20 HALAMAN
NOMOR 63 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Pengemban Pengamal Pancasila
sabtu wage, 21 oktober 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
Utamakan Pengusaha Nasional, Pajak Jangan Setinggi-tingginya Jakarta (Bali Post) Pemerintahan Jokowi memiliki program KUR yang cukup besar. Hampir semua perbankan boleh dibilang berlomba-lomba mengucurkan kredit. Namun kenyataannya program KUR tersebut kurang tepat sasaran. Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Syarifudin Hasan (Syarif Hasan) mengatakan, kalau pemerintah benar-benar memperhatikan ekonomi rakyat maka seharusnya gini ratio bisa turun. ‘’Harusnya pemerintah lebih memberikan kesempatan kepada
Bali Post/ant
NAWACITA - Mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI Wilayah Sumbangsel dan Aliansi BEM Lampung melakukan demo tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Jumat (20/10). Mahasiswa yang berasal dari gabungan empat universitas di Lampung mengkritisi kinerja pemerintahan Jokowi-JK yang menurut mereka jauh dari Nawacita.
pengusaha nasional untuk memiliki kesempatan berusha. Jadi bukannya menargetkan pajak setinggi-tinggi,’’ imbuhnya, Jumat (20/10) kemarin. Katanya, pemerintahan Joko Widodo dalam tiga tahun berkuasa belum sepenuhnya memperhatikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Padahal, bagi UMKM bantuan permodalan merupakan salah satu unsur paling penting dalam mengembangkan usaha kecil. ‘’“Sampai saat ini saya lihat akses perbankan atau modal bagi UMKM masih sulit. Bagi mereka bukan soal bunga, tapi yang penting itu kecepatan memperoleh modal,’’ katanya dalam diskusi ‘’Evaluasi Tiga Tahun Pemerintahan’’ di Gedung DPR, Jakarta, Jumat kemarin. Menteri Koperasi dan UKM di era
Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengatakan, sebenarnya bagi UMKM turunnya bunga kredit memang penting, tetapi lebih penting lagi bila memperoleh kemudahan mengakses ke perbankan. ‘’Karena UKM ini kan banyak yang jangka pendek. Ada yang cuma enam bulan dan satu tahun. Makanya, akses keuangan ini penting,’’ imbuhnya. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini, pemerintahan Jokowi memiliki program KUR yang cukup besar. Hampir semua perbankan boleh dibilang berlomba-lomba mengucurkan kredit. Apalagi saat ini ada sekitar 50 juta UMKM yang terdaftar. Hal. 19 Kurang Tepat
Jerman Tertarik Setya Novanto Gugat ke PTUN Penanganan Teroris di Indonesia
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Suhardi Alius memaparkan upaya yang telah dilakukan Indonesia dalam menangani masalah radikalisme dan terorisme di hadapan sejumlah instansi pemerintahan di Jerman. ‘’Mereka ingin tahu pengalaman kita (Indonesia) selama ini dalam menanggulangi terorisme, termasuk di antaranya mengenai tantangan dari FTF (Foreign Terrorist Fighter),’’ kata Suhardi dikutip dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (20/10) kemarin. Instansi pemerintahan Jerman yang hadir dalam pertemuan di kantor The Federal Criminal Police Office of Germany (Bundeskriminalamt/BKA), Wiesbaden, Jerman, Kamis (19/10) malam antara lain Kementerian Dalam Negeri Jerman, Kementerian Luar Negeri Jerman, Bundeskriminalamt/BKA, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (BAHIRA Advice Centre). Hal. 19 Pendekatan Keras
Jakarta (Bali Post) – Setelah memenangkan praperadilan soal penetapan tersangka oleh KPK, Setya Novanto kembali melakukan gugatan. Kali ini soal pencekalan terhadap dirinya. Gugatannya dilayangkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta soal pencegahan ke luar negeri. ‘’Kami tadi baca informasi bahwa ada pengajuan gugatan ke PTUN. Suratnya sendiri secara resmi belum kami terima, jadi secara substansi kami belum tahu yang digugat siapa, apa hanya Imigrasi atau KPK juga tergugat,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di gedung
KPK, Jakarta, Jumat (20/10) kemarin. Febri menyatakan, setiap pencegahan bepergian ke luar negeri yang dilakukan Ditjen Imigrasi terhadap pihak-pihak yang sedang diproses oleh KPK itu didasarkan pada kewenangan KPK pada Pasal 12 ayat 1 huruf b Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. ‘’Jadi pada Undang-undang KPK sangat jelas sebenarnya, KPK meminta seseorang tentu pada instansi terkait dalam hal ini imigrasi untuk tidak bepergian ke luar negeri. Sebenarnya, imigrasi menjalankan tugas undang-
undang. Jadi dari aspek hukum sangat kuat sebenarnya terkait dengan pencegahan ke luar negeri,’’ ujarnya lagi. Menurut Febri, dalam putusan praperadilan Setya Novanto terdapat salah satu permohonan terkait pencabutan pencegahan ke luar negeri, namun ditolak oleh hakim. ‘’Kemarin salah satu permintaan dari pihak Setya Novanto untuk mencabut pencegahan ke luar negeri, namun tidak dikabulkan oleh hakim. Hakim mengatakan itu kewenangan administrasi pejabat yang mengeluarkannya,’’ kata Febri pula. Hal. 19 Kasus KTP
Bali Post/ant
GOLKAR - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (kanan bawah) didampingi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) dan Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung (kiri) menabur bunga saat ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Jumat (20/10) kemarin.
Neymar Janji Bantu Mbappe
Alokasi 20 Persen APBN Belum Mampu Majukan Pendidikan
BINTANG Paris St Germain Neymar berjanji membantu ‘’si anak emas’’ Kylian Mbappe dengan cara Lionel Messi membantu dirinya sewaktu masih di Barcelona. Neymar (25) pindah ke Camp Nou dari Santos pada musim panas 2013 untuk menjadi satu tim dengan Messi yang telah membantu membesarkan superstar Brazil itu. Pada tahun-tahun berikutnya, Neymar menjadi sasaran utama umpan-umpan Messi dengan menerima total 894 umpan dari peraih Ballon d’Or lima kali itu selama tiga musim bersamasama di Barcelona. Dan sejak pindah ke PSG musim panas ini, Neymar mengambil peran seperti Messi itu untuk mitra serangnya yang masih berumur 18 tahun, Mbappe, yang sejauh ini sudah menerima 77 umpan dari Neymar. Menyusul kemenangan 4-0 dari Anderlecht pada Liga Champions, Neymar mengakui bahwa Mbappe telah menjadi sahabatnya dan kemudian menyanjung bekas pemain AS Monaco itu. ‘’Saya kira dia adalah anak emas yang telah bertugas dengan baik sekali. Dia pemain hebat dan memiliki semua kualitas untuk menjadi salah satu nama besar dalam sepak bola dunia. Saya akan membantu dia sesering mungkin. Cara Messi melakukannya kepada saya, itulah yang akan saya lakukan kepada dia,’’ tutup Neymar dalam laman ESPN. (ant)
Jakarta (Bali Post) Amanat konstitusi yang mewajibkan negara mengalokasikan 20 persen dari APBN maupun APBD ternyata tidak juga membawa perubahan dalam peningkatan mutu pendidikan. Ada dugaan amanat alokasi 20 persen APBN untuk pendidikan tidak tepat sasaran, sebab dari fakta dan kondisi yang ditemui, untuk kebutuhan dasar seperti fasilitas dan gedung sekolah saja tidak memadai, bahkan banyak di antaranya rubuh karena rusak tidak diperbaiki. Ketua Lembaga Pengkajian MPR-RI Rully Chairul Azwar mengatakan berbagai persoalan mengenai persoalan yang menghambat mutu pendidikan di Tanah Air itu masuk dalam kajian Tim Kajian MPR-RI. Untuk mengupas persoalan dan menemukan cara penyelesaiannya, Tim Kajian MPR akan menggelar roundtable dengan membahasnya bersama 20 pakar pendidikan sesuai bidang keilmuannya. ‘’Apakah sistem pendidikan kita sudah memadai? Hasil kajian ini penting agar siswa dan sarjana Indonesia bisa bersaing di tengah kemajuan teknologi saat ini,’’ kata Rully Chairul Azwar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/10) kemarin. Hal. 19 Sudah Memadai
Kylian Mbappe dan Neymar.
Perppu Ormas untuk Jaga Keutuhan NKRI Jakarta (Bali Post) – Komisi II DPR menunda pengambilan keputusan terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undangundang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), karena beberapa fraksi harus berkoordinasi dahulu dengan partainya masing-masing, sehingga dijadwalkan kembali pada Senin (23/10). ‘’Apakah dapat disetujui rapat kerja ini dimundurkan pada Senin tanggal 23 Oktober pukul 10.00 WIB,’’ kata Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali dalam Rapat Kerja di Gedung Nusantara, Jumat (20/10) kemarin. Selanjutnya seluruh anggota Komisi II DPR menyatakan setuju
agar rapat kerja dengan agenda pengambilan keputusan terkait Perppu Ormas dilakukan pada Senin (23/10). Dia menjelaskan seluruh ketua kelompok fraksi di Komisi II DPR sudah mengadakan rapat internal pada Jumat (20/10) mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.30 WIB, dan sepakat agar keputusan diambil secara musyawarah dan mufakat. Menurutnya, ada beberapa fraksi yang meminta waktu untuk berkonsultasi dengan pimpinan partai dan anggota fraksinya yang lain karena keputusan sifatnya mengikat. ‘’Dari 10 fraksi tidak ada masalah dengan itu tapi penundaannya sampai hari Senin tanggal 23 Oktober pukul 10.00 WIB, sehingga
siang atau sore sudah dibawa ke Badan Musyawarah DPR sehingga pelaporan ke paripurna tidak akan terganggu,’’ ujarnya. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam raker itu mengatakan pada prinsipnya pemerintah sepakat agar proses pengambilan keputusan di tingkat I ditunda menjadi Senin (23/10). Namun, dia menegaskan pengunduran jadwal itu tidak mengubah agenda dan tanggal rapat paripurna yang dijadwalkan pada Selasa (24/10). ‘’Apalagi inisiatif pimpinan Komisi II DPR melalui Kapoksi diundur untuk konsolidasi atau musyawarah mufakat,’’ katanya. Hal. 19 Ubah Ideologi
Bali Post/ant
RAPAT KERJA – Menkum HAM Yasonna Laoly, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkominfo Rudiantara, Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali, Wakil Ketua Fandi Utomo dan Ahmad Riza Patria saling bertumpu tangan seusai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (20/10) kemarin. Pemerintah dan Komisi II DPR menyepakati pengunduran pengesahan RUU Ormas tingkat satu pada Senin (23/10).
denpasar
2
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
figur
Bali Post/dok
Memotivasi dengan Janur
KEPEDULIAN terhadap warga Karangasem yang mengungsi di Denpasar sangat terasa. Kali ini Ny. Selly Dharmawijaya Mantra selaku Ketua TP-PKK Kota Denpasar merangkul warga yang dari KRB dengan menyerahkan janur dan beberapa bahan baku sarana upacara di Posko Pengungsian Jalan Gurita, Denpasar Selatan, Jumat (20/10) kemarin. “Hari ini kami memberikan bantuan janur untuk memotivasi mereka dalam mengisi waktu selama di pengungsian, sebagai upaya pemerdayaan,” ujarnya. Menurut istri Wali Kota Denpasar ini, pihaknya sangat mengapresiasi semangat warga KRB di posko pengungsian yang tidak hanya berdiam diri. Apalagi selama mereka mengungsi, pihak Bank Sampah Kota Denpasar sebelumnya juga telah memberikan pelatihan keterampilan dan mayoritas warga KRB sudah mahir, terutama membuat kerajinan bokoran dari kertas. “Meski berada di pengungsian, warga harus tetap bahagia. Bahagia itu datangnya dari pikiran. Jika sudah ada aktivitas positif seperti ini, warga diharapkan lebih bersemangat untuk tetap beraktivitas layaknya di rumah sendiri”, tambahnya. (ara)
OPD Diharapkan Tindak Lanjuti Germas Hidup Sehat
Denpasar (Bali Post) Sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo, kini seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Denpasar bersiap melaksanakan instruksi tersebut. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2017 terkait Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat akan dimatangkan agar bisa lebih optimal dilakukan di Denpasar. Mengawali penjabaran instruksi itu, dilakukan sosialisasi Germas oleh Kasi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dian Nardiani, Jumat (20/10) kemarin. Dian Nardiani mengatakan, sosialisasi ini juga menindaklanjuti Surat Edaran Gubenur Provinsi Bali Nomor 440/1721/Kesmes Diskes tanggal 3 Februari 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Menurutnya, Germas adalah suatu tindakan yang terencana yang dilakukan secara bersama-sama seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Untuk meningkatkan hidup sehat, masyarakat tentunya harus bekerja sama dengan multisektor. Yang paling penting dilakukan untuk Germas hidup sehat dengan melakukan aktivitas fisik, konsumsi gizi seimbang yang setiap harinya masyarakat harus mengonsumsi buah dan sayur. Langkah ini telah diterapkan dengan baik oleh Pemkot Denpasar dalam setiap sosialisasi program kesehatan yang mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi sayur dan buah. ‘’Seperti hari ini kita rapat, Dinas Kesehatan Kota Denpasar menyiapkan snack dengan menyajikan buah. Ini sangat bagus dan harus diterapkan setiap harinya di seluruh OPD, bahkan setiap kegiatan snack harus menyajikan buah-buahan,’’ katanya. Ia menambahkan, Germas Hidup Sehat bisa dilakukan dengan memeriksakan kesehatan secara berkala serta melakukan pemberantasan jentik nyamuk. Ia juga menjelaskan peran pemerintah daerah dalam menyukseskan Germas dengan menyediakan fasilitas untuk aktivitas fisik, ruang terbuka publik kawasan bebas kendaraan (car free day), jalur sepeda dan pejalan kaki yang nyaman. Di samping itu, menyelenggarakan kegiatan dengan pemanfaatan taman pekarangan rumah untuk tanaman sayur dan buah serta melaksanakan kebijakan kawasan tanpa rokok. Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Denpasar Tri Indarti mengatakan, menyukseskan kegiatan Germas telah dilaksankan Pemkot Denpasar dengan langkah sosialisasi kepada masyarakat. Seperti kegiatan fisik dilakukan dengan melaksanakan olahraga senam, car free day, mengkonsumsi gizi seimbang dengan melakukan penyuluhan sepuluh pesan gizi seimbang dan seminar dalam rangka hari gizi. Germas juga dilakukan Pemkot Denpasar dengan meningkatkan lingkungan sehat, lingkungan sekolah sehat, gerakan mandiri pemantau jentik. Bahkan Pemkot Denpasar telah mengeluarkan Perda Nomor 7 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Tidak hanya itu, Pemkot Denpasar juga menyediakan klinik merokok di setiap kecamatan. Bagi yang ingin berhenti merokok bisa konsultasi di klinik yang telah disediakan. Sedangkan untuk menghilangkan stress Pemkot Denpasar melakukan kegiatan tirtayatra. ‘’Dengan adanya Germas ini, kami akan menyosialisasikan kepada seluruh OPD agar mengkonsumsi buah dan sayur setiap harinya serta diminta untuk menyediakan buah pada setiap kegiatan,’’ ujarnya. (kmb12)
Bali Post/wan
MENGAIS REZEKI - Sejumlah pemulung mengais rezeki di antara tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Depo Kereneng, Desa Dangin Puri Kangin.
Kasus Markus Rp 6,8 Miliar
Dua Pelaku Masih Diburu
Denpasar (Bali Post) -
Tim Subdit III Dit. Reskrimum Polda Bali masih mengembangkan kasus makelar kasus (markus) dengan korbannya salah satu pemilik Praja Spa, I Made Mahardika (41). Setelah menangkap Muhamad Ridwan dan I Wayan Gede Budiasa, polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang saat ini diduga berada di Jakarta. Selain itu, penyidik sedang menelusuri aliran dana Rp 6,8 miliar tersebut. Dikonfirmasi Jumat (20/10) kemarin, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendra Jaya menjelaskan, pihaknya masih mendalami keterangan kedua tersangka tersebut. Apalagi, uang yang diterima dari korban sangat besar sehingga berpotensi ada ter-
sangka lain yang ikut menikmati uang tersebut. ‘’Hasil pemeriksaan tersangka, kemungkinan ada tersangka lain. Kami sedang melacaknya,’’ ujar Kombes Mahendra Jaya didampingi Kasubdit III AKBP I Made Sinar Subawa. Hasil pemeriksaan rekening bank pelaku yang sudah ditang-
Oknum Anggota Dewan Dituntut Satu Tahun 10 Bulan
Denpasar (Bali Post)Sidang perkara korupsi bantuan hibah fiktif dengan terdakwa oknum anggota DPRD Klungkung Wayan Kicen Adnyana bersama dua orang anaknya, I Ketut Krisnia Adi Putra dan Kadek Endang Astiti, Jumat (20/10) kemarin memasuki tahap tuntutan. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, jaksa penuntut umum (JPU) Meyer V. Simanjuntak dari Kejari Klungkung menuntut oknum dewan itu dengan pidana penjara selama satu tahun sepuluh bulan. Di samping itu, Kicen juga dituntut membayar denda Rp 50 juta. Ketentuannya, apabila terdakwa tidak mampu membayar denda, maka terdakwa dapat mengganti dengan hukuman kurungan selama tiga bulan penjara. Dalam perkara ini, terdakwa tidak dihukum membayar kerugian keuangan negara karena yang bersangkutan sebelumnya telah mengembalikkan uang negara yang dihitung sebagai kerugian negara sebesar Rp 200 juta. Dalam perkara ini, Kicen yang merupakan anggota DPRD Klungkung dari Partai Gerindra ini dinyatakan bersalah sebagaimana ketentuan pasal 3 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pidana Korupsi. Sedangkan kedua anaknya masing-masing dituntut lebih ringan dari Kicen. Baik terdakwa Krisnia maupun terdakwa Endang, masing-masing dituntut hukuman penjara satu tahun tujuh bulan atau tepatnya 19 bulan penjara. Mereka juga dikenakan denda sebesar Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. Atas tuntutan itu, tim penasehat hukum yang dikomando Bernadin langsung mengajukan pembelaan lisan untuk ketiga terdakwa. Pada intinya, para terdakwa telah mengakui dan menyesali perbuatannya, terlebih kerugian negara Rp 200 juta telah dikembalikan terdakwa. “Kami mohonkan pada majelis hakim untuk memberikan hukuman seringan-ringannya
web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Ditangkap, Pelaku Pemerasan Proyek Jalan
Denpasar (Bali Post) Tim Jatanras Subdit III Dit. Reskrimsus Polda Bali mengungkap kasus pemerasan dengan modus pengerjaan proyek jalan di Perumahan Jalan Tukad Citarum, Denpasar Selatan, Kamis (19/10) lalu. Pelakunya berinisial Su (47) dan tiap pemilik rumah dipungut bayaran Rp 200 ribu hingga Rp 1,5 juta. Modusnya, proyek pengecoran jalan milik pemerintah yang biayanya dibebankan kepada pemilik rumah. Saat dikonfirmasi, Jumat (20/10) kemarin, Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendra Jaya didampingi Kabid Humas Kombes Pol. Hengky Widjaja membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Saat ini penyidik masih mengembangkan kasus tersebut. Penangkapan tersebut dilakukan Tim Jatanras dipimpin Kasubdit III AKBP I Made Sinar Subawa di Jalan Tukad Citarum Blok M, Denpasar Selatan. Hasil penyidikan, pelaku merupakan anak buah dari mandor proyek, Pur. Awalnya, warga perumahan tersebut menanyakan terkait pengerjaan proyek tersebut tetapi dibilang materialnya belum ada. ‘’Kalau warga yang ingin cepat dikerjakan, dipersilakan bayar. Selanjutnya, pelaku mengambil dana dari pemilik rumah yang akan dicor akses jalan menuju ke rumah masing-masing,’’
tegasnya. Pengerjaan pengecoran jalan tersebut dengan estimasi biaya Rp 500 ribu per meter. Akibatnya, proyek tersebut menimbulkan keresahan warga di Blok M. Apalagi jalan yang awalnya mereka buat swadaya dihancurkan oleh pemborong proyek tersebut. Setelah hancur, jalan tersebut tak kunjung diperbaiki. ‘’Alasannya, proses pengerjaan lama dan menunggu bahan bangunan. Pelaku kembali menyampaikan apabila mau cepat, maka harus beli atau bayar sendiri bahan cor jalan tersebut. Dari kasus ini, pelaku menerima uang total sementara Rp 10,7 juta dan barang bukti yang diamankan Rp 2.255.000,’’ ungkap Kabid Humas. (kmb36)
Bali Post/kmb36
Pelaku Su
Masuk Pokok Perkara, Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa
Denpasar (Bali Post) Majelis hakim tipikor pimpinan I Wayan Sukanila yang menyidangkan perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas
Bali Post/eka
Topik : MAYORITAS PENYELUNDUPAN NARKOBA LEWAT JALUR LAUT Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5
terhadap terdakwa,” pinta pengacara terdakwa. Oknum anggota DPRD Klungkung Wayan Kicen Adnyana bersama dua orang anaknya, I Ketut Krisnia Adi Putra dan Kadek Endang Astiti, disidangkan dalam kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah pembangunan Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan di Dusun Anjingan, Desa Getakan, Klungkung. Jaksa di depan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila saat itu menyatakan, kasus ini bermula ketika terdakwa Kicen bersama anaknya mengajukan proposal mengatasnamakan Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan. Kicen kemudian mendatangi rumah anaknya, Krisnia Adi Putra di Anjingan untuk menanda tangani proposal bantuan tersebut. Proposal itu diajukan kepada Bupati Klungkung dengan susunan panitia Krisnia Adi Putra sebagai Ketua dan Endang Astiti sebagai Bendahara, serta ada nama anggota yang diduga fiktif. Kicen kemudian meminta anaknya itu membuat rekening BPD Bali. Salah satu saksi nama fiktif yang dimasukkan adalah I Komang Raka Wiadnyana yang diposisikan sebagai Sekretaris. Proposal diajukan ke Bagian Kesra melalui staf Fraksi Gerindra bernama Ni Wayan Maryati. Kemudian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Klungkung mengeluarkan rekomendasi ke Kesra untuk menyetujui proposal itu dan dana cair Rp 200 juta. Oleh Krisnia dan Endang, uang itu kemudian ditarik di BPD Klungkung dan dana itu diserahkan ke Kicen. “Bahwa oleh Krisnia, Endang dan Kicen dana Rp 200 juta tersebut tidak pernah digunakan untuk membangun Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan,” tandas jaksa dari Kejari Klungkung. Sementara itu, terdakwa dan anaknya juga tidak pernah membuat laporan pertanggung jawaban sebagaimana Peraturan Kemendagri Nomor 32 Tahun 2011. Hal itu diketahui saat Petugas Kesra didampingi BPK-RI perwakikan Bali melakukan pemeriksaan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya pembangunan fisik di Merajan Sri Kresna Arya Kepakisan. (kmb37)
6.826.848.571 secara bertahap. Namun, kasusnya ternyata tetap lanjut dan akhirnya kejadian ini dilaporkan ke Dit. Reskrimum Polda Bali. Kedua pelaku akhirnya ditangkap di wilayah Ubud, Gianyar oleh Tim Subdit III Reskrimum Polda Bali dipimpin Kasubdit AKBP I Made Sinar Subawa. (kmb36)
Putusan Sela OTT di Dinas DPMPTSP Gianyar
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
kap, lanjut Sinar Subawa, uang Rp 6,8 miliar tersebut ditransfer kepada dua tersangka lainnya yang masih diburu petugas. Salah satunya berinisial Id. Kedua orang tersebut berperan mengurus kasus tersebut di Jakarta. Mahendra Jaya menambahkan, tersangka Budiasa kenal
baik dengan korban. Begitu tahu Mahardika ditangkap terkait kasus ITE, tersangka memanfaatkan kesempatan tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, lantaran ingin lolos dari jeratan hukum membuat tersangka kasus pelanggaran UU ITE/pornografi I Made Mahardika (41) gelap mata. Mahardika lalu meminta bantuan Muhamad Ridwan alias Tan Ridwan (33) dan I Wayan Gede Budiasa alias Yande (33) karena mereka mengaku bisa menyelesaikan kasus itu dan menyerahkan uang Rp
DISIDANGKAN - Terdakwa I Nyoman Sukarja meninggalkan ruang sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Jumat (20/10) kemarin. Terdakwa disidangkan terkait dugaan korupsi perizinan di Dinas Perizinan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Gianyar.
Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gianyar dengan terdakwa Kabid Perizinan dan Nonperizinan B Drs. I Nyoman Sukarja, M.Si., Jumat (20/10) kemarin, menolak seluruh eksepsi pihak terdakwa. Majelis hakim dalam amar putusan selanya mengatakan berbagai pertimbangan yang menghasilkan kesimpulan bahwa eksepsi terdakwa ditolak. Di antaranya, apa yang disampaikan pihak terdakwa melalui kuasa hukumnya sudah masuk materi pokok perkara. ‘’Bahwa eksepsi yang diajukan terdakwa sudah memasuki materi pokok perkara, sehingga harus dikesampingkan dan tidak bisa diterima,’’ ujar hakim sebelum mengetokkan palunya. Atas pertimbangan itu pula hakim memutuskan menolak eksepsi terdakwa. Sebaliknya, hakim mengatakan dakwaan jaksa sah, sehingga diminta JPU melanjutkan perkara ini ke proses pembuktian. Sebelumnya dalam dakwaan JPU Wayan Suardi dijelaskan, pada Mei 2017 Dewa Nyoman Oka Trisandi mendatangi Kantor DPMPTSP untuk mengurus perpanjangan TDUP dan TDP. Saksi disodorkan sejumlah syarat dan diberikan blangko. Setelah selesai mengisi blangko, lalu disetor ke petugas di sana. Seminggu kemudian saksi kembali datang ke kantor perizinan tersebut menanyakan masalah pengajuan perpanjangan TDUP dan TDP. Kala itu saksi bertemu dengan petugas yang bernama Wijana. Hari itu saksi diminta mengurus surat laik sehat. Saksi mengurus laik sehat di Dinas Kesehatan Gianyar. Setelah surat laik sehat berikut gambar selesai dibuat, saksi membawanya ke Kantor DPMPTSP. Sesuai dakwaan jaksa, petugas di sana
mengatakan bahwa bila (berkas) sudah selesai diperiksa petugas, maka si pengurus izin akan dihubungi via telepon. Selang dua hari, saksi Trisandi kembali datang ke kantor itu untuk menemui saksi Wijana. Namun suratnya dibilang belum ditandatangani pimpinannya. Begitu hendak pulang dan berada di parkiran, saksi dipanggil oleh Wijana dan mengatakan bahwa surat perpanjangan izin sudah selesai. Saat itulah saksi diarahkan bertemu terdakwa Nyoman Sukarja selaku Kabid. Dikatakan memang surat perpanjangan izinnya selesai. Saksi mengatakan ‘’berapa bayar’’. Terdakwa mengatakan ‘’lima belas’’. Namun karena tidak membawa uang, saksi pulang menemui saksi Pande Nyoman Rata karena dia yang minta Trisandi mengurus izin. Pande Rata mengatakan ‘’mahal’’ dan minta Trisandi menawar. Tanggal 14 Juni 2017, Trisandi menghubungi terdakwa sembari menawar. Selanjutnya, tanggal 16 Juni saksi Trisandi mendatangi Kantor DPMPTSP sembari membawa uang. Saat itu kembali ditawar dan terdakwa mengatakan boleh kurang Rp 1 juta. Namun, sebagaimana dakwaan jaksa, disebutkan bahwa saksi Dewa Oka Trisandi hanya mengambil Rp 550.000, karena salah hitung dan uang itu diserahkan ke Pande Rata selaku orang yang minta Trisandi ngurus izin, sehingga yang diterima terdakwa Rp 14.450.000. Dalam dakwaan jaksa dijelaskan, Nyoman Sukarja selaku Kabid Perizinan dan Nonperizinan B meminta sejumlah uang untuk mengurus perpanjangan izin. Hal itu dinilai bertentangan dengan standar operasional prosedur dan Perda Gianyar Nomor 61 Tahun 2015 tentang Retribusi
Daerah. Jaksa menyampaikan bahwa untuk pengurusan perpanjangan izin TDUP dan TPD tidak dikenakan biaya. Dalam dakwaan jaksa yang dibacakan di depan majelis hakim pimpinan I Wayan Sukanila, tidak diuraikan bagaimana penangkapan yang dilakukan polisi. Peran polisi dalam dakwaan jaksa hilang. Di sana hanya dijelaskan bagaimana terdakwa meminta bayaran Rp 15 juta dalam pengurusan perpanjangan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang diajukan oleh Dewa Nyoman Oka Trisandi. Dalam kasus ini, baru satu terdakwa yang diajukan dan dalam dakwaan jaksa hanya menguraikan peranan terdakwa semata walau kepolisian telah menetapkan tersangka lain. Atas dasar keganjilan itu, pihak terdakwa melalui penasehat hukum (PH) mengajukan eksepsi. Dalam eksepsinya kemarin, Sukarja yang didampingi tim penasihat hukumnya, Gede Erlangga Gautama dan kawankawan, mengungkap peran atasannya, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Gianyar I Ketut Mudana. ‘’Mencermati dakwaan JPU sebelumnya seolah-olah terdakwa melakukan perbuatannya dengan sendirian, karena tidak tercantum junto pasal 55. Padahal sesuai kronologi ada rangkaian yang tidak terputus,’’ bela kuasa hukum terdakwa. Selain itu, yang ganjil tidak ada peran polisi dalam melaksanakan OTT. Sehingga, lanjut Erlangga, atas ganjilnya dakwaan JPU, selain menilai dakwaan prematur, pihaknya juga memohon kepada majelis hakim untuk menerima eksepsi terdakwa dan membatalkan seluruh dakwaan JPU. (kmb37)
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
BADUNG
3 Serahkan Dana Rp 600 Juta
Bupati Giri Prasta Dukung Upacara ’’Atma Wedana’’ Desa Adat Mengwi
BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri upacara Atma Wedana Mamukur/nyekah bersama dan Masangih, Mapetik, Matelubulanan gratis di Wantilan Pura Dalem, Desa Adat Mengwi. Bupati didampingi anggota DPRD Badung I Nyoman Satria, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Jaya Saputra, Tripika Kecamatan Mengwi, Panglingsir Puri Ageng Mengwi Anak Agung Gde Agung, PHDI Kabupaten Badung, Perbekel Mengwi Ketut Umbara, Bendesa Adat Mengwi Ida Bagus Anom dan tokoh masyarakat, Kamis (19/10) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan dana hibah Rp 600 juta yang diterima Bendesa Adat Mengwi Ida Bagus Anom
selaku Ketua Panitia. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan sangat mengapresiasi pelaksanaan karya mamukur, mapendes/ potong gigi, matelubulanan dan mapetik gratis yang dilaksanakan oleh krama Desa Adat Mengwi. Karya ini dilaksanakan dengan hati yang tulus ikhlas dengan gotong royong oleh krama Desa Adat Mengwi. “Kami Pemkab Badung berkomitmen memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang agama, adat, seni dan budaya. Salah satunya nyekah bersama ini. Motivasi kepada masyarakat melalui pemberian dana hibah ini sebagai bentuk konkret konsep Tri Hita Karana, yakni dalam tatanan hubungan manusia dengan manusia
kita berikan sepenuhnya Rp 600 juta. Kegiatan ini astungkara gratis, sehingga masyarakat tidak perlu mengeluarkan urunan dan dapat melakukan kegiatan dengan sukarela dan senang hati, di sini akan muncul kebahagiaan,” jelasnya. Ketua Panitia Ida Bag us Anom mengucapkan terima kasih atas bantuan hibah Rp 600 juta dari Bupati Badung. Dana ini akan digunakan untuk menopang pembiayaan karya mamukur/ nyekah bersama di Desa Adat Mengwi. Upacara mamukur dilaksanakan setiap setahun sekali dan kali ini merupakan yang ketiga kalinya. “Program ini sudah kami mulai dari tahun 2015,” terangnya. Pelaksanaan karya mamukur/nyekah diikuti 13 banjar adat di Desa Adat Mengwi, dengan jumlah 80 sawa. Potong gigi/ mapandes 86 orang dan mapetik matelubulanan 74 orang. Dengan upacara saji, catur rebah, bebangkit suci, penguriagan pisan jati. Biaya yang dihabiskan diperkirakan sebesar Rp 350 juta. Dudonan karya sudah dimulai Kamis (5/10) nunas ica mamukur, Sabtu (17/10) nuasin karya, Selasa (10/10) nunas tirta, ngingsah, Rabu (11/10) nyarunan karang suci, Kamis (12/10) nyamuh catur, Selasa (17/10) matur piuning sane masangih mapetik, Rabu (18/10) ngangget don bingin, Kamis (19/10) ngajum, nyekeb, Jumat (20/10) matatah, mapetik, mapurwa daksina, Sabtu (21/10) maprelina, nganyut, maajar-ajar. (ad1325)
Mangupura (Bali Post) Puluhan sekaa teruna di Kabupaten Badung akan unjuk kebolehan di Festival Seni Budaya (FSB). Event yang diselenggarakan Pemkab Badung ini akan dipusatkan di Jaba Pura Lingga Buana Puspem Badung, Sempidi. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung Ida Bagus Anom Bhasma mengatakan, FSB akan dibuka pada tanggal 7 November di depan Pura Taman Ayun, dilanjutkan dengan lomba barong bapang pada tanggal 8-9 November. “Selang dua hari karena hari raya Kuningan dan Umanis Kuningan, acara baru dilanjutkan pada 12 November dengan agenda konser lagu pop dan dangdut. Setelah itu, tanggal 13-15 November dilanjutkan dengan lomba baleganjur dari puluhan sekaa teruna se-Badung. Fetival akan ditutup pada 16 November
2017,” jelas Anom Bhasma, Jumat (20/10) kemarin. Dalam festival XI ini, kata Anom Bhasma, Pemkab Badung akan mendatangkan puluhan sekaa teruna untuk ambil bagian dalam kontes atau lomba kreasi tabuh baleganjur. Sebagai motivasi, sekaa teruna yang berani berlaga langsung diberikan dana pembinaan sebesar Rp 10 juta. “FSB rencananya akan digelar selama sepuluh hari. Namun, karena terpecah hari raya Kuningan pelaksanaannya terpaksa harus diputus-putus,” katanya. Dalam festival kali ini, Anom Bhasma mengakui tidak ada yang spesial. Selain karena terhalang hari raya Galungan dan Kuningan, juga disebabkan oleh intensitas hujan yang cenderung meninggi di Kabupaten Badung. “Kali ini tidak ada yang baru,” jelasnya. Namun sebagai gantinya,
acara yang lebih bergengsi akan dilaksanakan pada peringatan HUT Kota Mangupura. Dalam acara tersebut, sejumlah acara spektakuler tengah disiapkan untuk ditampilkan di Puspem Badung. “Sejumlah kegiatan sudah dilaksanakan serangkaian HUT Mangupura. Jadi untuk festival tidak begitu,” tegasnya. Namun untuk memeriahkan hajatan seni tiap tahun ini, pejabat asal Desa Taman, Abiansemal ini menggandeng para sekaa teruna se-Badung yang diminta tampil untuk memeriahkan lomba baleganjur. “Yang jelas, nanti sekaa teruna ikut tampil. Tapi karena yang mendaftar membeludak, terpaksa kami batasi cuma 20 sekaa teruna,” jelasnya seraya menambahkan, mereka yang tampil saja akan diberikan dana sebesar Rp 10 juta sebagai dana motivasi di luar hadiah lomba. (kmb27)
BANTUAN - Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan dana hibah Rp 600 juta yang diterima Bendesa Adat Mengwi Ida Bagus Anom selaku Ketua Panitia saat menghadiri upacara Atma Wedana Mamukur/Nyekah bersama dan Masangih, Mapetik, Matelubulanan gratis di Wantilan Pura Dalem, Desa Adat Mengwi, Kamis (19/10) lalu.
Bali Post/eka
PASAR LATU - Deretan kios di Pasar Latu, Badung yang tutup. Pasar yang terletak di wilayah Abiansemal ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut membuat Pemkab Badung menyusun sejumlah rencana untuk pemanfaatannya.
Gaji Guru Kontrak Belum Cair
Bupati Peringatkan Disdikpora Mangupura (Bali Post) –
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta memperingatkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) untuk menindaklanjut gaji guru honor yang belum cair. Pasalnya, sejak Juni hingga September guru kontrak SMP negeri di Badung belum mendapat gaji. “Saya sudah mengingatkan (Disdikpora - red) untuk melakukan tindak lanjut. Yang mendapat gaji tentunya guru yang sudah terdaftar di Pemkab Badung,” ujar Bupati Giri Prasta, Jumat (20/10) kemarin. Menurut Giri Prasta, permasalahan gaji guru kontrak masuk dalam teknis yang ditangani Disdikpora. Namun yang mendapat gaji dari pemerintah adalah guru kontrak yang sudah terdaftar. “Tapi jangan salah juga,
jangan sampai guru kontrak yang belum dapat SK (dapat gaji). Kalau yang dapat (SK - red) baru dapat gaji,” tegasnya. Mantan Ketua DPRD Badung ini tidak menampik ada guru yang mengabdikan diri secara cuma-cuma. “Tapi kan masalah tuntutan (gaji) itu, kalau belum ada SK-nya mohon maaf,” ujarnya. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung I Ketut Widia Astika mengatakan,
Mangupura (Bali Post)Pelabuhan laut di Indonesia diduga sebagai tempat primadona bagi para bandar narkoba. Pasalnya, mayoritas barang haram tersebut masuk melalui jalur laut. Apalagi ada indikasi sindikat narkoba memiliki kedekatan dengan oknum aparat. Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa mengatakan hal itu, Jumat (20/10) kemarin. Menurut Brigjen Suastawa, berbagai cara dilakukan sindikat lintas negara untuk memasukkan narkoba ke Indonesia, baik melalui jalur darat, laut dan udara. Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan integritas dari petugas terkait, khususnya jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. “Jalur laut menjadi pintu masuk narkoba paling dominan. Jalur yang melewati pelabuhan-pelabuhan resmi dan pelabuhan ilegal,” ungkap Suastawa seusai men-
jadi narasumber sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di Kuta, Badung. Menurut Suastawa, penyebab seseorang menjadi penyalahguna narkoba dari sisi individu yaitu coba-coba, gaya hidup, lingkungan pergaulan serta tuntutan pekerjaan. Sifat narkoba terbagi dalam tiga garis besar yaitu habitual, toleran serta adiktif (ketergantungan). Ditegaskan, peran Dinas Perhubungan Laut dalam P4GN yaitu berkonsolidasi dan berkontribusi bersama mendukung program pemerintah dalam penanganan masalah narkoba, tes urine secara berkala dan mandiri untuk menciptakan lingkungan Dinas Perhubungan Laut bersih narkoba. Selain itu, menyusun regulasi yang sejalan dengan program P4GN, membentuk satgas atau relawan antinarkoba, sosialisasi bahaya narkoba
pihaknya telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penelusuran dan pendataan. Termasuk mengumpulkan informasi dari para kepala sekolah dan kepala UPT masing-masing kecamatan. “Semua guru kontrak sudah diamprahkan gaji oleh kepala sekolah dan kepala UPT masing-masing yang terkait,” ujarnya. Namun, birokrat asal Kerobokan ini tidak tahu pasti berapa jumlah guru kontrak dan jumlah uang yang telah diajukan dari pihak sekolah maupun UPT. Ia berkilah data tersebut berada di kantor. “Sistem pembayaran akan dilakukan secara bertahap, karena gajinya setiap bulan,” tegasnya.
Salah seorang guru SMP negeri di Badung mengakui dirinya baru mengajar dari tahun ajaran baru 2017/2018, tetapi sampai saat ini belum ada kejelasan kapan gaji mereka dibayar. Padahal beban kerja mereka bisa melebih guru PNS. “Dari Juli sampai Oktober ini kami belum menerima gaji. Tapi jadwal mengajar tetap jalan,” katanya. Selain itu, ia berharap instansi terkait yang membidangi pendidikan dapat memberikan kebijakan terhadap gaji mereka. Apalagi para guru kontrak ini nasibnya sangat bergantung dari gaji tersebut. Pasalnya, sampai saat ini tidak ada kejelasan mengenai kapan mereka menerima gaji. (kmb27)
di lingkungan kerja. “Juga harus diterapkan sanksi yang tegas terhadap pegawai yang terlibat narkoba, baik sebagai penyalahguna apalagi pengedar. Kita berkolaborasi, bersinergi dalam men-
jaga pelabuhan-pelabuhan antisipasi masuknya narkotika. Apalagi petugas sebagai garda depan di pelabuhan sekaligus pengawas, harus bersih dari narkoba,” tegasnya. (kmb36)
Mayoritas Penyelundupan Narkoba Lewat Jalur Laut
Bali Post/ist
BAHAYA NARKOBA - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat menjelaskan bahaya narkoba di hadapan pegawai Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
Puluhan Sekaa Teruna Unjuk Kebolehan di FSB
INFO SEREMONIAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Reses Anggota DPRD Bali
Masyarakat Keluhkan Pelayanan BPJS dan Perlu Air Bersih
TABANAN - Anggota DPRD Bali Dapil Tabanan I Nyoman Wirya (tengah pakai kacamata) bersama para konstituennya di Kabupaten Tabanan. MASYARAKAT di Kabupaten Tabanan secara umum mengeluhkan pelayanan BPJS Kesehatan, terutama menyangkut obat-obat paten yang rupanya banyak tidak terdaftar dalam katalog. Akibatnya, masyarakat harus merogoh biaya sendiri yang tidak sedikit. Demikian aspirasi yang diterima anggota DPRD Bali Dapil Tabanan I Nyoman Wirya pada masa reses pimpinan dan anggota DPRD Bali, 16-23 Oktober 2017. ‘’Kami baru melakukan reses di tiga lokasi, Kerambitan, Tabanan dan Penebel. Aspirasi yang masuk ratarata memang masalah pelayanan BPJS. Banyak obat katanya setelah di rumah sakit tidak terdaftar di katalog,’’ ujar anggota Komisi IV itu dikonfirmasi, Jumat (20/10) kemarin. Menurut Wirya, masalah itu sebetulnya telah beberapa kali disampaikan kepada BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional. Sebab, pelayanan BPJS selalu menjadi keluhan masyarakat
pada saat melakukan reses. Sesuai aturan, memang tidak semua obat ditanggung oleh BPJS. ‘’Jadi, masyarakat harus beli dan yang dibeli itu obat-obat paten, mahal. Mereka akhirnya membandingkan dengan JKBM yang disebut jauh lebih bagus,’’ jelas politisi Golkar ini. Wirya menambahkan, jumlah kamar kelas 3 pada rumah sakit di Kabupaten Tabanan juga tergolong sedikit. Masalah ini pun dikeluhkan masyarakat. Sebab, mereka harus mengeluarkan biaya seandainya naik kelas. Namun, yang lebih parah sebetulnya menyangkut pengelompokan kelas di hampir semua rumah sakit baik negeri maupun swasta. Dalam hal ini, pasien yang penyakitnya berbeda dikumpulkan dalam satu kelas di kamar yang sama. ‘’Misalnya kelas 3 dalam satu ruangan bisa enam sampai delapan pasien. Di sana ada yang sakit asma, penyakit dalam, macam-macam. Mereka tidak dikelompokkan ber-
dasarkan penyakit. Mestinya kan berdasarkan penyakitnya agar yang punya penyakit menular tidak menular pada pasien lainnya,’’ paparnya. Dihubungi terpisah, anggota DPRD Bali Dapil Karangasem I Nyoman Suyasa mengatakan, konstituennya lebih banyak berada di Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Agung. Praktis, reses akhirnya lebih banyak dilakukan di lokasi pengungsian yang ada di Karangasem dan Kabupaten Buleleng. Sembari mendengarkan aspirasi masyarakat, sejumlah bantuan diberikan seperti makanan, stok sembako, gas dan air minum. Masyarakat sangat antusias saat dikunjungi dalam kondisi prihatin seperti itu. ‘’Masyarakat memang membutuhkan keperluan sehari-hari, yang paling urgen itu gas dan air. Di beberapa tempat pengungsian, kadang-kadang cuma ada satu dus air minum,’’ ujar Ketua Fraksi Gerindra ini. Ditambahkannya, air bersih untuk MCK dan air minum cukup sulit didapat pada lokasi pengungsian di Desa Tembok, Les, dan Sambirenteng, Buleleng. Penggunaan air sangat dibatasi di sini. Sementara lokasi pengungsian di Desa Menanga dan Nongan, Karangasem, untuk air bersih relatif mencukupi. ‘’Untuk daerah-daerah yang bermasalah memang perlu ditangani dengan maksimal menyangkut air. Dalam hal ini mungkin PDAM harus berkontribusi. Mobil-mobil tangki air supaya lebih sering dikirim ke daerah-daerah yang sangat membutuhkan itu,’’ papar Suyasa. Anggota Komisi III ini masih akan melanjutkan reses ke daerah Pertima, Karangasem. (ad1324)
Dari Seminar Internasional FT Unwar
Perlu Inovasi Jadikan Bangunan Stil Bali yang Terjangkau
BERSAMA - Rektor Unwar Prof. Dr. Dewa Gede Widjana didampingi Dekan Prof. Dr. I Wayan Runa dan Putu Ariestana bersama narasumber seminar internasional. FAKULTAS Teknik Universitas Warmadewa (FT Unwar) Denpasar terus memberi penguatan kompetensi internasional bagi calon lulusannya. Berbagai seminar digelar untuk meningkatkan iklim akademik di kampus ini. Jumat (20/10) kemarin, FT Unwar menggelar seminar internasional bertajuk ‘’Sustainability, Design and Culture’’. Seminar dibuka Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Gede Widjana. Ketua Panitia Seminar Putu Ariestana, S.T., M.Eng., M.Si. menjelaskan, seminar internasional aristektur dan teknik sipil ini diikuti 600 peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, pelaku arsitektur bangunan dan sipil serta transportasi. Seminar menampilkan empat narasumber masing-masing Prof. Tasuku Tanaka dari Yamaguchi University, Jepang, ahli transportasi Prof. Agus Taufik Mulyono (UGM), ahli arsitektur Charlie Hearn dan ahli desain land-
skip Anoop Kumar Sharma (Shri Mata Vaishno Devi University, India). Dekan FT Unwar Prof. Dr. I Wayan Runa, M.T. mengungkapkan, seminar ini sangat strategis dalam menjalankan PIP Unwar yang berbasiskan lingkungan dan pariwisata budaya. Berbagai konsep kearifan lokal negara bisa diadopsi untuk dijadikan model pembangunan arsitektur dan teknik sipil berkelanjutan. Makanya ia menyebut seminar ini sebagai langkah mewujudkan Unwar go international tahun 2034. Rektor Unwar Prof. Dewa Gede Widjana membenarkan arstektur Bali yang dikenal memiliki ciri khas di dunia perlu dipertahankan. Namun, diperlukan berbagai karya inovasi kreatif jajaran Teknik Arsitektur dan Teknik Sipil Unwar untuk menemukan teknologi tepat guna berupa bahan bangunan yang jauh lebih murah dan ramah lingkungan
Jakarta (Bali Post) – Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan tujuh proyek pembangkit di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai upaya pemerataan akses listrik ke seluruh Indonesia. Siaran pers Kementerian ESDM di Jakarta, Jumat (20/10) kemarin, menyebutkan ketujuh pembangkit berkapasitas total 400 MW dengan nilai investasi Rp 6 triliun tersebut akan meningkatkan rasio elektrifikasi di NTB dan NTT. Menteri Jonan yang mewakili Presiden Joko Widodo didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Andi Noorsaman Sommeng, Dirut PT PLN (Persero) Sofyan Basir dan wakil dari Pemprov NTB meresmikan proyek-proyek pembangkit tersebut di Mataram. Ketujuh pembangkit tersebut terdiri atas enam proyek berkapasitas 350 MW senilai Rp 4,8 triliun dengan status memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) dan satu proyek berkapasitas 50 MW senilai Rp 1,2 triliun yang mulai dioperasikan. ‘’Pemerintah berkomitmen meningkatkan rasio elektrifikasi
yang saat ini telah lebih dari 93 persen, tahun 2019 minimal 96 persen. Kalau bekerja keras, bisa 99 persen pada 2019. Naiknya hampir tiga persen per tahun, ini luar biasa sekali,’’ ujar Jonan. Ia menjelaskan, apabila seluruh proyek kelistrikan di NTB dan NTT beroperasi pada 2019, maka bisa memenuhi seluruh kebutuhan listrik di kedua provinsi tersebut. ‘’Dengan beroperasinya proyek, maka kebutuhan listrik di NTB dan NTT tidak akan kurang. Total kapasitas 350 MW akan bisa melayani 350-400 ribu pelanggan rumah tangga 900 VA,’’ tandasnya. Menteri Jonan juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemda NTB-NTT, sehingga proyek ditargetkan selesai pada 2018, kecuali PLTU Lombok Peaker pada 2019. ‘’Saya juga sangat berterima kasih atas dukungan Bapak Gubernur NTB dan NTT. Dukungan ini sangat penting untuk pengembangan listrik. PLTGU Lombok Peaker akan memakan waktu sampai 2019, lainnya selesai 2018,’’ katanya. Untuk pengelolaan kelistrikan, Menteri Jonan berpesan kepada direksi PLN memberikan contoh efisiensi investasi dan
sehingga bangunan stil Bali terjangkau oleh masyarakat luas. Ia tak memungkiri bahwa bangunan arsitektur Bali saat ini masih dinilai mahal oleh masyarakat pada umumnya. Untuk itu, diperlukan inovasi pengganti bahan stil Bali yang lebih modern sehingga masyarakat bisa melestarikan bangunan ini. Jajaran FT Unwar diharapkan menemukan bahan baru pembuatan bangunan stil Bali. Selama ini biaya menjadi mahal karena bangunan stil Bali banyak menggunakan kayu. Kini, bahan itu bisa diganti dengan cara baru yang lebih murah tanpa meningggalkan pakem-pakem bangunan stil Bali. Selain itu, lewat seminar ini jajaran Unwar saling sharing karena pas membicarakan masalah Bali sekarang. Ini sekaligus sebagai bentuk implementasi visi Unwar yang berkomitmen sebagai kampus berbasiskan pengetahuan berlandaskan Tri Hita Karana dan meletakkan fondasi kuat guna menuju Unwar go international tahun 2034. Kegitan akademik ini harus diperkuat dari tingkat prodi guna menghasilkian lulusan Unwar berdaya saing global. Dekan Wayan Runa menambahkan, bangunan stil Bali dalam ancaman model minimalis, tetapi hanya sesaat sebab akan muncul era lainnya. Ia setuju bangunan stil Bali harus terjangkau dengan memanfaatkan kemajuan teknologi tepat guna. Masalah transportasi juga penting dibahas karena berbicara soal pembangunan berkelanjutan tak hanya masalah desain dan efisiensi lahan, juga mempertimbangkan penduduk dan dampak transportasinya. Di sinilah diperlukan kajian secara holistik. (ad1321)
Tujuh Proyek Pembangkit Listrik di NTB-NTT Diresmikan
biaya operasi, sehingga IPP bisa mengendalikan tarif listriknya dan tarif listrik tidak naik, tetapi turun. ‘’Saya mohon kepada PLN untuk memberikan contoh efisiensi terhadap investasi per MW dan biaya operasi, sehingga IPP bisa mengikuti, kalau bisa tarif listrik tidak naik, tapi turun,’’ tambahnya. Sekretaris Daerah NTB Rosihadu Sayuti menyampaikan terima kasihnya atas prioritas pemerintah menerangi wilayah timur Indonesia. ‘’Mudah-mudahan apabila infrastruktur ketenagalistrikan ini sudah mantap, maka industri, olahan, hilirisasi, UMKM di NTB ini tumbuh berkembang dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,’’ ungkapnya. Sofyan Basir menyatakan komitmen PLN mendukung pemerintah mewujudkan program 35.000 MW. Ia juga melaporkan saat ini kondisi kelistrikan nasional sudah cukup dan tidak ada pemadaman listrik seperti di Lombok, cadangannya 299 MW dengan beban puncak 227 MW. Beberapa daerah sudah memiliki cadangan listrik rata-rata 30 persen, di Lombok cadangannya 72 MW. (ant)
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
Kopertis Puji Unmas Denpasar Termasuk Kampus Berbasis Riset
REKTOR Unmas Denpasar Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Jumat (20/10) kemarin mewisuda 368 Sarjana S-1 dan S-2. Hingga wisuda kali ini Unmas telah mencetak 26.890 sarjana sejak berdiri tahun 1982. Rektor Made Sukamerta didampingi Wakil Rektor Prof. I G.N. Alit Wiswasta, M.P., WR II Drs. I Wayan Suandhi, M.Pd., WR III Ir. I Made Sastra Wibawa, M.Erg. dan WR IV Dr. Ir. I Ketut Arnawa M.P. juga menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik. Lulusan terbaik masing-masing I Putu Mandala Ardha Kusuma (PPS, 3,78), Nida Zulkhaira (FE, 3,72), Ni Komang Dina Suciari (FKIP, 3,96), Kemas Tasnim Firdaus (FT, 3,46), Ni Made Aristayanti (FP, 3,73), Ni Putu Sukanti Septianggreni (FH, 3,89) dan I Gusti Ayu Mas Narasita Pramiswari (FKG, 3,10). Unmas Denpasar yang kini memasuki usia 35 tahun, menurut Rektor I Made Sukamerta, sudah mampu mewujudkan visi dan misi menjadi PTS yang mandiri, bermutu dan berbudaya. Salah satu target penting yang ingin dicapai menjelang empat tahun kepemimpinannya, yakni lima prodi di Unmas meraih akreditasi A. Lima program studi yang diunggulkan, yaitu Manajemen, Akuntansi, Pertanian, Ilmu Hukum dan FKG. Pada 2025 mendatang, ia menargetkan semua dosen di Unmas bergelar doktor. Tahun ini saja Unmas sudah memiliki 15-20 guru besar. Makanya rektor yang dikenal menerapkan manajemen terbuka, transparan dan demokratis ini tiap tahun menyiapkan dana internal untuk biaya 20 dosen ke S-3. ‘’Semua itu kami tuangkan dalam renstra,’’ tegasnya. Selain itu, Unmas Denpasar ingin mempertahankan prestasi terbaik
WISUDA - Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd. bersama wakil rektor dan dekan (kiri) saat mewisuda 368 Sarjana S-1 dan S-2. 100 PT di Indonesia, menjadi LPPM dalam penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi terbaik I di Kopertis VIII. Hal itu didukung Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. Memiliki 40 lebih dosen berkualifikasi doktor, ia ingin dalam waktu 2-3 tahun Unmas melahirkan guru besar baru. Semakin banyak memiliki guru besar, Unmas akan semakin berkualitas di mata masyarakat. Bagus Ketut Lodji juga menyokong program rektor agar tahun 2025 semua dosen di Unmas bergelar doktor dan lektor kepala yang setengahnya guru besar. Makanya dosen Unmas harus wirang dan jengah dengan Yayasan Saraswati dalam bentuk segera mencapai doktor dan guru besar. Sementara itu, Koordinator Kopertis VIII Prof. Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. memuji Unmas berada di
posisi 100 terbaik nasional dari 4.529 PTN dan PTS. Ranking penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Unmas juga bercokol di kelompok 100 terbaik nasional dan terbaik I di Kopertis VIII. Ini menunjukkan Unmas termasuk kampus berbasis riset. Menurutnya, Unmas harus mampu mengelola alumninya untuk kemajuan lembaga. Posisi ikatan alumni sangat strategis karena PT yang hidup sepanjang masa biasanya dibantu oleh alumni yang kuat. Alumni memiliki power finansial dan jejaring yang kuat, sehingga harus diberdayakan. Sebab, ke depan PTS tak lagi mengandalkan uang dari biaya kuliah mahasiswa, melainkan dari jejaring alumni yang kuat. ‘’Coba bayangkan, dengan sumbangan Rp 10.000 per bulan dari 20.000 orang alumni, PTS bisa mengelola dana besar guna membantu mahasiswa menyelesaikan studinya,’’ tegasnya. (ad1322)
Tingkatkan Kualitas Daya Saing SDM
PNB Gelar Seminar Nasional Riset Linguistik dan Pengajaran Bahasa 2017
DALAM rangka memperingati 30 tahun Politeknik Negeri Bali (PNB), Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Lab Bahasa Pusat PNB menggelar Seminar Nasional Riset Linguistik dan Pengajaran Bahasa (Senarilip) 2017 dengan tema ‘’Meningkatkan SDM Melalui Riset Linguistik dan Pengajaran Bahasa’’ di Hotel Nirmala, Jalan Mahendradata 81, Denpasar. Seminar yang berlangsung selama dua hari, 20-21 Oktober, ini dibuka Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. ditandai pemukulan gong, Jumat (20/10) kemarin. Senarilip yang baru pertama kali diselenggarakan oleh UPT Lab Bahasa Pusat PNB ini mempresentasikan 54 buah paper dari 85 orang pemakalah asal berbagai PTN dan PTS di Indonesia. Tiga pemakalah utama adalah Prof. Dr. Jufrizal, M.Hum. dari Universitas Negeri Padang, Prof. Muhammad Adnan Latief, M.A., Ph.D. (Universitas Negeri Malang) dan I Nyoman Suka Sanjaya, S.S., M.A., TESOL., Ph.D. (PNB). Ketua Panitia I Nyoman Suka Sanjaya mengatakan, tujuan utama seminar nasional ini untuk menghasilkan ide-ide inovatif yang dapat meningkatkan daya saing bangsa. Meskipun hasilnya tidak sertamerta dapat meningkatkan daya saing bangsa, ide-ide yang muncul akan memberikan sumbangsih yang signifikan kepada pengajaran bahasa Indonesia, bahasa daerah dan bahasa asing. ‘’Kami sangat berharap seminar ini dapat mencapai tujuan seperti yang tertuang dalam tema,’’ ujarnya. Direktur PNB Made Mudhina menyatakan bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting dalam kehidupan dan kemajuan suatu lembaga dan bangsa. Komunikasi tidak hanya memahami tentang bahasa itu
BUKA - Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. didampingi Ketua Panitia I Nyoman Suka Sanjaya, S.S., M.A., TESOL., Ph.D. memukul gong saat membuka Seminar Nasional Riset Linguistik dan Pengajaran Bahasa 2017. sendiri, melainkan bagaimana cara mengomunikasikannya dengan baik dan benar. Sebab, apabila salah berkomunikasi, akan muncul persepsi yang menyebabkan miskomunikasi. Oleh karena itu, dalam upaya meningkatkan kualitas SDM di PNB terutama komunikasi yang baik untuk membangun karakter mahasiswa, pihaknya terus berupaya menyelenggarakan seminar. Salah satunya seminar nasional yang membahas tentang riset linguistik dan pengajaran bahasa. Dikatakannya, sebagai lembaga perguruan tinggi, PNB berkewajiban terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dalam bidang bahasa, di samping melakukan riset dan mempublikasikannya. Dengan demikian, saat berhadapan dengan negara lain di era global, kemampuan komunikasi mahasiswa PNB mampu bersaing dengan baik. ‘’Komunikasi jangan diartikan secara verbal saja, tetapi berbagai hal yang sangat penting dalam menjalin hubungan dan menghadapi persaingan
global,’’ tandas Mudhina. Melalui seminar nasional ini, pihaknya berharap paper hasil riset yang dipaparkan bermanfaat bagi pengembang ilmu pengetahuan dan teknologi. Terutama buat PNB, bisa digunakan sebagai aplikasi di lapangan. Sebab, hasil seminar akan dipublikasikan di Journal If Applied Studies In Language (JASL). Sementara itu, pemakalah Prof. Jufrizal yang memaparkan tentang riset linguistik bahasa Minangkabau menambahkan, riset linguistik dan pengajaran bahasa yang baik sangat penting dalam upaya meningkatkan daya saing dosen, mahasiswa dan peneliti lainnya untuk menghadapi persaingan global. Ilmu pengetahuan dan teknologi hanya bisa didapatkan melalui riset dan pengejaran secara langsung. Oleh karena itu, seminar nasional seperti ini mesti terus dilaksanakan melibatkan pemerhati bahasa dari luar negeri guna meningkatkan kualitas daya saing PNB untuk bangsa secara global. (ad1323)
beberapa hari lalu dan mereka segera bertugas di daerah itu,’’ katanya. Guru Garis Depan (GGD) adalah program Kemendikbud Republik Indonesia melalui pengembangan dan penempatan guru di daerah terluar, terdepan dan tertinggal dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Para CPNS-GGD akan ditempatkan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di berbagai daerah di NTT. ‘’Proses formasi GGD ini memang dilakukan oleh pemerintah pusat tanpa melibatkan pemerintah provinsi karena formasi GGD waktu itu belum ada pengalihan kewenangan SMK dan SMA dari kabupaten/kota ke provinsi,’’ jelasnya. Oleh karena adanya pengalihan kewenangan, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka proses pengangkatan CPNS-GGD
pada SMK dan SMA menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Program GGD merupakan perwujudan dari program Nawacita Presiden Joko Widodo, yaitu membangun dari pinggiran. Kepala Bidang Mutasi Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah NTT Maria Agnes Ina Odjan di tempat terpisah mengungkapkan, CPNS-GGD memiliki sertifikat profesi guru meliputi sertifikat pendidikan profesi guru SMK kolaborasi. Formasi GGD provinsi NTT sebanyak 33 orang, namun yang terisi sejumlah 31 orang dengan rincian, Kabupaten Alor 13 orang, Manggarai 10 orang, Belu 3 orang, Rote Ndao 3 orang dan Kabupaten Sumba Tengah 2 orang. Para GGD yang ditempatkan di wilayah Provinsi NTT, berasal dari sejumlah provinsi, yaitu Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan NTT. (ant)
Gubernur NTT Tetapkan 31 Guru Garis Depan
Kupang (Bali Post) – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya menetapkan 31 Calon Pegawai Negeri Sipil Guru Garis Depan (CPNS-GGD) untuk mengabdi di daerah itu. Pengangkatan CPNS-GGD itu sesuai penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia beberapa waktu lalu. Sekretaris Dinas Pendidikan NTT Aloysius Min di Kupang, Jumat (20/10) kemarin, menyatakan pengangkatan dan penempatan CPNS-GGD juga terselenggara atas kerja sama Kemendikbud dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara/Reformasi Birokrasi (PAN-RB) serta Pemerintah Provinsi. ‘’Tahun ini NTT mendapat jatah 31 guru garis depan. SK pengangkatan dari gubernur sudah diserahkan
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
daerah
5
Lintas Daerah Warga Australia-Inggris Diadili DIDUGA melakukan pencurian barang bermerek di Bandara Ngurah Rai, pria kelahiran Perth, Australia, Thomas William Harman (31), disidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (19/10). Jaksa penuntut umum (JPU) Made Ayu Citra Maya Sari di hadapan majelis hakim pimpinan IA Nyoman Adnya Dewi dengan hakim anggota Ni Made Sukereni dan Wayan Sukanila mendakwa turis berkewarganegaraan ganda Australia dan Inggris itu dengan tuduhan pencurian kacamata bermerek. Jaksa mengungkapkan, Minggu (30/7) sekitar pukul 10.30 bertempat di display counter kacamata milik PT IDP (Inti Dufree Promosindo) di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai, terdakwa mengambil kacamata merek GUCCI milik PT IDP. Akibat ulah terdakwa Thomas, PT IDP mengalami kerugian Rp 4.003.500, sesuai harga kacamata tersebut. Atas dakwaan itu, terdakwa melalui kuasa hukumnya Erwin Siregar tidak mengajukan keberatan atau eksepsi. Karenanya majelis hakim langsung melanjutkan persidangan dengan pemeriksaan saksi. Jaksa menghadirkan lima orang saksi baik dari penjaga toko maupun satpam. Pada pokoknya, terungkap bahwa aksi yang dilakukan terdakwa terekam kamera CCTV. Setelah berkoordinasi dengan petugas kepolisian di bandara, turis berpostur tinggi itu kemudian ditangkap. (kmb37)
’’Debt Collector’’ Menganiaya KASUS penganiayaan terjadi di areal parkir RSUP Sanglah, Denpasar, Rabu (18/10) lalu. Bahkan video kasus itu viral di medsos. Pelakunya adalah Poerwo Koespandi (24), debt collector yang mengaku anak tentara dan ditangkap berselang beberapa jam setelah kejadian. Kapolsek Denpasar Barat (Denbar) Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Kamis (19/10), mengatakan korbannya I Kadek Elihandoko (23) dan Zulham Jaelani (25) beralamat di Jalan Satelit, Denpasar. Hasil penyelidikan, Rabu pukul 17.30 Wita, korban berdua boncengan mau menyeberang jalan. Karena posisi korban berhenti, sempat diserempet pelaku. Pelaku tidak terima dan langsung mengejar korban sampai di areal parkir RSUP Sanglah. Pelaku tidak terima, langsung menendang kedua korban sampai terjatuh, lalu diinjak. Akibatnya, korban mengalami bengkak dan luka di bagian betis kanan akibat diinjak oleh pelaku. Selain itu, punggung korban sakit akibat diinjak, kepala sakit dan pipi sebelah kiri luka robek akibat ditendang beberapa kali oleh tersangka. Pelaku ditangkap di rumahnya di Jalan Letda Reta Gang 16, Denpasar. Menurut Gede Sumena, ayah pelaku memang benar anggota TNI tetapi sudah meninggal. (kmb36)
Mayat Mengambang di Sungai WARGA Banjar Kaleran, Desa Yehembang, Mendoyo, Jembrana, Kamis (19/10) siang geger. Pasalnya, ditemukan ada mayat mengambang dan telanjang di Sungai Yehembang. Mayat tersebut diketahui bernama I Ketut Natra (73) dari Banjar Kaleran, Desa Yehembang, Mendoyo. Menurut informasi, I Wayan Landri (60), ipar korban dari Banjar Tibusambi, Desa Yehembang, sekitar pukul 12.00 mendengar dari tetangganya ada mayat di sungai. Saksi dan tetangganya kemudian ke sungai dan setelah diamati ternyata itu iparnya. Saksi selanjutnya mencari mobil dan bersama I Made Ardika (52) dari Banjar Kaleran membawa korban ke rumah duka. Penemuan mayat itu dilaporkan ke aparat desa dan pihak kepolisian. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban meninggal diduga karena tenggelam. Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A. Sooai seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat korban tenggelam tersebut. Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian korban. (kmb)
Antisipasi Longsor Sampah DINAS Lingkungan Hidup DKI Jakarta memesan 70.000 meter kubik tanah merah seharga Rp 13 miliar guna implementasi sistem sanitary landfill yang diklaim aman dari potensi longsor selama berlangsungnya musim hujan. Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu Bantargebang Asep Kuswanto di Bekasi, Jumat (20/10) kemarin, mengatakan mekanisme pemanfaatan tanah merah itu untuk mengikat lapisan tumpukan sampah warga DKI agar leih padat dan kuat. Sistem standar pengolahan sampah ini dilakukan saat ketinggian sampah mencapai 4 meter, lalu dilakukan pemadatan dengan alat berat dan ditimbun dengan tanah merah setebal 15-20 centimeter. Saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan terhadap sejumlah zona untuk penerapan sistem tersebut berdasarkan tingkat kerawanannya. Menurut Asep, lereng pada zona tumpukan sampah saat ini masih relatif landai, karena setiap harinya selalu dipadatkan dengan alat berat. Ia mengklaim tingkat kemiringan lereng sampah di lokasi itu saat ini baru berkisar 30 derajat, sehingga minim terjadi longsor yang berpotensi menganggu distribusi sampah dan sistem saluran air di lokasi. Dinas LH DKI Jakarta juga membuat saluran air pada bagian puncak tumpukan sampah guna menghidari longsor yang diakibatkan kikisan air. Di bagian atas zona dibuat drainase untuk air bisa mengalir lancer. Codetan ini supaya air mengalir ke bawah. (ant)
Korban Belum Ditemukan TIM Basarnas Labuan Bajo (NTT) belum menemukan enam orang penumpang KM Rajawali, asal Bima (NTB) yang tenggelam ketika sedang melaut di perairan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (18/10) lalu. Kepala Kantor Basarnas Kupang I Nyoman Sidakarya di Kupang, Kamis (19/10) menjelaskan, operasi pencarian terhadap enam korban KM Rajawali yang dinahkodai Haji Amir dihentikan karena tidak memungkinkan melanjutkan pencarian karena gelombang tinggi disertai angin kencang masih melanda lokasi pencarian korban. Tim SAR membutuhkan waktu 12 jam lebih untuk berlayar menuju lokasi pencarian. Peristiwa tengelamnya KM Rajawali yang diempas gelombang dengan ketinggian 2 hingga 2,5 meter terjadi pukul 14.25 Wita, namun dilaporkan keluarga korban ke Basarnas Labuan Bajo pada pukul 16.30. Tim Basarnas kata Nyoman akan terus melakukan pencarian terhadap enam nelayan asal Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima yang hilang saat melaut di perairan Komodo, NTT. Menurutnya, pencarian hari kedua masih nihil, sehingga akan dilanjutkan pencarian terhadap para korban yang belum ditemukan itu. (ant)
Bali Post/ade
INFRASTRUKTUR - Pekerja melakukan pengerjaan pembangunan infrastruktur di Kalimalang, Jakarta Timur, Jumat (20/10) kemarin. Presiden Joko Widodo mengklaim pembangunan infrastruktur masif dilaksanakan di era kepemimpinannya agar Indonesia bisa bersaing dengan negara lain.
Pertimbangan Kesehatan
Penahanan Tersangka Kasus OTT Ditangguhkan
Denpasar (Bali Post) Penyidikan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kabupaten Gianyar, dikebut penyidik Dit. Reskrimsus Polda Bali. Namun, penahanan tersangka Ketut Mudana saat ditangkap menjabat Kadis ini ditaguhkan atas pertimbangan kondisi kesehatannya kurang bagus. Dikonfirmasi Jumat (20/10) kemarin, Kasubdit III (Tipikor) Dit. Reskrimsus Polda Bali AKBP Ida Putu Wedanajati membenarkan penahanan tersangka ditagguhkan, tetapi kasusnya tetap dalam proses penyidikan. ‘’Dasar pemberian penangguhan itu di antaranya dijamin keluarga, kondisi kesehatannya kurang bagus, tidak melarikan diri dan tidak menghilangkan barang bukti. Sekitar dua minggu lalu
penangguhannya,’’ ujarnya. Terkait penanganan kasusnya, menurut Wedanajati, sudah dilakukan gelar perkara melibatkan penyidik kepolisian dan kejaksaan. Saat ini penyidik yang menangani kasus itu masih melengkapi petunjuk jaksa yang masih kurang. ‘’Kalau sudah lengkap atau P-21, kasus ini termasuk tersangkanya akan dilimpahkan ke Kejati Bali. Mudah-mudahan se-
cepatnya bisa dilengkapi berkasnya,’’ tegasnya. Seperti diberitakan, hasil penyelidikan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Polda Bali di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Kabupaten Gianyar, polisi menetapkan dua tersangka. Kedua tersangka itu masing-masing Kepala Dinas PMPPTSP Ketut Mudana serta Kabid Perizinan dan Non-Perizinan B Dinas PMPPTSP I Nyoman Sukarja. Mereka langsung ditahan di Mapolda Bali. Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai Rp 14.450.000, satu lembar kertas kecil bertuliskan 15 dan stempel Dinas PMPPTSP, dua lembar
Bandara Blimbingsari Jadi Banyuwangi Banyuwangi (Bali Post) – Kementerian Perhubungan menyetujui perubahan nama Bandara Blimbingsari menjadi Bandara Banyuwangi, Jawa Timur, sehingga akan lebih mudah dikenal masyarakat luas. ‘’Sudah disetujui pergantian nama bandara ini,’’ ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Jumat (20/10) kemarin. Pergantian nama bandara yang memiliki terminal berkonsep hijau pertama di Indonesia ini sudah disetujui melalui Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 830 Tahun 2017. Pengusulan pergantian nama ini untuk lebih mengenalkan lagi Banyuwangi yang kini terus mengembangkan dunia pariwisata. Menurut Anas, pergantian nama bandara ini akan efektif untuk mempromosikan daerah. ‘’Nama Banyuwangi lebih banyak dikenal dibandingkan Blimbingsari. Ini untuk kepentingan marketing, baik terkait pariwisata, ekonomi maupun aspek sosial-
budaya,’’ katanya. Blimbingsari adalah nama salah satu kecamatan di Banyuwangi, lokasi bandara tersebut berada. Nama Banyuwangi menyimpan banyak cerita. ‘’Banyuwangi sudah mengandung legenda. Jadi, banyak yang bisa digali dari nama Banyuwangi itu,’’ tambah Anas. Bandara Blimbingsari mulai beroperasi 2010. Sejak 2014, pemerintah daerah mengembangkan terminal baru berkonsep hijau pertama di Indonesia dengan dana APBD Banyuwangi dan Pemprov Jatim. Kini, rute penerbangan ke Banyuwangi dilayani enam kali dalam sehari, yaitu tiga dari Surabaya oleh Garuda Indonesia dan Wings Air. Ada pula rute Jakarta-Banyuwangi oleh Nam Air dua kali dan baru saja ditambah satu kali oleh Garuda Indonesia. Jumlah penumpang di bandara tersebut terus melonjak. Pada 2011 tercatat 7.826 orang per tahun, lalu melonjak hingga 1.339 persen menjadi 112.661 orang pada 2016, dan tahun ini diyakini menembus 150.000 orang. (ant)
Pemutihan Pajak Kendaraan
tanda daftar usaha pariwisata (TDUP), buku tabungan Simpeda BPD Bali, empat berkas pengajuan IMB, buku kas IMB tahun 2017, buku kas IPT-MB tahun 2017, satu bendel buku register SPJDPM dan PTSP tahun 2017, satu bendel fotokopi Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar No. 2 Tahun 2015, satu bendel fotokopi Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar No. 4 Tahun 2012 dan dua HP. Kedua tersangka diduga melakukan pelanggaran menyalahgunakan SOP pengurusan TDUP. Dalam pengurusan TDUP seharusnya tidak dipungut biaya sesuai aturan berlaku, tetapi pemohon diminta biaya. Atas laporan itu dilakukan penyelidikan dan kedua tersangka terjaring OTT. (kmb36)
Kapolda akan Cek Galian C di Karangasem
Denpasar (Bali Post) Masih banyaknya truk pasir lalu-lalang di wilayah Kabupaten Karangasem di antarnya di Desa Selat, disorot warga dan viral di media sosial. Menyikapi hal itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose memerintahkan Kapolres Karangasem untuk mengeceknya. Jenderal bintang dua itu, Kamis (19/10) lalu, mengatakan polisi bekerja maksimal dalam penanggulangan bencana Gunung Agung. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir jatuhnya korban jika terjadi erupsi. Sesuai permintaan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, pembangunan harus tetap jalan. Namun, aktivitas galian C akan dilarang beroperasi jika keberadaannya membahayakan. Untuk itu, pihaknya akan mengecek galian C yang masih beroperasi di Karangasem. Hasil pengecekan akan dijadikan pertimbangan untuk menentukan keputusan yang tepat. Jika seluruh galian C di Karangasem harus ditutup, akan mencari jalan alternatif di tempat lain. ‘’Saya perintahkan Kapolres (Karangasem - red) untuk mengecek lagi dan dilaporkan kepada saya. Dengan demikian saya bisa menentukan keputusan. Kita utamakan yang mana, pembangunan atau keselamatan?’’ tegasnya. Menurut mantan petinggi BNPT ini, keselamatan dan pembangunan harus dijaga. ‘’Kita berupaya meminimalisir korban jika erupsi. Tapi kita juga ingin pembangunan di Bali jangan sampai berhenti,’’ jelas Reinhard Golose. (kmb36)
Polda Jatim Tambah Jam Layanan Pemkot Mataram Diminta Siapkan Surabaya (Bali Post) – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur menambah jam layanan guna mendukung program pemutihan atau pembebasan denda pajak kendaraan bermotor yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jatim mulai 23 Oktober hingga 28 Desember mendatang. ‘’Jika jumlah wajib pajak yang membayar mengalami peningkatan, anggota kami akan menambah jam layanan. Bahkan, untuk hari Sabtu juga tetap ada pelayanan,’’ kata Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim AKBP Eddwi Kurniyanto di Surabaya, Jumat (20/10) kemarin. Saat ditanya berapa lama jam tambahan itu, ia mengatakan akan melihat kondisi di lapangan dan menyesuaikan kebutuhan terlebih dahulu. Eddwi mengatakan, selain datang ke Samsat, masyarakat yang ingin memutihkan denda pajak kendaraan bisa melakukan secara daring melalui aplikasi e-Smart Samsat. Pembayaran pajak tahunan dan lima tahunan juga bisa daring. Jadi kalau asalnya kendaraan dari Pacitan bisa tetap bayar di Surabaya termasuk untuk cek fisik kendaraan karena data akan masuk secara daring. Pemutihan diperuntukkan atas pembebasan pokok dan sanksi administratif berupa kenaikan dan/atau bunga Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) atas penyerahan kedua dan seterusnya BBN II. Dibebaskan pula sanksi administratif berupa kenaikan dan/atau Bunga Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). ‘’Selain itu, insentif PKB untuk kendaraan bermotor angkutan umum orang dan angkutan umum barang pelat dasar kuning sebesar 30 persen dari pokok PKB,’’ ujarnya. Sasaran kebijakan pengurangan, yakni pembebasan pokok dan sanksi administrasi
terhadap kenaikan dan/atau bunga Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atas penyerahan kedua dan seterusnya serta kenaikan dan/ atau Bunga Pajak yang belum dibayar sampai dengan 28 Desember 2017. Keamanan Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol. Machfud Arifin mengajak kumpul Konsulat Jenderal (Konjen) dan Konsulat Kehormatan (Konhor) negara sahabat di rumah dinasnya di Surabaya, Kamis (19/10) malam, guna berbagi informasi terkait keamanan di wilayah itu. Acara kumpul itu dikemas dalam suasana cangkrukan dengan bincang santai ditemani alunan musik dan suguhan kuliner khas angkringan Jawa Timuran. Empat Konjen dari negara sahabat yang hadir, yakni Amerika Serikat John Haberl, Masaki Tani, Miwako Tani (Jepang), Gu Jingqi (Cina) serta Chris Barnes dan Jackie Barnes (Australia). Sementara Konhor yang hadir di antaranya Harjanto Tjokrosetio dan May Tjokrosetio dari Jerman, Han Jayanata, Amelia Jayanata (Prancis), Eddy Surohadi dan Linda Nielsen (Denmark). Hadir pula Inspektur Pengawas Umum (Irwasum) Mabes Polri Komjen Pol Dwi Priyatno. ‘’Cangkrukan ini sekadar memberikan informasi kepada Konjen dan Kohor tentang situasi keamanan di Jawa Timur. Dengan situasi yang kondusif ini, mereka akan merasa aman untuk tinggal di Jatim atau di Kota Surabaya,’’ kata Machfud Arifin. Walaupun nantinya ada agenda pilkada serentak 2018 di Jatim, pihaknya menyatakan bahwa kondisi Jatim tetap aman dan kondusif. Jadi, bagi Konjen dan Konhor tidak perlu khawatir dan tetap bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. (ant)
Fasilitas Transaksi Nontunai
Mataram (Bali Post) – Anggota DPRD Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta pemerintah setempat menyiapkan fasilitas pendukung untuk menyukseskan program sistem pembayaran nontunai tahun 2018. ‘’Pemerintah kota hendaknya segera berkoordinasi dengan Bank NTB sebagai lembaga yang ditunjuk untuk bekerja sama dalam penerapan transaksi nontunai,’’ kata Wakil Ketua DPRD Kota Mataram I Wayan Sugiartha di Mataram, Jumat (20/10) kemarin. Politisi dari PDI Perjuangan ini menyatakan, jika sistem transaksi nontunai diberlakukan secara menyeluruh pada 2018, tahun ini penyediaan fasilitas pendukung sudah harus disiapkan. Bila perlu anjungan tunai mandiri (ATM) harus ada di setiap organisasi perangkat daerah (OPD), baik ATM untuk penarikan maupun transfer tunai. ‘’Dengan demikian hal ini bisa memudahkan aparat pemerintah kota dalam melaksanakan kebijakan sistem transaksi nontunai,’’ ujarnya. Adanya fasilitas pendukung di setiap OPD diyakini berbagai transaksi nontunai akan berjalan lancar, efektif dan efisien. ‘’Jadi, aparat kami tidak harus keluar kantor untuk melakukan transaksi nontunai,’’ ungkapnya. Menurut Sugiartha, pada prinsipnya kalangan DPRD setuju dan mendukung penerapan kebijakan nontunai sebagai salah satu terobosan pemerintah dalam upaya mengurangi risiko saat mengambil uang di bank. Di samping itu, dapat mencegah terjadinya pungutan liar, semua transaksi tercatat, termasuk pajak dan mengurangi peredaran uang, sehingga menghemat biaya cetak. ‘’Selain itu, saya yakin anggota dewan dan PNS di kota ini lebih senang menerima gaji nontunai. Kalau tunai biasanya konsumtif, tapi kalau sudah masuk rekening kadang berat kita ambil,’’ sebutnya. Tentang belum bisanya penerapan transaksi nontunai kepada tenaga harian lepas (THL) atau buruh sapu yang ada di beberapa OPD, ia minta pemerintah kota bersama pihak bank memberikan edukasi. ‘’Ini memang butuh waktu, tapi cepat atau lambat mereka harus ikut menyesuaikan. Bahkan, setiap bantuan pemerintah juga sudah mengarah ke transaksi nontunai. Kami yakin mereka bisa,’’ tutur Sugiartha. (ant)
OPINI
6
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Rakyat Bosan Dengar Kegaduhan BARANGKALI yang menjadi ciri khas dari politik itu adalah kegaduhan, dan Indonesia rupanya identik dengan hal ini. Setelah muncul silang pendapat soal pidato Gubernur DKI Jakarta yang baru dengan “bahasa” pribuminya, muncul lagi kontroversi ide untuk membentuk lembaga Densus Tipikor dari pihak kepolisian. Konon, lembaga ini “dipanaspanasi” dari anggota DPR yang tidak puas dengan kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Segeralah muncul silang pendapat mengenai hal ini. Apalagi kemudian ternyata pendapat presiden dengan wakil presiden tidak sama. Padahal, sebagai pimpinan tertinggi di negara ini, seharusnya dua pimpinan tersebut harus kompak dan klop tentang menfaat dan peran kelembagaan. Presiden melalui juru bicaranya terkesan menyetujui pembentukan lembaga itu, sedangkan wakil presiden tidak menyetujuinya. Maka, di samping ide tersebut memunculkan kontroversi, yang kemudian juga membikin penasaran adalah adanya ketidakkompakan pendapat antara presiden dan wakil presiden. Kita sangat berharap yang terakhir ini tidak benar. Namun, fenomena wacana di atas boleh dikatakan telah menimbulkan kegaduhan di Indonesia. Kita harus akui prihatin dengan suasana seperti ini. Kegaduhan, seperti juga namanya, tidak akan memberikan manfaat apa pun, baik kepada negara, pemerintah apalagi kepada masyarakat. Kegaduhan hanya memberikan kekaburan pada tingkat apa pun. Padahal, pemerintah sebagai aparat yang menjalankan tugas kenegaraan, harus memberikan manfaat nyata, bukan kekaburan, kepada masyarakat. Pemerintah mesti membuat kebijakan dan kebijaksanaan yang dapat bermanfaat kepada rakyat. Misalnya memberikan bantuan kepada daerah bencana alam, merupakan hal yang mendesak sekarang. Kekaburan merupakan pembuangan waktu yang sia-siap. Apalagi sekarang dalam kasus upaya pembentukan Densus Tipikor ini. Dalam hal upaya pembentukan Densus Tipikor, sebaiknya kita pikirkan sekali lagi. Bahkan, mungkin tidak perlu lagi memikirkan ke arah sana. Dari sisi kelembagaan, Indonesia sudah memiliki kepolisian, kejaksaan dan KPK. Pembentukan lembaga baru akan berpotensi membuat tumpang tindih fungsi dan tugas. Tumpang tindih seperti ini akan berpotensi menimbulkan kegaduhan baru. Rasanya kita di Indonesia sudah bosan bahkan benci dengan kegaduhankegaduhan lagi, apalagi itu tercetus dari para elite politik. Sangatlah paradoksal apabila elite politik yang memelopori adanya kegaduhan. Sekali lagi harus dikatakan bahwa kegaduhan tidak akan menghaslkan apa-apa. Dalam pemberitaan, ide untuk pembentukan Densus Tipikor ini masih belum dibahas dalam rapat kabinet. Inilah yang memunculkan banyak wacana lagi. Dalam sebuah wawancara, presiden mengatakan bahwa yang diperlukan rakyat adalah suasana yang tenang. Tentu maksudnya agar mereka mampu bekerja untuk menghidupi kebutuhannya sehari-hari secara lebih baik dan maksimal. Apabila dilihat dari sudut ekonomi, tampaknya diskusi soal anggaran yang diperlukan untuk lembaga ini juga mencuat. Paling tidak diperlukan Rp 2 triliun anggaran negara untuk membiayai densus yang hendak dibuat tersebut. Uang sebanyak itu tentu akan lebih berguna kalau dipakai untuk mengefektifkan kinerja dari lembaga pemberantas korupsi yang sudah ada seperti kepolisian, KPK, serta kejaksaan. Uang itu tentu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membikin kinerja mereka lebih profesional dalam bertugas. Jadi, mari kita secara hati-hari mengeluarkan wacana agar rakyat tidak terpancing berbagai macam tindakan. Soal pembentukan Densu Tipikor itu pikirkan baik-baik, tinjau dari segala sudut keuntungan dan kerugiannya agar tidak merugikan kita semua, masyarakat, pemerintah, dan negara.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Perayaan Dipawali
Banyak warga kaget. Saya juga kaget. Cucu saya tak sekolah, saya pun menanyainya. Kenapa tidak sekolah? Dia jawab, libur kek katanya ada hari raya di India. Saya baca koran ternyata Gubernur Bali lewat Biro Humasnya mengumumkan yang intinya bahwa rakyat India merayakan hari Dipawali yakni kemenangan dharma atas adharma. Maknanya sama dengan hari raya Galungan. Kita umat Hindu di Bali mengapa ikut memperingati hari tersebut dan fakultatif bagi sejumlah instansi di Bali. Saya pikir mungkin Hindu India ada kaitan agama Hindu di Bali. Saya setuju. Namun, apakah hari perayaan itu perlu kita libur fakultatif. Sebaiknya ke depan, Gubernur Bali bersama tokoh agama/ adat di Bali berembuk terlebih dahulu kemudian baru menyosialisasikan kepada masyarakat apa itu hari Dipawali? W. Beratha Yasa Kapal, Badung
Jaga Besakih dengan Rasa
Peningkatan aktivitas Gunung Agung mari kita maknai sebagai peringatan bagi kita khusus umat Hindu di Bali untuk lebih dekat dengan alam. Kuasa Tuhan atas kekuatan alamnya telah nyatanyata membuat kita di Bali berada dalam sutuasi yang tidak pasti. Untuk itu, saya berharap agar ke depan pengawasan dan pengelolaan terhadap kawasan suci Besakih menggunakan pendekatan hati dan rasa. Jangan lagi melakukan pendekatan yang terkesan bisnis di kawasan ini. Mari seterilkan kawasan ini untuk menjadi kawasan suci kita, tempat kita memohon kedamaian, kerahayuan dan perlindungan dari Hyang Kuasa. Saya pikir masih ada cara lain untuk mendapatkan dana untuk menjaga kawasan suci ini tanpa harus dalam bentuk Badan Pengeloala Kawasan Besakih? Biarkan umat menjaga kawasan ini dengan rasa dan baktinya. I Wayan Arsana Gianyar, Bali
Waspadai, Pendekatan Politis Pembentukan Densus Tipikor Kritik sosiokultural yang pernah ditujukan kepada Indonesia adalah adanya banyak lembaga negara, tetapi persoalan-persoalan yang muncul tetap tidak dapat dipecahkan. Lembaga negara Indonesia seperti yang tertera pada konstitusi negara sebelum perubahan, sesungguhnya sudah ideal, sesuai dengan kultur sosial bangsa. Hanya karena ketidakmampuan untuk mengelola dengan maksimal, jalannya negara tidak mampu stabil.
Oleh GPB Suka Arjawa ajelis Permusyawaratan Rakyat di masa lalu sesungguhnya mempunyai fungsi musyawarah mufakat dalam memilih pemimpin negara. Musyawarah mufakat ini malah yang paling mendekati budaya Indonesia. Demokrasi langsung itu adalah budaya Barat. Tetapi karena ada campur tangan yang berlebihan pada lembaga itu oleh Orde Baru, tidak pernah berhasil maksimal menjalankan fungsinya dengan baik. Lalu muncullah berbagai upaya reformasi untuk memperbaiki jalannya pemerintahan. Akan tetapi, untuk memilih seorang pemimpin di zaman demokrasi sekarang, cukup membikin suasana tegang juga. Kiranya itulah yang mesti dipakai untuk melihat keinginan beberapa pihak untuk membentuk Densus Tipikor seperti yang ramai dibicarakan sekarang. Upaya untuk membentuk densus ini bahkan mampu menenggelamkan isu yang juga kontroversial, yaitu kata “pribumi” yang ternyata muncul saat pidato pelantikan Gubernur DKI Jakarta yang baru. Dari kacamata kemasyarakatan, keinginan untuk membentuk Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor), boleh dikatakan sebagai cermin kegelisahan
M
aparat terhadap maraknya kasus korupsi yang demikian masih merajalela di Indonesia. Ini boleh dikatakan sebuah ide alternatif untuk memberikan pemecahan persoalan korupsi yang ada di masyarakat. Tersirat di dalamnya bahwa dengan ide seperti ini, muncul pengakuan di samping masih merajalela, korupsi tersebut ternyata sulit diberantas. Tersirat korupsi tersebut telah membudaya di masyarakat. Lembaga-lembaga yang ada seperti kepolisian, kejaksaan, bahkan KPK tidak mampu melakukan pemberantasan tersebut secara tuntas. Bahkan sejak pembentukan KPK tahun 2002 sampai sekarang, korupsi besar tidak pernah selesai. Apabila sebelumnya diduga megakorupsi tersebut hanya terjadi di ibu kota negara (Jakarta), ternyata setelah gebrakan yang dilakukan KPK, megakorupsi melanda berbagai daerah. Seperti yang kini telah banyak diketahui bahwa bupati, hakim, serta berbagai pejabat daerah banyak yang ditangkap KPK. Dengan kondisi seperti itulah kemudian dipandang perlu untuk membentuk lembaga baru yang namanya Densus Tipikor yang konon dipanasi oleh anggota DPR sehingga ada ide pihak kepolisian untuk membentuknya. Barangkali nama lembaga ini diinspirasi juga oleh densus pemberantas teroris yang dipandang suskes
melaksanakan tugasnya. Akan tetapi, dari sisi politik, pembentukan lembaga ini mempunyai kaitan dengan strategi, upaya mencari pengaruh bahkan kekuasaan di Indonesia. Pendekatan politis itu mengaitkan upaya-upaya pengaruh, kekuasan, dan strategis. Dan pendekatan ini memang sebaiknya diungkap kelemahannya karena munculnya ide ini terjadi saat ramai-ramainya kontroversi tentang kehadiran KPK di Indonesia, terutama di lingkup lembaga legislatif pusat maupun juga pada pihak kepolisian. Ini mesti diungkapkan demi keseimbangan pandangan. Meski dikatakan ide tersebutt pernah muncul tahun 2013 tetapi ide kemunculan lembaga ini memang boleh dikatakan mendadak dan mengejutkan. Sekitar sebulan yang lalu bahkan di awal bulan Oktober ini, ide tersebut sepi-sepi saja. Memang dalam beberapa bulan terakhir ini wacana soal hak angket pada KPK yang dilakukan oleh DPR sedang ramai-ramainya. Sudah menjadi pemahaman umum bahwa para oknum anggota DPR kini sedang dalam sorotan dan banyak yang terlibat korupsi. Pembentukan hak angkat DPR kepada KPK diduga terkaitkan dengan banyaknya anggota DPR yang terlibat korupsi, di mana ujung-ujungnya hak angket ini ditafsirkan dibuat untuk memperetili kemampuan
KPK untuk melakukan pemberantasan korupsi. Kegiatan hak angket itu hingga sekarang masih berlangsung. Bahwa kemudian muncul ide untuk membentuk Densus Tipikor, hal ini diduga berasal dari beberapa tokoh DPR yang kemudian diusulkan kepada pihak kepolisian. Pihak kepolisian menanggapi karena antara KPK dengan beberapa tokoh kepolisian di masa lalu, pernah bermasalah juga dengan korupsi. Petinggi kepolisian ada yang tersangkut korupsi. Dikaitkan dengan keberhasilan polisi dalam menekan teroris yang memiliki satuan Densus 88, maka pembentukan satuan pemberantas korupsi ini disebut dengan Densus Tipikor. Boleh jadi ini merupakan sebuah strategi gabungan antara tokoh (oknum) dan kepolisian untuk mengeliminasi atau membatasi peran KPK pada masa mendatang. Memerankan KPK sebagai koordinator pemberantasan korupsi di masa mendatang merupakan pendapat-pendapat yang sudah muncul saat ini, sebagai upaya memperkecil peran KPK. Sebagai sebuah pakem politik, strategi tersebut akan dapat menjalar menjadi kekuasaan dan kekuatan. Keberhasilan membentuk Densur Tipikor belum tentu juga akan diikuti oleh keberhasilan melakukan pemberantasan korupsi karena kegiatan tersebut sudah demikian berakar di Indonesia dan barangkali sudah membudaya. Buktinya metode, sistematika, sampai dengan seni bahkan upaya pembelajaran untuk berkorupsi itu ada. Akan tetapi, keberhasilan membentuk satuan Densus Tipikor akan melahirkan perasaan berkuasa oleh pihak tertentu Hal seperti ini berbahaya bagi negara yang menganut sistem demokratis. Jika oknum DPR merasa berhasil
Menyelamatkan Museum dari Bencana Alam Indonesia yang terdiri dari gugusan kepulauan mempunyai potensi bencana yang sangat tinggi dan juga sangat bervariasi dari aspek jenis bencana. Pada umumnya risiko bencana alam meliputi bencana akibat faktor geologi (gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung api), bencana akibat hydrometeorologi (banjir, tanah longsor, kekeringan, angin topan), bencana akibat faktor biologi (wabah penyakit manusia, penyakit tanaman/ternak, hama tanaman) serta kegagalan teknologi (kecelakan industri, kecelakaan transportasi, radiasi nuklir, pencemaran bahan kimia). Banyaknya benda peninggalan yang memiliki nilai historis dan nilai-nilai agung lainnya tentu sangat perlu dipersiapkan keselamatannya mengingat bencana alam bisa kapan saja terjadi. Untuk menyelamatkannya, museum sebagai lembaga yang ditugaskan untuk mengelola benda-benda tersebut agar kemudian bisa digunakan untuk keperluan penelitian, edukasi, ataupun rekreasi. Museum merupakan sebuah bangunan yang relatif berusia tua dan memiliki koleksi yang menarik dan berharga untuk ditampilkan kepada publik agar menjadi objek pendidikan dan penelitian (Stevenson & Collins, 2006, p. 135). Melalui museum, pelajar, mahasiswa, dosen, maupun peneliti dapat mengamati benda-benda yang menjadi koleksi museum sebagai objek kajian ilmiahnya. Fungsi museum sebagai wahana pengembangan pendidikan dan penelitian tersebut menjadikan museum sangat perlu untuk dirawat, dilindungi, dan
Oleh Thorig Tri Prabowo, SIP., M.IP. dijaga ketahanannya baik bangunan maupun koleksinya. Koleksi museum yang usianya relatif tua sangat berpotensi untuk rusak. Jika sudah rusak, maka akan mengurangi atau bahkan mungkin bisa menghilangkan nilai historisnya dan akan mempersulit peneliti yang tengah menjadikannya objek penelitian. Ada beberapa ancaman bagi keberadaan museum dan koleksinya, baik ancaman yang disebabkan oleh manusia, maupun ancaman yang berasal dari alam. Ancaman dari alam bisa berupa bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan kebakaran. Oleh karena itu, untuk meminimalisasi ancaman kerusakan museum dan koleksi dari ulah manusia, pihak museum biasanya memperketat aturan atau kebijakan kunjungan museum. Namun yang tidak banyak dipikirkan oleh pengelola museum adalah kebijakan atau langkah konkret preventif terhadap ancaman bencana alam yang tidak bisa diperkirakan kedatangannya. Salah satu contoh kerusakan museum yang disebabkan oleh bencana alam terjadi di Yogyakarta beberapa tahun yang lalu. Museum Keraton Yogyakarta berlokasi di Yogyakarta yang notabene adalah daerah rawan bencana. Beberapa bencana alam yang pernah melanda Yogyakarta pada beberapa tahun lalu adalah gempa bumi, letusan gunung berapi, dan ben-
cana yang disebabkan oleh angin. Museum Keraton Yogyakarta pernah mengalami kerusakan yang cukup parah pada salah satu bangunan dan koleksinya akibat gempa bumi pada 2006 silam. Bangunan tersebut bernama Bangsal Trajumas, yaitu salah satu bagian dari bangunan keraton yang dipergunakan untuk menyimpan gamelan serta alat-alat musik tradisional lainnya. Akibatnya, bangunan tersebut ambruk total dan menimpa koleksi yang ada di dalamnya, sehingga ada beberapa koleksi yang mengalami kerusakan parah. Belajar dari peristiwa di Yogyakarta, Bali yang memiliki kekayaan peninggalan benda bersejarah seyogianya juga memikirkan upaya penyelamatan koleksi-koleksi museumnya. Seperti yang diketahui peristiwa aktifnya Gunung Agung tentu sangat mengancam keselamatan jiwa manusia dan tentu koleksi museum. Berdasarkan kejadian tersebut sangat diperlukan adanya perencanaan antisipasi bencana yang lebih baik bagi museum, terutama pada saat sebeluym bencana melanda. Upaya perencanaan penyelamatan koleksi museum tersebut perlu dilakukan karena bencana alam adalah sesuatu yang tidak bisa diperkirakan datangnya. Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana, hal serupa atau bahkan kerusakan yang lebih buruk tidak akan pernah terjadi.
membentuk dan menginisiasi pembentukan lembaga tersebut, bukan tidak mungkin hal ini akan berpotensi membuat oknum tersebut merasa berhasil dan menyeret lembaga ini untuk menjadi hal paling berkuasa dalam sistem pemerintah di Indonesia. Karena kepolisian menjadi “tandem” untuk pembentukan lembaga itu, maka berpotensi juga menjadi “tandem” untuk berkuasa itu. Hati-hati untuk hal ini karena dalam konstitusi Indonesia sekarang, lembaga DPR tersebut dimungkinkan akan menjatuhkan presiden, meskipun melalui proses yang panjang. Siapa tahu, sebagai sebuah lembaga DPR dan kepolisian bisa menyatukan diri untuk itu. Ini sekadar dugaan. Kekuasaan pada akhirnya akan mewujudkan kekuatan. Siapa pun yang merasa dirinya kuat, tetapi jika tidak memahami etika dengan baik, akan dapat membikin kegaduhan dan bahkan bencana. Dengan demikian, secara bijaksana maka upaya untuk membentuk satuan Densus Tipikor ini diurungkan dan dihentikan saja. Apalagi kemudian ide ini belum dirapatkan di kabinet dan muncul perbedaan pendapat antara presiden dengan wakil presiden. Jika memang benar-benar ingin memberantas korupsi secara konsekuen, gunakan saja lembaga yang sudah ada yaitu kepolisian, kejaksaan, dan KPK. Hanya, jangan diganggu lembaga tersebut jika bekerja. Harus juga diingat bahwa memberantas korupsi di Indonesia memang bertahap, secara sistematis struktural karena memang korupsi ini seolah telah mengakar dan membudaya. Tidak mudah memberantas keadaan yang sudah membudaya. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana.
POJOK Pemerintah diminta jangan targetkan pajak setinggi-tingginya. - Mati karena pajak. *** Ketua DPR Setya Novanto kembali ajukan gugatan ke PTUN. - Belum puas di praperadilan. *** Kata Jokowi, pembangunan proyek tak jalan karena tak ada kepastian. - Kepastian ‘’fee’’ ya?
Penulis, alumnus Magister IIS Konsentrasi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PASANG TENDA Seorang pedagang memasang tenda untuk persiapan berjualan di Pasar Senggol Terminal www.iklanbalipost.com
Batubulan, Sukawati Gianyar, Kamis (19/10).
Balipost on Gadget
Bali Post/wan
sabtu wage, 21 oktober 2017
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
7
Figur
Aman Dikunjungi WALAU Gunung Agung masih berstatus awas, namun wisatawan mancanegara masih banyak berkujung ke Bali. Pasalnya masih banyak tempat wisata aman dikunjungi, kecuali wilayah Karangasem. Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta mengatakan wisatawan di daerah Badung tidak berkurang dengan status awas Gunung Agung. Bahkan, para wisatawan ini sangat menikmati kunjungannya di Bali. “Bali aman untuk dikunjungi,” ungkap Kapolres Yudith Jumat (20/10) kemarin. Bahkan, untuk mempromosikan Bali aman dikunjungi, Kapolres melakukan sesi foto bersama turis sambil membentangkan secarik kertas bertuliskan “I AM IN Bali NOW, Yes Bali is Still Safe” Selain itu, AKBP Yudith memerintahkan anggotanya berbincang dengan wisatawan yang berkunjung di beberapa tempat wisata di Kabupaten Badung, di antaranya di Pura Taman Ayun, Sangeh, Pantai Petitenget, sepanjang Jalan Seminyak dan Kerobokan. Mereka ditugaskan mengampanyekan bahwa Bali aman untuk dikunjungi. “Jangan sampai ada rasa cemas di benak mereka. Kita harapkan wisatawan itu justru mengajak saudara dan rekan senegaranya untuk berkunjung menikmati keindahan Pulau Bali,” ujarnya. (rah)
Saling Mendukung PERAN sektor pariwisata terasa sangat penting dari tahun ke tahun. Pasalnya, kontribusi yang diberikan semakin signifikan bagi pertumbuhan ekonomi domestik. Termasuk dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini pun dirasakan wilayah Sunda Kecil yang mengandalkan sektor pariwisata sebagai tulang punggung, yakni Bali, NTB, dan NTT. “Bali, NTT, dan NTB memiliki potensi alam yang cukup besar. Untuk itu, kita perlu mengeksplorasi lagi guna meningkatkan kunjungan wisatawan,” Bali Post/rin ujar Ketua Sekber Forum Jayadi Jaya Sunda Kecil, Jayadi Jaya, belum lama ini. Menurut Jayadi, ketiga provinsi yang tergabung dalam Forum Sunda Kecil selama ini saling mendukung dalam upaya percepatan pembangunan daerah. Terkait pariwisata, bahkan telah dibuat program bernama Expo Sunda Kecil yang disepakati tiga gubernur sejak 20 Desember 2008 lalu. “Expo tersebut bertujuan sebagai wadah promosi masingmasing anggota forum untuk menjajakan potensi daerahnya masing-masing,” jelas Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Bali ini. Jayadi menambahkan, Bali, NTB, dan NTT sama-sama memiliki budaya yang unik dan kaya akan destinasi wisata. Mulai dari wisata alam, wisata spiritual, hingga etnik yang terbukti bisa menjadi salah satu pilar pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bali khususnya terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Expo Sunda Kecil pada 2018 mendatang. “Expo ini juga merupakan upaya pemerintah daerah untuk menarik minat investor menanamkan modalnya,” tandasnya. (kmb32)
Tanamkan Karakter Lewat ’’Satua’’ Bali Denpasar (Bali Post) – Saat ini krisis karakter menjadi masalah yang sangat mendesak diperbaiki. Karena itu Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya para guru menanamkan karakter positif kepada peserta didik. ‘’Pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab guru, tapi juga orangtua, dan masyarakat. Ketiga pihak ini harus bersinergi dan bekerja sama dalam menanamkan karakter positif kepada anak-anak,’’ kata Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, Made Merta, Kamis (19/10). Menurut Merta, salah satu cara menanamkan karakter positif secara menyenangkan kepada anak atau siswa adalah melalui dongeng. Pembudayaan karakter yang disandingkan dengan dongeng akan semakin menjadi renyah, asyik, dan suasana lingkungan sekolah akan semakin menggairahkan. ‘’Di Bali kita mengenal satua Bali. Satua-satua Bali seperti cerita Ni Tuwung Kuning, Ni Lobang Kori, Pan Cublik, Pan Balang Tamak dan lain-lain umumnya mengandung kearifan-kearifan lokal yang sangat positif untuk pembentukan karakter generasi muda Bali. Baik dalam hal penanaman sikap, etika, mental dan spiritual,’’ katanya. Satua Bali inilah yang harus dikembangkan para pendidikan PAUD untuk dapat dijadikan sebagai alat atau jembatan untuk mencapai visi dan misi pendidikan karakter. Masatua dapat mengasah imajinasi dan fantasi anak. Ketika imajinasi dan fantasi anak terasah, maka kemampuan otak kanan dengan sendirinya akan terasah dan kinerjanya akan semakin maksimal. ‘’Otak kanan merupakan bagian otak yang berpikir secara afektif, relasional, spiritual, kreatif, imajinatif, dan fantastik, yang berpegaruh pada sikap peduli terhadap orang lain dan lingkungan. Otak kanan yang tidak pernah diasah bisa mengakibatkan seseorang kehabisan ide, kurang rasa ingin tahu, kurang disiplin, kurang tanggung jawab, kurang menghargai orang lain, kurang menghargai keindahan, kurang menghargai kekuatan hati serta kekuatan cinta dan lain sebagainya,’’ ulasnya. Merta menambahkan, dari kegiatan masatua dapat mendekatkan hubungan antara guru dengan peserta didik di sekolah, lebih mendekatkan hubungan cinta antara orangtua dengan anak, meningkatkan sikap kritis, meningkatkan imajinasi, meningkatkan fantasi serta menumbuhkembangkan kelembutan hati anak-anak. Dengan masatua dapat menjadi jembatan komunikasi efektif dalam menyampaikan pengajaran kepada anak-anak, baik di rumah maupun di sekolah. (kmb)
SENPI - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan menunjukkan senpi dan SS milik sindikat narkoba.
Bali Post/rah
Terungkap, Pengedar Narkoba Transaksi Senpi di Lapas Denpasar (Bali Post) Satuan Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap jaringan narkoba yang beraksi di Denpasar, Kamis (19/10) lalu. Selain itu, diamankan senpi bentuk bolpoin milik Adi Putra Hadiwijaya (19) yang dititipkan kepada tersangka Reza Rizal Alamsyah (22). Tersangka Adi mengaku membeli senpi tersebut saat berstatus napi di Lapas Kerobokan. Sepi itu dibeli dari napi berinisial Pd seharga Rp 1 juta. “Sebenarnya, tersangka APH (Adi Putra Hadiwijaya - red) duluan kami tangkap yaitu tanggal 6 Oktober. Saat itu tidak ditemukan
senpi ini karena dititipkan di rumah tersangka RSA (Reza Rizal Alamsyah - red),” kata Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Jumat (20/10) kemarin. Terungkapnya kasus ini, lanjut Arta, tersangka Reza ditangkap di rumahnya di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar. Dari karyawan karaoke di Jalan Diponegoro, Denpasar ini, petugas mengamankan barang bukti 23 paket sabu-sabu (SS) seberat 15,3 gram dan satu pucuk senjata api bentuk bolpoin lengkap dengan dua butir peluru. Pelaku mengaku mendapat barang bukti
SS tersebut dari Didin dari Madiun, Jawa Timur. Sedangkan senpi bolpoin tersebut milik Adi. “Tersangka mengaku disuruh menyimpan saja senpi tersebut,” ungkapnya. Hasil pengembangan kasus Reza, petugas lalu menangkap bartender diskotek di Jalan Dewi Sri, Kuta, Nengah Kertiyasa (25) asal Karangasem. Ia ditangkap saat dipancing transaksi dengan Reza. Satu paket SS seberat 0,01 gram dari tangan Kertiyasa. Menurut pelaku, SS itu dibeli seharga Rp 200 ribu. “Selanjutnya, kami konfrontir pengakuan tersangka
RSA dengan APH. Karena APH duluan kami tangkap dengan barang bukti 19 paket sabu-sabu dengan berat bersih 3,14 gram,” ujar Arta. Adi mengaku mendapat SS dari PT yang ada di Lapas Kerobokan dan disuruh membagi jadi paket kecil lalu ditempel dengan imbalan Rp 500 ribu per paket. Tersangka mengaku pernah dihukum kasus pengeroyokan dengan vonis 1 tahun 7 bulan. Ia bebas Agustus lalu. Terkait senpi itu, Adi mengakui miliknya. Ia ditawarin senpi itu oleh napi, Pd, saat berada di lapas, sekitar Juni lalu. Selanjutnya, ia disuruh
bayar Rp 1 juta, tapi senpi tersebut akan diserahkan di luar lapas. Pada Agustus lalu, tersangka bebas lalu kerja di hotel wilayah Kuta. Dua hari setelah bebas, ia dihubungi Pd untuk mengambil senpi tersebut di wilayah Legian, Kuta. “Sampai saat ini, saya belum pernah menggunakannya. Saya dipaksa membeli senpi itu,” kata Adi. Sementara Kompol Arta menyatakan kasus senpi itu diserahkan ke Satuan Reskrik Polresta Denpasar. “Nanti dicek labfor dulu. Kami masih dalami kasus ini,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Badung ini. (kmb36)
dan siswa yang melakukan pendaftaran berkoordinasi dengan Kemendikbud. Selanjutnya, tanggal 5 sampai 9 November, para guru akan diberikan pelatihan terkait pembelajaran berbasis IT. “Sehingga kami berharap 1 Desember sampai 31 Desember sudah bisa kita melihat on the spot, kita ke sekolah mana, untuk melihat prosesnya seperti apa. Kemudian karena ini tahun pertama, tentu akan ada banyak hal yang menjadi catatan bagi evaluasi kami,” tandasnya. Kepala SMAN Bali Mandara I Nyoman Darta mengatakan, muara dari pembelajaran berbasis IT atau e-learning adalah efisiensi dan efektivitas. Efisiensi misalnya dari segi pemakaian kertas bisa berkurang. Tugas-tugas guru juga bisa
berkurang dalam tanda kutip. Namun, guru harus betul-betul bisa mengontrol penguasaan kompetensi siswa. “Lalu bagaimana guru bisa mengontrol terjadinya pembentukan soft skill secara bertahap di sekolah karena soft skill tidak bisa dibentuk secara instan, sehingga terbentuk karakter siswa yang baik,” ujarnya. Artinya, lanjut Darta, peran guru dalam e-learning justru semakin besar. Termasuk bisa lebih concern dalam membentuk soft skill. Jadi, tidak sekadar menumpang dalam RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Tapi menjadi sebuah program yang bisa diakomodasi. “Dan akhirnya, siswa betulbetul dapat latihan yang banyak dan pendidikan yang banyak,” jelasnya. (kmb32)
DITANGKAP - Anggota PJR Polda Bali saat menangkap pencuri HP milik turis asal Rusia.
Disdik Siapkan Pembelajaran Berbasis IT di SMA/SMK
Denpasar (Bali Post) -
“Kalau kita tidak siap berubah, ini perubahan akan jalan terus, yang tidak siap berubah duduk di pinggir jadi penonton. Apa kita siap? Artinya memang kita harus siap,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani dalam dialog interaktif Bali TV, Jumat (20/10) kemarin. TIA menambahkan, dalam pembelajaran berbasis IT, guru memberikan materi melalui kelas maya. Begitu juga dalam proses penilaian siswa, serta proses pengerjaan tes oleh siswa. Bila dalam kelas konvensional,
tes atau ulangan dikerjakan memakai kertas. Maka di kelas maya, kertas tidak lagi dibutuhkan sehingga bisa lebih dihemat penggunaannya. “Pada saat itu pun, guru sudah bisa melihat ada berapa siswa yang mengerjakan. Kemudian bisa tahu juga nilai siswa dengan cepat tanpa harus memeriksa lagi di malam hari. Ini sudah alat yang meramu,” jelasnya. Menurut TIA, Pustekkom Kemendikbud sudah melakukan pendampingan terkait pembelajaran berbasis IT. Di sisi lain, jajaran
Disdik bersama Diskominfos dan kepala SMA/SMK juga sudah beberapa kali melakukan kajian. Syarat utama penyelenggaraan pendidikan dengan e-learning ini adalah sekolah harus memiliki jaringan internet. “Kalau internet tidak ada, kelas maya tidak mungkin bisa dilaksanakan karena anak-anak kita akan berbaur dengan sekolah lain. Kalau tidak punya server masih bisa. Dari Kemendikbud sudah memberikan penjaminan server-nya ada di Jakarta dan Dinas Kominfos Provinsi Bali,” paparnya. Persyaratan lainnya, lanjut TIA, siswa dan guru harus melakukan pendaftaran mulai 14 Oktober sampai 21 Oktober ini. Kemudian, mulai 21 sampai 31 Oktober, pihaknya akan melakukan pengecekan terkait guru
Mangupura (Bali Post) Anggota PJR Dit. Lantas Polda Bali Brigadir I Ketut Merta Arta dan Brigadir I Gede Yudhiantara menggerebek rumah kos di Jalan Pelita, Tuban, Badung, Kamis (19/10) pukul 19.30 Wita. Di salah satu kamar kos tersebut, petugas menangkap Hariyanto (34). Pasalnya, pria yang bekerja sebagai juru parkir ini mencuri HP milik Indiukiov Igor (26), turis asal Rusia. Direktur Lantas Polda Bali Kombes Anak Agung Sudana didampingi Wadir AKBP Bonaparte saat dikonfirmasi Kamis lalu, membenarkan adanya penangkapan kasus
pencurian oleh anggotanya tersebut. Ia mengapresiasi kinerja anggotanya tersebut. Sedangkan dari penuturan Brigadir Arta, awalnya ia bersama Brigadir Yudhiantara sedang istirahat di dekat BSO Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta. Saat itu, mereka didatangi korban didampingi satpam BSO. Korban mengatakan dua Iphone dan power banknya dicuri. “Korban mengaku sempat ke Apple Store untuk menanyakan ID-nya. Setelah didapat ID-nya, korban pinjam Iphone satpam BSO melacak dua HP-nya yang hilang,” ujar Arta.
Bersama korban dan satpam, Arta dan Yudhiantra menuju kos-kosan pelaku. Akhirnya, polisi menemukan pelaku di salah satu kamar, lengkap dengan barang curiannya. “Korban kehilangan HPnya itu saat parkir di trotoar depan WBF Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Badung, sekitar pukul 13.00 Wita. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Kuta,” ungkap Arta. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polsek Kuta. Penangkapan itu juga di-back up Brigadir Komang Sukarai dan Brigadir Gede Indra Riadai. (kmb36)
Sejak September lalu, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali mulai gencar mempersiapkan SMA/ SMK untuk melaksanakan pembelajaran berbasis IT. Branding untuk pembelajaran berbasis IT bahkan sudah dibuat yakni ‘’Jejak Bali’’ atau Jejaring Jelajah Kreativitas Bali.
Anggota PJR Tangkap Pencuri HP Turis Rusia
Bali Post/ist
BANGLI
8
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
Dampak Peningkatan Status Gunung Agung
Aktivitas Pendakian di Gunung Abang Turun Drastis Bangli (Bali Post) -
Aktivitas wisata pendakian Gunung Abang, Kintamani menurun drastis, sejak Gunung Agung di Karangasem meningkat statusnya ke level awas. Jika sebelumnya dalam sehari jumlah wisatawan yang mendaki Gunung Abang mencapai 50 hingga 70 orang, saat ini anjlok menjadi tak lebih dari 12 orang.
Bali Post/ina
TANAH LONGSOR - Jalan menuju Candi Tebing di Desa Jehem tertimbun material tanah longsor.
Jalan Menuju Candi Tebing Tertimbun Longsor
Bangli (Bali Post) Badan jalan menuju Candi Tebing di Desa Jehem Kecamatan Tembuku tertimbun longsor. Kondisi itu menyebabkan akses jalan menuju tempat peninggalan purbakala itu tak bisa dilalui warga. Hingga Jumat (20/10) kemarin, upaya pembersihan masih belum dilakukan, lantaran pihak desa menunggu bantuan alat berat dari Pemkab Bangli. Perbekel Desa Jehem Ida Bagus Rencana mengatakan, tanah longsor yang menimbun akses jalan menuju Candi Tebing tersebut terjadi pada Kamis (19/10) malam, sekitar pukul 23.00 Wita. Tak hanya berupa material tanah, material yang menimbun jalan rabat beton hingga memutus akses warga tersebut juga berupa pohon bambu. Terkait kondisi itu, Rencana mengaku pihaknya sudah menyampaikannya ke BPBD Bangli. Hanya, hingga kemarin, belum mendapat penanganan. Untuk membersihkan badan jalan dari material tanah longsor, pihaknya berencana menggelar rapat dengan subak guna membahas kemungkinan pembersihan secara manual dan gotong royong. ‘’Selain menyebabkan akses jalan ke Candi Tebing tertutup, juga menyebabkan akses warga menuju kebunnya terganggu. Kita harapkan kondisi ini bisa cepat mendapat penanganan dari BPBD. Kasihan warga,’’ ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bangli Ketut Agus Sutapa mengatakan, untuk penanganan longsor di beberapa titik yang memerlukan alat berat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR Bangli. Hal ini mengingat alat berat ada di Dinas PUPR. Selain di Jehem, penanganan longsor dengan alat berat juga akan dilakukan di Desa Demulih dan Kelurahan Kubu. ‘’Mengenai mana yang diprioritaskan, pastinya rekan-rekan di PU sudah paham. Mudah-mudahan secepatnya bisa dituntaskan dengan alat berat,’’ kata Agus. (kmb40)
Bali Post/ina
PELATIHAN - Petugas Satpol PP Bangli saat mengikuti pelatihan penanggulangan kebakaran.
Siasati Keterbatasan Personel
Puluhan Petugas Satpol PP Dilatih Tangani Kebakaran Bangli (Bali Post) – Menyiasati terbatasnya jumlah personel pemadam kebakaran, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangli melatih puluhan petugas Satpol PP tentang cara menanggulangi kebakaran. Tak hanya dilatih menjinakkan api, para petugas juga dilatih mengoperasikan armada damkar. Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bangli Dewa Agung Suryadarma mengatakan, pelatihan terhadap puluhan anggota Satpol PP tersebut dilaksanakan selama tiga hari sejak Kamis (19/10) lalu. Pada hari pertama, peserta diberikan teori tentang cara penanganan kebakaran. Dilanjutkan pada hari berikutnya yakni praktik langsung cara penanggulangan kebakaran di lapangan. Materi pelatihan diberikan oleh beberapa personel Damkar Bangli yang sudah sempat mengikuti pelatihan di tingkat provinsi beberapa waktu lalu. ‘’Tadi (kemarin - red) pelatihan kita laksanakan di Lapangan Kapten Mudita. Mereka kita latih cara mengoperasikan mobil damkar dan menangani kebakaran yang diakibatkan dari kebocoran tabung gas,’’ terangnya. Suryadarma menjelaskan, pihaknya menggelar pelatihan ini dengan tujuan menambah pengetahuan dan kemampuan anggota Satpol PP dalam upaya menanggulangi kebakaran. Sehingga ketika sewaktu-waktu terjadi kebakaran, anggota satpol PP bisa ikut membantu petugas damkar. ‘’Jadi, jika sewaktu-waktu ada kejadian, bisa cepat tertangani dan anggota Satpol PP tidak hanya bisa jadi penonton saja,’’ katanya. Diungkapkan pejabat asal Susut ini, saat ini personel damkar jumlahnya terbatas yakni 29 orang. Mereka terbagi dalam beberapa regu. Satu regu terdiri dari enam hingga tujuh orang. ‘’Kalau satu regu siaga dan terjadi kebakaran, kita mengoperasikan dua sampai tiga unit damkar itu tidak cukup,’’ terangnya. Selain menyiasati kekurangan personel damkar dengan melatih petugas Satpol PP, pihaknya sudah mengusulkan penambahan personel damkar. Terlebih ada rencana untuk menyiagakan minimal satu regu personel damkar di Kintamani. ‘’Mengenai jumlah armada, yang kita miliki saat ini ada empat unit. Dua di antaranya yang baru dan ukurannya lebih kecil, itu yang kita efektifkan. Sementara yang ukurannya besar dan kondisinya sudah cukup tua, kita operasikan di wilayah kota. Kita juga sudah mohonkan bantuan satu unit damkar ke pusat. Kalau bisa terpenuhi, mungkin kita siagakan di Kintamani,’’ tambah Suryadarma. (kmb40)
PENDAKIAN - Aktivitas pendakian di Gunung Abang.
Bali Post/ist
Ketua Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Abang Erawang Nengah Suratnata, Jumat (20/10) kemarin, mengungkapkan meningkatnya status Gunung Agung sejak sebulan terakhir benar-benar berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan ke DTW Abang Erawang terutama aktivitas wisata pendakian. Penurunan kunjungan wisatawan dirasakan sangat drastis hingga mencapai 70 persen. Suratnata mengungkapkan, saat awal Gunung Agung dinyatakan berstatus awas, pihaknya sempat khawatir dengan keselamatan wisatawan yang berkunjung ke Gunung Abang mengingat jarak dengan Gunung Agung cukup dekat. Pihaknya saat itu sempat menutup sementara aktivitas pendakian dengan memasang pelang peringatan. Terlebih ketika itu wilayah Suter dan sekitarnya dinyatakan masuk radius kawasan rawan bencana. ‘’Kami ketika itu tidak mau
ambil risiko. Kami sempat tolak kedatangan tamu demi keselamatan wisatawan,’’ ujarnya. Namun belakangan, pihaknya mendapat informasi dari lembaga yang berwenang yang menyatakan, wilayah Gunung Abang dan sekitarnya aman dari dampak erupsi Gunung Agung. Pihaknya pun kemudian berupaya menarik minat wisatawan untuk datang berwisata dengan menjajaki travel agent dan asosiasi perjalanan wisata. Namun, tidak banyak respons yang didapat. Kunjungan wisatawan hingga saat ini belum bisa kembali normal. Dampak dari menurunnya aktivitas wisatawan ke Gunung Abang, berimbas pada pendapatan puluhan guide lokal. Jika sebelumnya mereka fokus bekerja sebagai guide pendakian, kini tak sedikit dari mereka memilih mengambil pekerjaan sambilan seperti menjadi pedagang. (kmb40)
Bangun Bangli dari Desa
Wabup Sedana Arta Serahkan Rp 1 Miliar untuk Desa Penglumbaran SEBAGAI wujud komitmen membangun Bangli dari desa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli melaksanakan program Gerakan Membangun Desa dengan Sistem Gotong Royong (Gerbangdesigot) di Desa Penglumbaran, Susut, Jumat (20/10) kemarin. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan bantuan dana senilai Rp 1 miliar. Kegiatan tersebut juga diisi Pemkab Bangli dengan menggelar berbagai kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan Bangli, pelayanan akta kependudukan oleh Disdukcapil Bangli, pelayanan KB oleh Dinas Pengendalian Penduduk Bangli serta penyerahan bantuan bedah rumah, bantuan sembako dan pembinaan lansia oleh Dinas Sosial Bangli. Mengawali kegiatan Gerbangdesigot di Desa Penglumbaran, Wabup Sedana Arta didampingi jajarannya menyempatkan diri meninjau langsung pembangunan fisik yang keseluruhan dananya berasal dari program Gerbangdesigot dan Gerbang Gita Santi, seperti pembangu-
nan Gelung Kori Pura Dadia Pasek Gelgel dan finishing pembangunan balai banjar di Banjar Dinas Serai. Dilanjutkan dengan meninjau pembangunan bendah rumah I Wayan Guna dan finishing balai banjar di Banjar Dinas Sri Batu, meninjau rehab balai banjar di Banjar Dinas Jeruk Mancingan, meninjau pembangunan jalan hotmix di jalan Maspiling dan meninjau pembangunan balai banjar di Banjar Dinas Kembang Merta. Sedana Arta pada kesempatan itu menyampaikan, program Gerbangdesigot merupakan salah satu program unggulan di Kabupaten Bangli selain program ADD yang besar ke desa, Gerbang Gita Santi dan hotmix masuk desa. Untuk tahun ini, Pemkab Bangli mengalokasikan dana Rp 6 miliar untuk program Gerbangdesigot yang akan diterima oleh enam desa. Artinya, dalam program Gerbangdesigot ini masingmasing desa akan mendapatkan alokasi dana mencapai Rp 1 miliar. Wabup Sedana Arta mengatakan, Gerbangdesigot ini diharapkan mampu menjawab semua kebutuhan masyarakat. ‘’Jika selama ini ada kesan usulan masyarakat selalu
berulang tahun, selalu diusulkan tetapi tidak terealiasi, maka dengan program ini akan dapat menjawab kebutuhan masyarakat melalui usulan yang disampaikan masyarakat,’’ jelasnya. Disampaikan juga, Gerbangdesigot merupakan program linier yang sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Kalau di pusat, Presiden memiliki program membangun Indonesia dari pinggiran, sementara di Bangli program Gerbangdesiot menekankan pembangunan Bangli dari desa dan keluarga. Program ini bahkan sudah berjalan sejak tahun 2010. Selain itu Gerbangdesigot juga sangat sejalan dengan program pusat yang menekankan program pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan badan usaha milik desa atau BUMDes sehingga dana dari Gerbangdesigot ini juga wajib digunakan untuk memajukan BUMDes yang ada di desa. Hal ini dilakukan melalui penyertaan modal ke BUMDes yang nantinya akan dapat dimanfaatkan oleh BUMDes untuk pengembangan unit-unit usaha yang potensial. ‘’Kalau BUMDes bisa berkembang dengan baik, tentu pendapa-
SERAHKAN BANTUAN - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyerahkan bantuan dana Rp 1 miliar secara simbolis ke Perbekel Desa Penglumbaran Wayan Artawan. tan asli desa bisa meningkat. Dengan meningkatnya pendapatan, tentu kemandirian desa dalam hal ekonomi dan keuangan bisa lebih berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari. Dengan berdikari, desa pasti lebih leluasa dalam melakukan pembangunan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Jadi, komitmen Pemkab Bangli membangun Bangli dari desa dan membangun desa dari keluarga sudah diwujudnyatakan melalui APBD Bangli melalui
program-program yang prorakyat yang salah satunya adalah Gerbangdesigot,’’ katanya. Sementara itu, Perbekel Desa Penglumbaran Wayan Artawan mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bangli yang selama ini telah banyak mengucurkan program yang memang dibutuhkan masyarakat. Gerbangdesigot, menurutnya, sangat berpihak dan sangat meringankan beban masyarakat. (ad1328)
Hadiri Tes IVA dan Sadanis di RS Bangli Medika Canty
Wabup Sedana Arta Ajak Kaum Perempuan Deteksi Kanker Secara Dini
WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri acara Tes IVA dan Sadanis/Mamografi di Rumah Sakit Bangli Medika Canty, Jumat (20/10) kemarin. Acara yang digelar Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bali tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan kaum perempuan Indonesia dan juga untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya dari penyakit kanker serviks dan payudara yang selama
ini telah banyak merenggut nyawa kaum perempuan. Selain dihadiri Wabup Sedana Arta, tampak hadir juga dalam kegiatan tersebut Kajati Bali Dr. H. Jaya Kesuma, S.H., M.H., Ketua IAD Wilayah Bali Nyonya Tuti Jaya Kesuma, Kajari se-Bali, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangli, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli. Ketua Panitia Ny. Indah
TES IVA - Wabup Sedana Arta saat menghadiri acara tes IVA dan Sadanis/Mamografi di Rumah Sakit Bangli Medika Canty, Jumat (20/10) kemarin.
Joko Suryanto dalam laporannya menyampaikan, kegiatan yang terselenggara kali ini merupakan wujud kepedulian dari IAD terhadap kesehatan kaum perempuan Indonesia dan juga untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya dari penyakit kanker serviks dan payudara yang telah banyak merenggut nyawa kaum perempuan. Dengan deteksi dini kanker serviks dan payudaya, diharapkan dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut sedini mungkin. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 250 peserta yang ditangani oleh tenaga medis yang sudah terlatih dari RS Bangli Medika Canty dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kabupaten Badung dan Kabupaten Bangli. Selain tes IVA dan sadanis/mamografi, juga akan dilakukan edukasi tentang deteksi dini kanker payudaya dari RS Bangli Medika Canty. Wabup Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan, RS Bangli Medika Canty merupakan satu-satunya rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Bangli. RS ini dibangun berdasarkan komitmen bersama untuk membantu Pemerintah
Kabupaten Bangli dalam meningkatkan dan mempercepat proses kesehatan masyarakat. ‘’Kegiatan yang diselenggarakan oleh IAD Bali merupakan berkah bagi kita di Kabupaten Bangli yang sekaligus akan dapat membantu Pemerintah Bangli dalam meningkatkan capaian kesehatan masyarakat, bisa dibantu melalui kegiatan ini,’’ terang Sedana Arta. Dikatakan Sedana Arta, penyakit kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh multifaktor seperti lingkungan, kebiasaan atau perilaku yang tidak sehat. Dari data yang ada, banyak penderita penyakit kanker sering kali datang ke pelayanan kesehatan sudah dalam stadium lanjut sehingga tidak bisa ditolong. ‘’Sebenarnya penyakit kanker bisa ditanggulangi dengan tuntas apabila bisa ditemukan pada stadium awal. Salah satu cara yaitu dengan melakukan deteksi dini seperti kegiatan yang dilaksanakan hari ini. Oleh karena itu kepada ibuibu mari jangan ragu untuk melakukan IVA dan sadanis/ mamografi untuk pencegahan secara dini,’’ terangnya. Kajati Bali Jaya Kesuma menyampaikan apresiasi ke-
pada para peserta terutama ibu-ibu yang sangat antusias mengikuti program tes IVA dan sadanis/mamografi ini. Dari sekian kali kegiatan yang diselenggarakan di beberapa tempat seperti Singaraja, Gianyar dan Bangli, jumlah perserta yang sangat banyak menunjukkan bahwa kesadaran akan kesehatan diri sendiri para wanita khususnya ibu-ibu di Bali sangat tinggi dan merupakan sesuatu hal yang sangat penting. Sementara itu, Ketua IAD Wilayah Bali Ny. Tuti Jaya Kesuma menyampaikan, kegiatan tes IVA dan sadanis/ mamografi ini diharapkan menjadi motivasi untuk dilaksanakannya kegiatan serupa di seluruh Bali. Pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini terutama RS Bangli Medika Canty yang telah memfasilitasi. ‘’Ke depan, dengan dilaksanakannya tes IVA dan sadanis/mamografi ini, semua wanita dan ibuibu di Indonesia bisa sehat, anak-anak yang dilahirkan juga sehat, sehingga tercipta generasi penerusnya menjadi anak-anak bangsa yang sehat pula,’’ harapnya. (ad1326)
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
GIANYAR
9
SOSOK
Bali Post/nik
Bali Post/nik
Kerja Ekstra SEJAK sebulan lalu jajaran BPBD Gianyar yang dipimpin A.A. Gde Oka Digjaya fokus menangani pengungsi bencana Gunung Agung. Namun kini, memasuki musim penghujan, konsentrasi petugas BPBD terpecah, karena juga harus menangani bencana alam di Kabupaten Gianyar, seperti Longsor, pohon tumbang dan banjir. Kepala BPBD Gianyar Oka Digjaya, Jumat (20/10) kemarin mengakui tugas yang dijalani saat ini lebih berat dari sebelumnya. Meski demikian, jajarannya tetap optimis mampu menjalani tugas semaksimal mungkin. ‘’Jelas lebih berat, tapi ini swadharma sebagai petugas penanggulangan bencana, wajib tetap dilaksanakan,’’ ucapnya. Diterangkannya, selama 24 jam personel BPBD Gianyar wajib siaga di posko pengungsi Lapangan Sutasoma, Sukawati dan memantau posko pengungsi lainnya yang ada di Kabupaten Gianyar. ‘’Untungnya kita juga dibantu SKPD, seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan hingga petugas di kecamatan, termasuk juga para relawan yang banyak membantu,’’ terangnya. Sementara terkait penanggulangan bencana alam, pihaknya kini banyak mendapat panggilan dari masyarakat untuk menangani tanah longsor dan pohon tumbang dari kawasan Gianyar utara, meliputi Kecamatan Payangan, Tegallalang dan Tampaksiring. ‘’Seminggu ini kita banyak dapat panggilan dan evakuasi langsung dilakukan personel dengan mengerahkan peralatan yang ada,’’ jelasnya. Untuk bencana banjir masih terjadi di sejumlah kawasan di Gianyar Selatan. Banjir dominan terjadi akibat sumbatan sampah pada saluran air. Dari banyaknya bencana yang terjadi, Oka Digjaya berpesan kepada jajarannya untuk selalu menjaga kesehatan. ‘’Kesehatan jasmani itu modal utama, didongkrak rohani yang bersih, sehingga setiap tugas bisa dijalankan dengan baik,’’ pesannya. (nik)
KENAIKAN TARIF - Direktur Utama PDAM Kabupaten Gianyar Made Sastra Kencana didampingi Direktur Umum Nyoman Darmadiasa, Direktur Teknik I Wayan Suastika, S.T. dan Ketua Dewan Pengawas Pande Putu Ngurah Sugiawan saat menyampaikan penjelasan mengenai rencana kenaikan tarif.
Terpuruk, PDAM Berencana Naikkan Tarif
Gianyar (Bali Post)
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gianyar tengah terpuruk. Setiap bulan perusahaan daerah ini harus menanggung kerugian hingga Rp 200 juta. Guna mensiasati kondisi ini, PDAM merancang kenaikan tarif pelanggan pada 2018 mendatang. Direktur Utama PDAM Kabupaten Gianyar Ir. Made Sastra Kencana, Jumat (20/10) kemarin, menjelaskan selisih pendapatan rata-rata PDAM Gianyar setiap bulan mencapai Rp 4,6 miliar. Namun jumlah tersebut harus dipotong biaya produksi sebesar Rp 4,8 miliar. Artinya, setiap bulan PDAM mengalami minus sebesar Rp 200 juta. ‘’Secara komersial kami memang rugi. Tapi secara operasional masih bisa berjalan karena selisih itu masuk penyusutan,’’ jelasnya didampingi Direktur Umum I Nyoman
Darmadiasa, S.E., Direktur Teknik I Wayan Suastika, S.T. dan Ketua Dewan Pengawas PDAM Gianyar Pande Putu Ngurah Sugiawan. Sastra Kencana memprediksi, tahun depan PDAM Gianyar tidak bisa mensubsidi kebutuhan air pelanggan. Berdasarkan data per Agustus 2017, tercatat PDAM Gianyar mensubsidi 40 persen dari 51 ribu pelanggan. ‘’Sekali subsidi hampir Rp 300 juta per bulan. Coba hitung setahun, sekitar Rp 4 miliar yang kami subsidi. Yang seharusnya ini bisa jadi
pendapatan PDAM sekaligus jadi pemasukan untuk PAD,’’ jelasnya. Mempertimbangkan sejumlah kondisi tersebut, pihaknya berencana mengubah nilai tarif pelanggan. Perubahan ini sesuai Permendagri Nomor 71 Tahun 2016. Peningkatan tarif juga mempertimbangkan bahwa sejak delapan tahun terakhir, PDAM Gianyar memang belum pernah menaikkan tarif yakni tetap pada angka Rp 1.700 per meter kubik. Pihaknya berencana menaikkan tarif dasar dari Rp 1.700 per meter kubik menjadi Rp 3.000 per meter kubik. ‘’Kelihatannya memang naik siginifikan. Tapi untuk diketahui, PDAM biayai produksi per kubik Rp 3.000. Jadi, kalau terus disubsidi, biaya operasional semakin tinggi,’’ ujarnya.
Perhitungan dan penetapan tarif PDAM berdasarkan pola tarif disasar atas klasifikasi pelanggan. Disiapkan pula pola subsidi silang. Selain itu, ada pola tarif progresif yang bertujuan agar pelanggan menggunakan air secara efektif dan efisien. Sastra Kencana menerangkan, untuk kelompok rumah tangga (RT) yang awalnya digabung menjadi satu, kini dipecah menjadi empat tipe berdasarkan daya listrik. RT A untuk daya listrik 450 VA, RT B untuk daya listrik 900 VA, RT C untuk daya listrik 2.200 VA dan RT D untuk daya listrik diatas 2.200 VA. ‘’Sebelum berlakukan tarif baru ini, kami sudah lapor ke Bupati dan Wakil Bupati. Tapi melihat situasi politik, kami disarankan untuk melakukan survei terlebih
dahulu. Lihat reaksi dan kritikan yang muncul,’’ jelasnya. Sastra Kencana menambahkan, salah satu survei penunjang kenaikan tarif adalah besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gianyar tahun 2017 sebesar Rp 2.261.000. ‘’Daya beli masyarakat untuk beli air minum adalah empat persen dari UMK. Artinya, sekitar Rp 80 ribu per bulan. Jadi masih jauh lebih murah,’’ jelasnya. Opsi terakhir bila tarif tidak naik adalah kembali ke Permendagri Nomor 70 tahun 2016 tentang Pedoman Pemberian Subsidi dari Pemerintah Daerah kepada Badan Usaha Milik Daerah Penyelenggara Sistem Penyediaan Air Minum. ‘’Jadi, sesuai Permendagri itu pemerintah yang bayar subsidi ini,’’ tegasnya. (kmb35)
Okupansi Hotel dan ”Homestay” Anjlok
Bali Post/nik
FOGGING - Seorang petugas melakukan fogging di posko pengungsi Lapangan Sutasoma, Sukawati, Jumat (20/10) kemarin.
Antisipasi DB
Posko Pengungsi Di-”fogging”
Gianyar (Bali Post) Meningkatnya intensitas hujan, membuat jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah (DB). Selain mengoptimalkan pemeriksaan jentik, Dinas Kesehatan juga memaksimalkan upaya fogging, seperti yang dilakukan di Posko Pengungsian Lapangan Sutasoma, Sukawati, Jumat (20/10) kemarin. Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ida Ayu Cahyani mengatakan, pihaknya terlebih dahulu melakukan pencegahan di kawasan posko pengungsi. Mengingat kawasan yang dihuni ratusan pengungsi ini rentan terhadap penyebaran dan perkembangbiakan nyamuk. Secara umum di Kabupaten Gianyar sejauh ini angka kasus DB tidak mengalami kenaikan signifikan, jika dibandingkan tahun sebelumnya. ‘’Tahun ini penderita DB belum naik signifikan,’’ tegasnya. Dayu Cahyani menerangkan, menurunnya penderita DB tahun ini sebagai imbas meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Masyarakat mulai rajin melakukan pemeriksaan jentik secara berkala. ‘’Intinya masyarakat mulai sadar menjadi jumantik di rumah sendiri,’’ jelasnya. Dijelaskannya lebih lanjut, kasus DB bisa ditekan ketika jumlah jentik bisa nol. Sementara untuk membunuh nyamuk dewasa, pihaknya akan meningkatkan upaya fogging. Cahyani tetap mengimbau supaya masyarakat selalu waspada. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah memperhatikan tempat-tempat yang berpotensi sebagai lokasi berkembangbiaknya nyamuk. ‘’Misal, saat melihat botol atau kaleng bekas yang menampung air hujan, segera balikkan. Karena korelasi antara jumlah jentik dengan kasus sangat berpengaruh,’’ tegasnya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184
PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792
Gianyar (Bali Post) Status awas Gunung Agung berdampak signifikan terhadap tingkat okupansi hotel, vila dan homestay di Kabupaten Gianyar. Rata-rata akomodasi pariwisata tersebut hanya terisi sekitar 15 hingga 20 persen. ‘’Ya, sekarang persentasenya segitu. Jadi memang menurun sekali. Untuk yang di homestay, vila dan hotel, banyak kamar yang kosong,’’ ungkap Kadisparda Gianyar A.A. Bagus Ari Brahmanta, Jumat (20/10) kemarin. Selain penurunan okupansi, kunjungan wisatawan ke objek wisata di
Gianyar juga menurun. Penurunannya antara 10-15 persen. ‘’Bisa diamati di sejumlah objek wisata tidak seramai biasanya,’’ ucapnya. Kondisi ini terjadi akibat travel warning ke Bali yang ditetapkan oleh lima negara pascameningkatnya status Gunung Agung. Ia pun mengkhawatirkan kondisi ini akan terjadi dalam jangka panjang. ‘’Nah, menjelang Desember ini saya belum bisa memastikan, karena sepertinya kondisi ini akan terjadi jangka panjang,’’ katanya. Pria yang akrab disapa Gung Ari ini menilai, harus segera dilakukan
konter isu tidak benar tentang kondisi Gunung Agung. Selama ini banyak wisatawan dipengaruhi informasi yang tidak jelas terkait Gunung Agung. Untuk itu dia mengimbau seluruh komponen pariwisata menjelaskan bahwa kondisi Bali tidak seperti isu yang beredar. ‘’Apalagi ada isu mengatakan letusan sekarang akan sepuluh kali lebih besar dari tahun 1963. Ini harus segera dikonter,’’ tegasnya. Hal senada diungkapkan Ketua Ubud Home Stay Association (UHSA) I.B. Wiryawan. Dia menyebutkan, saat
ini terjadi penurunan okupansi homestay di kampung turis Ubud. ‘’Sekarang kondisinya sangat memperihatinkan. Tingkat hunian rata-rata homestay di Ubud yang ada di bawah UHSA hanya terisi 30 sampai 40 persen,’’ bebernya. Dikatakannya, kondisi standar saat low season, okupansi homestay menduduki kisaran 50 persen. Pihaknya pun tidak bisa berbuat banyak terhadap kondisi ini. ‘’Mungkin wisatawan masih menunggu kondisi membaik dan maskapai juga sepertinya tidak mau ambil risiko tinggi dengan kondisi saat ini,’’ ucapnya. (kmb35)
Polsek Ubud Kampanyekan Bali Aman Dikunjungi
Gianyar (Bali Post) Menurunnya angka kunjungan wisatawan ke Ubud, mendapat respons aparat Polsek setempat. Di bawah komando Kapolsek Kompol Nyoman Wirajaya, jajaran Polsek Ubud menggelar kampanye menyuarakan Bali aman untuk dikunjungi. Menurut Kompol Wirajaya, Jumat (20/10) kemarin, terobosan ini dilakukan melalui turun ke jalan dan menunjukkan pamflet bertuliskan ‘’No Doubt..! Come To Bali Is Safe’’. Polisi menunjukkan beberapa pamflet berukuran 30 cm x 50 cm itu kepada sejumlah wisatawan yang berlibur di seputaran Ubud, seperti di kawasan Monkey Forest, Catus Pata dan Puri Ubud.
‘’Kita ajak foto bersama, sehingga banyak dokumentasi dari wisatawan mancanegara. Harapannya, nanti mereka dengan bahasa sendiri mengupload foto tersebut di akun pribadi mereka,’’ jelasnya. Kegiatan ini akan rutin dilakukan personel Polsek Ubud dalam beberapa hari ke depan. ‘’Harapan kami wisatawan ini juga berperan bahwa Ubud kita ini aman untuk dikunjungi,’’ ucapnya. Kapolsek menyatakan, kegiatan ini murni untuk meyakinkan wisatawan bahwa Bali aman dikunjungi, meskipun saat ini Gunung Agung masih berstatus awas. Diharapkan hal ini memberikan dampak positif terhadap eksistensi pariwisata Bali, khususnya Ubud. (kmb35)
Bali Post/nik
POLISI - Polisi berfoto bersama wisatawan dengan mengangkat pamflet Bali Is Safe di depan Puri Ubud, Jumat (20/10) kemarin.
KLUNGKUNG
10
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
Peningkatan Aktivitas Gunung Agung
IKAN - Warga di Desa Pesingga-
Pratisentana Arya Damar Bali Laksanakan Upacara ”Paneduh Jagat” Semarapura (Bali Post) Status Gunung Agung di Karangasem belum bersahabat. Hal tersebut mengharuskan warga yang bermukim di sekitarnya tetap tinggal di pengungsian yang tersebar di seluruh kabupaten di Bali. Kondisi demikian memantik keprihatinan dari Pratisentana Arya Damar Bali. Guna memohon keselamatan, dilakukan upacara paneduh jagat di Pura Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Jumat (20/10) kemarin. Upacara yang dimulai pukul 10.00 Wita ini di-puput lima sulinggih yakni Ida Rsi Agung Begawan Dewa Ngurah Pamecutan dari Geria Putra Lanang Pamogan, Legian, Ida Rsi Agung Begawan Dhamar Jaya Pamecutan, Manuaba dari Geria Agung Surya Bhandana, Kerobokan Kaja, Ida Rsi Agung Begawan Adnyana Telabah Pemecutan dari Geria Agung Telabah Pemecutan, Kerobokan, Ida Rsi Agung Begawan Dawan Pemecutan dari Geria Pasraman Dawan, Jimbaran dan Ida Rsi Agung Begawan Dharma Putra Adnyana, Pemecutan dari Geria Agung Lanang Dawan, Padangsambian. Ida Rsi Agung Begawan Dharma Putra Adnyana yang juga sekaligus Sekretaris Pratisentana Arya Damar Bali mengungkapkan, upacara yang dilaksanakan tak hanya sebatas paneduh jagat. Namun juga guru piduka dan pakelem segara. Hal ini sebagai salah satu cara untuk memohon keselamatan kepada Tuhan, terlebih adanya peningkatan aktivitas Gunung Agung. “Kami sangat mengharapkan dan berdoa supaya tidak meletus,” ungkapnya. Apa yang dilakukan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif untuk masyarakat. Ditegaskan, permohonan keselamatan tak hanya berhenti pada upacara. Namun masyarakat juga perlu mulat sarira dan lebih serius dalam mengamalkan konsep Tri Hita Karana. “Mungkin ini (status Gunung Agung - red) sebuah peringatan. Hubungan kita tidak lagi harmonis,” ujarnya. Beberapa pekan meninggalkan tanah kelahiran, pengungsi diharapkan bisa tabah menghadapi cobaan. Perlu ada sebuah pemikiran, apa yang terjadi ini harus dilalui untuk mendapatkan sesuatu yang baik. “Ini peringatan dari beliau. Kita harus yakin setiap anugrah maupun berkah diawali dengan musibah. Kita jangan alergi dengan musibah,” kata Ida Rsi Putra Adnyana. Sementara itu, terpilihnya Pura Watu Klotok sebagai tempat upacara, menurutnya, karena sesuai sejarah ada leluhurnya yang berstana di sana. Selain itu, saat upacara turun kabeh, Batara di Pura Besakih masucian ke pura ini. “Ini juga ada kaitannya dengan konsep nyegara gunung,” tandasnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana Upacara A.A. Made Rai Arnatha mengatakan, upacara ini baru pertama kali dilakukan. “Untuk sekarang di sini dulu. Untuk di pura lain, tak menutup kemungkinan untuk dilaksanakan,” jelasnya. (kmb45)
Bali Post/kmb45
PANEDUH JAGAT - Pratisentana Arya Damar Bali melaksanakan upacara paneduh jagat di Pura Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung, Jumat (20/10) kemarin.
Masa Tanam April-September
Serapan AUTP Lampaui Target Semarapura (Bali Post) Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) mulai dilirik petani di Kabupaten Klungkung. Hal tersebut ditunjukkan dengan terlampauinya jatah masa tanam April-September yang diberikan pemerintah pusat. Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Gde Juanida mengakui itu, Jumat (20/10) kemarin. Sesuai data, jatah AUTP sebanyak 1.500 hektar. Pada prosesnya, program yang sebelumnya kurang dilirik justru menunjukkan hasil berbeda. Serapannya menjadi 1.800 hektar. “Untuk jatah asuransi terlampaui. Itu menunjukkan petani sudah semakin paham tentang pentingnya program itu,” katanya. Nilai premi asuransi ini sebenarnya Rp 180 ribu per hektar lahan untuk setiap musim tanam. Namun itu mendapat subsidi dari pemerintah sebesar 80 persen atau Rp 144 ribu, sehingga petani cukup membayar Rp 36 ribu. “Premi ini hitungan per hektar. Kalau misalnya lahannya hanya 50 are, petani cukup bayar setengah dari Rp 36 ribu,” jelasnya. Peserta asuransi ini mendapat biaya pertanggungan sebesar Rp 6 juta per hektar tiap musim tanam. Klaim dapat diajukan jika tanaman padi terkena kerusakan akibat banjir, kekeringan atau serangan hama. Syarat lainnya, luasan lahan yang mengalami kerusakan minimal 75 persen. “Yang kerusakan 75 persen awalnya dikira hitungan satu hektar. Sebenarnya tidak begitu. Kalau satu petak saja misalnya sepuluh are, rusaknya 75 persen. Bisa dapat tanggungan asuransi. Jumlahnya Rp 6 juta dibagi sepuluh are itu,” jelasnya. Program nasional ini untuk merangsang petani supaya bisa melakukan penanaman padi pada musim selanjutnya. Guna menggenjot keikutsertaan, pihaknya mengaku terus melakukan sosialisasi, baik melalui klian subak maupun penyuluh pertanian lapangan (PPL). “Untuk sosialisasi terus berjalan,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/kmb45
PANEN - Petani di Kabupaten Klungkung tengah panen padi. Guna merangsang masa tanam, pemerintah menggulirkan program AUTP. Untuk masa tanam April-September, serapannya melampaui target.
han, Kecamatan Dawan, Klungkung masih ada yang berprofesi sebagai penjual ikan. Seperti yang terlihat belum lama ini. Mereka menjajakkan ikan pindang yang didapatkan dari nelayan setempat. Aktivitas ini dilakoni sejak pagi hingga sore hari di jalur KlungkungBali Post/sos
Karangasem.
Permudah Penyaluran BOS
Siswa Pengungsi Dibuatkan Sekolah Khusus
Semarapura (Bali Post) -
Ribuan siswa pengungsi yang mengikuti proses belajar-mengajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Klungkung akan dibuatkan sekolah khusus. Hal ini untuk mempermudah pencairan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari Pemkab Karangasem. Program ini ditargetkan sudah terealisasi sebelum pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Kepala Dinas Pendidikan Klungkung Dewa Gde Darmawan didampingi Sekdisdik I Ketut Sujana menjelaskan, berdasarkan data terakhir siswa pengungsi yang menempuh pendidikan di bumi serombotan mencapai 3.071 orang. Rinciannya, 319 TK, 1.661 SD, 599 SMP, 379 SMA dan 113 SMK. Pada Desember mendatang mereka akan menghadapi UAS. Dalam pelaksanaannya memerlukan dana BOS, salah satunya untuk pencetakan soal. Mengingat itu masih dikelola Pemkab Karangasem, maka penyalurannya memerlukan regulasi yang jelas. Seluruh siswa akan dibuatkan sekolah khusus. “Ini untuk mempermudah pencairan bantuan dari Karangsem. Sekolahnya
diberi nama sekolah bersaudara. Karena proses belajarmengajar memanfaatkan sekolah yang sudah ada,” bebernya, Jumat (20/10) kemarin. Disampaikan lebih lanjut, sesuai rencana, Pemkab Klungkung akan menyiapkan tiga SMP dan sebelas SD. Sebelum sistem ini diterapkan, pihaknya terlebih dahulu mengomunikasikan dengan keluarga siswa. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari adanya keluhan dikemudian hari. “Pemilihan sekolah disesuaikan dengan jumlah siswa. Memang gampang diakses. Selain itu kondisi bangunan juga jadi pertimbangan,” katanya. Program tersebut ditargetkan sudah terealisasi sebelum
Bali Post/kmb45
PENGUNGSI - Anak-anak pengungsi (tanpa seragam) mengikuti proses belajarmengajar di SDN 2 Gelgel. UAS. Tenaga pendidiknya juga langsung didatangkan dari Karangasem. Guna memperjelas teknis pelaksanaannya, dalam waktu dekat pihaknya berencana rapat bersama instansi terkait. “Klungkung tetap menjadi tuan rumah. Untuk seperti apa jadinya,
akan kami rapatkan dulu. Mudah-mudahan November sudah bisa berjalan,” kata birokrat asal Mandungan, Kecamatan Klungkung ini. Selama ini siswa pengungsi mengikuti proses belajar-mengajar di sekolah terdekat tempatnya men-
gungsi. Mereka gabung dengan siswa lain dengan sistem brother school, dalam artian tidak dikhususkan. “Sampai saat ini mereka belajar dengan siswa di sini. Tidak dipisahkan. Sejauh ini tidak ada kendala. Semua berjalan lancar,” tandasnya. (kmb45)
Sucikan Alam ”Sekala” dan ”Niskala”
Pemkab Gelar Upacara ”Pemahayu Jagat Kertaning Bumi”
PEMAHAYU - Bertepatan dengan tilem sasih kapat, Pemkab Klungkung melaksanakan upacara Pemahayu Jagat Kertaning Bumi di Pamedal Agung dan Kantor Bupati, Jumat (20/10) kemarin.
BERTEPATAN dengan tilem sasih kapat, Pemkab Klungkung melaksanakan upacara Pemahayu Jagat Kertaning Bumi di Pamedal Agung yang satu lingkungan dengan Kertha Gosa dan Kantor Bupati, Jumat (20/10) kemarin. Upacara yang pertama kali berlangsung ini untuk penyucian alam sekala dan niskala. Upacara ini dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ayu Suwirta, Sekda Gde Putu Winastra serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Panitia Pelaksana Upacara Dewa Ketut Soma menyampaikan upacara ini masuk sebagai salah satu program kerja pemkab. Pelaksanaannya berkaitan dengan adanya berbagai fenomena sosial. Melalui
ini, umat Hindu khususnya di Klungkung harus selalu eling atau ingat pada diri dan selalu menerapkan konsep Tri Hita Karana. “Pemahayu jagat ini untuk keselamatan dan kerahayuan jagat agar alam ini bisa kerta rahayu atau kertaning bumi,” katanya. Pelaksanaan upacara di Pamedal Agung tak lepas dari sejarah. Dulu ketika perang Puputan Klungkung, banyak rakyat yang gugur di depan Puri Agung Klungkung. Ini perlu ada prosesi ngulapin para Hyang (pitara/roh) dengan harapan yang belum mendapat tempat agar bisa menyatu kembali dengan Yang Maha Kuasa/ Tuhan Yang Maha Esa. Upacara ditempat ini dipuput Ida Padanda Gede Made Tembau dari Geria Kulon,
Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan dan Ida Dalem Surya darma Sogata dari Puri Agung Klungkung. Sedangkan di Kantor Bupati Klungkung oleh Ida Pedanda Gede Karang Putra Keniten dari Geria Kanginan, Desa Paksabali, Kecamatan Dawan dan Ida Pedanda Gede Wayahan Jelantik Pradnya Putra dari Geria Wanasari, Sidemen. Sementara itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan, upacara ini untuk penyucian alam sekala niskala. “Melalui upacara ini agar kita semua diberikan kekuatan dan kerahayuan dalam melanjutkan pembangunan dengan baik dan menuju cita-cita yang budi luhur yaitu menyejahterakan masyarakat,” harapnya. (ad1326)
Gelombang Tinggi, Pantai Dipenuhi Sampah
Semarapura (Bali Post) Gelombang tinggi di laut menyebabkan kawasan pesisir Kabupaten Klungkung dipadati sampah. Hal ini menimbulkan kesan kumuh. Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Klungkung serta desa dibuat bekerja ektra untuk melakukan penanganan. Berdasarkan pantauan Jumat (20/10) kemarin, kepungan sampah terjadi pada pantai Watu Klotok, Desa Tojan, Kecamatan Klungkung. Itu tak hanya berupa organik, namun juga non organik. Dibeberapa titik juga nampak kayu besar dan ranting pepohonan. Hal ini memunculkan kesan kumuh. Salah seorang warga, Ni Wayan Sri Wati, menuturkan tumpukan sampah pada pantai yang kerap dijadikan tempat melukat berlangsung sejak dua hari lalu, bertepatan dengan gelombang tinggi dan hujan lebat. Itu juga dibawa oleh air yang mengalir deras di sungai. “Ini sudah pemandangan rutin setiap tahun. Pantai terlihat kumuh,” tuturnya. Langkah pembersihan, sambung perempuan paruh baya ini, dikatakan belum ada baik dari
desa maupun dinas terkait di lingkungan Pemkab Klungkung. “Seperti sebelumnya, biasanya ada pengangkutan. Tapi untuk sekarang belum,” katanya. Sementara itu, bagi warga Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Saipul, kepungan sampah khususnya plastik menjadi sebuah berkah. Itu dipungut dan dijual ke pengepul. Hasil sekali jalan kisaran Rp 40 ribu. “Dari pada saya diam, lebih baik memulung di pantai. Ini sudah jadi kegiatan rutin saat gelombang tinggi,” ucapnya. Sementara itu, Kepala DLHP Klungkung Anak Agung Kirana menyatakan, selain di Watu Klotok, kepungan sampah juga terjadi pada pantai lainnya. Volumenya meningkatkan dua kali lipat dari sebelumnya. “Ini terjadi saat ada gelombang tinggi. Sampah naik sampai dua kali lipat,” jelasnya. Menyikapi hal tersebut dilakukan pembersihan secara rutin. Ini juga melibatkan masyarakat di sekitarnya. “Untuk tadi (kemarin - red) pembersihan di pantai Karangdadi, Kusamba. Besok (hari ini - red) di Watu Klotok,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/kmb45
SAMPAH - Pantai Watu Klotok dipenuhi sampah, Jumat (20/10) kemarin. Ini terjadi seiring adanya gelombang tinggi di laut.
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
BULELENG
Patung Penyu, Maskot Pantai Penimbangan
Panwaslu Pilih 27 Anggota Panwascam
Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 27 orang anggota Panwascam terpilih setelah mengikuti seleksi pada 16-18 Oktober 2017 lalu. Puluhan anggota Panwascam ini mulai bertugas pada gelaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Bali 2018 mendatang. Seleksi dilakukan oleh komisioner Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Buleleng dipimpin ketuanya Ketut Ariyani bersama Putu Sugiardana, dan Wayan Sudira. Ketua Panwaslu Buleleng Ketut Ariyani, Jumat (20/10) kemarin, mengatakan saat seleksi wawancara dua orang Bali Post/kmb38 masing-masing dari KecamaKetut Ariyani tan Buleleng dan Kecamatan Kubutambahan tidak hadir dengan alasan sudah diangkat menjadi guru kontrak. Seleksi wawancara hanya diikuti oleh 52 orang. “Materinya hampir sama dengan tes tertulis sebelumnya, terkait dengan pemahaman tentang kepemiluan, integritas sebagai penyelenggara pemilu, dan komitmen sebagai pengawas pemilu. Kita ingin mendapatkan pengawas yang mengerti tugasnya dan bukan sekadar teori,” katanya. Panitia Panwaslu Buleleng akan melantik 27 orang yang telah terpilih sebagai anggota Panwascam, Senin (23/10) depan. (kmb38)
Dandim 1609 Buleleng Panen Lele
Singaraja (Bali Post) – Demplot budi daya lele di Subak Yeh Biu, Lingkungan Sangket Kelurahan Sukasada Kecamatan Sukasada mulai menghasilkan. Ini terbukti dari panen lele yang dihadiri langsung Dandim 1609 Buleleng Lekol Inf. Slamet Winarto, Jumat (20/10) kemarin. Dalam panen perdana itu, TNI bersama kelompok pembudi daya lele di daerah ini tampak berbaur memanen lele di kolam menggunakan jaring. Hasilnya, benih lele yang ditebar beberapa bulan lalu tumbuh normal dan hasilnya sesuai dengan target. Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto mengatakan, keterlibatan jajarannya dalam mendampingi kelompok pembudi daya lele ini salah satu program TNI dalam mendukung dan menyukseskan swasembada pangan. Percontohan budi daya melalui demplot diakuinya sangat penting karena kelompok masyarakat bisa belajar dan praktik langsung tentang teknik membudidayakan lele. Dari hasil ini, pihaknya berharap masyarakat selanjutnya dapat menerapkan di lahan masing-masing. “Ini salah satu bagian komitmen TNI dalam menyukseskan swasembada pangan. Setelah belajar melalui demplot, harapannya warga sekarang bisa memelihara lele yang selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga, juga sebagai usaha sampingan untuk menambah penghasilan keluarga,” tegasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
LELE – TNI bersama kelompok pembudi daya lele melakukan panen perdana di Subak Yeh Biu, Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, Jumat (20/10) kemarin.
Suara Buleleng Data Valid Pengungsi
Pengungsi Gunung Agung di wilayah Buleleng, berjumlah sekitar 21 ribu jiwa. Jumlah itu berdasarkan data yang didapatkan dari beberapa kecamatan, desa, dan kelurahan. Sekarang dengan telah dibantu oleh tenaga konsultan dari PBB, diharapkan data valid jumlah pengungsi bisa diketahui dengan pasti. Data ini penting untuk menyalurkan bahan makanan kepada pengungsi. Mengingat, keperluan logistik pengungsi sudah menipis, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota agar berupaya memberikan pelayanan kepada para pengungsi dengan baik dan tepat sasaran. Gung De, Ngurah Rai
Peran Lebih kepada Densus
Pemerintah agar memberikan peran yang lebih kepada pihak Densus Korupsi untuk memberantas korupsi di Indonesia. Dengan demikian mampu menghilangkan atau meminimalisasi korupsi di Indonesia. Gung Surya, Lovina
Densus Tipikor
Sangat didukung pembentukan Densus Tipikor yang akan membantu pekerjaan KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia, sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat luas. Sengen, Nagasepeha
Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
Sudah tiga tahun pemerintahan Jokowi – JK dan sudah banyak program yang dibuat untuk memberikan kesejahteraan kepada warga Indonesia. Semoga berhasil membawa Indonesia ini menjadi negara yang bisa menyejajarkan dirinya dengan negara maju. Sebagai masyarakat Indonesia marilah kita bahu-membahu ikut terlibat dalam segala kegiatan yang bertujuan untuk membangun bangsa dan negara ini, termasuk juga dalam penegakan hukum. Para penegak hukum agar mematuhi aturan yang ada sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga yang nantinya akan menimbulkan sikap apatis kepada para penegak hukum. Nang Mologan, Mayong
Pembetulan Berita Bali Post Jumat (20/10) berjudul “Hadapi Lomba PKTP SDN 3 Banjar Jawa dan SMPN 3 Seririt Dinilai”, terjadi kesalahan penulisan. Yang benar adalah SMPN 3 Banjar. (redaksi)
11
Bali Post/kmb38
PATUNG PENYU – Nelayan bersama penggiat save penyu membangun patung penyu sebagai ikon Pantai Penimbangan sebagai tempat penangkaran dan pelestarian penyu.
Singaraja (Bali Post) – Aktivitas pelestarian penyu secara swadaya oleh Kelompok Nelayan (KN) Sari Segara, Pantai Penimbangan, makin menggeliat belakangan ini. Menunjukkan aktivitas di bidang konservasi laut itu, Jumat (20/10) kemarin, nelayan bersama penggiat save penyu, perwakilan instansi terkait dan aparat Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng melakukan upacara peletakan batu pertama pembangunan patung penyu. Patung ini dibangun di simpang tiga jalan menuju lokasi penangkaran penyu di sebelah timur Pura Segara Penimbangan. Penggiat save penyu Dedy
Yastika mengatakan, aktivitas pelestarian penyu dan taman terumbu karang di Pantai Penimbangan belakangan ini semakin menggeliat. Sejalan dengan kondisi itu, pihaknya bersama nelayan, aparat desa, dan dukungan pihak swasta membangun patung penyu di pintu masuk menuju kawasan konservasi penyu dan taman terumbu karang Pantai Penimbangan. Pembangunan patung penyu ini penting untuk menunjukkan kepada publik bahwa Pantai Penimbangan tidak saja sebagai objek wisata, tetapi pantai ini juga menjadi tempat pelestarian penyu dan taman terumbu karang. Hal ini didukung dengan keberadaan populasi
penyu dan taman terumbu karang yang mulai terjaga dengan baik. Dari identitas melalui perwujudan patung tersebut, Dedy optimis wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal semakin tertarik untuk mengunjungi Pantai Penimbangan. “Kami membuat patung ini setelah pelestarian penyu membuahkan hasil. Kami sekarang terus menggalakkan pelestarian dan patung ini sebagai ikon Pantai Penimbangan sebagai daerah tujuan wisata dan juga mengajak semua pihak untuk tetap peduli terhadap kelestarian laut dengan hewan laut yang langka salah satunya penyu,” jelasnya. (kmb38)
Stok Logistik Pengungsi Makin Terbatas
Singaraja (Bali Post) – Stok bahan makanan untuk pengungsi Gunung Agung di Buleleng makin terbatas. Ini membuat Dinas Sosial (Dinsos) harus berusaha keras mencari donatur atau relawan untuk memberikan bantuan permakanan seperti telur, lauk-pauk, sayur-sayuranm dan mi instan. Sementara, upaya memohon bantuan permakanan ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI, sejauh ini belum membuahkan hasil. Kepala Dinsos Buleleng Gede Komang yang ditemui di Singaraja, Jumat (20/10) kemarin, mengakui stok bahan permakanan untuk pengungsi semakin terbatas. Dia mengatakan, setiap hari pengungsi membutuhkan telur, lauk-pauk, sarden, sayur-sayuran, dan mi instan. Namun karena stok terbatas, tidak seluruh pengungsi bisa mendapat jatah bahan permakanan itu. Sementara stok beras, sejauh ini masih mencukupi. Selain dari bantuan donatur, stok beras ini juga dialokasikan melalui cadangan beras pemerintah (CBP). “Telur, mi instan dan beberapa laukpauk, stoknya sangat sedikit dan tidak bisa kita bagikan untuk semua pengungsi. Ini yang menyulitkan kami, sehingga harus telepon semua kawan-kawan yang mau membantu, agar kita bisa memenuhi kebutuhan permakanan untuk pengungsi,” katanya. Mantan Kepala Badan keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KB-PP) Buleleng ini berusaha mencari bantuan ke Kemensos RI. Hanya, permohonan itu belum membuahkan hasil. Pemerintah pusat belum menyetujui karena saat ini kondisinya baru siaga darurat bencana.
Pada kondisi ini, pemerintah tidak bisa mengalokasikan anggaran untuk memenuhi kebutuhan bahan permakanan untuk penungsi. Meski demikian, Gede Komang tidak putus asa dan terus berusaha memenuhi kebutuhan permakanan untuk pengungsi. Dia pun gencar berkoordinasi dengan pekerja sosial di Bali agar bisa memberikan bantuan bahan permakanan. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada donatur atau relawan kemanusiaan peduli dengan pengungsi agar menyalurkan bantuan permakanan yang sekarang sangat diperlukan. Selain bantuan permakanan, bantuan dalam bentuk uang tunai sangat diharapkan yang digunakan untuk membeli kebutuhan permakanan. Saat ini, Dinsos memiliki cadangan dana tunai dari sumbangan donatur dan relawan sekitar Rp 46 juta. Dana sumbangan ini mulai digunakan untuk membeli bahan permakanan dan sebagian untuk operasional di lapangan. “Sekarang memang bantuan mulai sepi dan harapan kami kalau ada relawan dan donatur silakan menyalurkan bantuan permakanan dan dalam bentuk uang juga bisa untuk kami gunakan membeli bahan
Singaraja (Bali Post) – Mencuatnya sengketa tanah antara keluarga Nengah Koyan dengan pihak Desa Penglatan, Kecamatan Buleleng, membuat Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) turun tangan. Bupati melakukan mediasi dengan mengundang penggugat Nengah Koyan dan pihak desa. Mediasi pertama dilakukan pihak desa, Kamis (19/10) lalu. Sementara Jumat (20/10) kemarin, giliran keluarga Nengah Koyan diundang oleh Bupati ke ruang kerjanya. Usai bertemu dengan pihak keluarga Nengah Koyan, Bupati mengatakan, mediasi ini karena pemerintah tidak ingin situasi di Desa Penglatan tidak kondusif akibat sengketa tersebut. Selain itu, persoalan ini perlu dituntaskan agar tidak mengganggu jalannya pemerintahan di desa tersebut. Tindak lanjut mediasi ini, Bupati berjanji dalam waktu dekat ini akan mempertemukan pihak keluarga Nengah Koyan dengan pihak Desa Penglatan. Pertemuan para pihak ini untuk menyepakati agar sengketa bisa diselesaikan dengan kekeluargaan. “Kemarin (Kamis - red) pertemuan dengan desa, dan tadi (Jumat 20/10) dengan pemilik tanah. Kalau desa tidak ada masalah dan biasabiasa saja, dan sepertinya sudah ada niat ke arah mengakhiri sengketa dengan cara kekeluargaan,” katanya. Terkait pemutusan air bersih, Bupati mengatakan persoalan itu dipastikan tidak berlanjut lama. Pihaknya
berjanji masalah ini akan diselesaikan dalam satu minggu ke depan. Dengan demikian, keluarga Nengah Koyan bisa diterima seperti warga lainnya termasuk soal air bersih itu kembali seperti semula. “Tidak mungkin kita putuskan semua masalah yang terjadi di sana (Desa Penglatan red), dan dalam satu minggu ini persoalan pemutusan air bersih itu saya selesaikan, sehingga semuanya kembali seperti semula dan pemilik tanah bisa kembali diterima di desa,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sengketa ini men-
Bali Post/kmb38
LOGISTIK – Stok bahan permakanan untuk pengungsi Gunung Agung di Buleleng belakangan jumlahnya semakin terbatas. permakanan, sehingga stok mencukupi dalam beberapa hari ke depan,” jelasnya. Di tempat terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat berkunjung ke Buleleng kemarin mengatakan, selama status awas Gunung Agung, penanganan oleh Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten menyangkut darurat pengungsi. Secara umum kebutuhan logistik masih mencukupi. Bila stok masih kurang, pihaknya memohon ke pemerintah pusat. “Kar-
ena statusnya awas berarti tetap darurat selama dalam status gunung itu awas, provinsi dan kabupaten seBali menerapkan urusan darurat di bidang pengungsi. Kalau logistik saya kira tidak perlu khawatir kalau di sini kurang minta ke pemerintah pusat,” katanya. Di sisi lain, Gubernur mengatakan, sejak warga Karangasem mengungsi ke beberapa daerah di Bali, secara langsung kondisi ini berdampak pada sektor ekonomi di mana pengungsi
kehilangan pekerjaannya. Selain itu, bidang pendidikan, dan kesehatan juga terdampak dan memerlukan penanganan serius. Gubernur mencontohkan, salah satu terganggunya perekonomian akibat status awas ini adalah ditutupnya aktivitas galian material golongan C di Karangasem. Sejak penutupan galian itu, pembangunan baik milik pemerintah dan swasta sekarang kesulitan mendapatkan pasokan material terutama pasir. (kmb38)
cuat ketika keluarga Nengah Koyan mengajukan gugatan terhadap tanah seluas 300 meter persegi. Di atas tanah itu dibangun gedung Kantor Perbekel Penglatan. Ahli waris Nengah Koyan mengklaim tanah itu yang menjadi bagian lahan milik Nengah Koyan dengan luas total 1.900 meter persegi itu sebagai miliknya. Persidangan di PN Singaraja, Nengah Koyan dinyatakan menang melalui putusan Nomor 83/Pdt.G/2017/PN Sgr. Atas putusan itu, pihak Desa Penglatan mengajukan banding hingga upaya
hukum terakhir peninjauan kembali (PK). Di tengah proses hukum tersebut, terjadi pemutusan jaringan air bersih sesuai keputusan paruman di lapangan SMPN 5 Singaraja, 17 September 2017 lalu. Terbaru adalah keluarga Nengah Koyan keberatan dengan munculnya baliho berisikan kata-kata bahwa keluarga Nengah Koyan menguasai tanah dan bangunan kantor perbekel. Faktanya pemilik tanah meminta agar tanah yang dibangun kantor perbekel itu diperhitungkan (diganti rugi - red). Perlakuan
yang dinilai mengarah pada pencemaran nama baik keluarga itu diadukan ke polisi oleh ahli waris pemilik tanah Nyoman Supama. (kmb38)
Bupati Mediasi Sengketa Tanah Kantor Perbekel Penglatan
Bali Post/kmb38
Putu Agus Suradnyana
12 SOSOK
JEMBRANA
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
Sidak Pembangunan Pasar Banjar Tengah
Wabup Soroti Penataan Luar Pasar
Negara (Bali Post) Menjelang akhir pengerjaan revitalisasi Pasar Anyar Banjar Tengah, Kecamatan Negara, mendapat perhatian khusus Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Saat sidak Jumat (20/10) kemarin, Wabup Kembang memastikan pengerjaan sudah sesuai mengingat akan menjadi role mode pasar tradisional di Jembrana.
Pecut agar Lebih Baik
TERPURUKNYA prestasi olahraga Jembrana dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII di Gianyar lalu, menjadi ‘’pecut’’ agar berprestasi lebih baik lagi untuk daerah. Para atlet putra-putri Gumi Makepung diharapkan tidak berkecil hati dengan hasil akhir klasemen umum itu. Pesan itu disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha saat pembagian bonus kepada ratusan atlet dan pelatih Jembrana di GOR Krisna Jvara kemarin. ‘’Bagi saya posisi delapan itu di luar target kita, tapi para atlet sudah berjuang maksimal dan mengeluarkan semua kemampuannya. Maka posisi delapan patut kita apresiasi dan banggakan,’’ ujar Bupati Artha. Jangan berkecil hati, karena masih ada perhelatan berikutnya. Dengan hasil ini menjadi momentum pada putra-putri Jembrana untuk meningkatkan disiplin serta latihan untuk hasil yang lebih baik. Pada Porprov di Gianyar tahun ini, Jembrana meraih 95 medali terdiri dari sepuluh medali emas, 23 medali perak dan 62 medali perunggu dari 24 cabor. Total bonus yang dibagikan senilai Rp 1.906.500.000. Bonus atlet ini dibagikan sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan mereka pada Porprov XIII, serta sebagai motivasi agar ke depan para atlit memperoleh hasil yang lebih baik lagi. Bupati Artha juga berpesan agar bonus yang diterima bukanlah menjadi patokan utama untuk berprestasi, tetapi rasa nasionalisme mempersembahkan prestasi bagi tanah Jembrana adalah hal yang jauh lebih penting. ‘’Bonus ini saya berikan pada peraih medali, bagi yang belum mendapat medali jangan berkecil hati, selama kalian berjuang demi Jembrana, saya ucapkan rasa terima kasih yang sangat besar,’’ pungkas Bupati Artha. (olo)
Aksi Remas Payudara Resahkan Kaum Perempuan
Negara (Bali Post) Aksi remas payudara belakangan kembali terjadi di Jembrana. Jika sebelumnya sempat terjadi di wilayah Jalan Ngurah Rai, Jembrana, kali ini terjadi di jalan pedesaan Tegal Badeng Barat, Negara. Kejadiannya pada Kamis (19/10) sore dan malam hari. Dua kejadian ini membuat resah kaum perempuan yang melintas di jalan. Dua orang korban yang merupakan pegawai swasta, Jumat (21/10) kemarin mengaku merasa khawatir jika kejadian serupa kembali terulang. Ketut W, salah seorang karyawan swasta, mengaku saat kejadian dia pulang kerja, Kamis (19/10) pukul 23.30 Wita, karena dapat shift malam. ‘’Biasanya saya memang ngebut dan kemarin juga ngebut. Tapi ketika dekat rumah di Banjar Tengah, Tegal Badeng Barat, Negara, saya agak santai. Tapi saya tidak memperhatikan kondisi di belakang lewat kaca spion. Saya kira aman-aman saja karena dekat rumah,’’ katanya. Ketika dia mengendarai motor, tiba-tiba dari belakang ada dua tangan yang menyentuh payudara bagian kanan dan sempat meremas. ‘’Usai menyentuh payudara saya mereka ngebut. Karena malam dan gelap saya tidak tahu siapa pelaku. Keduanya tidak pakai helm, mau saya kejar, takut karena malam dan saya sendirian dan motor saya udah agak tua,’’ jelasnya. Korban mengaku panik dan shock dengan kejadian tersebut. Hal yang sama juga dialami Komang SA yang juga dari Tegal Badeng Barat. Dia mengalami pelecehan di jalan ketika melintas pada Kamis (19/10) pukul 16.00 Wita. Saat itu dia naik motor sendirian dan tidak terlalu ngebut. Tiba-tiba dia dipepet dua pemuda perawakan kurus kulit hitam dan sangar. ‘’Bawa motor. Tiba-tiba mereka menyentuh paha saya. Kemungkinan dia akan menyentuh yang lain tapi karena saya tidak terima mereka ngebut. Jadi saya kejar sampai keliling Desa Cupel. Sempat saya lempar pakai helm, kena punggungnya. Tapi karena panik saya gemetaran dan lemas. Berhenti di jalan dan pulang,’’ jelasnya. Kedua korban berharap kejadian ini bisa ditindaklanjuti oleh aparat keamanan, sehingga tidak membuat wanita makin resah dan waswas, apalagi di jalan. ‘’Kami harap diselidiki dan ditindak jika ada yang membuat resah dan melakukan pelecehan,’’ harap mereka. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum menerima laporan namun akan menindaklanjuti informasi tersebut, serta akan dilakukan penyelidikan. (kmb)
Telepon Penting jembrana RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060 Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087
Pasar di tengah perkotaan yang menampung 20 los pedagang, 42 kios serta los khusus 20 pedagang ikan ini, Wabup menginginkan bukan hanya fisik bangunan tetapi juga soal kebersihan. Dengan kondisi pasar yang bersih dan nyaman, diharapkan transaksi akan semakin lancar dan banyak, mendorong pembeli semakin ramai lagi berbelanja. Di samping adanya los dan kios baru, penataan Pasar Anyar Banjar tengah tahun ini juga disertai penataan trotoar depan pasar. Trotoar sepanjang 715 meter yang saat ini sedang dibangun juga dilengkapi paving alur pada bagian tengah yang memudahkan
warga penyandang cacat melintas. Sedangkan di depan pasar maupun setiap jalan masuk rumah warga dipasang kanstein kursi guna memudahkan keluar masuk kendaraan. Sepanjang lima meter trotoar itu dibuatkan manhole guna kelancaran saluran air. Khusus trotoar ini, Wabup Kembang meminta ketinggian trotoar itu tidak lebih dari 20 cm. Sehingga tidak terlalu tinggi dengan permukaan jalan. Pihak pemborong diminta memperhatikan kemiringan saluran drainase agar aliran air dari utara ke selatan lebih lancar dan tidak ada genangan yang menimbulkan kesan jorok seperti sebelumnya. “Sebagai role
Bali Post/olo
TROTOAR - Wabup menyoroti penataan luar pasar berupa trotoar mengelilingi pasar. Terutama kemiringan saluran drainase agar tidak terjadi genangan air. model, proses revitalisasi pasar ini berjalan dengan baik. Baik kualitas, spek maupun waktu pengerjaannya. Sehingga tujuan revitalisasi pasar bisa terwujud,” tandas Kembang. Sementara itu, Kadis
Koperindag Jembrana I Made Gede Budhiarta menjelaskan, penataan pasar lanjutan ini merupakan revitalisasi lanjutan dengan anggaran sebesar Rp 1,3 miliar guna membangun kios dan los baru serta
penataan halaman depan. Tahap sebelumnya dilakukan pembangunan bangunan fisik di dalam pasar. Rencananya awal bulan depan proyek itu sudah bisa rampung dan dioperasikan. (kmb26)
Bupati Artha Kunjungi Korban Longsor di Manistutu MELIHAT warganya yang tertimpa musibah membuat Bupati Jembrana I Putu Artha mengunjungi langsung warganya yang menjadi korban tanah longsor di Banjar Mekarsari Desa Manistutu, Melaya bersama Ketua BPBD Jembrana Eko Susila, Camat Melaya I Wayan Andi Suka Anjasmara beserta jajaran OPD terkait di Jembrana, Jumat (20/10) kemarin. Seperti diketahui hujan deras yang mengguyur Jembrana hari minggu lalu membuat tanah longsor di Banjar Mekarsari, Desa Manistutu. Kejadian tersebut mengakibatkan satu rumah jebol dihantam tanah longsor. Tebing setinggi 9 meter longsor dan menggerus 10 meter jalan serta menjebol dua kamar tidur di rumah milik Komang Wirana Yasa. Menurut Wirana, kronologi kejadian saat itu berlangsung hujan sejak siang hari dan semakin lebat menjelang sore hari. Wiranayasa hendak keluar rumah mengirim hasil kebun ke Gianyar. Namun, belum sempat mengeluarkan mobilnya, ia mendengar suara gemuruh dari tebing dan terlihat sejumlah pohon bergerak.
Seketika itu, Wiranayasa berteriak memanggil istri dan anaknya untuk keluar rumah. Anak dan istrinya saat itu tertidur di dalam kamar. Longsoran itu ternyata hingga ke pekarangan rumahnya bahkan menjebol tembok kamar tidur yang sebelumnya ditempati istri dan anaknya. Kini, anak istrinya terpaksa sementara tidur di bangunan dapur. Kepala BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila AP mengatakan, dugaan tanah longsor terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan tanah tebing bergerak. Selain menimpa satu rumah, meterial longsoran berupa tanah, batu dan pohon itu juga menutup akses jalan menuju permukiman yang dihuni sekitar 9 KK di banjar tersebut. Untuk keluar dari permukiman, mereka harus melewati jalur lain yang lebih jauh. Saat ini pihaknya tengah bekerja melakukan penanganan akibat bencana longsor tersebut. Tanah dan pohon–pohon akibat tergerus longsor juga sudah dibersihkan dari rumah warga. Bupati Jembrana I Putu Artha saat mengunjungi tempat kejadian mengatakan
KUNJUNGI - Bupati Jembrana I Putu Artha bersama jajaran terkait mengunjungi rumah warga yang terkena longsor di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, kemarin. Bupati juga menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai kepada korban tanah longsor. agar pihak terkait dapat segera melakukan penanganan dengan cepat, agar korban dapat segera beraktivitas seperti biasanya. ‘’Saya tegaskan agar pihak terkait yang
menangani bencana longsor ini dapat bekerja dengan cepat agar warga yang terkena musibah bisa beraktivitas seperti sedia kala,’’ ungkapnya. Saat itu Artha juga sem-
pat menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai kepada korban tanah longsor dan berharap agar keluarga yang terkena musibah diberi ketabahan. (ad1327)
Terkait Eskalasi Waktu Pekerjaan
Belum Ada Dasar, Pemkab Tak Bisa Penuhi
Negara (Bali Post) – Adanya surat permohonan dari Asosiasi Pelaksana Konstruksi terkait permasalahan sulitnya material pasir, nampaknya sulit dipenuhi Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Jembrana. Pasalnya, tidak ada dasar yang diperlukan untuk eskalasi waktu (perpanjangan waktu pekerjaan) maupun menaikkan bahan pasir. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Wayan Darwin dikonfirmasi Jumat (20/10) kemarin mengatakan, wajar ketika ada permohonan dari asosiasi pelaksana pekerjaan menyikapi kesulitan mencari material pasir. Tetapi, dari beberapa poin yang dimohonkan, Pemkab tidak bisa memenuhi kecuali ada keputusan dari Presiden RI atau Gubernur Bali.
Baik itu terkait menaikkan harga material pasir maupun eskalasi waktu, keduanya tidak bisa dipenuhi karena tidak ada dasar yang jelas. ‘’Permohonan itu wajar saja, tetapi kita tidak bisa memenuhi itu tanpa dasar resmi,’’ terang Darwin. Di samping itu, dengan nilai pagu anggaran yang ditentukan saat ini di sejumlah pekerjaan termasuk di APBD Perubahan masih terjangkau untuk wilayah Kabupaten Jembrana. Terkait dengan saran DPRD, menurutnya, juga wajar dengan kondisi di lapangan. Namun tetap tidak bisa dilakukan tanpa dasar ada bencana (force major). Di sejumlah proyek pekerjaan juga masih bisa terpenuhi dengan mengambil material pasir dari luar Bali. Tetapi memang konsekuensinya harga pasir ini lebih mahal dibanding yang biasa
diambil dari Karangasem. Sebelumnya DPRD Jembrana melalui Komisi C menyarankan kepada Pemkab untuk segera mengambil langkah-langkah terkait permasalahan ini. Sebab, yang paling terdampak sulitnya bahan dan keterbatasan waktu ini nantinya merupakan program fisik kegiatan APBD Perubahan 2017. Yang secara tidak langsung kena
imbas adalah masyarakat dari sisi layanan. ‘’Rekanan tidak akan berani menawar pekerjaan. Karena itu perlu langkah-langkah agar program infrastruktur dapat dilaksanakan,’’ ujar Ketua Komisi C Ida Bagus Susrama, Kamis (19/10) lalu. Saran dewan, pemkab memberikan eskalasi waktu hanya untuk kegiatan fisik APBD Perubahan 2017. Lebih
lanjut, untuk pelaksanaan dan penyerapan anggaran dimaksimalkan hingga tutup tahun anggaran 2017. Bilamana belum rampung fisik pada tutup tahun, dibayar sesuai opname dan kontrak di addendum untuk waktu perpanjangan hingga akhir Januari 2018. Selanjutnya untuk sisa pembayaran bisa masuk dalam APBD Perubahan tahun 2018. (kmb26)
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
KARANGASEM Tangani Pengungsi
Gunung Agung Awas
Pura Besakih Tak Pernah Sepi ’’Pamedek’’ Amlapura (Bali Post) Meski Gunung Agung masih berstatus awas, hal itu tidak pernah menyurutkan niat krama Bali ngaturang bhakti ke Pura Besakih. Bahkan, sejak Besakih dikosongkan 22 September lalu, pura terbesar di Bali itu tidak pernah sepi pamedek yang tangkil ke Besakih. Hampir setiap hari, pasti ada saja umat Hindu ngaturang bhakti ke Besakih. Berdasarkan pantauan Bali Post, Jumat (20/10) kemarin, sejumlah masyarakat Hindu terlihat melakukan persembahyangan ke sejumlah pura yang ada di Besakih. Di antaranya di Pura Basukian dan Pura Penataran Agung. Kedatangan mereka biasanya diikuti keluarga besarnya. Ada juga yang datang sendirian. Selain umat yang khusus sembahyang, sejumlah warga tetap masih melakukan aktivitas seperti biasa. Bahkan, sejumlah warung di Besakih yang sebelumnya sempat ditutup, kini mulai buka kembali. “Warung saya ini baru buka kembali sejak dua hari lalu. Sebelumnya, warung niki memang ditutup. Karena saya tinggalkan untuk mengungsi,” ujar salah seorang pedagang. Pemangku Pura Pengubengan Jro Mangku Nyoman Artawan mengatakan dirinya tetap ngaturang ngayah di Pura Penataran Agung. Kata dia, sekarang ini dirinya ngayah berlima dengan pemangku lainnya. “Setiap hari memang ada pemangku yang ngayah di sini (Penataran Agung - red). Di Padma Tiga ini tidak pernah kosong pemangku. Hanya, yang ngayah dua hari sekali bergiliran sesuai jadwal yang sudah ditentukan,’’ ungkap Artawan. Pamedek yang tangkil ke Besakih, kata Artawan, tidak pernah sepi. Setiap hari ada saja pamedek yang ngaturang bhakti ke Pura Penataran Agung dan pura lainnya di seputaran Besakih. Bahkan, katanya, dua hari lalu, ada pamedek dari Bugbug. Mereka melakukan prosesi mendak nuntun. “Memang tidak pernah sepi pamedek sembahyang ke Besakih. Setiap hari ada saja masyarakat yang sembahyang. Tadi (kemarin - red) juga ada pamedek asal Tabanan nunas tirta dan ngaturang bhakti,” tegasnya. Sebelum status Gunung Agung naik ke level awas, warga Besakih belum diinstruksikan mengungsi. Karena itu rutinitas prajuru adat tiap hari ada yang makemit di sini (Penataran - red). Namun, setelah ada imbauan warga untuk mengungsi, tidak ada lagi rutinitas pemangku makemit. Hanya beberapa kali pemangku Penataran Agung yakni Jro Mangku Made Sueca yang sempat makemit. “Kalau sekarang, pemangku yang makemit memang tidak ada. Tetapi untuk ngayah setiap hari ada saja,’’ katanya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
SEMBAHYANG - Masyarakat Bali saat melakukan persembahyangan di Pura Penataran Agung Besakih, Rendang, Karangasem, Jumat (20/10) kemarin.
13
Perbekel Jangan Sibuk Sendiri Amlapura (Bali Post) -
Tanggung jawab berat kini berada di pundak para perbekel dalam upaya menangani ratusan hingga ribuan pengungsi di desanya. Banyak perbekel yang menerima pengungsi, kewalahan menangani pengungsi. Pasalnya, keperluan pengungsi cukup kompleks. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Karangasem Komang Agus Sukasena, Kamis (19/10) lalu, menegaskan perbekel jangan sibuk sendiri menangani pengungsi. Perbekal dituntut harus punya manajemen pengelolaan yang baik. Dia bisa bekerja sama dengan lembaga terkait di desa, seperti LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) hingga desa adat setempat. Agus Sukasena mengaku apa yang dialami para perbekel yang menerima pengungsi, itu menjadi perhatian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa. Sebab, para perbekel saat ini juga mengelola anggaran miliaran rupiah. Karena itu menjadi pekerjaan berat mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran itu. Apalagi, penanganan pengungsi jumlahnya ratusan di setiap desa di zona aman. Hal itu diyakini pekerjaan yang relatif berat intensitasnya. Dia mengaku sudah sempat memberikan pengarahan agar perbekel tidak sibuk sendiri. Bahkan, perbekel sudah diberikan petunjuk dan langkah-langkah apa yang harus dilakukan di setiap desa dalam kaitan menangani pengungsi. Ada tiga catatan yang harus dipenuhi. Pertama, buat buku registrasi penerimaan barang atau logistik yang dibawa donatur atau bantuan pemerintah daerah
membantu pengungsi. Ini penting untuk melihat jumlah logistik yang ada. Apakah keberadaan logistik itu sudah mencukupi semua jenis barang yang diperlukan? Apa yang masih kurang dan harus segera dipenuhi? Dengan semua didata, maka seluruh bantuan yang datang dapat dipertanggungjawabkan. “Dengan begitu, kita lebih mudah memohonkan bantuan yang belum ada. Utamanya bantuan yang sangat diperlukan para pengungsi,” kata Agus Sukasena. Memang perlu catatan pendistribusian bantuan kepada kelompok pengungsi di sentra-sentra pengungsi di desa. Sehingga jelas, ada berapa kelompok pengungsi itu. Berapa logistik yang dihabiskan misalnya dalam sehari. Dengan ada input data itu maka akan memudahkan memetakan jumlah pengungsi dengan jumlah logistik yang ada dan seterusnya bisa dipenuhi sampai kapan. Terakhir, perbekel
juga mesti membuat catatan registrasi pengungsi. Sehingga diketahui jumlah pengungsi yang masuk dan berapa yang keluar setiap hari. Sebab, jumlah pengungsi setiap harinya bisa bertambah atau berkurang. “Tiap hari, perbekel punya catatan jelas, berapa jumlah pengungsi terakhir di desanya,” katanya. LPM dan BPD hingga desa adat juga harus dilibatkan. Demikian juga warga pengungsi harus diberdayakan. Penanganan pengungsi harus dilakukan bersama, sehingga pekerjaan ini menjadi lebih ringan. Jadi, posisi perbekel tugasnya mengoordinir seluruh pihak yang dilibatkan di setiap desa. Bisa pula dengan sistem piket. Sehingga tidak kerepotan sendiri di lokasi pengungsian dari pagi sampai malam. Tiap hari dan tiap saat perbekel itu bertanggung jawab. Dia harus mengoordinasi ke mana dan kepada siapa barang itu ditujukan. Siapa khususnya diberikan
Komang Agus Sukasena tanggung jawab atas ketersediaan logistik itu. “Saya kasihan melihat perbekel sibuk sendirian. Dari pagi aktivitasnya sampai malam. Ini sangat menguras tenaga. Apalagi akan berlangsung lama. Jadi, pengungsi ini harus ditangani dengan pola manajemen jelas,” tegasnya. Disinggung serapan dana desa yang dikelola di setiap desa, Agus Sukasena mengatakan secara umum tidak
ada kendala. Seluruh desa dapat mempertanggungjawabkan dengan baik. Realisasi anggaran 60 persen tahap pertama, sudah dipertanggungjawabkan. Saat ini setiap desa masih mengelola 40 persen sisa anggarannya. Anggaran itu dicairkan pada tahap kedua. Dia berharap perbekel bisa mengelola dana desa dan juga menangani para pengungsi dapat berjalan dengan baik. (kmb31)
Perubahan (KUPA-PPASP) 2017 yang sudah disepakati 11 Oktober lalu, Pemkab Karangasem memasang Rp 425 juta untuk membayar pengadaan logistik pengungsi yang sebelumnya ditalangi pihak koordinator posko pengungsian. Anggaran untuk menutup uang talangan itu diambilkan dengan menggeser anggaran belanja tak terduga Rp 1,1 miliar dan sumbangan pihak ketiga Rp 200 juta. Selain itu, memba-
yar utang talangan logistik yang diarahkan mendukung kegiatan BPBD Rp 400 juta, Dinas Kesehatan Rp 325 juta dan RSUD Karangasem Rp 150 juta. Secara umum pada anggaran perubahan ini Pemkab Karangasem mengarahkan Rp 11,46 miliar untuk kegiatan menyangkut aktivitas vulkanik Gunung Agung. Tambahan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Pemprov Bali yang semula direncakan mendanai kegiatan fisik di Dinas PUPR dan Pariwisata, digeser ke Dinas Perkim untuk tambahan operasional dan pengadaan sarana kebersihan. Tambahan PHR Badung Rp 2,36 miliar yang belum masuk dalam rancangan KUPAPPASP diarahkan mendanai kegiatan penanggulangan bencana di BPBD. Selanjutnya tambahan PHR Badung Rp 2,5 miliar yang belum termuat dalam rancangan KUPA-PPASP, diarahkan mendanai kegiatan di empat OPD, yakni Dinas Pariwisata Rp 200 juta, Kebudayaan Rp 485 juta, Lingkungan Hidup Rp 625 juta dan Perkim Rp 1,19
miliar. Tambahan PHR Kota Denpasar Rp 3,8 miliar yang juga belum termuat dalam KUPA-PPASP, diarahkan untuk kegiatan mitigasi bencana di lima OPD, yaitu BPBD Rp 100 juta, PUPR Rp 150 juta, Kesehatan Rp 230 juta, Kebudayaan Rp 300 juta dan Dinas Sosial Rp 3,02 miliar. Alokasi anggaran ke Dinas Sosial diarahkan untuk mem-back-up pemenuhan logistik di Posko Induk Tanah Ampo jika stok logistik habis. Pemkab Karangasem juga merasionanisasi beberapa sumber pengeluaran belanja sejumlah OPD yang besarnya Rp 1,5 miliar. Dana ini direncanakan mendanai kegiatan perencanaan Disdikpora Rp 250 juta dan Dinas PUPR Rp 1,25 miliar untuk proyek fisik yang didanai DAK tahun 2018. Usai rapat paripurna penyerahan materi RAPBD Perbahan, siangnya semua fraksi membahas dan membuat pemandangan umum. Mulai Senin lusa dilaksanakan rapat-rapat kerja dan Jumat (27/10) APBD Perubahan direncakanan sudah ketok palu. (ad1330)
posko itu juga menjadi rumah bagi pengungsi dari Banjar Pande dan Banjar Mumbul, Desa Jungutan, Bebandem serta Banjar Abiantihing Kaja, Desa Amerta Bhuana, Selat. Di kedua posko pengungsian itu, Bupati menyempatkan diri
berinteraksi dengan pengungsi yang sebagian ibu-ibunya sudah punya kegiatan membuat anyaman dan sarana upakara. Tak banyak kata yang mampu diucapkan Basir dan Cintya kecuali terima kasih. Karena mereka saat ini hidup di pen-
gungsian, pasangan pengantin baru itu praktis tak punya penghasilan. Basir belum bisa melanjutkan pekerjaannya sebagai tukang batu tabas. Cintya sendiri dulunya bekerja membatu orangtuanya mengurus kebun salak. (kmb)
DPRD Karangasem Kebut Pembahasan APBD Perubahan
GERAK cepat ditempuh DPRD Karangasem dalam menyikapi situasi dampak adanya aktivitas vulkanik Gunung Agung. Agenda terdepan yang kini menjadi fokus perhatian para wakil rakyat di Bumi Tanah Aron adalah pembahasan APBD Perubahan yang materinya diserahkan secara resmi oleh Wabup Wayan Artha Dipa dalam sidang paripurna, Jumat (20/10) kemarin. Dewan siap mengebut pembahasannya sehingga program penangangan kebencanaan yang disusun bisa segera dilaksanakan. ‘’Dalam waktu sepekan ka m i re n c a n a ka n s u d a h ketok palu. Kalau bisa lebih awal. Mudah-mudahan prosesnya sesuai rencana,’’ ungkap Ketua Dewan I Nengah Sumardi usai memimpin sidang paripurna. Sebelum sidang, Wabup Artha Dipa mewakili Bupati I G.A. Mas Sumatri memaparkan kondisi keuangan Pemkab Karangasem pada perencanaan di sisa tahun anggaran ini. Pendapatan daerah diproyeksikan Rp 1,566 triliun atau menurun dari rencana induk Rp 1,553
MATERI APBD - Ketua DPRD I Nengah Sumardi didampingi Wakil Ketua I.B. Adnyana menerima materi APBD Perubahan 2017 dalam sidang paripurna DPRD Karangasem, Jumat (20/10) kemarin. triliun. PAD juga diproyeksikan menurun Rp 56 miliar dari Rp 233,6 miliar menjadi Rp 180,2 miliar. Meski pendapatan menurun, belanja langsung diproyeksikan naik dari 682 miliar menjadi Rp 753 miliar. Dalam rancangan anggaran perubahan, juga ada penggeseran proyeksi alokasi anggaran. Jika mengacu Kebijakan Umum Anggaran Perubahan-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara
Sejoli Menikah di Pengungsian Kalau cinta sudah melekat seperti kata pepatah tahi kucing terasa cokelat. Ungkapan itu sepertinya pantas dialamatkan kepada I Wayan Basir (25) dan Ni Kadek Cintya (22). Meski hidup susah karena terpaksa mengungsi lantaran kampung mereka masuk zona awas erupsi Gunung Agung, pasangan asal Banjar Sukaluwih, Desa Amerta Bhuana, Selat, Karangasem itu tetap memupuk benihbenih cinta di hati mereka. Puncaknya, mereka pun akhirnya memilih meresmikan hubungan asmaranya di tempat pengungsian. Bagaimana kisah-kasih mereka sehingga harus menutup dengan prosesi grahasta alias menikah?
NIKAH - Pengantin baru I Wayan Basir dan Ni Kadek Cintya menerima bingkisan selamat pernikahan dari Bupati IGA Mas Sumatri.
WARGA Sukaluwih yang kampungnya masuk zona KRB II mengungsi di dua lokasi yakni Banjar Cegeng yaitu di Posko Pengungsian Desa Adat Cegeng Kaja dan Desa Adat Cegeng Kelod. Ada juga yang mengungsi di banjar-banjar lainnya seperti di Banjar Sukahet, Desa Talibeng. Di banjar itulah Ni Kadek Cintya bersama keluarganya mengungsi sejak Gunung Agung berstatus awas. Sedangkan Basir mengungsi di Cegeng Kelod. Pernikahan sejoli itu dilaksanakan di rumah Dewa Putra Utama di Banjar/Desa Talibeng. Kasi Trantib Kecamatan Sidemen yang meminjamkan
tempatnya untuk prosesi matanjung sambuk, karena masih ada hubungan kekerabatan dengan keluarga besar Basir. Prosesi pernihakan itu dilaksanakan Rabu (18/10) siang dan dipimpin Jro Mangku Kertiyasa dari Sukaluwih. Tak ada pesta meriah pada acara sakral tersebut. Juga nyaris tak ada undangan. Prosesinya hanya dihadiri warga Sukaluwih. Itu pun dari lokasi pengungsian yang berdekatan dengan tempat upacara. ‘’Tidak semua warga bisa hadir. Yang jelas, mereka kini sudah resmi menjadi pasangan suami-istri,’’ ungkap salah seorang warga Sukaluwih, I Wayan Sekep
Bali Post/kmb
Ariana. Acara pernikahan Basir dan Cintya itu memang tidak meriah, tetapi tetap spesial. Menjadi spesial karena mereka akhirnya mendapat ucapan selamat, langsung dari Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri, Kamis (19/10). Istri dari I Gusti Made Tusan itu sengaja datang mengunjungi Basir dan Cintya di Posko Pengungsian Cegeng Kelod. ‘’Meski dalam situasi tanggap bencana, perkawinan yang sakral ini tetap bisa dilaksanakan. Kita harus mensyukuri itu,’’ ucap Bupati. Bupati yang datang bersama sejumlah Kepala OPD memberikan bingkisan untuk
pengantin baru itu. Selain itu, Bupati juga memberi sedikit wejangan yang diharapkan juga bisa dilakoni seluruh warga Karangasem yang saat ini hidup di pengungsian. ‘’Setelah menjadi pasangan suami-istri harus bisa mandiri, termasuk di tempat pengungsian ini. Usahakan melakukan aktivitas produktif, jaga p osko pengungsian agar tetap bersih dan nyaman,’’ pinta Bupati Mas Sumatri. Usai di Cegeng Kelod yang menampung 71 pengungsi, Bupati juga berkunjung ke Cegeng Kaja yang menampung 155 pengungsi. Selain pengungsi dari Sukaluwih, kedua
TABANAN
14
Penarikan Undian Simpedes BRI Semester I/2017
PENYERAHAN - Penyerahan secara simbolis hadiah Grand Prize mobil Suzuki Ertiga Undian Simpedes BRI Semester I 2017, Jumat (20/10) kemarin. SEBAGAI bentuk apresiasi dan penghargaan BRI kepada nasabahnya dalam hal ini nasabah Simpedes, BRI Cabang Tabanan menggelar penarikan undian Tabungan Simpedes Periode I/2017, Jumat (20/10) kemarin. Pemenang hadiah Grand Prize Mobil Suzuki Ertiga 1.4 MC DX MT itu adalah I Ketut Bagus Wirasu, dari nasabah BRI Unit Kediri. Untuk Hadiah Utama I berupa sepeda motor Honda New CB150R direbut Sri Ayu Sura Wati dari unit Kediri dan I Gede Putu Suryadi dari unit kerja Tabanan. Dua pemenang hadiah utama II berupa sepeda motor Honda New Vario 125 CBS disabet Nengah Suwela dari unit Baturiti dan Ni Ketut Rediawati dari unit Baturiti. Hadia utama III berupa Sepeda Motor Scoopy ESP diraih Nengah Barta dari unit Tanah Lot, I Made Suardana dari unit Megati dan I Nengah Nuarta dari unit Surabrata. Hadiah utama IV berupa sepeda motor Honda New Vario ESP CBS atas nama
Margareta Gaung Laha dari unit kerja Tabanan, I Ketut Arnaya dari unit Yeh Gangga dan Ni Wayan Sabra dari unit Tanah Lot. Hadiah utama V berupa Sepeda Motor Honda Beat F1 Sporty CW atas nama Wayan Artayasa dari unit kerja Tabanan, Hendro Simpatik dari unit Abiantuwung, Ni Sayu Muli Astri dari unit Yeh Gangga dan Sumo dari unit Bajera. Selain hadiah utama ada juga hadiah delapan lemari es Polytron PRM2 yaitu, I Gusti Ayu Putu Wul dari unit Tanah Lot, Ni Gst. A.A. Widyasih dari unit Denbantas, Ni Wayan Suartini dari unit Baturiti, I Ketut Merta Yasa dari unit kerja Tabanan, Ketut Merta Yadi dari unit Kediri, Wayan Sandra dari unit kerja Tabanan, Ni Wayan Sukati dari unit Agro Baturiti dan Wayan Kondra dari unit Tanah Lot. Untuk 20 hadiah hiburan berupa 20 TV LG LED 32LH510 diraih oleh Iin Solihin dari unit kerja Tabanan, Pek Tjung Tjing dari KCP Bajera, Ni Nyoman Sukartini
dari KCP Kediri, I Nyoman Wesa dari unit Kediri, Putu Suatemi dari unit Baturiti, I Dewa Made Sukada B dari unit Kerambitan, I Wayan Libur dari unit Marga, I Nyoman Artha Ariana dari unit Megati, Ni Made Lasthi dari unit Penebel I Wayan Logam dari unit Perean, I Ketut Retika dari unit Pupuan, I Wayan Muliarta dari unit Rejasa, Slamet Santosa Wijay dari unit Surabrata Ni Wayan Rusmini dari unit Tanah Lot, Ni Nyoman Sariani dari unit Yeh Gangga, I Ketut Budiasa dari unit Bajera, Ni Wyn Sukaryani dari unit Denbantas, I Wayan Sarka dari unit Kerambitan Kota Tabanan, I Gusti Ayu Made dari unit Abiantuwung dan I Putu Adi Diatmika dari unit Agro Baturiti. Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Tabanan Farida Budi Wijayanti memaparkan, undian Simpedes periode I tahun 2017 diundi dengan mengikutsertakan 21.664.211 kupon untuk periode 1 Maret 2017 sampai 31 Agustus 2017, dengan kelipatan saldo rekening Rp 100.000 dengan total hadiah sebesar Rp 481.512.000. Farida melanjutkan, dana ketiga yang dihimpun BRI Unit se-Kanca BRI Tabanan dari Maret sampai Agustus 2017 itu menunjukkan perkembangan. Dana III pada posisi Maret 2017 Rp 645.564.000.000 dengan jumlah penyimpan sebanyak 99.008 orang. Dan pada Agustus 2017 meningkat mejadi Rp 669. 816.000.000 dengan jumlah penyimpan sebanyak 120.958 orang. Untuk memudahkan nasabah menabungkan uangnya, BRI Tabanan saat ini memiliki 17 Unit BRI, satu KCP, sembilan teras, satu teras keliling dan satu Kanca Tabanan yang keseluruhannya terhubung secara online. (ad1196)
”Okokan” dan ”Tektekan” Warnai Pembukaan Festival Kerambitan
Tabanan (Bali Post) – Untuk ketiga kalinya Festival Kerambitan mendapat apresiasi luar biasa masyarakat setempat. Terbukti, Kamis (19/10) saat dibuka Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, pesta rakyat yang dirangkaikan HUT ke-524 Kota Tabanan ini mampu menyedot perhatian warga. Masyarakat benar-benar ingin menyaksikan secara langsung beragam atraksi seni dan budaya itu. Festival Kerambitan itu akan digelar selama tiga hari ke depan. Festival Kerambitan itu diwarnai penampilan alat musik okokan dan tektekan sebagai tanda pembukaan event yang dilaksanakan di Puri Agung Kerambitan. Hadir pada acara pembukaan itu Raja Puri Agung Kerambitan Ida Anglurah Kerambitan XII, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang tidak lain tokoh Puri Ubud, Gianyar, serta tokoh adat dan masyarakat setempat. Festival Kerambitan yang juga digelar untuk memeriahkan peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan ini mengambil tema Desa Mawa Cara. Semangat yang diusung pada event itu adalah menggali segala potensi, keunikan dan kekhasan yang ada pada 15 desa dinas di Kecamatan Kerambitan. Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Sanjaya mengatakan, Festival
Bali Post/ist
FESTIVAL - Wabup Tabanan saat membuka Festival Kerambitan. Kerambitan ini sudah tiga kali digelar. Event ini memiliki semangat senada dengan perayaan HUT Kota Tabanan, yakni pelestarian seni, budaya dan kearifan lokal. Hal tersebut juga dikarenakan tema utama peringatan HUT ke-524 Kota Tabanan itu adalah Bhuana Kertih. Tema itu bermakna kesuburan semesta. Makna tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai sarana memakmurkan masyarakat dengan melibatkan semua komponen masyarakat, termasuk pemerintah di tingkat kecamatan. “Sehingga momen peringatan HUT Kota Tabanan, termasuk Festival Kerambitan ini diharapkan bisa menjadi sarana menggali lebih jauh segala potensi yang dimiliki masing-masing kecamatan baik dari sisi budaya, sosial dan eko-
nomi untuk kemakmuran masyarakat,” kata Bupati seperti dikutip Wakil Bupati Sanjaya. Karena itu, sambung Wakil Bupati Sanjaya, pihaknya sangat mengapresiasi pelaksanaan Festival Kerambitan serta Pesta Rakyat yang berlangsung di kecamatan lainnya di Kabupaten Tabanan. Selain sebagai hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi media pelestarian seni dan budaya serta upaya mengangkat potensi wilayah. “Saya berharap semua komponen masyarakat Kerambitan dapat terus mendukung program-program pembangunan baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten, sehingga dapat mewujudkan Tabanan Serasi,” tandasnya.(kmb28)
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
PMI ’’Mayadnya’’ Layani Masyarakat
Tabanan (Bali Post) -
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tabanan menargetkan pengumpulan Bulan Dana Bakti PMI sebesar Rp 200 juta selama kurun waktu tiga bulan yang terhitung tanggal 1 Oktober hingga 31 Desember 2017. Jika dalam waktu tersebut tidak tercapai, maka waktunya akan diperpanjang satu bulan ke depan hingga 31 Januari 2018. “Selaku Pimpinan Daerah sekaligus Ketua PMI Kabupaten Tabanan, saya sangat mendukung acara ini terus-menerus digalakkan. Ini adalah pekerjaan sangat mulia. Benar angat, sangat mulia sekali,” tegas Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat membuka Bulan Dana PMI Kabupaten Tabanan 2017 di Ruang Rapat Lantai III, Kantor Bupati Setempat. Jumat, (20/10) kemarin. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pengumpulan bulan dana PMI sangat dibutuhkan. Hasil bulan dana PMI tersebut nantinya digunakan untuk membantu masyarakat yang terkena bencana. ’’Semua akan kembali untuk masyarakat,’’ terangnya. Pernyataannya bukanlah tanpa alasan. Terbukti PMI selalu hadir dalam segala kegiatan menyangkut tentang sisi kemanusiaan. Seperti sekarang ini, adanya erupsi Gunung Agung di Karangasem. PMI dikatakannya selalu siaga dan siap membantu sampai di posko-posko pengungsian, bahkan langsung ke lokasi. “Paradigma sebagian orang PMI itu cuma mewadahi donor darah saja. Sebetulnya hal itu
tidak benar. PMI ini ibaratnya mayadnya melayani masyarakat. Kita ubah paradigma tersebut, PMI bukan halnya hanya meminta-minta, tetapi PMI merupakan organisasi sosial kemanusiaan yang mempunyai peranan penting membantu tugas pemerintah, utamanya di bidang bencana, usaha kesehatan transfusi darah, pelay-
anan pertolongan pertama dan ambulans, serta pembinaan generasi muda melalui Palang Merah Remaja,” pungkasnya. Mengingat tugas PMI tidaklah mudah, kata Wabup, sudah tentu harus mendapatkan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam hal pendanaan dan sarana dan prasarana. “Saya mengajak seluruh jaja-
ran pengurus, staf agar selalu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Memberikan pelayanan secara optimal sesuai visi-misi PMI yaitu Bermartabat, Profesional, Mandiri dan Dicintai Masyarakat, serta bersinergi dengan Visi Misi Kabupaten Tabanan yaitu Tabanan SERASI,” ucap Sanjaya. Sanjaya juga menekankan agar hasil Bulan Dana PMI ini bisa dipertanggungjawabkan secara transparan. Sehingga PMI selalu dipercaya dan semakin menumbuhkan empati masyarakat sesuai visi misi dari PMI. (kmb28)
Bali Post/kmb28
PEMBUKAAN - Pembukaan Bulan Dana Bakti PMI di Kabupaten Tabanan.
Warung Global
Banyak ASN Tak Memanfaatkan Kinerja Berbasis IT BANYAK sarana teknologi di kantor-kantor terkesan mubazir lantaran tidak digunakan secara maksimal. Padahal pemerintah telah berupaya keras melakukan pembelian barang-barang elektronik itu dengan kost tinggi. Para pejabat itu idealnya harus mampu memanfaatkan berbagai teknologi yang ada dalam menjalankan tugasnya. Pemerintah agar terus mengupayakan mendukung kinerja Aparat Sipil Negara (ASN). Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang membedah topik “Laptop Gratis Sasar Pejabat Struktural dan Teknis’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Jumat (20/10) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM dan Swara Negara FM. Febri di Denpasar menyatakan kurang setuju dengan program laptop gratis yang menyasar pejabat struktural dan teknis. Alasannya, hal itu bisa memunculkan kecemburuan sosial. Pemberian laptop kepada pejabat struktural dan teknis kurang tepat. Pasalnya, gaji mereka sudah besar. Mestinya laptop itu diberikan ke pejabat kecil yang belum mempunyai laptop atau orang yang tidak mampu agar tidak mubazir. Dewa Alit di Tabanan menambahkan, program ini akan menghabiskan banyak biaya. Dikatakan hal itu belum tentu berpengaruh besar terhadap kinerja ASN. Dewasa ini teknologi mendukung kinerja pemerintahan semakin tinggi, sayangnya masih banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang enggan mengikuti perubahan pola kerja berbasis teknologi tersebut. Terpenting memang SDM-nya. Kalau sudah bagus, tentu akan dapat
memberikan pelayanan yang baik dan maksimal kepada masyarakat. Hemat Sudana di Tabanan, pejabat itu harus menyesuaikan diri juga. Ketika diberikan laptop agar mereka bisa mengaplikasikannya untuk peningkatan pelayanan pada masyarakat. Semoga program ini berjalan lancar dan bermanfaat . Gatra di Gianyar, pemerintah mestinya menyusun program pelatihan bagi semua pejabat terkait. Pelatihan itu difokuskan pada peningkatan kemampuan di bidang teknologi informasi. Banyak sarana teknologi di kantorkantor terkesan mubazir lantaran tidak digunakan secara maksimal. Padahal pemerintah telah berupaya keras melakukan pembelian barang-barang elektronik itu dengan kost tinggi. Tut Dwi di Denpasar, mengatakan pejabat itu harus bisa memanfaatkan ber-
bagai teknologi yang ada dalam menjalankan tugasnya. Pemerintah agar terus mengupayakan, mendukung kinerjanya. Termasuk pemberian laptop gratis. Dikatakan, pengembangan sistem dan fasilitas itu penting dalam kaitan memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat. Tidak dimungkiri, teknologi itu mampu memberikan kinerja lebih efektif, cepat dan lebih transparan.
Arya di Denpasar mengatakan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang membidangi pengembangan sumber daya manusia agar mengevaluasi keberadaan pejabat. Mereka harus dimotivasi bisa menguasai teknologi terkait bidang mereka. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi akan memudahkan kinerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka. (dika)
15
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017 Jadwal Pertandingan --------------- Liga Spanyol ------------------------------------------Sabtu (21/10) malam Levante vs Getafe Real Betis vs Alaves Minggu (22/10) dini hari Valencia vs Barcelona vs
Sevilla Malaga
Minggu (22/10) malam Villarreal vs Celta Vigo vs
Las Palmas Atletico Madrid
Senin (23/10) dini hari Leganes vs Real Madrid vs
Athletic Club Eibar
Selasa (24/10) dini hari Real Sociedad vs Deportivo Coruna vs
Espanyol Girona FC
--------------- Liga Inggris -------------------------------------------Sabtu (21/10) malam Chelsea vs Watford Huddersfield Town vs Manchester United Manchester City vs Burnley Newcastle United vs Crystal Palace Stoke City vs Bournemouth Swansea City vs Leicester City Southampton vs West Bromwich Albion Minggu (22/10) malam Everton vs Tottenham Hotspur vs
Arsenal Liverpool
--------------- Liga Italia ---------------------------------------------Minggu (22/10) dini hari Sampdoria vs Crotone Napoli vs Inter Milan Minggu (22/10) malam Chievo Verona vs AC Milan vs Atalanta Bergamo vs Benevento vs SPAL vs Torino vs
Verona Genoa Bologna Fiorentina Sassuolo AS Roma
Senin (23/10) dini hari Udinese vs Lazio vs
Juventus Cagliari
--------------- Liga Jerman -----------------------------------------Sabtu (21/10) malam Moenchengladbach vs Bayer Leverkusen Eintracht Frankfurt vs Borussia Dortmund FC Augsburg vs Hanover RB Leipzig vs VfB Stuttgart Minggu (22/10) dini hari Hamburg SV vs
FC Bayern Munich
Minggu (22/10) malam Cologne vs Freiburg vs
Werder Bremen Hertha Berlin
Senin (23/100 dini hari VfL Wolfsburg vs
TSG Hoffenheim
--------------- Liga Prancis -----------------------------------------Sabtu (21/10) malam Monaco vs Caen Minggu (22/10) dini hari Amiens SC vs Angers SCO vs Metz vs Nantes vs Stade Rennes vs
Bordeaux Toulouse Dijon FCO Guingamp Lille
Minggu (22/10) malam Nice vs ESTAC Troyes vs
Strasbourg Olympique Lyon
Senin (23/10) dini hari Marseille vs
Paris St Germain
Hasil Pertandingan Liga Eropa --------------- Grup A -------------------------------------------------Astana vs Maccabi Tel Aviv 4-0 Villarreal vs Slavia Prague 2-2 --------------- Grup B -------------------------------------------------Dynamo Kiev vs Young Boys 2-2 Skenderbeu vs Partizan Belgrade 0-0 --------------- Grup C -------------------------------------------------Hoffenheim vs Istanbul Basaksehir 3-1 Braga vs Ludogorets 0-2 --------------- Grup D -------------------------------------------------Austria Vienna vs Rijeka 1-3 AC Milan vs AEK Athens 0-0 --------------- Grup E -------------------------------------------------Atalanta vs Apollon Limassol 3-1 Everton vs Lyon 1-2 --------------- Grup F -------------------------------------------------Zlin vs FC Copenhagen 1-1 Sheriff Tiraspol vs Lokomotiv Moscow 1-1 --------------- Grup G -------------------------------------------------Hapoel Beer-Sheva vs FCSB 1-2 Lugano vs Viktoria Plzen 3-2 --------------- Grup H -------------------------------------------------Red Star Belgrade vs Arsenal 0-1 BATE vs Cologne 1-0 --------------- Grup I -------------------------------------------------Marseille vs Vitoria Guimaraes 2-1 Konyaspor vs Salzburg 0-2 --------------- Grup J -------------------------------------------------Zorya Luhansk vs Hertha Berlin 2-1 Ostersund vs Athletic Bilbao 2-2 --------------- Grup K -------------------------------------------------Zulte Waregem vs Vitesse Arnhem 1-1 Nice vs Lazio 1-3 --------------- Grup L -------------------------------------------------Vardar Skopje vs Real Sociedad 0-6 Zenit vs Rosenborg 3-1
Perebutan Tahta Serie A di San Paulo
Milan -
Usai ditekuk Manchester City di Liga Champions, Napoli kembali ke kompetisi domestik untuk menghadapi Inter Milan pada pertandingan Serie A Liga Italia, Minggu (22/10) dini hari. Pasukan Maurizio Sarri memerlukan kemenangan untuk menjauhkan diri dari kejaran Inter yang memiliki tren positif dan memburu tahta klasemen. Napoli menyerah 1-2 pada laga di Manchester City pekan lalu. Sarri tak memiliki waktu untuk berbenah dan pemain-pemainnya bersiap menghadapi laga keras melawan Inter untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara. Napoli mengawali musim ini dengan sempurna lewat kemenangan di delapan pertandingan. Dengan koleksi 24 poin, Napoli hanya terpaut dua poin saja dari rival terdekatnya, Inter. Kemenangan di San Paulo nanti akan membawa Napoli unggul mutlak lima poin. Duel nanti akan menjadi pertemuan dua tim yang belum terkalahkan sepanjang awal musim ini. ‘’Kami kalah di lapangan (melawan City) tapi semangat bermain
kami tidak hancur Amadou Diawara yang mencetak satu-satunya gol Napoli ke gawang City.’’ Inter juga memerlukan kemenangan di San Paulo. Tim asuhan Luciano Spalletti mencatat hasil buruk setiap kali melawat ke klub wilayah selatan. Dalam dua dekade terakhir Inter tidak sekalipun pernah meraih kemenangan melawan Napoli. Namun lawatan kali ini diliputi optimisme tinggi. Ini karena Spalletti berbekalkan kemenangan 3-2 atas saudara sekotanya AC Milan pekan lalu. Pada Derby della Madonnina itu penyerang Inter Mauro Icardi mencetak tiga gol Mantan pemain Newcastle Davide Santon mengingatkan bahwa suka cita pada ke-
menangan di Milan itu telah dilupakan rekan-rekannya. Mereka kini fokus menghadapi Napoli sekaligus optimis untuk mendongkel klub itu dari tahtanya di klasemen. Inter siap menghadapi permainan keras yang akan dihadapi nanti. Juara bertahan Juventus kembali bersinar dengan menggebuk Sporting Lisbon 2-1 di Liga Champions. Kemenangan pasukan Massimiliano Allegri itu menindak lanjuti hasil buruk pekan lalu saat tim asuhannya dipermalukan Lazio di depan pendukungnya zssendiri di Turin di Serie A. Juve yang lima kali beruntun menjuarai Serie A, hanya mengemas satu poin dalam dua laga terakhir. Bahkan akibat kekalahan melawan Lazio itu, peringkatnya menurun hingga terpaut lima poin dari Napoli. Pasukan Allegri akan menghadapi tuan rumah Udinese pada Minggu malam. Ia menyerukan pemain-pemainnya untuk kembali ke semangat awal memburu trofi keenam Serie A.
Gol Akrobatik Giroud Menangkan Arsenal Paris Tendangan akrobatik Olivier Giroud mengantarkan Arsenal memetik kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah Red Star Belgrade pada pertandingan penyisihan Grup H Liga Eropa, Jumat (20/10) kemarin. Ini menjadi kemenangan ketiga beruntun the Gunners di turnamen ini. Tim asuhan Arsene Wenger itu menghadapi tembok pertahanan Red Star yang rapat dan kokoh. Setelah Milan Rodic mendapat kartu merah 10 menit jelang bubaran, peruntungan Arsenal membaik salah satunya terjadi pada menit ke-85. Jack Wilshere saling memberi umpan dengan penyerang Theo Walcott sebelum bola diarahkan ke depan gawang. Giroud dengan posisi membelakangi gawang, menjatuhkan diri sambil menendang bola yang meluncur ke pojok kanan gawang. Tambahan tiga poin ini menempatkan Arsenal di puncak klasemen Grup H dengan nilai sempuran 9 poin, unggul lima angka dari Red Star. Bate Borisov yang menyamai raihan Red Star dengan 4 poin, di posisi ketiga setelah mengalahkan BATE Borisov 1-0. Wenger membuat banyak perubahan dari timnya setelah menelan kekalahan 1-2 atas Watford pekan lalu. Satu satunya pemain yang masih dipertahankan adalah kiper Petr Cech. Sedangkan
Penyerang Arsenal Olivier Giroud. Mathieu Debuchy yang selama ini dibekap cedera, untuk pertama kalinya tampil. Klub lain Liga Inggris, Everton, meneruskan start buruk setelah dipermalukan tamunya Olympique Lyon 1-2. Pada pertandingan di Goodison Park itu, tim asuhan Ronald Koeman memerlukan kemenangan setelah mengemas 1 poin dari dua pertandingan. Faktanya, mereka malah ketinggalan setelah Nabil Fekir sukses mengekseksi penalti menit ke-6. Ashley Williams baru mampu menyamakan skor menit ke-69 setelah sebelumnya dikartu kuning karena meninju kiper Anthony Lopes serta memicu
Bali Post/rtr
perkelahian massal. Mantan pemain Chelsea Bertrand Traore membawa Lyon balik memimpin tujuh menit kemudian sekaligus mengantar Everton sebagai juru kunci. Klub tangguh Italia Lazio menggulung Nice 3-1 meski sempat tertinggal lebih dahulu. Tuan ruman Nice langsung memimpin setelah Mario Balotelli membuka gol menit ke-4. Semenit kemudian Felipe Caicedo menyamakan skor menjadi 1-1. Rekannya Sergej Milinkovic-Savic memborong dua gol pada babak kedua yang mengatrol Lazio ke posisi puncak klasemen Grup K. (kmb39/afp)
Alonso Incar ’’Triple Crown’’
Austin Pembalap McLaren Fernando Alonso, yang tampil gemilang di Indianapolis 500 tahun ini, diizinkan tampil di balapan sportscar Daytona 24 Jam pada Januari menjelang upaya terbarunya untuk memenangi balapan ketahanan Le Mans. Menjuarai tiga balapan atau Triple Crown menjadi targetnya. Juara dunia Formula 1 sebanyak dua kali itu yang mendapat perpanjangan kontrak di McLaren, Jumat (20/10) kemarin, mengatakan kepada para pewarta di Grand Prix AS bahwa ajang Daytona masuk dalam pertimbangannya. ‘’Prioritas pertama adalah untuk mengurus kesepakatan F1 dan sekarang hal itu telah selesai, saya akan melihat opsi-opsi lain,’’ tuturnya saat ditanyai khusus mengenai Daytona. ‘’Untuk Indy 500 akan menjadi pengalaman yang indah, saya merasa sangat kompetitif namun itu merupakan tantangan besar yang saya ambil dari nol, dari tanpa ujian, bukan balapan serupa sebelumnya.’’ ‘’Jika saya ingin melakukan persiapan untuk Le Mans, mungkin ada peluangpeluang lain untuk mempersiapkan Le Mans sedikit lebih baik daripada yang saya
lakukan pada Indy 500.’’ Direktur eksekutif McLaren Zak Brown mengatakan kesepakatan multitahun Alonso membuat dirinya dapat membalap di ajangajang lain sepanjang tidak mengganggu aktivitasnya di tim Formula 1. Alonso melewatkan Grand Prix Monaco untuk dapat membalap di Indianapolis tahun ini. Namun sebenarnya hal itu diizinkan sepenuhnya oleh tim karena buruknya penampilan mereka di kejuaraan Formula 1. McLaren diharapkan untuk lebih kompetitif musim depan dengan keputusan berganti pemasok mesin ke Renault. Namun Le Mans masih akan menjadi suatu kemungkinan karena ajang ketahanan klasik itu tidak berbenturan dengan Grand Prix mana pun. ‘’Jika Fernando ingin pergi ke Daytona dan kami memiliki kursi yang tersedia, kami akan dengan senang hati mencantumkan namanya,’’ kata Brown, yang tim United Autosportsnya memiliki daftar masuk untuk balapan itu. ‘’Kami mulai bergurau mengenai hal itu, dan kita telah melihat ke mana gurauan-gurauan itu membawa kami,’’ tambah pria AS itu. Alonso pertama kali mendiskusikan mengenai
Indy 500 dengan Brown setelah bergurau mengenai hal itu sebelum balapan pembuka musim Formula 1 di Australia pada Maret. ‘’Zak menanyakan kepada saya (mengenai) ambisi-ambisi dan rencana-rencana saya untuk masa yang akan datang. Maka saya menyebut Triple Crown. Untuk menjadi pembalap terbaik di dunia,’’ kata Alonso mengenang bagaimana ia rencana tentang balapan Indy ini dimulai pada April. ‘’Saya harus memenangi delapan kejuaraan dunia, dan memiliki satu gelar lebih banyak dibanding Michael Schumacher, atau memenangi seri-seri yang berbeda.’’ Triple Crown yang dimaksudkan adalah F1, Le Mans, dan Indy 500 atau GP Monaco dan dua balapan serupa. Mahkota itu hanya pernah diraih oleh pembalap Inggris Graham Hill. Alonso pernah memenangi Monaco dan kejuaraan dunia dan memimpin di Indianapolis sebelum mesin mobil Hondanya bermasalah. Pembalap Spanyol itu mengatakan dirinya belum berbicara dengan tim manapun mengenai balapan di Le Mans. ‘’Jika ada peluang yang datang, saya akan berusaha memanfaatkannya,’’ ucapnya. (rtr/ant)
Bali Post/rtr
SELEBRASI - Penyerang Inter Milan Mauro Icardi melakukan selebrasi setelah tiga kali membobol gawang AC Milan pada Derby della Madonnina pekan lalu. Peringkat kelima AS Roma juga berusaha melanjutkan momentumnya. Usai menahan tuan rumah Chelsea 3-3 di Liga Champions, Roma melawat ke wilayah utara untuk menghadapi Torino, Minggu malam. Lazio yang menggulung
Nice 3-1 di Liga Eropa, dalam optimisme tinggi usai mematahkan rekor dua tahun tak terkalahkan Juve di kandang sendiri. Klub kota Roma itu akan ditantang Cagliari, Senin dini hari. Cagliari baru saja menunjuk pelatih baru Diego Lopez. (kmb39/rtr/ant)
Aleix Espargaro Tercepat di Trek Kering Phillip Island, Australia Pembalap Aprilia Aleix Espargaro berhasil menggeser Marc Marquez (Honda) dari puncak daftar pembalap tercepat pada sesi latihan kedua MotoGP Australia, Jumat (20/10) kemarin. Aleix membukukan waktu terbaik 1 menit 29,225 detik pada trek kering di sirkuit Phillip Island. Waktu terbaik Aleix itu didapat saat putaran kelima dari 20 kali yang dilakukan di sesi latihan sore hari. Ia berhasil melampaui catatan Marquez dengan selisih 0,005 detik. ‘’Ini baru hari pertama, tapi kami jelas membuat hasil yang hebat,’’ jelas Aleix yang masih mengeluhkan motornya RS-GP tak mampu bergerak seperti keinginannya. Marquez yang memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 11 poin dan 3 seri tersisa, membukukan waktu 1:29,230. Di sesi pertama, sang juara dunia itu tampil lebih lambat dengan waktu 1:29,602. Pembalap Ducati Andrea Dovizioso menempati posisi ketiga, terpaut 0,097 detik di belakang Aleix. ‘’Kami harus memperbaiki beberapa aspek, karena dalam beberapa kasus Marquez sangat cepat
dan beberapa pembalap lain juga memiliki kecepatan yang bagus,’’ ungkap pembalap Italia itu. Dovizioso mengalahkan Marquez pada balapan di MotoGP Jepang pekan lalu. Pembalap Ducati itu berhasil menyalip rivalnya dari Honda di lap terakhir pada balapan yang diwarnai hujan dan trek basah itu. Pembalap Inggris Cal Cratchlow yang menjuarai MotoGP Australia musim lalu, merebut posisi keempat, terpaut 0,104 detik lebih lambat dari Aleix. Menyusul di posisi berikutnya Maverick Vinales (Yamaha) dan Jack Miller (Marc VDS). Balapan di Australia ini menjadi debut Miller setelah mengalami patah tulang kaki. Andrea Iannone (Suzuki) di posisi ke-7 disusul Johan Zarco (Yamaha Tech3), Dani Pedrosa (Honda) dan Pol Espargaro mmelengkapi kelompok 10 besar. Juara tujuh kali MotoGP Australia Valentino Rossi di posisi ke-12. Jorge Lorenzo (Ducati) di tempat ke-11. Diprediksi Sabtu ini cuaca akan cerah pada pagi hari. Namun untuk sore hari temperatur akan semakin dingin dan kemungkinan akan turun hujan. (kmb39/afp)
Hasil Latihan II MotoGP Australia 1. Aleix Espargaro 2. Marc Marquez 3. Andrea Dovizioso 4. Cal Crutchlow 5. Maverick Vinales 6. Jack Miller 7. Andrea Iannone 8. Johann Zarco 9. Dani Pedrosa 10.Pol Espargaro
(Aprilia Gresini) (Repsol Honda) (Ducati Team) (LCR Honda) (Movistar Yamaha) (Marc VDS) (Suzuki Ecstar) (Yamaha Tech3) (Repsol Honda) (Red Bull KTM)
1m 29,225 1m 29,230 1m 29,322 1m 29,329 1m 29,423 1m 29,466 1m 29,604 1m 29,667 1m 29,702 1m 29,760
olah raga
16 Coki Diproyeksikan Masuk Timnas AG
Denpasar (Bali Post) Karateka andalan Bali Cokorda Istri Sanitsya Rani yang akrab disapa Coki diproyeksikan masuk timnas Asian Games (AG). Apalagi, Coki mendulang emas di kelas -61 kg pada SEA Games di Malaysia. Pelatih karate Bali Putu Deddy Mahardika yang dikontak, Jumat (20/10) kemarin menjelaskan, Coki memang Bali Post/ist diproyeksikan masuk timnas Cokorda Istri AG. Hanya, dirinya kurang Sanistya Rani tahu kapan pembentukan tim definitifnya. Selain itu, Deddy juga kurang tahu apakah karateka asuhannya tetap turun di kelas -61 kg, atau -55 kg. ‘’Saya sekarang sedang berada di Jakarta menyiapkan karateka yang akan berlaga pada kejuaraan internasional di Begia,’’ terang Deddy. Selain itu, Coki juga mengincar tiket Olimpiade di Tokyo 2020 mendatang, mengingat cabor karate mulai dipertandingkan untuk pertama kalinya pada hajatan multievent sejagad ini. Oleh sebab itu, Coki dituntut rutin berlaga pada Premier League Seri. ‘’Coki merupakan atlet mutasi dari Jembrana ke Klungkung. Sayangnya, dia tak bisa turun di Porprov Bali XIII/2017, karena harus turun di ajang Premier League di Turki, sebab jadwalnya berbenturan dengan Porprov,’’ terang Deddy. Coki sendiri harus rutin turun di Premier League Seri, sebab event tersebut khusus bagi karateka peringkat 50 besar dunia. ‘’Kami berdoa semoga Coki bisa tampil di Asian Games (AG) 2018 di Indonesia serta Olimpiade di Tokyo,’’ harap Deddy. (022)
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
BU Menang Tipis Atas PS TNI Gianyar (Bali Post) -
Tuan rumah Bali United (BU) menang tipis atas tamunya PS TNI dengan skor 2-1 (2-1) dalam lanjutan Kompetisi Liga 1 di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Jumat (20/10) kemarin. Kemenangan ini memangkas jarak BU dengan sang pemuncak klasemen Bhayangkara FC menjadi 1 poin saja. Posisi Serdadu Tridatu belum aman karena PSM menguntit di posisi ketiga juga dengan raihan 58 poin, sama seperti BU. Kemenangan terakhir PSM adalah saat menumbangkan Bhayangkara 2-0, Kamis lalu. Ribuan pendukung BU Semeton Devata dibungkam dengan gol cepat PS TNI, ketika pertandingan yang dipimpin wasit asing Kris Griffiths Jones baru bergulir semenit. Gol cepat itu lahir dari titik putih, sebab bomber PS TNI Ahmad Nufiani Dani yang melakukan aksi solo run dijatuhkan bek Ahn Byungkeon. Elio Bruno Teixeira Martins yang diperaya menjadi algojo, sukses memperdaya kiper BU Wawan Hendrawan. Tertinggal 0-1, BU mulai bermain terbuka. Sebaliknya, PS TNI malah bertahan total. Permainan defensif ini membuat BU melancarkan serangan dari segala lini. Berkali-kali Fadil Sausu dan Sylvano Comvalius mendapat peluang emas, namun sepakannya masih melenceng. Seakan memecah kebun-
tuan, umpan lambung Ricky Fajrin ke mulut gawang di menit ke-43 disongsong tandukan Sylvano Comvalius, hingga menjebol gawang PS TNI yang dikawal kiper Teguh Amiruddin. Selang semenit, Comvalius kembali menggandakan kemenangan melalui titik putih. Penalti diberikan wasit Kris, karena Stefano Lilipaly dijatuhkan Muh. Kasim Selamat di kotak terlarang. Sampai turun minum BU unggul 2-1. Pada paruh kedua, BU terus bermain ofensif. Beberapa kali peluang emas didapatkan Miftahul Hamdi dan Gede Nano Sukadana, namun sampai pertandingan berakhir skor BU tetap unggu tipis 2-1. Pelatih BU Widodo Cahyono Putro mengomentari gol sundulan Sylvano Comvalius karena pelatih PS TNI Rudi Eka Priambada sama sekali tak memperhitungkan berapa tinggi Sylvano. Tambahan dua gol Sylvano, menjadikan bomber asal Belanda ini menjadi pemain tersubur semen-
Bali Post/ant
JERSEY - Kesebelasan Bali United dan PS TNI memakai jersey bertuliskan nama penjaga gawang Persela Lamongan Chairul Huda menjelang pertandingan kompetisi Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (20/10) kemarin. Kedua kesebelasan menggelar doa bersama untuk mengenang penjaga gawang yang meninggal dalam pertandingan beberapa waktu lalu. tara, dengan mengoleksi 32 butir gol. Widodo mengakui ke menangan ini patut dibanggakan, sebab pemain BU hanya recovery dua hari, sedangkan pemulihan PS TNI bisa sampai sepekan. ‘’Pe-
main kami naluri mencetak golnya tinggi, sehingga terus menggempur pertahanan PS TNI. Namun, saya juga khawatir jangan seperti saat meladeni Persiba Balikpapan, sudah unggul 2-1, malah kalah 2-3,’’ ujar Widodo.
Di sisi lain, pelatih PS TNI Rudi Eka Priambada salut atas penampilan Sylvano Comvalius, dan layak BU memenangkan laga. Pemain PS TNI Ahmad Nufian Dani juga angkat topi atas kemenangan BU. (022)
Indonesia dan Tiongkok Berebut Final Ganda Campuran Bali Post/ant
TEST EVENT - Judoka Jawa Barat M Imam Maulana (kiri) membanting lawannya dari Banten Dicky Zulfikar dalam final perebutan medali emas Judo under 55 kg Wismoyo Cup di GOR Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/10) kemarin. Kejuaraan judo yang diikuti atlet dari dalam dan luar negeri tersebut dalam rangka test event judo Asian Games 2018.
Puan Tegaskan Perpres Baru tentang Peningkatan Prestasi Olahraga Indonesia
Jakarta (Antara) Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menyatakan peraturan presiden (perpres) tentang peningkatan prestasi olahraga yang di dalamnya termaktub soal pembubaran Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) memfokuskan perbaikan prestasi olahraga. ‘’Soal perpres ini fokusnya bukanlah pembubaran Satlak Prima, tapi berfokus pada perbaikan prestasi atlet-atlet untuk peningkatan prestasi olahraga Indonesia,’’ kata Puan di sela peninjauan proyek perbaikan kompleks Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta, Jumat (20/10) kemarin. Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewabroto sebelumnya menyebutkan judul perpres tersebut sesuai dengan draf perpres tentang peningkatan prestasi olahraga nasional dari kementerian itu yang berisi 28 pasal. Ia mengatakan bunyi pasal terakhir dalam perpres baru tersebut menebalkan keputusan pencabutan Perpres Nomor 15/2015 yang menjadi dasar hukum pembentukan Satlak Prima sebagai badan olahraga prestasi nasional di Kemenpora. Setidaknya ada dua hal yang paling mendasar tentang perpres baru pengganti Perpres 15/2016 yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo tersebut, terutama tentang penyaluran uang negara dari Kemenpora untuk kebutuhan prestasi atlet nasional. Selama ini, penyaluran keuangan prestasi dan kebutuhan atlet nasional melibatkan Satlak Prima sebagai pihak ketiga dan otoritas yang memvalidasi para atlet. Sementara dengan perpres baru ini, hierarki birokrasi keuangan atlet menjadi lebih pendek. Saat ini masih ada tersisa dana prestasi di Satlak Prima senilai Rp 253 miliar. Sisa anggaran tersebut, menurut Kementerian, berdasarkan perpres baru akan digelontorkan kepada pengurus induk cabang olahraga yang diproyeksikan meraih medali emas di Asian Games 2018. Adapun soal fungsi peningkatan prestasi yang selama ini ada di Satlak Prima, dalam perpres baru kali ini menjadi tanggung jawab Komite Olahraga Nasional (KONI). KONI cukup hanya fokus pada peningkatan prestasi atlet-atlet dari cabor yang diproyeksi meraih medali emas di Asian Games 2018. Kemenpora menargetkan 18 sampai 23 medali emas dalam gelaran multi-event itu. Terkait dengan itu, Puan mengatakan nantinya ada kemungkinan beberapa unsur di Satlak Prima akan dilibatkan juga di KONI untuk bisa bersinergi memperbaiki prestasi olahraga Indonesia. ‘’Nanti semua yang terkait akan saya ajak bertemu untuk membicarakan ini,’’ ujar Puan menambahkan. Pembubaran Satlak Prima sendiri merupakan jawaban Kemenpora atas kegagalan Indonesia di SEA Games 2017. Menpora Imam Nahrawi pernah menyampaikan, terpaksa mengamputasi satu badan di kementeriannya itu agar mempersingkat birokrasi keuangan prestasi atlet. (ant)
Yogyakarta (Bali Post) Indonesia dan Tiongkok akan saling berebut tempat di babak final ganda campuran BWF World Junior Championships, setelah pasangan dari tiap negara akan berhadapan di semifinal. Indonesia akan diwakili oleh Rehan Naufal Kusharjanto/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rinov Rivaldy/ Pitha Haningtyas Mentari. Sedangkan Tiongkok diwakili Liu Shiwen/Li Wenmei dan Fan Qiuyue/Liu Xuanxuan. Pada pertandingan perempatfinal yang digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, Jumat (20/10) kemarin, kedua pasangan tuan rumah dipaksa bermain tiga game sebelum merebut tiket ke semifinal. Bahkan, kedua pasangan tersebut terlebih
dulu tertinggal di game pertama sebelum merebut dua game terakhir. Rehan/Fadia menang 1621, 21-14, 21-15 atas pasangan Malaysia yang diunggulkan di tempat ke sembilan Ng Eng Cheong/Toh Ee Wei, sedangkan Rinov/Pitha menang 13-21, 21-17, 21-16 atas pasangan Thailand Natthapat Trinkajee/Kwanchanok Sudjaipraparat. Rehan/Fadia akan berhadapan dengan Fan/Liu yang juga harus berduel tiga game atas pasangan Denmark Daniel Lundgaard/Amelie Magelund 17-21, 21-8, 2117. Sedangkan Rinov/Pitha akan bertemu pasangan Liu/ Li yang sukses mengandaskan harapan tuan rumah Yeremia Erich Yoche Yacob/ Angelica Wiratama 19-21,
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan PS Badung U-17 berhasil lolos ke babak 16 besar setelah menahan imbang Semen Padang dengan skor 1-1 (0-0) pada lanjutan Kompetisi Piala Soeratin U-17 Grup F di Stadion Moh. Soebroto, Magelang, Jateng, Jumat (20/10) kemarin. PS Badung U-17 sempat unggul lebih dulu di menit ke-56 melalui gol yang dicetak Gede Adi Widiastra. Sayangnya, setelah unggul 1-0, pemain belakang PS Badung kurang konsentrasi,
hingga terjadi blunder hingga kebobolan sebiji gol. Skor imbang 1-1 ini bertahan sampai pertandingan berakhir. Tim PS Badung U-17 tidak diperkuat lima pemain inti, sebab mereka terkena akumulasi kartu dan didera cedera. ‘’Kami bersyukur anak-anak bisa lolos dan di babak 16 besar jumpa PSMS Medan, Minggu (22/10) besok,’’ jelas Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana. Graha menerangkan, pihaknya bangga sebab tim
21-13, 21-15. ‘’Sedikit kecewa karena seharusnya bisa mengamankan satu tempat di final. Tetapi, Yeremia/Angelica harus kalah. Mereka banyak melakukan kesalahan nonteknis, membuang bola. Padahal, permainan lawan sebenarnya tidak terlalu istimewa,’’ kata pelatih ganda campuran Indonesia Nova Widianto. Nova berharap para pemain yang akan tampil di babak semifinal bisa bermain tanpa harus memikirkan beban agar permainan mereka bisa berkembang. ‘’Harapannya bisa all Indonesian final,’’ ujarya. Sementara Rehan/Fadia mengatakan sempat merasa terbebani karena bermain sebagai tuan rumah. Namun, tampil sebagai juara
Tahan Semen Padang, PS Badung U-17 Lolos
asuhan Nyoman Karton Sukadana mampu menahan imbang 1-1 Semen Padang, Sumatera Barat. ‘’Kami tahu Semen Pedang ini kan tim profesional,’’ katanya. Dikemukakan, soal babak 16 besar PS Badung U-17 yang akan meladeni PSMS, Graha Wicaksana mengakui peta kekuatan kedua tim berimbang. ‘’Kami harap mudah-mudahan anak-anak bisa memenangkan laga babak 16 besar, hingga melaju ke babak delapan besar,’’ harapnya. (022)
Bali Post/ist
LOLOS - Pemain PS Badung U-17 memastikan lolos ke babak 16 besar dalam Piala Soeratin Kompetisi U-17 putaran nasional, Grup F, di Stadion Moh. Soebroto, Magelang, Jateng, Jumat (20/10) kemarin.
Indra Sjafri Beri Tips Mencetak Atlet Profesional
Jember (Bali Post) Pelatih Tim Nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri memberikan tips untuk mencetak atlet profesional sejak dini kepada ratusan guru olahraga, atlet, dan pelatih sepak bola dalam coaching clinic di Gedung Serbaguna Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (20/10) kemarin. ‘’Untuk menjadikan pemain yang profesional, maka pelatih harus bisa menemukan atau menerapkan empat teknik dasar terlebih dahulu dan pentingnya melatih atlet sejak dini agar bisa menjadi juara dunia,’’ katanya di Jember. Menurutnya, ada empat latihan dasar yang harus diberikan kepada pemain sejak awal yakni keahlian dasar, fisik, teknik dan mental, sehingga keempatnya itu sangat penting untuk melihat potensi atlet berbakat atau tidak. ‘’Keahlian dasar adalah melatih kemampuan seperti bagaimana cara mengontrol dan teknik menggiring bola di lapangan. Hal itu biasanya
sudah bisa dilihat saat pemain masih usia dini,’’ tuturnya. Selanjutnya melihat fisiknya tentang bagaimana menjaga performa dalam permainan, baru kemudian teknik yakni tentang bagaimana mengelola teknik permainan baik secara individu, grup maupun tim. ‘’Olahraga sepak bola itu bukanlah untuk unjuk kemampuan pribadi saja, namun merupakan olahraga kerja sama sebagai tim untuk mewujudkan kemenangan,’’ katanya. Tidak kalah pentingnya adalah mental yakni tentang bagaimana mengelola emosi tentang menghargai orang lain, termasuk lawan, karena sikap itu sangat dibutukan oleh pemain yang harus selalu siap menghadapi kemenangan dan juga kekalahan. ‘’Keempat tips itu masih krisis dihadapi oleh pemain di Indonesia, sehingga kami terus berkeliling dan mengajarkan kepada pelatih-pelatih, dengan harapan bisa
membagikan kepada pemain-pemain usia muda untuk lebih menekankan tentang mental pemain yang siap menghadapi apa pun yang terjadi,’’ katanya. Jika semua pemain dan pelatih sudah memahami hal tersebut, maka ia optimistis nantinya tidak akan ada lagi aksi kerusuhan antarpemain dan mereka akan saling menghargai dalam persepakbolaan di Indonesia. ‘’Apabila itu terwujud maka akan menjalar kepada para suporter atau penonton di pinggir lapangan, serta diharapkan tidak ada lagi kerusuhan sepak bola di Indonesia,’’ katanya. Indra mengatakan hal itu tanggung jawab semua pihak, utamanya guru olahraga dan pelatih usia dini untuk menanamkan empat dasar pelatihan tersebut, terutama kepada calon pemain sepak bola sejak dini karena merekalah yang bersentuhan secara langsung dengan anak-anak. ‘’Kami juga berpesan agar dalam
melatih sepak bola tidak ubahnya dengan mengajar mata pelajaran lain di sekolah yang membutuhkan modul pembelajaran, sehingga tidak bisa lagi seorang pelatih mengatakan program latihan ada di kepala tetapi harus ada catatan dan biasanya pemain yang baik terlahir dari pelatih yang baik juga,’’ katanya. Untuk melatih sepak bola, lanjutnya, sebaiknya dilakukan sejak usia dini yakni 6 tahun hingga 12 tahun, bahkan dengan menjalani latihan selama 10.000 jam yang biasanya ditempuh selama 3-4 tahun bisa membuat seseorang sudah menjadi pemain profesional. ‘’Jadi di usia 19 tahun sudah bisa menjadi pemain profesional. Jika sejak dini sudah diberikan pelatihan yang baik, maka saya yakin akan banyak pemain berbakat yang berasal dari Jember nantinya dan akan menghiasi tim nasional Indonesia dalam beberapa tahun mendatang,’’ ujarnya. (ant)
Asian Junior Championships menjadi modal untuk bisa bermain baik di babak berikutnya. ‘’Besok harus siap bermain habis-habisan karena lawan memiliki pertahanan dan baik dan rapat. Tidak boleh kalah start seperti yang terjadi hari ini,’’ ucap Rehan. Dua Game Sementara itu, di sektor tunggal putri, Indonesia memastikan tempat di babak semifinal setalah Gregoria Mariska Tunjung menang dua game langsung atas rekan senegaranya Aurum Oktavia Winata 21-10, 21-13. ‘’Kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Mungkin juga karena Aurum belum pernah bermain di lapangan tersebut, sehingga
belum mampu mengontrol bola dengan baik,’’ katanya. Di sektor ganda putri, Indonesia juga menempatkan satu wakil di babak semifinal yaitu Jauza Fadhila Sugiarto/ Ribka Sugiarto yang menang 21-15, 21-19 atas pasangan Taiwan Li Zi Qing/Teng Chun Hsun. ‘’Pada pertandingan hari ini, kami berupaya menekan dari awal. Sebelumnya, kami sudah pernah bertemu di kejuaraan Asia dan kalah. Dari kekalahan itu, kami mencoba mengevaluasi dan menerapkannya sebagai pola permainan hari ini,’’ tuturnya. Sementara pada babak semifinal, Jauza/Ribka mengatakan akan bermain tanpa beban dan berusaha menerapkan permainan menekan sejak awal pertandingan. (ant)
Kasdam Lepas Tim Peleton Tangkas Mangupura (Bali Post) Kasdam IX/Udayana Brigadir Jenderal TNI Stephanus Tri Mulyono melepas tim Peleton (Ton) Tangkas di Base Ops Pangkalan Udara Ngurah Rai, Badung, Jumat (20/10) kemarin. Kali ini tim tersebut diwakili Batalyon Zeni Tempur 18/Yudha Karya Raksaka dan akan berjuang merebut piala bergilir Kepala Staf Angkatan Darat. Tim Ton Tangkas Kodam IX/Udayana ini memiliki kemampuan khusus konstruksi dan destruksi guna memperbesar daya gerak pasukan sendiri serta memperkecil daya gerak pasukan musuh. Selain itu mempertinggi kelangsungan hidup dan kemampuan operasi satuan manuver. Pangdam IX/Udayana dalam amanatnya dibacakan oleh Kasdam mengucapkan selamat kepada para prajurit yang terpilih dan dipercaya sebagai duta tim Ton Tangkas mewakili Kodam. Terpilihnya tim ini merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan. Untuk itu, jadikan kebanggaan tersebut sebagai sumber motivasi dan pembangkit semangat juang dalam setiap perlombaan yang akan diikuti. Di samping itu, menumbuhkan rasa tanggung jawab dan tekad untuk berbuat yang
maksimal. Pangdam berharap agar tim tersebut memanfaatkan kesempatan emas ini dan membuktikan bahwa mereka benar-benar prajurit yang mempunyai kelebihan untuk meraih prestasi terbaik. Dengan demikian nantinya akan mampu mengangkat citra Kodam IX/Udayana di tingkat TNI Angkatan Darat. ‘’Saya dan segenap prajurit Kodam IX/Udayana menaruh harapan besar kepada prajurit-prajurit terpilih ini. Kami bangga kepadamu, saya ingin melihat kalian bisa membuktikan untuk melanjutkan keberhasilan yang telah diperoleh Ton Tangkas periode sebelumnya. Berbuatlah semaksimal mungkin untuk meraih prestasi yang terbaik bagi Kodam IX/Udayana,’’ tegasnya. Pangdam berpesan setibanya di tempat lomba, langsung beradaptasi dengan lingkungan, mengenal medan sebenarnya supaya memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Sehingga tidak demam panggung. Pada kesempatan tersebut, Kasdam melepas tim Ton Tangkas ini dengan dengan tari Hanoman dan Cak. Selain itu juga ditandai pengalungan bunga kuning dengan bandul angka satu. (kmb36)
Bali Post/kmb36
DILEPAS - Kasdam IX/Udayana Brigadir Jenderal TNI Stephanus Tri Mulyono melepas tim Ton Tangkas di Base Ops Pangkalan Udara Ngurah Rai, Badung.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Dicari PRT,tidur dalam Gj 2jt Bersih2, masak, cuci setrika Lok Penamparan.Hb.087846054463
Yamaha Bisma dcr:1.lulusan IT, 2.SMA/STM/S1 Ek,3.Sopir SIM B1 Hub.Teuku Umar 142 Denpasar
Dcr: Manager,Captain,Waiter/ss Bartender,Receptionist,Kasir, Cook,Soundman,Teknisi/IT,Purchasing,Admin,Max.27Th.CV Krm ke Jl.Dewi Sri No.99 Kuta Bali /E:dv.jobvacanybali@gmail.com
Dicari Sopir penglmn,SIM A/B1 Lamaran langs ke CV.Bisma Mtr, Jl.Hasanudin No.78 Dps
Dicr pengepul Bikini+Penjahit Gj 2 minggu,Hub.0895321726839
B.BP.001.10.17.0001270
B.BP.166.10.17.0001319
B.BP.001.10.17.0001191
Dcr Gudang Serabtan Jln.Kargo Sari Dana V/8, 0818355932
B.BP.001.10.17.0001236
Cr Pembantu Gj 1,5 yg antar dpt 500 T.085222555444 lgs kerja
Bth Sales Springbedbali Siap Krj Pny Kendrn,Jujur,Ulet,Lgs Intv Fas Gj+Bonus,081394138778(Hen)
B.BP.033.10.17.0001287
Bth staff u/mani,padi,nailart & eyelash extention 18-35 th di Kuta&Seminyak T.081317193337
B.BP.004.10.17.0001140
Bth:Helper Gudang,pria,SMP,max 30th,UMK+BPJS,POBOX 3304 Dnpsr
B.BP.001.10.17.0001268
Dcari staff Sushi & bar Rest Kokoya Jl.Danau Tamblingan 178 Sanur Hub.0361-289252
B.BP.001.10.17.0001198
Dcr Salesmen Dstbr Farmasi dan Dcari Staff Accounting minimal Asisten Apoteker untuk Apt yg SMK Akuntansi Hub.087761441199 pengalaman Hub:081236311671 B.BP.001.10.17.0001300
BIRO JASA
Dcr Accounting Bs Pajak Email: sinardewata@rocketmail.com
Dcr Sopir Pglmn Mobil Mewah,Gj 2,3Jt+Lembur Hub:081238500584
Dcr Admin Accounting Min D1 Accounting Hub.087860607745
Dcr Staff:Kasir, Barista,Waiter /es, Kitchen Staff, Staff Gudang (Warung Upnormal) Lamaran Ke upnormaltohpati@gmail.com
B.BP.001.10.17.0000809
B.BP.101.10.17.0001303
SERVICE
Dcr lls SMU-S1 utk Guru PG/TK training lgs krj.0811380028
B.BP.001.10.17.0001208
Dcr stf Akunting,min SMK akunt Pria Lam:PT Laris Manis Utama/ Gudang Buah Jl.Gatsu Timur 67B windu.arimas@lmu.co.id Hp.082147243898 Urgent
Dcr Bbrp Adm&Opr Server Pulsa Lk/Pr,SMA,bs Com,H.08155789888
B.BP.821.10.17.0001170
Dcr Driver PT.QRG Resort Jalan Taman Baruna Jimbaran 8480383
B.BP.001.10.17.0001193
Dcr Engineering/Kepala Tukang u/ Villa Mgt,rajin+pengalaman. CV: gm.asaproperty@gmail.com Tlp:0361-4490319
B.BP.001.10.17.0001233
Dibthkan Apoteker utk PJ PBF Hp/SMS,WA:087860955087
B.BP.001.10.17.0001150
B.BP.820.10.17.0001301
Dcr Managemen Trainee,Sopir, SPG,Sales,dibwh 35th, jjr,siap lembur.Lamaran lsg ke Permata Cash&Credit Jl.Gatsu Tgh 264D
B.BP.001.10.17.0001293
Dibthkan Checker Gudang Wanita max35Thn SMA/Sdrjt Penglmn di bidangnya 1Thn CP:08113030707
B.BP.001.10.17.0000678
Dibutuhkan Staf Admin Gudang pria/wanita min D2 us.max 27th bisa Computer Hub.082145142086
B.BP.001.10.17.0001149
B.BP.001.10.17.0001061
Dcr staf reservation crew boat bs Bhs. Inggris Hub.Jl.Tirta Ening No.1 Sanur 0361-288829
B.BP.001.10.17.0001312
SERVICE
B.BP.004.10.17.0001076
B.BP.001.10.17.0001294
B.BP.004.10.17.0001160
Dcr Krywn/ti Laundry (Bs Inggris) Bag:Adm,Mrktng,Supir, Operator Mesin,081248571916 / 03618480735 di Pecatu,No SMS
Dicari Tukang jahit Biasa jahit baju, kaos, jaket, dll. di Garment di Kerobokan. Ada gaji ke 13, BPJS,Gaji tetap & Jatah cuti.Hub: 0361-738411 atau 082233814123
B.BP.101.10.17.0001302
Dcr Admin,Supir,Tenaga Tk Bangunan,hub:085100572156
B.BP.001.10.17.0001265
B.BP.001.10.17.0001058
B.BP.001.10.17.0001299
Maintenance Mgr FT Bambu Indah Ubud,S1 or Elektro.min 4Yrs Exp.English Imperative. CV sent to: (maintanancemana gerjob@gmail.com )
B.BP.004.10.17.0001279
B.BP.004.10.17.0001308
Accounting firm&tax consultant with internasional affiliation seek for 1)Tax Supervisor,min 2 years of experience, prefer having Brevet A/B/C,2)Junior Tax Staff,fresh Graduate from Accounting/taxation faculty w/ excellent academic record send ur CV to Pertk Sudirman Ag B10 Dps/adi@chandraconsulting.com
B.BP.001.10.17.0001289
Kyti Tk Pakaian.SMP/A,Tgl Luar /Dlm, BlnI=1,8Jt;II=1,9;III=2Jt Nangka Sltn Dps 081337506750
Dicari Staff Accounting bs MYOB & Bhs Inggris CV : meisindo@gmail.com
Dicari Accounting & Driver bisa Bhs Inggris unt Travel Agent E: info@goldenholidaysbali.com H: 0857 377 64044
!Dcr Quality Control u .Sandal/ Tas Kulit Pglm yg Serius H:Lila Lane 03613003483/085100222043
B.BP.001.10.17.0001154
B.BP.001.10.17.0001118
B.BP.164.10.17.0001311
B.BP.001.10.17.0001307
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dcr Tk.Jarit,Pengepul Jaritan & Tk.Setrika Uap utk Garment Jl.Pemuda IV/17 Renon T.236453
B.BP.001.10.17.0001104
LOWONGAN Dbthkn Sgr:Senior Fin,Keu P/W Max 35Th,D3/S1 Keu Pnglm 1 Th mengrt Jurnal Dsr Acc Mhr MS’ Off Software Acc, Email: made.wirtayasa@frestive.com e.sofyan@frestive.com
Informasi pasang iklan Telepon
Dicari Cleaning Service,Wanita Max.35thn,Min.Lulusan SMA/ Sederajat, Jujur, Rajin, Disiplin, Bertanggung jawab.Kirim lamrn ke Metis Jl.Petitenget No.6
B.BP.031.10.17.0001305
Dicari cook,waitress, waiter. bergabunglah bersama Fun team kami. kirim lamaran ke:Jl.Raya Semat 18A Canggu. Ph 081236653 165 Email:info@sproutbali.com
******OTO 89//0811398989****** DISEWAKAN RUMAH Vellfire ZG Prems th’12 Hitam* Alphard Transformer th’15 Hitam Dsewakn Rmh Tk.Badung,Renon, 2Lt B.BP.031.10.17.0001278 Landcruiser 200 ZX th’11 Puith 3Kt,3Km,Rtgr,57jt; 081239044546 B.BP.004.10.17.0000997 Yoga Searcher Bali looking for Landcruiser 200 VX th’08 Hitam :Ass Manager, Reception,Cook, Dkontrkn rmh Perum Grahalia B.BP.001.10.17.0000211 Prado TXL Limited th’2010 Htm* Waiter,Driver,Accounting.Staff Kali Tmr No.24 Br.Kaje Dalung Dicari segera 2 sopir SIM C, Mercy S350 RSE th’2012 Hitam** Boutique,Engineering,Housekee2 sopir B1 Hub.087860560187 Hub : 082146584622 Fortuner TRD bensin th’13 Htm* B.BP.001.10.17.0001272 ping.WNI only, fluent English B.BP.001.10.17.0001142 Forsche Cayenne FL th’2012 Htm Dicri Marketing Min SMA/sedeboth written & spoken,2 years ****Chash/Trade in/Kredit***** DISEWAKAN RUKO rajat,GP 3jt Krm Lam Jl.Dewi Sri B.BP.164.10.17.0001306 of experience in the same Dikontrakkan Ruko Baru Lantai3 No.17 Kuta Gedung Studi Maya field. Please send cv to Jl.Mahendradata H.085237077978 Hub.Hp.081999414577 (dwi@yogasearcher-bali.com) DIJUAL RUMAH B.BP.001.10.17.0001216 B.BP.001.10.17.0001313 B.BP.031.10.17.0001276 Dijual rumah Jln.Mudutaki VI/7 Dicr Cook (min D3),Admin min D1 DIJUAL TANAH Gatsu Barat Hub:087765274899 usia 30-34th,pglmn min 2th krm DIJUAL MOBIL B.BP.001.10.17.0001047 BUC Tnh+Rmh 221m2 Rp.925jt Jln ke Jl .Merdeka 11 Renon/CV ke Dijual/Dikontk rumah Jl. Muding Keboiwa Utara H.081999528628 DAIHATSU veloungeandcafe.bali@gmail.com Sari Lt 150M2 Lb 100m2 kmr mnd B.BP.001.10.17.0001292 Djl cepat Terios Adventure th’ B.BP.001.10.17.0001295 Djl tnh 2A uk 12,5X16 mtr Blok Dicri Sales/Admin Telemktg/ 13 brg istimewa H:082210469546 2, kmr tdr 3, Buka hrg jual 1,4M B.BP.001.10.17.0001288 nego&hrg kontrak 30jt/thn nego GG2 Dalung Permai 085100857626 sopir/helper Hub:081338181785 Hub.08111086249/081999255639 B.BP.001.10.17.0000218 MAZDA B.BP.001.10.17.0001205 B.BP.001.10.17.0001151 Distributor Building Material Over Kredit Mazda CX7 Th’2010 DISEWAKAN TOKO Bth:Accounting Manager,Auditor XOver’10 MT UM25/085100856999 Jl Rmh Baru Pura Demak 1Are, 2KT,2KM,Stratgs Dkt Teuku Umar Dikont toko cocok u/MMar Jl.Tg. B.BP.141.10.17.0001318 Sales,Sales Spv Lamaran Kirim: WA:087811091963/087882743642 Wangi II Sesetan 085975002099 NISSAN bit.hrd.ga@gmail.com B.BP.004.10.17.0001315 B.BP.001.10.17.0001267 Jual Nissan Xgear’12 Kon TeraJl.Gatsu Barat 376 Dps- Bali Jl Rmh Br Tkd.Badung Tmr,1Are B.BP.001.10.17.0001283 wat Hrg 98JT, Hub:08124118228 2Lt,3KT,2KM,Full Furnis,Strtgs B.BP.001.10.17.0001224 Revolver Espresso urgently RUPA-RUPA WA:087811091963/087882743642 needs:Financial Controller, B.BP.004.10.17.0001314 TOYOTA Hilg tas Coklat isi dompet a/n Runner / shopper staff CV to: Djual Avz E manual/matic th’17 Jl Rmh Lantai II Lks Jl.GandaDG.Mattijsse, menemukan dikasih Dp20jt angs 4,8jt 087860930632 pura Kesiman Hub:081999436816 imbalan Hub.081999843543(SMS) inggrit@revolverespresso.com
B.BP.001.10.17.0001141
RUPA-RUPA
B.BP.004.10.17.0001280
INTERNET
Sales/mrktng,for herbal medicine prducts, experience, apply to:versaindustries4@gmail.com
B.BP.001.10.17.0001273
B.BP.004.10.17.0001282
B.BP.001.10.17.0001271
JASA KONSTRUKSI
Jasa Buat Website Specialist Website: Hotel, Villa, SPA, Travel Online, Shopping Online, Guide Tour, dll JASA SEO: Top Rangking di halaman Google
Responsive Website
085 105 471 777 C.0001032-net
TOUR
SERVICE
AC
DIJUAL MOBIL
SPA
BIRO JASA
SERVICE
H BA
WC
LIM
KU R
AS
BALI WANGI MENGATASI MAMPET BERGARANSI:
KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000522-BRJ
BENGKEL LAS
DP SUPER MURAH Mulai 23Jt-an* TERSEDIA UNIT TEST DRIVE DAVID
KREDIT MANTAP* Sampai dengan
8
tahun
0821 4518 1527/0819 9994 4090 STOCK READY *Syarat & ketentuan berlaku
(DISC
SUPER
DUPER)
C.0000403-MBL
SURYA JAYA
motor
QUALITY IS FIRST
Cash & Credit
JUAL BELI MOBIL SECOND BERKUALITAS Hubungi Sales GUNG SURYA HP. 085 100 80 80 90 WA. 081 338 191 333 Jl. P. Bungin 57 Pedungan Dps Ready Stock : AVANZA | INOVA | JAZZ | YARIS dll Bisa tukar tambah/ kredit C.0001088-rpa
EKONOMI
18
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
Jokowi Resmikan KEK Mandalika
Lombok Tengah (Bali Post) – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan operasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (20/10) kemarin. ‘’Bicara Mandalika sudah hampir 29 tahun tidak rampung, karena urusan pembebasan tanah atau lahan,’’ kata Presiden Jokowi. Berlarut-larutnya persoalan pembebasan lahan tersebut, menurut Presiden, akhirnya berdampak mengurangi kepercayaan investasi di kawasan Kabupaten Lombok Tengah, dan hal itu juga terjadi di daerahdaerah lain di Indonesia. ‘’Waktu saya ke sini, saya tanyakan masalahnya apa? Apakah tanahnya mahal atau masyarakatnya tidak mendukung? Ternyata mendukung,’’ kata Presiden. Presiden Jokowi mengakui bahwa masalahnya hanya selembar kertas, yakni payung hukum untuk pembebasan lahan yang tidak ada karena semua pihak takut menanggung masalah, sehingga harus dikeluarkan instruksi presiden (inpres). ‘’Gubernur takut, bupati takut. Saya rapatkan di istana, keluar inpres. Setelah itu, tidak ada dua bulan setelah itu, bayar dan lancar,’’ ujar Presiden. Berkaca dari permasalahan semacam itu, Presiden Jokowi berharap kepada semua pihak untuk bekerja lebih detail, karena kalau tidak maka pekerjaan KEK seperti
Mandalika tidak akan selesai-selesai. ‘’Saya kalau tidak ke lapangan tidak ngerti. Kalau tidak detail sampai 100 tahun juga tidak selesai, karena ini sebuah proyek, program yang berdampak kepada masyarakat harus diselesaikan,’’ demikian Presiden Jokowi. Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengemukakan, pembangunan KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 KEK yang telah di tetapkan pemerintah, meliputi delapan manufaktur dan empat kepariwisataan. ‘’Dengan dioperasikan pembangunan KEK Mandalika, maka diharapkan dapat mendorong industri pariwisata dan kesejahteraan masyarakat di NTB,’’ katanya menambahkan. KEK Mandalika seluas 1.175 hektar yang telah mendapat komitmen investasi senilai Rp 12,7 triliun itu merupakan KEK Pariwisata pertama yang telah diresmikan operasionalnya, dan diharapkan dapat menciptakan dampak ikutan menyerap 5.000 tenaga kerja lokal dan dua juta wisatawan mancanegara pada 2019. (ant)
Bali Post/ant
NTB - Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi, dan Direktur ITDC Abdulbar M Mansoer memukul lesung saat meresmikan operasional KEK Mandalika di Desa Kuta, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (20/10) kemarin.
Indonesia Berhasil Dorong WTO Lindungi Nelayan
Rupiah Menguat Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat (20/10) pagi, bergerak menguat sebesar 11 poin menjadi 13.504 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.515 per dolar Amerika Serikat (AS). Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Jumat kemarin, mengatakan bahwa sentimen kebijakan Bank Indonesia yang memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate di level 4,25 persen cukup menjaga harapan positif bagi ekonomi nasional sehingga rupiah mengalami apresiasi. ‘’Meski pergerakannya terbatas, namun kebijakan Bank Indonesia itu cukup memberikan dampak positif bagi mata uang domes-
tik,’’ katanya. Menurutnya, terbatasnya pergerakan rupiah seiring dengan masih adanya potensi kenaikan tingkat suku bunga The Fed pada Desember tahun ini. ‘’Potensi kenaikan suku bunga itu yang dapat mendorong dolar AS mengalami apresiasi,’’ katanya. Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menambahkan, kebijakan Bank Indonesia dinilai memadai untuk menjaga laju inflasi sesuai dengan sasaran dan defisit transaksi berjalan pada level yang sehat. Sementara itu, lanjutnya, lembaga pemeringkat Moody’s mengingatkan Bank Indonesia untuk berhati-hati di tengah sentimen kebijakan suku bunga the Fed yang akan naik. (ant)
Laju Inflasi 3,6 Persen Jakarta (Bali Post) – Laju inflasi bulanan menurut Bank Indonesia hingga pekan kedua Oktober 2017 sebesar 0,08 persen (month to month/mtm) dan secara tahunan bergerak pada 3,6 persen (year on year/yoy). Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Jakarta, Jumat (20/10) kemarin, mengatakan gambaran laju inflasi hingga pertengahan Oktober 2016, semakin menguatkan kecenderungan inflasi akhir tahun akan berada pada batas bawah sasaran inflasi bank sentral sebesar empat persen plus minus satu persen. Perkiraan terakhir untuk inflasi akhir tahun 2017 yang diungkapkan Mirza adalah akan menyentuh 3,7 - 3,8 persen (yoy). Angka ini lebih tinggi dari inflasi 2016 sebesar 3,02 persen (yoy). ‘’Kenapa BI punya ruang penurunan suku bunga itu karena kami
yakin inflasi terkontrol bisa di bawah empat persen, menuju ke arah 3,8-3,7 persen,’’ ujarnya. Inflasi dan kinerja neraca transaksi berjalan adalah dua indikator stabilitas perekonomian yang menjadi acuan BI dalam menentukan arah kebijakan moneter. Saat ini suku bunga kebijakan BI 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 4,25 persen setelah dua kali penurunan sebesar 50 basis poin pada Agustus dan September 2017. Mirza mengatakan penurunan suku bunga kebijakan saat ini ‘’sudah memadai’’ dengan kondisi perekonomian saat ini. ‘’Sebenarnya kita sudah mengatakan penurunan bunga sudah memadai,’’ ujarnya. ‘’Karena suku bunga sekarang sebenarnya levelnya sudah lebih rendah dari pada sebelum Mei 2013.’’ (ant)
Bali Post/ant
PERAHU TEMPEL - Nelayan berusaha menghidupkan mesin perahu tempel yang telah dipasang konverter kit hibird bantuan Kementerian ESDM di Desa Tritih Kulon, Cilacap Utara, Cilacap, Jateng, Kamis (19/10). Kini para nelayan diharapkan mendapat perhatian dari WTO.
Harga Minyak Dunia Turun New York – Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena para pedagang mengambil keuntungan setelah menguat baru-baru ini. Minyak mentah AS naik ke level tertinggi tiga minggu di sesi sebelumnya, karena meningkatnya gejolak di Timur Tengah memberikan dukungan di pasar, lapor Xinhua. Pasukan Irak benar-benar mengakhiri operasi besar untuk merebut kembali daerah-daerah yang disengketakan, yang diklaim Baghdad dan wilayah semi-otonom Kurdistan, kata militer Irak pada Rabu (18/10). Pasukan keamanan Irak pada Senin (16/10) merebut kembali kota Kirkuk dan menguasai gedung pemerintah tersebut, setelah pasukan Kurdi men-
gundurkan diri dari kota itu, kata sebuah sumber keamanan setempat. Presiden wilayah semiotonom Kurdistan, Masoud Barzani, mengatakan pada Selasa (17/10) bahwa pasukan Peshmerga Kurdi akan menarik diri dari Irak ke garis mereka pada 2016 sebelum pertempuran yang membebaskan Mosul dari kelompok militan Negara Islam (IS). Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan pada Rabu (18/10) bahwa Iran akan mengurangi kesepakatan nuklir internasional 2015 menjadi tercabik-cabik, jika Amerika Serikat mencabutnya, media setempat melaporkan. Para analis mengatakan momentum kenaikan di pasar minyak tampaknya
akan berkurang, karena para investor mengambil keuntungan setelah kenaikan barubaru ini. Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, turun 0,75 dolar AS menjadi menetap di 51,29 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan global, minyak mentah BrentNorth Sea untuk pengiriman Desember, kehilangan 0,92 dolar AS menjadi ditutup pada 57,23 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. (ant)
Jakarta (Bali Post) – Indonesia bersama dengan beberapa negara lain berhasil mendorong satu langkah maju untuk perlindungan nelayan kecil di dalam perundingan di Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO). Hal itu seperti disampaikan dalam keterangan pers dari Perwakilan Tetap RI (PTRI) Jenewa yang diterima di Jakarta, Jumat (20/10) kemarin. Sejumlah proposal yang diajukan oleh tujuh anggota/ kelompok anggota WTO (proponen) yang menginginkan pembentukan disiplin subsidi perikanan telah menghasilkan teks tunggal yang berisi elemen-elemen disiplin yang akan menjadi basis perundingan oleh seluruh anggota WTO. Setelah 10 tahun lamanya proses perundingan di WTO, Indonesia bersama dengan proponen lainnya berhasil memperkenalkan suatu teks yang akan menjadi basis perundingan di WTO. Teks tersebut merupakan kemajuan penting yang perlu ditindaklanjuti secara konkret dalam proses perundingan sampai dengan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) WTO ke-11. Dengan adanya teks tersebut, seluruh anggota WTO diharapkan dapat berkontribusi secara lebih konkret dalam proses perundingan isu subsidi perikanan dalam kerangka penyelenggaraan KTM WTO di Buenos Aires pada 10-13 Desember 2017. Beberapa elemen penting di dalam teks yang menjadi perhatian anggota WTO, antara lain pembukaan, definisi, ruang lingkup, subsidi yang dilarang, kemandekan, perlakuan khusus dan berbeda/fleksibilitas (special and differential treatment), transparansi, ketentuan transisi, dan pengaturan institusi. Delegasi Indonesia berperan penting dalam pembentukan disiplin tersebut mengingat instrumen yang dihasilkan dari teks tersebut akan bersifat mengikat seluruh anggota WTO. Pelarangan subsidi perikanan dipandang sebagai upaya efektif untuk memberantas penangkapan ikan secara ilegal, tidak terlapor, dan tidak berizin (IUU Fishing), penangkapan ikan secara berlebihan overfishing, dan overcapacity. Hal itu tentunya sejalan dengan kebijakan zero tolerance terhadap IUU Fishing yang dikedepankan oleh Indonesia. Namun, mempertimbangkan terdapat pengaturan ruang lingkup subsidi yang dilarang, maka Indonesia perlu menjamin pemberian fleksibilitas subsidi bagi anggota negara berkembang, termasuk Indonesia, tetap dapat diberikan. Hal itu bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada nelayan kecil yang melakukan kegiatan perikanan artisanal dan skala kecil. Untuk itu, Indonesia perlu memastikan elemen-elemen pokok dari proposal Indonesia telah tercakup di dalam teks tunggal tersebut. Dalam perundingan WTO mengenai subsidi perikanan tersebut, Indonesia diwakili oleh delegasi dari PTRI Jenewa. (ant)
19
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
KAPAL Petugas Basarnas menggendong penumpang balita ketika evakuasi Kapal Motor (KM) Armada Indah yang hanyut saat tiba di Pelabuhan Murhum, Baubau, Sulawesi Tenggara, Jumat (20/10) kemarin. Sebanyak 24 penumpang KM Armada Indah berhasil ditemukan tim Basarnas Baubau saat kapal yang menempuh perjalanan dari Kabupaten Bombana menuju Kabupaten Buton Tengah itu mengalami mati mesin dan hanyut selama enam jam di antara Pulau Kadatua dan Tanjung Lamena, Kabupaten Buton Tengah.
Kurang Tepat Dari Hal. 1
‘’Namun kenyatannya program KUR tersebut kurang tepat sasaran,’’ tegasnya. Sementara itu, anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengatakan dari pemerintahan yang berjalan selama ini, aspek ekonomi yang relatif stabil ada pada era Jokowi-JK. Bahkan, Indonesia menjadi salah satu negara berkembang yang meraih sukses dalam melahirkan social insurance atau jaminan sosial untuk rakyatnya. ‘’Belum pernah terjadi ada jaminan kesejahteraan sosial terutama di kesehatan, meskipun kami tahu belum sempurna betul, dengan 9,2 juta orang memperoleh jaminan kesehatan,’’ ujarnya. Andreas mengatakan dari sisi ekonomi, Presiden Jokowi telah melakukan pemerataan pembangunan ke daerah-daerah melalui pembangunan infrastruktur. Meski sudah bekerja keras dan banyak keberhasilannya, namun kelompok-kelompok yang tidak senang kerap membuat pengelolaan isu populis untuk menyerang. Bahkan pada saat yang sama serangan isu politik itu bisa saling berbarengan. ‘’Dalam dua tahun ke depan isu populis yang tidak faktual ini, termasuk isu soal PKI dan kurangnya kedekatan Presiden Jokowi dengan kalangan Islam dan para ulama,’’ kata Ketua DPP PDI Perjuangan ini. Karena itu, kata Andreas, tantangan pemerintahan Jokowi-JK ke depan sebenarnya adalah menghadapi isu-isu sosial yang bersifat imajiner, yang sengaja dibuat dan dimunculkan untuk menyerang. Isu imajiner itu dimunculkan karena tidak ada ruang lagi untuk mengkritik pemerintah. ‘’Tapi isu itu bisa bangun terus dengan opini dan persepsi Jokowi yang buruk. Gejala dan indikator ini sudah menjadi isu global dan kini sudah masuk ke Indonesia,’’ ujarnya. Pandangan berbeda disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Ia mengatakan, meski sudah tiga
tahun berkuasa, Kabinet Kerja yang dipimpin Joko Widodo dan Jusuf Kalla masih belum seuai harapan mayoritas rakyat republik ini. ‘’Masih banyak yang tak tercapai bahkan terjadi kemunduran. Secara ringkas bisa saya sampaikan kinerja pemerintah dalam banyak bidang sebenarnya sangat mengecewakan,’’ katanya. Fadli yang juga Wakil Ketua DPR-RI mencatat beberapa kekurangan pemerintahan Jokowi-JK antara lain pertama, di bidang demokrasi. Di masa Presiden Joko Widodo Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) terus-menerus turun. Pada tahun 2014, IDI masih berada di angka 73,04. Angka itu kemudian terus turun menjadi 72,82 (2015), dan kemudian turun lagi jadi 70,09 (2016). ‘’Menurut BPS, penurunan IDI pada 2016 disumbang oleh turunnya 3 aspek demokrasi, yaitu kebebasan sipil, hak-hak politik, lembaga-lembaga demokrasi. Indikator ketiganya turun semua,’’ kata Fadli Zon. Sementara itu, Direktur Institute Policy Studies (IPS) Tri Andika mengatakan meski berdasarkan kajiannya 60% publik puas dengan kinerja Jokowi, namun dari sisi ketimpangan ekonomi, situasi dinilainya semakin memburuk. Pertumbuhan ekonomi per tahun sebesar 5,0% ternyata tidak memberikan dampak yang mapan terhadap kesejahteraan masyarakat. Baginya, pertumbuhan ekonomi itu sayangnya hanya dinikmati hanya oleh 20% masyarakat Indonesia. Kondisi itu, ujar Try Andika, diperburuk oleh kemiskinan yang kian mendalam dan munculnya ketimpangan sangat parah. Meski pemerintah mengklaim gini ratio membaik menjadi 0,39% dari posisi 0,4% sebelumnya, namun koefisen gini tak bisa dijadikan indikator tunggal. Apalagi yang diukur dalam indikator itu adalah tingkat konsumsi. ‘’Anjloknya daya beli yang terlihat dari penurunan penjualan properti, ritel dan produk makanan mengonfirmasi bahwa kondisi ekonomi belum membaik akibat menurunnya daya beli,’’ ujar Tri. (kmb4)
Kasus KTP
Bali Post/ant
Dari Hal. 1
Lebih lanjut ia menyatakan jika yang digugat adalah Ditjen Imigrasi, tentu saja pihak imigrasi akan berkoordinasi dengan KPK karena permintaan pencegahan ke luar negeri berdasarkan permintaan KPK. ‘’Tentu kami akan koordinasi karena pencegahan ke luar negeri bukan hanya kepada Setya Novanto, tetapi beberapa pihak lain dalam kasus KTP elekronik dan juga dalam hampir semua kasus korupsi yang kami tangani,’’ ujar Febri. Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) di laman resmi http://ptun-jakarta.go.id, Setya Novanto mengajukan gugatan pada Jumat (20/10) dengan nomor perkara 219/G/2017/PTUN.JKT dengan pihak tergugat adalah Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Adapun materi pokok perkara yang diajukan pada gugatan Setya Novanto itu antara lain mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya, menyatakan batal atau tidak sah Surat Keputusan Pejabat Tata Usaha Negara Nomor: IMI.5.GR.02.05-3.0656, tanggal 2 Oktober 2017, perihal pencegahan ke luar negeri dan penarikan sementara paspor RI atas nama Setya Novanto (objek sengketa). Lalu, memerintahkan kepada tergugat untuk mencabut Surat Keputusan Pejabat Tata Usaha Negara Nomor: IMI.5.GR.02.05-3.0656, tanggal 2 Oktober 2017, perihal pencegahan ke luar negeri dan penarikan sementara paspor RI atas nama Setya Novanto. Kemudian, menghukum tergugat untuk membayar biaya yang timbul dalam sengketa ini. (ant)
Ubah Ideologi
Pendekatan Keras Dari Hal. 1
Kepada instansi pemerintah Jerman, alumni Akpol tahun 1985 ini menyampaikan pentingnya menyeimbangkan penggunaan pola pendekatan keras dan pendekatan lunak dalam penanggulangan terorisme. ‘’Terlebih dalam pendekatan lunak. Indonesia relatif berhasil dalam program deradikalisasi, di mana teroris yang telah menjalani masa hukuman dari sebanyak 560 orang hanya tiga orang yang kembali melakukan tindakan terorisme,’’ ujar Suhardi. Ia menjelaskan bahwa dalam menjalankan program kontraradikalisasi BNPT menggandeng unsur masyarakat, termasuk pemuda, warganet, dan juga mantan aktivis teroris untuk melakukan kontranarasi. ‘’Ini menjadi program unggulan nasional dan juga berjalan efektif,’’
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNPT didampingi Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris dan Kasubdit Amerika Eropa Wandi Andrianto Syamsu. Turut serta dalam delegasi Indonesia tersebut, Direktur Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Irfan Abubakar. Duta Besar Indonesia untuk Jerman Fauzi Bowo beserta staf Kedubes RI di Jerman juga mendampingi Kepala BNPT dan rombongan selama berada di Jerman. (ant)
Sudah Memadai
Dari Hal. 1
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan pada prinsipnya semua ormas yang ada di Indonesia mesti mengikuti peraturan perundang-undangan yang ada, sehingga tidak boleh ada ormas yang menyimpang dari ideologi Pancasila dan UUD 1945. ‘’Jangan sampai ada ormas di Indonesia yang punya keinginan atau punya ambisi untuk mengubah ideologi negara. Jadi perppu dalam rangka untuk menjaga keutuhan NKRI yang majemuk,’’ kata Tjahjo. Dia mengatakan tujuan aturan hukum ini sudah jelas maksudnya, yakni ingin melindungi NKRI dari rongrongan berbagai macam kelompok yang ingin mengganti dasar negara. Menurutnya, kalau sampai ada parpol, misalnya mempermasalahkan kenapa harus Pancasila dan harus mendukung ideologi lain di luar Pancasila, maka dirinya justru pertanyakan. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berharap semua fraksi yang ada DPR dapat menerima Perppu Ormas ini karena segala upaya termasuk lobi-lobi sudah dilakukan pemerintah. Dia juga membantah bahwa Perppu Ormas merupakan alat untuk memberangus kebebasan berserikat dan berkumpul. ‘’Ini soal menjaga kedaulatan negara. Ini adalah soal setiap ormas harus sesuai dengan ketentuan undang-undang, tidak bertentangan dengan ideologi negara,’’ ujarnya. Dia juga mempersilakan bila ada ormas yang sudah dibubarkan oleh pemerintah, lalu mengajukan perlawanan hukum ke pengadilan seperti yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). (ant)
kata mantan Kadiv Humas Polri ini. Menanggapi penjelasan Kepala BNPT tersebut, Wakil Presiden Bundeskriminalamt Peter Henzler menyampaikan ketertarikan untuk mempelajari lebih intensif melalui kunjungan balasan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. ‘’Kebijakan BNPT sangat komprehensif dan kami berminat untuk melihat secara langsung implementasi kebijakan yang dilakukan BNPT khususnya mengenai pendekatan lunak,’’ ujar Peter Henzler.
Dari Hal. 1
Dengan alokasi sebesar itu seharusnya mutu peningkatan berjalan maju, fasilitas sarana dan prasarana baik sekolah dan program pendidikan lainnya juga sudah memadai. Khusus terkait amanat UUD 45 tentang alokasi 20 persen APBN dan APBD itu, Tim Kajian akan mengevaluasi karena realitanya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan hanya mendapat 4 persen atau sekitar Rp 89 trilun dari APBN. Padahal dalam APBN 2017, alokasi sebesar 20 persen itu mencapai Rp 416,1 triliun (27,4 persen) dari APBN. Persoalan ini menjadi titik masalah yang menjadi fokus kajian karena seharusnya postur anggaran sebesar itu murni hanya untuk program pendidikan.
Tetapi kenyataannya dibagibagi untuk kebutuhan lain antara lain Rp 268,18 triliun atau 64,45 persen dana itu disalurkan untuk Dana Alokasi Umum (DAU) sebagai dana transfer daerah. Untuk Kementerian Agama sebesar Rp 50 triliun atau 12,12 persen dan Rp 12,83 triliun atau 3,08 persen anggaran itu dibagi ke Kementerian dan Lembaga lainnya. ‘’Jadi apakah postur anggaran pendidikan sudah dapat memenuhi tujuan pendidikan tersebut, dengan jumlah alokasi yang besar itu apakah sudah teralokasi sesuai kebutuhan program pendidikan,’’ katanya. Rully mengatakan terkait Pasal 31 ayat 3 UUD 1945 tentang satu sistem pendidikan nasional dan output-nya, Tim Kajian mempertanyakan apakah memang sistem pendidikan
yang didukung anggaran besar itu sudah sesuai dengan hasil yang diperoleh. ‘’Makanya terkait Pasal 31 ayat 3 tentang satu sistem pendidikan nasional dan output pendidikan. Apakah satu sistem pendidikan nasional sudah dilaksanakan?’’ ujarnya mempertanyakan. Anggota Tim Kajian Prof. Syamsul Bahri mengakui dengan alokasi sebesar 20 persen APBN yang pada APBN 2017 saja besarnya mencapai Rp 400 triliun lebih seharusnya mutu pendidikan di Indonesia sudah sangat bagus. Oleh karena itu, dia memahami ketimpangan antara dukungan dana yang besar dengan fakta di lapangan itu, telah menimbulkan kecurigaan banyak pihak. ‘’Apa duitnya tidak sampai ke sasaran. Ini juga yang menjadi kajian kita,’’ kata Syamsul Bahri. (kmb4)
Sabtu, 21 Oktober 2017 05:00 Gayatri Mantra 05:30 Bali Channel Tourist TV 05:52 Mars Indonesia Raya 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (4)
06:35 Seputar Bali Pagi Akhir Pekan 07:35 Sehat & Bugar 08:00 Education On Bali Tv 08:35 Bali Channel Tourist TV 09:30 Belajar Menggambar Menggambar Singa 10:05 Dialog Interaktif
Bupati Karangasem 11:05 Bali Channel Tourist TV 11:30 Lejel Homeshopping 12:05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (5) 12:30 Eda Koh Ngomong Pilkada Dibayang
Status Gunung Agung 13:30 Solusi Alternatif : Jamu Tetes HaGe 14:05 Lejel Homeshopping 14:30 Yowana Magz Luh Ade Meta Dian Rahayu 15:05 Parameter 15.30 Education On Bali TV
16:00 Berita dan Bincang Terkini 17:00 Lila Cita Sanggar Bina Remaja Denpasar (3) 17:05 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem Tarukan Angantelu, Karangasem
17:30 Taman Sari : Dcc Eps 2 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:30 Orti Bali 20:00 Satu Jam 21:00 Lila Cita :Calonarang Br. Tainsiat (3) 22:00 Berita dan Bincang Terkini
22:05 Lila Cita Calonarang Anyarsari Negara (4) 22:00 Berita dan Bincang Terkini 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Geseng Waringin Klungkung (1)
Arjuna Sembah Orang Sesuai Jasa Masing-masing
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Ketigapuluh Empat)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
KEMUDIAN, gajah-gajah raksasa lainnya yang pernah unggul akhirnya tidak berdaya menyerupai kedua orang yang sudah terbantai itu. Gajah itu dipotong Savyasaci pada pertempuran sangat dahsyat itu. Sama seperti gajah yang dimiliki Danda dan Dandadhara, yang telah dibantai. Atas terbantainya gajah-gajah raksasa itu membuat formasi kelompok besar itu berantakan. Kemudian sisa gajah-gajah, keretakereta, kuda-kuda dan manusia pada kerumunan yang padat itu berbenturan satu dengan lainnya. Akibatnya, banyak yang terjatuh di medan tempur itu. Setelah terhuyung-huyung, mereka menyerang satu dengan lainnya akibat kerasnya terjatuh, membuat nyawanya melayang. Para ksatria setelah mengepung Arjuna seperti kaum surgawi kemudian mengelilingi Purandara itu. Selanjutnya berkata, ‘’Oh pahlawan, siapa musuh itu? Kepada siapa kami telah ditakutkan. Dibantai seperti makhluk-makhluk yang hadir seperti kematian itu sendiri? Berkat nasib baik telah dibantai oleh engkau. Jika engkau tidak dilindungi dari ketakutan,
orang-orang itu akan mengalami ketakutan dari musuh-musuh perkasa itu. Mulai dirasakan kepuasan yang dirasakan setelah kematian mereka. Oh pembantai musuh-musuh.’’ Setelah mendengar kata-kata lain yang diutarakan temanteman dan sekutu-sekutunya, Arjuna dengan hati gembira menyembah masing-masing orang itu sesuai jasa-jasanya. Kemudian Dhananjaya meneruskan sekali lagi melawan para Samsaptaka. Sanjaya berkata, setelah berkeliling, seperti planet Mercury dalam lekukan dari orbitnya, Jishnu alias Arjuna sekali lagi membantai sejumlah besar para Samsaptaka. Para ksatria Samsaptaka yang membela Kuru itu dirundung penderitaan akibat serangan panah-panah surgawinya Partha. Oh raja, manusia, kudakuda, gajah-gajah, oh Bharata, ragu-ragu, kaheranan dan kehilangan kekuatannya. Mereka terjatuh bahkan mati. Banyak binatang utama terikat pada gandarnya. Sais-sais kereta dan tiang-tiang bendera, busur-busur, panah-panah, tangan-tangan dan senjata-senjata yang masih dalam
genggaman. Lengan-lengan, kepala-kepala, dari musuh-musuh yang gagah perkasa itu bertarung dengan dia. Putra Pandu pada pertempuran itu dipotong menggunakan anak-anak panah. Beberapa anak panah yang dilepaskan itu berkepala lebar. Dan beberapa lainnya dilengkapi kepala seperti pisau cukur. Dan beberapa berbentuk bulan sabit. Tidak sedikit kepala-kepala itu seperti gigi-gigi anak sapi. Seperti banteng-banteng yang berkelahi dengan seekor banteng demi seekor lembu betina saat musimnya tiba. Prajurit-prajurit pemberani itu berjumlah ratusan bahkan ribuan mengeroyok Arjuna. Pertempuran yang terjadi antara mereka dengan Dhananjaya itu membuat rambut berdiri tegak. Tampak seperti pertarungan antara para Daitya dan Indra, pemegang Halilintar itu pada kejadian menaklukkan tiga dunia itu. Kemudian putra Ugrayudha itu menyerang Partha dengan tiga batang panah. Panah itu menyerupai tiga ekor ular berbisa. Partha, selanjutnya memotong batang tubuh panah musuhnya
itu dan juga bagian kepala yang belakangan. Kemudian prajuritprajurit itu dipenuhi kemarahan. Selanjutnya menutupi Arjuna dari segala sisi dengan berbagai macam senjata. Tampak serangan itu seperti awan-awan didorong Maruta yang menyelubungi Himavat pada penutupan musim panas itu. Setelah menahan menggunakan senjata-senjatanya sendiri musuh-musuhnya itu Arjuna kemudian membantai sejumlah besar musuh-musuhnya dengan panah-panah yang ditembakkan secara baik. Dengan anak-anak panahnya
itu Arjuna kemudian memotong Trivenus, kuda-kuda, sais-sais kereta, sais kereta Parshni dari banyak kereta-kereta. Kemudian memindahkan senjatasenjata dan banyak kantongkantong panah. Kereta-kereta itu banyak kehilangan roda-roda, tiang-tiang bendera mereka, dan kawat-kawat diputuskan. Selain itu tali temali dan banyak kampak-kampak, dihancurkan bagian bawahnya, gandar dan yang lainnya. Hal itu menyebabkan seluruh peralatan terjatuh dari tempat mereka. (bersambung)
Sloka 15.20
Iti guhyatamam sastram idam uktam mayanagha etad buddhva buddhiman syat krta-krtyas ca bharata Inilah bagian yang paling rahasia dari kitab-kitab Veda, wahai yang tidak berdosa, dan sekarang bagian itu Kuungkapkan. Siapa pun yang mengerti ini akan menjadi bijaksana, dan usaha-usahanya akan mencapai kesempurnaan.
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Sabtu Wage, 21 Oktober 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
2019, Kaisar Jepang akan Turun Tahta
Tokyo (Bali Post) Kaisar Jepang, Akihito, akan turun tahta pada 31 Maret 2019, sebuah laporan menyebutkan Jumat (20/10) kemarin. Peristiwa ini merupakan yang pertama lebih dari dua abad. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, akan bertemu dengan sejumlah pejabat tertinggi dan anggota kekaisaran bulan depan sebelum mengumumkan secara resmi tanggal tersebut, demikian dilansir Asahi Shimbun, mengutip pernyataan dari sejumlah sumber pemerintahan.
Bali Post/ist
Happy Mayundari
Happy Mayundari
Ketagihan dalam Berkarya
PENYANYI cantik asal Desa Kubutambahan, Buleleng, Happy Mayundari, mengaku ketagihan. Ia yang sempat sukses menarik perhatian masyarakat pencinta musik Bali dengan mini-album pertamanya yang bertajuk “Be Kadung Demen” (BKD), diam-diam mempersiapkan mini-album keduanya. Istri dari Tjokorda Wisnu Wirawan ini bahkan sudah merilis single “Mantan Boya Pahlawan” untuk mengawali proses pembuatan mini-album keduanya. PNS di lingkungan Pemprov Bali ini menyanyikan lagu yang diciptakan oleh penyanyi pop Bali kawakan Ari Kencana dan diaransemen oleh Dek Artha Hartapro. Ditemui di Kantor Dispora Bali, Kamis (19/10), Happy Mayundari mengungkapkan bahwa keinginannya terus berkarya di belantika musik
Bali, karena kecintaannya terhadap lagu-lagu Bali. Bahkan, wanita yang tengah menempuh pendidikan S-2 Prodi Ilmu Administrasi di Universitas Ngurah Rai ini mengaku ketagihan untuk berkarya di belantika musik Bali. “Album mini pertama saya sudah setahun yang lalu. Awalnya hanya satu album, tetapi saya ketagihan untuk menciptakan mini-album baru, untuk terus bernyanyi meramaikan belantika musik Bali,” ujar wanita kelahiran Gianyar, 5 Juni 1982 tersebut. Rencananya, mini-album kedua nanti terdapat 5 single termasuk single “Mantan Boya Pahlawan”. Secara konsep, mini-album keduanya nanti hampir sama dengan konsep mini-album sebelumnya. Kendati demikian, ia masih enggan membocorkan judul dari mini-album keduanya itu. “Ya
tunggu saja. Astungkara awal tahun depan akan saya rilis, sambil menunggu sampai selesai pembuatan video klip semua single-nya,” tandasnya. Terkait single “Mantan Boya Pahlawan”, Happy menceritakan single tersebut berkisah tentang seorang pria yang belum bisa move on terhadap mantannya. Bahkan, pria tersebut selalu membanding-bandingkan mantannya itu dengan pasangannya yang sekarang. Seakan-akan mantannya itu pernah menjadi pahlawan dalam hidupnya. Dengan single-nya ini, ia berharap bisa menghibur semua kalangan masyarakat pencinta musik Bali. “Intinya, saya hanya ingin menghibur dan meramaikan belantika musik di Bali dan karya saya bisa dipercaya dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat Bali,” ujarnya. (win)
Putra tertua Akihito, Pangeran Naruhito (57), akan mewarisi tahta pada 1 April 2019, demikian koran tersebut melaporkan. Akihito (83) yang masih populer di Jepang, pada tahun lalu, menyiratkan dirinya akan pensiun setelah menduduki tahta selama 30 tahun. Keputusan ini membuat shock banyak kalan-
gan. Alasan turun tahtanya Kaisar Jepang ini adalah masalah kesehatan dan umur yang sudah lanjut. Sepanjang sejarah Jepang, turun tahtanya kaisar pernah dilakukan sekitar lebih dari 200 tahun lalu. Tindakan Akihito ini menimbulkan perdebatan sebab tidak ada peraturan perundang-undangan yang
Jeff Bridges
Pengalaman dengan Kebakaran Hutan IRONI jika melihat waktu pemutaran film Jeff Bridges yang terbaru, “Only the Brave” yang menceritakan tentang kru pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran hutan paling mematikan di Amerika Serikat. Sebab, saat ini pun, AS sedang berupaya mati-matian menanggulangi kebakaran hutan di California yang sudah me-
newaskan 42 orang. Bridges, seorang aktor veteran Hollywood ini mengaku memiliki pengalaman kehilangan rumah karena kebakaran hutan melanda Malibu. “Saya kehilangan rumah di Malibu. Saat itu, saya sedang syuting film ‘Blown Away’ dan mendengar kabar tersebut,” kata aktor berusia 67 tahun ini. Kemudian, istrinya, Sue,
Ozonisasi Basmi Kuman dan Bakteri dalam Ruangan
MENJAGA udara agar tetap bersih dan segar di dalam ruangan sangat penting bagi kesehatan. Meski nyatanya, bau tidak sedap atau pengap seringkali sulit untuk dihindari terutama pada ruangan tertutup. Namun kini, sudah ada solusi dengan adanya teknologi ozonisasi. Mesin ozonisasi dapat memanaskan udara yang mengandung O2 menjadi O3 (ozon). “O3 ini mempunyai fungsi untuk membasmi kuman dan bakteri-bakteri yang ada di ruangan. Setelah diozonisasi udara menjadi fresh dan bersih, ini sangat penting untuk kesehatan,” ujar Pemilik Mesin Ozonisasi, Parwata Kantiana, saat berkunjung ke Bali Post, Jumat (20/10) kemarin. Menurut Parwata, ozonisasi utamanya sangat diperlukan di rumah sakit. Terlebih sebelum dilakukan tindakan operasi. O3 tidak saja membuat ruang
Bali Post/rin
Parwata Kantiana
operasi menjadi steril dari kuman dan bakteri. Tapi juga membuat bersih pakaian operasi milik dokter dan perawat. Sebab, ozonisasi mengikuti udara yang bisa masuk ke celah mana saja. “Selama ini kan begitu habis dibersihkan di binatu, disimpan di lemari, mungkin sudah dikasih ultraviolet sehingga
sudah dianggap membasmi kuman. Tapi kuman hanya mati di bagian pakaian yang terkena sinar, kalau terlipat belum tentu kena,” jelas pria yang juga Pemilik Tati Photo ini. Parwata menambahkan, waktu yang dibutuhkan untuk ozonisasi bergantung pada luas ruangan. Mulai dari 20 menit, sampai dengan 2 jam untuk ukuran ruangan seluas hall. Setelah dilakukan ozonisasi, ruangan mesti didiamkan beberapa saat sampai bau ozon yang tercium seperti kaporit benar-benar hilang. Ozonisasi tidak hanya dibutuhkan oleh rumah sakit. Tapi juga ruangan-ruangan lain seperti ruangan kerja, kamarkamar di industri pariwisata, restoran, hingga tempat-tempat yang dijadikan pengungsian warga. “Saya sempat ke camp pengungsian di Klungkung dan Tanah Ampo untuk melakukan ozonisasi,” tandasnya. (rin)
I Made Manipuspaka
”Nyuling” di Korea
MEMAINKAN alat musik tradisional, seperti suling Bali, memang membutuhkan keahlian dan jiwa seni yang tinggi. Apalagi, memainkan suling Bali dikolaborasikan dengan lagu-lagu rohani, seperti lagu rohani Kristiani di hadapan ratusan orang dan beberapa pastor. Hal inilah yang dialami oleh pemain suling Bali, I Made Manipuspaka. Dek Mani, demikian sapaan akrabnya, baru-baru ini dipercaya menjadi duta SD Imanuel Dalung, tempat ia menuntut ilmu untuk melakukan studi banding ke SD Pengtak, berkunjung ke Soongsil University Sungsil dan Gereja Myon Dong Seoul Gangnam, Korea Selatan. Sebagai salah satu persyaratannya dengan menampilkan kesenian. Tidak begitu ahli dalam memainkan suling Bali, namun
bocah kelahiran Denpasar, 18 Juli 2006 tersebut mengaku tidak khawatir dan tampil tanpa beban di hadapan ratusan orang asing tersebut. Bahkan, hal tersebut menjadi tantangan baru di usianya yang masih anak-anak. “Saya sangat bersyukur, bisa tampil dengan baik. Jujur, saya mempersiapkan diri dengan matang jauh sebelum berangkat. Malu dong, tampil di negeri orang dengan memainkan suling asal-asalan,” ujarnya tersenyum polos, Jumat (20/10) kemarin. Saat itu, ia membawakan lagu berjudul “Gembala Baik Bersuling Nan Merdu” dalam acara Ibadah Minggu di Gereja Myon Dong Seoul Korea. Ia memainkan suling Bali yang bernada pentatonik untuk mengiringi lagu dengan nada diatonik. Dek Mani merasa deg-degan. Sebab, ia harus tampil di
Bali Post/ist
PENTAS - I Made Manispupaka saat pentas di Korea.
hadapan sekitar 600 orang dan beberapa pastor. “Pada awalnya memakai gamelan gender wayang, namun alatnya besar. Sempat mencoba rebab, terlalu panjang untuk dibawa. Lalu, menggunakan suling,” cerita murid kelas VI ini kalem. Bocah yang bercita-cita menjadi arsitek itu mengatakan, orang-orang di Korea sangat mengagumi kesenian Bali. Bahkan, ketika usai memainkan suling mereka langsung menyerbu untuk dapat bersalaman dan ada beberapa menepuk pundaknya dan ada pula mencubit-cubit pipinya. Bahkan, ada yang menanyakan kondisi Gunung Agung pascaditetapkan di level awas. “Saya bilang sekolah kami itu jauh dari lokasi Gunung Agung itu,” ucap anak peraih Juara Harapan lomba Gender Wayang PKB 2016. Pada kegiatan studi banding selama lima hari itu, bocah pemeran “Tonya” dalam film ‘’The Seen and Unseen’’ karya Kamila Andini itu, mengatakan hanya ditemani gurunya, Ferdinandus Apri. Ia sempat mengikuti permainan dan pelajaran menggambar di Dongtajungang Public School. Saat itu, ia menggambar harimau. “Untuk memperlihatkan karya gambar hanya menggunakan alat kecil seperti handphone, lalu muncul di layar. Kita tidak perlu nengok kanan dan kiri kalau ingin melihat karya teman, cukup duduk dan melihat ke layar,” ujar salah satu pemain Teater Dongeng Tantri yang sempat pentas di Museum Indonesia Kaya Jakarta itu. (win)
mengatur tentang pensiunnya seorang kaisar, di mana itu biasanya merupakan pekerjaan seumur hidup. Bahkan, keputusan itu juga menimbulkan debat terkait memperbolehkan perempuan untuk naik tahta. “Merupakan sebuah kelegaan bagi saya bahwa Kaisar bisa menjalani hari-hari pensiun karena sudah beru-
sia lanjut,” kata Permaisuri Michiko yang kemarin berulang tahun ke-83. Status kekaisaran Jepang merupakan hal yang sensitif di Jepang. Sejumlah pihak khawatir bahwa perubahan kebijakan yang memperbolehkan kaisar pensiun akan memengaruhi masa depan monarki Jepang dan subjek dari manipulasi politik. “Belum ada yang resmi diputuskan terkait isu ini (turun tahtanya Kaisar Akihito, red),” kata seorang juru bicara Kekaisaran Jepang kepada AFP dan menolak berkomentar lebih jauh. (iah/afp)
Jeff Bridges
Bali Post/afp
juga harus mengevakuasi rumahnya di Santa Barbara sebanyak tiga kali ketika Bridges sedang syuting film. Tak hanya itu, Bridges juga kehilangan 160 hektar peternakannya di Montana karena kebakaran hebat sekitar 5 tahun lalu. Ia juga pernah berjuang untuk menyelamatkan properti temannya, berbekal sekop, dalam sebuah kebakaran sepuluh tahun yang lalu. “Dengan adanya perubahan iklim, semua menjadi lebih mudah terbakar. Kita akan melihat lebih banyak lagi kebakaran, saya pikir. Dan bersyukurlah kita memiliki orang-orang yang bekerja untuk memadamkannya,” kata Bridges. “Only the Brave’’, ditayangkan perdana pada Jumat (20/10), menceritakan tentang kisah nyata
sekelompok pria yang diterjunkan untuk mengatasi kebakaran hebat di Arizona pada 2013, yang mengancam keberadaan Kota Yarnell. Pada akhirnya, hanya satu orang dari 20 orang yang masuk dalam kelompok Granite Mountain Hotshots tersebut hidup. Sisanya meninggal karena berjuang mengatasi kebakaran itu. Kematian para pemadam kebakaran tersebut merupakan yang terbanyak sejak serangan 11 September 2001. Peristiwa kebakaran itu merupakan yang paling mematikan sejak 20 tahun terakhir. Bridges membintangi film ini bersama Josh Brolon, Jennifer Connelly, dan Miles Teller sebagai Pimpinan Prescott Wildland Fire, Duane Steinbrink. (iah/afp)