20 HALAMAN
NOMOR 239 TAHUN KE 69
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
Kamis Paing, 27 april 2017
balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Jokowi Soal Kasus BLBI
Presiden Hanya Keluarkan Kebijakan Jakarta (Bali Post) – Kasus BLBI kembali mencuat setelah KPK menetapkan mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syarifuddin Arsyad Temenggung sebagai tersangka. Presiden Jokowi pun memberikan tanggapan tentang kasus tersebut.
Tito Karnavian
Kasus Novel Baswedan
Polisi Amankan
Dua Orang
Yogyakarta (Bali Post) – Polisi masih mempelajari orang-orang yang tidak menyukai Novel Baswedan, baik terkait persoalan pribadi maupun pekerjaannya, untuk mengungkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. ‘’Kami mencoba mempelajari motif siapa saja yang punya potensi tidak suka dengan yang bersangkutan, baik secara dinas maupun pribadi, tetapi yang utama tentunya masalah pekerjaan,’’ kata Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian seusai menghadiri acara ramah tamah dengan civitas akademika UGM, Rabu (26/4) kemarin. Menurut Tito, hingga saat ini Tim Khusus Polri masih terus bekerja. Selain melakukan pengembangan tempat kejadian perkara (TKP), juga menganalisis rekaman CCTV, memeriksa jaringan-jaringan komunikasi, saksi-saksi, serta mempelajari motif pelaku. Tito mengatakan ada dua orang yang sudah diamankan oleh kepolisian, namun setelah dilakukan pemeriksaan keduanya terbukti bukan pelaku penyerangan terhadap Novel. ‘’Ada dua orang yang sudah kami amankan, namun bukan pelakunya,’’ katanya. Hal. 19 Sebagai Target
Presiden Joko Widodo menilai instruksi presiden (inpres) yang pernah diterbitkan Megawati Soekarnoputri dalam persoalan Bantuan Liquiditas Bank Indonesia (BLBI) tidak bermasalah. Sebab, hal itu merupakan kebijakan. ‘’Ya, keputusan presiden, peraturan presiden, instruksi presiden itu adalah sebuah kebijakan. Itu kebijakan untuk menyelesaikan
persoalan-persoalan yang ada. Pelaksanaan itu wilayah yang berbeda lagi,’’ kata Jokowi, Rabu (26/4) kemarin. Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan akan menggunakan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Peraturan Mahkamah Agung (Perma) mengenai Tindak Pidana oleh Korporasi. Penerapan
itu terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi oleh mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung dalam pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada Sjamsul Nursalim. ‘’Cara asset recovery akan dilakukan adalah dengan menggunakan UU Tindak Pidana Pencucian Uang dan juga sudah diatur dalam Perma Korporasi bagaimana menerapkan tindak pidana ke perusahaannya, nanti kita akan masuk ke sana,’’ katanya, Selasa (25/4). KPK menetapkan Syafruddin sebagai tersangka karena saat menjabat sebagai
Kepala BPPN pada 2004. Dia diduga mengusulkan pemberian Surat Pemenuhan Kewajiban Pemegang Saham atau Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham atau pengendali Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI) pada 2004. Syafruddin mengusulkan SKL itu untuk disetujui Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dengan melakukan perubahan atas proses ligitasi kewajiban obligor menjadi restrukturisasi atas kewajiban penyerahan aset oleh BDNI ke BPPN sebesar Rp 4,8 triliun. Hal. 19 Kewajiban BDNI
Bangun Kekuatan Ekonomi Bali
LPD, KUD, dan BUMDes Harus Bersatu 2017 merupakan momentum memperkuat basis perekonomian. Demikian penegasan Ketua Umum MUI KH Maruf Amin. Oleh karena itu, harus ada arus baru ekonomi Indonesia yang berkeadilan dan bukan hanya menyejahterakan perorangan. Hal ini bisa dilakukan bila seluruh umat bersatu, bahu-membahu, dan mendongkrak satu sama lain. Lalu apa relevansinya pernyataan tersebut dikaitkan dengan ekonomi Bali yang selalu tumbuh melebihi rata-rata nasional, namun pemerataannya masih kurang? BALI secara khusus punya LPD. Bali juga punya BUMDes dan KUD. Ketiganya berbasih rakyat (umat) untuk menguatkan dan memerataan ekonomi. Namun ketiganya tak berdaya mengatasi ‘’serangan’’ pengusaha besar. Apalagi yang datang dari luar Bali. Benar apa yang dilakatan KH Maruf Amin. Mereka harus bersatu untuk mewujudkan ekonomi berkeadilan. Sebab, ketiganya memiliki kekuatan dalam bidang permodalan. Bayangkan LPD saja memiliki aset lebih dari Rp 13 triliun. Sungguh kekuatan luar biasa kalau dimanfaatkan secara terkoordinatif. Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd., Rabu (26/4) kemarin, mengatakan pertumbuhan sektor usaha di Bali cukup pesat. Itu tak hanya terbatas pada pariwisata, juga usaha penyediaan bahan upacara umat Hindu. Hal. 19 Sangat Sedikit
Penyusunan SPJ Disorot
Presiden Minta Pangkas dari 44 Jadi 2 Prosedur Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengeluhkan kerumitan menyusun laporan surat pertanggungjawaban (SPJ) yang membuat aparatur negara tidak produktif dalam menuntaskan tugasnya. ‘’Tadi baru saja naik, saya tanya ke Bu Menteri Keuangan masalah urusan SPJ saja. Ada 44 prosedur. Saya tanya lagi benar ada 44 prosedur, betul 44 prosedur, tetapi beranak menjadi 114 prosedur lagi,’’ kata Presiden saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2017 untuk Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2018 di Jakarta, Rabu (26/4) kemarin. Hal. 19 Kepala Sekolah
Joko Widodo
Liga Inggris
Chelsea Bungkam Southampton 4-2 Farhat Abbas
Bali Post/ade
Kasus Maryam
Farhat Sebut Peran SN
Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengacara Farhat Abbas sebagai saksi dalam penyidikan memberikan keterangan tidak benar pada persidangan perkara tindak pidana korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP) atas nama terdakwa Irman dan Sugiharto. ‘’Saya dapat panggilan sebagai saksi dalam perkara yang dilakukan oleh tersangka Miryam S Haryani (MSH). Seharusnya pemeriksaan 21 April 2017 berhubung saya ada kegiatan di Palembang dijadwalkan hari ini,’’ kata Farhat di gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/4) kemarin. Hal. 19 Sebagai Saksi
CHELSEA berhasil mengalahkan tim papan tengah Southampton dengan skor 4-2 pada pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, Rabu (26/4) dini hari. Pada babak pertama Eden Hazard menciptakan gol di menit kelima bagi The Blues, namun Oriol Romeu membalasnya pada menit ke-24. Di akhir babak pertama Gary Cahill menambah gol bagi Chelsea, sehingga skor menjadi 2-1. Pada babak kedua Diego Costa menjaringkan dua gol sebelum di akhir babak kedua Ryan Bertrand memperkecil kekalahan, sehingga skor akhir menjadi 4-2. Hasil ini membuat Chelsea menambah tiga poin menjadi 78 dan memantapkan diri menjadi pimpinan klasemen sementara Liga Inggris. Pasukan Antonio Conte memperlebar jarak dari urutan kedua Tottenham Hotspur dari sebelumnya empat poin menjadi tujuh poin. Meski demikian, Chelsea memainkan 33 pertandingan, sementara Spurs baru 32. Seluruh tim akan memainkan 38 pertandingan. (ant)
Diego Costa Bali Post/rtr
Terbaik Se-Indonesia, Tabanan Raih APN 2017 KABUPATEN Tabanan kembali meraih prestasi di level nasional. Kali ini, prestasi tersebut datang dari bidang perencanaan. Hal tersebut ditandai dengan keberhasilan Kabupaten Tabanan selaku wakil dari Provinsi Bali yang berhasil meraih peringkat pertama Anugerah Pangripta Nusantara (APN) 2017 kategori Penyusunan Perencanaan Terbaik. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dari Menteri PPN/Bappenas Bambang PS Brodjonegoro dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2017 di Hotel Bidakara, Rabu (26/4) kemarin. Proses penyerahan anugerah tersebut disaksikan langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo yang membuka secara resmi kegiatan Musrenbangnas tahun ini. Kegiatan itu juga turut dihadiri unsur kepala daerah, baik gubernur, bupati atau wali kota dari seluruh Indonesia. Keberhasilan Tabanan meraih APN dari Kementerian PPN/Bappenas tersebut tentu menambah deretan penghargaan yang diterima Kabupaten Tabanan. Bagi Bupati Eka, keberhasilan meraih prestasi tersebut bukan hanya
sebagai kebanggaan, namun harus diikuti dengan rasa syukur. ‘’Ini sudah kesekian kalinya Tuhan menitipkan prestasi bagi Tabanan,’’ kata Bupati Eka yang saat itu didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bapellitbang) Kabupaten Tabanan Ida Bagus Wiratmaja dan Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Tabanan I Putu Dian Setiawan. Bersyukur, sambung Bupati Eka, penting untuk dilakukan karena di balik penghargaan yang selama ini diperoleh ada amanat dan pesan untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Tabanan. ‘’Kita harus eling dan ingat bahwa ada amanah dan pesan yang tersimpan dan harus diperjuangkan demi menaikkan harkat dan martabat rakyat Tabanan,’’ katanya. Pada kesempatan yang sama, Bupati Eka juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak, baik di jajaran eksekutif maupun legislatif, serta semua komponen masyarakat yang sudah mengisi semangat perubahan di Kabupaten Tabanan. ‘’Mari bersama-sama berjuang dan jangan pernah
berhenti melahirkan hal-hal baru untuk membangun Kabupaten Tabanan ke arah yang lebih positif,’’ ucapnya. Dukungan itu, sambungnya, telah banyak melahirkan berbagai program yang membantu pembangunan Kabupaten Tabanan. Mulai dari Trans Serasi, BUMDes, Gerbang Indah, serta yang paling mengusung semangat gotong royong yakni program partisipatif dalam membangun infrastruktur daerah. Disinggung soal program apa yang akan dilakukan dalam waktu dekat, Bupati Eka menegaskan, pihaknya tidak ingin terlalu mulukmuluk. Yang terpenting adalah menerapkan program prioritas yang terfokus dan mudah dijangkau serta direalisasikan. ‘’Salah satunya pengelolaan sampah. Ini perlu kita kaji. Karena selama ini sampah menimbulkan banyak persoalan. Sementara mindset masyarakat tentang kesadaran untuk buang sampah juga harus diubah. Kita inginnya bagaimana sampah itu bisa jadi berkah. Dan, soal jalan, mudah-mudahan di 2018 bisa tuntas (perbaikan) semuanya,’’ tegasnya. Hal. 19 Tidak Fokus
TERIMA APN - Bupati Eka Wiryastuti bersama Kepala Bapellitbang Tabanan IB Wiratmaja seusai menerima Anugerah Pangripta Nusantara (APN) 2017.
denpasar
2
Kamis Paing, 27 April 2017
figur Tingkatkan Pendidikan Vokasi
MEMPERTEMUKAN para lulusan dengan dunia kerja melalui pendidikan vokasi merupakan langkah strategis bagi perguruan tinggi atau lembaga Bali Post/dok pendidikan dan pelatihan, untuk mengurangi jumlah pengangguran di Bali. Sebab, pendidikan vokasi dapat meningkatkan kompetensi masing-masing lulusan, sehingga siap bekerja. ‘’Perguruan tinggi atau lembaga pendidikan dan pelatihan, tidak hanya mengurus kurikulum, mendidik dan meluluskan mahasiswanya, tanpa bersentuhan dengan dunia kerja. Apalagi, perkembangan dunia kerja begitu cepat. Demikian juga inovasi-inovasi di bidang teknologi juga cepat. Sehingga kurikulum pendidikan vokasi harus benarbenar mengacu pada kebutuhan dunia kerja,’’ ungkap Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali I Ketut Wija, Selasa (25/4). Apalagi, saat ini sedang gencar-gencarnya dilakukan kegiatan untuk meningkatkan keterampilan para pencari kerja. Tidak hanya bagi mereka yang lulusan perguruan tinggi, tetapi juga tamatan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Sebab, jumlah pengangguran di Bali saat ini mencapai 1,89% (46-50 ribu orang). Dari jumlah tersebut, tren peningkatan jumlah pengangguran justru dari lulusan perguruan tinggi (meskipun tidak terbanyak). Hal ini disebabkan oleh dua hal, yaitu mis-match dan under kompeten/skill. ‘’Mis-match, yaitu tidak nyambung antara kompetensi yang diperoleh di perguruan tinggi dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Agar tidak terjadi mis-match, lembaga pendidikan vokasi ini harus benar-benar mencari informasi mengenai apa yang dibutuhkan dunia kerja. Sehingga lulusannya bisa langsung nyambung dengan dunia kerja. Yang kedua adalah under kompeten atau underskill. Memang skill yang dihasilkan perguruan tinggi belum mencapi skill yang dibutuhkan dunia kerja sesuai dengan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia - red),’’ jelas Wija. Selain meningkatkan pendidikan vokasi, yang terpenting saat ini adalah memberikan sertifikasi kompetensi kepada para lulusan. Sehingga para lulusan tidak hanya bekerja di Bali, tetapi bisa bekerja di seluruh dunia. ‘’Begitu juga semua lulusan perguruan tinggi kita harapkan menjadi tenaga kerja yang tersertifikasi kompetensinya. Sebab, sertifikasi kompetensi ini berlaku di seluruh dunia, sehingga bisa digunakan untuk bekerja di mana saja,’’ ujarnya. (win)
Tim Gabungan Sidak di Serangan
Mayoritas Rumah WNA Kosong
Denpasar (Bali Post) Tim gabungan dari unsur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar, Kantor Imigrasi, TNI dan Polri menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap warga negara asing (WNA) yang menyewa rumah atau vila di Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, Rabu (26/4) kemarin. Hasilnya, mayoritas rumah atau tempat tinggal WNA yang disasar dalam kondisi kosong karena mereka telah bekerja di daerah lain atau sedang melaut. Kepala Bidang Penanganan Konflik Kesbangpol Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gde Arisudana mengatakan, sidak itu bertujuan untuk mengecek keberadaan WNA di Kelurahan Serangan sesuai data yang diterima dari Kecamatan Denpasar Selatan, belum lama ini. Di samping itu, sidak ini juga penting untuk menertibkan dokumen mereka sebagai persyaratan untuk tinggal di Bali, khususnya di Denpasar. ‘’Tim gabungan turun ke lapangan guna mengecek dokumen WNA yang tinggal di Denpasar. Tim ini juga melibatkan unsur Imigrasi yang akan langsung melakukan tindakan apabila ditemui adanya penyalahgunaan izin tinggal,’’ ujar Arisudana. Dalam sidak kemarin, kata Arisudana, sebagian besar tempat tinggal WNA yang disasar dalam kondisi kosong. Hal ini dikarenakan mereka telah bekerja di daerah lain atau sedang melaut. ‘’Ini menjadi salah satu kendala dalam melakukan sidak di Kelurahan Serangan. Sebagian besar WNA yang tinggal di wilayah Serangan hanya untuk beristirahat, sedangkan mereka bekerja di tempat lain,’’ katanya menyesalkan. Menurut Arisudana, pihaknya berencana menggelar sidak ulang dengan menyesuaikan keberadaan WNA di rumah. Dari sejumlah WNA yang disidak kemarin, semuanya telah memiliki izin tinggal. Ia berharap semua WNA yang tinggal di wilayah Denpasar agar melengkapi diri dengan dokumen izin tinggal. Hal ini demi keamanan dan kenyamanan WNA itu sendiri. ‘’Sidak semacam ini akan rutin dilaksanakan di empat kecamatan di Kota Denpasar,’’ tegasnya. Arisudana meminta aparat kelurahan secara intensif melakukan pendataan dan melakukan koordinasi serta komunikasi dengan Kesbangpol yang nantinya dapat menindaklanjuti keberadaan WNA di masing-masing wilayah desa/lurah. ‘’WNA yang tinggal lebih dari 1 x 24 jam di suatu wilayah harus melaporkan diri kepada aparat di desa/kelurahan, sehingga tidak dianggap sebagai penduduk ilegal,’’ katanya. (kmb12)
Bali Post/eka
TARIAN PAPUA - Beberapa mahasiswa Papua di Bali mementaskan salah satu tarian daerah Papua di areal timur Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Denpasar, Rabu (26/4) kemarin. Tarian tersebut merupakan tarian daerah Papua yang biasanya ditampilkan di berbagai acara, kegiatan adat maupun penyambutan tamu.
Tiga Terdakwa Pungli Divonis Empat Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Majelis hakim yang menyidangkan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengurusan sertifikat tanah di Desa Tulikup, Gianyar, ternyata sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU). Dalam persidangan Rabu (26/4) kemarin, ketiga terdakwa yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polda Bali itu kompak dihukum selama empat tahun penjara. Majelis hakim pimpinan Made Sukereni menyatakan ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 12 huruf e Undang-undang (UU) RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberan-
tasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) KUHP. Ketiga terdakwa yakni
Kepala Desa Tulikup I Nyoman Pranajaya, Klian Dusun Banjar Menak I Gusti Ngurah Oka Mustawan dan Klian Subak Siyut I Gusti Ngurah Raka kompak dijatuhi hukuman pidana penjara selama empat tahun dan denda Rp 200 juta, subsider tiga bulan kurungan. Jika melihat pasal 12 huruf e, ancaman hukuman maksimal dari pasal tersebut adalah empat tahun. Ketiga terdakwa tampak kecewa dan sedih melihat putusan hakim atas pungli Rp 30 juta itu. Tak pelak, I Nyoman Pranajaya tampak pucat dan matanya berkaca-kaca. Begitu
KINERJA BUMD DAN PERUSDA PERLU DIEVALUASI
Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com
Atas vonis hakim tersebut, ketiga terdakwa setelah berkonsultasi dengan kuasa hukum menyatakan pikir-pikir. Begitu juga dengan JPU Wayan Suardi dkk. Putusan itu searah dengan tuntutan jaksa. JPU sebelumnya menuntut ketiga terdakwa dengan hukuman empat tahun penjara denda Rp 200 juta subsider enam bulan. Yang membedakan hanya subsider saja. (kmb37) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
WNA Bersekongkol Bobol Vila Polsek Kuta Utara berhasil mengungkap kasus pembobolan vila yang terjadi selama ini. Pelakunya Nasmin (52) asal Lombok, NTB bersekongkol dengan DN asal Italia dan ditangkap beberapa waktu lalu. Dikonfirmasi Rabu (26/4) kemarin, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Ika Prabawa mengatakan, tersangka bekerja menjadi pedagang dan tinggal di Jalan Cokroaminoto Gang Merpati, Denpasar Barat. ‘’Tersangka ditangkap pukul 18.00 Wita saat anggota melakukan penyelidikan. Dia dibekuk di jalan,’’ ungkapnya. Hasil interogasi dan pengembangan, tersangka pada 16 Februari beraksi di salah satu vila di Jalan Bidadari EE Gang Petitenget, Kerobokan Kelod, Kuta Utara. Korbannya Rafaela Silveira De Moraes (35) asal Brazil. Tersangka berhasil mengambil lima gelang emas putih, enam gelang kaki, satu buah cicin kawin dengan nilai kerugian Rp
20 juta. Selain itu, tersangka mengaku menyasar vila di Jalan Bidadari, Kerobokan Kelod, tanggal 6 April. Korbannya Alexander Knecht (33) asal Amerika dan kehilangan uang Rp 4 juta. Sedangkan vila tempat tinggal Sultan Fayez N Aliohani (21) asal Arab di Jalan Uma Alas Tuon, Kerobokan, dibobol pada 28 Januari lalu. Barang-barang yang hilang antara lain satu Iphone dan laptop. Terkait kasus itu, polisi mengamankan barang bukti Iphone dan uang tunai Rp 500 ribu hasil penjualan barang curian. ‘’Mereka ini spesialis bobol vila di tempat warga asing. Modusnya, malam hari DN mengajak minum korban di vila. Setelah korban mabuk dan tidur pulas, keesokan paginya pelaku ditelepon oleh DN dan disuruh mengambil barang berharga di TKP. Ini modus baru dengan melibatkan warga asing,’’ tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat ini. (rah)
Bali Post/ist
RILIS KASUS - Polsek Kuta merilis pengungkapan kasus spesialis bobol vila yang ditempati warga negara asing.
Pemkot Denpasar Tampilkan Ragam Kerajinan di Inacraft 2017
081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5
juga dengan dua terdakwa lainnya. Sebelumnya dalam pledoi, mereka minta keringanan hukuman karena tuntutan empat tahun dinilai terlalu berat. Dalam uraian putusan hakim, dijelaskan unsur yang memenuhi dalam putusan tersebut adalah melakukan, yang menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. Di samping itu, juga menyalahgunakan kekuasaan, memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar atau menerima pembayaran dengan potongan.
MEMPROMOSIKAN - Ny. Selly ikut mempromosikan produk kerajinan Denpasar kepada pengunjung ke Stan Kota Denpasar. INACRAFT sebagai ajang pameran produk kerajinan terbesar di Indonesia, kembali digelar di Jakarta Convention Center selama lima hari dari tang-
gal 26-30 April mendatang. Ajang ini menjadi kesempatan besar bagi Pemkot Denpasar untuk menampilkan ragam produk kerajinan Usaha Mikro Kecil
Menengah (UMKM) Kota Denpasar. Tahun ini, para perajin yang tergabung di Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar di bawah binaan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Kota Denpasar terlibat dalam Inacraft yang dibuka secara resmi Presiden RI Joko Widodo di Jakarta Convention Centre, Rabu (26/4) kemarin. Ajang berpameran perajin Denpasar dalam Inacraft ini mendapat suport dari Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra berserta Wakil Ketua Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Rai Iswara. Tampak Ny. Selly langsung berbaur bersama perajin di stan pameran Inacraft serta ikut mempromosikan produk kerajinan Denpasar kepada pengunjung yang tampak membeludak di Stan Kota Denpasar. ‘’Kami melibatkan para perajin dan juga wirausaha muda Denpasar,’’ ujar Ny. Selly. Hal ini diharapkan dapat lebih memperkenalkan ragam corak dan motif kerajinan Denpasar di tingkat nasional. Seperti tenun ikat endek yang menjadi salah satu produk yang dipamerkan memiliki nilai lebih da-
lam keberagaman dunia fashion saat ini serta tetap menjaga kearifan lokal yang ada. Di samping mempromosikan produk kerajinan, juga diharapkan para perajin dapat menggali ide maupun melihat peluang-peluang dalam meningkatkan inovasi produk kerajinan. Denpasar juga menampilkan kerajinan bordir, tenun ikat endek, sandal endek, aksesoris hingga tas anyaman. Salah satu perajin sepatu dan sandal Kota Denpasar, Jenny Meiga, mengaku mendapatkan kesempatan berharga dilibatkan dalam agenda pameran nasional ini. Meski rutin mengikuti ajang pameran di Denpasar, namun ini menjadi tantangan tersendiri menampilkan produk-produk terbaru sandal dan sepatu di ajang Inacraft 2017. Menurutnya, produk sandal dan sepatu banyak diminati masyarakat Jakarta dan luar Jakarta yang juga nantinya diharapkan dapat secara langsung berpromosi di ajang ini. Pameran kerajinan yang mengangkat tema sentral ‘’From Smart Village to Global Market’’ tersebut ditargetkan dapat menarik 200.000 pengunjung. Panitia penyelenggara berharap Inacraft dapat menghasilkan transaksi ritel Rp 142 miliar. (ad1783)
Kamis Paing, 27 April 2017
BADUNG
3 Status Kontrak Berubah
”Pasukan Hijau” Resah Mangupura (Bali Post) -
Rumor adanya perubahan status pegawai kontrak menjadi tenaga outsourcing pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) meresahkan sejumlah tenaga kebersihan di Kabupaten Badung. Pasalnya, hampir sebagian besar “pasukan hijau” itu menyandang status kontrak.
Bali Post/edi
PENGUJIAN IKAN - Serangkaian Bulan Karantina dan Mutu Hasil Perikanan, Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Denpasar melakukan pengujian ikan untuk mengantisipasi penggunaan formalin pada ikan laut di Pasar Ikan Kedonganan, Rabu (26/4) kemarin.
Pasar Ikan Kedonganan Jadi Pusat Pengujian Formalin
Mangupura (Bali Post) Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Denpasar melakukan uji formalin pada ikan laut yang diperdagangkan di Pasar Ikan Kedonganan, Kecamatan Kuta, Rabu (26/4) kemarin. Dari puluhan sampel yang diambil, tidak ditemukan adanya kandungan formalin dan logam berat. Kepala BKIPM kelas I Denpasar Habrin Yake mengakui Pasar Ikan Kedonganan merupakan pasar ikan terbesar di Bali. Oleh karena itu, pasar
tradisional ini dijadikan pusat pengujian formalin dan logam berat. ‘’Hari ini (kemarin - red), kami dari BKIPM melakukan kegiatan pengujian formalin di sini. Bukan berarti pada pasar modern kami abaikan. Intinya, semua kami awasi,’’ ujarnya. Habrin Yake menambahkan, kegiatan seperti itu diharapakan tidak dilakukan secara parsial, namun secara bersama-sama dengan instansi lain, seperti BBPOM dan Disnakanlut. ‘’Hemat kami, bila dilakukan gerakan secara bersama-sama, cakupan pemeriksaan jauh lebih
besar lagi,’’ katanya. Dari hasil pengujian terhadap 20 sampel ikan di antaranya tongkol, baronang, dan cumi, kata Habrin Yake, hasilnya semua negatif formalin dan logam berat. ‘’Dari 20 jenis sampel ikan yang diuji, semuanya negatif menggunakan formalin. Dari hasil uji sampling ini, kami mengambil kesimpulan bahwa ikan-ikan yang ada di pasar tradisional Kedonganan ini bebas formalin dan layak dikonsumsi,’’ ungkapnya. Dikatakan, hasil uji formalin dan logam berat ini akan direkomendasikan kepada
Disnakanlut Kabupaten Badung. ‘’Kami menyarankan kepada masyarakat yang bergerak pada usaha perikanan untuk menghindari penggunaan formalin. Gunakan es atau garam sebagai pengawet,’’ tegasnya. Kendati hasilnya negatif formalin, kata Habrin Yake, pihak BKIPM tetap melakukan pemeriksaan secara rutin yang akan dilaksanakan bersama Dinas Perikanan Kabupaten Badung dan BBPOM. Kepala Bidang Pemeriksaan dan penyidikan BBPOM Eka Ratnata menerangkan,
pada tahun 2017 ini pihaknya belum pernah menemukan formalin pada ikan. Kendati begitu, dirinya sangat mengharapkan partisipasi masyarakat. ‘’Kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat untuk secara bersama-sama mengungkap bila menemukan ikan yang dicurigai mengandung formalin. Selain itu, kami juga mengajak pedagang untuk tak menggunakan formalin pada ikan karena itu sangat berbahaya bagi tubuh manusia,’’ katanya mengingatkan. (kmb27)
Bupati Giri Prasta Resmikan Balai Serbaguna Desa Adat Sulangai
MERESMIKAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Selasa (25/4) lalu, meresmikan Balai Serbaguna Desa Adat Sulangai, Kecamatan Petang, ditandai dengan penandatanganan prasasti. BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Selasa (25/4) lalu meresmikan Balai Serbaguna Desa Adat Sulangai, Kecamatan Petang yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Dalam peresmian tersebut, Balai Serbaguna yang baru selesai dibangun, diupacarai
dengan melaspas dan mendem padagingan. Peresmian juga dihadiri Camat Petang beserta Tripika Kecamatan Petang, para tokoh dan masyarakat Sulangai. Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi kepada krama Desa Adat Sulangai yang telah mampu mewujudkan sebuah balai serbaguna.
Diharapkan gedung ini dapat dimanfaatkan dengan baik, khususnya dalam upaya mendukung pelestarian seni, adat, agama dan budaya. ‘’Kami harapkan gedung serbaguna ini dapat dimanfaatkan dalam upaya menunjang kreativitas seni budaya di Desa Adat Sulangai,’’ jelasnya. Bupati Giri Prasta menegaskan, urusan pelestarian dan pengembangan seni, adat, agama dan budaya sudah menjadi komitmen dan skala prioritas dari Pemkab Badung. Untuk itu, pemkab berupaya semaksimal mungkin membantu dan mendukung bidang seni budaya tersebut. Mulai dari dukungan pembangunan pura khayangan tiga, mensuport sanggar-sanggar seni termasuk memberi perhatian kepada para pemangku. Selain masalah seni budaya, Pemkab Badung juga berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti sandang, pangan dan papan, kebutuhan akan kesehatan dan pendidikan serta jaminan sosial tenaga kerja, selain itu sektor pariwisata sebagai sektor andalan penopang pendapatan
Badung juga menjadi skala prioritas. ‘’Semua program prioritas tersebut guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Ke depan, kami inginkan tercapainya indeks kebahagiaan masyarakat Badung,’’ jelasnya. Di akhir acara, Bupati Giri Prasta menyerahkan dana punia sebesar Rp 25 juta. Sementara itu, Bendesa Adat Sulangai I Made Asa melaporkan bahwa selain upacara melaspas dan mendem padagingan di Balai Serbaguna Desa Adat Sulangai, juga dilaksanakan upacara melaspas Balai Banjar Sandakan Kangin, Puslat PSPS Bakti Negara Ranting Bala Teja Desa Sulangai. Menurutnya, balai serbaguna ini sudah menjadi keinginan dari masyarakat Sulangai dan hal itu dapat terwujud tahun ini. Terwujudnya balai serbaguna ini tidak terlepas dari bantuan Pemprov Bali, Pemkab Badung, APBDes Sulangai, serta bantuan keuangan khusus dari Bupati Badung. Biaya yang dihabiskan untuk pembangunan balai serbaguna mencapai Rp 1,6 miliar. Sedangkan upacara/upakara
Badung Tuan Rumah Rakernas II Adeksi Parwata: Kegiatan Ini Bagian dari Pluralisme Bangsa RAPAT Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) Tahun 2017 yang berlangsung selama tiga hari di Kuta, secara resmi dibuka Menkopolhukam Wiranto, Rabu (26/4) kemarin. Dalam sambutannya, Wiranto menyatakan anggota DPRD dalam melaksanakan kinerja di daerah diharapkan dapat mengeliminasi konflik-konflik sosial yang terjadi sekarang ini. Salah satunya terkait perbedaan agama, suku serta perbedaan sosial. Lebih lanjut, Wiranto juga memberikan apresiasi terkait kegiatan ini, mengingat tema Rakernas Adeksi saat ini sangat strategis dan penting untuk keberlangsungan hidup bangsa I n d o n e s i a y a kni a d a n y a kepedulian untuk merawat kebinekaan dalam rangka menuju keadilan sosial di daerah. ‘’Tema ini sangat penting tatkala disuarakan DPRD, karena substansi menjadi sangat kuat untuk bagaimana mengeliminasi konflik-konflik sosial yang terjadi sekarang ini akibat perbedaan agama, suku dan perbedaan sosial,’’ terangnya. Pihaknya juga mendorong tema ‘’Peran DPRD dalam Merawat Kebhinekaan dan Mewujudkan Keadilan Sosial di Daerah’’ tidak menjadi sekadar tema, namun dapat diwujudkan dalam program nyata dalam Rakernas Adeksi kali ini. ‘’Melalui kegiatan ini, kami yakin pemantapan Pancasila dan bela negara juga menjadi bahasan, melihat saat ini
bangsa Indonesia sedang menghadapi kondisi yang cukup mengkhawatirkan, terutama dilihat dari munculnya kehendak-kehendak yang mengingkari adanya kebinekaan,’’ terangnya. Ketua Umum Adeksi Haji Armuji menyatakan bangsa Indonesia patut bersyukur saat bangsa dan negara lain di dunia dilanda kesulitan seperti peperangan, pertikaian antarsaudara, perpisahan, tetapi Indonesia tetap berdiri kokoh dalam perekonomian dan tetap t u m b u h positif dan stabilitas politik ekonominya. ‘’Hal ini patut disyukuri, namun kita selalu waspada tak boleh kendur, di tengah-tengah segenap usaha pemerintah dan masyarakat untuk membangun. Dalam hal ini juga Adeksi merasa perlu turut serta membrikade karakter bangsa Indonesia sesuai tugas pokok dan fungsi dewan bersama dengan jajaran pemerintah dalam upaya menciptakan stabilitas serta sikap toleran menghargai kebinekaan,’’ terangnya. Sementara itu tuan rumah Rakernas II Adeksi, Putu Parwata, menyatakan selamat datang kepada para peserta Rakernas II Adeksi di Kabupaten Badung. Datangnya sejumlah anggota DPRD dari sejumlah daerah ini menunjukkan Kabupaten Badung sebagai kabupaten terbuka untuk siapa saja. ‘’Dengan kedatangan para peserta Adeksi ini, Pemerintah Kabupaten Badung juga diuntungkan dalam promosi wilayah,’’ ujarnya.
MEMBUKA - Menkopolhukam Wiranto secara resmi membuka Rakernas II Adeksi Tahun 2017 di Kuta, Rabu (26/4) kemarin. Parwata juga mengatakan, berdasarkan tema yang diambil dalam Rakernas II Adeksi 2017, memiliki arti dan makna yang sangat strategis di tengah situasi dan kondisi yang ada di masyarakat. Isu-isu perpecahan, sparatisme dan keadilan menjadi berita yang sering muncul di media, baik cetak maupun elektronik. ‘’Oleh karena itu, peran DPRD sebagai salah satu unsur penyelenggaraan pemerintahan daerah menjadi sangat penting dalam rangka menciptakan kerukunan dan merawat kebinekaan,’’ katanya. Politisi PDI-P ini menambahkan, DPRD diharapkan
memberikan dan menanamkan semangat persatuan dalam kebinekaan, melaksanakan program pembangunan bersama pemerintah daerah. ‘’Sehingga nantinya dapat menciptakan keadilan serta meminimalkan ketimpangan pembangunan ekonomi. Semoga Rapat Kerja Nasional II Adeksi tahun 2017 dapat melahirkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif dalam rangka merawat kebinekaan dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial di daerah menuju masyarakat Indonesia yang bersatu dan berkeadilan dalam bingkai NKRI,’’ harap Parwata. (ad1785)
menghabiskan biaya kurang lebih sebesar Rp 64,9 juta. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih karena Bupati Badung melalui Dinas Kebudayaan sudah memberi bantuan untuk palinggih Khayangan Tiga dan palinggih lainnya. Dijelaskan pula, balai serbaguna ini mempunyai banyak manfaat, selain untuk mendukung pelaksanaan nyanggra piodalan, juga untuk kegiatan sekaa teruna. ‘’Kami harapkan balai serbaguna ini dapat sebagai tempat untuk meningkatkan pasemetonan, kreativitas serta persatuan dan kesatuan krama,’’ harapnya. Di samping itu, Made Asa menyampaikan beberapa permasalahan yang perlu segera ditangani. Di mana, di sisi selatan dan barat balai serbaguna tanahnya rawan longsor, sehingga segera untuk dilakukan penyenderan. Untuk itu, pihaknya memohon kepada Bupati Badung dapat membantu, dengan rencana anggaran mencapai Rp 800 juta. Program lainnya yaitu Pura Dalem Suarga yang belum memiliki jaba tengah. (ad1788)
Ditemui Rabu (26/4) kemarin, salah seorang petugas kebersihan di lingkungan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung mengaku mendengar tenaga kebersihan yang berstatus kontrak akan diubah menjadi outsourcing. “Kami khawatir perubahan status ini berpengaruh pada pendapatan yang sudah kami peroleh selama ini,” kata tenaga kebersihan yang enggan namanya ditulis di koran ini. Menurutnya, kehadiran pihak ketiga di DLHK juga dikhawatirkan akan menghilangkan sejumlah fasilitas yang telah dinikmati selama ini. “Kalau status berubah, pastinya akan ada yang dikurangi, baik hasil maupun fasilitas yang kami peroleh. Kami harap hal itu tidak terjadi,” katanya. Menyikapi rumor tersebut, Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan dengan tegas membantah akan menerapkan petugas outsourcing di lingkungan DLHK Badung, kecuali divisi mekanikal dan elektrikal sekitar 36 petugas. “Petugas kontrak sekitar 750 orang dan dari sekian petugas kontrak tidak akan mungkin di-outsourcing. Karena ini sudah komitmen Bupati Badung untuk mereka,” ungkapnya. Eka Merthawan menegaskan, tidak benar jika tenaga di DLHK akan dijadikan tenaga outsourcing. Bahkan, hal itu tidak mungkin diterapkan karena akan menjadi masalah besar nanti. “Kalau untuk divisi khusus, contohnya petugas ME untuk mengurus lampu, air mancur dan taman tertentu, memang outsourcing. Karena kita tidak punya tenaga permanen untuk menangani lampu,” ujarnya.
Menurut Eka Merthawan, petugas outsourcing ditugaskan di Patung Kuda Tuban, Dewa Ruci, Patung Hanoman Sempidi dan Ground Zero. Petugas outsourcing hanya 36 orang dan bekerja selama 280 hari. Sistem ini telah diterapkan hampir tiga tahun yang lalu. “Justru lebih efektif petugas tertentu menggunakan tenaga outsourcing. Karena begitu lampu mati, DLHK bisa kejar mereka untuk memperbaiki. Seandaninya pakai tenaga kontrak, biasanya memperbaiki bisa tapi membeli tidak bisa,” jelasnya. Pertimbangannya mencari petugas outsourcing, kata dia, partama tentu melalui kontrak pemenang tender. Karena masalahnya tidak ada istilah anggaran untuk memperbaiki lampu led dan lainnya. Mengingat indikator sekarang anggaran harus jelas. “Kalau saya pakai anggaran nggak bisa, makanya harus pakai outsourcing. Petugas, lampu, dan peranti lainnya sudah masuk kontrak dalam tender. Namanya terbuka semua pemeliharaannya dibebankan ke mereka,” jelas Eka Merthawan. Ia menambahkan, pihaknya memiliki rencana untuk mencari tukang sapu khusus yang bekerja malam hari dan menggunakan petugas outsourcing. Seperti di areal Pantai Kuta dan areal yang ramai lainnya. “Seperti di Kuta, pelaksanaannya 16 jam, sekarang baru delapan jam dari pukul 06.0014.00 Wita. Sedangkan, jam sore sampai malam hari mungkin kita cari outsourcing untuk areal Ground Zero, Legian, Seminyak, Kuta dan Kartika Plaza,” tegas Eka Merthawan. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Paing, 27 April 2017
Petinggi The Sukarno Center Berkumpul di Istana Tampaksiring BRI Kanwil Denpasar Serahkan Hadiah Program DUBU Sukmawati Tegaskan Tolak Ide dan Gagasan Agama di Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kanwil BRI Denpasar menyerahkan hadiah Program Dagang Untung Belanja Untung (DUBU) BRI di Aula Kantor Wilayah (Kanwil) BRI Denpasar, Rabu
HADIAH UTAMA – Pemimpin Wilayah BRI Bali Nusra Dedi Sunardi (kanan) menyerahkan kunci mobil kepada pemenang hadiah utama Program DUBU di Aula Kanwil BRI Denpasar, Rabu (26/4) kemarin.
(26/4) kemarin. Hadiah diserahkan langsung oleh Pemimpin Wilayah BRI Bali Nusra Dedi Sunardi kepada 42 nasabah BRI. Program DUBU merupakan program pemasaran BRI yang dilaksanakan secara serentak mulai Juni sampai Desember 2016 di 19 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia. Khusus untuk BRI Kantor Wilayah Denpasar, program ini dilaksanakan di area pertokoan sepanjang Jalan Diponegoro dan sekitarnya. Program DUBU terdiri atas Program Undian Pedagang dan Program Undian Pengunjung. Untuk Program Undian Pedagang, setiap saldo ratarata harian setiap bulan senilai Rp 20.000.000, pedagang berhak mendapatkan satu poin undian (berlaku kelipatan). Adapun pemenang Program Undian Pedagang berjumlah 21 orang dengan hadiah utama berupa satu unit mobil Gran Max Pick-up, serta hadiah lain berupa satu unit sepeda motor Honda Supra X, tiga unit Samsung TV 32 inch, tiga unit handphone Samsung Galaxy J5, tiga buah logam mulia 5 gram dan 10 buah voucher belanja Rp 500.000. Sementara untuk Program Undian Pengunjung, setiap transaksi yang dilakukan di EDC BRI dengan menggunakan Kartu BRI atau kartu bank lain senilai Rp 250.000, pengunjung berhak mendapatkan satu poin undian (berlaku kelipatan) dengan hadiah satu unit sepeda motor Honda Vario, lima unit Samsung TV 32 inch, 15 buah voucher belanja Rp 500.000. Dengan telah dilaksanakannya Program DUBU ini, diharapkan dapat mendukung program Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) sebagaimana yang dicanangkan oleh Bank Indonesia. Ke depannya, BRI berharap masyarakat terdorong untuk terus menggunakan Kartu BRI sebagai alat transaksi pembayaran dan finansial sehari-hari. (ad1784)
SUKMAWATI Soekarno Putri (putri Bung Karno) memberikan dukungan kepada pemerintah Joko Widodo agar lebih tegas dalam menghadapi tekanan serta gerakan radikalisme dan isu SARA yang kini marak di Indonesia, sebab hal ini sangat berbahaya bagi kelangsungan NKRI di masa depan. Demikian diungkapkan Sukmawati Soekarno Putri saat mengumpulkan petinggi The Sukarno Center di Istana Kepresidenan RI, Tampaksiring, Gianyar, Bali. Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa gerakan-gerakan inkonstitusional di Indonesia harus dihadapi serius oleh pemerintah, khususnya melalui alat negara, yakni TNI dan Polri. ‘’Gerbong PNI Marhaenisme adalah pendukung Presiden Joko Widodo. Kita ingin beliau menyelesaikan tugasnya dengan paripurna sampai tahun 2019. Di ibu kota Jakarta bersliweran berita–berita yang diembuskan pihak anti-Pancasila terkait eksistensi pemerintah saat ini. Saya nyatakan bahwa stabilitas
pemerintahan itu mutlak, karena menyangkut hajat hidup orang banyak di Indonesia,’’ ungkap Sukmawati. Ia juga menyoroti tantangan Presiden Joko Widodo dalam membangun kualitas sistem negara yang solid dan tidak melulu soal pemilu. ‘’Ini kebiasaan jelek di Indonesia. Pemilu 2019 masih jauh, tapi semua sudah kasak-kusuk tentang bagaimana merebut kekuasaan. Ini akan menghabiskan energi yang tidak sedikit. Selama semua proses politik dijalankan dengan baik, maka itu tidak masalah. Tapi jika inkonstitusional, akan berhadapan dengan hukum. Jika ingin jadi presiden, ya… silakan saja berlaga di 2019 dengan fair dan pilih partai yang sehati dengan rakyat. Jangan sekali–sekali menurunkan pemerintahan di tengah jalan. Kita sangat bersyukur di Indonesia semua proses transisi pemerintahan berjalan aman dan damai sepanjang reformasi. Saya minta mari kita dukung pemerintahan yang sah,’’ ujar Pembina The Sukarno Cen-
ter ini. Terkait adanya ide negara agama yang digagas oleh sekelompok ormas, ia meminta kepada semua pihak agar menghormati kedaulatan Pancasila dan NKRI sesuai konsensus founding father. ‘’Di Bali ada sosok pejuang Mr. Gusti Ketut Pudja yang kini menjadi pahlawan nasional. Dalam catatan kami kaum Sukarnois, beliau bersama Bung Karno berjuang agar negara ini menjadi NKRI. Beliau menolak Piagam Jakarta dengan syariat Islam karena NKRI adalah negara Pancasila,’’ jelasnya. ‘’Jadi, jika saat ini ada kaum sontoloyo yang mau mendirikan negara agama, mereka adalah kaum keblinger, kaum anti-Pancasila dan patut diwaspadai. Saya kira peran Bali sangat strategis untuk menjaga api Pancasila. PNI Marhaenisme, The Sukarno Center dan The Marhaenisme Institute punya tugas agar Indonesia tetap terjaga. Minoritas di Indonesia berhak menjadi pemimpin bangsa,’’ tegas Sukmawati Soekarno. (ad1797)
Musda IX REI Bali
Agus Permana Terpilih Jadi Ketua DPD Periode 2017-2020 MUSDA IX REI Bali berlangsung meriah di Hotel Quest, Jalan Mahendradatta, Denpasar Barat, Rabu (26/4) kemarin. Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata didampingi beberapa pengurus DPP REI, pejabat di Bali, Bupati Buleleng Agus Suradnyana, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra dan pihak perbankan. Musda kali ini mengusung tema ‘’Kerja Nyata REI Bali Mewujudkan Rumah Rakyat’’. Musda dibuka Kadis PU dan Pera Provinsi Bali Ir. I Nyoman Astawa Riadi. Ketua Panitia Musda I Gede Suardita, S.E. mengatakan, Pande Agus Permana Widura, S.H., MBA. terpilih menjadi Ketua DPD REI Bali periode 2017-2020. Selanjutnya akan disusun pengurus DPD dan program kerja. Dalam laporannya, Suardita menyampaikan banyak kegiatan dilaksanakan menjelang musda, mulai kegiatan sosial hingga peduli lingkungan. Menurutnya, rangkaian kegiatan menjelang musda terlaksana dengan baik berkat dukungan seluruh anggota REI Bali dan instansi terkait. ‘’REI Bali sangat komit mewujudkan mimpi masyarakat Bali yang ingin memiliki tempat tinggal. Kami berharap adanya dukungan pemerintah dan perbankan untuk mewujudkan mimpi masyarakat tersebut. Kegiatan ini juga disupport Bank Mandiri, BTN dan BPR Lestari,’’ ujarnya. Ketua DPD REI Bali I Gusti Made Aryawan menyampaikan, berkembang pesatnya REI Bali berkat kerja sama dan sinergitas pemda, pemerintah pusat dan stakeholder terkait yang membuat organisasi ini besar, santun dan beretika. ‘’Khusus Bapak Bupati Buleleng, Jembrana dan
Karangasem, merupakan pioneer pendukung program REI. Mudahmudahan bisa diikuti wali kota dan bupati lain dalam menyediakan rumah bersubsidi sesuai undang-undang,’’ tegasnya. DPD REI Bali siap menyediakan rumah, namun tanpa dukungan sinergitas dengan pemda dan perbankan, program tersebut tidak bisa cepat terealisasi. ‘’Selama kami memimpin telah melaksanakan beberapa kegiatan, di antaranya audiensi seluruh bupati dan wali kota, perbankan, OJK dan instansi terkait. Walau dalam kondisi sulit, kami bisa mewujudkan rumah rakyat 3 ribu unit tahun 2017. Menjelang akhir periode kepengurusan kami, REI Pusat memberikan kepercayaan sebagai pelaksana HUT ke-45 REI yang dihadiri ribuan undangan. Hal ini sangat membanggakan. Jika ada kekurangan atau hal-hal tidak berkenan selama menjabat Ketua DPD REI Bali, kami minta maaf,’’
ungkap Aryawan. Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata mengatakan, REI menjadi garda terdepan dalam membangun rumah rakyat karena perumahan MBR dibutuhkan oleh rakyat. Saat ini pemerintah sudah memberikan banyak insentif dan itu bentuk keseriusan agar program rumah rakyat bisa direalisasikan. ‘’REI berada di garda terdepan karena ibaratnya menjadi pasukan infantri. Yang bisa merealisasikan nyata rumah rakyat adalah kita (REI),’’ tegasnya. Pemerintah, lanjut Soelaeman, tugasnya memberikan, menciptakan dan membuat kebijakan yang mendukung pelaksanaan program tersebut. Selain itu membuat infrastruktur. ‘’Kita mempunyai tugas merealisasikan program ini. Saya mengapresiasi dan bangga Bupati Buleleng sangat membantu merealisasikan program ini, terutama soal perizinan,’’ tandas Soelaeman. (ad1786)
PEMBUKAAN MUSDA - Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) IX REI Bali di Denpasar, Rabu (26/4) kemarin.
VIMN Asia Gandeng Telkomsel Hadirkan ’’Nickelodeon Play’’ VIACOM International Media Networks (VIMN) Asia, sebuah divisi dari Viacom Inc. (NASDAQ: VIA, VIAB) menggandeng Telkomsel untuk aplikasi pemenang penghargaan Emmy yaitu ‘’Nickelodeon Play’’ di Indonesia. Ini rencananya diluncurkan pada kuartal ketiga 2017 dan diikuti ‘’Nick Jr. Play’’ beberapa bulan setelahnya. Menurut Paras Sharma, Senior Vice President dan General Manager, Asia Tenggara, Viacom International Media Networks, ‘’Nickelodeon Play’’ dapat diunduh secara gratis di Apple App Store, Google Play dan melalui ‘’Nickelodeon Kids Pack’’ yang merupakan premium Nickelodeon serta dapat
LAYANAN - Direktur Marketing Telkomsel Alistair Johnston (kiri) dan Senior Vice President & General Manager, Southeast Asia, Viacom International Media Networks, Paras Sharma, melakukan penukaran dokumen terkait paket layanan data ‘’Nickelodeon Play & Nick Jr. Play’’ di Hotel Ayana, Selasa (25/4).
diakses bagi pelanggan prabayar dan pascabayar Telkomsel di Indonesia. Telkomsel juga akan menawarkan lebih dari 173 juta pelanggannya sebuah paket langganan layanan data khusus untuk ‘’Nickelodeon Play’’ dan ‘’Nick Jr. Play’’ yang hadir dalam bahasa Inggris dengan lokalisasi bahasa Indonesia. ‘’Nickelodeon Play’’ dan ‘’Nick Jr. Play’’ adalah bagian dari Viacom Play Plex, rangkaian aplikasi mobile untuk masing-masing merek internasional utama milik Viacom, yang menawarkan akses videoon-demand (VOD) ke berbagai konten terkini. Terdapat pula konten live action dan seri animasi, serta konten lainnya seperti short-form content, games dalam ‘’Nickelodeon Play’’ dan ‘’Nick Jr. Play’’, dan video musik pra-sekolah dalam ‘’Nick Jr. Play’’. ‘’Kami sangat antusias dengan debut ‘Nickelodeon Play’ dan ‘Nick Jr. Play’ di Indonesia melalui Telkomsel. Aplikasi Viacom Play Plex didesain untuk memperluas akses terhadap konten kami di berbagai platform, serta memungkinkan mitra distributor kami seperti Telkomsel untuk memperdalam pengalaman hiburan yang mereka tawarkan bagi pelanggannya, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang ingin dapat mengakses konten Nickelodeon dari tempat yang aman kapan pun dan di mana pun,’’ ujar Paras. Direktur Marketing Telkomsel Alistair Johnston mengatakan, seiring meningkatnya tingkat konsumsi pelanggan dalam menonton video melalui jaringan seluler, Telkomsel terus menyediakan berbagai jenis konten video yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. ‘’Kami didukung oleh layanan broadband yang superior untuk memberikan pengalaman gaya hidup digital terbaik. Oleh karena itu, kami menyambut sangat baik kolaborasi dengan VIMN dan antusias segera memperkenalkan Nickelodeon dan Nick Jr. Play kepada pelanggan,’’ jelasnya. (ad1790)
DI TAMPAKSIRING – Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme Sukmawati Soekarno bersama Presiden The Sukarno Center Dr. Arya Wedakarna dan Pengurus The Sukarno Center di Istana Presiden, Tampaksiring, Gianyar.
Ultimo Aesthetic and Dental Center
’’Hand Rejuvenation’’ Solusi untuk Tangan Keriput WANITA yang tangannya keriput kini tidak perlu khawatir lagi. Teknologi baru dalam bidang kecantikan telah menemukan cara mengembalikan tangan yang keriput menjadi kencang seperti semula. Teknologi tersebut disebut Hand Rejuvenation Treatment. Ultimo Aesthetic and Dental Center merupakan klinik kecantikan yang beralamat di Jalan Dewi Sri, Sunset Road, Kuta, dengan teknologi advance atau terbaru. Ultimo juga menyediakan treatment Hand Rejuvenation karena Ultimo mengerti kebutuhan wanita. Dokter Aesthetic Ultimo Clinic, dr. Elisabeth Zora Stianto, menjelaskan tangan perlu peremajaan juga. Jadi, yang perlu kita perhatikan tidak cuma wajah. ‘’Kita harus memperhatikan top to toe, benar-benar dari rambut, wajah sampai ke bawah,’’ katanya. Semakin bertambahnya usia, tangan juga akan mengalami keriput sehingga perlu diremajakan. Tangan yang keriput dikarenakan kehilangan kolagen yang sejatinya ada di semua bagian tubuh. Keriput juga disebabkan tubuh kekurangan cairan dan volume, khususnya tangan sehingga terlihat kering. Pada usia muda, baik pria maupun wanita kondisi tangannya masih bagus, tidak ada keriput, kenyal karena susunan lemaknya masih banyak. Lemak yang letaknya di bawah jaringan kulit membuat tangan lebih berisi. Semakin tua, lemak tersebut akan mengikis. Menurutnya, masih jarang masyarakat Bali melakukan treatment Hand Rejuvenation menggunakan skin booster yang berisi asam hiloronik, bahan aktif. Asam hiloronik normalnya ada pada kulit untuk menyerap air dari tubuh untuk menghidrasi kulit. Seiring bertambahnya usia, gaya hidup seperti merokok, alkohol dan asam hialuronat termakan, sehingga perlu disubsidi lagi dengan asam hialuronat berat molekul ringan untuk mengisi jaringan yang kosong. ‘’Sifat asam hialuronat mengikat air. Orang
yang melakukan treatment Hand Rejuvenation disarankan minum air putih yang banyak agar hasil treatment lebih maksimal sehingga kulit lebih lembab,’’ imbuh Elisabeth. Hasilnya cukup instan, yaitu langsung terlihat. Hasil maksimum maksimal satu minggu, keriput memudar dan tangan tidak terlihat kering. ‘’Orang yang tangannya keriput berpikir tangannya kering, makanya cukup memakai body lotion atau hand lotion, padahal tidak cukup. Untuk mengatasi kulit tangan itu diperlukan pelembab dari dalam,’’ tukasnya. Zat tersebut diberikan dengan cara injeksi menggunakan jarum tumpul. Pemakaian jarum tumpul bertujuan agar tidak mencederai pembuluh-pembuluh darah yang ada di tangan. Elisabeth menyarankan melakukan treatment Hand Rejuvenation setiap enam bulan sekali. Di awal mencoba treatment lakukan sebulan sekali selama tiga bulan. (kmb42)
KEMBALI KENCANG – Tangan yang keriput (kiri) kembali kencang berkat teknologi Hand Rejuvenation Treatment dari Ultimo Aesthetic and Dental Center.
Keluarga Suka Duka Baladika Se-Bali Gelar Donor Darah
MENYAMBUT Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Baladika Bali pada 5 Mei 2017 mendatang, sejumlah kegiatan sosial mulai dilakukan oleh para pengurus di tingkat kabupaten/kota untuk memeriahkan HUT tersebut. Pada Minggu (23/4 lalu, Keluarga Suka Duka Baladika DPC Denpasar dan DPC Badung menggelar aksi donor darah di lapangan barat Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon, Denpasar. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Baladika Bali I Bagus Alit Sucipta, S.H. dan Dewan Pembina Baladika Bali I Nyoman Sudiantara, S.H. Pada acara yang digelar sekitar pukul 07.30 Wita ini, tidak hanya anggota suka duka yang ikut menyumbangkan darahnya. Ketua Umum Baladika Bali I Bagus Alit Sucipta juga ikut menyumbangkan darahnya. ‘’Kegiatan ini adalah wujud kepedulian Baladika Bali dalam misi kemanusiaan. Kami tidak hanya berperan sebagi ormas untuk menjaga Bali, tapi juga ingin memberikan sumbangsih darah untuk masyarakat yang membutuhkan,’’ ujar Alit Sucipta didampingi Wakil Ketua Umum DPD Pusat Baladika Bali Bagus Jagra Wibawa. Dikatakannya, toleransi Baladika Bali adalah kesederhanaan dan peduli terhadap sesama. Ini diawali dengan donor darah Baladika
untuk sesama. Ketua Dewan Pembina DPD Pusat Baladika Bali Nyoman Gde Sudiantara mengatakan, acara donor darah merupakan momentum bagus untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. ‘’Tema ‘Tat Twam Asi’ dalam HUT ke-13 adalah perwujudan bakti Baladika Bali untuk sesamanya. Dari rangkaian peristiwa yang sudah tercatat dalam sejarah, perubahan langkah organisasi ternyata lebih ke arah yang semakin baik. Baladika Bali berada dari, oleh dan untuk sesama,’’ ungkapnya. Ketua DPC Denpasar I Komang Ariawan didampingi Sek-
retaris I Made Kadek Arta, S.H. mengungkapkan, Baladika Bali sebagai ormas sangat peduli terhadap kemanusiaan. ‘’Setetes darah bagi masyarakat yang membutuhkan sangat penting. Jadi, kegiatan sosial ini akan rutin dilakukan,’’ katanya. Hal senada dikatakan Ketua DPC Badung Wayan Suyasa, S.H. Menurutnya, kegiatan sosial ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja. ‘’Rangkaian lain yang digelar selain donor darah dalam pra-HUT ke-13 adalah santunan ke panti asuhan, dilanjutkan sembahyang bersama di pura pada 30 April nanti,’’ terangnya. (ad1789)
DONOR DARAH – Keluarga Suka Duka Baladika se-Bali mengadakan kegiatan sosial donor darah di Lapangan Renon, Denpasar.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Kamis Paing, 27 April 2017
seremonial
5
Semangat Memperbaiki Diri Pemprov Bali Gelar Dharma Santi Nyepi pada 29 April Bandara I Gusti Ngurah Rai Gelar Dharma Santi SETELAH Dharma Santi Nyepi Tahun Çaka 1939 Tingkat Nasional diselenggarakan di Jakarta pada Sabtu (22/4) lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan menggelar acara yang sama untuk tingkat Provinsi Bali pada Sabtu (29/4) nanti di Gedung Kertha Sabha, Jalan Surapati, Denpasar. Acara yang mengangkat tema ‘’Melalui Dharma Santi Nyepi Tahun Baru Çaka 1939 Kita Mantapkan Sradha dan Bhakti dalam Menghadapi Tantangan ke Depan’’ ini akan diisi dengan berbagai acara seperti pembacaan sloka dan dharma wacana. ‘’Nanti ada dharma wacana yang disampaikan oleh Ida Pedanda Gede Kekeran dari Geria Ketandan, Blahbatuh, Gianyar,’’ kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam siaran persnya, Selasa (25/4). Lebih jauh Dewa Gede Mahendra menyampaikan, melalui Dharma Santi Nyepi diharapkan umat sedharma dapat berkumpul, saling mengucap maaf dan membangun
I Dewa Gede Mahendra Putra, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali. hubungan simakrama yang lebih baik di masa datang. Menurutnya, momentum hari raya Nyepi menjadi saat yang tepat bagi umat Hindu di Bali guna menjaga keharmon-
isan dan kedamaian. ‘’Melalui Dharma Santi ini kita wujudkan kerukunan antarumat beragama demi kesejahteraan masyarakat,’’ ujarnya. (ad1795)
Kerja Sama Fakultas Teknik Unmar dengan IESCO Beijing
Universitas Mahendradatta Siap Bangun IESCO Academy di Bali PTS tertua di Bali, Universitas Mahendradatta (d/h Marhaen), mendapatkan kerja sama besar dengan International Eco Savety Collaborative (IESCO) yang berpusat di Beijing, Cina. Setelah sukses menyelenggarakan 2nd World Eco Safety Assembby (WESA) di Bali Convention Center, Nusa Dua, beberapa waktu silam, kini IESCO sebagai lembaga internasional yang berafiliasi dengan PBB di New York, AS, berencana menggandeng Fakultas Teknik Universitas Mahendradatta (Unmar) membangun kantor IESCO International di Bali yang bertujuan melayani dan mengasistensi kebijakan publik terkait kebutuhan negara di Asia Tenggara. Demikian disampaikan Mr. Chongzhe Xu, Deputy Secretary–General IESCO, dari Markas Besar IESCO asal Cina di Kampus Pusat Universitas Mahendradatta Bali. ‘’Kerja sama IESCO dengan Unmar adalah mutlak, karena sudah bekerja sama sejak 2012. Nama baik Unmar sudah tercatat di sejumlah member IESCO yang berasal dari negara–negara sahabat. Bali sebagai pusat destinasi dunia tentu berperan strategis. Aliansi Bali dan dunia ini perlu untuk kemajuan dunia terutama pada sustainable development,’’ ungkap Chongzhe Xu. Hal senada diungkapkan Ms. Gozde Dizdar, President of Youth Wing of GPCEA asal Turki, yang juga hadir
KAMPUS UNMAR – Ketum Yayasan Unmar I GN Wira Wedawitry bersama Mr. Chongzhe Xu (Deputy Secretary–General IESCO) dan Ms. Gozde Dizdar (President of Youth Wing of GPCEA) saat kunjungan ke Kampus Universitas Mahendradatta (Unmar). memberikan dukungan pembentukan IESCO Academy di Bali. ‘’Saya kira ide untuk mendirikan IESCO Academy ini sangat strategis. Nantinya para parlementarian, pemimpin muda dan scholar akan datang ke Bali untuk bersekolah dan meneliti terkait lingkungan. Langkah mereka akan sangat ringan jika datang ke Bali. Ini akan menjadi pencapaian yang positif bagi Indonesia. Menggandeng Fakultas Teknik Unmar adalah keharusan, karena Unmar sebagai PTS tertua di Bali memiliki jejak rekam yang luar biasa. Makanya kita tanda tangani MoU pada hari ini,’’ kata Gozde Dizdar yang pernah
berkarier di unit PBB New York. Menanggapi hal itu, Dekan FT Unmar I Made Agus Mahendra, S.T., M.Sc. menyatakan apresiasinya. Menurutnya, FT Unmar siap bekerja sama dan menyiapkan SDM. ‘’Unmar dan IESCO punya misi yang sama, yakni melalui pendekatan akademis akan menciptakan kondisi lingkungan dan dunia yang lebih baik. Kita akan kirimkan delegasi FT ke Cina dalam waktu dekat dan segera mengadopsi kantor IESCO di Bali. Apalagi Fakultas Teknik Unmar adalah satu– satunya Fakultas Teknik Industri di Bali,’’ paparnya. (ad1781)
Dewan Minta Pemkab Serius Realisasikan ’’Shortcut’’ Singaraja-Bedugul
Singaraja (Bali Post) – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati 2016 telah direkomendasikan oleh DPRD Buleleng. Dalam rekomendasi itu, dewan memberikan catatan dan beberapa masukan penting untuk ditindaklanjuti dalam pelaksanaan pembangunan 2017. Salah satu saran itu terkait kepastian realisasi pembangunan shortcut Singaraja-Bedugul di lokasi lima dan enam (wilayah Desa Wanagiri dan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada). Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, Rabu (26/4) kemarin, mengatakan secara umum Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. telah menjalankan program dan kegiatan pembangunan tahun 2016. Dewan memuji capaian program oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mencapai 95 persen. Meski demikian, pihaknya menemukan realisasi program yang masih lambat. Keterlambatan itu terjadi karena kondisi teknis di lapangan dan dukungan regulasi yang seperti menghambat pelaksanaan program di lapangan. “Secara umum LKPJ sudah berjalan dan capaian realisasi yang 90
persen dan bahkan ada yang mencapai 95 persen. Yang sudah bagus kami harapkan dipertahankan dan yang masih lambat kita minta untuk diperhatikan untuk diperbaiki dalam pelaksanaan program di tahun 2017 ini,” katanya. Menurut Supriatna, selain merekomendasi LJKP Bupati 2016, pihaknya meminta agar eksekutif serius merealisasikan pembangunan shortcut Singaraja-Bedugul yang ditunggu-tunggu masyarakat. Apalagi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan shortcut dibangun tahun 2018 ini. Menunggu waktu realisasi itu, sejauh ini dewan telah berkoordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati membicarakan terkait pembebasan lahan yang menjadi kewajiban pemerintah daerah. Kewajiban kesiapan lahan ini menjadi penting dan harus disikapi serius oleh pemerintah daerah. Selain itu, masalah biaya pembebasan lahan harus disiapkan sejak awal dan hal itu sudah dilakukan oleh pemerintah daerah. “Shortcut ini tidak saja untuk kepentingan Buleleng namun untuk pemerataan pembangunan di Bali. Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan masalah lahan
termasuk biaya pembahasan lahan sudah dibicarakan. Prinsipnya kami mendukung penyiapan anggaran untuk pembebasan lahan shortcut tersebut,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. mengatakan, program pembangunan shortcut Singaraja-Bedugul sejauh ini memasuki masa persiapan. Dari koordinasi dan pendekatan dengan pemerintah pusat, shortcut dipastikan dibangun mulai 2018 mendatang. Menunggu pembangunannya, pemerintah sudah melakukan pendekatan dengan pemilik lahan yang terkena jalur proyek shortcut. Tidak hanya pendekatan dengan pemilik tanah, terkait anggaran untuk pembebasan lahan sudah dipersiapkan melalui APBD Buleleng dan mengajukan sharing dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Untuk anggaran dari APBD, anggaran pembebasan lahan shortcut dialokasikan melalui sisa dana penyelenggaraan Pilkada Buleleng dan hasil penghematan tender proyek. “Sebagian besar pemilik tanah sudah kami dekati untuk menyampaikan terkait pembangunan shortcut. Kami juga siapkan anggarannya dan nanti akan dibahas lebih rinci bersama DPRD,” jelasnya. (kmb38)
SETELAH berakhirnya perayaan Nyepi Çaka 1939, Galungan dan Kuningan tahun 2017, Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar Dharma Santi, Rabu (26/4) kemarin. Menghadirkan Ida Pandita Empu Jaya Acarya Nanda sebagai pedharma wecana, kegiatan ini mengusung tema ‘’Melalui Catur Brata Penyepian Çaka Warsa 1939, Kita Tingkatkan Kinerja dan Profesionalitas di Era Persaingan Global sebagai Bandara Kelas Dunia’’. Bertempat di Patra Jasa Bali Resort & Villas, Dharma Santi dibuka oleh General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi. Acara dihadiri internal Angkasa Pura I, perwakilan komunitas bandara seperti Otoritas Bandara Wilayah IV, Pangkalan Udara Ngurah Rai, Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai, Airnav Denpasar, Bendesa Adat Tuban serta mitra usaha dan mitra kerja.
DHARMA SANTI - Suasana dharma santi yang digelar Bandara I Gusti Ngurah Rai, Rabu (26/4) kemarin. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, ketika ditemui di sela acara mengatakan sebagai umat beragama, sudah sewajibnya kita semua memiliki semangat untuk terus memperbaiki diri dan saling memberikan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Menurutnya, dharma santi merupakan salah satu bagian dari ajaran
agama Hindu, yaitu sebagai bagian dari aktualisasi ajaran Weda. ‘’Kegiatan ini diwujudkan dengan menjalin kebersamaan antarumat Hindu dalam bentuk dharma wacana (ceramah agama), diskusi dan saling mengunjungi. Selain menjalin kebersamaan, kegiatan ini juga dijadikan sebagai sarana menjalin komunikasi dan meningkatkan sinergi antarunit di Bandara I Gusti
Ngurah Rai,’’ ungkapnya. Yanus berharap melalui kegiatan ini, hubungan antarinsan Bandara I Gusti Ngurah Rai dapat semakin harmonis dan sinergis. Dengan terus meningkatnya jumlah penumpang yang melalui Bandara Ngurah Rai, maka harus diimbangi dengan peningkatan layanan baik dari sisi kesiapan fasilitas dan kesigapan para personel. ‘’Saya percaya lingkungan kerja yang harmonis sangat berpengaruh pada peningkatan kinerja dan profesionalisme,’’ ujarnya. Ketua Panitia yang juga Ketua Suka Duka Made Luther menambahkan, tujuan dharma santi ini untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan di areal bandara. Pihaknya juga mengajak semua pihak yang berkecimpung di lingkungan bandara untuk terus memupuk rasa kebersamaan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang harmosnis. (ad1650)
Puslit Pariwisata Unud Gelar Konferensi ’’Pariwisata Pesisir dan Perubahan Iklim’’ UNTUK mengetahui dampak pariwisata pesisir terhadap perubahan iklim dan pengaruh perubahan iklim terhadap pariwisata pesisir, Pusat Penelitian Kebudayaan dan Kepariwisataan Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Asia Institute of Technology (AIT) Bangkok dan Centre Asie Du Sud-est (CASE) Paris melakukan penelitian dengan tema ‘’Coastal Areas Governance in the Context of Rapid Tourism Urbanization and Climate Change in Southeast Asia’’ di Bali, Timor Leste dan Thailand. Guna mempublikasikan risetnya, Rabu (26/4) kemarin Puslit Kebudayaan dan Kepariwisataan Unud menggelar Konferensi Pariwisata Pesisir dan Perubahan Iklim (Conference on Tourism & Climate Change) yang menghadirkan tiga pembicara yaitu Dr. Christine Cabasset (IRASEC Bangkok and CASE Paris), Dr. Vilas Nitivattananom (Asia Institute of Technology, Bangkok) dan Dr. Agung Suryawan Wiranatha (Unud). Acara melibatkan para akademisi pariwisata, pelaku industri pariwisata dan SKPD terkait. Kepala Puslit Pariwisata Unud Ir. Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., PhD. mengatakan, konferensi ini merupakan bagian dari penelitian bersama yang dibiayai pemerintah Prancis, Kementerian
Luar Negeri dan Pembangunan Internasional untuk tiga institusi, yaitu Unud, Asia Institute of Technology Bangkok dan CASE Paris. ‘’Untuk tahap pertama, kami mengadakan konferensi kecil ini guna menyampaikan hasil riset pendahuluan yang dilakukan dengan tema terkait pariwisata, urbanisasi dan perubahan iklim. Inilah yang kami teliti. Kami ingin mengetahui bagaimana pengaruh perkembangan pariwisata di daerah pesisir, kemudian dampaknya terhadap Climate Change dan bagaimana perubahan iklim tersebut berdampak terhadap perkembangan pariwisata pesisir,’’ ujar Agung Suryawan. Dilanjutkannya, apabila ada perubahan iklim, akan terjadi perubahan fenomena alam, seperti kenaikan permukaan air laut dan abrasi yang bisa menyebabkan kerusakan pantai yang dapat mengganggu aktivitas pariwisata. Begitu juga aktivitas pariwisata yang menghasilkan gas rumah kaca bisa mendorong terjadinya perubahan iklim. ‘’Kedua hal ini kami pelajari. Kami melakukan kajian menggunakan studi kasus di Bali, Timor Leste dan Thailand,’’ imbuhnya. Melalui penelitian ini diharapkan dapat diketahui secara dini dampak pariwisata pesisir terhadap perubahan iklim dan sebaliknya. Dengan begitu, dapat diketahui ba-
KONFERENSI - Kepala Puslit Pariwisata Unud Agung Suryawan Wiranatha (tengah) foto bersama peserta Konferensi ‘’Pariwisata Pesisir dan Perubahan Iklim’’ di gedung Bali Tour Board, Renon, Denpasar. gaimana cara memitigasinya supaya kegiatan pariwisata tidak mendorong terjadinya perubahan iklim dan tetap melakukan kegiatan pariwisata walaupun terjadi perubahan iklim. ‘’Hasilnya akan kami jadikan perbandingan karena masing-masing daerah mempunyai karakteristik tersendiri terhadap kerentanannya terhadap perubahan iklim atau dampak dari kegiatan pariwisata pesisir terhadap perubahan ikilm. Seperti cara mendapat air bersih saat kekeringan tanpa mengeksploitasi air tanah. Apakah menggunakan penyulingan air laut atau air limbah yang diolah dipasok untuk kepentingan air bersih,’’ tandasnya. Saat ini pelaku industri
pariwisata di Bali sudah banyak melakukan usaha untuk mengatasi dan menahan laju perubahan iklim, seperti menghemat energi dan mengurangi penggunaan energi yang bisa menghasilkan gas rumah kaca. Pelaku industri pariwisata di Bali sudah biasa mengolah air limbah dan memanfaatkannya sebagai pasokan air bersih, air bersih yang bersumber hujan dan mengolah air laut menjadi air bersih. ‘’Masalah sampah juga menjadi perhatian kami. Apalagi sampah di Denpasar dan Badung numpuk di Suwung. Kami berusaha ikut mengkaji solusi apa yang harus dilakukan untuk mengatasi tumpukan sampah tersebut,’’ ungkapnya. (ad1796)
Di Tengah Risiko yang Makin Meningkat
BPR Lestari Bukukan Laba Rp 46 Miliar pada Triwulan I 2017 SEPERTI halnya 2016, tahun 2017 merupakan tahun yang sama menantangnya bagi industri perbankan di Indonesia. Tantangan terbesar bankir-bankir Indonesia adalah risiko kredit yang semakin meningkat. Bagaimana tidak, naiknya NonPerforming Loan (NPL) akan menggerus laba perbankan, sehingga para bankir harus berjuang keras untuk menjaga kualitas kreditnya. Meskipun tekanan risiko kredit semakin menekan kinerja perbankan Indonesia, BPR Lestari selama triwulan I tahun 2017 masih mampu mencatatkan laba Rp 46 miliar atau naik 7% daripada periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp 43 miliar. ‘’Kami sangat bersyukur dengan pencapain ini. Kerja keras kami di triwulan I membuahkan hasil yang cukup memuaskan. Walaupun risiko kredit tahun ini cukup berat bagi perbankan, kami masih bisa untung. Kami optimis target laba di akhir tahun masih bisa tercapai,’’ kata Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari. Pertumbuhan laba memang masih di-drive oleh pertumbuhan kredit sebagai sumber penghasil laba BPR terbesar. Kredit per Maret tumbuh Rp 144 miliar (6,5%) dari posisi Rp 2,198 triliun per Maret 2016 menjadi Rp 2,342 triliun. Dari sisi tingkat kepercayaan nasabah pun menunjukkan pertumbuhan. Terbukti dengan naiknya dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun oleh BPR
Lestari sampai Maret lalu. DPK tumbuh Rp 424 miliar (15,4%) dari posisi Rp 2,755 triliun per Maret 2016 menjadi Rp 3,179 triliun. Kinerja laba, kredit dan DPK yang menunjukkan performa cukup bagus berhasil mendorong pertumbuhan aset BPR Lestari. Tercatat per Maret 2017, aset BPR Lestari mencapai Rp 4 triliun lebih, tumbuh Rp 465 miliar (13,14%) dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 3,5 triliun. Secara market share, BPR Lestari menguasai lebih dari 31% aset BPR di Bali. Selain pencapain kinerja keuangan yang mengalami peningkatan, tahun ini pun BPR Lestari mencapai milestone barunya, yaitu hadirnya layanan perbankan ATM Lestari. Dengan layanan ini menjadikan BPR Lestari satu-satunya BPR di Bali yang memiliki ATM. ‘’ATM ini merupakan small steps, langkah kecil BPR Lestari dari strategi kami untuk memasuki transactional banking,’’ ujar Pribadi Budiono. Adanya ATM Lestari diharapkan memberikan nilai tambah kepada nasabah dalam bertransaksi, sehingga nasabah dapat bertransaksi kapan pun tanpa perlu antre di kantor-kantor kas dan cabang BPR Lestari. ‘’Kami harapkan seluruh infrastruktur electronic banking akan bisa selesai tahun ini. Jadi, nantinya Tabungan Jumbo dan Tabungan Lestari bisa menjadi pilihan rekening bisnis untuk bertransaksi yang menguntungkan,’’ tuturnya. (ad1794)
Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari.
OPINI
6
Revisi Undang-undang 33/2004 dan 28/2009
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Mengendalikan Egosektoral Wilayah dan Kekuasaan KETIKA zaman kampanye pemilihan presiden (pilpres) lalu, Joko Widodo ‘’menjual’’ ide tol laut yang sempat banyak menimbulkan tanda tanya. Seperti apa dan bagaimana? Setelah menjadi presiden kemudian Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, berupaya mengimplementasikan idenya itu dengan memangkas birokrasi yang sangat membelit selama ini. Dengan demikian, kasarannya, ide tol laut ini adalah seperti proses produksi, distribusi serta konsumsi yang melaju dengan sedikit hambatan. Sebagai suatu contoh konkretnya harga BBM di Jawa sama dengan yang ada di Papua. Begitu pula diharapkan pada harga komoditas lainnya. Ada kesamaan harga, atau paling tidak disparitasnya tidaklah selebar beberapa waktu lalu antara harga di Sabang sampai di Merauke. Begitulah kira-kira. Kalau kita lokalkan ide tersebut per daerah, katakanlah Bali, mungkin tidaklah pas benar karena dari isi wilayah tidaklah begitu jauh dari pusat perekonomian. Katakanlah jarak dari Denpasar sampai Singaraja, atau Mangupura sampai Amlapura seputaran seratusan kilometer saja. Jadi, soal disparitas harga bahan makanan sebagai contoh tidaklah sahih untuk dibandingkan. Akan tetapi, kalau melihat ketimpangan antarwilayah dan antarsektor yang dari dulu sudah menganga, mengapa kian melebar saja? Bali sebagai pulau pariwisata, sudah sejak pertengahan tahun 1990-an mulai menggenjot secara besar-besaran potensi ini dengan gegap-gempita. Seakan ada ‘’perlombaan’’ antara kabupaten satu dengan lainnya. Sementara itu, provinsi hanya memandang sambil bengong karena terbentur Undangundang Otonomi Daerah. Ketika kabupaten semakin berpacu dan kemudian sarat pelanggaran peraturan daerah soal tata ruang wilayah, maka berbagai problema pun semakin marak terjadi. Persoalan lingkungan akibat dilabraknya tata ruang menimbulkan berbagai persoalan karena tidak hanya karena pelanggaran itu tetapi lebih banyak karena pelanggaran kemudian disusul pelanggaran lain dengan intensitas lebih parah. Semuanya mengacu pada bagaimana kemudian berupaya merapatkan jurang ketimpangan itu dengan menggenjot semua potensi yang ada. Tujuannya hanya satu: menggelembungkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sektor mana yang digarap? Tentu saja pariwisata. Sektor lain, pertanian dalam arti luas belum begitu menjanjikan. Angka pendapatannya tidak cukup signifikan untuk dapat bersaing dengan daerah-daerah lainnya. Pertambangan tidak punya, kalaupun punya itu hanya sebatas galian C yang semakin digerus semakin merusak alam. Tetapi apa boleh buat, seringkali mata dikatupkan, suara hati tidak didengar. Jadilah kemudian pembangunan yang dilakukan melabrak sana-sini. Peraturan positif serta konvensi yang sudah berurat berakar di masyarakat. Jadi tidaklah heran, kalau sebelumnya fasilitas pariwisata terkonsentrasi di Denpasar, Badung, Gianyar serta Tabanan, kini tidak lagi. Di semua daerah mulai bertumbuhan. Banyak yang tumbuh, banyak juga yang tumbang karena rontok dalam persaingan yang sangat sengit. Di daerah atau kantong pariwisata seperti Badung, Denpasar, dan Gianyar, terkesan tidak terkendali. Begitu pesat melesat. Hukum pasar yang berlaku. Moratorium hanya sebuah retorika. Semakin banyak dibangun, katanya semua peluang semakin terbuka. Katanya begitu, tetapi sejatinya jauh panggang dari api. Begitu membeludaknya, penawaran tidak sebanding dengan permintaan. Peluang di sektor Pajak Hotel dan Restoran (PHR) semakin menggoda. Pembagian PHR dari Badung kepada beberapa kabupaten tidak lagi cukup ampuh. Mereka ingin hanya menadahkan tangan, tetapi terjun langsung. Merebut kue pariwisata secara langsung tidak lagi hanya lewat Badung. Jadilah kemudian, seperti dikatakan di atas, semuanya kini berlomba-lomba membangun fasilitas pariwisata. Tidak semua beruntung, malah banyak yang buntung dengan meninggalkan berbagai masalah tidak saja finansial tetapi juga sosial, kultural maupun lingkungan. Lalu, bagaimana caranya agar hal ini tidak terjadi dan kesenjangan itu tidak semakin melebar? Cara satu-satunya adalah para pemimpin ini mampu menahan diri dan melihat kepentingan Bali sebagai tujuan utama. Bali sebagai satukesatuan, one island management yang digaungkan menjadi hal utama. Tidak terkotak-kotak. Pembagian PHR oleh Badung juga bagus walau menyisakan silang pendapat karena tidak lagi melalui tangan Provinsi Bali. Hal ini juga harus dipahami secara mendalam. Bali sebuah kesatuan holistik sosial, kultural harus dipahami secara sungguh-sungguh. Ini persoalah komunal bukan per daerah. Kalau ini didiamkan terus, dan masing-masing jalan sendiri-sendiri maka lambat laun kita akan menggali kubur sendiri.
S URAT PEMBACA
Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Lagu ”Jero Batan Moning” Terlupakan Indonesia kehilangan legenda musik Indonesia sepeninggal I Gusti Putu Gede Wedhasmara yang lebih dikenal dengan Wedhasmara (saja) sebagaimana diinformasikan Bali Post, Kamis, 20 April 2017, halaman 5. Wedhasmara yang lahir di Jero Batan Moning Grenceng Denpasar 10 September 1932, meninggal Senin 17 April 2017, akan di-palebon 14 Mei 2017. Generasi l960-an pasti sangat akrab dengan lagu-lagu seperti ‘’Kau Selalu di Hatiku’’, ‘’Senja di Batas Kota’’, ‘’Aku Ingin Bebas’’ (Ernie Johan), ‘’Semalam di Kualalumpur’’ (Tetty Kadi), ‘’Berpisah di Teras Sint Carolus’’ (Retno), ‘’Bunga Flamboyant’’ (Lely Dimiyati), ‘’Kaden Saja’’, dan ratusan lagu lainnya. Sayang sekali sangat sedikit (walau pasti ada) yang akrab dengan lagu ‘’Jero Batan Moning’’ ciptaan almarhum, padahal lagu itu merupakan apresiasi almarhum kepada Jero Batan Moning, tempatnya dilahirkan 86 tahun yang lalu. Ketika masih sebagai penyiar di Radio Menara (Jalan Sulawesi No.51 Denpasar), saya kerap kali memutar lagu tersebut. Begitu indah tata musiknya beraroma tabuh Bali, walau liriknya begitu sederhana sebagai berikut: ‘‘Waktu dulu kudilahirkan di Jero Batan Moning, diasuh ayah dan bunda yang tercinta. Selalu aku dimanja serta dibuai mesra, tak terlupa slama ayat dikandung badan. Tari nyanyi dan gamelan, juga aku gemari, kubawa dalam hidupku, pengisi sunyi kalbuku. Telah lama kutinggalkan oh Jero Batan Moning, tak terlupa selama ayat dikandung badan’’. Selamat jalan Pak Wedhasmara. Walau Pak Wedhasmara sudah amor ring acintya, namun lagu-lagu ciptaan Bapak yang banyak bernuansa Dewa Amor, tidak akan pernah amor. I Made Suarsa Jalan Gunung Seraya 32 Denpasar
Kamis Paing, 27 April 2017
Dalam Upaya Mempersempit Ketimpangan Masalah ketimpangan banyak mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Bahkan, Presiden Jokowi di depan pimpinan MPR, DPR, dan pimpinan lembaga tinggi lainnya menyampaikan secara khusus betapa pentingnya pemerintah bergerak untuk bisa segera mengatasi masalah ketimpangan tersebut. Alat ukur angka koefisien gini atau gini rasio, ditunjukkan oleh apabila berada pada angka di bawah 0,20 adalah posisi ketimpangan sangat rendah, 0,20 sampai dengan 0,39 ketimpangan rendah dan di atas 0,39 sampai dengan 0,59 ketimpangan sedang serta di atas 0,59 ketimpangan tinggi.
Oleh Dr. I Nyoman Sugawa Korry, S.E., M.M., Ak.CA. osisi Indonesia pada tahun 2016 (September) berada pada angka 0,394 (menurut data Badan Pusat Statistik/BPS)), sebuah posisi yang menurun dibandingkan tahun 2015 dengan angka 0,402. Menurunnya angka ketimpangan ini belum disambut baik oleh berbagai kalangan, karena basis perhitungan data koefisien gini yang dilakukan oleh BPS masih berdasarkan pengeluaran dan dasar perhitungan berdasarkan pengeluaran dinilai kurang valid karena mengabaikan aset, deposito, tabungan orang kaya dan utang orang miskin. Bahkan menurut analisis Center of Sustainable Development Goals Studies Universitas Pajajaran, kalau angka pendapatan dimasukkan maka angka koefisien gini bisa mencapai 0,45. Ini berarti tingkat ketimpangan berada pada posisi sedang. Terlebih lagi setelah lembaga Credit Suisse (Swiss) merilis data yang menyebutkan bahwa 1% orang terkaya di Indonesia menguasai 49,3% total kekayaan di Indonesia, dan 10% orang terkaya menguasai 75% dari total kekayaan. Kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi keempat di bawah Rusia (74,5%), India (58,4%), dan Thailand 58%), di mana 1% terkaya menguasai total kekayaan di negaranya. Data lain yang menunjukkan masih tingginya ketimpangan, ditunjukkan oleh 23,7 juta petani hanya memiliki 21,5 juta hektar lahan, sementara 304 perusahaan menguasai 26 juta hektar lahan, serta 13,57 juta petani tidak memiliki lahan. Presiden Jokowi pun telah mengambil kebijakan penting melalui redistribusi aset kepada petani, mempermudah akses keuangan dan per-
modalan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Redistribusi aset dimaksudkan sebagai jawaban agar terjadi pemerataan kepemilikan aset tanah kepada kaum petani, akses keuangan dan permodalan dimaksudkan sebagai jawaban untuk mendorong tumbuh dan berkembangkan kewirausahaan di kalangan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk meningkatkan produktivitans tenaga kerja. Pertanyaannya, apakah seluruh kebijakan tersebut relevan dengan kondisi objektif yang berkembang di Bali? Data angka koefisien gini di provinsi Bali tahun 2015 mencapai 0,38 dan sejak tahun 2011 sampai dengan 2015 sangat berfluktuatif, tahun 2011 mencapai 0,41, tahun 2012 menjadi 0,43 , tahun 2013 menurun menjadi 0,40 dan tahun 2014 naik lagi menjadi 0,42 serta tahun 2015 menurun menjadi 0,38. Perhitungan angka koefisien gini yang dilakukan oleh BPS sudah tentu sama dengan nasional, yaitu berbasis pengeluaran, bukan berbasis pendapatan. Artinya, kalau dihitung berdasarkan basis pendapatan maka angka koefisien gini di Provinsi Bali berada di atas 0,40, sebuah kondisi yang relatif tidak jauh berbeda dengan kondisi di tingkat nasional. Tetapi kalau merujuk kebijakan nasional dalam rangka mengatasi ketimpangan, yaitu redistribusi aset, jelas di Bali tidak ada aset yang cukup aset yang bisa diredistribusi kepada kaum petani, sedangkan di sisi lain sekitar 34% pekerja di Bali masih tergantung dengan penghasilan di sektor pertanian. Sedangkan untuk upaya mendekatkan akses permodalan dan keuangan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, sudah dan sedang dikembangkan di
Bali seperti pengembangan penjaminan kredit dan gerakan wirausaha serta peningkatan kualitas berbagai jenjang pendidikan. Dan hal strategis lainnya yang perlu dikembangkan adalah mewujudkan pemerataan infrastruktur melalui pemerataan kemampuan anggaran di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Saat ini di kabupaten dan kota di Bali telah terjadi ketimpangan yang sangat tajam dilihat dari sisi kemampuan anggaran yang dicerminkan oleh APBD masing-masing kabupaten dan kota di Bali. Misalnya tahun 2015 Kabupaten Karangasem dengan luas wilayah 839,54 kilometer persegi, dengan luas wilayah dua kali Kabupaten Badung (418,52 km2) mempunyai mempunyai pendapatan asli daerah (PAD) Rp 232 miliar atau 1/12 dari PAD Kabupaten Badung Rp 2,8 triliun. Begitu juga Kabupaten Tabanan dengan luas wilayah dua kali luas Kabupaten Badung hanya mempunyai PAD 1/11 dari Kabupaten Badung. Begitu juga Kabupaten Buleleng dengan luas wilayah (1.365,88 km2) tiga kali luas Kabupaten Badung hanya mempunyai PAD 1/11 di bandingkan Kabupaten Badung. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap kemampuan anggaran belanja masing-masing kabupaten dan kota, dan menimbulkan tingkat ketimpangan yang tinggi antarkabupaten dan kota ditinjau dari tingkat kemiskinan maupun angka indeks pembangunan manusia (IPM). Faktor penyebab ketimpangan dari sisi anggaran adalah ketimpangan pendapatan asli daerah dari pajak daerah yang bersumber dari penerimaan pajak hotel dan restoran (PHR). Memang sangat ironis,
Provinsi Bali yang telah berhasil mengembangkan Bali sebagai daerah pariwisata budaya yang didukung oleh seluruh masyarakat Bali, yang pada akhirnya memberikan penghasilan pajak daerah yang besar, tetapi oleh karena Undang-undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, justru PHR hanya dinikmati maksimal oleh Kabupaten Badung. Oleh karenanya, di tingkat nasional dibutuhkan kelanjutan kebijakan untuk melengkapi tiga kebijakan besar tersebut di atas yaitu redistribusi aset, akses keuangan dan permodalan, peningkatan kualitas SDM dan pemerataan kemampuan anggaran dan infrastrukur. Dalam rangka mendorong peningkatan pemerataan kemampuan anggaran daerah, maka revisi terhadap Undangundang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dan Undang-undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sangat mendesak untuk segera direvisi sebagai bagian strategis dari upaya untuk mempersempit ketimpangan di seluruh Indonesia. Beberapa pertimbangan yang bisa dijadikan bahan pertimbangan, di antaranya dalam kedua undang-undang tersebut pada hakikatnya menempatkan pertimbangan yang termuat dalam masing-masing konsiderannya undang-undang tersebut ditetapkan berdasarkan prinsip demokrasi, pemerataan dan keadilan, peran serta masyarakat dan akuntabilitas dengan memerhatikan potensi daerah (poin “e” konsideran UU No. 28/2009), dan bahwa hubungan keuangan, pelayanan umum, pemerataan sumber daya alam dan sumber daya lainnya antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dan pemerintah daerah perlu diatur secara adil dan selaras (konsideran poin “b” UU No. 33/2004). Khusus untuk Undang-undang No. 33/2004, dijelaskan bahwa pemanfaatan sumber daya alam dan sumber daya lainnya, dijadikan sumber yang dipergunakan untuk melaksanakan perimbangan keuangan antara pusat dan daerah. Faktanya dana perimbangan yang di-
jadikan sumber dana sesuai dengan pasal 11, perimbangan adalah hanya dari dana bagi hasil yang bersumber dari pajak (PBB, BPHTB dan PPh ps 25,29 dan PPh21) dan sumber daya alam. Di sisi lain, sumber dana bagi hasil yang bersumber dari sumber daya lainnya sama sekali tidak terjabarkan dalam pasal-pasal UU No. 33/2004. Kita berharap sumber dana bagi hasil yang bersumber dari sumber daya lainnya terjabarkan dalam revisi Undang-undang No. 33/2004 di mana pariwisata dimasukkan sebagai sumber dana dari sumber daya lainnya. Terkait Undang-undang No. 28/2009, baik provinsi dan kabupaten/ kota telah ditetapkan jenisjenis pajak dan retribusi yang bisa dikenakan, khususnya untuk jenis pajak diatur dalam pasal 2 dan untuk reribusi diatur dalam pasal 108. Sejalan dengan berlakunya Undangundang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, banyak kewenangan telah dialihkan atau beralih dari kabupaten/kota ke provinsi seperti kewenanagan kelautan, pertambangan dan lain-lain, maka sudah menjadi sebuah keniscayaan revisi terhadap Undang-undang No. 28/2009 harus segera dilakukan. Kalau mengacu Undang-undang No. 33/2004, dana bagi hasil yang bersumber dari sumber daya alam seperti kehutanan, pertambangan umum, perikanan, pertambangan minyak bumi, pertambangan gas dan bumi serta pertambangan panas bumi, di dalamnya diatur pembagian yang adil dan proporsional antara provinsi, kabupaten/kota penghasil dan kabupaten/kota pendukung. Oleh karenanya, dalam revisi Undang-undang 33/2004 dan Undang-undang 28/2009 dicantumkan juga pembagian hak atas provinsi, kabupaten/kota penghasil dan kabupaten/kota pendukung terkait dengan sumber dana bagi hasil yang bersumber dari sumber daya lainnya termasuk yang bersumber dari pariwisata. Penulis, Dosen Pascasarjana (MM) FE Universitas Warmadewa. Alumnus Program Doktor Ilmu Manajemen FE dan Bisnis Universitas Brawijaya
Yang Disegani dan yang Ditakuti POJOK
Orang yang disegani adalah orang yang ditempatkan pada posisi dihormati, dihargai, dipentingkan, diutamakan dan keutamaan lainnya yang mencerminkan sifat-sifat kedewataan atau disebut juga sebagai orang yang bernilai daiwisampad. Sedangkan orang yang ditakuti adalah kebalikan dari orang yang disegani. Orang yang ditakuti dapat menjadi sosok seperti bayangan setan yang selalu dipersetankan oleh semua orang yang mengenalnya. Segala perilaku dari orang yang ditakuti mencerminkan sifat-sifat keraksasaan, atau disebut juga sebagai orang yang bernilai assurisampad. Kalau boleh dikatakan, bahwa orang yang bernilai daiwisampad, dia dapat dikatakan sebagai wakil Tuhan di bumi dan karenanya selalu diperTuhan-kan oleh semua orang yang mengenalnya. Orang yang bernilai daiwisampad inilah yang selalu melangkah di jalan dharma (kuasa terang atau kebenaran sejati) dan dikodratkan untuk mengendalikan dan menghentikan segala perilaku yang adharma (kuasa gelap atau ketidakbenaran sejati) yang dilakoni oleh orang-orang yang bernilai assurisampad. Di mana pun kekuatan assurisampad itu berada, jauh ataupun dekat dan bahkan yang berada di dalam diri sendiri sekalipun; adalah menjadi kewajiban kodrati dari kekuatan daiwisampad untuk mengendalikannya dan menghentikannya, agar jangan sampai adharma merajalela menguasai dharma. Sri Rama dalam Itihasa Ramayana adalah sosok yang
Oleh I Wayan Sariasa disegani karena memiliki nilai daiwisampad dalam segala perilakunya. Walau musuh Sri Rama yakni Rahwana yang assurisampad berada nun jauh di seberang luatan seperti musuh di zaman treta yuga, tapi karena segala gerak-gerik Rahwana meraksasa sehingga harus dikendalikan dan dihentikan oleh Sri Rama. Terlebih lagi musuh yang berada dekat di sekitar kita seperti dalam Itihasa Mahabharata yang dikatakan juga berlangsung di zaman dwapara yuga, di mana keturunan Barata yakni Pandawa yang bernilai daiwisampad (dharma) harus mampu mengendalikan dan menghentikan segala perilaku saudaranya sendiri yakni Kurawa yang assurisampad (adharma). Berat memang ketika musuh datang dari orang-orang terdekat di sekitar kita, tetapi apa boleh buat, demi tegaknya dharma maka segala perilaku yang adharma harus dikendalikan dan dihentikan, walau itu dilakukan oleh saudara sendiri. Bahkan yang lebih berat lagi adalah pada zaman kaliyuga yang tengah berlangsung dewasa ini, bahwa kekuatan assurisampad yang menjadi musuhnya kekuatan daiwisampad sudah semakin kuat merajalela menguasai diri kita sendiri, seperti sadripu, sadatatayi, saptatimira, astadusta, astacorah trimala dan perilaku adharma lainnya. Semua musuh yang ada
di dalam diri kita ini harus bisa dikendalikan dan dihentikan oleh diri kita sendiri; karena jika tidak maka akan menjadi mustahil kita akan bisa mengalahkan musuh-musuh kita yang ada di luar diri kita, baik yang ada dekat di sekitar kita maupun yang ada di nun jauh di sana. Tetapi, perilaku adharma dari orang-orang yang assurisampad harus dikendalikan dan dihentikan demi tetap tegaknya dharma; dan menjadi kewajiban kodrati sang daiwisampad untuk menegakkannya hingga tidak ada musuh (adharma) yang mendigdayai dharma. Dan ketika musuh manusia tidak bisa menandinginya lagi, baik musuh yang ada di dalam dirinya maupun musuh yang ada di luar dirinya (dekat maupun jauh), maka itu berarti diri manusia sudah terantarkan pada kenikmatan zaman kertayuga. Jika kita mau berada seperti di zaman kertayuga, maka antarkan diri kita menjadi orang yang disegani, dengan melakukan hal-hal konkret di berbagai bidang yang berhubungan dengan hidup dan kehidupan; yang meliputi; ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, ketahanan dan keamanan rakyat semesta (ipoleksosbudhankamrata). Hal-hal konkret dimaksud yang seyogianya dapat dilakukan oleh kita adalah : (i) jangan durhaka kepada orangtua kita, karena orangtua kita
adalah raja kita. (ii) Jangan menyakiti dan menghina orang lain, karena mereka adalah sesama kita, teman sejawat kita. Karena, sebagaiama di dalam ajaran Tattwamasi, bahwa mereka adalah kita dan kita adalah mereka; jika kita menyakiti/menghina mereka itu sama artinya kita menyakiti/menghina diri kita sendiri. (iii) Jangan lakukan hal-hal yang tidak terpuji, seperti berjinah, berbohong, memperkosa, menipu, mencuri, merampok, korupsi, kolusi, nepotisme dan perilaku hitam lainnya yang merugikan orang lain sesama kita, karena semua itu bisa mengundang datangnya noda dan cela bagi diri kita sendiri. (iv) Waspada dan kontrol diri selalu dalam setiap perilaku kita seraya menjaga perasaan orang lain sesama kita yang ada disekitar kita serta (v) jalani hidup dalam keagungan kasih-Nya dengan selalu mendekatkan diri pada perilaku-perilaku yang daiwisampad dan menjauhi segala perilaku yang assurisampad. Masih ada banyak hal yang bisa kita jalani untuk menjadi orang yang disegani termasuk bersyukur dalam segala hal, dan ingatlah selalu bahwa diri kita tidak selamanya ada di dalam ada. Kesempatan kita ada di dalam ruang dan waktu yang sangat-sangat terbatas, hanya setitik dan sekejap saja dibandingkan keberadaan ruang dan waktu alam semesta yang tanpa batas.
Presiden soroti penyusunan SPJ sampai lembur. - Yang penting uang lembur. *** Bangun ekonomi Bali, LPD, KUD, dan BUMDes harus bersatu. - Jangan tergantung investor. *** Jokowi sampaikan tiga pesan untuk pelaku industri kreatif. - Pastinya jangan loyo.
Penulis, pemerhati masalah budaya dan sosial tinggal di Antiga, Karangasem
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
FLY BOARD Seorang wisatawan bermain watersport fly board di kawasan Tanjung Benoa, Nusa Dua. Foto diambil belum lama ini. www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
Kamis Paing, 27 April 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
REI Bali Ditarget Enam Ribu Rumah Rakyat
Bali Post/rah
RUMAH RAKYAT - Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata saat jumpa pers terkait target pembangunan rumah rakyat di Bali.
AGENDA BALI UPACARA PEDUDUSAN ALIT DI PURA GOA LAWAH n27 April 2017 Nganyarin n28 April 2017 Ngaturan Penyineb
PIODALAN RING PURA LUHUR ULUWATU n27 April 2017 Bakti Penganyar n28 April 2017 Penyineban
KARYA IDA BATARA TURUN KABEH DI PURA AGUNG BESAKIH n27 April 2017 Upacara Penganyar, Penyanggra Kabupaten Badung n28 April 2017 Upacara Penganyar, Penyanggra Kabupaten Buleleng n29 April 2017 Upacara Penganyar Penyanggra Kabupaten Jembrana n30 April 2017 Upacara Penganyar Penyangra Panitia Besakih n1 Mei 2017 Upacara Penganyar Penyanggra Panitia Besakih n2 Mei 2017 Upacara Penyineban
Denpasar (Bali Post) Keinginan pemerintah membangun rumah rakyat dalam jumlah besar disambut baik DPP REI. Ketua Umum DPP REI Soelaeman Soemawinata menginginkan realisasi program tersebut bisa dipercepat dan tahun ini Bali ditarget enam ribu unit. “REI jadi garda terdepan membangun rumah rakyat atau rumah MBR yang dibu-
tuhkan rakyat. Pembangunan rumah MBR masih kecil di Bali. Mulai sekarang harus lebih banyak. Kebutuhan rumah MBR di Bali banyak sekali hanya terkendala luas lahan dan harga tanah mahal sekali,” tegas Soelaeman saat memberikan sambutan Musda IX DPD REI Bali di Denpasar, Rabu (26/4) kemarin. Soelaeman menambah-
kan, pemerintah telah banyak memberikan insentif. Itu membuktikan keseriusan pemerintah bagaimana rumah rakyat cepat direalisasikan. Kalau pemda mendukung, ia yakin programprogram ini bisa direalisasikan sejalan dan secepat mungkin. BPN dan BTN juga harus mendukung karena niatnya membangun rumah rakyat.
Dengan pengembang bergerak maju, terciptanya lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi. REI adalah penggerak ekonomi nasional. Selain itu, REI menyediakan rumah rakyat. Karakter properti dibentuk dua cara yaitu karena pertumbuhan penduduk sehingga kebutuhan rumah banyak. Properti juga muncul karena ada kawasan pariwisata. Setelah
7
tumbuh, properti seperti mesin otomatis bergulir terus dan tidak bisa ditahan. Terkait Bali, Ketua DPP REI menegaskan, harga tanah mahal. Menurutnya, Bali dan Jakarta tidak ada bedanya. Oleh karena itu, pihaknya sedang mengampenyakan rumah vertikal untuk efisiensi lahan. Namun saat ini masih terbentur perda tinggi bangunan. (kmb36)
PAD 2016 Tak Capai Target
Kinerja BUMD dan Perusda Perlu Dievaluasi
Denpasar (Bali Post) -
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Bali tahun 2016 hanya tercapai Rp 3,041 triliun lebih atau 95,88 persen dari target Rp 3,171 triliun lebih. Padahal, pada tahun lalu sebetulnya ada peningkatan PDRB per kapita, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali, serta inflasi yang terkendali. Namun, Pemprov Bali dinilai belum mampu memanfaatkan kondisi tersebut. “Seharusnya bisa diikuti dengan peningkatan daya beli masyarakat dan ketaatan masyarakat membayar kewajiban-kewajibannya, akan tetapi kenyataannya terjadi sebaliknya. Bila dibandingkan dengan realisasi PAD tahun 2015 sebesar Rp 3,041 trilyun lebih, ini berarti tidak ada peningkatan,” ujar Ketua Pansus LKPJ Kepala Daerah DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana dalam Rapat Paripurna Internal DPRD Bali, Rabu (26/4) kemarin. Adhi Ardhana menyentil pula kinerja BUMD/Perusahaan Daerah seperti Perusda, yang dapat dikatakan tidak memberikan sumbangan
berarti kepada PAD Provinsi Bali. Pihaknya merekomendasikan agar gubernur mengadakan evaluasi terhadap kinerja BUMD/ perusahaan daerah tersebut. Rekomendasi ini memerhatikan ketidakberhasilan peningkatan PAD di tengah membaiknya kondisi ekonomi Pulau Dewata. Selain itu, upaya intensifikasi dan ekstensifikasi memang sudah sangat mendesak dilakukan. Mengingat, terbatasnya kewenangan daerah dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah serta semakin terbatasnya peluang untuk meningkatkan pendapatan yang bersumber dari PKB,
BBNKB, dan PBBKB. “Maka perlu meningkatkan peranan aset daerah, perusahaan daerah dan revisi sejumlah perda yang terkait dengan bidang pendapatan. Misalnya Perda nomor 2 tahun 1992 tentang Pemanfaatan Tanah Milik Pemerintah Provinsi Bali yang berlaku lebih dari 25 tahun, sudah sepantasnya ditinjau kembali,” jelas politisi PDI-P ini. Rekomendasi lain, Adhi Ardhana meminta gubernur untuk mengintensifkan penagihan tunggakan pajak terhadap kendaraan yang belum didaftarkan ke samsat. Selain itu, meningkatkan intensitas samsat keliling dengan
jadwal yang pasti sampai ke desa-desa. Pemeriksaan kendaraan pelat luar daerah juga perlu dilakukan. Baik pemilik perorangan maupun perusahaan/BUMN untuk membayar pajaknya di Bali. “Bagi kendaraan daftar ulang agar menerapkan sistem E-Samsat dan E-Regiden bekerja sama dengan kepolisian sehingga memudahkan untuk penagihan pajaknya,” imbuhnya. Adhi Ardhana menambahkan, pemprov perlu bekerja sama dengan aparat pemerintah terbawah yaitu kepala desa dan jajarannya untuk mendata dan mengingatkan wajib pajak. Tujuannya agar wajib pajak membayar kewajibannya tepat waktu. Tak ketinggalan, berkoordinasi dengan Bank BPD Bali untuk memastikan agar penerimaan pendapatan daerah langsung disetorkan ke kas daerah pada saat diterima. (kmb32)
Bali Post/kmb32
Adhi Ardhana
Penetapan Ranperda Pertambangan Ditunda
Masalah Ketinggian Dipersoalkan dalam Paripurna Internal
Bali Post/ist
ALUMNI - Reuni alumni SLUA Saraswati Klungkung angkatan 1982 digelar di Banjar Gerombong, Sampalan Tengah, Klungkung.
Polisi Menari Bondres
Denpasar (Bali Post) Sejak 35 tahun tidak ada komunikasi apalagi bertemu, membuat Kepala Bidang Teknologi dan Informasi (Kabid TI) Polda Bali Kombes Pol. I Gusti Gede Harnawa Pasimpangan menggagas reuni alumni SLUA Saraswati Klungkung angkatan 1982. Saat itu dipentaskan bondres oleh alumni yang juga anggota Polres Klungkung, Aiptu Nyoman Mudarsana. Pertemuan tersebut sangat mengharukan dan digelar di Banjar Gerombong, Sampalan Tengah, Klungkung, Minggu (23/4) lalu. “Reuni itu sangat mengharukan karena lama tidak bertemu. Tema yang saya buat yaitu 35 tahun hati kita tak pernah jauh. Anggota yang pintar bondres itu dulunya
pendiam sekali,” ujar Kombes Harnawa yang akrab dipanggil Awe, Rabu (26/4) kemarin. Harnawa mengungkapkan yang bisa hadir dalam reuni itu 80 orang, padahal jumlah siswa SLUA Saraswati Klungkung angkatan 1982 sebanyak 150 orang. “Kebetulan waktu itu saya jadi Wakil Ketua OSIS. Jadi, acara temu kangen ini sangat berarti bagi kami setelah 35 tahun tidak bertemu,” ungkapnya. Dalam reuni tersebut sama sekali tidak dipungut biaya karena ada yang menyumbang makanan, bondres, dan penyanyi. “Bahkan ada yang sampai menangis. Ada yang jadi polisi seperi saya, guru, kepala bank, balian, pedagang dan profesi lainnya,” tegasnya. Acara temu kangen terse-
but dilaksanakan di rumah Kadek Masmini. Dengan acara tersebut terjalin komunikasi lagi. Saya tidak pernah menyangka acara itu benarbenar mengharukan,” ungkap lulusan Akpol tahun 1986. Selama acara berlangsung dari pukul 10.00-16.00 Wita, tidak mengenal pangkat dan jabatan. Bahkan ada yang datang dari Jawa. “Alumni yang tugas di Polres Klungkung saya perintahkan mengumpulkan teman-teman. Dalam waktu sebulan bisa mengumpulkan 80 teman, ini luar biasa. Ke depan akan diagendakan lagi kegiatan seperti ini,” ungkapnya. Ia mengaku prihatin karena tahun 2002 SLUA Saraswati Klungkung ditutup. “Kalau bisa dibuka lagi,” harapnya. (kmb36)
Denpasar (Bali Post) Ranperda pertambangan mineral bukan logam dan batuan ditunda penetapannya dalam Sidang Paripurna DPRD Bali, Kamis (27/4) ini. Padahal sebelumnya, Pansus telah optimis ranperda bisa ditetapkan untuk menciptakan kondusivitas pascapenutupan galian C beberapa waktu lalu. Masalah ketinggian topografi, menjadi pemicu penundaan tersebut. Bermula dari ketidaksetujuan anggota Komisi I DPRD Bali I Nyoman Oka Antara terhadap hasil pembahasan Pansus Ranperda Pertambangan dalam Rapat Paripurna Internal DPRD Bali, Rabu (26/4) kemarin. Mengingat, ranperda tidak mencantumkan batas ketinggian topografi seperti halnya isi Perda RTRW Karangasem yang mengatur batas galian C maksimal 500 mdpl. “Lebih dari itu (500 mdpl - red) berbahaya. Kalau dulu diatur rusak parah, apalagi tidak diatur. Perda ini malah mengambang. Bukan peduli lingkungan, tapi malah ke-
pentingan pengusaha galian C,” kritik politisi PDI-P dari Karangasem ini. Oka menambahkan, harus ada kajian baru mengenai batas ketinggian galian C sebelum Ranperda Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan ditetapkan menjadi perda. Anggota Komisi I lainnya dari Karangasem, Gusti Putu Widjera, mengatakan ranperda pertambangan haruslah mengikat, bukannya gabeng. Mengingat, masalah galian C terbilang mengerikan sehingga perlu ada aturan yang jelas dari provinsi yang kini memegang kewenangan pertambangan. “Bagaimana bisa masyarakat mendapat nafkah tapi tidak merusak sekali. Jangan lagi dipasrahkan ke daerah,” ujar politisi Demokrat ini. Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama yang memimpin rapat paripurna internal dewan akhirnya membuat keputusan untuk menunda penetapan ranperda pertambangan. Diwawancara terpisah, Ketua Pansus Ranperda Per-
tambangan Ida Bagus Udiyana tampak kecewa dengan keputusan pimpinan dewan. Politisi Golkar ini merasa tidak diberikan cukup ruang untuk menyampaikan argumentasinya. Dikatakan, ranperda nantinya tidak hanya mengatur masalah pertambangan atau galian C di Karangasem. Akan tetapi di seluruh Bali dengan eksisting berbeda-beda setiap daerah. Kajiannya pun holistik menyangkut pra, pelaksanaan, dan pasca tambang yang berbasis lingkungan. Selain itu, tidak ada ketentuan dalam peraturan perundang-undangan mana pun yang mengikat harus terjebak di dalam ketinggian yang dimaksud. “Pansus dan eksekutif memang memberikan keleluasaan terhadap ketinggian, tetapi nanti menyangkut wilayah, spotspot, zona-zona, radius berapa meter yang bisa ditambang kita berikan kabupaten/kota mengatur dalam RTRW-nya. Karena amdal, UKL/UPL dan izin pemanfaatan ruang tetap menjadi domain kabupaten/
kota,” jelasnya. Udiyana khawatir penundaan penetapan ranperda akan menimbulkan masalah baru. Terlebih, setelah ketok palu harus ada peraturan gubernur yang nantinya akan lebih banyak mengatur hal teknis. Semakin lama diketok palu, kondisi pertambangan di Bali tentu akan semakin lama berada pada kondisi abu-abu alias tidak ada kepastian. Saat ini saja, banyak pengusaha galian C di Karangasem yang cemburu lantaran melakukan kegiatan di atas ketinggian 500 mdpl sehingga tidak bisa mendapatkan izin. “Ranperda ini akan memberikan payung hukum sehingga akan tercipta kondusifitas, selain untuk asas keadilan. Ketiga, (tidak ada batas ketinggian) keinginan masyarakat sendiri. Bagaimanapun, itu kan lahan mereka yang tertimbun oleh lahar. Ini laharnya yang akan diambil bukan menggali untuk bisa menemukan tanah asli mereka yang pada saatnya bisa produktif,” ujarnya. (kmb32)
BANGLI
8
Kamis Paing, 27 April 2017
RSU Bangli Kekurangan Tenaga Kesehatan Bangli (Bali Post) Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli belum mempunyai tenaga kesehatan yang memadai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, sampai saat ini pihak RS masih kekurangan sejumlah tenaga kesehatan. Hal itu diungkapkan Wadir Pelayanan RSU Bangli I Ketut Darmaja, Rabu (26/4) kemarin. Darmaja mengatakan, sebagian besar pihak rumah sakit sudah memiliki tenaga kesehatan maupun dokter spesialis. Meski begitu, pihak Bali Post/kmb41 RS masih tetap kekurangan I Ketut Darmaja beberapa tenaga kesehatan. “Selain kekurangan tenaga kesehatan, kita juga memang masih membutuhkan beberapa dokter spesialis. Sampai sekarang ini kita masih kekurangan beberapa tenaga kesehatan, seperti tenaga therapis wicara, psikolog klinis, dan farmasi klinis,” ungkap Darmaja. Menurut Darmaja, meskipun belum memiliki tenaga kesehatan tersebut, tetapi RSU Bangli tetap memberikan pelayanan kepada pasien yang membutuhkan penanganan tenaga tersebut. Pasalnya, pihak RS sudah melakukan kerja sama dengan tenaga rehabitilasi medis (RM) yang membidangi dengan pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah. “Kita sudah lakukan kerja sama dengan RS Sanglah terkait tenaga RM. Dimana tenaga RM itu sudah terjadwal dari RS Sanglah bertugas untuk membantu di RSU Bangli. Termasuk ketika kita perlu melakukan konsultasi nantinya juga akan dijadwalkan dengan RM tersebut,” katanya. Disinggung apakah tidak ada rencana untuk merekrut tenaga kesehatan yang belum dimiliki saat ini? Darmaja menyatakan jika nantinya ada tenaga kesehatan yang membidangi tersebut, kemungkinan akan direkrut. Pasalnya, sangat sulit untuk mencari tenaga kesehatan yang membidangi seperti yang dibutuhkan saat ini. “Memang untuk mencari tenaga yang membidangi itu sangat sulit, karena tergolong sedikit. Jika nantinya ada tenaga yang kita butuhkan, kemungkinan kita akan lakukan perekrutan,” jelas I Ketut Darmaja. (kmb41)
Pamerkan Produk Unggulan Saat HUT Bangli
Pengusaha dan Perajin Disediakan 20 Stan
Bangli (Bali Post) Peringatan HUT ke-813 Kota Bangli kembali bakal diisi dengan kegiatan pameran produk usaha dan kerajinan di Lapangan Kapten Mudita. Sesuai rencana pameran yang diperuntukan bagi para pengusaha muda dan perajin tersebut akan digelar selama lima hari mulai 10 Mei mendatang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangli Nengah Sudibya, Rabu (26/4) kemarin mengungkapkan, untuk menggelar pameran tersebut pihaknya sejauh ini sudah melakukan sejumlah persiapan, salah satunya dengan melaksanakan rapat. Sebagaimana yang direncanakan pameran tersebut bakal digelar seperti tahun sebelumnya dengan mengambil tempat di Lapangan Kapten Mudita. Dalam pameran tersebut pihaknya bakal menyiapkan dua puluh tenda (stan) untuk para peserta. Adapun mereka yang bakal diundang sebagai peserta pameran, yakni Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Bangli, JCI, perajin serta pengusahapengusaha otomotif yang ada di Kabupaten Bangli. Sejauh ini, Sudibya mengaku belum bisa menyebutkan secara pasti berapa pengusaha dan perajin yang sudah mendaftar untuk ikut serta dalam kegiatan pameran tersebut. “Mengenai berapa jumlahnya sejauh ini kita belum tahu pasti, belum sempat cek,” terangnya. Jika nanti minat pengusaha dan perajin untuk ikut ternyata lebih banyak dibandingkan jumlah stan yang disiapkan, Sudibya mengaku bakal menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan. “Kita akan sesuaikan. Seperti pengusaha mobil dan motor, kalau mereka punya tenda sendiri mereka bisa bawa tenda sesuai karakter perusahaan masing-masing. Kita akan sediakan tempat,” jelasnya. Sudibya menambahkan, pameran ini kembali digelar saat HUT Kota Bangli dengan tujuan untuk lebih mengenalkan produk-produk unggulan karya para pengusaha serta perajin yang ada di Kabupaten Bangli. Diharapkan pameran yang akan digelar serangkaian HUT Kota Bangli nanti tidak saja ramai dikunjungi masyarakat lokal Bangli, namun juga masyarakat kabupaten lainnya. (kmb40)
Kaur Desa Batukaang Lapor Polisi
Bangli (Bali Post)I Made Kangen (41), Kaur Desa Batukaang, Kintamani, terpaksa melaporkan I Ketut Teken (50), warga di desanya, ke Polsek Kintamani, Rabu (26/4) kemarin. Hal itu dilakukan Kangen lantaran tak terima dengan perkataan Teken yang mengatakan dirinya tak pantas menjadi aparat desa karena pernah menjadi narapidana. Informasi yang dihimpun siang kemarin menyebutkan, permasalahan antara kaur desa dengan warga tersebut bermula dari adanya cekcok antara Kangen dengan anak terlapor I Ketut Suarsana (23) pada Senin (24/4) lalu. Pertengkaran tersebut dipicu karena adanya kesalahpahaman saat keduanya bercanda. Ketika itu Suarsana sempat mengaku ingin memukul Kangen. Kangen yang rupanya tak terima dengan perkataan Suarsana kemudian marah dan terlibat adu mulut dengan Suarsana. Namun, pertengkaran di antara keduanya saat itu dapat diselesaikan di lokasi. Setelah kejadian itu, Kangen selanjutnya pergi ke kebun untuk menyabit rumput. Saat pulang dari kebun, korban melintas di sebuah jalan di desanya. Tanpa disengaja, Kangen kala itu bertemu dengan terlapor dan Suarsana yang sedang membawa senjata tajam berupa tah/parang. Sambil membawa senjata tajam, terlapor dengan nada keras sempat mengatakan bahwa Kangen tidak pantas menjadi aparat desa karena pernah menjadi narapidana. Merasa tidak terima perkataan Teken, Kangen lantas melaporkan hal tersebut ke Polsek Kintamani Rabu kemarin. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek Kompol Putu Gunawan saat dikonfirmasi mengatakan, terkait adanya laporan dari kaur Desa Batukaang tersebut pihaknya sudah menindaklanjutinya dengan meminta keterangan saksi-saksi dan melakukan olah TKP. Pihaknya mengaku akan memanggil pihakpihak terkait untuk dilakukan proses mediasi di Polsek. “Kita upayakan untuk memediasi. Apabila nantinya proses mediasi tidak membuahkan hasil maka barulah akan dilanjutkan dengan proses hukum,” kata AKP Dewa Oka. Ditambahkannya, sebagaimana laporan yang diterimanya, Kangen terpaksa melapor ke Polsek karena merasa terancam dengan perkataan Teken. (kmb40)
Bali Post/kmb41
TUTUP - Sejumlah kios di lantai dua Pasar Kidul Bangli tutup.
Di Lantai Dua Pasar Kidul
Pembeli Sepi, Pedagang Pindah ke Lantai Satu Bangli (Bali Post) -
Sejumlah pedagang di Pasar Kidul, Bangli yang berjualan di lantai dua mengeluh. Penyebabnya, sejak hampir setahun belakangan ini pembeli yang datang untuk berbelanja ke lantai dua sangat sepi. Berbeda halnya dengan di lantai satu, pembeli lebih ramai yang datang untuk berbelanja. Kondisi ini membuat, penghasilan yang didapat para pedagang menjadi tidak menentu. Berdasarkan pantauan yang dilakukan Rabu (26/4) kemarin, terlihat sebagian besar kios di lantai dua Pasar Kidul Bangli justru terlihat tutup. Lantai dua pasar yang sedianya menjual aneka baju, pakaian adat, sepatu, sandal, hingga sarana upacara yadnya terlihat sepi. Pemilik kios sampai ketiduran menunggu pembeli yang tidak kunjung datang. Salah seorang pedagang di Pasar Kidul, Bangli, Made Guta, menjelaskan sepinya pembeli di Pasar Kidul ini sudah dirasakannya sejak
setahun yang lalu. Bahkan, saking sepinya pembeli, banyak pedagang yang semula berjualan di lantai dua memilih turun ke bawah lantaran potensi jualan di lantai satu lebih ramai daripada di lantai dua. Karena semua pembeli yang datang pasti berada di lantai satu. Untuk naik ke lantai dua terkadang mereka malas. “Meski sepi pembeli di lantai dua saya tidak berani serta merta memindahkan dagangan ke lantai satu. Ini disebabkan karena tidak adanya izin, sehingga tidak
berani mengambil risiko karena dapat berurusan dengan Satpol PP. Kalau dulu ketika saya jualan di lantai satu, pendapatan saya lumayan. Namun, sejak dipindah berjualan di lantai dua, untuk memesan kopi pun saya tidak berani, belum lagi bayar retribusi karcis setiap hari,” keluhnya. Hal senada juga dilontarkan pedagang sandal Jro Samudra. Dia mengatakan sangat merasakan dampak sepinya pembeli di lantai dua. Kata dia, akibatnya sepi pembeli yang datang, membuat
pendapatan per harinya menjadi tidak menentu. “Bahkan dalam sehari buka pernah barang dagangan yang laku sepasang sandal seharga Rp 20 ribu saja. Bahkan ketika hari raya besar seperti Galungan dan Kuningan waktu ini, pedagang di lantai dua tidak kecipratan untung lantaran sepi pembeli,” katanya. Disinggung terkait sepinya minat pembeli untuk berbelanja ke lantai dua, Samudra menjelaskan, dikarenakan pengaruh penataan kios yang kurang bagus. Termasuk letak kios di pojok, otomatis akan tertutup kios di depannya. Sementara itu, Kepala Pasar Kidul Nengah Sabda Negara tidak menampik fenomena yang terjadi di Pasar Kidul terkait sepinya pembeli di lantai dua sejak
setahun belakangan ini. “Memang banyak pedagang yang sudah mendapat tempat di lantai dua, kembali ke lantai satu karena sepi pembeli di lantai dua,” ujarnya. Dikatakan Sabda, mengingat penjual rata-rata pindah ke lantai satu, otomatis imbasnya pun juga dirasakan oleh dirinya, dimana kios yang tidak buka, otomatis tidak membayar karcis. Sementara target pendapatan di tahun 2017 ini ditarget Rp 830 juta. “Dari 217 kios di lantai dua, yang aktif jualan hanya 23 pedagang. Itu pun kadang buka, kadang tidak. Ditambah sepinya pembeli, ketika ditarik karcis mereka hanya mampu membayar Rp 2 ribu. Padahal tarif karcis Rp 4 ribu hingga Rp 5 ribu, dihitung dari luas kios,” katanya. (kmb41)
Simulasi Gempa Bumi
Ratusan Pegawai Berhamburan Bangli (Bali Post) Upaya untuk membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai bencana terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli. Salah satunya dengan menggelar kegiatan simulasi. Seperti pada Rabu (26/4) kemarin, BPBD Bangli menggelar simulasi gempa bumi dan kebakaran di Kantor Sekretariat Pemkab Bangli. Kegiatan simulasi yang diseting seperti bencana sungguhan ini diikuti seluruh pegawai di lingkungan kantor setempat. Kegiatan simulasi digelar sekitar pukul 08.15 wita usai pelaksanaan apel. Dimulai dengan adanya suara sirene, seluruh pegawai yang saat itu berada di dalam kantor berlari berhamburan. Dipandu komando dari petugas BPBD, para pegawai yang panik dengan situasi gempa bumi diarahkan menuju titik kumpul yang aman, yakni di halaman kantor Bupati Bangli. Dari titik kumpul tersebut, petugas kemudian mendapat informasi adanya dua orang pegawai yang terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Sejumlah petugas BPBD bersama PMI langsung menuju lokasi dan berupaya mengevakuasi korban dari reruntuhan. Diangkut dengan tandu, korban yang diskenariokan dalam kondisi tidak sadarkan diri selanjutnya dibawa ke rumah sakit terdekat menggunakan mobil ambulans untuk mendapatkan penanganan medis. Tak berhenti di situ, dalam simulasi kemarin diskenariokan juga terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik di beberapa ruangan kantor. Oleh pegawai, api tersebut bisa langsung dipadamkan dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan kain basah. Kepala Pelaksana BPBD Bangli Wayan Karmawan saat ditemui usai kegiatan simulasi menjelaskan, kegiatan simulasi gempa
bumi dan kebakaran ini dilaksanakan dalam rangka hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang jatuh pada 26 April. Tak hanya di Bangli, simulasi serupa kata Karmawan juga dilaksanakan oleh BPBD di seluruh Indonesia. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga. Bagaimana agar bisa menyelamatkan diri pada saat terjadi bencana, baik gempa bumi, kebakaran maupun potensi bencana lainnya seperti bencana gunung berapi,” terangnya. Selain melibatkan pegawai, dalam kegiatan simulasi kemarin pihaknya juga
melibatkan petugas dari PMI dan Damkar. Karmawan menambahkan kegiatan simulasi gempa bumi sebelumnya juga sempat digelar di sekolah aman bencana, yakni SMPN 3 Bangli dan di lokasi pemasangan EWS sejak lima hari lalu. “Dalam simulasi kali ini kita juga skenariokan adanya percikan api akibat korsleting listrik. Dengan simulasi tersebut pegawai bisa tahu bagaimana cara pemadaman dengan memakai APAR dan dan bagaimana cara pemadaman dengan cara manual apabila APAR sudah habis tapi percikan api masih ada,” jelas Karmawan. (kmb40)
Bali Post/ina
EVAKUASI - Petugas BPBD bersama PMI saat melakukan evakuasi korban gempa bumi dalam kegiatan simulasi, Rabu (26/4) kemarin.
Kamis Paing, 27 April 2017
Kasus Orok di Desa Kerta
Belum Ada Titik Terang
Gianyar (Bali Post) Kasus penemuan orok di Desa Kerta, Payangan masih dalam penyelidikan polisi. Mereka pun melakukan penelusuran hingga ke luar Gianyar, karena lokasi temuan orok di tegalan milik I Wayan Telpin (50) berbatasan dengan Desa Katung, Kintamani, Bangli. Namun hingga kini belum ada titik terang dari kasus pembuangan orok berkelamin laki-laki itu. Kapolsek Payangan AKP Gede Endrawan, Rabu (26/4) kemarin, mengatakan pihaknya sudah melakukan penelusuran kasus temuan orok ini dengan melibatkan pecalang. “Selain mengerahkan seluruh personel, saya juga meminta bantuan pecalang untuk ikut membantu kasus ini, tidak hanya di Desa Kerta tapi juga pecalang se-Payangan untuk mendeteksi wanita hamil,” ucapnya. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni menambahkan, selain menelusuri wilayah Gianyar, polisi sudah melakukan pemburuan ke sejumlah puskesmas, klinik, hingga rumah sakit yang ada di seputaran Bangli. “Hal ini dilakukan karena secara geografis lokasi temuan orok berbatasan dengan Desa Katung, Kintamani, Bangli,” katanya. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan personel Polres Bangli, untuk membantu mencari informasi adanya wanita hamil yang tiba-tiba kehilangan kandungan. Namun diakui hingga kini upaya tersebut belum membuahkan hasil. “Polisi masih bergerak melakukan penelusuran di lapangan, ya mudah-mudahan ada titik terang,“ ucapnya. Sementara di seputaran Desa Kerta sendiri polisi sudah melakukan penyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warga setempat. “Warga setempat juga tidak ada yang melihat gelagat mencurigakan pada Minggu malam atau Senin dini hari kemarin,“ ujarnya. Kasus temuan di Desa Kerta ini kini menambah jumlah kasus temuan orok yang menjadi tunggakan aparat Polres Gianyar. Sebelumnya pada 2016 lalu ada temuan orok dengan ukuran panjang 35 cm dengan berat 800 gram di Desa Tulikup, Gianyar. Ada juga temuan mayat orok perempuan yang penuh luka lebam di jembatan Kangetan, Desa Pakraman Lodtunduh, Ubud. Diberitakan sebelumnya warga digegerkan dengan temuan orok di tegalan milik I Wayan Telpin (50) di Desa Kerta, Payangan, Senin (24/4). Temuan ini pun sempat dikira bangkai anak babi, namun setelah dicek ternyata orok berjenis kelamin laki-laki yang penuh luka. Polisi lantas mengevakuasi temuan ini ke RSUD Sanjwiani Gianyar. (kmb35)
Lagi, Anggota Koperasi Indonesia Gugat Presiden
Gianyar (Bali Post) Jika sebelumnya seorang PNS menggugat Presiden Joko Widodo. Kini seorang warga, Nyoman Parta, yang juga tercatat sebagai anggota Koperasi Indonesia kembali mengajukan gugatan serupa. Selain Presiden, gugatan yang teregister oleh Pengadilan Negeri (PN) Gianyar dengan Nomor 71/Pdt.G/2017/PN Gin pada Rabu (26/4) kemarin ini juga menggugat salah satu bank besar. Humas PN Gianyar Wawan Edi Prastyo mengatakan, setelah teregister di PN Gianyar, Ketua PN Gianyar yang berkantor di Jalan Legong Keraton ini telah menetapkan majelis hakim untuk mengadili perkara tersebut. Seperti hakim Ida Bagus Made Ari Suamba sebagai ketua majelis, Danu Arman dan Khalid Soroinda masing-masing sebagai anggota. ‘’Pengadilan tidak bisa menolak gugatan, tetap diregistrasi dan tetap diadili, sama seperti gugatan sebelumnya yang diajukan seorang PNS Ketut Nedra,’’ ungkapnya. Menurut Wawan, bila melihat isi gugatan, ada kemiripan dengan gugatan sebelumnya diajukan PNS asal Banjar Abangan Desa Tegallalang itu. Bedanya, penggugat Nyoman Parta kali ini tidak menggunakan pengacara. Parta yang merupakan warga Banjar Delod Rurung, Desa Batubulan Kangin Kecamatan Sukawati itu menggugat sendiri Jokowi dan salah satu bank. Dijabarkan ketika tanah milik Nyoman Parta ini akan dilelang oleh bank, ia menunjukkan paper bank versi Koperasi Indonesia. Wawan pun mengaku heran dan tidak paham kenapa fungsi paper bank versi Koperasi Indonesia ini begitu dianggap sakti oleh para angota koperasi tersebut, sehingga diklaim bisa memutihkan utang yang ada di bank lain. ‘’Setiap warga negara berhak mengajukan gugatan kepada siapa pun. Apakah gugatan itu nantinya dikabulkan atau ditolak, atau pun dinyatakan tidak dapat diterima, itu kewenangan majelis hakim yang memeriksa gugatan,’’ tukas Wawan. Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengaku belum bisa berkomentar banyak terkait keberadaan Koperasi Indonesia yang mengeluarkan paper bank ini. ‘’Kami akan kaji dulu dengan tim hukum dan Reskrim Polres, apakah ini ada unsur penipuan atau tidak,’’ jawabnya. (kmb35)
GIANYAR
Pencegahan Rabies Masuk Awig-awig Gianyar (Bali Post) Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar yang membawahi penanganan rabies, kini mengajak desa adat untuk memasukkan penanganan rabies ke dalam awig-awig. Sejumlah desa adat pun sudah melakukan hal ini, bahkan mencantumkan sanksi berupa denda beras bila ada warga yang melanggar. Kepala Dinas Pertanian Gianyar Made Raka, Rabu (26/4) kemarin, mengatakan penyebaran rabies di Kabupaten Gianyar masih marak. Memasuki awal tahun ini pun sudah ada tiga korban gigitan yang positif rabies. Seperti gigitan di Banjar Tegal Jaya (Desa Batubulan), Banjar Bedil (Desa Sukawati) dan gigitan Banjar Kembangan (Desa Tulikup). “Itu baru yang positif saja, kalau laporan gigitan hampir setiap hari kami terima, dan itu harus dicek langsung oleh petugas me-
mastikan positif rabies atau tidak,“ ungkapnya. Diakui selama ini cukup sulit menarik masyarakat untuk membiasakan menjaga anjing peliharaan. Alhasil virus rabies pun cepat menyebar melalui interaksi anjing liar di jalanan. “Sekarang saat kami bertindak tegas melakukan eliminasi langsung ditentang oleh masyarakat, padahal kami sudah selektif sekali dalam memutuskan upaya eliminasi,“ ucapnya. Dikatakan, imbauan memasukkan pencegahan rabies ke awig-awig setiap
melakukan kerja sama dalam bidang pelayanan, pembinaan dan pengamanan,“ ucapnya. Ia pun tidak menampik kondisi Rutan Gianyar yang saat ini overload sangat membutuhkan bantuan dari instansi lain, sehingga kondusivitas di dalam rutan bisa tetap terjaga. “Kapasitas Rutan Gianyar itu hanya 44 orang, tapi saat ini jumlah tahanan narapidana itu mencapai 94 orang,” katanya. Kapolres Gianyar AKBP Waluya mengatakan penghuni rutan yang melebihi kapasitas merupakan fenomena sosial yang harus ditangani secara komprehensip. “Apa karena nyaman di rutan atau apa, yang jelas terkait keamanan jangan sungkan melapor ke kami bila ada yang perlu dibantu pasti akan ditangani sepenuhnya,“ katanya. Sementara Kadis Perindag, Wayan Suamba, menyorot ha-
desa adat ini merupakan salah satu terobosan untuk menghentikan penyebaran virus tersebut. Dikatakan, saat ini sudah ada sejumlah desa adat di Gianyar yang memasukkan pencegahan rabies ke dalam awig-awig. Ia pun mengimbau desa adat lain mengikuti langkah tersebut. “Sementara yang jadi pilot project pencegahan rabies ini kan Desa Pejeng, yang lain seperti Desa Kedisan sudah mencantumkan hal ini ke dalam awig-awig,“ katanya. Melalui awig-awig tersebut dicantumkan pencegahan rabies dengan menjaga anjing peliharan, seperti mengandangkan atau mengikat anjing hingga vaksinasi rutin. “Nah dengan ini dimasukkan ke dalam awig-awig, yang melanggar nanti bisa dikenakan sanksi, misalnya 25 kg beras,” ucapnya. (kmb35)
Made Raka
Bali Post/nik
Pemkab Gianyar Serahkan Penghargaan Parama Satya Budaya dan Wija Kusuma kepada Seniman SEBANYAK 21 orang seniman menerima penghargaan Seni Wija Kusuma dari Pemerintah Kabupaten Gianyar pada rangkaian peringatan HUT ke-246 Kota Gianyar di Balai Budaya Gianyar, Rabu (25/4) malam. Namun, berbeda dari tahun sebelumnya, di samping pemberian penghargaan Seni Wija Kusuma, tahun ini untuk pertama kalinya diberikan penghargaan Parama Satya Budaya 3 orang tokoh masyarakat. Seperti dijelaskan Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar IGN Ngurah Wijana, penghargaan Parama Satya Budaya adalah penghargaan yang tertinggi yang diserahkan untuk pertama kalinya oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar kepada seniman, pelaku seni, dan tokoh masyarakat. Penghargaan Parama Satya Budaya diberikan kepada Drs. I Wayan Geria (maestro bidang kebudayaan), Prof. Dr. I Made Bandem, M.A. (maestro bidang seni musik/karawitan), dan Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. (maestro bidang seni tari). Mereka-mereka ini mendapat penghargaan Parama Satya Budaya, karena telah terbukti berkontribusi terhadap penggalian, penelitian, pembinaan, pengembangan dan pelestarian seni dan budaya berkelanjutan di Kabupaten Gianyar. Ketiga maestro tersebut juga dianggap telah layak memenuhi kriteria sebagai
penerima penghargaan Parama Satya Budaya, seperti memiliki kompetensi atau keahlian di bidangnya baik seni maupun budaya serta mampu menghadapi berbagai perubahan yang mungkin terjadi dalam melaksanakan profesinya. Memiliki prestasi yang luar biasa yang dibuktikan dengan hasil karya, baik cipta dan gagasan yang diakui kualitasnya oleh masyarakat dan membawa pengaruh yang luas. Mempunyai dedikasi, rasa pengabdian dan komitmen yang kuat untuk melaksanakan profesinya. Mendapat pengakuan secara luas di masyarakat atas keberhasilannya di bidang profesi yang dijalaninya. Dan mereka itu memiliki integritas rasa tanggung jawab moral, kematangan sikap mental dalam menjalankan profesinya. “Penghargaan Parama Satya Budaya tahun ini untuk pertama kalinya diberikan di samping penghargaan Wija Kusuma, tahun depan penghargaan tertinggi di bidang seni dan budaya ini akan rutin diberikan,” jelas IGN Wijana. Sementara itu, untuk penghargaan Seni Wija Kusuma, tahun ini ada 21 orang seniman se-Kabupaten Gianyar. Dari hasil yang dilakukan oleh tim seleksi, diputuskan penghargaan diberikan sesuai dengan bidang seni. Ke21 orang seniman tersebut
Tingkatkan Sinergi, Rutan Gianyar Teken MoU Gianyar (Bali Post) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Gianyar melaksanakan penandatanganan MoU dengan Polres Gianyar, Kodim 1616 Gianyar dan Pemkab Gianyar, Rabu (26/4) kemarin. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan sinergitas dalam pengembangan Rutan Gianyar, meski saat ini kondisinya sesak karena overload. Kepala Rutan Gianyar, Putu Astawa, mengatakan penandatanganan kerja sama ini bertujuan meningkatkan sinergi untuk membangun lembaga pemasyarakatan yang bebas dari berbagai penyimpangan. Perjanjian itu melibatkan Polres Gianyar, Kodim 1616 Gianyar, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gianyar, Disperindag Gianyar, Diskes Gianyar, hingga Satpol PP Kabupaten Gianyar. “Dalam hal ini, kita
9
Bali Post/nik
MOU - Sejumlah pimpinan instansi melakukan penandatanganan MoU di Rutan Kelas II B Gianyar. sil kerajinan yang dihasilkan para penghuni Rutan Kelas II B Gianyar. Menurutnya, kerajinan tersebut memiliki kualitas dan nilai jual. “Hasil ini seharusnya bisa dipamerkan dengan didomplengkan dengan kerajinan milik perajin lainya, ini berpotensi,” ucapnya. Selain itu, pihaknya pun
akan berkoordinasi untuk mengarahkan sejumlah perajin agar memberikan sosialisasi kepada para penghuni di Rutan Kelas II B Gianyar. “Artinya, para penghuni lapas ini benar-benar dibina, sehingga saat keluar mereka memiliki kemampuan,” tandasnya. (kmb35)
PIAGAM - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata saat menyerahkan piagam seni Wija Kusuma kepada seniman. adalah I Made Nada (seni karawitan) asal Linkungan Kaja Kauh Abianbase Gianyar, Ni Ketut Suken (seni drama gong) Linkungan Kaja Kauh Abianbase Gianyar, A.A. Gede Putra Yasa (seniman karawitan) Banjar Petak Desa Petak Kaja Gianyar, I Ketut Cater, S.Sn. (seni karawitan) Banjar Pinda Desa Saba Blahbatuh, I Gusti Agung Suadnyana, S.S.Kar. (seni karawitan) Banjar Lod Peken Desa Keramas Blahbatuh, I Ketut Nala (penempa keris) Banjar Babakan Desa Blahbatuh, Dewa Putu Kantor (seni lukis) Banjar Palak Desa Sukawati, I Made Subandi, S.Sn. (seni karawitan) Banjar Buda Ireng Desa Batubulan Kangin, I
Ketut Wirtawan (seni tari) Br. Pekandelan Desa Batuan Sukawati, Dr. Ni Made Wiratini, S.ST., M.A. (seni tari) Br. Sengguan Desa Singapadu, I.B. Panca (seni patung uang kepeng), Banjar Batanancak Desa Mas Ubud, I Made Sukadana (seni tari) Banjar Kedewatan Ubud, Dewa Nyoman Wartawa, A.Md.Par., S.Sos. (seni tari) Banjar Dauh Labak Desa Singakerta, Ngakan Made Suastawa (seni kriya) Banjar Triwangsa Desa Bresela Payangan, I Wayan Sukarda (seni karawitan) Banjar Satung Desa Buahan Payangan, Dewa Ngakan Putu Putra Darmayasa (seni tari) Banjar Tiyingan Desa Bukian Payangan, Jro Nyarikan
Kiyah (seni tari) Banjar Pujung Kaja Desa Sebatu Tegallalang, I Made Kerta (seni karawitan) Banjar Calo Desa Pupuan Tegallalang, I Ketut Patut (seni patung) Banjar Sebatu Tegallalang, Dewa Ngakan Gede Suastika, S.Sn. (seni pertunjukan) Banjar Intaran Desa Pejeng Tampaksiring dan I Nyoman Suteja Arimbawa (seni drama gong) Banjar Umakuta Desa Pejeng Kangin Tampaksiring. Sementara itu, Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata seusai menyerahkan penghargaan pada para seniman tersebut mengatakan penghargaan Wija Kusuma maupun Parama Satya Budaya merupakan wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten Gianyar kepada para seniman dalam upaya mereka melestarikan seni budaya dan telah menunjukkan dharma baktinya kepada pemerintah, masyarakat dan seni itu sendiri. Dan kepada ketiga maestro penerima penghargaan Parama Satya Budaya, Bupati Agung Bharata juga mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya, karena mereka telah mendharmabaktikan karya dan pengetahuannya bagi pengembangan dan pelestarian seni budaya Bali serta kemajuan peradaban baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional. (ad1792)
KLUNGKUNG
10
Kamis Paing, 27 April 2017
Kunjungan Dewan ke Nusa Penida
Sedot Anggaran Rp 1,56 Miliar
Semarapura (Bali Post) Tak hanya perjalanan dinas luar daerah yang menyedot anggaran besar. Sekretariat DPRD Klungkung juga mengeluarkan anggaran Rp 1,56 miliar untuk biaya anggota DPRD Klungkung yang melaksanakan perjalanan dinas ke Nusa Penida. Dengan mengeluarkan biaya yang sangat besar itu, anggota DPRD Klungkung diminta untuk turun ke lapangan. Dari jumlah anggaran yang dialokasi pada APBD Kabupaten Klungkung 2017, perjalanan dinas menjadi pembiayaan yang paling besar menyedot anggaran. Tak tanggung-tanggung anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 19,7 miliar untuk belanja perjalanan dinas luar daerah yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas pimpinan dan anggota DPRD. Sayangnya, anggaran yang besar untuk kunjungan ke Nusa Penida dan juga ke luar daerah tersebut tidak digunakan secara maksimal untuk menyerap aspirasi masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua Forum Peduli Nusa Penida Nengah Setar. Ia mengaku sudah berulang kali meminta kepada para wakil rakyat untuk memantau dan turun langsung ke lapangan, terutama masalah kerusakan jalan di Nusa Penida. Namun, hingga saat ini tidak satu pun yang mau turun ke lapangan. “Saya sudah berulang kali meminta anggota Dewan, terutamanya Komisi II untuk mengecek kerusakan jalan, tapi sampai saat ini hanya dijanjikan saja,” katanya. Pihaknya pun meminta kepada anggota Dewan lebih kritis dalam mengecek kualitas proyek di Nusa Penida. Pasalnya, sejumlah proyek jalan yang baru selesai dikerjakan akhir tahun 2016, sudah mulai rusak. Selain mengecek ke lapangan, pihaknya juga meminta temuan kerusakan jalan di Nusa Penida bisa ditindaklanjuti dengan memanggil langsung leading sector proyek jalan dan juga rekanan. Apalagi untuk tahun ini Nusa Penida kembali mendapatkan kucuran anggaran untuk perbaikan jalan. Di antaranya, proyek perbaikan jalan Kutampi dengan nilai pagu Rp 8 miliar. Jangan sampai anggaran yang besar untuk pembuatan jalan tidak dinikmati lama oleh masyarakat akibat kualitas jalan yang buruk. (dwa)
Bali Post/dwa
RS PRATAMA - Gedung RS Pratama di Nusa Penida yang sudah rampung dikerjakan pada 2016. Namun, RS ini belum juga dioperasikan lantaran terkendala peralatan medis dan tenaga kesehatan.
Juli 2017, RS Pratama di Nusa Penida Dioperasikan
Semarapura (Bali Post) Pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di Nusa Penida sudah rampung pada 2016 lalu. Namun, hingga kini, RS Pratama tersebut belum juga ada tanda-tanda akan dioperasikan. Penyebabnya, masih ada kendala yang dihadapi yakni belum siapnya peralatan medis dan juga tenaga kesehatan. Akan tetapi, pengoperasian RS Pratama tersebut disebut-sebut akan dilakukan pada Juli 2017 mendatang.
Sembari menyiapkan pengoperasian rumah sakit itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus menyuntikan anggaran. Tujuannya supaya nanti saat beroperasi, RS Pratama itu layak dan nyaman digunakan oleh masyarakat. Pada APBD Induk tahun 2017, RS Pratama mendapatkan anggaran untuk pembuatan tembok panyengker dan juga taman dengan nilai pagu Rp 2,16 miliar. Selain itu, akses jalan
menuju RS Pratama yang rusak mendapatkan suntikan dana perbaikan sebesar Rp 700 juta. Untuk pembuatan tembok panyengker dan taman akan digarap oleh CV Okane dengan nilai penawaran Rp 1,9 miliar. Saat dikonfirmasi terkait persiapan pengoperasian RS Pratama tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni mengaku sesuai dengan target RS Pratama baru bisa beroperasi pada Juli
mendatang. Mengingat masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terlebih dulu sebelum rumah sakit untuk kelas tiga ini dapat menerima pasien. Menurutnya, jika peralatan yang dibutuhkan sudah tersedia, maka Pemkab Klungkung tinggal menunggu tenaga kesehatan yang disediakan dari Pemprov Bali. “Target (beroperasi) pada Juli. Kita masih mempersiapkan sarana dan prasarana,” katanya.
Terkait tenaga kesehatan, Adi Swapatni menyerahkan seluruhnya kepada Pemprov Bali. Meski begitu, pihaknya tetap berharap agar masyarakat Nusa Penida mendapatkan prioritas mengisi SDM di RS Pratama ini. Sementara itu, terkait status RS Pratama, menurut mantan Dirut RSUD Klungkung ini, sesuai prosedur yang ada seharusnya masuk sebagai UPT di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung. (dwa)
Bali,” jelasnya. Penurunan jumlah lahan pertanian padi yang diasuransikan di musim tanam Oktober–Maret 2017, menurutnya itu terjadi karena petani harus membayar sisa premi yang mencapai Rp 36 ribu per hektare. Sementara pada musim tanam April–September 2016, sisa premi tersebut dibayarkan menggunakan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). “Pembayaran premi Rp 180 ribu per hektare. Pemerintah mensubsidi 80 persen atau Rp 144 ribu, sedangkan petani diberatkan sebesar 20 persen atau sekitar Rp 36
ribu. Dengan Rp 180 ribu ini, petani yang mengalami gagal panen akan mendapat ganti rugi sebesar Rp 6 juta per hektare,” terangnya. Lebih lanjut dikatakannya, untuk meningkatkan minat para petani mengasuransikan lahan pertanian padinya, dia mengaku akan lebih gencar melakukan sosialisasi. Meski diakuinya bahwa sudah banyak petani yang mengetahui manfaat dari program tersebut, namun masih banyak pula yang belum berminat mengikuti AUTP ini, terutama di wilayah yang jarang mengalami gagal panen seperti Kecamatan Dawan. (dwa)
Terserang Tungro, Hektaran Sawah Gagal Panen
Semarapura (Bali Post) -
Hektaran sawah petani di Kabupaten Klungkung terancam mengalami gagal panen. Hal ini disebabkan lantaran serangan hama tanaman seperti tungro dan blas. Akibatnya, banyak petani melakukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk musim tanam Oktober 2016-Maret 2017. Jasindo selaku penanggung risiko program pemerintah terpaksa harus membayar klaim sebesar Rp 51,7 juta. Bali Post/dwa
JALAN RUSAK - Salah satu lokasi jalan di Nusa Penida yang baru beberapa bulan selesai, namun kini sudah rusak.
Dewan Nilai Uji Coba Dermaga Gunaksa Gagal
Semarapura (Bali Post) Percobaan menaikkan kendaraan ke Kapal Nusa Jaya Abadi di Dermaga Gunaksa dianggap gagal. Selain karena kendaraan yang diangkut hanya satu, ombak yang besar masih mengombang-ambingkan kapal saat di kolam sandar. Tentu saja kapal yang bergoyang dapat mengancam keselamatan penumpang. Pihak DPRD Klungkung pun mendorong Dermaga Gunaksa hanya untuk penyeberangan barang ke Nusa Penida. Anggota DPRD Klungkung Wayan Mastra menyebutkan, uji coba sandar Kapal Roro Nusa Jaya Abadi di Dermaga Gunaksa gagal. Pasalnya, uji coba yang dilakukan baru sebatas satu kendaraan. Menurutnya, semestinya dilakukan uji coba beberapa kendaraan, baik roda dua, roda empat dan kendaraan barang. ‘’Kalau kami melihat, uji coba tersebut gagal dan penumpang akan meragukan kenyamanan saat mulai naik kapal,’’ katanya di Nusa Penida, Rabu (26/4) kemarin. Mastra sendiri menilai Dermaga Gunaksa sebaiknya dipersiapkan untuk melakukan angkutan barang. Ia menjelaskan, dengan lancarnya angkutan barang, harga kebutuhan pokok dan barang sekunder lainnya menjadi lebih murah. ‘’Yang saya inginkan dilakukan uji coba kapal barang terlebih dulu, baru uji coba angkutan penumpang,’’ terang Mastra. Ditambahkan, dengan kesuksesan angkutan barang ke Nusa Penida, setidaknya Pemkab Klungkung bisa memohon satu unit kapal barang ke pemerintah pusat dan mengoperasikannya. ‘’Diharapkan kapal barang dari Dermaga Gunaksa ke Pelabuhan Mentigi, Nusa Penida terlayani sampai dua atau tiga trip. Harga barang di Nusa Penida bisa lebih murah, selain kebutuhan pokok dan kebutuhan lain seperti barang bahan bangunan,’’ bebernya. Hanya, menurut Mastra, persoalan untuk Dermaga Gunaksa tidak pernah tuntas. Persoalan pertama terkait akses menuju dermaga yang saat ini medannya berat dan sering tergenang air laut pasang atau naiknya air Tukad Unda. Persoalan lain adalah pengelolaan dan penyerahan kewenangan dermaga tersebut. ‘’Ini banyak persoalan, dari akses pemenuhan fasilitas dan kondisi keamanan saat naik kapal melalui Dermaga Gunaksa,’’ beber Wayan Mastra. Walaupun diberikan opsi untuk memperlebar breakwater dan pengerukan terhadap kolam sandar, menurut Mastra, hal itu akan membutuhkan biaya yang tinggi. (dwa)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366)
21115
Polsek Klungkung
(0366)
21090
Polsek Dawan
(0366)
23181
Polsek Banjarangkan
(0366)
23180
Polsek Nusa Penida
(0366)
5382838
RSUD Klungkung
(0366)
21172
RSU Bintang
(0366)
25241
PMI Klungkung
(0366)
21442
Damkar Klungkung
(0366)
22655
PDAM Klungkung
(0366)
21336
PLN Klungkung
(0366)
25599
Setidaknya, dari 139,66 hektare lahan tanaman padi yang diasuransikan, sebanyak 8,6 hektare lahan pertanian padi petani mengalami gagal panen. “Subak yang melakukan klaim, yaitu Subak Pegending. Klaimnya Rp 12 juta. Subak Gembalan dengan klaim Rp 3,71 juta, dan Subak Togoh dengan klaim Rp 36 juta,” kata Plt. Kepala
Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung Ida Kade Arga, Rabu (26/4) kemarin. Klaim pada musim tanam Oktober 2016-Maret 2017 ini lebih banyak dibandingkan pada musim tanam April– September 2016. Menurutnya, jumlah lahan pertanian padi yang diasuransikan pada April-September 2016 lebih banyak dengan jumlah
klaim yang jauh lebih kecil. Adapun lahan pertanian padi yang diasuransikan di musim tanam April–September 2016 mencapai 1.378 hektare dengan jumlah lahan yang gagal panen sekitar 1,03 hektare. “Tahun 2017 banyak petani yang lahan pertaniannya mengalami gagal panen. Ini tidak hanya terjadi di Klungkung namun hampir di seluruh
Luncurkan ’’Klungkung Tourism’’
Permudah Wisatawan Akses Informasi Objek Wisata Semarapura (Bali Post) Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung meluncurkan aplikasi Klungkung Tourism untuk memudahkan wisatawan mengenal potensi wisata yang ada di Klungkung. Aplikasi berbasis android tersebut, sudah dapat diakses serta di-download sejak minggu lalu dan rencananya akan resmi di-launching bertepatan dengan pembukaan Semarapura Festival III, Jumat (28/4) besok. Kadis Pariwisata I Nengah Sukasta mengatakan, aplikasi Klungkung Tourism merupakan aplikasi berbasis android dari Dispar Klungkung. Aplikasi ini diciptakan untuk memudahkan wisatawan mengakses segala informasi tentang
Klungkung. ‘’Aplikasi tersebut baru selesai diprogram seminggu lalu, dan sekarang sudah bisa di-download pengguna android,’’ ujarnya, Rabu (26/4) kemarin. Mantan Kadishub Klungkung ini menjelaskan, aplikasi Klungkung Tourism memberikan informasi mulai dari objek wisata, kuliner, budaya hingga lokasi akomodasi wisata seperti penginapan dan restoran di seluruh Klungkung. Sejak pertama kali diluncurkan, pihak Dispar secara bertahap mulai menyosialisasikan aplikasi tersebut melalui para guide yang mengantar tamunya ke beberapa objek wisata populer di Klungkung seperti di Kertha Gosa dan Goa Lawah. ‘’Aplikasi ini akan resmi
di-launching saat pembukaan Semarapura Festival tanggal 28 April. Namun sudah mulai disosialisasikan aplikasi ini ke wisatawan. Petugas kita menginfokannya ke guide untuk diteruskan ke wisatawan. Semoga dengan ini, promosi wisatawan di Klungkung bisa dimaksimalkan,’’ tambah
Sukasta. Dengan diluncurkannya aplikasi Klungkung Touirsm, pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Klungkung semakin meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarakan data Dinas Periwisata Klungkung, tahun 2015 kunjun-
gan wisatawan ke Kabupaten Klungkung mencapai 372.051 dan angka ini meningkat di tahun 2016 mencapai 372.051. Sementara hingga bulan Maret tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan di Klungkung mencapai 108.290 orang. (dwa)
Kamis Paing, 27 April 2017
11
Soal Dana Tanggap Darurat
SOSOK Pembinaan SDM PERKEMBANGAN pariwisata di Kabupaten Buleleng kian pesat. Salah satunya di Kecamatan Banjar. Beberapa tahun belakangan, pertumbuhan akomodasi dan objek wisatanya mulai terlihat. Akan tetapi, hal ini dinilai belum mendapat respons maksimal dari masyarakat. Sebagian besar masih terkesan sebagai penonton. “Potensi pariwisata sangat besar. Tetapi yang terjun ke sana baru sedikit. Masih banyak yang terkesan sebagai penonton,” ungkap anggota DPRD Buleleng asal Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, I Kadek Widana, Rabu (26/4) kemarin. Menurut politisi Gerindra ini, potensi itu harus digarap dengan menggencarkan pembinaan oleh instansi terkait, baik berkaitan dengan pola manajemen maupun penguasaan bahasa asing. “Pembinaan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Terutama berkaitan dengan kualitas SDM,” ucapnya. Menopang sektor pariwisata, menurutnya juga perlu diimbangi dengan peningkatan sikap peduli lingkungan. Sebab, hal itu masih menjadi persoalan, yang ditunjukkan dengan keberadaan sampah plastik di sekitar objek. Salah satu langkah yang bisa dilakukan, yakni dengan menggelontor bantuan fasilitas kebersihan kepada desa bersangkutan. “Kebersihan belum terjaga dengan baik. Ini juga perlu mendapat perhatian,” tandasnya. (sos)
BAP Lengkap
Polisi Limpahkan BAP Kasus Pembunuhan di Mengening Singaraja (Bali Post) – Masih ingat dengan kasus pembunuhan di Dusun Sangker, Desa Mengening, Kecamatan Kubutambahan? Penyidik Polsek Kubutambahan telah menuntaskan penyusunan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus yang sempat menghebohkan itu. Rabu (26/4) kemarin, penyidik menyerahkan tersangka dan belasan barang bukti kepada jaksa penuntut umum (JPU). Dengan demikian, tersangka Gede Susila Budi dalam waktu dekat ini akan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja. JPU Iman Setiawan usai menerima penyerahan tahap dua BAP kasus pembunuhan itu mengatakan, setelah penyidik menyerahkan BAP pertama dan penyerahan tahap dua, dirinya ditunjuk sebagai JPU bersama rekannya Ketut Kindra. BAP dan belasan jenis barang bukti sudah dinyatakan lengkap. Pihaknya tinggal mempelajari lebih lanjut dan menyiapkan persyaratan untuk mengajukan proses persidangan ke PN. Paling lambat minggu kedua Mei 2017 ini, pihaknya memastikan tersangka mulai disidangkan. “Dari penyerahan tahap satu dan sekarang yang kedua BAP-nya lengkap dan barang bukti juga sesuai dengan BAP. Sesuai ketentuan setelah berkas kami terima dan tersangka menjadi tahanan kejaksaan sampai kasusnya divonis di pengadilan,” katanya. Menurut Setiawan, berdasarkan BAP yang disusun penyidik, tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang Pembunuhan. Dari sangkaan pasal berlapis itu, tersangka diancam hukuman di atas lima tahun penjara dipotong masa tahanan. “Kami pelajari dulu dan memang kalau dari BAP tersangka diancam pasal berlapis dengan hukuman lebih dari lima tahun penjara,” jelasnya. Diantar Istri dan Anak Keluarga tersangka tidak kuasa menahan rasa haru saat menyaksikan penyerahan BAP tahap dua di kejaksaan. Selain istri tersangka, kedua anaknya ikut mengantarkan ayahnya ke ruang tahanan Kejari. Kedua bocah itu tidak bisa menyembunyikan kesedihannya ketika penyidik memberikan kesempatan bertemu dari balik jeruji besi. Tak pelak, suasana pun menjadi haru, hingga penyidik akhirnya memberikan motivasi kepada kedua anak tersangka dan istrinya untuk tabah, sehingga tersangka bisa tenang menghadapi proses hukum. “Kami berikan kesempatan karena bagaimanapun kedua anak tersangka sangat rindu dengan orangtua mereka,” imbuh JPU Imam Setiawan. Sekadar mengingatkan, kasus pembunuhan ini sempat menggerkan warga Dusun Sangker, Desa Mengening. Korban Made Dika meninggal dunia dengan luka tusuk pada dada kanan dan luka robek pada dagu. Korban dibunuh oleh tersangka yang sebelumnya melempar kaca mobil korban hingga pecah. Dari luar pintu mobil, tersangka menusuk korban hingga bersimbah darah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Tersangka nekat membunuh korban karena sakit hati dan dipicu dendam. (kmb38)
Bali Post/mud
BAP – Penyidik Polsek Kubutambahan menyerahkan BAP kasus pembunuhan di Desa Mengening, Rabu (26/4) kemarin.
Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang
BULELENG
3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842
Pemkab Jamin Perbaikan Fasum Melalui Program Pascabencana Singaraja (Bali Post) –
Kerusakan fasilitas umum (fasum) akibat bencana alam yang belum tertangani dengan alokasi dana tanggap darurat, akan diperbaiki tahun ini. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menjamin perbaikan fasum itu melalui program pascabencana. Program ini didukung dengan penyiapan anggaran yang bersumber dari APBD Buleleng dan menunggu persetujuan usulan proposal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali. Hal itu diungapkan Wakil Bupati (Wabup) Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Buleleng Made Supartawan, Rabu (26/4) kemarin, ketika dimintai tanggapannya terkait minimnya penyerapan dana tanggap darurat. Lebih jauh pejabat asal Desa Bontihing Kecamatan Kubutambahan ini mengatakan, sejak sederat bencana terjadi BPBD telah mendata seluruh kerusakan fasum di lokasi bencana. Dari pendataan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyiapan dukungan anggaran. Selain itu, BPBD juga menyusun program penanganan kerusakan fasum sesuai dengan masa tanggap darurat. Sayang, dalam perjalanannya perbaikan kerusakan fasum yang sudah terdata sebelumnya tidak mampu dituntaskan
dalam masa tanggap darurat itu sendiri. Selain batas waktu tanggap darurat pendek, fasum yang mengalami kerusakan akibat bencana alam sebagian besar medannya berat. Kondisi ini memerlukan waktu lama agar bisa menangani kerusakan yang terjadi. “Saya kira BPBD sudah bekerja dengan baik dan mengikuti mekanisme yang ada. Batas masa tanggap darurat pendek, sehingga kerusakan yang sudah terdata itu tidak bisa dikerjakan tuntas dan lagi pula lokasi bencana itu medannya berat, jadi tidak mungkin dikerjakan dalam waktu pendek,” katanya. Menurut Sutjidra, untuk menuntaskan perbaikan fasum yang tidak terakomodir dengan dana tanggap darurat sejauh ini telah disusun program untuk menangani kerusakan tersebut. Salah satunya melalui program pascabencana. Selain itu, upaya lain adalah menunggu persetu-
juan BPBD Bali untuk membantu perbaikan rumah korban banjir bandang di Lingkungan Banyuning Utara, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. Dengan pola penanganan ini, pihaknya memastikan semua kerusakan fasum di daerahnya tuntas di tahun 2017 ini. “Kami jamin kerusakan itu akan ditangani dan anggarannya sudah ada dan saya yakin semuanya akan ditangani tahun ini juga,” jelasnya. Sebelumnya, DPRD Buleleng menyayangkan minimnya penyerapan dana tanggap darurat untuk menangani kerusakan fasum akibat bencana beberapa waktu lalu. BPBD Buleleng hanya mampu memanfaatkan dana Rp 3,9 miliar dari total tambahan dana tanggap darurat sebesar Rp 11,6 miliar. Sebaliknya, dewan sendiri banyak menerima pengaduan dan bahkan ada masyarakat yang mempertan-
yakan karena fasum di wilayah mereka tidak kunjung diperbaiki. Fasum yang tidak tertangani dengan dana tanggap darurat itu seperti jembatan, perbaikan rumah, perbaikan jaringan pipa air bersih, dan kerusakan fasum lainnya. Atas kondisi ini, dewan yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) akan memanggil Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Made Subur untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban pemanfaatan dana tanggap darurat y a n g diteri-
ma. Upaya ini dilakukan untuk memastikan solusi yang akan diambil agar kerusakan fasum itu bisa ditangani dalam waktu dekat ini. (kmb38)
Jembatan Gantung PD Pasar Tegaskan Lapak Pasar Kampung Tinggi Lebihi SNI Lokapaksa-Ringdikit Diklaim Tahan 10 Tahun Terkait Keluhan Pedagang
Bali Post/sos
RDP - Komisi III DPRD Buleleng menggelar rapat dengar pendapat (RDP), Rabu (26/4) kemarin. Singaraja (Bali Post) Keluhan pedagang Pasar Kampung Tinggi, Buleleng terhadap tempat berjualan yang dinilai sempit ditanggapi PD Pasar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diselenggarakan Komisi III DPRD Buleleng, Rabu (26/4) kemarin. Ditegaskan, tempat tersebut sudah melebihi standar yang ada. Hal tersebut dipastikan tidak akan berubah sampai pedagang masuk. Pada rapat yang dihadiri Dinas Perdagangan dan Perindustrian, PD Pasar Buleleng, Bagian Ekonomi dan Pembangunan serta Dinas Koperasi dan UMKM Buleleng itu, perwakilan pedagang, Rai Suena, kembali menyampaikan ketidakpuasannya terhadap ukuran tempat berjualan yang hanya 2 x 1,25 meter, lebih kecil dari sebelum direvitalisasi yang mencapai 2 x 2 meter. “Kalau bisa itu ditata kembali. Ukuran itu terlalu sempit,” ujarnya. Pada kesempatan itu, ia
juga menyayangkan adanya kebocoran pada pasar. Padahal, itu baru rampung dikerjakan beberapa bulan lalu. Selain itu, di beberapa bagian pasar, salah satunya sisi barat juga dinilai kurang penataan. Hal tersebut diharapkan bisa segera mendapat tindak lanjut dari pemkab. “Got depan pasar juga belum ada. Itu penting untuk saluran limbah toilet,” katanya. Melihat kondisi pasar yang belum sepenuhnya siap, Suena meminta penempatan pedagang yang direncanakan berlangsung 29 April mendatang, ditunda. Jika dipaksakan, dikhawatirkan akan menimbulkan persoalan. Selain ukuran tempat, pedagang lain, Made Wariati juga mengeluhkan tempat berjualannya yang kurang representatif lantaran lokasinya terhalangi oleh pedagang lain. “Saya berjualan daging. Bukannya menghadap ke jalan. Tetapi malah menghadap tembok di timur. Itu juga dihalangi gerobak pedagang yang cukup tinggi. Saya jadi tak terlihat
pembeli,” keluhnya. Ketua Komisi III DPRD Buleleng Made Putri Nareni kembali menyampaikan hasil sidaknya dan membenarkan apa yang disampaikan sejumlah pedagang itu. Politisi NasDem ini juga menyarankan pemkab bersama pedagang secara bersama-sama kembali memantau kondisi pasar sekaligus mencari jalan keluar terhadap persoalan yang ada. “Saat kami turun, memang ada kebocoran pada bangunan. Pasar pun terlihat belun siap untuk ditempati,” terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Buleleng I Ketut Suparto mengakui pasar tersebut masih terdapat kekurangan, salah satunya terjadi kebocoran. Namun, hal itu sudah ditindaklanjuti dengan komunikasi bersama rekanan terkait langkah perbaikannya. Dirut PD Pasar Buleleng I Putu Gde Satwika Yadnya menegaskan, Pasar Kampung Tinggi masuk dalam tipe IV yang hanya menampung 200 lapak. Jika mengacu Standar Nasional Indonesia (SNI), tempat berjualan 1 x 1 meter sejatinya diperkenankan. “Itu standar minimal. Kalau melihat pembagian tempat sekarang, itu kan sudah melebihi,” tegasnya. Berbekal acuan tersebut, disampaikan ukuran yang sudah ditentukan sejak awal itu tidak akan mengalami perubahan. Demikian juga dengan jadwal penempatan pedagang akan tetap berjalan sesuai target. Khusus untuk ukuran lorong yang juga dinilai sempit, pejabat asal Desa Rangdu, Seririt ini menyampaikan itu juga sudah sesuai standar dan mobilitas pembeli tetap bisa berjalan lancar. (kmb45)
Singaraja (Bali Post) Pembangunan jembatan gantung penghubung Desa Lokapaksa-Ringdikit, Kecamatan seririt sebagai salah satu cara memperlancar akses puluhan siswa SDN 5 Ringdikit sudah nyaris rampung. Serah terima dari rekanan kepada Pemprov Bali direncanakan berlangsung akhir bulan ini. Jembatan yang menelan anggaran ratusan juta rupiah itu kuat bertahan selama sepuluh tahun. Berdasarkan pantauan Rabu (26/4) kemarin, jembatan yang memiliki panjang ratusan meter dan lebar 1,25 meter ini tinggal memasuki proses pengecoran pada bagian ujung, tepatnya rangka yang bertumpu pada tiang penyangga. Sementara pemasangan papan dan tali baja (sling) sudah seluruhnya rampung. Pelaksana proyek Wayan Sumindra menjelaskan, pembangunan jembatan yang didanai langsung pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp 150 juta ini ditargetkan sudah diserahkan akhir bulan ini. Hal tersebut tak terlepas dari pembangunannya yang sudah hampir rampung. Sementara untuk kayu yang menjadi alas jembatan diklaim mampu bertahan sekitar sepuluh tahun.
“Kayu ini memang khusus untuk jembatan. Itu bisa bertahan sepuluh tahun. Kalau untuk rangkanya bisa lebih lama dari itu,” ungkapnya. Penggunaan teknik gantung, sambung dia, jembatan yang melintang di Tukad Sabha ini tidak akan terkena banjir. Hal itu membuat siswa maupun masyarakat tetap bisa melintas meskipun saat hujan. “Ini sudah cukup tinggi. Itu sudah diperhitungkan dengan ketinggian banjir saat hujan,” imbuhnya. Sementara itu, salah seorang warga, Komang Cilik, menilai pembangunan jembatan gantung ini cukup tepat untuk diterapkan. Sebab, selama ini 44 siswa saat menuju sekolah harus melintas ke sungai yang arus airnya cukup deras. Hal tersebut sangat mengkhawatirkan saat hujan. “Kalau anak-anak belum pulang sekolah, tapi sudah mendung, kami sangat khawatir. Terpaksa mereka ditungguin di sini (sungai - red). Takut terjadi apa-apa,” tuturnya. Sesuai informasi, jembatan tersebut dibangun sejak awal Maret lalu. Dalam pengerjaannya sempat terkendala hujan yang mengakibatkan volume air sungai meningkat. (kmb45)
Bali Post/sos
RAMPUNG - Jembatan gantung Desa Lokapaksa-Ringdikit sudah hampir rampung.
JEMBRANA
12
Kamis Paing, 27 April 2017
Soal Pungli di Terminal Gilimanuk
Inspektorat Siapkan Sanksi bagi Pelaku Negara (Bali Post) Pemeriksaan terhadap Ketut T (56), oknum pegawai Perusda Jembrana yang melakukan pungli di Terminal Gilimanuk sempat tertunda lantaran terbentur hari raya. Setelah dilakukan pemeriksaan, Inspektorat Kabupaten Jembrana akhirnya membuat rekomendasi untuk sanksi yang bersangkutan. Rekomendasi sanksi itu tinggal diajukan kepada Bupati Jembrana. Hal ini disampaikan Inspektur pada Inspektorat Jembrana Ni Wayan Koriani belum lama ini. Ia menjelaskan, sebelumnya satu pelaku lainnya, IBCW (22) yang juga pegawai kontrak Perusda sudah dipecat. “Kalau Ketut T sudah kami periksa. Tinggal kami ajukan rekomendasinya ke pimpinan (Bupati-red). Nantinya, sanksinya apa, tergantung pimpinan,” kata Koriani. Di sisi lain, pascadilakukan penangkapan oleh Tim Saber Pungli beberapa waktu lalu, sistem pungutan parkir di Terminal Gilimanuk seperti biasa. Direktur Utama Perusda Jembrana Gusti Kade Kusuma Wijaya mengungkapkan sistem pungutan karcis masih dilakukan. Sedangkan oknum yang melakukan pungli, salah satunya pegawai kontrak sudah dipecat. Sementara pegawai lainnya masih menunggu sanksi. Perusda mengaku memperketat pengawasan agar tindakan oknum melakukan pungli tidak terjadi lagi. Selama proses pemeriksaan ini, Ketut T dirumahkan atau tidak bertugas. Selama dirumahkan tersebut, ia tidak menerima honor. Terkait sanksi, lanjutnya, sesuai aturan ada beberapa bentuk. Di antaranya peringatan dan pemecatan. Pemecatan tanpa peringatan bisa dilakukan apabila ada pelanggaran hukum atau tersandung hukum lain. Perusda masih menunggu keputusan dari inspektorat terkait sanksi. Diberitakan sebelumnya, dua petugas pungut karcis di Terminal Gilimanuk diamankan tim Saber Pungli karena kedapatan pungli. Uang Rp 15 ribu dari sopir travel diterima tanpa diberikan karcis retribusi terminal. (kmb26)
Relokasi Belasan Pedagang
Tempati Los, Gratis Tiga Bulan
Negara (Bali Post) Persiapan rencana relokasi pedagang di areal Pelabuhan Gilimanuk terus dimatangkan pihak Angkutan Sungai dan Penyeberangan (ASDP) Gilimanuk. Bahkan, belasan pedagang yang sebelumnya berjualan di areal pelabuhan, kini dibuatkan los di sisi timur dermaga Landing Craft Machine (LCM). Guna memberikan kemudahan, pihak ASDP Gilimanuk berencana menggratiskan 14 los itu selama tiga bulan masa uji coba. Tak hanya itu, pihak ASDP Gilimanuk juga akan melakukan pengundian ketika para pedagang menempati los tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecemburuan sosial terkait lokasi los yang ditempati. Hal ini diungkapkan Manager Operasional ASDP Gilimanuk Sugeng Purwono belum lama ini. Ia mengatakan setelah gratis selama tiga bulan, maka ke depannya para pedagang akan dikenai biaya sewa per tahun. ASDP Indonesia Ferry, selaku pengelola pelabuhan berencana merelokasi para pedagang ini mulai awal Mei 2017. Pihak ASDP menyediakan 14 los bagi para pedagang yang sebelumnya berjualan di emperan jalan di pelabuhan. Menanggapi rencana (relokasi) ini, sejumlah pedagang yang tergabung dalam paguyuban menyambut baik upaya tersebut. Ketua Persatuan Pedagang Asongan Lesehan (PPAL) Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk Gampang Adi Santoso mengungkapkan pedagang menyambut baik niat ASDP untuk menata dan merelokasi mereka dengan menyediakan belasan los. Menurutnya saat ini jumlah anggota PPAL di Gilimanuk mencapai 180 orang. Sebanyak 30 persen di antaranya merupakan warga Kelurahan Gilimanuk. Dari ratusan itu hanya beberapa orang sebagai pedagang kaki lima (PKL). Yang lainnya merupakan pedagang asongan. Ia bersama pedagang lain juga sudah bertemu dengan pihak ASDP dan menyepakati adanya relokasi tersebut. “Tapi kami berharap 14 los ini supaya gratis dulu selama tiga bulan untuk uji coba,” katanya. (kmb26)
TAMBAK UDANG Tambak udang di Dusun Yeh Buah, Penyaringan, Mendoyo yang dikeluhkan warga karena melakukan penambahan sumur bor. Akibat penambahan itu, sumur warga jadi kering.
Sumur Mengering, Warga Yeh Buah Protes Bali Post/kmb
Diduga Dampak Penambahan Sumur di Tambak Udang
Negara (Bali Post) -
Diduga gara-gara adanya penambahan sumur bor di tambak udang CV OK, sejumlah sumur milik warga di Dusun Yeh Buah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, mengering. Kondisi ini sudah berlangsung sejak sepekan belakangan. Warga pun melakukan protes dan juga mempertanyakan izin dari perusahaan tambak udang tersebut. Informasi yang dihimpun Rabu (26/4) kemarin, keringnya sumur warga itu disebabkan karena ada penambahan lima sumur bor di perusahaan tambak udang. Beberapa warga penyanding mengaku sudah mengeluhkan hal itu sejak setahun lalu. “Kalau di wilayah utara sumurnya sudah kering. Kalau di sini (sawah - red), masih ada airnya. Tetapi debitnya sangat kecil,” kata seorang warga penyanding.
Mengetahui hal itu, warga berharap pihak perusahaan bertanggung jawab atas dampak tersebut. Begitu juga supaya tidak sembarangan membuat sumur bor. Sebab, hal itu sangat berpengaruh atau berdampak pada lingkungan. Tak hanya itu, warga juga mempertanyakan soal izin perusahaan dan izin membuat sumur bor. “Kami harap ini harus disikapi serius,” kata seorang warga yang namanya tak mau dikorankan.
mendapatkan air. “Akan dicoba satu atau dua sumur warga dulu untuk digali. Jika berhasil semua sumur akan digali kembali sampai keluar air. Biayanya dari pihak perusahaan,” sebutnya. Apabila solusi pertama tidak berhasil, maka solusi kedua pihak CV OK akan mencarikan air melalui PDAM. Biaya pengurusan sampai air masuk ke rumah warga ditanggung perusahaan. “Kami sebagai aparat desa berharap solusi ini bisa samasama menemukan kesepakatan dan tidak merugikan, serta terlaksana dengan baik. Karena banyak juga warga yang bekerja di tambak,” tandasnya. (kmb)
Berko, Kesenian Langka yang Perlu Regenerasi SALAH satu kesenian langka yang lama terpendam di Jembrana adalah Berko. Gambelan berbahan bambu yang mengadopsi gong di wilayah Bali Timur ini mengalami masa jayanya pada tahun 1925-1935. Seperti kesenian lainnya yang lebih terkenal seperti Jegog dan Makepung, kesenian ini muncul tidak terlepas dari budaya agraris masyarakat Jembrana. Kesenian yang memadukan gambelan bambu, tarian dan karawitan ini sempat tenggelam ketika Jepang masuk hingga beberapa dekade. Kesenian yang berkembang di Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Jembrana ini kembali diangkat pada tahun 1990-an pada masa Bupati Jembrana Ida Bagus Indugosa. Kesenian ini mengesankan kesederhanaan masyarakat agraris dan alami. Seluruh bagian gambelan terbuat dari bambu, bahan baku yang mudah ditemui saat itu. Kesenian ini muncul dan berkembang kembali di De-
wasana Mundukjati, beberapa tahun setelah para panglingsir membuka hutan untuk lahan bercocok tanam. Salah seorang sesepuh, Pan Muder mengisi waktu istirahat di gubuk tegalan dengan membuat gamelan sederhana berbahan bambu dengan laras durmo. Bersama teman-temannya, gambelan itu kemudian disempurnakan seperti undir di bagian belakang, kecek hingga kendang serta suling. Gambelan ini sepintas menyerupai gong, hanya saja semua berbahan bambu dan suaranya terdengar agak sumbang atau bero. Sebutan bero inilah kemudian kesenian ini dinamakan Berko. Kesenian ini yang sering dimainkan di tegalan saat malam dengan penerangan bahan danyuh (daun kelapa). Berkembang memakai wajan penggorengan diisi minyak kelapa dan sumbu. Hingga saat ini, penerangan menggunakan wajan ini masih bisa dilihat saat pementasan Berko. Popularitas Berko terdengar hingga ke puri, sehingga mereka diundang untuk tampil. Dari sinilah kemudian gambelan berkembang dilengkapi tarian yang menyerupai legong dan
Fraksi Golkar Pertanyakan Perbekel Jadi Pengurus Parpol
Negara (Bali Post) Fraksi Partai Golkar mempertanyakan masih banyaknya perbekel atau kepala desa yang masih menjadi pengurus partai politik (parpol). Hal tersebut disampaikan saat Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terkait dua Ranperda yang diusulkan eksekutif pada Selasa (25/4) lalu. Di samping pemandangan terkait dua ranperda, Fraksi Golkar melalui Komang Dekritasa menyampaikan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan selama kurun waktu setahun ini. Dari evaluasi itu disebutkan secara umum pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat sesuai perencanaan. Begitu juga sebagian besar target dan sasaran kinerja tercapai dengan baik. Namun, ada catatan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Sebagian besar, dari 41 desa di Jembrana, masih ditemui perbekel dan perangkat desa yang merangkap menjadi pengurus parpol tertentu. “Padahal amanat Undangundang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
Sementara itu, penanggung jawab perusahaan tambak udang CV OK Nyoman Koli Yumanto tidak mau berkomentar terkait hal itu. Ia meminta supaya menanyakannya ke Perbekel Penyaringan. “Biar saya tidak salah, silakan tanyakan ke Pak Perbekel,” jawabnya singkat. Selanjutnya, Perbekel Penyaringan Made Destra membenarkan adanya keluhan warganya tersebut. Ada sekitar 16 KK yang kena dampak dari penambahan
sumur bor di perusahaan tambak udang tersebut. “Perusahaan tambak udang membuat sumur bor lagi 5, namun yang berfungsi hanya 2 sumur,” jelas Destra. Adanya keluhan warga itu, pihaknya juga sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan memediasi pada Selasa (25/4). Pihaknya datang bersama anggota Bhabinkamtibmas, Ketua LPM, Babinsa, Panit I Polsek Mendoyo serta Kepala Dusun Yeh Buah. Dari permasalahan tersebut solusi yang diambil atas kesepakatan dari warga yang sumurnya mengalami kekeringan, yaitu dari pihak CV OK akan melakukan penggalian terhadap sumur warga sampai
Bali Post/olo
Komang Dekritasa
83 Tahun 2015 melarang perangkapan jabatan politik dan tidak boleh berpolitik praktis,” kata Dewan asal Baluk ini. Fraksi yang di-ketuai Wayan Suardika ini mempertanyakan ketegasan pemerintah terkait hal tersebut. Kendati tidak disebutkan secara rinci parpol tertentu yang dimaksud, fraksi ini meminta agar aturan tersebut dilaksanakan. Tujuannya agar tidak ada unsur politik dalam memimpin masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintah
desa. Sebab, ketika perbekel atau perangkat desa mengangkangi larangan yang ada, maka akan dikenai sanksi administratif, baik teguran lisan maupun tertulis. “Ketika sanksi administratif tidak dilaksanakan, dapat dilakukan tindakan pemberhentian sementara dan dapat dilanjutkan pemecatan,” ucapnya. Fraksi Partai Golkar tidak bisa tutup mata lagi terhadap model arogansi yang menurutnya dibuat mengakar. Karena itu, Fraksi Partai Golkar meminta pemerintah daerah untuk mengambil langkah yang tepat dan cepat. Di sisi lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) I Gusti Ngurah Sumber Wijaya mengatakan sependapat dengan pemandangan Dewan terkait pasal 29 dan pasal 51 UU No. 6 Tahun 2014, termasuk pasal 52. Menurutnya, dinas selalu menekankan setiap rapat koordinasi atau bertatap muka dengan perangkat desa agar tidak berpolitik praktis. Apalagi merangkap menjadi pengurus partai politik. Dinas akan mempertegas kembali sekaligus mendata apakah ada perangkat desa sebagai pengurus partai politik. (kmb26)
joged bumbung. Dalam setiap pementasan terdiri dari dua bagian. Pertama, tarian perkenalan dan penghormatan kepada penonton maupun tamu disebut byar cebok. Dilanjutkan dengan bagian kedua berisi tari pergaulan atau byar gem. Dua orang penari wanita tampil berperan lakilaki. Tarian mengambil cerita Ramayana dengan tokoh Subali dan Sugriwa. Sebelum pentas dimulai, para penari melakukan perkenalan diiringi tabuhan. Kesenian ini memang sempat tenggelam di masa revolusi fisik. Kini kesenian ini masih dapat ditemui di Lingkungan Pancadawa, Kelurahan Pendem. Belakangan kesenian yang masih berkembang di Pendem, kembali dihidupkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana. Dinas memberikan ruang kepada para seniman Berko untuk mementaskan kesenian ini. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, I Nengah Alit, menyebutkan pihaknya sengaja mengangkat sejumlah kesenian yang nyaris tanpa pentas itu untuk dihidupkan kembali. Sejumlah potensi budaya dan alam
Bali Post/olo
MENARI – Dua seniman sedang menari dengan iringan gambelan terbuat dari bambu yang disebut Berko. di desa-desa, dieksplore lebih dalam termasuk di Pendem. Salah satu seniman Berko, I Nyoman Kayun, berharap dalam upaya membangkitkan kembali kesenian ini mesti perlu regenerasi. Sebab, ketika tidak diteruskan dengan melibatkan kalangan anakanak muda, kesenian ini akan
tenggelam dengan sendirinya seiring para seniman yang sudah tua. Kayun yang juga menjabat Wakil Klian Subak ini mengakui dalam upaya tersebut pasti banyak tantangan. Kekhasan kesenian Berko ini menuntut penari bisa mengikuti irama gamelan sekaligus makekidung. (olo)
Kamis Paing, 27 April 2017
KARANGASEM
13
Hindari Penafsiran Zonasi Galian C
Ditentukan dengan Titik Koordinat Amlapura (Bali Post) -
Pemkab Karangasem berencana melakukan perubahan aturan terhadap pelaksanaan perda galian C di bumi paling timur di Bali itu. Sejauh ini, pemkab setempat sudah mulai melakukan kajian-kajian teknis dan akademik, dengan menggandeng konsultan dari Universitas Udayana (Unud).
Bali Post/kmb23
JUARA - Para juara dari kanan ke kiri: Ni Kadek Reni Ayu Udiani, Putu Airlia Ivana, dan Ni Luh Yuliantari.
SMPN 5 Amlapura Borong Juara Baca Puisi
Amlapura (Bali Post) – Dua siswi SMPN 5 Amlapura, Kecamatan Karangasem sukses memborong juara I dan II pada lomba baca puisi Bahasa Indonesia tingkat SMP/MTs se-Karangasem, yang berakhir di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispustaka), Rabu (26/4) kemarin. Kedua siswi tersebut yakni Ni Kadek Reni Ayu Udiani dan Putu Airlia Ivana, berhasil mengalahkan perwakilan dari kecamatan lainnya. Pada lomba tersebut, Reni membawakan puisi wajib berjudul “Prosesi Bulan di Dermaga Padangbai” karya sastrawan putra Karangasem I Wayan Artawa (alm). Ia juga membawakan puisi pilihan berjudul “Maskerdam” karya I Wayan Redika. Sementara untuk pemenang kedua, Ivana, membacakan puisi pilihan judul “Candidasa, Nostalgia” karya IDK Raka Kusuma. Pada lomba ini, juara ketiga diraih Ni Luh Yuliantari, siswi dari SMPN 3 Selat. Atas sukses tersebut, Kadek Reni Ayu Udiani merasa senang bisa meraih juara, apalagi juara pertama. Ia menyampaikan terima kasih kepada para guru pembina yang selama ini sudah memberi banyak bimbingan. Kepala Dinas Pustaka I Komang Daging berharap melalui lomba baca puisi ini, para peserta memiliki minat baca lebih baik, kecerdasan intelektual dan moralitas. “Dari kegiatan ini, kami berharap minat baca generasi muda di Karangasem bisa ditingkatkan,” harapnya. (kmb23)
Puluhan Tahun, Jalan Pura Dalem Rusak Parah Amlapura (Bali Post) – Masalah infrastruktur jalan masih menjadi aspirasi sebagian besar masyarakat Karangasem. Salah satunya warga Desa Adat Geriana Kangin, Desa Duda, Selat. Mereka pusing karena jalan menuju Pura Dalem setempat rusak parah. ‘’Sudah belasan tahun belum ada perbaikan,’’ ujar Kadus Geriana Kangin I Wayan Wijaya, Rabu (26/4) kemarin. Jalan sepanjang satu kilometer itu, kata Wijana, terakhir mendapat pengaspalan sekitar 15 tahun lalu. Sekarang ini, aspal sudah terkelupas dan batu-batu terlepas. Jika musim hujan, jalan yang diapit perkebunan salak itu tak ubahnya sungai. Kondisinya semakin memprihatinkan ketika odalan di Pura Dalem yaitu ngusaba dodol yang dilaksanakan setahun sekali dan odalan rutin setiap Buda Wage Kelau (Buda Cemeng). ‘’Seringkali warga jatuh saat membawa sesajen. Kalau tidak terpeleset, ya... terantuk batu lepas,’’ ungkap Wijaya. Warga Geriana Kangin berharap segera ada perbaikan dari pemerintah. Pasalnya jalan itu fungsinya sangat vital. Bukan hanya sebagai akses ke Pura Dalem tetapi merupakan jalan tembus atau jalan alternatif ke Banjar Pegubugan, Desa Duda. Wijaya mengaku sudah mengusulkan lewat musrenbang agar jalan tersebut mendapat perbaikan. Namun, sampai saat ini harapan warga belum mendapat tanggapan. Permohonan agar jalan segera diaspal belum juga terealisasi. ‘’Kalau usulan di musrenbang sudah dilakukan sejak dua tahun lalu,’’ jelasnya. Selain diusulkan di musrenbang, menurutnya, ada juga upaya untuk menggunakan dana desa. Jika menggunakan dana desa akan dilakukan rabat beton. Namun rencana tersebut juga belum bisa direalisasikan karena anggaran terbatas, sehingga penggunaan dana desa juga menggunakan skala prioritas. Wijaya mengatakan kondisi serupa juga terjadi pada ruas jalan desa yang menuju Pura Puraji. Jalan sepanjang dua kilometer itu juga merupakan jalan tembus dari Geriana Kangin ke Desa Duda. Selain itu juga berfungsi sebagai jalan alternatif menuju Pasar Pesangkan, di Desa Duda. Kerusakan terparah terjadi pada bagian utara. Sedangkan di bagian selatan sudah dirabat beton. Cuma ruas jalan itu sudah ada rencana perbaikan. ‘’Yang bagian utara rencananya juga dirabat beton. Rencananya akan dikerjakan tahun ini dengan anggaran Rp 200 juta,’’ katanya. (kmb)
Bali Post/kmb
RUSAK PARAH - Jalan ke Pura Dalem Desa Adat Geriana Kangin rusak parah. Saat hujan, jalan sepanjang satu kilometer itu tak ubahnya sungai.
Telepon Penting kARANGASEM Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 0363 23222 Polsek Kota 0363 21167 Polsek Manggis 0363 41768 Polsek Rendang 0363 23082 Polsek Selat 0363 24187 Polsek Abang 0363 23330 Polsek Kubu 0363 22988 Polsek Sidemen 0363 21709 Polsek Bebandem 0363 22110 Polsek Candidasa 0363 41677 Polsek KP3 Padangbai 0363 41388 Radio Suara Widya
Besakih (SWIB) PMI PDAM PLN BPBD/ESR Badan SAR Pemadam Kebakaran URD RSUD 11 RSUD 12 SMAN 1 Amlapura 13 SMAN 2 Amlapura 14 SMAN 1 Manggis 15 SMPN 1 Amlapura 16 SMPN 2 Amlapura
0363 21791 0363 21789 0363 21363 0363 21711 0363 22173 0363 21135 0363 21113 0363 21011 0363 21470 0363 21152 0363 21254 0363 41668 0363 21288 0363 21483
Kajian akademik itu penting dalam rangka menindaklanjuti perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah Karangasem yang tertuang pada Peraturan Daerah (Perda) No. 17 Tahun 2012. Pada Perda 17 itu, nantinya yang ditinjau tidak semata persoalan galian C, tetapi juga hal-hal lain berkaitan dengan pariwisata. “Ada beberapa item perlu ditinjau ulang terkait Perda 17 tersebut. Seperti galian C dan lokasi pariwisata atau spot-spot pariwisata yang sebelumnya ada kurang pas. Nah kemudian akan lebih dipertegas dengan koordinat,” kata Wakil Bupati, Arta Dipa ketika dikonfirmasi, Rabu (26/4) kemarin. Dalam kajian tersebut,
Arta Dipa mengaku akan disesuaikan dengan potensi yang ada di masing-masing daerah lokasi galian C tersebut. Saat ini, hal itu sedang dikerjakan, dengan menggandeng konsultan Unud yang berkaitan pembuatan zonasi-zonasi. Sebelumnya pihaknya juga sudah melakukan konsultasi teknis dengan provinsi dan pemerintah pusat. Setelah konsultasi awal dan kemudian kajian di lapangan rampung, selanjutnya di-follow up dengan konsultasi secara formal. Rencana perubahan itu tidak berbicara masalah ketinggian. Alasannya, pada peraturan sebelumnya tidak membedah dan berbicara
masalah ketinggian. Namun, kata Arta Dipa, konsentrasi pengkajiannya masalah spotspot atau zonasinya. Misalnya dari jalan nantinya berapa meter layak dan diizinkan digali. Begitu juga jarak dari hutan lindung maupun dari pura, jarak berapa yang layak. “Hal itu nantinya disesuaikan dengan potensi lokal yang ada di sana. Jadi nanti benarbenar dikaji secara teknis. Ini untuk menghindari model kira-kira. Tidak boleh seperti itu lagi. Semuanya nanti harus jelas termasuk dampaknya terhadap masyarakat seperti apa,” ungkapnya. “Kita akan bikin supaya bilamana peraturan daerah sudah disahkan. Tidak lagi
Penghargaan Apresiasi Kinerja dari Mendagri
Karangasem Satu-satunya di Bali yang Menerima
KABUPATEN Karangasem menjadi satu-satunya kabupaten di Bali yang mendapat penghargaan Apresiasi Penataan Kelembagaan dan Kepegawaian Tahun 2017. Penghargaan dan sertifikat itu diserahkan Dirjen Otonomi Daerah Dr. Soni Sumarsono mewakili Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri pada ‘’Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah’’ serangkaian Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-21 di Alun-alun Kabupaten Sidoarjo, Selasa (25/4) lalu. Bupati Karangasem kelahiran Lampung, Sumatera itu menyatakan Karangasem mampu menyabet penghargaan Apresiasi Penataan Kelembagaan dan Kepegawaian Tahun 2017, dengan telah mengalahkan 514 kabupaten/ kota se-Indonesia. Karangasem mendapat penghargaan ini karena mampu memenuhi kriteria efisiensi struktur kelembagaan, kesesuaian nomenklatur dengan PP 18 2016, kecepatan pengisian, ketepatan dalam batas waktu penyusunan Perda dan Perbup tentang Organisasi Perangkat Daerah. Bupati IGA Mas Sumatri berharap dengan diperolehnya prestasi ini maka seluruh OPD diharapkan memiliki se-
PENGHARGAAN - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menerima penghargaan Apresiasi Kinerja dari Mendagri. Penghargaan dan sertifikat itu diserahkan Dirjen Otonomi Daerah Dr. Soni Sumarsono mewakili Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. mangat lebih giat melakukan kinerja, sehingga nantinya dapat merebut prestasi level nasional yang sama seperti ini. Capaian prestasi ini diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan daya saing daerah sebagai wujud tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjalankan hak dan kewajibannya. “Pertahankan semua prestasi yang telah diraih Karangasem ini,” pinta Bupati dengan tegas. Pada malam apresiasi penghargaan itu, prestasi serupa juga diperoleh kabupaten/kota dan provinsi lainnya seperti Provinsi Sulawesi
Selatan, Kabupaten Demak dan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Acara Malam Apresiasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah ini dibuka dengan tarian khas Sidoarjo tari Banjar Kemuning, ucapan selamat datang Bupati Sidoarjo serta dihibur artis Uut Permatasari, Klantink, Sendratari Kolosal dan penyanyi lawas Mus Mulyadi, Hallen Sparingga. Turut mendampingi Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Sekda I Gede Adnya Mulyadi, Kabag Organisasi, Kassubag Protokol Setdakab dan staf teknis terkait. (ad1793)
ada bias, ditafsir-tafsir lagi oleh masyarakat. Nanti, langsung tegas sudah tergambar pada titik koordinatnya,” tegasnya. Ditambahkannya, saat ini lokasi galian C yang ditetapkan masih berada di lima kecamatan yaitu, Kubu, Abang, Selat, Rendang, dan Bebandem. Kemudian akan dipertegas titiknya dengan menggunakan koordinat-koordinat. Sehingga diharapkan tidak ada lagi penafsiran, di sini boleh di sana tidak boleh. “Ketika turun ke lapangan sudah harus sesuai dengan koordinat yang ditentukan. Misalkan lokasi di Abang, berada pada koordinat 8 derajat 20 menit 30 detik, lintang selatan, maka dilokasi itulah yang bisa dilakukan aktivitas galian C. Nanti akan seperti itu, semua jelas dengan angka-angka,” jelasnya. Saat ini, menurut Arta Dipa, dari pihak konsultan sudah bekerja melakukan
pengecekan di lokasi. Semua sudah turun ke lapangan. Setelah selesai melakukan pengecekan di lapangan, dilanjutkan mensinkronkan data. Terhadap peraturan tersebut, pihaknya menargetkan Agustus ini sudah masuk ke legislatif. Sehingga, tahun 2017 ini sudah bisa menjadi perda, dan setelah itu bisa diterapkan. Dengan adanya galian C tentu di sekitar itu akan berdampak pada jalur atau kerusakan jalan. Untuk itu, pihaknya akan menggalakkan penggunaan transportasi laut pengiriman material galian C itu. “Diharapkan pengusaha galian C yang besar agar bisa mendistribusikan material lewat laut. Sedangkan untuk kendaraan kecil masih bisa lewat darat. Untuk menunjang transfortasi laut itu, saat ini kami mulai menggagas keberadaan pelabuhan di Tianyar,” tambahnya. (kmb23)
Warga Sangkan Gunung Dilatih SAR Amlapura (Bali Post) – Karangasem termasuk kabupaten dengan potensi kebencanaan tinggi. Keberadaan Gunung Agung di kabupaten ujung timur Bali, bukan saja dianggap rawan bencana tanah longsor, juga banjir bandang dan angin puyuh. Basarnas Karangasem mengantisipasi kondisi itu dengan membentuk relawan desa tangguh bencana. Mereka secara rutin diberikan pelatihan dasar kemampuan SAR. Terakhir, pelatihan penanganan pascabencana dilakukan di Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Selasa (25/4) lalu. Sebanyak 60 orang personel relawan desa tangguh bencana se-Desa Sangkan Gunung itu digemleng, melalui materi teori SAR dan praktik lapangan. Pelatihan ini melibatkan in-
struktur dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem. Pada hari pertama pelatihan dilaksanakan di Kantor Desa Sangkah Gunung, personel relawan desa tangguh bencana diberikan meteri teori dan praktik penanganan korban patah tulang. Penanganan diasumsikan sama dengan kondisi bila terjadi bencana yaitu dalam kondisi sarana prasarana terbatas. Karena itu, penanganan korban difokuskan pada penanganan tingkat pertama untuk selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit atau pos pelayanan kesehatan terdekat. Salah satu personel BPBD, Putu Wirya, mengatakan pelatihan fokus pada penanganan kedaruratan fisik. ‘’Untuk praktik lapangan kita pusatkan di Banjar Luah,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Post/kmb
RELAWAN TANGGUH - Pelatihan relawan desa tangguh bencana di Desa Sangkan Gunung, Sidemen.
Jumat Besok, Melasti Aci Ngusaba Dalem Desa Adat Nongan
Warga Diimbau Tidak Melewati Jalur Besakih Masyarakat Desa Pakraman Nongan, Rendang, kembali akan menggelar Aci Ngusaba Dalem. Aci Ngusaba Dalem itu tepatnya dilaksanakan pada pinanggal 4 dan 6 Sasih Jiesta, atau 28 April hingga 1 Mei 2017. Ritual Ngusaba Pura Dalem ini dilaksanakan di Pura Dalem Kupa dan Pura Dalem Nongan. Bagaimana prosesi itu berlangsung? D I P A S T I K A N ribuan masyarakat Desa Pakraman Nongan akan berjalan kaki sepanjang delapan kilometer saat prosesi melasti ke Taman Sari Toya Sah, Jumat (28/4) besok. Untuk itu, pihak Desa Adat Nongan melalui Bendesa I Gusti Ngurah Wiryanata, M.Si. mengimbau kepada warga pada Jumat (28/4) dari pukul 08.00 - 16.00 Wita yang akan melewati Jalan Raya Besakih atau sembahyang ke Pura Agung Besakih, agar mencari jalan alternatif atau tidak melewati wilayah Nongan. Karena pada saat itu akan dilakukan prosesi melasti ke Taman Sari Toya Sah, dengan iring-iringan jalan kaki sekitar delapan kilometer dari Pasar Nongan. “Kami dari pengurus Desa Pakraman Nongan mengimbau kepada masyarakat yang akan melewati jalur Pura Besakih agar mencari jalan alternatif. Sebab, prosesi upacara melasti Ngusaba Dalem/Desa dengan berjalan kaki sekitar delapan kilometer dari tempat upacara di Pasar Nongan ke arah utara menuju pesucian Taman Sari Toya Sah. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” imbau Bendesa Adat, Rabu (26/4) kemarin. Ngurah Wiryanata mengatakam, upacara ritual Aci Ngusaba Dalem tersebut dilaksanakan berdasarkan Awigawig (aturan) Desa Pakraman
Nongan yang menyebutkan Aci Ngusaba Dalem dan Ida Batara Dalem memasar. Upacara ini telah dilaksanakan secara turun-temurun di Desa Pakraman Nongan. Mulanya melibatkan tiga pangempon (panyungsung) Pura Dalem, yaitu Pura Dalem Segah, Pura Dalem Kupa, dan Pura Dalem Nongan. “Pada tahun 1997, pascapemekaran Desa Pakraman Segah, ritual Aci Ngusaba Dalem ini hanya diikuti dua pangempon Pura Dalem yaitu Pura Dalem Kupa dan Pura Dalem Nongan,” ujarnya. Perkembangan pelaksanaan selanjutnya, kata Ngurah Wiryanata, pada Ngusaba tahun 2013, prajuru (pengurus) Desa Pakraman Nongan berhasil menyusun dan melaksanakan pamasupatian awig-awig Desa Pakraman Nongan. “Pada saat itu juga dilaksanakan pamelaspasan dan peresmian Pura Pesamuhan Agung dan Pura Pengerubungan (Melanting),” jelasnya. Ditambahkannya, Pura Pesamuhan Agung ini dibangun atas dasar aspirasi Krama Desa Pakraman Nongan terhadap eksistensi dan keberadaan Pura Puseh dan Bale Agung. Pura yang sebelumnya merupakan tempat Ida Batara Dalem memasar ini dikembangkan atau ditambah ririg linggih-nya dengan gedong dan meru tumpang
tiga sebagai manifestasi stana Ida Batara Brahma dan Ida Batara Wisnu/Pura Puseh dan Bale Agung. Begitu juga dengan Pura Pengerubungan (Melanting) sebagai stana Ida Batara Sri Rambut Sedana.
Ngusaba Dalem/Desa esensinya membangun kebersamaan untuk memuja ibu pertiwi, menjaga spiritualitas yang ditindaklanjuti memelihara kesuburan tanah. Tujuan utama pelaksanaan Ngusaba
Desa adalah untuk kesuburan pertanian, tegaknya pemerintahan, damainya dunia dan tegaknya hati nurani dalam memelihara kebenaran serta menghindari perilaku penuh dosa,” ujarnya. (edi)
TABANAN
14
Kamis Paing, 27 April 2017
Cuaca Ekstrem
Petani Sulit Penuhi Kuota Ekspor Kopi Robusta Bali Post/kmb28
EVAKUASI MANDIRI - Siswa SMPN 2 Tabanan yang berhamburan keluar saat kegiatan simulasi evakuasi mandiri serangkaian HKBN 2017.
Digelar Simulasi Kesiapsiagaan Bencana
Tabanan (Bali Post) Proses pembelajaran di SMPN 2 Tabanan, Rabu (26/4) pagi kemarin, mendadak riuh. Seluruh siswa berhamburan keluar menuju areal halaman sekolah yang dirasa aman. Kondisi itu terjadi ketika seorang guru membunyikan bel sekolah dengan panjang. Hal itu menandakan adanya bencana gempa sedang terjadi. Tidak hanya siswa, guru, staf, dan pegawai pun ikut menyelamatkan diri masingmasing. Sekelumit peristiwa tersebut hanyalah skenario evakuasi mandiri yang dilakukan keluarga besar SMP Negeri yang telah menyandang status sekolah aman bencana. Sejumlah petugas dari BPBD
Tabanan pun ikut serta dalam kegiatan peningkatan kesiapsiagaan tersebut. Hal serupa juga dilakukan di SMPN 2 Selemadeg Timur. Bahkan hadir pada peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional tahun 2017, Wabup Sanjaya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita, Camat Selemadeg Timur I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, unsur Muspika Kecamatan Selemadeg Timur, para Perbekel seKecamatan Selemadeg Timur dan para sukarelawan PMI Kabupaten Tabanan. Ketua PMI Kabupaten Tabanan yang juga Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, sesuai
imbauan PMI pusat, kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menghadapi risiko bencana di daerahnya masing-masing, serta meningkatkan partisipasi dan membangun budaya gotong rotong, kerelawanan serta kedermawanan para pemangku kepentingan baik di tingkat pusat maupun daerah. Kepala SMP Negeri 2 Selemadeg Timur, Dewa Ketut Wartika, mengatakan terima kasih karena telah dipilihnya SMP Negeri 2 Selemadeg Timur sebagai tempat pelaksanaan Peringatan HKBN tahun 2017 Kabupaten Tabanan. (kmb28)
PHR ’’Online’’ Diterapkan
’’Taping Box’’ Dipasang di Sepuluh Lokasi
Made Sukada
Bali Post/kmb28
Tabanan (Bali Post) Upaya mengoptimalisasi dan meningkatkan pendapatan asli daerah khususnya dari sektor pajak hotel dan restoran tahun ini, Pemkab Tabanan mulai menerapkan sistem PHR online. Mengawali target tersebut, rencananya akan dipasang taping box di sepuluh lokasi yang dianggap potensi pajak terbesar. “Ini masih terus kita matangkan termasuk koordinasi dengan pihak BPD,” ucap Kepala Badan Keuangan Made Sukada, Rabu (26/4) kemarin. Dengan diterapkan sistem online, kata Made Sukada, maka pembayaran pajak
khususnya PHR, transaksi pajak yang ada bisa terpantau. Apalagi terkoneksi dengan komputer di Bagian Keuangan Pemkab Tabanan. Terkait bekunya operasional BNR Tanah Lot, ini diprediksi akan mengurangi pendapatan pajak sekitar Rp 16 miliar. Sejauh ini, pihaknya masih melakukan perhitungan, untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya pada program pembangunan yang dirancang. Selain itu, berupaya mencari sumber pengganti sejumlah nilai tersebut, sehingga program masih bisa berjalan sesuai rencana awal. “Perlu dicarikan pengganti pendapatan yang hilang itu. Solusi satu-satunya adalah rasionalisasi program, tapi program apa itu masih dibicarakan,” jelasnya. Salah satu yang dioptimalkan untuk peningkatan PAD adalah pendapatan di DTW Tanah Lot. Strateginya adalah wajib diterapkan sistem tiket e-billing. Ini dimaksudkan untuk mengurangi kebocoran pendapatan dari tiket masuk. “Paling tidak kebocoran bisa dikurangi, sehingga pendapatan bisa naik,” katanya. Terkait rencana tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan badan pengelola dalam waktu dekat ini, khususnya masalah teknis. Sementara itu, realisasi penerimaan PAD triwulan pertama sebesar Rp 72 miliar lebih dari total target PAD sebesar Rp 327 miliar. Dengan pendapatan pajak daerah sebesar Rp 17 miliar lebih, pendapatan retribusi daerah Rp 4 miliar lebih, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp 3 juta lebih dan pendapatan lain lain Rp 50 miliar lebih. (kmb28)
Aplikasi Beda, E-KTP Belum Bisa Dicetak
Bali Post/kmb28
Rai Dwipayana
Tabanan (Bali Post) Meski blangko e-KTP sudah tersedia 10 ribu untuk wilayah Kabupaten Tabanan, sayangnya sampai saat ini proses pencetakan belum bisa dilakukan. Penyebabnya, aplikasi dari pusat tahun ini berbeda, sehingga e-KTP belum bisa dicetak. Dua hari ini, kami sudah terus koordinasi dengan pusat karena aplikasinya memang beda,” ucap Kadisdukcapil Rai Dwipayana, Rabu (26/4) kemarin. Dikatakannya, untuk pencetakan e-KTP nantinya akan memprioritaskan masyarakat yang sudah melakukan perekaman dan mengantongi surat keterangan pengganti e-KTP yang dikeluarkan Disdukcapil. Dari data yang ada, Disdukcapil sudah mengeluarkan surat keterangan lebih dari 7.500 warga. “Meski dalam bentuk surat keterangan, warga yang telah rekam data secara otomatis datanya telah terdaftar di database kependudukan,” ucapnya. Surat keterangan itu nantinya hanya tinggal ditukar dengan blangko e-KTP. Penertiban surat keterangan ini ditambahkannya agar masyarakat tetap bisa mengurus administrasi
lain. Namun untuk proses penerbitan e-KTP, Rai Dwipayana memastikan pihaknya akan mengatur jadwal per kecamatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah mesin panas dan rusak. “Ada dua mesin dari pusat, kemungkinan per hari hanya bisa melayani cetak 300-400 keping, agar tidak cepat panas. Kalau rusak dikhawatirkan akan menghambat pelayanan e-KTP lainnya,” ujarnya. Untuk proses pencetakan e-KTP sepenuhnya akan dilakukan oleh petugas Disdukcapil. Jika sudah jadi, kepingan tersebut akan diserahkan kepada masing-masing kecamatan. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Pengalaman setiap tahun ganjil, produksi kopi robusta Pupuan mengalami peningkatan. Namun, hal ini diragukan terjadi pada tahun 2017 ini. Alasannya, cuaca ekstrem saat ini menyebabkan pertumbuhan buah kopi menjadi kurang. Selain itu, panennya pun diperkirakan mundur dari jadwal sebelumnya. Adanya perkiraan penurunan produksi kopi pada panen tahun ganjil, ini menyebabkan pihak petani agak sulit memenuhi permintaan ekspor kopi. Tahun ini, permintaan ekspor kopi robusta Pupuan Tabanan mencapai tiga kontainer. Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Dewa Ketut Budidana Susila, Rabu (26/4) kemarin, mengatakan pada tahun 2016 ada permintaan dua kontainer ekspor, namun petani hanya mampu memenuhi satu kontainer. Tahun 2017 ini malah permintaan meningkat menjadi tiga kontainer. ‘’Melihat kondisi ekstrem seperti ini, kami khawatir permintaan ini sulit terpenuhi,’’ ujarnya. Panen kopi robusta di Tabanan puncaknya pada Juli hingga September. Namun, saat ini sudah ada beberapa kopi berbuah, tetapi belum siap dipanen. Jenis kopi yang dieskpor tergantung
permintaan, apakah bentuk kopi petik merah olah basah, atau dalam kondisi kering. ‘’Biasanya permintaannya dalam bentuk petik merah olah basah. Untuk memenuhi ini petani harus memetik biji kopi yang benarbenar matang kemudian baru diolah. Tidak begitu kering seperti dalam bentuk kering dan waktunya adalah 10 hari setelah dipetik,’’ jelas Dewa Budi. Singkatnya waktu pengolahan dan penyimpanan untuk kopi petik merah olah basah, ini tentu membutuhkan panen cukup besar, sehingga pemenuhan kouta ekspor bisa dilakukan saat kopi sedang
dalam puncak waktu panen. Mengingat potensi ekspor kopi robusta Pupuan besar, tentu diperlukan peningkatan kualitas dan kestabilan produksi. Agar bisa diselaraskan, Pemkab Tabanan harus mendorong petani kopi robusta di Pupuan yang terdiri dari 39 subak abian mengikuti sertifikasi MPIG (Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis) Kopi Robusta Pupuan Bali. Penilaian ini sendiri akan berlangsung 14 dan 15 Mei 2017 ini. Proses sertifikasi MPIG ini kata Dewa Budi, sudah disiapkan sejak tahun 2015 lalu. Dengan mendapatkan sertifikat maka komitmen
petani serta perlindungan produksi kopinya akan terjaga. ‘’Dalam sertifikasi juga dimuat di dalamnya tidak boleh ada pengalihan fungsi lahan. Jadi, tanaman kopi harus dipertahankan sehingga produksi dapat terjaga ke depannya,’’ jelas Dewa Budi. Setelah mendapatkan sertifikat MPIG, pihak Dinas Pertanian akan melakukan pelatihan tenaga penjaga mutu sehingga mutu kopi robusta yang diekspor bisa dinilai dan dijaga kualitasnya, selain aman dan bisa dipertanggungjawabkan ketika diekspor. Berdasarkan data tahun 2016, dari 39 Subak Abian di Pupuan tercatat luas tanaman kopi robusta mencapai 9.586,31 hektar . Dari luasan itu 822,45 hektar masuk tanaman yang belum menghasilkan, 8.197,91 hektar tanaman yang menghasilkan serta 1.134,27 hektar tanaman tidak menghasilkan atau tanaman sudah rusak. Jumlah kopi robusta yang dihasilkan tahun 2016 sebanyak 6.101,61 ton. (kmb24)
Wabup Sanjaya Lepas Kontingen KTNA Tabanan
28 Anggota KTNA Siap Ikuti Penas di Aceh
LEPAS - Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat melepas Kontingen KTNA Tabanan, Rabu (26/4) kemarin, untuk mengikuti Penas di Aceh. SEBANYAK 28 anggota Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Tabanan akan mengikuti Pekan Nasional (Penas ) XV di Banda Aceh. Kontingen itu dilepas Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, Rabu (26/4) kemarin. Hadir pada pelepasan itu, Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa. Ketua KTNA Provinsi Bali I Nengah Mawan melaporkan pada Penas yang akan berlangsung di Banda Aceh, 6-11 Mei mendatang, Tabanan
mengirim 28 anggota KTNA. Kontingen itu terdiri dari peserta utama dan pendambing. “Total peserta 28 orang, terdiri dari 24 peserta utama dan 4 pendamping,” ujar Mawan yang juga merupakan Ketua KTNA Kabupaten Tabanan. Dikatakan, tujuan penyelenggaraan Penas ini antara lain sebagai wadah memvisualisasikan kreativitas dan inovasi mengelola potensi pertanian, perikanan, kelautan dan kehutanan dengan berbagai teknologi tepat guna dan juga modern. Selain itu meningkatkan kemampuan
manajerial pengelolaan usaha tani profesional serta memantapkan kelembagaan petani nelayan dan petani hutan sebagai mitra kerja pemerintah, dalam rangka kemandirian, ketahanan pangan, dan kelautan menuju kesejahteraan petani dan keluarganya. Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Tabanan karena selalu memberikan dukungan. Dikatakannya, sejak dicanangkannya agenda Tabanan Serasi, yang di dalamnya menyangkut berbagai program termasuk di bidang pertanian dan kelautan, banyak sekali petani dan nelayan mendapat pemberdayaan. “Program-program ini terbukti memberikan motivasi dan semangat serta optimisme kami dalam usaha tani. Mudah-mudahan secara konsistensi program ini terus dipertahankan, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan petani,” ungkapnya. Wabup Sanjaya memberikan apresiasi terhadap keikutsertaan KTNA Tabanan pada Penas di Banda Aceh. Penas ini mengambil tema ‘’Melalui Penas Petani dan Nelayan XV Tahun 2017 kita
mantapkan kelembagaan petani nelayan dan petani hutan sebagai mitra kerja pemerintah, dalam rangka kemandirian, ketahanan dan kedaulatan pangan menuju kesejahteraan petani nelayan Indonesia’’. Sanjaya memberikan apresiasi positif terhadap keikutsertaan KTNA Tabanan pada Penas 2017. Hal itu dipandang sangat tepat dan dapat memberi motivasi menuju kedaulatan pangan. Program ini berimplikasi positif dalam hal peningkatan kualitas SDM petani dan nelayan menuju petani andal, tangguh, dan mandiri serta tumbuh rasa bangga menjadi petani. Ia menambahkan, Kelompok KTNA Tabanan harus selalu berbangga dan bersyukur. Ia juga berharap pelaksanaan Penas kelompok KTNA Tabanan tahun 2017 ini dapat dijadikan momentum positif mempercepat citacita, mewujudkan pertanian kuat, tangguh dan mandiri serta berwawasan budaya dan lingkungan. “Saya berharap agar Saudara-saudara kontingen dan pendamping Penas kelompok KTNA Tabanan dapat memanfaatkan forum ini sebaik-baiknya,” pinta Sanjaya. (ad1791)
Warung Global
Tekan Rabies, Lakukan Vaksinasi Berkala
Pemerintah dan pihak terkait, memang idealnya harus melakukan evaluasi dan juga membuat strategi agar kasus rabies bisa ditekan dan bahkan tidak terjadi lagi. Caranya, dengan melakukan vaksinasi secara berkala. Selain itu, anjing-anjing di Bali jangan diliarkan. Harapan lainnya, masyarakat ingin mendapatkan VAR dengan mudah. Demikian opini mengemuka pada acara Warung Global dengan topik “Bali Belum Bebas Rabies’’, di Radio Global FM 96,5 Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Rabu (26/4) kemarin. Ugi di Kediri mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah memberikan VAR secara gratis kepada masyarakat yang memerlu-
kan, sehingga banyak pihak akhirnya bisa dengan cepat tertolong. Sesungguhnya rabies jika tidak diatensi serius sangat berbahaya. Bukan
tidak mungkin rabies itu dapat merenggut nyawa. Karena itu, setelah digigit anjing rabies, harus segera ditanggulangi. Pemerintah dan pihak terkait, memang idealnya harus melakukan evaluasi dan juga membuat strategi agar kasus rabies bisa ditekan dan bahkan tidak terjadi lagi. Arya di Denpasar, mengatakan mayoritas masyarakat suka memelihara anjing tanpa diawasi. Banyak anjing justru dilepas serta tidak dirawat dengan baik. Implikasinya, sangat berpeluang menggigit orang di mana mana. Pemerintah mestinya mem-
produksi sendiri VAR, itu. Ini penting, agar tidak ada warga yang tergigit anjing dan tidak mendapatkan vaksin. Made Bukit di Jimbaran, menambahkan pencegahan rabies dapat dilakukan dengan melakukan vaksinasi secara berkala pada anjing, hewan-hewan lainnya yang bisa terkena penyakit rabies. Upaya lainnya, manakala ada orang digigit anjing harus ditolong dengan cepat melalui suntikan VAR. Febri di Denpasar, masih banyak anjing liar, berkeliaran. Jangan sampai anjing itu menggigit wisatawan.
Pasalnya, akan berdampak buruk pada citra pariwisata. Febri berharap agar VAR bisa didapatkan dengan mudah. Baiknya VAR itu tersedia di klinik, puskesmas dan rumah sakit secara gratis. Tut Dawi di Abian Semal, menyatakan Bali belum bebas rabies. Alasannya, anjing liar yang terkena rabies masih banyak berkeliaran. Dia menyarankan anjing itu dieliminasi agar tidak menggigit dan menambah korban lagi. Pemerintah dan dinas kesehatan kabupaten agar lebih optimal menangani kasus rabies ini. (dika)
15
Kamis Paing, 27 April 2017
Jadwal Pertandingan ---------- Liga Spanyol ----------------------------------------------Jumat (28/4) dini hari Alaves Sevilla Athletic Club
vs Eibar vs Celta Vigo vs Real Betis
---------- Liga Inggris ------------------------------------------------Jumat (28/4) dini hari Manchester City
Madrid -
vs Manchester United
Hasil Pertandingan ---------- Liga Spanyol ----------------------------------------------Atletico Madrid Granada CF Sporting Gijon
vs Villarreal vs Malaga vs Espanyol
0-1 0-2 1-1
1. Barcelona 2. Real Madrid 3. Atletico Madrid 4. Sevilla 5. Villarreal 6. Athletic Club 7. Real Sociedad 8. Eibar 9. Espanyol 10. Celta Vigo
33 32 34 33 34 33 33 33 34 32
75 75 68 65 60 56 55 50 50 44
23 23 20 19 17 17 17 14 13 13
6 4 6 3 8 6 8 6 9 8 5 11 4 12 8 11 11 10 5 14
94-32 84-36 60-25 58-39 49-27 46-37 49-45 52-45 45-44 48-52
Pencetak gol : 31 - Lionel Messi (Barcelona). ---------- Liga Inggris ------------------------------------------------Chelsea
vs Southampton
4-2
1. Chelsea 2. Tottenham Hotspur 3. Liverpool 4. Manchester City 5. Manchester United 6. Everton 7. Arsenal 8. West Bromwich 9. Southampton 10. Watford
33 32 34 32 32 34 31 33 32 33
78 71 66 64 63 58 57 44 40 40
25 21 19 19 17 16 17 12 11 11
3 5 8 3 9 6 7 6 12 3 10 8 6 8 8 13 7 14 7 15
69-29 68-22 70-42 63-35 50-24 60-37 63-40 39-42 39-44 37-54
Pencetak gol : 24 - Romelu Lukaku (Everton). ---------- Piala Jerman ----------------------------------------------Semifinal Moenchengladbach vs Eintracht Frankfurt (Eintracht Frankfurt menang adu penalti 7-6)
Villarreal Beri Kekalahan Ganda Atletico
1-1
---------- Piala Prancis ----------------------------------------------Semifinal Angers SCO vs En Avant de Guingamp 2-0
Barton Diskors 18 Bulan Manchester Gelandang Burnley Joey Barton, Rabu (26/4) kemarin diskors selama 18 bulan setelah mengakui dakwaan FA terhadapnya terkait taruhan pada sejumlah pertandingan. Barton, yang mengatakan dirinya akan mengajukan banding terhadap panjangnya durasi skorsnya, didakwa melakukan 1.260 taruhan pada pertandingan-pertandingan atau kompetisi-kompetisi sepak bola sejak 26 Maret 2016 sampai 13 Mei 2016. Ini melanggar peraturan FA yang melarang para pemain bertaruh. Namun tidak ada indikasi bahwa Barton terlibat dalam pengaturan pertandingan. FA mengatakan dalam pernyataannya bahwa pemain 34 tahun itu diskors dari ‘’semua aktivitas sepak bola’’ segera setelah keputusan itu dipublikasikan dan didenda 30.000 pound, dan mendapat peringatan untuk tingkah lakunya di masa yang akan datang. ‘’Saya sangat kecewa terhadap kerasnya sanksi itu. Keputusan ini efektif mendorong saya untuk pensiun dini dari bermain sepak bola. Untuk menjelaskan, ini bukan pengaturan pertandingan dan tidak ada titik dalam integritas saya yang dapat dipertanyakan,’’ ucapnya dalam pernyataannya. ‘’Saya menerima bahwa saya melanggar peraturan-peraturan badan pesepak bola profesional, namun saya merasa hukuman ini lebih berat daripada yang diterima pemain-pemain lain yang tidak kontroversial,’’ kata sang gelandang, yang beberapa kali terlibat insiden kekerasan pada awal kariernya. Mantan gelandang Manchester City dan Newcastle ini, yang mencatatkan satu penampilan untuk timnas Inggris pada 2007, membantu Burnley promosi ke Liga Inggris pada musim lalu, dan kembali ke klub pada Januari setelah sempat membela Glasgow Rangers. (rtr/ant)
Atletico Madrid menelan kekalahan kandang 0-1 dari tamunya, Villarreal, pada pertandingan Liga Spanyol, Rabu (26/4) kemarin. Villarreal menjadi satu-satunya tim yang mengalahkan Atletico pada laga kandang dan tandang di Liga musim ini. Gol pemain pengganti Roberto Soriano menghentikan rekor 13 pertandingan tak terkalahkan Atletico di Vicente Calderon. Mantan penyerang Sampdoria itu mencetak gol untuk kesepuluh kalinya di semua kompetisi ketika ia menyambar umpan silang dari sesama pemain pengganti Cedric Bakambu pada menit ke-82. Villarreal memiliki rekor pertahanan terbaik di liga setelah Atletico. Tim tersebut memerlukan serangkaian aksi penyelamatan dari kiper mereka Andres Fernandez untuk menjinakkan sepakan Antoine Griezmann, Angel Correa, dan Nicolas Gaitan pada masing-masing babak sebelum Soriano membawa tim tamu memastikan kemenangannya. Pemain sayap Atletico Yannick Carrasco terpaksa meninggalkan lapangan pada menit ke-72 akibat cedera tulang selangka setelah berduel dengan bek Villarreal Antonio Rukavina. Akibatnya, dia diragukan dapat tampil pada pada laga pertama babak semifinal Liga Champions di markas Real Madrid pada pekan depan. Dengan hasil ini Atletico tetap menghuni peringkat ketiga di klasemen dengan 68 poin. Namun Sevilla dapat menyamakan koleksi angkanya dengan Atletico bila mampu menundukkan Celta Vigo pada Jumat dini hari nanti. Peringkat ketiga klasemen merupakan jatah terakhir menuju Liga Champions musim depan. Villarreal menghuni peringkat kelima dengan 60 angka. ‘’Kami berusaha untuk mencetak gol dengan semua cara yang memungkinkan,
KALAH - Ujung tombak Atletico Madrid Antoine Griezmann kecewa setelah timnya dikalahkan Villarreal pada pertandingan Liga Spanyol, Rabu (26/4) kemarin.
memainkan bola-bola pendek, memainkan bola-bola panjang, menekan untuk menemukan ruang tembak namun gol itu tidak terjadi. Dan kemudian mereka mencetak gol melalui serangan balik,’’ kata gelandang Atletico Koke. Pada laga lainnya, Granada ditundukkan tamunya Malaga 0-2 dan semakin mendekati degradasi. Granada ditangani mantan bek Arsenal Tony Adams untuk ketiga kalinya menelan kekalahan. Kedua gol Malaga dihasilkan mantan penyerang Barcelona Sandro Ramirez di awal dan akhir babak kedua. Total ia telah menghasilkan 12 gol dalam 24 kali pertandingan sebagai pemain inti. Granada menghuni peringkat ke-19 dengan 20 angka dengan empat pertandingan tersisa musim ini. Mereka tertinggal tujuh angka dari Leganes, yang menghuni posisi terakhir di luar zona degradasi dan dapat memperbesar keunggulan mereka menjadi sepuluh angka bila menang atas Las Palmas, Kamis dini hari tadi. Sporting Gijon, yang menghuni peringkat ke-18, menyia-nyiakan peluang keluar dari zona degradasi setelah ditahan Espanyol 1-1. Tambahan 1 poin itu menempatkan Gijon di posisi ke-18, terpaut 3 poin dari Leganes yang di tempat aman peringkat ke-17. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
Eintracht Fankfurt Taklukkan Cavani Perpanjang Gladbach Lewat Adu Penalti Kontrak dengan PSG Moenchengladbach Eintracht Fankfurt menang adu penalti 7-6 di markas Borussia Moenchengladbach setelah bermain imbang 1-1 pada pertandingan semifinal Piala Jerman, Rabu (26/4) kemarin. Frankfurt menuju partai puncak untuk menghadapi pemenang antara juara bertahan Bayern Munich atau Borussia Dortmund di semifinal lainnya. Taleb Tawatha membawa tim tamu memimpin setelah tampil dominan pada 15 menit pertama. Sebaliknya Gladbach, yang kehilangan delapan pemain karena cedera, tampil tanpa koordinasi sepanjang babak pertama. Tetapi Ibrahima Traore mendapat ruang menjelang turun minum untuk mengirim umpan silang dan Jonas Hoffmann menyambar bola di tiang jauh untuk menyamakan kedudukan.
Permainan tuan rumah membaik pada babak kedua namun hanya mampu menciptakan sedikit peluang pada permainan yang berjalan monoton menuju babak adu penalti. Kedua tim sukses memaksimalkan enam penalti pertama mereka sebelum kiper Frankfurt Lukas Hradecky menggagalkan dua penalti secara berturut-turut. Mantan pemain Gladbach Branimir Hrgota mengonversi penalti penentu kemenangan untuk memastikan laju Eintracht. Eintracht, yang kalah dari Bayern di final 2006, memenangi trofi terakhir dari empat Piala Jerman mereka pada 1988. Final turnamen ini akan digelar pada final 27 Mei di Berlin. Piala Prancis Angers mencapai final Piala Prancis untuk pertama kalinya dalam 60
tahun ketika Thomas Mangani dan Karl Toko Ekambi membawa mereka menang 2-0 atas tamunya En Avant Guingamp. Mangani membuka keunggulan timnya pada menit ke-38 dengan sepakan dari jarak dekat. Mantan pemain internasional Prancis Briand memiliki peluang untuk membawa pertandingan ini menuju masa tambahan waktu, namun eksekusi penaltinya pada menit ke-90 itu mengenai tiang gawang. Toko Ekambi mengemas gol pada injury time untuk memusnahkan harapan Guingamp untuk dapat kembali. Semifinal lainnya mempertemukan Paris St Germain melawan Monaco, Kamis dini hari. Pemenangan semifinal itu akan menghadapi Angers di laga puncak di Stade de France pada 27 Mei. (kmb39/rtr/ant)
Jakarta (Bali Post) Asosiasi Sepak Bola Thailand, Rabu (26/4) kemarin secara resmi menunjuk Milovan Rajevac asal Serbia sebagai pelatih baru mereka menggantikan posisi Kiatisuk Senamuang. Dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Rajevac akan langsung memimpin timnya di laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Uni
Emirat Arab pada 13 Juni 2017. Rajevac sendiri merupakan pelatih berpengalaman yang sudah malang melintang di dunia persepakbolaan internasional dan memulai karier sebagai pelatih sejak tahun 1989. Catatan tertinggi mantan pemain Red Star Belgrade ini di dunia kepelatihan adalah membawa tim nasional Ghana hingga
babak perempatfinal Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Ketika itu, Ghana nyaris saja berhasil lolos ke semifinal karena hanya kalah dari Uruguay via adu penalti. Di Asia, Rajevac pernah menjadi pelatih tim nasional Qatar dan klub Arab Saudi Al-Ahli. Sebelum Thailand, pria berusia 63 tahun itu melatih tim nasional Aljazair. (ant)
Rajevac Pimpin Timnas Thailand
Paris Penyerang asal Uruguay Edinson Cavani, Rabu (26/4) kemarin memperpanjang kontraknya bersama Paris St Germain selama dua tahun hingga 2020. Pemain berusia 30 tahun itu telah mencetak 125 gol dalam 192 pertandingan kompetisi untuk PSG. Di dalamnya, termasuk 20 gol di Liga Champions. ‘’Dengan penuh kegembiraan saya memperpanjang komitmen saya ke Paris St Germain,’’ kata Cavani. ‘’Sudah jelas bahwa prioritas saya adalah melanjutkan sejarah saya dengan PSG.’’ PSG berada di posisi kedua klasemen sementara Ligue 1, di belakang Monaco dengan selisih gol. Sementara itu gelandang Borussia Dortmund Nuri Sahin juga telah meneken perpanjangan kontrak yang akan mengikatnya dengan klub Liga Jerman itu sampai 2019. Pemain internasional Turki tersebut, yang melakukan debutnya di Dortmund saat masih berusia 16 tahun dan menjadi pencetak gol termuda di liga pada usia 17 tahun,
bergabung dengan tim junior Dortmund sebagai pemain remaja pada 2001 dan membantu mereka memenangi gelar Liga Jerman 2011. Ia meninggalkan klub itu setelah terpilih sebagai Pemain Terbaik musim 2010/2011 dan bergabung dengan Real Madrid. Namun, Sahin kembali satu setengah tahun kemudian setelah juga sempat membela Liverpool. ‘’Semua orang tahu bagaimana perasaan saya di Dortmund, di klub dan stadion ini dengan para penggemar yang luar biasa,’’ kata Sahin, sosok favorit para penggemar yang kerap menjadi ball boy pada pertandingan-pertandingan kandang saat ia masih muda. Pemain berusia 28 tahun ini menderita robek ligamen pergelangan kaki saat Dortmund menang 3-2 atas Borussia Moenchengladbach pekan lalu. Ia dipastikan absen pada semifinal Piala Jerman melawan juara bertahan Bayern Munich, namun diperkirakan dapat kembali bermain pada empat pertandingan tersisa musim ini. (kmb39/rtr/ant)
Rockets Singkirkan Thunder
Gelandang Burnley Joey Barton.
Bali Post/rtr
Houston Houston Rockets memastikan diri maju ke putaran semifinal Wilayah Barat kompetisi NBA setelah menyingkirkan Oklahoma City Thunder 4-1 di putaran pertama playoff. Di Game 5, Rockets menaklukkan tim tangguh itu dengan skor 105-99, Rabu (26/4) kemarin. Dengan demikian, Rockets menjadi tim ketiga yang memastikan tempat di putaran semifinal wilayah setelah Cleveland Cavaliers di Wilayah Timur dan Golden State Warriors di Wilayah Barat. Lawan Rockets di semifinal masih akan ditentukan dalam laga putaran pertama playoff antara San Antonio Spurs menghadapi Memphis Grizzlies. Spurs saat ini unggul 3-2 setelah memenangi laga kelima 116-103. James Harden menjadi bintang kemenangan Rockets di Game 5 dengan mencatatkan 34 poin dan delapan re-
bound. Ia mendapat dukungan 22 poin dan lima rebound dari Lou Williams, 15 poin dan delapan rebound milik Patrick Beverley serta 14 poin dan tujuh rebound yang dikemas Nene. Sementara di kubu tim tamu memperlihatkan konsistensi penampilan sang bintang, Russell Westbrook, yang mencetak 47 poin, mengamankan 11 rebound dan mengirim sembilan assist. Westbrook gagal menorehkan rekor baru untuk jumlah triple-double di playoff karena kurang satu assist saja. Konsistensi penampilan Westbrook tak dibarengi dengan dukungan rekanrekannya, hampir seisi tim Thunder lainnya tidak berada dalam performa terbaik, terutama dalam urusan mencetak angka, jarak sumbangan angka terbanyak setelah Westbrook terpaut 36 poin, yakni 11 poin saja dicapai Jerami Grant dan Alex Abrines. (kmb39/rtr/ant)
Bali Post/rtr
Penyerang Paris Saint Germain Edinson Cavani.
OLAH RAGA
16 Tunggal Putri Terhenti di Putaran Pertama
Jakarta (Bali Post) Langkah tunggal putri Indonesia dalam kejuaraan bulu tangkis Asia 2017 di Wuhan Sports Center Gynasium, Hainan, Tiongkok, yang diwakili Fitriani, Hanna Ramadini dan Dinar Dyah Ayustine, harus terhenti di putaran pembuka. Kepastian gagalnya Indonesia mempertahankan asa di nomor ini, didapatkan setelah Dinar Dyah Ayustine yang bertanding terakhir di antara mereka harus tunduk dari pemain asal India berperingkat tiga dunia Pusarla V. Sindhu, Rabu (26/4) kemarin. Walau Dinar memberikan perlawanan sengit di game kedua, pebulu tangkis berperingkat 33 dunia itu tidak berhasil menyusul perolehan poin Sindhu dan akhirnya harus menyerah 8-21, 18-21 dalam pertarungan selama 31 menit. Hasil ini membuat catatan pertandingan keduanya menjadi 0-2 untuk keunggulan Sindhu yang sebelumnya berhasil mengalahkan Dinar dalam turnamen All England dengan skor 21-12, 21-4. Sebelum Dinar, pebulu tangkis Indonesia berperingkat 35 dunia, Hanna Ramadini, juga harus tersungkur oleh pemain Korea Selatan berperingkat empat dunia Sung Ji Hyun. Kalah dari segi teknik permainan, Hanna menyerah dalam waktu 25 menit dengan skor 5-21, 9-21. Kekalahan ini menambah panjang catatan buruk Hanna dengan tanpa pernah mencetak kemenangan kala bersua Sung selama empat kali pertemuan sejak Malaysia Masters 2016, Kejuaraan Syed Modi India 2016 dan Indonesia Terbuka 2016. Sementara atlet tunggal putri andalan tim Merah Putih, Fitriani, tak dapat menahan tangisnya saat berjalan keluar lapangan usai secara mengejutkan gagal memenangkan partai putaran pertama kala bersua Vu Thi Trang (Vietnam) yang berkesudahan dengan skor 13-21, 8-21. Laman PP PBSI menyebut penampilan Fitri memang sangat di luar harapan, di mana reli-reli panjang dan kegigihan Fitri mengejar bola di lapangan tak terlihat di pertandingan tersebut, sehingga tidak dapat keluar dari tekanan yang akhirnya sulit mengembangkan permainan. Fitriani juga seringkali mati langkah saat Vu melepaskan dropshot tajam di depan net akibat pengembalian-pengembalian Fitri yang beberapa kali tanggung hingga dengan mudah disambar Vu dari depan net. ‘’Saya sangat menyesal dengan penampilan tadi, saya tidak bisa mengeluarkan permainan saya. Saya sudah mempersiapkan diri satu minggu dan hasilnya seperti ini,’’ ucap Fitri sambil mengusap air matanya yang terus mengalir. ‘’Tadi saya sulit keluar dari tekanan, saya merasa pergerakan kaki saya lambat sekali. Saya sangat menyesal,’’ ucapnya seraya menutup wajahnya dengan handuk. Hasil ini adalah kekalahan kedua Fitri atas Vu setelah sebelumnya di ajang Vietnam International Challenge 2015, Fitriani dikalahkan lewat pertarungan rubber game dengan skor 19-21, 21-16, 16-21. (ant)
Fitriani
Bali Post/net
Porsenijar Denpasar
Resman Dulang Tiga Emas Atletik
Denpasar (Bali Post) Tim SMAN 2 Denpasar (Resman) memborong 3 keping emas pada hari kedua Porsenijar Kota Denpasar 2017 di Stadion Ngurah Rai, Rabu (26/4) kemarin. Ketiga emas dipersembahkan Ni Luh Mitayuni di nomor lompat jangkit dengan loncatan sejauh 10,74 m, kemudian Evendy Lodwik Javia Solle (lari 5.000m, 19:14:07), serta Ni Kadek Dwini Rahayu Mahasanthi (lempar lembing, 23,37 m). Sementara tim SMKN 1 meraup dua emas melalui atletnya Tri Wulan (lari 400m, 1:13:29), serta Ambara (lari 400m, 57,06 detik). Atlet SMAN 5 (Smanela) Gede Surya Ambara Putra menyumbang emas di nomor lempar lembing (37,86 m). Tim atletik SMP PGRI 5 juga menyumbang empat emas, melalui atletnya Ni Ketut Mega Reszky L (lari 100m, 14,30 detik), I Made Aridana (lari 100m, 12,34 detik), AA Gede Mahendra (lari 800m, 2:23:11), serta I Komang Agus Trikresna (tolak peluru, 10,64 m). Tim SMPN 2 (Spentwo) merebut dua emas lewat atletnya Alicia Ruth Solle (lari 800m, 2:64:05), serta Wanda Putri Ardana (lompat jangkit, 9,14 m). Untuk SMP Dwijendra, kecipratan 1 emas yang disumbangkan Nyoman Agus Erawan (lari 5.000m, 19:14:39), serta SMPN 3 juga kebagian 1 emas melalui atletnya Ni Komang Triana (lempar cakram, 8,06 m). Untuk cabor sepak takraw, yang dipertandingkan di GOR Yuwana Mandala Tembau, nomor team, peraih emas putra dan putri diboyong SD Denbar, SMP 2, serta SMAN 7 (Sisma). Cabor panjat tebing, di areal parkir Lapangan Kompyang Sujana, nomor lead campuran peraih emas Made Rizky Dharma Nugaha/Ni Ketuy Ayu Ginanti (SMPN 7), Kadek Arya Jaya/AA Mirayani (SMAN 1/Smansa). (022)
Kamis Paing, 27 April 2017
Praven/Debby Kandaskan Ganda Campuran Vietnam Jakarta (Bali Post) -
Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto memastikan diri melangkah ke putaran kedua kejuaraan bulu tangkis Asia 2017 setelah di babak pembuka berhasil mengandaskan duet Vietnam Pham Hong Nam/Le Thu Huyen, Rabu (26/4) kemarin. Pasangan Indonesia itu berhasil menyudahi perlawanan duet Vietnam dengan skor 21-11, 21-16 dalam pertarungan selama 24 menit di Wuhan Sports Center Gynasium, Hainan, Tiongkok. Praveen/Debby yang merupakan unggulan kelima, memang jauh lebih difavoritkan dibanding Pham/Le, di mana pasangan Indonesia ini terus menguasai jalannya pertandingan. Praveen menyebut pertandingan melawan pasangan Vietnam tersebut dimanfaatkan untuk penyesuaian lapangan terlebih mengenai kondisi angin atau lampu. Setelah berhasil melewati putaran pertama dengan cukup mudah, pasangan Indonesia harus segera mempersiapkan diri untuk berjumpa dengan wakil Korea Selatan Choi Solgyu/Chae Yoo Jung di putaran kedua turnamen. ‘’Besok kami akan bertemu Choi/ Chae, kami menang di Singapura Terbuka 2017 karena kami sudah belajar dari kekalahan di Malaysia terbuka 2017. Kalau ketemu Choi/Chae, yang pasti harus siap capek, kami berharap besok bisa bermain lebih fokus dan lebih bersih, artinya tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,’’ tutur Debby lagi. Selain Praveen/Debby yang memenangkan pertandingan pembuka, di nomor ganda campuran, Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti harus angkat koper setelah ditundukkan wakil Thailand Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dengan skor 18-21, 21-23. Ganda putri Indonesia Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari
menjadi asa terakhir Indonesia. Dalam pertandingan putaran pertama, Della/ Rosyita berhasil menundukkan Lin/ Wu dua game langsung 21-11, 21-16 dalam waktu 35 menit. Di putaran kedua nanti, Della/ Rosyita akan menghadapi laga berat kala bersua pasangan Korea Selatan berperingkat empat dunia, Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan yang menumbangkan duet India Jakkampudi Meghana/Poorvisha S Ram 21-11, 21-16 di putaran pertama. Dari rekor pertemuan keduanya, Della/Rosyita masih kalah dengan mengumpulkan dua kemenangan hasil dari pertemuan di Bonny China Masters 2016 dan Prancis Terbuka 2016, berbanding tiga kemenangan pasangan Jung/Shin di Korea Masters 2015, Makau Terbuka 2015 dan All England 2016. Kemenangan Della/Rosyita ini juga menjadikan Indonesia masih memiliki peluang untuk meraih gelar di sektor ganda putri setelah dua wakil ganda putri lainnya, Nisak Puji Lestari/Meirisa Cindy Sahputri dan Tiara Rosalia Nuraidah/Rizki Amelia Pradipta gagal melaju ke putaran kedua. Nisak/Cindy menyerah dari pasangan tuan rumah Huang Yaqiong/Tang Jinhua dengan skor 1721, 15-21. Sementara Tiara/Rizki tumbang di tangan pasangan Korea
Selatan Kim Hye Rin/Yoo Hae Won 21-17, 21-17. Di sektor ganda putra pasangan Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian bertekad membalas kekalahan dari duet Jepang Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda di putaran kedua. Rian/ Fajar yang menumbangkan pasangan Yong Kai Terry Hee/Loh Kean Hean (Singapura) dipastikan akan menghadapi Kamura/Sonoda selepas wakil Jepang itu menyudahi perlawanan duet Nepal Dipesh Dhami/ Ratnajit Tamang 21-10, 21-4. Ini merupakan pertemuan kedua bagi dua pasangan di mana Rian/ Fajar menderita kekalahan dalam pertemuan terakhir melawan pasangan Negeri Matahari Terbit berperingkat lima dunia itu dalam kejuaraan Singapura Terbuka 2017 dengan skor 11-21, 21-16, 10-21. Di pertandingan putaran pertama Kejuaraan Asia 2017, Rian/Fajar menang dua game langsung atas duet Singapura Hee/Loh dengan skor 21-11, 21-15. Ini menjadi kemenangan ketiga pasangan Indonesia setelah dalam dua pertemuan sebelumnya, Rian/ Fajar juga memetik kemenangan atas Hee/Loh dalam kejuaraan Taiwan Masters 2016 6-11, 6-11, 11-5, 11-5, 11-8. Serta di Thailand Terbuka 2016 dengan 21-16, 14-21, 21-17. Di nomor ganda putra sendiri, Indonesia masih berpeluang menambah tempat di putaran kedua melalui Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro yang akan menghadapi pasangan Vietnam Do Tuan Duc/Pham Hong Nam, serta Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang akan meladeni duet Thailand Trawut Potieng/Nanthakarn Yordphaisong. (ant)
Kejurnas Atletik Remaja Junior
Eppi dan Yudi Sabet Emas
Mangupura (Bali Post) Bali menerjunkan 15 atlet pada Kejurnas Atletik Remaja Junior di Lapangan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun, 21-24 April lalu. Alhasil, dua atlet lompat tinggi asal Badung yakni Ni Made Eppi Wilantika dan Kadek Yudi Adi Saputra sukses mendulang emas. Pelatih lompat tinggi Badung Ketut Gede Widiana, di Sempidi, Badung, Rabu (26/4) kemarin menjelaskan, atlet asuhannya Eppi turun pada kategori remaja (U-18) dan mampu melompat 159 cm, sedangkan Yudi turun pada kategori junior (U-20) dan mampu melompat setinggi 185 cm. Widiana berharap kedua atlet asuhannya tetap getol berlatih hingga mampu meraih tiket PON XX di Papua 2020 mendatang. ‘’Mereka ini kami proyeksikan bisa tampil pada hajatan multi-event empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia di Papua,’’ harapnya. Dijelaskannya, saat ini Eppi dan Yudi tercatat sebagai siswa kelas II SMAN 1 Abiansemal. Widiana menerangkan, dirinya melatih Eppi sejak tiga tahun silam, mengingat Eppi memiliki kakak Wayan Ella yang juga atlet lompat tinggi. Sementara Yudi baru dipoles Widiana delapan bulan, dan tiga bulan terakhir digenjot serius hingga mampu menyabet emas di Kejurnas. Menurutnya, Eppi dan Yudi juga diproyeksikan mengusung bendera Badung di ajang Porprov Bali XIII di Gianyar, September mendatang. Dikemukakan, saat ini Eppi dan Yudi rutin berlatih di Lapangan Mengwi, lima kali dalam sepekan. (022)
Bali Post/ist
Kadek Yudi Adi Saputra (kiri) bersama Ni Made Eppi Wilantika.
Sean Kenalkan Teknologi F2
Depok (Bali Post) Pembalap muda Indonesia Sean Gelael membongkar kendaraannya di balapan Formula 2 (F2) untuk mengenalkan teknologi yang digunakan di depan para mahasiswa Universitas Indonesia di Balairung UI Depok, Jawa Barat, Rabu (26/4) kemarin. Anak pasangan Ricardo dan Rini Gelael ini tidak datang sendiri, tetapi didampingi pula rekan satu timnya di Pertamina Arden, Norman Nato, dan sang engineer yang sudah kenyang pengalaman dalam dunia balap dunia yaitu Gaetan Jego. Tiga tokoh di balik Pertamina Arden ini menjelaskan dengan detail apa saja yang ada di kendaraan
Formula 2. Hanya, untuk di UI ini tim Pertamina Arden bukan membawa mesin Dallara, namun mesin Renault yang spesifikasinya tidak jauh beda dengan yang digunakan saat ini. Dalam program From Circuit to Campus ini sang engineer Gaetan Jego menjelaskan dengan detail perbedaan antara kendaraan Formula 1 dengan Formula 2. Penjelasan pria asal Prancis ini bisa diterima dengan baik oleh mahasiswa teknik mesin maupun dosen UI. ‘’Balapan Formula memang tidak digelar di Indonesia. Namun, kami bisa langsung berdiskusi dengan para pembalap sekaligus engineer-nya. Lebih hebat lagi kami
Bali Post/ant
ARDEN - Pembalap F2 tim Pertamina Arden, Sean Gelael, berpose atas mobil F2 saat pengenalan tim tersebut di Jakarta.
bisa melihat langsung mobilnya,’’ kata dosen departemen Teknik Mesin UI Mohammad Aditya. Baik Gejo, Nato maupun Sean selain menjelaskan spesifikasi mesin formula juga mengupas dengan detail elemen-elemen penting balapan seperti aerodinamik, dimensi mesin, G-Force, Down Force hingga jenis ban yang digunakan dalam balapan formula. ‘’Balapan formula sangat kompleks. Semuanya bisa berpengaruh termasuk dalam pemilihan ban. Makanya semuanya harus detail,’’ kata Sean Gelael saat menjelaskan pertanyaan dari mahasiswa UI. Sementara itu tim prinsipal Jagonya Ayam, Ricardo Gelael, mengatakan program From Circuit to Campus merupakan kegiatan untuk mengenalkan dunia balap kepada mahasiswa. Hal tersebut dilakukan untuk membagi ilmu dengan kalangan mahasiswa. ‘’Sebenarnya banyak hal yang bisa dipelajari. Tidak hanya soal mesin, tapi juga mengenai kesehatan atau psikologis pembalap, asupan gizi dan pola makan. Bisa juga ditelaah secara ekonomi mengenai bisnis balap itu sendiri,’’ katanya. Tim Pertamina Arden merupakan tim Formula 2 yang didukung penuh perusahaan Indonesia. Saat seri satu di Bahrain, sang pembalap Norman Nato mampu merebut peringkat kedua balapan feature. Hasil ini dinilai luar biasa karena pada musim sebelumnya, Arden merupakan tim papan bawah. (ant)
Bali Post/net
KEDUA - Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/ Debby Susanto melaju ke putaran kedua Kejuaraan Bulu Tnagkis Asia di Wuhan, Tiongkok, Rabu (26/4) kemarin.
Badung Krisis Kenshi Putri dan Dojo Mangupura (Bali Post) Pengkab Perkemi Badung mengalami krisis kenshi putri, mengingat pada event resmi dipertandingkan Randori dan embu. Bahkan, jumlah dojo kempo di Badung yang hanya enam, dirasa kurang ideal. Keluhan itu dilontarkan Ketua Pengkab Perkemi Badung Cuk Taruna Hendrajaya, Rabu (26/4) kemarin. Ia menyebutkan, sejumlah dojo kempo di Badung seperti Saraswati, TaBali Post/022 man Sekar, Sekolah Tinggi Cuk Taruna Pariwisata (STP) Nusa Hendrajaya Dua, Praja Dalung, serta Immanuel Dalung. ‘’Oleh sebab itu, kami akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna pembentukan dojo atau tempat latihan lagi,’’ tutur Cuk Taruna. Dijelaskannya, ke depan pihaknya dituntut mendirikan dojo di sekolah, termasuk memperjuangkan cabor kempo supaya resmi dipertandingkan di ajang Porjar. ‘’Kami harus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, dan akan mendirikan dojo di SMA,’’ sebutnya. Menurutnya, jika dojo main tumbuh berkembang di Badung, otomatis siswa-siswi yang menggeluti kempo makin banyak, dan diharapkan muncul bibit-bibit kenshi bertalenta, utamanya putri. ‘’Kalau soal pelatih, kami tak kekurangan, buktinya Badung memiliki enam pelatih III DAN,’’ ucapnya. Disinggung target Porprov Bali XIII di Gianyar, Cuk Taruna menjelaskan, saat ini baru terjaring 25 kenshi, dan tim definitif dihuni sekitar 2 kenshi. Ia menyebutkan, pada Porprov Bali XII di Buleleng 2015, Badung menyabet 7 emas, dan menduduki juara umum III di bawah Gianyar dan Denpasar. ‘’Porprov di Gianyar, kami ingin meningkatkan mendulang 9 emas,’’ jelasnya. (022)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Paing, 27 April 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Layanan Pengaduan: HP:08113962168, Pin BB: 55c8e021 � Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!
Informasi pasang iklan Telepon
� Tarif iklan Mini/Baris
Waiter,Kasir,Admint Tamat SMA/ Mahasiswa Kuliah Sambil Kerja Datang ke Warung 63 Jl.Veteran 66 Dps
B.BP.004.04.17.0001738
D/S1 Akutansi S1 Sastra Inggris untuk Sek PR Marcom Staf Direksi Lamaran ke BaliTV Jl.Kebo Iwa 67 A Denpasar
B.BP.004.04.17.0001741
Dicari guru SD dan Receptionist Hub.0811398772
B.BP.001.04.17.0001757
B.BP.164.04.17.0001756
B.BP.001.04.17.0001661
Bendega Villas 9 bed rooms luxury villas is looking for Chef and Butler. Please send your CV to harsana@bendegavillas.com
B.BP.001.04.17.0001664
**Dcr pegawai wnt utk Catering Tgl-dlm Gj.1,4-2jt 08123807672
B.BP.166.04.17.0001778
Bth Krywti Bersih2 Tinggal Dlm Sunset Road SMS 081239995037
B.BP.001.04.17.0001727
Bth Marketing Perikanan/Daging Gj 4Jt++ Hub:Gilontas 722162
B.BP.001.04.17.0001629
B.BP.004.04.17.0001770
B.BP.001.04.17.0001510
Dcr 2org Staf Kntr Krm Lmrn Jl Kartini 80 Dps Tlp.236421
B.BP.001.04.17.0001496
“Lowongan dibutuhkan segera Cr 4Peg salon Wnt,Monangmaning Dcr Cashier,Waitress,Cook Helpr & tenaga security tamatan SMU/Sede- Hub:082140776776/081238133666 Steward.Ph758075/081338957772 B.BP.001.04.17.0001758 B.BP.145.04.17.0001656 rajat sehat fisik&jasmani. Cr Sales Acc Gadget,laki2 Max30Th Dcr IT Pria,min D3/sederajat Kirim lamaran ke:Secure in Asia Pngalaman Hb.081237763718 H.081338251999,jam kerja saja Jl.Tibubeneng Ruko 150 No 1 B.BP.001.04.17.0001263 B.BP.001.04.17.0001294 Br.Tandeg,Canggu.081246971927" Cr Sgr Pgwi RT Serius Kerja Dcr Kasir Wnt u.Sln Rudy Park B.BP.004.04.17.0001689 Tidur Dlm Hub.081338661656 23 Min.SMA Bs Comp Hub:4727678 *!Dcr Receptionist&SpaTherapis
Dicari PRT bs masak,tidur dalam,0817307166-081287183808 Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744 Dcr Drafter bs CAD u/Kontraktor Hub.085100805727/Email haker senbali@yahoo.co.id
Bth:Accounting,Reservasi,Info: 081230306679/bcwtour@gmail.com
Bth Pegawai Laundry Pengalaman wanita-Panjer SMS:081805387588
B.BP.001.04.17.0001755 Dcr: Mgr,FO,HK,Driver,Engeen, BB,Scurity,Bag.Hukum utk Hotel Dcr krywan berpenglmn Restoran yang bisa berbahasa Inggris / E:newarenahotelkutabali@gmail.com Mandarin Telp.081558611071 /Hub.PO BOX 2005 Kuta Bali B.BP.154.04.17.0001673
B.BP.164.04.17.0001445
B.BP.001.04.17.0001725
B.BP.001.04.17.0001736
B.BP.004.04.17.0001688
B.BP.014.04.17.0001733
Dcr Sales Canvasan & Kasir Toko Grosir G.2,3jt Jl.Umalas Klecung No.24 Krobokan 081337553373 B.BP.166.04.17.0001780
: : : :
Rp 200.000,- (10 x tayang) Rp 50.000,- (5 x tayang) Rp 165.000,- (10 x muat) Rp 82.500,- (10 x muat)
� � � �
Jakarta Mataram Denpasar Surabaya
: : : :
(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456
VISA
� Email: pembacabalipost@gmail.com
Dibthkan Sgr Marketing Dana/Kolektor P/W min SMA Hub.297837 BPR Suadana Jl.Raya Celuk B.BP.001.04.17.0001226
Dcr Segera Karyawati utk Resto daerah Malboro&Tuban H:Lauren 0812-5239-5376
B.BP.001.04.17.0001652
Dibutuhkan Stylish dan Kapster Rambut Berpengalaman,Wanita, Max 35Th,Disediakan Mess Hub.Griya Bugar 0818351515
B.BP.001.04.17.0001715
Dibutuhkan sopir Sim A Hub.499173 / 081238100866
Dicari Tng Apt&Warung 16-25th Garmen Bth Sgr Tenaga Srabutan tidur dalam T:082144536053 L/P Sbnyk2nya Hub:081339074545 B.BP.001.04.17.0001750
Dicari Yang Serius Ingin Memiliki Usaha Mandiri akan dibantu Rp.400.000 s/d 1.000.000 Hub: 08970271063 / 087860835850
B.BP.001.04.17.0001730
B.BP.001.04.17.0001747
Sekretaris Reception untuk Food Resto Office Bisa Bhs. Inggris Ramah.Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur
B.BP.004.04.17.0001739
Dicari perawat orang tua sabar Sopir u/Laundry Lok.Dps Timur pembantu RT 08175235999/420913 Hub.085103000250/ 087761247788 B.BP.001.04.17.0001577
B.BP.001.04.17.0001718
B.BP.004.04.17.0001775
B.BP.001.04.17.0001751
Dicari:waiter/S,Cook Helper Staf PPIC,Menguasai Komputer Cr Staff B Inggris untuk jaga Dcr Krywti u/Wr.Babi Guling Jl peng 1th unt Vila Hub. 0811392032,Mahendradatta 777 Dibutuhkan,Capster/Pegawai V2 counter Jl.Padma Legian Hub: Pd.Luwih,Brpglmn,081338665134 B.BP.001.04.17.0001359 085100613111, Fas:Gj,makan,service Salon,diDalung permai Hub: B.BP.001.04.17.0001579 Cozy Tourist Informasi B.BP.001.04.17.0001748 Supir SIM B1 gaji=90.000/hr 085739464330/082144373822 Dcr Peg salon & pembantu bs 081338723724 Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales B.BP.001.04.17.0001222 Teknisi Las pipa:085103167222 tdr dlm 08123972962 B.BP.001.04.17.0001713 TO/SPV/TF,Sopir SIM A/B1,Adm, Dicari 5orang sopir u/Pariwisata. B.BP.001.04.17.0001536 B.BP.001.04.17.0001731 Cr kryti Toko max 29th min SMP, MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, Pglmn tdk diutmkan yg berminat, Vila in Seminyak,Ubud,Jimbaran Dcr teknisi,sopir B1 bs matic SMA/K 08123634485,081805679379 K.Asem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps 081916700292,085238383329 Canggu looking for Guest Rela& manual,adm bs online,sales B.BP.001.04.17.0001773 B.BP.154.04.17.0001777 B.BP.001.04.17.0001227 tion Officer,good English,Expegj+bns+komisi+BPJS,Lam Dbthk PRT Pribad & Asst Bimbel Dicari Sopir Satpam & OB/OG Distributor Tisu Cr Sales P/W rienced and high motivation PT.PMA Bedahulu XVII/7 Dps Mat & B.Inggris 085333699421 Min.SMA Hub:BPR Duta Bali Supir/Helper -30th Lamaran/CV B.BP.821.04.17.0001743 T.0361-4490319 B.BP.001.04.17.0001502 B.BP.001.04.17.0001752 Jl.R.Sesetan No.48 Dps Tlp.265770 0811394946/418650 Muding Sari Dcr Staf & Admin Llsn SMU/SMK Dcr kary Srbtn/Adm/Terapis B.BP.001.04.17.0001734 B.BP.001.04.17.0001578 Villa in Ubud,Seminyak,Ungasan Krm Lam ke Bagus Watch Kuta Dcr:Staf Adm,Booking,Sos.Media Dibthkan sgr SPG wanita utk Massage Jln Gelogor Carik looking for experienced House KSP Dharma Siaga bth Kary/ti Low.Australia pengel ikan/ Square Hub.085738240684/Ayik Comp,English,French(Option)Tel Butik bs B.Inggris&Admin Data Perum Royal Orchid 43 Tlp keeping staff (for Jimbaran Staff,Kolektor,Penddkn SMK&S1 daging, cek info lengkap www. B.BP.001.04.17.0001272 9075553/08113993949.Krm CV ke Entry u/Kantor HP.081236094753 Fas:GP,Bonus,BPJS Hub:Jl.Teuku Pak Leo 082145548444 / vila to live in),speak English, indopower.co.id/australia.pdf Dcr Waiters Hub.0361 982605 resa.safaribali@hotmail.com CV bisa dikirim by Whatsapp email: ellisaling@yahoo.com Rapuan Cili Restaurant Ubud Umar barat 347 Dps 8466651 Hp/WA 082130000976 pa Tangke can cook breakfast.03614490319 B.BP.154.04.17.0001776
B.BP.001.04.17.0001515
B.BP.001.04.17.0001771
B.BP.001.04.17.0001648
MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Espas 1.3 Mrh’95 Kds Bgs Rp 25 Jt Ng 08123981053
Jual Cepat Avanza G2011 Silver Asli Bali Tangan Pertama Hub.081558559095
HONDA
SUZUKI
DAIHATSU
B.BP.001.04.17.0001719
B.BP.165.04.17.0001745
Arena GX’2010+2013+2014 Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd
Jazz VTec Sporty’08 Htm Matic AsBal 115Jt Ng 085237570829 MITSUBISHI
Colt Pick-Up th 81 siap pakai kondisi bagus Hub.081999941188
B.BP.001.04.17.0001754
Colt T Pick Up’15 KM10rb 76Jt Bs TT Spd Motor,085100856999
B.BP.141.04.17.0001765
B.BP.004.04.17.0001740
Avanza G’09 Silver AsDK Ori 082340887818 Segera
Dijual Toyota Rush Th 2014 Sportivo Hitam,087861823295
Innova G’08+10+12 Ijin Baru Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd
B.BP.164.04.17.0001442
RUPA-RUPA
B.BP.141.04.17.0001767
DIJUAL MOBIL
PRG’Stok (Multi Satuan/Gudang)KONTRAKTOR Kasir-Akuntansi’Tersambung Dgn Swimming Pool Specialist,ConE-Faktur&PRG’SMS Broadcast’Hub tractor,PunyaMlsh 082144464070 B.BP.166.04.17.0001779 081805073254 metasoft-bali.com
DIJUAL TANAH Jual Tanah Lok Batu Bulan / Kelecung Hub.08563734043 B.BP.001.04.17.0001288
B.BP.001.04.17.0001712
Tanah Dijual 1Are 525Jt Nego 087861421736 Pemogan Mekar-E
RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087861895055 / 081238979088
Rumah 2,5are Penamparan Jl.Gn Splash’11manual,slvr,ban baru2 Andakasa H.085100856999 Pmilik Tnh Kav 1A 115Jt Nego SHM Lok. pjk panjang 101jtng 0818358562 B.BP.141.04.17.0001766 Br.Puseh Kdri Tbn.081337980904 B.BP.001.04.17.0001764 B.BP.001.04.17.0001722 Szk SX4 abu manual’07 pribadi DIJUAL TANAH terawat s.pakai H.081999925143 DIJUAL RUKO BUC Djl Tnh 100m2 Lok.Jl.SuraB.BP.001.04.17.0001761 Dijual Ruko Jl.By Pass Kediridipa,Jl.G.Mas Dps,081338792660 Szk Swif matic th 07 istimewa Tbnn Brt Perempatan Patung B.BP.001.04.17.0001717 hitam trwt Hp.081238169620 BUC B.BP.001.04.17.0001760 Sukarno LT.142m2,SHM,IMB Harga Djl Tnh IB Mantra Ktwl/pantai Purnama hrg.290/A, 08174760601 1.550M Hub.082 144 118 995 BU DIJUAL MOTOR
B.BP.141.04.17.0001768
Djl.Mobil Camry 2.4V Hitam Th’ 2010 Hub.0811510588-0361499289
B.BP.001.04.17.0001735
RUPA-RUPA
Fortuner Diesel G’2012 Putih Pendidikan 68 Sidakarya TT/Krd
B.BP.001.04.17.0001710
TOYOTA
B.BP.001.04.17.0001045
B.BP.141.04.17.0001769
B.BP.001.04.17.0001744
PU T120SS Th 2013 Hitam 085338208607 BUC
DIJUAL RUMAH Dijual Rmh Lt2 LT117m2 LB90m2 Padang Udayana padang Sambian 3KT 2KM Dpr Hub 085238063577 Harga Bgs Rumah Baru
HONDA
Dijual Honda Blade 2011 warna Hitam Merah 085792075000
B.BP.001.04.17.0001721
SERVICE
B.BP.001.04.17.0001714
B.BP.001.04.17.0001749
Jl Tukad badung 2 s/d 5 Are @ 550Jt.Akses bagus T.0816587111 B.BP.001.04.17.0001716
SERVICE
DISEWAKAN RUMAH Dikon Rmh/Vila Baru,JL.Aseman Bagus 3/5 Br.Aseman KanginDjl ruko Lt3 Ls 280M2 Jl.Majapahit Kuta(5M)ng,087861322923 Canggu Kuta Utara-081337071168 B.BP.001.04.17.0001711
B.BP.001.04.17.0001763
BIRO JASA
SERVICE MAMPET
WC GARANSI
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
242389 / 081236774491 081236774491 C.0001762-BRJ
RUPA-RUPA
FURNITURE
ALUMINIUM
AC
SERVICE
SPA
SERVICE
SERVICE
BENGKEL LAS SERVICE SPA
AC
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
FOTOCOPY
B.BP.001.04.17.0000127
B.BP.164.04.17.0001678
B.BP.001.04.17.0001544
DIJUAL RUMAH
Pelunasan/Gestun Kartu Kredit Hub:082340004545 Jl.Kertapura
PELUANG USAHA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat Dibuka Peluang u/brmitra Usaha T.08123985172 / 412815 dgn membuka gerai di selrh Wil B.BP.001.04.17.0001428 Bantu murah Pajak SPT Tahunan Bali.Hub.Bp.Wayan 08113800371 B.BP.001.04.17.0001674 bulanan SIUP NPWP 081338344155 B.BP.001.04.17.0001539 BIRO JASA Deposito 500jt gratis tanah 1A di Tbn bunga 8%/th,jgk wkt 5th Pajk SPT Tahunan/Bln NPWP-,PKP stok terbatas Hub.081239011111 sy bs bantu murah,081999121505 B.BP.001.04.17.0001759
Kayu Ulin Klmtn bbg uk. Gazebo Pintu,Kusen,Jndela 08123972962
B.BP.001.04.17.0001732
BIRO JASA
B.BP.001.04.17.0001540
Saya Siap Kerja Partime u/Nyusun Lap Pajak H.087863113888 B.BP.001.04.17.0001726
BIRO JASA
EKONOMI
18
Kamis Paing, 27 April 2017
Buka Inacraft 2017
Tiga Permintaan Presiden
Jakarta (Bali Post) –
Presiden Joko Widodo menyampaikan tiga permintaan kepada para pelaku industri saat membuka pameran Inacraft 2017. ‘’Sedikit titip pesan kepada seluruh pengusaha industri kerajinan, industri kreatif Indonesia agar terus memperhatikan produknya agar on-spec sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan pembeli, on-budget artinya harganya harus sesuai dengan anggaran yang ada di masyarakat dan pembeli dan on-time delivery artinya pengirimannya benar-benar tepat waktu,’’ kata Presiden di Jakarta Convention Center, Rabu (26/4) kemarin. Permintaan kedua Presiden Jokowi adalah terkait dengan penggunaan kemasan dalam produk kerajinan. ‘’Dan juga jangan melupakan yang namanya kemasan. Buat sebagus mungkin, semenarik mungkin, ini penting karena sering kali kemasan membuat pembeli jatuh cinta pada pandangan pertama,’’ tambah Presiden. Sementara permintaan ketiga adalah agar pengiriman barang dapat dilakukan dengan cepat. ‘’Selain itu juga pengiriman kepada pembeli bisa semakin mudah dengan berbagai infrastrukur logistik yang telah kita bangun,’’ ungkap Presiden. Mengenai kesulitan modal, Presiden juga mendorong para pelaku usaha untuk mengambil program kredit usaha rakyat (KUR) yang sudah disediakan pemerintah. ‘’Dan saya menyadari permasalahan para pengusaha industri kerajinan industri kreatif adalah permodalan. Oleh sebab itu saya mengingatkan sekarang program kredit usaha rakyat bunganya hanya 9 persen. Jadi tolong dikalkulasi kalau ingin memperbesar
investasi, memperbesar usaha, menguatkan modal. Saya kira kredit usaha rakyat ini sekarang memberikan bunga yang sangat kompetitif yaitu 9 persen,’’ tegas Presiden. Joko Widodo juga mengakui pernah menjadi salah satu peserta pameran kerajinan tangan Inacraft. ‘’Saya sendiri pernah menjadi perajin, menjadi pengusaha dan saya pernah mengikuti Inacraft, tahunnya saya lupa tapi awal tahun 2000-an,’’ kata Presiden. Inacraft ke-19 tahun ini berlangsung pada 26-30 April 2017 dan mengikutsertakan 1.392 peserta dari Indonesia dan luar negeri. Pada tahun ini Inacraft mengambil ikon Daerah Istimewa Yogyakarta dengan konsep Magnificent of Jogjakarta dan tema ‘’From Smart Village to Global Market’’. Jokowi menilai, setiap tahun model maupun jenis produk kerajinan di Inacraft berganti namun semuanya berasal dari dalam negeri. ‘’Jadi kalau kita lihat dari tahun ke tahun dari sisi desain selalu
berubah, dari sisi bahan yang digunakan selalu berubah. Kalau dulu rotan campur dengan bambu, tadi saya lihat sudah bukan. Dulu eceng gondok sekarang sudah ganti lagi rumput dari lahan gambut. Kemudian ada macam-macam produk yang bahannya dari sumber daya alam Indonesia. Ini kekuatan Inacraft, artinya full local content, tidak ada barang impornya, semua barang dari negara kita,’’ jelas Presiden. Menurut Presiden, total ekspor produk kerajinan dan produk industri kreatif bahkan mencapai Rp 852 triliun. Ia pun berpesan agar pelaku usaha selalu menyimak tren pasar agar dapat bersaing. ‘’Selalu namanya produsen harus melihat pasar, keinginan pasar apa, tren pasar apa. Tren itu bisa modelnya, bisa warnanya, bisa kemasannya, bisa materialnya. Saya kira keinginan pasar juga harus diikuti. Saya kira juga bisa kita mengintervesi pasar dengan modelmodel yang disiapkan dari produsen,’’ ungkap Presiden. (ant)
Danone AQUA-Persi
Berkolaborasi Program ’’Air bagi Kesehatan’’ DANONE AQUA dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), Selasa (25/4) menandatangani nota kesepahaman dalam rangka meningkatkan kualitas air bersih rumah sakit di Indonesia melalui Program ‘’Air bagi Kesehatan’’. Kolaborasi ini sejalan dengan agenda pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan untuk memajukan mutu rumah sakit. Salah satunya menyangkut ketersediaan air bersih berkualitas demi keselamatan pasien (Patient Safety). Ini menjadi salah satu syarat mutlak untuk mendapatkan sertifikasi akreditasi bertaraf nasional maupun internasional. ‘’Persi memiliki visi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia, dan salah satu poin untuk membantu merealisasikan hal tersebut adalah dengan mengelola serta mengawasi kesehatan lingkungan rumah sakit, khususnya penyehatan dan pengawasan kualitas air bersih sesuai dengan prosedur keamanan yang telah dirumuskan pada persyaratan KARS, Kepmenkes 1204/2004 dan Permenkes 492 Tahun 2010,’ ujar dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes., Ketua Umum Persi. Berdasarkan ketentuan dari Akreditasi Nasional bidang Fasilitas Manajemen Keamanan (FMK), setiap rumah sakit harus memiliki surat jaminan kualitas dari pihak ketiga (penyedia sumber air), terutama bila terjadi kejadian bencana. Persyaratan sistem utilitas di rumah sakit pada syarat akreditasi juga mewajibkan ketersediaan air bersih dan listrik selama 24 jam dalam 7 hari. Dalam kerja sama ini, Danone AQUA sebagai produsen AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) berperan untuk memberikan edukasi mengenai sistem pengelolaan dan pengawasan air bersih berkualitas di
NOTA KESEPAHAMAN - Dari kiri ke kanan: Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan dr. Andi Soguni, M.A., Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit (Persi) dr. Kuntjoro Adi Purjanto, M.Kes. dan VP General Secretary Danone Indonesia Leila Djafaar menandatangani nota kesepahaman Program Air bagi Kesehatan di Jakarta, Selasa (25/4). rumah sakit guna mendukung pemenuhan kualifikasi nasional maupun internasional. Danone AQUA juga menyadari pentingnya penyediaan air bersih berkualitas untuk rumah sakit di Indonesia demi menjaga keselamatan pasien, sehingga menginisiasi kolaborasi strategis ini. ‘’Sebagai perusahaan yang memiliki prinsip memberikan kebaikan hidup pada setiap individu, ini adalah kerja sama yang sinergis dan berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memajukan mutu rumah sakit di Indonesia,’’ ucap Leila Djafaar, Vice President General Secretary Danone Indonesia. Program Air bagi Kesehatan akan terlaksana pada roadshow di 200 rumah sakit yang mampu menjangkau 10.000 tenaga medis dan 20.000 pasien serta komunitas pada tahun pertamanya. Danone AQUA juga akan memberikan konten edukasi mengenai keamanan air
demi keselamatan pasien bagi rumah sakit dan masyarakat di 20 rumah sakit di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang yang akan melibatkan 1.000 tenaga medis. Kementerian Kesehatan memberikan dukungannya karena kerja sama ini menjadi salah satu wujud realisasi program 3P (Public Private Partnership) atau Kemitraan Pemerintah dan Swasta yang digalakkan oleh pemerintah. ‘’Inisiatif yang diusung oleh Danone AQUA dan Persi ini merupakan perwujudan dari program pemerintah yang tertuang dalam 3P serta berkaitan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019, di mana pemerintah mengamanatkan tersedianya akses air minum dan sanitasi yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat,’’ jelas dr. Andi Saguni, M.A., Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (r)
Salurkan Kredit
Kopdit Kubu Gunung Tak Takut Bersaing Denpasar (Bali Post) Kopdit Kubu Gunung mempunyai skema sendiri dalam penyaluran kredit, sehingga tidak takut dengan bank umum dalam menyalurkan KUR (Kredit Usaha Rakyat). Tahun 2017, Kopdit Kubu Gunung menargetkan menyalurkan kredit Rp 90 miliar. ‘’Kami di koperasi atas dorongan Kementerian Koperasi, kami punya skema yang lain. Jadi kami tidak takut bersaing karena kekuatan kami adalah anggota. Sebab, dana yang terhimpum adalah dari anggota, oleh dan untuk anggota. Jadi sangat berbeda konsepnya,’’ kata I Made Ramya
Adnyana, Bendahara I Kopdit Kubu Gunung, Selasa (25/4), ditemui saat perayaan HUT ke26 Kopdit Kubu Gunung. Ketua Koperasi Kubu Gunung Emanuel Bangkit Dami Arsa mengatakan, Kopdit Kubu Gunung memiliki kredit khusus untuk anggota. Kredit dengan plafon sampai Rp 5 juta, tidak memakai agunan, modalnya hanya kepercayaan. ‘’Kami memang mendorong dan menawarkan terus pada anggota. Saat ini kami sedang memperomosikan kredit usaha kecil itu,’’ ujarnya. Dengan menyalurkan kredit seperti kredit khusus tersebut
Bali Post/ kmb42
POTONG TUMPENG - Ketua Pengurus Kopdit Kubu Gunung bersama pengurus lainnya melakukan pemotongan tumpeng merayakan HUT ke-26.
merupakan upaya Kopdit Kubu Gunung untuk mendorong anggota meningkatkan sektor UMKM. ‘’Memang kami melalui wakil ketua bagian pendidikan membuat suatu data yang lengkap. Lalu kita adakan pembinaan-pembinaan seperti seminar motivasi mengundang narasumber yang memberikan motivasi untuk melakukan kegiatan atau membuat pekerjaan yang menghasilkan atau produksitif,’’ terangnya. Dalam rangka menyambut HUT Kopdit Kubu Gunung yang ke-26, diadakan seminar dengan pembicara Suroto tentang jati diri koperasi pada Selasa (25/4). Seminar tersebut bertujuan untuk menumbuhkembangkan koperasi, memicu semangat anggota koperasi karena omzet koperasi adalah kekeluargaan dari oleh dan untuk anggota. Kabid Pemberdayaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali Putu Gede Suartaya mengatakan, penguatan jati diri koperasi sangat penting. Caranya dengan meningkatkan SDM melalui seminar motivasi yang dilakukan. ‘’Yang terpenting adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan anggota. Jadi koperasi itu yang paling vital adalah bagaimana koperasi itu dapat menyejahterakan anggotanya, bukan profit motif,’’ jelasnya. (kmb42)
Bali Post/ant
JAKET KULIT - Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo melihat produk jaket kulit saat pembukaan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) ke-19 di JCC, Jakarta, Rabu (26/4) kemarin.
Rupiah Melemah
Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (26/4) sore melemah menjadi 13.278 dibandingkan sebelumnya 13.265 per dolar AS. ‘’Aksi ambil untung oleh sebagian pelaku pasar uang mendorong mata uang rupiah mengalami depresiasi terhadap dolar AS. Namun, hal itu wajar setelah rupiah mengalami tren penguatan
dalam beberapa hari terakhir ini,’’ ujar pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova di Jakarta, Rabu kemarin. Ia mengatakan, pelemahan rupiah yang terjadi pada hari ini relatif terbatas mengingat fundamental ekonomi nasional cukup kodusif. Situasi itu akan mendorong rupiah untuk kembali ke area positif. ‘’Inflasi April 2017 yang
diproyeksikan terjaga serta proyeksi positif terhadap produk domestik bruto (PDB) triwulan I 2017 yang tumbuh juga turut menjadi salah satu faktor yang menahan tekanan rupiah,’’ katanya. Di sisi lain, lanjutnya, perbaikan proyeksi ekonomi global oleh Bank Dunia juga turut memberi harapan positif bagi perekonomian Indonesia. Analis dari FXTM Luk-
man Otunuga menambahkan, dolar AS berpotensi kembali mengalami tekanan jual apabila reformasi pajak di Amerika Serikat belum ada kejelasan. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.278 dibandingkan hari sebelumnya (Selasa, 25/4) 13.296 per dolar AS. (ant)
PERKENALKAN - Astra Motor Bali mulai memperkenalkan All New Honda Scoopy, Rabu (26/4) kemarin.
pengisian baterai ponsel. Menurutnya, All New Honda Scoopy memiliki delapan varian warna baru dengan tema sporty, stylish dan playful yang dapat dipilih sesuai gaya unik setiap pengendara. Model ini mengaplikasikan mesin 110 cc eSP (Enhanced Smart Power), sehingga mampu memaksimalkan pembakaran secara efisien serta mengoptimalkan energi yang keluar. Teknologi eSP terintegrasi dengan ACG Starter untuk menghidupkan mesin lebih halus tanpa suara, serta menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS). Skutik populer Honda ini responsif dengan akselerasi 12,73 detik untuk mencapai 200 m dan bertenaga dengan kecepatan maksimum mencapai 91,3 km/ jam (menggunakan alat uji performa). Konsumsi bahan bakarnya irit di kelasnya, mencapai 59 km/liter. Manager Marketing Astra Motor Bali Modus Vivendi menambahkan, All New Honda Scoopy CBSISS dipasarkan dengan harga on the road (OTR) Bali Rp 18.750.000. Sejak diperkenalkan 10 April lalu, pihaknya sudah mendistribusikan 1.400 unit. Sementara sisa jumlah inden saat ini 800 unit. Pihaknya menargetkan sampai akhir April ini, All New Honda Scoopy terjual 2.400 unit. (bns1)
Astra Motor Bali Perkenalkan All New Honda Scoopy
PT Astra Honda Motor (AHM) beberapa waktu lalu memperkenalkan produk terbarunya yaitu All New Honda Scoopy. Tampil dengan styling baru yang semakin unik fashionable dan modern, produk ini dilengkapi penyematan fitur canggih dan hadir melalui tiga varian dengan delapan warna. Untuk wilayah Bali, Astra Motor Bali (AMB) akan meluncurkan All New Honda Scoopy secara resmi pada 29-30 April 2017 di Mall Bali Galeria. Bersamaan dengan itu, Astra Motor Bali juga mempublikasikan kampanye safety riding terbaru dari Honda yang terintegrasi melalui tagline ‘’Cari Aman’’ saat naik motor, yang dilun curkan secara nasional di Jakarta pada 29 Maret lalu. Pada peluncuran nanti akan digelar berbagai acara seru, di antaranya vidgram competition, photography contest, high scholl dance competition, Scoopy modification exhibition, kids fashion show dan #Cari Aman MEME Contest. Untuk memeriahkan acara, pihak AMB bakal menghadirkan band Sound of Mirror dan artis spesial Raisa. Konsumen juga dapat melihatlihat exhibition All New Scoopy di Atrium Barat Mal Bali Galeria. Kepala Wilayah Astra Motor Bali Ronaldo Widjaja di sela konferensi pers, Rabu (26/4) kemarin,
mengatakan All New Honda Scoopy hadir dengan tetap mempertahankan identitas garis bodi, namun kini telah berevolusi dengan tampilan yang lebih trendi dan modern. Lampu depan LED Projector baru terintegrasi dengan lampu sein dengan desain oval yang telah menjadi simbol Scoopy. Tampilan baru ini semakin mempertegas karakter tampilan depan Scoopy. Penyematan velg baru 12 inch dengan ban lebih lebar menghadirkan keseimbangan sempurna dengan karakternya yang fashionable. Styling model baru ini semakin lengkap dengan penyematan kom-
ponen-komponen baru dan berkualitas tinggi. All New Honda Scoopy hadir semakin sempurna melalui penyematan fitur baru seperti panel meter elektrik hadir dengan panel LCD baru yang menampilkan odometer dan indikator bahan bakar serta fitur baru ECO Indicator yang mendukung upaya pengendara untuk menghemat bahan bakar. Anti-theft alarm dilengkapi answer back system yang membantu pengendara menghindari pencurian dan mencari lokasi parkir dengan mudah. Power charger baru yang terdapat dalam console box dapat dimanfaatkan pengendara untuk
19
Kamis Paing, 27 April 2017
Sebagai Target Dari Hal. 1
Anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. saat berbicara pada Mubes III Ikatan Keluarga Banyuwangi Dewata, beberapa hari lalu.
KBS Mohon Doa Restu Keluarga Besar Ikawangi Dewata
ANGGOTA Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. yang lebih dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu) menghadiri Musyawarah Besar (Mubes) III Ikawangi (Ikatan Keluarga Banyuwangi) Dewata di sebuah hotel di bilangan Kuta, beberapa waktu lalu. Kesempatan tersebut dijadikan oleh KBS sebagai ajang silaturahmi sekaligus mohon doa restu untuk dirinya, yang siap sekala niskala sebagai Gubernur Bali tahun 2018. Sejumlah tokoh Ikawangi Dewata tampak hadir pada kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Umum Ikawangi Dewata H. Bambang Sutiyono, S.E., Sekjen Ikawangi Dewata Sulaimi, M.Pd. serta tokoh lainnya. KBS dalam sambutannya mengatakan sangat berterima kasih telah diundang dalam kegiatan Mubes Ikawangi Dewata. Banyuwangi, kata KBS, adalah tetangga terdekat Bali. ‘’Warga Banyuwangi banyak
di Bali, begitu pula warga Bali banyak bermukim di Banyuwangi. Sebagai tetangga kita harus berhubungan dengan baik, secara sosial, ekonomi maupun geopolitik,’’ katanya. KBS mengaku sangat risi dengan pembicaraan berbau sektarian, yang memunculkan sekat-sekat perbedaan suku, agama maupun ras. Apa yang terjadi di Jakarta, kata Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini, jadikan sebagai pengalaman yang berharga dan tidak boleh terjadi di Bali. Tiga periode mewakili masyarakat Bali di Senayan, KBS mengaku dalam pergaulannya tidak pernah membeda-bedakan dari mana asalnya, apa agamanya. ‘’Semua agama mengajarkan kebaikan dan nilainilai kemanusiaan kepada pemeluknya,’’ imbuhnya. Selanjutnya secara terbuka KBS memohon doa restu kepada seluruh warga Banyuwangi yang berada di
Bali, bahwa dirinya siap maju sebagai Gubernur Bali tahun 2018. KBS menegaskan, kehadiran Ikawangi atau warga dari daerah lainnya di Bali harus mendapatkan perlindungan dan perlakuan yang sama. Semua berhak mencari kehidupan dan penghidupan sesuai dengan koridor aturan yang berlaku. ‘’Jangan membatasi diri dengan sekat-sekat untuk membangun Bali,’’ ujar KBS yang meminta dirinya dijadikan bagian dari keluarga besar Ikawangi Dewata. Tepuk tangan meriah dari para peserta ketika KBS memohon doa restu dan dukungan untuk maju pada Pilgub Bali 2018. Sementara itu, Mubes II Ikawangi Dewata yang mengambil tema ‘’Memperkokoh Kerukunan, Mewujudkan Ikawangi Dewata yang Berdikari Dalam Bingkai NKRI’’, dengan agenda utama memilih kepengurusan periode 2017-2021. (ad1787)
Sangat Sedikit Dari Hal. 1
Namun, kata Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) ini, profesi tersebut justru dilakoni masyarakat luar. Sementara umat Hindu sebagai pemakai, lebih banyak terkesan hanya sebagai penonton. Guna menghadapi serbuan pengusaha, diperlukan penguatan sumber daya manusia (SDM) yang bermuara pada tumbuhnya entrepreneur muda yang saat ini masih sangat sedikit. Tentunya untuk mewujudkan itu, diperlukan sebuah kerja keras. ‘’Yang mengalami persoalan seperti ini (minim entrepreneur - red) tak hanya Bali. Tetapi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Idealnya suatu daerah atau negara, minimal 5 persen penduduknya jadi entrepreneur. Tetapi kita masih di bawah 2 persen. Meskipun demikian, jika Bali bisa mem-
bangkitkan itu, generasi Bali berikutnya akan kembali seperti dulu,’’ sebutnya. Di tengah situasi demikian, guru besar asal Banyuangi, Jawa Timur ini menegaskan bahwa peran LPD dinilai sangat strategis. Keberadaannya yang sangat melekat dengan adat akan mampu menjadi sumber permodalan. Hanya itu harus didukung manajemen yang berorientasi pada sosial ekonomi dan sosial religi. ‘’Dua hal ini harus seimbang, selaras dan serasi. Konsep itu telah dimiliki orang Bali,’’ tandas Suharsono. Sementara itu, Prof. Sri Darma mengatakan, kekuatan terbesar usaha yang dijalankan tergantung pada kekompakan dari masingmasing industri. Mereka harus memperhatikan kekuatan di dalam industri itu sendiri. Oleh karena itu, LPD sebagai kekuatan desa pakraman, mestinya mampu menghadapi kekuatan glo-
balisasi untuk membendung produk-produk asing datang ke Indonesia atau Bali. ‘’Tanamkan budaya Aku Cinta Produk Indonesia, seperti yang telah dilakkukan oleh rakyat Korea Selatan, Cina dan Jepang yang selalu mencintai produk negaranya,’’ cetusnya. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali A.A. Ngurah Alit Wiraputra, S.H., M.H. mengatakan, memang seharusnya kekuatan ekonomi lokal dan daerah bersatu. ‘’Untuk menghadapi kekuatan luar, baru kita bisa bersaing,’’ tandasnya. Menurutnya, peran dan kekuatan LPD perlu diberdayakan untuk memenangkan persaingan ekonomi di Bali. ‘’Kadin Bali memang sedang mempersiapkan Bali in Corporate, perusahaan masyarakat Bali agar bisa bersaing dengan konglomerat dari luar. Minimal jadi mitra mereka,’’ jelasnya. (sos/may)
Saat ditanya mengenai target penyelesaian kasus itu, Tito mengatakan tim akan berupaya maksimal mengusut kasus itu. ‘’Kami akan berusaha melakukan upaya sekuat tenaga,’’ kata lulusan terbaik Akpol 1987 itu. Sebelumnya, Wakapolri Komjen Syafrudin mengatakan kasus penyiraman Novel Baswedan dengan air keras akan secepatnya diselesaikan. ‘’Secepatnya akan selesai. Kan Anda tahu, hari pertama kejadian saya sudah perintahkan Kapolda Metro untuk mengungkap secepatnya,’’ ujar Syafrudin, Selasa lalu. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut tenggat waktu yang ditetapkan kepolisian sebagai target penyelesaian kasus tersebut. Syafrudin hanya menjelaskan, untuk
menemukan pelaku kekerasan yang menimpa salah satu penyidik senior KPK itu, pihaknya masih perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut. ‘’Tunggu perkembangan investigasi saja. Itu kan seperti cuaca, bisa cepat selesainya, bisa juga tidak,’’ tuturnya. Novel Baswedan, penyidik KPK yang menangani kasus korupsi dalam pengadaan KTP elektronik, disiram air keras sepulang shalat Subuh pada Selasa (11/4). Polisi hingga kini baru mendapatkan barang bukti berupa cangkir sebagai wadah untuk menyimpan air keras dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menyatakan ada dua pelaku penyerangan terhadap Novel. Sementara itu, Novel hingga kini masih mendapatkan perawatan kesehatan di salah satu rumah sakit di Singapura. (ant)
Sebagai Saksi Dari Hal. 1
Farhat mengaku heran terkait pemanggilan dirinya untuk diperiksa sebagai saksi oleh KPK dalam perkara itu. ‘’Saya heran juga artinya beberapa kali saya mendampingi Bu Elza Syarief kok bisa saya dipanggil? Saya bukan anggota DPR, saya pengacara saja,’’ tuturnya. Ia menyatakan bahwa kemungkinan Elza Syarief mengenal beberapa orang yang diduga mendapat perintah atau suruhan dari orang tertentu agar Miryam mencabut BAP tersebut. ‘’Saya tidak tahu tapi mungkin Bu Elza mengaku mengenal beberapa orang tersebut karena merupakan teman-teman saya. Untuk sementara Anton Taufik salah satunya kemudian beberapa orang yang ada kaitan dengan Anton Taufik,’’ ucap Farhat. Farhat Abbas saat mendampingi pemeriksaan Elza pada Senin (17/4) mengatakan, Elza dikonfirmasi mengenai pertemuan antara mantan anggota Komisi II dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani dengan
seorang pengacara bernama Anton Taufik. Farhat mengatakan, ada seorang petinggi partai berinisial SN dan RA yang mengatur pertemuan tersebut. ‘’Pokoknya dalam pemeriksaan lalu, Ibu Elza dikejar, termasuk petinggi (partai) juga, inisial SN dan RA orang yang dianggap mengatur (pertemuan),’’ kata Farhat di Gedung KPK. Meski Farhat tak menyebut nama lengkap kedua orang itu, namun RA adalah salah satu petinggi partai yang bekerja sebagai asisten SN. ‘’Tapi Ibu dikejar bahwa peristiwa itu dilakukan oleh suruhan orang yang berinisial SN dan RA, itu untuk pengacara Anton Taufik,’’ ungkap Farhat. Pada pemeriksaan sebelumnya, Rabu (5/4), Elza membenarkan bahwa Miryam bertemu Anton Taufik di kantornya. Pada pertemuan tersebut, Elza mengatakan Miryam sempat bercerita mengenai kasus e-KTP. Namun, Elza membantah bila dirinya menyarankan Miryam untuk mencabut keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat proses penyidikan. (ant)
Tidak Fokus Dari Hal. 1
Prioritas dalam menyusun program seperti yang disampaikan Bupati Eka tersebut sejalan dengan penekanan Presiden Joko Widodo dalam pengarahannya saat membuka Musrenbangnas 2017. Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa selama ini proses penganggaran masih tidak fokus. Demikian halnya dalam hal perencanaan. ‘’Tidak punya prioritas yang jelas juga. Makanya saya ingatkan lembaga kementerian, pemerintah provinsi, dan kabupaten/ kota untuk memberikan prioritas pada program yang mau dikerjakan. Jangan banyak-banyak. Namanya prioritas. Kalau bisa di bawah tiga. Kalau tidak bisa batasi lima program. Jan-
gan semuanya jadi prioritas. Ini kebiasaan dan rutinitas yang terus berulang-ulang,’’ tegasnya. Diakuinya, dengan prioritas akan ada beberapa program lainnya yang tentu belum bisa berjalan maksimal. Namun, hal itu lambat laun akan bisa diselesaikan, bila program-program yang dihasilkan diselesaikan satu per satu. ‘’Kelihatannya sepele. Tapi kalau pola seperti ini tidak kita ubah, hasilnya juga tidak baik. Soal integrasi program antara pusat dan daerah juga harus terkonsolidasi dengan baik. Ingat dunia sudah semakin berubah. Globalisasi memberikan persaingan yang sengit sekali. Kecepatannya harus kita ikuti. Jangan terjebak dengan rutinitas,’’ pungkasnya. (ad1782)
DOMPET PUNIA PURA BALI POST DOMPET PUNIA PURA BALI POST BCA CABANG DPS NO:040-3966000 BRI KANTOR CABANG DPS GAJAH MADA NO: 0017-01-001274-30-8 (Bukti transfer mohon difax ke 0361-227418)
Punia Pura Kerta Jaya Tangerang Nyoman Budiarta Rp 500.000 Gung Dewi Rp 500.000 Gung De, Denpasar Rp 500.000 Gung Adnyana Rp 500.000 Semeton Hindu Carnival Legend Tahun 2016 Rp 400.000 Drs I Nyoman Warmita Rp 300.000 Made Astawa Rp 200.000 Wayan Sarmi Rp 200.000 Ketut Sandi Rp 120.000 Ni Made Yulistiari Rp 100.000 Purdana Rp 100.000 DP Rp 100.000 I Ketut Narta Santosa Rp 100.000 Ketut Darsana, Bukian
Kawan Payangan PDD is MD DP IS MD PDD IS MD PDD DP PDD is MD AA Gde Oka Putra I Ketut Sandiasa I Ketut Sandiasa Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 50.000 Rp 50.000 Rp 50.000 Rp 10.000 Rp 10.000 Rp 4.290.000 RpRp 4.290.000
Punia Negara Gambur Anglayang Kubutambahan Gede Tour Semeton Hindu Carnival Legend Tahun 2016 NN Made Sudiri Kerta Ni Made Yulistiari Agus Damendra DP DP PDD IS MD DP PDD IS MD DP DP
Rp 563.500 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
300.000 200.000 150.000 100.000 100.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000 50.000
DP DP PDD IS MD PDD IS MD I Ketut Sandiasa I Ketut Sandiasa Ketut Sandiasa Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
50.000 50.000 50.000 50.000 10.000 10.000 10.000
Rp 1.993.500 Rp 3.060.000 Rp 5.053.500
Kepala Sekolah Dari Hal. 1
Jokowi mengungkapkan, bertambahnya aturan SPJ karena menteri membuat aturan yang diikuti oleh sekretaris jenderal (sekjen) dan berlanjut hingga gubernur sampai bupati dan wali kota. ‘’Menjadi 144 prosedur. Itulah pusingnya kita, kenapa setiap masuk di kantor tidak di daerah, di pusat, lembur sampai malam,’’ ungkap Presiden. Bahkan, Presiden mengemukakan pernah menanyai kepala sekolah apakah lembur tersebut menyiapkan kegiatan belajar-mengajar, tetapi dijawab hanya menyiapkan SPJ. ‘’Ke kementerian juga sama, menyiapkan SPJ yang bertele-tele,’’ kata
Presiden Jokowi. Presiden mengaku telah memerintahkan kepada menterinya sejak dua tahun lalu agar laporan SPJ maksimal setiap titik hanya dua prosedur, tidak 44 lagi. ‘’Saya kira pak gubernur, bupati, wali kota bisa melihat apakah masih bertele-tele. Tolong sampaikan kepada saya. Ini menghabiskan energi kita,’’ kata Presiden. Presiden menilai urusan SPJ bisa membuat aparatur negara tidak pernah mengawasi lapangan dan tidak pernah memeriksa ulang kualitas pekerjaan di lapangan yang sudah dilakukan. ‘’Urusan administratif yang berbelit-belit harus dihilangkan,’’ demikian Presiden Jokowi. (ant)
Kewajiban BDNI Dari Hal. 1
Hasil restrukturisasinya adalah Rp 1,1 triliun dapat dikembalikan dan ditagihkan ke petani tambak. Sedangkan Rp 3,7 triliun tidak dilakukan pembahasan dalam proses restrukturisasi. Artinya ada kewajiban BDNI sebesar Rp 3,7 triliun yang belum ditagihkan dan menjadi kerugian negara. ‘’Ke mana pun alur (uangnya) akan dicari, bukan hanya di Indonesia saja tapi juga di negara lain juga ada,’’ kata Basaria. Menurut Basaria, penerbitan SKL itu bukanlah
suatu perbuatan tindak pidana korupsi karena merupakan suatu kebijakan pemerintah. Tetapi berubah menjadi korupsi ketika saat berjalannya kebijakan ada orang yang mengambil manfaatnya untuk diri sendiri atau kelompok atau suatu korporasi. ‘’Kebijakan itu menjadi tindak pidana korupsi apabila di dalam proses berjalannya kebijakan tersebut ada sesuatu manfaat yang diambil, diperoleh orang yang mengambil kebijakan tersebut untuk kelompoknya atau diri sendiri atau orang lain. (ant/kmb)
Kamis, 27 April 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Membangun Sikap Mental di Perantauan (4)
06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun Kurusetra Parwa (2) 08:00 Education On Bali TV 08:35 Bali Channel Tourist TV 09:05 Lila Cita
Sanggar Tari Bali Pusvita 10:05 Lejel Homeshopping 11:05 Bali Channel Tourist TV 11:30 Serial: Buddha 12:00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Membangun Sikap Mental
di Perantauan (5) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Taksu Seniman Pembuat Topeng 14:05 Klip Bali 14:30 Kidung Interaktif
15:30 Bali Channel Tourist TV 16:05 Round Up he World 16.30 Agrobisnis Geliat Para Petani Bali 17.05 Nangun Yadya 17.30 Taman Sari TK Liang Kumara Santhi
21.35 Mahadewi : Peran Ganda Guru SLB 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Lawak Bondres Bala Bali Mulih (3) 23:00 Lila Cita Calonarang Budhimas Bunutin, Marga-Tabanan
18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa 21:00 Serial: Buddha
Kripa Ceritakan Kematian Drona pada Aswatthaman
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta
(Edisi Empat Ratus Tujuh Puluh Enam) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
PRABU Duryodhana diliputi rasa malu, oh baginda, Aswatthaman saat menyapa putra Saradwat. ‘’Terberkatilah paduka Guru Kripa. Katakan kepadaku sebelum yang lain-lainnya. Kenapa bala tentara kita ketakutan dan melarikan diri?’’ Kemudian putra Saradwat, oh raja, berulang-ulang dengan perasaan menderita sangat dalam, menceritakan kepada putra Drona, bagaimana ayahandanya itu telah terbantai. Kripa berkata, ‘’Setelah menempatkan Guru Drona, yang utama dari prajurit-prajurit kereta itu berada di depan, kami mulai bertarung dengan hanya orang-orang Panchala. Ketika pertempuran dimulai, para Kuru dan keluarga Somaka bercampur baur. Mereka bersama-sama saling meraung satu dengan lainnya. Masing-masing mulai saling memukul satu dengan lainnya, dengan senjata-senjata. Selama berlangsungnya pertempuran itu para Dhartarashtra berkurang kekuatannya. Melihat kenyataan ini ayahandamu sebagai Pan-
glima Perang, mulai dipenuhi kemarahan. Kemudia, Drona, memanggil hadir sebuah senjata surgawi. Sungguh, Drona, banteng di antara manusia itu, memanggil senjata Brahma. Kemudian mulai membantai musuh-musuhnya dengan anak-anak panah berkepala lebar. Jumlahnya bukan saja ratusan, tetapi ribuan. Didorong ‘takdir’, para Pandava, yang dibela keluarga-keluarga Kaikeya, Matsya, Panchala, oh yang utama dari orang-orang lahir kembali, ketika berusaha mendekati keretanya Guru Drona, mereka mulai binasa. Dengan senjata Brahma, Guru Drona mengirim ratusan ribu ksatria pendukung Pandava ke tempat tinggalnya Dewa Yama. Prajurit-prajurit pemberani pada berguguran plus dua ribu ekor gajah. Dengan tubuh bercorak warna hitam, rambut berwarna abu-abu yang menjulur ke telinga, dengan usia delapan puluh lima tahun, Drona yang sepuh itu terbiasa malang-melintang pada pertempuran. Dia tampak seperti seorang pemuda berumur enam
belas tahun. Ketika pasukanpasukan musuh itu dibuat menderita karena banyak raja dibantai. Keluarga Panchala, walaupun dipenuhi keinginan balas dendam, berbalik kembali dari pertarungan. Ketika musuh berbalik kembali, sebagian kehilangan barisan mereka. Penakluk musuh-musuh itu yaitu Drona setelah memanggil hadir senjata-senjata surgawi, bersinar gemerlapan seperti matahari terbit. Sungguh, ayahandamu berjuang sangat gagah berani. Drona masuk di tengah-tengah para ksatria Pandava. Dia melepas anak-anak panah seperti sinarsinar yang keluar dari matahari. Panah-panah itu menyerupai matahari tengah hari yang tak seorang pun dapat melihatnya. Para prajurit itu dihanguskan Guru Drona, seolah-olah oleh matahari yang berkobar. Para ksatria yang membela Pandava itu menjadi tanpa kegembiraan. Mereka bukan saja kehilangan energinya, bahkan kesadaran mereka. Setelah melihat banyak ksa-
tria Pandava disengsarakan oleh Drona. Dengan panah-panahya, membantai Madhu karena menginginkan kemenangan putra-putra Pandu. Guru Drona mengucapkan kata-kata ini. ‘’Sesungguhnya, yang utama dari seluruh pemegang senjata-senjata ini, pemimpin para pemimpin itu tidak mampu dikalahkan oleh pembantai Vritra itu sendiri. Kalian putra-putra Pandu, dengan mengesampingkan
kebaikan dan berusahalah menjaga kemenangan. Dengan cara itu maka Drona itu, yang warna keretanya keemasan itu menjadi tidak mungkin membantai kalian semua. Aku pikir beliau tidak akan bertarung setelah jatuhnya Aswatthaman. Biarlah seseorang mengatakan kepada beliau cerita bohong bahwa Aswatthaman telah terbantai, dalam pertempuran.’’ (bersambung)
Sloka 13.13 Jneyam yat tat pravaksyami yaj jnatvamritam asnute anadi mat-param brahma na sat tan nasad ucyate Akanku sabdakan tentang sesuatu yang harus diketahui. Yang setelah diketahui, maka tercapailah keabadian Sang Brahman - yang tak bermula, suci, dan agung, yang dapat disebut Sat – berbentuk – dan juga dapat disebut Asat – tidak berbentuk.
4 richest Indonesians wealthier than poorest 100 million
balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
Kamis Paing, 27 April 2017
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
I Gede Suwela
Kepercayaan dan Profesionalisme Kepercayaan dan profesionalisme merupakan dua hal penting yang harus dimiliki sebuah lembaga keuangan. Hal ini yang coba diaplikasikan pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Tegal Jadi oleh Ketua LPD I Gede Suwela. LPD Tegal Jadi hampir empat tahun mati suri. Baru diaktifkan kembali sejak akhir 2016. Meski baru berjalan hampir empat bulan, LPD yang awalnya hanya memiliki aset senilai Rp 200 juta tersebut sudah bisa memberikan keuntungan Rp 13 juta hingga Februari 2017. Suwela menceritakan LPD Tegal Jadi sebenarnya sudah berdiri sejak tahun 1994. Sayangnya selama perjalanannya LPD ini tidak dikelola profesional. Salah satunya tidak pernah ada pergantian pengurus. Laporan pertanggungjawaban juga tidak dibuat dengan baik. Meski laporan pertanggungjawaban tiap tahun selalu dibuat oleh manajemen, diduga laporan tersebut hanyalah copy paste dan hanya mengganti tahun laporan. “Masyarakat sebenarnya sudah tahu kondisi LPD saat itu, tapi tidak berani audit,” jelasnya, belum lama ini. Mengingat pentingnya keberadaan LPD bagi desa pakraman, pihak prajuru adat selanjutnya mengambil alih data LPD dan membentuk tim audit bayangan dan diketahui bahwa nilai NPL saat itu kecil. Tidak hanya itu, tim juga melihat bahwa apa yang dikerjakan oleh manajemen LPD sebelumnya tidak sesuai SOP. “Saat audit kita mendapatkan selisih lebih besar dari laporan yang disampaikan oleh LP LPD,” katanya. Selisih yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pengurus lama, beber Suwela, kurang lebih senilai Rp 850 juta. Bahkan ada laporan piutang macet, adapula deposito dan tabungan warga yang tidak bisa dikembalikan karena sudah likuidasi. Bagi Suwela kepercayaan dan dukungan masyarakat Tegal Jadi untuk membangkitkan keberadaan LPD sangat luar biasa. Apalagi pihak adat setempat memiliki rencana untuk menggelar karya agung ngusaba desa di tahun 2020. Dalam upaya mengaktifkan kembali keberadaan lembaga keuangan desa ini, pihak LPD juga telah merekrut dua kolektor dari warga setempat. “Sejak mulai aktif, kedua kolektor ini baru bisa kita gaji di bulan Maret, karena memang memulai sesuatu yang baru dengan aset minim yang kita miliki prinsip ngayah dan tekad memajukan bersama inilah yang penting,” jelasnya. Suwela berharap semangat dan tekad kuat warga Desa Tegal Jadi membangkitkan kembali LPD juga didukung oleh pemerintah daerah dan instansi terkait karena diakuinya masih terkendala permodalan. Bahkan untuk kantor pelayanan LPD kini masih menggunakan gedung bekas bale banjar desa setempat tanpa dilengkapi papan nama. (bit)
I Gede Suwela
Bali Post/ist
Barack Obama
Siapkan Generasi Pemimpin Bali Post/ap
YORKE - Thom Yorke, personel dari Radiohead, saat tampil di Coachella Music & Arts Festival.
Radiohead Diminta Batalkan Konser di Israel
Puluhan artis, termasuk Roger Waters, meminta Radiohead membatalkan konser di Israel pada Senin (24/4). Grup band yang dikenal mendukung politik sayap kiri itu seharusnya mengikuti seruan aktivis Palestina untuk memboikot Israel. Ikon rock eksperimental Inggris itu dijadwalkan manggung di Tel Aviv pada 19 Juli untuk menutup tur yang meliputi festival musik Coachella dan Glastonbury. Radiohead pernah berpartisipasi dalam konser amal untuk mendukung penegakan hak-hak asasi rakyat Tibet dan Amnesty International serta perjuangan mengatasi perubahan iklim. “Mengingat Radiohead berkampanye untuk kebebasan rakyat Tibet, kami bertanya-tanya mengapa Anda menolak permintaan untuk mendukung bangsa lain yang berada di bawah penjajahan asing,” demikian antara lain isi surat pernyataan para artis itu. “Demi memohon kepada Anda agar tidak tampil di Israel, warga Palestina meminta Anda membuat
langkah kecil guna membantu menekan Israel agar menghentikan pelanggaran hak-hak dasar dan hukum internasional.” “Tentunya jika mengambil sikap menentang segala bentuk politik perpecahan, diskriminasi dan kebencian maka artinya itu berlaku di mana saja-- dan itu harus mencakup apa yang dialami rakyat Palestina setiap hari,” kata pernyataan tersebut. Waters, mantan personel Pink Floyd dan sosok di balik kesuksesan album “The Wall”, sudah sekian lama mengkritik Israel. Artis lain yang menandatangani surat tersebut adalah novelis Alice Walker dan Hari Kunzru, Thurston Moore dari grup band rock alternatif Amerika Serikat Sonic Youth dan Nick Seymour
Madonna Protes Pembuatan ”Biopic Blond Ambition” Madonna melakukan protes terhadap rencana pembuatan biopic-nya. Biopic yang ditulis Elyse Hollander ini menceritakan tentang kehidupan Madonna sebelum masa jayanya. Dikutip dari Hollywood Reporter, Universal sudah membeli hak naskah “Blond Ambition” ini. Brett Ratner akan diplot untuk memproduksi film yang me-
nampilkan perjuangan Madonna di New York ketika dia membuat albumnya yang pertama. Namun, pada Selasa (25/4), Madonna mengungkapkan ketidaksukaannya lewat Instagram. Ia mengatakan hanya dirinya yang bisa menceritakan kisahnya dan siapa saja yang mencoba melakukannya adalah seorang penipu dan bodoh.
Universal belum berkomentar terkait komentar Madonna yang ditulis di Instagram itu. Rencananya film ini akan diproduksi Universal dengan melibatkan Michael De Luca, Brett Ratner, dan John Zaozirny. (iah/ap)
Bayu Cuaca
Sayangi Pasangan
Bayu Cuaca
Bali Post/ap
Menyayangi pasangan yang rajin dan baik harus dilakukan sehingga tidak menyesal di kemudian hari. Bayu Cuaca mencoba mengajak generasi muda untuk melakukannya lewat single terbarunya “Ngeling Sambil Manting”. Penyanyi yang populer dengan single “Tunangan Langka” ini saat dihubungi, Rabu (26/4) kemarin, menceritakan single “Ngeling Sambil Manting” sedikit berbeda dengan single sebelumnya. Single ini sedikit agak sedih, namun tetap memunculkan unsur parodi.
Bali Post/ap
Untuk video klipnya dikerjakan oleh temannya dari Traxvideo. Sementara ide penulisan skrip videonya dari Mirah Sugandhi dan Agus Wiranatha. Single “Ngeling Sambil Manting” ini menceritakan tentang kisah seorang cowok yang menyesal karena telah mengakhiri hubungan dengan pacarnya yang baik dan rajin. Hingga akhirnya si cowok menyesali dan menangis sambil manting (nyuci). “Lagu ini terinspirasi dari kisah pengalaman teman saya. Dan dirilis malam ini jam 7 malam (kemarin - red) di channel youtube Bayu Cuaca,” tandas pemilik nama lengkap Bayu Juniarta. Melalui single ini, Bayu Cuaca ingin mengajak kawula muda untuk tetap menyayangi pasangannya yang baik dan rajin, jangan meninggalkan pasangan karena sesuatu hal yang tidak jelas. “Single ini merupakan gambaran agar kita menyayangi pasangan kita yang baik dan rajin, jangan diputusin
cuma karena hal-hal gak jelas. Entar malah ngeling (menangis) sambil manting (nyuci), mending bina dengan baik agar mempunyai masa depan yang lebih baik,” ujarnya sembari tertawa. Selain rilis single terbaru, pria berambut panjang ini juga sedang mempersiapkan album kedua. Sebelumnya, album pertamanya telah dirilis pada 2014 lalu yang berjudul “Prakiraan Cuaca” dengan lirik bahasa Indonesia. Ia pun berharap, dengan single terbarunya ini, masyarakat pecinta lagu Bali bisa menikmati hasil karyanya dan terhibur. “Tentunya bisa lebih banyak lagi yang suka dan menikmati lagu saya ini. Sehingga bisa lebih booming dari single sebelumnya,” pungkasnya. (win)
dari grup band rock Australia Crowded House. Mantan Uskup Agung Afrika Selatan sekaligus peraih Hadiah Nobel Perdamaian dan pejuang anti-apartheid Desmond Tutu juga menandatangani surat tersebut. Kampanye boikot budaya menentang Israel menunjukkan hasil beragam. Stevie Wonder, Carlos Santana dan Lauryn Hill mencoret pertunjukan di Israel namun banyak nama besar lain seperti Paul McCartney, the Rolling Stones, Elton John dan Bon Jovi tampil di sana dalam beberapa tahun terakhir. Pembela Israel mengecam kampanye pemboikotan tersebut. Radiohead tidak tampil lagi di Israel sejak tahun 2000, demikian menurut warta kantor berita AFP. (ant)
Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama kembali dalam perhatian publik. Ia menyampaikan pidato yang tak sekalipun menyebut penggantinya, Donald Trump, saat mengutarakan kehidupannya setelah tidak menjadi presiden. Panel pada Universitas Chicago adalah forum pertama bagi presiden asal Demokrat berusia 55 tahun sejak menuntaskan jabatannya awal tahun ini. Obama yang pernah mengajar hukum konstitusi pada Universitas Chicago mengenang masa mudanya sebagai aktivis sosial di Chicago kepada ratusan orang yang menjadi audiens pidatonya. Dia mengaku kini fokus kepada masa depannya mendorong kaum muda untuk terlibat dalam komunitasnya. “Hal paling penting yang bisa saya kerjakan adalah membantu sebisa mungkin menyiapkan generasi pemimpin mendatang untuk meneruskan tongkat kepemimpinan guna mengubah dunia,” kata Obama dalam laman abc.net.au. Obama juga menyatakan ingin menjadi jembatan bagi terbelahnya perpolitikan di dalam negeri. “Semakin sulit saja mencari landasan bersama karena uang dalam politik. Kepentingan-kepentingan khusus mendominasi debat-debat di Washington dalam cara yang tidak seusai dengan yang dirasakan oleh mayoritas luas rakyat Amerika,” kata Obama. (ant)
Bali Post/ist
EOS - Festival Film Eropa ke-17, Europe on Screen (EoS) 2017, akan memutar 74 film karya sutradara film ternama asal Eropa.
EoS akan Putar 74 Film di Enam Kota Festival Film Eropa ke-17, Europe on Screen (EoS) 2017, akan memutar 74 film karya sutradara film ternama asal Eropa. EoS 2017 akan memutar film secara gratis di enam kota yaitu Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan, Surabaya dan Yogyakarta, berlangsung mulai 5–14 Mei 2017. Charles Michel Geurts, Kuasa Usaha (Chargé d’Affaires a.i.) yang juga Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (25/4) mengatakan, film merupakan bagian penting dari budaya Eropa dan Uni Eropa bangga mempersembahkannya kepada penonton di Indonesia melalui festival ini. “Film merupakan pula aset penting dari perekonomian Eropa,” kata Michel. Michel mengatakan, industri film Eropa yang merupakan bagian dari industri budaya dan industri kreatif yang secara kolektif menyediakan 7 juta pekerjaan dan menghasilkan 4,2% dari PDB Uni Eropa secara internasional, dan diakui sebagai salah satu sentra produksi Film beragam dan terbesar di dunia. Ia harap Festival ini dapat terus menjadi jembatan antarwarga walaupun berbeda kepercayaan, pemikiran dan nilai-nilai, serta melalui cara yang menyenangkan dan memancing diskusi. Selain itu juga menginspirasi penonton Indonesia untuk mengembangkan industri film Indonesia sebagai aset budaya yang penting dengan potensi kreatif yang luar biasa. Festival tersebut akan memutar 74 film karya sutradara ternama asal Eropa yang berlangsung di enam kota, yaitu Jakarta, Bandung, Denpasar , Medan, Surabaya dan Yogyakarta pada 5-14 Mei 2017. (pik)