20 HALAMAN
NOMOR 130 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (152 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
kamis pon, 29 desember 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Meriah, Pembukaan Denfest Ke-9
Wali Kota Rai Mantra Lepas Anak Panah ’’Swalawara Sri Rama’’ DIBUKA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara melepaskan anak panah ‘’Swalawara Sri Rama’’ ke arah bunga padma menandai pembukaan Denfest ke-9, Rabu (28/12) kemarin.
DARI tahun ke tahun helatan Denpasar Festival (Denfest) selalu menampilkan hal yang berbeda namun tetap dalam keterkaitan dengan pelaksanaan Denpasar Festival tahun sebelumnya. Seperti Denpasar Festival ke-9, Rabu (28/12) kemarin di titik nol kilometer patung Catur Muka yang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra. Pembukaan ditandai dengan pelepasan anak panah ‘’Swalawara Sri Rama’’ ke arah bunga padma.
Pembukaan yang berlangsung meriah dengan melibatkan ratusan seniman ini dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata, Kementerian Koperasi dan UMKM RI, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede dan anggota DPRD Kota Denpasar, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara beserta jajarannya. Hal. 19 Ribuan Masyarakat
Teluk Benoa Terusik Lagi
JBT Ingin Kapling 2 30.000 M untuk ’’Meeting Point’’
Denpasar (Bali Post) Teluk Benoa benar-benar menjadi primadona. Selain diincar PT TWBI untuk direklamasi, PT Jasamarga Bali Tol (JBT) juga mengincar untuk dibangun sejumlah fasilitas. Di antaranya pusat kuliner, toko suvenir, dan tempat pertemuan. Lahan yang digunakan untuk berbagai fasilitas itu seluas 30.000 m2 (3 hektar). Humas PT Jasamarga Bali Tol Drajad Hari Suseno, Rabu (28/12) kemarin mengatakan, rencana pembangunan Tempat Pelayanan dan Wisata (TPW) Bedawang Nala tidak terkait dengan rencana reklamasi Teluk Benoa. ‘’Kami
tidak ada urusannya dengan reklamasi. Kami menyiapkan Bedawang Nala sejak awal pembangunan (jalan tol), bahkan sebelum ada bau-bau reklamasi. Taper itu adalah bagian dari penyiapan kita untuk menyiapkan
tempat pelayanan dan wisata ini,’’ ujarnya. Drajad menegaskan, TPW sebetulnya menjadi satukesatuan pembangunan dengan jalan Tol Bali Mandara. Hal. 19 Tunggu Izin
Bali Post/ist
TEMPAT PERTEMUAN - Gambar rancangan bangunan Bedawang Nala yang digagas PT Jasamarga Bali Tol. Bangunan ini melengkapi Jalan Tol Bali Mandara untuk tempat istirahat dan tempat pertemuan.
Hanya Kedok Dapatkan Lahan Bebas
SEBANYAK 38 desa adat di Bali telah menyatakan menolak reklamasi di Teluk Benoa. Sebagian besar desa adat tersebut berada di wilayah pesisir Gianyar, Badung, dan Denpasar. Salah satunya Desa Adat Tanjung Benoa yang wilayahnya berhadapan langsung dengan Teluk Benoa. Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya menyatakan menolak rencana pembangunan Tempat
Pelayanan Wisata (TPW) tersebut. ‘’Pada prinsipnya saya keberatan terhadap program itu. Agenda kami hanya ingin mengembalikan Pulau Pudut seperti semula. Saya sangat kaget ketika mendengar ada rencana itu,’’ ujarnya terkait rencana TPW yang digagas PT Jasamarga Bali Tol itu, Rabu (28/12) kemarin. Hal. 19 Tidak Jelas
Pembunuhan di Pulomas
Dua Ditangkap, Satu Tewas Ditembak Jakarta (Bali Post) – Polisi telah berhasil menangkap dua pelaku pembunahan enam orang di Pulomas. Dua pelaku lainnya masih diburu polisi. Salah satu pelaku yang berhasil ditangkap akhirnya tewas kehabisan darah setelah ditembak polisi karena melawan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, salah seorang dari empat pelaku penyekapan yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia di Pulomas, Jakarta Timur, tewas karena kehabisan darah usai didor polisi. ‘’Ada dua pelaku yang tertangkap dan satu di antaranya tewas karena kehabisan darah setelah ditembak karena melakukan perlawanan terhadap petugas saat diamankan di daerah Bekasi,’’ kata Tito, Rabu (28/12) kemarin. Tito menyebutkan, pelaku yang tewas itu adalah Ramlan Butarbutar (RB). Menurut Kapolri, RB dikenal sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan dan telah lama diincar polisi. Hal. 19 Korea Utara
Kapolri Jenderal Tito Karnavian
Dua Sopir dan Seorang Tamu Juga Dibunuh
PEMBUNUHAN - Korban selamat dalam kasus pembunuhan di Pulomas Zanette Kalila (tengah) bersama ibunya Almyanda Saphira (kedua kiri) menghadiri pemakaman keluarga mereka di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Rabu (28/12) kemarin.
Bali Post/ant
Dunia Pendidikan Bali Harus Berbenah LAPORAN BESOK Aksi geng motor juga terjadi di Bali. Bahkan sering terlibat kejahatan. Ini PR bagi aparat, pemerintah, dunia pendidikan, termasuk desa adat. Apalagi geng motor telah masuk ke pelosok desa. Tentu ini akan menjadi kekhawatiran bila tidak segera ditangani. Narkoba pun demikian. Peredarannya juga sampai ke desa. Kafe remang-remang apa lagi. Juga rambah desa. Keduanya tentu berimbas pada ancaman keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Pendidikan mengemban peranan penting dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif dan mampu bersaing dengan negara lain. Guna menghadapi kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk Bali, dituntut mampu mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil, peka dan kritis dalam menghadapi tantangan maupun perubahan-perubahan yang akan terjadi. Tidak ada pilihan lain, dunia pendidikan di Bali sebagai ‘’kawah candradimuka’’ penggodokan SDM Bali harus segera berbenah diri. Jika tidak, SDM Bali akan tersingkir dari kancah persaingan global. Pernyataan tersebut ditegaskan Ketua PGRI Bali Dr. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. dan pengamat pendidikan Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M. Si., Selasa (27/12).
Bali Post/ant
PENGAMAT pendidikan Rumawan Salain mengatakan, pendidikan merupakan salah satu hal yang paling krusial untuk mempersiapkan SDM yang kompetitif dalam mencapai kesuksesan di era globalisasi. Pendidikan merupakan pilar utama bagi kemajuan suatu bangsa. Berpijak dari hal itu, maka pendidikan harus menjadi prioritas utama bagi pembangunan, dengan tidak memarginalkan sektor-sektor lainnya. Ditegaskan, untuk memajukan pendidikan tidak hanya dengan mengubah kurikulum dan melengkapi sarana dan prasarana saja. Memperhatikan pembangunan SDM yang akan mengemban pendidikan, juga tak bisa diabaikan. ‘’Untuk mencapai pendidikan yang lebih baik di masa datang, prioritas utama yang secepatnya harus dilakukan adalah pembenahan sumber daya manusia. Tak kalah pentingnya, pemerintah harus mampu menumbuhkan kesadaran bagi setiap elemen masyarakat,
pengelola lembaga pendidikan maupun pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan sektor kependidikan itu untuk secepatnya berbenah diri. Terlambat menyikapi, maka siap-siap saja tersingkir dari kancah persaingan global tersebut dan pasrah hanya jadi penonton,’’ kata mantan Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar ini mengingatkan. Pada tahun akhir 2015 lalu, kata Rumawan Salain, kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai berlaku. Kesepakatan ini tak hanya berdampak pada sektor ekonomi, juga merambah sektor-sektor lainnya termasuk sektor pendidikan. Tantangan MEA dalam dunia pendidikan yang akan dihadapi antara lain, menjamurnya lembaga pendidikan asing, standar dan orientasi pendidikan yang makin pro-pasar serta pasar tenaga kerja yang dibanjiri tenaga kerja asing. Hal. 19 Peran Pemerintah
DODI Triono dan kedua putrinya, Diona Arika Andra Putri serta Dianita Gemma Dzalfayla, Rabu (28/12) kemarin dimakamkan bersebelahan di TPU Tanah Kusir. Selain itu, korban tewas lainnya adalah seorang tamu bernama Amel (teman anaknya), serta kedua sopirnya, Yanto dan Tasrok. Zanette Kalila Azaria (13), satu dari lima orang selamat dalam kasus penyekapan yang merenggut enam nyawa di Pulomas, Rabu kemarin menghadiri pemakaman ayahnya, Dodi Triono
(59), dan dua saudarinya. Dengan dibalut perban di lengan kanan, Zanette yang akrab disapa Anet terus menangis saat pemakaman ayah dan dua saudarinya. Wajahnya lemas dan tubuhnya terus bersandar di tubuh ibunya, Almianda Saphira (mantan istri kedua Dodi), yang juga terus menangis dalam pemakaman itu. Setelah pemakaman selesai, Anet dan Saphira langsung meninggalkan lokasi menggunakan ambulans menuju Pulomas. Hal. 19 Luka Gigitan
Pertumbuhan SMK Dipacu KESIAPAN sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi/keahlian di dunia kerja merupakan syarat mutlak untuk memenangkan persaingan di era kompetisi global dan pasar bebas saat ini. Untuk itu, peran lembaga pendidikan formal termasuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat penting dalam mempersiapkan SDM berkualitas tersebut. Hal itulah yang membuat Presiden Joko Widodo mendorong keberadaan SMK sebagai salah satu lembaga pencetak SDM siap kerja yang andal dengan cara memacu pertumbuhan SMK. Langkah ini sekaligus diharapkan mampu memperluas akses pendidikan keahlian bagi peserta didik yang belum berkesempatan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi atau mereka yang memilih langsung bekerja. Dihubungi Rabu (28/12) kemarin, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, S.H., M.M. mengatakan tidak menampik bahwa kebijakan pemerintah pusat memang diarahkan untuk memacu pertumbuhan SMK dengan berbagai jenis program keahlian yang diperlukan oleh dunia usaha/industri. Hal. 19 Lebih Siap
DENPASAR
2
Kamis Pon, 29 Desember 2016 KAYU BAKAR -
FIGUR
Seorang warga
Membentuk Karakter Siswa
menjunjung pelepah kelapa
UNTUK menghidarkan anak-anak terjerumus ke dalam kejahatan narkoba, perlu dilakukan pembentukan karakter sejak dini. Untuk itu, Kepala SMPN 5 Kuta Selatan I Nyoman Suantana, S.Pd., M.Pd. sejak awal sudah merancang anak-anak untuk bersikap positif. Selain itu, pendidikan karakter di sekolah juga sangat perlu diberikan. ‘’Untuk menguBali Post/edi rangi pikiran negatif anak, membentuk kararter sangatlah penting,’’ ungkapnya. Sedangkan untuk meminimalkan dampak negatif narkoba tersebut, pihaknya juga sering berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) untuk memberikan pemahaman terhadap bahaya narkoba. ‘’Kami juga sering mengundang pihak BNK untuk bisa memberikan seminar atau penjelasan terkait dengan bahaya narkoba kepada siswa,”’’ katanya. Selain aktif berkoordinasi dengan pihak terkait, pihak sekolah juga mengaktifkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan potensi yang dimiliki siswa tersebut. ‘’Dengan pengembangan potensi maupun bakat anak tersebut, diharapkan bisa meminimalisir dampak negatif narkoba tersebut,’’ harapnya. (edi)
DENPASAR
& SEKITARNYA
687 Pejabat Struktural Dikukuhkan WALI Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengukuhkan 687 pejabat struktural di lingkungan Pemkot Denpasar, Rabu (28/12) kemarin di Lapangan Kompyang Sujana. Pejabat Eselon II 31 orang, Eselon III 166 orang dan Eselon IV 490 orang. Pelantikan ini dilaksanakan untuk mengisi pembentukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri RI Tahun 2016 tentang Pengangkatan Kembali/Pengukuhan atau Pengangkatan dari dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas selaku Sekretaris Dinas, Kepala Bidang, Kepala Seksi/Kepala Subbagian di Lingkungan Pemkot Denpasar. Pengukuhan pejabat struktural di lingkungan Pemkot Denpasar ini merupakan sebuah amanat peraturan dari pemerintah pusat yang harus dijalankan, karena OPD di lingkungan Pemkot Denpasar ini baru dibenahi. Sekarang ini ada 36 OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Para pejabat struktural termasuk Sekda Kota Denpasar ini memang harus dikukuhkan kembali agar bisa sah secara hukum dan supaya Januari 2017 ini sudah bisa mulai berjalan. Pengukuhan kali ini masih menempatkan para pejabat struktural di posisi sebelumnya. ‘’Nanti saya akan mengoordinasikannya kembali dengan Baperjagat yang nantinya pasti akan ada seleksi dan mutasi dengan mekanisme yang sesuai dengan peraturan dan perundang-perundangan yang berlaku,’’ kata Wali Kota Rai Mantra saat ditemui usai pengukuhan. (ara)
kering yang jatuh akibat angin kencang di Munggu, Badung. Pelepah yang telah terkumpul tersebut nantinya akan Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Bali Post/eka Hubungi telepon 0361-7400391.
dijadikan kayu bakar.
Kasus Perdin Denpasar
Anggota Dewan Terima ’’Double’’ Denpasar (Bali Post) -
Jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Lanang dkk., Rabu (28/12) kemarin menghadirkan dua saksi dari pihak travel dalam kasus dugaan korupsi Perdin DPRD Kota Denpasar. Duduk sebagai terdakwa dalam kasus ini adalah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) I Gusti Made Patra. Setelah memeriksa Bali Daksina Wisata Tour and Travel, kemarin giliran Sunda Duta Tour and Travel yang bersaksi di hadapan majelis hakim pimpinan Sutrisno. Terungkap dalam sidang, dalam melakukan perjalanan dinas, anggota dewan mendapat uang makan dan transpor double alias dua kali. Selain itu, hakim juga menanyakan soal indikasi suap atau janji-janji pihak travel. Ini memang sulit dibuktikan, sehingga hakim mengibaratkan seperti kentut. Baunya ada, tetapi tidak kelihatan. Sementara sebagai saksi yang duduk di kursi panas adalah Direktur Travel Sunda Duta Pande Putu Kencana dan Marketing Manager I.B. Putu Sudhyantara. Oleh jaksa, saksi ditanya terkait kerja sama perdin
dengan Sekretariat DPRD Kota Denpasar. Saksi menyebutkan bahwa kerja sama itu mulai dilakukan sejak 2009 lalu. Dalam penawarannya, pihak travel memberikan harga paket perdin mulai tiket pesawat, boarding pass dan paket penginapan seperti hotel, makan, transpor, guide dan bus yang mengantarkan hingga ke tujuan. Rata-rata harga paket untuk satu anggota dewan Rp 7 juta. Tahun 2013, saksi melayani 29 perdin dewan ke beberapa daerah dengan anggaran sekitar Rp 3 miliar. Ia menyebut mendapatkan keuntungan sekitar
Rp 350 juta. Namun oleh jaksa, paket penginapan ini dituding sebagai masalah. Alasannya, setiap anggota dewan yang mengikuti perjalanan dinas sudah mengambil uang makan dan transpor. Namun oleh travel, fasilitas tersebut kembali diberikan. ‘’Apakah sekertariat (Setwan) juga tahu kalau anggota dewan ini dapat fasilitas makan dan transpor?’’ tanya jaksa. ‘’Mereka tahu, karena staf Sekertariat Dewan juga ikut mendampingi dewan,’’ jawab saksi Kencana. Namun, pihak travel membantah disebut melakukan mark-up
harga penginapan seperti dakwaan jaksa. Ia menyebutkan, pihaknya memberikan harga paket yang berisi fasilitas tambahan untuk dewan. Terkait laporan pertanggungjawaban dewan yang hanya memasukkan invoice dari travel tanpa detail merinci harga fasilitas tambahan yang diberikan, dijawab santai oleh pihak travel. “Kami tidak diminta oleh sekretariat,’’ tandas Kencana. Dia juga mengatakan bahwa dalam setiap penagihan pihaknya menyertakan bukti dengan tiket pesawat, boarding pass dan paket penginapan. Majelis hakim sempat bertanya, mengapa dewan hanya menggunakan dua travel yaitu Bali Daksina Travel dan Sunda Duta Travel dari ribuan travel yang ada di Bali. Hakim mencurigai ada janji-janji yang diberikan pihak travel kepada sekretariat. ‘’Kami tidak pernah memberi-
kan apa-apa ke sekretariat atau dewan,’’ ujar Kencana dan Sudhyantara. ‘’Meski saya tidak bisa membuktikan, tapi itu seperti kentut. Ada baunya, tapi tidak kelihatan warnanya,’’ sergah hakim Sutrisno. Selain itu, pihak travel juga dicecar terkait hasil pemeriksaan Badan Pengawas Keuangan (BPK) yang menyatakan ada temuan selisih harga tiket yang merugikan keuangan negara. Sebelumnya, Bali Daksina Wisata Travel mengaku mengembalikan Rp 37 juta ke kas daerah. Sementara Kencana mengaku memberikan Rp 25 juta, meskipun travel-nya tidak pernah diperintahkan mengembalikan uang tersebut. ‘’Apa motivasi anda memberikan uang Rp 25 juta itu? tanya JPU. ‘’Itu rasa empati kami karena kami mendapat untung dari perjalanan dinas itu,’’ jawab Kencana lugas. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) – Saat ini Denpasar sudah mampu meraih penghargaan Kota Layak Anak pada tingkat Nindya. Ini menunjukkan masih banyak yang harus dipenuhi untuk mampu meraih predikat Kota Layak Anak secara penuh atau KLA. Karena itu, Pemkot Denpasar menargetkan pada 2020 mendatang predikat KLA sudah bisa diraih. Bahkan, kalau bisa lebih awal. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima rombongan media trip yang dipimpin Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny N. Rosalin, Selasa (27/12) malam. Lenny N. Rosalin menilai, mewujudkan klaster hak anak, Kota Denpasar telah melakukan banyak inovasi dan terbanyak dibandingkan daerah lain di Indonesia. Ini perlu diapresiasi sehingga ke depannya semua klaster dapat terpenuhi. Penghargaan KLA ada lima kategori yaitu Pratama, Madia, Nindya, Utama dan KLA. Sampai saat ini, belum ada yang meraih penghargaan KLA. Tiga kota di Indonesia, yakni Denpasar, Surakarta dan Surabaya meraih penghargaan kategori Nindya. Dalam mewujudkan KLA, semua kemponen terlibat, mulai dari pemerintah, mayarakat, LSM
dan dunia usaha. Bahkan keterlibatan dunia usaha merupakan pertama kali di dunia dalam mewujudkan KLA. ‘’Indonesia telah menangani KLA secara holistik,’’ ujarnya. Lenny N. Rosalin menambahkan, dari 31 kluster yang ditentukan, ada kluster yang harus dipenuhi seratus persen seperti akta kelahiran dan penekanan perkawinan anak usia dini harus nol. Kedua ini sangat memengaruhi kesejahteraan dari anak itu sendiri. Rai Mantra mengatakan, dalam mewujudkan KLA, konsepnya secara holistik atau manajemen menyeluruh antara KLA, inklusif dan lansia. Ketiga ini menjadi acuan dalam melaksanan program di Kota Denpasar. Menurut Rai Mantra, Kota Denpasar selalu menyiapkan semua kebutuhan yang diperlukan anak-anak dalam memenuhi hak anak. Dengan demikian, anak-anak benarbenar mendapat akses sehingga dapat dicarikan solusinya. ‘’Intinya, pemikiran pemenuhan hak anak sangat simpel, bagimana memecahkan permasalahan anak dan meberikan akses yang luas pada anak,’’ ujar Rai Mantra. Di Kota Denpasar, melalui SKPD telah dilakukan berbagai program, seperti supercam. Termasuk memberikan pendidikan anak yang orangtuanya bekerja di pasar, meskipun orangtuanya tidak memiliki KTP Denpasar. (kmb12)
Operasi Antisipasi Teroris Berlanjut 2020, Denpasar Targetkan Raih KLA
Bali Post/ara
RAMPUNG - Proyek renovasi Padmasana dan tembok pagar gedung dewan sudah rampung dikerjakan.
Renovasi Gedung Dewan Rampung Sesuai Jadwal
Denpasar (Bali Post) – Kekhawatiran akan molornya sejumlah proyek fisik di Denpasar, kini mulai berkurang. Menyusul, proyek fisik yang digarap Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) pada 2016 ini, sudah rampung dikerjakan. Bahkan, renovasi ruang sidang, Padmasana dan tembok panyengker gedung DPRD Denpasar, Rabu (28/12) kemarin di-pelaspas. Upacara pamelaspasan Padmasana dewan di-puput Ida Pedanda Gede Oka Giri. Kepala DTRP Kota Denpasar I Made Kusuma Diputra, Rabu kemarin mengungkapkan, tahun ini semua proyek sudah rampung. Seperti proyek renovasi Kantor Camat Denpasar Utara, Yout Park Lumintang, renovasi ruang sidang, Padmasana dan panyengker gedung DPRD Denpasar. ‘’Ya, semua sudah rampung,’’ katanya. Ketua Komisi III DPRD Denpasar Ir. Eko Supriadi mengapresiasi kinerja jajaran DTRP kali ini. Pihaknya melihat sejumlah proyek yang digarap kali ini sudah sesuai dengan jadwal yang diharapkan. Berbeda dengan tahun sebelumnya, yang banyak mengalami keterlambatan. Bukan hanya proyek DTRP yang berhasil diselesaikan sesuai jadwal. Pihaknya juga melihat proyek yang digarap Dinas PU juga telah rampung dikerjakan. ‘’Memang masih ada yang mengalami keterlambatan, namun skupnya sangat kecil. Artinya, tahun ini sudah lebih baik,’’ kata politisi PDI-P Denpasar Utara ini. Proyek renovasi ruang sidang dewan menelan dana Rp 4,3 miliar dari pagu yang dipasang Rp 4,6 miliar. Pejabat Pembuat Komitmen (Pimpro) proyek renovasi ruang sidang atau interior gedung DPRD Denpasar Ir. I Gede Cipta Sudewa, M.T. menyebutkan, pihak rekanan yakni PT Mardika Kriya Prasta sudah menyelesaikan pekerjaan renovasi ruang sidang utama yang mulai dikerjakan per Juli 2016 lalu. Sementara pembuatan gapura dan Padmasana mulai dikerjakan Agustus lalu. Dana yang dikucurkan untuk proyek ini Rp 1,5 miliar yang digarap oleh CV Alam Karya Sentosa dan pengawas CV Mana Jaya. (kmb12)
(0361) 819446, 081337032965 FM 96,5
Topik : pendidikan di bali mesti berbenah Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Denpasar (Bali Post) Kepolisan semakin gencar melakukan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) untuk mengantisipasi masuknya senjata api (senpi), senjata tajam (sajam), bahan peledak (handak), teroris dan narkoba. Tim gabungan terdiri dari Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat (Denbar) memeriksa sedikitnya 40 sepeda motor dan mobil di Jalan Cokroaminoto, tepatnya depan Sekolah Taman Rama Denpasar, Rabu (28/12) kemarin. Personel yang dikerahkan 83 orang, dengan rincian 60 anggota Polda, 13 anggota Dalmas Polresta dan 10 personel Polsek Denbar. Saat razia digelar, petugas mencurigai lima ransel, lalu diperiksa seksama dan tidak ditemukan barang berbahaya. Kapolsek Denbar Kompol Wisnu Wardana mengatakan, semakin sering digelar razia di beberapa titik terutama pintu-pintu masuk akan mempersempit ruang gerak pelaku teror. Selain itu, untuk menekan jumlah pelanggaran berlalu lintas ‘’Operasi ini akan terus dilakukan sampai setelah perayaan tahun baru. Kegiatan ini bertujuan menciptakan situasi aman dan kondusif,’’ ujarnya. Kepolisian khususnya Polda Bali beserta jajarannya, berupaya menjaga situasi kamtibmas di Bali kondusif menjelang
Bali Post/ist
OPERASI - Tim gabungan menggelar Operasi Cipkon di depan Sekolah Taman Rama di Jalan Cokroaminoto, Denpasar. pergantian tahun. Oleh karena itu, sasaran utamanya kendaraan yang masuk wilayah Denpasar. ‘’Selain menyasar handak, senpi, sajam dan barang berbahaya lainnya, juga memantau orang-orang yang dicurigai terkait jaringan teroris,’’ ucap mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. Wisnu menegaskan, Terminal Ubung tetap dalam pengawasan. Diharapkan,
kegiatan itu berkesinambungan dan didukung instansi lainnya untuk meminimalisir kemungkinan terburuk yang bisa terjadi. ‘’Kami mengimbau kepada semua pihak tetap waspada dan mengimbangi Operasi Cipkon ini dengan kegiatan dalam rangka menjaga kamtibmas. Kami berharap perayaan tahun baru ini jangan sampai bikin lengah,’’ ungkapnya. (kmb36)
Kasus Dugaan Penurunan Bendera Merah Putih
Giliran De Jhon Diperiksa sebagai Tersangka Denpasar (Bali Post) Proses penyidikan dan penyelidikan terkait keterlibatan aktivitas Tolak Reklamasi Teluk Benoa dalam penurunan bendera Merah Putih di Kantor DPRD Provinsi Bali beberapa waktu lalu, berlanjut. Kini giliran I Made Joni Antara (De Jhon) diperiksa sebagai tersangka dengan tuduhan merendahkan kehormatan bendera negara, Rabu (28/12) kemarin pukul 13.30 Wita. Menyikapi hal itu, masyarakat adat Bali, desa adat dan pakraman yang tergabung dalam Pasubayan Desa Adat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa mengantarkan De Jhon jalan kaki dari Banjar Lebah, Jalan Kecubung, Sumerta menuju Mapolda Bali. Puluhan aktivis berpakaian adat madia mendatangi Mapolda membawa gamelan baleganjur dan tektekan. Dari pantauan di lapangan, seperti sebelum-sebelumnya, massa tertahan di depan pintu masuk
Mapolda. Yang diizinkan masuk hanya De Jhon didampingi pengacaranya. Massa tetap bertahan sambil mengumandangkan yel-yel tolak reklamasi dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Pengacara De Jhon, Made ‘’Ariel’’ Suardana, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut. De Jhon juga didampingi beberapa pengacara lainnya. Sekitar pukul 16.00 Wita, pemeriksaan sebenarnya sudah berakhir. Namun, menurut Suardana, hasil koordinasi penyidik dengan atasannya, dilakukan pemeriksaan tambahan. Hingga pukul 20.00 Wita, pemeriksaan masih berlangsung dan massa tetap bertahan sambil menabuh baleganjur. Suardana didampingi Wayan ‘’Gendo’’ Suardana menambahkan, pemeriksaan De Jhon berlangsung selama 7 jam dan menjawa 42 pertanyaan. Pertanyaan yang diajukan penyidik seputar bendera Merah Putih yang di bawahnya
ada bendera ForBALI. ‘’Termasuk tayangan video yang dimiliki penyidik. De Jhon menjawab semua dilakukan secara spontanitas tanpa ada maksud merendahkan bendera,’’ ujarnya. Kepada penyidik, De Jhon mengatakan bahwa bendera ForBALI berada di bawah Merah Putih seiring semangat perjuangan melawan reklamasi Teluk Benoa dalam bingkai NKRI. Usai diperiksa, De Jhon didampingi pengacaranya menemui massa yang setia menunggu di pintu masuk Mapolda, pukul 20.24 Wita. Setelah itu, mereka meninggalkan Mapolda. Sebelumnya, I Gusti Putu Dharmawijaya alias Gung Omleth (aktivis ForBALI) telah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penurunan bendera Merah Putih. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap Kordinator ForBALI Wayan ‘’Gendo’’ Suardana seba-
gai saksi. Pemeriksaan mereka terkait dugaan merendahkan kehormatan bendera Merah Putih saat aksi tolak reklamasi yang digelar aktivis ForBALI bersama
Pasubayan Desa Adat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa dan elemen masyarakat lainnya di gedung DPRD Bali, beberapa waktu lalu. (kmb36)
Bali Post/eka
PEMERIKSAAN - Perwakilan massa ForBALI menunggu rekannya menjalani pemeriksaan di Mapolda Bali, Rabu (28/12) kemarin. Salah satu aktivis tolak reklamasi Teluk Benoa diperiksa di Mapolda Bali terkait dugaan merendahkan kehormatan bendera Merah Putih.
Badung
Kamis Pon, 29 Desember 2016
’’Legal Opinion’’ Kejaksaan Benarkan Penyaluran Bantuan PHR Secara Langsung
KEPUTUSAN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mengubah mekanisme penyaluran bantuan keuangan kepada enam kabupaten yang bersumber dari penyisihan pajak hotel dan restoran (PHR), telah berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Salah satunya, memita pertimbangan hukum atau legal opinion (LO) dari Kejaksaan Negeri Denpasar. Dalam pertimbangan hukum Kejari Denpasar dinyatakan MoU yang menjadi landasan terbitnya SK Gubernur mengenai Realokasi Hasil Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran Kabupaten Badung, dapat diteruskan sepanjang para pihak menghendaki adanya keberlangsungan dari MoU tersebut, dan dapat juga dihentikan bilamana salah satu pihak menarik diri dari MoU yang telah disepakati bersama. Bilamana Pemkab Bandung hendak menarik diri dari kesepakatan bersama yang telah dibuat bersama Pemerintahan Provinsi Bali serta Kota Denpasar, maka seyogianya penghentian kerja sama tersebut dapat dilakukan dengan tetap berpedoman pada prinsip good governance dan semangat saling menghargai antara pemerintahan daerah dengan Provinsi Bali. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Pemkab Badung
Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Ketua DPRD Putu Parwata. dapat mengadakan kerja sama bantuan diperbolehkan menylangsung kepada pemerintah alurkan langsung kepada kabukabupaten lainnya (6 kabu- paten penerima tanpa melalui paten) dalam pelaksanaan re- Pemprov Bali. Tahun anggaran alokasi PHR Pemkab Badung. 2017 mendatang, anggaran MoU yang pernah disepakati, yang digelontorkan untuk Kauntuk selanjutnya dapat dikel- bupaten Bangli, Klungkung, ola sendiri oleh Pemkab Badung Karangasem, Tabanan, Bulemelalui mekanisme kerja sama leng dan Jembrana mencapai langsung antarpemerintah Rp 342 miliar lebih. daerah sebagaimana diamanatBupati menambahkan, kan Pasal 294 ayat (5) Undang- dengan pemberian langsung, undang 23 Tahun 2014 tentang jumlah bantuan yang akan Pemerintahan Daerah. diterima enam kabupaten penBupati Badung I Nyoman erima akan lebih besar jika Giri Prasta, Rabu (28/12) ke- dibandingkan bila diarahkan marin, memaparkan pertim- oleh Pemprov Bali. ‘’Selain bangan hukum dari Kejari Den- besaran bantuan akan lebih pasar kepada anggota DPRD besar, penggunaannya pun Badung. Bupati mengatakan, akan lebih terarah, tepat guna berdasarkan pertimbangan dan tepat sasaran. Yaitu untuk hukum yang dimaksud, Pem- pembangunan infrastruktur kab Badung selaku pemberi pariwisata,’’ katanya.
Tahun 2017, lanjut Bupati, dialokasikan bantuan PHR Rp 342 miliar. Dirinya yakin dalam dua tahun ke depan, bantuan yang diarahkan langsung ini akan mampu membuat 10 destinasi objek wisata baru. Di samping itu, Bupati juga mengingatkan kabupaten penerima bantuan agar menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Pemkab Badung. ‘’Bantuan keuangan ini selain untuk penataan infrastruktur dan pembuatan destinasi baru, juga bisa diarahkan untuk tujuan lain. Misalnya untuk pengentasan kemiskinan. Asalkan, tujuan dan penggunaan dana itu jelas dan bisa dipertanggungjawabkan,’’ tegas Bupati seraya menegaskan tidak ada kepentingan politik dalam penyerahan bantuan secara langsung ini. Kalangan DPRD Badung menyambut baik dan mendukung bantuan PHR ini diserahkan langsung oleh Badung. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan sangat setuju dengan penyerahan bantuan keuangan secara langsung kepada kabupaten penerima. ‘’Kami sepakat dengan eksekutif. Pemberian bantuan secara langsung lebih banyak keuntungannya. Kabupaten penerima akan mendapatkan bantuan yang lebih besar, dan penggunaan anggarannya bisa lebih tepat sasaran,’’ kata Parwata. (ad798)
Peringatan Hari Ibu Ke-88 dan HKSN
Bupati Serahkan Penghargaan kepada Desa/Kelurahan Layak Anak
PERINGATAN Hari Ibu ke-88 dirangkaikan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Kabupaten Badung, dilaksanakan Rabu (28/12) kemarin di Ruang Kertha Gosana Puspem Badung. Acara dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, FKPD Badung, Ketua TP PKK, Wakil Ketua TP PKK, Ketua Gatriwara, Ketua DWP, Pimpinan SKPD serta organisasi wanita. Peringatan Hari Ibu dan HKSN kali ini dimeriahkan dengan koor ibu-ibu PKK Desa Sibang Kaja dengan membawakan lagu Hymne PKK, Mars Hari Ibu dan Maskot Bungan Jepun. Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada desa/ kelurahan layak anak serta hadiah kepada Karang Taruna dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Berprestasi. Bupati dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan Hari Ibu tahun ini terasa sangat bermakna, karena Badung berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya tingkat Mentor sebagai penghargaan tertinggi di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (PPPA) dan pemenuhan hak-hak anak. Konsekuensinya, Badung siap menjadi role model secara na-
PENGHARGAAN - Bupati Giri Prasta menyerahkan penghargaan kepada desa/kelurahan layak anak serta hadiah kepada Karang Taruna dan Pekerja Sosial Masyarakat Berprestasi saat peringatan Hari Ibu ke-88 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, Rabu (28/12) kemarin, di Puspem Badung. sional mengenai PPPA dan pemenuhan hak anak. Untuk itu, Bupati mengajak segenap stakeholders pembangunan menjadikan momentun Hari Ibu ini sebagai pemantik semangat untuk meningkatkan pelaksanaan kegiatan yang responsif gender dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan hak anak. Bupati juga mengharapkan ke depan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Badung lebih sempurna serta bersinergi
dengan kesetiakawanan sosial. SKPD terkait harus dapat membuat program dalam upaya meningkatkan ekonomi kreatif. Dicontohkan, dengan pemberdayaan kelompok masyarakat perempuan maupun Kelompok Wanita Tani. ‘’Kami contohkan dibuat program pelatihan membuat kebaya maupun tenun. Selain dilatih, kami akan bantu modalnya termasuk alat. Ke depan kebutuhan akan kain kebaya dan tenun di Badung kami akan diarahkan ke kelompok tersebut,’’ tambahnya.
Untuk itu, Bupati Giri Prasta meminta seluruh desa/kelurahan harus berakselerasi dan berinovasi sekaligus mengikuti semua program dalam rangka pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk perlindungan kepada anak, diharapkan di setiap kantor desa/kelurahan harus ada ruang bermain untuk anak dan di setiap kecamatan ada kawasan taman bermain anak. Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari melaporkan, tema peringatan Hari Ibu ‘’Kesetaraan perempuan dan laki-laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan’’. Melalui tema tersebut, dengan melihat situasi dan kondisi bangsa, Pemkab Badung bersiap menuju Indonesia yang berkualitas dengan meningkatkan peran dan partisipasi perempuan untuk ikut menentukan dalam pengambilan keputusan dalam kebijakan publik. Tujuan peringatan ini, guna meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan. (ad797)
Sidang Kasus Korupsi BLM-PUAP
Kuasa Hukum Tolak Seluruh Dakwaan JPU Mangupura (Bali Post) Pascadibacakannya dakwaan atas perkara dugaan korupsi dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) dari Kementerian Pertanian RI dengan terdakwa I Nengah Sudarma (45), pihak terdakwa pada Rabu (28/12) kemarin mengajukan eksepsi. Dalam nota keberatannya, kuasa hukum terdakwa, I Made ‘’Ariel’’ Suardana, Somya Putra, dkk. menyatakan bahwa dakwaan jaksa cacat yuridis formal, tidak cermat, tidak jelas, tidak lengkap sehingga dipandang menyesatkan dan membingungkan. Dalam kesimpulan eksepsinya, pihak Suardana yang mantan Ketua Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) ini memohon kepada majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila untuk mengabulkan nota keberatan terdakwa dan tim penasihat hukum. Dia juga menolak seluruh dakwaan JPU. Alasannya, Suardana dkk. menguraikan, apa yang didakwakan JPU adalah murni perkara perdata yaitu pergantian pengurus Gapoktan Tani Sejahtera. Dan untuk menyelesaikan sengketa perdata tersebut, terdakwa bersama I Wayan Ada Winarsa, I Nyoman Ginarsa, dan Ketut Sastra telah mengajukan perbuatan melawan hukum ke
Pengadilan Negeri (PN) Negara. Putusan dari PN Negara nantinya akan menjadi tolok ukur untuk dapat menentukan sah atau tidaknya pergantian kepengurusan Gapoktan Tani Sejahtera. Berdasarkan hal tersebut, lanjutnya, maka perkara ini sudah seharusnya ditangguhkan mengacu ketentuan Pasal 81 KUHP. Pun dipertegas lagi oleh Peraturan Mahkamah Agung RI No. 1 Tahun 1965. ‘’Berdasarkan hal tersebut, sangat beralasan apabila majelis hakim yang menyidangkan menyatakan perkara ini ditangguhkan terlebih dahulu, menunggu putusan perkara perdata tentang perbuatan melawan hukum,’’ tegasnya. Selain itu, dakwaan jaksa dituding keliru, di mana Pengadilan Tipikor tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini. Menurutnya, perkara ini adalah perkara pidana umum mengacu pada dua alat bukti yang digunakan untuk menetapkan kliennya sebagai terdakwa. Karena alat bukti yang digunakan JPU membuktikan bahwa jabatan dan kedudukan terdakwa sebagai ketua Gapoktan telah digantikan oleh I Komang Gede Merta secara sepihak tanpa koordinasi dengan terdakwa. Pihaknya menyatakan terdakwa yang te-
lah menarik dana BLM- UAP sebesar Rp 75 juta kemudian dipindahkan ke buku tabungan Simpedes BRI atas nama Gapoktan Tani Sejahtera, tidak dapat dipidana sesuai dakwaan primer. ‘’Sehingga apabila penuntut umum hendak menuntut terdakwa, maka ranah pengadilan atau kompetensi pengadilan yang patut ditempuh bukanlah pengadilan tindak pidana korupsi, tetapi pada pengadilan umum,’’ papar Suardana. Suardana menambahkan, dakwaan JPU salah dan keliru yang menyatakan terdakwa diduga telah mempergunakan dana BLMPUAP sebesar Rp 75 juta. Menurutnya, dana tersebut faktanya sampai saat ini masih tersimpan di rekening Gapoktan Tani Sejahtera, bukan di rekening pribadi terdakwa. Perbuatan terdakwa bukanlah perbuatan tindak pidana korupsi, karena yang menjadi dasar adanya tuduhan atau dugaan terjadinya peristiwa hukum adalah laporan palsu tentang hilangnya buku tabungan Simpedes BRI atas nama Gapoktan Tani Sejahtera. ‘’Seharusnya JPU membuktikan terlebih dahulu dugaan laporan palsu yang diduga dilakuka oleh terdakwa. Penyelesaian hukum perkara dugaan laporan palsu melalui pengadilan umum, bukan Pengadila Tipikor,’’ imbuhnya. (kmb37)
PENERBANGAN Aktivitas penerbangan
Bali Post/kmb23
di Bandara Ngurah Rai, Rabu (28/12) kemarin. Menurut data yang dirilis pihak Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (27/12) pada (H3) Natal, total penerbangan 383, meningkat 2 persen dibandingkan periode sama tahun 2015 yaitu 377 penerbangan.
3 Bentuk ’’One Stop Destination’’
Giri Prasta Siapkan Dana Rp 342 Miliar Mangupura (Bali Post) Keinginan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta untuk membagikan penyisihan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) kepada enam kabupaten di Bali, Selasa (27/12) lalu telah disetujui oleh Kejaksaan Negeri Denpasar melalui legal opinion yang telah dikeluarkan. Terkait hal tersebut, Giri Prasta menyatakan ingin membentuk one stop destination. Bahkan, Giri Prasta telah menyiapkan anggaran Rp 342 miliar lebih untuk enam kabupaten tersebut. ‘’Provinsi Bali dengan konsep one island management kita wujud-nyatakan dengan one stop destination. Pertimbangannya, ketika kami menelaah seutuhnya, wisatawan tidak bisa lamalama tinggal di Bali. Dua hari tinggal di Bali langsung ke Lombok, langsung ke Jawa Timur,’’ ujarnya dalam rapat kerja pihak eksekutif bersama legislatif, Rabu (28/12) kemarin. Ia menyatakan ingin memberikan secara merata dan proporsional kepada keenam kabupaten tersebut. Enam kabupaten di Bali yang mendapatkan suntikan dana PHR dari Badung ini yakni Tabanan, Klungkung, Jembrana, Buleleng, Karangasem, Bangli, dan Klungkung. ‘’Misalnya per kabupaten kami berikan Rp 50 miliar, yang Rp 42 miliar ini kan bisa digunakan untuk dana lain misalnya perbaikan jalan, menurunkan angka kemiskinan,’’ tandasnya. Dirinya benar-benar menginginkan adanya destinasi yang dibuat, sehingga dana yang diberikan tersebut bena-benar terarah. ‘’Misalnya Batur Geopark butuh dana
Rp 48 miliar, maka sepenuhnya Rp 48 miliar itu akan kami bantu. Maka 2017 kan kita punya, ketika destinasidestinasi ini diwujudkan di kabupaten-kapubaten yang ada di Bali ini. Maka, ke depan retribusinya banyak dia dapatkan,’’ jelasnya. Dengan anggaran Rp 342 miliar lebih ini, Kabupaten Badung melalui Bupati dan DPRD Badung mampu mem-
buat destinasi lebih dari 10 padai tahun 2017-2018. ‘’Nantinya betul-betul akan dibuat pertanggungjawabannya ke Pemerintah Kabupaten Badung. Kami pun akan menyampaikan laporan pertanggungjawaban ke DPRD,’’ ungkap Bupati asal Pelaga, Petang ini. Jika provinsi juga membutuhkan anggaran, ia mengatakan, Kabupaten Badung siap untuk membantu, semasih hal tersebut tidak keluar dari perundang-undangan. Sebab, pihaknya selalu berpedoman pada aspek yuridis dan filosofis. ‘’Saat menghadap Bapak Gubernur Bali, hal tersebut sudah kami sampaikan. Namun bukan melalui dana PHR,’’ pungkasnya. (win)
Bali Post/win
RAKER – Suasana raker eksekutif dan legislatif, Rabu (28/12) kemarin.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Unwar Wajibkan Doktor Jadi ”Reviewer” Ajang Pemersatu ”Pasemetonan” Penelitian dan Pengabdian
Lokhasaba I Paiketan Pasemetonan Trah Shri Arya Sentong
LOKASABHA - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa memukul gong pada pembukaan Lokasabha I Paiketan Pasemetonan Trah Sri Arya Sentong Kabupaten Badung di Puri Agung Carang Sari, Petang, Rabu (28/12) kemarin. MENINGKATKAN persatuan dan persaudaraan di tengah-tengah degradasinya toleransi agama dan perpecahan antarsuku bangsa, Paiketan Pasemetonan Trah Shri Arya Sentong se-Kabupaten Badung menggelar Lokhasaba I di Puri Agung Carangsari, Petang, Badung, Rabu (28/12) kemarin. Lokhasaba yang dibuka Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa ini diagendakan untuk memilih Ketua Paiketan Pasemetonan Trah Shri Arya Sentong Kabupaten Badung periode 2016-2020 dan menentukan langkah-langkah strategis ke depan untuk kemandirian pasemetonan. Ketua Umum Lokhasaba Paiketan Pasemetonan Bali dr. Gusti Ngurah Putra Eka Santosa mengatakan, langkah tersebut dilaku-
kan untuk mengorganisir secara sistematis Paiketan Pasemetonan Trah Shri Arya Sentong se-Kabupaten Badung untuk bersatu. Sehingga, bisa berkontribusi baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. “Sebenarnya, kami sudah menjalin ikatan, tapi belum terorganisir. Untuk menjawab tantangan tersebut, hari ini (kemarin-red) kami menyatukan diri membuat suatu organisasi, kemudian membuat visi, sehingga bisa diimplementasikan dalam langkah strategis dengan pencapaiannya dapat diukur,” jelasnya. Saat ini, kata dia, Paiketan Pasemetonan Trah Shri Arya Sentong se-Bali sudah beranggotakan 85.000 jiwa. Sehingga, langkah-langkah untuk kemandirian ekonomi keang-
gotaan harus diutamakan untuk menurunkan angka kemiskinan. Tujuan ini tiada lain sebagai bentuk wujud bhakti kepada leluhur dan mempersatukan keluarga untuk persatuan bangsa. Sebab, wangsa utama adalah wangsa yang tidak pernah lupa sejarah, asal-usul dan jasa-jasa para leluhurnya (Ghora Wandawa Tarmalupeng Wiwitan Mwang Kaliliraning Wwangatuha). “Kami mengawali diri dari keluarga terlebih dahulu, yang nantinya untuk mempersatukan bangsa,” tegasnya. Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengapresiasi kegiatan Lokhasaba yang pertama kali digelar untuk mempersatukan Pasemetonan Trah Shri Arya Sentong se-Kabupaten Badung tersebut. Bahkan, pihaknya sangat mendukung dan memberikan punia sebesar Rp 10 juta. Dikatakan, Lokhasaba ini merupakan dasar untuk mempersatukan pasemetonan yang dimulai dari keluarga untuk bhakti kepada leluhur. Sebab, apapun kalau dasarnya sudah baik, nantinya akan memberikan fibrasi yang baik pula kepada generasi penerusnya untuk berbhakti kepada leluhurnya dan untuk persatuan bangsa. “Semoga Lokhasaba ini digunakan sebagai ajang untuk mempersatukan pikiran, perbuatan dan tindakan untuk mencintai leluhurnya dan mempersatukan perbedaan,” ujarnya. (ad1470)
FH Unwar Gelar Pengabdian Masyarakat di Pura Candi Agung Gumuk Kancil
FAKULTAS Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Pura Candi Agung Gumuk Kancil Gunung Raung, Desa Bumi Harjo, Kecamatan Glenmore Banyuwangi, Jawa Timur, pada tanggal 11-13 Desember 2016 lalu. Pengabdian masyarakat yang mengusung tema “Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat, Pelestarian Lingkungan dan Kerjasama Pengelolaan Lahan Parkir” ini diisi dengan Klinik Hukum, penandatanganan MoU, Studi Ekskursi dan penanaman bibit pohon. Pada 11 Desember 2016 dalam rangka melaksanakan tri dharma perguruan tinggi, rombongan FH Unwar bertolak ke Jawa Timur untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat, tepatnya di Pura Candi Agung Gumuk Kancil. Kegiatan ini bersamaan dengan piodalan Pura Candi Agung Gumuk Kancil yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2016. Begitu tiba di lokasi, rombongan yang berjumlah 72 orang, baik dosen, pegawai dan mahasiswa, langsung melaksanakan pamelukatan bersama dan persembahyangan di Pura Beji Candi Agung Gumuk Kancil. Tanggal 12 Desember 2016, kegiatan diawali dengan kegiatan kerja bakti dan penanaman pohon di areal Pura Candi Agung Gumuk Kancil, Pura Beji, Pura Puncak Raung dan Pura Batu Gantung. Penanaman pohon pertama dilaksanakan di Pura Candi Agung Gumuk Kancil yang dilakukan Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Budiartha,
REVIEWER - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali A.A. Gede Oka Wisnumurti didampingi para wakil rektor dan pembicara pada pelatihan reviewer penelitian. untuk bersemangat dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Untuk bisa mencapai target madya pada 2017, dia bahkan mewajibkan semua doktor (53 orang) dan dosen senior untuk menjadi reviewer di tingkat fakultas. Mereka ini diharapkan membawa perbaikan dan menjadi pembimbing bagi dosen untuk memenangkan dana hibah penelitian dan pengabdian masyarakat sehingga para dosen tak mengalami hambatan teknis. Para doktor ini diharapkan banyak memberi pengaruh bukan dipengaruhi. Pelatihan reviewer ini, kata dia, sebagai langkah awal untuk mencapai target madya. Apalagi Lemlit dan LPM Unwar barusan diberikan fasilitas mobil operasional. Jika universitas lain mampu meraih predikat madya dan utama, mengapa Unwar tak mampu. Ini artinya, Unwar kalah dalam pelaporan database, publikasi dan koordinasi. Agar tak kalah lagi, mulai 2017, Lemlit dan LPM Unwar harus memiliki tenaga kependidikan yang khusus mengurus penelitian dan
pengabdian masyarakat. Dia menambahkan, Yayasan akan melakukan penguatan kelembagaan. Mulai 2017, Lemlit dan LPM Unwar dijadikan lembaga strategis. Makanya, konsekuensinya lembaga ini harus diperkuat baik dari segi anggaran maupun SDM-nya. Wisnumurti yang juga mantan Ketua KPUD Bali ini mengakui untuk merangsang dosen Unwar meneliti, yayasan dan Unwar sudah berbuat maksimal. Tiap penelitian dosen yang memenangkan dana hibah Dikti diberikan insentif Rp 10 juta. Tiap tahun yayasan menyiapkan anggaran beasiswa S-3 bagi 10 dosen. Sedangkan dosen yang tulisannya dimuat di jurnal internasional juag diberikan berbagai dana insentif. Kini tinggal kemauan dosen untuk menggairahkan penelitiannya. Caranya mengubah budaya mengajar menjadi budaya meneliti dan pengabdian masyarakat. Mengajak dosen menjadi kaya dengan memenangkan penelitian. (ad1466)
Pandan College Kerja Sama dengan BPR Lestari Siapkan SDM untuk Konsumen Jepang
PENGABDIAN MASYARAKAT - Salah satu acara dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar FH Unwar di Pura Candi Agung Gumuk Kancil. S.H., M.H. didampingi pemangku pura dan masyarakat setempat. Selanjutnya dilaksanakan kerja bakti di areal pura dan melakukan ramah tamah dengan penduduk setempat, penyerahan sumbangan buku-buku agama dan diskusi Klinik Hukum dengan narasumber Dr. I Nyoman Budiartha, S.H., M.H. (Dekan FH Unwar) serta penandatanganan MOU dengan pengelola Pura Candi Agung Gumuk Kancil, Parisada Hindu Dharma (PHDI) Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi dan pimpinan Desa Bumiharjo. MOU tersebut berisikan tentang kesiapan FH Unwar untuk membantu ataupun menjembatani permasalahan hukum yg timbul di Pura Candi Agung Gumuk Kancil, antara lain membantu pemanfaatan lahan untuk peribadatan kepada Perum Perhutani KPH Banyuwangi dan menjembatani perjanjian kerja sama untuk mengelola parkir di areal pura antara pihak PHDI dengan
pihak Desa Bumiharjo. Pada kesempatan itu juga dielaksanakan Rembug Budaya Kejawen tentang “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Budaya Kejawen” dengan narasumber Ketua PHDI Glenmore Samingin yang menjelaskan hubungan budaya Kejawen dengan Agama Hindu di Jawa Timur dan eksistensi PHDI Kabupaten Banyuangi dalam membangun hubungan bermasyarakat berazaskan nilai-nilai Pancasila. Kemudian dilanjutkan dengan Studi Ekskursi tentang “Keberadaan Pura Gumuk Kancil, Gunung Raung” oleh Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. dan I Ketut Wiriana. Pada tanggal 13 Desember 2016, seluruh anggota rombongan FH Unwar ngaturang ayah yang bertepatan dengan piodalan di Pura Candi Agung Gumuk Kancil. Pada malam harinya, mereka kembali ke Bali. (ad1465)
DPD-RI Bela Pedagang Bali dari Surat Peringatan Kemenhut RI
Proteksi Buyan dan Tamblingan, Wedakarna Resmikan Kelompok Pedagang ”Sukla” Hindu Desa Wanagiri
MERESMIKAN – Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat meresmikan Kelompok Pedagang Hindu Bali di Desa Wanagiri. LANGKAH strategis untuk menjalankan ekonomi Satyagraha yang digagas Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III terus dilakukan dengan tindakan nyata. Salah satunya dengan memproteksi potensi ekonomi rakyat pribumi di daerah penyangga Danau Buyan dan Danau Tamblingan di Buleleng dengan meresmikan Kelompok Pedagang Giri Wisata Banjar Asah Panji, Kelompok Pedagang Boga Giri Utama Krama Bali Banjar Dinas Yeh Ketipat, Kelompok Pedagang Wana Wisata Banjar Dinas Yeh Ketipat. Gagasan ini dilontarkan Senator Wedakarna saat meninjau keberadaan pedagang Hindu (Sukla) yang ada di Desa Wanagiri, Sukasada Buleleng yang saat itu tengah menghadapi surat peringatan (SP) dari Balai Konservasi Alam (Kementerian LH dan Kehutanan RI). Setelah mengadakan pertemuan dengan pihak Balai Konservasi, DPD-RI langsung memberikan solusi yakni meresmikan tiga kelompok pedagang lokal atau yang lebih dikenal sebagai pedagang Hindu yang menjual produk-produk sukla atau suci menurut agama Hindu. Tampak
UNIVERSITAS Warmadewa (Unwar) dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali terus memberi penguatan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mencapai target 2017, Lemlit LPM Unwar mampu meraih status madya dari sebelumnya berstatus binaan. Rabu (28/12) kemarin, Unwar mengadakan pelatihan sertifikasi reviewer penelitian dan pengabdian masyarakat yang dipusatkan di Gedung Widya Sabha Uttama Kantor Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali. Agenda ini untuk menghasilkan dosen yang mampu menjadi konsultan dan pembimbing penelitian di tingkat fakultas dan universitas. Pada pelatihan kemarin menampilkan narasumber dari Dikti, masing-masing Dr. drh. Wisnu Nurcahyo (UGM) dan Dr. I Ketut Suardiana, M.Si. (Unud). WR I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. mengungkapkan perlunya peningkatkan kinerja para dosen untuk bisa mencapai status madya. SDM penelitian, kata dia, menjadi penting khususnya tenaga kependidikan. Juga diperlukan publikasi ilmiah atau menjadi pemakalah di luar negeri. Dari segi SDM, kata Nyoman Kaca, potensi Unwar sangat besar. SDM dosennya yang berstatus lector kepala melebihi angka 25 persen dari jumlah dosen. Makanya, dia sebenarnya merasa malu Lemlit dan LPM Unwar masih berstatus binaan. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. terus memotivasi dosen Unwar
hadir I Wayan Gumiasa (Perbekel Desa Wanagiri), Dewa Made Merta (Bendesa Adat Wanagiri) dan unsur masyarakat Desa Wanagiri serta pimpinan kelompok pedagang. Dalam sambutannya, Senator Arya Wedakarna (AWK) menyampaikan nasihatnya kepada pedagang bahwa aturan negara terkait dengan lahan konservasi harus diikuti oleh seluruh masyarakat. “Saya minta pedagang lokal untuk tidak membangun bangunan permanen di atas lahan negara. Selain membahayakan, juga akan berdampak pada lingkungan yang berasal dari limbah cair maupun sampah plastik yang bisa mempengaruhi Danau Buyan dan Tamblingan. Silakan bangun bale, tempat duduk atau tempat makan untuk pelancong, asal tidak permanen dan kalau bisa diseragamkan, sekali lagi untuk estetika yang baik. Saya juga meminta pemerintah pusat dalam hal ini Balai Konservasi untuk memberikan bimbingan dan jangan halangi rakyat yang ingin mencari hidup. Negara harus juga peduli terhadap pengusaha kecil,” ungkap Gusti Wedakarna. Ia memiliki pandangan bahwa
Bali dengan konsepsi Catur Danu yakni Danau Batur, Danau Beratan, Danau Buyan dan Danau Tamblingan perlu memiliki strategi ekonomi yang kuat dalam rangka mempertahankan agama Hindu dan budaya Bali. “Kita harus belajar dari sejarah India yang dikuasai oleh Kesultanan Moghul Islam selama beberapa abad (Jodha Akbar). Kenapa India bisa dikuasai padahal mayoritas orang India adalah Hindu? Semua karena faktor ekonomi. Syukur gerakan Satyagraha bisa membebaskan India dan kini India menjadi pusat ekonomi terkuat di kawasan Asia dan dunia. Di Nusantara, kita diajarkan oleh sejarah hancurnya kerajaan Hindu Majapahit yang dulunya menguasai seluruh pulau di Nusantara tapi kini menjadi kerdil hanya terpusat di Pulau Bali karena kesalahan leluhur kita yang tidak memperhatikan hal ekonomi. Dan kini fenomena itu merambah di Bali. Maka dari itu, saya sebagai putra Bali ingin agar sejarah buruk peradaban Hindu tidak terulang lagi di zaman republik ini. Mari kita kuasai ekonomi danau, ekonomi pelabuhan, ekonomi sungai dan kelautan karena di sanalah sumber kebangkitan Hindu. Saya ingin Danau Buyan dan Danau Tamblingan dikuasai oleh warga asli, orang Hindu, bukan orang dauh tukad. Wajar saja jika Bali ingin mempertahankan agama dan budaya leluhurnya, karena Bali juga bagian dari NKRI. Saya akan kawal terus perkembangan Buyan dan Tamblingan dan bersama sama masyarakat kita jaga kesuciannya. Ini wujud penghormatan pada Ibu Dewi Danu,” ungkap Senator Arya Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia. (ad794)
SEKOLAH Bahasa Jepang Pandan College yang bermarkas di Tokyo dan memiliki jaringan luas di Jepang kini mendapat mitra baru, yakni BPR Lestari. Bank yang sedang naik daun di Bali ini sedang menjajaki kerja sama dalam pendidikan bahasa Jepang.n“Kita coba kerja sama dengan mulai memberikan pendidikan SDM berbahasa Jepang di Pandan College, sambil menyiapkan berbagai informasi Jepang yang nantinya menyasar ke konsumen Jepang yang ada khususnya di Bali,” kata CEO BPR Lestari Pribadi Budiono kepada Chairman Pandan College Richard Susilo, Selasa (27/12). Target konsumen para warga Jepang yang jumlahnya sekitar 2.000 orang di Bali akan menjadi sasaran khusus perbankan ini dengan persiapan tim khusus Jepang guna mengantisipasi konsumen Jepang tersebut. “Untuk itu, dari Pandan College juga akan menyiapkan pemberian pendidikan terbaik bahasa Jepang bagi tim khusus BPR Lestari tersebut supaya nanti bisa berkomunikasi dengan baik menghadapi konsumen Jepang di Bali dan Indonesia umumnya,” ungkap Richard khusus kepada
KERJA SAMA - Chairman Pandan College Richard Susilo bersalaman dengan CEO BPR Lestari Pribadi Budiono usai membahas kerja sama.
Bali Post, Rabu (28/12) kemarin. Richard menambahkan, kerja sama saling menguntungkan ini membuat Panda College dan BPR Lestari memperkuat kerja sama lebih baik lagi dengan perusahaan Jepang di Indonesia dan perusahaan perbankan di Jepang. Kerja sama ini guna menjembatani kerja sama kedua negara secara lebih luas lagi di segala bidang termasuk perbankan serta pendidikan. “BPR Lestari akan dapat lebih luas lagi jaringannya bukan hanya di Indonesia, tapi dapat dikenal oleh orang Jepang yang ada di Jepang. Hal itu dapat dijembatani oleh Pandan College yang memiliki kantor pusat di Tokyo saat ini,” kata Pribadi. Pandan College, menurut Richard, saat ini telah mengirimkan lebih dari 30 siswanya ke Jepang untuk belajar Bahasa Jepang serta melanjutkan pendidikannya di Jepang. “Tahun depan kita berulang tahun ke-10 dan semoga saja dapat lebih mengembangkan bahasa, pendidikan serta budaya Jepang di Indonesia lebih baik lagi di masa mendatang. Terutama upaya menjadikan Pandan College sebagai jembatan antara Indonesia dan Jepang,” lanjut Richard yang juga CEO Office Promosi Ltd. di Tokyo Jepang. Selain penyerapan berbagai murid yang berusaha mendalami Bahasa Jepang di sekolah tersebut, Pandan College juga memberikan beasiswa bagi para pelajar sekolah dasar di Indonesia (www.beasiswa. ws) dan juga beasiswa bagi muridnya sendiri yang bersekolah di Jepang. Di usianya yang ke-10 tahun di tahun 2017 mendatang, sekolah Bahasa Jepang ini juga merancang berbagai kerja sama antara Indonesia, bukan hanya di bidang pendidikan serta bisnis, tapi juga memperkenalkan banyak pengusaha Jepang kepada pengusaha di Indonesia yang berusaha menjalin kerja sama bisnis keduanya. Selain itu juga memperkenalkan para pengusaha Jepang yang mencari tenaga kerja Indonesia, kepada berbagai lembaga pengiriman tenaga kerja di Bali terutama kepada Badan Latihan Kerja (BLK) Kantor Wilayah Bali Kementerian Tenaga Kerja Indonesia sehingga usaha win-win solution dapat tercapai bagi semua pihak. Masyarakat yang ingin tahu soal kiprah Pandan College bisa ditanyakan ke telp. 0361-255-225 atau lewat situsnya www.pandan.ac.id. (ad1464)
HUT Ke-14 Nirmala Group Dimeriahkan ”Door Prize” Dua Sepeda Motor
PUNCAK perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Nirmala Group dilaksanakan di Hotel Nirmala, Jalan Mahendradata Denpasar, Selasa (27/12) malam. Dalam acara puncak yang dihadiri ribuan karyawan dan keluarganya, diundi dua buah sepeda motor sebagai door prize. Hadiah ini meningkat dibandingkan perayaan tahun lalu. “Ini merupakan wujud kebersamaan kami dalam memperingati HUT Nirmala Group, karena semua hadiah diperuntukkan bagi karyawan dan keluarga Nirmala yang bergabung dalam perusahaan,” ujar Ketua Panitia HUT Putu Gede Budiarta. Presiden Direktur Nirmala Group I Made Sujana mengatakan, melalui puncak perayaan HUT ke-14 Nirmala Group, diharapkan selalu tumbuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan di antara karyawan. Selama ini, dia selaku pimpinan, tidak pernah memperlakukan karyawan sebagai murni karyawan, tapi keluarga besar yang telah ikut bersama-sama membesarkan perusahaan. “Dengan demikian, tidak ada kesan kalau perusahaan ini adalah perusahaan keluarga pemilik, tapi milik kita bersama. Karena itu, mari tumbuhkan semangat kekeluargaan, untuk sukses dan maju bersama,” ujar Sujana di hadapan ribuan karyawan yang hadir dalam acara tersebut. Sujana menambahkan, usaha yang dirintisnya sejak masih kecil, bermula dari perusahaan kontraktor dengan satu orang karyawan. Selanjutnya, berkembang menjadi beberapa divisi, di antaranya toko
bangunan, supermarket, hotel, vila dan kini usaha pabrik roti. “Ini semua berkat kerja keras seluruh karyawan Nirmala Group, sehingga memasuki tahun 2017, semangat itu harus terus dijaga karena persaingan di tahun selanjutnya sangat ketat,” tegas pria asal Jimbaran itu. Sujana mengingatkan, jika kelak karyawan tidak mampu mengaplikasikan dan membuat terobosan baru, niscaya sulit bisa bersaing dengan kompetitor. Apalagi dalam persaingan dunia global dengan era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), para tenaga kerja termasuk SDM di Nirmala Group mesti terus berbenah dan meningkatkan kemampuan. “Nirmala Group memiliki banyak rencana di tahun 2017 untuk mengembangkan divisi usaha, sehingga selain berkontribusi dalam peningkatan perekonomian masyarakat, juga akan mampu menampung banyak tenaga kerja,” harapnya. Penanggung jawab kegiatan HUT Made Astra Wibawa menambahkan, dalam puncak perayaan HUT di-
lakukan beragam lomba antardivisi. Masing-masing divisi mengirimkan timnya untuk kegiatan lomba. Selain itu, juga diundi door prize 2 buah sepeda motor, khususnya kepada karyawan yang telah bekerja lebih dari 5 tahun. Pada kesempatan itu, perusahaan juga menyerahkan penghargaan kepada para karyawan yang telah bekerja cukup lama. Sebelum puncak perayaan, Nirmala Group juga telah menggelar acara bakti sosial ke panti asuhan, penanaman pohon mangrove di Pantai Mertasari, Sanur serta donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Badung. Nirmala Group dirintis pasangan suami istri Made Sujana dan Nyoman Sudiasih, dari Jimbaran. Awalnya hanya sebuah perusahaan kontraktor dengan satu orang karyawan. Kini memasuki usia ke-14, beragam divisi berhasil dibangun di antaranya hotel, vila, toko bangunan, supermarket hingga pabrik roti. Jumlah karyawan yang bergabung di Nirmala Group saat ini lebih dari 1.200 orang. (ad795)
PERAYAAN - Presdir Nirmala Group Made Sujana memimpin perayaan HUT ke-14 Nirmala Group.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Kamis Pon, 29 Desember 2016
A K T I V I T A S
S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I
5
Pascasarjana Unhi
Gelar Upacara ’’Pawintenan’’ Mahasiswa Baru S-2 dan S-3
TANDA TANGANI PRASASTI - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menandatangani prasasti saat peresmian Gedung SMPN 5 Kuta Selatan, Rabu (28/12) kemarin.
S ’’Melaspas’’ dan Peresmian Gedung Baru E R SMPN 5 Kuta Selatan, Sekolah E Paling Representatif di Badung M BERTEPATAN dengan rahinan Tilem Kanem, Rabu kemarin, dilakukan upacara Melaspas Alit sekaliO (28/12) gus peresmian gedung SMP Negeri 5 Kuta Selatan, Desa Peresmian tersebut dilakukan Wakil Bupati BaN Kutuh. dung Drs. I Ketut Suiasa yang ditandai dengan penandaprasasti. Turut hadir pada peresmian tersebut, I tanganan Camat Kuta Selatan, Bendesa Kutuh, Kepala Sekolah Selatan, pengawas Kabupaten Badung. A se-Kuta Kepala SMPN 5 Kuta Selatan I Nyoman Suantana, M.Pd. mengatakan untuk pembangunan gedung L S.Pd., sekolah tahap pertama sudah dilakukan tahun 2015 C E R I T A
info seremoniAL
PROGRAM Pascasarjana Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar upacara pawintenan (majaya-jaya) mahasiswa baru Program Magister (S-2) dan Program Doktor (S-3), Rabu (28/12) kemarin, di Pura Mahawidya Mandira kampus Unhi. Prosesi ritual ini rutin dilaksanakan Pascasarjana Unhi saat mahasiswa baru mengawali perkuliahan. Prosesi pawintenan yang di-puput Ida Pedanda Istri dari Geria Kesiut itu diikuti 77 orang mahasiswa baru tahun akademik 2016/2017, meliputi mahasiswa baru Program Magister sebanyak 55 orang dan mahasiswa Program Doktor sebanyak 22 orang. Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Putu Gelgel didampingi Asdir I Dr. Wayan
Budi Utama dan Asdir II Dr. Gusti Ayu Wimba menyampaikan, jadwal kegiatan akademik mahasiswa baru Pasacarjana Unhi diawali dengan kuliah matrikulasi. Kuliah matrikulasi mahasiswa S-2 berlangsung tanggal 9-10 Desember 2016 dan kuliah matrikulasi mahasiswa S-3 tanggal 23-24 Desember 2016. ‘’Selanjutnya mahasiswa baru mengikuti upacara pawintenan Rabu 28 Desember (kemarin - red) yang diikuti oleh 55 orang mahasiwa baru program magister dan program doktor. Upacara pawintenan itu selain diikuti mahasiwa baru, juga seluruh dosen Pascasarjana Unhi,’’ ujar Prof. Gelgel. Dikatakannya, pawintenan ini bertujuan untuk memohon keselamatan dan tuntunan
kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa agar mahasiswa lancar dan sukses menempuh studi di Pascasarjana Unhi. ‘’Upacara ini sudah menjadi tradisi bagi mahasiswa baru yang akan menempuh kuliah di Unhi,’’ ujarnya. Sementara itu, kuliah matrikulasi dilakukan untuk menyamakan persepsi tentang perkuliahan di Program Pascasarjana Unhi karena mahasiswa berasal dari berbagai disiplin ilmu. Di sisi lain, Prof. Gelgel menyampaikan, Program Pascasarjana Unhi yang telah memasuki usia 14 tahun telah meluluskan 38 doktor dan ribuan magister. Semua prodi di Pascasarjana Unhi telah terakreditasi BAN-PT. Prodi Magister Ilmu Agama dan Kebudayaan terakreditasi B dan Prodi
PAWINTENAN - Pascasarjana Unhi menggelar upacara pawintenan mahasiswa baru, Rabu (28/12) kemarin. Dalam foto tampak Direktur Pascasarjana beserta para dosen dan mahasiwa baru saat prosesi tersebut. Magister Pendidikan Agama Hindu terakreditasi A. Sedangkan Prodi S-3 Ilmu Agama
lalu. Sedangkan untuk pembangunan gedung tahap kedua dimulai pada Juli 2016 dan selesai Desember 2016. ‘’Dengan selesainya pembangunan gedung baru ini, untuk tahun ajaran baru 2017/2018, kami siap menerima lebih banyak siswa baru. Untuk itu kami menargetkan bisa menerima 10 kelas,’’ katanya. Dijelaskannya, sekolah yang baru 1,5 tahun berdiri ini, kini memiliki siswa 345 orang. Setelah pembangunan gedung baru rampung, sekolah dengan luas tanah 70 are ini memiliki 30 kelas. Untuk biaya pembangunan gedung baru, seluruhnya diambil dari APBD Kabupaten Badung tahun 2016. ‘’Ini menggunakan dana APBD tahun 2016 dengan total Rp 7,6 miliar untuk pembangunan gedung tahap pertama dan Rp 21 miliar untuk gedung tahap kedua,’’ jelasnya. Saat ini, lanjut Suantana, SMPN 5 Kuta Selatan baru memiliki guru sebanyak 26 orang. Yang mana untuk guru negeri berjumlah 8 orang dan guru honorer sebanyak 18 orang. Ini dirasakan masih sangat kurang. ‘’Dengan semakin banyaknya jumlah siswa yang akan masuk di sini nanti, kami berharap ada tambahan guru untuk menunjang proses pembelajaran,’’ paparnya. Ketua Komite Sekolah I Nyoman Mesir merasa bangga karena di Desa Kutuh saat ini sudah ada sekolah. Sejak dulu masyarakat Kutuh mendambakan adanya sekolah di kawasan Kutuh. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung yang sudah peduli terhadap dunia pendidikan, terutama di Kuta Selatan. ‘’Kami berharap, dengan gedung yang megah, anak-anak didik di Kutuh, kualitas dan prestasi juga bisa meningkat,’’ katanya. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menjelaskan, pendidikan merupakan salah satu sektor yang menjadi prioritas utama dari lima prioritas yang ada di Badung. Karena pendidikan merupakan kebutuhan dasar dari masyarakat. Apalagi di zaman reformasi dan globalisasi, komunikasi tidak terbatas di regional, namun juga global. ‘’Nantinya masyarakat Badung harus mampu berdaya saing. Salah satunya adalah dari penyiapan infrastruktur, dan fasilitas penunjang. Karena, untuk berdaya saing, infrastruktur pendidikan juga harus representatif,’’ jelasnya. Disampaikannya, SMP 5 Kuta Selatan merupakan sekolah yang paling representatif tidak hanya di Kuta Selatan, namun di seluruh Kabupaten Badung. Karena selain memiliki berbagai fasilitas, gedung SMP 5 ini juga memiliki aula yang bisa menampung 600 orang yang juga bisa digunakan untuk berbagai pertemuan. ‘’Tantangan Kepala Sekolah ke depan, dengan fasilitas sekolah yang representatif, agar bisa mencari kolerasi, sejauh manakah peningkatan kualitas pendiikan yang bisa dilakukan, sehingga mutu pendidikan bisa meningkat,’’ harapnya. (ad1467)
Desa Pakraman Serangan Gelar Upacara ’’Nangluk Merana’’
TRADISI memintar atau nangluk merana yang dilakukan setiap tahun, kembali digelar Desa Pakraman Serangan, Denpasar Selatan, di Pantai Melasti desa setempat, Rabu (28/12) kemarin. Warga Serangan awalnya berkumpul di Pura Dalem Kahyangan, lalu berjalan kaki menuju Pantai Melasti. Mereka ngiring Ida Batara Sesuhunan Desa, ada pelawatan Barong dan Rangda. Upacara nangluk merana di pantai di-puput oleh Mangku Segara. ‘’Setelah itu, ngiderin pasisi ring desa pakraman puniki raris tangkil malih ke Dalem. Ida Batara nyejer tigang rahina,’’ ujar Petajuh Parahyangan Desa Pakraman Serangan I Made Yatna. Menurut Yatna, tradisi memintar atau mengelilingi Pulau Serangan ngiring Ida Batara Sesuhunan Desa Pakraman Serangan sudah ada sejak dulu. Tepatnya sejak tahun 1967, karena sebelumnya sempat terjadi wabah yang membuat banyak masyarakat meninggal dunia. ‘’Sampai ada mategen ke setra ajak 3, 4 mererod. Itu dasar awalnya, ada pamuwus agar dilakukan penangluk merana,’’ jelasnya. Yatna menambahkan, rangkaian upacara memintar atau nangluk merana sudah dilakukan sejak tilem sasih kalima atau sebulan lalu. Saat itu, sudah ada acara nyejerang daksina di palinggih Kahyangan Tiga, Paibon, serta Kemulan di rumah masing-masing warga hingga tilem sasih kanem kemarin. ‘’Kebetulan Tumpek Wayang besok tepat sekali dengan panyineban Ida Batara memintar. Mungkin saja baru kali ini ketemu,’’ imbuhnya seraya mengatakan ada 700 KK pangempon yang melaksanakan upacara ini. Tradisi ini pun tidak akan pernah putus untuk dilakukan, seperti apa yang sudah diwariskan para panglingsir di Pulau Serangan. (ad1463)
NANGLUK MERANA - Warga Desa Pakraman Serangan ngiring Ida Batara Sesuhunan Desa Pakraman setempat ke Pantai Melasti, tempat dilaksanakannya upacara nangluk merana.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
dan Kebudayaan dan Prodi S-3 Pendidikan Agama Hindu terakreditasi B. (ad1468)
OPINI
6
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana Meragukan Netralitas Birokrat Dalam Pilkada KENTALNYA pengaruh partai politik dalam birokrasi memang sudah tidak diragukan lagi. Masing-masing calon pemimpin maupun pemimpin sudah pasti membawa gerbong sendiri-sendiri. Mereka merupakan sebuah tim yang diharapkan tetap padu, mulai dari proses sebelum dan sesudah berkuasa. Ini fakta yang kita lihat. Namun sejatinya, birokrasi itu semestinya netral. Mereka tidak melayani partai politik tetapi sebagai abdi negara yang melayani kepentingan masyarakat secara luas. Itu teorinya. Tetapi, fakta di lapangan justru sangat jauh daripada itu. Jadi, apa pun nantinya birokrasi itu haruslah tetap pada akarnya yakni soal pelayanan. Kalaupun kemudian dia, tidak semuanya, agak miring kepada parpol maka itu bisa dilihat sebagai suatu keniscayaan politik. Bagaimana mungkin kita bisa melihat birokrat yang benar-benar netral, sedangkan bosnya sendiri dari partai politik. Paling tidak political interest itu pasti ada. Dan memang begitulah kita lihat, setiap pemimpin pastilah punya program-program yang dia desain sendiri bersama kelompoknya, ya… salah satunya partai politik itu sendiri. Cuma masalahnya, ketika birokrasi itu terlalu memihak kepada kepentingan parpol tentu akan ada reaksi. Tidak hanya dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR ataupun DPRD) tetapi dari masyarakat sendiri. Keunggulan sebuah pemerintahan adalah bagaimana dia mampu menggabungkan kepentingan masyarakat secara luas dan juga memasukkan program-program partai di dalamnya. Masyarakat tentu akan menilai sejauh mana program tersebut berhasil guna untuk masyarakat. Bukan semata untuk pencitraan parpol itu sendiri. Bukan juga sematamata pada pendukung ataupun pengusung ‘’petugas partai’’ bersangkutan. Di kalangan birokrat, semestinya harus solid. Tidak ada lagi kesenjangan antara pemerintahan yang lama maupun yang baru. Tidak ada lagi perbedaan latar belakang politik pemimpinnya. Yang ada adalah bagaimana sinergi birokrasi itu menghasilkan sebuah solusi kreatif bagi masyarakat. Tidak ada dikotomi, tidak ada polarisasi di dalam tubuh birokrasi. Ini berbahaya kalau didiamkan. Apalagi ada perbedaan visi-misi di antara para pemimpinnya. Contoh, banyak kita lihat ada ketidakcocokan antara bupati-wakil bupati, bupatisekda, gubernur-wakil gubernur, presiden-menteri dan sebagainya. Tidak boleh ada seperti ini. Tubuh birokrat tentu akan bingung dengan banyaknya kepala yang harus dilayaninya. Ujung-ujungnya masyarakat akan rugi karena program tersendat atau bahkan tidak jalan sama sekali. Sejatinya, sekali lagi, birokrasi itu mesti netral dalam setiap hajatan politik. Kalaupun itu ada, adalah sangat jamak dan barangkali juga sangat kasuistis. Dalam sebuah kontestasti politik, hal ini tidak bisa dihindarkan. Masing-masing calon pemimpin membawa gerbongnya sendiri- sendiri. Tidak jarang gerbong itu bersinggungan dan sangat potensial menimbulkan konflik. Ini juga seringkali terjadi. Tetapi diingatkan, ketika kontestasi itu selesai dan sudah ada pemenangnya, hubungan ini harus cair. Birokrasi mesti kembali ke posisinya semula menjadi pelayan masyarakat. Kalaupun ada lagi ‘’perpecahan’’, tentu hal ini harus diterima sebagai sebuah konsekuensi politik. Dalam konteks politik netralitas bagi birokrat adalah sebuah kepalsuan. Kedekatan birokrat dengan kegiatan politik itu nyaris menjadi ‘’bergaining’’ pasca-pilkada. Jasa-jasa politik birokrat akan menjadi jaminan untuk menduduki jabatan strategis. Makanya sangat pantas jika meragukan netralitas PNS masih menjadi bagian pemahaman publik. Kemasan independen bagi abdi negara dalam politik hanyalah wacana. Karena pada praktiknya, sebagai pemegang hak untuk memilih mereka sejatinya tetap punya apilisiasi. Dan itu umumnya sejalan dengan kekuasaan.
S URAT PEMBACA
Birokrasi Dalam Lingkaran Politik Keberhasilan bangsa Indonesia dalam menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun lalu akan kembali diuji pada Pilkada Serentak 2017. Setidaknya tercatat ada 153 pasangan calon dari 101 daerah yang akan menggelar pilkada serentak tahun 2017, termasuk Kabupaten Buleleng. Berdasarkan data KPU apabila pelaksanaan pilkada serentak gelombang keenam pada tahun 2023 sukses terlaksana, maka skenario besar pilkada serentak secara nasional akan terlaksana pada tahun 2027. Pelaksanaan pilkada secara serentak sebagai terobosan strategis yang dilakukan pemerintah dalam mengupayakan pilkada sebagai momentum untuk memilih kepala daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, secara masif, terorganisir dan terstruktur.
Oleh AAN Oka Wiranata eberhasilan pelaksanaan pilkada secara serentak diharapkan mampu menghasilkan kualitas kepala daerah berkualitas dan terpenting terhindar dari praktik suap dan korupsi. Selain itu pilkada juga diharapkan menghasilkan pejabat publik yang mampu memperbaiki sikap mental aparat birokrasi, bukan sebaliknya merecoki atau membuat kegaduhan dilingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Tidak jarang terjadi gesekan bernuansakan politik terjadi antara kepala daerah dengan jajaran birokrasi disaat menjelang hajatan Pilkada di suatu daerah. Keharmonisan hubungan antara kepala daerah dengan wakilnya yang pada awal-awal kepemimpinan berjalan dengan sangat baik, menjadi tidak harmonis disebabkan mereka sama-sama maju dalam pilkada dengan kendaraan politik berbeda. Atas ketidakharmonisan hubungan antara kedua pucuk pimpinan berdampak pada terbelahnya kekuatan dalam birokrasi. Ironisnya aparatur birokrasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan publik kepada masyarakat secara profesional dan akuntabel tidak dapat terlaksana dengan baik. Padahal sebagaimana diharapkan, aparatur birokrasi mampu menjadi public service bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa ada kepentingan politik. Percaturan politik pada tataran pimpi-
K
Pemberdayaan pemerintahan desa belakangan ini menjadi harapan segera bagi banyak warga desa. Terlebih ada wacana pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ke depan, saya berharap pemerintahan desa benar-benar mampu membangun ketahanan ekonomi pedesaan termasuk menjadikan desa sebagai kekuatan ekonomi. Belakangan saya juga mendengar, ada banyak desa yang kesulitan untuk merealisasikan anggaran desanya mengingat wilayahnya sudah terbangun dengan baik. Aliran dana yang besar setiap tahunnya ke pemerintahan desa dikhawatirkan tak terserap dengan optimal, karena kurangnya perencanaan. Untuk itu, sebagai warga pedesaan saya berharap ada langkah-langkah yang jelas dari pemerintah untuk mengoptimalkan pemerintahan desa. Sarjana yang banyak menganggur di pedesaan termasuk yang melakukan pekerjaaan yang tak sesuai keilmuannya hendaknya dibuatkan ‘’program’’kerja. Selebihnya, saya juga khawatir pengelolaan anggaran desa ini juga menjadi lahan korupsi baru. Untuk itu, monitoring terhadap penggunaan dana desa agar dimaksimalkan. Pengawaasan internal pemerintahan dalam hal ini Bawasda harus sering turun. Terkait dengan keberadaan BUMDes besar harapan saya lembaga ini segera dibentuk di setiap desa sehingga ada peluang kerja bagi warga desa. Perbankan juga kami harapkan ikut mendukung permodalan usaha di tingkat desa ini. Besar harapan saya agar kepala desa melakukan terobosan nyata dalam membangun daya tahan perekonomian desa. Ketut Sulasa Gianyar, Bali
Tugas melayani masyarakat salah satu kewajiban birokrasi sebagai tanggung jawab atas hak mendapatkan fasilitas baik gaji maupun prasarana lainnya. Dikatakan dalam catatan teori birokrasi itu sebuah institusi yang mapan dengan segala sumber daya yang dimiliki. Sejak berubahnya undang-undang mengatur tentang kepala daerah yang dapat dikepalai dari kalangan politik atau partai melalui mekanisme politik formal, maka sejak itu birokrasi pemerintahan tidak bisa dilepaskan dari pengaruh politik. Pada gilirannya, birokrasi mau tidak mau harus rela dikepalai oleh mereka yang umumnya bukan berasal dari kalangan birokrasi. Artinya juga berbagai program maupun kebijakan yang dilaksanakan oleh aparat birokrasi dalam berbagai bidang dari pembuatan perencanaan, penerapan, dan evaluasi yang berkaiatan kepentingan publik tentu dipengaruhi oleh kekuatan politik. Hubungan saling membutuhkan antara birokrasi dan politik nampak terang benderang alias jelas ketika tahapan pembahasan sudah masuk ke ranah meja anggota dewan. Besar-kecilnya pengaruh politik dalam jajaran birokrasi tergantung kekuatan kekuasaan dalam tarik-menarik pengaruh. Kesan masyarakat awam di saat politik mampu menguasai jajaran birokrasi akan menjadi cibiran terhadap slogan “melayani” semua lapisan tanpa membedakan golongan, suku, dan ras. Terjadinya pengaruh politik dalam birokrasi mem-
Suara Publik
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Mengoptimalkan Pemerintahan Desa
nan atau kepala daerah dengan wakilnya secara langsung memengaruhi psikis aparat birokrasi, apalagi diperparah lagi tidak harmonisnya hubungan antara kepala daerah atau wakilnya dengan sekretaris daerah sebagai pimpinan tertinggi di jajaran birokrasi akan menambah deretan nilai negatif ASN dari masyarakat. Kondisi ini akan berdampak pada kinerja dari aparatur birokrasi yang tidak sesuai dengan harapan dari masyarakat, dan terwujudnya birokrasi yang bersih, akuntabel dan transparan tidak mampu diwujudkan. Aparatur birokrasi sebagai garda terdepan dituntut profesional dan tidak terkontaminasi oleh kepentingan politik dalam penyelenggaraan tata pemerintahan, sehingga dapat menunjukkan postur ideal yang diharapkan publik. Liberalisasi politik sebagai akibat reformasi politik, di sisi lain memberikan “godaan” bagi birokrasi untuk bermain dalam ranah politik atau menciptakan ruang bagi munculnya politisasi terhadap birokrasi. Diakui birokrasi dan politik dua buah institusi yang memiliki karakter berbeda. Bila diistilahkan antara birokrasi dan politik bagaikan dua mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Meskipun demikian dua institusi ini harus saling mengisi dan berangkulan untuk bersinergi membangun bangsa walaupun tidak dipungkiri akan mengalami ketidakselarasan antara birokrasi dan politik.
buat sulit terwujudnya pelayanan publik yang profesional. Meskipun harus diakui di beberapa kabupaten/kota sudah ada kepala daerah/wali kota yang mampu memberikan pelayanan publik secara profesional dengan mengesampingkan kepentingan politik. Upaya ini berdampak terhadap meminimalisasikan tumbuh suburnya “penyakit” korupsi, kolusi, dan nepotisme. Sebagai catatan sesuai tuntutan reformasi sebenarnya telah direspons sebagian oleh rezim pemerintahan pascaSoeharto, di mana hubungan antara birokrasi dengan kekuatan politik praktis mulai dipangkas, termasuk keterkaitan birokrasi dengan salah satu partai politik yang berkuasa saat itu. Sementara Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), sebagai satu-satunya wadah pegawai negeri, disingkirkan sebagai wadah korporatik yang merantai aparat birokrasi. Pentingnya netralitas birokrasi mencuat terus-menerus. BJ Habibie, sebagai Presiden saat itu, mengeluarkan PP Nomor 5 Tahun 1999 yang menekankan kenetralan pegawai negeri sipil (PNS) dari partai politik. Aturan ini diperkuat dengan pengesahan UU Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian untuk menggantikan UU Nomor 8 Tahun 1974. Intinya membolehkan PNS berafiliasi dengan partai, namun bila menjadi anggota partai tertentu, maka dia dilarang aktif dalam jabatannya di partai politik. Ketentuan yang sama juga berlaku bagi unsur militer (TNI) dan kepolisian (Polri). Tuntutan PNS yang saat ini disebut ASN (aparatur sipil negara) agar bersikap netral selalu bergema, apalagi menjelang masa kampanye pilkada. Di Indonesia, upaya melepas birokrasi dari pengaruh politik bukan lagi sekadar wacana. Meskipun usaha itu merupakan langkah maju, namun belum mampu sepenuhnya mewujudkan birokrasi yang netral dan independen mengingat birokrasi di Indonesia masih memiliki hak untuk memilih.
Pergeseran Pelaksanaan Ngaben dan Ikatan Kekerabatan MENCERMATI perkembangan pelaksanaan yadnya ngaben di berbagai tempat di Bali dewasa ini; sepertinya sedang berlangsung proses perubahan yang sangat mendasar khususnya yang terkait dengan pelaksanaan ngaben secara kolektif. Perubahan dari ngaben kolektif dalam ikatan pasidikaraan (saling sumbah, saling tegen, saling parid) di tataran keluarga prati sentana sang seda (orang yang meninggal), berubah ke arah ngaben kolektif yang bersifat massal, karena terdorong oleh pertimbangan logis. Yakni lebih efisien dari segi biaya dan tenaga. Perubahan ini semakin memotivasi prati sentana untuk menunda-nunda sang seda magenah ring embang, menunda-nunda amor ring acintya, bahkan harus menunda hingga lima tahun. Langkah ini juga samakin membuat terlepaskannya ikatan pasidikaraan (hubungan kekerabatan) keluarga sebagai sang yajamana Ngaben dan lebih menyerahkan kepada panitia pelaksana, sehingga terkesan pembiaran perkembangan itu tumbuh menjadi proyekproyek ngaben. Ada juga perubahan ke arah pelaksanaan ngaben secara pribadi-pribadi yang dilangsungkan di ranah industri jasa ngaben, seperti fasilitas yang bertempat di Cekomaria Peguyangan, Denpasar Utara. Cara ini dilakukan, karena pertimbangan logis; yakni; efektif dan efisien, yang terpenting dan terutama adalah orang yang meninggal dapat tersegerakan menuju alam kedamaian (amor ring Acintya). Pelaksanaan yadnya ngaben yang mnggunakan industri jasa
Oleh I Wayan Sariasa ngaben ini, lebih menempatkan ketersediaan dana sebagai Sang yajamana, walau harus mengabaikan ikatan pesidikaraan keluarga, bahkan harus meninggalkan sang seda tunggal sanggah gede/kawitan yang masih berstatus makingsan di pertiwi ataupun di gni. Perubahan yang berlangsung pada pelaksanaan yadnya ngaben kolektif tersebut di atas, sesungguhnya sudah tidak seiring sejalan dengan dresta, khususnya sastra dresta yang kita junjung (anut) dan kita patuhi. Hal ini tentunya juga sangat dirasakan oleh fungsi-fungsi terkait di Bali, dan kiranya perlu diluruskan, khususnya oleh pihak-pihak yang memiliki kompetensi pembinaan baik ditingkat Desa (Desa Pekraman), MADP, MMDP, MUDP, maupun PHDI. Jika kita konsisten dengan religi dan keagamaan Bali yang bernapaskan Weda, maka perubahan tersebut tentu tidak akan terjadi. Hal ini mengingat, seperti yang dapat dipahami dari pesan Rsi Bisma dalam Itihasa Mahabarata, khususnya saat menjelang beliau akan menjadi Sang Seda, mengakhiri pergelutan dan pergulatannya di Kuru Setra. Hal mana, ada 3 hal pokok dalam pesan Rsi Bisma dimaksud kepada prati sentana beliau. Hal pokok pertama adalah manusia sudah tidak boleh ngenteg tanah lagi sejak saat sudah menjadi Sang Seda, karena sejak
setelah menjadi sang seda, manusia tidak terikat lagi dengan hukum karmapala di bumi. Hal pokok kedua adalah prati sentana Sang Seda tidak lakukan prosesi ritual penguburan di setra bagi jenazah, karena setra bukan kuburan tempat menyimpan tengkorak manusia melainkan tempat untuk melakukan prosesi ritual mensegerakan orang yang meninggal Amor Ring Acintya. Sedangkan hal pokok ketiga adalah yang direstui oleh Sang Seda untuk melaksanakan ritual mensegerakan beliau digelis Magenah Ring Embang, Amor Ring Acintya adalah keluarga yang masih memiliki pasidikaraan yang kuat, sebagai Sang Yajamana. Sebagaimana juga pesan Rsi Bisma saat menjelang beliau akan mengakhiri pergelutan dan pergulatannya di Kuru Setra sebagai Sang Seda, bahwa prati sentana yang direstui oleh Rsi Bisma sebagai Sang Yajamana untuk mensegerakan mengembalikan beliau ke asal-Nya adalah keluarga Pandawa, bukan Kurawa, walau mereka satu leluhur keturunan Barata, walau Rsi Bisma dalam keseharian fisiknya berada bersama Kurawa. Di Bali, umumnya prati sentana sang seda yang masih memiliki hubungan pasidikaraan yang kuat adalah keluarga pada tingkat Sanggah Gede, atau paling tinggi pada tingkat Pura Kawitan. Sedang pada tingkat Pura Dadya, umumnya sudah tidak lagi terikat oleh hubungan pasidikaraan, karena sebagian besar dari mereka sudah tidak saling mengenal, walau mereka satu leluhur. Penulis, pemerhati budaya Bali
Penulis, alumni S-2 Unhi
POJOK Dua investor berebut bangun fasilitas pariwisata di Teluk Benoa. - Wakil rakyat jangan diam. *** Menangkan persaingan, pendidikan di Bali harus berbenah. - Jangan berbenah di atas kertas saja. *** Denpasar Festival beri ruang pada pembangunan ekonomi kreatif. - Jangan berhenti pada slogan.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
KARYA FOTOGRAFI Sejumlah panitia memajang karya seni fotografi di stan Denpasar Photography Community depan Bali Hotel, Denpasar, Selasa (27/12). Pameran foto tersebut dalam rangka Denpasar Festival 2016 yang dibuka Wali Kota Denpasar, Rabu (28/12) kemarin.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Kamis Pon, 29 Desember 2016
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Masalah PHR Belum Ada Titik Temu
Figur
Denpasar (Bali Post) -
Masalah penyetoran Pajak Hotel dan Restoran (PHR) sampai saat ini belum ada titik temu. Apakah bisa disetorkan langsung oleh Kabupaten Badung ke enam kabupaten penerima atau tetap disetor lewat provinsi. Sementara ini, Pemprov Bali masih menganggarkan PHR di APBD 2017 sesuai anggaran 2016. Namun, Pemkab Badung dikabarkan sudah mengubah APBD-nya, tidak lagi untuk provinsi.
Bali Post/rah
Kendaraan Meningkat
WISATAWAN yang berkunjung ke Bali dipastikan membeludak saat perayaan tahun baru 2017. Selain orang, jumlah kendaraan yang masuk ke Bali dipastikan meningkat dan kondisi itu menyebabkan kemacetan. “Kalau jumlah kendaraan masuk Bali, saya tidak tahu. Yang jelas pasti meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Heri Supriawan, Rabu (28/12) kemarin. Heri menambahkan kendaraan luar yang masuk Bali didominasi mobil pribadi, disusul bus. “Sekarang saja banyak bus pariwisata di Denpasar. Pascatahun baru diprediksi masih banyak wisatawan domestik dan asing ke Bali,” ujar mantan Kapolsek Baturiti, Tabanan ini. Oleh karena itu, Sat. Lantas Polresta sudah melakukan pemetaan titik-titik rawan macet, terutama jalur menuju objek wisata. Selain itu, pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan tempat parkir, terutama parkir bus. “Mungkin nanti dilakukan strategi khusus. Misalnya menuju ke objek wisata di wilayah Kuta Selatan, mungkin bus tidak diizinan naik tapi parkir di suatu tempat. Selanjutnya, wisatawan diangkut pakai kendaraan khusus,” ungkapnya. Mantan Kasat Lantas Polres Jembrana mengimbau pengendara agar hatihati apalagi musim hujan seperti saat ini. Kondisi kendaraan harus rutin dicek dan jangan memaksakan diri untuk menghindari kecelakaan. “Patuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan dan kenyamanan,” harapnya. (rah)
“Jangan sampai antarpemerintah, provinsi dan kabupaten ngotot-ngototan akhirnya yang rugi kan enam kabupaten calon penerima itu. Harusnya kan kita sama-sama mencari solusi, pertama ya.. aturan hukumnya,” ujar anggota Banggar DPRD Bali I Nyoman Adnyana, di Denpasar, Rabu (28/12) kemarin. Adnyana melanjutkan, untuk kemungkinan terburuk yakni masing-masing tetap mempertahankan pendapatnya, penyelesaian
masalah ini bisa dengan mencarikan fatwa. Dalam hal ini, lembaga fatwa hukum adalah Mahkamah Agung. Sejauh ini dari pantauannya, Badung sudah meminta pendapat kejaksaan. Sedangkan provinsi sudah berkonsultasi ke Kemendagri yang membidangi perundang-undangan APBD. “Dikatakan provinsi yang lebih berhak itu karena yang diatur lintas kabupaten. Pariwisata menyangkut beberapa kabupaten, kemudian keamanannya juga
yang paling rawan, vital bagi wisatawan dunia masih juga provinsi yang melaksanakan tugas itu. Jadi itu belum final, masih sama-sama ingin berpendapat sesuai dengan penafsirannya masing-masing,” jelas anggota Komisi I ini. Menurut Adnyana, kalau memang aspek yuridis membolehkan Badung menyetorkan langsung PHR, lebih bagus diberikan saja. Tapi kalau memang aspek hukumnya masih belum jelas,
lebih baik tetap di provinsi. Mengingat, acuannya sementara ini adalah MoU antargubernur dan bupati pada tahun 2009. Yakni Kesepakatan Bersama Gubernur Bali, Bupati Badung, dan Wali Kota Denpasar No. 075/01/KB/B.Pem/2009 tanggal 12 Januari 2009 tentang realokasi hasil penerimaan pajak hotel dan pajak restoran Kabupaten Badung dan Kota Denpasar kepada Provinsi Bali.
“Jadi kalau aturan hukum nggak ada, itu kebijakan dengan MoU berarti MoU itu menjadi hukum, menjadi undang-undang dalam kesepakatan itu,” tandasnya. Sebelumnya, Pemkab Badung berkeinginan untuk menyetorkan langsung PHR ke enam kabupaten penerima. Masingmasing Buleleng, Jembrana, Tabanan, Klungkung, Karangasem, dan Bangli. (kmb32)
”Jangan sampai antarpemerintah, provinsi dan kabupaten ngotot-ngototan akhirnya yang rugi kan enam kabupaten calon penerima itu. Harusnya kan kita sama-sama mencari solusi, pertama ya.. aturan hukumnya.” Anggota Banggar DPRD Bali I Nyoman Adnyana
Cegah Penyusup, Anggota Kodim Badung Sisir Pantai
Bali Post/rah
PATROLI PANTAI - Danramil Dentim Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra bersama anggotanya saat melaksanakan patroli pantai.
MERUGI - Lahan pertanian di Desa Pancasari diterjang banjir. Kondisi tersebut mengakibatkan petani merugi.
Khawatir Banjir Susulan
Petani Tunda Penanaman Sayur giang di pikirannya. Hal tersebut menyebabkan penanaman sayuran terpaksa ditunda dan baru dilakukan sekitar dua bulan mendatang menyesuaikan dengan berkurangnya intensitas hujan. “Kalau sekarang tanam, takutnya ada banjir lagi,” tuturnya. Hal senada juga disampaikan Perbekel Pancasari, I Wayan Darsana. Banjir itu telah mengakibatkan ratusan hektar lahan pertanian yang telah memasuki masa tanam tersapu hingga berujung pada gagal panen. Dihadapkan dengan hal demikian, petani pun sangat terpukul. “Banyak sekali yang gagal panen akibat itu. Untuk sementara, petani tak menanam dulu. Paling sekitar dua bulan lagi baru mulai,” katanya. Sembari menunggu waktu penanaman tiba, kata dia,
Denpasar (Bali Post) Sesuai instruksi Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf. I Nyoman Cantiasa agar jajarannya meningkatkan pengamanan di pesisir pantai, anggota Kodim 1611/Badung langsung disebar di berapa pantai di wilayah Denpasar dan Badung. Danramil bersama Babinsa melakukan patroli pantai terutama yang banyak dikunjungi wisatawan, Rabu (28/12) kemarin. Kasdim 1611/Badung Mayor Czi. Dedi Haryadi didampingi Pasiter Kapten Inf. Made Mustika mengatakan Koramil yang melakuan patroli pantai yaitu Koramil 1611-01/ Denpasar Timur (Dentim), Koramil 1611-02 Denpasar Selatan (Densel), Koramil 1611-03 Kuta, Koramil 161104 Mengwi dan Koramil 1611-08 Kuta Selatan (Kutsel). Danramil Dentim Kapten Inf. I Gusti Ngurah Putra bersama enam anggotanya dan pecalang melakukan patroli di Pantai Biaung, Tangtu, dan Padanggalak. Pantai Biaung memiliki panjang garis pantai 400 meter, Tangtu 300 meter, dan Padanggalak 1 kilometer. “Di tiga pantai itu tidak ada nelayan, tapi banyak dikunjungi warga dan wisatawan,” ujar Kasdim. Perahu tidak bisa nyandar di pantai itu, lanjut Kasdim, karena arus dan gelombangnya besar sehingga banyak menelan korban. Dalam patroli pantai itu, Danramil mengimbau kepada masyarakat setempat,
termasuk pedagang supaya lebih waspada. Jika melihat atau menemukan orang-orang mencurigakan agar dilaporkan kepada pihak berwenang. Begitu juga penduduk pendatang taat wajib lapor. “Tujuannya untuk mengantisipasi dan meminimalisir gerak kelompok radikal yang ingin menciptakan situasi tidak kondusif. Sampai saat ini belum ditemukan hal-hal mencurigakan,” ujar Kapten Mustika. Hal yang sama juga dilakukan anggota Koramil Densel, Kuta, Mengwi, dan Kutsel. Mereka bersinergi dengan Babinkamtibmas, Polair, pecalang, dan penjaga pantai melakukan patroli sepanjang pantai. Mereka mengimbau kepada nelayan dan penjaga pantai agar tetap waspada supaya tidak ada penyusup yang masuk ke wilayahnya masing-masing. Danrem Cantiasa sempat menyampaikan, patroli harus gencar dilakukan baik pagi, siang, maupun malam. Sasaran patroli di darat, pantai, dan laut berkoordinasi dengan Polair serta TNI AL untuk menjaga keamanan Bali. Security penginapan, hotel, dan vila diimbau wajib melaporkan jumlah hunian dan asal tamu yang menginap, terutama WNA. Hal itu dimaksudkan untuk memudahkan aparat keamanan me-mapping turis mancanegara di Bali sehingga mudah memonitor dan memantau pergerakannya. (kmb36)
Cegah Kecelakaan Laut, Diskanla Sebar Informasi Cuaca
Bali Post/kmb45
Singaraja (Bali Post) Petani di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada yang lahannya tersapu banjir memilih menunda penanaman sayur. Alasannya, karena takut bencana serupa kembali melanda. Penanaman baru dilakukan jika intensitas hujan telah berkurang yang diperkirakan sekitar dua bulan lagi. Salah seorang petani, I Wayan Seriana, Rabu (28/12) kemarin, menuturkan banjir yang berlangsung sepekan lalu telah meluluhlantakkan lahan pertaniannya. Kondisi tersebut mengakibatkan sayuran yang baru ditanam sebagian besar mati. Kerugian pun tak terelakkan. “Lahan tergenang air. Lumpur dan plastik juga banyak masuk. Sayuran banyak mati,” ujarnya. Kekhawatiran akan kembali adanya hujan lebat masih tern-
Bali Post/wan
sejumlah petani memilih untuk membersihkan lahannya yang terkepung sampah. Berdasarkan hasil pendataannya, estimasi kerugian pada sektor pertanian akibat banjir tersebut mencapai Rp 3,2 miliar. “Lahan yang terkena banjir dimiliki oleh 222 orang petani. Jadinya kerugian cukup tinggi,” bebernya. Kerugian juga terjadi pada sejumlah bangunan milik warga setempat dengan estimasi mencapai Rp 200 juta. Hal tersebut sudah disampaikan ke pemerintah kabupaten dengan harapan bisa diberikan bantuan yang nantinya mampu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban. Sementara itu, disinggung penanganan saluran drainase yang tersumbat dan menjadi sumber utama banjir, dikatakan sudah selesai dilakukan. (kmb45)
Singaraja (Bali Post) Cuaca buruk beberapa hari terakhir ini membuat Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Buleleng terus mengimbau nelayan agar tidak memaksakan diri melaut. Pasalnya, cuaca laut belakangan ini sangat sulit ditebak, sehingga jika kondisi ini diabaikan berpotensi menimbulkan kecelakaan laut. Selain itu, Diskanla juga mulai menyebarkan informasi perkiraan cuaca kepada kelompok nelayan (KN) di Bali Utara. Kepala Diskanla Ni Made Arnika, Rabu (28/12) kemarin, mengatakan cuaca buruk yang mulai melanda perairan Buleleng sekitar 25 persen nelayan telah menghentikan aktivitas penangkapan. Sebagai gantinya, nelayan mencari pekerjaan sampingan hingga memperbaiki peralatan tangkap yang rusak. Perahu atau alat tangkap lainnya sejak cuaca buruk telah diung-
sikan untuk menghindari terjangan ombak. Sementara khusus untuk nelayan yang bisa menggunakan perahu kecil-kecil saat ini masih ada yang tetap melaut jika situasi cuaca mendukung. Perahu berkapasitas kecil ini umumnya berlayar tidak terlalu jauh. “Dari pantauan kami di beberapa kelompok nelayan itu sudah banyak yang tidak melaut. Tapi nelayan yang menggunakan perahu kecil jika ombaknya kecil dan anginnya tidak terlalu kencang tetap melaut. Ini terpaksa dilakukan karena bagaimanapun laut sudah menjadi sumber penghasilan nelayan,” katanya. Di tengah cuaca buruk ini, Arnika bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) gencar melakukan monitoring untuk mengingatkan agar nelayan memerhatikan kondisi cuaca sebelum memutuskan melaut. Bahkan, untuk memberikan perkiraan cuaca, pihaknya menyebarkan perkiraan cuaca
Bali Post/dok
AKTIVITAS - Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng mengimbau nelayan agar tidak memaksakan diri melaut dalam kondisi cuaca buruk. Dalam foto tampak suasana aktivitas nelayan di Buleleng. yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geo Fisika (BMKG). Setidaknya panduan perkiraan cuaca resmi ini bisa memberikan gambaran cuaca yang akurat,
sehingga aktivitas nelayan atau perkampungan warga di tepi pantai terhindar dari ancaman akan menjadi korban gelombang pasang atau kecelakaan laut. (kmb38)
BANGLI
8
Kamis Pon, 29 Desember 2016
SOSOK Tingkatkan Kualitas Masyarakat ANGKA pengangguran di Kabupaten Bangli masih tergolong tinggi. Untuk menurunkannya, Pemkab Bangli telah melakukan sejumlah upaya. Menurut Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta, pihaknya akan mencoba meningkatkan Bali Post/ist kualitas dan mutu masyarakat lewat pelatihan-pelatihan yang sudah dilaksanakan selama ini. ‘’Kami harap lewat program seperti itu ke depannya mampu mengurangi angka pengangguran di Bangli,’’ katanya. Menurutnya, selain yang sudah terdata, masih ada pengangguran yang belum terdata. Jumlahnya pun diperkirakan cukup banyak. Untuk pendataan, pihaknya mengaku menemui sejumlah kesulitan. ‘’Sangat sulit mendata pengangguran yang benar-benar valid. Itu dikarenakan data yang diterima maupun diperoleh juga tidak lengkap sekali. Maka dari itu kami sangat susah mendata secara akurat berapa sejatinya jumlah pengganguran di Bangli,’’ kata Sukarta. Mantan guru olahraga itu menyatakan, kualitas dan mutu masyarakat Bangli ke depan diharapkan semakin baik. Sebab jika sudah bermutu, maka masyarakat akan siap bersaing di dunia kerja. ‘’Apalagi sekarang ini untuk mencari pekerjaan sangat sulit mengingat masih minimnya lowongan pekerjaan. Jadi, mereka harus dibekali dasar-dasar sesuai dengan keahlian mereka masing-masing,’’ katanya. (nan)
Pasar Rakyat Bayung Gede akan Direvitalisasi
Bangli (Bali Post) Pasar rakyat di Desa Bayung Gede, Kintamani rencananya bakal direvitalisasi tahun 2017 mendatang. Rencana revitalisasi ini menyusul adanya kucuran dana dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM senilai hampir Rp 1 miliar. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangli Dewa Gede Suparta mengatakan, Pasar Desa Bayung Gede Kintamani menjadi salah satu dari dua pasar rakyat di Bali yang mendapat program revitalisasi pasar dari Kementerian Koperasi dan UKM. Besaran dana yang dikucurkan untuk revitalisasi pasar rakyat ini yakni Rp 950 juta. Dijelaskan Suparta, untuk bisa mendapatkan kucuran dana tersebut pihaknya sebelumnya mengajukan proposal ke pemerintah pusat. Selain pasar rakyat di Desa Bayung Gede, pihaknya juga mengajukan dua pasar rakyat lainnya untuk direvitalisasi yakni pasar rakyat di Desa Abang Batudinding Kintamani dan pasar rakyat di Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli. Untuk mendapatkan program revitalisasi, harus ada sejumlah persyaratan yang dipenuhi. Persyaratan dimaksud yakni memiliki jumlah pedagang minimal 50 orang, memiliki lahan minimal 15 are dan adanya koperasi serba usaha di desa setempat yang bisa mengelola pasar rakyat tersebut. ‘’Dari tiga pasar rakyat yang kita ajukan, yang dapat program revitalisasi untuk sementara ini hanya yang di Desa Bayung Gede,’’ ujarnya. Nantinya pasar rakyat di Desa Bayung Gede yang sudah direvitalisasi akan diserahkan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangli untuk dikelola koperasi di desa setempat. Program ini, kata Suparta, akan berkelanjutan untuk pasar-pasar rakyat lainnya. ‘’Tujuan bantuan ini adalah untuk meningkatkan sarana dan prasarana yang semakin baik bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Di samping juga bertujuan utnuk memberdayakan koperasi yang ada di desa,’’ jelas mantan Kadisperindag ini. (kmb40)
Dewa Gede Suparta
Bali Post/ina
Bali Post/ina
KURSI KOSONG - Kursi anggota DPRD Bangli banyak yang kosong saat rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja pansus, Rabu (28/12) kemarin.
Hanya Dihadiri Lima Anggota Dewan
Rapat Paripurna Batal Digelar Bangli (Bali Post) -
Rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja Pansus batal digelar, Rabu (28/12) kemarin. Hal ini dikarenakan jumlah anggota dewan yang hadir tidak memenuhi syarat sah persidangan alias tidak kuorum. Dari 30 orang jumlah anggota dewan Bangli, yang hadir dalam rapat paripurna kemarin hanya lima orang.
Berdasarkan pantauan di kantor DPRD Bangli kemarin, rapat paripurna yang dimulai sekitar pukul 11.00 wita dipimpin Ketua DPRD Ngakan Kutha Parwata dan Wakil Ketua Komang Carles. Saat rapat paripurna resmi dibuka, hanya lima orang anggota dewan yang hadir yakni Nyoman Gelgel Wisnawa, Made Sudiasa, Made Joko Arnawa, Nengah Madya Yani dan Jero Bawa. Sementara dari pihak ekse-
kutif jumlah pejabat yang hadir juga sangat minim. Hanya dua orang, yakni Kabag Hukum Ida Bagus Widnyana dan Sekretaris Dispenda A.A. Tresna Wijaya yang mewakili Kadispenda. Lantaran jumlah angggota dewan yang hadir tidak memenuhi jumlah minimal, maka sesuai peraturan pimpinan rapat saat itu memutuskan tidak bisa melanjutkan paripurna dan ditunda. Kutha Parwata yang dikonfirmasi hal ini menjelaskan, sesuai
ketentuan rapat paripurna kuorum jika jumlah anggota dewan yang hadir 50 persen plus 1. Mengenai banyaknya ketidakhadiran anggotanya tanpa alasan jelas dalam rapat kemarin, politisi PDIP ini mengatakan kemungkinan karena ada kepentingan upacara agama. ‘’Enam anggota kita juga ada yang sedang tugas dinas ke luar daerah yakni Nyoman Basma, Suastika, Wayan Wirya, Kariasa, Darsana dan Wedana,’’ sebutnya.
Sementara itu ditanya terkait sampai kapan rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil kerja pansus ini ditunda, Kutha Parwata belum bisa memastikan. Dia mengatakan bahwa untuk penentuan jadwal rapat paripurna itu akan ditetapkan kembali oleh Badan Musyawarah (Banmus). ‘’Setelah adanya rapat paripurna penyampaian laporan hasil kerja pansus ini barulah kita bisa tetapkan lima ranperda yang menjadi tunggakan kemarin dan satu ranperda inisiatif yang sudah dijadwalkan. Tanpa paripurna ini, ranperda itu belum bisa kita tetapkan,’’ ujarnya. Adapun enam ranperda yang
belum ditetapkan yakni Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bangli Nomor 17 Tahun 2011 tentang Pajak Hiburan. Ranperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Ranperda tentang Pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2007 tentang Pedoman Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa, Ranperda tentang Perlindungan Geologi Kawasan Geopark Batur dan Ranperda inisiatif tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan. (kmb40)
Staf Ahli akan Duduki Posisi Plt. Kadis
Bali Post/ina
PENGARAHAN - Para perbekel, kadus serta tokoh masyarakat Tembuku saat mendapat pengarahan di Polsek Tembuku.
Jelang Pergantian Tahun
Polsek Tembuku Kumpulkan Tokoh Masyarakat Bangli (Bali Post) Jelang pergantian tahun, Polsek Tembuku mengumpulkan seluruh perbekel, kadus dan tokoh masyarakat, Rabu (28/12). Dalam kegiatan tersebut, mereka yang hadir kemarin diminta bersinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat terutama saat malam pergantian tahun. Acara yang digelar di aula Polsek Tembuku itu dihadiri Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K., Kabag Ops Kompol Anom Semadi serta seluruh polsek jajaran dan Camat Tembuku Dewa Agung Purnama. Kapolres mengucapkan terima
kasih karena selama ini seluruh perbekel, kadus dan tokoh masyarakat di Tembuku mendukung upaya aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah. Jelang malam pergantian tahun pihaknya mengingatkan para undangan untuk mematuhi dan meneruskan surat edaran (SE) yang telah dibuat Polres dan Pemkab Bangli ke seluruh masyarakat. Sesuai SE, untuk penyambutan tahun baru masyarakat diimbau tidak membuat posko di pinggir jalan melainkan dipusatkan di bale banjar atau wantilan. Masyarakat diharapkan tidak ada menggunakan mercon
maupun kembang api peledak besar yang dapat mengganggu kenyamanan. Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk aktif mendata penduduk pendatang untuk mengantisipasi masuknya teroris. Jika ada penduduk pendatang yang tidak memiliki identitas jelas dan mencurigakan diharapkan untuk melaporkan ke aparat. Kewaspadaan ini menurutnya perlu ditingkatkan karena Bali termasuk target teroris. ‘’Target teroris sekarang bukan cuma gereja saja tapi pura dan tempattempat lainnya di Bali juga masuk target,’’ ujarnya. (kmb40)
Bangli (Bali Post) Pengukuhan pejabat eselon II sesuai organisasi perangkat daerah (OPD) dijadwalkan berlangsung Jumat (30/12) besok di Gedung Bhukti Mukti Bhakti (BMB). Dalam pengukuhan nanti, beberapa pejabat eselon II yang saat ini menduduki jabatan Staf Ahli akan ditugaskan untuk mengisi posisi Plt. Kepala Dinas (Kadis). Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra, Rabu (28/12) kemarin menjelaskan, dalam pengukuhan nanti seluruh pejabat eselon II akan dikukuhkan kembali. Untuk OPD yang digabung, salah satu pejabatnya akan ditetapkan untuk menempati posisi semula sedangkan satu pejabat lainnya akan digeser untuk memimpin OPD yang baru. Dalam pengukuhan nanti beberapa pejabat eselon II yang saat ini menduduki posisi staf ahli akan ditugaskan untuk menduduki jabatan Plt. di tiga OPD yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pol PP serta Dinas Perpustakaan. Karena ditariknya staf ahli untuk ditugaskan sebagai Plt. Kadis maka secara otomatis akan ada posisi Staf Ahli yang kosong. ‘’Kenapa dikosongkan dulu karena kita terbebani di dalam pelaksanaan anggaran di masing-masing OPD. Kalau Staf Ahli kan tidak termasuk pimpinan perangkat daerah, dia (hanya) setara dengan eselon II,’’ jelasnya. Sementara itu untuk pengukuhan jabatan eselon III, IV termasuk perombakan staf, Giri Putra mengatakan hal itu akan dilaksanakan paling lambat 3 Januari mendatang. Hal itu se-
Bali Post/ina
Ida Bagus Giri Putra
suai surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). ‘’Setelah itu, mereka akan langsung menempati kantornya masing-masing,’’ ujarnya. Mengenai lokasi kantor sesuai OPD yang baru, Mantan Sekwan ini mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan mapping. OPD besar nantinya akan ditempatkan di kantor yang arealnya lebih luas. Misalnya, OPD Perizinan dan penanaman modal satu pintu yang memiliki enam kabid kemungkinan akan ditempatkan di kantor Dinas Peternakan dan Perikanan yang sekarang. ‘’Terkait mutasi nanti akan dilakukan melalui mekanisme perekrutan secara terbuka dengan pansel,’’ imbuhnya. (kmb40)
Jelang Tahun Baru, Harga Telur Ayam Meningkat Bangli (Bali Post) Menjelang tahun baru, harga telur ayam mengalami kenaikan. Meningkatnya harga telur itu membuat para pedagang telur di Pasar Kidul mengeluh lantaran hasil penjualannya menurun. Salah seorang pedagang telur di Pasar Kidul, Dayu Made mengatakan, sejak beberapa hari belakangan ini harga telur ayam mengalami kenaikan. Meski tidak terlalu tinggi tetapi kenaikan harga ini membuat para pembeli berkurang. ‘’Kenaikan harga ini sangat mempengaruhi penjualan,’’ ungkap Dayu Made, Rabu (28/12) kemarin. Dikatakannya, saat ini harga telur dengan ukuran besar Rp 1.500 per butirnya, sedangkan telur yang uku-
ran kecil dijual Rp 1.000. Sementara sebelumnya harga telur ukuran besar per butirnya di kisaran Rp 1.200 1.300. Kalau yang kecil dijual Rp 900 per butir. ‘’Kalau sekarang tidak ada harga telur seribuan per butirnya. Karena sekarang para pembeli yang membeli telur dengan harga Rp 10.000 mereka mendapat sebanyak tujuh butir telur. Kalau ukurannya kecil Rp 10.000 dapat delapan butir,’’ ucap pedagang yang biasa dipanggil Bu Dayu itu. Dia menuturkan, para pembeli sempat mengeluh dengan naiknya harga telur. Meski begitu dirinya tidak bisa berbuat banyak, karena memang harganya naik dari tempatnya dia mengambil telur tersebut. ‘’Kalau sebelumnya dengan harga
yang masih normal kadang-kadang dibawakan langsung ke sini. Tetapi semenjak harganya naik tidak ada yang mengantar ke sini lagi. Jadi, terpaksa membeli sendiri,’’ jelasnya. Lebih lanjut diungkapkan, pihaknya tidak tahu pasti apa yang membuat harga telur naik. Namun kemungkinan karena jelang tahun baru dan minimnya stok. ‘’Namun permintaan banyak juga bisa jadi faktor naiknya harga telur. Karena jelang tahun baru memang harga yang lainnya juga ikut naik. Termasuk, cabe, bawang, minyak goreng juga ikut naik sekarang,’’ katanya sembari berharap supaya harga telur maupun harga yang lainnya bisa kembali normal (kmb41)
Bali Post/kmb41
PEDAGANG TELUR - Salah seorang pedagang telur di Pasar Kidul saat melayani pembeli
GIANYAR
Kamis Pon, 29 Desember 2016
9
Arjawa Ingin Fokus di Dunia Seni
Gianyar (Bali Post) Beredarnya surat mosi tidak percaya membuat Nyoman Arjawa memilih mundur dari jabatan Ketua Umum (Ketum) KONI Gianyar. Pernyataan pengunduran dirinya itu disampaikan secara tertulis melalui surat
Nyoman Arjawa
Bali Post/nik
pengunduran diri. Arjawa memilih mundur dengan alasan sibuk sebagai seniman dan aktivitas di organisasi sosial masyarakat. Surat pengunduran diri bermaterai tertanggal 27 Desember 2016 itu ditujukan kepada Ketua Umum KONI Bali dan ditembuskan ke Bupati, Ketua DPRD, dan Ketua Pengcab Olahraga se-Gianyar. ‘’Saya sudah mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua Umum KONI Gianyar per tanggal 27 Desember,’’ ucap Nyoman Arjawa Rabu (28/12) kemarin. Arjawa menyatakan, dengan berbagai kesibukan di sejumlah organisasi kemasyarakatan, dirinya tak memiliki banyak waktu terkait tugas-tugasnya di KONI. Disinggung apakah pengunduran ini berkaitan dengan beredarnya mosi tak percaya terhadap kepengurusan KONI di bawah komandonya, Arjawa tegas menampik hal tersebut. ‘’Kesibukan sebagai seorang seniman dan juga aktivis di sejumlah organisasi sosial kemasyarakatan membuat saya harus memiliki waktu ekstra. Maka dari itu untuk saat ini saya ingin fokus menekuni dunia seni dan mengabdikan diri di sejumlah organisasi sosial kemasyarakatan,’’ ujar mantan anggota DPRD Gianyar itu. Atas pengunduran diri Nyoman Arjawa ini, KONI Gianyar melalui Sekretaris Umum Made Sari Sudarma Putra langsung mengundang seluruh pengurus KONI Gianyar melalui surat No. 57/KONI-GR/XII/2016 untuk menggelar rapat pleno, Kamis (29/12) ini. Agendanya pun khusus untuk menindaklanjuti pengunduran diri Arjawa. (kmb35)
Masyarakat Diminta Patuhi Batasan Penggunaan Petasan Gianyar (Bali Post) Polisi mengimbau masyarakat mengikuti aturan terkait batasan penggunaan petasan khususnya dalam merayakan pergantian tahun. Hal ini untuk menjamin perayaan pergantian tahun berjalan aman dan kondusif. Kapolres Gianyar AKBP Waluya, Rabu (28/12) kemarin, mengatakan berdasarkan ketentuan, petasan yang boleh digunakan adalah yang memiliki ukuran kurang dari 2 inchi. Jika
melebihi ukuran tersebut, akan dilakukan penangkapan oleh aparat kepolisian. ‘’Bila ada ditemukan nanti, penjual atau pembeli akan dikenakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 pasal 187 dengan ancaman 12 tahun penjara,’’ katanya. Dijelaskan, pihaknya bersama Kesbangpolinmas Gianyar sudah melakukan pendataan para penjual petasan. ‘’Jajaran sudah saya perintahkan melakukan monitoring. Kalau ada penjual, nanti dicek izin-
nya dan ukurannya. Tahap awal mungkin kita imbau. Kalau tetap membandel ya pasti akan ditertibkan sesuai aturan,’’ ucapnya. Sementara dalam operasi yang dilakukan jajaran Polsek Blahbatuh dikomandoi Kanit Reskrim AKP Ida Bagus Putu Dana Ginawa, petugas mengamankan petasan dan kembang api tak sesuai ketentuan dari sejumlah warung. Sejumlah penjual pun diperiksa di Mapolsek Blahbatuh. (kmb35)
Bali Post/nik
PELANTIKAN - Suasana pelantikan dan pengukuhan pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar yang diselenggarakan di Lapangan Astina, Rabu (28/12) kemarin.
Puluhan Pejabat Tempati Posisi Baru Jabatan Sekda Masih Dikosongkan
Gianyar (Bali Post) -
Pelantikan dan pengukuhan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilangsungkan di Lapangan Astina, Rabu (28/12) kemarin. Sekitar 20 pejabat eselon IIb dan IIIa menempati jabatan baru. Menariknya, ada sejumlah jabatan yang masih dibiarkan kosong yakni sekda dan jabatan di Dinas Pemuda dan Olahraga. Jabatan sekda masih dikosongkan karena I.B. Gaga Adi Saputra dibebastugaskan sesuai SK No. 821.2/1728/ BKD. Sementara untuk Dinas Pemuda dan Olahraga, karena ini baru dibentuk, pengisian jabatan belum bisa dilakukan. Dinas ini sebelumnya menjadi satu dengan Dinas Pendidikan, namun sesuai Perda terkait organisasi perangkat daerah (OPD) akhirnya dilakukan pemisahan. Pengisian jabatan khususnya di tingkat Kepala SKPD dibacakan Kepala BKD Gianyar Ketut Artawa. Disebutkan, Sekretaris DPRD Gianyar I Wayan Ardana kini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan I.B. Sudewa kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan
Permukiman dan Perumahan. Pengisian yang cukup menonjol adalah jabatan Kepala BPPT Gianyar yang kosong sejak awal tahun ini. Jabatan ini kini dipercayakan ke Ketut Mudana. Sesuai OPD yang baru, jabatan tersebut bernama Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu. Sementara A.A. Bagus Ari Brahmanta kini kembali menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata. Di sisi lain, belasan Kepala SKPD bertahan di posisi semula. Mereka antara lain Asisten III Setda Gianyar yang tetap dijabat Wayan Sudamia, Gusti Ngurah Wijana (Kadisbud), dr. Ida Ayu Cahyani (Kadiskes), Made Watha (Kadisos), Ketut Artawa (Kepala BKD), Dewa Gede Alit Mudiarta (Kepala Badan Kesbangpolinmas) dan Wayan Suamba (Kadis-
perindag). Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata mengingatkan pejabat baru untuk segera beradaptasi agar perencanaan yang telah dibuat bisa dieksekusi awal tahun 2017. Terkait sejumlah jabatan yang masih kosong khususnya di Dinas Pemuda dan Olahraga, pihaknya menegaskan akan segera melakukan pengisian. ‘’Untuk pengisian tentu nanti juga ada pansel. Kita akan cari yang mengerti tentang pemuda, karena pemuda merupakan tulang punggung bangsa,’’ ucapnya. Dikatakannya, peran pemuda sangat penting. Maka dari itu, Pemkab Gianyar mendirikan Dinas Pemuda dan Olahraga. Upaya ini adalah wujud keseriusan pemkab membina pemuda. ‘’Mudah-mudahan ke depan ini bisa berjalan dengan baik. Akan saya tata betul
Gianyar (Bali Post) Pengukuhan dan pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Gianyar, Rabu (28/12) kemarin, menyisakan persoalan. Lantaran posisinya sebagai sekda tidak dikukuhkan, I.B. Gaga Adi Saputra atau Gus Gaga menyatakan akan mengajukan gugatan ke PTUN. Gus Gaga sore kemarin, mengaku sangat sedih lantaran permasalahan ini berlarut-larut. Ia pun khawatir kondisi ini justru akan mengganggu jalannya birokrasi di Pemkab Gianyar. ‘’Sebenarnya, saya sangat sedih. Masalah ini jadi makin berkepanjangan dan berlarut-larut. Saya berharap secepatnya ada win-win solution yang bisa diterima oleh semua pihak,’’ ucapnya. Mantan Camat Gianyar ini mengaku masih menghormati Bupati Agung Bharata. Hal itu dilatari hubungan keluarga antara Puri Agung Gianyar dengan Puri Kawan. Namun kini Gus Gaga mulai pesimis, tidak adanya solusi atas kondisi ini. Ia berkeyakinan,
perselisihan yang terjadi saat ini murni persoalan politik. ‘’Dua kali Bupati Bharata mengaku sedang dalam tekanan politik. Pertama hari Minggu tanggal 15 November 2015, saat saya menghadap beliau di Puri Agung Gianyar. Lalu 9 Desember 2016 saat saya dikasih SK pembebastugasan,’’ ungkapnya. Bila tidak ada solusi terkait kondisi ini, Gus Gaga menyatakan akan mengajukan gugatan ke PTUN dengan dua materi isi gugatan yakni SK Bupati No. 821.2/1728/BKD dan pelanggaran terhadap PP No. 18 lantaran dirinya tidak dikukuhkan sebagai sekda sampai akhir Desember ini. ‘’Jika memang tidak ada solusi, maka PTUN adalah pilihan terbaik untuk mendapatkan kepastian hukum agar tidak jadi preseden buruk bagi pejabat yang lain nantinya,’’ tegasnya. Gus Gaga kembali menyatakan, perlawanan ini dilakukannya semata-mata untuk meluruskan ke-
bijakan Bupati Gianyar yang dianggapnya sudah menyalahi prosedur. ‘’Semata-mata saya hanya ingin meluruskan kebijakan Bupati dan sebagai pribadi A.A. Bharata tetap saya anggap sebagai orang tua yang sangat saya hormati dan saya anggap beliau adalah korban dari pihak-pihak lain yang diuntungkan atas semua ini,’’ tandasnya. (kmb35)
pemuda di Gianyar sehingga menjadi generasi berkualitas,’’ katanya. Sementara untuk posisi sekda, Agung Bharata belum bisa memastikannya. Dia hanya mengungkapkan, setelah pengisian OPD baru ini, akan dilakukan pemeriksaan terhadap I.B. Gaga Adi Saputra dengan dipimpin Wakil Bupati Made Mahayastra. ‘’Ini sudah diperbolehkan oleh undang-undang dan nanti proses pemeriksaan akan dipimpin wakil bupati,’’ katanya. Sementara itu, pengumuman untuk penempatan ASN di lingkungan Pemkab Gianyar ini sudah tertempel di papan pengumuman yang ada di utara lapangan tersebut, sejak Rabu dini hari sekitar pukul 02.00 wita. Ironisnya, kertas pengumuman yang ditungggu-tunggu itu luntur lantaran sebelum prosesi areal tersebut diguyur hujan. Meski demikian, prosesi pelantikan/pengukuhan ASN dapat terselenggara cukup lancar dengan diawali upacara majaya-jaya sekitar pukul 05.00 wita. (kmb35)
Gus Gaga akan Ajukan Gugatan ke PTUN
Bali Post/nik
PERANG AIR - Suasana perang air pada festival yang digelar Januari lalu.
Angkat Potensi Pariwisata
Desa Suwat Andalkan Festival Air
Gianyar (Bali Post) Desa Suwat tengah berbenah untuk menjadi desa wisata. Sejumlah upaya dilakukan. Selain penataan infrastruktur, potensi atraksi wisata yakni festival air menjadi terus dibenahi. Bila sebelumnya festival air di Desa Suwat hanya diikuti masyarakat dari desa setempat, kini menyambut tahun baru 2017, festival ini dibuka untuk umum. Masyarakat dari luar desa diharapkan ikut berpartisipasi dalam festival yang terkenal dengan perang air tersebut. Ketua Panitia Festival Air Desa Suwat I Putu Oka Mahendra menjelaskan, festival akan dibuka Kamis (29/12) ini. Pembukaan diisi parade budaya dari sejumlah banjar di Desa Suwat dan Desa Kesian. ‘’Sementara kita baru mampu menggandeng Desa Kesian untuk turut serta dalam parade budaya,’’ ucapnya. Dari kegiatan ini, pihaknya juga ingin mengangkat daya tarik wisata di Gianyar Utara. Bahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Gianyar untuk mengangkat Desa Suwat sebagai Desa Wisata. ‘’Makanya untuk menjadikan desa wisata itu kami sedang melakukan berbagai upaya, salah satunya ini. Di samping itu juga kami menggunakan dana desa untuk membenahi infrastruktur seperti
perbaikan jalan,’’ ujarnya. Setelah pembukaan akan diselenggarakan sejumlah lomba pada hari kedua. Pada Sabtu (31/12) sore, kegiatan dilanjutkan dengan upacara mendak tirta ke sumber air di Tukad Melangge. ‘’Dalam proses pengambilan air ini, kami menggunakan 200
lebih jun (guci air) untuk mengambil air dari tujuh pancoran yang ada di sumber air tersebut, kemudian dibawa secara beriringan,’’ ungkapnya sembari menambahkan, festival air akan dilaksanakan pada 1 Januari. Lokasinya di simpang empat Desa Suwat. (kmb35)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD BPBD PMK Kantor Satpol PP RSUD Sanjiwani PDAM KPA Gianyar PMI Gianyar KONI Gianyar BNN Kab. Gyr. PLN Kodim 1616 Gyr Koramil Gianyar Koramil Blahbatuh
- 943056 - 943144 - 7844717/7844718 - 943113 - 944436 - 943020 - 944225/943233 - 942184 - 8958414 - 947261 - 946122 - 947166 - 943069 - 942289 - 941167
I.B. Gaga Adi Saputra
Bali Post/nik
KLUNGKUNG
10 Nusa Penida akan Miliki Patung Dewa Siwa Semarapura (Bali Post) – Untuk menambah destinasi wisata, di wilayah Kecamatan Nusa Penida bakal dibangun Patung Dewa Siwa berukuran besar. Patung bertangan empat ini rencananya didirikan di Bukit Puncak Mundi, Desa Klumpu, sehingga dapat dilihat dari Klungkung daratan. Camat Nusa Penida I Gusti Agung Mahajaya membenarkan hal itu. Akan tetapi, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti ukuran Patung Dewa Bali Post/kmb Siswa yang akan dibuat. Untuk mewujudkannya, I Gusti Agung Mahajaya DED-nya akan dibuat pada 2017 mendatang. ‘’Kalau bisa kami ingin menyaingi Patung Liberty di Amerika Serikat,’’ katanya, Rabu (28/12) kemarin. Pejabat asal Bangli ini menjelaskan, tujuan membangun patung di Nusa Penida adalah untuk menambah destinasi wisata baru. Dipilihnya Dewa Siwa karena ada kaitannya dengan sejarah Pulau Nusa Penida. Rencana ini mendapat dukungan dari pemangku dan tokoh masyarakat setempat. ‘’Kami sudah melakukan sosialisasi kepada warga dengan mengundang jero mangku dan tokoh masyarakat. Masyarakat mendukung ini,’’ ungkapnya. Pembangunan Patung Dewa Siwa tersebut diperkirakan menghabiskan biaya lebih dari Rp 500 miliar. Anggaran sebesar itu rencananya tidak hanya diperuntukkan untuk membangun patung, namun juga fasilitas pendukungnya. Fasilitas dimaksud di antaranya pembuatan tangga untuk menuju lokasi patung yang berada di atas bukit, stage, wantilan, gedung pertemuan dan galeri. ‘’Lokasi patung nanti berada di luar areal Pura Puncak Mundi dan dibangun di tanah negara,’’ sebut Mahajaya. (kmb)
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Jelang Tahun Baru
Polres Pasang Spanduk Jaga Kamtibmas Semarapura (Bali Post) – Untuk mencegah warga melakukan hura-hura, mabukmabukan, membakar kembang api dan menghidupkan petasan, Polres Klungkung dan Polsek jajaran memasang spanduk imbauan kamtibmas di tempat-tempat umum yang mudah dibaca masyarakat, Rabu (28/12) kemarin. Ini merupakan salah satu upaya Polres guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Klungkung. Momen perayaan malam pergantian tahun biasanya disambut dengan suka cita khususnya oleh remaja dengan lewat acara minum-minuman keras serta menghidupkan kembang api dan mercon. Oleh karena itu, Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi memerintahkan personelnya dan Polsek jajaran memasang spanduk imbauan kamtibmas berupa larangan
miras, membakar kembang api dan mercon. Personel Polres Klungkung juga meningkatkan patroli menggunakan kendaraan bermotor roda dua dan empat ke tempat-tempat keramaian, sambil mengimbau masyarakat agar tidak mabuk-mabukan saat merayakan tahun baru. Petugas juga melarang masyarakat membakar kembang api dan mercon. Kalaupun melakukan itu, jangan berlebihan karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. ‘’Kami ingin masyarakat Klungkung dapat merayakan pergantian tahun dengan aman dan nyaman,’’ kata Kapolres. Arendra minta seluruh warga Klungkung benarbenar memahami imbauan yang telah disampaikan melalui spanduk-spanduk demi ketertiban dan kebaikan bersama. (dwa)
Bali Post/dwa
SPANDUK - Personel Polres Klungkung memasang spanduk imbauan menjaga kamtibmas saat menyambut dan merayakan tahun baru.
Bupati Belum Putuskan Pelaksana Tugas Delapan SKPD
Semarapura (Bali Post) –
Delapan pelaksana tugas (plt) yang akan menduduki SKPD kosong di lingkungan Pemkab Klungkung termasuk sekitar 500 pejabat lainnya yang dimutasi, belum ada kejelasan hingga Rabu (28/12) malam kemarin. Padahal mutasi berpengaruh terhadap nasib pejabat mulai dari kepala seksi hingga kepala SKPD. Meski nama-nama telah ditentukan, hingga menjelang malam Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta belum juga membubuhkan tanda tangan, sehingga kemungkinan besar terjadi perombakan. Dihubungi via telepon siang kemarin, Sekda Klungkung Gede Putu Winastra belum bisa ditemui karena sedang berada di luar daerah. Ditanya terkait pejabat yang
akan mendapatkan posisi sebagai pelaksana tugas pada SKPD yang kosong, ia tidak berani membocorkan karena namanama yang ditetapkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Klungkung belum mendapatkan persetujuan dari bupati yang memiliki kekuasaan penuh untuk mencabut, mengubah dan menambah nama dalam daftar tersebut. Beberapa jam kemudian, Wi-
nastra yang juga Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) memohon maaf karena belum melapor kepada bupati untuk mengekspos nama-nama pejabat yang akan promosi. Tidak seperti penentuan pejabat sebelumnya yang menggunakan fit and proper test, mutasi yang melibatkan sekitar 500 pejabat ini terpaksa dilakukan langsung oleh Bupati
Suwirta. Pasalnya, kekosongan kursi harus segera diisi sebelum tahun anggaran 2017 berjalan. Terkait penilaian yang digunakan untuk memutasi pejabat, Bupati Suwirta menegaskan keputusannya merupakan wewenang dirinya. Sementara untuk pengisian pelaksana tugas, ia tidak mau banyak berpikir karena bisa diambil dari sekitar itu. ‘’Pokoknya semua pejabat. Ada yang permanen, ada yang sementara, tetapi sebagian kecil yang permanen. Mana yang akan diusulkan sebagai pelaksana tugas berarti itu yang disebut,’’ katanya seraya
menambahkan mutasi para pejabat dilakukan dengan cara dipilah. Diminta konfirmasinya soal siapa yang akan menempati delapan kursi kosong pimpinan SKPD, orang dekat bupati mengatakan hingga malam hari belum ada keputusan dari Suwirta. Kesibukan harus mengikuti rapat di DPRD Klungkung dan beberapa agenda lainnya membuat nama-nama yang akan diumumkan pada 29 Desember belum mendapatkan persetujuan. ‘’Bisa saja bupati mengubahnya, jadi tidak ada yang berani menyebutkan nama,’’ ujarnya. (dwa)
Patroli ke Tempat Keramaian Ditingkatkan Bali Post/dwa
TIRTA – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ‘’mundut tirta’’ pada upacara bumi sudha di Pura Watu Klotok.
Pemkab Gelar Upacara ’’Bumi Sudha’’
Semarapura (Bali Post) – Mengantisipasi bencana akibat perubahan cuaca, Pemkab Klungkung menggelar upacara bumi sudha di Pura Watu Klotok, Rabu (28/12) kemarin. Upacara yang bertepatan dengan tilem kanem pada Buda Paing Wuku Wayang ini dilaksanakan rutin setahun sekali. Upacara dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Nyonya Ayu Suwirta, Ketua DPRD Wayan Baru, SKPD terkait, para bendesa dan masyarakat. Datang pula perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-Bali. Upacara bumi sudha diawali mendak Ida Batara Tirta dari Ulun Danu Batur dan Pura Besakih di jaba Pura Watu Klotok. Setelah tiba di utama mandala, kedua tirta dicampur dengan tirta di Pura Watu Klotok diawali persembahyangan bersama. Ketiga tirta yang telah dicampur selanjutnya dibagikan kepada seluruh bendesa di Kabupaten Klungkung dan kabupaten/kota lainnya. Tirta terdiri atas dua jenis, yakni tirta penawar yang dipercikkan untuk binatang dan tumbuh-tumbuhan serta tirta bumi sudha untuk banten pangenteg hyang dan diri sendiri. Dalam upacara ini juga dibagikan nasi tawur panukun jiwa untuk ditebar di areal pakarangan rumah hingga ke pintu gerbang atau jaba pekarangan. Panitia Upacara Dewa Soma menyatakan upacara bumi sudha dilaksanakan setiap setahun sekali bertepatan dengan tilem sasih kanem. Terselenggaranya upacara ini merupakan hasil paruman sulinggih dalam mengantisipasi bencana seperti musim kemarau berkepanjangan yang diakibatkan perubahan cuaca atau cuaca ekstrem. ‘’Upacara ini untuk mengantisipasi bencana dengan menjaga alam beserta isinya agar manusia ingat dengan keberadaan ibu pertiwi,’’ jelasnya. Upacara di-puput Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Geria Gede Aan, Kecamatan Banjarangkan. (dwa)
Semarapura (Bali Post) – Menjelang perayaan Tahun Baru 2017, personel Polres Klungkung dan Polsek jajaran meningkatkan patroli rutin ke tempat-tempat ibadah dan keramaian. Petugas menyasar objek wisata Kertha Gosa, Pura Goa Lawah, Pasar Seni Semarapura, Pasar Galiran dan pusat perbelanjaan. Patroli menggunakan sepeda ontel serta kendaraan dinas, baik roda dua maupun roda empat. Personel Polres Klungkung juga melakukan razia ke tempat-tempat hiburan malam seperti kafe dan penginapan serta penduduk pendatang dengan sasaran miras, narkoba, senjata tajam, bahan peledak dan barang-barang berbahaya lainnya. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, Rabu (28/12) kemarin, menyatakan kegiatan ini juga dilakukan untuk meningkatkan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat. Apalagi saat ini banyak warga yang berbelanja menjelang tahun baru. Jajaran kepolisian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas seraya mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kejahatan karena bisa terjadi kapan dan di mana pun. Patroli digelar siang dan malam hari dengan sistem bergantian antarfungsi operasional, baik reskrim, narkoba, lantas, sabhara maupun Polsek jajaran sesuai wilayahnya masing-masing. ‘’Kehadiran polisi akan membuat masyarakat merasa aman dan nyaman serta dapat menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Kabupaten Klungkung,’’ paparnya. (dwa)
Bali Post/dwa
PASAR – Anggota Polres Klungkung melaksanakan patroli ke pasar yang ramai dikunjungi masyarakat menjelang tahun baru.
Tersangka Dana Hibah Fiktif Tak Ditahan
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Bali Post/kmb
PERIKSA - I Ketut Krisnia Adiputra (kanan) menjalani pemeriksaan di Mapolres Klungkung.
Semarapura (Bali Post) – Ketua Pembangunan Merajan Sri Arya Kresna Kepakisan, I Ketut Krisnia Adiputra (35), asal Dusun Anjingan, Desa Getakan, Banjarangkan, Klungkung, menjalani pemeriksaan di Mapolres, Rabu (28/12) kemarin. Tersangka dalam kasus dana hibah fiktif Rp 200 juta ini diperiksa di ruang Tipikor sekitar pukul 10.00 Wita. Tersangka datang sendirian ke Mapolres. Mengenakan baju kaos hitam dan celana jeans, Krisnia langsung masuk ke ruang pemeriksaan unit Tipikor Satuan Reskrim Polres Klungkung. Di ruang pemeriksaan, ia kemudian didampingi pengacara Ketut Suniata yang ditunjuk oleh penyidik Polres. Setelah diperiksa selama 1,5 jam, tersangka tidak ditahan oleh penyidik. Menurut Kanit Tipikor Polres Klungkung Ipda Nengah Sulatra, pihaknya tidak melakukan penahanan karena tersangka proaktif saat diperiksa dan lancar menjawab semua pertanyaan yang diberikan penyidik. “Kami berikan 61 pertanyaan seputar penyelewengan dana hibah tersebut. Semuanya dijawab lancar oleh tersangka,” katanya. Pihaknya masih akan merampungkan semua data yang diperlukan. Setelah itu berkas kasus Krisnia yang telah ditetapkan menjadi tersangka dilimpahkan ke kejaksaan. “Yang jelas kasus ini masih dikembangkan,” jelas Sulatra. Krisnia Adiputra ditetapkan menjadi tersangka sejak 19 Desember 2016. Penetapannya sebagai tersangka setelah Polres Klungkung melakukan gelar perkara di Polda Bali pada 14 Desember. Polres juga telah memiliki alat bukti yang tidak hanya berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, tetapi juga unsur kerugian negara Rp 200 juta. Hal ini masih diperkuat keterangan dua saksi ahli dari BPK dan hukum pidana. Polres sudah mengamankan 27 item barang bukti, di antaranya proposal fiktif pembangunan merajan, setempel yang dipalsukan, flasdisk dan satu lembar dokumen yang berisi rekanan bansos di anggaran induk atas nama anggota DPRD Wayan Kicen Adnyana. (kmb)
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Dijatah Dana Pamsimas, Pedawa Bangun Jaringan Air Bersih
Singaraja (Bali Post) Bertahun-tahun Desa Pedawa Kecamatan Banjar mengalami kesulitan air bersih. Tahun 2017 ini, desa yang masuk dalam deretan Desa Bali Aga itu akan membangun jaringan air bersih. Upaya ini dilakukan setelah pemerintah pusat mengucurkan dana penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas) lebih dari Rp 900 juta. Dengan dana tersebut, empat dusun di desa ini yang setiap musim kemarau mengalami kesulitan air bersih dipastikan akan bebas dari krisis air bersih. Jaringan air bersih keempat dusun ini tidak maksimal karena desa kesulitan mengalirkan air baku yang ada di wilayah mereka. Tak pelak, setiap tahun dalam kurun waktu tiga bulan warga kesulitan mendapat air bersih. Di tengah ketidakmampuan desa membangun jaringan air bersih yang mencukupi itu, kelompok masyarakat mulai membuat jaringan air bersih dengan dana swadaya murni. Setelah bertahun-tahun persoalan ini tidak terpecahkan, tahun 2017, pemerintah pusat akan mengucurkan dana Pamsimas untuk Desa Pedawa sebesar Rp 900 juta lebih. Dana ini 70 persen berasal dari dana APBN, 20 persen dana pendamping dari pemkab, dan 10 persen lagi swadaya masyarakat. Dipastikan awal tahun 2017 mendatang, proyek pembangunan jaringan air bersih ini akan mulai dikerjakan. Perbekel Pedawa I Putu Sudarmaja ditemui di kantornya Rabu (28/12) kemarin mengatakan, usulan mendapatkan dana Pamsimas dari pemerintah pusat ini berkat pendampingan yang dilakukan oleh salah satu yayasan yang berkantor di Denpasar. Pendampingan untuk mendapatkan proyek
air bersih ini sejalan dengan pengembangan wilayah ini menjadi desa wisata yang menonjolkan pemandangan alam, budaya, dan lingkungan. Mendukung pengembangan daerah tujuan wisata ini, air bersih sangat diperlukan, sehingga upaya mendapatkan Pamsimas ini digenjot hingga dapat diwujudkan. Menurut Sudarmaja, dengan dana tersebut sumber air baku yang berada jauh di bawah permukiman disedot. Dari mata air itu nantinya ditampung pada dua bak penampungan. Dari bak tersebut kemudian air dialirkan dengan sistem grafitasi ke permukiman dan keran umum di wilayah desa. Terkait kapasitas air, Sudarmaja mengaku dari penghitungan yang dilakukan, sumber air di desanya itu debitnya mencapai enam liter per detik. Dengan debit tersebut, pihaknya meyakini pelayanan air bersih akan semakin optimal. Apalagi, pembangunan jaringan air bersih ini sifatnya menambah dari sumber air yang sudah ada sekarang ini. “Setelah berproses dan dana itu disetujui kami semakin yakin kalau persoalan air bersih ini tahun depan tertangani untuk mendukung pengembangan desa wisata dan memenuhi kebutuhan air bersih seluruh warga desa,” imbuhnya. (kmb38)
I Putu Sudarmaja
Bali Post/dok
Peresmian Monumen Puputan Jagaraga Tunggu Bupati Definitif Singaraja (Bali Post) Monumen Perang Puputan Jagaraga, Kecamatan Sawan sudah rampung dikerjakan. Proses serah terima antara pelaksana proyek dengan pemkab juga sudah dilakukan. Akan tetapi, peresmiannya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu masih menunggu kehadiran bupati definitif. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng Drs. Gede Komang, M.Si. mengungkapkan pengerjaan monumen yang total anggarannya Rp 15 miliar itu berlangsung sejak awal Juli dan berhasil rampung sesuai target. Pada 27 Desember, serah terima antara pelaksana proyek bersama pemkab sudah dilaksanakan. “Itu sudah selesai dikerjakan. Sudah serah terima,” ucapnya, Rabu (28/12) kemarin. Meskipun demikian, ia menyebutkan acara peresmian monumen yang berisi patung Patih Jelantik bersama istrinya, Jro Jempiring, itu belum bisa dalam waktu dekat. Hal tersebut harus menunggu adanya bupati definitif. Langkah yang dilakukan dalam waktu dekat ini hanya terbatas pada upacara pamlaspas. “Nanti kalau bupati secara definitf sudah ada, itu baru diresmikan. Tapi kalau mlaspas sudah dilakukan akhir bulan ini, masyarakat diizinkan untuk
masuk,” katanya. Proses pembangunan monumen itu tidaklah berjalan mulus. Dalam pembuatan patung Jro Jempiring, pematung tidak mengantongi foto wajahnya. Hal itu menjadi sebuah tantangan. Menyikapi persoalan itu, Dinsos berupaya mencari referensi asli ke berbagai tempat. Salah satunya Museum Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, namun tak membuahkan hasil. Demikian juga dengan upaya lainnya. Dihadapkan dengan kondisi seperti itu, akhirnya diputuskan referensi wajah Jro Jempiring memanfaatkan foto-foto lima orang saudaranya. “Karena aslinya tidak dapat, kami koordinasi dengan keluarga besar Arya Pengalasan untuk meminjam foto-foto lima saudara beliau. Itu yang ditiru pembuat patung di Sleman,” sebut pejabat asal Tejakula ini. Ditambahkan dia, kehadiran monumen ini diharapkan mampu memberikan wawasan untuk masyarakat umum dan menjadi objek wisata baru yang nantinya juga bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitar. “Monumen ini nantinya akan terus disempurnakan. Kami berharap ini bisa jadi tempat edukasi untuk masyarakat, khususnya generasi muda,” imbuhnya. (kmb45)
BULELENG Malam Perayaan Tahun Baru
Lima Lokasi Rawan Gangguan Kamtibmas Singaraja (Bali Post) Malam perayaan tahun baru 2017 sudah di ambang pintu. Polres Buleleng sudah melakukan pemetaan daerah rawan terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya di seputaran kota. Lokasinya tersebar di lima titik. Kabag Ops Polres Buleleng Kompol Made Joni Antara Putra seizin Kapolres AKBP I Made Sukawijaya mengungkapkan sesuai pemetaannya, malam perayaan tahun baru di lingkungan kota berada di
Taman Kota, Eks Pelabuhan Buleleng, Pantai Penimbangan, wilayah Banyuning dan Penarukan. Kelima lokasi ini dinilai rawan terjadinya ganggunan kamtibmas. ‘’Di tempat ini banyak ada anak
muda. Bisa saja ada yang minum alkohol. Jadinya gangguan keamanan rawan terjadi,’’ bebernya. Mengantisipasi hal itu, personel kemananan yang terdiri atas polri, TNI, Di-
Kunjungi Desa Bali Aga
Slank Tanam Bibit Kopi dan Enau
PENGEMBANGAN Desa Bali Aga menjadi destinasi wisata alam dan budaya semakin mantap. Tidak saja tamu mancanegara, namun deretan artis nasional mulai tertarik berkunjung ke Desa Bali Aga (Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa, dan Banyuseri (SCTP-B). Salah satu artis nasional itu adalah grup band Slank berkunjung ke Desa Pedawa yang masuk dalam bagian Desa Bali Aga, Kecamatan Banjar, Rabu (28/12) kemarin. Kunjungan grup band terkenal tersebut tidak lepas dari peran I Gusti Ngurah Anom atau biasa dipanggil Cok Krisna yang kini tengah merintis usaha di Bali Utara. Cok Krisna sengaja mengajak Kaka, Bimbim, Ivan, dan undangan penting lain untuk menanam pohon kopi, bibit enau (jaka - red), dan melepas burung ke habitat aslinya. Tidak hanya itu, Slank dan rombongan juga meninjau contoh bangunan rumah tradisional khas Bali Aga, melihat pembuatan gula merah, meninjau usaha pembuatan kerajinan dan menyaksikan pertandingan gasing yang menjadi permainan tradisional yang tetap lestari hingga sekarang ini. Cok Krisna di sela-sela menemani kunjungan Slank ke Desa Bali Aga kemarin mengatakan, apa yang dilakukan sekarang ini sebagai bentuk keterpanggilannya sebagai putra Buleleng untuk ikut membangun daerah melalui sektor pariwisata. Dia mengaku baru enam bulan ini mengetahui secara detail keberadaan Desa Bali Aga. Dalam waktu yang singkat itu, Cok Krisna menemukan budaya dan alam di Desa Bali Aga begitu sangat indah dan memiliki daya tarik tersendiri untuk menjadi daerah wisata. Yang paling membanggakan adalah, pandangan orang luar selama ini terhadap Bali Aga daerahnya keras, ternyata itu tidak
TANAM POHON - Grup band Slank menjelang konser berkunjung ke Desa Bali Aga, Rabu (28/12) kemarin. Kehadiran Slank ke Buleleng tidak lepas dari peran I Gusti Ngurah Anom atau yang akrab dipanggil Cok Krisna.
KOMITE Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Buleleng menggelar diskusi akhir tahun bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Buleleng, di Aula Yayasan Dana Punia, Rabu (28/12) kemarin. Acara yang rutin berlangsung setiap tahun ini bertujuan untuk memperkuat organisasi. Ketua KNPI Buleleng Putu Gede Parma mengatakan pada diskusi tersebut, organisasi kemasyarakatan pemuda yang terlibat yakni Pemuda Panca Marga, Forum Komunikasi Putra-putri TNI/ Polri, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Menwa, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Pradah, BEM se-Buleleng, Majelis Per-
musyawaratan Mahasiswa dan anak-anak penghuni yayasan. “Ini sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun,” katanya. Acara yang mengusung tema “Konsolidasi Pemuda Internal di Buleleng Menuju Soliditas Generasi Muda Membangun Karakter Bangsa Dalam Bingkai Persatuan dan Kesatuan’’ ini, bertujuan untuk menguatkan kembali organisasi kepemudaan yang ada untuk secara bersama-sama ke depannya memberikan kontribusi terhadap pembangunan Buleleng dari berbagai aspek. “Kami ingin organisasi ini bisa bersinergi dengan pemkab dalam pembangunan Buleleng. Kami dorong organisasi kepemudaan semakin kuat,” ungkap pria yang juga men-
ditemukan lagi. Potensi di Desa Bali Aga dalam menunjang industri pariwisata ini menjadikan daerah tujuan wisata di Bali Utara semakin beragam. Bahkan, Cok Krisna sendiri yakin menginjak tahun 2017 mendatang pengembangan akan terus dilakukan oleh desa atau komponen masyarakat, sehingga Buleleng diyakini menjadi daerah tujuan wisata ketiga di Bali. “Ajik yakin dengan bersamasama membangun daerah, Buleleng akan menjadi destinasi ketiga di Bali, dan kesejahtraan masyarakatnya akan semakin meningkat,” jelasnya. Vokalis band Slank Kaka mengaku kerja sama antara Slank dengan Krisna tidak sekadar bisnis untuk mendapat keuntungan. Namun selaku musisi Indonesia asli, Kaka dan Krisna berkomitmen untuk ikut mempromosikan dan menyebarluaskan kekayaan wisata di Buleleng. Khusus untuk kesan setelah berkunjung di Bali Aga, Kaka mengaku kagum setelah melihat alam yang masih asli dan keramahan warga yang menyambutkan. Selain itu, budaya
dan permainan tradisional membuatnya bangga menjadi orang Indonesia yang memiliki keragaman. Dia pun berjanji akan mengajak publik untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan warisan leluhur dan menjaga kedamaian ibu pertiwi. “Ini menandakan Indonesia itu beragam dan tidak boleh ini punah atau hilang. Kita harus menjaga dan Slank bersama Krisna akan turut mengembangkan potensi Desa Bali Aga ini menjadi daerah tujuan wsiata terkenal,” jelas Kaka sembari diiyakan Bimbim dan Ivan. Perbekel Desa Pedawa I Putu Sudarmaja mengaku bangga setelah desanya dikunjungi oleh artis papan atas. Dia berharap kunjungan ini akan semakin banyak, sehingga potensi wisata di desanya yang tengah berkembang akan semakin dikenal dan memberikan manfaat untuk masyarakat. Selain itu, pengembangan desa wisata ini dengan sendirinya akan menghapus kalau desanya dikenal keras, berubah menjadi desa yang indah, kaya budaya dan masyarakatnya ramah. (ad1469)
KNPI Dorong Penguatan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda
jabat sebagai Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi Undiksha ini. Disampaikan juga, acara yang dikemas secara kekeluargaan itu juga diisi dengan aksi berbagi kasih berupa pemberian sembako maupun buku pelajaran untuk yayasan. “Kami juga membawa misi sosial dalam acara ini,” imbuhnya. Ketua Yayasan Dana Punia Gede Arba Dana menyambut baik acara tersebut. Sebab, melalui itu anak asuhnya mendapat pemahaman, terutama bidang organisasi. Hal tersebut penting untuk bekal di masa depan. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya. (kmb45/k100)
Suara Buleleng Kesadaran Masyarakat Banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan di Kota Seririt tak hanya karena curah hujan yang tinggi tapi juga akibat sistem drainase yang buruk. Tak hanya itu, kesadaran masyarakat yang sangat kurang dalam hal membuang sampah juga memberi andil atas terjadinya banjir karena hampir sebagian besar sampah-sampah itu dibuang ke saluran-saluran air. Kaki Dukuh, Tangguwisia
11
BANTUAN - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Buleleng menyerahkan bantuan kepada Ketua Yayasan Dana Punia, Rabu (27/12) kemarin.
shub, Pol. PP akan turun melakukan pemantauan. Hanya, untuk jumlahnya masih dikoordinasikan. ‘’Pada dasarnya Polres dan Polsek akan mengamankan itu. Untuk jumlahnya masih dikoordinasikan,’’ tegasnya. Pengamanan, kata mantan Kapolsek Seririt ini juga dikerjasamakan dengan pecalang di masing-masing wilayah. Menyambut per-
ayaan ini, sosialisasi ketertiban umum ke masyaraat juga sudah dilakukan. ‘’Kami sudah imbau untuk tidak membangun posko pinggir jalan,’’ terangnya. Sementara itu, khusus untuk pengamanan konser Slank yang berlangsung di Lapangan Bhuana Patra, Singaraja kemarin, personel yang diterjunkan mencapai 762 orang. (kmb45)
Pilkada
Bali Post/kmb38
KAMPANYE - Paket PASS di Hati melanjutkan kampanye di Desa Mayong, Kecamatan Seririt, Rabu (28/12) kemarin. Dalam kampanye itu, PASS menawarkan pembangunan sektor pariwisata berbasis masyarakat.
PASS Tawarkan Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Singaraja (Bali Post) Beberapa desa di Buleleng kini mulai serius mengelola potensi pariwisata. Namun, hal itu dikhawatirkan akan diambil alih oleh pihak pemilik modal (investor - red). Mencegah hal tersebut, ke depan perlu kebijakan yang memihak masyarakat lokal, sehingga potensi wisata desa yang tengah berkembang itu memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Demikian diungkapkan calon bupati nomor urut 2 Putu Agus Suradnyana dan calon wakil bupati Nyoman Sutjidra saat berkampanye di balai Desa Mayong, Kecamatan Seririt, Rabu (28/12) kemarin. Lebih jauh, Agus Suradnyana mengatakan, Desa Mayong dan sekitarnya kini mulai ramai dikunjungi wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara (wisman). Potensi andalan yang sekarang adalah pemandangan alam desa yang masih asli. Ke depan, objek ini bisa dikembangkan dengan beroperasinya Waduk Titab-Ularan yang layak dikembangkan menjadi daerah tujuan wisata. Di tengah perkembangan itu, pihaknya justru khawatir akan ada pemilik modal yang akan menguasai pengembangan pariwisata tersebut. Jika ini terjadi bukan saja akan merugikan warga lokal, namun berpotensi merusak tatanan lingkungan. Mencegah hal ini agar tidak sampai terjadi, politisi PDI Perjuangan ini menawarkan supaya pengembangan wisata alam di Desa Mayong berbasis masyarakat. “Kita kembangkan wisata berbasis masyarakat. Jangan ada investasi yang bisa merusak tatanan masyarakat, lingkungan dan yang lainnya. Kita ingin membangun pariwisata yang pro terhadap masyarakat, membangun akomodasi wisata yang dikelola oleh masyarakat bukan investor, itu berbahaya,” ka-
tanya. Selain menawarkan program bidang pariwisata, Agus Suradnyana memaparkan di era kepemimpinan periode pertama sudah sangat maksimal melaksanakan pembangunan yang mendasar dan dibutuhkan oleh masyarakat. Kebutuhan dasar yang telah dibangun selama kepemimpinan PASS mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan serta infrastruktur. Di bidang kesehatan, era kepimpinan PASS telah membangun dua unit rumah sakit pratama di Kecamatan Seririt dan Kecamatan Sawan. Rumah Sakit Pratama di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt untuk melayani masyarakat Buleleng dari wilayah Kecamatan Banjar, Busungbiu, dan Kecamatan Gerokgak. Sementara pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan untuk melayani layanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Sawan, Kubutambahan dan Tejakula. Sektor pendidikan, sekoalah-sekolah rusak sudah banyak diperbaiki serta membangun sekolah baru terutama SMK dan sekolah satu atap. “Jalan, kesehatan, pendidikan, dan air bersih sudah kita tangani dan 2017 fokus pembangunan pertanian sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat. Sebelum fokus ke pertanian itu, kita fokus terlebih dahulu membangun hal-hal yang sangat mendasar, mulai jalan sebagai infrastruktur, lalu bidang kesehatan dan pendidikan, sudah kita lakukan,” tegasnya. Kampanye lanjutan Paket PASS di Desa Mayong ini disambut dengan aksi tetabuhan baleganjur dari Sekaa Gong Wanita Werdhi Budaya Kencana Duta, Desa Mayong. Kamppanye ini diikuti sekitar 300 warga dari Desa Munduk Bestala, Desa Bestala, Desa Rindikit, Desa Rangdu, Desa Mayong. (kmb38)
Singaraja (Bali Post) Pemkab Buleleng memutuskan perayaan tahun baru 2017 dipusatkan di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng. Sejumlah hiburan rakyat telah disiapkan pada Sabtu (31/12) malam, menandai pelepasan tahun 2016 dan menyongsong tahun baru 2017. Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Buleleng I Made Supartawan, Rabu (28/12) kemarin mengatakan, panitia telah menyiapkan acara hiburan tersebut. Panitia juga telah berkoordinasi dengan instasi terkait, termasuk dengan pihak kemanan. Selain kepolisian juga melibatkan instansi lain seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan masing-masing kecamatan di wilayahnya masing-masing. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dijadwalkan melakukan peninjauan ke beberapa titik untuk me-
mastikan keamanan dalam perayaan tersebut. “Tidak menutup kemungkinan di kecamatan juga digelar perayaan pergantian tahun. Pemantauan akan dilakukan di sejumlah tempat dan setelah itu kembali ke Pelabuhan Buleleng untuk merayakan pergantian tahun,” tegasnya. (kmb38)
Perayaan Pergantian Tahun Dipusatkan di Eks Pelabuhan
Bali Post/dok
Made Supartawan
JEMBRANA
12
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Jembrana 2016
Membangun dari Desa dan Kelurahan
SEMBAHYANG - Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wabup I Made Kembang Hartawan ketika melaksanakan persembahyangan.
Pembangunan Mengacu Nawa Cita
BUPATI Jembrana I Putu Artha bersama Wakilnya, I Made Kembang Hartawan fokus kepada penyediaan pangan, sandang, papan dan pelayanan publik yang transparan dan akuntabel untuk masyarakat menjadi prioritas pembangunan di Kabupaten Jembrana sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jembrana 2016 – 2021, yang sejalan dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). PPNSB merupakan dokumen perencanaan pembangunan yang utuh dan terintegrasi, yang digagas oleh Presiden Pertama Republik Indonesia Dr. Ir. Soekarno, dengan ajaran Tri Saktinya yaitu: Berdaulat di Bidang Politik, Berdikari di Bidang Ekonomi dan Berkeperibadian di Bidang Budaya. Hal ini pula menjadi acuan pemerintah pada era Presiden Joko Widodo, dengan sembilan Agenda Program Prioritas Pemerintah yang disebut dengan Nawa Cita. Pola pembangunan di Kabupaten Jembrana, sebagaimana Visi, Misi, Bupati dan Wakil Bupati Jembrana yang dijabarkan dalam RPJMD mengacu pada Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), dan Nawa Cita, bersinergi dengan program antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Jembrana. Sejumlah program ditorehkan, di antaranya Pembangunan Gedung Penyuluh Keluarga Berencana Kecamatan berlokasi di Kantor Camat Jembrana dan Kantor Camat Pekutatan, untuk mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat; Pembangunan Pasar Rakyat Kerta Jaya yang berlokasi di Kelurahan Pendem Kecamatan Jembrana, sebagai upaya men-
ingkatkan perekonomian desa dan perlindungan bagi pedagang tradisional. Pemanfaatan lapak pedagang Pasar Senggol Yehembang kepada 27 pedagang di Desa Yehembang untuk lebih meningkatkan nilai jual pedagang, pembuatan Website Desa untuk 41 desa, untuk membuka mendekatkan akses informasi kepada masyarakat yang membutuhkan, penyerahan Bedah Rumah kepada KK Miskin sebanyak 150 unit seharga Rp 20.000.000 per unitnya pada APBD Induk Kabupaten Jembrana. Akan ditambah lagi 50 unit bedah rumah pada Anggaran Perubahan Tahun 2016, sebagai upaya untuk memberikan kebutuhan papan yang layak bagi warga miskin dan meningkatkan produktivitasnya, sehingga bisa terbebas dari kemiskinan. Selanjutnya, pembangunan Puskesmas Rawat Inap di Kecamatan Mendoyo sebagai Puskesmas Rawat Inap ke enam dan terakhir yang dibangun di setiap kecamatan, sebagai upaya untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pembuatan Akta Kelahiran Online untuk mempermudah dan mempercepat pengeluaran akta kelahiran kepada masyarakat; Pembangunan Jalan Usaha Tani di Subak Tamblang Desa Batuagung untuk memudahkan akses distribusi hasil panen petani; Pembangunan irigasi air tanah/sumur bor di Subak Pergung Kecamatan Mendoyo untuk mengairi persawahan saat musim kemarau sehingga mampu berproduksi dengan baik. Program 100 hari kerja Bupati Artha dan Wabup Kembang tersebut, merupakan progress untuk mencakup sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur. *
PADA tahun 2016 ini sejumlah prestasi Pemkab Jembrana kepemimpinan Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wakil Bupati Made Kembang Hartawan banyak ditorehkan. Mulai dari Manggala Karya Kencana di bidang partisipasi KB, hingga Dana Rakca yang merupakan penghargaan dalam pengelolaan keuangan serta pelayanan publik. Di pertengahan tahun lalu, Bupati Artha meraih penghargaan tertinggi dalam bidang KB (Keluarga Berencana). Perhatian terhadap program Keluarga Berencana yang mampu meningkatkan partisi-
pasi masyarakat untuk ber-KB, mengantarkan Bupati Artha meraih penghargaan tertinggi dari pemerintah pusat melalui BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional). Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty memberikan penghargaan Manggala Karya Kencana kepada Bupati Jembrana I Putu Artha, Kamis (28/7) malam dalam puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXII di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penghargaan atas komitmen Bupati Artha dalam menyukseskan program KB tersebut
sejumlah wilayah Jembrana tertimpa musibah bencana. Wabup Kembang Hartawan turun meninjau korban bencana longsor di Desa Yehembang Kangin dan korban angin puting beliung di Kelurahan Tegalcangkring. Sehari setelah dilantik, Bupati Artha langsung bekerja dan memimpin pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten bertempat di Gedung Serbaguna Desa Penyaringan, Mendoyo, sekaligus menyosialisasikan motto baru kepemimpinannya yakni “Membangunn Jembrana dari Desa dan Kelurahan“. Di bulan ini, Wabup Kembang merealisasikan salah satu program unggulan berupa pemberian bantuan dana penunggu pasien kepada keluarga kurang mampu Komang Witriani di Banjar Moding, Desa Candikusuma, Melaya, yang sempat menunggu suaminya yang dirawat di RSUP Sanglah. Jembrana sebagai Kabupaten yang dilintasi jalan nasional memiliki potensi pengelolaan pariwisata bagi wisatawan yang masuk melalui pintu masuk Bali. Pembangunan Anjungan Cerdas Jalan Nasional di area persawahan sekitar Rambut Siwi, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo merupakan salah satu upaya untuk meraup wisatawan. Pada Maret 2016 ini, proyek itu mulai direncanakan dengan kunjungan dari Kementerian PUPR. Pada 1 April 2016, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said melakukan kunjungan kerja di Jembrana. Dalam kunjungannya yang diterima Bupati Artha, Sudirman Said mencetuskan akan membangun sarana edukasi dan Pusat Penelitian Sumber Energi Bersih dan Terbarukan atau Centre of Excellence di lahan Perkebunan Desa Nusasari, Melaya. Bupati Artha juga memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun Anggaran 2015. LKPJ ini disetujui DPRD Jembrana dalam Sidang Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa. Jembrana kembali menerima kunjungan dari Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Puspayoga. Menteri
Puspayoga meresmikan Pasar Rakyat di Kelurahan Pendem Kecamatan Jembrana. Pemkab Jembrana meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kedua kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Bali. Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti melakukan kunjungan kerja ke Jembrana. Menteri Susi menyerahkan bantuan GPS dan Asuransi kepada nelayan. Selain itu, Jembrana Festival mulai bergulir selama dua bulan hingga September. Sejumlah even tahunan digelar diantaranya Pameran Industri dan kerajinan di Halaman Parkir Pemkab Jembrana, Lomba burung dara terbang tinggi dan Makepung memperebutkan Piala Bergilir Bupati Jembrana di Sirkuit Sanghyang Cerik Desa Tuwed, Melaya. Serta Festival Jegog di GKBK Jembrana dan ditutup dengan Parade Budaya. Bupati Artha juga melakukan Peletakan Batu Pertama pembangunan Kebun Raya Jagatnata yang menjadi salah satu rencana besar pembangunan Jembrana. Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, dalam audensinya dengan Bupati Jembrana, berencana akan membangun Perguruan Tinggi di Jembrana, yaitu Politeknik Perikanan. Terkait isu pemberantas pungutan liar (pungli), juga menjadi program Presiden RI Joko Widodo juga menjadi perhatian di kabupaten. Bupati Artha berkomitmen memberantas pungutan liar (pungli) dan mengumpulkan seluruh aparatur di Pemkab Jembrana untuk bersama-sama memberantas praktik pungli di seluruh sektor. Bupati Artha juga merevitalisasi Pasar Rakyat Ekasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya. Pasar desa ini ditata agar lebih bersih dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli yang akan bertransaksi. Ini merupakan upaya Pemkab Jembrana dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan. Pada bulan terakhir di tahun 2016 ini, Wabup Kembang Hartawan mewakili Bupati Jembrana meresmikan penggunaan Pos Pemeriksaan KTP di dalam area Terminal Gilimanuk. (ad)
Menata Pembangunan di Gilimanuk
JALAN SEHAT - Masyarakat Jembrana saat mengikuti jalan sehat yang digelar Pemkab.
Ukir Prestasi Demi Kesejahteraan Masyarakat
PENGHARGAAN - Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menerima penghargaan dari Menko Perekonomian Darmin Nasution.
SEJAK I Putu Artha dilantik sebagai Bupati Jembrana dan I Made Kembang Hartawan sebagai Wakil Bupati Jembrana masa bakti 2016-2021, mereka memiliki motto “Membangun Jembrana dari Desa dan Kelurahan” dan berkomitmen mewujudkan program strategis dan inovatif. Selama hampir setahun, berbagai program yang menyentuh masyarakat, memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan berhasil diluncurkan dan diresmikan. Berikut kilas balik kinerja pasangan Artha-Kembang selama setahun belakangan ini. Dalam pembangunan di ujung Barat Jembrana, Bupati Artha pada awal tahun ini menata Taman Siwa yang dilengkapi dengan Patung Siwa Mahadewa setinggi 22 Meter, berlatar Teluk Gilimanuk yang eksotis di Kelurahan Gilimanuk, Melaya. Objek ini merupakan salah satu destinasi baru pariwisata Jembrana. Taman Siwa ini sekaligus menunjukkan pada publik bahwa begitu memasuki Gilimanuk, aura Bali sudah terasa. Di bidang kependudukan, angka capaian kepemilikan administrasi kependudukan seperti KTP, KK dan akta catatan sipil lainnya mencapai 75% dari jumlah penduduk serta menjadi capaian tertinggi di Bali. Meski demikian, Bupati Artha tetap menekankan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk terus mendorong kepemilikan akta kependudukan bagi masyarakat Jembrana. Selanjutnya dalam capaian kinerja aparatur pemerintah Kabupaten Jembrana mendapat apresiasi positif dan dinilai memuaskan oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi saat melakukan kunjungan kerja di Jembrana. Pada 1 Januari 2016, Jembrana resmi memiliki pos pemadam kebakaran di dua kecamatan, yakni Mendoyo dan Pekutatan. Sementara, Wabup Kembang mengingatkan SKPD untuk menggenjot dan fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kendatipun pada tahun 2015 mampu meningkatkan dari Rp 90 miliar menjadi Rp 98 miliar. Pada bulan kedua tahun 2016, cuaca ekstrem membuat
disematkan langsung Surya Chandra Surapaty, disaksikan Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia. Penghargaan ini diberikan kepada sosok yang dinilai memiliki dedikasi tinggi terhadap program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Bupati Artha didampingi Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Jembrana Ny. Kade Ari Sugianti sangat mengapresiasi penghargaan dari pusat itu dan penghargaan Manggala Karya Kencana ini merupakan hasil kerja keras Pemkab Jembrana, khususnya Kantor PPKB Kabupaten Jembrana dalam hal Keluarga Berencana.
Dana Rakca 2016 Pada akhir tahun ini, Pemkab Jembrana meraih prestasi tingkat nasional berupa penganugrahan Dana Rakca 2016. Penganugerahan ini diberikan karena pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan menilai sangat baik kinerja kabupaten Jembrana dalam pengelolaan keuangan serta pelayanan publik. Atas prestasi ini Jembrana juga mendapat reward berupa dana insetif daerah sebesar Rp 50 miliar. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution Kepada Wabup Jembrana I Made Kembang Har-
tawan bertempat di gedung Dhana Pala Kantor Kementerian Keuangan RI, Rabu (7/12) lalu. Dalam penganugerahaan ini turut dihadiri menteri dalam negeri Tjahyo Kumolo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro serta gubernur/bupati/ wali kota penerima penghargaan se-Indonesia. Indikator dari penganugerahan Dana Rakca 2016 ini meliputi opini BPK atas LKPD Jembrana dengan hasil berupa WTP serta ketetapan dari perda APBD yang telah disusun. “Prestasi ini patut kita syukuri sebagai hasil kerja keras semua pihak, tidak hanya karena pimpinan tapi juga oleh seluruh SKPD dalam menjalankan setiap program kerja. Upaya ini juga bukan karena untuk mendapatkan penghargaan semata namun bentuk transparansi, akuntabilitas serta pembuktian performa pemerintah daerah dalam mengelola anggaran,” kata Wabup Kembang. Sebelumnya, dalam bidang keuangan Jembrana juga meraih Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali. Piagam WTP tersebut diserahkan langsung Kepala BPK Perwakilan Bali, Dori Santosa kepada Bupati Jembrana I Putu Artha serta Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa. *
SEBAGAI daerah yang berada di ujung barat Pulau Bali yang dikenal dengan Bumi Makepung dan Tanah Jegog, memiliki peran yang sangat strategis. Sebagai pintu masuk Bali, pemerintah melakukan upaya mempercantik wajah Gilimanuk. Patung Siwa Mahadewa, dengan luasan dan pemandangan panorama Gilimanuk ditata. Di sekitar areal Patung terdapat pertamanan yang asri dengan gazebo-gazebo di pinggir Teluk Gilimanuk. Taman Siwa dibangun untuk menunjukkan wajah Bali kepada masyarakat yang masuk Bali dari Gilimanuk. Sekaligus menunjukkan potensi wisata Teluk dan eksotika karangsewu. Dapat singgah dan menikmati kuliner khas Gilimanuk, Ayam Betutu. Pembangunan ini dengan anggaran Rp 1,6 miliar dari APBD Jembrana, dan tahun 2016 ini dari APBN Rp 2,4 miliar, patung dan taman Siwa terus ditata. Untuk tahun 2017 nanti, anggaran sebesar Rp 3 miliar telah diusulkan ke pemerintah pusat. Tidak kurang dari 3.000 kendaraan melintasi Jembrana setiap harinya. Selama ini Jembrana hanya mendapat polusi dari asap dan debunya. Sekarang dan nanti, hal itu tidak boleh terjadi, para pengunjung ini harus membelanjakan uangnya di Jembrana. Melalui kerja sama den-
gan TNBB (Taman Nasional Bali Barat), akan dibangun Anjungan Cerdas Konservasi di lahan seluas lima hektar sebagai tempat peristirahatan yang nyaman. Pembangunan di wilayah Barat, juga mencakup Lapangan Gilimanuk. Selain pengembangan potensi pariwisata, lapangan Gilimanuk juga difungsikan sebagai ruang terbuka dan lapangan olahraga. Di lapangan itu nantinya dilengkapi jogging track, taman rekreasi dan gapura arsitektur Bali. Area parkir Gilimanuk, arus kendaraan terutama truk yang masuk di Gilimanuk menimbulkan parkir yang banyak di Gilimanuk. Areal parkir tidak mampu menampung jumlah truk, membangun tempat parkir yang cukup luas di Gilimanuk. Selain itu rencananya taman makam juga akan dilengkapi beberapa fasilitas baru seperti taman remaja sebagai tempat aktivitas outdoor dan olahraga, taman lansia sebagai tempat aktivitas refleksi bagi orang lanjut usia, taman anak-anak dengan dilengkapi sarana bermain serta tak lupa pembangunan fasilitas parkir dan area kuliner. Selain itu pembangunan Sirkuit Makepung di Samblong, Desa Sangkaragung, Kecamatan Jembrana. Makepung tidak ada duanya di dunia dan telah diakui menjadi warisan budaya.
Untuk melestarikan, Pemkab Jembrana membangun sirkuit Makepung di lingkungan Samblong, Sangkaragung. Saat ini sedang dalam pengerjaan dan akan diselesaikan tahun 2017 dengan anggaran Rp 3 miliar. Sirkuit sepanjang 1,3 kilometer ini akan berbagai fasilitas seperti tribun vip, tower panitia, fasilitas parkir dan fasilitas untuk berjualan bagi masyarakat dengan total anggaran Rp 2 miliar. Pembangunan sirkuit dilaksanakan dengan dua tahap, tahap pertama di tahun 2016 berupa pembukaan lahan, pemadatan sirkuit yang nantinya menggunakan tanah pilihan/tanah paras dengan total anggaran APBD Rp 1 miliar. Sedangkan di tahap kedua tahun 2017 berupa finishing pembangunan. Kebun Raya Jagatnata akan dibangun di atas lahan seluas lima hektar di jantung Kota Negara. Kebun Raya Jagatnata dibangun dengan konsep tematik yang nantinya akan lebih mengutamakan penanaman pohon-pohon untuk keperluan sarana upakara termasuk pelestarian tanaman-tanaman langka di Jembrana bahkan Bali sekalipun. Tidak itu saja, Kebun Raya Jagatnata akan menjadi satu-satunya kebun raya di Bali yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Jembrana. (ad000778)
TAMAN SIWA – Taman Patung Siwa di Teluk Gilimanuk dari atas saat ini tengah ditata untuk mempercantik kawasan pintu masuk Bali. Penataan kawasan Gilimanuk ini merupakan salah satu rencana besar pembangunan di Kabupaten Jembrana.
Kamis Pon, 29 Desember 2016
KARANGASEM
13
Lebah Serang Tiga Warga Selat di Sawah I Wayan Seden Tewas di Lokasi Amlapura (Bali Post) -
Bali Post/kmb
TECHNICAL MEETING - Para peserta saat mengikuti technical meeting sebelum pelaksanaan lomba, Kamis (29/12) ini.
Tinggi, Respons Bermusik di Karangasem Amlapura (Bali Post) Jauh dari ingar-bingar perkotaan tak menjadikan kaum muda Karangasem ketinggalan zaman. Arus modernisasi tetap membalut mereka termasuk dalam hal bermusik. Respons generasi muda Karangasem di bidang seni tarik suara rupanya sangat tinggi. Hal itu terbukti dengan membeludaknya peserta ajang pencarian bakat ‘’Karangasem Magending’’ yang akan dimulai Kamis (29/12) ini. Hajatan ‘’Karangasem Magending’’ itu diprakarsai jajaran Pengurus DPD KNPI Karangasem. Event itu digelar memang untuk menjaring bibit-bibit pelaku olah vokal, selain sebagai media menumbuhkan kreativitas generasi muda. Namun ternyata antusias masyarakat jauh melebihi perkiraan. Hampir seratusan peserta sudah mendaftarkan diri. ‘’Sebagian besar dari kalangan pelajar, SMP dan SMA. Peserta dari kategori umum juga cukup banyak,’’ ucap Sektetaris Panitia, Agus Sudarsana, di sela-sela technical meeting di Gedung UKM Center Amlapura, Rabu (28/12) kemarin. Ajang pencarian bakat yang akan menghadirkan juri level provinsi itu akan digelar dua hari dengan grand final Jumat (30/12) besok. Pada hari pertama hari ini, semua peserta masuk tahapan audisi untuk menjaring masing-masing 10 peserta dari dua kategori yakni umum dan pelajar. Pada partai grand final akan dicari tiga peserta terbaik masing-masing kategori, plus satu peserta favorit. ‘’Karangasem Magending’’ memberi kesempatan setiap peserta membawakan satu lagu bebas yang diiringi musik karaoke alias minus one. ‘’Selain piagam dan uang pembinaan, nantinya para juara akan kita bina lebih lanjut untuk duta Karangasem, dalam lomba tingkat provinsi, seperti PKB Bali. Kalau bisa, lomba ini kita harapkan mampu menghasilkan penyanyi profesional,’’ ungkap Agus Sudarsana. (kmb)
Sekawanan lebah hutan menyerang tiga orang warga Banjar Abiantiing Desa Amerta Buana, Selat, yang sedang bekerja di sawah, Rabu (28/12) kemarin. Serangan lebah yang oleh warga setempat dikenal dengan nyawan dengdeng ai itu merenggut nyawa satu orang korban yakni I Wayan Seden (75). Satu korban lainnya yakni I Made Samba (38) masih dalam perawatan di Puskesmas Selat. Lebah itu menyerang ketika ketiga warga tersebut sedang menyabit rumput. Samba sedang membersihkan gulma di kebun cabainya, sedangkan Seden korban tewas itu bersama rekannya Nengah Ngembeng (58) menyabit rumput untuk makanan sapinya. Saat sedang asyik membersihkan gulma kebun cabainya, Samba tiba-tiba disengat seekor lebah yang tak jelas arah datangnya. Mendengar teriakan Samba, Seden yang menyabit tak jauh dari keponakannya itu langsung beraksi. Sambil melompat, Seden memukul lebah yang nyantol di kepala Samba hingga lebah itu mati. Setelah itulah hal tak terduga terjadi. Hanya dalam hitungan detik ratusan bahkan mungkin ribuan lebah hutan itu datang menyerang mereka. Ngembeng yang berada tak jauh dari kedua orang itu juga ikut menjadi sasaran. Samba dan Ngembeng tak sampai parah karena keduanya cepat menceburkan badannya ke lumpur. Seden sejatinya juga sudah berupaya melakukan cara serupa, tetapi terlambat karena faktor usia. Belum sampai di genangan lumpur, ribuan lebah telanjur mengerubutinya. Racun lebah itu seketika membuatnya
limbung, lalu tumbang dan meninggal di lokasi kejadian. ‘’Semua badannya disengat, hampir tak ada yang tersisa. Di wajahnya paling parah,’’ ungkap anaknya, Ni Nyoman Muliani (42), yang ditemui di UGD Puskesmas Selat. Pertolongan baru datang setelah Samba dan Ngembeng pulang mengabari keluarganya. Keduanya kemudian dilarikan ke Puskesmas Selat, disusul Seden paling belakang. Samba tiba di puskesmas dengan kondisi yang mulai tidak stabil, tensinya drop hingga 90. Dia baru membaik setelah diberi obat anti-alergi dan cairan infus. Ngembeng relatif stabil dan setelah mendapatkan obat anti-alergi langsung diizinkan pulang. Sedangkan Seden dengan sekujur tubuh masih dipenuhi sisa sengatan lebah, dipastikan sudah meninggal di lokasi kejadian. ‘’Korban mengalami shock akibat terlalu banyak sengatan. Di bawa ke sini (puskesmas -red) sudah dalam kondisi
Bali Post/kmb
TEWAS - Kondisi korban usai tersengat sekawanan lebah hingga tewas, saat ditemui di Puskesmas Selat. meninggal,’’ ungkap dr. Ketut Sadiarta. Dokter jaga UGD Puskesmas Selat ini mengatakan racun lebah dampaknya relatif, tergantung kondisi korbannya. Pada skala ringan hanya menimbulkan rasa gatal hingga sakit seperti terbakar. Tapi pada beberapa kondisi juga bisa mengakibatkan shock seperti yang dialami Seden. ‘’Dampak sengatan lebah mirip alergi obat. Mengakibatkan peleberan pembuluh darah yang ditandai penurunan tensi,’’ katanya. Penangan terhadap Samba, pihak Puskesmas Selat masih
pada dan mengindari konfrontasi dengan lebah hutan. ‘’Satu dibunuh maka kawanannya akan agresif. Kondisi ini sepertinya dialami ketiga korban,’’ ucapnya seraya mengatakan beberapa bulan lalu juga pernah ada kejadian serupa, tapi tak sampai merenggut korban jiwa. Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Selat, Ni Made Dwindahari. Sekitar Februari lalu, korban sengatan lebah juga sempat mendapat perawatan di Puskesmas Selat. Korbannya juga sudah shock namun bisa tertolong. (kmb)
Dua Rumah Terbakar di Besakih
Taman Tewas Gantung Diri
Amlapura (Bali Post) Warga Banjar Dinas Telaga, Desa Sibetan, Bebandem, dikagetkan dengan aksi nekat Ni Wayan Taman (54). Dia mengakhiri hidupnya dengan aksi gantung diri di depan kamar mandi rumahnya, Selasa (27/12) sore. Taman nekat melakukan itu diduga karena depresi, atas ragam masalah di dalam keluarganya. Kasubag Humas Polres Karangasem AKP I Komang Orta, Rabu kemarin, mengatakan keluarga Taman baru mengetahui kejadian itu setelah salah satu ipar korban I Wayan Merdana (59) datang ke rumah korban sekitar pukul 17.00 wita. Namun, karena rumah sepi saat itu, dia sempat menengok ke arah kamar mandi. Merdana langsung kaget setelah melihat korban tergantung di depan kamar mandi. Dalam keadaan panik, dia lantas memanggil para keponakan korban di sekitar rumah, seperti I Putu Juniantara (25) dan I Kadek Sumarta (29). Setelah sama-sama melihat kondisi korban, barulah mereka berinisiatif menginformasikannya kepada klian banjar dinas setempat, kemudian melaporkannya ke Polsek Bebandem. Petugas kepolisian dari Polsek Bebandem langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah TKP. Bersama tim medis dari Puskesmas Bebandem, kondisi jenazahnya diperiksa dengan teliti. Hasil pemeriksaan pada tubuh korban, dipastikan tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Hasil pemeriksaan itu memberi kesimpulan sementara, kalau korban tewas murni karena gantung diri. Korban tewas dengan kondisi jeratan pada leher, keluar kotoran dari anus, keluar cairan pada kelaminnya dengan kondisi jenazah kaku. “Hasil pemeriksaan kami, tidak ada tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban. Peristiwa itu murni gantung diri,” kata AKP I Komang Orta. Alasan di balik aksi gantung diri korban itu masih menjadi misteri. Merdana menambahkan, suami korban sudah meninggal sekitar sepuluh tahun lalu. Sedangkan, anaknya bekerja jauh keluar Karangasem. Sehingga, keseharian korban di rumah sederhananya itu hanya tinggal bersama cucunya yang baru berusia empat tahun. Saat kejadian, cucunya pun tidak tahu, karena dititipkan lebih dulu kepada kerabatnya. Melihat fakta itu, pelapor maupun para saksi menilai korban selama ini merasa kesepian. Selain himpitan ekonomi, ditambah masalah anak korban memilih jalan cerai dengan istrinya, juga berpengaruh pada mental korban, sehingga diduga memilih jalan gantung diri, untuk mengakhiri hidupnya (kmb31)
melakukan observasi dan opname, setelah dirawat kondisi Samba sudah membaik. Tensinya sudah mendekati norma 105. Meski begitu, satu jam pertama perawatan, badannya masih menggigil. Selain dampak sengatan lebah, tersebut juga sebelumnya dia memang sudah demam. ‘’Lebah pertama menyengat kepala saya, lalu ribuan lainnya datang,’’ ungkapnya. Kapolsek Selat, AKP Made Sudartawan, menduga lebah yang menyerang korban itu kemungkinan lebah yang sedang migrasi. Pihaknya mengimbau masyarkat was-
Bali Post/kmb31
POHON TIMPA RUMAH - Pohon gamal menimpa atap rumah warga akibat angin kencang.
Pohon Tumbang Hancurkan Atap Rumah Amlapura (Bali Post) Angin kencang belum berhenti melanda Karangasem. Angin kencang menyebabkan pohon tumbang kembali menimpa rumah warga. Kali ini, peristiwa itu terjadi pada rumah milik I Gede Wirata (43) di Banjar Dinas Tiyingtali Kelod Desa Tiyingtali, Abang, Rabu (28/12) kemarin. Pohon tumbang menimpa atap rumahnya hingga hancur. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, Rabu kemarin, mengatakan angin bertiup cukup kencang sejak pagi. Laporan pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi dalam sehari. Akan tetapi, pada titik ini kerusakan yang ditimbulkan paling parah. Pohon tumbang jenis gamal menimpa atap rumah Wirata hingga hancur. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 wita. Belasan batang pohon gamal, itu membuat atap genting rumahnya berjatuhan. Untungnya bagian atap-
nya tak sampai roboh, karena atap rumah seluas sekitar 6 meter x 7 meter itu, tersusun dari baja ringan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebab, penghuni rumah saat itu tak berada di dalam rumah. Untuk membantu membersihkan dampak bencana itu, BPBD Karangasem mengirimkan satu unit armada dan personel menuju lokasi kejadian. Bagian dahan pohon yang menimpa atapnya itu dipotong-potong, untuk mempermudah membersihkannya dari bagian atap rumah korban. Akibat kejadian ini, korban menderita kerugian puluhan juta rupiah. “Kami minta keluarga korban pindah ke tempat yang aman dulu, sampai situasi di sekitar lokasi benar-benar aman di tempati,” kata Arimbawa. Sehari sebelumnya, penanganan pohon tumbang juga dilakukan di jalur Amlapura-Singaraja, tepatnya
di Banjar Dinas Munti Desa, Desa Tianyar Tengah, Kubu. Hujan lebat disertai angin kencang itu mengakibatkan pohon intaran berdiameter sekitar 30 sentimeter dan panjang sekitar tujuh meter, tumbang dan menutupi badan jalan dari dua arah. Akibatnya, akses jalan dari dua arah di lokasi sempat macet beberapa jam. Namun, setelah mendapat penanganan dari petugas BPBD Karangasem, jalur itu sudah kembali normal. Arimbawa tetap meminta agar warga yang tinggal di perbukitan, pegunungan dan warga yang sedang berkendara di jalan raya, agar waspada. Kalau sudah dirasakan berbahaya, sebaiknya segera mencari tempat aman. Bagi pengguna jalan raya, kalau sudah terjadi angin kencang, sebaiknya mempertimbangkan kembali bepergian untuk menjaga keselamatan dari dampak bencana angin kencang itu. (kmb31)
Amlapura (Bali Post) Warga Desa Besakih, Rendang, dikagetkan dengan peristiwa kebakaran di Banjar Besakih Kangin, Rabu (28/12) kemarin. Kebakaran itu menghanguskan dua rumah warga. Kebakaran diduga karena korsleting listrik. Kebetulan saat peristiwa terjadi, dua rumah dalam satu pekarangan itu dalam keadaan tak perpenghuni, karena ditinggal berdagang pemiliknya. Informasi yang dihimpun, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 14.30 wita. Saat itu, Babinkamtibmas Besakih Aipda Wayan Sudana dan bersama pecalang Pura Besakih Gede Paruna, sedang melakukan pengamanan di Pura Bangun Sakti, Besakih. Tiba-tiba, keduanya melihat asap mengepul dari atap rumah korban. Rupanya, kepulan asap itu muncul dari pekarangan rumah korban Mangku Sedeng (65). Besarnya kobaran api, menghanguskan seluruh isi bangunan itu. Bahkan, api juga merembet ke rumah lainnya milik I Nengah Pasi (58) yang letaknya bersebelahan di dalam areal satu pekarangan. Kedua bangunan pun hangus terbakar. Melihat besarnya kobaran api itu warga sekitar langsung menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Karangasem. Mobil tangki milik Damkar akhirnya berhasil memadamkan api, dibantu warga sekitar, agar kebakaran tak merembet ke rumah-rumah lainnya. Proses pemadaman api ini juga dibantu petugas Damkar Kabupaten Klungkung. Mengingat jarak ke TKP lebih dekat dari Klungkung. “Semula informasinya, ada pura yang terbakar, sehingga kami kontak Damkar Klungkung,” kata Kabid Damkar Dishub, Gede Sukanta, seraya menegaskan pihaknya mengerahkan empat mobil damkar ke lokasi. Usai melakukan penanganan, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai miliran rupiah. (kmb31)
Bali Post/kmb31
KEBAKARAN - Kondisi rumah korban saat terjadi kebakaran dan pascapenanganan oleh Damkar Karangasem.
Bayi ’’Hydrocephalus’’ Meninggal
Setelah Konsumsi Paracetamol Kedaluwarsa?
Bali Post/kmb
TERIMA PELAYAT - Orangtua Yoga (kiri) saat menerima kedatangan para pelayat yang merasa iba dengan nasib Yoga, bayi hydrocephalus.
Perjuangan I Wayan Naya (28) dan Ni Ketut Novianti (23) untuk kesembuhan putranya yang menderita hydrocephalus berakhir. Sang putra yang masih berusia lima bulan, I Kadek Yoga Pranata, meninggal dunia Selasa (27/12) malam. Ironisnya, anak kedua pasangan suami istri asal Banjar Abang Kaler, Desa/Kecamatan Abang itu mengembuskan napas terakhir tiga hari setelah menjalani operasi di RSUP Sanglah. Bahkan sebelumnya, Yoga sempat meminum paracetamol kedaluwarsa. Apakah obat kedaluwarsa setahun lebih itu yang menyebabkan kematian korban?
BAYI malang Kadek Yoga Pranata itu meninggal sekitar pukul 23.00 wita dalam perawatan pasca-operasi di RSUP Sanglah. Nyawanya tak tertolong setelah mengalami demam tinggi selama dua hari. ‘’Panasnya sampai 40, sempat kejang-kejang. Sebetulnya masih sempat nyusu, tapi malamnya caket (keram),’’ ungkap Novianti dengan mata sembab di samping jasad bayinya yang Rabu (28/12) kemarin masih disemayamkan di rumahnya. Novianti maupun Naya mengaku tak pernah punya firasat buruk akan ditinggal putra keduanya begitu cepat. Pasalnya proses operasi Sabtu (24/12) berjalan lancar. Pasca-operasi sang buah hati juga tampak
sehat dan sudah bisa merespons dengan baik, ketika diajak berkomunikasi. Yoga Pranata yang pasca-operasi dirawat di Sal Angsoka 3 RSUP Sanglah bahkan sudah bisa netek. Novianti dan Naya sejatinya sudah mengikhlaskan kepergian putranya. Namun, tetap ada hal yang mengganjal. Yakni, soal obat penurun panas yang diberikan pihak perawat pasca-putranya dioperasi. Menurut Novianti, pada dua hari pertama pascaoperasi, putranya sempat mengonsumsi paracetamol yang sudah kadaluwarsa. Novianti pun baru ngeh setelah demam putranya tidak turun-turun. Setelah dicek ternyata obat penurun panas itu kedaluwarsa per 11 November 2015. ‘’Setelah
itu, obatnya memang langsung diganti, tapi demannya tidak turun-turun,’’ sesal Novianti. Jenazah Yoga Pratama tiba di rumah duka di Karangasem sekitar pukul 04.00 wita dan langsung disemayamkan di atas dipan, di dalam rumah berukuran 2,5 x 3 meter yang sangat sederhana. Bangunan yang merupakan rumah satu-satunya milik Naya dan Novianti itu hanya bagian bawahnya yang berdinding batako, separuh sisanya gedeg. Dipan tempat jenazah Yoga Pranata hanya dipasangi kelambu dari kain kasa. Sejak jenazah tiba, rumah keluarga miskin itu sudah didatangi pelayat, termasuk personel Peradah, KMHDI, dan Pramuka Peduli yang
sempat menggalang donasi untuk operasi Yoga Pratama. Pada kesempatan itu, mereka langsung menyerahkan donasi yang berhasil mereka kumpulkan, total Rp 15,767 juta. ‘’Rencananya dana ini kita serahkan hari Jumat nanti, untuk biaya pengobatan pasca-operasi,’’ ungkap Ketua Peradah Karangasem, I Wayan Budiasa. Pihak keluarga sudah mencari hari baik untuk upacara penguburan. Rencananya, jenazah Yoga Pranata dikubur di kuburan setempat Jumat (30/12) besok. ‘’Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membatu usaha kami mengobati anak kami,’’ ucap Naya. (kmb)
TABANAN
14
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Mutasi Pejabat Pemkab Atlet Berprestasi Terima Penghargaan Tabanan (Bali Post) – KONI Kabupaten Tabanan menyerahkan penghargaan kepada 30 atlet berprestasi di Warung Nami Rasa, Desa Buruan, Kecamatan Penebel, Rabu (28/12) kemarin. Dari jumlah itu lima di antaranya atlet disabilitas binaan NPC (National Paralympic Committee). Ketua KONI Tabanan I Dewa Gede Ary Wirawan mengatakan, penghargaan yang baru pertama kalinya diberikan ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, sekaligus memberikan motivasi kepada atlet lainnya. Apalagi sampai saat ini olahraga Tabanan masih menjadi juru kunci di Bali. Atlet yang menerima penghargaan minimal berprestasi di tingkat PON mulai tahun 2010. ‘’Ini sebagai bentuk apresiasi kami terhadap atlet berprestasi. Penghargaan juga diberikan kepada mantan atlet, pembina dan pelatih,’’ ungkap Ari Wirawan. Lima atlet disabilitas menerima penghargaan masingmasing Rp 1 juta karena meraih prestasi pada Perparnas 2016 di Jawa Barat. Mereka adalah I Made Adi Purnawan (merebut medali perak dan perunggu), M. Syarif Yasa (perak), Dewa Made Ari Sanjaya (perak dan perunggu), Ni Luh Made Heny (perak dan perunggu) dan I Gede Vica (perak dan perunggu). Sementara itu, Ketua KONI Bali I Ketut Suwandi minta KONI Tabanan berupaya meningkatkan prestasi atlet. ‘’Harus bangkit dari sekarang dengan melakukan pembinaan berkesinambungan,’’ katanya. Terkait penghargaan, ia mengharapkan para atlet, pembina dan pelatih tidak melihat dari nominalnya. Atlet NPC Dewa Made Ary Sanjaya (26) asal Banjar Triwangsa, Desa/Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, mengatakaan sangat senang menerima penghargaan. Ia menekuni atletik sejak SD. Oleh karena pernah mengidap glukoma, penglihatannya menurun sehingga mengalami kebutaan ketika tamat Sekolah Dasar. ‘’Mudah-mudahan ke depannya lebih diperhatikan lagi karena masyarakat awam terhadap atlet NPC seperti kami,’’ tandasnya. KONI Tabanan menyerahkan penghargaan total Rp 43.500.000. Atlet, mantan atlet, pembina dan pelatih mendapatkan penghargaan mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 10 juta. (kmb28)
Bupati Haruskan Teken Kontrak Kinerja
Tabanan (Bali Post) – Mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan akhirnya bergulir, Rabu (28/12) kemarin di Gedung Kesenian I Ketut Maria. Sebanyak 910 pejabat dilantik dalam momen pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diawali upacara majaya-jaya. Upacara pengambilan sumpah atau pelantikan dipimpin langsung Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Acara disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kabupaten Tabanan salah satunya Dandim 1619 Letkol Inf. Herwin Gunawan, serta Wakil Ketua DPRD Ni Nengah Sri Labantari, Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali I Wayan Sugiada dan Sekretaris DPRD Provinsi Bali I Wayan Suarjana. Bupati Eka pada kesempatan itu menekankan soal pentingnya inovasi dan perbaikan kinerja. Selaku kepala daerah, ia mengharuskan adanya pakta integritas. Mulai 2017 mendatang, para pejabat yang baru harus menandatangani atau meneken kontrak kinerja. ‘’Jangan berpikir duduk di posisi baru aman-aman saja. Harus didasari kontrak kinerja yang sedang kami rancang. Jadi, tunjukkan prestasi sebaik-baiknya,’’ tegasnya. Kontrak kinerja serta pakta integritas sebagai bentuk kesanggupan dan komitmen masing-masing pejabat dalam mengemban tanggung jawab
dan kewajibannya. Kontrak kinerja juga mengharuskan adanya inovasi dari masing-masing pimpinan OPD (dulu SKPD atau satuan kerja perangkat daerah) untuk selalu berinovasi dalam memunculkan programprogram pro-rakyat. ‘’Di antaranya memperjuangkan anggaran ke pemerintah pusat. Tabanan yang PAD-nya masih rendah perlu dukungan anggaran salah satunya dari pusat guna menjalankan program-program untuk mencapai Tabanan Serasi. Prestasi harus terus ditingkatkan sebagai wujud kesungguhan mengabdi kepada daerah,’’ katanya. Bupati Eka menilai proses mutasi kali ini merupakan yang tersukses dan terbaik. Menurutnya, penilaian didasari kondisi yang dianggapnya landai-landai saja. ‘’Tidak seperti lima tahun lalu yang mungkin banyak kepentingan politik. Sekarang kepentingan politik itu nomor dua. Lebih ke kinerja, dedikasi yang lebih diutamakan,’’ tambahnya. Ia minta para pejabat siap ditempatkan di mana saja demi kemajuan Tabanan.
Bali Post/kmb28
LANTIK - Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti melantik pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan di Gedung Ketut Maria, Rabu (28/12) kemarin. “Jangan setelah pengukuhan ada yang tidak terima, kasakkusuk dan menelepon ke sana
ke mari. Ini sudah final. Suka atau tidak pokoknya kerja, kerja, kerja. Jangan di sini
saja setuju, sejam kemudian menelepon dan WA saya,” ujar Eka. (kmb28)
Kadis PU Pingsan Saat Acara Pelantikan
Bali Post/kmb24
PEKENDUNGAN – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengikuti upacara ‘’nangluk merana’’ dan ‘’mapekelem’’ di Pura Luhur Pekendungan.
Pemkab Gelar Upacara ’’Nangluk Merana’’
Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan mengadakan upacara nangluk merana di Pura Luhur Pekendungan, Desa Beraban, Kediri, Rabu (28/12) kemarin. Upacara yang diisi mulang pakelem di Pura Luhur Tanah Lot ini dihadiri Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan. Panitia Acara Nyoman Sudarma mengungkapkan, upacara nangluk merana yang digelar setiap tahun bertujuan mendukung pertanian di Tabanan. Kegiatan ritual yang dilaksanakan berkesinambungan ini diharapkan mampu mengajegkan Tabanan sebagai daerah lumbung beras dan pangan Bali. Nangluk merana adalah upacara yadnya yang diadakan untuk memohon ke-
pada Ida Sang Hyang Widhi agar berkenan menangkal atau mengendalikan gangguan yang dapat membawa penyakit atau hama pada tanaman. ‘’Hama atau merana tidak hanya dipandang sebatas hama di sawah atau lahan pertanian, tetapi bisa dimaknai dengan segala aktivitas yang bisa merusak ekosistem, tanaman dan kehidupan masyarakat lainnya,’’ ujar Sudarma. Setelah persembahyangan bersama di Pura Luhur Pekendungan, acara dilanjutkan dengan mulang pakelem berupa kambing, itik dan ayam berwarna hitam di Pura Luhur Tanah Lot. Hadir Raja Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Wakil Ketua DPRD I Wayan Gindra dan Ketua Umum Perguruan Siwa Murti Jero Mangku Gede Made Subagia. (kmb24)
Tabanan (Bali Post) – Mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan di Gedung Ketut Maria, Rabu (28/12) kemarin, diwarnai kehebohan. Di tengah-tengah acara, tepatnya usai Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengambil sumpah jabatan, Kepala Dinas PU yang baru Ir. Nyoman Sunarta tiba-tiba ambruk dan pingsan. Sejumlah rekannya berusaha memberikan bantuan sebelum dirujuk ke rumah sakit. Kabar yang santer terdengar, pejabat eselon II B yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Tabanan itu baru sembuh dari sakit demam berdarah yang dideritanya. ‘’Saat acara saya sempat
Bali Post/kmb28
PERIKSA - Nyoman Sunarta diperiksa sejumlah pejabat yang berprofesi sebagai dokter setelah ambruk saat acara pelantikan. kram perut dan pusing. Tibatiba jatuh dan tidak ingat
apa-apa lagi,’’ ucap Sunarta yang akan pensiun Maret
2017 mendatang ditemui di rumah sakit. Pada mutasi pejabat di level eselon II, Kepala BKD I Made Yasa digeser menjadi Kepala Dinas Pariwisata menggantikan I Wayan Adnyana yang diplot menjadi Kepala Dinas Pendidikan mengisi posisi I Putu Santika. Santika selanjutnya memegang posisi Kepala Dinas Tenaga Kerja menggantikan Tjokorda Alit Juli yang dipercaya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM kini dijabat I Wayan Sugatra yang sebelumnya Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan seiring hilangnya Dinas DKP. Kepala BPMD I Gusti Ngurah Su-
panji mengisi pos Dinas Kebudayaan yang sebelumnya bergabung dengan Dinas Pariwisata. Posisi Kepala BPMD yang ditinggalkan Supanji diisi Kadis Hutbun Roeni Liestyowati. Di tingkat kecamatan, dari 10 camat lima di antaranya mengalami pergeseran. Camat Tabanan IGAN Supartiwi menjadi Camat Penebel menggantikan I P.A. Hendra Manik. Hendra digeser menjadi Camat Pupuan menggantikan posisi I Putu Arya Suta. Arya Suta menjadi Camat Tabanan menggantikan Supartiwi yang dipindah ke Penebel. Sementara Camat Marga I Made Murdika berganti posisi dengan Camat Kediri I Gust Agung Alit Adiatmika. (kmb28)
Warung Global
Jaga Budaya Bali Melalui Pararem
GUSTI Sumardayasa menyebut kebudayaan Bali lebih diakui dan dihargai serta berkembang di luar negeri. Saat kecil dulu dirinya biasa pergi ke balai banjar untuk megambel dan menari, sedangkan anak-anak sekarang kebanyakan main gadget. Ini dikatakannya dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Budaya Bali Utamakan Penampilan Luar’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Rabu (28/12) kemarin. Pesta Kesenian Bali yang diharapkan mampu melestarikan budaya Bali justru penyelenggaraannya monoton. Seni budaya bisa dikembangkan di kecamatan dan kabupaten. Persembahan kesenian di Pura-pura wajib laksanakan pada setiap wali atau piodalan agar kesinambungan
aktivitas seni budaya tetap terjaga. Ayu Petang membenarkan pengikisan budaya terjadi akibat orientasi manusia Bali kini lebih cenderung untuk mencari uang. Ketika harus melaksanakan upacara adat serta agama seperti magibung, maturan dan ngodalin susah menda-
patkan izin dari kantor tempatnya bekerja. Warga Bali mengalami dilema jika suntuk dalam kegiatan budaya lalu kapan bekerja untuk mencari makan. Vera memohon guru di sekolah lebih banyak memberikan kegiatan belajar seni budaya, sehingga siswa terbiasa dengan hal itu sebagai bekal hidup bermasyarakat dan melestarikan adat istiadat Bali. Menurut Arya, Bali kini terdesak oleh kebutuhan ekonomi yang menyebabkan sebagian besar masyarakatnya makin sulit mengatur waktu. Kelompok seni dan budaya harus dikuatkan dengan membuat beragam kegiatan. Pararem dan awig-awig harus berpihak pada kepentingan krama
Bali, bukan justru mengucilkan saudara Bali sendiri di tanah kelahirannya. Tidak semua pengunjung mengkhawatirkan budaya Bali akan mengalami kepunahan seperti yang dirisaukan banyak orang. Febri, Gung Raka, Nyoman Mastra dan Tut Dawi menyatakan
situasi yang menciptakan perubahan budaya seperti itu. Di lapangan tidak terlihat adanya kepunahan kesenian dan budaya Bali karena masyarakatnya memang tidak bisa lepas dari itu. Tata cara pelaksanaannya sedikit berbeda, namun esensinya sama. (dika)
15
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Zaha Dipanggil Timnas Pantai Gading
Gianni Infantino
Abidjan Wilfried Zaha, Rabu (28/12) kemarin dipanggil masuk timnas sementara Pantai Gading untuk Piala Afrika tahun ini, beberapa hari setelah ia bertemu dengan pelatih timnas Inggris Gareth Southgate mengenai masa depan internasionalnya. Zaha yang telah dua kali memperkuat timnas Inggris pada pertandingan-pertandingan persahabatan, masuk dalam daftar pemain yang dibawa ke Abu Dhabi pekan depan untuk memulai persiapan untuk turnamen di Gabon, di mana Pantai Gading akan berupaya mempertahankan gelar Afrika mereka. Southgate berusaha untuk membujuk Zaha untuk tetap membela Inggris pada pertemuan dua hari silam, demikian dilaporkan media Inggris. Pemain 24 tahun itu, yang lahir di Abidjan, mengumumkan niatnya untuk pindah kewarganegaraan menjadi Pantai Gading, setelah bertemu pelatih
Bali Post/ist
Jumlah Kontestan PD Berpeluang Bertambah
Dubai Federasi-federasi sepak bola mendukung rencana-rencana untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia (PD) melampaui 32 tim. Demikian kata Presiden FIFA Gianni Infantino, di Dubai, Rabu (28/12) kemarin. Petinggi federasi sepak bola global itu ingin menambah jumlah tim yang bermain pada turnamen final Piala Dunia menjadi 48 tim, dengan berargumen bahwa hal itu dapat dilakukan dengan kerangka waktu yang sama dengan turnamen saat ini. Federasi-federasi sepak bola global ‘’sepakat mendukung’’ ditambahnya jumlah tim peserta turnamen. Itu dilontarkan Infantino, yang juga sempat menyarankan turnamen berisi 40 tim. Infantino yang berbicara pada konferensi pers mengatakan turnamen berisi 48 tim, merupakan turnamen dengan struktur keuangan yang paling menguntungkan. Presiden FIFA itu sebelumnya menyarankan turnamen berisi 48 tim, namun dengan satu putaran kualifikasi, yang melibatkan 32 tim, di mana 16 pemenang akan mengikuti fase grup berisi 32 tim, dan bergabung dengan dengan 16 tim yang akan mendapatkan bye. Ketika ia terpilih pada Februari lalu, Infantino berjanji untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia dari 32 tim menjadi 40 tim. Infantino belakangan mengatakan kepada para pewarta, bahwa hal itu akan diserahkan kepada para anggota dewan FIFA, untuk menentukan “proses demokratis” perihal penambahan tim tersebut. (ant/rtr)
Bali Post/ap
BOLA ATAS - Pemain Hull City Dieumerci Mbokani (kiri) melakukan duel bola atas dengan lawannya Aleksandar Kolarov dari Manchester City.
City Marakkan Perebutan Gelar Liga
Bali Post/ist
Manajer Swansea Bradley Dipecat
London Swansea City telah memecat manajer asal Amerika Bob Bradley. Klub kedua terbawah Liga Inggris (Premier League) ini mengatakan dalam sebuah pernyataan di akun resmi twitter mereka, Rabu (28/12) kemarin. Swansea kalah 1-4 di kandang West Ham United, Selasa (27/12) lalu. Swansea hanya mengemas 12 poin, dengan klub terbawah Hull City, setelah menjalani 18 pertandingan, dengan tiga kemenangan dan tiga kali seri. (ant/rtr)
akan berat, namun kami harus terus melaju karena Chelsea sangat bagus tahun ini,’’ sambungnya. City menghuni peringkat ketiga di liga, tertinggal tujuh angka dari pemuncak klasemen Chelsea, setelah 18 pertandingan, dan akan melawat ke markas tim peringkat kedua Liverpool pada Sabtu. Peraih penghargaan Pemain
pengganti Daniel Sturridge, mengangkat Liverpool kembali ke tempat kedua, enam poin di belakang pemimpin Chelsea, setelah Jonathan Walters sempat memimpin di depan dengan gol untuk Stoke pada menit 12. Tim tuan rumah, yang mendominasi penguasaan bola menyamakan kedudukan ketika Lallana mencetak gol dari sudut yang sempit, dan Firmino melakukan serangan balik dengan tembakan rendah,
Duel di Hotel, Gascoigne Dilarikan ke RS
panjang melawan kecanduan alkohol, ditendang sampai jatuh di tangga setelah berseteru dengan tamu lain. Seorang saksi mata lain menulis di facebook bahwa merupakan suatu hal yang ‘’memalukan’’ untuk melihat Gascoigne dalam kondisi seperti itu. Juru bicara Gascoigne, Terry Baker, mengonfirmasi bahwa Gascoigne dirawat di rumah sakit karena luka pada kepala. Baker menambahkan, ‘’dia tidak ditahan. Dia dilepas dan dibolehkan pulang.’’ Pada September lalu, Gascoigne didenda 1.000 pound, setelah dinyatakan bersalah, karena melakukan pelecehan rasial pada acara televisinya. (ant)
yang masuk setelah membentur mistar gawang. Blunder pemain bertahan Stoke turut membantu Liverpool menutup kemenangannya, setelah turun minum, ketika Imbula menerima umpan silang Divock Origi, dan justru mengarah ke gawangnya sendiri, sebelum Sturridge akhirnya mematahkan operan kurang cermat Ryan Shawcross serta mencetak gol untuk tuan rumah. (ant/rtr)
REBUT - Pesepak bola Liverpool Dejan Lovren (kiri) sama-sama berebut bola dengan lawannya Peter Crouch dari Stoke City.
Liverpool Tundukkan Stoke City London Liverpool merayakan kemenangan ketiga mereka di Liga Inggris (Premier League) secara berturut-turut dengan sukses, di laga kandang, atas Stoke City dengan skor 4-1, setelah mereka sempat tertinggal pada awal laga di Anfield, Rabu (28/12) kemarin. Adam Lallana, Roberto Firmino, sebuah gol bunuh diri Giannelli Imbula, dan serangan mematikan dari pemain
Bali Post/ap
Mounrinho Berharap Martial Masuk Skuad Inti MU
Anthony Martial
Bali Post/ist
Bali Post/ist
Terbaik Afrika empat kali Toure mengatakan ia tidak sabar dengan atmosfer luar biasa di Anfield. ‘’Bagi saya ini hampir seperti ‘final’ Liga Inggris, karena menurut saya ini akan menjadi bentuk sepak bola yang serupa,’’ kata pemain Pantai Gading itu. ‘’Menurut saya para penggemar akan begitu fantastis,’’ tambahnya. (ant/rtr)
Yaya Toure mengatakan kegembiraan menjadi bagian dari upaya Manchester City untuk bersaing merebut gelar Liga Inggris, telah membuat dirinya merasa kembali seperti anak-anak. Toure mencatatkan penampilan apik, sejak kembali ke pasukan Pep Guardiola, setelah perseteruan antara sang manajer dan agennya berakhir, dan ia telah mencetak tiga gol dari tujuh penampilan di Liga Inggris, termasuk membukukan gol pembukaan saat timnya menang 3-0 di markas Hull City, Selasa (27/12) lalu. ‘’Saya merasa seperti anakanak, hanya menikmati bermain sepak bola, dan membantu rekan-rekan setim saya dan para penggemar,’’ kata sang gelandang kepada media Inggris. ‘’Ini sangat penting bagi saya. Saya terbiasa memenangi Liga Inggris, dan menurut saya ini seperti telah terbiasa, dan saya ingin memenangi gelar Liga Inggris yang lain. Saya tahu ini
Paul Gascoigne
London Mantan pesepak bola Inggris Paul Gascoigne terlibat perkelahian di suatu hotel di London. Demikian kata sejumlah saksi mata, dan dilarikan ke rumah sakit (RS), setelah menderita cedera pada kepalanya. Police Metropolitan mengatakan, para petugas dipanggil karena adanya gangguan di Hotel Ace, di Shoreditch, London, Selasa (27/12) malam lalu, sebelum seorang pria berusia 49 tahun dibawa ke rumah sakit. Juru bicara Scotland Yard berkata, ‘’Orang itu dibawa ke rumah sakit di London Timur, di mana Dia berada di sana pada kondisi stabil.’’ Saksi mata Alvin Carpio berkata bahwa Gascoigne, yang sempat menjalani pertarungan
London -
Bob Bradley
Michel Dussuyer, bulan lalu. Federasi Sepak Bola Pantai Gading mempublikasi gambar pertemuan sang pemain dengan sang pelatih dan presiden federasi, serta berpose dengan kaus timnas Pantai Gading. Pemain sayap Crystal Palace itu bermain untuk Inggris saat melawan Swedia dan Skotlandia pada November 2012 dan Agustus 2013. Namun tetap dapat dipanggil Pantai Gading, karena ia belum pernah membela Inggris pada pertandingan kompetitif. Pantai Gading akan menyelenggarakan pemusatan latihan selama sepuluh hari di Abu Dhabi. Selanjutnya mereka akan menuju ke Oyem di Gabon, di mana mereka bersaing di Grup C dengan Republik Demokratik Kongo, Maroko, dan Togo, yang dimulai pada 16 Januari 2017 nanti. Skuad ini juga memasukkan bek Manchester United Eric Bailly, yang belakangan telah pulih dari cedera, dan penyerang Stoke City Wilfried Bony. (ant/rtr)
London Jose Mourinho mendesak Anthony Martial untuk mengikuti jejak Henrikh Mkhitaryan dan membuka jalannya untuk masuk ke tim inti Manchester United (MU). Martial mendapati dirinya tidak masuk dalam rencanarencana tim inti Mourinho, setelah empat kali tampil sebagai pemain pengganti, dari 11 penampilannya di Liga Inggris musim ini. Namun sang manajer berkata bahwa ia tidak memiliki rencana untuk menjual penyerang Prancis berusia 21
tahun itu. ‘’Anthony masih sangat, sangat muda, orang-orang melupakannya, dan pada musim terakhir Manchester United bermain sangat berbeda. Dia pada dasarnya bermain di depan,’’ kata Mourinho. ‘’Tim memiliki banyak penguasaan bola yang pasif, hanya menunggu untuk memberikannya ke ruang untuk dikejar Anthony, dan mencetak gol. Musim ini lebih sulit. Dia sedikit memerlukan waktu untuk memperbaiki diri,’’ bebernya.
Pemain internasional Armenia Mkhitaryan juga kesulitan untuk menembus tim inti pada fase awal musim ini. Akan tetapi, ia berhasil masuk ke sana dengan penampilan gemilang di Liga Eropa saat melawan Zorya Luhansk pada awal bulan lalu. ‘’Setiap pemain berbeda. Saya mendapati musim ini bahwa situasinya (Mkhitaryan) lebih sulit daripada Anthony,’’ tambah Mourinho. ‘’Mkhiatryan sangat terbuka, dan memahami perbedaan antara saya dan pelatih-
pelatih lain yang pernah mengasuhnya. Perbedaan antara keperluan Liga Inggris dan Liga Ukraina, atau bahkan Liga Jerman, filosofi permainannya sangat berbeda. Dan dia banyak memperbaiki diri tanpa bermain, namun dia banyak bekerja untuk mencapai level yang diperlukan,’’ paparnya. United yang menghuni peringkat keenam di liga, tertinggal 13 angka dari pemuncak klasemen Chelsea, setelah 18 pertandingan, akan menjamu tim peringkat ke-15 Middlesbrough. (ant/rtr)
OLAHRAGA
16
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Invitasi Atletik
‘’Sprinter’’ Yoga dan Cantika Kawinkan Gelar
Mangupura (Bali Post) -
Pelari jarak dekat (sprinter) yakni Kadek Yoga Putra (Petang) dan Sang Ayu Putu Cantika Anasthasia (SMAN 1 Kuta) yang menjuarai lari 100 meter pada hari pertama Invitasi Atletik Mangupura Cup 2016 di Stadion Mengwi, Selasa (27/12) lalu, kembali juara di nomor lari 200 meter. Di nomor 200 meter, Yoga mencatat waktu 23,95 detik, sedangkan Cantika (28,84 detik).
Bali Post/022
LOMPAT JAUH — Seorang atlet lompat jauh mengikuti Invitasi Atletik Mangupura Cup 2016 di Stadion Mengwi, Badung, yang berakhir Rabu (28/12) kemarin.
Atlet lain yang mengawinkan gelar seperti Ni Luh Putu Gita Mentari (SMAN 1 Abiansemal) juara di lompat jauh (4,90 meter) juga juara pada nomor lompat jangkit (9,97 meter). Termasuk Ni Ayu Lestari (SMAN 1 Abiansemal) juara di lempar cakram (28,34 meter), serta tolak peluru (6,93 meter). Juara II tolak peluru Ni Putu Susia Dewi (SMAN 1 Mengwi/6,76 meter), serta Ni Komang Mery Agustini (SMAN 1 Mengwi/6,41 meter. Sementara hasil hari terakhir, Rabu (28/12) kemarin, lempar lembing Ni Putu Pande
Widiari (SMAN 1 Abiansemal/25,30 meter), disusul Ni Made Mela Dwi Adnyani (SMK P Mengwitani/23,70 meter), serta Ni Luh Wiwindayani (SMPN 3 Abiansemal/21,29 meter). Di sektor putra, juara lempar lembing I Wayan Alit Sukerta (SMPN 3 Abiansemal)/37,28 meter), kemudian Kadek Aristya Wahyudi Putra (SMPN 4 Mengwi/30,70 meter), serta Wayan Edi Liana (SMK Pandawa Abiansemal/29,97 meter). Juara tolak peluru putra I Nyoman Suarya Putra (Mengwi/11,26 meter), disusul I Made Wiranata (SMPN 3 Abiansemal/10,79 meter), dan
Petenis Made Eskar Juara U-14 di Makassar
KKI Bali Geliatkan Kejuaraan Antardojo
Denpasar (Bali Post) Petenis Bali Made Eskar Bholenad Revilla keluar sebagai juara dalam turnamen Junior Championship CDR Cup U-14 di Makassar, Sulsel, Rabu (28/12) kemarin. Di laga final, Eskar menang atas lawannya Fahrian (Banjarmasin, Kalsel) dengan skor 7-5, 6-3. Sebelumnya, Made Eskar juga juara di U-14 pada event bertajuk FIKS Tennis Open di Bandung, Jabar, 18-23 Desember lalu. Pada laga pamungkas, Made Eskar menundukkan lawannya Novaldo (Semarang, Jateng) dengan skor 5-7. 7-5 (10-5). Wasekum Pengprov Pelti Bali Cok Agung Aribawa, di Denpasar, Rabu (28/12) kemarin menjelaskan, pihaknya bangga atas prestasi yang ditorehkan siswa kelas III SMP di Canggu Community School itu. ‘’Kami bangga sebab Made Eskar mampu di kancah nasional, dan prestasinya mampu mengalahkan petenis provinsi lain,’’ tuturnya. Cok Agung Aribawa berharap Made Eskar terus menggapai prestasi di level nasional. Apalagi, Made Eskar saat ini mengikuti program latihan di base camp Teddy Widi di Jakarta. Yang membanggakan, berkat prestasinya pada dua turnamen junior di Makassar dan Bandung, urutan Made Eskar menyodok di peringkat nasional. Bahkan, Made Eskar berhak mengantongi tiket guna berlaga pada Junior Master di Jakarta pada 9 Januari 2017 mendatang. ‘’Kami harapkan Made Eskar bisa tampil all-out di ajang Junior Master, sehingga prestasinya makin diperhitungkan di level nasional,’’ harap Cok agung Aribawa. (022)
Ida Bagus Pidada
Bali Post/ist
Bagus Pidada dan Desak Monika Terbaik di Selekda
Made Eskar Bholenad Revilla (tengah)
Bali Post/ist
Pembinaan Anggar Kerja Sama dengan Korea
Jakarta (Bali Post) Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) menjalin kerja sama dengan Korea National Sport University dalam pembinaan atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan internasional. Ketua Umum PB Ikasi Agus Suparmanto dalam keterangannya kepada media, di Jakarta, Rabu (28/12) kemarin, mengatakan kerja sama yang dijalin dengan Korea ini merupakan salah satu proses pembinaan berkesinambungan untuk meningkatkan prestasi atlet Indonesia. ‘’Korea merupakan salah satu negara kuat untuk cabang olahraga anggar. Bahkan pada Olimpiade 2016 lalu, atletnya juga mampu menyumbang medali emas. Makanya, kami sangat mengapresiasi kerja sama ini. Semoga bisa memotivasi dan memberi semangat pada atlet Indonesia,’’ katanya. Kerja sama PB Ikasi dengan Korea sebenarnya sudah terjalin cukup lama. Sebelum mendapatkan kunjungan dari Korea National Sport University, atlet Indonesia yang menjalani pemusatan latihan ini, juga mendapatkan kunjungan dan latih tanding bersama dengan timnas Korea. Khusus dari Korea National Sport University, ada 12 atlet yang didatangkan, dan selanjutnya berlatih bersama dengan atlet Indonesia di Cilandak Comercial Estate, Cilandak, Jakarta Selatan. Latihan bersama ini diharapkan mampu mengejar ketertinggalan atlet Indonesia dengan atlet internasional yang lain. Perwakilan dari Korea National Sport University, Tae Suk, mengatakan jika potensi atlet Indonesia sebenarnya sangat besar. Saat ini tinggal bagaimana atlet yang ada saat ini dimaksimalkan. Sistem latihan harus ditingkatkan, sehingga target bisa tercapai. ‘’Atlet Indonesia sebenarnya memiliki kemampuan yang bagus, saat ini tinggal dilatih dengan giat saja, sehingga bisa sama dengan atlet Negeri Ginseng. Kami sangat mengapresiasi pembinaan yang dilakukan Ikasi,’’ kata Tae Suk. Sementara itu, ketua penyelenggara latih tanding IndonesiaKorea, Khairuman, mengatakan sebagai tuan rumah pihaknya tidak ingin melawatkan kesempatan untuk menambah pengetahuan, dari atlet yang telah menunjukkan kualitasnya. Apalagi Indonesia sudah dihadapkan dengan SEA Games 2017. ‘’Yang paling penting, kami mendapatkan pelatihan yang merupakan rangkaian persiapan untuk SEA Games 2017 di Malaysia. Kedatangan mereka sangat menguntungkan bagi kita,’’ katanya. Selain SEA Games 2017, atlet anggar Indonesia juga harus bersiap diri menghadapi Asian Games 2018. Apalagi kejuaraan empat tahunan ini, bakal digelar di Jakarta dan Palembang. (ant)
Kadek Juleo Adinatha (SMK Par Dalung/9,11 meter). Juara lari 1.500 meter adalah I Dewa Made Wira Adjana (Petang/05.04.83 detik), kemudian Dewa Putu Putrawan (SMAN 1 Mengwi/05.08.91 detik), serta I Nyoman Suarsana (SMK P Mengwitani/05.11.80 detik). Di sektor putri, juara lari 1.500 meter adalah Ni Kadek Sudarmini Putri (SMAN 1 Mengwi/06.21.21 detik), kemudian I Gsuti Widya Darmayanti (SMAN 1 Abiansemal/06.29.94 detik), serta Ni Putu Soma Asih (SMA Pandawa Abiansemal/06.38.40 detik). Sementara juara lari 400
meter direbut Ida Ayu Gede Sukmarini Wati (SMAN 1 Abiansemal/01.08.28 detik), disusul Made Ratna Permata Sari (SMAN 1 Mengwi/01.09.25 detik), serta Ni Putu Santika Dewi (SMAN 1 Mengwi/01.13.01 detik. Juaa lari 400 meter putra yakni I Gusti Made Adi Suputra (SMAN 2 Mengwi/53.47 detik), kemudian Ida Bagus Gede Surya Antara (Abiansemal/57.21 detik), serta I Gusti Agung Gede Bay Banyuning (SMAN 1 Mengwi/57.34 detik). Ketua Panpel Ida Bagus Nyoman Gede Santosa, kemarin, menyatakan invitasi melibatkan total 400 atlet. Dikemukakan, bagi atlet yang juara bakal dibina secara berkelanjutan. ‘’Mereka dipersiapkan terjun pada Porsenijar Badung dan Bali, termasuk menjadi atlet pelapis Porprov,’’ terang Ida Bagus Santosa. (022)
Denpasar (Bali Post) Petenis Ida Bagus Pidada (Karangasem) dan Desak Monika (Buleleng) merupakan petenis peringkat I Bali dalam selekda petenis Bali U-18, di Lapangan Tenis KONI Bali sejak Senin (26/12) lalu dan berakhir hingga Rabu (28/12) kemarin. Di f i na l p ut ra , B a g us Pidada mengalahkan Ari Sanjaya (Buleleng) dengan skor 2-1, sedangkan dalam perebutan juara III Ngurah Bende (Buleleng) menundukkan Ida Bagus Wisnu (Denpasar) 2-0. Dengan demikian, peringkat petenis Bali U-18 Ida Bagus Pidada, Ari Sanjaya, Ngurah Bende, dan Ida Bagus Wisnu. Di sektor putri, Desak Monika menundukkan Desak Meisa Cantika (Buleleng) 2-1, sedangkan per-
ingkat III direbut Made Adnyani (Buleleng) yang menang atas Ayu Risma (Buleleng) juga dengan skor 2-1. Dengan demikian, peringkat petenis Bali U-18 urutannya Desak Monika, disusul Desak Meisa Cantika, Made Adnyani serta Ayu Risma, keempatnya berasal dari Buleleng. Dalam laga final, kemarin, disaksikan langsung pelatih nasional Deddy Prasetia dari klun Detec Jakarta. Sekum Pengprov Pelti Bali IGAN Susrama menjelaskan, peserta selekda petenis putra (17), putri (10). Tujuannya, untuk mengetahui urutan mereka di Bali selama setahun ini. Selain itu, pihaknya ingin mengevaluasi kemajuan atlet selama setahun utamanya menyangkut progress
berikut faktor apa kekurangan atau kendala mereka dalam menggapai prestasi. Pelti Bali pun memberikan apresiasi kepada mereka, dengan memberikan uang pembinaan, sebab mereka banyak menguras energi, waktu, dan tenaga demi kemajuan tenis Bali. Ngurah Susrama juga mendapatkan saran dari Ketua Umum KONI Bali, bahwa petenis peringkat I dan II diberikan jam terbang yang lebih, dengan mengikuti berbabagi turnamen nasional di luar Bali. ‘’Ikut turnamen itu sebagai program try-out bagi atlet,’’ tutur Ngurah Susrama. Apalagi, mereka ini juga diproyeksikan membela Bali di ajang PON Remaja dan PON Papua 2020 mendatang. (022)
Mangupura (Bali Post) Perguruan Kushin Ryu M Karate-do Indonesia (KKI) Bali sadar bahwa pada masa kepengurusan sebelumnya belum pernah digelar kejuaraan antardojo. Padahal, dojo selama ini dikenal sebagai ujung tombak pembinaan, di mana berkat polesan tangan dingin para pelatih bisa melahirkan karateka andal. Oleh sebab itu, Ketua Pengprov KKI Bali AAN Mahendra yang kembali dipercaya menakhodai KKI Bali masa bakti 2016-2021, bakal menggeliatkan kejuaraan antardojo mulai di tiap pengkab dan pengkot KKI seluruh Bali. Selanjutnya, bagi dojo yang jawara di kabupaten dan kota, bakal diadu lagi dalam kejuaraan antadojo se-Bali. Agung Mahendra mengingatkan, perguruan KKI bukan sekadar mengajari ilmu bela diri karate kepada anggotanya. Akan tetapi, lebih dari itu mereka juga dituntut memiliki sopan santun, beretika, bermoral serta menghormati sang pelatih dengan memanggilnya sensei. ‘’Setiap karateka KKI wajib menghormati pelatih maupun gurunya,’’ ucapnya. Soal prestasi KKI Bali, Agung Ngurah Mahendra tidak meragukan lagi, sebab tercatat
dua kali KKI Bali juara umum pada Kejurnas KKI antarpengprov yang digelar di Osman Sapta Odang (OSO) Centre di Bekasi, Jabar. ‘’Karateka kami juga banyak yang juara baik di PON maupun Piala Asian Karate-do Federation (AKF),’’ ungkapnya. Bahkan, dia pun berobsesi ke depan dibentuk wadah aliran Kushin Asia, dan ketuanya dijabat insan karate Kushin dari Indonesia. ‘’Saya kira sudah sewajarnya wakil Indonesia memimpin Kushin Asia. Mengingat, Indonesia memiliki Dojo OSO yang terbesar dan termegah,’’ katanya. Agung Ngurah Mahendra bertekad memajukan prestasi KKI Bali, kiatnya di tangan kinerja Binpres, Majelis Sabuk Hitam (MSH), termasuk Ketua Dewan Guru. ‘’Mereka ini harus kami hormati, dan perguruan kami Kushin ingin maju baik pada bidang kata, kumite, serta jujitsu, yang kini makin digandrungi masyarakat,’’ ucapnya. KKI juga membagi ilmu kepada mereka yang kurang beruntung, misalnya mengalami cacat fisik (disabilitas). ‘’Tiap dojo jika menemukan masyarakat sekelilingnya mengalami disabilitas, bisa diajak berlatih karate Kushin,’’ pesannya. (022)
Kemenpora Rekomendasikan Kongres PSSI di Bandung Menpora Dukung Galanita AAN Mahendra (kanan)
Jakarta (Bali Post) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengeluarkan surat rekomendasi pelaksanaan Kongres PSSI di Bandung, Jawa Barat, 8 Januari, setelah sebelumnya Sekjen PSSI Ade Wellington mengajukan surat permohonan kepada Menpora. ‘’Surat rekomendasi sudah kami kirimkan hari ini. Surat juga ditembuskan ke Kepala Kepolisian Republik Indonesia,’’ kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto, di Jakarta, Rabu (28/12) kemarin. Dalam surat rekomendasi dengan nomor surat 1416/D. IV/XII/2016 tertulis jelas, jika pemerintah dalam hal ini Kemenpora memberikan rekomendasi Kongres PSSI di Bandung sesuai dengan keputusan PSSI. Kondisi ini berbeda dengan sebelumnya yang terjadi tarik ulur. Pada kongres sebelumnya antara pemerintah dan
PSSI beda pendapat soal lokasi kongres, meski akhirnya mendapatkan kesepakatan kongres digelar di Jakarta. Sebelumnya, PSSI menginginkan kongres dengan agenda pemilihan pengurus di Makassar, sedangkan pemerintah ingin di Jakarta. Kemenpora dalam suratnya berharap pelaksanaan kongres pertama PSSI di bawah pimpinan Edy Rahmayadi ini berlangsung dengan lancar dan diselenggarakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, Sekjen PSSI Ade Wellington mengatakan, jika pihaknya telah menetapkan lokasi kongres yaitu Hotel Aryaduta Bandung. Sebelum memutuskan lokasi tersebut, pihaknya terlebih dahulu melakukan verifikasi terhadap beberapa hotel, yang ada di kota kembang itu. Dalam kongres perdana di bawah pimpinan Edy Rah-
mayadi ini, ada beberapa agenda yang bakal digelar, di antaranya pengukuhan kepengurusan PSSI periode 2016-2020. Selain itu, terkait pembagian tugas 12 anggota Komite Eksekutif (Exco). Selain itu, ada agenda yang tidak kalah penting, yaitu membahas masa depan atau status tim yang pada kongres sebelumnya tidak jadi dibahas. Tim yang bakal dibahas adalah Persebaya Surabaya, Arema Indonesia, Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Persewangi Banyuwangi, Persipasi Kota Bekasi dan Lampung FC. Khusus untuk Persebaya, saat ini memang menjadi perhatian karena suporter fanatiknya atau lebih dikenal dengan Bonek terus meminta kepastian. Bahkan, beberapa kali telah melakukan aksi unjuk rasa untuk menuntut status keanggotaan tim kesayangannya. (ant)
Digulirkan Kembali
Jakarta (Bali Post) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendukung kepada pihak terkait untuk segera menggulirkan kembali kejuaraan sepak bola wanita atau Galanita sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan sepak bola wanita di Indonesia. ‘’Melihat animo masyarakat dan para pesepakbola wanita yang cukup tinggi. Kami berjanji akan mendorong PSSI agar kembali mengaktifkan Galanita yang dulu pernah ada,’’ kata Menpora Imam Nahrawi, di Jakarta, Rabu (28/12) kemarin. Orang nomor satu di Kemenpora ini baru saja membuka secara langsung turnamen sepak bola wanita yang digagas oleh Kaukus Anak Gawang di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah. Pada pembukaan juga hadir Wali Kota Solo FX
Bali Post/dok
Hadi Rudyatmo. Bengawan Cup, menurut Menpora, bisa dikatakan sebagai salah satu tonggak kebangkitan sepak bola wanita nasional, yang selama ini kalah bersaing dengan sepak bola putra. Untuk itu, keberadaannya harus tetap dipertahankan demi kelangsungkan sepak bola wanita di Tanah Air. ‘’Semoga anggaran dari pemerintah dan sponsor bisa mendukung secara penuh, dan penyelenggara ajang ini (Bengawan Cup), bisa ambil bagian di dalamnya,’’ kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu. Perkembangan sepak bola wanita di Indonesia terbilang belum maksimal, mengingat belum adanya kompetisi sepak bola wanita profesional. Padahal, di beberapa negara tetangga, seperti Myanmar dan Singapura kompetisi sudah mulai berjalan. (ant)
Kamis Pon, 29 Desember 2016
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris
Dcr segera Engineering ***Programmer Computer Full Dcr Accounting, pajak,S1 Acct Tlp.03618950126 / 082340606627 Time S1/D3/SMK email ke pglm 2 thn,hrd@melali-mice.com A.BP.001.12.16.0001437 B.BP.004.12.16.0000725 hari@esolindo.com ** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** Dcr Akunting berpengalaman S1 A.BP.001.12.16.0001345 SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga Timor leste Gaji Tinggi makan Bth Engeneering Elektrikal, A.BP.001.12.16.0000993 tdr dlm CV:nth@sukustudio.com Drafter,Supr,AC,SkillListrik, Dcr Sgr Sopir SIM A/B1.Nangka Hub/WA:081238164914 pipa, purchasing Accounting, Utr Gg.Kusumasari 8X T.411855 A.BP.001.12.16.0001387 marketing,Supir,Gudang A.BP.001.12.16.0001187 Cr Pembantu Wnt Daerah Simpang Dibutuhkan Segera Karyawan/ti Telp. 0361-238055,0811399736 Siur Kuta,Gj1,7Jt 081239232035 email:hrd:lintasdaya@gmail.com utk Posisi: Kepala Kantor Kas, B.BP.154.12.16.0000783 B.BP.004.12.16.0000762 AO/Marketing,Kolektor,Kirim CV Cr Sgr English Teach Lls S1+Gr Cr Pembantu Gj1,5 yg antar dpt Lls PGSD u/Bimbel 087866100705 ke Jalan Diponegoro No.162 A.BP.001.12.16.0001428 Dps Telp(0361)223740-224236 500 T.081805481810/488315 lgs Dcr IT Staff, Corel Photoshop A.BP.001.12.16.0001375 A.BP.001.12.16.0001406 jaringan,Timor Leste mkn tdr !Dcr Housekeeping Wanita&Sopir Crusoes Bar legian Looking for dlm CV:nth@sukustudio.com Pribadi bs B.Inggris,Pnglm min Kitchen Staff,PR, Experienced, Hub/WA:081238164914 1th Kirim Lam+CV ke:goesdeart@ Floor Manager&Supervisor,Call A.BP.001.12.16.0001388 gmail.com/hub.082342020080 081916398640 Email: Dcr Krywn Sego Jamur Dps max30 B.BP.166.12.16.0000793 crusoesbarbali@gmail.com th Bs memasak Hub:081246917572 Dbthkn Plksna Lpngan u/di B.BP.154.12.16.0000785 A.BP.001.12.16.0001429 Labuan Bajo.Lmrn Kirim ke Dcr PRT Tidur Luar Gaji Besar Dbt sgr Tng Garden u/di Hotel lowonganwahanaadikarya@gmail. Jl.Diponegoro 51 (0361-247111) Daerah Krobokan T.081236700700 com Telp.244582 A.BP.001.12.16.0001456
A.BP.001.12.16.0001431
A.BP.001.12.16.0001383
Dcr Penunggu Kost/Sopir SIM A Tdr Dlm,KTP Bali-08123928624
A.BP.001.12.16.0001444
Dcr SM Cipil Accout,Admin/Log Email:made_darna@yahoo.co.id
Perusahaan Bidang Keuangan Membutuhkan Sales Manager, Kirim Lmr ke:emailtoahs@gmail.com
A.BP.001.12.16.0001440
Dcr Sgr CDP-Cook-Waitress u/Resto CV ke:info@wulandarire sto.com Telp.467100
A.BP.001.12.16.0001443
A.BP.001.12.16.0001382
Dcr serabutan Pria/Wnt Tdr Dlm 085339057458/087861722648
A.BP.001.12.16.0001458
Dcr sgr Sales Marketing (Eng) Hub.PT.QRG Jimbaran 8480379
A.BP.001.12.16.0001152
Dcr Sopir Pribadi Cpt,Pglmn di Bali 5Th, Bhs Inggris,Flexibel Kadang2 Nginep di Karangasem Ahir Pekan.Gaji Bgs,6HrKrj Ada Referensi Krj,Bs Lsng Krj,732393 divinediva_189@hotmail.com
Dibthkan Accounting,Customer Service,Adm,Marketing.Bawa sgr CV : BPR Kertha Warga Jl.Gajah Mada No.62 Tbn (0361)811236 Email:bprkerthawarga@yahoo.com
Dicari Housekeeping Segera Hub.081338409322
Dibutuhkan Segera Sales 10 Orang Pria dibwh 40th min.SMA memiliki motor sendiri&SIM C, Marketing 3 Orang Wanita dibwh 35Th Min.D3,GA 3 Orang Pria di bawah 35th Min.D3 DesignGrafis /IT, Menarik,Jujur,Hub.PT.Bali Cahaya Amerta Jl.By Pass Ngurah Rai No.482 Sanur,0361285960, bali.cahaya.a_merta@gmail.com
A.BP.001.12.16.0001436
A.BP.001.12.16.0001455
A.BP.001.12.16.0001434
Dicari Pengasuh Balita Tinggal di Dalam Hub: 0817359590
A.BP.001.12.16.0001433
Dcr staf Wr.Beguling, Kitchen, wtrss,serabutan 081238473242
B.BP.004.12.16.0000726
Dcr waiter/ss u/Tubes Rest Jl.Popies 2 Hub.753510/760063 B.BP.145.12.16.0000779
Dcr Engginering u/Restaurant Telp:0811399130 Kirim CV ke: mutiatrattoria@hotmail.com
A.BP.001.12.16.0000594
Costa Cruise Asia Cr HK Galley Rest Service Cook, 087861844721 bttprecruitment@gmail.com
A.BP.001.12.16.0001430
B.BP.004.12.16.0000782
Dcr Staff Travel AG bs Bhs Inggris+Computer CV Email:patrice @expeditionindonesia.com Telp 081353378450 Location Sanur
A.BP.001.12.16.0001435
Dicari Rest Manager,Bartender, Waitress.Berpengalaman.Gaji UMR+Serv+Insentif.CV Antar ke Jl.Kerobokan No.11 Tel.755204
Dicari segera PRT daerah Dps Gaji 1,5Jt tdrdlm.081936290190
A.BP.001.12.16.0001427
Dicri Kabag.Kredit,HRD,Account Officer(AO)Funding Officer(FO) PT.BPR Prima Dewata Jl.Gatsu Barat No.18 Y Badung (0361) 430816/430818
A.BP.001.12.16.0001441
A.BP.001.12.16.0001449
PRT Max 30th TdrDlm Gaji 1,5jt RmhKcl.Dps 081916672172 Prbdi
A.BP.001.12.16.0001147
PRT Tinggal Dalam,Gaji Bersih. H.087861009899
Dicari Sales penglaman,Gaji 3Jt Hub:082147591197(Tdk SMS)
A.BP.001.12.16.0001459
Dicari Therapist(Laki-Lakki) B.BP.004.12.16.0000780 yang bisa BahasaInggris,Tinggi Perusahaan Pelayaran Domestik Min160,Min Tamatan SMA,Max 35 butuh staff Administrasi waniTahun,punya Kendaraan Sendiri, ta pengalaman min 1Th,mau beSehat dan Pekerja Keras, Penga- kerja keras,bertanggungjawab dan laman tidak Diutamakan,dan Reintegritas tinggi kirim CV: ception bisaBahasaInggris&bisa mylovesari@yahoo.com Computer,Kirim CV ke jarimenar A.BP.001.12.16.0001424 i@jarimenari.com/Jl.RayaBasang SPG for jewelry shop.Kuta:0811 kasa #47,Seminyak,(0361)736740 3866371;Sanur/Ubud:08113866372 B.BP.004.12.16.0000646
B.BP.804.12.16.0000075
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post SUZUKI
Dijual mobil Pick Up th 2007 & APV th 2007 Hub.081999671321
A.BP.001.12.16.0001341
Suzuki Pick Up’07 ST 1.5 Putih Tgn1 AsDK 08123828999 Bagus
A.BP.001.12.16.0001457
MITSUBISHI
Djl Truk Th’08 Mitsubishi/Colt Diesel FE 71 Hub.0811396995
A.BP.001.12.16.0001454
TOYOTA
Avanza G’2010 AsBali KM40Rb Seperti Baru H.081239617999
B.BP.141.12.16.0000791
DAIHATSU
Sigra’16 Putih Dp15Jtan Angs.2Jtan Bs TT,Hb.0817356452
A.BP.001.12.16.0001461
HONDA
CRV2014 Hitam Prestige Asli DK istmw lgs Pemilik 08123996600
A.BP.001.12.16.0001339
Jual Honda Freed 2009 Silver Matik Hub.081337326905 bs TT
BUC N.Velfire’16Pmk Pth TpG At pm 5Cam DK SptBru,082342490222
B.BP.164.12.16.0000788
A.BP.001.12.16.0001329
!!Djl Tnh 2Are SiapBangun Jl. TukadPetanu Dps h.082147572676
B.BP.166.12.16.0000792
Tnh SHM 10&30A,5mnt dr Airport 5mnt dr Tol Nusa Dua Hub. Pemilik Langsung 081337363333
A.BP.001.12.16.0001404
Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809
A.BP.001.11.16.0001345
Djl Tnh 1,75Are Kusuma Bangsa I Gatsu Barat H:081999089311
A.BP.001.12.16.0001426
DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Lok.Perumnas Monang-maning 081338792660 A.BP.001.12.16.0001396
A.BP.001.12.16.0001462
A.BP.001.12.16.0001340
SERVICE
SALON
SERVICE
BENGKEL LAS
SERVICE
BENGKEL LAS
BENGKEL LAS Free
SERVICE
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
DIJUAL VILLA Dijual Rmh/Villa LT.3,3Are Lt2 S.Pool Full Furniture Lok. Jimbaran 1,5 dr pantai, Dekat Spring Hill Bisa TT Mobil/ Harley Hub:085100724312
RUPA-RUPA Pelunasan/Gastun kartu kredit promo 2,3% Hub.082340004545
A.BP.001.08.16.0002202
Pjak Tax Amnesti SIUP NPWP Paspor Sy Bntu Murah 081999121505
A.BP.001.12.16.0001094
A.BP.001.12.16.0001460
SIUP Pajak Tax Amnesti SPT Th NPWP PasportHP.081.338.344.155
INTERNET Web Design+SEO dibantu Teks Ramah Google 085337761958
A.BP.001.12.16.0001093
KEHILANGAN BPKB F3046733-O DK8895FN an.Luh Eka Partini Hub.089685623030
A.BP.001.12.16.0001438
HEWAN Labrador 1,5bln Jtn Cklat Stbm 3,5JtAnaknChmpionJimb081777723
A.BP.001.12.16.0001451
BPKB F5006388-O DK7634CP an. Nym Sudiasa Hub.089685623030
B.BP.004.12.16.0000724
A.BP.001.12.16.0001452
RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
Hilang BPKB Pick UP DK 9905 KX AN I KM Darmayasa 082340058685
DIJUAL TANAH Jl Rmh 3A Jl.Pemuda 3/15 Renon Jual Tnh Kav Jl.Raya Padonan B.BP.164.12.16.0000786 4,5M Nego Hb.Aditya 0818822960 Dalung,Pinggir Jln,Cash/Kredit B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat A.BP.001.12.16.0001432 Hub.082237778545/087862281017 T.08123985172 / 412815 DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.11.16.0001455 A.BP.001.12.16.0001316 Dkont.Rmh Lt2,KT4,KM2 Jl.Tegal Jual Sgr Br.Antik(Guci,Piring Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 150Jt/A Bs Kredit 087862450004 Wangi Sesetan Dps,T.0811395058 Akar Cendana 11KG H08123694555
B.BP.167.12.16.0000776
RUPA-RUPA
!!!Canggu 5A,10A,7A Full View Swh cck Vila Tng 081246976068
A.BP.014.12.16.0001446
Hlg BPKB Mtr DK 2768 HL an.Gst Md Sulantra Hub.083119977929 B.BP.167.12.16.0000777
Hlg BPKB Truck’2015 DK 9538 MC No.9335664-O An I WayanYasa
A.BP.014.12.16.0001447
BIRO JASA
A.BP.165.12.16.0001445
BIRO JASA
FURNITURE
FOTO COPY
PERCETAKAN
DIJUAL MOTOR
DIJUAL MOBIL
EKONOMI Produksi Pesawat N-219 Target 2017
18
Jakarta (Bali Post) Produksi pesawat N-219 karya PT Dirgantara Indonesia (DI) bersama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjadi salah satu target produksi inovasi teknologi di 2017. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan hal itu di Jakarta, Rabu (28/12) kemarin. ‘’Pesawat N-219 sekarang
masuk persiapan sertifikasi, rencananya uji terbang minggu kedua atau keempat Januari 2017. Kita berharap pesawat ini sukses uji kelaikan terbang dan m e n g a ntongi cukup jam terbang yang dibutuhkan hingga produksi bisa segera berjalan,’’ kaya Nasir Pesawat N-219 berkapasitas 19 penumpang ini, menurutnya, harus melalui uji sayap dan landing gear melalui uji kelaikan terbang
guna memperoleh sertifikat Kementerian Perhubungan yang mengacu standar penerbangan internasional. Sehingga jika uji terbang tersebut bisa sukses dilakukan pada minggu kedua atau keempat Januari 2016, maka kesempatan produksi akan semakin dekat. ‘’Jika pesawat ini benar-benar terwujud diproduksi, maka harganya akan sangat kompetitif,’’ ujar Nasir. (ant)
Harga Minyak Dunia Naik
New York (Bali Post) – Harga minyak dunia naik, Selasa (Rabu pagi WIB), karena pasar mengantisipasi bahwa pemangkasan produksi dari produsen-produsen minyak akan membantu mengurangi kelebihan pasokan global. Harga minyak bertahan di sekitar tingkat tertinggi sejak pertengahan 2015. Harga itu didukung kesepakatan yang dibuat antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan anggota non-OPEC untuk memangkas produksi sebesar hampir 1,8 juta barel per hari mulai 1 Januari 2017. Namun, para analis mengatakan harga minyak mungkin kesulitan menguat lebih lanjut sebelum tersedia bukti kepatuhan OPEC dengan pemotongan produksinya. Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari meningkat 0,88 dolar AS menjadi menetap di 53,90 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari, bertambah 0,93 dolar AS menjadi ditutup pada 56,09 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. (ant)
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Konsumsi BBM di Bali Naik hingga 15 Persen
Denpasar (Bali Post) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melakukan kunjungan ke Terminal BBM Sanggaran, Rabu (28/12) kemarin. Ia mengapresiasi upaya Pertamina mengamankan pasokan BBM dan elpiji selama masa liburan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017. ‘’Kita melihat kondisi di sini sampai akhir tahun tidak mengkhawatirkan, kondisi aman,’’ katanya usai melakukan kunjungan lapangan di TBBM Sanggaran. Keamanan pasokan BBM dan elpiji memang menjadi hal yang penting, terutama di masa liburan seperti sekarang. Apalagi di Bali yang merupakan destinasi wisata mancanegara, BBM dan elpiji menjadi roda penggerak utama perekonomian. Direktur Pemasaran PT Pertamina Muchammad Iskandar menyampaikan, stok BBM nasional saat ini berada di level sangat aman dengan ketahanan 22-27 hari. ‘’Kita sudah melakukan langkah
antisipasi jika ada kenaikan konsumsi pada masa Natal dan Tahun Baru ini,’’ tambahnya. Khusus untuk Bali, kenaikan konsumsi diprediksi terjadi di beberapa produk seperti pertalite yang diestimasi meningkat sebesar 15% dibanding kondisi normal sebesar 406 kl per hari. Kenaikan juga diprediksi terjadi pada konsumsi pertamax sebesar 12% dan premium sebesar 7%. Ratarata konsumsi harian premium sebesar 1.481 kl per hari.
Marketing Branch Manager Bali & NTB I Ketut Permadi Aryakuumara menjelaskan, berdasarkan pemantauan hingga 27 Desember 2016, konsumsi BBM masih normal dan dapat ditangani dengan baik. ‘’Karena masyarakat kebanyakan merayakan Natal dulu baru liburan. Perbedaan konsumsi biasanya baru terasa setelah liburan Tahun Baru,’’ ujarnya. Sementara untuk elpiji 3 kg diperkirakan mengalami kenaikan hingga 13% di
atas rata-rata normal yang sebesar 13.495 MT menjadi sekitar 15.281 MT. Kenaikan ini didorong meningkatnya aktivitas memasak pada masa liburan tersebut. Tak hanya BBM dan elpiji, Pertamina juga berupaya mengamankan pasokan avtur sebagai bahan bakar pesawat. Apalagi pada masa liburan banyak maskapai yang menambah extra flights untuk mengakomodir lonjakan penumpang. ‘’Kenaikan konsumsi avtur kami prediksi sekitar 10% dari rata-rata normal sekitar 2.000 kl per hari, dan pada masa liburan ini, hingga tanggal 27 Desember 2016 konsumsi tertinggi terjadi pada 23 Desember 2016 yang mencapai 2.189 kl per hari. Kami akan pantau terus dan pastikan stok avtur aman,’’ janjinya. (kmb42)
Warga Perbatasan Diminta Cintai Rupiah
Bali Post/ant
ANJUNGAN LEPAS PANTAI - Petugas menyelesaikan instalasi anjungan lepas pantai Pertamina Hulu Energi (PHE) 24 di lepas pantai Perairan Madura, Jawa Timur, Rabu kemarin.
Betun (Bali Post) Presiden Joko Widodo meminta warga di perbatasan untuk selalu menggunakan dan mencintai rupiah sebagai nilai tukar sehari-hari. ‘’Kita kan sudah bulak-balik menyampaikan gunakan alat tukar uang kita sendiri rupiah. Hargai rupiah,’’ kata Presiden saat meninjau Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin Terpadu IndonesiaTimor Leste di Kabupaten Malaka, Rabu (28/12) kemarin.
Presiden juga menegaskan pembangunan dari pinggir, pembangunan dari desa, pembangunan dari daerah akan terus berkesinambungan. ‘’Dan kita lihat memang daerah-daerah perbatasan sudah seperti ini sekarang di Entikong (Kalimantan Barat), Matoaain (NTT), di Motamasin, di sini. Sekarang silakan dibandingkan dengan negara di tetangga. Sekarang Indonesia lebih baik,’’ ungkap Presiden. Jokowi juga menyampaikan informasi dari Bu-
pati Malaka, rakyatnya bangga dengan dibangunnya PLBN Motamasin ini. ‘’Tadi pak bupati menyampaikan rakyat menjadi sangat bangga terhadap daerahnya, terhadap negaranya, karena apa harus membandingkan dengan negara tetangga, saya kira ini penting,’’ katanya. Presiden menegaskan, sekitar PLBN Motamasin ini juga akan dijadikan pusat bisnis, sehingga perputaran uang di perbatasan akan semakin besar. (ant)
Presiden Joko Widodo
Bali Post/ant
19
Kamis Pon, 29 Desember 2016
Tunggu Izin
Ribuan Masyarakat Dari Hal. 1
Hadir pula Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. IA SElly D. Mantra berserta Wakil Ketuanya Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara. Hadir pula sejumlah tokoh masyarakat Denpasar, seniman dan ribuan masyarakat. Dalam pembukaan Denpasar Festival tersebut diawali dengan penampilan dari anakanak TK se-Kota Denpasar yang dilanjutkan dengan penampilan tari Padmaksara. Penampilan seni garapan seniman Denpasar tersebut sangat memukau semua penonton yang menyaksikannya. Usai membuka Denfest ke-9 tersebut, Rai Mantra mengatakan pelaksanaan Denfest kali ini sangat berbeda mengingat lebih banyak menampilkan kreasi dari anak-anak. ‘’Penampilan Denfest kali ini sangat berbeda karena lebih menonjolkan kreasi dari anak-anak,’’ ujar Rai Mantra. Pada intinya Denfest lebih mengutamakan memberikan ruang pada pembangunan ekonomi kreatif, sehingga dapat meningkatkan daya saing ekonomi lokal. Ketua Panitia Penyelenggara A.A. Oka Swetja mengatakan, Denfest yang dilaksanakan menghadirkan puncak-puncak ekspresi serta kreativitas masyarakat Kota Denpasar. Hal ini terejawantahkan melalui ragam seni budaya, ragam kuliner, ragam tekstil, ragam florikultura, ragam kreativitas komunitas serta berbagai ragam potensi dan produk unggulan. Lebih
lanjut Oka Swetja menambahkan, sebagai ranah aktivitas dan komunikasi publik, Denfest mengedepankan ruang dialog publik yang dikemas dalam berbagai bentuk informasi ataupun dalam berbagai ragam agenda. Untuk Denfest ke-9 ini mengangkat tema ‘’Padmaksara’’ merupakan pemaknaan bahwa Denfest merupakan rekayasa kebudayaan yang berakar dari padmaksara. Menurutnya, padmaksara yang menonjolkan strategi baru dalam pembangunan Kota Denpasar oleh wali kota dan wakil wali kota terpilih 2016-2021 yang bisa dimaknai sebagai kekuatan dalam mengayomi segenap dinamika Kota Denpasar. Di mana padmaksara sebagai teratai penciptaan menegaskan luhurnya keterkaitan kehidupan pura (religi/yadnya), pasar (khazanah bisnis) dan puri (pemerintah) yang dibalut dalam pemahaman mendalam akan alam tata ruang, seni, teknologi, kesehatan dan ilmu pengetahuan. Lebih lanjut Oka Swetja menambahkan, proses inagurasi pembukaan Denfest ke-9 diawali dengan parade yang melibatkan 400 anak-anak sebagai simbol padmana yang dimaknai sebagai perwujudan suka cita, keriangan dan kegembiraan. Kemudian dilanjutkan dengan tematik ‘’Padmaksara’’ yang dikemas menjadi sebuah prosesi pertunjukan kolosal yang menghadirkan kisah lahirnya aksara, pengetahuan dan pemimpin dengan nilai-nilai kepemimpinan yang dikenal dengan Astabrata. (ad796)
Luka Gigitan Dari Hal. 1
Yerina Shanti, tante Zanette Kalila Azaria, mengatakan perban yang membalut tangan keponakannya itu merupakan bekas luka gigitan selama penyekapan yang terjadi di Pulomas. Kendati mengalami luka, Yerina mengatakan kondisi Anet sudah membaik. ‘’Alhamdulillah, Anet enggak apa-apa, cuma tangannya terluka kar-
ena digigit. Pada saat kakaknya mulai lemas, mulai menggigit Anet kemudian dilepaskan,’’ kata Yerina yang merupakan kakak dari Saphira. Selain enam orang meninggal, dalam kasus perampokan itu ada lima orang yang selamat namun sudah dalam keadaan lemas. Mereka adalah Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13), Santi (22), Fitriani (23) dan Windy (23). (ant)
Dari Hal. 1
Fondasinya menggunakan tiang pancang, tidak dengan menimbun Teluk Benoa. Kajian amdal-nya diakui sudah ada. Namun, pembangunan TPW tak kunjung dimulai lantaran JBT saat ini masih menunggu turunnya izin prinsip dari Badan Pengatur Jalan Tol. Selain itu, JBT juga diminta untuk melakukan proses sosialisasi. Drajad mengaku sudah turun ke beberapa banjar. Salah satunya Banjar Pesanggaran yang disebutnya menyambut baik konsep TPW. Sementara untuk Pemprov Bali dan Pemkab Badung yang memiliki saham di JBT, dianggap sudah tahu dengan rencana ini. Pihaknya bahkan sudah sowan ke Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta. ‘’Provinsi Bali kan punya sa-
ham di JBT, di sana ada perwakilannya. Pemkab Badung juga punya saham, ada juga perwakilannya. Mereka kan pemilik JBT, harusnya tahu. Seperti undangundang, begitu diundangkan, masyarakat dianggap tahu. Kita pernah sowan ke Pak Wakil Gubernur menyampaikan rencana tersebut, beliau menyambut bagus, baik,’’ jelasnya. Drajad mengaku tidak bisa terus menunda-nunda rencana TPW berbentuk kura-kura itu. Selama ini, pihaknya berusaha menahan diri karena ada prokontra reklamasi Teluk Benoa. JBT juga tidak berani menabrak rambu-rambu yang sifatnya tabu bagi masyarakat Bali. Sementara penolakan reklamasi tidak akan pernah berhenti sebelum Perpres No.51 Tahun 2014 dicabut. ‘’Nah, kalau kami harus menunggu itu, terus kapan kan enggak ngerti juga. Akhirnya kami kemarin
Korea Utara
Dari Hal. 1
‘’Pemain lama dia, dulu kami menyebutnya ‘Grup Korea Utara’. Nongkrongnya di Bekasi atau Pulogadung. Memang dikenal sebagai pelaku pencurian disertai dengan kekerasan,’’ tegas Tito.
Kapolri lalu memaparkan modus operandi kelompok bandit pimpinan Ramlan Butarbutar ini, yakni mengincar rumah-rumah saat hari libur. ‘’Modusnya di hari-hari libur mereka melakukan patroli-patroli, begitu ada rumah pagarnya terbuka mereka langsung
Tidak Jelas
Dari Hal. 1
Menurut Wijaya, rencana yang tiba-tiba muncul dan diagendakan 2017 ini malah membuat miris masyarakat lantaran bukan itu yang mereka inginkan. Lagi pula tidak jelas, untuk kepentingan siapa TPW itu akan dibangun. Bendesa yang juga anggota DPRD Badung ini melihat semua investor seakan-akan ingin menjadikan Teluk Benoa sebagai sebuah tempat investasi. Ada yang memakai kedok revitalisasi, penanaman mangrove, pembersihan, atau reboisasi. Pada akhirnya, justru terlihat mereka hanya ingin berinvestasi dengan kedok kemajuan pariwisata dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. ‘’Ini yang dari dulu tidak pernah disampaikan secara jelas,
tiba-tiba muncul rencana seperti ini. Banyak program berkedok kemajuan pariwisata, ternyata mereka semua ingin mendapatkan lahan-lahan bebas seperti itu,’’ tandasnya. Direktur Eksekutif Walhi Bali Suriadi Darmoko mengingatkan TPW yang akan dibangun PT Jasamarga Bali Tol berada di area izin lokasi reklamasi Teluk Benoa yang saat ini dipegang PT TWBI. Rencana TPW juga memiliki kesamaan tujuan dengan TWBI yang ingin membangun sarana pendukung pariwisata. Sementara sampai saat ini, rakyat Bali termasuk
Peran Pemerintah sepakat, okelah mulai kami sosialisasikan, kita publikasikan, gambarnya kita sampaikan kepada publik,’’ terangnya. Menurut Drajad, TPW Bedawang Nala dirancang menjadi meeting point sekaligus tempat istirahat bagi wisatawan usai berjalan-jalan mengunjungi tempat-tempat menarik di Bali. Wisatawan bisa beristirahat sambil menikmati kuliner dan belanja oleh-oleh atau suvenir. Di situ juga menyewakan ruang-ruang rapat baik skala kecil maupun menengah untuk meeting point. Masyarakat bisa menikmati sunrise atau sunset, dan pada hari-hari tertentu akan disajikan pentas seni dan budaya Bali. Menurut rencana, pada tahap awal akan dibangun satu TPW dengan luas sekitar 30 ribu meter persegi. Lokasinya di sekitar Km 3, yang di sana sudah ada taper. (kmb32)
masuk,’’ kata mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini. Satu pelaku lainnya, Erwin Situmorang (ES), masih hidup namun berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati. Dua bandit lainnya masih diburu polisi. (ant)
Dari Hal. 1
Hal senada juga dilontarkan Ketua PGRI Bali Gede Wenten Aryasuda. Di samping memperbanyak sekolah kejuruan dan lembaga pendidikan tinggi vokasi, katanya, peningkatan peran pemerintah dalam menyelesaikan masalah pendidikan juga menjadi hal yang urgen dalam mendongkrak kualitas SDM. Salah satu medianya, dengan mengalokasikan anggaran pendidikan yang memadai disertai dengan pengawasan pelaksanaan anggaran agar dapat benar-benar dimanfaatkan untuk memperbaiki kuliatas pendidikan secara menyeluruh. ‘’Program pembangunan infrastruktur sekolah harus benar-benar merata, termasuk menyusun kurikulum yang lebih representatif agar dapat menggali potensi siswa. Jadi, pembangunan pendidikan itu tidak semuanya terfokus di bidang hardskill semata tetapi juga menyentuh pembangunan softskill secara seimbang,’’ tegasnya. Aryasuda yang juga Kepala
Lebih Siap Dari Hal. 1
desa-desa adat yang berhadapan langsung dengan Teluk Benoa masih menolak reklamasi Teluk Benoa. ‘’Patut diwaspadai bahwa rencana pembangunan tempat pelayanan wisata ini adalah bagian terselubung untuk memuluskan reklamasi Teluk Benoa secara keseluruhan karena berada pada lokasi yang sama dan untuk tujuan yang sama pula,’’ ujarnya. Sementara itu, Karo Humas Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra secara singkat mengatakan masih akan mengoordinasikan rencana TPW dengan pihak terkait. (kmb32)
SMP PGRI 2 Denpasar ini menegaskan, pemerintah juga wajib lebih memusatkan perhatian kepada upaya-upaya peningkatan kualitas, distribusi dan kesejahteraan guru. Pasalnya, guru merupakan salah satu tonggak untuk mendukung jalannya pendidikan dan sangat berperan penting dalam menciptakan siswa yang cerdas, terampil, bermoral dan berpengetahuan luas. Dikatakan, pemerintah harus dapat membuat peraturan untuk menuju penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas serta dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. ‘’Apabila pendidikan di Indonesia termasuk di Bali mampu membekali siswa dengan pengetahuan serta keterampilan yang memadai, maka SDM yang merupakan output dari proses pendidikan itu akan memiliki rasa percaya diri dan motivasi yang tinggi untuk mengembangkan diri secara optimal. Dengan modal itu, SDM kita diyakini akan mampu bersaing di kancah persaingan global tersebut,’’ tegasnya. (ian)
Dibandingkan dengan sekolah umum (SMA), katanya, lulusan SMK jauh lebih siap memasuki dunia kerja karena kurikulum pendidikannya memang dirancang untuk kepentingan tersebut. ‘’Pusat memang ingin mengubah proporsi antara jumlah SMA dengan SMK yang saat ini masih didominasi oleh SMA. Untuk lingkup nasional, dominansi SMA masih sangat kuat di mana proporsi SMA : SMK itu adalah 65% : 35%. Ideal-
nya, proporsi itu dibalik menjadi 70% untuk SMK dan 30% untuk SMK,’’ katanya. Kusuma Wardhani menambahkan, SMK menjadi terobosan untuk memperoleh lulusan siap kerja di level menengah. Kendati begitu, dia menilai revitalisasi SMK perlu dilakukan dengan melihat tren tenaga kerja bidang apa yang paling banyak dibutuhkan saat ini dan memiliki prospek di masa mendatang serta mampu memberi kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi. (ian)
Kamis, 29 Desember 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.53 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Meningkatkan Sradha dan Bhakti Bag. 1 06.35 Seputar Bali Pagi
07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Kurusetra Parwa (1) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Lila Cita Sanggar Rumantaka & Asri Kencana (2)
10.05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Ista Dewata Pura Arak Api & Pura Alas Arum 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Meningkatkan Sradha dan Bhakti Bag. 1
12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 DW TV 14.05 Klip Bali 14.30 Kidung Interaktif 15.30 DW TV 16.05 Education On Bali TV 16.30 Dunia Pendidikan
Kilas Pendidikan 17.05 Agrobisnis Penuhi Kebutuhan Bunga di Bali 17.30 Taman Sari TK Kencana Kumara Mas (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali
19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Tari Legong Bidadari (3) 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Mahadewi
Yoga Gembira 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong: Cedil Calon Gubernur (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Poh Gading (2) 24.00 Closing
Ghatotkacha Bertekad Bantai Karna dan Drona
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Empat Ratus Delapan Belas) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
PARA ksatria pembela Pandava sangat disengsarakan pada malam kematian itu oleh putra Suta. Karna tanpa bisa dibendung melepaskan ‘’hujan’’ anak panah surgawinya. Akibatnya, orang-orang Panchala melarikan diri seperti sekelompok rusa. Mereka seperti dikendalikan seekor singa saja. Kecuali, oh engkau Ghatotkacha yang memiliki keberanian mengerikan, tidak ada orang lain yang dapat menahan putra Suta itu yang sangat rajin dan bekerja keras dalam pertempuran dharma itu. Dibantu dengan energi yang luar biasa, hanya, engkau yang mempunyai kehebatan tak terukur. Engkau yang berlengan perkasa saja yang bisa menandinginya. Karena itu, hanya engkau memang yang pantas menyelesaikannya, bukan dari keluarga ibundamu dan ayahayahmu dari keluarga Pandava. Itulah putra Hidimva, Ghatotkacha benar-benar menginginkan anak-anaknya diselamatkan dari kesulitan-kesulitan serangan Karna itu. Engkau sekarang harus bekerja keras, menyelamatkan para kerabatmu termasuk para
Pandava, oh Ghatotkacha. Ayahayah mereka menginginkan anakanaknya mencapai tujuan mereka sendiri. Jangan korbankan kebaikan anak-anak itu. Oh Putra Hidimva, segera selamatkan juga ayah-ayah mereka, baik di sini maupun di alam baka. Keperkasaanmu sangat terkenal. Kekuatanmu sangat mengerikan dan tidak ada bandingannya saat bertarung pada malam hari di pertempuran ini. Tidak ada seorang pun yang setara denganmu. Oh penghangus musuh-musuh, jadilah engkau alat-alat dengan mana para ksatria Pandava yang diusir Karna oleh panah-panahnya. Dan sekarang sedang tenggelam di lautan Dhartarashtra, mereka kemudian bisa selamat mencapai pantai. Pada malam hari itu para rakshasa menjadi dilengkapi keberanian tak terbatas. Rakshasa itu memiliki kekuatan besar, keteguhan hati, juga tak bisa ditandingi siapa pun. Mereka menjadi ksatria-ksatria dengan keberanian sangat besar. Mereka sangat sulit dikalahkan. Oh Ghatotkacha, segera bantailah
ksatria utama Kuru, Karna, itu. Jadikan malam ini sebagai kematian Karna. Engkau bisa melakukan karena dibantu ilmu mayamu. Para Partha bersama Dhrishtadyumna, juga akan ikut menyerang ksatria-ksatria utama Kurava lainnya. Selain itu, Guru Drona sebagai faktor penghambat terbesar, akan diatur sedemikian rupa, sehingga putra Baradwaja itu tidak bisa leluasa membantu Karna. Sanjaya melanjutkan, Setelah Ghatotkacha mendengar katakata dari Kesava itu, Vibhatsu, oh Kauravya, mengucapkan kata-kata ini kepada penghukum musuhmusuh, Rakshasa Ghatotkacha, ‘’Oh Ghatotkacha, dirimu sendiri harus berjuang all out melawan Karna. Pangeran Satyaki yang berlengan panjang akan ikut membantumu. Ayahmu, Bhimasena, tidak akan tinggal diam. Mereka bertiga ini dalam penilaianku adalah orang-orang utama di antara semua ksatria Pandava. Pergilah dan temui Karna dalam pertarungan perang tanding malam ini. Prajurit kereta perkasa, Pangeran Satyaki akan melindungi engkau
dari belakangmu. Didukung juga pahlawan Satwata lainnya. Karena itu segera bantailah Karna, pemberani dari pihak Kuru itu. Lakukan seperti Dewa Indra zaman dahulu telah membantai Asura Taraka, yang didukung panglima perang surgawi, Skanda.’’ Ghatotkacha berkata, ‘’Hamba akan berjuang, apalagi hamba rasa sebanding dengan Karna. Demikian juga dengan kekuatan Guru Drona, oh Bharata, ksatria mana pun yang sempurna dalam
senjata-senjata dari pihak Kuru, hamba akan lawan bertarung pada sebuah pertempuran sangat dahsyat malam ini. Putra Suta itu bisa saja mewujudkan kengerian dan juga menakut-nakuti ksatria pembela Pandava lainnya. Tetapi hamba anti melarikan diri, apalagi dengan tangan tercakup berdoa minta ampun, mengiktui kebiasaan para rakshasa lemah lainnya. Hamba akan melawan dan juga membantai semuanya.’’ (bersambung)
Sloka 11.29 Yatha pradiptam jvalanam patanga vishanti nasaya samrddha-vegah tathaiva nasaya vishanti lokas tavapi vaktrani samrddha-vegah Ibarat kawanan laron yang melaju cepat ke arah sebuah pelita, ke api yang membara untuk mati di dalamnya, begitu juga manusia-manusia ini, dengan kecepatan yang tinggi, melaju deras ke arah kematian mereka di dalam mulut-mulut-Mu yang membara.
16 Pages
2 Number 9th year
Price: Rp
L O N A A T I E R N I N T
3.000,-
ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip
online: http://www.inte
, Decembe Thursday
r 29, 2016
n site is settleA constructio the Israeli in seen in Givat Zeev, Bank ment of West the occupied 22, 2016. December
r 29, 2016
her, Carrie Fis Princess rs’ ‘Star Wa at 60 s Leia, die Thursday,
Kerry to lay out vision for Israeli-Palestinian peace
st.com. http://epaper.in
rnationalbalipo
L O N A A T I E R N I N T
Decembe
Reagan to the Ronaldafter sufand rushed Center the Medical
Princess UCLA during to fame as heart attack who rose fering the drug addiction died flight on Friday. last month - Carrie Fisher, later endured headlines she had a films and as a best-selling author, She made LOS ANGELES that her disclosed “Star Wars” story affair with when she Leia in the on to tell her said. talents three-month love Harrison Ford before goingaged 60, her family the gifts and Wars” co-star revealed the has embraced and amazing daughon Tuesday “I “Star proago. Fisher
while health advocate of my beloved said on Facebook.and 40 years magazine “The PrinFisher, a mentalher own struggles ter,” Reynolds your thoughts to secret to People on new memoir, about grateful for now guiding her moting her just before it went who spoke disorder and cocaine are heart am Diarist,” is based on Fisher’s with bipolarhad suffered a into prayers that Star cess on the book addiction,Friday as she flew of her next stop.” and former who sale. The her time working from Fisher’s friend attack on The daughter the Mark Hamill, Sky- diaries Wars” movie.a statement first “Star Los Angeles. Reynolds andbeen Wars’ co-star brother Luke said in Leia’s had Harrison funny, emotionally “No words. actor Debbie she played in a tweet: “She Eddie Fisher Fisher was one-of-a-kind. late singerfrom England whereof the walker, said and will all returning #Devastated” met by paramedics fearless the third season.” life, bravely...We Fisher was lived her was shooting “Catastrophe who started and miss her.” British sitcom to everyone the affair Fisher said during production “Thank you 1976 sci-fi adventure ended in as appeared on the blockbuster she first Leia. Ford in which Princess pilot the intrepid maverick space played the Han Solo. Han and Leia during “It was and Harrison told and Carrie the week, weekend,” Fisher was during the was 19 and Ford She People. a time. 33 at the could you ask such to be “How of a man me? I likes of shining specimen with the , but I trusted satisfied He was was so inexperienced about him. in the something wrote of Ford Photo books Hackett/File kind,” she of several REUTERS/Paul at the memoir, the latest (rtr) in as she arrives Fisher authored. for cameras Force Awakens” Wars, The Fisher poses 16, 2015. “Star Carrie of Actor Premiere Britain December Post at: European Square, London, Jl. D.Tamblingan ional Bali Leicester
You can
find Internat
Jl. D.Tamblingan
Sanur
Cafee Sanur 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar
r vision fo lay out e Kerry to lestinian peac Israeli-Pa REUTERS/Baz
have developed
Ratner
of both sides’ intensive
will we lines during years,” the John Kerry in bottom in recent also of State consultations The speech will stinian conflict Secretary called said. Israeli-Pale TON - U.S. States cleared official what the officialby Israeli ending theafter the United Israeli address WASHING accusations vision for an end to “misleading”the Obama administralay out hison Wednesday, days demanding resoluofficials that forced the a speech for a U.N. resolution approach tion drafted and 6 the way . a longstanding Israel a vote. to page broke with y shieldingNations tion to Continued settlements a month bediplomaticall of less than on a United that The speech,Barack Obama leaves and abstained resolutionfavor Council in fore President to be the administradis- Securitywith 14 countries will disKerry office, is expectedon a decades-old passed word to resolve and none against. when he speaks tion’s last had hoped top at 11 a.m. the abstention pute that Kerryyears as America’s Department State DeIsrael cuss four during his could also be seen inPrime at the State a senior It (1600 GMT), told reporters. at Israeli diplomat. who ET parting shot official the twoas another Netanyahu, partment that with is importantg acrimonious “We believe Minister Benjamin in peril, it especially they has had an with Obama since state solution deeper understandin relationship to share the office in 2009. on Friday both took States The United
also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio ten2myat globalfmbali.lis streaming or live video and http:// radio.com lfmbali.com li. http://radiogloba nel/global-fm-ba
balipost (152rb Like) http://facebook.com/balipost
ustream.tv/chan
KAMIS PON, 29 desember 2016
@balipostcom (4.485 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
2017, Tabanan Rampungkan ’’Open Stage’’ dan Museum Sagung Wah UNTUK melestarikan dan meningkatkan kegiatan budaya, Tabanan berencana merampungkan open stage yang berlokasi di taman kota serta gedung Museum Sagung Wah yang sempat berhenti pekerjaannya karena keterbatasan anggaran. Tidak hanya itu, perbaikan juga akan dilakukan terhadap salah satu ikon Tabanan, yakni Gedung Maria sehingga bisa lebih representatif dan lebih baik. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan, meski dengan PAD yang terbatas, fokus pembangunan di Tabanan tetap diusahakan merata di berbagai bidang. Salah satunya di bidang kebudayaan. ‘’Karena budaya adalah warisan leluhur dan patut diteruskan kepada generasi muda. Sebab, warisan leluhur ini adalah jati diri kita. Selain itu, budaya juga sebagai pemersatu keanekaragaman sehingga pembangunan adat dan budaya juga menjadi perhatian dari Pemkab Tabanan,’’ ujar Eka Wiryastuti, belum lama ini. Eka Wiryastuti menambahkan, pembangunan open stage di Taman Kota, Museum Sagung Wah dan Gedung Maria dimulai tahun 2017 mendatang dan diharapkan makin meningkatkan kreativitas masyarakat Tabanan di bidang seni dan budaya. Sementara itu, Kepala Bappeda Tabanan Ida Bagus Wiratmaja mengatakan, jika anggaran pembangunan untuk open stage, Museum Sagung Wah dan perbaikan Gedung Maria, murni dari APBD. Untuk pembangunan open stage dialokasikan Rp 3,6 miliar dan pembangunan museum Sagung Wah dialokasikan Rp 2,7 miliar. Sementara untuk perbaikan Gedung Maria sebesar Rp 10 miliar. ‘’Saat ini sedang dalam proses lelang. Jika prosedurnya lancar, maka pembangunan akan dimulai awal Maret 2017,’’ ujar Wiratmaja. Dari anggaran tersebut, hanya Open Stage dan Museum Sagung Wah dipastikan selesai di tahun 2017. Sementara perbaikan Gedung Maria masih memerlukan beberapa tahap lagi. (san)
Songsong 2017
Dewa Sugama Gaet Yasmin
MENJELANG tahun 2017, berbagai persiapan dan kejutan telah direncanakan oleh insan pencinta dan pencipta karya musik Bali. Langkah ini dilakukan untuk menarik simpati para penggemarnya. Salah satunya adalah musisi muda berbakat Bali, Dewa Sugama. Dihubungi di sela-sela kesibukkannya, Selasa (27/12), musisi kelahiran Denpasar, 12 Maret 1988 ini mengaku telah mempersiapkan single baru ‘’Takkan Ada Kata Berpisah’’ yang nantinya featuring dengan penyanyi muda berbakat, Yasmin. Yasmin sendiri merupakan penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Nez Academy yang dimentori oleh penyanyi go international Agnes Monika. Namun, pada lagunya ini akan ada konsep baru. Dewa Sugama akan mencoba berkarya di belakang layar dan saat ini masih dalam proses take vocal dengan Yasmin. ‘’Di sini saya mencoba untuk tetap berkarya. Walaupun lagu saya dinyanyikan oleh orang lain, tapi ciri khas musik saya dengan akustik akan tetap terlihat di single baru ini. Sebagai pemain musik sekaligus pencipta lagu, saya tidak full bernyanyi seperti lagu-lagu saya sebelumnya,’’ tandas musisi yang mempunyai nama lengkap I Dewa Gede Dana Sugama ini. (win)
Bali Post/ist
MENGAMATI - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengamati salah satu karya yang dipamerkan pada pameran ‘’Tribute to I Gusti Made Deblog’’.
Pameran ’’Tribute to I Gusti Made Deblog’’
Mengenang Karya Besar Generasi Pendahulu DENPASAR Art Space (DAS) kembali memamerkan karya seniman Denpasar yang telah dikenal oleh masyarakat seni rupa di Bali. Kali ini, Denpasar Art Space mempersembahkan pameran kedua bertajuk ‘’Tribute to I Gusti Made Deblog’’ yang dibuka Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede di Gedung Denpasar Art Space, Selasa (27/12) malam.
Bali Post/ist
Jaya Negara mengatakan, kreativitas harus senantiasa didorong untuk melestarikan kehidupan warga Kota Denpasar yang majemuk, tumbuh di antara keteguhan tradisi, kebudayaan yang agung dan tantangan kekinian. Kreativitas menjadi bagian penting untuk membangun karakter masyarakat yang kompetitif guna membantu mempercepat pembangunan gen-
erasi unggul dan mandiri. ‘’Sesuai dengan tema yakni ‘Tribute to I Gusti Made Deblog’, kita mengenang hasil-hasil karya pendahulu kita. Tentu melalui spirit itu kita berharap seniman muda dapat mengambil intisari dari karya beliau untuk menjadi penerus yang mandiri serta dijadikan rujukan kreatif dalam proses penciptaan kebudayaan, sastra, seni, arsitektur,
hingga politik yang melahirkan tokoh yang memperkuat Denpasar dalam prosesnya mewujudkan warga yang kreatif,’’ ujar Jaya Negara. Jaya Negara menambahkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pelaku seni di Denpasar yang telah mendukung kegiatan ini. Ia berharap pameran ini dapat melahirkan seniman-seniman muda yang berkarakter kesenian sesuai dengan
para pendahulu dan bisa terus memberi warna dalam perkembangan seni rupa di Bali dan Kota Denpasar pada khususnya. Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Denpasar I.B. Gede Sidarta Putra mengatakan, pameran ‘’Tribute to I Gusti Made Deblog’’ digelar untuk memberikan penghormatan kepada salah satu seniman Denpasar yang tekun berkesenian dengan gagasan original pada zamannya. Dengan tema ini diharapkan menjadi bagian dari upaya untuk menelisik sisi historis Kota Denpasar dan men-
genang kiprah para seniman yang pernah mengharumkan kota ini. ‘’Pameran ini diikuti 16 seniman yang dibagi menjadi 18 lukisan termasuk lukisan I Gusti Made Deblog. Kami berharap bagaimana seniman menyambut ruang kreatif ini sehingga mereka bisa menggunakannya untuk meningkat kualitas karyakarya mereka, sehingga ke depan seni di Kota Denpasar ini lebih hidup lagi. Saya berharap Denpasar Art Space ini dapat berperan dan memberi kontribusi positif kepada senimanseniman di Kota Denpasar,’’ tegasnya. (ara)
KESEHATAN Kompleksitas Masalah Kesehatan di Bali
Upaya Promotif dan Preventif Belum Maksimal PERMASALAHAN kesehatan dari zaman ke zaman mengalami perubahan. Di bidang kesehatan, perubahan harus disesuaikan dengan cepat, baik jenis penyakit, pelayanan kesehatan, sistem pembayaran maupun SDM kesehatan. Penyakit dari periode ke periode juga mengalami perubahan. Dulunya penyakit yang banyak dialami ma-
syarakat Bali adalah penyakit menular. Bahkan, diare dulunya menduduki peringkat 10 besar penyakit baik urutan I atau urutan II. Kini, penyakit yang banyak diderita masyarakat adalah penyakit degeneratif, penyakit yang terkait dengan pola hidup seperti diabetes, kanker, jantung dan lain-lain. ‘’Dulu di tahun 1989, penduduk anakanak lebih banyak daripada
dr. Ketut Suarjaya, MPPM.
Bali Post/may
penduduk dewasanya, kalau sekarang sudah berkurang. Pola penyakitnya juga tentu akan beda,’’ kata pengamat kesehatan dr. Nyoman Sutedja, MPH., belum lama ini. Bali yang merupakan daerah pariwisata yang berkembang pesat juga membawa dampak tidak hanya dampak positif perekonomian Bali tumbuh tetapi juga dampak negatif yaitu mudahnya terjadi transmisi virus, bakteri dan penyakit-penyakit antarnegara. Seperti yang sudah-sudah yaitu virus ebola, Mers Cov, flu burung, zika, dan penyakit menular lain yang cepat merambah suatu negara. Sementara itu, fasilitas kesehatan (faskes) I yang berperan utama dalam upaya promotif-preventif tidak berjalan maksimal. Faskes I yang kini dapat melakukan upaya kuratif (pengobatan), dikhawatirkan akan melupakan tugas pokoknya yaitu promotif dan preventif. ‘’Mudah-mudahan tidak terjadi perubahan di faskes I. Dengan adanya layanan kuratif, tidak melupakan promotif dan preventif,’’ ujar mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali ini. Dengan lebih banyak melakukan kegiatan promotif dan preventif tentu akan mencegah masyarakat
untuk sakit. Dengan sedikitnya masyarakat yang sakit, tentu biaya pengobatan yang dikeluarkan faskes I menjadi sedikit sehingga dana kapitasi yang didapat dari BPJS Kesehatan akan semakin banyak yang tersisa. Selain itu, data menunjukkan 74 persen anggaran negara masih dihabiskan untuk upaya kuratif. Hal ini membuktikan upaya promotif preventif belum berjalan maksimal. Jaminan Kesehatan yang akan menuju universal coverage, semua warga Indonesia di-cover oleh Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Sedangkan dulu, jaminan kesehatan hanya berlaku bagi profesi atau golongan tertentu. Hanya menuju universal coverage ini, banyak masalah dan keluhan yang dialami. BPJS terus merugi atau defisit karena banyaknya anggaran yang dikeluarkan untuk upaya kuratif. Tidak sebanding dengan iuran premi yang dibayarkan masyarakat. Pembayaran klaim dari BPJS ke faskes (fasilitas kesehatan) dinilai sangat rendah, sehingga biaya-biaya yang keluar akibat dari penanganan kesehatan pasien tidak tertutupi. Belum lagi keluhan masyarakat sebagai peserta BPJS, terhadap RS yang terkesan menganaktirikan pasien
BPJS dengan pasien umum. Mengingat tahun 2019 target universal coverage untuk masyarakat di bidang kesehatan, sehingga memaksa RS swasta khususnya, mau tidak mau harus menjadi provider BPJS Kesehatan. Hanya, RS swasta mengeluhkan pembayaran klaim pasien BPJS yang terlalu rendah. Sementara RS negeri yang notabene mendapat subsidi dari pemerintah, baik dari sisi SDM, alat kesehatan, gedung dan lain-lain tidak terlalu menemui kendala berarti. Sedangkan RS swasta yang hidup berdikari tanpa adanya bantuan dari pemerintah, posisi terkesan terjepit. Memang dari sisi obat, pemerintah telah menetapkan harga standar obat dengan formularium nasional (fornas) sehingga harga obat tidak boleh ada kenaikan. Hal ini cukup membantu. Namun dari sisi peralatan kesehatan (alkes), RS masih dikenai pajak sehingga nantinya berujung pada tarif RS menjadi tinggi. Permasalahan kesehatan di Bali juga menyangkut SDM kesehatan, baik dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan yang lain. Belum habis masalah fee dokter yang dinilai kecil di era JKN, kini kembali muncul masalah baru dengan adanya program dokter layanan primer yang
dipercaya akan memperkuat faskes I. Ditambah lulusan bidan yang jumlahnya 900an per tahun, sedangkan terserap hanya 100-150, membuat nasib bidan lainnya tidak jelas dan lulusan perawat per tahun 1.000. ‘’Aturan sudah ada terkait rasio tenaga kesehatan dengan jumlah bed berdasarkan tipe rumah sakitnya. Itu harus dihitung dengan cermat karena
akan memengaruhi jumlah SDM,’’ ujarnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan, tahun 2017 nanti program kesehatan akan difokuskan pada upaya promotif dan preventif. Selain itu, juga dilaksanakan penguatan pelayanan dasar dan rujukan serta peningkatan mutu JKN. (may)
dr. Nyoman Sutedja, MPH.
Bali Post/may