Skip to main content

Majalah Edisi 192 | BaliPost.com

Page 1

192 | 24 - 30 Juli 2017

Ketika Kandidat Tolak Reklamasi

RP 20.000


D A F TA R I S I OPINI lPolitik Masyarakat Bali Kontemporer 6 BALI SEPEKAN l“Art Shop” di Batuan Terbakar 7

LAPORAN UTAMA l Ketika Kandidat Tolak Reklamasi 8 l Mau Kerja Keras 9 l Kembangkan Kemampuan Pertanian Bali 10 POLITIK l Jadikan Manusia Bali Bertahan Sepanjang Zaman 16 MANCANEGARA l Pemimpin Tewas ISIS Terpecah 20

LENSA l Semangka 26

OLAHRAGA l Reuni Keluarga 27 PENDIDIKAN l Dunia Pendidikan Dominasi Pungli TRADISI l Tarian Daa Malom

32

Persembahan untuk Kesuburan Bumi 38

KESEHATAN l Kebutuhan Informasi Kesehatan

Reproduksi pada Anak dan Remaja dengan Difabilitas 24

TAKSU l I Gusti Agung Ayu Sukanami

Lestarikan Kesenian lewat Seni Tari 39

24 - 30 Juli 2017

3


DARI PEMBACA

Apresiasi Kuis KBS Peduli Pendidikan D

engan ditayangkan Kuis KBS Peduli Pendidikan saya sangat mengapresiasi, demikian halnya beberapa masyarakat yang saya temui utamanya yang berada di pedesaan. Mereka sangat memimpikan tayangan seperti ini di media televisi sehingga para siswa tidak memikirkan hal-hal yang bersifat negatif, seperti halnya minuman keras apalagi narkoba. Saya pribadi masih terkenang dengan mengikuti acara Cerdas Cermat ketika di bangku sekolah di era 1980-an. Secara otomatis energi baik itu akan mempengaruhi masyarakat baik orangtua maupun siswa akan tergugah untuk dapat ikut dan berpartisipasi dalam acara ini baik langsung maupun tidak langsung. Cerdas cermat baik yang dilakukan sebelumnya atau saat ini (kuis KBS) punya tujuan yang sama. Yakni untuk perimbangan pendidikan yang dilakukan di dalam sekolah dan di masyarakat. Siswa terbukti mampu dan berani menampilkan diri tanpa ragu-ragu sehingga masyarakat secara langsung bisa menanggapi mutu pendidikan, memberikan masukan serta harapan pendidikan yang kekinian itu seperti apa. Secara tidak langsung acara ini juga bisa diharapkan untuk menciptakan manusia yang berkompeten dan berbudaya, dimana semuanya bermula dari pendidikan. Saya telah melanglang buana baik di Asia maupun Australia melakukan “sharing knowledge� pendidikan. Anak didik Indonesia, khususnya di Bali, tidak kalah dengan mereka namun perlu ditambah dengan keberanian tampil di publik, keberanian tampil berbicara di depan publik. Widanti Denpasar

Perintis K Nadha Pemimpin Umum ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Dira Arsana Redaktur Pelaksana Diah Dewi Redaksi Mawa, Sueca, Daniel Fajry, Yudi Winanto, Budi Wiriyanto, Sugiartha, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana. Anggota Redaksi Denpasar Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Agung Dharmada Bangli: Ida Ayu Swasrina, Eka Parananda Buleleng: Sosiawan, Mudiarta, Gianyar: Manik Astajaya Karangasem: Bagiarta Klungkung: Dewa Dedy Farendra Negara: IB Surya Dharma Tabanan: Dewi Puspawati, Wira Sanjiwani Jakarta Nikson, Hardianto, Ade Irawan NTB Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani Surabaya Bambang Wiliarto Kantor Redaksi Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon : (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257

Bagi Anda yang ingin mengirimkan artikel/opini atau pikiran pembaca silakan kirimkan ke balipost@ indo.net.id atau redaksibalipost@yahoo.com. Panjang artikel maksimal 2.500 karakter, sertakan foto, pikiran pembaca maksimal 1.000 karakter.

4

Manajer Sirkulasi: Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 0403070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Dicetak di Percetakan BP

24 - 30 Juli 2017

4


Tolak Rekalamsi Jadi Indikator Komitmen PENOLAKAN terhadap reklamasi Teluk Benoa kini menjadi salah stu isu startegis Pilgub Bali 2018. Kandidat pun diharapkan berpihak pada kepentingan rakyat Bali ini. Itu artinya, kandidat harus memiliki komitemen yang jelas dalam mengelola Pilgub Bali 2018. Tak hanya keberpihakan terhadap alam, track record kandidat juga diharapkan sejalan dengan pemerintah bersih, jujur dan berwibawa. Dilain pihak, ada juga yang berharap kandidat hendaknya memiliki kedekatan yang jelas dengan masyarakat Bali sebagai pengawal budaya Bali. Menyikapi berbagai aspirasi terkait dengan Pilgub Bali 2018 ini, Pusat Data Bali Post melakukan jajak pendapat di seluruh Bali. Jajak dilakukan dengana mengajukan kuisioner dan wawancara. Berdasarkan tabulasi atas jawaban responden ketika disodori pertanyaan --- Menurut Anda, apakah penetapan kandidat pemimpin Bali ke depan perlu memperhatikan komitemennya dalam menolak reklamsi Teluk Benoa, komitmen dalam membangun kekuatan sosial budaya dan ekonomi Bali?—terdapat 81,51 persen responden menyatakan sangat perlu. Responden menilai potret diri kandidat dari berbagai sektor harus jelas. Ini merupakan standar kelayakan untuk memimpin Bali. Dari sisi politik, kandidat hendaknya figur yang bersih dan berani mengambil kebijakan politis yang berpihak pada kepentingan Bali. Politisi atau birokrat yanag mencalonkan diri saat pilgub nanti harus terbukti memiliki keberpihakan

terhadap aspirasi krama Bali dalam mengawal budaya dan alam Bali. Komitmen menolak reklamasi hendaknya juga dikelola secara tegas. Kandidat harus melindungi Bali secara jelas dan tegas. Sedangkan dari konteks sosial budaya, pemimpin Bali juga harus memiliki karakter cakap dalam melakukan pengawalan terhadap budaya Bali. Dalam hal ini, figur yang memiliki kecakapan dalam mengawal budaya Bali tentu layak diberikan kesempatan. Tak hanya itu, menurut responden calon pemimpin Bali hendaknya berani berseberangan dengan kepentingan-kepentingan investasi yang ditentang masyarakat Bali. Di lain pihak, terdapat 16,11 persen responden mengatakan potret diri pemimpin Bali bukan hal yang mendasar untuk diperdebatkan pada saat ini. Yang perlu dilakukan adalah membuat mentalitas positif di kalangan pemilih. Ini penting dilakukan, banyak figur yang layak memimpin justru tak dapat kendaraan atau kalah karena masih kuatnya transaksi suara. Rekayasa atau kejahatan politik juga layak diwaspadai. Artinya, ketika pemilih benar-benar menggunakan hati nurani dalam memilih, maka calon pemimpin yang terseleksi tentu terbaik dari figur yang ada. Artinya, kualitas calon dan mentalitas calon pemilih harus sejalan. Kualitas calon baik, namun pemilihnya bermental transaksi hasilnya juga tak akan efektif Bagi Bali. Sementara itu, 2,38 persen responden tak memberikan tanggapan atas pertanyaan ini. Mereka mengaku tak tertarik bicara politik.

Sebagian lainnya juga mengaku hak rakyat dalam menentukan figur tak jelas. Bahkan, responden mengatakan kepemimpin Bali ke depan bukan menjadi hal strategis untuk dibahas saat ini. Yang lebih penting untuk disuarakan justru strategi mengatasi tekanan ekonomi. l Dira Arsana 100

81,51 % 80

60

Menurut Anda, apakah penetapan kandidat pemimpin Bali ke depan perlu memperhatikan komitemennya dalam menolak reklamsi Teluk Benoa, komitmen dalam membangun kekuatan sosial budaya dan ekonomi Bali?

40

23 % 20

0

16.11 %

Setuju 81,51 % Tidak setuju 16,11% Tidak tahu 23% 24 - 30 Juli 2017

5

5


OPINI

P

Politik Masyarakat Bali Kontemporer

eta politik di Bali mulai dapat dilihat gambarannya ke depan. Politik kepartaian sedikit memanas dengan adanya kompetisi untuk calon gubernur Bali periode 2018-2023. Partai Golkar mungkin sedikit adem karena, setidaknya sampai sekarang, persaingan relative kecil. Hanura juga demikian. Gerindra dan Nasdem masih dilihat bagaimana dinamikanya ke depan. Calon independen juga mulai muncul yang mencerminkan semangat mandiri untuk berkiprah di politik. Namun, PDI Perjuangan mulai kelihatan panas. Ada tiga kandidat yang saling bersaing untuk memperebutkan calon gubernur. Masyarakat telah mengetahui bahwa tiga kandidat tersebut adalah I Wayan Koster. Eka Wiryastuti dan Rai Mantra. Ketiganya mempunyai trek record masing-masing dalam memperebutkan suara. Ketiga ini mendaftar melalui PDI Perjuangan. Jika ada konvensi di partai ini pasti akan menarik melihat ketiga kandidat itu berdebat. Hanya saja kelihatannya hal ini tidak ada karena partai ini masih bergantung pada pusat, dalam hal ini figure kunci Megawati Sukarnoputri sebagai titik sentral. Kalau boleh dikatakan, inilah kelemahan partai besar ini yang terlalu tergantung pada figur. Satu hal penting yang dapat dilihat dari pendaftaran ini adalah bahwa PDI Perjuangan masih dipandang sebagai partai paling berpengaruh di Bali. Pandangan ini secara politik mungkin benar karena komposisi legislatif di seluruh Bali, masih dikuasai oleh partai ini. Secara sosiologis juga demikian karena masih ada nilai-nilai nasionalis dan Sukarnois pada tingkat akar rumput. Akan tetapi, apabila dilihat dari sejarah pemilihan umum di Bali, terutama pemilihan gubernur, ternyata rekayasa sosial, politik citra, lobi dan trah sangat berpengaruh pada perpolitikan. Dalam hal kandidat gubernur dari PDI Perjuangan, Jakarta (Megawati)

6

Oleh GPB Suka Arjawa

pasti akan mempertimbangan pola-pola politik modern tersebut yang mampu memberikan pertimbangan dalam pembuatan keputusan penetapan calon dari partai ini. Rekayasa sosial politik merupakan metode politik dengan memberikan janji yang diwujudkan pada simbol sosial atau kepemilikan masyarakat. Metode ini sangat berhasil pada masyarakat agraris karena simbol-simbol menjadi milik bersama. Di Bali, sifat agrarian tersebut tidak hanya terlihat di desa dan pegunungan tetapi juga di perkotaan. Desa pakraman di Bali ada di perkotaan. Bantuan untuk membangun bale banjar, tempat sembahyang, sarana sembahyang, telajakan jalan dan sejenisnya merupakan suatau upaya untuk melakukan rekayasa sosial-politik. Di Bali ini misalnya dapat diwujudkan dengan memberikan bantuan secara langsung pada pembangunan pura. Dalam praktik politik yang lebih lokal, semisal pemilihan anggota legislative tingkat II atau pemilihan bupati ini berperan penting. Namun, tantangan dari praktik seperti ini adalah bahwa metode demikian berbiaya mahal, yang tidak jarang membikin sang politisi bangkrut, yang selanjutnya berbuah koruptif bagi yang berhasil maju. Sebaliknya yang gagal akan miskin dan sakit. Kendati demikian, politik sering berbuah nekat yang berani menghambur-hamburkan uang jika sang kandidat kaya raya. Konon salah satu kepala daerah kabupaten di Bali, berhasil memenangkan suara karena memakai rekayasa sosial politik seperti ini. Dengan fenomena ini, maka dapat dikatakan, politik rekayasa sosial juga telah berpengaruh di Bali dalam pemilihan pemimpin. Metode lain yang juga terpakai di Bali adalah figur, prestasi dan citra. Pola seperti ini biasanya muncul pada

masyarakat dengan tingkat campuran tradisionil dan rasional. Pada masyarakay Bali, pola campuran ini masih kelihatan pada pemilihan pemimpin. Figur uncul jika tokoh bersangkutan mempunyai akar sejarah atau nilai-nilai budaya. Akan tetapi pengalaman berdemokrasi dan melangsungkan pemilu yang telah berlangsung lama, memungkinkan bagi masyarakat untuk beralih dari pemikiran tradisionil ke pemikiran rasional. Namun demikian, seorang tokoh yang memiliki asa gabungan antara figur, kecerdasan dan citra tidak akan mampu menggoyahkan pilihan masyarakat, baik dari golongan tradisional maupun modern. Campuran semua itu melahirkan pemimpin kharismatis. Tipe pemimpin seperti ini akan cocok dipilih oleh siapa saja. Tidak dilupakan adalah metode ketiga, yaitu lobi dan kedekatan personal juga akan menentukan pilihan untuk menjadi calon gubernur oleh partai politik. Pada pemilihan bupati Tabanan periode sebelumnya santer dibicarakan bahwa pencalonan tersebut disebabkan oleh adanya lobi yang kuat dari daerah ke Jakarta. Dalam bidang politik, segmen apapun itu, lobi menjadi faktor penentu yang cukup siginifikan. Rekayasa sosial politik, termasuk juga bagian dari lobi. Dengan demikian, lobi dapat dilakukan pada tingkat pusat maupun akar rumput. Tetapi sekali lagi, politik seperti ini berbiaya mahal. Terlalu berisiko memilih metode seperti ini. Jakarta (Megawati) seharusnya mempertimbangkan sejarah politik kontemporer di Bali dalam menentukan calon gubernur Provinsi Bali. Faktor yang paling unggul harus dipertimbangkan. Jika memungkinkan adalah pilihan didasarkan pada kecerdasan (prestasi), citra, figur karena beberapa pertimbangan. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana

24 - 30 Juli 2017

6


BALI SEPEKAN

MBP/nik

“Art Shop” di Batuan Terbakar Puluhan Kios Terbengkalai WARGA digegerkan dengan kebakaran yang terjadi di Art Shop Canang Sari yang beralamat di Jalan Raya Batuan, Banjar Tegehe Desa Batuan, Sukawati, Selasa (11/7). Kebakaran di art shop milik Mangku Wayan Suardana (55) ini terjadi akibat korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material akibat kejadian ini mencapai jutaan rupiah. Pantauan di lapangan, sekitar pukul 11.00 Wita asap membumbung sudah terlihat dari kejauhan. Sejumlah kendaraan yang melintas di lokasi itu pun

langsung balik arah setelah melihat kobaran api dari art shop papan nama yang terletak di pinggir Jalan Raya Batuan itu. Karyawan Art Shop Canang Sari Kadek Putra mengatakan, sebelum kebakaran ia melakukan pengecatan dan pengeringan papan nama. Dari hair dryer yang digunakan mengeringkan itulah keluar asap dan percikan api. Pemilik art shop Mangku Wayan Suardana menyatakan, dari kejadian ini pihaknya mengalami kerugian jutaan rupiah. l Manik Astajaya

Kawasan Pesisir Dikepung Sampah GELOMBANG tinggi yang terjadi belakangan ini menyebabkan kawasan pesisir Kabupaten Klungkung dipadati sampah. Sampah kiriman ini selalu muncul, kendati sudah dibersihkan warga dan pihak terkait. Bahkan, setiap gelombang tinggi, volume sampah naik hingga 15 persen. Banyaknya sampah di pesisir itu membuat pantai terlihat kotor dan kumuh. Berdasarkan pantauan Selasa (11/7), kepungan sampah terjadi di Pantai Kusamba, Kecamatan Dawan. Sampah tersebut tak hanya organik, tetapi

juga nonorganik. Kondisi ini cukup mengganggu pemandangan di pantai. Banyaknya sampah itu membuat desa setempat melakukan pembersihan. Meski demikian, sampah terus datang dan sepertinya terbawa ombak dari wilayah lain. Perbekel Kusamba Ketut Winastra mengatakan hal ini memang rutin terjadi saat gelombang tinggi disertai angin kencang berlangsung. Adanya sampah di pesisir pantai itu, ia menduga bahwa itu merupakan sampah kiriman. l Sosiawan

KONDISI Pasar Yangapi, Tembuku, sangat memprihatinkan. Pasalnya, puluhan kios yang berjejer di sebelah timur, selatan dan barat tidak lagi dimanfaatkan para pedagang untuk berjualan akibat mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi areal pasar juga sangat kumuh lantaran banyaknya tumpukan sampah plastik dan bekas dagangan. Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (10/7), puluhan kios di Pasar Yangapi terbengkalai lantaran tidak dimanfaatkan untuk berjualan. Sebagian besar plafon kios sudah jebol. Genteng sudah banyak hilang. Saking lamanya terbengkalai, kios-kios tersebut digunakan warga sekitar untuk menaruh ayam aduan. Bahkan beberapa kios dipakai sebagai kos-kosan. Kondisi pasar semakin kumuh akibat banyaknya sampah. Kepala Disperindag Bangli I Nengah Sudibia mengungkapkan, tahun lalu sempat dialokasikan anggaran revitaliasi pasar tersebut. Hanya saja mengingat asetnya milik provinsi, Pemkab Bangli belum berani merealisasikan revitalisasi. ‘’Nantinya Bagian Aset yang mempunyai tugas untuk menyelesaikan permasalahan aset itu. Jika masalah aset sudah diselesaikan, nantinya baru kita akan rencanakan seperti apa pembangunannya,’’ tegasnya. l Eka Prananda 24 - 30 Juli 2017

7

7


LAPORAN UTAMA

MBP/dok

Prof. Dr. Rahyuda

Ni Putu Eka Wiryastuti

I Gusti Ngurah Arya Wedakarna

ilgub Bali belum masuk tahapan formal. Tahapannya baru bergulir di internal Parpol. Namun, Pilgub 2018 tentu sarat makna. Selain menjadi momentum keberpihakan terhadap alam Bali juga akan menjadi ujian bagi kandidat dalam mengambil sikap cepat, tegas dan cerdas. Sikap politik yang sejalan dengan aspirasi krama Bali akan menjadi tolok ukur menang dan kalahnya kandidat saat pencoblosan digelar. Sikap menolak reklamasi Teluk Benoa pun menjadi tolok ukur. Patut dicatat bahwa dua tahun terakhir, isu tolak reklamasi teluk benoa menjadi isu strategis di Bali. Penolakan terhadap rencana reklamasi terdengar di mana-mana. Sikap sejalan dengan rencana ini juga terdengar. Kini menjelang babak baru kepemimpin Bali, isu tolak reklamasi menjadi komoditas politik. Sikap kandidat terhadap rencana ini mulai dipertanyakan. Bahkan, Prof. Dr. Rahyuda salah satu tokoh Paiketan Semeton Bali menegaskan bahwa sikap kandidat terhadap reklamasi Teluk Benoa akan menjadi penentu menang kalahnya kandidat pada Pilgub Bali 2018. Prof. Rahyuda secara tegas mengatakan pemimpin Bali ke depan tak boleh abai terhadap alam Bali. Keberpihakan pemimpin Bali terhadap alam dan budaya Bali haruslah menjadi syarat utama dan wajib dipahami pemimpin Bali. Kini, ketika pencalonan Gubernur Bali memasuki tahapan krusial suara penolakan reklamasi terdengar makin

kencang. Setidaknya, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang didaftarkan oleh delapan PAC PDIP se-Tabanan menegaskan bahwa menolak reklamasi Teluk Benoa haruslah menjadi komitmen pemimpin Bali. Politisi PDIP asal Banjar Tegeh, Angseri, Tabanan ini mengatakan pemimpin Bali harus jelas keberpihakannya dengan aspirasi krama Bali. Pemimpin Bali haruslah siap ngayah dan mengabdi dari hati nurani, serta melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro rakyat. Tidak hanya itu saja, juga harus benar-benar bisa mencintai Bali dan menjaga keajegan Bali, dengan menjunjung tinggi kearifan lokal serta tidak ada ketimpangan antara wilayah utara dan selatan. Untuk menjabarkan ini, salah satu sikap yang bisa ditegaskan adalah menolak reklamasi Teluk Benoa. Ia dengan tegas menolak adanya reklamasi di Bali. Menurutnya, reklamasi sangat bertentangan dengan konsep Tri Hita Karana sebagai konsep keseimbangan antara manusia dengan lingkungan. “Jangan eksploitasi Bali, karena Bali adalah poros nusantara. Kekuatan Indonesia ada di Bali, harus dijaga kesakralan dan kesuciannya, tidak ada reklamasi,” tegasnya. Terkait rencana reklamasi Teluk Benoa, Eka mengatakan, pemimpin Bali harus bisa mendengar aspirasi rakyat Bali. Pemimpin harus tegas dalam sikap terkait persoalan tersebut. Kasus tersebut harus segera diselesaikan sesuai dengan pilihan masyarakat. Karena itu, pemimpin Bali harus berani

bicara sesuai keinginan rakyat dan kemauan masyarakat karena pemimpin dipilih rakyat. “Pemimpin Bali harus tegas soal reklamasi dan harus diselesaikan agar tidak menjadi isu yang tanpa ada kejelasan dan penyelesaian,” katanya. Pandangan senada juga datang dari I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Figur ini namannya mencuat di berbagai survei atau polling calon pemimpin Bali. ‘’Kalau tiang maju dari partai politik, memang ada beberapa persyaratan. Syarat yang pertama adalah, bahwa sikap tiang terhadap masalah penolakan reklamasi itu tidak boleh ditawar. Jadi, lebih baik tiang tidak usah menjadi pemimpin Bali kalau seandainya tiang diminta untuk mengkhianati sikap itu,” tegasnya. Ia berpandangan menjadi seorang gubernur sebenarnya adalah masalah garis tangan. Kalau memang karma wesana seseorang menjadi pemimpin, maka ia akan menjadi pemimpin. Sebaliknya kalau memang tidak, bagaimanapun juga tidak akan bisa. Terlepas dari itu, pria 36 tahun ini sebetulnya menghadapi beberapa hal yang sedikit mengganjal. “Tiang juga harus menjaga kepercayaan masyarakat yang sudah memberikan kepercayaan sebagai juara dalam pemilu kemarin di DPD. Ada juga sebagian pendukung tiang yang menyampaikan kalau Pak Wedakarna nanti maju, nanti siapa yang akan menjaga Bali di pusat, itu pendapat pertama,” jelasnya.

Ketika Kandidat Tolak Reklamasi

P

8

l Puspadewi/Rindra

24 - 30 Juli 2017

8


Mau Kerja Keras PEMIMPIN Bali ke depan hendaknya mau bekerja keras membangun Pulau Dewata mengingat banyaknya persoalan yang masih akan dihadapi pulau ini. Baik itu masalah pendidikan, kesehatan, keamanan, maupun adat dan budaya. Selain itu, Bali juga harus mampu mempertahankan predikat destinasi pariwisata internasional sebagai tulang punggung utama perekonomian. Intinya pemimpin Bali harus paham betul tentang kondisi Bali. Jangan sampai “pati grepe magae” seperti diistilahkan politisi yang juga Ketua Komisi II DPRD Bali I Ketut Suwandhi. Suwandhi mengatakan Bali butuh pemimpin pekerja keras, bebas korupsi (KKN), dan paham betul tentang Bali secara menyeluruh. Persyaratan utama itu harus diketahui oleh calon pemimpin. “Kalau memang pemimpin itu tidak tahu ketiganya itu, berarti kan pati grepe magae. Kalau dia tidak tahu Bali, kebutuhan Bali tidak tahu, apa isi Bali dia tidak tahu, susah dong,” ujarnya. Suwandhi menambahkan, Bali masih

Adi Wiryatama

MBP/dok

harus menuntaskan persoalan dari segi infrastruktur, sektor pendidikan, dan sektor kesehatan. “Lalu keamanan yang menjadi modal untuk ketiga itu, di samping karena Bali merupakan destinasi pariwisata internasional. Tuntutan masyarakat di Bali tidak banyak, yang penting bisa sekolah biaya murah dan berkualitas, infrastruktur bagus, keamanan lancar, biaya kesehatan murah dan sarana lengkap. Kalau semua itu terpenuhi, ekonomi pasti akan tumbuh dengan baik,” jelasnya. “Yang jelas figur yang siap kerja keras, artinya untuk menuntaskan masalahmasalah di Bali harus kerja keras. Seperti masalah pendidikan, kesehatan, adat dan budaya, masalah keamanan, termasuk juga masalah narkoba,” ujar Ketua Komisi I DPRD Bali, Ketut Tama Tenaya. Tama menambahkan, narkoba menjadi salah satu ancaman serius bagi Bali ke depan. Harus ada komitmen pemimpin yang memiliki karakter untuk memberantas barang haram itu. Mengingat Bali saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba. “Narkoba dan keamanan itu yang menjadi

Tama Tenaya

MBP/dok

konsen, karena kalau itu tidak bisa diatasi ya program lain kan tidak akan ada gunanya kalau keamanan saja tidak bisa terjamin. Jadi intinya mau kerja keras lah untuk Bali, generasi Bali, serta budaya dan adat. Kalau setengah-setengah ya tidak bisa,” tandasnya. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, pemimpin Bali harus pintar, berani, mempunyai pengalaman yang cukup, visioner dan mempunyai pandangan yang luas ke depan. Mengingat, Bali sebagai pulau pariwisata memiliki permasalahan yang sangat kompleks. Siapapun yang memimpin Bali ke depan harus tetap menjaga Bali aman dan kondusif karena pulau ini hidup dari pariwisata. “Pariwisata itu sangat rentan dengan masalah keamanan, keamanan itu adalah harga mati bagi Bali. Siapapun pemimpinnya, apapun program-programnya kalau keamanan tidak bisa dijaga niscaya tidak akan berhasil memimpin Bali,” tegas Mantan Bupati Tabanan dua periode ini. l Rindra

I Ketut Suwandhi

MBP/dok

24 - 30 Juli 2017

9

9


LAPORAN UTAMA

Kembangkan Kemampuan Pertanian Bali

P

emilihan Gubernur Bali tinggal setahun lagi, sejumlah partai pun sudah melakukan penjaringan calon pimpinan Bali di 2018 ini. Bahkan sudah ada partai politik yang mengumumkan calon gubernur Bali yang akan bertarung di Pilgub 2018. Lalu persoalan apa yang seharusnya digarap pemimpin Bali untuk bisa membangun Bali ke depannya? Satu yang utama adalah soal pertanian. Ketua Himpunan Kerukunan Tani (HKTI) Bali Prof. Nyoman Suparta menekankan gubernur Bali masa depan harus tahu cara menyejahterakan petani. Alasannya, 55 persen penduduk Bali bekerja di sektor pertanian. Dibutuhkan pemimpin yang dapat memahami situasi dan kondisi pertanian, baik dari segi lahan yang tersedia, SDM maupun teknologi yang dikembangkan oleh masyarakat petani. “Kalau mereka tidak memahami itu, bagaimana akan memunculkan suatu kebijakan untuk membantu petani yang notabene kondisinya sangat tertekan dibandingkan sektor lain,” sebutnya ketika ditanya Majalah Bali Post soal tantangan yang harus dihadapi pemimpin Bali ke depan. Selain itu, calon pemimpin Bali harus memahami ketahanan pangan. Dalam arti bahan pangan apa yang tersedia di Bali dan pangan apa yang didatangakan dari luar Bali. Kemudian bahan pangan tersebut harus dikembangkan kemampuannya di Bali. Contohnya beras. Bali dengan luas lahan sawah 80.000 ha dengan produktivitas 6-7ton per ha seharusnya bisa memenuhi kebutuhan Bali. “Kalau tidak ada kebijakan yang baik dari pemerintah artinya tidak mengupayakan tanah itu berproduksi, beras bisa saja datang dari luar. Dengan kondisi sekarang pun, beras masih masuk dari Jawa ke Bali. Itu tantangan Bali ke depan,” bebernya. Dilematisnya, gabah berasal dari Bali

10

namun dikirim ke Jawa untuk digiling. Kemudian berasnya dijual lagi ke Bali. Sehingga seolah-olah beras datangnya dari Jawa. “Kondisi ini harus dipahami pemimpin Bali,” tegasnya. Dalam rangka mengentaskan kemiskinan harus memikirkan kesejahteraan petani. Untuk bisa meningkatkan kesejahteraan petani, maka pemimpin Bali ke depan harus tahu cara meningkatkan kesejahteraan petani. Sehingga harus memahami kondisi yang ada dengan kebutuhan sarana produksinya seperti air, bibit, pupuk, maka petani diharapkan menghasilkan produksi dengan baik untuk menghasilkan lebih banyak. Selain itu, gubernur Bali ke depan harus meningkatkan pendapatan petani lebih baik bukan hanya dari sisi produksi dan kepastian harga hasil produksi petani tapi juga kepastian pengambilan pembelian hasil petani. Ia optimis hal itu bisa dilakukan. Karena pangsa pasarnya adalah penduduk Bali yang padat serta pasar potensial yaitu hotel dan restoran. Meskipun telah memiliki target serapan, namun juga perlu regulasi agar terjadi mekanisme pengalihan hasil pertanian dan kepastian harga. Pada intinya sinergitas, petani dan pasar harus jelas dengan dibuatnya sistem. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana mengatakan tantangan pemimpin Bali ke depan adalah menyusun masterplan/blue print pengembangan pariwisata Bali yang merata dan berkelanjutan berbasis budaya dan pertanian. Selain itu diharapkan pemimpin Bali mempertahankan kinerja ekonomi Bali saat ini. Yang terdekat, menurutnya, menyukseskan penyelenggaraan event annual meeting IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018 mendatang. l Citta Maya

24 - 30 Juli 2017

10


MBP/eka

Seorang petani sedang membajak sawah. Gubernur Bali masa depan harus tahu cara menyejahterakan petani. Alasannya, 55 persen penduduk Bali bekerja di sektor pertanian. 24 - 30 Juli 2017

11


A KT I V I TA S BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp 1,450 miliar kepada krama adat Desa Adat Cemenggon, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Jumat (7/7). Penyerahan hibah pemerintah tersebut nantinya untuk membantu pembangunan Balai Banjar Cemenggon. Saat penyerahan, Bupati Badung didampingi Kabag Humas Setkab Badung Putu Thomas Yuniarta, Camat Mengwi IGN Jaya Saputra, Perbekel Penarungan Ni Wayan Kerni dan Bendesa Adat Cemenggon IGN Sujana.

BUPATI KLUNGKUNG - Longsor yang terjadi beberapa waktu lalu di Jalan Mahoni dan Pura Dalem di Desa Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung, sampai saat ini belum juga mendapat penanganan dari dinas terkait. Ini terlihat saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau langsung kedua tempat kejadian longsor tersebut, Jumat (7/7). Bupati sangat menyesalkan karena kejadian longsor yang bersifat emergency ini belum juga mendapat penanganan sama sekali.

FELICE JEWELLERY - Jewelery kembali hadir dalam pameran berlian di Bussiness Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, mulai Senin (10/7) ini hingga Rabu (12/7) , yang dibuka setiap hari pukul 10.00–22.00 Wita. Tiga hari ini, Felice akan promo Premium Gemstones Colour, batu–batu dengan warna memikat kualitas premium. Demikian dikatakan Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi, Minggu (9/7). TLF - Setelah digelar empat hari, Twin Lake Festival (TLF) 2017 ditutup Minggu (9/7). Lomba carving buah dan lomba mancing ikan zebra menutup event tersebut. Tercatat 19 peserta dari perwakilan masing-masing OPD lingkup pemkab Buleleng mengikuti lomba ini. Selain itu, lomba mancing ikan zebra turut memeriahkan TLF yang diikuti sebanyak 120 peserta kategori umum.

12

24 - 30 Juli 2017


24 - 30 Juli 2017

13


A KT I V I TA S MAPINDO - Puluhan mahasiswa Manajemen Pariwisata Indonesia (Mapindo) Singaraja mengikuti yudisium XVII, Rabu (5/7) kemarin. Melalui momentum itu, mereka dinyatakan sudah sangat siap bersaing di dunia kerja, terlebih di tengah perhelatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Ketua Panitia Yudisium, Kadek Suartawan S.Pd., menjelaskan yudisium ini diikuti 81 orang.

MBP/ist

MBP/ist

KABUPATEN BADUNG - Penyesuaian Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025 Kabupaten Badung sudah siap dibawa ke sidang paripurna pekan depan. Pasalnya, pansus telah menyelesaikan pembahasan RPJMD dan RPJPD tersebut. Pansus bahkan sudah menyerahkan penyesuaian RPJMD dan RPJPD itu ke dalam rapat paripurna internal, Rabu (5/7), dan sudah disetujui dibawa ke sidang paripurna yang pembukaannya dijadwalkan, Senin (10/7).

MBP/ist

MBP/ist

14

24 - 30 Juli 2017

BUPATI BANGLI - Bupati Bangli I Made Gianyar merasa prihatin dengan kondisi Ni Kadek Pratama Yani (15), warga kurang mampu asal Banjar Serokadan Desa Abuan, Susut, Bangli yang nyaris tak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP. Bersama Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Nyoman Suteja dan Camat Susut A.A. Bintang, Selasa (11/7), orang nomor satu di Kabupaten Bangli itu menyambangi langsung Pratama Yani di rumahnya.

STIMI HANDAYANI - Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Handayani Denpasar menyeleksi mahasiswa baru, Minggu (9/7). Tahun ini jumlah pelamar mencapai 279, lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Peningkatannya sangat signifikan, hampir 70 persen. STIMI Handayani Denpasar memiliki dua program studi, yaitu S-1 Manajemen dan D-3 Kesekretariatan. Terbanyak pelamarnya adalah S-1 Manajemen.


UNDHIRA - Universitas Dhyana Pura (Undhira) menggelar puncak perayaan Dies Natalis Ke-6 Tahun 2017 di kampus setempat, Rabu (12/7). Di usianya keenam ini Undhira komit melakukan pembenahan dan pengembangan kampus secara terus-menerus yang saat ini memasuki tahap penguatan dalam rangka peningkatan kualitas sesuai visinya menjadi perguruan tinggi teladan dan unggulan.

MBP/ist

MBP/ist

DPRD BADUNG - Fraksi Golkar DPRD Badung sepakat terhadap sembilan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dan empat Dokumen Penganggaran Daerah (DPD) yang disampaikan Bupati Badung pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Senin (10/7). Bahkan, pihaknya mendorong pemerintah untuk melakukan terobosan dan inovasi-inovasi yang dapat dinikmati oleh masyarakat di Gumi Keris. Hal itu terkuak dalam pandangan umum Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung yang dibacakan Ketua Fraksi Golkar DPRD Badung I Gusti Ngurah Shaskara di ruang Uttama Gosana setempat, Rabu (12/7).

DPRD BADUNG - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung sepakat agar belanja langsung pada 2018 diprioritaskan untuk membiayai kegiatan strategis sebagai implementasi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Hal itu diungkapkan fraksi terbesar di DPRD Badung ini pada rapat paripurna terhadap 13 ranperda, Rabu (12/7).

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI GIANYAR - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata menghadiri acara syukuran HUT ke-71 Bhayangkara yang diselenggarakan di lapangan Polres Gianyar, Kamis (6/7). Dalam sambutannya, Agung Bharata menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih atas kinerja jajaran Polri selama ini. Agung Bharata yang merupakan tokoh Puri Agung Gianyar mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Polres Gianyar yang telah melaksanakan pengamanan berbagai event nasional maupun internasional. 24 - 30 Juli 2017

15


POLITIK

Jadikan Manusia Bali Bertahan Sepanjang Zaman

M

odernisasi adalah sebuah keniscayaan. Semua manusia akan hidup dan tergerus dalam pengerakan zaman. Dan dalam logika ini manusia Bali tentu tak bisa lepas dari kodrat ini. Namun, asumsi ini jangan membuat kita menyerah. Sebagai manusia Bali kita harus punya komitmen bahwa dengan kuatnya peradaban etika dan budaya yang ada, manusia Bali harus bisa hidup dalam berbagai zaman. Untuk mengawal komitmen inilah manusia Bali harus tetap menjaga identitas dirinya. Manusia Bali juga harus kreatif sehingga tak menjadi korban modernisasi dan termaginalkan dalam perkembangan zaman. ‘’Saya berharap ke depan ada pengayoman yang jelas, terukur dan riil dalam menjamin manusia Bali bisa bertahan sepanjang zaman. Untuk itulah, Bali perlu pemimpin yang paham dengan manusia Bali dan tradisinya dan punya startegi mengawal hak-hak tradisional manusia Bali,’’ ujar Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha kepada Majalah Bali Post. Rektor yang bersahaja ini mengatakan Pilgub Bali sebagai salah satu ruang politik tentu harus kita kawal bersama. Ini harus kita lakukan mengingat peran pemimpin terhadap tercapainya berbagai tujuan pembangunan Bali juga tergantung pada karakter pemimpinnya. ‘’Saya hanya berharap pemimpin Bali ke depan kreatif membangun kecerdasan manusia Bali. Komitmen dan adanya keselarasan antar pikiran, perkataan dan perbuatan patut menjadi pertimbangan utama,’’ jelasnya. Untuk itu, ia berharap dalam konteks ini ada keselarasan antara hak-hak partai politik dan politisinya dengan hak rakyat Balai selaku pemilih. Ia mengaku tidak tertarik mendikotomikan calon pemimpin Bali dari politisi atau bukan. Namun, pemimpin Bali harus memberikan garansi bahwa pembangunan manusia Bali harus menjadi program strategis dan prioritas. ‘’Saya melihat pembangunan fisik di Bali untuk menopang pariwisata Bali sudah optimal bahkan cenderung over. Ke depan mari bangun SDM krama Bali,’’ sarannya.

Ia mengajak rakyat Bali harus cerdas dan mempertimbangkan berbagasi aspek dalam meilih pemmpinya ke depan. Rakyat Bali tak boleh lagi terjebak propaganda, namun harus merujuk program kerja yang ditawarkan calon pemimpin Bali. Konsistensi dan kemamapuan calon pemimpin mengayomi hak-hak tradisi masyarakat Bali dan menjamin kebertahanan krama Bali sepanjang zaman. Pemimpin dengan komitmen yang jelas terhadap pengawalan Bali tentu layak kita beri apresiasi. Prof. Arya Sugiartha mengatakan penguatan identitas manusia Bali sangatlah diperlukan. Keunikan yang dimiliki Bali seperti tradisi, budaya dan adat istiadat perlu dilestarikan dan dikembangkan. Sebab pada era postmodern, keunikan budayasebagai identitas bangsa merupakan barang langka. Ini yang perlu dibangkitkan. “Kekayaan budaya yang kita miliki inilah yang bisa ‘berkicau’ menghadapi persaingan global. Ini yang harus diperhatikan ke depan,” ujar rektor asal Tabanan ini. l Subrata

Saya berharap ke depan ada pengayoman yang jelas, terukur dan riil dalam menjamin manusia Bali bisa bertahan sepanjang zaman. Untuk itulah, Bali perlu pemimpin yang paham dengan manusia Bali dan tradisinya serta punya strategi mengawal hak-hak tradisional manusia Bali.

16

24 - 30 Juli 2017

16


AKTIVITAS

MBP/ist

MADE URIP - Anggota Komisi IV DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. kembali turun ke tengah-tengah masyarakat nelayan dengan ikut serta upacara ‘’Metik Laut’’ di Pantai Pasut, Desa Tibubiu, Kerambitan, Tabanan, Sabtu (8/7). Kedatangan Ketua DPP PDI-P itu disambut Bendesa Pakraman Tibubiu I Wayan Jarwa bersama prajuru adat dan dinas serta sejumlah tokoh masyarakat nelayan setempat yang juga diberikan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan.

SENATOR WEDAKARNA Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga bagian Komite III Bidang Budaya menghadiri pergelaran seni Sanggar Balerung Mandera Srinertya Waditra, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, pada Pesta Kesenian Bali 2017 di Art Center, Denpasar. Kehadiran Senator Wedakarna atas undangan dari Pimpinan Sanggar Anak Agung Gde Oka Dalem. Sanggar tersebut menampilkan empat materi pergelaran, yakni Tabuh Budha Kecapi, Legong Lasem, Kebyar Terompong dan Nandira Indra Maya.

MBP/ist

MBP/ist

ARYA WEDAKARNA - Eksistensi terhadap situs–situs Hindu di tanah Jawa, khususnya di Tulungagung, Jawa Timur, menjadi perhatian serius Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III. Di sela–sela kunjungan kerja di Jatim, Senator Wedakarna menyambangi Candi Gayatri yang terletak di Dusun Boyolangu, Tulungagung. Candi ini menurut sejarah dikenal sebagai tempat perabuan Ratu Gayatri Dharma Patni (ibunda Ratu Majapahit Tri Bhuwana Tungga Dewi, yang juga permaisuri Raden Wijaya) dipercaya sebagai tempat suci leluhur Majapahit.

MBP/ist

BIRO HUMAS - Kebijakan pusat menggarap sejumlah destinasi pariwisata di Indonesia yang dikenal dengan ikon ‘‘Bali Baru’’ mendapat perhatian Gubernur Bali Made Mangku Pastika. Meski secara umum kebijakan itu bukanlah bermaksud menyaingi Pulau Dewata sebagai koridor utama pariwisata Indonesia, setidaknya Bali mesti menyikapi hal ini secara serius. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra, S.H., M.H. dalam pers rilisnya, Rabu (5/7). 24 - 30 Juli 2017

17

17


A KT I V I TA S DPRD KLUNGKUNG - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Klungkung tahun anggaran 2016. Meski demikian, DPRD Klungkung tetap memberikan rekomendasi kepada bupati untuk menindaklanjuti hal-hal yang menjadi catatan. Hal tersebut disampaikan dalam sidang paripurna, Senin (10/7).

WABUP JEMBRANA - Pemuda dan pemudi Jembrana yang saat ini sedang mengikuti pendidikan di berbagai perguruan tinggi bisa bernafas lega. Pasalnya, beasiswa yang nilainya miliaran rupiah dicairkan Pemda Jembrana. Pencairan beasiswa bagi mahasiswa asal Jembrana yang berprestasi itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati I Putu Artha didampingi Ketua DPRD I Ketut Sugiasa, Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan serta Kadis Pendidikan dan Pemuda Olahraga I Putu Eka Suarnama, bertempat di Gedung Kesenian Bung Karno, Jumat(7/7).

PEMKAB BANGLI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli kini punya cara unik untuk menginformasikan semua program unggulan pemerintah ke seluruh masyarakat yang ada di pelosok desa. Cara dimaksud, yakni dengan menggandeng sekaa dan seniman bondres. Terobosan itu dilakukan agar program pembangunan Pemkab yang disampaikan bisa lebih mudah diterima masyarakat. Kabag Protokol, Kerja Sama dan Komunikasi Publik Setda Bangli Cok Bagus Gaya Dirga, Kamis (7/6), menjelaskan sosialisasi program pemerintah melalui pentas kesenian tradisional merupakan program baru Pemkab Bangli yang sudah mulai dilaksanakan awal tahun 2017.

FKUB BADUNG - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Kabupaten Badung menggelar dialog generasi muda lintas agama di Ruang Pertemuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung, Selasa (11/7). Kegiatan yang dibuka Ketua FKUB Badung Kompyang R. Swandika ini dihadiri A.A. Gde Agung selaku pelindung FKUB Badung, Kepala Badan Kesbangpol Linmas Badung Nyoman Suendi, pihak Kepala Kantor Kementerian Agama Badung dan puluhan peserta lintas agama. Dalam sambutannya, Kompyang Swandika menekankan pentingnya menjalin tali silaturahmi antarumat beragama.

18

24 - 30 Juli 2017


MBP/ist

MBP/ist

FELICE JEWELLERY - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Jumat (7/7) ini hingga Senin (10/7). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali. Demikian dikatakan Sales Felice Jewellery, Bazari (nomor telepon 0877 8228 9823), saat dikonfirmasi, Kamis (6/7).

BUPATI KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima tanda kehormatan dan penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI Joko Widodo pada acara Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-70 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/7). Penghargaan tersebut diperoleh tak lepas dari jasanya yang telah berhasil dalam pembangunan Koperasi dan UKM melalui program Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif (Gema Santi), pembangunan BUMDes air UDAKA dan lainnya.

BPJS KESEHATAN - BPJS Kesehatan Cabang Buleleng tidak henti-hentinya mengajak dan meningkatkan jalinan kerja sama dengan stakeholders di wilayah kerjanya (Buleleng dan Jembrana). Kali ini, BPJS yang berkantor di Jalan Ngurah Rai Singaraja itu menggelar diskusi diikuti oleh pengelola rumah sakit pemerintah, swasta, dan poliklinik di Hotel Banyualit, Lovina Selasa (11/7).

GKPB - Peringatan tahun keluarga Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB) 2017 kali ini diwarnai beragam kegiatan. Bertajuk GKPB Ceria, ratusan umat dari seluruh Bali, Sabtu (8/7) berkumpul di lapangan Alit Saputra, Tabanan. Umat mengikuti kegiatan yang disiapkan panitia. Acara yang digelar mulai jalan santai, senam bersama, donor darah, lomba-lomba, serta parade seni dan musik.

24 - 30 Juli 2017

19


MANCANEGARA

P

ascatewasnya pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, kelompok ekstrimis itu mulai terpecah belah. Tebaru, kepemimpinan ISIS di kota Tal Afar memproklamirkan diri sebagai negara merdeka dari kelompok ekstrimis itu. “Kepemimpinan di Tal Afar dalam sebuah pernyataan singkat menyatakan bahwa kota tersebut telah menjadi negara merdeka dari kekhalifahan dan mengancam hukuman yang tegas terhadap siapa pun yang melanggar perintah,� kata sumber lokal di Provinsi Niniwe. Berbicara dengan syarat anonim, sumber tersebut mengatakan bahwa Tal Afar sepenuhnya telah dikendalikan oleh orang Arab dan orang asing tanpa pemimpin lokal. Itu terjadi setelah eksekusi massal yang dilakukan selama beberapa minggu terakhir. Kelompok itu, menurut sumber,

20

24 - 30 Juli 2017

menganggap kota tersebut sebagai kota yang independen dengan para pemimpinnya. Ini menandai sebuah perkembangan mendadak yang terjadi beberapa hari setelah kelompok tersebut mengumumkan pembunuhan pemimpin tertinggi Abu Bakr al-Baghdadi. Kementerian Pertahanan Rusia menyebut sebuah serangan udara di Suriah pada 28 Mei 2017 diduga telah membunuh pemimpin kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), Abu Bakr al-Baghdadi. Disebutkan, serangan udara itu diduga telah membunuh Abu Bakr alBaghdadi, bersama 330 anggota kelompok teroris tesebut. Serangan tersebut telah menargetkan sebuah pertemuan teroris ISIS di Raqqa, Suriah utara. Sebelum ini, stasiun televisi pemerintah Suriah juga mengabarkan, Al-Baghdadi

tewas dalam serangan udara di Raqqa tersebut. Serangan udara itu juga dibenarkan kantor berita ISIS, Amaq, yang membeberkan tingkat kerusakan yang dialami Raqqa. Bukan kali ini saja Al-Baghdadi yang kepalanya dihargai Rp 340 miliar itu dikabarkan tewas. Pada April lalu, AlBaghdadi juga dikabarkan tewas setelah wakilnya Ayad al-Jumaili tewas dalam sebuah serangan udara. Kini, sebuah pernyataan dari Kementerian Pertahanan Rusia yang diterbitkan oleh kantor berita Sputnik, yang didanai pemerintah, mengatakan 30 komandan teroris dan 300 prajurit hadir dalam di pertemuan Raqqa. Keberadaan Baghdadi tidak diketahui selama beberapa waktu, meskipun dia diyakini berada di Mosul, Irak. Setidaknya, hingga sebelum sebuah koalisi pimpinan AS memulai upaya untuk


merebut kembali kota tersebut pada bulan Oktober 2016 lalu. Satu-satunya penampilan publik gembong teroris ini adalah saat mengklaim berdirinya sebuah khalifah ISIS. Dia tampil dalam sebuah video pada bulan Juni 2014, di mana dia terlihat menyampaikan sebuah khotbah di Mosul setelah ISIS menguasai kota tersebut. Namun jika kematian al-Baghdadi memang benar maka publik Eropa bisa menyaksikan serangan balasan oleh simpatisan ISIS. Demikian diungkapkan analis kontra terorisme David Otto Menurut Otto, serangan balas dendam ISIS tak bisa diremehkan para pejabat keamanan Eropa. Pada tahun 2015, Dinas Keamanan Inggris, MI5, siaga tinggi karena khawatir dengan serangan balas dendam oleh orang-orang yang fanatik dengan ISIS setelah milisi Inggris-Arab yang dikenal sebagai ”Jihadi John” terbunuh oleh serangan pesawat nirawak. “Yang benar adalah bahwa kematian Baghdadi akan membangunkan sel-sel tidur di seluruh Eropa sebagai reaksi langsung terhadap kematiannya,” kata Otto. ”Rusia akan menjadi pilihan langsung untuk target, tapi ISIS tidak mau diprediksi. Serangan acak dan tidak terorganisir terhadap sasaran lunak dan keras yang menggunakan senjata improvisasi

pasti akan umum dilakukan oleh mereka yang terinspirasi oleh kepemimpinannya,” imbuhnya. Pemerintah Inggris menolak untuk mengomentari spekulasi yang dibuat oleh Otto. Meski aksi ISIS sulit ditebak, namun Inggris dalam beberapa bulan ini jadi langganan serangan teror, di mana serangan terbaru terjadi di London Bridge yang menewaskan sejumlah orang. ”Sejak munculnya ancaman terorisme yang terinspirasi oleh ISIS, negara kita telah membuat kemajuan yang signifikan dalam mengganggu plot dan melindungi masyarakat,” kata Perdana Menteri Inggris Theresa May dalam sebuah pernyataan. “Tapi sekarang sudah cukup untuk mengatakan cukup, semua orang perlu menjalani hidup mereka seperti biasanya, masyarakat kita harus terus berfungsi sesuai dengan nilai-nilai kita, tapi ketika menghadapi ekstremisme dan terorisme, ada hal yang perlu diubah,” tegas May. Para pejabat Pentagon mengatakan mereka tidak mempunyai informasi untuk mengukuhkan laporan bahwa pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi telah tewas. “Kami tidak dapat mengukuhkan laporan ini, tetapi berharap laporan itu benar,” kata koalisi yang dipimpin Amerika dalam pernyataannya. “Kami dengan kuat

menasihati ISIS agar melaksanakan garis atau urutan suksesi yang kuat, itu akan dibutuhkan.” Awal pekan ini, laporan berita menyebutkan bahwa kelompok tersebut mengeluarkan sebuah pernyataan singkat di Tal Afar yang mengumumkan bahwa semua departemen ISIS bekerja melalui kantor pusat alternatif di kota tersebut, yang mengindikasikan kekalahan kelompok tersebut di kota Mosul. Pada akhir Juni, seorang pemimpin tertinggi di kota tersebut mengumumkan dalam sebuah khotbah salat Jumat bahwa kota tersebut telah menjadi markas sementara untuk ISIS. Pada hari Jumat, kelompok tersebut dilaporkan membatalkan salat Jumat di semua masjid di kota tersebut setelah jam malam diberlakukan pasca pemboman berat terhadap prosesi seorang pemimpin Arab terkemuka di sana. Sebuah sumber yang dikutip pekan lalu mengatakan bahwa milisi ISIS non-Irak mengeksekusi pemimpin lokal terakhir di Tal Afar dan kota tersebut sekarang dikelola oleh anggota Arab dan asing setelah menyingkirkan semua pemimpin Irak. Tal Afar adalah salah satu benteng penting yang masih dipegang oleh ISIS di Nineveh sejak Agustus 2014. l Gugiek Savindra 24 - 30 Juli 2017

21


A KT I V I TA S BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 2 miliar kepada Desa Adat Auman, Desa Plaga, Kecamatan Petang bertempat di Wantilan Pura Desa Adat Auman, Kamis (6/7). Penyerahan dana hibah yang digunakan untuk pembangunan Wantilan di Pura Dalem Desa Adat Auman dihadiri Camat Petang I.B. Nata Manuaba beserta Muspika Kecamatan Petang, Perbekel Plaga Gusti Lanang Umbara, Wakil Ketua Pengurus DPC PDI Perjuangan Badung Bagus Alit Sucipta dan tokoh masyarakat setempat.

IKIP SARASWATI - IKIP Saraswati Tabanan, Senin (10/7) menggelar acara Yudisium ke XXXII. Acara Yudisium itu dilaksanakan secara terintegrasi dengan tiga fakultas sekaligus. Sebanyak 98 mahasiswa lulus, terdiri dari Fakultas Pendidikan Bahasa (41), Fakultas MIPA (32 orang) dan Fakultas IPS (17 orang). Ketua Panitia Ketut Surata mengatakan, agar lulusan bisa bersaing di dunia kerja, IKIP Saraswati Tabanan senantiasa meningkatan kualitas pendidikan dan proses pembelajarannya.

WABUP BADUNG - Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, S.H., memberikan pengarahan kepada Kepala dan Sekretaris Perangkat Daerah mengenai tindak lanjut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bali terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Badung Tahun 2016 di ruang pertemuan Kriya Gosana Puspem Badung, Kamis (6/7). BUPATI KLUNGKUNG - Pembuatan patung Ida I Dewa Agung Istri Kanya yang akan berdiri di perempatan Jalan By-pass Kusamba akhirnya memasuki tahap finalisasi. Sebelum final ada beberapa hal yang masih dibahas pemerintah, yakni mengenai wajah dan rambut patung salah satu pahlawan wanita dari Klungkung tersebut. Dalam rapat, akhirnya bentuk rambut yang digunakan adalah Pusung Tagel. Hal ini disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat rapat dengan pihak Puri Klungkung, Rabu (5/7).

22

24 - 30 Juli 2017


DISPARDA BADUNG - Dinas Pariwisata (Diparda) Kabupaten Badung bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung mengajak tujuh industri pariwisata melaksanakan sales mission ke Australia. Tujuan promosi pariwisata ini untuk menggenjot jumlah kunjungan turis dari Negeri Kangguru ini, yang pada tahun 2016 menempati urutan pertama dengan jumlah wisatawan sebanyak 1.086.000 orang, akan diprediksi meningkat menjadi 1,5 juta orang tahun 2017 ini. GUNG NAYA - Yang terhormat Bapak Bupati Gianyar, saya Gung Naya dari SDN 1 Melinggih Payangan. Saya ingin curhat. Ruangan kelas di sekolah kami ada yang bocor, selain itu kami juga ingin lapangan di sekolah bisa diperluas biar kami bisa bebas bermain saat istirahat. Demikian sepenggal isi surat dari A.A. Istri Naya Saraswati saat mengikuti lomba menulis surat untuk Bupati Gianyar serangkaian peringatan Hari Anak Nasional ke-33 di Kabupaten Gianyar di Balai Budaya Gianyar, Jumat (7/7). WAGUB BALI - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Kamis (6/7) ngaturang bhakti serangkaian karya pujawali di Pura Jati, Desa Pakraman Batur, Kintamani, Bangli. Dalam kesempatan tersebut, Wagub Sudikerta mengapresiasi semangat krama dalam melaksanakan pujawali. Hal tersebut terlihat dari banyaknya krama yang mengikuti prosesi mapepada yang bertujuan menyucikan semua sarana upakara yang akan dipersembahkan kepada Ida Batara.

BPR LESTARI - Sebagai salah satu BPR terbesar di Indonesia, BPR Lestari berkomitmen selalu melakukan inovasi dalam layanan dan produknya. Salah satu inovasi yang dilakukan baru-baru ini adalah program penyegaran (rejuvenate) Lestari First Reborn dengan menghadirkan kartu diskon untuk para pria, kartu Lestari First. Saat awal peluncurannya tahun 2008, jumlah nasabah prioritas Lestari First hanya puluhan orang, namun kini sudah sekitar 2.000 nasabah.

24 - 30 Juli 2017

23


K E S E H ATA N

Kebutuhan Informasi Kesehatan Reproduksi pada Anak dan Remaja dengan Difabilitas

P

ermasalahan terkait kesehatan reproduksi pada anak-anak dan remaja dengan difablitas masih menjadi isu di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Adanya keterbatasan fisik atau mental yang membuat mereka tergantung pada orang lain, menjadikan kesehatan seksual dan reproduksi bukan prioritas pada kelompok ini. Saat ini cukup banyak program dan media edukasi terkait kesehatan seksual dan reproduksi terutama bagi remaja. Tetapi belum banyak usaha edukasi yang diperuntukkan bagi anak-anak dan remaja dengan difabilitas, termasuk oleh pemerintah. Layanan yang diberikan pada anak-anak dengan difabilitas umumnya hanya sebatas layanan fisioterapi, penyediaan alat bantu dan prostese serta konseling bagi orang tua atau pengasuh. Terdapat anggapan di masyarakat bahwa anak-anak serta remaja dengan difabilitas

24

24 - 30 Juli 2017

tidak bisa aktif secara seksual atau perkembangan seksualnya terhambat dan memiliki risiko yang lebih kecil untuk mengalami kekerasan seksual dibandingkan anakanak dan remaja tanpa difabilitas. Pada kenyataannya, mereka tetap tumbuh dan berkembang secara seksual sesuai dengan usianya, walaupun sebagian kecil mengalami keterlambatan fase pubertas. Banyak dari mereka yang memasuki masa pubertas yang mulai tertarik dengan lawan jenis atau mengalami masalah menstruasi, tetapi orang tua mereka tidak menganggap hal tersebut sebagai hal yang perlu diperhatikan atau tidak mengetahui bagaimana cara mengatasi hal tersebut. Penelitian juga menunjukkan bahwa anak-anak dengan difabilitas secara signifikan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kekerasan dengan risiko 2,9 kali lebih besar untuk mengalami kekerasan seksual. Selain itu,

disebutkan pula bahwa anak-anak dengan difabilitas mental atau intelektual berisiko 4,6 kali lebih besar untuk mengalami kekerasan seksual dibandingkan mereka yang tanpa difabilitas. Remaja dengan difabilitas seringkali bahkan tidak mendapatkan informasi dasar mengenai bagian-bagian tubuh mereka, fungsinya, dan bagaimana cara merawatnya, karena masih terdapat anggapan bahwa mereka tidak memerlukan dan tidak akan mampu untuk memahami informasi tersebut atau tidak akan mampu untuk melakukan perawatan dirinya sendiri. Data Susenas pada tahun 2012 menunjukkan proporsi penduduk Indonesia semua umur yang mengalami difabilitas sebesar 2,45%, dimana hampir 40% di antaranya mengalami lebih dari satu jenis difabilitasdan 29,6% mengalamidifabilitas melihat (tuna netra). Berdasarkan data survey dari Kementerian Sosial RI tahun 2010 pada 14


propinsi di Indonesia, tercatat 1.167.111 orang dengan difabilitas.Organisasi kesehatan dunia (World Health Organisation/ WHO) menyatakan bahwa sebagian besar dari anak-anak dengan difabilitas di Indonesia berada di masyarakat di bawah pembinaan dan pengawasan orang tua serta keluarga. Disebutkan bahwa sebagian besar dari mereka belum mendapatkan layanan kesehatan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan karena program dan fasilitas yang ada jarang mempertimbangkan kebutuhan mereka, serta hanya sedikit tenaga kesehatan yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk memberikan layanan pada penyandang difabilitas. Pada tahun 2005 diperkirakan terdapat hampir 1.500.000 anak-anak dengan difabilitas yang membutuhkan layanan pendidikan khusus, atau sekitar 3% dari seluruh populasi anak usia sekolah. Akan tetapi, hanya 0,13% dari mereka yang memperoleh pendidikan di sekolah khusus atau sekolah inklusif. Di Bali sendiri,data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali tahun 2011 menunjukkan jumlah penyandang difabilitas yang ada di Bali sebanyak 18.861 orang yang terdiri dari 2.343 orang penderita tuna netra, 3.694 orang penderita tuna wicara, 7.648 orang dengan difabilitas fisik, dan sebanyak 8.266 orang dengan difabilitas mental. Sebagian besar dari mereka juga tidak mampu untuk mengakses layanan kesehatan maupun pendidikan yang dibutuhkan. Sebuah kegiatan analisis kebutuhan (need assessment) pada beberapa anak dan remaja dengan difabilitas fisik dan cerebral palsydi Bali menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka tidak pernah duduk di bangku sekolah dan satu dari mereka sedang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB). Anak-anak tersebut memiliki pengetahuan dasar terkait kesehatan seksual dan reproduksi yang mencakup menstruasi, kehamilan, berpacaran dan sebatas pernah mendengar istilah hubungan seksual dan alat kontrasepsi. Di lain sisi, terdapat rasa khawatir pada anak dengan difabilitas serta orang tua karena anaknya belum menstruasi padahal sudah berusia 17 tahun. Kekhawatiran ini menunjukkan masih kurangnya pengetahuan mereka mengenai dampak lain dari keterbatasan yang dimiliki anak dengan difabilitas tertentu seperti cerebral palsy,terutama pada sistem reproduksi mereka. Pengetahuan yang dimiliki anak-anak tersebut dominan diperoleh dari ibu mereka dan sebagian dari teman. Karena mereka rutin mengakses layanan rehabilitasi di sebuah yayasan, mereka juga mendapat

paparan informasi dari guru di yayasan tersebut walaupun masih sangat terbatas, karena para guru juga seringkali mengalami kesulitan dalam menyampaikan informasi terkait kesehatan reproduksi yang dianggap sebagai topik yang sensitif dan personal. Kebutuhan terkait kesehatan reproduksi bervariasi tergantung pada derajat difabilitasnya. Semakin ringan derajat difabilitasnya, dalam artian semakin mampu mereka berkomunikasi dengan orang lain, semakin tinggi kebutuhan mereka terhadap informasi mengenai kesehatan reproduksi. Anak dan remaja dengan difabilitas dalam kegiatan need assessmentdi atas berpendapat bahwa informasi terkait kesehatan reproduksisangat penting diberikan kepada mereka. Orang tua anak dengan difabilitas jugamerasakan hal yang sama karena besar kemungkinan anak dengan difabilitas tertentu akan berada di bawah pengawasan dan asuhan orang tua mereka dalam jangka waktu panjang hingga mereka dewasa. Dokter atau tenaga kesehatan memiliki peranan yang penting dalam memberikan informasi mengenai kesehatan reproduksikarena sebagian anak merasa malu jika harus terbuka berdiskusi dengan orang tua atau guru mereka. Terkait metode pemberian informasi kesehatan reproduksi, anak-anak cenderung memilih cara dan media yang dikombinasikan, misal melalui pemutaran film yang dikombinasikan dengan ceramah dan diskusi. Hal ini disebabkan karena banyak anak dengan difabilitas yang tidak mampu membaca, sehingga media dengan banyak gambar atau film akan lebih sesuai digunakan.Pada orang tua anak dengan difabilitas yang berat, terutama difabilitas dalam berkomunikasi atau melakukan aktivitas sehari-hari, informasi dasar terkait kesehatan reproduksi sangat dibutuhkan terutama mengenai cara menjaga hygiene pribadi anak dan dampak difabilitas pada sistem reproduksi mereka. Anak-anak dengan difabilitasdiketahui masih mengalami stigma dan diskriminasi baik dari keluarga mereka sendiri maupun orang lain di sekitarnya. Keluarga seringkali melarang mereka untuk keluar rumah karena anak dengan difabilitas rentan mengalami bullying berupa ejekan atau pandangan yang negatif. Walaupun sebagian besar keluarga memiliki maksud dan tujuan yang positif untuk melindungi anak dengan difabilitas, larangan tersebut juga dapat menghambat perkembangan sosial dan emosional anak. Keterbukaan untuk bergaul, dengan pendampingan oleh orang tua saat diperlukan, merupakan salah satu

jalan bagi anak dengan difabilitas untuk mampu berkembang secara lebih baik dan memperoleh informasi yang dibutuhkan, termasuk informasi terkait kesehatan reproduksi. Maka dari itu, sangat dibutuhkan kepekaan orang tua dan anggota keluarga terdekat lainnya terhadap kebutuhan terkait kesehatan reproduksi anak dengan difabilitas. Pendidikan formal yang inklusif dapat membantu anak-anak dan remaja dengan difabilitas untuk mendapatkan pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi seperti anak-anak yang normal. Tetapi, pendidikan kesehatan seksual dan reproduksi secara formal di sekolah tidak masuk dalam kurikulum yang diwajibkan di semua sekolah, termasuk di Bali. Sekolah-sekolah yang memberikan materi kesehatan seksual dan reproduksi umumnya juga hanya menekankan sisi ilmiah yang mendasar, dan bukan aspek sosial dari kesehatan seksual dan reproduksi itu sendiri. Bagaimana anak-anak menerapkan konsep kesehatan reproduksi dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pergaulannya seringkali tidak dielaborasi dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Maka dari itu, rendahnya jumlah anak dengan difabilitas yang memperoleh pendidikan formal di sekolah inklusif memposisikan mereka pada kemungkinan yang bahkan lebih kecil lagi untuk mendapatkan informasi terkait kesehatan seksual dan reproduksi, baik dari aspek keilmuan maupun dari aspek sosialnya. Situasi tersebut di atas menunjukkan tingginya kebutuhan anak dan remaja dengan difabilitas terhadapinformasi mengenai kesehatan reproduksi. Informasi yang dibutuhkan sangat tergantung pada jenis dan derajat difabilitas mereka, sehingga membutuhkan upaya identifikasi terhadap kemampuan mereka dalam berkomunikasi dan melakukan kegiatan sehari-hari. Merupakan tanggung jawab berbagai pihak, mulai dari orang tua dan anggota keluarga lainnya, tenaga kesehatan, sekolah dan kita bersama sebagai anggota masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian dan dukungan yang lebih baik terhadap kebutuhan mereka terhadap kesehatan reproduksi. l dr. Komang Ayu Kartika Sari, MPH Staf Dosen di Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas dan Ilmu Kedokteran Pencegahan Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Unud 24 - 30 Juli 2017

25


LENSA

SEMANGKA

Seorang buruh tani membantu menaruhkan buah semangka pada keranjang temannya saat panen di Renon, Denpasar. Buah semangka hasil pertanian setempat nantinya akan dikirim pembeli ke Pulau Jawa.

MBP/eka

26

24 - 30 Juli 2017


OLAHRAGA

MBP/ap

Pemain Borussia Dortmund Sven Bender (kiri) mengawal gelandang Bayern Munich Arjen Robben pada pertandingan final Piala Jerman.

Reuni Keluarga

K

lub Liga Jerman Bayer Levekusen pada musim 2017/2018 akan menyatukan dua bersaudara Sven dan Lars Bender. Si Kembar Bender itu sebelumnya terpisah setelah Sven membela Borussia Dortmund. Sven menyepakati kontrak selama empat musim untuk bergabung dengan Leverkusen. Media Jerman menyebut kontrak tersebut bernilai 15 juta euro (17.1 juta dolar AS). Pemain berusia 28 tahun itu, perlu mencari tantangan baru setelah terpinggirkan dari skuad inti Dortmund. Musim lalu saja ia hanya tampil di tiga pertandingan saja di Bundesliga. Akibatnya ia tidak secara konsisten bisa memperkuat timnas Jerman sejak 2013. Baik Sven maupun Lars keduanya sama-sama memperkuat timnas U-19 Jerman pada Piala Eropa 2008. Namun nasib Lars

lebih beruntung dengan konsisten tampil di Leverkusen dan sering berlaga di pertandingan internasional. Bender bersaudara memulai karier profesionalnya dengan membela klub 1860 Munich. Keduanya terpisah mulai 2009 saat Sven pindah ke Dortmund dan Lars ke Leverkusen. Bahkan Lars kemudian dipercaya menjabat sebagai kapten tim. “Tak berbeda dengan saudaranya, Lars, Sven juga memiliki kualitas yang diperlukan tim,” ungkap pelatih Leverkusen Heiko Herrlich. “Mental dan semangatnya membuat dia menjadi seorang pemimpin tidak hanya di dalam namun juga di luar lapangan. Maka bisa memiliki kedua Bender ini, merupakan prestasi terbesar Leverkusen,” lanjut Herrlich menyebut reuni anggota keluarga Bender itu di Leverkusen. Sepanjang delapan musim membela Dortmund, Sven mengantarkan Dortmund menjuarai Bundesliga pada 2011 dan 2012, laporan Associated Press. l Yudi Winanto 24 - 30 Juli 2017

27


OLAHRAGA

Demi Meningkatkan Prestasi Sepak Bola

MBP/ap

Penyanyi country Shania Twain akan melantunkan lagunya pada upacara pembuka grand slam AS Terbuka akhir Agutus mendatang.

Meriahkan Grand Slam AS Terbuka

SHANIA Twain mendapat kehormatan tampil pada upacara pembukaan pertandingan tenis grand slam AS Terbuka, Agustus mendatang. Acara tersebut sekaligus perayaan ulang tahun ke-20 stadion Arthur Ashe yang dipakai untuk gelaran turnamen ini. Seperti tradisinya, penyanyi bintang selalu ditampilkan di upacara pembuka. Pemenang lima Grammy Award, Twain berhasil menjual 90 juta keping albumnya di seluruh dunia sebagai bagian dari kesuksesannya. Ratu musim pop country, mudah dikenali dari suaranya yang khas dan diminati berbagai generasi. Twain akan menampilkan sejumlah tembang terbaiknya serta sejumlah lagu dari album terbarunya “NOW.” Album pertama sejak 2002 tersebut baru dirilis pada 29 September. Setelah penampilan Twain, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan AS. Event ini akan dimeriahkan dengan penampilan Regu Kehormatan Pemadam Kebakaran dan Kepolisian New York. Sebelum penampilan Twain, Presiden Asosiasi Tenis AS (USTA) Katrina Adams dan ikon tenis Billie Jean King akan memulai perayaan ulang tahun ke-20 stadion Arthur Ashe. Sepanjang dua dekade, stadion ini menjadi tuan rumah pergelaran grand slam AS Terbuka. Arthur Ashe yang mampu menampung 23 ribu penton, menjadi stadion tenis terbesar di deluruh dunia. Pada 2016, stadion ditambahi dengan atap yang bisa di buka dan tutup untuk menghindarkan penonton dari guyuran hujan serta melancarkan pergelaran turnamen selama dua pekan itu. Panitia merancang hiburan khusus di malam pembukaan dengan menghadirkan penyanyi-penyanyi top dunia. Phil Collins tampil pada 2016, Josh Groban (2015), Fitz & the Tantrums (2014) dan Lenny Kravitz (2013). Sementara penyanyi legendaris Whitney Houston saat pembukaan stadion ini pada 1997, melantunkan tembang “One Moment in Time,” laporan Associated Press. l Yudi winanto

28

24 - 30 Juli 2017

MENEMPATI peringkat 77 dunia, sepak bola Tiongkok masih kalah jauh dengan tetangganya Korea Selatan atau pun Jepang yang telah masuk 50 besar. Bahkan negeri Tirai Bambu itu juga masih belum bisa menandingi Uni Emirate Arab, Australia atau pun Arab Saudi. Tiongkok membuka besar-besaran rekrutmen pemain dan pelatih kaliber dunia untuk mengatrol prestasi sepak bola negeri itu. Selain mendatangkan pemain, pengusaha Tiongkok juga berinvestasi di klub-klub luar negeri sehingga akses mendekati kutub sepak bola dunia lebih mudah. Namun hingga sejauh ini efeknya masih belum bisa dirasakan, apalagi laju timnas mereka menuju putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia semakin menipis peluangnya. Presiden Tiongkok Xi Jinping menginginkan percepatan prestasi dengan mendukung program pengiriman pelatih keluar negeri untuk melakukan peningkatan kemampuan profesi mereka. Tak kurang 57 orang pelatih dikirim ke Manchester saja untuk berguru pada Jose Mourinho dan Pep Guardiola. Diharapkan pengaruh kedua pelatih top itu bisa membantu sepak bola Tiongkok bangkit dari keterpurukan. 57 pelatih itu akan menjalani program intensif selama 12 pekan. Mereka tidak hanya memelajari aspek teknis sepak bola namun juga soal manajerial serta praktek lapangan. Salah satu program mereka adalah menyaksikan langsung kerja Mourinho dan Guardiola di Old Trafford dan stadion Etihad saat memimpin timnya menghadapi pertandingan, laporan kantor berita Xinhua. Dalam kursusnya ini, para pelatih juga dijadwakan mengunjungi markas timnas Inggris di St George’s Park. Para pelatih ini hasil seleksi dari sejumlah sekolah dan perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Tiongkok. Program ini hasil kerjasama antara Tiongkok dengan The University of Manchester dan asosiasi sepak bola (FA) Manchester, laporan Associated Press. l Yudi Winanto

MBP/ap

Manajer Manchester United Jose Mourinho.


A KT I V I TA S BUPATI BADUNG - Litbang Kabupaten Badung sebagai perangkat daerah yang baru terbentuk mempunyai peranan yang sangat strategis, karena kajian yang dilakukan oleh Litbang merupakan dasar bagi Bappeda dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah. Oleh karena itu, Litbang merupakan jantung dalam pembangunan di Kabupaten Badung. Demikian ditegaskan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta selaku Ketua Majelis Pertimbangan Kelitbangan Pemerintah Kabupaten Badung dalam rapat koordinasi yang dilaksanakan di Puspem Badung, Selasa (11/7).

MBP/ist

MBP/ist

TLF - Memasuki hari kedua, arena Twin Lake Festival (TLF) 2017 Jumat (7/7), tampak ramai pengunjung. Tidak saja warga Desa Pancasari, pengunjung datang dari desa lain dan warga Kota Singaraja. Mereka ramai-ramai datang ke arena TLF untuk menyaksikan lomba Pedau Singa di Danau Buyan. Lomba diikuti 22 tim dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kelompok nelayan, dan organisasi pemuda di Desa Pancasari dan sekitarnya.

UNDIKSHA - Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar layak dikembangkan menjadi desa yang unggul dalam memproduksi kerajinan bambu berbasis potensi lokal dengan pendekatan One Village One Product (OVOP). Potensi sumber daya manusia sebagai tenaga terampil dalam bidang kerajinan bambu, cukup memadai. Atas potensi itu, LP2M Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

MBP/ist

MBP/ist

WALI KOTA DENPASAR – Wali kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menyampaikan tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) pada sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Denpasar yang dilaksanakan di Gedung DPRD setempat, Rabu (5/7). Ketiga ranperda tersebut, yaitu Rancangan Pertanggungajawaban Pelaksanaan APBD Kota Denpasar Tahun Anggaran 2016, Rancangan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Kota Denpasar tahun 2016-2021 serta Rancangan Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Denpasar. 24 - 30 Juli 2017

29


OLAHRAGA

Ni Putu Juni Toniari

Bangga Jadi Polwan

ATLET kempo Bali Ni Putu Juni Toniari resmi menjadi anggota Polwan berpangkat Bripda. Dia tamat Sepolwan di Ciputat, Jakarta, tahun 2016 dan kini bertugas di Dit. Sabhara Polda Bali. ‘’Sebenarnya saya ingin ikut seleksi Polwan setamat SMA 1 Gianyar pada 2015, tetapi persyaratannya harus minimal berusia 18 tahun,’’ tuturnya di Denpasar pekan lalu. Toniari kemudian kuliah di Fakultas Ekonomi (FE) Jurusan Akuntansi Undiknas. Tahun lalu saat usianya 18 tahun, ia baru ikut tes dan lulus Sepolwan. ‘’Saya juga menyertakan prestasi di kempo,’’ kenangnya. Toniari tamat bersama 12 siswi Sepolwan dari Bali. Siswi Polwan angkatan 2016 berjumlah 600 orang seIndonesia. Mereka menikmati pendidikan kepolisian selama tujuh bulan. Para siswi belajar ilmu kepolisian, ditambah penempaan fisik dan stamina. Dari 13 alumnus Sepolwan asal Bali, 12 kembali berdinas di Pulau Dewata, sedangkan seorang menetap di Sepolwan kemungkinan diproyeksikan menjadi instruktur. ‘’Saya bangga jadi Polwan karena gagah. Walaupun pendidikan lumayan singkat, sudah mendapatkan pekerjaaan tetap,’’ kata putri pertama pasangan Wayan Rutawan dan Ni Wayan Suartini ini. Berdinas di Sabhara, Toniari merasa dekat dengan masyarakat. Sebab, ia bertugas sebagai Police Hazard (PH), yaitu membantu polantas di jalan raya. Sambil bekerja sebagai polwan, Toniari meneruskan kuliah di Jurusan Akuntansi FE Universitas Mahasaraswati (Unmas). Ia juga ingin melanjutkan ke Secapa. Sebagai atlet, Toniari sudah berlaga di beberapa ajang Porprov Bali. Saat duduk di bangku kelas I SMPN 1 Sukawati, ia menyabet medali emas nomor embu dan embu pasangan untuk kontingen Bangli pada Porprov Bali IX/2009 di Badung. Selanjutnya merebut perak pada Porprov Bali X/2011 di Jembrana, meraih perak untuk Gianyar pada Porprov Bali XI/2013 di Denpasar dan mendapat perunggu pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng. Dua perunggu juga disabetnya dari nomor embu dan randori 58 kg pada Kejurnas Kempo Antarkota 2012 di Surabaya. Toniari kini mengusung bendera Gianyar. Pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, September mendatang, ia bertekad mempersembahkan emas pada embu dan randori kelas 57 kg. ‘’Semoga saya bisa menyabet emas untuk Gianyar,’’ ujar kenshi kelahiran Banjar Kebalian, Sukawati, 9 Juni 1998 ini. Darah kempo Toniari mengalir deras dari sang ayah Wayan Rutawan yang melatihnya sejak duduk di bangku kelas IV SDN 2 Sukawati. Ia belajar kempo di Dojo Kebalian sampai sekarang. Tim Porprov Gianyar yang diperkuat Toniari juga dilatih oleh Rutawan. l Daniel Fajry

30

24 - 30 Juli 2017

MBP/nel

Ni Putu Juni Toniari


A KT I V I TA S DPRD DENPASAR - Sidang Paripurna ke-4 Masa Persidangan II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Denpasar dengan agenda pandangan fraksi-fraksi, Senin (10/7) dipimpin Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua di gedung DPRD setempat. Dalam penyampaian pandangan umum tersebut, seluruh fraksi DPRD Denpasar menyetujui tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Denpasar.

MBP/ist

MBP/ist

K3S KOTA DENPASAR - Berbagi kasih dengan pra keluarga sejahtera (KS) dan disabilitas telah menjadi agenda rutin dan program kerja Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar. Jumat (7/7) kegiatan penyerahan bantuan paket sembako dilakukan langsung Ketua K3S Kota Denpasar Ny. I.A. Selly Dharmawijaya Mantra kepada puluhan masyarakat pra KS di Kecamatan Denpasar Utara.

MPLS - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP PGRI 2 Denpasar berjalan luar biasa. Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meninjau langsung MPLS, Rabu (12/7). Bahkan, Wali Kota memuji pelaksanaan MPLS di SMP PGRI 2 Denpasar karena mengena dengan moto Kota Denpasar, yakni berbasis lingkungan dan pencegahan narkoba.

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan penjelasan terhadap sembilan Rancangan Peraturan Daerah dan empat Dokumen Penganggaran Daerah pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Badung, masa persidangan kedua di ruang Uttama Gosana, Gedung DPRD, Puspem Badung, Senin (10/7). Sidang Paripurna dibuka Ketua DPRD Badung Putu Parwata didampingi para Wakil Ketua DPRD Badung. 24 - 30 Juli 2017

31


PENDIDIKAN

P

Dunia Pendidikan Dominasi Pungli

ungutan liar (pungli) sejauh ini banyak dilaporkan ada di dunia pendidikan. Data Tim Saber Pungli Provinsi Bali, ada 121 aduan masyarakat hingga Mei 2017. Pendidikan memegang persentase 23,3% dari jumlah itu. Disusul aduan pungli pada pelayanan publik (22%), perizinan (3,8%), hibah dan bantuan sosial (2,5%), dana desa (2,5%), serta pengadaan barang & jasa (1,2%). “Pendidikan urutan pertama pungli yang ada, memalukan sebenarnya. Dunia yang mestinya bersih, kenapa laporan punglinya paling tinggi. Saya kira malah perizinan yang paling awal, karena satu izin itu nilainya bisa Rp 3 miliar,” ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab dalam acara Sosialisasi dan Arahan Satgas Saber Pungli di Inspektorat Provinsi Bali, belum lama ini. Umar Ibnu Alkhatab menambahkan, Ombudsman khususnya telah melakukan pengawasan terhadap dunia Pendidikan sejak 2012. Salah satunya, memastikan prosedur penerimaan peserta didik baru (PPDB) berjalan sesuai aturan. Tahun lalu, pihaknya bahkan membuktikan adanya keterlibatan pemerintah dalam PPDB. “Bukan hanya anggota DPRD, tetapi wakil bupati dan bupati ikut terlibat. Kepala sekolah dibawakan memo, dititipkan siswa,” ujarnya. Dir. Reskrim Umum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendrajaya mengaku akan menekan rasa hormatnya kepada guru dalam penegakan hukum terkait pungli di dunia Pendidikan. Sejauh ini, pihaknya memang masih mengamati dan belum melakukan penindakan. Namun setelah dilakukan sosialisasi, praktik pungli dipastikan akan disikat habis oleh aparat kepolisian. “Setelah sosialisasi ini, kami akan berkoordinasi dengan Inspektorat untuk melakukan penegakan hukum. Saya akan menekan rasa hormat saya, karena kegiatan sosialisasi sudah dilakukan,” tegasnya. Mahendrajaya mengaku pernah menerima laporan terkait sumbangan. Mestinya, sumbangan di sekolah bersifat sukarela dan tidak boleh mengintimidasi. Namun dari laporan, ada siswa yang bolak-balik dipanggil untuk membayar sumbangan hingga merasa tertekan dan malu. “Ini kan bentuk intimidasi secara psikis,” terangnya. Sementara itu, Pokja Yustisi Tim Saber Pungli Provinsi Bali Irwan Setiawan W. memberi masukan agar penegak hukum seperti polisi dan jaksa turut dijadikan anggota Komite Sekolah. Ketika ada masalah di lapangan, paling tidak ada anggota komite yang bisa diajak berkomunikasi. Di sisi lain, pihak sekolah juga bisa berkomunikasi dengan Kejaksaan untuk mendapatkan legal opinion. “Jika sungkan berkomunikasi langsung dengan kami, beberapa masalah bisa diakomodir di Bagian Hukum atau Dinas Pendidikan. Nanti disampaikan kepada kami. Ada Bidang Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara) yang akan menelaah, kemudian memberikan legal opinion,” ujarnya. Inspektur Provinsi Bali I Ketut Teneng menyampaikan

32

24 - 30 Juli 2017

kerisauannya terkait pungli yang didominasi dunia Pendidikan. Pihaknya tidak ingin ada kepala sekolah yang sampai tertangkap oleh Tim Saber Pungli. Terlebih mulai tahun depan, SMA/SMK dan SLB akan menjadi entitas pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Dulu kan masih bebas, tidak mengikuti aturan. Saya pernah mendengar ada laporan masuk, katanya bebas melakukan perjalanan dinas. Begitu masuk ke Pemprov, semua harus mengikuti pakem dalam Pergub, Permendagri dan lain-lain. Jangan sampai ada kegiatan di luar RKAS, kalau sampai ada di situlah masalahnya,” ujarnya. Teneng meminta pihak sekolah agar mengikuti aturan tata kelola, kaidah-kaidah mengenai pengelolaan administrasi, bisa memberikan infomasi pasti terkait apa yang dilakukan serta menyesuaikan kegiatan dengan anggaran agar jangan sampai kebablasan. l Rindra

MBP/dok

Umar Ibnu Alkhatab


A KT I V I TA S MPLS - SMK PGRI 3 Denpasar paling siap menjalankan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Sekolah ini tampil luar biasa, sehingga MPLS yang dimulai Senin (10/7) berjalan sumringah dan penuh senyum. Dikatakan luar biasa karena sekolah favorit ini mampu merekrut 15 kelas (690 siswa baru) sekaligus yang terbanyak di Bali. Jumlah ini terbagi dalam program keahlian Akomodasi Perhotelan (444) dan Jasa Boga (246).

MBP/ist

MBP/ist

PEMKOT DENPASAR - Program terintegrasi dilakukan Pemkot Denpasar dalam penanganan berbagai permasalahan perkotaan. Seperti pada program sosial meliputi bedah rumah sehat, beasiswa, kewirausahaan hingga bantuan program kesehatan. Integrasi program ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Denpasar meliputi Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Dinas Sosial, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar hingga keterlibatan komunitas Coorporate Social Responsibility (CSR).

STP BALI - Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bali mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah World Conference on Business and Management (WCBM) and Global Great Debate 2017. Acara yang dibuka oleh Deputi Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana ini dilaksanakan selama empat hari, 5-8 Juli, di STP Bali, Nusa Dua, Badung.

MBP/ist

MBP/ist

BRI - Bank BRI sebagai bank dengan jaringan terbesar dan tersebar, selalu mendukung program-program pemerintah, salah satunya Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT). Bukti nyata Bank BRI dalam mendukung program GNNT, yaitu dengan terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Seperti yang dilaksanakan Jumat (7/7), bekerja sama menerapkan sistem pembayaran nontunai menggunakan kartu BRIZZI di SPBU Pertamina bertanda khusus dan Tol Bali Mandara oleh Bank BRI bersama Blue Bird. 24 - 30 Juli 2017

33


A KT I V I TA S PD PASAR DENPASAR - Pergantian Direksi di jajaran PD Pasar Denpasar secara resmi berlangsung yang ditandai serah terima jabatan (sertijab) antara direksi lama dan yang baru. Upacara sertijab dilaksanakan di aula Kantor PD Pasar Denpasar di Kompleks Pertokoan Suci, Selasa (11/7). Dirut PD Pasar yang lama, I Made Westra, secara resmi digantikan Dirut PD Pasar yang baru, Ida Bagus Kompyang Wiranata.

MBP/ist

MBP/ist

MBP/ist

UNWAR - Universitas Warmadewa (Unwar) melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru, Kamis (6/7). Berdasarkan hasil pendaftaran calon mahasiswa baru tahun 2017 gelombang I reguler A dan reguler B, terdapat sekitar 2.600 pelamar. Angka tersebut sedikit meningkat dari tahun sebelumnya walau tidak signifikan.

34

24 - 30 Juli 2017

PGRI DENPASAR - YPLP Kota PGRI Denpasar sangat konsisten menjalankan program peningkatan mutu guru. Jumat (7/7), semua guru di SMA PGRI se-Kota Denpasar dikumpulkan di SMA PGRI 2 Denpasar (Regrisma) untuk mengikuti Workshop Kurikulum 2013 (K-13). Workshop dibuka Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. didampingi Ketua PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum.

MBP/ist

SLUA - SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar termasuk sekolah besar dan favorit di Kota Denpasar. Tahun ini SLUA Saraswati sukses merekrut 360 siswa baru. Ini semua berkat dukungan masyarakat Bali yang memilih SLUA Saraswati 1 Denpasar karena mutu, kinerja guru dan karyawan serta bantuan Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar.


STIMI HANDAYANI - Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Handayani, Denpasar, kembali berhasil mengantarkan mahasiswanya menuju jenjang wisuda. Namun, sebelum dilakukan wisuda, Rabu (5/7) jajaran civitas akademika STIMI Handayani menggelar yudisium terhadap 121 calon wisudawan dari Program Studi Manajemen (S-1) dan Program Studi Kesekretariatan (D-3).

MBP/ist

MBP/ist

YAYASAN DWIJENDRA - Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar tahun ini secara konsisten merekrut siswa baru mendekati angka 1.000 orang. Mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak Senin (10/7). MOS dibuka Sekretaris Ketua Yayasan Dwijendra Pusat Denpasar Ir. I Wayan Abdi Negara, M.Si. didampingi Ketua Pembina Dr. I Ketut Karlota dan pimpinan unit, ditandai penyematan atribut MOS dan pelepasan balon ke udara.

PEMKAB BANGLI - Program Gerakan Pembangunan Desa dengan Sistem Gotong Royong (Gerbangdesigot) kembali digelar Pemkab Bangli tahun ini. Pada Sabtu (8/7), program Gerbangdesigot dilaksanakan di Desa Tembuku Kecamatan Tembuku. Pada acara yang dilaksanakan di balai desa setempat, Bupati Bangli I Made Gianyar menyerahkan secara simbolis bantuan dana senilai Rp 1 miliar kepada Perbekel Desa Tembuku I Ketut Mudiarsa.

MBP/ist

MBP/ist

KOPERASI - Koperasi di Indonesia banyak yang berhasil dan mempunyai omzet hingga triliunan. Koperasi-koperasi tersebut harus dijadikan sebagai contoh dan direplikasi kepada koperasi lainnya. Hal itu ditegaskan Presiden Joko Widodo dalam sambutan pada peringatan Hari Koperasi ke-70 di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (12/7). Hadir Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid, sejumlah gubernur dan bupati/wali kota serta pelaku-pelaku koperasi. 24 - 30 Juli 2017

35


A KT I V I TA S

MBP/ist

PEMKAB GIANYAR - Pemkab Gianyar melaksanakan upacara nganyarin serangkaian pujawali di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (11/7). Prosesi Penganyaran dimulai pagi pukul 08.00 WIB, dengan sarana bebangkit pekoleman. Prosesi nganyarin tersebut di-puput Ida Pedanda Made Mas Dwija Putra, Geriya Taman Sari Baturiti, Tabanan.

MBP/ist

BUPATI JEMBRANA - Bupati Jembrana I Putu Artha ngaturang bhakti panganyar di Pura Rambut Siwi, Mendoyo, Rabu (5/7). Orang nomor satu di Jembrana ini didampingi istri, Ny. Ari Sugianti Artha, dan para Kepala OPD (organisasi perangkat daerah) Pemkab Jembrana. Rombongan disambut Ketua Panitia Pujawali Pura Rambut Siwi, I Nengah Winastra.

MBP/ist

BNI - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI telah berusia 71 tahun pada tanggal 5 Juli 2017. Sebagai bank nasional pertama yang didirikan oleh putra dan putri Indonesia pasca-Kemerdekaan Republik Indonesia, BNI terus berbenah dalam memberikan layanan yang paripurna bagi nasabah dan masyarakat yang ingin menggunakan layanan perbankan atau keuangan lainnya.

36

24 - 30 Juli 2017

MBP/ist

FELICE JEWELERY - Pameran perhiasan emas dan berlian kembali digelar oleh Felice Jewellery mulai Kamis (13/7) ini hingga Minggu (16/7). Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Berbagai model perhiasan berkualitas siap menyambut para pencinta berlian di Bali.


24 - 30 Juli 2017

37


TRADISI

Tarian Daa Malom

Persembahan untuk Kesuburan Bumi

S

alah satu sifat manusia Bali adalah kosmologi. Dengan konsep kosmologi orang Bali memberikan penghargaan terhadap manusia, Tuhan dan unsur–unsur alam. Alam bukan hanya untuk diekspolitasi, namum sebuah wujud dari kebesaran Tuhan yang wajib diciptakan harmonisasi dengan memberikan persembahan kepada alam. Dalam konsep Tri Hita Karana manusia Bali diajarkan menjalin hubungan yang harmonis dengan alam. Manusia Bali adalah manusia religius yang kreatif, arif dan estetis. Hal ini mendorong banyak jalan yang diciptakan manusia Bali ketika menginginkan terwujudnya harmonisasi dengan alam. Salah satu simbol tersebut adalah sebuah tarian sebagai wujud bhakti sebagai persembahan kepada Tuhan dan bumi. Tarian tersebut dengan gerakan yang sederhana, magis dan estetis tetapi sarat akan makna, penghambaaan, permohonan kepada Sang Pencipta. Tarian seperti itu disebut dengan tarian wali dan bebali. Salah satu tari wali sebagai persembahan kepada Tuhan untuk kesuburan bumi terdapat di Desa Ngis, Kecamatan Manggis, Karangasem. Tarian tersebut dinamakan Daa Malom. Tarian sakral ini ditarikan oleh dua orang perempuan yang belum menstruasi, suci dan syarat-syarat lainnya. Tarian ini dipersembahkan pada saat hari panyangjangan dalam rangkaian Ngusabha Puseh. Tarian ini diiringi gamelan selonding sakral yang hanya difungsikan sebagai pengiring Tarian Daa Malom. Gamelan Slonding ini dipercaya oleh masyarakat Ngis sebagai gamelan peturunan, yaitu gamelan yang bukan dibuat oleh tangan manusia tetapi diberikan oleh dewata sehingga sangat dikeramatkan dan tidak boleh sembarang orang menabuhnya. Orang–orang yang memainkan harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan. Aksesoris hiasan kepalanya berupa gelungan yang terbuat dari kulit bambu, bentuknya seperti kelukuh. Gelungan ini dihiasi dengan plosor biu (daun pisang muda). Hiasan badan terdiri dari sinyang (tapih) berwarna merah motif berbunga—bunga untuk bagian dalam, wastra (kain) berwarna merah untuk bagian luar. Anteng (selendang) berwarna dasar merah bergaris warna-warni, pepekek (stagen) berwarna dasar merah bergaris warna-warni, pepekek (stagen) serwarna merah bercampur

38

24 - 30 Juli 2017

kuning, oncer untuk pradana berwarna merah dan ping dan untuk purusa berwarna merah dan kuning lamak berwarna biru. Aksesoris yang dipakai penari Daa Malom berupa gelang dua pasang untuk purusa bentuknya lebih besar, sedangkan pradana bentuknya lebih kecil, dan cincin dua puluh buah, setiap satu jari memakai satu cincin. Gerakan pada tarian Daa Malom meliputi gerakan mamusti, sembah tri kona dan ngayab. Gerakan sederhana namun penuh dengan makna persembahan dan permohonan kepada Tuhan untuk kesuburan bumi. Tarian ini melambangkan konsep purusa dan pradana. Simbol purusa dan pradana terlihat pada kwangen diidentikkan dengan kesuburan, karena kwangen merupakan simbol Arda Nareswari. Konsep purusa dan pradana simbul kesuburan pada kwangen dapat ditemui pada porosan yang disebut porosan silih asih yang dibuat dari dua helai daun sirih. Sehelai punggung dari daun sirih diisi dengan kapur sedangkan sehelainya lagi perutnya diisi dengan kapur, sehingga letaknya nyilih asih dan disebut dengan porosan tengkayak ngelingeb. Porosan pada kwangen inilah yang diwujudkan simbol purusa dan pradana. Helai daun sirih yang malingeb sebagai simbol purusa dan helai daun sirih yang tengkayak sebagai simbol pradana. Bila dihubungkan dengan sosok penari Daa Malom maka helai

daun sirih yang melingeb sebagai simbol purusa dapat dilihat dari sosok penari yang berperan sebagai laki-laki, sedangkan helai daun sirih nengkayak sebagai simbol pradana dapat dilihat dari sosok penari yang bermain wanita. Meskipun kedua penari Daa Malom adalah wanita namun mereka disimbolkan sebai sosok laki-laki dan wanita. Pertemuan antara laki-laki dan wanita akan menghasilkan sebuah kesuburan. Pertemuan dua unsur yang bertentangan akan menghasilkan suatu ciptaan. Seperti halnya dunia ini tercipta juga karena adanya unsur yang bertentangan yaitu pertemuan antara cetana dan acetana. Centana adalah unsur kesadaran yang kekal sedangkan acetana adalah kebingungan atau ketidaksadaran. Melalui pertemuan inilah dunia beserta isinya tercipta. Penyajian Daa Malom dalam upacara Ngusabha Puseh merupakan simbolisasi perwujudan dewa-dewi yang turun ke bumi untuk turut serta memeriahkan dan mengkhidmatkan upacara sakral itu dengan menari. Dewa-dewi merupakann manifestasi Ida Sang Hyang Widi Wasa. Pertemuan antara dewa-dewi atau batara-batari ini menciptakan suatu kesuburan seperti halnya Dewa Wisnu yang merupakan dewa penguasa air, sementara kekuatan Dewa Wisnu yaitu Dewi Sri diwujudkan sebagai dewa penguasa bumi atau tanah atau ibu pertiwi. Tanah dan air selalu diidentikkan dengan kesuburan. Pertemuan antara tanah dan air ini akan menciptakan kesuburan. Konsep penyatuan purusa dan pradana apabila bertemu akan menghasilkan kehidupan atau kesuburan. Sebagai sebuah tarian sakral dan persembahan tarian Daa Malom dilandasi oleh konsep tiga wisesa yakni satyam, siwam, dan sundaram sebuah keindahan yang suci (penghayatan kepada yang Maha Pencipta) dan secara etika benar atau mengandung kebenaran (pesan). Ketiga konsep ini merupakan totalitas estetik yang tidak dapat menyentuh aspek estetika ragawai (fisik) namun juga estetika metafisik. Di situlah seni sebagai sarana pemujaan kepada dewa keindahan yang abadi (Tuhan) untuk mencapai hubungan yang seimbang secara kosmologis.Tarian Daa Malom merupakan sebuah jalan sederhana di jalan Bhakti Yoga penghargaan terhadap alam dan permohonan kesuburan bumi. l I Ketut Sandiyasa


TA K S U

I Gusti Agung Ayu Sukanami

Lestarikan Kesenian lewat Seni Tari MESKI kini telah menjadi kota metropolitan, Denpasar sebagai kota berwawasan budaya ternyata banyak menyimpan seniman handal. Salah satunya seniman tari I Gusti Agung Ayu Sukanami asal Banjar Ujung Desa Kesiman. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, seniman tari ini selalu tampil energik. Bahkan ia terbilang seniman tari yang komplit. Talenta seni yang dimiliki I Gusti Agung Ayu Sukanami sudah muncul sejak kecil. Ia mengakui seni tari Bali yang dikuasainya didapat langsung dari pendidikan formal. Baginya, hidup dalam berkesenian merupakan panggilan jiwa agar dapat ngaturang ayah kepada masyarakat sekaligus ikut melestarikan seni dan budaya Bali yang adi luhung. Ia mengawali belajar tari di Sekolah Kokar Bali setelah tamat SMP tahun 1966. Selama tiga tahun menimba

ilmu di Sekolah Kokar Bali, ia mendapat pengetahuan dan pendidikan tari Bali dari para guru tarinya. Berkat gemblengan mereka, I Gusti Agung Ayu Sukanami tumbuh menjadi seorang penari yang memilki pakem dan karakteristik kuat. Berkat kemampuan tarinya inilah I Gusti Agung Ayu Sukanami akhirnya diangkat menjadi guru di Kokar tahun 1973. Mengingat syarat untuk menjadi guru harus memliki sertifikasi Akta IV Mengajar, I Gusti Agung Ayu Sukanami pun kuliah di IKIP PGRI Bali dari tahun 1983. Di IKIP PGRI Bali ini pula ia kembali diangkat menjadi guru tari Bali. Di dua lembaga pendidikan inilah I Gusti Agung Ayu Sukanami mencurahkan segala kemampuan tarinya. Istri Ida Bagus Sudanta ini bangga karena kemampuan tari Bali yang dimilikinya, ia bisa diterima dengan baik di masyarakat dan bisa ikut ngayah me-

lestarikan kesenian Bali. Yang paling memotivasinya, banyaknya orang luar bisa menarikan tarian Bali sehingga membuat dirinya terpacu untuk harus bisa menguasai tari Bali. ‘’Seni tari juga erat kaitannya dengan adat dan seni budaya sehingga sebagai orang Bali wajib bisa menari Bali,’’ tuturnya. Setelah lama bergelut di bidang seni, I Gusti Agung Ayu Sukanami memiliki keinginan agar kemampuan tari Bali yang dikuasainya bisa diteruskan oleh generasi muda. Didorong oleh sang suami, I Gusti Agung Ayu Sukanami akhirnya mendirikan sanggar tari tahun 2001 lalu. Di sanggar tari yang diberinya nama Sutami ini ia mendidik anak-anak berbagai jenis tarian Bali. Dan tanpa disangka sebelumnya, hasil didikannya itu beberapa kali diberikan kesempatan pentas tari dalam berbagai event di berbagai tempat. Hal tersebut menjadi kebanggaan baginya dan sanggar karena telah mampu diterima masyarakat dan pemerintah setempat dengan baik. Penghargaan ini menjadi motivasi dan cambuk baginya untuk terus berkarya dan mengabdi kepada seni dan budaya khususnya seni tari Bali. Ia pun berkesempatan tampil keliling daerah bersama seniman Bali lainnya seperti ke Lombok, Sumbawa, Jawa dan daerah lainya di Indonesia. Bahkan ia juga bermain drama gong, jangger di berbagai daerah tersebut. Meski sibuk menari, I Gusti Agung Ayu Sukanami tidak mengeyampingkan tugas-tugasnya sebagai ibu rumah tangga. Sementara suaminya, Ida Bagus Sudanta, berharap istrinya itu terus berkarya dan ngayah kepada masyarakat lewat seni tari yang digelutinya. Demikian pula sang anak, Ida Bagus Alit Indraputra berharap ilmu seni tari yang dimiliki sang ibu agar bisa terus diwariskan kepada generasi penerus. “Karena sejatinya ilmu akan berarti dan bermanfaat jika terus dibagikan dengan diajarkan kepada anak-anak sebagai generasi penerus demi ajegnya seni dan budaya Bali,” jelasnya. l Yana/bali tv 24 - 30 Juli 2017

39


PROPERTI

Pengembang Lirik Investasi Tanah Kapling

P

roduk investasi yakni tanah kapling tak kalah jadi perhatian kebanyakan pasar perkotaan selain lebih murah dibandingkan rumah, prospek investasi juga tak kalah cerah. “Tanah kapling tak kalah dicari konsumen perkotaan dengan menyasar kawasan Tabanan salah satunya. Ini tantangan dan peluang bagi pengapling menyediakan layanan bermutu,� ungkap Agustinus, salah seorang pengapling di Tabanan, belum lama ini. Dikatakan, harga tanah kapling bervariasi tergantung fasos - fasum yang tersedia. Kisaran harga tanah kapling di Tabanan Rp 150 - Rp 200 jutaan per are. Yang lebih murah juga ada di beberapa kawasan. Menjadikan tanah kapling sarana investasi menurutnya adalah pilihan tepat sehingga ke depan ketika daya beli pulih konsumen bisa menjualnya kembali dengan harga tinggi. Hal senada diungkapkan Suwantra, salah

40

24 - 30 Juli 2017

seorang spekulan. Investasi properti bisa menjadi sarana memupuk perekonomian jika di-manage dengan baik. Misalnya, memanfaatkan lahan tersebut untuk disewakan sambil menunggu harganya naik. Ke depan menurutnya harga tanah kapling makin mahal karena ketersediaan lahan kian terbatas. Demikian juga perizinan dan lainnya kian sulit sehingga peluang mendapatkan tanah kapling relatif murah makin sulit. Belum Ada Investasi Besar Sementara itu, kondisi ekonomi secara nasional yang masih stagnan, berdampak besar terhadap pembangunan di daerah. Tidak terkecuali di Denpasar. Lesunya ekonomi secara nasional juga dirasakan dampaknya. Buktinya, memasuki pertengah 2017 ini belum ada satu pun investasi besar yang akan menanamkan modalnya, termasuk dalam hal properti. Kalau pun ada, hanya bersifat melanjutkan rencana tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini diakui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (PM dan PPTSP) Denpasar I Made Kusuma Diputra, Minggu (2/7). Kusuma Diputra mengatakan, bukan saja investasi besar yang belum menggelit. Sejumlah pembangunan yang berskala menengah pun masih sepi. Hal ini terlihat dari minimnya pengurusan izin IMB yang dilakukan oleh para pengembang perumahan. Kondisi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang sudah mulai ramai pada pertengahan tahun. Dikatakan, selama ini yang masih stabil hanya pengurusan IMB rumah tinggal. Itu pun jumlahnya tidak terlalu banyak. Karena itu, pihaknya memprediksi perolehan retribusi IMB tidak terlalu signifikan naiknya. “Beruntungnya Bali menjadi daerah tujuan wisata, sehingga masih ada yang yang bisa diandalkan dari segi perolehan pendapatan daerah,� katanya. l Asmara/Gunawan


HIBURAN

”Gita Swara Alit Mahardika”

Libatkan 15 Penyanyi Cilik

S

anggar Eka Mahardika di bawah naungan Drs. I Gede Eka Putra terus konsisten berkarya dan memberikan kesempatan kepada anak-anak didiknya untuk menyalurkan bakat olah vokal. Hal ini terbukti dengan di-launching-nya album terbaru berjudul “Gita Swara Alit Mahardika” atau yang disingkat GSAM, belum lama ini di Sanur. Dalam album ini terdapat 16 lagu dan melibatkan sebanyak 15 penyanyi cilik di dalamnya. Launching album terbarunya ini terbilang istimewa. Pasalnya, selain dihadiri keluarga Eka Production, juga disaksikan langsung oleh senator DPD RI, Arya Wedakarna, perwakilan dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, pembina musik/

vokal se-Bali, dan Ketua Pramusti Bali. Diawali dengan menyanyikan lagu “Gita Swara Alit Mahardika” yang menjadi title pada album ini secara bersamaan, kelima belas penyanyi cilik tersebut secara bergiliran menyanyikan lagu andalan mereka. Diawali oleh Caca yang menyanyikan lagu “Kenyot-kenyot”, dilanjutkan oleh Meisya Vania dengan “Kapal Pesiar”. Kemudian Desta Grasia dengan Permata Khatulistiwa, Naya Noey “Setegeh Ambu Putih”, Indira Meisya “Cita-cita”, Diki Hyuga “Pewaris Bali Mahardika”, Icha Prahastari “Meme”, Gek Mirah Virgi “Pasih Sanur”, Gek Yonie “Kembang Ramp”), Kiera Winata “Meme Bapa Sayang”, Amanda Rhadaswari “Kangen”, Khanaya Shwari “Pura

Taman Ayun”, Triska “Tat Twam Asi”, Andika “Ngaturang Bakti”, dan diakhiri oleh Devi dengan lagunya “Pitutur Meme”. Produser, Eka Putra mengatakan, selain untuk melestarikan lagu pop Bali anak-anak, dibuatkan album GSAM sebagai upaya dokumentasi, agar masamasa indah pada waktu masih anak-anak terekam untuk dilihat suatu saat nanti, bahwa betapa sayangnya orang tua mereka pada saat masih kecil. Sebab, tidak hanya melibatkan anak-anak didiknya, pembuatan album yang membutuhkan waktu lebih satu setengah tahun ini juga melibatkan orang tua murid. l Winata

MBP/win

Penampilan 15 anak-anak Sanggar Eka Mahardika saat menyanyikan lagu “Swara Gita Alit Mahardika”. 24 - 30 Juli 2017

41


KIPRAH

MEMULAI karier musiknya di tahun 2012 lalu dengan proyek solo yang bergenre pop/folks, kini Baypradana semakin memantapkan langkahnya dengan format band. Hal ini dilakukan mengingat perjalanan karirnya di atas panggung makin kian ramai job. Nama Baypradana merupakan singkatan dari nama panjangnya, Made Bayu Parkasa Pradana Begruck. Konsep lagu yang easy listening dan dengan pilihan lirik yang kuat, membuat para pendengarnya yang suka menyendiri akan dibawa tenggelam di dalam lirik lagu-lagu dari Baypradana. “Saya mulai menulis dan menggarap lagu sendiri sejak 2012, lalu mencoba mengunggahnya di Soundcloud hanya untuk kesenangan pribadi. Namun seiring waktu berjalan, saya mulai menekuni dan membawakan lagu-lagu saya di atas panggung,” ujar Baypradana, belum lama ini. Di tahun 2017 ini, Baypradana muncul dengan format musik yang baru dengan lebih mengarah kepada bentuk format sebuah band. Mulai ada pukulan drum dan liukan bass. Dengan aksentuasi ini, musik Baypradana diharapkan terdengar lebih padat. Awal 2017 ini, remaja kelahiran Denpasar, 30 Agustus 1996 ini sempat merilis single terbarunya yang berjudul “‘Salah” . Di lagu terbarunya ini, Baypradana berduet dengan temannya yang bernama Takila. Hal ini ia lakukan untuk memberikan warna yang berbeda pada single barunya. Penggarapan musik di lagu ini sudah mulai masuk ke dalam bentuk format band. Singel “Salah” ini menceritakan tentang seseorang yang telah salah mengambil keputusan di dalam suatu hubungan. Baypradana berharapkan, single terbarunya dapat menjadi bagian dari cerita para pendengar musik Baypradana. Selain itu, ia juga berharap para musisi di belantika musik khususnya di Bali harus berani show off’. “Kita semua terlahir memiliki potensi, namun kita tidak mengetahui apakah kita berbakat atau tidak. Oleh karena itu, kita harus tekun dengan apa yang kita gemari, selagi membawa dampak positif. Kita juga tidak pernah tahu ke depannya, bisa saja kita menjadi inspirasi untuk orang lain. Sekecil apapun hal yang kita buat, itu akan tetap menjadi sebuah karya untuk seni di dalam diri kita sendiri,” tegasnya. l Winatha

42

24 - 30 Juli 2017


A KT I V I TA S

MBP/ist

PEMKAB BULELENG - Kerja keras pemulihan kawasan MBP/ist

NGABEN MASSAL - Di Bali dalam sejarah pergerakan Hindu, Kabupaten Buleleng selalu menjadi teladan dalam hal penyederhanaan upacara yadnya. Hal ini dikarenakan kabupaten paling utara Pulau Bali itu banyak menghasilkan pemimpin bangsa yang berpikir revolusioner. Selain itu, Buleleng dikenal sebagai pusat berkembangnya kaum intelektual di Bali. Hal inilah yang menjadi penyemangat ketika sosok Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir dalam karya yadnya ngaben massal di Desa Juanyar, Seririt, Buleleng.

‘’danau kembar’’ Buyan dan Tamblingan oleh Pemkab Buleleng bersama pihak lain selama ini telah membuahkan hasil. Terbukti areal Danau Buyan di Desa Pancasari Kecamatan Sukasada kini hampir sebagian gulma dan pendangkalan yang menutup permukaan danau sudah kembali ke fungsi aslinya. Bahkan, air danau sejak lima bulan terakhir sudah naik sekitar lima meter.

SENATOR WEDAKARNA - Keunikan kekayaan budaya sebuah desa biasanya memicu seseorang untuk tertarik dan menoleh potensi tersebut, bahkan bisa jadi menimbulkan rasa penasaran. Ini terbukti ketika sosok tokoh Hindu Indonesia Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir di Desa Adat Kerasan dan Desa Adat Tista, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Ia datang karena penasaran terhadap dua hal, yakni adanya simbol Dalem Waturenggong serta Pura Desa dan Pura Dalem dalam satu natah, padahal lazimnya di Bali yang selalu bersanding adalah Pura Desa (Brahma) dan Pura Puseh (Wisnu).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan/usaha, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peluncuran produk, dan promosi lainnya melalui rubrik Event dengan menghubungi bagian Iklan Bali Post - (0361) 225764. Penyampaian materi dilakukan dua minggu sebelum penerbitan. 24 - 30 Juli 2017

43


A KT I V I TA S

MBP/ist MBP/ist

FH UNWAR - Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) bekerja sama dengan Indonesian Institute for Conflict Transformation (IICT) di Jakarta menggelar pelatihan mediator ke-11 di Hotel Puri Ayu, Denpasar, Senin (10/7). Pelatihan mediator yang dilakukan setahun sekali ini bertujuan memberikan kontribusi dalam rangka ikut berpartisipasi menghasilkan para lulusan mediator yang kedudukannya semakin penting di masyarakat.

WABUP KLUNGKUNG - Warga Klungkung yang menjadi transmigran di SP II Bahoea Reko-reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah disambangi Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, Selasa (11/7). Selain mengetahui situasi dan kondisi, pada kesempatan itu, wabup yang terkenal merakyat ini juga mensosialisasikan Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif (Gema Santi).

MBP/ist

MBP/ist

BUPATI GIANYAR - Bupati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata me-launching sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berbasis Agama Hindu di Kabupaten Gianyar, TK Hindu Tunas Wangi, Desa Bona Kecamatan Blahbatuh, Sabtu (8/7). Dibukanya sekolah berbasis Hindu ini untuk menguatkan budi pekerti anak sejak dini. Bupati Agung Bharata mengatakan, menjadi pintar memang penting, tapi jika tidak diimbangi dengan akhlak yang baik justru akan menghasilkan generasi yang arogan.

MPLS - Menjelang tahun ajaran baru, suasana di SMK

44

24 - 30 Juli 2017

PGRI 5 Denpasar penuh dengan senyum. Pertama, karena pimpinan dan dewan guru sukses merekrut siswa baru sesuai target. Kedua, siswa baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan gembira. Ketua Panitia MPLS A.A. Gde Agung Udayana Putra, S.Pd. mengungkapkan, kegiatan MPLS diikuti 100 persen siswa baru.


FT UNHI - Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik Universitas Hindu Indonesia (FT Unhi) Denpasar menggelar Seminar Nasional SPACE #3 di aula Gedung Rektorat Unhi, Rabu (5/7). Seminar SPACE #3 kali ini dilaksanakan memanfaatkan momentum 24 tahun FT Unhi.

MPLS - SMK PGRI 4 Denpasar tercatat sebagai sekolah besar di Kota Denpasar. Pada tahun ajaran baru ini SMK PGRI 4 Denpasar menerima 370 siswa atau naik 20 persen dari tahun lalu. Mereka mengikuti MPLS sejak Senin (11/7) hingga Rabu (13/7). MPLS ditutup Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd.

MBP/ist

GRIASTA - Hasil sangat menggembirakan diraih SMP PGRI 8 Denpasar (Griasta) dalam Nilai Rata-rata Ujian Nasional (UN) Tingkat SMP Tahun 2017. Begitu membanggakan bagi sekolah yang baru merayakan HUT ke-34 pada 4 Juni 2017 ini, karena berhasil membawa siswa-siswinya meraih rata-rata nilai UN peringkat ke-8 se-Provinsi Bali dari 450 SMP negeri dan swasta serta ranking ke-7 seKota Denpasar dari 64 SMP negeri dan swasta. Salah satu dampak positif dari prestasi yang diraih Griasta adalah 90% siswa-siswinya diterima di SMA/SMK di Kota Denpasar.

MBP/ist

WAYAN KOSTER - Anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. atau yang dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu) sangat mendukung pelaksanaan upacara keagamaan yang sifatnya massal, seperti ngaben, nyekah dan matatah (potong gigi). Ke depannya KBS yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali mendorong pemerintah daerah serta kader PDI-P yang duduk di eksekutif dan legislatif mempolakan agar upacara keagamaan tersebut mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah daerah. 24 - 30 Juli 2017

45


A KT I V I TA S

MBP/ist

PERTAMINA - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region V DPPU Ngurah Rai, Minggu (9/7) menyerahkan bantuan mesin pembuatan pakan ternak dengan memanfaatkan limbah cangkang kepiting di Agrowisata Sutera, Sari Segara, Sibang Kaja, Kecamatan Abiansemal, Badung. Disaksikan langsung Operation Head DPPU Ngurah Rai, I M.R. Aryana Gula, kesempatan tersebut juga diisi pelatihan pengolahan pakan yang dipandu oleh tim dari Yayasan Bali Kasih, di antaranya Ir. Gede Suarta, M.Si., Dr. I Wayan Siti, Dr. NLP Sriyani dan A.A. Wijana.

MBP/ist

PERDIKNAS DENPASAR - Perkumpulan Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dibuka Senin (10/7). MPLS diikuti siswa baru SMP Nasional dan SMK Teknologi Nasional yang berada di bawah naungan Perdiknas Denpasar. Pendidikan karakter masih menjadi materi utama MPLS, di samping penguatan Empat Pilar kebangsaan.

MBP/ist MBP/ist

PEMKAB JEMBRANA - Pemkab Jembrana semakin serius dalam menata dan mempercatik wajah Kota Negara dengan membangun trotoar/pedestrian yang mengadopsi model trotoar terbaru. Langkah ini sekaligus mengubah wajah Kota Negara lebih indah selain dari segi kualitas yang jauh lebih baik dari pemasangan sebelumnya. Selasa (11/7), Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan terjun langsung ke lapangan guna memeriksa pengerjaan penataan trotoar di Jalan Gajah Mada dan Jalan Ngurah Rai Jembrana.

46

24 - 30 Juli 2017

ARYA WEDAKARNA - Bertepatan dengan Yadnya Kesada yang digelar umat Hindu Tengger di Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, atas nama rakyat Bali dan umat Hindu Indonesia, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III meresmikan nama Pura Madakaripura yang terletak di kawasan suci Air Terjun Gajah Mada di Probolinggo. Pura ini awalnya hanya sebuah tempat suci dengan palinggih sederhana dan atas permintaan umat Hindu Jawa Tengger, maka The Hindu Center Of Indonesia membantu pembangunan panyengker.


MBP/ist

SMP DHARMA WIWEKA - Masa Pengenalan LingMBP/ist

SMP DWIJENDRA - Tiga siswa SMP Dwijendra Denpasar yakni Ni Wayan Mutiara Nandini, I Made Surya Adi Prabawa Karang dan I Putu Yogi Arimbawa sukses meraih medali emas untuk Bali pada Lomba Cerdas Cermat (Dharma Widya) Agama Hindu serangkaian Utsawa Dharma Gita (TDG) ke-13 Tingkat Nasional di Palembang, Sumsel, 6-10 Juli. Prestasi ini sekaligus memperkokoh Tim UDG Bali sebagai juara umum dengan 23 medali emas. Sebelumnya, siswa Dwijendra merebut juara umum Jambore Agama Hindu.

kungan Sekolah (MPLS) di SMP Dharma Wiweka yang beralamat di Jalan Pulau Moyo I, Denpasar Selatan, dibuka Ketua Umum Yayasan Dharma Wiweka Prof. Dr. dr. I Ketut Siki Kawiyana, Sp.B., Sp.OT(K), Senin (10/7). Sekolah yang mengedepankan pendidikan karakter dan mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana ini menerima 375 siswa baru dari 501 yang mendaftar.

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berkomitmen menjadikan Desa Blahkiuh sebagai Ibu Kota Kecamatan Abiansemal. Untuk itu, Pemkab Badung akan terus mendukung pembangunan di wilayah Desa Blahkiuh. Hal tersebut disampaikan Bupati Giri Prasta saat menyerahkan

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana hibah sebesar Rp 1 miliar kepada Desa Adat Lambing, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal untuk melanjutkan finishing pembangunan Wantilan Desa Adat Lambing. Selain itu juga diserahkan hibah gong

dana hibah sebesar Rp 2 miliar untuk pembangunan Balai

barung untuk Sekaa Gong Banjar Adat Lambing sebesar Rp

Banjar Tengah Blahkiuh dan Rp 1 miliar untuk pembangu-

350 juta, dana aci piodalan di Pura Dalem Desa Adat Lamb-

nan Pura Maspahit Banjar Ulapan 2 Blahkiuh, Rabu (5/7).

ing sebesar Rp 50 juta dan aci Pura Merajepati Rp 25 juta.

24 - 30 Juli 2017

47


A KT I V I TA S

MBP/ist

MBP/ist

UNHI - Guna meningkatkan pemahaman tentang hubungan harmonisasi antara manusia dan alam, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar menggelar kuliah umum ‘’Wariga Belog’’ dengan tema ‘’Melalui Pemahaman Wariga Belog, Kita Tingkatkan Hubungan Harmonisasi Manusia dengan Alam’’ di Gedung Rektorat Kampus Unhi, Kamis (6/7). Kuliah umum ini menghadirkan sulinggih yang ahli di bidang wariga belog, yaitu Ida Pedanda Nyoman Temuku dari Payangan, Gianyar.

MBP/ist

MENDEM PADAGINGAN - Pembangunan sentral parkir Monkey Forest, Ubud telah rampung dan telah diresmikan melalui upacara melaspas lan mendem padagingan di lobi Central Parkir Mandala Suci Wanara Wana (Monkey Forest) Desa Pakraman Padang Tegal, Ubud, pada Sabtu (8/7). Sentral parkir ini pun dipastikan siap menampung seribu lebih mobil.

48

24 - 30 Juli 2017

UNWAR - Program Studi (Prodi) Magister Kenotariatan (MKn), Program Pascasarjana (PPS) Universitas Warmadewa (Unwar), terus memperkuat iklim akademik guna menjadi lembaga pendidikan berkualitas. Senin (10/7), Prodi MKn Unwar bekerja sama dengan Prodi MKn Universitas Narotama, Surabaya, mengadakan seminar nasional membahas ‘’Implementasi Perppu Nomor 1 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan dan Perpajakan serta Akibat Hukum bagi Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)’’.

MBP/ist

OHCC - Pusat Kajian One Health Universitas Udayana atau Udayana One Health Collaborating Center (OHCC) menggelar One Health Forum Human and Animal Health Welfare Responding to the Dog Meat Trade di Sanur Paradise Plaza Hotel, Denpasar, Selasa (11/7). Diskusi tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan Animals International for A Kinder World dan melibatkan stakeholder terkait, seperti Dinas Kesehatan, Pariwisata, Peternakan, Pertanian di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Kabupaten/Kota se-Bali dan instansi terkait lainnya yang mengupayakan implementasi One Health.


MBP/ist

PEMKAB KARANGASEM - Pemkab Karangasem ngaturang bhakti pada puncak pujawali dan juga bhakti panganyar di Pura Mandara Giri Semeru Agung, Desa Senduro, Lumajang, Jawa Timur, bertepatan Purnama Kasa, Sabtu (8/7). Kemudian keesokan harinya dilanjutkan melaksanakan bhakti penganyar, Minggu, (9/7). Bhakti pada puncak pujawali dan bhakti panganyar pujawali itu dipimpin Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa beserta Ny. Sarini Artha Dipa dan Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi.

MBP/ist

UNUD - Sebagai upaya menyediakan informasi terpadu mengenai keuangan berkelanjutan bagi pemangku kepentingan dan guna mendukung keberhasilan implementasi program keuangan berkelanjutan di Indonesia, Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan ‘’Bali Center for Sustainable Finance’’ (BCSF) di Gedung Pascasarjana Kampus Sudirman, Denpasar, Rabu (12/7).

MBP/ist

MEDITERRANEAN BALI - Mahasiswa Kampus Mediterranean Bali kembali menunjukkan prestasinya dalam lomba bergengsi ASC (ASEAN Skill Competition) XII/2017 Tingkat Provinsi Bali yang diikuti beberapa LPK/kampus perhotelan ternama dan Sekolah Tinggi Pariwisata di Bali. Mahasiwa Mediterranean Bali Program Certificate IV F&B Production (program 2 tahun) atas nama Gede Langgeng Kurniawan berhasil meraih juara pertama dan Gusti Surya Hadi Prayuda Putra menjadi juara kedua dalam bidang Cooking/ Culinary.

MBP/ist

WAYAN KOSTER - Tiga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/TK Hindu di Kabupaten Gianyar, Sabtu (8/7) diresmikan anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. PAUD/TK Hindu merupakan implementasi dari pelaksanaan program Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPNSB), khususnya dalam bidang prioritas adat, budaya serta pendidikan, yang dilaksanakan tujuh kabupaten/kota di Bali yang pimpinan daerahnya kader PDI Perjuangan.

24 - 30 Juli 2017

49


A KT I V I TA S

MBP/ist

MONARCH BALI - Lembaga pelatihan kerja di bidang perhotelan dan kapal pesiar Monarch Bali yang bernaung di bawah Yayasan Widhi Sastra Nugraha melaksanakan kegiatan Pendidikan Dasar Sikap Profesi (PDSP) yang secara serentak dimulai Senin (10/7) sampai 14 Juli 2017 di masing-masing kampus Monarch Bali. Pelaksanaan kegiatan PDSP Monarch Bali tahun akademik 2017/2018 dihadiri 2.403 peserta didik yang tersebar di lima kabupaten di Bali.

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Sila kelima Pancasila yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, benar-benar diamalkan oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Ketut Suiasa (Giriasa). Hal tersebut ditegaskan saat kedua pucuk pimpinan Kabupaten Badung ini menghadiri upacara Abhiseka Rupang Arca Dewi Kwan Im di Vihara Dharmayana Kuta, Rabu (12/7).

MBP/ist

BUPATI BADUNG - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta secara resmi membuka Porsenides (Pekan Olahraga dan Seni) Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal di Lapangan Umum Desa Bongkasa, Minggu (9/7). Kehadiran Bupati Giri Prasta disambut sepuluh baleganjur dari sekaa gong masing-masing banjar yang ada di Desa Bongkasa, serta dimeriahkan dengan penampilan 50 penari Sekar Jepun dan Barong yang merupakan ciri khas seni dan budaya di Desa Bongkasa.

50

24 - 30 Juli 2017

MBP/ist

BUPATI KARANGASEM - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri membuka seminar bertajuk Eksistensi Taman Soekasada Ujung Melalui Wisata Spiritual Berlandaskan Tri Hita Karana, di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Jumat (7/7). Acara ini dihadiri Sekda Kabupaten Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, Kadis Pariwisata I Wayan Astika, Kadis Kebudayaan I Putu Arnawa, Tokoh Puri Karangasem, Tokoh Adat dan Budayawan, Tokoh Sejarah, Pelaku Pariwisata dan OPD terkait lainnya.


192 | 24 - 30 Juli 2017

Ketika Kandidat Tolak Reklamasi

RP 20.000


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah Edisi 192 | BaliPost.com by e-Paper KMB - Issuu