Skip to main content

Edisi 20 september 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 31 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

selasa pon, 20 september 2016 ’’Pada dasarnya reklamasi di Indonesia selalu bertujuan untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan, yaitu mengendalikan air laut yang mengakibatkan abrasi pantai atau untuk konservasi perlindungan satwa dan tanaman. Namun yang direncanakan oleh Gubernur DKI Jakarta beserta kelompok pengusaha besar yang didukung Menko Maritim telah memperlihatkan bahwa reklamasi ini untuk tujuan properti yang telah dipasarkan hingga ke negeri Tiongkok.’’ Akmal Pasluddin Anggota Komisi IV DPR-RI

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Soal Reklamasi Teluk Jakarta

Menko Maritim Diminta Buka Hasil Kajian Jakarta (Bali Post) – Anggota Komisi IV DPR-RI Akmal Pasluddin meminta Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk tidak melanjutkan kembali reklamasi Teluk Jakarta, karena dapat berakibat pada kerusakan lingkungan yang parah. ‘’Kami meminta kepada Menko Kemaritiman dan Gubernur DKI untuk mengumumkan hasil kajian dari berbagai lembaga terkait kelayakan pelaksanaan reklamasi Teluk Jakarta agar masyarakat dapat menilai kelayakan kajian reklamasi tersebut,’’ ujar anggota Komisi IV DPR-RI Akmal Pasluddin, Senin (19/9) kemarin. Akmal menilai rencana reklamasi ini minim

transparansi dari pemerintah. Untuk itu perlu dibuka dokumen hasil kajian agar masyarakat dapat menilai kelayakan dari kebijakan yang pernah dibatalkan oleh mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli. Demikian pula moratorium reklamasi Teluk Jakarta yang telah diputuskan oleh DPR dan pemerintah, saat ini statusnya belum dicabut. Selain itu, hasil banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang mengabulkan gugatan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) atas Pergub Tahun 2004 tentang izin pelaksanaan reklamasi Pulau G hingga kini proses hukumnya masih belum selesai. Ia menegaskan, pada dasarnya setiap undang-

undang yang mengatur persoalan reklamasi di Indonesia selalu bertujuan untuk mempertahankan keseimbangan lingkungan, yaitu mengendalikan air laut yang mengakibatkan abrasi pantai atau untuk konservasi perlindungan satwa dan tanaman. Reklamasi dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan manfaat sumber daya lahan ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial ekonomi dengan cara pengurukan dan pengeringan lahan. Namun, Akmal menduga yang direncanakan oleh Gubernur DKI Jakarta beserta kelompok pengusaha besar yang didukung Menko Maritim telah memperlihatkan bahwa tujuan reklamasi ini untuk tujuan properti yang telah dipasarkan hingga ke negeri Tiongkok. (ant)

Tiga WNI Dibebaskan Abu Sayyaf

Wiranto Minta Jangan Pertanyakan Tebusan Jakarta (Baki Post) – Tiga dari sembilan WNI yang disandera Abu Sayyaf, Minggu (18/9) malam dibebaskan. Kini ketiganya menunggu proses pemulangan ke Tanah Air. Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto meminta masyarakat tidak mempersoalkan tentang ada atau tidaknya uang tebusan yang diberikan kepada kelompok Abu Sayyaf dalam pembebasan tiga sandera WNI. ‘’Tidak usah dipertanyakan atau diperdebatkan. Yang penting sekarang kan (mereka) bebas,’’ katanya saat ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/9) kemarin. Yang penting diperhatikan, menurut Wiranto, adalah berbagai cara yang dilakukan termasuk kebijakan yang diambil Indonesia dan Filipina untuk menyelamatkan sandera dan memperkuat kerja sama keamanan maritim. ‘’Kita harus bisa mencegah penculikan-penculikan berikutnya karena memang para penculik itu mencari uang untuk memelihara kekuatan mereka,’’ tuturnya. Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu memastikan tidak ada uang tebusan dari pemerintah yang dibayarkan kepada Abu

Sayyaf dalam proses pembebasan tiga WNI. ‘’Yang jelas pemerintah Indonesia dan Filipina tidak boleh mengeluarkan satu sen pun untuk tebusan. Kalaupun ada (uang) dari pihak keluarga atau simpatisan untuk operasional pembebasan di sana ya… mungkin saja, tetapi saya tidak tahu dan tidak mau tahu,’’ ungkapnya. Ketiga sandera yang dibebaskan yakni Lorens Lagadoni Koten (34), Teodorus Kopong Koten (42), Emanuel Arakian Maran (46). Hal. 19 KBRI Manila

Bali Post/ant

BEBAS - Tiga warga negara Indonesia dan warga negara Norwegia Kjartan Sekkingstad (kanan) berdiri bersama pemimpin Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) Nur Misuari (kiri) dan anggota kelompok pemberontak lainnya setelah para sandera dibebaskan dari kelompok militan Islam Abu Sayyaf jaringan Al-Qaeda di Jolo, Sulu, Filipina, Minggu (18/9).

DPO Teroris Tewas Ditembak

Pascapenangkapan Irman Gusman

Jaringan Santoso Sudah Habis KPK Harus Bongkar Mafia Gula Bali Post/kmb41

Eva Lilian Van Leenen

Bali di PON 2016

Eva Lilian Raih Emas PERENANG putri Bali Eva Lilian Van Leenen yang sebelumnya menyumbang perak, kembali membuat kejutan. Ia sukses merebut medali emas di nomor 50 meter gaya dada putri pada hari keenam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, Senin (19/9) kemarin. Sebelumnya, Eva Lilian Van Leenen juga menyumbangkan medali perak di nomor 100 meter gaya dada putri. Hal. 19 Gaya Punggung

Palu (Bali Post) – Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Rudi Sufahriadi mengatakan seorang buronan kasus terorisme yang tewas tertembak di Kabupaten Poso bernama Aji Pandu Sutomo alias Sobron. ‘’Dia ditembak tim Satgas Operasi Tinombala, Senin sekitar pukul 08.30 Wita di wilayah Perkebunan Tombua, Desa Tangkura Kecamatan Poso Pesisir Selatan Kabupaten Poso,’’ katanya di Palu, Senin (19/9) kemarin. Kapolda mengatakan Satgas berhasil mengamankan barang bukti berupa empat buah bom lontong, detonator, dua buah senjata tajam jenis parang, satu tas punggung terbuat dari karung plastik, dan satu kantong tidur. ‘’Sobron masuk dalam kelompok Basri, istri Basri dan Andika. Namun ketika tim Satgas Tinombala menangkap Basri, Sobron berhasil melarikan diri. Peranan dia, ya… bersamasama Santoso menebar teror di Poso,’’ ujar Rudi. Sobron memiliki ciri rambut panjang sampai bahu, kulit putih, tinggi badan sekitar 164 cm, menggunakan baju kaos warna kuning dilapisi baju loreng panjang, celana panjang warna abu-abu, sepatu kets warna putih merek puma dan kaos kaki warna kuning bergaris. Sekitar pukul 11.30 Wita, jenazah Sobron kemudian dievakuasi ke Dusun Gantinadi lalu dibawa ke Polda Sulawesi Tengah. Dengan tewasnya Sobron, jumlah kelompok teroris jaringan Ali Kalora yang dikejar aparat tersisa 11 orang lagi. Mereka adalah anggota kelompok jaringan Ali Kalora, sedangkan sisa anggota jaringan Santoso atau Basri dipastikan sudah habis. ‘’Dengan tewas tertembaknya Sobron, DPO yang tersisa tinggal 11 orang. Di antaranya Ali Kalora dan Yono Sayur. Mereka berdua adalah warga Poso, sementara sisanya berasal dari luar Poso,’’ kata Rudi. (ant)

Bali Post/dok

TERORIS - Basri alias Bagong, salah satu anggota kelompok bersenjata Santoso yang ditangkap, Rabu (14/9). Kini kelompok Santoso sudah habis menyusul tewasnya Aji Pandu Sutomo alias Sobron, Senin kemarin.

IG Disarankan Mundur Jakarta (Bali Post) Ketua Badan Kehormatan DPD-RI AM Fatwa menyarankan agar Irman Gusman (IG) lebih dulu mengundurkan diri. Sebab, sesuai Tata Tertib DPD-RI Pasal 52 ayat 3 menyebutkan bahwa tersangka harus diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua DPD-RI. ‘’Bukan kami gembira ria, tetapi aturan harus ditegakkan. Saya menunggu Irman mengundurkan diri,’’ kata Fatwa, Senin (19/9) kemarin. Menurutnya, apabila proses hukum Irman Gusman sudah masuk ke persidangan dan ditetapkan sebagai terpidana, maka status Irman Gusman sebagai anggota DPD akan dicabut. ‘’Nanti yang dibahas adalah perihal pemberhentian Pak Irman dari jabatannya sebagai Ketua DPD, bukan dari kenggotaannya di DPD. Kalau keanggotaan, berdasarkan Undangundang tentang MPR, DPR, DPRD, DPD, masih harus menunggu putusan hukum

inkracht,’’ imbuhnya. Fatwa menjelaskan, setelah Irman Gusman diberhentikan baik secara terhormat maupun tidak sebagai Ketua DPD, maka ada mekanisme yang mengatur kalau penggantinya harus dari wilayah yang sama. Hal itu diatur dalam Tata Tertib DPD dalam pasal 54 ayat 3 yang berbunyi bakal calon ketua atau wakil ketua DPD pengganti sesuai keterwakilan wilayah yang sama dengan ketua dan atau wakil ketua DPD yang berhenti. Saat pemilihan pimpinan DPD, Irman Gusman merupakan unsur pimpinan yang mewakili Indonesia wilayah barat Indonesia, dua pimpinan lainnya GKR Hemas mewakili Indonesia wilayah tengah dan Farouk Muhammad mewakili wilayah timur Indonesia. Pemilihan Ketua DPD-RI yang baru akan dilakukan oleh internal anggota DPD yang berjumlah 136 anggota dari 34 provinsi di Indonesia. (kmb4)

Jakarta (Bali Post) – Operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Ketua DPD Irman Gusman atas dugaan pengaturan impor gula tahun 2016 harus sampai membongkar mafia gula dan bersih-bersih direksi BUMN yang suka bermain mata dengan mafia gula dan pejabat pemerintah. ‘’OTT KPK itu menjadi momen bagi KPK untuk membongkar dugaan mafia gula yang berkolaborasi dengan kekuasaan dalam mengatur tata niaga gula kita. Selanjutnya KPK bisa bersih-bersih BUMN dari para direksi yang suka main mata dengan mafia gula dan oknum penguasa,’’ kata Komisaris PTPN XI Dedy Mawardi, Senin (19/9) kemarin. Kata dia, jika benar bahwa OTT terhadap Ketua DPD-RI tersebut terkait impor gula tahun 2016, maka apa yang disinyalir oleh Ketum APTRI Arum Sabil bahwa ada praktik suap pada impor gula (raw sugar) tahun 2016 yang diduga melibatkan Direksi BUMN menjadi terbukti benar. Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) HM Arum Sabil menjelaskan, perburuan fee impor pangan diduga tidak hanya melibatkan pejabat BUMN setingkat direksi, bahkan diduga juga meluas hingga ke pejabat negara dan pengambil kebijakan, terutama yang terkait dengan perizinan impor. ‘’Kemarin kita dapat kabar ada direksi BUMN yang diduga menerima suap dari fee impor gula yang kejadian penyuapannya dilakukan di Singapura. Kini lebih riil lagi, Ketua DPD-RI kena operasi tangkap tangan KPK yang diduga sebagai kasus pemberian fee dari impor gula di Provinsi Sumatera Barat,’’ katanya. Hal. 19 Penerima Suap

Ajukan Penangguhan Penahanan

Agus Rahardjo

Bali Post/ant

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan mempertimbangkan permintaan penangguhan penahanan yang diajukan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman. ‘’Kami lihat nanti, kami pertimbangkan,’’ kata Agus, kemarin. Permintaan penangguhan penahanan akan dibahas terlebih dahulu bersama empat pimpinan KPK lainnya. Selain itu, pimpinan KPK juga masih harus berkoordinasi dengan penyidik. ‘’Karena penyidik kan pasti punya rencana penyidikan yang kemudian rencana penyidikan itu tidak boleh menghambat proses kelancaran,’’ kata Agus. Pengacara Irman Gusman, Tommy Singh, mengajukan permohonan penangguhan penahanan kliennya. Penangguhan penahanan itu mendapat

jaminan dari sejumlah anggota DPD, yang menjamin Irman Gusman tidak akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. ‘’Kami akan ajukan penangguhan penahanan. Beberapa anggota DPD-RI bersedia menjadi penjamin,’’ kata Tommy Singh. Soal dukungan dari sejumlah anggota DPD-RI itu dibenarkan anggota DPD I Gusti Ngurah Arya Wedakarna yang mengatakan ada lebih dari 60 anggota DPD yang ingin penahanan Irman Gusman ditangguhkan. Keinginan ini merupakan inisiatif dari pribadi masingmasing. ‘’Dari hasil di grup WA tadi malam sudah 60 lebih tanda tangan. Ada utusan dari kawan-kawan. Ini kerelaan inisiatif saja. Banyak strategi yang kita pakai. Tetapi jangan sampai masyarakat menilai DPD mengintervensi hukum,’’ kata Arya Wedakarna. (kmb4)


denpasar

2 Pembuang Bayi Dituntut 8 Tahun Penjara

Ambil Kiriman Paket Narkoba dari Belanda

Turis Asal Singapura Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Kasus yang sempat menggegerkan di Peguyangan, Denpasar, yakni pembuangan bayi hingga matanya hilang, sebentar lagi selesai di pengadilan. Sidang jawaban jaksa atas pledoi terdakwa digelar, Senin (19/9) kemarn. Jaksa penuntut umum (JPU) I Gusti Ngurah Wirayoga menyatakan tetap pada tuntutan dan menolak pledoi terdakwa Kadek Yosi Wiriani bersama kuasa hukumnya. Jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar itu meminta supaya hakim menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama delapan tahun. Sebelumnya, tim penasihat hukum terdakwa, Ni Luh Putu Nilawati, dkk. menyatakan tidak ada unsur perencanaan yang dilakukan terdakwa saat membuat bayinya. Penasihat hukum terdakwa kemudian meminta majelis hakim membebaskan terdakwa Kadek Yosi dari segala dakwaan. Dalam pembelaannya, terdakwa dikatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar perbuatan pidana dengan sengaja melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 76 C Pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) UU RI. Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Namun jaksa Wirayoga menilai terdakwa Kadek Yosi terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana yakni dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan anak mati yang dilakukan oleh orangtuanya sendiri, sebagaimaa diatur dalam Pasal 76 C Pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dalam kesimpulannya, jaksa Wirayoga tetap menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal tadi. (kmb37)

denpasar

Denpasar (Bali Post) Turis asal Singapura berinisial MF (32) ditangkap di Kantor Pos Renon, Sabtu (10/9) lalu. MF dibekuk saat mengambil paket narkoba yaitu sabu-sabu (SS) dan kokain dari Belanda. Untuk mengambil paket itu, tersangka membawa surat kuasa dari pengirim KR yang tinggal di Belanda.

& Sekitarnya Bali Post/kmb23

DJ Mahesa Didakwa Kasus Ineks BAGI pecinta dunia malam (dugem) sepertinya tidak asing dengan nama Disc Jockey (DJ) IG Gede Putu Mahesa Gotama atau sering disebut DJ Mahesa. Dia diadili di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar karena ditangkap polisi atas kasus narkoba. Bahkan dalam sidang, sebagaimana tertuang dalam uraian dakwaan jaksa, DJ berbadan cukup tinggi itu terlibat kasus ineks atau pil ekstasi sebanyak delapan butir atau seberat 3,34 gram. Yang mengadili kasus ini adalah Ketua PN Denpasar Yanto. Dalam dakwaan jaksa, terdakwa dijerat Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35/2009 tentang Narkotika. Menurut jaksa penuntut umum Gede Wiraguna Wiradarma, terdakwa terbukti memiliki narkoba golongan I bukan tanaman. DJ Mahesa ditangkap BNNP Bali pada awal Juni lalu saat hendak bekerja di sebuah tempat hiburan malam, di simpang enam Jalan Teuku Umar, Denpasar. Sebelum bekerja, Mahesa mengambil paket ekstasi di Jalan Pulau Misol dengan mengendarai sepeda motor. Saat kembali ke tempat kerjanya, Mahesa ditangkap aparat. (asa)

Suara Denpasar & Badung Pengisian Angin di SPBU Tak Berfungsi Sebagian besar SPBU di Gianyar dilengkapi fasilitas pengisian angin. Sayangnya, hampir semuanya tidak berfungsi, hanya pajangan. Mohon Pertamina mengawasi SPBU seluruh Bali agar fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan, karena itu adalah bagian dari pelayanan. Walek, Denpasar

SPBU di Kuta Bikin Macet Sebuah SPBU di Kuta sering bikin macet. SPBU tersebut memiliki 4 pompa, bisa kiri kanan. Sayangnya, petugasnya sering hanya dua orang. Hal ini membuat antrean jadi panjang dan bikin krodit. Beni, Kuta

Sembahyang di Tanah Lot Bayar Karcis Masuk Saat hari suci Kuningan, pura khayangan jagat seperti Sakenan dan Tanah Lot ramai didatangi pamedek untuk bersembahyang. Namun sangat disayangkan, yang bersembahyang ke Pura Tanah Lot harus membayar karcis masuk. Heran, orang sembahyang saja harus membayar. Sekali–sekali pengelola berdana punialah kepada umat Hindu. Selain itu, pamedek tidak mendapat tempat parkir. Arya, Denpasar

Macet di Dekat Lapas Kerobokan Sebelah barat Lapas Kerobokan juga terjadi kemacetan setiap hari pada jam–jam pulang kerja. Petugasun jarang terlihat berjaga di sana. Kak Lawas, Nusa Dua.

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : kpk harus bongkar mafia gula Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Selasa Pon, 20 September 2016

PANORAMA - Sejumlah wisatawan mancanegara mengunjungi objek wisata Pura Uluwatu, Pecatu, sambil mengabadikan panorama tebing kapur, Senin (19/9) kemarin. Menurut Manajer Pengelolaan Objek Wisata Kawasan Luar Pura Uluwatu, Wayan Wijana, jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Pura Uluwatu pada saat high season bisa mencapai 6.000 orang per hari, bahkan sempat mencapai 8.000 orang per hari. Sedangkan saat kondisi low season, kunjungan mencapai 3.500 orang per hari yang didominasi wisatawan dari Asia.

Hadirkan Saksi Meringankan

Terdakwa Kasus Narkoba Dicecar Soal Bahasa TURIS asal Singapura yang lama menetap di Malaysia, Mohammad Noh Bin Abdul Salam, Senin (19/9) kemarin kembali disidangkan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Agendanya adalah pemeriksaan saksi meringankan atau undercharge yang dihadirkan terdakwa melalui kuasa hukumnya, Andre. Hanya, dalam sidang kemarin, ketua majelis hakim Yanto sempat nyeletuk ketika terdakwa didampingi penerjemah Wayan Ana. Padahal, terdakwa sendiri pasih berbahasa Indonesia. Sementara saksi yang dihadirkan tak kalah membuat majelis hakim harus bersuara lebih lantang. Pasalnya, saksi meringankan ini volume suaranya kecil hingga sempat ditegur majelis hakim. Di muka persidangan, saksi mengaku sudah lama tahu jika terdakwa Salam pencandu. Saksi menjelaskan bahwa temannya itu bukanlah terlibat jaringan internasional. ‘’Bahkan, terdakwa mendapat rekomendasi medis dari BNNP Bali,’’ sambung Andre. Jaksa penuntut umum (JPU) Purwanti Murtiasih, dkk. tetap mendakwa dengan pasal

berlapis tentang Undang-undang Narkotika. Salam dinyatakan terbukti membawa 10 butir ekstasi dan 1 lembar happy paper warnawarni (LSD) berisi 10 strip/potong saat tiba di Bandara Ngurah Rai. Salam pada April lalu datang dari Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan pesawat AirAsia AK 376 dengan rute Kuala Lumpur - Bali. Sesampainya di bandara, terdakwa kemudian masuk ke terminal kedatangan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Saat menuju pos pemeriksaan Bea dan Cukai di dalam bandara, terdakwa menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan tertutup di dalam koper yang dibawa terdakwa, petugas menemukan 1 buah plastik klip berisi 10 butir ekstasi yang terdiri dari 5 butir warna cream logo bintang mercy berat 1,55 gram netto dan 5 butir warna hijau dengan logo gagang telepon seberat 1,40 gram netto. Pun ditemukan 1 buah klip berisi 1 lembar happy paper warnawarni berisi 10 strip atau potong seberat 0,1 gram netto yang dibungkus sampul warna merah. (asa)

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Bali, NTB dan NTT Drs. R. Syarif Hidayat, M.Sc., Senin (19/9) kemarin menyampaikan, terungkapnya kasus itu berdasarkan hasil analisis alat deteksi oleh petugas Bea dan Cukai atas kiriman barang paket pos dari Belanda, Senin (29/8) lalu. Pasalnya, paket itu dicurigai adanya barang terlarang. Dari hasil pemeriksaan fisik, ditemukan satu bungkus plastik berisi sabu-sabu (SS) yang dimasukkan dalam lilin berbentuk cangkir. ‘’Sabu-sabu yang diamanan 100,2 gram. Kami berkoodinasi dengan Polda Bali untuk menyelidiki kasus itu,’’ ujarnya. Pada Jumat (9/9), kembali ada kiriman paket barang dari Belanda. Nama dan alamat pengirim serta penerima barang sama persis dengan paket pertama. Setelah diperiksa, ternyata isinya kokain 30,3 gram yang disembunyikan di bagian dalam lilin berbentuk cangkir. ‘’Tersangka ditangkap saat mengambil dua paket kiriman dari Belanda tersebut,’’ tegas Syarif Hidayat didampingi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Denpasar, Untung Purwoko. Petugas Bea Cukai yang standby di Kantor Pos Renon curiga dengan paket tersebut. Pasalnya, lilin berbentuk cangkir itu kemasannya tidak profesional dan tanpa lebel. ‘’Masak barang seperti itu harus dikirim dari Belanda, memangnya di Bali tidak ada? Apalagi dikirim

lewat udara, biayanya mahal. Dari sanalah kecurigaan kami,’’ tegas Syarif. Ditambah lagi saat diperiksa menggunakan mesin X-ray, terdeteksi ada sabu-sabu tersebut. ‘’Kami juga kontinu melakukan koordinasi dengan Kantor Pos seluruh Indonesia. Anggota kami standby 24 jam di Kantor Pos,’’ ujar Untung Purwoko. Dir. Resnarkoba Polda Bali Kombes Pol. Franky mengatakan, tersangka berprofesi sebagai DJ dan event organizer freelance. Karena tersangka berteman dengan pengirim barang itu berinisial KR asal Belanda, dia mau saja dibuatkan surat kuasa. Rencananya, penyerahan barang dilakukan di Pantai Batubolong, Kuta Utara. ‘’Kami masih cari pengirim barang itu bekerja sama dengan Imigrasi. Dia masuk DPO,’’ tegas Kombes Franky. Franky menegaskan, tersangka berperan sebagai kurir. Saat ini pihaknya masih memburu KR dan keberadaannya masih dilacak. ‘’Sesuai data di paspornya, pemilik narkoba ini (KR - red) warga negaa Inggris kelahiran Jerman dan tinggal di Belanda. Kami juga mengawasi perusahaan ekspedisi karena banyak narkoba dikirim lewat sana,’’ ujar Frangky. (kmb36)

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Bali Post/eka

NARKOTIKA - Petugas Bea dan Cukai menggelar tersangka berinisial MF bersama barang bukti narkotika di KPPBC Tipe Madya Pabean A Denpasar, Senin (19/9) kemarin. Dari tersangka diamankan 100,2 gram sabu-sabu dan 30,3 gram kokain.

Jelang Musim Hujan

Masih Ditemukan Sampah Dibuang ke Got Denpasar (Bali Post) – Perilaku masyarakat yang masih banyak membuang sampah ke sungai, dikhawatirkan akan berdampak buruk pada saat hujan tiba. Salah satunya yakni banjir. Dari hasil pengamatan selama ini, di got dan gorong-gorong jalan yang ada di Kota Denpasar ditemukan tumpukan sampah yang sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Mengantisipasi ancaman banjir, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Denpasar mulai melaku-

kan langkah strategis. Salah satunya yakni menerjunkan tenaga Pasukan Biru (petugas kebersihan di sungai) sebanyak 219 orang ke sujumlah sungai di Denpasar. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Denpasar I Ketut Winarta didampingi Kabid Perairan Agung Sanjaya saat ditemui, Senin (19/9) kemarin, mengatakan pihaknya sudah menerjunkan Pasukan Biru untuk menangani sampah di sungai dan saluran drainase. Pasukan biru ini bertugas menan-

gani masalah kebersihan sungai, got dan gorong-gorong di Kota Denpasar. Untuk menjaga kebersihan di Kota Denpasar, pasukan biru ini tetap standby dan bekerja tanpa mengenal hari libur. ‘’Berkat kerja keras Pasukan Biru bisa terwujud Kota Denpasar bebas dari tumpukan sampah yang ada di sungai,’’ ujarnya. Musim hujan yang terjadi akhir-akhir ini, membuat Pasukan Biru semakin gencar menjaga kebersihan khususnya di

sungai. Menurut Winarta, sungai merupakan sumber kehidupan semua makhluk, maka dari itu kebersihan sungai harus ditingkatkan. Untuk membersihkan semua sungai di Kota Denpasar, pihaknya mengerahkan 219 orang Petugas Harian Lepas (PHL) yang disebar dan disiagakan untuk membersihkan sampah serta lumpur di sungai-sungai, got dan gorong-gorong di Denpasar setiap harinya. Seperti yang terliat kemarin, Pasukan Biru membersihkan aliran Tukad Mati di daerah

Peguyangan. Winarta menambahkan, kerja keras yang dilakukan Pasukan Biru membuat beberapa sungai di Kota Denpasar menjadi bersih dan memiliki berbagai manfaat kehidupan. Sungai juga telah ditata menjadi tempat rekreasi, jogging track, mancing dan tempat arisan bagi ibu-ibu PKK. ‘’Agar sungai bisa dimanfaatkan lebih banyak lagi, diharapkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke sungai,’’ ujarnya. (kmb12)

Cemari Lingkungan, Usaha Tahu Disegel

Denpasar (Bali Post) – Setelah di Peguyangan, kini kasus pencemaran lingkungan kembali mengemuka di Tonja. Pencemaran kali ini akibat pengelolaan limbah tahu yang tidak sesuai dengan prosedur. Karena itu, sejumlah warga pendamping mengeluhkan ulah pengelola usaha tahu dimaksud. Menindaklanjuti keluhan warga, Satpol PP bersama tim gabungan langsung melakukan penindakan berupa penyegelan, Senin (19/9) kemarin. Usaha tahu tersebut terletak di Jalan Seroja, Kelurahan Tonja, Denpasar Utara. Usaha ini meresahkan warga sekitar karena pembuangan limbah tahu secara sembarangan. Karena alasan itu pula, Satpol PP melakukan penyegelan ditandai dengan menempelkan pelat penyegelan di dinding bangunan usaha tahu milik Saba-

riah tersebut. ‘’Kami menerima laporan dari masyarakat melaui Pro Denpasar Plus serta telah menindaklanjuti dengan melayangkan surat teguran satu hingga teguran tiga kepada pemilik pabrik tahu. Juga telah melakukan tindakan tipiring dengan denda hingga jutaan rupiah kepada Sabariah yang masih membandel beroperasi dan langsung melakukan tindakan tegas penyegelan,’’ ujar Kasat Pol PP Denpasar I.B. Alit Wiradana didampingi Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Pol PP Denpasar I Nyoman Gede Sudana. Wiradana mengatakan, pemilik telah menindaklanjuti dengan melakukan pembongkaran sendiri pabrik tahu yang telah mencemari lingkungan berupa asap pembuatan tahu dan limbah yang dibuang ke sungai. Pemilik pabrik tahu telah me-

Bali Post/ara

DISEGEL - Petugas Satpol PP Denpasar melakukan penyegelan terhadap usaha tahu yang berada di Tonja. langgar empat Peraturan Daerah (Perda) Kota Denpasar yakni Perda Nomor 6 Tahun 2001 tentang Izin Bangunan, Perda Nomor 9 Tahun 2001 tentang Izin Tempat Usaha dan Izin Gangguan, Perda Nomor 13 Tahun 2002 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan, Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum. Tak terhenti sampai di sini, pihaknya bersama tim

gabungan dan dibantu aparat kelurahan setempat, kaling/ kadus akan terus melakukan pengawasan terhadap pabrik tahu yang ada di empat kecamatan di Kota Denpasar. ‘’Satu tempat yang sama ini juga ada pabrik tahu yang telah kami berikan surat peringatan kedua. Pemilik usaha tahu Safrudin telah siap untuk melakukan pemberhentian produksi,’’ ujarnya.

Lurah Tonja Ade Indah Sari Putri mengatakan, pihaknya bersama kadus/kaling setempat terus melakukan langkah-langkah pengawasan dan memberikan pembinaan kepada setiap masyarakat yang memiliki usaha. ‘’Kami tetap akan melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan instansi terkait terhadap keberadaan usaha di kawasan Tonja,’’ ujarnya. (kmb12)


Selasa Pon, 20 September 2016

Peringatan Puputan Badung Tanpa Perayaan

Mangupura (Bali Post) – Berbagai kegiatan lomba, seperti lomba gerak jalan, lomba marching band hingga kegiatan napak tilas, tak lagi mewarnai perayaan Hari Puputan Badung ke-110. Hari bersejarah yang dirayakan 20 September ini hanya dirayakan dengan kegiatan upacara bendera. Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung Ida Bagus Oka Dirga mengakui peringatan Puputan Badung tahun ini dengan upacara bendera saja. Perayaan sederhana ini telah dilaksanakan sejak tahun lalu. ‘’Sejak tahun lalu untuk pelaksanaan peringatan Puputan Badung sudah dilimpahkan ke instansi kami dan kegiatan untuk peringatan tersebut dilakukan dengan kegiatan upacara bendera saja,’’ ujar Oka Dirga, Senin (19/9) kemarin. Menurutnya, perayaan Hari Puputan Badung yang hanya dilakukan dengan upacara bendera merupakan kebijakan pemerintah setempat. ‘’Hal ini merupakan

kebijakan pimpinan, kami hanya menjalankan amanah yang telah diberikan,’’ terangnya. Sekda Badung Kompyang R. Swandika yang dihubungi terpisah mengatakan, untuk masalah peringatan Puputan Badung sudah diserahkan ke Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung. ‘’Mohon maaf saya sedang rapat, silakan menghubungi Dinas Kebudayaan atau Dinas Sosial untuk masalah kegiatan peringatan Puputan Badung,’’ pintanya. Peringatan Puputan Badung ke-109 tahun lalu juga dirayakan dengan melaksanakan apel secara serentak di seluruh wilayah kecamatan di Kab upaten Badung. Sedangkan untuk tingkat kabupaten, apel Peringatan Puputan Badung ke-109 akan dipusatkan di lapangan Pusat Pemerintahan Badung, dan dilaksanakan secara serentak pada masing-masing Kecamatan se-Badung. Rangkaian peringatan Puputan Badung diawali dengan persembahyangan bersama. (kmb27)

Disebut ’’Crazy’’

Terdakwa Cekcok dengan Kuasa Hukum dan Penerjemah PRIA asal Italia, Carmine Sciaudone, sempat mempraperadilankan pihak Imigrasi Denpasar terkait penangkapan dirinya. Namun hal itu gugur, dan pihak imigrasi dimenangkan. Kasus pelanggaran izin Carmine ini mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Denpasar. Bahkan, Senin (19/9) kemarin langsung diberikan kesempatan kepada terdakwa untuk mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa. Dalam dakwaan, Carmine ditangkap petugas Imigrasi, 22 Mei lalu di Kapal Dragon 130 saat sandar di Pelabuhan Benoa. Saat itu, terdakwa menjadi undangan dalam pesta yang digelar di atas kapal mewah ini. Saat acara mulai, proyektor di dalam kapal tibatiba mati. Carmine yang memiliki keahlian elektronik mencoba membantu dengan memperbaiki proyektor tersebut hingga kembali hidup. Diduga karena itu, Carmine langsung ditangkap pihak Imi-

grasi. Dia dituding melakukan pelanggaran izin tinggal karena melakukan kerja ilegal, memperbaiki proyektor di kapal. Usai mendengarkan dakwaan, giliran kuasa hukum terdakwa, M. Rifan, membacakan eksepsi (keberatan atas dakwaan) yang diterjemahkan oleh penerjemah. Menurut kuasa hukumnya, terdakwa memiliki penyakit biopolar dan gangguan kejiwaan. Penerjemah yang mendampingi Carmine juga menyampaikan isi eksepsi, yang salah satunya menyebut Carmine mengalami gangguan kejiwaan (crazy). Usai sidang, Carmine sempat cekcok dengan kuasa hukumnya dan penerjemah. Ia tidak terima dikatakan crazy (gila) dalam eksepsi. Rifan malah sempat balik menyalahkan penerjemah yang salah mengalihbahasakan eksepsinya. Namun akhirnya Carmine mengalah dan meninggalkan kuasa hukumnya. (asa)

Badung

3

Pemkab Diminta Segera Kaji Titik Utilitas Terpadu Mangupura (Bali Post) – Rencana jaringan utilitas terpadu di wilayah Badung, menjadi perhatian wakil rakyat di DPRD Badung. Dewan meminta Pemkab Badung segera mengkaji titik yang akan dibangun utilitas terpadu ini. Ketua Komisi II DPRD Badung Nyoman Dirgayusa yang juga anggota pansus mengatakan, ruas jalan di Kabupaten Badung harus dibuat seperti kawasan BTDC (Bali Tourism Development Corporation) di Nusa Dua. Di mana tidak ada kabel maupun galian yang mengganggu estetika kawasan. ‘’Kami inginkan wilayah Badung seperti BTDC. Kabel maupun galian tidak boleh kelihatan lagi. Kami minta pemerintah mengkaji juga, apakah utilitas dibangun pemerintah sendiri atau melibatkan pihak ketiga,’’ ujar Nyoman Dirgayusa, Senin (19/9) kemarin. Menurutnya, DPRD Badung mulai menggodok peraturan daerah (perda) tentang jaringan bawah tanah tersebut sebagai payung

hukum. Adanya payung hukum berupa perda, maka pengusaha yang melanggar ke depan bisa ditindak. ‘’Ke depan semua kabel maupun pipa harus diarahkan ke utilitas terpadu,’’ katanya. Politisi PDI-P ini optimis pemerintah dan masyarakat Badung akan dapat banyak manfaat jika proyek tersebut terealisasi. Seperti retribusi dari penyewaan utilitas hingga estetika kawasan yang terbebas dari

kabel-kabel berseliweran. ‘’Yang perlu dikaji itu, apakah pemerintah membangun sendiri atau melibatkan pihak ketiga,’’ ucapnya. Ketua Pansus Jaringan Utilitas Terpadu DPRD Badung I Wayan Mendra juga mengatakan, Perda Jaringan Utilitas Terpadu sangat mendesak untuk dibahas. Sebab, seluruh wilayah Badung ke depan harus menggunakan jaringan ini. ‘’Kini sudah saatnya seluruh wilayah Badung menggunakan jaringan utilitas terpadu ini, karena Badung sebagai daerah pariwisata wajib bersih dan rapi dari jaringan utilitas, baik kabel maupun pipa,’’ ungkapnya. Mendra melihat selama ini ruasruas jalan di Badung kerap dijejali oleh kabel-kabel bergelayut milik PLN maupun Telkom, termasuk galian pipa PDAM. Ke depan dengan adanya utilitas terpadu, maka

semua jaringan tersebut harus dalam satu wadah. ‘’Harapan kami, ke depan semua harus memakai utilitas terpadu. Namun, tahap awal kami harapkan Kuta, Nusa Dua dan Mengwi jadi prioritas dulu,’’ sebutnya. Pembahasan Ranperda Jaringan Utilitas Terpadu, menurut rencana akan dilanjutkan hari ini, Selasa (20/9), dengan mengundang SKPD terkait seperti Dinas Bina Marga dan Pengairan, Dinas Perhubungan, PDAM, Bagian Hukum, Asisten I dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Untuk tahun 2016 ini, telah dikerjakan proyek utilitas terpadu sepanjang 3 km dengan nama kegiatan Peningkatan Jalan dan Drainase Simpang Pantai-Popis II, Jalan Pantai Kuta, Jalan Legian, Jalan Raya Pantai Kuta-Popis II, Tegal Wangi, dengan nilai kontrak Rp 25.241.177.457. (kmb27)

Pemilik Diminta Turunkan Baliho Ucapan Hari Raya

Bali Post/par

BALIHO - Salah satu baliho ucapan selamat hari raya di kawasan Kerobokan. Satpol PP Badung meminta pemilik menurunkan baliho maupun spanduk ucapan hari raya Galungan dan Kuningan.

Mangupura (Bali Post) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung meminta pemilik menurunkan baliho ucapan selamat hari raya Galungan dan Kuningan yang dipasang sejumlah ormas dan politikus di Badung. Penurunan baliho ucapan hari raya ini di-deadline hingga 22 September 2016 mendatang, terutama baliho yang berada di atas ruang milik jalan (rumija) dan trotoar. Kabid Dalops Satpol PP Kabupaten Badung Dewa Nyoman Oka mengatakan, penurunan baliho dan spanduk dilakukan agar idak mengotori serta merusak estetika wajah kota Mangupura. ‘’Untuk masalah spanduk dan baliho ucapan hari raya, kami masih memberikan tenggang waktu untuk penurunannya hingga Kamis ini,’’ tegas Kabid Dalops Satpol PP Kabupaten Badung Dewa Nyoman Oka yang dihubungi, Senin (19/9) kemarin. Jika pemilik spanduk dan baliho tidak menurunkan spanduk dan baliho mereka, Satpol PP Badung mengancam akan menurunkan paksa. ‘’Kami sudah membuat surat dan tinggal melayangkan kepada para pemilik spanduk dan baliho bahwa batas waktu pemasangan baliho dan spanduk ucapan selamat hari raya Galungan dan Kuningan hingga hari Kamis mendatang,’’ ungkapnya. Menurutnya, pemasangan spanduk dan baliho ucapan hari raya ini menurun dibandingkan dengan enam bulan lalu. ‘’Kami tetap mengimbau masyarakat agar mereka menurunkan baliho serta spanduknya tersebut tanpa menunggu kita bertindak,’’ pungkasnya. (kmb27)


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL ’’Ngarajegang Gumi Bali’’

Selasa Pon, 20 September 2016

SMP PGRI 9 Denpasar Studi Banding ke Thailand

Ida Ratu Ngurah Agung Sakti ’’Nyejer’’ di Pura Luhur Pakendungan Jajaki Kerja Sama dengan Mattthayon Watnairong School PURA Luhur Pakendungan merupakan Pura Dang Khayangan yang dipuja sebagai pusat kemakmuran bagi seluruh subak yang ada di Tabanan. Pura ini berlokasi di kawasan Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan. Dalam Kutara Kanda Dewa Purana Bangsul, Pura Luhur Pakendungan disebutkan pura ini dibangun pada Isaka Warsa 1330 Tahun 1408. Mengenai asal-usul, nama Pura Luhur Pakendungan menurut sumber ceritra rakyat (folklore), seperti yang dikemukakan dalam cerita rakyat Ki Bendesa Shakti Beraban, nama Pakendungan berasal dari kata duwung, yakni sebilah keris sakti yang bernama Ki Baru Gajah yang merupakan anugerah Ida Pedanda Shakti Bawu Rawuh (Dang Hyang Dwi Jendra), masyarakat sekitar meyakini Pura Luhur Pakendungan memberikan kemakmuran bagi masyarakat sekitar. Pujawali di Pura Luhur Pakendungan dilaksanakan setiap 210 pada rahina Saniscara Kliwon Wuku Kuningan (Hari Suci Kuningan). Tepatnya, Sabtu (17/9) serangkaian pujawali di Pura Luhur Pakendungan, Ida Ratu Ngurah Agung Sakti Dalem Pauman lunga ke Pura Luhur Pakendungan dan nyejer selama tiga hari. Upacara ini telah terlaksana sejak zaman dahulu dan terus dilaksanakan hingga saat ini. Konsep ngarajegang jagat Bali diyakini sebagai bentuk pemujaan dan bakti para pengiring Pura Dalem Pauman ke hadapan Beliau sekaligus memohon berkah kemakmuran. Rangkaian upacara diawali dengan melasti dari Banjar Tegallinggah menuju kawasan Tanah Lot diikuti ribuan panyungsung Pura Dalem Pauman. Setibanya di Pura Luhur Pakendungan, diselenggarakan prosesi piodalan. Minggu (18/9), Ida Ratu Ngurah Agung Sakti masolah nyalonarang. Sasolahan Calonarang dipimpin langsung Pamangku Gede Dalem Pauman Jro Mangku Made Subagia dan didukung para sisya Perguruan Siwa Murti Bali. Ribuan penonton tampak memadati areal pura untuk menyaksikan pementasan tersebut. ‘’Saya merasa sangat bahagia hari ini bisa melanjutkan tradisi leluhur kami yang sudah berabad-abad tangkil nunas kasidian Ida Batara Sakti Luhur Pakendungan, Ida Sanghyang Siwa

Mahadewa Dewa Kemakmuran. Ida Ratu Ngurah Sakti ring Dalem Pauman memiliki kaitan sejarah dengan Pura Luhur Pakendungan. Cihna bhakti dan upaya ngarajegang jagat merupakan esensi dasar pelaksanaan upacara ini. Ribuan damuh Ida hingga saat ini telah tersebar di Bali hingga luar Bali. Semua itu berkat kasidian Ida Ratu Ngurah Agung Sakti Dalem Pauman dan Ida Ratu Gede Mas Macaling yang diyakini oleh masyarakat Bali. Hal inilah yang kami laksanakan untuk ngalimbakang kasidian Ida sejagat Bali, nusantara, Eropa, Jerman, Jepang dan Australia melalui Perguruan Siwa Murti Bali. Kami mengucapkan terima kasih kepada manggala pura, panitia dan Pemkab Tabanan atas waktu dan kesempatan untuk ngayah di Pura Luhur Pakendungan. Harapan kami, semoga mampu menyejahterahkan masyarakat Bali dan menjaga keajegan Bali,’’ ungkap Jro Mangku Dr. Made Subagia, S.H., M.Fil.H., Pinisepuh Perguruan Siwa Murti Bali. (ad886)

NYEJER - Ida Ratu Ngurah Agung Sakti Dalem Pauman nyejer di Pura Luhur Pakendungan.

DPD-RI Inventarisasi Masalah Distoleransi di Pulau Sumbawa

KEPALA SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si. banyak memiliki ide memberi penguatan pendidikan berkualitas di sekolahnya. Setiap tahun, sekolah ini melakukan review K-13, menekankan pendidikan humanis dan setiap empat tahun memiliki program studi banding ke luar negeri. Setelah mengunjungi India, pada 12-17 September lalu, guru-guru SMP PGRI 9 Denpasar diajak studi banding ke Thailand. Rombongan berkekuatan 53 orang dipimpin langsung Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. Nengah Madiadnyana, M.M. bersama Bendahara I Made Rumpyuk. Agar tak terkesan jalanjalan, rombongan juga mengikutkan Korwas Dra. Kartini Asih, Pembina Drs. I Ketut Sukartha, M.Si. dan Ketua Komite I Made Trisadhu Ardana, S.H. A.A. Ketut Sumitra yang juga pangelingsir Puri Padangluwih, Dalung (duwe Puri Mengwi) selain mengajak para wakasek I Gusti Ngurah Pada Parnawa, S.Pd., I Gusti Ngurah Made Sudarma, S.Pd., I Made Dana, S.Pd. dan Drs. Ketut Wenten Yatra, juga mengikutsertakankan semua guru mata pelajaran. Hari pertama di Bangkok, rombongan langsung mengunjungi Mattthayon Watnairong School di Bangkok. Sekolah ini, menurut A.A. Ketut Sumitra, adalah sekolah dengan program bahasa Inggris. Saat itu, rombongan diterima oleh Wakil Kepala Sekolah Rawikorn Bunyarid. Acara penerimaan pun berlangsung ramah dan penuh kekeluargaan. Dalam dialog intensif Kepala SMP PGRI 9 Denpasar A.A. Ketut Sumitra dan Rawikorn Bunyarid terdapat kesepakatan kedua sekolah setuju untuk menjajaki kerja sama lanjutan. Untuk itu, A.A. Sumitra mengundang sekolah ini untuk mengunjungi SMP PGRI 9 Denpasar jika datang ke Bali. Selama empat jam, rombongan kagum dengan manajemen sekolah yang bermutu hingga menjadi sekolah bertaraf internasional. Ternyata, sekolah ini bermutu dimulai dari memanajemen kebersihan, kerindangan sekolah dan penataan sekolah yang nyaman. Baru diikuti penataan ruangan dan fasilitas hingga kantin bersih dan luas. Bahkan, ruang kaseknya dilengkapi dengan ruang tidur untuk istirahat serta ruang kerja yang baik. Setiap kelas, kata A.A. Sumitra, dibatasi untuk 30 siswa. Siswa dan guru disiplin menjalankan tugas. Dalam pendidikan karakter, siswa di sekolah ini dikenal sangat

CENDERAMATA – Kepala SMP PGRI 9 Denpasar A.A. Ketut Sumitra didampingi Madiadnyana saat menyerahkan cenderamata kepada Waka Rawikorn Bunyarid. santun dan berpakain rapi. Dia menegaskan, banyak inspirasi yang muncul untuk bisa diterapkan di SMP PGRI 9 Denpasar setelah mengunjungi sekolah di Bangkok. Di antaranya meningkatkan kebersihan sekolah, mengembangkan SDM guru untuk bisa berbahasa Inggris. Jika siswa sudah dibina lewat klub mata pelajaran, kini guru-guru SMP PGRI 9 Denpasar akan dikursuskan secara gratis. Termasuk mendatangkan dosen-dosen untuk peningkatan kompetensi guru. Selain studi banding, rombongan juga mengunjungi sejumlah objek wisata seperti Pataya, istana raja, patung Buddha tidur dan lain-lain. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Nengah Madiadnyana salut dengan kekompakan guru-guru SMP PGRI 9 Denpasar dalam meningkatkan wawasan internasional. Kedua, dia salut adanya komitmen untuk terus maju dengan cara melihat sekolah bermutu. Ketiga, hasilnya langsung bisa diterapkan di SMP PGRI 9 Denpasar yakni mengursuskan guru–guru agar bisa berbahasa asing dan menata sekolah yang bersih dan nyaman. ‘’Semua itu berkat ide sang kasek dalam memanajemen anggaran,’’ ujarnya. (ad885)

Jalan Sehat Dies Natalis Ke-32 Unwar

Senator Wedakarna Kecam Perusakan Pura di Tambora dan Kota Bima Tahun Depan Siap Terjunkan Mahasiswa KKN ke Desa

DI SELA-SELA muhibah resmi mewakili Forum Raja Nusantara menghadiri pelantikan Jenateke (Putra Mahkota) Kesultanan Bima, tokoh Hindu Indonesia yang juga Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengadakan kunjungan kerja ke sejumlah situs Hindu di Kota Bima dan Dompu di Sumbawa. Di antaranya di Pura Udaya Parwata di Gunung Tambora, Pura Watugunung Kota Bima termasuk situs Hindu Wadu Paa di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima. Dalam kunjungan kerjanya, Senator Arya Wedakarna (AWK) menemukan sejumlah fakta bahwa terjadi penolakan dan sejumlah masalah distoleransi di Provinsi NTB, khususnya di Sumbawa. ‘’Saya ingin ada tindak lanjut tentang kerusuhan yang melibatkan korban warga Bali di Sumbawa beberapa tahun lalu, juga terkait penolakan ormas lain terkait Pura Gunung Tambora dan yang terakhir adanya perusakan Pura Watugunung di Kota Bima. Saya minta aparat hukum bergerak dan segera usut tuntas. Umat Hindu yang jumlahnya cukup banyak di Sumbawa saya minta agar tetap mengedepankan perjuangan tanpa kekerasan (ahimsa). Ini tantangan bagi Bali. Saya prihatin, seakan–akan di

SITUS - Senator RI Arya Wedakarna (AWK) yang juga sebagai Duta Besar Perdamaian UPF-PBB bersama tokoh Hindu mendatangi situs Wadu Paa di Kabupaten Bima dalam rangka pengawasan UU Cagar Budaya.

Indonesia umat Hindu tidak punya pemimpin yang bisa mengadvokasi umat Hindu. Ini yang akan saya tata. Intinya negara tidak boleh kalah dengan ormas atau LSM,’’ ungkap AWK. Lalu apa yang dilakukan oleh DPD-RI terkait dugaan perusakan pura sudah mencuat di permukaan? ‘’Saya sudah bicara dengan Bupati Bima agar membantu menyelesaikan masalah tanah di Pura Gunung Tambora termasuk akses jalan yang buruk sekali, sekalian juga terkait keberadaan kuburan (setra) dan Pura Dalem di Kabupaten Bima yang sudah dibantu oleh Bupati sebelumnya. Masalah perusakan patung Brahma dan Wisnu serta dihancurkannya ornamen burung Garuda di Palinggih Padmasana di Pura Watugunung, saya juga sudah menyampaikan kepada Wakil Wali Kota Bima dan Kapolres Bima. Jangan sampai ini meletus menjadi masalah SARA. Saya juga beri nasihat bahwa warga NTB di Bali sangat dilindungi oleh orang Bali termasuk tidak pernah ada gangguan dalam beribadah. Jangan sampai di Bali krama dangin tukad aman, tetapi orang Bali masih ada masalah dalam beribadah. Saya sebagai anggota DPD dan MPR adalah pengawas konstitusi kita. Saya akan kumpulkan nanti warga NTB di Bali, agar mereka memberi pengertian pada saudaranya di daerah. Dialog dan komunikasi adalah kunci toleransi dua arah,’’ ungkap Duta Besar Perdamaian UPF–PBB ini. Selain itu, dalam perjalanan ke Bima dan Dompu kali ini, Gusti Wedakarna juga mengunjungi situs Wadu Paa (Batu Pahat) yang berisikan sejumlah pahatan Lingga Yoni, patung Ganesha, patung Maharesi, dan aksara kuno di sebuah goa pinggir laut walau dalam kondisi memprihatinkan. ‘’Saya akan minta Balai Cagar Budaya meneliti secara resmi dan melakukan proteksi terhadap situs Hindu Buddha ini. Saya tidak ingin situs leluhur ini musnah dan rusak. Bima adalah wilayah bersejarah dan pernah jadi bagian Kerajaan Majapahit. Penemuan di Goa Watu Paa ini sebagai bukti bahwa peradaban Hindu Buddha pernah ada dan masih ada. Apalagi ada UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Saya akan segera minta Presiden dan menteri menindaklanjuti. Juga harapan umat Hindu Bali agar mengalihkan destinasi tirtayatra ke barat Indonesia,’’ ungkap AWK yang peraih suara tertinggi Pemilu DPD 2014 di Bali ini. (ad475)

Seminar dan ’’Workshop’’ di Unud

RIBUAN warga Universitas Warmadewa (Unwar) dan Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) menggelar jalan sehat serangkaian Dies Natalis ke-32, Senin (19/9) kemarin. Jalan sehat dilepas Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana didampingi Ketua YKKPB Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. Jalan sehat menempuh jarak sekitar 6 kilometer tersebut sekaligus sebagai acara pembuka Dies Natalis Unwar 2016 dan Wisuda Sarjana yang puncaknya dilakukan Jumat (23/9) mendatang. Usai jalan sehat, warga Unwar juga menggelar senam jantung sehat, bazar, pameran Unwar dan donor darah. Selasa (20/9) ini diadakan ceramah dari Ketua BAN PT, sementara BEM Unwar menggelar Porseni mahasiswa. Porseni mempertandinkan cabang futsal, musikalisasi pusi, lomba pidato dan lomba basket. Masih serangkaian Dies Natalis, juga diadakan lomba olahraga antarkaryawan seperti bola voli, sepak bola mini, lomba memancing ikan, studium general. Selanjutnya digelar bakti sosial yang meliputi anjangsana ke mantan pejabat YKKPB, bantuan air bersih, bantuan kepada anak gangguan mental dan operasi bibir sumbing. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana mengungkapkan, dengan jalan sehat akan terbentuk kesehatan warga dan jiwa. Saatnya para dosen dan karyawan rileks, sehingga memunculkan kinerja yag terbaik. Dalam badan yang sehat akan terbentuk jiwa yang sehat. Selain itu, jalan sehat ini rutin dilakukan tiap tahun untuk menumbuhkan rasa memiliki

JALAN SEHAT - Ribuan warga Unwar dilepas Rektor Dewa Putu Widjana mengikuti jalan sehat Dies Natalis ke-32 Unwar. bersama Unwar ini. belajar memimpin. Di antaranya Di sisi lain, Rektor mengung- memimpin mahasiswa peserta kapkan Unwar mulai tahun KKN dan yang paling berat adadepan akan menerjunkan maha- lah memimpin masyarakat untuk siswannya melaksanakan KKN menggerakkan sebuah program reguler ke desa. Sebab, selama ini bersama. Justru soft skill ini Unwar hanya menjalankan KKN yang diperlukan ketika lulusan alternatif yakni menerjunkan Unwar sudah tamat dan terjun mahasiswa ke dunia kerja. Sebel- ke masyarakat. Makanya, dia umnya, Unwar juga menerjunkan mengatakan KKN ke desa pada mahasiswa KKN ke desa, namun dasarnya untuk membelajarkan karena tak dibina secara intensif mahasiswa memecahkan masalah dan dibimbing secara baik se- di desa. hingga tak berjalan maksimal. KKN ke desa ini, kata Rektor ‘’Saya sudah bicara ke Senat Dewa Putu Widjana, sangat beruntuk segera menjalankan KKN manfaat bagi warga desa. Apalagi reguler,’’ ujarnya. Unwar memiliki fakultas ungguDia mengakui masalah yang lan dan aplikatif seperti Fakultas dijumpai di masyarakat saling Teknik, Fakultas Pertanian, berkaiatan sehingga tak bisa Fakultas Kedokteran, Fakultas dipecahkan dengan mono disip- Ekonomi, Fakultas Sastra Inggris lin ilmu melainkan multidisiplin dan Fisipol yang pada dasarnya ilmu. Di desa, mahasiswa diajar- saling terintegrasi. Makanya, dia kan dan mendapat pengalaman mengakui kehadiran mahasiswa bekerja sama antardisiplin ilmu Unwar di desa sangat dirindukan dan pekerjaan itu bukan hal oleh masyarakat. Ini yang dia gampang. Mereka harus memi- sebut Unwar sebagai PT ibarat liki soft skill dalam memecahkan menara air yang bisa dijangkau dengan mudah oleh masyarakat. masalah. Kedua, di desa mahasiswa (ad884)

Pengembangan Nusa Lembongan sebagai IIK Medika Persada Bali Gelar Kuliah Perdana Kawasan Agro-Ekowisata Berbasis Sapi Bali SAPI Bali saat ini menjadi perhatian publik di negeri ini. Selain kualitas sapi Bali yang super, sapi Bali juga bebas dari penyakit. Untuk mengembangkan pembibitan dan paduan wisata, Pusat Kajian Sapi Bali Unud menyelenggaran seminar dan workshop dengan tema ‘’Pengembangan Nusa Lembongan sebagai Kawasan AgroEkowisata Berbasis Sapi Bali’’. Seminar yang dihadiri Bupati Klungkung Nyoman Suwirta ini berlangsung di lantai empat Gedung Nusantara, Kampus Agrokomplek Fakultas Pertanian Unud, Senin (19/9) kemarin. Menurut Ketua Panitia Pusat Kajian Sapi Bali Unud Prof. Dr. drh. Ni Ketut Suwiti, M.Kes., dalam seminar ini penekanannya adalah bagaimana Nusa Lembongan yang merupakan wilayah Nusa, yang awalnya menjadi pusat pembibitan sapi Bali murni, pusat kajian siap memberikan suport untuk pengembangan pariwisata yang mendunia. ‘’Saat ini kan baru bergerak di bidang pariwisata laut, terumbu karang, juga rumput laut dan lainnya,’’ katanya. Oleh karena itu, dalam seminar kemarin juga menggandeng Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, yang hasilnya nanti supaya bisa dirasakan masyarakat. Sapi Bali, kata Prof. Ketut Suwiti, tidak lepas dari budaya masyarakat yang doyan memelihara sapi, sehingga nanti pusat kajian ini akan turun langsung ke Nusa Lembongan untuk melihat apa sukanya mereka, apa budayanya mereka yang kemudian dilakukan analisis. Ke depannya, katanya, bisa juga dilakukan Festival Sapi Bali Unggul, yang kemudian diberikan keterangan layak bibit. Sapi Bali Nusa Lembongan saat ini sudah bebas dari penyakit. Sehingga di sana dijadikan percontohan pemurnian sapi Bali, meliputi pengembangan dan pembudidayaan yang didukung oleh Direktorat Jenderal Peternakan Kementerian Pertanian RI. Mengapa berbasis ekowisata? Karena di sana merupakan daerah wisata yang sudah mendunia. Kebijakan pengembangan daya tarik wisata mengacu pada karakteristik dan keunikan di setiap kawanan Nusa Lembongan. ‘’Kawanan Nusa Lembongan diprioritaskan sebagai kawasan wisata yang dapat memberikan suasana tenang karena alami didukung lingkungan yang dilandasi budaya

Bali,’’ jelas Suwiti. Sementara itu, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengatakan sangat mendukung seminar ini, untuk kemudian ditindaklanjuti oleh Pusat Kajian Sapi Bali Unud. ‘’Keputusan Menteri Pertanian Nomor 348/2016 tentang Nusa Penida sebagai sumber bibit. Ini artinya apa, bahwa sapi Nusa betul-betul diakui keunggulannya,’’ jelas Bupati yang juga asal Nusa itu. Dalam seminar kemarin, sebagai moderator Prof. Dr. Ir. I Gde Mahardika, M.S. dan sebagai narasumber Dirjen Peternakan RI Drh. Ketut Diarmika. Dia membawakan topik ‘’Prospek Pengembangan Sapi Bali sebagai Bagian Sektor Peternakan Dalam Skala Nasional’’. Pembicara lainnya adalah Nyoman Suwirta yang memaparkan program terkait dengan kemajuan Nusa Penida umumnya. Selain itu ada juga pembicara dari Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Unud A.A. Raka Dalem yang membawakan makalah ‘’Analisis Ekologi dalam Pengembangan Sapi Bali’’. Sedangkan Badan Pengkajian Teknologi Pertanian Bali Dr. drh. Rai Yasa, M.Si. berbicara masalah kajian penelitian dan pengembangan teknologi sapi Bali. (ad883)

SEMINAR - Penyelenggara Seminar Pengembangan Nusa Lembongan sebagai Kawasan Agro-Ekowisata Berbasis Sapi Bali foto bersama dengan narasumber dan moderator.

INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali yang terletak di Jalan Tantular Barat No. 9 Renon, Denpasar menggelar kuliah perdana bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2016/2017, Senin (19/9) kemarin. Perkuliahan perdana yang diawali dengan upacara bendera dan sekaligus pembukaan kerudung papan nama IIK Medika Persada Bali dibuka langsung Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM), dihadiri Wakil Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia IGM Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. dan seluruh civitas akademika IIK Medika Persada Bali serta 233 mahasiswa baru. IIK Medika Persada Bali berdiri tahun 2015 dengan Izin Operasional Menristek Dikti No. 73/ KPT/I/2015 dan mempunyai delapan program studi (prodi) dengan beberapa prodi langka, bahkan satusatunya di Indonesia Timur. Di antaranya, Teknologi Laboratorium Medik (S-1), Administrasi Rumah Sakit (S-1), Fisioterapi (S-1), Manajemen Informasi Kesehatan (S-1), Farmasi Klinis (S-1), Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)–(S-1), Psikologi (S-1) dan Teknik Elektromedik (D-4). Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM) mengatakan kuliah perdana ini merupakan kuliah awal yang dilaksanakan secara umum setiap mengawali tahun ajaran baru. Pada perkuliahan perdana ini, masing-masing ketua prodi memberikan kuliah perdana terutama untuk mengantarkan mahasiswa mempersiapkan diri mengikuti perkuliahan. ‘’Kami sudah mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, SDM, kurikulum dan lain sebagainya. Harapan kami, tentunya proses perkuliahan perdana ini bisa berjalan sesuai dengan harapan dan sesuai dengan standar KKNI. Sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat untuk menghasilkan sarjana kesehatan yang mempuni dapat tercapai di kampus kami. Kami juga masih membuka pendaftaran bagi mahasiswa baru yang ingin kuliah di sini sampai minggu ketiga bulan Oktober mendatang,’’ tegas Bakta. Bakta menambahkan, jenis program studi di IIK Medika Persada Bali bervariasai dan berbeda dengan program studi di lembaga pendidikan kesehatan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

lainnya di Bali. Dikatakan, jenis prodi di lembaga pendidikan lainnya di Bali secara umum adalah Prodi Keperawatan dan Kebidanan, tetapi di IIK Medika Persada Bali membuka jenis program studi yang langka di Bali, seperti Farmasi Klinis, Fisioterapi, Psikologi dan yang terbaru adalah Teknik Elektromedik, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Aministrasi Rumah Sakit yang sangat dibutuhkan dalam industri kesehatan. Bahkan, di bawah binaan Universitas Udayana, IIK Medika Persada Bali sudah bekerja sama dengan seluruh rumah sakit yang ada di Bali. Wakil Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia IGM Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. menambahkan, seiring dengan perkembangan zaman dan pariwisata di Bali, tenaga-tenaga kesehatan yang langka sangat dibutuhkan dalam dunia kepariwisataan. Oleh karena itu, pihaknya memandang bahwa dengan dibukanya jenis prodi yang langka di IIK Medika Persada Bali nantinya mampu menghasilkan tenaga kesehatan di Bali untuk melayani kebutuhan kesehatan, khusunya di bidang kepariwisataan (medical tourism). (ad882)

PAPAN NAMA - Wakil Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia IGM Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. didampingi Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.(KHOM) saat membuka kerudung papan nama Kampus setempat.


Selasa Pon, 20 September 2016

A K T I V I T A S S E R E M O N I A L C E R I T A S U K S E S S T R A T E G I P R O F I L E S E J A R A H

info seremoniAL

Pameran Felice Jewellery

Belajar ’’Public Speaking’’

Black Diamond Set Rp 15 Juta

Cara Cepat Atasi Demam Panggung dan Berani Bicara di Depan Umum

FELICE Jewellery menggelar pameran perhiasan emas dan berlian mulai Selasa (20/9) hingga Kamis (22/9) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston, Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin black diamond 1 karat. ‘’Untuk cincin black diamond 1 karat, kami beri harga pomo Rp 1,999 juta. Mendapatkan hadiah langsung handphone android,’’ ujar Sales Felice Jewellery, Bazari, saat dikonfirmasi kemarin. Menurut Bazari, cincin black diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin black diamond 1 karat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. ‘’Kami juga memberikan harga promo untuk berlian fashion Rp 9,999 juta dan man’s ring Rp 15 juta,’’ imbuhnya. Bazari menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, kemudian gelang, dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin, dan pendant serta Black Diamond Set Rp 15 juta. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tetapi bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (br472)

KUALITAS komunikasi merupakan cerminan kualitas diri. Namun, saat ini masih banyak orang yang mengalami kendala ketika berkomunikasi, khususnya saat berbicara di depan umum. Orang yang mengalami kondisi ini sering diistilahkan dengan demam panggung. Demam panggung dapat menyerang siapa saja ketika tampil berbicara di depan umum. Bila tidak ditangani dengan baik, demam panggung dapat mengakibatkan trauma mendalam, stres, bahkan dunia terasa kiamat. Untuk dapat mengatasi masalah ini, Daneswara Training menyelenggarakan program Public Speaking Clinic yang akan mengupas tuntas rahasia sukses melakukan persentasi atau berbicara di depan umum. Anda akan tahu cara tercepat mengatasi demam panggung dan bersahabat dengan audiens. Mampu menyiapkan materi pembicaraan dengan baik sehingga tidak mudah lupa, dan menikmati momen tampil bicara penuh percaya diri. Mentor program ini, Kadek Eni Marhaeni, telah belajar ilmu public speaking di University of Sydney, Australia dan berguru langsung dengan Tony Robbins (guru komunikasi dan motivator No. 1 dunia). Program Public Speaking Clinic akan diselenggarakan, Sabtu, 24 September 2016, pukul 09.00-12.00 Wita. Biaya perorang Rp 250.000 sudah termasuk bonus 3 kali pertemuan gratis untuk konsultasi dan praktik. Alamat Daneswara Training yakni di Jalan Diponegoro 704, Pesanggaran, Denpasar (de-

Black Diamond Set Rp 15 juta.

’’Presale’’ Konser Ari Lasso-Raisa Masih Dibuka hingga 30 September PRESALE konser Ari Lasso dan Raisa ‘’Bali I’m in Love’’ telah berjalan selama satu minggu. Animo pembelian berjalan sangat baik. Konser yang akan

pan SDN 5 Pedungan). Segera daftar, ketik [nama] SMS/WA ke 082144543311. Ayo take action! Diam tidak selalu emas, banyak kesempatan emas hilang karena diam. (ad687)

Booster Rejeki

dilaksanakan di Grand Ballroom Aston Denpasar Jalan Gatot Subroto pada 2 November 2016 ini diperkirakan akan dipenuhi ribuan penggemar dari berbagai kalangan. Ari Lasso digemari banyak kalangan eksekutif dan Raisa digemari anak muda. ‘’Bali I’m in Love’’ adalah konser eksklusif yang menawarkan kenyamanan, pembeli memiliki banyak pilihan kelas sesuai minat dan kemampuan. Venda dari perwakilan Kecak Production menuturkan, pergerakan pembelian tidak hanya di kelas bawah, tetapi juga di kelas atas. Diamond sebagai kelas tertinggi menunjukkan penjualan yang baik. ‘’Orang-orang mampu, para pembeli diamond. Mereka mungkin tidak terlalu memperhitungkan diskon yang diberikan presale, tapi semakin cepat membeli berarti semakin banyak alternatif posisi kursi yang bisa dipilih. Khusus kelas diamond selain nomor kursi pribadi, pembeli juga akan mendapat fasilitas berfoto bersama Raisa dan Ari Lasso,’’ ujar Venda. Presale masih akan dilaksanakan hingga 30 September 2016. Tiket presale dijual dalam beberapa kelas dengan deskripsi yakni kelas diamond Rp 750.000 (fasilitas nomor kursi dan foto bareng), platinum Rp 375.000 (duduk 2nd class), gold Rp 225.000 (duduk 3rd class) dan festival Rp 100.000 (standing). Saat ini, Kecak Production telah membuka penjualan tiket di Arena Resto Sanur, Warung Pepe Dewi Sri, Monjali Bali Kafe Mahendradata, BC Street Coffe Teuku Umar Barat, Radio Cassanova, Radio Duta, Mie Kober Renon dan Mie Kober Batubulan. ‘’Presale dengan diskon 25-33% masih akan dibuka untuk 12 hari ke depan. Berlaku selama kuota masih tersedia, info lebih lanjut bisa hubungi hotline kita di 081238980220,’’ tutup Venda. (r)

Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah Mengguncang Lombok PERNAHKAH Anda gagal dalam berbisnis, ditipu, memiliki utang, susah menagih utang, susah mendapat pekerjaan, susah mendapatkan kepercayaan dan selalu sial dalam hidup? Apakah yang telah anda lakukan untuk mengatasi semua permasalahan tersebut? Semua cara apakah sudah berhasil menyelesaikannya? Belum. Maukah Anda berhasil menyelesaikan permasalahan tersebut, bahkan Anda menjadi lebih sukses, lebih baik, lebih sehat, lebih sejahtera dan sangat bahagia? Sabtu, 17 September 2016, bertempat di Fave Hotel Lombok telah dilaksanakan acara ‘’Booster Rejeki’’ yang diikuti 15 peserta dari berbagai kalangan seperti PNS, pengusaha, UKM, entrepreneur, praktisi hypnotherapi dan masyarakat umum. Workshop ini dilaksanakan selama dua hari yaitu pada 17–18 September 2016, tanpa ada sesi lanjutannya. Sebagai pembicara yaitu Wong Kian Hin, Ch, Cht. ‘’Booster Rejeki merupakan sebuah cara untuk menghilangkan energi negatif, berpikir positif yang lebih fokus, membuka mental blok dan menarik energi positif terhadap kesehatan dan rezeki, serta menyiapkan diri menerima rezeki yang datang,’’ kata Wong Kian. Workshop yang telah sukses dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia ini banyak memberikan dampak yang positif. Karena peserta yang telah mengikutinya

berubah menjadi pribadi baru yang sangat beruntung, terutama rezekinya. Materi yang diberikan dalam workshop di Lombok ini antara lain motivasi, therapy dan skill marketing serta beberapa tool khusus. Biasanya sebelum workshop selesai, banyak keajaiban yang timbul. Seperti yang sakit mulai sembuh serta beberapa peserta rezekinya mulai terbuka. ‘’Sebelum ikut Booster Rejeki saya menderita penyakit jantung bocor, pusing dan cepat capek. Tapi saat mengikuti acara ini anehnya saya bisa tidur nyenyak. Tidak capek dan napas plong hingga hari terakhir,’’ kata Rini, salah satu peserta. Ruslan yang merupakan kontraktor juga menyampaikan, di akhir acara bahwa dirinya beruntung mendapat borongan perumahan 600 unit di Lombok Timur. Padahal baru saja dapat

proyek aspal jalan 40 kilometer di Sumbawa. ‘’Sebelumnya, sudah 5 tahun usaha saya jarang dapat proyek,’’ ujarnya. Berdasarkan informasi Wong Kian, itu bukan merupakan mistik atau klenik. Melainkan bonus dari Tuhan Yang Mahakuasa. Bahkan, ada yang berutang selama dua tahun sebesar Rp 75.500.000 kepada peserta workshop dan yang berutang minta maaf serta langsung membayarnya. Demikianlah manfaat dari mengikuti Workshop Booster Rejeki Wong Kian Hin, Ch, Cht. Rencananya setelah sukses di Sumbawa dan Lombok, akan diadakan di Bali yaitu pada Sabtu dan Minggu (24–25 September 2016) di Hotel Puri Dalem Sanur. Untuk pendaftaran dapat menghubungi Gus Ayang (081237520992), Jro Puspa (081236048603) atau Yuli (081339540170). (ad473)

Usir Paceklik, Warga Bakungan Gelar Ritual Seblang

D I C A T A T D I S I N I

5

SEBLANG - Ritual Seblang di Kelurahan Bakungan, Banyuwangi.

Bali Post/ist

Banyuwangi (Bali Post) Warga adat Banyuwangi terus mengembangkan destinasi wisatan lewat tradisi. Salah satunya, Kelurahan Bakungan Kecamatan Glagah yang menggelar ritual Seblang Bakungan, Minggu (18/9) malam. Ritual seblang adalah tarian yang dibawakan oleh wanita tua dalam kondisi tidak sadar diri. Seblang tahun ini ditarikan oleh Supani (63), penari ritual seblang selama tiga tahun berturut-turut. Dia juga merupakan keturunan Seblang Misna yang telah pensiun dari Seblang 13 tahun lalu. Ritual tarian ini digelar semalam penuh dengan gending lagu-lagu yang penuh dengan mantra. Setelah dibacakan mantra dan doa, sesaat kemudian Seblang langsung kerasukan roh, tidak sadarkan diri dan menari mengikuti irama gending yang dinyanyikan.

Ada 13 gending, di antaranya Seblang Lukinto, Podo Nonton, Ugo-ugo dan Kembang Gading. ‘’Kita ingin seni dan budaya Banyuwangi terus eksis dan mendapatkan panggung untuk bisa ditampilkan ke khalayak luas,’’ kata Wakil Bupati Yusuf Widaytmoko saat membuka festival ini. Tujuan tradisi Seblang Bakungan ini, kata Wabup, adalah untuk bersyukur kepada Tuhan dan memohon agar seluruh warga desa diberi ketenangan, kedamaian, keamanan dan kemudahan dalam mendapatkan rezeki, serta dijauhkan dari segala mara bahaya. Sebelum Seblang dimainkan, diawali tumpengan bersama warga di sepanjang jalan menuju lokasi. Sebelumnya warga menggelar parade obor berkeliling desa (ider bumi). Selanjutnya di bawah temaram api obor, sepanjang jalan suku Bakungan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

dipenuhi tumpeng. Sambil menggelar tikar, semua orang duduk mengikuti ritual makan bersama sebagai salah satu rangkaian ritual Seblang Bakungan. Usai makan bersama, ribuan warga memadati sepanjang jalan Bakungan. Mereka datang dari berbagai wilayah untuk melihat ritual Seblang. Tak hanya warga lokal, wisatawan asing ikut berbaur. Berbagai festival budaya membuat kunjungan wisatawan ke Bayuwangi terus meningkat. Tahun 2015 wisatawan mancanegara mencapai 40.000, dan wisatawan domestik sejumlah 1,8 juta orang. Target pemerintah tahun 2016 ini, turis asing tembus 50.000, dan domestik Rp 2,5 juta orang. Hingga September ini, sudah lebih dari 2,1 juta wisatawan domestik berkunjung ke Bayuwangi. (kmb30)


OPINI

6

Selasa Pon, 20 September 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Kotaku Rumahku BERBAGAI julukan telah diberi dan disandang Kota Denpasar. Di antaranya Kota Berwawasan Budaya, Kota Layak Anak, Kota Cerdas (Smart City), Kota Pusaka, Kota Kreatif dan predikat lainnya. Dari berbagai predikat dan julukan tersebut, tentu saja Kota Denpasar tidak bisa lepas sebagai ibu kotanya Provinsi Bali. Sebagai ibu kota provinsi, Denpasar menjadi pusat berbagai aktivitas mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, perdagangan, pariwisata, budaya, industri kreatif dan lain-lainnya. Sejalan dengan perkembangan berbagai sektor (julukan) tersebut, ledakan perkembangan penduduk pun mengiringi dan tak terhindarkan. Mau tidak mau, pelan tetapi pasti, Denpasar menjadi kota metropolitan. Sebagai kota metropolitan, maka masalah utama yang pasti akan dihadapi yakni yang berkaitan dengan kependudukan tersebut. Berbagai permasalahan sosial mulai dari sampah, polusi, penyakit, aksi kriminal dan lainnya dipastikan akan membayangi Kota Berwawasan Budaya ini. Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Denpasar untuk menanggulangi dan mengatasi masalah sosial ini. Mulai dari penanganan sampah terpadu seperti ATM sampah, penataan ruang terbuka hijau, taman kota telah banyak dilaksanakan. Bahkan, Pemkot Denpasar telah mengeluarkan perwali untuk mengatur masalah persampahan ini. Maklum, sampah terutama sampah plastik menjadi ancaman termasuk bagi dunia pariwisata. Sementara untuk masalah kependudukan, pihak terkait sampai yang terbawah gencar melaksanakan penertiban administrasi kependudukan. Khusus mengenai masalah tertib administrasi kependudukan ini, memang patut diperketat karena Denpasar menjadi serbuan kaum urban (penduduk pendatang). Mereka ini belum tentu semuanya mengerti dan mau mengerti bahwa di mana tanah dipijak di sana langit dijunjung. Tak jarang dari mereka (penduduk pendatang) ini malah datang ke sini dengan modal nekat. Jika kepepet, maka mereka tak segan-segan menghalalkan segala cara untuk bisa bertahan hidup di kota metropolitan. Jika hanya mengandalkan aparat -- bahkan mungkin sudah termasuk yang terbawah seperti kepala lingkungan -- tidaklah akan berhasil maksimal. Maklum, jangkauan wilayah serta cakupan penduduk yang harus mereka tangani cukuplah tinggi. Belum lagi di beberapa wilayah masih ada aparat terbawah yang ‘’bermain’’ bisa disuap untuk meloloskan mereka-mereka yang menghalalkan segala cara ini. Maka dari itu, peran masyarakat sendirilah untuk peka terhadap lingkungannya. Masyarakat Kota Denpasar entah penduduk aslinya, pendatang dari luar Denpasar yang masih wilayah Bali atau bahkan mereka yang dari luar Bali, haruslah dibangkitkan kesadarannya bahwa mereka itu hidup dan mencari hidup di Kota Denpasar. Jika sudah sadar akan hal ini, maka mereka haruslah mempunyai pola pikir bahwa Denpasar ini kotaku dan juga rumahku. Karena itu, sangat tepat dan mengena tema ‘’Denpasar Kotaku Rumahku’’ yang diambil saat Denpasar Festival beberapa tahun silam. Disadari, kehidupan masyarakat kota metropolitan sangatlah cuek, tidak peduli lingkungan sosial apa pun. Tetapi kembali lagi sebagai Kota Berwawasan Budaya, maka budaya ketimuran tetaplah harus dipegang masyarakatnya. Mereka haruslah seperti di rumah sendiri yang mengharuskan untuk saling mengenal dan tahu anggota keluarganya. Dengan demikian, kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya dapat terbangun. Dalam skup yang lebih besar lagi, mereka diharapkan juga lebih peduli dengan masyarakat sekitarnya yang menjadi penduduk Kota Denpasar. Dengan begitu, berbagai dampak sosial terutama dari segi kependudukan Denpasar sebagai kota metropolitan diharapkan mampu dicegah. Jika sudah menganggap Denpasar Rumahku, maka penduduk yang ada di Kota Denpasar sudah semestinya menata rumahnya agar kelihatan bersih, asri, apik, hijau, nyaman dan aman. Sebagai penghuni ‘’rumah’’ Kota Denpasar, tentu saja tidak elok untuk membuang sampah sembarangan, apalagi di kali, got dan selokan yang dapat mengakibatkan rumahnya kebanjiran saat hujan mengguyur. Penduduk Kota Denpasar juga akan terbangun kesadarannya untuk tidak sembarang membangun yang menyebabkan wajah ‘’rumah’’ Kota Denpasar menjadi semrawut dan kumuh. Tentu saja pelanggaran Izin Mendirikan Bangunan (IMB) akan dapat ditekan. Sebagai pemilik ‘’rumah’’, warga Denpasar tentu saja tidak ingin kepanasan dan kegerahan. Mereka dengan kesadaran sendiri akan membuat taman-taman hijau, menata telajakan-nya menjadi hijau asri, sehingga kelihatan indah dan cantik. Ruang terbuka hijau pun akan tumbuh dan bertambah tanpa perlu Pemkot mengeluarkan anggaran besar-besar hanya untuk membangun dan menata taman kota. Mari jadikan Denpasar Kotaku Denpasar Rumahku untuk mencapai Denpasar yang Berkelanjutan, tanpa perlu terlalu banyak embel-embel dan julukan yang justru membuat susah dalam pelaksanaannya dan mempertahankannya. Kreativitas harus terus ditumbuhkembangkan tanpa harus meninggalkan warisan budaya yang telah ada di rumah ini, meski harus menjadi sebuah Kota Metropolitan sekalipun.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Waspadai Curah Hujan Belakangan hujan turun tak menentu. Curah hujan bahkan sangat deras sehingga jalan-jalan kebanjiran. Yang memprihatikan setelah hujan, sampah plastik berserakan di jalan raya. Bahkan di jalur Ubud-Mawang sampah plastik meluber karena got tersumbat. Sebagai warga, saya berharap got-got di jalur ini mendapat perhatian semua pihak. Kasihan juga jalan yang baru diperbaiki rusak karena daya tampung gorong-gorong tak memadai dan volume air yang begitu besar. Selain itu saya berharap pemerintah melakukan langkah-langkah awal menghindari musim hujan, terlebih curah hujan diprediksi di atas rata-rata. Wayan Sumarta Jaya Ubud, Gianyar

Denpasar Kota Multidimensi Kota Denpasar tumbuh dari kota kerajaan dengan pola papan catur, 110 tahun setelah Perang Puputan dan setelah 71 tahun kemerdekaan, tumbuh dengan pesat dan padat. Titik nol kilometer Bali ada pada titik catus pata Kota Denpasar. Catus pata tersebut menjadi saksi bisu dinamika perkembangan Kota Denpasar ke arah multidimensi. Dimensi-dimensi tersebut melapisi pertumbuhan kota yang menjadi beragam budaya, multiproblema, dan multietnik. Apa saja dimensi tersebut dan bagaimana berhadapan dengan tuntutan ditampilkan dalam kajian singkat ini.

Oleh Putu Rumawan Salain umbuh kembangnya Kota Denpasar yang dilandasi oleh bentuk pemerintahan kerajaan adalah diwarnai oleh kehidupan dan penghidupan agraris. Pola papan catur dengan jalan yang sempit dan banyak simpangan dengan skala jalan kaki tampak sangat nyaman ketika itu. Kehidupan dan penghidupan agraris perlahan-lahan diintervensi oleh peradaban jasa yang dipopulerkan oleh kolonialis Belanda melalui pembangunan Bali Hotel dan memindahkan pasar yang awalnya terletak di sekitar Kantor Wali Kota sekarang ke dekat Tukad Badung. Pelabuhan laut juga kian ramai di Pantai Sanur setelah pelabuhan yang ada di Teluk Benoa dan Pantai Kuta. Dua peradaban yang menyelimuti Kota Denpasar yaitu agraris dan jasa saling menancapkan pengaruh dan kekuasaannya yang dapat dilihat dan dinikmati melalui warisan atau pusaka budaya fisik berupa objek arsitektural. Kaum kolonial menorehkan kehidupan dan penghidupan yang dilengkapi dengan unsur dan fasilitas pendidikan, perdagangan, perkantoran, dan lainnya. Kehidupan tradisi yang dikawal kerajaan berlangsung berdampingan dengan kehidupan modern ‘’jasa’’ yang dilaksanakan oleh pemerintah kolonial Belanda. Dua-duanya beriringan menanamkan sekaligus melanggengkan pengaruh melalui peraturan dan identitas. Lahirlah Bali Hotel, SMP Negeri 1, SD Negeri 1, Museum, Kantor Pos, Kantor Gubernur (kini rumah tinggal Gubernur), tangsi militer, dan beberapa rumah pejabat seperti kediaman almarhum Ida Bagus Rurus (kini Bank Mandiri), rumah almarhum Bapak I Ketut Mandra di Jalan Hasanudin, dan lainnya. Pindahnya ibu kota Provinsi Bali dari SingarajakeDenpasarmembangkitkanpertumbuhan kota yang kian melaju layaknya kota-kota lainnya di Indonesia. Berbagai fasilitas penunjang dan pendukung pemerintahan dibangun melengkapi struktur pemerintahan saat itu. Warnawarni pembangunan semakin marak karena dukungan aksesbilitas transportasi darat, laut, dan udara. Kota Denpasar seperti asal katanya

T

Pasar tumbuh dan berkembang menjadi kota perdagangan. Presiden pertama RI Soekarno melengkapi wajah perdaban Kota Denpasar dengan budaya industri antara lain pabrik tekstil Balitex, pemintalan benang Tohpati, Hotel Bali Beach-Sanur, dan peluasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dua identitas industri berupa tekstil dan benang kini sudah tidak berfungsi. Tampaknya industri pariwisata lebih cocok dengan latar belakang potensi budaya agraris yang dimilikinya. Tema ataupun konsep Pariwisata Budaya menjadi landasan pembangunan Bali sekaligus menjadi jargon politik ketika itu. Kota Denpasar kini mulai sarat beban dan fungsi. Timbulan sampah, kemacetan, banjir, penyakit menular, penyakit sosial, turunnya kualitas lingkungan, dan lainnya menjadikan persoalan lainnya yang harus dicarikan solusinya. Yang pasti bahwa ketika jumlah penduduknya mencapai satu juta jiwa akan menjadikan Kota Denpasar sebagai kota metropolitan. Sebagai kota metropolitan dengan penduduk berjumlah satu juta jiwa tentu akan semakin membebani ruang dan manusia yang menempatinya akan mengalami berbagai tekanan maupun pengaruh yang akhirnya mengubah citra kota. Bagaimanakah kemampuan daya lenting Kota Denpasar dalam menghadapi tuntutan sekaligus pelayanan bagi masyarakatnya? Kota Denpasar Kota Multidimensi Kota dipahami sebagai tempat tinggal dari beberapa ribu atau lebih penduduk (Branch, 1996: 2). Pengertian lainnya menyebutkan bahwa kota adalah wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi, yang sebagian besar lahannya terbangun dan perekonomiannya bersifat nonpertanian. Pandangan ahli ini sepertinya sudah tidak berlaku bagi pengertian kota khususnya di Bali. Beberapa wilayah tumbuh menjadi kota justru bukan karena penduduknya padat dan dengan dukungan nonpertanian seperti yang terjadi di Ubud-Gianyar, Lovina-Buleleng, Kuta-Badung, Sanur-Denpasar, dan lainnya. Bahkan beberapa di antaranya justru tumbuh dan berkembang karena pusat pemerintahan

tradisi berupa kerajaan ataupun desa. Secara singkat pengertian kota adalah merupakan tempat penduduk tinggal, mengembangkan dan mempertahankan hidupnya. Pemahaman multidimensi bagi Kota Denpasar dipandang sangat sesuai karena banyaknya beban, fungsi maupun tematik yang disandangnya. Dimensi dikonsepkan dari fungsi dan tematik kota. Aneka dimensi tersebut setidaknya tampak melalui peran sebagai letak ibu kota Provinsi Bali. Dikarenakan letak geografis, pusat kota bagi Kota Denpasar dan Provinsi Bali, fasilitas infrastruktur yang lebih lengkap, sumber daya manusia yang memadai makaKotaDenpasardarisisifungsinyamemiliki dimensi sebagai kota: 1) pendidikan, 2) perdagangan, 3) kesehatan, 4) pariwisata, 5) pemerintahan dan tentunya menjadi kota pusat 6) budaya. Beragamnya dimensi Kota Denpasar dari masa ke masa yang telah terbukti secara signifikan dan perlahan namun pasti telah mengubah bentang alam maupun perilaku manusianya, oleh pemerintah kota ditetapkanlah wawasan budaya sebagai landasan sekaligus bingkai pembangunan kotanya. Dengan demikian kota yangberwawasanbudayalebihmengedepankan pembangunan tanpa industri modern dan berat namun lebih mengutamakan yang padat karya dengan industri kecil di mana desa, banjar, sekaa, dan individu yang berkemampuan kewirausahaan menjadi ujung tombak pembangunannya. Wawasan budaya juga mengedepankan lebih banyaknya ruang terbuka sekaligus ruang-ruang publik bagi masyarakatnya. Wawasan budaya juga melindungi, menjaga dan mengembangkan aset budaya lokal. Singkat kata konsep kreativitas menjadi penting dan perlu sekaligus pengutamaan. Dimensi-dimensi lainnya yang berkembang akhir-akhir ini adalah adanya tematik kota yang berkaitan antara lain dengan sebutan: 1) Kota Layak Anak, 2) Kota Hijau, 3) Kota Cerdas, 4) Kota Pusaka, 5) Kota Berkelanjutan dan lain sebagainya. Masing-masing tematik kota tersebut memiliki kepentingan dan makna pemberdayaan pada objeknya, misalnya tentang anak, hijau, pusaka dan sebagainya. Tematik tersebut

Suara Publik Pecandu Narkotika, Penyalah Guna atau Rehabilitasi MAKIN hari angka penyalahgunaan narkotika menunjukkan adanya peningkatan. Penyalah guna narkotika di Indonesia berdasarkan laporan akhir survei nasional perkembangan penyalahgunaan narkotika tahun anggaran 2014, jumlah penyalahguna narkotika 3,8 juta sampai 4,1 juta orang. Permakai narkotika dalam setahun terakhir kelompok usia 10-59 tahun. Jadi, ada sekitar 1 dari 44 sampai 48 orang berusia 10-59 tahun masih atau pernah pakai narkotika. Angka tersebut terus meningkat dengan merujuk hasil penelitian yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Puslitkes UI dan diperkirakan jumlah pengguna narkotika mencapai 5,8 juta jiwa pada tahun 2015. Hubungan narkotika dengan generasi muda saat ini amat erat, artinya banyak kasus kecanduandanpengedarannarkotikayangdidalamnya terlibat generasi muda. Menurut Undangundang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 1Angka (1) menyatakan narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Bahaya narkotika bisa berakibat fatal ketika terjadi overdosis yaitu konsumsi narkotika melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Overdosis bisa menyebabkan kematian. Sedangkan dampak negatif terhadap psikologi meliputi

Oleh Komang Ratih Kumala Dewi, S.H., M.H. kerja lamban dan ceroboh, sering tegang dan gelisah, hilang rasa percaya diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga,agitatif,menjadiganasdantingkah laku yang brutal, sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan serta cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri. Selain itu dampak negatif terhadap lingkungan sosial juga terjadi yaitu gangguan mental, antisosialdanasusila,dikucilkanolehlingkungan, merepotkan dan menjadi beban keluarga dan pendidikan menjadi terganggu dan masa depan suram.Parapecandunarkotikadapatsajadibantu dengan tahap rehabilitasi, pada dasarnya, dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dikenal dua macam rehabilitasi narkotika, yaitu Rehabilitasi Medis adalah suatu proseskegiatanpengobatansecaraterpaduuntuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkotika. Dan Rehabilitasi Sosial adalah suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu, baik fisik, mental maupun sosial, agar bekas pecandu narkotika dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat. Pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial seperti yang dijelaskan dalam Pasal 127 Undang-undang Narkotika. Pada Pasal 103 disebutkan, hakim yang memer-

iksa perkara pecandu narkotika dapat memutus untuk memerintahkan yang bersangkutan menjalani pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi jika pecandu narkotika tersebut terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika. Hakim juga dapat menetapkan untuk memerintahkan yang bersangkutan menjalani pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi jika pecandu narkotika tersebut tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika. Jika mengacu pada undang-undang, seharusnya pengguna narkotika masuk kategori sebagai korban, sehingga penanganannya melalui rehabilitasi menjadi hal yang utama. Apabila melihat realita dalam kehidupan nyata banyak pecandu atau pengguna narkotika terlebih orang-orang kaya pasti akan di rehabilitasi dari pada ditahan dipenjara, sedangkan orang-orang miskin atau menengah ke bawah langsung ditahan di penjara, lalu yang menjadi pertnyaan kita semua apakah yang menyebabkan hal ini terjadi? Bukankah semua orang di mata hukum itu sama (equality before the law), sebaiknya agar terjadi kesamaan di hadapan hukum negara wajib menyediakan biaya untuk rehabilitasi bagi pecandu narkotika, baik itu orangnya kaya atau orang miskin, sehingga mereka mendapatkan perlakuan yang sana di hadapan hukum. Penulis, dosen di Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

berpusing dengan kemandiriannya tanpa jelas hubungan satu dengan lainnya. Yang mana lokomotif yang mana gerbong menjadi kian tidak jelas, menguras tenaga, pikiran, dan biaya. Ditilik dari batasan dimensi kota yang ditransfer dari fungsi dan tematik kota, maka Kota Denpasar memiliki 11 dimensi yaitu sebagai kota: 1) Pendidikan, 2) Perdagangan, 3) Pariwisata, 4) Kesehatan, 5) Pemerintahan, 6) Budaya, 7) Layak Anak, 8) Kota Hijau, 9) Kota Cerdas, 10) Kota Pusaka dan 11) Kota Berkelanjutan. Tematik kota yang akhir-akhir ini selalu bergulir dan diberitakan media massa adalah Kota Pusaka dan Kota Cerdas. Kedua tema tersebut bahkan oleh Wali Kota Denpasar merupakan dua dari delapan dimensi pembangunannya yang disebut dengan Padmaksara. Dengan ketiadaan sumber daya alam yang dapat dijadikan sumber pembiayaan pembangunan maka pengelolaan aset pusaka menuju Denpasar Kota Pusaka merupakan tindakan yang cerdik. Untuk berhadapan dengan 11 dimensi tersebut di atas Pemerintah Kota Denpasar dapat menetapkan bahwa Kota Denpasar wajib dibangun sebagai Kota Cerdas. Kota cerdas yang dimaksud bukanlah persoalan pemenuhan infrastruktur IT belaka, namun harus didukung oleh Smart Governance, dan tentunya Smart People. Kecerdasan kota dimaksud agar dapat mendukung maksud-maksud pembangunan berkelanjutan Sustainability Development yang berasaskan keseimbangan kultur-ekonomi-lingkungan. Guna mencapai pembangunan berkelanjutan tanpa kehilangan identitas maka dipilihlah tematik kota pusaka yang melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan aset pusaka dalam pembangunan. Dengan demikian Kota Denpasar akan terbangun melalui tematik kota pusaka yang cerdas smart heritage city. Kiranya dua dimensi inilah yang sangat signifikan untuk membingkai sembilan dimensi lainnya untuk mencapai masyarakat yang sejahtera, bahagia, dan berbudaya. BetapasulitnyamengelolaKotaDenpasarkini danmendatangmengingatbeban11dimensiyang disandangnya, terlebih-lebih lagi ketika SDGs (SustainabilityDevelopmentGoal’s)telahmenanti untukdilaksanakansetelahMDGs(MileniumDevelopmentGoal’s).Walaupundisadarisebenarnya masihadabeberapapersolanyangbelumtercapai padaMDGsyangberakhirpadatahun2015yang lalu. Dari beberapa data terlihat bahwa SDGs merupakan lanjutan dari MDGs. Untuk mencapai SDGs wajib memenuhi 17 tujuan, 169 target, dan 240 indikator. Persoalan MDGs bukanlah persoalan yang dihadapi Kota Denpasar belaka, namun telah menjadi program nasional. Penulis, Guru Besar Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana

POJOK Semua komponen harus pasang badan bila adat Bali dicederai. - Termasuk reklamasi. *** Pascapenangkapan Irman Gusman, KPK harus bongkar mafia gula. - Jangan hanya ‘’semut-semutnya’’. *** Menko Maritim diminta buka kajian reklamasi Teluk Jakarta. - Bukan eranya ditutup-tutupi.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


JARINGAN LISTRIK Sejumlah petugas memasang alat pengaman dalam rangka perbaikan jaringan listrik di Jalan Gunung Indrakila, Perumnas Monang Maning, Denpasar, Senin (19/9) kemarin.

BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget Bali Post/wan

Selasa Pon, 20 September 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Figur

Bersatu Bersama Rakyat PERTAHANAN suatu negara diselenggarakan untuk mencegah dan mengatasi setiap ancaman yang bersifat aktual maupun potensial, baik yang berasal dari luar maupun yang timbul dari dalam negeri. Setiap bentuk ancaman memiliki karakteristik yang berbedaBali Post/rah beda memengaruhi strategi dan prosedur penanganannya. Oleh karen itu, penanganannya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan TNI, tetapi seluruh komponen bangsa dan warga negara Indonesia. Hal itu disampaikan Danrem 163/Wira Satya Kol. Inf. Nyoman Cantiasa, S.E. di sela-sela persiapan pembukaan TMMD ke-97 di Makorem, Senin (19/9) kemarin. Menurut mantan Dansat Gultor ini, momentum TMMD ini menjadi wadah untuk mewujudkan kemanunggalan TNI-rakyat secara utuh dan berkelanjutan. “Maka dari itu, seluruh personel TNI dan aparat terkait yang tergabung dalam Satgas TMMD akan bersatu bersama penduduk setempat. Perintah Bapak Pangdam IX/Udayana jelas bahwa TNI di Bali harus merakyat, mereka akan makan, minum dan tidur di rumah-rumah penduduk di sekitar lokasi TMMD,” tegasnya. Harapannya terjadi interaksi dan menjadikan tuan rumah sebagai orangtuanya atau saudaranya. Dengan demikian terjalin komunikasi dan masalah di masyarakat dapat diserap. Visi dan misi kebersamaan yang kuat dalam upaya membangun desa akan tercapai menuju kesejahteraan yang lebih baik. Lulusan terbaik Akmil 90 ini menyampaikan TMMD ke-97 tahun 2016 di wilayah Korem 163/Wira Satya akan dilaksanakan selama 30 hari dan dibuka pada Selasa (20/9) ini dan ditutup Rabu (19/10) mendatang. Selama TMMD anggota Satgas mampu merebut hati dan pikiran rakyat. “Bersama rakyat TNI kuat, bersama TNI rakyat aman dan sejahtera,” ujar Danrem asal Singaraja dikenal ramah ini. (rah)

Bali Post/wan

SIAP MELAUT - Sejumlah nelayan mempersiapkan perbekalan untuk melaut mencari ikan di perairan kawasan Kedonganan, Jimbaran, Kuta Selatan. Hasil tangkapan para nelayan tersebut kemudian dijual di pasar ikan Kedonganan. Foto diambil belum lama ini.

Biaya Konservasi Lontar Bisa Diambil dari BKK

Denpasar (Bali Post) -

Penyuluh bahasa Bali sementara ini telah berhasil mendata 8.370 cakep lontar di seluruh Pulau Dewata. Dari jumlah itu, 2.562 di antaranya dalam kondisi tidak terawat atau rusak. Sedangkan sisanya dalam kondisi terawat atau masih bisa dibaca namun memerlukan konservasi lanjutan. Lontar merupakan kekayaan luar biasa, di antaranya memuat tentang wariga, mantra, tattwa, usadha, pengayam-ayam, hingga ilmu pengiwa atau pengleakan. “Setelah lontar ditemukan, pertama-tama minimal itu dibersihkan agar tidak dimakan nget (binatang kecil perusak lontar - red) biar tidak rusak. Yang kedua ya.. harus didigitalisasi atau disalin dengan lontar yang baru,” ujar Ketua Komisi IV, I Nyoman Parta, menanggapi temuan para penyuluh bahasa Bali di Denpasar, Senin (19/9) kemarin. Parta menambahkan, biaya untuk konservasi maupun digitalisasi bisa diambil dari Bantuan

Keuangan Khusus (BKK). Di desa tertentu, upaya konservasi lontar juga bisa dibiayai oleh dana bansos Lembaga Perkreditan Desa (LPD). “Itu sebenarnya tergantung kita menganggap itu penting apa tidak. Kalau kita menganggap penting, LPD kita se-Bali bisa membiayai itu. Kan memang salah satu tujuan berdirinya LPD adalah melestarikan adat Bali dan budaya Agama Hindu,” jelasnya. Parta berpendapat, lontar-

Gelar Judi Sepak Bola ’’Online’’

Oknum Pegawai SMP Disidang Amlapura (Bali Post) – Menggelar judi sepak bola online, seorang oknum PNS di sebuah SMP negeri di Karangasem-- terdakwa I Nyoman Ngurah Mahatma alias Nyoman Pangklir (50), disidangkan di Pengadilan Negeri Amlapura, Senin (19/9) kemarin. Dakwaan JPU Made Edy Setiawan dibenarkan terdakwa. Pangkir memanfaatkan momen Piala Eropa Juli lalu, dengan menggelar judi sepak bola online. Banyak yang ikut berjudi langsung ke rumahnya di BTN Kecicang, Desa Bungaya Kangin atau memasang lewat layanan pesan singkat (SMS). Terungkap dari kesaksian para saksi yang dihadirkan guna memberikan keterangan di depan

majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih, penjudi ada yang memasang Rp 300 ribu sampai Rp 800 ribu. Terdakwa yang menggelar judi diendus tim buser Polres Karangasem. Terdakwa digerebek. Selain menggelandang terdakwa untuk disidik, juga diamankan barang bukti antara lain uang tunai Rp 400 ribu milik saksi Ketut Suryawan alias Blotong, juga sejumlah HP yang diduga dipakai menerima atau mengirim SMS. JPU kemarin baru menghadirkan empat saksi fakta. Tiga di antaranya yakni mereka yang pernah memasang satu kali atau lebih, saksi Made Putu Wiadnya (26), Made Ngurah Duarta (31), Made Widiantara alias Perak

(28), serta satu saksi yang pernah menerima transfer uang taruhan, saksi Ni Luh Putu Yuliani yang tak lain istri terdakwa. ‘’Hasil menggelar judi sepak bola online dipakai terdakwa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,’’ ujar JPU Edy. Atas keterangan para saksi, terdakwa membenarkan. Terdakwa digerebek polisi Jumat (30/6) lalu dan ditahan sejak 2 Juli lalu. Selain menyidangkan terdakwa Pangklir, JPU dari Kejari Amlapura kemarin, juga mendakwa seorang balian Wayan Karep alias Mangku Karep. Mantan pekerja pariwisata asal Desa Timbrah, Karangasem ini juga disidangkan dengan dakwaan menggelar judi sepak bola. (013)

Berkedok Tukang Ojek

Penjambret Incar WNA Mangupura (Bali Post) Berkedok jadi tukang ojek, komplotan jambret berinisial NT alias Niko (36) dan DAB alias Sony (29) mengincar barang berharga milik warga negara asing (WNA) di Kuta. Mereka ditangkap di kamar kosnya di Jalan Gurita, Denpasar Selatan, Minggu (18/9) lalu. Mereka menjambret iPhone milik Elena Grandes (28) asal Spanyol di Jalan Legian, Kuta, Jumat (9/9) lalu. “Ada modus baru sekarang. Dua orang naik satu motor dan menawarkan ojek. Bila ada penumpang, satu orang mengambil motor lalu mengikuti dari belakang. Saat korban tiba di tempat sepi, mereka langsung beraksi. Modus itu dilakukan kedua tersangka ini,” ujar Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Senin (19/9) kemarin. Sumara menambahkan, pada waktu kejadian pukul 04.00 wita, kedua tersangka asal NTT ini, melintas di Jalan Legian, tepatnya depan Hotel J4. Saat itu, tersangka melihat korban berdiri di trotoar sambil menenteng tas. Tersangka langsung berhenti di depan korban sambil menawarkan jasa ojek. Namun karena sibuk ngobrol dengan temannya, korban cuek. “Saat itulah, tersangka NT menarik tas korban dan langsung kabur,” ujarnya. Setibanya di depan Super-

Bali Post/eka

JAMBRET - Kapolsek Kuta Kompol I Wayan Sumara menunjukkan barang bukti dan tersangka jambret di Mapolsek Kuta, Badung, Senin (19/9) kemarin. Para tersangka merupakan spesialis jambret wisatawan asing yang berlibur di Kuta dengan modus ojek ilegal. market Gelael Dewata di Jalan Raya Kuta, kedua tersangka mengecek isi tas korban. Tersangka NT mengambil uang dan DAB mengambil iPhone. Selanjutnya, tas berisi dompet dan beberapa kartu identitas dibuang di tempat sampah. “Berdasarkan laporan korban, anggota kami melakukan penyelidikan. Dari keterangan saksi-saksi mengerah kepada tersangka,” kata mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini. Awalnya, polisi menangkap tersangka DAB di tempat kosnya di Jalan Gurita, Denpasar. Kepada petugas, tersangka

yang bekerja sebagai satpam ini mengaku beraksi dengan NT yang tinggal di Jalan Sidakarya Gang Merpati, Denpasar. Polisi lalu menyuruh DAB menelepon NT agar datang ke tempat kosnya. Tak lama kemudian, NT datang dan langsung dibekuk. “Kami mengimbau kepada WNA dan warga di Kuta agar hati-hati, terutama kepada ojek liar. Ojek resmi atau yang terdata punya pengenal. Jangan sampai akibat ulah ojek liar ini merugikan ojek resmi dan mencoreng keamanan Kuta,” ujar Sumara. (kmb36)

lontar yang masih utuh memang harus diselamatkan agar tidak rusak seperti ribuan lontar lainnya. Upaya penyelamatan juga bisa dilakukan dengan membaca lontar tersebut. Semakin sering dibaca, lontar justru akan semakin terawat. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan Bali Dewa Putu Beratha mengatakan, pemerintah tidak bisa langsung mengkonservasi lontar milik masyarakat. Kecuali memang ada permint-

aan konservasi dari masyarakat yang memiliki lontar. Seperti di Buleleng, ada masyarakat yang menyerahkan lontarnya ke Dinas Kebudayaan karena sudah tidak mampu untuk merawat. “Di Gianyar juga ada yang mengajukan surat ke Dinas Kebudayaan untuk mengkonservasi 25 lontar, di Klungkung ada 50. Itu kan milik masyarakat, kalau tidak ada permintaan kita kan tidak bisa masuk langsung,” ujarnya. Beratha melanjutkan, biaya untuk konservasi sebetulnya tidak mahal. Pasalnya, bahan yang digunakan untuk membersihkan lontar tergolong sederhana seperti minyak sereh, alkohol di atas 90% dan tisu. Bila tulisan dalam lontar agak kabur, hanya diperlukan tambahan kemiri yang disangrai.

“Ada salah kaprah, lontar disimpan di kropak berbahan kayu sedangkan kayu mudah dicari rayap sehingga lontar kebanyakan rusak karena dimakan rayap. Lontar akan aman apabila disimpan di lemari kaca dengan aluminium. Suhunya juga dijaga antara 20-23 derajat celcius. Kalau di daerah dingin, harus diberi penerangan secukupnya,” imbuhnya. Sayangnya, lanjut Beratha, penyuluh bahasa Bali yang diharapkan dapat memberi pengetahuan itu kepada masyarakat rupanya tidak semua mempunyai kompetensi untuk memelihara atau mengonservasi lontar. Oleh karena itu, pihaknya ke depan akan mengagendakan para penyuluh bisa mendapatkan keterampilan soal itu. (kmb32)


BANGLI

8

Selasa Pon, 20 September 2016

SOSOK Genjot Produksi Benih PERMINTAAN benih ikan dari petani sekitar 31 juta ekor per tahun. Akan tetapi, produksi di Balai Benih Ikan (BBI) Bangli hanya di kisaran 7 sampai 8 juta ekor. Kondisi ini mengakibatkan petani terpaksa mencari benih ke luar daerah, salah satunya Tabanan. Rendahnya produksi benih ini salah satunya Bali Post/sos diakibatkan oleh usia induk yang sudah tua. Menyikapi hal itu, Pemkab pun melakukan pergantian induk. ‘’Induk yang lama sudah kami ganti dengan yang baru. Jumlahnya 8.000 ekor. Itu salah satu cara untuk menggenjot produksi benih,’’ ujar Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Darat Bangli I Wayan Sukartana didampingi Kabid Perikanan I Nyoman Widiada, Senin (19/9) kemarin. Indukan tersebut dibeli dari Balai Pengembangan Budi Daya Ikan Nila dan Mas Wanayasa, Purwakarta, Sukabumi. Anggaran yang digelontorkan di atas Rp 200 juta. Indukan ini diperkirakan mulai berproduksi enam bulan mendatang. Sementara untuk induk yang lama, nantinya akan dilelang. ‘’Kalau induk baru sudah berproduksi, induk lama akan dilelang. Itu jumlahnya 18 paket. Umurnya sudah enam tahun,’’ jelasnya. Melalui langkah-langkah ini, ke depan diharapkan Kabupaten Bangli bisa menyediakan benih secara mandiri. Hal ini tentunya juga perlu mendapat dukungan dari kalangan petani. ‘’Petani juga bisa belajar menjadi pembudi daya benih. Prospeknya kan sangat bagus. Kebutuhan terus saja ada,’’ pungkas mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Bangli ini. (sos)

Sabtu-Minggu, Layanan Perekaman E-KTP Tetap Buka

Bangli (Bali Post) Batas waktu perekaman data e-KTP sesuai dengan instruksi pemerintah pusat tinggal beberapa hari lagi. Di Kabupaten Bangli, masih ada puluhan ribu jiwa yang belum melakukan perekaman. Menyikapi hal itu, Pemkab pun membuka layanan pada Sabtu dan Minggu yang sejatinya merupakan hari libur kantor pemerintahan. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bangli I Nyoman Sumantra mengungkapkan, perekaman data e-KTP sesuai instruksi pemerintah pusat akan berakhir 30 September mendatang. Di Bangli, jumlah warga yang menjadi sasaran mencapai 26.618 jiwa. Akan tetapi, menjelang waktu berakhir, yang melakukan perekaman baru 4.302 jiwa. Artinya, masih ada puluhan ribu yang belum melaksanakan perekaman. ‘’Data yang wajib ikut perekaman yang dikeluarkan pusat memang segitu. Tetapi itu bisa saja tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Bisa saja ada yang sudah meninggal atau mutasi,’’ jelasnya. Guna mengejar target perekaman, pelayanan akan tetap dibuka pada Sabtu (24/9) dan Minggu (25/9) mendatang mulai pukul 08.00 Wita sampai 14.00 Wita. Tempatnya masih sama seperti hari biasa, yakni kantor dinas dan UPTD di masingmasing kecamatan. ‘’Hari libur layanan tetap dibuka. Beberapa hari terakhir memang animo warga untuk merekam cenderung meningkat. Tetapi kami ingin itu lebih maksimal lagi,’’ ucap pejabat asal Desa Siakin, Kintamani ini. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bangli ini menambahkan program layanan yang baru diterapkan itu juga tetap didukung dengan layanan offline. Cara ini dinilai cukup efektif. Dari 50 desa tujuan, 40 di antaranya sudah berhasil disasar. ‘’Untuk offline masih tetap berjalan,’’ imbuhnya. (kmb45)

Bali Post/sos

RUSAK - Jalan di sekitar Pasar Kintamani yang sudah rusak parah. Kondisi ini mengakibatkan sejumlah pedagang kesulitan dalam mengangkut barang dagangan.

Rusak Parah, Jalan di Pasar Kintamani Dikeluhkan Pedagang Bangli (Bali Post) Sejumlah pedagang di Pasar Kintamani terpaksa meninggalkan losnya. Hal tersebut dikarenakan jalan yang menjadi akses satu-satunya di pasar tersebut rusak parah sehingga menyebabkan pedagang kesulitan membawa barang dagangan. Berdasarkan pantauan, Senin (19/9) kemarin, kerusakan terjadi di hampir seluruh ruas jalan. Kondisi terparah di pintu masuk pasar bagian utara. Aspal sudah

banyak mengelupas. Beberapa juga ada yang hancur dan tinggal tanahnya saja. Di beberapa titik, bisa ditemukan lubang menganga berdiamater sekitar 30 cm. Buruh pengangkut buah, I Nengah Kuat, menuturkan kerusakan jalan itu mulai parah sejak tiga tahun lalu. Selain berdampak pada kenyamanan pembeli, kondisi ini juga mengakibatkan sejumlah pedagang yang berjualan di pasar paling bawah tidak bisa membawa barang dagangannya. Tempat

berjualan yang telah ditempati bertahun-tahun pun terpaksa tak digunakan. Transaksi jual beli terpaksa dilakukan di pasar paling atas meskipun harus memanfaatkan lahan parkir. ‘’Jalan ke pasar di bawah rusak parah. Jadinya pedagang tidak berani membawa kendaraannya melintas ke sana. Apalagi yang membawa telur, takut pecah. Jadinya mereka berjualan di sini (pasar atas-red),’’ tuturnya.

Anggota Dewan Minta Pasar Yangapi Ditata Ulang Bangli (Bali Post) -

Rencana Bupati Bangli untuk mengubah Pasar Yangapi di Kecamatan Tembuku menjadi pasar agro direspons positif kalangan DPRD. Hanya saja, Dewan berharap agar apa yang disampaikan Bupati tidak sekadar wacana. Jika memang serius ingin mengubah pasar yang selama ini mati suri tersebut menjadi pasar agro, Bupati diharapkan melakukan perbaikan dan penataan ulang kondisi pasar agar sesuai konsep pasar agro.

Anggota DPRD Bangli Made Sudiasa, Senin (19/9) kemarin, mengatakan sebagai masyarakat Kecamatan Tembuku pihaknya sangat mendukung rencana Bupati menjadikan Pasar Yangapi sebagai pasar agro. Dukungan tersebut diberikan agar pasar umum yang selama ini mati suri tersebut bisa bangkit kembali menjadi pasar yang ramai transaksi jual beli. Hanya saja pihaknya berharap rencana yang disampaikan Bupati tersebut bukan sekadar wacana seperti tahun-tahun sebelumnya. ‘’Dulu sempat ada ide untuk menjadikan Pasar Yangapi sebagai pasar induk beras dan sebagainya. Tapi itu semua hanya wacana. Tidak ada action yang dilakukan pemerintah kaitannya untuk menghidupkan Pasar Yangapi,’’ terangnya. Untuk merealisasikan rencana itu, beberapa tahapan harus sudah dimulai sejak saat ini. Pemkab harus melakukan sosisialisasi kepada pemilik toko atau penghuni

saat ini bahwa pasar tersebut akan dijadikan pasar agro. Perbaikan dan penataan ulang kondisi pasar agar sesuai konsep pasar agro perlu dilakukan. Pemkab juga menurutnya harus mendatangkan investor atau pengusaha yang mau berdagang di Pasar Yangapi terutama pedagang-pedagang agro dan membina masyarakat se-Kecamatan Tembuku yang berminat berdagang di Pasar Yangapi. ‘’Di samping itu, pemerintah juga harus bisa memasarkan bahwa pasar itu adalah pasar agro. Sehingga apa yang direncanakan pemerintah itu benar-benar terintegrasi dengan baik,’’ jelasnya. Dengan dijadikannya Pasar Yangapi menjadi pasar agro diharapkan nantinya keberadaan pasar tersebut akan bangkit seperti saat awal dibangunnya pasar tersebut di zaman kepemimpinan Bupati Ida Bagus Ladip. ‘’Dulu pasar tersebut sempat ramai. Tapi sejak diubah hari pasarannya yang menyamai dengan hari

pasaran di pasar lainnya, perlahan Pasar Yangapi menjadi sepi. Dengan adanya rencana pasar agro tersebut saya harapkan pasar terbesar di Tembuku itu bisa bangkit kembali,’’ imbuhnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan akan mengubah Pasar Yangapi menjadi Pasar Agro. Terkait rencana tersebut Bupati mengaku sudah menginstruksikan tim yang terdiri dari Sekda, Asisten bidang perekonomian, Disperindag dan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) untuk melakukan kajian. Di dalam pasar agro tersebut nantinya Bupati juga berencana akan membuatkan cold storage untuk menyimpan sisa hasil pertanian yang tidak habis terjual atau over produksi. ‘’Kalau Bangli punya pasar agro tentunya kita tidak perlu membawa hasil pertanian ke luar kabupaten. Dengan adanya pasar agro justru nantinya pembeli dari luar yang akan ke Bangli untuk berbelanja,’’ kata Gianyar. (kmb40)

Kasus Pembunuhan di Songan

Keluarga Korban Histeris di Persidangan Bangli (Bali Post) Sidang lanjutan kasus pembunuhan I Gede Pasek, warga Banjar Hulundanu, Desa Songan, Kintamani, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bangli, Senin (19/9) kemarin. Sidang ini kembali diwarnai teriakan dan tangis histeris keluarga korban. Keluarga korban yang emosi bahkan memaki kedua terdakwa yakni I Komang Kresna Wijaya alias Zul dan Jero Luwes dengan kata-kata kasar. Dipimpin Ketua Majelis Hakim I Dewa Made Budi Watsara, sidang beragendakan pemeriksaan saksi dan terdakwa ini dimulai pukul 12.00 wita. Saksi pertama yang diperiksa yakni Wayan Teka, warga Banjar Kendal, Desa Songan, Kintamani. Kepada majelis hakim, saksi mengaku melihat kedua terdakwa menganiaya korban hingga sekarat dengan menggunakan senjata tajam jenis kapak pada April lalu. Saat sekarat, saksi juga melihat korban dilindas dengan mobil APV. Setelah memeriksa Wayan Teka, kedua terdakwa juga diperiksa sebagai saksi secara bergantian. Dari kedua terdakwa, majelis hakim terlebih dahulu memeriksa I Komang Kresna Wijaya alias Zul. Saat

Zul duduk di kursi, beberapa keluarga korban langsung berteriak histeris memakinya. Agar tak mengganggu jalannya persidangan, petugas kepolisian dibantu petugas kejaksaan terpaksa mengamankan beberapa keluarga korban dengan membawa mereka keluar ruang sidang. Dalam sidang Zul mengaku sempat minum arak sebelum akhirnya terjatuh membawa motor trail dalam perjalanan menuju pura di Kayu Selem. Saat terjatuh dia sempat diamankan warga di sebuah warung dan disuruh pulang oleh pecalang. Pria yang pernah dipenjara di Lapas Kerobokan ini mengatakan bahwa sesampainya di rumah Jero Luwes, dirinya mengadu kepada Jero Luwes dan mengaku sempat dikeroyok oleh beberapa orang saat berada di warung. Setelah itu, Jero Luwes kemudian mengajaknya untuk mencari orang yang memukul tersebut untuk dilaporkan ke polisi. Zul kemudian masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil sebilah kapak. Selanjutnya bersama Jero Luwes, Surama (anak Jero Luwes) dan Sukebal (adik Jero Luwes), Zul bersama-sama menuju TKP dengan mengendarai APV. Sesampainya di TKP, Zul

Bali Post/ina

SIDANG - Suasana sidang kasus pembunuhan di Songan yang digelar Pengadilan Negeri Bangli, Senin (19/9) kemarin. turun dari mobil dan menghampiri korban. Dengan jarak dekat Zul kemudian memukul kepala korban dengan kapak. Zul menyebutkan bahwa pada saat peristiwa itu terjadi Jero Luwes ada di belakangnya membawa sebilah pedang dan ikut menganiaya korban. Kemudian setelah korban tak berdaya mereka kembali masuk ke dalam mobil dan sempat melindas tubuh korban. ‘ Sementara itu Jero Luwes yang saat diperiksa majelis hakim kerap memberi jawaban plin-plan ini mengaku bahwa dirinya memang sempat mengajak Zul untuk melapor ke polisi. Hanya saja saat ditanya oleh Majelis Hakim kenapa

dirinya justru turun di TKP bahkan ikut mengambil pedang di mobilnya, pria yang pernah menjabat klian banjar selama 20 tahun ini tidak bisa memberikan jawaban yang jelas. Dalam sidang tersebut, Jero Luwes mengaku tidak merasa melindas tubuh korban saat korban terkapar usai ditebas. Dia juga mengaku sebelumnya tidak pernah ada masalah dengan korban. Beberapa keluarga korban juga histeris saat majelis hakim memeriksa Jero Luwes. Sementara itu, sidang lanjutan terkait kasus ini rencananya akan digelar kembali di PN Bangli pada pekan depan dengan agenda tuntutan. (kmb40)

Sejatinya pengelola pasar dan beberapa pedagang sudah melakukan pengurukan jalan dengan material sisa bangunan. Namun, cara itu tak bertahan lama. Setelah dilintasi kendaraan beberapa kali, kerusakan kembali terjadi. Mantri Pasar Sang Putu Tablo mengatakan, kerusakan jalan sangat mengganggu aktivitas pengunjung dan pedagang. Kekroditan terutama saat hari pasaran tak dapat dihindarkan. Menurutnya Pemkab sudah

merencanakan perbaikan. Survei lapangan sudah dilakukan lebih dari tiga kali. Namun, hingga menjelang akhir tahun, tanda-tanda terealisasi tak kunjung muncul. Hal ini kerap memunculkan pertanyaan dari sejumlah pedagang. Mengingat fungsi pasar yang sangat vital untuk perputaran ekonomi masyarakat, Tablo berharap persoalan tersebut segera ditindaklanjuti oleh pemerintah. ‘’Kalau bisa biar segera diperbaiki,’’ tandasnya. (kmb45)

Bali Post/ina

TRAKTOR - Puluhan traktor bantuan pemerintah pusat yang disimpan di kantor Dinas P3 Kabupaten Bangli.

Puluhan Traktor Bantuan Pusat Belum Dibagikan ke Petani Bangli (Bali Post) Puluhan unit traktor bantuan pemerintah pusat untuk kelompok tani di Kabupaten Bangli hingga saat ini belum dibagikan oleh Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perhutanan (P3) Bangli. Penyebabnya karena Dinas P3 masih melakukan verifikasi terhadap calon penerima. Berdasarkan pantauan, Senin (19/9) kemarin, puluhan unit mesin traktor yang sudah digelontorkan pemerintah pusat sejak sebulan lebih tersebut masih disimpan di Kantor Dinas P3 Bangli. Lantaran tidak ada bangunan yang bisa dipakai untuk penyimpanan, Dinas P3 terpaksa memarkir puluhan traktor tersebut di halaman kantor setempat. Sejumlah traktor pun ditumbuhi tanaman merambat lantaran tak terawat. Plt. Kepala Dinas P3 Kabupaten Bangli Ni Wayan Manik didampingi Kabid Pengolahan, Pemasaran, Sarana dan Prasarana Dewa Sugiarta mengatakan, puluhan unit traktor tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat yakni Dirjen Prasarana

dan Sarana Pertanian. Puluhan unit traktor tersebut sudah digelontorkan sejak kurang lebih sebulan lalu. Pihaknya mengaku belum bisa membagikan puluhan traktor tersebut kepada subak maupun kelompok tani yang menjadi calon penerima karena masih melakukan proses verifikasi. ‘’Begitu datang traktor tersebut tidak serta merta bisa kita bagikan. Sesuai surat dari pusat, kita diminta melakukan verifikasi terhadap calon penerima,’’ jelasnya. Ditambahkan Dewa Sugiarta, puluhan traktor ini digelontor pemerintah pusat bukan atas permohonan Dinas P3 melainkan atas permohonan kelompok tani secara langsung. Namun demikian pihaknya di Dinas P3 dalam hal ini ikut membantu untuk memverifikasi calon penerima sebagaimana petunjuk Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian. Nantinya setelah proses verifikasi selesai dan ditetapkan oleh pusat, barulah pihaknya bisa membagikan bantuan traktor ini kepada kelompok tani. (kmb40)


GIANYAR

Selasa Pon, 20 September 2016

9

Pembahasan Ranperda OPD

Eksekutif dan Legislatif Belum Sepakati Jumlah SKPD Gianyar (Bali Post) -

Bali Post/nik

PELAKU - Kasat Narkoba Polres Gianyar, AKP Gusti Putu Dharmanatha, saat menunjukkan dua orang pelaku penyalah guna narkoba, Senin (19/9) kemarin.

Edarkan SS, Desak Ani Diamankan Polisi Gianyar (Bali Post) Seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS) asal Gianyar, Desak Ani, berhasil dibekuk polisi di seputaran Denpasar. Wanita 37 tahun ini diketahui sudah mengedarkan SS kepada pengguna di seputaran Gianyar dan Kota Denpasar. Polisi juga meringkus seorang koki restoran pengguna narkoba berinisial Dewa WT. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Gusti Putu Dharmanatha, Senin (19/9) kemarin, mengatakan dari hasil interogasi, Desak Ani memperoleh SS dengan sistem tempel dari bandar di Lapas Kerobokan. Barang haram dengan jumlah besar itu pun kemudian diedarkan wilayah Gianyar dan Denpasar, dengan harga bervariasi. ‘’Sejak kapan dia mengedarkan, ini belum mau diungkapkan oleh pelaku. Yang jelas dari tangkapan ini akan terus kami kembangkan ke mana saja SS ini diedarkan,’’ terang AKP Dharmanatha seizin Kapolres Gianyar AKBP Waluya. Lebih lanjut dia menjelaskan, kronologi penangkapan ini berawal dari informasi transaksi narkoba di seputaran Lingkungan Pasdalem, pada Kamis (15/9) sekitar pukul 00.40 wita. Polisi yang melakukan penyelidikan, awalnya menemukan Dewa WT dengan gerak-gerik mencurigakan di depan toko pakaian di kawasan tersebut. Tidak mau kehilangan sasaran, polisi langsung melakukan penyergapan terhadap pria 42 tahun asal Gianyar itu. Dari hasil penggeledahan ditemukan satu paket SS seberat 0,40 gram. ‘’Satu paket sabu yang diambil oleh Dewa WT ini tertempel di rombong pedagang di depan toko pakaian itu,’’ ungkapnya. Dari hasil interogasi, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai koki restoran itu mengaku baru dua bulan mencicipi barang haram tersebut. Diakui, sabu itu diperoleh dari seorang pengedar bernama Desak Ani asal Lingkungan Teges Kaja, Gianyar. ‘’Dari informasi itu, kami langsung bergegas mendatangi rumah Desak Ani. Namun saat itu, ia tidak ada di lokasi. Kami teruskan pencarian ke wilayah Denpasar,’’ katanya. Setelah melakukan penelusuran, Desak Ani akhirnya terdeteksi di tempat tinggalnya di Jalan Gatot Subroto IV, Desa Dangin Puri Kaja, Denpasar, pada Kamis sekitar pukul 15.00 wita. Dari penyergapan ini ditemukan satu paket SS seberat 0,84 gram, timbangan elektrik, dua bendel plastik klip kecil, alat isap (bong) dan delapan potongan lakban hitam bekas pembungkus SS. Dari penangkapan ini tersangka Desak Ani dipasangkan pasal 114 sub 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara. Sementara Dewa WT dipasangkan pasal 127 dengan ancaman maksimal empat tahun penjara. (kmb35)

Suara Gianyar Batasi Pemanfaatan Air Tanah Di Gianyar khususnya banyak vila bodong dan pengeboran air bawah tanah atau air tanah tanpa izin. Banyak pembangunan yang tidak menyertakan IMB. Jika memang mereka memiliki izin atau IMB pasti saat pembangunan pelangnya dipasang. Terkait ABT, bagaimana petani bisa bertahan jika mereka kesulitan air. Ini dampak salah satunya akibat penggunaan ABT oleh perusahaan secara berlebihan. Mohon izinnya dibatasi dan tindak tegas yang tidak berizin. Agung Purnawijaya, Blahbatuh

Berantas Narkoba Freddy Budiman menuding ada oknum yang terlibat dan membuat lembaga negara menjadi gerah. Jika sampai merasa gerah, kenapa tidak melakukan pembenahan dan lakukan pembuktian. Tim independen jangan sampai diintervensi. Narkoba adalah penjajah terselubung dan sangat berbahaya. Pelakunya harus dihukum berat. Gusti Guatama, Tampaksiring

Ketidaksepahaman antara eksekutif dan legislatif terkait Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 tentang Pemerintahan Daerah menjadi penyebab utama alotnya pembahasan Ranperda tentang Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Namun, kedua belah pihak tetap menjadwalkan penetapan Ranperda OPD menjadi perda dilaksanakan pada 27 September mendatang. Ketua Pansus D tentang Ranperda OPD Baru Kadek Era Sukadana, Senin (19/9) kemarin, mengatakan, ketidaksepahaman antara eksekutif dan legislatif terkait UU dan PP tentang pemerintahan daerah adalah menyangkut jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Di satu sisi, dewan

ingin mengurangi jumlah SKPD. Tujuannya untuk mengurangi beban keuangan daerah. Sementara di sisi lain, eksekutif justru ingin menambah jumlah SKPD. ‘’Kami (dewan -red) ingin memperkecil untuk mengefisiensi pelayanan pada masyarakat dan penggunaan APBD. Sementara, pihak

eksekutif ingin efektif sehingga terjadi penambahan SKPD. Inilah yang menimbulkan ketidaksepahaman dua lembaga,’’ ucapnya. Sampai saat ini, belum ada titik temu silang pendapat antara eksekutif dan legislatif. Oleh karena itu, pihaknya menjadwalkan akan kembali melakukan pembahasan

akhir pekan ini. ‘’Dalam pembahasan akan dimasukkan pandangan fraksi-fraksi di DPRD Gianyar,’’ tegasnya. Hal senada sebelumnya disampaikan Wakil Ketua DPRD Gianyar Made Togog. Menurutnya, perampingan SKPD sesuai dengan UU No. 23/2014 dan PP No. 18/2016 diharapkan bisa mengurangi beban anggaran sehingga pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien. ‘’Kami berharap perampingan SKPD nantinya benar-benar sesuai dengan tujuan dari pemerintah pusat yakni untuk mengurangi beban anggaran. Jika

memang harus ada pejabat yang terpangkas, itu sudah merupakan konsekuensi yang harus diterima,’’ tegasnya. Diakuinya dalam perampingan ini nantinya akan ada penilaian berdasarkan beban kerja masing-masing SKPD. Penilaian akan berdampak pada jumlah pejabat eselon III dan eselon IV. Risikonya kemungkinan besar akan ada pejabat yang kehilangan jabatan. Bagi Togog, apa pun risikonya Pemkab harus bisa menerima karena ini sudah mengacu kepada aturan peraturan perundang-undangan. (kmb35)

SOSIALISASI - Sejumlah petugas saat sosialisasi kawasan tertib lalu lintas di seputaran Ubud. Bali Post/dok

Rencana Kawasan Tertib Lalin

Kajian Andalalin Disiapkan ITB Gianyar (Bali Post) Berbagai upaya dilakukan Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Gianyar dalam mematangkan draf Ranperda Kawasan Tertib Lalu Lintas (Lalin). Salah satunya berkoordinasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menyiapkan kajian Analisis Dampak Lalu Lintas (Anda-

lalin) dan penggunaan jalan umum. Kajian ini dinilai mempermudah proses pembahasan ranperda. Kadishubinfokom Gianyar Cokorda Rai Widiarsa Pemayun, Senin (19/9) kemarin, mengatakan pihaknya sudah melakukan pembahasan untuk meminta kajian dari ITB terkait Andalalin dan penggunaan jalan umum. ‘’Dari kajian ini

tidak akan ada lagi pemanfaatan jalan untuk parkir. Sebab dari kajian ini, setiap lokasi harus dicarikan kantong parkir sehingga dengan ini kemacetan kita harapkan bisa terurai,’’ jelasnya. Kajian ini juga akan dijadikan dasar dalam pengajuan Ranperda Kawasan Tertib Lalin ke DPRD Gianyar. Kini ranperda ini sendiri sudah masuk proses

legislasi, artinya sudah diacarakan di DPRD Gianyar untuk dibahas. ‘’Dengan mencantumkan konsul ke ITB ini akan mempermudah DPRD untuk memutuskan,’’ katanya. Selain Ranperda Kawasan Tertib Lalin, pihaknya juga mengajukan pengadaan mobil derek pada APBN induk 2017. Untuk penertiban nanti pihaknya membutuhkan antara tiga hingga empat mobil derek yang akan difungsikan di tujuh kecamatan. ‘’Minimal dua kecamatan stand by satu mobil derek.

Sementara untuk harga satu mobil derek ini sekitar Rp 300 juta,’’ ungkapnya. Dijelaskannya lebih lanjut, saat ini pihaknya sudah menyiapkan 70 personel satgas yang nantinya bertugas melakukan penertiban. Namun saat ini, puluhan petugas yang sudah dididik khusus itu masih melakukan sosialisasi di seputaran Ubud, Tegallalang, dan Sukawati. ‘’Satgas kami sudah siap melakuakn eksekusi. Tinggal sekarang menunggu dasar hukumnya saja rampung,’’ ucapnya. (kmb35)

Pelantikan Kepala BPPT Tunggu Izin Mendagri Gianyar (Bali Post) Tim pansel yang melakukan seleksi calon Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Gianyar sudah mengumumkan hasil seleksi pada 23 Agustus lalu. Namun hingga kini, proses pelantikan belum bisa dilakukan lantaran terbentur ketentuan dalam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor: 061/2911/SJ/2016. Dalam SE itu disebutkan, pengisian jabatan agar dilakukan setelah penetapan perangkat daerah sesuai Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016. Sekretaris Tim Pansel Gede Widarma Suharta, Senin (19/9) kemarin, membeberkan, dari proses seleksi yang dilakukan tim pansel, Ketut Mudana (Kabag Perwat dan Aset Gianyar) meraih nilai tertinggi yakni 75,12 diikuti Made Rai Ridartha (Kabag Organisasi dan

Tata Laksana Gianyar) dengan nilai 75,04. Di posisi ketiga diraih Ida Ayu Putu Sri Utami (Inspektorat Gianyar) dengan nilai 68,89 dan posisi keempat Ngakan Ketut Jati Ambarsika (Kabag Kesra Gianyar) meraih nilai 68,88. ‘’Tiga nama dengan nilai tertinggi sebagai hasil seleksi tim pansel untuk pengisian Kepala BPPT Gianyar sudah diserahkan kepada Bupati melalui Sekda Gianyar pada Agustus lalu. Hasil itu pun sudah diumumkan di kantor BKD Gianyar dan melalui website Kabupaten Gianyar,’’ jelasnya. Meski hasil sudah diturunkan, hingga kini Bu-

pati Gianyar A.A. Gde Agung Bharata belum bisa melakukan pelantikan bahkan memilih satu di antara tiga kandidat terbaik tersebut. ‘’Sampai sekarang, Bapak Bupati belum bisa melakukan pelantikan terhadap pejabat yang dipilih,’’ tegasnya. Dijelaskan, kondisi ini terjadi lantaran di tengah jalan yakni pada 4 Agustus 2016 turun SE Mendagri. Widarma mengatakan SE, tersebut menjabarkan terkait pengisian pejabat agar dilakukan setelah penetapan perangkat daerah. Sementara saat ini penataan perangkat daerah masih dalam proses. Ranperdanya masih dalam pembahasan

di dewan. ‘’Sekarang Pemda melakukan penataan perangkat daerah sesuai PP itu. Jadi semasih proses penataan dilakukan, sesuai surat Mendagri ini, mengarahkan pengisian pejabat setelah penetapan perangkat daerah,’’ jelasnya. Widarma menambahkan, karena proses seleksi telanjur dilakukan tepat sebelum SE ini turun, kini eksekutif melalui BKD Gianyar sedang berkoordinasi ke Mendagri terkait izin pelantikan Kepala BPPT. ‘’BKD sudah berkoordinasi ke Mendagri. Tetapi sekarang masih menunggu hasil koordinasi itu,’’ tandasnnya. (kmb35)

Bali Post/nik

Gede Widarma Suharta


KLUNGKUNG

10

Selasa Pon, 20 September 2016

Jelang NPF 2016

Siswa Antusias Berlatih Tari Baris Jangkang Semarapura (Bali Post) –

Siswa di Kecamatan Nusa Penida sangat antusias mempersiapkan diri menyambut Nusa Penida Festival (NPF) 2016 yang akan digelar 7-9 Oktober mendatang. Ini terlihat dari banyaknya pelajar yang berlatih tari baris jangkang di SMAN 1 Nusa Penida, Senin (19/9) kemarin. Sebanyak 1.000 penari yang membawakan tari baris jangkang akan tampil pada pembukaan NPF. Humas NPF 2016 Nyoman Widana menyampaikan, tari baris jangkang melibatkan 300 siswa SMA, 200 siswa SMP dan 500 warga Desa Pejukutan yang merupakan daerah asal dari tarian sakral tersebut. Siswa dan warga yang terlibat mulai mempersiapkan diri. Latihan dilaksanakan secara swadaya atas inisiatif siswa dan masyarakat. Menurutnya, antusias warga untuk ikut serta di festival amat tinggi. Padahal, semua kegiatan yang diselenggarakan atas biaya pribadi siswa dan warga. Pemkab Klungkung hanya mampu membiayai pakaian saat pentas nanti. Ke-1.000 warga dan pelajar yang menampilkan tari baris jangkang bakal menggunakan baju putih dan saput kuning. Warga Nusa Penida juga terlihat sedang mempersiapkan perahu layar mini yang akan dilombakan pada NDF. Panitia juga akan melibatkan seluruh masyarakat Nusa Penida dalam lomba renang yang akan diikuti 1.000 warga. Penyelenggaraan lomba renang massal yang dipusatkan di Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, menempuh jarak 300 meter. Dari pesisir Pantai Banjar Nyuh peserta berenang sejauh 150 meter dan kembali ke garis pantai. Untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan selama perlombaan dan pelaksanaan NPF, pihaknya mempersiapkan tenaga medis yang dibantu Dinas Kesehatan dan Puskesmas Nusa Penida. Panitia penyelenggara juga melibatkan Pol. Air Polres Klungkung dan instansi terkait. (dwa)

Bali Post/dwa

ANCAM - Proyek irigasi Subak Semagung mengancam fondasi tembok SD 2 Tusan.

Ancam Fondasi Tembok Sekolah

Proyek Irigasi Subak Semagung Dipersoalkan Semarapura (Bali Post) – Proyek pembangunan jaringan irigasi di Subak Semagung, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, mengancam fondasi tembok SD 2 Tusan. Pasalnya, proyek yang dianggarkan dari dana desa tersebut sebagian strukturnya mencaplok fondasi tembok sekolah. Jika tidak dipasangi struktur baru, tembok sekolah sepanjang 40 meter rawan tergerus air dan ambrol. Kepala SD 2 Tusan, Sumarti, menyatakan pihaknya sebenarnya sudah menyampaikan rasa khawatir kepada pelaksana proyek. “Waktu itu pihak pemborong berjanji akan membuatkan pasangan batu. Karena libur, saya belum mengeceknya,” katanya, Senin (19/9) kemarin. Ia sangat berharap ada pemasangan struktur baru guna mengamankan tembok sekolah.

Hasil pantauan di lokasi, proyek bernilai Rp 30 juta lebih itu hanya dibangun satu struktur (satu sisi) dengan panjang 40 meter dan tinggi 80 sentimeter. Sisi lainnya memanfaatkan fondasi tembok sekolah. Pekerja hanya mempelester tidak terlalu tebal dan proyek sudah selesai dikerjakan awal September lalu. Pelaksana Tugas Perbekel Desa Tusan, Ngakan Made Ker-

tayasa, saat ditemui di kantornya menyampaikan, proyek pembangunan irigasi di Subak Semagung persisnya di Dusun Tusan Kanginan merupakan usulan dari subak. Proyek swakelola itu dialokasikan anggaran Rp 27 juta lebih untuk pembelian material proyek. “Rincian ini belum termasuk ongkos tukang. Kami di desa mengalokasikan anggaran Rp 147 juta untuk

dua proyek irigasi, satu di Subak Semagung dan satu lagi di Subak Lunjungan,” terangnya. Sesuai gambar, pembuatan struktur saluran irigasi seharusnya dibangun di kedua sisi dengan pasangan batu. Namun, hasil dari pengecekan tim pengelola kegiatan (TPK), tembok sekolah dinilai masih kuat, sehingga pasangan batu dipindahkan ke depan sekolah. Kertayasa menjamin pergeseran item pekerjaan tidak mengurangi volume pekerjaan. “Saya yakin tidak ada volume yang kurang. Awalnya di pinggir tembok sekolah memang dibuatkan pasangan

batu, tetapi karena TPK melihat tembok sekolah masih kuat, makanya pasangan batu dipindahkan ke depan,” jelasnya. Pergeseran item pekerjaan itu justru memunculkan kecurigaan warga. Sebab, pasangan batu yang dibuat di depan sekolah panjangnya tidak sama dengan fondasi yang semestinya dibuat pada tepi tembok sekolah. “Kalau ada yang mempersoalkan saya berterima kasih. Akan saya jadikan bahan untuk pengerjaan tahun depan,” imbuh Kertayasa seraya mengatakan sebelum proyek ini dikerjakan sudah dibahas dalam musyawarah desa. (dwa)

Cegah Peredaran Narkoba

Polres Terjun ke Sekolah-sekolah Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/dwa

BERLATIH - Siswa SMAN 1 Nusa Penida berlatih tari baris jangkang.

Telepon Penting kLUNGKUNG Polres Klungkung

(0366) 21115

Polsek Klungkung

(0366) 21090

Polsek Dawan

(0366) 23181

Polsek Banjarangkan

(0366) 23180

Polsek Nusa Penida

(0366) 5382838

RSUD Klungkung

(0366) 21172

RSU Bintang

(0366) 25241

PMI Klungkung

(0366) 21442

Damkar Klungkung

(0366) 22655

PDAM Klungkung

(0366) 21336

PLN Klungkung

(0366) 25599

Bali Post/dwa

KANDANG - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta meninjau kandang tempat pengembangan bibit sapi Bali di Nusa Penida.

Bibit Sapi Unggul Dikembangkan di Nusa Penida Semarapura (Bali Post) –

Pusat Kajian Sapi Bali (PKSB) Univesitas Udayana Denpasar bekerja sama dengan Pemkab Klungkung dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Bali, menggelar seminar nasional dan workshop dalam rangka pengembangan Nusa Penida sebagai kawasan agro-ekowisata berbasis sapi Bali di Gedung Nusantara, Unud, 1920 September. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta hadir sebagai narasumber, Senin (19/9) kemarin. Bupati didampingi Direktur Kesehatan Hewan Drh. Ketut Diarmita mewakili Dirjen Dinas Peternakan RI dan Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan

Kabupaten Klungkung I Gusti Ngurah Bagus Badiwangsa. Ketua Panitia Penyelenggara Prof. Dr. Ni Ketut Suwiti selaku Ketua PKSB Unud meminta Pemkab Klungkung, akademisi dan pengusaha sapi ikut bersama-sama mengembangkan dan menjadikan Nusa Penida sebagai pusat bibit sapi Bali unggulan. Ia juga berharap peserta seminar melakukan survei ke Nusa Penida. Bupati Suwirta sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Unud yang telah menindaklanjuti kajian tentang sapi Bali khususnya sapi Nusa Penida. Apalagi telah ada Keputusan Menteri Pertanian Nomor 348 Tahun 2016 tentang Nusa Penida

Kesulitan Air

Sawah Dijadikan Tegalan Semarapura (Bali Post) –

Petani di Subak Tohpati, Banjarangkan, Klungkung, kesulitan menggarap lahannya karena tidak mendapatkan air. Hal ini membuat puluhan hektar persawahan menjadi semak belukar ditumbuhi daun ilalang akibat kekeringan. Selain itu, ada yang mengubah lahan pertaniannya menjadi tegalan agar bisa ditanami pohon albesia, cengkeh dan pisang. Kadek Kantun Yasa, salah satu petani di Subak Tohpati, mengatakan tidak bisa menggarap lahannya lantaran tidak mendapatkan air. Kondisi ini sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Selama ini pihaknya mengandalkan air dari sumber mata air di Tembuku, Ban-

gli, namun entah bagaimana air dari hulu ini tidak sampai ke lahan petani. “Karena tidak air, kami terpaksa tanam kacang, namun hasilnya tidak maksimal,” katanya, Senin (19/9) kemarin. Ia sudah empat kali menanam kacang di atas lahan 20 are sejak tidak ada air. Oleh karena hasilnya kurang maksimal, Kantun menyulap lagi lahan pertaniannya menjadi tegalan. Dirinya sekarang menanam pohon albesia, cengkeh, pisang dan lainnya di lahannya agar tidak terlantar. Albesia ditanamnya sejak enam bulan lalu. “Ketimbang ditumbuhi semak belukar, lahan yang produktif kami tanami pohon albesia,” sebutnya.

Telantarnya lahan pertanian di Subak Tohpati diperkirakan terjadi karena masalah pembagian air. Selama ini Subak Tohpati mengandalkan air dari sumber air di Tembuku. Klian Subak Tohpati, Nengah Sudana, mengaku kelimpungan mengatasi hal ini. Dia sudah meminta bantuan Dinas Pertanian Provinsi Bali agar ikut turun tangan. Apalagi Subak Tohpati dan Tembuku masih bernaung di Subak Gede yang ditangani Dinas Pertanian Bali. Kepala Dinas Pertanian Klungkung Wayan Durma ketika menyatakan sudah mengambil langkah-langkah terkait persoalan tersebut. Setelah Kuningan, Dinas

Pertanian Bangli akan mengundang Dinas Pertanian Klungkung untuk melakukan sosialisasi ke Subak Tembuku. Subak Tohpati dibagi menjadi enam tempek, yaitu Kangin, Bedugul, Padah Luwah, Kwalon, Gerembeng dan Abian Salak. Jumlah anggota subak yang aktif 81 orang dan pemilik sawah 200 lebih. Biasanya sekali produksi, petani bisa menghasilkan 5,5 ton padi per hektar. (kmb) KACANG - Tanaman kacang milik petani di Subak Tohpati, Banjarangkan, banyak yang mati karena tidak mendapatkan air.

sebagai wilayah sumber bibit sapi Bali. “Sapi Bali khususnya sapi Nusa Penida memang benar-benar diakui keunggulanya karena terpisahkan laut dan bebas penyakit antrak,” bebernya. Dari hasil kajian dan dikeluarkannya Keputusan Menteri Pertanian tersebut, Suwirta berharap Nusa Penida benar-benar menjadi wilayah sumber bibit sapi unggulan. Sebab, sapi Bali asal Nusa Penida mempunyai keunggulan karena dapat bertahan di segala cuaca. “Apabila bibit sapi ini bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi, kesejahteraan peternak dan masyarakat tentu meningkat,” jelas Suwirta. (dwa)

Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, Polres Klungkung terjun ke sekolahsekolah melaksanakan penyuluhan bahaya narkoba, Senin (19/9) kemarin. Kapolres Klungkung AKBP F.X. Arendra Wahyudi menginstruksikan jajaran datang ke sekolah-sekolah pada saat upacara bendara. Kegiatan penyuluhan pertama kali dilaksanakan di SMK PGRI Klungkung dipimpin Kasat Narkoba AKP I Wayan Parwata yang bertindak sebagai inspektur upacara. Parwata menekankan pada penyalahgunaan, peredaran gelap dan efek samping dari penyalahgunaan narkoba. Narkoba menjadi musuh bersama karena saat ini telah menyebar sampai ke desa-desa dan menjadikan remaja sebagai pecandunya. ‘’Saya harap seluruh siswa dan siswi jangan sampai terlibat atau terkena pengaruh narkoba. Saya mengajak generasi muda untuk menolak dan bersama-sama memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya. Dikatakannya, memerangi narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian. Guru juga memiliki tanggung jawab untuk menghindarkan siswanya dari penyalahgunaan narkoba. Guru dapat berperan aktif mengawasi siswanya, mengarahkan ke kegiatan positif serta membentuk mindset siswa untuk menjauhi diri dari penyalahgunaan narkoba. Sementara itu, demi menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten Klungkung, siswa diminta berhati-hati menggunakan media sosial. Siswa jangan cepat menanggapi dan menyebarluaskan berita yang belum diketahui kebenarannya. “Menyebarkan berita negatif yang tidak diketahui kebenarannya dapat menimbulkan reaksi negatif yang bisa saja berlanjut pada aksi anarkis. Jadi, perlu kehati-hatian,” jelas Parwata. Kapolres Arendra juga menerjunkan personel lainnya ke sekolah-sekolah untuk menjadi irup guna melakukan penggalangan dan memberikan imbauan kepada siswa terhadap potensi terjadinya konflik yang berbau SARA akibat dari penyalahgunaan media sosial. (dwa)


Selasa Pon, 20 September 2016

BULELENG

11

Buntut KTP dan KK Calon Perseorangan

Warga Desa Bontihing Temui Kapolres Singaraja (Bali Post) – Masih ingat kasus penyetoran KTP dan KK oleh oknum Perbekel Desa Bontihing, Kubutambahan, Gede AD, untuk mendukung bakal calon (bacalon) bupati dan wakil bupati perseorangan? Kendati kasus itu telah diputuskan oleh Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Buleleng, warga melanjutkan persoalan melalui jalur hukum. Warga tidak terima KTP dan KK mereka digunakan tanpa izin. Sebab, ada indikasi pemalsuan tanda tangan. Alasan lainnya karena oknum perbekel diduga terlibat kegiatan politik. Padahal, aturan melarang setiap aparat pemerintah desa berpolitik praktis.

Bali Post/kmb34

GENDONG ANAK - Nengah Suparsini (29), orangtua bayi bibir sumbing itu, tampak menggendong anaknya sambil memerhatikan perkembangan kesehatan bayi Kadek di teras ruang Kemuning NICU RSUD Buleleng, Senin (19/9) kemarin.

Informasi yang dikumpulkan di lapangan Senin (19/9) kemarin, menyebutkan, sebelum melaporkan kasus ini ke polisi, sejumlah perwakilan warga ini menemui Kapolres AKBP Made Suka Wijaya. Warga meminta saran dan pendapat termasuk prosedur mengadukan kasus kepada penegak hukum. Setelah mendapat gambaran dan mengetahui mekanismenya, warga akan melaporkan kasus ini ke polisi. Dari koordinasi awal, warga diminta melengkapi syarat laporan dengan data,

barang bukti dan fakta dari objek yang akan diadukan. Salah seorang perwakilan warga Ketut Wandika mengatakan, pengaduan melalui jalur hukum ini murni keinginan rekan-rekannya yang keberatan KTP dan KK-nya digunakan tanpa izin untuk kepentingan pilkada. Bahkan, tanda tangan dukungan untuk bakal calon perseorangan, pada dokumen yang dikeluarkan KPU Buleleng diduga dipalsukan. Dua indikasi ini dianggap mengarah dugaan

tindak pidana umum yang dilakukan oknum pimpinan desa. Selain itu, KTP dan KK yang diketahui menjadi dokumen dukungan bakal calon perseorangan memunculkan indikasi aparat desa terlibat politik. Padahal, regulasi melarang aparat desa ikut politik praktis. “Kami bersama teman-teman murni untuk melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Sebelum kami melapor, tentu prosedur dan syarat sebuah pengaduan kasus wajib kami tanyakan ke-

Minimalisasi Pelecehan Anak di Bawah Umur

Kadek Lahir dengan Bibir Sumbing kan setelah bobot bayi itu 5 kg,” katanya. Wayan Sudarsana, ayah bayi itu, sehari-hari bekerja sebagai buruh pembuat genting sejak tahun 2000. Dia bekerja dengan istrinya di Banjar Badung Desa Pejaten, Tabanan. “Kami membuat genting secara borongan bersama istri. Kami tinggal di Pejaten hampir 16 tahun karena di rumah Tejajula tidak ada pekerjaan kecuali bertani. Jadi, setiap hari memang membuat genting di sana. Upahnya per orang Rp 50 ribu. Kami tidak punya uang cukup untuk mengoperasi bibir sumbing anak itu. Kami hanya berharap ada bantuan dari pemerintah dan donatur swasta,” ujarnya. Dirut RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. menyatakan kondisi bayi masih dalam perawatan di ruang NICU. Operasi bedah plastik itu bisa dilaksanakan setelah kesehatan dan berat badan bayi itu memadai. Tidak menutup kemungkinan bayi yang akan dioperasi itu dirujuk ke RSUP Sanglah. “Sekarang belum memungkinkan bayi itu menjalani operasi. Baru saja lahir dan berat badannya belum mencukupi. Operasi bedah plastik akan dirujuk ke RSUP Sanglah. Tim medis dokter masih melakukan penanganan kesehatan bayi. Termasuk memberi asupan gizi memadai untuk bayi itu,” demikian Wiartana. (kmb34)

Panwaslih Genjot Partisipasi Pengawasan Pilkada Singaraja (Bali Post) – Tahapan Pilkada Buleleng yang mulai bergulir secara langsung meningkatkan aktivitas Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Buleleng. Di tengah keterbatasan jangkauan melakukan pengawasan, Panwaslih menggenjot sosialisasi pengawasan berbasis masyarakat menyasar sembilan kecamatan sejak 14 September 2016 lalu. Satu sasaran sosialisasi ini adalah mengajak masyarakat berpartisipasi melakukan pengawasan dalam setiap tahapan pilkada yang hanya dihelat di Buleleng. Ketua Panwaslih Ketut Ariyani mengatakan hal itu usai melantik 148 orang Petugas Pengawas Lapangan (PPL), Senin (19/9) kemarin. Partisipasi pengawasan oleh masyarakat kata Ariyani, sangat diharapkan dalam mewujudkan tahapan pilkada sesuai regulasi dan juga berintegritas. Pengawasan ini menyangkut adanya temuan indikasi pelanggaran. Dalam hal ini masyarakat diminta berani melaporkan jika ada indikasi pelanggaran kepada aparat pengawas terdekat di daerah-

nya. Dukungan ini sangat membantu, sehingga keterbatasan panwaslih melakukan pengawasan melekat pada setiap tahapan pilkada dapat diatasi. “Pengawasan melekat pada setiap tahapan pilkada memang kita belum bisa lakukan optimal. Masalahnya ada keterbatasan SDM. Kami mengajak tokoh masyarakat untuk ikut mengawasi, melaporkan indikasi pelanggaran, sehingga dengan bantuan ini kita bisa mewujudkan pilkada sesuai regulasi dan berintegritas,” katanya. PPL yang dilantik itu akan ditugaskan di setiap desa di Kabupaten Buleleng. Melihat topografi wilayah yang luas dan medannya relatif berat, PPL yang dilantik ini masih perlu mendapat dukungan pengawasan dari masyarakat sendiri termasuk kalangan LSM. Sebelum melaksanakan tugas, mereka dibekali pemahaman terkait regulasi yang berkaitan tahapan pilkada. Selain itu, seluruh personel PPL ini diingatkan agar memiliki integritas dalam melaksanakan tugas-tugasnya di lapangan. (kmb38)

persoalan itu bisa diselesaikan melalui musyawarah mufakat, warga diharapkan menempuh jalur mufakat dibandingkan melaporkan persoalan ke penegak hukum. Kasus ini mencuat ketika KPU melakukan verifikasi faktual (virtual) terhadap dukungan bakal calon perseorangan. Belasan warga protes setelah mengetahui KTP dan KK disetorkan sebagai bukti dukungan bakal calon perseorangan. Oknum perbekel mengakui mengambil KTP dan KK dari dokumen kependudukan yang tersimpan di kantor perbekel untuk kepentingan mengusulkan bantuan kepada Pemerintah Provinsi Bali. Sedangkan siapa yang menyetorkan kartu identitas warga sebagai dokumen dukungan bakal calon perseorangan tidak diakui oleh oknum perbekel. (kmb38)

Polres Gelar Penyuluhan

Minta Bantuan Biaya Operasi

Singaraja (Bali Post) Bayi laki-laki bernama Kadek asal Dusun Antapura Desa Tejakula lahir dalam kondisi bibir sumbing. Keterbatasan biaya membuat keluarganya mengalami kesulitan biaya operasi bayi tersebut. Orangtua kandung bayi itu, Wayan Sudarsana (34) dan Nengah Suparsini (29), meminta bantuan pihak donatur untuk biaya operasi bayinya itu. Sebelumnya, persalinan bayi itu ditangani bidan Sinta di Desa Les, Tejakula. “Bayi kami lahir pukul 18.50 wita, Sabtu, 17 September 2016, di salah satu bidan di Desa Les. Bayi itu kemudian dirujuk ke Puskesmas Tejakula. Lantaran perlu penanganan serius akhirnya langsung dibawa ke ruang Kemuning NICU RSUD Buleleng malam harinya pukul 24.00 wita,” ujar Suparsini Senin (19/9) kemarin. Keluarga ini sebetulnya sudah punya anak pertama Gede Bayu Pratama (9) yang dalam kondisi normal. Kini, anak sulungnya itu sudah kelas III SD 2 Pejaten. Terhadap kelahiran anak keduanya itu, Suparsini, mengaku tidak memiliki firasat apa pun. Ketika lahir, ia cukup terkejut melihat bibir bayinya terlihat sumbing. “Kondisi bayinya sekarang sehat, tapi bibirnya saja sumbing. Bagian kiri bibirnya itu perlu dioperasi. Berat bayi sekarang baru 3,50 kilogram. Disarankan operasi baru bisa dilaku-

pada aparat, sehingga pengaduan kami didasari atas bukti dan fakta kuat,” katanya. Selain itu, Wandika dan teman-temannya akan berkoordinasi ke KPU dan Panwaslih Buleleng. Ini karena data dokumen dukungan bakal calon perseorangan itu dikeluarkan KPU, sehingga perlu ada komunikasi yang baik termasuk mendapat izin menggunakan data dukungan itu dijadikan data untuk melengkapi dokumen laporan ke polisi. Kapolres AKBP Suka Wijaya mengatakan, siapa pun warga yang merasa dirugikan dipersilakan mengadukan kepada polisi. Sebelum mengadukan persoalan, pihaknya mengingatkan agar melengkapi data dan bukti-bukti pendukung dari kasus yang akan dilaporkan itu. Tidak ketinggalan, Kapolres menyarankan sepanjang

Bali Post/kmb34

PENGAMANAN - Sejumlah peralatan dan personel pengamanan diletakkan bersebelahan dengan kantor KPU Buleleng, Senin (19/9) kemarin.

261 Polisi Amankan Kantor KPU

Dekati Pendaftaran Cabup-Cawabup Singaraja (Bali Post) Mendekati masa pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng dari partai politik (parpol) dan juga jalur perseorangan, pihak Polres Buleleng menugaskan 261 anggota polisi untuk mengamankan kantor KPU. ‘’Kami berharap kepada simpatisan calon untuk memberi dukungan keamanan. Mari kita berusaha menjaga ketertiban bersama-sama,’’ harap Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. usai melakukan pengawasan di areal Kantor KPU Buleleng, Senin (19/9) kemarin. KPU menjadwalkan masa pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng tanggal 21-23 September 2016 ini. Menyongsong pesta demokrasi pilkada ini, Polres Buleleng melakukan persiapan pengamanan relatif matang di Bumi Panji Sakti. Kapolres, meminta para pendukung agar bersikap santun, sehingga tidak

memicu perpecahan antarmasyarakat. “Menyangkut antisipasi kejadian dan jumlah personel yang akan dilibatkan sudah kami persiapkan matang. Misalnya sewaktu verifikasi faktual, kami jaga dengan intensif dari tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan,’’ paparnya. Dari 261 personel yang dipersiapkan jumlah nanti bisa berkurang dan juga bertambah sesuai situasi di lapangan. Jika intelijen menganggap ada nuansa kerawanan, pihaknya akan segera menambah personel. Informasi berkembang masing-masing bakal calon akan mengerahkan ratusan massa. Bila lebih dari 1.000 orang. Hal itu berpotensi menimbulkan kerawanan. ‘’Jika itu terjadi maka sudah pasti kami akan tambah kuota personelnya,” tambahnya. Dikatakan, sejak dua minggu ini, polisi sudah menjaga kantor KPU Buleleng. Mobil Amored Water

Canon (AWC) juga sudah disiapkan di sana selain mobil pemadam kebakaran, barier, dan personel lengkap berjaga-jaga di sana. “Kenapa kami amankan ektra ketat? Karena KPU ini adalah simbol negara. Rentan memang menimbulkan kejolak. Sedikit saja ada kejadian mendapat sorotan publik sangat tajam. Karena itu, pilkada ini kami jaga ekstra ketat. Kami berharap semua berjalan baik,” ucapnya. Ketua KPU Buleleng, Gede Suardana, M.Si., menjelaskan, KPU Buleleng akan menunggu pendaftaran calon Bupati dan calon Wakil Bupati Buleleng baik dari jalur parpol atau perseorangan selama tiga hari ke depan 21-23 September 2016 ini. “Kami menunggu pendaftarannya selama tiga hari sebagaimana kami telah jadwalkan. Siapa yang akan lebih dulu mendaftar kita belum tahu. Siapa pun mereka segera akan kami terima pendaftarannya,” tandasnya. (kmb34)

Singaraja (Bali Post) Perlu diberikan motivasi dan juga penyuluhan kepada orangtua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anaknya, terutama yang masih di bawah umur. Langkah-langkah antisipasi itu mendesak dilakukan guna meminimalisasi tindak pelecehan seksual anak di bawah umur yang kerap terjadi di Buleleng. ‘’Semua bisa dikelola lebih baik dari keluarga dan lingkungan masyarakat,’’ ujar Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. Senin (19/9) kemarin. Sangat disayangkan akibat keteledoran orangtua dan lingkungan, terjadi kasus perkosaan dari tetangga terdekat. Kapolres prihatin dengan kenyataan munculnya kasus pelehan seksual terhadap anak di bawah umur. Solusinya, pihaknya memerintahkan aparat Polres Buleleng mengintensifkan penyuluhan kepada masyarakat di desadesa. Penyuluhan juga perlu dilakukan berkesinambungan ke sekolah-sekolah, SMP, SMK dan SMA. Kadangkala siswa di bawah umur menjadi korban akibat belum paham persoalan orang dewasa. Mereka sengaja dipaksa oknum tidak bertanggung jawab karena imingiming sesuatu. Dari segala segi, pelaku tindak pelecehan seks di bawah umur itu sangat bejat. Aksi kontra produktif itu sama sekali tidak dapat ditoleransi. Seluruh komponen, idealnya ikut berperan menekan aksi

pelecehan itu termasuk lingkungan keluarga dan sekolah tempat anak itu menimba ilmu. “Penting sekali peran guru dan orangtua memberi pengawasan,” saranya. Dengan adanya penyuluhan, paling tidak anak itu tidak mudah percaya terhadap bujuk rayu seseorang. Sebab, bukan tidak mungkin kemudian berujung anak itu terjerumus lembah penderitaan dan juga trauma berkepanjangan. “Anak-anak wajib ekstra waspada. Jangan sampai generasi kita terjerumus dikerjaian oleh orangorang yang tidak bertanggung jawab seperti itu,” paparnya. Ia menambahkan, model penyuluhan yang tepat adalah dengan member tahu secara lebih dini anak di bawah umur itu. “Usahakan semua pihak peduli, dengan tidak memberi ruang dan kesempatan pelecehan anak di bawah umur itu,” tambahnya. Polres Buleleng saat ini mendalami dua kasus pelecehan anak di bawah umur. Satu kasus telah muncul dua bulan lalu. Kasus itu sempat menjadi perhatian masyarakat. “Ternyata banyak kasus pelecehan anak di bawah umur dilakukan orang terdekat. Maka kami imbau agar orang tua memberikan pengawasan dengan baik anak-anak gadisnya, jangan sampai terkena musibah yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga,” tandasnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si.

Dibahas Dewan

Tuntutan Kontribusi Desa Pakraman Seririt Lembaga dewan menindaklanjuti aspirasi Desa Pakraman Seririt, Kecamatan Seririt untuk mendapatkan kontribusi dari Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Buleleng. Bagaimanakah hasil kajian Komisi III yang membidangi perusahaan daerah itu?

Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna

Bali Post/mud

KETUA DPRD Gede Supriatna ketika dihubungi Senin (19/9) kemarin, mengatakan Komisi III yang mendapat mandat mengkaji tuntutan Desa Pakraman Seririt itu, berusaha mencarikan solusi terbaik, sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Dikatakan, setelah menerima surat yang dikirim Klian Desa Pakraman Seririt, Ketut Sukarna Pura, pihak legislative, kata Supriatna, telah mencermati persoalan yang terjadi. Desa pakraman yang mewilayahi Pasar Seririt itu dianggap wajar memohon kontribusi. Apalagi kontribusi itu untuk menunjang operasional lembaga adat. Hanya, komunikasi antara pihak desa pakraman dengan perusahaan belum terjalin baik. Sehingga bertahun-tahun desa pakraman belum mendapat kontribusi, baik dalam bentuk sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat ataupun dalam bentuk dana punia saat ada upacara keagamaan serta kegiatan adat lainnya. “Setelah kami cermati su-

rat pengaduan itu sepertinya ini belum ada komunikasi antara perusahaan dengan desa pakraman, sehingga desa pakraman menuntut agar dapat kontribusi dari perusahaan yang beroperasi di lingkungan desa pakraman itu sendiri,” katanya. Agar persoalan itu tidak menimbulkan polemik di masyarakat kata Supriatna, pihaknya sudah merekomendasikan kepada Komisi III melakukan pembahasan bersama desa pakraman, PD Pasar, Badan Pengawas, dan instansi terkait lain di Pemkab Buleleng. Langkah ini sebagai komitmen lembaga dewan menindaklanjuti apa pun aspirasi masyarakat yang masuk ke meja dewan. Untuk itu, dalam pembahasan lembaga dewan tidak akan mencari kesalahan salah satu pihak. Tetapi, dewan ingin mencari kesepakatan agar aspirasi dari desa pakraman dapat terselesaikan tanpa ada pihak yang dirugikan. Yang tidak kalah pentinggnya bagaimana keputusan yang diambil tidak

menyalahi dasar hukum yang ada. “Kami sudah perintahkan Komisi III agar segera melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak terkait. Kita ingin dari pembahasan ini ada keputusan yang bisa menyelesaikan masalah dan tidak bertentangan dengan regulasi yang ada,” tegasnya. Di sisi lain, Supriatna mengatakan, bentuk kontribusi perusahaan kepada pihak ketiga sangat mungkin dilakukan. Sepanjang komunikasi yang baik, setiap keinginan akan ada jalan keluar sepanjang tidak menyalahi aturan main yang sudah ada. Dia mencontohkan, peluang memberikan kontribusi kepada desa pakraman itu bisa saja dilakukan dalam bentuk sumbangan pihak ketiga yang tidak mengikat atau dalam bentuk Coorporate Social Responsibilty (CSR). “Soal perusahaan tidak memiliki wewenang dan mengembalikan ke pemkab saya tidak tanggapi. Tetapi saya kira kontribusi bisa saja dikucurkan melalui sumbangan yang tidak mengikat atau dalam bentuk CSR. Nanti kita kembalikan dari kesepakatan dalam pembahasan komisi bersama pihak terkait terkait masalah ini,” imbuhnya. (mud)


JEMBRANA

12

Selasa Pon, 20 September 2016

Tebing Sungai Longsor

Jalan Nasional di Pekutatan Nyaris Tergerus Negara (Bali Post) – Longsor yang terjadi di Banjar Dangin Pangkung dan Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, nyaris menggerus jalan nasional. Sebab, tebing yang longsor tersebut tepat berada di bawah jalan. Jika hal itu tidak segera ditangani, maka warga khawatir jalan tersebut akan ambrol. Apalagi, jalan itu setiap harinya dilalui truk-truk sarat muatan. Bali Post/olo

SWEEPING – Tim gabungan dari kepolisian dan kelurahan ketika melakukan sweeping di rumah kos di Loloan Timur.

”Sweeping” Rumah Kos

Sejumlah Duktang Tanpa KTP dan SKTS Terjaring Negara (Bali Post) – Sejumlah rumah kos di wilayah Kelurahan Loloan Timur (Lotim) menjadi sasaran sweeping petugas gabungan dari Polsek dan Kelurahan, Senin (19/9) kemarin. Satu per satu rumah kos yang ada disidak. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan identitas kependudukan. Dari hasil sidak itu, sejumlah penduduk pendatang (duktang) terjaring karena tidak membawa KTP. Sweeping ini merupakan kegiatan rutin dilakukan guna menjaga kamtibmas wilayah sekaligus tertib kependudukan. Salah satunya terkait SKTS (Surat Keterangan Tinggal Sementara) bagi penduduk pendatang dan e-KTP. Bagi duktang yang diketahui tidak membawa identitas langsung digiring ke kantor kelurahan untuk dibina dan didata. Dalam kegiatan sweeping itu, selain banyak duktang yang tidak membawa KTP, petugas mendapati sejumlah kamar kos dihuni pasangan yang bukan suami istri (kumpul kebo). Bahkan, di salah satu rumah kos di Mertasari, satu kamar dihuni oleh tiga orang yakni dua laki-laki dan satu perempuan. Mengetahui hal itu, petugas dari kelurahan yang dipimpin langsung Lurah Lotim, Ida Bagus Ketut Wibawa langsung melakukan pemeriksaan. Penyewa kamar kos yakni si perempuan asal Pengambengan

ini mengaku bahwa kedua laki-laki tersebut adalah temannya yang kebetulan menginap. Mereka mengaku tak bisa pulang lantaran ban sepeda motor kempes. Namun, setelah dikorek lebih lanjut, pemuda itu tinggal tidak jauh dari lokasi kos. Petugas kemudian mengamankan KTP dan meminta ketiganya ke kantor kelurahan untuk pembinaan dan membuat surat pernyataan. Selain itu, di sejumlah rumah kos lainnya petugas juga mendapati duktang yang tidak membawa KTP serta bukan e-KTP. Mereka dicatat dan diminta untuk melapor ke kantor kelurahan. Ida Bagus Ketut Wibawa mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan mengingat di wilayahnya ada ratusan rumah kos. Tindakan ini sebagai upaya menjaga kamtibmas sekaligus untuk sosialisasi bagi warga yang belum mengurus e-KTP. “Sekaligus kita tekankan agar segera mengganti e-KTP, baik warga Jembrana maupun para duktang,” tegasnya. Dari sweeping yang dilakukan didapati sejumlah duktang tanpa membawa KTP atau SKTS. Karena itu diminta untuk melengkapi dan petugas mencatat data penghuni kamar kos. Petugas juga mengimbau kepada pemilik kos-kosan agar selektif menerima penyewa kamar dan paling tidak melaporkan data kependudukan rutin ke kelurahan setempat. (kmb26)

Bali POst/olo

KURSI RODA – Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo saat mengunjungi kediaman Asnatik yang menderita sakit lumpuh dan menyerahkan bantuan kursi roda.

Kapolres Serahkan Bantuan Kursi Roda kepada Asnatik Negara (Bali Post) Prihatin dengan kehidupan Asnatik (52) yang menderita kelumpuhan dan tinggal di emperan WC Umum di terminal lama Gilimanuk, Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo bersama jajaran langsung menyambangi kediaman yang bersangkutan. Mantan Kasubdit Regident Dit. Lantas Polda Bali ini menyerahkan bantuan kursi roda untuk Asnatik (52). Selain diberikan bantuan kursi roda, Asnatik juga diberikan santunan oleh seorang donatur. Kapolres Djoni Widodo mengaku prihatin dengan kondisi warga seperti itu apalagi dalam kondisi lumpuh dan tinggal di emperan WC umum. “Jangan dilihat nilai bantuannya. Tapi ketulusan hati kamu untuk membantu,” kata Kapolres dihadapan Asnatik. Menurut Asnatik selama pernikahan mereka tidak dikaruniai anak dan setahun ini menderita sakit diabetes. Akibat penyakit itu dia tak lagi bisa bangun sendiri apalagi berjalan. Dia hanya bisa berbaring di emperan WC beralaskan tikar. Mereka tinggal di sana dengan cara mengontrak. Nilai sewanya Rp 1,5 juta per tahun. Di tempat terpisah, Bu-

pati Jembrana I Putu Artha juga melakukan hal serupa. Orang nomor satu di Jembrana ini memberikan bantuan kursi roda kepada sejumlah warga kurang mampu. Bersama istrinya, Ari Sugianti, Bupati Arta mengunjungi sejumlah rumah warganya yang sakit di Desa Melaya. (kmb26)

Menurut warga sekitar, bibir jalan dengan tebing yang longsor itu dulunya lebih dari satu meter. Kini, semakin lama perlahan menyusut, apalagi sekarang terjadi longsor. “Kejadian longsor itu sekitar tiga bulan lalu. Senderan beton juga sudah ambruk. Sekarang, jaraknya sudah dekat dengan aspal,” kata salah seorang warga, Senin (19/9) kemarin. Ia menerangkan pembatas jalan yang dulunya terpasang, kini ikut roboh ke sungai. Selain itu, setiap hujan mengguyur, airnya mengalir ke tebing. Nah, hal inilah yang ditakutkan jika kembali terjadinya longsor susulan. Pastinya, jalan itu

akan ikut tergerus jika tidak segera ditangani. Sementara, Perbekel Pekutatan, I Gede Silagunada, mengatakan jalan itu diakui memang sudah sangat rawan. Kondisi jalan di lokasi menikung dan menurun sehingga berbahaya ketika tiba-tiba ada longsor susulan. Apalagi, setiap harinya, jalan yang sudah rapuh itu dilintasi kendaraan termasuk truk bertonase berat. Pandangan para pengguna jalan sangat terbatas ketika malam hari. Sebab, di lokasi itu tidak ada lampu penerangan jalan. Pihaknya berharap agar jalan yang merupakan kewenangan Balai Pelaksana Jalan itu

segera diperbaiki. Dengan demikian, tidak membahayakan pengguna jalan, apalagi sampai terperosok hingga ke dasar sungai. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Mertadana, mengatakan pihaknya belum menerima laporan kondisi jalan nasional di Pekutatan itu. Adanya informasi ini, tentu pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) yang memililiki wewenang penanganan jalan nasional. Sejatinya pihak Balai juga memiliki pengawas jalan nasional yang setiap saat memantau kondisi jalan. (kmb26)

Bali Post/olo

LONGSOR - Jalan di perbatasan Banjar Dangin Pangkung dan Banjar Dauh Pangkung, Desa Pekutatan, nyaris tergerus lantaran terjadi longsor.

Bali Post/olo

MELUBER - Tumpukan sampah yang meluber di luar kontainer salah satu TPS.

Pascahari Raya

Volume Sampah Naik 35 Persen Negara (Bali Post) – Pascahari raya, volume sampah di Jembrana meningkat hingga 35 persen dibanding hari biasa. Kondisi ini berdampak terhadap banyaknya tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) maupun di kontainer yang disediakan. Terjadinya penumpukan sampah itu lantaran keterbatasan personel saat hari raya. Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan (LHKP) Jembrana, I Wayan Darwin, Senin (19/9) kemarin mengatakan sudah menjadi rutinitas ketika memasuki libur hari raya, volume sampah bertambah. Hal tersebut biasanya terjadi pada H-3 hingga H+1, sehingga sejumlah titik pembuangan sementara dipenuhi sampah. Pihaknya memiliki 44 kontainer sampah yang hampir setiap hari diangkut. “Untuk di Pengeragoan dan Gilimanuk, dua hari sekali karena jaraknya yang jauh. Saat hari raya Kuningan, volume sampah naik berkisar 20 sampai 35 persen,” terang Darwin. Dari data yang ada, ratarata volume sampah se-Kabupaten Jembrana terdapat

45,3 ton per hari. Namun, ketika hari raya, produksi sampah mencapai 60 ton per hari. “Memang cukup banyak. Sehari setelah hari raya kita upayakan gotong royong membersihkan dan mengangkut kontainer,” tandasnya. Diakuinya, sejumlah kontainer yang telah disediakan tidak dipergunakan secara maksimal oleh warga. Sebab, banyak warga yang masih membuang sampah di luar kontainer. Untuk menyadarkan warga itu, peran desa/kelurahan sangat diperlukan guna membantu mengelola sampah yang ada di wilayahnya. “Paling tidak menyadarkan warga memanfaatkan kontainer dan membuang pada tempat yang sudah disediakan,” ungkapnya. Dari puluhan kontainer sampah yang disediakan, lanjutnya, pihaknya juga telah memetakan lokasi TPS yang rawan kotor. Seperti di Kelurahan Lelateng, Pasar Banjar Tengah serta Mendoyo. Karena kontainer itu digunakan bukan hanya warga sekitar, tapi juga masyarakat luar. Menurut Darwin, harus ada kesadaran bersama untuk membuang sampah pada tempatnya. (kmb26)

Wabup Kembang: Infrastruktur, Kunci Utama Gerakkan Ekonomi

WAKIL Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan merespons ungkapan Presiden Jokowi terkait pembangunan infrastruktur sebagai faktor terpenting dan strategis dalam membangun perekonomian bangsa. Menurut Kembang, pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama untuk menggerakkan roda perekonomian di daerah. Hal tersebut diungkapkan Kembang, Senin (19/9) pagi saat melakukan peninjauan pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Pekutatan dan Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Kembang menjelaskan, pembangunan infrastruktur akan terus didorong secara merata di sejumlah wilayah Kabupaten Jembrana. Bahkan, Wabup asal Desa Pangyangan ini memasang target untuk menuntaskan pekerjaan infrastruktur pada tahun 2018 nanti. Untuk itu, di sela-sela kesibukannya sebagai orang kedua di Bumi Makepung ini, Kembang memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur di Jembrana. Didampingi Kabid Bina Marga Wayan Sudiarta dan Camat Pekutatan Eko Susilo, Wabup Kembang menyebutkan, di tahun 2016 Pemkab Jembrana melalui Bidang Bina

Marga Dinas Pekerjaan Umum telah memperbaiki jalan dengan readymix dan hotmix mencapai 172 kilometer. Kembang mengungkapkan, pada awalnya menjabat, ia mendapat warisan jalan rusak mencapai 700 kilometer. Dengan perbaikan per tahunnya sepanjang kurang lebih 100 kilometer, maka pada tahun 2018 jalan rusak yang merupakan jalan kabupaten harus tuntas diperbaiki. Sementara jalan-jalan desa dan gang-gang merupakan tanggung jawab desa untuk memperbaiki. Peninjauan Wabup Kembang selain untuk memastikan pekerjaan proyek berjalan dengan baik, juga berkomunikasi dengan warga setempat untuk menyerap aspirasi bagi pembangunan tahun mendatang. Ia juga mengajak warga setempat untuk aktif mengawasi pelaksanaan proyek yang sedang berjalan dan merawat fasilitas umum yang telah dibangun. “Dijaga, jangan sampai ada kendaraan besar kelebihan tonase melintas di desa agar jalannya tidak cepat rusak,“ tegas Kembang. Salah seorang warga Banjar Petapan Kaja, I Ketut Dania (53) mengaku bersyukur dengan pengaspalan jalan yang dilakukan Pemkab Jembrana. Sebelum diaspal dirinya kesulitan mengantar

anak sekolah, apalagi kalau hujan. “Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Jembrana,“ kata Dania. Sementara itu, Kabid Bina Marga Wayan Sudiarta menerangkan sebanyak empat proyek yang menjadi perhatian Wabup Kembang, yaitu ruas jalan persil-pantai Desa Pekutatan berupa pengaspalan sepanjang 1,1 kilometer yang masih dalam pengerjaan, ruas jalan simpang Pergung-Pangkung lubang berupa readymix sepanjang 1,059 kilometer sudah selesai 100 persen, kemudian ruas jalan simpang Pergung-Banjar Petapan kaja berupa pengaspalan sepanjang 760 meter sudah tuntas 100% dan ruas jalan Mendoyo Dauh Tukad-Simpang Banjar Kepuh berupa readymix sepanjang 1,7 kilometer masih dalam pengerjaan. (ad474)

TINJAU PERBAIKAN - Wabup Jembrana Made Kembang Hartawan saat meninjau perbaikan infrastruktur, Senin (19/9) kemarin.


KARANGASEM

Selasa Pon, 20 September 2016

13

Boat Gili Cat II

Berusia Tua, Diduga Pernah Kecelakaan di Lombok

Bali Post/ist

TANPA AYAH IBU - Tiga anak tanpa ayah dan ibu, I Nyoman Arya (14), Ketut Sena (12), dan adik yang paling bungsu Wayan Sudiarta (4), di antara donatur.

Weda Phosana Ashram Gelar ”Narayana Seva” WEDA Phosana Ashram (WPA) Kabupaten Badung menggelar aktivitas kemanusiaan yang disebut ”Narayana Seva” atau pelayanan kepada sesama. Narayana Seva itu diimplementasikan dalam wujud memberi sumbangan sembako, mi instan, pakaian, dan uang secara spontanitas kepada tiga anak bersaudara yang ditinggal ibunya menikah dan ayahnya meninggal. Ketiga bersaudara itu adalah I Nyoman Arya (14), Ketut Sena (12), dan adik yang paling bungsu Wayan Sudiarta, yang masih berumur empat tahun tinggal di Dusun Darmaji Desa Ban Kecamatan Kubu, belum lama ini. Menurut Arya, dirinya selama ini masih sekolah kelas II SMP di Yayasan Ekoturin. Sedangkan adiknya kelas VI SD Piliang. Jika, memang tidak ada yang dititipkan, Arya sendiri kerap mengajak adik bungsunya Sudiarta ke sekolah. “Kasihan Wayan sendiri di rumah,” aku Nyoman Arya. Sehari-hari, dia mengaku sering menginap di rumah pamannya. Rumahnya sendiri yang sangat sederhana, baru ditengoknya setelah pagi hari. ”Saya belum berani bertiga di rumah. Jadinya kalau malam menginap di rumah paman, sekitar 500 meter dari rumah sini,” ujar Arya. Sumbangan itu diantarkan 30 orang pandita lanang dan istri dipimpin Ketua WPA Badung Ida Pandita Nanda Nandana. Ikut dalam rombongan itu Ida Pandita Premadasa, Giriramananda Achyaryareshi dan pandita lainnya. (ram)

Siswa SD Disetubuhi di Kebun Jagung Amlapura (Bali Post) Predator anak makin leluasa merenggut kehormatan anak-anak di bawah umur. Kali ini, peristiwa tragis itu terjadi di salah satu desa di Kecamatan Bebandem. Seorang siswi SD disetubuhi di tengah sawah, tepatnya di areal kebun jagung oleh seorang buruh berumur 50 tahun. Ulah bejat pelaku baru terungkap setelah sang anak pulang ke rumah sambil menangis dengan menenteng celananya. Tindakan asusila ini terjadi Minggu (18/9) lalu. Saat itu, kakak korban berinisial Ni Kadek Rin (19) sekitar pukul 15.30 wita baru pulang kerja, kaget melihat adiknya NKS (10) pulang ke rumah menangis sedih sambil menenteng celana di tangannya. Pakaian yang dikenakan sang anak yang sedikit mengalami keterbelakangan mental ini juga tampak kotor dan berantakan. “Saat saya tanya, adik saya mengaku disetubuhi di sawah. Saya kaget dan segera melaporkannya ke Polsek Bebandem,” katanya. Setelah diselidiki, rupanya pelaku yang tega menyetubuhi anak SD umur 10 tahun ini adalah IWS (50) alias Leleng. Pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, masih dikenal korban, karena sering memberinya uang. Tersangka diketahui juga berasal dari desa yang sama dengan korban. Dia langsung diamankan pihak kepolisian dan dimintai keterangan. Pihak kepolisian juga meminta keterangan korban dan saksi-saksi dari kakaknya dan seorang lagi yang mengantar korban pulang. Dikonfirmasi Senin (19/9) kemarin, Kapolsek Bebandem A.A. Ngurah Agung membenarkan adanya laporan tersebut. ”Pelaku sudah kami periksa. Dia mengakui seluruh perbuatannya dan ditetapkan sebagai tersangka,” katanya. Setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Bebandem, Kapolsek menegaskan kasusnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Karangasem, sejak Senin (19/9) pagi. Sebab, PPA yang berwenang menginterogasi anak. Selama ini, pelaku memang dikenal sebagai truna lingsir alias bujang lapuk. Dia masih melajang pada usia 50 tahun. Nafsu bejatnya langsung muncul setelah melihat korban melintas di kebun jagung milik desa adat setempat. Orangtuanya dikatakan kaget mendengar anaknya jadi korban pelecehan seksual. Kedua orangtuanya juga baru tahu setelah pulang ke rumah dari mengolah sawah. Atas kejadian ini, Ngurah Agung berharap agar anak-anak mendapat pengawasan lebih ekstra dari kedua orangtuanya. Bila tidak, akan semakin banyak anak-anak menjadi korban pelecehan seksual. Ketua Kelompok Peduli Perempuan dan Anak (KPPA) Bali Nyoman Suparni kaget mendengar kasus ini. Dia mengaku akan segera berkoordinasi dengan Unit PPA Polres Karangasem untuk memfasilitasi bantuan hukum kepada korban dan keluarganya. Setelah dilakukan pemeriksaan di Unit PPA Polres Karangasem, Kapolres AKBP Sugeng Sudarso, mempertegas bahwa pelaku kerap bertemu dengan korban. Sebab, keduanya rupanya bertetangga. Pelaku sering mengiming-imingi korban dengan memberi uang. Sehingga, pada saat korban hendak buang air di salah satu parit dekat kebun jagung tersebut, tersangka dengan mudah mengajak korban ke kebun jagung. Di situlah terjadi persetubuhan. “Korban dengan tersangka tak ada hubungan keluarga. Hasil visum menunjukkan memang benar ada luka di kemaluan korban. Sehingga memang diduga kemaluan korban dimasuki benda tumpul,” katanya. Hasil pemeriksaan tersangka, dia mengaku baru sekali menyebutuhi korban. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan UndangUndang Perlindungan Anak tahun 2014 pasal 81 dan 82, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Spesifikasi boat yang meledak di Perairan Tanjung Sari, Padangbai, pekan lalu, cukup mencengangkan. Boat yang dibeli oleh pemiliknya pada tahun 2010 ini, rupanya buatan Australia tahun 2001. Selain itu, boat berkapasitas 35 penumpang dan 4 ABK ini juga diduga pernah mengalami kecelakaan laut di Lombok. Ditemui Senin (19/9) kemarin, Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso menegaskan, pemilik boat cukup berani karena masih mengoperasikan boat yang sudah tua untuk transportasi antarprovinsi. Dengan tahun pembuatan 2001, sebenarnya Boat Gili Cat II ini sudah cukup tua untuk menempuh rute sejauh Padangbai-Gili Trawangan. Meski demikian, tim Puslabfor masih terus mendalami kasus ini untuk menemukan kesimpulan penyebab pasti terjadinya kecelakaan laut ini. Sugeng Sudarso menegaskan, tim dari Puslabfor sedang memanggil seluruh kru kapal empat orang, termasuk teknisi dan pihak manajemen PT Gili Cat II untuk dimintai konfirmasi. Apabila dari labfor sudah memastikan penyebabnya, kata dia, baru Polres Karangasem akan memperdalam kasus ini untuk menentukan siapa tersangkanya. Proses hukum masih terkonsentrasi pada pemilik kapal, nakhoda, dan ABK. Belum melebar pada pihak KSOP yang juga punya kewenangan melakukan pengawasan, sejauh mana peran KSOP memberikan pengawasan sebelum boat dinyatakan laik berlayar. Informasi lain yang beredar,

kapal yang dibeli tahun 2010 dengan Tanda Selar : k3 No 2145 ini sebelumnya sempat mengalami kecelakaan laut saat berlayar di Lombok. Kapolres Sugeng Sudarso mengakui sempat mendengar informasi tersebut, cuma pihaknya tidak berani memastikan. Isu tersebut perlu didalami lagi dengan menggali informasi di Lombok. Gangguan Kelistrikan Sementara itu, dua hari tim Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar melakukan penyelidikan terhadap Boat Gili Cat II yang meledak di Karangasem. Kepala Labfor Kombes Pol. Koesnadi menyampaikan penyebab ledakan Boat Gili Cat

II, karena adanya gangguan kelistrikan pada pipa sambungan mesin. ”Boat itu memiliki tiga unit mesin, masing-masing berkekuatan 300 PK. Selain itu, masing-masing mesin memiliki tangki bensin kapasitasnya 1.500 liter,” ujarnya. Dari investigasi yang dilakukan timnya, lanjut Koesnadi, sebelum meledak ada uap bensin memenuhi ruang bawah dek boat. Dari tangki BBM ditemukan ada kelonggaran di bensin yaitu pada selang koneksi. “Kelonggaran tersebut disebabkan karena adanya sisa uap air laut. Akibatnya ada polusi,” ujar Koesnadi didampingi Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made

Sudana di Mapolda, Senin (19/9) kemarin. Selanjutnya, bensin yang berubah menjadi uap memenuhi dek bawah melalui sekat-sekat dan lubang lantai boat. Dipicu percikan listrik, uap yang memenuhi bagian bawah dek kapal meledak. Sedangkan percikan tersebut muncul berawal dari gangguan kelistrikan dari dalam pipa PPC bagian kiri boat. “Pipa tersebut berdiameter 3 inci. Di sana ditemukan sambungan kelistrikan. Gangguan kelistrikan disebabkan adanya gesekan yang melemahkan sambungan pipa dan memperlemah sambungan sehingga percikan listrik muncul,” ungkapnya. Koesnadi menyebutkan, leda-

Bali Post/eka

LABFOR - Kepala Labfor Mabes Polri cabang Denpasar Kombes Pol. Koesnadi menunjukkan foto sumber ledakan pada Boat Gili Cat II di Mapolda Bali, Senin (19/9) kemarin.

Tabrak Sepasang Kekasih hingga Tewas

Karangasem Tolak Ormas Masuk Desa

Klian Desa Adat Bugbug Ditahan

Amlapura (Bali Post) Mobilitas ormas yang mulai mencekoki generasi muda hingga ke pedesaan, mulai disikapi serius pihak kepolisian dan Pemkab Karangasem. Keduanya mengambil sikap, meminta seluruh desa di Karangasem menolak kehadiran aktivitas ormas yang selama ini lekat dengan kesan anarkis. Tidak hanya itu, warga di desa-desa juga dilarang bergabung dengan ormas semacam itu. Wakapolres Karangasem Kompol A.A. Gede Mudita mengaku hadir langsung dalam upaya Pemkab Karangasem bekerja sama dengan Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP) mengumpulkan seluruh bendesa dan klian desa adat seKarangasem di Wantilan Pemkab Karangasem, Senin (19/9) kemarin. Pertemuan tersebut untuk mensosialisasikan rencana ini. Gerakan ormas anarkis ini sudah sangat meresahkan dan berpotensi memecah belah

Bali Post/kmb31

Kompol A.A. Gede Mudita

kan tersebut dikategorikan sebagai low explosion. Dampaknya, adanya tekanan dari bawah dan mengakibatkan kepala korban terdorong sampai menyentuh atap boat. Ia menduga karena ada gangguan kelistrikan itu menjadi penyebab ledakan. Koesnadi membantah ledakan itu berasal dari tangki bensin boat. Jika kejadian disebabkan dari tangki bensin, maka ledakannya akan lebih besar lagi. Sementara Kombes Sudana mengatakan, meskipun penyebab ledakan sudah diketahui tapi pihaknya masih mendalami keterangan dari empat saksi. Ia kembali menegaskan kasus itu murni kecelakaan. (kmb31/kmb36)

masyarakat hingga ke tingkat pedesaan. Mudita mengatakan, aturan seperti ini sebenarnya sudah diterapkan salah satu desa di Kecamatan Abang yakni Desa Purwakerti. Desa ini sudah lebih dulu menerapkan aturan ini dan dampaknya masyarakat setempat terproteksi dari upaya-upaya memecah belah masyarakat dengan berkedok bergabung dengan ormas anarkis tertentu. Dari pertemuan tersebut, Mudita mengatakan, penerapan aturan pelarangan ormas masuk desa akan diadopsi oleh Pemkab Karangasem dan MMDP agar juga diterapkan di seluruh desa di Karangasem. Ditegaskan, lembaganya tentu sangat mendukung terobosan ini untuk membentengi desa dari upaya memecah belah yang mulai gencar terjadi di Bali. “Wabup (juga Ketua MMDP Karangasem -red) menyambut baik terobosan ini. Aturan ini rencananya akan diadopsi sekitar 190 desa adat di Karangasem,” tegasnya. Bibit-bibit ormas dari anarkis menjadi gerakan radikal sudah mulai terasa. Mereka terus terbentuk atas dasar aturan sendiri-sendiri, sesuai keinginannya, bukan keinginan negara. Bahkan, cukup banyak yang bertentangan dengan negara. Keributan demi keributan terus terjadi hingga jatuh korban jiwa dan mengganggu keamanan Bali. Bila keamanan Bali terganggu,

maka masalahnya menjadi lain. Pariwisata Bali terancam dan banyak pihak akan kehilangan pekerjaan. “Seperti bentrok ormas terakhir, ada 13 ribu turis Tiongkok yang terpaksa membatalkan kunjungannya ke Bali. Di luar informasinya di Bali terjadi perang, perang saudara,” katanya. Tidak hanya berpotensi memunculkan gerakan radikal, ormas-ormas yang terbentuk secara liar juga menjadi alat bagi peredaran gelap narkotika. Ini sudah terbukti pada sejumlah kasus di Karangasem. Bila aturan ormas dilarang masuk desa adat bisa segera ditindaklanjuti dalam pararem desa adat, maka ini menjadi benteng yang kuat dalam memerangi gerakan radikal dan peredaran gelap narkotika di Bali. Bahkan, bila nanti sudah diatur dalam pararem, menurutnya, jika ada warga yang melanggar bisa dijerat lebih dulu dengan hukum adat sesuai keputusan di dalam pararem. Respons desa adat lain, kata Mudita, cukup antusias menyambut terobosan ini. Demikian juga MMDP. Setelah pertemuan itu, MMDP akan memfasilitasi agar aturan ormas dilarang masuk desa adat bisa segera direalisasikan dan dibahas pada masing-masing desa adat. Selanjutnya, disepakati untuk diterapkan dalam sebuah paruman. (kmb31)

Amlapura (Bali Post) Musibah kecelakaan maut di jalan raya Antiga, Kecamatan Manggis saat hari raya Kuningan, Sabtu (17/9) lalu, berbuntut panjang. Polres Karangasem memutuskan menahan Klian Desa Adat Bugbug, I Wayan Mas Suyasa, Senin (19/9) kemarin. Mantan Ketua DPRD Karangasem ini ditahan setelah menjalani proses pemeriksaan selama 1 x 24 jam. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso mengatakan, tersangka Mas Suyasa dinilai lalai saat mengemudikan mobilnya karena dalam kondisi mengantuk, sehingga menabrak sepeda motor dan menewaskan pengendara dan kekasih yang diboncengnya. Tersangka dijerat pasal 310 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Yang bersangkutan diancam dengan hukuman enam tahun penjara dan atau denda Rp 12 juta. Dari pemeriksaan terhadap tersangka, mantan Ketua DPD Golkar Karangasem ini mengaku mengantuk saat mengemudikan mobilnya. Ini juga menjadi salah satu alasan yang memberatkan bagi pria asal Bugbug Kaleran, Desa Bugbug itu sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan penangguhan penahanan. Polres Karangasem menutup celah kasus ini ditutup secara damai. Perwira asal Kebumen, Jawa Tengah itu menegaskan, kendatipun antara tersangka dengan pihak keluarga korban sudah melakukan proses perdamaian, namun kasus lakalantas yang menghilangkan dua orang nyawa itu tetap diproses sesuai hukum yang berlaku. Kelalaiannya saat berkendaraan hingga membuat hilangnya dua nyawa orang, kata Kapolres Sugeng Sudarso, menjadi hal yang sangat memberatkan dan mengharuskan pihaknya untuk melakukan penahanan pada tersangka. “Soal ada perdamaian antara tersangka dengan pihak keluarga korban, itu akan menjadi pertimbangan meringankan sidang pengadilan nanti,” tegas Sugeng Sudarso. Seperti diberitakan, lakalantas tragis merenggut sepasang kekasih itu terjadi pada pukul 14.30 wita, tepatnya di Banjar Pengalon Desa Antiga, Manggis, Karangasem. Lakalantas melibatkan Toyota Fortuner warna putih DK 99 SG yang dikemudikan I Wayan Mas Suyasa (50) menghantam Honda Scoppy warna hitam DK 7938 SN yang dikendarai korban I Gusti Bagus Diana Sika (25) dan sang pacar Ni Kadek Inu Sintia Febriani (21). Sika asal Banjar Abang Kelod, Desa Abang langsung tewas di tempat dengan kondisi kepala remuk. Sedangkan Inu Sintia Febriani (21) asal Banjar Kubu Kangin, Kubu sempat dilarikan ke Klinik Penta Medika. Namun, karena lukanya parah, nyawanya tak tertolong. Keduanya mengalami cedera berat di bagian kepala. Kecelakaan ini berawal dari kedatangan mobil Fortuner DK 99 SG dari arah barat. Saat tiba di TKP, tikungan ke kiri mobil melenceng ke kanan sehingga menabrak kendaraan Scoppy yang datang dari arah berlawanan. Peristiwa tragis ini menimbulkan duka mendalam bagi kedua keluarga korban, juga para sahabatnya. Ungkapan belasungkawa terus berdatangan di rumah duka kedua korban. (kmb31)

Diusulkan 30 SKPD

158 Pejabat Terancam Kehilangan Jabatan Amlapura (Bali Post) – Sekda Karangasem Gede Adnya Mulyadi mengusulkan 30 organisasi perangkat daerah (OPD) atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sesuai ketentuan yang baru. Dari penurunan tipe dan merger (penggabungan) sejumlah SKPD, terjadi efisiensi sekitar 158 jabatan. Artinya, 158 orang pejabat akan kehilangan jabatan. Hal itu terungkap saat rapat dengan panitia khusus (pansus) membahas Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah di DPRD Karangasem, Senin (19/9) kemarin. Dari eksekutif, tim dipimpin Sekda Karangasem Gede Ad-

nya Mulyadi. Dia mengatakan, dulu dengan 45 dinas, badan dan kantor serta delapan kecamatan dan tiga kelurahan, total ada 845 jabatan dari eselon 2. Kini dengan 30 OPD yakni 26 dinas tipe A dan B, Setda dan Irda, dua badan tipe A dan satu tipe B, berikut delapan kecamatan dan tiga kelurahan, tinggal 687 jabatan. “Jadi, ada efisiensi 158 jabatan,” paparnya di depan Pansus I yang diketuai Komang Sudanta. Sekda Adnya menambahkan, kini pejabat yang memenuhi sesuai pangkat dan pendidikannya, ada 651 orang. Kalau dihitung berdasarkan umur dan banyak yang bakal

memasuki masa pensiun, terhitung nantinya di Karangasem kekurangan 194 orang. “Itulah berbagai pertimbangan kenapa kami mengusulkan 30 OPD,” kata Adnya Mulyadi. Sesuai rekomendasi dari pihak Mendagri yang datang langsung memberikan pengarahan di Denpasar tempo hari, kata dia, Karangasem sebenarnya direkomendasikan membentuk 33 OPD. Namun dengan pertimbangan efisiensi anggaran membayar gaji dan tunjangan, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan membagi habis 40 urusan yang masih menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, Karangasem membentuk 30

OPD. ”Dengan 40 urusan kabupaten, dengan pembentukan 30 OPD itu urusan yang menjadi tugas pokok dan fungsi kami sudah habis dibagi,” ujar Adnya Mulyadi. Dari catatan, sejumlah dinas yang hilang seperti Dispenda digantikan dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah. Sementara Kesbangpolinmas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bakal hilang di kabupaten dan menjadi instansi vertikal dan dibentuk Dinas Pemadam Kebakaran tipe C. Dinas Kehutanan dan Perkebunan serta Badan Lingkungan Hidup bergabung menjadi Dinas Lingkungan Hidup dan

Kehutanan tipe A. Kantor Perizinan Terpadu juga hilang dan muncul Dinas Penanaman Modal tipe B yang menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang penanaman modal. Sementara tinggal Dinas Kelautan dan Perikanan tipe C, menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang kelautan dan perikanan, urusan peternakannya hilang. “Sesuai Ranperda yang sudah kami sodorkan ke dewan, kami mengusulkan 30 OPD. Kalau kami mengajukan murni sesuai rekomendasi dari Kemendagri, berat rasanya menyangkut biaya dan SDM yang kini kita miliki terbatas,” tandas Sekda Adnya Mulyadi. (013)


TABANAN

14

Selasa Pon, 20 September 2016

11.233 KIS Dikembalikan Tabanan (Bali Post) – Tahun 2016 tercatat 113.844 jiwa di Kabupaten Tabanan mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah. Namun, dari jumlah Bali Post/kmb 24 tersebut setelah Gede Gunawan didistribusikan tiga tahap ternyata hanya 102.411 kartu yang sampai ke tangan penerima, sedangkan 11.233 kartu dikembalikan. Menurut Kepala Dinas Sosial Tabanan Nyoman Gede Gunawan, kartu dikembalikan karena beberapa alasan, yaitu ganda, meninggal dan pindah. Kartu tersebut akan diserahkan ke BPJS Kesehatan untuk ditindaklanjuti. “BPJS yang akan mengecek di mana alamat baru peserta yang pindah. Apabila sudah meninggal, Dinas Sosial akan melakukan penghapusan,” ujarnya, Senin (19/9) kemarin. Kembalinya 11.233 KIS menjadi pembelajaran untuk bisa melakukan pendataan lebih akurat lagi. Untuk itu, pada pendataan tahun berikutnya Dinas Sosial akan melakukan koordinasi terutama mengecek nama-nama di kartu yang kembali sehingga bisa mengurangi atau bahkan meniadakan dan lebih tepat sasaran. Tabanan menjadi daerah tercepat dalam waktu pendistribusian secara nasional se-Wilayah Regional 11 Bali-Nusra. Penyaluran yang melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) ini membutuhkan kurang dari satu bulan sesuai perjanjian. “Pendistribusian dilakukan tiga tahap dan Tabanan melakukan proses pendistribusian lebih cepat satu bulan dari waktu yang ditentukan,” katanya. Dalam pendistribusian kali ini juga diserahkan KIS kepada lima bayi yang baru lahir. “Jadi, tahun ini anak yang masuk dalam keluarga yang mendaparkan KIS sudah terdaftar dan mendapatkan kartu,” imbuh Gunawan. (kmb24)

Pemkab akan Patenkan Kopi Pupuan Tabanan (Bali Post) – Kopi robusta yang dihasilkan petani di Kecamatan Pupuan, mulai dilirik oleh negara luar. Ini bisa dilihat dari permintaan ekspor ke Korea Selatan yang mencapai 8 kontainer pada 2016 ini. Untuk melindungi produk kopi itu agar tidak diklaim pihak lain sekaligus menjaga harga dan kualitasnya, Pemkab Tabanan akan mempatenkan kopi Pupuan. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Tabanan Roemy Liestyowati, Senin (19/9) kemarin, mengatakan proses pematenan kopi membutuhkan waktu yang panjang. Saat ini masih dalam proses pembentukan masyarakat perlindungan indikasi geografis kopi yang rencananya dikukuhkan pada HUT Kota Tabanan, November mendatang. “Tugas-tugasnya nanti masih dalam tahap penggodokan,” ujarnya. Pematenan kopi dipandang perlu untuk menjawab isu lingkungan, promosi, pertanian berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran kesehatan dan keamanan pangan. Kopi yang bersertifikat menjadi lebih unggul dan lebih mudah menjualnya karena sudah terpetakan dalam standar internasional. Menurut Roemy, dengan mengantongi sertifikat, eksportir menilai jual kopi bisa lebih tinggi. Konsumen pun mudah mengetahui proses pembuatan kopi mulai dari tingkat petani sampai di tangannya. Selain itu, ada jaminan pembayaran dari pembeli dengan tepat waktu. ‘’Prosesnya memang panjang. Tetapi nantinya jika sudah bersertifikat, kopi Pupuan akan lebih diakui dan memiliki posisi kuat untuk bersaing,’’ katanya. Selain pengembangkan kopi ke arah ekspor, Dinas Kehutanan dan Perkebunan juga mendorong produksi cokelat dan cengkeh. Terlebih Tabanan memiliki potensi untuk dua komoditi ini dan pasar ekspornya menjanjikan. Hanya, cokelat belum bisa memenuhi kebutuhan ekspor meski sudah ada peminatnya. Hal ini karena produk cokelat yang dihasilkan petani tidak bisa memenuhi permintaan eksportir terutama untuk jenis fermentasi. Sementara cengkeh, petani yang menanamnya belum terlalu banyak meski beberapa waktu lalu sudah dilakukan peremajaan pohon lewat program CSR. (kmb24)

Bali Post/kmb28

KERJA BAKTI - Kasat Lantas Polres Tabanan dan Kapolsek Kerambitan bersama jajarannya kerja bakti membersihkan gorong-gorong di Jembatan Yeh Nu.

Peringati HUT Ke-61

Polantas Polres Bersihkan Gorong-gorong Yeh Nu

Tabanan (Bali Post) Banjir kerap terjadi di jalur utama Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Jembatan Yeh Nu, Tabanan. Air meluap setinggi paha saat hujan deras membuat kendaraan tidak bisa melintas hingga menyebabkan kemacetan cukup panjang. Bahkan, ada kendaraan yang tergerus karena nekat melewati jalur tersebut. Mengantisipasi terjadinya kejadian serupa, jajaran Polantas Polres Tabanan melakukan aksi kerja bakti membersihkan gorong-gorong pembuangan air di Jembatan Yeh Nu, Senin

(19/9) kemarin. Sebelumnya, di halaman Mako Polres digelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI Tabanan yang diikui anggota Polres dan masyarakat pemohon SIM. Dua kegiatan ini serangkaian peringatan HUT ke-61 Polantas pada 22 September. Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Gede Eka Astawa menjelaskan, peringatan HUT Polantas tahun ini dikemas berbeda dengan sebelumnya, disesuaikan dengan fenomena yang ada. Salah satunya kemacetan yang kerap terjadi akibat genangan

air di jalur utama. Banjir yang menyebabkan kemacetan panjang belakangan ini memang selalu terjadi di Jembatan Yeh Nu yang berlokasi di perbatasan Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kerambitan. Melibatkan sebagian jajaran Satlantas Polres Tabanan dan anggota Polsek Kerambitan, aksi bersih gorong-gorong ini diharapkan bisa mengurangi debit air ke jalan saat musim hujan. “Ini salah satu bentuk mengantisipasi trouble spot di bidang kelancaran lalu lintas,” ucapnya. Mantan Wakapolsek Kota

akan terus meningkatkan profesionalisme kinerja anggota di lapangan khususnya layanan kepada masyarakat baik itu terkait registrasi kendaraan bermotor maupun layanan di bidang kelancaran arus lalu lintas,” ungkapnya. Untuk mewujudkan layanan lalu lintas yang dibutuhkan masyarakat, jajaran Satuan Lantas sering melakukan anev trouble spot dan black spot untuk menekan permasalahan lalu lintas seperti kecelaan, pelanggaran dan kemacetan. (kmb28/k200)

BK Dewan Selidiki Isu Boikot Sidang Paripurna Tabanan (Bali Post) -

Ada yang menarik dalam rapat paripurna dengan agenda pidato pengantar Bupati Tabanan terhadap tiga buah ranperda, Senin (19/9) kemarin. Jika dalam sidangsidang sebelumnya hanya diikuti 22-27 orang anggota dewan, kini hadir 39 orang. Bahkan, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyebut rapat paripurna kali ini masuk ‘‘Muri’’. Munculnya pernyataan bupati itu terkait adanya isu boikot dari sejumlah anggota DPRD yang ternyata tidak benar. “Aneh, kenapa harus ada isu baru pada sidang lengkap? Ini sejarah, rekor ‘Muri’,” ujar Eka usai rapat paripurna. Soal rumor boikot yang sempat mencuat sebelum pelaksanaan rapat paripurna, putri Ketua DPRD Bali Adi Wiryatama tersebut tengah menyelidiki kebenarannya. Ia menegaskan, sebagai wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat harus bisa menunjukkan sikap profesional dan beretika. “Jangan bawa kepentingan pribadi ke dalam sidang. Isu semacam itu jangan sampai ada lagi karena akan membuat semangat membangun Tabanan berkurang,” tegasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi mengaku memerintahkan Badan Kehormatan Dewan untuk mencari kebenaran terkait isu tersebut. “Ada mekanisme dan prosedur di lembaga ini. Saya perintahkan BK untuk masuk ke persoalan

ini,” ungkapnya. Seandainya isu tersebut benar diembuskan oleh sejumlah oknum Dewan, politisi asal Selemadeg itu minta agar BK bersurat kepada fraksi dan partai terkait apa yang telah dilakukan oleh anggotanya. “Ini urusan dia selaku utusan partai. Ketika ada anggota partai berbuat seperti itu, ingatkan partainya mau apa di lembaga terhormat ini. Kalau perintahnya dari ketua partai perlu dipertanyakan dan ingat ada lembaga yang lebih tinggi, induk partai,” tegasnya. Dalam rapat paripurna kali ini Bupati Eka menyampaikan tiga buah ranperda, yakni tentang perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2009 tentang sistem penyelenggaraan pendidikkan, tentang perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2014 tentang kawasan tanpa rokok dan tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang minuman beralkohol. Eka menjelaskan, ranperda tentang perubahan kedua atas

KPK Mesti Dalami Keterlibatan Pihak Lain PENANGKAPAN pelaku suap-menyuap dan pejabat korup tidak mengherankan lagi. Seperti menonton drama serial saja, namun beda pemeran. Selanjutnya pasti ada lagi penangkapan kasus serupa. Werdha di Gianyar menyatakan ini dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Ketua DPD Tersangkut Kasus Suap’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Senin (19/9) kemarin. yang dihukum mati. Sangat disayangkan, memprihatinkan dan tidak terduga. Demikian diungkapkan Gung Derah di Denpasar. Irman Gusman menurutnya polos, kelihatn memperjuangkan aspirasi dan sebagainya. Sebaiknya hukuman yang dikenakan lebih berat dibandingkan masyarakat, sebab penguasa dalam trias politika sangat paham hukum. KPK harus mendalami kasus ini, siapa tahu ada keterlibatan anggota atau pihak lain. Santa di Gianyar menambahkan, setelah kejadian

ini pejabat yang tersangkut kasus akan menjadi semakin tenar karena ramai jadi pemberitaan. Ibarat sudah masuk lingkaran, jadi tidak mungkin tidak terlibat. Barangkali, kata Putu Artha di Padangsambian, Irman Gusman lagi apes saja, sehingga tertangkap tangan oleh KPK sedang menerima suap. Pasti akan ada lagi yang lain bernasib sama, tinggal menunggu tanggal mainnya saja. Ngakan Suardika di Gianyar dan Gusti di Renon mengatakan kasus suap yang melibatkan ketua DPD merupakan tamparan keras bagi negeri ini, meskipun nilainya kecil, hanya Rp 100 juta. Lembaga yang katanya mewakili rakyat di pusat seperti DPD perlu dievaluasi tugas, fungsi dan wewenangnya. Bukan jaminan jika polos atau glamor tidak melakukan korupsi atau terbebas dari suap. Jangan tertipu penampilan.

Bali Post/kmb28

RAPAT - Suasana rapat paripurna dengan agenda pidato pengantar Bupati Tabanan terhadap tiga ranperda, Senin (19/9) kemarin. Perda 3/2009 tentang sistem sesuai dengan ketentuan UU 23 SMA/SMK menjadi kewenangan penyelenggaraan pendidikkan di Tahun 2014 tentang pemerin- Pemerintah Provinsi Bali. “Saya Kabupaten Tabanan dibuat seba- tahan daerah sebagaimana telah harap ketiga ranperda tersebut gai tindak lanjut dari keputusan diubah beberapa kali. dibahas sesuai prosedur dan meGubernur Bali Nomor 1351/01-B/ Terakhir dengan UU Nomor 9 kanisme yang ada sehingga bisa HK/2016 tentang pembatalan Tahun 2015 tentang tentang pe- menjadi payung hukum dalam beberapa ketentuan Perda Ka- rubahan kedua atas UU Nomor penyelenggaraan pemerintahan bupaten Tabanan. 23 Tahun 2014 tentang pemerin- dan pembangunan di Tabanan,” Alasan pembatalan ini sudah tahan daerah, yaitu pendidikkan tandas Eka. (kmb28)

Warung Global

Menurut Werdha, itu terus terjadi, sebab sanksi hukumnya yang tidak membuat efek jera. Mestinya jika sudah menjadi tersangka, langsung ditarik semua asetnya alias dimiskinkan. Jangan pandang HAM lagi. Ini akan membuat efek jera sehingga perilaku korup dan suap bisa diminimalkan. Hal senada dikatakan Becik di Tuban. Selama ini mata rantai korupsi terus saja bersambung. Selain dimiskinkan, hukum mati pasti ditakuti oleh koruptor atau pelaku kejahatan lain. Jangan hanya pelaku narkoba dan terorisme

Tabanan ini menjelaskan, peringatan HUT Polantas juga diisi anjangsana ke SLB sembari memberikan penyuluhan terkait budaya tertib berlalu lintas, pembagian stiker imbauan tertib lalu lintas, serta kunjungan ke sejumlah tokoh masyarakat di Tabanan. Di usia ke-61, Gede Eka Astawa mengharapkan jajaran Polantas khususnya di Polres Tabanan dalam tugas dan amanahnya selalu berpedoman mengoptimalisasi program Kapolri terkait Promoter (profesional, modern dan terpercaya). “Kami

Pejabat yang paham hukum mestinya tidak melanggar hukum. Jadi, menurut Fera di Tabanan, pejabat yang melanggar hukum harus dihukum seberat-beratnya. Pejabat seperti ini pantas dihukum mati, meskipun nilai yang dikorupsi jumlahnya kecil. Febri di Denpasar memuji kinerja KPK sebagai luar biasa dan patut diapresiasi. KPK mesti mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus suap ketua DPD ini. Hukum yang diberikan haruslah berat, karena pejabat umunya sudah paham soal hukum. Rasanya sulit membuat aturan yang nantinya akan ‘’menghukum’’ diri mereka sendiri. Sugi di Nusa Dua menyampaikan, aturan dibuat oleh pemerintah termasuk di dalamnya keterlibatan DPD dan DPR selaku legislator. Aturan justru dibuat untuk menyelamatkan diri saja. (sikha)


15

Selasa Pon, 20 September 2016 Hasil Pertandingan

Gelandang Real Madrid James Rodriguez.

Liga Spanyol Osasuna Athletic Bilbao Villarreal Espanyol 1. Real Madrid 2. Barcelona 3. Las Palmas 4. Atletico Madrid 5. Sevilla 6. Villarreal 7. Eibar 8. Sporting Gijon 9. Athletic Bilbao 10. Alaves 11. Real Betis 12. Deportivo 13. Real Sociedad 14. Leganes 15. Espanyol 16. Malaga 17. Granada 18. Osasuna 19. Celta Vigo 20. Valencia

vs Celta Vigo 0-0 vs Valencia 2-1 vs Real Sociedad 2-1 vs Real Madrid 0-2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4

4 3 3 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0

0 0 0 2 2 2 1 1 0 2 2 1 1 1 2 2 2 2 1 0

0 12-3 12 1 13-5 9 1 11-5 9 0 10-1 8 0 9-6 8 0 5-2 8 1 5-4 7 1 4-7 7 2 4-4 6 0 3-2 5 1 7-10 5 1 2-2 4 2 4-6 4 2 3-7 4 2 7-11 2 2 3-6 2 2 5-10 2 2 3-8 2 3 1-7 1 4 5-10 0

Pencetak gol : 4: Griezmann (Atletico Madrid), Messi (Barcelona), Ruben Castro (Real Betis), Suárez (Barcelona) Liga Inggris Crystal Palace Southampton Tottenham Watford 1. Man City 2. Everton 3. Tottenham 4. Arsenal 5. Chelsea 6. Liverpool 7. Man Utd 8. Crystal Palace 9. Watford 10. West Brom 11. Leicester 12. Hull 13. Middlesbrough 14. Southampton 15. Swansea 16. Burnley 17. Bournemouth 18. West Ham 19. Sunderland 20. Stoke

vs Stoke 4-1 vs Swansea 1-0 vs Sunderland 1-0 vs Man. United 3-1 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5

5 4 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 0 0

0 1 2 1 1 1 0 1 1 1 1 1 2 2 1 1 1 0 1 1

0 15-4 15 0 10-3 13 0 8-2 11 1 12-7 10 1 10-6 10 1 11-8 10 2 8-6 9 2 7-5 7 2 10-9 7 2 6-5 7 2 7-7 7 2 6-7 7 2 5-7 5 2 4-6 5 3 4-7 4 3 3-8 4 3 3-9 4 4 7-13 3 4 3-9 1 4 3-14 1

Pencetak gol : 5 - Michael Antonio (West Ham), Diego Costa (Chelsea)

1. Napoli 2. Juventus 3. Roma 4. Lazio 5. Chievo 6. Inter Milan 7. Genoa 8. Fiorentina 9. Sampdoria 10. AC Milan 11. Sassuolo 12. Udinese 13. Bologna 14. Torino 15. Cagliari 16. Pescara 17. Empoli 18. Atalanta 19. Palermo 20. Crotone

3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 0 0

1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 0 2 1

1-2 3-0 1-1 2-0 0-0 2-1 1-0

0 12-5 10 1 7-4 9 1 9-5 7 1 8-5 7 1 5-3 7 1 5-5 7 1 6-4 6 1 3-2 6 2 5-5 6 2 6-7 6 2 4-6 6 2 4-6 6 2 5-9 6 2 8-6 4 2 7-7 4 2 6-7 4 2 2-4 4 3 6-10 3 2 2-6 2 3 3-7 1

Pencetak gol : 5 - Callejon (Napoli) Liga Jerman Augsburg Hertha Berlin

vs Mainz 1-3 vs Schalke 2-0

Liga Prancis Montpellier Saint-Etienne Marseille

Ini menjadi kemenangan ke16 berturut-turut Real. Pasukan Zinedine Zidane itu menyamai rekor kemenangan Barcelona yang dicetak pada 2010/11 saat masih dipimpin pelatih Pep Guardiola. Kemenangan ini menempatkan Real di puncak klasemen dengan raihan 12 poin hasil kemenangan di empat pertandingan awal kompetisi. Real unggul 3 poin atas Barcelona dan La Palmas yang

menghuni posisi kedua dan ketiga. James yang untuk pertama kali dimainkan sejak awal pertandingan menyumbang gol pembuka di pengujung akhir babak pertama, disusul Benzema di 20 menit jelang akhir pertandingan. ‘’Saya senang tidak hanya karena gol James dan Benzema namun juga karena penampilan mereka secara keseluruhan,’’ puji Zidane.

Skenario kemenangan Real nyaris hancur berantakan saat kapten Sergio Ramos lolos dari potensi terkena kartu merah. Bek Real itu sempat menyentuh bola tembakan Hernan Perez hanya dua menit setelah dia diganjar kartu kuning. Bagi tuan rumah, kekalahan di Stadion Cornella-El Prat, membuat mereka tak pernah menang dalam 9 pertemuan melawan Real. Padahal mereka

memiliki peluang emas setelah bek Pepe salah membuang bola sehingga masuk ke jalur Leo Baptistao. Sayang tembakan pemain Brazil tak mampu menaklukkan kiper Real Kiko Casilla. Zidane memainkan Rodriguez untuk pertama kali setelah penampilan apiknya di kompetisi Liga Champions pekan lalu melawan Sporting. Gelandang Kolombia itu membalas kepercayaan pelatihnya dengan gol apik lewat aksi solo dari tengah lapangan dan mengarahkan bol ke pojok gawang dengan kaki kirinya. ‘’Menjadi mimpi saya bisa bermain di tempat ini,’’ kata Rodri-

vs Nice 1-1 vs Bastia 1-0 vs Lyon 0-0

guez setelah 133 hari tak masuk skuad inti Real. Di babak kedua, mantan kiper Real Diego Lopez membuat penyelamatan dengan memblok tembakan Benzema dua kali. Namun di kali ketiga, ia akhirnya takluk oleh penyerang Prancis itu. Di laga lain, Valencia menelan kekalahan keempat dengan menyerah 1-2 atas tuan rumah Athletic Bilbao. ‘’Saya harus memikirkan bagaimana mengubah kondisi ini,’’ ujar pelatih Valencia Pako Ayestaran setelah timnya terperosok di dasar klasemen dengan 10 kali kebobolan gol. (kmb39/afp)

Alli Bertahan di Spurs hingga 2022 London Gelandang masa depan Inggris Dele Alli tak akan pindah ke mana-mana setelah dia menandatangani kontrak baru dengan klubnya Tottenham Hotpsur, Senin (19/9) kemarin. Pemain berusia 20 tahun bertahan di klub London Utara itu sampai 2022. Alli yang juga mendapat perpanjangan kontrak pada Januari, menikmati penampilan bagus pada musim lalu, dengan mencetak sepuluh gol dan memberikan 11 assist dalam 46 pertandingan. Mantan gelandang Milton Keynes Dons itu terpilih sebagai pemain muda terbaik versi Persatuan Pesepak Bola Profesional (PFA) dan juga

Bali Post/ap

vs Chievo vs Atalanta vs Palermo vs Genoa vs Empoli vs Juventus vs Roma 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

Minus penyerang Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale, Real Madrid masih membuktikan diri sebagai klub tangguh Liga Spanyol. Real meraup tiga poin setelah menundukkan tuan rumah Espanyol 2-0, Senin (19/9) kemarin melalui gol James Rodriguez dan Karim Benzema.

MENANG - Penyerang Inter Milan Ivan Perisic menyundul bola ke gawang Juventus pada pertandingan Serie A Liga Italia, Senin (19/9) kemarin. Inter menang 2-1 pada pertandingan di Stadion San Siro, Milan.

Liga Italia Udinese Cagliari Crotone Sassuolo Torino Inter Milan Fiorentina

Madrid -

Real Madrid Samai Rekor Barcelona

’’Derby d’Italia’’ Milik Inter Milan Milan Pemain pengganti Inter Milan Ivan Perisic mengamankan kemenangan 2-1 atas juara bertahan dan rival utamanya Juventus pada pertandingan kompetisi Serie A Liga Italia, Senin (19/9) kemarin. Kemenangan di San Siro ini menjadi yang pertama dalam delapan pertemuan. Stephan Lichsteiner menyambar umpan silang mendatar pada menit ke-66 untuk membawa Juve unggul pada pertandingan yang bertajuk Derby d’Italia ini. Namun kapten Inter Mauro Icardi menyamakan kedudukan dua menit kemudian dengan menanduk bola tendangan sudut. Ini menjadi gol ketujuh Icardi ke gawang Gianlugi Buffon dalam 8 pertemuan. Icardi kemudian mengirimkan umpan silang dengan sepakan menggunakan sisi luar kakinya untuk diteruskan Perisic menjadi gol pada menit ke-78, sembilan menit setelah pemain internasional Kroasia itu masuk sebagai pemain pengganti. Inter harus kehilangan gelandang Ever Banega yang diusir keluar lapangan pada menit ke-90 akibat menerima kartu kuning kedua. Namun tim tuan rumah mampu menorehkan kemenangan perdana di liga atas Juve dan mengakhiri rekor 100 persen mereka musim ini.

‘’Kemenangan ini merupakan momen hebat bagi para penggemar, klub, dan tim dan akan mulai menumbuhkan kepercayaan diri kami,’’ kata pelatih Inter Frank de Boer kepada Sky Sport Italia. ‘’Juventus, tentu saja memberi Anda motivasi ekstra namun kami katakan sebelum pertandingan, bahwa kami harus bermain sebagai tim dari menit pertama sampai menit ke-90.’’ Kemenangan ini akan membuat De Boer dapat bernapas setelah awal yang sulit sebagai pelatih Inter, hanya meraup empat angka dari tiga pertandingan perdananya di liga, dan menelan kekalahan kandang menyakitkan dari tim Israel Hapoel BeerSheva di Liga Eropa. Pelatih Juventus Massimiliano Allegri secara mengejutkan tidak memasukkan penyerang Gonzalo Higuain ke tim intinya dan memaksakan bek Mehdi Benatia yang sedang cedera untuk bermain pada pertengahan babak pertama. Gelandang Juve Sami Khedira semestinya mampu membawa tim tamu unggul, namun tandukannya kurang bertenaga, dan tidak lama kemudian Icardi bertarung dengan Giorgio Chiellini untuk melepaskan tembakan yang belum mengarah ke gawang.

Inter mengambil alih permainan dari Juve setelah turun minum, namun justru kemasukan oleh gol Lichsteiner. Bagaimanapun, keunggulan Juve tidak berlangsung lama, dan Inter bangkit berkat gol Icardi dan tandukan Perisic untuk meraih kemenangan perdananya di Liga Italia atas rivalnya itu sejak 2012. Juve masih menghuni peringkat kedua dengan sembilan angka, tertinggal satu angka dari pemuncak klasemen Napoli, yang menang 3-1 atas Bologna. Sedangkan Inter naik ke peringkat keenam dengan tujuh angka. Tim peringkat ketiga AS Roma menyia-nyiakan kesempatan untuk menyalip Juventus di klasemen ketika mereka kalah 0-1 di markas Fiorentina. Gol Milan Badelj pada menit ke-81 memberi kemenangan La Viola. (kmb39/afp/ ant)

masuk dalam daftar anggota tim terbaik Liga Inggris PFA pada musim lalu. Penampilan mengesankan Alli di Spurs juga membuat gelandang itu masuk timnas Inggris, Oktober silam, dan ia juga merupakan bagian dari skuad negaranya untuk Piala Eropa 2016. (afp/ ant)

Gelandang Tottenham Hotspur Dele Alli.

Andi Gilang dan Gerry Salim Persembahkan Podium di Ajang ATC Zhuhai

Bali Post/ist

Pembalap Indonesia Andi Gilang (kiri) & Gerry Salim (kedua dari kiri) pada kejuaraan Asia Talent Cup di Zhuhai, Tiongkok. Jakarta (Bali Post) – Andi Farid Izdihar atau Andi Gilang dan Gerry Salim sukses mempertahankan tradisi podium pada ajang Asia Talent Cup (ATC) 2016

yang berlangsung di Zhuhai International Circuit, Tiongkok, 17-18 September. Podium tersebut kian memperpanjang prestasi pembalap muda Indonesia di

kancah balap internasional untuk memberikan kebanggaan bagi bangsa. Pada seri keempat ATC 2016, dua pembalap muda Tanah Air tersebut berhasil mengawali lomba dengan meraih waktu tercepat pada sesi kualifikasi ,Sabtu (17/9). Gerry pun berhak mengisi posisi start terdepan dan Gilang pada posisi kedua. Pada race pertama, meskipun start di posisi terdepan para pembalap muda tersebut tak mudah untuk dapat terus bertahan di posisi terdepan. Gilang dan Gerry bahkan sempat tercecer di posisi 5 dan 6. Meskipun demikian, usaha keras terus diperlihatkan oleh mereka sampai dengan lap terakhir. Gilang pun berhasil finis di posisi kedua. Nasib kurang beruntung justru

dialami Gerry dengan finis di posisi keempat, terpaut 0,001 detik dengan pembalap posisi ketiga di depannya. ‘’Pada race pertama saya sempat slide dan hampir jatuh saat keluar dari R-11. Alhamdulillah saya bisa tetap mengendalikannya dan sedikit demi sedikit bergabung kembali ke rombongan terdepan hingga mampu finis kedua. Race kedua, saya mengawali start dengan baik dan terus bertahan di rombongan terdepan, namun sayang di lap terakhir saya lengah membuat saya hanya finis di posisi ke-7,’’ ujar Gilang. Race kedua pun berlangsung sama ketatnya. Gerry dan Gilang yang ingin mengulangi kesuksesan di balap pertama terus tampil menekan dari sejak bendera

start dikibarkan. Sampai dengan lap terakhir Gerry dan Gilang mampu menjaga ritme untuk terus berada di rombongan terdepan. Gerry pun berhasil meninggalkan rombongan dan hanya bertarung berdua dengan pembalap Jepang di depannya, bahkan pada lap ke-16 Gerry mampu mencatatkan waktu tercepat 1:45,485 detik. Gerry berhasil finis di posisi kedua. Pada race kedua ini, justru Gilang kehilangan momen pada lap terakhir dan hanya mampu finis ke-7. ‘’Pertarungan kali ini sangat ketat, saya terus berusaha berada di rombongan terdepan setiap race. Tidak ingin mengulangi kesalahan di race pertama, di race kedua ini saya langsung tampil ngotot sejak awal lap.

Meskipun hanya meraih posisi kedua tapi saya cukup puas dengan penampilan saya kali ini,’’ ujar Gerry. Raihan poin pada seri keempat ATC 2016 ini membuat Gilang dan Gerry naik ketiga besar klasemen sementara. Saat ini Gilang berada di posisi kedua dengan raihan 122 poin dan Gerry menempati posisi ketiga dengan 120 poin. Keduanya hanya berjarak 8 dan 10 poin dari pimpinan klasemen sementara yang saat ini ditempati pembalap Thailand, Somkiat Chantra. GM Marketing Planning & Analysis Division AHM Agustinus Indraputra mengatakan tradisi podium di setiap seri ATC 2016 menunjukkan pembalap binaan AHM memiliki kompetensi skill yang kompetitif di Asia. Saat ini ATC tinggal

menyisakan dua seri, dan kesempatan besar semakin terbuka untuk mempersembahkan kebanggaan bagi bangsa dengan meraih puncak klasemen di seri-seri selanjutnya. ‘’Kami bangga terhadap konsistensi pembalap muda kami yang terus membuahkan hasil positif di setiap seri ATC. Selain mengibarkan bendera Merah Putih di setiap ajang ATC 2016, selanjutnya kami juga ingin mencetak sejarah baru untuk dunia balap Indonesia dengan raihan puncak kelasemen dengan dua seri tersisa,’’ ujar Indraputra. ATC 2016 saat ini menyisakan dua seri terakhir, yaitu di Sirkuit Twin Ring Motegi, Jepang, 14-16 Oktober dan Sepang International Circuit, Malaysia 28-30 Oktober. (bns)


pon 2016 jawa barat

16

17 - 29 September 2016

Selasa Pon, 20 September 2016

Handayana dan Aprila Juga Sumbang Perunggu Bandung (Bali Post) Setelah I Made Budi Kertayasa meraih medali perunggu, giliran I Gusti Agung Putra Handayana dan A.A. Ngurah Aprila Pratama yang menyumbang medali perunggu di hari kedua cabor karate PON XIX/2016, Senin (19/9) kemarin. Putra Handayana turun di kelas -67 kg dan Pratama di kelas +75 kg. Dengan tambahan dua perunggu ini, tim karateka Bali mengumpulkan total 3 keping medali perunggu. Putra Handayana meraih perunggu setelah menang pada perebutan juara III dengan mengalahkan Hirga Yoga dari Jatim dengan pemungutan suara (Hantei) karena skor seri 4-4. Medali emas kelas ini diraih karateka Tebing Hutapea asal DKI Jakarta, dan medali perak disabet Maruli ButarButar dari Jabar. Sementara Aprila Pratama merebut perunggu dengan mengalahkan karateka asal Maluku Petrus dengan skor 7-2. Medali emas diraih Sandi (Jabar) dan perak disabet Angga (Jatim). Sementara itu di kata beregu putra Putu Yoga Yudistira, I Gede Sihaan Yogi Natha, dan I Putu Gede Sumantri Wikarma belum mampu berbuat banyak. Menghadapi tim Jabar, Bali menyerah dengan skor 1-4 di babak pertama. Begitu juga di Kumite kelas +68 putri. Ni Made Resa Wirasati kalah 1-4 atas Ade Aryuningsih (DKI Jakarta). Namun di babak selanjutnya Resa Wirasati berhasil mengalahkan Stefania Wakkary (Papua Barat) dengan skor mencolok 6-0. Langkah Resa Wirasati benar-benar terhenti di perebutan medali perunggu ketika ditundukkan Dessyinta Rakawuni (Sumatera Utara). Pelatih Karate PON Bali Putu Dedy Mahardika mengakui baru mampu meraih medali perunggu di PON Jabar. ‘’Mudah-mudahan besok (Selasa ini) ada medali emas di cabor karate,’’ harap Dedy Mahardika sembari menyebut medali emas nanti bertumpu pada putri Ni Made Dwi Puspita Sari di kelas -61, dan Cokorda Istri Agung Sanistyarani di kelas -55 kg. Selasa ini Bali akan menurunkan Komang Bintara Putra di kelas -60 kg, I Putu Agus Putra Bimantara (-55 kg), Ni Made Dwi Puspita Sari (-61 kg), Cokorda Istri Agung Sanistyarani (-55 kg) dan Ni Putu Eka Purnama Yanti (-50 kg). Pada hari terakhir Rabu (21/9) dipertandingkan Kumite beregu putra-putri. (kmb41)

Bali Post/kmb41

PERUNGGU - I Gusti Agung Putra Handayana dan A.A. Ngurah Aprila Pratama saat foto bersama dengan pelatih, manajer, dan pengurus FORKI Bali usai menerima medali di Sasana Budaya Ganesa Institut Teknologi Bandung (ITB) Jawa Barat, Senin (19/9) kemarin.

Judo Bali Lampaui Target Bandung (Bali Post) Perjuangan atlet judo PON Bali masih belum berakhir. Terbukti, pada pertandingan hari terakhir PON XIX/2016 Jabar yang berlangsung di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9) kemarin, Bali mampu menambah dua medali yang secara keseluruhan melampaui target. Pada pertandingan kemarin, satu medali perak disumbangkan tim beregu putra yyang diperkuat I Putu Sukarya Yasa, Komang Ardiarta, dan Kadek Adi Wirawan. Sementara medali perunggu diraih judoka beregu putri lewat Sinta Muliana, Ni Putu Prapti Virgynia Wedayanti, dan Ayu Sri Handayani. Dengan tambahan dua medali itu secara keseluruhan tim judo Bali mengumpulkan total 12 medali yakni 2 medali emas, 4 perak, dan 6 perunggu. Sebelum merebut perak, tim judo beregu putra pertama berhasil mengalahkan Jambi, disusul kemenangan atas Banten. Namun di final, Bali harus mengakui keunggulan Jabar 2-3. Medali perunggu nomor ini diraih Kaltim. Sedangkan tim beregu putri sebelum merebut perunggu, di pertandingan pertama menang atas Jatim, namun berikutnya di semifinal kalah atas tuan rumah Jabar. Akhirnya Bali merebut perunggu dan Jabar berhak medali emas, Kaltim medali perak. Pelatih judo Bali Nyoman Sumerta mengakui target awal memang hanya mematok 2 keping medali emas, tetapi hingga hari terakhir dapat total 2 emas, 4 perak dan 6 perunggu. ‘’Hanya meningkat di medali perak dan perunggu dibandingkan saat PON di Riau 2012 lalu yang hanya meraih 2 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Namun Bali berhak juara umum III. Setelah juara umum pertama diraih Jabar, juara umum II disabet DKI Jakarta,’’ terang Sumerta. Pria asal Bangli itu menambahkan, prestasi itu sudah luar biasa dengan perbandingan TC yang dijalani atlet dari provinsi lain. Pejudo Jabar dan dan DKI Jakarta menjalani latihan dan TC dalam hitungan tahun di Korea Selatan. Otomatis mereka rutin sparring dengan judoka tim-tim kelas dunia. Sementara Bali hanya mengandalkan latihan lokal saja. Bahkan dari sisi pelatih, Jabar, DKI dan Jatim menggunakan jasa pelatih Korea Selatan. Sedangkan Bali hanya menggunakan produk pelatih lokal. ‘’Bali bersyukur dapat all final di kelas putri 57 kg, dan putra di kelas 73 kg,’’ tegas Sumerta. (kmb41)

BIRO JASA

BIRO JASA

Perolehan Sementara Medali PON XIX/2016 Jawa Barat No. Propinsi Emas 1. Jawa Barat 63 2. DKI Jakarta 28 3. Jawa Timur 26 4. Riau 6 5. Sulawesi Selatan 5 6. Jawa Tengah 5 7. Papua 5 8. Bali 3 9. Sumatra Utara 3 10.Banten 3

Perak 30 33 35 7 8 6 4 5 4 2

Perunggu 35 33 23 5 5 18 4 10 8 7

Total 128 94 84 18 18 29 13 18 15 12

Tenis Beregu Putra ke 8 Besar Bali Post/ant

MENANG - Pebasket putri Bali Regita P (tengah) mencoba melewati hadangan tiga pemain Kalimantan Timur Dasyinta (kiri), Rinda Dahlia (kedua kanan) dan Annisa (kanan) pada pertandingan babak penyisihan PON XIX/2016 di GOR C-tra Arena, Bandung, Jabar, Senin (19/9) kemarin. Tim Bali berhasil menang dengan skor 59-35.

Misi Awal Terpenuhi Bandung (Bali Post) -

Tim putri bola basket Bali memenuhi misi awal dengan meraih kemenangan di PON XIX/2016 Jabar. Di laga babak penyisihan Grup A yang berlangsung di GOR C-Tra Arena, Bandung, Senin (19/9) kemarin, Bali mengungguli Kalimantan Timur dengan skor 59-35. Bali yang menurunkan pemain terbaik seperti Kadek Pratita Citta Dewi, Kadek Rima Anggen Suari, Regita Pramesti, dan Olivia Claudia Hadinata di kuarter pertama langsung unggul 17-6. Di kuarter selanjutnya, dominasi Bali tetap dipertahankan hingga memimpin 33-17. Dikuarter ketiga, permainan Citta dkk. tidak bisa dibendung. Mereka terus mendapatkan poin lewat three point shooting dan me-

nutup laga dengan keunggulan 4527. Dan di kuarter terakhir, Bali tak terbendung untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 59-35. Pelatih sekaligus manajer tim Bali Putu Deddy Mahardika usai pertandingan mengatakan, asuhannya mampu bermain sesuai instruksi dan semakin percaya diri menatap laga berikutnya melawan Papu Barat, Selasa ini.

Meski permainan sempat menurun setelah tiga pemain inti digantikan dengan pamin cadangan, namun akhirnya tim bisa meraih kemenangan. ‘’Permainan tim sempat anjlok ketika tiga pemain inti diganti. Di sana kelihatan sekali permainan menurun. Namun, setelah ketiganya kembali dimaninkan, permainan tim kembali normal,’’ kata Deddy. (kmb41)

Meski Tampil Tak Maksimal, Lindswell Raih Emas Bandung (Bali Post) Atlet wushu putri Sumatera Utara Lindswell berhasil meraih medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/Jawa Barat di nomor taijiquan dan taijijian meskipun penampilannya tidak maksimal Pada pertandingan di GOR Pajajaran Bandung, Senin (19/9) kemarin, Lindswell mengumpulkan nilai 19,16. Pada taijiquan (taichi tangan kosong), dia mendapat nilai 9,61 kemudian pada taijijian (jurus pedang) mendapat nilai 9,55 sehingga total nilai 19,16. Medali perak direbut atlet Jawa Timur Cindy Martono dengan total nilai 18,75, sedangkan medali perunggu direbut atlet Kalimantan Utara Tsania Arifianti dengan total nilai 18,17. Saat tampil di hadapan penonton, Lindwell yang juga atlet nasional sempat goyang pada salah satu gerakannya ketika tubuhnya ‘’terbang’’ kemudian menginjakkan kakinya di atas matras. Tetapi, goyangan tersebut langsung ditutup dengan gerakan lainnya sehingga secara awam memang tidak terlihat namun itu sudah memengaruhi penilaian tim juri. Peraih medali perak pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan tersebut mengakui soal goyangan kakinya ketika menjejakan kakinya di atas matras. ‘’Saya akui sempat goyang tetapi saya langsung menutupi dengan gerakan lainnya,’’ katanya. Sementara itu pada nomor yang sama bagian putra medali emas direbut atlet Jawa Timur Bobie Valentine dengan total nilai 18,91, medali perak direbut atlet Sumatera Utara Fredy dengan nilai 18,70, sedangan medali perunggu direbut atlet DI Yogyakarta Julius Yoga Kurniawan dengan nilai 18,69. Terakhir PON XIX/2016 di Jawa Barat ini merupakan PON terakhir bagi Lindswell. ‘’Ïni menjadi PON terakhir bagi saya karena faktor usia yang memengaruhi kemampuan fisik saya,’’ kata Lindswell usai pertandingan di GOR Pajajaran Bandung. Menurutnya, di PON XX/2020 usia dirinya sudah hampir 30 tahun yang tentunya akan memengaruhi fisik. ‘’Dalam empat tahun terakhir ini saya sudah meraih banyak prestasi dan usia saya empat tahun ke depan sudah hampir 30

tahun,’’ katanya. Lindswell kelahiran Binjai, Sumatera Utara, 24 September 1991. ‘’Kalau untuk pertandingan internasional nanti akan saya lihat kondisi fisik saya,’’ katanya. Pada Asian Games 2010 Guangzhou, Tiongkok, Lindswell gagal meraih medali tetapi pada Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan 2014 berhasil menyumbangkan medali perak untuk Indonesia. Namun di PON baru kali ini dia berhasil meraih emas. ‘’Ïni merupakan medali emas pertama di PON karena saya tiga kali PON baru kali ini meraih emas,’’ katanya. (ant)

JURUS - Atlet wushu Sumatera Utara Lindswell memperagakan jurus dalam nomor Taijijian PON XIX/2016 di GOR Padjajaran, Bandung, Jabar, Senin (19/9) kemarin.

Bandung (Bali Post) Tim tenis beregu putra Bali melaju ke babak delapan besar usai menundukkan Jateng dengan skor 2-1 pada PON XIX/2016 di Lapangan Tenis Siliwangi Bandung, Senin (19/9) kemarin. Laga pertama Kadek Agus Satria atau Bombom mengalahkan Iswandaru dengan 6-2, 6-4. Selanjutnya Indrawan ditundukkan Wisnu 4-6, 4-6, kemudian ganda Bombom/Bagas unggul atas Iswandaru/Ahmad 7-5, 6-4. Sekum Pelti Bali Agung Ngurah Susrama me-

nyatakan pihaknya bangga timnya mampu menaklukkan Jateng yang selama ini dikenal sebagai gudang petenis nasional. Sayangnya sukses beregu putra tidak diikuti beregu putri yang terhenti langkahnya pascaditundukkan Papua Barat. Sebelumnya beregu putra Bali dikalahkan DKI 1-2. Bombom menundukkan Irfandi 3-6, 6-3 dan 6-3, kemudian Indrawan dikalahkan Adiguna 1-6, 3-6, serta ganda Gede Falyawan/Bagas harus mengakui ketangguhan Irfandi/Hendrawan 5-7, 5-7. (022)

Empat Daerah Belum Raih Medali Bandung (Bali Post) Empat daerah yaitu Gorontalo, Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Nusa Tenggara Timur belum kebagian satu pun medali sampai pertandingan hari keenam PON XIX/2016 Jawa Barat, Senin (19/9) kemarin. Meski perburuan medali sudah dimulai sejak 14 September, keempat daerah tersebut masih belum bisa bersaing untuk sekadar meraih satu perunggu sekalipun. Sementara itu tuan rumah Jawa Barat kian memperlebar jarak dalam perolehan medali emas dengan dua pesaing terdekatnya di papan atas, DKI Jakarta dan Jawa Timur pada PON XIX/2016 Jabar dengan meraih 63 medali emas, 30 perak, dan 35 perunggu. DKI Jakarta untuk se-

mentara masih di peringkat kedua klasemen perolehan medali yakni 28 medali emas, 32 perak dan 33 perunggu. Sementara Jawa Timur merangsek di peringkat ketiga terpaut dua medali emas yakni 26 medali emas, 35 perak dan 23 perunggu. Perburuan medali pada Selasa (20/9) ini diperkirakan juga akan berlangsung lebih ketat. Sebanyak 63 medali emas akan diperebutkan, termasuk di beberapa cabang olahraga yang baru memulai pertandingan seperti menembak di Lapangan Tembak Cisangkan Kota Cimahi maupun nomor berburu. Selain itu biliar dan squash juga akan mempertandingkan laga final di kompleks Graha Manggala Siliwangi dan Siliwangu Squash Center Bandung. (ant)

Binaraga Nihil Medali

Bandung (Bali Post) Cabor binaraga Bali belum bisa berbicara banyak di ajang PON XIX/2016 Jabar. Pasalnya, dalam kejuaraan yang dihelat di Gedung Sabilulungan, Soreang, Bandung, Senin (19/9) kemarin, tiga atlet binaraga PON Bali tidak satu pun yang mampu m e m persembahkan medali. Pelatih binaraga Bali Nengah Wijana mengatakan, untuk binaraga memang nihil medali. Pasalnya, dari tiga atlet yang diturunkan hanya dua yang mampu bercokol di posisi ke-5. ‘’Target awal memang hanya satu emas. Namun target itu meleset. Bahkan Komang Kariasa kelas -55 kg dan Achmad Alvian kelas -65 kg hanya bisa masuk peringkat ke-5. Sedangkan Nurandy Satyawan (+85 kg) belum bisa berbicara banyak,’’ ungkap Wijana, Senin kemarin. Dikatakannya, kegagalan asuhannya merebut medali dinilai wajar. Pasalnya, bi naraga Bali baru kali pertama berlaga di ajang PON, sehingga masih harus bekerja ekstra keras. Belum lagi lawan-lawan yang dihadapi berat-berat. Jelas, tidak mudah untuk mendapatkan seperti apa yang diharapkan. ‘’Mulai sekarang kami akan melakukan persiapkan atlet yang lebih maksimal lagi untuk PON Papua 2020 mendatang. Mulai dari persiapan kondisi otot atlet itu sendiri dan persiapan yang lainnya,’’ kata Nengah Wijana. (kmb41)

DKI Jakarta Mundur di Judo Nomor Beregu

Bali Post/kmb41

PERAK - Tim judo beregu putra Bali sukses meraih medali perak di hari terakhir kejuaraan dalam PON) XIX/2016 Jabar di GOR Saparua, Bandung, Jawa Barat, Senin (19/9) kemarin.

Bandung (Bali Post) Tim judo DKI Jakarta memilih mengundurkan diri dari arena pertandingan PON XIX/2016, Senin (19/9) kemarin, yang pada hari terakhir ini mempertandingkan nomor beregu putra dan putri. Pelatih tim judo DKI Jakarta Djamiat Kamal ditemui di lokasi pertandingan GOR Saparua, Bandung, menjelaskan alasan pengunduran timnya karena pertandingan judo PON 2016 tidak berjalan secara sportif dan sangat nampak memberikan keuntungan bagi tim tuan rumah. Seharusnya pada hari terakhir tersebut, tim DKI akan berlaga di nomor beregu putra dan putri, namun

tim DKI akhirnya dinyatakan kalah oleh panitia pertandingan karena memutuskan mundur. ‘’Banyak keputusan wasit yang sangat merugikan tim daerah lain, tapi justru sebaliknya pihak tuan rumah yang diuntungkan. Salah satu contoh di nomor kata, seharusnya di nomor seni itu kami minimal dapat satu emas, tetapi nyatanya lepas,’’ jelasnya. Djamiat mengaku kecewa dan sangat menyesalkan ajang besar olahraga seperti PON harus dicederai oleh tindakan yang kurang sportif dan melupakan tujuan olahraga sesungguhnya. ‘’Bayangkan, kami telah melakukan persiapan

selama empat tahun, dengan biaya yang tidak sedikit dan toh pada akhirnya menerima fakta yang tidak baik. Jujur kalau pandangan saya mendingan menjadi juara yang sejati dibandingkan hanya akal-akalan,’’ katanya. Judoka DKI Jakarta Gregory Ignatiao menambahkan, buat apa terpasang tulisan junjung tinggi sportivitas di sekitar pertandingan, kalau faktanya pertandingan sendiri tidak berjalan dengan sportif. ‘’Dibilang kecewa tentu kami para atlet kecewa, utamanya saya yang merasa menjadi korban ketika turun di kelas bebas,’’ jelasnya. Sementara itu, delegasi

teknis Judo PON XIX 2016 Hendri Yuzano mengatakan panita pertandingan sudah berusaha melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebaik mungkin. Adapun protes yang disampaikan oleh peserta atau kontingen seharusnya juga dilandasi aturan dan prosedur pertandingan, karena penyelenggara juga memberikan kesempatan peserta dan kontingen melayangkan protes sebelum hasil pertandingan diumumkan. ‘’Seperti tim Jatim melayangkan protes ketika pertandingan sudah berakhir, besoknya baru protes dan meminta rekaman pertandingan, padahal hasil kejuaraan sudah diumumkan,’’ jelasnya. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Pon, 20 September 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Cr Tng Angkat Beras Jl.Cargo,Dsplin H.085100866177

Dcr Pegawai Toko Ice Cream di Sanur Pria/Wanita 08123961112

Cari Penjaga Toko Tidur Dalam Sidakarya,081558424242

Dcr Waitress u/Malo’s Restaurant Telp.0361-730913 Legian

B.BP.141.09.16.0000456

B.BP.141.09.16.0000453

A.BP.001.09.16.0000835

B.BP.154.09.16.0000463

Dcr sopir srabutan bisa !Dcr PRT Tinggal Luar Wnt di metik SIM A+C Hub.085238127777 Kerobokan Gj2Jt SMS08123816793 B.BP.164.09.16.0000451

Bth PRT Wanita Tidur Dlm Gaji 1,2Jt Hub.081 805 506 564

B.BP.164.09.16.0000449

Bth Cook Cewek 2 Waitress 2 Pin552021AA Resto Baru Scpatnya

A.BP.001.09.16.0000850

Looking for Exp.Teachers of Business Studies(Soon),English (Jan 17)&Math(July 17),Please SendCV EtcTo:hrdbsch@gmail.com

B.BP.141.09.16.0000454

!!Dcr 1org OB&Beberapa Orang Marketing Property H.8466676

B.BP.141.09.16.0000457

Dcr Sales Bhn Bangunan tidak merokok,jaminan ijazah asli dan BPKB asli, Lmr Raya Darmasaba 18 Denpasar 081333359022

B.BP.004.09.16.0000411

Dcr Sgr HK&Stwd u/Hotel Berbintang(gaji UMK+BPJS)diutmkn yg serius bekerja Lamran: Jl.P. Moyo No.27A-B Pedungan 727529

A.BP.001.09.16.0000881

Htl&Rest Need Waiter,Steward Direct Intvw to The Yulia Inns Jl.Pantai Kuta No.43 T.751893

A.BP.001.09.16.0000846

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

B.BP.166.09.16.0000471

Cr Banyak Wanita untuk Rest Nasi Campur Indonesia Tk Masak di Area Petitenget Gj 1,8-2Jt Tlp.4741436

B.BP.154.09.16.0000462

Agung Toyota Gianyar:Bth Sales Executive,L/P,min.D2 Lmrn Krm ke PT.Agung Toyota,Jl.Darma Giri,Buruan Blahbatuh Gianyar Telp:(0361)948888/Email hrd.ag ungautomallgianyar@gmail.com

A.BP.005.09.16.0000816

Balai pengobatan alternatif di Bali mencari 1.Konsultan Kesehatan,wanita Min 25th S1 atau D3 Kesehatan Masyarakat. 2.Apoteker wanita min 25th D3 Farmasi.Fasilitas gaji,uang makan, transport,tunjangan Kshtn & bonus Hub.Tlp/WA:081389537788

B.BP.031.09.16.0000445

Biku Rest Need Good Looking Restaurant Host,Prefer Woman age Max 27 yo,Interesting Salary, English is must min 2 years Experience.Send Your CV+ PhotographTo info@bikubali.com

B.BP.004.09.16.0000464

Bth Duty Manager & Executive Sales Syarat Min.Di English ActiA.BP.001.09.16.0000549 ve, Bpnlmn,Energik,Pekerja Keras Lmrn ke The Jayakarta Bali Dbthkan Sales & Sopir SIm A/B Min SMA Umur Maks 35Th Krm Lam Hotel Jl.Werkudara Legian Kuta ke PT.Gunung Slamat Tlp.410188 E:Pancadanainengah@yahoo.com B.BP.001.09.16.0000219

A.BP.001.09.16.0000797

Tng Kebersihan(OB)Kebun,Satpam Waiter/Waitres SMA,Kasir,Admin SMEA Akutansi,Sopir SIM A,MarSopir.Lmrn ke Jl.Danau Toba B.BP.004.09.16.0000395 A.BP.001.09.16.0000792 A.BP.001.09.16.0000830 keting utk Shankara Resto Jl. Sanur Hp.081901181717 Bth Sgr IT Staf Min D3 Lam ke Dcr Sopir Angkut Ayam,Pakan, Dcr Sopir Truck Cargo A.BP.001.09.16.0000803 A.BP.001.09.16.0000858 DanauToba 7 Snr H:085792111818 PB Sudirman Agung B9 Dps SPG TokoLam.PT.Tohpati Poultry PT.Abalogistics 085100433464 Dcr Arsitek bsAutocad Brpnglmn A.BP.001.09.16.0000861 Dcr Tukang potong & penjahit A.BP.001.09.16.0000575 A.BP.001.09.16.0000796 Supratman 281 Dps 081337273111 Proyek Prmhn Cazaloka Jln. Dicari Tng Serabutan Pria Max utk Garment Jl.Tegeh Sari 88 Bth Spa Terapis Pglm min.1Thn A.BP.001.09.16.0000808 Dcr Staf Pngacara Jl.Nangka Utara 25Th,Hub Adrian Pratama P.Saelus 1.087862369226 u/Hotel&DaySpa T.087777438887 No.294 Lt2 Dps,081338542612 Kuta,0361-766496,085737456996 Jl.Gunung Agung 144B Denpasar A.BP.001.09.16.0000804 Dicari Receptionist P/W,Admin, B.BP.154.09.16.0000392 B.BP.145.09.16.0000442 A.BP.001.09.16.0000819 Dcr DW Waitress,Cook Helper A.BP.001.09.16.0000789 Gudang,SPV,marketing,Max 35Thn Dcri Tng Kerja Laki Srbutn,PrmDcr Waitress u/ Tubes Buddha Wear Looking for Graphic Kitchen lulusan SMK/SMU Dicari:Driver Pariwisata, Restaurant Hub:760063 Gji:2-4Jt/Bln,CV Bawa Jl.Buluh Designer Experienced E: hrd@ puan Bersihkan Rmh Umr 18-30Th Hotel Puri Cendana Hub.732947 Receptionist, Reservation B.BP.145.09.16.0000444 Indah 91D Dekat POM bensin buddhawear.com Ph:085100050706 Tgl di Dlm SMS:081999343777 A.BP.001.09.16.0000841 Dcr karyawan salon;hairdresser Lam:True Bali Experience Jl. A.BP.001.09.16.0000855 Dcr Karyawan Usaha Kue PendapaA.BP.001.09.16.0000814 A.BP.001.09.16.0000802 capster/therapist 081936074041 Diponegoro 150B-12 Ph.239440 Buddha Wear Looking for Stocker tan Total1,7Jt/Bln, 08563897679 B.BP.154.09.16.0000425 Ruko Genteng Biru Dps Email: hr Good Computer E:hrd@buddhawe B.BP.004.09.16.0000466 Dcr llsn SMU max23th u/Kru Ban d@atruebalineseexperience.com ar.com Hp:0851000050706 Dcr Kasir Wanita,Kirim Lamaran dara.Ada Diklat.081933063868 A.BP.001.09.16.0000636 A.BP.001.09.16.0000857 ke Jl.Teuku Umar 133 Tlp236735 A.BP.001.09.16.0000475 Distributor Lampu LED dari Cr 10 Krywn Refleksi Yg Pnglmn B.BP.004.09.16.0000413 Dcr segera Adm Wnt max.35th Jl Inggris membutuhkan Krywn utk & 2 Krywn Boutiqe Min.SMA Dcr Krywti min SMK bs MSOffice Gatsu No.264A Dps 081236468077 posisi Sales Executive dgn Jl.Jayagiri IX/1,082145995920 &Internet IMB Dps,082144573631 A.BP.001.09.16.0000460 A.BP.001.09.16.0000794 A.BP.001.09.16.0000842 syarat:1.Pend.min D3 2.punya Dcr staff toko pria bs Bhs IngCr Kry/i Bs Salon/Blm Pglmn,Gj Dcr jaringan ke Hotel&Rest 3.Pglmn gris&sekretaris wanita min D3 1,5Jt+Bns,Slon Wnt087860000308 Marketing.Gj+Kms+Bns+BPJS. min.2thn 4.punya spd mtor. bisa mengoprasikan Adobe,PhotoA.BP.001.09.16.0000798 Lam PT.PMA,Bedahulu XVII/7 Dps Send CV to:hrd@cbsgroup.co.id shop & Microsoft Office.Kirim B.BP.804.09.16.0000440 Cr Tng Goreng Kue/Kirim,SIM C A.BP.001.09.16.0000845 CV to Jl.Raya Kerobokan No.96 Gj 60-70rb Ubung,081339304547 Dcr Mekanik Spd Mtr Hub.Honda Gandhi School Looking for A.BP.001.09.16.0000868 Taman Agung Mtr 081236700700 Banjar Taman(Kenny Furniture) Marketing Staf,with Relevant A.BP.001.09.16.0000733 B.BP.001.09.16.0000315 Dbth Sgr Sales ke Hotel2,Sopir Experiences,Good in Design Dibutuhkan Sopir Pribadi,Vila, Dcr PRT tidur dalam KTP Bali SIM A/B1, Bag Umum, Teknisi Grafis,Fluent in English, Please Pembantu Rumah Tangga,Pengawas Hub:08123928624 Mesin Ldry Min.SMA,Umur Max 30 SendYour CV to:ayu@gandhi.o A.BP.001.09.16.0000755 Proyek Pengalaman,085100883990 Th,Pas UM,GP,Lbr,BPJS,Tj,Bonus rg,Manager@gandhibali.org Or Dcr Peg Punya Kendaraan SenA.BP.001.09.16.0000867 Insentif Lam ke Jl.Nangka Contact 0361-239744,Jl.Tukad diri Gaji 2,5Jt Jl.P.Salawati Dicari Drafter bisa Utara Gang Belibis No.38 Yeh Penet No.8A Renon No.24A Dps Autocad,pengalaman TDJ Telp.422235,418836 Jam Kerja A.BP.001.09.16.0000786 A.BP.001.09.16.0000783 Dcr Sopir Pribadi,Waitris,Bag. Dcr Staf Waiter Cook Manager diutamakan, Hub. 0361-417184 A.BP.001.09.16.0000689 Dcr Pembantu Tkg Masak,Waiter/ss Umum. Lam Jl.Komodo 38X Dps Marketing Chef Hb:082146768685 Living Light Community,Sayan, B.BP.004.09.16.0000396 Dcari Segera PRT Cewek u/Rumah Lancar Inggris u/Legian. Ada Ubud Mbthkn Staf Garden u/dila(0361)224917 / 262854 A.BP.001.09.16.0000851 Dicari Pegawai Dapur utk Kerja di Sanur Usia Max.40Th A.BP.001.09.16.0000826 Gaji,Tip,Bonus Hub:0818553392 tih Mnjadi Mosquito/Pest Control Dcr Tkg Masakan Cina u di Kaldi Seminyak 081339184155 SMS Ke:08123877799 A.BP.001.09.16.0000849 Dcr Sopir Prwst SIM A-B Umum Staff Mnggunkan Metoda&Obat B.BP.145.09.16.0000443 teng Palangkaraya, bs bw istri A.BP.001.09.16.0000828 Dcr Pria u/Staff Laundry Jl. Bujang Hub.08124606355 Alami.Diutmkn Bs Sdkit Bhs.IngDicari Satpam + Sim A u/Villa Gaji 2Jt+Rmh Hub:082156880164 Dcr Sgr 15Guru TK/PAUD Min Lls Kerobokan 78X T.081933110424 A.BP.001.09.16.0000870 A.BP.001.09.16.0000832 gris,Krm Lmrn ke alea@livinginfo@thebuahbali.com,8476626 A.BP.001.09.16.0000864 Suplier Textile Mencari Staff SMU-S1 Ksmptn Trbts 0811380028 A.BP.001.09.16.0000873 Dcr Tng Laundry Laki untk Admin light-bali.com/Bw Lgs k Living A.BP.001.09.16.0000551 Dcr Security,HousKeeping Bw CV Acct D3/S1 Acct IPK=3,2 Mahir Dicari Tkg.Patrun Pnglmn Sopir & Cuci UMR 18-35Thn Light Bali Jl.Raya Sayan Br. Dcr Sgr Cook & Waitrees Warung ke Ktr Siaga86 JlPendidikan No. Excel,Rajin.Lamaran ke HRD Dps Min.3Th, Hub:081999452377 SMS:081999343777 Okinawa Hub.08123876542 Kutuh Gg.Puskesmas2 Sayan-Ubud 62,Dps T.710644,Hp081316361234 rss290900@gmail.com Denpasar “Bth Marketing Kredit&Auditor krm CV: info@BPRsinarkuta.com

Dcr 2 Programer menguasai Delphin/Vb.Net Diutamakan Berpengalaman Hub.08123963258

A.BP.001.09.16.0000664

A.BP.001.09.16.0000813

Dcr Sgr Staf Adm Wnt SMA Sdrjt T.Jahit,T.Sablon Hub:8466632

A.BP.001.09.16.0000242

Dcr Sopir Toko Bgn,Tng Srabutan Hb.Jl.Gadung 81 Kreneng Dps

A.BP.001.09.16.0000815

A.BP.001.09.16.0000356

A.BP.001.09.16.0000657

Sekretaris,PR,Sarjana berbagai Jurusan u/Operational Manager Lamaran ke Bali Coffee Agro, Jl.Veteran 66 Tlp.081901181717 A.BP.001.09.16.0000865

Looking for Professional Nail Technician for a new Nail Bar in Brawa,Canggu.Please Contact us by Sending Your CV on the Following Email Address lemonnailsbali@gmail.com

B.BP.004.09.16.0000465

Freelance Psg Label Perhiasan Kerobokan 75rb/Hari08123816794

B.BP.166.09.16.0000470

Looking for Senior Housekeeping for private Villa in Seminyak.Female,experience, good English.Call 087860618890

A.BP.001.09.16.0000876

Marketing Pria/Wanita Max 35Th SLTA,Ada Kendaraan Gaji, Uang Oprs,Komisi,Bonus Hub CV. Adrian Pratama,Jl.Gunung Agung 144B Denpasar Tlp:0361-416323

A.BP.001.09.16.0000790

Matahari Beach Resort&Spa Pemuteran North West Bali Brh 1 Or Receptionist&1 org Spa Therapist Lmrn Email ke:gm@mataharibe ach-resort.com/Krm Lgs ke Matahari beach Resort&Spa Jl.Raya Seririt Gilimanuk Desa Pemuteran Kec.Gerokgak Buleleng-Bali

A.BP.001.09.16.0000791

PT.XpsLink Bth:Acct(MinD1,Single,Max28Th,Opration,KurirMotor Krm:Jl.G.Soputan I/107,8466317

A.BP.001.09.16.0000484

Dicari guru Bhs Mandarin yang berpengalaman.Lam JB School Jl.Raya Kuta No.1 Kuta/Bali B.BP.804.09.16.0000438

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post O/K Fred PSD’13 Pth AsDK Mulus Balik Dp 70Jt H.081337380202

Djl Toyota Rush Th 2009 Hitam Pribadi Tgn 1 Hub.081237942880

Dikont rumah di Jl.Sakura No.25 Dps Hub.081338694429

ISUZU

Innova E 2010 Ijin Par Silver Velg 18 Hub.081337971958

Dikontrakan Rumah Tp36/LT110 Jl.Patih Nambi IVA/31 Ubung-Kj Hub.087860020007-087860118418

A.BP.001.09.16.0000852

Panther Hi Grade AT’01 Mls Hub 081236964228 Jl.Gadung 81 Dps

A.BP.001.09.16.0000829

NISSAN

Nissan Teana Th 2010 Tangan Pertama Terawat Hub.0811380691

B.BP.154.09.16.0000461

SUZUKI

Dijual Suzuki ST 150 Pick-Up 2014 Putih 85Jt Ng,08113893788

B.BP.164.09.16.0000452

TOYOTA

*New Vellfire 2.5 Less Audio DAIHATSU Th’2016+2011 Type Z+Type V’10 Sigra hrg.117Jt,Alya 95jt *Hub.0361-464168/081999315168* Great Xenia DP 20Jt 0817356452 A.BP.001.09.16.0000877

B.BP.141.09.16.0000459

A.BP.001.09.16.0000875

A.BP.001.09.16.0000869

A.BP.001.09.16.0000866

Jual Murah New Alphard G’2012 Hitam Asli DK Hub.082342490222

A.BP.001.09.16.0000811

Dkntrkn Rmh Jl.Penyaringan Gg. Kadal 9 SanurKauh/081999936491

B.BP.164.09.16.0000450

Rush S’2014 Akhir Asli Bali KM 27Rb Silver M/T 225Jt Nego Hub.081999044911

B.BP.141.09.16.0000458

H.Stream’05 A/T 1.7 CC VR 17 Jock Avanza G’2008 Silver Tgn 1 MBtX 108JtNgH.081338598270 Mls Luar/Dalam H.081999572823 A.BP.001.09.16.0000823

B.BP.141.09.16.0000455

HRV-E’15Pth Matic+Fortuner Htm AvanzaG’13 Pth Airbag+Ijin 164J GLux’12+TRD13,081353360911 Krd P.Saelus2Kamboja7/085101850689 B.BP.164.09.16.0000448

A.BP.001.09.16.0000879

Ubung Kaja,T200/170 5KT,RT,RK, Grs Mobil 30Jt/Th,081338428817

A.BP.001.09.16.0000795

A.BP.001.09.16.0000820

DISEWAKAN RUKO Biaya Sewa Anda Selama ini Hangus?Sewa Ruko ini Sewa Anda Kembali Utuh 100% Disewakan Ruko,Jl.Tk.Pakerisan,Hub: Andi 081246538389

DIJUAL RUMAH Rmh Dijual murah 1,60A daerah Kapal.5 Kamar, 3WC,Sumur Bor Tlp.08123981833

A.BP.001.09.16.0000856

Dijual Rmh Jl.Pratama Nusa Dua LT 2,3Are 3KT,2KM,08123526920

A.BP.001.09.16.0000871

Djl Rmh LT 490m2 3KM Lt2 Jl. Kutat Lestari Snr,081916601552 A.BP.001.09.16.0000872

Rmh Baru Lt 2/Tnh 2A Jl.Tj Tutur Pgy Kj Dpr T.087785000144 A.BP.001.09.16.0000862

FURNITURE

INTERNET

KONTRAKTOR

KONTRUKSI BAJA

PERCETAKAN

ALUMINIUM

A.BP.001.09.16.0000838

A.BP.001.09.16.0000805

A.BP.001.09.16.0000800

DIJUAL TANAH Djl Tanah 2,95 Are Sekuta Sanur 08123664435

A.BP.001.09.16.0000837 Xenia Family’2010 KM 114Rb DK Avanza G’05Htm AsDK VR15 95Jt Dijual Rumah Perumahan SangguP.Saelus2Kamboja7/085101850689 Grey Met 110JtNego.0818353477 A.BP.001.09.16.0000880 lan Br.Anyar,Kediri,Tabanan. A.BP.001.09.16.0000801 *Lexus RX270 Th’2011 asDK Tg1* Jln.Tukad Saba Blok 13 No.5 HONDA *****Hub.081 353 696 360***** Hub/SMS 081237494093/TP #HRV Prestige’15+16 Putih,HRV B.BP.141.09.16.0000460 A.BP.001.09.16.0000785 E’15Htm,Rubicon13+09Htm,Harier Avanza G’10 Silver AsBali Mls Djl Rmh LT 140m2 3KM Lt2 ada 15 Pth,SLK’11 Pth,087853223812 Prbd,081933610070/082341251453 Pool Prm Bsr Sanur 081916601552 A.BP.001.09.16.0000878

DIJUAL RUKO Ruko Gatsu Brt Jl Utama LT 240 5,5M,Rmh Bungtomo Gatsu Brt LT 400,3Lt 5,5M, Tnh Raya Uluwatu Pecatu Jl ke-2 LT200 ttl 800jt Rmh LT650 Gandapura Kesiman 5M Hub.08123811469

A.BP.001.09.16.0000834

A.BP.001.09.16.0000863

KOMPUTER

Dijual Tanah Kav di Padang Galak Hub.081337112202

RUPA-RUPA 1Hr Cair,BPKB/Stfkt 0,5% Djl Tnh SHM 1,05 DiAngantaka Rp.375Jt/Are Hub.089688942553 H.087861895055 / 081238979088 A.BP.001.09.16.0000788

Jl Tnh 9.90m@550Jt Jl.Ry.Gadon Tanah Lot Pandak H.08124676069

A.BP.001.09.16.0000847

!!!Karma Kandara Sinaran Surga 10A dkt laut view 081338977777

DICARI RUMAH Dcr Rumah di Perumahan,Harga di Bawah 1M,TP,081333307887

A.BP.001.09.16.0000844

BUC Djl Tnh 3A Singakerta Ubud Lok.Strategis Hub:081337095444

A.BP.001.09.16.0000833

SERVICE

SERVICE

B.BP.166.09.16.0000469

A.BP.001.09.16.0000114

Tanah 6,5Are Jl.Soka Gg.VI/3 Dps 081338386478 5M Nego

DISEWAKAN RUMAH A.BP.001.09.16.0000269 Dikont Rmh di Lt2 Puri Kampial ***20A Balangan 325Jt/A 800mtr B/16 NDua 5KT,Gdg,081945339832 dr Beach,Jln 8m T.08123943177 Dikont rmh Dalung Permai NN/12 11jt/th Ng Hub.081337900059

Dijual Kebun Cengkeh LT.53Are harga 10Jt/Are,Ada 50 Phn Hsl B.BP.817.08.16.0001232 300KG Kering di Munduk Batu, Aditya Design,Bangun/Renov Rmh Unggahan Seririt Hb.0815585562 Vila,Ruko,Kos IMB 081337099764 A.BP.001.09.16.0000810

Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121

A.BP.001.09.16.0000874

A.BP.001.09.16.0000647

KONTRAKTOR Borong Rumah Jadi,Bahan Plus Upah Hp/WA:0811301502

A.BP.001.09.16.0000793

A.BP.001.09.16.0000843

KOST Super Elite Bule Sanur S.Pool, Lengkap 3Jt UP:087762566220

A.BP.001.09.16.0000859

SERVICE

RUPA-RUPA

Dicari Pengrajin Fiber Glass Tlh Hlng Sertifikat HGB No.843 Hub: Adrian Pratama,Jl.Gunung /Desa Ungasan/Kuta Sltn,L:63m2 Agung 144B (0361-416323) Dps A/N:Handy Tamin,Hub:0818146462 A.BP.001.09.16.0000824

A.BP.001.09.16.0000720

KEHILANGAN BPKB Corolla’1975 DK507DO Noka A.BP.001.09.16.0000726 KE30831946 Nosin:3K2032235 No Dcari Property macet di Bank/ BPKB:1745618-J AN:Drs I Wayan Kena Rentenir Sms 087760451006 Wiyawahara Yoga,Mengwi

A.BP.001.09.16.0000854

B.BP.164.09.16.0000446

Deposito 100Jt Bunga 8%/Th Dpt KURSUS Miring Harga Tanah SHM 102m2 Scoopy Gratis H:081337380202 *Fun Private English*Percakapn Area Villa Canggu H.0817551144 A.BP.001.09.16.0000853 A.BP.001.09.16.0000836 Peluanasan/Gastun kartu kredit Conversation Hub:081999231246 Ahli Rmh bocor,Dak,Dinding,Tlg promo 2,3% Hub.082340004545 A.BP.001.09.16.0000780 dll Grs.P.Joni 085237991833 A.BP.001.08.16.0002202 A.BP.001.09.16.0000840 FURNITURE Urus IMB Siap! Dps-Bdg-Tban+ Atasi Rumah Bocor Dak Dinding Gambar 085847181693 @Cepat@ Terima Psanan KitchenSet CounTalang,Dll(Daris)085102796346 A.BP.001.09.16.0000831 ter,Sri Kompyang 081916666939 A.BP.001.09.16.0000817

B.Dana Cpt Jmk BPKB/Sertipikat T.08123985172 / 412815

A.BP.001.09.16.0000860

A.BP.001.09.16.0000784

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

PENGUMUMAN Puji Syukur Atas Terkabulnya Novena Hati Kudus Yesus & 3 SalamMaria A.BP.001.09.16.0000504

DIJUAL MOBIL

SERVICE AC TIKET

KURSUS

SALON

BENGKEL LAS

SERVICE

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

AC


EKONOMI

18

Selasa Pon, 20 September 2016

Khas Rasa Kacang Tanah Karangasem

Terkendala Irigasi, Petani Perlu Dibantu

Amlapura (Bali Post) – Petani di Karangasem saat ini sawahnya kering. Harapan menanam padi sudah tidak mungkin. Akhirnya kacang tanah pun menjadi pilihan. Kendati kacang relatif lebih irit air daripada padi, kondisi kemarau ini membuat kacang tanah yang ditanam petani itu tumbuhnya meranggas dan cenderung tidak subur. Untuk meningkatkan produksi agar lebih baik, idealnya petani di Karangasem dibantu irigasi.

Bali Post/ant

PECAHAN RUPIAH - Petugas Bank Mandiri menghitung pecahan uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Jakarta.

Rupiah 13.149 Per Dolar AS Jakarta (Bali Post) Nilai tukar rupiah di pasar uang spot antarbank Jakarta, Senin (19/9) sore melemah 24 poin. Rupiah kemudian menjadi 13.149 per dolar AS setelah akhir pekan lalu berada pada 13.125 per dolar AS. Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk. Rully Nova mengatakan, menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 20-21 September 2016, fluktuasi mata uang rupiah cenderung mengalami tekanan terhadap dolar AS. ‘’Seperti sebelumnya, setiap menjelang pertemuan FOMC fluktuasi rupiah cenderung mengalami pelemahan, investor cenderung berhati-hati terhadap aset mata uang risiko mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat,’’ ujarnya. Ia menambahkan, data inflasi Amerika Serikat yang

meningkat membuat peluang bank sentral AS menaikkan suku bunga acuannya. Inflasi Amerika Serikat naik ke 1,1 persen year on year dari 0,8 persen year on year di Agustus 2016, sementara inflasi inti naik ke 2,3 persen year on year. Kendati demikian, menurut Rully Nova, apresiasi dolar AS terhadap rupiah masih relatif terbatas di tengah harga minyak mentah dunia yang mengalami penguatan. Analis Monex Investindo Futures Putu Agus menambahkan, minyak mentah dunia yang menguat akan memberikan sentimen positif bagi mata uang komoditas seperti rupiah ke depannya. ‘’Anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan non-OPEC yang dikabarkan mendekati kesepakatan untuk menstabilkan harga minyak akan berpengaruh positif,’’ katanya. (ant)

Petani menetapkan diri menanam kacang tanah berharap bisa berproduksi baik. Tetapi hujan yang tidak kunjung turun, menyebabkan tanaman kacang merana. Akibatnya, petani pun terancam gagal panen. Hal itu terpantau dari sejumlah sawah di lokasi penanaman kacang tanah di Karangasem, Senin (19/9) kemarin. Petani di Karangasem ini tidak saja menanam kacang tanah di sawah Kelurahan Subagan, di Desa Kertha Mandala, juga di Desa Purwakerti, di Muncan Kecamatan Selat, serta Rendang. Kacang ini juga ditanam di Sidemen. Kacang tanah Karangasem memang memiliki ciri khas yakni gurih, seperti varietas Batudawa dan varietas Kangkahang. Varietas Batudawa yang biasanya ditanam di Desa Batudawa sampai hingga ke Datah, saat

ini terkendala musim panas. Di lahan kering itu, petani hanya bisa bercocok tanam kacang tanah satu kali saja dalam setahun. Biasanya, kacang itu baru ditanam menunggu tanah basah pada awal musim hujan. Dan saat ini lahan di Batudawa dan Desa Datah Banjar Tegallanglangan, petani setempat paceklik. Karena itu, untuk makan sehari-hari mereka mengandalkan jualan ternak sapi. Sedangkan makannya dari jagung dan juga cacah -- gaplek material dari ketela pohon yang dikeringkan. Untuk makan, petani miskin kerap mencampur beras dengan gaplek yang ditanak sebagai nasi beras campur gaplek. Atas kenyataan itu, anggota Komisi IV DPRD Karangasem Gede Dana mengatakan, petani kurang mampu menjelang musim kemarau ini memang kondisinya

70% Penduduk Indonesia Berniat Membeli Asuransi

Jakarta (Bali Post) Produk asuransi makin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Diprediksi, 70 persen penduduk Indonesia semakin terbuka membeli produk asuransi. ‘’Pemahaman masyarakat Indonesia akan pentingnya perlindungan dan keterbukaan makin meningkat. Mereka termotivasi membeli asuransi. Salah satunya, Signa Indonesia meluncurkan produk unit link,’’ ujar Presdir dan CEO Cigna Indonesia Tim Shields saat peluncuran Cigna MultiProteksi dan premi tunggal Cigna Investa Plus di Jakarta, Senin (19/9) kemarin. Dua produk yang dijual melalui jalur distribusi keagenan ini, kata Shields, terdorong dari hasil survei Cigna, bahwa 70 persen masyarakat Indonesia semakin terbuka membeli asuransi. Pada awal tahu ini Cigna merilis survei skor kesejahteraan yang menyoroti tentang meningkatnya kesadaran dan pemahaman masyarakat Indonesia tentang asuransi. ‘’Pemahaman nasabah tentang bagaimana asuransi dapat memberi perlindungan dan membantu mereka mencapai tujuan hidup masih terus berkembang,’’ jelas Shields merujuk hasil survei. Menurut Shields, keamanan finansial sangat penting bagi masyarakat Indonesia yang berorientasi keluarga, terutama bagi mereka yang berusia sekitar 30-40 tahun. Di rentang usia itu, mereka umumnya mengalami tekanan keuangan, dan stres di tempat kerja untuk menafkahi keluarga di tengah-tengah ketidakpastian ekonomi dan politik. Mereka juga ragu akan kemampuan finansial mereka dalam menghadapi ketidakpastian tersebut karena mereka tak memiliki tabungan yang cukup. Melihat kekhawatiran masyarakat Indonesia akan biaya hidup dan perawatan kesehatan yang terus meningkat, plus adanya kesenjangan antara keinginan akan hari tua yang nyaman dan jumlah tabungan yang dimiliki saat ini, Cigna mengembangkan pendekatan berbeda untuk memenuhi kebutuhan itu. Hal itulah, kata Shields, yang membuat Cigna mengambil langkah inovatif menciptakan produk sederhana yang terstruktur

sesuai kebutuhan konsumen di setiap tahapan kehidupan. ‘’Tujuan utama kami adalah selalu memberikan solusi terbaik bagi nasabah kami,’’ ujar Shields. Ia menambahkan, dengann Cigna MultiProteksi, nasabah dapat mempersonalisasi perlindungan sesuai kebutuhan di tiap tahap kehidupan mereka dan mendapatkan bonus loyalitas sebesar 5% dari premi yang mereka bayarkan di setiap tahun kelima. Sedangkan untuk berbagai pilihan investasi, baik Cigna Investa Plus maupun Cigna MultiProteksi menawarkan berbagai pilihan dana, termasuk Equity, Balanced, Fixed Income, Pasar Uang, bahkan Syariah. Chief Agency Officer Cigna Indonesia Dini Maharani mengatakan, dari survei kesejahteraan dapat dilihat bahwa kini konsumen semakin menyadari asuransi dapat menjawab kebutuhan perlindungan finansial mereka. ‘’Juga menciptakan rasa aman akan jauh lebih mudah ketika mereka memiliki dukungan yang tepat di sisi mereka,’’ jelas Dini. Melalui Professional Insurance Advisor (PIA), kata Dini, pihaknya menyediakan solusi kesehatan dan perlindungan yang relevan untuk biaya rumah sakit dan perawatan penyakit kritis serta solusi investasi untuk dana pendidikan dan wealth management. (010)

paceklik. Petani itu memang sangat perlu bantuan pemerintah dan pihak yang peduli petani. Guna meringankan beban mereka, perlu diupayakan bantuan air karena di sini memang kekurangan air bersih. ‘’Memang petani perlu bantuan irigasi selain air bersih untuk minum. Memang sesekali masih turun hujan. Tetapi hujan tak lebat. Banyak bak (cubang tempat menampung air hujan) malah sudah mengering. Mendapatkan air bersih menjadi masalah krusial masyarakat kurang mampu, terutama di perbukitan dan pegunungan. Kami sangat berharap proyek pipanisasi air Telaga Waja segera sampai di Abang dan Kubu. Tidak tahu ada masalah apa, sampai kini air Telaga Waja itu belum kunjung mengucur di Kecamatan Abang, Kubu dan sekitarnya,’’ katanya. (013)

Bali Post/bud

MERANGGAS - Musim kering membuat tanaman kacang tanah petani di Karangasem tampak meranggas dan tidak menunjukkan kesuburan.

Bank Domestik Bisa Penuhi ’’Hedging’’ Jakarta (Bali Post) Bank Indonesia (BI) meyakini perbankan domestik dapat memenuhi permintaan lindung nilai atau hedging korporasi di Indonesia, seiring pemberlakuan wajib hedging di dalam negeri mulai awal 2017. Gubernur BI Agus Mar towardojo di Jakarta, Senin (19/9) kemarin, mengatakan pihaknya sejak 2014 sudah menelurkan sejumlah aturan untuk mengawal transisi, agar pemenuhan hedging korporasi dapat dilakukan sepenuhnya oleh bank domestik. Misalnya, relaksasi hedging dengan diperbolehkannya transaksi call spread mulai Agustus 2016 yang dapat meringankan biaya hedging kepada korporasi. Sebelum ada ketentuan call spread, banyak korporasi memilih lindung nilai dengan produk call spread di luar negeri, karena biaya hedging lebih murah. ‘’Sudah ada kejelasan tentang bagaimana melakukan beberapa transaksi derivatif, call spread, itu akan

Bali Post/ant

Agus Martowardojo

membuat dalam negeri lebih siap,’’ ujar Agus. ‘’Call Spread akan membuat pasar hedging lebih kompetitif,’’ tambahnya. Namun, menurut Agus, saat pemberlakuan kewa-

jiban hedging oleh bank domestik di awal 2017 nanti, BI masih memperbolehkan bank domestik bekerja sama dengan bank asing untuk memfasilitasi hedging. ‘’Mungkin di awal perbankan dalam negeri daam menyiapkan fasilitas, harus bekerja sama dengan asing dan itu tidak apa-apa. Namun, setelah itu di dalam negeri akan lebih siap kapabilitasnya,’’ ujarnya. D ari data Bank Indonesia, jumlah perusahaan yang melaporkan Kegiatan Penerapan Prinsip Kehatihatian (KPPK) atau hedging selama kuartal pertama tahun ini cukup besar, mencapai 2.372 atau 93 persen dari total 2.540 perusahaan yang memiliki utang luar negeri (ULN) yang seharusnya melapor. (ant)

Bali Post/bud

JEMUR GAPLEK - Seorang ibu rumah tangga di Banjar Batumadeg, Abang tengah menjemur gaplek. Gaplek biasa dicampur dengan beras ditanak menjadi nasi beras campur gaplek.

Jalin Kerja Sama Energi Terbarukan Kopenhagen (Bali Post) – Indonesia sepakat menjalin kerja sama sektor energi terbarukan berupa pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga angin atau bayu (PLTB) dengan total kapasitas sebesar 60 Mega Watt (MW) di wilayah Sulawesi Selatan. ‘’Nantinya akan ada 21 turbin dengan masing-masing kapasitas sebesar 3,5MW, yang secara total menghasilkan listrik kurang lebih sebesar 60MW. Untuk konstruksi diharapkan selesai akhir 2017,’’ kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, di Kopenhagen, Denmark, Senin (19/9) kemarin. Penandatanganan kerja sama tersebut antara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero yang dilakukan Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara Machnizon Masri, dengan Direktur Equis untuk Indonesia Tim Russell berupa Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik atau Power Purchase Agreement (PPA). Sementara untuk konstruksi dan penyediaan turbin di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, akan dilakukan perusahaan asal Denmark Vestas Wind System. Proyek di Sulawesi Selatan tersebut nantinya akan menjadi PLTB terbesar di Indonesia. Rini menjelaskan, dalam kerja sama yang membuahkan investasi di Indonesia tersebut, pemerintah tidak mengeluarkan pembiayaan untuk proyek energi terbarukan itu. Saat ini, instalasi dan konstruksi masih murni dari investasi asing. ‘’Untuk ke depannya, dan kita sudah melakukan pembicaraan dengan mereka, mungkin kami akan bisa untuk

membuat towernya. Kami tidak mengeluarkan biaya sama sekali, jadi PT PLN membuat komitmen untuk membeli listriknya,’’ kata Rini. Direktur Equis untuk Indonesia Tim Russell menyatakan total investasi yang akan dikeluarkan untuk pembangunan PLTB tersebut berkisar 130140 juta dolar Amerika Serikat. PLTB tersebut merupakan aset pertama berupa turbin angin yang dimiliki Equis di Indonesia. ‘’Proses konstruksi akan memakan waktu maksimal 18 bulan. Selain itu, kami juga memiliki rencana untuk proyek-proyek lain di Indonesia. Saat ini, kami memiliki lima alat pengukur kecepatan angin yang ada di Indonesia untuk melakukan studi,’’ kata Tim. Direktur Perencanaan Korporat PT Perusahaan Listrik Negara Nicke Widyawati mengatakan harga pembelian listrik yang disepakati dalam kerja sama tersebut sebesar Rp 10,89 sen per kWh, di mana harga tersebut dinilai sangat kompetitif. ‘’Harga sudah kompetitif dan masih ada potensi yang sama di wilayah tersebut. Sebetulnya Indonesia memiliki banyak potensi untuk tenaga angin, seperti di Jawa Barat memiliki potensi 250MW - 400MW,’’ kata Nicke. Duta Besar Denmark untuk Indonesia Casper Klynge mengatakan adanya kerja sama tersebut merupakan tonggak untuk transisi energi bersih di Indonesia. Dengan adanya kerja sama tersebut diharapkan mampu membuka pintu untuk kerja sama lainnya di Indonesia. (ant)

Rini Soemarno

Bali Post/ant


19

Selasa Pon, 20 September 2016

Gaya Punggung Dari Hal. 1 Dengan raihan itu, perenang Bali mengumpulkan total tiga medali yakni 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Eva Lilian Van Leenen finis tercepat dengan catatan waktu 33.33 detik. Ia berhasil mengalahkan perenang Felicia Anggelica asal Jawa Tengah yang finis di urutan kedua dengan catatan waktu 33.64 detik. Urutan ketiga diraih perenang asal Jawa Tengah atas nama Margareta Kretapradani dengan catatan waktu 33.66 detik. Sementara perenang putra Bali I Putu Wirawan yang turun di nomor 200 meter gaya pungung putra hanya mampu meraih perunggu dengan mencatatkan waktu 2.10.15 detik. Dia kalah atas perenang tuan rumah Jabar Ricky Anggawijaya yang berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 2.02.84 detik. Sedangkan medali perak diraih perenang pindahan Bali yang kini membela DKI Jakarta Gede Siman Sudartawa dengan catatan waktu 2.02.98 detik. Sementara pada Selasa (20/9) ini, cabor renang indoor, Bali masih memiliki kesempatan lewat Dewa Gede Anom Artha, Desak Made Sri Widyadari di nomor 200 meter gaya kupu-kupu serta perenang Ista Wirya Ardhiani, dan Ni Nyoman Dewi Setiari di 200 meter gaya bebas. Perenang Eva Lilian Van Leenen mengatakan tidak

menyangka bakal meraih medali emas. Apalagi saat fase penyisihan mendapat saingan berat dari perenang Riau Sanosa. Waktu itu dia finis peringkat kedua. Namun setelah di final kemarin malam dia mengaku berusaha all out. Pesaing terberatnya Sanosa justru tergerus di peringkat ke-5. ‘’Saya berhasil finis paling depan. Itu sudah syukur. Mudah-mudahan semakin termotivasi ke depannya,’’ ucap mahasiswi semester VI jurusan sistem informasi di Stikom Bali ini. Dara kelahiran Amsterdam, Belanda ini berharap perenang Pulau Dewata bisa termotivasi untuk menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Sebab, jika berusaha dengan sungguh-sungguh pasti membuahkan hasil yang manis. ‘’Saya dalam kondisi sakit kurang enak badan, saya masih tetap latihan di kolam renang. Itu saya lakukan tidak kenal lelah. Karena ingin menjadi yang terbaik. Apalagi saya termotivasi karena masuk grade III dan bisa membalikkan meraih medali emas. Atlet grade III Pelatda Bali kan bukan unggulan, tetapi saya berhasil ciptakan sejarah untuk itu,’’ ucap Eva sembari berharap di nomor estafet 4x100 meter gaya ganti besok (hari ini - red) bisa masuk final dulu,’’ harapnya. Di bagian lain, pelatih renang Gede Mega Wira Pratama menjelaskan, jika selama ini Eva memang dikenal disi-

plin dalam berlatih. Bahkan program-program latihan yang dirancang dilaksanakan dengan baik. ‘’Dia (Eva - red) bisa mendapat medali emas karena serius dalam berlatih dan saat lomba dan benar-benar berusaha keras demi raihan prestasi. Dan jika dibandingkan PON Riau, raihan medali di cabor renang meningkat drastis. Dulu hanya dapat 1 perunggu, kini sudah meningkat,’’ tegas Wira Pratama sembari menjelaskan, Eva sendiri akan kembali turun di nomor beregu 4x100 meter estafet gaya ganti. Bersama Dewi Novita Lestari gaya punggung, Desak Made Sri Widyadari gaya kupu-kupu, Ni Nyoman Sintya Adniswari Anasta Putri gaya bebas dan Eva Lilian Van Leenen. Sementara koordinator tim pelatih renang Bali Wayan Wiartha mengaku dari target awal Bali ingin membawa pulang 1 medali emas dan 3 medali perunggu. ‘’Kini target medali emas sudah terpenuhi. Kami sangat bersyukur sekali akhirnya lewat kerja keras renang Bali akhirnya terpecahkan lewat perenang Eva Lilian. Apalagi dia juga meraih medali perak. Mudahmudahan nanti renang dapat melampaui target, jika Anom Arta Tanaya bisa emas di nomor 5.000 meter renang perairan terbuka pada 25 September. Mengingat, waktu kualifikasi PON dia bercokol di peringkat pertama,’’ harap Wiarta. (kmb41)

Penerima Suap Dari Hal. 1 KPK sebelumnya menerima informasi dari lembaga antikorupsi Singapura (CPIB - Corruption Practices Investigation Bureau) bahwa direksi BUMN penerima suap itu diduga telah membuka rekening di Singapura untuk menampung fee dari perusahaan Panamex sebesar 50 US dolar per ton dari 100 ribu ton raw sugar yang diimpor sehingga total mencapai 5 juta dolar AS atau setara Rp 65 miliar. Raw sugar akan diproses menjadi gula putih agar bisa menstabilkan harga gula nasional. Saat ini KPK tengah menyelidiki kasus tersebut. Menurut Arum yang juga Ketua Bidang Pemberdayaan Petani Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) ini, setiap tahun izin impor gula yang digelontorkan di republik yang dikenal dengan julukan negara agraris ini tidak

kurang dari 3,5 - 4,5 juta ton. ‘’Mengacu kepada izin impor gula yang dikeluarkan pemerintah setiap tahun jumlahnya sekitar 3,5 - 4,5 juta ton. Jika fee per kilogramnya sekitar Rp 1.000, maka total fee yang bisa dibagi-bagi tak kurang dari Rp 3,5 triliun hingga Rp 4,5 triliun,’’ katanya. Ia mensinyalir bahwa semua izin impor gula yang diberikan kepada beberapa perusahaan BUMN maupun swasta semuanya terindikasi adanya suap yang diberikan kepada oknum pejabat direksi BUMN maupun kepada oknum pejabat negara yang punya kewenangan mengeluarkan izin impor gula tersebut. Karena itu, Ketua Majelis Pertimbangan Anggota (MPA) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabungan Asosiasi Petani Perkebunan Rakyat Indonesia (Gapperindo) ini mendesak aparat penegak hukum dalam hal ini KPK, Polri dan Kejaksaan

agar besinergi mengungkap indikasi suap dari fee impor gula yang melibatkan pejabat negara, pengambil kebijakan, wakil rakyat maupun direksi BUMN. ‘’Terkait kasus suap dari fee impor gula yang terjadi di Singapura, kami harap KPK mengusutnya hingga tuntas. Kami yakin kasus ini akan mengungkap kasus perburuan rente dari fee impor gula yang jauh lebih besar yang melibatkan pejabat negara dan pengambil kebijakan di negeri ini,’’ tegas Arum. APTRI, lanjutnya, tidak ingin kasus tersebut menguap, atau terjadi pengaburan dan senyap hilang musnah begitu saja atau dibiarkan menggantung tanpa kejelasan penyelesaiannya. Kami juga tidak ingin kasus yang jauh lebih besar itu tertutup oleh kasus suap fee impor gula Irman Gusman yang nilainya diduga hanya sekitar Rp 100 juta,’’ ujarnya. (ant)

KBRI Manila Dari Hal. 1 Para pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu merupakan anak buah pukat tunda LD/114/5S milik Chia Tong Len yang diculik di perairan Lahad Datu, Malay-

sia, Juli lalu. Setelah dibebaskan di Pulau Jolo, perairan Sulu, pada Minggu (18/9) sekitar pukul 01.00 waktu setempat, ketiganya dibawa ke Kota Zamboanga, Pulau Mindanao, untuk diserahkan kepada

pihak KBRI Manila. Saat ini mereka masih menjalani prosedur standar operasi pemulangan yang telah disepakati pemerintah Filipina dan Indonesia, antara lain mencakup penggalian informasi, pemerik-

saan kesehatan, dan persiapan kelengkapan dokumen resmi. Dengan dibebaskannya tiga warga NTT ini, maka saat ini tercatat enam WNI masih menjadi sandera kelompok Abu Sayyaf. (ant)

Selasa, 20 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Agama Hindu Dalam Menghadapi Tantangan Global (3) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Tari Agung Semara Dwipa (1)

08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.05 Halo Kamtibmas 10.05 Lejel Home Shopping 10.30 Traventure/Etalase 11.05 BCTTV 11.30 Dunia Kita 12.05 Dharma Wacana Agama Hindu Dalam Menghadapi Tantangan Global (3) 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali

13.30 Lejel Home Shopping 14.05 Klip Bali 14.30 Lila Cita Sanggar Indra Jagadhita (1) 15.30 Education On Bali TV 16.05 Upakara 17.05 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Kencana Kumara Mas (2) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali

20.30 Lila Cita: Wayang Wong Batuan (4) 21.00 Bali Channel 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Taksu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Prembon Dukuh Suladri Paguyuban Ambara Suara Kerti (2) 23.00 Lila Cita Penyalonarangan Pura Desa Dalem Budamanis (2) 24.00 Closing

Arjuna Buat Pingsan Guru Kripa

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta

(Edisi Tiga Ratus Empat Puluh Satu) Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

OH Raja, setelah matahari terbenam sebuah pertempuran antara Guru Drona melawan keluarga Somaka benar-benar membuat rambut berdiri tegak. Guru Drona berkeinginan secepatnya membantai prajurit kereta perkasa itu setelah jatuhnya Jayadratha. Menghadapi putra Bharadwaja itu, Somaka, berusaha mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sungguh, para Pandava setelah mendapatkan kemenangan dengan membantai penguasa Sindhu itu, dimabukkan kemenangan. Sedangkan Arjuna setelah membantai Raja Jayadratha itu bertarung dengan banyak prajurit kereta perkasa lainnya, dari bala tentara paduka. Sungguh, pahlawan pemakai mahkota kecil itu dan kalung bunga itu mulai menghancurkan musuh-musuhnya. Dhananjaya melepaskan banyak panah saktinya seperti kepala kaum surgawi menghancurkan para danava, atau matahari menghancurkan kegelapan itu. Raja Dhritarashtra minta ke-

pada Sanjaya agar menceritakan apa yang terjadi. Apa yang prajuritku lakukan setelah penguasa Sindhu yang gagah perkasa itu dibantai oleh Arjuna? Sanjaya kemudian menceritakan setelah menyaksikan penguasa Sindhu itu, terbantai pada pertempuran melawan Partha. Dua ksatria utama Kuru yakni Guru Kripa berada dalam pengaruh kemarahannya. Karena itu, putra Saradwat itu dengan cepat menutupi putra Pandu dengan hujan anak-anak panah yang ditempa sangat tajam. Putra Drona, Aswattamam, juga melakukan hal sama, dia menyerang dari atas keretanya. Mereka semua menyerbu Phalguna. Kedua prajurit kereta utama itu mulai menurunkan hujan anakanak panah tajam dari arah berlawanan kepada putra Pandu itu. Yang utama dari ksatria-ksatria kereta Arjuna yang berlengan perkasa itu sempat dibuat sengasara, baik oleh bidikan Kripa maupun serangan putra Drona, yang melepaskan anak-anak panah dahsyat itu. Arjuna pun

merasa sangat kesakitan. Tanpa menginginkan membantai Guru Kripa, juga putra gurunya sendiri, Dhananjaya mulai bertindak seperti seorang guru dalam senjatasenjata. Setelah menggagalkan serangan lawan dengan senjatasenjatanya sendiri, kedua ksatria utama Kuru itu, baik Aswatthaman maupun Kripa, melepaskan panah-panah dengan jalan yang lemah. Sedangkan panah-panah Arjuna melesat cepat, hal itu dirasakan sangat kuat. Akibatnya, terjadi kesakitan untuk Kripa maupun keponakannya itu. Kemudian putra Saradwat, oh Raja, yang dibuat menderita dengan anak-anak panah Arjuna itu, kehilangan semua kekuatannya. Dia pun pingsan di teras keretanya. Mengerti tuannya menderita karena panah-panah dan kehilangan kesadarannya, sais keretannya bahkan mempercayainya tuanya sudah mati. Kemudian dengan cepat keluar dari daerah pertempuran. Setelah putra Saradwat itu dibawa pergi dari pertempuran, Aswatthaman karena ketakutan, memilih melarikan

diri dari serangan-serangan panah cepat putra Pandu itu. Kemudian pemanah perkasa, Partha, demikian melihat putra Saradwat menderita pingsan, mulai larut dengan ratapan memilukan di atas keretanya. Dengan muka bercucuran air mata, dan dalam kekesalan hati, dia mengucapkan kata-kata ini: ‘’Setelah menyaksikan semuanya ini, teringat pandangan mental Vidura, yang

sangat bijaksana. Dia telah mengatakan kepada Dhritarashtra pada saat kelahiran Suyodhana yang celaka itu. Duryodhana itu disebutkan sebagai pemusnah keluarga itu, ‘Biarlah orang sial dari keluarganya itu segera dibunuh. Melalui dia, sebuah bencana besar, dan kemudian akan menyusul ksatria-ksatria utama yang membela keturunan Kuru.’ (bersambung)

Sloka 9.28

Subhasubha-phalair evam moksyase karma-bandhanaih sannyasa-yoga-yuktatma vimukto mam upaisyasi Dengan bertindak demikian, dikau akan bebas dari tali ikatan tindakan, dari buah baik dan buruk – hasil tindakan seseorang. Dengan pikiranmu yang teguh di jalan pemasrahan total ini, engkau akan bebas dan datang kepada-Ku.


16 Pages

175 Number 8th year Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

ost.co.id e-mail: info_ibp@balip ost.com. ternationalbalip

st.com. http://epaper.in

rnationalbalipo

L O N A A T I E R N I N T

online: http://www.inte

Tuesday,

r 20, 2016

Tuesday, Septembe

s remain Concern after Ukraine ns Champio awarded League final Page 8

er 20, 2016

Septemb

s Robot detonate New Jersey latest device in y bomb discover Page 6

India weighs deadly to response attack it Kashmir Pakistan blames on Page 13

Savvy after Miss Arkansas 21, reacts Shields, the 96th Miss inside winning Pageant AtAmerica Hall in BoardwalkNew Jersey lantic City, 11, 2016. September

as crowned Miss Arkans a 2017 Miss Americ96th year t’s in pagean Makela

REUTERS/Mark

contestant

of the in the history failed

Ar- bian century-old pageant, selected nearly cut of 15 student from a college on Sunday after to make the first from the 50 U.S. and entrants pageant - Savvy Shields, her answer from 52 District of Columbia Miss America routine and NEW JERSEY Hillary states, the live the annual candidate jazz dance Puerto Rico. into Sunday’s kansas, wonjudges with a on presidential Shields went broadcast from impressing about her take ABC City, need to watch two-hour Hall in Atlantic to a question they also Boardwalkthe advantage of having job, but Clinton. “eat betwith they’re doing.” week during Fayetteville

the adopted of what native of for N.J. earlier in in the talent Shields, a at the University Shields, whoas her platform prevailed performed preliminary judging live better” seven finalists and student gown, was one of answer highly ter, competition, earlier Just Keep Arkansas, the black strapless to “They TV competition. seconds to some controWearing a by the outgoing given 20 a jazz dance Line” from the on the she was crowned topical questions such as immigration Moving Betty Cantrell. to the “Smash.” was Rachel title holder, returned a few versial issues,rival, Donald Trump. on show first runner-up who The pageant resort The and Clintonwhat her take was “if South Carolina, gambling a decade in that Asked seaside about immigraWyatt, Miss nearly Shields offered of the a question She was years ago after dropped by ABC Clinton, to be leadersay and fielded the United States. from New Las Vegas. It was a steep ratings you you’re trying tion in on everything by contestants after years and Missis- in 2004 following free world, has followed but returned do matters.” that the media so York, Washington who decline,(rtr) She noted ed the campaign sippi. Erin O’Flaherty, les- cable. what is truth Missouri’s the first openly sensationaliz “hard to tell that “both became that it was then added a great in June and scandal,” have done these candidates

REUTERS

of Ayut-

Dailynews/via

150 Thai

Muslims,

in the ancient

tourist city

nt was l Thai accide ice Boat in fata ted recklessly - pol ed, pilo overcrowd

which according near a boat 18, 2016. People stand September thaya, Thailand

to officials,

capsized

on the Chao

Phraya river

while carrying

Boat in fatal Thai accident was overcrowded, piloted recklessly police

Thais and killed fourincluding for33 11-12 dozens, blamed the a record welcome year. Road woundedPolice have Muslim inexpects to eigners. this Malay involving bombings on told Reuters million visitors in Thailand’s Thampitak boat accidents in Thailand, surgents operating Surapong be and common (rtr) someMuslim on Monday. tourists are standards are driver will l far south. boat carrying killing also be heard The boat’s reckless driving where safetybelow internationa d tourist News can capsized, and at Global with overload- times well before it charged in “Bali Image” from 9.30 - An overcrowde as divers of life and 96.5 safety barely Radio FM am. Listen to BANGKOK piloted recklessly causing loss beyond its norms. accidents said on Monday was being until 10.00 FM at http:// the boat The driver However, on Thailand’s tourstill missing. pilgrims Thai people, officials and Surapong. caus- ing bright Global Radio ten2myfor 11 people make a dent of the few police said,Eleven limit, said on Sunday night at least 15 at searched globalfmbali.lis a barrier, lacklustre by police, ism industry, one streaming detained on into the boat to capsize. and po- was being questioned other rescuers or live video and http:// blasts an otherwise radio.com happened ing lfmbali.com of bomb also was spots in ali. still missing http://radiogloba nel/global-fm-b have for around economy. A series The accident Phraya River people are resumed their search he said. Thailand searching the Chao World ustream.tv/chan “We are No foreigners today,” Ayut- in southern Sunday on lice divers a UNESCO Aug. Rewat had little impact. some 80 on Monday. among the 11 missing people in Ayutthaya, attacks on Governor site locatedof the Thai early believed to be One of those Heritage were thaya Deputyreporters. north told Thailand km (50 miles) was 50 passengers of Prasongaccident came as Bangkok. ker tourist dead. The boat The at the time capital of Thai capacity The double-dec around 100 tried over its police commander carrying accident, boat Denpasar on a pilgrimage ran the market in Muslims a sand barge and so that the markets,” he said advanced to overtake that so be compared to other can 2 He considered on page innovation. in Denpasar recently. Continued Market... keep makingmarkets especially the help of also with “Imtraditional well improved market should been the traditional have been central government. economy, budget or market has - Tramaintained. market management regional traditional DENPASAR is the be well of the village Suwarta, said that provement of Chief market Nyoman the market and ditional of local econ(FPPD), backbone that account, forum need to improve people omy. On the people’s to maintain

al market

one

mic backb

Tradition

As econo

inuously

must cont

improve

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

SELASA PON, 20 SEPTEMBER 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Seminar Internasional Progressive Alliance

Bali Post/kmb32

BUKA - Megawati Soekarnoputri batal membuka seminar internasional Progressive Alliance. Pidatonya dibacakan oleh Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan Sukur Nababan.

Mega Batal Buka Seminar

Dibantah karena Banyak Bendera ForBALI KETUA Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri batal membuka Conference of Progressive Alliance di Padma Resort, Legian, Badung, Senin (19/9) kemarin. Sempat berembus isu, ketidakhadiran Mega lantaran ada banyak bendera Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) yang dipasang di kawasan tersebut. Dari pantauan Bali Post, memang ada banyak bendera ForBALI yang terpasang di sepanjang Jalan Padma, Legian. Jumlahnya bahkan jauh melebihi spanduk acara yang digelar PDI Perjuangan itu. Namun, isu tersebut langsung dibantah Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Dr. I Wayan Koster. Tidak ada hubungan antara bendera ForBALI dengan ketidakhadiran Megawati. ‘’Bukan karena itu, sama sekali bukan karena itu. Tidak ada hubungannya,’’ tegasnya. Koster mengaku tidak mempermasalahkan banyaknya bendera ForBALI yang dipasang di sepanjang jalan menuju lokasi acara. Pihaknya menghormati aspirasi masyarakat yang menolak rencana reklamasi Te-

luk Benoa. ‘’Yang penting kan tidak mengganggu acara. Tadi saya lihat ada bendera (ForBALI - red), sepanjang tertib itu bagian daripada ekspresi masyarakat. Saya kira itu tidak ada masalah,’’ tandasnya. Sementara itu, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan Sukur Nababan mengatakan, Megawati memang seharusnya hadir membuka seminar. Namun akhirnya diwakilkan oleh dirinya karena ada acara penting lain yang tidak bisa ditinggalkan oleh putri Presiden pertama RI Ir. Soekarno itu. Kendati acara itu juga masih dilaksanakan di Bali. ‘’Ada pertemuan yang sangat penting sekali, yang tidak bisa beliau tinggalkan,’’ jelasnya. Sukur menambahkan, ketidakhadiran Megawati tak lantas mengurangi esensi acara. Apalagi dari pengamatannya, para peserta seminar juga tampak sangat puas meski Megawati urung hadir. ‘’Artinya tuan rumahnya kan PDI Perjuangan. Kalau Ibu Mega tidak mendukung pertemuan ini kan tidak akan ada pertemuan ini. Cuma masalahnya ada rapat yang sangat penting sekali, yang tidak bisa beliau hindari,’’ tandasnya. (kmb32)

Semua Komponen Harus Pasang Badan jika Bali Dicederai Mangupura (Bali Post) Penguatan adat, agama, tradisi, seni dan budaya Bali merupakan pokok-pokok pikiran yang diangkat DPD PDI Perjuangan Bali dalam International Conference of Progressive Alliance di Legian, Badung, Senin (19/9) kemarin. Kearifan lokal tersebut adalah pilar utama dari kehidupan masyarakat Bali yang harus dipelihara serta dijaga secara konsisten dan berkelanjutan. ‘’Kami memandang bahwa adat, agama, seni dan tradisi, budaya ini tidak saja menjadi satu sistem sosial kehidupan di masyarakat Bali, tetapi juga menjadi satu bagian dari aktualisasi yang bersifat kreatif dan inovatif dalam mengembangkan industri kreatif di Bali,’’ ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Dr. Ir. I Wayan Koster di sela-sela pembukaan seminar internasional yang diikuti 24 partai politik dan 13 organisasi buruh sedunia ini. Koster menambahkan, industri kreatif merupakan bagian dari ekonomi kreatif dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Bali. Itu sebabnya, penguatan adat, agama, tradisi, seni dan budaya menjadi sangat relevan untuk dibahas. Tidak saja untuk saat ini, tetapi juga di masamasa yang akan datang. Terlebih di era globalisasi seperti sekarang, suatu negara harus mampu memelihara nilai-nilai yang dibangun dari kearifan lokalnya. ‘’Sehingga akan tetap bisa

menjadi suatu daerah yang kuat, yang maju seiring dengan perkembangan zaman tanpa kita harus ketinggalan nilai-nilai yang sifatnya tradisi,’’ jelas anggota DPR-RI Dapil Bali ini. Koster melihat masyarakat adat Bali selama ini secara natural sudah memiliki komitmen yang sangat kuat untuk memelihara adat, agama, tradisi dan budaya. Namun, tantangan dan permasalahan yang akan dihadapi ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, penguatan kearifan lokal tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada masyarakat saja. ‘’Negara harus hadir secara lebih nyata untuk memelihara secara aktif pembangunan dalam bidang adat, agama, tradisi, seni, budaya ini. Ketika ada upaya untuk mencederai adat, agama, tradisi, seni dan budaya, semua komponen harus pasang badan karena itu adalah modal besar yang paling kuat buat kita,’’ paparnya. Koster melanjutkan, mulai tahun ini di Bali telah dicanangkan suatu konsep pembangunan yang dijabarkan dari ajaran Tri Sakti Bung Karno yaitu berdaulat di bidang politik, berdikari dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang budaya. Konsep dan strategi pembangunan yang dikenal dengan nama pola pembangunan nasional semesta berencana ini dinilai sangat tepat untuk membangun Bali ke depan. Terutama agar adat,

agama, tradisi, seni dan budaya bisa dipertahankan, dipelihara dan dibangun secara konsisten dan berkesinambungan. ‘’Ke depan supaya Bali ini tetap menjadi daerah wisata dunia yang menarik di dunia dengan tetap memelihara kearifan lokalnya. Pariwisata itu yang berbasis budaya,’’ tandasnya. Sementara itu, kader PDI Perjuangan Irene Yusiana mengatakan, International Conference of Progressive Alliance adalah kegiatan kali ketiga yang digelar di Asia. Tema ‘’To Build The World Anew: Unity in Diversity and Social Justice’’ diangkat dari pidato Bung Karno terkait membangun tatanan dunia baru. ‘’Ini pada prinsipnya kita ingin mengenang kembali, ingin mengajak kembali atas dasar cita-cita Bung Karno ketika mengadakan Konferensi NonBlok. Jadi kita ingin hidupkan kembali bagaimana perjuangan melawan ketidakadilan di segala aspek menjadi tantangan dunia global hari ini,’’ ujarnya. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan Sukur Nababan mengatakan, PDI Perjuangan sebagai host seminar ingin membangun dunia baru di mana semua bangsa bisa hidup bersama tanpa ada rasis, perbedaan agama, kultur, dan sebagainya. ‘’Kalau PDI-P dengan ideologi Pancasila selalu mengatakan bahwa NKRI itu harga mati, terus tidak ada perbedaan suku dan agama

Yan Mus

Bali Post/win

’’Negara harus hadir secara lebih nyata untuk memelihara secara aktif pembangunan dalam bidang adat, agama, tradisi, seni, budaya ini. Ketika ada upaya untuk mencederai adat, agama, tradisi, seni dan budaya, semua komponen harus pasang badan karena itu adalah modal besar yang paling kuat buat kita.’’ Dr. Ir. Wayan Koster Ketua DPD PDI-P Bali

Desa Adat Pecatu Gelar ’’Mapepada’’

Yan Mus Ajak Krama Bali ’’Sing Dadi Iri’’ NAMA Yan Mus sudah tidak asing lagi bagi para penggemar musik pop Bali. Penyanyi yang pernah tenar lewat karyakaryanya di era 90-an ini, kini kembali meramaikan blantika musik pop Bali lewat single terbarunya yang berjudul ‘’Sing Dadi Iri’’. Lewat single terbarunya ini, Yan Mus ingin mengajak masyarakat Bali untuk saling mendukung dan menghargai satu sama lain. Sebab, dengan saling menghargai dan tidak saling iri, persaingan antarmasyarakat Bali yang tidak sehat akan terhindari. ‘’Saya rasa belakangan ini ada yang sangat cepat menilai orang negatif saat orang itu sukses. Mudahmudahan lewat lagu ‘Sing Dadi Iri’ ini bisa menjadi gambaran kalau kita itu harus saling mendukung dan tidak boleh iri hati,’’ ungkap Yan Mus saat dihubungi, belum lama ini. Yan Mus mengatakan, tidak baik selalu mencari kesalahan orang lain dan tidak baik juga mengatakan keburukan sesama orang Bali. Ia mengajak semua masyarakat untuk melihat dan introspeksi diri. ‘’Saya rasa kalau ngomongin kejelekan dan juga kesalahan orang lain itu sangat gampang seperti membalikkan telapak tangan. Tetapi menilai keburukan sendiri itu sangat sulit, bahkan tidak pernah dilakukan. Maka dari itu, saya ajak masyarakat untuk saling mendukung agar krama Bali bisa maju dan bersaing,’’ lanjutnya. Yan Mus berharap ke depan masyarakat Bali agar bisa saling merangkul sesama untuk menghadapi persaingan global. Lewat lagu ‘’Sing Dadi Iri’’ bisa memotivasi krama Bali untuk menghilangkan rasa iri hati tersebut. (win)

artinya ideologi PDI-P itu kita coba transfer ke setiap negara agar tidak perlu yang kuat untuk menekan yang lemah. Setiap negara tentu ingin kesejahteraan bagi rakyatnya, tetapi jangan atas nama kesejahteraan bagi rakyatnya menekan bangsa lain,’’ jelasnya. (kmb32)

Rangkaian ’’Karya Padudusan Agung’’ di Pura Uluwatu

Bali Post/eka

TMMD - Salah seorang prajurit TNI mengawasi persiapan lokasi pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 di Lapangan Pegok, Denpasar, Senin (19/9) kemarin.

Pembukaan TMMD Ke-97 Libatkan Ribuan Peserta Diisi Penyerahan 108 Bibit Kelapa Daksina Denpasar (Bali Post) Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 digelar di Lapangan Arga Coka, Pegok, Denpasar Selatan, Selasa (20/9) ini. Selain melibatkan ribuan peserta, pembukaan TMMD tersebut juga ditandai dengan penyerahan 108 bibit kelapa daksina dan secara simbolis diterima perwakilan lurah di Denpasar Selatan. ‘’Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang mendukung pembukaan TMMD ke97. Terutama kepada Bali Post yang membantu 108 bibit kelapa daksina karena sangat membantu warga terutama umat Hindu. Apalagi bibit kelapa daksina ini sangat langka, sebagai salah satu sarana upakara,’’ tegas Dandim 1611/Badung Letkol CZI. M. Leo Pola Ardiansa, Senin (19/9) kemarin, di Lapangan Arga Coka, Pegok. Memeriahkan acara tersebut, Kodim Badung sebagai pelaksana lapangan TMMD juga menggelar lomba penjor, yel-yel untuk pelajar SMP dan SMA, pelayanan KB Kesehatan, pengobatan dan kacamata gratis, pameran potensi wilayah Denpasar Selatan dan perpustakaan lapangan. Peserta lomba penjor yaitu Desa Pakraman Sesetan, Renon, Serangan, Pedungan, Sidakarya, Sanur Kauh, Sanur Kaja dan Pemogan. Menurut Dandim yang juga Dansatgas TMMD ke-97 ini, saat Rakor TMMD di Jakarta beberapa waktu lalu, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyampaikan bahwa di Denpasar ada empat subak dipertahankan dari alih fungsi lahan, salah satunya Subak Kerdung

yang saat ini menjadi lokasi TMMD. Di situ dibangun jalan usaha tani (JUT) sekaligus bisa dipakai jogging track. Tujuannya petani dimudahkan dalam mengelola sawah dan warga Denpasar bisa menikmati sawah serta berolahraga. Soal pertanian, menurut Dandim, komitmen Pemkot Denpasar luar biasa. Dari pembibitan gratis, bantuan pupuk dan lainnya. Pascapanen, Pemkot Denpasar akan membeli hasil petani lebih tinggi dari pasaran, termasuk pemberian isentif. Hal itu dilakukan supaya petani bergairah ke sawah dan tidak menjual lahannya. ‘’Pak Camat (Denpasar Selatan - red) menyampaian ada masalah pembuangan limbah sablon dan garmen sehingga air irigasi jadi kotor. Nanti kami akan upayakan carikan solusi yang tepat. Padahal di irigasi tersebut, menurut Kadis Perikanan bisa dimanfaatkan memelihara ikan,’’ tandasnya. Untuk mengoptimalkan program TMMD ini, lanjut Leo, anggota Satgas baik dari TNI dan kepolisian tidurnya di rumah penduduk. Tujuannya supaya mereka membaur dengan warga sambil menyerap saran atau keluhan warga. ‘’Mereka tidur tidak dalam kamar, tetapi di teras rumah supaya bisa membaur dan menghilangkan jarak antara TNI dengan masyarakat. Kami mengharapkan terserap masukan langsung masyarakat. Selama ini masyarakat tahu tugas TNI latihan perang, padahal ada hal lain yaitu operasi militer selain perang di antaranya TMMD ini,’’ ungkap mantan Wadanden Deteksi Paspampres ini. Danrem 163/Wira Satya Kol. Inf. Nyoman Cantiasa, S.E. men-

gatakan TMMD ke-97 kali ini secara khusus akan dilaksanakan di Kelurahan Pedungan dan Dusun Serong, Desa Gumbrih, Kabupaten Jembrana. Penyelenggaraan TMMD sebagai kegiatan pembinaan teritorial bertujuan untuk mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh serta kemanunggalan TNI-rakyat guna mendukung pertahanan negara. Untuk Kelurahan Pedungan, penyelengaraan TMMD yaitu Kodim 1611/Badung melalui beberapa kegiatan baik fisik maupun nonfisik. Adapun kegiatan fisik dengan sasaran meliputi pembuatan jalan usaha tani (JUT) atau jogging track 4.300 meter dan lebar 1,5 meter, pelebaran jembatan sepanjang 3,70 meter dan lebar 2 meter serta bedah rumah satu unit. Sedangkan kegiatan nonfisik meliputi pelayanan KB Kesehatan, pengobatan gratis, kesadaran berbangsa dan bernegara, bela negara dan cinta tanah air. Selain itu, ada wawasan kebangsaan, ceramah kesehatan, penyuluhan hukum dan sosialisasi tertib lalu lintas. Sementara TMMD di Dusun Serong, dilaksanakan Kodim 1617/ Jembrana. Kegiatan pembangunan fisik dilakukan dengan pembuatan jembatan di Sungai Gumbrih dengan panjang 20 meter, tinggi 5 meter dan lebar 3,5 meter. Sasaran tambahan yaitu pembuatan badan jalan panjang 200 meter dan lebar 6 meter, pembuatan jambanisasi 10 unit, benah rumah 2 unit. ‘’Ada juga kegiatan nonfisiknya di antaranya penyuluhan radikalisme dan terorisme serta bahaya laten komunis,’’ ujarnya. (kmb36)

SERANGKAIAN Karya Padudusan Agung di Pura Uluwatu, krama Desa Adat Pecatu selaku pangemong Pura Luhur Uluwatu bersama angga Puri Agung Jerokuta selaku pangempon menggelar upacara Mapepada Agung, Senin (19/9) kemarin. Menurut Pangrajeg Karya I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya yang sering dipanggil Turah Joko, Karya Padudusan Agung Pura Uluwatu ini merupakan rangkaian dari prosesi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Sedangkan untuk 10 tahun sekali digelar upacara Panca Wali Krama. Dikatakannya, puncak Karya Padudusan Agung akan dilaksanakan 27 September mendatang. ‘’Hari ini digelar prosesi Mapepada Agung, yaitu mengupacarai hewan berupa kerbau, sapi, dan hewan-hewan lain untuk prosesi upacara tanggal 22 dan 27 mendatang,’’ ujar Tu Rah Joko. Ditambahkannya, mapepada ini di-puput oleh Ida Pedanda Gede Keniten Geria Tainsiat, Denpasar. Ini, menurutnya, sebagai wujud kolabirasi Denpasar dengan Badung. Karena letak pura di Kabupaten Badung dan pangempon berasal dari Denpasar, sehingga sulinggih dari Denpasar dan Badung ngayah bersama-sama. Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta menambahkan, tujuan mapepada ini adalah untuk menyucikan hewan-hewan kurban. Rangkaian Karya Padudusan

Agung ini sudah dimulai sejak 1 Agustus lalu. ‘’Prosesi ini diawali dengan mendak tirta kahyangan dilanjutkan dengan prosesi mapepada, dilanjutkan dengan prosesi melasti Selasa ini,’’ jelasnya. Dipaparkannya pula, upacara saat ini juga melibatkan unsur pemuda, yang sebelumnya sudah diawali dengan pawintenan sebelum mereka ngayah. ‘’Sebanyak 140-an pemuda ngayah seperti membuat penjor dan persiapan sarana upacara,’’ tambahnya. Pihaknya selaku Bendesa Adat Pecatu menyampaikan permakluman kepada pemangku kepentingan terutama stakeholder dan tour leader. Karena ini merupakan objek wisata yang berada di luar Pura Uluwatu, tentunya banyak dikunjungi wisatawan. Sehingga mohon pihaknya menyampaikan permakluman, karena selama prosesi upacara sudah berlangsung, tentu akan sedikit mengganggu. Pihaknya menyampaikan permakluman kepada pengunjung, terutama lalu lintas menuju kawasan Uluwatu. Demikian juga untuk parkir agar bisa menyesuaikan sehingga wisatawan tidak komplain. ‘’Untuk dimaklumi kepada krama pamedek maupun pengunjung agar berhati-hati di jalan. Karena kemungkinan akan ada pengalihan jalur yang awalnya dipakai jalan Uluwatu, nanti akan dialihkan menuju jalan Labuhan Sait,’’ sarannya. (kmb23/k100)

Bali Post/kmb23

MAPEPADA - Panglingsir Puri Agung Jerokuta I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya (tengah) didampingi Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta (kiri) bersama krama Pecatu saat prosesi Mapepada Agung di Pura Luhur Uluwatu, Senin (19/9) kemarin.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 20 september 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu