Skip to main content

Edisi 29 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 12 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Teror di Gereja

Diledakkan di Belakang Gereja POLISI meledakkan benda diduga bom yang ditemukan di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr. Mansyur, Medan, Minggu (28/8) kemarin. Tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brimob, Polda Sumatera Utara yang turun ke lokasi setelah menerima informasi dari jemaat gereja, meledakkan benda diduga bom itu sekitar pukul 10.00 WIB di bagian belakang gereja. Bunyi ledakan yang cukup keras telah mengagetkan warga, termasuk beberapa wartawan yang berada di bagian depan gereja. Direktur Reskrim Umum Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Nur Falah mengatakan yang diledakkan adalah benda yang berada dalam tas milik pelaku penyerangan seorang pastor beberapa jam sebelumnya. ‘’Hanya satu saja,’’ kata Nur Falah. Sementara itu, anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu meminta aparat penegak hukum dan intelijen menulusuri jaringan teror bom di Gereja Santo Yoseph, Medan, Sumatera Utara. Dari dugaannya, pelaku aksi teror terbuka tersebut ke-

mungkinan adalah jaringan teror yang menjadi suruhan pimpinan jaringannya. ‘’Kita enggak mau spekulasi ini kecolongan atau enggak, yang jelas kepolisian dan intelijen harus telusuri,’ kata Masinton Pasaribu di Jakarta. Dia berharap kepolisian bergerak cepat untuk mengantisipasi peristiwa teror bom itu tidak terulang kembali di daerah lainnya. ‘’Sistem keamanan titik rawan harus ditingkatkan kepolisian kita di berbagai daerah. Karena ini bukan hanya di Medan saja mungkin,’’ ujarnya. Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mujahid mengatakan kebencian yang ditunjukkan pelaku teror yang ternyata masih remaja, menunjukkan adanya pemahaman salah yang diterima pelaku sehingga melakukan hal nekat. ‘’Bukan justru membela agama dengan caracara yang tidak sesuai dengan semangat agama,’’ kata pimpinan Komisi DPR yang membidangi agama tersebut. Dia berharap peristiwa ini tidak menyulut emosi umat kristiani. Hal. 19 Jangan Terpancing

Bali Post/ant

JAGA GEREJA - Personel Brimob berjaga di halaman Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Medan, Sumatra Utara pascateror bom di lokasi tersebut, Minggu (28/8) kemarin. Polisi menangkap satu orang laki-laki yang mencoba melakukan bom bunuh diri di dalam Gereja Katolik Stasi Santo Yosep.

Tusuk Pastor, Bom di Tas Tak Meledak

Medan (Bali Post) -

Seorang pemuda menyerang pastor di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr. Mansyur, Medan, Minggu (28/8) kemarin. Pelaku menyerang dengan sebilah pisau sambil membawa tas yang diduga berisi bom. Pelaku berinisial IAH (18) berhasil diringkus jemaat gereja. Sementara Pastor Albert S. Pandiangan mengalami luka ringan di bagian lengan kiri.

Teror dengan membawa bom melukai seorang pastor terjadi di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr. Mansur Nomor 75 Medan, Sumatera Utara. Beberapa saksi menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika Pastor Albert S. Pandiangan hendak berkotbah di mimbar. Namun tiba-tiba seorang laki-laki menghampiri pastor tersebut sambil membawa sebuah bom rakitan dalam tas dan sebilah pisau. Sejumlah jemaat berhasil meringkus pelaku dan langsung menghubungi pihak kepolisian. Aparat

pun menurunkan tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brigade Mobile Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Brimob Polda Sumut). Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol. Nur Falah menyatakan ada motif untuk membunuh pastor dalam kasus teror di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep. ‘’Jadi, motifnya ada seseorang yang berusaha membunuh pastor,’’ kata Kombes Pol. Nur Falah. Usai berdialog dengan sejumlah saksi, ia mengatakan bahwa IAH (18) berpura-pura masuk dan ikut

kebaktian di Gereja Stasi Santo Yosep. Ketika Pastor Albret S. Pandiangan akan memberikan kotbah, pelaku mengejarnya hingga ke mimbar gereja. IAH berupaya melukai pastor tersebut dengan pisau yang dibawanya, tetapi hanya terkena di bagian tangan. Pelaku juga membawa sebuah tas yang berisi benda yang diduga bom, tetapi tidak meledak. Tas tersebut hanya mengeluarkan api dan asap. Kemudian, IAH dikejar jemaat dan diamankan. Hal. 19 Motif Pelaku

Bentrok dengan Warga

Praktik Korupsi

Tiga Polisi Tersangka

Didominasi Pejabat Daerah

Jajak Pendapat

Pelaku Usaha Makin Khawatir

PEMANGKASAN anggaran oleh pemerintah diyakini akan berdampak pada berbagai sektor kehidupan. Proyek-proyek infrastruktur dan bantuan ke masyarakat berpotensi terkoreksi. Imbasnya diyakini akan membuat sektor usaha makin sulit melakukan perbaikan kinerja. Kondisi ini pun diprediksi akan berlanjut jika terobosan yang diambil pemerintah tak menyentuh akar permasalahan. Fondasi ekonomi yang rapuh diprediksi akan membuat daya tahan ekonomi labil. Hal. 19 Ekonomi Nasional

Jakarta (Bali Post) Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis hasil penelitian kinerja aparat penegak hukum dalam penanganan kasus korupsi di Indonesia semester I tahun 2016. Hasilnya, pejabat di daerah mendominasi praktik korupsi di Indonesia dan 97 persen kasus korupsi terjadi di pemerintahan daerah. ‘’Korupsi masih banyak terjadi di pemerintahan daerah, terutama di sektor pelayanan publik,’’ kata Kepala Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah, Minggu (28/8) kemarin. Dia mengurai pelaku korupsi yang masuk tahap penyidikan pada semester I 2016 berdasarkan jabatan tercatat sebanyak 217 birokrat daerah yang tersangkut kasus korupsi. Disusul sebanyak 107 direktur, komisaris, konsultan, atau pegawai swasta yang masuk jerat kasus korupsi. Sementara itu, anggota DPR/DPRD/ DPD sebanyak 24 orang, direktur, pejabat, pegawai BUMN/BUMD sebanyak 14 orang, masyarakat 13 orang, kepala desa, lurah, camat, atau aparat desa sebanyak 10 orang, dan tujuh orang kepala daerah. ‘’Sebagian besar kasus korupsi terjadi di daerah. Kasus korupsi yang terjadi di nasional sebanyak lima kasus atau sekitar dua persen. Sedangkan kasus korupsi yang terjadi di daerah sebanyak 205 kasus atau 97 persen,’’ kata Alamsyah. Hal. 19 Posisi Ketiga

Bali Post/ant

PENYIDIK - Seorang penyidik KPK melintas di depan foto Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam yang terpajang di depan ruang kerjanya, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa lalu. Sebanyak 40 penyidik KPK ‘’berburu’’ barang bukti di Kantor Dinas ESDM serta rumah pribadi Gubernur yang digeledah dalam dugaan korupsi penertiban izin usaha pertambangan atau IUP.

Bali Post/ant

Pekanbaru (Bali Post) – Tiga anggota polisi dari Kepolisian Resor (Polres) Meranti jadi tersangka dalam perkara bentrok berdarah yang membawa korban jiwa di Kota Selatpanjang. ‘’Ada beberapa yang dilakukan pemeriksaan. Sampai hari ini tiga ditetapkan sebagai tersangka,’’ kata Kapolda Riau Brigadir Jenderal Supriyanto, Minggu (28/8) kemarin. Ia belum bersedia membuka identitas ketiga polisi yang ditetapkan sebagai tersangka karena penyidik masih terus mendalami keterangan mereka. Ia hanya menegaskan bahwa anggota yang terbukti bersalah pasti akan ditindak tegas, termasuk sanksi yang diterapkan apakah sanksi administrasi, sidang komisi kode etik Polri (KKEP) hingga pidana. Hal itu untuk mengungkap kasus tersebut secara terbuka dan menciptakan keadilan. ‘’Untuk detailnya nanti dari Propam, termasuk arah sanksi yang akan diterapkan,’’ ujarnya. Sebelumnya, sebanyak 15 anggota Polres Meranti diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Riau terkait meninggalnya Apri Adi Pratama (24), tersangka pembunuh Brigadir Adil Tambunan. Adil Tambunan tewas dengan sejumlah luka senjata

tajam pada beberapa bagian tubuhnya. Apri membunuh Adil Tambunan, anggota Polres Meranti, karena asmara. Namun, Apri Adi Pratama yang merupakan pegawai honorer Dinas Pendapatan Daerah Meranti itu tewas sesaat berhasil diamankan petugas. Pascatewasnya Apri Adi Pratama, ribuan warga melakukan unjuk rasa di Markas Polres Selatpanjang. Mereka menuntut Kapolres AKBP Asep Iskandar menjelaskan penyebab kematian Adi. Aksi massa semakin memanas ketika jumlah warga mencapai 2.000 orang. Warga dan polisi terlibat lempar-lemparan batu hingga menyebabkan seorang pengunjuk rasa bernama Isrusli meninggal dunia. Terkait peristiwa itu, Kasatreskrim Polres Meranti AKP Aditya Warman dan 14 jajarannya diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Riau. ‘’Sebanyak 15 orang personel Polres Meranti saat ini masih diperiksa di Mapolda Riau. Termasuk kasat reskrimnya,’’ kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo. Hal. 19 Dua Perkara

Wonderful Indonesia (1)

Pariwisata Budaya Bali Jadi Lokomotifnya

RENCANA Presiden RI Joko Widodo tentang 10 ‘’Bali baru’’ menunjukkan bila pariwisata Indonesia tidak bisa lepas dari Bali. Maka tidak berlebihan jika menyebut Bali sebagai lokomotif dari Wonderful Indonesia, yang merupakan tagline dari program promosi Kementerian Pariwisata. Hal ini karena posisi Bali selalu menjadi ‘’awalan’’ yang kemudian diikuti daerah lain.

TERENDAM - Satu unit mobil terendam banjir di Jalan Kemang Selatan 8, Jakarta, Minggu (28/8) dini hari. Curah hujan yang tinggi serta meluapnya Kali Krukut menyebabkan kawasan tersebut dilanda banjir setingginya 70 cm hingga satu meter.

Bali Post/ant

BOM - Petugas penjinak bom Polda Sumut menyisir Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Minggu (28/8) kemarin.

‘’Rencana Presiden tentang 10 ‘Bali baru’ menunjukkan bahwa pariwisata tidak bisa lepas daripada Bali dan Bali tidak bisa lepas dari pariwisata budaya. Kalau budaya itu hilang, tentu dengan sendirinya akan berdampak sangat besar bagi pariwisata di Indonesia,’’ ujar anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana di Denpasar, Minggu (28/8) kemarin. Adhi Ardhana menambahkan, penting bagi para pelaku pariwisata maupun pemerintah di Bali untuk menyadari bahwa

Bali tidak ada apa-apanya tanpa budaya. Penguatan pariwisata budaya harus muncul dari diri sendiri untuk hasil yang terbaik. Atau tidak cukup hanya dengan melalui pemberian insentif maupun peraturan. ‘’Akan sangat berbahaya bila sampai memberikan keleluasaan terhadap upaya untuk melupakan budaya. Jadi yang terbaik memang seluruh komponen menyadari, sehingga dengan sendirinya akan melindungi budaya,’’ jelas -politisi PDI Perjuangan ini. Menurut Adhi Ardhana,

konsep pariwisata budaya sudah diakomodir dalam Perda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda) Provinsi Bali 2015-2029. Dalam Perda Riparda, sudah ada definisi secara jelas tentang pariwisata budaya, pariwisata alam, dan pariwisata buatan (artificial). Pemerintah di sini wajib untuk mempersiapkan segala hal menyangkut infrastruktur, promosi, hingga pelestarian budaya. ‘’Pariwisata budaya itu secara peraturan, kita sudah memiliki, artinya sudah terdefinisi dengan

baik. Di sini tentu menunjukkan bahwa Riparda yang kita buat itu akan searah dengan apa yang menjadi harapan yaitu menjaga pariwisata budaya itu,’’ imbuh mantan anggota Pansus Riparda ini. Kepala Dinas Pariwisata Bali A.A. Gede Yuniartha Putra mengatakan, ditetapkannya Perda tentang Pramuwisata beberapa waktu lalu merupakan salah satu komitmen Pemprov menjalankan isi Perda Riparda. Dalam hal ini, pramuwisata di Bali wajib lulus ujian tentang budaya Bali untuk bisa mendapatkan Kartu Tanda Pengenal Pramuwisata (KTPP). ‘’Ini karena pariwisata kita kan pariwisata budaya, segala sesuatunya harus berdasarkan budaya kita. Jadi budaya harus dipertahankan supaya berbeda dengan daerah lain,’’ ujarnya.

Selain Perda Riparda, lanjut Yuniartha, Perda No.2 Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya Bali juga menjadi bukti bagaimana Pemprov Bali mempertahankan budaya. Mengingat dari dulu hingga sekarang, Bali merupakan tonggak utama pariwisata Indonesia yang kini tercakup dalam Wonderful Indonesia. ‘’Bicara Wonderful Indonesia, itu kan branding pariwisata secara keseluruhan. Untuk Bali, dulu kan punya branding Bali Shanti, kemudian Bali is My Life tapi tidak banyak yang tahu branding itu. Oleh karena itu, akan dilakukan re-branding pariwisata Bali agar sejalan dengan Wonderful Indonesia,’’ imbuhnya. Hal. 19 Bebas Visa


DENPASAR

2

Senin Umanis, 29 Agustus 2016 NANGKA -

FIGUR

Salah seorang pedagang memi-

Prihatin Kasus Sulinggih KOMITE III DPD-RI Bidang Agama, Budaya dan Kesra akhir-akhir ini ramai mendapatkan aspirasi terkait dugaan kasus pelecehan sulinggih dari trah Pasek di Pura Dasar Bhuwana Gelgel, Klungkung, yang diduga dilakukan oleh oknum. Masalah sensitif ini pun mengemuka dalam kunjungan kerja DPD-RI ke Kabupaten Klungkung, Jumat (26/8). Terlebih, masalah ini sudah menjadi viral di media sosial. Terhadap hal ini, Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III meminta masyarakat untuk bersikap tenang. “DPD-RI dan Pemkab Klungkung akan mencari solusi atas masalah ini. Jangan sampai, tindakan oknum tapi merusak hubungan baik para warih leluhur yang selama ini terjaga. Kita harus mendengar dahulu penjelasan pihak pangempon, begitu juga pihak puri. Selain itu, semeton Pasek juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan harapannya. Intinya, ngiring bersatu dalam wadah Hindu Dharma,” ungkap Shri Gusti Wedakarna. Ia pun berpendapat bahwa di zaman ini sudah tidak relevan berbicara mengenai kasta, tri wangsa atau kulit, apalagi mempertentangkan sulinggih. “Saya percaya bahwa setiap sulinggih harus diperlakukan sama, baik dari soroh atau warna apa pun. Jadi, tidak elok jika menolak atau salah menempatkan seorang sulinggih dwijati secara tidak pantas. Walaupun setiap pura dan desa adat punya prinsip Desa Kala Patra, tapi demi kepentingan Hindu yang lebih luas, seharusnya sulinggih patut diperlakukan sama. Tiang (saya) kira ini masalah lama yang mengemuka kembali. Dan, tiang (saya) mohon semeton MGPSSR mempertimbangkan rencana nuntun Ida Batara Mpu Gana dari Pura Dasar Bhuwana dan dipindahkan ke Pura Besakih. Walau itu hak, namun mohon bersabar dulu. Perlu mulat sarira bagi semua pihak untuk masalah ini dan mari kita selesaikan tanpa menyakiti siapa pun,” ungkap Shri Gusti Wedakarna. Pihak DPD-RI masih berkoordinasi dengan pemkab, MUDP, PHDI, puri dan organisasi MGPSSR. (ad1117)

Maag Disebabkan Kuman Bukan karena Telat Makan SELAMA ini orang selalu mengartikan sakit maag disebabkan karena terlambat makan. Beberapa penelitian menemukan bahwa orang yang sakit maag di dalam lambungnya ditemukan kuman Helycobacter Pylori. Padahal, dengan asam lambung (pH) 1-2 seharusnya tidak ada kuman Bali Post/may yang mampu hidup Ari Fahrial Syam di dalam lambung (mati). Setelah diteliti, ternyata kuman tersebut menyebabkan sakit maag. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD.-K-GEH., FINASIM., MMB., FACP. dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/ RSCM belum lama ini mengungkapkan, dirinya tengah meneliti perihal kuman tersebut di seluruh Indonesia yaitu Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar, Papua, Pontianak. ‘’Saya juga ambil di Danau Toba, Padang, Palembang, Cimacan, Bangli, Kupang,’’ bebernya. Dalam satu wilayah sampling, ia mengambil 40-50 sampel untuk dilakukan endoscopi, biopsi (pengambilan jaringan). Hasilnya, orang Indonesia yang sakit maag, 22,1 persen karena kuman Helicobacter Pylori. Di daerah seperti Batak, Papua, Makassar, presentasenya mencapai 40 persen. Maka dari itu, jika orang Batak sakit maag kemungkinan besar karena ada kuman tersebut. ‘’Di Jawa 10 persen, Jakarta 3 persen, Bugis 40 persen, Kupang 30 persen, Papua 40 persen,’’ paparnya. Kuman tersebut ada dalam lambung karena faktor genetik, makanan dan minuman yang masuk. Sumber air minum juga berpengaruh terkena kuman ini. Selain itu, orang yang sakit maag bisa juga karena obat-obatan seperti obat rematik, jamu pegal linu, angkanya 50 persen. ‘’Pasien maag datang dengan perdarahan, 50 persen karena penggunaan obat-obatan,’’ jelasnya. Kuman tersebut dapat menjadi sangat berbahaya karena dapat melukai lambung, menyebabkan perdarahan lambung hingga kanker lambung. Setelah dipastikan ada kuman tersebut di lambung, maka pengobatan yang dilakukan adalah dengan minum 2 antibiotik. Angka keberhasilannya 90 persen. Mengingat, saat ini kuman semakin ganas, maka pengobatan tidak lagi cukup seminggu, namun 2 minggu. ‘’Orang yang sering minum susu kedelai, kebiasaan mencuci tangan sebelum makan, angka terinfeksi kumannya sedikit,’’ imbuhnya. (may)

Suara Denpasar & Badung Berpakaian Adat Saat Purnama dan Tilem Pembentukan karakter tidak bisa hanya dengan memberlakukan pakaian adat pada siswa. Sebab, masih banyak yang berpakaian putih namun belum bisa mengendalikan diri, masih emosional dan menjelekkan pihak lain. Ada oknum guru yang berpakaian adat terlihat merangsang. Lebih baik saat Purnama dan Tilem saja diberlakukan berpakaian adat, karena agak aneh kalau setiap hari Kamis, juga agar tidak merepotkan. Ayu, Petang

lih buah nangka di Pasar Badung di eks Tiara Grosir, Denpasar. Kebutuhan buah nangka untuk sayuran mulai mengalami peningkatan menjelang hari keagamaan di Bali, seperti Galungan dan Kuningan. Bali Post/eka

Proyek Jalan Lingkar Barat Kuta Selatan

Data Lahan Kurang Valid, Dewan Minta Verifikasi Ulang Denpaar (Bali Pot) –

Megaproyek jalan lingkar barat Kuta Selatan untuk mengurai kemacetan di kawasan Badung Selatan mulai dilakukan sosialisasi ke masyarakat di Kuta Selatan. Namun dalam sosialisasi beberapa waktu lalu, ternyata ditemukan sejumlah data lahan yang kurang valid. Anggota DPRD Badung asal Kuta Selatan pun meminta tim pengkaji melakukan verifikasi ulang data tersebut. Anggota DPRD Badung Made Sumerta yang juga Bendesa Adat Pecatu, Minggu (28/8) kemarin menjelaskan, dari pemaparan tim sosialisasi mengenai rencana proyek jalan lingkar barat ini, ada sejumlah lahan yang terkena imbas jalan tersebut dan tanahnya harus dibebaskan. Namun lahanlahan yang dicantumkan dengan nama pemiliknya tersebut, di peta rencana jalan tersebut sangat tidak sesui dengan fakta-fakta di lapangan. ‘’Tim harus kembali

Belum Tuntas, Penataan Trotoar di Banjar Kelandis

Denpasar (Bali Post) – Trotoar di sepanjang Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, sudah dilakukan penataan. Namun, perbaikan trotoar itu belum tuntas. Masih ada sekitar 200 meter tepatnya di sekitar Balai Banjar Kelandis yang belum diperbaiki. Menyikapi kondisi ini, anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Denpasar I Made Sukarmana, S.H. minta agar pengerjaan trotoar itu dilanjutkan. ‘’Masyarakat mengharapkan agar pemerintah segera melanjutkan pengerjaan trotoar tersebut. Terlebih, Jalan Hayam Wuruk merupakan kawasan padat lalu lintas, sehingga masyarakat sangat memerlukan akses untuk berjalan kaki,’’ katanya seraya menyebutkan, usulan itu sudah disampaikan dalam laporan hasil reses Fraksi Demokrat, belum lama ini. Terkait kawasan tersebut merupakan jalan provinsi, Sukarmana mengharapkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar bisa mengintensifkan koordinasi dengan Pemprov Bali, sehingga pengerjaan trotoar itu cepat bisa direalisasikan. Selain melanjutkan trotoar di Jalan Hayam Wuruk, Sukarmana juga mendesak Pemkot Denpasar segera melakukan kawasan landconsolidation

Febri, Kuta

but. Namun, pihaknya mengakui bahwa mereka adalah krama Desa Pecatu. ‘’Nama pemilik nyaris tidak dikenali orang-orang di sana. Hanya satu dua, itu pun masih diragukan memiliki tanah di eksisting rencana jalan tersebut,’’ terangnya. Selain meminta untuk melakukan verifikasi ulang data lahan yang akan digunakan sebagai jalan lingkar barat Kuta Selatan, Sumerta juga meminta agar tim sosialisasi juga memberi tahu

(LC) Jalan Tantular, Desa Dangin Puri Kelod. ‘’Kawasan LC ini juga mendesak untuk ditata sekaligus dilakukan pengaspalan,’’ katanya, Minggu (28/8) kemarin. Menurut Sukarmana, jika mengacu hasil reses Fraksi Demokrat, sebenarnya masih banyak infrastruktur di Kota Denpasar yang perlu mendapat perhatian. Misalnya, Jalan Gunung Rinjani, Monang-Maning yang kondisinya banyak berlubang dan tidak rata. ‘’Ini juga perlu diperbaiki sehingga tak membahayakan pengguna jalan,’’ paparnya. Sebelumnya, anggota DPRD Kota Denpasar A.A. Alit Putra saat menyampaikan hasil reses mengatakan, selain trotoar dan jalan, perlu adanya penambahan hydrant di kawasan padat penduduk. Dengan terus bertambahnya penduduk Denpasar, menyebabkan banyak kawasan permukiman padat dan warga tinggal di gang-gang sempit, seperti di kawasan Pemogan, Pedungan dan Sesetan. ‘’Jika terjadi musibah kebakaran, ini akan sulit dijangkau mobil pemadam. Karena itu, perlu pemasangan instalasi hydrant permanen sehingga bila terjadi musibah tinggal dilakukan penyambungan pada siemen conection,’’ ujarnya. (kmb)

kan anggaran sekitar Rp 1 triliun lebih. Untuk mewujudkan rencana megaproyek tersebut, Pemerintah Kabupaten Badung akan mengambil sejumlah langkah startegis seperti memperjuangkan ke pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum atau menggunakan dana APBD yang pembangunannya dilakukan dengan sistem multiyears. Pemerintah pun mohon dukungan masyarakat agar rencana ini bisa diwujudkan pada tahun 2017 mendatang. (kmb) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.

Soal Perda Perangkat Daerah

Gerindra Minta Ekonomi Kreatif Digabung ke Diskop Denpasar (Bali Post) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Denpasar telah disetujui oleh seluruh fraksi yang ada di DPRD setempat. Meski demikian, masih ada yang dinilai belum satu rumpun, sehingga diperlukan penggabungan bidang kerja yang lebih efektif. Seperti bidang ekonomi kreatif yang dirancang berada di bawah Dinas Kepemudaan, Ekonomi Kreatif dan Olahraga, diusulkan digabung dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, sehingga menjadi Dinas Koperasi, Ekonomi Kreatif, Usaha Kecil dan Menengah. Usulan ini disampaikan Fraksi Gerindra DPRD Denpasar dalam pandangan umumnya yang dibacakan Kompyang Gede pada sidang paripurna dewan, belum lama ini. Gerindra menilai penggabungan yang tepat sesuai dengan tupoksi masing-masing tidak akan menjadikan bidang kerja yang tumpang tindih. ‘’Kami mengharapkan bidang kerja yang serumpun bisa digabung menjadi satu,’’ kata Kompyang Gede. Sementara itu, Sekretaris Fraksi Hanura Nyoman Tamayasa berharap ekse-

kutif bisa menggabungkan Dinas Sosial dengan dinas yang berkaitan dengan bidang kerjanya. Karena dinas sosial ini lebih banyak akan mengurus masalah yang bersifat sosial seperti gelandangan serta bidang terkait lainnya, sehingga dipandang perlu untuk digabung dengan dinas atau badan tertentu. Terlebih, di Denpasar masalah ini tidak terlalu besar sehingga harus diurus oleh satu dinas. ‘’Bila aturannya mendukung, kenapa tidak digabungkan saja sehingga lebih efektif,’’ ujar Tamayasa. Masalah lain yang menjadi perhatian Fraksi Hanura, yakni status tipe sekretariat dewan yang dirancang tipe B. Hanura melihat beban tugas kesekretariatan dewan cukup besar sehingga tipenya sudah layak menyandang tipe A. Terhadap usulan ini, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda AAN Rai Iswara menyatakan masih bisa dilakukan perubahan karena prosesnya masih sangat panjang. Bahkan, ranperda yang sudah disetujui menjadi perda ini masih harus diverifikasi ke provinsi. ‘’Masih bisa diubah, jadi ini baru garis besarnya saja. Nanti kan bisa diatur dalam perwali,’’ ujarnya. (kmb12)

Penundaan DAU Diharapkan Tak Berdampak pada Penyaluran Dana Desa Denpasar (Bali Post) – Penundaan penyaluran Dana Alokasikan Umum (DAU) untuk Pemprov Bali dan tiga kabupaten/kota, dikhawatirkan berdampak terhadap penyaluran dana desa termin kedua. Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan mengomunikasikan hal tersebut kepada pemerintah pusat. ‘’Sampai saat ini belum ada surat resminya, belum kami terima,’’ kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Bali Ketut Lihadnyana kepada wartawan Antara di Denpasar, Minggu (28/8) kemarin. Pihaknya berharap penundaan penyaluran DAU un-

Program Mubazir Saya heran dengan Mendikbud Muhadjir Effendy yang selalu membuat pernyataan dan program mubazir. Setelah full day school, kini bahaya rokok akan dimasukkan kurikulum. Kenapa rokok? Untuk masalah ini, cukup dengan imbauan dan peringatan dari guru di kelas saat mengajar. Lebih baik bahaya korupsi, terorisme yang lebih penting dimasukkan dalam kurikulum.

melakukan validasi dan verifikasi ulang terhadap data itu dengan langsung turun ke lapangan dan kembali mengundang masyarakat pemilik lahan ke tempat yang ditunjukkan dalam peta tersebut,’’ ujarnya. Ia mencontohkan, dari sejumlah nama yang dicantumkan oleh tim sosialisasi yakni Luh Indrayani, Made Koplin, Wayan Mudiana, Wayan Alianta, Nyoman Kantun, diduga tidak memiliki lahan di eksisting rencanan jalan terse-

masyarakat bahwa lahan tersebut tidak ada ganti rugi. ‘’Dengan dari sekarang disosialisasikan seperti itu, hal ini pun bisa mencegah masyarakat untuk berasumsi negatif ke depannya ketika proyek ini sudah berjalan,’’ paparnya. Menanggapi permintaan dewan tersebut, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa yang dihubungi terpisah mengungkapkan, pihaknya belum menerima adanya laporan seperti itu. Namun jika nantiya ada perbedaan data di lapangan, pihaknya pasti akan berkoordinasi lagi dengan tim dan melakukan verifikasi ulang data tersebut. Rencana jalan lingkar barat Kuta Selatan untuk mengurai kemacetan kawasan Jimbaran, Ungasan dan Pecatu ini, membutuh-

tuk Pemprov Bali dan Kabupaten Badung, Karangasem serta Kota Denpasar, tidak sampai berdampak pada penyaluran dana desa. Rencananya, Senin (29/8) ini pihaknya akan mencoba menghubungi kementerian terkait untuk menanyakan kejelasan dana desa untuk termin kedua. Sebab, jika dilihat dari ketentuan, sekurang-kurangnya 10 persen dari DAU itu untuk dana desa. ‘’Penyaluran dana desa dibagi dalam dua termin, dan September ini merupakan jadwal penyaluran termin kedua,’’ ucap Lihadnyana. Tahun ini dana desa yang dialokasikan pusat untuk Bali sebesar Rp 416 miliar lebih. Kabupaten Tabanan mendap-

(0361) 819446, 081 337 032 965 FM 96,5

Topik : dampak penundaan penyaluran dau Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

atkan jatah dana desa terbesar yakni Rp 83,18 miliar karena jumlah desanya yang terbanyak di Bali atau mencapai 133 desa. Sedangkan kabupaten yang mendapatkan dana terbesar kedua dan ketiga yakni Kabupaten Buleleng Rp 82,62 miliar untuk 129 desa, dan Kabupaten Karangasem Rp 49,30 miliar. Enam kabupaten/kota lainnya yakni Kabupaten Badung Rp 31,04 miliar, Bangli Rp 43,09 miliar, Gianyar Rp 43,03 miliar, Jembrana Rp 27,86 miliar, Klungkung Rp 34,25 miliar, dan Kota Denpasar Rp 21,86 miliar. Menurut Lihadnyana, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 125/PMK.07/2016, Pemerintah Provinsi Bali terkena penundaaan penyaluran Dana Alokasi Umum sebesar Rp 153,93 miliar lebih untuk periode September-Desember 2016. Selain Pemprov Bali, tiga kabupaten/kota juga mengalami nasib yang sama yakni penundaan DAU untuk Pemerintah Kabupaten Badung sebesar Rp 60,881 miliar lebih, Karangasem sebesar Rp 53,085 miliar dan Kota Denpasar sebesar Rp 119,827 miliar lebih. (kmb)

Alokasi Dana Desa Tahun 2016 Kabupaten/kota

Jumlah (Rp)

Tabanan

83,18 miliar

Buleleng

82,62 miliar

Karangasem

49,30 miliar

Badung

31,04 miliar

Bangli

43,09 miliar

Gianyar

43,03 miliar

Jembrana

27,86 miliar

Klungkung

34,25 miliar

Denpasar

21,86 miliar Penundaan Penyaluran DAU Periode September-Desember 2016

Pemprov Bali

Rp 153,93 miliar

Kabupaten Badung

Rp 60,881 miliar

Karangasem

Rp 53,085 miliar

Kota Denpasar

Rp 119,827 miliar


Senin Umanis, 29 Agustus 2016

Badung

3

Buntut Kisruh LPD Kapal

Kerugian Rp 10 Miliar, Desa Adat Pilih Jalur Hukum

Mangupura (Bali Post) Kasus penyelewengan dana di LPD Desa Adat Kapal akhirnya berakhir di meja hukum. Pihak desa adat tak terima adanya kerugian yang mencapai Rp 10 miliar, meski jajaran pengurus telah meminta maaf dan siap mengganti kerugian yang diakibatkan selama mereka menjabat. Keputusan itu terungkap dalam paruman agung (rapat besar) yang digelar Desa Adat Kapal, Minggu (28/8) kemarin.

Bali Post/ist

PARUMAN - Suasana paruman agung krama Desa Adat Kapal, Minggu (28/8) kemarin di Wantilan Desa Adat Kapal membahas kerugian LPD setempat ketika dipimpin oleh Made Ladra.

Wabup Suiasa Buka Aksos Ganesa Unmas di Taman Ayun

WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa, Minggu (28/8) kemarin membuka Aksi Sosial (Aksos) Mahasiswa Baru Ganesa Universitas Mahasaraswati (Unmas) tahun 2016-2017 di Wantilan Pura Taman Ayun, Mengwi. Kegiatan tersebut juga dihadiri Rektor Dr. I Made Sukamerta, M.Pd., Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra, Perbekel Mengwi I Ketut Umbara, para dekan, BEM serta sekitar 2.200 mahasiswa baru Unmas. Rektor Universitas Mahasaraswati I Made Sukamerta atas nama civitas akademika menyampaikan terima kasih kepada Panglingsir Puri Ageng Mengwi dan Wakil Bupati yang telah menerima aksi sosial ini dengan baik. Aksos ini merupakan rangkaian dari kegiatan orientasi pengenalan kampus sejak tanggal 24 Agustus lalu di tingkat universitas. Usai aksos ini, dilanjutkan kegiatan di tingkat fakultas selama 3 hari. Dipilihnya areal Pura Taman Ayun ini karena arealnya sangat luas, sehingga ribuan mahasiswa baru mendapat kesempatan melakukan pembersihan areal pura dan sekitarnya. Di samping itu, mahasiswa akan mendapat pengetahuan dan informasi yang benar mengenai Pura Taman Ayun sebagai warisan budaya dunia UNESCO. Wabup Suiasa mengapresiasi terlaksananya Aksos Unmas yang telah memilih Badung tepatnya Pura Taman Ayun sebagai objek aksos. Kegiatan ini dinilai sangat penting serta strategis, dan Badung akan terbuka kepada semua komponen masyarakat di berbagai bidang maupun profesi untuk diajak berpartisipasi dalam membangun masyarakat dan wilayah Kabupaten Badung. Sehingga

AKSOS - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung, Minggu (28/8) kemarin membuka Aksi Sosial (Aksos) Mahasiswa Baru Ganesa Universitas Mahasaraswati tahun 20162017 di Wantilan Pura Taman Ayun, Mengwi. ke depan pembangunan yang telah baik sekarang ini dapat ditingkatkan dan menjadi lebih baik lagi. Aksos ini juga dinilai memiliki nilai timbal balik yang bermanfaat bagi mahasiswa baru Unmas maupun Pemkab Badung. Wabup Suiasa juga menyampaikan program Pemkab Badung dalam lima tahun ke depan yang telah ditetapkan dalam RPJMD Semesta Berencana. ‘’Semesta berencana berarti pembangunan di semua sektor di semua wilayah, semua tingkatan, juga melibatkan elemen, potensi dan komponen masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Badung senantiasa terbuka bagi masyarakat termasuk perguruan tinggi untuk ikut membagun Badung ini,’’ jelasnya. Panglingsir Puri Ageng Mengwi A.A. Gde Agung juga menyampaikan apresiasi dan kekaguman kepada civitas akademika Unmas melaksanakan kegiatan aksos di Pura Taman Ayun. Menurutnya, Pura Taman Ayun terkenal sebagai salah satu destinasi pariwisata Bali, di mana kunjungan wisatawan

Tekanan Hebat

BALI harus segera melakukan berbagai terobosan dalam membangun daya tahan ekonomi. Selain diakibatkan oleh realisasi anggaran yang tersendat dan cenderung tidak dapat direalisasikan oleh pemerintah, perekonomian Bali kini juga mendapat tekanan dari semua sektor terutama sektor pertanian, perikanan dan sektor pariwisata yang mengalami kejenuhan yang sangat tinggi. ‘’Hal ini akibat sarana penunjangnya seperti jalan dan infrastruktur lainnya sudah jenuh dan jumlah akomodasi wisata yang terlalu banyak di Bali Selatan. Ini mengakibatkan terjadinya perang tarif yang sangat parah saat ini,’’ ujar Ketua Umum Kadin Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, Minggu (28/8) kemarin. Ia mengatakan, hotel melati yang jumlah kamarnya cukup besar telah menjual kamarnya di bawah Rp 250 ribu/malam. Harga yang murah ini belum bisa membiayai operasionalnya, apalagi memenuhi kewajiban yang lainnya. Kondisi ini diperparah kegiatan rapat-rapat pemerintah di hotel-hotel sudah jarang terlaksana sampai akhir

Bali Post/dok

A.A. Ngurah Alit Wiraputra

tahun ini. Selain itu, paket kebijakan 13 juga cendrung tidak bisa terealisasi di Bali. Ini karena kredit perumahan yang dicanangkan di Bali sulit dilaksanakan karena nilai tanah dan bangunan sudah sangat tinggi. Sementara KPR yang diharapkan juga tidak maksimal bisa direalisasikan karena pendapatan pekerja pariwisata mulai menurun dan kewajiban mereka sudah tinggi dengan biaya hidup di Bali Selatan sudah sangat tinggi. (dir)

setiap harinya sebanyak 1.200 orang. Pura Taman Ayun memiliki tiga fungsi yakni sebagai fungsi sosial religius, sosial kemasyarakatan dan sosial ekonomi. Sosial religius artinya Pura Taman Ayun terbuka untuk umum dalam meningkatkan sradha bhakti. Fungsi sosial kemasyarakatan, semua umat beragama dapat bersembahyang di Pura Taman Ayun sehingga menjadi satu persatuan. Fungsi sosial ekonomi, keberadaan kolam Taman Ayun berfungsi di samping mengatur ekosistem kawasan Pura Taman Ayun, juga dari segi estetika mendukung keindahan pura. Dan yang paling penting, kolam berfungsi sebagai waduk untuk mengaliri ratusan hektar sawah di selatan. (ad1112)

Rapat yang digelar di wantilan setempat, diawali dengan permintaan maaf pengurus yang disampaikan oleh mantan Ketua LPD Desa Adat Kapal I Made Ladra. Permintaan maaf tersebut bukannya membuat suasana adem, melainkan semakin membuat masyarakat panas. Wajar saja, di bawah kepemimpinannya, LPD Desa Adat Kapal mengalami kerugian hingga Rp 10 miliar. ‘’Saya mohon maaf, dan atas

kerugian LPD kami pengurus akan tanggung jawab sepenuhnya,’’ kata Ladra dalam rapat. Hanya, masyarakat akan memaafkan perbuatan Ladra jika semua uang nasabah bisa dikembalikan. Bahkan, masyarakat menginginkan agar Made Ladra dituntut secara hukum adat (awig-awig) serta diproses secara hukum positif. Di sisi lain, Bendesa Adat Kapal A.A. Gde Dharma-

yasa berkeinginan kasus itu diproses sesuai iktikad baik dari mantan Ketua LPD Kapal Made Ladra. Sebab, yang bersangkutan telah meminta maaf dan bersedia bertanggung jawab penuh atas kerugian yang dialami LPD. Namun, masyarakat menilai apa yang dikatakan oleh bendesa adat akan sulit diwujudkan. Mengingat, Dharmyasa tak memberikan batas waktu penyelesaian dan pengembalian uang nasabah. ‘’Kapan batas waktunya ini, kasus sudah dari lama tapi belum juga selesai. Kami ingin proses hukum tetap jalan, meski proses pengembalian bisa dilakukan. Walaupun itu lama, yang penting ada kepastian uang kami kembali,’’ kata I Gusti Ayu Apriliani, salah seorang peserta rapat.

Akhirnya, rapat yang juga dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Kabag Ekonomi Dewa Joni Asta Brata, Kapolsek Mengwi Kompol I Nengah Patrem, berdasarkan desakan masyarakat, Bendesa Adat Kapal Dharmyasa mengambil keputusan akan membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum. Meski demikian, belum diputuskan kapan kasus tersebut akan dilaporkan. Menurut Dharmayasa, pihaknya bersama klian desa akan menyiapkan berkasberkas sebagai bahan pelaporan. Sebagai pihak yang akan dilaporkan, I Made Ladra nampaknya sudah siap. ‘’Kalau masyarakat menginginkan akan melaporkan ke polisi, saya akan ikuti,’’ ucap Ladra. (kmb27)

Bentangan Busur Panah Kemenpar Buka LBF 2016

Giri Prasta Pastikan Dukungan Pemkab Badung

EVENT tahunan Legian Beach Festival (LBF) ke-9 telah dibuka, Jumat (26/8). Melalui bentangan busur panah, pembukaan dilakukan Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Drs. Putu Ngurah, M.M. Sesaat setelah itu, Putu Ngurah sempat memastikan bahwa pihaknya di Kementerian Pariwisata memiliki komitmen tinggi untuk senantiasa memberikan dukungan. Utamanya, berkaitan dengan urusan promosi, baik ke dalam ataupun ke luar. Legian sendiri dinilai telah memberi banyak kontribusi dalam dunia pariwisata. Tentunya, karena Legian telah mendatangkan jutaan wisatawan setiap tahunnya. ‘’Kunjungan wisatawan secara total di Indonesia pada tahun 2019 nanti kami targetkan mencapai angka 20 juta. Kalau semua daerah memiliki semangat seperti di Legian ini, ditambah dengan bupatinya yang seperti Bapak Giri Prasta, kami sangat optimis untuk mencapai angka itu,’’ ucapnya sangat yakin. Apresiasi terhadap gelaran LBF juga disampaikan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Salah satunya, karena event tersebut sekaligus merupakan dukungan kepada program pemerintah. Meski begitu, Giri Prasta memastikan bakal tetap melakukan evaluasi ter-

hadap pelaksanaannya. Itu berkaitan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Badung untuk melaksanakan sebuah kegiatan bertajuk Festival Budaya Bahari. ‘’Kami yakin, nanti itu akan mampu menggerakkan potensi yang ada di seluruh wilayah Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan. Itulah yang akan kami bangun, sehingga menjadi kekuatan daerah Kabupaten Badung. Di Badung ini kan ada banyak festival, jadi itu yang akan kami coba sinergikan. Kami akan biayai kegiatannya, dengan syarat harus melibatkan, dibentengi, dan bermuara pada masyarakat setempat,’’ tegasnya kembali. Dalam empat hari pelaksanaannya, LBF 2016 memiliki banyak agenda menarik. Termasuk mendatangkan sejumlah artis ternama seperti The Grove, Rif, dan Navicula. ‘’Untuk tanggal 29 besok (hari ini - red), itu dilaksanakan donor darah oleh PMI, tari Kecak oleh Garuda Wisnu Kencana, Kids Activities oleh Ipanema, Beach Cleand CSR, Winner Anouncement, Tenant Appreciation Day, Legenda Legian bertajuk ‘’Baruna Murti’’ oleh Banjar Legian Kaja, dan Closing Ceremony serta Closing Party oleh DJ

LBF - Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa dan Ketua DPRD Putu Parwata menghadiri pembukaan event tahunan Legian Beach Festival (LBF) ke-9 yang dibuka Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Drs. Putu Ngurah, M.M., Jumat (26/8) lalu. Rizuka,’’ beber Ketua Panitia LBF 2016, Kadek Citarsa. Selain berbagai agenda menarik, di setiap hari pelaksanaannya juga ditampilkan 120 stan promosi pariwisata dari sejumlah UMKM, pengusaha, travel fair, Garuda Indonesia, Perum Angkasa Pura, Garuda Wisnu Kencana, Coca-Cola, serta stan kuliner nasional ataupun internasional. Bendesa Adat Legian Gusti Ngurah Sudiarsa menambahkan, sebenarnya ada dua

tujuan penyelenggaraan LBF 2016, yaitu tujuan yang bersifat ke dalam dan ke luar. ‘’Untuk yang ke dalam, LBF kami harap bisa menjadi semacam momentum untuk melakukan berbagai pembenahan sektor pariwisata di Legian. Sementara untuk yang ke luar, LBF dimaksudkan sebagai sebuah promosi yang mempu memperkenalkan potensi, sehingga menarik minat wisatawan untuk datang ke Legian,’’ jelasnya. (ad1113)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Agus Suradnyana Tampil di Seminar Undwi

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

Universitas Dwijendra Denpasar

Calon Pengusaha Harus Ikuti Filsafat Tangga Bedah Rumah Karyawan, Bantu Petani Kopi Buat Pupuk Organik UNIVERSITAS Dwijendra (Undwi) terus memberi penguatan bidang kewirausahaan bagi lulusan yang berkualitas dan job creator. Serangkaian wisuda sarjana, mahasiswa dan alumni Undwi Denpasar menggelar seminar bertajuk ‘’Menjadi Wirausaha untuk Kesejahteraan Hidup’’, Sabtu (27/8). Seminar yang dibuka Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati, S.H., M.Hum. ini menampilkan dua narasumber yakni alumni FT Undwi yang juga Bupati Buleleng Agus Suradnyana, S.T. dan Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Deenpasar Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. Rektor Undwi Dr. Putu Dyatmikawati mengungkapkan, seminar ini sebagai bentuk jawaban Undwi sebagai perguruan tinggi (PT) ternama di Bali ikut memecahkan masalah pengangguran. Sebab, selama ini PT dianggap sebagai penambah angka pengangguran intelektual harus dijawab dengan mencetak lulusan atau sarjana yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru. Di Undwi upaya tersebut dilakukan dengan memberi penguatan jiwa kewirausahaan yang diterjemahkan oleh program studi dengan berbagai sertifikat pendamping ijazah. Dengan demikian, selain lulusannya bekerja dalam bidang keilmuannya juga mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi lulusan PT lainnya. Inilah yang dia sebut sebagai outcomes Undwi yang berkarakter dan teruji di dunia kerja. Makanya, sangat pas dia mengundang pengusaha sukses yang juga alumni FT Undwi Agus Suradnyana dan Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra

SEMINAR - Bupati Agus Suradnyana berfoto dengan Rektor Putu Dyatmikawati, Ketua Yayasan Dwijendra M.S. Chandra Jaya serta pengurus menjelang seminar. Jaya untuk berbagi tips untuk Sementara itu, M.S. Chandra bisa sukses berwirausaha. Selain Jaya memaparkan bahwa untuk menggelar seminar, Minggu (28/8) menjadi pengusaha yang tangguh kemarin Undwi juga menggelar harus memiliki kecerdasan emobedah rumah di Desa Sading dan sional, tepat dan berani mengamdi Kintamani membantu petani bil keputusan. Sebab, katanya, membuat pupuk kopi terbaru. dua faktor yang membuat kita Di seminar yang dipandu PR I sukses berbisnis yakni harus Undwi Dr. Putu Gede Ery Suar- memiliki mimpi besar yang diikuti dana, M.Erg., Agus Suradnyana dengan action dan didukung faktor mengungkapkan seorang pengusa- lingkungan dan keluarga. ha harus berpikir visioner, tampil Dia mengungkapkan, untuk percaya diri dan berpenampilan memulai bisnis tak harus dengan sederhana. Kuncinya, jangan modal besar. Dia menyarankan menjadi pengusaha asal-asalan ikutilah filsafat tangga dimulai melainkan menjadi calon pengu- dari bawah dan usaha kecil mensaha yang memiliki latar belakang ingkat secara bertahap ke anak keilmuan yang cukup di bidang tangga berikutnya. Kedua, penguusaha yang digelutinya. Selain saha harus memiliki keterampilan itu, mampu memprediksi usaha dalam usahanya serta berjiwa sehingga tak sampai gulung tikar. marketing yakni menguasai peJadilah pengusaha yang tang- masaran dan penjualan. Selain itu guh dan berintegritas, memiliki harus dilengkapi dengan doa dan imajinasi dan kreasi tak membuat keteguhan hati. Ini yang dia sebut usaha yang sama ketika barang memiliki filsafat bisnis kreativitas. tersebut laris. Seperti semua berg- ‘’Jika gagal, gagal dan gagal, harus erak di properti, yang dewasa ini maju terus,’’ ujarnya. (ad2100) mengalami keterpurukan.

Setelah Menangkan Berbagai Hibah Penelitian dan Tempati Ranking III Nasional

Kini Stikom Bali Raih Posisi II Nasional Bidang Riset

SETELAH sebelumnya memenangkan berbagai hibah penelitian dan menjadi perguruan tinggi IT ranking III Nasional, kini Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI menempatkan Stikom Bali sebagai ranking kedua (II) di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat kategori sekolah tinggi IT. Kepala Bagian Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M) Stikom Bali Candra Ahmadi, S.T., M.T. menjelaskan, posisi kedua yang diraih Stikom Bali diperoleh setelah Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Ristek dan Dikti RI melakukan penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi selama tahun 2013–2015. Hal itu tertuang dalam surat Ocky Karna Radjasa, Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat, No. 2331/DRPM/TU/2016 tertanggal 18 Agustus 2016 yang ditujukan kepada pimpinan perguruan tinggi seluruh Indonesia. Menurut Candra Ahmadi, ada empat cluster dari hasil penilaian kinerja penelitian perguruan tersebut, yakni mandiri, utama, madya, dan binaan. Berdasarkan surat tersebut, untuk kategori sekolah tinggi IT, jika diurut

Kabag P2M Stikom Bali Candra Ahmadi, S.T., M.T. maka 10 besar peringkat nasional adalah STMIK Amikom Yogyakarta (kelompok utama), STMIK Stikom Bali (madya), STMIK Amik Riau (madya), STMIK Mikroskil (madya), STIKI Malang (madya), STMIK Indonesia Padang (binaan), STMIK Akakom (binaan), STMIK Nusa Mandiri Jakarta (binaan), STMIK Banjarbaru (binaan) dan STMIK AKBA (binaan). ‘’Intinya dengan cluster madya tersebut, kami bisa mengelola dana penelitian sendiri,’’ terang Candra Ahmadi di Denpasar, Jumat (19/8) lalu.

Candra Ahmadi menyebutkan, selama ini untuk penelitian dan pengabdian masyarakat di Stikom Bali yang didanai dengan anggaran dari Kementerian Ristek Dikti rata-rata di atas Rp 2 miliar per tahun. Sedangkan yang dibiayai oleh internal Stikom Bali di atas Rp 1,5 miliar per tahun. Menurut Candra Ahmadi, dengan predikat sebagai cluster madya ini akan memacu dia dan timnya untuk bekerja lebih keras dan kerja cerdas agar dalam waktu tiga tahun mendatang Stikom Bali sudah masuk cluster utama dan lima tahun lagi masuk cluster mandiri. ‘’Kalau melihat kualitas dan semangat dosen-dosen Stikom Bali yang luar biasa, saya yakin tiga tahun mendatang kami sudah masuk cluster utama dan lima tahun lagi bisa mencapai cluster mandiri. Ini juga seiring dengan perubahan status Stikom Bali dari sekolah tinggi menjadi institut. Apalagi, saat ini di P2M, saya didukung oleh tim yang sangat solid,’’ kata Candra Ahmadi sambil menyebut P2M beranggotakan Ni Luh Ayu Kartika Yuniastari, S.T., M.T., Nyoman Ayu Nila Dewi, S.Kom., Naser Jawas, S.T., M.Kom., I Gede Suardika, S.Kom., M.Kom. dan I Putu Dodit Setiawan, S.Kom. (ad2104)

Aksos Unmas Denpasar 2016

Ribuan Maba Bersih-bersih di Pura Taman Ayun tinggi. Tahun ini saja ada 5 ribu yang ingin masuk ke Unmas, tetapi kami hanya bisa menerima 2.719 orang karena dalam ketentuan peraturan Kemenristekdikti, universitas menerima mahasiswa harus disesuaikan dengan fasilitas dan paling penting adalah rasio dosen dengan mahasiswa itu sendiri,’’ ujar Sukamerta. Kalau dulu, dosen bisa mengajar sebanyak-banyaknya, tetapi sekarang sudah aturan. Pihaknya sangat AKSOS - Rektor Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta taat asas dan aturan. Apalagi ke memberi sambutan saat aksos di Pura Taman Ayun, Mengwi, depan PT lebih dituntut ke mutu Badung, Minggu (28/8) kemarin. dan kualitas output lulusannya. Oleh RIBUAN Ganesha Mahasiswa bersih, juga mengenal lebih dalam karena itu, tidak ada lagi PT bisa Baru (Maba) Universitas Mahasara- pura tersebut. Pasalnya, banyak juga mengeluarkan ijazah tanpa prosedur swati (Unmas) Denpasar berkumpul mahasiswa Unmas berasal dari luar yang benar. Dalam waktu dekat akan di Pura Taman Ayun, Mengwi, Bali. ‘’Yang dari Bali pun tidak se- diberlakukan nomor seri ijazah oleh Badung, Minggu (28/8) kemarin. Ke- mua tahu pura ini. Oleh karena itu, Kemenristekdikti. Jika dari awal hadiran maba dari berbagai jurusan kami melakukan aksi sosial di Pura ada mahasiswa tidak terdaftar atau kuliahnya tidak bagus, pasti tidak ini dalam rangka Aksi Sosial (Aksos) Taman Ayun,’’ tegas Sukamerta. 2016 terkait penutupan masa orienMenurutnya, tujuan dari kegia- bisa. ‘’Tujuannya bagus. Pemerintah tasi tingkat universitas. Kegiatan tan itu supaya maba ini nantinya pa- ingin sarjana yang dihasilkan PT tersebut dibuka Rektor Unmas Den- ham menjadi mahasiswa perguruan betul-betul berkualitas, paling tidak pasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, tinggi (PT) harus melaksanakan Tri ijazah mereka bukan palsu. Kuliah M.Pd. dan dihadiri Panglingsir Puri Dharma Perguruan Tinggi yaitu beberapa tahun sudah dapat ijazah, Mengwi Anak Agung Gde Agung pendidikan, penelitian dan pengab- jelas tidak bisa. Dengan IT begitu dan Wakil Bupati Badung Drs. I dian masyarakat. ‘’Kami di Unmas canggih, semua akan terdeteksi. Bila Ketut Suiasa. rutin tiap enam bulan sekali fakultas ada PT mengeluarkan ijazah instan, Dr. Sukamerta mengatakan, pasti ke desa melaksanakan pengab- pasti akan tutup,’’ ungkapnya. Unmas berprinsip konsisten aksos tersebut erat kaitannya den- dian masyarakat. Dengan maksud gan penerimaan mahasiswa baru supaya para dosen melakukan melaksanakan Tri Dharma PerguUnmas. Ada dua tingkatan yaitu penelitian-penelitian berkaitan den- ruan Tinggi dengan baik dan taat pertama, masa orientasi kampus gan permasalahan yang ada di desa, asas, sehingga mencetak lulusan tingkat universitas dan sudah di- sementara mahasiswa mengenal bermutu dan berkualitas. Ia menlaksanakan dari 24-27 Agustus lalu. lebih jauh kehidupan masyarakat egaskan, saat ini fakultas pavorit ‘’Hari ini (kemarin - red) penutupan desa, mereka diskusikan dengan yaitu Fakultas Ekonomi, Kedokteran orientasi tingkat univeritas dengan harapan setelah mereka tamat ten- Gigi dan Hukum. Yang membuatnya aksi sosial ini,’’ ujarnya. tunya kita harapkan terjun lagi ke gembira karena Fakultas Teknik dan Pertanian sudah mencapai target. Pihaknya memilih lokasi aksos masyarakat,’’ ungkapnya. di Pura Taman Ayun, Mengwi Sementara peserta yang dilibat- Itu artinya, kedua fakultas tersebut karena areal cukup luas sehingga kan dari seluruh fakultas. Mulai sudah diminati masyarakat. Apalagi bisa menampung 1.300 maba dan Senin (29/8) ini, masing-masing ke depan pemerintah punya program banyak lahan bisa dibersihkan. Se- fakultas melakukan kegiatan orien- untuk pembangunan pedesaan dan lain itu, pura tersebut merupakan tasi pengenalan fakultasnya. ‘’Kami masyarakat sebagian besar tinggal salah satu warisan budaya yang bersyukur dan bangga tiap tahun di pedesaan. ‘’Secara umum, semua diakui UNESCO. Oleh karena itu, di respons para orangtua memasukkan prodi terpenuhi sesuai dengan tarsamping mereka melakukan bersih- putra-putrinya ke Unmas cukup get,’’ ujarnya. (ad2103)

REKTOR Universitas Dwijendra (Undwi) Denpasar Dr. Putu Dyamikawati, S.H., M.Hum. tak pernah kering dengan ide kreatif yang pro-rakyat. Serangkaian wisuda sarjana, Undwi kembali membuat program baru yang memperkuat jati dirinya sebagai PTS unggul milik masyarakat Bali. Minggu (28/8) kemarin melakukan bedah rumah untuk karyawannya, I Wayan Suartana, di Banjar Negari, Desa Sading, Badung. Peletakan batu pertama dilakukan Rektor Dr. Putu Dyatmikawati bersama Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum., para dekan dan pimpinan unit di lingkungan Yayasan Dwijendra Denpasar. I Wayan Suartana dengan menitikkan air mata menuturkan rasa terharunya dibantu oleh Undwi dan yayasan untuk bisa memiliki rumah layak huni. Sebab, bangunan lama miliknya kini sudah nyaris ambruk dimakan cuaca dan usia. ‘’Semoga bantuan ini membuat Undwi makin jaya,’’ ujar karyawan bidang UPT Undwi tersebut. Rektor Dr. Putu Dyatmikawati mengungkapkan, rumah yang dibangun untuk Suartana adalah terdiri dari dua kamar tidur, teras dan kamar mandi. Dia tak menargetkan berapa biaya yang dikeluarkan melainkan syaratnya harus layak huni. Makanya, pengerjaan rumah dilakukan oleh tim teknis FT Undwi. Setiap wisuda sarjana, katanya, Undwi berbuat untuk masyarakat. Khusus untuk bedah rumah tak hanya diberikan kepada karyawan juga bagi orang lain. Sejak 2013, Undwi sudah membedah empat rumah, dua di Besakih. Program ini akan terus dilanjutkan untuk ikut membantu pemerintah secepatnya mengentaskan kemiskinan.

Ketika mendapat pujian program bedah rumah juga menyentuh karyawan Undwi, Putu Dyatmikawati mengatakan ini sesuai dengan konsep yang dia kampanyekan di Dwijendra yakni Manyamabraya rahayu kapanggih. Jika kita memecahkan masalah secara bersama-sama pasti menemukan kebaikan dan kesejahterakan. Di hari yang sama, Rektor bersama tim Fakultas Pertanian Undwi membantu petani kopi di Desa Catur, Kintamani membuat pupuk organik dari kulit kopi. Undwi yang memiliki Prodi Agrobisnis dan Agroteknologi mentransfer ilmunya membantu petani meningkatkan kesejahteraannya. Kulit kopi yang dulu dibuang percuma, kini diolah menjadi pupuk organik. Makanya, program ini dilanjutkan oleh FH Undwi dengan membantu petani kopi Kintamani menghasilkan produk unggulan yang didaftarkan di Haki serta dipasarkan lewat internet dan digital.

Masih program pro-rakyat, FKIP dan FT Undwi menyediakan beasiswa untuk warga Kintamani yang memilih Prodi Sastra Daerah Bali dan Arsitektur. Mereka disalurkan lewat beasiswa bidik misi dan beasiswa yayasan. Ketua Yayasan Dwijendra Dr. Drs. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. tersenyum manis melihat bedah rumah Undwi menerapkan yadnya kuncup-kembang. Kuncup artinya menyasar lingkungan intern sendiri dan kembang menyasar warga miskin lainnya. Bahkan, dia akan menyasar bedah rumah ini untuk warga veteran, hanya pihaknya kesulitan mendapatkan data riil warga veteran yang perlu dibantu. Ia juga setuju saat petani Bali mengembangkan produk pertanian berbasis organik. Selain harga jualnya tinggi, tren masyarakat sehat ke depan mengejar olahan berbahan organik. ‘’Bila perlu, semua lahan pertanian Bali menggunakan pupuk organik,’’ tegasnya. (ad2099)

BEDAH RUMAH - Rektor Dwijendra Putu Dyatmikawati didampingi M.S. Chandra Jaya dan para dekan saat peletakan batu pertama bedah rumah di Sading.

Stikes Bali Lepas 143 Ahli Madya Kebidanan dan Keperawatan Kini Bidan Stikes Bali Bisa Kerja di Jepang

KETUA Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali Drs. I Ketut Widia, BN.Stud., M.M., Sabtu (27/8), mewisuda 143 lulusan ahli madya Kebidanan dan Keperawatan dan seorang S-1 Keperawatan. Yang membanggakan, dari 108 ahli madya Kebidanan yang diwisuda, sebanyak 23 orang (21 persen) lulus dengan predikat pujian, sisanya lulus dengan sangat memuaskan. Sedangkan dari 35 ahli madya Keperawatan yang diwisuda, 21 persen juga lulus dengan pujian, sisanya sangat memuaskan. Saat itu, Ketut Widia juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik. Untuk ahli madya Kebidanan, lulusan terbaik I, II dan III masing-masing diraih Ni Luh Putu Cintya Sukerti (3,79), Ni Luh Lita Yulantini (3,77) dan Pande Putu Ayu Dian MD (3,76). Di Prodi D-3 Keperawatan, lulusan terbaik I, II dan III diraih Ni Luh Ayu Lisna Ardiani (3,93), Ni Made Dwi Sukma Dewi (3,93) dan Ni Made Suciati (3,88). Ketut Widia menegaskan, lulusan yang dilepas semuanya ahli madya Kebidanan dan Keperawatan yang berkualitas. Mereka bukan saja dibentuk dalam pengembangan iptek, melainkan juga dalam pendidikan karakter, sosial dan soft skill sehingga menjadi SDM yang siap pakai. Di samping itu, juga dipoles secara seimbang antara aspek afektif, kognitif dan piskomotor, sehingga menjadi SDM yang cerdas dan kompetitif. Ini yang disebut Ketut Widia sebagai lulusan yang mandiri. Dia mengatakan, Stikes Bali akan terus mengembangkan diri untuk mengemban kepercayaan masyarakat. Kini, 12 dosennya sedang dikuliahkan ke jenjang S-2 dan S-3 di dalam dan luar negeri. Lima orang di Taiwan, dua orang di Monas University dan seorang di Thailand. Seorang telah menyelesailan S-3 Keperawatan di Australia dan 8 orang S-2 di Thailand. Sejumlah prestasi yang diraih Stikes Bali yakni meraih AIPT dengan akreditasi B, akreditasi B untuk Prodi S-1 Keperawatan, Akreditasi B untuk D-3 Keperawatan dan akreditasi B untuk D-3 Kebidanan. Stikes Bali juga secara kontinu menjalankan pertukaran mahasiswa dan dosen dengan enam fakultas di bawah CC Net Work 1 Thailand, Mahidol University dan bekerja

sama penyaluran tenaga kerja dengan Yayasan Bina Mandiri ASEAN untuk bekerja ke Jepang. Ketua YP3LPTK Bali Drs. Ida Bagus Arka menegaskan, Stikes Bali menyiapkan lembaga yang terlengkap mulai dari pendidikan S-1 Keperawatan, Ners dan tempat melakukan uji kompetensi. Dia mengatakan, sudah saatnya pemeritah pro dengan SDM kebidanan dan keperawatan. Kalau dulu cukup satu puskesmas dengan satu perawat dan bidan, kini dengan masih tingginya angka kematian bayi diperlukan perawat dan bidan siaga di tiap banjar dan dusun. Tenaga inilah yang melakukan deteksi dini terhadap kesehatan ibu dan anak. Jika pemerintah menyiapkan SDM bidan di semua banjar, dia yakin angka kematian bayi dan ibu melahirkan bisa ditekan seminimal mungkin. Dia juga menegaskan, kini lulusan bidan Stikes Bali bisa bekerja di Jepang. Dia menambahkan, lulusan kebidanan saat ini patut bersyukur karena sudah memenuhi syarat pada rekrutmen CPNS yang menyaratkan minimal terakreditasi B oleh BKN. Sebab, Prodi D-3 Kebidanan Stikes Bali sudah terakreditasi B. Dengan demikian, lulusan kebidanan Stikes Bali mampu mengisi pengadaan bidan di daerah. (ad2101)

PRESTASI - Ketua Stikes Bali Ketut Widia saat mewisuda tenaga ahli madya Kebidanan dan Keperawatan.

Program Berbagi Senyuman Unwar

Akan Gelar Operasi Gratis Sumbing Bibir dan Langit-langit JUMLAH penderita sumbing bibir dan sumbing langit-langit di Bali dipastikan terus bertambah. Untuk membantu masyarakat mengatasi kedua masalah ini, Universitas Warmadewa (Unwar) akan menggelar operasi gratis anak penderita sumbing bibir dan sumbing langit-langit dalam program ‘’Berbagi Senyuman Unwar’’. Program ini diprakarsai oleh Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unwar yang berada di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Yayasan Hayandra Peduli. Untuk mematangkan program tersebut, Dekan FKIK Unwar dr. IGN Anom Mhurdana dan staf melakukan pertemuan dengan Kepala Diskes Provinsi Bali dr. I Ketut Suarjaya, MPPM. dan Yayasan Hayandra Peduli dr. Karina F Moegni, Sp.BP-RE. beserta tim, belum lama ini. Dekan FKIK Unwar IGN Anom Mhurdana didampingi Ketua Panitia Ni Luh Putu Eka Kartika Sari, S.Si., M.Biomed. menjelaskan, pihaknya kini sedang mencari dan mendata para penderita sumbing bibir dan sumbing langit-langit di Bali. Syaratnya, antara lain memiliki surat keterangan miskin, penderita sumbing bibir minimal berusia tiga bulan dan berat badan 5 kg. Penderita sumbing langit-langit minimal berusia 1 tahun. Pendaftaran ditutup hingga 15 September mendatang. Untuk itu, dia minta jika ada warga menemukan penderita dua sumbing tersebut bisa mendaftarkan ke FKIK Unwar. Anom Mhurdana menambahkan,

operasi gratis akan dilakukan 19-21 September mendatang. Hanya, dia menyebutkan tempat pelaksanaan operasi akan diinformasikan selanjutnya sambil melihat sebaran pasien yang akan dilakukan operasi. Anom Mhurdana menambahkan, cacat bawaan sumbing bibir dan langit-langit bisa mengenai siapa saja, di semua daerah tanpa terkecuali. Sebab, yang pasti sampai saat ini belum diketahui dengan pasti penyebabnya. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan penyebab kedua cacat ini kemungkinan berkaitan dengan keturunan, perkawinan keluarga dekat, kurang gizi, infeksi saat kehamilan dan lain-lain. Namun, yang pasti ada gangguan penyatuan bibir, gusi atau langit-langit saat kehamilan trimester pertama. Penderita sumbing bibir dan sumbing langt-langit jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan lajunya pertambahan kelahiran. Angka kejadiannya diper-

kirakan 1 : 800 kelahiran hidup. Untuk mengatasi kecacatan tersebut perlu pendekatan psikologis kepada orangtua dan keluarga, karena cenderung memperlakukan anak tidak semestinya dengan menyembunyikan dari pergaulan sosial. Pengetahuan tentang penanganan sumbing perlu sekali dipahami agar orangtua dan keluarga terbuka mencari pertolongan buat anaknya. Hal lain yang menjadi masalah bagi keluarga adalah pembiayaan operasi yang tentunya tidak murah dan memerlukan operasi rekonstruksi bertahap agar perkembangannya mendekati anak normal. Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat memberikan kesadaran bahwa secara bersama-sama, penderita sumbing dapat diberikan pertolongan dan tentunya membantu mewujudkan senyum ceria anakanak Indonesia. Untuk itu, dia berharap kegiatan sosial ini mendapat dukungan semua pihak. (ad2102)

BERSAMA - Dekan FKIK Unwar IGN Anom Murdhana dan staf berfoto bersama Kadiskes Bali I Ketut Suarjaya dan Yayasan Hayandra Peduli Karina F Moegni.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Senin Umanis, 29 Agustus 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H

info seremoniAL

Undhira Yudisium 232 Mahasiswa

YUDISUM – Suasana yudisium lulusan Undhira, Jumat (26/8) lalu. UNIVERSITAS Dhyana Pura dan Teknologi yang diyudisium me(Undhira) meyudisium 232 orang lu- liputi 30 orang dari Program Studi lusan dari 13 program studi (prodi) Perekam dan Informasi Kesehatan, yang dimiliki, Jumat (26/8). Ketiga 21 orang dari Program Studi Fisiotbelas prodi itu sudah terakreditasi erapi, 1 orang dari Program Studi BAN-PT. Acara yudisium di aula Biologi, 14 orang dari Program Studi kampus hijau Undhira ini dihadiri Ilmu Gizi, 3 orang dari Program Wakil Rektor 1 Undhira Dr. I Gusti Studi Teknik Informasi dan 25 Bagus Rai Utama, S.E., M.MA., orang dari Program Studi Kesehatan M.A., Wakil Rektor 2 Dr. I Wayan Masyarakat. Ruspendi Junaedi, S.E., M.A., Dekan Acara ini diawali dengan ibadah Fakultas Ekonomika dan Humanio- yang dipimpin oleh Dr. I Wayan ra Jaya Pramono, S.Pd., M.Par., De- Damayana, S.Th., M.Si. dilanjutkan kan Fakultas Ilmu Kesehatan, Sains dengan agenda utama pembacaan dan Teknologi dr. Bambang Hadi surat Keputusan Yudisium dan Kartiko, MARS., para dosen dan sekaligus meyudisium para lulusan pegawai di lingkungan Undhira. Undhira. Para yudisiawan/yudisiawati ini Wakil Rektor 1 Undhira Dr. I berasal dari Fakultas Ekonomika Gusti Bagus Rai Utama menyatakan dan Humaniora meliputi Program dengan diyudisium para lulusan ini Studi Manajemen 96 orang, Program maka mereka secara resmi menyanStudi Psikologi 12 orang, Program dang gelar sarjana dan akan menStudi Sastra Inggris 12 orang, Pro- jalankan proses pembelajaran segram Studi Pendidikan Anak Usia lanjutnya dalam mengabdikan diri Dini 7 orang, dan 11 orang dari Pro- kepada masyarakat. ‘’Ini bukanlah gram Studi Pendidikan Kesejahter- merupakan akhir, tetapi awal unaan Keluarga. Sementara itu lulusan tuk mengaplikasikan ilmu yang dari Fakultas Ilmu Kesehatan Sains diperoleh di bangku kuliah, dengan

tetap menjunjung tinggi almamater, berdaya guna dan mempertanggungjawabkan setiap tindakan di dunia kerja sebagai lulusan Undhira yang selalu menjadi teladan,’’ ujarnya. Bagus Rai berpesan bahwa kejujuran, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, mau bekerja keras, memiliki semangat dan kepribadian yang mulia serta cepat, cerdas dan mau bersosialisasi baik dalam pikiran maupun tindakan, akan menjadi faktor menunjang suatu kesuksesan. Pada yudisium kali ini para lulusan juga diberikan sosialisasi tentang meningkatkan kelayakan kerja oleh seorang praktisi Human Resources Director di Mandapa Ritz Carlton Reserve Ubud, Putu Purwiasih, S.Pd. Ia juga menjelaskan tips dan trik menjadi sesorang yang sukses dalam berkarier. Pada yudisium kali ini juga diumumkan tiga lulusan terbaik dari masing-masing fakultas yakni dari Fakultas Ekonomika dan Humaniora yakni Prcilia Rizky Nilam Sari Kleing dengan IPK 3,85 dari Program Studi Manajemen, Ni Wayan Ratna dengan IPK 3,82 dari Program Studi Sastra Inggris, dan Vivilia Setiawan dengan IPK 3, 80 juga dari Program Studi Manajemen. Sedangkan dari Fakultas Ilmu Kesehatan Sains dan Teknologi, tiga lulusan terbaik diraih oleh Ni Nengah Evi Adnyani dengan IPK 3,92 dari Program Studi Biologi, Christina Purnama Yanti dengan IPK 3,91 dari Program Studi Teknik Informatika dan Gregoria Shierly Kurniawan dengan IPK 3,84 dari Program Studi Perekam dan Informasi Kesehatan. (ad2105)

Pemuda Muhammadiyah Dukung BNNP Perangi Narkoba

DUKUNGAN kepada BNNP Bali dalam memerangi peredaran narkoba di Bali terus mengalir. Pada Sabtu (27/8) lalu, organisasi pemuda dan pelajar Muhammadiyah Provinsi Bali menyatakan siap bersama-sama BNNP Bali memerangi narkoba. Hal itu tertuang dalam penandatanganan MoU antara BNNP Bali dengan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bali tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) serta deklarasi antinarkoba. Penandatanganan MoU, deklarasi dan seminar bersih-bersih narkoba diselenggarakan di SMA Muhammadiyah 1 Denpasar di Jalan Batanta, Denpasar. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa mengatakan dari data diperoleh, Bali memang disukai banyak orang dan mereka datang dengan berbagai kegiatan. Bahkan orang asing senang bekerja di Indonesia dan Bali. Itu artinya potensi besar untuk mencari uang di Bali. ‘’Saat mereka datang sekaligus melakukan kegiatan di tempat hiburan. Kebiasannya di luar atau di negaranya dilakukan di Bali. Orang-orang kita ikut budaya atau gaya mereka. Apalagi di dunia ini sekarang tidak kenal batas,’’ ujarnya. Terkait peredaran narkoba, lanjut Suastawa, kepolisian dan BNN sudah melakukan banyak penangkapan. Di BNNP saja ditahan 15 tersangka, padahal kapasitasnya hanya 7 orang. ‘’Apalagi di lapas sudah overload dan didominasi tahanan kasus narkoba. Saya sering ditanya masyarakat, sudah dipenjara kok masih jadi pengedar. Kok bisa? Kok di lapas (napi - red) masih jadi pengedar atau bosnya? Saya bilang bisa saja kalau pengawasan dan pengamanan tidak optimal.

Lagi, Pascasarjana Unhi Lahirkan Doktor Sugita Teliti Dinamika Drama Gong

DOSEN IHDN Denpasar I Wayan Sugita meraih gelar doktor di Universitas Hindu Indonesia (Unhi), Sabtu (27/8). Pemeran Patih Agung dalam seni pertunjukan drama gong itu mempertahankan disertasi berjudul ‘’Dinamika Seni Pertunjukan Drama Gong di Kabupaten Gianyar’’. Ia dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan pada Program Doktor Prodi Ilmu Agama dan Kebudayaan Pascasarjana Unhi. Dalam ujian promosi doktor di aula gedung Rektorat Unhi, Sugita berhadapan dengan dewan penguji yang diketuai Dr. I.B. Dharmika, M.A. dan Sekretaris Prof. Dr. Putu Gelgel, S.H., M.Hum. dengan anggota Prof. Dr. I Ketut Suda (promotor), Dr. I Wayan Subrata, M.Ag. (kopromotor), Prof. Dr. IBG Yudha Triguna, Prof. Dr. I Nengah Duija, Prof. Dr. Wayan Suka Yasa, Prof. Dr. E. Dewi Yuliani, Prof. Dr. I Wayan Redi Aryanta, Dr. Wayan Paramartha, Dr. I Wayan Budi Utama, Dr. Ni Putu Suwardani dan Dr. I Gusti Ayu Wimba. Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel menyampaikan, merupakan prestasi bagi Program Pascasarjana Unhi yang sampai saat ini sudah berhasil menamatkan 35 orang doktor. ‘’Ini sangat berarti bagi menambahan SDM Hindu dalam dunia akademik,’’ ujarnya. Promotor Prof. Dr. Ketut Suda menyampaikan setidaknya ada empat hal yang penting dimaknai dari disertasi Dr. I Wayan Sugita. Pertama, seni pertunjukan drama gong tidak dikelola secara profesional, sehingga penampilannya tidak sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor penyebab kurang diminatinya seni pertunjukan drama gong, khusus-

DOKTOR - Doktor baru lulusan Pascasarjana Unhi I Wayan Sugita foto bersama dengan promotor, kopromotor dan dewan penguji. nya di Kabupaten Gianyar. berkeyakinan bahwa apa yang Kedua, seni pertunjukan drama menjadi temuan dalam disertasi ini gong termarginalkan karena ter- akan dapat dijadikan referensi bagi saingi oleh seni pertunjukan kon- kalangan akademisi dalam pengemtemporer, seperti film, sinetron, bangan ilmu pengetahuan khusustelenovela, dan lain-lain yang dita- nya dalam bidang seni pertunjukan, mpilkan oleh media kebudayaan, dan juga akan sangat bermanfaat yakni televisi. Ketiga, seni pertun- bagi pemerintah, khususnya pemerjukan drama gong mengalami masa intah daerah sebagai rujukan untuk kejayaan di era 70-an, karena pada mengambil kebijakan. saat itu belum banyak disaingi oleh I Wayan Sugita yang dosen juga hiburan kontemporer yang dita- pembina, pengamat dan juri drama mpilkan oleh media televisi. gong dalam disertasinya menyamKeempat, suatu hal menarik paikan, drama gong merupakan untuk dicermati dari temuan I seni pertunjukan tradisional Bali Wayan Sugita bahwa drama gong yang memadukan unsur-unsur tercipta dari unsur-unsur kesenian teater modern (Barat) dengan teater tradisional yang dipadukan dengan tradisional Bali seperti sendratari, teater modern. Unsur teater modern arja dan prembon. Disebut drama lebih difokuskan pada tata deko- gong karena dalam pementasannya rasi, sound effect, sedangkan tata diiringi gamelan gong. busana dan dialog-dialog didomiKesenian ini menyampaikan nasi oleh unsur seni klasik, yakni pesan kehidupan, norma, kebaikan, seni tradisional Bali. Selain itu, keburukan dan berbagai karakter drama gong menyuguhkan lakon- manusia di atas panggung. ‘’Drama lakon yang bersumber pada ithiasa, gong mengalami kejayaan pada cerita romantis, seperti cerita Panji tahun 1970-1980. Namun ketika (Malat) dan kisah-kisah sejenis. muculnya hiburan modern dari berHal menarik lainnya adalah bagai penjuru, kehidupan drma gong drama gong menampilkan para di Gianyar berangsur-angsur tergupemain yang berakting realistis dan sur,’’ ujar suami Ni Wayan Sukasih, menggunakan dialog-dialog verbal S.Pd.B. dan ayah dari I Gede Tilem yang lebih banyak menggunakan Pastika, S.Sn. dan Ni Kadek Yuni bahasa Bali. Ke depan Prof. Suda Gitasih ini. (ad2106)

Made Urip Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan Jadi Pandangan Hidup dan Perekat Bangsa

MOU - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa dalam acara penandatanganan MoU dengan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bali. Barang-barang yang masuk harus diperiksa semua. Cari alat deteksi narkoba,’’ ujarnya. Ke depan, pihaknya ingin terus berkolaborasi dengan unsur pemuda, sekolah, kamupus dan lainnya. Menurutnya, perlu sama-sama mengingatkan anak, keluarga, bapak dan ibu supaya menjauhi narkoba. Apalagi pengedar narkoba pintar. ‘’Ternyata narkoba yang mereka produksi dicoba kepada orang. Narkoba dibuat normal saja merusak saraf pusat, apalagi dibuatnya ngawur tambah parah lagi. Bisa dibayangan yang dipakai pupuk urea dan air aki. Itu maksudnya mematikan susunan saraf kita. Bahaya sekali. Untung cepat saya tangkap sehingga tidak bisa produksi besar-besaran. Orang pakai narkoba gila belum, sehat tidak,’’ tegas jenderal bintang satu asal Gulingan, Mengwi ini. Kepedulian semua pihak terhadap anak-anak itu harus. Peredaran narkoba sudah masif. Oleh karena itu, BNNP sudah membuat kurikulum terintegrasi. Ada pelajaran narkoba disisipi

di beberapa mata pelajaran dan menjadi bahan pertimbangan kelulusan mata pelajaran pokok. ‘’Mudah-mudahan sekolah Muhammadiyah bisa jadi contoh dan teladan bagi sekolah swasta lainnya. Tidak efektif jika tangani di hilir saja, harus di hulu juga melalui kurikulum. Demi kebaikan anak dan generasi kita,’’ ucap Suastawa yang juga seorang pemangku di Pura Dalem ini. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Bali Haji Aminullah, S.Ag. mengatakan narkoba musuh Indonesia dan generasi penerus bangsa. Tidak bisa dibayangkan kalau narkoba tidak dilawan. Oleh karena itu gerakan memerangi narkoba harus dilakukan bersama-sama dan dilawan secara sistematis. ‘’Narkoba bisa menyerang kita dan anak cucu kita. Kalau tidak dilawan, lambat laun bangsa ini bisa roboh dan hancur lebur. Kami instruksikan kepada pengurus Muhammadiyah agar mendukung program ini. Ini bukan akhir, tetapi awal dan kami akan terus berkoordinasi,’’ ujarnya. (ad1111)

Reuni Angkatan 86 Smansa

Gelar ’’Workshop’’ Memuliakan Profesi Guru

SELAKU anggota DPR-RI sekaligus menjadi anggota MPR-RI, Drs. I Made Urip, M.Si. makin gencar turun ke bawah (turba) untuk melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan, salah satunya dipusatkan di Banjar Jemberana, Desa Serampingan, Selemadeg, Tabanan, Sabtu (27/8). Kehadiran anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga didampingi anggota Fraksi PDI-P DPRD Tabanan Made Suardika, Ketua PAC PDI-P Selemadeg Made Wisnawa bersama Kader senior PDI-P Wayan Dika Sumantra dan Wayan Gunadi yang dihadiri para tokoh masyarakat, pekaseh, ibu PKK bersama prajuru adat dan dinas berserta ratusan krama desa dari enam banjar se-Desa Serampingan. Perbekel Desa Serampingan Made Sumerta Yasa juga langsung ikut menyambut rombongan Made Urip yang selalu rajin turba ke desanya. Ia pun mengaku sosialisasi yang digencarkan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang menjadi cara pandang dan hidup masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, diharapkan sosialisasi bisa terus dilanjutkan memberikan pemahaman seperti itu. ‘’Pak Made Urip yang mendapat mandat masyarakat Tabanan sangat rajin menengok kami. Harapan kita, Pak Made sesuai bidang pertanian bisa memberikan bekal dan masukan bagi masyarakat di sektor pertanian dan sektor lainnya,’’ ujarnya. Pengakuan serupa juga dilontarkan Bendesa Pakraman Jemberana Ketut Suaptama. Dikatakan, turba Made Urip sangat membantu warga Desa Serampingan. ‘’Kita selalu dijembantani terutama aspirasi masyarakat dan petani yang langsung menyampaikan lewat pertemuan seperti ini. Hal itu sangat membantu masyarakat, karena Pak Made mau memperjuangkan aspirasi masyarakat,’’ katanya bersemangat. Sementara itu, Made Urip mengakui tatap muka kali ini serangkai

SOSIALISASI - Anggota MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. (pegang mik) turba bersama kader PDI-P Tabanan menyosialisasikan empat pilar kebangsaan di Banjar Jemberana, Desa Serampingan, Selemadeg, Tabanan, Sabtu (27/8). sosialisasi tunggal terkait empat pilar yang telah diamandemen sebanyak 4 kebangsaan. Anggota DPR-RI empat kali sehingga negara terus mengalaperiode itu kembali mengucapkan mi perubahan, seperti memilih DPR terima kasih atas dukungan dan sudah langsung, termasuk memilih kepercayaan masyarakat Tabanan, bupati sampai presiden ditentukan khususnya di Serampingan yang langsung oleh rakyat,’’ katanya. selalu konsisten di barisan PDI Menurutnya, inilah perlunya pePerjuangan, sehingga Made Urip mahaman empat pilar kebangsaaan terus mendapatkan suara yang tidak hanya bagi elite politik saja, signifikan. namun seluruh lapisan masyarakat ‘’Apa yang menjadi persoalan di khususnya generasi muda agar tidak Desa Serampingan, selalu dikoor- terjerumus pengaruh negatif. ‘’Nah, dinasikan dengan PDI Perjuangan, itulah pentingnya sosialisasi empat termasuk program sosialisasi empat pilar ini. Selain sosialisasi, kita juga pilar ini. Sosialisasi ini memang ingin membantu dan mengurus sebagai tugas anggota MPR untuk kepentingan petani. Saya akan ikut menyampaikan 4 pilar kebangsaan menjembatani apa yang menjadi kepada seluruh lapisan masyarakat,’’ keinginan dan usul-saran dari para tegas politisi asal Cau, Marga ini. petani bersama Pak Made Koaan,’’ Dijelaskan, hal yang pertama ungkapnya. terkait implementasi Pancasila yang Sementara itu, Made Suardika dilanjutkan dengan pemahaman alias Koaan menegaskan, bersama UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika kader seniornya di PDI-P, Made Urip dan NKRI. Dikatakan, keempat akan terus turun ke masyarakat. Ia pilar itu sudah menjadi harga mati juga ikut mengucapkan terima kasih bagi seluruh Republik Indonesia. karena Made Urip sudah menyeMade Urip mengajak seluruh elemen diakan waktu bertatap muka dengan masyarakat untuk mengamalkan masyarakat dengan memberikan Pancasila ini, sebagai pandangan sosialisasi empat pilar kebangsaan. hidup dan perekat bangsa. ‘’Pertemuan sebelumnya dengan ‘’Kita sudah bagikan buku dan bisa masyarakat Desa Serampingan dibaca untuk menambah wawasan, terkait program kegiatan, mengmeskipun menjadi petani perlu juga inginkan Pak Made Urip kembali nambah wawasan sehingga kita beri- turun dalam rangka reses,’’ imbuhkan sosialisasi. Termasuk UUD 45 nya. (ad1108)

ALUMNI SMAN 1 Denpasar menunjukkan perkembangan anak yang pernah belajar di SMA (Smansa) Angkatan 86 mengge- yang luar biasa. Utamanya telah 1 dengan almamaternya tidak lar reuni ke-30 selama dua hari, banyak menghasilkan anak didik putus begitu tamat atau lulus. Sabtu (27/8) dan Minggu (28/8) yang berprestasi, baik di tingkat Jadi dengan demikian maka kemarin. Menariknya, hari per- nasional maupun internasional. dari visi pendidikan, kita melitama reuni diisi dengan Workshop Kepala SMAN 1 Denpasar hat antara bakti dan restu itu ‘’Memuliakan Profesi Guru’’ yang Drs. I Nyoman Purnajaya men- jadinya jalan. Para siswa walaudiikuti siswa dan utamanya guru gatakan Smansa sampai saat ini pun sudah di luar tetap menaruh di Aula Smansa. Panitia reuni telah memiliki lebih dari 22.000 respect pada almamaternya, menghadirkan Dr. Ir. I Ketut Su- alumni. Pihaknya mengapre- sementara restu dari almamater arnaya, M.T. sebagai pembicara siasi positif kedatangan alumni itu bisa berjalan kepada seluruh dalam workshop terkait pengem- angkatan 86 untuk mengadakan alumni,’’ paparnya. bangan keprofesian berkelanju- kegiatan bakti sosial, pengabdian Purnajaya mengaku bangga FELICE Jewellery masih menggelar pamtan (guru pembelajar). kepada almamater dan workshop. sebab alumni angkatan 86 kini eran perhiasan emas dan berlian mulai hari Sementara puncak reuni dilak- Angkatan 86 disebut mempunyai telah menjadi tokoh di bidan- ini, Senin (29/8) hingga Kamis (1/9) mendatang. sanakan di luar sekolah, Minggu perhatian yang besar kepada gnya masing-masing. Salah ‘’Pameran dilaksanakan di Business Center, kemarin. ‘’Tujuan kami mengada- almamater dengan mengadakan satunya adalah I.B. Rai Dhar- Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar,’’ kan reuni adalah menyambung reuni di sekolah, di samping men- mawijaya Mantra yang sekarang ujar Sales Felice Jewellery Ahmad Bazari saat silaturahmi antara teman-teman gadakan di tempat lain. menjadi tokoh di pemerintahan dikonfirmasi, Minggu (28/8) kemarin. Menurut angkatan 86 dan juga para guru ‘’Sangat bagus, ini kan menun- sebagai Wali Kota Denpasar. Ahmad, pihaknya juga memberikan harga di sekolah kami yang tercinta ini,’’ jukkan bahwa ikatan batin anak- (ad2106) promo untuk ladies ring best buy flower Rp ujar Ketua Panitia Reuni Ke-30 3,999 juta dan man’s ring Rp 15 juta. Alumni Smansa 86, I.A. Selly Ahmad menambahkan, berlian fashion yang Dharmawijaya Mantra. dihadirkan seperti anting dan liontin. KemuMenurut Selly, silaturahmi dian gelang dan ladies ring best buy flower yang baik secara otomatis akan serta man’s ring merupakan perhiasan model menjalin komunikasi yang baik terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau pula. Dengan demikian, para limited edition sehingga tidak akan ada duanya alumni Smansa khususnya angdi tempat lain. ‘’Setiap pembelian perhiasan katan 86 dapat memberikan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti sumbangsih bagi sekolah. Baik customer ingin mereparasi perhiasannya, tingdalam bentuk bantuan maupun gal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa sumbangan pemikiran untuk dalam bentuk memperbesar atau memperkecil bersama-sama membesarkan ukuran cincin, memasang permata yang lepas sekolah dan almamater. ‘’Dengan dan renew seperti baru lagi,’’ jelasnya. kami membantu, ikut membesarLebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak kan sekolah ini. Harapan kami mengeluarkan desain klasik atau abadi yang sekolah tetap bisa menghasilkan selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak anak didik yang berkarakter,’’ membosankan. Felice juga ingin menghilanjelas alumnus Smansa angkatan REUNI - Suasana reuni alumni SMAN 1 Denpasar Angkatan gkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tetapi 86 di Aula Smansa, Sabtu (27/8). Tampak Wali Kota Denpasar 86 ini. bukan berarti harga murah yang ditawarkan Selly menambahkan, Smansa I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dan Ny. Selly Mantra yang juga ini murahan. (br1115) dari dulu hingga sekarang telah merupakan alumni angkatan 86. Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

D I C A T A T D I S I N I

5

Pameran Felice Jewellery

Harga Promo ’’Ladies Ring’’ Rp 3,999 Juta dan ’’Man’s Ring’’ Rp 15 Juta


OPINI

6

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Jangan Biarkan Rakyat Selesaikan Masalah dengan Caranya

GERAKAN tolak reklamasi Teluk Benoa kini makin masif. Sudah ada 39 desa adat di Bali yang menyatakan menolak proyek tersebut. Alasannya, selain Teluk Benoa sebagai kawasan suci, rencana reklamasi tersebut akan berbuntut pada kerusakan lingkunagn pesisir Bali. Sebenarnya Bali telah sejak awal membentengi diri dari upaya perusakan lingkungan. Salah satunya dengan adanya Perda No.16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali. Dalam perda itu secara tegas menetapkan Teluk Benoa sebagai kawasan konservasi. Namun, rupanya benteng itu tak ada artinya ketika pemerintah di era SBY mengubah Perpres 45/2009 menjadi Perpres No.51 Tahun 2014. Perpres tersebut mengubah kawasan Teluk Benoa menjadi kawasan pemanfaatan. Ini pula yang menjadi permasalah di Bali. Di tengah masifnya penolakan reklamasi Teluk Benoa, pemerintah daerah dan legislatif seakan-akan tak berdaya menghadapi pusat. Atau malah sebaliknya membiarkan lolosnya reklamasi tanpa merasa mengkhianati aspirasi rakyat. Kini keputusan politik DPRD Bali sangat dinantikan. Apalagi Gubernur secara tegas menyatakan sudah tidak ranahnya lagi dalam kaitan reklamasi Teluk Benoa. Ini dapat diartikan, Gubernur tidak bisa lagi menjembatani kepentingan masyarakat Bali yang disuarakan 39 desa adat. Itu artinya pula, masyarakat Bali dipersilakan melakukan pendekatan ke pusat utamanya ke Presiden. Pernyataan ini tentu bertolak belakang dengan harapan masyarakat. Gubernur yang dipilih oleh rakyat diharapkan ikut berjuang bersama-sama rakyat. Atau setidaknya menyerap aspirasi rakyat untuk disampaikan secara tertulis kepada Presiden. Sebab, kalau tidak, rakyat akan kehilangan pemimpinnya ketika mereka menghadapi masalah. Akibatnya pula, mereka akan menggunakan caranya sendiri untuk menyelesaikannya. Hal ini terungkap ketika ribuan krama Bali menggelar aksi di halaman gedung DPRD Bali. Bendesa Adat Buduk Ida Bagus Ketut Purbanegara menyatakan tak akan pernah surut berjuang menolak reklamasi. ‘’Kita di sini dengan tegas menolak pemimpin-pemimpin yang berjiwa pelacur. Pemimpin-pemimpin yang melacurkan dirinya demi uang. Kami dari Pasubayan tidak akan pernah berhenti memperjuangkan penolakan reklamasi Teluk Benoa. Tidak akan pernah mundur dan surut,’’ katanya. Hal serupa juga disampaikan Bendesa Adat Kuta, I Wayan Swarsa. Ia menyatakan ketika puluhan bendesa adat datang ke gedung dewan, itu mengisyaratkan telah terjadi sesuatu yang perlu disikapi di tanah Bali. Oleh karenanya dia pun minta DPRD Bali tidak diam, buta dan tuli menyikapi apa yang menjadi aspirasi masyarakat adat Bali. ‘’Pada saat amdal itu dipaksakan nanti, sehingga terjadi reklamasi di tanah Bali ini, saat itu juga tidak ada pemimpin dalam gerakan adat. Tidak ada tokoh dalam gerakan rakyat. Bendesa adat akan menjadi rakyat juga, saat itu tidak ada komando, tidak ada perintah apa pun, rakyat punya cara untuk menunjukkan jalannya,’’ tandas Swarsa. Pernyataan dua bendesa adat tersebut, semestinya menjadi catatan tersendiri dari DPRD Bali. Para wakil rakyat semestinya segera mencatat dan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Presiden. Kalau toh ada aspirasi lain terkait Teluk Benoa, juga wajib disampaikan. Tentunya sesuai dengan fakta dan proporsional. Namun, tatkala DPRD Bali tidak melakukan tindakan politik untuk mempertanyakan pembentukan Perpres No. 51 Tahun 2014 serta tidak menyampaikan aspirasi Pasubayan Tolak Reklamasi, tentu wajar ada kekhawatiran DPRD Bali sudah tak peduli dengan lingkungan Bali. Sebab, proses pembentukan perpres tersebut secara kasat mata sebagai pemberian dasar hukum reklamasi di Teluk Benoa dapat dipertanyakan keabsahannya. Karena itu, perlu ada dorongan dari masyarakat agar DPRD Bali mengeluarkan sikap politik mengenai Teluk Benoa. Ini merupakan bentuk konsistensi wakil rakyat untuk menyikapi proyek yang akan mengganggu keseimbangan alam Bali sesuai dengan amanat Perda RTRW Bali.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Meninggalkan Rumah Telah meninggalkan rumah seorang wanita bernama Ni Nyoman Devi Santania Laksmi (19) yang berlamat di Jalan Imam Bonjol Gang Imbora No. 7 Denpasar. Sesuai surat dari kepolisian yang dibawa I Ketut Motan, bahwa Nyoman Devi Santania Laksmi telah meninggalkan rumah pada Sabtu, 27 Agustus 2016 pukul 05.00 Wita. Untuk itu kepada warga yang mengetahui keberadaannya agar menginformasikan kepada Ketut Motan di nomor telepon 081 236 296 31 atau kepada Pinky di nomor 085 792 270 677. Ketut Motan Jalan Imam Bonjol Gang Imbora No. 7 Denpasar

Bersihkan Galian Gorong-gorong Pekerja proyek jalan termasuk goronggorong, mohon jangan menumpuk material galian di pinggir jalan berhari-hari. Selain menimbulkan polusi debu, tumpukan material ini juga membuat badan jalan jadi sempit. Kondisi ini membuat jalur lalu lintas menjadi macet. Kondisi ini juga terjadi di Jalan Raya Tegallalang-Ubud. Mohon kepada pelaksana proyek memperhatikan kepentingan masyarakat pengguna jalan. Selain itu, mohon agar pelaksana proyek menyiapkan tenaga pengaturan lalu lintas jika proyek dilaksanakan siang hari. Ini penting dilakukan agar tak terjadi kemacetan saat arus lalu lintas padat pada jalur yang sama. Dewa Semana Putra Ubud, Gianyar

Kasus Reklamasi dari Perspektif Prosedural Planning Penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa terus berlanjut, di lapangan masyarakat terus bergerak untuk menyampaikan aspirasinya. Para akademisi juga intensif berdiskusi untuk mewacanakan penolakan ini. Tidak kalah, di media massa pun berbagai opini tentang reklamasi Teluk Benoa terus berlanjut. Tulisan ini menyambung opini yang disampaikan Rony Megawanto yang mengupas kasus reklamasi Teluk Jakarta dan Teluk Benoa. Tulisan Rony Megawanto mengupas dari substantif planning, di mana penetapan sebagai kawasan penyangga di Teluk Benoa dipandang tidak tepat, yang kemudian memicu adanya rencana reklamasi di lokus tersebut. Tulisan ini akan melihat dari sisi prosedural, mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Oleh Putu Gde Ariastita eberapa ahli perencanaan sudah lama memprediksi bahwa laut akan menjadi masa depan peradaban manusia. Saat populasi semakin meningkat, dan daratan semakin terbatas, jelas habitat baru yang dilirik adalah laut. Reklamasi adalah salah satu jawabannya. Membeli lahan di perkotaan untuk pengembangan perumahan, misalnya, ternyata jauh lebih mahal ketimbang menguruk laut untuk dijadikan lahan baru. Karena lahan baru hasil reklamasi tersebut, setelah di-branding sedemikian rupa, nilai jualnya akan jauh lebih menguntungkan. Umumnya, upaya reklamasi dilakukan untuk membangun atau mengembangkan infrastruktur, seperti pelabuhan, bandara, bahkan jalan raya. Beberapa kasus memang ada yang digunakan untuk permukiman, seperti di Belanda dan Dubai. Namun prinsipnya, upaya menambah darat di laut (reklamasi), bertujuan untuk kepentingan umum. Karena secara filosofis, tidak ada kepemilikan di laut, sehingga jika direklamasi, maka pemanfaatannya pun seharusnya untuk kepentingan umum. Dengan demikian, reklamasi untuk pembangunan infrastruktur, sepertinya adalah suatu kewajaran. Tetapi jika digunakan untuk permukiman dengan skala luas, apalagi eksklusif untuk kelompok masyarakat tertentu, tentunya harus mendapat perhatian yang serius.

B

Perencanaan Membangun dengan diawali perencanaan adalah langkah yang tepat, karena pembangunan yang dilakukan akan tera-

rah. Sehingga upaya reklamasi di Teluk Benoa, harus tertuang di dalam dokumen perencanaan yang selanjutnya menjadi kebijakan publik. Rencana reklamasi tersebut telah tertuang di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sarbagita. Namun yang menjadi pertanyaan, apakah dokumen perencanaan tersebut telah dilakukan dengan proses yang benar? Mengapa proses dalam perencanaan penting? Rencana spatial (keruangan) pada dasarnya tidak hanya disusun dengan engineering process saja, tetapi juga dengan consensus process. Produk perencanaan seperti halnya RTRW, RZWP3K, maupun produk perencanaan lainnya yang ditetapkan sebagai kebijakan publik, pada dasarnya adalah hasil kesepakatan antara seluruh stakeholders untuk mengelola sumber daya dalam suatu ruang bersama. Sehingga rekayasa teknologi saja tidak cukup untuk mengatur pemanfaatan sumber daya dalam suatu ruang, tetapi juga dibutuhkan proses komunikasi antar-stakeholders, untuk memperoleh kesepakatan pemanfaatan sumber daya, di mana rekayasa teknologi dapat menjadi media dalam komunikasi tersebut. Yang penting kemudian, apakah semua sepakat dengan optimasi pemanfaatan sumber daya yang telah terkomunikasikan. Hal ini penting, karena kesepakatan akan melahirkan kontrak dan komitmen bersama untuk melaksanakan dan mengawal pengendalian rencana itu sendiri. Ini berarti, substansi yang akhirnya dimuat dalam suatu rencana, secara prosedural dibentuk oleh suatu proses yang terdefinisi. Misalnya engineering proscess ada pada tahap analisis dan formulasi rencana.

Sementara consensus process biasanya terkomunikasikan pada focus group discussions (FGD) maupun konsultasi publik. Yang menjadi pertanyaan, apakah prosedural ini dilakukan dalam penyusunan perencanaan reklamasi di Teluk Benoa? Proses Apa yang Terjadi Jika kita telusuri, prosedural tersebut mungkin telah dilakukan. Bahwa FGD dan konsultasi publik mungkin sudah terlaksana, apalagi proses rekayasa teknologi pastinya diklaim telah dilakukan. Namun patut ditanyakan, apakah prosedural tersebut dilakukan dengan benar? Jawabannya diperkirakan tidak. Unjuk rasa masyarakat adat di Bali yang dilakukan secara menerus, patut dicurigai bahwa prosedural perencanaan tidak dilakukan dengan baik. Kalau prosedural tersebut dilakukan dengan benar, seharusnya yang muncul adalah kepakatan, bukan pro dan kontra yang berkepanjangan, apalagi kalau melihat kasus di Jakarta, yang justru terjadi adalah suap-menyuap. Sudah menjadi fenomena umum dalam stakeholders pembangunan, kelompok government dan private sector memiliki hegemoni yang lebih besar ketimbang society. Sangat dimungkinkan, karena government memegang regulasi dan private sector memiliki sumber daya finansial yang besar. Kekuatan tersebut sangat berpotensi ‘’menyelewengkan’’ prosedural perencanaan, jika tidak ada kontrol yang kuat dari masyarakat (society). Dalam beberapa kasus, proses komunikasi diklaim telah dilakukan melalui FGD dan konsultasi publik. Tetapi siapa yang diundang dalam forum-forum tersebut. Apakah sudah ada keterwakilan semua kelompok. Saat Gubernur Bali menantang debat publik bagi kelompok yang kontra-reklamasi, apakah aspirasi mereka didengarkan untuk kemudian dijadikan input dalam pengambilan keputusan. Terkadang proses penggalian aspirasi dilakukan, tetapi tidak semua pihak yang berkepentingan yang dilibatkan dalam pengambilan keputusan. Bisa dikatakan, proses komunikasi yang dilakukan berjalan dengan semu. Penetapan Kawasan Budi Daya di Teluk Benoa yang disinyalir tidak tepat menurut opini Megawanto di salah satu harian nasional, tentu akan benar adanya, bila melihat secara prosedural perencanaan tersebut tidak dilakukan dengan baik. Bahkan bila

Stop Perilaku Mendewakan Wisatawan Oleh Ni Nyoman Ayu Suciartini Kini, seakan Bali mendapat perlakuan yang tidak adil. Kenyamanan warga Bali dipertaruhkan atas risiko membeludaknya tamu. Pariwisata yang demikian hebat di Bali menjadi pisau bermata dua. Kadang juga, perasaan warga lokal harus direndahkan untuk membuat rasa nyaman bagi ‘’bule’’ yang banyak maunya. Zaman dulu, saudara saya yang menjadi guide selalu menawarkan cerita bangga atas kedatangan tamu ke Bali. Bali dikenal seantero dunia. Bali berharap tamu-tamu asing kian gencar dan tak melepaskan Bali sekejap pun. Bali dipamerkan dengan budaya, adat, ritual, bahkan taksu Bali. Semuanya kini bisa dinikmati dengan mudah asal ada iming-iming komisi. Banyak ‘’bule’’ sudah pandai megambel, nyuling, menarikan janger, kecak, bersembahyang ke pura, diperciki tirta, malukat, mengenakan bija, yang dulunya begitu sakral dan hanya dilakukan orang Bali. Tak masalah, ini hanya soal keyakinan. Namun, apakah dengan begitu bebasnya Bali dipamerkan begini, semua hal yang Bali miliki harus ditelanjangi? Inilah nyata yang kadang

Penulis, dosen Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Laboratorium Pengembangan dan Perancangan Perkotaan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS)

POJOK

Suara Publik SAYA tidak bisa mendeskripsikan perasaan yang begitu lain ketika melihat dua orang ‘’bule’’ melintasi jalan di depan rumah saya. Perasaan ini datang tiba-tiba dan membuat nyeri di dada. Apa dua wisatwan ini pernah membuat saya terluka, sakit hati, atau membuat rasa tidak nyaman? Tidak. Semua itu tidak dilakukannya. Gambaran peristiwa pembunuhan polisi oleh wisatawan Amokrane, warga Bali yang dianiaya wisatwan sebab dilarang kencing di sekitar kawasan suci, tiba-tiba melintas. Bayangan ini semakin nyata ketika gambaran peristiwa pembunuhan polisi di daerah Kuta dengan sadis yang dilakukan pasangan kekasih wisatawan akibat mabuk berat membuat rasa kecewa itu menguat. Gaung pariwisata yang mendunia, membuat Bali dipenuhi wisatwan. Tidak ada yang bisa menolak kedatangannya. Sebab, tidak dimungkiri bahwa Bali hidup dari pariwisata. Kedatangan wisatwan membawa angin segar bagi perekonomian Bali dan semakin membuat Bali melambung tinggi. Label internasional yang banyak diburu menjadi fokus pengembangan pariwisata. Melulu soal internasional, perasaan nyeri rakyat kecil kerap menjadi persoalan individu yang cenderung terabaikan.

ditanyakan lebih mendasar, apakah reklamasi di Teluk Benoa memang dibutuhkan? Jangan-jangan memang dibutuhkan, tetapi untuk investor, bukan untuk kepentingan masyarakat umum. Dalam kasus reklamasi Teluk Benoa, pemerintah perlu meninjau kembali Peraturan Presiden No. 51 Tahun 2014 tentang Perubahan Rencana Tata Ruang Kawasan Sarbagita, karena penetapan Teluk Benoa sebagai kawasan penyangga tidak tepat, apalagi secara prosedural perencanaan tidak dilakukan dengan baik. Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Bali pun perlu segera disusun, untuk lebih memastikan lagi pemanfaatan Teluk Benoa, yang tentunya memberikan ruang komunikasi yang baik dan adil bagi seluruh stakeholders dalam prosedural penyusunannya. Secara makro, Peraturan Pemerintah tentang Rencana Tata Ruang Laut Nasional juga mendesak untuk diselesaikan, dengan mengakomodasi berbagai aspirasi dari daerah. Peraturan pemerintah ini akan memberikan kepastian arahan bagi daerah-daerah dalam menata kawasan pesisirnya. Dalam jangka panjang, penguatan civil society dan akses komunikasi kepada masyarakat dalam prosedural perencanaan juga perlu dilakukan. Sehingga kekuatan civil society ini dapat menjadi penyeimbang bagi pemerintah dan private sector dalam pengelolaan pembangunan. Pada pelajaran di sekolah telah disebutkan bahwa komposisi bumi ini adalah 1/3 daratan dan 2/3 perairan. Barangkali keseimbangan bumi ini memang dibuat sedemikian oleh Sang Pencipta. Kalau kita mereklamasi perairan dalam jumlah tertentu, mungkin saja dalam jumlah tersebut juga ada daratan yang akan terendam air. Di lain pihak, peradaban manusia memang dilahirkan di daratan, kalau kemudian kita ekspansi ke laut, yang perlu diingat adalah di sana telah ada peradaban lain yang hidup lebih dahulu. Sehingga mestinya kita menyesuaikan dengan makhluk hidup yang telah lebih dahulu menempatinya. Mohon izin sebagai diskusi dalam isu reklamasi.

membutakan mata. Banyak orang ingin menelanjangi Bali dengan alasan agar makin menginternasional dan menjadi satu-satunya destinasi surga. Surga bagi siapa? Surga bagi wisatwan yang banyak meludahi orang lokal? Saya tidak percaya Bali menjadi surga, jika warganya sendiri yang di dalamnya belum bahagia di tengah surga yang banyak digemborkan. Bercermin dari beragam kasus yang melibatkan wisatwan berhentilah mendewakan tamu. Berhenti memuja dolar dengan cara-cara mengorbankan jati diri dan alam Bali. Banyak hal yang secara tidak disadari telah membuat Bali merasa tak nyaman. Banyak hal, dari segi pemikiran dan motivasi hidup yang bermakna dari wisatawan, namun tidak semuanya bisa dengan bebas didewakan. Pariwisata Bali harus punya filter ketat untuk membuat Bali tetap ajeg dan merawat Bali bukan hanya untuk dipertontonkan, melainkan lebih pada membuat hunian yang nyaman ditinggali warga lokalnya. Jika budaya, ritual, adat, telah begitu bebas dipamerkan, apa jaminan suatu masa yang panjang Bali masih menarik untuk dinikmati. Kecuali taksu, Bali tak memiliki apa-apa lagi.

Pariwisata budaya Bali jadi lokomotif Wonderful Indonesia. - Pertanian Bali malah dilupakan. *** Triwulan I 2016, tindak korupsi dominan dilakukan pejabat daerah. - Rakyat di daerah makin sengsara. *** Ekonomi melambat, pelaku usaha di Bali makin khawatir. - Rakyat sudah rasakan dampaknya.

Penulis, alumnus Undiksha Singaraja

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI

SVF - Wisatawan asing dan warga lokal naik ke tong berukuran besar yang di dalamnya berisi anggur. Itu salah satu stan unik di arena Sanur Village Festival (SVF) 2016. Foto diambil Sabtu (27/8) lalu.

http://facebook.com/balipost

Balipostcom Balipostcomwww.iklanbalipost.com

balipost (148rb Like) (81rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) (3,8rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

Balipost Baliposton onGadget Gadget

Bali Post/wan

www.iklanbalipost.com

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Di Tepi Danau Batur

Dibangun Patung Dewi Danu

Bangli (Bali Post) Sebuah patung berwujud Dewi Danu setinggi kurang lebih 20 meter bakal dibangun di tepi Danau Batur Kintamani, Bangli. Rencananya patung itu akan dijadikan sebagai ikon untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan ke danau terbesar di Bali tersebut. Perbekel Desa Songan B Jro Lanang, Minggu (28/8) kemarin menyampaikan, pembangunan patung Dewi Danu tersebut dilakukan atas gagasan krama desa setempat. Krama menginginkan adanya sebuah patung yang bisa menggambarkan keagungan Dewi Danu. Lokasi yang dipilih yakni di tepi Danau Batur ,tepatnya 50 meter sebelah selatan Pura Segara. Jro Lanang mengungkapkan, sesuai dengan yang telah direncanakan, patung tersebut nantinya tidak saja berwujud sosok Dewi Danu namun juga bisa berwujud sosok Dewi Gangga, jika dilihat oleh wisatawan India dan Dewi Kwam Im jika dilihat oleh wistawan Cina. “Nanti bagaimana mewujudkannya agar bisa menjadi sosok tiga dewi itu akan dirancang sedemikian rupa pada finishingnya,” terangnya. Jro Lanang mengatakan, sebagaimana kesepakatan, pembiayaan pembangunan patung tersebut tidak menggunakan dana dari desa, melainkan dibantu dari sumbangan pihak ketiga dalam hal ini anggota DPD-RI Wedakarna dan beberapa pengusaha luar negeri lainnya. Krama Desa Songan dalam pembangunan patung ini hanya menyediakan tempat dan membantu proses pengangkutan material menuju lokasi pembangunan. “Untuk membawa material ke lokasi tidak bisa pakai jalur darat, melainkan harus menyeberangi danau pakai boat,” terangnya. Ditambahkannya, jika proses pembangunannya lancar, diperkirakan patung Dewi Danu ini sudah bisa berdiri paling lama sembilan bulan mendatang. “Pembangunan patung ini sebagai icon untuk pengembangan pariwisata di kawasan Danau Batur,” ujarnya. Karena untuk menuju ke lokasi harus dengan menyeberangi danau, maka diyakini ekonomi kerakyatan di desa setempat akan berkembang. (kmb40)

Curi HP, Remaja Dihajar Massa Denpasar (Bali Post) Seorang remaja, AS (17), jadi bulan-bulanan massa di UD Berlian di Jalan Gelogor Carik, Pemogan, Denpasar Selatan, Sabtu (27/8) lalu. Pasalnya, dia tepergok mencuri iPhone milik Gaztira Agda Fahzaza (21). Saat ini tersangka ditahan di Mapolsek Denpasar Selatan (Densel). “Kejadiannya pukul 23.50 Wita. Setelah menerima laporan kejadian itu, Opsnal Reskrim Polsek Densel langsung dikerahkan ke TKP untuk mengamankan tersangka. Yang dicuri iPhone 6 senilai Rp 12 juta,” tegas Kapolsek Densel AKP Aris Purwanto, didampingi Pjs. Kanit Reskrim Iptu Bangkit Dananjaya, Minggu (28/8) kemarin. Menurut Bangkit, waktu itu korban hendak membeli air isi ulang dan voucher listrik di TKP. Setibanya di sana, korban lupa mengambil iPhone yang ditaruh di sepeda motor. Setibanya di dalam toko, korban baru ingat dan langsung balik ke parkir sepeda motornya. Saat itulah dilihat tersangka mengambil iPhone tersebut dan langsung dikejar oleh korban. Korban berhasil menarik baju tersangka hingga jatuh. Warga yang melihat kejadian itu langsung mengurung dan menghajar tersangka. “Dari pada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, tersangka langsung kami amankan dan bawa ke Polsek. Hasil interogasi, tersangka mengaku pernah nyuri helm. Kasus ini masih kami kembangkan,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/eka

AIR – Salah seorang warga di Banjar Tinggan, Plaga, Badung, mengisi embernya dengan air. Untuk mendapatkan air bersih, warga setempat secara bergiliran mencarinya di pipa air bersama yang disiapkan desa. Kondisi tersebut akan berbeda saat musim kemarau. Sumber air dari pipa bersama mengalami penurunan debit, sehingga warga setempat terpaksa berjalan ratusan meter menuruni jurang untuk mendapatkan air.

Pendapatan PKB dan BBNKB Diprediksi Tak Capai Target Denpasar (Bali Post) Dinas Pendapatan Bali memprediksi pendapatan dari pajak kendaraan bermotor, baik PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) maupun BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) tidak akan mencapai target. Kondisi ini jelas akan memperparah struktur anggaran pasca-adanya penundaan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. “PKB itu ditarget Rp 1,113 triliun lebih, tapi dari hasil perhitungan dan analisis, diperkirakan PKB ketemunya di angka Rp 900 miliar. Kalau BBNKB ditarget Rp 1,348 triliun, tapi ketemunya diperkirakan Rp 968 miliar sekian,” ujar Kepala Dinas Pendapatan Bali I Made Sant ha, di Denpas ar , M i nggu (28/8) kemarin. Menurut Santha, perkiraan perhitungan dan analisis tersebut menggunakan tiga data. Masing-masing, data realisasi sampai dengan triwulan II semester I, data tiga tahun terakhir (2013 sampai

2015 - red), serta data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dan Asosiasi Ikatan Motor Indonesia. Sementara tim yang menganalisis ketiga data yakni BPKP, Universitas Warmadewa, dan tim internal Bappeda. “Tiga data ini sudah sangat kuat untuk mewakili tren kondisi ekonomi saat ini,” jelasnya. Santha menambahkan, bila dihitung-hitung pengurangan pendapatan memang mencapai Rp 500 miliar. Namun pendapatan daerah tidak hanya bersumber dari pajak. Ada pula pendapatan yang berasal

dari sektor nonpajak, sehingga secara keseluruhan pendapatan daerah hanya akan minus sekitar Rp 300 miliar saja. “Situasi ekonomi sulit ini kan susah diprediksi. Harapan kita tetap di triwulan keempat ada kemajuan ekonomi dan daya beli masyarakat karena 91 persen pendapatan asli daerah itu dari pajak kendaraan bermotor,” tandasnya. Dari data Dispenda Bali, realisasi PKB hingga triwulan II tercapai 45,54 persen yakni Rp 500,94 miliar atau mencapai target. Sedangkan realisasi BBNKB hingga triwulan II

belum bisa memenuhi target karena realisasinya 36 persen atau Rp 486 miliar. Diwawancara terpisah, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Bali, Senin (29/8) ini akan bertanya ke pusat terkait penundaan DAU. Khususnya terkait ada atau tidaknya dampak terhadap pengalokasian alokasi dana desa (ADD). “Apakah penundaan DAU berdampak pada alokasi dana desa? Belum ada surat

resminya, belum kami terima. Hari Senin akan coba kami kontak (Kementerian terkait - red),” ujar Kepala BPMPD Bali I Ketut Lihadnyana, kemarin. Sebelumnya diberitakan, penundaan DAU yang diterima Pemprov utamanya untuk menggaji pegawai. Sementara salah satu sumber ADD berasal dari bagian Dana Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah dialokasikan 10 pegawai setelah dikurangi belanja pegawai. (kmb32)

“PKB itu ditarget Rp 1,113 triliun lebih, tapi dari hasil perhitungan dan analisis, diperkirakan PKB ketemunya di angka Rp 900 miliar. Kalau BBNKB ditarget Rp 1,348 triliun, tetapi ketemunya diperkirakan Rp 968 miliar sekian.” Kepala Dinas Pendapatan Bali I Made Santha

Buleleng Terima Tambahan DAK Rp 93 Miliar Singaraja (Bali Post) – Kabupaten Buleleng menerima tambahan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp 93 miliar. Tambahan DAK ini sekaligus untuk menjawab keresahan pemkab, sebab sebelumnya pemerintah pusat memangkas alokasi dana untuk kegiatan fisik hingga 10 persen. Akibat pemangkasan itu, kegiatan fisik di Buleleng nyaris tidak berjalan. Namun beruntung pusat menambah DAK. Mendapat tambahan dana itu, Buleleng pun mengalokasikan untuk perbaikan jalan kabupaten senilai Rp 70 miliar, dan sisanya Rp 23 miliar untuk pembangunan gedung Rumah

Sakit Pratama (rumah sakit tanpa kelas-red) di Desa Girimas, Kecamatan Sawan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Buleleng Ketut Suparta Wijaya, Minggu (28/8) kemarin mengatakan dana tambahan untuk perbaikan jalan kabupaten itu optimis akan terealisasi dalam waktu yang tinggal empat bulan ke depan. Dijelaskan, panjang ruas jalan yang bisa dikerjakan dari DAK sebesar Rp 70 miliar itu kurang lebih 80 kilometer. Asumsinya biaya pengerjaan jalan dengan hotmix sebesar Rp 900 juta perkilometer, dengan lebar badan jalan 4 meter. Asumsi ini berbeda

dengan yang dulu, di mana biaya perbaikan hanya sebesar Rp 700 juta per kilometer, karena ada kebijakan penambahan lebar jalan dari 3 meter menjadi 5 meter. “Kami sudah menyiapkan dokumen kegiatan untuk ditenderkan di ULP Barang dan Jasa Pemkab,” katanya. Menurut Suparta Wijaya, beberapa ruas jalan yang akan dikerjakan dari tambahan DAK tersebut, diantaranya paket jalan yang sebelumnya sempat dicoret. Dia mencontohkan, perbaikan ruas jalan Desa Bulian-Desa Tunjung Kecamatan Kubutambahan dan ruas jalan Dusun Keloncing-Desa Kerobokan, di Kecamatan Sawan. (kmb38)

Suparta Wijaya

Bali Post/kmb38

Tekan Kriminalitas Pelajar

Polresta Gelar Ketangkasan Baris-berbaris

Bali Post/ist

LOMBA - Salah satu peserta lomba ketangkasan baris-berbaris saat beraksi di Mapolresta Denpasar.

Denpasar (Bali Post) Maraknya remaja. termasuk pelajar terlibat kriminal membuat Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo prihatin dan berupaya mencari solusi. Salah satu upaya preventif dengan menggelar lomba ketangkasan baris-berbaris tingkat SMP-SMA se-Kota Denpasar, Kuta dan Kuta Selatan, Sabtu (27/8) lalu. Menurut Kasubbag Humas Polresta AKP Sugriwo, Minggu (28/8) kemarin lomba tersebut dilaksanakan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya Polwan dengan pelajar. Selain itu, untuk memperkenalkan dan memperluas wawasan serta pengetahuan tentang baris-berbaris kepada siswa-siswi SMP-SMA.

“Supaya mereka juga dapat menyalurkan minat dan bakatnya. Kegiatan ini untuk melatih kedisiplinan para siswa dan terkait HUT ke-68 Polwan,” tegasnya. AKP Sugriwo mengungkapkan, peringatan HUT Polwan tahun ini mengusung tema “Dengan Memperkuat Soliditas, Profesional dan Revolusi Mental, Polwan Siap mengamakan kebijakan Pemerintah”. Dari kegiatan itu diharapkan Polwan dapat bersinergi dengan pelajar untuk meningkatkan rasa nasionalisme, soliditas dan kedisiplinan khususnya bagi pelajar. Lomba yang dibuka oleh Kapolresta Denpasar itu berlangsung sehari dan diikuti oleh 19 sekolah, terdiri atas siswa SMP

dan SMA se-Kota Denpasar, Kuta dan Kuta Selatan. Para peserta unjuk keahlian baris-berbaris untuk memperebutkan hadiah berupa piala, piagam dan uang tunai untuk juara 1,2,3, juara harapan 1 dan 2. Pun danton pavorit dan peserta terfavorit. Sementara jurinya terdiri atas Purna Paskibraka Provinsi Bali dan Kota Denpasar, Brimob Polda Bali, Polresta Denpasar dan dari Korem 163/ Wira Satya. Selain lomba juga dilaksankan kegiatan kerja bakti di Pantai Petitenget, Kuta Utara, penyuluhan pencegahan anker, sosialisasi UU KDRT dan perlindungan anak serta penyebaran brosur sahabat perempuan dan anak Polresta Denpasar. (kmb36)


BANGLI

8

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

Masih Berlangsung, Aktivitas Galian C di Kintamani Bangli (Bali Post) Aktivitas galian C di sejumlah daerah di Kintamani, Bangli masih berlangsung. Hanya saja tak semasif dulu, saat belum adanya penindakan dari kepolisian. Penambangan ilegal ini juga masih menggunakan alat berat. Berdasarkan pantauan, Minggu (28/8) kemarin, aktivitas galian C nampak masih berlangsung di Wilayah Yeh Mampeh, Batur. Lokasinya tersebar di beberapa titik. Sejumlah lubang galian tampak menganga dengan kedalaman bervariasi. Sejumlah truk pun terlihat lalu lalang melakukan pengangkutan pasir. Tak hanya itu, aktivitas penggalian juga masih ada yang menggunakan alat berat. Sementara pantauan di wilayah Desa Songan, sejumlah lokasi galian sudah tutup. Truk pun hanya parkir di halaman rumah warga. Tak nampak adanya aktivitas pengangkutan pasir. Dikonfirmasi terkait aktivitas galian C yang masih berlangsung, Kabag Ops Polres Bangli Kompol Komang Kardika mengakui

pihaknya terlibat dalam kegiatan penertiban. Namun, sejauh ini lebih fokus menjaga pengalihan lalu lintas dari jalur Penelokan ke Culali. ‘’Semenjak dialihkan ke Culali, jumlah truk pengangkut pasir berkurang,’’ ujarnya. Sementara itu, KBO Reskrim Iptu Ketut Purnawan menyatakan, penindakan galian ilegal dilakukan bersama Polda Bali dan tim dari provinsi. Hal tersebut sesuai dengan arahan gubernur. ‘’Imbauan sudah sering kami berikan untuk penggali ilegal supaya aktivitasnya dihentikan,’’ ulasnya. (kmb45)

GALIAN C - Aktivitas galian C di lereng Gunung Batur, Minggu (28/8) kemarin.

Bali Post/sos

Kualitas Jeruk Rendah, Hasil Panen Tak Dilirik Investor

SOSOK

Bali Post/sos

Lestarikan Lontar PERPUSTAKAAN Daerah tak hanya menjadi salah satu alternatif sebagai tempat untuk mendapatkan buku yang dijadikan referensi untuk karya ilmiah maupun hanya untuk bacaan saja. Lebih dari itu, Perpustakaan Daerah juga menjadi tempat pelestarian lontar yang belakangan ini eksistensinya kian memudar. ‘’Kami tak hanya menyediakan buku, tapi turut melestarikan lontar,’’ ujar Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Bangli I Dewa Ayu Widiasih, belum lama ini. Lontar sebagai warisan leluhur tak hanya memiliki keunikan dari tulisan maupun bentuknya saja. Di dalamnya terkandung berbagai macam pengetahuan seperti usada, tatwa, kekawin maupun lainnya. Lontar bisa juga disebut cikal-bakal terbentuknya buku masa kini. Oleh karenanya, langkah pelestarian lontar sangat perlu dilakukan. ‘’Dalam lontar banyak terkadung pengetahuan. Itu sangat penting untuk dipertahankan,’’ katanya. Upaya mempertahankan keberadaan lontar dapat dilakukan dengan penyalinan kembali, di samping melakukan konservasi secara rutin. Upaya ini dikerjasamakan Pemkab dengan para pakar. Akan tetapi, di balik upaya itu, anggaran masih menjadi sebuah persoalan. Menyikapi hal ini, dia menyebut perlu adanya dukungan dari masyarakat. ‘’Setahun hanya bisa menyalin beberapa lontar. Ini sangat perlu dukungan dari masyarakat,’’ tandas Widiasih. (sos)

Gelar Bola Adil, Dua Warga Terunyan Diamankan Polisi Bangli (Bali Post) Dua warga Banjar Mukus Desa Terunyan Kintamani diamankan polisi lantaran kedapatan menggelar judi bola adil di areal lapangan voly di banjar setempat. Keduanya diamankan saat aparat Reskrim Polsek Kintamani melakukan penggerebekan, Jumat (26/8) malam. Informasi yang dihimpun, Minggu (28/8) kemarin menyebutkan, penggerebekan terhadap arena judi bola adil tersebut berawal dari informasi masyarakat. Saat diselidiki petugas, ternyata informasi itu benar. Petugas pun kemudian melakukan penggerebekan saat keduanya sedang asyik menggelar permainan judi jenis bola adil di TKP. Dua warga Banjar Mukus yang diamankan tersebut masing-masing berinisial I Wayan T (45) dan I Gede J (32). Selain kedua pria tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang dipakai dalam judi berupa satu buah papan kayu bergambar, satu buah perlak, tiga buah bola karet, satu buah perlak warna merah bermotif bunga, satu buah tas kain warna hitam dan uang tunai ratusan ribu rupiah. KBO Reskrim Polres Bangli Iptu Ketut Purnawan seizin Kasat Reskrim AKP Yana Jaya Widya mengatakan, dari lokasi penangkapan, keduanya langsung digiring untuk dimintai keterangan. ‘’Dari hasil gelar, kedua orang yang kita amankan tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka,’’ kata Purnawan. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Pertanian jeruk masih menjadi andalan sebagian besar masyarakat Kabupaten Bangli. Akan tetapi, belakangan ini sebagian besar hasil panen petani kurang dilirik investor. Hal tersebut disebabkan karena kualitas produksi yang tergolong rendah, yang salah satunya akibat cuaca buruk. Kabid Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan Bangli I Wayan Tagel Sujana, akhir pekan lalu mengungkapkan, kondisi geografis yang sangat mendukung membuat budi daya jeruk sangat diminati di Bangli. Luas lahan budi daya tanaman jeruk sekitar 5 ribu hektar yang dominan berada di Kintamani. Sementara untuk jenis jeruk, yang terkenal berupa siem dan slayer. Namun, akibat adanya cuaca buruk, selain kuantitas, kualitas jeruk juga menurun. Pada kulit buah banyak terdapat bercak cokelat. Sangat jarang buah yang

mulus. ‘’Belakangan ini musim kemarau sangat panjang. Suhu lingkungan juga berbeda dengan sebelumnya. Itu berdampak pada kualitas buah yang menurun,’’ ujarnya. Disampaikannya, beberapa waktu lalu investor asal Surabaya datang ke Bangli berniat untuk membeli jeruk yang jumlahnya minimal 50 ton setiap panen. Namun karena adanya penurunan kualitas panen, investor batal membeli jeruk dari petani. ‘’Itu sudah sempat turun ke lapangan melihat jeruk petani. Karena kualitasnya kurang bagus, jadinya dia hanya membeli sedikit. Dia ingin yang kulitnya mulus dan ukurannya besar,’’ kata Sujana. Penurunan kualitas juga berpengaruh pada harga jual di pasaran. Per kilogram buah jeruk hasil panen saat ini dihargai hanya Rp 4 ribu. Padahal jika kualitasnya bagus, harganya bisa mencapai Rp 8 ribu per kilogram. Lebih lanjut dikatakannya, guna meningkatkan kualitas

Warga Toyabungkah Tewas Gantung Diri

Bangli (Bali Post) I Wayan Astra (44), warga Banjar Dinas Tirta Usada Toya Bungkah, Desa Batur Tengah Kintamani ditemukan tak bernyawa dengan posisi leher tergantung di sebuah pohon di perkebunan banjar setempat, Sabtu (27/8). Korban diperkirakan sudah meninggal 12 jam sebelum mayatnya ditemukan. Informasi yang dihimpun, Minggu (28/8) kemarin menyebutkan, mayat korban ditemukan pertama kali oleh I Wayan Edijayantika (23), warga setempat. Ketika itu saksi pergi ke kebun dengan maksud untuk berburu burung. Namun setibanya di TKP, dia tiba-tiba mendengar suara handphone. Edi yang bermaksud mencari tahu sumber suara tersebut justru terkejut lantaran menemukan korban sudah dalam kondisi tewas tergantung dengan seutas tali plastik di sebuah pohon nangka. Saksi yang panik pun lantas bergegas memberitahukan kejadian tersebut kepada orangtua korban. Selanjutnya, bersama

orangtua korban saksi kembali mendatangi lokasi kejadian dan mayat pria yang keseharianya bekerja sebagai pegawai swasta itu pun kemudian diturunkan dari pohon nangka. Kapolsek Kintamani Kompol drh. Komang Tresna Arbawa Manik saat dikonfirmasi kemarin membenarkan adanya laporan tersebut. Dijelaskan Arbawa Manik, setelah mendapat laporan, pihaknya langsung mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan bersama petugas puskesmas setempat, diketahui bahwa korban murni meninggal akibat gantung diri. Pasalnya tidak ditemukan adanya luka pada tubuh korban kecuali jeratan yang melingkar pada leher korban. Disinggung mengenai motif korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, pihaknya belum bisa memastikan. ‘’Motifnya masih dalam lidik,’’ tandasnya. (kmb40)

produksi, petani perlu lebih memaksimalkan pola pemeliharaan. Penggunaan pestisida kimia juga perlu dikurangi. ‘’Peningkatan kualitas harus dengan memperbaiki pola pemeliharaan,’’ jelasnya. Sementara itu, salah satu petani di Desa Bayunggede, Kintamani, I Wayan Dunung mengakui jika produksi jeruk pada musim panen tahun ini mengalami penurunan di kisaran 30 persen. Demikian juga dengan kualitasnya. Penyebabnya akibat musim yang tak lagi bersahabat dan adanya penundaan panen pada musim sebelumnya yang berbuntut pada lambatnya pertumbuhan pohon. Petani paruh baya ini juga mengaku kesulitan menangani serangan hama yang semakin menjadijadi. Penanggulangan dengan obat kimia tak lagi membuahkan hasil maksimal. Pihaknya pun mengaku hanya bisa pasrah. ‘’Macammacam hama menyerang. Semprot pakai pestisida, masih juga ada. Hama sekarang sudah kebal,’’ pungkasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

KEBUN JERUK - Perkebunan jeruk di Desa Bayunggede, Kintamani. Musim panen tahun ini, kualitas jeruk menurun.

Program ”Hotmix” Jalan

Anggota Dewan Ragukan Tuntas Dua Tahun

Bangli (Bali Post) Target Bupati Bangli untuk menuntaskan program hotmix jalan dalam kurun waktu dua tahun diragukan kalangan dewan. Anggota dewan menilai, keterbatasan anggaran di daerah akan menjadi kendala program tersebut. Anggota Komisi III DPRD Bangli I Made Sudiasa mengungkapkan, salah satu program bupati yang digadang-gadang menjadi unggulan berupa hotmix jalan. Tak tanggung-tanggung, panjang jalan sekitar 300 kilometer ditargetkan rampung disasar program tersebut dalam dua tahun. Menurutnya, target ini cukup sulit dicapai. Pihaknya bahkan meragukan kemampuan pemkab. Sebab berkaca dari capaian tahun sebelumnya, panjang jalan yang berhasil di-hotmix masih pada kisaran 40 kilometer. ‘’Jadi bagaimana kajiannya itu, kok bisa targetnya hanya dua tahun,’’ ujarnya, Minggu (28/8) kemarin.

Keraguan akan tercapainya target itu, tak terlepas dari keterbatasan anggaran daerah. Dari total APBD yang mencapai Rp 1,2 triliun, 60 persen sudah digunakan untuk belanja pegawai, 20 persen untuk pendidikan dan 10 persen untuk kesehatan. Artinya, anggaran tersisa hanya 10 persen. Angka itu sudah dibagi untuk sejumlah program SKPD lainnya. Sementara jika melihat anggaran yang dibutuhkan untuk hotmix jalan, berada di kisaran Rp 400 miliar. ‘’Anggarannya tidak kecil. Jadinya kami sangat meragukan program itu bisa tuntas sesuai target,’’ katanya. Guna memastikan target mampu dicapai, Pemkab disarankan untuk kembali melakukan kajian sebelum program tersebut disosialisasikan ke masyarakat. ‘’Kalau bisa dikaji lagi rencana itu. Takutnya ada yang salah. Nanti malah dipertanyakan juga oleh masyarakat,’’ pintanya. Sementara itu, Kabid Bina

Marga Dinas Pekerjaan Umum Bangli I Putu Wida Gunawan menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan BPK, panjang jalan kabupaten mencapai 723 kilometer. Hingga tahun ini, yang tersentuh hotmix sudah mencapai 60 persen. Sementara sisanya sekitar 300 kilometer ditargetkan tuntas dua tahun ke depan. Pihaknya optimis hal tersebut bisa terealisasi. Sebab, sebelumnya sudah dilakukan perhitungan dan kajian teknis. ‘’Tahun ini saja sesuai perencanaan, jalan yang tuntas hotmix 100 kilometer lebih. Jadinya kami yakin sisanya bisa tuntas dua tahun,’’ katanya. Ditegaskan, anggaran hotmix tidak hanya dari kabupaten namun didukung Dana Alokasi Khusus, Dana Alokasi Umum, PHR dan lain-lain. ‘’Anggarannya dari beberapa sumber. Tidak hanya mengandalkan daerah saja,’’ tandas Wida Gunawan. (kmb45)

Tangani Limbah Medis Puskesmas

Diskes Diminta Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

Bangli (Bali Post) Limbah medis padat yang selama ini dihasilkan puskesmas di Kabupaten Bangli belum terkelola secara baik. Pascaberakhirnya kerja sama pengolahan limbah medis dengan RSJ Bali, limbah medis padat hanya disimpan dalam safety box di masing-masing puskesmas. Terkait kondisi tersebut, Komisi I DPRD Bangli menyarankan Dinas Kesehatan (Diskes) untuk segera mengambil langkah kerja sama pengolahan limbah medis dengan pihak ketiga sebagaimana halnya yang sudah dilakukan RSU Bangli. Ketua Komisi I DPRD Bangli Wayan Wedana, Minggu (28/8) kemarin menilai, langkah yang selama ini dilakukan Diskes dalam mengelola limbah medis sangat lambat. Seharusnya, sebelum kerja sama pengolahan limbah dengan RSJ Bangli berakhir dua tahun lalu, Diskes semestinya sudah mulai memikirkan untuk menjalin kerja sama serupa dengan pihak lainnya. ‘’Sebelum kerja sama habis, beberapa bulan sebelumnya harusnya sudah mu-

lai dipikirkan, bahkan harusnya sudah ada kepastian akan kerja sama dengan pihak ketiga yang lainnya. Sehingga limbah medis tidak menumpuk seperti sekarang,’’ terangnya. Supaya limbah medis yang sudah disimpan selama dua tahun terakhir tidak semakin bertambah banyak, pihaknya pun menyarankan Diskes untuk segera mencari jalan keluar. Mengingat rencana pembangunan incinerator prosesnya memakan waktu cukup lama, maka salah satu langkah jangka pendek yang bisa dilakukan Diskes saat ini adalah dengan menjalin kerja sama dengan pihak ketiga. ‘’Harus cepat ditangani. Kalau nunggu dibuatkan incinerator kan prosesnya cukup lama, masih harus dikaji lokasi dan lainnya,’’ ujarnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kepala Diskes Bangli dr. Nengah Nadi melalui Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Luh Made Eka Sasiani mengungkapkan, kerja sama antara Diskes dengan RSJP Provinsi Bali

dalam hal pengolahan limbah berakhir karena kapasitas pengolahan di RSJ sudah tidak memungkinkan. Ditegaskannya bahwa limbah yang dikumpulkan dalam safety box tersebut hanyalah limbah padat. Sementara untuk limbah cair selama ini sudah diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki sejumlah puskesmas. Untuk menangani limbah medis padat, Sasiani mengatakan bahwa pihaknya sudah sempat berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Badan Lingkungan Hidup (BLH). Tak hanya itu, pihaknya selama ini juga sudah mengupayakan untuk pengadaan incinerator. Sementara itu, Kepala BLH Kabupaten Bangli Made Alit Parwata mengatakan, pihaknya masih mengkaji rencana penggunaan incinerator untuk mengolah limbah medis. Salah satu aspek yang dikaji yakni mengenai lokasi penggunaan incinerator agar keberadaanya tidak sampai dikeluhkan masyarakat. (kmb40)

Bali Post/ina

Ketua Komisi I Wayan Wedana


GIANYAR

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

9

Maybank Bali Marathon

Julius Cetak Waktu Tercepat Gianyar (Bali Post) Mengambil lokasi di Kabupaten Gianyar, Maybank Bali Marathon kembali digelar, Minggu (28/8) kemarin. Julius Kangethe Mbugua dengan nomor punggung 419 berjaya melewati garis finish dengan waktu tercepat. Julius mencetak waktu 2 jam, 29 menit, 46 detik setelah berlari dengan jarak sejauh 42,195 kilometer melalui jalur perdesaan di kawasan Gianyar. Julius tampak sangat bangga menerima hadiah uang tunai senilai Rp 178 juta. Hadiah diserahkan oleh Presiden Direktur Maybank Taswin Zakaria. Maybank Bali Marathon 2016, sendiri memberikan total hadiah senilai lebih dari Rp 2 miliar bagi 88 pemenang. Mengusung tema ‘’Run Find Yourself’’ tahun ini Maybank Bali Marathon 2016, diikuti oleh lebih dari 7.000 pelari dari 42 negara dengan jumlah peserta terbesar berasal dari tuan rumah, Indonesia. Secara keseluruhan, peserta event marathon tahunan ini sudah meningkat secara signifikan pada 2016, dan sudah mengukuhkan posisinya sebagai salah satu event olah raga berstandar internasional. ‘’MBM 2016 didukung oleh segenap jajaran pemerintahan Bali yang terdiri dari Pemda Gianyar, Kota Denpasar dan Provinsi Bali,’’ ucap Taswin Zakaria. (kmb35/k100) PEDAGANG - Para pedagang yang berjualan di timur Rutan atau areal parkir barat Pasar Senggol Gianyar, Minggu (28/8) kemarin.

Bali Post/nik

Warga Keluhkan Pasar Kaget di Timur Rutan

Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

MARATHON - Pemenang Maybank Bali Marathon saat mengangkat hadiah.

Tepergok Curi Burung, Pemulung Nyaris Dihakimi Massa

Gianyar (Bali Post) Aparat Polsek Ubud mengamankan seorang pelaku pencurian, Kholili (36). Pelaku yang bekerja sebagai pemulung ini diringkus karena mencuri burung di rumah Wayan Adi Indrawan di Lingkungan Tegalantang, Kelurahan Ubud. Pelaku tepergok saat menjalankan aksinya dan hampir dihakimi massa. Informasi dihimpun menyebutkan, aksi pencurian ini terjadi pada Jumat (26/8) sore. Kala itu Wayan Adi Indrawan yang tiba di rumah Bali Post/nik sekitar terkejut melihat buDIAMANKAN - Kholili saat rung kesayanganya hilang. diamankan warga setelah Ia pun langsung berlari ke tepergok mencuri burung. luar rumah, nah saat itulah terlihat seorang pemulung dengan gelagat mencurigakan meluncur mengendarai sepeda motor. Korban yang merasa curiga langsung mengejar pemulung tersebut, hingga pelaku berhasil dicegat di Lingkungan Taman Kaja, Ubud. Di lokasi itu pelaku asal Jember ini digeledah dan ditemukan burung Cak Hijau milik korban disembunyikan di dalam tas pinggang pelaku. Dari temuan ini Kholili pun tidak dapat mengelak, ia langsung diamankan warga sembari menunggu kedatangan aparat kepolisian. Namun sebelum polisi datang, beberapa warga yang geram sempat melayangkan pukulan ke arah pelaku. Beberapa menit kemudian pelaku digiring ke Mapolsek Ubud. Kapolsek Ubud Kompol Ketut Widiada, Minggu (28/8) kemarin mengatakan, pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Ubud. Dari hasil intrograsi, pelaku mengaku menjalankan aksinya dengan berpura-pura memungut sampah, kemudian mengambil burung dari sangkar yang tergantung di depan dapur. ‘’Pelaku sengaja mengambil burung itu, katanya untuk dijual,’’ ucapnya. Harga burung itu mencapai kisaran Rp 2 juta. Disinggung kemungkinan adanya aksi pencurian lain yang dilakukan pelaku, Kompol Widiada mengaku sudah melakukan penggeledahan di tempat tinggal pelaku di seputaran Desa Peliatan. ‘’Penggledahan sudah. Tapi yang ditemukan hanya SIM dan uang Rp 1 juta. Dari pengakuannya, SIM itu dari hasil memungut karena pelaku ini sebagai pemulung,’’ katanya. (kmb35)

Pasar kaget di areal parkir sebelah barat Pasar Senggol Gianyar menuai keluhan warga. Selain dianggap menimbulkan persaingan tidak sehat, para pedagang bermobil itu juga telah memicu kemacetan. Berdasarkan pantauan, Minggu (28/8) pagi sejumlah pedagang terlihat di areal parkir barat Pasar Senggol atau sebelah timur Rutan Kelas 2 B Gianyar. Dari informasi di lapangan, pasar kaget itu sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu. Bahkan pasar kaget diakui kerap muncul jelang hari

raya seperti Galungan yang berlangsung seminggu lagi. Banyak warga mengeluh karena areal yang sebenarnya tempat parkir tersebut justru difungsikan untuk tempat berjualan. Apalagi pasar kaget tersebut kerap mengganggu arus lalu lintas. ‘’Ini juga mengurangi pemasukan kami sebagai

sung shock berat. Warga pun harus mengevakuasi pasutri ini ke rumah tetangga karena mereka tidak sadarkan diri. Diketahui Jero Wayan Budiarta shock karena tidak melihat anaknya, sehingga khawatir anaknya terjebak di dalam rumah. ‘’Untungnya anak Jero Wayan sedang di luar rumah. Sementara Jero Wayan dan istrinya yang sudah telanjur shock terpaksa kami larikan ke rumah sakit,’’ terang I Dewa Umbara, salah seorang warga setempat. Sementara itu, Kepala BPPD Gianyar A. A. Gde Oka Digjaya mengatakan, dalam upaya pemadam api, pihaknya mengerahkan empat unit kendaraan pemadam kebakaran. ‘’Semua unit mobil damkar di Posko Induk Gianyar dikirim ke lokasi. Selain itu, dua unit mobil ambulan PMI juga diturunkan,’’ ungkapnya. Terkait jumlah kerugian material yang ditimbulkan akibat kejadian ini, dia mengaku hal itu masih dicek. ‘’Belum bisa dipastikan kerugiannya karena pemilik rumah dan keluarga masih shock. Dan hasil indentifikasi pihak kepolisian, penyebab kebakaran diperkirakan karena korsleting listrik,’’ tandasnya. (kmb35)

‘’Sehingga keberadaannya disebut pasar kaget, hanya beroperasi pada saat-saat tertentu,’’ bebernya. Namun bila melihat semrawutnya kondisi saat ini, ia tidak menampik perlunya dilakukan penataan agar pedagang di Pasar Kaget ini tidak meluber sampai ke utara. Menurut Sekda, idealnya selain hanya untuk pasar kaget yang sifatnya insidental, pedagang bermobil di lokasi tersebut juga perlu diawasi. (kmb35)

Pengurus DPC dan PAC Hanura Gianyar Dilantik Tambah Armada Bus Sekolah, Pemkab Minta Bantuan Pusat

Gianyar (Bali Post) Pengurus DPC Partai Hanura Kabupaten Gianyar dan PAC se-Kabupaten Gianyar dilantilk serentak, Sabtu (27/8) lalu. Pelantikan yang dipimpin Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bali I Made Sudarta itu dilaksanakan di Sekretariat DPC Hanura Gianyar, Jalan Pasung Grigis, Gianyar. Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPC dan PAC seKabupaten Gianyar Masa Bakti Tahun 2015-2020, A. A. Raka Suana mengatakan pelantikan tersebut sebenarnya lebih cepat dari rencana semula. Akibatnya, panitia harus bekerja lebih keras. ‘’Jadwalnya dimajukan sehingga waktunya cukup minim. Tetapi semua sangat semangat sehingga kegiatan bisa berjalan dengan lancar,’’ katanya. Ketua DPC Hanura Gianyar Dewa Alit Budiana pada kesempatan itu meminta para pengurus PAC agar secepatnya membentuk anak ranting. Menurutnya, PAC merupakan ujung tombak terdepan membesarkan partai. Untuk itu ia meminta agar PAC bekerja semaksimal mungkin dan berkomitmen untuk membesarkan partai. ‘’Saat ini kita punya tiga wakil di DPRD Gianyar. Tetapi ke depannya, Partai Hanura

Bali Post/nik

PELANTIKAN - Suasana pelantikan pengurus DPC dan PAC Partai Hanura Kabupaten Gianyar yang digelar, Sabtu (27/8). harus bisa mendapatkan satu kursi di masing-masing dapil,’’ tegasnya. Hal senada disampaikan Ketua DPD Hanura Provinsi Bali I Made Sudarta. Dia berharap anak ranting segera dibentuk. Ia juga berharap setelah pelantikan, para kader terus melakukan konsolidasi. ‘’Khusus untuk anggota dewan dari Hanura kita minta agar mendukung pemerintah yang pro rakyat,’’ harapnya. Selain itu, ia juga meminta kepada anggota dewan agar selalu bekerja keras dan rendah hati serta harus peka terhadap aspirasi dan tuntutan rakyat. Sementara itu, salah

’’Shock’’ Rumah Terbakar, Pasutri Dilarikan ke Rumah Sakit

Gianyar (Bali Post) Api melalap dua rumah di Desa Tegaltugu, Gianyar, pada Sabtu (27/8) malam. Dua rumah itu masing-masing milik Komang Suparta, anggota Polres Gianyar dan kakaknya, Jero Wayan Budiarta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun saat kejadian, Jero Budiarta dan istrinya mengalami shock berat sehingga harus dilarikan ke RSUD Sanjiwani. Pantauan di lokasi pada Sabtu malam sekitar pukul 20.00 wita, puluhan warga yang panik sudah berupaya memadamkan api yang berkobar hingga ke atap rumah. Sejumlah warga pun histeris karena khawatir jika ada penghuni rumah yang masih terjebak di dalam. Sementara petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi beberapa menit kemudian, langsung menyemprotkan air dengan memprioritaskan kamar tidur yang diarahkan warga. Bahkan ada salah seorang warga nekat masuk ke kamar-kamar untuk memeriksa saat api di bagian atap masih berkobar. Sementara pemilik rumah Jero Wayan Budiarta dan istrinya Ni Kadek Pandri yang baru tiba dari berjualan lang-

pedagang yang resmi, karena pembeli langsung berbelanja di areal parkir itu,’’ Ucap Ni Made Sukma, salah seorang pedagang. Sekda Gianyar Ida Bagus Gaga Saputra yang dikonfirmasi hal ini tak membantah kondisi tersebut. Bahkan pihaknya juga menyayangkan munculnya pasar kaget. Ia

pun mengakui kondisi ini tak hanya mengganggu pengunjung untuk parkir kendaraan tetapi juga menimbulkan keresahan bagi pedagang resmi. ‘’Saya kira itu cukup mengganggu. Ini karena pedagang bermobilnya ikut berjualan sebagai grosir barang,’’ jelasnya. Dia mengatakan, pasar kaget tersebut sebelumnya memang diizinkan untuk menampung pedagang kaki lima namun hanya pada saat menjelang hari raya Hindu seperti Galungan dan Nyepi.

Bali Post/nik

PADAMKAN API - Sejumlah petugas saat berupaya memadamkan api yang melalap dua rumah di Tegaltugu.

seorang pengurus DPC Hanura Gianyar, Ketut Gambar mengatakan pihaknya akan berjuang semaksimal mungkin untuk membesarkan Partai Hanura. Mantan Perbekel Kendran Tegallalang ini mengungkapkan kalau dirinya tak ingin setengahsetengah. Kalau sudah memilih terjun ke dunia politik, maka ia akan berbuat yang terbaik untuk partai. ‘’Terpenting adalah mendukung kebijakan partai. Apa yang diamanatkan partai akan didukung sepenuhnya. Saya akan memberikan yang terbaik untuk Partai Hanura,’’ tegasnya. (kmb35/k100)

Gianyar (Bali Post) Layanan transportasi khusus pelajar berupa Bus Sekolah Kabupaten Gianyar direspons positif masyarakat. Namun sejauh ini armadanya masih sangat terbatas. Oleh karena itu, Pemkab Gianyar berupaya menambah armada bus agar dapat melayani seluruh siswa. Kepala Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi Gianyar Cokorda Rai Widiarsa, Minggu (28/8) kemarin, mengatakan, pihaknya telah cukup banyak menerima respon masyarakat terkait pengoperasian bus sekolah. Masyarakat khususnya orang tua siswa menilai layanan tersebut memberikan rasa aman dan nyaman sebab siswa tak perlu membawa kendaraan sendiri. Pengoperasian bus sekolah sejauh ini berjalan lancar. Namun diakuinya armada bus sekolah masih sangat terbatas. Hanya ada tujuh bus yang beroperasi. di mana masingmasing bus melayani satu kecamatan. ‘’Maka dari itu Pemda berusaha akan menambah armada agar seluruh siswa dapat dilayani,’’ katanya. Guna melayani kebutuhan seluruh siswa di Gianyar bukan perkara mudah. Pasalnya

diperlukannya anggaran yang cukup besar dan belum bisa diambilkan seluruhnya dari APBD Gianyar. Mengingat keterbatasan anggaran di daerah itulah maka Tjokorda Widiarsa mengaku pihaknya sedang berusaha memohonkan dana dari pemerintah pusat. ‘’Kita kini sedang berusaha mohon kepada Kementerian Perhubungan agar bisa dibantu pengadaan bus sekolah,’’ ujarnya. Lebih lanjut dia menyebutkan, secara umum Pemkab Gianyar tengah mengupayakan peningkatan kualitas layanan transportasi publik. Khusus di tingkat pedesaan, pihaknya akan berusaha membangkitkan angkutan pedesaan. Untuk diketahui, Bus Sekolah mulai diujicobakan awal Maret lalu. Pengoperasiannya dalam rangka mewujudkan Gianyar sebagai Kabupaten Layak Anak. Pemkab menyediakan masing-masing 14 sopir dan kondektur yang secara bergilir mengoperasikan bus tersebut. Tiap bus berkapasitas 30 tempat duduk dan 15 orang bisa berdiri. Baru sekitar 350 siswa atau 1,05 persen dari kebutuhan siswa yang mampu dilayani bus tersebut dalam sekali jalan. (kmb25)


KLUNGKUNG

10

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

BPR Garap Pasar Tradisional Semarapura (Bali Post) – Sebanyak 12 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Bali Timur memberikan edukasi kepada pedagang dan pengunjung Pasar Umum Semarapura, Klungkung, Minggu (28/8) kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan mengingat masih rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat Kabupaten Klungkung. Edukasi ini diberikan agar nantinya masyarakat tidak salah dalam menginvestasikan uangnya seperti kasus-kasus yang pernah terjadi dan telah diajukan ke pengadilan. Belasan BPR yang tergabung dalam Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat (Perbarindo) memberikan pemahaman kepada setiap pedagang dan pembeli akan pentingnya literasi keuangan. “Literasi keuangan merupakan kemampuan seseorang untuk dapat mengelola uang,” ujar Dewa Gede Dharma Wijaya, Ketua Perbarindo Bali Timur, Minggu (28/8) kemarin. Menurutnya, BPR memiliki peran yang paling strategis untuk meningkatkan literasi keuangan masyarkat kecil. Ini karena BPR yang paling dekat dan bersentuhan langsung dengan pelaku ekonomi mikro seperti pedagang atau konsumen di pasar tradisional. “Selain itu, literasi keuangan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarkat kita agar berhati-hati memilih lembaga untuk mengelola keuangannya. Saat ini tidak sedikit bermunculan lembaga keuangan tertentu yang memberikan penawaran bunga bank yang sangat menggiurkan, namun ujung-ujungnya merugikan masyarakat,” jelasnya. Wakil Sekretaris DPD Perbarindo Bali I Wayan Suandi menjelaskan, akses masyarakat terhdap lembaga keuangan BPR masih sangat rendah. Berdasarkan data statistik Bank Indonesia, BPR di Bali Timur dengan wilayah kerja Klungkung, Bangli dan Karangasem hanya memiliki aset 3,47 persen dari total aset BPR di Bali Rp 431,07 miliar. Data ini menunjukkan bahwa peran BPR di Bali Timur dalam menggerakkan ekonomi sektor mikro masih tergolong kecil. (dwa)

Bali Post/dwa

SAPTA PESONA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meluncurkan Aksi Sapta Pesona di Balai Desa Batununggul, Nusa Penida, Sabtu (27/8) lalu.

Kembangkan Pariwisata Nusa Penida

Bupati Luncurkan Aksi Sapta Pesona begitu saja,” bebernya. Pemkab Klungkung sudah melakukan beberapa langkah untuk mendorong pengembangan pariwisata di antaranya mempromosikan Nusa Penida dengan mengadakan festival. Tahun 2016 ini Nusa Penida Festival (NPF) telah memasuki kegiatan ketiga. Menurut rencana event tahunan ini dilaksanakan 7-9 Oktober mendatang. “ NPF harus bisa menunjukkan potensi yang ada, yaitu alam dan budaya. Keseimbangan

alam dan budaya harus dijaga. Bila tidak, lambat laun pariwisata Nusa Penida akan ditinggalkan,” sebut pria asal Ceningan itu. Pihaknya juga melakukan komunikasi dengan Menteri Pariwisata Arif Yahya, untuk membangun pariwisata Nusa Penida, terutama pembangunan infrastruktur. Kementerian Pariwisata RI akan segera membuat surat rekomendasi, agar seluruh kementerian mendukung KSPN Nusa Penida. “Membangun Nusa Penida tidak semudah dan seruet yang dibayangkan. Akan menjadi mudah bila dilakukan dengan komitmen yang kuat dan kerja nyata,” kata Suwirta. Aksi Sapta Pesona yang

tindakan yang menjurus ke tindak pidana dengan imingiming suatu imbalan, jangan mau atau dihindari saja,” ujarnya. Arendra juga menyerahkan bingkisan berupa sembako kepada masyarakat pesisir Kusamba. Dewa Wira, orang yang dituakan di komunitas masyarakat Pantai Kusamba mengatakan, warga menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Polres Klungkung. Pasalnya, paham radikalisme saat ini menjadi ancaman yang sangat serius. ‘’Kami sangat mendukung kegiatan yang dapat mencegah penyebaran paham radikalisme. Dengan cara seperti ini, masyarakat diingatkan agar terus waspada,’’ jelasnya. (dwa)

TATAP MUKA - Satuan Intel Polres Klungkung melaksanakan tatap muka bersama masyarakat pesisir Desa Kusamba.

Semarapura (Bali Post) –

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meluncurkan Aksi Sapta Pesona yang akan menjadi pintu masuk pembangunan pariwisata di Nusa Penida. Gerakan ini demi pembangunan pariwisata di kecamatan itu dan Kabupaten Klungkung umumnya yang lebih baik lagi, sehingga seluruh masyarakat mesti mendukungnya.

Bali Post/dwa

PELANTIKAN - Pelantikan pengurus DPC dan PAC Partai Hanura se-Kabupaten Klungkung, Minggu (28/8) kemarin.

Lantik Pengurus Baru

Hanura Gaet Purnawirawan TNI/Polri Semarapura (Bali Post) – Partai Hanura DPC Kabupaten Klungkung melaksanakan pelantikan pengurus baru yang diketuai Wayan Suyasa, Minggu (28/8) kemarin. Partai yang mampu membentuk satu fraksi di DPRD Klungkung ini mendapatkan tenaga baru dengan banyaknya purnawirawan TNI/Polri yang ikut bergaung. Ketua DPC Partai Hanura Klungkung Wayan Suyasa menyampaikan, setelah mendapatkan tugas dan tanggung jawab untuk memimpin partai, pihaknya langsung bergerak menggaet tenaga baru dengan merekrut sejumlah pengusaha muda, politikus dan purnawirawan TNI/Polri. Ini sekaligus persiapan menghadapi Pilkada Klungkung 2018. Mengantongi lima kursi di DPRD Klungkung belum cukup bagi DPC Partai Hanura untuk bisa mengusung kandidat calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Klungkung 2018. Untuk itu, pengurus anyar Partai Hanura yang dilantik di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kania, masih menjajaki koalisi. Kendati menempati posisi tiga besar perolehan kursi di DPRD Klungkung setelah Gerindra (8 kursi) dan PDI-P (7 kursi), Partai Hanura harus bekerja ekstra kalau ingin mengusung kandidat sekaligus mengembalikan eksistensinya di Bumi Serombotan. Hanura juga harus jeli melihat parpol lain yang mempunyai kesamaan pandangan untuk bisa mengusung calon. Hanya partai dengan perolehan minimal enam kursi di DPRD bisa mengajukan calon. Suyasa dilantik bersama Sekretaris Dewa Alit Saputra dan Bendahara Wayan Buda Parwata. Pengurus DPC dan PAC seKabupaten Klungkung dilantik Ketua DPD Partai Hanura Bali Ir. Made Sudarta, MBA., M.Sc. didampingi Sekretaris Irfana. Hadir Wabup Made Kasta, panglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Semaraputra, pimpinan partai yang ada di Klungkung serta kader dan simpatisan Partai Hanura. Pengurus DPC yang dilantik sebagian besar wajah baru, di antaranya Dewa Cakra Negara dan Wayan Madri. Buda Parwata yang juga Ketua Fraksi Partai Hanura di DPRD Klungkung mengisyaratkan tidak ingin buru-buru menyampaikan ke publik terkait rencana koalisi yang akan dibangun. Politisi asal Desa Timuhun ini memilih fokus membangun konsolidasi internal. Sejauh ini Hanura sudah melakukan komunikasi politik dengan pengurus PDI-P, Gerindra, Golkar, Demokrat, PKPI dan Nasdem. “Kami baru sebatas menjalin komunikasi dengan sejumlah elite partai,” katanya. Suyasa menambahkan, konsolidasi ini tidak semata untuk kepentingan Pilkada Klungkung, melainkan juga sebagai persiapan menghadapi Pileg 2019. Ia menargetkan bisa mempertahankan minimal lima kursi di DPRD Klungkung. ‘’Mempertahankan apa yang diraih jauh lebih berat daripada berjuang dari awal. Kami butuh dukungan semua kader. Pengurus agar bekerja maksimal agar bisa merebut simpati masyarakat Klungkung,” tegasnya. (dwa/k200)

Aksi Sapta Pesona dilaksanakan Sabtu (27/8) lalu di Balai Desa Batununggul. Pada kesempatan tersebut, Bupati Suwirta menyampaikan pembangunan pariwisata di Nusa Penida tidak bisa berjalan begitu saja tanpa perencanaan yang matang. Jika pariwisata dibangun tanpa perencanaan, suatu saat Nusa Penida menjadi kenangan pahit yang bakal diwariskan kepada anak cucu di masa depan. Gerakan Aksi Sapta Peso-

na merupakan mimpi bersama untuk mengawal arah pembangunan pariwisata di Kabupaten Klungkung umumnya dan Nusa Penida khususnya. Untuk mewujudkan Nusa Penida menjadi kawasan pariwisata yang yang besar, harus dilakukan mulai dari sangat sederhana. “Nusa Penida bisa jadi Kawasan Efektif Pariwisata (KEP), Kawasan Konservasi Perairan (KKP), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), namun tidak akan datang

Masyarakat Diminta Cegah Paham Radikalisme Semarapura (Bali Post) – Satuan Intel Polres Klungkung menggandeng masyarakat pesisir Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, untuk mencegah paham radikalisme masuk ke wilayah Kabupaten Klungkung. Hal ini dilaksanakan lewat kegiatan tatap muka bersama warga di Pelabuhan Monggalan, Cedok Baru, Dusun Bingin, Kusamba, Sabtu (27/8). Tatap muka dihadiri Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi, SiK., didampingi Wakapolres Kompol Nengah Sadiarta, S.H., SiK., dan komunitas Gowes Kamtibmas Polres Klungkung. Kegiatan ini sebagai bentuk pencegahan munculnya paham radikalisme di masyarakat serta upaya antisipasi Polres

bersama masyarakat untuk memerangi aksi kriminalitas dan terorisme yang dapat mengancam keamanan. Arendra menyampaikan keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di seluruh wilayah. “Keamanan adalah kebutuhan setiap orang. Bukan dilakukan oleh polisi saja, namun seluruh komponen masyarakat,” tuturnya. Menurut Kapolres, paham radikalisme bisa disebarkan melalui ajakan atau penyampaian kebencian terhadap kelompok tertentu. Hal ini nantinya dapat menjurus pada tindakan kekerasan dan perpecahan. “Kalau ada yang mengajak melakukan sesuatu seperti kekerasan atau

Semarapura (Bali Post) – Tim Yustisi Klungkung makin gencar melakukan penertiban penduduk pendatang (duktang) di Nusa Penida. Dipimpin Kasatpol PP Nyoman Sucitra, belasan anggota Satpol PP yang didukung anggota Polri dan TNI serta Kejaksaan turun mengobok-obok kantong duktang yang ada di wilayah kecamatan tersebut beberapa hari lalu. Dari hasil penertiban yang dilakukan, tim yustisi berhasil menjaring 26 penduduk liar atau tanpa Kartu Identitas Penduduk Sementara (KIPS). Penertiban dimulai sekitar pukuk 09.50 Wita. Dengan kekuatan 28 personel, tim mulai bergerak menyasar

sepanjang jalan utama dari Desa Batununggul ke jalan raya Desa Kutampi. Tim memeriksa satu per satu identitas duktang yang sebagian besar bekerja sebagai buruh proyek. Ternyata ada 26 duktang yang tidak membawa KIPS. Mereka yang melanggar ini langsung dibina dan ditipiring. “Selain diberikan teguran dan bina, mereka juga ada yang langsung disidang tipiring,” kata Sucitra. Tim yustisi tidak hanya melakukan penertiban terhadap duktang, tetapi juga warga yang memanfaatkan trotoar untuk tempat parkir sepeda motor dan berjualan. Dari penertiban ini, petugas

kLUNGKUNG (0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/dwa

Tim Yustisi Jaring 26 Duktang

Telepon Penting Polres Klungkung

diadakan di Kecamatan Nusa Penida merupakan kegiatan untuk menarik minat wisatawan berkunjung. Sapta Pesona terdiri atas tujuh aspek pesona menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional yang meliputi aman, tertib, bersih, indah, sejuk, ramah, dan kenangan. Aksi diikuti oleh masyarakat Desa Batununggul. Kegiatan diawali dengan pembersihan lingkungan yang dilakukan di sekitar wilayah Desa Batununggul. Bupati Suwirta didampingi Nyonya Ayu Suwirta, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata I Wayan Sujana, Camat Nusa Penida I Gusti Agung Putra Mahajaya dan FKPC Nusa Penida. (dwa)

Bali Post/kmb

TERTIBKAN - Tim Yustisi Pemkab Klungkung menertibkan pedagang yang berjualan di trotoar di Nusa Penida.

menjaring 14 pelanggar yang memanfaatkan trotoar untuk parkir sepeda motor, berjualan dan menaruh material bangunan.

“Apa yang kami lakukan ini tidak lain untuk memberikan rasa aman bagi pejalan kaki dan agar ke depannya trotoar di sepanjang jalan

tidak dipakai parkir kendaraan dan lainnya,” tegas Sucitra. Tim juga menyasar duktang di wilayah Kampung Toya Pakeh. (kmb)


Senin Umanis, 29 Agustus 2016

BULELENG

Dihelat Perdana

Buleleng Auto Garage Berlangsung Sukses AJANG kontes otomotif yang dibalut Buleleng Auto Garage (BAG) 2016 yang berlangsung sejak Sabtu (27/8) dan berakhir Minggu (28/8) kemarin ditutup dengan ditandai touring keliling Kota Singaraja oleh seluruh peserta BAG dari komunitas motor tua hingga Harley Davidson (HD) dan pengumuman pemenang kontes modifikasi motor dan car audio. Sejak pembukaan, ajang ini menyedot animo pencinta otomotif di Bali ikut serta. Tim kreatif Pemkab selaku operator BAG memberikan ruang berekspresi dan kreasi tidak hanya bagi para penghobi otomotif, juga bagi sejumlah fotografer. Ratusan motor dan mobil modifikasi ini dijadikan objek pemotretan model tanpa menghilangkan budaya ketimuran. Ajang kontes automotif ini terbilang pertama kali digelar di Buleleng dalam skala besar. Pesertanya dari berbagai daerah di nusantara seperti Solo, Surabaya, Denpasar, dan Singaraja sebagai tuan rumah serta sejumlah kota lainnya. Panitia membuat dua jenis kontes yang diperlombakan. Kontes car audio paling diminati pengunjung hingga menjadi pusat perhatian ratusan pengunjung di pelataran parkir Gedung Kesenian Gde Manik. Dalam kontes car audio ini diperlombakan beberapa kategori Sound Quality Loud dan Sound Pressure Level (SPL) memakai regulasi Sound Fighter, sedangkan untuk kategori Sound Quality (SQ) akan memakai regulasi CAN. Untuk Sound Presure Level (SPL) yang diperlombakan adalah -130 db, -140 db dan juga dibuka lomba kategori Free for all (FFA). Selain itu, event yang tidak kalah menarik kontes modifikasi motor. Beberapa kategori yang dilombakan yakni Pemula Open, Mothai Otre Style, Fashion Daily, Street Racing, Retro Kustom Open. Lomba Sound Battle ini diikuti 15 mobil modifikasi, dari Buleleng termasuk dari luar seperti Tabanan dan Karangasem turut menjajal sebagai modifikator pada event bergengsi ini. 15 mobil itu bertarung di beberapa kelas penjurian seperti The Best Of SPL -130 dan -140 db, The Best Of FAA, dan The Best of SQL.

Empat Tahun PAS-Sutjidra

Buleleng Krisis Tenaga Medis

Singaraja (Bali Post) – Buleleng selama ini berhasil menangani kekurangan guru. Tetapi di pihak lain gagal merekrut tanaga medis, utamanya dokter. Karena itu, sampai tahun ini kondisinya masih krisis dokter. Artinya belum bisa diatasi dengan baik oleh pemerintah daerah. Padahal upaya merekrut dokter kontrak yang ditempatkan di rumah sakit dan puskemas termasuk puskemas pembantu (pustu) di desadesa, sangat gencar dilakukan. Atas kenyataan ini, pemerintah daerah kemudian mengalihkan anggaran yang dialokasikan untuk melengkapi fasilitas di RSUD dan fokus membangun rumah sakit tanpa kelas (rumah sakit pratama - red).

KONTES MODIFIKASI - Panitia Cok Aditya menyerahkan hadiah kepada pemenang kontes modifikasi sepeda motor dalam penutupan BAG di Gedung Kesenian Gde Manik, Singaraja, Minggu (28/8) kemarin. Ketua Panitia BAG Cok Adithya mengatakan, BAG ini memang baru pertama kali digelar di Buleleng. Namun tampaknya cukup mendapatkan sambutan positif anakanak muda. Bahkan, Cok Adithya mengakui sejumlah creator modifikasi dari berbagai daerah mengikuti ajang ini. Banyak penyuka modifikasi mobil dan motor, kata Cok Adithya, bisa lebih mengekspresikan jiwa seninya. Penilaian-penilaian dewan juri banyak yang dimanfaatkan menambah wawasan para peserta. Melihat tingginya antusias penghobi otomotif ikut di BAG, dirinya bersama tim kreatif lainnya akan mengkemas BAG tahun depan lebih atraktif. Dijanjikan akan ada penambahan beberapa kegiatan. “Tahun depan tentunya akan kami kemas lebih atraktif dengan skala nasional dengan penambahan kegiatan” ucap Cok Adithya yang juga Kasubag Pemberitaan Humas Buleleng. Ajang ini juga memicu ketertarikan sejumlah warga Buleleng, khususnya pemilikpemilik mobil. Made Suma Wijaya, salah satu pengunjung yang juga penghobi otomotif berasal dari desa Bungkulan mengungkapkan, ini merupakan acara yang memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat, khususnya pecinta motor dan mobil khususnya untuk lokal Buleleng. Doni peserta modifikasi yang jauh jauh datang dari Kota Solo, Jawa Tengah men-

gatakan dirinya khusus mengikuti ajang kontes modifikasi di Singaraja ini setelah mendengar informasi dari media sosial yang di share panitia. Doni memodifikasi sepeda motor ninja tahun 2005, dengan konsep speed racing. Dia menghabiskan uang sekitar Rp 20 juta. Beberapa onderdil modifikasinya ada yang dipesan langsung dari Thailand. Panitia mempercayakan Dewan Juri pada BAG adalah orang-orang yang berpengalaman di bidang otomotif. Juri Agus Yudia mengatakan kompetisi otomotif ini memang harus lebih sering digelar di kota-kota di Bali, termasuk Singaraja. Kontes ini juga cukup positif meningkatkan daya kreativitas anak-anak muda dibidang otomotif. Bupati Putu Agus Suradnyana mengapresiasi gelaran event BAG 2016 yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-71 RI Ajang ini bisa digunakan sebagai wadah kawula muda menambah ilmu pengetahuan, mengembangkan wawasan dikalangan pecinta otomotif sekaligus mempererat tali persaudaraan. “BAG juga bisa menjadi media promosi Buleleng. Kita lihat ada komunitas otomotif dari daerah Cimahi Jawa Barat, Kota Solo Jawa Tengah, dan beberapa kota di Jawa Timur. Sepulang dari event mereka akan bercerita tentang pengalamannya selama di Buleleng,” tegas Bupati yang juga penggila otomotif ini. (ad1109)

ilah secara bijaksana. Bukan berarti masyarakat menolak penuh perubahan globalisasi. Paradigma globalisasi itu perlu dilihat eksesnya baik sisi positif maupun negatifnya. Melalui event Fesbuker yang digalang pemerintah diharapkan seni budaya dipertunjukkan di wilayah paling barat Buleleng itu berjalan tertib. “Kita perkenalkan ragam seni dan budaya di kalangan, khususnya anak-anak dan remaja. Dari

awalnya melihat kesenian generasi muda menjadi tertarik dan kemudian mereka ikut melestarikannya,” ujar Bupati PAS, Sabtu (27/8) akhir pekan lalu. Ketua Panitia Fesbuker sekaligus Camat Gerokgak Putu Ariadi Pribadi, di waktu mendatang event serupa ini dapat dipakai sebagai media efektif untuk menggali dan melestarikan seni budaya di Gerokgak. (kmb34)

’’Fesbuker’’ Wadah Pelestarian Budaya

Singaraja (Bali Post)Pelestarian seni budaya masyarakat lokal di Buleleng dituangkan dalam Festival Budaya Kecamatan Gerokgak (Fesbuker). Wadah kreativitas ini dipertunjukkan di tengah era globalisasi, tujuannya untuk mengokohkan dan juga melestarikan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Bupati Putu Agus Suradnyana, ST., mengatakan pengaruh globalisasi perlu dip-

FESBUKER - Pembukaan Fesbuker oleh Bupati PAS dengan pemukulan gong, Sabtu (27/8) lalu.

Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) mengungkapkan hal itu saat evaluasi empat tahun kepemimpinan PASStujidra di Singaraja, akhir pekan lalu. Lebih jauh Bupati mengatakan, krisis tenaga medis terjadi bukan saja saat pihaknya memimpin di Bali Utara ini. Namun situasi ini terjadi sejak era kepemimpinan bupati terdahulu. Sejak mulai memimpin, pihaknya memetakan persoalan di bidang kesehatan termasuk yang paling krusial adalah tenaga medis yang masih minim. Situasi ini tidak saja terjadi di RSUD Buleleng, juga di puskemas dan pustu di desa-desa juga sama setali tiga uang. Sejauh ini pemerintah telah mengambil upaya bagaimana krisis tenaga medis ini bisa diatasi. Upaya merekrut dokter kontrak atau petugas medis lain dilakukan. Sayang langkah itu sepertinya belum mendatangkan hasil. Pihaknya sendiri mengaku heran, sarjana kedokteran dari luar daerah tidak ada yang tertarik menjadi dokter kontrak di Buleleng. Bahkan harapan bisa menambah tenaga medis melalui jalur rekrutmen CPNS gagal. Formasi untuk dokter tidak terpenuhi lantaran tidak ada pelamar yang diterima menjadi CPNS. “Tenaga medis terutama dokter kita masih kekurangan sampai sekarang. Kita sudah kontrak dokter dengan tawaran gaji tinggi, namun tidak juga berhasil,” katanya.

Singaraja (Bali Post) – Krama Subak Sari Emas Pertiwi Desa Girimas, Sawan menyerahkan sumur bor kepada PDAM Buleleng. Selama ini pengelolaan sumur dengan debit air 10 liter perdetik ini, hanya sebagian kecil dimanfaatkan untuk irigasi pertanian dan perkebunan. Sisa air bersih itu dialirkan untuk kepentingan air minum warga. Agar pengelolaan sumberdaya air itu maksimal, karena itu krama menyerahkan hak pengelolaan sumur bor itu kepada PDAM, sesuai manajemen yang benar dan professional. Itu terungkap ketika krama Subak Sari Emas Pertiwi bertemu dengan Direksi PDAM akhir pekan lalu. Pertemuan ini dihadiri Direktur Utama (Dirut) PDAM Made Lestariana bersama Direktur Tehnik (Dirtek) Nyoman Suwitra. Kelian Subak Sari Emas Pertiwi Made Suardana usai pertemuan mengatakan, penyerahan sumur bor tersebut sebelumnya telah dibahas bersama seluruh krama subak. Dari pembahasan bersama krama sumur tersebut dikelola

Petani Khawatir Permintaan Tembakau Turun

Para petani tembakau di Buleleng mulai ramai menanggapi rencana pemerintah menaikkan harga rokok tersebut. Dipastikan harga tembakau akan terdongkrak naik bila harga rokok dinaikkan. Tetapi di sisi lain, petani justru waswas permintaan tembakau akan turun. Alasannya, pasti akan ada penurunan produksi. Bagaimanakah ekspektasi petani terkait wacana tersebut?

lagi, pemerintah juga akan menaikkan target penerimaan negara dari cukai rokok. Dengan demikian, pabrik rokok itu otomastis akan mengurangi produksinya dan otomatis pembelian bahan bakunya. Tidak itu saja, serapan tenaga kerja dipastikan turun dibandingkan sebelumnya. “Bisa jadi harga tembakau memang naik, tetapi permintaan malah akan jadi turun. Sebab pabrik rokok membatasi produksinya. Memang kebijakan ini belum jelas. Apakah nanti petani yang mendapat untungnya atau bagaimana,” katanya. Beberapa tahun sebelumnya, kata Agung, keperluan tembakau sebanyak 240 ribu ton. Dari kebutuhan itu Bali mendapat jatah memasok tembakau sebanyak 1.935 ton. Dari jumlah kebutuhan itu, petani di Buleleng hanya bisa memasok

tembakau 1.500 ton. Pasokan tembakau Buleleng ini terdiri jenis tembakau virginia 90 ton dan tembakau rajangan dan 30 ton tembakau white buerly. Sedangkan dari empat Kabupaten lainnya, yakni Jembrana 20 ton, Gianyar 200 ton, Bangli 75 ton dan Karangasem 20 ton. Jumlah ini dinilai masih kecil. Sementara potensi pengembangan budi daya tanaman tembakau di Buleleng, masih bisa dikembangkan hingga 7.000 hektar. Tetapi sejauh ini lahan yang bisa dikelola baru seluas 3.500 hektar saja. Sebanyak 600 hektar dikembangkan Gudang Garam. Malah Beringin Bali hanya setengahnya saja 300 hektar. Selain persoalan potensi lahan, petani menilai masih ada kesan monopoli dari pihak perusahaan rokok. Monopoli diupayakan mulai harga tembakau hingga kemauan perusahaan mitra petani mengembangkan tembakau lebih optimal sesuai potensi yang ada di daerah itu. “Sebenarnya, produksi tembakau yang kita pasok masih kecil. Padahal masih ada lahan potensial untuk mengembang-

Persoalan krisis tenaga medis yang belum terpecahkan itu tidak membuat pemerintah putus asa. Kebijakan yang dikeluarkan dibidang kesehatan pun dialihkan dengan focus melengkapi saran dan prasarana kesehatan, terutama di RSUD Buleleng. Salah satu yang sudah terwujud adalah pembangunan gedung IRD RSUD yang kini sudah tahap finising. Tinggal melengkapi alat kesehatan (alkes) saja. Fasilitas ini pun dipastikan mulai beroperasi akhir tahun ini. Selain itu, rumah

sakit tanpa kelas telah berhasil dibangun berlokasi di Desa Tangguwisia, Seririt. Fasilitas yang sama tahun ini kembali dibangun di Desa Girimas, Sawan. Dua rumah sakit tanpa kelas ini dibangun sesuai komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sebab, selama ini pelayanan kesehatan masih terpusat di kota kabupaten saja. Sementara akses ke wilayah Buleleng barat dan Buleleng timur masih kurang. “Sambil jalan kita terus tingkatkan sa-

rana prasarana kesehatan sehingga akses pelayanan kesehatan semakin mudah dijangkau. Siapa tahu jika sarana sudah lengkap, dokter umum atau spesialis tertarik bekerja di daerah kita,” harapnya. Di sisi lain Bupati mengatakan, upaya penyelesaian krisis tenaga medis ini tetap dilakukan. Alternatifnya dengan mendorong dibukanya program studi kedokteran di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja. Sejauh ini pemerintah daerah sangat getol mendukung bagaimana pemerintah pusat merestui keinginan Undiksha, membuka prodi kedokteran tersebut. Jika tobosan ini bisa diwujudkan, pihaknya optimis sarjana kesehatan yang berhasil dicetak itu akan bisa mengisi kekosongan peluang kerja yang sangat besar tersebut di Bumi Den Bukit ini. (kmb38)

Bali Post/kmb38

EVALUASI - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) melakukan evaluasi empat tahun kepemimpinan PAS-Sutjidra di Singaraja.

Subak Sari Emas Pertiwi Serahkan Sumur Bor

Wacana Kenaikan Harga Rokok

HAL itu memang masih berupa wacana. Jika kebijakan itu jalan, maka implikasikan ditengarai petani bisa menjadi korban. Apalagi hal itu kemudian dipolitisir, maka dampaknya akan menguntungkan kelompok tertentu saja. Sekretaris Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Bali Agung Adnyana mengatakan hal itu di Singaraja, Minggu (28/8) kemarin. Rencana pemerintah menaikkan harga rokok menjadi Rp 50.000, kata Agung Adnyana, secara otomatis akan mendongkrak harga tembakau sebagai bahan baku rokok itu. Kenaikan ini tentu akan memunculkan perolehan keuntungan bagi petani. Tetapi, situasi itu bisa jadi tidak akan ada artinya, soalnya pabrik rokok itu bisa saja akan mengurangi permintaan bahan baku. Masalahnya

11

kan komoditas itu, tetapi justru tidak dikelola karena ada panjatahan lahan oleh pihak perusahaan. Belum lagi soal harga oleh perusahaan yang kami rasakan masih ada unsur monopolinya,” jelasnya. Belakangan ini terjadi kondisi sulit, kata Agung beberapa kali musim tanam petani di daerah ini kurang baik. Petani bahkan mulai putusasa bagaimana mengoptimalkan lahan budi daya tembakau ini. Ini terbukti potensi lahan yang ada tidak mampu dikembangkan optimal. Petani menganggap antara harga penjualan dengan modal usaha tani tak sebanding. Untuk mencarikan jalan keluar persoalan ini, pihaknya mengharapkan ada kebijakan yang memihak petani. “Sejak ada kesan monopoli perusahaan itu petani mulai putus asa. Lahan yang harusnya bisa dikembangkan, justru tidak dikelola dengan baik. Mudah-mudahan sejalan dengan wacana kenaikan harga rokok ini, ada kebijakan yang memihak petani kecil. Bukan lagi menjadi monopoli perusahaan,” pintanya. (mud)

untuk kepentingan pertanian dan perkebunan di desanya. Selain itu, air sumur ini juga dialirkan sebagai sarana air bersih warga. Sejak tahun 2007, subak kuwalahan mengelolanya. Soalnya warga semakin banyak menjadi pelanggan air minum dari sumur tersebut. Jika dipaksakan, subak kesulitan modal oprasional. Karena itu sumur itu diserahkan kepada PDAM untuk dikelola lebih maksimal. “Subak hanya memanfaatkan selama 2 hingga 3 jam perhari saja. Selebihnya perlu dikelola lebih optimal menjadi air minum yang layak, karena itu kita sepakat air sumur itu diserahkan kepada PDAM,” katanya. Menanggapi hal itu, Dirut PDAM Made Lestariana mengatakan, hasil penelitian teknis menyebutkan, sumur bor itu memiliki potensi untuk menambah pasokan air minum. Dari penelitian air itu dimanfaatkan untuk kepentingan pertanian dan perkebunan sebesar 20 persen dari total kapasitas 10

liter perdetik. Dari sisa pemakaian air untuk pertanian dan perkebunan itu, pihaknya meyakini mampu menambah cakupan pelayanan air minum sekitar 500 pelanggan baru. Penyerahan sumur bor ini sudah menjadi keputusan final yang didukung Memorandum of Understanding (MoU), pihaknya

berjanji memenuhi permintaan krama yang memohon agar PDAM yang membantu pelaksanaan upacara di pura subak setempat. “Kami sudah melakukan penelitian dan debitnya cukup besar, dan setelah ini menjadi kesepakatan keinginan krama akan kita penuhi,” jelasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

KRAMA SUBAK - Pertemuan antara Krama Subak Sari Emas Pertiwi, Desa Girimas, Sawan dengan jajaran Direksi PDAM Buleleng, akhir pekan lalu.


JEMBRANA

12

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

Warga Berharap Jembatan Bambu di Pendem Diperbaiki PARADE BUDAYA – Tari Cepaka Putih yang ditampilkan dalam Parade Budaya. Tarian ini ciptaan seniman Jembrana.

Parade Budaya Tutup Rangkaian Jembrana Festival 2016

KEGIATAN Jembrana Festival yang merupakan rangkaian dari Peringatan HUT ke-121 Kota Negara, resmi ditutup. Kegiatan yang memakan waktu kurang lebih selama dua bulan dan diisi dengan 44 jenis kegiatan itu diakhiri dengan parade budaya, Minggu (28/8) kemarin. Dalam parade budaya kali ini mengambil rute sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, di mana peserta parade dilepas Bupati Jembrana I Putu Artha beserta Wakilnya, I Made Kembang Hartawan. Sebanyak 26 peserta ikut ambil bagian dalam parade kali ini. Selain menampilkan atraksi seni lokal Jembrana, juga berasal dari duta daerah lain seperti Kota Surabaya serta utusan seniman kabupaten se-Bali. Penampilan tari asli Jembrana, tari Cepaka Putih serta tari Mekepung massal berada di start terdepan urutan parade. Selanjutnya parade dimeriahkan oleh atraksi baleganjur dari sekaa SMAN 1 Negara serta SMPN 1 Negara. Keduanya merupakan pemenang lomba baleganjur tingkat remaja yang digelar Pemkab Jembrana dalam menyambut HUT Kota Negara. Atraksi baleganjur ini semakin semarak dengan kehadiran barisan pembawa keris, asep, barisan daeng, barisan tebu, bandrang, barisan kober, tedung serta umbul-umbul sebagai simbol “pengentas” atau pemberi jalan, sehingga pawai dapat berjalan lancar. Selanjutnya berturut-turut atraksi dari kontingen Kabupaten Klungkung, Buleleng, Bangli, Gianyar, Badung, Tabanan serta Kabupaten Karangasem. Juga mendapat sambutan meriah ribuan penonton yang menyaksikan parade di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman adalah penampilan duta kesenian Kota Surabaya. Dalam penampilannya, arek-arek seni Surabaya ini menampilkan

keceriaan Kota Surabaya yang metropolis namun masih mempertahankan makanan tradisionalnya, yakni semanggi dalam deretan gadis-gadis pembawa bakul, dengan gigih menjajakan makanan yang banyak digemari masyarakat setempat. Tak hanya soal seni budaya, Parade Budaya kali ini juga menyisipkan pesan program pemerintah, di antaranya program Keluarga Berencana Sejahtera. Dimana ditampilkan bagaimana perbedaan keharmonisan keluarga yang memiliki dua anak dibandingkan keluarga yang memiliki banyak anak tanpa terprogram. Intinya pemerintah daerah mengajak masyrakatnya menyukseskan program ini dengan tujuan membentuk keluarga kecil sesuai dengan kekuatan sosial ekonomi suatu keluarga, memperbaiki kesehatan dan kesejahteraan ibu, anak, keluarga dan bangsa. Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan dalam parade ini memang tidak hanya kesenian maupun budaya lokal yang ditampilkan tapi juga mengundang duta seni kabupaten se-Bali serta luar Bali. “Kita ingin dalam parade ini warga Jembrana bisa juga menikmati dan mengenal kebudayaan dari luar Jembrana, tidak hanya dari Jembrana saja,” ungkap Artha. Selain itu sesuai tema “Swakirtti Praja Desa” yang berarti membangun kesejahteraan dari desa/kelurahan, dirinya ingin ada peningkatan kesejahteraan yang dinikmati masyarakatnya dengan cara melibatkan mereka secara langsung dalam berbagai bidang pembangunan. Usai parade, rangkaian Jembrana Festival dan HUT Kota Negara ini akan ditutup dengan pementasan lawak Bali serta pementasan musik yang menampilkan beberapa seniman lokal Jembrana. (ad1110)

Bali Post/kmb

KUMPULKAN - Salah satu warga saat mengumpulkan bunga kamboja kering untuk dijual. Sebelumnya, harga bunga ini sempat meroket hingga mencapai ratusan ribu rupiah.

Negara (Bali Post) Sejumlah warga di Kelurahan Pendem masih mengandalkan jembatan bambu sebagai akses keluar permukiman. Jembatan ini sejatinya sempat diperbaiki dengan menggunakan konstruksi beton. Namun, lantaran dihantam banjir sungai, jembatan ambruk dan warga kembali membuat menggunakan bambu. Kini, warga pun berharap kepada pihak terkait supaya jembatan itu bisa diperbaiki. Bagi belasan kepala keluarga di sana, jembatan ini menjadi akses satu-satunya untuk keluar permukiman. Lantaran dari bambu, jembatan itu hanya bisa diseberangi pejalan kaki. Sejumlah warga, Sabtu (27/8) lalu mengungkapkan

selama beberapa bulan ini, warga melintasi jembatan bambu itu. Setiap hari, warga yang bermukim di seberang dan memiliki sepeda motor terpaksa ditaruh di tepi sungai atau dititipkan di rumah warga dekat jembatan. Ketika hendak masuk permukiman, mereka harus berjalan lantaran kondisi jembatan yang tidak

bisa dilalui sepeda motor. Begitu pula para murid yang tinggal di permukiman tersebut. Setiap harinya harus berjalan melintasi jembatan bambu itu. Jembatan sepanjang 20 meter itu memiliki lebar sekitar satu meter menggunakan bahan bambu yang dirangkai menjadi satu. (kmb26)

Curi Ponsel, Buruh Proyek Nyaris Diamuk Massa Negara (Bali Post) – Buruh proyek, KR (24), nyaris diamuk massa lantaran ketahuan mencuri ponsel di counter HP Arif Jaya Cell di Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo, Sabtu (27/8) malam. Beruntung anggota Babinkamtibmas Polsek Mendoyo cepat datang ke lokasi kejadian, sehingga nyawa pelaku selamat dari maut. Pelaku pun diamankan ke Polsek Mendoyo untuk diproses secara hukum yang berlaku. Informasi yang dihimpun, Minggu (28/8) kemarin menyebutkan aksi pencurian yang dilakukan pelaku itu berlangsung sekitar pukul 21.45 Wita. Sebelumnya, pelaku datang ke TKP bersama dua temannya berinisial AM dan MS. Kedatangan mereka itu hendak membeli pulsa handphone (HP). Rekan pelaku, MS saat itu membeli HP merek Evercoss senilai Rp 585 ribu. Nah, ketika pemilik counter lengah, pelaku dengan cepat mengambil ponsel tipe A75 merek Evercross yang dipajang di etalase. Begitu barang yang disasar ada di tangan, pelaku langsung beranjak pergi. Akan tetapi, baru beberapa meter keluar counter, sang pemilik menyadari bahwa ponsel yang dipajang ada

yang hilang. Yakin pelakunya adalah KR, maka pemilik counter langsung berteriak maling. Teriakan korban rupanya mengundang warga sekitar, sehingga secara bersamasama melakukan pengejaran. Pelaku pun dikepung warga. Saat ditanya, pelaku sempat berkelit dan menyangkal. Hal itu membuat warga marah dan nyaris menghakimi pelaku. Untungnya, aksi itu dapat diredam setelah anggota Babinkamtibmas dari Polsek Mendoyo turun ke TKP dan mengamankan situasi. Akhirnya, pelaku tak bisa berkelit setelah barang bukti yang dicurinya (ponsel) ditemukan warga. Kuat dugaan, begitu ketahuan mencuri, pelaku membuang ponsel tersebut. Sementara, Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana melalui Kanit Reskrim Iptu Muh. Nurul Yaqin membenarkan adanya kejadian tersebut. Pelaku kemudian diamankan di Polsek Mendoyo. Warga sempat kesal lantaran pelaku menyangkal dan membuang ponsel curian itu ke rumah tetangga korban. Namun, akhirnya aksi itu terungkap, setelah tetangga korban membawa barang bukti tersebut. (kmb26)

Negara (Bali Post) Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa, Sabtu (27/8) di halaman Gedung Kesenian Bung Karno (GKBK) melepas 15 peserta Biker Community Jembrana (BCJ) yang keliling Bali selama dua hari. Sugiasa mengatakan kegiatan ini sebagai wujud kalau masyarakat itu cinta Jembrana. “Dengan kegiatan bersepeda keliling Bali akan mengampanyekan bahwa masyarakat juga mencintai bumi makepung yang kaya akan seni dan budayanya,” katanya. Sugiasa juga menjelaskan kegiatan ini selain bertujuan untuk olahraga juga merayakan HUT ke-121 Kota Negara. Dengan bersepeda keliling Bali juga untuk menyosialisasikan ke masyarakat yang ada di luar atau seluruh Bali agar bisa mengetahui bagaimana semangat dalam membangun Jembrana yang lebih santun dan sopan. “Jadi, kegiatan gowes keliling Bali ini dengan slogan ‘Ayo Cinta Jembrana’,”

jelasnya. Pihaknya berharap dengan terus meningkatkan dan melakukan kegiatankegiatan positif, citra Jembrana bisa dibangun lagi dengan lebih baik. Ke depan Jembrana bisa lebih maju dan berkembang dengan berbagai terobosan yang dilakukan. “Kegiatan pawai atau parade budaya sebagai penutup dengan berbagai tradisi dan kesenian yang ditampilkan Minggu sore menunjukkan kalau kami semua masih melestarikan adat dan budaya juga tradisi. Kami berharap, hal ini akan terus dipupuk dan dikembangkan ke depannya sehingga tidak kalah dengan modernisasi,” harapnya. Sugiasa menambahkan para pejabat Jembrana menghibur masyarakat dengan ikut ambil bagian dalam pawai budaya, di mana menampilkan atraksi Panca Pandawa berhasil membangun kerajaan Astina Pura yang dipimpin oleh Kresna. (kmb/k100)

Ketua DPRD Jembrana Lepas Peserta BCJ Keliling Bali

Bali Post/olo

JEMBATAN BAMBU - Jembatan bambu di Kelurahan Pendem ini menjadi akses satu-satunya belasan warga untuk keluar dari permukiman.

Bunga Kamboja Kini Mulai Dicari Pengepul

Bali Post (Bali Post) Beberapa tahun lalu harga bunga kamboja meroket. Bahkan, harganya mencapai ratusan ribu per kilogram. Namun, harga itu hanya bertahan beberapa bulan saja. Seiring berjalannya waktu, bunga kamboja pun sempat tidak laku selama enam bulan belakangan. Namun, keberadaan bunga kamboja akhir-akhir ini mulai dicari para pengepul. Harga per kilogramnya Rp 5.000. Salah seorang warga Yehembang, Dewa Ayu Mulyawati, Minggu (28/8) kemarin menyebutkan bunga kamboja ini sempat menjadi primadona di kalangan masyarakat. Selain sebagai sarana upacara keagamaan, beberapa tahun lalu, harganya sangat tinggi. Untuk itu, banyak masyarakat menanam pohon kamboja di pekarangannya masing-masing. Ia mengatakan, harga bunga kamboja kering sempat mencapai Rp 120 ribu per kilogramnya. Harga itu sempat bertahan sampai enam bulan. Menurutnya, bunga kamboja yang istilah Balinya

bunga jepun ini diburu banyak saudagar karena digunakan sebagai bahan kosmetik, minyak wangi maupun dupa. Bahkan, sampai diekspor ke luar negeri, sehingga harganya melambung tinggi. Bahkan, ada warga yang berani mengontrak lahan khusus menanam kamboja kala itu. Karena harganya meroket, banyak warga yang menggantungkan penghasilannya dari hasil menjual bunga kamboja kering. Ratarata, dalam sehari masingmasing warga bisa menjual dua sampai lima kilogram. Namun, lama kelamaan harga bunga ini terus terpuruk. Dari harganya Rp 120, menjadi Rp 50 ribu. Penurunan itu dalam waktu setahun. Kemudian, turun lagi hingga harganya Rp 10 ribu per kilogram. Mirisnya, selama enam bulan sama sekali tidak laku, sehingga warga yang mempunyai pohon kamboja membiarkan bunganya rontok dan berserakan di halaman rumahnya. Demikian halnya saudagar yang biasanya keliling kampung tiap hari sama

sekali tidak ada yang muncul. Meski demikian, ia mengaku tetap mengumpulkan bunga kamboja meski tidak laku. Bahkan, sekarang ini ia mempunyai 40 karung ukuran 100 kg bunga jepun kering. “Itu saya kumpulkan selama enam bulan belakangan ini,” jelasnya. Sekarang ini, menurutnya, bunga kamboja tampak mulai digandrungi. Hal itu dibuktikan dengan adanya saudagar yang kembali berkeliling kampung lagi untuk membeli bunga kamboja. Namun, harganya baru Rp 5.000 per kilogram. Sementara Zaenal (43), salah satu saudagar bunga kamboja asal Jember yang ditemui di Desa Yehembang, Mendoyo membenarkan sejak seminggu ini mulai ada harganya. Bunga ini mulai laku lagi. “Saya beli di masyarakat Rp 5.000 per kilogram,” terangnya. Menurutnya, bunga kamboja yang dibelinya itu dikirim ke pengepul di Banyuwangi. Bunga kering tersebut akan digunakan sebagai bahan dupa, minyak wangi dan kosmetik. (kmb)

MELEPAS - Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa ketika melepas peserta Biker Comunity Jembrana (BCJ) yang akan keliling Bali.


KARANGASEM

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

13

Jelang Puncak Usaba Dangsil

Ratusan ”Daha-Truna” Bungaya Bawa ”Paturunan”

PEMENANG - Ni Komang Ary Dharmayanti (dua dari kanan) saat menerima hadiah sebagai pemenang.

Denpasar Film Festival

Siswa SMK PGRI Amlapura Juara I Lomba Film Dokumenter

PERKEMBANGAN dunia sinematogra makin menggeliat di kalangan pelajar. Pemkot Denpasar makin gencar melakukan pembinaan film independen dan dokumenter yang dibuat oleh pelajar. Proses pembinaan dilakukan melalui workshop dan festival–festival yang bekerja sama dengan pihak kompeten di dunia perfilman. Salah satunya melalui Denpasar Film Festival yang diselenggarakan setiap tahun. Pada ajang ini, SMK PGRI Amlapura yang ikut dalam lomba film dokumenter berhasil merebut juara I untuk kategori pelajar. Malam penganugerahan serangkaian 7 tahun Denpasar Film Festival diselenggarakan di Istana Taman Jepun, Denpasar, Minggu (21/8) lalu. Hadir Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Plt. Kadis Kebudayaan Kota Denpasar Ni Nyoman Sujati, serta sejumlah seniman dan pemerhati film di Kota Denpasar. Salah satu yang hadir dan cukup menyita perhatian adalah Slamet Raharjo. Dia sutradara film terkenal yang sudah tidak diragukan lagi sepak terjangnya di dunia sinematografi tanah air. Sebelum menggelar serangkaian lomba, ajang Denpasar Film Festival juga mengagendakan serangkaian pelatihan. Dari hasil pelatihan itu, peserta dipandu membuat film berdurasi dua sampai lima menit. Peserta dari tingkat SMP dan SMA/SMK se-Bali ini juga mendapat dana stimulan sebesar masing–masing Rp 2 juta untuk dilombakan. Lomba film dokumenter untuk umum berjumlah 67 peserta dari seluruh Indonesia. Kategori umum ini dicari unggulan dan satu terbaik. Sedangkan kategori pelajar dikhususkan yang berdomisili di Bali, mencari tiga pemenang. Dalam kesempatan ini, pada katergori Pelajar film ”Penting” karya Ni Komang Ary Dharmayanti (SMK PGRI Amlapura) tampil sebagai juara I, disusul “Pemuek” karya Ni Kadek Sriani (SMAN 1 Susut, Bangli) sebagai juara II dan “PDAM Leak” karya Gung Mayun (SMAN 1 Semarapura) sebagai juara III. Film “Penting” dianggap sebagai film terbaik oleh para juri. Mereka yang terlibat dalam penilaian karya, seperti Slamet Rahardjo Djarot, Lawrence Blair, Rio Helmi, Bre Redana, I Made Bandem dan Wayan Juniarta. Dalam film “Penting” tersebut, Ni Komang Ary Dharmayanti berusaha menyoroti kondisi perangkat gamelan penting. Alat musik tradisional ini kerap digunakan dalam pementasan genjek maupun cakepung. Namun kini gamelan penting justru dilupakan dan terpinggirkan. “Di Karangasem sekarang hanya ada satu orang yang bisa membuat. Beliau namanya I Wayan Rai, tinggal di Jalan Ngurah Rai. Beliau yang masih intens membuat gamelan penting dan bermain penting,” ujar sang sutradara, Ary Dharmayanti, Minggu (28/8) kemarin. Putu Doantara Yasa pembina film di SMK PGRI Amlapura mengungkapkan, film itu sebenarnya adalah karya tugas akhir siswanya. “Kami mendorong agar film ini tidak hanya disimpan di lemari, tapi coba diikutkan dalam festival. Ternyata bisa dapat juara. Ini lompatan penting bagi kami, biar siswa kami tidak malu-malu lagi menunjukkan karyanya. Bukan sebatas untuk kepuasan pribadi saja,” katanya. (kmb31/100k)

Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya

Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura

0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483

Amlapura (Bali Post)Sehari menjelang puncak Usaba Dangsil, ratusan DahaTruna Desa Adat Bungaya, Kecamatan Bebandem mulai membawa paturunan ke Pura Bale Agung, Minggu (28/8) kemarin. Sakingnya banyak Daha- Truna di desa tua ini, iring-iringan Daha Truna di sepanjang jalan menuju Pura Bale Agung menjadi pemandangan cukup unik. Ratusan Daha dan Truna dari berbagai umur silih berganti membawa paturunan itu. Uniknya, Daha Truna yang masih kecil terus didampingi kerabatnya untuk berjaga-jaga bila terjadi sesuatu di jalan. Seorang Teruna membawa paturunan dua ayam yang sudah bersih, masing-masing ayam putih kuning dengan ayam putih tulus. Selain

ayam, Truna juga membawa paturunan berupa beras dan ajengan abesatak. Sedangkan Daha membawa paturunan pisang keladi atau pisang kayu sebanyak dua ijas (tandan-red). Ijasan pisang ini harus berisi setidaknya 14 buah pisang. “Pisangnya harus mulus, tidak boleh cacat atau kores,” kata salah satu panitia Usaba Dangsil 2016, I Gede Panca Andriawan, Minggu (28/8) kemarin. Seluruh paturunan itu dibawa ke Bale Agung. Daha dan Truna Wayanan membawanya ke Bale Agung sebelah timur. Sedangkan Daha dan Teruna Nyomanan membawanya ke Bale Agung ke sebelah barat. Iring-iringan Daha Teruna ini tidak boleh dilewati sembarangan. Proses ini dijaga ketat para pecalang desa setempat

DPRD Karangasem Berharap Toleransi, Pemprov Menolak Amlapura (Bali Post) –

Menurut Iwan Suparta, keputusan pihak Pemprov Bali menegakkan aturan bagi galian C bodong dan tidak diberikan toleransi membuka lagi galiannya. Dikatakan, keputusan itu diambil melalui rapat yang melibatkan Pemkab Karangasem beberapa hari lalu. Menurutnya, karena Pemprov tak memberi toler-

ansi, pihaknya di Karangasem selaku satuan kerja perangkat daerah (SKPD) penegakan Perda, juga mesti mendukung. Iwan Suparta menegaskan, Satpol PP Pemkab Karangasem juga turun melakukan pemantauan di Selat, Minggu (28/8) kemarin. Tak ada galian C bodong di wilayah itu yang membuka galiannya. Ditemu-

kan ada dua truk pengangkut aspal. Sejumlah truk dari luar Karangasem, lewat di Selat dan pihak Satpol PP ditanyai, apakah mereka boleh membeli pasir sisa penggalian sebelumnya. ”Kami katakan, di wilayah galian C di Selat seperti di Sebudi, tak ada usaha galian yang berizin. Kalau membeli pasir legal, kami sarankan ke

usaha galian berizin di wilayah Kecamatan Bebandem atau ke Kubu. Akhirnya, sopir truk itu tak jadi membawa truknya ke Sebudi. Kemarin sudah tak ada truk yang naik atau turun membawa galian di Selat,” papar Iwan Suparta. Dihubungi sebelumnya, Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi mengatakan, pihaknya tak terlalu khawatir kalau akibat galian C bodong ditutup, pendapatan asli daerah (PAD) Karangasem akan anjlok, sampai berakibat DPRD tak menerima gaji. Menurutnya, dari PAD yang sumbernya pajak galian C tahun sebelumnya mencapai

Amlapura (Bali Post) Warga miskin di Karangasem masih banyak yang belum memiliki rumah layak huni. Mereka tinggal di gubuk dalam satu atau dua balai bersama seluruh anggota keluarganya. Dari pantauan, Minggu (28/8) kemarin salah satu warga yang masih tinggal di gubuk sekaligus dapur, di antaranya nenek Ni Nengah Nyanggri (78). Nyanggri yang telah renta tinggal bersama seorang anak perempuannya Ni Wayan Wage (25). Ironisnya, Wage cacat, lumpuh sejak kecil. Dia buang air besar dan kecil dari balai-balainya. Dia hanya bisa berbaring lemah tanpa daya. Menggeser tubuhnya pun gadis itu tak mampu. Badannya kotor. Nenek Nyanggri sudah ditinggal mati suaminya sejak tujuh tahun lalu. Dia memiliki dua anak laki. Keduanya merantau menjadi buruh serabutan di Denpasar. Bahkan, salah satunya juga mengasuh anaknya yang lumpuh, tinggal di Renon.

Nyanggri tinggal memiliki satu gubuk berdinding batako. Ketika suaminya masih hidup, bangunan itu dulu sesungguhnya dapur. Setelah suaminya tiada, rumah tempat tidurnya atapnya hancur. Karena dia sudah renta, dia tak mampu memperbaiki rumah tempat tidurnya. Mereka berdua lantas memanfaatkan dapurnya sebagai tempat tidur. Ni Wage tidur di balai-balai sempit. Nenek Nyanggri tidur di satu balai sempit di sebelahnya. Pakaian lusuh digantung di dinding. Sementara rumah tempat tidurnya, sudah tak mampu dia perbaiki. Atapnya dari beluhu (sejenis rumput) sudah berlubang dan tinggal 30 persen atapnya. Karena telah renta, Nyanggri juga tak bekerja. Mereka berdua mengandalkan bantuan beras miskin (raskin). Kalau raskin habis, dia dibantu tetangganya Nyoman Rarud membawakan makanan. Ni Wage memang sudah terdaftar mendapat bantuan sebagai warga cacat permanen dari Kemensos RI. Besar bantuan

Rp 300 ribu per bulan. Namun, pencairan bantuannya tiap empat atau enam bulan. Dihubungi terpisah, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengakui masih ada 2.917 KK rumah tangga miskin (RTM) yang belum memiliki rumah layak huni. Mereka umumnya tinggal di wilayah perbukitan. Rumah penduduk itu terpencar, dengan akses jalan ke sana sangat sulit. “Karena APBD Karangasem terbatas untuk alokasi membantu bedah rumah, kami berharap tetap mendapat bantuan stimulan rumah swadaya dari Kementerian PUPR,” ujar Mas Sumatri. Kepala Bappeda Karangasem Ketut Sedana Merta menambahkan, tahun ini Karangasem mendapatkan jatah bantuan stimulan perumahan swadaya sebanyak 1.106. Namun dari 1.106 itu, setelah diverifikasi sebanyak 140 dibatalkan atau dicoret. Mereka yang dicoret karena sebelumnya sudah pernah mendapatkan bantuan serupa. (013)

GUBUK - Nenek Nyanggri tinggal bersama anaknya yang cacat, Ni Wage, di gubuk di lereng bukit Banjar Abian Canang, Desa Ulakan, Karangasem.

DPRD Karangasem melalui Ketua Nengah Sumardi berharap ada toleransi bagi pengusaha galian C bodong alias tak berizin di Karangasem. Harapannya sampai Desember ini diberikan menggali dan menjual pasir, sampai proyek pemerintah tuntas tahun ini. Namun, Pemprov Bali tak memberikan toleransi itu demi penegakan hukum. Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Pemkab Karangasem Iwan Suparta, Minggu (28/8) kemarin.

Rp 86 miliar, bukan untuk menggaji Dewan. Pajak itu untuk pembangunan, ada untuk perbaikan infrastruktur jalan kabupaten atau untuk APBDes dalam bentuk bagi hasil pajak. Sumardi mengatakan, meski pajak galian C bukan seluruhnya untuk kegiatan Dewan, pihaknya nantinya segera berkoordinasi dengan pihak Pemprov Bali. Diharapkan ada jalan ke luar terkait polemik galian C bodong itu. “Siapa tahu Pemprov Bali memberikan toleransi sampai Desember ini karena banyak proyek yang harus segera dituntaskan,” paparnya. (013)

Ribuan Warga Karangasem Belum Miliki Rumah Layak

Pohon Tumbang Hancurkan Rumah di Liligundi Namun, meski saat itu berada di dalam rumah, kedua pasangan suami istri ini selamat dari malapetaka itu. Akibat tertimpa pohon kelapa, sebagian rumah korban hancur. Seluruh barang di dalam kamar juga ikut tertimbun. Perbekel Bebandem Partadana saat meninjau ke lokasi kejadian mengatakan, korban merupakan salah satu warga miskin di Bebandem. Untuk penanganan sementara, korban diminta tidak menempati rumahnya. Dia sementara diminta tinggal di dalam tenda untuk menghindari peristiwa susulan. Selanjutnya, keluarga miskin ini juga akan diusulkan untuk memperoleh bedah rumah. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. “Kami sudah himbau kepada tokoh masyarakat dan warga di tegalan agar mewaspadai dampak angin kencang. Kalau ada pohon tinggi di sekitar rumah, sudah kami sarankam sebaiknya mengungsi dulu,” katanya. Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa mengaku sudah melakukan penanganan ke lokasi. Pihaknya mengerahkan satu unit mobil Double Cabin BPBD dan personil ke

Bali Post/kmb31

PETURUNAN - Para Daha dan Truna saat membawa peturunan ke Pura Bale Agung.

Terkait Galian C Bodong

Angin Kencang

Amlapura (Bali Post) Cuaca buruk kembali menerjang Karangasem. Angin kencang sepanjang hari di desa-desa membuat situasi mencekam, Minggu (28/8) kemarin. Pohon kelapa juga bertumbangan di tegalan. Akibatnya, pohon tumbang menimpa salah satu rumah di Banjar Dinas Liligundi, Desa Bebandem hingga hancur. Angin kencang sudah terjadi sejak dua hari terakhir. Saat itu pemilik rumah I Komang Jata Sumarta bersama istrinya Ni Komang Korma berada di dalam rumah. Sejak awal Jata mengaku khawatir, karena di sekitar rumahnya banyak tumbuh pohon kelapa. “Sebelum rumahnya tertimpa pohon kelapa, korban bersama istrinya sempat pindah kamar. Kebetulan istrinya sedang sakit,” kata Perbekel Bebandem I Gede Partadana, Minggu (28/8) kemarin. Beruntung penghuni rumah sempat pindah kamar. Soalnya, ketika pohon tumbang sekitar pukul 09.00 Wita, pohon kelapa langsung menerjang rumahnya. Satu kamar dari tiga kamar di sebelah kiri rumahnya hancur. Posisi pohon tumbang dengan penghuni rumah di dalam saat itu hanya sekitar dua meter saja.

dari setiap sudut jalan. Proses ini berlangsung cukup lama, sejak pagi hingga siang hari. Sebab, setiap Ttruna dan Daha bolak-balik membawa peturunan langsung dari rumahnya dengan berjalan kaki. Pandayan Agung Daha Teruna di Bale Agung ini selanjutnya dilanjutkan dengan Manda pada sore hari. Pelaksanaannya sama dengan pelaksanaan Manda sebelumnya. Setelah itu, baru Truna Nyomanan pulang mengambil wewijilan ambu dan pelawa. Keduanya akan dibawa ke Pura Penataran yang akan digunakan untuk menghias palinggih dan gedong di purapura. Ambu dan pelawa itu baru akan dibawa pada saat puncak Usaba Dangsil yang akan diselenggarakan, Senin (29/8) hari ini. (kmb31)

Bali Post/kmb31

HANCUR - Rumah korban sebagian nampak hancur setelah ditimpa pohon kelapa, Minggu (28/8) kemarin. lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Petugas langsung memotong-motong pohon kelapa dan membersihkan rumah korban dari puingpuing. Pihaknya meminta warga tetap waspada terhadap cuaca buruk ini, khususnya rumah warga yang berada di tengah tegalan. Kewaspadaan ini untuk mencegah terjadinya korban jiwa bila terjadi angin kencang dan menumbangkan pohon yang bisa menimpa rumah lagi. Pohon tumbang juga ter-

jadi di Desa Bugbug, sore kemarin. Pohon tumbang menimpa kabel listrik di sekitarnya. Untuk melakukan penanganan, BPBD berkoordinasi dengan PLN karena pohon tersebut menimpa kabel induk PLN. Pohon yang tumbang, pohon kelapa dan pohon intaran setinggi lima meter. Pohon tumbang ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Sedangkan penanganannya sudah dapat ditangani dan lalulintas kembali normal. (kmb31)

Bali Post/013


TABANAN

14

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

Pelantikan Pengurus Soal Proyek Panggung Terbuka di Tanah Lot IDI Tabanan Masa Bakti 2016-2019

Asal Sesuai Aturan, Bupati Tak Anti-Investor

Tabanan (Bali Post) – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tabanan periode 2016-2019 dilantik di ruang rapat Kantor Bupati Tabanan, Sabtu (27/8). Pelantikan dilakukan Ketua IDI Wilayah Bali dr. Kompyang Gautama. Acara dihadiri Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Made Dirga. Ada pun Ketua IDI Tabanan periode 2016-2019 adalah dr. I Nyoman Wisnu Berata, M.Kes. Bupati Eka mengatakan dokter mempunyai peranan penting dalam memberikan kontribusi yang besar untuk membangun bangsa. Dengan sehatnya masyarakat maka akan siap membangun Tabanan Serasi. “Cerdas saja tidak cukup untuk membangun bangsa tanpa kesehatan. Cerdas dan sehat yang utama. Jika masyarakat sehat, saya yakin mereka siap diajak membangun Tabanan Serasi,” tegasnya. Ia berpesan kepada para dokter untuk bekerja dengan tulus dan ikhlas karena dokter merupakan harapan masyarakat. Jalinan kerja sama yang baik dengan pemerintah diharapkan bisa bersama-sama memberikan yang terbaik bagi Tabanan. “Saya sangat berharap masukan dan harapan dari IDI, untuk sama-sama memberikan yang terbaik bagi Tabanan,” jelasnya. Kompyang Gautama menyampaikan, dokter dikenal sebagai profesi pekerja keras, terus belajar sepanjang hayat, dan menilai diri sendiri dalam kemampuan menangani pasien. Para dokter diminta menerapkan trias peran, yakni mampu berperan sebagai Agent of Treatment, Agent of Change dan Agent of Development. Ketua Panitia dr. Wayan Arya Putra menambahkan, pelantikan pengurus IDI Cabang Tabanan ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor 00375/PB/A.4/06/2016 tertanggal 21 Juni 2016 dengan tiga struktur baru. Pengurus IDI Cabang Tabanan berjumlah 39 orang. Tiga struktur baru yang dibetuk, yaitu dewan penasihat yang terdiri atas Ketua IDI, MKEK (Majelis Kehormatan Etik Kedokteran) dan BHP2A (Badan Biro Hukum Pembinaan dan Pembelaan Anggota). (kmb/k250)

Bali post/kmb

PELANTIKAN - Pelantikan pengurus IDI Tabanan masa bakti 2016-2019, Sabtu (27/8).

Suara Tabanan Pakaian Adat dan Parkir

Saya setuju setiap Kamis, Purnama dan Tilem, siswa mengenakan pakaian adat untuk melestarikan budaya Bali. Tidak masalah buat siswa karena ini proses pembelajaran. Terkait areal parkir di BRSU Tabanan yang sangat terbatas, saya mohon kepada instansi terkait agar mengizinkan kendaraan parkir di Jalan Pahlawan supaya tidak memberatkan keluarga pasien. Kalau bisa di belakang rumah sakit dibangun parkir bertingkat dan pegawainya tidak selalu membawa mobil saat kerja. Suardana, Tabanan

Tabanan (Bali Post) -

Proyek panggung terbuka (open stage) yang dibangun di Tanah Lot tepatnya di laba Pura Pekendungan ditanggapi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Minggu (28/8) kemarin. Menurut Eka, komisi gabungan DPRD Tabanan yang turun ke lokasi mendapati gambar bangunan yang tidak sesuai dengan lapangan dan perizinan yang dimiliki sejak 2009. Eka mengatakan izin yang didapatkan lewat investor sebelumnya, yaitu Surya Mandala, sudah tidak berlaku lagi karena tidak diperpanjang. ‘’Karena sudah mati, izin-izin yang diperlukan harus diurus ulang dari awal,’’ ujarnya. Pihaknya sebagai pimpinan daerah tidak anti akan masuknya investor di Tabanan asal dalam membangun mengikuti aturan. Investor proyek panggung terbuka di Tanah Lot harusnya mendapatkan rekomendasi dari DTW Tanah Lot. Selain itu, setiap investasi yang ada di lokasi tersebut tidak hanya memperhatikan soal sekala seperti persoalan izin, tetapi juga niskala. “Karena itu kawasan suci, selain soal perizinan, juga harus diperhatikan soal niskala-nya,” katanya. Untuk itu, Bupati Tabanan minta pihak investor proyek The Mandala mengurus izin yang diperlukan. Apalagi panggung terbuka tersebut

dikabarkan hendak diluncurkan dua bulan mendatang. ‘’Ini mau dilaunching dua bulan lagi, tapi izinnya tidak diperpanjang. Semestinya menyampaikan ke pemerintah dan mengurus izin dulu dengan datang ke Badan Perizinan,’’ ungkapnya. Jumat (26/8) lalu, gabungan komisi DPRD Tabanan dipimpin Wakil Ketua Ni Nengah Sri Labantari melakukan sidak ke lokasi pembangunan panggung terbuka tersebut. Dewan melalui anggota Komisi I, I Gede Suadnya Dharma, meminta investor PT Horizon Surya Gemilang memperlihatkan izin yang dimiliki. Lusiana selaku direktur memperlihatkan izin yang diterbitkan tahun 2009. Ia menyatakan sejak disidak Satpol PP, pihaknya menghentikan pembangunan panggung dan tempat ganti pakaian pemain. “Kami sedang mengurus izin yang baru. Pekerjaan dihentikan sampai izin keluar,” kilahnya. (kmb24)

Bali Post/kmn24

Perguruan Siwa Murti Kembali Gelar Pengobatan ”Niskala” di Tabanan

PERGURUAN Siwa Murti kembali menggelar kegiatan bakti sosial berupa pengobatan niskala secara gratis di Kabupaten Tabanan. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pengobatan medis oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Tabanan ini berlangsung di Wantilan Pura Luhur Puncak Tinggah, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Minggu (28/8) kemarin. Pengobatan diikuti ratusan warga Desa Angseri. Menariknya, ada wisatawan yang mengikuti pengobatan niskala ini. Mereka sengaja datang jauh-jauh untuk ambil bagian dalam acara yang digelar Perguruan Siwa Murti di Tabanan untuk kesekian kalinya ini. Kegiatan dibuka Bupati Tabanan sekaligus Penasihat Perguruan Siwa Murti, Ni Putu Eka Wiryastuti. Hadir penasihat lainnya Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara. Seperti yang sudah-sudah, selaku penasihat perguruan, Bupati Eka menyempatkan diri ngayah mengobati langsung warga yang menjadi peserta pengobatan. Tidak ketinggalan Pinisepuh Perguruan Siwa Murti Dr. Jero Mangku Made Subagia dan seluruh anggotanya serta Dandim 1619/ Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan datang bersama jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Tabanan. Camat Baturiti Tos Parta selaku ketua panitia menjelaskan, kegiatan pengobatan niskala dan pengobatan medis ini mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat. Ratusan warga memanfaatkan layanan ini. “Sampai siang 228 orang yang mendaftarkan diri. Jumlah ini terus bertambah karena pagi hari rata-rata masyarakat masih menjalankan kesibukannya,” tuturnya.

Kegiatan pengobatan diisi pembagian paket sembako gratis oleh Ekalawya Educare Foundation kepada 100 rumah tangga miskin (RTM) di Desa Angseri. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus terlaksana,” imbuhnya. Eka Wiryastuti menegaskan, pengobatan niskala akan menjadi program berkelanjutan Perguruan Siwa Murti sebagai bentuk yadnya dan kewajiban kepada masyarakat. “Kami sebagai pemimpin harus membantu masyarakat, salah satunya di bidang kesehatan. Bukan hanya sekala, tapi juga niskala,” ujarnya. Kegiatan ini, sambungnya, juga sebagai bentuk investasi karma dengan membantu masyarakat. Perguruan

Siwa Murti berusaha terus turun ke masyarakat untuk menggelar kegiatan usadha. “Ini saya lakukan murni karena ketulusan,” ungkap Eka. Jero Mangku Made Subagia menjelaskan, dalam agama Hindu ada kewajiban bagi pemimpin mengabdi dan melayani masyarakat. “Salah satunya dalam bidang kesehatan. Kami menyambut baik kegiatan pengobatan niskala dan sekala yang dilakukan secara medis ini,” tandasnya. Usadha adalah bentuk pengobatan tradisional yang sudah ada sejak dahulu dan lekat dengan kultur masyarakat di Bali. “Jauh sebelum ada medis, usadha sudah ada. Tidak ada salahnya kita back to nature,” paparnya. (ad1114)

PENGOBATAN – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang juga Penasihat Perguruan Siwa Murti, mengobati seorang warga di Wantilan Pura Luhur Pucak Tinggah, Angseri, Baturiti, Minggu (28/8) kemarin.

Warung Global

Setuju, Bahaya Rokok Masuk Kurikulum SD

SEBAIKNYA pabrik rokok di seluruh Indonesia ditutup saja. Pemerintah bisa mencari sumber pendapatan dari yang lainnya. Rokok merusak pikiran, bukan menenangkan untuk dapat berkreativitas. Inilah komentar Agung Jaya di Denpasar dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Bahaya Rokok Masuk Kurikulum SD’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Sabtu (27/8). Becik di Tuban setuju bahaya merokok dimasukkan kurikulum SD. Anak didik diberi tahu sejak dini akan bahaya merokok sehingga nantinya tidak merokok serta memberi tahu per-

okok untuk berhenti karena membahayakan kesehatan dirinya dan orang lain. Menurut Febri di Denpasar, Menteri Pendidikan ini programnya aneh-aneh. Yang perlu dimasukkan kuri-

kulum pendidikan mestinya moral dan etika, bukan bahaya merokok karena anak didik sudah dianjurkan dan dinasihati orangtuanya di rumah agar tidak merokok. Lain menteri lain pula kebijakannya biar berbeda. Ireng di Bajera menyebut bukan asap rokok saja, namun ada aroma jahat lain di alam ini. Sah-sah saja harga rokok dimahalkan atau pabriknya ditutup. Masyarakat agar diberikan informasi dan kejernihan pikiran agar bisa hidup sehat dan mencapai kesejahteraan. Suard ana di Tabanan berpendapat lain. Rokok

tidak pasti sebagai penyebab kematian atau penyakit kanker. Ada dua kemungkinan akibat merokok, yakni membunuh penyakit atau membikin penyakit. Bahaya merokok dimasukkan kurikulum untuk memberi kejutan. Seharusnya pendidikan budi pekerti serta pengamalan dan penghayatan Pancasila dan UUD 1945 yang dimasukkan kurikulum dan di sana disisipkan bahaya merokok. Segala bentuk peringatan bahaya merokok sudah ditulis di pembungkus rokok untuk mengurangi perokok. Kalau dimasukkan kuriku-

lum, Tut Dawi di Abiansemal yakin tidak akan mampu mengurangi jumlah perokok. Harga rokoklah yang harus dipermahal. Gede Biasa dan Gubar di Denpasar juga tidak setuju bahanya merokok dimasukkan kurikulum. Cukup diselipkan di pelajaran lainnya karena ini bukan untuk ahli tidak merokok. Yang perlu adalah bidang disiplin ilmu untuk memudahkan kehidupannya sendiri, lingkungan dan dunia. Sudah ada larangan merokok di tempat umum, bila ada yang melanggar agar diberi sanksi yang tegas. (dika)

SIDAK - Komisi Gabungan DPRD Tabanan melakukan sidak ke proyek The Mandala milik PT Horison Surya Gemilang di kawasan Surya Mandala Culture Park Tanah Lot, Desa Beraban, Kediri, Jumat (26/8).

Veteran Dukung Gerakan Tolak Reklamasi Tabanan (Bali Post) – Veteran dari Tabanan, I Wayan Rugeg (99), mendukung gerakan masyarakat Bali menolak reklamasi Teluk Benoa. Menurut pria asal Dusun Pekandelan, Desa Kerambitan, ini perjuangan untuk menolak reklamasi Teluk Benoa harus berlanjut. Pejuang Angkatan 45 itu menuturkan, dulu wilayah Teluk Benoa hanya hamparan rawa tanpa ada satu pun rumah penduduk. Tempat ini disebutnya kawasan suci yang patut dijaga. ‘’Tidak ada yang Bali Post/kmb24 salah dengan pembangunan seI Wayan Rugeg lama tidak merugikan lingkungan dan rakyat banyak,’’ katanya, Jumat (26/8) lalu. Menurutnya, reklamasi atau menimbun laut akan berefek pada pantai lainnya di Bali. Sebelum reklamasi di Pantai Serangan, Pantai Kelating, Kerambitan, sangat luas sehingga masyarakat tidak susah saat menjalankan upacara melasti. Namun, sekarang air laut telah mencapai daratan sehingga banyak tanah milik petani yang hilang karena abrasi dan masyarakat pun sulit melakukan upacara keagamaan. Petani garam dan nelayan yang menggantungkan hidupnya di pantai tersebut juga terkena getahnya. Akibat abrasi, kelompok nelayan dan petani garam bubar dan meninggalkan pekerjaannya. “Kini di Pantai Kelating dibangun senderan setinggi dua meter agar tidak terjadi abrasi lebih parah,” ujarnya. Rugeg berharap pemimpin di Bali yang dipilih oleh rakyat mau mendengarkan aspirasi masyarakat. “Pemimpin yang dipilih rakyat tetapi melawan suara rakyat sama saja dengan senjata makan tuan,” tegasnya. (kmb24)


15

Senin Umanis, 29 Agustus 2016 Hasil Pertandingan Liga Spanyol Eibar vs Valencia 1-0 Leganes vs Atletico Madrid 0-0 Osasuna vs Real Sociedad 0-2 Real Madrid vs Celta Vigo 2-1 Espanyol vs Malaga 2-2 Real Betis vs Deportivo Coruna 0-0 ------------------------------------------------------------1. Real Madrid 2 2 0 0 5-1 6 2. Deportivo Coruna 2 1 1 0 2-1 4 3. Leganes 2 1 1 0 1-0 4 4. Barcelona 1 1 0 0 6-2 3 5. Sevilla 1 1 0 0 6-4 3 6. Las Palmas 1 1 0 0 4-2 3 7. Sporting Gijon 1 1 0 0 2-1 3 8. Eibar 2 1 0 1 2-2 3 9. Real Sociedad 2 1 0 1 2-3 3 10. Malaga 2 0 2 0 3-3 2 Pencetak gol : 3 - Luis Suarez (Barcelona), Gerard (Espanyol) Liga Prancis AS Nancy vs Guingamp 0-2 Dijon FCO vs Olympique Lyon 4-2 Metz vs Angers SCO 2-0 Montpellier HSC vs Stade Rennes 1-1 Nice vs Lille 1-1 Caen vs Bastia 2-0 Marseille vs FC Lorient 2-0 ------------------------------------------------------------1. Guingamp 3 2 1 0 6-3 7 2. Nice 3 2 1 0 3-1 7 3. PSG 2 2 0 0 4-0 6 4. Lyon 3 2 0 1 7-4 6 5. Caen 3 2 0 1 5-4 6 6. Metz 3 2 0 1 5-5 6 7. Toulouse 2 1 1 0 4-1 4 8. Monaco 2 1 1 0 3-2 4 9. Marseille 3 1 1 1 3-2 4 10. Stade Rennes 3 1 1 1 3-2 4

Rashford Penyelamat MU London Pelatih Manchester United (MU) Jose Mourinho percaya Marcus Rashford pasti mampu membuktikan kehebatannya setelah dia membawa the Red Devils meraih kemenangan tipis 1-0 atas Hull City pada pertandingan Liga Utama Inggris, Minggu (28/8) kemarin. Gol pemain pengganti di injury time itu menunjukkan kualitasnya. Rashford yang mengukir 8 gol dalam 18 pertandingan musim lalu, masuk tim inti pada Februari lalu dan dipanggil memperkuat Inggris di Piala Eropa 2016 di Prancis. Namun musim ini, penyerang berusia 18 tahun itu tiga kali menghuni bangku cadangan dan baru kemarin tampil di lapangan. Mourinho mempercayakan barisan depan kepada penyerang veteran Zlatan Imbrahimovic yang sejauh ini telah menghasilkan tiga gol dalam tiga pertandingan. Dalam konferensi pers sehari sebelum pertandingan di The Kingston Communications Stadium, Mourinho menjelaskan bahwa Rashford akan diberikan kesempatan tampil di berbagai kompetisi. Pemain muda timnas Inggris itu kemudian dipuji setelah golnya di injury time membawa MU menang 1-0 atas tuan rumah Hull City. ‘’Marcus Rashford punya banyak peluang di masa mendatang,’’ puji Mourinho yang

Pencetak gol : 6 - Alexandre Lacazette (Olympique Lyon)

memasukkan dia untuk menggantikan gelandang Juan Mata pada menit ke-71. ‘’Dia membuat perbedaan untuk kami. Dia membuat banyak persoalan pada lawan dan saya gembira dengan dia dan tim. Meski bertahan, kami mampu mengendalikan serangan balik mereka,’’ tambah Mourinho yang timnya belum terkalahkan dalam tiga pertandingan di awal kompetisi. MU dibuat frustrasi dengan pertahanan ketat Hull, sebelum Rashford mencetak gol dengan mengonversi umpan silang Wayne Rooney. Gelandang Paul Pogba tak berkutik di lini tengah menghadapi pengawalan ketat tuan rumah, namun dia nyaris mencetak gol larut melalui tembakan kerasnya. ‘’Kami berkali-kali membuat mereka frustrasi dan kami berkontribusi pada permainan dengan bergerak ke depan,’’ kata manajer Hull Mike Phelan ketika rekor 100 persen timnya diakhiri oleh bekas klubnya Manchester United. MU mendampingi Chelsea di puncak klasemen dengan poin sempurna 9. The Blues meneruskan start sempurnanya dengan

Cologne vs SV Darmstadt 2-0 Borussia Dortmund vs Mainz 2-1 Bor. Mgladbach vs B. Leverkusen 2-1 Eintracht Frankfurt vs Schalke 1-0 FC Augsburg vs VfL Wolfsburg 0-2 Hamburg SV vs FC Ingolstadt 1-1 Bayern Munich vs Werder Bremen 6-0 ------------------------------------------------------------1. Bayern Munich 1 1 0 0 6-0 3 2. Cologne 1 1 0 0 2-0 3 3. VfL Wolfsburg 1 1 0 0 2-0 3 4. Bor. Dortmund 1 1 0 0 2-1 3 5. Bor. Mgladbach 1 1 0 0 2-1 3 6. Eintracht Frankfurt 1 1 0 0 1-0 3

Madrid Alvaro Morata dan Toni Kroos mengamankan kemenangan Real Madrid atas Celta Vigo 2-1 pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (28/8) kemarin di Stadion Santiago Bernabeu. Ini menjadi kemenangan kedua tim asuhan Zinedine Zidane musim ini. Pada laga lain Atletico Madrid ditahan imbang tanpa gol di markas tim pendatang baru Leganes. Hasil tersebut memaksa Atletico tertinggal empat angka dari Real yang memimpin klasemen sementara dengan 6 poin. Sebaliknya Leganes diperingkat ke-3 dengan 4 poin. Morata mencetak gol pembuka bagi tuan rumah sejak kembali dari Juventus untuk memecah

Pencetak gol : 3 - Robert Lewandowski (Bayern Munich) Liga Inggris 3-0 1-1 1-0 0-1 2-1 1-1 1-1 1-3

REBUT BOLA - Striker Real Madrid Real Madrid Alvaro Morata (kiri) mencoba merebut bola yang dikuasai kiper Celta Vigo Sergio Alvarez pada pertandingan Liga Spanyol, Minggu (28/8) kemarin.

Liga Italia Lazio Napoli

vs Juventus 0-1 vs AC Milan 4-2

Rosberg Tingkatkan Persaingan dengan Hamilton

Spa-Francorchamps Pembalap Mercedes Nico Rosberg meraih kemenangan di Grand Prix Formula 1 Belgia yang berlangsung penuh insiden, Minggu (28/8) kemarin. Rosberg yang memulai balapan dari posisi terdepan, kembali meningkatkan persaingan dengan rekan setimnya, Lewis Hmailton, dalam perburuan gelar juara musim ini. Pembalap Jerman itu melintasi garis finis dengan keunggulan 14,1 detik atas Daniel Ricciardo yang membela Red Bull di posisi kedua. Pemuncak klasemen sementara Hamilton, yang start dari baris belakang setelah mendapatkan penalti 55 grid terkait pemasangan mesin, tampil spektakuler dengan finis di posisi ketiga. Kemenangan keenam Rosberg di musim ini memangkas keunggulan rekan setimnya Hamilton di puncak klasemen menjadi sembilan angka dengan delapan balapan tersisa. Balapan itu sempat dihentikan pada putaran ke-39 setelah kecelakaan serius yang melibatkan pembalap Kevin Magnussen. Mobil Renault yang dikendarai selip selepas tikungan Eau Rouge dan menghajar dinding ban di pinggir trek. Pembalap Denmark itu dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan setelah mengalami luka pada pergelangan kaki kirinya. (kmb39/afp/ant)

Hasil GP F1 Belgia 1. Nico Rosberg (Mercedes) 1:44:51,058 2. Daniel Ricciardo (Red Bull) +00:14,113 3. Lewis Hamilton (Mercedes) 00:27,634 4. Nico Huelkenberg (Force India)00:35,907 5. Sergio Perez (Force India) 00:40,660 6. Sebastian Vettel (Ferrari) 00:45,394 7. Fernando Alonso (McLaren) 00:59,445 8. Valtteri Bottas (Williams) 01:00,151 9. Kimi Raikkonen (Ferrari) 01:01,109 10. Felipe Massa (Williams) 01:05,873 Klasemen Pembalap 1. Lewis Hamilton (Inggris) 2. Nico Rosberg (Jerman) 3. Daniel Ricciardo (Australia) 4. Sebastian Vettel (Jerman) 5. Kimi Raikkonen (Finlandia)

poin 232 223 151 128 124

Konstruktor 1. Mercedes 2. Red Bull - TAG Heuer 3. Ferrari 4. Force India - Mercedes 5. Williams-Mercedes

poin 455 274 252 103 101

Sikap Malu Halangi Perkembangan Diri Jakarta (Bali Post) Pakar Asosiasi Bola Basket Nasional Amerika Serikat (NBA) Christofer Sumner menyebut anakanak Indonesia punya bakat yang kuat untuk bermain bola basket, tapi terhalang sikap malu. “Sikap pemalu terkadang menjadi musuh bagi pengembangan diri. Satu hal yang sangat membantu dalam permainan bola basket adalah kepercayaan diri,” kata Sumner selepas pengumuman pemenang Jr. NBA Indonesia 2016 AllStarts di Jakarta, Minggu (28/8) kemarin. Sumner dalam tiga tahun penyelenggaraan program pelatihan NBA di Indonesia

kemenangan 3-0 atas Burnley. Di tempat lain, Arsenal dan juara bertahan Leicester City mendapatkan kemenangan perdananya di musim ini dengan mengalahkan Watford dan Swansea City, sedangkan Tottenham Hotspur bangkit dari ketinggalan untuk bermain imbang 1-1 dengan tamunya Liverpool. Manajer baru the Blues Antonio Conte berjanji untuk merestorasi kepercayaan Chelsea setelah mereka finis di peringkat kesepuluh pada musim lalu. Gol-gol dari Eden Hazard, Willian, dan Victor Moses mengamankan posisi puncak klasemen setelah pertandingan yang berjalan berat sebelah

di Stamford Bridge. Hazard, yang kecewa di bawah asuhan Mourinho pada musim lalu, memperlihatkan penampilan terbaiknya dengan gol serangan solo pada menit kesembilan. Pemain sayap Belgia itu juga memainkan peran pada gol kedua yang dibukukan gelandang Brazil Willian pada menit ke-41, sebelum pemain pengganti Moses menutup kemenangan Chelsea jelang bubaran. ‘’Tim bermain sangat baik, menciptakan banyak peluang,’’ kata Conte. ‘’Untuk tetap tidak kemasukan merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri kami dalam

pekerjaan yang kami lakukan.’’ Gol-gol di babak pertama dari Santi Cazorla (penalti), Alexis Sanchez, dan Mesut Ozil membawa Arsenal menang 3-1 di markas Watford. Kemenangan ini sedikit mengurangi tekanan terhadap manajer Arsene Wenger. Juara bertahan Leicester kembali ke jalur kemenangan setelah sepakan khas Jamie Vardy dan gol Wes Morgan di babak kedua membuat mereka menang 2-1 atas Swansea di Stadion King Power. Manajer Juergen Klopp dibuat frustrasi di kandang Tottenham ketika Liverpool gagal memenangi pertandingan dan ditahan imbang 1-1, (kmb39/afp/ant)

Morata dan Kroos Amankan Kemenangan Real Madrid

Liga Jerman

Chelsea vs Burnley Crystal Palace vs Bournemouth Everton vs Stoke City Hull City vs Man. United Leicester City vs Swansea City Southampton vs Sunderland Tottenham vs Liverpool Watford vs Arsenal

Bali Post/rtr

GOL - Penyerang Manchester Uniteds Marcus Rashford (kedua dari kanan) merayakan gol jelang akhir pertandingan melawan Hull City, Minggu (28/8) kemarin.

menilai anak-anak Indonesia yang mengikuti seleksi pelatihan berusaha tampil menyenangkan bagi pemain lain. “Mereka menjadi pemain yang menyenangkan untuk mengoper bola ke rekan satu tim. Saya mengatakan berulang kali kepada mereka untuk bermain lebih agresif. Bermain agresif bukan berarti menjadi egois,” ujar Sumner yang bertugas dalam program pengembangan olahraga bola basket di Asia. Meskipun sering menjumpai anak dengan sikap pemalu, anak-anak Indonesia menampilkan kesungguhan ketika mengikuti pelatihan teknik dan

penanaman nilai sportivitas, kerjasama tim, sikap positif, serta saling menghargai dalam program yang didukung produk susu itu. “Kami dapat melatih teknik, melatih permainan, melatih semua hal yang kami tahu. Tapi, kami tidak dapat melatih hati mereka dan itu yang dimiliki anak-anak Indonesia,” kata Sumner yang bergelar master manajemen industri olahraga itu. Pemain NBA dari tim Charlotte Hornets Marvin Williams mengatakan anakanak Indonesia perlu lebih banyak berlatih dan terus berusaha untuk menjadi pemain bola basket profesional. (ant)

kebuntuan pada menit ke-60. Fabian Orellana menyamakan kedudukan untuk Celta pada menit ke-67. Kroos kemudian menuntaskan umpan tarik pemain pengganti James Rodriguez dengan sepakan mendatar dari tepi kotak penalti pada menit ke-81 yang memastikan kemenantan tim tuan rumah. ‘’Kami harus berjuang keras saat melawan tim yang ternyata lebih baik dari yang saya perkirakan khususnya saat menyerang,’’ kata Zidane. Upaya pengatur permainan asal Kroasia Luka Modric membentur mistar gawang dan ia menguji kiper Sergio Alvarez dengan dua percobaan lainnya dari jarak jauh. Namun justru Celta-lah yang menyia-nyiakan peluang bersih pertamanya, saat John Guidetti melepaskan tembakan melebar saat ia tidak terkawal di kotak penalti. Tendangan bebas Gareth Bale mengenai mistar di sisi lain sebelum gol pemecah kebuntuan segera tercipta. Modric mengirim operan ke Marco Asensio dan upaya pemain sayap itu digagalkan oleh Alvarez, namun Morata dapat menyambar bola muntah untuk menjadi gol.

Mantan penyerang Juve itu nyaris mengemas gol kedua beberapa menit kemudian, ketika ia mendapatkan bola dari Kroos dan sepakannya mengenai sisi luar tiang jauh. Serangan terkoordinasi Celta kemudian menyamakan kedudukan setelah pergerakan Daniel Wass dan Guidetti, kemudian diselesaikan Orellana dengan sebuah gol. Zidane memasukkan pemain pengganti Rodriguez dan Mariano Diaz. Rodriguez yang tampil sebagai pemain pengganti untuk pertandingan ketiga secara beruntun, menjadi pembeda ketika ia mengejar bola liar di sisi kanan dan mengirimkannya kembali ke Kroos untuk menjadi gol. Di tempat lain, Real Sociedad menang 2-0 di markas tim promosi Osasuna berkat sepakan rekrutan baru Juanmi dan gol bunuh diri Unai Garcia. Sedangkan Eibar menang 1-0 atas Valencia ketika Pedro Leon mengemas satu-satunya gol melalui sepakan pantul setelah penaltinya digagalkan. Penyerang Valencia Paco Alcacer tidak dimainkan dan kini diperkirakan akan segera merapat ke Barcelona. (afp/ant)


16 Indonesia Raih Posisi ’’Runner-up’’ di CFA International

Bandung (Bali Post) Tim Nasional Futsal Indonesia meraih runner-up setelah mengempaskan tim nasional Tiongkok dengan skor 8-5 dalam turnamen CFA International Futsal 2016 yang dilangsungkan di Changsu, Tiongkok, Minggu (28/8) kemarin. Sedangkan Mesir dipastikan menjadi juara turnamen ini. Bertanding di Hall Indoor Central South University of Forestry and Technology Gymnasium di Changsha, Indonesia yang dimotori Bayu Saptajib sempat tertekan di awal pertandingan, namun Indonesia mampu mengambil alih laga ketika sudah berjalan lima menit. Bermain dengan skuad pertama yang turun yakni Ardiansyah Runtuboy, Bayu Saptaji, Syahidan Lubis, Sunny serta Yos Adi masih membuat Indonesia tidak mampu merobek gawang Tiongkok. Akhirnya saat skuad kedua pun dimainkan dengan memasukkan Jailani, Randy, Andri dan M Iqbal untuk menggantikan skuad pertama itu, pada menit sembilan. Indonesia sanggup unggul lewat Jailani lewat sepakan keras yang mengarah ke pojok kiri gawang Tiongkok dan skor berubah 1-0. Berselang dua menit, Indonesia sukses menggandakan keunggulan lewat Ardi Dwi yang memanfaatkan umpan tendangan penjuru dengan sepakan keras kaki kiri sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-0. Namun, Tiongkok berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dilesakkan Liu Wenxi dan Zhuang Juanfa pada menit 12 dan 13 dengan memanfaatkan rapuhnya pertahanan tim nasional Indonesia yang terlena menyerang. Bahkan pada menit 15, Tiongkok sukses membalikkan skor lewat serangan balik berbuah gol yang dilesakkan Juanfa yang sebenarnya dapat ditahan Yos Adi Wicaksono, akan tetapi bola yang mengarah kembali ke Juanfa berhasil dimanfaatkan dan skor pun berubah 3-2 hingga babak pertama usai. Ketika babak kedua baru berjalan dua menit, Tiongkok sukses memperlebar jarak melalui Zeng Liang yang berhasil membobol gawang Indonesia dan mengubah kedudukan menjadi 4-2. Kendati tertinggal dua gol, semangat juang tim asuhan pelatih Dadang Iskandar tidak luntur dan hasilnya pada menit 24, Ardy Dwi mampu mencetak gol dan mengubah skor menjadi 3-4. Gol Ardi Dwi tersebut ternyata mampu meningkatkan semangat timnas Indonesia di mana pada menit yang sama, Ardy Dwi kembali membobol gawang Tiongkok sekaligus mencatatkan hat-trick. Skor pun untuk sementara menjadi 4-4. Selanjutnya, pada menit 34, Indonesia akhirnya sukses membalikkan kedudukan melalui Reza Yamani yang melepaskan sepakan keras menghujam gawang lawan, 5-4. Andri Kustiawan memperlebar jarak menjadi 6-4 untuk keunggulan Indonesia. Indonesia mampu mencetak gol ketujuh lagi-lagi lewat Ardy Dwi dan ditutup oleh gol Bayu Saptaji. Geng De Yang pada menit 39 mampu memperkecil ketertinggalan Tiongkok menjadi 8-5. Skor untuk keunggulan Indonesia akhirnya bertahan hingga laga usai. (ant)

OLAHRAGA

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

Putra Pemenang Tak Pernah Menang Gianyar (Bali Post) -

Kesebelasan Putra Pemenang selama melakoni babak penyisihan Liga Nusantara (Linus) Rayon Bali 2016, sama sekali tak pernah meraih kemenangan, bahkan kalah terus. Tim polesan pelatih asal Brazil Nando ini baru bisa mencetak sebiji gol ketika timnya dikalahkan Putra Tresna dengan skor 1-2 (0-1), di Stadion Dipta, Minggu (28/8) kemarin. Sebutir gol Putra Pe menang hasil tandukan Kadek Suparta di menit ke-83. Berawal dari tendangan bebas Lerik ke mulut gawang, bola disundul Suparta, dan sukses mengoyak gawang Putra Tresna yang dikawal Kadek Sujana. Sementara dua gol Putra Tresna dihasilkan lewat

Ifky Rihadi menit ke-27. Bola umpan silang (crossing) dari Esha, disongsong Ifky, kemudian dikontrol sejenak dan dilesakkan ke gawang, dan mampu memperdaya kiper Putra Pemenang Indra. Gol kedua Putra Tresna dicetak Harleem di menit ke-84. Sampai wasit Wildan Albury

(Buleleng) meniup peluit panjang, skor akhir Putra Tresna unggul 2-1. Usai laga, pelatih Putra Tresna Dede Mahatma Darma menyatakan pertandingan yang tak menentukan dan kedua tim pasti tersingkir. Karena itu, Putra Tresna sengaja menurunkan skuad Soeratin U-17.

Bandung (Bali Post) Indonesia menambah pundi-pundi medalinya di Kejuaraan Dunia Federasi Karate-do Shotokan Internasional (SKIF) 2016 yang hari ini merupakan gelaran terakhir kejuaraan. Staf Sponsorship dan Media Kejuaraan Dunia SKIF ke-12 Krisna di Bandung, Minggu (28/8) kemarin, mengatakan Indonesia pada hari terakhir turnamen berhasil menambah dua perak dan satu medali perunggu. ‘’Indonesia menambah dua perak dan satu perunggu di nomor kata beregu dan kumite beregu kategori putra dan putri,’’ katanya dalam pesan singkat. Medali perak pertama disumbangkan dari nomor Kata Beregu Putri usia 20-39 tahun atas nama Ayu Rahmawati (22), Eva Fitria (22) dan Siti Maryam (23) yang berhasil mengumpulkan 4,24 poin, kalah 0,01 poin dari Jepang dengan perolehan 4,25. Perak kedua disumbangkan nomor Kata Beregu Putra usia 20-39 tahun melalui tim yang digawangi Nurfadli Isdar, Hans Sahilatua dan Alauddin. ‘’Sedangkan perunggu didapatkan tim Indonesia yang turun di nomor Kumite Beregu Pria usia 20-39 tahun yang salah satunya digawangi oleh Maxi Noya. Indonesia dalam nomor tersebut dikalahkan tim dari Jepang,’’ujar Krisna. Sementara itu, untuk perolehan medali yang didapatkan Indonesia dalam ajang yang keduakalinya digelar di Nusantara ini adalah ada 6 emas, 9 perak dan 12 perunggu sejak digelar pada Jumat (26/8) lalu. (ant)

bang. Namun, penampilan asuhanya lumayan, terbukti mampu merepotkan permainan Putra Tresna. (022)

Klasemen Akhir Grup B 1. Perseden 4 2. Perst 4 3. P. Tresna 4 4. Undiksha 4 4. P. Pemenang 4

4 3 2 1 0

0 0 0 0 0

0 1 2 3 4

23-0 5-5 4-8 6-9 1-16

12 9 6 3 0

Jadwal Semifinal Selasa (30/8) Tunas Muda vs Perst (Stadion Dipta) pukul 16.00 Perseden vs Pro Kundalini (Stadion Dipta) pukul 18.00

Tim Futsal Bali Kantongi Kekuatan Maluku Utara

Kejuaraan SKIF 2016

Indonesia Tambah Dua Perak dan Satu Perunggu

Di sisi lain, pelatih Putra Pemenang Nando mengakui pemainnya kurang berpengalaman dan minim jam ter-

Bali Post/ant

DUA EMAS - Tim arung jeram putri Jatim melakukan latihan “slalom” saat pemusatan latihan di Sungai Bango, Malang, Jawa Timur, Minggu (28/8). Pemusatan latihan arung jeram tersebut terus digenjot selama tiga bulan terakhir untuk memenuhi target dua emas pada nomor “Slalom” dan “Head To Head” kelas rafter enam putri PON XIX/2016 Jabar.

Haornas, Momen Kebangkitan Olahraga Nasional Jakarta (Bali Post) Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada 9 September didorong oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga menjadi momen kebangkitan olahraga Indonesia dan diharapkan mendapatkan dukungan dari masyarakat. ‘’Kami tidak ingin Haornas diselenggarakan sebagai agenda tahunan saja. Namun kegiatan ini harus dijadikan momen kebangkitan olahraga Indonesia,’’ kata Menpora Imam Nahrawi di sela Gowes Kemenpora di Halaman Kemenpora, Jakarta, Minggu (28/8) kemarin. Menurutnyaa, Haornas tahun ini adalah momen yang tepat untuk membangkitkan dan menggelorakan olahraga Indonesia. Apalagi atlet olahraga Indonesia kembali mampu meraih hasil yang terbaik pada kejuaraan empat tahunan terbesar di dunia yaitu Olimpi-

ade 2016 di Brazil. Atlet Indonesia yaitu pasangan ganda campuran bulu tangkis, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mampu mengembalikan tradisi emas pada kontingen Indonesia. Butuh delapan tahun untuk kembali mendapatkan prestasi tertinggi. Selain itu, pada Haornas juga akan dikenalkan beberapa program unggulan yang terus digalakkan oleh Kemenpora seperti kejuaraan sepak bola usia muda mulai U-12, U-14, U-16 hingga Liga Santri Nusantara serta Liga Mahasiswa. Sesuai dengan jadwal, peringatan puncak Haornas 2016 akan dipusatkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 9 September meski tersiar kabar akan ada penyesuaian. Kegiatan ini juga dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. Sementara itu, di sela

pelaksanaan Gowes Kemenpora jelang Haornas juga diwarnai dengan penerimaan peralatan olahraga dalam hal ini BMX dari keluarga almarhum Muhammad Taufan Munggaran yang meninggal dunia saat mengikuti kompetisi BMX 2015 di Bandung. Peralatan yang disumbangkan ke Kemenpora dan selanjutnya akan disimpan di Museum Olahraga di TMII ini adalah berupa sepeda BMX, helm, sepatu, celana, baju serta medali yang didapat selama almarhum Taufan mengikuti kejuaraan. ‘’Sekarang museum tambah satu koleksi dari almarhum Taufan. Semoga barang-barang yang disumbangkan termasuk dari juara-juara nasional lainnya bisa memotivasi bagi generasi penerus lainnya,’’ kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu. (ant)

KONSTRUKSI BAJA

Denpasar (Bali Post) Tim Futsal PON Bali bakal menjajal kekuatan Maluku Utara (Malut) pada laga pertama Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Bandung, Jawa Barat, September 2016. Menghadapi laga pada 15 September itu, Bali telah mengetahui gaya dan permainan tim Maluku Utara itu. Sekretaris Tim Futsal PON Bali Nasser Attamimy mengatakan, Bali berada di Grup B bersama dengan Kalimantan Selatan (Kalsel), Papua Barat, Maluku Utara, dan tuan rumah Jawa Barat. Setelah pertandingan melawan Maluku Utara pada 15 September, selanjutnya pada 18 September Bali melawan Papua Barat, dan tiga hari kemudian menghadapi tuan rumah Jawa Barat. Di laga terakhir pada 22 September bertemu dengan Kalimantan Selatan. ‘’Sedangkan pada 24 September berlangsung semifinal. Dan 26 September perebutan medali perunggu serta final perebutan medali emas,’’ ujar Nasser Attamimy di Denpasar, Minggu (28/8) kemarin. Nasser menambahkan, pertandingan pembuka nanti merupakan laga penting untuk meraih poin. Kemenangan di pertandingan pertama akan

sangat menentukan penampilan tim asuhan Kocet Sugiato menghadapi laga berikutnya. Terlebih, tim pelatih telah mengetahui gaya permanan dan kekuatan Maluku Utara. Saat Pra-Kualifikas PON putaran kedua di Samarinda lalu, tim futsal PON Bali sukses mengalahkan Maluku Utara. Kemenangan itu dinilai sedikit memberi keuntungan bagi pelatih Bali dalam laga sebenarnya di Jawa Barat nanti. ‘’Meski begitu, kami tetap mewaspadai kebangkitan mereka. Jelas di PON mereka ingin membalas kekalahan mereka di Pra-PON. Itu yang kami antisipasi,’’ katanya. Meskipun telah mengantongi kekuatan Maluku Utara, pihaknya tetap melakukan antisipasi, terutama serangan balik cepat (counter attack) lawan yang kerap kali membuat para pemain lambat menutup pergerakan mereka. ‘’Namun kelemahan itu sudah dibenahi di TC. Termasuk sentuhan akhir pemain,’’ jelas Nasser Rival utama Bali di PON nanti diyakini datang dari Papua Barat dan tuan rumah Jabar. Mengingat saat pra-PON putaran kedua Bali tak mampu menaklukkan kedua tim tersebut. (kmb41)

Denpasar (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata yang diperkuat mantan pesepak bola pro di Bali berhasil mengalahkan AT Farmasi FC Solo dengan skor 3-1 dalam uji coba di Lapangan Colomadu Solo, Minggu (28/8) kemarin. Ketiga gol yang bersarang ke gawang Farmasi FC Solo, hasil bidikan Ida Bagus Nyoman Mahayasa di menit ke-32, disusul Komang Mariawan menit ke-37, dan Bayu Sutha menit ke-57. Koordinator Legend Mitra Devata Purwanto Iman Santoso yang dikontak, kemarin, menjelaskan AT Farmasi FC Solo bermaterikan pemain di bawah 30 tahun. Bahkan, dalam laga yang dipimpin wasit Bogel, selama 30 menit pertama, tim tuan rumah AT Farmasi FC Solo mendominasi

permainan. Akan tetapi, setelah terjadi gol perdana berawal dari umpan tarik Komang Mariawan, kemudian diselesaikan dengan sepakan first time IB Nyoman Mahayasa, mulailah Mitra Devata perlahan-lahan menguasai jalannya pertandingan. ‘’Pertandingan cukup alot, menarik dan enak ditonton karena kedua tim silih-berganti melancarkan serangan,’’ ucap Purwanto. Legend Mitra Devata yang diperkuat Eduard Tjong (pelatih PSSI junior dan mantan pelatih Perseden Denpasar) mendapat apresiasi dari para penonton. Tawaran bertanding pun datang dari tim di Karanganyar dan Tawangwangu. ‘’Kami akan melawat lagi ke Semarang pada Oktober nanti,’’ ucap Purwanto. (022)

Mitra Devata Ungguli AT Farmasi FC Solo

KONTRAKTOR

DIJUAL MOTOR

AC


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) � Jakarta � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) � Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) � Surabaya : (031) 5633456 � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA � Email: pembacabalipost@gmail.com � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 � Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � Tarif iklan Mini/Baris

Internasional Export-Import mbthkn Karyw/ti pny Niat Krj tggi,tnp Hrs Pglmn SMU/K u/pss.8 Driver,12 Gdg, 16 Adm,kasir,9 staff,Acc,Spv, Gj Ttp 3-7jt/bln Fas:Mes,THR,Hub HRD Jl.Gatsu Tmr No.89X(sblh Brt Jembatan Prtama dr Tmr) Jam Krj Sen-Jum 9.00-16.00 12 plmr pertama lgs krj tetap!

Expor CO Cr Wnt Managment Exp 3Th minD1 Ubud SMS081805300871

A.BP.001.08.16.0001890

Prsh Distro Oli Bth Salesman/ Girl Jl.Bedahulu IV/12,412626

B.BP.166.08.16.0001101

A.BP.001.08.16.0002030

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com Call 769073 Mon-Fri 9am-5pm

A.BP.001.08.16.0002064

A.BP.153.08.16.0002082

Dcr Receptionist Wnt u/ Fitness H.289700/085737168071

A.BP.153.08.16.0002081

Butuh Segera Staff Cook u/ Hotel.Kirim CV ke sales@kubuan yarhotel.com T.766230

!!!Butuh Cepat! 10 Terapis Reflexi Pria/Wanita di renon Gajimenarik+Bonus+Lembur+THR Hub Telp.9002588-9002599

Dcr Sopir Pribadi Bujangan Serabutan Max30Th 081238708515

A.BP.001.08.16.0002068

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

A.BP.001.08.16.0000775

Cr Cpt 2PRT+1B.Siter G1,8Jt Tdr Dlm081999776071,082237496717

B.BP.135.08.16.0001100

Cr Wnt Max.25Th u/HK Villa di Seminyak/Ubud Hub:081916132717

A.BP.001.08.16.0002087

Cr Guru Mtk,Fis,Kimia, Inggris Compt,Music,Lukis 081999980524

A.BP.001.08.16.0002098

Dcr Krywn Minimarket(Min.SMA) Minimarket 3Tri Jl.D.Tempe Snr

A.BP.001.08.16.0002091

Dcr Security Brsrtifikat(SMA) IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur

A.BP.001.08.16.0002089

Bth cpt Kasir Pria u/Mnimarket BS komputr H.082236514888

Dcr Marketing.Gj+Kms+Bns+BPJS Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps

Cr Mgr.Produksi Garmen Inggris Email:gingersnapbali@gmail.com

Dcr PRT,Tidur Dlm,bisa Masak Gj 1,5jt Hub.082146418171

Cr Pembantu Gj 1,5 yg anter dpt 500 T.081805481810/488315

Dcr Peg.FO Bs Bhs Inggris(SMA) IndiHotel Jl.DanauBuyan33Sanur

Cr Sgr Tkg Jahit & Ceking Baju Tlp. 081805503545, 08116116173

Dcr Pembantu Rmh Tangga 3 Org Wnta Tinggal Dlm 081216566622

Dbthkn Urgent SPG Counter di Carefour/Kmnktf/Mnrik/Jujur/ B.Inggris Simple/utk Gaji+Bonus & Info Hub.081328353000

Dcr Pengawas Proyek,Bs Inggris adhyara@gmail.com T.427575

B.BP.004.08.16.0001063

!!Dcr Bag Produksi utk Persh Kosmetik Telp.8448696

A.BP.001.08.16.0002076

B.BP.166.08.16.0001102

!!Dcr Karyawati Toko, SD/SMP Tgl Dlm Serius Hb:081916404050

B.BP.004.08.16.0001062

A.BP.001.08.16.0002073

B.BP.154.08.16.0001087

Dcr Manager Stock Control Krm CV/Lam PT.Bali Tegehe Agung (Polo) Telp.290189

A.BP.001.08.16.0002077

A.BP.001.08.16.0001847

!!Krywan/ti Adm SMA bs kompter simC,Srius No.SMS 085102831808

A.BP.001.08.16.0002034

Bth Sgr Capster Berpengalaman Gaji Pokok,U.Makan,Prosentase Hub.081805548391 Monang Maning

A.BP.001.08.16.0001835

B.BP.004.08.16.0001035

Dcr Waiter/ss,Cook Warung Caberawit Jln Kunti 1 No.8 Seminyak Ph.0361-734094

*Info Kerja Keluar Negri Pasti Dcr Krywti u/Klinik Kecantikan Berangkat Resmi utk semua Umur Min.D3/S1 Akunt Menguasai MYOB H:081337903069,085953774417 Jl.Bedahulu 35 A Tlp:8449813

A.BP.001.08.16.0001805

Dcr Teknisi,Kurir,Marketing, Gaji,Bonus Menarik 4743092 A.BP.001.08.16.0002007

Dcr Therapist untuk Spa di Nusa Dua Pengalaman tdk Diutamakan Max 35Thn Hub:0361-771720 Jl. Taman Sari No.15-17 Tmn Mumbul B.BP.101.08.16.0001024

B.BP.004.08.16.0001018

A.BP.001.08.16.0001494

Dicari SPG Butik Area Dps Max 28Th Hub.081999043231 A.BP.001.08.16.0002062

A.BP.001.08.16.0002090

A.BP.001.08.16.0002069

A.BP.001.08.16.0001650

Dibth 1org Tecnisi Suvervisor 1org Staf adm penjualan 2org tecnisi kitchent Comercill Lam lsg ke PT.Indoprima Dewata Tlp.0361 239254,08113885156

A.BP.001.08.16.0001931

Dibutuhkan Segera Accounting Hub:085100237613/087787405552

B.BP.141.08.16.0001080

A.BP.001.08.16.0001899

Dicari Staff Admin min.SMA, sanur.laneway@gmail.com

Dcr karyawan salon pengalaman capster atau therapist,081936074041

Dicari Staff,FO,HK Hub:085100462637

S1 Diploma IT Akutansi,S1 Pertanian SMEA SMKA utk Krywan Resto Money Changer.Lamaran Khusus Baru tamat Kuliah Mahasiswa.LamarankeSMS 081905101818 Jl.Bakungsari Pasar Seni Kuta Blok E17

A.BP.001.08.16.0001930

A.BP.001.08.16.0001775

Dibth.Sgr Sopir Sim A/B1,Sales ke Hotel2,Staf Umum,Teknisi mesin Ldry Laki2,Umur max 30th Pend.min SMU,pengalaman min. 1th,Fasilitas,Gaji Pokok,Tj, U.Makan,Lembur,insentif,Bonus, THR Kirim Lam Jl.Nangka Utara Gg Belibis No.38 Tlp.0361-422235 Jam kerja

B.BP.004.08.16.0000916

A.BP.001.08.16.0001808

Need Housemaid for Western Good English & Cook 08113938889 (SMS Only)

A.BP.001.08.16.0002086

B.BP.804.08.16.0000791

Dcr Sales Romeo Plus,D3,Kdrn Sdr+SIM C/A,Gj 2,5Jt+Bonus,Max !Dcr SPG u/Butik Seminyak Good B.BP.031.08.16.0000961 40Th,Krm CV.Ernest,Intan LCII English Gaji+Bonus 03618499337 Dcr Adm Keuangan Pers.Reklame B.BP.166.08.16.0001103 Min.Diploma G.2Jt,085100779715 gg.4Kav5,Gatsu Hp:081586405343 Dcr Asst Desain Grafis PengaA.BP.001.08.16.0002070 A.BP.001.08.16.0001763 laman di Ilustrator,Photoshop, Dcr Ass.Apoteker bw lam ke ApoDcr Security,HK,Admin,Bw CV ke Corel & Indesign utk Garment tek Gopa Jl.D.Poso 57 T.285366 Ktr Siaga86,Jl.Pendidikan No.62 A.BP.001.08.16.0001958 Dps,T.710644,HP.081316361234 E:infojob_garmen@yahoo.co.id Dcr Bakers berpengalaman Utk A.BP.001.08.16.0001978 Hp:085100050706 Produksi French Bakery di Dps Dcr Spr,Sales,Kasir Jl.Cekomaria A.BP.001.08.16.0001884 Segera Hub:081338582044 Gg.Karya No.9/081236373899 ****Gratis Diklat Bagi Pencari A.BP.001.08.16.0002025 A.BP.001.08.16.0002066 Kerja di BPR&Koperasi Syarat: Dcr.SPG,Max 25th,menarik&luwes Dcr K.wati 4,Akunting,Ksir&Adm Dcr Staff Villa Bhs Inggris Min.SMU Pendaftaran:Jl.Tkd. kontrak Jk.Panjang,surat bw ke Syrat SMU+Excel H.081338344155 Hub.Ena Villa Jl.Tirta Ening Balian Gg VI/2 Dps T:264109 PT.Banoli Jl.Buluh Indah 75Dps A.BP.001.08.16.0002057 A.BP.001.08.16.0002074 No.1 Sanur Telp.0361288829 A.BP.001.08.16.0001975 Dcr Sgr Kry Lk max25Th Adm Biku Rest@ Need Host,Runner B.BP.135.08.16.0001099 Dibthkn Sgr Krywn utk Hotel di Prodksi Bs Design Grafis krm Lam (Ast Waiter)must good English, Dibthkn Sgra Operation Staff bidang Roomboy,Engineering & Jl.Apit Telaga No.12/16/PeguyaSend CV + Photograph to Wanita u/Travel Lamaran kirim Staf Laundry Hub.087861633886 ngan Dps Utara 085100480049 info@bikubali.com ke Telp.0361729196 A.BP.001.08.16.0002072

Dicari Staff Delivery Makanan & Penerima Telp bs Bhs Inggris Laki2 Dibwh 35Th Tidak Bertato Telp/SMS ke 0812 463 0812

A.BP.001.08.16.0002043

A.BP.001.08.16.0002024

Dicari Suster Orang Manula/Tua Sopir pribadi/Pembantu RT buat lamaran serius Hub.08175235999

A.BP.001.08.16.0001980

Dicari Tukang masak Pengalaman Masak Chinese Western&Indo Hub.08123637000 / 085205865455

A.BP.001.08.16.0002012

Dicr Staff Wnt Reservasi Ang. Pariwisata kerja Team,Rajin, SMS 081337046955 Dps

A.BP.001.08.16.0002008

Distributor Unilever diKuta cr Admin SMK/D3 Akutansi-25th L&P Helper/Serabutan pengalaman/no 0811394946/085104599650/423914

A.BP.001.08.16.0001979

Hotel Baru Bth P/W Gaji Tinggi +Bonus,Terbatas 082266036588

Dibutuhkan-Pembantu Rumah A.BP.001.08.16.0002097 Tangga,dari Jam 7 Pagi s/d 4 Kuta :Waitr(3jt)-Bartendr-Kasir Sore,Pengalaman Kerja di Villa TMasak-SPASalon,CS-08123807241 A.BP.001.08.16.0002060 dan Tukang Kebun Freelance, Krj melipat Krts dpt 1-2Jt/Mgg Pria,2 Tahun Pengalaman, Pererenan Area,Hub:0361-735549 Hub.081238312055/085953809489 A.BP.001.08.16.0001935 B.BP.004.08.16.0001016

Dicari Serabutan u/ Garment Min SMU Hub.085237237215 A.BP.001.08.16.0001795

PT.Duta Krisna Bali Bth Staf: SPG/B,Adm,MD,Casir,Acct,Gdg,OB Spv Gj/Bln,2,4Jt-3Jt Tdk Bth Pngl/lgs Krj SMS:081236776772 A.BP.001.08.16.0002075

B.BP.154.08.16.0001107

A.BP.001.08.16.0001901

SMK Wnt Admin,SMA Lk Gdng,SMP Lk Srbtn PT.Wahyu Cahaya,Diponegoro 210 Sanglah,0812380630

A.BP.001.08.16.0002051

Sgr Krywn/i Min.SMA 18-35Th Gj 1,8Jt Koko Ayam Discovery Shopping Mall Hb.Sandy 085264666166

A.BP.001.08.16.0002015

The Griya Villas & Spa-Bunutan Butuh:Exc.Chef,Spa Spv & Asst Mgr. CV:info@thegriya.com

A.BP.012.08.16.0001634

UC Silver Bth Karyawan Pria Llsan SMA Memiliki SIM A dan C Bs Mengendarai Spd.Motor.Krm Lam hrd@ucsilverbali.com Jln Ry Tohpati Sblh Brimob 461511

A.BP.001.08.16.0001814

Waiter,Kasir Akutansi,Sopir, Barista SMTA SMEA Laki Lamaran SMS 081905101818 Bali Coffee Shankara Resto

Looking for Engineer Project Dibutuhkan:Pengemudi Min.SMA, Manager, can use autocad, SIM A/B1,Max 35Thn,mengetahui sketch Up,Excell,Building A.BP.001.08.16.0001900 wil.Denpasar Kurir Motor:Min quotation,good payment We Are Looking for Haidresser SMA,Sim C,Max.35Thn,mengetahui office@paradise-realty-ltd.com M/F(3Jt+10%Coloring Comm+16500 wil.Denpasar Kirim Lamaran ke A.BP.001.08.16.0001776 /Jam Insentiv) Expr Min 1Year. PT.Eka Sari Lorena; Jl.ByPass Paris Salon Kuta Membutuhkan Bring CV to Bodyworks Spa Ngurah Rai No.502 Sanur,Denpa1 hair stylist & 2 capster Jl.KayuJati No2 Petitenget.735058 sar 80228 atau Email:recruitme berpengalaman dtg nt@esl-express.com Hub.082237448888/0361766083 E.acc.bodyworksbali@yahoo.com B.BP.001.08.16.0001057

B.BP.004.08.16.0001098

A.BP.001.08.16.0001664

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Dijual Rmh Lt2 LT117m2 LB90m2 DISEWAKAN RUMAH Padang Udyana Padang Sambian !!Dikont Rmh Kos 34Kmr,Km Dlm, Rmh Baru fasilitas lengkap Dapur,H.Parkir Sdr085739444402 A.BP.001.08.16.0002096 bisa KPR Hrg 1,5M 085238063577 A.BP.001.08.16.0002092 A.BP.001.08.16.0001505 DAIHATSU Rumah Bali 720m2 di Pidada Dijual Rumah 2 Lantai Tanah Djl GranMax BlindVan’13 KM RenHub.081999411375 144m2 Lokasi Beranda Mumbul A.BP.001.08.16.0002014 dah AC Dingin Hub.081325251977 Nusa Dua 7KT,4KM PLN,PDAM A.BP.001.08.16.0001831 DISEWAKAN RUKO Hub.085238301794 XeniaR Dlx’13Slvr asDK 138,5Jt B.BP.101.08.16.0001021 Disewakan Ruko 2Lt Barat PolP.Saelus2Kamboja7/085101850689 Djl Rmh Lt2 Prum Dalung Permai resta 80jt/thn H.08123810810 A.BP.001.08.16.0002095 A.BP.001.08.16.0001819 100/171 900Jt Hub:081315832747 MITSUBISHI Dswkn Ruko 2Lt KeboIwa Sltan A.BP.001.08.16.0001384 All New Pajero Dakar Dp100Jtan Djl/Dkont Rmh 2KT,1KM,1Dpr,RT, sblh Indmret 75jt/Th08123810810 Atau Angs.8 Jtan & Open Indent A.BP.001.08.16.0001820 Grs,PAM.1300Watt Prum Jagasatru All New Pajero Dakar Limited DIJUAL TANAH No.5 Kediri Tbn 08179761414 Edition,Hub:081337909080 Kijang Inova G Dsl’13 Htm Istw Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & A.BP.001.08.16.0002071 A.BP.001.08.16.0001952 H.CRV2.4 Prestige’13 Pth 350Jt Rmh Br 2Lt Tnh 115 Bgn 110 3KT 100Jt/A Bs Kredit 087862450004 SUZUKI A.BP.001.08.16.0002021 Jimny’01+Feroza’94+Forza’87 *Hub.0361-464168/081999315168* 3KM,Dpr,Grs,Trs&TmnJl.Mertasari B.BP.141.08.16.0001096 Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Bisa Tukar Tambah 08123926445 Gg.Bambu Densel081529121911 A.BP.001.08.16.0002088 DICARI MOTOR A.BP.001.08.16.0002047 Jl5m Pav Cas/Krdt,081337332121 A.BP.001.08.16.0002093 Jual Suzuki Splash Th 2011 * 087860120877 / 081239337600* TABANAN **Tnh 1A,270Jt/A BudukAbianbase Silver Manual Hub.081237496019 Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput A.BP.001.08.16.0002085 Jl6m,081237666809/081238920022 A.BP.001.08.16.0002067 Dp 40Jt Rmh Siap Huni 500m Sltn A.BP.001.08.16.0002033 TOYOTA RS.Wprsanti Gubug 081337380202 A.BP.001.08.16.0002080 Djl Tanah 3,6Are Jl.Pura Demak I Dps InovaG’05Htm SmstBaru 114Jt/TT DIJUAL RUMAH 0811390817-087861543666 P.Saelus2Kamboja7/085101850689 Djl Rmh Baru LT1Are 3KT2Km Dpr DISEWAKAN GUDANG A.BP.001.08.16.0001491 A.BP.001.08.16.0002094 Lok828 Pemogan Densel strtegis Gudang 650m2 Keboiwa Murah GWK 10a disblh Ungasan Resort Over Krd Agya’16 Silver Manual Hub.081280001646 cck Mnimart@350Jt/A08123840525 KM7rb UM25Jt,085100856999 Prbd viewsawah 950JtNg 081239487661

Djl Tnh 2Are Strtgis 10mnt Pantai Pandawa,Jl.Darmawangsa No.83 Ungasan Hp.0818566500

BMW

318i Triptnic04 VR19Biru 102Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689

B.BP.141.08.16.0001097

A.BP.001.08.16.0001278

SALON

A.BP.001.08.16.0002013

FURNITURE

B.BP.004.08.16.0001106

BIRO JASA

A.BP.001.08.16.0002063

BU Jl Tnh 101A Ds.Samplangan Gianyar,Pgr sungai,Hrg miring Hub.081337700799 maaf TP

A.BP.001.08.16.0001753

Seminyak 3Are 1M per are,view sawah kmplek Vila,081337479762

B.BP.004.08.16.0001105

Dijual Tanah 5,21Ha Ocean View di Ungasan Hub.Kt.Gana 082145910088 Saifu 082341808888

B.BP.101.08.16.0001104

KEHILANGAN Tlah Hilag Buku KIR AN.Abu Amin DK9937AX Hub.085100842761

A.BP.001.08.16.0002056

RUPA-RUPA Cari Investor Dana u/Koperasi Jasa 14%/Th,kami jaminkan dgn SHM Rumah/Ruko H.081337380202

A.BP.001.08.16.0002078

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815 Dijual Tnh Kav 1Are Tbn 190Jt Ng Hub.088219118928 A.BP.001.08.16.0002016

BIRO JASA

A.BP.001.08.16.0002037

Dijual Potongan Kulit Roti Baru+Roti Returan,085100246600

A.BP.001.08.16.0001806

SERVICE

Pjak SPT Th/Bln Tax Amnesti NP WP SIUP Paspor Hp.081338344155

BENGKEL LAS

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.08.16.0001109

MUSIK Zoom G5N&A3 In House Clinic By Earl Senin 290816 Jam 14.00 di Anima Musik Jl.Moh Yamin VII/1

Free

A.BP.001.08.16.0002028

KURSUS Les Private Musik Piano,Keyboard u/Anak2,Hb.SMS,085858931411

A.BP.001.08.16.0001817

PELUANG BISNIS Terbukti! nabung Rp.3Jt dpt hsl Rp.8Jt s/d Rp2M H.081999682387 A.BP.001.08.16.0002061

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

SERVICE

PENGUMUMAN Telah Dibubarkan PT.Adhi Manggala Putra,Berkedudukan di Denpasar Terhitung dari Tanggal 24-08-2016 Bagi yang Keberatan Dapat Menghubungi Likuidator Yaitu I Gede Putu Alamat di Perum Kepaon Indah Jalan Cempaka/1 Taruna Bhineka,PemoganDenpasar.Selambat-lambatnya60 Hari SejakPengumuman Ini dimuat

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.08.16.0001999

SERVICE

SERVICE KURSUS RUPA-RUPA

SERVICE

INTERIOR

DIJUAL MOBIL SERVICE FOTOCOPY

BIRO JASA ALUMINIUM

BIRO JASA SERVICE

SERVICE

SPA SERVICE


SEREMONIAL

18 Penurunan Tarif Interkoneksi

Untungkan Operator Asing

Federasi Serikat Pekerja BUMN Strategis menilai Rencana Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) melakukan penurunan tarif interkoneksi mencari popularitas dengan merugikan negara dan menguntungkan operator asing yang beroperasi di Indonesia. “Penurunan tarif interkoneksi oleh Menkominfo tidak menjamin penurunan tarif ke pelanggan. Ini hanya langkah mencari popularitas bagi pengguna jasa saja. Action ini sudah jelas menguntungkan operator asing dan merugikan negara, utamanya BUMN,” kata Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Strategis Wisnu Adhi Wuryanto di Bandung, Minggu (28/8) kemarin. Proses yang terkesan terburu-buru itu, kata Wisnu, mengabaikan asas kepatutan. Untuk kondisi sekarang tanpa adanya Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), seharusnya tidak layak seorang Plt. Dirjen menandatanganinya. Isi surat itu juga terindikasi melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, khusus mengenai penetapan tarif interkoneksi yang seharusnya didasarkan Pasal 22 dan 23 PP tersebut. Di mana Pasal 22 menyebutkan, “Kesepakatan interkoneksi antarpenyelenggara jaringan telekomunikasi harus tidak saling merugikan dan dituangkan dalam perjanjian tertulis”. Artinya,

tarif interkoneksi itu harusnya merupakan kesepakatan seluruh operator. Sedangkan di pasal 23 ayat (1) juga dijelaskan “Dalam menyelenggarakan jasa telekomunikasi melalui 2 (dua) penyelenggara jaringan atau lebih, dikenakan biaya interkoneksi”. Kemudian dilanjutkan di ayat (2) bahwa “Biaya interkoneksi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan berdasarkan perhitungan yang transparan, disepakati bersama dan adil”. Sementara sebagian operator tidak sepakat hasil penetapan pihak Kominfo, karena perhitungannya tidak transparan, merugikan dan tidak adil. “Karena terindikasi melanggar, surat edaran ini potensial dilakukan gugatan ke PTUN, atau bila nantinya dikeluarkan melalui peraturan menteri maka potensial diajukan judicial review ke Mahkamah Agung” kata Wisnu menambahkan. Dari sisi besar keuntungan operator asing dan kerugian negara, Wisnu menjelaskan, “Jika melihat besaran tarif interkoneksi yang ditetapkan Rp 204, sedangkan pada rapat dengar pendapat antara Komis I DPR dengan para CEO operator 25 Agustus 2016 lalu, dengan cost recovery Rp 65/menit XL akan untung Rp 139/menit, untuk Indosat dengan recovery Rp 87/menit akan untung Rp 117/menit, untuk Hutchinson dengan cost recovery Rp 120/menit akan jadi untung Rp 84/menit, khusus Telkomsel dengan cost recovery Rp 285/menit

INTERIOR

akan rugi Rp 81/menit. Jika trafik interkoneksi antaroperator 10 miliar menit per bulan, bisa dihitung berapa keuntungan operator asing tersebut dan kerugian Telkomsel, misalnya kerugian Telkomsel di sini Rp 800 miliar per bulan.” “Idealnya, Kementerian menetapkan tarif tidak sama rata, tetapi konsisten berbasis biaya masing-masing operator. Melihat indikasi kerugian negara karena Telkomsel adalah anak usaha BUMN dan indikasi memperkaya pihak lain ini, walau kebijakan ini populis kami sedang mengkaji serius untuk melaporkan kebijakan ini ke KPK dan BPK,” kata Wisnu menambahkan. ‘‘Kami juga berencana menyampaikan aspirasi dalam bentuk unjuk rasa damai kepada DPR minggu depan,” pungkas Wisnu. Ketua Umum Serikat Karyawan Telkom Asep Mulyana menyatakan kebijakan tarif interkoneksi dari Menkominfo memang akan membuat Telkomsel sebagai anak usaha Telkom rugi 2 kali, yaitu dibayar lebih rendah dari biaya seharusnya saat pelanggan Telkomsel dihubungi pelanggan non-Telkomsel dan membayar lebih tinggi dari yang seharusnya saat pelanggan Telkomsel menghubungi, sehingga Serikat Karyawan Telkom menolak kebijakan tersebut. Dan, Telkomsel mendukung apa yang akan dilakukan Federasi Serikat BUMN Strategis itu. (bns1)

FURNITURE

PAINTING BOOK

ADVERTISEMENT

ACCESSORIES

Senin Umanis, 29 agustus 2016

ACE Bersih Indonesia

Serentak di 30 Kota, Bali di Denpasar SEBAGAI bentuk kepedulian terhadap lingkungan, ACE wilayah Bali mengelar kegiatan bersih-bersih sampah yang dipusatkan di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Minggu (28/8) kemarin. Selain di Bali, kegiatan seperti ini juga dilakukan secara serentak di area publik yang memiliki nilai historis yang tersebar di 30 kota di Indonesia. Tema yang diusung pada acara spesial ACE itu adalah “ACE Bersih Indonesia”. Untuk wilayah Bali, kegiatan dilakukan di Denpasar yakni kawasan Heritage Patung Catur Muka, Lapangan Puputan Badung, Jalan I Gusti Ngurah Made Agung dan kawasan suci Pura Agung Jagat Natha. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 600 orang dari 8 store ACE Hardware yang tersebar di wilayah Bali (Denpasar, Badung dan Gianyar). Acara itu diawali senam bersama yang dilanjutkan bersih-bersih sampah plastik. Pada momen itu juga disumbangkan sejumlah alat kebersihan berupa tempat sampah kepada Pemerintah Kota Denpasar. Ini merupakan kali kedua dilaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah yang tahun lalu acara serupa digelar di Pantai Kuta. Area Manager ACE Bali, Kupang dan Lombok, Joko Waluyo, menjelaskan kegitan ini dalam rangka merayakan HUT ke-71 RI. “Dalam rangka 17 Agustus, jadi kita secara nasional bikin acara itu. Kita juga peduli kepada kebersihan, utamanya membersihkan sampah plastik disekitar kita.” Lapangan Puputan Badung dipilih menjadi pusat kegiatan karena menjadi salah satu ikon di Kota Denpasar. “Seluruh karyawan ACE datang bersih-bersih. Berkomitmen menjadi masyarakat peduli kebersihan. Mulai dari pribadi, keluarga, lingkungan. Sehingga semua karyawan ACE nantinya bisa menjadi duta-duta kebersihan,” harap Joko Waluyo. Dalam kesempatan tersebut, ACE Hardware Bali juga memberikan sumbangan kepada Pemerintah Kota Denpasar berupa tempat sampah, yakni tempat sampah

TEMPAT SAMPAH - Area Manager ACE Bali, Kupang dan Lombok, Joko Waluyo, menyerahkan tempat sampah kepada Kepala DKP Kota Denpasar Ketut Wisada di Lapangan Puputan Badung, Minggu (28/8) kemarin.

TRADITIONAL MEDICINE

SAILING BOAT

CULINARY

HEALTHY

dengan kapasitas 240 liter 15 unit dan unorganik-organik 10 unit. Penempatannya dikoordinasikan dengan kepala DKP Denpasar. Joko Waluyo berharap program ACE Hardware ini rutin dilaksakan, sehingga Bali, khususnya Denpasar, tetap bersih dan menjadi tujuan wisata nyaman untuk dikunjungi. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar Ketut Wisada menyambut baik program ini. Kepedulian dunia usaha akan kebersihan lingkungan sangat membantu mewujudkan Kota Denpasar yang bersih. Untuk mewujudkan Denpasar bersih itu memerlukan proses panjang. Mulai dari mengubah mindset masyarakat yang membuang sampah sembarangan, menjadi membuang sampah pada tempat yang disediakan. Selain bersih dari sampah, pemerintah Kota Denpasar menerapkan program pemilahan sampah. Di mana sampah tersebut agar memiliki nilai ekonomis. Ketut Wisada menambahkan, sejumlah tempat sampah yang diberikan ACE Hardware Bali, tersebut nantinya akan ditempatkan di sekitar Lapangan Puputan Badung dan Lapangan Lumintang. (eka)

Bali Post/eka


19

Senin Umanis, 29 Agustus 2016

Penutupan SVF

Posisi Ketiga Dari Hal. 1

Terkait dengan modus korupsi yang dilakukan, ICW mencatat dari 210 kasus korupsi, 70 kasus di antaranya dilakukan dengan modus penggelapan. ‘’Modus yang paling sering terjadi selama semester I 2016 adalah penggelapan dengan 70 kasus korupsi, kedua terbanyak yakni produk fiktif sebanyak 34 kasus, dan di posisi ketiga dengan 25 kasus terjadi dengan modus penyalahgunaan anggaran,’’ kata Alamsyah. Total kerugian yang dialami negara mencapai Rp 890,5 miliar. Sementara itu berdasarkan sektor tempat terjadinya korupsi, sektor keuangan menjadi yang paling rentan dikorupsi. Kasus korupsi yang masuk dalam tahap penyidikan pada semester I 2016 berdasarkan sektor paling banyak di keuangan daerah, pendidikan, transportasi, sosial kemasyarakatan, dan kesehatan. ‘’Sektor keuangan daerah menjadi sektor yang paling rentan dikorupsi dengan 34 kasus. Sektor pelayanan publik menjadi sektor kedua yang rentan dikorupsi,’’ imbuhnya. Program Manager Divisi Investigasi ICW Febri Hendri meminta agar penegak hukum perlu memantau kepala daerah yang menerima uang. Penegak hukum melalui upa-

ya preventif terhadap kepala daerah juga perlu ditingkatkan karena pola korupsinya hampir sama. ‘’Pola korupsinya tak jauh-jauh dari izin seperti hutan, tambang, dan kebun. Kepala daerah juga menerima uang proyek ratarata 7-15 persen. Ini harusnya masuk radar juga,’’ kata Febri Hendri. Catatan ICW juga menyebut selama periode 2010-2015 ada 110 bupati yang menjadi tersangka kasus korupsi. Disusul wali kota 34 orang, wakil bupati sebanyak 16 orang, gubernur 14 orang, wakil wali kota tujuh orang, dan wakil gubernur sebanyak dua orang. ICW juga merilis aparat hukum di lima daerah teraratas yang rajin memerangi korupsi di daerahnya sehingga dapat mencegah kerugian negara yang lebih besar. Daerah yang paling banyak menindak kasus korupsi adalah Provinsi Jawa Timur yakni 19 kasus dengan kerugian negara mencapai Rp 223,5 miliar. Sementara urutan selanjutnya adalah Provinsi Jawa Tengah dengan 16 kasus dan kerugian negara Rp 13,5 miliar, Jawa Barat dengan 15 kasus dan kerugian Rp 76,6 miliar, disusul Sumatera Utara dengan 14 kasus dan kerugian Rp 33 miliar serta DKI Jakarta sebanyak 11 kasus dengan kerugian Rp 110,5 miliar. (kmb4)

Ekonomi Nasional Dari Hal. 1

Menyikapi hal ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengan melakukan wawancara dengan pelaku usaha dan elemen masyarakat serta birokrat. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden, dominan menyatakan khawatir dengan dampak pelambatan ekonomi nasional dan regional. Tercatat 65,74 persen responden mengaku terobosan pemerintah dalam membangkitkan ekonomi nasional perlu dievaluasi dan terus disempurnakan. Sejumlah kebijakan yang justru memberikan ruang kepada pengusaha asing menguasai peluang ekonomi harus ditinjau. Sedangkan sektor-sektor strategis seperti infrastruktur, listrik dan sektor retail termasuk properti harus diberikan kemudahan. Responden yang dominan pelaku usaha mengaku khawatir dengan kondisi ekonomi nasional jika tak segera dilakukan reorientasi kebijakan dan perimbangan pengelolaan keuangan negara. Kondisi ini selain diakibatkan realisasi anggaran yang tersendat dan cenderung tidak dapat direalisasikan oleh pemerintah, perekonomian Bali juga mendapat tekanan dari semua sektor terutama pertanian/perikanan dan juga sektor pariwisata yang mengalami kejenuhan yang sangat tinggi. Paket kebijakan ekonomi pemerintah juga cenderung tidak bisa terealisasi di Bali karena kredit perumahan

yang dicanangkan di Bali sulit dilaksanakan karena nilai tanah dan bangunan sudah sangat tinggi. Demikian pula KPR yang diharapkan juga tidak maksimal bisa direalisasikan karena pendapatan pekerja pariwisata mulai menurun dan kewajiban mereka sudah tinggi dengan biaya hidup di Bali Selatan yang sudah serba mahal. Sementara 32,16 persen responden mengaku masih yakin pemerintah bisa melakukan kendali terhadap tekanan ekonomi nasional. Responden mengatakan pemangkasan anggaran justru akan membuat terjadinya keseimbangan dalam pengelolaan keuangan. Terobosan ini diyakini akan efektif sepanjang yang dikoreksi pemerintah terkait dengan dana-dana yang tak efektif. Pos anggaran yang tak berkorelasi langsung dengan penguatan ekonomi nasional harus menjadi prioritas utama untuk dicoret. Responden juga meyakini tax amnesty akan sangat efektif apabila kebocoran anggaran termasuk korupsi bisa ditekan. Hal itu akan membuat stabilitas ekonomi akan menguat. Selebihnya, ada 2,10 persen responden tidak memberikan jawaban. Mereka umumnya mengaku tak paham betul dengan kebijakan ekonomi dan agenda pemerintah dalam mengelola paket kebijakan ekonomi. Responden mengatakan sejumlah paket kebijakan ekonomi hanya populer saat diumumkan, sedangkan realisasinya tak bergaung. (dir)

Dari Parade Budaya hingga Penampilan Musisi Ibu Kota PARADE Budaya yang diikuti sekitar 1.000 peserta mengawali rangkaian upacara penutupan Sanur Village Festival (SVF) XI/2016, Minggu (28/8) kemarin. Marching Band Gita Merdangga dari SMP Wisata Sanur mengawali parade yang mengambil start di sekitar Shankara Resto menuju lokasi SVF. Kemudian pawai ini diikuti peserta parade yang terbagi dalam 9 kelompok dengan masing-masing 100 orang. Peserta parade yakni dari 36 hotel yang berada di kawasan Sanur, Yayasan Pembangunan Sanur, Kelurahan Semawang, Desa Sanur Kaja dan Desa Sanur Kauh. Masing-masing peserta dengan busana adat dan unjuk kreasi saat melewati panggung VIP, sebelum ke lokasi festival di Lapangan Maisonette Inna Grand Bali Beach Sanur. Seusai pawai budaya, acara dilanjutkan dengan parade baleganjur di panggung utama. Parade baleganjur ini diikuti peserta dari tiga desa dan kelurahan di Sanur. Acara ini dirangkaikan dengan acara penyerahan hadiah dan seremonial penutupan festival. Ketua Harian SVD Ida Bagus Wisnu Diwangkara mengatakan, selama lima hari festival, mendapat sambutan yang luas dari masyarakat. Ini ditunjukkan tinggi animo pengunjung, baik wisatawan domestik maupun internasional. ‘’Kendati demikian, kami akan melakukan evaluasi dan terus meningkatkan kualitas festival yang ditujukan untuk melestarikan warisan budaya dan sekaligus memelihara citra Sanur serta promosi

Bebas Visa Dari Hal. 1

DITUTUP - Wakil Wali Kota Denpasar menutup SVF XI dengan pelepasan balon. pariwisata Bali,’’ katanya. Penutupan festival ditandai pelepasan balon LED yang dilakukan secara bersamaan oleh Wakil Wali Kota Denpasar Jaya Negara, Ketua Umum Yayasan Pembangunan Sanur Ida Bagus Gde Sidharta Putra dan para tokoh lainnya. Panggung hiburan tadi malam juga diramaikan dengan tari kolosal garapan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. Selain itu ada penampilan musisi Glen Fredly & Bakuucakar, sajian musisi tuan rumah The Bodhi & Rehhae Movement, Smal Axe & Reggae Movement serta Joni Agung n Double T Allstars. Festival tahunan yang digelar sejak Rabu (24/8) ini diisi berbagai program yang melibatkan dan ditonton puluhan ribu orang. Beberapa mata acara yang telah digelar di antaranya Bali Triathlon, turnamen tenis, turnamen

futsal, Sanur Golf Open Turnament, Sanur Village Cycling, food festival, pameran seni rupa, pameran fotografi, kompetisi Balap Jukung, festival layang-layang, dan yoga. Selain itu ada pula bersih-bersih pantai, pelepasan tukik, coral plantation, berbagai ragam olahraga air, turnamen mancing, aneka games, food bazaar, dialog budaya, malam pertunjukan dan musik, pemutaran film (Balinale), Sanur Kreatif Expo, atraksi pahat es, grape stomping, lomba burung berkicau, dan parade budaya. (ad1116)

Yuniartha menambahkan, re-branding pariwisata Bali dibicarakan dalam focus group discussion, Senin (29/8) siang ini. FGD melibatkan seluruh komponen pariwisata Bali, termasuk budayawan dan akademisi. Selain masalah branding, pariwisata Bali sebetulnya banyak menghadapi tantangan. Seperti masalah bebas visa untuk 169 negara, hingga isu-isu di bidang keamanan, kesehatan, dan lainnya. ‘’Walaupun kita mencari supaya wisatawan itu masuk sebanyak-banyaknya dengan bebas visa, kita harus hati-

hati. Sudah banyak kasus, seperti polisi dibunuh atau kasus Amokrane. Kemudian tantangan isu keamanan, isu virus,’’ jelasnya. Menurut Yuniartha, pemerintah maupun pelaku pariwisata tidak bisa sendirian menjaga pariwisata agar tetap diminati wisatawan dunia. Harus ada kerja sama yang terjalian di semua institusi, baik kesehatan, perhubungan, bea cukai, imigrasi, kepolisian, dan sebagainya untuk menjaga Bali. Termasuk memiliki kontak dengan negara lain untuk mengantisipasi masuknya warga asing yang potensial berbuat tidak baik di Pulau Dewata. (kmb32)

Dua Perkara Dari Hal. 1

Guntur mengatakan, ke-15 orang tersebut diperiksa untuk dua perkara berbeda, yakni

terkait tewasnya tersangka pembunuh polisi Birgadir Adil S. Tambunan dan Apri Adi Pratama, kemudian terkait tewasnya Isrusli. (ant)

Jangan Terpancing Dari Hal. 1

Semua diminta tenang dan tidak terpancing atas teror bom yang terjadi di Gereja Santo Yoseph, Medan, Sumatera Utara, Minggu kemarin. ‘’Jangan pernah mau terpancing dengan hal-hal semacam ini. Bangun terus kerukunan umat beragama. Biarkan pihak kepolisian yang menangani kasus ini,’’ ujarnya. Diberitakan, terjadi insiden penyerangan oleh pelaku teror Ivan Armadi Hasugian (18), pelaku bom bunuh diri di Gereja Santo Yosep Jl. Doktor Mansur Medan. Dari hasil pemeriksaan oleh polisi, remaja belia tersebut mengaku disu-

ruh orang tak dikenal untuk melakukan pengeboman. Tidak ada korban jiwa dalam percobaan bom bunuh diri terduga teroris di Gereja Santo Yosef di Jalan Doktor Mansur Medan, Sumatera Utara tersebut. Korban luka beberapa orang, termasuk Pastor Albert S Pandingan yang disebut-sebut menjadi target pembunuhan oleh Ivan. Pastor Albert menderita luka bacok di bagian tangan kiri setelah Ivan mencoba membunuhnya, namun berhasil dicegah oleh jemaat yang sedang mengikuti kebaktian. Setelah berhasil dibekuk, ternyata Ivan juga membawa rangkaian berupa bom. (kmb4/ant)

Motif Pelaku

Dari Hal. 1

Setelah itu, sejumlah jemaat gereja tersebut menghubungi pihak kepolisian yang menurunkan tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brimob Polda Sumut.

Pihak kepolisian masih terus mempelajari dan mendalami motif pelaku. ‘’Masih diselidiki, memang ada kabel, tetapi belum bisa dikonfirmasi karena masih dalam penyelidikan,’’ demikian Kombes Nur Falah. (ant)

Senin, 29 Agustus 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Gong Kebyar Genta Manik (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Dialog Interaktif

Prita 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Etalase/Folk Song 11.05 BCTTV 11.30 DW TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali 13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita

Gong Kebyar Dharma Winangun - Buleleng 15.30 Education on Bali TV 16.05 Dialog Interaktif Pablibagan 17.00 Seputar Bali Terkini 17.05 DW TV. Inovator 17.30 Taman Sari TK Gita Maharani Ubung (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda

20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Arja Muani Sunari Giri Bajra Sandhi 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Ista Dewata 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Solusi Alternatif Jeng Ana 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (1) 24.00 Closing

Bhurisrava Orang Suci, Kematian Menjemput Akibat Takdir

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Tiga Puluh)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

BERJUANG dalam pertarungan, dengan lengan-lenganku, mata kuat dan sehat. Kalian masih menganggap aku Satyaki sebagai orang sudah mati. Ini adalah sebuah perbuatan bodoh dari pihak kami. Kalian banteng-banteng di antara keturunan Kuru, pembantaian terhadap Bhurisrava itu telah aku sempurnakan. Kematiannya itu telah sangat pantas. Partha memotong lengan orang ini dengan pedang masih dalam genggamannya. Hal itu untuk memenuhi sumpah muridnya Satyaki, karena kasih sayangnya kepadaku. Semua yang berada di sisinya, telah dengan sederhana merampas kemuliaanku. Itu yang telah ditahbiskan harus terjadi. Takdir telah bekerja. Bhurisrava telah dibantai dalam tekanan pertempuran. Dosa apa yang telah aku perbuat? Pada zaman dahulu, Valmiki melantunkan ayat ini di bumi. Engkau mengatakan, oh kera, bahwa para wanita tidak boleh dibantai. Dalam semua zaman, bagaimanapun manusia

selalu, dengan kehati-hatian yang tegas, menyelesaikan dengan memberikan rasa sakit kepada musuh-musuh. Sanjaya melanjutkan, ‘’Setelah Satyaki mengucapkan kata-kata ini, tak seorang pun di antara para Pandava dan para Kaurava, oh raja, berkata apa pun dan sepatah kata pun. Di pihak lain, mereka diam-diam, memuji Bhurisrava. Tak seorang pun di sana memuji pembantaian putra Somadatta yang terkenal, yang kepribadiannya menyerupai seorang pertapa yang hidup di hutan. Bhurisrava itu adalah seorang suci. Dia selalu mempersembahkan mantra-mantra pada upacara api suci homa. Bhurisrava juga mendermakan ribuan mata uang logam emas. Kepala pahlawan itu anggun dengan rambut biru yang indah dan mata merah seperti burung-burung merpati itu, kelihatan seperti kepala seekor kuda yang dipotong dalam sebuah upacara kurban-kuda. Sedangkan dia sendiri ditempatkan dalam

altar upacara. Disucikan oleh keberanian dan kematian di ujung senjata, Bhurisrava yang pemberi hadiah dan pantas untuk setiap hadiah, badannya terlempar pada pertempuran hebat itu. Namun, berkat berkah Krishna, dia pergi ke daerah-daerah tinggi. Shadana, disiplin spiritualnya yang sangat keras melalui api suci homayadnya, mengantarkan rohnya mencapai langit dengan kebajikannya tinggi.’’ Dhritarashtra berkata, ‘’Tidak dapat dibantai oleh Guru Drona, dan putra Radha, Vikarna dan Kritavarman. Kemudian bagaimana Satyaki yang gagah perkasa itu tidak pernah sebelumnya ditahan dalam pertempuran itu dapat membunuh Bhurisrava? Janjinya kepada Yudhishthira, memang dia mengarungi lautan pasukan-pasukan Kaurava. Tetapi ketika dia kelelahan setelah melewati ribuan ksatria Kuru, Satyaki itu dipermalukan prajurit Kuru, Bhurisrava. Dengan lengan keras

melemparkannya di tanah?’’ Sanjaya berkata, Dengarkan, oh raja, tentang asal-muasal, di waktu yang lampau dari cucu Sini itu, bagaimana Bhurisrava itu juga dilahirkan? Cerita masa lampau ini akan dapat menjernihkan keragu-raguan paduka. Rishi Atri memiliki seorang putra bernama Soma. Putra Soma bernama Vudha. Vudha memiliki seorang putra, yang kemegahan-

nya seperti Dewa Indra yang agung. Dia bernama Pururava. Pururava memiliki seorang putra bernama Ayu. Ayu memiliki Nasuha sebagai putranya. Sedangkan Nahusha memiliki putra Yayati. Dia adalah seorang raja bijaksana yang setara dengan seorang kaum surgawi. Raja Yayati itu menurunkan melalui istrinya, Devayani, Yadu sebagai putranya tertua. (bersambung)

Sloka 9.17 Pitaham asya jagato Mata dhata pitamahah vedyam pavitram omkara rk sama yajur eva ca Akulah bapak dunia ini, aku juga ibunya, penunjangnya dan juga kakek leluhurnya. Akulah yang suci dan tunggal yang harus diketahui oleh manusia. Akulah Om, dan juga Veda-veda, Rig, Sama dan Yajur.


16 Pages

Monday, August

29, 2016

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip st.com. http://epaper.in rnationalbalipo online: http://www.inte

Monday,

y Spears Oops! Britnein in latest does it aga comeback e pop cultur

163 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

L O N A A T I E R N I N T

August 29,

2016

countSpain starts possible down to third national in year election Page 6

Atletico again s stumble

beach, one Pandawa destinaof the tourism which tion in Badung attraction the become regency in the

- Britney NEW YORK up pop culhitting Spears is more time, releasing retro ture one singing take to a new album, hits and about karaoke Video Music Awards time the MTV for the first (VMA) stage since 2007. a teen

who became sexSpears, 34, with breathy, and pop phenomenon hits like “Toxic” new ually-charged it Again,” released of a Did ahead “Oops!..I on Friday VMA album “Glory” return to the much anticipated in New York.superthe latest U.S. show on Sunday with She also became Photo sing and chat for his Anzuoni/File star to ride,host James Corden REUTERS/Mario segment, a medley talk show Karaoke” schoolgirl Nevada, Spears performs viral “Carpool Britney donned the as a in Las Vegas, where both shot her to famevideo Awards Award recipient that Billboard uniforms in the 1998 music Millennium the 2016 songs at 2016. 16-year old One More Time.” bits of burlesque.”Me,” music of May 22, with slinkywill perform “Make live for “... Babydominated pop and U.S., in which at the Spears Spears a personal G-Eazy, for Spears, electrowith rapper her first appearance before undergoing in 2006-2007 comeback”back to the fizzy signature she “goes performance VMA show, does best.” career meltdown her shaving her of her mode she top of the iTunes there since her halting 2007 when that included losing custody under stomp on was More” in “Glory” 40 nations of “Gimme blonde locks,and being placed hip. Arabia, career hit a low. such a huge imin more than two children had conservatorsin late charts including Saudi her “She has throughout a court-ordereda comeback has Friday, Russia. Keishin pact on this show have her back is She madethe past three years in Chile and Jennifer us to for show Billboard’s that with the single career, so for said Garrett English, 2008 and a nightly of the VMA album and Armstrong said for “Make Me”, a no-brainer,” been performing video her But the new her standout executive producer Las Vegas. surrounding her and music that “reclaimed dance style show. (rtr) Spear had the anticipation have thrust precision talent, a distinctive VMA performance cheerleader national spotlight. back in the Stone’s Rob Sheffield combines Post at: Rolling was “another fantastic Jl. D.Tamblingan ional Bali said “Glory”

find Internat

Sanur Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee Sari Kuta Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Kuta Hotel Jl. Pantai 20 Legwa Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear 21 Nu Laser Jl. Camplung Kuta Jl. D.Tamblingan Kuta Book Sari 17 DKerobokan Hotel 2 Wen Dys Jl. Bakung 22 Ganesa Jl.Petitenget Paradiso Bali Daiving Legian Kuta 17E Kerobokan 3 Seminyak 23 All For Jl. Padma 23 Jl.Petitenget Klod Resort&Spa 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 Legian Resort&Spa Jl.Petitenget 9 Kerobokan Klod 5 The Lokha 25 Lantern Emtertaiment Jl. D.TamblinganA Sanur Jl.Petitenget Live Sport No. 106 Dps No.126 6 66 Corner 26 Shearlock 140 Jl. Raya Puputan Jl. D.Tamblingan Grill No 148 7 Leghawa 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan 68 Mandala Renon Renon No dan Restoran 148 Jl. Raya Niti Jl. D.Poso 8 Retno Barr 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. D.Poso 9 Elkomedor 29 Dimsum Jl. Mohamad No. 39 Scret No.88 Renon Jl. D.Poso 10 Malaika 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar Jl. D.Poso 11 Snack Shack 31 Warung Wuruk 184 khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam Lokal Jl. D.Poso 12 Warung 32 Ayam Betutu Sanur Jl. D.Poso 13 Cokro Cafee 33 Bali Bakery Sanur Jl. D.Poso 14 T.J.Bar Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

You can

Wonderful Indonesia Focus Group Discussion 1 Badung Tourism keep on improving

s re confirm Singapo of locally41 cases ted Zika transmit virus: media Page 13

Real Kroos liftswin, Madrid to

IBP/file

Wonderful

Indonesia

Focus Group

Discussion

ving

p on impro

1

urism kee

Badung To

in Bali, Badung destination is not only tourism tourism the Nowadays, the favorite the quality, As one of increasing improving. support, said keeps on also the quality. In the environment Regency . but ve Putu Parwataall of rs must consider the destination Representati is supporting about quantity and managing the Wonderful that the housedone by the governtourism practitione must to support by improving the culture the program the effort many things preserving

Tourism Indonesia program and the quality ment. He said that the comfort of as of Badung objects increase desIBP/file The Head Cokorda Raka Dar- the tourism resources. The be done to and the locals such the humanthe lists are Sangeh, the tourists n, telecommuDepartment that everyone involved work of Raka Darmawan on IBP/file Beach and public transportatio mawan said business must tour- tinations Cokorda Pandawa 14.4 also water, etc. prepared nication, Taman Ayun, in the tourism in hand because tourism means fund work such as in Badung Kuta Beach. Putu Parwata “Developing Badung government sector. This attraction together, hand we cannot We leading sector potential billion for tourism developing tour“However,is must be support developing tourism ism is the the environment. on the need to dung has many tourism properly,” is for promotion, There the private the culture and and revitalization economics. only depend to that. We only said. in alone.the society and be managed destinations (kmb27) “We cannotmanaging tourism Parwata must that need to In additionthe already have from the ism in tourism. properly,” he added. es, of village he added. in Badung give manage it said that the locals government components of tourism infrastucuru must sector,” Tourism He also the development Badung. All people in Badung sug- developing also tries to maintain for the government. the tourism in highest income benefit from give us government including such as preserving gain They can Ba“Improving other side environment of tourism. very important. also take part.can make the tourism is culture, the is the the gestion that Indonesia said. the art and of all aspects and others. of Badung House better. Wonderful tourism,” he also stated The Head brand of national Raka Darmawan will increase that the government

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

SENIN UMANIS, 29 AGUSTUS 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Terpuruk, Pertanian Bali Salah Urus

Sandhy Sondoro ”Goyang” SVF

Teriakkan Tolak Reklamasi Teluk Benoa

BERBAGAI problem pertanian di Bali terungkap saat Sarasehan ‘’Strategi Membangkitkan Kejayaan Pariwisata Bali’’, serangkaian HUT ke-68 Harian Bali Post, belum lama ini di Wantilan Gedung Pers Ketut Nadha. Dalam sarasehan itu Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa menyoroti ada yang salah dalam pembangunan pertanian di Bali. Terpuruknya pertanian di Bali selama bertahuntahun, memperlihatkan ada yang salah urus. Meski dia sendiri seorang wakil bupati, dia nampak tak ragu mengungkapkan persoalan tersebut. Pejabat yang baru beberapa bulan menjadi wakil bupati ini mengakui tanah Bali begitu subur. Apa pun yang ditanam di Bali, sebenarnya bisa tumbuh dengan baik. Tinggal bagaimana petaninya mampu memodernisasi cara kerjanya, jeli melihat pasar dan konsisten. Dia belum melihat peran serius, khususnya pemerintah daerah dalam membangun lebih spesifik tentang pertanian ini, agar petani punya daya saing yang lebih baik. ‘’Tongkat ditaruh saja bisa tumbuh, ini menandakan suburnya tanah Bali. Tetapi pertaniannya terpuruk. Berarti ada yang salah urus dari pemimpin-pemimpin kita di Bali,’’ ungkapnya. Selain itu, Artha Dipa juga menyebut masalah klasik yang belum bisa tertangani tuntas, seperti masalah alih fungsi lahan dan keberadaan sumber daya manusia (SDM) petani yang belum memiliki daya saing. Modernisasi pertanian dengan pemanfaatan teknologi tepat guna, menjadi salah satu solusi. Tinggal, bagaimana mencetak SDM petani yang bisa konsisten membangun pertanian di Bali. Guna mengatasi ini, dia melihat keberadaan penyuluh pertanian bisa cukup membantu. Namun, pengetahuan penyuluh pertaniannya harus 10 langkah lebih maju dari petaninya sendiri. Sorotan serupa juga datang dari praktisi pertanian Nyoman Suma Artha. Dia melihat kurangnya sosok leadership untuk membangun pertanian di Bali. Petani Bali tak punya cita-cita bersama dalam mewujudkan kejayaan pertanian. Petani Bali seharusnya punya cita-cita bersama membangun kualitas hidup masyarakat Bali, secara berkelanjutan dan berkeadilan. Selain itu adalah soal etika kerja, menjadi petani yang profesional dan punya kredibilitas. Ini hanya bisa dibangun dari sosok seorang leadership yang bagus di Bali. ‘’Sekarang pertanian harus cerdas dan terukur, sehingga investasi tidak rugi. Muaranya jelas, memperoleh keuntungan lebih tinggi, untuk meningkatkan kualitas hidup petani,’’ tegasnya. Solusi dari semua persoalan itu, menurutnya, harus segera dibentuk sebuah perkumpulan dari petani-petani kecil ini agar memiliki daya saing. Caranya, dengan membentuk Koperasi Tani Bali. Saat ini Koperasi Tani Bali sedang dipersiapkan secara khusus untuk bersama-sama membangun petani Bali. ‘’Koperasi Tani Bali ini akan dikelola dengan profesional dan transparan. Ini bisa menjadi awal membangun teknologi pertanian kepada petani. Aspek bisnis dan pasarnya menjadi jelas, sehingga saat pascapanen, mampu dilakukan suplai berkelanjutan,’’ katanya. (kmb31)

RIBUAN pengunjung Sanur Village Festival (SVF) XI tahun 2016 ikut bergoyang ketika Sandhy Sondoro menyanyikan salah satu lagu andalannya berjudul ‘’Malam Biru’’, Sabtu (27/8) malam. ‘’Koor’’ penonton terdengar membahana menyambung refrein saat Sandhy mengganti kata ‘’Oh kasihku’’ menjadi ‘’Oh Baliku’’ dan ‘’Oh Sanurku, ini laguku, hanya untuk dirimu, tanda cintaku, padamu oh sayang’’. Lagu ‘’Malam Biru’’ itu mengakhiri penampilan Sandhy yang diiringi Indra Lesmana & Mosthly Jazz Band. Pesona Sandhy Sondoro yang menyihir penonton seolah mengusir penat di malam akhir pekan dan menghangatkan suasana menjelang tengah malam. Yang membuat penonton SVF kian antusias ketika Sandhy meneriakkan tolak reklamasi Teluk Benoa. ‘’Pokoknya saya menentang rencana reklamasi. Ayo tolak

Banjar Sangging

Bergantung pada Hasil Pertanian

Bali Post/wan

PARADE BUDAYA – Parade Budaya memeriahkan upacara penutupan Sanur Village Festival (SVF) 2016, Minggu (28/8) kemarin. Wakil Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menutup festival itu ditandai dengan pelepasan balon. Tampak hadir dalam acara tersebut di antaranya Danrem 163/Wirasatya Kolonel Nyoman Cantiasa, Ketua Yayasan Pembangunan Sanur Ida Bagus Gede Sidharta Putra, anggota DPRD Kota Denpasar I Wayan Mariana Wandira, Kades Sanur I Made Sudana, Bendesa Adat Sanur dan pejabat lainnya.

I Wayan Artha Dipa

Bali Post/eka

Ribuan Burung Berkicau

LOMBA burung berkicau meramaikan Sanur Village Festival (SVF) 2016, Minggu (28/8) kemarin. Lomba burung berkicau yang dimotori Kaliombo Bird Club, Intaran Sanur, serta didukung Pelestari Burung Indonesia (PBI) Pengda Denpasar ini mendapat respons dari pecinta burung se-Bali. Terbukti 1.020 peserta berlomba memperebutkan 23 sesi kelas bergengsi. I Made Sukarta (Indro), koordinator lomba burung berkicau SVF, mengatakan lomba kali pertama di ajang SVF ini mempertandingan kehebatan burung dengan kicauannya yang dinilai oleh tim juri profesional. Jenis burung yang dikategorikan dalam lomba di antaranya punglor batu, punglor kembang, murai, cucak ijo, cucak rowo, cendet, dan kacer. “Para peserta datang dari berbagai klub maupun perorangan yang ada di Bali, dan terdapat juga peserta luar Bali, meskipun mereka tidak diundang secara resmi,” ungkapnya. Ida Bagus Wisnu Diwangkara, koordinator umum SVF, mengatakan lomba burung berkicau SVF adalah wujud kepedulian SVF dalam memberikan ruang kreatif dan berekspresi bagi para pecinta burung berkicau untuk berbagi ke hadapan publik. D’Yan, warga Mengwi, Badung, yang mengikuti perlombaan ini sejak pagi tampak antusias. Dua burung murai batu miliknya yang bernama T-Rex dan Moster berhasil menyabet gelar juara satu dari kategori yang diperlombakan. “Saya memang sering mengikuti lomba sejak tahun 2010, dan lomba yang dilaksanakan oleh SVF saat ini patut diapresiasi dan dikembangkan lebih luas lagi, seperti mengundang peserta luar Bali,” katanya. Hal senada juga disampaikan Ida Bagus Yudhistira dari LBB Team Denpasar. “Hari ini saya melihat antusiame peserta yang membeludak, kiranya event lomba burung SVF tahun depan bisa ditingkatkan statusnya menjadi event nasional,” imbuhnya. (win)

reklamasi Teluk Benoa!’’ teriaknya. Ia mengaku mendukung warga Desa Adat Sanur dan rakyat Bali lainnya yang telah memproklamirkan penolakan terhadap rencana reklamasi. Sandhy tidak mau ikut hanyut dalam urusan politik di balik megaproyek itu, yang jelas, ia beberapa kali mengatakan mendukung gerakan Bali tolak reklamasi Teluk Benoa. Saat manggung kemarin, Sandhy yang sempat membagikan CD album terbarunya dan T-shirt beberapa kali membuat histeris penonton, terutama penggemar perempuan. Ia beberapa kali mengucapkan cinta Bali, cinta Indonesia dan cinta kampung halaman keduanya di Berlin sebelum membawakan sebuah lagunya yang berbahasa Jerman ‘’Berlin! Berlin! Ick lieb dir so sehr’’. Penyanyi kelahiran 12 Desember 1973 ini mengatakan bangga atas soliditas warga Bali yang tetap menjunjung tinggi adat, tradisi dan budaya, namun tetap menghargai berbagai kebiasaan berbagai warga bangsa yang berwisata ke Bali. Pada SVF 2015 lalu dia menyampaikan pesan yang sama agar warga Bali tetap mencintai daerahnya dan mencintai Indonesia. Selain Sandhy Sondoro, musisi yang tampil di panggung utama Sabtu malam lalu adalah Komang Layang Band yang membawakan irama classic rock kental. Sedangkan pada akhir acara tampil grup legend Bali, Crazy Horse, yang menampilkan lagu-lagu dari albumnya sendiri. (win)

Pagelaran Angklung Pukau Warga Osaka PAGELARAN Pesona 1.000 Angklung Indonesia Week 2016 memukau ribuan warga Osaka, Jepang yang menikmati irama alunan suara bambu itu seperti musik Kitaro, instrumentalist Jepang ternama di dunia. “Orang Indonesia itu pandai bermain musik ya. Irama musik bambu ini mirip Kitaro,” kata Yasuko Matsumoto, seniman Osaka, yang hadir pada puncak

acara Indonesia Week 2016 di Umeda Sky Building, Jepang, Minggu (28/8) kemarin, seperti dikutip dalam siaran pers panitia Indonesia Week Osaka 2016. Indonesia Week Osaka 2016 dibuka oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya pada 25 Agustus dan ditutup secara resmi oleh Konjen RI Osaka Wisnu Edi Pratignyo. Yasuko bersama seniman yang tergabung dalam Komuni-

BaliPost/ant

ANGKLUNG - Warga Jepang beramai-ramai memainkan angklung pada Indonesia Week 2016 bertemakan ‘‘Pesona 1.000 Angklung untuk Osaka, Jepang’’, Minggu (28/8) kemarin.

tas Lagu-lagu Kai Osaka datang khusus untuk menikmati angklung yang dimainkan grup musik dari Bandung, Insperto AWI, Arumba Orchestra (Alunan Rumpun Bambu). Selain itu Indonesia Week yang diorganisasikan Majalah BUMN Track dan Kinarya itu dimeriahkan tari Pendet dari Bali dan Jaipongan Jawa Barat. Ada juga pesta rakyat bak 17 Agustusan di Indonesia. AWI Orchestra tampil dengan lagu-lagu ‘‘Bengawan Solo’’, ‘‘Indonesia Tanah Air Beta’’, dan pengunjung histeris saat dimainkan lagu rakyat Jepang ‘‘Kojo No Tsuki’’ dan ‘‘Kokoro Tomo’’ dari Matsumi Isuwa yang populer tahun 1980-an. Menurut Yasuko, Kitaro yang bernama asli Masanori Takahashi mahir memadukan bunyi dari alat musik modern dengan bunyi-bunyi yang khas dari alat musik tradisional seperti beduk besar dan petikan kecapi tradisional Jepang. Efek suara dari alam tak luput dimasukkan, seperti suara kicau burungburung yang mengalun merdu silih berganti. “Saya rasa angklung Indonesia tak kalah dengan jenis musik Kitaro,” kata Yasuko Matsumoto. Diiringi semilir angin sore, bait demi bait lagu nasional Indonesia dan Jepang melantun merdu. Lagu ‘‘Bengawan Soslo’’, misalnya, fasih dilantunkan oleh warga asli Jepang, Sawamura Hidetoshi, pria berusia 68 tahun, bahkan juga menyanyikan lagu “Tanah Air Beta”. (ant)

BANJAR Sangging merupakan salah satu banjar yang masuk dalam wilayah Desa Kelating, Kerambitan. Sejak dulu, penduduknya sangat tergantung pada hasil pertanian. Namun jika dilihat dari sisi geografis, Banjar Sangging memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata. Selain memiliki pemandangan sawah yang masih luas, banjar ini juga mempunyai pantai. Klian Dinas Banjar Sangging I Gusti Putu Arya Sedana, Rabu (24/8) lalu mengatakan, meski memiliki modal geografis, potensi wisata di Banjar Sangging belum dikembangkan. Namun, diakuinya, sudah ada beberapa pengembang yang membeli lahan warga untuk akomodasi pariwisata. Namun, belum dibangun. Arya Sedana mengatakan, ada aturan di banjarnya tidak boleh menjual tanah untuk pembangunan perumahan. Tetapi diperbolehkan jika untuk akomodasi pariwisata. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan tidak sebatas tergantung dari pertanian. Selain menjadi petani, krama banjar yang terdiri atas 154 KK ini juga bekerja sebagai tukang. Banjar Sangging dulu terkenal dengan batu padasnya (paras) dan sebagian besar warganya tergantung pada pencarian batu padas. Namun, kini keberadaan paras semakin minim, maka pekerjaan mencari batu padas pun sudah mulai ditinggalkan. Dalam mengembangkan potensi wisata, perbaikan infrastruktur terutama jalan menjadi hal utama. Untuk itu, Arya Sedana berharap pemerintah membantu perbaikan jalan di Banjar Sangging yang sudah mulai rusak. ‘’Sudah ada bantuan dari PU Provinsi berupa 25 drum aspal dan bantuan dana perbaikan dari dana desa. Semoga secepatnya bisa terealisasi,’’ tuturnya. (san)

Bali Post/san

JALAN - Perbaikan jalan di Banjar Sangging Desa Kelating Kerambitan diperlukan warga untuk mengembangkan potensi wisata.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 29 Agustus 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu