Skip to main content

Edisi 21 Februari 2017 | Balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa Paing, 21 februari 2017

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Produk Harus Terus Inovatif

Sumbangan untuk Korban Longsor Bali Post sejak Sabtu (11/2) menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi bencana longsor di Bali. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang sedang tertimpa bencana sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000 Nama

20 HALAMAN

NOMOR 182 TAHUN KE 69

Jenis Sumbangan

Semeton Bali Golf Club Rp 16.500.000 Guru, Karyawan, dan Anak-anak SD Cipta Dharma Denpasar Rp 15.176.000 Keluarga Besar SMAN 3 Denpasar Rp 6.286.900 Koperasi Asasana Semesta, CV Bhumiku,Sampurna Property,RJM Rp 3.500.000 DSV Cargo (PT DFDS Bali), Jl. By-pass Ngurah Rai No. 99 Rp 2.300.000 Ni Made Sukerti/Kertiawan Motor Rp 1.500.000 Persatuan Jual Beli Sepeda Motor Cahaya Sejahtera, Jl. Jempiring Kreneng Rp 1.150.000 Ni Ketut Ledang, Kesiman Rp 1.000.000 Ni Ketut Suarcani Rp 1.000.000 Md Christiani Tjan Rp 1.000.000 NN 0142 (19 Feb) Rp 1.000.000 Hal. 19 Seluruhnya Rp 243.949.655

BALI dikenal dengan produk kerajinan. Namun kini mulai meredup. Ekspor ke sejumlah negara mulai menurun. Demikian pula toko kerajinan mulai ditinggalkan pembeli. Di Tegallalang, misalnya. Sejumlah toko yang menjual barang seni, sudah tutup. Tak sedikit pula telah tergantikan penjual bakso. Kepala Bidang UMKM dan Pengembangan Usaha Kadin Bali Putu Arnawa rupanya menyadari hal tersebut. Dalam wawancara khusus dengan Indonesia Network, Bali TV dan Bali Post, ia mengatakan untuk dapat menggarap pasar asing maupun domestik, UMKM harus

terus berinovasi. Para pelaku UMKM juga diharapkan dapat meng-update informasi melalui sosial media agar dapat meng-create pasar. Meski pengembangan produk sudah banyak dilakukan, para pelaku UMKM juga harus menggunakan berbagai cara untuk pemasaran produk. Misalnya dengan memanfaatkam teknologi dalam pemasaran. Selain itu, dalam upaya menumbuhkan jiwa kewirausahaan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Misalnya melibatkan perajin dalampelatihan-pelatihankewirausahaan. ‘’Saya melihat tren yang ada, banyak masyarakat yang giat berwirausaha. Kadinjugabuatpelatihan.Misalnyacara membangun usaha restoran. Bahkan

kitasudahmengarahkanketingkatyang lebih tinggi,’’jelasnya. Dari pelatihan tersebut, pihaknya melihat ada peningkatan dan timbal balik dari pelatihan atau kursus tersebut. Generasi muda juga perlu ditingkatkan berwirausahanya karena menumbuhkan pengusahapengusaha muda sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi ke depannya. ‘’Generasi muda perlu digarap karena memberikan multiplier effect,’’ tandasnya. Sektor usaha di bidang pari-

wisata yang merupakan penopang ekonomi Bali juga harus dijaga dari isu keamanan dan penyakit menular. Pariwisata Bali yang basic-nya budaya juga tetap dijaga. Sebab, hal itulah yang menjadi ciri khas dan kekuatan pariwisata Bali. Untuk itu, kata Arnawa, jiwa kewirausahaan yang dimiliki setiap orang agar terus dipupuk dan fokus pada hal tersebut. Selain itu, berwirausaha yang dijadikan sebagai hobi akan membuat pelaku usahanya menyukai kegiatan berwirausahaan. (kmb42)

Berita Siang, Pukul 12.30 Wita Seputar Bali, Pukul 18.00 Wita Selasa, 21 Februari 2017

’’Generasi muda perlu digarap karena memberikan multiplier effect.’’ Putu Arnawa

Freeport Mesti Hormati Aturan Indonesia

Jakarta (Bali Post) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan meminta PT Freeport Indonesia untuk menghormati aturan yang ada di Tanah Air terkait perdebatan perubahan status Kontrak Karya menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus. Ditemui di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin (20/2) kemarin, Luhut mengatakan posisi pemerintah jelas dalam hal tersebut dan tidak akan mundur dari aturan yang telah disusun.

Freeport Ancam Gugat ke Arbitrase Ni Nyoman Rista Sari

Rista Mulai Sekolah

Seragam Merah Putih Pemberian Posko

Jakarta (Bali Post) – President dan CEO Freeport McMoRan Inc Richard C. Adkerson mengaku akan menggugat pemerintah Indonesia jika belum juga mendapatkan keputusan negosiasi kontrak yang saat ini masih dalam perdebatan. Hal. 19 Surat Pemberitahuan

‘’Freeport harus menyadari ini adalah B to B (business to business) jadi tidak ada urusan ke negara. Freeport sudah hampir 50 tahun di sini jadi mereka juga harus menghormati undang-undang kita,’’ katanya. Mantan Menko Polhukam itu menuturkan, perusahaan tambang asal Amerika Serikat tersebut sejak 2009 juga tidak memenuhi kewajiban mereka untuk membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral serta tidak melakukan divestasi 51 persen. ‘’Itu kan persoalan lama. Jadi sekarang pemerintah enggak mau lagi

mundur soal itu karena setelah 50 tahun masak kita tidak boleh mayoritas,’’ katanya. Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Hal. 19 Lima Tahun

Freeport Berkomitmen Tetap di Indonesia Halaman 18

Richard C. Adkerson Bali Post/ade

NI NYOMAN Rista Sari (12), satu korban selamat bencana tanah longsor di Banjar Bantas, Songan. Setelah sempat dirawat seminggu di RSUD Bangli, mulai Senin (20/2) kemarin Rista sekolah. Rista memang tak bisa melupakan kejadian Jumat dini hari lalu. Apalagi peristiwa itu merenggut jiwa kedua orangtua dan saudaranya. Raut wajah sedih sering tampak. Apalagi ketika ia bercerita tentang kasih sayang yang diberikan orangtuanya selama ini. ‘’Saya sangat sedih ketika diberi tahu bahwa orangtua dan kakak saya meninggal,’’ ceritanya dengan air mata berlinang. Hal. 19 Balai Banjar

Jelang Aksi 212

Gedung DPR ”Dipagari” Panser dan Baracuda

Dihukum 4,5 Tahun

Bali Post/ade

VONIS - Mantan Ketua DPD Irman Gusman divonis empat tahun enam bulan (4,5 tahun) dan denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan. Vonis itu dibacakan majelis hakim Pengadilan Tipikor di Pengadilan Tipikor, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (20/2) kemarin. Irman Gusman juga dicabut hak politiknya selama tiga tahun terhitung sejak terdakwa selesai menjalani pidana pokok karena terbukti menerima suap Rp 100 juta.

Bali Post/ant

PENGAMANAN - Kendaraan taktis kepolisian disiapkan saat persiapan pengamanan aksi 212 di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/2) kemarin. Aparat gabungan Polri dan TNI telah disiagakan di kompleks Parlemen untuk mengamankan aksi yang digagas Forum Umat Islam (FUI) pada Selasa (21/2) ini dengan tuntutan penonaktifan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Jakarta (Bali Post) Forum Umat Islam (FUI) akan menggelar aksi di Gedung MPR/DPR, 21 Februari (212) hari ini. Atas rencana itu, aparat kepolisian telah mensterilkan kompleks parlemen di Gedung MPR/DPR/DPD-RI, Jakarta pada pukul 21.00 WIB, semalam. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Dwiyono yang memantau langsung kesiapan jajarannya menjelaskan, sebanyak 10.000 personel gabungan dari Polri dan TNI bersifat situasional akan berjaga mulai dari kawasan Slipi hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Sedangkan Gedung MPR/DPR akan mendapatkan pengamanan lebih ketat karena konsentrasi pengunjuk rasa berada di gedung wakil rakyat ini. ‘’Jumlah aparat keamanan situasional, dari Slipi sampai Bundaran HI disiagakan,’’ kata Dwiyono di kompleks parlemen. Tiga baracuda, tiga panser anoa, dua mobil gegana, dan satu bus polisi satwa telah disiagakan. Aparat keamanan juga melengkapi dengan kawat berduri jika diperlukan. Pada beberapa hari terakhir gabungan Polri dan TNI sudah terlihat mendirikan tenda di belakang dan di sisi selatan gedung kompleks parlemen. Hal. 19 Penistaan Agama

Peduli Bencana Longsor di Songan

Bupati Eka, ASN, dan Perguruan Siwa Murti Bali Sumbang Rp 308,6 Juta dan Satu Truk Sembako KEPEDULIAN kepada para korban musibah longsor di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli hingga kini terus mengalir. Berbagai pihak berupaya menggalang bantuan bagi para korban yang kehilangan rumah dan sanak saudara. Salah satunya dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Tabanan. Abdi masyarakat itu secara sukarela menghimpun dana untuk membantu para korban yang tertimpa musibah. Bantuan tersebut diserahkan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (20/2) kemarin di Wantilan Desa Songan B Kecamatan Kintamani. Bantuan yang nilainya Rp 200 juta diserahkan kepada Bupati Bangli I Made Gianyar. Hadir Sekda Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, sejumlah

pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabanan, serta masyarakat Desa Songan B. Jumlah tersebut semakin bertambah karena pada saat itu secara pribadi Bupati Eka juga memberikan sumbangan sebesar Rp 100 juta, sehingga total bantuan yang diserahkan mencapai Rp 300 juta. Selain itu, Bupati Eka selaku Ketua Dewan Penasihat Yayasan Siwa Agung Jagadhita Bali juga menyerahkan bantuan satu truk sembako beserta uang tunai Rp 8,6 juta lebih. Bantuan tersebut dihimpun dari seluruh sisya Perguruan Siwa Murti dari seluruh Bali. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan juga oleh Ketua Umum Yayasan Siwa Murti Dr. Jero Mangku Made Subagia beserta seluruh sisya.

Kepada warga Desa Songan B, Bupati Eka menyampaikan rasa belasungkawanya terhadap para korban bencana. Khususnya, mereka yang harus kehilangan anggota keluarganya. ‘’Kami datang ke sini untuk berbagi kasih. Apalagi beberapa hari ini saya lihat banyak sekali yang jadi korban (bencana) di Bangli. Sebetulnya, bencana tidak hanya di Bangli. Di Tabanan, di Candikuning, juga ada longsor. Tapi yang paling berat kita rasakan di sini (Kintamani),’’ ujarnya. Menurutnya, secara pribadi kegiatan berbagi kasih dan kepedulian kepada korban bencana ini salah satunya didorong keinginan untuk menjadi pribadi yang berguna kepada sesama. Termasuk kepada masyarakat yang tertimpa musibah. Hal. 19 Berbagi Kasih

SERAHKAN SUMBANGAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Ketua Umum Yayasan Siwa Murti Dr. Jero Mangku Made Subagia usai menyerahkan sumbangan kepada korban longsor Songan, Kintamani, Senin (20/2) kemarin.


denpasar

2

Selasa Paing, 21 Februari 2017

DBM Suharya

Membangun Generasi Pintar dan Berbudaya Adiluhung

BALI harus dikawal dan dijaga oleh semua komponen. Bali tentu tak bisa dipercayakan pengelolaannya hanya kepada orang per orang tanpa konsep dan strategi yang jelas. Ke depan, menjaga Bali dan membangun Bali harus dilakukan secara bersinergi melibatkan generasi yang cerdas dan tetap memiliki karakter budaya yang adilihung. Pandangan itu dilontarkan Wakil Ketua Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Bali Brigjen Pol. (Purn) Dewa Bagus Made Suharya, Senin (20/2) kemarin. Mantan Kapoltabes Denpasar ini mengatakan, generasi yang cerdas dan akomodatif terhadap teknologi merupakan salah satu pilar yang bisa menjadi harapan. Ini tentu harus dipersiapkan oleh pemimpin Bali dan semua komponen yang ada di Bali, termasuk pemerintah pusat. ‘’Sinergi dan menumbuhkan kembali budaya gotong royong merupakan salah satu kekuatan untuk melahirkan kekuatan menjaga Bali. Untuk itulah pemimpin juga harus tahu realitas dan kondisi warganya,’’ ujar mantan Direskrim Polda Bali ini. Sosok yang mengaku sudah menjelajahi 562 desa untuk kepentingan simakrama dengan masyarakat Bali ini mengatakan, tanpa kecerdasan dan tanggap teknologi akan sangat sulit bagi generasi Bali menjaga

Bali. Kecerdasan ini juga harus ditopang oleh mentalitas positif, termasuk tetap mengadaptasi kearifan budaya lokal. ‘’Cerdas dan berbudaya adiluhung harus menjadi identitas generasi Bali ke depan. Pemimpin Bali harus terobsesi untuk mewujudkan hal tersebut,’’ tegas Ketua Ikatan Pencak Silat (IPSI) Bali ini. Dewa Bagus Made (DBM) Suharya yang meraih pangkat jenderal bintang satu saat bertugas di Sarpras Polri sebagai Karo Perbekalan Umum ini mengatakan, selain membentengi generasi muda, pengelolaan Bali ke depan juga harus berbasis pada pemeliharaan alam, budaya dan tradisinya. Budaya Bali yang tak bisa lepas dari sektor pertanian harus dikelola dengan pendekatan yang lebih jelas. ‘’Pertanian Bali harus tetap diproteksi. Selain menjadi kekuatan dalam menjaga cadangan pangan, pertanian Bali juga merupakan sumber peradaban Bali. Ini harus tetap kita jaga,’’ ujar salah satu kandidat gubernur Bali yang akan maju lewat jalur independen ini. Ia menegaskan, ke depan pertumbuhan pariwisata hendaknya memiliki korelasi yang jelas terhadap pembangunan pariwisata. Selebihnya, terkait dengan strategi mengatasi masalah Bali dan berbagai persoalan globalisasi ke

depan, ia mengaku telah memiliki strategi dan konsep yang jelas. Dalam urusan stabilitas Bali, misalnya, pihaknya mengaku akan tetap mengedepankan sinergisitas antara jajaran Polri, TNI dan masyarakat dan komponen lainya. Profesionalisme dalam menjaga stabilitas Bali tentu harus dilakukan oleh institusi yang bertugas dalam hal ini. Selebihnya, profesionalisme juga harus didukung dengan pendekatan teknologi. ‘’Adaptasi teknologi dalam menjaga stabilitas Bali harus sudah menjadi pilihan strategis. Ini harus menjadi pilihan strategis di tengah makin canggihnya modus operandi kejahatan,’’ ujar mantan Kapolwiltabes Pekalongan ini. Selain masalah stabilitas, DBM Suharya juga mengaku menaruh perhatian serius terhadap migrasi penduduk Bali. Ini penting mendapat perhatian mengingat tingginya mobilitas penduduk memiliki korelasi terhadap berbagai sektor. ‘’Bali tak bisa hanya berkonsentrasi menjaga alamnya. Migrasi penduduk yang tinggi ke Bali jelas akan membawa dampak ikutan. Ini juga harus diwaspadai. Setidaknya, penumpukan sampah akibat tingginya jumlah penduduk dan investasi di sektor pariwisata di Bali harus menjadi perhatian serius semua pihak,” tegasnya. (dir)

DBM Suharya

Bali Post/eka

Diduga Terkait Pengedar Narkoba

Oknum Anggota BNN Dikembalikan ke Polda Denpasar (Bali Post) Pengawasan terhadap anggota BNNP Bali dan BNNK sangat ketat dilakukan Kepala BNNP Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa. Bahkan, dibentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan dan hasilnya empat orang terindikasi ada hubungan dengan pengedar narkoba, tersangka IWM alias Lengkong (40) yang merupakan pecatan polisi. Oknum anggota itu berinisial HG (anggota BNNK Denpasar) dan tiga anggota BNNP yaitu EP, MG dan RHS. Sebagai sanksinya, mereka dikembalikan ke Polda Bali.

Bali Post/eka

MANGROVE - Petugas Dinas PU Kota Denpasar membersihkan sampah di hutan mangrove Pantai Mertasari, Denpasar, Senin (20/2) kemarin. Kegiatan ini rutin dilakukan dalam upaya menata kawasan sungai dan mangrove. Dalam sehari, sampah yang berhasil diangkat mencapai dua truk.

Tekan Kasus Rabies

Disnak Rekrut Dua Tenaga Vaksinasi di Tiap Desa

drh. IKG Nata Kesuma, M.MA. Denpasar (Bali Post)Kasus rabies mengalami penurunan. Dari tahun 2015 terdapat 529 kasus rabies, menurun menjadi 206 kasus di tahun 2016. Guna terus menekan angka kasus rabies, tahun 2017 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali merancang program vaksinasi massal dengan metode yang berbeda dari tahun lalu. “Jadi kita sudah bisa menurunkan kasus 61 persen. Walaupun belum bisa dibebaskan, tapi sudah bisa dikendalikan,” kata Kabid Keswan Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Bali drh. IKG Nata Kesuma, M.MA., Senin (20/2) kemarin. Menurut Nata Kesuma, jumlah populasi anjing di Bali mencapai 508.414 ekor. Dari jumlah itu, yang sudah divaksin tercatat 457.748 ekor, sehingga masih ada 50.666 ekor anjing yang belum divaksin. Banyaknya anjing yang belum divaksin lantaran masih banyak anjing yang dipelihara dengan diliarkan atau tidak dikandangkan dan ada juga anjing yang susah ditangkap. Anjing yang tidak divaksin inilah yang sangat potensial menjadi sumber penularan rabies.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

BALI PERLU KEMBANGKAN DESTINASI WISATA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Nata Kesuma menambahkan, tahun lalu Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menerjukan A-team untuk melakukan vaksinasi massal pada anjing liar atau anjing yang susah ditangani. Tahun ini pihaknya merekrut dua tenaga di setiap desa untuk melakukan vaksinasi ke rumah penduduk yang ada di lingkungan desanya. A-team yang jumlahnya 30-an orang dinilai belum mampu menjangkau semua wilayah di Bali. Nata Kesuma menambahkan, pihaknya juga berencana merekrut 20 orang tenaga untuk memperkuat A-team. Sedangkan tenaga vaksin reguler yang jumlahnya 68 orang juga dinilai kurang, sehingga tidak bisa fokus di lokasi. Berdasarkan pengalaman tersebut, kata Nata Kesuma pihaknya menyempurnakan lagi agar dapat mendekatkan akses pelayanan ke tingka desa. “Kami akan merekrut vaksinatur di tingkat desa. Dengan begitu, anjing yang diliarkan dapat divaksin siang hari atau malam hari oleh petugas di desa,” katanya dan menambahkan, petugas yang direkrut bisa dari unsur TNI, Polri, Babinkamtibmas atau tenaga desa yang lain dengan upah Rp 15.000/ekor. Menurut Nata Kesuma, Disnak akan melatih dua tenaga dari masing-masing desa. Mengingat di Bali ada 716 desa, maka pihaknya melatih 1.432 vaksinatur di desa. Vaksinatur ditargetkan dapat memvaksin 508.000 anjing yang tersebar di seluruh desa. “Kami juga akan men-training 57 master trainer di tingkat kecamatan sebagai penyelia vaksinatur di desa yang terdiri dari dokter hewan dari kecamatan setempat. Master trainer dilatih untuk ditempatkan di masing-masing kecamatan. Ini (master trainer-red) yang bertanggung jawab untuk suksesnya vaksinasi di tingkat kecamatan,” tegasnya. Selain menyiapkan tenaga, kata Nata Kesuma pihaknya juga telah menyiapkan 508.000 dosis vaksin dan 508.000 kalung sebagai penandaan dan peralatan pendukung lainnya. Dikatakan, vaksinasi massal akan dimulai pada minggu kedua April hingga Juli 2017. Vaksinasi massal ini merupakan vaksinasi kedelapan. Disnak menargetkan pada vaksinasi kesepuluh, Bali bisa bebas rabies. Untuk mencapai Bali bebas rabies, pihaknya juga mengkampanyekan stop membuang anjing di jalanan karena dapat menjadi sumber penularan rabies. Selain itu, melakukan pengendalian populasi anjing dengan cara sterilisasi dan kastrasi pada anjing jantan dan ovariektomi pada anjing betina. “Kami juga melibatkan praktisi yang ada dalam Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Bali dan didukung oleh para pencinta hewan kesayangan ini. Sedangkan kegiatan eliminasi dilakukan pada anjing yang tidak bisa ditangkap, pernah kontak dengan anjing rabies serta menunjukkan gejala suspek rabies,” tegasnya. (kmb42)

Saat dikonfirmasi, Senin (20/2) kemarin, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya, sebagai lembaga terdepan memerangi narkoba, internal harus bersih dari barang terlarang tersebut. Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukannya untuk melakukan pengawasan, pengintaian, penyelidikan dan sanksi bagi anggota yang melanggar. “Ibaratnya kalau mau bersih-bersih, sapunya harus bersih dulu. Begitu juga dengan BNNP dan jajarannya. Oleh karena itu, anggota BNNP atau BNNK jangan coba-coba sentuh, apalagi masuk jaringan narkoba,” tegasnya. Mantan Karo Rena Polda Bali ini mengungkapkan, terungkapnya kasus itu saat dilakukan pengembangan kasus tersangka IWM alias Lengkong (40) yang ditangkap, Selasa (24/1) lalu. Hasil interogasi dan pemeriksaan barang bukti

di antaranya HP, tertera nama-nama pelanggannya, termasuk mereka. “Kalau sudah berhubungan dengan pengedar, pasti ada sesuatu. Bisa jadi pelanggan atau sering beli narkoba di sana,” tandasnya. Oleh karena itu, keempat oknum anggota BNNP dan BNNK itu langsung dikembalikan ke Polda. Tujuannya, supaya didalami dan diproses sesuai jenis pelanggarannya. “Sebenarnya kami menyelamatkan mereka dan keluarganya. Kalau dibiarkan, maka bisa lebih parah lagi. Upaya cegah dini sudah kami lakukan dan mereka bisa memperbaiki diri,” ungkap mantan Kepala SPN Singaraja ini. Jenderal bintang satu asal Desa Gulingan, Mengwi, Badung ini menegaskan, tim khusus itu untuk memonitoring anggota BNN. Upaya ini dilakukan supaya internal BNNP dan BNNK bersih dari narkoba. Oleh karena itu, bila ada anggota terindikasi pengguna atau masuk

sindikat narkoba, akan diberi sanksi tegas. “Selain gencar melakukan penegakan hukum ke luar, bersih-bersih ke dalam terus kami lakukan. Ini sebagai bukti komitmen kami memerangi narkoba,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung bersama BNNP Bali meringkus pengedar sabu-sabu (SS) berinial IWM alias Lengkong (40), Selasa (24/1) pukul 07.30 Wita di kamar kos Bagus Jaya Residence di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Banjar Tegal Buah, Padangsambian Kelod, Denpasar Barat. IWM merupakan pecatan anggota Polda Bali. Barang bukti yang diamankan 19 paket SS seberat 13,05 gram. Saat petugas mendekatinya, tersangka membuang barang bukti di pinggir kolam renang. Hasil pengembangan kasus itu, diamankan delapan pelanggan tersangka, yaitu NY (47), POJ (28), KAS (27), RM (37), PN (39), MSJ (45), IGBS (35) dan AK (23). Kedelapan pengguna ini selanjutnya direhabilitasi. (kmb36)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Kuasai 8,73 Gram Sabu-sabu

Mahasiswa Dituntut 11 Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Made Triswidana alias Selin (22), Senin (20/2) kemarin dituntut hukuman penjara selama 11 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara. Pria yang berstatus sebagai mahasiswa ini awalnya didakwa atas kasus sabu-sabu yang beratnya 8,73 gram. JPU Putu Gede Darmawan di depan majelis hakim pimpinan Made Pasek mengatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika. Dia diancam dalam Pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun

2009 tentang Narkotika. Dalam surat tuntutannya, jaksa mengatakan terdakwa Triswidana pada 23 September 2016 di Jalan Padang Kartika, Muding, Kerobokan, tanpa hak melawan hukum, yakni menguasai, menyimpan dan menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram. Dalam kasus ini, terdakwa setidaknya membawa 8,73 gram sabu-sabu. Awalnya, petugas Polresta Denpasar memperoleh informasi bahwa ada seseorang yang sering mengedarkan narkoba. Polisi kemudian melakukan

lidik. Saat terdakwa melintas di depan Puspem Badung, Sempidi, terdakwa melintas dan dibuntuti polisi. Setibanya di gang di Jalan Padang Kartika, terdakwa dicegat polisi dan dilakukan penggeledahan. Di saku jaketnya ditemukan tiga paket kristal bening sabu-sabu dan diakui itu barangnya. Polisi kemudian membawa yang bersangkutan ke kantor polisi. Usai sidang, kuasa hukum terdakwa, Benny Hariyono, menyatakan akan mengajukan pembelaan atau pledoi dalam sidang pekan depan. “Kami akan ajukan pledoi,” kata Benny. (kmb37)

Dari Rapat Kerja Pemkot Denpasar

Sinkronisasi Program Pusat, Penanganan dari Tingkat Lingkungan PEMBANGUNAN sebuah kota tak terlepas dari tingkat urbanisasi yang berpengaruh pada tingkat keamanan, ketertiban dan kebersihan. Tak terkecuali di Kota Denpasar. Dengan tingginya tingkat urbanisasi, membuat Pemkot Denpasar mengambil langkah cepat sinkronisasi program pemerintah pusat lewat penanganan dari tingkat lingkungan meliputi dusun, desa/lurah hingga kecamatan. “Sehingga dari Rapat Kerja (Raker) kali ini melakukan koordinasi secara cepat dari tingkat lingkungan dengan sinkronisasi program pusat dengan program Pemkot Denpasar melakukan pembahasan permasalahan kota,” ujar Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat membuka Raker di Gedung Ksirarnawa Art Centre Denpasar, Senin (20/2) kemarin. Raker juga dihadiri Wakil Wali Kota I GN Jaya Negara, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Mulyawan Arya, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kadus/kaling, bendesa adat, perbekel/lurah dan camat se-Kota Denpasar. Lebih lanjut, Wali Kota Rai Mantra mengatakan tingkat urbanisasi yang berpengaruh pada

tingkat Rumah Tangga Miskin (RTM) setiap kota, yang pada Raker ini mengambil langkah dengan melakukan manejemen urbanisasi ditangani secara baik lewat sinergitas program pusat dan Pemkot Denpasar. Di samping itu, Wali Kota Rai Mantra dalam raker kali ini juga menekankan pada program prioritas pembangunan di Kota Denpasar dengan realisasi pelaksanaan dapat mewujudkan peningkatan daya saing lokal guna memperkuat Denpasar kota cerdas menuju masyarakat sejahtera dan bahagia. Hal ini penting memperhatikan sasaran pembangunan yang terukur dapat dirasakan dan dimanfaatkan masyarakat dengan tugas pemerintah daerah sebagai pelaku utama dalam mewujudkan pembangunan. Tentu hal ini telah dilakukan langkah percepatan program lewat sistem e-planning dan e-musrenbang yang harus diadaptasikan dalam mempermudah perencanaan pembangunan Kota Denpasar ke depan. “Kerja sama tingkat lingkungan, dusun, perbekel/ lurah hingga camat dengan melihat berbagai permasalahan sosial yang tak terlepas dari perputaran urbanisasi dapat dilakukan pengendalian secara baik,” ujarnya. Sekda Kota Denpasar

RAKER – Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Mulyawan Arya, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara melakukan pembahasan program saat raker, Senin (20/2) kemarin. AAN Rai Iswara mengatakan, penekanan program Wali Kota Rai Mantra dan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara segera ditindaklanjuti dengan komunikasi dan koordinasi pembahasan hingga penanganan dari eksekutif serta legislatif yang nantinya menghasilkan sebuah percepatan program pembangunan. Seperti pengendalian urbanisasi, infrastruktur dan target program Denpasar Bebas Kumuh 2019. Sementara itu, Kabag Administrasi Pembangunan Set-

da Kota Denpasar AA Bagus Airawata mengatakan, raker menjadi kegiatan rutin Pemkot Denpasar dalam pelaksanaan program tahun 2017, dengan harapan program dapat menyentuh dan berhasil guna bagi masyarakat. Hal ini tak terlepas dari visi-misi Padmaksara yakni delapan langkah baru pembangunan Kota Denpasar dengan keterlibatan 600 orang peserta Raker yang terdiri dari beberapa unsur seperti OPD, perbekel/lurah, kaling/kadus serta Sabha Upadesa. (ad1722)


Selasa Paing, 21 Februari 2017

BADUNG

3

Belasan Dana Ogoh-ogoh Tak Cair Mangupura (Bali Post) – Belasan sekaa teruna (ST) di Kabupaten Badung belum menikmati dana peningkatan kreativitas yang diberikan pemerintah setempat. Mandeknya dana dukungan pembuatan ogoh-ogoh serangkaian hari raya Nyepi ini, lantaran pihak ST belum memenuhi administrasi pencairan dana tersebut. Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung mencatat 14 ST dari 533 ST yang ada belum melengkapi administrasi pencairan dana tersebut. Di antaranya, ST di Banjar Kalibulbul Kangin, Kecamatan Kuta Utara, Kecamatan Petang ada tiga ST, yakni ST di Banjar Pemijan Carangsari, Banjar Batu Lantang dan Banjar Tinggal. Kemudian di Kecamatan Abiansemal, ST di Banjar Semana, Banjar Gunung dan Banjar Kajanan. Di Kecamatan Kuta Selatan, ST di Banjar Teba, Banjar Cenggilang dan Banjar Peminge. Di Kecamatan Mengwi, ST di Banjar Delod Peken, Banjar Umahanyar dan Banjar Mengening, serta ST di Banjar Pasekan, Kecamatan Kuta. “Administrasi yang belum dilengkapi adalah tanda-tangan ketua pengurus dan stempel ST, serta belum menyetorkan rekening untuk pencairan dana,” ujar Kepala Disbud Badung Ida Bagus Anom Bhasma, Senin (20/2) kemarin. Menurut Anom Bhasma, ST yang belum melengkapi administrasi dapat segera melengkapi, sehingga pencairan dana dapat segera dilakukan. Pasalnya, dana kerativitas pemuda yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan ogoh-ogoh saat Nyepi Caka 1939 pada Maret mendatang, itu baru dapat dicairkan ketika semua ST telah melengkapi adminitrasi. “Kalau sudah lengkap semua bisa langsung dicairkan. Kalau belum rampung semua, kan belum bisa dicairkan. Lebih cepat rampung, maka pencairan dapat segera dilakukan karena pencarian akan dilakukan secara bersamaan melalui rekening masing-masing,” terangnya. Sebelumnya, pejabat asal Desa Taman, Kecamatan Abiansemal ini mengatakan, dana yang diperoleh masing-masing ST mencapai Rp 15 juta. Dana ini dapat dimanfaatkan untuk pembuatan ogoh-ogoh dan kreativitas lainnya. “Ogoh-ogoh ini akan dilombakan. Jadi, pembuatan ogoh-ogoh juga harus memenuhi persyaratan,” katanya mengingatkan. Persyaratan yang dimaksud adalah ogohogoh berwujud bhuta kala dan berbahan alami yang ramah lingkungan, seperti menggunakan bambu, kayu, kertas, keranjang, rotan dan gedeg. Pemenang lomba ogoh-ogoh akan memperoleh Rp 20 juta untuk juara pertama, Rp 15 Juta untuk juara kedua dan Rp 10 Juta untuk juara ketiga. “Jangan menggunakan sterofoam, spon atau gabus sebagai bahan ogoh-ogoh. Temanya juga tidak boleh bermuatan politik, tidak mengandung unsur pornografi dan tidak mengandung SARA,” tegasnya. (kmb27)

Bali Post/kmb23

Workshop - Suasana Workshop on Common Phraseology and Procedures for VTS Communications di Kuta, Senin (20/2) kemarin.

Keselamatan Pelayaran

Pengusaha Diimbau Gunakan VTS

Mangupura (Bali Post) – Tingginya lalu lintas pelayaran di kawasan perairan Benoa yang juga berdampingan dengan lokasi wisata bahari menjadikan keselamatan pelayaran merupakan hal yang sangat vital. Untuk itu, para pengusaha bahari diimbau untuk ikut memperhatikan dan menggunakan perangkat navigasi, terutama VTS. Hal ini perlu dilakukan karena menyangkut masalah keselamatan pelayaran. “Di Benoa terjadi traffic pelayaran yang sangat padat. Dalam sebulan kurang lebih 1.500 kapal melintas dari Australia dan juga dari berbagai negara,” kata Kepala Distrik Navigasi Benoa Sudarwedi, saat ditemui di sela Workshop on Common Phraseology and Procedures for VTS Communications di Kuta, Senin (20/2) kemarin. Menurut Sudarwedi, di Benoa sangat strategis untuk dikembangkan komunikasi VTS, selain juga sebagai destinasi wisata. Ke depan pihaknya berupaya terus mengembangkan perangkat VTS ini dan akan menambah sensor-sensor di Lombok dan beberapa lokasi. “Ini bertujuan untuk menunjang keselamatan pelayaran,” ujarnya. Terkait dengan adanya wisata bahari di alur Pelabuhan Benoa, Sudarwedi mengaku sudah berupaya senantiasa berkoordinasi dengan stakeholder yang ada, guna memberikan jaminan keamanan di alur perairan Benoa. Dengan hal itu, diharapkan stakeholder yang terlibat agar memanfaatkan peralatan yang sudah difasilitasi di Pelabuhan Benoa. “Tentunya mereka juga harus menggunakan peralatan penunjang tersebut, seperti sarana komunikasi harus dilengkapi karena kapal wisata ini menyangkut jiwa,” katanya seraya berharap penyelenggaraan Workshop on Common Phraseology and Procedures for VTS communications ini dapat membantu menyelesaikan masalah komunikasi yang timbul dalam pengoperasian VTS tersebut. Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut I Nyoman Sukayadnya mengatakan, workshop ini merupakan tindak lanjut IALA VTS Symposium di Kuala Lumpur tahun 2016 yang lalu. Pada IALA VTS Symposium tersebut, disimpulkan bahwa interaksi dan komunikasi bukan merupakan hal yang unik bagi VTS. Untuk itu, diperlukan ide dan gagasan dari sektor lain, seperti sektor penerbangan untuk dapat menjembatani perkembangan dan peningkatan yang terjadi, serta untuk mengharmonisasikan pedoman komunikasi dan fraseologi. Selain itu, untuk mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditindaklanjuti oleh IALA, sehingga ke depan ada standar yang akan disesuaikan untuk digunakan agar lebih seragam. “Untuk itu dibutuhkan prosedur komunikasi VTS yang berdiri sendiri untuk memfasilitasi informasi yang jelas dan pasti,” tegasnya. (kmb23)

Bali Post/wan

AMBLES - Kondisi jembatan dan trotoar yang ambles, sehingga sangat membahayakan pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat yang melintas di Jalan Raya Kerobokan, Canggu, arah menuju Tanah Lot, Senin (20/2) kemarin. Separuh badan jalan telah dipasangi tali sebagai pembatas lintasan kendaran untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan di jalur tersebut. Warga setempat sangat berharap fasilitas umum secepatnya diperbaiki oleh instansi terkait.

Satpol PP Badung Tertibkan Belasan Pelanggar Fasum dan Fasos Mangupura (Bali Post) -

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung menertibkan pelanggaran terhadap fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di wilayahnya. Tim Satpol PP menyisir jalan utama Jimbaran arah Nusa Dua. Alhasil, tim yang melibatkan personel dari Satpol PP Bali berhasil menertibkan belasan pelanggaran. Selain menyalahi aturan ketertiban umum, juga tidak sesuai tempatnya karena menggelar dagangan di area trotoar. Melalui upaya penertiban, Satpol PP bermaksud menjaga wilayah Badung tetap indah dan tertata. Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Badung Made Astawa mengatakan pelanggaran tersebut dapat mengurangi aspek keindahan, kebersihan dan ketertiban. “Ini upaya penegakan Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Poin terpenting dalam perda itu adalah penggunakan fasum dan fasos yang bukan peruntukannya dan memasang banner dan sejenisnya di trotoar,” ungkap Astawa, Senin (20/2) kemarin. Jenis pelanggaran yang dilakukan pengusaha, kata Astawa, banyak pengusaha yang meman-

faatkan trotoar sebagai tempat jualan, menaruh banner atau sejenisnya di trotoar dan di atas trotoar, emper warung melewati trotoar, parkir kendaraan di atas trotoar, bengkel sepeda motor memanfaatkan trotoar dan juga dealer yang memanfaatkan trotoar. “Ada 16 pelanggaran yang kami temukan. Mereka diberikan peringatan dan pembinaan secara lisan untuk segera memindahkan barangnya yang ada di trotoar atau membersihkan maupun memotong emper bangunan kalau melewati trotoar,” ujarnya. Pengusaha yang terjaring, jelas Astawa, di antaranya pengusaha mebel yang memajang

barang di atas trotoar, banner nama usaha dan gerobak pedagang kaki lima (PKL) dan truk pengangkut kendaraan milik daeler yang parkir di atas trotoar. “Kegiatan ini akan kami lakukan secara berkala untuk memberikan rasa nyaman bagi pengguna jalan,” tegasnya. Dikatakan, sinergitas antara Satpol PP Provinsi Bali, Satpol PP Kabupaten Badung dan Satpol PP Kecamatan Kuta Selatan dilaksanakan guna menghidari kesalahpahaman dalam upaya bersama-sama untuk menciptakan situasi yang tertib, aman dan kondusif sebagai daerah tujuan wisata Bali. (kmb27)

Bali Post/kmb27

MENERTIBKAN - Tim gabungan Satpol PP Badung menertibkan pengusaha yang memanfaatkan fasilitas umum untuk mengelar usahanya.

Kasus Oknum Perwira Polda

BB Narkoba Masih Diperiksa Labfor

Bali Post/kmb23

DITATA - Area parkir di kawasan Kuta mulai ditata, guna meminimalisasi kesemrawutan lalu lintas.

Tindak Pelanggar Parkir

LPM Kuta Mulai Data Zonasi Parkir

Mangupura (Bali Post) – Di tengah gencarnya penataan lalu lintas di kawasan Kuta, permasalahan parkir sembarangan masih belum tertangani. Guna menangani masalah tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol- PP) Kabupaten Badung Regu Kuta mulai mengintensifkan penertiban pelanggar parkir. Bahkan beberapa waktu lalu, penertiban di Jalan Kediri dilakukan dengan tindakan penggembosan ban kendaraan yang melanggar. Pada lokasi itu, ada sekitar 25 kendaraan ditemukan parkir menggunakan trotoar. Kendaraan itu meliputi sepeda motor dan mobil. “Kami sudah tunggu beberapa saat, tapi pemiliknya tidak datang juga. Setelah kami gembosi, barulah mereka kaget dan berjanji tidak akan mengulanginya,” ujar Komandan Regu Nengah Wika, Senin (20/2) kemarin. Wika menegaskan, menggunakan areal trotoar sebagai tempat parkir merupakan pelanggaran, karena trotoar merupakan fasilitas umum yang disediakan untuk para pejalan kaki. “Trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan tempat parkir,” tegasnya. Langkah penertiban semacam itu, kata Wika dipastikan akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

Bahkan, ketika pelanggaran kembali ditemukan, maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan. “Kami harap semua pihak bisa menaati aturan yang berlaku,” ujarnya. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kuta Agung Gede Agung mengakui, saat ini masih banyak terjadi pelanggaran parkir. Untuk itu, LPM Kuta akan terus melakukan penataan sesuai dengan zona-zona parkir yang sudah ditentukan. Badan jalan yang digunakan parkir saat ini akan dikurangi dan ditata. “Penataan kantong parkir ini merujuk dari perjanjian kerja sama antara Pemkab Badung dengan LPM Kelurahan Kuta melalui surat bernomor 050/5431/HUBKOMINFO, 120/LPM-KUTA/XII/2015 tentang Pengelolaan Tempat Parkir di Tepi Jalan Umum,” katanya. Dengan adanya perjanjian kerja sama tersebut, kata Agung LPM Kuta sudah mulai melakukan pendataan lokasi parkir untuk penataan parkir yang semrawut. Dengan kesepakatan tersebut, memang akan ada jalur yang steril dari parkir. Hal tersebut dilakukan kalau memang di kawasan terasebut tidak ditetapkan

sebagai zona parkir. Dari pendataan yang dilakukan sebelumnya, sudah ditetapkan tujuh titik zona parkir di kawasan Kuta. Yakni, di Jalan Pantai Kuta, Jalan Legian, Kuta Square, Jalan Blambangan, Jalan Slamet, Jalan Raya Kuta dan Jalan Kendedes. “Zona parkir yang sudah ada saat ini tetap akan digunakan tempat parkir, namun akan ditata ulang kemiringan parkirnya,” ujar Agung. Melihat dari kondisi dan situasi, kata Agung, kantong parkir bisa saja akan ditambah. Apabila memungkinkan, penambahan zona parkir akan diterapkan di Jalan Kediri. “Kalau memang di kawasan tersebut layak, kami dari LPM akan mengusulkan,” paparnya. Agung juga mengimbau para pengusaha agar menyediakan kantong parkir dan tidak boleh menggunakan badan jalan untuk parkir. Itu sudah kewajiban bagi pengusaha agar menyediakan lahan parkir untuk konsumennya. “Kami akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dishub. Apabila setelah ketentuan itu diberlakukan masih ada yang melanggar parkir, maka akan langsung ditilang,” tegasnya. (kmb23)

Iptu WS, anggota Dit. Sabhara Polda Bali, masih menjalani pemeriksaan di Dit. Resnarkoba. Status WS belum tersangka karena masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor Denpasar terkait barang bukti (BB) sabusabu (SS), termasuk hasil tes urinenya. “Masih menunggu labfor. Kalau paket berisi kristal bening itu positif sabu-sabu, baru status yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Widjaja, Senin (20/2) kemarin. Selain itu, penyidik masih mendalami keterangan WS terkait orang yang menitipkan barang tersebut untuk diserahkan ke tahanan, AG. Sayangnya Kabid Humas enggan menyebut identitas orang tersebut, termasuk hubungannya dengan AG. “Sekarang kan masih dikembangkan, nanti kalau sudah tuntas baru disampaikan atau dirilis. Anggota masih mendalami kasus ini,” tegasnya. Adanya informasi bahwa WS pernah disidang disiplin karena hasil tes urine positif narkoba sehingga dipindah dari SPKT ke Dit. Sabhara Hengky mengaku belum mendengar hal itu. “Nanti saya cek terkait track record yang bersangkutan. Terus terang saya belum mendapat laporan soal itu,” kata mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda Bali ini. Jika WS terbukti terlibat kasus tersebut, menurut alumni Akpol 1993 ini, sanksi paling berat dipecat. Justru bagi anggota Polri yang kena narkoba, ancaman hukumannya lebih berat lagi. “Warga sipil saja hukumannya berat, apalagi anggota Polri. Pimpinan Polri sudah tegas menyatakan perang terhadap narkoba,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, oknum anggota Polda Bali berinisial Iptu WS (55) ditangkap saat hendak besuk tahanan di Rutan Polda Bali, Rabu (15/2) lalu. Pasalnya, saat barang bawaannya digeledah, petugas jaga mencurigai isi shampo dan saat diperiksa ternyata berisi paket diduga sabu-sabu. Selanjutnya, pelaku diserahkan ke Dit. Resnarkoba Polda Bali. Kejadiannya pukul 19.45 Wita, pelaku beralamat di Aspol Kereneng ini datang membawa tas plastik berisi roti, minuman, sikat gigi, pasta gigi, deodoran dan shampo. Rencananya barang tersebut diserahkan kepada salah satu tahanan berinisial AG. Waktu itu, anggota jaga tahanan menolak permintaan pelaku karena tidak boleh memberikan barang di luar jam besuk. Namun, pelaku memelas supaya peralatan mandi saja yaitu pasta gigi, sikat gigi dan shampo diserahkan kepada AG dengan alasan agar bisa mandi. Saat petugas memeriksa isi shampo dengan cara memasukkan lidi dan ternyata ada gumpalan. Selanjutnya, isi shampo dikeluarkan dan ditampung di tas plastik. Ternyata shampo itu berisi plastik klip, lalu dicuci dan isinya diduga SS seberat 2,48 gram. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kadek Agus Sathya Narayana dan Ida Ayu Trisna Wulandari Terpilih sebagai Teruna Teruni Kota Denpasar 2017

PEMILIHAN Teruna Teruni Denpasar merupakan agenda tahunan yang secara rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar. Acara ini juga merupakan rangkaian HUT ke-229 Kota Denpasar. Pada pemilihan Teruna Teruni Denpasar 2017 ini, para juri memilih Kadek Agus Sathya Narayana sebagai Teruna Denpasar dan Ida Ayu Trisna Wulandari sebagai Teruni Denpasar 2017 setelah menyisihkan 110 perserta lainnya dengan merebut Piala Bergilir Wali Kota, Minggu (19/2) malam di Aston Hotel Denpasar. Sebelum penetapan pemenang Teruna Teruni Denpasar 2017 diumumkan, tampak hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Kadis Pariwisata Kota Denpasar Wayan Gunawan dan pimpinan OPD terkait lainnya. Ketua Panitia Pemilihan Teruna Teruni Denpasar 2017 Putu Parta Guna Raditya dalam sambutannya mengatakan pemilihan Teruna Teruni Denpasar 2017 ini merupakan salah satu wahana bagi generasi muda kreatif untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan yang dilaksanakan di Kota Denpasar. Sebab, pembangunan dewasa ini menuntut peran berbagai pihak, termasuk generasi muda. Selain itu, pemilihan Teruna Teruni Denpasar 2017 ini juga sebagai wadah generasi muda Kota Denpasar untuk menjadi generasi muda yang kreatif, memiliki jati diri, berwawasan luas, memiliki rasa nasionalisme, cinta budaya dan senantiasa beru-

FOTO BERSAMA - Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Nyonya Selly Mantra, Sekda Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Rai Iswara serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Wayan Gunawan berfoto bersama dengan Teruna Teruni Denpasar 2017 dalam ajang bergengsi final pemilihan dan malam penganugerahaan award Teruna Teruni Denpasar 2017 yang berlangsung di Hotel Aston Denpasar, Minggu (19/2) malam. paya menjaga keajegan Bali dan yakni kepada Kadek Agus Sathya Kota Denpasar pada khususnya. Narayana sebagai Teruna Denpasar Sehingga dapat berperan sebagai dan Ida Ayu Trisna Wulandari sebamotivator bagi generasi muda lain- gai Teruni Denpasar. Diharapkan setnya untuk dapat berkiprah sesuai elah terpilih menjadi Teruna Teruni dengan bakat dan kemampuannya Denpasar 2017 ini yang juga sebagai masing-masing. duta wisata bisa mengemban tugas Lebih lanjut dikatakan, sebelum untuk meningkatkan citra pariwisata malam Grandfinal Teruna Teruni dan mempromosikan pariwisata Denpasar 2017 dilaksanakan ban- Kota Denpasar, baik di dalam mauyak kegiatan dan seleksi telah pun di luar negeri. Sehingga dapat dilaksanakan guna mencari Teruna menginspirasi generasi muda Kota Teruni terbaik Denpasar 2017. Di Denpasar untuk ikut berpartisipasi antaranya kegiatan sosialisasi, tech- serta berperan dalam pembangunan nical meeting, tes tulis dan wawan- pariwisata khusunya di Kota Dencara, kegiatan karantina dan lain se- pasar. ‘’Mereka yang terpilih diharapbagainya. Sehingga dari 110 peserta kan bisa menjadi corong atau humas yang terdiri dari 42 orang Teruna tentang program apa yang kita dan 68 Teruni diciutkan menjadi 10 jalankan di pemerintahan kota, terupasang Teruna Teruni yang beradu tama pada segmen-segmen kegiatan di ajang malam Grandfinal Teruna anak muda. Sebab, mereka akan bisa Teruni Denpasar 2017. menyampaikan dengan gaya bahasa Wali Kota Rai Mantra mengu- anak muda, sehingga apa yang kita capkan selamat kepada pemenang jalankan bisa dimengerti,’’ harap Rai Teruna Teruni Denpasar 2017 Mantra. (ad1728)

Selasa Paing, 21 Februari 2017

SMA TP 45 Denpasar Borong Juara Lomba Budaya Bebas SPP bagi Siswa Miskin dan Berprestasi

BARU berusia dua tahun, SMA TP 45 Denpasar sukses mendulang prestasi. Selain dikenal sebagai sekolah swasta favorit paling terjangkau di Denpasar, kini SMA yang berada di Jalan Gadung 32 Denpasar menjadi sekolah unggulan dalam bidang budaya dan pariwisata. Prestasi siswanya juga banyak di bidang budaya. Ini semua berkat kepemimpinan kepala sekolah Hj. Ayu Astuti Dama, S.E. Tahun ini siswanya memborong juara lomba budaya se-Kota Denpasar. Di antaranya juara I lomba ngelawar oleh I Putu Agung Angga Prasetya (XI-IPS), juara III membuat prani yang diukir oleh Putu Sutini (X-IPS) dan juara III membuat sate renteng oleh I Gede Sedana Yasa (XI-IPS). Semuanya serangkaian HUT ke-229 Kota Denpasar yang dipusatkan di Disbud Kota Denpasar. Sedangkan tahun lalu meraih juara III lomba sate renteng. Kepala SMA TP 45 Denpasar Hj. Ayu Astuti Dhama, S.E. berterima kasih kepada Pemkot Denpasar yang rutin menggelar lomba budaya sehingga siswanya dapat berkompetisi menjadi yang terbaik di Denpasar. Sebagai sekolah yang didirikan para veteran, ia ingin mencetak anak suputra mengedepankan disiplin, beretika, sopan santun, juga cerdas, mandiri dan berbudaya. Di sekolah ini disiapkan ekstrakurikuler berbasis budaya seperti majejahitan, masanthi, menari dan menabuh. Dia berharap Wali Kota mau membantu gambelan, sebab selama ini sekolah meminjam gong di Dirgahayu. Sekolah ini baru memiliki kelas X dan IX. Tahun ajaran baru ini akan menerima dua kelas agar bisa semua masuk pagi. Jumlahnya sengaja dibatasi untuk menjaga kualitas, sehingga siswa benar-benar mendapat pelayanan PBM yang berkualitas. Bagi calon siswa baru yang tak mampu atau berprestasi di bidang budaya dan apa saja dipastikan tak membayar SPP. Sekolah akan mencarikan orangtua asuh. Para siswa tinggal bersama orangtua asuh seperti Putu Sutini (X-IPS) yang diasuh oleh seorang pengusaha. Dia sama sekali tak mengeluarkan biaya pendidikan. Ini yang dikatakan Hj. Ayu Astuti Dama sebagai sekolah sosial dan budaya. Ini erat kaitannya dengan semangat pendirinya para pejuang veteran. ‘’Tak masalah di tengah persaingan ketat antarsekolah, kami tampil beda mengedepankan sosial dan budaya,’’ tegasnya. Yang menarik, cita–cita besar sekolah ini yakni menghasilkan lulusan menjadi SDM mandiri dan berwirausaha. Ini pas dengan program pemerintah mengurai angka

pengangguran. Dengan keterampilan bidang budaya lulusannya bisa menjadi wirausaha muda. Selain itu, SMA TP 45 Denpasar juga sebagai sekolah plus pariwisata. Hal ini erat kaitannya dengan Bali sebagai destinasi wisata terbaik dunia dipastikan memerlukan tenaga kerja ahli madya bidang pariwisata. Dengan demikian usai tamat mereka bisa bekerja di sektor pariwisata. Sebagai sekolah plus pariwisata, SMA TP 45 Denpasar kini memiliki laboratorium program keahlian akomodasi perhotelan. Berupa front office, table manner dan house keeping. Materi pariwisata sudah diberikan sejak siswa duduk di kelas X. Sementara itu, serangkaian memperingati Hari Kartini, SMA TP 45 Denpasar mengundang siswa SMP negeri dan swasta di Denpasar mengikuti berbagai lomba. Di antaranya lomba membuat canang sari, membuat nasi goreng (putra), busana ke pura, fashion endek, busana Kartini dan membaca puisi (pa-pi). Pendaftaran langsung ke sekretariat panitia di SMA TP 45 Jalan Gadung 32 Denpasar. (ad1726)

PRESTASI - Kepala SMA TP 45 Denpasar Hj. Ayu Astuti Dama berfoto bersama dengan siswa berprestasi di lomba budaya.

Fakultas Teknik Universitas Ngurah Rai

Perayaan 60 Tahun Astra dan 33 Tahun AMB Gelar ’’Workshop’’ Pengembangan Kurikulum Mengacu pada KKNI Berupaya Memberikan yang Terbaik

HUT - PT Astra International Tbk. (Astra), Senin (20/2) kemarin merayakan HUT ke-60 yang juga bersamaan dengan HUT ke-33 Astra Motor Bali (AMB). PT Astra International Tbk (As- selalu berkontribusi dalam bidang tra), Senin (20/2) kemarin merayakan sosial serta ekonomi kepada bangsa HUT ke-60 yang juga bersamaan Indonesia dalam enam dekade ini dengan HUT ke-33 Astra Motor serta dekade mendatang. Bali (AMB). Sejak berdiri tanggal 20 Melalui perayaan yang dilakukan Februari 1957, Astra yang awalnya secara serentak di Indonesia, Presimerupakan perusahaan dagang den Direktur PT Astra International dengan empat orang karyawan, terus Tbk. Prijono Sugiarto menyatakan berkembang sejalan dengan berkem- terima kasih atas dukungan dan bangnya ekonomi Indonesia. Astra bantuan stakeholder selama ini, baik selalu berupaya untuk senantiasa para pelanggan, mitra usaha, vendor, memberikan yang terbaik di setiap media massa, karyawan, pemerintah bidang usaha melalui tujuh lini bisnis dan para pemegang saham serta seyaitu otomotif, jasa keuangan, alat luruh masyarakat Indonesia. ‘’Tanpa berat dan pertambangan, agribisnis, dukungan semua pihak, Astra tidak teknologi informasi, infrastruktur, akan mampu mencapai dan bertahan logistik dan lainnya, serta properti. sampai usia yang ke-60 tahun ini,’’ Berdasarkan data per 31 Desem- ujarnya. ber 2016, Grup Astra memiliki 208 Prijono Sugiarto juga menyatakan perusahaan dan didukung oleh ucapan syukur dan terima kasihnya 214.835 karyawan yang tersebar di karena bertepatan di hari ulang seluruh Indonesia. Dalam perjalanan- tahun ke-60 Astra, 20 Februari 2017 nya, Astra selalu mengedepankan ini, salah satu divisi bisnis baru yaitu nilai-nilai dan budaya perusahaan Divisi Properti melakukan topping dengan memegang Astra Manage- off dua proyeknya sekaligus. Selama ment System serta berpedoman enam dekade, kegiatan bisnis Astra kepada motto perusahaan: Sejahtera tidak pernah terlepas dari turunBersama Bangsa. Manajemen terus naiknya sosial ekonomi, lingkungan berusaha dan menjaga agar Astra Indonesia bersama masyarakatnya. menjadi salah satu aset nasional dan Oleh sebab itu dalam menjalankan

bisnis, Astra selalu mengedepankan butir pertama filosofi perusahaan, yaitu Menjadi Milik yang Bermanfaat bagi Bangsa dan Negara. Khusus di bidang public contribution, Astra memfokuskan diri kepada empat pilar tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility CSR) Astra, yaitu bidang pendidikan, kewirausahaan, lingkungan dan kesehatan yang dilakukan oleh seluruh perusahaan Astra serta didukung oleh 9 yayasan (Yayasan Toyota & Astra, Yayasan Dharma Bhakti Astra, Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim, Yayasan Astra Bina Ilmu, Yayasan Amaliah Astra, Yayasan Astra Honda Motor, Yayasan Karya Bakti United Tractors, Astra Agro Lestari Foundation dan Insan Mulia Pamapersada Nusantara Foundation). Kesembilan yayasan tersebut didirikan khusus untuk membantu mempercepat proses pemberdayaan masyarakat secara keseluruhan. Ditemui saat perayaan HUT Astra Motor Bali, Kepala Wilayah Astra Motor Bali Ronaldo Widjaja mengatakan, melalui peryaan ini, ke depan diharapkan lini bisnis Astra bisa semakin bertumbuh lagi. Di Bali Astra sudah sangat disuport masyarakat. Semua lini bisnis itu sangat diterima di Bali. ‘’Kami berharap di usia ke-60 ini, bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bali,’’ pungkasnya. Terkait dengan Astra Motor Bali, pihaknya mengatakan, tidak hanya fokus dalam berjualan sepeda motor saja. Melalui Program Honda untuk Bali, pihaknya berharap seluruh masyarakat Bali bisa mendapat fasilitas dan pelayanan terbaik. ‘’Dengan adanya Honda untuk Bali, diharapkan pendapatan di sekitarnya bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar,’’ harapnya. (bns1)

Salurkan Bantuan untuk Songan

Tim Stikes Wira Medika PPNI Bali Hadir di Ring I Bencana MEWUJUDKAN komitmen pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, hadir untuk negeri dengan memberikan bantuan terhadap korban atas musibah bencana alam banjir dan longsor yang menimpa wilayah Kabupaten Bangli. Kegiatan bakti sosial dalam membantu korban longsor Songan, Kintamani, Kamis (16/2) lau itu merupakan kegiatan gabungan antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Stikes Wira Medika PPNI Bali dengan Tim Unit Kegiatan Mahasiswa KSR Kusuma Mandala dan tim relawan dari Stikes Wira Medika Bali yang dipimpin Wakil Ketua III M. Adreng Pamungkas, S.Pd., M.M. juga bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bangli. Fokus bantuan diarahkan pada dua kelompok yang terdiri dari kelompok dapur umum dan kelompok untuk lokasi level 1, yakni tempat tinggal sementara dari korban longsor. Dalam kegiatan bakti sosial ini Stikes Wira Medika PPNI Bali membawa ambulans kampus untuk mengangkut donasi obat–obatan dan juga menyumbangkan bahan–bahan pokok (sembako) serta makanan kaleng yang dapat digunakan pada dapur umum sebesar Rp 4.000.000, di samping sembako donasi dana yang terkumpul juga mencapai Rp

BANTUAN - Tim Stikes Wira Medika PPNI Bali menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan tanah longsor di Songan. 5.000.000. Dana yang didapat ini juga memberikan support moril, merupakan sumbangan dari selu- yakni memotivasi korban longsor ruh civitas akademika Stikes Wira untuk tetap semangat meskipun Medika PPNI Bali dan juga hasil dari sedang mengalami musibah dan Tim KSR Kusuma Mandala dalam juga pemulihan trauma pada anak menggalang dana dari masyarakat. balita. Terkait dengan rencana Penyerahan bantuan dari bakti so- lebih lanjut, Stikes Wira Medika sial ini secara resmi diberikan oleh PPNI Bali akan mengadakan kegM. Adreng Pamungkas, S.Pd., M.M. iatan lanjutan untuk pemulihan dan diterima Korlap Bangli Posko trauma secara rutin untuk korban Utama. longsor yang akan dilakukan oleh Kegiatan bakti sosial ini di samp- dosen–dosen Stikes Wira Medika ing juga memberikan sumbangan PPNI dalam bentuk pengabdian berupa materi, tim relawan dari masyarakat yang berfokus pada Stikes Wira Medika PPNI Bali recovery psikologis. (ad1724)

FAKULTAS Teknik Universitas Ngurah Rai (FT-UNR) berkomitmen untuk bisa menghasilkan lulusan yang kompeten di bidangnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, kurikulum menjadi fondasi penting dalam mencetak lulusan yang berkualitas. Untuk itu FT-UNR menggelar workshop pengembangan kurikulum yang bertajuk ‘’Workshop Pengembangan Kurikulum Mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur FT-UNR’’, Kamis (16/2) lalu di ruang rapat Rektorat UNR yang dibuka oleh Rektor UNR Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mengakomodasi masukan dari berbagai pihak sebagai bahan evaluasi perubahan kurikulum per lima tahun yang akan diimplementasikan mulai tahun ajaran 2017/2018. FT-UNR mengundang dua narasumber dari Prodi Teknik Sipil dan Prodi Teknik Arsitektur Universitas Udayana Denpasar. Peserta workshop terdiri dari para dosen, pegawai, stakeholder, alumni serta mahasiswa FT-UNR. Dekan FT-UNR Ir. I Gusti Made Sudika, M.T. dalam sambutannya menyampaikan bahwa FT-UNR telah mencanangkan pengembangan

kurikulum mengacu pada KKNI sejak tahun 2015, melalui langkahlangkah konkret di antaranya temu alumni, evaluasi perkuliahan setiap semester dalam raker, mengirim ketua program studi untuk mengikuti pelatihan penyusunan kurikulum yang diselenggarakan oleh Dikti, studi banding kurikulum, dan membentuk tim kecil untuk menyusun draf pengembangan kurikulum FTUNR. Diharapkan melalui workshop ini, draf yang telah disusun bisa lebih disempurnakan, tentunya dengan mempertimbangkan visi-misi serta segenap kekuatan dan kelemahan yang dimiliki, sehingga capaian pembelajaran (learning outcome) masing– masing program studi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Prof. Dr. Ir. I Made Alit Karyawan Salain, DEA. yang menjadi narasumber dari Program Studi Teknik Sipil dan juga menjabat sebagai Ketua Pusat Pengembangan Pembelajaran Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Universitas Udayana menyatakan bahwa tahapan perancangan kurikulum harus dimulai dengan menetapkan profil lulusan dan rumusan capaian pembelajaran. Profil lulusan merupakan kepastian peran alumni di masyarakat yang bisa dirumuskan

BERSAMA - Dekan FT-UNR (paling kiri) bersama staf dan narasumber.

berdasarkan analisis perkembangan keilmuan dan keahlian, analisis kebutuhan pasar dan stakeholders, serta visi-misi universitas. Lebih lanjut dijelaskan bahwa rumusan capaian pembelajaran merupakan modal kemampuan seperti apa yang mesti dibekali kepada mahasiswa untuk bisa berperan seperti yang diharapkan dalam profil lulusan tersebut. Setelah itu baru dijabarkan dalam pemilihan bahan kajian dan menentukan mata kuliah yang harus ada pada masing-masing prodi di FT-UNR. Sementara itu, narasumber dari Prodi Teknik Arsitektur Unud Ni Ketut Agusintadewi, S.T., M.T., Ph.D. melengkapi penjelasan tentang tata cara penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), di antaranya harus memuat nama prodi, nama dan kode mata kuliah, capaian pembelajaran masing-masing mata kuliah, kemampuan akhir yang direncanakan, bahan kajian, metode pembelajaran, waktu yang disediakan, pengalaman belajar mahasiswa, kriteria indikator, dan daftar referensi apa saja yang akan digunakan. Selain itu juga dibahas beberapa hal, termasuk perampingan jumlah SKS dan road map mata kuliah, sehingga mahasiswa S-1 FT-UNR dapat selesai tepat waktu yakni empat tahun, bahkan kurang dari itu serta mengevaluasi beberapa hal terkait kurikulum dan menyesuaikannya dengan KKNI. Dalam kesempatan ini, Dekan FT UNR Ir. I Gusti Made Sudika, M.T. juga mengajak generasi muda bergabung dengan FT UNR untuk kuliah pada Program Studi Teknik Sipil dan Arsitektur. Pada tahun akademik 2017/2018 FT UNR kembali membuka penerimaan mahasiswa baru. Untuk mendapatkan informasi terkait hal tersebut, bisa menghubungi Sekretariat FT UNR di (0361) 467533, 462617 atau website http://www.ft.unr.ac.id. (ad1725)

Koperasi Mapan Berbagi Kebahagiaan dengan Masyarakat Baha Mengwi Badung

PATUT disyukuri atas pencapaian pembangunan yang telah dapat diwujudkan oleh seluruh stakeholder negeri ini, baik oleh pemerintah maupun swadaya masyarakat. Namun tidak dapat dimungkiri dan kita tidak bisa menutup mata, di beberapa wilayah di negeri ini masih ada rakyat yang belum beruntung yang belum merasakan nikmatnya kue pembangunan. Masih ada anggota masyarakat yang hidupnya kurang sejahtera, bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari–hari harus berjuang pontang-panting. Melihat kenyataan seperti ini, Koperasi Mapan beralamat di Jalan Nangka Selatan No. 184 Denpasar telepon 0361 225496 terpanggil mengulurkan tangan berbuat sesuatu, ikut meringankan beban masyarakat Baha yang nasibnya belum beruntung. Pada Sabtu (18/2), pengurus, pengawas dan karyawan bertempat di Balai Desa Baha membagikan paket sembako gratis. Ir. Made Durya, Ketua Koperasi Mapan, dalam sambutannya mengatakan Koperasi Mapan didirikan bertujuan tidak hanya menyejahterakan dan membahagiakan anggotanya, tetapi juga membahagiakan orangorang yang membutuhkannya. Dikatakan bahwa dana untuk pengadaan sembako adalah berasal dari penyisihan SHU tahun buku 2016. Kinerja Koperasi Mapan tahun 2016 cukup mengembirakan, aset bertumbuh

38,66%, tabungan dan simpanan berjangka bertumbuh 67,98%, pinjaman diberikan bertumbuh 60,08%, modal bertumbuh 44,07% dan jumlah anggota bertumbuh 32%. Pada kesempatan menyerahkan paket sembako, diserahkan pula hadiah kepada pemenang undian doorprize dalam acara RAT yang telah dilaksanakan beberapa hari lalu. Made Wirawan, S.E., salah satu warga Desa Baha, adalah anggota yang beruntung memenangkan hadiah utama sebuah sepeda motor Honda Beat. Dewa Anom Tagel, S.H. selaku Manajer Operasional menjelaskan, masyarakat yang telah bergabung menjadi anggota Koperasi Mapan di samping karena yakin akan keuntungan-keuntungan yang diterima, juga karena untuk menjadi

anggota sangat mudah. Kalau belum mempunyai uang yang cukup untuk membayar uang simpanan anggota secara tunai, setoran dapat dilakukan dengan cara mencicil. I Putu Sentana, Perbekel Baha, dalam sambutannya mengatakan pemberian sembako dari Koperasi Mapan pasti sangat dirasakan manfaatnya oleh warga yang menerima. Koperasi Mapan adalah koperasi yang pertama kali membagikan paket sembako gratis kepada warga di wilayahnya. Ni Wayan Sapleg (67), salah satu warga yang menerima paket sembako, nampak sangat gembira. Raut wajahnya nampak berseri-seri, di bibirnya nampak komat-kamit mengucap syukur dengan penuh harapan semoga bantuan seperti ini sering datang kepadanya. (ad 1727)

SEMBAKO - Ir. Made Durya, Ketua Koperasi Mapan, saat menyerahkan paket sembako di Desa Baha, Mengwi, Badung.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


Selasa Paing, 21 Februari 2017

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H D I C A T A T D I S I N I

info seremoniAL

5

Bali akan Menjadi Lokomotif Diplomasi Indonesia di Dunia Gerindra Bali Serahkan Bantuan Korban Tanah Longsor Songan Bangli Wedakarna Minta Waspadai Isu PKI, Jangan Lupakan Sejarah DI/TII

BANTUAN - Partai Gerindra Bali menyerahkan bantuan kepada korban tanah longsor di Songan, Bangli. MEMBANTU meringankan para korban bencana tanah longsor di Songan, Bangli, jajaran pengurus DPD Partai Gerindra Bali kembali menyerahkan bantuan dan turun langsung meninjau lokasi longsor. Selain itu, bakti sosial ini juga merupakan bagian dari perayaan HUT ke-9 Partai Gerindra pada 12 Februari lalu yang telah dirayakan dengan sederhana. Ketua DPD Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta mengungkapkan, bantuan ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan setelah tanggal 12

Februari bertepatan dengan HUT ke-9 Partai Gerindra Bali yang diperingati secara sederhana. Pada peringatan tersebut diinstruksikan langsung kepada jajaran DPC Partai Gerindra Kabupaten Bangli dan kabupaten/kota di seluruh Bali untuk mengumpulkan bantuan, sehingga terkumpul dua pick-up sembako yang diserahkan langsung ke lokasi korban bencana tanah longsor. Bakti sosial kedua juga dimaksudkan untuk melihat secara langsung perkembangan penanganan korban longsor dan mengusulkan revitalisasi dan perbaikan se-

jumlah sarana ke pemerintah pusat maupun provinsi. Ida Bagus Putu Sukarta yang juga anggota Komisi X DPR-RI ini berharap masyarakat menjaga lingkungan dengan menjaga fungsi hutan agar tidak ditebang. Karena pohon memiliki fungsi yang sangat penting dalam menahan dan menyimpan persediaan air bagi kehidupan manusia. Hal ini sesuai juga dengan apa yang menjadi ajaran dalam agama Hindu seperti yang tercantum dalam konsep Tri Hita Karana. Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Kintamani Nyoman Mulyawan berharap bantuan ini juga diberikan di bidang pendidikan agar dapat meneruskan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. Karena ada satu siswa yang kedua orangtuanya meninggal dan hanya hidup bersama satu saudaranya, sehingga perlu mendapat donatur dan dermawan untuk membantu menyekolahkan hingga memiliki bekal pendidikan maupun skill untuk hidupnya nanti. Selain menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang, pada kesempatan ini jajaran DPD Partai Gerindra Bali juga meninjau langsung dan membantu evakuasi salah satu warga yang rumahnya tertimbun tanah longsor. (ad1729)

Bali Post/may

RSUP - Kunjungan dan inaugurasi Profesor Stephen Paul Gatt di Bagian/SMF Anestesi FK Unud/RSUP Sanglah.

Bagian Anestesi FK Unud Terima Kunjungan Guru Besar Australia

BAGIAN SMF Anestesi FK Unud/RSUP Sanglah menerima kunjungan Profesor Stephen Paul Gatt dan inaugurasi sebagai guru besar luar biasa di bidang anestesiologi dan terapi intensif di lingkungan Universitas Udayana khususnya ilmu anestesi dan reanimasi FK Unud, Senin (20/2) kemarin. Profesor Stephen P. Gatt berasal dari Republik Malta dan juga profesor di New South Wales University Australia. Dengan demikian terhitung PS (Program Studi) Anestesiologi dan Reanimasi mempunyai tiga orang profesor yaitu Prof. Dr. dr. Made Wiryana, Sp.An., KIC., KAO., Prof. Andre Van Zundert dari Brisbane University dan Prof.

Stephen Paul Gatt. Prof. Dr. dr. Made Wiryana, Sp.An., KIC., KAO. mengatakan, kunjungan ini merupakan visiting professor yang kedua dalam rangka untuk kemajuan bagian anestesi. ‘’Apa yang ter-update dari dunia luar tentang anestesi kita bisa tahu, update,’’ ujarnya. Mengingat RSUP Sanglah merupakan rumah sakit rujukan, sehingga secara tidak langsung dengan adanya visiting professor ini, SDM RSUP Sanglah mendapatkan tambahan ilmu untuk pendidikan. Ke depannya tentu akan dapat berkontribusi pada RSUP Sanglah. ‘’Apa yang kita dapat dari kunjungan ini tentu bisa kita implementasikan langsung pada pasien,’’ ujarnya.

Kunjungan profesor tersebut hanya sebatas pelatihan keilmuan tidak sampai menangani pasien. Pelatihan ditujukan bagi seluruh staf, residen, co-ass yang ada di bagian anestesi. Menurutnya, perbedaan pelayanan kesehatan di luar negeri dari sisi peralatan dan kelengkapan administrasi. ‘’Dari sisi administrasi kayak-nya kita harus melengkapi setiap saat agar apa yang dilakukan sesuai dengan yang dilakukan dunia. Mungkin ada protap yang ada di luar negeri, kita belum laksanakan. Harapannya dengan mereka di sini kita bisa menerapkan protap tersebut, sehingga anak didik kita diakui di dunia,’’ jelasnya. (kmb42/k250)

Dugaan Pencoblosan Ganda

Gakkmudu Putuskan Tidak Memenuhi Unsur Pidana Pemilu

Singaraja (Bali Post) Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkmudu) memutuskan dugaan pencoblosan ganda di TPS III Desa Kalibukbuk Kecamatan Buleleng tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu. Keputusan ini keluar setelah dilakukan rapat pleno, Senin (20/2) kemarin. Atas keputusan itu, dugaan kasus tersebut tidak dapat ditindaklanjuti untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ketua Panwaslih Buleleng Ketut Ariyani didampingi komisionernya Putu Sugi Ardana mengatakan, laporan No. 002 tanggal 15 Februari 2017 tersebut tidak ada unsur pidana pemilu sesuai Pasal 178 huruf B UU RI No. 10 Tahun 2016. Sementara pelanggaran administrasi karena ditemukan surat suara lebih saat penghitungan, Panwaslih telah mengeluarkan rekomendasi dan KPU Buleleng telah melakukan pemungutan suara ulang (PSU) setelah kejadian itu. ‘’Setelah kami melakukan klarifikasi secara maraton temuan pencoblosan ganda itu tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu,’’ katanya. Sementara itu, terkait dengan keberadaan dua surat suara yang lebih di TPS III, Ariyani menjelaskan, surat suara yang lebih itu merupakan surat suara yang dicoblos KPPS II dan KPPS III. Dua oknum penyelenggara ini sebelumnya diduga melakukan

pencoblosan lebih dari satu kali. Keduanya juga tercatat sebagai pemilih di TPS IV, namun karena sedang bertugas, sehingga mencoblos di TPS III Kalibukbuk. ‘’KPPS itu tidak tercatat dalam DPT di TPS III tetapi di TPS 6 Kalibukbuk. Jadi mereka itu memiliki hak pilih dan melakukan pencoblosan di TPS III karena mereka memang bertugas di TPS itu,’’ jelas Ariyani. Seperti diberitakan sebelumnya, Panwaslih menemukan dugaan pencoblosan ganda di TPS III Desa Kalibukbuk pada 15 Februari 2017 lalu. Dua oknum KPPS II Md dan KPPS III Rd diduga melakukan pencoblosan ganda dan memasukkan ke dalam kotak. Menyusul kejadian ini, pencoblosan kemudian dihentikan dan disepakati membuka kotak dan menghitung surat suara. Dari perhitungan itu ditemukan surat suara yang sudah tercoblos sebanyak 34 lembar. Sementara daftar pemilih yang sudah mencoblos tercatat 32 orang, sehingga terdapat selisih surat suara dua lembar. Panwaslih kemudian merekomendasikan KPU melakukan PSU dan dua KPPS II dan KPPS III diganti. Menyusul pelanggaran itu, Sentra Gakkumdu kemudian melakukan klarifikasi secara maraton. Sejumlah saksi telah diklarifikasi untuk mengetahui kronologi dan siapa pelaku yang mencoblos ganda tersebut. Dari

klarifikasi itu, Sentra Gakkumdu menyatakan tidak menemukan siapa pelaku yang mencoblos lebih dari satu kali tersebut. Atas hasil klarifikasi dan kajian secara mandalam, Sentra Gakkumdu menyatakan kasus ini tidak memenuhi unsur pelanggaran pidana pemilu. (kmb38)

Ketut Ariyani

KEKUATAN nasionalis Indonesia saat ini sedang diuji oleh dua kelompok besar yang diduga akan menggerogoti ideologi Pancasila, yakni kekuatan gerakan PKI dan gerakan radikalisme Islam yang memanfaatkan momentum Islamic State (ISIS). Namun anehnya, selama ini masyarakat Indonesia seakan diarahkan pada kewaspadaan terhadap PKI semata. Hal ini ditandai dengan munculnya viral terkait kebangkitan PKI di mana-mana. Tetapi ada yang dilupakan oleh masyarakat Indonesia, yakni sejarah tentang pemberontakan Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia (DI/TII) yang sudah banyak dipelajari dalam buku sejarah. Peringatan itu langsung disampaikan oleh Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III yang merupakan President The Sukarno Center usai kunjungan kerja ke Korea. ‘’Kita harus akui bahwa sel– sel PKI masih hidup di Indonesia. Mereka bisa saja berkedok menjadi organ partai politik, berkedok ekonomi bahkan berkedok agama. Semua kemungkinan itu ada walau harus dibuktikan. Tapi sayang sekali, kehebohan isu PKI bangkit tidak dibarengi dengan isu kebangkitan DI/TII. Jangan lupa sejarah, bahwa saat Indonesia merdeka, bangsa ini berjuang untuk menghadapi DI/TII. Anak muda perlu belajar bagaimana TNI dan rakyat bergotong royong menghadapi perongrong Pancasila. Sekarang gerakan serupa sudah mulai muncul. Buktinya, ada ormas yang kini melakukan gerakan mirip dengan DI/TII. Bahkan dalam berbagai citra seakan-akan sudah memiliki pasukan, dan pengamanan sendiri. Ini berbahaya. Di sini peran penguatan ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal

INTERNASIONAL – Senator Dr. Arya Wedakarna bersama Dr. Alwi Shibab (utusan khusus Presiden RI untuk kawasan Timur Tengah), Yasril Ananta (tokoh ICMI), Marsekal Muda TNI (Purn) Pieter Wattimena (mantan Dirjen Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan RI) dan Gozde Dizdar (VP CAPDI asal Turki) di Seoul, Korsel. Ika harus digalakkan kembali. Tidak pan Indonesia memerlukan banyak ada kata lain selain jaga Pancasila diplomat muda yang bisa memainkan dari berbagai arah,’’ ungkap Senator strategi national interest Indonesia. Gusti Wedakarna. Menjaga Indonesia di panggung Maka dari itu, bangsa Indonesia dunia memerlukan kualifikasi genharus bersatu padu, terutama meng- erasi muda yang pintar dengan wahadapi kekuatan asing yang selama wasan sejarah hebat. Tidak sekadar ini bisa saja berpura–pura membantu diplomat birokrat,’’ ungkap Gusti Indonesia walau mereka memiliki Wedakarna yang alumni MLC Melagenda tersembunyi. ‘’Sebagai anak bourne Australia ini. Lalu apa peran muda yang sering bergaul dengan Bali? ‘’Bali akan tetap menjadi jagoan diplomat asing dan mengikuti banyak Indonesia. Bangsa ini tanpa Bali akan acara di luar negeri, saya untuk se- timpang dalam urusan diplomasi. mentara bisa menyimpulkan bahwa Ibaratnya Bali ini adalah ice breaker. tidak cukup banyak negara asing Dalam diplomasi bangsa, peran Bali yang tulus membantu Indonesia. sangat signifikan. ‘’Saya selalu menMereka pasti ada hidden agenda. genalkan portofolio Bali yang menjadi Apakah kita mengira negara asing host UN-FCC, APEC, WTO, General akan happy jika Indonesia bersatu? Assembly Interpol yang hebat–hebat. Tentu tidak. Mereka justru berharap Bali adalah lokomotif Indonesia. agar Indonesia ini hancur seperti Maka jangan heran Bali akan terus Irak, Syiria, dan Afghanisthan. There menjadi sasaran teroris radikalisme is no free lunch alias tidak ada makan sontoloyo ke depan. Semua harus siang gratis. Semua ada konsekuensi waspada,’’ ungkap Gusti Wedakarna. ekonomi dan politik. Saya kira ke de- (ad1731)

Tabungan Raib, Nasabah KSP Mengadu ke Dewan Banyuwangi (Bali Post) Belasan perwakilan nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Hita di Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, mengadu ke DPRD Banyuwangi, Senin (20/2) kemarin. Pemicunya, tabungan mereka raib. Nilainya fantastis, total sekitar Rp 4 miliar. Raibnya tabungan warga ini terjadi mulai tahun 2010. Padahal, mereka baru menabung sekitar tiga tahun. ‘’Total ada 150 orang nasabah. Kini baru 60 orang yang mengadu. Karena berbelit-belit, kita pilih mengadu ke wakil rakyat,’’ kata Sunari, salah satu nasabah. Pria ini mengaku kehilangan tabungan senilai Rp 90 juta. Awalnya, dia bersama nasabah lain tertarik menabung lantaran tergiur bunga besar. Bahkan, ada beberapa yang sudah mendapatkan pencairan. Namun, mulai 2010, aktivitas KSP macet total, kolaps. Alhasil, tabungan nasabah ikut hangus. Saat ditagih, tak ada aktivitas lagi. Nilai tabungan nasabah ini beragam. Rata-rata di atas Rp 10 juta. Bahkan, ada yang hingga Rp 450 juta. Seperti Sugirin. Pensiunan PNS ini tergiur bunga deposito yang dijanjikan. Nyatanya, belum sempat menikmati hasil, KSP tersebut mendadak bangkrut. Yang aneh,

para pengurus KSP masih ada, termasuk manajernya. Para nasabah berharap uang yang ditabung bisa kembali utuh, meski tak mendapatkan bunga. Kedatangan para nasabah ini ditemui Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi Marifatul Karmila. Politisi Golkar ini menyayangkan raibnya tabungan nasabah itu. Sayangnya, pihaknya belum bisa banyak bergerak. Sebab, manajemen KSP Hita yang diundang tak hadir, hanya diwakili pengacara. ‘’Kita akan undang lagi manajemen KSP Hita.

Bagaimana pertanggungjawabannya kepada warga,’’ tegas Rifa. Izin KSP ini juga belum dicabut, sehingga kewajibannya kepada nasbah harus diselesaikan. Sementara itu, Kadis Koperasi dan UKM Banyuwangi Alief Rahman Kartiono menegaskan pihaknya tetap mendorong KSP yang kolaps mengembalikan dana nasabah. Salah satu caranya, menginventarisir aset dari KSP tersebut. ‘’KSP Hita ini belum kita cabut izinnya. Kalau kita cabut, kasihan nasabah, uangnya tak kembali,’’ jelasnya. (kmb30)

Bali Post/udi

MENGADU - Perwakilan nasabah KSP mengadu ke DPRD Banyuwangi akibat tabungan raib, Senin (20/2) kemarin.

Kasus Penganiayaan dan Pembunuhan

Terdakwa Dituntut 20 Tahun Penjara

Denpasar (Bali Post) Masih ingat kasus pembunuhan di Jalan Gunung Lebah IV, Tegal Harum, Denpasar Barat? Tono (37) yang membunuh istri orang karena masalah utang, Senin (20/2) kemarin dituntut hukuman 20 tahun penjara. Terdakwa juga dinyatakan terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur. JPU Ni Luh Putu Suparmi di hadapan majelis hakim pimpinan Agus Walujo mengatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan berencana, menghilangkan nyawa orang lain, yakni korban Suyani. Di samping itu, menurut jaksa dalam sidang di PN Denpasar, terdakwa juga terbukti melakukan kekerasan terhadap anak kecil bernisial HN. ‘’Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Tono oleh karenanya dengan pidana penjara selama 20 tahun,’’ tuntut jaksa.

Dalam sidang tersebut, terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya, Benny Hariyono, dijerat dua pasal sekaligus yakni pembunuhan berencana sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP dan kekerasan terhadap anak yakni Pasal 76 c jo Pasal 80 ayat 1 UU No.35 tentang Perlindungan Anak. Sementara jaksa dalam surat tuntutannya mengatakan bahwa kasus pembunuhan Suyani disertai kekerasan terhadap anak itu bermula dari utang-piutang. Terdakwa awalnya punya utang atas pinjaman uang sebesar Rp 1,5 juta pada Joko Setiyarso, suami dari korban Suyani. Pinjaman pertama dilakukan 2 September 2016. Dua hari kemudian, kembali terdakwa minjam uang Rp 300 ribu. Pada 19 September, terdakwa kembali datang ke rumah korban untuk menyampaikan bahwa dia belum bisa membayar utang. Namun oleh korban Suyani, terdakwa dide-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

sak untuk membayar utangnya. Lagi-lagi terdakwa mengatakan belum bisa membayar. Malah sebaliknya terdakwa minta pinjaman lagi Rp 100 ribu dan dikasih Rp 50 ribu. Pada 20 September, rupanya terdakwa jengkel ditagih utang terus, sehingga dia bergegas ke rumah korban sambil membawa pisau. Dia berjalan kaki dari Jalan Merpati (rumah kosnya) ke TKP Jalan Gunung Lebah. Setibanya di sana, Suyani marah-marah supaya uang suaminya dikembalikan, namun terdakwa kembali mengatakan belum bisa mengembalikan. Kesal dengan desakan Suyani, terdakwa mengambil pisau yang diselipkan di pinggangnya lalu menarik kepala Suyani dijepit di ketiak terdakwa lalu terdakwa menusuk dada dan perut Suyani. Suyani berteriak minta tolong dan didengar oleh HN. Anak ini juga ditusuk oleh korban, namun masih beruntung nyawanya bisa terselamatkan. (kmb37)


OPINI

6

Selasa Paing, 21 Februari 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Kualitas Kandidat dan Partisipasi Pemilih dalam tiap kali hajatan pemilihan umum (pemilu), baik itu saat pemilu legislatif (pileg) maupun pemilihan eksekutif, belum sesuai harapan. Buktinya, sejak pemilu yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahun 2004 sampai saat ini tidak pernah menghasilkan partisipasi pemilih sampai 90 persen, seperti halnya yang pernah diraih dalam pemilu zaman Orde Baru. Padahal, dalam era reformasi dengan sistem pemilih langsung, diharapkan partisipasi pemilih dapat terdongkrak melonjak. Muncul analisis dan argumen, tingginya partisipasi pemilih pada era Orde Baru karena kuatnya campur tangan pemerintah saat itu. Pada zaman pemilu itu, rakyat dipaksa ikut pemilu dengan intimidasi atau bahasa halusnya “pengarahan” untuk mencoblos salah satu konstentan peserta pemilu saat itu. Terlebih untuk kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kala itu, ada semacam ketentuan atau keharusan tidak tertulis untuk mencoblos di kantor masing-masing. Dengan cara-cara seperti ini, sangat gampang bagi penguasa saat itu untuk mengetahui siapa-siapa PNS yang memilih di luar “arahan”. Sanksi seperti mutasi bahkan pemecatan pun siap menanti mereka-mereka yang ketahuan mencoblos di luar arahan. Sementara daerah-daerah yang dianggap menjadi basis konstentan pemilu lawan politik partai penguasa, siap-siap seret bantuan. Sudah menjadi rahasia umum kala itu daerah yang menjadi basis partai lawan politik partai penguasa jalan-jalannya banyak yang rusak dan tak kunjung mendapat perbaikan dari pemerintah. Itu dulu, bagaimana dengan pemilu di era reformasi? Era reformasi membuka kebebasan sebebas-bebasnya bagi setiap warga negara untuk berpartisipasi seluas-luasnya dalam segala hal, termasuk perhelatan politik. Ini ditandai dengan munculnya banyak partai politik di luar tiga partai kostentan peserta pemilu zaman Orde Baru. Tetapi, apakah kemunculan banyak partai politik ini diikuti oleh peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilu? Ternyata tidak! Dari beberapa kali pelaksanaan pemilu (sejak era reformasi), selalu ada pemilih yang tercecer dan pemilih yang tidak hadir mencoblos (golput) ke TPS hingga menyebabkan angka tingkat partisipasi masyarakat masih rendah. Kondisi ini tentu mengundang pertanyaan, mengapa partisipasi masyarakat dalam pemilu masih rendah, padahal kebebasan telah diberikan dan dibuka selebar-lebarnya? Bukankah logikanya partisipasi masyarakat seharusnya melonjak ketika kebebasan (memilih) telah diberikan kepada mereka seluas-luasnya? Jika dirunut dari beberapa kali pemilu, ada dugaan rendahnya partisipasi masyarakat d i s e b a b k a n k a r e n a m e r o s o t n y a k e p e rcayaan mereka pada para calon. Selama ini masyarakat terlalu sering dan banyak dibohongi janji-janji politis, terutama menjelang pemilu. Masyarakat pun banyak yang menjadi apatis, di samping sebagian lainnya memilih bersikap pragmatis dengan istilah yang umum “memilih yang bayar”. Di pihak lain, dengan perkembangan sikap pragmatis masyarakat (yang cenderung meningkat), para calon pun mulai berpikir ulang mengeluarkan dana politis untuk pemenangan. Pertemuan kedua sikap ini (calon pemilih dan calon yang maju dalam pemilu) ditengarai ikut memicu melonjaknya golput dan menyebabkan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilu. Hal lainnya, persaingan dan popularitas calon juga sangat memengaruhi. Contoh kasus dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Selain karena dari sisi politis geografis Jakarta menjadi pusat pemerintahan dan perhatian masyarakat seluruh Indonesia, tiga pasangan calon (paslon) yang maju juga mempunyai popularitas cukup tinggi. Persaingan ekstraketat ketiga paslon, diakui atau tidak memicu antusiasme masyarakat untuk tidak saja ikut berpartisipasi dalam pemilu, tetapi juga mengkuti dan memantau jalannya pilkada. Jadi, semakin tinggi popularitas dan daya saing paslon yang maju dalam pemilu, maka semakin tinggi pula partisipasi politik masyarakatnya. Sebaliknya, semakin rendah daya saing calonnya semakin rendah partisipasi pemilihnya, atau golput-nya akan menjadi tinggi.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Reuni Jurusan Keterampilan Teknis IKIP Malang 1977/1978

Kepada Bapak/Ibu guru yang merasa tamatan PGSLTP yang disempurnakan di IKIP Malang Tahun Ajaran 1977/1978, Jurusan Keterampilan Teknis. Akan mengadakan reuni beserta teman-teman dari Jawa Timur, tolong hubungi: Edi Subagio, No.HP: 088 219 204 321 Gede Swastika, No.HP: 08123 6343 99 Yang masih aktif di SMPN 2 Denpasar, atas perhatian dan partisipasinya saya ucapkan banyak terima kasih. A.A. Oka Janamijaya Lingk. Petingan–Kerobokan Kaja, Kuta Utara

Pemilih Tercecer dan Golput Kambing Hitam Pemilu Pemilih adalah salah satu unsur terpenting dalam pemilu. Tanpa pemilih pemilu tidak akan bisa diselenggarakan. Namun, sejak pemilu yang diselenggarakan oleh rezim KPU tahun 2004 sampai saat ini, tidak pernah menghasilkan partisipasi pemilih sampai 90 persen, seperti pemilu zaman Orde Baru. Padahal, pemilihan langsung diselenggarakan untuk menjamin prinsip keterwakilan, akuntabilitas dan legitimasi.

Oleh I Made Gede Ray Misno uhammad Asfar dalam Pemilu dan Perilaku Memilih 19552004, (2006) menyebutkan bahwa hal ini bisa terjadi karena pada pemilu-pemilu sebelumnya rakyat dipaksa untuk mengikuti pemilihan. Rakyat diintimidasi oleh aparat untuk mengikuti pemilu dan harus mencoblos salah satu kontestan peserta pemilu. Pegawai negeri pun harus mencoblos di masing-masing kantor mereka, sehingga bisa diketahui siapa-siapa yang berani mencoblos di luar kehendak penguasa, dijamin akan diberikan sanksi, bahkan bisa sampai dipecat. Berbeda dengan pemilu yang diselenggarakan setelah reformasi oleh rezim KPU, tidak ada paksaan atau intimidasi untuk memilih. Memilih adalah hak bagi warga negara, bukan kewajiban sebagaimana tercantum dalam undang-undang. Untuk dapat memilih, pemilih harus terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Bagi warga negara yang telah memiliki hak memilih, namun tidak terdaftar dalam DPT bisa menggunakan e-KTP (bahkan sebelumnya menggu-

M

nakan KTP atau KK). Namun kenyataan, setiap pemilu diselenggarakan selalu ada pemilih yang tercecer dan pemilih yang tidak hadir (golput) ke TPS. Permasalahan pemilih tercecer dan golput di tiap daerah berbeda-beda karakternya. Semakin tinggi persaingan calonnya atau calon dianggap mampu membawa perubahan, seperti Pilpres 2014 atau Pilgub 2017 DKI Jakarta, semakin tinggi partisipasi politik masyarakatnya. Sebaliknya, semakin rendah daya saing calonnya semakin rendah partisipasi pemilihnya atau golput nya tinggi. Polemik pemilih yang tercecer dan golput juga masih muncul pada pilkada gelombang kedua yang baru saja diselenggarakan 15 Februari 2017 yang lalu. Bahkan yang mempermasalahkan tokoh-tokoh politik nasional, selain para calon sendiri. Kemudian menuduh penyelenggara tidak becus menyelenggarakan pemilu dan merasa dicurangi. Tuduhan itu tidaklah sepenuhnya benar. Undang-undang No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati serta Wali Kota, pasal 80 ayat (1) menyebutkan; jumlah surat suara yang

dicetak sama dengan jumlah pemilih tetap ditambah dengan 2,5 persen (dua setengah persen) dari jumlah pemilih tetap sebagai cadangan, yang ditetapkan dengan Keputusan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Dan pasal 81 ayat (1) menyebutkan; Tambahan surat suara sebagaimana dimaksud dalam pasal 80 ayat (1) digunakan sebagai cadangan di setiap TPS untuk mengganti surat suara pemilih yang keliru memilih pilihannya, mengganti surat suara yang rusak, dan untuk pemilih tambahan. Ada kontradiksi antara pemilih tercecer dan golput dengan undang-undang tersebut di atas. Di satu sisi penyelenggara pemilu diharuskan mencetak surat suara yang terbatas sesuai dengan jumlah pemilih tetap plus 2,5 persen, sebagai cadangan untuk mengganti surat suara rusak dan untuk pemilih tambahan. Di sisi lain pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT berhak memilih dengan menunjukkan e-KTP. Pasal 87 ayat (1) menyatakan pemilih untuk setiap TPS paling banyak 800 (delapan ratus) orang. Ini artinya, bahwa di setiap TPS hanya ada 20 lembar surat suara cadangan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, semakin

tinggi persaingan calon atau calon dianggap mampu membawa perubahan, partisipasi pemilih yang hadir ke TPS semakin tinggi pula. Jika pemilih yang terdaftar dalam DPT hadir ke TPS menggunakan hak suaranya sebanyak 75 persen. Itu artinya, jumlah pemilih DPT yang hadir ke TPS sebanyak 600 orang dan yang tidak hadir ke TPS sebanyak 200 orang. Jadi, ada sisa surat suara sebanyak 220 lembar, dengan catatan surat suara cadangan (2,5%) tidak ada yang terpakai dengan alasan pemilih DPT ada yang salah coblos atau surat suara yang rusak, sehingga surat suaranya diganti yang menyebabkan sisa surat suara berkurang. Sisa surat suara tersebutlah yang bisa digunakan oleh pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT. Jadi, kalau ada pemilih yang menggunakan e-KTP lebih dari 220 orang dalam suatu TPS, sangat mungkin pemilih tersebut tidak dapat menggunakan hak pilihnya, karena sisa surat suara sudah habis terpakai di TPS tersebut, sehingga mereka inilah yang menjadi pemilih yang tercecer. Sebaliknya, di daerah yang menyelenggarakan pilkada yang persaingannya tidak terlalu ketat atau mungkin dianggap tidak akan banyak membawa perubahan, jumlah pemilih yang hadir ke TPS pasti rendah. Pemilih yang memiliki hak pilih tetapi tidak terdaftar dalam DPT, jarang yang dengan sadar mau datang ke TPS, sehingga partisipasi politik masyarakatnya juga rendah. Tetapi siapa pun tidak dapat mengklaim rendahnya partisipasi politik atau tingginya golput dan

Upaya Melestarikan Bahasa Bali SEBAGIAN dari kita barangkali ada yang belum tahu bahwa tanggal 21 Februari adalah Hari Bahasa Ibu Internasional. Seperti diunggah pada laman Wikipedia, UNESCO telah menetapkan International Mother Language Day ini pada 17 November 1999. Momentum peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional tahun ini, kiranya sangat baik dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya melestarikan salah satu aset budaya bangsa kita, yaitu bahasa Bali. Terjadinya akulturasi budaya di Bali, seiring pesatnya perkembangan pariwisata di pulau ini, dikhawatirkan bisa menjadi ancaman bagi bahasa Bali. Kebutuhan memiliki kamampuan berbahasa asing, paling tidak bahasa Inggris, lambat laun bisa menimbulkan pergeseran dalam penggunaan media komunikasi ini, mengingat peran bahasa Bali secara ekonomis boleh jadi kelak dianggap tidak lebih penting dibandingkan bahasa Inggris atau bahasa lainnya. Gejala ini dengan mudah bisa kita temukan di tengah keluarga kita di Bali. Dewasa ini, kebanyakan dari kita lebih suka menggunakan bahasa Indonesia dalam percakapan seharihari. Ke depannya, tidak tertutup kemungkinan akan semakin banyak pula yang berkomunikasi dalam bahasa Inggris di lingkungan keluarga. Di satu sisi, boleh jadi ini dinilai sebagai hal yang membanggakan, tetapi di sisi lain perlu diwaspadai, karena bisa menjadi virus penyebab berkurangnya jumlah penutur bahasa Bali. Kabar baiknya, di tengah merebaknya wacana kekhawatiran akan punahnya bahasabahasa ibu di Indonesia, termasuk bahasa Bali, walaupun kemungkinannya tergolong relatif kecil, ada fenomena menggembirakan. Dimanamana di wilayah Bali, kita bisa menemukan papan nama jalan, sekolah, pura dan lain-lain menggunakan huruf Bali dengan bahasa Bali, selain huruf Latin berbahasa Indonesia. Stasiun radio milik pemerintah RRI Pro 4 Denpasar dan beberapa stasiun radio swasta juga secara rutin mengumandangkan lagu-lagu pop Bali, selain menyiarkan berita dan acara interaktif dengan pengantar bahasa Bali. Bali Post sendiri sudah lama hadir dengan Bali Orti, 4 halaman sisipkan berbahasa Bali,

Oleh

Ketut Sugiartha pada setiap edisi Minggunya. Halaman-halaman ini tidak hanya menyajikan rubrik-rubrik yang memberikan informasi seputar budaya Bali, tetapi juga memberi kesempatan kepada siapa saja untuk menulis, baik fiksi maupun nonfiksi dalam bahasa Bali. Tidak berlebihan kalau kita bilang semuanya memiliki nilai strategis dalam upaya melestarikan bahasa Bali dan bahkan mungkin bisa mengantarkan bahasa Bali goes international. Kenapa tidak? Kalau bahasa Inggris yang awalnya merupakan bahasa etnik yang disebut tribe language of Briton, akhirnya bisa menjadi bahasa internasional, kenapa bahasa Bali tidak? Tidak diragukan pesona budaya Bali sudah menyebar ke seluruh dunia. Keunikannya membuat banyak pelancong datang berulang kali ke Bali. Tidak sedikit di antara mereka yang ketemu jodoh dengan orang Bali, lalu menetap di Bali dan bahkan ada yang menjadi pemangku dan kelian adat. Mungkinkah itu terjadi kalau mereka tidak mempelajari bahasa Bali? Kalau kita rajin jalan-jalan ke pasar tradisional, kita akan bertemu dengan cukup banyak warga pendatang yang berbaur sebagai pedagang. Mereka rata-rata sudah fasih menyapa dengan ucapan, “Numbas napi, Tu?” Melihat gejala seperti ini, kita tentu dapat berasumsi bahwa penutur bahasa Bali jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu, karena faktanya semakin banyak warga pendatang yang bisa sukses dengan bisnisnya di pulau ini, mulai dari yang kecil sampai yang besar. Lepas dari kepentingannya, pendatang yang berminat mempelajari bahasa Bali memang cukup banyak. Kalau tidak, mungkin orang Belanda bernama P.J. Kersten tidak akan pernah tertarik untuk menerbitkan buku berjudul Tata Bahasa Bali (Nusa Indah, 1970). Yang mungkin masih menjadi kendala dalam mempelajari bahasa Bali adalah kerumitannya yang mirip dengan bahasa Jepang. Dengan adanya tingkatan bahasa yang dis-

ebut bahasa kasar dan bahasa alus. Selain itu, bahasa Bali masih tergolong miskin kosa kata, terbukti dari banyaknya kata-kata dalam bahasa lain, seperti bahasa Indonesia misalnya, yang tidak ada padanannya dalam bahasa Bali. Ini sering membuat kita kesulitan mengungkapkan sesuatu dengan bahasa Bali yang pas dalam pergaulan di era informasi ini. Belum lagi bentuk-bentuk pengucapan dan logat yang berbeda antara satu wilayah dan wilayah lainnya di Bali. Seandainya ada bahasa Bali standar dengan tata bahasa yang disederhanakan dan kaya kosa kata, tentu semakin banyak orang yang tertarik mempelajari bahasa Bali. Bahasa Bali jenis ini kiranya bisa tercipta jika bahasa Bali dibiarkan terbuka untuk menerima pangaruh dari bahasa lain. Dengan demikian dapat diharapkan akan lahir bentuk-bentuk serapan, tentu saja dalam batas-batas yang wajar sehingga kebaliannya tetap terjaga. Hal ini sudah dapat disaksikan pada pergaulan sehari-hari di kalangan anakanak muda dan juga pada tulisan-tulisan di Koran, baik fiksi maupun nonfiksi. Bahasa adalah sebuah identitas, oleh sebab itu melestarikan bahasa Bali adalah sebuah kewajiban bagi yang mengakui bahasa Bali sebagai bahasa ibu. Terkait upaya tersebut, tanpa menutup mata terhadap beragam upaya yang telah dilakukan oleh banyak pihak, sayangnya sampai sejauh ini masih terasa ada yang mengganjal di hati. Seperti kita ketahui, penghargaan untuk karya sastra dalam bahasa Bali justru datang dari Yayasan Kebudayaan Rancage yang berkedudukan di luar Bali. Mungkin hal ini yang memotivasi Made Sugianto, salah seorang pemenang Hadiah Sastra Rancage untuk menyelenggarakan lomba kumpulan satua bawak tahun ini. Meskipun tidak menjanjikan hadiah uang, upaya ini patut diapresiasi. Kita berharap semoga ini bisa menjadi pemicu bagi munculnya terobosan-terobosan lain dalam rangka melestarikan bahasa Bali.

banyaknya pemilih yang tercecer menyebabkan seseorang kalah dalam pemilihan. Masalah pemilih yang tercecer dan rendahnya partisipasi politik masyarakat (golput) tidak bisa ditimpakan kesalahannya begitu saja kepada penyelenggara, justru ini lebih menjadi tanggung jawab stakeholder peserta pemilu yakni partai politik dan calon (baik calon ekskutif maupun calon legislatif). Undang-undang juga tidak jelas, apakah pendaftaran pemilih menggunakan sistem stelsel aktif yang artinya pemilihlah yang aktif mendaftarkan diri sebagai pemilih, atau stelsel pasif yang artinya negara melalui petugas penyelenggara pemilu yang mendaftarkan warganya yang memiliki pilihan. Kalau menganut mixsystem seperti saat ini, sebaiknya jumlah surat suara cadangan di TPS dinaikkan persentasenya, sehingga surat suara tersedia dengan memadai di setiap TPS. Jadi, tidak perlu mencari kambing hitam lagi. Banyaknya pemilih yang tidak hadir ke TPS juga disebabkan oleh mobilitas penduduk yang tinggi, KTP-nya beralamat di tempat A, tetapi tinggal dan menetapnya di tempat B. Kasus seperti ini banyak terjadi di kota-kota besar Indonesia. Kalau didaftarkan pemilih tersebut potensial menjadi golput, karena tidak tinggal di alamat tersebut. Kalau tidak di daftarkan, apabila terjadi pemilihan yang ketat seperti yang dijelaskan di atas, pemilih tersebut hadir dengan menunjukkan KTP. Penulis, staf pengajar di Stispol Wira Bakti

POJOK Freeport mesti hormati aturan, Indonesia tak mau diatur. - Jangan kalah pada investor. *** Jelang aksi 212, pimpinan ormas bertemu pimpinan DPR. - Jangan ada yang ngatur. *** Menangkan persaingan, produk UMKM Bali harus inovatif. - Kalau tidak, pasti pailit.

Penulis, pemerhati Bahasa Bali, Alumni Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

GALIAN Seorang pekerja sibuk melakukan penggalian karena ada pipa air minum yang mengalami kebocoran di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Senin (20/2) kemarin.

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Selasa Paing, 21 Februari 2017

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

FIGUR

Bali Post/rah

Harus Maksimal UPAYA pemberantasan narkoba memang gencar dilakukan kepolisian dan BNN, tapi peredarannya terus terjadi. Ironisnya, peredaran barang terlarang ini dominan muaranya napi di LP Kerobokan. Namun, aparat penegak hukum belum menembus lapas dan menangkap napi yang terlibat. “Memberantas narkoba merupakan kewenangan Polri dan BNN. Supaya bisa diberantas dan hasilnya maksimal, diperlukan kerja sama dari seluruh pihak antara lain TNI, kejaksaan, kehakiman dan seluruh instansi pemerintah serta swasta,” kata praktisi hukum Haposan Sihombing, S.H., M.H., Senin (20/2) kemarin. Haposan menyatakan, lapas sebagai bagian dari pemerintah, diharapkan semaksimal mungkin bersinergi dalam memutus sindikat narkoba. Apalagi dalam beberapa perkara terendus sindikat narkoba dari LP. “Pihak lapas dan Kemenkum HAM Bali mestinya terus berbenah dan mendukung upaya memerangi narkoba. Kondisi ini akan merusak citra lapas itu sendiri,” ujarnya. Kerja sama yang dimaksud, lanjut Haposan, dengan melakukan razia dan penggeledahan secara berkala. Tapi operasi itu jangan sampai bocor agar hasilnya optimal. Bila ada ditemukan napi menyimpan barang terlarang apalagi narkoba, harus diberikan sanksi tegas. “Selama ini kan napi diduga terlibat jaringan narkoba aman-aman saja karena polisi atau BNN sulit menyentuhnya. Untuk memutuskan jaringan ini, paling tidak jangan sampai ada HP di dalam lapas,” pintanya. (rah)

Bali Post/wan

SELANCAR - Wisatawan berjalan di tepi Pantai Batubolong, Canggu, Badung membawa papan surfing, belum lama ini. Pantai Batubolong kian ramai dikunjungi turis mancanegara untuk bermain surfing.

Pertahankan Gelar Pulau Terbaik

Bali Perlu Kembangkan Destinasi dan Infrastruktur

Denpasar (Bali Post) -

Gelar pulau terbaik tidak sekadar prestasi bagi Bali. Akan tetapi, juga suatu tantangan untuk mempertahankan gelar itu agar tidak direbut daerah lain. Pulau Dewata utamanya membutuhkan pengembangan destinasi, sehingga terus menarik bagi wisatawan. Demikian juga pengembangan infrastruktur seperti pelabuhan, airport, dan juga jalan dalam kaitan mengatasi kemacetan. “Kita lakukan semuanya yang terbaik. Artinya, kita lakukan pembinaan-pembinaan terhadap destinasi itu,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Bali A.A. Gede Yuniartha Putra saat dikonfirmasi via telepon, Senin (20/2) kemarin. Yuniartha mengaku telah mengadakan rapat koordinasi dengan Dinas Pariwisata kabupaten/kota terkait destinasi. Paling tidak, destinasi yang sudah ada bisa terus dikembangkan. Setelah itu barulah menambah destinasi baru

seperti desa wisata. Pihaknya telah menargetkan 100 desa wisata hingga tahun 2018, dan sudah ada 64 desa wisata yang dikembangkan sampai 2016 lalu. “Untuk desa wisata, sekarang ditambah lagi sekitar 10 yang kita bina tahun 2017 ini,” imbuhnya. Yuniartha menambahkan, tahun ini kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali ditarget 5,5 juta. Namun, ada kendala pada Bandara I Gusti Ngurah Rai yang hanya memiliki satu runway. Be-

lum lagi masalah kompleks akibat kemacetan parah khususnya di Bali Selatan. Sebab, kemacetan berpotensi menurunkan length of stay atau lama tinggal wisatawan. “Itulah makanya, kan tidak bisa pariwisata itu berdiri sendiri karena terkait juga dengan pengembangan infrastruktur jalan itu sendiri untuk mengurangi kemacetan. Wisatawan bisa lari ke tempat lain. Sudah gitu, airport kita juga terbatas,”

jelasnya. Yuniartha berharap, Dinas Pekerjaan Umum mulai memikirkan pembangunan jalan layang. Di mana yang boleh atau tidak boleh dibangun jalan layang, agar melibatkan budayawan dan stakeholder pariwisata. Selain itu, mempercepat realisasi bandara di Bali Utara dan memberdayakan pelabuhan-pelabuhan laut sebagai alternatif pintu masuk bagi wisatawan. “Pelabuhan laut dan udara memang harus dipikirkan pengembangan dan pembangunannya. Kalau tidak, bagaimana kita mau menambah wisatawan dengan kondisi seperti sekarang,” paparnya. Dinas Pariwisata sendiri, lanjut Yuniartha, mengupayakan promosi pariwisata Bali. Seperti

sekarang, ada 64 calendar of event di Bali yang dipromosikan secara digital atau online di samping promosi langsung ke negara-negara yang berpotensi menyumbang wisatawan ke Bali. Sebelumnya diberitakan, Bali dinobatkan sebagai pulau terbaik selama 12 tahun berturut-turut berdasarkan “Destin Asian Readers Choice Award” (RCA) 2017 yang bermarkas di Singapura (Bali Post Minggu, 19 Februari 2017). Hal yang menjadi sorotan perhatian pemilih adalah keramahan staf dan pelayanan, kenyamanan lokasi, fasilitas, dan kualitas baik tempat maupun kuliner. Penghargaan ini dianugerahkan di Singapura pada 15 Februari 2017. (kmb32)

Usia Pengurus LPD Maksimal 60 Tahun Bali Post/ist

DITANGKAP - Polsek Denbar merilis penangkapan tersangka Agus Purnomo terkait kasus pencurian dan jambret WNA.

Ditangkap, Pencuri Tas Pengunjung Mall Denpasar (Bali Post) Anggota Opsnal Polsek Denpasar Barat (Denbar) menangkap Agus Purnomo (32) di kamar kosnya di Jalan Kenyeri, Denpasar Timur, Sabtu (18/2) lalu. Tersangka ditangkap terkait kasus pencurian di mall di Jalan Diponegoro, Denpasar. Hasil mengembangan, tersangka diduga pernah menjambret warga negara asing (WNA) karena diamankan beberapa lembar dolar Amerika dan uang Singapura. Kapolsek Denbar Kompol Wisnu Wardana didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (20/2) kemarin, mengatakan, pada Sabtu pukul 14.30 Wita, tersangka melihat ada tas di lantai dekat korban Kristina Winandari berdiri. Saat itulah timbul niat tersangka untuk mengambil tas tersebut. Saat korban lengah, tersangka langsung mengambil tas tersebut. “Tas itu langsung dibawa keluar sampai di parkir sebelah timur. Selanjutnya, tersangka mengambil semua barang yang ada di dalam tas. Sedangkan tas milik korban digantung di sepeda motor Honda Vario yang tidak tahu nopolnya,” kata Iptu Aan. Setelah menerima laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Berselang beberapa jam kemudian, tersangka ditangkap di kamar kosnya. Hasil penggeledahan di kamar tersangka, diamankan barang bukti 3 celana panjang hasil curian di supermarket, kacamata, 2 lembar uang dolar dan Singapura diduga hasil kejahatan jambret WNA, serta flash disk. Menurut Aan, kasus ini masih dikembangkan karena diduga tersangka beraksi di banyak TKP. Modusnya tersangka mengincar pengunjung mall atau supermarket yang lengah. Selain itu, polisi masih melacak korban jambretnya. “Mudah-mudahan semua terungkap,” ujarnya. (kmb36)

Bali Post/rin

KONSERVASI LONTAR - Minyak sereh dan alkohol biasa digunakan untuk konservasi lontar yang umumnya sudah berumur.

Perlu Kesadaran Konservasi Lontar BEBERAPA siswa SMA dengan tekun membersihkan debu yang menempel pada lontar dengan kuas. Setelah itu, mereka mengambil kapas yang sudah dicelupkan pada cairan minyak sereh bercampur alkohol. Lontar yang sudah bersih lantas diolesi dengan cairan itu menggunakan kapas. Beginilah kurang lebih gambaran konservasi lontar, lewat pelatihan yang dilakukan UPT Lontar Universitas Udayana kepada siswa SMA Negeri 3 Denpasar, belum lama ini. “Kenapa lontar perlu dikonservasi? Konservasi artinya kan perawatan. Kita tahu material lontar ini adalah dari daun ental, yang kebanyakan ada di masyarakat umurnya sudah uzur atau tua, bahkan ada yang ratusan tahun,” ujar Ketua UPT Lontar Universitas Udayana Dr. Drs. Ida Bagus Rai Putra, M.Hum. Menurut Rai Putra, ada banyak lontar yang tidak dipelihara dengan bagus. Ada yang karena saking disucikan atau dihormati, sehingga pemilik sangat takut menyentuhnya. Ada pula lontar yang akhirnya terbengkalai akibat pewarisnya tidak paham dengan isi

lontar itu. Padahal, lontar merupakan warisan tak terhingga sebagai pemikiran luar biasa yang melekat dalam peradaban orang Bali. “Lontar itu sifatnya juga ilmu terapan. Apa pun bidang-bidang keilmuwan atau batang-batang keilmuwan yang ada sesungguhnya bisa kita juga belajar atau mencari perbandingan di lontar. Katakanlah kami di Unud itu memiliki puluhan lontar usada yang sekarang dalam tahap konservasi dan digitalisasi, dan alih media,” jelasnya. Selain lontar usada, lanjut Rai Putra, ada pula lontar tentang sastra, teknologi pertanian, ilmu perbintangan, wariga, musim, hingga lontar tentang deteksi awal penyakit. Sejauh ini, UPT Lontar Universitas Udayana mengoleksi 970 lontar. Termasuk lontar-lontar yang ada di masyarakat namun tidak bisa dipelihara oleh mereka. “Kita adakan MoU kepada stakeholder yang memiliki lontar itu dan mereka bisa baca atau ambil setiap saat bila diperlukan. Kalau tidak diperlukan, tidak bisa memeliharanya, kami memiliki tempat pemeliharaan yang representatif,” imbuhnya.

Rai Putra menambahkan, yang utama dalam konservasi lontar adalah menyadarkan masyarakat. Bagaimana agar masyarakat memahami bahwa warisan itu harus diselamatkan secara fisik. Kendati di Bali ada tradisi nedun untuk menyelamatkan, tapi pihaknya juga mengupayakan penyelamatan lontar dengan cara digitalisasi. “Kami juga menyiapkan tenaga untuk pembacaan lontar. Kami sudah sering turun ke masyarakat, membaca purana, membaca tentang prasasti atau babad. Tinggal kontak ke UPT Lontar, kami akan senang hati membantu masyarakat,” terangnya. Rai Putra melanjutkan, penyelamatan secara fisik dilakukan pula dengan membersihkan lembar per lembar lontar dari debu lalu mengolesinya dengan campuran minyak sereh dan alkohol. Minyak sereh dibuat dari sereh wangi yang fungsinya membunuh mikroba di dalam lontar. Semakin sering dilakukan akan semakin bagus. Namun, satu cakep lontar bisa terdiri atas puluhan bahkan ada yang sampai 400 lembar daun lontar. (rin)

Denpasar (Bali Post) Pansus Ranperda Lembaga Perkreditan Desa (LPD) DPRD Bali menggelar rapat dengan eksekutif, di Ruang Baleg DPRD Bali, Senin (20/2) kemarin. Rapat digelar untuk menyempurnakan Ranperda LPD sebelum ditetapkan menjadi Perda awal Maret mendatang. Terlebih sebelumnya, Pansus telah melakukan sosialisasi di lima kabupaten/kota. Karo Hukum Setda Provinsi Bali I Wayan Sugiada memaparkan sejumlah hal yang sudah diakomodir dalam ranperda. Di antaranya, pengaturan batas usia pengurus, perlindungan dana nasabah, pembatasan operasional LPD, wajib audit, hingga istilah-istilah dalam bahasa Bali. Ranperda ini nantinya akan menjadi perda baru, bukan hasil revisi perda sebelumnya. Sementara itu, Ketua Pansus I Nyoman Parta mengatakan, usia pengurus LPD dibatasi maksimal 60 tahun yang tertuang dalam pasal 11 ayat 5. Selanjutnya, pengganti ketua LPD nantinya harus memiliki sertifikasi kompetensi calon kepala LPD. “Nanti lembaganya yang mengeluarkan itu, apa LP LPD bekerja sama dengan kampus, atau seperti apa itu masih dirumuskan secara teknis,” ujarnya. Parta melanjutkan, hampir semua bendesa adat di lima kabupaten/kota yang sudah disosialisasi mengusulkan adanya audit. Sebab, audit sudah menjadi standar dan menjadi sebuah keharusan bagi lembaga apa pun yang melaksanakan kegiatan keuangan dewasa ini. “Yang melakukan audit LPD pertama adalah pengawas yaitu bendesa, yang kedua LP LPD, yang ketiga bisa juga memanfaatkan jasa auditor,” imbuh Ketua Komisi IV DPRD Bali ini.

Bali Post/kmb32

I Nyoman Parta

Mengenai LPD yang bangkrut, lanjut Parta, para bendesa bersangkutan sangat menginginkan agar LPD-nya dibangkitkan kembali. Namun, mereka juga membutuhkan dana stimulan. Salah satu yang sangat mungkin dilakukan adalah memberikan dana lewat bantuan keuangan khusus desa adat yang selama ini telah diberikan masingmasing Rp 200 juta. “Artinya, Rp 200 juta yang selama ini sudah dibagi untuk kegiatan pasraman, operasional prajuru, dll, kan ada sisa Rp 165 juta. Mungkin tidak Rp 165 juta itu bisa dimanfaatkan berapa untuk modal. Cuma aturannya memungkinkan atau tidak. Prinsipnya ya nanti eksekutif harus mencari solusinya,” jelas politisi PDI Perjuangan ini. Menurut Parta, pembentukan LPD baru juga harus dibantu permodalannya. Selama ini, desa adat yang belum membuat LPD rata-rata karena potensinya kecil. Oleh karena itu, desa adat harus bekerja sama dengan LPD lain dan diberikan bantuan modal. Namun, pihaknya belum menentukan besaran modal yang bisa diberikan kepada LPD baru. Hal lain yang muncul dalam ranperda, menyangkut pula soal lembaga penyangga likuiditas. (kmb32)


BANGLI

8

Selasa Paing, 21 Februari 2017

Isu Batas Waktu Pengungsian Resahkan Warga Bangli (Bali Post) Sejumlah warga korban bencana alam di Banjar Bantas Desa Songan, Kintamani yang saat ini masih mengungsi di Balai Desa Songan B mengaku cemas dengan beredarnya isu yang menyebutkan bahwa batas waktu mereka mengungsi hanya sampai tanggal 26 Februari. Mereka bingung mencari tempat tinggal jika isu itu benar. Salah seorang pengungsi asal Banjar Bantas, Gede Arta, saat ditemui di lokasi pengungsian, Senin (20/2) kemarin, mengaku belum mengetahui secara pasti sampai kapan dirinya bersama 104 jiwa warga korban bencana alam lainnya masih akan tinggal di lokasi pengungsian. Dia menuturkan, sebagaimana isu yang berkembang belakangan ini, pengungsi hanya bisa menempati lokasi pengungsian sampai tanggal 26 Februari. Sebab setelah itu sudah tidak ada lagi lokasi pengungsian untuk korban bencana. ‘’Isunya yang berkembang di kami seperti itu. Yang ngasi informasi tidak jelas siapa,’’ terangnya. Gede Arta mengatakan, jika isu yang beredar tersebut benar adanya maka dirinya dan keluarganya tidak tahu harus tinggal di mana untuk selanjutnya. Sebab akibat bencana longsor yang terjadi 10 Februari lalu, rumah satu-satunya miliknya yang berada di lokasi bencana saat ini sudah rusak dan tidak bisa ditempati lagi. Selain Gede Arta, beredarnya isu soal batas waktu pengungsian tersebut juga diakui warga pengungsi lainnya, I Nengah Sarta. Dirinya juga mengaku kebingungan harus tinggal di mana jika isu yang beredar tersebut memang benar. Dia berharap jika lokasi pengungsian memang benar ditiadakan, maka pemerintah diharapkan dapat menyediakan tempat tinggal untuk pengungsi. Nengah Sarta maupun Gede Arta mengaku siap direlokasi ke tempat yang aman jika pemerintah bisa menyiapkan lahan untuk pengganti. Mengenai di mana lokasinya, mereka berharap bisa direlokasi tak jauh dari wilayah Desa Songan. ‘’Kalau mengenai lokasinya di mana, saya harapkan di sekitaran Toya Bungkah,’’ kata Sarta. Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bangli Wayan Karmawan mengatakan bahwa isu yang beredar tersebut tidak benar. ‘’Siapa bilang? Tidak ada informasi seperti itu,’’ terangnya. Karmawan menjelaskan bahwa saat ini Pemkab Bangli sedang mengupayakan untuk menyiapkan lahan untuk merelokasi korban bencana. Rencananya lahan yang disiapkan untuk relokasi yakni lahan hutan. ‘’Tapi masih dalam proses, kita masih lakukan pembicaraan dulu,’’ ujarnya. Disinggung sampai kapan warga Banjar Bantas mengungsi di Balai Desa Songan B, dia pun mengaku belum bisa memastikannya. (kmb40)

Hujan Berkepanjangan

Petani Jeruk Terancam Gagal Panen

Bangli (Bali Post) Hujan deras yang terus mengguyur Bangli menyebabkan buah jeruk di Kintamani banyak yang busuk dan rontok. Sejumlah petani jeruk pun pesimis dapat memanen di atas 50 persen pada musim panen mendatang. Bahkan mereka khawatir akan mengalami gagal panen seperti tahun lalu. Seperti diungkapkan salah seorang petani jeruk di Desa Manikliyu, Ketut Sandia. Dia mengatakan, akibat hujan sejak beberapa bulan terakhir, buah jeruk miliknya yang baru berumur sekitar tiga bulan atau yang sudah seukuran jeruk limau banyak yang busuk dan menghitam. Lama kelamaan buah yang busuk itu rontok dari pohonnya. Dengan kondisi seperti itu, dia pun mengaku pesimis bisa memanen jeruk dengan maksimal pada musim panen yang biasanya mulai berlangsung sekitar Agustus. Dia yakin kegagalan panen seperti tahun lalu akan kembali terulang pada musim panen tahun ini. Selain Sandia, petani jeruk lainnya, Made Sugiman juga mengungkapkan hal yang sama. Sugiman mengatakan, akibat pengaruh hujan, buah jeruk miliknya tidak bisa berkembang maksimal. Buah jeruk yang sudah mulai membesar, banyak yang rontok karena diguyur hujan. Dia pun pesimis bisa memanen buah jeruknya di atas 50 persen. ‘’Kalau kemarau panjang, petani masih bisa lakukan penyiraman. Tapi kalau sekarang, karena hujan petani tidak bisa lakukan apa-apa,’’ ujarnya. Karena hal ini terjadi akibat pengaruh hujan, dirinya dan petani jeruk yang senasib dengannya tidak bisa berbuat banyak. Petani saat ini hanya bisa berharap cuaca membaik sehingga buah jeruk bisa tumbuh dengan maksimal. (kmb40)

MENGUNGSI - Para warga korban bencana tanah longsor yang untuk sementara waktu mengungsi di balai desa setempat.

BPBD Belum Rekomendasikan Pengungsi Kembali ke Rumah Bangli (Bali Post) -

Meskipun status tanggap darurat bencana telah dicabut beberapa hari lalu, akan tetapi BPBD Bangli belum merekomendasikan atau mengizinkan para pengungsi korban bencana alam di Kintamani untuk balik ke rumah masing-masing. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli I Ketut Agus Sutapa, Senin (20/2) kemarin, mengatakan ada beberapa pertimbangan yang mendasari keputusan tersebut. Sutapa mengatakan, pengungsi masih belum diizinkan untuk kembali ke rumah mereka masing-masing karena sejumlah pengungsi yang tidak lagi mempunyai tempat tinggal akibat hancur tertimbun material longsoran. Selain itu, tempat yang mereka tinggali juga masih berada di kawasan zona merah yang masih rawan terjadi tanah longsor.

Bali Post/nan

SEMAT - Perajin semat di Banjar Tampuagan Desa Peninjoan.

setempat. Sementara untuk pengungsi di Batur Selatan masih menempati tenda pengungsian yang ada di Yeh Mampeh,’’ katanya. Sutapa mengatakan, pihaknya juga belum bisa memastikan sampai kapan batas waktu yang ditentukan bagi para pengungsi untuk menempati tenda pengungsian. Apalagi cuaca sampai saat ini masih tidak menentu.

sudah siap. Tinggal diajukan ke Bupati untuk di-acc. Sementara untuk kebutuhan para pengungsi tetap menjadi tanggungan pemerintah,’’ tegasnya. Sementara itu terkait bantuan, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf. Susanto Lastua Manurung menyatakan semua bantuan yang telah diterima nantinya akan terus didistribusikan ke warga yang terkena bencana tanah longsor. ‘’Nantinya logistik yang sudah diterima akan terus disalurkan ke desa-desa yang terkena bencana sehingga korban yang terkana bencana semuanya mendapat logistik secara merata dan tetap sasaran,’’ ungkapnya. (kmb41)

Polres Bangli Sediakan Layanan Trauma ”Healing” Bangli (Bali Post) Bencana alam tanah longsor yang terjadi di Banjar Bantas Desa Songan, Kintamani Jumat (10/2) lalu masih menyisakan trauma mendalam bagi warga terutama anak-anak. Untuk memulihkan kondisi psikologis warga, Polres Bangli, Senin (20/2) sore memberikan trauma healing dengan mendatangkan badut-badut lucu. Anakanak korban bencana alam yang hadir dalam kegiatan kemarin pun cukup terhibur oleh game serta atraksi badut yang dibawakan sejumlah anggota Polres Bangli. Kegiatan pemberian trauma healing oleh Polres Bangli dipusatkan di SD 3 Songan.

Perajin di Tampuagan Kelimpungan repot menggunakan semat. Mereka juga ingin lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya. ‘’Warga di sini saja sekarang jarang memakai semat. Hampir semuanya beralih ke staples. Apalagi remaja perempuan zaman sekarang tidak mau memakai semat karena dinilai ribet. Hanya yang tua saja mau memakai semat, itupun beberapa. Bahkan sebelumnya sempat saya lihat ibu-ibu ngayah ke pura membawa staples dari rumahnya. Itu menandakan keinginan masyarakat untuk memakai semat semakin

Atas dasar itu pihaknya tidak ingin hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi kepada warga. Maka dari itu sampai saat ini semua warga yang terkena bencana masih ditampung di tenda pengungsian yang telah disediakan. ‘’Sampai sekarang ini pengungsi masih berada di tenda pengungsian. Untuk warga di Songan mereka tetap mengungsi di Bale Banjar

‘’Intinya sampai detik ini warga masih bertahan di tenda pengungsian dan belum ada warga yang balik ke rumah mereka,’’ kata Sutapa Dijelaskannya, untuk pemulihan dampak bencana setidaknya memerlukan waktu hingga empat bulan ke depan. Untuk itu, kata dia, harus ditetapkan statusnya dari tanggap darurat menuju transisi pemulihan pada keadaan darurat. ‘’Ini belum pascabencana, masih dalam keadaan darurat,’’ tegasnya. Tindak lanjut dari itu, pihaknya pun tengah meminta pertimbangan bupati untuk penetapan status transisi tersebut. ‘’Drafnya

Pulihkan Psikis Anak-anak Korban Bencana Alam

Pemakaian ”Semat” Makin Ditinggalkan Bangli (Bali Post) Saat membuat perlengkapan upacara seperti canang atau banten, umat Hindu dulu selalu memakai semat untuk menjaritnya. Namun, seiring berjalannya waktu, penggunaan semat makin ditinggalkan. Sebagian masyarakat kini cenderung menggunakan staples karena dinilai lebih praktis. Salah satu perajin semat asal Banjar Tampuagan Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku, Ni Ketut Arnyani mengatakan, masyarakat cenderung menggunakan staples lantaran tidak ingin

Bali Post/nan

rendah,’’ Arnyani, Senin (20/2) kemarin. Dikatakannya, dengan kondisi demikian, penjualan semat buatannya terus menurun. Jika sebelumnya dia setiap hari menjual semat ke pasar, sekarang dia hanya mampu menjual satu hingga dua kali seminggu. Tidak begitu banyak pesanan yang datang. Dia memasarkan semat-nya di dua tempat yakni pasar di Gianyar dan Klungkung. ‘’Kalau dulu bisa sampai Rp 2 jutaan dapat menjual semat dalam seminggu. Tapi sekarang palingan Rp 500 ribu karena jarang ke pasar,’’ katanya. Dijelaskannya, proses pembuatan semat cukup sulit dan lama. Pasalnya, mulai proses awal sampai pengeringan memakan waktu sekitar dua sampai tiga hari. ‘’Kalau hujan, tidak bisa dijemur karena tidak ada sinar matahari. Kalau ada sinar lebih, cepat keringnya,’’ ucapnya. Kerajinan ini digelutinya sejak puluhan tahun dan sudah turun temurun di keluarganya. Mengingat tidak ada pekerjaan lain, akhirnya membuatan semat ini menjadi pekerjaan satu-satunya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. (kmb41)

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan anak korban bencana tanah longsor di seputaran Desa Songan. Tampak hadir dalam kegiatan kemarin yakni Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K, pejabat utama dan anggota Polres Bangli serta sejumlah pengurus Bhayangkari Cabang Bangli. Ketua Bhayangkari Cabang Bangli Ny. Uli Danang Beny K. saat membuka kegiatan kemarin menyampaikan, program trauma healing ini sangatlah penting melihat banyak dari korban bencana alam mengalami trauma dan ketakutan yang berlebih ketika mendengar suara-suara—yang menyerupai gaung, getaran atau semacamnya. Trauma healing sendiri diutamakan pada anak-anak dan lansia, yang biasanya mengalami trauma paling kuat baik stres maupun depresi. Kegiatan dalam trauma healing kemarin, yakni hiburan berupa game, bernyanyi dan diselingi dengan pemberian bingkisan kepada anak-anak korban bencana alam. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak bisa terhibur dan melupakan kejadian yang telah dialaminya. Hal yang sama juga disampaikan Kapolres Bangli AKBP Danang Beny K. Di sela-sela kegiatan dia men-

Bali Post/ina

TRAUMA HEALING - Anak-anak di Desa Songan antusias mengikuti kegiatan trauma healing yang digelar Polres Bangli, Senin (20/2) kemarin. gatakan, trauma healing ini dilaksanakan untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak di Desa Songan yang menjadi korban bencana alam. Sejak musibah terjadi, bantuan yang datang untuk korban bencana cukup banyak baik berupa sembako dan obat-obatan. ‘’Yang sedikit terlupakan ini anakanak. Sehingga sekarang

kita laksanakan kegiatan ini untuk memulihkan mental mereka supaya normal kembali,’’ jelasnya. Kapolres mengatakan, rencananya kegiatan trauma healing ini dilaksanakan tak hanya sekali. Pihaknya mengaku akan menggelar kegiatan serupa kembali, tergantung situasi. ‘’Harapannya dengan permainan dan

hiburan ini mereka bisa melupakan sejenak bencana yang terjadi. Lagian di sini mereka jarang mendapat hiburan seperti ini,’’ kata Kapolres. Sementara itu, sejumlah anak–anak saat ditemui kemarin mengaku sangat terhibur dengan kegiatan yang digelar Polres Bangli. Mereka berharap kegiatan serupa bisa digelar kembali. (kmb40)


Selasa Paing, 21 Februari 2017

GIANYAR

9

Satgas Diminta Tak Ragu Usut Pungli di Pemerintahan

Gianyar (Bali Post) Kinerja Satgas Saber Pungli juga mendapat sorotan dari kalangan LSM. LSM Garda Pejuang Penerus Aspirasi Rakyat (Garppar) Gianyar menilai Satgas Saber Pungli akan ewuh pekewuh dalam bertugas untuk menangani pungli di pemerintahan. Hal ini mengingat susunan keanggotaan Satgas diisi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gianyar. Koordinator Garppar Ngakan Rai, Senin (20/2) kemarin, mengatakan sejumlah pimpinan OPD masuk dalam tim Satgas Saber Pungli. Pihaknya pun khawatir Satgas akan enggan dalam melakukan penertiban ke internal pemerintahan. ‘’Tim ini pasti ewuh pakewuh melakukan penertiban ke bawahannya sendiri,’’ kata Ngakan Rai. Menurutnya, pimpinan OPD yang

masuk dalam keanggotaan Satgas Saber Pungli Gianyar di antaranya Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Setda Gianyar, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Bagian Keuangan dan Perencanaan Setda Gianyar dan Kepala Bappeda dan Litbang. Ngakan Rai menyebut, dengan susunan tersebut Satgas Saber Pungli masih terkesan membela jajaran

pemerintahan. ‘’Misalnya ada salah di sekolah, tidak mungkin sekolah itu dibongkar. Kan rusak citra pimpinannya kalau begitu,’’ katanya. Masih belum maksimalnya gerakan Satgas Saber Pungli menyisir lembaga pemerintahan, kata dia, terbukti dari hasil pengungkapan tim yang terbentuk per Januari 2017 ini yang hingga Februari ini baru menangkap juru parkir RSUD Sanjiwani. ‘’Ini yang mengecewakan, hanya karena tidak memberi karcis parkir,’’ katanya. Menurutnya, selain kasus parkir ada sejumlah pungli besar yang terindikasi terjadi di Gianyar. Misalnya dalam pengurusan izin usaha. ‘’Bisa dicek dalam memperoleh izin itu, baik izin bangunan dan izin lainnya pasti ada

aksi pungutan liar,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, Satgas Saber Pungli harusnya diisi oleh personel polisi dan kejaksaan saja. Hal ini bertujuan agar satgas bisa bergerak bebas dan optimal layaknya KPK tanpa harus ewuh pakewuh dengan Kepala OPD yang masuk dalam satgas. ‘’Contoh KPK. Yang jadi ketua, orang independen. Lalu Jaksa Agung juga independen, asal punya kompetensi. Jadi kalau orang independen ini tak pandang bulu,’’ tegasnya. Berbeda jika pimpinannya diambil dari lembaga itu sendiri. ‘’Kalau diambil dari pemda, sama saja. Ya, yang ditangkap hanya kelas begini-begini (juru parkir-red) saja nantinya. Kasihan anggarannya,’’ tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

RAFTING - Petugas saat menanyakan kelengkapan izin pada salah satu pengelola rafting.

Tim Gabungan Satpol PP Gelar Sidak ’’Rafting’’

Gianyar (Bali Post) Satpol PP Provinsi Bali dan Satpol PP Kabupaten Gianyar melakukan sidak gabungan ke sejumlah usaha rafting yang beroperasi di Sungai Ayung, Desa Kedewatan, Ubud, Senin (20/2) kemarin. Dalam sidak tersebut, petugas melayangkan surat peringatan kepada satu tempat usaha rafting yang belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sidak ini dilakukan sekitar pukul 12.00 wita. Tim gabungan mendatangi lima tempat usaha rafting. Petugas hanya menemukan satu usaha rafting yang belum memiliki IMB. ‘’Yang bersangkutan siap dan segera akan mengajukan izin. Kami mendorong pengusaha yang tidak memiliki izin untuk mengurus izin, tidak ujug-ujug ditutup,’’ kata Kepala Satpol PP Gianyar Cokorda Gde Agusnawa. Meski demikian, usaha yang belum memiliki IMB tersebut akan tetap dihadapkan dengan Perda nomor 7 tahun 2007 pasal 29 ayat (1) yang menyebutkan, setiap penyelenggara usaha penyedia sarana wisata tirta yang melanggar pasal 8 ayat (1) dan pasal 15, diancam dengan penjara kurungan paling lama 6 bulan dan denda paling banyak Rp 50 juta. Dijelaskannya, sebelum dilakukan penindakan tegas, terlebih dulu pengusaha diarahkan untuk memenuhi persyaratan izin usaha. Petugas memberikan surat pemanggilan untuk klarifikasi dokumen yang dimiliki para pengusaha wisata tirta tersebut. Selain melaksanakan patroli terkait Perda nomor 7 tahun 2007, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan penertiban di tempat lain yang terindikasi melakukan pelanggaran. ‘’Bila ditemukan pelanggar seperti pekerja asing tanpa izin, akan segera ditindaklanjuti,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

TUNJUKKAN PELAKU - Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni didampingi Kanit I Iptu IGN Winangun menunjukkan pelaku pencurian, Putu Gede Darma Sentana (19), dengan barang bukti hasil curian.

Bobol Toko Vape

Komplotan Remaja Diringkus Polisi

Bali Post/nik

TERTIBKAN BALAP LIAR - Jajaran Sat Lantas Polres Gianyar saat menggelar penertiban balap liar di kawasan Pantai Siyut.

Gerebek Trek-trekan di Jalan Pantai Siyut

Polisi Amankan Motor dan Enam Remaja

Gianyar (Bali Post) Sejumlah remaja yang hendak menggelar aksi balap liar atau trek-trekan di Jalan Pantai Siyut, lari terbiritbirit setelah digerebek personel Sat Lantas Polres Gianyar, Minggu (19/2). Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan delapan sepeda motor serta sejumlah remaja yang terlibat dan menonton trek-trekan. Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Eka Putra Astawa mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi masyarakat bahwa terjadi trek-trekan di Pantai Siyut, Minggu sore sekitar pukul 16.00 wita. Menerima informasi ini, selanjutnya pihaknya mengerahkan personel Pos Masceti lengkap dengan armada Kijang 1138 dan dua motor besar untuk mendatangi lokasi balap liar di Jalan Pantai Siyut. Setiba di TKP, gerombolan pemuda pun terkejut melihat kedatangan polisi. Sontak mereka berupaya kabur. Polisi yang sudah mengepung tempat tersebut berhasil mengamankan delapan sepeda motor. Dari kendaraan yang diamankan ini ada di antaranya yang tidak diketahui pemiliknya karena saat kejadian mereka banyak melarikan diri ke sawah dengan meninggalkan sepeda motornya di lokasi. ‘’Kami mengamankan dua remaja di bawah umur yang terindikasi terlibat trek-trekan itu serta empat remaja yang menonton aksi tersebut,’’ katanya. Dikatakannya, setelah menjalani pemeriksaan, remaja yang diamankan langsung dipulangkan namun sepeda motornya masih ditahan di Mapolres Gianyar. Sepeda motor tetap diamankan polisi sebelum proses sidang tilang di PN Gianyar diselesaikan. ‘’Delapan motor kita sita sampai kendaraan ini dikembalikan ke kondisi standar,’’ katanya. Menurut analisis sementara, kata AKP Astawa, aksi balap liar kini mulai berubah waktu dari biasanya dini hari menjadi sore hari. Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar menginformasikan ke Polres Gianyar bila menemukan aksi balap liar. ‘’Jika ada aksi balap liar segera kami respons untuk dilakukan penangkapan. Karena aksi tersebut merupakan pelanggaran lalu lintas dan dapat berakibat kecelakaan lalu lintas yang fatal,’’ tegasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Komplotan remaja diringkus aparat Sat. Reskrim Polres Gianyar. Keempat remaja ini diketahui telah membobol Toko Dira Vape di Desa Buruan Kecamatan Blahbatuh. Polisi mengamankan puluhan barang bukti berupa vape atau rokok elektrik, charger dan liquid dari tangan pelaku. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni, Senin (20/2) kemarin, menerangkan pengungkapan kasus pembobolan Toko Dira Vape ini berawal saat polisi menerima informasi mengenai penjualan vape murah secara online. Setelah dicocokkan dengan barang yang dijual via internet itu, ternyata ada kesesuaian dengan barang yang dicuri di

Toko Dira Vape. Petugas yang dikomandoi Kanit I Sat. Reskrim Polres Gianyar Iptu IGN Winangun langsung bergerak dan melakukan penangkapan terhadap para pelaku Minggu (19/2) sore. Ada tiga remaja yang diringkus, masing-masing berinisial GI (16), Kadek JA (15), dan Kadek S (17). Sementara satu pelaku lainnya telah berusia 19 tahun yakni Putu Gede Dharma Sentana. ‘’Sebenarnya kemarin, kami mengamankan delapan orang remaja. Hanya setelah dilakukan pemeriksaan yang menjadi pelaku pencurian ini hanya empat orang,’’ jelasnya. Iptu IGN Winangun menambahkan, dari interogasi, keempat pelaku mengakui perbuatannya. Mereka beraksi

saat tengah malam dengan mendatangi TKP mengendarai dua sepeda motor. Kala beraksi, Kadek JA dan Kadek S bertugas mengawasi di luar. Kemudian pelaku Putu Gede Darma Sentana dengan pelaku GI masuk ke dalam dengan membobol plafon. ‘’Mereka masuk dengan merusak plafon toko itu kemudian mengambil sejumlah barang berharga seperti vape, liquid, dan charger serta barang lainnya di toko tersebut,’’ katanya. Ditambahkan, dengan bantuan Ketut Yudi yang kini berstatus saksi, seluruh BB hasil curian itu kemudian dijual lewat Facebook dengan harga rendah. Sementara dari penyergapan kemarin, polisi mengamankan 4 buah vape, 3

kabel charger, 5 bungkus kawat, 1 bungkus kapas, 2 charger baterai Nil Master, 20 botol liquid sejumlah surat-surat, serta 2 kendaraan yang digunakan pelaku untuk mencuri. Polisi hanya menahan Putu Gede Dharma Sentana sementara tiga pelaku lainya yang di bawah umur masih dikonsultasikan ke Unit PPA. ‘’Karena di bawah umur, tiga pelaku ini tidak kami tahan dan masih dikoordinasikan ke PPA,’’ terangnya. Iptu Winangun menambahkan, kemungkinan tiga pelaku yang masih di bawah umur ini akan tetap dijerat hukum karena yang dilakukan bukan pencurian biasa melainkn aksi pencurian dengan pemberatan. ‘’TKP tempat empat remaja

ini beraksi bukan hanya satu, tetapi ada lima TKP lain yang disasar dengan modus serupa. Jadi kemungkinan tiga pelaku yang di bawah umur ini akan tetap dijerat dengan pasal 363 dengan ancaman tujuh tahun penjara. Tapi seperti apa nanti, masih menunggu koordinasi dengan unit PPA,’’ katanya. Sementara itu, Putu Gede Darma Sentana yang diketahui sebagai otak aksi pencurian ini mengaku sudah beraksi lebih dari lima TKP. ‘’Biasanya saya pakai ke Sanur untuk nyewa wanita bersama dia (pelaku GI-red),’’ ucap pria yang tiga tahun lalu ditangkap polisi karena mencuri ayam namun dibebaskan karena kala itu masih berumur 16 tahun. (kmb35)

Wabup Mahayastra Hadiri Upacara ’’Melaspas’’ di Pasar Yadnya Blahbatuh PANGEMPON Pura Melanting Pasar Yadnya, Desa Pakraman Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh melaksanakan upacara melaspas, mendem padagingan lan ngeresi gana pada Soma Manis Tolu, Senin (20/2) kemarin. Upacara dipuput Ida Pedanda Istri Geria Purnawati Blahbatuh. Prosesi dihadiri antara lain Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra, Camat Blahbatuh Ketut Nariana, Perbekel Blahbatuh

Agung Udayana serta para klian adat dan dinas se-Desa Blahbatuh. Menurut Ketua Panitia Karya yang juga Bendesa Pakraman Desa Blahbatuh I Wayan Kantor, persiapan upacara yadnya tersebut telah dilakukan satu tahun sebelumnya. ‘’Dengan tuntunan Bapak Bupati Gianyar dan Wabup Gianyar, agar apa yang direncanakan membuahkan hasil dengan semangat manyama braya ikhlas

MELASPAS - Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra saat menghadiri upacara melaspas, mendem padagingan lan ngeresi gana di Pura Melanting Pasar Yadnya, Desa Pakraman Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Senin (20/2) kemarin.

ngaturang yadnya,’’ katanya. Dikatakannya, pangempon Pura Melanting Pasar Yadnya Blahbatuh berjumlah 1.600 KK dari delapan banjar. Keseluruhan pangempon antusias ngayah untuk melaksanakan karya tersebut. ‘’Semuanya sangat bhakti dan ikhlas ngaturang ayah-ayahan dalam melaksanakan yadnya. Pangempon Pura Melanting melaksanakan upacara yadnya untuk mengucapkan rasa syukur dan bakti ke hadapan Ida Batara agar dikarunia keselamatan lahir dan batin,’’ ujar Wayan Kantor. Sementara itu, Wabup Gianyar Made Mahayastra mengajak semua pedagang dan pangempon Pura Melanting Pasar Yadnya untuk ikhlas dan bakti dalam melaksanakan bhakti marga yoga. Menurutnya, sikap ikhlas akan mengantarkan kedamaian terhadap umat. Lebih lanjut, Wabup Mahayastra berpesan agar ke depannya Pasar Yadnya Blahbatuh dipromosikan lewat media cetak dan elektronik. Hal ini bertujuan agar keberadaan pasar ini semakin dikenal dan menjadi kebanggaan masyarakat. ‘’Saya harapkan pengelola

membuat promosi yang baik. Misalkan menceritakan tentang perjalanan sepasang keluarga untuk sembahyang ke Pura Besakih, karena sibuk waktunya terbatas, bukan hambatan untuk tangkil dan solusinya, Pasar

Yadnya Blahbatuh. Tolong dikemas dengan baik. Buatkan iklan dilengkapi dengan peran yang manis dan cantik. Pasti terkenal,’’ ujar Wabub Mahayastra diiringi tepuk tangan para undangan dan pamedek. (ad1733)


KLUNGKUNG

10 SOSOK

Selasa Paing, 21 Februari 2017

Cegah Praktik ”Bullying” POLRES Klungkung di bawah pimpinan Kapolres AKBP FX Arendra Wahyudi mempunyai terobosan kreatif untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Salah satunya, program Bhabinkamtibmas menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah. Program ini langsung ditindaklanjuti seluruh jajaran Polsek. Seperti yang dilakukan Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika.Mantan Kapolsek Dawan ini mengintruksikan seluruh anggota Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Nusa Penida untuk menjadi pembina upacara di masing-masing Sekolah Dasar (SD) yang ada di desa binaannya. Langkah ini dilakukan tidak hanya mendekatkan diri kepada siswa, namun juga untuk mencegah terjadinya praktik bullying yang terjadi di sekolah. Kompol Suastika mengatakan melalui program ini, anggota Bhabinkantimas diharapkan menyosialisasikan terkait masalah bullying. Sebab, persoalan bullying ini merupakan perilaku agresif dan negatif seseorang atau sekelompok orang secara berulang kali dengan menyalahgunakan ketidakseimbangan kekuatan untuk menyakiti korban secara mental, fisik maupun seksual. “Bentukbentuk perilaku yang menunjukkan bullying ada beragam, ada memukul, menampar, memalak, memfitnah, mengancam, mengintimidasi, mengucilkan dan lain lain,” ujar Kapolsek. Menurutnya, praktik bullying ini sangat berdampak bagi siswa. Untuk pelaku bisa menyebabkan dirinya tidak bisa berkonsentrasi belajar karena pikirannya lebih banyak untuk mengincar dan merencanakan tindakan berikutnya. Sementara bagi korban dapat menurunkan intensitas pergi ke sekolah karena cemas dan takut akan menjadi korban. Hal ini juga berdampak bagi saksi karena takut akan menjadi korban berikutnya dan merasa bersalah, tidak dapat melakukan apa-apa. “Bullying bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya yang paling penting adalah adanya anak yang merasa dominan atau memiliki harga diri atau konsep diri yang rendah di sekolah dan memiliki karakter agresif. Bisa juga disebabkan karena pengalaman atau pola asuh yang kurang sesuai,” terangnya. Dengan disosialisasikan masalah bullying di sekolah ini, Kapolsek Suastika berharap tidak terjadi lagi kekerasan fisik atau psikis maupun seksual di sekolahsekolah. Dengan demikian, mental atau psikis anak-anak dapat berkembang dengan baik dan dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik. (kmb)

Diduga Mabuk

Tabrak Mobil Parkir, Tangan Kiri Patah Semarapura (Bali Post) -

Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi di Jalan By-pass IB Mantra, tepatnya di sebelah barat traffic light (TL) Tihingadi, Banjar Patus, Desa Gunaksa, Dawan, Klungkung, Senin (20/2) dini hari kemarin. Mahyuni (50), warga Kampung Gelgel, menabrak mobil parkir saat melintas di lokasi kejadian. Kuat dugaan, saat kejadian, korban dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol alias mabuk, sehingga tak bisa mengendalikan motornya. Akibat kecelakaan itu, korban dilarikan ke RSUD Klungkung untuk mendapatkan perawatan medis. Belakangan diketahui, korban mengalami patah tangan kiri dan di beberapa bagian tubuhnya terdapat luka lecet. Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan kasus lakalantas ini terjadi sekitar pukul 02.00 wita. Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Kharisma DK 6733 MG melaju dari arah timur. Dalam kondisi mabuk, korban kehilangan konsentrasi. Motornya pun menabrak mobil parkir yang belum diketahui identias sopirnya. Sebab, setelah kecelakaan itu, sang sopir langsung kabur. Karena saat kejadian sang sopir kabur, maka korban tergeletak sendirian di pinggir jalan dengan kondisi tidak sadarkan diri. Beruntung ada warga yang melihat kejadian, sehingga korban ditolong dan dilarikan ke RSUD Klungkung. Dari pemeriksaan medis, korban mengalami patah tangan kiri, lecet pada paha kiri, betis dan lutut kiri. Begitu juga jidat dan bibir bawahnya robek. Sementara itu, Paur Humas Polres Klungkung Ipda Nyoman Sarjana ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, kasus tersebut tengah ditangani Satuan Lalu Lintas Polres Klungkung. Begitu juga masih diselidiki terkait sopir mobil yang kabur tersebut. “Kasus ini masih diselidiki, apakah akibat kelalaian korban atau pemilik mobil itu,” katanya. (kmb)

TAK BERFUNGSI - PLTS yang ada Desa Sekartaji kini tak berfungsi karena kondisinya rusak.

Sejumlah PLTS di Nusa Penida Tak Berfungsi

Semarapura (Bali Post) Konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Nusa Penida telah terpasang sejak tahun 2015. Sebanyak 140 unit PLTS ini menghabiskan anggaran Rp 2,66 miliar. Akan tetapi, sejumlah PLTS diketahui sudah tak berfungsi. Seperti beberapa PLTS di Desa Sekartaji, Klungkung. Sejumlah PLTS ini sudah tak berfungsi sejak awal 2016. Tidak berfungsinya alat ini lantaran pengelolaannya dibebankan ke pihak desa, sehingga tidak paham dalam melakukan perbaikannya. “Sudah mangkrak mulai awal

TINJAU - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat meninjau Kantor Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung.

“Sudah enam bulan saya pakai listrik PLN. Beberapa kali diganti lampu PLTSnya tidak juga bisa nyala,” aku salah satu warga Desa Sekartaji yang mendapatkan bantuan PLTS. Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Klungkung Wayan Parna didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Keluarga Berencana dan Pemerintahan Desa Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja, saat dikon-

firmasi, Senin (20/2) kemarin mengaku mengetahui pasti proyek PLTS yang digarap tahun 2015 tersebut. Perlu diketahui instalasi PLTS ini juga difokuskan di Kecamatan Nusa Penida. Prioritasnya RTM di wilayah Nusa Penida. Besarnya anggaran untuk pengadaan PLTS tersebut menyebabkan proyek harus melalui konsultasi perencanaan. Hanya RTM yang memiliki rumah tak layak huni bisa mendapatkan instalasi PLTS tersebut. (dwa)

DLHP Segera Tata Taman Tapal Batas

Semarapura (Bali Post) -

Tapal batas yang ada di Kabupaten Klungkung tampak tidak terawat. Faktanya, sejumlah tapal batas yang ada ditumbuhi semak belukar. Kondisi ini membuat pemandangan memasuki Kabupaten Klungkung menjadi kumuh. Bahkan, tak banyak warga yang mengeluhkan kondisi ini. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dinilai hanya memoles pusat Kota Semarapura saja. Atas keluhan itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Kabupaten Klungkung akan

Wabup Kasta Cek Pelayanan E-KTP keterangan sebagai pengganti e-KTP ada beberapa bank yang masih tidak mengakui keabsahan surat edaran tersebut. Hal ini menyebabkan masyarakat menjadi kebingungan dalam memenuhi persyaratan untuk mencari dana di bank. Padahal dari pihak Disdukcapil sudah mengedarkan format surat keterangan sebagai pengganti e-KTP. Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat meninjau Kantor Pelayanan Disdukcap-

2016. Kemungkinan rusak,” kata Perbekel Desa Sekartaji I Made Carma, belum lama ini. Proyek dengan anggaran Rp 2,66 miliar ini merupakan bantuan dari Kementerian ESDM. Selain dipasang di masing-masing Rumah

Tangga Miskin (RTM), PLTS ini juga ada yang dikelompokan dan dikelola oleh desa. Sayangnya, pihak desa dan RTM tidak paham terkait pemeliharaan dan perbaikannya. Akibat PLTS tak berfungsi, warga di Desa Sekartaji beralih menggunakan listrik dari PLN. Sementara, RTM yang mendapatkan bantuan PLTS di rumahnya juga dinilai menyulitkan. Sebab, bola lampu untuk PLTS harganya mahal dan sulit untuk didapatkan.

Ditumbuhi Semak Belukar

Surat Keterangan Pengganti Tidak Diterima Bank DILIHAT dari sisi pelayanan sekarang ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klungkung telah menujukan kinerja cukup bagus. Sayangnya, blangko e-KTP hingga saat ini belum ada. Begitu juga belum singkronnya pihak Disdukcapil dengan bank yang ada di Kabupaten Klungkung. Hal ini menyebabkan masyarakat yang ingin mencari kredit harus menggunakan KTP. Sedangkan surat

Bali Post/dwa

il didampingi Kadisdukcapil I Komang Darma Suyasa, Senin (20/2) kemarin mengatakan surat keterangan yang dikeluarkan dari Disdukcapil Nomor: 471.13/10231/ Dukcapil sesuai surat edaran dari Menteri Dalam Negeri Nomor: 471/1768/SJ tertanggal 12 Mei 2016 sudah diedarkan ke semua bank. Wabup Kasta berharap kepada pihak bank yang ada di Kabupaten Klungkung agar segera berkoordinasi dengan pihak Disdukcapil terkait dengan surat edaran pengganti e-KTP. Dengan demikian, masyarakat yang ingin membutuhkan dana atau mencari kredit bisa terlayani dengan maksimal. “Mudah-mudahan blangko e-KTP ini cepat keluar, sehingga tidak akan mengganggu persyaratan administrasi masyarakat,” jelas Wabup Kasta. Sementara, Komang Darma mengatakan untuk perekaman e-KTP sampai saat ini mencapai antrean hampir 5.000-an orang dari Agustus 2016 lalu. “Bagi masyarakat yang ingin mencari KTP saat ini sudah ada surat keterangan pengganti e-KTP,” katanya. (ad1732)

segera melakukan penataan taman tapal batas. Hal ini disampaikan Kepala DLHP Kabupaten Klungkung AA Ngurah Kirana, Senin (20/2) kemarin. Ia mengatakan pihaknya telah menerima adanya laporan tersebut. Menurutnya, hujan deras yang terjadi akhir-akhir ini menyulitkan petugas untuk menata taman tapal batas. Selain itu, perombakan kelembagaan di Pemkab Klungkung membuat tanggung jawab penataan wilayah perbatasan belum ditetapkan. Selain pembibitan tanaman hias, pihaknya juga sudah menyediakan gambar taman yang akan dibuat. Rencananya, penataan taman ini dilakukan di tiga titik yakni perbatasan Desa Tusan Banjarangkan, perbatasan Desa Selat Klungkung dan perbatasan Pantai Wates Dawan. Agung Kirana menerangkan penataan taman ini dilakukan tanpa mengalokasikan pada anggaran induk 2017. Mengingat pihaknya telah memiliki tenaga pertamanan dan juga sejumlah pohon hias yang sudah dibudidayakan. Hanya saja

Bali Post/dwa

TAPAL BATAS - Kondisi taman tapal batas di Desa Selat, Klungkung. Terlihat tapal batas tersebut tidak terawat dan ditumbuhi semak belukar. untuk melakukan penataan taman diperlukan cuaca yang mendukung agar tanaman tersebut bisa tumbuh subur. “Secepatnya akan kita lakukan penataan taman, tinggal menunggu cuaca mendukung

saja,” ucapnya. Pantauan di lapangan, tapal batas kumuh ini tidak hanya terjadi di perbatasan Gianyar-Klungkung yang ada di Tukad Melangit, Desa Tusan, Banjarangkan.

Tetapi juga di tapal batas di Desa Selat, Klungkung yang berbatasan dengan Karangasem. Bahkan tapal batas di Desa Selat kondisinya sangat memprihatinkan. (dwa)


Selasa Paing, 21 februari 2017

BULELENG

11

Penanganan Krisis Air Bersih

Penyambungan Pipa Ditarget Tuntas Seminggu Singaraja (Bali Post) Pemasangan pipa pendistribusian air untuk belasan desa di Kabupaten Buleleng yang putus akibat diterjang longsor dan banjir bandang hingga memicu terjadinya krisis air, ditargetkan tuntas paling lambat satu minggu. Mendukung hal itu, anggaran yang diperlukan sudah disiapkan oleh pemkab. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng I Made Subur, Senin (20/2) kemarin, mengatakan krisis air bersih sebagai dampak bencana beberapa waktu lalu masih dialami masyarakat di puluhan desa. Program penanganan berupa penyambungan pipa sudah digulirkan. Anggarannya pun sudah disalurkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sekitar Rp 1,6 miliar. “Pemasangan pipa ditargetkan tuntas satu minggu. Itu sudah mulai hari ini (kemarin -red),” tegasnya. Desa yang juga dinyatakan krisis air, sebut dia, sesuai data Dinas PUPR, yakni Tejakula, Les, Madenan, Tunjung, Depeha, Sinabun, Alasangker, Banyuning, Silangjana, Tampekan, Gobleg, Mayong, Lokapaska, Munduk Bestala, Tukad

Sumaga, Tajun, Mengening, Tamblang, Bila, Pakisan, Bontihing, Sudaji, Menyali, Sawan, Bebetin, Banyuatis, Penglatan, Galungan, Kayuputih, dan Tirtasari. Sebelum pemasangan pipa tuntas, pemenuhan air untuk masyarakat di desa tersebut masih dilakukan dengan suplai menggunakan mobil tangki dari BPBD, PDAM dan Perubahan. “Satu mobil tanki bisa suplai sepuluh kali sehari. Bahkan ada lebih,” ungkapnya. Suplai air itu diakui masih menemui kendala. Di beberapa desa tidak tersedia bak penampungan. Pembagian terpaksa dilakukan menggunakan tempat seadanya. “Warga banyak nampung air pakai ember dan sejenisnya. Jadi lebih lambat. Kalau bisa ke depan desa-desa yang rawan krisis air ini bisa buat bak,” kata pejabat asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar ini. Sementara untuk penanganan kerusakan lain, diupayakan bisa tuntas dalam satu bulan ke depan menyesuaikan dengan tanggap darurat bencana. Jika nantinya belum berhasil dituntaskan, maka itu akan diperpanjang. “Intinya, kami upayakan penanganam secepatnya,” ujarnya. (kmb45)

Pascabanjir di Banyuning Utara

Warga Minta Alur Sungai Dialihkan Singaraja (Bali Post) Dua kepala keluarga (KK) warga lingkungan Kubu Jati, Kelurahan Banyuning Utara, Kecamatan Buleleng, hingga Senin (20/2) kemarin, masih bertahan di tenda pengungsian. Dua KK dengan sembilan anggota keluarga ini kebingungan ke mana harus membangun rumah. Pasalnya, mereka tidak memiliki lahan, selain lahan rumah yang sekarang masih terendam air pascabanjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu. Warga merencanakan membantu kedua keluarga ini untuk tinggal di atas lahan milik Desa Pakraman Banyuning Utara di sebelah timur sungai. Tetapi belum mendapat persetujuan paruman desa pakraman. “Sekarang, warga kami masih bertahan di pengungsian,” kata Panitia korban banjir bandang Kelurahan Banyuning Utara Ketut Widiada, Senin (20/2) kemarin. Jika lahan milik desa pakraman itu gagal dimanfaatkan, kata Widiada, warga menawarkan solusi kedua. Warga meminta agar pemerintah mengembalikan alur sungai ke sebelah barat dari alur sungai yang ada sekarang. Apabila alur sungai digeser, maka ketika hujan, volume air yang besar akan

bisa tertampung tanpa harus menggerus lahan permukiman warga yang kini berdekatan dengan bantaran sungai. Selain itu, lahan permukiman yang sekarang terendam dan sebagian sudah tergerus saat banjir bandang yang lalu akan kembali bisa dimanfaatkan untuk dibanguni rumah. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Buleleng Ketut Suparta Wijaya mengatakan, penanganan masalah sungai kewenangan pemerintah pusat melalui perpanjangan tangan Balai Wilayah Sungai (BWS) BaliPenida. Tak hanya melakukan penguatan dinding sungai, mengalihkan alur sungai untuk memenuhi keinginan warga, tidak bisa dilakukan segara. Akan tetapi, upaya itu dipastikan membutuhkan waktu panjang dan harus didukung dengan kajian teknis dari instansi terkait. “Khusus untuk sungai apalagi pantai, itu kewenangan pemerintah pusat, kami hanya memfasilitasi saja. Untuk itu, sungai di Banyuning Utara itu akan kita cek dulu apakah perlu penguatan atau dialihkan. Setelah itu baru kita fasilitasi ke BWS Bali-Penida,” jelasnya. (kmb38)

Lahan Pertanian Terendam Air di Pancasari

Petani Diberi Bantuan Bibit

Singaraja (Bali Post) Lahan pertanian di Desa Pancasari yang tergenang air Danau Buyan mendapat perhatian Pemkab Buleleng melalui Dinas Pertanian. Guna meminimalisasi biaya operasional, petani diusulkan akan mendapat bantuan bibit. Kepala Dinas Pertanian Buleleng I Nyoman Swatantra mengatakan, berdasarkan infomasi yang diterima dari pemerintah desa, lahan yang terendam air dimiliki oleh 90 KK. Luasnya mencapai puluhan hektar. Di Dusun Buyan, lahan perkebunan yang terendam meliputi stroberi 15 hektar, tomat 2 hektar, sayuran 3 hektar. Sedangkan di Dusun Dasong, stroberi 3 hektar, tomat 1 hektar, dan sayuran 1 hektar. “Air kemungkinan terus akan naik. Penanganan dari pemkab, petani diusulkan mendapat bantuan bibit yang sifatnya untuk meringankan biaya operasional pada anggaran tanggap darurat. Pada anggaran tanggap darurat yang ditangani BPBD, sudah kami usulkan itu,” terangnya, Senin (20/2) kemarin. Sementara itu, anggota DPRD Buleleng asal Pancasari, I Wayan Indrawan menyampaikan, bencana yang melanda lahan pertanian cukup merugikan petani. Menangani hal itu, bantuan dari pemkab dinilai sangat tepat diberikan. “Masyarakat hanya mengandalkan itu (pertanian -red). Sekarang sudah terendam lumpur dan lama pemulihannya. Bantuan itu sangat perlu diberikan untuk pemulihan,” katanya. Politisi PDI-P ini menyebutkan selain bantuan, pemkab juga perlu lebih maksimal memberikan pembinaan kepada petani terkait pemanfaatan lahan. “SDM ini perlu terus dibina dan kualitasnya ditingkatkan,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, air Danau Buyan mengalami pasang sejak seminggu lalu, karena terjadi hujan lebat. Hal itu mengakibatkan volume air dari hulu meningkat drastis. “Karena seperti itu, air danau menjadi pasang. Kemudian meluas sampai melewati tanggul dan merendam lahan pertanian,” ujar seorang petani, I Gusti Ngurah Alit. Lahan yang terendam, kata dia, mencapai puluhan hektar. Tanaman stroberi dan berbagai jenis sayuran yang tengah memasuki masa panen membusuk dan berujung pada gagal panen. Tak pelak, petani pun dibuat gigit jari. “Setelah kena banjir, sekarang air danau pasang. Lahan yang di pinggir danau semua terendam. Benar-benar gagal panen,” keluhnya. Kerugian yang diderita petani mencapai puluhan juta rupiah. Penanganan persoalan ini pun sangat sulit dilakukan lantaran berkaitan dengan alam. (kmb45)

Lahan Pertanian di Pancasari yang Terendam w Stroberi 15 hektar, tomat 2 hektar, dan sayuran 3 hektar di Dusun Buyan. w Stroberi 3 hektar, tomat 1 hektar, dan sayuran 1 hektar di Dusun Dasong.

AIR - BPBD Buleleng mensuplai air bersih ke Desa Sudaji beberapa waktu lalu pascaputusnya pipa akibat diterjang longsor.

Bali Post/kmb45

Belum Ada Kepastian, Perbaikan Jembatan Putus di Pakisan

Singaraja (Bali Post) Putusnya jembatan penghubung antara Dusun Tegeha, Desa Pakisan (Kecamatan Kubutambahan) dengan Dusun Manuk Sesa, Desa Bebetin (Kecamatan Sawan) belum jelas kapan diperbaiki. Ini tidak lepas dari anggaran yang dibutuhkan besar, dan perbaikannya melibatkan dua desa tetangga. Perbekel Desa Pakisan Kecamatan Kubutambahan Nyoman Wijasa, Senin (20/2) kemarin, mengatakan sejak jembatan putus, warga mencari jalan memutar dengan jarak tempuh yang lebih jauh. Warga Dusun Manuk Sesa terpaksa memutar arah ketika akan keluar desa. Sedangkan, warga Dusun Tegeha juga kembali ke pusat desa ketika akan keluar wilayah. “Jem-

batannya belum diperbaiki. Warga mesti cari jalan memutar meski jarak tempuh lebih jauh,” katanya. Terkait pembangunan jembatan darurat, Wijasa mengatakan sebenarnya rencana itu memang ada. Akan tetapi, karena ini melibatkan Desa Pakisan dan Desa Bebetin, upaya ini akan dikoordinasikan. Rencana dua desa bertetangga itu akan mengusulkan pembangu-

nan jembatan darurat kepada pemerintah daerah. “Nanti kami akan koordinasikan dulu karena ini lintas desa, sehingga perlu bersama-sama mengusulkan pembangunan jembatan darurat itu,” jelasnya. Di sisi lain, Wijasa mengatakan, selain jembatan, dua bendung di desanya juga mengalami kerusakan akibat bencana alam. Perbaikan kerusakan bendung ini akan

diupayakan dalam waktu dekat agar tidak mengganggu pertanian di desanya. “Kami masih fokus memperbaiki kerusakan bendung. Sebab, jika tak segera diperbaiki, dampaknya sangat besar terhadap pertanian di daerah kami,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Ketut Suparta Wijaya mengatakan, jembatan tersebut berada pada ruas jalan yang masih berstatus jalan desa. Karena itu, perbaikan jembatan bisa dilakukan oleh desa itu sendiri. Namun, jika desa

akan memerlukan bantuan teknis konstruksi, Dinas PUPR siap memberikan bantuan. “Itu status jalannya masih desa dan otomatis jembatan itu tanggung jawab desa. Desa juga memungkinkan memperbaiki dengan dana yang dimiliki,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan penghubung ini putus akibat banjir bandang belum ini. Sejak jembatan putus, warga di dua dusun ini mencari jalan memutar. Warga berharap, pemerintah membuat jembatan darurat, sehingga akses warga tidak terganggu. (kmb38)

Jaga Kebinekaan, FE Undiksha Dorong Pemberdayaan Generasi Muda

Singaraja (Bali Post) Sikap menjunjung kebinekaan belakangan ini terkoyak. Berbagai aksi yang terindikasi menunjukkan perpecahan cukup sering terjadi. Hal tersebut salah satunya akibat ekonomi masyarakat yang belum baik. Supaya hal itu tak terus berlanjut, Fakultas Ekonomi (FE) Undiksha mendorong generasi muda untuk terjun ke dunia wirausaha. Hal tersebut disampaikan dalam dialog kebangsaan “Memantapkan Peran dan Partisipasi Pemuda dalam Merawat Kebhinekaan” yang diselenggarakan GP Ansor Kecamatan Gerokgak, Minggu (19/2). Pada acara yang berlangsung di Kampus STAI Istiqlal Buleleng tersebut, FE Undiksha berpartisipasi sebagai pengisi materi. Itu diwakili Wakil Dekan II

yang sekaligus Ketua DPD KNPI Buleleng I Putu Gede Parma, S.ST.Par., M.Par. Gede Parma, Senin (20/2) kemarin, menyampaikan beberapa generasi muda saat ini mengalami krisis identitas. Walaupun berada dalam satu kelompok, tetapi saat terhimpit persoalan, salah satunya perekonomian, mereka sangat mudah terpengaruh kaum garis keras untuk mengoyak kebhinekaan. Khusus di Buleleng, supaya itu tak terjadi, perlu disikapi secara bersama-sama. Antara kaum mayoritas dan minoritas harus mampu bekerja sama. Sebelum terjerumus pada aksi memecah belah persatuan, menurut Parma generasi muda harus diberdayakan dan dibukakan jalan untuk mencari jati diri. Hal inilah yang didorong FE Undiksha, salah satunya

Harga Murah, Petani Enggan Jual Beras ke Bulog Singaraja (Bali Post)Keinginan petani Buleleng untuk menjual beras ke Badan Urusan Logistik (Bulog) sangat rendah, karena harganya dinilai murah. Kepala Gudang Bulog Buleleng, I Gusti Bagus Muliawan, belum lama ini mengungkapkan, keinginan petani menjual beras ke pihaknya sangat kecil. Hal tersebut disebabkan harganya yang tergolong murah, yakni kisaran Rp 7.300 per kilogram. Lebih murah dari penjualan langsung ke konsumen yang berada di atas Rp 8.000 per kilogram. “Keinginan petani untuk jual beras cukup ren-

dah. Itu karena faktor harga,” ujarnya. Disampaikan, beras yang dipasok Bulog mayoritas kualitas premium. Di Buleleng sangat jarang petani yang memproduksi itu. “Paling kalau ada yang jual saat musim kurang baik. Kualitas berasnya turun,” ungkapnya. Ditambahkan, beras yang datang selama ini lebih banyak dari daerah Jawa Timur. Di samping untuk mendukung program bantuan raskin, itu juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terkena bencana. (kmb45)

melalui pembinaan keterampilan berwirausaha yang nantinya mampu mendongkrak perekonomian. “Jika kebutuhan primer, tersier, sekunder sudah terpenuhi, maka keinginan untuk berbuat radikal tidak akan ada. Kami FE Undiksha mencoba membantu mewujudkan itu. Salah satunya dalam kewirausahaan. Generasi muda tak lagi berpikir sebagai pencari kerja, tetapi penyedia lapangan kerja,” tegasnya. Selain Parma, dialog tersebut juga menghadirkan narasumber Staf Khusus Menpora Bidang Kepemudaan Zainul Minasichin. Pesertanya berasal dari aktivis organisasi kemasyarakatan pemuda, santri, pelajar, mahasiswa, aktivis, karang taruna, remaja masjid, tokoh agama, masyarakat, akademisi, media, dan umum. (ad1723)

Bali Post/kmb45

NARASUMBER - Wakil Dekan II FE Undiksha yang sekaligus Ketua DPD KNPI Buleleng I Gede Parma (tengah) menjadi narasumber dalam dialog yang diselenggarakan GP Ansor, Minggu (19/2).


JEMBRANA

12

Selasa Paing, 21 Februari 2017

Pascaintegrasi JKBM ke JKN

Kunjungan Pasien ke Puskesmas Turun 70 Persen Negara (Bali Post) – Pascaperalihan Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kunjungan pasien ke puskesmas di Kabupaten Jembrana, cenderung menurun. Bahkan, penurunan itu hingga mencapai 70 persen dari jumlah rata-rata per hari. Padahal, pemerintah daerah saat ini sedang getolnya melakukan perbaikan pelayanan kesehatan hingga ke tingkat bawah. Menurunnya jumlah kunjungan itu juga berdampak kepada Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Poskesdes yang tersebar di desa dan kelurahan. Hal ini dikarenakan masih banyak warga yang terbiasa menggunakan Jamkesda. Dari pengamatan di lapangan, kondisi ini dialami sejumlah puskesmas, seperti Melaya dan Banyubiru. Pelayanan lebih banyak untuk pasien JKN KIS yang memang tercover tanpa membayar. Sementara, pasien di luar JKN, bisa dihitung setiap harinya.

Kepala UPT Puskesmas Banyubiru Made Mahartayasa, Senin (20/2) kemarin, mengatakan di awal pemberlakuan peralihan itu memang terjadi penurunan yang drastis pada kunjungan pasien. Dari biasanya rata-rata 150 pasien rawat jalan per hari, turun menjadi 50 pasien. Hal itu dinilai wajar karena banyak warga yang belum menyesuaikan. Namun, setelah berjalan di pertengahan Februari 2017 mulai terjadi kenaikan ratarata 70 pasien per harinya. Dengan adanya peralihan ini, tidak ada perbedaan pelayanan kepada pasien rawat jalan. Waktu buka pelayanan puskesmas juga seperti sebelumnya yakni dari pukul 07.30 wita sampai 20.00 wita. “Kita bagi dua shif karena di sini belum menerima pasien rawat inap. Jumlah dokter juga masih mencukupi. Satu kita tugaskan untuk pelayanan keliling,” kata dokter gigi asal Sebual ini. Di luar pelayanan di puskesmas, menurutnya, petugas juga memberikan

pelayanan kesehatan keliling yang telah terjadwal ke sejumlah lokasi yang sulit dijangkau. Dalam pelayanan itu, untuk pemeriksaan kesehatan tidak dipungut biaya alias gratis. Sedangkan untuk pengobatan tetap bayar seperti yang berlaku di puskesmas. Sementara, di Puskesmas Jembrana juga mengalami penurunan dari rata-rata sebelumnya 116 pasien, turun menjadi 93 pasien. Puskesmas rawat inap di Mendoyo, dari 70 orang turun menjadi 45 orang. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan I Putu Suasta belum lama ini mengatakan untuk membiasakan, petugas juga diminta langsung menyosialisasikan JKN yang berlaku saat ini. Peningkatan pelayanan yang dilakukan sejauh ini, di antaranya dengan pembangunan sejumlah Puskesmas Rawat Inap, baik untuk kamar kelas III hingga kelas I. “Jam buka pelayanan juga kita lakukan sampai malam. Sebenarnya sampai sore,” tambah Suasta. (kmb26)

Ketua Fraksi Hanura Diganti Negara (Bali Post) – Perombakan terjadi di tubuh DPRD Jembrana sejak awal bulan lalu. Jabatan Ketua Fraksi Hanura yang sebelumnya diduduki I Komang Adiyasa, kini digantikan Ferlinand Taufiq. Sebelumnya, Adiyasa juga telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Ketua DPC Hanura Jembrana. Sekretaris DPC Hanura Jembrana I Gede Agus Sanjaya, Senin (20/2) kemarin membenarkan adanya pergantian struktur di fraksinya tersebut. Sejak dibuatnya surat pemberitahuan ke DPRD Jembrana pada 2 Februari, Ketua Fraksi Hanura memang telah diganti. Tetapi pergantian ini lebih untuk pemberdayaan fraksi. “Kami (DPC) menindaklanjuti surat DPD terkait evaluasi fraksi dan alat kelengkapan DPRD. Ini berlaku di seluruh Bali,” kata Agus. Menurutnya, instruksi dalam surat bernomor 029 C/DPD-Hanura/Bali/I/2017 itu berupa evaluasi dan rotasi personal di tubuh fraksi dan alat-alat kelengkapan Dewan. Di samping itu juga mengupayakan agar mendapatkan jabatan strategis di alat kelengkapan DPRD. Surat pemberitahuan yang dibuat DPC Hanura Jembrana itu ditujukan ke Ketua DPRD Jembrana ditandatangani Plt. Ketua DPC Hanura Jembrana, Dewa Putu Gede Oka, dan Sekretaris I Gede Agus Sanjaya. Agus menjelaskan mekanisme pergantian Ketua Fraksi ini tidak seperti kelengkapan DPRD dan kewenangan penuh ada di partai. Dengan demikian, sudah berlaku sejak dibuatnya surat pemberitahuan tersebut. Ditambahkan, pasca-pengunduran diri dari Ketua DPC, posisi tersebut kini dijabat plt. dari DPD. Sedangkan untuk koordinasi di

wilayah saat ini diembannya selaku Sekretaris DPC. “Semua, baik yang diganti maupun yang mengganti sudah diberitahu,” tandasnya. Sementara itu, Komang Adiyasa saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui hal tersebut. Dirinya tidak pernah menerima adanya pemberitahuan itu. Kalaupun memang ada putusan dari DPC, menurutnya, hal itu tidak sah. Sebab, Ketua DPC saat ini masih plt. (kmb26)

Pascaterjadinya Banjir

Dewan Minta Stop Alih Fungsi Lahan

Negara (Bali Post) – Terjadinya bencana banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Jembrana, tentunya ada sebab. Salah satu faktor penyebabnya adalah berkurangnya daerah resapan air di hulu. Hal ini juga akibat banyaknya lahan hutan beralih fungsi menjadi perkebunan (awen) dan sawah menjadi perumahan. Untuk itu, pihak DPRD meminta supaya alih fungsi hutan dan sawah distop.

I Gede Agus Sanjaya

Bali Post/olo

Bhayangkari Kunjungi Warga Lumpuh

Bali Post/kmb

KUNJUNGI - Anggota Bhayangkari Jembrana bersama anak-anak TK ketika mengunjungi dua warga kakak beradik yang mengalami kelumpuhan sejak kecil.

Negara (Bali Post) Serangkaian HUT ke-37 Yayasan Kemala Bhayangk ar i (YKB ) t ahun 20 17 , Bhayangkari Jembrana menggelar kegiatan sosial dengan mengunjungi warga lumpuh di Banjar Katulampo, Desa Manistutu, Jembrana, Senin (20/2) kemarin. Bersama anggota dan sejumlah anak TK, Ketua Bhayangkari Jembrana Rosita Dwi Frilina bertandang ke rumah warga lumpuh yang merupakan adik-kakak yakni Kadek Ayu Sri Rayuni (14) dan Komang Pastikayasa (6). Disebut-sebut kakak beradik ini mengalami lumpuh sejak kecil. Mereka hanya bisa terbaring di tempat tidur. Rosita mengatakan diajaknya anak-anak TK ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama. Artinya, anak-anak TK ini supaya mempunyai kepedulian sejak dini. (kmb)

Sakit, Penahanan Winasa Dibantarkan

Negara (Bali Post) – Mantan Bupati Jembrana I Gede Winasa mengalami sakit ketika berada di Rumah Tahanan (Rutan) Negara. Terdakwa kasus korupsi perjalanan dinas (perdin) ini pun menjalani rawat inap di RSUD Negara sejak Sabtu (18/2) lalu. Karena kondisinya sakit, penahanan Winasa pun dibantarkan untuk sementara. Dari informasi, Winasa mengalami sakit vertigo dan ini merupakan kesekian kalinya dirawat. Selama menjalani perawatan di kamar VIP RSUD Negara, ia mendapat pengawalan ketat dari kepoli-

Bali Post/olo

SEPI – Suasana pelayanan pendaftaran di salah satu puskesmas di Kabupaten Jembrana tampak sepi, Senin (20/2) kemarin.

sian dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana. Seperti yang terlihat Senin (20/2) kemarin, sejumlah petugas tampak berjaga-jaga di depan kamar, tempat Wisana dirawat. Kasi Pidsus Kejari Negara Made Pasek Budiawan juga tampak mendatangi kamar Winasa untuk mengecek kondisi terdakwa kasus perjalanan dinas ini. Budiawan juga menanyakan kepada dokter terkait kondisi atau penyakit yang diderita Winasa. Dari keterangan tim medis, Winasa mengalami vertigo dan kemarin sudah bisa menjalani

rawat jalan. Untuk itu, pihak Kejari akan mengembalikan Winasa ke rutan guna menjalani penahanan. Saat ini Winasa menjalani penahanan terkait kasus perdin yang menjadikan dirinya sebagai terdakwa. Proses persidangan berlangung dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi. Menurut Winasa, dirinya dirawat di RSUD ini merupakan hal yang biasa. Sebab, dirinya sering mengalami sakit vertigo. Ini merupakan yang kelima kalinya selama menjalai hukuman di Rutan Negara. (kmb26)

Kondisi ini membuat ketika terjadi hujan di hulu, maka tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan bencana. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, sejumlah permukiman dan persawahan terendam banjir. Bahkan, di wilayah Kota Negara yang sebelumnya jarang terkena dampak, kini malah ikut kebanjiran. Sekretaris Komisi A DPRD Jembrana I Putu Dwita, Senin (20/2) kemarin, mengatakan terjadinya bencana banjir ini tidak terlepas dari banyaknya alih fungsi hutan yang berada di dataran tinggi. Untuk itu, daerah resapan menjadi berkurang dan air dengan leluasa menerjang hingga ke hilir. Daerah resapan sudah berubah menjadi perumahan. Begitu pula hutan beralih fungsi menjadi kebun. Dengan demikian, Dewan pun mendesak agar secepatnya dilakukan penyetopan alih fungsi lahan, terutama di daerah resapan. Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA) Ngurah Karyadi mengaku sejak semula telah mengingatkan agar pemerintah daerah memperhatikan

permasalahan alih fungsi hutan ini. Adanya perambahan (awen) yang terus terjadi dan semakin meluas, sejatinya peran desa adat yang berbatasan langsung dengan hutan sangat penting. Lembaga ini memiliki awigawig dan kewenangan untuk menjaga kelestarian hutan. Dengan adanya dukungan dari

pemerintah pusat untuk hutan adat, hal ini menjadi salah satu solusi. Program pemerintah pusat yang dicanangkan Presiden Joko Widodo ini harus ditindaklanjuti. Selain menjaga ekosistem di hutan, juga melestarikan kearifan lokal. Masyarakat harus diingatkan bahwa menjaga kelestarian hutan itu sangat penting dalam

kehidupan. Selain berfungsi sebagai resapan dan paru-paru pulau Bali, hutan juga penyedia air. “Pihak desa bisa mengelola air lewat BUMDes. Begitu juga penyediaan hasil tanaman yang dibutuhkan untuk desa adat,” terangnya kemarin. Dengan adanya sokongan dari pemerintah pusat ini menjadi peluang untuk mengembangkan hutan adat tersebut. “Semestinya hal ini segera direspons pemerintah daerah. Sebab, kondisi hutan saat ini hampir seluruhnya sudah dijamah,” imbuhnya. (kmb26)

Bali Post/dok

TUMBANG - Kondisi di salah satu hutan di Jembrana. Sejumlah kayu terlihat tumbang setelah ditebang.


Selasa Paing, 21 Februari 2017

Gangguan Jiwa Kumat

Putu Sub Diamankan ke Polsek Amlapura (Bali Post) – Prajuru Banjar Belong, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, terpaksa menggelandang salah seorang warganya ke Mapolsek Manggis. Itu karena salah seorang warga, I Putu Sub (40), yang diketahui mengalami gangguan jiwa berbuat gaduh di rumahnya. Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (18/2) sekitar pukul 23.00 wita. Putu Sub yang sejak lama mengalami gangguan jiwa mendadak kumat. Warga sempat pontang-panting menenangkan pria yang sudah berulang kali bolak-balik RSJ Bangli tersebut. Namun, tidak berhasil hingga akhirnya memutuskan minta bantuan ke Polsek Manggis. Tiga orang personel Polsek Manggis dipimpin Pawas Piket Aiptu Nengah Puja langsung merespons permintaan warga. Dasar sedang kumat, kedatangan polisi juga tak membuat nyali Putu Sub keder. Dia terus-menerus ngamuk hingga akhirnya polisi bersama pihak keluarga terpaksa bersikap sedikit represif. Putu Sub dipaksa untuk tenang, selanjutnya digelandang ke Mapolsek. Di kantor polisi, Putu Sub masih juga bersikap reaktif dan butuh waktu

berjam-jam untuk menenangkannya. Setelah mendekati pagi, barulah dia mulai kooperatif selanjutnya dibawa ke RSJ Bangli. Informasi yang dihimpun Senin (20/2) kemarin, gangguan kejiwaan yang dialami Putu Sub sudah lama. Pihak keluarga sudah berusaha memberikan pengobatan termasuk beberapa kali Putu Sub itu sudah dibawa ke RSJ Bangli. Meski sudah berbagai upaya pengobatan dilakukan, Putu Sub tetap kumat-kumatan. Bila sedang kumat, dia pasti ngamuk meskipun selama ini belum pernah berulah berlebihan. Kasubag Humas Polres AKP I Komang Orta seizin Kapolres AKBP Sugeng Sudarso saat dikonfirmasi Senin (20/2) kemarin, mengatakan selama ini k o n d i s i ke j i wa a n P u t u Sub memang selalu dipantau pihak Polsek Manggis. Ti n d a k a n pengam anan sampai mengevakuasi ke RSJ Bangli dilakukan semata-mata untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Yang bersangkutan badannya kekar. Bila sedang kumat pasti membuat pihak keluarga khawatir. Saat ini sudah mendapatkan penanganan di RSJ Bangli,’’ terangnya. (kmb)

Diduga Dililit Utang

Astika Diawan Gantung Diri Amlapura (Bali Post) Tanpa alasan jelas, I Wayan Astika Diawan (31) menyuruh istri dan ketiga anaknya bermalam di kios dagangannya di Pasar Amlapura. Tahu-tahunya setelah dicek ke rumahnya di Banjar Sekar Gunung, Desa Bukit, Karangasem, Minggu (20/2) dini hari kemarin, bapak tiga anak itu ditemukan tewas tergantung di kamar mandinya. Penyebab kematiannya dipastikan karena gantung diri. Tetapi alasan kenekatannya masih menjadi tanda tanya. ‘’Istri korban yang pertama kali tahu suaminya gantung diri. Pagi-pagi dia pulang pakai motor pinjaman karena sampai pukul 04.00 wita, korban tak datang menjemput,’’ terang Kapolsek Karangasem, Kompol Gede Wali, seizin Kapolres AKBP Sugeng Sudarso. Ada dugaan korban nekat gantung diri karena dililit utang. Namun, Kapolsek enggan mengomentari hal tersebut, karena akan bersifat spekulasi. Yang pasti, menurutnya, hasil olah TKP dan pemeriksaan medis menyatakan kematian korban akibat gantung diri. ‘’Saat ditemukan sudah membiru. Diduga sudah meninggal 8 sampai 10 jam sebelumnya,’’ jelasnya. Kematian korban kontan mengejutkan warga utamanya keluarga deka-

t n y a . P a sa l n y a s e l a m a ini, korban terlihat seperti tidak ada masalah meskipun tersiar kabar dia punya banyak utang. Pihak keluarga makin kaget karena sampai menjelang menemui ajal tingkah korban biasabiasa saja. Minggu (19/2) pagi sekitar pukul 08.00 wita, korban sempat main ke rumah saudaranya, I Nyoman Edi Wisnawa (36), masih di Banjar Sekar Gunung. Di rumah kerabatnya itulah, korban menghubungi istrinya, minta sang istri agar mengajak ketiga anaknya menginap di tempatnya berjualan di Pasar Amlapura. ‘’Dia juga sempat makan, lalu setelah menelepon dia pulang,’’ kata Edi Wisnawa kepada aparat Polsek Karangasem yang turun ke lokasi kejadian. Korban menjerat lehernya dengan tali nilon biru. Korban dalam posisi seperti orang duduk, namun pantat tidak menyentuh lantai. Tangan kanannya juga terlilit tali nilon, yang menjerat lehernya. Istrinya, Ni Ketut Wirati (25), mengaku nekat pulang pagi-pagi buta dari Pasar Amlapura karena punya firasat tidak baik. ‘’Kok rasanya tidak enak. Saya tidak menyangka akhirnya suami saya nekat gantung diri seperti ini,’’ ujarnya lirih. (kmb)

KARANGASEM

Pengadaan Barang Jasa Harus Transparan Amlapura (Bali Post) -

Pengadaan barang/jasa pemerintah, jangan lagi dilakukan sembunyi-sembunyi. Proses pengadaannya harus sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, proses pengadaan itu harus berjalan efektif, transparan dan tak menimbulkan berbagai penafsiran yang dapat merugikan pemerintah daerah. Sebab, diyakini semua pihak hanya melalui tahapan dan proses yang transparanlah maka semua hal dapat dipertanggungjawabkan dengan baik kepada publik. Demikian disampaikan Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, di Wantilan Kantor Bupati, Senin (20/2) kemarin. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai aturan untuk pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah. Ini harus menjadi pedoman sebagaimana diatur Perpres nomor 54 tahun

2010 beserta perubahannya. Ditetapkannya regulasi pengadaan barang dan jasa ini, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam hal mewujudkan pelaksanaan pengadaan barang/jasa secara transparan, akuntabilitas dan profesional. Dia mengingatkan instansi pemerintah punya tanggung jawab berat pada tugas ini. Untuk itu, penerapan prinsip-prinsip good governance harus benar-

benar diterapkan, agar program yang dilaksanakan dapat diukur dan dipertanggungjawabkan dengan baik. Tidak kecuali hal pelayanan

PPK 51 orang dan Pokja Pengadaan Barang/Jasa 21 orang. Pelaksanaan kegiatan ini dibimbing langsung Samsul Ramli, sebagai instruktur/narasumber dari LKPP RI. Selain itu, dia juga duduk sebagai Dewan Pembina Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Pusat yang merupakan pemegang sertifikasi pemberi keterangan ahli pengadaan barang/jasa pemerintah. Pihaknya berharap dapat memenuhi ekspektasi Wabup Artha Dipa. Karena itu, seluruh pihak terkait, harus punya pemahaman yang sama, sehingga proses pengadaan barang/jasa ini, terhindar dari persoalanpersoalan hukum. Sebab, dampak dari kesalahan pengadaan ini sangat signifikan mengganggu perencanaan pembangunan. (kmb31)

Warga dan Turis Asing Perangi Sampah Plastik Awal tahun 2017 dipenuhi kabar duka. Sederet bencana alam di sejumlah daerah di Bali telah menelan belasan korban jiwa. Teguran alam ini harus disikapi warga untuk kembali sadar pentingnya merawat alam. Tidak hanya menjaga keseimbangan dan ekosistem alam, tetapi juga berbagai bentuk ancaman lainnya, salah satunya ancaman sampah plastik. Bagaimanakah laku ideal yang harus kita upacayakan sebagai wujud memiliki dan juga care (peduli) pada Bali?

GERAKAN sampah plastik yang serencak dilakukan di sejumlah titik di Karangasem, bertajuk ‘’One Island One Voice’’. Action peduli pada lingkungan yang digelar Minggu (19/2) lalu dalam wujud memungut berbagai jenis sampah plastik. Gerakan ini dilaksanakan hampir di seluruh wilayah pantai di Bali oleh sejumlah komponen masyarakat yang peduli keberadaan alam Bali. Aksi positif ini pun, mendapat dukungan dari segenap komponen masyarakat, termasuk dukungan pemerintah daerah. Khusus di Kabupaten Karangasem, aksi serentak dilaksanakan di beberapa wilayah. Seperti Pantai Amed di Kecamatan Abang, Pantai Tulamben di Kubu dan Pantai Padangbai di Manggis. Sementara di Kecamatan Karangasem, dipusatkan di Pantai Ujung dan Candidasa. Selain itu, gerakan ini juga menyasar wilayah hulu. Seperti di wilayah Kelurahan Karangasem, tepatnya di Lingkungan Susuan, Gelumpang, Pangi, dan Juukmanis. Aksi ini melibatkan segenap komponen, seperti

Bali Post/ist

BURU SAMPAH PLASTIK - Masyarakat Karangasem dan wisatawan asing turun ke sejumlah pantai dan tempat lainnya untuk memburu sampah plastik. Sampah plastik dinilai sebagai ancaman bagi alam, karena sangat sulit terurai. Gerakan ini juga untuk menggugah kesadaran masyarakat agar mencintai alam, agar terhindar dari berbagai bencana alam. PNS, aparat desa/kelurahan, anggota TNI/Polri, siswa, komponen dan pelaku pariwisata, kelompok nelayan, serta masyarakat/ krama desa pakraman. Bahkan diikuti pula beberapa wisatawan mancanegara yang tengah berlibur di Bali. Khusus untuk kegiatan yang berlokasi di Pantai Ujung dan Kelurahan Karangasem, ini merupakan inisiatif owner Restaurant Bali Asli Gelumpang, Karangasem, Penelope Jeans Williams. “Kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan masih rendah. Karena itu, perlu disikapi bersama. Khususnya membersihkan sampah plastik. Kesadaran mencintai lingkungan perlu dibangun dari anak-anak. Kalau pantai-pantai kotor, apalagi karena sampah plastik, tamu-tamu juga tak mau datang ke sini,” kata Penelope Jeans Williams. Camat Karangasem, Cokorda Alit Surya Prabawa,

PDI-P Terancam ’’Mamuyung’’ hanya dua wakil. Peluang PDI-P merebut posisi di komisi sangat berat. Alasannya, komisi-komisi tersebut berkekuatan 10 sampai 11 personel. Kecuali PDI-P, saat ini lima dari enam fraksi sud ah mengajukan usulan rolling. Golkar bahkan sudah menunjuk personel yang ditempatkan di masing-masing komisi. Selain itu, beberapa fraksi juga melakukan rolling ketua fraksi. Demokrat menunjuk I Wayan Suparta menggantikan Gede Bendesa Mulyawan, Fraksi Bhineka tetap menunjuk Ketut Sulendra, NasDem tetap memasang Putu Sudita. Begitu pula Gerindra tetap Made Dipta. Golkar kemungkinan juga akan melakukan reposisi namun belum menunjuk nama. Sekretaris Dewan I Wayan Ardika, Senin (20/2) kemarin, mengakui usulan

Bali Post/kmb31

I Wayan Artha Dipa

publik yang mengacu pada sistem dan standar pelayanan pemerintah. Kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Kelompok Kerja (Pokja) pengadaan barang/ jasa yang telah memenuhi syarat, pinta Wabup agar memahami dan menguasai regulasi yang ada. Mereka diharapkan bisa berbuat optimal karena punya kesempatan secara langsung ikut memacu percepatan p elaksanaa n p emba ngunan. “Karena itu semuanya harus clear. Pengadaan barang/jasa pemerintah harus terbebas dari indikasi Tipikor,” tegasnya. Kepala Bagian Pengadaan Setda I Nyoman Tantra menyampaikan, pelaksanaan sosialisasi dan bimtek pengadaan barang/ jasa, dilaksanakan selama tiga hari. Peserta PA/KPA/

Bali Dilanda Bencana

Kocok Ulang Komisi

Amlapura (Bali Post) – Dinamika di DPRD Karangasem menghangat menyusul digulirkannya rencana kocok ulang komisiko mi s i . R e n c a n a ro llin g komisi itu menjadi krusial karena belakangan ini telah terjadi koalisi besar mendukung kepemimpinan Bupati IGA Mas Sumatri. Koalisi besar itu minus PDI-P sehingga partai moncong putih itu terancam mamuyung alias tidak mendapat jatah pimpinan alat kelengkapan dewan. Peluang tergerusnya posisi PDI-P sangat besar karena tinggal menyisakan 11 personel untuk ditempatkan di komisi-komisi. Sedangkan satu kursi lagi sudah diambil untuk posisi Wakil Ketua Dewan. Dengan empat komisi yang ada di DPR-D Karangasem, maka di tiap-tiap komisi PDI-P hanya akan memiliki tiga wakil. Malah ada yang

13

rolling komisi dari parpol ataupun fraksi sudah masuk ke Sekretariat Dewan 6 Februari lalu. Usulan rolling mengacu Tatib DPRD Karangasem bahwa Alat Kelengkapan Dewan dapat dikocok ulang paling lama 2,5 tahun. Rolling juga akan terjadi untuk struktur Badan Kehormatan dan Badan Pembentukan Perda. Ardika mengakui sejauh ini hanya PDI-P yang belum mengajukan usulan. Yang jelas, menurut dia, untuk menentukan pimpinan pada semua Alat Kelengkapan Dewan, akan dilakukan di internal Alat Kelengkapan Dewan itu sendiri. ‘’Bisa saja terjadi musyawarah mufakat atau voting. Sedangkan untuk posisi unsur Pimpinan Dewan, tetap seperti semula,’’ jelasnya. Fraksi PDI-P pasrah dengan fenonema tersebut. Ketika berkoalisi dengan Golkar, mereka merebut

tiga pimpinan Alat Kelengkapan Dewan yakni Ketua Komisi I, Komisi IV dan Badan Kehormatan. Selain itu juga berhasil merebut posisi Wakil Ketua Komisi II serta Wakil Ketua dan Sekretaris Komisi IV. ‘’Dulu kami bersama Golkar. Kalau sekarang Golkar meninggalkan kami. Mau tidak mau kami legowo saja,’’ kata Ketua Fraksi I Gede Dana pasrah. Ketua DPC PDI-P Karangasem ini mengaku tak berambisi merebut Alat Kelengkapan Dewan. Justru pihaknya memastikan PDI-P tetap akan bersikap kritis terhadap pemerintahan Bupati Mas Sumatri. ‘’Kita berbicara keras soal mutasi, juga soal tunjangan peningkatan kinerja pegawai. Sikap kritis itu kemungkinan menyebabkan partai pendukung pemerintah meninggalkan kami,’’ ujarnya. (kmb)

juga tampak ikut terjun langsung dalam aksi ini di Pantai Ujung. Dia turun melibatkan PNS, aparat Desa Tumbu, Kelompok Nelayan Ujung Pesisir, serta krama Desa Pakraman Ujung Hyang. Sedangkan kegiatan di wilayah Kelurahan Karangasem, dikoordinir Danramil Karangasem Kapten CAJ I Nyoman Mangku, Kapolsek Karangasem Kompol I Gede Wali serta Lurah Karangasem I Wayan Gusita, juga melibatkan PNS, anggota TNI/ Polri, warga masyarakat, sekaa teruna serta siswasiswi SMPN 1 Karangasem dan SDN 9 Karangasem. Demikian juga aksi serupa di Pantai Candidasa, melibatkan PNS dari beberapa

OPD, staf Kecamatan Karangasem, siswa dari sekolah terdekat, para pelaku pariwisata, termasuk beberapa wisatawan mancanegara yang kebetulan tengah berlibur di Candidasa. Cok Alit menegaskan, gerakan yang dilakukan masih di sebagian kecil wilayah Kecamatan Karangasem. Tetapi sudah bisa terkumpul ratusan kampil sampah plastik. “Jika semua bergerak bersamasama, tak terbayangkan berapa ton sampah plastik bisa dikumpulkan di seluruh Bali. Hanya melalui gerakan satu hari saja,” katanya. Cok Alit berharap, melalui gerakan ini, bisa menumbuhkan kesadaran sebagian besar masyarakat

Bali. Minimal mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari demi kelangsungan dan kesehatan bumi. Alam yang indah itu nantinya diwariskan kepada anak cucu generasi berikutnya. Melihat pentingnya gerakan memerangi sampah plastik ini, Penelope Jeans Williams maupun Camat Karangasem, sepakat akan menggelar aktivitas seperti ini secara berkala. Selain menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar sadar dan turun tangan bersamasama menjaga kebersihan, sehingga dijauhkan dari berbagai ancaman bencana. (gik)


TABANAN

14

Selasa Paing, 21 Februari 2017

Tingkatkan Partisipasi Masyarakat

Desa, Dirancang Rebut Program Rp 200 Juta

Bali Post/ kmb 24

LOBSTER - Lobster berat 200 gram hasil tangkapan nelayan Yeh Gangga yang siap diekspor.

Cuaca Belum Stabil Tangkapan Lobster Tak Maksimal

Tabanan (Bali Post) Meski ramalan cuaca dari BMKG yang menyatakan cuaca sudah mulai aman untuk nelayan melaut, tetapi satu minggu semenjak data diluncurkan kondisi cuaca tetap tidak stabil. Hal ini menyebabkan nelayan Yeh Gangga terpengaruh dengan hasil tangkapan lobsternya. Pastinya, hasilnya jadi tidak maksimal. Akibatnya, penghasilan mereka juga otomatis tersendat karena selama tiga bulan, ini mereka praktis tidak bisa melaut. Salah satu pengepul lobster di Yeh Gangga Dewa Putu Tulus (37) memaparkan, meski ada beberapa nelayan yang menjual hasil lobster, tetapi jumlahnya belum seberapa. Hingga saat ini pihaknya baru menampung sekitar 15 kilogram lobster setelah sempat mengalami kekosongan sejak November hingga Januari. Masih sedikitnya tangkapan lobster, karena nelayan sedang menunggu ombak dan angin kembali stabil sehingga mereka bisa memasang perangkap lobster dengan aman. Tulus melanjutkan, nelayan di Yeh Gangga ini beberapa orang sudah melaut sejak Selasa (14/2) lalu. Mereka belum mendapatkan hasil tangkapan yang memadai sejak Rabu (15/2). Sabtu (18/2) lalu juga banyak nelayan hendak pergi melaut, tetapi cuaca kembali memburuk. Ombak terlalu tinggi, serta angin kencang. Kondisi ini terus berlangsung hingga, Senin (20/2). ‘’Lokasi lobster itu banyak ada di perbatasan antara perpecahan ombak. Jika ombaknya tinggi dan dipaksa memasang alat perangkap, maka bisa saja alatnya rusak atau hilang,’’ jelas Tulus. Untuk menghindari kerugian lebih besar, melihat cuaca yang tidak stabil nelayan memilih menunggu hingga cuaca memungkinkan, aman untuk menangkap Lobster. Saat ini, lanjut Tulus, untuk mengetahui kondisi ketinggian ombak, pihaknya menggunakan aplikasi yang biasanya digunakan oleh surfer atau perselancar dalam mendeteksi ombak. Deteksi baru akan dilakukan minggu ke depan. Dengan aplikasi ini pihaknya bisa memberikan informasi pada nelayan kapan ombak tinggi dan kapan ombaknya kecil. ‘’Ini dipakai nelayan sekarang sebagai patokan dalam melaut,’’ terang Tulus. Sebelum menggunakan aplikasi, dulu nelayan masih mengira-ngira apakah kondisi ombak besok besar atau kecil. Dengan kondisi ombak diketahui dari bantuan aplikasi ini, maka kerugian nelayan kehilangan bubu atau perangkap lobster lebih dapat ditekan. Sehingga, meski tidak mendapatkan penghasilan, nelayan tidak perlu menanggung kerugian lebih besar. Menyinggung harga lobster, lanjut Tulus, saat ini Rp 300 ribu per kilogram di tingkat nelayan. Meski sudah ada Permen KP No.56 yang memastikan berat lobster yang boleh diekspor sebesar 200 gram ke atas, hal itu belum bisa diindahkan. Pasalnya, pihak nelayan masih kesulitan menangkap lobster dengan berat tersebut. Kebanyakan lobster jenis pasir di Yeh Gangga rata-rata beratnya 100 gram. Karenanya, meski lobster saat ini populasinya sedang banyak, para nelayan juga tidak bisa mendapatkan lobster yang beratnya lebih. ‘’Harga jual lobster domestik ini tidak dapat menutupi operasional nelayan. Nelayan sangat sulit mendapat lobster layak eksport di atas 200 gram. Kami sangat berharap lobster yang bisa ekspor sesuai regulasi yang dahulu, dimana beratnya pada kisaran 100 gram,’’ pinta Tulus. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) Partisipasi masyarakat mengikuti Musrenbang sangat kecil. Besarnya dana masuk desa diduga sebagai salah satu faktor penyebabnya. Di samping itu, masyarakat mulai jenuh karena proposal yang diajukan jarang mendapat respons. Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat, Pemkab Tabanan melalui Bappeda membuat program satu desa Rp 200 juta. Mekanismenya, pihak desa harus berebut membuat program untuk bisa mendapatkan dana tersebut. Kepala Bappeda Tabanan IB Wiratmaja, Senin (20/2) kemarin, mengatakan partisipasi mengikuti musrenbang memang mulai rendah. Dan salah satu upayanya dengan pemberian pagu ke desa. “Pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kecamatan di Kabupaten Tabanan tahun 2017, mengunakan metode Pagu Indikatif Kecamatan (PIK),” ucapnya. Pagu ini, katanya, bertujuan memfasilitasi usulan yang disampaikan oleh desa terkait kebutuhan di wilayahnya. Usulan yang telah disampaikan pada Musrenbang Kecamatan dan telah memenuhi pagu di masing-masing kecamatan. Selanjutnya, akan diverifikasi untuk dapat dianggarkan pada kegiatan di

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tahun rencana. Untuk besaran nilai pagu per kecamatan, kata Wiratmaja, tergantung pada jumlah desa di kecamatan tersebut. Nilai indikatornya per desa sebesar Rp 200 juta. Misalnya di satu kecamatan memiliki sepuluh desa, maka nilai pagunya sebesar Rp 2 miliar. “Pagu indikatif ini bukanlah uang/anggaran yang akan dikelola desa, melainkan akan menjadi bagian kegiatan OPD yang memiliki kewenangan sebagaimana usulan masyarakat tersebut,” jelasnya. Untuk besaran pagu itu tidak serta merta dibagiratakan kepada seluruh desa. Namun, sesuai skala prioritas atau tingkat kegentingan

(urgen) dan ketuntasan penyelesaian permasalahan yang dihadapi. Hal itu diutamakan bagi kegiatan yang dapat menyelesaikan permasalahan di dua desa atau lebih. Untuk pagu indikatif kecamatan tahun 2018, kata Wiratmaja, Pemkab Tabanan berupaya mempercepat penyelesaian permasalahan pembangunan ini sesuai kebutuhan riil di masyarakat atau dengan kata lain pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Usulan yang diajukan pada PIK tahun 2018 harus memenuhi beberapa kriteria, seperti kesesuaian dengan RPJMD Semesta Berencana Tabanan tahun 2016-2021. Kegiatan yang diusulkan tidak dapat ditangani APBDes dan atau merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, menyelesaikan permasalahan menyangkut dua desa atau lebih, memiliki sasaran kegiatan jelas bagi penanggulangan kemiskinan. Terpenting usulan yang diajukan harus masuk lima bidang prioritas sesuai tema RKPD 2018, yaitu peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pengembangan pertanian organik, peningkatan usaha masyarakat

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 0361-8946155 Polsek Kerambitan 0361-8943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek Selemadeg Timur 0361-8509985 Pemadam Kebakaran 0361-812113 BPBD 0361-7809054 PDAM 0361-9311213, 0361-9311706 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD BRSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650

(pengolahan hasil pertanian), serta pengembangan desa wisata. “Kriteria ini akan jadi koridor dalam pengajuan usulan. Diharapkan penyelesaian permasalahan pembangunan akan lebih fokus dan tuntas. Dan kriteria ini juga akan dijadikan alat menentukan prioritas memenuhi nilai pagu indikatif kecamatan,” pungkasnya. (kmb28)

Desa Wisata Beraban Lesu

Perlu Buat Badan Pengelola Wisata Desa

Tabanan (Bali Post) Sejak dinyatakan sebagai desa wisata yang ditandai penandatanganan prasasti oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI I Gede Ardika tahun 2001 silam. Desa Beraban merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Selemadeg Timur. Desa ini sempat menjadi daya tarik wisatawan asing. Apalagi desa dengan areal sawah cukup luas ini memiliki potensi besar

dalam bidang agrowisata. Sayangnya, sejak beberapa tahun terakhir ini, tingkat kunjungan wisata mulai lesu. “Saat ramai bisa mencapai 15-20 orang wisatawan. Tetapi sekarang situasi tamu lesu dan tamu itu jarang ke desa,” beber Perbekel Desa Beraban I Gede Suastika, Senin (20/2) kemarin. Dikatakannya, penerapan desa wisata di desa Beraban didukung 25 kepala keluarga

yang penyediaan rumah desa untuk rumah inap. Ditampilkan pola kehidupan masyarakat, selain juga seni budaya seperti tari-tarian di tiap banjar. Sedangkan palemahan-nya ditata disesuaikan dengan adat Bali. Apalagi potensi agrowisata di desa ini didukung hamparan sawah, serta keindahan wisata air di Pantai Beraban. Lesunya kunjungan wisata ke Desa Beraban, kata

DPM-LUEP Tabanan Turun

Tabanan (Bali Post) Untuk menyerap produk padi petani, pemerintah menggelontorkan Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Perdesaan (DPM-LUEP). Dana yang berasal dari pemerintah Provinsi Bali ini tahun 2017 diterima sebesar Rp 10.597.000.000. Angka ini tercatat mengalami penurunan. Sebab tahun lalu diterima sebesar Rp 10.697.000.000. Meski ada penurunan DPM-LUEP diyakini produksi padi di Tabanan akan mampu terserap semuanya. Kabid Pengembangan Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir. I Wayan Suandra, Senin (20/2) kemarin memaparkan, turunnya penerimaan DPM-LUEP Tabanan ini dikarenakan alokasi dana itu disesuaikan dengan kemampuan usaha dan luasan lahan produksi suatu daerah. Tahun 2017, DPM-LUEP dialokasikan ke 47 perusahaan penggilihan padi (Perpadi). Sedangkan tahun 2016 dialokasikan kepada 48 Perpadi. “Hal ini yang juga menyebabkan tahun ini alokasi bantuan DPM-LUEP untuk di Tabanan lebih kecil dibandingkan tahun lalu,” tuturnya. Meski tahun ini alokasi DPM-LUEP mengalami penurunan, ia optimis produksi padi dikalangan petani pada musim panen nanti akan mampu terserap semua alias tidak ada produksi yang tidak terbeli. Sebab, di luar penerima DPM-LUEP ada banyak pengusaha Perpadi yang siap menyerap produksi petani lokal dengan harga jual sesuai HPP yang berlaku. Berdasarkan data di Kabupaten Tabanan, ada 550 usaha penggilingan padi. Dalam membeli produksi padi petani, masing-masing Perpadi kata Suandra mendapat alokasi DPM-LUEP dengan kisaran Rp 50 juta. Kapasitas yang bisa diserap 13.514 ton padi per tahun hingga Rp 500 juta. Harga beli yang dipatok minimal Rp 3.700 per kg. Harga tersebut sudah termasuk di atas ketentuan patokan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Mekanisme penyaluran DMP-LUEP 2017, sudah melalui tahap sosialisasi ke kalangan pengurus Perpadi. Sosialisasi ini dilakukan 2016 lalu. Dari sosialisasi tersebut, diinformasikan bagi pengusaha penggilingan yang ingin mendapat alokasi DPM-LUEP, ini diharakan segera mendaftar. (kmb24)

Bali Post/ kmb28

IB Wiratmaja

Bali Post/ kmb28

Suastika, diakibatkan adanya kekhawatiran wisatawan tentang layanan kesehatan. Menjawab tantangan tersebut, instansi pariwisata dikatakan telah memberikan bantuan Rp 5 juta per KK untuk pengembangan sanitasi lingkungan. Begitu pula kesiapan desa dan kecamatan mengembangkan layanan Puskesmas 2. Puskesmas ini dimaksimalkan untuk penyediaan layanan rawat inap. Strateginya kemudian Badan Pengelola Wisata Desa akan dimaksimalkan untuk bisa meningkatkan promosi desa wisata. Camat Seltim I Gusti Putu Ngurah Darma Utama menambahkan, konsep desa wisata bukanlah wisata desa. Jika sebelumnya desa sebagai objek kunjungan, tetapi saat ini menjadi subjek, sehingga bisa mendapatkan hasil secara langsung. “Kita buat organisasinya. Kami berusaha mempromosikan. Promosi ini dibantu Pemkab, termasuk sarana prasarana,” jelasnya. Untuk sarana-prasarana, misalnya saja tempat tidur yang kurang layak diganti. Revitalisasi itu sebagai prioritas, sehingga Desa Beraban mulai bisa dikunjungi sebagai rumah inap. Wantilannya sendiri difungsi-

kan sebagai tempat pentas panggung sajian hiburan kesenian lokal. “Apalagi potensi sanggar di desa sudah ada,” ucapnya. Dengan dibentuknya lembaga desa wisata sebagai badan pengelola, baik itu dalam bentuk Bumdes ataupun lembaga sendiri, ke depan diharapkan desa tidak lagi mengandalkan industri pariwisata di luar. “Mereka hanya sebagai penyokong saja. Bahkan vila yang ada di Desa Beraban bisa kita ajak kerja sama dalam penyediaan tamu ke desa ini,” pungkasnya. Seperti diketahui, Pemkab Tabanan terus berupaya mengembangkan desa wisata terkait memberdayakan masyarakat setempat dan mengurangi alih fungsi lahan produktif. Kondisi ini sejalan dengan rencana Pemkab Tabanan mengembangkan objek wisata. Namun, yang digenjot adalah desa wisata. Diyakini, berimbas pada perekonomian masyarakat setempat, dimana produk warga itu bisa ditawarkan kepada wisatawan. Dengan terobosan itu, warga diharapkan melestarikan lingkungan dan seni budaya yang ada di desa tersebut. (kmb28)

Warung Global

Rakyat Jangan Terlalu Berharap Bantuan Pemerintah

PETANI diharap bersabar, dan bisa menyayangi alam secara sekala dan niskala melalui berbagai ritual. Sebetulnya, petani itu sudah memberikan kontribusi optimal kepada warga. Harusnya di saat bencana seperti ini, pemerintah bisa memberikan bantuan hingga Rp 1 miliar kepada kelompok tani. Ini penting, agar para petani itu tidak putus asa. Sangat perlu, agar mereka tetap bekerja keras demi kita semua. Demikian mengemuka pada acara ‘Warung Global’ yang membedah tema ‘’ Air Danau Buyan Pasang.’’ Acara ini disiarkan Radio Global 96, 5 FM dan dipancarluaskan Radio Singaraja FM, Radio SwiB Amlapura FM, Radio Genta FM, serta Radio Swara Negara FM, Senin (20/2) kemarin. Sugik di Mambal hanya berpesan agar para petani di wilayah tersebut bersabar dan menyayangi alam. Kalau sudah alam “berbicara” manusia tak bisa berbuat apa. Fera di Tabanan men-

yarankan agar petani setempat menggelar ritual secara niskala. Karena umat Hindu percaya, musibah alam bisa terjadi karena yadnya kita kurang iklas. Disamping upaya sekala (alam nyata)

dengan pemerintah memberikan bantuan kepada petani sebagai gantirugi lahan sawah yang terendam air danau ini. Ayu di Petang juga percaya upaya, itu. Jika setiap lima tahun air danau Buyan meluap, antisipasi mestinya sudah dilakukan sehingga tak terulang lagi. Meskipun sekitar danau disender, tapi air begitu banyaknya sehingga merendam areal persawahan. Nyoman Mastra di Gianyar yang sering ke danau Buyan mengatakan, danau ini mengalami surut. Hal itu hemat Mastra, akibat proyek panas bumi dahulu. Sekarang kondisi air danau meluap, mestinya manusia legowo sekaligus interospeksi diri. Petani sangat berarti, karena berkontribusi sangat besar kepada kehidupan

kita. Karena itu pemerintah harus memperhatikan mereka dengan memberikan ganti rugi. Arya di Denpasar menambahkan, faktor alam juga membuat kenapa orang enggan bertani. Selain juga faktor biaya-biaya, belum lagi rugi karena gagal panen dan sebagainya. Pihaknya seakan putus asa, petani akhirnya terpaksa menjual tanahnya atas kondisi ini. Kalau pemerintah care, petani itu harusnya diberikan bantuan dana Rp 1 miliar. Kondisi danau Buyan lebih sering mengalami surut. Werdha di Gianyar dan Gusti di Renon menyarankan agar dilakukan kajian, apa penyebabnya danau Buyan itu mengalami pasang seperti saat ini. Apakah mengalami sedimentasi atau

memang karena hujan lebat. Mengenai bantuan dari pemerintah, hendaknya petani jangan terlalu berharap. Sebab bantuan itu tidak bisa dipastikan kapan datangnya. Sebaiknya diperbaiki secara swadaya saja. Untuk menutup kerugian kelompok-kelompok petani disiplin menyisihkan laba, jika terjadi bencana seperti ini lagi. Ketut Dawi di Badung menegaskan, kondisi air danau pasang itu sudah biasa. Saat kondisi seperti ini pemerintah wajib memberikan ganti rugi, ke depan perlu ditingkatkan asuransi untuk memproteksi kaum petani. Budiada di Tabanan juga setuju kaum petani dan warga miskin saat tertimpa musibah wajib diberi bantuan pemerintah. (sikha)


15

Selasa Paing, 21 Februari 2017

Silva Diandalkan Gedor Pertahanan City

Jadwal Pertandingan Liga Champions Rabu (22/2) dini hari Bayer Leverkusen vs Atletico Madrid Manchester City vs Monaco Kamis (23/2) dini hari Porto vs Juventus Sevilla vs Leicester City HASIl Pertandingan

Paris AS Monaco mengandalkan Bernardo Silva untuk menggedor pertahanan Manchester City pada pertandingan babak 16 besar Liga Champions, Rabu (22/2) dini hari nanti. Laga di Stadion Etihad ini menjadi pertemuan dua klub yang dengan diperkuat sejumlah pemain bintang.

Liga Spanyol Celta Vigo vs Osasuna Barcelona vs Leganes Real Sociedad vs Villarreal Valencia vs Athletic Club

3-0 2-1 0-1 2-0

1. Real Madrid 21 16 4 1 56-18 52 2. Barcelona 23 15 6 2 63-19 51 3. Sevilla 23 15 4 4 46-28 49 4. Atletico Madrid 23 13 6 4 43-19 45 5. Real Sociedad 23 13 2 8 36-32 41 6. Villarreal 23 10 9 4 30-15 39 7. Eibar 23 10 5 8 36-31 35 8. Athletic Club 23 10 5 8 28-28 35 9. Celta Vigo 22 10 3 9 36-36 33 10. Espanyol 23 8 8 7 30-31 32 11. Alaves 23 7 9 7 22-28 30 12. Las Palmas 22 7 7 8 31-33 28 13. Real Betis 22 6 6 10 22-35 24 14. Malaga 22 5 8 9 29-36 23 15. Valencia 22 6 5 11 31-40 23 16. Deportivo Coruna 22 4 7 11 26-35 19 17. Leganes 23 4 6 13 16-39 18 18. Sporting Gijon 23 4 4 15 25-47 16 19. Granada CF 23 3 7 13 21-49 16 20. Osasuna 23 1 7 15 24-52 10

Bali Post/rtr

Penyerang Monaco Bernardo Silva.

Gelandang serang asal Portugal (22) itu dijuluki Messizinho (Messi kecil) oleh rekan setimnya, Joao Moutinho. Menurut sejumlah media, Manchester United dan Chelsea mencoba untuk mengamankan jasanya untuk musim depan. Silva, yang bergabung dengan klub kerajaan itu dari Benfica pada 2014, memiliki kemampuan dalam mengolah bola dan visi menyerang. Pelatih Lonardo Jardim memercayakan padanya peran untuk mengatur permainan tim.

‘’Ketika Bernardo tiba, saya langsung berkata bahwa dia merupakan pemain bagus namun itulah yang perlu dia kembangkan terus,’’ kata Moutinho. ‘’Dan itulah yang dia lakukan tahun ini. Dia menjalani dua musim yang bagus, namun tahun ini benar-benar merupakan pencerahan.’’ ‘’Messi, Eusebio, Cristiano Ronaldo, Maradona, Pele... Mereka adalah pemain-pemain yang eksis dan berada dalam catatan sejarah sepak bola. Saya berharap dan percaya

Liga Italia 2-1 4-1 0-1 1-3 5-0 1-1 1-2

1. Juventus 25 21 0 4 53-17 63 2. AS Roma 25 18 2 5 54-22 56 3. Napoli 25 16 6 3 60-27 54 4. Inter Milan 25 15 3 7 40-24 48 5. Atalanta Bergamo 25 15 3 7 40-26 48 6. Lazio 25 14 5 6 44-29 47 7. AC Milan 25 13 5 7 36-29 44 8. Fiorentina 25 11 7 7 42-35 40 9. Torino 25 9 8 8 46-40 35 10. Sampdoria 25 9 7 9 30-31 34 11. Chievo Verona 25 9 5 11 26-34 32 12. Sassuolo 25 9 3 13 35-41 30 13. Udinese 25 8 5 12 28-34 29 14. Cagliari 25 8 4 13 33-51 28 15. Bologna 25 7 6 12 23-38 27 16. Genoa 25 6 7 12 27-40 25 17. Empoli 25 5 7 13 15-35 22 18. Palermo 25 3 5 17 21-49 14 19. Crotone 25 3 4 18 20-43 13 20. Pescara 25 2 6 17 27-55 12 Pencetak gol : 19 - Edin Dzeko (AS Roma), Gonzalo Higuain (Juventus). Liga Jerman Cologne vs Schalke 1-1 Moenchengladbach vs RB Leipzig 1-2 Liga Prancis Bordeaux vs Guingamp Montpellier HSC vs St Etienne Olympique Lyon vs Dijon FCO Paris St Germain vs Toulouse

3-0 2-1 4-2 0-0

Piala FA Inggris Putaran V Blackburn Rovers (II) vs Manchester United 1-2 Fulham (II) vs Tottenham Hotspur 0-3

Prancis pekan lalu. Hasil buruk juga didapat City yang ditahan imbang 0-0 oleh tim strata kedua Huddersfield Town pada putaran kelima Piala FA. ‘’The Citizens’’ tidak akan diperkuat bintang muda Gabriel Jesus. Penyerang muda asal Brazil akan menjalani operasi kaki dan tidak akan tampil untuk setidaknya selama dua bulan setelah start menjanjikan di klub. Bagaimanapun, bek tengah City Vincent Kompany diperkirakan telah bugar setelah absen pada pertandingan Piala FA karena cedera. Pelatih City Pep Guardiola tidak cemas dengan fakta bahwa timnya ditahan imbang oleh klub Championship pada Piala FA, dan Monaco tidak menjadi tekanan terhadap timnya. (kmb39/rtr/ant)

MU Tantang Chelsea di Perempatfinal

Pencetak gol : 19 - Lionel Messi (Barcelona). AC Milan vs Fiorentina AS Roma vs Torino Bologna vs Inter Milan Chievo Verona vs Napoli Pescara vs Genoa Sampdoria vs Cagliari Udinese vs Sassuolo

bahwa Bernardo memiliki kualitas untuk mendekati level itu.’’ Dengan enam gol dan lima assist dalam 25 penampilan di Liga Prancis, Silva merupakan sosok instrumental dalam kebangkitan Monaco menguasai puncak klasemen. Monaco sepanjang musim ini menghasilkan 76 gol dalam 26 pertandingan. City, di sisi lain, telah kemasukan 29 gol dari 25 penampilan di Liga Inggris. Kondisi itu membuat mantan penyerang Inggris Michael Owen menilai bahwa Monaco merupakan ‘’undian bagus’’ untuk City. Monaco menyiapkan diri untuk pertandingan dengan hasil imbang 1-1 yang mengecewakan di markas Bastia di Liga

Bali Post/rtr

PENALTI - Ujung tombak Barcelona Lionel Messi mencetak gol dari titik penalti pada pertandingan di Liga Spanyol melawan Leganes, Senin (20/2) kemarin.

Messi Obati Kekalahan

Barcelona Penalti Lionel Messi mengamankan kemenangan 2-1 Barcelona atas Leganes di Camp Nou pada pertandingan Liga Spanyol, Senin (20/2) kemarin. Kemenangan ini mengobati kekalahan memalukan di Liga Champions pekan lalu. Messi mencetak kedua gol Barca dari titik penalti krusial pada menit ke-90. Gol ini memastikan Barca meraih kemenangan sekaligus menjaga harapan mereka meraih gelar musim ini. Namun pelatih Luis Enrique tetap mendapat cemooh dari penggemar tuan rumah. Kemenangan ini membuat Barca berada di peringkat kedua di klasemen dengan 51 poin, tertinggal satu angka dari pemuncak klasemen Real Madrid, yang menang 2-0 atas Eibar pekan lalu. Real masih memiliki dua

pertandingan yang belum dimainkan yakni melawan Barca dan Sevilla. Sementara Sevilla menghuni peringkat ketiga dengan koleksi 49 angka setelah kemenangan 2-0 atas Eibar. Messi, yang tampil buruk saat kalah 0-4 dari PSG di Liga Champions, membawa Barca memimpin pada menit keempat namun Unai Lopez menyamakan kedudukan pada menit ke71 akibat kesalahan dari Sergi Roberto. Neymar dilanggar di kotak penalti jelang akhir pertandingan dan penalti Messi kemudian memastikan Barca. ‘’Kekalahan dari PSG memberikan beban berat kepada kami dan kami mengendalikan permainan meski kami kurang percaya diri pada beberapa momen. Namun kami memenangi pertandingan (melawan Leganes) dan bahkan meski

kami melakukannya melalui penalti, itu sangat layak disambut hangat,’’ jelas Enrique. Sang pelatih melakukan empat perubahan dari timnya yang ditundukkan di Paris, dengan mengistirahatkan Gerard Pique, Jordi Alba, Andres Iniesta, dan Sergio Busquets. Pada pertandingan lain, pemain internasional Italia Simone Zaza mencetak gol perdananya untuk Valencia ketika tim papan bawah Liga Spanyol itu mendulang kemenangan pertama mereka dalam empat pertandingan 2-0 atas Athletic Bilbao. Tambahan tiga angka ini, membawa Valencia unggul tujuh angka atas zona degradasi. Villarreal memenangi pertandingan keduanya di liga pada 2017 dengan menang 1-0 di markas Real Sociedad, sedangkan Celta Vigo menghancurkan tim juru kunci Osasuna 3-0. (kmb39/rtr)

Wilayah Barat Menang, Davis Raih MVP

Bali Post/ap

MVP - Forward tim Wilayah Barat Anthony Davis dari klub New Orleans Pelicans terpilih sebagai Pemain Terbaik (MVP) pada pertandingan All Star di New Orleans, Senin (20/2) kemarin.

Washington Tim Wilayah Barat menundukkan rivalnya dari Timur 192-182 pada turnamen All Star di New Orleans, Senin (20/2) kemarin. Sejumlah rekor tercipta sebelum Anthony Davis dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP). Pertandingan diwarnai banyak aksi layup dan lemparan tiga angka. Forward New Orleans Pelicans Davis mengukir rekor dengan raihan 52 poin dan pemain Oklahoma City Thunder Russell Westbrook menambahi 41 angka untuk memberi kemenangan tim Barat. Pada pertandingan di mana pertahanan tidak menjadi titik utama dan menghadirkan mantan rekan setim Westbrook dan Kevin Durant bermain bersama selama 81 detik, Barat menang atas Timur untuk keenam kalinya dari tujuh pertandingan terakhir. Kombinasi 374 angka memecahkan rekor 369 angka yang diukir saat Barat menang 196-173 setahun silam. Timur dipimpin oleh center Milwaukee Bucks Giannis Antetokoumpo, yang mengemas 30 angka, dan LeBron James, yang tampil sebagai pemain inti di All Star untuk ke-13 kalinya. Davis memecahkan rekor angka dengan 42 poin yang diukir Wilt Chamberlain pada 1962. Ia memasukkan 26 dari 39 tembakannya, melampaui rekor 19 tembakan Blake Griffin yang diukir pada All Star 2014. (kmb39/rtr/ant)

London Pemain pengganti Zlatan Ibrahimovic mencetak gol penentu kemenangan Manchester United 2-1 atas tuan rumah Blackburn Rovers pada pertandingan putaran kelima Piala FA, Senin (20/2) kemarin. Selanjutnya MU menantang Chelsea di babak perempatfinal. Rovers yang prioritasnya adalah untuk menghindari degradasi dari strata ketiga sepak bola Inggris, unggul terlebih dahulu pada menit ke-17 melalui Danny Graham, namun Marcus Rashford menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Juara Piala FA sebanyak 12 kali MU mendominasi pertandingan setelah turun minum di Ewood Park, namun harus menunggu sampai menit ke-75 bagi Ibrahimovic untuk mencetak gol penentu kemenangan. Penyerang Swedia itu mendapatkan umpan panjang akurat dari pemain

pengganti lainnya Paul Pogba dari Lini pertahanan sebelum menaklukkan kiper Jason Steele. Ini merupakan gol pertama Ibrahimovic di Piala FA dan gol yang ke-24-nya musim ini. Dengan kemenangan ini MU melaju ke babak perempatfinal melawan Chelsea. Laga memperebutkan tiket ke semifinal ini akan digelar pekan kedua Maret. Pada laga lainnya Tottenham Hotspur menghancurkan Fulham 3-0 melalui gol Harry Kane. Selanjutnya Tottenham akan ditantang klub Divisi III Milwall. Middlesbrough menunggu laga ulangan Huddersfield Town (II) vs Manchester City untuk mengetahui calon lawannya. Klub non-Liga Lincoln City juga menanti pemenang antara Sutton United vs Arsenal yang bertarung Selasa dini hari. (kmb39/rtr/ant)

Penyerang Manchester United Zlatan Ibrahimovic.

Bali Post/rtr


OLAH RAGA

16

Selasa Paing, 21 Februari 2017

Kejurda Karate Dandim Cup Ditutup

Asian Games 2018

Indonesia Targetkan Peringkat Keenam

Jakarta (Bali Post) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan Indonesia menargetkan untuk meraih posisi delapan besar pada ajang olahraga Asian Games 2018. ‘’Target Asian Games 2018 Indonesia peringkat delapan atau 10 besar. Diperlukan 15 medali emas untuk menempati peringkat tersebut,’’ kata Puan usai rapat koordinasi penyelenggaraan Asian Games 2018 di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (20/2) kemarin. Namun, ia membuka kemungkinan atletatlet Indonesia untuk meraih lebih banyak medali emas dan meraih peringkat yang lebih tinggi dari peringkat delapan. ‘’Agar Indonesia menjadi tuan rumah bukan hanya sukses penyelenggaraan tapi tuan rumah dari prestasi juga,’’ kata Puan. Dia menegaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga beserta Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Komite Olahraga Indonesia (KOI) terus berkoordinasi untuk menyelesaikan penyiapan atlet dan juga penyiapan penyelenggaraan. Asian Games 2018 akan diselenggarakan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 di Provinsi DKI Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan. Sebelum pesta olahraga tersebut diselenggarakan, akan digelar percobaan acara pada bulan Oktober-November 2017 dengan melibatkan 10-15 negara peserta dan mempertandingkan 10 cabang olahraga. Percobaan tersebut diharapkan dapat mengetahui kesiapan Asian Games 2018 dari segi infrastruktur dan atlet. Menpora Imam Nahrawi mengemukakan Indonesia berencana akan menurunkan atlet pada 44 cabang olahraga pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. (ant)

Bali Post/ant

ASIAN GAMES - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani (kedua kiri) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (kiri), Mendagri Tjahjo Kumolo (kedua kanan) dan Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek (kanan) di Kemenko PMK, Jakarta, Senin (20/2) kemarin. Rapat tersebut termasuk membahas persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Tsonga dan Dolgopolov Akhiri Paceklik Gelar

Rotterdam Petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga meraih gelar pertamanya sejak 2015 dengan mengalahkan David Goffin 4-6, 6-4, 6-1 dalam final Turnamen Tenis Dunia ABN AMRO di Rotterdam, Senin (20/2) kemarin. Sementara petenis non-unggulan Alexandr Dolgopolov juga mengakhiri paceklik kemenangan dengan berjaya di Argentina Open. Unggulan keenam Tsonga (31) sempat kecolongan set pertama namun selanjutnya mampu melibas lawannya dari Belgia itu. Sementara itu Goffin (26) yang tanpa gelar sejak 2014, mengalami kekecewaan untuk kedua kalinya dalam dua pekan setelah kalah dari Grigor Dimitrov di final Sofia Open. Dalam pertandingan itu, Tsonga tampil dengan melancarkan 10 ace ketika mengalahkan unggulan ketiga Gofin. ‘’Ini penghargaan besar bagi kami dan ini memberi saya suatu harapan baru untuk sisa tahun,’’ tambahnya. Di Buenos Aires, Dolgopolov mengalahkan petenis favorit Kei Nishikori 7-6(4), 6-4 untuk memenangi Argentina Terbuka. Ia meraih gelar pertamanya dalam lima tahun. Dolgopolov (28) yang memerlukan waktu satu jam 40 menit dalam pertandingan final di Buenos Aires Lawn Tennis Club itu. Sukses kemarin juga menjadi yang pertamanya atas petenis nomor lima asal Jepang itu dalam enam pertemuan. Dolgopolov, peringkat 66 dunia, meraih gelar ATP di lapangan tanah liat tanpa kecolongan satu set pun. ‘’Saya sebelumnya tidak pernah memenangi satu set pun melawan Kei, dan saya sangat gembira bisa memenangkan pertandingan ini,’’ kata Dolgopolov. Petenis Ukraina yang terakhir kali memenangi gelar di Washington pada 2012, bermain alot melawan Nishikori di set pertama dimana dia unggul 7-4 dalam tiebreak. Kemudian dia mematahkan servis lawannya untuk pertamakali ketika skor imbang 3-3 di set kedua. Kemenangannya ditentukan oleh backhand yang sekaligus meraih kemenangan dengan match point pertamanya. (kmb39/rtr/ant)

Juara Dibina untuk Hadapi Kejurnas Singaraja (Bali Post) Kejuaraan Daerah Karate Inkai Bali ‘’Dandim Cup’’ dalam rangka memeriahkan HUT ke-56 Korem 163/Wira Satya pada 24 Februari mendatang ditutup, Minggu (19/2) lalu. Pada ajang yang diikuti ratusan atlet ini, juara umum berhasil disabet Kabupaten Buleleng. Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto mengungkapkan, dalam pelaksanaan laga ini, 522 karateka telah menampilkan kemampuan terbaiknya. Hal tersebut diharapkan tak menghentikan langkah untuk berkompetisi pada ajang tingkat nasional yang berlangsung pada Maret mendatang di Jakarta. ‘’Nantinya yang mendapat juara saat ini berpeluang mewakili Bali untuk berbicara di tingkat nasional saat kejurnas di Jakarta Maret mendatang,’’ ujarnya. Sekretaris Umum Inkai Bali Ir. Gede Kusuma Wijaya mengatakan melalui kejurda yang pesertanya se-Bali ini telah lahir juara-juara. Peraih medali nantinya direkrut memperkuat tim Bali ke kejurnas mendatang. Melalui prestasi itu, diharapkan mampu menumbuhkan animo anak-anak maupun generasi muda untuk bergabung di karate. ‘’Terutama di Buleleng cukup bagus, pembinaan dilakukan mulai dari usia dini, sehingga tidak akan terjadi stagnan atlet ke depannya,’’ jelasnya. Juara dari laga ini, menurut Ketua Umum Inkai Buleleng Prof. Dr. Nyoman Sudiana, M.Pd. akan tetap dibina supaya kualitas ke depannya makin baik dengan harapan bisa mewakili Bali ke kancah nasional maupun internasional. ‘’Penataan terus dilakukan agar karate tetap menjadi olahraga alternatif di kalangan anak muda,’’ tegasnya. Kadek Wijayanti, karateka asal Tabanan yang berhasil menyabet emas di klas pra-pemula -25, mengaku bangga menjadi yang terbaik di kejurda kali ini. Dirinya pun siap menghadapi kejurnas. ‘’Latihan lebih intensif lagi sehingga bisa juara,’’ katanya. Kejurda digelar sejak 16 Pebruari lalu. Selain melahirkan sang jawara, panitia juga menetapkan juara favorit di masingmasing kelas. (kmb45)

Bali Post/wan

PRA PON -- Tim sepak bola Pra-PON Bali bermaterikan pesepak bola hasil Porprov. Untuk itu, idealnya pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar usia pemain U-21.

Idealnya Pesepak Bola Porprov U-21

Denpasar (Bali Post) -

Pesepak bola Porprov XIII/2017 di Gianyar telah disepakati U-23 pada Kongres Asprov PSSI Bali di Denpasar, Jumat (17/2) lalu. Padahal, selama ini yang didengung-dengungkan atlet yang juara Porprov, diproyeksikan berlaga ke Pra-PON, sampai lolos ke PON. Jadi idealnya pesepak bola Porprov adalah tim U-21. Itu dilontarkan delegasi Askot PSSI Kota Denpasar pada Kongres PSSI Bali, Gede Made Anom Prenatha, di Denpasar, Senin (20/2) kemarin. Dijelaskannya, jika persyaratan pesepak bola Porprov U-23, otomatis bakal menyeleksi lagi dalam pembentukan tim maupun mencari pemain. Pasalnya, tahun depan 2018, Bali harus menyiapkan tim Pra PON, mengingat pelaksanaan Pra-PON sekitar Maret sampai dengan Mei 2019. ‘’Porprov Bali XIV/2019 digelar September, otomatis pelaksanaan Pra-PON lebih mendahului,’’ tutur Anom yang terpilih menjabat Ketua Pemilihan (KP) pada Kon-

gres Luar Biasa PSSI Bali, 9 April mendatang. Oleh sebab itu, katanya, jika memakai pemain U-21 lebih pas, sebab tim daerah yang juara, dipastikan masuk skuad Tim Pra-PON. ‘’Pelatih juga tak perlu menyeleksi pemain lagi,’’ kata Anom. Terkait hal ini, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi menyatakan hal itu harus dipertimbangkan, sebab acuan Porprov adalah PON, berikut atlet-atletnya. ‘’Kalau penyelenggaraan Porprov 2019, jadwalnya September, pasti Pra-PON sepak bola lebih awal,’’ katanya. ‘’Memang yang lebih tepat pese-

pak bola U-21, sebab pemainnya biasa masuk skuad tim Pra-PON, tetapi saya tak ada kepentingan, dan tak mau intervensi,’’ sambungnya. Futsal Pada bagian lain, Anom Prenatha selaku Sekretaris Panpel Piala Wali Kota VIII/2017 memastikan mempertandingkan siswa SMP, sebab bertujuan pembibitan. Dikemukakan, sejauh ini terdaftar 25 sekolah, dan pihaknya membatasi 32 tim, yang dibagi dalam delapan grup. Bahkan, beberapa sekolah berniat menurunkan dua tim seperti SMPN 2, SMPN 4, SMPN 9, SMPN 11, SMP PGRI 1, serta SMP PGRI 6. ‘’Kami memberitahukan event ini kepada 68 SMP negeri dan swasta,’’ katanya. Anom menambahkan, kerangka tim futsal Porprov Denpasar telah terbentuk, tinggal mencari pelatihnya. (022)

USM Blibli.com Pimpin Klasemen Grup A Surabaya (Bali Post) Klub USM Blibli.com memuncaki klasemen sementara Grup A Djarum Superliga 2017, setelah berhasil membukukan kemenangan kedua mereka di GOR Bulu Tangkis DBL Arena, Surabaya, Senin (20/2) kemarin. Setelah di pertandingan pertama menang 5-0 atas wakil Jepang Hitachi, tim yang dimotori oleh pemain senior Dionysius Hayom Rumbaka berhasil mengalahkan tuan rumah Tjakrindo Masters dengan skor akhir 4-1. Poin pertama USM dibukukan oleh Wisnu Yuli Prasetyo yang berhasil menyudahi perlawanan Chico Aura Wardoyo dalam pertarungan dua game 21-14, 21-16. Perolehan USM tersebut disamakan oleh pasangan Tjakrindo, Sabar Karyaman Gutama/Franky Wijaya Putra yang menumbangkan duet Lukhi Apri Nugroho/Tedi Supriadi 21-15, 21-12. Angin segar USM datang di partai ketiga dalam duel tersebut. USM yang diwakili Reksy Aureza Megananda melibas Androw Yunanto, meski di game pertama harus kalah 12-21, Reksy mendapatkan dua game setelahnya dengan skor 21-8 dan 21-15 sehingga klub asal Semarang tersebut kembali unggul satu angka atas tuan rumah. Partai keempat yang mempertemukan pasangan USM Akbar Bintang Cahyono/Bagas Maulana dengan duet tuan rumah Trikusuma Wardhana/Riky Widianto berlangsung sengit bagi kedua pasangan tersebut. Kejar-mengejar angka terjadi di pertarungan tiga set yang berlangsung 50 menit

tersebut, namun anak-anak Semarang lebih digdaya, mereka menang 21-19, 15-21 dan 21-19. Partai kelima yang dimainkan dengan tanpa memengaruhi kemenangan bagi USM, mempertemukan Dionysius Hayom Rumbaka berhadapan dengan Sulton Hakim. Duel tersebut merupakan durasi terpendek dalam laga kedua klub yang hanya berlangsung 27 menit dengan kemenangan bagi Hayom 21-13 dan 21-11. Dengan hasil ini, untuk sementara USM Blibli.com berada di puncak klasemen Grup A dengan poin 460-402, disusul oleh Mutiara Cardinal Bandung di urutan kedua dengan poin 229-157. Hayom yang ditemui seusai laga mengaku senang akan hasil tersebut. Menurutnya, kemenangan kedua ini membuka peluang mereka lolos fase grup. ‘’Kami memang berharap untuk bisa mencuri kemenangan di laga ini. Meski tadi di sektor ganda, ganda pertama kami sebenarnya kami harap bisa menang, tetapi ternyata kami kehilangan angka di ganda pertama tapi justru bisa mencuri angka dari ganda kedua,’’ katanya seusai laga. USM Blibli.com menyisakan dua laga terakhir di penyisihan grup. Mereka akan berjumpa Mutiara Cardinal besok (21/2), dan Musica Champions pada Rabu (22/2) mendatang. Dari dua laga tersisa ini, Hayom mengungkapkan bahwa timnya masih memiliki peluang sama besar saat berjumpa Mutiara Cardinal. Dirinya optimistis bahwa kekuatan

timnya masih seimbang. ‘’Penentuan kami lolos fase grup atau tidak nantinya mungkin saat lawan Mutiara, peluang kami di semua nomor pun masih 50:50. Meskipun kami memang tidak memiliki target tertentu, tetapi kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk bisa lolos dari fase grup, dan mengeluarkan semua kemampuan kami,’’ ucapnya. (ant)

Bali Post/rtr

Petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga.

Dia akan menjalani balapan sesuai perannya, siap untuk menggantikan pembalap utama jika diperlukan. ‘’Pengetahuannya yang luas di Formula Satu akan sekali lagi sangat berharga, terutama dengan peraturan baru yang akan diterapkan untuk musim 2017,’’ kata wakil kepala tim Claire Williams dalam sebuah pernyataan, Senin (20/2) kemarin. Tim Williams yang mengguna-

Lapor ke Menpora

KONI Bali Tindak Lanjuti Pembangunan Fasilitas Olahraga

Denpasar (Bali Post)KONI Bali berniat serius menindaklanjuti rencana pembangunan sarana dan fasilitas olahraga di Pulau Dewata. Keseriusan itu dilakukan Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi yang berkunjung ke kantor Menpora, di Jakarta, Senin (20/2) kemarin. Suwandi yang berada di Ibu Kota, saat dikontak, kemarin, menyatakan dirinya ke Jakarta menghadiri Rapat Anggota KONI se-Indonesia, mulai Selasa (21/1) ini sampai dengan Rabu (22/2) besok. ‘’Kami sudah berkunjung ke kantor Menpora, tetapi belum bertemu Menpora Imam Nahrawi, termasuk Deputi Bidang Sarana dan Prasaran Olahraga Gatot S. Broto,’’ tutur Suwandi. Menurutnya, rencananya jika Menpora Imam Nahrawi maupun Gatot menghadiri Rapat Anggota KONI se-Indonesia, Suwandi pasti melaporkan rencana pembangunan sarana dan fasilitas olahraga. Untuk renovasi Stadion Ngurah Rai, anggarannya mencapai Rp 15 miliar. Suwandi mengakui Bali sangat berkepentingan tersedianya fasilitas dan sarana olahraga yang memadai, bertujuan mencetak atlet berprestasi. ‘’Kami juga memikirkan lahanlahan pemerintah di mana yang bisa disulap menjadi fasilitas olahraga,’’ katanya. Disinggung tentang persiapan tuan rumah Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, September mendatang, apakah benar diambil-alih KONI Bali, Suwandi menegaskan, pihak KONI Gianyar sudah berkomitmen dan bersedia menjadi tuan rumah. ‘’Saya kira kami lebih mempercayakan pada kinerja tuan rumah Gianyar mengenai pelaksanaan hajatan multi-event dua tahunan tersebut,’’ tandas Suwandi. (022)

Bali Post/net

Djarum Superliga - Ganda putra tim USM Blibli.com Akbar Bintang Cahyono/Bagas Maulana saat menghadapi lawannya Trikusuma Wardhana/Riky Widianto dari tim Tjakrindo Masters di turnamen Djarum Superliga 2017, Senin (20/2) kemarin.

Di Resta Bertahan di Williams

London Pembalap Inggris Paul Di Resta bertahan menjadi pembalap cadangan tim Formula 1 Williams pada musim ini. Pembalap asal Skotlandia berusia 30 tahun itu sebelumnya membela tim Force India dalam 58 ajang balapan Grand Prix Formula 1 antara 2011 hingga 2013. Ia mencetak 121 poin, dan menjadi cadangan Williams sejak tahun lalu.

Bali Post/kmb45

DANDIM CUP - Kejuaraan Daerah Karate Inkai Bali “Dandim Cup” dalam rangka memeriahkan HUT ke-56 Korem 163/Wira Satya pada 24 Februari mendatang ditutup, Minggu lalu.

kan mesin Mercedes mengandalkan pembalap berusia 18 tahun asal Kanada Lance Stroll sebagai salah satu andalan mereka, bersama dengan veteran asal Brasil Felipe Massa. Perubahan aturan, dengan ban yang lebih lebar dan kecepatan menikung yang juga lebih cepat, akan menjadi tantangan pembalap musim ini dalam mengendarai mobilnya. (kmb39/rtr/ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Paing, 21 Februari 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

Dcr sopir untuk Laundry ButuhpengawasLapanganSTM/S1 Hub.085100616229/082144992463 Hub.081547123386/08123950649

Dcr Admin untk Shwr mobil J.P.Kawe 44A Dps 081999036877

Dcr krywati bs komp serius kerja 487391/08113976688 sgera

Dcr Kpla Bngkl Rsmi Honda Ahas Denpasar Gaji Bsr.082144358009

B.BP.001.02.17.0001686

B.BP.001.02.17.0001692

Dicari Pembantu Rumah Tangga Tidur Dalam Hub.081338169090

B.BP.164.02.17.0001707

B.BP.001.02.17.0001625

Computer Field Service Staff Required.Based in Sanur.Spoken English Required.PC,LAN, Printer, Software Installation. Email:info@littlefishcom.net

B.BP.001.02.17.0001657

Dcr Krywti Toko B.Inggris (2Jt) Mandarin(2,5Jt++) 081916412349

B.BP.004.02.17.0001550

Bth:Reservasi, Marketing,Info: Cr PRT wanita,daerah Simpang 085102499349/bcwtour@gmail.com Siur, Kuta.Gj1,5Jt,081239232035 B.BP.001.02.17.0001554

*Jepang Proses 3Minggu Macau & Australi H:Badung 081999906893 Tabanan-Surabrata 082231577240

B.BP.166.02.17.0001720

Dcr Kolektor Max35Th,u/Wil.Tbn Hub:Indohome Finance Cokroaminoto 165 Ubung(Sblh Bank Mandiri Taspen Post)Telp.429047

B.BP.001.02.17.0001671

B.BP.001.02.17.0001703

B.BP.154.02.17.0001715

Dbthkan Security Jaga Rumah Pribadi,Laki2,umur23-30th,Gaji 1.000.000/bulan H:082236355172 B.BP.001.02.17.0001684

Dcr Sales Pria Max.30th pny sp mtr.Bawa Lamaran ke PT.Banoli Motor, Jl.Buluh Indah 75 Dps

B.BP.001.02.17.0001650

B.BP.001.02.17.0001699

B.BP.001.02.17.0001682

Dibthkan Sgr Sales Project Pria/wanita Max30Thn Min.D1 Bidang Bahan Bangunan (Kohler) 081237818636/8495848/8495849

B.BP.001.02.17.0001647

B.BP.001.02.17.0001667

B.BP.001.02.17.0001321

B.BP.001.02.17.0001669

Dcr:Cook,Waitress Wrng Okinawa Jln.Mertanadi Kuta, Buka Jam 4 Sore (08123876542)

B.BP.001.02.17.0001646

Dibthkan Manager Laki2 yg Berpnampilan menarik umur 25-45Thn, bujang/belum menikah Berpendidikan S1,Punya Sepeda Motor Sendiri,Harus Disiplin Waktu,Tegas,Jujur,taat pada Aturan,masa percobaan manager 3bulan,gaji 2juta setelah masa percobaan 3bulan akan dinaikan gajinya tetap,Hub:082236355172

B.BP.001.02.17.0001162

Dcr Sgr Sopir Pribadi Matic Hub.08813665248

Dcr Sopir Colt&PickUp u/Proyek Perum.082145368344/03614719131

Dibutuhkan Segera Sopir SIM A Untuk diToko Beras Persyaratan Bujang,Tinggal di Mes, Hub: 081805406639

B.BP.001.02.17.0001714

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Dcr Staf Admn L/P SLTA Max25Th Lmrn ke Jl.Suwung Batan kendal 33 Dps HP:08164722107/720788 Dcr krywti u/Rmh Makan Tdr Dlm Jl.NangkaSltn 168,081547124100

Dcr Sgr:Adm,Acc,FO,BC Hub.Lisna (081337015711)

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Dcr Sales Art Material Pintar, Agresif,Siap Tntangan, Inovatif Single Max35Th H.087861339508

Dcr Sgr Sales Marketing English Hub.PT.QRG Resort, 8480379/82

B.BP.001.02.17.0001535

: : : :

B.BP.001.02.17.0001331

Dibthkan Sgr Tng Krj Engineering dan Gardener utk Villa Hub.733226/081236020002

Dicari Fashion Design Syarat: Wanita/Pria Min.30Thn, Pengalaman min 1Thn sebagai Designer Fashion Retail (Pakaian Wanita) Kreatif, Inovatif,Energic.Kirim CV ke work_mydesign@outlook.com

B.BP.004.02.17.0001702

Dicari PRT Wanita.Bisa Bw Motor.Mg Libur.Kerobokan Gaji 2 Juta Hub.081236214000

B.BP.004.02.17.0001717

Dicari sopir matic UMR 2,1juta Unmar Jl.Kenarok 10 Denpasar

B.BP.001.02.17.0001600

Looking for Staff IT (web operator), must be expert English Good salary T.0361-4490319 CV:asavillasproperty@gmail.com

B.BP.001.02.17.0001176

B.BP.001.02.17.0001529

B.BP.001.02.17.0001674

Salon Glass Glow Renon Bth Kryawan:-Eyelash Extension -Nailist -Sulam Alis Cp:081558506069 (Gede Mawa)

B.BP.004.02.17.0001551

Sopir Pribadi,Manual & Matic Punya SIM A SMS:081999266105

B.BP.001.02.17.0001654

SINGARAJA

Urgently Needs a Reservation Min.1 Y as Reservation & FO Duties:Min D3 Hospitality:Able Operating Computer,Internet: email Corresponence:gd.English have SKCK:heve driving lisence send CV&docs.to The Damai, Jln.Damai,Kayuputih Sukasada or hrd@thedamai.com B.BP.009.02.17.0001693

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

Terios Adv’13+KIA Picanto’12 Trawat,AsliDK Hub:081999456633

B.BP.001.02.17.0001666

Sirion New VVTi 1.3 Th’12Putih Tgn1 KM 16 Rb Hb.081 236 05780

B.BP.164.02.17.0001612

KIA

Avanza G’13 25jt sisa teken J.P.Kawe 44A dpn Alfamart Dps

DIJUAL TANAH Tnh 9,6A EcoBeach BtBolong H. 1,1M/A cck u/Vila,081236362822

B.BP.001.02.17.0001704

DIJUAL RUMAH Dijual Rumah Baru 2 lantai Jl.Kaswari Hub: 081236797575

B.BP.001.02.17.0001670

SUZUKI

APV X’2004 Silver smst br istw bs kredit Dp10Jt,081558332999 B.BP.001.02.17.0001711

Dijual L300 Th’82 Bensin,Mesin bagus,Hubungi 085337870330 B.BP.001.02.17.0001645

B.BP.001.02.17.0001709

B.BP.001.02.17.0000059

Jual Tnh 1Are di Dalung SHM & Suzuki PU’2016 H: 0818346128

B.BP.001.02.17.0001598

Pantai Purnama Gyr 26Are 087819070953/081337283254

3,75 are pinggir Jl.By PAss IB Mantra,Gianyar 081936666736

New Picanto Abu2 Met Th’2015 Djl Rmh LT/LB 74/70 SHM 2KT KK V.16+AS H:081337421142 Pribadi Grs Dalung P H590 085792169059

Batubln 2+3+4 350Jt Ng JlMobil Ketewel170Jt+275Jt087761245398

B.BP.001.02.17.0001652

Jual Rmh Minimalis 1are Jln.Trengguli Dps,800jt nego Hub.08123645550 milik pribadi

B.BP.001.02.17.0001017

B.BP.001.02.17.0001691

Perum Taman Giri Nusa Dua Hub:081338791301/081337283254

Djl Cpt Tnh 1,5A Ketewel 350Jt Nego sampai Deal 08124638098

Rmh Type 45/90 3KT,RT,Dpr,Grs 395Jt Tabanan 085100499479

B.BP.001.02.17.0001461

B.BP.001.02.17.0001681

B.BP.001.02.17.0000867

B.BP.001.02.17.0001672

Jual Tanah Lokasi Canggu 3Are Hub:081999908998/081805696672

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

B.BP.166.02.17.0001719

Djl Tnh SHM 15,6Are,Jl.Sunset Road Lbr 26 Hub.081353099090

Djl Tnh 1866m2 Lok.Ungasan Jl. Utama Uluwatu,Dpn Dream Land 081337888412,082145934148

B.BP.001.02.17.0001705

B.BP.166.02.17.0001718

B.BP.001.02.17.0000861

Tnh 1,5/2A Lok.Ciung Wanara II Renon Lb8 P.25m H:081238500095

B.BP.001.02.17.0001710

Rmh Kos Ls.2A,7KmrJl.C.Aminoto Gg Mawar II/3, 081338330485 TP

B.BP.001.02.17.0001690

B.BP.001.02.17.0001648

B.BP.001.02.17.0001656

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

SPA

BIRO JASA

SERVICE

PERCETAKAN

DIJUAL MOBIL

BIRO JASA

TOUR

SERVICE

PELUANG BISNIS

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE

RUPA-RUPA

INTERIOR

KONTRAKTOR

FURNITURE

B.BP.001.02.17.0001553

Dikont Tnh 2A Cargo Jl 8&1,5A Pnth,087860432230-085100221149 B.BP.164.02.17.0001706

B.BP.001.02.17.0001668

ARSITEKTUR Tnh 1Ha Negara,10Jt/Are Ruko YogaDsign&Kntrktor:Jasa GbrIMB Murah di Lukluk Hb.08123924992 B.BP.001.02.17.0001685 +UrsIjin SIUP&SITU081338146376 DIJUAL RUKO BUC Ruko 4Lt(4x10)By Pas KdriTbn,Nego s/d Deal 081915707322

DISEWAKAN RUMAH B.BP.001.02.17.0001343 Dikont.Rmh Jl.Kapt.Bina Ubung Djl Tnh 7 Are Jl.Tegal Cupek Avanza G’2011 Silver AsBali Dps 3KT KM Dapur 1 RT Garase Hub:081338791301/081337283254 B.BP.001.02.17.0001664 B.BP.001.02.17.0001450 Sangat Orisinil Hb.08123953664 B.BP.001.02.17.0000871 081805594687-0895355503712 B.BP.001.02.17.0001716 Rmh LT650m2,LB350m2 5KT/KM, bs KONTRAKTOR Jual Tnh 1,1Are Kws Elit Sekar B.BP.001.02.17.0001663 u/tempat usaha Jl.Gatot Subroto Dikont.Rmh MM 3KT 2Kmd R.Mkn Avanza G’10 Slvr Prbd Tgn1 mls Borong Sgala Bangunan Murah+ Tunjung IV Dps, 650Jt/A 130Ng Kertapura IIIA/1A, 487410 Tengah VI, Telp.085101221819 RTmu Dpr Garase 085237982404 Bhn Rp2,3Jt/m2 Hb:081339715807 Hub.08123978978 TOYOTA

DISEWAKAN TANAH For Rent:Land 1,Surface Area 32Acres,Locations Berawa Beach Tibubeneng-North Kuta BadungBali,Land 2,Surface Area 38 Acres,Locations Semat Tibubeneng-North Kuta Badung-Bali Call Number:08179632427

B.BP.001.02.17.0001694

SPA

B.BP.001.02.17.0001713

RUPA-RUPA B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815 B.BP.001.02.17.0001565

Dana Cepat 1Hr Cair (B.0,5%) BPKB,Hub.085100026010 B.BP.001.02.17.0001687

RUPA-RUPA Pelunasan/Gestun Kartu Credit Jln.Kertapura Hub.082340004545

B.BP.000.01.17.0002739

KEHILANGAN BPKB Mitsubishi L300 Nopol DK 9143 CA,Nosin 4D56CC00091 Norang MHML0PU397K007154

B.BP.001.02.17.0001673

ALUMINIUM

Hilang Buku Kir DPR 73321K Tlah Hlg BPKB mtr Honda DK8470 Fuso DK9457AT Hub:081805391404 CK An.Yati Oktavia &BPKB mobil B.BP.001.02.17.0001655 Suzuki DK1397AN An.IKt.Subarjo Hlg BPKB Scoopy DK 8488 MQ No. B.BP.001.02.17.0001651 R/87.224 AN Ni Md Purnamawati Tlh Hlg SHM No 11609 &11610 AN B.BP.165.02.17.0001649 Muhar Bestralian,SHM No.10344 Telah Hilang BPKB Mobil Xenia AN AA Ist Anom Hub.08124608653 DK 1252 WE AN Drs.I Wayan B.BP.135.02.17.0001712 Mudana Hub.085935161731 KERJASAMA B.BP.159.02.17.0001700 Dicari dr.Specialis kulit fas Telah Hilang BPKB Motor Beat lgkp alat estetika, 08123924992 DK 6694 ZN AN Made Sutarmi B.BP.001.02.17.0001689 Hub.085935161731 B.BP.159.02.17.0001698 BIRO JASA Telah Hilang BPKB Motor Supra Bantu Urus Amnesti Pajak,NPWP, DK 6131 WG AN I Made Muda Rahmawan Hub.085935161731 Lap.Pajak.SIUP T.081235887887 B.BP.159.02.17.0001696

Telah Hilang BPKB+STNK Motor Beat DK 5320 ZK AN Made Sutarmi Hub.085935161731 B.BP.159.02.17.0001695

Telah Hilang BPKB+STNK Motor Prima DK 3810 WH AN Drs.I Wayan Mudana Hub.085935161731 B.BP.159.02.17.0001697

B.BP.001.01.17.0002091

Saya Siap Kerja Partime Urus Pajak(Bln/Thn)Non PKP Gaji Rp. 550.000/bln Hub.087860965301 B.BP.001.02.17.0001653

JASA Jasa Make Up Artist Murah Hub.08123971234 B.BP.001.02.17.0001677

FOTO COPY


EKONOMI

18 FIGUR Bangun Sinergi UMKM terbuksi sektor yang tahan terhadap krisis. Hipmi yang merupakan himpunan pengusaha muda banyak bergerak di sektor UMKM. Maka dari itu, Ketua Hipmi Bali yang baru, dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, Sp.KK., di masa kepemimpinannya akan mensinergikan semua potensi pengusaha muda di Bali. Sinergi potensi tersebut melalui pembentukan forum komunikasi bersama yang rutin dilakukan. Tujuannya, untuk membangun kewirausahaan muda dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, Sp.KK. di Bali, walaupun dengan metode yang berbeda-beda sehingga dapat mendorong pergerakan ekonomi daerah yang lebih sehat dan baik, sehingga dapat dimanfaatkan kembali untuk masyarakat. Untuk dapat bersaing di era MEA, UMKM juga akan diperkuat, baik yang merupakan anggota Hipmi sendiri atau pengusaha lainnya. ‘’Hipmi fokus pada pendidikan dan pelatihan bagi pengusaha agar produk maupun jasa yang dihasilkan tidak kalah kualitasnya dengan produk luar,’’ ujar pemilik klinik kecantikan D&I Skin Center itu. Hipmi juga membangun sinergi antarpengusaha di seluruh Indonesia yang didasari semangat kebangsaan yang tinggi. Sehingga dapat saling mensupport dan membentuk suatu rantai distribusi yang dapat memperkuat perekonomian nasional. ‘’Bagi anggota, Hipmi ke depannya akan makin membuka relasi yang tersebar luas di seluruh daerah dan tingkat nasional,’’ imbuhnya. Hipmi yang merupakan organisasi yang salah satu tujuannya menumbuhkan pengusaha baru, ke depan akan makin meningkatkan peran sebagai sumber informasi, relasi, motivator, mentor yang siap untuk membantu agar ide para pengusaha muda atau calon pengusaha muda bisa terwujud. (kmb42)

Selasa Paing, 21 Februari 2017

BPD ’’Raja’’ Kredit Konsumtif Denpasar (Bali Post) Bank Pembangunan Daerah (BPD) lebih banyak menyalurkan kredit ke sektor konsumtif, umumnya kepada pegawai negeri sipil. Alasannya, lebih cepat, mudah dan aman. ‘’Payroll gaji di BPD sehingga gaji dipotong BPD sehingga merasa aman. Di Bali, BPD rajanya,’’ kata Kepala OJK Regional 8, Bali dan Nusa Tenggara, Zulmi, belum lama ini. Namun ke depan, dengan adanya program transformasi BPD, ia berharap BPD meningkatkan penyaluran kredit ke sektor produktif. Ia menuturkan, dulu BPD mempunyai program BPD regional champion dengan target 40 persen penyaluran kredit ke produktif. Di samping itu juga tetap menjaga penyaluran kredit produktif. Ia berharap BPD mengoptimalkan penyaluran kredit produktif. ‘’Kalau bisa porsinya 60 persen tahun 2018, tidak hanya BPD Bali tetapi seluruh BPD, mudah-mudahan bisa dicapai,’’ harapnya. Maka dari itu, untuk dapat menyalurkan kredit produktif, terlebih dahulu melakukan persiapan SDM. ‘’Karena penyaluran kredit perlu SDM yang kompeten, tidak ujug-ujug BPD Bali menyalurkan kredit untuk pertanian padahal tidak memiliki SDM yang ahli di bidang pertanian,’’ pungkasnya. Selain SDM, yang perlu dipersiapkan adalah infrastruktur, permodalan, kelembagaan, sehingga

bukan tidak boleh menyalurkan sektor konsumtif namun harus lebih diutamakan ke sektor produktifnya. Saat ini pun, BPD telah melangkah ke penyaluran kredit produktif. Tingkat penyaluran kredit produktifnya pun dikatakan telah di atas 40 persen. ‘’Artinya secara regional champion sudah terpenuhi. Tetapi untuk transformasi BPD-nya, target 60 persen tahun 2018 itu kan masih jauh, tapi tidak harus harga mati 60 persen, kita sesuaikan dengan kondisi dan kesiapan BPD,’’ tandasnya. Ia pun telah melihat langkah BPD tersebut, telah mempersiapkan SDM, SOP, ketentuannya, cara pengawasannya telah mulai dilakukan, dan terus melakukan peningkatan kompetensi SDM. BPD Bali yang tahun lalu berhasil menyalurkan kredit produktif 41 persen, ia berharap BPD Bali dapat menyalurkan kredit produktif minimal 45 persen tahun 2017. (kmb42)

‘’Payroll gaji di BPD sehingga gaji dipotong BPD sehingga merasa aman. Di Bali, BPD rajanya.’’ Zulmi Kepala OJK Bali dan Nusa Tenggara

ULN Direspons Negatif

Rupiah Melemah 13 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (20/2) sore bergerak melemah sebesar 13 poin menjadi 13.360 dibandingkan sebelumnya di posisi 13.347 per dolar AS. ‘’Pelaku pasar uang tampaknya merespons negatif rilis utang luar negeri (ULN) Indonesia triwulan keempat 2016 yang naik,’’ kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin kemarin. Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia pada akhir triwulan keempat 2016 sebesar 317,0 miliar dolar AS atau tumbuh 2 persen (year on year/yoy). Berdasarkan jangka waktu asal, ULN jangka panjang tumbuh 1,1 persen (yoy), sementara ULN jangka pendek tumbuh 8,6 persen (yoy). Di sisi lain, lanjutnya, sebagian pelaku pasar uang juga masih khawatir di tengah ketidakpastian kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS (Fed Fund Rate). Kondisi yang belum pasti itu membuat pelaku pasar cukup hati-hati menempatkan dananya di pasar negara berkembang. Namun, ia mengharapkan bahwa keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 4,75 persen dapat menjaga mendukung momentum pemulihan ekonomi domestik. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan, pelemahan mata uang di negara berkembang, termasuk rupiah, juga seiring dengan antisipasi pasar terhadap pengumuman reformasi pajak Presiden AS Donald Trump. ‘’Pelaku pasar saat ini masih menantikan dirilisnya kebijakan pajak dan fiskal dari Trump,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Senin ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah menjadi 13.352 dibandingkan Jumat (17/2) 13.328 per doalr AS. (ant)

jeruk - Petani jeruk salah satu yang menjadi sasaran perbankan dalam penyaluran kredit.

Produksi Gula Aren Dicampur Detergen

Bunga Bank Rendah Picu Investasi Bodong Jakarta (Bali Post) – Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM Suparno mengatakan investasi bodong yang berkedok koperasi salah satunya muncul karena dipicu rendahnya suku bunga tabungan dan deposito perbankan. ‘’Kecilnya suku bunga tabungan dan deposito terhadap tingkat inflasi membuat perbankan dan lembaga-lembaga keuangan menjadi tidak menarik,’’ kata Suparno di Jakarta, awal pekan lalu. Hal itulah, katanya, yang salah satunya menjadi penyebab sebagian masyarakat untuk mencari alternatif yang dapat membungakan uang mereka secara signifikan. Sayangnya, ada sebagian kecil masyarakat yang salah dalam memilih portofolio investasi. ‘’Kesalahan ini bukan malah membuat keuntungan jadi berlipat tapi membuat seseorang kehilangan uangnya,’’ katanya.(ant)

Gula aren

Bali Post/ant

Freeport Berkomitmen Tetap di Indonesia Jakarta (Bali Post) – Induk PT Freeport Indonesia, Freeport McMoRan Inc., menegaskan akan tetap beroperasi di Indonesia kendati nantinya tidak ada kesepakatan antara pemerintah dan perusahaan mengenai status kontrak pertambangan. ‘’Kami berkomitmen untuk tetap di Indonesia. Ini sumber daya yang penting bagi Freeport, juga merupakan objek penting bagi pemerintah dan Papua,’’ kata President dan CEO Freeport McMoRan Inc Richard C. Adkerson dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (20/2) kemarin. Richard menuturkan, selama beroperasi di Indonesia, perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu telah menginvestasikan 12 miliar dolar AS dan sedang melakukan investasi 15 miliar dolar AS dengan menyerap 32.000 tenaga kerja Indonesia. Pemerintah Indonesia juga disebutnya telah menerima 60 persen manfaat finansial langsung dari operasi Freeport. Pajak, royalti dan dividen yang dibayarkan kepada pemerintah sejak 1991 telah melebihi 16,5 miliar dolar AS. Sedangkan Freeport McMoRan telah menerima 108 miliar dolar AS dalam bentuk dividen. ‘’Pajak-pajak, royalti-royalti, dan dividen-dividen di masa mendatang yang akan dibayarkan kepada pemerintah hingga 2041 diperkirakan melebihi 40 miliar dolar AS,’’ imbuhnya. Richard menegaskan, perusahaan telah berkontribusi hingga 90 persen dalam kegiatan ekonomi Mimika, Papua. Bahkan, ia mengklaim sepertiga

kegiatan ekonomi di Papua ditopang oleh bisnis Freeport. ‘’Selama sisa kontrak, Indonesia akan menerima lebih dari 40 miliar dolar AS. Aset ini terlalu besar bagi kami untuk keluar. Yang kami butuhkan adalah mencari solusi untuk kerja sama dan kami berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah,’’ ujarnya. Richard menjelaskan, sejak berakhirnya izin ekspor pada 12 Januari 2017, kegiatan operasi Freeport sudah terganggu. Ia mengungkapkan, perusahaan bahkan telah berhenti beroperasi sejak 10 Februari lalu lantaran tidak ada tempat penyimpanan konsentrat. Hal itu juga diperparah dengan adanya pemogokan kerja oleh karyawan smelter Gresik, yang hanya mampu menyerap 40 persen produksi konsentrat dari tambang di Grasberg. ‘’Kami berhenti operasi pabrik kami 10 hari yang lalu karena tidak ada storage (penyimpanan) untuk simpan konsentrat kami dan tidak bisa ekspor konsentrat. Kami tidak bisa menghasilkan produk yang tidak bisa kami jual. Akibatnya kami turunkan produksi sangat tajam,’’ ujarnya. Ia menambahkan, Freeport akan melakukan efisiensi dan memangkas biaya-biaya, termasuk melakukan pengurangan karyawan. ‘’Kami lakukan pengurangan karyawan dua hari lalu kepada kurang dari 10 persen ekspatriat kami. Minggu ini juga kami akan stop karyawan kontraktor kami. Dari 32.000 karyawan, 12.000 karyawan

merupakan karyawan langsung kami,’’ katanya. Richard mengaku prihatin dengan keadaan tersebut. Namun, ia menegaskan hal tersebut dilakukan bukan untuk menekan pemerintah dalam rangka negosiasi status kontrak. ‘’Kami lakukan ini bukan karena negosiasi dengan pemerintah tetapi hanya terpaksa agar bisnis bisa berjalan secara finansial. Kami harap bisa segera ada jalan keluar,’’ ujarnya. Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara, memperpanjang pelaksanaan ekspor konsentrat dengan sejumlah syarat, yakni pemegang KK harus beralih operasi menjadi perusahaan IUP (Izin Usaha Pertambangan) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) serta membuat pernyataan kesediaan membangun smelter dalam jangka waktu lima tahun. Syarat lain adalah kewajiban divestasi hingga 51 persen. Jika berubah menjadi IUPK, perusahaan harus mengikuti aturan perpajakan yang berlaku (berubah-ubah atau prevailing), tidak seperti KK yang pajaknya tak akan berubah hingga masa kontrak berakhir (naildown). Sementara itu, Freeport bersikeras tidak dapat melepaskan hak-hak hukum yang diberikan dalam Kontrak Karya 1991 silam. (ant)

Bengkulu (Bali Post) – Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu menemukan perajin gula aren di daerah itu yang menggunakan detergen sebagai bahan tambahan agar produk yang dihasilkan lebih padat. Dalam pemeriksaan bersama BPOM Bengkulu dan anggota DPRD, Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Asli Samin pada Jumat memeriksa dan menemukan langsung penggunaan detergen dalam proses produksi gula aren. ‘’Sidak yang kami lakukan ini guna menindaklanjuti surat dari BPOM Palembang yang menyatakan gula aren asal Rejang Lebong yang beredar di wilayah itu setelah dilakukan penelitian positif mengandung detergen. Adanya penggunaan detergen ini ternyata memang ada dan terbukti,’’ katanya. Penggunaan detergen bubuk dalam pembuatan gula aren tersebut, katanya, sangat membahayakan bagi kesehatan manusia. Penggunaan detergen yang biasa dipakai untuk mencuci pakaian itu, walaupun sedikit akan tetapi lama-kelamaan akan merusak organ tubuh bagian dalam. Para perajin gula aren yang mereka temui di lapangan, tambahnya, beralasan penggu-

naan detergen ini agar gula aren yang mereka hasilkan bisa lebih padat dan tidak mudah mencair. Dari analisis yang dilakukan tim Dinkes Rejang Lebong, tambahnya, diketahui jika campuran detergen yang dimasukkan dalam air nira untuk pembuatan gula aren yang mengandung zat asam, maka keasamannya akan menjadi netral, sehingga PH airnya menjadi normal sehingga gula aren tidak cepat basi. Untuk itu pihaknya masih akan melakukan penelitian dan kerja sama dengan berbagai pihak lainnya, sehingga bisa mendapatkan formulasi yang bisa mengawetkan air nira pengganti detergen yang aman bagi kesehatan orang yang akan mengonsumsinya. Sementara itu, menurut Edi (40), salah seorang perajin gula aren yang ada di Desa Air Meles Atas, penggunaan detergen pada pembuatan gula aren ini sudah berlangsung puluhan tahun lalu, bahkan sebelum ada detergen mereka menggunakan sabun batangan. ‘’Detergen ini dimasukkan ke dalam bumbung bambu penampung air nira sekitar 1/4 sendok, atau kira-kira saja. Penggunaan detergen ini hanya untuk penyadapan nira pada sore hari agar air niranya tidak cepat basi,’’ ujarnya. (ant)


19

Selasa Paing, 21 Februari 2017

Sosialisasikan Empat Komitmen Berbangsa dan Bernegara

Pancasila Harus Dibumikan untuk Perkokoh NKRI ANCAMAN-ANCAMAN mengganti Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara semakin terbuka. Kelompokkelompok yang ingin mengganti dasar negara yang digali oleh Proklamator Ir. Soekarno juga semakin jelas. Memperkokoh dan membumikan Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara adalah salah satu upaya menangkal ancaman disintegrasi bangsa. Hal inilah yang dilakukan anggota Komisi X DPR-RI Dr. Ir. Wayan Koster, M.M. yang tak pernah lelah menyosialisasikan empat Pilar Berbangsa dan Bernegara. Bertempat di Balai Budaya Kabupaten Gianyar, KBS (Koster Bali Satu) -- panggilan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini -- berbicara tentang konsensus nasional Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Tak kurang 500 generasi muda, yang terdiri dari pelajar SMA/ SMK, serta organisasi kepemudaan (OKP). Kegiatan yang berkerja sama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Gianyar ini juga menghadirkan pembicara anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali I Nyoman Partha dan sebagai moderator Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Bali IGN Kesuma

Kelakan. KBS menyatakan pilar berbangsa dan bernegara yang kini sudah menjadi 4 (empat) komitmen kebangsaan adalah satu-kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya. Keempat-empatnya tercermin dalam Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Pancasila dirumuskan oleh Bapak Bangsa Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945, yang kemudian oleh Presiden Jokowi ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila. Bung Karno menggali Pancasila dari kekayaan budaya seluruh Indonesia. Dalam perjalanannya upaya untuk mengganti ideologi Pancasila tak pernah berhenti, terus-menerus terjadi, baik melalui gerakan terbuka maupun tertutup. ‘’Kita menolak dengan tegas segala upaya dari kelompok mana pun yang ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara,’’ tegas KBS. Persolan-persoalan inilah yang membuat bangsa Indonesia sulit mengalami kemajuan. Menurut KBS, tak ada satu negara pun di dunia akan mengalami kemajuan kalau terus mempermasalahkan ideologi. Untuk itulah, KBS mengajak seluruh warga negara Indonesia tidak boleh mundur, dan menghadapi pihak-pihak yang berupaya mengganti Pancasila. ‘’Kita harus hadapi, tidak boleh mundur. Cita-cita bapak

Dr. Ir. Wayan Koster, M.M.

Balai Banjar

Dari Hal. 1

Ia mengakui seragam merah putih yang dipakai untuk masuk sekolah di hari pertama didapatnya dari posko pengungsian di Balai Banjar, Desa Songan yang tepatnya berada di depan sekolah tempat diriya menimba ilmu. ‘’Saya tidak memiliki seragam sekolah karena semuanya sudah tertimbun longsor. Seragam ini saya dapat di balai banjar tadi pagi. Katanya seragam sekolah ini merupakan bantuan dari masyarakat,’’ ucap Rista sambil memegang hadiah yang diberikan saat ikut lomba bergoyang. Rista mengakui kalau sekarang ini dirinya sudah mengetahui jika kedua orangtuannya dan saudaranya telah meninggal. Ia diberi tahu oleh keluarganya ketika pulang dari RSUD Bangli sekitar tiga

hari lalu. Rista mengatakan sangat kehilangan sosok kedua orangtaunya yang selama ini mengasuh dan mengasihinya. ‘’Saya sudah tahu kalau ibu dan bapak serta kakak sudah meninggal. Saya sangat sedih. Saya sempat menangis saat melihat kuburan ibu dan bapak serta kakak,’’ ucap Rista sambil berulangkali menyeka air matanya. Kini Rista sudah kembali ke sekolah. Ia kembali menimba ilmu di sekolahnya di SDN 3 Songan, Kintamani. Rista yang diketahui sebagai anak yatim-piatu lantaran kedua orangtuanya yakni Gede Sentana (45) dan Ni Ketut Bunga (43) dan saudaranya, Ni Kadek Sudiani (15), telah meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi pada Jumat (10/2) lalu. Sekarang ia hanya berdua dengan kakaknya, I Wayan

Berbagi Kasih

Dari Hal. 1

‘’Saya berusaha untuk bisa menjadi pribadi yang berguna. Apalah artinya saya. Karena keberadaan saya ini tidak lepas dari berkat Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Kita harus selalu berbagi kasih. Dan, jangan lupa apa yang kita miliki saat ini hanya titipan,’’ sambungnya. Karena itu, sejak beberapa waktu lalu, selaku pimpinan daerah di Tabanan, Bupati Eka berkomunikasi dengan Sekda Wirna untuk membahas apa yang bisa dilakukan bagi korban bencana di Kintamani. Sehingga muncullah bantuan sukarela ASN. ‘’Begitu juga dengan Pinisepuh Yayasan Siwa Murti Jero Mangku Made Subagia, saya tanya kapan kita ke Songan. Astungkara, bantuan itu bisa terkumpul. Dari ASN kami di Tabanan terkumpul Rp 200 juta. Terus dari Yayasan Siwa Agung Jagadhita terkumpul satu truk sembako dan uang tunai Rp 8,6 juta,’’ ungkap Bupati Eka. Bupati Bangli I Made Gianyar mewakili masyarakat, khususnya para korban bencana longsor, menyampaikan

rasa terima kasihnya atas kepedulian Bupati Eka, jajaran OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, serta Yayasan Siwa Agung Jagadhita Bali dan Perguruan Siwa Murti. ‘’Kami mewakili masyarakat Bangli, khususnya dari para korban, menyampaikan rasa terima kasih tidak terhingga karena bersedia hadir di tangah kedukaan yang kami alami,’’ ujar Made Gianyar. Selain bantuan materi, kehadiran Bupati Eka bersama jajarannya dan Perguruan Siwa Murti Bali juga dibarengi dengan dukungan moral bagi para korban yang untuk sementara ini tinggal di Wantilan Desa Songan B. Bahkan, Ketua Umum Perguruan Siwa Murti Bali Dr. Jero Mangku Made Subagia mengajak para korban untuk kembali bersemangat menatap masa depan. Seperti dikatakan Jero Mangku Made Subagia, para korban longsor jangan sampai memiliki rasa seorang diri menghadapi ujian yang diberikan Tuhan. Karena kenyataannya, sampai saat ini, berbagai pihak dan masyarakat luar tidak tinggal diam. ‘’Karena

pendiri bangsa Soekarno dan Hatta harus kita pertahankan. Kalau sampai kita mundur risiko besar akan kita hadapi. Terus menggelorakan Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara. Jangan pernah lelah untuk membumikan Pancasila sebagai konsensus dan komitmen nasional,’’ tegas KBS. Apresiasi KBS Sosialisasi empat komitmen Berbangsa dan Bernegara yang digagas oleh KBS, mendapat sambutan positif dari kalangan pemuda di Gianyar. Menurut Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Gianyar, KBS memiliki kepedulian untuk mempersiapkan generasi emas. Karena melalui sosialisasi empat komitmen Berbangsa dan Bernegara yang telah dilaksanakan di beberapa tempat, makin menumbuhkan semangat bela negara, dan memiliki pijakan yang tepat agar tidak menyimpang dari konsensus Nasional. ‘’Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya untuk dihafal, tapi diimplementasikan dalam aksi nyata. Pemuda dalam hal ini harus mengambil peran,’’ katanya. Hal senada juga disampaikan Komang Ayu Sintya Dewi, runner-up I Jegeg-Bagus Gianyar. Kata dia, sosialisasi kepada pemuda seperti yang digagas KBS harus sering dilaksanakan, untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air. Diakuinya, pemahaman terhadap Pilar Berbangsa dan Bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, belakangan ini semakin memudar. Padahal empat pilar tersebut adalah fondasi utama dalam membangun bangsa. ‘’Kami mewakili pemuda di Kabupaten Gianyar mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wayan Koster (KBS), yang telah mengingatkan dan menggelorakan kembali Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara,’’ pungkasnya. (ad1734)

Budiana (17). Mereka tinggal di rumah pamannya. Rista yang merupakan siswa kelas VI ini, kemarin mengikuti kegiatan program pemulihan trauma bagi anakanak pascabencana tanah longsor yang diselenggarakan Polres Bangli dan PC Bhayangkari cabang Bangli. Sesekali Rista ikut tertawa ketika temannya bergoyang dangdut. Ia juga ikut goyang dumang dengan teman-temannya. Sekilas ia berusaha melupakan kesedihannya. Rista pun berusaha menikmati dan larut dalam acara tersebut. Teman-temannya pun memberikan suport terhadap remaja yang berkulit putih itu. Harapannya tentu agar Rista cepat melupakan kejadian yang memenyebabkan tiga orang anggota keluarganya pergi untuk selamalamanya. (nan)

ada rasa kepedulian. Jadi saudara-saudara tidak sendiri. Saya selaku Ketua Yayasan Siwa Agung Jagadhita Bali dan Perguruan Siwa Murti Bali akan tetap bekerja sama dengan bupati untuk memberi ayah-ayahan. Sekalipun, ini bukan yang pertama kalinya di Bangli, khususnya di Songan. Kami tetap siap,’’ ujarnya. Dorongan moril juga disampaikan Bupati Eka. Kepada para korban, Bupati Eka berharap untuk tidak terlalu larut dalam kesedihan. Sebab, segala hal yang terjadi kepada manusia selalu ada makna dan pelajarannya. ‘’Saya berharap jangan sampai terbelenggu dalam kesedihan yang lama. Kita harus menatap masa depan. Masyarakat, saya harapkan tabah dan kuat. Sekalipun saya sempat dengar juga ada korban yang sampai harus kehilangan istri dan anak. Memang menerima kenyataan itu akan terasa berat. Tapi mungkin itulah jalan yang terbaik yang Tuhan berikan. Kita harus menatap masa depan dengan pikiran yang positif agar bisa menata kembali kehidupan,’’ pungkasnya. (ad1730)

Kim Han-sol

Bali Post/ant

Anak Kim Jong-nam ke Malaysia

WARTAWAN dalam dan luar negeri serta berbagai organisasi internasional sontak bergegas ke Bandara Internasional Kuala Lumpur 2 begitu mendapat kabar pendek bahwa Kim Han-sol, putra dari Kim Jong-nam yang tewas diracun di bandara itu, segera mendarat. Dia adalah cucu dari Kim Jong-il, yang digelari Pemimpin Tercinta Korea Utara, alias cicit dari Pemimpin Korea Utara Kim Il-sung, sekaligus keponakan tiri pemimpin Korea Utara saat ini, Kim Jong-un. Ayahnya, Jong-nam, adalah anak tertua dari Jong-il, sedangkan Jong-un putra paling bungsu Jong-il dari istri yang berbeda. Jong-nam yang kini telah tewas diracun, saat masih hidup sangat sering mengkritik praktik otoritarianisme dan dinasti kepemimpinan di negaranya. Han-sol (21) disebut-sebut akan mendarat di bandara internasional itu, memakai penerbangan AirAsia dari Makau, dengan nomor penerbangan AK8321. Media Malaysia, The Star, hari ini menyebutkan Han-sol diharapkan mendarat di Bandar Internasional Kuala Lumpur 2 pada pukul 19.50 waktu setempat hari ini. Tidak diketahui, apakah Han-sol akan menemui seseorang atau tidak. Yang jelas, otoritas keamanan Malaysia memerlukan sampel DNA dari kerabat dekat Jong-nam untuk keperluan identifikasi dan penyelidikan sebab-musabab kematiannya yang misterius itu. Han-sol diketahui belajar di Prancis dengan suatu pengawalan ketat. Pada 2013, dia diketahui ikut program pendidikan di Bosnia. (ant)

Surat Pemberitahuan Dari Hal. 1

Richard dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (20/2) kemarin, mengatakan pada Jumat (17/2) PT Freeport Indonesia telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan mengenai tindakan wanprestasi dan pelanggaran Kontrak Karya oleh pemerintah. Menurutnya, Freeport tidak dapat melakukan ekspor tanpa mengakhiri Kontrak Karya (KK) yang ditandatangi pada 1991. Ia juga menilai KK tersebut tidak dapat diubah sepihak

oleh pemerintah Indonesia melalui izin ekspor yang diberikan jika beralih status menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Oleh karena itu, melalui surat tersebut, diharapkan bisa didapat solusi atas kontrak perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu. ‘’Dalam surat itu ada waktu 120 hari di mana pemerintah Indonesia dan Freeport bisa menyelesaikan perbedaan-perbedaan yang ada. Kalau tidak selesai, Freeport punya hak untuk melakukan arbitrase,’’ katanya. (ant)

Penistaan Agama Dari Hal. 1

Aksi unjuk rasa lanjutan ini terkait status hukum Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dipersoalkan karena Kementerian Dalam Negeri belum juga menonaktifkannya meski telah menjadi terdakwa kasus dugaan penistaan agama. Selasa (14/2) lalu, Mendagri Tjahjo Kumolo mendatangi Mahkamah Agung (MA) untuk meminta fatwa terkait dengan polemik Ahok. Menurur Wakil Ketua DPR Fadli Zon, sebenarnya Mendagri tidak perlu meminta fatwa dari MA sebab bisa mengambil kepu-

tusan sendiri sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Menjelang aksi 212, Senin kemarin, FUI menemui pimpinan DPR untuk menyampaikan dua aspirasi. Pertama terkait dengan desakan penonaktifan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI terkait status terdakwa kasus penistaan agama. Kedua, terkait kriminalisasi kepolisian terhadap sejumlah ulama. Mereka diterima Wakil Ketua DPR Fadli Zon ditemani anggota Komisi III Muhammad Syafii, Supratman Andi Atgas, dan Moreno Soeprapto. (kmb4)

Lima Tahun Dari Hal. 1

Memperpanjang pelaksanaan ekspor konsentrat dengan sejumlah syarat, yakni pemegang KK harus beralih operasi menjadi perusahaan IUP (Izin Usaha Pertambangan) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) serta membuat pernyataan kesediaan membangun smelter dalam jangka waktu lima tahun. Syarat lain adalah kewajiban divestasi hingga 51 persen. Dengan status IUPK, posisi pemerintah akan lebih tinggi dari Freeport karena bertindak sebagai pihak pemberi izin usaha pertambangan. Jika berubah menjadi IUPK, perusahaan harus mengikuti aturan perpajakan yang berlaku (berubah-ubah atau prevailing), tidak seperti KK yang pajaknya tak akan berubah hingga masa kontrak berakhir

(naildown). Oleh karena itu, Freeport bersikeras tidak dapat melepaskan hak-hak hukum yang diberikan dalam Kontrak Karya 1991 silam. Lebih lanjut, Luhut menuturkan, pihaknya tidak mau diatur oleh perusahaan tersebut untuk melakukan negosiasi selama 120 hari sejak perusahaan melayangkan surat pemberitahuan pelanggaran KK yang diklaim dilakukan pemerintah. ‘’Masak kita diatur?’’ ujarnya. Menurut Luhut, jika induk PTFI yakni Freeport McMoRan Inc. tidak setuju dengan status pertambangan baru, maka perusahaan tersebut akan kehilangan peluang berinvestasi di Indonesia, karena kontraknya berakhir 2021. Ia juga mengaku pemerintah siap jika Freeport menggugat ke arbitrase internasional. ‘’Kalau dihadapkan dengan masalah itu, kami siap,’’ tegasnya. (ant)

Seluruhnya Rp 243.949.655 Dari Hal. 1 Guru, Pegawai, Siswa SDN 7 Sesetan Rp 800.000 Karyawan/ti PT BPR Sinar Kuta Rp 591.000 Penghuni Gg. Merpati No. 1A Sanur Rp 500.000 Kepsek, Guru, dan Staff SD No. 2 Kedonganan Kuta Rp 500.000 Bumi Mesari, Ubung Kaja Rp 500.000 Perkumpulan Praktisi Ling - Chi Bali (PPLB) Rp 500.000 NN 0142 (19 Feb) Rp 500.000 I Ketut Sudiarta Rp 500.000 I Gusti Nyoman Oka, Denpasar Rp 300.000 I Nyoman Sudarsana Rp 250.000 I Made Wijana Rp 200.000 I Gede Agus Eka W Rp 200.000 I Nyoman Wijaya Rp 200.000 Made Kada, Panjer Rp 100.000 TPA Taman Sari Rp 100.000 Ronajanti Rp 100.000 Ida Ayu Mita Yoni Rp 100.000 Aurelia Clarisa Rp 100.000 AA Putu Gede Wira Rp 100.000 Ni Made Henny Seti Rp 50.000 I Gusti Ayu Sri U Rp 50.000 I Nengah Darma Rp 30.000 Guru, Pegawai, dan Siswa SDN 7 Sesetan 14 dos pakaian, 1 karung pakaian, 1 dos mi DSV Cargo (PT DFDS Bali), Jl. By-pass Ngurah Rai No. 99 4 dos pakaian Anisa Wira Setya 2 plastik pakaian Ni Made Sukerti/Kertiawan Motor 2 karung pakaian Jumlah penerimaan hari ini Rp 56.683.900 Jumlah penerimaan sebelumnya Rp 187.265.755 Jumlah penerimaan seluruhnya Rp 243.949.655

Selasa, 21 Februari 2017 05:52 Mars Indonesia Raya 05:54 Mars Bali Jagadhita 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Sewaka Dharma (2)

06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun : Aranyaka Parwa (2) 08:00 Education On Bali TV 08:35 Bali Channel Tourist TV 09:05 Halo Kaktibmas

10:05 Lejel Home Shopping 10:30 Yowana Magz 11.05 Bali Channel Tourist TV 11:30 Serial Buddha 12:05 Dharma Wacana Sewaka Dharma (3)

12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Lejel Home Shopping 14:00 Klip Bali 14:30 Lila Cita Sanggar Kerta Jaya (1)

15:30 Education On Bali TV 16:05 Dialog Interaktif : Pemulihan Jiwa 17:05 Dunia Pendidikan 17:30 Kartun : Aranyaka Parwa (3) 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali

19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20.00 Dialog Interaktif : Pemulihan Jiwa 21.00 Serial Buddha 21:30 Berita dan Bincang Terkini 21:35 Taksu

Darmaning Pengayah Ida Bhatara 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Prembon Taro Sutasoma (2) 23:00 Lila Cita Calonarang Sukawati (3)


16 Pages

37 Number 9th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.intern

Tuesday,

Tuesday, February

February

ationalbalipost.c

21, 2017

21, 2017

Anzuoni

Movie” in

REUTERS/Mario

Batman “The LEGO

s man’ Flie ‘Lego Bat ‘Great High Over Fight’ t Wall,’ ‘Fis

the premiere poses at 2017. Mariah Carey February 4, Cast member California, U.S., Los Angeles,

of the movie

more than

in its first $108 million$53 million with

so it’s is dominating 11 days. It opened 10-12 weekend, in the Batman Movie” $44 million on the Feb. 35 percent - “The Lego with an estimated combined declined by only period. LOS ANGELES box office nearly matching the the voice second Friday-Sunday returns as American weekend -Great Wall.” Zach GaliWill Arnett the North Day and “The of high of Batman, along with this President’sShades Darker” Cera, Rosario opening New Line’s“Fist Fight” showed fianakis, Michael Fiennes. “Lego haul of “Fifty

Ralph with supschool comedy punch in fifth second weekend Dawson, and strong criticalrating Universal’s a modest heading for 3,185 loca- Batman” scored “fresh” Shades” is sites and its only $14 million at “A of “Fifty with a 91 percent at 3,714 Fox’s horror-thriller Wall” around up a port Tomatoes. $24 million was scaring “The Great $21 tions. And on Rotten Darker” declined action-fantasy to wind up with the Cure for Wellness” at 2,704 screens “Fifty Shades from its opening million for 55 percent was projected finish the modest $4.9 to finish 11th. 3,325 locations Bros.’ about and should total of it was projected million at y period. Lionsgate’s Wick: as “Lego Batman,” Warner Mov- weekend with an 11-day Friday-Monda of “John solid “The Lego and weekend of 2014’s in a sites second weekend million. (rtr) at spinoff playing at 4,088 is finishing with $93 Chapter 2” with $19.5 million ie,” is the weekend fourth place as holdovers propped will wind up at: Bali Post 3,113 venues weekend business. Jl. D.Tamblingan Sanur up the holiday International

You can

find

Jl. D.Tamblingan Sanur Cafee 18 Ramayana Jl. D.Tamblingan Sanur Sari Kuta Cafee Jl. Bakung 19 Smirnof Jl. D.Tamblingan Sanur Jl. Pantai Kuta 20 Legwa Hotel Jl. D.Tamblingan Sanur Club Tanduk Cafee 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 21 Nu Laser Jl. D.Tamblingan Kuta Sari Kuta Book 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 17 DKerobokan 22 Ganesa Paradiso Bali Jl.Petitenget Legian Kuta 3 Seminyak 17E Kerobokan 23 All For Daiving Jl. Padma 23 Resort&Spa Jl.Petitenget Klod 4 Ramayana 24 Barocca 17C Kerobokan Jl. Doble Six/Werkudara Legian Resort&Spa No. 51 Klod Jl.Petitenget 5 The Lokha Emtertaiment 25 Lantern Jl. D.Tamblingan Sanur 9 Kerobokan Live Sport Jl.Petitenget No.126 A 6 66 Corner No. 106 Dps 26 Shearlock 140 Grill Jl. D.Tamblingan Jl. Raya Puputan No 148 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan 68 27 Cafe Degan dan Restoran Mandala Renon Renon No Jl. Raya Niti 8 Retno Barr Jl. D.Poso 148 28 Kopi Made Mandala No. No. 50D Manan Jl. Raya Niti 9 Elkomedor Yamin No.18 Jl. D.Poso 29 Dimsum Scret Jl. Mohamad No. 39 10 Malaika Jl. D.Poso No.88 Renon 30 Furama Jl. Merdeka Sanur Subah Renon Denpasar 11 Snack Shack Jl. D.Poso 31 Warung Wuruk 184 Lokal khas Gilimanuk Sanur Jl. Hayam 12 Warung Jl. D.Poso 32 Ayam Betutu Sanur 13 Cokro Cafee Jl. D.Poso 33 Bali Bakery Sanur 14 T.J.Bar Jl. D.Poso Sanur 15 J & N Kebab Jl. D.Tamblingan Bar 16 Goanna 17 Batu Jimbar

REUTERS/Khalid

February

al Mousily

Iraq launches offensive on last Islamic State stronghold in Mosul

19, 2017.

t ive on las sul es offens Iraq launchte stronghold in Mo Islamic Sta Members

of the Iraqi

rapid response

forces fire

a missile

toward Islamic

State militants

during a

are esmilitants in western Islamic State

battle in

south of

Mosul, Iraq

it had captured Iraqi cities blew out of most 2015. Two militants on snipers. Mosul 2014 and including elite in up in eastern and eral jihadists, Response, an themselves three soldiers The Rapid Unit, is advancing Sunday, killing wounding a dozen Ministry and capcivilians, and said.

police Interior siege two on Sunday sentially underwith an estimated alongside the federal according to an people, security sources villages, were Iraqi forces along after they the tured several said they were largely U.S.-backed Islamic State militants to Mosul, of LIVES /ERBIL 650,000 civilians, officer, who“Mosul would be a tough eastern part put an end to dislodge CIVILIAN aircraft and artillery BAGHDAD out of the offensive city of Mosul, and an offensive world,” the Coalition to bombard targets a ground Prime Minister forced the first phase of after 100 abandoned. army in the of the launched fight for any of the U.S.-led coalition have continued the break that folrule in Iraq. offensive in the city in last month, western part Townsend, in the west during of eastern Mosul. from the human that concluded for territorialthe start of the commander “respect could be deof fighting. taking Lt. Gen. Stephen their ambitions announced forces to lowed the States, which has the displaced days to 400,000 civilians as resi- forces, a statement. in has conUp in the armedtake care of those United Haider al-Abadi by the offensive food said date, the coalition air strikes The more than 5,000 troops coalicity, asking and to To displaced Mosul suffer are northern the battle than 10,000 Iraq ployed leads an internationalground dents of western and markets ducted more State targets in fighting, air and rights” during Islamic more than tion providing key artillery fire, to and fuel shortages Nations Humanitar- against by the fighting. and equipped

said. closed, United for Iraq Lise Grande and trained forces. the statement de- support, including Iraqi forces, and Kurdish to page 6 Mattis ian Coordinator on Saturday. units are 70,000 Secretary Jim U.S. battle the Iraqi Continued told Reuters U.S. Defense police about charge on clined to offer details to reporters in Iraqi federal also be heard of News can northward speaking at Global leading a districts that lie west plans when in “Bali Image” from 9.30 Emirates. 96.5 the Mosul river, aiming to capture the United Arab forces are in supRadio FM am. Listen of the city, until 10.00Radio FM at “The coalition the Tigris and we will just south from the operation effort io. to Global Mosul airport, port of this the accelerated ali.listen2myrad to statements at http:// according joint command. They continue ... with he said, using an achttp://globalfmb video streaming http:// ISIS,” Islamic armed forces com or live li.com and several villages, li. km to destroy militant group. in radioglobalfmbanel/global-fm-ba a hamlet 5 the ronym for the dashed through insurgency by escalated its ustream.tv/chan reaching Zakrutiya, of the airport said, State has for the military setbacksit forced (3 miles) south the statements retaliation the past year, day, have, over end of the a power distribution sev- that and captured the way, killing station along

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa Paing, 21 Februari 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Bali Post/ist

Ayu Wiryastuti Digandeng Motifora Motifora Band kini sedang merampungkan project album keduanya yang berjudul “Sang Dewi”. Ada yang spesial di album keduanya kali ini, yaitu hadirnya penyanyi pop Bali Ayu Wiryastuti yang juga istri dari arranger kawakan Dek Artha. Menurut rencana, album keduanya tersebut bisa dinikmati penggemar musik Bali serta para Motifasi (sebutan bagi penggemar Motifora Band) di akhir Februari 2017 mendatang. Sang vokalis Motifora, Tunick, mengungkapkan, kini album keduanya yang bertajuk “Sang Dewi” sedang dalam proses perampungan. Selain itu, ia pun mengatakan jika di album keduanya ini begitu spesial karena didukung oleh Ayu Wiryastuti yang tak lain istri dari Dek Artha Hartapro. “Untuk album kedua masih dalam proses finishing. Jadi ditunggu aja karena, di album kedua ini kita didukung juga oleh Mbok Ayu Wiryastuti. Jadi tunggu aja kejutan album kedua kita yang akan dirilis akhir Februari mendatang,” ungkap Tunick, Minggu (29/2) kemarin. Dipilihnya Ayu Wiryastuti sebagai teman duet, bukan kali pertama bagi Motifora. Tunick mengungkapkan, Ayu sudah pernah diajak berduet saat Motifora menggarap lagu “Ngalahin Gumi” ke dalam Bahasa Indonesia. Kala itu Ayu Wiryastuti sangat pas membawakannya. Hal itulah yang membuatnya kembali didaulat untuk berduet dalam sebuah lagu yang berjudul “Bandara”. “Mbok Ayu Wiryastuti memiliki karakter suara yang pas banget untuk lagu ‘Bandara’ ini. Itulah sebabnya kita pilih beliau. Apalagi di lagu ‘Tinggalkan Dunia’ kita juga sudah pernah bekerja sama. Pokoknya senang bisa bekerja sama dengan beliau,” tandasnya. Lagu “Bandara” sendiri mengisahkan tentang perpisahan di sebuah bandara dengan kemasan atau konsep video klip yang berbeda. Selain itu, lagu “Bandara” merupakan lanjutan cerita dari lagu sebelumnya yang berjudul “LDR”. Jadi bagi para penggemar Motifora Band mesti bersabar untuk menikmati karya terbaru dari Motifora Band. Pasalnya, band ini baru akan merilisnya pada akhir Februari mendatang. (win)

CUPLIKAN - Salah satu cuplikan film “Lego Batman Movie”.

”Lego Batman Movie” Taklukkan ”Fifty Shades Darker” FILM ”The Lego Batman Movie” mengungguli “Fifty Shades Darker” untuk akhir pekan kedua di box office Amerika Utara, kata sebuah grup industri perfilman, Minggu waktu setempat. Menampilkan suara Will Arnett sebagai pahlawan berjubah itu, spinoff dari “The Lego Movie” produksi Warner Bros ini menduduki posisi puncak

dengan perkiraan pendapatan sekitar 43 juta dolar AS (sekitar Rp 574,3 miliar) selama akhir pekan Hari Presiden dan total 107,5 juta dolar AS (sekitar Rp1,43 triliun) dalam dua pekan, kata pengamat box office Exhibitor Relations. Film komedi 3D itu menceritakan kisah Batman saat dia berusaha menyelamatkan Gotham City agar tidak diambil

alih Joker yang suaranya diisi oleh Zach Galifianakis. Film sekuel produksi Universal “Fifty Shades” yang diangkat dari novel karya E.L. James memperkecil selisih dari pekan sebelumnya dengan pendapatan 24 juta dolar AS (sekitar Rp 320,5 miliar) dan total 92,5 juta dolar AS sejak pekan lalu. Sementara itu “The Great Wall” tayang perdana dengan

menempati peringkat ketiga dan hanya mengantongi 21 juta dolar AS (sekitar Rp 280,5 miliar). Film laga thriller produksi Universal itu dibintangi oleh Matt Damon – dengan biaya produksi 150 juta dolar AS (sekitar Rp 2,00 triliun) dan dianggap sebagai produksi berbahasa Inggris pertama yang keseluruhan proses syutingnya diambil di Cina – yang mengi-

kuti tentara bayaran Eropa mencari serbuk hitam. Mereka terjebak saat mempertahankan Tembok Besar melawan sekelompok monster. Posisi keempat sampai 10 secara berturut-turut ditempati oleh “John Wick: Chapter 2”, “Fist Fight”, “Hidden Figures”, “Split”, “A Dog’s Purpose”, “La La Land”, dan “A Cure for Wellness”. (ant)

Sebuah Benua Ditemukan di Samudera Pasifik

Sydney (Bali Post) -

Sebuah benua dengan luas setara dua pertiga Australia telah ditemukan di bawah Samudera Pasifik bagian barat daya, demikian sejumlah ilmuwan melaporkan dalam jurnal Geological Society of America. Sebanyak 94 persen dari benua dengan luas daratan 4,5 juta kilometer persegi itu kini berada di bawah permukaan laut. Sisanya, yang berada di atas permukaan laut, adalah titik tertinggi yang kini dikenal dengan nama Selandia Baru dan Kaledonia Baru, lapor Reuters. “Jika kami bisa mengeringkan samudera, maka akan terlihat jelas bagi semua orang bahwa ada rangkaian pegunungan dan

sebuah benua besar di bawah laut,” kata Nick Mortimer, seorang geologis dari lembaga GNS Science di Dunedin, Selandia Baru. “Oleh karena itu, kami para geolog, sangat menyayangkan ada samudra di sana,” katanya. Mortimer adalah kepala tim penulis dari sebuah karya ilmiah berjudul “Zelandia: sebuah benua tersembunyi” yang menyatakan bahwa penemuan baru

tersebut membenarkan dugaan lama para geolog. “Sejak sekitar 1920-an, sudah sangat banyak karya ilmiah yang menggunakan kata “kontinental” (sebuah kata sifat yang berarti daratan luas yang disebut sebagai benua) untuk menggambarkan berbagai bagian dari Selandia Baru, Kepulauan Catham, dan Kaledonia Baru,” kata Mortimer. “Perbedaannya sekarang,

kami merasa telah mengumpulkan informasi yang cukup untuk mengubah kata sifat kontinental menjadi kata benda, benua (continent),” katanya. Mortimer menjelaskan bahwa para geolog pada awal abad lalu telah menemukan bebatuan granit dari kepulauan sub-antartika di dekat Selandia Baru dan bebatuan metamorf di Kaledonia Baru. Kedua hal tersebut merupakan indikasi awal dari sifat geologis sebuah benua. Jika penemuan baru Mortimer diterima oleh komunitas ilmuwan, para penggambar peta mungkin harus menambahkan

benua ke-delapan dalam peta maupun atlas di masa mendatang. “Karya ilmiah kami ditulis berdasarkan pengamatan empirik dan deskripsi yang akurat. Keberhasilan dari kami akan diukur dari apakah benua Zelandia akan muncul di peta dan atlas dalam lima atau 10 tahun mendatang,” kata dia. Benua “Zelandia” dipercaya terpisah dari Australia sekitar 80 juta tahun yang lalu dan tenggelam ke bawah laut sebagai bagian dari fenomena yang disebut sebagai Gondwanaland. (ant)

”Surga yang Tak Dirindukan 2”

Sebulan, Raih Satu Juta Penonton

Tunick

Omnibus 15

Bali Post/ist

Belum lewat satu bulan pascatayang perdana, film terbaru yang diadopsi dari novel karya Asma Nadia ‘Surga yang Tak Dirindukan’ sudah mengantongi 1 juta penonton. Ini merupakan sambutan positif sekaligus kebanggaan bagi para pemeran tokoh. Rasa syukur disampaikan oleh pemeran tokoh Arini, Laudya Cynthia Bella, lewat akun instagram pribadinya. Kerja keras memerankan seorang wanita yang harus ikhlas dipoligami oleh suaminya akhirnya terbayar sudah dengan hasil yang menakjubkan. “Alhamdulillah yeyy finally One million!! Trima kasih atas support yang luar biasa terhadap film #surgayangtakdirindukan. Saya sangat bangga sekali bisa menjadi bagian

di film ini,” tulis Bella di unggahan foto instagram-nya. Bella banyak berharap kepada para penonton untuk tidak berhenti di sini saja. Masih banyak film-film karya anak bangsa yang sudah sepatutnya didukung dan diapresiasikan seperti ini. “Semoga dukungan untuk film Indonesia tidak sampai di sini saja. Mari dukung semua film Indonesia, tanpa kalian, karya kami tidak ada artinya. Happy Sunday and enjoy your daylovelies!” tambahnya. Film besutan MD Entertainment ini merupakan film ketiga yang diacungi jempol oleh masyarakat, setelah sebelumnya pihak produksi sukses dengan film terdahulu “Ayat-Ayat Cinta” dan “Habibie & Ainun”. (pik)

Film ‘‘Surga yang Tak Dirindukan 2’’

Bali Post/ist

Cara Anak Muda Bali Angkat Lokalitas ke Film

Bali Post/ist

ADEGAN - Salah satu adegan di ‘‘Omnibus’’ yang digarap oleh mahasiswa ISI Denpasar.

Seorang pemuda yang hendak makan tiba-tiba “diculik” memedi ke dimensi lain. Ini karena dia tidak pernah menghaturkan banten saiban. Pengalaman ini lantas membuatnya mengerti tentang makna banten saiban, yang merupakan salah satu kepercayaan umat Hindu di Bali. Kisah ini merupakan salah satu cuplikan film dalam “Omnibus 15” yang digarap mahasiswa Film dan Televisi ISI Denpasar Angkatan 15. Ada enam film pendek dalam ‘‘Omnibus 15’’ yang mendapat kesempatan untuk diputar di Denpasar Cineplex, Minggu (19/2) kemarin. Masing-masing, ‘‘Ampura’’, ‘‘Nyama’’, ‘‘Iwang’’, ‘‘Saiban’’, ‘‘Toya Damuh’’, dan ‘‘Taksu’’.

“Secara umum, kami mengangkat lokalitas di Bali ke dalam film,” ujar Ketua Sie Acara Screening Omnibus 15, I Kadek Yuliana Putra. Menurut Yuliana, ‘‘Omnibus 15’’ merupakan angkatan pertama yang bisa menembus bioskop. Kendati hanya diputar sekali saja, pada Minggu kemarin. Ini tidak lepas dari dukungan Bale Inspirasi. “Ke depan akan kami putar juga di tempat lain. Ini bukan untuk gagah-gagahan tapi kami ingin mengajak sineas muda untuk menunjukkan karyanya agar tidak menjadi sampah. Karya itu tidak ada yang jelek,” jelasnya. Ketua Panitia Publishing Omnibus 15, Dhita Helvinda, mengatakan total ada 28 kru yang terlibat dalam pembuatan

6 film pendek. Semuanya merupakan mahasiswa semester IV di ISI Denpasar. “Lima film tentang mitos di Bali, satu film lagi yang berjudul ‘Taksu’ tentang budaya Bali,” ujarnya. Menurut Dhita, pembuatan enam film membutuhkan waktu 6 bulan. Sebab, 28 kru dibagi menjadi 6 tim yang masing-masing merampungkan satu judul. Syuting sendiri banyak dilakukan di Ubud, Gianyar dan Denpasar. “Lokalitas diambil untuk tema dalam film ini karena bertujuan untuk mengangkat sebuah budaya, warisan turun-temurun khususnya di Bali agar dapat menciptakan masyarakat yang harmonis terhadap hubungan sesama manusia, alam, dan Sang Pencipta,” pungkasnya. (rin)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 21 Februari 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu