Skip to main content

Edisi 29 Juni 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 297 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

kamis kliwon, 29 juni 2017

Obama Sebut Borobudur Simbol Toleransi

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Tarif Kamar Obama Rp 30 Juta Semalam D I Y O G Y AKA R T A , Obama beserta keluarga menginap di Hotel Tentrem Yogyakarta. Iring-iringan mobil yang membawa rombongan Obama dan keluarga dengan dikawal aparat kepolisian tiba di Hotel Tentrem pada pukul 12.48 WIB. Obama bersama Michele Obama tampak berada di mobil Land Cruiser warna hitam dengan nomor polisi CD 12 69. Sejumlah petugas TNI/ Polri tampak berjaga-jaga di depan hotel bintang lima itu. Meski demikian, manajemen Hotel Tentrem tetap membuka layanan menginap bagi masyarakat umum. ‘’Kami tetap buka seperti biasa,’’ kata Public Relations Manajemen Hotel Tentrem Nike Aristya. Ia mengatakan, Barack Obama dan keluarga meme-

MANTAN Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengagumi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sebagai simbol harmoni dan toleransi umat beragama. Dirut PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Edy Setijono, usai mendampingi Obama di Magelang, Rabu (28/6) kemarin, mengatakan Obama sangat kagum sebagai candi peninggalan agama Buddha, Borobudur saat ini ada di tengah masyarakat muslim dan masih terawat dengan baik. Pada kunjungan tersebut, Obama bersama keluarganya naik hingga puncak candi. Obama datang pukul 16.35 WIB lewat pintu barat (Kenari) dan turun pukul 17.18 WIB. Obama mengunjungi Candi Borobudur dalam rangkaian berlibur di Yogyakarta pada 28-30 Juni 2017, setelah sebelumnya berlibur di Bali. Edy menuturkan, Obama menceritakan bahwa kunjungannya ini merupakan yang kedua. Saat masih kecil Obama mengaku pernah berkunjung ke Borobudur. Sedangkan bagi keluarganya, ini kali pertama

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

mereka ke Candi Buddha terbesar di dunia tersebut. ‘’Obama sangat terkesan. Ini kunjungan kedua. Saat kecil pernah ke Borobudur dan sekarang datang lagi bersama keluarganya. Ini sangat indah dan merupakan simbol toleransi,’’ katanya. Dalam kunjungan tersebut Obama tidak sampai menyaksikan matahari tenggelam karena sudah keburu turun. Edy berharap kunjungan Obama ini akan berdampak baik bagi pariwisata Borobodur. Kunjungan pemimpin negara lain menandakan candi aman untuk dikunjungi. (ant)

Bali Post/ant

san kamar presidential suite dengan tarif Rp 30 juta per malam. Selain fasilitas tempat tidur, kamar seluas 273 meter persegi itu, juga dilengkapi ruang makan, meja kerja, jacuzzi pribadi, dan balkon besar dengan posisi menghadap Gunung Merapi. ‘’Bisa melihat pemandangan Gunung Merapi,’’ katanya. Pihak manajemen tidak menyiapkan menu khusus untuk Presiden ke-44 Amerika Serikat itu. Meski demikian, berdasarkan informasi yang ia terima, Obama dan keluarga menyukai menu makanan khas Indonesia. ‘’Mereka suka makanan khas Indonesia,’’ katanya. Sesuai informasi, selain mengunjungi Candi Borobudur, Obama juga berkunjung ke Candi Prambanan. (ant)

CANDI BOROBUDUR - Barack Obama saat mengunjungi Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (28/6) kemarin. Selain mengunjungi Candi Borobudur, Obama juga akan mengunjungi Candi Prambanan di Yogyakarta hari ini.

Serangan Global pada Komputer

Setelah WannaCry, Kini Ransomware Petya

Dani Alves

Moskow Setelah serangan virus WannaCry, kini dunia menghadapi ancaman virus ransomware yang baru. Para ahli menyebutnya ransomware Petya. Virus ini menyerang omputer di seluruh dunia pada hari Selasa, menginfeksi server di perusahaan minyak terbesar Rusia, mengganggu operasi di bank Ukraina, dan mematikan komputer di perusahaan perkapalan serta periklanan multinasional. Pakar keamanan cyber mengatakan

bahwa di balik serangan tersebut tampaknya telah mengeksploitasi jenis alat hacking yang sama yang digunakan dalam serangan ransomware WannaCry yang menginfeksi ratusan ribu komputer pada bulan Mei sebelum seorang peneliti Inggris membuat sebuah kill-switch. ‘’Ini seperti WannaCry lagi,’’ kata Mikko Hypponen, chief research officer pada firma keamanan cyber berbasis di Helsinki FSecure, dikutip Reuters. Dia memperkirakan wabah tersebut

menyebar di Amerika saat para pekerja menghidupkan mesin yang rentan, yang memungkinkan virus tersebut menyerang. ‘’Ini bisa menimpa AS. Saya sangat khawatir,’’ katanya. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengatakan bahwa pihaknya memantau laporan serangan cyber di seluruh dunia dan berkoordinasi dengan negara lain. Laporan pertama organisasi yang diserang muncul dari Rusia dan Ukraina, namun dampaknya cepat menyebar ke barat ke komputer di

Alves Pastikan Hengkang dari Juventus

Jokowi Bagikan Sembako untuk Tukang Becak

Roma – Dani Alves telah memastikan diri hengkang dari klub sepak bola juara Liga Italia (Serie A) Juventus setelah satu musim merumput di Italia, dengan Manchester City menjadi klub tujuan yang paling mungkin bagi pemain Brazil itu. Hal. 19 Dua Tahun

Bali Post/ant

WALI KOTA KENDARI - Anggota Gegana Brimob Polda Sultra mengamankan benda mencurigakan di depan ruangan Wali Kota Kendari, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (28/6) kemarin. Satuan Polisi Pamong Praja Kantor Wali Kota Kendari menemukan benda mencurigakan yang diduga berisi bom sekitar pukul 10.30 Wita dan pihak kepolisian akan memeriksa untuk memastikan isi dua paket kardus tersebut.

Rumania, Belanda, Norwegia, dan Inggris. Dalam beberapa jam, serangan itu telah terjadi secara global. Perusahaan shipping raksasa A.P. MollerMaersk (MAERSKb.CO), yang menangani salah satu dari tujuh kontainer dikirimkan secara global, mengatakan serangan itu telah menyebabkan pemadaman di sistem komputer di seluruh dunia pada hari Selasa, termasuk di terminal di Los Angeles. Hal. 19 Peretasan Global

Bali Post/ant

BAGIKAN SEMBAKO - Presiden Joko Widodo menyalami warga saat kegiatan pembagian sembako di Solo, Jawa Tengah. Presiden memanfaatkan libur Lebaran di Kota Solo dengan membagikan 4.000 paket sembako kepada warga. Jokowi juga membagikan sembako kepada tukang becak, Rabu (28/6) kemarin, sebelum bertolak ke Jakarta.

Tuntutan kepada Qatar Tak Bisa Ditawar Lagi

AS Tuding Suriah Rencanakan Serangan Kimia Washington – Amerika Serikat (AS) meminta Damaskus membatalkan rencana serangan kimia, tudingan didasarkan atas informasi intelijen terkait persiapan di lapangan terbang Suriah, kata pejabat pada Selasa (27/6). Rusia, pendukung utama pemerintahan Presiden Suriah Bashar al Assad, langsung menanggapi dengan mengecam tudingan itu. Juru bicara Pentagon, Kapten Jeff Davis, mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi tentang kegiatan di lapangan terbang Shayrat, yang menjadi sasaran serangan peluru kendali Amerika Serikat pada 6 April. ‘’Persiapan itu melibatkan pesawat di hanggar khusus, yang kami tahu sering digunakan untuk persenjataan kimia,’’ kata Davis. Davis mengatakan aktivitas itu terjadi sejak ‘’satu atau dua hari lalu’’. Dia tidak menjelaskan bagaimana Amerika Serikat mendapatkan informasi intelijennya. Pada Senin, Gedung Putih mengatakan bahwa pemerintah Suriah menyiapkan serangan kimia dan mengancam Bashar akan ‘’membayar harga mahal’’ jika mewujudkan rencana itu. Hal. 19 Rusia Membantah

Jakarta (Bali Post) – Presiden Jokow Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo kembali ke Jakarta, Rabu (28/6) kemarin, setelah beberapa hari pulang kampung ke Solo, Jawa Tengah. Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam siaran pers menyebutkan Presiden dan rombongan kembali ke Jakarta menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Pangkalan TNI Angkatan Usara (AU) Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah. Menurut Bey Machmudin, sebelum kembali ke Jakarta, Presiden berkeliling Kota Surakarta dan membagikan paket Lebaran, antara lain berisi makanan, kain sarung dan buku kepada pengayuh becak, pengemudi ojek dan juga warga sekitar. Kehadiran Presiden membuat warga terkejut. Mereka pun berusaha menyapa dan bersalaman dengan Presiden Jokowi. Pasar Legi Surakarta menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi Presiden setelah berkeliling ke sejumlah wilayah lainnya yang ada di Kota Surakarta. Setelah mengunjungi masyarakat, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo kembali ke kediaman pribadi di kawasan Sumber, Surakarta. (ant)

Bali Post/rtr

SEPI - Areal keberangkatan di Bandara Hamad International di Doha, Qatar, tampak sepi. Gambar diambil pada 20 Juni 2017, pascasejumlah negara Arab memutuskan hubungan dengan Qatar.

Washington – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan, tuntutan kerajaan dan negara-negara Arab lainnya -- agar Qatar berhenti mendukung terorisme -- tidak bisa ditawar lagi. Ketika ditanya para wartawan saat ia berkunjung ke Washington, soal apakah tuntutan tidak bisa ditawar, Jubeir mengatakan, ‘’Ya.’’ ‘’Kami telah memastikan, kami sudah mengambil langkah-langkah kami dan terserah (pemerintah Qatar) apakah mereka akan mengubah perilaku mereka dan jika mereka melakukannya, semuanya akan berjalan, tetapi jika tidak, mereka akan tetap dikucilkan,’’ kata Jubeir, Rabu (28/6) kemarin. Jika Qatar ingin kembali ke lingkaran Dewan Kerja

Sama Teluk, ‘’mereka (pemerintah Qatar - red) tahu apa yang harus mereka lakukan,’’ tegasnya. Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahran dan Mesir telah menerapkan boikot terhadap Qatar sejak tiga pekan lalu. Negara-negara itu menuding Qatar mendukung kelompokkelompok garis keras. Mereka kemudian mengeluarkan ultimatum terhadap Qatar, termasuk menuntut negara itu untuk menutup pangkalan militer Turki di Doha, menutup saluran televisi Al Jazeera serta mengekang hubungan dengan Iran. Qatar membantah berbagai tuduhan dan mengatakan tuntutan-tuntutan itu diarahkan untuk mengendalikan kedaulatannya. Hal. 19 Lakukan Pertemuan


denpasar

2

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

figur

Dibelit Permasalahan Klasik

SAMPAI saat ini kesejahteraan petani Bali masih tetap terpuruk, sehingga banyak krama Bali yang terpaksa ‘’lari’’ dari sektor ini lantaran dinilai tidak menjanjikan dari Bali Post/dok segi kesejahteraan. Salah satu permasalahan klasik yang tetap mengganjal adalah petani Bali tidak memiliki akses pasar yang cukup luas untuk memasarkan produk pertanian yang dihasilkannya. Padahal kondisi riil di lapangan, kemampuan petani berproduksi sudah tidak diragukan lagi. Namun ketika overproduksi, harga yang mendadak anjlok membuat petani putus asa. ‘’Itu permasalahan klasik yang membelit para petani kita di Bali. Mayoritas dari mereka tidak memiliki akses pasar yang baik,’’ kata pengamat masalah pertanian yang juga dosen Fakultas Pertanian Universitas Udayana Dr. IGN Alit Susanta Wirya, S.P., M.Agr., Rabu (28/6) kemarin. Akademisi yang penghobi fotografi ini menambahkan, mayoritas petani Bali juga sepenuhnya masih bergantung pada penjualan produk pertanian dalam bentuk mentah (bahan baku) atau belum mengalami proses pengolahan apa pun. Akibatnya, harga produk pertanian itu dihargai rendah atau tidak memiliki nilai tambah secara ekonomi. ‘’Ini juga merupakan permasalahan mendasar yang membelit komunitas petani di Bali,’’ katanya. Guna mengurai permasalahan klasik itu, bapak tiga orang putra ini mengharapkan pemerintah daerah mencari solusi untuk memperluas akses pasar produk pertanian lokal Bali. Selain itu, pemerintah daerah juga wajib menggelar pelatihan secara berkelanjutan agar petani bisa meningkatkan nilai jual produknya dengan penanganan pascapanen yang baik dan melakukan pengolahan, sehingga produk itu bisa dihargai lebih tinggi. ‘’Beberapa waktu lalu, sempat ramai diwacanakan pentingnya keberadaan pasar agro di masing-masing kabupaten/kota di Bali sebagai sentral pemasaran produkproduk pertanian yang dihasilkan para petani di Bali. Itu sebenarnya sebuah solusi yang bernas. Saya berharap seluruh pemerintah daerah di Bali secepatnya merealisasikan wacana tersebut,’’ tegasnya. (ian)

Puluhan Siswa Ikuti Kemah Budaya

Denpasar (Bali Post) – Mengisi libur sekolah, berbagai kegiatan dikemas oleh Pemkot Denpasar. Siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK terlibat dalam kegiatan outbound, pelatihan memasak, menabuh, fotografi hingga kegiatan kemah budaya. Rabu (28/6) kemarin, kegiatan Kemah Budaya dikemas oleh Kader Pelestari Budaya Kota Denpasar bersama Dinas Kebudayaan yang tahun ini memasuki tahun ke-10, dipusatkan di Banjar Sekar Kangin, Desa Sidakarya. Kemah dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 27-30 Juni mendatang, dibuka Plt. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Wayan Sujati. Dalam kegiatan tersebut, siswa yang berasal dari sejumlah sekolah di Denpasar dilarang membawa handphone (HP). Dari pertemuan di balai banjar setempat, sejumlah siswa menuturkan pertama-tama canggung dalam mengikuti kegiatan ini. Namun setelah hari kedua berada di perkemahan, justru menjadi bersemangat. Jauh dari keluarga juga menjadi tantangan siswa dalam kegaitan Kemah Budaya ini. “Selama empat hari kegiatan tidak boleh membawa handphone menjadi tantangan tersendiri dalam mengikuti kemah budaya ini,’’ ujar Ayu Dita Kanaya, siswa Kelas XI SMAN 1 Denpasar. Ia mengaku sangat senang mengikuti kegiatan kemah budaya mengisi hari libur sekolah. Biasanya di rumah dan kegiatan sehari-hari HP tak pernah lepas dari genggaman, namun dalam kegiatan ini dilarang keras membawa HP. “Pertamanya kaget mendengar tidak boleh bawa HP. Tapi setelah mengikuti kegiatan, jadi lupa dengan HP. Tas dan barang bawaan dicek dulu oleh panitia. Jika ditemukan HP akan ditahan sementara oleh pihak panitia,’’ ujarnya sembari mengatakan mengikuti kegiatan pertama serasa canggung bertemu dengan teman-teman baru dari sekolah lain. Sandi Haris Saskara, siswa kelas XII SMAN 6 Denpasar, juga mengaku merasa canggung bertemu dengan teman baru di kemah budaya ini. Namun hal ini menjadi tantangan dan dapat berinteraksi dan bertukar pengalaman bersama teman-teman sebaya. Ia mengharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dalam mengisi hari libur sekolah di Kota Denpasar. “Baru pertama mengikuti kegiatan ini bersama empat teman dari satu sekolah. Senang mendapatkan pengalaman baru yang seru,’’ katanya. Sementara itu, Ketua Panitia Wahyu Diatmika mengatakan, selama empat hari kegiatan siswa dilarang membawa HP. Hal ini dilakukan untuk kebersamaan para siswa dalam pelaksanaan kemah budaya. Dikatakan kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada para siswa berinteraksi dalam kelompok yang diisi dengan kegiatan ceramah umum dengan tema “Sarin Sesarin Dharma Manusa’’, lomba keterampilan budaya, lomba debat budaya, lomba karya tulis ilmiah dan lomba drama tardisional serta studi lapangan mengenai riset sederhana terkait tema. ‘’Pesertanya 40 orang dari sepuluh SMA negeri dan swasta di Kota Denpasar. Nantinya para peserta sekaligus menjadi calon anggota organisasi pelestari budaya Kota Denpasar,’’ ujarnya. (kmb12)

Bali Post/eka

BERMAIN - Seorang ibu tengah mengawasi anak-anak bermain di taman bermain Lapangan Puputan Badung, Denpasar. Taman bermain yang berada di pusat Kota Denpasar ini selalu dikunjungi warga. Pada saat liburan sekolah, taman yang menyediakan beberapa permainan edukasi tersebut selalu ramai dengan anak-anak.

Pemeriksaan Duktang di Terminal Ubung

Tim Temukan Bus Kelebihan Penumpang Denpasar (Bali Post) –

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar bersama instansi terkait lainnya menggelar pendataan penduduk pendatang (duktang) di Terminal Ubung. Kegiatan ini mulai digelar H+1 Lebaran, Selasa (27/6) lalu. Pada hari kedua, Rabu (28/6) kemarin tim kembali melakukan pemeriksaan. Menariknya, dalam kegiatan tersebut tim yang juga melibatkan unsur kepolisian ini menemukan sebuah bus yang hendak transit di Terminal Ubung kelebihan mengangkut penumpang. Bus Tiara Mas dengan tujuan Lombok tersebut diketahui kelebihan enam orang penumpang. Penumpang tersebut akhirnya diturunkan di Ubung. “Karena muatannya lebih, maka penumpangnya diturunkan di sana (Ubung - red),” kata Kasubag Pengumpulan dan PenBerita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

yaringan Berita Humas Kota Denpasar Wayan Hendaryana. Dalam kegiatan yang melibatkan berbagai unsur dinas seperti Satpol PP, Kepolisian, Kodim, DLLAJ, Kecamatan Denpasar Utara dan Kelurahan Ubung ini, jumlah penumpang yang masuk Terminal Ubung hingga pukul 10.00 Wita mencapai 180 orang. Penumpang dari luar Bali sebanyak 41 orang, namun semua mengantongi KTP. Penumpang yang membawa KTP luar Bali sebanyak 20 orang dan KTP

Denpasar (Bali Post) – Libur dan cuti bersama serangkaian hari raya Lebaran tidak semua aktivitas pelayanan yang dilakukan pemerintah terhenti. Pasalnya, pelayanan publik masih tetap buka pada saat cuti bersama. Namun jumlah warga yang datang untuk mengurus keperluan administrasi kependudukan, seperti akta dan KTP serta perizinan lainnya mengalami penurunan dibandingkan hari biasa. Dari pantauan Bali Post, Rabu (28/6) kemarin, warga yang mengurus keperluan perizinan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTS) Kota Denpasar tidak terlalu banyak. Kondisi serupa juga terjadi di

Disdukcapil. Kepala Seksi Kebijakan dan Penyuluhan Layanan Dinas PMPTS I Gusti Made Oka Diara Putra saat ditemui di Gedung Sewaka Dharma mengungkapkan, pada hari biasa jumlah kunjungan mencapai 80-100 pemohon yang masuk. Namun pada cuti bersama ini kisaran maksimalnya hanya delapan orang yang mengurus izin. Menurut Oka Diara Putra, penurunan tersebut sangat drastis dari tanggal 23 Juni 2017 yang merupakan awal cuti bersama, di mana hanya ada sembilan orang mendatangi informasi, sementara yang mengurus IMB hanya enam, mengurus izin usaha dua orang, pemohon langsung tanpa kuasa tiga orang, konsultasi

atau semuanya sudah melengkapi diri dengan kartu identitas diri. (kmb12)

Bali Post/kmb12

PEMERIKSAAN PENUMPANG - Tim gabungan Pemkot Denpasar melakukan pemeriksaan penumpang di Terminal Ubung, Rabu (28/6) kemarin.

gambar ke advice planning empat orang dan yang mengambil izin yang sudah terbit enam orang. “Pada saat cuti bersama ini, jumlah pengunjung menurun drastis. Hari pertama jumlahnya hanya sembilan orang yang ke informasi. Sedangkan pada tanggal 27 Juni lalu, yang ke informasi meningkat menjadi 16 orang tapi yang mengurus IMB hanya dua orang, mengurus izin usaha empat orang, pemohon langsung tanpa kuasa ada dua orang, konsultasi gambar ke advice planning delapan orang dan yang mengambil izin yang sudah terbit ada enam orang,” ujarnya. Oka Diara Putra menambahkan, kondisi Rabu kemarin hampir sama dengan tanggal 27

Juni, yakni yang ke informasi 14 orang, mengurus IMB empat orang, mengurus izin usaha empat orang, pemohon langsung tanpa kuasa ada tiga orang, konsultasi gambar ke advice planning lima orang dan yang mengambil izin yang sudah terbit ada empat orang. Padahal, kata Oka Diara Putra, pihak Dinas PMPTS tidak membatasi penerimaan permohonan untuk mengurus izin kendati hanya buka sampai pukul 12.00 Wita. “Kami memang tidak pernah membatasi pengurusan izin saat cuti bersama ini, walaupun bukanya sampai pukul 12.00 Wita, kami akan tetap layani. Tapi kenyataannya, hanya segelintir warga yang mau

mengurus IMB dan izin usaha, padahal sekarang waktu yang paling senggang dan mengurus lebih cepat karena tidak perlu mengantre lagi. Tapi kami bisa hitung hanya belasan orang yang memanfaatkan kesempatan ini,” katanya. Kondisi serupa juga terjadi di pelayanan KTP di Denpasar Timur. Pengunjung yang hendak mencetak KTP hanya beberapa orang. Bahkan mereka harus pulang dengan tangan kosong, karena blangko e-KTP belum ada. Akibatnya, warga hanya diberikan bukti tanda daftar. “KTP belum bisa dicetak, karena blangko tidak ada,” ujar petugas di unit pelayanan KTP Denpasar Timur. (kmb12)

Kejutkan Banyak Kolega

Pengacara Corby Meninggal di Medan

FM 96,5

Topik : PEMKAB GIANYAR SEGERA TERTIBKAN HOSTEL Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 : www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

berjumlah 42 orang. Dari jumlah tersebut, tidak ditemukan penumpang yang tidak membawa KTP

Menurun, Warga Urus Izin Saat Cuti Bersama

081 337 032 965, (0361) 819446

web E-mail

Bali mencapai 139 orang. Penumpang yang turun di terminal itu, sebagian di antaranya masih melanjutkan perjalanan menuju daerah tujuan mereka. Hanya 21 orang penumpang yang bertujuan tinggal di Denpasar. Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Denpasar Luh Lely Sriadi mengatakan, penertiban ini digelar untuk mengetahui penduduk pendatang yang datang tanpa KTP. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masalah yang bisa diakibatkan oleh penduduk urban yang tidak memiliki kejelasan pekerjaan maupun tempat tinggal di Denpasar. Lely Sriadi menambahkan, pihaknya melaksanakan sidak mulai pukul 05.30 Wita hingga 10.00 Wita, dengan menyasar bus-bus AKAP yang datang ke Terminal Ubung. Pada hari pertama, terdapat dua bus dengan penumpang

Bali Post/ist

Haposan Sihombing, S.H., M.H. (alm)

Denpasar (Bali Post) Pengacara senior sekaligus Dewan Penasihat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Denpasar Haposan Sihombing, S.H., M.H. meninggal dunia, Rabu (28/6) kemarin. Ia meninggal di sebuah rumah sakit di Medan. Kabar meninggalnya salah satu pengacara Schapelle Leigh Corby ini mengejutkan banyak koleganya sesama pengacara di Bali, bahkan di seluruh Indonesia. Kabar duka itu kemudian menghiasi wall FB Haposan Sihombing yang memang aktif berkomunikasi lewat media sosial FB. Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya pengacara yang meroket sejak kasus Engeline tersebut. Na-

mun almarhum yang berusia 48 tahun ini sempat mengeluh menderita penyakit asam urat dan kolesterol tinggi. Sepekan sebelum libur Lebaran dan mudik ke kampungnya di Medan, Haposan masih terlihat baik dan sehat. Dia bahkan masih sempat ke PN Denpasar untuk urusan masalah hukum. Saat itu sakit asam uratnya sempat kambuh. Bahkan lawyer yang sering menangani orang asing ini juga terlihat berjalan kesakitan dan memegang kakinya. “Biasa, asam urat kambuh. Nanti juga hilang,” katanya kala itu. Belum ada pihak keluarga yang memberikan penjelasan secara resmi tentang meninggalnya pengacara senior itu.

Salah satu kerabatnya, Erick Sihombing, yang tinggal di Bali hanya membenarkan jika Haposan telah meninggal. “Belum dapat informasi yang jelas. Katanya sempat dilarikan ke rumah sakit, namun tak tertolong,” katanya saat ditanya wartawan. Kepergian Haposan secara mendadak sangat dirasakan, terutama para rekannya sesama advokat. Ucapan dukacita tak henti-hentinya mengalir di medsos. Tak hanya itu, akademisi dan juga koleganya di kejaksaan dan hakim banyak yang kaget dan tidak menyangka bahwa Haposan Sihombing meninggal saat pulang kampung. Salah satunya disampaikan koleganya, Erwin

Siregar. “Saya merasa sangat terkejut, karena ada begitu banyak kenangan yang saya miliki dengannya saat bekerja sebagai pengacara. Salah satu kenangan bersamanya adalah ketika saya mengundangnya untuk bekerja sama membela Corby. Saat itu dia masih junior dan sekarang kariernya bagus. Sayangnya saat kariernya sangat bagus, dia sudah meninggal,” ujar Erwin. Erwin mengaku sempat tak percaya mendengar kabar duka tersebut. Pasalnya, sebelum diketahui mudik ke Medan, Haposan terlihat sehat. “Saya akan segera kembali ke Indonesia agar saya bisa melihatnya untuk yang terakhir kalinya,” sambung Erwin. (kmb37)


Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

BADUNG

3

Libur Lebaran

Badung Selatan Diserbu Wisatawan

Bali Post/kmb23

MENGATUR LALU LINTAS - Wadir Lantas Polda Bali AKBP S. Bonaparte Silalahi, S.IK. turun langsung mengatur lalu lintas di Bundaran Bandara Ngurah Rai, Rabu (28/6) kemarin. Selama cuti bersama terkait libur Lebaran, jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata di Badung Selatan memang melonjak drastis.

Mangupura (Bali Post) Cuti bersama serangkaian dengan libur Lebaran tahun ini, sejumlah objek wisata di kawasan Badung Selatan diserbu wisatawan. Dari pantauan di lapangan, Rabu (28/6) kemarin, sejumlah objek wisata seperti Pantai Kuta, Pantai Legian dan Pantai Pandawa serta beberapa pusat perbelanjaan terlihat ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan kekroditan sempat terjadi di beberapa titik, seperti di Jalan Kartika Plaza, Jalan Pantai Kuta, Jalan Sunset Road, By-pass Jimbaran dan Jalan Uluwatu. Menurut Ketua LPM Kuta Gusti Agung Made Agung, kawasan Pantai Kuta sempat dibuat lumpuh dengan kemacetan panjang akibat membludaknya wisatawan, Selasa (27/6) malam. Ketersediaan lahan parkir yang dikelola oleh LPM Kuta benar-benar overload, banyak kendaraan yang tumpah parkir ke pinggir jalan raya yang membuat Kuta macet. “Benar-benar macet sekali, entah dari mana datangnya pengunjung yang

membludak. Kapasitas kantong parkir tidak mampu menampung lagi, sehingga banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan,” ujarnya. Peningkatan volume kendaraan menuju ke Pantai Kuta diakuinya sudah terlihat sejak tanggal 25 Juni lalu. Kondisi tersebut jauh meningkat dibandingkan dengan kondisi biasanya di Kuta. Kacetan tersebut terjadi saat menjelang sore hingga malam hari, sementara pagi hingga siang hari relatif lengang karena diprediksi wisatawan berkunjung ke objek wisata lainnya. “Yang paling parah itu di titik jalan menuju pantai. Kalau motor masih bisa dikendalikan juru parkir kami, ketika parkir penuh langsung disuruh pergi. Tapi kemarin kondisinya benarbenar krodit dan kedatangan turis membludak, jadi susah mengaturnya,” paparnya. Sementara itu, Kepala Tata Usaha Pantai Pandawa Wayan Letra mengatakan, dari tanggal 24 Juni lalu kunjungan wisata ke Pantai Pandawa terus meningkat. Bahkan peningka-

tannya lebih dari 100 persen dibandingkan hari biasanya. Mayoritas wisatawan yang berkunjung adalah wisatawan domestik. “Kalau hari biasanya itu sekitar 2.000 wisatawan. Namun tanggal 26 Juni lalu mencapai 14 ribu wisatawan. Peningkatan kunjungan wisatawan sudah terjadi dari tanggal 24 Juni,” jelasnya. Menurut Letra, puncak kunjungan biasanya terjadi pada pagi hingga siang hari. Sementara saat sore hari, kunjungan sudah mulai berkurang. Meskipun masa kunjungan wisatawan terkait libur Lebaran sudah berakhir, namun kunjungan ke Pantai Pandawa dipastikan tidak akan turun drastis. Pasalnya, dari informasi HPI dan Asita, rombongan travel dan bus rencananya akan masuk ke Pandawa hingga dua hari ke depan. “Wisatawan asing juga banyak belakangan ini. Jika biasanya hanya 500 orang, belakangan ini meningkat menjadi 600 orang lebih. Wisatawan Mandarin yang masih mendominasi. Wisatawan India juga banyak ke

Pandawa,” ujarnya. Selama Libur Lebaran, kata Letra, pihaknya juga memperkenalkan paket terusan wisata, yaitu Pantai Pandawa dan Gunung Payung Cultural Park. Jika biasanya masuk ke Pandawa dikenakan tiket Rp 8 ribu dan Gunung Payung Rp 4 ribu, maka cukup dengan biaya Rp 10 ribu wisatawan sudah bisa mengunjungi dua objek wisata tersebut bersamaan satu paket. Untuk membuat wisatawan betah berlama-lama di Pandawa, pihaknya juga membuat beberapa spot foto, seperti ayunan dan spot foto lainnya. Letra menambahkan, selama ini banyak guide dan travel yang mempromosikan Pantai Pandawa kepada wisatawan. Sebab, tiket masuk Pantai Pandawa dirasa paling pas dengan budget yang dimiliki wisatawan. Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pandawa kebanyakan keluarga dan rombongan travel. Selain itu, proses masuk ke Pantai Pandawa juga dirasa paling nyaman dan mudah di-handel para tourguide. (kmb23)

Perpanjang TDUP

Pengusaha Tak Wajib Sertakan SMP Mangupura (Bali Post) – Pemkab Badung kini tidak mewajibkan para pengusaha jasa pariwisata mengantongi sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan (SMP). Kebijakan ini diperkuat dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 80 Tahun 2015 yang menghapus aturan pengamanan pada usaha pariwisata. Aturan yang menata pentingnya pengamanan pada usaha pariwisata mengalami perubahan atau penghapusan pada pasal 5. Sebelumnya, pasal tersebut I Made Badra berbunyi “Dengan berlakunya Peraturan Bupati ini, setiap usaha sarana pariwisata yang melakukan perpanjangan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) wajib melampirkan Surat Keterangan telah memiliki sertifikat SMP dari Dinas Pariwisata.” Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengaku belum mengetahui secara detail pengahapusan kewajiban melampirkan sertifikat SMP dari Dinas Pariwisata. “Keamanan dan sistem keamanan menjadi hal yang sangat penting. Jadi semua usaha khususnya pariwisata wajib menerapkan SMP,” kata Badra saat dikonfirmasi, Rabu (28/6) kemarin. Kendati demikian, penghapusan pasal yang mewajibkan SMP saat perpanjangan bisa saja dilakukan untuk memudahkan proses perpanjangan. Mengingat, dalam pengajuan awal izin usaha pariwisata perusahaan telah diwajibkan memiliki sertifikat SMP. “Saya akan koordinasi dulu dengan dinas yang menangani perizinan,” ujarnya. Mantan Kadis Perikanan Badung ini mengatakan, pihaknya tengah gencar-gencarnya melakukan pembinaan agar setiap usaha pariwisata menerapkan SMP dengan baik. Selain itu, pihaknya juga mewajibkan seluruh akomodasi pariwisata khususnya perhotelan untuk memasang kamera pemantau atau CCTV. “Kami tengah melakukan evaluasi standar keamanan secara menyeluruh pada akomodasi hotel, sehingga semua memiliki standar keamanan yang memadai,” tegasnya. (kmb27)

Bali Post/eka

PENUMPANG - Aktivitas beberapa penumpang yang tiba di Terminal Mengwi, Badung, Rabu (28/6) kemarin. Kedatangan penumpang di terminal penumpang tipe A ini terkait arus balik pascahari raya Idul Fitri diprediksi melonjak, Jumat (30/6) besok.

Dewan Soroti Kesemrawutan di Terminal Mengwi

Mangupura (Bali Post) –

Keberadaan Terminal Mengwi yang kerap mendapat komplin dari masyarakat, menjadi sorotan kalangan wakil rakyat di DPRD Badung. Kendati terminal Tipe A ini tidak lagi menjadi tanggung jawab pemerintah setempat, namun citra negatif yang ditimbulkannya akan mencoreng wajah Pemkab Badung.

Bali Post/ist

MENUJU YOGYAKARTA - Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama berfoto sebelum bertolak menuju Yogyakarta, Rabu (28/6) kemarin.

Lima Hari Berlibur di Bali

Obama Bertolak ke Yogyakarta Mangupura (Bali Post) Setelah berlibur selama lima hari di Bali, Presiden ke-44 Amerika Serikat Barack Obama bertolak menuju Yogyakarta, Rabu (28/6) kemarin. Obama bersama istri dan anak beserta 13 rombongan keluarga bertolak menuju Yogyakarta dengan menggunakan pesawat jet carter Gulfstream N50JE pada pukul 12.12 Wita. Berangkat dari penginapannya di Hotel Fourseason Ubud, Gianyar, Obama tiba di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 11.45 Wita dengan dikawal oleh pihak keamanan melalui pintu Baseops Lanud Ngurah Rai. Setibanya di Bandara, Obama disambut oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastik, Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose dan Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal Komarudin Simanjutak serta Danlanud Ngurah Rai Kolonel Pnb. Wayan Superman. Terkait keberangkatan Obama menuju Yogyakarta, pihak Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai tidak memberikan pelayanan khusus. Menurut Kepala Humas AP I Ngurah Rai, Ari Ahsanurrohim, pihaknya hanya melakukan pengamanan yang ketat dari pihak Avsec (Aviation Security). “Kami hanya mempersiapkan pengamanan yang lebih ketat saja pada hari ini. Petugas personel eksisting Avsec diarahkan menuju ke Baseops. Selain itu, kami menyiapkan K9 untuk clearence sebelum pesawat Obama take off,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, selama berada di Bali Obama sempat berwisata ke sejumlah objek wisata, yakni kawasan persawahan di Jatiluwih, Tabanan, Pura Tirta Empul, Pura Gunung Kawi serta mencoba wahana rafting di Sungai Ayung. (kmb23)

Sorotan tersebut dilontarkan Putu Alit Yandinata. Ketua Komisi III DPRD Badung ini mengakui kondisi Terminal Mengwi perlu mendapat perhatian pemerintah pusat. Terlebih banyak dikeluhkan oleh masyarakat hingga diunggah ke media sosial. “Memang sudah tidak lagi dikelola oleh Pemkab Badung. Tapi, kalau ada permasalahan penumpang yang mengeluh mengenai kondisi terminal yang semrawut, tentunya harus ditanggapi.

Kasihan masyarakat kita bayar mahal-mahal,” kata Alit Yandinata, Rabu (28/6) kemarin. Alit Yandinata mengakui, banyak keluhan masyarakat terkait Terminal Mengwi yang sepi dan penumpang tidak mau turun di terminal, namun justru langsung turun di Terminal Ubung, Denpasar. Permasalahannya, ketika penumpang turun di Terminal Mengwi, seluruh penumpang harus turun dan tidak boleh bus terse-

but melanjutkan perjalanan menuju Ubung. “Pengenaan retribusi yang diberlakukan kendaraan ya harus standar dan harus disampaikan mengenai tarif mobil yang ada di sana,” katanya. Wakil rakyat asal Abiansemal ini mendengar keluhan masyarakat terkait membayar mahal untuk naik mobil APV setelah dipaksa turun di Terminal Mengwi. “Boleh-boleh saja ada mobil di Terminal Mengwi atau juga kerja sama dengan pihak lain. Namun,

tarifnya mesti ada standarirasi dan serentak diperlakukan. Selain itu, juga tidak boleh terlalu mahal,” ujarnya. Ia tidak memungkiri adanya kerja sama dengan pihak ketiga, namun standarisasi dari pada regulasinya harus ada, sehingga ada ketertarikan penumpang. “Kalau regulasinya jelas, saya yakin tidak ada penumpang yang mengeluh,” tegasnya. Hal tersebut, kata Alit Yandinata, harus disosialiasikan kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak mengira bahwa bus tersebut bisa turun ke Terminal Ubung. Sebab, secara aturan trayek terakhir itu mestinya di Terminal Mengwi. “Strate-

ginya, pengelolaan Terminal Mengwi itu mesti disosialiasikan ke publik, sehingga masyarakat luas tahu,” jelasnya. Seperti diketahui, pelayanan Terminal Mengwi kerap dikeluhakn di masyarakt. Bahkan baru-baru ini sempat mencuat di media sosial. Kementerian Perhubungan (Menhub) RI juga mengakui, Terminal Tipe A Mengwi yang hingga saat ini belum berfungsi dengan baik, karena bus-bus yang di Terminal Ubung tidak mau dipindahkan ke Terminal Mengwi. Oleh karenanya, Menhub mengimbau kepada Pemprov Bali untuk melakukan penegakan hukum atau low enforcement. (kmb27)

Bupati Hadiri ’’Nyekah” Bersama Desa Adat Petang

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ny. Seniasih Giri Prasta menghadiri karya nyekah bersama krama Desa Adat Petang di areal Balai Banjar Petang Kelod, Rabu (28/6) kemarin. Setiba di sana, Bupati Giri Prasta sempat melihat prosesi upacara masangih/potong gigi serta tempat sawa/bale payadnyan. Karya tersebut juga dihadiri Camat Petang I.B. Nata Manuaba beserta Tripika Kecamatan Petang, prajuru desa dan banjar se-Desa Petang serta tokoh masyarakat. Dalam dharma wacananya, Bupati Giri Prasta merasa bangga dan mengapresiasi karya nyekah dan manusa yadnya dilaksanakan secara bersama-sama, terlebih Desa Dinas Petang komit untuk membiayai karya ini. Karya pitra dan manusa

Serahkan Dana Punia Rp 100 Juta

yadnya secara bersama ini sudah sesuai dengan sastra agama serta sejalan dengan komitmen Pemkab Badung dalam mengembangkan dan melestarikan seni, adat, agama dan budaya. “Kami pemerintah daerah merasa bangga, krama Desa Petang telah mampu melaksanakan karya nyekah bersama ini. Di sinilah bersatunya semua wangsa mulai dari brahmana, weisya maupun sudra berkumpul menjadi satu di tempat ini,” terangnya. Bupati Giri Prasta mengharapkan karya seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan Pemkab Badung akan siap membantu dalam hal biaya. “Berapapun menghabiskan biaya, kami pemerintah siap membantu,” tegasnya. Untuk itu, Bupati Giri Prasta mengharapkan krama Desa Adat Petang se-

lalu meningkatkan rasa persaudaraan serta sagilik, sagulung, saluwungluwung, sabayantaka. Guna mendukung karya tersebut, Bupati Giri Prasta menyerahkan dana punia sebesar Rp 100 juta yang diterima Manggala Karya I Ketut Tirta. Sementara itu, Perbekel Petang I Wayan Suryantara didampingi Manggala Karya I Ketut Tirta melaporkan bahwa karya ini biayanya bersumber dari APBDes Petang Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp 241 juta. Karya ini diikuti lima sawa ngaben, 37 sawa nyekah, masangih 53 orang dan 59 orang matelubulanan. Dudonan karya nyekah telah dimulai sejak 20 Juni lalu dengan upacara nunas tirta, nyikut genah. Tanggal 24 Juni Mapepada, 25 Juni ngendag, ngaskara, 26 Juni

HADIRI KARYA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ny. Seniasih Giri Prasta menghadiri karya nyekah bersama krama Desa Adat Petang di areal Balai Banjar Petang Kelod, Rabu (28/6) kemarin. ngaben, 27 Juni ngangkid, nunas toya, ngangget don bingin, nutug kelih dan ng e k eb , 2 8 J uni P u nca k Karya, mapurwa daksina,

masangih, ngayeh ampulan, n y e k a h , m a t e l u b u l a n a n. Tanggal 29 Juni maajarajar ke Goa Lawah, Dalem Puri dan Besakih. (ad1911)


Daerah

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

DPD-RI Bali Dukung Peresmian Alstar B

Wedakarna Prihatin Sopir Taksi Pribumi Kian Tergerus Sopir Pendatang SENATOR RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menghadiri acara peresmian dan deklarasi wadah Aliansi Sopir Transpor Bali (Alstar B) di Wantilan Gedung DPRD Bali. Dalam kegiatan yang digagas komunitas Sopir Transpor Bali ini, Arya Wedakarna (AWK) didaulat menyampaikan pidato menjelang seremonial berlangsung. Dukungan atas eksistensi organisasi Alstar B diungkapkannya sembari mengingatkan Pemerintah Provinsi Bali agar konsisten membela nasib kaum marhaen khususnya sopir taksi pribumi. ‘’Saya paham dan garis bawahi bahwa masalah transportasi ini bukanlah sekadar menolak keberadaan transportasi online semata atau persaingan tidak sehat antara online dan konvensional, tetapi lebih kepada rasa keadilan para sopir transpor. Kita paham bahwa suatu saat seluruh moda transportasi di dunia akan mengarah pada online, digital dan aplikasi, tapi ketika ada pihak yang melanggar aturan saat aturan pusat belum jelas, saat mereka tidak

punya izin, ketika mereka dalam proses mengurus izin dan pemerintah hanya diam, maka jelas pemerintah memiliki kesalahan,’’ ujar Gusti Wedakarna. Ditegaskannya, aturan yang sudah dikeluarkan, termasuk rekomendasi oleh DPRD Bali seharusnya ditindaklanjuti dengan seksama oleh Pemprov Bali. ‘’Pemerintah Bali memiliki Dinas Perhubungan, Dinas Informasi Komunikasi, Satpol PP, belum lagi dukungan alat negara seperti Polri, ya… seharusnya bisa tuntas. Di sini saya rasakan kepekaan pemerintah sangat kurang. Sekarang terjadi pertentangan sampai pertentangan fisik di lapangan, termasuk tempo hari masalah perdebatan antara taksi online dan sopir konvensional di bandara. Rakyat Bali khususnya pribumi tidak mendapatkan perlindungan dari pemerintah, baik gubernur, bupati dan wali kota di Bali. Saya sangat menyayangkan dan kecewa,’’ sebutnya. Menurutnya, secara tidak langsung pemerintah telah mengadu domba dan melakukan tindakan

DISAMBUT - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III disambut pengurus Alstar B saat tiba di DPRD Bali.

pembiaran akibat tidak tegas menegakkan aturan. ‘’Coba lihat sekarang, rakyat berevolusi sendiri. Masih syukur ada desa adat yang membentengi sopir asli Bali dengan melarang taksi online beroperasi di sejumlah tempat wisata. Tapi ini kan tidak sehat. Sangat riskan pelanggaran dan gesekan fisik. Ibaratnya pemerintah tinggal angkat telepon ke menteri agar beres urusan regulasi. Pemerintah tinggal rekomendasikan pemutusan jaringan online di wilayah Bali. Pemerintah tinggal tertibkan di lapangan lewat Dishub atau Satpol PP, kan beres? Anggaran ada, wewenang ada. Yang tidak ada hanyalah keberanian atau memang pemerintah malas mengurusi hal– hal kecil begini. Saya kira wajar jika rakyat bergerak. Ini masalah tidak tuntas-tuntas, padahal bisa tuntas sehari semalam jika niat,’’ papar Senator Wedakarna. Terkait Alstar B, ia memberikan dukungan agar organisasi ini menjadi organisasi resmi. ‘’Silakan buat AD/ART, daftarkan di notaris dan Kementerian Hukum HAM sebagai perkumpulan resmi. Daftarkan ke Kesbanglinmas agar mudah dibina dan dapat anggaran. Nanti saya keluarkan rekomendasi resmi dari DPD-RI Bali agar banyak pihak membantu. Saya mohon maklum, kewenangan kami sebagai parlemen sangat terbatas, tapi yakinlah saya ada di garis terdepan perjuangan sopir di Bali. Kita tidak melarang konvensional atau online, tapi aturan harus ditegakkan. Hanya yang berizin yang boleh beroperasi. Kawan–kawan Bali ini kan orang yang sangat disiplin dalam hal urusan izin, beda dengan semeton dauh tukad yang bukan permanen di Bali,’’ tandas Gusti Wedakarna. (ad1909)

Semarak HUT Perak LPD Bedha

Modal Awal Rp 6 Juta, Kini Punya Aset Rp 121 M

KIPRAH LPD Bedha sebagai salah satu lembaga keuangan desa dengan cakupan 38 desa adat patut diacungi jempol. Pada usianya ke-25 tahun, LPD Bedha sudah memiliki aset Rp 121 miliar, padahal awalnya hanya mempunyai modal Rp 6 juta. Sebagai bentuk syukur atas hasil yang diraih, LPD Bedha merayakan Ulang Tahun Perak dengan menggelar sejumlah kegiatan, mulai dari parade budaya selama dua hari berturut-turut, jalan santai melibatkan 15 ribu peserta, beragam hiburan, hingga pemberian penghargaan kepada para pendiri LPD. Puncak HUT ke-25 LPD Bedha digelar Minggu (25/6) malam lalu ditandai pemotongan tumpeng. Ketua LPD Bedha I Made Sunarta, S.E. mengatakan, pemberian penghargaan bagi para sesepuh pendiri LPD sebagai bentuk ucapan

terima kasih atas kerja keras dan usahanya mendirikan LPD 25 tahun lalu. LPD Bedha membawahi 38 banjar adat yang berada di tiga kecamatan, yakni Tabanan, Kediri dan Kerambitan. Jumlah nasabah sampai Juni lalu 13 ribu lebih, sedangkan aset hingga Mei 2017 Rp 121 miliar dengan rincian tabungan Rp 43 miliar, Deposito Rp 59 miliar, modal Rp 23 miliar dan keuntungan atau laba Rp 2 miliar. Dari 20 persen laba LPD, 40 persen diserahkan ke desa adat dan 60 persen ke banjar adat. ‘’Astungkara, sampai usia ke-25, LPD Bedha sudah berkontribusi mendukung program desa pakraman termasuk membiayai upacara yadnya,’’ ucap Sunarta. Pihaknya akan terus berupaya meningkatkan pencapaian di tengah ketatnya persaingan lembaga keuangan yang menjamur hingga

Bali Post/kmb28

RAYAKAN HUT - Perayaan puncak HUT ke-25 LPD Bedha di Wantilan Desa Adat Bedha.

pelosok desa. Di Desa Pakraman Bedha banyak bermunculan koperasi, bahkan mencapai puluhan. Namun, selama ini kerja sama LPD Bedha dengan lembaga tersebut tetap terjalin baik, khususnya dalam menyedot danadana yang bersumber dari luar Desa Pakraman Bedha. Bendesa Adat Bedha Ir. I Nyoman Surata, M.T. menyatakan peran LPD sangat besar bagi Desa Pakraman Bedha. Semua ini tidak terlepas dari usaha para pinisepuh pendiri LPD. ‘’Para pendiri ini dulunya hanya bisa menghimpun modal awal Rp 6 juta, bahkan ada yang mengagunkan bebek agar masyarakat percaya menyimpan uang di LPD Bedha,’’ kenangnya. Ia minta generasi penerus menjaga agar LPD Bedha tetap ajeg. ‘’Sesuai tema yang diangkat, yakni ‘LPD Ajeg, Desa Pakraman Lestari dan Masyarakat Sejahtera’, maka kita sebagai generasi muda harus menjaga LPD ini agar terus berkembang sehingga mampu memberi kesejahtaraan kepada masyarakat,’’ ujarnya. Apresiasi terhadap kiprah LPD Bedha disampaikan Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi yang mewakili pemerintah saat puncak HUT. Politisi asal Selemadeg ini menyambut baik parade budaya yang digelar karena bisa menjadi wadah generasi muda berkreativitas di bidang seni. Boping siap mengawal pembiayaan parade dengan memasukkannya ke dalam anggaran induk tahun 2018. Bahkan, bila perlu parade budaya ala Desa Pakraman Bedha dijadikan kalender Pemkab Tabanan karena terbukti sukses. (kmb28/k325)

LINTAS DAERAH

B Desember 2014 ini diharapkan selesai tahun 2019 atau Penumpang Pesawat Naik tahun lagi. Bendungan yang luas genangannya R DIREKTUR Jenderal Perhubungan Udara Kement- tiga mencapai 147 hektar ini dapat mengairi 1.250 hektar erian Perhubungan Agus Santoso mengatakan, jumlah dengan kapasitas penyediaan air baku 0,10 meter yang menggunakan jasa angkutan udara kubik per detik. Bendungan yang akan menghabiskan A masyarakat atau pesawat di Indonesia pada harus mudik mulai H-7 anggaran sekitar Rp 710,6 miliar lebih itu, juga untuk H Lebaran 2017 mengalami kenaikan lebih dari kepentingan Pembangkit Tenaga Listrik, dapat mencip3 juta menumpang atau mengalmai peningkatan sekitar takan sekitar 2.668 hektar lebih lahan potensial sawah N hingga 11 persen. Hal ini dikatakannya di sela kunjungannya di bagi petani sekitar. Menurutnya, bendungan terbesar Bandara Adi Soemarmo Surakarta, di Boyolali, di NTT tersebut saat ini juga masuk dalam program D Pospam Rabu (28/6) kemarin. Hal tersebut di atas prediksi yang strategis pemerintah untuk mendukung program diperkirakan sebelumnya, yakni 2,7 juta penumpang. swasembada pangan nasional di tengah anomali iklim penumpang angkutan udara di 30 bandara di yang mengakibatkan gagal tanam dan gagal panen itu, I Jumlah Indonesia hingga H Lebaran sudah mencapai 3,1 juta sehingga harus terus dikebut pembangunannya. (ant) Ia menilai kenaikan jumlah arus mudik tahun N orang. ini akibat kesejahteraan masyarakat makin meningkat, seperti yang tadinya hanya menggunakan jasa angkutan Buaya Dikubur secara Adat seperti bus atau kapal laut kini sudah beralih ke G darat SEEKOR buaya yang menghuni sebuah bendunangkutan udara. Pihaknya sebelumnya memperkirakan jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan udara mulai H-7 hingga H+7 Lebaran sebanyak 5,4 juta orang, tetapi hingga H+2 Lebaran ini sudah mencapai sekitar 6,2 juta penumpang. (ant)

D I Pembangunan Fisik Bendungan KEPALA Dinas Pekerjaan Umum Nusa Tenggara S Timur (NTT) Andre Wiliam Koreh mengatakan, perkembangan pembangunan fisik Bendungan Raknamo di Kupang hingga akhir Juni 2017 telah menI Kabupaten capai 85 persen dari perkiraan target 60 persen hingga 2017. Ia mengungkapkan ini di Kupang, Rabu (28/6) N Mei kemarin. Kemajuan ini perlu diapresiasi bahkan bila perlu ada reward bagi pihak terkait di lapangan karena ternyata kemajuan pesat dan hal itulah yang diinginkan I ada pemilik proyek sebab bendungan ini menjadi perhatian serius Presiden Jokowi. Bendungan yang dibangun sejak

gan kecil di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) dikubur secara adat oleh pemiliknya karena mati saat masuk ke dalam lubang di sekitaran kolam tersebut. Oksius Anone, pemilik buaya tersebut, saat dihubungi dari Kupang, Rabu (28/6) kemarin, menyatakan pihaknya mengubur secara adat karena tahun 1992 buaya itu dipelihara dan sempat diberikan kata-kata adat saat dikunjungi oleh mantan Gubernur NTT Piet A. Tallo. Saat dikubur, buaya dibalut dengan kain tenun serta diberikan sirih pinang layaknya upacara adat di daerah itu. Buaya tersebut dipelihara di sebuah bendungan kecil yang diberi nama Bu’at dan sering menjadi daerah wisata alam bagi warga setempat, namun tidak pernah membahayakan pengunjung bendungan. Buaya ini mati saat hendak menerkam seekor anjing yang melintas di kawasan bendungan, Selasa (27/6). Buaya jatuh ke dalam lubang dengan kepala lebih dahulu sehingga mati. Buaya baru dikeluarkan Rabu dini hari oleh pemilik dan warga sekitarnya. (ant)

TETAP BUKA - Meski cuti bersama, layanan di BRSUD Tabanan tetap buka. Masyarakat (kanan) tampak mengantre untuk mendaftar, Rabu (28/6) kemarin.

Libur Lebaran

BRSUD Tabanan Tetap Padat Pengunjung Tabanan (Bali Post) Meski libur Lebaran, kunjungan ke BRSUD Tabanan tidak mengalami penurunan. Berdasarkan data kunjungan, Selasa (27/6), pasien yang datang untuk berobat jalan ke Poliklinik mencapai 602 orang. Jumlah ini menyamai ratarata kunjungan per hari di BRSUD saat kondisi normal atau bukan hari libur. Direktur BRSUD Tabanan dr. Nyoman Susila mengatakan, karena merupakan pelayanan publik, BRSUD Tabanan tidak mengikuti cuti bersama hingga Sabtu (30/6)

lusa, melainkan tetap membuka layanan. ‘’Poliklinik tutup hanya saat tanggal merah. Selebihnya buka seperti biasa. Saat cuti bersama, ternyata kunjungan tetap padat. Hal ini menggambarkan bahwa pelayanan kesehatan tidak menunggu saat hari libur. Masyarakat tetap membutuhkan pelayanan di BRSUD Tabanan,’’ ujarnya, Rabu (28/6) kemarin. Dari data per 27 Juni selain Poliklinik, BRSUD juga melayani 17 kasus operasi, 198 layanan laboratorium, 64 layanan radiologi dan 95 pasien IGD. Jumlah ini sama den-

gan layanan pada hari kerja biasa. BOR atau tingkat hunian memang mengalami sedikit penurunan, yaitu 75,11 persen dari biasanya di atas 80 persen. Penurunan BOR diiringi berkurangnya antrean tempat tidur khususnya untuk pasien penyakit dalam. Pada hari kerja biasa, ratarata antrean tempat tidur mencapai 20 orang per hari. Namun, pada hari libur Lebaran ini tercatat 8 pasien per hari. ‘’BOR memang turun tetapi tidak terlalu signifikan dan tetap ada antrean tempat tidur,’’ jelas Susila. (kmb24)

Percobaan Pencurian ’’Sesari’’ di Pura Puseh Bonian

Tabanan (Bali Post) Pencuri tidak hanya menyasar rumah warga, tetapi mulai bergeser ke tempat ibadah. Seperti yang terjadi Rabu (28/6) kemarin, kasus percobaan pencurian menyasar Pura Puseh Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan. Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, apalagi menemukan KTP di pinggir jalan raya utama. ‘’KTP itu kami amankan, namun dalam lidik akan dilihat apa ada hubungannya, karena KTP ditemukan di pinggir jalan raya depan gerbang pura,’’ beber Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Sukanada. Menurutnya, apa pun bukti yang ditemukan harus dilakukan penyelidikan. Jangan sampai tidak ada hubungan atau yang berencana mengambil sesari sengaja membuang KTP yang dipungut di tempat lain. Kasus percobaan pencurian ini terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. Saat itu saksi I Putu Suarma Yasa lewat di depan Pura Puseh Bonian. Ia melihat pintu depan pura terbuka dan menemukan KTP atas nama Ahmad Fausi yang beralamat di Jember, Jatim, di pinggir jalan raya di depan pura (TKP). Saksi kemudian menyampaikan kejadian ini kepada bendesa adat dan pemangku pura. Setelah dilakukan pengecekan di jeroan pura, banten atau daksina yang selesai digunakan beberapa hari lalu berada di bawah. Saksi bersama pemangku pura menilai tidak ada kerugian karena sesari disimpan di dalam gedong simpen. Hal ini selanjutnya dilaporkan ke Polsek Selemadeg. Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Pelaku diperkirakan masuk pura melewati pintu depan karena tidak terkunci, selanjutnya mencari sesari daksina yang sudah diamankan oleh pemangku. Terkait kasus percobaan pencurian tersebut, Nyoman Sukanada mengimbau masyarakat agar melakukan antisipasi dengan menggiatkan ronda bersama dan patroli pada jam-jam rawan. (kmb28)

Bali Post/ist

DI TKP - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan di TKP kasus percobaan pencurian di Pura Puseh Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan.

2017, Tabanan Dapat Program Hortikultura 90 Hektar

Tabanan (Bali Post) – Untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok terlebih saat stok minim, pemerintah melakukan berbagai program. Salah satunya program hortikultura berupa subsidi benih, alat dan pupuk untuk tanaman hortikultura yang kerap mengalami fluktuasi harga seperti bawang merah, bawang putih dan cabai. Tahun 2017, Kabupaten Tabanan mendapatkan program ini seluas 90 hektar, 50 hektar di antaranya untuk menanam cabai dan 40 hektar untuk bawang merah. Tabanan tidak memperoleh bantuan program hortikultura untuk bawang putih. Kepala Dinas Pertanian Tabanan I Nyoman Budana, Rabu (28/6) kemarin, mengatakan program hortikultura berlangsung sejak

tahun 2015. Tantangan yang dihadapi untuk keberhasilan program ini adalah hasil panen yang masih kecil akibat ditanam melawan musim. ‘’Tujuan program ini adalah untuk memenuhi kebutuhan cabai dan bawang di musim-musim petani tidak melakukan penanaman karena cuaca. Akibat melawan musim, tingkat keberhasilannya kecil,’’ jelasnya. Selama rentang dua tahun petani yang mendapatkan bantuan program ini ada yang mengalami gagal panen tetapi ada juga yang berhasil. Untuk meningkatkan keberhasilan panen sesuai permintaan pemerintah pusat, waktu tanam akan sedikit digeser mendekati waktu tanam yang seharusnya. Waktu tanam program hortikultura dijadwalkan mulai Juli dari

biasanya Agustus. Ada pun sasaran daerah untuk penamanan cabai dan bawang merah adalah daerah Penebel dan Baturiti. Panen program hortikultura khususnya bawang merah per hektarnya mencapai 5,3 ton. ‘’Kalau mengikuti waktu tanam potensinya delapan ton per hektar untuk bawang merah. Tetapi karena petani melawan musim, potensinya hanya 5,3 ton per hektar,’’ ujarnya. Menurut Budana, program hortikultura sudah mulai terlihat efeknya. Harga cabai, bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan, namun tidak terlalu signifikan. Jika program hortikultura terus berlanjut dan berhasil dilakukan oleh petani, harga cabai, bawang merah dan bawang putih dipastikan terus stabil. (kmb24)

Warung Global

Siasati Lahan, Bangun Sekolah Bertingkat PEMKAB Badung bisa membeli lahan untuk membangun sekolah baru. Banyak lahan yang masih bisa dimanfaatkan atau kantor dan gedung yang tidak dipergunakan bisa difungsikan untuk sekolah. Masih ada peluang memanfaatkan dana dengan skala prioritas untuk memajukan pendidikan. Hal ini disampaikan Arya dan Ayu di Denpasar dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Pembangunan Sekolah Baru Terganjal Lahan’’ yang disiarkan Radio Global FM Bali 96,5 serta dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (28/6) kemarin. Menurut Berata Yasa di Sangeh, kalau mengikuti kuota yang ada,

banyak anak yang akan tidak mendapatkan sekolah. Aturan sekarang sebaiknya dilabrak agar anak didik bisa bersekolah. Pemkab harus berani menggelontorkan dana cukup besar untuk membangun sekolah baru. Masih banyak lahan di Abiansemal yang dapat dimanfaatkan untuk membangun sekolah agar generasi muda kita dapat mengenyam pendidikan dengan nyaman dan tenang. Febri di Denpasar menilai harga tanah di Bali semakin tinggi dan belum tentu ada yang menjual. Guna menyiasati hal itu, solusi yang paling tepat dilakukan adalah menerapkan model gedung bertingkat. Cara ini perlu dikedepankan mengingat terbatasnya lahan, sehingga tidak

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

memungkinkan membangun sekolah baru. Infrastruktur yang ada mesti diberdayakan. Pemerintah, lanjut Fera di Tabanan, harus fokus pada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan karena hal ini berkaitan langsung dengan komitmen peningkatan kualitas pendidikan. Pengunjung terakhir, Nang Kenceng, minta pemerintah mencari solusi untuk meningkatkan mutu pendidikan, salah satunya dengan mendirikan gedung sekolah yang layak agar kegiatan belajar mengajar berjalan lancar. Sasaran pembangunan pendidikan adalah meningkatkan akses masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. (dika)


Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

DAERAH

5

Waspadai Masuknya Benda Terlarang

Personel Polres Bawa Anjing Pelacak ke Lapas Banyuwangi (Bali Post) – Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banyuwangi makin diperketat selama libur Lebaran. Untuk mengendus kemungkinan aksi penyelundupan narkoba dan benda terlarang ke dalam lapas, Polres Banyuwangi menerjunkan dua sekor anjing pelacak. Anjing pelacak itu ditempatkan di pintu masuk lapas. Seluruh pengunjung wajib melewati dua satwa pintar tersebut sebelum bertemu keluarganya yang menjadi binaan lapas. ‘’Ini bagian dari antisipasi pengamanan. Selama libur Lebaran, jumlah pembesuk cenderung meningkat. Ini rawan dimanfaatkan aksi tak bertanggung jawab ke dalam lapas,’’ kata Kepala Lapas Kelas IIB Banyuwangi Arimin, Rabu (28/6) kemarin. Dijelaskannya, pengamanan lapas selama Lebaran dibantu oleh TNI dan Polri. Khusus Polres menerjunkan anjing pelacak dan sejumlah personel. Mereka siaga di pintu masuk lapas dengan sasaran memeriksa barang bawaan pengunjung, sehingga jika ada yang mencurigakan bisa dideteksi lebih cepat. Anjing pelacak akan terus disiagakan di lapas selama libur Lebaran. Selain itu, pihak lapas mengubah jadwal petugas pengamanan menjadi hanya dua shift sehari dari biasanya tiga shift. ‘’Kami buat dua shift, masing-masing 20 orang dari tenaga internal lapas,’’ jelas mantan Karutan Negara ini. Jumlah warga binaan Lapas Banyuwangi sebanyak 836 orang. Saat Lebaran lalu, 290 orang narapidana (napi) mendapatkan remisi khusus Lebaran. Jumlah ini sesuai dengan usulan ke Kementerian Hukum dan HAM. Tiga langsung menghirup udara bebas, seluruhnya dalam kasus pidana umum. Sisanya mendapatkan remisi khusus Lebaran masing-masing 15 hari, 1 bulan dan seterusnya disesuaikan dengan lamanya menjalani masa hukuman. Menurut Eko, remisi menjadi hak bagi setiap warga binaan. Meski begitu, pemberian remisi harus melalui penilaian yang ketat, terutama sikap para napi selama menjadi warga binaan. Selama libur Lebaran, pengunjung mencapai 1.264 orang yang membesuk 268 napi. (kmb30)

ABRASI – Kondisi pantai di Ketapang Lampu, Pengambengan, Jembrana, yang tergerus abrasi. Sejumlah buis yang dipasang porak-poranda dan pohon-pohon perindang bertumbangan.

Makin Parah, Abrasi di Pengambengan Negara (Bali Post) – Abrasi pantai di Ketapang Lampu, Desa Pengambengan Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana makin parah. Kendati sudah dipasangi tanggul untuk melindungi jalan, air laut tetap naik merongrong beton tersebut. Sejumlah warga telah melakukan upaya dengan memasang buis-buis untuk penghalang ombak.

Bali Post/kmb30

ANJING PELACAK – Personel Polres Banyuwangi membawa anjing pelacak ke Lapas Kelas IIB Banyuwangi mengantisipasi membeludaknya pembesuk napi.

Hingga H+2 Lebaran, Kecelakaan Turun 14 Persen

Jakarta (Bali Post) – Jumlah kasus kecelakaan yang terjadi hingga H+2 Operasi Ramadniya 2017 atau Senin (26/6) sebanyak 1.299 kasus atau turun 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016 yang mencapai 1.515 kejadian. Hal ini dikatakan Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol. Martinus Sitompul di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/6). Secara keseluruhan terjadi penurunan dampak kecelakaan dalam Operasi Ramadniya 2017 hingga H+2 dibanding Operasi Ramadniya 2016 di antaranya jumlah korban meninggal 292 orang atau turun 1 persen, jumlah korban luka berat 356 orang atau turun 26 persen dan jumlah korban luka ringan 1.682 orang atau turun 14 persen. Pada H+2 Operasi Ramadniya 2017 tercatat kasus kecelakaan tertinggi terjadi di wilayah Jawa Timur dengan 50 kasus yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia, 10 orang luka berat dan 80 orang luka ringan. ‘’Kejadian kecelakaan di wilayah Polda Jatim sebanyak 50 kejadian yang memakan korban 11 orang disebabkan tidak menjaga jarak antarkendaraan,’’ katanya. Kemudian di Jawa Tengah dengan 22 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 37 orang luka ringan. Menyusul di Sulawesi Selatan terjadi 15 kasus kecelakaan, dengan dua orang meninggal dunia dan 25 orang luka ringan. Dalam Operasi Ramadniya 2017 yang berlangsung selama 16 hari pada 19 Juni - 4 Juli 2017, Polri menggelar 4.209 pos pelayanan dan pos pelayanan se-Indonesia. Pelibatan kekuatan dalam Operasi Ramadniya 2017, yakni 167.146 personel yang terdiri atas anggota Mabes Polri 2.956 orang, Polda 97.444, TNI 13.131, Dinas Perhubungan 9.765, Satpol PP 11.720, Dinas Kesehatan 9.128, Pramuka 6.913 dan lainlain 16.076 personel. (ant)

Kepala KSOP Kalianget Dicopot

Surabaya (Bali Post) – Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono mencopot Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) V Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Mochamad Ikhsan, karena dinilai gagal mengelola pelabuhan setempat. ‘’Untuk sementara KSOP Kalianget dipimpin oleh pelaksana tugas Ferry Agus Satrio, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian, Umum dan Hubungan Masyarakat Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya,’’ ujarnya di sela meninjau kesiapan pelayanan arus balik di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (28/6) kemarin. Tonny menyebutkan kepemimpinan Ikhsan di KSOP Kalianget tidak berfungsi sebagai manajer pelabuhan sebagaimana mestinya. Ia mencontohkan Pelabuhan Kalianget yang mengelola angkutan laut menuju Pulau Kangean selama ini kekurangan armada, namun yang bersangkutan sama sekali tidak pernah berupaya mengusulkan kepada pemerintah pusat. Puncaknya terjadi penumpukan ratusan penumpang saat arus mudik Lebaran 2017 di Pelabuhan Kalianget pada 21 Juni lalu. Saat itu Kapal Bahari Express 9C yang semestinya beroperasi dari Pelabuhan Kalianget menuju Kangean kandas di perairan Raas, sehingga penumpangnya yang telantar akhirnya mengamuk hingga merusak Kantor KSOP Kaliangat. Lebih fatal lagi, lanjut Tonny, Ikhsan sebagai Kepala KSOP Kalianget kemudian mengalihkan ratusan penumpang Bahari Express 9C yang telantar tersebut untuk naik ke kapal jurusan Kangean lainnya, yaitu Dharma Bahari Sumekar yang sebenarnya sudah penuh penumpang. ‘’Kapal Dharma Bahari Sumekar yang berkapasitas 213 orang dijejali 442 penumpang dan Ikhsan sebagai Kepala KSOP Kalianget memberikan izin berlayar,’’ ucapnya. Menurut Tonny, sebagai Kepala KSOP Kalianget, ketika melihat kapal yang tersedia tidak cukup, mestinya Ikhsan bisa berkoordinasi dengan Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Surabaya, Kementerian Perhubungan dan bahkan Presiden RI untuk mengajukan penambahan frekuensi atau kapasitas kapal. ‘’Dengan sangat menyesal akhirnya terpaksa saya copot,’’ tegasnya. (ant)

‘’Buis itu porak-poranda, tidak kuat terkena gempuran air laut. Di sisi ini saja yang masih bertahan. Di sisi timur, banyak rumah yang hancur,’’ terang salah seorang warga, Rabu (28/6) kemarin. Sejatinya warga Ketapang Lampu yang sebagian besar nelayan sudah berulang kali mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk penanganan, tetapi bertahun-tahun tak kunjung

ada tindak lanjut. Akibat gelombang semakin menjorok ke daratan dari tahun ke tahun, banyak rumah warga termasuk Pos TNI-AL dan mercusuar lenyap ditelan air laut. Salah satu warga setempat, Sauki, mengungkapkan setiap air laut pasang, warga yang tinggal hanya beberapa meter dari bibir laut selalu waswas. Warga mengharapkan agar penanganan dilakukan permanen un-

tuk memastikan tanah dan bangunan mereka aman. ‘’Setiap (air laut) pasang, airnya sampai ke jalan bahkan ke rumah warga. Kami harapkan pemerintah serius menangani abrasi di sini. Jika kondisi ini dibiarkan, kami khawatir tidak lama lagi rumah warga terkena dampaknya,’’ tukasnya. Dari pengamatan, kondisi pantai di Ketapang Lampu itu sudah memprihatinkan. Sejumlah bangunan rumah yang menjorok ke laut terus digempur ombak. Sementara beberapa pohon yang dulunya kokoh berdiri di tepi pantai mulai bertumbangan. Begitu juga buis-buis yang sengaja dipasang di pantai porak-poranda. Kepala Desa Pengambengan,

Samsul Anam, dikonfirmasi sore kemarin membenarkan abrasi sangat parah di lokasi tersebut. Desa sudah mengusulkan ke pusat agar dibantu revertment pantai sepanjang 450 meter. Sebelumnya, desa berupaya mengamankan aset desa berupa jalan sepanjang 50 meter yang hampir putus tergerus abrasi. ‘’Lokasi di sana yang paling parah. Kami amankan dulu jalan sepanjang 50 meter termasuk rabat, tapi sekarang digempur ombak lagi,’’ terangnya. Pihaknya mengharapkan penanganan permanen karena lokasi tersebut merupakan permukiman penduduk serta sudah banyak rumah dan bangunan yang hancur. (kmb26)

Arus Balik Mulai Padati Ketapang

KMP Mutiara Alas III .

Bali Post/kmb30

Penumpang Jatuh ke Laut

KMP Mutiara Alas III Dilarang Berlayar

Banyuwangi (Bali Post) Seorang penumpang jatuh dari KMP Mutiara Alas III di Perairan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Rabu (28/6) dini hari kemarin. Insiden ini berbuntut panjang karena pihak Otoritas Pelabuhan dan Pelabuhan (OPP) Gilimanuk langsung melarang kapal milik PT Atosim Pelayaran ini beroperasi. Sanksi diberikan hingga selesainya proses penyidikan kasus tersebut. Hasil penyelidikan sementara, peristiwa ini murni kecelakaan, bukan bunuh diri. Kepala OPP Gilimanuk Arief Moeljanto menegaskan, begitu mendapat laporan penumpang jatuh, pihaknya langsung turun ke lokasi dan memerintahkan kapal tersebut berhenti beroperasi. ‘’Kami perintahkan off selama proses penyidikan,’’ kata Arief. Menurutnya, sanksi diberikan untuk mempermudah proses penyelidikan kejadian. Setelah kapal bersandar, pihaknya akan menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan ABK dan perwira kapal terkait insiden tersebut. Jika tak ditemukan unsur kesengajaan, kapal akan diperbolehkan beroperasi kembali. ‘’penyelidikan ini akan melihat ada unsur kelalaian atau tidak. Dicek juga kelaikan kapal,’’ ujarnya. Mahbub (18) asal Desa Semare Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan, Jatim, jatuh dari KMP Mutiara Alas III sekitar pukul 01.15 WIB. Korban yang hendak berwisata religi ke Bali, bermain HP di tepi kapal ketika kapal akan sandar di Pelabuhan Gilimanuk. Nahas, kapal mendadak oleng akibat ombak besar. Korban terjatuh dan hilang. Informasi di lapangan, korban sempat berteriak minta tolong ketika jatuh, namun keburu hilang ditelan ombak. Hingga sore kemarin, proses pencarian

korban masih berlangsung, melibatkan tim SAR gabungan yaitu TNI-AL, Satpolair, KSOP dan ASDP. Terkait kejadian ini, pihaknya meminta seluruh operator pelayaran waspada, terutama ketika menyeberang malam hari. Setiap kapal diharapkan menambah jumlah CCTV, sehingga bisa melihat jika terjadi insiden di kapal. ‘’Ini jadi pembelajaran bersama. Seluruh ABK harus peka dengan kondisi penumpang, terutama malam hari,’’ tegas Arief. Jatuhnya penumpang ini membuat Syahbandar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, ikut turun tangan. Otoritas penyeberangan ini meminta seluruh anak buah kapal (ABK) di Selat Bali siaga. Tak hanya mengikat kendaraan, keselamatan penumpang juga wajib diperhatikan. ‘’Kami selalu menyerukan setiap ABK agar siaga selama pelayaran. Bukan hanya me-lashing kendaraan, kondisi penumpang juga wajib diperhatikan,’’ jelas Kepala Unit Pelaksana Pelabuhan (UPP) Ketapang Ispriyanto. Jauh sebelum arus mudik, pihaknya sudah memastikan seluruh peralatan dan kondisi kapal dalam keadaan siap pakai. Apalagi selama musim arus mudik, intensitas penumpang ke Bali atau sebaliknya cenderung meningkat. Ditambah lagi akhir-akhir ini cuaca di perairan Selat Bali cenderung berubah dan kerap tak bersahabat. ‘’ABK harus perhatikan keselamatan penumpang. Jika ada yang membahayakan keselamatan, harus ditegur, sehingga tak ada kecelakaan di laut,’’ ungkapnya. Hal senada diungkapkan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang- Gilimanuk, Elvi Yosa. Pihaknya menyerukan siaga kepada seluruh operator kapal dan kru yang sedang berlayar. (kmb30)

Banyuwangi (Bali Post) Arus balik pemudik dari Jawa ke Bali mulai padat di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (28/6) kemarin. Menjelang sore, arus kendaraan roda dua dan roda empat terus mengalir di pelabuhan penghubung Jawa-Bali ini. Kondisi ini berbeda dengan sehari sebelumnya yang relatif sepi. Pantauan di lokasi, kendaraan roda dua mulai bergerombol masuk ke pelabuhan setelah tengah hari. Dari pelat nomor yang digunakan, mayoritas DK, artinya dari Bali. Meski mulai padat, seluruhnya bisa tertampung di pelabuhan. Sebuah tenda raksasa sudah disiapkan untuk berteduh para pengendara roda dua. Mereka rata-rata hanya menunggu sekitar 20 menit untuk bisa masuk kapal. Kebanyakan pemudik mengaku sengaja balik ke Bali lebih cepat untuk menghindari antrean. ‘’Takutnya antre lama. Jadi, kami balik duluan,’’ kata Sunardi, salah satu pengendara motor asal Jember. Pria yang bekerja sebagai karyawan di sebuah gudang ini membonceng anak dan istrinya. Kendaraan roda empat juga mulai padat di Ketapang. Berbeda dengan kendaraan roda dua, kendaraan roda empat justru berpelat nomor beragam, yaitu DK dan pelat nomor kota-kota besar di Jawa. Pelat nomor DK adalah pemudik, sedangkan lainnya wisatawan domestik yang berlibur ke Bali. ‘’Libur Lebaran kan masih lama. Jadi, kami manfaatkan ke Bali,’’ kata Anton, pengendara roda empat asal Surabaya. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry KetapangGilimanuk Elvi Yosa menjelaskan, lonjakan arus balik dari Ketapang ke Gilimanuk masih terbilang normal. Belum sampai terjadi antrean panjang di pelabuhan. Seluruh kendaraan tertampung di areal parkir dan tak sampai menunggu lebih dari satu jam untuk bisa masuk kapal. Ia memprediksi puncak arus balik dari Jawa ke Bali akan terjadi Sabtu (1/7) dan Minggu (2/7). Terkait hal ini, pihaknya sudah melakukan sejumlah antisipasi, di antaranya menyiapkan tiga tenda raksasa di areal parkir untuk pengendara roda dua dan menyiapkan layanan penjualan tiket di beberapa titik sebelum pelabuhan. Dua kapal super jumbo juga kembali dikerahkan untuk menyeberangkan pemudik yang akan kembali ke Pulau Dewata. Sementara itu, data dari Pos Angkutan Lebaran Pelabuhan Ketapang hingga Rabu pagi, kapal yang dikerahkan 30 unit. Penumpang yang menyeberang ke Bali mencapai 38.749 orang, roda dua 4.334 unit dan roda empat 4.849 unit. Jumlah ini cenderung menurun dibandingkan pada hari yang sama tahun lalu. (kmb30)

Bali Post/kmb30

ANTRE - Pengendara roda dua antre masuk kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (28/6) kemarin.


OPINI

6

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pendekatan Profesionalisme Mengelola Liburan SETIAP momen hari raya agama, agama apa pun itu, tentu ada hal-hal yang unik serta menarik. Tidak hanya dari sisi religiusitas para pemeluknya tetapi ada beberapa hal berbau kultural yang turut mewarnai perayaan tersebut. Hal ini tentu saja menambah semarak kekhidmatan hari raya itu sendiri. Ada warnawarna lain yang turut serta, kemudian menjadi sebuah budaya baru yang terus berkembang. Mudik salah satu contoh yang dilakukan umat muslim saat hari raya Idul Fitri. Pulang ke kampung halaman, pada saat hari raya tentu merupakan sebuah berkah mendalam dalam sebuah perayaan hari agama. Berkumpul bersama keluarga setelah selama sekian waktu terpisahkan oleh kesibukan serta rutinitas masing-masing, tentu merupakan sesuatu anugerah yang tidak saja mesti dinikmati tetapi juga diambil hikmahnya. Karena di dalamnya ada sebuah petuah, ada sebuah pelajaran hidup yang menyertainya. Pemandangan seperti ini terjadi setiap tahun. Kota-kota besar menjadi lengang karena ditinggal sementara oleh warganya. Aktivitas seakan terhenti selama libur panjang serta cuti bersama. Apalagi kalau kemudian dibarengai dengan liburan sekolah. Ada perayaan keagamaan, ada liburan yang tentu saja mesti diisi dengan kegiatan bermanfaat. Tidak sebatas senang-senang, hura-hura yang tanpa makna. Ini mesti disikapi oleh semua pihak, ada sebuah pelajaran yang mesti diambil dalam waktu-waktu ini. Ada momen waktu yang mesti diisi dengan kegiatan yang mampu mendidik masyarakat, terutama generasi mudanya dalam konteks keimanan, budi pekerti, budaya, serta wawasan kebangsaan. Itulah sebabnya, bagaimana perayaan agama mesti diisi dengan kegiatan tidak hanya ritual. Banyak pesan serta hikmah yang ada di dalamnya sehingga kita bisa meningkatkan kualitas diri. Persoalan mudik, bukan semata-mata, pulang ke desa dan merayakan Lebaran di kampung. Bukan kemudian hanya masalah kota menjadi kosong dan warga asli kelimpungan. Bukan juga masalah urbanisasi tetapi lebih daripada itu kalau kita mau menyikapinya secara holistik. Ini adalah sebuah pembelajaran menyeluruh soal makna kehidupan. Bagaimana kita belajar dan mengambil pelajaran dari sebuah perayaan hari besar keagamaan. Bali sebagai pulau yang kini masyarakatnya mulai heterogen mestinya mampu memaknai hari liburan panjang ini sebagai suatu peluang untuk meningkatkan kualitas masyarakatnya, terutama generasi muda Bali. Liburan panjang ini mesti diisi dengan kegiatan positif. Model pesraman singkat, adalah sebuah contoh wahana serta media untuk mengajarkan Bali kepada generasi muda dengan cepat dan tepat. Sayangnya hal ini jarang dilakukan oleh pemerintah sebagai regulator. Beberapa komunitas, desa pakraman sudah melakukan tetapi tidak ada kesinambungan. Pemerintah semestinya mengambil peran, sebagai inisiator dan tentu saja dengan kekuatan finansialnya mampu memberikan insentif. Tidak hanya finansial tetapi juga moral. Ini penting sebagai upaya meningkatkan kecintaan terhadap budaya sendiri. Selain itu, ketika Bali lengang dan ditinggalkan sebagian warganya mudik, tentunya semua pihak berpikir agar tidak terjadi kekosongan dalam konteks ekonomi. Peluang ini mesti diambil dengan terlebih dulu dipelajari dengan saksama. Liburan hanya bersenangsenang tanpa kegiatan positif tentu tidak akan ada artinya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Gangguan Telepon

Saya sebagai pelanggan Telkom yang setia, alamat Banjar Akta, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Kalau dulu ada laporan gangguan telepon melalui telepon 147 biasanya tidak menunggu lama ada petugas langsung memperbaikinya. Sedangkan sekarang sudah bulan April yang lalu saya melaporkan. Sampai sekarang, telepon saya belum bisa dipergunakan bahkan ada sinyal lewat telepon. Saya kembali laporkan, kata petugas, alasannya saya dikatakan belum bayar telepon dari bulan April s.d. Mei. Akan tetapi, setelah saya bayar tunggakan bulan tersebut kenyataannya telepon saya tetap tidak bisa dipergunakan seperti biasanya. Apabila akhir bulan Juni ini juga tidak bisa dipergunakan, pertanyaan saya, bagaimana uang pembayaran untuk dua bulan tersebut? Kemudian ada petugas Telkom ke rumah saya katanya jaringan sistemnya sedang dicek (gangguan) dan sudah tiga kali ada petugas Telkom ke rumah saya untuk memperbaiki telepon saya hasilnya sama tidak bisa dipergunakan sampai sekarang. Demikian laporan ini saya sampaikan agar pihak Telkom bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. Ketut Kertayasa Ketewel, Sukawati, Gianyar

Menguji Pemudik Memanfaatkan Ruang dan Waktu Liburan panjang jelang dan setelah hari Lebaran 2017 ini boleh dikatakan sebagai hal baru pada zaman reformasi. Cuti bersama yang didapatkan pegawai negeri cukup banyak diikuti oleh kantor-kantor swasta. Total liburan mencapai sepuluh hari. Dengan liburan seperti ini, bukan saja para pemudik meninggalkan kota, mereka yang berasal dari kelas menengah perkotaan pun ikut-ikutan meninggalkan kota sumpek dan pergi berwisata ke kampung atau gunung. Boleh dikatakan kota lebih sepi.

Oleh I Nengah Sunetra eperti halnya gaji ke-13 yang akhirnya terus-terusan “diminta” oleh pegawai negeri, liburan panjang seperti ini pun berpotensi besar akan diminta lagi di tahun-tahun mendatang. Waktu kerja produktif sekitar 5-7 hari itu kemungkinan jebol karena liburan panjang tiap tahun. Tetapi para backpacker yang hobi traveling ke tempat-tempat baru, pastilah menyambut liburan seperti ini dengan sukacita. Budaya Indonesia bisa jadi mempunyai korelasi dengan liburan jangka panjang seperti ini. Namun, apabila dilihat dari sisi lain, di balik liburan panjang seperti ini, ada proses pengujian yang sangat penting direnungkan oleh masyarakat Indonesia, terutama mereka yang berasal dari udik (kampung). Yang pertama adalah pemanfaatan ruang dan waktu. Pemudik pada intinya adalah orang kampung yang bekerja dan telah bertempat tinggal di perkotaan dalam rentang waktu yang cukup lama. Hingga saat ini, masyarakat desa dan kampung di Indonesia mempunyai perbedaan karakter cukup lebar dengan mereka

S

yang ada di kota. Suasana kampung yang adem, sejuk dan luas pemandangannya, cenderung membuat masyarakatnya tenteram dan suasana ini membuat kreativitas rasional biasanya berkurang. Persoalan dasar yang dimiliki oleh orang kampung adalah kebutuhannya akan uang. Lebih tepatnya lagi, percepatan mendapatkan uang sebagai alat transaksi. Pertanian sebagai lahan cocok tanam di kampung, kalah cepat menghasilkan uang dibandingkan dengan sektor jasa di perkotaan. Meski, kalau dijumlahkan secara akumulatif, penghasilan uang di kampung bisa melebihi penghasilan di kota. Di sini, kelemahan orang kampung yang terlihat adalah keterampilan mengendalikan uang (menabung) itu kurang. Dengan memanfaatkan waktu untuk “mengulur” penggunaan uang, mereka seharusnya mampu hidup layak dan lebih sejahtera di kampung. Tetapi itu gagal dimanfaatkan. Inilah yang membuat mereka datang ke kota mencari pekerjaan sehingga waktu dan tempat (lahan), tidak dimanfaatkan dengan baik. Dengan telah bertempat tinggal di kota dalam waktu

relatif lama, maka orang kampung seharusnya mengetahui bagaimana cara memanfaatkan waktu dan ruang secara lebih baik. Mereka seharusnya mendapatkan pembelajaran yang lebih maju sehingga kemudian ketika kembali ke kampung, justru memiliki pemikiran kreatif. Dalam sebuah studi di Bali, kesadaran kreatif tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup dan kualitas ekonomi secara signifikan saat orang meninggalkan pekerjaan di kota. Beberapa pegawai hotel di Bali yang merasa “tersiksa” bekerja di bawah perintah mandor dan manajer hotel, memutuskan untuk bekerja mandiri sebagai petani. Dengan kesadaran memanfaatkan ruang (lahan pertanian) dan waktu (mengerem dan menyeleksi penggunaan uang), mereka mampu meningkatkan kualitas ekonomi dan kualitas hidup mereka jauh lebih baik. Manfaat diri secara sosial juga lebih berfaedah. Pelajaran yang lain, seorang pegawai hotel meninggalkan pekerjaannya dan beralih menjadi tukang cukur. Dengan bekerja sebagai tukang cukur mereka lebih bebas memanfaatkan waktu, tidak terikat oleh aturan formal hotel dan mendapatkan

penghasilan berlipat dibandingkan saat menjadi pekerja hotel. Ini merupakan contoh bagi orang udik yang kemudian sadar bahwa kota hanyalah dipakai sebagai pembelajaran dan perbandingan dalam menjalani kehidupan sosial. Kesadaran yang kemudian memberikan kreativitas dan keyakinan untuk mandiri. Dengan demikian, liburan panjang seperti ini akan memberikan kesempatan berharihari bagi ribuan dan jutaan pemudik ini untuk merenung tentang keberadaannya di kota: apakah dirinya cocok bekerja di kota, memperoleh pengalaman pencerahan di kota atau sebaiknya tinggal di kampung saja. Suasana kampung memberikan kesempatan besar bagi para pemudik ini untuk berpikir secara lebih jernih dan rasional. Juga memberi kesempatan bagi mereka untuk berunding dengan keluarga dan keluarga besar. Waktu yang lebih lama tinggal di kampung juga memberikan kesempatan lebih lama untuk membuat keputusan. Mereka harus berdebat dengan dirinya sendiri tentang kualitas dan kuantitas hidup, dalam arti untuk apa hidup di kota apabila kemudian suasananya sesak dan membikin tubuh tidak tahan dengan penyakit! Kedua, suasana liburan panjang seperti ini akan memperlihatkan kepada kita semua bagaimana pemudik itu memanfatkan ruang dan waktu secara riil dalam konteks kekinian. Logikanya adalah bahwa kesempatan yang lebih panjang akan membuat orang dapat mengatur kualitas dirinya secara lebih baik, membuat

Persekusi sebagai Vigilantisme dalam Demokrasi Atmosfer konflik dengan beragam wujud dan intensitas tampaknya masih belum mau beranjak dalam kehidupan bangsa ini. Setelah ramai dengan konflik terkait kasus penistaan agama, penyebaran konten ujaran kebencian hingga kasus video chat “mesum” yang diduga melibatkan salah satu pimpinan ormas. Beberapa waktu terakhir, muncul fenomena baru berupa tindakan persekusi yang dilakukan secara masif oleh individu atau kelompok di berbagai wilayah Indonesia. Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFE Net) melansir sejak 27 Januari 2017 hingga 31 Mei 2017 terdapat 59 orang korban persekusi. Koordinator SAFE Net, Damar Juniarto, menjelaskan bahwa terdapat empat tahapan yang dilakukan oleh individu atau kelompok dengan sarana akun di media sosial untuk memprovokasi kelompok atau individu lain melakukan persekusi terhadap calon “korban” yang dianggap telah menghina ulama atau tokoh panutannya. Pertama, salah satu akun menyebarkan postingan calon korban melalui media sosial. Kedua, setelah mengetahui domisili korbannya, akun tersebut melakukan provokasi untuk “berburu” korban. Ketiga, melakukan mobilisasi massa untuk mendatangi korbannya dan menuntutnya meminta maaf. Kemudian, massa akan membawa korban ke kantor polisi untuk menuntunya dengan pasal 28 ayat 22 UU ITE. Mewabahnya Vigilantisme Penerapan demokrasi di Indonesia pascareformasi 1998 diikuti oleh berkem-

Oleh

Bagus Nuari Harmawan bangnya kehidupan masyarakat madani atau civil society yang termanifestasikan dalam berbagai kelompok. Berkembangnya masyarakat madani juga diikuti dengan berkembangnya eksistensi beragam ideologi maupun beragam keyakinan dengan basis kultur tradisional maupun agama. Dalam kehidupan ruang publik, demokrasi memberikan kesempatan berbagai kelompok untuk eksis dan berinteraksi memperebutkan pengaruh publik. Hadirnya demokratisasi memang menuntut pluralisasi, yaitu terbangunnya beragam pusat kekuasaan dan beragam diskursus publik dalam masyarakat (Hefner, 2003). Pada konteks Indonesia hari ini, diskursus publik diisi oleh beragam kelompok maupun individu yang toleran hingga pihak intoleran yang sering menjadi antagonis dalam pendalaman demokrasi kita. Maraknya kasus persekusi di berbagai wilayah akhir-akhir ini menjadi salah satu bukti meningkatnya aktivitas intervensi kelompok intoleran di dalam ruang publik demokrasi Indonesia. Kecenderungan vigilantisme atau main hakim sendiri yang ditampilkan dalam bentuk persekusi merupakan salah satu ciri khas yang ditampilkan oleh kelompok intoleran selama ini, selain sikap advokasi yang diikuti tindakan kekerasan maupun sikap ingin mengganti sistem dengan kilafah (Jones, 2015). Ketiga ciri sikap

dan perilaku yang ditampilkan oleh kelompok intoleran, mayoritas didasarkan atas unsur membela nilai atau tokoh agama tertentu. Termasuk tindakan persekusi yang dilakukan oleh kelompok tertentu dengan alasan untuk membela ulama atau tokoh panutan mereka yang dianggap telah dihina melalui media sosial maupun internet. Tindakan vigilantisme melalui persekusi merupakan salah satu bentuk tindakan tidak percaya terhadap institusi penegak hukum sebagai pemilik otoritas. Lebih jauh, terdapat upaya menekan pihak kepolisian untuk melakukan kriminalisasi terhadap korban persekusi. Meskipun belum mengarah pada tindak kekerasan, akan tetapi sikap mengintimidasi seorang individu atau warga negara merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan kaidah demokrasi dan menyalahi prosedur hukum. Tindakan persekusi merupakan salah satu wujud duri dalam daging yang tumbuh dalam demokrasi kita. Terdapat upaya-upaya merusak komitmen demokrasi dengan menghancurkan nilai toleransi dan kebebasan bersikap dan berpendapat dalam kehidupan berwarga negara. Dalam kondisi yang bisa dikatakan urgen, negara harus hadir untuk memberikan jalan penyelesaian agar tindakan persekusi tidak mengarah pada kondisi yang lebih parah dengan rusaknya kerukunan dan keharmonisan antarsesama warga negara.

keputusan dan pilihan secara lebih baik. Sekali lagi harus dikatakan bahwa pengudik itu adalah mereka yang telah lama berada di kota, wilayah yang rasionalitas dan pemanfaatan waktu serta ruangnya diwujudkan dengan maksimal. Rumah bertingkat dan pengaturan jam kantor (kerja), merupakan contoh paling utama tentang hal ini. Menguji kecerdasan mereka, harus dilihat dari konteks ini. Satu ujian lagi akan terlihat pada arus balik. Di sini, sepuluh hari liburan seharusnya mampu membuat para pemudik dari berbagai kelas sosial itu, yang memanfaatkan terminal, jalan raya, pelabuhan maupun bandar udara, memanfaatkan ruang dan waktunya secara lebih baik. Jika nanti terlihat bahwa kemacetan terjadi lagi di sana-sini menjelang usai liburan, maka kegagalan masyarakat Indonesia itu memanfaatkan ruang dan waktu semakin kelihatan. Seharusnya, dengan waktu yang demikian panjang itu, mereka dapat mengatur untuk balik ke kota tiga atau empat hari menjelang hari kerja, bukan berjubelan sehari atau dua hari menjelang hari kerja. Pemerintah harus memberikan pendidikan lagi kepada masyarakat. Pada zaman digital dan globalisasi seperti sekarang, masyarakat yang tidak mampu memanfaatkan waktu dan ruang secara maksimal, adalah masyarakat yang kalah secara global. Pemerintah harus mewaspadai hal ini dan harus mempersiapkan pendidikan yang lebih baik bagi mereka demi masa depan negara dan bangsa.

POJOK Ketua Bank Sentral AS yakini takkan ada krisis lagi. - Di Indonesia beda situasi. *** Pascahari raya lebaran, harga kebutuhan pokok mulai naik. - Impor, bukan solusi. *** Obama menyebut Candi Borobudur merupakan simbol toleransi. - Ini bukan basa-basi.

Penulis, alumnus FISIP Universitas Jember dan anggota Komunitas Pasarmalam.co.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

GENANGAN AIR - Sejumlah pengendara melintasi genangan air di jalan berlubang di tikungan Jalan Pudak - Jalan Dewi Chandra, sebelah selatan Terminal Batubulan, Sukawati, Gianyar, Rabu (28/6) kemarin. Kondisi jalan berlubang tersebut sudah berlangsung lama dan sempat ditanami pohon pisang oleh warga.

KAMIS KLIWON, 29 JUNI 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Figur

Oknum DPRD Bali Belum Dieksekusi, Kasipidum Segera Panggil JPU Denpasar (Bali Post) Majelis hakim pimpinan Made Pasek yang menyidangkan perkara penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan terdakwa (kini terpidana) oknum anggota DPRD Bali, Bagus Suwitra Wiryawan, sudah membacakan vonis dalam sidang di PN Denpasar. Oleh hakim, oknum DPRD Bali dari Partai Gerindra itu dijatuhi hukuman 6 bulan dengan masa percobaan 8 bulan. Namun, pascavonis 5 Juni lalu, pihak kejaksaan belum melakukan

eksekusi. Hal tersebut dibenarkan Kasipidum Kejari Denpasar Ketut Maha Agung, Rabu (28/6) kemarin. “Belum, belum dieksekusi,” jelas Maha Agung. Pejabat asal Buleleng itu menambahkan, rencana eksekusi segera dilakukan. Pihaknya akan memanggil tim JPU (jaksa penuntut umum) terlebih dahulu. “Senin depan, kami panggil jaksanya dulu,” jelas Maha Agung. Sebelumnya, jaksa mengancam akan men-DPO-kan Bagus Suwitra Wiryawan, jika tidak memenuhi panggilan jaksa, untuk dilakukan eksekusi. Setelah vonis dan berkekuatan hukum tetap, seharusnya Bagus Suwitra memenuhi panggilan JPU untuk menjalani eksekusi putusan. Tetapi, dua kali panggilan yang dilakukan JPU melalui telepon tidak direspons. Sehingga JPU belum bisa menjalani putusan hakim yang memutus hukuman 6 bulan penjara dengan masa percobaan selama 8 bulan. Maha Agung mengatakan JPU akan melayangkan surat resmi untuk memanggil Bagus Suwitra untuk menjalani eksekusi. “Surat belum dikirim. Kami akan panggil jaksanya dulu,” kata Maha Agung. Jika tiga kali panggilan tidak direspons maka pihaknya akan segera menerbitkan DPO. (kmb37)

7

Desa Adat Bentengi Warga dari Radikalisme

Promosi Pariwisata RAJA Salman berlibur ke Bali, lalu mantan Presiden AS Barack Obama menikmati liburannya di Pulau Dewata, dan hingga saat ini adalah Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak berwisata di Pulau Seribu Pura ini. Mereka yang merupakan pejabat negara dan mantan penguasa di negara adidaya itu menikmati panorama Bali dengan memboyong keluarga mereka. Kedatangan mereka adalah momen yang sangat baik untuk pariwisata Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Kehadiran Barack Obama ke Bali memberikan sinyal positif dan membawa angin segar bagi perkembangan pariwisata Bali. “Setidaknya, hadirnya Obama di Bali sebelum bertolak ke Yogyakarta dan Jakarta, merupakan pemberitahuan kepada dunia bahwa Indonesia khususnya Bali aman. Mereka memberi kesan dan mengajak masyarakat dunia untuk mencoba berlibur ke Bali,” tandas akademisi Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M., Rabu (28/6) kemarin. Oleh karena itu, momen ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk terus melakukan promosi pariwisata yang dimiliki oleh Bali dan mampu mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan mancanegara untuk berlibur ke Bali. “Setelah Obama pasti akan ada lagi mantan kepala negara atau bahkan yang masih aktif menjadi kepala negara akan liburan ke Bali. Ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk keberlanjutan pariwisata ke depan,” tandasnya. (win)

Bali Post/ian

Bali Post/ist

SPANDUK FPI - Spanduk FPI di Desa Tegallinggah yang membuat warga heboh, Rabu (28/6) kemarin. Spanduk itu sudah diturunkan pihak desa.

Spanduk FPI Hebohkan Warga Singaraja (Bali Post) -

Munculnya spanduk ormas Front Pembela Islam (FPI) bergambar Sayyid Muhammad Rizieq Syihab menghebohkan warga Dusun Munduk Kunci, Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Rabu (28/6) kemarin. Tak hanya itu, spanduk yang terpasang di depan Masjid Nurul Huda itu juga menyedot perhatian dari warga desa lain dan langsung mendatangi lokasi. Banyak warga kecewa dan protes atas munculnya spanduk ormas FPI tersebut. Perbekel Tegallinggah I Ketut Mudarna menjelaskan keberadaan baliho itu baru diketahui kemarin pagi, setelah adanya sejumlah warga dari Desa Pemaron, Anturan dan Tukad Mungga, Kecamatan Buleleng mendatangi kantor desa. Tak ingin suasana semakin keruh, Klian Dusun Munduk Kunci langsung diperintahkan untuk menurunkan baliho yang terpasang pada pagar itu. “Karena heboh, kadusnya langsung saya perintahkan untuk menurunkan itu dan langsung direspons,” jelasnya.

Menyikapi pemandangan yang baru pertama kali muncul di Buleleng itu, Mudarna mengaku akan bertemu dan berkoordinasi dengan tokohtokoh masyarakat dan juga oknum yang memasang spanduk itu. “Maunya tadi (kemarin - red) langsung bertemu. Tapi oknum yang masang masih ada di luar. Tiang minta waktu besok (hari ini - red), jam sembilan,” tegasnya. Terkait berapa orang yang memasang, belum bisa disampaikan. Itu akan dikupas langsung pada pertemuan. “Berapa yang masang, anggotanya siapa, besok (hari ini - red) akan ketahuan,” imbuhnya. Sementara itu, Klian Du-

sun Munduk Kunci, Mustakim, menjelaskan baliho tersebut dipasang oleh sepupunya. Meski demikian, ia menegaskan kurang sepaham dengan aksi tersebut. “Kalau saya memang kurang sepaham dengan hal ini. Berikan waktu sampai sore ini, kebetulan yang memasang juga sepupu saya dan saya belum bertemu dengannya,” ungkapnya. Camat Sukasada Made Dwi Adnyana membenarkan adanya laporan pemasangan spanduk itu. Pihaknya berharap hal ini tidak menimbulkan perpecahan di masyarakat. “Saya tahu info itu karena dihubungi kades,” tandasnya. (kmb45)

Denpasar (Bali Post) Desa adat di Bali memiliki peran kuat dalam menangkal paham radikalisme. Terlebih di tengah kuatnya arus pendatang yang masuk ke Pulau Dewata. Kearifan lokal menjadi bekal utama desa adat sebagai benteng utama melindungi warganya dari hal itu. “Kalau kita berbicara kearifan lokal Bali jelas kita akan berbicara secara keseluruhan potensi masyarakat Bali. Salah satunya adalah gerakan keamanan. Misalnya kita punya pecalang,” ujar Bendesa Adat Pedungan I Gusti Putu Budiartha, belum lama ini. Budiartha menambahkan, pecalang berada di bawah garis struktural bendesa adat. Perannya sangat besar dalam pengamanan wewidangan desa adat dari gangguan serta gerakan-gerakan yang menjurus pada separatisme dan radikalisme. “Oleh sebab itu, harapan saya kepada kita semua khususnya komponen masyarakat Bali, mari kita perkuat kearifan lokal ini. Mari kita junjung tinggi keberadaan desa pakraman, desa adat kita yang ada di Bali sehingga secara umum, masyarakat kita akan sangat diberikan keamanan oleh desa pakraman sendiri,” imbuh anggota Komisi IV DPRD Bali ini. Di Desa Pakraman Pedungan, Denpasar khususnya, lanjut Budiartha, ada Ilakita Krama terkait penertiban penduduk. Utamanya penduduk pendatang yang menetap di wilayah Pedungan. Penertiban dilakukan setiap bulan, namun pencatatan menyangkut administrasi dilakukan tiga bulan sekali. “Penertiban dilakukan oleh potensi-potensi yang ada di desa seperti pecalang, prajuru banjar, linmas, dan babinsa, sehingga betul-betul koordinasi persoalan terkait dengan penduduk, baik penduduk pendatang selalu kita tertibkan. Kita juga melihat penduduk yang sekiranya melakukan tindakan mencurigakan, itu bisa diamankan setiap saat,” tandasnya. Sementara itu, Sekretaris Desa Adat Sesetan I Wayan Dudik Mahendra mengatakan, komitmen untuk menangkal radikalisme telah dituangkan dalam Catur Semaya. Mengingat, salah satu desa terpadat di Kota Denpasar ini merupakan desa urban. Penduduk yang tinggal di Sesetan datang dari berbagai kelompok, suku, dan agama. “Mencermati kejadian-kejadian secara nasional yang mulai mengkhawatirkan dengan munculnya gerakan radikal yang tujuannya jelas memecah belah bangsa, pada 30 November 2016 lalu, kami kembali mempertegas komitmen semua warga untuk menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya. Dudik menambahkan, persatuan dan kesatuan sejatinya telah terbangun sejak dulu di Sesetan. Sebagai contoh di Sesetan ada satu kampung Bugis yang merupakan bagian dari Banjar Suwung Batan Kendal. Suku Bugis sendiri merupakan kelompok masyarakat beragama Islam. “Sejak dulu mereka dilibatkan dalam kegiatan pembangunan di Sesetan. Ikatan silaturahmi dengan warga yang beragama Hindu juga terjalin dengan sangat baik hingga sekarang,” jelasnya. (kmb32)

Liburan Sekolah

Porlab Gulirkan Lomba ’’Makorot’’ Singaraja (Bali Post) – Libur panjang bagi anakanak sekolah tidak saja diisi bepergian ke tempat wisata. Namun waktu luang itu juga dijadikan momentum mengedukasi pelajar di Buleleng untuk mencintai permainan tradisional khas daerahnya. Permainan itu salah satunya adu layanglayang atau dikenal dengan istilah makorot. Sejumlah anak-anak dan orang dewasa dari beberapa kelurahan di Kota Singaraja antusias mengikuti lomba makorot yang dimotori Penggemar Olahraga Layangan Buleleng (Porlab) di Lapangan Umum Taman Kota Singaraja, Selasa (27/6) lalu. Penasihat Porlab Made Switama mengatakan, makorot merupakan permainan tradisional kas Buleleng yang belakangan mulai ditinggalkan karena maraknya permainan modern. Khawatir permainan warisan para pandahulu itu punah, dia bersama anggotanya

menggulirkan lomba makorot. Dengan ruang kompetisi seperti ini bukan sekadar untuk mencari juara dan hadiah, akan tetapi sasaran lain adalah bagaimana anak-anak dan masyarakat umum yang hobi makorot bisa tetap mencintai permainan tradisional, sehingga terhindar dari ancaman kepunahan akibat permainan modern sekarang ini. Makorot yang dahulu banyak dipermainkan anak-anak berbeda dengan permainan layanglayang di daerah lain. Perbedaan yang mencolok adalah ukuran layang-layang yang lebih kecil dan pada saat memainkan bukan sekadar menerbangkan di udara, tetapi layang-layang itu diadu antara satu dengan yang lain. Dahulu makorot dilakukan dengan strategi, tenik dan gelasan (benang tajam) yang digunakan. Dengan demikian, kelompok atau pemainnya akan beradu teknik dan strategi untuk memutus layang-layang lawan di udara. “Apalagi makorot

Bali Post/kmb38

MAKOROT - Sejumlah anak-anak di Kota Singaraja antusias mengikuti lomba makorot yang digelar Porlab di Lapangan Umum Taman Kota Singaraja, Selasa (27/6). yang ada sejak dahulu memiliki perbedaan dibandingkan permainan yang sama di daerah lain. Nah untuk mengedukasi dan tetap melestarikan, kita buka ruang lomba semacam ini sekaligus untuk media hiburan

libur panjang anak-anak sekolah,” katanya. Dari lomba makorot tersebut, juara pertama diraih oleh Rai asal Kelurahan Banyuasri, disusul Putrawan dari Kelurahan Paket Agung sebagai juara

dua, dan peringkat ketiga direbut Komang Alit dari wilayah Apit Yeh. Selain tiga peserta terbaik, panitia juga menetapkan juara harapan masing-masing direbut Era dan Vandel. (kmb38)


BANGLI

8

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

Petugas TPA Harapkan Pengecekan Kesehatan Rutin Bangli (Bali Post) Pekerjaan yang berkutat dengan sampah setiap hari biasanya akan membuat seseorang lebih mudah diserang penyakit. Guna memastikan kondisi kesehatan, petugas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Landih, Desa Landih meminta instansi terkait melakukan pengecekan kesehatan rutin bagi semua petugas TPA. Operator alat berat di TPA Landih, Made Dana, mengatakan, tidak semua orang mau bekerja di TPA. Jika seseorang mau melakoni pekerjaan seperti ini, mereka harus siap setiap harinya bergelut dengan sampah. ‘’Kalau orang bekerja di sini memang harus kuat menghirup bau sampah yang menyengat hidung mengingat setiap hari berkutat dengan puluhan ton sampah. Tapi kalau sudah terbiasa, tidak masalah,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, pekerja yang mengelola sampah di TPA rentan terserang penyakit. Penyakit yang biasanya menyerang seperti gangguan saluran pernapasan dan gatal-gatal. ‘’Astungkara selama bekerja di sini, saya belum pernah terkena penyakit yang parah. Kalau gatalgatal sudah biasa,’’ tegasnya belum lama ini. Lebih lanjut dijelaskan, selama ini belum pernah ada petugas dari dinas terkait yang datang untuk melakukan pengecekan kesehatan petugas TPA. Padahal menurutnya, pengecekan kesehatan sangat diperlukan guna mengetahui kondisi sebenarnya dari petugas di TPA. Maka dari itu, pihaknya berharap dinas terkait ke depannya bisa memerhatikan kesehatan petugas TPA. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli, Ida Ayu Gde Yudi Sutha, menegaskan, yang bekerja di TPA merupakan petugas dari provinsi. Dengan begitu terkait pengecekan kesehatan merupakan kewenangan Pemprov Bali. ‘’Kalau staf yang menjadi kewenangan kabupaten, mereka semuanya sudah memiliki jaminan kesehatan BPJS,’’ ungkap Yudhi Sutha. (kmb41)

Perajin Pelawah Gamelan Terkendala Bahan Baku Bangli (Bali Post) Perajin pelawah atau penyangga gamelan di wilayah LC Uma Bukal, Bangli, kesulitan produksi. Hal ini diakibatkan sulitnya mendapatkan bahan baku dan tenaga kerja. Perajin pelawah, Ida I Dewa Raka Gede, saat ditemui di bengkel kerjanya, Rabu (28/6) kemarin, menuturkan, orderan membuat pelawah gamelan cukup banyak. Namun sayangnya, dia kesulitan bahan baku. Bahan baku ada dua jenis yaitu kayu albesia Bali dan nangka. Untuk albesia Bali sangatlah sulit mendapatkanya. ‘’Untuk kayu nangka tidak begitu sulit membelinya. Biasanya untuk kayu nangka kita datangkan dari daerah Pemalang, Jawa Tengah,’’ katanya. Selain bahan baku kayu albesia Bali, tenaga kerja untuk membantu pengerjaan orderan juga sangat sulit dicari. Banyak tukang kayu enggan mengerjakan pelawah dan lebih memilih menjadi buruh bangunan. ‘’Memang kalau bekerja seperti saya ini harus kuat jongkok dan didukung tenaga yang fit karena harus mengupas kayu yang cukup keras,’’ kata perajin asal Blahbatuh, Gianyar itu. Disinggung soal harga, Raka Gede menjelaskan, untuk perangkat satu set pelawah jenis gong kebyar dihargai Rp 25 juta. Waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan satu set pelawah gamelan hampir satu bulan. (kmb41)

MENAMBAL JALAN - Anggota Sat. Lantas Polres Bangli saat menambal jalan paving berlubang di Penelokan.

Bali Post/ina

Tak Kunjung Diperbaiki Pemerintah

Polisi Tambal Jalan Berlubang di Penelokan Bangli (Bali Post) Kerusakan jalan paving di areal wisata Penelokan, Kintamani yang tak kunjung diperbaiki pemerintah, memaksa pihak kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Bangli turun tangan. Oleh polisi, jalan paving yang penuh lubang itu ditambal dengan semen untuk menghindari kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan pantauan, Rabu (28/6) kemarin, penambalan jalan berlubang dilakukan langsung sejumlah anggota Sat Lantas Polres Bangli. Kendati mengenakan seragam lengkap, sejumlah anggota tak segan-segan menambal jalan

yang belubang dengan semen. Sementara di sekitar Penelokan tampak sejumlah anggota Satpol PP berjaga. Tak satu pun dari mereka yang terlihat ikut membantu polisi menambal jalan. Sementara untuk menghindari adanya pengguna jalan yang melintasi jalan basah yang baru selesai diperbaiki, anggota Sat. Lantas memasang sejumlah barrier dan papan penanda di sekitar lokasi. Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Gusti Agung Udayani seizin Kapolres Bangli AKBP I G.N. Agung Ade Anom Panji mengatakan, kegiatan perbai-

kan jalan dilakukan pihaknya sebagai upaya untuk mencegah sekaligus menekan terjadinya kecelakaan yang disebabkan karena faktor jalan rusak. ‘’Dari data selama ini, salah satu faktor penyebab kecelakaan adalah karena faktor struktur jalan yang rusak dan berlubang selain faktor manusia dan kelayakan kendaraan itu sendiri,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakan Udayani, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polres Bangli dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat tentang kondisi jalan rusak. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menggugah instansi pemer-

intahan agar berperan aktif dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas yang bebas dari kecelakaan (zero accident). Kanit Regident Ipda I Wayan Nariana menambahkan, bahwa kerusakan jalan paving di Penelokan selama ini kerap mengganggu kenyamanan pengendara. Tak sedikit, pengendara yang terpaksa mengambil jalur berlawanan untuk menghindari jalan berlubang. Kondisi itu diakuinya cukup berbahaya, karena memicu terjadinya kecelakaan. ‘’Karena itulah, atas per-

intah bapak Kapolres, kami melakukan penambalan jalan dari Selasa kemarin. Dari sepanjang jalan paving yang ada, yang paling parah kami perbaiki ada di depan Restoran Lake View,’’ terangnya. Untuk memperbaiki kerusakan jalan paving tersebut, pihaknya menggunakan dana dari hasil kerja sama dengan beberapa diler sepeda motor yang ada di Bangli. ‘’Dengan ini, kami mengimbau kepada instansi terkait agar segera menangani kerusakan jalan di Penelokan. Terlebih jalan itu berada di objek wisata yang banyak dilalui wisatawan,’’ ujarnya. (kmb40)

Pemkab Dinilai Tak Serius Tangani Persoalan GOR Tembuku Bangli (Bali Post) -

Pemkab Bangli dinilai tidak pernah serius dalam menyelesaikan persoalan lahan GOR di Desa Tembuku hingga mengakibatkan bangunan senilai miliaran rupiah itu terbengkalai dan tak kunjung bisa dimanfaatkan masyarakat. ‘’Selama ini, saya menilai pemerintah diam. Tidak ada action apa-apa. Mestinya, pemerintah terus berupaya untuk menyelesaikan persoalan itu sehingga aset tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat,’’ kata anggota Komisi III DPRD Bangli, Made Sudiasa, Rabu (28/6) kemarin. Sudiasa mengungkapkan, selaku warga Kecamatan Tembuku, pihaknya sempat memiliki harapan besar bahwa GOR yang dibangun dengan dana APBN itu bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga. Namun, harapan itu tak bisa terwujud

sampai saat ini lantaran GOR dibangun pada tanah yang bermasalah. ‘’Sejak ada persoalan tanah itu, pemerintah selama ini tidak pernah bisa mencarikan jalan keluar. Kita prihatin. Harusnya ada penyelamatan aset yang dilakukan pemer-

intah sehingga uang yang dikeluarkan untuk pembangunan GOR tidak sia-sia,’’ terangnya. Selain pemerintah, pihaknya juga mengharapkan persoalan itu bisa diselesaikan oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, jika keberadaan

GOR yang dibangun pada tanah bermasalah tak kunjung diselesaikan hal itu bisa mengakibatkan terjadinya kerugian negara. ‘’Harapan saya, semua pihak bisa menyelesaikan, baik pemerintah maupun pihak yang berwenang untuk turun menyelesaikan persoalan GOR itu,’’ imbuhnya. Seperti diberitakan sebelumnya, bangunan GOR di Desa Tembuku, Bangli terbengkalai sejak hampir tujuh tahun lalu. Karena tak pernah dirawat, sejumlah bagian bangunan kondisinya kini mulai mengalami kerusakan.

Perbekel Desa Tembuku, Ketut Mudiarsa, mengatakan, pihaknya bersama Camat Tembuku, sudah sempat melakukan beberapa kali mediasi dengan pemilik lahan. Akan tetapi, mediasi yang juga melibatkan Pemkab Bangli hingga sepuluh kali itu tak kunjung menemukan jalan keluar. ‘’Terakhir, mediasi sempat dilakukan tahun 2015 sekitar bulan Juni. Tapi dari sekian pergerakan tidak juga ada hasil. Daripada waktu habis untuk itu yang sudah terpaksa kami biarkan,’’ ujarnya. (kmb40)

Tradisi ”Ngaturang Lakon”

Krama Desa Daup Makan Bersama di Pura Bale Agung

Bali Post/nan

PERAJIN - Perajin pelawah gamelan tengah mengerjakan pesanan konsumen.

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

PLN

: 0366-91268

Telkom

: 0366-91108

BPBD

: 0366-91448

Kodim

: 0366-91024

Kantor Bupati

: 0366-91032

Bangli (Bali Post) Ratusan krama Desa Pakraman Daup, Kintamani, Rabu (28/6) kemarin, memadati halaman Pura Bale Agung, desa pakraman setempat untuk makan bersama. Kegiatan makan bersama yang dilaksanakan sekitar pukul 14.00 Wita itu merupakan bagian dari tradisi ngaturang lakon yang dilaksanakan sepuluh mantan peduluan (pemimpin adat) Desa Pakraman Daup. Jero Penyarikan Payu didampingi Perbekel Daup Dewa Nyoman Saliawan menjelaskan, ngaturang lakon menjadi tradisi yang wajib dilaksanakan oleh para mantan peduluan di Desa Pakraman Daup. Mereka yang termasuk dalam peduluan di antaranya jero kubayan, jero bau, jero singgukan, jero nyarikan termasuk pemangku. Sementara kemarin yang ngaturang lakon ada sepuluh warga. Tujuh di antaranya pernah menjabat sebagai jero kubayan, dua jero bau dan satu

jero mangku. ‘’Ngaturang lakon ini maknanya untuk mengembalikan bukti atau persembahan yang pernah diterima saat menjadi peduluan. Dan melalui tradisi ngaturang lakon inilah bukti itu dikembalikan,’’ ungkapnya. Dalam tradisi ngaturang lakon, warga yang pernah menjadi kubayan atau kedudukan tertinggi dalam sistem ulu apad, wajib menghaturkan banten upakara dan dua ekor babi. Sementara warga yang pernah menjabat sebagai jero bau serta pemangku hanya menghaturkan seekor babi. ‘’Dalam tradisi ngaturang lakon kali ini, total ada 17 ekor babi yang dipersembahkan,’’ ujarnya. Dipaparkan Jero Penyarikan Payu, tradisi ngaturang lakon diawali dengan prosesi negtegang, nanceb taring dan ngingsah. Prosesi itu sudah dimulai sejak empat hari lalu. Sementara kemarin, prosesi yang dilaksanakan yakni mapi-

uning di Pura Puseh pada pagi hari. Selain membawa banten, dalam prosesi mapiuning itu babi yang akan dipergunakan juga dibawa ke Pura Puseh. Selanjutnya pada siang hari, usai melaksanakan prosesi mapiuning krama kembali ke Bale Agung dan menyembelih semua babi untuk kemudian dibuat berbagai olahan. ‘’Sebagian daging babi diolah untuk persembahan, sebagian lainnya dipakai malang atau dibagi rata ke seluruh kepala keluarga dan lainnya diolah untuk sarana makan bersama dalam bentuk lawar, sate, dan jenis makanan lainnya,’’ jelasnya. Jero Penyarikan Payu mengatakan, tradisi ngaturang lakon sejatinya bukan merupakan sebuah keharusan. Namun kalau tidak dilaksanakan hal itu akan menjadi utang niskala. ‘’Seseorang berhenti menjadi peduluan kalau semua anaknya sudah menikah,’’ imbuhnya. (kmb40)

Bali Post/ina

MAKAN BERSAMA - Ratusan krama Desa Pakraman Daup makan bersama di halaman Pura Bale Agung sebagai rangkaian tradisi ngaturang lakon.

Bali Post/nan

PEDAGANG - Pedagang di Lantai II Pasar Kidul.

Pengelola Pasar Kidul Pesimis Penuhi Target Retribusi

Bangli (Bali Post) Pengelola Pasar Kidul mengaku kesulitan memenuhi target pendapatan dari retribusi tahun ini yang nilainya Rp 800 juta lebih. Hal ini disebabkan belum normalnya kondisi pasar. Pengelola Pasar Kidul, Jro Sabda Negara, Rabu (28/6) kemarin, mengatakan para pedagang tidak menentu berjualan setiap harinya. Banyak di antara pedagang yang kerap berpindah berjualan dari satu pasar ke pasar lain. ‘’Kami pesimis bisa memenuhi target tahun ini karena banyaknya pedagang yang tidak konsisten berjualan. Jadi, kami tidak berani janji bisa memenuhi target ini,’’ tegas Jro Sabda. Dijelaskannya, yang paling menyulitkan pihaknya dalam menarik retribusi yakni kondisi pedagang di lantai II. Sangat jarang pedagang yang berjualan di tempat ini akibat minimnya pembeli. Pedagang di lantai II kesulitan membayar retribusi lantaran minimnya pendapatan. ‘’Mereka sejatinya harus membayar retribusi Rp 5 ribu, tapi turun menjadi Rp 2-3 ribu akibat mereka jarang dapat jualan. Ketimbang tidak dibayar sama sekali, kita pungut

semampu mereka bayar. Sementara untuk pedagang di lantai I mereka sudah bayar sesuai lahan yang mereka pakai,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dikatakannya, meskipun berat untuk memenuhi target retribusi tahun ini, pihaknya tetap akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa memenuhinya. ‘’Selama saya menjabat sebagai kepala pasar, hanya sekali kami bisa memenuhi target yakni tahun 2015. Sedangkan tahun 2016 belum bisa memenuhi target. Dan tahun ini, kami akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa memenuhi target yang diberikan,’’ kata Jro Sabda. Dia menambahkan, pihaknya sering mendapat keluhan dari para pedagang mengenai kepastian revitalisasi Pasar Kidul. Tidak sedikit di antara pedagang yang akhirnya kecewa lantaran terlalu lama menanti terobosan pemerintah. ‘’Pedagang sering menanyakan ke saya kapan Pasar Kidul direalisasikan perbaikannya, termasuk pembangunan pasar di Terminal Loka Crana. Karena semuanya berada di atas, saya tidak berani bilang apaapa. Saya hanya bilang tunggu saja,’’ ungkapnya. (kmb41)


GIANYAR

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

9

Pengadaan LPJ Terkendala Anggaran

Gianyar (Bali Post) Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Gianyar masih gelap gulita saat malam hari. Kondisi ini terjadi lantaran minimnya lampu penerangan jalan (LPJ). Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar yang melakukan pendataan menyatakan jalur di gumi seni ini masih membutuhkan sembilan ribu LPJ. Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar I Made Rai Ridhartha mengungkapkan, pihaknya hanya menangani LPJ yang berlokasi di jalan kabupaten dengan panjang mencapai 560 kilometer. Idealnya, untuk setiap 50 meter terpasang sebanyak dua LPJ. Sehingga setiap 1 kilometernya terdapat 20 LPJ. Diungkapkannya, saat ini LPJ di Gianyar berjumlah 5.240 unit. Jumlah ini masih kurang sekitar 5.960 unit, mengingat ruas jalan dikalikan 20 unit sama dengan 11.200 LPJ. ‘’Kondisi saat ini kita baru bisa menyediakan 50 persen dari angka ideal,’’ jelasnya. Rai Ridartha menambahkan, jika dicari ideal untuk perempatan harus ada empat LPJ, ia memperkirakan di Kabupaten Gianyar masih kurang sembilan ribu LPJ. ‘’Makanya jangan heran bahwa masih ada bagian Gianyar yang gelap,’’ ujarnya. Namun, untuk pengadaan LPJ sebanyak itu pihaknya masih terkendala anggaran. Meski demikian, pihaknya mengaku terus berusaha untuk membuat ideal ketersediaan LPJ dengan ruas jalan di kabupaten. Dalam hal pengaturan pun pihaknya mengaku melakukan pemasangan dengan skala prioritas. ‘’Kita prioritaskan pemasangan lampu di daerah rawan lakalantas dan daerah yang teramat gelap,’’ tegasnya. Lantaran masih banyak ruas jalan yang belum terjangkau LPJ atau LPJ-nya padam, pihaknya kerap mendapat keluhan dari masyarakat. Rai Ridartha pun menyatakan tak bisa menindaklanjuti seluruh keluhan tersebut. Apalagi ada beberapa ruas jalan yang berlokasi di Gianyar menjadi kewenangan provinsi dan nasional. ‘’Paling sering memang kita mendapat keluhan LPJ mati di By-pass I.B. Mantra. Tapi sekalipun kita ada kemampuan untuk memperbaiki, kewenanganya ada di Balai Jalan Nasional. Jadi kita tidak bisa berbuat banyak. Paling cuma bisa komunikasi dengan pihak balai, kemudian kita informasikan ke masyarakat,’’ katanya. (kmb35)

Gerak Jalan Disambut Antusias Warga Pejeng

Gianyar (Bali Post) Sejumlah kegiatan digelar serangkaian Porsenides IV Pejeng. Pada Selasa (27/6) sore, dilangsungkan lomba gerak jalan indah yang dipusatkan di Lapangan Sapta Dharma. Lomba yang diikuti kader PKK di Desa Pejeng itu disambut antusias ribuan warga setempat. Masyarakat berdesak-desakan di pinggir jalan guna menyaksikan dan memberikan semangat kepada tim gerak jalan masing-masing banjarnya. Ada enam tim gerak jalan yang berlomba sore itu. Mereka adalah ibu-ibu PKK dari enam banjar di Desa Pejeng, yakni Banjar Puseh, Banjar Panglan, Banjar Pande, Banjar Guliang, Banjar Pedapdapan dan Banjar Intaran. Gerak jalan dilepas Bendesa Pakraman Jero Kuta Pejeng Cokorda Gede Putra Pemayun, dilanjutkan para klian banjar se-Desa Pejeng secara bergantian. Rute yang ditempuh peserta berjarak hanya sekitar 2,5 kilometer. Meskipun pendek, namun gerak jalan ini cukup menyita perhatian masyarakat lantaran masing-masing regu mengenakan kostum menarik. (kmb25)

Bali Post/ded

GERAK JALAN - Penampilan peserta dari Banjar Panglan dalam lomba gerak jalan yang digelar serangkaian Porsenides IV Pejeng.

Bali Post/eka

WISATAWAN - Dua wisatawan mancanegara melintas di Jalan Karna, Ubud. Di kawasan ini banyak terdapat homestay dan toko suvenir. Keberadaan homestay di Ubud kian terancam dengan hadirnya hostel.

Berdampak Negatif pada Pariwisata Ubud

Pemkab Segera Tertibkan Hostel Selain itu, ada pula sejumlah akomodasi yang menggunakan label homestay di Ubud namun dalam praktiknya mereka membuka hostel. Kondisi ini pun sudah disampaikan ke SKPD terkait, khususnya Dinas PMPPTSP Gianyar selaku penentu izin dan Satpol PP selaku penegak perda. ‘’Dinas Pariwisata hanya berkaitan dengan regulasi. Untuk pengendalian kami tidak berkewenangan memberikan sanksi. Makanya untuk hal ini kami sudah sampaikan ke Dinas Perizinan dan Satpol PP, bahwa hostel tidak sesuai dengan perda dan perbup,’’ tegasnya. Satpol PP Gianyar yang telah berkoordinasi dengan Disparda akan memulai penertiban usai libur

Lebaran ini. Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa yang dikonfirmasi Rabu (28/6) kemarin, menegaskan pihaknya telah mengagendakan tahapan sidak usai cuti bersama. Sementara itu, Ketua Ubud Home Stay Association I.B. Wiryawan mengatakan, tumbuhanya akomodasi wisata sejenis yang menawarkan harga murah merupakan tantangan eksternal yang kini dihadapi pengelola homestay di Ubud. Pihaknya pun berharap pemerintah segera melakukan pemantauan ke lapangan dan mengambil tindakan tegas. ‘’Yang diperlukan sekarang implementasi dari aturan yang ada. Harus dicek di lapangan, apa sudah berjalan atau tidak aturannya,’’ tegasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) belum bisa diterapkan sepenuhnya di Kabupaten Gianyar. Aturan yang tak bisa diterapkan yakni sistem zonasi. Hal ini diakibatkan Kabupaten Gianyar masih kekurangan sekolah, khususnya tingkat SMP. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Made Suradnya mengungkapkan, pascadikeluarkannya Permendikbud tersebut, banyak orangtua siswa yang selama ini merantau di kabupaten lain

kembali ke asalnya di Kabupaten Gianyar. ‘’Kemarin yang banyak itu dari Badung dan Kota Denpasar, mereka membludak kembali dan mendaftarkan anaknya di sekolah-sekolah SMP di Gianyar,’’ ucap Suradnya, Rabu (28/6) kemarin. Namun, soal jumlah detail siswa yang kembali ke Gianyar, Suradnya mengaku belum bisa mengecek data tersebut. Dia beralasan, perpindahan ini didasarkan pada zonasi yang mengacu pada KK dan Akta Kelahiran. ‘’Mengecek detailnya saya belum, karena ini bukan pindah rayon. Tapi banyak

kepala sekolah yang melapor ke saya seperti ini,’’ ucapnya. Atas kondisi ini, ia pun menegaskan belum bisa melaksanakan secara utuh Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 khususnya terkait zonasi. Apalagi di Kabupaten Gianyar saat ini hanya ada 22 SMP negeri dan 22 SMP swasta. Jumlah tersebut masih belum bisa mencukupi kebutuhan siswa. ‘’Sudah kami sampaikan ke provinsi sampai Ombudsman, bahwa Permendikbud ini belum bisa kami laksanakan secara utuh,’’ katanya. Disingung terkait pembangunan sekolah baru di Kabupaten

Gianyar, Suradnya menyebut, sejak lama Pemkab Gianyar memang ingin mendirikan sekolah baru di tingkat SMP dengan menyasar Kecamatan Sukawati, Blahbatuh, Gianyar dan Payangan. Tapi sampai sekarang rencana ini tidak bisa dilaksanakan karena terkendala sulitnya mencari lahan. Sementara untuk penambahan gedung baru di sejumlah SMP, Suradnya mengaku belum bisa memastikannya. ‘’Kalau untuk SD ada peningkatan gedung. Kalau untuk SMP sepertinya tidak ada untuk tahun ini. Hanya di SD saja,’’ ungkapnya. (kmb35)

Tak hanya melabrak aturan, akomodasi pariwisata berupa hostel di kawasan Ubud juga berdampak signifikan terhadap kehidupan pariwisata, ekonomi, sosial hingga tingkat kriminalitas di Ubud. Untuk itu, Pemkab Gianyar akan menindak tegas dengan melakukan penertiban hostel dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta. Dia mengungkapkan, keberadaan hostel di Ubud banyak menimbulkan dampak negatif untuk pariwisata. Dampak dimaksud berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan kawasan Ubud. ‘’Di hostel itu satu kamar kan bisa 12 orang, sehingga kasus kriminal seperti pencurian sering sekali terjadi. Jadi faktor keamanan dan kenyamanan sudah tidak mendukung,’’ terangnya.

Kasus Pembunuhan Nenek Uyut

Polisi Tunggu Hasil Observasi RSJ

Gianyar (Bali Post) Polisi masih mendalami kasus pembunuhan Ni Wayan Uyut (80), warga Banjar Marga Tengah Desa Kerta, Payangan yang dilakukan cicitnya sendiri, I Wayan Agus Arnawa alias Kolok (22). Polisi kini tengah menunggu hasil observasi RSJ Bangli terhadap pelaku. Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan, Rabu (28/6) kemarin, mengakui pihaknya mengalami kesulitan memeriksa pelaku karena tidak bisa berbicara alias bisu. Dalam pemeriksaan, selain pengacara, pelaku juga didampingi guru SLB sebagai penerjemah. Dikatakannya, polisi juga sudah minta keterangan sejumlah saksi. ‘’Bila hasil observasi bahwa pelaku memang gila, kita akan gelar kasusnya dan tidak bisa dipertanggungjawabkan perbuatannya sehingga kasus ini dihentikan dengan SP3,’’ jelasnya. Dia mengungkapkan, pelaku sebelumnya sudah sempat dinyatakan mengalami gangguan jiwa oleh RSJ ketika pelaku menusuk perut ibu kandungnya sendiri. Ketika itu korban masuk rumah sakit, namun setelah pulang ke rumah, lukanya mengalami infeksi hingga nyawanya tak bisa diselamatkan. Setelah menjalani perawatan di RSJ, Bangli, Kolok diperbolehkan pulang. Namun penyakitnya kambuh kembali sehingga menusuk buyutnya sendiri. (kmb35)

Pejabat yang akrab disapa Gung Ari ini juga mengungkapkan, pengaruh hostel terhadap kehidupan sosial juga tak bisa dielakkan. Misalnya pasangan wisatawan yang ingin berhubungan intim, mereka harus melakukan di luar kamar. Celakanya pernah terdapat kasus pasangan wisatawan berhubungan intim di tempat yang tidak seharusnya. ‘’Selain di luar, ka-

dang mereka (pasangan wisatawan - red) berhubungan intim di bale dangin. Paling disayangkan mereka kerap membuang kondom sembarangan. Bahkan ada yang dibuang ke sanggah milik tetangga,’’ katanya. Keluhan tersebut yang sering ia terima dari warga sekitar hostel. Dengan pertimbangan ini, sangatlah penting untuk segera melakukan penertiban hostel. Ironisnya, meski demikian besar dampak negatif dari akomodasi jenis ini, jumlahnya justru bertambah. ‘’Awal tahun kemarin memang ada sekitar 20 hostel. Tapi sampai pertengahan tahun ini jumlahnya terus menjamur di Kelurahan Ubud dan sekitarnya. Sudah ada sekitar 30 lebih hostel yang kami data,’’ katanya.

Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

MENJELASKAN - Agus Arnawa saat menjelaskan kronologi pembunuhan kepada Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan.

PPDB, Gianyar Tak Terapkan Aturan Zonasi


KLUNGKUNG

10

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

Ajak Penggemar Jaga Lingkungan NUSA Penida menjadi rumah kedua bagi musisi Bali, Joni Agung & Double TT. Pasalnya, band bergenre reggae ini sering performance di berbagai tempat di Nusa Penida, terkahir Crystalbay, Desa Sakti. Di sela-sela manggung, Joni Agung & TT mengajak semua elemen masyarakat dan juga penggemarnya untuk menjaga lingkungan. Event yang digelar komunitas penggemar musik bergenre reagge dilangsungkan di Pantai Batununggul. “Jaga bersama-sama tempat ini yang dikenal dengan spiritualnya,” ujar salah satu anggota band, Joni Agung &TT. Pada event tersebut berbagai tembang dibawakan seperti Ngalih Liang, Manis-manesin, Perbedaan itu Indah serta lagu lainnya. Band yang dibentuk 2002 ini digawangi Joni Agung (vokalis), Mayu (keyboard), Tilem (bass) dengan lagu menggunakan bahasa Bali. (dwa)

PROYEK PPI - Kondisi palinggih yang ada di proyek PPI di Dusun Karangdadi, Kusamba yang terkubur pasir.

Bali Post/dwa

MANGGUNG - Band Joni Agung & TT ketika manggung di Pantai Batununggul.

Harga Bibit Sapi Nusa Penida Merosot

Semarapura (Bali Post) Meski Nusa Penida terkenal dengan bibit sapi unggul, ternyata tidak mendongkrak harga bibit sapi. Bahkan akhir-akhir ini harga bibit sapi Nusa Penida cenderung merosot. Hal ini tidak terlepas dari minimnya permintaan bibit sapi di pasar hewan yang ada di Bringkit dan Desa Bandem, Karangasem. Kondisi penjualan bibit sapi akhir-akhir ini terbilang lesu. Jika biasanya jumlah sapi yang didatangkan dari Nusa Penida bisa sampai lima truk per minggu, namun saat ini menurun hanya dua truk saja. Itu pun kebanyakan sapinya tak habis terjual. Ditemui di tempat pendaratan sapi di Desa Pesinggahan, Dawan, Ketut Suberata (45) mengaku penjualan bibit sapi Nusa Penida mulai lesu sejak Desember 2016. Lesunya permintaan membuat harga bibit sapi Nusa Penida merosot. Untuk bibit super yang harganya Rp 9 juta, kini paling mahal terjual Rp 8 juta. Begitu juga untuk bibit sapi biasa yang sebelumnya seharga Rp 6,5 juta, menurun menjadi 5,3 juta. Akibat kesulitan mencari pembeli, tidak sedikit sapi dilepas dengan harga sangat murah mencapai Rp 2,5 juta. Rata-rata sapi yang dijual berumur sekitar enam bulan. Pengiriman bibit sapi dari Nusa Penida menuju Klungkung biasanya melalui Padangbai menggunakan Kapal Nusa Jaya Abadi. Perjalanan yang seharusnya ditempuh dalam waktu satu jam, namun faktanya hingga lima jam. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pengelola Pelabuhan Padangbai, Karangasem yang memperioritaskan kapal Lombok untuk berlabuh. Akibat terombang-ambing selama lima jam, tidak sedikit sapi yang mengalami kelelahan dan tidak mau makan. “Selama lebaran ini penyeberangan lancar karena tidak ada kapal dari Lombok,” katanya, Rabu (28/6) kemarin. Untuk pasokan bibit sapi di Nusa Penida, menurut Suberata masih sangat memadai. Mengingat kebanyakan masyarakat Nusa Penida lebih memilih untuk menjual bibit ketimbang melakukan penggemukan. Minimnya pakan alami menjadi persoalan penggemukan sapi di Nusa Penida. Apalagi untuk menggemukan sapi hingga siap dijual diperlukan waktu hingga empat tahun. “Sapi di Nusa Penida kebanyakan diberikan pakan jadi dan poral,” imbuhnya. (dwa)

Komisi II Minta Proyek PPI Diaudit

Semarapura (Bali Post) -

Ambruknya atap bangunan proyek Pusat Pendaratan Ikan (PPI) di Dusun Karangdadi, Kusamba, Dawan, kini menjadi sorotan publik, termasuk juga anggota DPRD Klungkung. Maklum, proyek yang menelan dana Rp 16 miliar itu mangkrak selama lima tahun, bahkan kondisi bangunannya rusak parah. Untuk itu, anggota Komisi II DPRD Wayan Buda Parwata pun meminta agar proyek PPI tersebut diaudit BPK. “Saya tidak akan membahas tentang mau dihapus atau dihibahkan ke provinsi. Pihak provinsi tidak mau mengambil alih bangunan itu (PPI - red) sebelum ada audit dari BPK,” ujar Buda Parwata, Rabu (28/6) kemarin. Menurutnya, sebenarnya dulu ada pertimbangan proyek PPI mau dilanjutkan. Tapi karena sekarang sudah menjadi kewenangan provinsi, Pemkab menyerahkan proyek tersebut kepada Provinsi.

Penyerahan aset PPI ini pun sampai sekarang masih dalam proses. Namun apa pun keputusannya nanti, ia menerangkan proyek PPI tersebut sudah menghabiskan dana belasan miliar rupiah. Di sana juga ada aset daerah berupa tanah. Proyek tersebut sejak awal sudah menjadi pergunjingan masyarakat karena di Pantai Karangdadi bukan tempat yang layak untuk dibangun PPI. “Saya masih ingat komentarnya mantan Wakil Bu-

pati dulu (Dewa Sena) yang merupakan warga Kusamba. Beliau ngotot dan getol menolak keberadaan PPI di sana, karena di Pantai Karangdadi merupakan ratunya ombak,” ujar Buda Parwata. Terlepas dari semua itu, ia berharap pemerintah daerah harus mendata dulu aset-aset yang dimiliki. Seperti tanah misalnya, statusnya apakah sudah besertifikat dan sudah menjadi aset kabupaten. Apalagi beberapa bangunan di PPI seperti tower, ban-

Bali Post/dwa

Bupati Suwirta dan Wabup Kasta Isi Liburan dengan Bedah Desa

Bali Post/dwa

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

gunan pendingin, padmasana dianggarkan dari dana APBD Klungkung. Selain itu, ia juga menyarankan agar tidak menjadi persoalan di kemudian hari, alangkah baiknya agar proyek PPI diaudit dulu oleh pihak yang berwenang. Apakah dulu dalam pengerjaannya memang ada dugaan penyimpangan atau tidak. “Itu (PPI) harus diusut tuntas terlebih dahulu sebelum aset itu dihapuskan. Kalau saya di-clear-kan dulu persoalan itu, jangan sampai orang yang tidak bersalah menjadi korban terkait dengan rencana penghapusan tersebut. Lebih baik diaudit dulu,” sergahnya. Apakah ada indikasi proyek itu menyimpang? Buda Parwata mengatakan bisa dilihat sendiri. Proyek PPI telah

dianggarkan berulangkali dari anggaran APBD maupun pusat, tapi roboh lagi. Hal ini terkesan proyek tersebut tidak sesuai dengan kualitas. “Kita di Komisi II juga sudah sering turun ke lokasi. Itu memang tidak bisa digunakan. Apalagi di sebelah barat ada dermaga. Dari sebelah kiri dan kanan ada gempuran pasir sehingga banyak pasir di sana (PPI),” imbuhnya. Di lain pihak, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Wayan Durma mengatakan kalau aset PPI sudah diserahkan ke Provinsi Bali. Namun sampai saat ini belum ada berita acara serah terima. “Kami sedang menunggu proses berita acara tersebut dari provinsi,” ujar Durma. (kmb)

BBUG Kembangkan Bibit Udang Galah

KUNJUNGI - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta ketika mengunjungi salah satu warga dalam rangka bedah desa.

SAPI - Salah satu peternak sapi yang ada di Kecamatan Nusa Penida. Harga bibit sapi belakangan ini merosot.

Bali Post/kmb

MENGISI hari libur, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta melakukan bedah desa di Desa Getakan, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (27/6). Dalam bedah desa ke-32 ini, berbagai potensi dan permasalahan digali. Bersama segenap jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Klungkung, Bupati Suwirta dan Wabup Kasta menyusuri setiap sudut desa didampingi perangkat desa setempat. Dalam bedah desa ini, segala masalah baik di bidang sosial, pendidikan dan kesehatan digali. Kunjungan di Desa Getakan diawali dengan mengunjungi salah satu rumah warga yang sempat mengalami kebakaran beberapa bulan lalu. Di sini Bupati Suwirta mengupayakan bantuan untuk meringankan beban warga tersebut. Kunjungan dilanjutkan ke salah satu rumah warga lanjut usia (lansia) Ni Made Rintin. Dia merupakan lansia yang hidup sebatang kara. Atas situasi tersebut, Bupati Suwirta melalui dinas terkait akan mengupayakan penanganan terhadap warga yang kondisinya seperti ini. Selain lansia, rombongan be-

dah desa juga menyambangi kediaman Wayan Sudiarta. Pemuda ini mengalami kelumpuhan sejak duduk di bangku sekolah dan kini diperparah lagi setelah dirinya mengalami gangguan penglihatan. Melihat kondisi warganya, Bupati Suwirta meminta dinas terkait untuk melakukan penanganan sehingga penglihatan Sudiarta bisa kembali pulih. Selain permasalahan sosial, Bupati Suwirta juga memberi perhatian di bidang pendidikan. Bersama rombongan, ia mengunjungi satu per satu sekolah yang ada di Desa Getakan. Sejumlah fasilitas sekolah, ruang belajar dan sumber daya manusia (SDM) menjadi catatan bupati asal Nusa Penida ini. Prestasi anak didik dari keluarga kurang mampu juga menjadi perhatiannya. Di mana dua anak dari salah satu keluarga kurang mampu I Made Sarka, yakni Made Dwi Okayanti berhasil meraih juara kelas dan mewakili sekolah mengikuti olimpiade ekonomi dan Nyoman Arta Sukriana berhasil meraih emas pada O2SN tingkat SMP di Klungkung. Bupati pun meminta dinas terkait untuk mengambil

langkah, termasuk memberikan beasiswa bagi anak tersebut. Di hari yang sama, Bupati Suwirta juga melakukan bedah desa di Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan. Didampingi perangkat desa dan pemuda setempat, bupati menyusuri satu per satu dusun di desa tersebut. Sama seperti desa sebelumnya, dalam bedah desa ke-33 ini bupati juga menggali berbagai permasalahan dan potensi yang ada. Selain masalah sosial, kesehatan dan pendidikan Bupati yang malang melintang di bidang perkoperasian ini juga memberi perhatian pada Koperasi Unit Desa (KUD) Sri Sedana, Desa Aan. Keberadaan dan peran KUD ini harus dioptimalkan kembali dalam perekonomian desa. “Peran KUD harus dioptimalkan lagi untuk mengembalikan kejayaan KUD,” ujarnya. Di sisi lain, Desa Aan dengan wilayah perbukitan juga menyimpan potensi wisata yang menakjubkan. Lokasinya disebut puncak ukurukuran. Dari atas ketinggian ini, pengunjung akan dimanjakan dengan bentangan sawah dan bukit serta pulau Nusa Penida dari kejauhan. (ad1908)

Semarapura (Bali Post) Udang galah yang memiliki habitat di air payau ternyata sangat berpotensi untuk dikembangkan di Klungkung. Pasalnya, Klungkung memiliki garis pantai yang panjang dan air laut tak tercemar. Sayangnya, saat ini pengembangan budidaya udang galah di Klungkung masih sangat minim. Saat ini Klungkung menjadi tempat pengembangan bibit udang galah yang mempunyai pasar besar di Gianyar dan Karangasem. Ada lima bak kolam berisi 300 ribu hingga 400 ribu bibit udang galah yang dikelola Balai Bibit Udang Galah (BBUG) Kecamatan Dawan, Klugkung. Menurutnya, bibit udang galah bisa hidup sangat baik di Klungkung karena didukung air laut yang tidak terkontaminasi limbah. “Di Klungkung tidak ada pabrik sehingga air laut tidak tercemar,” kata Koordinator BBUG Klungkung I Made Soken, Rabu (28/6) kemarin. Untuk dapat menyediakan media air payau, air laut yang diambil dari wilayah Pantai Persinggahan dicampur dengan air sumur. Selama budidaya, diperlukan

kadar oksigen pada media air. Menurut Soken, diperlukan gelembung udara yang disalurkan melalui selang secara berkala agar kebutuhan oksigen pembibitan udang dapat terpenuhi. Saat ini BBUG memiliki lima bak pembibitan udang galah dengan umur yang bervariasi, mulai dari satu minggu hingga tiga minggu. Idealnya bibit yang bisa dijual berkisar umur 35 hari. Untuk harga satu bibit udang galah hanya sekitar Rp 45. Ratarata penjualan bibit berkisar 10 ribu hingga 20 ribu ekor udang. Permintaan paling banyak berasal dari Gianyar dan Karangasem. Sementara di Klungkung masih sangat minim. Menurut Soken, tidak ada hambatan untuk pengembangan udang galah di Klungkung. Hanya diperlukan lahan sedikitnya lima are di pesisir pantai untuk pembuatan minimal dua kolam tanah. Sayangnya melonjaknya harga tanah di pinggir pantai akibat imbas dari keberadaan Jalan By-pass Ida Bagus Mantra membuat masyarakat harus berpikir dua kali untuk membeli tanah. (dwa)

Bali Post/dwa

UDANG - Pembibitan udang galah di BBUG Klungkung.


Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

BULELENG

11

Dewan Desak Pemerintah Realisasikan Perluasan SMPN 1

Singaraja (Bali Post) – Tidak jelasnya realisasi perluasan lahan SMPN 1 Singaraja di Jalan Gajah Mada, Singaraja, mendapat sorotan kalangan Komisi IV DPRD Buleleng. Dewan mendesak pemerintah tidak menundanunda rencana perluasan sekolah favorit di Den Bukit tersebut. Dewan juga menyatakan siap mendorong alokasi anggaran pembangunan gedung fisik sesuai perencanaan yang sudah disusun oleh pihak SPMN 1 Singaraja. Desakan tersebut disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Gede Wisnaya Wisna, ketika ditemui di sela-sela pemantauan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 2 Singaraja, Rabu (28/6) kemarin. Politi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Buleleng ini mengatakan, SMPN 1 Singaraja yang sudah ditetapkan sebagai sekolah rujukan oleh pemerintah pusat sangat membutuhkan areal sekolah yang memadai. Sementara lahan sekolah yang ada saat ini sempit. Satu-satunya upaya

yang harus dilakukan adalah merealisasikan perluasan sekolah tersebut. “Sejak sekolah itu menjadi rujukan, pemerintah sudah merencanakan memperluas untuk memenuhi tuntutan fasilitas pendukung. Misalnya ruang kelas, laboratorium, parkir, dan fasilitas lainnya,” tandas Gede Wisnaya Wisna. Dijelaskan, rencana perluasan itu sudah berlangsung belasan tahun. “Jadi, saya kira sudah saatnya pemerintah sekarang merealisasikan perluasan lahan sekolah tersebut,” harap dia. Apalagi, sambung dia, pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan untuk perluasan. Yakni, bekas areal Kantor Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) yang kini menjadi Dinas Lingkungan Hidup (DLH). “Kasihan juga bekas gedung DKP sekarang terbengkalai dan publik sudah tahu kalau rencananya tempat itu akan dijadikan sekolah. Jangan sampai lahannya mubazir seperti sekarang,” jelasnya. Disinggung soal pelaksanaan pembangunan gedung fisik, politisi asal Kelurahan Kampung Anyar ini mengaku segera berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), SMPN 1 Singaraja, Komite Sekolah, dan pihak terkait lain. Dewan siap memberikan dukungan dalam hal alokasi anggaran pembangunan gedung fisik sesuai perencananan yang ada. Bahkan, jika anggaran tidak mencukupi dari APBD murni, maka dewan menyarankan untuk memohon bantuan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – SMPN 1 Singaraja ditetapkan sebagai Duta Buleleng dalam lomba Pustakawan Tingkat Provinsi Bali 2017. Sebelum menjalani tahapan penilaian, tim penilai melakukan kunjungan ke SMPN 1 Singaraja belum lama ini. Tim visitasi Pustakawan Tingkat Provinsi Bali dipimpin oleh Suteja. Rombongan tim ini diterima Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Gede Suyasa, Kepala SMPN 1 Singaraja Ni Putu Karnadhi, dan pengurus komite sekolah. Dalam sambutannya, Suteja mengatakan visitasi

untuk mencocokkan materi portofolio dengan kenyataan di sekolah bersangkutan. Dokumen portofolio ini disampaikan Pustakawan SMPN 1 Singaraja, Luh Suwerni. Hasil visitasi ini nantinya akan disampaikan kepada sekolah untuk ditindaklanjuti, hingga tahapan penilaiannya bisa memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan. Kadisdikpora Buleleng, Suyasa, berharap kekurangan dan kelebihan dari verifikasi ini dijadikan motivasi untuk meningkatkan kompetensi pustakawan dalam melayani semua warga sekolah khususnya siswa dan guru. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Nelayan di kawasan Pantai Penimbangan, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, kembali menemukan penyu hijau bertelur. Penyu itu bertelur diketahui pada Selasa (27/6) malam sekitar pukul 20.00 Wita. Awalnya, nelayan menemukan ada penyu menggali pasir, persisnya beberapa meter dari kawasan Pura Segara Penimbangan. Setelah membuat lubang, penyu hijau itu kemudian mengeluarkan telur. Aksi penyu itu sempat menjadi tontonan nelayan dan pengunjung pantai malam itu. Penggiat pelestarian telur penyu Pantai Penimbangan, Dedy Yastika, didampingi anggota Kelompok Nelayan (KN) Sari Segara, Kadek Agus, mengatakan, saat penyu hijau ditemukan di daratan, nelayan memastikan kalau penyu tersebut akan membuat sarang untuk mengubur telur. “Begitu ditemukan, kita sudah mengira kalau penyu itu akan mengubur telur, sehingga dari jauh kita awasi saja agar tidak ada yang mengganggu,” katanya. Menurut Dedy, menghin-

dari sarang penyu tergerus air laut, Rabu (28/6) kemarin, sarang tersebut kembali digali. Hasilnya, ditemukan sebanyak 81 butir telur penyu, yang kemudian dipindahkan ke bak penangkaran yang tidak jauh dari sarang aslinya. Pemindahan ini untuk menghindari telur busuk karena terendam hempasan air laut. Yang tidak kalah pentingnya pemindahan ini menyelamatkan telur tersebut agar tidak dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab. “Seperti pengalaman bulanbulan sebelumnya, banyak telur yang di sarang aslinya itu gagal menetas karena busuk terkena air laut. Kita juga ingin menyelamatkan agar telur itu tidak dicuri, sehingga keselamatan tukik yang menetas nanti utuh untuk kita lepas liarkan ke habitat aslinya,” jelas pria yang akrab dipanggil Melor ini. Dedy menambahkan, mulai Juni 2017, penyu hijau memasuki musim bertelur. Pada musim bertelur itu, pihaknya sudah berhasil menyelematkan ratusan telur untuk ditangkarkan dengan sarang buatan. (kmb38)

BaliPost/kmb38

Gede Wisnaya Wisna

Visitasi Pustakawan Tingkat Provinsi

PETANI GARAM - Salah seorang petani garam sedang mengasah dalam proses pembuatan garam di Desa Tejakula.

Petani Garam di Tejakula Kian Berkurang Singaraja (Bali Post) Wilayah Kecamatan Tejakula sejak dulu terkenal sebagai daerah produsen garam. Namun, beberapa tahun ini, jumlah petaninya semakin berkurang. Salah satu penyebabnya adalah hasil yang kurang menjanjikan. Wayan Supartini (45),

salah seorang petani garam, Rabu (28/6) kemarin, menuturkan bahwa produksi garam masih digeluti sejumlah masyarakat. Namun, jika dibandingkan sebelum tahun 2010, petani saat ini tergolong sangat sedikit. “Kalau dulu sampai puluhan. Pantai dari barat sampai timur banyak tempat buat

PENYU HIJAU - Nelayan dan pengunjung di Pantai Penimbangan menemukan penyu hijau mengubur telurnya hanya beberapa meter dari kawasan Pura Segara Penimbangan, Selasa (27/6) malam.

garam. Sekarang yang tersisa sekitar sepuluh lokasi,” tuturnya kemarin. Penurunan jumlah itu, sambung perempuan berperawakan gemuk ini, disebabkan hasilnya yang kurang menjanjikan. Setiap lahan garapan hanya mampu memproduksi kisaran sepuluh kilogram per dua hari

dan harga jualnya tetap stagnan kisaran Rp 7 ribu per kilogram. “Kalau dihitung per bulannya cukup kecil,” terangnya. Kondisi itu juga disebabkan cuaca yang belakangan sering hujan sehingga mengganggu proses penggaraman. Di samping itu juga adanya alih fungsi

lahan. “Lahan pembuatan banyak yang dijual. Itu karena warga perlu uang,” sambung dia. Tak pelak, Wayan Supartini menjadikan produsen garam ini hanya pekerjaan sambilan. “Hitung-hitung, tambahan penghasilan sebulan sekitar Rp 1 juta,” ucap Wayan Supartini. (kmb45)

Terkait Asuransi Nelayan

Pemkab Diminta Komunikasi ke Pusat

Singaraja (Bali Post) Usulan asuransi sejumlah nelayan di Kabupaten Buleleng ke pemerintah pusat tahun lalu, hingga kini belum ada kepastian. Kondisi tersebut tentu menjadi sorotan legislatif.Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa, Rabu (28/6) kemarin, meminta instansi terkait segera merespons ini, karena asuransi nelayan yang merupakan program nasional itu sangat ditunggu-tunggu masyarakat.

Lagi, Penyu Hijau Bertelur di Pantai Penimbangan

Bali Post/kmb38

Bali Post/45

Putu Mangku Budiasa

Bali Post/kmb45

Politisi PDI-P ini menilai program asuransi tersebut sangat penting karena risiko pekerjaan nelayan cukup besar. Di samping itu, juga sebagai salah satu upaya meningkatkan animo masyarakat nelayan untuk tetap menggeluti pekerjaan di laut. “Program ini sangat ditunggu-tunggu nelayan. Ini penting untuk mereka,” ujar Mangku Budiasa. Memang, diakui Mangku Budiasa, program tersebut ada di tangan pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah daerah melalui Dinas Perikanan juga turut andil di dalamnya, seperti pendataan. Untuk menjawab keinginan nelayan,

pihaknya meminta usulan yang disampaikan tahun lalu itu segera dijajaki. Hal ini penting untuk mempercepat adanya kepastian, sehingga mampu mengurangi keraguan nelayan terhadap program yang digelorakan pemerintah. “Sesuai hasil koordinasi kami beberapa waktu lalu dengan Dinas Perikanan, kemungkinan Agustus ini sudah keluar. Tetapi kami mendorong Pemkab Buleleng setelah Lebaran ini bisa komunikasi dengan pusat,” tegasnya. Sesuai data Dinas Perikanan Buleleng, nelayan yang diusulkan untuk mendapat

asuransi pada 2016 sekitar 2.600 orang. Namun yang keluar baru 1.800 orang. Sementara sisanya diwacanakan berlanjut tahun ini. Namun, enam bulan berjalan, itu belum ada kepastian. Kondisi tersebut diakui Kadis Perikanan Buleleng, Ni Made Arnika. “Nelayan tidak sabar untuk dapat asuransi. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi,” ungkapnya. Khusus untuk kartu nelayan, Arnika menyebutkan sudah seluruhnya mengantongi. Meski demikian, pihaknya terus melakukan pendataan. “Kartu itu kan jadi dasar untuk dapat asuransi,” tandasnya. (kmb45)

Hindari ’’Overload’’, Pemkab Buleleng Relokasi SDN 4 Bondalem PEMERINTAH Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) merelokasi SD Negeri 4 Bondalem, Kecamatan Tejakula. Hal ini dilakukan untuk menghindari overload pada sekolah lain. Peletakan batu pertama pembangunan sekolah ini dilakukan Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, S.T., Rabu (28/6) kemarin, didampingi Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna, S.H., Kadisdikpora Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd. beserta pimpinan OPD di lingkup Pemkab Buleleng. Bupati asal Desa Banyuatis tersebut saat ditemui usai peletakan batu pertama menjelaskan relokasi ini sebagai jawaban atas usulan pemerintah desa yang menyatakan kondisi SDN 4 Bondalem yang digunakan mengenyam pendidikan oleh anak-anak setempat telah krodit. “Karena di sana krodit, pemerintah desa mengusulkan SD Negeri 4 yang menjadi

Bupati PAS Letakkan Batu Pertama

satu dengan SD Negeri 3 Bondalem direlokasi. Kami sudah jawab usulan itu dan hari ini peletakan batu pertamanya. Pembangunannya menggunakan tanah desa 20 are,” jelasnya. Pembangunan tahap pertama sekolah ini berupa enam ruang kelas dianggarkan dalam APBD Rp 1,2 miliar. Namun, penawaran yang lolos hampir Rp 813 juta. Selanjutnya, tahun depan dianggarkan untuk pembangunan ruangan kepala sekolah, pagar, perpustakaan dan kelengkapan lainnya yang diestimasikan menelan anggaran Rp 800 juta. “Untuk tahap kedua akan dianggarkan tahun depan, sehingga SD 4 ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat Banjar Celagi Bantas terhadap sekolah,” imbuhnya. Kadisdikpora Gede Suyasa mengungkapkan, pembangunan gedung-gedung sekolah baru ini untuk menambah aksesibilitas dunia pendidikan. Adanya pembangunan yang

mendekati kawasan permukiman akan mampu mengurangi jarak tempuh maupun biaya. Menurutnya, tak kalah penting juga langkah ini untuk mendukung Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang menggunakan sistem zonasi. “Konsep dari bapak bupati tentang aksesibilitas adalah mendekatkan sekolah ke permukiman masyarakat. Bukannya permukiman yang mendekati sekolah. Hal ini sejalan dengan peraturan zonasi yang sudah ditetapkan, mendekatkan sekolah dengan tempat tinggal. Dengan begitu, masyarakat yang akan ke sekolah tidak terbebani lagi oleh biaya transportasi ataupun biaya-biaya lainnya,” jelasnya. Selain jenjang SD, pembangunan gedung juga akan menyasar SMP. Namun, langkah ini dilakukan secara bertahap. “Tahun ini juga ada pembangunan SMP Satu Atap. Ini juga untuk memeratakan pendidikan,” imbuh birokrat asal Tejakula ini.

PELETAKAN BATU PERTAMA - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana meletakkan batu pertama pembangunan SDN 4 Bondalem, Kecamatan Tejakula, Rabu (28/6) kemarin. Penjabat Perbekel Bondalem, Nyoman Ngurah Astawa, mengungkapkan sebelum dimulai, pembangunan ini telah dirapatkan dengan masyarakat. Dijelaskan pula,

pada tahun ajaran ini sekolah tersebut sudah menerima 25 orang siswa. “Masyarakat sangat merespons positif untuk pembangunan ini,” tandasnya. (ad1907)


JEMBRANA

12 Gara-gara Sopir Main HP

Mobil Travel Seruduk Kijang Innova Negara (Bali Post) Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil travel kembali terjadi di jalan Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Tembles, Desa Penyaringan atau kilometer 81-82, Rabu (28/6) pagi. Diduga gara-gara sang sopir main HP, mobil travel menyeruduk mobil Kijang Innova yang ada di depannya. Maklum sopir Kijang Innova juga ngerem mendadak. Insiden kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Sebelumnya, mobil travel berpenumpang tiga orang dan Kijang berpenumpang lima orang tersebut sama-sama melaju dari arah Denpasar. Mobil travel DK 1656 BG ini dikemudikan Roni (26) asal Banyuwangi. Sedangkan mobil Kijang nopol L 1449 BZ dikemudikan Agung Wirya. Dalam perjalanan, kedua sopir ini sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi. Begitu di TKP, ada mobil travel lainnya yang berada di depan mobil Kijang. Mobil travel yang tidak dike-

nal itu tiba-tiba gerem mendadak. Mengetahui hal itu, Agung Wirya pun melakukan hal serupa agar tidak terjadi benturan. Nah, mobil travel yang dikemudikan Roni inilah yang tidak bisa dikendalikan. Lantaran sang sopir main HP, Roni terlambat mengerem, sehingga menyeruduk mobil yang di depannya. Benturan keras pun terjadi. Mobil Kijang mengalami kerusakan di bagian belakang. Sedangkan mobil travel mengalami kerusakan di bagian depan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam hal ini. Hanya ada beberapa penumpang yang mengalami lukaluka. Sementara kasus kecelakaan ini ditangani Polsek Mendoyo. Kanit Lantas Polsek Mendoyo Iptu Wayan Suartana membenarkan adanya kecelakaan dua mobil dari arah bersamaan ini. Kendati kondisi kedua mobil ringsek, namun tidak ada korban jiwa. Keduanya hanya mengalami kerugian material kedua mobil yang ringsek. (kmb26)

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

Penumpang KMP Mutiara III Jatuh ke Laut Korban Tenggelam dan Hilang

Negara (Bali Post) â&#x20AC;&#x201C; Salah satu penumpang KMP Mutiara Alas III, Mahbub (18), warga Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (28/6) dini hari kemarin mengalami kecelakaan laut. Ia jatuh dari kapal yang ditumpangi dan tenggelam di laut, lalu hilang di perairan Gilimanuk. Kuat dugaan penyebab jatuhnya korban diduga karena terpeleset. Hingga saat ini petugas dari Polair, SAR dan TNI-AL belum menemukan tubuh korban. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, korban ini merupakan salah satu peserta rombongan wisata religi atau ziarah dengan tujuan Denpasar. Mereka berangkat dari Kecamatan Keraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur dengan menaiki bus Pratista nopol W 7085 US. Untuk ke Bali, rombongan mesti menyeberang melalui Pelabuhan KetapangGilimanuk dengan menumpang KMP Mutiara III. Dalam perjalanan tak disangka korban jatuh ketika kapal hendak bersandar di Pelabuhan Gilimanuk. Sebelumnya korban disebut-sebut sempat berada di pinggir bawah kapal. Korban juga sempat duduk-duduk di titik korban terjatuh bersama temannya. Korban sedang asyik menggunakan ponselnya. Ke-

tika hendak bersandar itulah tiba-tiba kapal bergoyang. Diduga terpeleset, korban jatuh ke tengah laut. Korban sempat berteriak meminta tolong ketika berada di tengah laut. Teriakan itu didengar oleh rekanrekannya. Sayangnya tak berselang lama, teriakan itu hilang. Begitu juga bersamaan kalau korban juga menghilang. Kejadian ini pun dilaporkan ke pihak kepolisian, sehingga Polair, TNI-AL dan SAR langsung melakukan pencarian terhadap korban. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol Anak Agung Gede Arka saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya bersama petugas lainnya masih terus melakukan pencarian.

Bali Post/olo

PENCARIAN - Sejumlah petugas gabungan dari SAR, Polair dan TNI-AL melakukan pencarian korban yang jatuh dari kapal di perairan Gilimanuk, Rabu (28/6) kemarin. Sementara itu, Manajer Operasional ASDP Gilimanuk Heru Wahyono mengatakan korban jatuh ini merupakan penumpang KMP Mutiara Alas III. Pihaknya masih mengumpulkan informasi, khususnya kru kapal yang mengetahui persis di mana lokasi korban jatuh. Dengan adanya kejadian ini, pihaknya berharap ke-

pada para penumpang kapal untuk berhati-hati dan mengikuti instruksi petugas kapal. â&#x20AC;&#x153;Sekarang sudah mulai padat penumpang. Diharapkan para penumpang agar memperhatikan keselamatan. Bagi penumpang agar naik ke ruang yang sudah disediakan,â&#x20AC;? terangnya. Di pihak lain, Koordinator Pos SAR Jembrana Ida

Bagus Surya Wirawan menambahkan, pencarian korban ini melibatkan puluhan personel gabungan dengan menggunakan speed boat, ruber boat, rib serta kapal KUPP Gilimanuk. Pencarian menyisiri perairan Selat Bali dari arah selatan hingga dua mil dari pelabuhan mengikuti arus pasang surut air laut. (kmb26)

The Hearing Centre Bali Branch Jl.Raya Kuta No.40b Kuta Bali (80361) Indonesia

HEARING AIDS OPEN HOUSE Datanglah untuk mencoba secara gratis & dapatkan diskon khusus

13 - 15 Juli 2017 10.00 s/d 16.00 reservasi hubungi

08123952504 085737667286

www.thehearingcentre.sg

50%*

Up to

gar bantu den untuk alat belian sepasang em khusus p The Hearing Centre adalah tempat dimana anda mendapatkan berbagai jenis alat bantu pendengaran dan jasa perawatan indera pendengaran untuk meningkatkan kualitas hidup anda. Kami menyediakan berbagai jenis diagnosis audiological dan alat bantu dengar dengan menjamin kepuasan anda L. 0001855 - BLS


Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

Pungutan Masuk Padangbai Diturunkan

KARANGASEM

Korsleting, Toko Ludes Terbakar Kerugian Rp 200 Juta

Dari Rp 100 Ribu Jadi Rp 60 Ribu Amlapura (Bali Post) Rencana Pemkab Karangasem melakukan pungutan terhadap wisatawan yang masuk kawasan wisata Padangbai mendekati final. Melalui sosialisasi Manajemen Operasional (MO) yang berada di bawah kendali Badan Pengelola Padangbai, disepakati besaran pungutan Rp 60 ribu per wisatawan. Nilai tersebut turun dari rencana awal Rp 100 ribu per wisatawan. Sosialisasi dilaksanakan di Balai Serbaguna Desa Adat Padangbai, Selasa (27/6) lalu. Sosialisasi dihadiri Staf Ahli Bupati Karangasem I Gede Susila, Kadis Perhubungan I.B. Putu Swastika, Kanit Patroli Polsek Padangbai AKP I Made Suparwata, Danramil Manggis diwakili Pelda Wendi. Hadir juga Ketua Badan Pengawas MO Wayan Jandra, Manajer MO I Ketut Sumertanaya, Perbekel Wayan Sudiarta, serta anggota MO dan pengurus Oprasional MO sebanyak 25 orang. Sosialisasi juga dihadiri pemilik dan pengelola boat cepat sebanyak 56 orang. Sosialisasi itu sebagai tindak lanjut aksi protes warga dan pengusaha boat cepat ke DPRD Karangasem, beberapa waktu lalu. Melalui pungutan tersebut, Pemkab Karangasem berkeinginan menata kawasan Padangbai utamanya pada sisi dermaga rakyat agar lebih profesional. Selama ini, Pemkab Karangasem tidak mengambil pungutan dari aktivitas pariwisata yang ada di sana baik itu diving maupun jasa penyeberangan ke Pulau Gili Trawangan. Hanya ada pungutan Rp 10 ribu per wisatawan yang semuanya masuk ke Desa Adat Padangbai. Manajer MO Padangbai, Sumertanaya, mengatakan pungutan bagi wisatawan tersebut dalam bentuk retribusi. Pungutan itu sudah ada dasar hukumnya mengacu pada pembantukan Badan Pengelola oleh Pemkab Karangasem. Menurutnya, angka Rp 60 ribu per wisatawan sudah disepakati berbagai kalangan termasuk pengusaha boat. Retribusi itu nantinya akan dikelola Badan Pengelola melalui MO. Tapi, besaran tarif ini masih menunggu pengesahan Badan Pengelola. Kadis Perhubungan I.B. Swastika mengatakan, Badan Pengelola dibentuk untuk menata kawasan pelabuhan rakyat Padangbai menjadi lebih baik. Melalui penataan yang lebih profesional diharapkan pelabuhan rakyat tersebut bisa menjadi tujuan wisata berkelas. ‘’Dengan begitu kunjungan wisatawan ke Karangasem akan meningkat. Masyarakat tetap dapat keuntungan, daerah juga dapat kontribusi berupa PAD,’’ katanya. (kmb)

Amlapura (Bali Post) -

Kebakaran menghanguskan toko milik I Wayan Tono (56) di Banjar Tengah, Desa Sengkidu, Manggis, Rabu (28/6) kemarin. Selain membakar bangunan 7 x 4 meter, kebakaran itu juga meludeskan semua barang dagangan mulai dari sembako, LPJ hingga peralatan elektronik. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 200 juta. ‘’Ada uang tunai Rp 8 juta, juga ada recehan sekitar Rp 1 juta. Semuanya habis,’’ ungkap korban saat aparat Polsek Manggis melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Anak korban, I Ketut Adi Kurniawan (17), mengatakan kebakaran terjadi pukul 02.15 Wita. Pelajar SMA ini pun baru tahu ketika api sudah besar dan puluhan warga sudah berada di lokasi kejadian. ‘’Saya baru pulang dari beli makan di Sengkidu. Saat itu, api sudah besar,’’ katanya. Wayan Tono juga mengaku baru tahu ketika api sudah besar. Dia bangun setelah mendengar teriakan kebakaran dari tetangganya. Kebetulan, warung sembako miliknya itu berada di bagian depan rumahnya. Kondisi itu juga cukup memudahkan tim pemadam melakukan penanganan. Namun, karena

datangnya agak terlambat, api baru bisa padam setelah semua barang dagangan korban ludes terbakar. Dua unit mobil pemadam milik Pemkab Karangasem baru tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 03.00 Wita. Tim pemadam mulanya memfokuskan penanganan pada bagian atap toko. Pertimbangannya, toko korban itu berdempetan dengan bangunan lainnya. Tim pemadam berhasil mengelimir api tidak merembet tapi gagal menyelamatkan barang dagangan korban. Bangunan toko korban itu terbagi menjadi tiga ruangan. Bangunan yang paling luas adalah tempat dagangan, lalu ada dapur dan kamar mandi. Keduanya juga tak luput dari jilatan si jago merah. Karena korban baru tahu ketika api sudah besar, sejumlah barang

BPBD Andalkan BPBD Provinsi

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres Polsektif Karangasem Polsek Kota Polsek Manggis Polsek Rendang Polsek Selat Polsek Abang Polsek Kubu Polsek Sidemen

0363 21220 0363 23222 0363 21167 0363 41768 0363 23082 0363 24187 0363 23330 0363 22988 0363 21709

Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya Besakih (SWIB) 0363 21791 PMI 0363 21789 PDAM 0363 21363 PLN 0363 21711 BPBD/ESR 0363 22173 Badan SAR 0363 21135

Bali Post/kmb

PUING-PUING KEBAKARAN - Warga membantu menyingkirkan puing-puing kebakaran toko milik I Wayan Tono di Banjar Tengah, Desa Sengkidu, Manggis, Karangasem. elektronik di dalam warung juga tak sempat diselamatkan, di antaranya 3 buah kulkas, 1 TV, radio, dan mesin cuci. Pihak Polsek Manggis me-

mastikan tak ada unsur kesengajaan di balik kejadian tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, kebakaran disebabkan akibat korsleting listrik. ‘’Kemungkinan

besar karena instalasi kabel yang kurang bagus. Tak ada korban jiwa ataupun luka,’’ ujar Kasubag Humas Polres Karangasem AKP I Komang Orta. (kmb)

Amlapura (Bali Post) Pameran potensi budaya yang dilaksanakan dalam rangka HUT ke-377 Kota Amlapura di Lapangan Padangkerta, Amlapura, ditutup secara resmi Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Selasa (27/6) malam. Bupati mengapresiasi, partisipasi swasta dalam HUT Kota Amlapura tahun ini cukup tinggi. Seluruh rangkaian kegiatan hari jadi Kota Amlapura sudah dimulai sejak 14 Juni sampai 27 Juni lalu. Ketua Panitia I Gede Adnya Mulyadi mengatakan agenda tahunan ini untuk mengenang dan menghormati jasa I Dewa Karang Amla sebagai pendiri Kota Amlapura dan para pewarisnya. HUT Kota Amlapura setiap tahunnya menjadi media refleksi dan instropeksi terhadap ber-

bagai hasil pembangunan selama ini, serta memberikan hiburan menarik kepada masyarakat. Kegiatan HUT Kota Amlapura tahun ini cukup padat. Di antaranya pawai budaya, festival photo hunting dan competition, lomba olahraga tradisional, lomba lari 10 K, lomba sains, pelaksanaan makan gratis untuk 44 ribu masyarakat, pembagian kartu Karangasem Cerdas dan Kartu Karangasem Sehat, penyerahan bantuan sosial, penyerahan bantuan kepada desa adat, pembagian e-KTP untuk pelajar hingga penampilan profil Badan Pengelola yang ada di Kabupaten Karangasem. Selain itu, juga agenda rutin upacara bendera peringatan Hari Jadi Kota Amlapura, pemotongan kue dan tumpeng pada puncak HUT Kota. Berbagai hiburan

ditampilkan di panggung utama sejak malam pertama pembukaan pameran dan diisi oleh pelawak dan penyanyi top Bali serta pergelaran berbagai kesenian dan Duta PKB Provinsi Bali. Adnya Mulyadi menambahkan, pembiayaan kegiatan ini sebagian besar merupakan sumbangan perorangan, pengusaha yang berizin, pelaku Pariwisata serta BUMN/BUMD yang ada di Kabupaten Karangasem. Partisipasi tahun ini tergolong tinggi. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri tak menampik rangkaian kegiatan HUT Kota masih banyak kekurangan. Terutama, karena faktor cuaca hujan lebat yang membuat lokasi pameran sedikit kacau. “Tahun depan, akan kami sempurnakan lagi,” katanya. (kmb31)

Pameran HUT Kota Amlapura Ditutup

Bantu Korban Bencana

Amlapura (Bali Post) BPBD Karangasem kini tak bisa lagi memberikan bantuan hibah barang kepada masyarakat yang tertimpa bencana. Ini menyusul adanya aturan baru BPBD yang mulai diberlakukan bulan ini. Praktis, untuk membantu masyarakat pascabencana, BPBD Karangasem hanya bisa mengandalkan bantuan dari BPBD Provinsi Bali. Hal itu dikatakan Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa saat ditemui, Rabu (28/6) kemarin. BPBD Karangasem secara rutin memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa bencana, baik tanah longsor, kebakaran maupun bencana lainya. Bantuan yang digelontorkan tersebut merupakan bantuan pascabencana dari Gubernur Bali melalui BPBD Provinsi Bali. Arimbawa mengatakan, pihaknya baru akan mengusulkan bantuan dalam bentuk dana pada perubahan APBD Karangasem mendatang. Sehingga, nanti BPBD Karangasem bisa memberikan langsung bantuan, ketika masyarakat menghadapi bencana. Menurutnya, pemberian bantuan hanya boleh lewat satu pos, sehingga karena sudah melalui provinsi, maka dari kabupaten tidak diperbolehkan lagi. “Aturan baru ini membuat bantuan itu tidak boleh ganda. Atas perubahan ini, nanti kita ajukan dalam bentuk anggaran bantuan. Kami tetap akan berupaya maksimal,” tegasnya. Sebelumnya, dari kabupaten memang ada bentuk bantuan pascabencana. Tetapi dengan adanya aturan terbaru itu yang tidak memperbolehkan dana hibah barang, praktis BPBD hanya mengandalkan anggaran dari BPBD Provinsi. Dulu, kabupaten ada bantuan berupa material sesuai kebutuhan, karena adanya aturan terbaru maka kabupaten sekarang tidak ada. Ini membuat langkah BPBD seperti berjalan mundur dalam melakukan penanganan pascabencana di lapangan. Arimbawa mengakui pihaknya baru bisa memberikan bantuan sosial hanya setengah dari biaya kerusakan yang ditimbulkan. Bantuan ini dikenal dengan bantuan stimulan. Pihaknya pun mencontohkan, seperti kejadian banjir bandang yang menerjang Desa Tianyar, Kubu beberapa waktu lalu, sebagian besar bantuannya sudah keluar yang dikirim langsung ke rekening masing-masing korban. Seperti Rabu (28/6) kemarin, pihaknya sudah menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Dusun Sengkidu, Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis atas nama korban I Nyoman Tono. Warung sembako miliknya hangus terbakar Rabu dini hari. Bantuan pascabencana itu sangat dibutuhkan masyarakat untuk meringankan bebannya saat menghadapi bencana. Setidaknya, ini bisa membantu korban sementara, sebelum dia bisa memulihkan situasi seperti semula. (kmb31)

13

Bali Post/kmb31

UNDIAN - Wakil Bupati saat mengambil undian berhadiah, dalam malam penutupan pemeran HUT Kota Amlapura, Selasa (27/6) malam.

Arus Balik Meningkat

Pengamanan di Pintu Pelabuhan Diperketat Amlapura (Bali Post) Memasuki H+2 Lebaran, Rabu (28/6) kemarin, aktivitas kedatangan penumpang di Pelabuhan Padangbai, Karangasem, mengalami peningkatan dibandingkan sehari sebelumnya. Nyaris semua kapal feri yang melayani rute Lembar-Padangbai, merapat di Dermaga Padangbai dalam kondisi penuh penumpang. Mengantisipasi peningkatan arus kedatangan pemudik tersebut, Polres Karangasem semakin mengetatkan pengamanan di pintu keluar pelabuhan dengan mengerahkan personel untuk melakukan pengecekan terhadap setiap penumpang ataupun kendaraan yang hendak masuk Bali. Selain itu untuk pengamanan yang optimal, Polres Karangasem juga melakukan pemantauan wilayah perairan Selat Lombok dengan mengerahkan personel Polair untuk melakukan patroli laut. Patroli laut kemarin dimulai pukul 09.15 Wita, menggunakan kapal tipe C-2 milik Sat. Polair. Patroli dipimpin

langsung Kasat Polair I Made Wartama dengan enam personel polair. Selain pengawasi rute Padangbai-Lembar, mereka juga melakukan pemantauan aktivitas penyeberangan di dermaga rakyat yang berada di sisi timur pelabuhan. Pelabuhan rakyat itu merupakan pelabuhan pariwisata untuk jalur penyeberangan ke Pulau Gili Trawangan, Lombok Utara. AKP Wartama mengatakan pemantauan wilayah perairan melalui patroli laut itu juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat utamanya pengguna jasa penyeberangan. Selain itu, patroli juga untuk mencegah sekaligus sebagai upaya deteksi dini terhadap aktivitas yang mengarah pada tindak pidana maupun aksi terorisme. ‘’Aktivitas penyeberangan ke Gili Trawangan selalu padat oleh wisatawan yang didominasi wisatawan mancanegara. Kita lakukan pengawasan juga demi keselamatan penyeberangan,’’ jelasnya. Meski pusat perhatian ditujukan pada pengamanan

arus mudik dan arus balik, selama Operasi Ramadhania ini Polres Karangasem juga meningkatkan pengamanan wilayah melalui patroli malam. Seperti yang

dilaksanakan Polsek Bebandem, Selasa (27/6). Lima personel dipimpin Aiptu I Wayan Putu melakukan patroli menyasar permukiman penduduk, SPBU, kompleks

pertokoan, bank dan pasar. ‘’Patroli untuk mencegah tindak pidana utamanya curat maupun curas,’’ kata Kapolsek AKP A.A. Ngurah Agung. (kmb)

Bali Post/kmb

PANTAU PENYEBERANGAN - Sat. Polair Polres Karangasem melakukan pemantauan aktivitas penyeberangan Padangbai-Lembar melalui patroli laut. Selain untuk pengamanan arus mudik, patroli juga memantau aktivitas penyeberangan menuju Pulau Gili Trawangan.

Kajian Dinas Pariwisata

Objek Wisata Bertambah Jadi 42 Objek

I Wayan Astika

Bali Post/gik

Kabupaten Karangasem rupanya mulai serius melakukan pendataan terhadap tempat-tempat potensial untuk objek wisata. Hasilnya, saat ini beberapa tempat diyakini berpotensi menjadi objek wisata. Tahun 1999, tercatat hanya 15 objek, namun saat ini bertambah menjadi 42 objek wisata. Di mana sajakah objek wisata baru yang akan ditetapkan itu?

SEJAUH ini, kajian yang dilakukan memang belum final. Pasalnya, Dinas Pariwisata Karangasem masih mematangkan kajian tersebut. Kepala Dinas Pariwisata Karangasem, Wayan Astika, belum lama ini, mengatakan kajian ini dilakukan, melihat SK Penetapan Objek Wisata di Karangasem sudah usang. Terakhir ditetapkan melalui SK Bupati tahun 1999. Sejak saat itu, belum pernah ada penetapan objek wisata lainnya. Padahal, objek-objek wisata baru terus bermunculan di Karangasem, meski belum dapat dipastikan, apakah tempat ini sudah dinilai layak atau tidak. “42 objek wisata ini belum kami SK-kan. Masih terus dikaji.

Kalau sudah final, terutama memenuhi standar syarat yang kami tentukan, baru nanti tinggal ditetapkan,” tegas Astika yang juga Ketua PHDI Karangasem ini. Latar belakang kajiannya sehingga melahirkan 42 objek wisata ini, memperlihatkan potensi Karangasem cukup besar. Perkembangan pariwisata, khususnya partisipasi swasta cukup tinggi. Sekarang, tinggal pemerintah daerah hadir di tengahtengah perkembangan pariwisata Karangasem. Pasar harus direbut agar sektor pariwisata ini benar-benar bisa diandalkan. Terlebih Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri, punya target tinggi mendatangkan

satu juta wisatawatan per tahun. “42 Objek wisata ini, belum termasuk desa wisata. Desa wisata justru akan menjadi andalan kita nanti, karena potensi budaya di Karangasem sangat tinggi,” tegasnya. Pihaknya enggan menyebut 42 objek wisata hasil kajian terbaru Dinas Pariwisata ini. Tetapi, Suastika berjanji setelah di-SK-kan, 42 objek wisata ini akan segera dirilis, sebagai bentuk keseriusan Dinas Pariwisata mengembangkan potensi pariwisata di Karangasem. Tidak hanya objek wisata, keberadaan desa wisata juga akan dievaluasi keberadaannya. Hasilnya bisa dari total 20 desa saat ini, jumlah-

nya bisa bertambah. Tetapi bisa juga berkurang setelah melihat tingkat keseriusan masyarakatnya. Sesuai SK Bupati nomor 658/HK/2014, data 20 desa wisata itu, antara lain, di Kecamatan Karangasem Desa Wisata Jasri, Tumbu, Bugbug dan Pertima, Kecamatan Bebandem di Desa Budakeling, Desa Kastala, Sibetan dan Jungutan. Kemudian di Kecamatan Manggis di Desa Tenganan, Tanah Ampo, Padangbai, Antiga, Selumbung dan Gegelang. Di Kecamatan Selat di Desa Duda, Peringsari, dan Sebudi. Terakhir di Kecamatan Rendang di Desa Besakih dan Desa Nongan serta di Kecamatan Kubu di Desa Muntigunung. (gik)


TABANAN

14

Warga Tabanan ”Ramai-ramai” Transmigrasi

Antre 125 KK, Kuota Hanya 5

Tabanan (Bali Post) -

Program transmigrasi kerap mendapatkan cibiran miring banyak pihak. Walau dipandang sebelah mata, program transmigrasi ini rupanya tetap menjadi pilihan sejumlah petani dari Tabanan. Para petani yang tidak punya lahan pertanian sendiri, wajar ingin mengadu nasib mengikuti program transmigrasi ini. Dari data di Dinas Tenaga Kerja, tahun 2017 ini tercatat warga ‘’ramai-ramai’’ mengikuti program pemerintah transmigrasi. Setidaknya jumlah riilnya mencapai 125 kepala keluarga (KK). Relatif banyak memang daftar antrean transmigrasi itu. Mereka berasal dari seluruh kecamatan di Tabanan. Tetapi lebih dominan dari Baturiti dan Selemadeg Timur. Dari jumlah daftar antrean tersebut, hanya lima kepala keluarga tahun ini

yang diberangkatkan. Pasalnya, pemerintah pusat memberikan kuota sebanyak 35

kepala keluarga untuk seluruh Bali. “Kita di Tabanan dapat

jatah lima KK saja dari 35 KK untuk Bali. Lokasi penempatan transmigran asal

Tabanan tahun 2017 di Kolaka Timur Sulawesi Tenggara,” beber Kadisnakertrans Putu Santika, Rabu (28/6) kemarin. Untuk penempatan para transmigran itu, baik Disnaker Bali maupun Disnaker kabupaten sudah melakukan pengecekan lokasi sejak tanggal 19 - 22 Juni lalu. Dari hasil pengecekan, dikatakan mantan Kadisdik Tabanan

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017 ini, Kabupaten Kolaka Timur, Sulteng itu sebetulnya sudah siap ditempati Agustus nanti. Tanah di Kolaka Timur dikatakan subur dan sangat cocok untuk perkebunan dan pertanian. “Penempatan para transmigran itu November mendatang,” ucapnya. Sukses tidaknya program transmigrasi itu sangat dipengaruhi oleh partisipasi masyarakat sebagai pelakunya. Mengingat tujuan transmigrasi adalah menanggulangi kemiskinan yang disebabkan ketidakberdayaan penduduk memperoleh tempat tinggal layak. Selain itu memberikan peluang berusaha dan memperluas kesempatan kerja.

Untuk memperoleh calon transmigran yang akan diberangkatkan sesuai kuota yang diberikan pusat, dengan seleksi relatif ketat. “Selama ini Pemkab Tabanan telah melakukan program transmigrasi bekerja sama dengan Kabupaten Morowali, Toraja Utara, Konawe Selatan, Minahasa Selatan dan Buton,” ungkapnya. Tidak hanya itu, Pemkab Tabanan juga telah melakukan penandatanganan MoU yang dituangkan dalam Kerja Sama AntarDaerah (KSAD) agar calon transmigran itu merasa a man dan nyaman melaksanakan tugas dan kewajibannya di daerahnya yang baru.


15

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017 Jadwal Pertandingan Piala Konfederasi Semifinal Jumat (30/6) dini hari Jerman vs

Meksiko

Playoff perebutan peringkat ketiga Minggu (2/7) malam FinaL Senin (3/7) dini hari.

Timnas Inggris Dihantui Kutukan Adu Penalti Tychy, Polandia Kutukan adu penalti kembali menghantui Inggris setelah tim U-21 mereka kalah melawan Jerman di turnamen Piala Eropa U-21 di Tyschy, Polandia, Rabu (28/6) kemarin. Laga diputuskan lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2. Bintang pada laga semifinal itu adalah kiper Jerman Julian Pollersbeck yang berhasil menahan tembakan Tammy Abraham dan Nathan Redmond. Jerman memenangkan pertandingan itu 4-3 dan berjumpa dengan Spanyol di final, Jumat besok. Di Krakow, Spanyol menang 3-1 melawan Italia yang bermain dengan 10 pemain. Kekalahan Inggris lewat adu penalti itu mengikuti jejak seniornya. The Three Lions dipermalukan Jerman di babak semifinal Piala Dunia 1990 dan Piala Eropa 1996 juga dari adu kiper. Di Piala Eropa 1996, Stefan Kuntz menjadi pendamping Jurgen Klinsmann di lini depan Jerman. Kini mantan ujung tombak Kaiserslautern itu bertindak sebagai pelatih tim U-21 Jerman. Tim U-21 Jerman untuk ketiga kalinya mencapai partai puncak dan memburu gelar kedua setelah mengalahkan Inggris pada 2009. Pada semifinal kemarin, Jerman memimpin lebih dahulu melalui sundulan Davie Selke menit ke-35. Inggris menyamakan skor lewat Demarai Gray dan kemudian balik unggul setelah Abraham menjebol gawang Pollersbeck. Jerman diselamatkan oleh gol Felix Platte menit ke70 dan mendominasi pertandingan sepanjang 20 menit terakhir. Di adu tendangan penalti, Pollersbeck berhasil mementahkan tembakan Abraham dan Redmond. Ia bergerak dengan tepat sebelum memblok bola. Ironinya, kekalahan tim muda Three Lions itu tepat setahun setelah kegagalan seniornya di babak 16 besar Piala Eropa 2016. Kala itu Inggris dipermalukan oleh tim non-unggulan Islandia. Awal bulan ini Inggris memanen kesuksesan dari tim muda lainnya. Tim U-17 mencapai final Piala Eropa dan menjadi juara di Piala Dunia di Korea Selatan. Hat-trick Saul Saul Niguez memborong tiga gol di babak kedua saat Spanyol menundukkan Italia 3-1 di semifinal lainnya di Krakow. Spanyol memburu gelar kelima di turnamen ini. Saul memulai golnya menit ke-53. Bermula dari serangan Dani Ceballos dari sisi kiri, bola dilambungkan ke tengah dan disambut dengan tembakan kaki kiri Saul. Lima menit kemudian Italia kehilangan Roberto Gagliardini yang mendapat kartu merah. Namun dengan 10 pemain, juara lima kali Italia mampu menyamakan skor lewat gol Federico Bernardeschi sembilan menit kemudian. Saul menambah gol menit ke-65 dengan menaklukkan kiper Gianluigi Donnarumma. Penyerang Atletico Madrid itu melengkapi hat-trick-nya menit ke-74 setelah mendapat umpan dari Marco Asensio. (kmb39/rtr/ap)

Bali Post/rtr

PENALTI - Kiper timnas U-21 Jerman Julian Pollersbeck berhasil membendung tembakan penalti Nathan Redmond dari Inggris pada pertandingan semifinal Piala Eropa di Tychy, Polandia, Rabu (28/6) kemarin.

Messi Nikahi Roccuzzo

Rosario, Argentina Lionel Messi akan menikahi pujaan hatinya Antonella Roccuzzo dalam pernikahan yang digelar di kampung halamannya, Rosario, Argentina, Jumat besok. Upacara pernikahan itu akan dilangsungkan di kota yang terletak 300km barat daya Argentina. Tak banyak tamu yang diundang, namun wartawan dan juru kamera yang diundang mencapai 150 orang. Pemain timnas Argentina itu menyewa petugas khusus untuk mengamankan acara pernikahan di sebuah hotel di kota itu. Hanya sekitar 250 undangan termasuk rekan dan mantan teman seklubnya yang diundang. Penyerang timnas Brazil Neymar adalah salah satu undangan utama selain Luis Suarez, Gerard Pique dan istrinya, Shakira. Hubungan Messi (30) dan Roccuzzo (29) telah menghasilkan dua anak: Thiago dan Mateo. Pasangan itu sebelumnya mengumumkan bahwa kado dari para tamu akan disalurkan ke lembaga amal Leo Messi Foundation. Messi menjalani masa kecilnya di Rosario, demikian pula dengan Roccuzzo yang dikenal sejak kecil. Keduanya tetap menjalin hubungan meski Messi harus memulai kehidupan baru sebagai pemain bola di Spanyol sejak remaja. Hubungan itu yang dimulai sejak akhir tahun 2000-an, tidak pernah terpublikasikan. Namun saat Messi pulang ke Argentina untuk menghadiri pemakaman salah satu teman Roccuzzo, percintaan mereka tercium publik. Roccuzzo kemudian pindah ke Barcelona untuk mendampingi Messi membela klub Katalan itu. ‘’Saya manusia normal. Saya mempunyai kehidupan seperti layaknya manusia lainnya,’’ ujar Messi usai Piala Dunia 2014. ‘’Setelah saya usai bermain, saya memiliki keluarga, teman-teman. Saya hidup seperti orang-orang lainnya,’’ ujarnya. Meski Messi kemudian menjadi pemain bintang dengan bayaran tinggi, ia tetap menjaga jarak dengan publik dan menghindari sorotan media. Tetapi hubungan dengan sahabat dan kerabatnya tetap baik. (kmb39/ap)

Bali Post/ap

PEMANASAN - Gelandang Jerman Julian Draxler (tengah) melakukan pemanasan bersama rekan-rekannya di Sochi, Rusia, Rabu (28/6) kemarin. Jerman akan menghadapi Meksiko pada pertandingan semifinal Piala Konfederasi, Jumat (30/6) dini hari.

Drexler Pimpin Jerman Hadapi Meksiko

Sochi -

Di usianya yang baru 23 tahun, Julian Drexler mengemban jabatan sebagai kapten timnas Jerman. Gelandang klub Paris Saint Germain ini akan memimpin rekan-rekannya menghadapi Meksiko pada pertandingan semifinal Piala Konfederasi di Sochi, Rusia, Jumat (30/6) dini hari. Drexler akan menjadi kapten termuda dalam 105 tahun sejarah sepak bola Jerman. Ironinya, ia justru dianggap sebagai pemain paling berpengalaman dibandingkan rekan-rekannya yang jarang tampil di pentas internasional. Pelatih Jerman Joachim Loew cukup mempercayai kemampuan Drexler menggantikan jabatan kapten dari Manuel Neuer yang cedera. ‘’Caranya dia mengoordinasikan teman-temannya sangat bagus. Dia akan berubah menjadi pribadi yang bertanggung jawab,’’ jelas Loew. ‘’Dia akan melindungi pemain-pemain yang masih

muda. Dia juga bertanggung jawab untuk menyatukan mereka dalam sebuah tim. Jika dia memiliki hubungan yang baik, maka dia tidak menemui kesulitan cara menjalin kerja sama dengan rekan-rekannya, baik di dalam maupun di luar lapangan,’’ tegas Loew. Pertandingan melawan Meksiko nanti menjadi penampilan ke-34 Drexler di timnas. Dia dinilai paling berpengalaman dibandingkan yang lain setelah turut membela Jerman saat memenangi Piala Dunia 2014 di Brazil. Loew hanya membawa tiga pemain yang tampil di Brazil lalu termasuk Drexler.

Sochi Jerman mengandalkan peran mantan penyerang Miroslav Klose saat juara dunia itu menghadapi Meksiko pada pertandingan semifinal Piala Konfederasi, Jumat (30/6) di Sochi. Kontribusi mantan penyerang Bayern Munich dan Lazio itu besar bagi perkembangan skuad muda Jerman itu. Jerman menurunkan pemain-pemain yang tidak memiliki banyak pengalaman internasional di turnamen ini. Salah satunya adalah lini depan die Mannschaft yang mengandalkan peran Sandro Wagner dan Timo Werner serta gelandang serang Lars Stindl. Wagner baru tiga kali tampil membela Jerman, Werner empat kali dan Stindl 4 kali. Klose mendapat tugas dari pelatih timnas Joachim Loew untuk mengasah mereka membongkar pertahanan Meksiko yang dikenal tangguh. Masalahnya Jerman

tidak memiliki pemain depan yang tangguh, apalagi kondisi ini didukung dengan Mario Gomez, Thomas Mueller dan Mario Goetze seluruhnya absen di turnamen ini. Padahal mereka dikenal sebagai gelandang serang pemasok bola bagi lini depan. Klose yang berusia 39 tahun itu, diminta Loew memperkuat tim pelatih setelah mengontaknya November lalu. Klose memutuskan pensiun sebagai pemain setelah membantu Jerman merebut Piala Dunia 2014 di Brazil. Penyerang yang tampil di empat Piala Dunia itu, menyumbang gol saat Jerman mempermalukan Brazil 7-1 di semifinal. Klose sarat pengalaman dengan menciptakan 71 gol di 137 pertandingan internasional dengan 16 gol di antaranya dihasilkan di Piala Dunia. Sepeninggalnya, Jerman kesulitan mencari pengganti yang bisa diandalkan. ‘’(Cristiano) Ronaldo dan (Lionel) Messi, masih menjadi

pemain depan terbaik di seluruh dunia. Pemain-pemain kami harus menguji dirinya sendiri bersaing dengan namanama itu,’’ tegas Loew. Sejauh ini Klose cukup puas dengan penampilan generasi baru pemain depan Jerman sekarang. Ujung tombak RB Leipzig

London Kejaksaan Inggris, Rabu (28/6) kemarin mengumumkan dakwaan-dakwaan kriminal terhadap enam orang terkait kasus tragedi Hillsborough 1989 yang mengakibatkan 96 orang meninggal dunia. Para korban, yang semuanya merupakan penggemar Liverpool, meninggal dunia akibat desak-desakan dan tejepit di pagar di Stadion Hillsborough di Sheffield, utara Inggris, pada pertandingan semifinal Piala FA antara Liverpool melawan Nottingham Forest. Polisi pertama-tama menyalahkan tragedi itu kepada para penggemar yang mabuk. Namun tuduhan itu selalu ditolak oleh keluarga para korban dan komunitas Liverpool. Pihak keluarga mengampanyekan keadilan

untuk 96 orang itu selama bertahun-tahun dan baru memperoleh hasilnya setelah diajukan peninjauan ulang kasus tersebut. ‘’Saya memutuskan bahwa terdapat bukti yang layak untuk mendakwa enam orang dengan dakwaan-dakwaan kriminal,’’ kata Sue Hemming, kepala divisi kejahatan khusus dan antiterorisme di Crown Prosecution Service, dalam pernyataannya kemarin. David Duckenfield, mantan perwira polisi yang berwenang pada operasi di Hillsborough pada hari naas itu, didakwa dengan pembunuhan akibat kelalaian yang menyebabkan 95 laki-laki, perempuan, dan anak-anak tewas. Satu orang korban lainnya, Anthony Bland, meninggal empat tahun kemudian. ‘’Kami akan menyatakan

bahwa kegagalan-kegagalan David Duckenfield untuk melepaskan tanggung jawab personelnya luar biasa buruk dan berkontribusi secara substansial terhadap kematian dari ke-96 orang yang begitu tragis dan kehilangan nyawa secara sia-sia,’’ kata Hemming. Norman Bettison, mantan kepala polisi, didakwa dengan empat kelakuan tidak patut terkait menyampaikan dugaan kebohongan mengenai keterlibatannya setelah tragedi tersebut. ‘’Dengan perannya sebagai petugas polisi senior, kami akan meminta juri untuk mengetahui apakah ada tindakan yang mencederai kepercayaan publik,’’ kata Hemming. Orang-orang lain yang didakwa adalah dua mantan petugas polisi, seorang pengacara dan petugas keamanan di Sta-

Sisanya merupakan pemain muda atau yang jarng tampil membela die Mannschaft. Kendati hanya menurunkan tim lapis kedua, pelatih Meksiko Juan Carlos Osorio tak mengabaikan kehebatan lawannya. Bahkan Drexler dinilai sebagai penghubung di lini tengah dan perannya amat vital bagi serangan Jerman. Kehadiran Drexler juga memberi banyak peluang bagi Loew untuk memainkan berbagai variasi serangan. Ini dikarenakan Drexler fleksibel dalam memulai serangan baik dari sisi kiri atau pun kanan serta diberi kebebasan untuk bergerak di lapangan tengah.

‘’Julian sangat cepat dan tekniknya juga baik dalam menguasai bola. Dia juga memiliki kemampuan untuk mencetak gol,’’ puji Osorio pada pemain yang meninggalkan Wolsfburg dengan nilai 50 juta dolar AS ke PSG. Meksiko mengikuti jejak Jerman lolos ke babak empat besar dengan mengemas 2 kemenangan dan 1 kali seri. Namun penampilan El Tri kali ini kurang lengkap karena kehilangan kapten

tim Andres Guardado yang menjalani hukuman larangan bermain. Kedua tim sebelumnya pernah bertemu pada Piala Konfederasi 2005. Kala itu Lukas Podolski dan Bastian Schweinsteiger mencetak gol yang membawa Jerman menang 4-3 di babak tambahan. Jerman pun berhak atas peringkat ketiga turnamen yang mempertemukan juara antarwilayah FIFA itu. (kmb39/rtr/ap)

Perkiraan SkuaD Jerman : Marc-Andre ter Stegen; Matthias Ginter, Shkodran Mustafi, Antonio Ruediger; Joshua Kimmich, Leon Goretzka, Emre Can, Jonas Hector; Lars Stindl, Julian Draxler; Timo Werner Meksiko : Guillermo Ochoa; Miguel Layun, Nestor Araujo, Hector Moreno, Oswaldo Alanis; Jonathan Dos Santos, Hector Herrera, Luis Reyes; Raul Jimenez, Javier Hernandez, Javier Aquino.

Pengalaman Klose Bermanfaat bagi Skuad Muda die Mannschaft

Baloi Post/rtr

Asisten pelatih timnas Jerman Miroslav Klose.

Werner mengoleksi dua gol pada pertandingan melawan Kamerun yang berakhir dengan kemenangan 3-1. Werner tampil sebagai pemain pengganti Lars Stindl yang dipertandingan melawan Australia dan Chile juga mencetak gol. Striker Sandro Wagner juga tampil baik di turnamen ini kendati belum mampu menciptakan banyak gol. ‘’Dia (Stindl) pemain yang cerdik dan pintar menerobos pertahanan lawan dan membuka ruang,’’ puji Klose pada gelandang berusia 28 tahun dari klub Borussia Moenchengladbach. ‘’Dia menguasai bola dan menahannya agar rekan-rekannya turut membantu serangan.’’ Werner yang masih berusia 21 tahun, tajam bila melepaskan sundulan kepala dan tak kenal lelah bergerak bila telah berada di daerah pertahanan lawan. ‘’Dia memiliki kecepatan dan dinamik di depan gawang,’’ lanjut Klose.

Klose yakin baik Stindl, Werner ataupun Wagner berpeluang mengikuti jejak Gomez yang mencetak 30 gol dalam 70 pertandingan internasional, jika mereka bisa terpilih masuk tim inti Jerman di putaran final Piala Dunia 2018. ‘’Mario (Gomez) konsisten penampilannya sepanjang beberapa tahun, dan mereka mempunyai jalan panjang di timnas,’’ kata Klose. Tidak hanya pemain-pemain depan yang menikmati pengalaman-pengalaman yang dibagikan Klose. ‘’Dia lebih dari seorang asisten pelatih,’’ gelandang Jerman Emre Can. ‘’Dia banyak berbagi pengalaman. Dengan begitu banyaknya pengalaman yang dia punya, dia membantu kami berkembang. Dan bagi kami, pemain tengah, ada pula pengalaman yang bisa kami pelajari,’’ ungkap pemain yang membela klub Liverpool itu. (kmb39/afp)

dion Hillsborough. Dakwaandakwaan termasuk menyesatkan peradilan, melanggar regulasi-regulasi keselamatan, dan sikap tidak patut.

Para terdakwa, selain Duckenfield, akan menjalani persidangan pertama di Pengadilan Warrington pada 9 Agustus. (kmb39/rtr/ant)

Enam Orang Didakwa Terlibat Kasus Hillsborough

Bali Post/ap

DESAK-DESAKAN - Foto tertanggal 15 April 1989 ini memperlihatkan petugas menyelamatkan korban desakdesakan di Stadion Hillsborough, Sheffield.


OLAH RAGA

16

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

Ledecky Rebut Tiket ke Kejuaraan Dunia Indianapolis Perenang AS Katie Ledecky meraih tiket ke kejuaraan dunia bulan depan setelah memenangi nomor 800m gaya bebas pada kejuaraan nasional, Rabu (28/6) kemarin di Indianapolis. Perenang yang dua kali meraih medali emas Olimpiade dan Kejuaraan Dunia itu menjuarai nomor favoritnya dengan waktu 8 menit 11,50 detik. Dengan demikian, ia menjadi wakil AS di Kejuaraan Dunia di Budapest, 14-30 Juli mendatang. ‘’Saya tidak banyak beristirahat demi tampil di kejuaraan ini,’’ ujar perenang berusia 20 tahun itu yang mencatatkan waktu terbaik sepanjang musim ini. ‘’Dibandingkan dengan event uji coba atau kejuaraan lainnya, penampilan saya sekarang ini lebih tajam. Saya menikmati lomba ini dan melaju cepat. Saya cukup percaya diri sejak latihan bahwa saya mampu bangun dan membukukan waktu sebaik ini,’’ lanjut perenang yang untuk ke-11 kalinya memenangkan event nasional. Kemenangan ini masih belum memperbaiki waktu terbaiknya yakni 8 menit 4,79 detik. Rekor dunia itu ia ciptakan di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Uniknya kemenangan itu didapat setelah ia hanya menempati peringkat ke-6 pada final nomor 100m gaya bebas. Nomor itu dimenangkan Mallory Comerford dengan waktu 52,81 detik. Sementara juara Olimpiade Simone Manuel hanya berada di posisi kedua. Nathan Adrian, juara 100m gaya bebas Olimpiade London, masih tangguh di nomor andalannya. Adrian untuk kedelapankalinya juara nasional dengan mencatat waktu 47,96 detik. Ia mengalahkan Caeleb Dressel dengan waktu yang amat tipis. Namun keduanya meraih tiket ke Budapest. (kmb39/rtr)

Bali Post/rtr

MENANG - Petenis Serbia Novak Djokovic merayakan kemenangan di Devonshire Park Lawn Tennis Club, Eastbourne, Rabu (28/6) kemarin, usai mengalahkan Vasek Pospisil di putaran kedua.

Djokovic Penuhi Harapan

Eastbourne -

Petenis Serbia Novak Djokovic memenuhi harapannya melakukan transisi dari lapangan tanah liat ke rumput dengan melaju ke babak ketiga turnamen internasional Eastbourne, Rabu (28/6) kemarin. Mantan petenis nomor satu dunia itu menyingkirkan Vasek Pospisil dua set langsung 6-4, 6-3.

Perenang AS Katie Ledecky.

Bali Post/ap

Timnas Muathay Jalani TC di Thailand Makassar (Bali Post) Timnas muaythai Indonesia mengirimkan sembilan atlet yang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2017 untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Thailand selama sebulan ke depan. ‘’Sembilan atlet plus dua pelatih berangkat hari ini untuk menjalankan pemusatan latihan di Thailand selama sebulan ke depan,’’ kata pelatih timnas muaythai, Nurahmi, di Makassar sebelum bertolak ke Thailand, Rabu (28/6) kemarin. Ketua Harian Muaythai Indonesia (MI) Sulawesi Selatan itu menjelaskan, dari sembilan atlet yang tengah fokus dimatangkan kemampuannya itu, salah satunya merupakan atlet dan petarung asal Sulsel yakni Zulbimantara. Dirinya juga berharap seluruh atlet bisa memanfaatkan agenda pemusatan latihan ini untuk semakin meningkatkan kualitas bertarungnya demi menjaga persaingan merebut medali di ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Mengenai peluang atlet merebut medali SEA Games, dirinya mengaku optimistis. Apalagi jika melihat pencapaian para atlet saat diturunkan dibeberapa kejuaraan internasional. ‘’Doakan kami agar pelaksanaan TC di Thailand selama sebulan ke depan berjalan dengan sukses dan membuat kualitas atlet semakin maksimal sebelum turun di SEA Games 2017,’’ ujarnya. Sebelumnya, atlet Muaythai Sulsel M Ridwan sukses menyabet medai emas di kelas 51 kg putra di Kejuaraan Internasional Muaythai Martial Art, 11-18 Maret 2017, di Bangkok. ‘’Pada kejuaraan lalu, kami menurunkan atlet Muaythai Indonesia Pelatnas proyeksi SEA Games 2017. Tim Indonesia berhasil merebut dua medali emas dan satu di antara atlet Sulsel,’’ katanya. (ant)

Menempati unggulan teratas, Djokovic tak menghadapi kesulitan menghadapi lawannya dari Kanada itu. Ia melakukan break saat Pospisil itu memegang servis baik di set pertama maupun kedua. Ini menjadi laga pertama Djokovic sejak kekalahannya dari Dominic Thiem di babak perempatfinal Prancis Terbuka tiga pekan silam. Pertandingan kemarin juga menjadi penampilan pertamanya tampil di lapangan

rumput antara grand slam Prancis Terbuka dan Wimbledon sejak 2010. Namun sebelum kemenangan berada di tangannya, Djokovic sempat diganggu dengan datangnya hujan. Ia memimpin 1-0 dengan skor 30-15 di game 2 saat hujan mulai turun di lapangan Centre Court. Pertandingan yang selama ini dianggap sebagai pemanasan Wimbledon, itu pun ditunda. Djokovic yang tampil dengan fasilitas wild card, tak terbendung un-

tuk memenangkan laga ini setelah pertandingan dilanjutkan. Di putaran selanjutnya, Djokovic akan menghadapi pemenang laga antara Donald Young vs Jared Donaldson untuk memperebutkan tiket ke perempatfinal. Di putri, unggulan kedua Simona Halep dan Svetlana Kuznetsova (7) juga melaju setelah mengalahkan lawanlawannya. Namun kedua petenis dipaksa istirahat pada kedudukan tertinggal

Alberto dan Hilton Latih Anak-anak Kapal

Mangupura (Bali Post) Dua pesepak bola klub Liga 1 Sriwijaya FC yakni Alberto Gonzalves dan Hilton Moreira membagi ilmu bermain bola kepada 300 anak Desa Kapal dalam Festival Grassroots di Lapangan Bumi Pusaka Kapal, belum lama ini. Tak hanya itu, pemain timnas U-22 Putu Gede Juni Antara, ditambah pemain lokal Ketut Tirtanadi, Putu Pager Wirajaya, dan Agus Kayun Dwipayana, juga ikut memberikan coaching clinics. Ketua Putra Angkasa Kapal Made Sucipta Rokana, di Kapal, Badung, Rabu

(28/6) kemarin menerangkan, anak-anak usia dini yang ambil bagian dalam acara itu terdiri atas umur 6-11 tahun. ‘’Kami ingin memberikan teknik bermain bola yang baik dan benar kepada anak-anak di Desa Kapal,’’ ujar Sucipta. Pihaknya bersyukur program ini mendapat dukungan dari Bupati Badung, Kadisdipora Badung Ketut Widia Astika, termasuk perangkat desa se-Kapal mulai bendesa, kades, sampai kepala lingkungan. Dikemukakan, bagi anakanak yang bertalenta bisa ditampung dalam wadah

SSB. Bahkan, ke depan Putra Angkasa Kapal bertekad bisa memasok pemainnya ke PS Badung. ‘’Kami dari wilayah Badung Utara ingin memberikan kontribusi, demi kemajuan persepakbolaan di Badung,’’ kata Sucipta. Selain itu, dirinya juga ingin para pelatih sepak bola di Kapal supaya mengikuti kemajuan teknik persepakbolaan modern. Caranya, para pelatih diberikan materi kepelatihan tercanggih, bertujuan meningkatkan kualitas SDM pada trainer. ‘’Kami ingin mengadakan workshop kepada para pelatih,’’ jelasnya. (022)

Kejurda Catur Kaltim Pindah ke Samarinda

Samarinda (Bali Post) Pelaksanaan Kejuaraan Daerah Catur 2017 seKalimantan Timur batal dilaksanakan di Kabupaten Berau dan diputuskan dipindah ke Kota Samarinda. Ketua Pengprov Percasi Kaltim Andi Harun di Samarinda, Rabu (28/6) kemarin, mengatakan pemindahan tuan rumah kejurda yang sekaligus ajang prakualifikasi PON itu dikarenakan tidak siapnya Kabupaten Berau melaksanakan event itu, sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama. ‘’Jadwal kejurda ini sudah kami sepakati bersama saat rakerda, namun faktanya Berau yang ditunjuk sebagai tuan rumah tidak siap. Jadi semua pengurus dan pengcab sepakat untuk membatalkan sebagai tuan rumah,’’ jelas Andi Harun. Sebagai gantinya, menurut Andi Harun, pihaknya telah menyepakati Samarinda menjadi tuan rumah kejurda 2017. Hanya, lanjut Andi Harun, waktu pelaksanaan juga ikut mundur, sebab sebelumnya Kejurda Catur tersebut dijadwalkan bakal digelar 4-8 Juli 2017 di Berau. Namun karena mepetnya persiapan sehingga jadwal mengalami perubahan menjadi 6-10 Juli di Samarinda, Kalimantan Timur. ‘’Kami memilih Samarinda karena lebih representatif untuk menyelenggarakan event besar tahunan ini. Samarinda juga siap menjadi tuan rumah. Setelah libur lebaran, kami akan fokus mempersiapkan segalanya supaya Pra Porprov di Samarinda berjalan baik dan lancar,’’ ungkapnya. Selain agenda Pra-Porprov Percasi Kaltim juga memindahkan agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang semula diagendakan di Berau. ‘’Nantinya Rakerda akan digabungan dengan agenda Pra-Porprov di Samarinda, banyak agenda yang akan kita bahas, termasuk di antaranya untuk persiapan jangka panjang menuju PON 2020 di Papua,’’ tegasnya. (ant)

1-2 akibat datangnya hujan. Petenis Rusia Kuznetsova menghentikan langkah Mona Barthel 4-6, 7-5, 6-2. Sedang-

kan Halep juga dipaksa memainkan set ketiga sebelum menaklukkan Duan Yingying 3-6, 6-3, 6-2. (kmb39/rtr)

Hasil Putra Putaran Kedua Novak Djokovic vs Vasek Pospisil Putaran I Dusan Lajovic vs Jeremy Chardy Thomas Fabbiano vs Franko Skugor Daniil Medvedev vs Sam Querrey Mischa Zverev vs Ryan Harrison

6-4, 6-3. 6-4, 6-7(5), 6-3. 7-6(5), 6-4. 6-3, 7-5. 6-4, 7-6(9).

Putri Putaran 2 Svetlana Kuznetsova vs Mona Barthel 4-6, 7-5, 6-2. Simona Halep vs Duan Yingying 3-6, 6-3, 6-2. Tsvetana Pironkova vs Monica Niculescu 6-0, 6-4.

Berat, Langkah Timnas ke Perempatfinal

Jakarta (Bali Post) Tim nasional bola basket tiga lawan tiga atau 3x3 U-18 putra Indonesia belum mencatatkan kemenangan di Kejuaraan Dunia 3x3 U-18 FIBA di Chengdu, Tiongkok, setelah pada hari pertama turnamen, Rabu (28/6) kemarin, kalah dua kali. Tim Indonesia yang berada di Grup D dan dilatih Rony Gunawan takluk dari Belgia dengan skor 1118 dan Uganda 18-20. Rony memaklumi dua kekalahan tersebut karena menurut pria yang main di klub Satria Muda ini timnya memang kurang persiapan menghadapi kejuaraan dunia. ‘’Persiapan kami pas-pasan. Sulit mencari lawan tanding di Indonesia, apalagi di masa-masa itu bertepatan dengan bulan puasa,’ kata Rony. Alhasil, sebelum bertolak ke Tiongkok, timnas 3x3 U-18 Indonesia yang diperkuat Muhammad Arighi, Ronald Firdaus, Komang Arya Partha dan Nickson Damara hanya sekali melakukan latih tanding. Sementara itu, dua kekalahan membuat langkah Indonesia cukup berat untuk dapat lolos dari Grup D dan menuju perempatfinal. Berikutnya dalam lanjutan laga Grup D, Jumat

(30/6), Indonesia akan berhadapan dengan Yordania dan Rumania. Seluruh pertandingan ditayangkan secara langsung secara daring di laman resmi FIBA, termasuk dari akun FIBA di media sosial berbasis video, Youtube. Kejuaraan dunia 3x3 U-18 2017 FIBA yang digelar pada 28 Juni - 2 Juli 2017 diikuti 20 negara dan Indonesia berada di Grup D bersama Rumania, Belgia, Yordania dan Uganda. Yang berhak lolos ke babak berikutnya atau delapan besar adalah dua tim terbaik dari Grup A sampai Grup D. Sebelumnya di Kejuaraan Dunia 3x3 2017 pada pertengahan Juni 2017 yang digelar di Nantes, Prancis, timnas 3x3 putra Indonesia gagal lolos dari babak grup setelah mencatatkan satu kemenangan (atas Selandia Baru) dan tiga kekalahan (dari Amerika Serikat, Belanda dan Korea Selatan). Adapun terkait agenda timnas 3x3 selanjutnya, timnas 3x3 putra dan putri Indonesia dijadwalkan berkompetisi dalam Pesta Olahraga Indoor dan Bela Diri Asia di Ashgabat, Turkmenistan yang digelar pada 17-27 September 2017. (ant)

Bali Post/ist

LATIH — Pesepak bola Sriwijaya FC Alberto Gonzalves memberikan pelatihan bermain bola yang baik dan benar di Lapangan Bumi Pusaka Kapal, Minggu (25/6) lalu.

PS Badung Gelontor Putra Pemenang 14 Gol Mangupura (Balui Post) Kesebelasan PS Badung U-15 berhasil menggelontor lawannya, Putra Pemenang, dengan skor 14-0 (9-0) dalam lanjutan Turnamen U-15 Rayon Bali, Grup A, di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran, Badung, Rabu (28/6) kemarin. Ke-14 gol yang membobol gawang Putra Pemeneng dicetak Habibullah (3 gol), Erik (2), Bayu (2), Doni (2), Sultan (2), serta tiga gol lainnya hasil bidikan masing-masing dari

Ari Anjana, Aldi, dan Rai. Gawang Putra Pemenang benar-benar menjadi keranjang gol. Putra Pemenang selama melakoni babak penyisihan di Grup A, sama sekali belum pernah memetik kemenangan. Bahkan, para pemain Putra Pemenang sama sekali belum pernah mencetak gol ke gawang lawan. Berdasarkan catatan Bali Post, Putra Pemenang dicukur Kundalini 0-6, kemudian digunduli Bali FC 0-5, serta

ditundukkan Bali United 0-7. Hasil lainnya, di Grup A, Kundalini unggul tipis 2-1 atas lawannya Bali United. Kundalini unggul 2-0 di babak pertama, berkat sontekan Yiga dan Agung Lanang yang mengoyak gawang Bali United yang dikawal Marcus Cassier. Di paruh kedua, Bali United mampu mempertipis kekalahan lewat gocekan Putu Agus Wahyu Pranata yang menjebol gawang Kundalini yang dikawal Wahyu. (022)

Bali Post/ap

BERPISAH - Pemilik New York Knicks James Dolan (duduk) menghadiri konferensi pers di Madison Square Garden untuk memperkenalkan Presiden klub Phil Jackson (belakang) pada 18 Maret 2014. Rabu (28/6) kemarin, Knicks resmi berpisah dengan Jackson. Sepanjang tiga musim terakhir, Knicks tak pernah lolos ke babak playoff, apalagi meraih gelar juara.


Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Layanan Pengaduan: HP:08113962168, Pin BB: 55c8e021 � Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dcr PRT Wanita Tidur Dalam Bs Setrika H.085333468877

Cr Receptionist/Front Office Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta

Dicari Bidan/Perawat BaruTamat Hub.08155701037 / 081337214100

Dcr Acct Mgr u Rest & PUB Exp Min.2Th Kirim Lamaran ke salim@salimkho.com

Creative Team,Female or Male who is Creative in Photography Computer,Photoshop and Social Media to Work Together with us at our Homewares Shop. Please Send CV to CARGA Jl.Petitenget No.886 for Interview or Call 8478180 / 8478173

Dicari pembantu Rumah Tangga Serabutan untuk masak 20-35th tinggal dalam SMS 08123600010

B.BP.001.06.17.0001898

B.BP.001.06.17.0001804

Dcr Pria utk Bakery Min punya Pnglaman Bakery,Wil.Singapadu Hub.087852459519/085738559532

B.BP.001.06.17.0001836

!!Dcr Sgr PRT/JgaAnk Tgldlm G.1,5jt081237903622/087861412911

B.BP.135.06.17.0001902

B.BP.001.06.17.0001882

B.BP.004.06.17.0001754

B.BP.001.06.17.0001894

B.BP.154.06.17.0001900

Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)

B.BP.001.06.17.0001904

B.BP.001.06.17.0001805

SPG Jewellery & Acesoris shop Kuta08113866372Snur08123816791

B.BP.001.06.17.0001893

Dicari: Guru Musik Ukulele, Cajon,Djembe&Drum Circle Facilitator.Ubud 085279791379 robert@bali-treasures.com

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Need HD Waiter & Cook for DW,Exp Min 2year Send Aplication to Echo Beach Club Rest Jl.Pura Batu Mejan Canggu.085100474604

Jual Tanah pinggir jalan batu bulan,SHM Hub.081337112202

Shop in Seminyak Needs SPG/SPB FluentEnglish,Experienced.Send CV to mercredi.home@gmail.com or Call 085100574646/No SMS

B.BP.001.06.17.0001885

T.40A SHM u/Rmh,Villa dkt Pantai soka Tbn 95jt/A085257539923

B.BP.001.06.17.0001818

B.BP.167.06.17.0001626

B.BP.166.06.17.0001906 DIJUAL MOBIL Sales Assistant Female or Male HONDA Required for Homewares Shop. Jazz iDSI Th’2007,Warna Silver English Language and Nice Stone,Hrg 108Jt H.087761525269 Personality Required.Bring CV B.BP.001.06.17.0001806 to CARGA Jl.Petitenget 886 TOYOTA Kerobokan,Onbetween 11am-3pm Jual Avanza Veloz warna Putih for Interview.Enquires AsliBali th2012 Hb087860750779 Call 8478180 / 8478173 B.BP.004.06.17.0001752 082145310896 jarang pakai DIJUAL TANAH Sales Pria dan Wanita,untuk B.BP.135.06.17.0001901 Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih Toko Homewares.Berbahasa Yaris J’12AT asDK 135Jt+Avanza PondokCitra Pmogan 08123871809 Inggris dan Berkelakuan Baik. G’14Slv asDK155Jt,085100880349 B.BP.001.06.17.0001036 Bawa CV ke CARGA,Jl.Petitenget B.BP.164.06.17.0001892 2,25A Uk 10x22,5m Jl.Tkd Citarum 886 Kerobokan Antara Hrg 675/A Nego 082145270447 DICARI MOBIL Pukul 11.00-15.00 B.BP.001.06.17.0001884 Cr Mbl:Avanza,Xenia,Rush,Yaris Jl Tnh 10A+6A Jl.Cargo Gatsu + untuk Interview.Lebih Lanjut Jaz,dll,Cas/O.Krd,085100880349 Ktrk Rk Dpn Kmps 081339563242 Hubungi 8478180 / 8478173

B.BP.817.06.17.0001852

Dicari Sopir pribadi bisa mobil matik, bersih, jujur dan desiplin Hub 0811612959

Dibutuhkan segera posisi Receptionis wanita atau pria yang B.BP.154.06.17.0001899 B.BP.166.06.17.0001905 Elizabeth International Cari berpengalaman,lamaran dibawa Bth karyawati Laundry Lokasi Dosen Bhs Inggris 082236362562 ke Shambala Spa dibelakang Panjer(wanita)SMS:081805387588 B.BP.001.06.17.0001844 Rahayu Restaurant, Jln Monkey B.BP.001.06.17.0001903 Looking for Assistant manager Forest Ubud Gianyar Tlp(0361) Cari Kasir Tk Baju di Kuta bs to Grow Up New Japanese Travel 4792229/082144187039 Inggris,Kidz world Kt Square Exp 1 Year Young&Energic,Eng B.BP.004.06.17.0001896 Blok E19PasarSeni,081999540922 Spkn &Written,Nice Personality, Dicari 2PRT KTP Bali,Hub.Villa B.BP.004.06.17.0001895 Dplm/S1.Ph:081237206667 Or CV Ayu Br.Kuwum Kauh II/21X Cr PRT Wanita Srabutan ada mtr to fumiadairyo@hotmail.com Kerobokan, 081246201408 + SIM C, Gaji OK, 089661212177 !Job Jepang Australi Perkebunan 085857328218,Surabrata-Negara

: : : :

� � � �

B.BP.001.06.17.0001880

B.BP.004.06.17.0001753

BIRO JASA

B.BP.164.06.17.0001890

BIRO JASA

B.BP.001.06.17.0001883

Tnh di Objek Wisata Ds.Gumrih Pekutatan LT.1HA/30Jt/Are Nego View Sungai/Pantai/SHM Hub:HP 081239126275 WA:085829465340

B.BP.001.06.17.0001681

DISEWAKAN RUKO Disewakan Ruko Jl.Bakung No.73 Tohpati Hub: Hp.085238772777

B.BP.001.06.17.0001879

KONTRAKTOR Swimming Pool Specialist Contractor,Pny Mslh.082144464070

B.BP.001.06.17.0000806

Arsitek+Kontraktor+IMB(P.Made) 087761130180/081246192345 B.BP.001.06.17.0001467

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658

B.BP.164.06.17.0001891

AC

FURNITURE

DIJUAL MOBIL

TOUR

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491 C.0001897-brj

FOTOCOPY


EKONOMI

18

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

Ketua Bank Sentral AS Yakini Takkan Ada Krisis Lagi

London – Ketua bank sentral AS (Federal Reserve) Janet Yellen mengatakan tidak akan terjadi krisis keuangan setidaknya selama masa hidupnya, itu terutama berkat reformasi sistem perbankan sejak krisis 2007-2009. ‘’Apakah saya katakan tidak akan pernah ada krisis keuangan lagi?’’ Yellen mengatakan pada sebuah acara tanya-jawab di London, yang dikutip Reuters, Rabu (28/6) kemarin. ‘’Anda tahu mungkin itu akan menjadi terlalu jauh, tetapi saya pikir kita jauh lebih aman dan saya berharap hal itu tidak akan terjadi dalam masa hidup kita dan saya tidak yakin akan hal itu,’’ katanya. Yellen mengatakan akan ‘’tidak menjadi hal yang baik’’ jika reformasi industri jasa keuangan sejak krisis dihentikan, dan mendesak mereka yang telah membantu mengatasi dampak pada saat itu untuk menjadi vokal dalam mencegah dilusi semacam itu. Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam kampanye pemilihannya bahwa dia akan mengeluarkan peraturan perbankan. Departemen Keuangan AS awal bulan ini mengusulkan pelonggaran pembatasan yang dihadapi bank-bank besar dalam operasi perdagangan mereka. Yellen menolak berkomentar saat dit-

anya tentang hubungannya dengan Trump, namun mengatakan bahwa dia memiliki hubungan kerja yang baik dengan Menteri Keuangan A. Steve Mnuchin. Dia juga menegaskan kembali pandangannya bahwa bank sentral AS akan terus menaikkan suku bunga secara bertahap. ‘’Kami pikir ini akan sesuai untuk pencapaian tujuan kita untuk menaikkan suku bunga secara bertahap ke tingkat yang cenderung tetap rendah, walaupun ada ketidakpastian mengenai hal ini, agar tetap rendah menurut standar historis untuk waktu yang lama,’’ katanya. Dia mengatakan stockpile obligasi the Fed untuk membantu ekonomi AS melewati krisis akan menyusut ‘’secara bertahap dan dapat diperkirakan’’, demikian dilaporkan Reuters. (ant)

BADUNG - Penandatanganan Project Charter antara Bapenda Kabupaten Badung dan PT Cartenz Technology Indonesia di Jakarta.

Transformasi Sistem Pajak

Kadin Minta Operasional Truk Ditunda

Bali Post/ade

TUNGGU PEMBELI - Pedagang telur menunggu pembeli di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (28/6) kemarin. Memasuki hari ketiga setelah Lebaran beberapa harga pangan seperti cabai merah keriting, bawang merah, dan ayam broiler tercatat mengalami kenaikan. Adapun beberapa harga pangan yang tercatat mengalami penurunan adalah bawang putih, telur ayam ras, dan cabai merah besar.

Harga Cabai Meroket

Minahasa (Bali Post) – Pasca-Lebaran 2017 harga cabai rawit di Pasar Langowan Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara mencapai Rp 120 ribu per kilogram. ‘’Harga cabai rawit mengalami peningkatan karena stok di tangan pedagang berkurang,’’ kata Jemmy (48), pedagang cabai di Pasar Langowan di Minahasa, Rabu (28/6) kemarin. Jemmy mengatakan pasokan cabai yang masuk sedikit sehingga harga di pasar meningkat. ‘’Biasanya pemasok dari Provinsi Gorontalo cukup banyak tetapi saat ini sangat minim, mungkin masih dalam suasana Lebaran sehingga buruh petik berkurang,’’ katanya. Selfie (45), pemilik rumah makan di Pasar Langowan, mengaku harus mengurangi takaran cabai pada makanan karena harga yang cukup tinggi. ‘’Saya harus mengurangi takaran cabai karena jika sama, saya pasti rugi,’’ katanya. Apalagi, katanya, masyarakat Minahasa menikmati makanan dengan tingkat penggunaan cabai yang cukup tinggi. ‘’Sehingga saya berharap pelanggan tidak akan mengeluh dengan hasil makanan yang kurang pedas,’’ katanya. Ia berharap pemerintah secepatnya mengatasi peningkatan harga cabai karena berdampak pada usaha rumah makan, khususnya di Minahasa, karena penikmat makanan pedas. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut Hanny Wajong mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten agar secepatnya mengatasi pergerakan harga kebutuhan pokok. Pengawasan, katanya, terus dilakukan, agar harga dan stok barang kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat tetap terjaga. (ant)

Badung Gandeng Cartenz Cina Tarik Kembali Jakarta (Bali Post) Badan Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten Badung menggandeng Cartenz Technology Indonesia (Cartenz) menandai dimulainya agenda transformasi sistem administrasi pajak daerah yang telah disepakati dalam kerangka program Tax Revenue Administration Modernization and Policy Improvement in Local Governments (TRAMPIL), suatu agenda modernisasi yang diinisiasi oleh Asian Development Bank (ADB) melalui pendanaan Swiss Confederation State Secretariat of Economic Affairs (SECO). Project Charter antara Bapenda Badung dan Cartenz ini dilakukan berlandaskan resolusi untuk memberi dukungan dalam mentransformasi Bapenda Badung menjadi administrasi pajak daerah yang modern, efisien dan kredibel melalui peningkatan kualitas layanan agar dapat memaksimalkan kepatuhan sukarela di antara para pembayar pajak. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Bapenda Badung I Made Sutama dan Dirut Cartenz Gito Wahyudi di Jakarta, beberapa waktu lalu, disaksikan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Direktur Pendapatan dan Kapasitas Keuangan Daerah pada Ditjen Perimbangan Keuangan (DJPK) Kemenkeu Lisbon Sirait, Perwakilan dari SECO Remy Duiven, serta perwakilan dari ADB Indonesia Resident Mission Deeny Simanjuntak. Program TRAMPIL yang diimplementasi-

kan oleh Cartenz ini bertujuan untuk mendukung pemerintah pusat dalam memperbaiki kerangka peraturan mobilisasi pendapatan daerah serta membangun kapasitas dalam menerapkan sistem dan kerangka kerja yang baru. Selanjutnya DJPK dalam program TRAMPIL ini akan berperan penting dalam melakukan supervisi terhadap transformasi kelembagaan dan sistem administrasi pajak daerah. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta memberikan apresiasi terhadap TRAMPIL ini sebagai bukti komitmen kuat, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam peningkatan penerimaan asli daerah melalui perbaikan kebijakan dan modernisasi administrasi pajak daerah. PT Cartenz Technology Indonesia merupakan perusahaan teknologi informasi dan komunikasi yang bertujuan untuk memberikan akuntabilitas dan transparansi melalui solusi teknologi yang inovatif, pemanfaatan sistem informasi yang terpadu, serta pengelolaan proses bisnis yang terpercaya. Sejak Januari 2017, Cartenz telah ditunjuk ADB untuk memberikan dukungan teknis terkait administrasi perpajakan, penguatan organisasi dan sumber daya manusia dan perbaikan proses bisnis dan pengembangan teknologi informasi kepada empat administrasi Pajak Daerah yang terpilih, yakni selain Badung, DKI Jakarta, Pemkot Bandung, dan Pemkot Balikpapan. (010)

44.000 Mobil Hyundai dan KIA

Beijing – Pihak berwenang Cina mengumumkan penarikan kembali untuk reparasi (recall) terhadap lebih dari 44.000 kendaraan bermerek Hyundai dan KIA asal Korea Selatan (Korsel) terkait masalah yang berpotensi mengganggu keamanan pengemudi dan penumpang saat mengendarainya. Cina pada 23 Juni mengumumkan penarikan terhadap 43.764 unit mobil model Hyundai Santa Fe karena adanya kecacatan pada mesin. Pihak Administrasi Umum Pengawasan Mutu, Inspeksi dan Karantina Cina mengumumkan pada Rabu ini bahwa terdapat 601 mobil KIA Borrego yang juga akan ditarik kembali karena persoalan mur roda yang longgar. Sebanyak 40 mobil KIA Sorento juga akan ditarik

kembali karena masalah pipa di mesin yang rusak yang berpotensi bocor dan terbakar. Selain itu, Hyundai dan KIA Motors juga mengalami penurunan penjualan yang dramatis di Cina. Laba bersih kuartal pertama Hyundai turun 21 persen menjadi 1,46 triliun won (1,3 miliar dolar Amerika Serikat/AS) atau penurunan laba kuartal dalam 13 kali berturutturut. Dalam beberapa bulan terakhir, Cina melarang perjalanan tur ke Korea Selatan dan puluhan toko ritel Lotte ditutup di negara tersebut, demikian laporan AFP. (ant)

Jakarta (Bali Post) Tidak bisa dimungkiri, salah satu penyebab kemacetan pada periode mudik dan balik lebaran terjadi akibat bersamaan dengan beroperasinya truk angkutan barang. Oleh karena itu, untuk mengurangi kemacetan pada arus balik tahun ini, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) minta untuk menunda beroperasinya truk angkutan barang hingga arus balik benar-benar tuntas. Wakil Ketua Kadin Indonesia bidang Perhubungan Carmelita Hartoto di Jakarta, Rabu (28/6) kemarin mengatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan dan SK Dirjen Perhubungan Darat, pemberlakuan, pembatasan operasional kendaraan angkutan barang yang menggunakan truk berakhir tanggal 29 Juni (H+3). Namun, melihat masih banyak pemudik yang kembali ke Jakarta dari kampung halaman, Carmelita mengimbau agar para pemilik truk mau beroperasi kembali usai rangkaian pemudik balik ke tempat asalnya. ‘’Kami melihat jika pembatasan tersebut sampai H+4 maka akan bersamaan dengan perjalanan balik saudarasaudara kita dari kampung halamannya menuju Jakarta, dan hal ini diperdiksi akan menimbulkan kemacetan di berapa simpul jalan yang biasa dilalui oleh para pemudik,’’ katanya. Carmelita menambahkan, untuk membantu kelancaran saat arus balik mendatang, dirinya mengimbau dan sangat mengharapkan para pemilik truk berserta organisasi yang menaunginya seperti Organda (Organisasi Pengusaha Angkutan Darat) dan Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) mau beroperasi kembali pada H+7 atau

pada 3 Juli mendatang. Ia menjelaskan imbauannya ini disampaikan agar tidak terjadi kembali macet parah pada saat arus balik, dikarenakan bertambahnya volume kerdararaan di jalan dengan bertemunya antara pemudik yang akan kembali ke Jakarta dengan mobil barang dengan berat melebihi 14.000 kilogram, mobil barang lebih dari sumbu tiga atau lebih, dan mobil barang dengan kereta tempelan atau kereta gandengan. ‘’Pada Senin (3/7) para pemudik sudah kembali ke Jakarta dan kendaraan pemudik diprediksi tidak akan berpapasan atau bersama dengan mobil-mobil besar tersebut,’’ kata wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Indonesian National Shipowners Association (INSA) ini. Untuk diketahui, Kemenhub telah mengeluarkan aturan pembatasan operasional truk barang yang berlaku mulai 21 Juni 2017 atau H-4 sampai dengan 29 Juni 2017 atau H+3. Peraturan tersebut diberlakukan dengan tujuan untuk menjamin keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan pada masa Lebaran 2017. (010)


19

Kamis Kliwon, 29 Juni 2017

Rusia Membantah Dari Hal. 1

Pada April, Amerika Serikat menyerang Lapangan Udara Shayrat dua hari setelah 87 orang tewas akibat sebuah serangan gas beracun di wilayah gerilyawan. Suriah membantah telah melakukan serangan itu. Pada Selasa, Rusia membantah informasi intelijen Amerika Serikat. ‘’Saya tidak mengetahui adanya informasi mengenai ancaman serangan senjata kimia,’’ kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, kepada sejumlah wartawan pada Selasa. ‘’Tentu saja, kami menilai tudingan itu adalah ancaman yang tidak bisa diterima bagi kepemimpinan sah Republik Arab Suriah,’’ katanya. Sejumlah pejabat Rusia sendiri menyebut perang di Suriah sebagai sumber ketegangan utama antara Moskow dan Washington. Serangan rudal pada April, yang diperintahkan secara langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, telah menaikkan risiko konfrontasi dua negara. Sementara itu, Bashar pada Selasa mengunjungi pangkalan udara Rusia di Hmeymin, kawasan barat Suriah. Ini adalah kunjungan pertamanya di tempat yang digunakan Moskow untuk menggelar operasi militer udara di Suriah. Baik militer maupun Kementerian Luar

Negeri Suriah hingga kini tidak menanggapi tudingan Gedung Putih itu. Senator Amerika Serikat Bob Corker, yang merupakan kepala Komite Urusan Luar Negeri, menyatakan kekhawatiran adanya persiapan serangan senjata kimia memang benar. ‘’Klaim itu benar,’’ katanya. Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley, menambahkan peringatan Trump tidak hanya ditujukan kepada pemerintah Suriah, tetapi juga kepada Rusia dan Iran yang selama ini mendukung Bashar. ‘’Tujuan utamanya bukan hanya kepada Bashar, tetapi juga menjadi pesan bagi Rusia dan Iran bahwa jika ini terjadi lagi, kami sudah memperingatkan kalian,’’ katanya. Haley menekankan tujuan utama Amerika Serikat di Suriah adalah untuk memerangi kelompok bersenjata ISIS, bukan menggulingkan Bashar. ‘’Saya tidak melihat Suriah berjaya di bawah Bashar. Namun prioritas Amerika Serikat saat ini tetap memerangi IS,’’ katanya. Pejabat intelijen sejumlah negara sejak lama menduga terdapat tempat baru untuk menyembunyikan senjata kimia mereka dari pemeriksaan internasional, kata sumber dari Amerika Serikat, demikian Reuters. (ant)

Lakukan Pertemuan Dari Hal. 1

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Menteri

Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di gedung Departemen Luar Negeri pada Selasa, demikian Reuters melaporkan. (ant)

Dua Tahun Dari Hal. 1

Pemain berusia 34 tahun tersebut bergabung dengan Juventus dalam kontrak berdurasi dua tahun dari Barcelona pada Juni 2016, dan membuat 33 penampilan saat klub tersebut memastikan kemenangan ganda Liga Italia untuk ketiga kalinya berturut-turut, namun ditaklukkan klub Spanyol Real Madrid di final Liga Champions. Hubungan Alves dengan klub telah memburuk setelah kalah 4-1 dari Madrid di Cardiff bulan lalu, dan kepala tim Italia Giuseppe Marotta mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa bek tersebut telah meminta untuk meninggalkan Juventus. ‘’Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Juventus selama tahun ini, kepada rekan satu tim saya yang menyambut saya seperti pemain profesional mereka, untuk klub yang menang dan mencapai final...,’’ demikian komentar Alves di Instagram. Ia mengimbuhi catatan: ‘’Hari ini hubungan profesional kami berakhir dan saya akan membawa serta semua orang dengan cinta sejati dan hati yang membuat Juve menjadi klub hebat.’’ Alves pindah ke klub Liga Inggris (Premier League) Manchester City dimaklumi untuk sebuah reuni dengan mantan manajer Barcelona Pep Guardiola, demikian laporan Reuters. (ant)

Bali Post/ant

JAWA BARAT - Antrean kendaraan pemudik memadati jalur selatan Lingkar Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (28/6) malam. Pada H+3 Lebaran, arus balik di jalur selatan dari arah Jawa Tengah menuju Bandung dan Jakarta terpantau padat dan diprediksi puncak arus balik terjadi pada H+5 dan H+6 Lebaran.

Peretasan Global Dari Hal. 1

Perusahaan farmasi Merck & Co (MRK.N) mengatakan bahwa jaringan komputernya telah terpengaruh oleh perentasan global. Sebuah badan pemerintah Swiss juga melaporkan bahwa sistem komputer di India terdampak, meskipun badan keamanan maya negara tersebut mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan serangan. Setelah serangan Wannacry, organisasi di seluruh dunia disarankan untuk meningkatkan keamanan TI. ‘’Sayangnya, bisnis masih belum siap dan saat ini lebih dari 80 perusahaan terpengaruh,’’ kata Nikolay Grebennikov, wakil presiden Litbang

di perusahaan proteksi data Acronis. Salah satu korban serangan cyber hari Selasa, sebuah perusahaan media Ukraina, mengatakan bahwa komputernya diblokir dan muncul permintaan senilai 300 dolar untuk kripto Bitcoin untuk mengembalikan akses ke filefile-nya. ‘’Jika Anda melihat teks ini, maka file Anda tidak dapat diakses lagi, karena telah dienkripsi. Mungkin Anda sibuk mencari cara untuk memulihkan file Anda, tapi jangan buang waktu Anda. Tidak ada yang bisa memulihkan file Anda tanpa dekripsi kami. Layanan,’’ kata pesan tersebut, menurut sebuah screenshot yang diposting oleh Saluran 24 Ukraina.

Pesan yang sama muncul di komputer di kantor Maersk di Rotterdam dan bisnis yang terkena dampak di Norwegia. Perusahaan lain yang mengaku telah terkena serangan cyber termasuk produsen minyak Rusia Rosneft (ROSN.MM), perusahaan bahan konstruksi Prancis Saint Gobain (SGOB.PA) dan biro iklan terbesar di dunia WPP (WPP.L) - meskipun tidak jelas apakah masalah mereka disebabkan oleh virus yang sama, demikian dilaporkan Reuters. Ransomware merupakan perangkat lunak jahat yang memblokir akses data korban atau ancaman-ancaman untuk mempublikasikan atau menghapus data itu hingga permintaan tebusan dibayar. (ant)

Kamis, 29 Juni 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Implementasi Upacara Pawintenan (4) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Kurusetra Parwa (3) 08.00 Education On Bali TV

08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Kecak Trijata 10.05 Lejel Homeshopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Implementasi Upacara Pawintenan (5) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Taksu Jero Mangku Warta, Ngayah

Lestarikan Seni Tari Topeng 14.00 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 Bali Channel Tourist TV 16.05 Round Up The World 16.30 Agrobisnis Tanaman Hias Daun Kian Dibutuhkan Masyarakat 17.00 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Padudusan Alit Merajan Ageng Tambyak Pecatu 17.30 Taman Sari PAUD Kumara Asri

18.00 Puja Trisandya 16.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21.00 Serial Buddha 21.35 Mahadewi 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Arja Penarungan Cupak Perang Tanding (4) 23.00 Lila Cita Calonarang Banjar Tatasan (4)

Arjuna Menghancurkan Musuh Setelah Dihabisi Shankara

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Lima Ratus Satu)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara den-

gan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

Dhritarashtra bertanya, ‘’Atas pembantaian terhadap Atiratha Guru Drona oleh cucu Prishata itu, kemudian apa yang dilakukan putra-putraku dan juga para Pandava?’’ Dewa Sankara dengan tombak teracung selalu berada di depan Arjuna. Kemudian, Sanjaya menjelaskan, setelah Pandava memukul mundur bala tentara Kuru pascaterbantainya Atiratha Drona yang dilakukan cucu Prishata, Dhananjaya, putra ketiga Kunti, itu menyaksikan kejadian menakjubkan. Arjuna kemudian bertanya kepada Bhagawan Vyasa setelah banteng keturunan Bharata itu datang ke Kuruksetra dalam pengembaraannya. ‘’Oh rishi agung, ketika hamba terlibat membantai musuh dengan hujan panah-panah berkilauan. Hamba terus-menerus melihat orang maha gemilang berjalan di depan kereta hamba. Seseorang yang corak warnanya berkobar. Dia seolah-olah dilengkapi kemegahan matahari. Ke mana pun dia meneruskan jalannya, tombaknya selalu teracung. Walau hanya diacungkan, semua parajurit bermusuhan terlihat hancur di hadapannya. Senjatanya secara otomatis menewaskan orang-orang. Atas kejadian itu, pihak Kuru menganggap

musuh-musuh itu telah dihancurkan oleh hamba. Orang penuh aura surgawi itu terus mengikuti langkahku dari dekat. Hamba hanya menghancurkan mereka yang telah dihancurkan oleh beliau yang Maha Agung itu sendiri. Oh paduka yang suci, katakanlah kepada hamba siapa yang utama dari orang-orang yang bersenjatakan tombak itu? Dia menyerupai matahari itu sendiri dalam energi. Malah kaki-kakinya tidak menyentuh bumi. Dia sekali saya tidak pernah melemparkan tombaknya. Sebagai akibat energinya yang besar namun ribuan tombak keluar. Dan tombak yang satu dipegang oleh dia.’’ Vyasa berkata, ‘’Engkau, oh Arjuna, engkau sesungguhnya telah melihat Dewa Sankara, penyebab utama, bahkan telah memunculkan para Prajapati, makhluk berkuasa itu dilengkapi energi sangat besar. Dia perwujudan surga, bumi dan langit, penguasa dan juga pelindung alam semesta, tuan yang agung itu pemberi hadiah-hadiah. Dia dipanggil juga dengan nama Ihsana. Oh, carilah perlindungan dewa pemberi hadiah itu. Rudra juga dipanggil Mahadeva -Dewa Tertinggi -- Roh Tertinggi, satu-satunya penguasa dengan rambut tersanggul di kepalanya.

Tempat tinggal kebaikan. Dengan bermata tiga dan lengan-lengan perkasa, dia uga dipanggil Rudra. Rambutnya diikat seperti bentuk sebuah mahkota. Tubuhnya dibungkus kulit-kulit gajah dan harimau. Penguasa alam semesta itu pemberi hadiahhadiah sekala dan niskala. Dewa Tertinggi itu juga dipanggil Hara dan Sthanu. Dia yang utama dari setiap makhluk di alam semesta ini. Tidak dapat dikalahkan. Dia penghibur dan penguasa tertinggi sebagai penyebab utama. Cahayanya tidak ada yang menandingi dan selalu menang dalam pertempuran. Roh tertinggi itu menetapkan alam semesta sebagai wujudnya. Ketenarannya sangat tinggi. Penguasa agung itu adalah juga ahli segala hal. Beliau juga dipanggil Sambhu. Karena dia lahir sendiri. Rudra adalah penguasa segala makhluk. Tahu asal-muasal masa lalu, sekarang dan akan datang. Dia ahli yoga. Dia dipanggil Sarva penguasa seluruh dunia. Unggul di atas segalanya. Yang utama dan tertinggi. Semuanya dipanggil Paramesthin. Pentahbis tiga dunia. Dia satu-satunya tempat berlindung tiga dunia. Tidak mampu ditaklukkan kerena merupakan pelindung alam semesta, tempat tinggal yang diperlukan oleh makhluk yang

mengalami kelahiran, kerusakan, dan kematian. Jiwa dari pengetahuan yang tidak dapat dirancang oleh pengetahuan. Dia yang tertinggi dari semua pengetahuan. Dia tidak dapat diketahui. Namun melalui kemurahan hatinya memberikan kepada para penyembahnya hadiah-hadiah yang diingginkan. Penguasa itu memiliki pendamping makhluk-makhluk surgawi. Wujudnya berbagai macam. Ada beberapa orang-orang kerdil. Rambut nya terjalin, namun tidak sedikit kepalanya botak. Beberapa lehernya pendek. Beberapa perutnya besar, dan beberapa tubuhnya sangat besar. Beberapa memiliki kekuatan besar dan beberapa telinganya panjang. Semua dari mereka, oh Par-

tha, memiliki muka-muka rusak dan mulut-mulut, kaki-kaki dan pakaian aneh-aneh. Dewa tertinggi itu dipanggil Mahadeva. Beliau dipuja para pengikutnya. Bahkan Shiva, oh nak, dilengkapi energi kebaikan dan saat ini berada di depanmu. Dalam pertempuran mengerikan itu, oh Partha, membuat rambut siapa saja benar-benar berdiri tegak. Siapa lagi, oh Arjuna, dia itu selain Maheswara itu sendiri. Rudra adalah yang utama dari semua pemanah itu, Dewa yang wujudnya Ilahi itu, bahkan dalam bayangannya mencoba menaklukkan kekuatan yang dilindungi para pemukul dan para pemanah hebat itu, yaitu Aswatthaman, Karna dan Kripa? (bersambung)

Sloka 14.5 Sattvam rajas tama iti gunah prakrti-sambhavah nibadhnanti maha-baho dehe dehinam avyayam Alam material terdiri dari tiga sifat – kebaikan, nafsu dan kebodohan. Bila makhluk hidup yang kekal berhubungan dengan alam, ia diikat oleh sifat-sifat tersebut, wahai Arjuna yang berlengan perkasa.


16 Pages

119 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

China’s navy launches latest-generation destroyer

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com.

rnationalbalipo online: http://www.inte

L O N A A T I E R N I N T

Thursday,

June 29, 2017

r returns Miranda Kerin alleged ted jewelry gif sian scheme Malay

y, June 29,

Thursda

of millions handed over money Kerr has of a Malaysian actress Mirandato her as part model and say was given $4.5 - Australian more than ofauthoritieson Tuesday. fund alleges that that U.S. LOS ANGELES Department of jewelry spokesperson said by high-level The Justice her from 1MDB who was in between dollars worth scheme, was given billion was takenassociates. Kerr, and Snapchat colaundering Bloom worth a heartSecret model, and their

was given Victoria’s her other jewelry Jho ficials to actor Orlando at the time, million, with financier Kerr, a former earrings and marriages Malaysian pendants, worth $1.8 2014 Valentine’s of Justice founder Evan Spiegel diamond million in 2014 by necklace as a 15 U.S. Department lawsuit. shaped diamond on the back, about $8 to a June and her initials inscribed according to the Low gave Kerr Low, according said, U.S. from Low, of any wrongdoing $4.8 million, fully with Day gift civil lawsuit. accused 2014, investigators pendant worth and a ring Later in Kerr is notsaid she has co-operated a bracelet pink diamond, the inquiry. Ms. Kerr’s a second, by matching earrings, spokespersonfrom the start of gifts from were to government followed authoritiestransfer of the jewelry the jewelry million. Angeles funds for almost $2 “The box in Los Friday afternoon,” worth lawsuit said the 1MDB account. could not the safe deposit completed on lasta statement. The ted from in are unknown, DiCaprio said in agents was were detailedin a misappropria whereabouts Leonardo the spokesperson of jewelry Low, whose comment. Actor accepting artwork The gifts Department’s lawsuit, an alleged be reached for in the scandal after than $12 million the Justice misap- also is tied up g case over worth more case, along long-runnin to launder money Deand Basquiat with the 1MDB Brando. by Picasso conspiracy from the 1Malaysia connected by actor Marlon and has financiers propriated Berhad fund, known has up from an Oscar once owned with authorities velopment which was set with his spokesman is cooperating as 1MDB, DiCaprio Prime Minisof the items, by MalaysianRazak in 2009 initiated the return ter Najib economic said. (rtr) to promote . development

Cafee 19 Smirnof No 68 Hotel Jl. D.Poso 20 Legwa Cafee No. 50D Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Daiving Jl. D.Poso 23 All For Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

reIn this photo Xinhua leased by News Agency, explode fireworks China’s next to lynew domestical built 10,000-ton deType 055 during a stroyer cerlaunching Jiangat emony in nan Shipyard China, Shanghai, , June Wednesday China’s 28, 2017. ly increasingnavy powerful its most launched domesadvanced tically produced on destroyer , at a Wednesday comrising time of with other petition naval powersUnited the such as Japan and States, India.

Wang Donghai/Xinhua

voting back they pushed station, so aca polling official Twitter with a a day. the pop celebrity to Tel Aviv’s beach afterBeach, a honor a Britney Spears According named a IBP/net SOME countries and her they have titled, It’s Britney the city, but a legend, a huge count, a key to us, plaque or celebrity. She’s Spears with Britney, bitch.’ star appropriately nod to ‘it’ssure if they are trolling After Britney is no mere is further solidified the city’s star’s upcoming flawless A Beach iconic status Israel. The popso anticipated, the I’m not 100%mayor Ron Huldai, Israel Names digital comBeach! honor from in Tel Aviv is for the new but they tagged the director herself. It’s Britney magazine, Aviv and Britney performance delayed their election It was originally TimeOut Tel country evenof the Labor Party. day as Britney’s munications of taking over. (IBP/net) No. 106 Dps chairpersonfor July 3, the same feared people She is literally Jl. Raya PuputanRenon No 148 Post at: Mandala scheduled government officials over finding 148 Renon Jl. Raya Niti 28 Kopi Made Sanur ional Bali Mandala No. Manan concert, but the Britney concert Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Mohamad would choose find Internat

You can

http://epaper.in

via AP

nches navy lau er China’s ration destroy ne latest-ge

es Israel Nam rs ey Beach! It’s Britn h After Britney Spea A Beac

Scret 10 Malaika Sari Kuta Shack Jl. Bakung 11 Snack Kuta Lokal Jl. Pantai 12 Warung Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 13 Cokro Jl. Camplung Kuta Kuta Sari Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali Legian Kuta 3 Seminyak 15 J & N Kebab Jl. Padma 23 Resort&Spa Bar 4 Ramayana 16 Goanna Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.TamblinganA Sanur Live Sport Cafee No.126 6 66 Corner 18 Ramayana 140 Grill Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

2017

g with the once-yawnin rapidly. Asia Pacific, navy to rival in the the two narrowing that our a powerful miles) of signifies reached gap between it needs (9,010 shiphas of this ship China says 14,500 kilometers maritime of destroyers “The launch defend its as well as its crucialappears increasadsaid. its most nation’s development it also the U.S. the navy showed multi- coastline, actions by power of rising a new stage,” the navy’s website of tubes while ping routes. However, navy launched challenge out , at a time military and y powerful A photo on being shot stood dockside ingly willing to which increasingl on Wednesday States, Japan region’s pre-eminent China Sea, workers said the chief Jiang- colored streamers destroyer — China’s the United — long the It in the South BEIJING ly producedpowers such as water at Shanghai’s It said sailors and shipyard Chinese flag. General Ar- — especially virtually in its entirety.resentment naval nurtured China, and presided entered the said in a statement.defense next to a massiveLiberation Army’s claims vanced domestical with other also long of Type 055 Zhang Youxia, of cham- China the navy submarineships. of the People’s competitionfirst 10,000-ton Beijing hasover its past invasion uninhabited a bottle morning, missile, ship and Department, of tiny, Japan in which maments four of the threatIndia. The on Wednesday ship’s bow. than against ceremony, latest air, over a group has at times . over the broken over the larger with the be planning to produce their dispute nan Shipyard China Sea to is equipped pagne was 055 is significantlythe Type 052, islands in the East into open confrontation border with the ship China is believed The Type modern destroyer, over of China’s ened to break out shares a disputed systems. concerned on China’s otherthe rising sophistication India, meanwhile, increasingly in the Indian dependent presence Once heavily launched its China and has grown representing alliance April navy’s growing Beijing’s close its own, defense industries. China in in part by Pakistan.(ap) entirely on In terms the Chinese foreign technology, rival, carrier built model. to the Ocean, facilitated Delhi’s arch Ukrainian first aircraft in “Bali Image” with New heard an earlier is roughly equivalent be on 9.30 until also based t, it 96.5 from News can Radio FM Radio FM of displacemen class of destroyer.an ambitious at Global Listen to Global radio. total of Arleigh Burke bali.listen2my 10.00 am. at http:// navy is undergoing to have a streaming China’s .tv/ at http://globalfm and logistics live video http://ustream and is projected com or and expansionwarships, submarines bali.com to the Washington, That 265-273 2020, according radioglobalfml-fm-bali. Analysis. channel/globa vessels by Center for Navalbattle force ships D.C.-basedwith 275 deployable China’s primary compares in the U.S. Navy, presently

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

No.88 Renon Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama Jl. Merdeka Subah Renon Denpasar Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Gilimanuk Wuruk 184 Betutu khas Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam 33 Bali Bakery Jl. D.Tamblingan 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod Jl.Petitenget

KAMIS KLIWON, 29 JUNI 2017

JADWAL ACARA PKB Kamis, 29 Juni 2017 Pukul : 10.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Acara : Sarasehan Pukul : 10.00 Wita Tempat : Kalangan Ratna Kanda Acara : Lomba Kerajinan Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Legong Muani, Sanggar Ardhanareswari, Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

”Buduh” dengan Semara Pagulingan SELAMA 20 tahun, Von Hatch (42) belajar, meneliti, sekaligus melatih gamelan semara pagulingan di Bali. Turis asal Selandia Baru ini bahkan merekonstruksi lagi gamelan semara pagulingan yang sempat punah. Salah satunya tabuh telu, tabuh gari gaya Puri Payangan, Gianyar yang sudah lebih dari 70 tahun tidak pernah dimainkan lagi. “Bisa dibilang saya buduh (tergila-gila) dengan gamelan semara pagulingan,” ujar Von saat melakukan interaktif dengan penonton PKB ke-39 di Kalangan Angsoka, Ta-

man Budaya Denpasar, Rabu (28/6) kemarin. Tepatnya di sela-sela pementasan tabuh semara pagulingan klasik tiga gaya oleh Sanggar Mekar Bhuana.

Sebuah sanggar di Denpasar yang didirikan Von sejak tahun 2000 lalu, dengan konsep memekarkan lagi gending-gending klasik di bhuana. Yakni bhuana alit atau Bali dan

Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Palegongan Klasik Saba, Sanggar Seni Saba Sari Puri Taman, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar Pukul : 17.00 Wita Tempat : Kalangan Madya Mandala Acara : Parade Joged Bumbung, Sekaa Joged Quri Mas, Gianyar Pukul : 20.00 Wita Tempat : Wantilan Acara : Teater Kontemporer, Teater Sadewa, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Acara : Lomba/Festival Lagu Daerah Bali untuk Anak-anak dan Remaja : Group Musik Bali Kreasi Semarandhana, Buleleng, Group Band Gang Geng Gong Amlapura, Karangasem, Sanggar Pak, Jembrana

Bali Post/wan

GAMELAN - Seniman asing turut mementaskan gamelan Semara Pagulingan di Kalangan Angsoka, Taman Budaya Denpasar, Rabu (28/6) kemarin.

bhuana agung atau semesta. Menurut Von, masih ada yang kurang dalam penelitian-penelitian tentang semara pagulingan oleh akademisi terdahulu. Sebagai contoh, hanya diketahui ada dua jenis semara pagulingan yakni semara pagulingan saih (nada) 5 dan saih 7. Padahal, ada pula perangkat semara pagulingan saih 6 yang masih banyak dimainkan hingga awal abad ke-20. “Di PKB ini kami menampilkan saih 5 karena yang ditampilkan di festival di Bali biasanya saih 7 dan gayanya kebyar, kekinian. Jadi, saya ingin agar masyarakat terutama anak-anak muda tahu bagaimana pukulannya dulu yang sederhana, tapi ada lapisan-lapisan suara yang memang tidak terdapat dalam perangkat gamelan lainnya,” jelas pria bernama Bali, Wayan Pon Semara ini. Von menambahkan, seluruh tabuh yang ditampilkan Sanggar Mekar Bhuana dalam PKB telah melalui penelitian yang dalam dan akurat. Rekonstruksi Tabuh Gari misalnya, dianalisis dari rekaman yang diterbitkan

dalam bentuk CD komersial oleh Library of Congress tahun 1996. Tabuh Gari terakhir direkam pada tahun 1941 di Teges Kanginan, Ubud. Para penonton bahkan diperdengarkan rekaman tabuh aslinya terlebih dulu. Sebelum akhirnya dimainkan secara langsung oleh anggota sanggar yang didukung pula Sekaa Sik’ru pimpinan I Wayan Purnama Gita. Von juga berharap institut seni atau sekolah-sekolah seni di Bali lebih memerhatikan gaya (style) semara pagulingan di setiap desa atau kabupaten. Ketimbang hanya membuat gaya sendiri atau mempelajari satu gaya saja. Apalagi ada banyak gaya semara pagulingan. “Saya tidak mengarang, ada rekamannya, sudah ada buktinya. Pertanyaan saya sekarang, kenapa gaya yang sekarang sangat berbeda? Karena dia pengaruh kekinian, tidak hanya dari segi instrumen tapi pelarasan, kepatutan, formasi di kalangan pentas, kemudian sampai pakaian-pakaiannya,” paparnya. (rin)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 29 Juni 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu