Skip to main content

Edisi Jumat, 23 Maret 2018 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 204 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

jumat paing, 23 maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Koster akan Kembangkan Padi Unggul Berteknologi Nuklir

UJI PUBLIK - Cagub Rai Mantra bersama Presiden BEM Unud Khosyi Rukito (dua dari kanan) dan mahasiswa saat acara Uji Publik Pilgub Bali 2018 di Aula Fakultas Hukum Unud, Denpasar, Kamis (22/3) kemarin.

Tegas Tolak Reklamasi

Rai Mantra Cabut Rekomendasi Begitu Dilantik Jadi Gubernur MAHASISWA Universitas Udayana melihat masalah reklamasi Teluk Benoa di Kabupaten Badung masih jadi salah satu permasalahan menonjol di Bali. Saat Uji Publik Pilgub Bali 2018 yang digelar di Aula Fakultas Hukum Unud, Kamis (22/3) kemarin, Presiden BEM Unud Khosyi Rukito mempertanyakan sikap calon Gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (Rai Mantra) soal reklamasi tersebut. Rai Mantra pun dengan responsif menjawab pertanyaan itu. ‘’Sebagai Wali Kota Denpasar sejak tahun 2013 saya dengan DPRD sudah tegas menyatakan menolak reklamasi di Teluk Benoa,’’ ujar cagub nomor urut 2 yang berpasangan dengan cawagub I Ketut Sudikerta itu. Jawaban itu mendapat aplaus para mahasiswa dan civitas akademika yang memenuhi tempat uji publik. Rai Mantra menegaskan, saat dirinya dideklarsikan menjadi pasangan cagub ber-

pasangan dengan cawagub I Ketut Sudikerta, partai-partai koalisi yang mengusungnya pun menegaskan sikap menolak reklamasi. Penegasan itu tertuang dalam Pakta Integritas yang menegaskan sikap pasangan Mantra-Kerta dan partai koalisi menolak reklamasi. ‘’Saat ini kepada adik-adik mahasiswa saya tegaskan lagi penolakan itu. Nanti, begitu dilantik sebagai gubernur, besoknya kami akan cabut rekomendasi dan minta Perpres tentang reklamasi Teluk Benoa direvisi,’’ tandas Rai Mantra. ‘’Apa lagi yang diragukan sikap saya menolak reklamasi?’’ tambahnya. Diminta komentarnya atas jawaban Rai Mantra, Presiden BEM Unud Khosyi Rukito mengaku puas. ‘’Tapi kami masih akan terus bahas bersama dan kami sekarang menunggu langkah konkret,’’ ujar Khosyi. Hal. 19 Deklarasi Paslon

CALON Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, berencana akan mengembangkan bibit padi unggul yang menggunakan teknologi nuklir. Ini sebagai upaya untuk merealisasikan program ketahanan pangan Provinsi Bali yang digarap mulai dari sektor hulu hingga hilir. Hal itu disampaikan Koster saat masimakrama dengan warga Desa Pakraman Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Kamis (22/3) kemarin. Pada simakrama itu hadir pula Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Jembrana Made Kembang Hartawan, kader senior PDI-P Jembrana Putu Artha, para anggota fraksi DPRD Jembrana serta panglingsir Puri Beraban I Gusti Agung Bagus Suryadharna dan I Gusti

Ketut Suryawantara serta tokoh masyarakat setempat. Sebelum menghadiri simakrama, Koster menyempatkan diri menengok lahan uji coba bibit padi Sibeno di lahan seluas satu hektar di lahan pertanian Subak Basah Sangkaragung yang dikembangkan melalui teknologi nuklir oleh ahli nuklir Badan Teknologi Nuklir Nasional (BATAN) Prof. Dr. Ir. Yohanes. Didampingi pemilik lahan yang juga Klian Subak Basah Sangkaragung Nyoman Merta, Koster mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan uji coba di dua kabupaten yakni Jembrana dan Buleleng dengan masing-masing lahan seluas tiga hektar tiap kabupaten. Hal. 19 Padi Unggul

TEKNOLOGI NUKLIR - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, bersama tim pemenangan dan tokoh PDI-P Jembrana meninjau tanaman padi unggul yang menggunakan teknologi nuklir.

Kasus E-KTP

Novanto Sebut Puan dan Pramono

Jakarta (Bali Post) – Aliran dana proyek e-KTP kini melebar ke manamana. Mantan Ketua DPR Setya Novanto mengaku ada dana KTP elektronik yang mengalir untuk Puan Maharani dan Pramono Anung. Keduanya masingmasing menerima 500 ribu dolar Amerika.

Bali Post/ant

SIDANG - Setya Novanto mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (22/3) kemarin. Sidang mantan Ketua DPR itu beragenda pemeriksaan terdakwa dalam kasus korupsi KTP elektronik.

‘’Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya, saya minta maaf ada disampaikan oleh Andi (Narogong) untuk Puan Maharani 500 ribu dolar AS dan Pramono 500 ribu dolar AS. Bu Puan Maharani Ketua Fraksi PDI-P dan Pramono ada 500 ribu dolar,’’ kata Setya Novanto sambil terbata dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (22/3) kemarin. PDI-P pun membantah hal tersebut dan menyebut sebagai upaya

Banjir Jebol Tembok Gudang Bulog

Kalla Sayangkan Aksi Amien Rais

WAKIL Presiden Jusuf Kalla (JK) di Jakarta, Kamis (22/3) kemarin, menanggapi adu argumen yang terjadi antara politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais dengan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. ‘’Saya kira kalau tidak mengkritik itu bukan Pak Amien Rais, tapi kritiknya kadang-kadang juga luar biasa, seperti (saat) reformasi kan bagaimana pun salah satu sumbangan kritikan dari Pak Amien yang keras,’’ kata Wapres usai membuka The 7th Southeast Asian Studies Symposium 2018 di Auditorium Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Kampus Salemba Jakarta, Kamis kemarin. Meskipun kritik itu perlu dalam proses berdemokrasi di suatu negara, Wapres Kalla tetap menyayangkan sindiran mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) tersebut. ‘’Tapi dalam hal ini, tentu kita sayangkan aksi-aksinya (Amien Rais). Maka, kita redamkan (dengan) menjaga persatuan, supaya jangan terjadi seperti tadi saya katakan (perpecahan),’’ tambah Wapres Kalla. Perseteruan antara Amien dan Luhut terjadi ketika Amien Rais melontarkan tudingan bahwa program Presiden Joko Widodo dalam membagi-bagikan sertifikat tanah adalah pembohongan. Terkait akan hal itu, Luhut pun membantah bahwa program tersebut adalah bohong, dan mengancam akan membongkar ‘’dosa’’ Amien di masa lalu apabila terus menyampaikan kritik tanpa berdasarkan data. Hal. 19 Berujung Damai

Novanto untuk mendapat status justice collaborator. Menurut Novanto, pemberian itu diceritakan oleh pengusaha Andi Narogong dan rekan Novanto yang juga pengusaha Made Oka Masagung pada akhir 2011. ‘’Andi Narogong bersama Made Oka itu datang ke rumah. Datang ke rumah menyampaikan ngobrol-ngobrol biasa, Oka menyampaikan dia menyerahkan uang ke dewan, saya tanya wah untuk siapa?’’ ucap Novanto. Hal. 19 Sekretaris Kabinet

Ratusan Ton Beras Rusak

Bali Post/ant

MOBIL TENGGELAM - Sejumlah mobil tenggelam saat melintas di Jalan Sukarno Hatta, Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (22/3) kemarin. Tingginnya curah hujan membuat Sungai Karema meluap dan menyebabkan banjir setinggi satu hingga dua meter di Kota Mamuju.

Mamuju (Bali Post) – Ratusan ton beras di Gudang Simboro milik Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, rusak diterjang banjir bandang, Kamis (22/3) pagi kemarin. Pantauan pada Kamis siang, selain menjebol gudang, pagar terbuat dari beton di bagian depan dan samping kiri Kantor Bulog Divre Mamuju juga roboh menyusul banjir bandang dengan ketinggian hampir dua meter menerjang kawasan itu pada Kamis pagi sekitar pukul 08.00 Wita. Bencana banjir juga merusak sejumlah barang di dalam Kantor Bulog Divre Mamuju. ‘’Banjir menerjang kawasan ini antara pukul 08.00 hingga 09.00 Wita. Ketinggian air hampir dua meter kemudian menjebol gudang serta merobohkan pagar bagian depan dan samping,’’ kata Kepala Gudang Bulog Divre Mamuju Muhammad Arsalan saat ditemui, Kamis kemarin. Gudang Simboro itu, kata Muhammad Arsalan, berkapasitas lebih dari 700 ton beras setara medium. Beras yang ada di gudang Simboro yang jebol diterjang banjir bandang itu, lanjutnya, merupakan beras setara medium yang merupakan penyerapan bansos sebagai stok pangan. Hal. 19 Bercampur Lumpur

Utang Indonesia Rp 4.034 Triliun

Sri Mulyani dan Darmin Yakin Masih Aman PEMBICARAAN mengenai utang pemerintah pusat yang jumlahnya mencapai Rp 4.034,8 triliun pada akhir Februari 2018, mencuat kembali dalam beberapa minggu terakhir. Diskusi di publik muncul karena masyarakat khawatir bahwa pemerintah tidak bisa membayar utang tersebut dan beban utang akan ditanggung hingga generasi mendatang. Bagi orang awam, jumlah ribuan triliunan rupiah merupakan angka yang besar dan tidak bisa dibayangkan meski pemerintah memastikan porsi utang yang terus bertambah itu dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pembangunan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa pengelolaan utang di Indonesia dalam keadaan baik dan tidak ada kekhawatiran mengenai jumlah utang yang membesar tersebut. Menurutnya, relatif banyak yang mengawasi pengelolaan utang pemerintah, tidak hanya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), juga para investor di luar negeri, lembaga multilateral hingga lembaga pemeringkat internasional. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga memastikan pemerintah masih memiliki kemampuan atas pembayaran utang tersebut, dan tidak ada krisis yang disebabkan karena kegagalan dalam mengelola utang. Untuk itu, dia berseloroh bahwa berita ‘’plintiran’’ mengenai jumlah utang yang sempat ramai dibicarakan dalam media sosial tersebut,

bermotif politik menjelang Pemilihan Umum 2019. Hal serupa juga diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution yang memastikan utang pemerintah dimanfaatkan untuk kegiatan produktif bagi pembangunan. Bagian terbesar untuk belanja yang menggunakan pembiayaan melalui utang, antara lain untuk kegiatan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial maupun infrastruktur. Selain itu, dia menegaskan bahwa kemampuan pemerintah untuk membayar utang masih kuat, apalagi rasio utang terhadap PDB masih berada pada kisaran 29,24 persen. Hal. 19 Lebih Kecil

Sri Mulyani

Darmin Nasution


denpasar

2 figur Bangun Kepercayaan Diri KASUS bunuh diri yang menimpa pelajar memang sangat mengusik jiwa. Apalagi dalam kejadian terakhir, seorang pelajar SMA di Denpasar, Kadek Agus Lebih Hiawan (18) dikatakan dugaan penyebabnya sangatlah sepele. Konon dia nekat mengakhiri hidup lantaran masalah asmara. Tentunya faktor penyebab itu terlalu sepele untuk harus mengakhiri hidup dengan sia-sia. Pengamat pendidikan Wayan Supartha mengaku prihatin adanya siswa yang bunuh diri. Dia tidak ingin ada kejadian serupa kembali terjadi di Bali. ‘’Ini kan peristiwa langka, anak pelajar. Psikolog, guru sekolah, guru agama dan pemerintah, kasus ini (bunuh diri di kalangan remaja - red) harus ditangani dengan cepat. Jangan sampai menular kepada anakanak lain, karena bisa saja ditiru,” ujarnya, Kamis (22/3) kemarin. Ia berharap pihak sekolah harus proaktif memantau peserta didik. Perilaku mereka mesti diamati selama di sekolah. Siswa SMP maupun SMA masih dalam masa pencarian jati diri, sehingga memerlukan peran pengawasan dan bimbingan. Di sekolah, kata pensiunan birokrat di Disdikpora Kota Denpasar ini, semua guru harus berperan. Dalam kasus bunuh diri, ia menekankan pentingnya peran guru agama. Nilai-nilai agama mesti ditanamkan kepada anak agar memiliki benteng ketika hendak melakukan perbuatan yang menyimpang. “Bekali anak dengan iman agar mereka memahami dampak suatu perbuatan yang akan dilakukannya. Anak perlu dibimbing untuk membangun kepercayaan diri,” jelasnya. Sekolah sebagai sebuah institusi resmi tempat anak-anak dibina dan dibimbing, kata dia, sesungguhnya sudah secara terus-menerus membimbing dan membina para peserta didiknya. Guru dengan tugas utama mengajar, mendidik, membimbing, tentu saja sudah melakukan tugas dan tanggung jawabnya di sekolah. Bahkan di luar sekolah, dalam kegiatan dan program ekstrakurikuler anak-anak muda generasi bangsa ini juga digembleng untuk kuat mental dan karakternya. ‘’Tapi bagaimana di rumah? Pertanyaan lain yang perlu menjadi renungan para orangtua pula,’’ ujarnya. (kmb)

Pabrik Tembakau Gorilla Dekat Mapolresta Digerebek 30 Kilogram Siap Edar Disita

Denpasar (Bali Post) Tim gabungan Mabes Polri, Bea Cukai Soekarno Hatta, Bea Cukai Ngurah Rai dan Polda Bali mengungkap keberadaan pabrik tembakau gorilla di dekat Mapolresta Denpasar, tepatnya di Perumahan Pesona Paramitha di Jalan Tunjung Sari Blok 2 Nomor 2 Padangsambian, Denpasar Barat, Selasa (20/3) lalu. Barang bukti yang diamankan meliputi 30 kilogram tembakau gorilla siap edar, sekitar 150 kilogram bahan setengah jadi dan bahan kimia serta barang bukti lainnya. Sedangkan pelaku yang ditangkap Anak Agung Krisna Andika Putra (20) di Jalan Pemuda III, Denpasar Timur. Selanjutnya, Krisna digiring ke rumah kontrakannya (TKP) dan berhasil ditangkap Anak Agung Ekananda Premana (24) yang merupakan kakak Krisna. Selain itu, aparat juga mengamankan NP (23) yang merupakan kerabat Krisna dan seorang perempuan berinisial SR (19) yang merupakan pacar Krisna. ‘’Bahan baku tembakau gorilla ini dikirim dari Cina. Terungkapnya kasus ini berkat kerja sama Timsus Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Bea Cukai Soekarno Hatta, Bea Cukai Ngurah Rai dan Polda Bali,’’ kata Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol. Asep Jenal Akhmadi didampingi Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Soekarno Hatta Hengky T. P. Aritonang, Kamis (22/3) kemarin. Kombes Asep mengatakan, pengungkapan rumah produksi barang terlarang tersebut bermula dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Soekarno Hatta terhadap paket kiriman FedEx dari Shenzen, China, Kamis (15/3) lalu. Paket dalam bentuk plastik deck

tersebut ditujukan kepada penerima MA beralamat di Jalan Pemuda III, Renon, Denpasar. ‘’Kami bersama Bea Cukai Soekarno Hatta membentuk tim khusus untuk mengembangkan kasus ini. Hasil pemeriksaan menemukan adanya serbuk berwarna kuning yang setelah dilakukan uji lab merupakan narkotika golongan 1 berjenis 5-Fluoro ADB,’’ ungkapnya. Tim khusus ini lalu melakukan control delivery. Paket tersebut lalu diantar ke Jalan Pemuda III, Renon, Denpasar dan diterima tersangka Krisna, Selasa (20/3) lalu. Hasil interogasi Krisna, petugas langsung menuju ke rumah kontrakan pelaku di Perumahan Pesona Paramitha di Jalan Tunjung Sari Blok 2 Nomor 2, Padangsambian, Denpasar Barat. ‘’Berdasarkan hasil pemeriksaan, memang benar Krisna memesan paket yang berisi narkotika golongan 1 jenis 5-Fluoro ADB melalui media internet dan aplikasi WhatsApp kepada seseorang yang berada di luar negeri,’’ tegas Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Soekarno Hatta Hengky, didampingi Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Bali, NTB dan NTT, Husni Syaiful. Berdasarkan hasil pemeriksaan Krisna, kata Hengky barang terse-

but akan digunakan sebagai bahan baku dalam proses pembuatan tembakau gorilla (ganja sintetis) yang rencananya akan dipasarkan ke seluruh Indonesia. Tersangka mengaku menempati rumah tersebut sejak dua bulan lalu dan digunakan sebagai tempat memproduksi barang terlarang tersebut. Di rumah tersebut, tim gabungan mengamankan barang bukti tambahan, di antaranya 783 gram 5-Fluoro ADB, 377 gram FUB-AMB, 7.910 gram tembakau gorila, 5.992 gram tembakau gorila yang sudah dikemas dalam kemasan dengan merek Blue Astronout sebanyak 188 pcs, 20.010 gram tembakau rajang (kering), 699 batang cerutu berbagai ukuran, 26 botol cairan flavor (perasa), 21 botol cairan pewarna, tiga botol alkohol, 490 pcs kemasan kaleng kosong, lima unit timbangan digital dan satu unit mesin pencampur (mixer). ‘’Alat produksi yang ditemukan cukup sederhana dan pelaku belajar lewat medsos. Paket kemasan kecip seberat lima gram dijual Rp 350 ribu dan akan diedarkan ke seluruh Indonesia. Kami masih melakukan proses pengembangan, apalagi pelaku sudah tiga kalinya menerima kiriman paket,’’ ujar Kombes Asep. (kmb36)

PABRIK Rumah kon-

Minimalisasi Kecelakaan

trakan ini digu-

Dishub Buat 28 ZAS Denpasar (Bali Post) Anak sekolah, terutama siswa Sekolah Dasar (SD) cukup rentan saat berada di jalan raya, bahkan berpotensi terjadinya kecelakaan saat hendak menyeberang. Oleh karena itu, Pemkot Denpasar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar telah membuat 28 titik Zona Aman Sekolah (ZAS) di sejumlah sekolah, terutama di jalan arteri. Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Nyoman Sustiawan mengatakan hal itu, Kamis (22/3) kemarin. Sustiawan mengatakan, ZAS bukan sekadar mengecat jalan, melainkan mempunyai fungsi yang sangat luas di antaranya untuk keselamatan pelajar saat menyeberang jalan waktu berangkat maupun pulang sekolah. “ZAS untuk peningkatan budaya tertib berlalu lintas dan penanaman nilai-nilai kedisiplinan,” katanya. Sustiawan berharap, semua pengguna kendaraan bermotor menaati aturan yaitu hati-hati dengan mengurangi kecepatan saat melintasi ZAS. Dikatakan, budaya tertib berlalu lintas di Denpasar mulai meningkat. Keberadaan ZAS tersebut diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas, terutama di lingkungan sekolah. “Program ZAS ini merupakan suatu bentuk nyata dalam memberikan dukungan sarana dan prasarana sebagai perlindungan anak berlalu lintas di jalan,” katanya. Sementara itu, Ketua Sabha Upadesa Kota Denpasar I Wayan Meganada mengatakan, keberadaan ZAS di beberapa ruas jalan yang ada di sekolah sangat bagus untuk menjaga keselamatan anak-anak sekolah saat menyeberang. Ia berharap, keberadaan ZAS ini disosialisasikan lebih gencar sehingga semua pengendara kendaraan mengetahui manfaat dari ZAS tersebut. “Kalau tidak disosialisasikan dengan baik, saya takut malah akan menimbulkan kemacetan dan kecelakaan. Mengingat pengendara pasti bertanya tanda ZAS ini untuk apa,” ujarnya. (kmb12)

Jumat Paing, 23 Maret 2018

nakan sebagai pabrik atau tempat membuat tembakau gorilla.

Bali Post/rah

BARANG BUKTI - Petugas menunjukkan barang bukti tembakau gorilla siap edar.

Tangkapan Terbesar

PENGUNGKAPAN pabrik tembakau gorilla di Perumahan Pesona Paramitha di Jalan Tunjung Sari Blok 2 Nomor 2 Padangsambian, Denpasar Barat, menurut anggota Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, merupakan yang terbesar di Indonesia. Ia pun meyakini penjualannya tidak melayani eceran atau paket kecil, tapi hanya menerima pesanan dalam jumlah banyak. “Terus terang selama saya melakukan penangkapan di Jakarta, baru kali ini dapat jumlah sebanyak ini. Boleh dibilang ini pengungkapan paling besar (tembakau gorillared),” kata petugas yang enggan disebut identitasnya. Selain jumlahnya besar, nilainya kalau laku semua mencapai miliaran rupiah. Tembakau gorilla siap jual seberat 30 kilogram jika habis terjual, nilainya Rp 2,7 miliar. Rinciannya, 5 gram dijual Rp 450 ribu. Sedangkan bahan baku yang siap diolah sekitar 150 kilogram..Sedangkan produk yang dihasilkan Anak Agung Krisna Andika Putra dikemas dalam kaleng bulat merk Blue Astronout dan rokok cerutu. “Untuk tembakau gorilla yang dikemas dalam rokok cerutu harganya Rp 500 ribu per batang. Pelaku mengaku saat ini masih dalam tahap promosi. Promosinya lewat medsos,” kata Direktur Resnarkoba Polda Bali

Kombes Pol. M. Arief Ramdhani, didampingi perwira Mabes Polri. Dari pantauan di TKP, untuk memuluskan aksinya pelaku sengaja mengontrak rumah berlantai dua. Sedangkan kamar yang digunakan untuk meracik tembakau gorilla tersebut posisinya paling utara. Pelaku sengaja membuat sekat kamar mandi dengan ruang tamu menggunakan tripleks dan dicat putih menyerupai tembok. Selain itu, ia membuat pintu kecil untuk akses ruang tamu ke kamar mandi. Jika ditutup tidak nampak ada pintu di sana. Pelaku menaruh mesin mixer (pencampur) di kamar mandi. Sedangkan di depan kamar mandi ada lemari tempat menyimpan bahan kimia, timbangan dan bahan baku lainnya. Sementara ruang tamu difungsikan untuk tempat meracik dan mengemas tembakau gorilla. Terkait kasus ini, Tim Mabes Polri sedang memburu pengirim bahan baku tembakau gorilla tersebut berinisial Dv asal Cina. Selain itu, Dv kadang-kadang menuntun pelaku meracik barang tersebut lewat telepon dan WhatsApp. (rah) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Kapolri Hadiri Rakernis Fungsi Lalu Lintas

Opsi Liburkan Sekolah Saat IMF-WB

Denpasar (Bali Post) Koorlantas Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas di Kuta, Badung, Kamis (22/3) kemarin. Rakernis dibuka Kapolri Jenderal H. Muhammad Tito Karnavian. Rakernis dihadiri Direktur Lalu Lintas se-Indonesia, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo Slamet dan perwakilan kementerian terkait. Saat sesi jumpa pers, Kapolri menyampaikan di Bali akan digelar Konferensi IMF-World Bank (WB) dihadiri 15 ribu ahli dan tokoh keuangan di dunia. Kegiatan ini akan membuat beban lalu lintas cukup tinggi. ‘’Saya meminta Kapolda (Bali - red), Kakorlantas dan bersama pemangku kepentingan lainnya untuk meliburkan sekolah dan itu dijadikan salah satu opsi. Namun, semua opsi harus kita hitung, baik itu plus-minusnya dan bekerja sama dengan semua pihak,’’ tegasnya. Digelarnya Rekernis di Bali, menurut Kapolri, untuk menunjang pariwisata di Pulau Dewata

pasca-erupsi Gunung Agung beberapa waktu lalu. Selain itu, akan memberikan keyakinan kepada publik dan wisatawan agar tidak ragu-ragu datang ke Bali. Tujuan utama acara ini untuk melakukan evaluasi kelebihan dan kelemahan yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya dan membahas tantangan tahun 2018 yang perlu mendapat penanganan khusus aparat lalu lintas. Terkait rekayasa lalu lintas, Polri terus mengedepankan bidang IT yang saat ini sudah dilakukan sangat baik. Beberapa wilayah Polda dan Polres yang ada di seluruh Indonesia telah mengembangkan teknologi canggih untuk membantu tugas di lapangan. Pihaknya menggunakan aplikasi dan media sosial untuk mengoptimalkan fungsi lalu lintas. Jenderal Tito menyoroti pentingnya koordinasi kepolisian dengan instansi pemerintah, terutama terkait dalam melakukan analisis dampak lalu lintas saat para pengembang ingin membangun pasar dan pusat perbelanjaan

di sejumlah daerah. Ini penting dilakukan karena jangan sampai sudah ada pembangunan, justru menimbulkan kemacetan yang luar biasa dan tanpa ada solusi. Terkait pengerahan massa yang kampanye selama pilkada serentak 2018 di seluruh Indonesia, Polri lebih proaktif membuat konsep pengamanan. Sementara itu, ketika memberi sambutan dalam rakernis, Tito menyampaikan sejak menjabat Kapolri salah satu visi yang ingin digulirkan yaitu perbaikan tingkat kepercayaan publik kepada Polri. Pasalnya, di awal 2016 hasil berbagai survei tingkat kepercayaan publik terhadap Polri paling rendah. Kalau mendapat kepercayaan tinggi, pasti didukung publik dan mendapat power atau kewenangan. ‘’Saya kembangkan konsep promoter, targetnya Polri terpercaya, profesional dan modernisasi,’’ ungkapnya. Ada tiga langkah yang harus dilakukan yaitu meningkatkan kinerja sehingga meyakinkan publik, mampu menjaga keamanan

Bali Post/kmb36

RAKERNIS - Kapolri Tito Karnavian menghadiri pembukaan Rakernis Fungsi Lalu Lintas di Kuta, Badung, Kamis (22/3) kemarin. dan mampu menegakkan hukum sebagai tugas Polri secara adil. ‘’Saya tekankan agar melakukan manajeman media, khususnya dalam pembentukan opini publik. Karena 60 persen media massa

melaporkan apa yang dilihat. Ke depan peran medsos lebih besar pengaruhnya daripada media konvensional. Ini fenomena yang terjadi, sehingga perlu dikelola dengan baik,’’ tandasnya. (kmb36)

Jaya Negara Buka Musrenbang RKPD Denpasar

Tekankan Peningkatan Akuntabilitas Kinerja Capai Kebahagiaan Masyarakat

Bali Post/ist

ZAS - Zona Aman Sekolah (ZAS) yang terletak di depan salah satu sekolah di Denpasar.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : Pabrik Tembakau Gorilla Dekat Mapolresta Digerebek Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

DALAM rangka membahas rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019, Pemkot Denpasar menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Kota Denpasar di Ruang Mahotama Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (22/3) kemarin. Musrenbang RKPD dibuka Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara mewakili Ketua DPRD Kota Denpasar yang ditandai dengan pemukulan gong. Adapun pelaksanaan Musrenbang ini guna meningkatkan kualitas perencanaan dan akuntabilitas kinerja guna meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat sesuai visi Denpasar kreatif berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan. Di hadapan Forum Komuni-

MUSRENBANG - Plt. Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat membuka Musrenbang RKPD Tahun 2019 di Ruang Mahotama Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (22/3) kemarin. kasi Daerah dan seluruh Pimpinan kepala OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, Plt. Wali Kota Jaya Negara dalam sambutannya mengatakan, hari ini merupakan

tahapan akhir perencanaan tahunan, di mana RKPD Denpasar Tahun 2019 merupakan evaluasi dari RPJMD Denpasar 2016-2021. RKPD 2019 ini merupakan tahun

ketiga dari lima etape tahunan pelaksanaan RPJMD Kota Denpasar. Dalam tiap tahapannya ada target yang harus dicapai setiap tahunnya dengan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP). “SAKIP Pemkot tahun 2017 menyandang predikat B dengan nilai 62,91. Untuk itu, predikat ini harus bisa kita tingkatkan menjadi BB, bahkan bila perlu mencapai predikat A. Selain itu, dengan tema HUT ke-230 Kota Denpasar yakni Akselerasi Implementasi Padmaksara Berbasis Tri Hita Karana Mewujudkan Kebahagiaan Masyarakat Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara. Sementara itu, Kabid Perencanaan Pengendalian Evaluasi Pembangunan Bapeda Kota Denpasar Luh Mira Ambarasari Saka menjelaskan, pelaksanaan Musrenbang RKPD Kota Denpasar Tahun 2019 ini adalah guna menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif, indikator, target

kinerja dan lokasi. Yang terpenting lagi, yakni adanya sinkronisasi program-program pembangunan yang diusulkan baik oleh desa/ kelurahan, kecamatan dan perangkat daerah Kota Denpasar serta pihak terkait lainnya. Kegiatan yang dilaksanakan selama enam hari ini sedianya akan membahas 376 program yang tertuang dalam 880 kegiatan dengan melibatkan berbagai kalangan. Seperti OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, Kelompok Ahli Pembangunan Kota Denpasar, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, instansi dan lembaga serta instansi terkait lainnya. “Dari pelaksanaan Musrenbang ini, diharapkan adanya keterpaduan dan sinergitas perencanaan di berbagai bidang pembangunan, sehingga upaya untuk mencapai sasaran pembangunan daerah yang tertuang dalam komitmen perencanaan dapat dilaksanakan lebih efektif,” ungkapnya. (ad963)


Jumat Paing, 23 Maret 2018

BADUNG

3

Digagas, Pembangunan Jembatan Bongkasa-Kedewatan Mangupura (Bali Post) –

Pemkab Badung menggagas pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Desa Bongkasa, Abiansemal dengan Kedewatan, Ubud, Gianyar. Pembangunan jembatan penghubung dua kabupaten ini guna memudahkan akses masyarakat, termasuk wisatawan. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan pembangunan jembatan penghubung tersebut untuk menfasilitasi limpahan wisatawan dari Ubud ke Badung dan sebaliknya. ‘’Menurut hemat saya, ini (pembangunan jembatan – red) salah satu yang bisa dilakukan sehingga kemacetan itu tidak terjadi,’’ kata Giri Prasta, belum lama ini. Pejabat asal Desa Plaga, Petang itu juga mendorong agar percepatan akses untuk menghindari kemacetan dilakukan di seluruh wilayah Badung. ‘’Bali ini ke depan kami harapkan betul-betul quality tourism. Melalui itu semua, kami berharap ke depan pariwisata lancar,’’ tegasnya.

Giri Prasta menambahkan, pihaknya akan melakukan pembahasan guna mematangkan program tersebut. Setelah master plan terbentuk akan melangkah pada tataran Detail Engineering Design (DED). ‘ ’ K e m u dian masuk pada tatanan feasybility study. Perencanaan lebih lama tak masalah, agar betul-betul matang sehingga ke depan tidak ada lagi yang dimaksud dengan addendum,’’ terangnya. Wakil rakyat di DPRD Badung juga sempat mengusulkan pembanguan jembatan yang menghubungkan Banjar Buangga, Desa Getasan, Kecamatan Petang, Badung dengan Desa Payangan, Kecamatan Payan-

gan, Gianyar. Keberadaan jembatan penghubung antardua kabupaten ini dinilai cukup penting. Sebab, akses penghubung dua kabupaten bertetangga ini hanya mengandalkan wilayah Semana, Abiansemal dan Sayan, Ubud. Usulan pembangunan jembatan penghubung antardua kabupaten itu, misalnya diungkapkan Fraksi Golkar I Nyoman Suka, pekan lalu. Partai berlambang pohon beringin ini berharap jembatan ini dapat menjadi jalur alternatif Badung Utara menuju Payangan, Kintamani dan Ubud Gianyar. ‘’Untuk Petang meskipun ada Jembatan Tukad Bangkung, untuk menuju Payangan jaraknya

cukup jauh karena harus menembus wilayah Kintamani, Bangli dulu. Dengan jembatan Buangga-Payangan ini maka akses yang jauh ini akan sangat dekat untuk dua kecamatan ini,’’ ungkapnya. Seperti diketahui, akses jalan penghubung dua kabupaten ini di sebelah barat tepatnya di Banjar Buangga saat ini masih terputus di depan Puskesmas Pembantu Getasan yang lokasinya tidak jauh dari Tukad atau Sungai Ayung. Begitu juga dengan yang di sebelah timur, wilayah Payangan. Jalan juga terputus dekat dengan Tukad Ayung. Untuk jalan sendiri saat ini sudah sama-sama di hotmix, tinggal menunggu penghubung jembatan. Untuk pembangunan jembatan sejatinya sudah diwacakan sejak belasan tahun lalu. Namun sampai saat ini tak kunjung terealisasi. (kmb27)

Bali Post/kmb23

RAKORNAS - Menteri Pariwisata Arief Yahya saat membuka Rakornas SMK Pariwisata ke-4 di Nusa Dua, Kamis (22/3) kemarin.

Rendah, Daya Serap Tenaga Kerja Lulusan SMK Pariwisata

Mangupura (Bali Post) Pekerja dengan kualifikasi pendidikan kejuruan (SMK) perhotelan/pariwisata yang bekerja di sektor industri sampai saat ini relatif masih rendah dibanding dengan pekerja berpendidikan kejuruan lainnya. Untuk itu perlu dilakukan terobosan dengan mengoptimalkan fangsi lembaga sertifikasi profesi (LSP) agar dapat menghasilkan lulusan SMK sesuai dengan standar kompetensi dan juga mengembangkan pedoman magang pada industri pariwisata. Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di sela-sela pembukaan Rakornas SMK Pariwisata ke-4 di Nusa Dua, Kamis (22/3) kemarin. Menurut Arief Yahya,

pada tahun 2016 hanya sebanyak 29,17 persen tenaga kerja yang bekerja pada usaha akomodasi merupakan tamatan pendidikan kejuruan perhotelan/pariwisata. Sedangkan sisanya sebanyak 70,83 persen berpendidikan non-kejuruan pariwisata. Pada usaha hotel berbintang secara umum, kata dia pekerja yang berpendidikan SLTA merupakan yang terbanyak mencapai 59,3 persen, diikuti diploma I, II dan III sebesar 24,96 persen. Begitu pula untuk pekerja pada usaha akomodasi lainnya sebagian besar pekerja berpendidikan SLTA 64,6 persen dan SLTP 21,4 persen. Menyikapi masih rendahnya daya serap hotel berbintang dan industri akomodasi lainnya terhadap

tenaga kerja SMK Pariwisata, menurut Arief Yahya perlu segera dilakukan peningkatan kerja sama antara SMK Pariwisata dengan asosiasi profesi pariwisata sebagai pembina pengelolaan sarana praktik. “Hal penting lainnya adalah meningkatkan kapasitas pengajar dan penyesuaian kurikulum dalam rangka pengembangan digital tourism di SMK Pariwisata,” pungkasnya. Arief Yahya menambahkan, dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga kerja di bidang pariwisata, Kementerian Pariwisata akan melanjutkan program sertifikasi kompetensi bagi siswa SMK pariwisata. “Pada tahun 2018 ini, pemerintah memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi siswa SMK

Pariwisata sebanyak 22.374 orang,” katanya. Rakornas SMK Pariwista dengan tema “Akselerasi Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SMK Pariwisata”, ini diharapkan mampu menghasilkan program konkrit untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK. Sehingga bisa lebih banyak terserap di usaha pariwisata antara lain berupa skema peningkatan kompetensi guru maupun standar pelaksanaan sertifikasi kompetensi oleh LSP dan standarisasi pedoman magang pada industri pariwisata. Kegiatan ini diikuti kepala sekolah SMK Pariwisata seindonesia, Badan Nasional Sertifikasi Profesi serta asosiasi profesi dan asosiasi industri pariwisata. (kmb23)

Pantai Jerman Ditata Jadi Taman Publik Mangupura (Bali Post) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung akan menyulap Pantai Jerman menjadi taman publik yang representatif. Kondisi pantai yang terletak di Jalan Wana Segara, Desa Adat Tuban, Kuta, Badung ini saat ini terkena abrasi air laut. Padahal dulu pantai berpasir putih ini merupakan pelabuhan Kuta. Di pelabuhan ini para pedagang dari luar Bali berlabuh dengan membawa barang-barang dagangan untuk bertransaksi dengan masyarakat setempat. Masyarakat setempat pun mengusulkan kepada Pemkab Badung untuk dilakukan penataan. Tender terkait proyek ini juga telah dipas-

ang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sejak 19 Maret 2018 lalu dan berakhir pada 28 Maret 2018 mendatang. Hingga kemarin sudah ada 35 rekanan yang menyatakan berminat terhadap proyek ini. Dikonfirmasi Kamis (22/3) kemarin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Badung I.B. Surya Suamba membenarkan pihaknya tengah melakukan penataan Pantai Jerman, Kuta. ‘’Penataan Pantai Jerman akan fokus pada penyediaan ruang terbuka hijau, sehingga pengunjung pantai bisa betah berlama-lama serta bisa lebih santai. Ini sudah ada dalam Detail Engineering

Design (DED) yang disusun,’’ ujarnya. Menurut Surya Suamba, penataan pantai yang juga dibangun taman bermain untuk anak-anak ini dilakukan dalam dua tahap dan tahap pertama telah masuk tender di LPSE. ‘’Untuk penataan tahap pertama, pemerintah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp 8,4 miliar dari APBD Induk 2018,’’ katanya. Sementara penataan tahap dua, kata Surya Suamba, diusulkan pada tahun anggaran berikutnya atau pada tahun 2019. Berdasarkan DED, total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 15 miliar. ‘’Tahap pertama ini baru Rp 8,4 miliar. Nanti

kekurangannya akan dipasang lagi pada APBD Induk 2019,’’ katanya. Anggota DPRD Badung asal Kuta Ni Luh Gede Sri Mediastuti menyambut baik rencana penataan Pantai Jerman. Apalagi selama ini sudah ada usulan dari masyarakat. ‘’Bapak Bupati sudah menyatakan setuju dilakukan penataan Pantai Jerman agar menjadi kawasan publik yang lebih representatif,’’ katanya. Sri Mediastuti mengatakan, masyarakat akan ikut berperan aktif dalam penataan Pantai Jerman. Mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dengan kegiatan gotong-royong. (kmb27)

DHARMA SANTI - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Sekda I Wayan Adi Arnawa saat acara Dharma Santi Nyepi Çaka 1940 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung di Ruang Kertha Gosana, Kamis (22/3) kemarin.

Badung Gelar Dharma Santi Hari Raya Nyepi Çaka 1940 WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri acara Dharma Santi Nyepi Çaka 1940 di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung di Ruang Kertha Gosana, Kamis (22/3) kemarin. Turut hadir Sekda Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Badung, Ketua DWP Badung Nyonya Rasniati Adi Arnawa, Dinas Kebudayaan Ida Bagus Anom Bhasma, Ketua PHDI Badung I Gede Rudia Adi Putra, Majelis Madia Kabupaten Badung Ida Bagus Anom, mantan Bimas Hindu Pusat Prof. Ida Bagus Yuda Triguna, perbekel/lurah se-Kabupaten Badung, bendesa adat se-Kabupaten Badung, Muspida Kabupaten Badung dan para sulinggih se-Kabupaten Badung. Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan apresiasi atas terlaksananya hari raya Nyepi Çaka 1940 yang sudah melaksanakan Catur Brata Panyepian untuk menyucikan diri sendiri, seperti bhuana alit dan bhuana agung. ‘’Pemerintah Kabupaten Badung dengan ini melaksanakan acara

dharma santi yang merupakan struktur acara yang dilaksanakan dengan proses hari suci dalam rangkaian acara Brata Panyepian melalui acara Melasti, Tawur Agung, Panyepian, Catur Brata Panyepian dan Ngembak Geni,’’ ujarnya. Lebih lanjut Suiasa mengatakan, dalam pelaksanaan ajaran agama Hindu terdapat Satdharma yang terdiri enam Dharma, yaitu salah satunya terdapat Dharma Santi yang ada pada Dharma Wecana, Dharma Gita, Dharma Yatra, Dharma Sedana, Dharma Tula dan Dharma Santi. ‘’Pemerintah Kabupaten Badung setiap tahun setelah hari raya Nyepi menggelar acara dharma santi,’’ katanya. Dalam hari raya Nyepi ini, ada empat tahapan yaitu melaksanakan Melasti, Pangerupukan, Nyepi dan Dharma Santi. Dharma santi ini artinya untuk membiasakan diri mengevaluasi apa yang telah dilakukan selama setahun çaka ini. Sehingga memulai dari titik nol, seperti kata dharma santi terdiri dari dua kata ‘’dharma’’ dan ’’santi’’ yang artinya mencari kedamaian dalam agama. Lebih lanjut untuk meng-

gali sastra-sastra agama untuk menyampaikan kepada umat Hindu tentang pentingnya makna dari pelaksanaan Catur Brata Panyepian. ‘’Dalam acara dharma santi ini, kami menghadirkan narasumber dharma wacana dari mantan Dirjen Bimas Hindu Prof. Dr. Ida Bagus Yuda Triguna,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan Ida Bagus Anom Bhasma. Mantan Dirjen Bimas Hindu Pusat Prof. Ida Bagus Yuda Triguna mengatakan, dharma santi yang dilaksanakan oleh umat Hindu merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan prosesi pelaksanaan melasti, pacaruan, pangerupukan dan brata penyepian. ‘’Semua prosesi yang dilakukan bermakna untuk menyeimbangkan, membersihkan mereposisi kembali potensi alam, bhuana agung dan potensi dalam diri kita sendiri,’’ ungkapnya. Lebih lanjut disebutkan, jika semuanya sudah kembali pada posisi sebenarnya, maka berkewajiban untuk saling merukunkan sesama, sehingga Tri Hita Karana dapat diwujudkan dalam diri, dalam keluarga dan dalam lingkungan masyarakat. (ad967)


info seremonial

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Peserta USBN SMA Dwijendra Denpasar Terbanyak Kedua di Bali Tahun Ini Terima 12 Kelas Siswa Baru

USBN - Kepala SMA Dwijendra Drs. Made Oka Antara, M.Hum. memantau pelaksanaan USBN, Kamis (22/3) kemarin. SMA Dwijendra selalu menjadi rebutan masyarakat. Ini bisa dilihat dari jumlah peserta Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) terus menempati ranking kedua terbanyak di Bali. Tahun ini tercatat 642 siswanya mengikuti USBN sejak Senin (19/3) sampai 27 Maret mendatang. USBN berjalan lancar, aman dan tertib layaknya UN sungguhan. Sementara ujian praktik telah dilakukan Februari lalu meliputi 10 mata pelajaran. Di USBN dan UNBK, SMA Dwijendra Denpasar masuk Subrayon VII. Kepala SMA Dwijendra Denpasar Drs. I Made Oka Antara, M.Hum. bersama Wakasek Kurikulum Gede Agus Jaya Negara, S.Ag., M.Pdh.H., Wakasek Kesiswaan Putu Arif Mahendra, S.Sn., Wakasek Sarpras Ketut Sujana, S.Pd. dan Wakasek Humas Ir. I Putu Iriantono, M.Pd. memantau kehadiran peserta USBN, Kamis (22/3) kemarin. Oka Antara menegaskan, pen-

gawasan USBN diperketat karena hasilnya menentukan kelulusan. Bahkan, Standar Kelulusan Minimal (SKM) SMA Dwijendra Denpasar tahun ini ditetapkan 75, naik 5 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini dilakukan mempertimbangkan kualitas input dan kualitas proses guna menghasilkan lulusan bermutu. Untuk keperluan USBN, SMA Dwijendra memerlukan 33 ruangan, sedangkan saat UNBK membutuhkan tujuh ruangan dengan 217 komputer. Untuk itu, siswa SMA Dwijendra sudah dua kali diajak simulasi mengerjakan UNBK. Di tengah kesibukan mengadakan USBN, siswa SMA Dwijendra juga banyak mengukir prestasi. Di antaranya meraih juara II LKTI Agama Hindu se- Bali, juara II lomba Makekawin se-Bali, juara II Melukis se-Bali, juara I Australian Foofball seKota Denpasar dan juara II Kabaddi se-Kota Denpasar. Bahkan, Riski Apriadi merebut juara I dan Hening Gayatri menyabet juara II tarung

derajat tingkat nasional. Di akademis, tim SMA Dwijendra yang diperkuat Yoga dan Monika Setia menyabet juara III lomba LKTI Olimpiade Kimia XIII yang digelar Fakultas MIPA Unud. Yang terbaru, Monika dan Wahyu Susila, siswa binaan Komang Wisya Suwadarma dan kawan-kawan, merebut juara harapan II LKTI di Fakultas Pertanian Universitas Negeri Semarang. Oka Antara menjelaskan, hasil tracer study tahun lalu lulusannya menunjukkan 80 persen melanjutkan studi ke PT. Bahkan, 40 persen dari 663 siswanya diterima di PTN nasional, 35 persen di PTS dan 25 persen bekerja. Sekolah ini memang dikenal mempersiapkan lulusannya untuk terjun ke dunia kerja lewat penguatan lifeskill bahasa Inggris, prakarya dan seni budaya. Banyak juga lulusannya menjadi wirausaha mandiri seperti menyediakan jasa dekorasi upacara lewat karya seninya serta bekerja di hotel dan perbankan karena unggul dalam bahasa Inggris. Dikatakannya, di sekolah ini semua siswa diberikan dua jenis bahasa Inggris. Pertama, bahasa Inggris wajib yakni dua jam per minggu dan bahasa Inggris lintas minat. Bahasa Inggris ini sangat aplikated dan mengarah ke lifeskill. Tahun ini SMA Dwijendra akan merekrut 432 siswa (12 kelas). Hal ini dilakukan untuk menjaga mutu dan semua siswa bisa masuk pagi. PPDB SMA Dwijendra Denpasar bisa diikuti lewat jalur prestasi bagi calon yang memiliki prestasi akademik dan nonakademik. Sementara jalur reguler lewat tes wawancara. Yang menarik semua calon siswa baru tak dikenakan biaya pendaftaran. (ad965)

Suzuki Indonesia Luncurkan Mesin OBM DF325A

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan mesin Outboard Motor (OBM) DF325A di Dermaga Serangan, Denpasar, Kamis (22/3) kemarin. Acara peluncuran dirangkaikan dengan uji kemampuan mesin baru tersebut menyusuri perairan Bali dari Dermaga Serangan menuju Kusamba, Nusa Lembongan dan kembali ke Serangan. Mesin OBM DF325A merupakan teknologi terbaik dan memiliki dual propeller (baling-baling) pertama di dunia. Dengan teknologi dual propeller dalam satu mesin, DF325A diklaim mampu menghasilkan tenaga gerak yang efisien di air. Memiliki stabilitas yang luar biasa, dikarenakan setiap baling-baling mempunyai arah putaran berbeda. Selain itu, dilengkapi pula Dual Air Intake. Ini bertujuan mendapatkan udara yang lebih halus dan dingin, sehingga membantu mesin mendapatkan output yang lebih besar dan sempurna. DF325A menerapkan teknologi mesin 4-tak, yang membuat konsumsi bahan bakar lebih irit dan ramah lingkungan. Tidak hanya itu, DF325A memiliki Dual Louver System, Dual Injector, Dual Water Inlet, dan rasio kompresi 10,5 : 1 dengan bahan bakar RON 91. Menganut Lean Burn System untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih irit. Meski konsumsi bahan bakar tergolong irit, performa mesin tetap terjaga. Ini dikarenakan penggunaan Timing Chain dengan Self Adjusting Technology, 2-stage Gear Reduction serta Offset Driveshaft yang memberikan tambahan tenaga, menjaga

PELUNCURAN - Prosesi peluncuran mesin Suzuki OBM DF325A di Dermaga Serangan, Denpasar, Kamis (22/3) kemarin. keseimbangan dan mengurangi getaran. Selain itu dilengkapi New MultiFunction Gauge yang berisikan informasi tentang tachometer, kecepatan dan bahan bakar. Ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan pada konsumen mengetahui informasi pada saat beroperasi. Untuk mendukung sejumlah teknologi terbaru dalam mesin, disain DF325A tampilannya dibuat ramping dan compact, sehingga mengurangi ruang yang dibutuhkan untuk pemasangan mesin. Assistant to Department Head OBM PT SIS Leo Wijaya berharap dengan peluncuran mesin OBM

DF325A, Suzuki dapat memenuhi kebutuhan transportasi air yang ekonomis di Indonesia. ‘’Pada kesempatan ini kami melakukan peluncuran mesin OBM terbaru DF325A bersamaan dengan sea trial mesin. Kami menghadirkan teknologi satusatunya di dunia mesin kapal dengan dual propeller yang sangat cocok dengan kebutuhan para pemilik kapal dan pengusaha, terutama dalam keperluan bisnis transportasi dan pariwisata. Dengan teknologi terkini dan konsumsi bahan bakar yang efisien secara bisnis, tentu hal ini akan sangat menguntungkan,’’ terang Leo Wijaya. (bns1)

2019, Mentan Moratorium Impor Bawang Putih

Bali Post/kmb30

PANEN RAYA – Menteri Pertanian Amran Sulaiman panen raya perdana bawang putih di Licin, Banyuwangi, Kamis (22/3) kemarin. Banyuwangi (Bali Post) Kabar gembira bagi petani bawang putih nasional. Mulai tahun 2019, Menteri Pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman akan menghentikan impor bawang putih. Selanjutnya pada 2020-2021, Indonesia ditargetkan swasembada bawang putih. Hal ini sejalan dengan bergeliatnya kawasan pertanian bawang putih nasional, salah satunya di Licin, Banyuwangi. Mentan menegaskan, kebutuhan bawang putih nasional sejatinya bisa diatasi oleh produk dalam negeri. Karena itu, pihaknya meminta

para importir bawang putih menanam bawang minimal 5 persen dari kebutuhan nasional. ‘’Kita minta dan sepakat dengan importir, tahun 2019 tidak ada lagi impor bawang putih. Kita harus bisa swasembada tahun 2020, paling lambat 2021,’’ kata Amran di sela panen raya bawang putih di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Kamis (22/3) kemarin. Dijelaskannya, tahun 2014 lahan bawang putih nasional mencapai 1.000 hektar. Pada 2018 naik menjadi 15.000 hektar. Sementara kebutuhan bawang putih nasional sekitar 60.000

hektar. ‘’Kalau tahun depan bisa kita tambah 45.000 hektar, paling lambat 2021, kita bisa swasembada bawang putih. Ini hanya persoalan kemauan. Kita tanam bersama investor lokal,’’ ujarnya. Menurutnya, Banyuwangi bisa dijadikan proyek percontohan pengembangan lahan bawang putih. Luasnya sekitar 116 hektar dan diharapkan bisa ditambah, sehingga mampu menyumbang hingga 50 persen kebutuhan nasional. Sentra bawang putih juga dikembangkan di Magelang dan Temanggung, Jawa Tengah. Amran menambahkan, pertanian bawang putih sejatinya tidak sulit. Syaratnya, kondisi alam mendukung dan di daerah ketinggian. Pihaknya mengimbau petani mau menanam bawang putih agar bisa menemuhi kebutuhan nasional. Tahun lalu, impor bawang putih mencapai 600.000 ton. Jumlah ini bisa diatasi jika pertanian bawang putih dikembangkan. Apalagi lahan di Indonesia banyak potensial, salah satunya di Banyuwangi. Kualitas bawang putih jauh di atas produk impor. Satu siung kualitas rasanya sama dengan lima siung bawang impor. ‘’Ini potensi. Asal kita mau tanam, pasti bisa panen. Karena itu, importir kita arahkan tanam bawang putih kerja sama dengan petani lokal, sehingga petani bisa merasakan keuntungan sebagai petani dan buruh tani,’’ papar Amran Sulaiman. (kmb30)

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Upacara ’’Mapamit Pawiwahan’’ Putri Bungsu Puri Tegeh Kori

Shri Arya Wedakarna Restui Adinda Gusti Ayu Sita Jadi Pengikut Buddha

MOHON RESTU - Mempelai I Gusti Ayu Sita Wedastiti WS dan Fernando Almanto memohon restu pada Ratu Ngurah Shri Wedakarna disaksikan Ratu Biang dan Ratu Shri Bhagawan Dalem di Puri Tegeh Kori Badung. DI-‘’PUPUT’’ oleh Ida Bhagawan Dalem Nabe Wira Kerthi (Geria Lebah Siung, Panji, Buleleng), rangkaian upacara pernikahan (pawiwahan) Pradana Putri Tegeh Kori Bali, I Gusti Ayu Sita Wedastiti Wedasteraputri Suyasa, dimulai. Sesuai tradisi, pihak keluarga pradana menggelar upacara untuk terakhir kalinya yakni upacara mapamit sebagai tanda bahwa lahir batin pihak pradana memohon pamit kepada para leluhur untuk menuju rumah sang suami. Upacara sakral dan penuh mak-

na ini dilaksanakan di Merajan Puri Tegeh Kori Badung dan disaksikan oleh keluarga inti dari pihak puri dan pihak pradana. Tampak hadir Panglingsir Puri Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III dan sejumlah panglingsir dari Penyaringan, Jembrana. Demikian terekam saat upacara mapamit mempelai I Gusti Ayu Sita Wedastiti WS dan Fernando Almanto yang dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan. Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry Wedasteraputra Suyasa

mewakili pihak puri menyampaikan harapannya agar rangkaian kegiatan pernikahan antara putri bungsu pasangan (swargi) Shri Wedastera Suyasa dan I Gusti Ayu Suwitry ini berjalan dengan baik. ‘’Atas nama keluarga, saya menyampaikan selamat kepada pihak purusa yakni Fernando Almanto yang sudah mempersunting putri bungsu dan kesayangan keluarga Puri Tegeh Kori yakni adinda Gusti Ayu Sita. Semoga upacara ini hingga upacara abhiseka menjadi seorang penganut Buddha bisa berjalan dengan baik dan lancar serta diberkati oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,’’ ungkap Turah Wira Wedawitry. Seusai acara di puri, pihak Puri Tegeh Kori sekali lagi akan menyelenggarakan acara resepsi perpisahan dan matur piuning ke semeton Nararya Dalem Benculuk Tegeh Kori di Istana Mancawarna Tampaksiring, Gianyar. Menurut pihak Humas Puri Ida Ayu Widyawati, atas restu panglingsir puri maka akan diselenggarakan resepsi madya. ‘’Atas perkenan Ratu Gusti Werdakarna, upacara resepsi akan diselenggarakan di Tampaksiring sebelum dilaksanakan upacara resepsi oleh pihak purusa di Pecatu, Badung. Acara resepsi akan digelar dengan undangan terbatas. Di sana pihak purusa akan menerima keris pusaka dari Abhiseka Ratu sebagai bekal bagi purusa sebelum mengarungi kehidupan rumah tangga. Ini bagian dari tradisi Puri Tegeh Kori,’’ jelas Ida Ayu Widyawati di sela-sela acara. (ad964)

Kuliah Umum FE Unmas Denpasar

Hadirkan Alumni, Beri Bekal Calon Wisudawan

FAKULTAS Ekonomi Universitas Mahasaraswati (FE Unmas) Denpasar menggelar kuliah umum bertajuk ‘’Pengembangan Jiwa Kreatif Seorang Pemimpin Generasi Milenial’’ di Hotel Nikki, Denpasar, Kamis (22/3) kemarin. Acara ini diikuti 867 calon wisudawan, masing-masing 418 orang dari Prodi Akuntansi dan 449 orang dari Prodi Manajemen. Mereka akan diwisuda pada April mendatang. ‘’Kami melaksanakan kuliah umum untuk calon wisudawan, mahasiswa yang akan kami lepas dan kami wisuda pada bulan April. Kami ingin memberikan bekal terakhir kepada mereka sebelum benarbenar menjadi alumni FE Unmas,’’ ujar Dekan FE Unmas Denpasar Dr. Putu Kepramareni, S.E., M.M. Menurut Kepramareni, kuliah umum seperti ini dilaksanakan secara periodik setiap enam bulan sekali menjelang pelepasan calon wisudawan. Diharapkan para calon wisudawan minimal memiliki wawasan mengenai apa yang akan hadapi di masyarakat. Dua narasumber diundang. Mereka adalah alumni FE Unmas Denpasar yakni I Ketut Sugiarta, S.E., M.M. yang kini menjadi seorang Financial Controller, dan Kepala Pasar Agung I Nyoman Suwarta, S.E. ‘’Ini adalah dua contoh kecil dari alumni kami yang sudah berhasil. Sebenarnya banyak alumni yang sukses. Kami mengundang mereka karena mengalami ketika kuliah di sini. Kemudian ketika mereka terjun ke masyarakat, kira-kira apa yang masih menjadi kendala? Apa yang diberikan di kuliah bisa diterapkan di masyarakat?’’ paparnya. Kepramareni menambahkan, FE Unmas Denpasar memang ingin ikut berpartisipasi dalam program pemerintah untuk mencetak wirausaha muda. Di samping memiliki

kurikulum tentang kewirausahaan, jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa terus dikembangkan pada setiap kesempatan. Meskipun diakui tidak mudah, pihaknya terus mencoba membangkitkan hal itu. ‘’Kami tidak ingin dikatakan sebagai pencetak pengangguran. Oleh karena itu, kami harapkan ketika mereka tidak diterima di perusahaan, bisa menciptakan pekerjaan sendiri. Artinya, kami tidak membuat mereka menjadi job seeker (pencari kerja), tetapi menjadi job creator,’’ terangnya. Pengembangan jiwa kewirausahaan, lanjut Kepramareni, tidak hanya diberikan dalam materi khusus kewirausahaan di kelas, tetapi juga diselipkan dalam setiap materi perkuliahan. Selain itu, ada inkubator bisnis dengan berbagai kegiatan di dalamnya. Salah satunya adalah program Business Day yang digelar

setahun sekali untuk meningkatkan jiwa wirausaha di kalangan mahasiswa. ‘’Jadi, ada hari untuk berbisnis. Kami khususkan bagaimana mahasiswa menjadi seorang wirausaha dan melibatkan seluruh civitas akademika, di samping kegiatan lain seperti kuliah umum atau hal-hal lain yang memang kami buat untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan,’’ tandasnya. FE Unmas Denpasar memiliki visi menjadi lembaga pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan sumber daya manusia di bidang ekonomi yang bermutu, berbudaya dan berdaya saing di tingkat nasional dan global. Dua prodi yang ada telah terakreditasi berdasarkan penilaian BAN-PT pada tahun 2017. Prodi Manajemen terakreditasi A dan Prodi Akuntansi terakreditasi B. (ad970)

Banyuwangi (Bali Post) Aktivitas di kawah Ijen, Banyuwangi, Jatim, ditutup total akibat semburan asap beracun, Kamis (22/3) kemarin. Selain pendakian, aktivitas penambangan belerang juga dihentikan. Belum dipastikan sampai kapan dilakukan penutupan di kawah yang terkenal dengan blue fire ini. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim Wilayah Banyuwangi Sumpena menjelaskan, penutupan aktivitas pendakian Ijen dilakukan sejak Rabu (21/3) tengah

malam menyusul munculnya gas beracun dari kaldera dan sempat diwarnai letupan, sehingga membahayakan pengunjung. ‘’Aktivitas pendakian dan penambangan belerang ditutup total,’’ katanya. Gas beracun itu mengarah ke Sungai Banyupait yang mengalir ke Bondowoso. Akibatnya, sejumlah warga yang sempat menghirup gas beracun dilarikan ke rumah sakit. Sementara di wilayah Banyuwangi kondisinya normal. Meski begitu, aktivitas pendakian dari Banyuwangi ditutup.

Kepala Pos Pantau Gunung Api Ijen Bambang Heri Purwanto menjelaskan, munculnya gas beracun adalah fenomena tahunan di kawah Ijen. Fenomena alam ini dipicu musim hujan yang membuat suhu air di dasar kawah berbeda mencolok dengan permukaan. Akhirnya muncullah letupan diikuti bualan yang membuat gas beracun. ‘’Pertama diketahui sekitar pukul 19.30 WIB. Fenomena gas ini biasanya muncul bulan JanuariMaret, tapi tergantung intensitas hujan,’’ jelasnya. Hasil pantauan di sekitar kawah, tingkat bualan gas sudah menurun dan warna kawah mulai jernih. Meski begitu, pihaknya masih menginstruksikan penutupan aktivitas pendakian, sebab tetap membahayakan. Aktivitas gas beracun ini diikuti naiknya kuantitas gempa vulkanik dangkal dari kondisi normal dua kali menjadi 11 hingga 22 kali. Walau memunculkan gas beracun, status Gunung Ijen masih level normal. Sebab, aktivitas gas beracun bukan dari magma, namun pengaruh suhu udara akibat hujan. ‘’Kami mengimbau masyarakat tak panik. Hanya, dilarang mendekati kawah atau melakukan pendakian,’’ pungkas Purwanto. (kmb30)

ALUMNI - Dekan FE Unmas Denpasar Dr. Putu Kepramareni, S.E., M.M. (kiri) bersama dua alumni yang menjadi narasumber kuliah umum, I Nyoman Suwarta, S.E. (dua dari kiri) dan I Ketut Sugiarta, S.E., M.M. (tiga dari kiri).

Semburkan Gas Beracun, Pendakian Gunung Ijen Ditutup

Bali Post/kmb30

KAWAH IJEN - Kondisi Kawah Ijen Banyuwangi yang menyemburkan gas beracun, Kamis (22/3) kemarin.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Jumat Paing, 23 Maret 2018

daerah

Pembahasan Ranperda Inisiatif Molor Ditargetkan April Bisa Ketok Palu Tabanan (Bali Post) Dua Ranperda Inisiatif DPRD Tabanan yakni Ranperda Desa Wisata dan Ranperda Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang semestinya dibahas dalam rapat paripurna, Kamis (22/3) kemarin, akhirnya ditunda. Pasalnya, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti selaku pimpinan daerah tengah berada di Jakarta terkait penandatanganan perjanjian kerja sama kemitraan proyek inovasi enam daerah yaitu Program Responsive Innovation Fund (RIF). Rencananya, pembahasan dua Ranperda Inisiatif itu akan dilanjutkan, Rabu (28/3) mendatang. Inisiator Ranperda Inisiatif Dewan I Gusti Nyoman Omardani saat dikonfirmasi mengatakan, dari berbagai masukan masyarakat, tokoh profesional dan jajaran Dewan, Ranperda Inisiatif Dewan sejauh ini tidak banyak yang diperbaiki. “Substansi materinya tidak banyak berubah. Lebih banyak pada perbaikan susunan draf ranperda. Kami harapkan bisa ketok palu April mendatang,’’ ucapnya. Terkait perbup sebagai tu-

Bali Post/kmb28

I Gusti Nyoman Omardani

runan perda, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait. Perbup sudah disiapkan oleh eksekutif, karena dari pengalaman sebelumnya banyak perda yang molor gara-gara perbup belum rampung. Jadi, setelah perda ketok palu, perbup langsung

bisa diajukan. Terkait banyaknya perda yang mandeg, politisi asal Kecamatan Pupuan itu melihat masih kurangnya komitmen eksekutif dalam hal ini Organisai Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menuntaskan tugas mulia tersebut. Terbukti hampir semua Perda Inisiatif Dewan termasuk Perda Produk Usulan dari Eksekutif mandeg akibat belum rampungnya perbup. “Kuncinya di eksekutif. Kami di Dewan fungsinya hanya pengawasan dan tidak ada wewenang memaksa. Jadi, meski sudah kami panggil dan desak pihak eksekutif agar segera merampungkan perbup, jika komitmen mereka tidak ada, ya percuma saja,” kilahnya. Di sisi lain, Omardani sangat menyayangkan belum terbukanya eksekutif terkait permasalah atau kesulitan yang dihadapi dalam pembuatan perbup. Sebut saja terkait Perda Inisiatif Perlindungan Petani dan Nelayan yang sampai saat ini belum terealisasi akibat belum rampungnya perbup. Begitu pula Perda RDTR yang ternyata terkendala keterbatasan anggaran. (kmb28)

Pelaku ”Skimming’’ Dihukum Dua Tahun

Denpasar (Bali Post) – Dua terdakwa kasus skimming pembobolan ATM, Ion Iabanji dan Iurie Vabrie asal Rumania, Kamis (22/3) kemarin tampak tersenyum usai menjalani sidang dengan agenda putusan. Majelis hakim pimpinan I Gusti Ngurah Partha Bargawa menjatuhkan pidana pada kedua terdakwa dengan hukuman masingmasing selama dua tahun dan denda Rp 1 miliar. Kedua terdakwa langsung menyatakan menerima putusan majelis hakim, sedangkan JPU dari Kejari Denpasar masih menyatakan pikir-pikir. JPU Nyoman Bela Putra Atmaja sebelumnya menuntut supaya terdakwa sindikat pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Surabaya, Bali dan Mataram itu dihukum selama

tiga tahun penjara. Namun, soal besaran hukuman hakim berbeda pendapat dan terdakwa hanya divonis dua tahun penjara. Dalam kasus skimming ini, perbuatan terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana mengakses komputer atau sistem elektronik untuk memperoleh informasi elektronik atau dokumen elektronik yang dapat merugikan orang lain. Perbuatan terdakwa bertentangan dengan UU dan dijerat Pasal 46 ayat 3 jo Pasal 30 ayat (3) jo Pasal 51 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dalam dakwaan disebut-

kan kasus ini berawal dari penangkapan keduanya oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri di Hotel Varna Culture, Surabaya, pada 4 Agustus 2017. Mereka diduga merupakan anggota sindikat internasional pembobol rekening nasabah bank. Hasil interogasi, keduanya diduga melakukan aksinya dengan cara skimming atau menggandakan ATM korban. Bermodalkan rekaman CCTV, diketahui bahwa pemasangan alat skimming yang terdiri atas hidden camera (kamera tersembunyi) dan router serta flashdisk dilakukan 23 Februari hingga 14 Juli 2017. Terdakwa membuat kartu duplikat dan memasang PIN yang sudah direkam, kemudian menarik uang di berbagai ATM. (kmb37)

Mangupura (Bali Post) Polri siap membantu pihak perbankan dalam upaya mencegah pencuri data nasabah (skimming). Untuk memperkuat sistem pertahanan agar terhidar dari pencurian data nasabah dari serangan cyber, perlu kerja sama kepolisian dengan perbankan. Selain itu, Polri bersama instansi berkompeten akan memberikan perlindungan sistem cyber atau internet. ‘’Aksi skimming tidak hanya terjadi di Indonesia. Fenomena kejahatan teknologi komputerisasi atau IT juga terjadi di negara lainnya. Kemajuan IT sering disalahgunakan oleh warga asing untuk berbuat kriminal. Artinya, peristiwa ini terjadi di seluruh negara,’’ kata Kapolri Jenderal Pol. Tito

Karnavian di Kuta, Badung, Kamis (22/3) kemarin. Oleh karenanya, Kapolri mengimbau masyarakat agar tidak panik dan takut dengan sistem perbankan di Indonesia. Pasalnya, kepolisian sudah siap mencegah dan melakukan penangkapan terhadap pelaku kejahatan skimming. ‘’Saya berharap publik jangan kehilangan kepercayaan terhadap perbankan. Bank Indonesia akan berkoordinasikan dan membantu nasabah yang terkena pencurian data ini,’’ ujarnya. Jenderal Tito minta masyarakat agar melapor kepada polisi dan pihak bank apabila terkena dampak skimming. Polri siap memberikan solusi untuk melindungi kepentingan nasabah, sehingga tingkat ke-

percayaan publik tetap tinggi kepada perbankan Indonesia. Selain itu, pihaknya tidak main-main dalam proses penindakan kejahatan skimming ini. ‘’Percayakan semua ini kepada polisi untuk mengungkapnya. Kepolisian Indonesia juga bekerja sama dengan kepolisian negara asing untuk menangkap pelakunya,’’ tegas mantan Kapolda Papua ini. Dalam rangka menekan kelompok pencuri data nasabah tersebut, Polri melakukan sejumlah strategi, salah satunya dengan mengejar pelaku hingga tertangkap. Selain itu, bersama instansi berkompeten memberikan perlindungan sistem cyber atau internet yang ada di Indonesia sehingga masyarakat tidak panik terkait kasus ini. (kmb36)

Polri akan Lindungi Sistem ”Cyber’’

Terlibat Narkoba, Turis Australia Dituntut 15 Bulan Denpasar (Bali Post) Pascadilakukan pemeriksaan sebagai terdakwa, turis asal Australia Robert Isaac Emmanuel, Kamis (22/3) kemarin menjalani sidang dengan agenda tuntutan. Oleh JPU Suhadi, terdakwa yang sebelumnya ditangkap di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 4 Desember lalu, hanya dituntut selama setahun tiga bulan (15 bulan) dalam sidang di PN Denpasar. Jaksa di hadapan majelis hakim pimpinan I Gusti Ngurah Putra Atmaja mengatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika dan psikotrafika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 62 ayat 2 huruf a UU RI No.5 Tahun 1997 tentang Psikotrafika. ‘’Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, memutuskan dan menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika golongan

1 untuk dirinya sendiri,’’ kata jaksa dari Kejati Bali itu. Sementara itu, pria asal Italia yang sudah lama tinggal di Bali, terdakwa Emanuele Berlingieri, diadili kasus narkoba. Dalam sidang di PN Denpasar, JPU Dewa Arya Lanang Raharja di hadapan majelis hakim pimpinan I G.N. Partha Bargawa mendakwa pria bertato itu dengan sejumlah pasal. Pertama, dalam dakwaan alternatif kesatu Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan kedua Pasal 127 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009. Aparat menangkapnya di area parkir Bank BCA Jalan Raya Kerobokan, Banjar Taman, Badung, Jumat (10/11) lalu. Atas dakwaan JPU, terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya Iswahyudi dan kawan-kawan tidak mengajukan eksepsi (nota pembelaan). Selanjutnya sidang ditunda dan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. (kmb37)

5

Kesbangpol Minta Parpol Jaga Stabilitas Keamanan Denpasar (Bali Post) – Pilkada di Bali kini sudah memasuki masa kampanye. Pada periode ini sering terjadi gesekan antarpara pendukung masing-masing pasangan. Untuk itu, partai politik (parpol) diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan di masing-masing wilayah.

Hal tersebut mengemuka dalam sosialisasi Undang-undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Kamis (22/3) kemarin. Sosialisasi yang dilakukan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Denpasar ini menghadirkan para pengurus parpol di Denpasar. Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar I Komang Subagiarta mengatakan, pilkada serentak di Bali sudah memasuki jadwal kampanye hingga 23 Juni mendatang. Pihaknya berharap partai politik di lingkungan Kota Denpasar dapat memberikan masukan sekaligus turut serta menjaga stabilitas keamanan pemilu agar tetap kondusif. Pembicara lain yang dihadirkan dalam

kesempatan itu di antaranya Ketua KPU Denpasar I Gede John Darmawan dan Muhamad Ali Azhar, akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana. Materi sosialisasi yang dihadirkan adalah pokokpokok UU No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Lebih lanjut disampaikannya, perubahan regulasi di undang-undang ini dapat disosialisasikan ke seluruh kader dan masyarakat, agar pemilu dapat terlaksana dengan baik dan melibatkan pemilih tanpa terkecuali. ‘’Tentu partisipasi pemilih menjadi yang utama agar angka golput dapat ditekan dan semua masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya. Mari bahu-membahu agar pemilihan umum

nanti dapat berjalan aman, lancar dan berkualitas,’’ tambahnya. Kepala Bidang Politik Dalam Negeri I Made Suartana mengharapkan acara ini mampu memberikan kontribusi positif khususnya para kader partai, karena bagaimana pun Denpasar adalah barometer kaitannya dengan penyelenggaraaan pemilu. ‘’Ini perlu bagi masyarakat dan pemilih pemula agar pemilu dapat berjalan sebagaimana yang kita harapakan bersama,’’ ungkapnya. Dalam UU 7/2017, pemilu dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Serta dalam menyelenggarakan pemilu, penyelenggara harus melaksanakan berdasarkan pada asas sebagaimana dimaksud serta penyelenggaraannya harus memenuhi prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel, efektif, dan efisien. (kmb12)

”Piodalan’’ di Pura Kahyangan Beji Bongan Gede Tabanan (Bali Post) Piodalan di Pura Kahyangan Beji Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, Tabanan, jatuh pada hari Pagerwesi, Buda Kliwon Sinta, Rabu (21/3) lalu. Untuk pertama kalinya piodalan di Pura Kahyangan Beji ini dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Kedatangan orang nomor dua di Tabanan ini disambut tarian Rejang Renteng oleh ibu-ibu PKK setempat. ‘’Tari Rejang Renteng merupakan wujud pelestarian adat, agama dan budaya. Saya apresiasi penampilan tarian ibu-ibu PKK Bongan Gede,’’ ujarnya. Ia juga memuji kekompakan dan kebersamaan masyarakat Tabanan khususnya krama Banjar Bongan Gede dalam setiap kegiatan, baik itu di parahyangan, pawongan maupun di palemahan. Ini harus terus dijaga, dibangun, dikomunikasikan dan dikoordinasikan sehingga ada sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan demikian, Visi Tabanan Serasi, Sejahtera, Aman dan Berprestasi akan dapat terwujud. Sebelumnya, Klian Banjar Bongan Gede I Nyoman Parwata menyampaikan ucapan terima kasih atas ke-

Bali Post/kmb28

HADIRI ULEMAH - Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri uleman di Bongan Gede. hadiran Wakil Bupati Tabanan saat piodalan di Pura Kahyangan Beji. ‘’Ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap masyarakat di sini.

Kami yakin kehadiran Bapak Wakil Bupati akan menjadi motivasi bagi warga dalam meningkatkan semangat gotong-royong dan rasa kebersamaan di masyarakat,’’ ujarnya. (kmb28)


OPINI

6

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Membentuk Karakter Lewat Karya Sastra PRIBADI menyimpang anak didik belakanga ini sering menjadi sorotan. Anak didik memukul guru hingga tewas mengagetkan banyak pihak. Bahkan, belakangan anak SMP berani memukul gurunya setelah ditegur saat main handphone. Berbagai berita sejenis terkait dengan perilaku negatif di dunia pendidikan memang perlu segera diantisipasi. Pembelajaran mestinya bisa mengarah ke pembentukan karakter berbudaya dan berbudi pekerti. Dalam konteks ini, banyak pakar mengatakan bahwa karya sastra bisa menjadi salah satu rujukan pembelajaran. Etika, filsafat, dan penokohan dalam karya sastra tentu bisa menjadi cermin. Perilaku yang santun dan beretika tentu bisa digambarkan dalam karya sastra. Bahkan, kerap kali dalam sebuah karya sastra hukum karma juga telah diajarkan. Sederhananya, perbuatan baik berpahala baik dan perbuatan buruk tentu buruk juga hasilnya. Dalam konteks pembelajaran, kita tentu juga sepakat jika karya sastra tentu bisa menjadi rujukan pembentukan karakter. Dalam konteks ini, guru hendaknya mampu menjadikan pembelajaran tak sebatas transfer ilmu tetapi juga memberikan rujukan keteladanan. Walaupun hakikat karya sastra adalah rekaan, tetapi jelas karya sastra dikonstruksi atas dasar kenyataan, dalam setiap karya sastra terkandung unsurunsur tertentu yang merupakan fakta objektif. Dalam setiap karya sastra terkandung tiga muatan: imajinasi, pengalaman, dan nilai-nilai. Melalui kegiatan apresiasi sastra, kecerdasan siswa dipupuk hampir dalam semua aspek. Apresiasi sastra melatih kecerdasan intelektual (IQ), misalnya pembaca dapat menggali nilai-nilai intrinsik dalam karya sastra, seperti tema, amanat, latar, tokoh, dan alur cerita. Juga mengembangkan kecerdasan emosional (EQ), misalnya sikap tangguh, berinisiatif serta optimis menghadapi persoalan hidup, dan sebagainya. Hal ini dapat terjadi karena sastra merupakan cerminan kehidupan masyarakat dengan segala problem kehidupannya. Mempelajari sastra berarti mengenal beragam kehidupan beserta latar dan watak tokoh-tokohnya. Membaca kisah manusia yang bahagia dan celaka, serta bagaimana seorang manusia harus bersikap ketika menghadapi masalah, akan menuntun siswa untuk memahami nilai-nilai kehidupan. Sedangkan sastra dapat mengembangkan kecerdasan spiritual (SQ) tentu tak dapat pula kita mungkiri. Bukankah banyak kita temukan karya sastra yang bertema religius? Misalnya, sekadar contoh, puisi Padamu Jua (Amir Hamzah), cerpen Robohnya Surau Kami (A.A. Navis), dan sebagainya. Karya sastra dengan tema-tema religius semacam ini akan menuntun kita lebih memahami hubungan antara manusia dengan Tuhannya. Akhirnya, dengan belajar pada jejak sastra kita berharap maraknya berbagai tindak kejahatan, kekerasan, bunuh diri, maupun bentuk-bentuk tindak amoral lainnya bisa kita tanggulangi. Dan, institusi pendidikan (formal maupun nonformal) harus benar-benar mampu memosisikan diri menjadi filter utama pembelajaran apresiasi sastra. Berpegang pada begitu banyaknya cerminan yang bisa kita petik dari sebuah karya sastra, maka memberikan ruang kepada anak didik untuk mengakrabi karya sastra layak dikondisikan. Untuk itu, gerakan literasi yang kini digaungkan hendaknya tak hanya berorientasi pada pengetahuan kognitif, tetapi mengarah pada pendidikan tingkah laku (behavior), sehingga anak-anak tumbuh menjadi anak cerdas namun tetap santun dan beretika. Sasaran ini haruslah menjadi muara pembelajaran sehingga terbangun keseimbangan antara kecerdasan pikiran dan kedewasaan tingkah laku.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Pengayoman Desa Pakraman Kini, desa pakraman terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga wilayahnya. Kegiatan ritual dan menjaga wilayahnya dengan pendekatan adat juga terus diupayakan. Namun, belakangan ini ketersediaan dana untuk menjaga lingkungan dan keamanan lingkungan juga perlu dipikirkan. Masalahnya, kini dengan adanya gerakan Saber Pungli, banyak pos anggaran yang dulu dikumpulkan dari pihak ketiga dengan payung hukum pararem sulit diterapkan. Bahkan, para pecalang kini tak berani meminta sumbangan kepada para pendatang. Padahal, dana itu peruntukannya sangat jelas dan dipayungi pararem desa adat atau banjar adat. Jika semua upaya desa adat untuk meringankan beban warga adat menjaga lingkungan dan keamanan wilayah sulit diterapkan, di mana nanti warga mencari dana untuk program tersebut? Menyikapi hal ini, saya berharap Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) dan jajarannya termasuk Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali lebih fokus melakukan upaya-upaya yang berkaitan langsung dengan otonomi desa pakraman. PHDI dan MUDP saya harapkan bisa memberikan pencerahan kepada warga dan melakukan koordinasi dengan penegak hukum terkait hal ini. Lembaga umat hendaknya berperan mengayomi desa pakraman, tak hanya dari sisi aturan tetapi juga mencari ruang agar desa pakraman diringankan dalam mencari anggaran untuk menjaga wilayah adat dan melakukan ritual keagamaan. I Made Arsana Gianyar, Bali

Belajar dari Jejak Sastra Hakikat pembangunan nasional merupakan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat Indonesia seluruhnya. Belakangan ini, maraknya berbagai tindak kejahatan, kekerasan, bunuh diri, maupun bentuk-bentuk tindakan amoral lainnya yang terpapar di berbagai media cetak dan elektronik belakangan ini menandakan bahwa hakikat pembangunan nasional belumlah berimbang. Sepertinya ada ketimpangan antara pembangunan fisik dan pembangunan mental, sebagai salah satu penyebab berbagai tindakan tidak terpuji di atas.

Oleh I Wayan Kerti erbatasnya masa jabatan para pemimpin (dari pusat sampai ke daerah) yang maksimal hanya dua periode, seakan menjadi “jalan pintas” para pemimpin lebih mengedepankan pembangunan di sektor fisik karena hasilnya jelas dan cepat terlihat. Dengan cara seperti itu, para pemimpin tersebut akan kelihatan berhasil. Sedangkan pembangunan di sektor mental, utamanya pendidikan investasinya besar dan hasilnya tidak akan terlihat secara instan, bahkan mungkin butuh waktu puluhan tahun. Tentu hal ini akan tidak menguntungkan dari sisi pencitraan sang pemimpin. Upaya untuk membangun mental adalah dengan mencerdaskan kehidupan bangsa, yaitu melalui pembangunan sektor pendidikan (formal maupun nonformal). Hal tersebut sesuai dengan Undangundang No.20/2003. Memaknai apa yang diamanatkan oleh UU No. 20 Tahun 2003 tersebut, jelas terkandung makna bahwa pendidikan di negara kita tidak saja menghasilkan insan bangsa yang cerdas dengan kemampuan iptek

T

dan kreativitas yang tinggi; namun juga beriman, berakhlak mulia yang dilandasi nilai-nilai luhur budaya dan kepribadian bangsa, yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari, yang bersumber dari nilai-nilai luhur kearifan lokal dan local genius bangsa. Yang tidak kalah penting, perlu adanya terobosan yang visioner dari para pengambil kebijakan yang bisa mengajak dan menginternalisasikan nilai-nilai pendidikan sesuai dengan tuntutan dan dinamika perkembangan psikososial masyarakat maupun dunia pendidikan. Karya Sastra Karya sastra, bisa menjadi medium yang strategis untuk mewujudkan tujuan mulia itu. Melalui karya sastra, anak-anak sejak dini bisa melakukan olah rasa, olah batin, dan olah budi secara intens sehingga secara tidak langsung mereka memiliki perilaku dan kebiasaan positif melalui proses apresiasi dan berkreasi melalui karya sastra sampai mereka dewasa. Dalam konteks demikian, sastra memiliki kontribusi penting dalam upaya melahirkan generasi yang cerdas dan bermoral seperti

yang diharapkan. Itu artinya, mau atau tidak, institusi pendidikan (formal maupun nonformal) harus memosisikan diri menjadi “benteng” utama apresiasi sastra melalui pengajaran yang dikelola secara tepat, serius, dan optimal, sehinggga berbagai tindak kejahatan, kekerasan, bunuh diri, ataupun tindakan amoral yang kerap terjadi belakangan ini setidaknya dapat kita redam, bahkan kita harapkan tidak terulang. Hal itu diakui oleh B.P. Situmorang (dalam Sarjono, 2001) yang mengatakan bahwa sastra perlu diajarkan agar mereka mampu menikmati, menghayati, memahami, dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan kepribadian, memperluas wawasan kehidupan, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa. Hal ini dapat memupuk jiwa estetis, jiwa keindahan, jiwa yang mengandung unsur-unsur moral (etika), untuk mengalihkan kenakalan remaja serta menyalurkannya ke arah yang lebih positif melalui apresiasi sastra. Hal yang dikemukakan di atas, ternyata sangat relevan dengan tujuan pembelajaran bahasa Indo-

nesia yang tertuang pada standar isi (Permendiknas Nomor 22/2006) nomor lima dan enam sebagai berikut: (5) menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa, (6) menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. Pada sisi yang lain, sastra merupakan penggambaran kehidupan yang dituangkan melalui media tulisan. Melalui sastra, pola pikir seseorang dapat terpengaruh. Karena sastra merupakan salah satu kebudayaan, sedangkan salah satu unsur kebudayaan adalah sebagai sistem nilai. Oleh karena itu, di dalam sebuah karya sastra tentu akan terdapat gambaran-gambaran yang merupakan sistem nilai. Nilai-nilai yang ada itu kemudian dianggap sebagai kaidah yang dipercaya kebenarannya, sehingga pola pikir seseorang dapat terbentuk melalui karya sastra. Menurut pandangan Sugihastuti (2007) karya satra merupakan media yang digunakan oleh pengarang untuk menyampaikan gagasan-gagasan dan pengalamannya. Sebagai media, peran karya sastra sebagai media untuk menghubungkan pikiran-pikiran pengarang untuk disampaikan kepada pembaca. Selain itu, karya sastra juga dapat merefleksikan pandangan pengarang terhadap berbagai masalah yang diamati di lingkungannya. Sebagai hasil imajinatif, sastra juga berfungsi sebagai penambah pengalaman batin bagi para pembacanya. Sumardjo & Saini (1997) menyatakan bahwa sastra adalah

Mencermati Dampak Pencabutan Karet Remah dari DNI

Entah apa yang ada di benak Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menyatakan niatnya mencabut crumb rubber dari Daftar Negatif Investasi (DNI). Kalau hasrat Menteri yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini sukses, maka sebentar lagi bakal banjir investasi asing keindustri karet remah ke dalam negeri. Saya mencoba berselancar di dunia maya mencari motivasi yang melatarbelakangi niat Airlangga. Sayangnya, tidak ditemukan alasan lain kecuali meningkatkan investasi. Pak Menteri sama sekali tidak menyebut kapasitas industri karet kita atau daya serapnya seperti apa. Termasuk juga tidak menyinggung harga karet alam yang terus terjun beberapa tahun terakhir, sehingga membuat nasib petani kian terpuruk saja. Bahwa kita butuh investasi untuk menggulirkan roda perekonomian dan menggenjot pertumbuhan, sudah pasti. Tetapi itu mestinya tidak serta merta kita jadi grasa-grusu apalagi sampai ugal-ugalan mengundang asing masuk. Soal industri crumb rubber alias karet remah, misalnya. Jenis investasi industry ini tidak canggih-canggih amat. Teknologi yang dibutuhkan terbilang sederhana. Begitu juga modal yang diperlukan terbilang kelas ecek-ecek saja. Inilah yang menjelaskan mengapa dari 157 perusahaan crumb rubber yang ada, 96 di antaranya adalah penanaman modal dalam

Oleh Edy Mulyadi negeri (PMDN) alias milik swasta nasional. Sedangkan sisanya yang 61 perusahaan adalah penanaman modal asing (PMA) dan atau terafiliasi asing. Tapi kendati jumlah mereka lebih sedikit, kontribusi ekspornya mencapai 63,1%. Sedangkan perusahaan lokal yang 96 unit harus puas dengan 36,9% sisanya. Data lainnya menyebutkan, total kapasitas terpasang industri crumb rubber nasional saat ini mencapai 5,6 juta ton. Sayangnya, ketersediaan karet alam sebagai bahan baku hanya 3,6 juta ton. Industri kita masih kekurangan pasok karet 2 juta ton. Itu sebabnya utilisasi pabrik-pabrik itu hanya berkisar 60% alias tidak efisien. Nyaris Sukses Entah disadari atau tidak, rencana pencabutan industri karet remah dari DNI bakal memuluskan grand strategy asing untuk menguasai industri karet nasional. Tiongkok, khususnya, sangat agresif ekspansi ke negara produsen karet untuk mengamankan rantai pasokan bagi industrinya. Asal tahu saja, konsumsi karet Tiongkok sudah mencapai 4,5 juta ton, jauh melampaui Amerika Serikat yang selama ini dianggap konsumen terbesar, yaitu 1,2

juta ton. Strategi asing untuk melakukan penetrasi besar-besaran nyaris sukses saat Paket Kebijakan Ekonomi ke-10 digulirkan, 11 Februari 2016 silam. Lewat Paket Kebijakan Ekonomi ke10 itu, pemerintah menganulir Perpres Nomor 39/2014 tentang DNI yang di antaranya masih mencantumkan crumb rubber. Namun, untungnya beleid tadi tidak lahir sendiri. Dia membawa ‘‘adik kembar’’ berupa Perpres Nomor 44/2016 dan Permen Perindustrian nomor 09/M-IND/ PER/3/2017. Intinya, berdasarkan dua ketentuan itu pembukaan industri ini kepada asing disertai sejumlah catatan. Di antaranya harus terintegrasi dengan pengembangan kebun karet sendiri yang mampu memasok sekurangnya 20% dari kebutuhan, dan 80% bahan baku sisanya harus dipenuhi melalui kemitraan. Syarat lainnya, dari 80% kemitraan tadi, sedikitnya 20% di antaranya harus dalam bentuk inti-plasma. Sungguh ciamik semangat yang ada dalam Perpres 44/2016. Nuansa melindungi industri lokal nyaris tak tercium di sini. Yang ada justru program penambahan produksi karet alam lewat penambahan lahan perkebunan.

Spirit lain yang ditonjolkan adalah, adanya upaya mengangkat petani lokal dalam produksi dan kemitraan, yang ujung-ujungnya diharapkan kesejahteraannya pun bakal naik. Perpres 44/2016 ini akhirnya menjadi palang pintu yang menghalangi asing menyerbu. Tapi asing tidak kekurangan akal. Maka dilancarkanlah jurus lain, yaitu mengakuisisi perusahaan milik PMDN dan PMA oleh investor dari Tiongkok dan Thailand. Sampai di sini niat Airlangga membuka industri crumb rubber bagi asing memang belum clear. Kalau semata-mata ingin menggenjot investasi, ada yang lebih pas. Yaitu industri karet di sisi hilir yang menghasilkan barang jadi. Jika ini dilakukan, maka daya serap industri hilir pasti bisa didongkrak jadi lebih baik daripada 630.000 ton saat ini. Kecilnya daya serap industri hilir karet disebabkan jumlah perusahaan yang ada memang belum banyak. Ini disebabkan teknologi yang digunakan lebih canggih dibandingkan sekadar memproduksi karet remah. Selain itu, tentu saja, modal yang dibutuhkan juga lebih besar. Mereka antara lain memproduksi ban mobil, vulkanisir ban, sarung tangan, alas kaki, karpet, barang-barang karet, dan benang karet.

ungkapan pribadi manusia yang berupa pengalaman, pemikiran, perasaan, ide, semangat, keyakinan dalam suatu bentuk gambaran konkret yang membangkitkan pesona dengan alat bahasa. Sastra menyajikan gambaran serta pembentuk karakter kehidupan dan kehidupan itu sendiri sebagian besar terdiri dari kenyataan sosial. Kehidupan mencakup hubungan antarmanusia, antarperistiwa yang terjadi dalam batin seseorang. Karya sastra tentu mempunyai maksud-maksud tertentu. Karya sastra juga bisa disebut sebagai alat nasihat, pembelajaran karakter atau sikap, pendidikan, dan sebagainya. Dengan membaca sastra, pembaca akan bertemu dengan bermacam-macam orang dengan bermacam-macam masalah. Melalui sastra juga, pembaca diajak berhadapan dan mengalami secara langsung kategori moral dan sosial dengan segala parodi dan ironinya. Ruang yang tersedia dalam karya sastra itu membuka peluang bagi pembaca untuk tumbuh menjadi pribadi yang kritis pada satu sisi, dan pribadi yang bijaksana pada sisi lain. Pribadi yang kritis dan bijaksana ini bisa terlahir karena pengalaman seseorang membaca sastra telah membawanya bertemu dengan berbagai macam tema dan latar serta berbagai manusia dengan beragam karakter. Sastra dalam banyak hal memberi peluang kepada pembaca untuk mengalami posisi orang lain, yang menjadikannya berempati kepada nasib dan situasi manusia lain. Penulis, guru SMP Negeri 1 Abang

POJOK Kata Jokowi, Indonesia harus tularkan rawat kemajemukan. - Bukan ujaran kebencian. *** Sri Mulyani dan Darmin yakin utang Indonesia masih aman. - Jangan ulangi orde baru. *** Utang pemerintah membengkak, sektor riil justru memburuk. - Waspadai makin buruk.

Penulis, Edy Mulyadi, Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Ditangkap Saat Nyabu, Pelaku Berdalih agar Kuat Jaga Malam Tabanan (Bali Post) Polsek Kota Tabanan terus mendalami kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh satpam dan karyawan PT Oasis, Banjar Tonja, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan. Keseriusan Polsek itu dilakukan pascapenangkapan empat orang tersangka yang kedapatan pesta narkotika jenis sabu-sabu di pos satpam perusahaan setempat, Selasa (20/3) malam. Dari hasil introgasi sementara, mereka mengaku menggunakan sabu baru dua bulan ini. Juga menyatakan belum pernah pesta narkoba di lain tempat. Bahkan keempat orang ini memiliki alasan berbeda-beda dalam mengonsumsi sabu-sabu. Ada yang mengaku sekadar ikut-ikutan dan ada pula yang berdalih sebagai obat kuat agar tahan begadang. Seperti yang diutarakan I Gede Angga (23) yang menyebutkan jika dirinya mengonsumsi sabu-sabu itu agar kuat begadang. Gede Angga juga mengatakan baru dua minggu terakhir ini mengonsumsi sabu-sabu yang didapatnya dari rekan kerjanya. ‘’Saya tidak tahu itu didapat di mana, saya hanya pakai saja,’’ ujarnya. Sementara Diyan Prayoga (29) asal Jember mengatakan dirinya hanya coba-coba. Hal

buruk itu baru dilakoni selama seminggu terakhir pasca-Nyepi. ‘’Saya baru nyoba seminggu ini,’’ ucapnya. Pelaku lain, I Gede Pradnya Manu Putra (25), yang juga bekerja sebagai satpam asal Banjar Meliling Kawan, Kerambitan, mengatakan mendapatkan barang haram itu lewat short massage service (SMS). SMS itu masuk ke telepon genggamnya berisikan alamat pengambilan sabu dan nomor rekening ditujukan untuk uang yang akan ditransfer. ‘’Uang saya transfer dulu kemudian barang saya ambil,’’ ujarnya. Ia menyebutkan baru pertama kali ini mengonsumsi narkoba. Mekanisme pembelian melalui transaksi SMS seperti ini baru pertamakali dilakukan. ‘’Saya baru pertama kali mengonsumsi sabu-sabu. Juga baru pertamakali ini membeli lewat SMS,’’ terangnya. Kapolsek Tabanan Kompol Surya Atmaja didampingi Kasubag Humas Polres Tabanan AKP Putu Oka Suyasa menerangkan, jika saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut. Ia menambahkan, status keempat pelaku itu adalah pemakai. Mereka membeli sabu-sabu itu me-

Bali Post/kmb28

PESTA SABU - Polsek Tabanan saat lakukan rilis penggerebekan empat pria yang kedapatan pesta sabu di Pos Satpam PT Oasis Banjar Tonja, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan.

lalui sistem tempel yang diambil di kawasan Kecamatan Kediri. ‘’Jadi mereka alasannya agar bisa kuat begadang dan sekadar coba-coba. Semua pelaku itu sudah menikah,’’ bebernya. Kompol Surya Atmaja juga menerangkan, mereka itu sesungguhnya sudah tiga kali ini melakukan pesta sabu di pos satpam tersebut. Bahkan saat dilakukan penggerebekan mereka tidak melakukan perlawanan. ‘’Mereka kenal narkoba karena adanya pesan nyasar melalui seluler, kemudian hal itu dimanfaatkan memesan sabu untuk mereka sendiri,’’ jelasnya. Keempat tersangka kini sudah diamankan di Polsek Tabanan. Mereka disangkakan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun. Juga dipidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. Seperti diberitakan sebelumnya, empat karyawan PT Oasis di antaranya dua satpam atas nama Gede Angga Pratama Putra alias Angga (23) asal Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Tabanan dan Gede Pradnya Manu Putra (25) asal Meliling Kawan, Desa Meliling, Kerambitan dan dua orang karyawan selaku sopir pengiriman, Diyan Prayoga (29) asal Jember tinggal di Banjar Taman, Desa Gubug dan satu karyawan gudang Nyoman Eka Dharmawan (23) asal Banjar Tamansari, Desa Delod Peken, digerebek polisi, Selasa (20/3) malam sekitar pukul 21.30 Wita saat mereka pesta sabu di pos satpam. Dalam penggerebekan itu beberapa barang bukti narkotika diamankan, yakni dua potongan klip masingmasing beratnya 0,12 gram. Selain itu alat isap atau bong, handphone yang digunakan transaksi dan juga sepeda motor Honda Vario warna hitam DK 3668 HL dengan kunci kontaknya. (kmb28)

Korban Gigitan Anjing Rabies Teridentifikasi Tim Lakukan Eliminasi Sabtu Besok

Salah satu korban gigitan anjing rabies di Banjar Sakenan Baleran Desa Delod Peken, Tabanan akhirnya sudah teridentifikasi. Sebelumnya Gede Oka asal Banjar Dangin Carik Desa Delod Peken yang digigit anjing beberapa hari lalu tidak teridentifikasi. Selain mengobati yang terkena gigitan, langkah-langkah apa saja yang diupayakan UPTD Peternakan Tabanan dalam upaya meminimalisasi anjing yang terjangkit rabies itu?

KEPALA UPTD Peternakan Tabanan I Ketut Muria, Kamis (22/3) kemarin mengatakan, diketahuinya korban yang digigit anjing sebelumnya, itu karena dirinya melaporkan peristiwa itu kepada petugas. Setelah itu korban langsung diberikan tindakan berupa vaksinasi VAR. Dikatakan, menangani kasus positif rabies pada anjing di Kecamatan Tabanan, kata Muria, pihaknya telah menentukan tanggal pelaksanaan eliminasi selektif yakni Sabtu (24/3) besok. Eliminasi selektif ini dilakukan di tiga banjar yaitu Banjar Delod Peken, Banjar Taman Sari dan Banjar Pangkung. Dari ketiga banjar itu, Banjar Delod Peken termasuk ring merah atau lokasi terjadinya gigitan anjing positif rabies. Untuk eliminasi, tim yang akan turun adalah tim gabungan dari provinsi, kabupaten serta Kecamatan Tabanan. Eliminasi selektif nantinya, kata Muria, akan menyasar anjing-anjing liar ataupun anjing yang diliarkan pemiliknya. Sehingga diharapkan pada hari pelaksanaan eliminasi selektif,

warga di tiga banjar yang menjadi sasaran eliminasi selektif agar mengandangkan atau mengikat anjingnya. “Sudah kami berikan informasi jika memang mau memelihara anjing dan tidak tereliminasi, maka saat petugas turun di hari yang ditentukan anjingnya jangan dilepas ataupun diliarkan,” pinta Muria. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana mengatakan korban yang sempat tidak teridentifikasi itu sudah datang meminta VAR, sehingga tidak perlu ada kekhawatiran terinfeksi virus rabies. Ia melanjutkan, seandainya manusia tergigit Hewan Penular Rabies (HPR) seperti anjing yang dinyatakan positif rabies, itu tidak di-VAR, maka kemungkinan besar virus menginfeksi dan menyebabkan kematian sangat besar. Lama virus menginfeksi, kata Nariana, tergantung jauh dekat luka dari kepala. Selain itu juga kedalaman luka dan dekat atau tidaknya dengan tu-

buh yang banyak mengandung jaringan saraf. Antara lain jari tangan maupun kaki. “Jika gigitannya jauh dari kepala, misalnya di kaki dibutuhkan waktu berbulan-bulan virus sampai di otak hingga menyebabkan infeksi. Jika sudah terinfeksi maka pasien pasti meninggal,” ujar Nariana. Hingga sekarang obat untuk menangani infeksi rabies itu mencapai otak belum ada. Tetapi mencegah virus ini menginfeksi otak bisa dilakukan dengan cara Vaksinasi Anti Rabies (VAR) yang dilakukan selama tiga kali yaitu pada hari tergigit kemudian pada hari ke 7 dan terakhir pada hari ke 21. Tujuan dari vaksinasi ini adalah membentuk pertahanan tubuh dari virus, sehingga bisa memerangi virus sebelum mencapai otak. Dari kasus gigitan anjing rabies itu semua korbannya yang mendapatkan VAR secara lengkap tidak sampai terinfeksi. Mereka tetap sehat hingga saat ini. “Bahkan ada yang digigit dibagian kepala sampai sekarang sehat karena VAR yang diberikan lengkap,” ujarnya. Ia mengimbau kepada korban yang telah tergigit, itu agar segera melakukan tindakan pertama. Langkahnya mencuci luka dengan sabun dan air mengalir setidaknya 10 hingga 15 menit sebelum ke layanan kesehatan untuk perawatan luka lebih lanjut dan mendapatkan VAR. (san)

MASA PANEN – Petani di Tabanan sudah memasuki masa panen pada bulan Maret dan April mendatang. Sayang, sebanyak 155 hektar padi petani diserang Organisme Pengganggu Tanaman.

OPT Wereng Coklat Mendominasi

Serang 155 Hektar Lahan Pertanian

Tabanan (Bali Post) Tabanan memasuki musim panen raya Maret hingga April ini. Namun di sela-sela panen raya itu ternyata beberapa lahan pertanian sebelumnya terserang hama. Kenyataan itu tentunya mengancam penurunan produksi gabah yang dihasilkan para petani. Selama dua bulan ini Januari dan Februari, Dinas Pertanian Tabanan mencatat enam Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) tercatat menganggu tanaman padi itu. Dari enam jenis OPT itu yang terbanyak adalah wereng coklat. Jenis wereng inilah yang dominan menyerang tanaman padi di lahan seluas 155 hektar. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura I Wayan Suandra memaparkan, berdasarkan data, enam OPT yang menyerang tanaman padi di Tabanan antara lain penggerat batang dengan rincian rusak ringan sebanyak 23 hektar di Kecamatan Tabanan dan tiga hektar di Kecamatan Kediri. OPT Tikus dengan rincian kerusakan tipe ringan sebanyak lima hektar di Selemadeg Barat (Selbar), tujuh hektar di Selemadeg Timur (Seltim), Kerambitan seluas dua hektar, Tabanan seluas delapan hektar dan satu hektar di Baturiti. OPT lain yang didapati menyerang tanaman padi adalah OPT Tungro. Jenis tungro ini

berdampak terjadi kerusakan ringan seluas empat hektar di Seltim. Sedangkan di Kerambitan seluas lima hektar, Tabanan seluas enam hektar. Sementara di Kecamatan Marga selain terjadi kerusakan tipe ringan, seluas tiga hektar juga terjadi kerusakan tipe sedang akibat Tungro yang memporak porandakan seluas dua hektar. Namun OPT Wereng Coklat ini merupakan OPT yang menyerang tanaman padi dengan jumlah terluas 155 hektar. Rinciannya adalah kerusakan tipe ringan seluas 25 hektar di Seltim, Kerambitan (10 hektar), Tabanan (enam hektar) dan Kediri seluas 114 hektar.

Terdata juga serangan akibat OPT Kresek tipe kerusakan ringan di Selbar (empat hektar), Selemadeg (empat hektar), Seltim (dua hektar), Kerambitan (22 hektar), Kediri (20 hektar), Marga (10 hektar) dan Baturiti (satu hektar). Sementara kerusakan sedang terjadi di Kecamatan Kediri seluas 10 hektar. Terakhir serangan OPT Blast, itu menyerang tanaman padi di wilayah Seltim (dua hektar), Kerambitan (dua hektar), Tabanan (10 hektar), dan Marga (lima hektar). Semuanya mengalami kerusakan tipe ringan. Suandra menjelaskan, serangan OPT ini sebagian besar mengakibatkan kerusakan

ringan sehingga bisa ditangani sejak dini oleh petani. Karena itu tidak menyebabkan gagal panen. ’’Sebagian besar bisa diselamatkan dengan tindakan dini. Seperti Wereng Coklat diatasi dengan penyemprotan pestisida,’’ jelasnya. Petani juga melakukan tindakan penyiangan gulma dan menjaga kebersihan lahan pertanian sehingga terjaganya kelembaban tanaman dan kerusakan akibat OPT tidak terlalu parah saat musim panen tiba. ’’Hingga saat ini meski sudah terserang OPT, tetapi belum tercatat terjadinya gagal panen atau puso,’’ jelasnya. Pada musim panen yang sudah berjalan ini, kata Suandra sudah dilakukan panen di atas lahan seluas 5.887 hektar. Dengan hasil rata-rata 5-6 ton gabah per hektar. Luasan ini dikatakan Suandra akan terus bertambah pada April mendatang, yang merupakan bulan puncak panen raya di Tabanan. (kmb24)


KARANGASEM

8

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Rawat Jaringan

PDAM Andalkan Sistem Manual

Amlapura (Bali Post) Upaya Pemkab Karangasem memenuhi keperluan air bersih warganya sudah mulai menunjukkan hasil positif. Namun, program tersebut bukan tanpa kendala. PDAM sebagai ujung tombaknya masih mengalami keterbatasan terutama dukungan teknologinya. Untuk perawatan ataupun pemeliharaan jaringan pipa distribusi, perusahaan daerah itu masih mengandalkan sistem manual. Direktur PDAM Karangasem I Gusti Made Singarsi, Kamis (22/3) kemarin, mengakui perusahaan yang dipimpinnya masih mengalami sejumlah kendala. Dalam hal distribusi air kepada masyarakat pelanggan, PDAM dihadapkan persoalan pelik menyangkut jaringan pipa distribusi. ‘’Banyak jaringan lama, bahkan ada yang tertanam sampai pada kedalaman tiga meter,’’ ungkapnya. Faktor usia jaringan distribusi itu kata Singarsi, sering mengakibatkan terganggunya distribusi air kepada pelanggan. Permasalahan muncul karena untuk penanganannya masih mengandalkan sistem manual. PDAM Karangasem sejauh ini, belum punya dana memadai untuk pengadaan teknologi modern, sehingga sering kali penanganan pipa bocor perlu waktu relatif lama. Untuk mendeteksi titik kebocoran, tim teknis hanya menggunakan perkiraan. Patokannya, mengacu pada titik rembesan air yang muncul. Pemborosan waktu untuk penanganan kebocoran itu kadangkala perlu waktu lebih lama. Alasannya, sering kali titik kebocoran itu bukan pada titik munculnya rembesan air itu. ‘’Paling sulit jika bocornya ada di daerah persimpangan jalan. Rembesan airnya di sini ternyata titik bocornya di ujung sana,’’ ujar Singarsi sambil membuat oret-oretan untuk menggambarkan kondisi yang seperti itu. Singarsi menyebutkan banyak jaringan pipa distribusi yang dibangun sebelum adanya badan jalan. Kondisi itu juga menjadi persoalan karena kemudian banyak pipa jalur ditribusi itu persis berada di tengah-tengah badan jalan. Untuk menghindari keadaan serupa, ke depan, pihaknya berharap ada pengembangan ataupun pembangunan ruas jalan baru agar sedapat mungkin dikoordinasikan dengan PDAM. Untuk mengatasi kendala teknologi dan usia jaringan itu, PDAM Karangasem juga melakukan rekayasa jaringan. Seperti untuk pemenuhan keperluan di Lingkungan Jasri bagian atas Kelurahan Subagan, Kecamatan Karangasem itu, PDAM terpaksa melakukan langkah ekstrem dengan menutup valep pipa yang berfungsi membagi debit air untuk di Jasri bagian bawah. Distribusi air untuk Jasri di bagian bawah itu kemudian dikoneksikan dengan pipa distribusi Perasi yang pasokan airnya diambil dari Embukan, Ababi. (kmb)

’’Macukit’’ JE, Anak-anak PAUD Meringis

Amlapura (Bali Post) – Dinas Kesehatan Karangasem melanjutkan program imunisasi Japanese Encephalitis (JE) ke sekolah-sekolah PAUD dan juga TK, Kamis (22/3) kemarin. Program macukit yang ditujukan untuk mencegah penyebaran penyakit radang otak itu di antaranya menyasar PAUD Terpadu Cempaka Kids di Lingkungan Dukuh, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem. Petugas imunisasi sudah tiba di sekolah alam itu sekitar pukul 09.00 Wita. Peserta didik yang terdiri dari anak-anak PAUD dan TK itu mulanya menyambut kedatangan petugas dengan biasa-biasa saja. Namun setelah tahu bahwa petugas itu datang untuk menyuntik mereka, anak-anak itu pun mulai cemberut. Aktivitas macukit massal itu akhirnya berjalan lancer. Namun, saat proses injeksi, banyak anak yang meringis bahkan tidak sedikit yang menangis. ‘’Ibu gurunya bilang, waktu di-cukit hanya meringis. Tapi ketika saya datang, anak saya mendandak menangis,’’ ujar salah seorang orangtua siswa, Ni Made Swandewi (34). Pihak PAUD Cempaka Kids itu memang meminta para orangtua siswa untuk datang mendampingi putra-putrinya. Pemberitahuan dan undangan bahkan disampaikan secara tertulis dua hari sebelum pelaksanaan. Dalam surat undangan itu, para orangtua siswa juga diminta mengisi daftar isian menyangkut riwayat kelahiran dan penyakit yang pernah dan sedang diderita sang anak. Kepala Dinas Kesehatan Karangasem dr. IGB Putra Pertama mengatakan, imunisasi JE itu dilaksanakan dua periode, yakni Maret dan April. Untuk tahap pertama, sejauh ini realiasinya sudah 47 persen dari target 100.305 orang. Sebelum menyasar sekolah TK, imunisasi malah sudah dilakukan di 404 SD se-Karangasem. ‘’Imunisasi melibatkan tim medis di puskesmas-puskesmas. Jika belum tuntas Maret ini, akan kita lanjutkan April,’’ katanya. Imunisasi JE itu akan diberikan sampai kepada siswa SMA, namun prioritasnya anak usia sembilan bulan sampai 15 tahun. Selain sistem jemput bola, Diskes juga menyediakan vaksin di puskesmas-puskesmas. Masyarakat dipersilakan datang untuk mendapatkan pelayanan imunisasi secara gratis. Putra Pertama berharap masyarakat tidak melewatkan program imunisasi tersebut. Menurutnya, imuniasi JE sangat penting karena Bali terkategori daerah endemis JE. Hal itu terbukti dengan ditemukannya 17 kasus JE itu. Imunisasi ini menjadi sangat vital karena sejauh ini belum ada obat untuk mengatasi radang virus JE tersebut. ‘’Virus JE itu disebarkan oleh nyamuk, babi sebagai reservoarnya (bak tampungnya). Proses penularannya adalah nyamuk yang menggigit babi itu. Kemudian, nyamuk itu menggigit manusia. Karena itu perlu imunisasi JE sebagai media pencegahannya,’’ paparnya. (kmb)

Bali Post/kmb31

Dinas Perikanan Dorong Nelayan Urus Kartu dan Akta BERTEMU NELAYAN – Sat. Polair Polres Karangasem bersama Dinas Perikanan saat bertemu dengan nelayan di Tanah Ampo.

Amlapura (Bali Post) Sat. Polair Polres dan Dinas Perikanan terus berkolaborasi turun ke kelompok nelayan. Kedua lembaga ini intensif bekerja sama untuk memberikan penyuluhan dalam kaitan mendorong kesejahteraan masyarakat. Pada kesempatan bertatap muka dengan Kelompok Nelayan Rukun I di Tanah Ampo, Manggis, Kamis (22/3) kemarin, pihak Dinas Perikanan memotivasi warga nelayan agar proaktif mengurus akta kelompok dan kartu nelayan. Kasat Polair Polres AKP I Made Wartama bersama tujuh personel bersinergi dengan Dinas Perikanan bersama Penyuluh Perikanan Didik Budi Saroyo dan I Gusti Agung Ayu Asriani serta Babhinkamtibmas Desa Ulakan. Mereka aktif turun melaksanakan penyuluhan masyarakat pesisir guna membangun kesadaran nelayan, agar juga bisa ikut berperan aktif menjaga keamanan pesisir dan juga laut. Disampaikan juga berbagai program efektif untuk nelayan. Didik Budi Saroyo saat bertatap muka dengan nelayan menyampaikan, agar setiap ke-

lompok nelayan mengurus akta kelompok nelayan. Tujuannya, agar kelompok nelayan itu berbadan hukum. Karena dengan berbadan hukum maka akan bisa diperoleh bantuan dari pemerintah. Karena itu, penting kelompok nelayan itu berbadan hukum, agar pemerintah bisa menyalurkan bantuan yang dapat dipertanggungjawabkan. Selain akta, pihaknya juga mendorong nelayan agar mengurus kartu nelayan. Kartu nelayan itu bisa dipergunakan sebagai sarana untuk program asuransi nelayan. Untuk biayanya, hanya dikenakan se-

tiap tahun sekali. Ketentuan umurnya, maksimal nelayan berumur 65 tahun. Saat ini Kartu Anggota Nelayan itu diberi nama Kartu Kusuka. Kartu ini sebagai pengganti Kartu Nelayan. “Kami meminta kelompok nelayan untuk mengumpulkan persyaratan guna mengurus Kartu Kusuka tersebut,” pinta Didik. Kasat Polair AKP I Made Wartama menyampaikan tentang tugas-tugas lembaganya di perairan Karangasem. Khususnya peran serta nelayan dalam mengantisipasi pergerakan organisasi radikal dan anti-Pancasila. Sebab,

gerakan radikal itu sangat membahayakan. Alasannya, gerakan seperti itu dapat memecah belah NKRI. Wartama juga meminta kelompok nelayan itu untuk peduli sampah utamanya yang ada di perairan laut. Perairan laut akan indah jika laut bersih dari sampah dan tidak tercemar. Sat. Polair sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah non organik. Aksi bersih bersih itu baik dilakukan di perairan maupun di pesisir pantai. Aksi itu didukung oleh masyarakat nelayan dan dari LSM peduli lingkungan hidup. Tujuannya, tetap menjaga ekosistem biota laut dan juga kebersihan dan keasrian pantai, agar menjadi daya tarik bagi wisdom dan wisman yang berkunjung di Bali. “Kami akan terus turun ke kelompok nelayan, member-

dayakan kelompok nelayan, berperan serta menjaga keamanan pesisir, sekaligus agar nelayan itu sadar programprogram pemerintah,” kata Wartama. Ketua Kelompok Nelayan Rukun I, Nyoman Bakti, siap memenuhi ekspektasi jajaran kepolisian itu. Sejak dulu pihaknya bersama kelompok nelayan setempat proaktif menjaga keamanan. Caranya, bersinergi bersama kepolisian. “Kami akan segera mengurus akta dan juga kartu nelayan itu,” janjinya. Ada sekitar 5.300 orang nelayan di Karangasem. Sayangnya, sebagian besar dari mereka belum mengantongi Kartu Anggota Nelayan. Pada akhir kegiatan diserahkan bingkisan berupa life jacket, buku Pancasila dan paket sembako kepada anggota kelompok nelayan. (kmb31)

Sudah Disiapkan, Desain Revitalisasi Pantai Candidasa

Amlapura (Bali Post) Bantuan dari pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk revitalisasi Pantai Candidasa akan segera terealisasi. Sesuai rencana, tahun 2018 ini proses desain revitalisasi pantai ini sudah akan dilaksanakan tahun ini. Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR I Ketut Jayada mengatakan saat peringatan Hari Air Sedunia di Pantai Jasri, Kamis (22/3) kemarin, konsepnya sama seperti yang sudah dilakukan di beberapa

pantai seperti Nusa Dua, Kuta dan Pantai Sanur yakni dengan metode Senorismen. Teknik Senorismen itu dilakukan dengan cara menyemprotkan kembali pasir di bibir pantai. Rencana revitalisasi atau megaproyek pengamanan dan penataan Pantai Candidasa sepanjang lima kilometer saat ini baru ada kejelasan. Padahal dulu Candidasa merupakan pantai yang sangat indah, berpasir putih dan landai. Tetapi sekarang sudah rusak semua, karena itu sekarang ini harus segera direvitalisasi lagi. Hampir sebagian besar kondisi pantai di Bali, kata Ketut

Jayada, cukup memprihatinkan utamanya beberapa tahun terakhir ini. Sepertinya pantai di Jembrana dan Buleleng itu termasuk Pantai Jasri di sini kondisinya sudah cukup rusak. Namun, diakui, memang belum bisa ditangani optimal. Terlebih di sepanjang pantai itu sudah ada banyak hotel dan vila yang juga harus dilindungi. ‘’Kerusakannya sesungguhnya sudah tergolong masif di seluruh Provinsi Bali. Revitalisasi itu memang memerlukan pembiayaan yang besar. Caranya, setiap tahun kami cicil pelaksanaannya,’’ tegasnya.

Dia mengakui, ada banyak keluhan dari pemerintah daerah. Kenapa abrasi pantai di daerah mereka itu belum ditangani. Karena memang biaya perbaikannya sangat tinggi. Tidak tanggung-tanggung mencapai Rp 40 juta per meter. Apalagi revitalisasi ini menggunakan batu almor. Karena itu tentu biayanya menjadi sangat mahal. Dikatakan, penggunaan batu almor itu adalah metode yang paling cocok dan sudah teruji di Bali. Ini paling alamiah dan bisa efektif melindungi pantai. Disinggung mengenai bangunan revitalisasi pantai yang

sudah dibangun, tetapi saat ini sudah mengalami kerusakan akibat hantaman ombak, seperti di Pantai Ujung Pesisi, Jayada mengakui terjadi kerusakan itu. Menurutnya, kerusakan itu disebabkan hantaman ombak yang besar terjadi terus-menerus. Revitalisasi yang sudah berumur lima tahun, dikatakan batunya banyak yang sudah melorot akibat gempuran ombak. ‘’Kami sudah melakukan pemeliharaan rutin, memang yang rawan itu papingnya. Kami akan perbaiki dengan dana operasional dan pemeliharaan,’’ tegasnya. (kmb31)

Hari Air Sedunia

Pohon Ketapang Ditanam di Bukit Kayon Peringatan Hari Air Sedunia yang ke-26 di Bali dipusatkan di Desa Pakraman Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem. Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang diisi dengan penanaman bibit pohon ketapang dan kelapa genjah di sepanjang Pantai Jasri dan Bukit Kayon yang menjadi salah satu destinasi wisata di Bumi Tanah Aron. Kenapa dua tanaman itu menjadi pilihan primadona ditanam di Desa Jasri itu? DESA Pakraman Jasri akhirnya dipilih menjadi lokasi kegiatan penanaman pohon dari pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Pasalnya, daerah itu menyandang status sebagai desa wisata terbaik nasional. Aksi penanaman pohon itu bukan hanya untuk menghijaukan kawasan Pantai Jasri dan Bukit Paon, tetapi lebih pada upaya membangun kesadaran masyarakat untuk mencintai lingkungan. Tidak tanggungtanggung, 1.700 bibit pohon kita tanam. ‘’Menteri PUPR berpesan agar masyarakat bersamasama merawat dan menjaga alam lingkungan kita dengan baik. Dengan mencintai desa dalam wujud menanam pohon itu, akan membuat desa itu menjadi asri, teduh, dan juga hijau,’’ ungkap I Ketut Jayada, Kepala Balai Wilayah Sungai

Bali Penida, selaku ketua panitia penyelenggara. Selain penanaman pohon sebagai bagian program penghijauan di Desa Pakraman Jasri itu. Peringatan Hari Air Sedunia itu juga diisi aksi bersih-bersih pantai, di sampang itu aksi kemanusiaan donor darah. Kegiatan yang sangat konstruktif itu juga dihadiri Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Sekda Gede Adnya Mulyadi berserta jajaran serta pejabat terkait Pemprov Bali. Bupati Mas Sumatri mengaku berbangga hati karena Kementerian PUPR memilih Karangasem sebagai lokasi peringatan yang disertai program penanaman pohon ketapang dan kelapa genjah di Bali. Menurutnya, hal itu sejalan dengan semangat Karangasem yang mengusung tagline ‘’Karangasem the Spirit of Bali’’ yang mengisyaratkan lahirnya keharmonisan antara

Bali Post/kmb

POHON KETAPANG - Penanaman pohon ketapang sebagai bagian peringatan Hari Air Sedunia di Bukit Kayon, Desa Pakraman Jasri, Kelurahan Subagan, Karangasem. manusia dengan lingkungan. Mencintai alam lingkungan itu sesungguhnya merupakan implementasi dari ajaran Tri Hita Karana – relasi harmon-

isasi alam, manusia, dan Tuhan. ‘’Saya juga berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh masyarakat Jasri secara luas. Masyarakat agar bersunggung-sungguh ikut

bergotong royong dan selalu berpartisipasi menjaga kelestarian alam lingkungan yang ada,’’ pinta Bupati pertama wanita di Karangasem itu. (kmb)


GIANYAR

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Pemkab Diminta Bentuk Badan Promosi Pariwisata Gianyar (Bali Post) Kabupaten Gianyar memiliki puluhan destinasi pariwisata. Namun destinasi pariwisata di gumi seni ini terancam kalah saing lantaran pesatnya pengembangan dan promosi daerah lain. Terkait kondisi ini, praktisi pariwisata menilai perlunya dibentuk badan khusus yang membidangi promosi pariwisata.

I.B. Wiryawan

Bali Post/nik

Ketua Ubud Home Stay Asosiasi (UHSA) I.B. Wiryawan, Kamis (22/3) kemarin, menjelaskan objek wisata di luar Gianyar kini semakin gencar melakukan promosi. Hebatnya, promosi dominan dilakukan masing-masing

pemerintah daerah. ‘’Sementara selama ini di Gianyar kita hanya melakukan promosi secara individu,’’ ungkapnya. Ia pun mencontohkan kawasan wisata Ubud yang bila tidak dibina dan dijaga maksimal, dikhawatirkan ke depan-

nya tertinggal oleh destinasi pariwisata daerah lain. ‘’Maka dari itu di sini kita mendorong semua komponen untuk tidak berhenti melakukan promosi,’’ jelasnya. Guna memaksimalkan promosi, pria akrab disapa Gus

De ini menyatakan, perlu dibentuk badan yang khusus membidangi promosi pariwisata berupa Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD). Usulan pembentukan BPPD sudah disampaikannya ke Pemkab Gianyar. Diharapkan BPPD bisa segera direalisasikan. Dikatakannya lebih lanjut, dengan pembentukan BPPD semua unsur pariwisata di Kabupaten Gianyar

9

akan merasakan manfaatnya. Badan ini akan mampu mengangkat potensi-potensi pariwisata yang kini masih belum dilirik. ‘’Kabupaten Gianyar memiliki banyak potensi yang bisa menjadi daya tarik selain Ubud. Yang paling penting, cara kita adalah lebih banyak menarik wisatawan untuk datang ke Gianyar dengan berbagai potensi yang ada,’’ tegasnya. (kmb35)

Klian Dinas Banjar Tegal Dinyatakan Langgar Aturan Gianyar (Bali Post) Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) Gianyar kembali melakukan pemanggilan terhadap Klian Dinas Banjar Tegal, Desa Tulikup, I Wayan Sudarsana, Kamis (22/3) kemarin. Berdasarkan hasil klarifikasi pada pemanggilan kedua ini, Sudarsana dinyatakan telah melanggar Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Ketua Panwaslu Kabupaten Gianyar I Wayan Hartawan mengatakan, Sudarsana mengakui hadir dan terlibat langsung dalam kebulatan tekad salah satu paslon dalam Pilbup Gianyar yang digelar di Wantilan Jaba Pura Dalem setempat. ‘’Klian Dinas tersebut mengakui hadir saat kampanye yang

digelar pada 12 Maret lalu. Bahkan dia ikut membagikan VCD,’’ jelas Hartawan usai melaksanakan supervisi klarifikasi atas kasus tersebut di Sekretariat Panwaslucam Gianyar. Melalui klarifikasi itu, Sudarsana pun dipastikan melanggar ketentuan yang tercantum dalam UU tentang Desa. Pada Pasal 51 huruf j disebutkan, perangkat desa dilarang ikut serta dan atau terlibat dalam kampanye pemilihan umum dan atau pemilihan kepala daerah. ‘’Sanksinya sesuai Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Sanksi Perangkat Desa yang Melanggar, berupa teguran dan atau pemberhentian,’’ jelasnya. Sebagai tindak lanjutnya, Panwaslu akan memberikan rekomendasi kepada Per-

bekel Tulikup dan ditembuskan ke Camat Gianyar dan Bupati Gianyar untuk memberikan tindakan tegas. ‘’Berdasarkan hasil klarifikasi, Panwaslu akan memberikan rekomendasi sesuai dengan fakta-fakta. Masalah sanksi yang akan diberikan, diserahkan kepada pejabat yang berwenang,’’ tegasnya. Hartawan mengatakan, rekomendasi terkait keterlibatan Klian Dinas Banjar Tegal dalam kampanye akan secepatnya diproses. Bahkan rencananya penyerahan rekomendasi dilakukan Jumat (23/3), hari ini. ‘’Besok (hari ini - red) akan diserahkan rekomendasi ini kepada Perbekel Tulikup dan ditembuskan kepada Camat serta Bupati Gianyar,’’ katanya. (kmb35)

Bali Post/nik

KLARIFIKASI - Proses klarifikasi terhadap Klian Dinas Banjar Tegal di Sekretariat Panwaslu Gianyar, Kamis (22/3) kemarin.

Kasus Keracunan Massal di Banjar Mudita

Polisi Tunggu Hasil Labfor Gianyar (Bali Post) Jajaran kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus keracunan yang dialami puluhan warga di Banjar Mudita, Desa Sukawati. Sejumlah saksi sudah diperiksa terkait kasus ini. Polisi yang sebelumnya juga menyita sampel makanan, kini juga masih menunggu hasil laboratorium kesehatan, Denpasar. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana, Kamis (22/3) kemarin menyatakan jajaran Laboratorium Forensik (Lab-

for) mengambil beberapa bahan makanan yang sempat disantap warga, di antaranya nasi, lauk dan mie. ‘’Hasilnya turun Sabtu nanti. Nanti akan kami beberkan,’’ jelasnya. Meski dugaan kuat sumber keracunan adalah nasi bungkus yang dikonsumsi warga, namun dia tidak melihat adanya faktor kesengajaan dalam kasus ini. Terlebih keluarga dari penjual nasi sendiri ikut keracunan. ‘’Kalau faktor keteledoran, itu mungkin. Kan bisa saja bahan makanan kurang dicuci bersih atau semacamnya,’’ ujarnya.

Sambil menunggu hasil Labfor, polisi kembali mendatangi kediaman warga yang sempat keracunan, salah satunya Klian Banjar Mudita. ‘’Infonya dia sudah pulang. Kami tanyakan mengenai kondisi dan keadaan waktu kejadian,’’ ungkapnya. Sementara itu, warung nasi Gusti Sukamini di depan Balai Banjar Mudita masih tutup. Rolling door berwarna abu-abu warung tersebut tertutup rapat. Menurut beberapa warga, warung itu tutup sejak kasus keracunan massal pada Sabtu (17/3) lalu. (kmb35)

Bali Post/nik

WARUNG - Warung milik Gusti Ayu Sukamini di Banjar Mudita masih tutup pascakasus keracunan massal di banjar setempat.

Bali Post/nik

PELAJAR - Ratusan pelajar dari berbagai sekolah bergabung untuk melaksanakan kegiatan bersih-bersih kawasan Pantai Masceti, Kamis (22/3) kemarin.

Satu Jam, Pelajar Kumpulkan Satu Truk Sampah

Gianyar (Bali Post) Ratusan pelajar SMA/SMK dan SD yang sekolahnya berada dekat dengan pantai, memadati kawasan Pantai Masceti, Kamis (22/3) kemarin. Mereka berkumpul untuk memungut sampah organik dan plastik. Gerakan dari ratusan pelajar ini pun berhasil mengumpulkan satu truk lebih sampah, hanya dalam waktu satu jam.

Aksi bersih-bersih pantai dengan tema ‘’Bakti Sosial, Save Our Beach” itu diprakarsai oleh siswa SMAN 1 Gianyar (Dosman). Mereka mengajak sekolah di sekitar pantai untuk membersihkan sampah di pantai. Selain memungut sampah, juga ada penanda tanganan petisi untuk tidak membuang sampah sembarangan dan melepas 25 tukik. Kepala Dinas Lingkungan

Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengungkapkan, pada aksi yang berlangsung sekitar satu jam itu, para pelajar berhasil mengumpulkan satu truk sampah organik yang terdiri dari dahan dan ranting kering. Selain juga ada sampah plastik sebanyak tiga unit motor bak sampah. ‘’Sampah yang terkumpul ini sudah langsung dipilah oleh

para pelajar,’’ ucapnya. Kujus Pawitra pun mengaku bangga dengan pelajar SMA yang sudah bisa menggalang massa, khususnya sesama pelajar untuk melaksanakan kegiatan peduli lingkungan. ‘’Dalam proses mereka mencari jati diri, mereka lakukan hal positif. Di usia begini tumbuh kepedulian itu. Ini kegiatan yang luar biasa,’’ ujarnya. (kmb35)


JEMBRANA

10 Seratus Prajurit Kodim Dites Urine

Negara (Bali Post) Jajaran Kodim 1617/Jembrana, Kamis (22/3) kemarin melaksanakan kegiatan sosialisasi penyuluhan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4G) tahun 2018. Kegiatan ini dibuka Dandim 1617/ Jembrana yang diwakili Kasdim 1617/Jembrana Mayor Inf. Ngakan Made Marjana. Mayor Marjana mengatakan kegiatan P4GN ini rutin dilakukan setiap tiga bulan dengan tujuan menekan seminimal mungkin penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Untuk itu, anggota Kodim 1617/Jembrana tidak memakai narkoba jenis apapun dan mengetahui jenis-jenis serta bahayanya. Pihaknya akan menindak tegas jika ada anggota TNI yang ketahuan menggunakan narkoba. Sementara dr. I Gusti Ngurah Adnyana dari Dinas Kesehatan Jembrana dalam penyuluhan memberi pengertian tentang jenis narkotika. Dampak apabila mengomsumsi narkoba, penyebaran penyakit menular dan kegunaan narkoba. Dalam kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan tes urine secara acak bagi anggota Kodim dan perwakilan Ibu Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXVI Dim 1617/Jembrana sebanyak 100 orang. Dari tes urine tersebut seluruh anggota dinyatakan negatif dari pemakai narkoba. “Kami harapkan semua anggota TNI memang benar-benar bebas dari narkoba. Karena besar pengaruhnya terhadap keluarga dan masa depan,” ujarnya. Kegiatan Sosial Di hari yang sama, anggota Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXVI Kodim 1617/Jembrana juga menggelar kerja bakti di pantai Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Kegiatan sosial berupa bersih-bersih sampah ini dalam rangka memperingati HUT ke-72 Persit tahun 2018. Kegiatan ini dihadiri Pasi Pers Kodim 1617/Jembrana Kapten Inf. Agus Muhid, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXVI Kodim 1617/Jembrana, Pengurus Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXVI Kodim 1617/ Jembrana, Ketua dan anggota Persit Bataliyon 741 /GN, Ibu-ibu Bayangkari Polres Jembrana, Persit PM Ranting 3-2 Negara, Persit Minvetcad Jembrana. Ketua Persit Candra Kirana Cabang Jembrana Sari Yuni mengatakan pihaknya melakukan pembersihan sampah organik dan non organik di sekitar areal Pantai Delod Berawah. Ia berharap kegiatan bersih-bersih ini lebih sering dilaksanakan sehingga pantainya tidak tercemar. (kmb26/kmb)

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Digagalkan, Penyelundupan 708 Gram SS di Gilimanuk BB Dititip Lewat Bus AKAP Negara (Bali Post) – Jajaran Polres Jembrana kembali menggagalkan pengiriman narkotika ke Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk. Dua kardus berisi narkoba jenis sabusabu (SS) diamankan dari bagasi bus malam, Rabu (21/3). Selain mengamankan barang bukti SS dengan total berat 708 gram atau 7,08 ons brutto, petugas juga berhasil membekuk pelaku penerima kiriman yakni Hanif Jatmiko (29) asal Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kapolres Jembrana AKBP Priyant o Priyo Hut om o, Kamis (22/3) kemarin, mengatakan pengungkapan penyelundupan SS dari Jawa ke Bali ini bermula ketika pemeriksaan kendaraan di Pos II atau pintu masuk Bali, Pelabuhan Gilimanuk. Petugas dari Polsek Kawasan Laut Gilimanuk saat melakukan pemeriksaan bus AKAP Safari Dharma Raya dengan nomor polisi AA 1551 FN jurusan YogyakartaDenpasar mendapati barang mencurigakan. Dua kardus barang yang ditaruh di dalam bagasi bus itu setelah dicek berisi 5 paket diduga SS. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi bus Maemun (58) asal Desa Ngemplak, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Dari pengakuan sopir, paket itu dikirim ke Kediri, Tabanan. Di Banyuwangi, barang haram itu dititip seseorang yang tidak dikenal. Polisi kemudian melakukan pengintaian, sekitar pukul 14.30 Wita penerima barang berhasil dibekuk di Jalan By-pass Ir. Soekarno, Kediri. Pelaku Harif Jatmiko ini merupakan residivis dan ber-

peran mengedarkan narkoba. Selain menggeledah pelaku, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti di kamar salah satu hotel yang disewanya di wilayah Sanur, Denpasar. Kapolres mengatakan modus pelaku dalam penyelundupan dengan jaringan terputus. Antara pengirim dan penerima hingga bandar tidak saling kenal. Pelaku berperan menerima barang dan memecahnya. Kemudian mengedarkan dengan cara menempel barang di sejumlah titik di wilayah Canggu, Kuta dan Renon. Pelaku mendapat perintah dari seseorang yang bernama Abah. Dari pengakuan tersangka, sebelumnya sudah dua kali menerima paket dengan upah Rp 17 juta. Namun, dalam beroperasi pelaku tidak tahu siapa pemesannya. Pelaku merupakan residivis pengedar pil koplo di wilayah hukum Polresta Denpasar empat tahun lalu. Pelaku sempat menjalani hukuman di Lapas Kerobokan selama 1,5 tahun. “Dari tes urine, pelaku juga positif. Pelaku sempat memakai sebelum ditangkap,” tandasnya. Harga jual SS per gram yakni Rp 1,3 juta, sehingga total

Bali Post/olo

AMANKAN - Jajaran Polsek Kawasan Laut Gilimanuk saat mengamankan pelaku penerima paket berisi SS di Tabanan, Rabu (21/3) siang. yang diamankan saat ini mencapai Rp 1,05 miliar. Barang bukti (BB) yang diamankan di antaranya 5 kotak plastik berisi paket SS seberat 500 gram. Selanjutnya juga ditemukan 25 paket sabu kecil bungkus hijau berat 25 gram serta 5 paket sabu bungkus plastik merah berat

25 gram. Selain itu polisi juga mengamankan 2 buah timbangan digital, 2 pipa kaca rangkaian bong, 2 paket sabu serta 2 bendel plastik klip berikut sepeda motor, 3 unit HP untuk komunikasi, ATM dan uang Rp 216.500. Barang bukti dan pelaku diamankan

di Polres Jembrana. Atas perbuatannnya pelaku diancam dengan pasal berlapis yakni Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 (2) UURI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 6 tahun. (kmb26)

Tidak Dilayani Tanda Tangan Pengurusan Tanah

Belasan Warga Yeh Sumbul Datangi Kantor DPRD Bali Post/kmb

SOSIALISASI - Pelaksanaan sosialisasi P4GN dan seratus prajurit Kodim/1617 Jembrana dites urine, Kamis (22/3) kemarin.

Ribuan Pemilih Belum Terdata

KPU Segera Koordinasi dengan Disdukcapil Negara (Bali Post) – Masih ditemukannya ribuan pemilih potensial non e-KTP dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Bali di Jembrana juga mendapat perhatian KPU Jembrana. Selaku penyelenggara pemilihan, pemilih yang belum memiliki e-KTP itu berpotensi kehilangan hak pilih dalam Pilgub. KPU berharap agar warga ini bisa melakukan rekam data sehingga masuk menjadi pemilih. Ketua KPU Jembrana I Gusti Ngurah Agus Darma Sanjaya, Kamis (22/3) kemarin, mengatakan KPU telah mengirim hasil Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang diplenokan di Jembrana pekan lalu. Dari DPS 227.722 orang pemilih, diketahui masih ada pemilih potensial non eKTP sebanyak 2.787 orang. Secara aturan, ribuan warga ini harus mendapatkan e-KTP agar dapat memilih. Darma Sanjaya didampingi tiga komisioner mengatakan dalam proses Pencocokan dan Penelitian (Coklit) oleh Petugas Pemuktakhiran Data Pemilih (PPDP) yang menjadi acuan utama adalah e-KTP. Terkait masih banyaknya pemilih potensial yang belum memiliki e-KTP ini, KPU akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Jembrana. Untuk itu, perekaman lebih cepat dan maksimal hingga mengakomodir para pemilih potensial ini. Sebelumnya, juga gencar dilakukan perekaman e-KTP terhadap para pemilih pemula di sekolah-sekolah. KPU akan menyerahkan data hasil pemutakhiran yang dilakukan, bisa ditindaklanjuti dengan perekaman data. Coklit yang dilakukan mulai 20 Januari hingga 18 Februari lalu didapati masih adanya pemilih potensial non e-KTP sebanyak 2.787 pemilih. Jumlah pemilih potensial non e-KTP tersebut tersebar di seluruh Kecamatan Jembrana. Namun pemilih potensial non e-KTP itu terdata di 288 TPS atau tepatnya 47 desa/ kelurahan dari total 51. Masyarakat bisa melakukan tanggapan terkait DPS saat ini. Selama 10 hari, dari 24 Maret hingga 2 April 2018. Selanjutnya KPU akan melakukan perbaikan DPS dari tanggapan masyarakat. (kmb26)

I Gusti Ngurah Agus Darma Sanjaya

Bali Post/olo

Negara (Bali Post) Belasan warga Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo mendatangi kantor DPRD Jembrana, Kamis (22/3) kemarin. Mereka mengadukan terkait adanya penolakan dari kantor desa ketika hendak meminta tanda tangan untuk pengurusan penyertifikatan tanah. Alasan penolakan, lantaran tanah mereka merupakan milik negara. Padahal mereka telah mengantongi bukti berupa pipil. Belasan warga yang sebagian besar dari Banjar Sumbul itu diterima anggota DPRD Jembrana I Ketut Sadwi Darmawan. Di hadapan DPRD, salah satu perwakilan warga, Ariadi, mengatakan selain menyampaikan secara langsung, warga juga telah membuat pengaduan tertulis berikut sejumlah daftar nama warga. Selain itu juga menyodorkan sejumlah bukti-bukti di antaranya pipil. “Desa tetap menolak dengan alasan tanah negara atau aset. Padahal kami punya bukti-bukti pipil dan lainnya. Dari tahun 2017 kami dijanjikan,” terangnya. Perbekel menurutnya, tidak mau menandatangani permohonan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Dengan alasan tanah-tanah yang berada di sekitar pantai itu merupakan tanah negara. Tetapi, faktanya ada beberapa warga yang juga telah memiliki sertifikat tanah dengan lokasi yang

Bali Post/olo

DATANGI – Belasan warga dari Yeh Sumbul mendatangi Kantor DPRD guna mengadu terkait pengurusan tanah di desa. berdekatan. Warga menilai tindakan perbekel ini tidak sejalan dengan program Presiden Joko Widodo terkait program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Selain masalah penolakan tanda tangan, warga juga membeberkan permasalahan PTSL yang berjalan tahun sebelumnya. Di mana warga dimintai biaya antara Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta. Dengan rincian Rp 300 ribu disetor di awal dan disusul Rp 400 ribu diakhir. Namun, faktanya ada beberapa warga peserta PTSL

yang sudah membayar tetapi belum menerima sertifikat. Kendati nilainya di bawah Rp 1 juta, namun bagi warga yang tidak mampu nilainya lumayan membebani. Inilah yang membuat masyarakat enggan mengikuti PTSL. Saat ditanya lebih lanjut, Ariadi mengatakan memang belum memiliki bukti terkait pungutan tersebut. Hanya saja, banyak warga yang mengeluhkan hal tersebut. Anggota DPRD Jembrana I Ketut Sadwi Darmawan mengaku telah menampung aspirasi warga tersebut untuk selanjutnya dilaporkan

ke pimpinan untuk tindak lanjut. Terkait permasalahan ini, Ketua Fraksi Gerindra ini mengaku akan memediasi masyarakat dengan BPN Kantor Pertanahan (KP) Jembrana bersama Perbekel Yeh Sumbul. P iha kny a jug a m em i nt a kepada masyarakat untuk tetap tenang. Agar situasi tetap kondusif. Dewan mengapresiasi tindakan warga yang menyampaikan apresiasi ke DPRD. Terpisah, Perbekel Yeh S u mbul Komang Dentra dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya bukan

menolak permohonan tanda tangan terkait SPPT itu, melainkan menunda hingga ada kepastian status tanah di sekitar pantai Yeh Sumbul itu. Agar jelas dulu apakah itu tanah negara, aset daerah atau memang milik warga. Karena itu pihaknya belum berani menandatangani. Pertimbangan lain, juga ada sejumlah petak tanah yang dimohon warga dan ada rekomendasi dari Bupati Jembrana untuk hak pakai lapangan sepak bola tahun 2008 lalu. Rekomendasi itu turun karena adanya permohonan tokoh-tokoh, komite sekolah supaya ada lapangan. Begitu juga dari pengecekan, ada warga yang memohon SPPT tanahnya sudah terjual dan punya pipil tanah sebelum terjual. Selanjutnya tanah yang terjual itu sudah bersertifikat. Semnetara tanah yang d im o ho nka n wa rg a sa a t ini dulunya banyak pohon pandan. Lantaran sekarang pandan itu sudah tidak ada, dimohonkan oleh warga. Pihaknya bukan menolak, melainkan tidak berani menandatangani sebelum ada kejelasan status tanah itu. Sementara terkait adanya dugaan pungutan PTSL, Pperbekel membantah. Tetapi dalam memfasilitasi warga PTSL ada pada pihak ketiga. Tetapi pihaknya tidak mengetahui pasti apabila pihak ketiga melakukan pungutan. (kmb26)

Waspadai Badai Marcus

Polair Imbau Nelayan Jangan Melaut Negara (Bali Post) Dampak badai Marcus di Selat Bali diperkirakan akan terjadi hingga beberapa hari ke depan. Adanya sejumlah perahu fiber nelayan di Pantai Cupel yang hancur akibat gelombang tinggi, jajaran Satuan Polair Polres Jembrana mengimbau kepada nelayan untuk mewaspadai cuaca tersebut. Sejak beberapa hari belakangan ini, Polair sejatinya sudah mensosialisasikan kepada nelayan terkait cuaca buruk di perairan Selat Bali. Tetapi dari pemantauan, masih ada beberapa nelayan yang nekat melaut kendati cuaca buruk. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo, Kamis (22/3) kemarin mengatakan pihaknya juga menginformasikan

prakiraan cuaca yang diterima dari BMKG kepada nelayan. Termasuk ketika cuaca buruk yang belakangan terjadi di Selatan Bali ini, nelayan diimbau untuk waspada. Pasalnya badai Marcus ini berdampak menimbulkan angin kencang serta gelombang tinggi di perairan. Hal tersebut dapat mengganggu aktivitas nelayan di tengah lautan. Terutama pada malam hari, cuaca buruk ini mengancam keselamatan nelayan. Dari laporan cuaca yang diterima, selama beberapa hari ke depan gelombang tinggi masih terjadi. Adanya cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan angin kencang ini cukup membahayakan nelayan. Ketinggian gelombang antara 0,75 hingga 1,5 meter.

Namun cuaca di tengah lautan bisa berubah sangat cepat. Jajaran Polair yang tersebar di sejumlah pos di pesisir Jembrana juga telah memberikan imbauan agar nelayan tidak melaut selama cuaca buruk ini masih terjadi. Tetapi diakuinya, masih ada beberapa nelayan yang tetap nekat melaut. Hal ini dipicu kebutuhan ekonomi, apalagi para nelayan sudah lama mengalami paceklik. Sebelumnya di kawasan Pantai Cupel, Kecamatan Negara, Selasa (20/3) malam sejumlah perahu fiber nelayan hancur diterjang ombak tinggi. Padahal perahu mereka hanya disandarkan di pinggir pantai, namun lantaran kerasnya gelombang, perahu dari fiber hancur hingga terbelah tiga. (kmb26)

Bali Post/olo

HANCUR – Kondisi perahu fiber milik nelayan di Cupel yang hancur diterjang ombak besar.


BALI DWIPA

Jumat Paing, 23 Maret 2018

FIGUR

11

Masih Pakai Pelat Luar

Pegawai BUMN di Bali agar Lakukan Mutasi Kendaraan

Bali Post/kmb

Denpasar (Bali Post) Pegawai BUMN yang mencari nafkah dan menetap di Bali agar tidak lagi menggunakan kendaraan bermotor berpelat luar. Termasuk juga para pengusaha nasional yang melakukan bisnis di Pulau Dewata. Pasalnya, infrastruktur yang mereka manfaatkan dalam kesehariannya berada di Bali. Sedangkan kontribusi berupa pajak kendaraan bermotor justru disetor dan dinikmati daerah lain. “Kita akan datangi pengusahapengusaha nasional yang ada di daerah, intinya kita mengajak mereka (melakukan mutasi dan balik nama kendaraan - red). Misalkan perusahaan perbankan BUMN, ternyata dia menggunakan kendaraan pelat luar. Alasannya, dikasih dari pusat. Saya harap berhentilah berpikir seperti itu. Mari kita kembali ke jalan yang benar,” ujar Kepala Badan

Pendapatan Daerah Provinsi Bali, I Made Santha di sela-sela Rapat Paripurna di DPRD Bali, Kamis (22/3) kemarin. Selama ini, lanjut Santha, potensi pendapatan yang hilang dari kendaraan bermotor pelat luar Bali cukup tinggi. Dengan metode sampling saja, didapat angka 1.800-an kendaraan dengan nilai kerugian hingga Rp 4,6 miliar pada tahun 2017. Padahal, pajak kendaraan bermotor yang dibayar nantinya juga akan dikembalikan lagi kepada masyarakat. Yakni dalam bentuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan. “Mereka kan pasti menikmati kalau jalan itu mulus, hotmix. Coba kalau rusak hotmix-nya, dia juga ikut ribut, kok jalannya jelek. Pertanyaan saya kan sederhana saja, bapak sudah bayar pajak belum sehingga jalannya jelek. Coba bayar pajak, besok saya akan bagusin jalan-

nya itu,” imbuhnya. Santha memprediksi jumlah kendaraan bermotor pelat luar Bali jauh lebih banyak dari hasil pendataan dengan metode sampling. Oleh karena itu, pemilik kendaraan berpelat luar Bali mesti digugah kesadarannya agar berpartisipasi dalam pembiayaan infrastruktur yang digunakan bersama-sama di sini. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan pendataan kembali terhadap kendaraan dari luar. Lebih-lebih yang pemiliknya menetap di Bali. Dalam Undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), kendaraan yang berada pada suatu daerah tertentu berturut-turut tiga bulan juga telah diatur wajib melakukan mutasi. “Kami juga akan melaksanakan razia gabungan terhadap semua kendaraan, razia door to door, dan segera melakukan

pemasangan stiker. Begitu kita melihat kendaraan luar Bali yang ada di Bali, kita pasangi stiker karena kita ingin melaksanakan perintah UU 22/2009,” jelasnya. Sementara itu, Ranperda tentang Pencabutan Perda No.8 Tahun 2000 tentang Pembatasan Memasukkan Kendaraan Bermotor Bekas kemarin resmi diketok palu. Salah satu alasan pencabutan adalah untuk menghindari dualisme hukum dengan Perda No.4 Tahun 2016 tentang LLAJ. Namun, ada kekhawatiran mengenai tidak adanya perda yang mengatur tentang pembatasan kendaraan dari luar Bali. “Oleh karena itu, penertiban kendaraan luar daerah yang masuk ke Bali harus dilakukan secara rutin melalui razia gabungan bersama pihak kepolisian dan memberikan stiker khusus sebagai tanda kepada kendaraan yang masuk ke Bali dan dapat

beroperasi sementara maksimal tiga bulan,” ujar Wakil Ketua Pansus Pencabutan Perda, I Ketut Jengiskan. Menurut Jengiskan, penindakan berupa denda ataupun dipaksakan untuk melakukan mutasi harus dilakukan pada kendaraan luar yang ditemukan beroperasi lebih dari tiga bulan di Bali. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, dewan segera menyiapkan regulasi baru berupa perda untuk bisa menertibkan dan memungut pajak kendaraan dari luar yang beroperasi di Bali. Perda baru ini tidak melarang masuknya kendaraan berpelat luar, namun akan mengendalikannya. “Kita akan siapkan regulasi yang baru agar kendaraan dari luar yang beroperasi di Bali bisa ditertibkan dan dipungut pajaknya,” ujar politisi PDI-P ini. (kmb32)

Harus Kompeten GURU pendidikan anak usia dini (PAUD) harus memiliki kualitas yang memadai atau kompeten. Sebab, yang mereka hadapi adalah anak-anak yang tengah memasuki masa emas perkembangan otak. “Masa depan anak generasi muda mendatang tergantung pada semangat dan keikhlasan guru PAUD dalam menularkan ilmunya,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar Wayan Sukana, Kamis (22/3) kemarin. Sukana mengatakan, kompetensi harus dipenuhi sebelum menjadi seorang guru bagi anak-anak kecil. Seorang pendidik PAUD yang profesional, hendaknya perlu juga mengetahui standar kompetensi yang harus dimiliki. ‘’Dengan begitu, tugas utama pendidik dalam membimbing, memotivasi, dan memfasilitasi kegiatan pengasuhan serta pendidikan peserta didik PAUD dapat berjalan dengan optimal,’’ katanya. Di samping sebagai pendidik yang profesional, pendidik PAUD juga memiliki fungsi adaptasi yaitu berperan dalam membantu anak melakukan penyesuaian diri dengan berbagai kondisi lingkungan serta menyesuaikan diri dengan dirinya. Selanjutnya, fungsi sosialisasi yaitu berperan dalam membantu anak agar memiliki keterampilan sosial yang berguna dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari. Fungsi pengembangan yaitu berkaitan dengan pengembangan berbagai potensi yang dimiliki anak. Fungsi bermain yaitu berkaitan dengan pemberian kesempatan pada anak untuk bermain, karena bermain adalah hak anak. Fungsi ekonomik yaitu pendidikan yang terencana untuk anak yang merupakan juga investasi jangka panjang orangtua. (kmb)

Bali Post/ist

PERDA - Ranperda Perubahan Atas Perda Nomor 3 Tahun 1992 tentang Bahasa, Aksara dan Sastra Bali, dan Ranperda Pencabutan Perda Nomor 8 Tahun 2000 tentang Pembatasan Pemasukan Kendaraan Bermotor Bekas ditetapkan menjadi perda dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama, Kamis kemarin.

Soal Bandara di Buleleng

Tim World Bank Pakai Data Sekunder 2015 Denpasar (Bali Post) -

Studi ulang akan dilakukan terkait rencana pembangunan bandara di Buleleng. Hal ini pun dikatakan telah disetujui oleh tim dari World Bank yang sebelumnya menyatakan proyek tersebut tidak layak. Terlebih setelah ditelusuri, World Bank rupanya memakai data sekunder tahun 2015 sehingga tidak menggambarkan situasi saat ini. “Mereka memakai data sekunder tahun 2015, jadi jauh sekali. Sekarang perubahan sudah terjadi seperti ini. Saya katakan, masalah airport ini kita sudah mulai memimpikannya puluhan tahun lalu karena melihat ketimpangan yang sangat mencolok. Baik dari segi kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan sebagainya,” ujar Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai mengikuti rapat paripurna di DPRD Bali, Kamis (22/3) kemarin. Sebelumnya, Pastika telah

menghadiri presentasi mengenai hasil studi dari tim World Bank di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Pihaknya menyesalkan studi tersebut dilakukan tanpa melibatkan pemerintah provinsi dan tokoh-tokoh masyarakat. Namun, hanya satu orang akademisi dari Universitas Udayana atas nama perorangan. Sekalipun sempat mengundang Dinas Perhubungan dan Bappeda Litbang Provinsi Bali, pejabat yang hadir tidak menentukan kebijakan apa pun. Mereka juga

hadir tanpa diberikan kesempatan berbicara. “Saya menganggap survei ini tidak lengkap. Apalagi ini adalah satu proyek yang sangat strategis, seharusnya melibatkan kita. Minta izin dulu, mendapat penjelasan-penjelasan dari kita dan kalau perlu melibatkan kita karena ini adalah kepentingan kita, kepentingan rakyat Bali dan nasional juga,” jelasnya. Menurut Pastika, tim World Bank hanya melihat rencana pembangunan bandara di Buleleng dari aspek bisnis. Proyek

Percobaan Penculikan Terjadi di Kedonganan

Bali Post/rah

Pelajar Naik Sepeda DALAM rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung (OKA) 2018, Satlantas Polres Badung melaksanakan kampanye keselamatan berlalu lintas. Menurut Kasatlantas Polres Badung AKP Ni Luh Putu Anne Parwisti, Kamis (22/3) kemarin, ada tujuh fokus road safety yaitu tidak melawan arus, menggunakan helm SNI, menggunakan safety belt, tidak di bawah pengaruh alkohol saat mengemudi, batas kecepatan berkendara, anak di bawah umur dilarang mengendarai kendaraan bermotor dan tidak menggunakan HP saat berkendara. “Hari ini (kemarin - red) kegiatan kampanye kami laksanakan di simpang Abianbase di Jalan Raya Kapal. Kegiatan ini kami laksanakan bekerja sama dengan Jasa Raharja dan kalangan siswa SMA yg tergabung dalam PKS (Patroli Keamanan Sekolah) Kabupaten Badung,” ujarnya. AKP Anne menambahkan, kegiatan dengan memberikan penyuluhan dengan pemasangan spanduk berisi sloganslogan, brosur dan membagikan helm kepada pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI. “Bagi anak-anak berangkat sekolah diantar orangtua tidak menggunakan helm, kami bagikan helm kepada anak. Selain itu kami memberikan reward bagi anak-anak sekolah yang naik sepeda gayung ke sekolah. Ditampilkan juga contoh korban lakalantas sebagai peringatan kepada seluruh pengendara agar hati-hati di jalan,” ujarnya. (rah)

Mangupura (Bali Post) Kasus percobaan penculikan terjadi di wilayah Kedonganan, tepatnya di bangunan kosong belakang parkir Surfer Paradise di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Jumat (16/3) lalu. Korbannya berinisial DAW (9) dan pelakunya PW (33) ditangkap di depan restoran cepat saji di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan, Senin (19/3) lalu. ‘’Kasus ini baru dilaporkan hari Senin (19/3 - red) karena korbannya masih trauma. Yang melaporkan kejadian ini adalah ayah korban berinisial DGA,’’ kata Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya, Kamis (22/3) kemarin. Dari keterangan DGA saat melapor, lanjut Kapolsek Wirajaya, pada Jumat (16/3) pukul 10.30 Wita, DGA di tempat kerja dan ditelepon oleh korban sambil menangis. Saat itu korban memberi tahu dirinya diculik oleh orang tak dikenal di TKP. Karena masih jam kerja, DGA hanya memastikan kalau anaknya sudah di rumah. Setibanya di rumahnya di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, dia melihat anaknya menangis dan ketakutan. ‘’Setelah kasus ini dilaporkan ke Polsek Kuta, tim Opsnal dipimpin Panit Buser Iptu Putu Budiartama melakukan penyelidikan ke TKP, mengumpulkan informasi dan mengecek rekaman CCTV. Ciri-ciri pelaku terlacak, termasuk keberadaannya. Akhirnya pelaku ditangkap Senin lalu,’’ ungkapnya.

syarakat, dan akademisi. Bukan 1-2 orang akademisi, tapi dari lembaga seperti LPPM Unud kan ada. Jadi, secara resmi supaya studi lebih lengkap,” imbuhnya. Pastika menambahkan, pemerintah pusat hanya tinggal memilih di antara dua perusahaan yang ada yakni PT BIBU Panji Sakti dan PT Pembari. Bandara di Buleleng kemungkinan besar tidak menggunakan dana APBN. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur jalan ke utara tidak ada artinya tanpa pembangunan airport, sehingga harus simultan. Sementara pihaknya belum tentu akan memberikan rekomendasi untuk perluasan Bandara Ngurah Rai dengan jalan mereklamasi laut. (kmb32)

Kodam Buka Kesempatan bagi Sarjana Kesehatan

Bali Post/ist

RILIS KASUS - Polsek Kuta merilis pengungkapan kasus percobaan penculikan. Hasil interogasi, pelaku mengakui bahwa dirinya yang terekam CCTV milik Surfer Paradise. Awalnya pelaku mengaku saat itu dalam perjalanan pulang ke Jimbaran, dari mencari lahan dan rumah dijual. Saat melintas di TKP, pelaku melihat korban keluar dari gang dan berdiri di pinggir jalan. Kemudian pelaku memanggilnya dan mengajak korban masuk ke bangunan kosong di TKP. Selanjutnya pelaku jongkok di hadapan korban sambil memegang pundak bocah tersebut. ‘’Pelaku lalu memasukkan tangan ke celananya. Dia berdalih mau mengambil uang

itu dikatakan tidak layak karena jumlah penumpangnya tidak cukup. Selain itu, tidak ada yang bisa dilihat di Buleleng karena pantainya berpasir hitam. Pastika menyebut penilaian tersebut tidak fair lantaran ketiadaan infrastrukturlah yang membuat keadaan seperti itu. Akibatnya, masyarakat di Bali Utara, Timur, dan Barat numplek di Bali Selatan untuk mencari penghidupan. Inilah yang kemudian menyebabkan adanya ketimpangan mencolok dari segi kehidupan sosial, ekonomi, budaya dan lainnya. “Akhirnya, mereka mengerti dan setuju datang lagi untuk melakukan studi yang lebih komprehensif melibatkan pemerintah, DPRD, tokoh-tokoh ma-

untuk korban,’’ ujarnya. Namun, korban takut dan langsung menangis. Karena takut diketahui warga, pelaku kabur naik sepeda motor ke arah Denpasar. Untuk menghilangkan jejak, pelaku menyembunyikan sepeda motornya di Jalan Tukad Batanghari, Densel. Sedangkan jaket yang dipakai saat kejadian dititip di tempat teman namanya Vita. ‘’Kami mengimbau agar para orangtua lebih waspada dan menjaga anak-anaknya dengan baik. Selain itu masyarakat juga harus peka dengan lingkungannya,’’ ujar mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. (kmb36)

Denpasar (Bali Post) Kodam IX/Udayana membuka kesempatan kepada generasi muda yang ada di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, yang memiliki latar belakang pendidikan atau sumber lulusan perguruan tinggi bidang kesehatan untuk menjadi calon Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI Tenaga Kesehatan. Hal ini disampaikan Kapendam IX/ Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean melalui siaran pers, Rabu (22/3) kemarin, di Makodam. Kapendam mengimbau kepada para generasi muda yang berminat agar mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun akademik sesuai dengan materi yang diujikan. “Manfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri. Kodam IX/Udayana hanya akan menerima calon Perwira Prajurit Karier yang lulus sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan dalam arti untuk penerimaan ini tidak ada istilah jalur belakang. Yang diterima adalah yang lulus tes administrasi, kesehatan badan, kesemaptaan jasmani, renang, postur, psikologi, mental ideologi dan pantukhir sesuai kriteria yang sudah ditetapkan,” ujarnya. Persyaratan umum untuk menjadi calon Perwira Prajurit Karier Tenaga Kesehatan yaitu WNI, pria/wanita bukan prajurit TNI, polisi ataupun PNS, berijazah serendah-rendahnya D-3 sesuai kebutuhan angkatan, memiliki IPK untuk jurusan/program studi selain kedokteran umum dan kedokteran gigi, terakreditasi A.

Bali Post/rah

Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean

Sementara untuk persyaratan lainnya adalah berumur setinggitingginya 26 tahun bagi yang berijazah D-3, 30 tahun bagi yang berijazah S-1/D-4 dan 32 tahun bagi yang berijazah S-1 profesi, pada saat pembukaan pendidikan pertama, memiliki tinggi badan minimal 163 cm untuk pria dan 157 cm bagi wanita dengan berat badan seimbang serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI, sehat jasmani rohani dan bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi Perwira TNI. “Pendaftaran dimulai pada tanggal 9 Februari sampai dengan 21 April 2018 dengan cara online di http://rekrutmen-tni.mil.id. Informasi lengkap dapat diperoleh di Kantor Ajendam IX/Udayana di Denpasar, Ajenrem 162/WB di Mataram dan Ajenrem 161/WS di Kupang,” ungkapnya. (kmb36)


KLUNGKUNG

12

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Dugaan Kasus Penyimpangan APBDes

Kejari Tetapkan Perbekel Satra Jadi Tersangka

Semarapura (Bali Post) Kasus dugaan penyimpangan penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Satra, Kecamatan Klungkung tahun 2015 memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung menetapkan Perbekel Satra Ni Made Ratnadi sebagai tersangka. Pemeriksaannya berlangsung Kamis (22/3) kemarin.

Bali Post/ist

BANSOS - Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia, Setda Kabupaten Klungkung Ni Wayan Ringin meluncurkan Bansos Rastra yang disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Klungkung, Kamis (22/3) kemarin.

Bansos Rastra Mulai Disalurkan, Sasar 8.560 KPM

BANTUAN sosial beras sejahtera di Kabupaten Klungkung mulai disalurkan. Peluncurannya dilaksanakan di depan Kantor Bupati, Kamis (22/3) kemarin. Beras yang mencapai 85,6 ton itu ditujukan terhadap ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tesebar di empat kecamatan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana menyampaikan setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras dengan kualitas medium dari pemerintah tanpa biaya tebus alias gratis. “Berbeda dengan tahun sebelumnya, setiap KPM menerima jatah rastra 15 kilo dengan biaya tebus Rp 1.600 per kilo,” ujar. Sebagai konsekuensi dari peluncurannya, diperlukan upaya serta tindakan dalam penyaluran dan integrasi program bansos rastra menuju program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Di Kabupaten Klungkung, kata Anom Adnyana pen-

erima program ini berdasarkan data dari Kementerian Sosial RI sebanyak 8.560 KPM yang tersebar di empat kecamatan, yakni Klungkung 1.583 KPM, Kecamatan Dawan 1.112 KPM, Kecamatan Banjarangkan 1.273 KPM dan Kecamatan Nusa Penida sebanyak 4.592 KPM. “Ke depan para penerima bantuan ini akan dibuatkan kartu sebagai identitas penerima bansos rastra,” sebutnya. Pejabat asal Desa Kamasan, Klungkung ini memperkirakan masih ada warga kurang mampu belum masuk pada data tersebut. Oleh sebab itu, pemerintah desa dan dusun diminta melakukan penyisiran. Secepatnya data harus disetorkan ke pemkab. “Kami sudah minta biar didata lagi. Ini nanti akan disampaikan ke pusat. Tentu warga yang layak menerima harus berdasarkan musyawarah desa atau kelurahan,” tegasnya. Kepala Bidang Pengadaan dan Operasional Pelayanan

Publik Perum Bulog Divisi Regional Bali I Made Agustama mengungkapkan beras tersebut untuk jatah setiap bulan. Pendistribusiannya diterbitkan melalui Surat Perintah Penyaluran (SPP) dari Kementerian Sosial yang diteruskan ke Perum Bulog Wilayah Bali untuk disalurkan. “Untuk Klungkung alokasi Bansos Rastra sebanyak 85,6 ton setiap bulan,” ujarnya. Sementara itu, Pjs. Bupati Klungkung I Wayan Sugiada diwakili Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia, Setda Kabupaten Klungkung Ni Wayan Ringin menyampaikan penyaluran beras ini sangat penting untuk membantu kesejahteraan masyarakat, dalam rangka pemenuhan sebagian kebutuhan pangan keluarga yang tergolong ekonomi rendah/miskin. “Semoga penyaluran bansos rastra ini mampu terlaksana secara maksimal, sesuai tujuan yang diharapkan,” harapnya. (ad966)

SOLUSI Topik : pemerataan pelayanan kesehatan

Sediakan Ambulans di Tiap Desa

MASYARAKAT Kabupaten Klungkung masih banyak yang tinggal jauh dari tempat layanan kesehatan. Hal ini berpotensi memperlambat untuk mendapat pemeriksaan jika sakit. Akan menjadi beban untuk masyarakat, terutama usia lanjut maupun penyandang disabilitas. Apakah yang ditawarkan pasangan calon yang bertarung dalam Pilkada dalam menangani ini? Cabup nomor urut 1, Tjokorda Bagus Oka, mengungkapkan menangani hal itu, setiap desa akan digelontor ambulans. Ini akan mampu mempercepat menuju tempat pelayanan kesehatan. Juga penting untuk

penanganan saat kondisi mendesak. “Kita sudah sepakat, setiap desa akan adakan ambulans siaga setiap desa,” ungkapnya, Kamis (22/3) kemarin. Pemerataan layanan kesehatan tak hanya dilakukan dengan mmeperhatikan akses dalam pemeriksaan. Namun juga dari sisi jaminannya. Ia menilai, saat ini masyarakat hanya mengandalkan BPJS Kesehatan. Dipandang belum berjalan secara optimal. Masyarakat masih harus menjalani sejumlah proses sebelum mendapat penanganan. Ini nantinya akan dievaluasi. Bersama paket Koster-Ace, sepakat untuk mengembalikan layaknya pola Jaminan Kesehatan Bali Mandara. “Dulu masyarakat kurang mampu pakai ini (JKBM) tanpa harus bayar setiap bulan. Begitu sakit langsung bisa terakses. Tidak isi lagi harus ada rujukan dari puskesmas,” sebutnya. Peningkatan kualitas tempat pelayanan juga akan terus digenjot. Demikian pula Sumber Daya Manusia yang bertugas di dalamnya. “Perbaikan mendasar harus kita lakukan. Termasuk pelayanan di puskesmas. Kita juga siapkan angkutan khusus untuk membawa pasien dari Nusa Penida ke RSUD,” tandasnya. (sos)

Terapkan ”Home Care”

CABUP nomor urut 2, I Nyoman Suwirta, menawarkan program berbeda. Pemerataan pelayanan kesehatan akan dilakukan dengan menerapkan sistem home care. Tenaga medis akan langsung mendatangi masyarakat yang kesulitan menjangkau tempat pelayanan. “Saat bedah desa, banyak kasus ditemukan. Ada penyandang disabilitas atau lansia sakit tidak bisa cepat ke puskesmas karena ditinggal kerja oleh keluarganya. Ini perlu peran aktif tenaga medis untuk datang menangani,” jelasnya. Memaksimalkan program itu, ia nantinya tak hanya mendorong peran puskesmas utama. Namun juga pembantu. Ini akan ditambah tenaga medis yang direkrut dengan sistem kontrak. “Puskesmas pembantu juga akan dioptimalkan dengan menambah tenaga kesehatan. Ini akan mempercepat layanan karena bisa memiliki peran serupa dengan puskesmas,” sebutnya. Langkah itu juga untuk mengimbangi program Universal Health Coverage yang di-launching pada akhir 2017. Dalam hal

ini, masyarakat yang belum tercover Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat ditangggung pemkab dengan fasilitas kelas III. “Dengan home care, program ini juga bisa berjalan semakin maksimal,” sebutnya. Khusus untuk transportasi pasien dari Nusa Penida ke Klungkung daratan maupun sebaliknya, ia akan menyiapkan ambulans laut yang bisa dipakai sewaktu-waktu. (sos)

Kajari Klungkung Syiful Alam melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Meyer Volmar Simanjuntak menyampaikan penetapan tersebut dilakukan pekan lalu setelah pemeriksaan sekitar 30 saksi. Ini juga diperkuat dengan adanya bukti kerugian negara hasil penghitungan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebesar Rp 94.344.000 maupun bukti pembelian barang untuk pembangunan. “Kita sudah tetapkan tersangka satu orang yakni Perbekel Satra. Kebetulan hari ini (kemarin - red) jadwal pemeriksaannya sebagai tersangka. Yang memeriksa anggota tim penyidik,” jelasnya saat ditemui langsung di ruang kerjanya. Soal penahanan, katanya, belum dilakukan karena berita acara pemeriksaan tengah diteliti, di samping tidak adanya kemungkinan yang bersang-

kutan melarikan diri. “Arah ke penahanan belum ada. BAP tersangka dilihat dulu. Klop apa tidak. Terus menunggu apakah dia mau mengembalikan kerugian atau tidak. Kan gitu,” sebutnya. Dugaan penyimpangan penggunaan APBDes itu berupa mark-up harga barang. Beberapa di antaranya dalam finishing balai desa dan operasional kantor. “Pada intinya ada kegiatan yang di-mark-up. Ada kegiatan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, bisa dibilang fiktif. Kalau saya sebutkan satu-satu, kelihatannya kecil-kecil, ada sejuta, dua juta, sejuta. Tapi setelah diakumulasi, jumlahnya Rp 94 juta,” bebernya. “Untuk detail belum bisa saya sampaikan. Yang jelas tersangkanya sudah ada. Kerugiannya sejumlah itu. Untuk selebihnya, lihat

perkembangannya nantilah,” ucap pria yang sudah setahun bertugas di bumi serombotan ini. Disampaikan lebih lanjut, pembangunan tersebut dilakukan melalui panitia. Namun lantaran tidak mengerti tupoksinya, seluruh proses berada di bawah kendali tersangka. Pihaknya juga menegaskan belum ada indikasi penambahan tersangka. “Keterangan saksi, lebih mengarah pada perbekel ini,” terangnya. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 2 dan 3 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Terkait pemeriksaan tersangka, berdasarkan informasi yang dihimpun, mulai sejak pukul 10.30 Wita ia diperiksa secara “tersembunyi”. Kuasa hukum tersangka, I Wayan Suniata, saat dikonfirmasi mengatakan pemeriksaan itu berlangsung hingga pukul 14.30 Wita. Pertanyaan yang diutarakan penyidik masih sama saat menjadi saksi. Hanya penekanananya kar-

Bali Post/sos

Meyer Volmar Simanjuntak ena ada hasil penghitungan kerugian oleh BPKP. “Pertanyaannya ada sekitar tiga puluh,” jelasnya. Pemeriksaan lanjutan belum diketahui kapan jadwalnya. Pihaknya masih menunggu kabar dari kejaksanaan. Terkait kondisi kliennya, dinyatakan masih sehat. Hanya menunjukkan belum percaya sebagai tersangka. “Untuk rencana pengembalian kerugian negara, masih dalam proses karena beliau baru tadi tahu,” tandasnya. (kmb45)

Melirik Kehidupan Belasan Warga di Desa Kusamba

”Bernapas” dari Tangga ”Boat”, Mendulang Jutaan Rupiah AKTIVITAS penyeberangan dari Pelabuhan Tribhuana, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan menuju kepulauan Nusa Penida, Klungkung cukup sibuk. Hal ini menjadi tempat mengais rezeki sejumlah warga dengan menawarkan jasa sewa tangga naik ke boat. Ketika itu, suasana pagi di pelabuhan ini nampak berbeda dari hari biasa. Dipadati banyak penumpang. Sembari menunggu kedatangan boat, banyak yang memilih duduk di pantai dengan pasir hitam. Memandangi langit di ufuk timur, diwarnai sinar matahari yang baru terbit. Nampak sangat indah berpadu dengan kumpulan awan yang tebal. Di beberapa sudut, juga terlihat penumpang yang sekadar berbagi cerita santai. Sesekali diselingi tawa. Seolah menunjukkan rasa senang kembali ke kampung halaman, Nusa Penida. Berkumpul bersama keluarga yang keseharian ditinggal merantau. Tak berselang lama, boat warna putih datang. Lajunya kencang seakan membelah lautan yang berwarna biru dan tenang. Kian melambat saat mendekati pesisir. Itu pun langsung disambut rasa senang. Pen-

Bali Post/sos

NAIK BOAT - Sejumlah penumpang naik ke boat yang berlabuh di Tribhuana, Desa Kusamba. Belasan warga setempat menyediakan jasa sewa tangga. Pendapatannya setiap bulan mencapai jutaan rupiah. umpang bergegas mengambil barang-barang, bersiap untuk naik. Belasan orang laki-laki dengan mengenakan baju biru, lengan panjang yang sedang duduk, dengan kaki berbalut pasir juga langsung bangun. Tanpa komando, mereka mengangkat tangga untuk menuju ke boat. Berbaur dengan ombak “jinak”. Tak perduli pakaiannya basah. Tangga itu ditahan kuat, supaya tak ambruk saat diinjak penumpang. Saat boat sudah penuh, tangga dengan panjang sekitar empat meter itu kembali dipingggirkan.

Di sela kesibukannya itu, Wayan turun bercerita. Menjadi tukang angkut tangga telah menjadi profesi tetapnya. Sudah 4,5 tahun lamanya. Selama itu, hasil yang didapatkan cukup menjanjikan. Sebab setiap penumpang dikenakan Rp 5 ribu. Pekerjaan ini dilakoni bersama 13 temannya yang masih satu desa. “Upah dapat setiap sepuluh hari. Kalau hari biasa, bisa dapat Rp 800 per orang,” tuturnya, belum lama ini. Saat hari raya tiba, seperti Galungan, Kuningan maupun Nyepi, penumpang yang menyeberang ke

kepulauan the blue paradise island itu meningkat beberapa kali lipat. Ini menjadi angin segar untuknya. Upah yang didapatkan semakin besar. Bisa tembus Rp 2,4 juta per sepuluh hari. “Ya bisa dipakai untuk memenuhi keluarga. Upahnya besar kan tidak rutin,” katanya. Sebelum menekuni ini, ia bekerja sebagai tukang angkut barang ke perahu. Usia yang semakin tua, membuatnya tak kuat lagi. Upah yang didapat juga tidak menentu. “Kalau ngangkut pasir, sekali bisa tiga karung. Cukup berat. Kalau kerja yang sekarang, bisa lebih ringan,” ucap laki-laki paruh baya ini. Dewa Nyoman Suyasa mengatakan pekerjaannya ini dilakoni setiap hari. Mulai dari pukul 07.00 Wita sampai 11.00 wita. Setelah itu istirahat sejenak, dan kembali pukul 13.00 Wita sampai 16.00 Wita. “Dapat waktu istirahat kerja seperti ini,” ucapnya. Diceritakan, warga yang menekuni pekerjaan ini tak seluruhnya sempat menjadi buruh angkut barang. Namun juga nelayan. “Sebelumnya ada menekuni beberapa pekerjaan. Karena hasilnya tak menentu, beralih ke sini,” tandasnya. (sos)


Jumat Paing, 23 Maret 2018

EKONOMI

13

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik hingga 2019

Jakarta (Bali Post) – Masyarakat tidak perlu khawatir pengeluaran rumah tangganya akan bertambah akibat kenaikan tarif listrik. Setidak-tidaknya sampai dengan tahun 2019, dipastikan tarif listrik akan tetap. ‘’Tarif listrik atau harga jual listrik tidak akan diubah sampai 2019,’’ kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Kamis (22/3) kemarin. Jonan menegaskan bahwa Tarif Dasar Listrik (TDL) atau harga jual listrik sampai ke masyarakat tidak mengalami perubahan sampai pada 2019. Kepastian tidak ada kenaikan tarif dijelaskannya sesuai dengan strategi penetapan harga batu bara domestik untuk operasional ketenagalistrikan yang sudah ditetapkan, yaitu 70 dolar AS per ton. Kalaupun ada harga terendah maka nilai tersebut yang digunakan. Kedua, ia mengingatkan kembali agar masyarakat atau pelanggan listrik tetap diutamakan dan harus mampu membeli listrik itu sendiri. ‘’Percuma kalau daerahnya terlistriki dan dilewati aliran listrik tetapi tidak mampu membeli listrik, semuanya harus berprinsip keadilan sosial,’’ ucapnya. Jonan pada kesempatan yang sama menyosialisasikan tentang hasil Pengesahan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) Tahun 2018 sampai dengan 2027 yang memuat sejumlah perubahan. Menurut Jonan, perubahan terhadap RUPTL 2017-2026 perlu dilakukan mengingat realisasi indikator makro ekonomi tahun 2017 lebih rendah dari target dan berdampak pada pertumbuhan penjualan tenaga listrik PLN. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian kembali jadwal operasi pembangkit baru yang dituangkan dalam RUPTL 2018-2027. ‘’Semuanya berdasarkan atas prediksi pertum-

buhan ketenagalistrikan dan pertumbuhan perekonomian sekitar 10 tahun ke depan, maka semua disesuaikan,’’ tutur Jonan. Sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yaitu menyediakan listrik yang cukup, merata, dan dengan harga yang terjangkau, Jonan meminta PLN untuk memperhatikan beberapa hal sebagai pertimbangan penetapan RUPTL, di antaranya adalah tidak ada kenaikan Tarif Tenaga Listrik (TTL). Selain itu, pembangunan jaringan transmisi di Indonesia Timur sampai dengan tahun 2027 disesuaikan dengan kebutuhan listrik masyarakat. RUPTL juga diharapkan dapat fokus pada Program Listrik Perdesaan dengan target Rasio Elektrifikasi lebih dari 99 persen dan dapat melistriki 2.510 desa belum berlistrik hingga akhir tahun 2019. Adapun penambahan kapasitas per jenis energi primer memperhatikan ketentuan dalam Kepmen ESDM tentang RUPTL ini, yaitu tidak ada penambahan PLTU Batu bara di Jawa kecuali yang sudah PPA dan pembangunan PLTU Batu bara di Sumatera dan Kalimantan melalui PLTU mulut tambang. Sementara pembangunan PLTG kecil di luar Jawa boleh memakai Liquified Natural Gas (LNG) dengan fasilitas platform based. Untuk luar Jawa, rencana PLTU skala kecil diganti dengan pembangkit berbahan bakar gas agar lebih efisien. (ant)

TIDAK NAIK - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyampaikan pemaparan di kantor Pusat PT PLN (Persero) Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Jonan memastikan tarif listrik tidak naik hingga 2019.

BI Targetkan Tahun 2021 Semua Kartu ATM Pakai ’’Chip’’ Bali Post/ant

TERTEKAN — Seorang petugas di penukaran mata uang asing menghitung lembaran dolar AS. Rupiah, Kamis (22/3) kembali tertekan pascakenaikan suku bunga di Amerika Serikat.

AS Naikkan Suku Bunga

Rupiah Melemah 45 Poin Jakarta(Bali Post) – Kepastian naiknya suku bunga di Amerika Serikat pascapertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) menekan nilai tukar rupiah. Namun kondisi tak menentu akibat perang dagang yang dilancarkan Presiden Donald Trump memberi dampak kenaikan nilai tukar dolar AS sedikit tertahan. Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (22/3) sore, bergerak melemah sebesar 45 poin menjadi 13.753 dibanding posisi sebelumnya 13.708 per dolar AS. ‘’Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung masih bergerak dalam area negatif, namun relatif terbatas mengingat ada penjagaan dari Bank Indonesia,’’ ujar analis Valbury Asia Futures Lukman Leong di Jakarta, Kamis kemarin. Ia mengemukakan bahwa sebagian pelaku pasar uang cenderung menahan diri untuk masuk ke negara berkembang mengingat imbal hasil yang ditawarkan Amerika Serikat meningkat pascapertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang memutuskan untuk menaikkan suku bunganya (Fed Fund Rate/ FFR) sebesar 25 basis poin menjadi 1,75 persen. Namun, ia mengatakan bahwa pergerakan dolar AS juga masih dibayangi oleh kekhawatiran perang dagang akibat kebijakan Presiden AS Donald Trump terkait tarif baru terhadap barang dari Tiongkok. ‘’Kebijakan proteksionis yang diterapkan Amerika Serikat dapat menahan laju ekonominya, kondisi itu turut menyebabkan dolar AS tertahan apresiasinya,’’ katanya. Dari dalam negeri, lanjutnya, fundamental ekonomi Indonesia relatif masih kondusif, dengan demikian potensi pembalikan arah mata uang rupiah ke area positif masih cukup terbuka. Global Head of Currency Strategy and Market Research FXTM Jameel Ahmad menambahkan, rupiah tetap stabil terhadap dolar AS, meskipun The Fed menaikkan suku bunganya. Hal itu karena pelaku pasar sudah melakukan price in terhadap kebijakan itu. Di sisi lain, lanjutnya, kepercayaan terhadap dolar AS juga cenderung menurun ketika The Fed memberi sinyal untuk tidak menaikkan suku bunga AS sebanyak empat kali pada tahun ini. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis (22/3) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.737 dibandingkan posisi sebelumnya 13.759 per dolar AS. (ant)

Denpasar (Bali Post) Langkah jangka panjang mengatasi tindakan pencurian data nasabah (skimming) adalah penggantian kartu debit dari dari pita magnet (magnetic stripe) ke chip. Saat ini proses penggantian ini sedang berlangsung. Bank Indonesia menargetkan 1 Januari tahun 2019, sekitar 30 persen kartu ATM di seluruh Indonesia sudah harus menggunakan chip. Jumlah itu meningkat lagi menjadi 50 persen pada 1 Januari 2020, dan 80 persen pada tahun 2021. Sehingga pada 1 Januari tahun 2022, seluruh kartu ATM di Indonesia sudah memakai teknologi chip. ‘’Proses migrasi saat ini sudah jalan. Sebagian bank sudah jalan, sebagian belum,’’ demikian disampaikan Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali Causa Iman

Karana, Kamis (22/3) kemarin. Teknologi chip lebih mahal dibandingkan magnetic stripe. Maka dari itu BI tidak mengharuskan bank seketika mengganti kartu ATM ke chip, namun bertahap dalam beberapa tahun. ‘’Kita minta pakai chip tapi mahal, tapi nyatanya seperti ini,’’ ujarnya. Terkait perbandingan harga teknologi chip dengan magnetic stripe, ia mengaku belum tahu persis. Meskipun kasus skimming tidak terjadi di Bali, namun tahun sebelumnya, ATM di Bali pernah mengalami skimming, yaitu di Tabanan. Terkait dugaan bank nasional rentan menjadi sasaran skimming, ia menampiknya. Karena, menurutnya, bank besar dan bank nasional memiliki jaringan yang luas, tersebar di mana-mana. ‘’Kalau berbicara rentan, presentasenya kecil, satu

berbanding jutaan ATM,’’ tandasnya. Menurutnya, skimming adalah tindakan kriminal yang bisa terjadi kapan dan di mana saja. Maka dari itu perlu selalu ada audit IT dan patroli ATM. ‘’Kenapa bank besar yang banyak di-skimming, karena jumlahnya banyak. Semakin teknologi canggih, kejahatan juga semakin berkembang,’’ pungkasnya. Hingga saat ini ia belum mendapat laporan resmi terkait ATM yang di-skimming di Bali. Tips Aman Vice President BCA Bali Nusra Wirya Setiawan memberikan sejumlah langkah agar terhindar dari skimming. Langkah-langkah bertransaksi secara aman yaitu, pilih lokasi ATM yang aman, pastikan terdapat CCTV di ruang ATM. Sebelum bertransaksi,

cek card reader. Card reader yang asli memiliki desain cekung. Perhatikan card reader dalam kondisi baik tidak terdapat gores, longgar atau bengkok. Perhatikan PIN pad tidak dalam keadaan rusak/bengkok. Saat memasukkan PIN, nasabah diminta tutup dengan menggunakan tangan agar PIN yang dimasukkan tidak bias diketahui orang lain. Setelah bertransaksi, bukti transaksi disimpan atau dimusnahkan. Mengganti PIN secara berkala dengan kombinasi nomor yang tidak mudah diketahui perlu dilakukan. Nasabah jangan memberikan PIN kepada pihak lain. Bila perlu datang ke kantor bank terdekat untuk mengganti kartu magnetic strip menjadi kartu chip. melaporlah ke bank apabila terdapat ATM maupun oknum yang mencurigakan. (kmb42)

Barang Donasi dari Luar Negeri Bebas Bea Cukai Denpasar (Bali Post) Sesuai peraturan menteri, barang donasi, sumbangan, hibah dari luar negeri tidak dikenakan bea cukai dan pajak. Namun, untuk mengeluarkan barang tersebut dari bea cukai ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi, salah satunya surat rekomendasi. Informasi ini belum banyak diketahui public, sehingga kesan yang muncul bea cukai mempersulit masuknya barang yang sebenarnya bukan untuk komersial tersebut. Kepala Seksi Diseminasi dan Layanan Informasi Bandara I Gusti Ngurah Rai, Teddy Triatmojo, mengatakan barang donasi, hibah atau sumbangan untuk beberapa kepentingan seperti ibadah, sosial, amal tidak dikenakan bea masuk. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan No. 70 Tahun 2012. Namun banyak pihak belum mengetahui peraturan tersebut dan terkesan susah untuk mengeluarkan barang donasi dari bea cukai. ‘’Ada banyak pertanyaan, akhirnya mereka mengundang kami dari bea cukai untuk memberikan penjelasan tentang bagaimana

cara melakukan impor untuk donasi,’’ ungkapnya saat diseminasi terkait tata cara menerima barang sumbangan/donasi dari luar negeri, Kamis (22/3) kemarin. Acara diseminasi tersebut adat inisiasi Kedutaan Besar Australia di Jakarta dan Konjen Australia di Bali. Pada dasarnya, impor donasi dengan impor lainnya sama. Namun yang membedakan adalah persyaratan berupa dokumennya dilengkapi. Yaitu badan atau yayasan tersebut legal, dibuktikan dengan bukti akta notaris dan memang disebutkan bergerak di bidang sosial. Selain itu tujuan dari impor juga memang bukan untuk profit atau keuntungan. Maka yayasan atau lembaga tersebut bisa mengajukan permohonan pembebasan bea masuk cukai dan pajaknya. Selain itu, yang bersangkutan juga harus melengkapi surat rekomendasi dari lembaga yang terkait dengan barang yang diimpor. Misalnya sumbangan alat kesehatan, maka surat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan. Sebelum mengajukan surat rekomendasi, yang bersangkutan harus tahu barang yang akan diimpor

BEBAS CUKAI - Konsulat Jenderal Australia Dr. Helena Studdert dalam acara diseminasi tata cara menerima barang sumbangan/donasi dari luar negeri.

secara detail, baik harga, nilai, merek, tujuannya untuk apa. Hal itu penting untuk bisa menentukan kategori barang donasi impor tersebut. Diakui, Bea Cukai Ngurah Rai menerima beberapa barang impor untuk donasi. Namun, tertahan karena yang bersangkutan bingung cara untuk mengeluarkan barang donasi tersebut. ‘’Merek bingung barang belum boleh keluar karena butuh rekomendasi dan bayar biaya masuk. Ini barang donasi kok bayar lagi? Kok pakai rekomendasi lagi. Karena

ketidaktahuan makanya mesti mengalami situasi seperti itu. Setelah pengurusan selesai baru barangnya bisa keluar, rata-rata mereka kaget saja sih,’’ tuturnya. Namun kasus tersebut terjadi biasanya karena organisasi tersebut baru sekali menerima donasi dari luar negeri. Konsulat Jenderal Australia Dr. Helena Studdert mengatakan, di Bali ada 5 hingga 6 NGO (non government organizations) orang Australia. Dalam NGO tersebut juga banyak orang Australia yang bergabung di

dalamnya. ‘’Saya tahu ada 20 orang yang jadi sukarelawan dalam Australia Program yang kita kerjakan. Jadi kita punya banyak orang yang datang ke sini,’’ ujarnya. NGO tersebut mencoba membawa buku, mainan yang ingin didonasikan. Pada kesempatan itu juga diluncurkan Smartvolunteering sebuah kampanye pemerintah Australia yang mendorong warganya menjadi sukarelawan yang terinformasi dengan baik, relawan yang aman bagi anak-anak dan sukarelawan yang siap. (kmb42)


BULELENG

14

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Serangkaian HUT ke-414 Kota Singaraja

Sepuluh Sekaa Ikuti Lomba Reong

Singaraja (Bali Post) – Buleleng menunjukkan identitasnya sebagai daerah lahirnya gong kebyar. Mengenang kejayaan itu sekaligus menggairahkan seni menabuh, pemerintah daerah menggelar lomba reong 2018. Lomba yang bersamaan dengan peringatan ke-414 tahun Kota Singaraja itu diikuti oleh 10 sekaa di Bali Utara. Sekaa itu yakni Sanggar Dwi Mekar Banyuning, Komunitas Denbukit, Sekaa Gong Kebyar Eka Wakya Banjar Paketan, Komunitas Gerimutan, Taru Petak Desa Kayuputih, Banda Sawitra Desa Kedis, Komunitas Seni Bala Anindha Desa Munduk, Sanggar Swara Mustika Banyuning, Sanggar Wahyu Smara Canthi dan Sekaa Gong Giri. Ke-10 sekaa telah siap menunjukkan keterampilan dalam menabuh reong pada 28 Maret 2018 ini. Setiap sekaa terdiri atas empat orang peserta. Seluruh peserta ini mengikuti pertemuan teknis di Museum Buleleng, Kamis (22/3) kemarin. Ketua Panitia Lomba I Made Pasca Wirsutha mengatakan, dalam pertemuan teknis peserta menyepakati kriteria penilaian lomba. Salah satu kriteria lomba yang cukup sulit berupa tanpa adanya melodi dan hanya mengandalkan insting peserta. Selain itu, juga disepakati bahwa mengurangi unsur subjektivitas, panitia mendatangkan tiga orang juri dari luar Buleleng. ‘’Peserta ada dari sanggar, sekaa maupun komunitas. Sedangkan dewan juri akan didatangkan dari luar Buleleng untuk mengurangi unsur subjektivitas penilaian,’’ katanya. Di sisi lain, Wirsutha mengatakan, lomba ini untuk menggali bakat generasi muda menabuh reong. Selain itu, lomba juga menggali dan melestarikan seni tabuh yang belakangan mulai terpinggirkan. Apalagi, tabuh reong di Buleleng memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan tabuh reong daerah lain. ‘’Reong Buleleng beda dengan reong Bali Selatan. Kalau tabuh reong di daerah kita, seperti orang bernyanyi yang menggunakan irama. Sehingga lewat lomba ini kita ingin mengenalkan kekhasan itu kepada generasi muda, sehingga warisan kesenian dari pendahulu kita tetap lestari dan dicintai generasi muda sekarang,’’ jelasnya. (kmb38)

Ancam Penghuni Kos, Diamankan Polisi

Singaraja (Bali Post) – Hartati Nurmalia (38) yang tinggal di rumah kos Jalan Toya Anakan, Desa Baktiseraga, melaporkan tindak pidana pengancaman yang diduga dilakukan oleh Komang SW (37), warga Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Hartati merasa keselamatannya terancam setelah SW mengancam dengan mengacungkan sebilah senjata tajam (sajam) jenis parang. Informasi yang dikumpulkan di lapangan menyebutkan, peristiwa ini berawal ketika SW menemui Hartati ke rumah kosnya pada Rabu (21/3) lalu, sekitar pukul 01.00 dini hari. Dia menggedor pintu kamar kos dan meminta agar Hartati menunjukkan KTP. Aksi tersebut kemudian diketahui oleh penghuni kos yang lain. Penghuni kos itu merasa terganggu karena SW mengecek KTP malam hari. Apalagi, SW bukan sebagai aparat desa. Mengetahui warga penghuni kos itu keberatan dengan aksinya, SW meninggalkan rumah kos itu. Pagi harinya, SW dengan mengendari sepeda motor kembali datang ke rumah kos Hartati. Kali ini, dia menggeber gas sepeda motornya dengan keras. Kerasnya suara mesin sepeda motor itu membuat seorang penghuni kos pingsan. Setelah aksi itu, SW meninggalkan rumah kos tersebut. Aksi SW tidak berhenti sampai di situ. Ketika petang hari, dia kembali datang ke sana. Kali ini, SW mengacungkan sebilah parang. Mendapat ancaman itu, Hartati merasa ketakutan sampai jatuh pingsan. Setelah beraksi, SW meninggalkan lokasi kejadian. Setelah sadar, Hartati melaporkan kejadian itu ke polisi. Tidak berselang lama, polisi mengamankan SW bersama barang bukti berupa parang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Kota Singaraja Kompol A.A. Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Kamis (22/3) kemarin, membenarkan pihaknya telah mengamankan SW. Kompol Wiranata mengatakan, dari penyelidikan awal pihaknya belum bisa memastikan motif pengancaman dan mengecek KTP warga penghuni kos tersebut. Meski demikian, aksi SW diduga menimbulkan ancaman atas keselamatan warga penghuni kos. Apalagi, yang bersangkutan tidak tercatat sebagai aparat pemerintahan desa setempat yang meminta KTP pada malam hari. Akibat perbuatannya, SW dijerat dengan UU Darurat No. 12 Tahun 1951 karena membawa sajam di tempat bukan peruntukannya. “Kita masih mendalami apakah pelaku saat melakukan pengancaman dalam pengaruh alkohol atau tidak. Yang jelas, keterangan sementara dia itu bukan aparat pemerintahan desa, tapi malah mengecek KTP warga yang kos di sana dan itu kita belum ketahui maksudnya,” jelasnya. (kmb38)

Telepon Penting BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt Polsek Busungbiu Polsek Gerokgak KP3 Celukan Bawang

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450 92126 92999 92842

Bali Post/kmb38

SERTIFIKAT HALAL – Produk IKM Buleleng sebagian besar belum dilengkapi sertifikat halal. Pemerintah daerah memfasilitasi setiap pelaku IKM agar mendapat sertifikat tersebut.

Produk IKM Terganjal Sertifikat Halal

Singaraja (Bali Post) – Pemasaran berbagai produk industri kecil menengah (IKM) di Buleleng dihadapkan dengan kendala serius. Sebagian besar produk IKM dari Bali Utara utamanya olahan pangan, belum mendapatkan sertifikat halal. Akibatnya, produk IKM di daerah ini belum mampu bersaing di pasar luar daerah. Demikian terungkap saat puncak perayaan HUT ke-37 Dewan Kerajinan Nasional (Dikranas) di gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja Kamis (22/3) kemarin. Puncak HUT tahun ini dihadiri Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS), Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Wakil Ketua DPRD Ketut Wirsana, Sekda Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. dan Ketua Dekranas Buleleng Ny. Aries Suradnyana. Ketua panitia HUT Dekranas yang juga Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Ketut Suparto, M.MA. mengatakan, sertifikat halal ini

menjadi masalah sejak lama dan sampai sekarang belum bisa dituntaskan. Atas kondisi ini, sebagian besar produk IKM Buleleng terutama kuliner belum dilengkapi dengan sertifikat halal. Pemerintah daerah bersama instansi terkait telah memfasilitasi pelaku IKM agar mendapat sertifikat halal, tetapi belum juga memberi hasil positif. Kesulitan mendapat sertifikat ini karena pelaku IKM daerah belum memerhatikan tingkat higienis sebuah produk utamanya pangan. Di samping itu, dalam proses pengolahannya, pengusaha belum menerapkan sistem

gatakan, kepastian semua warga kurang mampu mendapat pertanggungan JKN-KIS ini karena kebijakan pemerintah pusat lewat Instruksi Presiden (Inpres) No. 8 Tahun 2017 yang mengatur bahwa mulai 1 Januari 2019 mendatang semua penduduk kurang mampu di tanah air dijatah JKN-KIS. Menyusul terbitnya Inpres tersebut, pihaknya telah membahas kesiapan anggaran sharing bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Dari pembahasan itu, pemkab siap mengalokasikan sharing dana untuk membiayai layanan kesehatan untuk semua warga kurang mampu di Bali Utara. “Prinsipnya kami siap dan sharing anggarannya sudah dibahas. Sekarang tinggal berkoordinasi dengan pem-

lengkapi sertifikat halal. Kalau saja syarat ini dipenuhi, dirinya yakin produk IKM Buleleng dapat diserap di pasar luar daerah. Menghindri kesan membunuh kreativitas pelaku IKM dengan syarat sertifikat halal ini, Bupati menginstruksikan Disdagprin gencar membina dan memfasilitasi pelaku IKM agar mendapat sertifikat halal. Ini penting karena produk IKM Buleleng sekarang tumbuh dan berkembang dengan baik. Bupati mencontohkan, tenun endek sudah berkembang di beberapa desa salah satunya di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Ini harus didukung dan pengusahanya dibina agar bisa mengelaborasi produknya, sehingga dapat bersaing dengan produk dari daerah lain. (kmb38)

Hujan Deras, Kota Singaraja Dilanda Banjir

Singaraja (Bali Post) – Hujan deras melanda hampir seluruh kawasan di Kota Singaraja Kamis (22/3) kemarin. Akibatnya, banjir kembali terjadi di sejumlah tempat. Ketinggian air rata-rata di atas lutut orang dewasa. Selain di kawasan permukiman, banjir juga merendam ruas jalan protokol, hingga memicu kemacetan arus lalu lintas. Hujan mulai melanda Kota Singaraja sekitar pukul 19.00 Wita. Hujan deras disertai petir berlangsung sekitar pukul 21.00 Wita, mengakibatkan sejumlah kawasan dilanda banjir. Seperti banjir di kawasan Jalan Ahmad Yani Barat, Kelurahan Banyuasri hingga di pertigaan menuju Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng. Di jalan ruas jalan ini rata-rata ketinggian air di atas lutu orang dewasa. Akibatnya, kemacetan pun tidak terhindarkan hingga malam kemarin. Bahkan, sejumlah pengendara yang nekat menerobos banjir, kendaraanya mogok. Seorang warga yang berjualan di pinggir Jalan Ahmad Yani Singaraja menuturkan, air mulai meluber ke badan jalan sejak hujan turun. Air ini meluap karena saluran air di pinggir

jalan tidak mampu menampung air hujan. “Hujan deras sekali. Mungkin karena saluran air ke sawah itu tidak mampu menampung, kemudian airnya meluap. Banjir paling dalam itu di pertigaan menuju ke Desa Pemaron,” kata warga tadi. Sementara itu, banjir juga terjadi di beberapa titik di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Air dari arah selatan mengalir deras hingga merendam badan jalan mulai dari perempatan Desa Panji dan Desa Baktiseraga. Air dari arah selatan in mengalir deras dengan ketinggian selutut orang dewasa. Beberapa pengendara pun terpaksa mencari jalan alternatif, karena khawatir kalau menerobos akan terjebak banjir. Sampai malam kemarin, air yang merendam sejumlah badan jalan mulai surut. Ruas jalan yang sempat terendam banjir masih licin karena tertutup pasir atau kerikil yang dihayutkan saat banjir. Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Ketut Sensus mengatakan, hingga malam kemarin pihaknya telah menerima laporan banjir hingga pohon tumbang. Secara pasti kerusakan akibat banjir

Pemkab Jamin Seluruh Warga Miskin Di-’’cover’’ JKN-KIS Singaraja (Bali Post) – Semua warga kurang mampu di Buleleng dipastikan akan mendapat jatah Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) lewat Kartu Indonesia Sehat (KIS). Kepastian ini didukung kesiapan pemerintah daerah mengalokasikan sharing dana yang diwajibkan pemerintah pusat. Sesuai instruksi itu, dana JKN-KIS 40 persen ditanggung APBN. Sisanya lagi 60 persen wajib dialokasikan oleh pemerintah provinsi (pemprov) dan pemerintah daerah. Kepastian itu diungkapkan Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. usai menghadiri HUT ke-37 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Kamis (22/3) kemarin, di gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja. Lebih jauh, Sutjidra men-

khusus. Artinya, pengolahan produk itu dicampur dengan jenis yang lain. Menurut Suparto, kendati belum mengantongi sertifikat halal, produk IKM di daerahnya mampu tumbuh dan berkembang. Hal ini terbukti, produk IKM Buleleng mampu diserap oleh konsumen lokal dan beberapa supermarket. Hanya, situasi ini belum memuaskan, karena seharusnya produk IKM ini bisa bersaing di pasar luar daerah. Beberapa produk IKM pernah dipasarkan ke luar daerah lewat transaksi penjualan online. Namun, banyak yang gagal. Konsumen

ragu membelinya karena produk itu belum dilengkapi sertifikat halal. Untuk itu, ke depan, Disdagprin bersama instansi teknis terkait berupaya membina pelaku IKM agar memerhatikan masalah higienitas sebuah produk. Jika ini bisa dipenuhi, pemerintah akan mendukung dengan menyiapkan anggaran agar produk IKM ini mendapat sertifikat halal. “Kami akan dampingi dan terus membina termasuk anggaran untuk mendapat sertifikat halal. Ini karena produk IKM kita tinggal sertifikat halal saja. Untuk Depkes dan label kedaluwarsa dari BPOM sudah kita pegang,” tegasnya. Sementara itu, Bupati Putu Agus Suradnyana mengaku sulitnya menembus agar produk IKM di daerahnya di-

Bali Post/kmb38

dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG.

prov. Harapannya pemprov bisa mengalokasikan dana sharingnya yang lebih dari kita,” katanya. Menurut Sutjidra, terhitung mulai 1 November 2017 lalu, pemerintah daerah

telah mengalokasikan dana JKN-KIS dari APBD Buleleng sebesar Rp 6 miliar. Dana sebesar itu dialokasikan untuk menanggung jaminan kesehatan untuk 4.951 jiwa. Hanya, sampai tahun 2018, dana tersebut tidak mencukupi. Ini karena warga kurang mampu yang belum di-cover JKN-KIS terus bertambah. Tercatat 237 jiwa warga kurang mampu yang memerlukan tambahan dana JKN-KIS. Kekurangan dana itu akan dialokasikan pada APBD tahun berikutnya. “Kakurangan itu sudah diantisipasi dan pasti dialokasikan, karena itu sudah komitmen dan instruksi pemerintah pusat. Asalkan warga kurang mampu bersedia mendapat pelayanan kesehatan kelas tiga, kita siapkan dananya,” jelasnya. (kmb38)

masih diinventarisir. “Kami tugaskan personel untuk memantau situasi sambil membantu evakuasi warga yang terjebak banjir. Banjirnya sporadis terjadi di mana-mana dan paling

parah itu di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Baktiseraga, Pemaron, dan sekitarnya. Dampak kerusakan belum terpantau dan kami masih melakukan pengecekan,” tegasnya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

BANJIR – Hujan deras yang melanda Buleleng, Kamis kemarin memicu banjir di beberapa lokasi di Kota Singaraja. Banjir ini mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.


15

Jumat Paing, 23 Maret 2018 Jadwal Pertandingan Internasional Jumat (23/3) malam Singapura Jepang Bulgaria Rusia Siprus Senegal Azerbaijan Sabtu (24/3) dini hari Gambia Norwegia Turki Hungaria Yunani Tunisia Arab Saudi Finlandia Serbia Skotlandia Jerman Belanda Polandia Argentina Portugal Austria Prancis

vs vs vs vs vs vs vs

Maladewa Mali Bosnia-Herzegovina Brazil Montenegro Uzbekistan Belarus

vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs vs

Rep. Afrika Tengah Australia Rep. Irlandia Kazakhstan Swiss Iran Ukraina FYR Makedonia Maroko Kosta Rika Spanyol Inggris Nigeria Italia Mesir Slovenia Kolombia

Bali Post/rtr

CURANG - Petugas menunjukkan hasil pemindaian tentang ditemukannya mesin mini dalam rangka sepeda. Badan balap sepeda dunia (UCI), Kamis (22/3) kemarin mendemonstrasikan cara kerja mesin pemindai menghadapi kecurangan di cabor balap sepeda.

Perangi Kecurangan, UCI Gunakan Teknologi Pemindai Sepeda

Jenewa (Bali Post) Persatuan Balap Sepeda Internasional (UCI) akan menggunakan teknologi sinar-X dan secara acak untuk memindai sepeda dari upaya kecurangan. Presiden UCI David Lappartient di Jenewa, Kamis (22/3) kemarin, menyatakan salah satu prioritasnya adalah mendeteksi secara dini upaya menyelipkan mesin mini dalam rangka sepeda. Pria asal Prancis, yang menang telak dalam pemilihan umum pada September lalu melawan Brian Cookson itu mengumumkan serangkaian langkah-langkah baru termasuk penggunaan truk yang dilengkapi dengan mesin pemindai X-ray. Langkah-langkah lain yang akan dilakukan UCI termasuk pembongkaran sepeda yang mencurigakan dan penggunaan perangkat tablet untuk memindai sepeda. Namun langkah terakhir itu banyak dikritik oleh pembalap dan beberapa staf tim karena tidak efektif. Dalam dua edisi terakhir Tour de France, kamera pemindai jejak panas (thermal imaging) juga digunakan untuk mendeteksi penggunaan motor mini pada sepeda. Pembalap yang tertangkap menggunakan mesin mini bakal menghadapi hukuman skorsing minimum enam bulan serta denda hingga 200.000 franc Swiss (210.000 dolar AS), sementara tim bisa menghadapi denda hingga 1 juta franc Swiss. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

CEDERA - Gelandang Liverpool Emre Can (kiri) tengah melakukan pemanasan. Can tak bisa memperkuat timnas Jerman untuk pertandingan intrenasional melawan Spanyol, Sabtu (24/3), karena cedera.

Jerman Tak Diperkuat Can

Dusseldorf -

Gelandang Emre Can dipastikan absen pada pertandingan internasional melawan Spanyol, Sabtu (24/3) dini hari nanti. Pemain yang merumput di klub Liverpool itu tidak mampu mencapai level bugar setelah mengalami cedera punggung. Pelatih timnas Jerman Joachim Loew memanggil Can untuk bergangbung dengan rekan-rekannya menjalani pemusatan latihan awal pekan ini. Namun, Kamis kemarin Can menghentikan latihan akibat cedera tersebut. ‘’Emre Can tidak ada dalam skuad untuk pertandingan besok akibat cedera punggung yang dialami saat bermain bersama Liverpool,’’ jelas Loew. ‘’Dia ambil bagian dalam latihan kemarin namun kemudian memutuskan untuk berhenti akibat

mengalami rasa sakit.’’ Diharapkan dia bisa kembali berlatih pada Minggu dan tampil memperkuat Jerman pada pertandingan melawan Brazil pekan depan. Ditegaskan pula bahwa pada pertandingan itu Jerman tidak akan menggunakan susunan pemain yang sama. Ini sebagai langkah persiapan jelang turun di putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia mulai Juni mendatang. Menghadapi Spanyol besok, Jerman akan didukung pemain inti seperti saat

memenangkan Piala Dunia 2014 yakni Jerome Boateng, Toni Kroos, Mats Hummels, Mesut Ozil dan Thomas Mueller. ‘’Saya kira susunan pemain besok sekitar Jerome, Mats, Mueller, Kroos dan Ozil,’’ tambahnya. ‘’Saya tidak akan menggunakan pemain yang sama pada pertandingan itu. Saya akan mencoba pola lainnya.’’ Loew memiliki segudang pemain yang bisa mem perkuat pasukannya pada Piala Dunia nanti. Bahkan pemain-pemain seperti trio

Borussia Dortmund Mario Goetze, Marco Reus dan Andre Schuerrle, yang ketiganya tidak dipanggil untuk dua pertandingan ini, masih memiliki peluang mengenakan seragam timnas. ‘’Saya telah berbicara dengan Mario dan menurut opini saya, dia belum mencapai level yang kami inginkan,’’ kata Loew merujuk pada pemain yang mencetak gol penentu kemenangan Jerman saat juara Piala Dunia 2014. ‘’Dia ambisius dan tak mungkin dikesampingkan,’’ jelas Loew. Demikian pula dengan Marco Reus. Pemain itu tidak bisa dinominasikan karena barusa saja absen lama akibat memulihkan diri dari cedera. Dia perlu

mempertahankan irama permainannya pada pekanpekan selanjutnya. Sementara Schuerrle yang memberi umpan Goetze sebelum terjadinya gol di final empat tahun lalu, menjalani awal musim yang kurang mengesankan. Namun kini dia mapu memperbaiki penampilannya. ‘’Dia hanya bermain beberapa kali di awal musim tapi kini penampilannya meningkat dan kami tahu bagaimana mengharagai kerja kerasnya. Dia tetap menjadi isu menarik kami untuk Piala Dunia nanti,’’ tegas Loew. Di Rusia nanti, Jerman tergabung di Grup G dan akan menjalani babak penyisihan melawan Meksiko, Korea Selatan dan Swedia. (kmb39/rtr)

Hamilton Inginkan Perubahan di F1 Bali Post/rtr

TEMBAKAN - Penyerang Wales Gareth Bale (kanan) melepaskan tembakan pada pertandingan melawan Tiongkok pada pertandingan semifinal Piala Tiongkok, Kamis (22/3) kemarin di Nanning.

Debut Gigg Hasilkan Kemenangan Besar

Beijing Ryan Gigg memulai kariernya sebagai pelatih timnas Wales dengan meraih kemenangan besar 6-0 atas Tiongkok, Kamis (22/3) kemarin. Ujung tombak Wales Gareth Bale memborong tiga gol pada laga yang digelar di Stadion Guangxi Sports Center, Nanning. Bale yang mendapat banyak dukungan dari penonton, langsung membawa timnya memimpin menit ke-3. Pemain Real Madrid itu menggiring bola dari tengah lapangan dan mengarahkan bola ke pojok atas gawang tuan rumah. Bale kemudian menambah pundi-pundi gol beberapa saat kemudian sekaligus menyamai rekor legenda Ian Rush dengan 28 gol di pentas internasional. Bahkan sebelum babak pertama usai, Wales mampu menambah dua gol lagi lewat Sam Vokes dan Harry Wilson yang menjadikan skor 4-0. Vokes menambah gol setelah babak kedua dimulai dan Bale melengkapi hattrick-nya sekaligus melewati pencapaian Rush. Pasukan Gigg akan memainkan laga final Piala Tiongkok ini pada Senin mendatang. Wales masih menunggu hasil semifinal lainnya antara Uruguay vs Rep. Ceko yang bertanding Jumat ini. Kemenangan ini diklaim sebagai hal yang paling mem-

banggakan bagi Gigg. Sebelumnya ia lebih dikenal sebagai pemain Manchester United yang berhasil mengoleksi 13 gelar juara Liga, 2 Liga Champions dan 4 Piala FA, laporan jaringan berita BBC. (kmb39/rtr/net)

Melbourne Juara dunia empat kali Lewis Hamilton meminta adanya lebih banyak keragaman dalam Formula Satu setelah dia merasakan betapa sedikitnya perubahan terjadi sejak dia berkecimpung di olahraga itu pada 2007. Pembalap Inggris itu, yang difavoritkan untuk kembali memenangkan balapan pembuka musim di Australia pada Minggu, memposting video di instagramnya yang menayangkan sekitar markas tim Mercedes-nya di Melbourne, Kamis (22/3) kemarin. ‘’Hampir tidak ada keberagaman di F1, masih tidak ada yang berubah dalam 11 tahun saya di sini,’’ kata pria berusia 33 tahun itu kepada enam juta pengikutnya. ‘’Anak-anak, orang-orang, ada begitu banyak pekerjaan dalam olahraga ini di mana

siapa pun tidak peduli etnis atau latar belakang Anda dapat mengisinya dan cocok.’’ Hamilton, yang kakeknenek dari pihak ayah beremigrasi ke Inggris dari pulau Karibia Grenada, dibesarkan di rumah sosial dengan ayahnya bekerja keras untuk memenuhi segala kebutuhan dan membayar biasa pendidikannya mengikuti gokart pada tahun-tahun awalnya. Juara dunia empat kali itu sekarang menjadi salah satu atlet dengan bayaran tertinggi di dunia. Formula 1 yang didominasi pembalap Eropa tidak memiliki pembalap asal Asia atau Afrika saat ini dan hanya satu dari Amerika Latin, Meksiko, Sergio Perez yang membela tim Force India. Selain itu juga belum ada pembalap putri yang berlaga di balapan jet darat ini sejak 1976. (rtr/ant)

SALAM - Pembalap Formula 1 Mercedes yang juga juara dunia Lewis Hamilton (kanan) menyalami rivalnya dari Ferrari Sebastian Vettel. Bali Post/rtr


olah raga

16

Ni Made Sri Wahyuni

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Bali Post/nel

Ni Made Sri Wahyuni

Wejangan Guru Besar

PESILAT asal Bangli Ni Made Sri Wahyuni tercatat dua kali menyumbangkan medali emas untuk daerahnya di ajang Porprov Bali XII/2015 di Buleleng dan di Gianyar 2017 lalu. Pesilat yang turun di nomor laga kelas E (65 kg-70 kg) ini senantiasa terngiang wejangan Guru Besar PSPS Bakti Negara Bagus Alit Dira (alm). ‘’Dulu Bali punya pesilat juara PON, SEA Games, sampai juara dunia, dari perguruan Bakti Negara. Namanya Ni Made Sri Wahyuni sama persis dengan nama saya, saya didoakan Guru Besar semoga bisa mengikuti jejaknya. Astungkara, doakan saja saya bisa sampai juara dunia,’’ kenang pesilat yang akrab disapa Dek Sri ini. Dek Sri mulai belajar silat dari ekskul di sekolahnya SMPN 2 Bangli sejak kelas I. Ia pun pernah diganggu cowok di sekolahnya, lantas diladeni berkelahi. Selain berlatih silat di sekolah, Dek Sri juga ditempa di Pencak Silat Bangli (PSB), yang berlatih di wantilan Gurukula. Dek Sri sejak SMP meraih emas di Porjar Bangli. ‘’Saya diterima di SMAN 2 Bangli melalui jalur prestasi, sekaligus masuk Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) di Denpasar. Saya pun harus mondar-mandir Bangli-Denpasar,’’ terang pesilat kelahiran Bangli, 7 Juli 1997 ini. Dia pun menyumbang emas pada Kejurnas Antar PPLP di Maluku. Dek Sri yang meraih perunggu pada PON XX di Jabar 2016 silam percaya kekuatan doa terhadap prestasi yang direbutnya. Oleh sebab itu, jika bertanding dirinya menjelang tidur senantiasa memohon ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar diberikan kemenangan. ‘’Kalau sudah berdoa, kepercayaan diri di atas matras, mampu membangkitkan semangat juang,’’ tutur putri kedua pasangan Nengah Sura dengan Ni Nyoman Kembariani ini. Atas prestasi yang diukirnya, Dek Sri menerima bonus Porprov di Buleleng telah dibelikan motor, laptop, serta biaya kuliah di FPOK IKIP PGRI Bali. ‘’Saya juga membagikan kepada orangtua,’’ ujar mahasiswi semester IV ini. Dek Sri berobsesi bisa kembali lolos ke PON XX di Papua 2020 mendatang, sekaligus mampu menyumbangkan medali emas. (nel)

Bali Post/ant

LAGA PERDANA - Pemain Persija Jakarta berlatih menjelang laga perdana Liga 1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (22/3) kemarin. Persija akan menghadapi Bhayangkara FC dalam laga perdana Liga 1, Jumat (23/3) ini.

Bhayangkara FC Antisipasi Penyerang Persija

Jakarta (Bali Post) -

Tim Bhayangkara FC akan mengantisipasi penampilan para penyerang Persija Jakarta terutama Marko Simic di laga perdana GoJek Traveloka Liga 1 2018 pada Jumat (23/3) ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. ‘’Kami sudah mengatur bagaimana caranya striker Persija mendapatkan sedikit mungkin kesempatan mencetak gol,’’ ujar pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy dalam konferensi pers menjelang pertandingan di SUGBK, Jakarta, Kamis (22/3) kemarin. Simon mengatakan barisan pertahanan Bhayangkara yang kini dihuni pemain baru Vladimir Vujovic siap membendung alur serangan lawannya yang berjuluk Macan Kemayoran. Namun, katanya, laga itu tidak mudah bagi Bhayangkara FC. Juara Liga 1 2017 bukan hanya menghadapi Marko Simic si pencetak gol terbanyak Piala Presiden 2018, tetapi juga deretan nama pemain serang

Persija lain seperti Addison Alves de Oliveira dan Riko Simanjuntak. Selain itu, meskipun bertindak sebagai tuan rumah di partai pembuka Liga 1 2018, Bhayangkara diyakini akan tampil di bawah tekanan ribuan suporter Persija The Jakmania yang datang ke SUGBK. ‘’Akan sulit karena Persija seperti bermain di kandangnya sendiri. Namun kami sudah melakukan per-

siapan yang bagus. Jika para pemain muda dan pemain asing baru bisa beradaptasi juga bermain baik, kemungkinan kami bisa mendapatkan hasil positif,’’ tutur Simon. Adapun dalam dua pertemuan kedua tim di GoJek Traveloka Liga 1 2017, Persija selalu berhasil mengalahkan Bhayangkara FC. Tim Persija Jakarta berada dalam kondisi siap tempur di laga perdana Liga 1. ‘’Sebelum

Hongkong dan Prancis Gantikan Inggris dan Spanyol Maria Natalia Londa

Bali Post/wan

Maria Londa Jalani Pemantapan ke AS Denpasar (Bali Post) Atlet lompat jauh asal Bali Maria Natalia Londa bakal menjalani latihan sekaligus try-out ke Santa Barbara, California, AS mulai 1 April sampai dengan 2 Mei mendatang. Maria bakal menjalani peman tapan latihan, sebelum berlaga pada hajatan multievent Asian Games (AG), Agustus nanti. Pelatih Ketut Pageh di Denpasar, Kamis (22/3) kemarin menjelaskan, Maria bersama belasan atlet dari cabor atletik bakal mematangkan persiapan, dengan berlatih ke Negeri Paman Sam. ‘’Kami harapkan selama berlatih di AS, Maria mengalami peningkatan yang signifikan,’’ kata Pageh. Dijelaskannya, agenda kejuaraan atletik di Amerika hampir tiap pekan, dan jadwal yang bisa diikuti atlet Indonesia yakni 5-9 April, kemudian 14-17 April, dan 21-24 April mendatang. ‘’Kejuaraan atletik di AS melibatkan atlet dunia dan olimpiade,’’ katanya. Hanya, dirinya juga tidak tahu apakah ketiga event tersebut diikuti atlet AG Indonesia atau hanya sebagian. ‘’Apalagi, kami berangkat 1 April, apakah harus turun pada 5 April, tidakkah terlalu mepet?’’ tanya Pageh. Menurutnya, Maria sudah memutuskan hanya turun satu nomor yakni lompat jauh, sedangkan untuk lompat jangkit Maria masih trauma, apalagi atlet putri Kazakhstan juara Olimpiade, dipastikan ambil pada pada AG di Indonesia. ‘’Maria fokus lompat jauh saja,’’ ucapnya. Pageh mengemukakan, untuk pelapis atlet Bali, pihaknya menyiapkan Mita Yuni dan Dewi Ayu Agung Kurniayanti. ‘’Dewi Ayu

Agung Kurniayanti peraih emas lari 200 meter dan 400 meter di kejurnas, namun dia memiliki basik lompat,’’ ucapnya. Oleh sebab itu, Pageh mulai berhitung untuk peluang perolehan medali pada PON XX di Papua 2020 mendatang. ‘’Seandainya Maria Londa masih bisa turun di PON Papua, apakah Mita Yuni juga turun di lompat atau Agung Kurniayanti turun di lari atau lompat, kami masih memikirkannya,’’ tuturnya. Yang jelas, Agung Kurniayanti juga berpeluang tampil di AG, utamanya nomor lari 4 x 200 meter. ‘’Nomor tersebut tidak dipertandingkan secara resmi jadi semacam ekshibisi, namun masih diupayakan apakah disetujui,’’ katanya. Ketut Pageh yang melatih atlet pelatnas di Bali, juga dipercaya atlet lompat jauh nasional asal Babel Suwandi Wijaya. ‘’Saya memoles Suwandi selama empat bulan di Bali, alhasil lompatannya dari 7,60 meter menjadi 7.78 meter, dan meraih medali perak pada SEA Games di Malaysia, 2017 lalu,’’ ungkapnya. (022)

Jakarta (Bali Post) Tim putra Hongkong dan tim putri Prancis dipastikan berlaga di turnamen bulu tangkis beregu Piala Thomas/Uber 2018 mendatang, menggantikan tim putra Inggris dan tim putri Spanyol yang mengundurkan diri. Spanyol sesungguhnya terkualifikasi langsung ke Piala Uber, namun mundur karena badai cedera yang melanda beberapa pemain utama mereka. Sesuai ranking dunia, seharusnya posisi Spanyol digantikan Bulgaria (110.754 poin) atau Inggris (108.606 poin), namun kedua negara menolak undangan untuk menggantikan Spanyol. Namun undangan tersebut diterima oleh Prancis yang memiliki poin dunia 89.126 poin.

Liga 1 dimulai, kami sudah mengikuti beberapa turnamen pra-musim. Tim sudah siap untuk pertandingan besok,’’ ujar pelatih Persija Jakarta Stefano ‘’Teco’’ Cugurra. Persija, kata Teco, memiliki waktu persiapan yang cukup usai menghadapi klub Vietnam Song Lam Nghe An (SLNA) di Piala AFC 2018 yang berlangsung Rabu (14/3) di mana tim berjuluk Macan Kemayoran itu menang 1-0. Gelandang Persija Ramdani Lestaluhu menyatakan hal senada. Ramdani menyebut dirinya dan rekan sangat siap menyambut laga melawan Bhayangkara FC. ‘’Kami sangat siap menyambut Liga 1 setelah melewati beberapa laga pra-musim. Kami menghormati Bhayangkara, tetapi

kami ingin mendapatkan hasil maksimal di partai ini,’’ tuturnya. Ramdani sendiri mencetak dua gol di pertemuan terakhir kedua tim di Liga 1 2017, di mana Persija menang 2-1. Akan tetapi, dia mengaku tak fokus untuk membuat gol lagi di laga kali ini. ‘’Saya tak pernah berpikir untuk mencetak gol. Saya hanya ingin Persija menang. Gol itu hanya bagian dari proses,’’ kata Ramdani. Juara Liga 1 2017 Bhayangkara FC akan menghadapi kampiun Piala Presiden 2018 Persija Jakarta di laga pembuka GoJek Traveloka Liga 1 2018 pada Jumat (23/3) di SUGBK, Senayan, Jakarta, mulai pukul 18.30 WIB. (ant)

Tim Uber Indonesia di Grup Keras

Di turnamen tersebut Prancis akan menempati posisi unggulan 9-16 untuk pengundian bersama Malaysia, Hongkong, Rusia, Jerman, Kanada, Australia dan Mauritius. Sementara tim Thomas Inggris yang juga diinformasikan mengundurkan diri karena problem keterbatasan pemain, membuka ‘’pintu’’ bagi Hongkong yang memiliki poin 199.152. Hongkong akan menempati unggulan ke 9-16 bersama Thailand, Rusia, Jerman, Prancis, Kanada, Australia dan Aljazair. Pengundian 32 tim (16 Thomas dan 16 Uber) putaran final Piala Thomas dan Uber 2018, dilaksanakan pada Kamis di Bangkok. Sementara turnamen akan digelar pada 20-27 Mei di tempat yang sama. (ant)

Bangkok Tim bulu tangkis putra Indonesia harus bersaing dengan Korea Selatan pada penyisihan grup putaran final Piala Thomas, Mei mendatang. Sementara tim putri Indonesia berada di grup keras bersama Tiongkok dan Malaysia pada turnamen Piala Uber. Selain menghadapi Korsel, dalam pengundian di Bangkok, Kamis (22/3) kemarin, tim putra Indonesia tergabung di Grup B bersama Kanada dan Thailand. Sementara tim putri juga harus menghadapi Prancis dan Malaysia di Grup D. Putaran final turnamen Piala Thomas dan Uber ini rencananya akan digelar 20-27 Mei mendatang di Bangkok. Bergabung dalam tim yang bisa dikatakan tidak mudah, Indonesia tetap yakin bisa melalui fase grup ini dan menyatakan siap menghadapi lawan mana pun. ‘’Kami harus siap melawan siapa pun. Kami tidak pernah meremehkan lawan tapi juga tidak menganggap lawan lebih baik dari kami, karena dalam satu pertandingan peluang kita sama dan selalu

ada kesempatan bagi siapa pun yang siap, berusaha dan kerja keras,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti, Kamis kemarin. Dalam Piala Thomas dan Uber ini, Susy menyebut mereka saat ini fokus untuk lolos ke delapan besar terlebih dahulu dan mengharapkan semua atlet yang masuk tim siap untuk berlaga di ajang prestisius tersebut pada 20-27 Mei 2018. ‘’Kami harap semua atlet juga memiliki tanggung jawab yang sama, sehingga semua bisa menyumbangkan poin bagi tim Indonesia,’’ ujarnya. Sementara itu, tim Thomas tuan rumah Thailand mengaku beruntung bisa satu grup bersama Indonesia dan Korea Selatan, karena mereka merasa dalam Kejuaraan Beregu Asia yang lalu mereka telah bermain luar biasa. Tim Thomas Indonesia meraih tiket putaran final setelah keluar sebagai juara di Kejuaraan Beregu Asia tim putra. Sementara tim putri meraih kepastian ke Piala Uber usai finis di fase semifinal dan harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 0-3. (ant)

Hadapi Sahabat Semarang, Merpati Bali Telah Siapkan Strategi Jakarta (Bali Post) – Merpati Bali telah menyiapkan strategi menghadapi tim penuh kejutan Sahabat Semarang pada pertandingan semifinal turnamen Srikandi Cup, Jumat (23/3) ini di GOR Lokasari Jakarta. Semifinal lain mempertemukan Surabaya Fever menghadapi Tenaga Baru Pontiank. Bagi Sahabat Semarang pencapaian semifinal sejauh ini merupakan kejutan. Namun jika berkaca pada perkembangan dua seri sebelumnya, Sahabat kini memiliki kedalaman pemain yang mumpuni, walaupun sebagian besar merupakan muka-muka baru yang pertama kali mentas di ajang Srikandi Cup. Meski ditinggal beberapa pilarnya yakni Astrid dan Natasha Debby Christaline (Surabaya Fever) dan belum pulihnya Yuni Anggraeni dari

cedera lutut saat membela timnas, tidak lantas membuat semangat Sahabat turun. Terseok-seok di seri pertama dengan hanya sempat membawa tujuh orang pemain, memang membuat kinerja Dyah Lestari cs. sempat turun drastis. Tetapi secara perlahan Sahabat pun bisa bangkit, puncaknya kemarin mereka mengalahkan tim kuat penghuni empat besar di dua seri

sebelumnya Merah Putih Samator Jakarta. Xaverius Wiwid, sang arsitek tim, kini juga dibantu oleh asistennya Gogor Gubah Nugroho. ‘’Jangan pernah menganggap remeh mereka. Saya respek pada lawan saya nanti di semifinal. Dari pertama, saya dan coaching staff melihat penampilan mereka, saya sudah punya catatan bahwa Sahabat akan merepotkan

MP Samator dan itu terbukti di game penyisihan akhir kemarin. Tapi saya sudah menyiapkan strategi untuk meredam Sahabat,’’ ujar pelatih Merpati Bali Bambang Asdianto Pribadi mengomentari calon lawannya. Sementara itu, Xaverius Wiwid meminta pemain-pemainnya untuk tetap mempertahankan ritme permainan seperti pada dua pertand-

ingan terakhir yakni tampil ngotot dan tidak menyerah sampai peluit akhir berbunyi. ‘’Kalau dari komposisi pemain lawan tentunya lebih lengkap dan matang dari kami. Tapi yah kita hadapi saja mereka di lapangan apa pun hasilnya. Setiap celah pasti kita akan manfaatkan,’’ pendapat Xaverius Wiwid jelang melawan Merpati Bali. (kmb39/ist)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Paing, 23 Maret 2018

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Kerja Diluar Negri,Semua Usia Pasutri 081375409869

B.BP.004.03.18.0000722

Cr Cpt2PRT+1B.Siter G1,8JtTdr dlm082237995324081999776071

Dicari Sopir SIM A,Tinggal Dalam Hub. HP/WA:087860555275

Dicari Satpam Usia Max 38Th Hubungi:081238453208

Dicr Housekeeping Utk Villa di Pantai Kuta Hub:0361-751396

Dicari Reservasi u.Tour & Travel. Hub.08123918373

B.BP.001.03.18.0000912

B.BP.001.03.18.0000831

B.BP.001.03.18.0000908

B.BP.004.03.18.0000962

B.BP.001.03.18.0000950

!!Dcr Waitress dan Cook Wanita Hub. HP/WA 08123929167

Dicari Sales,Wanita Max 40 Thn Min Tmtn SMA,Diutamakan Bisa Mandarin,Penmpln Menarik,Rajin Gaji 2,5Jt,Btggjwb, Hub:Lusi 0361-769780,Penempatan di Discovery Shopping Mall Kuta

!Dcr PRT Gaji 2jt Tinggal Luar Kwanji Dalung,081239045656

B.BP.166.03.18.0000960

Coco Group Bali Looking for: -Asst.Accounting Manager *Min.1year experience in the same position in retail industry CV Send to asthrm@cocogroupbali.com

B.BP.001.03.18.0000766

Dicari Sgr:2 org waiter SMK 20-23th Lam ke Gosha Seminyak Ph:738701 (jam:04.00 Sore)

B.BP.803.03.18.0000930

Dbthkn sopir u/Pickup Pariwsta Hub:081934381590 (Pak Putu)

B.BP.001.03.18.0000958

Dicr PRT Tinggal dlm,Umur25-36 Th,Pengalaman.Tlp:081239189929

B.BP.001.03.18.0000932

Dcr 30org Tng SPA Siap Brngkat ke LN.Hub:082147707270(Gusti)

B.BP.001.03.18.0000833

Dicr Therapist pengalaman/tdk, dtg lgs ke By Pass Ngr Rai 491 Dps Hub.(0361)-723593/723637/ 081337985252/087862070935

B.BP.001.03.18.0000940

Dcr Cleaning Srvc,082144001144 Email:Fm.petitenget@gmail.com

B.BP.001.03.18.0000914

B.BP.001.03.18.0000883

Dcr GM & Supervisor HK yg berpengalaman U/Resort diUbud.Lam multidayaindonesia@gmail.com

Kerobokan.Need Factory Manager Experience 10 years in Jewelry Speak Write English Perfectly. Pls Send CV to wati.indahlokakarya@gmail.com

B.BP.001.03.18.0000946

Dcr Karyawati utk Jualan Nasi Lawar Hub:08123861204

B.BP.001.03.18.0000928

B.BP.001.03.18.0000938

Dcr PRT,Sopir SIM A,Tinggal Dalam,KTP Bali Hub.08123928624

B.BP.001.03.18.0000910

Dcr Tenaga PRT, Rajin, bisa Masak,Hub.081237790635

Dcr Tk.Pot+Patrun,Tk.Jahit Pnglmn,Gj Blnan,H.081237393388

Dcr:Karyawati Adm Toko Lisana Jl.P.Batanta 28,H.081338307996

Dcr dr.Umum&dr.Gigi u/Klink di Pecatu.Via HP/WA:082147133211

Dcr:pembantu masak,U/RM di Legian.ada gaji+tip.081236109808

SERVICE

B.BP.001.03.18.0000943

B.BP.004.03.18.0000953

Dcr sgr Staff Operation,SMK/D3 Pariwisata & Sopir Pariwisata SIM B1 Umum,Lam bawa lsg ke PT.Golden Kris Tours, Jl. Bypass Ngurah Rai 7 Sanur

B.BP.001.03.18.0000919

BIRO JASA

ALUMINIUM

DIJUAL MOBIL

FOTOCOPY DIJUAL MOBIL

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

Looking for Experience Engineering,Good Salary,and must be qualitfied in all areas of electrical,Pumps,Pools,Wiring. Send CV to accounts@villacoco. com 730736 Villa Coco Seminyak B.BP.001.03.18.0000961

PT.Natura Property butuh staff Acc pria SMK CV ke .Jl.Gatsu I/XVII No.12, Hp. 08123894908 B.BP.001.03.18.0000941

BIRO JASA

RUPA-RUPA SERVICE

Red Carpet Champagne Bar is looking for a Cleaner. Experience and good English is a pre.Good Salary,BPJS and lunch payment!!!!Your CV to:jakko@ redcarpetchampagnebar.com

B.BP.164.03.18.0000860

B.BP.001.03.18.0000916

B.BP.166.03.18.0000959

B.BP.001.03.18.0000937

Dibthkn Admin Ahli Komputer.Jl A.Yani 502 B.Hub:085100620941 Dicari Admin Helper Sales Utk GudangBangunanPadangsambian Min SMA.Hubungi:081999054808 Langsung Interview

B.BP.001.03.18.0000862

B.BP.001.03.18.0000825

Persh.Roti Cari Junior Acc. Excel,Word,Acces,Pettycesh, Mengerti Pajak,Min Pengalaman 2 Tahun. Telp:085100461626

B.BP.001.03.18.0000845

Dicari Segera Driver bisa Bhs Inggris u/Travel, 081337211188

B.BP.004.03.18.0000954

Dcr:FO,BellBoy,HK,Driver,Laundry,Engineering,Security u/Htl E:newarenahotelkutabali@gmail. com /Hub.PO BOX 2005 Kuta Bali

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.03.18.0000826

B.BP.004.03.18.0000942

Red Carpet Champagne Bar is looking for Waitresses. Experience and good English is a pre.Good Salary,BPJS and lunch payment!!!!Your CV to:jakko@ redcarpetchampagnebar.com

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

KIA

Kia/Pregio,Th2012,Silver,AsDK, Hub.081936214009/085737577771

B.BP.001.03.18.0000884

SUZUKI

Suzuki Swif GT2 2008 Tgn1 Asli Bali,Velg 17, Hub.0811397957

DIJUAL RUMAH

Jual Murah Tanah 2are 500Jt Peguyangan Kangin,085333760181

!!081558041018 Dijual Rumah Mnimalis Murah Siap Huni di Dps

Tnh 13,35Are,Hrg.180Jt/A Nego BahaMgwi,SHM,Hub.088219124095

B.BP.164.03.18.0000957

B.BP.004.03.18.0000906

DISEWAKAN TANAH B.BP.001.03.18.0000920

ARSITEKTUR Gbr.IMB,R.Tinggal,Vila,3D,Ruko Gbr.Rencana,dll.081337230907

Tukang Batu/Bangunan,PengalamanHub:dewi:081236222509

B.BP.001.03.18.0000181

B.BP.031.03.18.0000934

B.BP.001.03.18.0000895 TOYOTA

Avanza Veloz’2013 Putih Asli Bali Tgn I 085100489183 B.BP.001.03.18.0000947

AvanzaG 1300 th’15 Htm STNK Br KM 25Rb H.156jt,H.087761701846 B.BP.001.03.18.0000888

Kijang Inova G Th 2011 Silver/ Bensin,Asli Sby, 081338313331 B.BP.001.03.18.0000917

B.BP.001.03.18.0000922

Dikontrkan Tnh 1 Hektar Jl. Goa GongJimbaran.HUb:082227776866

B.BP.001.03.18.0000936

Jual/Ovr Krd Xenia X’2014 TgnI Putih,Km29Rb Hub.081328784512

B.BP.001.03.18.0000852

B.BP.001.03.18.0000885

B.BP.004.03.18.0000763

DAIHATSU

B.BP.030.03.18.0000939

Tnh 7,7A pgr jl Raya ±2KM dr RS Kasih Ibu Saba 081337561687

Tkg Msak u/Wrung Ns goreng krj Jam8Mlm-2PagiHub:08123861204

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.03.18.0000927

X-Over’13 matic abu2 Velg 18 3TVasBaliKM37Rb,085737180911

B.BP.004.03.18.0000944

B.BP.001.03.18.0000918

B.BP.164.03.18.0000956

Dijual Tanah Kapling Di Dekat Villa Tulamben/Tukad Abu Hub:087861337410(KomangAnom)

Djual Tnh 26Are tepi Jl.Sigar Penjalin Tnjng KLU Hp.08133316 2670,081917413452,081335261122

B.BP.001.03.18.0000877

Resto di Seminyak butuh Waitress/Cook/Steward WA/SMS: 081246822022

Urgent!Health Drink Company looking for Sales.Good English /Experience/Good Commission. WA 081293449339

Djl Tnh 1A Tangeb 350jt/A Prerenan 1A 380jt,Hp.082147454248

RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR 0,5%Hb.430373/74-085100978067 Djl Rmh LT2,Luas Tnh 4are,Lok. Jagapati Hub.081236405606 BUC B.BP.001.03.18.0000909

Rmh Sekar Tunjung Utama Gatsu Tmr082236341802/082340065909

B.BP.001.03.18.0000915

Rumah L520x157 LT4 H.4,7M Nego Full Furniture Hp.088219124095 B.BP.001.03.18.0000923

DIJUAL TANAH Dijual Tnh Jayagiri 3,2are Hrg 1,2M/are Nego Hub.0811387484

B.BP.001.03.18.0000911

Dijl Tnh+Bgn Ls 20Are (27x75M) Jln.6m TP,Cck u/Kost Elit/Aptm Lok.Jl.P.Adi Dps, 081339674256

B.BP.001.03.18.0000913

B.BP.164.02.18.0001462

!Open House! Home Laksamana Renon.Sabtu,24 Maret,2PM-5PM Rwhite Dps Johan 081224928383 B.BP.004.03.18.0000921

Saya Siap Bantu Nyusun Laporan Pajak Tahunan HP:081338344155 B.BP.001.03.18.0000004

KEHILANGAN Hilang IMB No:397 1997 Gusti Putu Mika Diatmika,082147478626 B.BP.101.03.18.0000955

BIRO JASA !Urus LaporanPajak SPT Tahunan NPWP,SIUP,Paspor 081235887887 B.BP.001.03.18.0000681


18

BANGLI

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Jelang Karya di Pura Ulun Danu Batur

Krama Batur ”Ngaturang Ayah”

Bali Post/ina

NGAYAH - Sejumlah krama Desa Pakraman Batur ngayah di Pura Ulun Danu Batur, Kamis (22/3) kemarin.

Program Bedah Rumah

Pembangunan Ditargetkan Dimulai Mei Bangli (Bali Post) Pemkab Bangli tengah memproses program bedah rumah tahun ini. Realisasi pembangunan ditargetkan mulai berjalan Mei mendatang. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli I Nengah Sukarta, Kamis (22/3) kemarin mengungkapkan, selain anggaran dari Pemkab Bangli, bantuan bedah rumah juga datang dari Pemkab Badung melalui BKK, Pemprov Bali, CSR BPD, CSR salah satu perusahaan di Jakarta, bantuan Kementerian Sosial serta CSR dari ASN Bangli. ‘’Dari Pemkab Bangli sebanyak 68 unit, Badung 250 unit, provinsi 65, CSR BPD 23, CSR dari perusahan Jakarta 2, ASN Bangli kita juga

masih menunggu termasuk dari Kementerian Sosial masih diusulkan sebanyak 250 unit. Semoga semuanya nanti bisa direalisasikan sesuai dengan jumlah yang diajukan. Sementara untuk anggaran pembangunan nominalnya bervariasi. Dari Pemkab sendiri sebesar Rp 32 juta per unit, provinsi Rp 30 juta per unit dan Badung informasinya Rp 50 per unitnya,’’ ucap Sukarta. Sukarta menjelaskan, sampai saat ini proses pembangunan belum dilaksanakan. Bulan ini pihaknya baru akan mengumumkan warga yang layak mendapatkan bantuan bedah rumah. Pada April, pihaknya melakukan tahapan sosialisasi ke calon penerima dan Mei pros-

es pembangunan ditargetkan sudah dapat dilakukan. ‘’Dalam pembangunan nanti kita semuanya bakal menggunakan bahan baku lokal Bangli sehingga harganya sedikit lebih murah. Termasuk pengerjaan bangunannya memakai sistem swakelola yang bakal dikerjakan oleh pihak desa dengan menggunakan tenaga lokal,’’ ujarnya. Lebih lanjut dikatakannya, pengamprahan dana pembangunan rumah melalui tiga tahapan. Untuk termin pertama dan kedua sebanyak 30 persen dan termin ketiga 40 persen. ‘’Yang pengamprahan terakhir 40 persennya adalah untuk tahapan finishing,’’ jelas Sukarta. (kmb41)

21 Pasang Pengantin Ikuti Tradisi ”Nganten Bareng” di Pengotan Bangli (Bali Post) Setelah sempat tak digelar selama dua tahun, tradisi Nganten Bareng (nikah massal) di Desa Pakraman Pengotan kembali dilaksanakan Kamis (22/3) kemarin. Kali ini diikuti 21 pasangan pengantin. Nganten bareng di Desa Pakraman Pengotan merupakan tradisi yang wajib diikuti oleh pasangan pengantin. Jika belum melalui prosesi ini, pernikahan yang dilakukan warga Pengotan belum bisa diakui atau dianggap tidak sah secara adat. Prosesi dilaksanakan di Pura Penataran Agung Desa Pakraman Pengotan. Ratusan krama desa pakraman hadir untuk menyaksikan langsung nganten bareng yang berlangsung hingga sore hari. Bendesa Adat Pengotan Jero Kopok menjelaskan, tradisi ini sudah ada sejak Desa Pengotan berdiri. Sampai sekarang, warisan leluhur ini dilestarikan krama setempat. Menurutnya, tradisi ini menjadi sebuah keharusan bagi warga karena telah diatur dalam awig-awig atau aturan adat. ‘’Apabila pasangan pengantin tidak mengikuti tradisi ini, maka saat pujawali di Bale Agung mereka tidak diperkenankan ke sini,’’ terangnya. Dikatakan Jero Kopok, dari 21 pasang mempelai, 15 di antaranya adalah warga asli Pengotan. Sementara 6 pasangan mempelai lainnya merupakan warga Pengotan yang menikah ke luar desa. ‘’Enam pasang mempelai tersebut, laki-lakinya berasal dari luar Pengotan. Ada yang dari Kintamani, Gianyar dan ada yang dari Palu, Sulawesi. Mereka wajib mengikuti tradisi nganten bareng di Pengotan,’’ ujarnya. Nganten bareng sempat tak dilaksanakan selama dua tahun. Hal itu dikarenakan sedang ada pemugaran Pura Penataran Agung secara besar-

Bangli (Bali Post) Sejumlah persiapan dilakukan krama Desa Pakraman Batur, Kintamani, jelang Karya Pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur yang puncaknya akan berlangsung 31 Maret mendatang. Sejak seminggu terakhir, krama desa adat setempat baik lanang maupun istri ngayah membuat rompok, tetaring serta majejahitan. Panitia Karya Ketut Sudana yang ditemui, Kamis (22/3) kemarin, mengatakan ngayah dilaksanakan secara bergilir. Dari 24 banjar di Desa Pakraman Batur, dalam sehari ada 3 hingga 4 banjar yang ngayah bergiliran dari pagi hingga sore. Ngayah juga diikuti umat keturunan Tionghoa di Kintamani. Sudana mengungkapkan, sebelum dimulainya persia-

pan karya, pihaknya juga sudah menyampaikan pemberitahuan kepada semua lembaga baik pemerintah maupun swasta di seluruh Bali. Selain menyampaikan terkait dudonan karya, disampaikan juga harapan untuk ikut ngayah bersama. ‘’Subak-subak seluruh Bali juga sudah kami sampaikan pemberitahuan,’’ ujarnya. Sesuai dudonan, rangkaian karya dimulai sejak Rabu (14/3) dengan menggelar nancep rompok. Selanjutnya pada 25 Maret akan dilaksanakan prosesi nanceb sunari, mapengalang, ngingsah, netegang, nyuci, nunas tirta, dan ngeker dewasa. Pada 29 Maret digelar wali di Merajan Agung Dalem Bukitan (Kanginan) dan Dalem Bukutan (Kawanan), Ida Batari katuran bhakti pangodal, nyejer lan katuran

pesucian serta ngadegang bagia pula kerti dilanjutkan dengan melaspas bagia pula kerti. Keesokan harinya, dilaksanakan prosesi Ida Batara-Batari ring Merajan Agung katurang bhakti panganyar, bhakti mainoman dan mapepada serta melaspas wewalungan suku pat (catur pada) dan suku kalih (dwi pada). Tepat pada purnamaning kadasa atau Sabtu (31/3) mendatang yang merupakan puncak pujawali ngusaba kedasa, dilaksanakan prosesi pepada agung yang dimulai pada pukul 14.00 wita dilanjutkan dengan Ida Batari katurang pujawali ring tengahing dalu pada pukul 24.00 wita. Keesokan harinya dilaksanakan prosesi bhakti wayon agung mapepada penek. Dilanjutkan dengan bhakti Wayon Alit yang

prosesinya meliputi bhakti maider gita, bhakti penebeng/maican-ican, bhakti ngabuangin pada 2 April. Selanjutnya dari 3 hingga 11 April dilangsungkan bhakti panganyar yang dimulai dari Kabupaten Karangasem, Klungkung, Kota Denpasar, Badung, Tabanan, Jembrana, Buleleng, Gianyar dan Bangli. Pada 12 April dilaksanakan bhakti pangayar prawartaka karya dilanjutkan keesokan harinya dengan bhakti penyideb Ida Batari. Pada 14 April dilaksanakan prosesi lunga ke Pura Dalem Balingkang. Rangkaian karya diakhiri dengan prosesi bhakti petetami/ngantukang Ida Batara/ Batari Lingsir mawali ring jawi/jagat Kresna Jambu Dwipa pada 15 April mendatang. (kmb40)

Setahun Putus

Jalan Banjar Tandang Buana Sari Belum Diperbaiki

Bangli (Bali Post) -

Akses jalan di Banjar Tandang Buana Sari, Desa Batur, Kintamani putus sejak setahun lalu. Akan tetapi, sampai sekarang belum ada tanda-tanda jalan yang amblas akibat banjir bandang tersebut bakal diperbaiki pemerintah. Kondisi itu sangat menyulitkan para petani setempat saat hendak memasarkan hasil panen. Keluhan akan kondisi tersebut kembali disampaikan masyarakat saat Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles menggelar reses, belum lama ini. Carles, Kamis (22/3) kemarin, menyampaikan, masyarakat sangat berharap perbaikan jalan segera dilakukan. ‘’Masyarakat setempat berharap agar Bupati Bangli memprioritaskan

perbaikan jalan yang menjadi korban bencana setahun lalu itu,’’ ucapnya. Carles menjelaskan, perekonomian warga setempat terhambat akibat jalan putus. Pasalnya, kendaraan roda empat sulit masuk sehingga hasil pertanian berupa jeruk setempat tidak bisa didistribusikan maksimal. Hal ini menjadi beban tersendiri bagi

petani, karena mereka mengeluarkan biaya tinggi untuk mengangkut jeruk dengan tenaga manusia. Kata Carles, kondisi yang hampir sama juga terjadi di Subak Bukit Payang, Batur Selatan. Jalan sepanjang hampir 1 km di kawasan itu rusak berat, sementara jalan penghubung yang selama ini menghubungkan Bukit Pay-

ang dengan Desa Batur juga nyaris putus. ‘’Masyarakat selama ini telah melakukan perbaikan secara swadaya. Mereka memasang pipa untuk membuang air ke bawah agar jembatan tidak ambrol,’’ ucap Ketua DPC Partai Demokrat Bangli itu. Pihaknya kembali berharap Bupati Bangli memprioritaskan perbaikan jalan yang terdampak bencana alam. Sebab, selain berpotensi menelan korban, putusnya jalan sangat berdampak pada geliat ekonomi warga. (kmb41)

Wabup Hadiri ’’Melaspas’’ Pemaruman Pura Dadia Pande Belantih Bali Post/ina

NGANTEN BARENG - Prosesi Nganten Bareng di Desa Pakraman Pengotan, Kamis (22/3) kemarin. besaran. Dijelaskannya, tradisi nganten di Desa Pakraman Pengotan diawali dari prosesi makruna atau meminang mempelai perempuan. Prosesi itu dilaksanakan tiga hari lalu sebelum nganten bareng. Selain itu dilaksanakan prosesi ngaturang base kaputan sebagai pemberitahuan mempelai pengantin kepada Jro Dulu. ‘’Selanjutnya pada hari ini (kemarin - red), nganten bareng diawali sangkep nganten. Kami selaku bendesa adat menyampaikan kepada krama yang ikut sangkep mengenai dari mana saja mempelai pengantin yang ikut nganten bareng kali ini. Jadi dari delapan banjar yang ada di Desa Pakraman Pengotan, hanya dari Banjar Tihing Desa saja yang tidak ikut,’’ jelasnya. Prosesi dilanjutkan dengan pemotongan satu ekor sapi yang dibeli secara urunan oleh pasangan pengantin. Setelah diupacarai, daging sapi kemudian dibagikan oleh Jro Dulu kepada krama. Kemudian masing-masing mempelai membawa nasi putih atau sari peserah sebanyak 4 rontong ke pura. Oleh Jro Dulu nasi tersebut juga dibagikan sesuai jumlah krama desa pangarep. Setelah itu barulah seluruh pasangan mempelai dipang-

gil. Sebelum masuk ke jeroan Pura Penataran Agung, para mempelai diupacarai berjejer di jaba sisi kelod sebelum diperkenankan masuk ke jeroan pura. Di jeroan, para mempelai duduk di bale nganten, lakilaki di selatan dan perempuan di sisi utara. Di sana seluruh mempelai makan sirih bersama. Maknanya agar eling bahwa mereka sudah menjadi bagian dari krama Pengotan. Usai makan sirih di bale nganten, seluruh mempelai kemudian mapamit di sanggar agung. Di huluning bale agung, para mempelai menaikkan damar kurung yang terbuat dari mangkuk berisi minyak kelapa, kapas dan dilingkari daun jaka. Makna dari prosesi menaikan damar kurung adalah untuk memohon doa restu dan tuntunan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Dari Pura Penataran Agung, para mempelai kemudian mapamit dan pulang ke rumah masing-masing. Sebagai akhir dari prosesi nganten bareng, para mempelai akan mabrata yakni tidak boleh melintas ke jalan yang ada di timurnya atau sebaliknya. “Setelah itu prosesi terakhir adalah membawa tipat bantal dari purusa ke pradana,” jelas Jro Kopok. (kmb41)

Sub. Badung 089629266361 | Sub. Tabanan 087860701455 | Sub. Gianyar 081237773563 Sub. Bangli 085238056500 | Sub. Klungkung 081916268341 | Sub. Jembrana 081936083440 Sub. Buleleng 081933117962 | Sub. Karangasem 085338534631 C.0000171-RPA-10

BERTEPATAN dengan Wraspati Umanis Sinta, Kamis (22/3) kemarin, pasemetonan Dadia Pande Desa Belantih, Kecamatan Kintamani, Bangli, menggelar upacara Ngeresigana, Melaspas Mupus lan Ngentegang Pemaruman Ida Batara di Pura Dadia setempat. Acara ini dihadiri Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Manggala Karya I Wayan Ladra mengatakan, karya tersebut merupakan tindak lanjut dari rampungnya pembangunan palinggih pamaruman di Pura Dadia Pande Belantih. Pembangunan palinggih ini menghabiskan total biaya Rp 315 juta yang sumber dananya berasal dari urunan wajib 52 kepala keluarga (KK) pangempon Pura Dadia Pande. Masing-masing KK diwajibkan membayar urunan Rp 5 juta, hingga terkumpul dana mencapai Rp 260 juta. Sedangkan kekurangannya berasal dari punia pasemetonan. Jelas dia, pembangunan palinggih pamaruman Pura Dadia Pande, perencanaannya sudah dimulai sejak 2 tahun, melalui beberapa kali paruman. Tahapan pembangunan baru bisa dimulai sekitar September

2017 lalu, setelah disepakati besaran urunan dan terkumpulnya dana pembangunan. Dikatakan Ladra, upacara Ngeresigana, Melaspas Mupus lan Ngentegang Pemaruman di-puput Ida Sri Mpu Taman Bali. Bhakti yang dihaturkan di antaranya bebangkit peresiganaan dan bhakti ngentegang dengan wewalungan yang digunakan, di antarannya babi, ayam manca warna, asu bangbungkem dan bebek blangkalung. Karya diawali dengan nanceb rompok pada 13 Maret, dilanjutkan dengan nunas tirta di kawitan pada 18 Maret. Ngatur piuning ring kawitan lan Pura Desa pada 19 Maret. Negtegang karya pada Buda Kliwon Sinta 21 Maret, puncak karya yang dilangsungkan kemarin, piodalan wali Tumpek Landep pada 31 Maret dan Ida Bhatara mesineb pada Redite Umanis Ukir atau 1 April mendatang. ‘’Kita berharap dengan pelaksanaan yadnya ini, Ida Sasuhunan yang berstana di Pura Dadia Pande Belantih, memberikan keselamatan dan kesejahteraan khususnya kepada pasemetonan sami,’’ ucapnya. Sementara itu, Wakil Bu-

SERAHKAN PUNIA - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan punia kepada Paiketan Pasemetonan Dadia Pande Belantih. pati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengaku senang dan bangga dengan Paiketan Pasemetonan Dadia Pande Belantih. Menurutnya, pembangunan pamaruman Ida Bhatara yang begitu megah, tidak mungkin bisa diwujudkan tanpa ada semangat, kekompakan dan kebersamaan pasemetonan. Untuk itu Wabup Sedana Arta berpesan, agar kebersamaan dan kekompakan tersebut terus dijaga dan ditingkatkan, se-

hingga apapun program yang direncanakan bisa dijalankan dengan baik. ‘’Saya sangat mengapresiasi kebersamaan dan kekompakan Paiketan Pasemetonan Dadia Pande Belantih. Mudah-mudahan kekompakan ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan. Karena saya yakin ke depan tantangan semakin berat dan tentunya masih banyak yadnya yang harus dihaturkan ke hadapan Ida Batara Kawitan,’’ ujarnya. (ad969)


19

Jumat Paing, 23 Maret 2018

Indonesia Harus Tularkan Mengelola Kemajemukan Jakarta (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia harus menularkan pengalaman mengelola kemajemukan, sehingga tetap dalam kondisi bersatu dan damai. ‘’Harus ditularkan pengalaman Indonesia dalam menjaga persatuan dan perdamaian di bumi Allah ini,’’ kata Presiden Jokowi dalam silaturahmi dengan peserta Musabaqah Hafalan Alquran dan Hadist Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Suud Tingkat ASEAN dan Pasifik ke-10 Tahun 2018 di Istana Negara Jakarta, Kamis (22/3) kemarin. Presiden meminta seluruh qari dan qariah, hafis dan hafisah agar terus mensyiarkan dan mengamalkan Alquran dan Hadits Rosulullah di luar acara musabaqah. ‘’Kita semua harus membangun kemanusiaan yang adil dan beradab, tidak membentak anak yatim, peduli pada orang miskin, cinta sesama saudara sebangsa dan setanah air serta menyayangi seluruh kehidupan di bumi Allah ini,’’ tutur Presiden.

Ia mengatakan hal itu supaya semua umat di bumi Indonesia dan seluruh dunia melihat dan merasakan Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin. ‘’Dari setiap acara musabaqah saya harapkan terasa jejaknya dan manfaatnya bagi kehidupan bangsa Indonesia. Apalagi Indonesia terus jadi panutan banyak negara dalam mengelola kemajemukan karena kita punya 714 suku, ribuan bahasa lokal, tetapi kita tetap rukun dan bersatu,’’ ujarnya. Menurut Presiden, kondisi itu harus dijaga. Ia meminta umat supaya tidak sampai terjebak fitnah dan hasutan kebencian. Presiden menyebutkan Alquran telah diturunkan Allah sebagai pedoman bagi umat Islam yang harus terus dibaca dan dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari hari. ‘’Pelaksanaan musabaqah jangan dipandang sebagai pelaksanaan acara biasa. Musabaqah adalah sarana untuk memacu pengembangan hafalan serta pendalaman isi Alquran dan hadits,’’ katanya. (ant)

Masa Kampanye Pilkada di Bali

Belum Ada Ujaran Kebencian Denpasar (Bali Post) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali menggelar acara talkshow ‘’Pilkada Tanpa Hoax dan Ujaran Kebencian’’ di Gedung PWI Bali, Kamis (22/3) kemarin. Talkshow yang digelar serangkaian peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2018 Tingkat Provinsi Bali ini menampilkan narasumber Kasubbid PID Humad Polda Bali AKBP Syamsudin, Komisioner KPU Bali Ni Wayan Widhiastini, Pemimpin Redaksi Bali Post Nyoman Wirata dan narasumber dari Bali Sruti Diah Yuniti. Kasubbid PID Bidang Humas Polda Bali AKBP Syamsudin mengatakan, sampai saat ini belum menemukan indikasi penyebaran hoax (berita bohong), isu SARA dan ujaran kebencian dalam pilkada di Bali hingga mengganggu keamanan dan ketertiban. ‘’Bali tidak termasuk daerah rawan hoax,’’ ungkapnya. Kendati demikian, pihaknya telah melakukan antisipasi dan menyosialisasikan kepada masyarakat dan pemuka agama karena hoax, isu SARA dan ujaran kebencian sangat potensial memecah belah NKRI. ‘’Potensi kerawanan tetap ada. Kita juga perlu meningkat-

kan kewaspadaan,’’ tegasnya. Komisioner KPU Bali Ni Wayan Widhiastini mengatakan, tagline pilkada tahun ini adalah ‘’Pilkada Keren Tanpa Hoax, Isu SARA dan Politik Uang’’. Memasuki masa kampanye yang berlangsung selama empat bulan, ia mengaku mengkhawatirkan kampanye di media sosial. Sehingga KPU Bali membuat aturan baru yang mewajibkan masing-masing pasangan calon mendaftarkan ke KPU Bali maksimal lima akun media sosial (medsos) yang digunakan. Sementara akun medsos di luar lima akun yang didaftarkan menjadi pengawasan pihak yang berwenang. ‘’Nah, ini ruang yang kita mintakan partisipasinya dari pihak yang berwenang. Kita minta untuk diawasi bersama oleh satgas yang terdiri dari Komisi Informasi, KPID, KPU Bali, Bawaslu dan ORI adalah yang didaftarkan,’’ ujarnya. Diah Yuniti dari Bali Sruti menyoroti tentang hak-hak perempuan dalam Pilkada Bali. Ia pun menegaskan hak-hak perempuan jangan sampai diabaikan dalam setiap kegiatan kemasayarakatan termasuk dalam pilkada. Karena peran pemerempuan akan memberi warna kesejukan dan menjauhkan dari hal-hal yang bersifat

kekerasan, termauk dalam ujaran kebencian. Sementara itu, Pemimpin Redaksi Bali Post Nyoman Wirata menyatakan media merupakan komponen penting dalam melawan hoax dan ujaran kebencian. Sebagai media arus utama, wajib hukumnya untuk memberitakan, fakta, isu atau wacana secara berimbang. Lalau bagaimana dengan isu yang viral atau tranding topic di media sosial? Menurutnya, sebagai produk jurnalistik, media arus utama harus memberitakan berdasarkan fakta dan data. Jangan sampai media massa yang dikelola secara profesional ikut-ikutan menyebarkan isu yang tak berdasar atau hoax. Sebab, hoax bukan sekadar berita bohong, tetapi informasi yang dikembangkan dengan latar belakang serta motivasi beragam. ‘’Namun apa pun latar belakang dan motivasinya, semuanya bertujuan membuat kegaduhan. Inilah yang harus diwaspadai sekaligus dilawan,’’ tegasnya. Usai talk show yang dihadiri pejabat, wartawan dan sejumlah mahasiswa dari Undiknas University dan Universitas Mahendradatta juga diadakan pemeotongan tumpeng oleh Ketua PWI Bali Dwikora Putra. (kmb42)

Disambar Petir, Dua Tewas Singaraja (Bali Post) – Hujan deras disertai petir Kamis (23/3) kemarin menelan korban jiwa. Jro Mangku Putu Laba (60), warga Dusun Yeh Anakan, Desa Banjar Asem, Kecamatan Seririt ditemukan tergeletak lemas di sebuah ranggon (kubu - red) di sawah miliknya. Diduga, korban yang sehari-hari sebagai Pemangku Pura Segara Yeh Anakan itu disabar petir saat hujan deras sejak pukul 19.00 Wita kemarin. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, sebelum kejadian korban pergi ke sawahnya untuk mengusir burung sekitar pukul 16.00 Wita. Ketika hujan deras, korban diduga berteduh di ranggon yang biasa digunakan untuk tempat bersitirahat. Mengetahui korban tidak kunjung kembali ke rumah, anaknya Gede Mas Pariawan

kemudian berusaha menyusul ke sawah untuk memastikan keberadaan ayahnya. Tidak disangka, Pariawan menemukan ayahnya tergeletak di ranggon. Dia pun panik dan berusaha minta tolong untuk membantu membawa korban ke Rumah Sakit Santi Graha di Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt. Korban sempat dirawat, tetapi karena luka serius yang dialami membuat nyawanya tidak tertolong. Sementara itu saat ditemukan tubuh korban sudah lemas. Sejumlah luka mirip bekas terbakar ditemukan di tubuh korban. Bahkan, pakaian yang dikenakan korban juga seperti terbakar. Di hari yang sama akibat sambaran petir juga mengakibatkan seorang meninggal dunia. Korban adalah Made Wista (50), warga Dusun

Lebih Kecil

Dari Hal. 1

Rasio utang sebesar 29,24 persen terhadap PDB ini masih lebih kecil daripada dengan negara-negara yang memiliki tingkat ekonomi setara, seperti Vietnam sebesar 63,4 persen, Thailand 41,8 persen, Malaysia 52,7 persen, dan Brazil 81,2 persen. Untuk itu, Darmin meminta masyarakat agar tidak mengkhawatirkan kemampuan pemerintah untuk mengelola utang tersebut karena utang-utang itu tidak berpotensi mengalami gagal bayar. ‘’Jangan terpengaruh dengan angka triliunan yang begitu besar,’’ katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XI DPR Hafisz Tohir menyoroti rasio pembayaran utang negara yang saat ini besaran utang luar negeri Indonesia di-

laporkan telah mencapai hingga sebesar 357 miliar dolar AS. Hafisz Tohir menyebutkan pemerintah perlu menekan utang luar negeri dengan memperluas pembiayaan terhadap sektor produktif dan tidak hanya fokus kepada infrastruktur saja. ‘’Pemerintah sudah melakukan pembangunan dari sektor produktif. Tapi kalau dikaji lebih dalam untuk produktivitasnya sampai mana, saya kira ini belum,’’ kata politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu. Menurutnya, pembangunan dapat dikatakan produktif antara lain bila dapat menambah lapangan kerja serta meningkatkan daya beli warga, sehingga industri juga bisa berjalan dengan baik dan lancar. Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan hingga

Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Berdasarkan laporan anggota Babinsa Desa Kalibukbuk Sertu Made Yudiasa, sebelum kejadian korban sedang istirahat di tempat pembakaran batu bata miliknya. Tidak disangka, petir menyambar sekitar pukul 18.00 Wita. Sambaran petir itu mengenai tubuh korban hingga lemas dan tidak sadarkan diri. Kejadian ini kemudian diketahui oleh rekannya, Putu Kayun (48), warga Dusun Celuk Buluh, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng. Saat ditemukan, tubuh korban sudah lemas dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Kertha Usada, Singaraja. Sayang, karena luka pada dada, membuat nyawanya tidak tertolong dan dokter menyatakan korban meninggal dunia. (kmb38)

akhir Februari 2018, sebagian besar utang pemerintah masih didominasi oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 3.257,26 triliun atau 80,73 persen dari total utang pemerintah. Penerbitan SBN sekitar Rp 2.359,47 triliun atau 62,62 persen diterbitkan dalam denominasi rupiah serta dalam denominasi valas sebesar Rp 897,78 triliun atau 18,11 persen. Selain penerbitan SBN, pembiayaan utang tersebut juga berasal dari pinjaman luar negeri pemerintah dengan porsi mencapai Rp 777,54 triliun atau 19,27 persen. Utang yang dalam bentuk pinjaman ini terbagi dari pinjaman luar negeri sebesar Rp 771,6 triliun atau 19,13 persen dan pinjaman dalam negeri sebesar Rp 5,78 triliun atau 0,14 persen. (ant)

WARUNG GLOBAL

Bendesa Adat Jangan Lagi Dibebani KEPALA BNNK Denpasar AKBP I Wayan Gede Suwahyu, S.H., M.H. mengimbau kepada klian adat dan perangkat adat agar pengguna narkoba dikenai sanksi adat. Pernyataan ini memicu perbedaan pendapat dari pengunjung acara Warung Global di Radio Global FM 96,5 Bali, Kamis (22/3) kemarin, dengan topic ‘’BNNK Dorong Pengguna Narkoba Dikenai Sanksi Adat’’. Berikut rangkuman selengkapnya. Gung Derah menyatakan narkoba tidak ada kaitannya dengan tugas klian adat karena ini hal ini adalah tindak pidana yang ranahnya tugas BNN dan jajarannya. Lalu kalau semua masalah diserahkan kepada desa adat, lalu apa kerjanya BNN? Janganlah adat dan agama diberikan pekerjaan yang bukan merupakan tupoksinya, karena beban adat saat ini sudah sangat berat. Bu Lilis juga menyarankan agar instansi yang memang bertanggun jawab memberantas narkoba dan memiliki kewenangan menindaknya secara hukum agar jangan merepotkan desa adat. Selain diganjar dengan hukum positif atas perbuatannya pengenaan sanksi adat akan sangat membuat malu yang bersangkutan dan keluarganya. Di sisi lain, dia setuju bila semua pihak harus berperan serta dan

bekerja sama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba. Kak Werda dan Winaja justru setuju dengan sanksi adat yang tegas. Karena narkoba termasuk dalam kejahatan luar biasa, sehingga penyelesaiannya jangan biasa-biasa saja. Dalam ajaran di Bali ada yang disebut Panca Ma. Salah satunya Madat artinya candu atau narkoba adalah musuh agama, sehingga menjadi tugas adat dan agama juga dalam menyikapinya agar akhlak bangsa dan negara ini tidak hancur. Ketika kita tak bisa menutup dari sisi penjualnya kenapa tidak dimulai dari sisi pembelinya? Dia juga mengusulkan pemakai narkoba agar dipidanakan supaya ada efek jera dan jika direhabilitasi sebagian besar hasilnya kambuh lagi menggunakan barang haram tersebut. Pak Ugi menyebutkn semua cara

Sekretaris Kabinet Dari Hal. 1

Selain untuk Puan Maharani yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sedangkan Pramono Anung sekarang menjabat sebagai Sekretaris Kabinet. Pada 2011 Pramono masih menjadi Wakil Ketua DPR. ‘’Pada akhir 2011 Andi Narogong telah menyampaikan beberapa realisasi yang disampaikan pertama memberikan uang ke beberapa orang dewan. Pertama adalah untuk Komisi II Pak Chairuman sejumlah 500 ribu dolar, untuk Ganjar sudah dipotong oleh Chairuman dan untuk kepentingan pimpinan banggar sudah sampaikan juga ke Melchias Mekeng 500 ribu dolar, Tamsil Linrung 500 ribu dolar, Olly Dondokambey 500 ribu dolar di antaranya melalaui Irvanto,’’ jelas Novanto. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan partainya siap diaudit terkait pernyataan mantan Ketua DPR Setya Novanto yang mengaku ada dana KTP elektronik yang mengalir untuk Puan Maharani dan Pramono Anung masing-masing 500 ribu dolar AS. ‘’Atas apa yang disebutkan oleh Setya Novanto, kami pastikan tidak benar, dan kami siap diaudit terkait hal tersebut,’’ kata Hasto dalam

keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis kemarin. Dia menilai saat ini ada upaya yang mencoba membawa persoalan KTP elektronik tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab PDI Perjuangan, padahal partainya bukan dalam posisi desainer dan bukan penguasa ketika proyek itu berjalan. Hasto mengamati kecenderungan terdakwa dalam kasus tindak pidana korupsi (tipikor) menyebut sebanyak mungkin nama, demi menyandang status justice collaborator. ‘’Apa yang disampaikan Setya Novanto hari ini pun, kami yakini sebagai bagian dari upaya mendapatkan status tersebut demi meringankan dakwaan,’’ ujarnya. Dia menjelaskan posisi politik PDI Perjuangan selama 10 tahun di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat itu berada di luar pemerintahan dan tidak ada representasi menteri dari partainya di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu selama 10 tahun. Menurutnya, dalam beberapa keputusan strategis yang dilakukan melalui voting, PDI Perjuangan selalu ‘’dikalahkan’’, misalnya penolakan impor beras, penolakan UU Penanaman Modal dan UU Zona Perdagangan Bebas. Dengan demikian tidak ada posisi politik yang terlalu kuat terkait dengan kebijakan KTP elektronik sekalipun. (ant)

Deklarasi Paslon Dari Hal. 1

Dalam catatan media, pada 9 Januari 2018, dalam acara deklarasi paslon Mantra-Kerta (Rai Mantra-Sudikerta) di Lapangan Bajra Sandi, Renon, Denpasar, paslon Mantra-Kerta menandatangani pakta integritas yang disodorkan oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang terdiri dari gabungan Partai Golkar, Demokrat, NasDem, Gerindra, PKS, PBB, serta Perindo. Dalam penandatanganan pakta integritas itu kedua pasangan calon yakni Rai Mantra dan Sudikerta (Mantra-Kerta) dengan tegas menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa dan menolak praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Isu reklamasi menjadi salah

satu pertanyaan yang ‘’menguji’’ paslon Mantra-Kerta dalam Uji Publik Pilgub Bali 2018 bertema ‘’Berebut Tahta Pulau Dewata’’ yang dilaksanakan oleh BEM FH Unud. Pasangan cagub nomor urut 2 Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) juga ‘’diuji’’ dengan berbagai pertanyaan oleh para guru besar dan mahasiswa saat mengikuti uji publik. Dalam acara tersebut paslon MantraKerta diuji oleh tiga panelis yang notabene guru besar FH Unud yakni Prof. Dr. Made Subawa, Prof. Wayan P. Windia, dan Prof. Dr. Yohannes Usfunan. Juga muncul beberapa pertanyaan dari mahasiswa yang dijawab dengan tangkas oleh Rai Mantra. (kmb)

Padi Unggul Dari Hal. 1

‘’Prof. Yohanes itu adalah teman kuliah saya di ITB, tapi beliau mengambil jurusan teknologi nuklir. Namun beliau juga mengembangkan tanaman bibit padi unggul serta hortikultura dengan teknologi nuklir,’’ tuturnya. Cagub yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati sebagai calon Wakil Gubernur (Koster-Ace) ini mengatakan uji coba yang dia lakukan dalam rangka merealisasikan program ketahanan pangan dengan konsep dari hulu ke hilir. ‘’Dari sektor hulu, yakni pembibitan akan disiapkan bibit unggul, tapi perlu diuji coba secara ilmiah dulu. Kalau di sektor tengah akan digalakkan lagi program pendampingan oleh tenaga penyuluhan pertanian. Sedangkan di sektor hilir akan disiapkan pasarnya agar produk pertanian petani laku terjual dengan harga layak,’’ jelasnya. Ditambahkannya, ada sejumlah keunggulan dari bibit padi Sibeno. Pertama, menyerap air lebih irit, sehingga bisa mengatasi persoalan kesulitan air yang sering dihadapi para petani. Selain itu juga lebih tahan guncangan angin. ‘’Ketiga, bibit padi ini tahan penyakit dan hama. Istilahnya kalau dalam pertumbuhan anak, bibit padi ini tumbuh lebih sehat dan bergizi,’’ sebutnya. Keempat, lanjutnya, lebih mudah dalam penanaman, baik secara modern maupun tradisional. ‘’Selain itu yang terpenting dari segi produktivitas lebih cepat panen dan hasilnya lebih tinggi dibanding bibit padi lain. Bisa menghasilkan 10 sampai 11 ton per hektar. Jadi dalam setahun dengan tiga masa panen, maka dengan lahan satu hektar akan menghasilkan gabah sebanyak 30 ton. Sedangkan bibit padi yang biasa hanya menghasilkan 7 ton per hektar,’’ terangnya. Di samping itu, setelah dimasak akan menghasilkan nasi yang lebih pulen. ‘’Bahkan kandungan kadar gulanya lebih rendah. Jadi dengan kualitas produk pertaniannya sudah tinggi, tentu harganya juga lebih tinggi lagi. Nanti akan saya buatakan badan usaha daerah yang

Bercampur Lumpur Dari Hal. 1

‘’Kemungkinan, yang rusak dan tidak bisa lagi diolah karena basah, lebih dari setengah yang ada di dalam gudang yang jebol tersebut. Apalagi, banjir yang menerjang itu bercampur lumpur sehingga beras sudah tidak bisa dikonsumsi. Kami masih menunggu upaya pemindahan beras untuk memisahkan yang masih baik dengan yang rusak untuk dipindahkan ke gudang Bulog di Kalukku,’’

terang Muhammad Arsalan. Banjir bandang yang menerjang sebagian wilayah Kota Mamuju pada Kamis pagi itu disebabkan tingginya curah hujan yang melanda kawasan itu sejak Kamis dini hari. Banjir disertai lumpur itu menyebabkan ratusan rumah warga di empat kelurahan, yakni Kelurahan Karema, Binanga, Rimuku, dan Simboro terendam. Belum diperoleh keterangan resmi dari BPBD, baik dari

dan strategi dengan maksud dan tujuan melenyapkan narkoba. Kalaa ada di lingkaran kita maka mata rantainya harus diputus di tengah jalan supaya tidak sampai memengaruhi anggota keluarga kita dan segera pengedarnya dilaporkan ke polisi. Febri dan Fera tidak sependapat dengan sanksi adat karena perlu dibedakan kasus umum dengan kasus adat. Pengguna narkoba biasanya korban dari lingkungan, tetapi jika yang bersangkutan adalah pengedar mereka setuju diterapkan sanksi adat. Kejahatan narkoba adalah tugas dan wewenang kepolisian dan BNN dan KUHP serta UU sudah ada yang mengatur berapa hukumannya. Jadi menurut mereka usahakan tidak melibatkan dan mendorong desa pakraman memberikan sanksi adat. (arya)

Provinsi Sulbar maupun Kabupaten Mamuju terkait jumlah rumah dan korban akibat banjir bandang tersebut. ‘’Teman-teman di lapangan masih sementara mendata sehingga kami belum tahu berapa rumah warga yang rusak dan terdampak banjir bandang,’’ kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Amrullah saat ditemui di lokasi banjir. (ant)

khusus membeli dan memasarkan hasil pertanian. Dari segi aturan juga akan kami buatkan peraturan daerah,’’ imbuhnya. Pembentukan badan usaha daerah dan perda tentang perlindungan produk pertanian lokal di mana tiap hotel dan restoran nantinya diminta agar memprioritaskan membeli produk pertanian lokal Bali. Hal itu merupakan cara penyelesaian permasalahan pertanian di sektor hilir. ‘’Jika bibit ini terbukti berhasil akan saya gunakan di seluruh Bali. Kirakira pada bulan Mei akan panen perdana. Nanti saya akan cek lagi hasilnya ke sini,’’ ujarnya. Setelah menyaksikan secara langsung uji coba padi Sibeno yang telah mengalami masa tanam 62 hari, dan membandingkan dengan padi berbeda dengan masa tanam yang sama di lahan sebelahnya, ternyata tumbuh lebih tinggi dan sehat. Koster pun optimis bibit padi unggulan Sibeno akan mampu mengasilkan kualitas padi seperti hasil penelitian Prof. Yohanes. ‘’Bibit padi ini juga sudah diuji coba di beberapa daerah di Indonesia, ternyata hasilnya sangat bagus sesuai hasil penelitian. Saya optimis uji coba di Bali juga akan berhasil,’’ katanya. Sementara itu, pemilik lahan Nyoman Merta membenarkan keunggulan dari bibit padi Sibeno. Sebab, pihaknya telah selama lima hari tidak mengaliri sawahnya dengan air. ‘’Padinya tetap sehat. Tidak ada masalah. Kami menjadi optimis hasilnya akan bagus,’’ ungkapnya. Sementara itu, saat masimakrama dengan warga Desa Adat Sangkarangung, sejumlah tokoh masyarakat setempat serta subak se-Kabupaten Jembrana mendeklarasikan diri mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace yang dikomandani Made Oka yang juga Ketua Badan Rembug Subak (BRS) Kabupaten Jembrana. ‘’Kami mendukung Koster-Ace, karena Pak Koster ketika menjadi DPR sudah banyak membantu petani di sini lewat bantuan traktor, alat tanam, alat panen, pembenahan saluran irigasi dan bangunan wantilan. Semoga setelah terpilih akan lebih banyak lagi membantu petani di Jembrana,’’ kata Made Oka. (kmb)

Berujung Damai Dari Hal. 1 Namun, Wapres Kalla berujar bahwa perseteruan antara dua tokoh politik tersebut pada akhirnya akan berujung damai. ‘’Jadi (perseteruan) itu artinya, ada aksi ada reaksi. Nanti pada ujungnya ada perdamaian,’’ ujar Jusuf Kalla. (ant)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat Paing, 23 Maret 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Gou Haodong Jabat Konjen RRT di Denpasar

Dorong Terus Kerja Sama Pariwisata Tiongkok-Bali

TIBA DI BALI - Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Gou Haodong saat tiba di Bandara Ngurah Rai, Kamis (22/3) kemarin.

Bali Post/ist

SELEKSI - Suasana Seleksi Program YES (Youth Exchange Study) Bina Antarbudaya Chapter di Denpasar.

”Youth Exchange Study” Kembali Digelar

Ajang Pertukaran Budaya Antarnegara Denpasar(Bali Post) Kabar gembira bagi pelajar di Bali dan NTT yang ingin mendapatkan pengalaman belajar ke Amerika Serikat. Program YES (Youth Exchange Study) Bina Antarbudaya Chapter Denpasar tahun seleksi 2018 akan resmi dibuka Minggu (25/3) hingga Selasa (24/4) mendatang. Program tersebut menyasar siswa kelas X SMA/SMK/MA yang berada di wilayah Bali dan NTT. Ketua Panitia Seleksi Bina Antarbudaya Chapter Denpasar Tahun Seleksi 2018, Luh Yesi Candrika, menjelaskan secara umum tidak ada perbedaan seleksi tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahapan seleksi program YES akan dibagi menjadi lima bagian, yakni seleksi berkas dan shortlisting, wawancara, seleksi finalis chapter, seleksi akhir tingkat nasional, dan seleksi penjurian nasional. Bagi peserta yang lolos seleksi berhak mengikuti pertukaran pelajar ke Amerika Serikat selama satu tahun secara gratis. “Cara pendaftaran peserta secara online dengan mengakses web kami tanpa dipungut biaya apa pun, kemudian mengisi formulir pendaftaran. Selanjutnya kami di tingkat chapter akan melakukan seleksi berkas dengan mengurutkannya nilai dari yang tertinggi. Bagi yang lolos di tahap pertama akan diundang tes wawancara yang melibatkan kalangan independen,” papar Yesi, Rabu (21/3) sore. Dijelaskan Yesi, seleksi Program YES tahun ini akan diberangkatkan pada program pertukaran tahun 2019/2020. Persyaratannya yakni merupakan warga negara Indonesia, tengah duduk di kelas X SMA/SMK/MA, bukan aksel atau homescholing, memiliki nilai raport minimal 80 di semua mata pelajaran, memiliki nilai minimal 85 di mata pelajaran umum dan wajib (Agama, PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Sejarah), aktif berorganisasi baik di dalam sekolah maupun luar sekolah, memiliki prestasi minimal tingkat kabupaten/ kota, dan ada izin dari sekolah dan orang tua untuk mengikuti seleksi. Sejak tahun 2012, Bina Antarbudaya Chapter Denpasar telah memberangkatkan banyak peserta. Tidak sedikit peserta yang mendapat penghargaan selama mengikuti program. “Berkaca dari tahun 2012, peserta pertukaran yang diseleksi di Chapter Denpasar bisa berprestasi di tingkat nasional. Tahun lalu, peserta kita menjadi siswa terbaik dalam program pertukaran ini,” imbuhnya. Melalui kesempatan ini ia berharap siswa SMA/SMK/MA yang berada di wilayah kerja Bina Antarbudaya Chapter Denpasar yang meliputi Bali dan NTT bisa mengikuti pendaftaran tersebut. Apalagi, Program Bina Antarbudaya merupakan organisasi nonprofit. Tujuannya untuk menciptakan pemimpin masa depan yang memiliki pemahaman budaya antarbudaya di dunia, sehingga terjadi perdamaian dunia. (win)

Mangupura (Bali Post) Hubungan Indonesia dengan Tiongkok selama ini memang sangat erat sekali. Bahkan hubungan ini berkembang sangat cepat seiring berjalannya waktu. Indonesia bagi Tiongkok memang merupakan salah satu negara yang terpenting di regional ASEAN dan juga di Asia. Selain itu juga merupakan mitra yang sangat penting bagi Tiongkok. Hal itu ditegaskan Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar Gou Haodong saat ditemui setibanya di Bandara Ngurah Rai, Kamis (22/3) kemarin. Gou Haodong saat ini resmi

bertugas di Bali menggantikan pejabat lama yaitu Hu Yinquan. Pada kesempatan tersebut, untuk melanjutkan kerja sama yang sebelumnya sudah terjalin, Gou Haodong berjanji akan selalu bergandengan tangan dengan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, untuk terus meningkatkan hubungan kedua negara. Khusus untuk Bali yang terkenal sebagai tempat wisata di dunia, dirinya mengaku akan terus meningkatkan kerja sama dalam bidang pariwisata. Hal itu bisa dilihat dari kebijakan baru di Tiongkok di mana ada satu kementerian kebudayaan yang sudah

diubah menjadi kementerian kebudayaan dan pariwisata. Karena, memang pariwisata itu dianggap sangat penting saat ini. “Bali juga terkenal dengan kebudayaan dan objek wisata. Ke depan kami akan terus mendorong kerja sama di bidang pariwisata maupun dalam hal pertukaran kebudayaan,” pungkasnya. Dikatakan Gou Haodong, di Tiongkok baru saja selesai diselenggarakan kongres nasional ke-13. Dalam pertemuan tersebut, hal penting yang dibahas, yaitu memperkuat lagi kebijakan reformasi dan keterbukaan untuk dunia. (kmb23)

Cuaca Ekstrem dan Bencana Alam akan Makin Parah Oslo (Bali Post) –

Bumi di masa mendatang akan menghadapi ancaman makin parahnya cuaca ekstrem yang menjadi pemicu bencana alam. Tiga tahun belakangan yakni 2015, 2016 dan 2017 menjadi tahun dengan suhu terpanas sepanjang sejarah bumi. Suhu panas akan terus berlanjut di tahun 2018 ini. Kerugian materi yang dialami dunia akibat bencana alam yang dipicu cuaca ekstrem di tahun 2017 saja mencapai angka Rp 4.416 triliun. Demikian disampaikan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis (22/3) kemarin. Menurut PBB, tiga tahun belakangan mencatat suhu serta gelombang panas tertinggi di Australia, dengan penghangatan Arktik dan kekurangan air di Cape Town memperpanjang daftar cuaca ekstrem berbahaya pada 2018. Badai Atlantik dan musim hujan disertai banjir di India pun menjadikan 2017 tahun paling parah dalam catatan cuaca buruk dan peristiwa iklim, kata Badan Meteorologi Dunia (WMO) PBB dalam laporan tahunannya tentang iklim dunia. “Awal 2018 melanjutkan keadaan 2017, dengan cuaca parah, yang merenggut kehidupan dan menghancurkan mata pencarian,” kata Sekretaris Jenderal WMO Petteri Taalas. Penelitian itu memastikan temuan sementara bahwa 2016 adalah tahun terpanas sejak abad ke-19, dengan 2017 dan 2015 berada di tempat kedua dalam pemanasan, yang menurut WMO imbas darii emisi gas rumah kaca.

Tahun 2017 lalu adalah tahun terpanas meski tanpa pengaruh peristiwa El Nino yang melepaskan panas dari Samudra Pasifik. Talaas mengatakan suhu menjadi luar biasa tinggi di Kutub Utara pada tahun 2018, jika dibandingkan dengan badai musim dingin di Eropa dan Amerika Utara. Juga pada awal tahun 2018, Australia dan Argentina menderita gelombang panas yang ekstrem, sementara kekeringan berlanjut di Kenya dan Somalia, dan kota Cape Town di Afrika Selatan masih berjuang dengan kondisi kekurangan air akut, katanya. Laporan itu mengatakan bahwa perusahaan asuransi Jerman “Munich Re” memperkirakan total kerugian bencana dari cuaca dan peristiwa terkait iklim pada 2017 mencapai Rp 4.416 triliun, rekor setelah penyesuaian untuk inflasi. Pada 2015, hampir 200 negara sepakat untuk menggeser ekonomi global menjauh dari ba-

Logo kampanye antipemanasan Bumi. han bakar fosil abad ini sebagai bagian dari kesepakatan iklim Paris. Sayangnya Presiden AS Donald Trump, yang meragukan bahwa emisi gas rumah kaca buatan manusia adalah penyebab utama pemanasan, berencana untuk mengundurkan diri dari

pakta tersebut dan malah mempromosikan batubara, gas dan minyak domestik. WMO mengatakan bahwa kadar karbon dioksida sekarang di atas 400 bagian per juta atmosfer, jauh di atas variasi alami dalam 800.000 tahun terakhir dan

Bali Post/ant

mendukung temuan ilmiah utama bahwa manusia adalah penyebabnya. Karbon dioksida akan tetap berada di atas tingkat tersebut untuk generasi mendatang, dengan dampak berupa masa depan lebih hangat, cuaca tidak terduga, serta iklim ekstrem, kata Talaas. (ant)

NATAS Travel Fair 2018

Indonesia Libatkan 18 ”Exhibitor”

Bali Post/ist

STAN INDONESIA - Stan Indonesia dengan ikon Wonderful Indonesia dalam National Association of Travel Agents Singapore (NATAS ) Travel Fairs 2018.

SINGAPORE Expo menjadi ajang para negara merebut pasar wisata dunia. Areal di Hall 4 Singapore Expo sudah dipenuhi oleh delegasi negara-negara dari kawasan Asia Fasifik. Mereka mulai melakukan finalisasi stan untuk meramaikan National Association of Travel Agents Singapore (NATAS ) Travel Fairs 2018. Delegasi Indonesia dari Kementerian Pariwisata juga terlihat mulai melakukan finalisasi stan (venue). Stan Indonesia dengan ikon Wonderful Indonesia dibangun di atas ruang seluas 81 m2. Tim Wonderful Indonesia melibatkan 18 exhibitor dari kalangan travel dan hotel dari Jakarta, Lombok dan berbagai daerah lainnya. Berdekatan dengan venue Indonesia,ada stan dari Srilangka, India dan Australia. NATAS Travel Fair 2018 ini dimulai Jumat (23/3) sampai Minggu (25/3). Pada NATAS kali ini Kementerian Pariwisata juga melibatkan berbagai kalangan profesi di antaranya terafis spa dan barista termasuk sanggar budaya. Program yang dilakukan meliputi pelayanan informasi dan distribusi bahan promosi. Juga dilakukan Indonesia coffee testing dan pagelaran budaya. (dir)

Diterpa Skandal ”Cambridge Analytica”, Mark Zuckerberg Minta Maaf San Fransisko (Bali Post) – Penyalahgunaan data 50 juta pengguna media sosial Facebook oleh konsultan politik bermarkas di London, Cambridge Analytica, untuk memenangkan Donald Trump menjadi sorotan tajam dunia. Media sosial dengan jumlah pengguna terbesar di dunia tersebut dinilai gagal melindungi kerahasiaan data pengguna. Cief Executife Officer (CEO) Facebook Mark Zuckerberg pun akhirnya meminta maaf untuk kesalahan dan menjanjikan langkah lebih keras untuk membatasi jalan

masuk pengembang pada informasi itu. Gara-gara skandal Cambridge Analytica, jaringan medsos Facebook menghadapi peningkatan pengawasan pemerintah di Eropa dan Amerika Serikat karena mengambil data pengguna secara tidak semestinya untuk membangun penampang pemilih Amerika, yang kemudian digunakan untuk membantu memilih Presiden AS Donald Trump pada 2016. Selain itu harga saham Facebook pun sempat mengalami penurunan.

“Itu pelanggaran besar pada kepercayaan. Saya benar-benar menyesal. Kami memiliki tanggung jawab dasar untuk melindungi data orang,” kata Zuckerberg dalam wawancara dengan CNN, setelah berdiam cukup lama sejak skandal itu terungkap pada akhir pekan lalu. Zuckerberg mengatakan bahwa perusahaannya membuat kesalahan, menyatakan perlu bangkit dan melakukan sesuatu. Dia mengatakan jejaring sosial itu berencana melakukan penyelidikan terhadap ribuan aplikasi yang

telah menggunakan platform Facebook, membatasi akses pengembang pada data, dan memberikan penggunanya alat untuk menonaktifkan akses ke data Facebook mereka dengan lebih mudah. Rencana Zuckerberg tidak menunjukkan pengurangan besar pada kemampuan pengiklan untuk menggunakan data Facebook, yang merupakan sumber kehidupan perusahaan. Zuckerberg mengatakan dia terbuka untuk peraturan pemerintah tambahan dan bersedia untuk bersaksi di hadapan Kongres AS jika dia

adalah orang yang tepat. “Saya tidak yakin kita tidak seharusnya diatur,” katanya kepada CNN. “Saya benarbenar berpikir pertanyaannya adalah apa peraturan yang lebih tepat ketimbang ya atau tidak, haruskah itu diatur? ... Orang-orang harus tahu siapa yang membeli iklan yang mereka lihat di Facebook.” Zuckerberg mengatakan Facebook bertekad menghentikan campur tangan dalam pemilihan umum paruh waktu AS pada November serta pemilihan umum di India dan Brasil. (ant)

CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Bali Post/ant


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Jumat, 23 Maret 2018 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu