16 HALAMAN
NOMOR 264 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
JUMAT KLIWON, 25 mei 2018
Membangun Era Baru Bali, Koster-Ace Bantuan Rp 500 Juta untuk Desa Pakraman Selaras Nawacita Jokowi Tegaskan Tak Ada Kompromi Ribuan Warga Kuta dan Kuta Selatan Mantapkan Kemenangan di Badung PASANGAN calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan KosterTjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), Selasa (22/5) menghadiri undangan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Bali. Di hadapan sekitar 500 pengurus INTI Provinsi Bali, Koster-Ace menegaskan akan membangun Bali tanpa kompromi. Pada hari yang sama ribuan warga Kuta dan Kuta Selatan, Badung tumpah ruah menyambut kehadiran pasangan Koster-Ace, untuk menegaskan kemenangan pasangan ini di kabupaten terkaya di Bali tersebut. Koster memulai pembicaraannya mengenai konsepsi membangun Bali. Menurutnya, Bali harus dibangun sesuai dengan karakter alamnya. Dari kajian referensi yang dilakukannya menunjukkan jika alam Bali amat istimewa, manusia Bali yang unggul dan budayanya yang luar biasa. ‘’Ini hebat. Tapi perkembangan zaman, in-
tervensi pariwisata di sanasini, semua ini mulai hancur. Manusia Bali mengalami perubahan perilaku menjadi konsumtif, materialistis, tidak lagi memegang teguh prinsip dasar orang Bali. Budaya kita sudah banyak yang punah. Alam kita rusak,’’ kata Koster didampingi Cok Ace. Jika ingin Bali tetap eksis, kata Koster, harus ada revitalisasi secara menyeluruh mulai dari manusia Bali, alam Bali budaya Bali melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. ‘’Itu filosofi dalam membangun Bali dalam konteks lokal, nasional dan global,’’ ujarnya. Bagi Koster, apa yang ingin dilakukannya adalah dalam kerangka membangun era baru Bali. Ada tiga hal penting yang ditekankannya yakni terpeliharanya alam dan budaya Bali, terpenuhinya kebutuhan dasar dan aspirasi krama Bali dan terlindunginya serta terpetakannya masalah Bali
yang merupakan tantangan sekaligus harapan dalam skala global, nasional dan lokal. Risk Management Saat ini, ia melanjutkan, semua itu dibiarkan begitu saja tanpa ada kontrol. ‘’Bali ini kecil. Tapi kalau Bali bergolak, Bandara Ngurah Rai terganggu, dunia akan bergejolak. Sekarang kita faham posisi Bali yang amat strategis. Berani tidak kita mengambil peran strategis itu. Maka, memilih gubernur pada 27 Juni 2018 nanti bukan sekadar memilih, tetapi menjadi pertaruhan bagi Bali,’’ tegas Koster. Kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu menegaskan tak ada kompromi salama menjalankan pemerintahan berangkat dari pentingnya alam, manusia dan budaya Bali sebagaimana dipaparkannya. Hal. 15 Peraturan Presiden
PROGRAM bantuan kepada desa pakraman sebesar Rp 500 juta per desa per tahun yang diinisiasi pasangan calon nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (MantraKerta), menjadi perdebatan di seluruh Bali dalam dua pekan terakhir. Perdebatan itu terjadi dan menjadi hangat karena dikritisi dan dikomentari oleh Made Mangku Pastika sebagai Gubernur Bali yang seharusnya secara UU dilarang mengomentari visi-misi pasangan calon. Saat memberi klarifikasi di Bawaslu Bali, Kamis (24/5) kemarin, Mangku Pastika tetap pada pendiriannya bahwa bantuan kepada desa
pakraman di Bali sebesar Rp 500 juta per tahun tidak bisa direalisasikan, karena terbentur postur APBD dan program itu merupakan kampanye yang tidak mendidik atau tidak edukatif. Menanggapi hal itu, Cagub Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, yang ditemui di Denpasar, mengatakan bahwa bantuan kepada desa pakraman atau desa adat di Bali itu sudah sesuai dengan Program Nawacita dari Presiden Joko Widodo. Poin ke-3 dari Program Nawacita itu adalah membangun Indonesia dari desa. Hal. 15 Menguatkan Desa
DI KINTAMANI - Calon Gubernur Bali nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, di tengah-tengah generasi muda sebuah desa pakraman di Kecamatan Kintamani, Bangli, Rabu (23/5) lalu.
Menkeu Tunggu Gebrakan Gubernur BI Perry Warjiyo Jakarta (Bali Post) – Perry Warjiyo resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023. Ia menggantikan Agus Martowardojo. Warjiyo mengucap sumpah jabatan di Mahkamah Agung, Kamis (24/5) kemarin.
Bali Post/kmb
DEKLARASI - Pasangan Koster-Ace disambut ribuan masyarakat di Kuta. Mereka mendeklarasikan dan memenangkan pasangan calon nomor urut 1.
Polisi Tangkap Pengancam Jokowi Jakarta (Bali Post) – Penyidik Polda Metro Jaya menggandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) guna menyelidiki dugaan penghinaan dan ancaman S (16) terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui media sosial. ‘’Kami membutuhkan pertimbangan dari KPAI,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, Kamis (24/5) kemarin. Argo mengatakan, penyidik melibatkan KPAI karena
pelaku berusia di bawah umur sehingga membutuhkan penanganan khusus. Selain itu, KPAI juga diperlukan untuk rencana pemanggilan lima teman sekolah S yang akan menjadi saksi. Argo menuturkan, polisi belum meningkatkan status hukum S lantaran masih proses penyelidikan terkait dugaan ancaman terhadap Jokowi. Diungkapkan Argo, polisi telah memeriksa S terkait ucapan ancaman terhadap Jokowi pada Rabu (23/5). Dari hasil pemeriksaan sementara, S
mengaku tidak berniat menghina dan mengancam Kepala Negara itu. Sebelumnya, tersebar rekaman video seorang pria tanpa baju menyampaikan pesan bernada ancaman terhadap Jokowi melalui akun Instagram, Rabu (23/5). Video berdurasi 19 detik itu menunjukkan ungkapan tantangan seorang pria seraya memegang bingkai foto Jokowi. Petugas Polda Metro Jaya mengamankan S di rumahnya kawasan Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (23/5). (ant)
Perry yang alumnus Universitas Gadjah Mada merupakan Deputi Gubernur BI periode 2013-2018. Saat menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, Perry banyak membenahi aspek kebijakan moneter, ekonomi internasional dan ekonomi syariah. Tugas Perry cukup berat saat ini. Dia datang sebagai pucuk pimpinan tertinggi BI saat arus tekanan terhadap nilai tukar rupiah sedang kencang-kencangnya. Kini rupiah berada di kisaran 14.100 per dolar AS, yang merupakan nilai terlemah rupiah sejak 2015. Menteri Keuangan Sri Mulyani menunggu gebrakan yang akan dilakukan Gubernur BI Perry Warjiyo, terutama dalam upaya stabilisasi ekonomi nasional. ‘’Kita berharap gubernur yang baru bisa lebih memberikan kontribusi pada stabilitas ekonomi nasional dan sistem keuangan. Kita tunggu gebrakan yang akan dilakukan,’’ ujar Sri Mulyani.
Menurut Sri Mulyani, saat ini memang perlu ada kebijakan moneter yang tepat untuk merespons gejolak nilai tukar rupiah yang terus mengalami pelemahan, sehingga dapat memberikan sentimen positif. Perry diyakini mampu melakukan hal tersebut. ‘’Tentunya ini dengan normalisasi kebijakan suku bunga di AS, ini yang harus kita minimalkan dampak negatifnya pada volatilitas di sektor keuangan dan ekonomi di Indonesia. Sistem keuangan harus terjaga. Kita harap gebrakannya berdampak positif,’’ katanya. Menurut Menkeu, Perry Warjiyo adalah sosok yang kredibel dan bisa memberikan kepemimpinan yang menenangkan pelaku pasar. Ia pun siap bekerja sama dengan Perry. ‘’Saya siap bekerja sama secara penuh. BI dan pemerintah akan terus melakukan kebijakan merespons kondisi yang ada dan cepat termasuk melakukan tindakan penyesuaian,’’ ujar Menkeu. (ant)
KPK Segel Rumah Bupati Buton Selatan Baubau (Bali Post) – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan penyidik KPK terhadap Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat pada Rabu (23/5) juga disertai penyegelan rumah jabatan bupati dan ruang kerja bupati. Rumah itu dijaga ketat Satpol PP dan tak satu pun orang diizinkan masuk ke dalam. ‘’Proses penyegelan berlangsung dari kemarin,’’ ungkap salah satu anggota Satpol PP yang tidak bersedia menyebut identitasnya di rumah jabatan Bupati Butom Selatan. Selain rumah jabatan dan ruang kerja bupati, ruang kerja
Bendahara Sekretariat Kabupaten Buton Selatan, Kantor Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan ruangan kerja Unit Layanan Pengadaan (ULP) juga disegel. Seperti diketahui, Bupati Buton Selatan Agus Faisal Hidayat bersama lima lainnya sudah diberangkatkan Kamis (24/5) pagi kemarin sekitar pukul 06.00 Wita oleh KPK RI ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Bupati Buton Selatan dan beberapa rekan lain tiba di gedung KPK Jakarta Kamis siang dan langsung dikawal aparat berseragam lengkap.
Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK juga mengamankan uang sekitar Rp 400 juta. Uang itu diduga terkait dengan proyek-proyek di Pemerintah Kabupaten Buton Selatan. ‘’Sejauh ini KPK duga terkait dengan proyek-proyek infrastruktur,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Agus Feisal merupakan anak dari mantan Bupati Buton Safei Kahar. Safei saat ini maju sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara mendampingi Rusda Mahmud dengan nomor urut 3 yang diusung oleh Partai Demokrat, PPP, dan PKB. (ant)
Ketua DPRD Karangasem Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan MENJELANG perayaan Galungan dan Kuningan yang jatuh pada tanggal 30 Mei dan 9 Juni mendatang, umat Hindu di Karangasem sudah mulai disibukkan dengan menyiapkan berbagai kebutuhan upakara. Masyarakat Karangasem begitu antusias menyambut hari kemenangan dharma melawan adharma tersebut. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mengimbau masyarakat agar melaksanakan dengan hikmat, dan tidak mengurangi dari sisi makna serta melaksanakan yadnya itu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Terkait dengan perayaan Galungan dan Kuningan kali ini, Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi kepada wartawan, Kamis (24/5) ke-
marin, menyampaikan dari sisi lembaga dewan pihaknya sangat mengapresiasi berbagai tradisi yang masih sangat kental melekat di masyarakat Karangasem, salah satunya tradisi patungan memotong babi. Menurutnya, tradisi semacam ini sangat bagus dan harus terus dilestarikan oleh masyarakat. ‘’Tradisi ini sangat sejalan dengan program kami di pemerintah, dan tradisi ini sangat bagus untuk memupuk rasa kebersamaan dan persatuan di kalangan umat. Utamanya dalam menjalankan yadnya,’’ tegas Nengah Sumardi. Melaksanakan yadnya, kata Sumardi, mutlak harus dilaksanakan. Untuk itu pihaknya di lembaga dewan mengimbau kepada masyarakat Karangasem, agar nantinya dalam proses nyanggra Galungan dan Kuningan bisa dilaksanakan dengan khidmat dan tidak mengurangi dari sisi makna serta
terus melaksanakan yadnya itu sesuai dengan kemampuan masing-masing. ‘’Jangan melaksanakan yadnya di luar dari kemampuan apalagi sampai berlebihan,’’ himbaunya. Apalagi saat ini Karangasem masih dalam status Siaga bencana erupsi Gunung Agung, di mana kemungkinan ada warga yang berasal dari zona merah yang masih mengungsi. ‘’Kemungkinan masih ada warga yang berada di pengungsian. Untuk itu kami mengimbau agar tetap pada koridor SOP. Karena pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah seperti itu, ya… harus ditindaklanjuti secara benar, agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi kita memohon kepada Ida Batara Giri Toh Langkir agar beliau bisa memberikan hal yang terbaik untuk kita warga Karangasem,’’ pintanya. Ia juga menyampaikan atas nama lembaga DPRD Karangasem, pihaknya men-
gucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, serta Selamat Menunaikan Ibadah Puasa serta Hari Raya Idul Fitri bagi saudara Muslim di Karangasem. Serangkaian menyambut hari raya Galungan, Pasar Amlapura Timur sejak kemarin terlihat ramai oleh pembeli. Mereka memburu berbagai kebutuhan untuk hari raya. Tidak hanya itu, di pinggir jalan di sepanjang jalan utama di Karangasem, banyak terlihat pedagang musiman yang menjual kebutuhan hari raya seperti bambu dan piasan penjor. Di Kabupaten Karangasem tradisi mapatung atau patungan membeli babi untuk disembelih masih tetap dilestarikan oleh warga. Sebab, dengan patungan harga daging babi menjadi jauh lebih murah dan tradisi ini secara tidak langsung bisa membangun rasa kebersamaan antarwarga. (ad1317)
denpasar
2
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
figur Antisipasi Peningkatan Volume Sampah AKTIVITAS masyarakat saat perayaan hari besar keagamaan memang identik dengan peningkatan volume sampah rumah tangga. Seperti halnya Kota Denpasar, di mana saat perayaan Hari Raya Galungan mendatang, volume sampah diprediksi mengalami peningkatan hingga 70 persen dari total 3.200 meter kubik di hari biasa. Sampah ini biasanya didominasi sisa upakara dan rumah tangga. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar I Ketut Wisada, meningkatnya aktivitas masyarakat saat Hari Raya Galungan tentu berdampak pada meningkatnya volume sampah. Dalam upaya mengantisipasi menumpuknya sampah agar tidak menganggu keindahan kota, pihaknya telah menyiagakan tenaga kebersihan dan truk pengangkut sampah. Total tenaga kebersihan yang disiagakan yakni 1.000 orang tenaga. Jumlah tersebut meliputi 370 tenaga angkutan, 550 tenaga penyapuan dan 180 tenaga pasukan. Keseluruhan tenaga tersebut nantinya mengatasi penumpukan sampah di wilayah tugas masing-masing dan tersebar pada 43 desa/kelurahan di Kota Denpasar. “Secara umum dalam mengatasi meningkatnya jumlah sampah di Kota Denpasar saat pelaksanakan hari raya Galungan dan Kuningan, kami di DLHK sudah siap dengan personel yang sudah ada sebagai upaya menjamin kebersihan dan keindahan Kota Denpasar,” katanya, Kamis (24/5) kemarin. Ia mengimbau agar masyarakat turut andil dalam memilah sampah, utamanya yang dapat didaur ulang agar dapat dimaksimalkan pada bank sampah. Sedangkan sampah yang tidak dapat didaur ulang agar dibuang sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan pelaksana swakelola sampah di masing-masing desa. “Kami imbau masyarakat untuk turut andil dalam menjaga kebersihan saat pelaksanaan hari raya Galungan dan Kuningan yang akan datang dengan memilah dan membuang sampah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, guna menghindari penumpukan sampah,” harapnya. (ara)
Sebagian Logistik Pilgub Tiba di KPU Denpasar Denpasar (Bali Post) – Logistik Pilgub Bali yang akan digelar 27 Juni mendatang, mulai disalurkan ke masing-masing KPU kabupaten/kota. Seperti yang diterima KPU Denpasar. Tiga jenis logistik Pilgub, berupa surat suara, buku panduan KPPS dan tinta telah diterima KPU Denpasar. Masih ada beberapa logistik yang belum diterima, karena pengiriman dilakukan secara bertahap. Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan didampingi dua komisionernya, Made Bakti dan Made Raka Suwarna, Kamis (24/5) kemarin, mengungkapkan pihaknya telah menerima tiga logistik Pilgub
Bali. Pertama, surat suara utama sebanyak 414.838 lembar. Selain itu, ada surat suara ulang sebanyak 2.000. Jadi, total surat suara yang diterima sebanyak 416.838 lembar. Selain surat suara, KPU Denpasar juga telah menerima tinta yang akan digunakan pada saat pencoblosan. Jumlah tinta yang diterima mencapai 1.632 botol. Sedangkan yang datang kemarin yakni buku panduan KPPS. Jumlahnya mencapai 6.015 eksemplar. Raka Suwarna menambahkan, semua logistik yang diterima belum dibuka. Masih tersimpan seperti saat diterima. Pasalnya, proses pelipatan surat suara baru akan
Hari Ini, Pengumuman UN SMP
Siswa Denpasar Mendominasi Nilai Tertinggi Denpasar (Bali Post) –
Pengumuman nilai ujian nasional (UN) untuk SMP akan dilakukan, Jumat (25/5) ini. Nilai ini akan dijadikan barometer untuk masuk ke SMA/SMK. Dari data yang ada, sekolah di Denpasar mendominasi nilai tertinggi di Bali. Selain itu, tiga siswa Denpasar juga berhasil meraih nilai UN tertinggi di Bali. Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Denpasar I Wayan Gunawan didampingi Kabid Pendidikan SMP A.A. Gede Wiratama mengatakan hal itu, Kamis (24/5) kemarin. Gunawan mengatakan, pengumuman hari ini khusus untuk nilai UN saja. Sedangkan pengumuman kelulusan siswa SMP baru akan dilakukan pada 28 Mei mendatang. “Besok (hari ini red), pengumuman UN saja,” katanya. Kota Denpasar patut berbangga karena berhasil meraih nilai UN tertinggi di Bali. Selain itu, tiga siswa
Denpasar juga memborong nilai tertinggi pada UN kali ini. Tiga siswa tersebut berasal dari satu sekolah yakni SMPN 3 Denpasar. “Denpasar berhasil mempertahankan posisi pertama untuk nilai UN se-Bali,” kata Wiratama. Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari Disdikpora Denpasar. Bahkan, siswa yang berhasil meraih nilai UN tertinggi ini akan
mendapatkan reward dari pemerintah. “Kami akan berikan siswa tersebut reward yang bisa digunakan untuk meningkatkan semangat belajarnya nanti,” jelasnya. Siswa yang memperoleh jumlah nilai murni tertinggi UN SMP se-Bali yakni Made Dwinanda Prabawa Mahardana dari SMPN 3 Denpasar dengan nilai 392,00. Peringkat kedua Vianta Vicakkhana Wiguna (SMPN 3 Denpasar) dengan nilai 389,50. Sedangkan posisi ketiga diraih oleh dua orang siswa SMPN 3 Denpasar dengan nilai 387,50 yakni Made Swastika Nata Negara dan Putu Tanisya Putri Wirawan. Gunawan menambahkan, rata-rata nilai UN tertinggi juga didominasi oleh sekolah
Otak Kasus Pembunuhan Pensiunan Polisi Dituntut 15 Tahun Penjara
Denpasar (Bali Post) Otak kasus pencurian dengan kekerasan sekaligus otak dari aksi pembunuhan pensiunan polisi, terdakwa I Gede Ngurah Astika alias Sandi, Kamis (24/5) kemarin, dituntut hukuman 15 tahun penjara. JPU I Kadek Wahyudi Ardika di depan majelis hakim pimpinan I Gede Ginarsa menyatakan terdakwa Ngurah Astika telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama yang mengakibatkan matinya orang (korban) atas nama Made Suanda. Dalam perkara ini, terdakwa I Gede Ngurah Astika dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 ke 2, ayat 3 KUHP sebagaimana dakwaan alternatif kedua. Sedangkan tiga rekannya yang ikut
dalam aksi pembunuhan itu dituntut masing-masing selama 12 tahun penjara. Mereka adalah Dewa Putu Alit Budiasa, Dewa Made Budianto alias Tonges dan Putu Very Permadi. Yang membedakan tuntutan mereka adalah peranan terdakwa. Atas tuntutan itu, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya setelah berkoordinasi akan mengajukan pembelaan dalam sidang berikutnya. Sebelumnya diuraikan bahwa kasus ini berawal saat korban pensiunan polisi hendak menjual mobil Jazz DK 1985 CN yang saat itu dipajang di Jalan Dharmasaba, Badung. Terdakwa Ngurah Astika yang melintas di sana menghubungi korban menanyakan harga mobil. Tanggal 14 Desember 2017 sore, Astika menghubungi temannya, Dewa
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : Pelajar Diimbau Cerdas dalam Bergaul Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Budianto dan anak istrinya, serta mengajak Putu Veri dan Dewa Alit Budiasa. Mereka diminta datang ke rumah kontrakan di Perum Graha Asri Persada, Penyalin, Kerambitan, Tabanan. Besoknya atau tanggal 15 Desember, Ngurah Astika bersama istrinya pergi ke rumah kontrakan baru di Nuansa Utama-Nuansa Kori, Ubung, milik Kwee Gandhi Ganisdhi. Setelah semua dipersiapkan, terdakwa Astika menjemput korban pensiunan polisi itu dan diajak ke Nuansa Kori. Di sanalah mereke melakukan pembunuhan dan merampas mobil korban. Sebelum dibunuh, korban sempat diberi kopi bercampur obat tidur. Awalnya saat dianiaya Astika, korban sempat melawan dan menggigit pelaku. Namun tiga teman yang lain ikut membantu memukul korban hingga korban tewas di Perum Nuansa Kori. Mobil korban kemudian dirampas dan dijual. Untuk membuktikan dakwaan itu, kemarin JPU langsung menghadirkan lima orang saksi. Mereka adalah I Nyoman Kanda, Ni Luh Rai Sukawati, I Nyoman Wardana Adi Putra, Kwee Gandhi Ganisdhi dan dari identifikasi Eko. Apa yang disampaikan saksi di depan persidangan dibenarkan seluruhnya oleh keempat terdakwa. Sidang akan dilanjutkan pekan depan. (kmb37)
di Denpasar. Dari 10 besar peraih rata-rata nilai UN tertinggi, tujuh sekolah di antaranya merupakan sekolah di Denpasar. Rinciannya, ranking I SMPN 1 Denpasar, ranking II SMPN 9 Denpasar, ranking III SMPN 3 Denpasar, ranking IV SMP AMI Denpasar, ranking V SMPTK Bali Star Academy Denpasar, ranking VI SMPN 1 Gianyar, ranking VII SMPN 7 Denpasar, ranking VIII SMP Widiatmika, Badung, rankin IX SMP Cendekia Harapan, Badung, dan ranking X SMP Taman Rama, Denpasar. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
dilakukan setelah Hari Raya Galungan. Selain itu, petugas pelipat surat suara juga belum ada. “Kami akan lipat surat suaranya setelah Hari Raya Galungan. Kan masih ada waktu. Selain itu, agar tidak terburu-buru melakukan pelipatan,” katanya. Untuk proses pelipatan surat suara nanti, KPU akan merekrut cukup banyak tenaga. Sedikitnya satu grup bisa mencapai 50 orang. Banyaknya tenaga ini, agar proses pelipatan surat suara bisa lebih cepat. “Minimal dalam dua hari pelipatan surat suara sudah rampung,” jelasnya. John Darmawan mengatakan,
Bali Post/eka
semua logistik pilgub ini pada intinya harus tiba di masing-masing TPS pada H-1 pencoblosan. Namun, proses pengirimannya akan dilakukan bertahap yang mulai di masingmasing PPK (kecamatan) dan akan dilanjutkan ke PPS (desa) dan akan disalurkan ke TPS. John Darmawan menambahkan, semua logistik ini akan dimasukkan ke dalam satu kotak surat suara. Dalam satu kotak semua sudah ada, baik surat suara, tinta, bantal, pulpen, serta logistik lainnya. Saat ini pihaknya masih menunggu beberapa logistik yang belum terkirim. “Masih banyak yang belum datang. Ini baru sebagian saja,” katanya. (kmb12)
Pelajar Diimbau Cerdas dalam Bergaul
Denpasar (Bali Post) Berbagai ancaman kini membayangi generasi muda, khususnya pelajar sebagai penerus bangsa. Tidak sedikit pelajar atau mahasiswa terlibat kasus narkoba. Oleh karena itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa mengimbau mereka cerdas dalam bergaul dan selektif memilih makanan atau minuman. “Hal itu saya sampaikan di hadapan siswa dan siswi SMA 1 Baturiti, Tabanan dalam acara desiminasi informasi P4GN beberapa waktu lalu. Kami akan menjamah pelajar hingga pelosok desa agar mereka paham bahaya narkoba,” tegas Kepala BNNP Brigjen Suastawa di Denpasar, Kamis (24/5) kemarin. Harus disadari, lanjut Suastawa, baik atau buruknya suatu bangsa salah satu faktor penyebabnya yaitu kualitas generasi penerusnya. Generasi muda merupakan penerus tongkat estafet pembangunan. Oleh karena itu, mereka harus mempunyai karakter yang kuat, memiliki keperibadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi untuk memiliki daya saing secara global. Apalagi saat ini kids zaman now dibayangi berbagai ancaman. Salah satunya adalah bahaya narkoba. “Pemuda-pemudi kita perlu memperhatikan bahwa mereka mempunyai fungsi sebagai agent of change, moral force and social control sehingga fungsi tersebut dapat berguna bagi masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, generasi muda harus bersih dari narkoba,” tegas Suastawa, didampingi Kabid P2M AKBP I Ketut Suandika. Mantan Direktur Binmas Polda Bali ini menambahkan, urgensi permasalahan narkoba saat ini banyak menelan korban dan
Bali Post/ist
WASPADA - BNNP Bali mengajak para pelajar waspada bahaya narkoba.
berbagai masalah sosial timbul dari penyalahgunaan narkoba. Selama ini, pengedar narkoba menawarkan dengan cara memberikan secara cuma-cuma atau gratis hingga akhirnya mulai ketagihan, kemudian mereka menawarkan agar membeli dan menjualnya. Dalam waktu yang relatif singkat, generasi muda khususnya pelajar menjadi sasaran utama pengedar. “Saat ini telah banyak beredar narkoba dengan berbagai jenis dan bentukan baru. Selain itu, beragam modus operandi dilakukan. Untuk itu, para siswa diharapkan selalu waspada dan hati-hati serta cerdas memilih makanan maupun minuman,” katanya seraya mengimbau para pelajar cerdas dalam pergaulan, memilih teman dan perlu bersiap diri untuk terus memproteksi diri agar tidak terjerumus dengan melibatkan diri pada aktivitas yang positif. (kmb36)
Tahun 2017, Jumlah Kasus DBD Turun 67,5 Persen
Plt. Wali Kota IGN Jaya Negara Apresiasi Kinerja Jumantik
JUMLAH kasus demam bedarah dangue (DBD) mengalami penurunan segnifikan di Kota Denpasar. Penurunan tersebut tidak terlepas dari peran serta semua pihak, terutama kerja keras para juru pantau jentik (Jumantik). Atas kerja keras tersebut, para jumantik mendapat apresiasi langsung dari Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara. Apresiasi tersebut disampaikannya usai menyerahkan bantuan sembako kepada para Jumantik di Gedung Sewaka Dharma, Kamis (24/5) kemarin. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras para Jumantik, sehingga jumlah kasus DBD di Kota Denpasar menurun sangat signifikan. Bahkan peran Jumantik ini telah membentuk Jumantik mandiri di beberapa desa/ lurah,” ujarnya seraya berharap, terbentuknya Jumantik mandiri tersebut semakin banyak dapat menekan kasus DBD di wilayah Kota Denpasar. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini mengatakan, jumlah kasus yang terjadi di tahun 2017 menurun sebanyak 67,5 persen dibandingkan tahun 2016. “Baru ini kami merasa bangga karena sebagian besar daerah di Kota Denpasar dapat menekan kasusnya,”
MENYERAHKAN - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini menyerahkan bantuan sembako kepada para Jumantik. ujarnya. Penurunan ini, kata dia tidak terlepas dari kerja keras para Jumantik, termasuk juga mereka mampu membina masyarakat untuk menjadi Jumantik mandiri. Saat ini jumlah Jumantik yang ada di Kota Denpasar sebanyak 474 Jumantik dan koordinator. Dari jumlah tersebut, telah mampu membentuk 48.756 atau 143.745 KK Jumantik mandiri yang telah dilatih. Dengan keberadaan Jumantik mandiri tersebut, masyarakat semakin mengetahui dan semakin sadar bahaya kasus DBD di Kota Denpasar. Di samping
membentuk kader Jumantik mandiri di masing-masing desa/lurah, Sri Armini mengaku telah membentuk jumantik mandiri di beberapa sekolah dasar. Pada tahun 2018 telah terbentuk 4.140 kader Jumantik mandiri dari 34 sekolah dasar yang ada di Kota Denpasar. Meski terjadi penurunan kasus DBD, kata Sri Armini, Pemerintah Kota Denpasar tetap melaksanakan penyemprotan (fogging) massal. Mengingat November dan Desember merupakan musim penghujan, sehingga akan menyebabkan banyaknya genangan air seperti pada
kontainer, selokan, tempattempat plastik ataupun kaleng bekas, kulit buah-buahan, lobang batu dan lainnya. “Hal itu tentunya menjadi tempat yang sangat potensial bagi nyamuk Aedes Aegypti untuk bersarang dan berkembang biak dan berakibat pada meningkatnya penularan penyakit DBD, sehingga sering kali menimbulkan kejadian luar biasa (KLB),” ujarnya. Untuk mewaspadai dan mengantisipasi serangan penyakit DBD, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan di dalam maupun di luar rumah. Salah satu bentuk kegiatan yang paling efektif dan efisien untuk tujuan tersebut adalah PSN. “Kami selalu menyosialisasikan kepada masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, terutama melaksanakan PSN Plus,” ujar Sri Armini yang didampingi Kepala Bidang Bina Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Diskes Denpasar Ida Bagus Gede Eka Putra. Fathurrahman, koordinator Jumantik Denpasar Utara II, mengatakan pihaknya terus berupaya mendidik masyarakat untuk manjadi Jumantik mandiri. Sehingga pencegahan terhadap kasus DBD semakin efektif dengan keterlibatan masyarakat secara mandiri. (ad1318)
BADUNG
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
Satpol PP Jaring Belasan Pengusaha di Kuta Utara
3
Mangupura (Bali Post) -
Pemkab Badung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat melakukan penertiban usaha di kawasan Kuta Utara, Rabu (23/5) malam. Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum ini berhasil mengamankan belasan pelanggar.
Bali Post/kmb19
Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, penertiban yang digelar mulai pukul 20.00 Wita hingga pukul 00.00 Wita itu menyasar usaha restoran, hotel, penginapan, dan Spa. “Mei ini merupakan bulan tertib masyarakat. Jadi, kami dalam sepekan ke depan akan terus melakukan penataan. Sidak akan fokus pada usaha restoran, hotel, penginapan, dan spa,” ungkap Suryanegara, Kamis (24/5) kemarin. Sidak yang menyasar kawasan Pantai Brawa, Kerobokan Kelod, Canggu, dan Tibubeneng itu melibatkan instansi terkait, seperti DLHK, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan dan BPPT Badung. “Ada 18 pelanggaran yang kami temukan, seperti usaha tidak berizin restoran atau losmen dan pemakaian trotoar untuk usaha,” ujarnya.
Menurut Suryanegara, usaha yang terjaring saat sidak akan diberikan surat peringatan. Namun, bila yang bersangkutan tidak mengindahkan akan dilakukan tindakan tegas berupa penyegelan usaha. “Kami lakukan tindakan persuasif dan preventif dulu dengan memanggil pemilik usaha untuk diberikan pembinaan, Senin (28/5). Namun, jika tidak diindahkan, maka mereka akan diberikan sanksi tegas,” katanya. Suryanegara mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku di wilayah Kabupaten Badung. “Kami harap masyarakat mematuhi aturan, sehingga tidak terjadi pelanggaran,” tegasnya seraya menambahkan, pihaknya akan melakukan sidang tipiring setelah hari raya Galungan. (kmb27)
Karya di Pura Dang Kahyangan Dalem Ning dan Pura Taman Beji di Desa Adat Tanjung Benoa
Giri Prasta Siap Bantu Desa Adat Lestarikan Seni, Adat, Budaya dan Agama di Badung
BUPATI Badung Nyoman Giri Prasta, Kamis (24/5) kemarin menghadiri Karya Pangeratep Padudusan Agung dan Caru Rsi Gana di Pura Dang Kahyangan Dalem Ning dan Pura Taman Beji di Desa Adat Tanjung Benoa. Ikut hadir mendampingi Wakil DPRD Badung Nyoman Karyana bersama anggota DPRD Badung Dapil Kuta Selatan (Kutsel), Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, PHDI Kabupaten Badung, MMDP Kabupaten Badung, Muspika Kecamatan Kutsel, PHDI kecamatan Kutsel, Majelis Alit Kecamatan Kutsel, Lurah Tanjung Benoa, dan Bendesa Adat Tengkulung. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta yang dikenal suka berpantun ini memaparkan sejumlah program yang sudah dan telah
dilaksanakannya bersama dengan Wabup Badung Ketut Suiasa, bersinergi dengan DPRD Kabupaten Badung. Di mana tujuannya adalah untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat Badung yang lebih bermartabat, berkualitas dan berkompeten. Baik itu di bidang seni, budaya, agama, pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya. Selain itu, ia juga menyerahkan punia kepada sutri senilai Rp 15 juta dan punia pribadi untuk mendukung pelaksanaan upacara senilai Rp 25 juta. “Saya ingin, jika membangun di Tanjung Benoa masyarakatnya harus menjadi tuan di rumahnya sendiri,” tegasnya. Bupati yang dikenal bares ini juga memaparkan terkait sejarah Empu Kuturan dan jasanya bagi Badung, termasuk mengulas sastra
agama untuk memberikan pencerahan dan arahan kepada masyarakat. Khusus untuk bidang seni, adat, budaya, tradisi dan agama, pihaknya mengaku selalu konsisten untuk mendukung kegiatan tersebut. Hal tersebut diwujudkannya dengan mengimplementasikan hal tersebut kepada sendi pembangunan di Kabupaten Badung. Apalagi sebagai umat Hindu di Bali, disadarinya banyak waktu masyarakat yang habis di kegiatan adat dan uang banyak terkuras untuk urusan mayadnya, upacara, adat dan lain sebagainya. “Jika itu ditambah untuk kegiatan membangun di desa, tentu akan semakin berat beban hidup yang ditanggung masyarakat. Karena itulah, adat, tradisi, seni, agama, dan budaya menjadi fondasi pemban-
Bendungan Subak Sengempel dan Subak Citra Di-’’pelaspas’’
Komitmen Pemkab Badung Pertahankan Sektor Pertanian
KARYA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri Karya Melaspas dan Mendem Padagingan di Bendungan Subak Sengempel dan Subak Citra di Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, Kamis (24/5) kemarin. R A M P U N G N Y A pembangunan Bendungan Subak Sengempel dan Subak Citra yang terletak di Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, krama subak setempat melaksanakan Karya Melaspas dan Mendem Padagingan, Kamis (24/5) kemarin. Karya yang di-puput Ida Pedanda dari Geria Gede Bongkasa ini dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama anggota DPRD Badung I.B. Made Sunarta, I Nyoman Dirgayusa, I Nyoman Wiradana, Camat Abiansemal I Gusti Ngurah Suryajaya beserta Muspika Kecamatan, Wakil Ketua DPC
PDI Perjuangan I Bagus Alit Sucipta serta tokoh masyarakat setempat. Untuk memotivasi krama, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan punia Rp 15 juta. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mendem padagingan di palinggih yang ada di bendungan, dilanjutkan dengan melakukan persembahyangan bersama. Suiasa menyampaikan, dengan dibangunnya bendungan ini merupakan komitmen pemerintah dalam mengatasi alih fungsi lahan dalam rangka mempertahankan sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan di Ka-
bupaten Badung. Lebih lanjut Suiasa mengatakan, dengan adanya saluran irigasi yang baik akan timbul rasa bangga menjadi petani karena telah terpenuhi infrastruktur yang salah satunya bendungan ini, termasuk nantinya akan dibantu sektor-sektor yang lainnya. Dengan selesainya Bandungan Subak Sengempel ini diharapkan dapat mengairi ratusan hektar sawah untuk memastikan kesediaan pangan di Kabupaten Badung, karena sektor sandang, pangan dan papan merupakan prioritas. ‘’Dengan selesainya bendungan ini, juga kami yakini memiliki nilai lebih bagi petani yang akan produktif ke depan dengan hasil yang baik, sehingga kehidupan masyarakat secara otomatis akan lebih baik juga,’’ katanya. Sementara itu, Pamucuk Karya I Wayan Astika mengaturkan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada pemerintah atas dibangunnya Bendungan Subak Sengempel ini, sehingga aliran air yang mengairi sawah-sawah yang ada di Subak Sengempel menjadi lancar. Karena dengan lancarnya aliran air sudah b a ra ng t ent u d a p a t m eningkatkan hasil panen. Masyarakat juga menyampaikan kesepakatannya untuk selalu mendukung program Pemerintah Kabupaten Badung. (ad1315)
Pipa PDAM Bocor
Pasokan Air Bersih di Kuta Selatan Terganggu
Mangupura (Bali Post) Sejumlah kawasan di Kuta Selatan kembali mengalami gangguan pasokan air bersih, seperti di kawasan Hotel Mulia, Hotel Hilton, Sawangan dan sekitarnya. Kawasan Kori Nuansa dan Taman Griya juga mengalami kondisi yang sama. Menurut Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Ketut Golak, Kamis (24/5) kemarin mengatakan
kondisi ini diakibatkan oleh adanya kebocoran pipa berukuran 400 milimeter di kawasan Hotel Mulia, Sawangan, Nusa Dua. Agar secepatnya bisa memberikan layanan secara normal, pihaknya sudah melakukan perbaikan terhadap kebocoran tersebut. Sebelumnya juga sempat terjadi kebocoran pipa akibat galian kabel di kawasan Kelan. Namun kebocoran saat ini memang murni akibat kerusakan pipa, bukan
karena ada galian. ‘’Memang ada kebocoran pipa ukuran 400 milimeter. Ini murni kebocoran, bukan karena adanya proyek galian,’’ kata Golak. Untuk itu, Golak menyarankan para pelanggan PDAM di kawasan yang pasokan air bersihnya terganggu agar menampung air secukupnya. ‘’Saat ini sedang dilakukan perbaikan. Kami perkirakan pelayanan akan kembali normal, Sabtu (26/5),’’ ujarnya. (kmb23)
gunan di Badung dan kita siap membantu. Tentunya harus disesuaikan dengan aturan dan regulasi yang berlaku,” paparnya. Sementara itu, Plt. Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Sugianto mengaku bersyukur upacara Karya Pangeratep Pedudusan Agung dan Caru Rsi Gana di Pura Dang Kahyangan Dalem Ning dan Pura Taman Beji bisa berjalan dengan lancar, bertepatan dengan rahinan Sugihan Jawa. Pihaknya juga mengaku berterima kasih karena Bupati Nyoman Giri Prasta bisa meluangkan waktu untuk hadir dalam acara tersebut. “Upacara ini merupakan rentetan dari Karya Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung yang sudah dilaksanakan waktu tahun 2008. Tahun 2018 ini kita lanjutkan dengan melak-
sanakan karya Pangratep, Paduduan Agung dan Caru Rsi Gana. Biaya dari karya ini semuanya sebesar Rp 700 juta, itu berasal dari kas Desa Adat Tanjung Benoa,” terangnya. Dipaparkannya, upacara tersebut di-puput oleh Ida Pedanda Gede Putra Bajing dari Geria Tegal Jingga Denpasar yang sekaligus merupakan yajamana karya. Beliau dibarengi oleh Ida Pedanda Buda Jelantik Giri dari Geria Peliatan Ubud dan Ida Pedanda Putra Telaga dari Geria Gulingan Sanur. Berdasarkan purana yang ada dan diyakini oleh masyarakat, Pura Dang Kahyangan Dalem Ning dan Pura Taman Beji berawal dari perjalanan dharmayatra Danghyang Nirarta mengungsi dari Uluwatu. Di mana saat perjalanannya menuju Pura Dalem Sakenan, beliau melewati pesi-
PUNIA - Bupati Giri Prasta menyerahkan punia saat karya di Desa Adat Tanjung Benoa, Kamis (24/5) kemarin. sir Tanjung Benoa dan sempat beristirahat di tempat tersebut. “Dulu, pura ini di-empon oleh raja dari Pemecutan, tapi
lama-kelamaan parahyangan ini di-empon oleh Desa Adat Tanjung Benoa,” katanya. (ad1316)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Senator Dukung Pemilihan Putra-Putri Kampus Ajeg Bali
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
Lepas 364 Wisudawan
Unhi Denpasar Gelar Upacara Wisuda Shri Arya Wedakarna Minta Mahasiswa Laporkan jika Ada Dosen Beraliran Radikal Sarjana Ke-53, Magister Ke-25 dan Doktor Ke-13 KEJADIAN penangkapan sejumlah dosen di beberapa perguruan tinggi di Sumatera dan Jawa oleh pihak Polri terkait aliran radikal, didukung oleh Senator DPD-RI utusan Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Ia mendukung langkah Kementerian Ristek Dikti RI untuk membersihkan SDM baik staf kampus, dosen maupun pejabat kampus dari pengaruh radikalisme yang kini sudah masuk perguruan tinggi. Pihaknya berharap Bali dapat meminimalisir gerakan radikal khususnya di kampus–kampus. Demikian diungkapkan oleh Senator AWK usai memberi pembekalan kepada peserta Putra-Putri Kampus Ajeg Bali XIV Tahun 2018 di Kantor DPD-RI Bali. Hadir IGA Sita Wedastiti (Yayasan Teruna Teruni Bali/Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali), I Gede Anom Prawira Suta, S.T. (KNPI Bali) dan I Nyoman Tajem (Dinas Pendidikan Provinsi Bali). ‘’Tahun 2017 sekitar 4.000 rektor dari PTS/PNS se-Indonesia berkumpul bersama Presiden RI Joko Widodo di Nusa Dua untuk mendeklarasikan Gerakan Perguruan Tinggi Anti-Radikalisme. Saya dukung dan kini kita tingkatkan kelembagaan mahasiswa, baik BEM, DPM, HMJ maupun UKM. Apalagi menurut informasi intelijen ada oknum di sejumlah kampus di Bali yang terindikasi beraliran radikal. Saya kira Kopertis, Forum Rektor dan APTISI harus terus memberikan warning ini. Jangan sampai di Bali ada rektor, dosen dan pengurus lembaga mahasiswa yang menjadi simpatisan ISIS, HTI atau fundamentalis. Kita harus bantu negara memberangus aliran
AJEG BALI - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (tengah) bersama Sita Wedastiti (Yayasan Teruna Teruni Bali) dan peserta seleksi Putra-Putri Kampus Ajeg Bali 2018 di Kantor DPD-RI. radikal. Saya juga mendukung agar ceramah-ceramah yang mendukung terorisme diawasi dan diproses hukum. Kita harap diakomodir di RUU Anti-Terorisme atau Perppu yang akan dikeluarkan Presiden pada Juni nanti,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia minta masyarakat kampus, para mahasiswa dan orangtua mahasiswa memeriksa dulu track record perguruan tinggi sebelum memilih kampus sekaligus melaporkan kepada aparat keamanan jika ada dosen yang beraliran radikal, minimal dari pendapat-pendapatnya di media sosial. ‘’Jika ditemukan ada dosen yang diduga menjadi simpatisan ISIS, HTI dan gerakan radikal, agar segera diproses dan dilaporkan. Kita harus contoh ketegasan rektor-rektor di luar Bali. Yang di Bali jangan kalah, harus berani melawan hal seperti itu. Ini yang akan terus kita sinergikan,’’
tegas Gusti Wedakarna. Di bagian lain, Gusti Wedakarna berharap masyarakat Bali juga selalu dibekali wawasan terkait perguruan tinggi, mengingat saat ini banyak terjadi penipuan oleh lembaga kursus yang mengakungaku sebagai perguruan tinggi. ‘’Ini tugas Putra-Putri Kampus untuk menyadarkan semua pihak. Semoga misi Bali Intelektual 2020 dan Bali The Island Of Science berhasil,’’ papar mantan Sekretaris APTISI Wilayah Bali ini. Perguruan tinggi yang lolos dalam Putra-Putri Kampus Ajeg Bali yakni Universitas Mahendradatta, Universitas Ngurah Rai, Unud, Undiksha, Unhi, STD, Stikes Wira Medika, STIMI Handayani, IKIP PGRI, STIMIK Stikom, IKK Persada, Atro Bali, Stikes Panca Atmajaya, STP Bali, PNB dan DBI. (ad1306)
Raih Lulusan Terbaik Program Doktor Unhi Denpasar
Artha Dipa Motivasi Generasi Muda untuk Terus Menuntut Ilmu Pengetahuan WAKIL Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H. menjadi salah satu wisudawan yang dilepas oleh Rektor Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar pada upacara Wisuda Sarjana ke-53, Magister ke-25 dan Doktor ke-13 di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Kamis (24/5) kemarin. Ia menjadi lulusan terbaik pada program Doktor (S-3) Ilmu Agama dan Kebudayaan dengan IPK 3,78 (Cumlaude). Artha Dipa merupakan lulusan tiga terbaik dari semua program pada upacara wisuda yang diikuti 364 orang wisudawan tersebut. Uniknya, ia juga menjadi wisudawan tertua program S-3, menyelesaikan studi Doktor pada usia 61 tahun 5 bulan. Menurut Artha Dipa, usia bukanlah batasan untuk belajar. Di samping memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan, pria yang sudah berkecimpung selama 33 tahun di dunia birokrasi ini memiliki tujuan memotivasi teman-temannya di Pemkab Karangasem dan generasi muda untuk mengikuti jejaknya menuntut pendidikan lebih tinggi lagi. ‘’Saya merasa bangga bisa menyelesaikan studi ini atas bantuan semua pihak. Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi bagi temanteman, sahabat, anak-anak muda, termasuk temanteman di Pemkab Karangasem. Pendidikan memegang peranan penting dan tidak mengenal usia,’’ ujarnya usai diwisuda. Pejabat asal Banjar Pakel, Desa Sangkan Gunung, Sidemen, Karangasem ini berhak meraih gelar Doktor Bidang Ilmu Agama dan Kebudayaan setelah berhasil mempertahankan desertasi berjudul ‘’Kontroversi Perkawinan Pada Gelahang pada Masyarakat Bali Hindu di Kabupaten Karangasem’’. Dipilihnya judul ini karena sistem perkawinan Pada Gelahang di Karangasem masih menjadi kontroversi. Sebagian besar masyarakat setempat masih menolak sistem perkawinan tersebut yang menimbulkan disintegrasi di masyarakat. Saat menjalani sidang terbuka promosi doktor di Aula Unhi Denpasar, Rabu (11/4) lalu, pria kelahiran 31 Desember 1956 ini sukses meraih predikat cumlaude dengan IPK 3,78. Setelah dinyatakan cumlaude saat promosi doktor, Artha Dipa juga dinobatkan sebagai lulusan terbaik di antara tujuh wisudawan doktor yang diwisuda. Artha Dipa termasuk menyelesaikan studi dengan cepat meski di tengah kesibukan yang sangat padat. Dirinya mulai kuliah doktor pada 2013, namun sempat jeda tahun 2015 karena kesibukan kampanye.
TERBAIK - I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H. (kanan) menerima predikat lulusan terbaik Program Doktor dari Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. pada upacara Wisuda Unhi Denpasar. Desertasi baru dikerjakannya mulai tahun 2016. ‘’Jika mau membagi waktu, tidak ada istilah karya ilmiah atau tugas akhir terbengkalai. Semua tergantung niat. Tidak ada alasan untuk tidak bisa bagi waktu. Sistem saya, setiap hari menulis selembar, rutin membaca dan menulis,’’ katanya. Penelitian yang diangkatnya berkaitan dengan sistem perkawinan yang tidak begitu sulit karena sudah biasa dilaluinya setiap hari di masyarakat. Artha Dipa pernah menjadi Ketua Majelis Desa Pakraman selama 15 tahun dan menjadi Kertha Desa sejak tahun 1982. ‘’Didukung literatur yang cukup banyak tentang perkawinan, urusan perkawinan sudah biasa bagi saya. Tinggal bagaimana memformulasikan persoalan di masyarakat, sehingga bisa dimanfaatkan juga oleh masyarakat,’’ imbuhnya. (ad1311)
Pengobatan Tradisional Jnana Marga
Bahagia dengan Lengis TU Janur Sakti PASANGAN sering mencibir, merasa tidak puas dan tidak bahagia karena Mr. P. Anda berukuran mini? Buang jauh–jauh kesedihan itu. Setiap masasalah pasti ada jalan keluarnya. Ukuran mini bukan lagi masalah besar. Seperti kata pepatah, setiap ada usaha pasti ada jalan. Demikian juga dengan masalah ukuran. Sesungguhnya banyak cara dan banyak obat ditawarkan untuk menambah ukuran Mr. P. Namun, yang harus diperhatikan adalah khasiat dan keamanannya. Lengis TU (Tambah Ukuran) Janur Sakti, ramuan ajaib solusi bagi pria yang bermasalah dengan ukuran. Mengubah minder menjadi percaya diri, mengubah sedih jadi bahagia. Menurut penemunya I Nengah Edy Warsita yang juga seorang ahli seksual, Grand Master Energi Kejantanan, Grand Master Metafisika Indonesia Bali, therapist dan Owner Pengobatan Tradisional Jnana Marga, Lengis TU Janur Sakti dibuat dari akar tumbuh– tumbuhan tertentu, kelapa dan bahan alami lainnya, diramu dengan tenaga spiritual sehingga sangat aman dan tanpa efek samping. Khasiatnya sungguh luar biasa. Hanya dengan cara diurut tiga kali sehari, dalam waktu dua hari ukuran maksimal sudah dapat dibuktikan dan bersifat permanen. Selain itu, berkhasiat melawan ejakulasi dini dan meningkatkan kemampuan Mr. P. Lengis TU Janur Sakti hanya bisa didapatkan di Pengobatan Tradisional Jnana Marga, beralamat di Jalan Gatot Subroto I, Gang Jnana (1 km arah utara Apotek Anugrah) Denpasar, telepon 085 102 111 600. Pengobatan Tradisional Jnana Marga dengan izin dari Dinkes No: 448stpt.41.07.17/Dinkes.17, tergabung
I Nengah Edy Warsita dalam IPATRI, AP3I, membantu pria dengan berbagai keluhan seksual seperti ejakulasi dini, libido rendah/ kehilangan libido, hyperseksual (menyeimbangkan energi seksual, menambah ukuran Mr. P. dan lain–lain). Buka setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 10.00 sampai 17.00 Wita. (ad1309)
MELEPAS 364 orang wisudawan, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar upacara Wisuda Sarjana ke-53, Magister ke25 dan Doktor ke-13 di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Kamis (24/5) kemarin. Para wisudawan terdiri atas S-1 sebanyak 348 orang, S-2 berjumlah 9 orang dan S-3 (Doktor) tercatat 7 orang. Tiga lulusan terbaik diraih oleh I Gede Ega Riantama, S.M. dari Program Studi (Prodi) S-1 Manajemen dengan IPK 3,99 (Cumlaude), Duwi Oktaviana, M.Pd. ari Prodi S-2 Pendidikan Agama Hindu dengan IPK 3,81 (Cumlaude) dan Dr. I Wayan Artha Dipa, S.H., M.H. dari Prodi S-3 Ilmu Agama dan Kebudayaan dengan IPK 3,78 (Cumlaude). Saat ini Unhi Denpasar memiliki mahasiswa 4.002 orang yang terdiri atas 3.300 S-1, 563 S-2 dan 139 S-3. Upacara wisuda dihadiri Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D., perwakilan PHDI Pusat, Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A., pimpinan PTN dan PTS se-Bali dan seluruh wisudawan/ wisudawati Unhi Denpasar. Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. mengatakan, tata kelola universitas yang baik menjadi suatu keniscayaan bagi Unhi Denpasar untuk mampu bersaing di tingkat nasional, regional dan global dalam upaya mencapai visi universitas. Untuk itu, Unhi Denpasar terus menyempurnakan dan meningkatkan mutu tata kelola universitas. Apalagi perubahan
TERBAIK - Rektor Unhi Denpasar Prof. Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. (empat dari kiri) didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. (lima dari kiri) dan Wakil Rektor berfoto bersama wisudawan terbaik. universitas dunia sangat pesat. Arus globalisasi dan era revolusi industri 4.0 yang dikenal dengan fenomena disruptive innovation menuntut perguruan tinggi (PT) untuk berubah. Jadi, universitas dituntut melakukan perubahan program dan layanan yang lebih banyak menggunakan teknologi digital (online). ‘’Menghadapi hal tersebut Unhi Denpasar sedang mengembangkan manajemen data digital yang terintegrasi dalam layanan akademik dan tata kelola universitas,’’ tandasnya. Selain memperkuat tata kelola, Unhi Denpasar secara aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak di tingkat nasional dan internasional. Salah satunya dengan Upper Iowa University, AS, untuk mengembangkan program double degree sebagai antisipasi menangkap peluang
masuknya universitas asing ke Indonesia. Dalam lima tahun terakhir ini Unhi Denpasar telah melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan berbagai pihak, seperti sarasehan yang dihadiri Dinas PUPR Provinsi Bali dan LPJKP Bali, Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti berbagai universitas, workshop internasional, seminar internasional dan kuliah umum. Dikatakannya, saat ini Unhi Denpasar satu-satunya lembaga pendidikan di kawasan Asia Tenggara yang mempunyai Prodi Kesehatan Ayur Weda. Sekarang tren pengobatan tradisional sangat diminati di dunia, sehingga prodi ini akan dijadikan salah satu unggulan di Unhi Denpasar dalam pengembangan pengobatan alternatif dan komplemeter.(ad1308)
Petugas, Koordinator Jumantik dan Petugas ”Fogging’’ Se-Kota Denpasar Diberi Bingkisan
PELAKSANA Tugas (Plt) Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara, Rabu (24/5) memberikan bingkisan sembako hari raya kepada petugas jumantik dan koordinator jumantik se-Kota Denpasar serta petugas fogging fokus Dinas Kesehatan Kota Denpasar. Sebanyak 482 orang menerima bingkisan dari Plt. Wali Kota Denpasar Jaya Negara yang diserahkan di ruang pertemuan Sewaka Mahottama, Lumintang. Bingkisan itu diberikan sebagai penghargaan kepada petugas fogging dan petugas jumantik yang sudah berhasil menurunkan angka deman berdarah (DB) di Kota Denpasar. Mereka yang menerima bingkisan terdiri atas 431 orang petugas jumantik, 43 koordinator dan 8 petugas fogging. Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. mengatakan komitmennya untuk menurunkan angka penyakit menular dan angka deman berdarah. ‘’DB sudah menjadi masalah dunia. Nah, dengan adanya banyak petugas jumantik ini, diharapkan angka kematian akibat DB bisa ditekan. Belum ada faksin atau yang lebih spesifik yang bisa menangkal DB. Yang paling efektif adalah memutus mata rantai nyamuk sebagai penyebab penyakit DB,’’ tandasnya. Berdasarkan data penyakit akibat gigitan nyamuk, tahun 2016-
BINGKISAN – Pelaksana Tugas Wali Kota Denpasar I G.N. Jaya Negara (dua dari kiri) bersama sejumlah petugas, koordinator jumantik dan petugas fogging usai acara penyerahan bingkisan sembako. 2017 terjadi penurunan hingga 67,8% di Kota Denpasar. Sementara dari Januari hingga April 2018, diketahui ada 240 orang yang terjangkit DB. Angka ini jauh lebih rendah daripada bulan yang sama tahun lalu. Diharapkan dengan ditambahnya petugas jumantik, maka angka penderita DB bisa ditekan seminimal mungkin. Atas keberhasilan itulah Pemkot Denpasar memberikan penghargaan untuk para jumantik, koordinator dan petugas fogging. Ke
depannya, petugas jumantik cerdas diharapkan bertambah di sejumlah sekolah SD di Denpasar. ‘’Ini reward karena petugas jumantik yang turun langsung menyentuh masyarakat, bisa menurunkan angka kasus DB,’’ jelasnya. Di samping itu, turunnya angka kasus DB karena adanya gerakan mandiri pantau jumantik. Petugas jumantik juga sebagai jumantik di rumahnya masing-masing. Ada 48 ribu jumantik madiri dan jumantik cerdas dari 34 SD. (ad1312)
TK Taman Rama Gelar ”Graduation Ceremony’’
40 Anak TK B Dilepas
MENJELANG berakhirnya tahun ajaran 2017-2018, TK Taman Rama menyelenggarakan Graduation Ceremony atau Acara Pelepasan anak-anak TK B di Aula Sekolah Taman Rama, Kamis (24/5) kemarin. Sebanyak 40 anak dilepas sebagai puncak kegiatan dari seluruh proses belajar mengajar di TK Taman Rama. Kegiatan pelepasan siswa TK Taman Rama dihadiri Ketua KPPAD (Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah) Provinsi Bali A.A. Sagung Anie Asmoro, S.S., M.Si., administrator yayasan, ketua komite sekolah, kepala sekolah dari tingkat SD sampai SMA dan orangtua murid. Kepala TK Tama Rama Rr. Yasintha Kurniastuti Wijaya, S.Pd. mengatakan, acara ini dilaksanakan sebagai penghargaan pihak sekolah kepada anak-anak TK B, karena telah berhasil menjalani proses pendidikan nonformal di TK sekaligus simbol penyerahan kembali anak-anak kepada orangtua. Menurutnya, esensi pendidikan di TK Taman Rama adalah pelaksanaan program-program yang ditujukan untuk menumbuhkan seluruh aspek perkembangan anak secara intelektual, fisik, sosial emosional, bahasa dan seni dalam lingkungan yang menantang dan penuh wawasan. Setiap program yang dilaksanakan menggunakan tema-tema yang dekat dengan lingkungan keseharian anak dan pengalamannya sendiri, sehingga mereka dapat mengekspresikan kemampuan dan bakatnya. Peningkatan layanan pendidikan dan sarana prasarana pendukung
GRADUATION – TK Taman Rama menyelenggarakan graduation ceremony anak-anak TK B di Aula Sekolah Taman Rama, Kamis (24/5) kemarin. pendidikan juga terus dilakukan demi meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di TK Taman Rama. Diharapkan dengan dilaksanakannya acara pelepasan ini bisa memberikan inspirasi dan motivasi kepada semua pihak, terutama siswa TK tetap semangat dalam belajar, berkarya dan berinovasi, menatap masa depan, sehingga kelak bisa menjadi generasi yang tangguh. Acara diawali laporan kegiatan tahun akademik 2017-2018 oleh Kepala Taman Rama. Dilanjutkan persembahan tarian, gerak dan lagu oleh anak-anak TK A. Pada acara tersebut, anak-anak TK B juga menampilkan kebolehan melalui gerak dan lagu berjudul ‘’One Stop Forward’’ dan ‘’What I am’’, serta menunjukkan kemampuan mereka dalam membaca pidato dalam ba-
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
hasa Inggris dan Indonesia. Puncak acara Graduation TK Taman Rama adalah penyerahan sertifikat dan piala kepada anak-anak TK B serta sambutan oleh KPPAD. Berikutnya penyerahan kembali anak-anak TK B kepada orangtua. Pada momen yang cukup mengharukan ini, anak-anak memberikan memento kepada orangtua berupa sebuah puisi yang ditulis sendiri oleh anak-anak sebagai ucapan terima kasih. Sebagai ungkapan kasih sayang, orangtua memberikan rangkaian bunga tangan kepada putra-putri mereka. Sebagai acara penutup, anak-anak didampingi orangtua masing-masing melakukan pelepasan balon sebagai simbol bahwa anak-anak dapat menuntut ilmu dan mewujudkan impian setinggi langit. (ad1313)
daERAH
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
Mahasiswa Stikom Bali Juara Lomba Hacking Nasional Ketua Stikom Bali Tantang Mereka Buat Sistem Pengamanan Mesin ATM
STIKOM - Leonardo Dea Gratias Agamus (paling kiri), I Ketut Pasek Asmarajaya, Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan (tengah), Ida Bagus Budanthara dan Humas Stikom Bali Rahman Sabon Nama. TIGA mahasiswa Stikom Bali yakni Ida Bagus Budanthara, Leonardo Dea Gratias Agamus dan I Ketut Pasek Asmarajaya keluar sebagai juara pertama dalam lomba hacking tingkat Nasional bertajuk ‘’Amikom Hackfest 2018’’ yang digelar oleh FOSSIL Universitas Amikom Yogyakarta pada 12 Mei 2018. Bagi Budhantara dan Asmarajaya, prestasi ini melengkapi prestasi mereka sebelumnya sebagai juara I event Technology Euphoria (Technoporia) ke-8 yang digelar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya, Palembang, pada 7-8 Oktober 2016 dan juara II dalam lomba hacking tingkat Nasional yang diadakan Departemen Ilmu Komputer Institut Pertanian Bogor pada 16 September 2017. ‘’Dalam kedua event itu kami berdua plus Dewa Mahendra Putra. Karena Dewa
Mahendara sudah tamat, maka sekarang kami ajak Leo,’’ terang Budanthara ketika diundang Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan di ruang kerjanya, Rabu (23/5) sore. Pada kesempatan itu, Dadang Hermawan mengapresiasi prestasi yang ditorehkan secara beruntun oleh Budanthara, Asmarajaya dan Leonardo Dea. ‘’Coba mulai sekarang kalian buat sistem pengamanan untuk mesin ATM. Kalau ini berhasil, bisa dijual kepada bank,’’ ujarnya. Mendapat tantangan itu, Budanthara dkk. mengiyakan. ‘’Kami akan coba,’’ tegas Bud, panggilan akrab Budanthara. Budanthara menjelaskan, Amikom Hackfest adalah event tahunan yang diadakan oleh FOSSIL Universitas Amikom Yogyakarta. Dalam acara ini ada kompetisi Capture The Flag atau Gatotkaca Cyber Competition (GCC). Kompetisi
ini terbuka bagi mahasiswa/i di seluruh Indonesia, termasuk dari perguruan tinggi beken. Pendaftaran peserta dilakukan secara online pada 1-29 April 2018. Selanjutnya pada 1 Mei diadakan kualifikasi CTF GCC secara online. Sebanyak 50 tim masing-masing beranggotakan maksimal tiga orang. Panitia menentukan lima tim terbaik untuk bertarung di babak final pada 12 Mei 2018. Menurut Asmarajaya, Capture the Flag adalah sebuah games hacking. Peserta ditantang pengetahuan dan kemahirannya untuk menemukan dan mengeksplorasi vulnerability dalam berbagai kategori, seperti web security, cryptography, digital forensic, reverse engineering, binary exploitation, dan network security. ‘’Di babak final pertarungan makin seru karena nilainya langsung muncul di papan skor. Akhirnya kamilah yang dinyatakan sebagai pemenang karena memperoleh nilai tertinggi dari lima tim lainnya,’’ sebut Leonardo Dea yang paling junior di antara tiga anggota tim Stikom Bali. Menurut Budanthara, Leo adalah regenerasi tim. ‘’Nanti kalau kami sudah tamat, Leo yang meneruskan kiprah Stikom Bali dalam berbagai lomba nanti,’’ pungkasnya. Asal tahu saja, ketiga mahasiswa ini adalah anggota Kelompok Studi Linux (KSL) Stikom Bali, sebuah unit kegiatan mahasiswa yang sehari-harinya belajar mengaplikasikan ilmu tentang linux atau hacking di dunia nyata. (ad1320)
Yayasan Perguruan Kristen Harapan Denpasar
Perpanjang MoU dengan John Septimus Roe Anglican Community School
MOU - Ketua Yayasan Perguruan Kristen Harapan Denpasar Pendeta I Wayan Sudiarta bersama Yayasan JSRACS di Australia usai meneken MoU. JIKA bicara go global, Yayasan Perguruan Kristen Harapan Denpasar sejak 19 tahun lalu sudah menjalani program ini. Kini, yayasan ini memperpanjang kerja sama dengan John Septimus Roe Anglican Community School (JSRACS), Perth, Australia. Penandatanganan MoU dilakukan Ketua Yayasan Perguruan Kristen Harapan Pendeta I Wayan Sudiarta dan Ketua Yayasan JSRACS Diane van de Velde, di Australia pada 18 Mei lalu. Saat itu tim Yayasan Perguruan Kristen Harapan diundang khusus oleh JSRACS. Pendeta I Wayan Sudiarta didampingi Kabid Pendidikan Ni Luh Wardani, Bendahara Putu Han Widiatmika dan mediator kerja sama Ketut Budarma. Yayasan Perguruan Kristen Harapan Denpasar mengelola 11 unit pendidikan mulai play group, TK, SD, SMP sampai SMA dan SMK dengan 7.700
siswa yang tersebar di Denpasar, Badung dan Jembrana. Ni Luh Wardani menjelaskan, kerja sama Yayasan Perguruan Kristen Harapan dengan JSRACS berupa program pertukaran pelajar dan guru serta pertukaran budaya dan bahasa untuk menambah pengetahuan dan pemahaman soal bahasa dan budaya Bali dan Perth. MoU kali dini ditambah program khusus yaitu alumni program ini diterima menjadi asisten guru bahasa Indonesia di JSRACS selama tiga bulan. Alumninya mencapai 153 siswa dan 40 guru. Wardani menambahkan, program ini diikuti siswa serta guru SMP, SMA dan SMK setiap Agustus-September. Siswa dari Bali wajib belajar di kelas internasional selama empat minggu. Peserta ditampung di rumah orangtua siswa. Siswa dari Yayasan Kristen Harapan juga belajar budaya Australia
dan sebagai pendamping siswa Australia belajar bahasa Indonesia. Gurunya juga observasi proses PBM di JSRACS. Siswa dan guru yang dipilih diseleksi lewat tes khusus menyangkut kemampuan bahasa asing, berorganisasi dan budaya Indonesia khususnya Bali. Mereka harus ada yang menari Bali dan megambel karena wajib didomentrasikan di Australia. Pihak JSRACS melakukan kunjungan balasan pada April. Pesertanya jauh lebih banyak dibandingkan dari Bali. Alasannya, siswa Perth ingin mengenal lebih dekat budaya Bali dan Indonesia. Saat di Bali mereka belajar bahasa Indonesia, bahasa Bali dan kuliner Indonesia. Manfaat program itu di antaranya menambah wawasan anak-anak soal persahabatan dunia, meningkatkan rasa percaya diri lulusan dan kompetensi serta peluang melanjutkan studi di Australia. Buktinya, terjalin rasa kekeluargaan yang intens antarkeluarga alumni. ‘’Sepertinya sudah menjadi keluarga sendiri,’’ ujar Wardani. Ketua Yayasan Kristen Harapan Denpasar Pendeta I Wayan Sudiarta menyatakan, sekolah di lingkungan yayasannya sudah membuka pendaftaran peserta didik baru. Masyarakat diminta bergabung dengan sekolah Kristen Harapan karena dikenal berpengalaman mengelola pendidikan, PBM-nya berkualitas serta memiliki program keunggulan bahasa asing dan kerja sama internasional. TK dan play group menerima 6 kelas, SD 4 kelas, SMP 11 kelas, SMA 12 kelas dan SMK 12 kelas. (sue)
Tentara Harus Teladani Semangat Pejuang Denpasar (Bali Post) Rangkaian memperingati HUT ke-61 Kodam IX/Udayana, Kamis (24/5) kemarin dilaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta, Tabanan. Kegiatan tersebut dipimpin Pangdam Mayjen TNI Benny Susianto yang bertujuan menguatkan jati diri prajurit sebagai generasi penerus bangsa agar senantiasa dapat meneladani dan mewarisi semangat para pejuang kemerdekaan. Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang senantiasa menghormati jasa-jasa para pahlawannya. Oleh karena itu Kodam IX/Udayana ziarah ke Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta. ‘’Ziarah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan
dalam memperingati HUT ke-61 Kodam IX/ Udayana,’’ tegasnya. Menurut Kapendam, sudah seharusnya rakyat Indonesia memberikan penghormatan, penghargaan, mendoakan dan mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dengan gagah berani mengorbankan jiwa raganya dalam perjuangan merebut, membela dan mempertahankan kemerdekaan NKRI. Ziarah juga untuk menguatkan jati diri prajurit sebagai generasi penerus bangsa dan mampu mengaplikasikan nilai-nilai perjuangan yang telah ditanamkan, sekaligus memohon restu untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan guna mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai pembangunan yang bermanfaat dan berpihak kepada rakyat. (kmb36)
Buka Puasa Bersama 100 Anak Yatim Denpasar (Bali Post) Berbagi kebahagiaan menjelang bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat ditunggu-tunggu. Salah satunya oleh Manajemen New Bahari Entertainment di Jalan Gurita, Sesetan, Denpasar. Perusahaan ini menggelar buka puasa bersama dengan 100 anak yatim piatu dari sejumlah panti asuhan di Kota Denpasar,
beberapa hari lalu. Tujuan digelarnya acara ini sebagai implementasi kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Para anak yatim piatu pun terlihat sangat bersuka cita dan berbaur dengan rekan-rekannya dalam suasana santai penuh keakraban. ‘’Kegiatan buka puasa bersama anak yatim piatu ini sudah menjadi tradisi peru-
sahaan kami tiap tahun,’’ kata Manajer New Bahari Agus Adamto saat mendampingi pemilik perusahaan I Nyoman Nirka. Sebelum acara buka puasa bersama, anak-anak yatim ini telah mengikuti berbagai kegiatan dan hiburan. Bersama undangan juga melaksanakan sholat magrib berjamaah yang disediakan panitia di lantai dua gedung New Bahari. (kmb21)
5
Berantas Mafia Tanah, Polda Bentuk Tim Terpadu
Denpasar (Bali Post) – Konflik pertanahan masih terjadi di Indonesia, termasuk Bali. Salah satu penyebabnya yaitu banyaknya mafia tanah yang bermain. Untuk menindak mafia tanah tersebut, Polda Bali membentuk tim terpadu bersinergi dengan Badan Pertanahan Nasional (BNP) Provinsi Bali yang tertuang dalam MoU, Kamis (24/5) kemarin. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose dalam sambutannya mengatakan, permasalahan pertanahan khususnya di Bali tertuang pada Commander Wish Kapolda Bali Tahun 2018. Poin keenam disebutkan bahwa penyelidikan dan penyidikan kasus-kasus tanah yang pro-
porsional. Kebijakan tersebut sudah ditindaklanjuti oleh jajaran Polda Bali dan hasilnya optimal jika didukung BPN Bali. ‘’Kasus tanah ini tidak hanya terjadi antarmasyarakat, namun juga antara masyarakat dan pemerintah, masyarakat dan pengusaha atau pemerintah dengan pen-
gusaha. Permasalahan ini menjadi sangat kompleks karena melibatkan seluruh stakeholder,’’ tegasnya. Oleh karena itu, menurut Golose, MoU ini sangat tepat sebagai tindak lanjut dari kebijakan tingkat pusat antara Mabes Polri dengan Kementerian Agraria/BPN dan Tata Ruang RI. ‘’MoU ini juga dibuat untuk memberantas mafia tanah dengan cara membentuk tim terpadu,’’ ujarnya. Lulusan Akpol tahun 1988 itu berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terbina dan ditingkatkan pada ma-
sa-masa mendatang dalam penanganan kasus sengketa tanah. Selain itu, untuk memberantas mafia pertanahan yang ada di Provinsi Bali. Sementara itu, Kakanwil BPN Provinsi Bali Jaya, S.H., M.M. menyampaikan, dalam praktik di lapangan banyak melihat tindak kriminal atau tindak pidana pertanahan, namun pihaknya tidak mampu melakukan pencegahan apalagi tindakan. BPN dalam bekerja tidak hanya melakukan pengecekan secara yuridis, tetapi juga mengecek objek yang meliputi letak dan batas tanahnya. (kmb36)
Tak Masuk 10 Besar UN Se-Bali
Kadisdikpora Badung Minta Sekolah Negeri Tak Santai
Mangupura (Bali Post) – Sepuluh besar peraih nilai Ujian Nasional (UN) SMP se-Bali telah diumumkan. Dari daftar 10 besar tak satu pun diraih oleh SMP negeri di Kabupaten Badung. Hal ini menjadi tamparan bagi pemerintah di Gumi Keris. Sebab, di tengah gencarnya program pemerintah meningkatkan mutu pendidikan, khususnya sekolah negeri, justru hasil yang diharapkan belum maksimal. Sekolah gratis, seragam gratis dan laptop gratis merupakan sederet program yang telah dinikmati sekolah negeri. Bahkan, di APBD Kabupaten Badung tahun anggaran 2018, pendapatan daerah semula dirancang Rp 6.045.264.883.120,64 berubah menjadi Rp 6.561.358.603.537,47. Belanja daerah semula dirancang Rp 6.560.291 279.409,36 meningkat menjadi Rp 7.201.875.862.318,54. Sebanyak 20,03 persen dari total APBD Badung dialokasikan untuk pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung
Ketut Widia Astika memperingatkan SMP negeri agar tidak santai, namun berbenah lagi untuk meningkatkan prestasi. ‘’Sekolah negeri di Badung harus terus memacu diri, jangan santai, bina anak-anak dengan baik. Intinya harus tunjukkan kerja keras,’’ ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (24/5) kemarin. Menurutnya, nilai rata-rata UN SMP negeri yang belum bisa masuk 10 besar terbaik Bali menjadi tantangan bagi sekolah negeri se-Badung. Terlebih, gaji guru, kepala sekolah dan fasilitas lainnya semua ditanggung oleh Pemkab Badung. Untuk itu, birokrat asal Kerobokan, Kuta Utara ini akan melakukan evaluasi, karena pemerintah telah memenuhi kebutuhan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. ‘’Kami cek, sekolah mana yang bagus dan yang mana harus perlu ditingkatkan prestasinya,’’ pungkasnya. Sebaliknya sesuai hasil perankingan Provinsi Bali, dua SMP swasta di Badung masuk 10 besar nilai rata-rata tertinggi
UN. ‘’Bagus kalau ada sekolah swasta nilai rata-rata UN masuk 10 besar terbaik se-Bali. Jadi, kepercayaan masyarakat terhadap sekolah swasta juga baik,’’ kata Widia Astika. Nilai rata-rata tertinggi UN di Bali yakni SMPN 1 Denpasar (353,41), SMPN 9 Denpasar (337,61), SMPN 3 Denpasar (336,40), SMP AMI Denpasar (335,19), SMPTK Star Academy Denpasar (324,90), SMPN 1 Gianyar (315,46), SMPN 7 Denpasar (312,83), SMP Widiatmika Badung (311,09), SMP Cendekia Harapan Badung (304,81) dan SMP Taman Rama School Denpasar (302,62). Sementara SMP dengan rata-rata nilai UN tertinggi di Badung yaitu SMP Widiatmika Badung (311,09), SMP Cendekia Harapan Badung (304,81), SMPN 1 Kuta (292,03), SMP Alam Kudus (290,06), SMP Jembatan Budaya (279,65), SMP Tunas Kasih (270,20), SMP Highscope Indonesia-Bali (267,07), SMP Taman Rama (255,36), SMP Tegal Jaya (252,82) dan SMPN 1 Abiansemal (252,38). (kmb27)
OPINI
6
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Saatnya Meneladani dan Berkiblat pada Sejarah MEMAKNAI Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei merupakan sebuah refleksi serta proses kontemplasi. Cerminan perjalanan sejarah suatu bangsa hingga menemukan sebuah titik kulminasi yang dinamakan kemerdekaan. Kemerdekaan yang dimaknai sebagai sebuah kebebasan yang tentunya punya batasan-batasan yang telah disepakati oleh semua pihak dalam sebuah ikrar. Salah satunya bagi kita adalah ikrar Sumpah Pemuda. Ada tali-temali antara peristiwa tahun 1908 dan 1928. Antara Budi Utomo serta Sumpah Pemuda. Ini merupakan sebuah muara bahwa kita merasa senasib serta seperjuangan. Ini merupakan sebuah modal dasar yang sangat kuat untuk mengikat semua perbedaan menjadi sebuah satu kesatuan yang didasari oleh kesadaran bersama. Ini penting. Sebuah kesadaran bersama itu tentu dicapai dalam proses kontlemplasi. Sebuah proses perenungan di mana para founding father merasa perlu untuk merumuskan segala sesuatunya agar keberagaman ini mampu menciptakan satu-kesatuan yang utuh. Mampu mendorong sebuah semangat kebangsaan yang padu dalam melihat posisi setiap warga negara dalam konteks berbangsa serta bernegara. Ada semacam tanggung jawab yang harus dipikul bersama. Ada perasaan bagaimana bangga, perasaan bersyukur telah menjadi keluarga besar sebuah bangsa yang merdeka serta berdaulat. Ini tentunya berkat semangat serta perjuangan yang tidak kenal lelah serta menyerah para pendahulu kita. Mereka telah meletakkan dasar-dasar kebersamaan sehingga kita sekarang tinggal menikmati serta memeliharanya. Semangat serta kebersamaan itu yang kini kita lihat semakin terkikis oleh ego sekelompok serta pribadi-pribadi yang sejatinya tidak mengerti apa sebenarnya semangat para pejuang yang ditorehkan pada 1908 serta 1928. Spirit yang sangat substansial itu kini semakin tipis karena beberapa sebab. Karena kita semakin tidak peduli dengan pelajaran sejarah bangsa kita yang mengajarkan banyak hal. Kita terlalu abai dan menyepelekan semangat itu sehingga kita semakin merasa asing dengan sekeliling serta saudara kita sendiri. Padahal, dulunya mereka sangat begitu akrab. Begitu akur dan begitu bersemangat ketika berbicara atas nama Tanah Air Indonesia. Kini, kita malah saling cakar, saling hujat, dan menjelekkan satu sama lain. Kalau dulu darah tumpah dengan penjajah, kini kita sering kali menumpahkan darah dengan saudara sendiri. Berlatang belakang ajaran yang tidak jelas, radikalisme serta paham-paham lain yang sama sekali tidak pernah diajarkan oleh agama mana pun di atas dunia ini, kita justru terjebak di dalamnya. Sudah saatnya kita sekarang semakin meneladani dan berkiblat kepada sejarah. Sejarah yang mempersatukan kita. Sejarah yang mengantarkan kita kepada pintu gerbang kemerdekaan adalah sejarah kebersamaan, toleransi, solidaritas, serta soliditas sebagai rakyat Indonesia. Para elite kita sekarang yang sering kali hanya berburu kekuasaan serta cenderung tidak tahu sejarah, sudah saatnya kembali membuka-buka kenangan lama. Belajar lagi dengan para elite dahulu. Mulailah merenung dan berkontemplasi. Bertanyalah pada diri sendiri tentang hakikat sebagai warga negara. Apalagi kemudian dipercaya sebagai elite partai politik, elite agama, elite sosial, elite masyarakat dan sebagainya. Gunakanlah posisi serta potensi itu sebagai perekat kebersamaan. Sebagai salah satu peluang emas untuk kembali berkiprah sebagai negarawan. Bukan hanya politisi serta kelompok lain yang haus kekuasaan. Sudah semestinya sekarang paradigma itu berubah, dari yang hanya untuk kepentingan kelompok menjadi kepentingan bangsa.
S URAT PEMBACA
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Pengamanan Pilkada dan Stabilitas Informasi tentang penangkapan teroris terus terdengar. Ini membuktikan negeri ini sedang seriusnya menangani ancaman terorisme. Saya mendukung hal ini. Mudah-mudahan negeri ini memang segera sadar bahwa persatuan bisa mengalahkan ancaman terhadap NKRI. Namun terlepas dari itu, saya berharap agar saat pilkada nanti, aparat di Bali jangan lengah. Ketika semua pihak konsentrasi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), pengamanan terhadap objek-objek vital strategis agar tetap mendapat perhatian. Pilkada Bali dan stabilitas wilayah tentu menjadi hal penting dan mendesak mendapat atensi aparat keamanan. Selain itu, saya juga berharap masyarakat Bali tetap waspada. Ini penting mengingat ancaman terorisme bisa terjadi kapan saja. Bagi kita masyarakat awam tentu sulit mendeteksi hal ini. Untuk itu, waspada menjadi sangat penting untuk menjaga keselamatan diri dan lingkungan. Mari bersama-sama kita kembangkan sikap waspada dan jangan pernah memberi ruang kepada pihak-pihak yang jahat untuk mengganggu stabilitas. I Made Putranta Denpasar, Bali
Elite 2018 Harus Bisa Meneladani Elite 1908 Tanggal 20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional di Indonesia. Ini mengacu kepada kelahiran Budi Utomo, organisasi perjuangan yang bersifat nasional tahun 1908, yang didirikan oleh dr. Sutomo. Bahwa tanggal ini dikatakan sebagai tonggak sejarah Indonesia, itu sangat benar dan justru jauh lebih maju dibanding pemikiran-pemikiran paling modern di Indonesia saat ini. Pada tahun itulah, pemikiran sempit kedaerahan dan kesektarianan itu tidak ada, dan sebaliknya pemikiran besar dikembangluaskan jauh melewati batas-batas sekat sehingga benar-benar meluaskan wawasannya menuju Nusantara. Bahkan karena keterbukaan itulah, kemudian berbagai pemikiran muncul berkembang pada tahun-tahun, dekade-dekade berikutnya yang kemudian memuncak pada proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Oleh I Nyoman Dirga Gutama
I
nti dari Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908 itu adalah kesadaran dan penyadaran. Dalam konteks kesadaran, yang muncul adalah keterbukaan bagi pikiran dan wawasan bahwa gerakan yang sebatas daerah (dalam hal dulu itu Jawa), maka tidak akan mungkin mampu menghadapi Eropa (penjajah) yang mempunyai pemikiran yang sudah melintas. Dengan demikian, membuka wawasan perjuangan sampai seluruh daerah jajahan (nusantara) justru mampu memperkaya khazanah dan persepsi sehingga dapat memberikan pemikiran baru untuk perjuangan yang lebih besar. Penyadaran dalam konteks demikian adalah letupan, pengaruh dan gerakan ikutan yang muncul setelah munculnya Budi Utomo. Penyadaran ini merupakan pengaruh dari manfaat yang terlihat dari keberadaan Budi Utomo. Tidak terlalu banyak yang memikirkan soal kesadaran dan penyadaran ini saat ini di Indonesia. Boleh dikatakan bahwa
masa-masa kelahiran Budi Utomo itu merupakan masa renaissance (pencerahan) nusantara yang dipelopori oleh pemuda, yang berlatar pendidikan dokter. Bisa jadi, latar pendidikan dokter yang disandang oleh Sutomo (ditambah dengan Cipto Mangunkusumo) melecutkan penyadarannya itu yang didorong oleh fakta penderitaan rakyat Indonesia. Dokter sering turun langsung mengobati masyarakat di lapisan bawah sehingga dapat melihat langsung penderitaan mereka. Dokter juga mendapat sentuhan Eropa karena banyak gurunya (pada waktu itu) dari Belanda. Bukti pertama dari manfaat keluasan pikiran itu justru terlihat tidak lama setelah Budi Utomo lahir. Periode dekade kedua awal abad ke-20, berbagai pergerakan lahir melalui organisasi-organisasi yang berskala nasional. Dekade kedua lahir Muhammadyah, Serikat Dagang Islam, pengaruh komunis Eropa sampai dengan munculnya parlemen pertama di Hindia-Belanda (Volksraad). Mungkin munculnya parlemen ini, walaupun diinisiasi oleh Kerajaan
Belanda, diilhami oleh munculnya pergerakan masyarakat pribumi yang berskala lebih luas, bukan sekadar orientasi Jawa. Dasawarsa ketiga (tahun 20an), menjadi bukti yang lain karena partai politik yang bersifat nasional telah muncul, yaitu Partai Nasional Indonesia. Pada dasawarsa ini juga muncul organisasi keagamaaan Nahdlatul Ulama, sebagai tandem Muhammadyah. Dan puncaknya adalah Sumpah Pemuda 1928. Sumpah pemuda ini merupakan bukti paling kuat tentang kekuatan kesadaran dan penyadaran tersebut. Organisasi pemuda yang memperkuat Sumpah Pemuda, bukaan sekadar dari Jawa tetapi dari Maluku, Sumatera, Betawi, Bali, dan sebagainya. Perkembangan yang kemudian kelihatan mematangkan perjuangan bangsa Indonesia adalah dasawarsa keempat (dekade tiga puluhan). Pada saat ini, banyak pemimpin Indonesia yang dibuang oleh pemerintahan Belanda karena perjuangan mereka sudah sistematis. Soekarno misalnya, ia berjuang tidak saja dengan politik melalui partainya tetapi juga den-
gan orasinya yang di mana-mana berhasil membangkitkan semangat rakyat. Juga banyak pemuda Indonesia yang bersekolah dan menghasilkan pemikiran-pemikiran matang seperti Hatta, Syahrir, dan sebagainya. Perjuangan itu kemudian ditambah dengan daya intelektual yang tinggi pada waktu itu sehingga mengkhawatirkan Belanda. Ketika Indonesia merdeka dan mendapat gangguan lagi dari Belanda, maka anak-anak bangsa Indonesia sudah berani melakukan diplomasi di meja perundingan (dengan memakai bahasa Indonesia). Ini misalnya terjadi pada Perjanjian Linggarjati, Renville, Konferensi Meja Bundar dan lainnya. Perundingan dengan kondisi face to face dengan Belanda merupakan prestasi intelektual Indonesia, yang kemudian hasilnya adalah peenyerahan kedaulatan tahun 1949. Seluruh fenomena sosial politik Indonesia itu bisa ditarik dari masa pencerahan yang tonggaknya adalah 20 Mei 1908. Ini adalah masa kesadaran bangsa, kemudian diikuti oleh penyadaran pada tahun-tahun berikutnya oleh seluruh masyarakat bangsa Indonesia. Tidak ada kesadaran palsu pada waktu itu, juga tidak memperlihatkan sentimen suku, agama, ras, dan sejenisnya. Kini seratus sepuluh tahun setelah renaissance Indonesia tahun 1908, keadaan negara justru cenderung terbalik, bergeser menuju masa-masa yang demikian suram. Pengeboman terakhir yang demikian mengejutkan masyarakat, merupakan bukti bagaimana kita tidak terlalu percaya diri dengan kemampuan diri sebagai bangsa dan bernegara Indonesia. Pengeboman yang ter-
jadi di Surabaya didalangi oleh pihak-pihak dari luar. Pejabat tinggi Indonesia menyebutkan bahwa ISIS menjadi dalang dalam pengeboman yang memakai keluarga sebagai amunisi tersebut. Fenomena ini saja sudah sangat membalik kenyataan yang ada pada tahun 1908. Asing jelas menjadi musuh Indonesia pada waktu itu. Kini, asing justru mampu memengaruhi kemudian mengacaukan sistem sosial Indonesia, bahkan mulai dari keluarga. Memakai keluarga sebagai pengeboman jelas bertentangan dengan budaya Indonesia. Kultur bangsa Indonesia dimulai dari kesejahteraan keluarga. Hal lain yang harus dilihat bahwa elite Indonesia sangat berperan dalam berbagai ragam peristiwa ini. Pada masa lalu, tahun 1908 sampai dengan tahun 1949 tersebut, elite Indonesialah yang mempersatukan sikap untuk nusantara dan Indonesia. Dokter Sutomo, Cipto Mangunkusumo, Soekarno, Hatta dan lainnya adalah elite yang menyuguhkan persatuan Indonesia dan menyuguhkan kebesaran jiwa dengan berani melupakan perbedaannya. Dengan sikap elite yang besar hati tersebut, Indonesia mampu merebut dan mempertahankan kemerdekaannya. Sekarang, pada 2018 ini, kiranya elite kita saling berebut kekuasaan dan pengaruh dan tidak mampu menghilngkan perbedaannya. Pemilihan gubernur DKI yang lewat sepertinya mencerminkan hal seperti itu. Kini, pada saat Indonesia harus lebih dulu membincangkan masalah pilkada, justru yang diperdebatkan adalah pemilihan presiden. Pemilihan presiden ini jelas dilangsungkan tahun 2019. Elite sekarang mesti bisa belajar meneladani elite 1908.
kejaksanaan penting diintensifkan. Kesan kompetisi tidak sehat mesti dibuang jauh. Bankir, karyawan bank, ataupun masyarakat yang mengetahui adanya transaksi mencurigakan penting segera berani melaporkan kepada PPATK. Kedua, pemberantasan mesti memprioritaskan aspek pencegahan. Celah korupsi mesti dipersempit dengan regulasi baik, pengawasan ketat, dan perbaikan insentif bagi birokrat dan pendidik. Selain itu, penting diupayakan pendekatan alternatif seperti spiritualisme. Landasan spiritual yang diinternalisasi secara utuh akan menjadi benteng dan penuntut menuju kepemimpinan amanah dan bersih. Ketiga, fasilitasi dan perlindungan terkait pelaporan tindak korupsi. Pelaporan selain cepat juga harus memberi jaminan rasa aman bagi pelapor. Selanjutnya yang terpenting adalah kecepatan dan optimalisasi tindak lanjut pelaporan. Media pelaporan yang dapat dioptimalkan misalnya melalui aplikasi pelaporan berbasis website dan telepon seluler, media sosial, dan lainnya. Pihak pelapor mesti benar-benar mendapatkan jaminan perlindungan, bahkan penting diupayakan adanya penghargaan. Indonesia akan maju jika angka korupsi dapat ditekan. Kenyataannya modus dan lahan korupsi semakin variatif. Untuk itu, upaya pemberantasannya pun mesti semakin inovatif. Regulasi transaksi nontunai dapat dioptimalkan berkontribusi dalam upaya tersebut.
POJOK
Pembatasan Transaksi Tunai dan Pencegahan Korupsi
Pemerintah berencana membatasi transaksi menggunakan uang tunai. Maksimal transaksi yang diperbolehkan menggunakan uang tunai adalah Rp 100 juta. Hal ini tertuang dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Pembatasan Transaksi Uang Kartal (PTUK) yang sedang dibahas pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Konsekuensi atas regulasi ini nantinya, masyarakat yang membeli barang atau jasa dengan nilai di atas Rp 100 juta, wajib menggunakan metode pembayaran nontunai. Beleid ini dibuat untuk menghindari penggunaan uang tunai dalam tindak pidana pencucian uang dan korupsi. Rencana ini menguatkan gerakan dan regulasi nontunai yang sudah ada sebelumnya. Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT) sudah hampir empat tahun disosialisasikan Bank Indonesia (BI). Peresmian GNNT dilakukan pada 14 Agustus 2014 dengan MoU lima lembaga, yaitu BI, Kementerian Keuangan, Kementerian Koordinator Perekonomian, Pemda DKI Jakarta, dan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Tujuannya adalah mendorong masyarakat untuk menggunakan alat transaksi nontunai seperti kartu kredit/debit dan uang elektronik pada saat berbelanja ataupun melakukan transaksi lewat mesin ATM. Transaksi nontunai memiliki keunggulan lebih praktis, efisien, mudah, bahkan mendukung perekonomian melalui peningkatan kecepatan peredaran uang (velocity of money). Selain itu juga lebih aman dan meminimalisasi angka
Oleh Ribut Lupiyanto kriminalitas karena masyarakat tidak lagi bertransaksi dengan uang tunai dalam beraktivitas sehari-hari. Namun, progres pembudayaan transaksi nontunai masih rendah di Indonesia. Penggunaan uang tunai mendominasi konsumsi rumah tangga dan transaksi ritel. Data BI (2015) menunjukkan bahwa nominal konsumsi rumah tangga Rp 1.531 triliun dari total PDB Rp 2.690 triliun berdasarkan harga berlaku pada akhir 2014. Angka ini naik dari Rp 1.399 triliun pada triwulan IV 2013. Transaksi ritel dengan uang tunai di Indonesia juga paling tinggi di ASEAN, yakni 99,4 persen (BI, 2015). Sebagai perbandingan negara lain yaitu Thailand (97,2 persen), Malaysia (92,3 persen), dan paling sedikit Singapura (55,5 persen). Hasil kajian BI menunjukkan bahwa penggunaan transaksi nontunai masih menghadapi kendala dan tantangan. Antara lain perilaku masyarakat yang lebih percaya dengan uang tunai, masyarakat masih belum memahami keberadaan instrumen non-tunai, infrastruktur yang belum merata sebarannya dan belum terstandardisasi, interkoneksi yang masih terbatas, ekosistem belum terbentuk secara komprehensif, model bisnis yang berkesinambungan, dan lemahnya koordinasi di antara regulator dan pelaku bisnis. Strategi Sinergi Korupsi masih menjadi hantu menakutkan yang menghambat
kemajuan Indonesia. Korupsi sudah pada tahap kompleks dan melewati batas-batas nalar kemanusiaan (hyper corruptus). Sangat wajar jika korupsi dinobatkan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Indonesia berdasarkan publikasi Transparancy International (2017) tentang Indeks Persepsi Korupsi mendapat skor 37. Skor ini sama atau bertahan dari tahun 2016, namun secara peringkat turun. Indonesia menempati peringkat ke-96. Selain Indonesia, ada Brasil, Kolombia, Panama, Peru, Thailand, dan Zambia di peringkat dan nilai yang sama. Hal ini menunjukkan secara umum upaya pemberantasan korupsi masih belum memberikan hasil yang optimal dan signifikan. Transparency International menyimpulkan belum ada banyak perkembangan dari negara-negara tersebut untuk mengakhiri korupsi. Beberapa operasi tangkap tangan kasus korupsi selalu disertai barang bukti berupa uang tunai. Hal ini mengindikasikan transaksi tunai menjadi andalan tindak pidana korupsi. Untuk itu, transaksi nontunai penting dikuatkan guna mempersempit ruang gerak transaksi korupsi. Optimalisasi GNNT dalam upaya pemberantasan korupsi membutuhkan sinergi semua pihak dan strategi komprehensif. Pertama, perlu partisipasi dan sinergi semua pihak. Koordinasi antarkomponen utama pemberantasan, yaitu KPK, kepolisian, dan
Menkeu tunggu gebrakan Gubernur BI Perry Warjiyo. - Pertama, naikkan rupiah. *** Petani di Karangasem masih terkendala akses jalan. - Juga modal. *** Tingkatkan pelayanan, PDAM Denpasar undang pelanggan. - Apa tingkatkan pembayaran?
Penulis, Deputi Direktur C-PubliCA (Center for Public Capacity Acceleration)
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
SUMBER AIR - Bendungan Telaga Tunjung, salah satu sumber air PDAM Tabanan.
17.308 BNPT Diserahkan, Ribuan Kartu Salah Nama
Tabanan (Bali Post) Penyaluran Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk 17.308 keluarga miskin di Kabupaten Tabanan diserahkan Kamis (24/5) kemarin di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan. Sayangnya dari jumlah tersebut, 2.600 masih ada kartu yang gagal Burekol (buka rekening kolektif) atau salah nama. Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan menjelaskan, untuk yang gagal burekol masih sedang diperbaiki. “Tidak masalah, yang Burekol masih sedang diperbaiki,” ucapnya. Meski diakui akan ada keterlambatan dalam penerimaan manfaat, jatah BPNT tetap didapat dari bulan Mei, meskipun kartu yang benar didapat di bulan Juni. Menurutnya, salah nama nantinya bisa dilaporkan ke kepala desa atau petugas Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disetorkan kepada bank yang diajak bekerja sama. “Secepatnya akan selesai, tidak ada masalah sebenarnya,” jelasnya. Dikatakannya, untuk penyerahan BNPT memang dilaksanakan di Desa Bengkel, Desa Pandak Gede dan Desa Kediri yang menjadi pilot project dalam launching kartu. Bahkan penyerahan bantuan juga diatensi oleh staf kepresidenan, Armedya Dewangga. “Bagi yang belum menerima kartu di daerah lain, nanti PKH yang akan menyerahkan kepada penerima manfaat,” jelasnya. Dijelaskan, dalam penerapan BPNT ini Dinas Sosial juga sudah membuat 12 e-warung yang bekerja sama dengan salah satu bank sebagai penyedia kartu dan mesin
gesek untuk melakukan penukaran produk. Termasuk juga sudah bekerja sama berbagai agen yakni BUMDes yang ada di masing-masing desa. Jumlah per orang pe nerima manfaat sebesar Rp 110.000 tersebut harus
ada transaksi dalam sebulan. Tidak boleh tidak ada transaksi. Mereka hanya boleh menukarkan produk hanya dengan beras dan telur saja. “Jadi, yang tidak ada transaksi nanti kami kunjungi. Termasuk dalam
pengambilan kartu jika tidak datang akan dikunjungi,” terangnya. Pihaknya akan terus melakukan monitoring selama tiga bulan sekali untuk mengetahui sejauh mana bantuan ini sudah bisa dimanfaatkan oleh penerima manfaat. Bagi yang belum paham dalam pengambilan produk akan ada petugas PKH atau petugas desa yang mendampingi. (kmb28)
Bali Post/kmb28
BPNT - Penyerahan BPNT di Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, Tabanan dilakukan staf Kepresidenan didampingi staf Dinas Sosial Tabanan, Kamis (24/5) kemarin.
Ribuan Seniman Siap Tampil di PKB
Tabanan (Bali Post ) Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-40 akan digelar 23 Juni hingga 21 Juli 2018 mendatang. Tema PKB kali ini “Teja Dharmaning Kauripan” yang artinya Api Spirit Penciptaan. Kabupaten Tabanan telah menyiapkan berbagai kesenian terbaik daerahnya dalam ajang tahunan tersebut. Sebanyak 22 materi atau cabang seni yang melibatkan ribuan seniman siap diukuti. Kepala Bidang Kesenian, Disbud Kabupaten Tabanan yang juga Ketua Panitia
Kegiatan I Wayan Muder mengungkapkan pihaknya memperioritaskan materi bergengsi dalam ajang PKB ke-40 tersebut. Materi yang akan ditampilkan oleh seniman Tabanan antara lain gong kebyar dewasa, wanita dan anak-anak, pawai, tembang girang, baleganjur anak-anak, topeng bondres, wayang babad dalang, ngelawang, dramatari arja, lomba kerajinan, gender wayang remaja, workshop dan lomba PKK, nyastra, janger klasik, topeng panca klasik, lagu pop daerah Bali,
Bali Post/kmb28
PKB - Pemaparan kesiapan seniman Tabanan tampil dalam PKB ke-40 pada bulan Juni.
7
TABANAN
joged bumbung tradisional, gamelan inovatif, lomba foto dan penghargaan seni. “Ribuan seniman Tabanan akan terlibat di dalamnya,” ungkapnya, Kamis (24/5) kemarin. Lebih lanjut disampaikan, untuk PKB tingkat kabupaten akan berlangsung 3 Juni hingga 4 Juni di panggung terbuka Garuda Wisnu Serasi (GWS). Sedangkan PKB untuk Tingkat Provinsi berlangsung pada 23 Juni hingga 21 Juli. “PKB tingkat kabupaten akan dilaksanakan lebih dahulu, yakni 3-4 Juni di GWS Tabanan, untuk tingkat provinsi PKB dengan materi pokok parade, lomba, pagelaran dan pameran akan berlangsung pada 23 Juni sampai dengan 21 Juli yang dipusatkan di Taman Budaya Bali,” ungkapnya. Ditambahkannya, untuk PKB tingkat kabupaten akan menampilkan parade, pagelaran, lomba, pameran dan kuliner khas Tabanan yang akan dibuka Bupati Tabanan. “PKB tingkat kabupaten akan kami tampilkan parade yang meliputi parade gong kebyar anak-anak, remaja/dewasa, wanita, joged bumbung dan ngelawang. Selain itu, juga akan ada pagelaran, lomba, pameran foto dan seni rupa
dan stan kuliner khas Tabanan,” ucapnya. Persiapan PKB, lanjut Muder, sudah dilaksanakan sejak Januari. Diakuinya sampai saat ini semangat para partisipan/pelakupelaku seni sangat luar biasa untuk membawa nama baik Tabanan. “Tahun lalu Tabanan berhasil mendapat beberapa juara, seperti juara III untuk tembang girang dan juara harapan untuk baleganjur. Tahun ini kami targetkan bisa meraih hasil lebih baik lagi,” imbuhnya. Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Tabanan I Wayan Yatnanadi berpesan agar para seniman yang tampil membangun kebersamaan dan bangga terhadap kesenian yang ditampilkan. “Bangun kebersamaan dengan tim yang terlibat dalam kegiatan, dan yang penting sesuaikan apa yang ditampilkan dengan tema,” ujarnya. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Serta berpesan agar terus menjalin komunikasi dan koordinasi sehingga PKB yang berlangsung di kabupaten dan juga provinsi dapat berjalan baik dan sukses. (kmb28)
Kemarau, Debit Air PDAM Turun 10 Persen
Bali Post/kmb24
Tabanan (Bali Post) Musim kemarau memengaruhi debit air dari sumber-sumber air PDAM Tabanan. Saat ini, dari 32 sumber air PDAM, terjadi penurunan debit air sekitar lima hingga 10 persen. Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Tabanan I.B. Marjaya Wirata, Rabu (23/5) mengatakan, saat ini PDAM Tabanan melayani 56.200 sambungan rumah tangga. Total sambungan ini dilayani dengan 32 sumber air PDAM, baik mata air maupun air permukaan yang total menghasilkan sekitar 500 liter per detik. ’’Normalnya 500 liter per detik. Tetapi di musim kemarau, debit ini berkurang lima hingga 10 persen,’’ ujarnya. Berkurangnya debit air ini, kata dia berbeda-beda dalam satu wilayah layanan, tergantung dari sumber air serta ketinggian daerahnya. Pengurangan yang paling ekstrem terjadi di Desa Belimbing. Untuk melayani daerah ini sumber airnya berasal dari mata air Mekori. ‘’Pada musim kemarau, debit air yang dihasilkan mata air Mekori menurun hingga 50
persen,’’ ujar Wirata. Namun, penurunan debit air yang drastis hanya terjadi di wilayah layanan Desa Belimbing, sementara daerah lainnya tidak begitu signifikan dan bisa dilayani secara normal selama musim kemarau. Meski tidak ada jadwal bergilir untuk pemakaian air selama musim kemarau, diakui Wirata pada jam-jam sibuk di beberapa titik akan mengalami air kecil atau tidak mengalir sama sekali. Hal ini bukan karena air dimatikan, tetapi pada jam-jam tertentu seluruh sambungan yang dilayani PDAM terbuka atau digunakan sehingga pemakaiannya di waktu tersebut tinggi. Jam-jam sibuk tersebut adalah pagi dari jam 06.00 Wita hingga pukul 08.00 Wita, serta sore dari pukul 18.00 hingga pukul 20.00 Wita. Pemakaian air juga diprediksi akan meningkat jelang hari raya Galungan nanti. Sehingga masyarakat diimbau untuk memantau adakah kebocoran sambungan pipa dan segera melaporkan kepada PDAM agar bisa dilakukan perbaikan secepatnya. (kmb24)
Kebutuhan Dana Meningkat, Bank Tambah Likuiditas Tabanan (Bali Post) Kebutuhan dana masyarakat menjelang hari raya Galungan diprediksi meningkat. Ini bercermin dari pengalaman sebelumnya. Karena itu, beberapa bank di Tabanan menambah likuiditas. Salah satu bank yang menambah likuiditas adalah BPD Bali. Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan I.B. Ary Wijaya Guntur, S.E., M.M., Kamis (24/5) kemarin mengatakan penambahan likuiditas ini sudah dilakukan. ‘’Minggu ini hingga mendekati Galungan nanti penambahan likuiditas dilakukan. Penambahan likuiditas, selain ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dana nasabah yang bertransaksi langsung di teller, hal tersebut juga dimaksudkan untuk memenuhi transaksi pada mesin
Anjungan Tunai Mandiri (ATM),’’ ujarnya. Menurut Ary, jumlah penambahan likuiditas itu sendiri berpatokan dengan melihat perbandingan dengan hari raya sebelumnya. Selain itu, tahun ini karena waktu libur Galungan bertambah dari momen serupa tahun lalu, maka jumlah penambahan likuiditas pun dilakukan lebih banyak dari rata-rata jumlah sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan dana nasabah. Jelas Ary, selama ini dari pengalaman momen serupa tahun sebelumnya penambahan likuiditas tersebut memang biasa dilakukan. Galungan nanti untuk layanan perbankan akan libur selama dua hari mulai Selasa (29/5) hingga Rabu (30/5), sedangkan pada Kamis (31/5) aktivitas perbankan berjalan seperti biasa. (kmb24)
KARANGASEM
8
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
Tegallinggah Buka Akses Jalan Via APBDes
Dengan Padat Karya, Diutamakan Warga Miskin
Amlapura (Bali Post) Sejak 26 April lalu, Desa Tegallinggah di Kecamatan Karangasem berkutat dengan kegiatan pembangunan jalan untuk memperlancar transportasi pertanian sepanjang 1,125 km. Proyek itu dimulai di perbatasan Banjar Bale Punduk Kelod dan Bale Punduk Kaja. Jalan yang berstatus jalan desa itu juga berfungsi sebagai jalan penghubung dengan Desa Bukit yang merupakan desa tetangga. ‘’Perencanaan jalan desa itu sudah tahun lalu. Jalan itu juga untuk akses kegiatan melasti,’’ kata Perbekel Tegallingah I Gede Sudiarsa, Kamis (24/5) kemarin. Pembukaan badan jalan itu menggunakan dana dari program Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2018 sebesar Rp 115 juta. Badan jalan yang dibangun sebelumnya merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilalui sepeda motor. Lewat program Dana Desa, jalan setapak itu dilebarkan menjadi enam meter. Juga ada pekerjaan penyenderan sepanjang lebih dari 50 meter, dengan ketinggian senderan mencapai sepuluh meter. Pembangunan jalan baru itu menjadi prioritas. Pasalnya, fungsi jalan itu sangat vital, sebagai jalan penghubung menuju Desa Bukit. Sebelumnya untuk memasarkan hasil pertanian warga ke Desa Bukit, masyarakat Tegallinggah terutama warga Bale Punduk Kaler dan Kelod harus memutar ke pusat desa. Dengan akses jalan baru itu, warga akan menghemat jarak tempuh sejauh tiga kilometer. ‘’Di sepanjang jalan baru ini juga ada permukiman warga,’’ jelas Sudiarsa. Pembukaan badan jalan itu juga disertai pembebasan lahan. Namun untuk pembebasan lahannya gratis. Warga yang tanahnya terkena jalur, kata Gede Sudiarsa, menyerahkan tanahnya dengan sukarela tanpa kompensasi apa pun. Jalan baru tanpa pengerasan itu ditarget sudah rampung dalam 45 hari kerja. Penggarapan proyek jalan desa itu menggunakan sistem padat karya tunai (PKT). Pengerjaan proyek jalan itu sepenuhnya menggunakan tenaga kerja lokal. Memang diprioritaskan warga yang miskin terlibat. Seperti untuk tukang pasang batu, diupah Rp 109 ribu per orang dan pembantu tukang termasuk juru angkut material Rp 77 ribu per orang. Pekerja dibagi dua kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 18 orang. Mereka mendapat giliran bekerja setiap dua hari sekali. ‘’Jalan baru ini tembus di Banjar Tibulake Sasak, di sebelah selatan Kantor Perbekel Desa Bukit,’’ ungkap Sudiarsa. (kmb)
Sidak Duktang
Tim Yustisi Jaring 54 Warga
Amlapura (Bali Post) Mengantisipasi masuknya jaringan teroris, Tim Yustisi Pemkab Karangasem gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak) penduduk pendatang (duktang). Hasilnya dalam dua hari sidak, tim yang dikoordinasikan Dinas Satpol PP menjaring 54 warga dari tiga perkampungan di kota Amlapura. Sidak Kamis (24/5) kemarin, tim yang dipimpin Kepala Dinas Satpol PP I Ketut Wage Saputra menyasar wilayah Kecicang yang notabene masuk wilayah Kecamatan Bebandem. Pada sidak tersebut, tim menjaring 22 duktang. Sebanyak 20 orang punya KTP tetapi tidak punya Kartu Tinggal Sementara (KTS). Dua orang bahkan tak punya keduanya. Mereka yang terjaring memberikan berbagai alasan. Umumnya mengaku tidak bisa mengurus KTS karena kelupaan ngurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di daerah asalnya. Ke-20 duktang yang tak memiliki KTS diwajibkan segera mengurusnya. Sedangkan dua orang ibu yang tak mampu menunjukkan KTP digelandang ke Kantor Dinas Satpol PP. Keduanya beralasan sama, KTP dibawa suami. Sebelumnya Selasa (22/5) lalu, Tim Yustisi melakukan kegiatan serupa di Lingkungan/Kelurahan Padangkerta dan di Lingkungan Karangsokong, Kelurahan Karangasem. Sidak menyasar kos-kosan yang ditempati warga pendatang. Tim menjaring 17 duktang, pada sidak yang dilakukan di Padangkerta. Mereka rata-rata merupakan wajah lama yang sempat pulang kampung, sekarang kembali ke Karangasem. Mereka terjaring karena tak memiliki KTS. Di Karangsokong tim menjaring 15 duktang tanpa KTS dari sejumlah kos-kosan. Kadis Ketut Wage Saputra mengatakan, kegiatan yustisi itu bertujuan memberikan efek jera bagi duktang, agar mereka melengkapi surat sesuai prosedur dan ketentuan perundangan. Selain itu, untuk langkah antisipasi masuknya jaringan teroris. ‘’Sidak itu tujuannya agar semua warga tertib administrasi kependudukan. Selain juga sebagai upaya antisipasi keamanan wilayah,’’ jelasnya. (kmb)
JALAN BARU - Pembangunan senderan pembukaan jalan baru di Desa Tegallingah, Karangasem.
Diduga, Rp 500 Juta Dipakai Tajen Penggelapan Uang Nasabah LPD Sega
Amlapura (Bali Post) Kejaksaan Negeri Amlapura kini sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus penggelapan dana LPD Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang. Penyidik telah melakukan pemeriksaan pihak terkait dan 30 saksi untuk membongkar benang kusut kasus yang sudah berembus sejak awal tahun lalu itu. Dari hasil penelusuran kasus itu, terungkap fakta bahwa dana nasabah itu digelapkan Rp 500 juta. Diduga, dana setengah miliar itu dipergunakan judi tajen. Kasi Pidsus Kejari Amlapura Bekti Wicaksono, Kamis (24/5) kemarin, mengatakan kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat setempat. Nasabah mencurigai ada yang tidak beres dengan pengelolaan LPD itu. Kecurigaan itu mengemuka, setelah warga mengaku tidak bisa mencairkan tabungannya sendiri. Proses penyelidikan sudah dilakukan sejak Januari lalu. Serangkaian pemeriksaan langsung digelar secara maraton. Saksi-saksi diperiksa mulai pengurus LPD, prajuru Desa Pakraman Sega, sejumlah nasabah, hingga tokoh masyarakat setempat. Termasuk Ketua LP LPD
Kabupaten Karangasem, P a k A r i a na , j ug a sud a h kami mintai keterangan. ‘’Oknum pengurus yang dilaporkan telah melakukan
dijelaskan di dalam pasal 298 ayat 5, bahwa penerima hibah itu harus berbadan hukum. ‘’Ini yang menyulitkan kami, untuk membantu sarana-prasarana sekarang,’’ kata Gusti Ngurah Suarta. Saat ini hampir semua sektor diarahkan membentuk kelompok berbadan hukum. Tidak hanya yang berkaitan dengan produksi usaha mikro kecil masyarakat. Para perajin usaha khas Karangasem, seperti perajin tenun juga diarahkan membentuk kelompok. Kemudian mereka segera mendirikan sebuah koperasi. Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Koperasi
dan UKM I Gede Ngurah Yudiantara saat memberikan bimtek di Kecamatan Manggis, pelaku UKM cukup banyak di Karangasem. Sayangnya, mereka bekerja sendiri-sendiri, sehingga belum terorganisasi untuk dapat dibantu dan juga dikembangkan. Melihat persoalan ini, Dinas Koperasi dan UKM Karangasem mendorong pelaku UKM yang selama ini bekerja secara mandiri, membentuk kelompok-kelompok usaha. Dengan demikian, pelaku UKM ini bisa membentuk koperasi yang memiliki badan hukum resmi. Sebelumnya, salah satu warga Banjar Darmawinan-
penggelapan dana nasabah LPD itu sudah mengakui perbuatannya. Bahkan, saat menjalani pemeriksaan, dia mengakui dananya digelap-
’’Oknum pengurus yang dilaporkan telah melakukan penggelapan dana nasabah LPD itu sudah mengakui perbuatannya. Bahkan, saat menjalani pemeriksaan, dia mengakui dananya digelapkan untuk keperluan judi tajen.’’ Bekti Wicaksono Kasi Pidsus Kejari Amlapura,
kan untuk keperluan judi tajen,’’ ujar Bekti Wicaksono. Akan tetapi, jaksa penyidik belum berani menetapkan yang bersangkutan menjadi tersangka. Bekti mengatakan masih ada serangkaian tahapan pemberkasan yang belum rampung, yakni meminta keterangan saksi ahli. Pernyataan dari saksi ahli itu penting untuk menguatkan keterangan Ketua LP LPD Karangasem. “Kami butuh satu ahli lagi unt uk m e nje la ska n so a l perekonomian negara,” tegas Bekti. Kajari Amlapura I Nyoman Sucitrawan sudah menginstruksikan agar Kasi Pidsus mempercepat penyelidikan kasus ini. Sebab, pelakunya sendiri juga sudah mengakui perbuatannya. Sayangnya, pihak Kejari Amlapura belum berkenan membeberkan identitas pelakunya, sebelum merampungkan pemberkasan den-
gan meminta keterangan satu saksi ahli lagi. “Makin cepat makin bagus. Ini kasusnya sudah jelas. Nanti, kalau sudah saatnya kami sampaikan (tersangka),” kata Sucitrawan. Kasus dugaan korupsi dan macetnya dana nasabah itu sebelumnya pernah diungkap Ketua Bali Corruption Watch (BCW) Putu Wiratha Dwikora dalam acara simakrama dengan Gubernur Bali di Denpasar. Wiratha Dwikora menyebutkan salah satu kasus dana simpanan nasabah macet di LPD adalah di LPD Desa Pakraman Sega, Desa Bunutan, Kecamatan Abang. Kasus ini bahkan sempat diadukan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali oleh salah satu nasabahnya yang menyimpan dana di sana sebesar Rp 21 juta kemudian berkeinginan mengambil dana yang disimpan itu namun tidak bisa menariknya. (kmb31)
memang masih tinggi. ‘’Hingga kini warga kubu mayoritas membuat gula aren. Hingga kini petaninya juga masih bertahan. Memang disadari perlu adanya modernisasi, selain kreasi dan inovasi-inovasi produksi. Sehingga ada kemajuan
dalam hal pengemasan dan daya jual di pasar,’’ ujar Musna Antara. Karena itu, dia berharap pemerintah daerah bisa mencerna keluhan ini dan membantu petani agar petani gula aren itu semakin berkembang. (gik)
Petani Gula Aren agar Bentuk Kelompok Tani Berbadan Hukum
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karangasem belum bisa memenuhi permintaan petani gula aren di Kecamatan Kubu. Petani meminta agar mereka bisa dibantu peralatan yang lebih modern. Namun, hingga sekarang masih terkendala regulasi. Alasannya, terbitnya UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, mengharuskan penerima bantuan itu berbadan hukum. Bagaimanakah idealnya petani itu melakukan langkahlangkah konkret, agar mereka dengan baik mampu menyikapi situasi seperti itu? AGAR bisa keluar dari situasi relatif pelik itu, Kepala Disperindag Karangasem I Gusti Ngurah Suarta, Kamis (24/5) kemarin, menyarankan para petani gula aren membentuk kelompok yang berbadan hukum. Dengan dibentuk kelompok yang legal, hal itu berpeluang ke depannya difasilitasi menjadi penerima bantuan. Apalagi, Kecamatan Kubu dikenal sebagai penghasil gula aren. Walau merupakan daerah tandus, namun warganya yang dikenal ulet itu mampu membuat potensi yang ada tetap bisa diupayakan secara optimal sehingga bisa bertahan lama sampai sekarang. Saat ini data Disperindag menunjukkan masih ada 422 unit usaha yang bergerak di bidang gula aren. Total menyerap tenaga kerja 510 orang. Jika dihitung total investasinya mencapai Rp 415,6 juta. Namun belakangan, mereka cukup tertinggal dalam hal cara-cara produksi yang kreatif dan inovatif. Sehingga para petani gula aren Kubu meminta agar dibantu alat pengolahan. Tujuannya,
sebagai langkah modernitas produksi gula aren. Namun, sebagaimana UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,
Bali post/kmb
gun, Desa Tianyar, Kari Subrata, mengatakan petani gula aren cukup banyak di Kecamatan Kubu, seperti di Desa Tianyar. Namun, mayoritas dari mereka masih melakukan produksi dengan cara-cara manual. Ini membuat hasil produksinya lama dan kurang maksimal, bisa dipasarkan di Kota Denpasar. ‘’Daripada dipakai lau (tuak) kan lebih baik diolah jadi gula aren. Cuma masalahnya membuat kemasan agar lebih modern. Ini tentu perlu mesin pengolahan,’’ kata Kari Subrata. Anggota DPRD Karangasem dari Kubu I Nyoman Musna Antara mengatakan potensi gula aren di Kubu
’’Hingga kini, warga kubu mayoritas membuat gula aren. Hingga kini petaninya juga masih bertahan. Memang disadari perlu adanya modernisasi, selain kreasi dan inovasi-inovasi produksi. Sehingga ada kemajuan dalam hal pengemasan dan daya jual di pasar.’’ I Nyoman Musna Antara Anggota DPRD Karangasem
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
SOSOK Cegah Kebocoran Pajak ABT PENGGUNAAN air bawah tanah (ABT) oleh akomodasi pariwisata di Kabupaten Gianyar disinyalemen cukup tinggi. Namun di sisi lain, pendapatan daerah dari pajak ABT masih belum maksimal. Guna mengantisipasi kebocoran pajak ABT dan menekan sekecil mungkin eksploitasi ABT, pemerintah berencana mengawasi ketat penggunaan ABT melalui pemasangan alat ukur di sumur bor wajib pajak. Direktur Utama PDAM Gianyar Made Sastra Kencana mengaku sangat mendukung dan turut merumuskan program ini. Pihaknya pun menyatakan kesiapan untuk memeriksa atau membaca alat ukur atau meteran ABT di masing-masing wajib pajak. “Kita siapkan pembaca meteran, pemerintah tinggal memungut pajaknya,” ujarnya. Dengan pengawasan semacam ini, dia yakin akan mampu mengatasi kebocoran pajak ABT sehingga potensi pendapatan daerah dapat digarap maksimal. Diungkapkannya, tidak sedikit akomodasi pariwisata khususnya hotel di Gianyar yang menggunakan ABT dalam jumlah besar. Padahal sebenarnya tempat usaha, apalagi yang berskala besar harus menggunakan layanan PDAM. Faktor biaya menjadi alasan. Jika dibandingkan biaya yang dikeluarkan pengusaha untuk pajak ABT lebih rendah dibandingkan tarif PDAM. Pengusaha jelas akan memilih opsi menekan biaya sekecil mungkin. Maka, kemudian muncul upaya-upaya untuk mengakalinya. “Bisa saja mereka pakai PDAM, juga pakai ABT. Ini yang ke depannya harus dicek dengan lebih cermat agar jangan sampai merugikan lingkungan dan merugikan keuangan daerah,” tegasnya. (ded)
GIANYAR
BNN Dorong Desa Pakraman Susun ”Pararem” Pencegahan Narkoba Gianyar (Bali Post) -
Kontribusi dan perhatian khusus masyarakat terkait pencegahan peredaran narkoba sangat diperlukan. Peran kepala desa dan perangkat desa yang menjalankan fungsi keamanan wilayah desa dan kesejahteraan warganya, sangatlah strategis, mengingat peredaran narkoba telah menjamah pelosok desa dan berbagai lapisan masyarakat. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mendorong desa pakraman di wilayah desa masing-masing untuk membuat pararem tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Hal itu diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. didampingi Kepala BNNK Gianyar AKBP I Made Pastika, S.H., M.H. dalam pelatihan penggiat antinarkoba di Gianyar. Pelatihan dilangsungkan selama dua hari, yakni Rabu (23/5) hingga Kamis (24/5) kemarin. Pesertanya sebanyak 30 orang relawan antinarkoba yang terdiri dari perangkat desa, LSM dan pecalang seKabupaten Gianyar. Suastawa menyampaikan, pararem P4GN bisa berisikan tentang pelaksanaan sosialisasi bahaya narkoba dan imbauan bagi pecandu narkoba agar mengikuti program rehabilitasi. Bahkan pararem bisa mengatur sanksi sosial bagi penyalahguna atau pengedar narkoba. Saat ini sudah ada Perda Nomor 7 Tahun 2017 terkait fasilitas P4GN dan didukung Instruksi Gubernur Bali No-
Program Transmigrasi Masih Diminati Kuota Tak Tersedia Gianyar (Bali Post) Program transmigrasi di Kabupaten Gianyara ternyata masih diminati. Namun tahun ini belum ada warga yang dapat mengikuti program tersebut, karena kuota transmigran asal Bali masih diperioritaskan untuk masyarakat Bali timur, khususnya Kabupaten Karangasem yang terdampak erupsi Gunung Agung. Pemkab Gianyar melalui dinas terkait akan memberangkatkan transmigran asal Gianyar jika kuotanya sudah tersedia. Kepala Dinas Tenaga Kerja Gianyar A.A. Dalem Jagadhita, belum lama ini mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penjajakan
ke desa-desa. Hasil kegiatan tersebut, program transmigrasi masih diminati sejumlah warga. Namun mengingat kuota dari pemerintah pusat dan provinsi yang terbatas dan pemerintah masih memperioritaskan transmigran asal Bali timur, untuk sementara belum ada jatah bagi transmigran asal Gianyar. Pemkab Gianyar, kata Jagadhita, berupaya mensinkronkan antara animo masyarakat terhadap program transmigrasi dengan kuota yang ada. Pemkab akan memfasilitasi keberangkatan transmigran apabila kuotanya mencukupi. “Sebenarnya kalau jumlah kuotanya kan masih berkembang. Itu kita lihat
nanti,” ujarnya. Meski demikian, pihaknya tetap mempersiapkan SDM calon transmigran asal Gianyar. Dinas Tenaga Kerja tetap memberikan pelatihan, khususnya di bidang pertanian dan peternakan agar warga benar-benar memiliki keahlian dan siap sewaktuwaktu diberangkatkan. “Mereka kita tempa agar mampu bersaing. Dengan diberikan pelatihan, setidaknya mereka siap untuk menjalani pilihan, apakah itu nanti transmigrasi atau tidak. Prinsipnya, kita mempersiapkan SDM dengan keahlian agar kompetensinya meningkat. Strategi itu yang lebih kita utamakan,” jelasnya. (kmb25)
Tekan Lakalantas
Penataan Rambu Lalin Terus Dilakukan Gianyar (Bali Post) Proyek penataan rambu lalu lintas (lalin) yang merupakan bantuan Pemerintah Pusat kini tengah dilaksanakan. Salah satunya di ruas jalan penghubung Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Klungkung. Penataan rambu lalin tersebut diharapkan bisa menekan angka lakalantas. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar I Wayan Arthana, Kamis (24/5) kemarin, mengungkapkan saat ini memang di
9
sejumlah kawasan masih minim rambu lalin. Untuk itulah penataan akan terus dilakukan secara bertahap, baik oleh Pemkab Gianyar, Pemprov Bali maupun Pemerintah Pusat. “Dengan penataan atau penambahan rambu-rambu lalu lintas, kita harapkan pengguna jalan akan lebih nyaman terutama memudahkan mereka untuk mendapatkan petunjuk arah. Tentu saja tujuan utamanya untuk meminimalisir angka kecelakaan,” ujarnya. (kmb25)
mor 9 Tahun 2018 tentang upaya fasilitasi pencegahan dan penyalahgunaan narkoba. Di dalam peraturan-peraturan tersebut, dipaparkan mengenai peran masing-masing komponen masyarakat dalam P4GN. Dalam hal ini, kepala desa berikut perangkat desa merupakan pelopor untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai program pemberantasan narkoba, deteksi dini dalam penyalahgunaan narkoba serta wajib lapor bilamana terjadi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing. “Perangkat desa selalu bersinggungan langsung dengan masyarakat, sehingga mempunyai kesempatan yang besar untuk membantu melakukan pencegahan peredaran narkoba. Tentu saja perangkat desa harus aktif menggandeng Babinsa, Bhabinkantibmas, pecalang serta unsur aparat terkait,” tegasnya. (kmb25)
Bali Post/ist
SOSIALISASI - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa dan Kepala BNNK Gianyar AKBP I Made Pastika dalam sosialisasi pencegahan narkoba di Gianyar.
Program Sejuta Rumah Terkendala Peraturan Pemkab Kaji Ulang Perbup
Gianyar (Bali Post) Program rumah murah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau program sejuta rumah di Kabupaten Gianyar belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, program tersebut masih terganjal aturan berupa peraturan bupati (perbup) yang mengatur syarat minimal luas lahan untuk kapling perumahan. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Gianyar Ida Bagus Sudewa, Kamis (24/5) kemarin men-
gungkapkan, pihaknya tengah memproses pelaksanaan program sejuta rumah yang merupakan program pemerintah pusat. Salah satunya mengkaji ulang perbup yang mengatur persyaratan luas lahan untuk perumahan agar program sejuta rumah di Kabupaten Gianyar bisa dijalankan sesuai aturan. “Kalau di perbup kan luas minimal untuk kaplingan dua are. Sedangkan untuk program sejuta rumah, luas lahannya kurang dari satu are. Supaya tidak kontradiktif, perbup nya kita sesuai-
kan,” ujar pria yang akrab disapa Gus Sudewa itu. Menurutnya, luas lahan yang kurang dari satu are tersebut untuk menekan harga rumah yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Harga yang ditawarkan per unit rumah sekitar Rp 148 juta. Oleh karenanya, biaya pengadaan lahan harus diminimalisir agar terjangkau masyarakat sasaran. Perubahan perbup tidaklah begitu rumit. Namun, Gus Sudewa tidak menyebutkan target kapan perubahan
itu bisa dirampungkan. Dia hanya menyatakan, untuk perubahan perbup seluruh instansi terkait harus dilibatkan dalam pembahasan. Sementara, menurut informasi yang diterimanya, sudah ada dua pengembang yang mengajukan izin pembangunan. Lokasinya di Desa Babakan dan Singapadu. “Mereka sudah mengajukan izin. Ada yang total luas lahannya 2,5 hektar. Pembangunan belum dimulai,” kata mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Gianyar ini. (kmb25)
Pemkab Kembangkan Potensi Kawasan Pesisir Gianyar (Bali Post) Potensi pariwisata kawasan pesisir Kabupaten Gianyar tergolong tinggi. Pesona pantai dan bentang alamnya yang memiliki keunikan dibandingkan daerah
lainnya, mampu menarik minat wisatawan maupun investor. Untuk itulah Pemkab Gianyar terus berupaya mengembangkan potensi pariwisata kawasan pesisir. Kadisparda Gianyar A.A. Ari Brahmanta, Kamis (24/5) kemarin mengungkapkan,
pengembangan pariwisata kawasan pesisir diimplementasikan dalam sejumlah program, di antaranya dengan mengadakan event seperti lomba surfing dan festival layang-layang. Eventevent semacam itu akan mampu menyedot perhatian wisatawan untuk berkunjung ke kawasan pesisir atau pantai di Gianyar. Selain itu, Pemkab juga melakukan penataan di berbagai bidang. Tujuannya tiada lain untuk meningkatkan ken y a m a n a n
wisatawan sekaligus menambah daya tarik, khususnya bagi objek wisata di kawasan pesisir. Menurutnya, pariwisata kawasan pesisir Gianyar dari tahun ke tahun telah berkembang. Hal ini ditunjukkan dari makin banyaknya jumlah wisatawan dan investasi sektor pariwisata. “Investasi terbilang tinggi. Itu berupa hotel dan vila,” katanya. Jenis akomodasi pariwisata didominasi vila, terutama private villa. Aksessibilitas dan kondisi alam menjadi alasan utama investor melirik kawasan pesisir Gianyar. (kmb25)
Bali Post/wan
PANTAI - Sejumlah warga tengah menikmati panorama Pantai Masceti.
Bali Post/ded
RAMBU LALIN - Seorang pekerja tengah memasang rambu lalin di jalan penghubung Kota Gianyar dengan Kabupaten Klungkung.
JEMBRANA
10
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
Pembangunan Kampus Politeknik Pengambengan Mandek Negara (Bali Post) – Pembangunan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) di Pengambengan, Jembrana hingga saat ini mandek pascaputus-kontrak dengan rekanan sebelumnya, PT Sartonia Agung. Dari pengamatan, Kamis (24/5) kemarin, tak ada nampak aktivitas pengerjaan. Beberapa bangunan bertingkat yang sudah berdiri belum rampung dikerjakan. Selain petugas pengamanan (security), di lokasi juga terdapat sebuah alat berat dan sejumlah gundukan tanah. Namun, tidak ada aktivitas pengerjaan seperti bulan sebelumnya. “Sudah sejak seminggu ini tidak ramai. Banyak pekerja yang sudah pulang,” kata Aan (40), salah seorang warga saat ditemui di lokasi. Belum dilanjutkannya pembangunan ini dikarenakan masih adanya audit yang dilakukan tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Semestinya, pada tahun ajaran baru ini, para taruna sudah bisa mulai belajar di kampus dengan lahan seluas 21 hektar itu. Namun, lantaran molor dan sempat terjadi kisruh akibat para pekerjanya tidak mendapat bayaran, pembangunan tak bisa rampung pada Maret lalu. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Perhubungan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa saat dikonfirmasi membenarkan belum adanya kelanjutan pengerjaan kampus tersebut. Pihaknya juga belum menerima informasi terbaru pascadilakukannya audit beberapa pekan lalu. (kmb26)
Belasan Botol Arak Diamankan
Negara (Bali Post) Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk berhasil menggagalkan aksi penyelundupan arak di Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (24/5) kemarin. Belasan botol minuman keras (miras) jenis arak ini hendak diselundupkan ke Pulau Jawa. Karena ilegal, miras tersebut diamankan di Polsek. Begitu juga yang membawa miras itu kini tengah menjalani pemeriksaan di ruangan penyidik. Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Nyoman Subawa membenarkan pihaknya mengamankan belasan botol arak tersebut. Sebelumnya ia memerintahkan kepada anak buahnya agar melaksanakan tugas rutin. Memperketat pemeriksaan di pintu masuk Bali, apalagi menjelang hari raya. “Selain barang ilegal lainnya, miras juga menjadi sasaran,” kata Kapolsek Subawa. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kawasan Laut Gilimanuk AKP I Komang Muliyadi menambahkan adanya instruksi dari Kapolsek, pihaknya langsung bergerak. Timnya melakukan pemeriksaan terhadap semua kendaraan, baik umum maupun kendaraan pribadi yang membawa barang. “Dari pemeriksaan itu kami amankan 18 botol miras jenis arak atau sebanyak 10,8 liter,” ungkapnya. Arak tersebut dikemas dalam botol bekas air mineral dan kemudian dibungkus karung plastik (kampil). Miras ini dibawa dari Denpasar tujuan Lumajang, Jawa Timur. Minuman ilegal ini dibawa Defid Efendi (36) asal Jember. Yang bersangkutan sebagai pengemudi kendaraan Daihatsu Luxio warna putih, nopol N 1682 YM. “Defid mengaku kalau arak tersebut barang titipan. Kami masih dalami kasusnya,” ucapnya. (kmb)
Bali Post/kmb
DIAMANKAN - Puluhan botol arak yang diamankan di Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (24/5) kemarin.
Bali Post/olo
Hadiri Kampanye Paslon
Lagi, Panwaslu Klarifikasi Seorang PNS
Negara (Bali Post) –
Panwaslu Jembrana, Kamis (24/5) kemarin mengklarifikasi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menghadiri kampanye salah satu pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. Upaya ini menindaklanjuti laporan pengawasan dari Panwascam kampanye salah satu paslon tersebut di Desa Delodberawah, Minggu (20/5) lalu. Klarifikasi yang berlangsung di Kantor Panwaslu Jembrana tersebut berlangsung sejak pagi. IKGS, PNS yang bertugas sebagai penyuluh lapangan itu, dimintai keterangan di ruangan komisioner Panwaslu. Koordinator Hukum dan Penindakan Pelanggaran Panwaslu Jembrana I Nyoman Westra mengatakan dari hasil klarifikasi, IKGS mengaku datang dalam kegiatan di Delodberawah. Tetapi pihaknya hadir selaku anggota sekaa makepung. Ia tidak mengetahui kalau dalam acara tersebut hadir salah satu paslon dalam Pilgub 2018. Westra menambahkan dari hasil klarifikasi ini nantinya akan diplenokan bersama sebelum diputuskan apakah memang ada pelanggaran atau tidak. Apabila memang ada pelanggaran, maka pasti akan ada sanksi. Sementara itu, Ketua
Mobil Penukaran Uang Kas BI Diserbu Warga Pecahan Rp 10 Ribu Paling Diminati
Negara (Bali Post) – Menjelang hari raya, mobil keliling penukaran uang kas Bank Indonesia (BI) Denpasar, Kamis (24/5) kemarin diserbu warga Jembrana. Mobil dengan nomor polisi DK 9018 AE yang membawa uang kertas baru berbagai pecahan tersebut sejak parkir di depan Pasar Umum Negara sekitar pukul 09.00 pagi, langsung dipadati warga. Warga dari berbagai kalangan yang kebetulan melintas di depan pasar langsung berhenti dan ikut antre. “Baru buka langsung ramai. Maunya saya nukar uang pecahan Rp 2.000, tapi sudah habis,” kata Nurhayati
(35), salah seorang warga setempat. Beberapa warga berharap mobil penukaran uang baru ini bisa lebih sering datang, apalagi menjelang hari raya. Dengan begitu, warga bisa mendapatkan pecahan uang yang baru. Selain itu juga adanya kepastian warga mendapatkan uang asli. Dari informasi sejumlah pedagang yang ditemui, menjelang hari raya biasanya peredaran uang palsu cukup marak. “Lumayan untuk dibagi di hari raya ke anakanak,” terang Hariri, warga lainnya. Di samping uang pecahan, mobil BI ini juga melayani penukaran uang yang rusak atau lusuh. Serta
uang yang sudah dicabut dari peredaran (tidak berlaku). Ramainya antrean di lokasi membuat kegiatan ini dijaga ketat aparat kepolisian senjata laras panjang. Salah satu petugas, Ketut Oka Suryawan mengatakan, mobil keliling BI sudah dua hari ini melayani warga di Kabupaten Jembrana. Sehari sebelumnya, pihaknya sudah sempat datang ke areal Pelabuhan Gilimanuk. Mobil ini melayani penukaran uang pecahan, mulai dari Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000 hingga Rp 100.000. Uang pecahan di bawah Rp 10.000 yang paling diminati. (kmb26)
Bali Post/olo
PENUKARAN – Mobil keliling penukaran uang kas BI yang berada di sekitar Pasar Umum Negara, Kamis (24/5) kemarin diserbu warga.
Panwaslu Jembrana Pande Made Ady Mulyawan mengatakan dari hasil klarifikasi ini menurutnya masih akan dipelajari. Yang bersangkutan disangkakan melanggar UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang lebih jauh diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS. Pande mengingatkan bahwa ASN agar menjaga netralitas dalam hajatan pemilihan umum. Sebelumnya, Panwaslu Jembrana juga melakukan klarifikasi terhadap sejumlah perangkat desa, mulai perbekel, staf desa hingga Kepala Kewilayahan Banjar. Dari hasil klarifikasi itu, 12 perangkat desa dinyatakan melanggar Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Mereka diketahui hadir dalam kampanye salah satu paslon. (kmb26)
Bali Post/olo
KLARIFIKASI – Panwaslu Jembrana melakukan klarifikasi salah satu PNS yang hadir dalam kampanye salah satu paslon.
Tim Pusat Apresiasi Upaya Pemkab Jadi Kabupaten Layak Anak
TIM penilai dan verifikasi lapangan terhadap Kabupaten Layak Anak (KLA) Pusat, selama tiga hari, mulai Selasa (22/5) hingga Kamis (24/5) kemarin, turun melakukan evaluasi di Kabupaten Jembrana. Rombongan yang dipimpin Kepala Bidang Perlindungan Anak Korban Kekerasan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) Ratih Rachmawati diterima langsung Bupati Jembrana I Putu Artha bersama Ketua Gugus Tugas KLA I Ketut Swijana serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB Ni Kade Ari Sugianti. Tim penilai pusat juga menyertakan anggotanya dari Asdep Pemenuhan dan Perlindungan Anak Kementerian Koordinator Pembangunan dan Kebudayaan (Komenko PMK) Marwan Syaukani serta Pakar Hak Anak dari Yayasan Bahtera Bandung Hadi Utomo diwakili dengan melakukan verifikasi langsung di lapangan. Di sela-sela presentasi yang dipusatkan di Aula Jimbarwana, Kamis kemarin Ketua Tim Penilai, Ratih Rachmawati mengapreasiasi pencapaian KLA di Jembrana. Pasalnya, dari beberapa tahapan yang meliputi penilaian mandiri serta dilan-
jutkan dengan verifikasi di lapangan, ternyata capaian Kabupaten Jembrana sangat luar biasa. “Dari verifikasi yang telah kami lakukan di lapangan, ternyata Kabupaten Jembrana sudah berbuat. Bahkan mampu melakukan hal-hal yang telah maju. Ini sangat luar biasa. Hanya, dalam pengisian masih ada hal-hal yang perlu disempurnakan, terutama berkaitan dengan administrasi,“ katanya. Ratih juga menjelaskan hasil verifikasi di lapangan yang sudah dilakukan ini nantinya akan diplenokan di Jakarta oleh tim indepen-
den. “Verifikasi yang sudah dilakukan tim penilai saat ini sifatnya sangat independen. Namun demikian kami optimis terhadap apa yang telah diperbuat Kabupaten Jembrana. Karena capaian ini bukan kinerja satu OPD tertentu saja, melainkan berkat dukungan dari semua lapisan dan komponen masyarakat. Baik itu pengusaha, organisasi kemasyarakatan serta jajaran birokrasi,“ ujarnya. Sementara itu, Bupati Artha memaparkan sepertiga dari jumlah penduduk Jembrana merupakan anak. Karena itu, sebagai penerus masa
Bali Post/ist
PRESENTASI – Bupati Jembrana I Putu Artha bersama tim penilai pusat dalam penilaian Jembrana sebagai Kabupaten Layak Anak saat presentasi di Aula Jimbarwana, Kamis (24/5) kemarin.
depan, anak berhak dapat hidup, tumbuh berkembang, berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. “Saat ini Pemkab Jembrana sudah mempersiapkan sarana dan prasarana guna mendukung program KLA. Yaitu dengan menyinergikan kegiatankegiatan dari OPD, mulai dari perencanaan sampai pelaporan yang berkaitan dengan pemenuhan anak,“ terang Artha. Selain itu berbagai sarana dan prasarana guna mendukung program KLA ini juga disiapkan. Di antaranya menyiapkan ruang atau infrastruktur bagi kenyamanan anak, meningkatkan layanan kesehatan, baik di posyandu maupun puskesmas. Untuk itu, puskesmas benar-benar menjadi puskesmas ramah anak. “Lewat serangkaian sosialisasi yang dilakukan secara kontinu dari berbagai tingkatan, mengoptimalkan PAUD di masing-masing desa, dan dengan menyediakan sarana prasarana yang terstandardisasi untuk ruang bermain ramah anak. Untuk hal ini, jajaran birokrasi juga kita gerakkan, sehingga setiap OPD mempunyai tanggung jawab yang sama,“ pungkasnya. (ad1305)
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
BULELENG
11
Disdikpora Minta DLH Tanggulangi Sampah Dekat SDN 5 Banyuning Singaraja (Bali Post) – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng menjamin gangguan lingkungan SDN 5 Banyuning akibat lokasi bak sampah dekat dengan gedung perpustakaan sekolah akan ditanggulangi dalam waktu dekat ini. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kecamatan Buleleng diharapkan turun tangan untuk mengatasi pencemaran lingkungan sekolah akibat penempatan bak sampah di areal sekolah tersebut.
Bali Post/kmb38
GNSTA – Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan Kepala ANRI Pusat Dr. Mustari Irawan, M.PA. menghadiri pencanangan GNSTA, Kamis (24/5) kemarin. Dalam pencanangan ini, ANRI mendorong Buleleng membentuk depo arsip nasional.
ANRI Dorong Pemkab Bangun Depo Arsip Nasional
Singaraja (Bali Post) – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) mendorong Pemkab Buleleng membentuk depo arsip nasional. Ini tidak lepas dari potensi arsip statis (peninggalan sejarah -red) banyak tersimpan di daerah ini. Untuk itu, ANRI berjanji akan memperjuangkan pembentukan depo arsip nasional di Bali Utara yang dijadikan tempat penyimpanan dokumen arsip statis tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala ANRI Pusat Dr. Mustari Irawan, M.PA. saat menghadiri Pencanangan Gerakan Nasional Tertib Arsip, Kamis (24/5) kemarin. Pencanangan ini dihadiri Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Buleleng Putu Artawan. Lebih jauh, Mustari mengatakan, Buleleng yang pernah mencatatkan sejarah sebagai pusat pemerintahan Soenda Ketjil meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menyimpan dokumen arsip sejarah pada masa tersebut. Selain itu, sejarah lain adalah orang tua Proklamator Republik Indonesia Ir. Soekarno
berasal dari Buleleng. Sejarah ini juga dipastikan menyimpan dokumen arsip yang perlu diwadahi dengan baik. Dengan demikian, upaya ini bukan saja penyelamatan arsip, namun menjadi wahana edukasi untuk siswa, mahasiwa, dan kalangan peneliti sejarah untuk mendapat referensi yang mendukung. “Saya yakin di Buleleng masih banyak dokumen arsip statis. Biar ini tidak punah begitu saja, perlu diwadahi kemudian bisa dijadikan sumber edukasi bagi siswa dan mahasiswa,” katanya. Menurut Mustari, mewadahi dokumen arsip bersejarah itu perlu dibentuk depo arasip nasional di Buleleng. Ini bisa dilakukan dengan kerja sama antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. Untuk itu, langkah awal yang dilakukan adalah mendorong pemkab menyiapkan lahan untuk lokasi depo arsip nasional. Dari situ, pihaknya akan melobi pemerintah pusat agar depo bisa direalisasikan. Selain akan menampung arsip statis, ANRI akan mengelola arsip statis yang sifatnya nasional. Sedangkan, dokumen arsip yang sifatnya lokal tetap
dikelola oleh pemkab. “Polanya nanti kerja sama oleh kami dan pemkab. Pada intinya, kita memfasilitasi pemkab dalam mengelola dokumen arsip di sini, sesuai prinsip dan kaidah yang sudah dijalankan oleh ANRI Pusat” jelasnya. Di sisi lain, Mustari mengatakan, upaya lain terus digenjot dalam pengelolaan arsip di kabupaten atau kota. Ini tidak lepas dari peran penting aset dalam menunjang jalannya roda pemerintahan. Selama ini, pemerintah daerah masih banyak daerah yang belum memperlakukan aset dengan optimal. Dampaknya banyak daerah yang dirugikan ketika menghadapi proses hukum karena dukungan arsip yang tidak ditemukan pada saat pembuktikan kasus hukum di pengadilan. Oleh karenanya, dia mengingatkan setiap pemkab atau pemkot termasuk provinsi untuk mencanangkan Gerakan Nasional Sadar dan Tertib Arsip (GNSTA) . Dengan gerakan ini, apa pun bentuk arsip akan terkelola dengan baik dan pada saat dipergunakan akan mudah ditemukan sebagai pembuktian setiap kebijakan yang dijalankan pe-
merintah bersangkutan. Sentara itu, Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. didampingi Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Putu Artawan mengatakan, setiap OPD, kecamatan, desa, dan kelurahan di daerahnya sudah melakukan upaya tertib arsip. Ini akan terus digenjot dan pemerintah memfasilitasi untuk terus meningkatkan tertib arsip itu sendiri. Pengelolaan arsip sudah memakai sistem komputerisasi, sehingga dokumen arsip itu tersimpan dengan baik dan kalau dibutuhkan sewaktu-waktu akan mudah ditemukan. Ini akan mencerminkan prinisp transparansi pelaksanaan program dan menghindari temuan kesalahan administrasi ketika ada audit oleh lembaga yang diberikan kewenangan oleh pemerintah yang lebih tinggi. “Arsip ini sangat penting dan kami dorong terus termasuk penyiapan sarana prasarana. Apalagi sekarang kita sudah bangun Taman Bung Karno. Tempat itu akan menjadi bagian dari arsip tidak saja mengabadikan arsip sejarah namun juga untuk edukasi bagi masyarakat luas,” jelasnya. (kmb38)
Mencuri, IRT Ditangkap Singaraja (Bali Post) – Dua pencuri perhiasan emas ditangkap anggota Satreskrim Polres Buleleng. Kedua pelaku ini berstatus sebagai ibu rumah tangga (IRT). Mirisnya, aksi melawan hukum ini terpaksa dilakoni karena terdesak mendapatkan uang untuk membeli keperluan saat Galungan dan Kuningan. Kedua pelaku ini masingmasing Kadek RS asal Kecamatan Buleleng dan Luh RK asal Kecamatan Seririt. KBO Reksrim Iptu Dewa Putu Sudiasa seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Kamis (24/5) kemarin, mengatakan tersangka Kadek RS merupakan residivis
kasus pencurian perhiasan emas. Saat itu, tersangka pernah menjalani hukuman tiga bulan penjara. Sekarang, dia kembali ditangkap setelah mencuri perhiasan emas milik temannya di Lingkungan Banyuning, Singaraja. Dia mencuri perhiasan emas itu dengan berpura-pura membantu korban mengerjakan pekerjaan rumah. Saat situasi sepi, tersangka mengambil perhiasan emas milik korban. Rencananya, perhiasan itu akan dijual dan uangnya untuk membeli perlengkapan hari raya Galungan dan Kuningan ini. Sementara tersangka Luh
RK mencuri uang dan perhiasan emas milik korbannya. Sebelum beraksi, pelaku membuntuti korban. Setelah mengetahui korban menyimpan uang dan perhiasan emas di bawah jok sepeda motor, pelaku langsung mencongkel jok sepeda motor korban. Dari aksinya itu, pelaku pun berhasil membawa kabur uang curian Rp 3,5 juta dan kalung emas. “Kedua tersangka kasus pencurian ini berhasil kita amankan setelah melakukan penyelidikan. Keduanya kita tangkap berbekal informasi di mana korban menjual perhiasan emas hasil curiannya itu,” katanya. Sementara itu, tersangka
Kadek RS mengaku mencuri perhiasan milik temannya. Aksi ini dilakukannya karena keinginan untuk membeli barang untuk persiapan Galungan dan membeli kebutuhan sehari-hari. Sebelum melakukan aksinya, dia mengaku sering berkunjung ke rumah korban sambil melihat di mana korban menaruh perhiasan. Setelah itu, ketika korban lengah, dia pun nekat mengambil perhiasan emas. “Maunya saya jual untuk bekal hari raya. Bagaimana lagi Pak karena terdesak, terpaksa mencuri karena tidak punya kerjaan lain,” jelasnya. (kmb38)
Olimpiade Nasional MIPA PT 2018
Duta Undiksha Singaraja Sabet Medali Perunggu UNIVERSITAS Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja satu-satunya Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Indonesia yang mengutus mahasiswanya mengikuti Olimpiade Nasional Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Pergurun Tinggi (ON MIPA PT) tahun 2018. Dalam laga bergengsi itu, duta Undiksha Singaraja I Wayan Windu Sara (22) berhasil merebut medali perunggu. Mahasiswa semester delapan ini berhasil mengalahkan puluhan pesaingnya dalam program studi Fisika. ON MIPA PT ini digulirkan Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerja sama dengan Universitas Muhamadiyah Malang. Laga ini berlangsung 4 sampai 6 Mei 2018 lalu. Ditemui di gedung Rektorat Undiksha Singaraja, Kamis (24/5) kemarin, Windu mengatakan keberhasilannya meraih medali dalam ON MIPA PT saat ini adalah tahun keempat. Ia yang dinilai memiliki kemampuan lebih oleh dosennya sejak semester II mengikuti lomba yang sama. Sebelum melaju ke tingkat nasional, dia harus menjalani seleksi panjang. Pertama seleksi di Fakultas MIPA Undiksha untuk menjaring 20 orang masingmasing dari program studi Matematika, Fisika, Biologi dan Program Studi Kimia. Selanjut-
ON MIPA PT – Rektor Undiksha Dr. Nyoman Jampel (kiri) memberikan selamat kepada I Wayan Windu Sara (22) yang berhasil merebut medali perunggu dalam ON MIPA PT tahun 2018. nya, peserta kembali diciutkan menjadi 7 orang untuk mengikuti seleksi di tingkat kopertis. Dari 300 orang peserta yang ikut saat itu, dua mahasiswa Undiksha berhasil lolos merebut tiket ke nasional. Di tingkat nasional dalam olimpiade yang dilaksanakan di Universitas Muhamadiyah Malang, Windu menghadapi 64 orang pesaingnya yang juga mengikuti perlombaan di bidang Fisika. Termasuk sejumlah pesaing beratnya wakil Institut Teknologi Bandung (ITB) yang mendominasi, Universitas Gajah Mada (UGM), dan Universitas Indonesia (UI).
“Ini yang keempat kalinya, pertama ikut semester dua dapat perunggu, semester IV dapat perunggu juga, tahun lalu sempat dapat perak, dan sekarang perunggu lagi,” katanya. Mahasiswa asal Gianyar ini mengaku sempat khawatir tidak dapat mempertahankan prestasinya. Berkat upaya dan perjuangannya, akhirnya dia dinobatkan panitia sebagai salah satu peraih medali perunggu di program studi Fisika. Prestasi pemuda kelahiran 13 Maret 1996 ini masih diungguli duta ITB. Atas prestasi tersebut, Rektor Undiksha Singaraja Dr. I
Nyoman Jampel, M.Pd. mengaku bangga karena nama baik lembaganya diharumkan oleh mahasiswa melalui olimpiade nasional. Dia mengatakan, keberhasilan mahasiswanya dalam olimpiade tingkat nasional bahkan internasional, merupakan salah satu barometer dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang didapatkan selama di Undiksha. Untuk itu, pihaknya berkomitmen memberikan peluang penuh kepada mahasiswanya untuk mengikuti kompetensi dan bersaing dengan mahasiswa perguruan tinggi lain di tanah air bahkan di luar negeri. “Anak kami ini satu-satunya peserta yang dikirim Kopertis VIII yang mewilayahi Bali, NTB, dan NTT yang berhasil mendapat juara di tingkat nasional. Kami dukung penuh dari pendampingan dan bimbingan termasuk support pendanaan,” katanya. Untuk menghadapi saingan berat dalam olmpiade nasional, Jampel mengaku selama ini telah perupaya maksimal untuk mengimbangi mereka. Salah satunya dengan meningkatkan kinerja SDM dosen yang sudah memiliki kaliber nasional dan membina mahasiswa yang lebih intens dan mendorong untuk mengikuti berbagai kesempatan mengikuti lomba, sehingga pengalaman itu akan dijadikan modal bagi mahasiswa untuk mengikuti laga bergengsi ke depannya. (ad1307)
Hal itu diungkapkan Kepala Disdikpora Gede Suyasa saat meninjau lokasi bak sampah di dekat SDN 5 Banyuning, Rabu (23/5). Dia didampingi Kepala Unit Pelaksana Pendidikan (UPP) Kecamatan Buleleng Wayan Duduk dan Kepala Seksi (Kasi) Peserta Didik I Nyoman Yasa, S.Pd., M.M. Gede Suyasa mengatakan, langkah awal yang dilakukan adalah mengusahakan agar sampah tidak sampai menumpuk di bak sampah tersebut. Ini bisa dilakukan dengan meminta bantuan kepada DLH agar pengangkutan sampah lebih optimal, sehingga tidak sampai sampah membusuk di tempatnya. Dengan cara ini, pencemaran akibat aroma tidak sedap seperti yang dikeluhkan siswa dan guru bisa diatasi. “Kenyamanan
anak-anak dan guru di setiap sekolah termasuk di SDN 5 Banyuning adalah bagian kesukseskan pembangunan pendidikan di daerah kita. Untuk itu, dugaan pencemaran ini kita tangani dengan meminta bantuan DLH dan Kecamatan untuk mengatasi persoalan sampah itu dengan baik, sehingga tidak memunculkan pencemaran di lingkungan sekolah,” katanya. Menurut Suyasa, untuk jangka panjang, pihaknya memprogramkan pembangunan pagar pembatas di SDN 5 Banyuning. Dengan pembangunan pagar permanen itu, maka pemandangan tidak sedap di lokasi tempat sampah itu bisa diatasi. Sebelum pembangunan pagar pembatas, Disdikpora akan berkoordinasi bersama pihak terkait untuk memperjelas terkait status lahan
SDN 5 Banyuning. Dengan langkah ini, program penataan di sekolah ini dapat dilakukan dengan optimal dan terhindar dari munculnya persoalan serius di kemudian hari. “Sekolah ini akan kita tata dan pemandangan bak sampah itu harus kita tutupi dengan pagar pembatas. Sebelum itu, kami juga akan koordinasi dengan pihak terkait untuk memperjelas status lahan di sekolah ini,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, siswa dan guru SDN 5 Banyuning, Singaraja mengeluh. Ini karena setiap hari, siswa harus menghirup udara yang sudah bercampur dengan aroma tidak sedap dari pembusukan sampah. Aroma tidak sedap itu muncul dari bak sampah yang berdekatan dengan gedung perpustakaan sekolah setempat. (kmb38)
Bali Post/kmb38
PRATAMA - Dua rumah sakit pratama di Desa Tangguwisia dan di Desa Giri Emas akan beroperasi penuh. Menunjang pelayanan di kedua rumah sakit itu, Kemenkes menyetujui usulan pengangkatan sepuluh orang dokter spesialis.
Kemenkes Setujui Usulan Dokter Spesialis di RS Pratama
Singaraja (Bali Post) – Selain melengkapi alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Pratama di Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt dan di Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Pemkab Buleleng kini terus menambah dukungan sumber daya manusia (SDM) di dua rumah sakit tersebut. Tahun ini, di kedua rumah sakit itu akan ditugaskan masing-masing lima orang dokter spesialis. Dokter spesialis tersebut bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Sepesialisasi keahlian dokter tersebut di antaranya spesialis anak, penyakit dalam, kandungan, dan spesialis anestesi. Penugasan dokter spesialis ini tidak lepas dari lobi yang gencar dilakukan belakangan ini oleh Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Lobi tersebut membuahkan hasil. Dalam waktu dekat ini bersamaan dengan pengoperasian secara penuh rumah sakit pratama Tangguwisia dan Giri Emas, sepuluh orang dokter spesialis yang dikontrak oleh Kemenkes RI tersebut mulai bertugas melayani pasien di Buleleng Barat dan Buleleng Timur. Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. di kantornya, Kamis (24/5) kemarin, mengatakan usulan dokter spesialis itu dilakukan karena dua rumah sakit pratama yang sudah dibangun itu dinyatakan layak beroperasi. Ini dibuktikan dengan terpenuhinya syarat rumah sakit terakreditasi sekaligus rumah sakit siap Bali Post/kmb38 melayani tindakan gawat dardr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. urat dan operasi. Untuk itu, pihaknya kemudian mencoba mengusulkan ke Kemenkes RI untuk dibantu dokter spesialis ini secara penuh bertugas di penugasan dokter spesialis. Rupanya dengan Buleleng selama setahun dan kontraknya lobi yang intens, usulan dokter spesialis pe- dapat diperpanjang. Selama kontrak penunyakit dasar itu disetujui, sehingga rumah gasan, Kemenkes RI mengalokasikan angsakit pratama di Tangguwisia bisa melayani garan untuk gaji mereka. Sehingga dukungan pasien dari Kecamatan Gerokgak, Busungbiu, ini dinilai sangat meringankan beban APBD Seririt, dan Banjar. Demikian juga pasien Buleleng. Meskipun tidak menanggung gaji, pemkab dari Kecamatan Tejakula, Kubutambahan, dan Kecamatan Sawan dapat dilayani di tidak bisa lepas tangan untuk melengkapi rumah sakit pratama di Giri Emas. “Sepuluh fasilitas penunjang para dokter spesialis itu. orang dokter spesialis dan nanti kita bagi Untuk itu, pemkab menyiapkan alokasi angrata lima di Tangguwisia dan lima lagi di Giri garan untuk perumahan dan transportasi Emas. Dokter ini akan mulai bertugas dalam untuk mendukung kelancaran tugas-tugas waktu dekat ini, sehingga pasien dari Bule- dokter spesialis tersebut. “Kalau kita menleng Barat atau Buleleng Timur tidak harus gandalkan APBD jelas tidak mampu mengdatang ke RSUD atau bahkan ke rumah sakit gaji dokter spesialis sebesar itu, dan kita di luar daerah, karena kedua rumah sakit bersukur selama setahun ke depan gajinya pratama itu beroperasi penuh dan dilengkapi ditanggung pusat, dan nanti akan ada perpanjangan kontrak, sehingga kita berharap dokter spesialis,” katanya. Ditanya terkait kesiapan gaji dan fasilitas dukungan ini tidak berhenti hanya setahun,” penunjang, Sutjidra menyebut sesuai kontrak jelasnya. (kmb38)
KLUNGKUNG
12
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
Pembangunan Blok A Pasar Semarapura
SOSOK Gali Potensi Diri
SETIAP orang memiliki potensi. Bahkan bisa lebih dari satu. Namum, terkadang dipendam, menjadi tak berkembang. Pemikiran Jegeg Klungkung 2018, Ni Kadek Sri Jayanti, justru berbeda. Potensi harus digali. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam kompetisi. “Potensi harus digali. Dan saya berupaya lakukan itu,” ujarnya, baru-baru ini. Selain sebagai Jegeg Klungkung, perempuan asal Banjar Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan ini juga pernah menjajaki sejumlah kompetisi sejak duduk di bangku SMP. Ada membaca puisi, menulis essay, cerita rakyat, debat. Bahkan juga sebagai duta bahasa. “Ini juga bisa memberikan pengalaman baru,” ucapnya. Meski telah berhasil menyabet sejumlah prestasi, keinginannya untuk menjajaki kompetisi lain tak pernah surut. Setiap kesempatan diupayakan tak terlewatkan. Tentunya itu memerlukan dukungan dari banyak pihak, terutama keluarga yang menjadi orang-orang terdekat. “Sejauh ini, keluarga yang paling mendukung. Ada juga dari teman-teman,” tutur mahasiswi semester IV Politeknik Negeri Bali ini. Di tengah era milenial ini, menurutnya ikut dalam kompetisi sangatlah penting. Itu juga bisa sebagai wadah membangun relasi, berkreasi, dan bertemu dengan orang-orang yang bisa diajak untuk bertukar pemikiran dalam menambah wawasan. “Yang diajak berkompetisi tidak semata-mata sebagai saingan, tetapi mereka adalah orang yang bisa diajak bertukar pikiran, menambah wawasan, dan mengembangkan diri,” tegasnya. Menjadikan diri semakin lebih baik, perempuan kelahiran 1998 ini memegang prinsip percaya diri dan tidak jalan di tempat. “Jangan hanya stuck dan jalan di tempat. Kembangkan diri, break your limit. Jadikan dirimu menjadi yang terbaik bagi dirimu,” serunya. (sos)
Pedagang Direlokasi, Usulan Retribusi Gratis Dikaji
Semarapura (Bali Post) Relokasi pedagang Blok A Pasar Semarapura, Klungkung direncanakan berlangsung setelah hari raya Galungan. Mengingat tempat penampungan sementara kurang nyaman, Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Klungkung mengusulkan untuk menggratiskan retribusi sebesar Rp 4 ribu untuk kios dan Rp 3 ribu untuk los per hari. “Sudah disampaikan ke Pjs. Bupati. Kami berikan beberapa pertimbangan. Salah satunya berkaitan dengan kenyamanan,” ungkap Kepala Dinas I Wayan Ardiasa, Kamis (24/5) kemarin. Pejabat asal Jembrana ini menyatakan usulan tersebut juga datang langsung
dari sejumlah pedagang. Menyusul tempat berjualan yang didapatkan tergolong sempit, tidak mampu menambung barang banyak. “Tempatnya juga tidak isi kipas angin. Cukup sempit. Tidak semua barangbarangnya bisa ditempatkan di sana,” sebutnya. Jika
usulan itu dijalankan, maka berpotensi menyebabkan target retribusi sekitar Rp 1,45 miliar tidak tercapai. Namun ditegaskan, pemkab tak semata-mata mengejar pendapatan. Justru lebih kepada memikirkan nasib pedagang. Pjs. Bupati Klungkung
I Wayan Sugiada mengaku sudah menerima usulan itu. Namun, dinas diminta untuk mengkaji kembali. “Sudah diminta mengkaji dulu. Kita lihat dulu beberapa hari, dampaknya bagaimana setelah pindah. Kalau ada, baru menentukan itu,” jelasnya. Sebelumnya, pedagang Ni Nyoman Darmayani berharap tidak ada pemungutan retribusi selama proses pembangunan berlangsung. Ia pun sempat menyatakan ketidakpuasan terhadap tempatnya ber-
jualan yang kurang representatif dan tidak aman. “Bagaimana mau bayar retribusi kalau tempatnya sempit,” katanya. Relokasi ke tempat sementara yang masih berada pada areal parkir itu dilakukan terhadap 234 pedagang karena pemkab bakal melakukan pembangunan ulang pasar yang berlokasi di timur Kertha Gosa tersebut. Direncanakan berlangsung mulai 13 Juni 2018. Kios dan los darurat sudah selesai dikerjakan. (kmb45)
Sukses Wujudkan UHC
Bali Post/sos
ASN - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Klungkung. Tahun ini, diusulkan ke pemerintah pusat adanya rekrutmen ribuan CPNS.
Perekrutan CPNS 2018
Dipastikan Tak Sesuai Usulan
Semarapura (Bali Post) Pemkab Klungkung tahun ini telah mengusulkan 1.800 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke pemerintah pusat. Namun, hal itu dipastikan tidak bisa terpenuhi. Pasalnya, sesuai kebijakan, jatahnya hanya sesuai jumlah pegawai yang pensiun. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manuasia (BK-PSDM) mengungkapkan hal tersebut disampaikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bali dalam pertemuan beberapa waktu lalu, meneruskan informasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). “Untuk formasi yang didapatkan sesuai jumlah pegawai yang pensiun tahun ini maupun meninggal sebelum pensiun,” jelasnya, Kamis (24/5) kemarin. Jumlahnya, sambung pejabat asal Desa Pikat, Kecamatan Dawan ini hanya 148 orang, terdiri dari bidang kesehatan, pendidikan dan penunjang infrastruktur. “Ini jatah maksimal. Bisa saja kurang. Katanya Juni sudah turun formasinya,” bebernya. Mengingat masih sangat jauh dari usulan awal, pemkab tetap berupaya mengusulkan adanya tambahan. Minimal, bisa untuk melengkapi Rumah Sakit Pratama Nusa Penida sebanyak 68 orang. “Dalam pengusulan, tentu disampaikan alasan kuat,” jelasnya. Lebih lanjut dinyatakan, kekurangan pegawai itu disampaikan langsung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengacu pada analisa beban kerja (ABK) maupun analisa jabatan. “Kebutuhan yang paling banyak tetap untuk pendidikan dan kesehatan,” katanya. Seperti berita sebelumnya, usulan CPNS pernah dilakukan pada April 2017. Hanya tak ada tindak lanjut dari pusat. Sejatinya, itu sangat penting untuk menunjang kinerja pemerintahan lantaran terdapat ratusan pegawai pensiun sejak 2011 dan belum tertutupi. “Sesuai data, ada 989 orang yang pensiun. Belum adanya penambahan, penyelesaian tugas dengan memaksimalkan tenaga yang ada. Klungkung terakhir perekrutan CPNS 2011. Sudah cukup lama,” sebutnya. (kmb45)
Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung
(0366) 21115
Polsek Klungkung
(0366) 21090
Polsek Dawan
(0366) 23181
Polsek Banjarangkan
(0366) 23180
Polsek Nusa Penida
(0366) 5382838
RSUD Klungkung
(0366) 21172
RSU Bintang
(0366) 25241
PMI Klungkung
(0366) 21442
Damkar Klungkung
(0366) 22655
PDAM Klungkung
(0366) 21336
PLN Klungkung
(0366) 25599
Pemkab Raih Penghargaan dari Presiden PEMERINTAH Kabupaten Klungkung telah menggulirkan program Universal Health Coverage (UHC). Berdasarkan data terakhir, masyarakat yang mengan-
tongi Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah menembus 98,01 persen. Hal tersebut mendapat respons positif dari pemerintah pusat.
Bali Post/ist
PENGHARGAAN - Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada menerima penghargaan dari Mendagri Tjahjo Kumolo di Balroom Hotel Grand Mercure, Jakarta, Rabu (23/5) atas kesuksesan Pemkab menerapkan program UHC.
Presiden RI Joko Widodo pun memberikan penghargaan. Penyerahannya melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Balroom Hotel Grand Mercure, Jakarta, Rabu (23/5). Dalam sambutannya Tjahyo Kumolo mengapresiasi kepada seluruh kabupaten kota yang telah mendukung program JKN-KIS sebagai program strategis nasional dalam mewujudkan UHC lebih awal di wilayah masingmasing. “Semoga apa yang telah dilakukan hingga meraih penghargaan ini dapat ditiru pemimpin daerah-daerah lainnya. Sehingga apa yang dicita-citakan bangsa ini, yaitu kesejahteraan yang berkeadilan dapat terwujud,” ujarnya. Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Klungkung Wayan Sugiada usai menerima penghargaan mengatakan program UHC sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Di sinilah peran Kartu JKN KIS ini sangat bermanfaat. Artinya ketika masyarakat membutuhkan kesehatan negara hadir untuk membantunya. Tetapi sebaliknya makin sedikit yang meman-
faatkannya berarti tingkat kesehatan masyarakat membaik. Ini yang saya harapkan begitu juga harapan dari masyarakat Klungkung,” ungkapnya. Program ini bergulir per 1 November 2017. Masyarakat yang belum masuk sebagai peserta JKN-KIS telah dianggarkan Rp 2,9 miliar dari APBD 2017 untuk pendaftaran menjadi peserta kelas III. Itu kembali berlanjut pada tahun ini, dipersiapkan anggaran Rp 17,9 miliar dan telah di-launching Maret lalu. Sesuai data BPJS Kesehatan Klungkung per 1 Maret 2018, penduduk yang sudah tercover JKN-KIS mencapai 210.929 jiwa dari total 215.206 jiwa, termasuk
pendaftaran secara mandiri. Capaian ini, mengantarkan Klungkung sebagai kabupaten kedua di Bali setelah Badung. Selain pemerintah pusat, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Bali, NTB, NTT, Army Adrian Lubis juga sempat memberikan penghargaan dan apresiasi yang luar biasa bagi Kabupaten Klungkung, mengingat bukan tergolong daerah yang memiliki PAD sebesar kabupaten/kota madya lainnya. Namun dengan niat dan kerja keras yang tinggi, mampu menunjukkan komitmen untuk menerapkan program UHC. “Ini langkah yang sangat baik untuk semakin meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tegasnya. (ad4310)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar
G.02
Marketing Public Relation S1, D3, Mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
G.03
!Staf Bersih Rmh Kost,Pria,Max 24th,Tinggal Dlm/085238203818
B.BP.001.05.18.0000912
Coco Group Bali Looking For: - Asst.HR Manager Min 1 years Experiance in the same position at retail industry Send CV at hrm@cocogroupbali.com
Dcr Krywn Min SMA Hub.Krisna Mart Jl.Gn Catur 100X-Gatsu Barat-Dps Hub.082145521880
Dicari Staff Produksi bisa Jahit Tangan,Gaji & Jam Kerja Menarik H.085100574646(No SMS)
Dcr PRT Tinggal Luar Daerah Muding Indah Hub.081916436800
Dicr Admin Wnt&Tenaga Srabutan Laki2 Max 35Th.Lam:Jl Gurita I No.20C Dps.Telp:0361-710451
B.BP.004.05.18.0001144
B.BP.001.05.18.0001283
Dcr PRT tdr dalam, OB Kantor, Supir Prbd & Ktr 081529922938
B.BP.004.05.18.0001290
Dibthkn Hair Dresser,Therapist yg Brpnglm Utk Salon & Spa di Kerobokan Hub:081293799814
B.BP.031.05.18.0001185
Dcr 5 Supir & Operation Staff Hub.Merrys Travel 0361-238041
Supir SIM B1 Gaji: 2Jt-an/bln, Sales Mrkting,FO :085103167222
Dcr 8org SopirB1/A&Tng Angkat2 Gj .Min75rb/hr,Kos+U.Mkn,Makmur AbadiBangunan Jl.T.Umar Brt 888
B.BP.001.05.18.0000864
B.BP.004.05.18.0001233
B.BP.004.05.18.0001046
Good Salaries.Dcr Therapist Wnt utk Bekerja di Qatar. Diutmkn yg Brpglmn di Spa,KTP Bali.Exp in Massage, Facial, Waxing, Speak English.Usia 20-40Th.WA: +97466111991. Email:mjas_909@hotmail.com B.BP.001.05.18.0000991
BIRO JASA
B.BP.001.05.18.0001301
Dcr Lls SMU-S1 utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj. 0811380028 B.BP.821.05.18.0001286
B.BP.001.05.18.0001180
Dcr Karyawan Laki-laki,Jujur, SIM C, Hub.081338324935
B.BP.001.05.18.0001279
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD Unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat.Line WA081375409869&087754689692
Dicari FO Cwo Bs Bhs Inggris & Tukang Kebun.Hub:(0361) 8475080
B.BP.004.05.18.0000997
B.BP.001.05.18.0001302
RUPA-RUPA
B.BP.001.05.18.0001272
Dicari Peg Laundry wil .Renon Hub.081337287307-085857318696
RUPA-RUPA
B.BP.001.05.18.0001197
B.BP.001.05.18.0001277
B.BP.004.05.18.0001292
Job perkebunan Australia berangkat cepat H:081237320048
Garmen Bth Tng serabutan pria sbyk2nya H:082236296170,237757
B.BP.004.05.18.0001143
B.BP.001.05.18.0001284
LOWONGAN
B.BP.001.05.18.0001184
PT.Olympindo Multi Finance Butuh Sgr Kary.CMO,Collector, Adm,Head Coll,Head Marketing Min D3.Lam Kirim ke Jl.Gatsu Tengah No.83X Blok A1 Denpasar Telp.(0361) 8956921-20
Cr SalesAcc HP&CCTV,Gj+Komisi Hub:PT.Vivan(HP:081237763718)
Dcr Admin Wnt U/18-23th,Rajin, Jujur, Menarik.Lamaran Lsg ke CV Wirajaya Jl.Dewi Supraba II No.3 Antasura Hub.0817566499
B.BP.001.05.18.0001178
Dicr Karyawan/ti u/Perusahaan Perak Bag.Admin T:0361-8446108
Indigo Japanese Restaurant Canggu is Looking for Waitress and Cooker-English.Good Salary Call.08123840242
B.BP.803.05.18.0001224
Dicari Tukang Cutting untuk Garmen Kirim ke Gunung Guntur 882 Dps hub.(0361) 8450511
B.BP.001.05.18.0001153
Dcr Pria&Wnt u/ Staff Laundry Jl.Kerobokan 78X T081933110424
B.BP.001.05.18.0001299
Dcr SPV,Sales,Teknisi STM Gj+ Bns+Kms+BPJS,Lam.PT.PMA, Bedahulu XVII/7, Dps
B.BP.821.05.18.0001288
Dcr Tukang Sporing Mobil,Pglmn di Denpasar,Hub.081916436800
DIJUAL MOBIL SUZUKI
Karimun GX Th’2003 Tangan 1 Silver Hub.087862270180 BUC B.BP.001.05.18.0001273
DIJUAL RUMAH
B.BP.001.05.18.0001285
Rmh Lt2 Jln.Tkd.Balian Renon Hub.085100888379/081999843755
Dibutuhkan Segera PRT Cewek u/ Rumah di Sanur.Tinggal dalam. SMS:08123877799
!!! 081558041018 Djl Rmh minimalis siap Huni Tohpati Siulan
B.BP.001.05.18.0001275
B.BP.004.05.18.0001289
B.BP.004.05.18.0001300
DIJUAL MOBIL
FOTO COPY
SERVICE
RUPA-RUPA DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DISEWAKAN RUMAH Rmh 6KT,2KM,Garase,Listrk 2200 Telp,PAM,Lok Jln.Ratna/Kumala No.2 Dps. Hubungi:081805348147
B.BP.001.05.18.0001274
DIJUAL TANAH 12A Tnh di Tegal Mengkep Tabanan s.bgn v.Sungai,081238909235
B.BP.001.05.18.0001297
Dijual Tanah, Lokasi Istimewa, Canggu Beach 87,5 are(sebelah Intercontinental Hotel) 120m dr pantai(TP) serious buyer only, Call 0816-807979
B.BP.031.05.18.0001295
Djl Tnh Kav Mrh Daerah Pemogan Dps.Sel,Hrg 475Jt H.0811399161
B.BP.153.05.18.0001247
Jual 12,5Are Jl.Nyambu - Kaba Kaba 295Jt/Are Hp.081239533332
B.BP.004.05.18.0001145
Tnh 2 Are di Jl.Ry.Tumbakbayuh &1,3A di Munggu,H.081337141817
B.BP.001.05.18.0001298
DIJUAL VILLA Djual Vila Br LT.2Are LB 180m, 3KT,3KM,Kolam Renang,PLN7700, IMB,SHM, Lok Ubud Lontunduh 081514885969 B.BP.031.05.18.0001235
KEHILANGAN Hlg BPKB K09141493 an.AA Gd Oka Pemayun Br.Satria Blhbatuh G B.BP.014.05.18.0001303
HlgBPKBNo.M01608805-ODK2677 OX An.Ansye Diannita Wattimena B.BP.001.05.18.0001276
Hlg Kartu SID No.IDN100005670 An I Gusti Agung Ardiasa B.BP.001.05.18.0001271
PENGUMUMAN Saya Ni Made Artini, 41th, alm. Ds.Nyalian, Kec.Banjarangkan mohon maaf kpd.PT Arta Sedana (Hardys)Gianyar atas perbuatan pencurian yg tidak sengaja Sy lakukan(khilaf), pd 19/4/2018 B.BP.001.05.18.0001304
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228/08123985172 B.BP.001.05.18.0000624
BANGLI
14 Berharap Sampah Dikelola Sampah menjadi persoalan klasik yang dihadapi oleh seluruh kabupaten/ kota di Bali tak kecuali Kabupaten Bangli. Agar sampah rumah tangga dapat bermanfaat, warga diminta dapat mengelola sampah agar bisa dimanfaatkan serta memiliki nilai jual yang tinggi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha mengungkapkan hal tersebut belum lama ini. Yudi Sutha menjelaskan, sejauh ini memang sudah ada sejumlah warga di beberapa desa di Bangli telah mengelola sampah rumah tangga yang dihasilkan setiap harinya. Kata dia, sampah rumah tangga organik bisa dikelola untuk dijadikan pupuk. Sementara untuk sampah plastik, botol, kaleng dan yang lainnya bisa dipakai untuk membuat kerajinan yang memiliki nilai jual. “Dengan dikelolanya sampah oleh sejumlah warga itu sangat mempengaruhi volume sampah yang dikirim setiap harinya ke TPA Regional Landih. Karena sampah yang masuk ke TPA berkurang hingga 40 persen,” ucapnya. Melihat hal tersebut, pihaknya mendorong warga yang belum mengelola sampah rumah tangga yang dihasilkan, supaya bisa dikelola dengan baik lewat tangantangan yang kreatif. Memang ada sejumlah warga sudah ada yang mengelola sampah, namun masih banyak warga yang sampai saat ini belum m e n gelola sampah yang dihasilkan setiap harinya agar bisa bermanfaat maupun untuk dijadikan sebagai kerajinan yang memiliki nilai jual. “Jadi kita harap ke depannya lebih banyak lagi warga yang mengelola sampah yang dihasilkan. Karena dalam Adipura Desa kita sudah imbau masyarakat untuk mengelola sampah. Sehingga sampah-sampah yang dihasilkan tidak terbuang percuma, namun bisa dimanfaatkan dengan baik. Termasuk menjaga lingkungan dari sampah. Karena kalau sampah dibiarkan begitu saja akan dapat mencemari lingkungan sekitar,” tegasnya. (nan)
SMPN 1 Bangli Ajukan Pemanfaatan Lahan Tak Bertuan Guna Perluasan Sekolah
Bangli (Bali Post) SMPN 1 Bangli berkeinginan memanfaatkan lahan tak bertuan yang berada di sebelah timur sekolah untuk perluasan sekolah. Rencananya, lahan seluas 10 are itu akan dimanfaatkan untuk dijadikan sarana sekolah berupa lapangan olahraga. Hal itu diungkapkan Kepala SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandhi, Kamis (24/5) kemarin. Pengajuan pihak sekolah tersebut telah mendapat dukungan bupati dan ketua DPRD Bangli. Dikatakan Widiana Sandhi keinginan untuk memanfaatkan lahan tersebut sudah ada sejak lama. Bahkan sejak 2007 lalu, pihak sekolah sudah mulai berproses dengan melakukan pendekatan ke krama subak yang dulunya menggarap lahan tersebut. “Tanah itu dulunya dimanfaatkan subak. Karena sudah tidak lagi berfungsi dan tidak ada sawah, sekarang terbengkalai. Kemudian kami lakukan pendekatan dengan subak dan dimediasi Kabag Tata Pemerintahan. Dan prosesnya ini cukup panjang,” terangnya. Lanjut dikatakannya, dalam rapat dan pertemuan yang dilaksanakan pihak sekolah dengan krama subak, sempat muncul permintaan dari krama subak terkait kompensasi lahan. Dimana saat itu subak menginginkan ada kompensasi lahan dengan nilai Rp 25 juta dikali jumlah krama subak sebanyak 12 orang. “Hasil rapat itu kami laporkan ke Kabag Tata Pemerintahan. Dan disampaikan bahwa pemerintah tidak mungkin membeli tanah itu karena tidak ada sertifikatnya,” jelasnya. Pascarapat tersebut, keinginan pihak sekolah memanfaatkan lahan tak bertuan sempat mandek. Hingga akhirnya, saat reuni akbar SMPN 1 Bangli belum lama ini, Bupati memerintahkan Sekda untuk segera mengurus kepemilikan lahan tersebut. Dari hasil tindak lanjut yang dilakukan Bagian Aset ke Kantor Pertanahan, diketahui bahwa lahan yang ada di belakang sekolah itu memang tidak memiliki sertifikat. “Sekarang sejauh mana upaya penyertifikatannya, kami belum tahu lebih lanjut,” kata Widiana Sandhi. Kasek asal Banjar Pule ini menambahkan jika nantinya lahan tersebut sudah menjadi aset Pemkab Bangli dan diserahkan ke SMPN 1 Bangli, maka sesuai rencana lahan itu akan dimanfaatkan untuk perluasan lahan sekolah terutama pengembangan sarana olahraga. Hal itu dilakukan lantaran saat ini sarana olahraga berupa lapangan basket yang dimiliki cukup sempit. Pihaknya pun menaruh harapan besar kepada Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata yang sempat meninjau langsung kondisi lahan tersebut pagi kemarin, agar turut membantu mempercepat proses kepemilikan lahan itu. Sementara itu, diwawancara terpisah Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata mengakui sempat meninjau langsung kondisi lahan yang dimaksud. Pihaknya mengatakan sangat mendukung keinginan SMPN 1 Bangli memanfaatkan lahan tersebut untuk perluasan sekolah. Untuk itu pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bangli agar prosesnya bisa dipercepat. “Kami berharap kegiatan penilaian sekolah sehat tingkat nasional di SMPN 1 Bangli Juli mendatang, prosesnya sudah ada kemajuan. Agar dalam lomba nanti, walaupun dari segi fisik belum ada pembenahan, minimal sudah ada proses. Sehingga bisa disampaikan ke tim penilai,” jelasnya. (kmb40)
TINJAU LAHAN - Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata didampingi Kasek SMPN 1 Bangli Wayan Widiana Sandhi saat meninjau lahan di sebelah timur sekolah yang rencananya dipakai perluasan sekolah.
DARURAT - Dermaga darurat yang dibuat warga di depan Kuburan Desa Terunyan. Sebagaimana yang diketahui, Kuburan Desa Terunyan selama ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Bangli.
Dermaga Rusak Parah
Dishub Tetap Pungut Retribusi Sandar ”Boat”
Bangli (Bali Post) –
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli tetap melakukan pungutan retribusi sandar dan operasional terhadap boat yang melakukan penyeberangan dari Dermaga Kedisan ke Kuburan Terunyan. Padahal kondisi dermaga yang disediakan pemerintah di Kuburan Desa Terunyan rusak sejak beberapa tahun lalu dan tak bisa lagi digunakan untuk menaik-turunkan wisatawan. Keluhan wisatawan tentang pelayanan yang tak sebanding dengan biaya yang ditarik juga sepertinya tidak dihiraukan pemerintah. Meski kerusakan sudah terjadi sejak empat tahun lalu, namun sampai saat ini belum ada upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah. Untuk bisa menaikturunkan wisatawan, Warga Desa Terunyan terpaksa membangun sebuah dermaga darurat dari bambu secara swadaya. Ketua Kelompok Dayung Desa Terunyan Wayan Warjaya mengatakan pembangunan dermaga darurat dilakukan warga yang tergabung dalam tiga organisasi pariwisata di Desa Terunyan yakni kelompok dayung, pemilik boat dan pemandu wisata pada Kamis lalu. Dermaga darurat berukuran 4x14 meter dibangun terapung menggunakan bambu dan barel. Pemban-
gunan dermaga darurat itu menghabiskan dana hingga Rp 26 juta. Diungkapkan Warjaya bahwa hancurnya dermaga kayu kerap menuai keluhan dari wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Kuburan Desa Terunyan. Wisatawan menilai biaya yang mereka keluarkan untuk mengunjungi Kuburan Terunyan tidak sebanding dengan fasilitas yang mereka dapatkan. “Banyak keluhan dari wisatawan yang sudah berkunjung ke sana. Menurut mereka dengan tarif sekian ratus ribu yang dibayar tidak sebanding dengan kualitas fasilitas yang didapat,” jelasnya. Anehnya, menurut Warjaya walaupun dermaga yang
dibuat pemerintah kondisinya tak lagi bisa digunakan lantaran rusak parah, namun Pemkab Bangli melalui Dishub tetap memungut retribusi sandar dan operasional terhadap boat yang beroperasi. Nilai retribusi yang dipungut Rp 8.500 per sekali sandar. Hal itu pun cukup disayangkannya. “Rasa kecewa sih ada. Tapi apa boleh buat kami sebagai masyarakat kecil tidak bisa berharap banyak,” ujarnya. Namun, menurut Kepala Dinas Perhubungan Bangli Gede Arta kerusakan baru terjadi setahun. “Dermaga di Terunyan (depan kuburan) kan tenggelam total baru setahun ini, sebelumnya masih kelihatan walaupun rusak.
Itulah sebabnya kami masih melakukan pungutan berdasarkan perda biaya sandar,” kata Gede Arta saat dihubungi, Kamis (24/5) kemarin. Gede Arta juga beralasan pihaknya masih tetap melakukan pemungutan retribusi terhadap boat yang menyeberang ke Terunyan karena dermaga induk yang ada di Desa Kedisan masih beroperasi. Pihaknya kemungkinan tidak akan lagi memungut retribusi jika seluruh dermaga yang ada sudah tidak bisa digunakan. “Pungutan selama ini kita lakukan setiap hari di dermaga Kedisan, kalau ada yang nyeberang. Mengenai berapa besarannya saya lupa, ada di perda itu,” ujarnya. Mengenai adanya pembuatan dermaga darurat dari bambu yang dilakukan sejumlah kelompok warga Terunyan secara swadaya di depan Kuburan Desa Terunyan, Gede Arta menyatakan pihaknya sangat mengapresiasi inisiatif warga tersebut. Menurutnya hal itu memang layak dan
Bali Post/ist
SOSOK
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
seharusnya dilakukan warga, karena yang paling menikmati dan berkepentingan dengan dermaga itu adalah warga Terunyan sendiri. Lebih jauh, pejabat asal Songan ini pun menjelaskan bahwa untuk pembangunan dermaga baru di depan Kuburan Desa Terunyan, sudah direncanakan pemerintah. Bahkan DED-nya sejauh ini sudah selesai bersamaan dengan DED pembangunan dermaga induk di Kedisan, dan di Terunyan desa. Sesuai yang direncanakan Bupati, pembangunan dermaga di tiga titik itu akan direalisasikan tahun 2019 mendatang. Selain membangun dermaga di Kedisan, Terunyan desa dan di depan Kuburan Terunyan, Dishub juga akan membangun dua dermaga lainnya masing-masing di Toya Bungkah dan Desa Songan. Mengenai DED untuk pembangunan dua dermaga tersebut, kata Gede Arta akan diselesaikan tahun ini. (kmb40)
Cegah Peredaran Produk Kedaluwarsa
Disperindag Gelar Sidak di Pasar Kidul Bangli (Bali Post)Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangli menggelar sidak di Pasar Kidul, Kamis (24/5) kemarin. Sidak dilakukan guna memantau penjualan sejumlah produk yang expired atau kedaluwarsa. Kadis Perindag Bangli I Nengah Sudibia di sela-sela sidak, menjelaskan sidak yang dilakukan ini adalah untuk mengecek peredaran barang yang sudah expired atau kedaluwarsa yang dijual oleh pedagang. Karena upaya yang dilakukan ini salah satunya adalah untuk perlindungan konsumen ter-
masuk pengecekan dan evaluasi produk-produk yang dijual pedagang di sejumlah pasar di Bangli. “Hasil sidak yang dilakukan ini kita menemukan sejumlah produk yang masa berlakunya mendekati kedaluwarsanya. Dan produk yang mendekati kedaluwarsa sudah kita minta para pedagang untuk disisihkan agar tidak dijual kepada masyarakat. Karena bila produk yang kedaluwarsa dijual kepada konsumen, maka akan berdampak tidak bagus bagi konsumen maupun penjual. Karena akan menyangkut citra pedagang sendiri dan menyang-
Bangli (Bali Post) Menjelang perayaan hari raya Galungan dan Kuningan, tidak hanya harga daging dan bumbu dapur yang mengalami lonjakan harga. Namun, sejumlah perlengkapan sarana upakara juga mulai merangkak naik. Meski harga naik, namun masyarakat tetap memburu kebutuhan tersebut. Salah seorang pedagang perlengkapan sarana upakara di Pasar Kidul, Bangli, Ni Komang Arini, Kamis (24/5) kemarin, mengungkapkan perlengkapan sarana upakara yang harganya naik meliputi janur, bunga pacah, bunga kembang seribu dan gumitir. Untuk janur satu ikat yang berisi 50 helai seharga Rp 15 ribu dari sebelumnya hanya Rp 12 ribu. Kata dia, untuk harga bunga pacah kini Rp 20 per kg dari sebelumnya yang hanya Rp 10-12 ribu. Sementara, untuk harga bunga gumitir kini Rp 15 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 10 dan harga bunga kembang seribu Rp 16 ribu per kg dari sebelumnya hanya Rp 8 ribu per kilonya. Mengenai asal barang dagangan sarana upakara yang dijual, Arini mengaku mencari ke Kabupaten Klungkung. “Harga sarana upakara mulai merangkak naik sejak lima hari lalu. Biasanya sehari atau dua hari jelang Galungan harga kembali naik. Apalagi pasokan sedikit dan kebutuhan tinggi, jelas harga ikut naik,” ucapnya. Tak hanya harga perlengkapan sarana upakara yang naik,
harga buah-buahan, salah satunya pisang juga ikut merangkak naik. Seperti yang diungkapkan pedagang pisang Ni Wayan Manis. Dia menjelaskan, untuk jenis pisang gadang harganya Rp 10 ribu berisi 8 buah, namun sekarang Rp 10 ribu. Meski harga naik, akan tetapi tidak serta merta membuat dirinya sumringah. Pasalnya, dengan harga pisang yang mahal, terkadang dirinya malah merugi karena banyak pisang yang dijual tidak laku terjual. “Saya sering merugi. Karena konsumen minta harga pisang murah-murah. Kalau tidak dikasi pisang akan membusuk. Kalau dikasi saya yang merugi. Makanya, lebih sering merugi daripada mendapat untung,” ucap pedagang asal Banjar Penglumbaran, Desa Susut itu. Sementara itu, pedangang bumbu dapur Eko mengungkapkan, jika harga yang paling melonjak saat ini adalah bawang merah. Jalas dia, untuk bawang merah saat ini harganya tembus Rp 28-30 ribu per kg yang sebelumnya hanya Rp 22 ribu per kg. Untuk cabai merah Rp 22 ribu yang sebelumnya Rp 20 ribu per kg. “Untuk bawang putih harganya masih stabil yakni Rp 14-15 ribu per kg. Harga bawang dan cabai dipredisksi masih bisa naik lagi dekat Galungan. Itu juga tergantung pasokan. Karena jika pasokan minim dan lambat harganya pasti akan naik lagi. Karena untuk bawang saya mencari di Kota Bima NTB,” terangnya. (kmb41)
kut kesehatan bagi konsumen,” paparnya. Pejabat asal Desa Penglipuran itu menambahkan, selain melakukan sidak produk, pihaknya juga melakukan tera ulang penimbangan para pedagang. Jelas dia, upaya itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kebohongan yang dilakukan oleh pedagang terhadap konsumen. Karena jika pedagang melakukan timbangan tidak benar, maka akan dapat merugikan pembeli. Di samping itu juga, tidak menutup kemungkinan dapat merugikan pedagang itu sendiri. (kmb41)
Bali Post/kmb41
Sidak - Petugas dari Disperindag saat melakukan sidak di Pasar Kidul, Bangli.
Jelang Galungan, Sarana Perlengkapan Upakara Merangkak Naik
Jumat Kliwon, 25 Mei 2018
Beri Klarifikasi ke Bawaslu Bali
Gubernur Datang Atas Kemauan Sendiri, Bukan Dipanggil
Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendatangi Kantor Bawaslu Bali, Kamis (24/5) pagi kemarin. Kedatangan Pastika untuk memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang dinilai merugikan salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018. Bawaslu sejatinya tidak melakukan pemanggilan terhadap Gubernur. Namun hanya mengirimkan surat cegah dini terkait pernyataan Gubernur yang menyoroti janji pasangan calon nomor urut 2, I.B. Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta, tidak realistis mengenai rencana pemberian bantuan
kepada setiap desa pakraman sebesar Rp 500 juta. Gubernur-lah yang kemudian meminta waktu untuk datang memberikan klarifikasi atas kemauannya sendiri. ‘’Saya yang minta waktu untuk klarifikasi. Saya yang mau datang karena penting ke depan. Pertanyaan seperti ini akan terus datang kepada saya. Apakah saya jawab atau tidak,’’ ujar Pastika. Pastika merasa bertanggung jawab untuk memberi penjelasan kepada masyarakat mengenai struktur anggaran daerah yang disusun berdasarkan regulasi. Dirinya tidak ingin masyarakat di kemudian hari merasa tertipu, lalu menyalahkan gubernur karena tidak mem-
beri tahu. Di sisi lain, Pastika juga merasa tersinggung dengan janji pasangan calon itu. Mengingat, semua upaya yang akan dilakukan paslon tersebut untuk bisa merealisasikan bantuan Rp 500 juta per desa pakraman selama ini sudah dilakukannya. Di antaranya, mengintensifkan pajak dan retribusi serta optimalisasi aset. Itu sebabnya, APBD Provinsi Bali kini bisa mencapai Rp 6,5 triliun bila dibandingkan awal dirinya menjabat yang hanya Rp 1,4 triliun. ‘’Saya khawatir rakyat langsung berasumsi bahwa pemerintah sekarang tidak becus karena tidak bisa ngasih Rp 500 juta. Lebih celaka
lagi, kalau bunyinya pemerintah tidak memperhatikan desa pakraman. Kenapa yang ini bisa menjanjikan Rp 500 juta, sedangkan Pak Gubernur hanya Rp 225 juta,’’ paparnya. Sementara persoalan menyangkut desa pakraman, lanjut Pastika, merupakan sesuatu yang sangat sensitif di Bali. Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia meminta Gubernur dalam kapasitas sebagai pejabat negara untuk lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan maupun kritik terhadap visi dan misi paslon. Pasalnya, publik akan mempersepsikan hal itu sebagai bentuk keberpihakan terhadap salah satu paslon. (kmb32)
Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Kantor Bawaslu Bali, Kamis (24/5) pagi kemarin.
F-PKS dan Gerindra Soroti Turunnya Target Pertumbuhan Ekonomi 2019
Bali Post/ant
TIBA - Presiden Joko Widodo menuruni tangga pesawat Kepresidenan saat tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5) kemarin.
Pesawat RI-1, Perdana Darati Bandara BIJB Majalengka (Bali Post) – Pesawat Kepresidenan yang ditumpangi Presiden RI Joko Widodo dan rombongan merupakan pesawat pertama yang mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Kamis (24/5) kemarin. Pesawat Kepresidenan yang berangkat pada pukul 08.50 WIB dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma dan mendarat di BIJB pada pukul 09.21 WIB.
Kedatangan pesawat Kepresidenan langsung disambut prosesi water salute (penyiraman air). Presiden disambut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di tangga pesawat. ‘’Alhamdulillah, tadi kita saksikan pendaratan bersejarah, pendaratan resmi, pesawat turun di BIJB Kertajati,’’ kata Kepala Negara saat
Peraturan Presiden Untuk itu, menjawab pertanyaan soal reklamasi Teluk Benoa, Koster menegaskan dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali tak ada tempat bagi proyek prestisius tersebut. Meski ada peraturan presiden (perpres), kajian yang dianggap layak, Amdal yang terpenuhi dan disebut-sebut membuka lapangan pekerjaan cukup banyak, namun membangun Bali tak cukup hanya tiga hal itu. Ada aspek lain yakni kesucian alam dan wilayah yang disucikan yang tak bisa diabaikan. Dan, Teluk Benoa terbentur akan hal itu. ‘’Kalau gubernurnya tidak mengizinkan, tidak akan jalan itu biar ada perpres, amdal, kajian layak dan lainnya. Ini keteguhan sikap saya. Saya akan hadapi itu apa pun yang terjadi,’’ tegas Koster. Ia menegaskan tak ada kompromi dalam membangun Bali, khususnya dalam hal reklamasi Teluk Benoa. ‘’No compromy. Alam, manusia dan budaya Bali itu terintegrasi, satu-kesatuan utuh. Saya tidak bisa dikompromomikan soal ini. Kewenangannya ada di gubernur salah satunya. Saya sekala-niskala siap ngayah. Saya tidak berani melawan dunia niskala saya. Saya pelajari pitutur leluhur, siapa yang berani melawan itu
tidak selamat dalam hidupnya. Saya pertaruhkan sekala-niskala. Bukan hanya Teluk Benoa, tapi Bali keseluruhan saya konservasi. Bali saya jaga,’’ demikian Koster. Sementara itu, dukungan luar biasa antusias datang dari warga Kuta. Ribuan warga tumpah ruah turun ke jalan menyambut Koster-Ace, berbaris di bahu jalan menyambut calon pemimpin mereka lima tahun ke depan. Sejumlah kesenian ditampilkan seperti parade baleganjur, tari-tarian, drum band, barongsai dan sejumlah kesenian lainnya. Pemuda dan orang tua, lelaki dan perempuan jadi satu tak mau kalah menampilkan kreativitas mereka. Wayan Koster bersama Cok Ace didampingi Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Provinsi Bali Nyoman Giri Prasta, kader senior PDI Perjuangan Nyoman Adi Wiryatama, Ketua BSPN Provinsi Bali Ketut Suiasa, Ketua Tim Pemenangan KosterAce Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, kader PDI Perjuangan Kabupaten Badung I Bagus Alit Sucipta alias Gus Bota, jajaran Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Badung, jajaran partai pendukung dan pengusung serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya. Di mata warga, Wayan Koster meupakan figur merakyat dengan gagasan brilian melalui konsep Nangun Sat
memberikan keterangan pers. Presiden berharap BIJB ini dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia yang akan pergi dan datang dari Jawa Barat. ‘’Saya juga berharap ada dampak ekonomi terhadap masyarakat Majalengka serta Jawa Barat,’’ kata Jokowi. Pendaratan perdana di BIJB ini merupakan rangkaian kunjungan kerja Presiden di Jawa Barat selama dua hari. (ant) Kerthi Loka Bali untuk memimpin Pulau Seribu Pura lima tahun ke depan. ‘’Inilah sosok beliau (Wayan Koster) yang amat sederhana, merakyat, namun gagasannya dahsyat dalam memimpin Bali. Beliaulah pemimpin Bali lima tahun ke depan,’’ kata tokoh masyarakat Banjar Anyar Kuta, Wayan Mastra. Wayan Koster yang hadir amat terharu dengan sambutan antusias warga. Ia semakin yakin memenangkan Pilgub Bali sesuai target yakni 70 persen. Tak mau kalah, ribuan warga Kuta Selatan juga menyemut menyambut Koster-Ace, yang acaranya dipusatkan Perumahan Kampial. Ribuan warga di Kampial menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada pilkada serentak 27 Juni 2018. Mereka menggelar parade budaya dengan berbagai kesenian. Kelompok umat Islam ikut ambil bagian pada kesempatan itu. Tokoh masyarakat Desa Adat Kampial di Perumahan Kampial I Wayan Arsa Antara menuturkan, antusias warga begitu tinggi untuk memenangkan Koster-Ace. ‘’Kami tak mau main-main dalam memenangkan Pak Koster yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati. Hampir sepuluh hari warga di sini bahu-membahu mempersiapkan parade budaya ini,’’ kata Antara. (kmb)
Jakarta (Bali Post) Asumsi makro di dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun Anggaran 2019 yang telah disampaikan pemerintah pada Jumat (18/5), disoroti dua fraksi oposisi pemerintah. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) dan Fraksi Partai Gerindra mempertanyakan menurunnya target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah dari sebelumnya di tahun 2018 ditetapkan sebesar 5,4 - 6,1% menurun menjadi 5,4 - 5,8%. Kritik atas target pertumbuhan ekonomi makro tahun 2019 itu disampaikan dalam rapat paripurna pandangan 10 fraksi atas materi yang disampaikan pemerintah pada pekan lalu mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal RAPBN (KEM PPKF) 2019 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/5) kemarin. Padahal, pemerintah telah menetapkan hingga akhir pemerintahan berakhir pada 2019 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, target pertumbuhan ekonomi
yang ditetapkan mencapai 7,9%. Dengan target yang disampaikan tersebut maka capaian dari target pemerintah dalam RPJMN dipastikan jauh dari harapan. Juru Bicara Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan mempertanyakan target pertumbuhan ekonomi 2019 hanya dipatok antara 5,4-5,8%. Padahal janji pertumbuhan ekonomi sesuai RPJMN 2015-2019 mencapai 7,9% di tahun 2019. Karena itu, Heri mengingatkan pembangunan ekonomi di tahun 2019 perlu melakukan koreksi yang substansial agar menjadi lebih baik. ‘’Diperlukan koreksi yang substansial terkait perbaikan struktur antar sektoral dalam strategi pembangunan jangka pendek. Kami meyakini kebijakan ekonomi seyogya untuk mencapai pertumbahn ekonomoi yang berkelanjutan dan berkedaulatan,’’ ujar Heri Gunawan. Senada, Juru Bicara F-PKS Andi Akmal Pasluddin mempersoalkan target pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 sebesar 5,4-5,8% lebih rendah dibanding target tahun sebelumnya. ‘’Pertumbuhan ekonomi 2019 diasumsikan 5,4-5,8%. Ini
menurun dibandingkan tahun sebelumnya 5,4-6,1%. Pemerintah seperti makin tidak optimis dengan perekonomian tahun depan,’’ sebut Andi Akmal saat menyampaikan pandangan fraksinya. Dengan menurunnya target pertumbuhan ekonomi tahun 2019 ini maka target pertumbuhan dalam RPJMN sebesar 7,9% sudah tidak mungkin diharapkan diwujudkan. Sebab, bercermin dari pertumbuhan ekonomi dari kurun waktu tahun 2015 hingga 2017, target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pemerintah tidak pernah terpenuhi. Di tahun 2015, sebutnya, target pertumbuhan ekonomi yang dipatok 5,7%, hanya terealisasi 4,8%. Lalu di tahun 2016 dari target 5,2%, hanya terealisasi 5,02%. Kemudian di tahun 2017 dari target 5,4%, hanya terealisasi 5,07%. ‘’Pemerintah gagal memenuhi janji pertumbuhan ekonomi yang meroket sesuai RPJMN 2015-2019, di mana target pertumbuhan ekonomi mencapai 7,9%. Tapi dari 2015 hingga kuartal I-2018, realisasi rata-ratanya hanya 5%,’’ bebernya. Sementara itu, Juru Bi-
cara Fraksi PDI Perjuangan Adisatrya Suryo Sulisto menerima target pertumbuhan ekonomi 2019 yang ditetapkan pemerintah. Dengan catatan, pemerintah harus mengurangi angka pengangguran dan menggairahkan dunia usaha. ‘’Kita harapkan pertumbuhan ekonomi ini menyerap sebanyak-banyaknya tenaga kerja, mempermudah pinjaman pada industri padat karya, menjaga neraca ekspor-impor, dan BUMN serta swasta menjadi penggerak ekonomi nasional,’ ucapnya. Fraksi PDI-P mengingatkan tantangan pemerintah semakin besar sehingga pemerintah dituntut mampu menjaga kedaulatan NKRI dalam rangka menjalankan roda perekonomian, salah satunya dengan mengoptimalkan sumber daya alam dalam negeri. Pada rapat paripurna sebelumnya, Jumat (18/5), Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan bahwa tema kebijakan fiskal tahun 2019 yaitu APBN untuk mendorong investasi dan daya saing. Pemerintah menargetkan sasaran pertumbuhan ekonomi pada 2019 ditetapkan 5,4 persen hingga 5,8 persen. (kmb4)
Menguatkan Desa ‘’Bantuan kepada desa pakraman itu pengejawantahan dari Program Nawacita tentang membangun Indonesia dari desa. Karena itulah Mantra-Kerta terpanggil untuk memajukan dan menguatkan desa pakraman. Karena dalam Nawacita disebutkan soal membangun Indonesia dari pinggir dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,’’ ujar Rai Mantra. Dalam konteks Bali yang tidak memiliki sumber daya alam dan hanya mengandalkan pariwisata budaya, maka desa pakraman sebagai benteng terakhir pelestari budaya Bali mau tidak mau harus mendapat perhatian lebih. Penguatan desa pakraman di Bali itu menjadi fondasi dasar pelestari adat dan budaya Bali. ‘’Kami melihatnya bahwa membangun Indonesia dari desa dalam konteks Bali itu adalah menguatkan desa pakraman. Karena inilah karakter Bali yang sesungguhnya. Tanpa menguatkan peran desa pakraman di Bali maka sesungguhnya membangun
Indonesia dari desa dalam konteks Bali tidak ada artinya,’’ ujarnya. Putra dari penggagas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Bali Prof. Ida Bagus Mantra itu menyesalkan ada tokoh Bali yang terus mempersoalkan bahwa bantuan ke desa pakraman itu sebagai sesuatu yang tidak realistis dan tidak edukatif atas nama postur anggaran di APBD Bali yang sesuai dengan UU. Semestinya postur anggaran itu merupakan kebijakan politik di daerah. ‘’Kita mempertanyakan komitmen tokoh tersebut yang selalu mempersoalkan bantuan kepada desa pakraman sebesar Rp 500 juta hanya karena khawatir uang tidak cukup, karena sudah ada alokasi sesuai UU. Ini hanya soal komitmen politik. Pertanyaannya apakah mau atau tidak agar desa pakraman diperkuat. Kalau ada kemauan, maka selalu ada keputusan politik di dalamnya. Jalan itu selalu ada,’’ ujarnya. Secara terpisah, Sekretaris
DPD Partai Gerindra Bali Wayan Wiratmaja menilai kengototan Gubernur Bali Made Mangku Pastika soal bantuan ke desa pakraman sebesar Rp 500 juta itu karena masa jabatan Made Mangku Pastika sebagai gubernur akan segera habis di bulan Agustus 2018. ‘’Pak Mangku berbicara seperti itu karena menggunakan sudut pandangnya sendiri sebagai pengendali anggaran. Beliau tidak bertanya bagaimana strategi pihak lain dalam mewujudkan bantuan yang jauh lebih besar dari yang beliau mampu berikan,’’ ujarnya. Alasan lain, ujar Wiratmaja, Gubernur Bali Made Mangku Pastika lupa bahwa beda pemimpin maka kebijakan juga berbeda. ‘’Beliau lupa bahwa good will seorang pemimpin bisa mewujudkan hal yang semula tidak mungkin menjadi mungkin. Terlebih menurut kajian tim Mantra-Kerta program tersebut sangat mungkin direalisasikan,’’ ujarnya.
Kontrak Politik Sebagaimana diberitakan, pasangan Mantra-Kerta pada Sabtu (5/5) menandatangani dua kontrak politik sebagai janji yang pasti mereka wujudkan jika dipercaya memimpin Bali ke depan. Kontrak politik pertama menyatakan akan langsung bersurat kepada Presiden RI begitu dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2018-2023. Sebagai bentuk kesungguhan, pada hari itu juga MantraKerta dalam kapasitas sebagai pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur bersurat kepada Presiden RI agar mencabut Perpres 51/2014 menyangkut reklamasi Teluk Benoa. Kontrak politik kedua, mencanangkan bantuan Rp 500 juta per tahun kepada setiap desa pakraman sebagai bentuk kesungguhan menjadikan desa pakraman sebagai poros utama pelestarian dan pengembangan budaya Bali. (kmb)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Jumat Kliwon, 25 mei 2018
Iniesta Gabung Vissel Kobe Kobe – Teka-teki masa depan Andres Inesta terjawab sudah. Mantan kapten Barcelona tersebut resmi gabung klub papan atas Liga Jepang, Vissel Kobe. Bintang asal Spanyol tersebut setuju untuk kontrak dua tahun. Iniesta satu tim dengan mantan pemain Arsenal dan timnas Jerman, Lukas Podolski, di Vissel Kobe. ‘’Saya yakin dengan filosofi, kepemimpinan, dan DNA yang dimiliki Iniesta akan jadi inspirasi yang bagus, tidak hanya untuk Vissel Kobe, tapi juga sepak bola Jepang,’’ ujar Presiden Vissel Kobe Hiroshi Mikitani, Kamis (24/5) kemarin. ‘’Kami tidak sabar melihat Andres Iniesta membuat tim semakin kuat dan memberi kontribusi untuk pengembangan generasi muda. Kami percaya keputusan Iniesta ke Jepang akan memberi pengaruh besar, bukan hanya untuk Vissel Kobe, tapi sepak bola Jepang dan Asia,’’ sambung Mikitani. Vissel Kobe sendiri saat ini berada di peringkat keenam dalam klasemen sementara J-League. Mereka mencatat 6 kemenangan dari 15 pertandingan sejauh ini. Pihak Barcelona juga sudah mengucapkan selamat kepada Iniesta
setelah memastikan kepindahan ke Vissel Kobe. ‘’Semoga beruntung untuk petualangan baru di Jepang bersama Vissel Kobe. Kami yakin penggemar di sana akan menikmati magis kamu,’’ demikian pernyataan resmi Barcelona melalui Twitter. Iniesta yang sudah membela Barcelona selama 22 tahun akhirnya meninggalkan tim yang membesarkan namanya tersebut. Iniesta menyusul salah satu mantan penyerang timnas Jerman, Lukas Podolski, yang saat ini membela Vissel Kobe. Dengan raihan 22 gelar juara, Iniesta telah membukukan 674 penampilan bersama Barcelona. Ditanya mengapa ia menerima tawaran Vissel Kobe, Iniesta membeberkan sejumlah alasan, mulai dari adanya kepercayaan dari klub hingga dirinya yang menyukai kebudayaan Jepang. ‘’Konichiwa. Hari ini
begitu spesial buat saya. Ini adalah tantangan penting bagi saya. Saya ingin terlibat dalam proyek besar di klub ini,’’ buka Iniesta dalam jumpa pers perdananya. ‘’Ya, ada banyak tawaran. Saya ingin berterima kasih kepada klub-klub yang tertarik dengan saya. Alasan saya memilih Vissel, karena klub ini memiliki proyek yang menarik. Mereka percaya penuh kepada saya sebagai pemain. Jepang adalah negara yang menakjubkan dengan kebudayaannya yang bagus. Saya ingin menikmati kehidupan di Jepang dan menyatu dengan tim. Saya ingin menjadi bagian dari negara ini,’’ katanya lagi. Iniesta juga sangat mengapresiasi sepak bola Jepang, yang memiliki banyak pemain yang sukses berkarier di luar negeri. ‘’Mereka punya teknik yang sangat bagus dan juga cerdas. Ada banyak pemain Jepang yang berada di level tinggi. Saya di sini untuk membantu tim ini dan juga membantu sepak bola Jepang,’’ tutupnya. (kmb33/afp)
Pelari Disabilitas Sabet Emas di Porjar Gianyar Gianyar (Bali Post) Dua pelari disabilitas yakni Kadek Doni Saputra dan Komang Sudarsana merebut medali emas pada Porjar Gianyar 2018 di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Maret lalu. Doni Saputra tunagrahita ini turun di nomor 100 meter mencatatkan waktu 11.28 detik, sedangkan Sudarsana yang tuli bisu turun di 400 meter, catatan waktunya 43 detik. Oleh karena itu, kedua siswa SMP Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Gianyar ini berhak mewakili daerah seni guna berlaga pada Porjar Bali 2018 di Denpasar, Juni nanti. Ketua Umum National Para-
lympic Committee (NPC) Gianyar Wayan Sumertayasa menjelaskan, pihaknya selaku pelatih bangga dua atlet asuhannya tak kalah bersaing melawan siswa normal. Bahkan, mereka juga diharapkan mendulang emas pada Porjar Bali 2018, Juni nanti. ‘’Sprinter Doni turun di 100 meter, Sudarsana turun di 400 meter. Bahkan, keduanya berlaga di nomor estafet 4 x 100 meter,’’ ungkap Sumertayasa. Dikemukakan, selama ini mereka berlatih intensif guna persiapan menuju Porjar Bali. Mereka berlatih penggenjotan fisik di Pantai Masceti, di Stadion Dipta, serta di Lapangan Astina Ubud. Doni Saputra pernah
mengikuti Pekan Olahraga Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) 2017 di Solo, Jateng, dan menduduki peringkat keempat. Sementara itu, Kepala SLBN 1 Gianyar Gede Cakra menjelaskan, sekolah yang dipimpin mulai SD, SMP, hingga SMA, dan totalnya menampung 202 siswa. Ia menerangkan, pihak sekolah mendukung bakat dan talenta tiap siswa, sehingga diadakan program magang di DPRD, Dinas Sosial, serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Provinsi Bali di Gianyar. ‘’Tujuan kami, supaya mereka memiliki keterampilan, sehingga mereka diterima di tengah masyarakat,’’ ucapnya. (022)
Bali Post/022
DISABILITAS - Ketua NPC Gianyar Wayan Sumertaysa (tengah) bersama pelari disabilitas Kadek Doni Saputra (kiri) serta Komang Sudarsana mendulang emas pada Porjar Gianyar 2018, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Maret lalu.
”Free Practice’’ I GP Monaco
Ricciardo Kuasai Latihan Pertama Monte Carlo – Latihan pertama GP Monaco menghadirkan dua pembalap Red Bull di posisi terdepan. Daniel Ricciardo menguasai latihan pertama dengan berada di posisi teratas, tipis mengungguli Marc Verstappen. Di Circuit de Monaco, Kamis (24/5) kemarin, Ricciardo membukukan waktu putaran tercepat 1 menit 12,126 detik. Ia cuma unggul 0,154 detik dari Verstappen di posisi kedua.
Pemuncak klasemen sementara, Lewis Hamilton (Mercedes), menyudahi latihan pertama GP Monaco ini dengan berada di posisi ketiga. Dua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen, secara berurutan berada di belakangnya. Pembalap Renault Carlos Sainz Jr. berada di posisi keenam berkat keunggulan tipis atas Valtteri Bottas, rekan setim Hamilton, yang menempati posisi ketujuh.
Sergio Perez (Force India), Romain Grosjean dari Haas, dan Sergey Sirotkin yang membalap untuk Williams melengkapi posisi 10 besar dalam latihan pertama GP Monaco. Rangkaian aktivitas GP Monaco masih akan dilanjutkan pada hari ini. Setelah itu sesi latihan ketiga plus sesi kualifikasi baru akan bergulir lagi pada hari Sabtu (26/5) sebelum balapan hari Minggu (27/5). (kmb33/afp)
Tim Uber Gagal ke Semifinal Bangkok – Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal Piala Uber 2018. Langkah mereka dihentikan oleh Thailand, yang menang 3-2 pada babak perempatfinal, Kamis (24/5) kemarin. Thailand meraih tiket tersebut setelah tunggal ketiga, Busanan Ongbamrungphan, mengalahkan Ruselli Hartawan. Pada partai kelima yang menjadi penentu ini, Busanan menang telak 21-9, 21-12. Dengan hasil ini, Thailand akan bertemu Tiongkok pada babak semifinal, hari ini. Sang juara bertahan lolos setelah menang 3-1 atas Denmark. Dalam laga perempatfinal ini, Thailand membuka keunggulan lewat tunggal pertama, Rathanok Intanon, yang menang dua game 21-8, 21-7 atas Fitriani. Setelah itu, Indonesia menyamakan
kedudukan melalui ganda terbaik, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang menang straight game 21-11, 21-16 atas Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai. Pada partai ketiga, tunggal kedua Indonesia Gregoria Mariska Tunjung menaklukkan Nichaon Jindapol dengan straight game 21-11, 21-16. Ini membuat Indonesia berada di atas angin karena unggul 2-1. Sayang, ganda kedua Indonesia yang tampil pada partai keempat, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, gagal menyumbang poin. Mereka dikalahkan Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai dengan straight game 20-22, 12-21. Kegagalan Indonesia ini menjadi ulangan Piala Uber 2016 di Kunshan, Cina. Kala itu, Indonesia pun hanya mencapai babak perempatfinal setelah kalah 0-3 dari Korea Selatan. (ant)
Andres Iniesta
Balipost/afp