dan penyelesaiannya akan membutuhkan pemimpin yang kualifikasinya jauh lebih tinggi lagi sesuai dengan pernyataan Albert Eistein bahwa diperlukan kecerdasan yang lebih tinggi untuk menyelesaikan masalah yang diciptakan oleh orang yang memiliki kecerdasan tertentu. Tentu saja bukan hanya kecerdasan yang lebih tinggi yang diperlukan, bahkan sumber daya yang lebih banyak pun mungkin harus dikorbankan untuk menyelesaikan permasalahan yang dibuat oleh pemimpin yang tidak kompeten dan tidak patut itu. Nah, inilah yang harus benar-benar dipikirkan dan dipertimbangkan oleh setiap pemilih di Bali yang dalam waktu dekat ini segera menyelenggarakan pesta demokrasi untuk memilih gubernur, bupati dan wali kota. Rasanya tidak terlalu sulit untuk memahami bahwa pemilihan pemimpin yang didasarkan pada pikiran-pikiran dan pertimbangan-pertimbangan yang subjektif dan irasional niscaya akan membawa kita kepada ‘’kesalahan tipe I’’ yang akan menghasilkan pemimpin yang tidak kompeten dan tidak layak. Thesa ini segera membawa kita kepada kriteria-kriteria yang objektif dan cerdas yang diperlukan untuk dijadikan pegangan dan panduan oleh pemilih agar mereka dapat melakukan kewajibannya memilih pemimpin yang tepat dengan kompetensi dan integritas yang sesuai dan sepadan dengan kebutuhan untuk menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Bali. Diskusi publik dan diskursus terbuka tentang kriteria dimaksud sangat perlu digalang dan digalakkan agar masyarakat pemilih yang tekor pengetahuan dan wawasan politik
tidak tersesat memilih pemimpinnya. Dengan tulisan ini saya bermaksud mengajak para sahabat dan handaitaulan yang peduli dengan nasib dan masa depan Bali untuk bersamasama memikirkan dan menggagas kriteria pemimpin Bali yang tepat dan patut mengemban amanah memimpin masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu. Saya akan memulai diskursus publik ini dengan menyatakan bahwan apa pun kriteria itu, berapa pun banyaknya, hendaknya secara kategoris dapat dikelompokkan ke dalam kategori kriteria ‘’ketepatan (fit)’’ dan kriteria ‘’kepatutan (proper)’’. Secara keseluruhan kriteria tersebut, bila dipenuhi, harus mampu menghasilkan pemimpin yang mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Bali secara tepat, proporsional, efisien, patut, dan tepat waktu. Kriteria yang berkaitan dengan kategori ‘’ketepatan (fit)’’ misalnya: kecerdasan, wawasan pengetahuan, pengalaman memimpin, dan track-record kinerja di berbagai lembaga di mana dia pernah berkiprah, baik lembaga publik maupun lembaga swasta. Kriteria ini akan merefleksikan kemampuan untuk memahami permasalahan Bali yang sifatnya multifaset dan multidimensi. Boleh dikata apa pun masalahnya, hampir dapat dipastikan masalah itu mempunyai dimensi sekala dan niskala karena para Rsi dan leluhur orang Bali dulu mendesain Bali dengan filosofi Tri Hita Kirana (THK). Artinya, calon pemimpin yang terindikasi tidak memahami THK tidak usah dipilih. Memilih pemimpin yang tidak mampu memahami konsep dan filosofi THK niscaya akan mengakibatkan tidak terselesaikannya permasalahan yang ada dengan baik dan benar, bahkan bukan tidak mungkin si pemimpin itu juga malah menjadi sumber masalah bagi Bali dan masyarakat Bali. Kriteria yang setara pentingnya dengan kriteria ‘’ketepatan (fit)’’ adalah kriteria yang termasuk dalam kategori kriteria ‘’Kepatutan (proper)’’. Kriteria ini berkaitan dengan karakter, nilai (value) dan etika yang memengaruhi sikap, pandangan, kebiasaan dan perilaku si calon pemimpin. Pertanyaan yang relevan untuk diajukan dalam menetapkan kriteria dalam kategori ini, misalnya: ‘’apakah sikap,
kebiasaan dan perilaku si calon pemimpin selama ini sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma adat-istiadat masyarakat Bali pada umumnya?’’ Dikaitkan dengan isu-isu strategis yang sedang hangat akhir-akhir ini pemilih bisa mempertanyakan: ‘’Apakah si calon pemimpin pro atau kontra terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa dan rencana KSPN Pura Besakih? Berkaitan dengan UU Desa No. 6 Tahun 2014, apakah si calon pemimpin cenderung mendaftarkan Desa Adat atau Desa Dinas’’. Dan banyak lagi pertanyaan serupa yang bisa dipakai untuk menguji kriteria pemimpin Bali ke depan. Saya katakan kriteria kepatutan adalah setara pentingnya dengan kriteria ketepatan. Karena kita tidak ingin memilih pemimpin yang cerdas berpengetahuan luas tetapi berkarakter rajasik dan tamasik serta berperilaku asyura. Begitu juga sebaliknya, kita tidak ingin memilih calon pemimpin yang berkarakter baik dan santun tetapi bodoh, naif dan cupat pikirannya. Oleh karena itu, idealnya adalah kita memilih pemimpin yang cerdas dengan pengetahuan luas yang sekaligus juga bijak, santun, berkarakter dan berintegritas tinggi, sehingga mampu menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Bali secara benar dan baik dalam arti efektif, efisien, proporsional dan tepat waktu serta mampu menyelesaikan masalah tanpa menciptakan masalah baru yang lebih besar. Dalam berbagai kesempatan sering saya kemukakan bahwa ketiga pilar THK telah mengalami damage yang serius. Ini terjadi karena masyarakat Bali telah salah memilih pemimpinnya, sehingga pemimpin yang dihasilkan tidak mampu memahami permasalahan Bali dan akibat selanjutnya adalah pemimpin itu tidak mampu pula memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan itu. Dengan bekal kriteria-kriteria ketepatan dan kepatutan ini mudah-mudahan masyarakat Bali tidak lagi salah memilih pemimpinnya. Semoga tulisan singkat ini mampu mengundang dan menggugah semeton yang lain untuk menyumbangkan pemikirannya agar kita semua dan masyarakat Bali pada umumnya memperoleh pegangan dan panduan kriteria yang baik dalam memilih pemimpinnya dalam pilkada mendatang ini. Astungkara.
Terjadi Gesekan Dari Hal. 3
TERTIMPA LONGSOR - Rumah warga Banjar Dinas Taman, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng, tertimpa longsor, Senin (1/5) sore kemarin.
Berbagai Beasiswa Dari Hal. 3
Pemerintah pusat sejauh ini sudah mempersiapkan langkah untuk memfasilitasi guru dan dosen untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi mereka. Salah satunya, menyiapkan berbagai jenis beasiswa untuk dosen. Guru dan dosen didorong untuk melanjutkan studi mereka di perguruan tinggi di luar negeri. Selain itu, kebijakan pemerintah pusat juga meningkatkan kompetensi guru dan dosen dengan mengundang profesor dari luar negeri untuk bersamasama melakukan penelitian, pengembangan proposal, dan melakukan rublikasi berkelas dunia. ‘’Kompetensi guru dan dosen ini sudah kita siapkan skema melalui penyiapan beasiswa dan menyiapkan biaya untuk menyekolahkan guru dan dosen ke luar negeri,’’ katanya. Di sisi lain, Ghufron mengatakan, jenjang karier guru dan dosen belakangan ini juga mendapat perhatian serius oleh pemerintah pusat. Untuk mempercepat pengembangan karier, pemerintah pusat melakukan percepatan kenaikan jabatan dan mempermudah sertifikasi guru dan dosen itu sendiri. Upaya ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat di mana 2017 merupakan tahun istimewa bagi dosen di Indonsia dan sesuai Permenristekdikti No. 20 di mana dosen dituntut
memahami tugas pokok dan fungsi (tupoksi), melakukan penelitian dan rublikasi internasional. ‘’Saya kira dengan berbagai upaya dan kebijakan pemerintah pusat, kompetensi guru dan dosen kita semakin meningkat dan dengan sendirinya mampu bersaing dengan dosen luar negeri dan menghasilkan kualitas pendidikan yang berkelas dunia,’’ jelasnya. FK Undiksha Sementara itu, rencana Undiksha Singaraja membentuk Fakultas Kedokteran (FK), masih dalam proses. Pemerintah pusat menyerahkan kepada Undiksha dan dukungan pemerintah daerah dalam melengkapi persyaratan untuk menyelenggarakan FK tersebut. Menurut Ghufron, layak atau tidak persyaratan yang sudah dilakukan tidak bisa ditentukan oleh pemerintah pusat. Hal ini karena masih menunggu rekomendasi dari Konsoil Kedokteran Indonesia (KKI) dan juga melakukan visitasi oleh tim khusus. ‘’Masalah FK itu masih berproses dan masih akan dilakukan penilaian mana yang sudah dan mana yang belum. Nanti akan ada juga rekomendasi KKI kepada pemerintah pusat untuk memberikan tuntunan apakah penyelenggaraan FK di Undiksha disetujui atau sebaliknya,’’ jelas Ghufron. (kmb38)
Bersama Perempuan Dari Hal. 3
Martinus tidak menyebut identitas perempuan yang mendampingi Miryam saat petugas mengamankan politisi dari Partai Hanura itu. Setelah menangkap Miryam, polisi memeriksanya di Polda Metro Jaya guna mengetahui tempat dia sembunyi dan orang
yang membantunya selama melarikan diri. Miryam, yang masih tercatat sebagai anggota DPR periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Hanura disangka memberikan keterangan tidak benar dalam sidang perkara korupsi pengadaan KTP elektronik di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. (ant)
‘’Kelompok itu termonitor oleh polisi menuju lokasi unjuk rasa buruh. Agar tidak terjadi gesekan, kemudian dilakukan penyekatan oleh polisi. Kemudian, mereka bergerak ke arah Jalan Dago, sambil berjalan mereka melakukan perusakan,’’ ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Hendro Pandowo di tempat kejadian perkara (TKP). Pos polisi yang berukuran sekitar 4x3 tersebut mengalami pecah kaca pada bagian depan dan samping kiri akibat lemparan benda keras,
05:52 Mars Indonesia Raya
05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Penguatan Sradha Melalui Tattwa Agama (2) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Saba Parwa (3) 08:00 Education On Bali TV 08:35 Bali Channel Tourist TV 09:05 Halo Kamtibmas 10:05 Lejel Home Shopping 10.30 Yowana Magz 11:05 Bali Channel Tourist TV 11:30 Serial: Buddha 12:05 Dharma Wacana Penguatan Sradha Melalui Tattwa Agama (3) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali
dan seng penutup Taman Cikapayang yang tengah direnovasi ikut dirusak massa. Hendro mengatakan, pihaknya akan terus memburu pelaku yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya, karena tindakan mereka sangat tidak terpuji merusak fasilitas publik. ‘’Ini milik masyarakat Bandung, milik rakyat yang digunakan polisi untuk berteduh. Untuk menjaga masyarakat dalam berkendaraan agar aman, nyaman, mengantisipasi kemacetan, maupun antisipasi terjadinya tindak pidana,’’ katanya. (ant)
Selasa, 2 Mei 2017 13:30 Lejel Homeshopping 14:00 Klip Bali 14:30 Lila Cita 15:30 Education On Bali TV 16:05 Upakara 17.05 Dunia Pendidikan Bidang Tata Niaga Politeknik Negeri Bali 17.30 Taman Sari Bali Kids School 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Lipsus Dialog DPD REI 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Sendratari Dalem Sidakarya, Br. Peken-Nusa Dua (2) 23:00 Lila Cita Calonarang Padangsambian (2)
4 richest Indonesians wealthier than poorest 100 million
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Selasa Paing, 2 Mei 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
John Legend
Penghargaan Keadilan Sosial John Legend mendapat Salem Advocate for Social Justice Award dan diharapkan menghadiri acara pemberian penghargaan untuk keadilan sosial itu di sebuah kampus di Massachusetts pekan ini. Penyanyi dan penulis lagu itu menjadi penerima pertama Salem Advocate for Social Justice Award saat menerima penghargaan tersebut pada Selasa (2/5) ini di Salem State University. Selain tampil dalam acara tersebut, Legend juga akan membahas tentang peradilan pidana, pendidikan dan isu lainnya. The Salem Award Foundation for Human Rights and Social Justice memberikan penghargaan untuk menghargai orang-orang yang memperjuangkan keadilan sosial dan hak orang-orang yang kurang terwakili. Tahun ini adalah tahun pertama penghargaan tersebut diberikan. Legend telah memenangi 10 penghargaan Grammy. Dia juga ikut menulis lagu “Glory” yang diputar dalam film “Selma” (2014) yang memenangkan Academy Award dan Golden Globe Award menurut warta Billboard. (ant)
Bali Post/ap
Dwayne Johnson dalam adegan di “The Fate of the Furious”.
”Furious” Lewati Capaian Satu Miliar Dolar
Gwyneth Paltrow
Bali Post/ap
Garap Majalah ”Goop” dengan Anna Wintour
Gwyneth Paltrow dan Editor Vogue, Anna Wintour, bekerja sama untuk mengangkat situs Goop sebagai aktris dengan penerbit majalah Conde Nast. Wintour, yang juga Direktur Artistik di Conde Nast, mengatakan bahwa melalui merek Goop, Paltrow telah membangun pemikiran modern tentang bagaimana kita hidup sekarang. Edisi pertama majalah Goop dijadwalkan rilis September. Majalah ini akan diterbitkan setiap tiga bulan dan akan berkisar seputar tema kesehatan yang dipublikasikan di Goop.com. Paltrow mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Wintour adalah “pembangkit tenaga, dan salah satu pemimpin pemikiran paling mengagumkan di media.” Aktris peraih Oscar tersebut meluncurkan Goop pada 2008 sebagai buletin mingguan. (iah/ap)
Gwyneth Paltrow
Bali Post/ao
FILM “The Fate of the Furious” kembali bertengger di posisi nomor 1 untuk minggu ketiga berturut-turut dengan 19,4 juta dolar AS. Film produksi Universal Pictures juga meluncur melewati 1 miliar dolar AS secara global, dan melewati pendahulunya, “Furious 7,” untuk menjadi film impor terlaris tertinggi di Cina dengan 361 juta dolar AS. Waralaba “Fast and Furious”, yang terakhir dipegang oleh F. Gary Gray, selalu dianggap sebagai model blockbuster yang beragam. Mengingat pemerannya yang dipimpin oleh Vin Diesel dan Dwayne Johnson. Sensasi India Selatan, komedi yang berfokus pada Hispanik dan film terlaris yang pernah
disutradarai oleh seorang Afrika Amerika menghasilkan tiga film teratas di Amerika Utara pada akhir pekan box office yang beragam budaya. Di tempat kedua di dalam negeri dengan 12 juta dolar AS dan menarik kerumunan orang yang sangat Hispanik adalah komedi Eugenio Derbez, “How to Be a Latin Lover.” Film ini
sukses terbesar bagi Pantelion, perusahaan patungan berorientasi Latino Lionsgate dan Grupo Televisa. “How to Be a Latin Lover” dibintangi Salma Hayek, Rob Lowe dan Kristen Bell. Tapi pemenang utamanya adalah Derbez, dengan “Instructions Not Included.” Penonton untuk “How to Be a Latin Lover”
Pesawat Amfibi Terbesar Tiongkok Sukses Uji Coba Beijing (Bali Post) Pesawat amfibi terbesar AG600 buatan Tiongkok berhasil diuji coba untuk yang pertama kali di Kota Zhuhai sebagai bagian dari persiapan sebelum terbang perdana. Serangkaian uji coba dan pemeriksaan masih terus dilakukan, demikian pernyataan China Aviation Industry General Aircraft Co Ltd sebagaimana dikutip media resmi pemerintah setempat, Minggu. Dirancang sebagai pesawat amfibi terbesar di dunia, AG600 yang panjangnya 37 meter dengan rentang sayap 38,3 meter itu mampu tinggal landas dengan daya angkut 53,5 ton. Pesawat tersebut juga mampu menarik beban 12 ton di perairan dalam waktu 20 detik dan mampu mengangkut 370 ton air yang ditampung dalam satu tangki. Dengan kemampuan manuver yang bagus dan daya jelajah yang relatif luas, AG600 tersebut bisa digunakan dalam tugas kemaritiman, pemadaman kebakaran hutan, dan pemantauan pelestaian kawasan lingkungan kelautan. Pihak produsen telah menerima pesanan pesawat jenis AG600 tersebut sebanyak 17 unit. Sebelumnya, Tiongkok juga
meluncurkan kapal induk buatan dalam negeri di Dalian,
adalah 89 persen Hispanik. Yang ketiga adalah “Baahubali 2: The Conclusion” yang disebut film Tollywood (bahasa Telugu) dari India Selatan, yang menghasilkan 10,1 juta dolar AS meskipun hanya tayang di 420 layar. “The Fate of Furious” ditayangkan di lebih dari 4.000 bioskop. “Baahubali 2” bahkan mengalahkan sepasang bintang Hollywood terbesar, Emma Watson dan Tom Hanks. Film thriller “The Circle” mereka yang sangat bagus, yang didis-
tribusikan oleh STX Films atas nama EuropaCorp, dibuka dengan 9,3 juta dolar AS. Paul Dergarabedian, analis media senior untuk comScore, mengatakan bahwa akhir pekan global di box office akan menjadi lebih umum. “Ini adalah akhir pekan terakhir sebelum musim panas dimulai dan film-film blockbuster menghantam bioskop. Tapi akhir pekan ini ditandai dengan jumlah konten multikultural yang luar biasa, ini mencerminkan dunia tempat kita tinggal.” (iah/ap)
Pekan Depan, Psy akan Rilis Album Kedelapan
Penyanyi asal Korea Selatan yang sensasional lewat Gangnam Style pada 2012 akan merilis album kedelapannya pada pekan depan depan. Album tersebut akan menjadi come back-nya setelah absen selama satu setengah tahun, menurut agensinya, YG Entertainment, dikutip dari laman kantor berita Yonhap. YG Entertainment mengatakan bahwa rapper Korea yang memiliki nama asli Park Jae-sang itu akan merilis album barunya pada 10 Mei. Dalam blog resminya, agensi yang juga merupakan rumah dari sejumlah musisi ternama Korea Selatan, termasuk BIGBANG, CL dan Akdong Musician tersebut mengunggah poster dengan gambar kartun Psy. “Nantikan lagu dan video baru yang penuh dengan kegembiraan dan energi khas Psy,” kata YG Entertainment. Psy menggemparkan dunia dengan “Gangnam Style” yang video musiknya telah diputar lebih dari 2,8 miliar kali di YouTube. Lagunya yang populer lainnya antara lain “Gentlemen”, “Hangover” dan “Daddy”. Penyanyi tersebut dilaporkan telah menyelesaikan video musik terbarunya yang menampilkan aktor Lee Byung-hun dan Son Naeun dari girlband Apink. Dalam video musiknya terdahulu, Psy juga banyak menampilkan selebriti papan atas Korea Selatan, antara lain mantan anggota 4minute HyunA dalam video musik “Gangnam Style” dan Gain dari girlband Brown Eyed Girls untuk lagu “Gentleman”. (ant)
Provinsi Liaoning, Rabu (26/4). Pada bulan ini Tiongkok juga meluncurkan pesawat kargo Tianzhou-1 ke ruang angkasa untuk persiapan pembangunan laboratorium antariksa. Pesawat penumpang bermesin jet C919 buatan Commercial Aircraft Corp of China juga tinggal menunggu waktu untuk terbang perdana setelah berhasil melalui serangkaian uji coba. Lalu ada helikopter AC311A buatan AVIC Change Aircraft Industry Co Ltd berhasil melakukan uji kelayakan terbang di wilayah pergunungan Delingha, Provinsi Qinghai, Senin. (ant)
Deg-degan Nyanyi di Depan Penyandang Disabilitas SERU dan deg-degan. Itulah yang dirasakan Andin Komalla saat tampil sebagai artis pembuka dalam acara “BliBli Fun Festival 2017” di Eco Park Ancol, Jakarta Utara, baru-baru ini. Pada kesempatan itu, Andin tidak tampil sendiri. Melainkan bersama grup Deaf People Project yang beranggotakan para penyandang disabilitas, Surya Sahetapy (Piano/ Kibor) penyandang tuli, Marsya (biola) penyandang tuli, Fachry (drum) penyandang tuna netra, dan dua personel lain yang normal, Andin Komalla sebagai vokalis dan Osvaldo Rio sebagai komposer dan synthesizer. Deaf People Project by Andin Komalla merupakan bagian dari SYLBOX (Show You Love Box), forum yang dibuat oleh Andin Komalla dalam rangka mensosialisasikan kelas bahasa isyarat
dengan mendirikan kelas bahasa isyarat serta membuat proyek musik disabilitas tuli. Pada 20 Januari 2016, tepat pada hari peringatan Disabilitas Nasional, Andin Komalla mempublikasikan ide akan forum SYLBOX kepada media sekaligus merilis single berujudul “Show You Love” (ciptaan Osvaldo Rio) sebagai lagu tema konsep tersebut. Tepat pada 20 Januari 2017, SYLBOX didirikan dengan harapan akan menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk dapat belajar bahasa isyarat, bersosialisasi, serta menikmati serunya pergaulan yang positif. ”Rasanya seru dan deg-degan di waktu yang bersamaan. Katanya sih penonton pada terkagumkagum kenapa bisa mereka yang tuli dan tuna netra
bisa memainkan alat musik tanpa kesulitan,” tutur Andin saat dihubungi melalui handphone-nya pada belum lama ini. Andin dan Deaf People Project tampil membawakan empat nomor lagu, “Cintaku”, yang dipopulerkan Chrisye, “Closer” dari The Chainsmokers, “Bukan Main-main” remix ZeeMoo, dan “Osvaldo Rio” dan “Show You Love” karya Andin dan Osvaldorio. Menurut Andin bermain musik dengan teman-teman penyandang disabilitas tidak mengalami kesulitan berarti. Kesulitan hanya terjadi saat latihan. Itu pun bisa diatasi lantaran mereka bermain dengan menggunakan not balok. Sehingga ada acuan bersama, not balok. Selain itu, mereka sudah cukup lama berteman, sehingga bisa saling memahami.
”Kesulitan muncul cuma pas di latihan. Soalnya teman yang tuli harus dikoordinasi di ketukan dan pitch karena mereka cuma membaca not balok. Cara membuat kompak sih natural saja. Kita kan saling berteman jadi bisa saling mengingatkan, toh kita terima perbedaan satu sama lain. Dan mereka juga asyik– asyik orangnya. Kita latihan hanya sebanyak 6 kali pertemuan,” ungkap Andin. Agar penampilan bisa tetap kompak, Andin menunjuk seorang koordinator musik, yaitu Osvaldorio dan ZeeMoo. Melalui penampilan perdana ini, Andin memiliki harapan yang besar agar masyarakat lebih aware terhadap penyandang tuli. Karena itu sudah menjadi tujuan SYLBOX, organiasai yang didirikan oleh Andin Komalla dan Surya Sahetapy.
SYLBOX yang dipimpin oleh Andin Komalla dan Surya Sahetapy merupakan wadah yang berfokus pada penyebaran atau sosialisasi bahasa isyarat melalui sistem siber. Tujuannya efisiensi viralitas, dan aktivitas-aktivitas offline seperti event yang diadakan di lapangan, maupun di kelas. Nantinya, SYLBOX menjadi gerakan tuli yang trend di kalangan anak muda. Walaupun sesungguhnya SYLBOX memiliki dua target pasar, yaitu generasi Y dan Millenium (14-25 tahun) sebagai target primer, dan generasi X (40-53 tahun) sebagai pasar sekunder. Setiap anggota akan diajarkan bahasa isyarat dengan penyampaian yang berbeda, sesuai dengan umur dan gaya hidup atau status keseharian agar dapat dipahami secara efektif. (pik)
Andin Komalla
Bali Post/ist