Skip to main content

Edisi 20 Agustus 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 3 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (144 rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

sabtu paing, 20 agustus 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

LRT di Kuta Perlu Dikaji

Stop Bangun Hotel dan Bersihkan dari Bangun ’’Underpass’’ Kendaraan Pribadi dan ’’Shortcut’’

RENCANA pemerintah pusat membangun moda transportasi kereta api di Kuta, ternyata tak pernah disosialisasikan ke Badung. Kadis Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung I Wayan Weda Dharmaja menyatakan belum mengetahui adanya rencana pembangunan LRT di Kuta oleh pemerintah pusat. ‘’Di Badung sendiri belum ada membahas kebijakan itu. Kami juga belum berani komentar, karena belum ada rancangan, dan kajian lapangan,’’ sebutnya. Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Badung telah merancang beberapa hal yang diharapkan mampu untuk mengurangi kemacetan di Kuta dan sekitarnya. Di antaranya untuk mengatasi terjadinya kemacetan di Patung Ngurah Rai akan dibangun underpass, pembangunan shortcut di atas Tukad Mati di wilayah Kuta serta dirancang pula pembangunan gedung parkir. Hal. 19 Kota Besar

Padamkan Api, Anggota TNI Hilang Misterius Riau (Bali Post) – Seorang anggota TNI-AD dari Detasemen Artileri Pertahanan Udara Rudal-004 Dumai dikabarkan hilang saat bertugas membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Desa Pasir Putih Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. ‘’Pencarian masih terus dilakukan melibatkan kepolisian,’’ kata Kepala Staf Komando Resor Militer 031/Wirabima, Kolonel Czi. I Nyoman Parwata, di Pekanbaru, Jumat (19/8) kemarin. Ia mengatakan masih menunggu informasi lengkap tentang identitas personelnya yang dikabarkan hilang sejak Kamis (18/8) sore lalu. ‘’Yang pasti, dia adalah salah satu anggota TNI-AD yang membantu memadamkan kebakaran lahan sejak sebelum 17 Agustus,’’ katanya. Berdasarkan informasi yang diterimanya, anggota TNI-AD itu hilang secara misterius saat bersama lima rekannya berjalan beriringan menuju barak tempat beristirahat mereka di perkampungan setempat. Saat itu posisi korban sebelum kejadian berada paling belakang. ‘’Mereka awalnya ngobrol sambil berjalan. Kemudian, korban tidak lagi ada menyahut saat ngobrol. Setelah ditengok ke belakang, korban tiba-tiba hilang,’’ jelasnya. Hal. 19 Tidak Menjawab

RENCANA pemerintah pusat membangun kereta api ringan atau dikenal sebagai Light Rail Transit (LRT) di Kuta, perlu dikaji lebih mendalam. Harus ada kebijakan lanjutan apabila LRT itu diwujudkan. Di antaranya daerah ini dibersihkan dari kendaraan bermotor pribadi. Izin pembangunan hotel baru, restoran baru juga harus dihentikan, karena di sana sudah sangat padat. Jadi memecahkan masalah kemacetan harus dilakukan dari dua sisi. Demikian penegasan Sekretaris Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bali Putu Alit Suthanaya, S.T., Meng.Sc., Ph.D.

Hal. 19 Telah Dibahas

DPR Dukung Harga Rokok Rp 50.000 Jakarta (Bali Post) Ketua DPR-RI Ade Komarudin mendukung wacana kenaikan harga rokok hingga Rp 50.000 per bungkus. Saat ini pemerintah masih mengkaji usulan sejumlah elemen masyarakat, termasuk dari lembaga swadaya masyarakat, agar menaikkan cukai rokok sebagai salah satu instrumen harga rokok hingga menjadikan harga dasar rokok menjadi minimal Rp 50.000 per bungkusnya. Menurut Ade, ada hal positif yang bisa diambil dari usulan tersebut. Pertama bisa menekan laju jumlah perokok. Kedua dana dari kenaikan cukai rokok bisa mendongkrak pendapatan negara. ‘’Saya setuju dengan kenaikan harga rokok itu. Sekaligus untuk mengurangi masyarakat agar rokok tidak lagi jadi musuh bangsa, juga dengan penaikan itu bisa bertambahnya pendapatan negara dan tentu akan menambah penerimaan negara,’’ kata Ade Komarudin di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (19/8) kemarin. Ade mengakui ada pihak yang merasa dirugikan dengan kenaikan cukai rokok hingga membuat harga dasar rokok minimal menjadi Rp 50.000. Namun, dia meyakini kenaikan tersebut tidak akan berdampak pada lesunya industri rokok. Ade mengatakan, kebijakan ini tidak akan memukul para petani tembakau dan industri rokok akan tetap berjalan dengan menyesuaikan harga kekinian rokok. ‘’Saya meyakini itu tidak mengganggu petani tembakau untuk mereka dapat seperti sedia kala bekerja di sektornya sesuai dengan profesi yang dipilihnya selama ini,’’ ujarnya. Sebelumnya, pemerintah menyatakan masih mendengar usulan tentang kenaikan harga rokok hingga Rp 50.000 per bungkusnya. Hal. 19 Kebijakan Fiskal

Ade Komarudin

Mantan Kasum TNI Di-’’black List’’

Panglima TNI Protes Singapura

Bali Post/ant

Jakarta (Bali Post) – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengaku telah mengirim surat kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) agar menyampaikan nota protes kepada pemerintah Singapura terkait tindakan Imigrasi Singapura kepada mantan Kasum TNI Letjen (Purn) TNI Suryo Prabowo. ‘’TNI sudah berkoordinasi, begitu juga Kepala Bais sudah menyampaikan protesnya kepada Atase Pertahanan yang ada di Indonesia,’’ kata Panglima TNI usai membuka Kejurnas Karate Piala Panglima TNI IV Tahun 2016 di GOR Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Jumat (19/8) kemarin. Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan hal itu menanggapi soal masuknya daftar hitam Suryo Prabowo saat transit di Bandara Changi, Singapura. Suryo yang baru pulang dari Fiji dengan menggunakan maskapai Fiji Airways FJ361 harus tertahan di Bandara Changi saat ingin mengambil bagasi pada Rabu (17/8). Pihak Imigrasi Singapura pun memasukkan namanya ke dalam daftar hitam orang yang dilarang masuk ke Singapura. ‘’Kami sudah menyampaikan surat kepada Kemenlu agar menyampaikan nota protes kepada Singapura. Bisa saja, suatu saat saya akan di-black list juga,’’ katanya. Ia pun menyayangkan tindakan imigrasi Singapura yang tidak menjelaskan alasan di-black list-nya mantan prajurit TNI itu. Hal. 19 Tidak Benar

Koordinator ForBALI Dilaporkan ke Polisi

Pasubayan Pasang Badan untuk Gendo

Bali Post/ant

KEBAKARAN LAHAN - Helikopter Mi8Mtv milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pemadaman kebakaran lahan dari udara (water boombing) di Indralaya Utara, Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Jumat (19/8) kemarin. Jauhnya sumber air dan kencangnya angin membuat petugas kewalahan memadamkan api yang membakar lahan tersebut, sehingga meminta bantuan pemadaman dari udara.

PASUBAYAN Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa pasang badan untuk mendukung Wayan ‘’Gendo’’ Suardana. Dukungan ini terkait dilaporkannya Koordinator Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa (ForBALI) itu ke Mabes Polri. Pasalnya, Senin (15/8) lalu, Pos Perjuangan Rakyat (Pospera) melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) telah melaporkan Gendo ke polisi. Dalam laporan sesuai tanda bukti lapor Nomor TBL/584/VIII/2016/ Bareskrim, DPP Pospera menuduh Gendo telah menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 16 UU Nomor 40

Tahun 2008 tentang Penghapusan Ras dan Etnis. Laporan tersebut menyusul cuitan (tweet) Gendo melalui akun @gendovara pada 19 Juli 2016 yang berbunyi ‘’Ah, muncul lagi akun2 bot asuhan pembina pos pemeras rakyat si napitufulus sok bela2 susi. Tunjukin muka jelekmu nyet’’. ‘’ForBALI itu bagian penting dalam Pasubayan ini. Jadi tidak ada yang boleh menyatakan bahwa ForBALI dan Pasubayan adalah hal yang terpisah. Apabila ada yang melaporkan aktivis ForBALI. Tentu hal ini akan berhadapan dengan Pasubayan Desa Adat,’’ ujar Koordinator Pasubayan Desa Adat/Pakraman I Wayan Swarsa bersama para bendesa dalam Pasubayan di Sanur, Denpasar, Jumat (19/8) kemarin. Hal. 19 63 Advokat

Bali Post/rin

LAPORAN - Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa pasang badan untuk mendukung Wayan ‘’Gendo’’ Suardana. Gendo dilaporkan ke polisi oleh Pos Perjuangan Rakyat (Pospera).


DENPASAR

2

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Sidang Dugaan Korupsi Bansos

Mantan Klian Minta Bebas

Denpasar (Bali Post) Sidang kasus dugaan korupsi bantuan Desa Adat Tauka, Tiyingtali, Karangasem, dengan terdakwa mantan klian adat I Gede Astawa alias Dek Tawa, Jumat (19/8) kemarin memasuki pembelaan dari terdakwa. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Gede Juli dkk. dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem menuntut supaya majelis hakim pimpinan Dewa Suardhita menghukum terdakwa selama setahun enam bulan dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan. Dalam pembelaannya pada sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, siang kemarin, terdakwa melalui kuasa hukumnya, Ketut Bakuh dan I Gede Putu Bimantara Putra, meminta supaya dibebaskan. Alasannya, sebagaimana disampaikan Bakuh di hadapan majelis hakim Tipikor, terdakwa Gede Astawa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan jaksa. Dia pun meminta supaya Astawa dibebaskan dari segala tuntutan jaksa. ‘’Jika majelis hakim berpendapat lain, mohon setidaknya menjatuhkan hukuman yang seringan-ringannya,’’ pinta Bakuh. Alasan lainnya yang diuraikan dalam pledoi, soal penggunaan bansos. Terdakwa selaku klian di Tauka, bansos yang diterima digunakan untuk membangun bale gambang, kegiatan pasraman, dan digunakan upacara aci desa berkaitan dengan Desa Adat Tauka. Bansos yang diterima tahun 2011 sampai 2013 yang berasal dari bantuan pemerintah Rp 226.000.000. Sedangkan pengeluarannya Rp 126 juta, Rp 118 juta digunakan untuk membangun bale gambang dan Rp 8 juta untuk insentif yang dibagikan ke prajuru adat. (kmb37)

denpasar

& Sekitarnya

Sidang Bentrok Lapas Kerobokan SIDANG kasus bentrok yang terjadi di Lapas Kerobokan dengan terdakwa Gede Putra Dana alias Bokir (24), Kamis (18/8), memeriksa ahli forensik RS Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H. Sementara Bokir di depan majelis hakim pimpinan I Gusti Ngurah Partha Bhargawa mengakui menusuk saksi korban I Nyoman Adi Wibawa alias Dore. Dia mengaku membela diri. Bokir menjelaskan, ketika terjadi keributan di lapas, dia membela diri dengan mengaku bahwa Dore bersama kawan-kawannya melakukan penyerangan terlebih dahulu dengan membawa senjata tajam. ‘’Saat Dore lari ke arah saya, berjarak dua meter, saya langsung mencabut pisau. Saya tusuk punggung bagian kiri. Setelah itu saya lari ke blok C. Saya buang pisau di halaman blok, kemudian lepas baju dan mandi,’’ ujar terdakwa didampingi kuasa hukumnya, Bimantara Putra. Jaksa Ngurah Wirayoga menanyakan terkait penusukan terhadap korban Dore. Terdakwa menyatakan, saat keributan, ia melihat Dore berlari menuju ke arahnya. Karena merasa terancam, ia pun langsung mengeluarkan pisau yang dibawanya dan menusuk korban. Ditanya jaksa Wirayoga motif melakukan penusukan, lagi-lagi Bokir berdalih membela diri. Hakim sempat bertanya soal senjata yang didapat terdakwa di dalam lapas. Bokir mengaku tidak tahu-menahu dari siapa senjata tersebut. ‘’Saya lari ke blok, dan di halaman blok sudah ada senjata. Saya tidak tahu siapa yang menyiapkan,’’ elaknya. (asa)

Sekeluarga Dituntut 6 Bulan SEMPAT tertunda beberapa kali, sidang kasus dugaan memberikan keterangan palsu di bawah sumpah dengan terdakwa satu keluarga (bapak, ibu dan anak) akhirnya digelar Kamis (18/8). Jaksa penuntut umum (JPU) Asri Susantini menuntut Ivan Saputra Kwanarta (anak), Edwin Hartono Kwanarta (bapak) dan Ni Ketut Irawati (ibu) dengan pidana penjara selama enam bulan. Dalam pertimbangan hukumnya, jaksa dari Kejaksaan Tinggi Bali itu menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana memberikan keterangan palsu di muka sidang. Dalam surat tuntutannya, dinyatakan perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 242 ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. ‘’Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum ketiga terdakwa dengan pidana penjara selama enam bulan,’’ kata jaksa Susantini di hadapan majelis hakim pimpinan Ni Made Purnmi. Atas tuntutan tersebut, terdakwa melalui tim kuasa hukumnya akan mengajukan pledoi dalam sidang selanjutnya. (asa)

Suara Denpasar & Badung

Evaluasi Program Bebas Visa Program bebas visa agar dievaluasi, karena saya milihat hasilnya tidak menguntungkan bagi bangsa ini terutama daerah pariwisata seperti Bali. Karena, tindak kriminal di Bali sudah banyak dilakukan oleh turis. Arya, Denpasar

Standar Harga Obat Mohon kepada BBPOM agar menstandarkan harga obat. Karena dengan merek yang sama tetapi harga beda. Febri, Denpasar.

Pensiunan Atlet Hidup Tak Jelas Saya heran, kenapa begitu padatnya penduduk Indonesia akan tetapi hanya untuk mencari emas di ajang Olimpiade sangat susah sekali. Apakah penyebabnya? Apa pemerintah belum memprioritaskan dana untuk olahraga? Apa karena jaminan masa depan? Karena, banyak pensiunan atlet hidup tak jelas. Untuk itu, saya berharap agar pemerintah menyiapkan sarana dan prasarana untuk generasi muda yang memiliki bakat. Mudah-mudahan dengan hadiah yang besar sekarang ini, bertambah semangat. Becik, Tuban.

085 100 400 391, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : DPR DUKUNG HARGA ROKOK RP 50 RIBU/BUNGKUS Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

WISATAWAN - Sejumlah wisatawan mengamati gelombang sebelum surfing di Pantai Batu Bolong, Canggu, Kuta. Pantai berpasir putih ini dari hari ke hari makin ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor pembangunan akomodasi pariwisata makin marak di kawasan Canggu ini.

Ditangkap, Dua WNA Terduga Pembunuh Polantas di Pantai Kuta

Denpasar (Bali Post) -

Kerja keras tim khusus bentukan Kapolda Bali Irjen Pol. Sugeng Priyanto untuk memburu pembunuh anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa, membuahkan hasil. Tiga hari pascakasus tersebut, WNA yang diduga pelaku berinisial Dv ditangkap di depan Konjen Australia, Renon, Denpasar. Sedangkan pacarnya, Sr, diamankan di dalam Konjen Australia, diduga minta perlindungan, Jumat (19/8) kemarin. Menurut Kapolda, dari hasil pemeriksaan sembilan saksi dan barang bukti yang ditemukan di TKP, mengarah kepada dua WNA tersebut. Selanjutnya dilakukan

perburuan. ‘’Awalnya mereka menginap di homestay di Legian. Kita kejar ke sana, ternyata sudah check out. Mereka satu hari di situ,’’ ujarnya.

Bali Post/rah

TERDUGA – Dua WNA terduga pembunuh anggota Polantas di Pantai Kuta, Dv (berambut gimbal) dan Sr (perempuan tatoan) dinaikkan ke mobil polisi. Dv berkewarganegaraan Inggris ditangkap di depan Konjen Australia, Renon, Denpasar. Sedangkan pacarnya, Sr, diamankan di dalam Konjen Australia, diduga minta perlindungan, kemarin.

Menurut keterangan saksisaksi, tegas Irjen Sugeng, mereka pindah ke Jimbaran. Akhirnya, mereka minta perlindungan kepada Konjen Australia. ‘’Langsung kita amankan. Sekarang masih dilakukan interogasi untuk mencocokkan antara keterangan saksi dan barang bukti yang ditemukan di TKP. Saya introgasi langsung yang perempuan (Sr), warga negara Australia. Pengakuannya, saat itu dia mabuk sehingga belum ingat semua. Saya katakan ingat-ingat dulu. Bicaranya masih muter-muter. Saat pacaran mengaku tasnya hilang,’’ tegasnya. Sementara Dv, lanjut Kapolda, belum mau bicara dengan alasan masih menunggu lawyer. ‘’Saya tidak tawarkan lawyer. Dia ini warga negara Inggris. Saat ini mereka diperiksa di Polresta,’’ kata mantan Kadiv Hubinter Mabes Polri ini. Sebelumnya, pintu-pintu keluar Bali diperketat penjagaannya untuk mengantisipasi mereka lolos. Selain itu, Polresta mengintensifkan koordinasi dengan Imigrasi Bandara Ngurah Rai. Kedua WNA itu dicekal karena diduga pelaku pembunuhan Aipda Wayan Sudarsa. ‘’Segala upaya telah kami lakukan supaya kasus ini cepat terungkap. Tim yang menangani

Kasus Korupsi Pipanisasi di Karangasem

Pimpro PT Adhi Karya Diadili

Bali Post/asa

DIADILI - Pimpinan proyek PT Adhi Karya untuk pekerjaan pengembangan sistem distribusi air minum dan pekerjaan pengadaan konstruksi air bersih di empat kecamatan di Karangasem, Parno Trisno Hadiono, Jumat (19/8) kemarin diadili di Pengadilan Tipikor Denpasar. Denpasar (Bali Post) kasus pipanisasi Karangasem, Pimpinan Proyek (Pimpro) terdakwa adalah pimpinan proyek PT Adhi Karya untuk pekerjaan dari PT Adhi Karya sebagai pemepengembangan sistem distribusi air nang tender. Empat kecamatan minum dan pekerjaan pengadaan yang mendapatkan pengerjaan konstruksi air bersih di empat proyek ini adalah Kecamatan kecamatan di Karangasem, Parno Karangasem, Abang, Manggis dan Trisno Hadiono, Jumat (19/8) ke- Kubu. Jaksa Suardi mengatakan, marin diadili di Pengadilan Tipikor terdakwa diduga secara melawan Denpasar. Pria kelahiran Nganjuk, hukum melakukan perbuatan Jawa Timur itu didakwa atas kasus memperkaya diri sendiri atau dugaan korupsi pengadaan pipan- orang lain atau suatu korporasi, isasi yang merugikan keuangan yang dapat merugikan keuangan negara Rp 3,7 miliar. negara atau perekonomian negara, Jaksa penuntut umum (JPU) dari beberapa perbuatan yang ada Wayan Suardi yang membacakan hubungannya sedemikian rupa surat dakwaan di hadapan majelis sehingga harus dipandang sebagai hakim pimpinan Dewa Suardita satu perbuatan berlanjut. dengan hakim anggota Nurbaya Kasus tersebut tak lepas dari Gaol dan Wayan Sukanila, ke- SK Bupati Karangasem No. 589 marin, menjelaskan bahwa dalam Tahun 2008, di mana bupati men-

etapkan SKPD sebagai Pengguna Anggaran (PA) yakni Wayan Arnawa di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Karangasem. Anggaran untuk proyek pipanisasi Karangasem saat itu mencapai Rp 29 miliar. Terdakwa sebagai pimpinan proyek dari PT Adhi Karya berbuat curang, karena penggunaan bahan pipa tidak sesuai ketentuan dalam rencana kerja dan syarat-syarat dalam kegiatan pengembangan distribusi air minum, pengerjaan pengadaan konstruksi jaringan air bersih, hingga menyebabkan kerugian keuangan negara Rp 3,7 miliar. Hal itu tertuang dalam laporan hasil audit dalam rangka penghitungan kerugian keuangan negara atas dugaan tindak pidana korupsi kegiatan pengembangan pendistribusian air minum di Kabupaten Karangasem. Dalam perkara ini, tiga orang sudah dijebloskan ke dalam tahanan. Sedangkan sejumlah tersangka yang masih tersisa, di antaranya Nv. Sedangkan status Wayan Geredeg (mantan Bupati Karangasem) yang sempat menyandang tersangka, diinformasikan di-SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara)-kan. Namun Kejati (Kejaksaan Tinggi) Bali yang sudah menerima SPDP, belum menerima tembusan SP3 tersebut. (kmb37)

kasus ini kerja siang-malam, kan penyelidikan dari TKP termasuk Bapak Kapolda hingga homestay di Legian. memimpin olah TKP,’’ te- Sementara saksi yang dipergas Kabid Humas Polda Bali iksa berinisial Sa (satpam), Iw Kombes Pol. Anak Agung (karyawan), Sy (tukang ojek), Made Sudana, kemarin. Ah (satpam), Na (terapis), Rz Dari proses olah TKP, jelas (wiraswasta), Fr (karyawan mantan Kabid Propam Polda homestay) dan Pa (karyawan Bali ini, ditemukan beberapa homestay). ‘’Sr sempat menbarang bukti. Dengan barang cari tas berisi SIM dan kartu bukti tersebut, menjadi petun- ATM bersama Dv. Makanya juk penyebab korban mening- darah berceceran sampai di gal. ‘’Nanti siang (kemarin trotoar. Ada saksi yang meli- red) akan dilaksanakan hat mereka. Mereka mestinya autopsi untuk memastikan check out tanggal 16 Agustus, penyebab kematian korban. tetapi molor. Bahkan mereka Walau keluarga menolak, minta diskon Rp 20 ribu dari kami wajib melakukan autop- uang sewa Rp 100 ribu,’’ tegas si,’’ tegas mantan Kapolresta mantan Kapolres Gianyar ini. Denpasar ini. (kmb36) Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombes Berita ini bisa dikomentari Pol. Hadi Purnomo menpada acara Citra Bali gatakan, memasuki hari Radio Global FM ketiga penyelidikan kaFM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. sus itu, tim gabungan Hubungi telepon 085 100 400 391, (0361) 819446 bekerja keras melaku-

Kepala Korban Dipukul Lebih dari 17 Kali

APA yang menimpa anggota Polantas Aipda Wayan Sudarsa yang ditemukan meninggal di Pantai Kuta, Rabu (17/8) lalu, terbilang sadis. Paling tidak itu tergambar dari hasil autopsi terhadap jenazah korban. Terungkap korban mengalami pukulan lebih dari 17 kali. Pukulan tersebut, kata Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H., Jumat (19/8) kemarin, merupakan akibat dari kekerasan benda tumpul bisa berupa botol atau berupa benda tumpul lainnya. ‘’Dari ciri-ciri luka robek yang ditemukan, sesuai akibat benda tumpul. Kulit kan ada tingkat elastisitas tertentu, karena trauma (benturan) yang terlampaui sehingga menjadi robek,’’ jelasnya. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pukul 09.45 Wita kemarin itu, diketahui penyebab kematian korban akibat pukulan berulang kali di kepala, sehingga mengakibatkan pembengkakan di otak yang menekan pusat pernapasan. Ditemukan 17 luka robek di kepala dan luka terbuka, lecet, serta memar di tubuh lainnya, sehingga total luka 42 buah. Pihaknya juga menemukan luka perlawanan berupa tangkisan di tangan kanan dan kiri berupa luka memar. ‘’Di tangan korban ada bekas cengkeraman tangan,’’ imbuhnya. Ia meyakini, pelaku penganiayaan terhadap korban hingga menyebabkan korban meninggal, lebih dari satu orang. Walaupun dalam kondisi mabuk sekalipun, pelaku dapat menghabisi korban karena pelaku lebih dari satu. (may)

Bali Post/may

FORENSIK - Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H. berkomunikasi dengan pihak kepolisian.

Lebih Berbahaya dari Rokok Konvensional

Pengawasan Tak Jelas, Warung Rokok Elektrik Menjamur

MENJAMURNYA toko/tempat merokok khusus untuk rokok elektrik dengan menawarkan jaminan keamanan bahkan garansi mengurangi adiksi dari rokok konvensional, membuat masyarakat mencoba dan beralih ke rokok elektrik tersebut. Hal itu lantaran hingga saat ini belum ada kejelasan, siapa yang mengawasi peredaran rokok elektrik tersebut. Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt. mengatakan, rokok elektrik belum masuk prioritas sampling pengawasan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Namun pada rokok konvensional, pihaknya telah melakukan pengawasan prioritas baik mutu maupun iklannya. Terkait cairan (liquid) rokok elektrik tersebut, dikatakan belum ada penandaan/

label dari BPOM. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. juga mengaku hal yang sama. Pihaknya belum mendapat kejelasan terkait regulasi dan pengawasan rokok elektrik tersebut, baik pada cairan maupun alat hisapnya. ‘’Rokok ini belum direkomendasikan. Isi atau kandungan, izin edar belum jelas,’’ ujarnya. Hal ini, lanjutnya, sebenarnya telah dibicarakan sejak tahun 2014, namun belum ada kejelasan hingga saat ini. Jika hal ini dibiarkan, rokok elektrik lama-kelamaan akan menjamur menggantikan rokok konvensional. Bisa jadi, ini cara baru perusahaan rokok menggaet pasar baru dengan cara baru. Mengingat, pengaturan tentang rokok elektrik belum jelas sehingga menjadi kesempatan peru-

sahaan rokok untuk bergerilya memasarkan produk sejenis dengan kemasan berbeda. Koordinator Bali Tobacco Control Initiative (BTCI) Prodi KM Unud Made Kerta Duana, MPH. juga mengaku belum mengetahui, apakah rokok elektrik sudah mendapatkan lisensi dari BPOM untuk liquid-nya dan alatnya, apakah sudah terstandardisasi nasional atau belum. ‘’Sampai saat ini saya belum pernah membaca, terkait liquid rokok BPOM memberikan izin dan alatnya sendiri tidak ada SNI, sehingga bisa dikatakan ini (rokok elektrik) masih ilegal,’’ jelasnya, Jumat (19/8) kemarin. Terhadap risiko rokok tersebut, lanjutnya, ada dua yaitu risiko yang ditimbulkan oleh liquid dan alatnya. Komponen rokok elektrik ada komponen

liquid. Liquid tersebut adalah nikotin, hasil olahan tembakau. Sedangkan alatnya belum berstandar SNI. Maka dari itu, belum lama ini kabar terkait meledaknya rokok elektrik sempat menghebohkan. Dampak terhadap kesehatan dari cairan rokok elektrik dengan rokok konvensional, katanya sama. ‘’Jadi, tidak benar rokok elektrik aman dan sehat. Bahkan lebih bahaya,’’ tegasnya. Ia mengatakan lebih berbahaya, karena pemakai rokok elektrik bisa mengontrol kadar nikotinnya sehingga membuat semakin adiksi. Pada rokok konvensional menghasilkan asap yang dapat terhirup oleh paru-paru sehingga penyakit yang ditimbulkan adalah pada paru-paru. Sedangkan pada rokok elektrik, menghasilkan

uap air sehingga umumnya lebih banyak menempel pada saluran pernapasan. Risiko yang ditimbulkan, kanker nasofaring, penyakit pada hidung dan mulut menjadi lebih dominan. Di satu sisi, masyarakat belum paham bahwa rokok elektrik tersebut adalah rokok juga. Justru rokok elektrik ini mendorong orang yang tidak bisa merokok menjadi merokok, atau ingin berhenti tidak bisa berhenti. Selain itu, dengan rokok elektrik orang bisa merokok di mana saja tanpa terganjal Perda KTR (Kawasan Tanpa Rokok) karena menganggap rokok elektrik bukan rokok. Ia berharap pemerintah, baik Dinas Kesehatan maupun BPOM, harus memberikan statemen yang jelas tentang rokok elektrik ini. Mengingat, warung rokok elektrik telah menjamur. (may)


Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Kejari Denpasar Juga Minta Fasilitas Mobil Operasional

SELAIN pembangunan gedung Kejari di Badung, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar rupanya juga meminta fasilitas mobil operasional dalam melayani masyarakat. Tak tanggung-tanggung, mobil yang diminta Toyota Hiace berkapasitas 12 penumpang. Hal itu terungkap dalam penandatanganan naskah kerja sama (MoU) antara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dengan Kepala Kejari Denpasar Erna Normawati Widodo Putri di Puspem Badung, Kamis (18/8) lalu. Menurut Erna Normawati, permohonan tersebut telah disampaikan kepada Bupati Badung melalui surat resmi, pekan lalu. ‘’Kami tidak minta hibah berupa uang, karena itu merupakan salah satu ketentuan tertulis dari pimpinan kami di Kejaksaan Agung, tidak boleh meminta hibah berupa uang, tetapi minta hibah berupa barang,’’ ungkapnya. Dia beralasan, hibah berupa kendaraan yang diajukan dalam surat tersebut untuk mendukung kinerja Kejari dalam memberikan pelayanan hukum gratis. Selain untuk perdata dan tata usaha negara, kendaraan ini juga untuk mendukung kegiatan penting Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D). ‘’Kami minta selain fisik juga kendaraan untuk mobilitas kami dalam hal memberikan pelayanan hukum grastis kepada masyarakat. Jujur kami tidak punya kendaraan untuk operasional,’’ katanya. Dalam kesempatan itu, Erna Normawati juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta yang telah memberikan kendaraan Toyota Innova sebagai kendaraan operasional. ‘’Sesuai permintaan kami dalam surat untuk pelayanan hukum grastis, kami butuh kendaraan berkapasitas minimal 12 orang,’’ katanya. Erna Normawati berharap kendaraan yang diberikan adalah berupa Toyota Hiace yang penuh dengan fitur untuk memberi kenyamanan dan keamanan berkendara. Harga Toyota Hiace bekisar Rp 365 juta untuk yang paling murah, sedangkan untuk yang paling mahal Rp 1 miliar lebih untuk tipe Toyota Hiace Ventury. Bupati Giri Prasta memberi sinyal positif perihal permohonan kendaraan yang diajukan Kejari Denpasar kepada Pemerintah Kabupaten Badung. ‘’Seperti yang disampaikan ibu (Kepala Kejari – red) tadi terhadap kebutuhan proses pelaksanaan penegakan hukum termasuk pelayanan masyarakat, itu kami dapat setujui. Astungkara kami akan berikan karena regulasi dibenarkan, tidak ada lagi ketentuan seperti dulu,’’ tegasnya. Dikatakannya, aturan sebelumnya, lembaga vertikal tidak boleh didanai oleh pemerintah kabupaten atau wali kota. ‘’Sekarang lain (bisa diberikan bantuan – red). Maka, kebutuhan kami adalah nanti aman dan nyaman. Rasa inilah nantinya amat sangat kami inginkan dan tanpa adanya intervensi terhadap persoalan hukum,’’ pungkasnya. (par)

BADUNG

3

Seragam Baru PNS Badung Dianggarkan Rp 3,1 Miliar Mangupura (Bali Post) – Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dipastikan akan mengenakan pakaian dinas baru. Seperangkat seragam anyar ini sedang dalam proses tender di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sejak 11 Agustus lalu dengan nilai pagu Rp 3,1 miliar lebih. Kabag Umum Setda Badung I Nyoman Suardana mengatakan, masa tender telah berakhir Jumat (19/8) kemarin. Bedasarkan harga perkiraan sendiri (HPS), nilainya Rp 2,7 miliar. Hingga sore kemarin, sudah ada 45 rekanan yang menyatakan berminat atas paket pengadaan ini. ‘’Pengadaan pakaian dinas kedua tahun ini berbeda dari pengadaan sebelumnya. Jika sebelumnya khusus untuk pakaian dinas warna putih dengan stelan rok/celana hitam, pengadaan kedua untuk pakaian keki,’’ ungkap Nyoman Suardana. Menurutnya, khusus untuk pakaian dinas kemeja putih, rok/celana akan dikenakan pada hari Rabu. Sedangkan pakaian keki untuk hari Senin dan Selasa. Terkait pengadaan pakaian dinas kemeja putih, rok/celana juga masih proses. ‘’Untuk bahan pakaian putih itu khusus bagi tenaga kesehatan, baik di rumah sakit maupun di puskesmas,’’ ucapnya. Kebijakan memberikan pakaian dinas, dikatakan Nyoman Suardana, sepenuhnya kewenangan pimpinan. ‘’Tidak mesti tiap tahun, kadang dua tahun sekali atau lebih. Intinya, tergantung kebutuhan dan kebijakan pimpinan,’’ pungkasnya. (kmb27)

Bali Post/eka

HIASAN PENJOR - Pedagang hiasan penjor tengah melayani pembeli di Kapal, Badung, Jumat (19/8) kemarin. Hiasan penjor tersebut dijual mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 450.000, tergantung ukuran dan kerumitan motifnya.

Kasus ’’Mark-Up’’ Lahan BP3TKI

Jelang Tuntutan, Terdakwa Meninggal Dunia TRAGIS, itulah nasib Ketua Panitia Pengadaan Lahan dan Pembangunan Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar, Trusti Prio Sambodo. Pada saat jaksa penuntut umum (JPU) Made Suba, dkk. dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali sedang mengagendakan sidang dengan agenda tuntutan, terdakwa berjenggot itu dinyatakan meninggal di RSUP Sanglah. Meninggalnya terdakwa berusia 36 tahun tersebut disampaikan JPU Subawa saat sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Jumat (19/8) kemarin. Persis, saat majelis hakim pimpinan Dewa Suardhita membuka sidang, di kursi pesakitan

tampak kosong. Sedangkan JPU di meja kiri dan kuasa hukum terdakwa, Komang Sutama, berada di kanan. Di muka persidangan, Subawa menyampaikan bahwa terdakwa Trusti Prio Sambodo sudah meninggal di RSUP Sanglah, Senin malam sekitar pukul 21.00 Wita. Surat meninggal dari pihak RSUP Sanglah pun diserahkan ke majelis hakim. Walau dinyatakan sudah meninggal, majelis hakim belum menyimpulkan kasus ini dan keputusannya akan diambil Rabu pekan depan. Sementara jaksa menyatakan, dengan meninggalnya terdakwa berarti kasus itu bakalan gugur dengan sendirinya. Meski demikian, keputusan tetap ada di tangan majelis hakim. Den-

gan meninggalnya Trusti, dalam kasus mark-up BP3TKI tinggal menyisakan satu tersangka yakni Wahyu Matondang alias Dodik. Sementara kuasa hukum Trusti, Komang Sutama, menyatakan bahwa saat meninggal, dirinya ada mendampingi di RSUP Sanglah. ‘’Kebetulan saya ada di sana setelah diberi tahu bahwa Trusti sakit,’’ kata Sutama. Saat disinggung sakit apa yang membuatnya meninggal, Sutama mengatakan sakitnya komplikasi. ‘’Selain stres menghadapi kasus korupsi ini, sakitnya juga banyak. Dia tekanan darah tinggi dan juga sakit jantung,’’ sebut Sutama. Kini, jenazah terdakwa sudah diterbangkan dan dikubur di Semarang, kota asalnya.

Sidang di Pengadilan Tipikor sejatinya tinggal pembacaan tuntutan dari jaksa. Saat sidang sebelumnya, Trusti tampak sehat dan badannya tegap. Dia sering bercengkrama dengan tim kuasa hukumnya. Almarhum yang berusia paling muda adalah terdakwa keempat dalam kasus BP3TKI. Sedangkan Polda Bali masih menyisakan satu tersangka yakni Dodik. Sebelumnya jaksa menyatakan mantan Kepala BP3TKI dan anak buahnya serta pemilik tanah, Paramartha, bersalah dalam kasus ini. I Wayan Pageh (terdakwa sudah divonis) yang menjabat sebagai Kepala BP3TKI Bali juga menjadi KPA (Kuasa Pengguna Anggaran), Prio sebagai Kabag

Tata Usaha yang juga menjabat sebagai PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dalam proyek ini. Kasus ini muncul setelah adanya dugaan dokumen pengadaan dibuat secara formalitas dan tanpa penetapan harga perkiraan sendiri. Panitia juga tidak melakukan penunjukan penyedia barang dan melakukan mark-up harga. Yakni harga tanah Rp 4,5 miliar dibayar Rp 6,7 miliar. Akibatnya, negara dirugikan hingga Rp 2,2 miliar. Rp 200 juta masuk ke kantong Pageh, Rp 450 juta ke kantong Prio dan Rp 1,5 miliar mengalir ke Wahyu Matondang alias Dodik yang merupakan staf khusus Kepala BNPTKI Jakarta Jumhur Hidayat. (asa)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

PGRI Bali Kirim 20 Atlet Ikuti Porseni PGRI Tingkat Nasional

PGRI Bali tak pernah absen mengikuti Porseni PGRI tingkat nasional. Tahun ini, Pengurus Provinsi PGRI Bali mengirim 20 atlet dan senimannya serta ofisial ke ajang Porseni ke-2 PGRI tingkat Nasional. Porseni PGRI tingkat Nasional 2016 dilaksanakan di Kabupaten Siak, Riau pada 21-25 Agustus mendatang. Untuk itu, Pengurus Provinsi PGRI Bali belum lama ini melakukan audiensi sekaligus pamitan ke Pemprov Bali. Pengurus diterima oleh Asisten II Sekwilda Provinsi Bali Drs. I Ketut Wija, M.M. Saat itu, Ketua Pengurus Provinsi PGRI Bali Dr. Drs. I Gede Wenten Aryasuda, M.Pd. didampingi Ketua Pengurus Kota PGRI Denpasar Drs. I Nyoman Winata, M.Hum., Drs. I Wayan Dhania, M.Pd., Drs. IGN Wirata, M.M. dan Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. bersama para atlet dan seniman. Aryasuda melaporkan, pada Porseni PGRI tingkat nasional nanti PGRI Bali akan mengikuti lima cabang pertandingan masingmasing tenis meja, bulu tangkis,

senam PGRI, lomba melukis dan lomba kreativitas pembelajaran. Pada Porseni PGRI dua tahun lalu di Palangkaraya, PGRI Bali sukses meraih juara umum III Nasional dengan mengoleksi satu emas di melukis dan dua perak di bulu tangkis dan tenis meja. Makanya ketika audiensi, dia mohon Pemprov Bali ikut memberikan doa restu sekaligus bantuan agar atlet PGRI Bali bisa berjaya di Porseni PGRI tingkat Nasional. Aryasuda mengaku para atlet tidak ditargetkan meraih medali agar tak merasa terbebani. Namun, mereka sudah bertekad untuk berjuang maksimal guna mengharumkan nama Bali di kancah nasional. Sebab, katanya, Porseni PGRI ini lebih banyak sifanya silaturahmi. Lewat Porseni ini, para guru bisa berinteraksi sesama guru. Interaksi ini juga ajang bertukar pengalaman untuk diimplementasikan di daerah masing-masing. Aryasuda menambahkan, implikasinya bagi guru adalah untuk selalu berprestasi. Prestasi ini menunjukkan bahwa guru sudah

PGRI BALI - Pengurus Provinsi PGRI Bali dipimpin Wenten Aryasuda beserta para atlet saat diterima Asisten II Setwilda Provinsi Bali Ketut Wija.

berkarakter dan profesionalisme. Guru adalah sosok panutan yang sehat lewat binaan olahraga dan seni. ‘’Guru yang berprestasi akan mampu mencetak siswa berprestasi,’’ ujarnya. Asisten II Sekwilda Bali Drs. Ketut Wija mengapresiasi keterlibatan aktif Pengurus Provinsi PGRI Bali dan para atlet di Porseni PGRI tingkat Nasional. Dia berharap para atlet berlomba dengan sportif dan belajar dari pengalaman khususnya pada guru yang berprestasi. Karena ajang ini bisa dipakai untuk mengevaluasi pembinaan dan pelatihan selama ini. Di bagian lain, Gede Wenten Aryasuda berterima kasih Tim PGRI Bali yang terkendala anggaran menuju Siak dibantu oleh jajaran YPLP Kota PGRI Denpasar. Makanya, dia mengharapkan jika guru Bali mampu meraih juara di ajang ini berhak mendapat penghargaan dari Pemprov Bali. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. dalam rapat pengurus, Jumat (19/8) kemarin, langsung memerintahkan para kepala sekolah untuk ikut menanggulangi kekurangan dana tim PGRI Bali. Dia menegaskan, jangan sampai tak berangkat gara-gara tak memiliki uang. Jika ini terjadi, katanya, akan menjadi preseden buruk bagi lembaga PGRI dan motivasi atlet dan seniman. Untuk itu, dia meminta kepada atlet PGRI Bali dan Kota Denpasar berjuang maksimal karena selain membawa bendera PGRI juga nama baik Bali. Apalagi, YPLP Kota PGRI Denpasar adalah miliknya para guru. (ad1470)

Prodi MKn Unwar Cetak Notaris Berkompetensi Internasional Puluhan Peserta Ikuti Seleksi Gelombang II

BARU dibuka, Program Studi Magister Kenotariatan (MKn) Unwar dipadati peminat. Pada seleksi gelombang I sudah direkrut 35 mahasiswa baru. Sementara puluhan peserta, Jumat (19/8) kemarin, mengikuti seleksi gelombang II. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiarta, S.H., M.H. menegaskan, seleksi gelombang II untuk memperebutkan 35 kursi saja. Untuk itu, dia minta maaf banyak peserta yang tak bisa diterima karena MKn Unwar ingin mendapatkan input berkualitas. ‘’Kami tak mau kencetak notaris asal-asalan, melainkan harus memiliki kompetensi internasional,’’ tegasnya. Hal itu dilakukan MKn Unwar dengan mensyaratkan mahasiswanya sebelum tes disertasi harus memiliki TOEFL minimal 550. Kompetensi ini, katanya, sangat diperlukan karena tugas notaris ke depan makin padat. Mereka adalah calon pejabat publik yang independen. Banyaknya masalah hukum dalam kerja sama bisnis internsional

di Bali memerlukan SDM notaris yang mumpuni bidang hukum bisnis interasional, selain mengurus bidang pertanahan. Makanya, Nyoman Putu Budiarta mengatakan PBM di MKn tak boleh sekadarnya. Mereka dibina oleh 16 dosen bergelar doktor dan dua guru besar di FH Unwar. Budiarta didampingi Kaprodi MKn Dr. I Nyoman Sujana, S.H., M.Hum. usai mengikuti pertemuan notaris Indonesia menjelaskan, perkuliahan akan dimulai Oktober nanti. Selama kuliah, mereka wajib praktik di lab dan mengikuti magang sehingga peserta diharapkan tamat dua tahun dengan 42 SKS. Bahkan, dia memastikan biaya pendidikannya sangat terjangkau. Pelaksanaan tes kemarin dipantau Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana, Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Sekretaris Made Johnny Sanger, B.T., S.H., M.H. dan Bendahara Cok. Istri Raka Indrawati, S.E. Ketua Yayasan Kesejahteraan

Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. Anak Agung Gede Oka Wisnumurti, M.Si. berjanji akan melakukan pemetaan ulang untuk Program Pascasarjana (PPS) Unwar. Yayasan sedang merencanakan pembangunan gedung baru di kawasan Renon. Pihaknya tetap memprioritaskan sarana dan prasarana berkualitas untuk menghasilkan notaris berkualitas. Baik dalam bentuk pembangunan lab kenotariatan, perpustakaan dan penataan parkir. Ia mengungkapkan, MKn sebagai prodi baru yang dikembangkan Unwar adalah untuk merespons keperluan tenaga profesional di bidang kenotariatan yang masih kurang di Bali. Termasuk memberi wadah bagi warga Bali menempuh MKn di daerahnya sendiri. Bahkan, untuk mendapatkan notaris berkualitas ke depan tak hanya tes TOEFL juga dilakukan tes psikologis. Alasannya karena mereka nanti adalah pejabat publik harus berkompetensi internasional, apalagi Unwar sudah ber-ISO. Rektor Unwar Prof. Dewa Putu Widjana mengaku tingginya peminat di MKn menunjukkan bahwa masyarakat Bali sangat antusias meggeluti bidang tersebut. Makanya, Prodi MKn ini dijadikan produk unggulan Unwar setelah FKIK. Untuk itu, dia setuju format lulusan notaris MKn Unwar harus beda dengan yang lain karena berkompetensi internasional. Dia mengatakan, Bali baru bisa mengisi 30 persen keperluan notaris di Tanah Air. Makanya, Prodi MKn Unwar ini ikut berperan menyiapkan SDM Bali berkualitas di masa depan. (ad1468)

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi

Gelar ’’Workshop’’ Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumentasi Akreditasi PROGRAM Studi Hukum Agama Hindu Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan (FIAK) Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menggelar Workshop ‘’Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumentasi Akreditasi, Bantuan Kemenag RI Tahun 2016’’ di Sanur, Denpasar, Jumat (19/8) kemarin. Workshop tersebut menghadirkan narasumber Guru Besar Fakultas Hukum Unud Prof. Dr. I Nyoman Sirtha, M.S. dan Direktur Program Pascasarjana Unhi Prof. Dr. Putu Gelgel, M.Hum. dipandu Ketua Prodi Hukum Hindu FIAK Unhi Drs. I Putu Sarjana, M.Si. Kegiatan itu diikuti para dekan, kaprodi dan dosen di lingkungan Unhi. Dekan Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan Unhi Dr. Wayan Subrata, M.Ag. didampingi Wakil Dekan Dr. Wayan Watra, S.Ag., M.Si. menyampaikan, workshop ini terkait dengan akreditasi Prodi Hukum Agama Hindu sekaligus untuk evaluasi selama empat tahun. Ada tujuh standar yang perlu dievaluasi dalam borang agar lebih sempurna dalam rangka akreditasi oleh BAN-PT. Dengan demikian, diharapkan hasil atau nilai akreditasi Prodi Hukum Agama Hindu FIAK Unhi bisa lebih maksimal atau mengalami peningkatan. Selain Prodi Hukum Agama Hindu, FIAK Unhi juga memiliki Prodi Filsafat Hindu yang pada 2017 mendatang kembali diakreditasi. Ketua Panitia Workshop Drs. I Putu Sarjana, M.Si. menyampaikan, workshop ini pendanaannya dibantu oleh Kemenag RI. Bantuan penyelenggaraan workshop seperti

WORKSHOP – Narasumber dan moderator saat Workshop ‘’Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumentasi Akreditasi’’ yang digelar FIAK-Unhi, Jumat (19/8) kemarin. ini diberikan kepada perguruan tinggi Hal senada disampaikan naraagama Hindu, baik negeri maupun sumber Prof. Sirta. Dikatakannya, swasta, dengan harapan masing-mas- ada tujuh standar yang mesti dilenging prodi bisa menyiapkan borang kapi. Agar jumlah mahasiswa dan prodinya agar bisa dievaluasi dalam dosen mencapai rasio yang ideal, rangka akreditasi yang dilakukan mahasiswa yang ingin kuliah di prodi BAN-PT. Prodi Hukum Agama langka peminat perlu dirangsang Hindu FIAK Unhi sudah terakredi- dengan beasiswa. Dengan demikian, tasi sebelumnya. Diharapkan pada makin banyak mahasiswa yang meakreditasi mendatang terjadi perbai- nempuh pendidikan di sana. kan nilai. Visitasi asesor dari BAN-PT Sementara itu, borang fakultas terhadap Prodi Hukum Hindu sudah terdiri atas tujuh standar. Standar dilakukan pada Juli 2016 lalu. 1 menyangkut visi, misi, tujuan Narasumber Prof. Gelgel dalam dan sasaran serta strategi pencapaworkshop tersebut menyampaikan ian. Standar 2 berisi tata pamong, materi borang fakultas dan evalu- kepemimpinan, sistem pengelolaan asi diri. Prof. Gelgel mengatakan, dan penjaminan mutu. Standar 3 perlu ada pembenahan rasio antara menyangkut mahasiswa dan lulusan. dosen dan mahasiswa. Selanjutnya, Standar 4 menyangkut sumber daya kualifikasi pendidikan para dosen manusia. Standar 5 tentang kuriperlu ditingkatkan ke jenjang yang kulum, pembelajaran dan suasana lebih tinggi. Kurikulum mesti segera akademik. Standar 6 menyangkut disesuaikan dengan kurikulum pembiayaan, sarana dan prasarana KKNI. ‘’Jadi, agar nilai akreditasi serta sistem informasi. Sedangkan Prodi Hukum Agama Hindu bagus, standar 7 berisi tentang penelitian, apa yang dicapai selama ini perlu pelayanan atau pengabdian kepada ditingkatkan,’’ ujarnya. masyarakat. (ad790)

FPOK IKIP PGRI Bali Lepas 201 Sarjana

Jadi Pusat Pelatihan dan Pendidikan Altet Bali

DEKAN Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Bali Dr. Drs. I Wayan Adnyana, M.M., M.Erg., Jumat (19/8) kemarin, melepas 201 sarjana Penjaskes. Tampil sebagai lulusan terbaik Putu Surya Pratama (IPK 3,86), Agus Santika Ardiana (3,72) dan Wayan Yoga Darana (3,70). Acara yudisium kemarin juga dihadiri Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Artanegara, S.H., M.H., M.Pd. serta para wakil rektor. Wayan Adnyana didampingi PD I I Made Yoga Parwata, S.Pd., M.Kes., PD II Drs. I Putu Mertayasa, M.Si., PD III IA Kade Arisanti Dewi, S.Pd., M.Fis. menegaskan, sebagian besar lulusannya sudah bekerja sebagai pembina dan pelatih olahraga. Dikatakan, FPOK IKIP PGRI Bali telah menjalankan kegiatan Tri Dharma PT secara seimbang. Kini kurikulum FPOK yang baru, semua kegiatan keolahragaan harus berbasis sains seperti pengukuran soal kelelahan untuk menentukan atlet layak tanding. Dia menegaskan, FPOK IKIP PGRI Bali diarahkan menjadi pusat pembinaan dan pelatihan atlet di Bali. Alasannya, SDM dosen FPOK IKIP PGRI sangat memadai dengan kekuatan tiga bergelar doktor, tiga sedang doktor. Alasan lain, SDM ini sangat berkompeten dalam bidang olahraga dan kesehatan. Sementara sarana-prasarana termasuk alat ukur kesehatan sangat memadai. Bahkan, sebagian besar SDM-nya menjadi pembina dan pelatih di Bali. Yang istimewa, kata Adnyana, 30 orang dari kekuatan tim PON Bali, atletnya adalah dari FPOK IKIP PGRI Bali. Makanya, dia meng-

TERBAIK - Dekan FPOK IKIP PGRI Bali I Wayan Adnyana memberi selamat kepada lulusan terbaik saat yudisium sarjana Penjaskes. inginkan lulusannya tak hanya ung- FPOK IKIP PGRI Bali. gul dalam fisik namun juga dalam Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali intelektual. Sebab, menjadi atlet Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., dan pembina tak cukup tangguh M.Pd. mengungkapkan, FPOK dalam fisik, melainkan juga cerdas adalah prodi favorit di IKIP PGRI secara intelektual. Buktinya, kampus Bali. Di samping itu mampu memFPOK IKIP PGRI Bali belum lama beri kontribusi kepada daerah dan ini dipercaya oleh Pemkot Denpasar negara, seperti meraih medali emas untuk melakukan pengukuran kes- di SEA Games dan silat di dunia ehatan atlet. Untuk itu, dia optimis juga melahirkan Maria Londa, atFPOK IKIP PGRI Bali menjadi pusat let atltetik RI di Olimpiade Brazil. pelatihan dan pendidikan atlet Bali Bahkan, atlet IKIP PGRI Bali juga akan terwujud. mampu menyelamatkan nama Bali Soal prestasi, mahasiswa FPOK di kancah nasional sehingga tak IKIP PGRI Bali sudah go interna- sampai ada atlet yang eksodus ke tional di cabang pencak silat SEA luar daerah. Alumninya diharapkan Games Singapura, meraih emas di mampu memberi teladan kepada SEA Games serta medali emas di adik kelasnya, sehingga eksistensi lomba panjat tebing di Surabaya. prestasi IKIP PGRI Bali terus go Bahkan meraih juara di Porma international. tingkat nasional. Ketua Yayasan PT IKIP PGRI Dia juga meminta lulusannya Bali, kata IGB Artanegara, terus menjadi agent of development, mendukung FPOK berprestasi lewat khususnya dalam bidang pendidi- penyiapan sarana dan prasarana. Di kan. Lakukanlan kewajiban dengan samping itu memberi beasiswa bagi baik dan belajar lebih banyak lagi dosennya yang ingin melanjutkan serta banggalah menjadi alumni studi S-2 dan S-3. (ad1469)

FEB Unud Gelar Semnas Pendidikan Prodi Ilmu Keperawatan FK Unud Lantik 77 Mahasiswa Ners dan Sertifikasi Profesi Akuntansi

MEMANTAU - Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Wisnumurti didampingi Rektor Dewa Putu Widjana, Putu Budiarta dan pejabat lain saat memantau tes mahasiswa MKn.

PROGRAM Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Udayana (Unud) melakukan pelantikan sekaligus pengambilan sumpah 77 mahasiswa Ners yang terdiri dari 71 mahasiswa program A angkatan 2011 dan 6 mahasiswa program B angkatan 2012 dan 2013 di Gedung Theater Widya Sabha FK Unud, Jumat (19/8) kemarin. Pelantikan Ners yang ke-12 kalinya ini dilantik langsung di hadapan rohaniwan oleh Dekan FK Unud Prof. Dr. dr. Putu Astawa, Sp.OT(K)., M.Kes. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang diraih mahasiswa pada pelantikan periode ini tertinggi 3,76. Tiga lulusan terbaik diraih oleh Ida Ayu Made Vera Susila Dewi (IPK 3,76), I Putu Rama Candra (IPK 3,63) dan Anak Agung Istri Dwi Mayuni (IPK 3,57). Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan FK Unud Prof. dr. Ketut Tirtayasa, M.S., AIF. mengatakan, mahasiswa PSIK program A angkatan 2011 serta program B angkatan 2012 dan 2013 yang dilantik ini telah menyelesaikan pendidikan baik di tahap akademik maupun profesi. Tahap akademik ditempuh selama 8 semester oleh Program A dan 3 semester oleh Program B kemudian dilanjutkan ke tahap profesi selama 2 semester (1 tahun) di berbagai lahan praktik, seperti di RSUP Sanglah Denpasar, RSJ Provinsi Bali, RSUD Kabupaten Badung, RSUD Wangaya, PSTW Wana Sraya dan puskesmas di wilayah Denpasar.

Dalam menghadapi MEA, PSIK FK Unud telah melakukan langkah antisipasi dengan mengadakan seminar nasional maupun internasional dan bekerja sama dengan institusi pendidikan di luar negeri seperti Jepang, Thailand, dan Australia, sehingga lulusan PSIK FK Unud sudah terbiasa berkomunikasi, terutama berbahasa Inggris yang baik dan sudah mampu membayangkan persaingan dalam dunia kerja saat melayani masyarakat lokal maupun orang asing di rumah sakit. Selain itu, lulusan PSIK FK Unud juga sudah siap untuk bekerja di luar negeri. ‘’Alumni PSIK FK Unud sudah banyak tersebar baik di daerah maupun di luar daerah Bali, bahkan di luar negeri. Lulusan kami tidak hanya fokus pada profesi keilmuannya saja, tetapi lebih luas lagi mengembangkan ilmunya sehingga mampu

berkomunikasi dan berkreasi dalam dunia kerja,’’ ujar Tirtayasa. Sekretaris PSIK FK Unud Ns. Ni Ketut Guru Prapti, S.Kep., M.NS. menambahkan, selain melakukan kerja sama dengan institusi di luar negeri, baru-baru ini PSIK FK Unud melakukan penandatanganan MoU dengan Our Lady Fatima University dari Filipina untuk melakukan pertukaran mahasiswa dan kerja sama dalam bidang penelitian. Pada Agustus ini, PSIK FK Unud juga telah mengukir prestasi membanggakan di bidang pengabdian masyarakat dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) yang mewakili Unud dengan meraih medali emas. ‘’Inilah salah satu prestasi yang diraih mahasiswa kami. Ini menunjukkan lulusan PSIK FK Unud telah mampu dan siap untuk bersaing dalam dunia kerja,’’ imbuhnya. (ad1467)

PELANTIKAN NERS - Dekan FK Unud Prof. Dr. dr. Putu Astawa, Sp.OT(K)., M.Kes. saat pelantikan dan pengambilan sumpah Ners di Gedung Theater Widya Sabha FK Unud, Jumat (19/8) kemarin.

FAKULTAS Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Bali menggelar Seminar Nasional (Semnas) ‘’Pendidikan dan Sertifikasi sebagai Entry Point Profesi Akuntansi di Indonesia’’, Jumat (19/8) kemarin. Pembicara dalam seminar itu yakni Arie Wibowo, Arie Yuliarti, Aminah dari P3K Kementerian Keuangan. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua IAI Wilayah Bali. Menurut Dekan FEB Unud Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, S.E., M.Si., profesi akuntansi Indonesia sebagai profesi yang terhormat sebetulnya sangat mulia dalam rangka untuk menghindari persoalan penyimpangan berkaitan dengan keuangan. Misalnya, bagaimana seharusnya auditor bisa melakukan audit secara independen tanpa memberikan jasa lain di luar tugas auditor tersebut. Persoalan tersebut bisa diatasi dengan dua hal, yaitu proses pendidikan dan sertifikasi. Proses yang bisa dilakukan di perguruan tinggi yaitu membenahi proses pada pendidikan tinggi itu sendiri dengan benar, sehingga calon auditor mendapatkan kompetensi yang memadai untuk bisa melakukan tugasnya nanti di lapangan. Sementara dari sisi profesi, para akuntan harus melakukan sertifikasi. ‘’Proses ini pun harus dilakukan dengan baik dan benar. Kalau ini dilakukan dengan baik dan benar, saya kira, dengan proses pendidikan dan

MEMBUKA ACARA - Dekan FEB Unud membuka acara seminar nasional dengan pemukulan gong didampingi Ketua IAI Wilayah Bali. sertifikasi yang dilakukan dengan di lapangan. ‘’Maka dari itu, kami bagus, maka mereka (calon akuntan di FEB Unud bekerja sama dengan publik - red) punya role, arah yang IAI Wilayah Bali menyelenggarakan jelas, bisa melakukan tugas-tugasnya seminar ini,’’ imbuhnya. dengan baik sesuai dengan tupokMahaendra Yasa menambahsinya,’’ jelas Mahaendra Yasa. kan, seminar itu bertujuan untuk Proses yang benar ini, katanya, mendapatkan informasi yang benar, tidak hanya berlaku pada profesi terbaru, terkini terkait regulasi/ akuntansi tetapi juga profesi lain. aturan terbaru karena bersifat diKendala dan permasalahan juga namis, sehingga bisa merespons tidak hanya dialami akuntan publik dengan bagus secara preventif dan tetapi juga profesi lain. ‘’Tentunya, permasalahan tersebut bisa dicegah. masih ada hal-hal yang terjadi di Mengingat yang hadir pada seminar luar ketentuan khususnya dalam tidak hanya dari kalangan auditor, etika profesi walaupun tidak banyak. tetapi juga mahasiswa dan juga Banyak yang masih bagus,’’ tegas- ada CAP (committee on accounting nya. Hal itu, katanya, menjadi tu- procedure), diharapkan ke depannya gasnya untuk melakukan sosialisasi mereka mendapatkan yang terbaik dan melakukan pembenahan atas yaitu perbaikan implementasi tugaspermasalahan yang kerap terjadi tugas yang dilakukan. (ad1471)

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

5

Dewan Minta Penegak Hukum Usut Pengelolaan LCT Sritanjung

Banyuwangi (Bali Post) -

Pengusutan pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung milik Pemkab Banyuwangi akhirnya berakhir. Pansus LCT Sritanjung mengeluarkan sejumlah rekomendasi terkait pengelolaan kapal oleh PT Pelayaran Banyuwangi Sejahtera (PBS). Salah satunya, ada indikasi persekongkolan jahat dalam mengelola dua inventaris daerah tersebut. Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi H.M. Joni Subagio meminta penegak hukum segera mengusut indikasi pidana dalam pengelolaa kapal Sritanjung. ‘’Ada indikasi persekongkolan jahat dalam pengelolaan dua kapal Sritanjung. Kami mem-

inta penegak hukum segera memprosesnya,’’ kata politisi PKB ini, Jumat (19/8) kemarin. Menurut Joni, setelah Pansus LCT Sritanjung melakukan penelusuran dengan memanggil sejumlah pihak, ditemukan indikasi persekongkolan pengelolaan

di tubuh PT PBS. Salah satu indikasinya, ketika PT PBS mengirimkan tim ke Jepang untuk membeli kapal. Nyatanya, ketika kapal sampai di Surabaya, kapal tersebut batal dimiliki PT PBS. Namun, berpindah ke tangan perusahaan lain. ‘’Ini yang kita sebut ada

Persyaratan Lengkap

Proses Bayar Pajak Kendaraan Cepat dan Mudah Denpasar (Bali Post) Mengurus Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di kantor Samsat Renon, Denpasar, kini semakin mudah. Penerapan mekanisme dua loket membantu mempermudah masyarakat untuk proses pengesahan tahunan STNK bagi wajib pajak. Masyarakat hanya perlu membawa persyaratan lengkap yaitu KTP pemilik yang masih berlaku dan STNK untuk proses pengesahan tahunan. Dengan proses yang sederhana ini masyarakat diharapkan tidak lagi mengurus STNK-nya melalui calo. Sebab, petugas samsat akan memberikan pelayanan yang cepat dan mudah

jika syaratnya sudah lengkap. ‘’Kami imbau masyarakat yang hendak membayar pajak jangan melalui calo,’’ tegas Paur STNK Subdit Regiden Dit. Lantas Polda Bali AKP Ni Luh Putu Aneparwisti, S.H., M.Si., Jumat (19/8) kemarin. Sebelumnya, kata AKP Aneparwisti, pihaknya menerapkan sistem untuk mempermudah proses pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Pihak Kantor Samsat Induk Renon, Denpasar kini hanya menyediakan dua loket. Dengan adanya perubahan penyederhanaan loket ini, masyarakat akan lebih mudah mengurus sendiri proses penge-

Bali POst/jay

PAJAK - Proses pembayaran pajak kendaraan di Kantor Samsat Renon, Denpasar kini mudah dan cepat jika persyaratannya lengkap.

sahan STNK tahunan. Ia mengatakan, dengan dideklarasikannya area samsat bebas calo diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan masyarakat dalam pengurusan proses STNK. Pihaknya meminta dalam pengesahan STNK tahunan, maka masyarakat diimbau agar mengurus sendiri, tanpa melalui calo. Selain itu, Subdit Regident Ditlantas Polda Bali juga menggelar pameran pembangunan di Art Center, Denpasar. Pameran ini berlangsung sejak 17 hingga 23 Agustus mendatang. Pameran ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-58 Pemprov Bali dan HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Dalam acara tersebut, pihak Ditlantas Polda Bali, khususnya Samsat Denpasar, memunculkan inovasi tanpa henti. Salah satunya dengan melaksanakan pelayanan samsat keliling kepada masyarakat pengunjung pameran. Samsat keliling ini melayani proses pengesahan STNK kepada masyarakat yang mengunjungi pameran pembangunan mulai pukul 08.00 hingga pukul 20.00 Wita. Pelayanan ini dengan mekanisme yang mudah dan sederhana serta bebas calo. (kmb21)

Pascasarjana Unud Gelar Pengabdian Masyarakat di Subak Sembung PASCASARJANA Universitas Udayana menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Terintegrasi Akselerasi Pelestarian Lingkungan di Ekowisata Subak Sembung, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, Jumat (19/8) kemarin. Acara yang dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra ini diikuti dosen, mahasiswa, serta alumni 10 Program Studi Magister dan Doktor di Pascasarjana Unud. Pengabdian masyarakat digelar serangkaian Dirgahayu HUT ke-24 Pascasarjana Unud dan Dies Natalis ke-54 Unud. ‘’Pengabdian masyarakat merupakan salah satu kegiatan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi selain pendidikan dan penelitian. Pengabdian masyarakat itu mengimplementasikan penelitian terkait pendidikan,’’ ujar Direktur Program Pascasarjana Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). Menurut Raka Sudewi, peserta pengabdian masyarakat dibagi menjadi tiga kelompok. Pertama, kelompok kesehatan yang berkaitan dengan neurotoksisitas. Kelompok ini memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, utamanya petani yang kerap terpapar pestisida. Dalam hal ini mencegah kemungkinan komplikasi serta terjadinya gangguan saraf akibat toksisitas dari pestisida tersebut. Selain menyasar petani, kelompok kesehatan juga terpadu dengan Posyandu. ‘’Kelompok kedua adalah kelompok pertanian untuk pemberdayaan pertanian di daerah ekowisata. Kemudian yang ketiga adalah kelompok pariwisata terkait dengan pemberdayaan di bidang ekowisata di Subak Sembung, Peguyangan,’’ imbuhnya. Raka Sudewi menjelaskan, kelompok pertanian yang terkait dengan good agriculture practices juga memberikan bibit dan melakukan penanaman beberapa jenis tanaman. Sementara kelompok pariwisata lebih banyak memberikan masukan dalam penataan lingkungan menyangkut daerah tujuan ekowisata. Secara umum, pihaknya ingin memberikan dukungan sekaligus berakselerasi terhadap kelestarian Subak Sembung. ‘’Jadi, dari segi tempat sangat strategis karena letaknya di Kota Denpasar. Yang kedua kita tahu semua subak itu adalah warisan budaya yang sudah diapresiasi oleh UNESCO. Tentu warisan budaya ini patut kita lestarikan, jangan sampai punah karena mengingat situasi perkembangan yang ada saat ini, di mana

pertanian banyak ditinggalkan, terpinggirkan dan terdesak. Apalagi di sini letaknya di tengah kota. Tantangannya untuk alih fungsi daerah pertanian ini menjadi tempat tinggal sangat tinggi,’’ paparnya. Ketua Panitia Pengabdian Masyarakat Dr. Ir. Gede Wijana, M.S. menambahkan, kelompok pertanian dan pariwisata selanjutnya melakukan diskusi dengan masyarakat khususnya krama subak. Diskusi dilakukan di areal sawah dan kolam pancing yang ada pada Subak Sembung. Selain itu juga menyumbangkan buku-buku terkait dengan pertanian. ‘’Bagaimana agar ke depan Subak Sembung menjadi ekowisata sehat, yang lambat laun mengurangi penggunaan pestisida,’’ ujarnya. Lurah Peguyangan A.A. Gede Agung Dharma Putra men-

indikasi persekongkolan jahat. Jadi, harus diusut,’’ tegasnya. Ditambahkan, penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan bisa segera melakukan penyelidikan. Sehingga indikasi permainan pengelolaan kapal LCT Sritanjung semakin terbuka lebar. Lalu, jika ditemukan indikasi kerugian daerah, bisa segera terungkap. ‘’Intinya, kami sepakat pengelolaan LCT Sritanjung bisa dibongkar terus,’’ tegasnya lagi. Sebab, kapal LCT Sritanjung merupakan aset berharga dan bersejarah bagi Pemkab Banyuwangi. Apalagi, Pansus DPRD sudah merekomendasikan sejumlah hal bagi kelanjutan aset pemkab tersebut. Sementara itu, Ketua Pansus LCT Sritanjung Naufal Badri menegaskan

ada sejumlah rekomendasi yang dikeluarkan pansus. Di antaranya, penyelamatan aset pemkab yang dikelola PT PBS. Lalu, pemkab tetap berupaya melanjutkan PT PBS untuk mengelola kapal. Tak kalah penting, pansus menemukan indikasi persekongkolan dalam pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung. Kapal LCT Sritanjung 1 karam di pesisir Bulusan, Banyuwangi, 8 Juni lalu. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Saat karam, kapal yang dibeli pemkab tahun 2001 tersebut sedang parkir di dermaga selatan Pelabuhan Ketapang. DPRD langsung membentuk pansus untuk mengusut sistem pengelolaan dua kapal LCT Sritanjung. (kmb30)

Joni Subagio

Bali Post/udi

Tingkatkan Kerja Sama dan Kegiatan ’’Rescue’’

Kantor SAR Denpasar Gelar ’’Bima Rescue Challenge’’

DALAM rangka meningkatkan kegiatan rescue (penyelamatan) dari aspek kerja sama dan strategi di lapangan, Kantor SAR Denpasar menggelar Bima Rescue Challenge, Jumat (19/8) kemarin di Pantai Muaya, Jimbaran. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI yang mana selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga kesempatan bagi para rescuer untuk mendapat SAR Award. Sebanyak 53 personel ikut terlibat dalam Bima Rescue Challenge yang terbagi menjadi 8 tim. Semua tim dibagi menjadi 3 yakni dari Seksi Potensi Kantor SAR Denpasar, 1 tim dari Pos SAR Karangasem, 1 tim Pos SAR Jembrana dan 1 tim Pos SAR Buleleng. Dengan mengambil start dari Pos Balawista Pantai Muaya, peserta berlari menuju Pasar Ikan Kedonganan dan kembali menuju Pantai Muaya. Rute yang harus dilalui para peserta sejauh 5,8 kilometer dan akan dikombinasikan dengan berjalan buaya sejauh 100 meter serta teknik gendongan sejauh 100 meter. Selanjutnya mereka mengikuti tantangan berenang sambil mendorong rubber boat menuju moring

pertama yang berjarak 200 meter. Kemudian diteruskan dengan mendayung ke moring berikutnya dan kembali lagi ke moring pertama berjarak sekitar 600 meter. Kepala Kantor SAR Denpasar Didi Hamzar, S.Sos., M.M. mengatakan kegiatan ini tidak hanya sebagai salah satu tolok ukur kesiapsiagaan para rescuer, namun juga dapat menjadi momen untuk membangun kerja sama dan kekompakan antara seluruh pegawai Kantor SAR Denpasar. Seorang rescuer itu harus betul-betul ditanamkan karakter responsif militan dan santun. ‘’Untuk saat ini, kegiatannya masih fokus pada Basarnas Denpasar, namun ke depan kami akan mengajak potensi SAR di Provinsi Bali. Baik itu dari TNI, Polri, BPBD maupun mahasiswa untuk menjadi bagian berlomba,’’ katanya. Terkait penilaian, akan ditentukan dari raihan waktu tercepat. Di mana waktu yang dialokasikan selama 1 jam 45 menit untuk menyelesaikan seluruh tantangan. Bagi yang tidak mampu menyelesaikan pada batas waktu tersebut, mereka harus tetap melanjutkan sesuai rute. ‘’Kompetisi serupa sebenarnya

sudah rutin dilaksanakan, namun kali ini rute dan olah fisik yang harus dihadapi peserta lebih menantang,’’ tambahnya. Sarana dan prasarana yang disiapkan untuk mendukung kegiatan tersebut di antaranya 4 buah rubber boat, 2 jetski, 2 unit truk angkut personel, 1 unit kendaraan ATV, 1 unit kendaraan D-Max, dana 4 unit Trail. Selama Bima Rescue Challenge berlangsung panitia penyelenggara mempersiapkan tenaga medis untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan

atau cedera, serta mobil ambulans. Pihaknya berharap, melalui pembinaan fisik ini, dapat meningkatkan kemampuan para rescuer jika nantinya harus dihadapkan pada kondisi saat operasi SAR, di mana membutuhkan stamina fit. Kemampuan penyelamatan di darat dan perairan harus didukung dengan respons time yang cepat dan tepat, sehingga dapat meminimalisasi jatuhnya korban jiwa tanpa mengenyampingkan faktor keselamatan. (ad1472)

BIMA RESCUE - Kegiatan Bima Rescue Challenge yang digelar Kantor SAR di Pantai Muaya, Jimbaran, Jumat (19/8) kemarin.

gapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Pascasarjana Unud. Kegiatan ini dikatakan membawa nilai-nilai yang positif bagi krama subak maupun warga Kelurahan Peguyangan secara umum. Terlebih untuk mendukung masyarakat setempat dalam menghadapi gempuran alih fungsi lahan. ‘’Kami di sini memiliki kiat-kiat tersendiri untuk menghadapi hal-hal seperti itu. Persatuan antara krama subak kuat di sini untuk menahan gempuran alih fungsi lahan. Apalagi dengan adanya perhatian dari universitas, memberikan kontribusi yang sangat memiliki peran penting. Selain ada sharing ilmu yang diberikan di sini, perhatian ini juga membangkitkan partisipasi masyarakat di sini untuk lebih fokus lagi terhadap pelestarian subak,’’ ujarnya. (ad1473)

PEMBUKAAN - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra bersama Direktur Program Pascasarjana Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). (3 dari kanan) saat acara pembukaan Pengabdian Masyarakat Pascasarjana Unud di Subak Sembung, Peguyangan, Denpasar Utara.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


OPINI

6

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Reorientasi Kebijakan Pembangunan Ekonomi PEMERINTAH mengambil langkah strategis dalam menyelamatkan program pemerintah yang terakomodasi dalam APBD 2016. Pos anggaran pemerintah yang teralokasikan dalam APBN dipangkas. Langkah ini merupakan fakta bahwa negeri ini sedang tak berdaya membiayai perencanaan pembangunannya. Saat anggaran berjalan kebijakan memangkas anggaran dilakukan sangat jarang terjadi. Kebijakan ini hanya terjadi saat estimasi penerimaan negara jauh dari target. Pengelolaan keuangan negara 2016 ini juga pantas menjadi pembelajaran bersama bahwa tanpa kekuatan dan kemandirian ekonomi, negeri ini tak akan berdaya melakukan hal-hal strategis. Dalam konteks lainnya, pemangkasan APBN juga harus diimbangi dengan kebijakan-kebijakan yang lebih strategis. Penghematan anggaran negara justru menjadi hal signifikan yang harus dilakukan, ketika pos pemasukan tak sesuai target. Pemerintah harus berani mencoret pos-pos anggaran yang selama ini tak efektif. Studi banding dan biaya renovasi kantor yang tak berkorelasi langsung dengan peningkatan ekonomi harus dihapus. Program-program aksesoris yang hanya bermuara pada pencitraan politis juga harus diminimalkan. Pemerintah hendaknya lebih intensif mengingatkan pejabat daerah yang selama ini menjadikan APBD sebagai ruang untuk mencari keuntungan finansial. Mendepositokan APBD dengan harapan bunga yang banyak harus dikoreksi. Langkah ini membuat pelaku ekonomi yang tergantung dari proyek-proyek pemerintah menjadi kolaps. Secara tak langsung kondisi ini juga membuat lesunya daya beli publik. Rendahnya dana yang beredar dan tidak berdayanya usaha kecil akan membuat krisis ekonomi menguat. Untuk itulah, APBD yang selama ini menjadi tabungan dan deposito mestinya dicairkan dalam bentuk proyek infrastruktur dan penguatan ekonomi. Perencanaan yang matang dan efektif bagi publik mestinya menjadi kriteria pengelolaan keuangan negara. Jangan sampai birokrat gagal mengelola APBD karena ada obsesi lain atas anggaran ini. Efek dari pemangkasan APBN 2016 secara langsung dipastikan sangat berdampak terhadap ekonomi rakyat. Pemerintah harus melakukan langkah nyata memperbaiki fondasi ekonomi kerakyatan. Pemerintah tak bisa hanya mengandalkan investasi, terlebih mengabaikan aspirasi publik dalam mengelola investasi. Pelaku ekonomi rakyat perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan dari pemerintah untuk mewujudkan ekonomi rakyat yang tangguh, unggul dan berdikari, sehingga mampu menjadi fondasi perekonomian Indonesia. Dengan demikian, peran pemerintah dalam penyusunan APBN ke depan agar memperhatikan postur APBN yang kredibel dan solid untuk menjaga momentum kegiatan ekonomi sehingga bisa mewujudkan (menciptakan) kesempatan kerja yang luas dan sekaligus dapat mengurangi kemiskinan karena APBN merupakan jantungnya perekonomian Indonesia. Diperlukan adanya perubahan strategi dengan mengalihkan kebijakan penganggaran yang berorientasi dari infrastruktur ke sektor ekonomi rakyat (pengembangan sektor riil). Bertitik tolak dari kondisi tersebut pada era pascareformasi ini paradigma pembangunan ekonomi perlu diubah di mana pembangunan ekonomi harus ditujukan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan segelintir orang atau kelompok. Pembangunan ekonomi harus dikembangkan dengan berbasiskan ekonomi domestik pada daerah pedesaan, di samping itu tingkat kemandirian harus tinggi, adanya kepercayaan diri dari kesetaraan, meluaskan kesempatan berusaha dan pendapatan serta pemerataan yang dikendalikan dengan didukung oleh industri yang berbasis sumber daya alam (resources based industry). Semua ini merupakan ciri-ciri dari sistem ekonomi kerakyatan yang harus kita tuju bersama. Upaya untuk pemberdayaan ekonomi rakyat yang sebagai pelaku ekonominya seperti koperasi dan usaha mikro, kecil, menengah (KUMKM) harus dioptimalkan. Meskipun hal ini akan terdampak oleh pemangkasan APBN 2016, namun dampaknya harus diminimalkan. Maka dari itu dalam era pascareformasi ini penguatan ekonomi rakyat harus menjadi program strategis. Saat krisis anggaran menguat, pemerintah juga perlu menunjukkan keteladanan. Hidup sederhana harus ditunjukkan pejabatanya. Jangan sampai ketika banyak rakyat masih miskin, gaya pejabat publiknya justru bergelimang kemewahan. Krisis keteladanan hidup sederhana selama ini membuat publik berjarak dengan penguasanya. Ini adalagh bentuk–bentuk pengelolaan pemerintahan yang tak mengakomodasi keadilan sosial yang beritegritas. Hidup sederhana di kalangan pejabat juga harus bisa menjadi model bagi rakyatnya dan harus menjadi budaya bangsa.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Keluhan Telepon Mati Telepon saya 0361-767482 sudah mati total sejak tiga bulan yang lalu, sudah dua kali kami laporan ke 147 teknisi datang tetapi tidak ada penyelesaian atau tidak bisa digunakan, padahal kami tidak pernah sebulan pun lowong bayar abodemennya. Sampai saat ini telepon kami masih mati padahal tempat kami tersebut kami gunakan untuk usaha. Saya pernah mengalami kejadian serupa di nomor 0361-767377 yang mati hampir delapan bulan. Puluhan kali saya telepon 147 sampai dengan nada tinggi pula kami laporkan, tetapi tidak ada penyelesaiannya. Kemudian kami masukkan di surat pembaca di beberapa media, barulah tidak sampai 1x24 jam telepon tersebut sudah dapat kami gunakan. Pertanyaan saya apakah fungsi dari 147? Apakah harus khalayak ramai tahu kejadian ini baru pihak Telkom menangani? Apakah memang begitu manajemen Telkom saat ini? Mohon penyelesaiannya. Andius/Sugeng Banyusoco, Gunung Kidul

Dampak Pemangkasan APBN terhadap Ekonomi Rakyat Pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 merupakan strategi langkah yang bijaksana dari pemerintah, karena diperlukan adanya penyesuaian belanja pemerintah untuk menjaga defisit anggaran. Adapun besaran APBN dari tahun ke tahun mengalami peningkatan di mana pada tahun 2014 besaran APBN Rp 1.667,1 triliun dan tahun 2015 besaran APBN Rp 1.793,6 triliun, sedangkan tahun 2016 besaran APBN Rp 1.822,5 triliun (Bali Post, Kamis, 4 Agustus 2016). Ini berarti peningkatan rata-rata APBN setiap tahun sebesar 3,07 persen di mana peningkatan APBN diharapkan melalui penerimaan pajak dalam negeri dan pajak perdagangan luar negeri (internasional) juga dapat melalui penerimaan utang pajak seperti penerimaan sumber daya alam, penerimaan bagian laba badan usaha milik negara (BUMN) dan penerimaan bukan pajak lainnya.

Oleh Bambang Gede Kiswardi alam proses perjalanan ekonomi terlihat kondisi perekonomian dunia (global) masih mengalami pelemahan, sedangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah dalam kondisi yang baik, dalam hal ini terlihat adanya pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai meningkat pada triwulan II 2016 yang mencapai 5,18 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 4,66 persen (Bali Post, Rabu, 10 Agustus 2016). Walaupun pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah berhasil, namun tidak diikuti oleh penerimaan pajak yang diharapkan dapat menutupi APBN 2016. Dari kondisi tersebut pemerintah telah mengambil langkah-langkah yaitu dengan mengeluarkan amnesti pajak (pengampunan pajak).Dengan tidak tercapainya penerimaan pajak sesuai target maka diupayakan melalui penghematan belanja kementerian/lembaga, juga penghematan belanja ke daerah tanpa mengganggu belanja prioritas. Besaran penghematan belanja kementerian/lembaga kurang lebih sebesar Rp 65 triliun, sedangkan penghematan belanja ke daerah kurang lebih sebesar Rp 68,8 triliun sehingga penghematan (pemangkasan) APBN 2016 sebesar Rp 133,8 triliun. Dengan adanya pemangkasan APBN 2016 tersebut banyak bermunculan isu-isu, penafsiran dan pembicaraan dari kalangan pemerintah sendiri (eksekutif), Dewan Perwakilan Rakyat (legislatif), Dewan Perwakilan Daerah (DPD), perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan rakyat kecil (wong cilik). Ada apa dengan APBN 2016? Apakah postur APBN sekarang terlalu gemuk atau kurang ramping.

D

Pemerintahan Joko Widodo sangat kokoh dengan strateginya yaitu untuk mempercepat kebangkitan ekonomi Indonesia salah satu caranya dengan menggenjot pembangunan infrastruktur, sehingga cukup besar anggaran yang terinvestasi pada pembangunan infrastruktur yang belum tentu bisa mempercepat proses pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu diperlukan adanya perubahan strategi dengan mengalihkan kebijakan penganggaran yang berorientasi dari infrastruktur ke sektor ekonomi rakyat (pengembangan sektor riil). Bertitik tolak dari kondisi tersebut pada era pascareformasi ini paradigma pembangunan ekonomi perlu diubah di mana pembangunan ekonomi harus ditujukan untuk kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan segelintir orang atau kelompok. Pembangunan ekonomi harus dikembangkan dengan berbasiskan ekonomi domestik pada daerah pedesaan, di samping itu tingkat kemandirian harus tinggi, adanya kepercayaan diri dari kesetaraan, meluaskan kesempatan berusaha dan pendapatan serta pemerataan yang dikendalikan dengan didukung oleh industri yang berbasis sumber daya alam (resources based industry). Semua ini merupakan ciri-ciri dari sistem ekonomi kerakyatan yang harus kita tuju bersama. Upaya untuk pemberdayaan ekonomi rakyat yang sebagai pelaku ekonominya seperti koperasi dan usaha mikro, kecil, menengah (KUMKM) berdampak langsung terhadap pemangkasan APBN 2016 yang besarannya kurang lebih Rp 133,8 triliun. Apabila anggaran tersebut bisa dimanfaatkan (diarahkan) untuk membangun ekonomi rakyat diharapkan

mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang tangguh dan mandiri (kekuatan ekonomi rakyat berdikari) serta memperkuat struktur perekonomian nasional tentu merupakan tantangan besar yang harus diperjuangkan. Maka dari itu dalam era pascareformasi ini ekonomi rakyat menghadapi era globalisasi yang sudah dan akan kita masuki seperti ASEAN Free Trade Area (AFTA) tahun 2003, Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada tahun ini dan Asia Fasific Economic Coorperation (APEC) pada tahun 2020. Selain merupakan tantangan juga merupakan peluang yang sangat strategis untuk pemberdayaan KUMKM sebagai bagian dari sistem ekonomi kerakyatan. Untuk itu diperlukan adanya kemauan politik yang tinggi dari pemerintah dan legislatif, juga merupakan peluang yang sangat besar untuk menumbuhkembangkan ekonomi rakyat, khususnya KUMKM. Melalui paradigma baru pembangunan ekonomi diharapkan tidak lagi terjadi pemusatan aset ekonomi produktif pada segelintir orang atau golongan melainkan justru sebaliknya memperluas aset produktif di tangan rakyat, juga meningkatnya partisipasi dan advokasi rakyat dalam proses pembangunan ekonomi. Di samping itu adanya ketersediaan dana dari anggaran yang dipangkas (penghematan APBN) akan berdampak terhadap pengembangan ekonomi rakyat, sehingga akan berdampak juga terhadap berkembangnya basis ekonomi wilayah di tingkat pedesaan serta meluaskan kesempatan usaha bagi ekonomi rakyat dan tumbuhnya kepercayaan diri juga kesetaraan, pemerataan serta keadilan bagi rakyat untuk menikmati hasil-hasil pembangu-

Suara Publik Memaknai Perlawanan Masyarakat Bali ALAM adalah sumber kekayaan yang harus kita jaga dan lestarikan, alam memberi kita kehidupan, kadang alam juga memberikan kita suatu pelajaran untuk saling menjaga, menghormati dan menghargai. Bagaimana kita dapat begitu jahat kepada alam? hanya untuk suatu kepentingan dan keuntungan yang kita tidak paham atau ketahuhi akibat yang akan ditumbulkan untuk masa yang akan datang. Alam sudah begitu baik kepada kita dengan membantu memberi kita kehidupan, sehingga kita terhindar dari berbagai macam permasalahan. Kita semua tahu manfaat alam untuk kehidupan manusia lalu kenapa alam harus diperlakukan seperti ini? Puluhan ribu masyarakat dari semua kabupaten di Bali bersatu menyatukan suaranya dengan menolak reklamasi Teluk Benoa. Ribuan masyarakat Bali dari 39 desa adat untuk saat ini yang ada di Bali saling bergiliran berkumpul mengadakan unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasinya yang menentang adanya reklamasi Teluk Benoa yang memang sangat merugikan kita maupun alam. Perlawanan masyarakat Bali dari berbagai elemen untuk menolak reklamasi Teluk Benoa semakin membesar. Apabila kita mencoba mengaitkan den-

Oleh Ni Komang Ratih Kumala Dewi , S.H., M.H. gan ajaran Tri Hita Karana yaitu tiga hubungan manusia dengan kehidupan di dunia ini yaitu hubungan dengan sesama manusia, hubungan dengan alam sekitar, dan hubungan dengan Tuhan yang saling terkait satu sama lain. Setiap hubungan memiliki pedoman hidup menghargai sesama aspek sekelilingnya. Prinsip pelaksanaannya harus seimbang, selaras antara satu dan lainnya. Apabila keseimbangan tercapai, manusia akan hidup dengan menghindari segala tindakan buruk hidupnya akan seimbang, tenteram, dan damai. Manusia hidup dalam suatu lingkungan tertentu. Manusia memperoleh bahan keperluan hidup dari lingkungannya. Manusia dengan demikian sangat tergantung kepada lingkungannya. Oleh karena itu manusia harus selalu memperhatikan situasi dan kondisi lingkungannya. Lingkungan harus selalu dijaga dan dipelihara serta tidak dirusak, lingkungan harus selalu bersih dan rapi, lingkungan tidak boleh dikotori atau dirusak. Hutan tidak boleh ditebang semuanya,

binatang-binatang tidak boleh diburu seenaknya, karena dapat mengganggu keseimbangan alam. Lingkungan yang ditata dengan rapi dan bersih akan menciptakan keindahan. Keindahan lingkungan dapat menimbulkan rasa tenang dan tenteram dalam diri manusia. Masyarakat menolak reklamasi Teluk Benoa itu bukan tanpa alasan. Mereka semua memiliki alasan-alasan yang rasional, seperti reklamasi dengan membuat pulau baru akan menimbulkan kerentanan terhadap bencana karena lapisan tanah pulau baru itu lemah akan getaran dan bertentangan dengan prinsip adaptasi bencana. Reklamasi Teluk Benoa semakin mengancam dan memperparah abrasi pantai, baik sekitar Teluk Benoa maupun di wilayah lain. Pariwisata Bali tergantung kepada alam yang membentuk budaya dan spiritualitasnya jika alam diperkosa semena-mena maka budaya Bali akan hancur dan saat itu terjadi kebangkrutan pariwisata, dan masih banyak lagi alasan-alasan yang lain yang membuat masyarakat Bli menolak reklamasi Teluk Benoa.

nan ekonomi. Kesemua itu mencirikan bahwa peluang pemberdayaan ekonomi rakyat dalam era pascareformasi menjadi sangat strategis. Peluang dan tantangan adalah dua hal yang selalu bergandengan dan keduanya juga selalu melekat, dengan demikian tantangan yang dihadapi dengan adanya pemangkasan APBN seperti: (1) pelemahan ekonomi yang dihadapi masyarakat telah menyebabkan turunnya daya beli dan produksi yang pada gilirannya menyebabkan masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan pokoknya, di samping itu daya beli masyarakat yang menurun akan memengaruhi mundurnya ekonomi rakyat, (2) struktur ekonomi sampai pada saat ini ditandai dengan pemusatan aset produktif di tangan sekelompok kecil masyarakat dan distribusi aset yang kurang merata ini menyebabkan ketergantungan perekonomian Indonesia pada sekelompok kecil masyarakat sehingga akan mudah menggoyahkan ekonomi nasional, (3) ketergantungan yang tinggi terhadap luar negeri baik berupa pinjaman maupun investasi luar negeri menyebabkan lemahnya sektor permodalan di Indonesia, (4) adanya persaingan tidak sehat di antara pelaku-pelaku ekonomi menyebabkan tidak efisiennya ekonomi nasional sehingga mempersulit tumbuhnya ekonomi rakyat, (5) sebagian kecil masyarakat mendapatkan akses melakukan penguasaan industri dari hulu sampai hilir mulai dari penyediaan bahan baku produksi dan distribusi. Kondisi seperti ini menyebabkan terjadinya pengambilan keputusan ekonomi oleh segelintir orang yang secara signifikasi akan memengaruhi perekonomian nasional. Adapun peluang atas pemangkasan APBN seperti: (1) tumbuhnya ekonomi rakyat (KUMKM) yang mampu mengembangkan usaha-usaha yang berorientasi ekspor, (2) mempercepat pengembangan sektor riil dengan berbasis bahan baku domestik (bahan baku dalam negeri), (3) adanya peningkatan dan pengembangan ekonomi kreatif dan usaha-usaha agro industri/agribisnis pada ekonomi rakyat yang dapat memperkuat ekonomi Indonesia, (4) berkembangnya usaha-usaha substitusi impor dari ekonomi rakyat sehingga dapat membendung dan mengurangi produk-produk impor. Penulis, Dosen Universitas Warmadewa

POJOK DPR setuju usulan harga rokok ditingkatkan jadi Rp 50.000 per bungkus. - Ancaman bagi petani tembakau. *** Atasi kemacetan, rencana bangun LRT di Kuta harus dikaji dengan matang. - Jangan sekadar ‘’copy paste’’. *** Pasubayan Desa Adat Tolak Reklamasi Teluk Benoa ‘’pasang badan’’ untuk Gendo. - Wujudkan demi ajeg Bali.

Penulis, dosen di Yayasan Pendidikan Kertha Wisata Akademi Pariwisata (Akpar) Denpasar

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

PROYEK JALAN Membantu suami menopang ekonomi keluarga, sejumlah buruh wanita sibuk bekerja pada proyek jalan di Jalan Raya Lodtunduh, Ubud, Gianyar, Kamis (18/8).

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Demi Hukum

Galian C Tanpa Izin Sebaiknya Dibuka Secara Manual Amlapura (Bali Post) –

Pro dan kontra terhadap dioperasikannya galian C tanpa izin di Karangasem, hendaknya disikapi. Pihak Pemprov, DPRD Bali, dan Kapolda Bali hendaknya duduk bersama membahas masalah galian C tanpa izin. Hal itu disampaikan Ketua Aliansi Peduli Sejahtera Masyarakat (Apisemar) Nyoman Pasek dan anggota DPRD Bali asal Karangasem Wayan Kari Subali, Jumat (19/8) kemarin. Pasek mengatakan, pemerintah hendaknya tetap patuh kepada peraturan yang ada. Galian C tanpa izin hendaknya jangan dibiarkan dibuka, apalagi secara besar-besaran dengan penggalian menggunakan alat berat. Menurutnya, kalau pemerintah menyerah terhadap desakan pengusaha galian C yang tak mencari izin penggalian dengan mengizinkan galian C tanpa izin dibuka, akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum ke depan. ‘’Orang tak akan patuh kepada hukum, karena pemerintah memberikan contoh, mengizinkan dan membiarkan pelanggaran hukum,’’ papar Pasek. Bisa jadi, tambah Pasek, pengusaha galian C yang selama ini berizin, nantinya tak mau lagi memperpanjang izinnya. Bahkan, pen-

gusaha tak mau lagi mengurus izin. Toh, usaha galian C yang tanpa izin justru lebih menguntungkan, karena tak usah repot mencari izin yang rumit, menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan dana. Menurut Pasek, demi hukum, sebaiknya usaha galian C yang selama ini tak berizin dan sempat ditutup, diberikan melakukan penggalian secara manual. Di mana alat penggali secara tradisional menggunakan cangkul dan sekop. Dengan cara itu hukum tak dilanggar, tenaga kerja penggali terserap lebih banyak, sementara dampak kerusakan lingkungan akan bisa dikurangi atau dampak negatif terhadap lingkungan lebih terkontrol. Selama ini, penggalian dengan alat berat, memang murah dan pekerjaan cepat, tetapi tenaga kerja manusia diambil mesin, sehingga

tenaga kerja terserap lebih sedikit. Kerusakan alam lebih cepat, karena penggalian bisa sangat dalam dan curam dan mengancam kerusakan alam, karena tanah dan pasir habis tinggal kerak bumi di lokasi galian. Anggota DPRD Kari Subali mengatakan, penggalian galian C di kaki dan lereng gunung yang terlalu dalam dan curam, hendaknya dihindari. Perusakan alam yang dahsyat jangan sampai terjadi. ‘’Saya setuju kalau galian C sudah merusak lingkungan, bisa menimbulkan bencana alam dalam jangka panjang, seperti tanah longsor dan banjir pada musim hujan dan mata air mengering, hendaknya ditutup. Kalau dalam jangka panjang galian C itu tak merugikan, saya rasa masih bisa ditoleransi,’’ paparnya. (013)

Golkar Karangasem Rombak Pengurus Kecamatan Amlapura (Bali Post) Setelah berganti kepemimpinan, Partai Golkar Karangasem mulai memperkuat struktur partai di tingkat pengurus kecamatan (PK). Golkar Karangasem sudah mengagendakan musyawarah cabang (muscam) di delapan kecamatan untuk merombak pengurus kecamatan. Muscam rencananya diawali pelaksanaannya di Kecamatan Kubu, Sabtu (20/8) ini. Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Karangasem, Wayan Sekep Aryana, Jumat (19/8) kemarin, mengatakan peserta muscam diambil dari pengurus desa, sekaligus pemilik hak suara. Ada juga organisasi sayap seperti AMPG dan KPPG. Muscam akan dilakukan secara bergiliran sesuai dengan jadwal. Setelah PK Kubu, disusul PK Abang pada Minggu (21/8) besok, PK Bebandem Sabtu (27/8), dan Karangasem Minggu (28/8) mendatang. Sedangkan, sisanya dari PK Selat pada

3 September, PK Sidemen 4 September, PK Manggis 10 september dan terakhir dari PK Rendang, 11 September nanti. “Ini amanat dari SK 05, di mana Golkar diwajibkan melakukan konsolidasi. Akhir tahun 2016 ini, Golkar juga melakukan konsolidasi sampai ke banjar-banjar,” kata Sekep. Usai agenda muscam dan terbentuk pengurus PK baru, Golkar Karangasem akan melakukan Musyawarah Kerja Kabupatan. Agenda ini untuk membahas program kerja DPD II Golkar Karangasem tahun 2016-2017. Sementara dalam Muscam kali ini, DPD II mengisyarakat agar mengedepankan musyawarah dan mufakat. Namun, semua itu diserahkan sepenuhnya pada mekanisme muscam. Selain itu, dalam muscam kali ini, juga akan ada deklarasi dukungan kepada Ketua DPD Golkar Bali Ketut Sudikerta sebagai calon Gubernur Bali. (kmb31)

Terkait Kasus Anak Hilang di Karangasem

Dewan Desak Kepolisian Segera Temukan Pelaku Denpasar (Bali Post) Kasus hilangnya Ni Kadek CD (15 bulan) secara tidak wajar sampai kemudian ditemukan meninggal di gorong-gorong sekitar 1 km dari rumahnya di Karangasem diatensi Komisi IV DPRD Bali. Dewan bahkan mengundang pihak terkait seperti Polres Karangasem, Polda Bali, RS Sanglah, Dinas Sosial, LBH Bali, orangtua korban, serta sejumlah LSM pemerhati anak ke DPRD Bali, Jumat (19/8) kemarin. Aparat kepolisian didesak segera menemukan pelaku yang diduga membunuh bocah asal Sidemen, Karangasem ini pada 20 Januari 2015. “Petunjuk tentang dia (Ni Kadek CD - red) dibunuh itu sudah terang benderang ditunjukkan oleh hasil autopsi RS Sanglah dengan dokter profesional, petunjuk-petunjuk lapangannya ada orang lari berlumuran lumpur, ada orang lari ke bukit, ada orang mengirim SMS minta maaf. Tinggal, kenapa 1,5 tahun kasus itu tidak selesai, ya… kami minta keseriusan dari pihak kepolisian untuk mengungkap kasus itu,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Bali,

Nyoman Parta. Parta meminta aparat kepolisian tidak membiarkan kasus ini berulang tahun lantaran tak kunjung terungkap. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Kalau dalam satu bulan belum menampakkan hasil, Komisi IV akan kembali memanggil pihak-pihak terkait. Koordinator Kasus dari LBH Bali, Ni Wayan Sita Metri, S.H., mengaku sudah mendorong aparat kepolisian untuk memeriksa secara mendetail beberapa pihak yang dicurigai sebagai pelaku. “Melihat bukti-bukti, fakta-fakta di lapangan, kita semua optimis kasus ini akan terungkap. Hanya, kenapa lama? Itu kan semua tergantung dari kinerja polisi. Kasus ini tidak bisa dibuka setengah-setengah, jadi harus komprehensif semua dilibatkan. Mungkin ada teknologi atau cara lain yang bisa digunakan mengungkap kasus ini,” ujarnya. Kapolres Karangasem, AKBP Sugeng Sudarso, mengaku sudah membentuk tim begitu menerima surat dari

LBH Bali terkait penanganan kasus ini. Tim itu adalah gabungan dari Unit PPA Sat. Reskrim Polres Karangasem dan Polsek Sidemen. Tim juga sudah berkoordinasi dengan Polda Bali yang mem-back up secara teknis, memberikan asistensi dan petunjuk-petunjuk. “Ini adalah bentuk keseriusan kami jajaran Polres Karangasem untuk menindaklanjuti, karena kami tidak ingin ada korbankorban berikutnya. Target waktu tentunya saya tidak bisa memastikan kapan tanggal atau harinya, namun kami secepatnya, kalau memang besok ternyata ada perkembangan dan mengarah ke sana kan kita langsung tangkap, kita langsung proses, begitu,” ujarnya. Sugeng tak menampik sudah ada banyak petunjuk dan barang bukti yang mengarah pada tindak pidana dalam kematian Ni Kadek CD. Salah satunya adalah keterangan RS Sanglah yang melakukan autopsi pada jenazah korban. Namun, petunjuk yang mengarah kepada siapa pelakunya memang masih perlu digali lebih dalam lagi. (kmb32)

Bali Post/kmb23

POKCOY - I Wayan Tana, Pembina Yayasan Malini (tengah), saat melihat tanaman pokcoy di kawasan Pecatu.

Pokcoy Ternyata Bisa Dikembangkan di Pecatu KAWASAN Pecatu yang terkenal gersang dengan lapisan tanah yang tipis serta sulitnya air, ternyata bisa menghasilkan sayuran, seperti pokcoy. Yayasan Malini mulai mengembangkan konsep pertanian organik di daerah tandus ini dengan menggunakan polibag untuk menyiasati kondisi tanah dan masalah air. Menurut I Wayan Tana, Pembina Yayasan Malini, Jumat (19/8) kemarin, den-

gan menggunakan polibag untuk mengembangkan tanaman sayur seperti pokcoy atau sawi, bisa mendapatkan hasil yang fantastis. Dengan 5.000 polibag, hanya membutuhkan lahan 2 are. Dalam 26 hari bisa menghasilkan 400 sampai 500 kg pokcoy. “Saat ini, kami juga sudah mensosialisasikan kepada kelompok tani di kawasan Pecatu. Masyarakat kini mulai berminat untuk mengembangkan pertanian

dengan sistem ini,” katanya. Dengan demikian, lanjut Tana, solusi pertama untuk isi perut petani teratasi hanya dengan lahan 2 are. Pihaknya berharap nantinya warga sekitar juga bisa mengembangkan sistem ini di masing-masing rumah tangga. Sistem ini dikatakannya sangat simpel, karena cara pemeliharaannya sangat mudah, hanya memerlukan waktu pagi dan

sore hari untuk menyiramnya. Dikatakannya, selain bisa diolah menjadi sayur, pokcoy juga bisa dijadikan jus. Ini dilakukan untuk menyiasati anak-anak yang tidak suka makan sayur. Selain pokcoy, pihaknya juga kini mulai mengembangkan tomat, wortel, dan buah-buahan. Wayan Tana berkeinginan untuk bisa mengembangkan tanaman apel dan pir di kawasan Pecatu. (kmb23)


BANGLI

8

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Genjot Produksi Beras, Polres Tanam Padi

Bangli (Bali Post) Kekurangan beras masih menghantui Kabupaten Bangli. Jumlahnya per tahun mencapai ribuan ton. Atas kondisi itu, beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terpaksa harus dipasok dari daerah lain. Hal ini pun menjadi perhatian berbagai kalangan termasuk Polres Bangli. Guna menggenjot produksi beras dalam daerah, Polres Bangli membantu petani melakukan penanaman padi. Salah satunya di Subak Demulih, Susut, Jumat (19/8) kemarin. Pada kegiatan yang dihadiri Bupati Bangli I Made Gianyar ini, Kapolres Bangli AKBP Danang Beny Kusprihandono menjelaskan, kebutuhan akan pangan salah satunya beras tak bisa dilepaskan dari masyarakat. Supaya produksinya di tingkat petani terus berkelanjutan, maka perlu dukungan, salah satunya dari kepolisian berupa percepatan penanaman. ‘’Kekurangan beras masih terjadi di Bangli. Pemerintah pusat juga memiliki program ketahanan pangan. Ya kami harus dukung itu. Salah satunya tanam padi,’’ ujarnya. Lanjut dia, partisipasi ini juga sebagai salah satu upaya untuk menggairahkan masyarakat untuk tetap bergelut dalam bidang pertanian. Penelantaran hingga penjualan lahan untuk hal komersial nantinya juga dapat dihindarkan. ‘’Gara-gara tak dapat air, petani jual lahan. Begitu juga saat gagal panen. Dengan adanya kerja sama ini, harapannya itu tak terjadi lagi,’’ ucap Kapolres. Disampaikan juga, varietas padi yang ditanam berupa Sidenuk dengan sistem Ipat-BO. Cara ini dinilai akan mampu meningkatkan hasil produksi hingga dua kali lipat. Akan tetapi, itu harus didukung dengan pola pemeliharaan yang baik. Selain dari kepolisian, kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran Forkompinda lain, seperti kejaksaan, TNI, Pemkab dan Pengadilan. ‘’Subak ini kami jadikan percontohan. Itu sudah dapat dukungan dari petani dan juga kepala desa. Kalau bagus, nanti akan lanjut lagi ke subak lain,’’ tegasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

TANAM PADI - Polres Bangli bersama jajaran Forkompinda Bangli membantu petani Subak Demulih, Susut menanam padi.

Kurang Penataan dan Promosi

Desa Wisata Demulih Hanya Jadi Perlintasan Wisatawan

Bali Post/sos

TEBAR BENIH IKAN - Pemkab Bangli melakukan penebaran benih ikan di Danau Batur, Jumat (19/8) kemarin. Langkah ini dimaksudkan untuk menjaga populasi ikan yang belakangan ini mulai merosot.

Penangkapan Tak Terkendali

Populasi Ikan di Danau Batur Merosot Bangli (Bali Post) -

Bangli (Bali Post) Desa Demulih, Susut telah ditetapkan sebagai desa wisata oleh Pemkab Bangli setahun lalu. Namun sayang hingga kini, potensi desa tersebut tidak tergarap maksimal. Hal ini lantaran kurangnya penataan kawasan dan promosi pariwisata dari pemerintah. Sejatinya, desa yang berbatasan dengan Kabupaten Gianyar ini menawarkan keindahan alam yang sangat memesona. Hamparan sawahnya luas sehingga memancarkan suasana perdesaan yang sangat kental. Selain itu, petani juga masih menerapkan cara tradisional dalam mengolah lahan maupun panen. Potensi lain yang juga dimiliki berupa Bukit Demulih. Di desa ini juga terdapat belasan pura yang sangat cocok untuk kegiatan spiritual. Upacara keagamaan yang dilaksanakan masyarakat nyaris tak pernah putus. Kepala Desa Demulih I Nyoman Wijana menyebutkan, berkat potensi itu, Pemkab Bangli menjadikan Demulih sebagai desa wisata pada 2015 lalu. Hal itu pun disambut gembira masyarakat sebab dinilai akan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Setahun berjalan, Demulih memang didatangi wisatawan yang bersepeda. Namun, itu hanya lewat biasa. Jangankan berbelanja atau melihat potensi yang dimiliki,

singgah di warung milik warga pun tak pernah ada. ‘’Setiap hari ada puluhan wisatawan yang bersepeda ke sini. Tapi tak berimbas untuk masyarakat. Hanya dijadikan perlintasan saja,’’ ujarnya, Jumat (19/8) kemarin. Belum menggeliatnya desa wisata ini diduga akibat kurang maksimalnya penataan kawasan. Demikian juga dengan promosi yang dilakukan Pemkab Bangli. Selama ini yang difokuskan hanya pada beberapa desa wisata saja. Dalam hal infrastruktur, sejatinya pihak desa sudah siap untuk menangani. ‘’Kalau pemkab serius membentuk desa wisata, perlu ada perhatian. Kami siap mendukung program yang digagas. Kami ingin desa wisata ini menggeliat,’’ katanya. Lanjut Wijana, selain dari sisi penataan, belum bangkitnya desa wisata ini juga akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap dunia pariwisata. Oleh sebab itu, perlu ada pembinaan secara berkanjutan. Apalagi lokasi desa wisata ini sangat strategis, mudah dijangkau dari sejumlah objek wisata di Bangli maupun di Gianyar. ‘’Pelaku pariwisata memang ada di sini. Tapi hanya beberapa. Kan tidak bisa mengandalkan itu saja. Kalau bisa pemkab bisa memberikan pembinaan bagaimana cara penglolaannya,’’ pungkasnya. (kmb45)

Penangkapan ikan di Danau Batur oleh nelayan sejak beberapa tahun belakangan tak terkendali. Hal ini mengakibatkan populasi ikan berkurang drastis. Menyikapi persoalan ini pemerintah menyebut perlu ada langkah preventif, salah satunya berupa restocking. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Darat Bangli I Wayan Sukartana, Jumat (19/8) kemarin menjelaskan, sebagai sumber perairan umum, Danau Batur tak hanya mampu menjadi daya tarik wisata namun juga menyimpan sumber daya ikan yang sangat besar. Berkat itu, sebagian masyarakat pun memilih menggeluti pekerjaan sebagai nelayan. ‘’Ikan di Danau Batur ini bisa berkembang cukup baik. Airnya sangat mendukung,’’ ujarnya. Belakangan, kata dia, penangkapan ikan oleh masyarakat semakin tak terkendali. Nelayan tidak memperhitungkan ukuran ikan yang layak untuk dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan popula-

si ikan semakin berkurang. ‘’Jumlahnya berkurang ditunjukkan dari turunnya hasil tangkapan nelayan. Ini akibat penangkapan tak terkendali. Tak memilih mana cocok untuk jadi induk dan konsumsi,’’ katanya. Dalam mengendalikan populasi ikan, Sukartana menyebutkan perlu adanya kehati-hatian dalam pengelolaan sumber daya. Di samping mengeruk potensi yang ada, nelayan juga perlu menggencarkan langkah pelestarian, salah satunya dengan restocking. Hal ini pun sudah dilakukan Pemkab di perairan umum Kedisan, Desa Buahan dan Desa Abang Batudinding kemarin. Bibit yang ditebar mencapai 15 ribu ekor, berasal dari Balai Benih Ikan (BBI)

Soal Pembatalan Perda

Pemkab Segera Ajukan Lima Ranperda ke Legislatif

Bangli (Bali Post) Pembatalan perda oleh Gubernur Bali lantaran bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, ditindaklanjuti Pemkab Bangli dengan kembali menyusun Ranperda. Pengajuan ranperda ke legislatif ditargetkan secepatnya untuk selanjutnya dibahas kedua lembaga. Kabag Hukum Setda Bangli I.B. Widnyana, Jumat (19/8) kemarin, menjelaskan, tindak lanjut terhadap pembatalan perda telah menjadi intruksi pemprov Bali. Bentuknya dengan melakukan perbaikan terhadap hal-hal yang dinilai bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Perbaikan itu telah dituangkan dalam ranperda yang

kini sudah memasuki proses pematangan. ‘’Apa yang disampaikan Pemprov itu sudah ditindaklanjuti. Kami kembali menyusun ranperda yang dimaksud,’’ ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya. Disampaikannya, ranperda dimaksud yakni Ranperda tentang Pajak Hiburan, Ranperda tentang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok, Ranperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah serta Ranperda tentang Pedoman Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa. ‘’Lima itu yang akan diajukan ke dewan. Tentang Retribusi Pengendalian Me-

nara Telekomunikasi juga dibatalkan. Tapi waktu ini itu sudah dibahas bersama dewan. Sekarang sudah verifikasi ke provinsi. Jadinya tidak ada ranperda lagi,’’ terangnya. Pengajuan kelima ranperda ke dewan ditargetkan secepatnya. Jadwal pembahasannya juga akan dikoordinasikan lebih lanjut. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bangli I Komang Carles mendesak ranperdaranperda itu segera diajukan supaya bisa secepatnya ditetapkan dan diaplikasikan. Pihaknya pun siap untuk melakukan pembahasan. ‘’Itu sangat perlu segera dibahas. Semakin cepat, semakin baik. Kami siap diajak untuk membahas,’’ tandasnya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) Sejumlah perda di Bangli terkesan hanya jadi macan kertas. Sebab, pelanggaran perda hanya ditindaklanjuti pemerintah dengan pembinaan. Sementara untuk penegakan hukum melalui penerapan sanksi belum dilakukan. Kalangan dewan menilai persoalan ini sebagai imbas belum adanya Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Ketua Komisi I DPRD Bangli I Wayan Wedana mengungkapkan, jumlah perda saat ini cukup banyak dan mengatur berbagai hal. Proses penetapannya yang cukup alot ternyata belum sejalan dengan aplikasinya. Beberapa perda masih terkesan sebagai macan kertas alias mubazir. Sebab, pelanggarnya hanya diberikan pembinaan saja. ‘’Perda itu banyak yang dilanggar. Pelanggarnya hanya dibina saja. Rugi rasanya buat perda. Dibahas begitu lama,’’ ujarnya, Jumat (19/8) kemarin. Ia menyebutkan, guna menghindari perda mubazir, Pemkab perlu segera membentuk PPNS. Hal ini sejatinya sudah sering disampaikan saat rapat. Selain itu saat penetapan perda juga rutin menjadi catatan. ‘’Kalau bisa segeralah bentuk,’’ tegasnya. Pembentukan PPNS bisa dilakukan secara bertahap. Yang jelas hal itu perlu dibentuk sesegera mungkin. ‘’Untuk di awal, dalam pelatihan ikutkan

dulu beberapa orang. Nanti lanjut lagi,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Bangli Dewa Agung Suryadarma mengakui belum ada PPNS. Jika terjadi pelanggaran, pihaknya hanya bisa memberikan pembinaan. Meski demikian, ia berdalih tahun ini akan ada pelatihan penyidik yang diselenggarakan oleh pemprov. Namun untuk

peserta yang ikut belum ditentukan. ‘’Tahun ini rencananya ikut itu sepuluh orang. Tapi dari SKPD mana saja pesertanya, itu belum ditentukan,’’ jelasnya. Disampaikan juga, jika pun harus ada penegakan perda dengan pengenaan sanksi, pihaknya terpaksa bekerja sama dengan Polres Bangli. (kmb45)

Pemkab Didesak Bentuk PPNS

Bangli. ‘’Itu (restocking - red) perlu terus dilakukan. Jangan hanya datang dari pemerintah saja. Yang memanfaatkan kan masyarakat,’’ tegasnya seraya menambahkan, restocking juga perlu di lakukan pada saluran irigasi di sekitar persawahan. Sementara itu, Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyebutkan, restocking perlu dilakukan untuk menyikapi kebutuhan ikan yang semakin meningkat. Cara ini juga secara tidak langsung akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat terutama yang berprofesi sebagai nelayan. ‘’Jangan hanya dieksploitasi. Tapi kelestariannya harus dijaga,’’ tegasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

MEMANEN PADI - Aktivitas memanen padi di Subak Demulih, Susut. Metode tradisional yang dipertahankan petani menjadi salah satu pertimbangan ditetapkannya Demulih sebagai desa wisata.

OJK Gelar ”Media Gathering” dan ”Workshop” Jurnalis Keuangan

Bali Post/ina

GATHERING - Media gathering dan workshop jurnalis keuangan yang digelar OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara di Toya Devasya Resort, Kintamani. Bangli (Bali Post) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara menggelar acara media gathering dan workshop jurnalis keuangan di Toya

Devasya Resort, Kintamani. Acara yang diikuti puluhan jurnalis media cetak dan elektronik se-Bali dan Nusa Tenggara (Nusra) ini dilaksanakan selama dua hari yakni mulai

Jumat (19/8) kemarin hingga hari ini (20/8). Kegiatan yang bertujuan memberikan pengetahuan komprehensif tentang OJK kepada para jurnalis dibuka Kepala OJK Regional 8 Bali dan Nustra Zulmi. Dalam acara tersebut, Zulmi mengatakan bahwa acara media gathering dan workshop jurnalis keuangan ini adalah untuk yang beberapa kalinya digelar setelah OJK Bali dinaikkan statusnya menjadi OJK Regional 8 Bali dan Nustra, Januari lalu. Materi yang diberikan kepada para jurnalis dalam workshop kemarin di antaranya mengenai up-date kinerja perbankan terkini yang dibawakan Direktur Pengawasan LJK KR 8 OJK Bali Nusra dan perkembangan serta isu ter-

kini soal Industri Keuangan Non Bank (IKNB) yang dibawakan Kabag Pengawasan IKNB KR 8 OJK Bali Nusra Husen Triarso dan dari Ketua dan Sekretaris Asosiasi Perusahaan Pembiayaan (APPI) Bali. Dalam sesi kedua, para jurnalis juga diberikan materi mengenai perkembangan dan isu terkini pasar modal oleh Kabag Pengawasan Pasar Modal KR 8 OJK Bali Fernindan Sukatendel dan dari Bursa Efek Indonesia KPW Bali. Selain memberikan pengetahuan mengenai pengetahuan OJK, para jurnalis juga diberikan pengetahuan mengenai teknik fotografi jurnalistik. Pengetahuan tentang fotografi dibawakan fotografer profesional I Made Bayu Pramana. (kmb40)


GIANYAR

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

9

Polres Gencarkan Pencegahan Peredaran Mikol Ilegal Gianyar (Bali Post) -

Polres Gianyar akan lebih gencar melakukan pencegahan peredaran minuman beralkohol (mikol) tanpa izin alias ilegal. Hal ini dalam rangka mengantisipasi tindak kejahatan yang dipicu pesta mikol yang kian marak terjadi. Hal itu diungkapkan Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharma Natha.

Bali Post/nik

SATWA DILINDUNGI - Ipda A.A. Gde Alit Sudarma bersama jajaran saat mengamankan satwa yang dilindungi dari rumah Hermanto.

Pelihara Satwa Dilindungi, Hermanto Diringkus Polisi Gianyar (Bali Post) Aparat Sat. Reskrim Polres Gianyar mengamankan tiga satwa dilindungi yakni satu ekor merak hijau dan dua ekor kakak tua jambul orange dari rumah Hermanto (32) yang berlokasi di Jalan Permata Pering, Desa Pering Blahbatuh, Kamis (19/8) kemarin. Hermanto kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Gianyar. Sementara ketiga burung langka itu dititipkan di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali. Kanit IV Sat. Reskrim Polres Gianyar Ipda A.A. Gde Alit Sudarma, Jumat (19/8) kemarin, mengatakan penangkapan ini berawal dari informasi dari masyarakat bahwa ada pemeliharaan satwa dilindungi oleh seorang warga di Desa Pering. ‘’Polisi yang menerima informasi ini langsung melakukan penyelidikan dan diketahui alamat yang bersangkutan,’’ ucapnya seizin Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni. Siang kemarin, polisi melakukan penggerebekan di rumah Hermanto. Di lokasi tersebut, unit Tipiter Polres Gianyar menemukan tiga ekor burung yang dilindungi tersebut. ‘’Setelah dilakukan interogasi bahwa ketiga satwa yang dipelihara tersebut memang ilegal dan pelaku tidak bisa menunjukkan dokumen izin kepemilikan,’’ katanya. Hermanto langsung digiring ke Mapolres Gianyar. Dari hasil pemeriksaan ia mengaku membeli satwa tersebut dari seseorang yang tidak dikenal di Denpasar sekitar dua bulan lalu. ‘’Ngakunya beli di Denpasar dan sekarang pelaku masih kita periksa di Mapolres,’’ ucapnya. Pelaku kini dijerat pasal 40 ayat 4 Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, dengan ancaman satu tahun penjara dan denda Rp 50 juta. (kmb35)

Pemkab Diminta Intensifkan Penyelamatan Lontar Gianyar (Bali Post) Catatan sejarah maupun berbagai pengetahuan yang tercatat dalam prasasti maupun lontar di Kabupaten Gianyar merupakan warisan leluhur yang harus dirawat dengan baik. Kekayaan budaya tersebut harus diselamatkan demi pewarisan ilmu pengetahuan untuk generasi ke depan. Peran pemerintah dalam hal ini sangat strategis. Hal itu diungkapkan Ketua STAHN Mpu Kuturan Prof. Dr. Made Suweta, M.Si. Menurut Prof. Suweta, dominan pura di Gianyar pasti terdapat prasasti dan Bali Post/nik lontar. Namun saat ini, banProf. Made Suweta yak masyarakat yang belum mampu merawat apalagi menerjemahkan khususnya isi lontar yang menggunakan bahasa Jawa Kuno. Sehingga tidak jarang lontar yang tersimpan di sejumlah pura kondisinya sudah sangat memprihatinkan. ‘’Memang masih banyak masyarakat kita yang belum bisa mengalihaksarakan sastra Jawa Kuno yang termuat dalam lontar,’’ ungkapnya. Ia pun berharap instansi terkait lebih gencar melakukan penyelamatan dengan menginventarisasi naskah lontar yang ada di masyarakat dengan mengalih aksara hingga alih bahasa. ‘’Saya kira pemerintah (Pemkab Gianyar -red) sudah serius dalam upaya penyelamatan lontar. Tinggal sinergitas dari masyarakat,’’ ucapnya. Dia berpendapat, dengan memetik ilmu, filsafat, dan pedoman hidup yang terdapat dalam lontar, dapat dimanfaatkan untuk menghadapi tantangan munculnya degradasi moral di masyarakat. ‘’Oleh karenanya, kearifan lokal yang termuat dalam lontar harus dijaga dengan tetap memberi manfaat untuk kesejahteraan rakyat,’’ tandasnya. (kmb35)

Dharma Natha menyebutkan, langkah pencegahan seperti yang dilakukan Jumat (19/6) kemarin. Polisi meringkus Putu Adi Sayoga (38) yang hendak mengirim puluhan liter mikol jenis arak dengan menggunakan mobil. Sayoga dicegat saat melintas di By-pass I.B. Mantra simpang Masceti Desa Keramas. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharma Natha menjelaskan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang mobil yang kerap mengirim arak untuk pengecer di wilayah Blahbatuh dan Sukawati. ‘’Dari informasi ini,

kami melakukan penyelidikan selama lima hari. Hingga akhirnya dipastikan pelaku akan kembali mengirim arak hari ini,’’ jelasnya. Polisi yang melakukan pengintaian akhirnya mendeteksi mobil Kijang hitam yang dikemudikan Putu Adi Sayoga asal Sidemen Karangasem melintas di By-pass I.B. Mantra siang kemarin sekitar pukul 11.30 wita. Saat diperiksa dari mobil tersebut polisi menemukan tujuh jeriken yang di dalamnya berisi arak. ‘’Pelaku dan barang bukti ini selanjutnya kami amankan ke Mapolres Gianyar,’’ katanya.

Selain pengiriman itu, polisi juga melakukan penggerebekan di sejumlah warung minum yang menjual mikol jenis arak. Seperti dari warung milik Made Juwitra di Banjar Blangsinga Desa Saba Blahbatuh. Polisi mengamankan satu jeriken arak. Selanjutnya dari warung milik Kursiatun Alniah di Banjar Tengaling Desa Blahbatuh, polisi mengamankan beberapa botol mikol oplosan jenis blue ace. Mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dikenakan pasal 27 ayat 1 Perda Kabupaten Gianyar nomor 13 tahun 2012 tentang Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB) dan Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol (ITPMB) dengan ancaman pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 50

Bali Post/nik

PERIKSA MOBIL - Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP I Gusti Putu Dharma Natha saat memeriksa mobil pengangkut arak. juta. Lebih lanjut, AKP Dharma Natha mengatakan, langkah antisipasi masuknya mikol ke wilayah Gianyar guna mencegah terjadinya tindak kekerasan, perkelahian hingga pelecehan seksual yang domi-

nan disebabkan mengonsumsi mikol jenis arak. ‘’Karena kalau sudah minum arak secara berlebihan, bisa menyebabkan mabuk sehingga hilang kendali dan cenderung akan berujung kekerasan,’’ tandasnya. (kmb35)

Hari Ini, ’’Palebon’’ sang Maestro Legong Peliatan Gianyar (Bali Post) Karya palebon agung diselenggarakan di Puri Agung Peliatan, Desa Peliatan, Ubud pada Saniscara Paing Warigadean atau hari ini (20/8). Berbagai sarana upacara seperti lembu selem dan bade tumpang sia (sembilan) pun sudah disiapkan untuk persembahan terakhir kepada A.A. Anom Sitiari, ibu kandung panglingsir Puri Agung Peliatan Tjokorda Gde Putra Nindia. Sejumlah persiapan sudah selesai dilakukan Jumat (19/8) kemarin. Lembu selem dan bade tumpang sia sudah digeser dari posisi pembuatan di selatan pamedal ke sisi barat pamedal Puri Agung Peliatan. Bade dan lembu ini pun menarik perhatian banyak wisatawan. Berbagai upacara juga dilaksanakan siang kemarin dari ngening, upadesa hingga nunas toya penembak. Sementara untuk puncak karya hari ini akan dimulai dengan mapralina di Puri Agung Peliatan dilanjutkan dengan mabumi suda di Setra Dalem Puri, melaspas pakolem di Catus Pata Desa Peliatan hingga nedunin layon yang dijadwalkan sekitar pukul 13.00 wita. Saat prosesi, lembu selem dan bade tumpang sia setinggi 17 meter akan diusung menuju Setra Dalem Puri di Banjar Tebasaya. Prosesi palebon melibatkan pengarak

Bali Post/nik

BADE - Sejumlah wisatawan menyaksikan bade dan lembu hitam di depan Puri Agung Peliatan. bade dan lembu dari sejumlah banjar seperti Banjar Tengah Kangin, Tengah Kauh, dan Banjar Pande. Selain itu juga dari Banjar Petulu Desa Petulu dan Banjar Kutuh Kaja, Kutuh Kelod, dan Taman Klod. Sedangkan pangayah pamucuk atau utama dari Banjar Teruna Desa Peliatan. Panglingsir Puri Agung Peliatan Tjokorda Gde Putra Nindia mengapresiasi semangat para pangayah dalam membuat lembu selem, bade

tumpang sia dan sejumlah sarana lainnya. Dikatakan, ini semua sebagai persembahan terakhir kepada A.A. Anom Sitiari, maestro tari Legong Peliatan yang telah berpulang. ‘’Ini semua sebagai wujud bakti yang tulus kepada almarhum atas segala yang diwariskan selama ini khususnya dalam bidang tari,’’ ucapnya. Maestro tari Legong Peliatan ini mengembuskan napas terakhir 26 Juli 2016 karena

digerogoti penyakit menua dan stroke sejak tiga tahun lalu. A.A. Anom Sitiari yang notabene istri dari Tjokorda Gede Agung meninggalkan empat anak dan belasan cucu. Keempat anak dimaksud yakni Tjokorda Agung Murniati (58), Tjokorda Gde Putra Nindia (55), Tjokorda Ratih Iriani (53), dan Tjokorda Dalem Astiti (51). Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Cok Nindia ini menuturkan bahwa ibun-

danya ini merupakan salah satu dari tiga maestro tari Legong Peliatan yang namanya sudah tersohor hingga ke mancanegara. Disebutkan bila dia sudah belajar menari Bali sejak usia tujuh tahun. ‘’Beliau memang punya minat dan bakat menari Bali yang tinggi. Ini juga ditunjang dengan tradisi keluarga yang sangat taat berkesenian,’’ terangnya. Berkat kegigihanya menari, A.A. Anom Sitiari di usia 14 tahun berulang kali diundang Presiden Soekarno untuk menari di Istana Negara Jakarta dan Istana Kepresidenan Tampaksiring. Saking sukanya kesenian Bali, Presiden pertama RI itu sampai minta putranya, Guruh Soekarnoputra, belajar menari Bali dengan A.A. Anom Sitiari. Mantan Sekda Gianyar ini menambahkan, menari memang menjadi bagian hidup ibundanya. Bahkan kegiatan menari tetap dilakoni setelah menikah dengan Tjokorda Gede Agung sekitar tahun 1958. Selain itu, A.A. Anom Sitiari menjadi guru tari untuk ratusan murid baik krama Bali maupun luar Bali. Berkat kemahiran tersebut, A.A. Anom Sitiari sampai melanglang buana ke berbagai belahan negara, seperti ke Cina, Pakistan, Jepang, Australia, daratan Eropa, Amerika Serikat, dan Singapura. (kmb35)


KLUNGKUNG

10

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Padi di Subak Kamasan Rebah Semarapura (Bali Post) –

Tanamam padi di lahan seluas 30 are di Subak Kamasan, Desa Kamasan, Klungkung, rebah akibat angin kencang beberapa hari lalu. Meski begitu, tidak menyurutkan niat petani melakukan panen. Menurut buruh tani Wayan Patra, dirinya bersama enam petani lainnya menggarap hasil panen. “Ini sudah dibeli sama bos saya, Pak Totok,” ujar Patra sambil memangkas padi, Jumat (19/8) kemarin. Ia dan teman-temannya cukup sulit memanen karena tanaman padi dalam posisi rebah. Petani harus membangunkan padi lebih dulu dengan sabit, kemudian baru dipangkas. Berbeda jika padi dalam kondisi normal, yaitu cukup diambil batangnya dan dipangkas. Ditanya soal kerugian, dia menilai padi yang rebah ini masih dalam kondisi baik. Dari sawah, hasil panen dibawa ke pabrik beras. “Sekarang harga gabah sampai empat ribu rupiah ke atas, namun tergantung kondisinya,” jelas Patra. (dwa) REBAH – Tanaman padi seluas 30 are di Subak Kamasan, Desa Kamasan, Klungkung, rebah akibat angin kencang. Bali Post/dwa

Ranperda Penanggulangan Kemiskinan

Beri Keterangan Palsu Dihukum Enam Bulan Semarapura (Bali Post) – Data kemiskinan di Pemkab Klungkung menuai banyak protes. Pasalnya, tidak sedikit masyarakat yang mendapatkan bantuan dari pemerintah ternyata perekonomiannya masih layak alias kepala keluarga (KK) miskin bodong. Kondisi ini membuat masalah baru karena keluarga yang hidupnya memprihatinkan malah tidak mendapatkan bantuan.

Bali Post/dwa

KARYA – Kadek Santika memperlihatkan hasil karyanya.

Sulap Kaleng Bekas Jadi Kerajinan MENYULAP kaleng bekas menjadi kerajinan miniatur motor. Inilah keahlian Kadek Santika (16). Ide kreatif siswa SMA Negeri 1 Nusa Penida ini lahir setelah melihat sampah kaleng bekas yang berserakan. Sebagian besar masyarakat memandang sebelah mata sampah kaleng sehingga membuangnya begitu saja. Namun, tidak sedikit orang yang mengumpulkan sampah tersebut untuk dijual ke pengepul. Sayangnya, nilai jualnya relatif murah. Untuk itulah Santika berkreasi membuat kaleng bekas menjadi kerajian miniatur nilai jualnya meningkat. ‘’Saya iseng-iseng mengerjakan miniatur motor karena senang dunia motomotif. Sejak Sekolah Dasar saya hobi membuat sesuatu yang aneh,’’ kata pelajar kelas II IPS ini. Sejauh ini ia tidak menjual hasil karyanya karena masih fokus belajar di sekolah. Akan tetapi hasil karyanya mampu menarik minat beberapa orang untuk membelinya. Untuk itu, pelajar yang akrab disapa Dek Yos ini berencana membuat miniatur motor lain dan speed boat dari bahan keleng. Santika kesulitan mendapatkan bahan baku karena hanya mempunyai waktu luang pada sore hari selepas sekolah untuk mencarinya. ‘’Saya terbentur pelajaran sekolah,’’ imbuh remaja asal Dusun Batumulapan, Desa Batununggul ini. (dwa)

Untuk mencegah terulangnya kasus tersebut pada rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang penanggulangan kemiskinan yang menjadi inisiatif DPRD Klungkung terdapat sanksi enam bulan kurungan penjara bagi masyarakat yang membuat keterangan palsu, yaitu mengakungaku miskin. Hal itu disampaikan anggota DPRD Klungkung I Wayan Mastra pada sosialisasi tiga ranperda inisiatif, Jumat (19/8) kemarin, saat menanggapi terkait penyimpangan pada program pengentasan kemiskinan. Menurutnya, ranperda pengentasan kemiskinan diterbitkan untuk mengatasi permasalahan dan

penyimpangan yang terjadi di lapangan. Pasalnya, masih ada program kemiskinan yang tidak tepat sasaran akibat pemalsuan data dan keterangan yang dilakukan secara sengaja. Untuk mengatasi masalah ini, pada ranperda juga dimasukkan sanksi bagi oknum masyarakat yang dengan sengaja memberikan keterangan palsu. Dalam artian, masyarakat yang perekonomiannya layak mengaku miskin dan menyembunyikan harta bendanya. “Bila ditemukan ada yang memberikan keterangan palsu sudah tertera hukuman badan enam bulan dan denda maksimal Rp 50 juta. Permasalahan ini akan kami bawa langsung ke jalur hukum,”

ujar Mastra. Ia minta aparat terbawah dalam hal ini kepala dusun dan kepala lingkungan agar mendata KK miskin tanpa ada unsur suka atau tidak suka. Ini untuk menghindari permasalahan di lapangan dan tercecernya KK miskin yang membuat program pengentasan kemiskinan tidak tepat sasaran. Pasalnya, ranperda pengentasan kemiskinan ini dapat menjerat aparat terbawah bila terbukti melakukan pemalsuan data. “Bagi yang jelas-jelas memalsukan data kemiskinan, kami akan ajukan ke pengadilan,” imbuhnya. Bendesa Tegak Komang Merta menyampaikan sumber data KK miskin masih semrawut dan menjadi permasalahan di lapangan seperti yang terjadi di Desa Tegak. Petugas Dinas Sosial turun tangan mendata KK miskin, tetapi saat pemberian bantuan masih menggunakan data tahun 2011. Ini membuat pemberian bantuan menjadi tumpang tindih

dan ada masyarakat yang kurang mampu malah tidak mendapatkan bantuan. Merta minta program pengentasan kemiskinan dilakukan dengan memberikan bantuan

tepat guna, yakni peralatan kerja, pelatihan kerja, pendidikan, dan kesehatan. Menyalurkan uang dapat membuat KK miskin tidak termotivasi untuk meningkatkan perekonomiannya. (dwa)

Sisir Rumah Sakit dan Puskesmas

Polres dan Diskes Tak Temukan Vaksin Palsu Semarapura (Bali Post) –

Bali Post/dwa

PERIKSA - Satuan Intel Polres Klungkung memeriksa tempat penyimpanan obat-obatan untuk mencegah beredarnya vaksin palsu.

Satuan Intel Polres bersama Dinas Kesehatan (Diskes) Klungkung menyisir Rumah Sakit Bintang, Gudang Dinas Kesehatan, dan beberapa puskesmas, Jumat (19/8) kemarin. Razia ini untuk memantau kemungkinan beredarnya vaksin palsu di wilayah Kabupaten Klungkung. Kasat Intel Polres Klungkung melalui Kanit V Satuan Intelkam Iptu Putu Wirawan menjelaskan, pelaksanaan razia vaksin palsu ini menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat melalui kementerian terkait dan Mabes Polri. Razia

Calon Dewan Pengawas PDAM

Pendaftaran Bisa Diperpanjang Semarapura (Bali Post) –

Pemkab Klungkung sempat memperpanjang proses pendaftaran calon Dewan Pengawas PDAM selama seminggu. Setelah diperpanjang ternyata hanya satu orang yang melamar, sehingga jumlah pelamar sembilan. Satu orang dinyatakan gugur karena tidak melengkapi riwayat hidupnya dengan materai. Hal itu diakui Sekda Klungkung Gede Putu Winastra. Menurutnya, delapan orang yang melamar pada proses pendaftaran tahap pertama. Dari jumlah ini ternyata hanya satu yang memiliki keahlian teknik, sehingga proses pendaftaran diperpanjang lagi selama seminggu dari 29 Juli sampai 5 Agustus. Namun, setelah diperpanjang ternyata hanya satu yang melamar. Orang yang melamar ini memiliki keahlian di bidang hukum. “Kami maunya setiap bidang yang dicari ada tiga pelamar, tapi pelamar di bidang teknik hanya satu orang, maka proses pendaftarannya diperpanjang lagi,” kata Winastra, Jumat (19/8) kemarin. Ia tidak menampik istri Kabag Hukum Klungkung Ketut Mudita, yakni Ni Made Asmiriwati, juga ikut melamar. Yang bersangkutan mendaftar di awal dan telah lolos seleksi administrasi bersama tujuh pelamar lainnya. Ia tidak mengetahui istri Kabag Hukum ini seorang pensiunan

Bali Post/dwa

SOSIALISASI - Sosialisasi tiga ranperda inisiatif DPRD Klungkung, Jumat (19/8) kemarin.

Bali Post/dok

Gede Putu Winastra

polisi. ‘’Dari sembilan pelamar tersebut setahu saya ada dua pensiunan PNS, satu istri kabag hukum dan satu lagi Cokorda Darma Putra yang sebelumnya sebagai Sekretaris Disperindag,” jelasnya. Ditanya apakah seorang pensiunan polisi bisa melamar karena sebelumnya ada syarat harus memiliki pengalaman kerja minimal 10 tahun sebagai pimpinan atau manjemen pada organisasi bisnis? Winastra menyebut bisa karena saat pendaftaran diperpanjang syarat tersebut telah diubah dan ditambah dengan memiliki pengalaman sebagai pimpinan di pemerintahan.

Penambahan syarat ini dilakukan karena jumlah pelamar Dewan Pengawas PDAM pada pendaftaran pertama hanya delapan orang. “Kami tidak tahu kenapa sedikit yang melamar di bidang teknik. Mungkin saja gaji di swasta lebih besar, jadi yang mau melamar sedikit,” kilahnya. Walaupun pelamar Dewan Pengawas PDAM di bidang teknik hanya satu orang, proses seleksi tetap jalan. Satu pelamar dari bidang teknik ini dikatakannya belum tentu lolos langsung. Apalagi proses seleksi dilakukan pihak ketiga dengan melibatkan tim dari Unud sebanyak empat orang dan satu anggotanya dari sekda sendiri. “Tergantung nilainya nanti. Kalau tidak lulus, kami buka lamaran lagi,” ungkapnya. Menurut pejabat asal Tabanan itu, tugas Dewan Pengawas PDAM adalah melaksanakan pengawasan, pengendalian dan pembinaan terhadap pengurusan serta pengelolaan PDAM. Di samping itu memberikan pertimbangan dan saran kepada kepala daerah diminta atau tidak guna perbaikan dan pengembangan PDAM antara lain pengangkatan direksi, program kerja yang diajukan oleh direksi, rencana perubahan status kekayaan PDAM, rencana pinjaman dan ikatan hukum dengan pihak lain. Jasa atau gaji Dewan Pengawas PDAM 45 persen dari gaji Dirut PDAM. (kmb)

melibatkan tenaga ahli dari Dinas Kesehatan Klungkung dengan sasaran rumah sakit, puskesmas, dan Gudang Dinas Kesehatan. “Sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi peredaran vaksin palsu di wilayah Klungkung,” ujarnya. Kepala Dinas Kesehatan d r. Ni Made Swapatni juga memastikan hingga hari ini tidak ada vaksin palsu beredar di Kabupaten Klungkung. Kepastian itu diperolehnya setelah bersama personel Polres Klungkung memantau langsung vaksin yang distok di Gudang Dinas Kesehatan, be-

berapa puskesmas, dan Rumah Sakit Bintang. Pada kesempatan tersebut, Polres Klungkung mendorong Dinas Kesehatan untuk membuat surat edaran kepada penyedia layanan pemberian vaksin untuk bersamasama mencegah beredarnya vaksin palsu dari tingkat rumah sakit swasta dan pemerintah, puskesmas, bidan, dan dokter spesialis anak. Dinas terkait diharapkan merespons setiap laporan dari masyarakat yang menjadi korban vaksin palsu dan selanjutnya diberikan vaksin ulang oleh pihak pemerintah. (dwa)


Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

BULELENG

11

Pohon Tumbang, Baliho Timpa Innova Singaraja (Bali Post) Sebuah pohon tua berukuran besar tumbang kemudian menimpa tiang listrik induk PLN di badan jalan jurusan Singaraja-Denpasar, tepatnya di Desa Pancasari, Sukasada Jumat (19/8) kemarin. Tiang itu juga menimpa baliho yang saat bersamaan menimpa mobil Kijang Innova yang sedang melintas saat itu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sejumlah saksi mata yang merupakan pengendara motor dan mobil mendadak berhenti pukul 08.15 wita. Pohon besar berusia tua itu tumbang akibat akarnya tidak kuat tertahan di tanah miring. Dahan pohon itu langsung mengenai kabel listrik yang menimpa baliho Krisna Water Sport. Dan tidak terhindarkan, menimpa mobil Kijang Innova warna hitam nopol B 9625 QPR, karena saat itu kebetulan melintas dari arah Denpasar menuju Singaraja. “Pohon menimpa kabel listrik dan tiang jatuh menimpa baliho yang mengenai mobil Kijang Innova saat melintas,” ujar Dan Unit Kodim 1609/ Buleleng Letda Inf. Ketut Redite, Jumat (19/8) kemarin. Akibatnya, situasi arus lalu lintas Singaraja-Denpasar macet total selama 45 menit. Kejadian itu membuat tim dari PLN, BPBD Buleleng, melakukan kerja sama dibantu Sat. Lantas Polres Buleleng, pohon yang tumbang itu dengan cepat bisa dipindahkan. “Tim PLN Singaraja sudah melakukan eksekusi di lapangan. Tiang listrik yang patah itu nanti akan diganti sedangkan kabelnya tidak ada masalah,’’ ucap Humas PLN Singaraja, Eka Tirtayata. Kasatlantas Polres AKP I Gede Sumadra Kerthiawan, M.H, menjelaskan sempat terjadi macet dari pukul 08.15 wita, tetapi 09.20 wita sudah normal kembali. (kmb34)

Pemutakhiran Data Pemilih

KPU Memprediksi Tanpa Pemilih Ganda

Bali Post/kmb38

PENYANDING - Warga penyanding pembangunan kandang babi di Dusun Kawanan Desa Bila, Kubutambahan.

Proyek Kandang Babi di Desa Bila

Pro-Kontra Sikap Warga Penyanding

Singaraja (Bali Post) –

Polemik berkepanjangan mengganjal investasi peternakan babi yang diupayakan PT Anugrah Bersama Sukses (ABS) di Dusun Kawanan Desa Bila. Masalah itu belum kunjung tuntas, lebih-lebih muncul sikap berbeda alias pro dan kontra dari warga penyanding di lokasi proyek itu. Beberapa warga penyanding sampai saat ini masih menyatakan mendukung perusahaan itu mengembangkan usahanya. Sedangkan, pihak warga terdampak tetap ngotot tidak menandatangani persetujuannya sebagai pihak penyanding. Atas sikap pro dan kontra ini, sejatinya telah diambil keputusan melalui pertemuan yang difasilitasi aparat desa.

Bali Post/kmb34

INNOVA TERTIMPA BALIHO - Pohon tumbang mengenai kabel dan tiang listrik akibatnya satu mobil kijang Innova dari arah Denpasar menuju Singaraja tertimpa baliho. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. PLN, BPBD Buleleng bersama TNI/Polri cepat menangani kejadian itu, Jumat (19/8) kemarin.

Polsek Bantu Warga Miskin

Singaraja (Bali Post) Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu di pelosok pedesaan, Rabu (17/8) lalu. Peduli dan empati kepada sesama diprogramkan bertepatan dengan HUT ke-71 Kemerdekaan RI. Kapolsek Kawasan Laut Celukan Bawang AKP I Ketut Adnyana TJ, S.H. mengatakan bantuan itu diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi warga kurang mampu, dalam beberapa hari. “Semoga apa yang kami berikan bermanfaat,’’ ujar Kapolsek didampingi Wakapolsek Iptu Ketut Karnawa. Nengah Kadek, warga dari lingkungan Banjar Dinas Juntal Desa Tinga-tinga, Gerokgak menyatakan terima kasih sedalam-dalamnya atas bantuan 10 kg beras dan uang itu. Warga dari Banjar Dinas Brongbong Desa Celukan Bawang, Ketut Siki, juga menyatakan hal senada. Bantuan juga diberiken kepada warga dari Banjar Dinas Gandongan, Tukad Sumaga dan Banjar Dinas Tegallantang Desa Pengulon. (kmb34)

Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan Jumat (19/8) kemarin, beberapa warga yang dekat lokasi pembangunan kandang ada yang menyatakan mendukung PT ABS, memelihara ternak babi di Dusun Kawanan. Salah satunya, Ketut Geriwa, warga pemilik rumah di sebelah timur lokasi proyek kandang babi itu mendukung investasi kandang babi itu. Alasan kakek 72 tahun itu perusahaan itu menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga. “Saya setuju, selain warga bisa kerja, cucu saya sendiri juga bisa ikut kerja di perusahaan ini,” katanya. Made Widiana, pemilik rumah berjarak tiga meter di balik tembok pembatas kandang babi, juga tidak mempersoalkan, tetapi dia sangat berharap agar dampak yang ditumbulkan setelah proyek itu beroperasi dapat diminimalisasi. ‘’Kalau dalam perjalanan kelak ada persoalan, maka pihak perusahaan harus tetap bertanggung jawab,’’ pintanya. Sikap sebaliknya diungkapkan Putu Padma. Salah seorang penyanding yang berlokasi di sebelah barat kandang bersama empat temannya menyatakan, sikap menolak menandatangani dukungan penyanding. Mereka kembali mempertegas setelah pihak Desa Bila dan Desa Pakraman Bila Tua me-

nyampaikan investasi itu mendatangkan dampak ekonomi dan menyerap pekerja lokal dari desa. Atas pandangan itu, Padma tidak mau menanggapi, namun yang pasti warga penyanding yang kini berjumlah 17 kepala keluarga (KK) tetap pada komitmen awal, tidak menandatangani surat persetujuan selaku penyanding. Sikap itu tidak lagi ada hubungannya terkait permintaan dana kompensasi atau dana tali kasih kepada perusahaan Rp 400 juta setiap lima tahun. “Kesempatan kami bernegosiasi sejak Agustus 2015 sampai Maret 2016 sudah cukup. Sikap kami kini bulat tidak mau tanda tangan menyetujui usaha peternakan babi di wilayah kami,” katanya. Sikap mereka bulat, kata Padma, karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan terganggunya pengembangan wilayah di Dusun Kawanan. Dari dampak lingkungan misalnya, kendati perusahaan belum memulai usahanya, melihat jumlah ternak yang akan dipelihara mencapai lima ribu ekor, dipastikan akan menimbulkan gangguan lingkungan. Masalah bau kotoran babi, limbah lainnya akan sulit dikendalikan, walau dengan teknologi canggih sekalipun. Kekhawatiran jangka panjang kata Padma perkembangan harga tanah untuk lahan per-

mukiman di Dusun Kawanan akan jatuh. Areal lahan permukiman saat ini mulai dilirik. Pasti nanti harga jualnya lahan di sini anjlok, karena berada satu wilayah dengan usaha peternakan babi. “Soal gangguan lingkungan itu, tidak bisa diminimalisir sekalipun menggunakan teknologi canggih. Sekarang lokasi permukiman mulai dilirik di wilayah itu. Kalau nanti ada kandang babi, harga tanahnya pasti akan turun, bahkan tidak laku di pasaran,” jelasnya. Terkait kesempatan perusahaan melakukan kajian dampak lingkungan, Padma kembali menegaskan hal itu sudah terlambat. Harusnya, sebelum membangun, kajian atau dokumen perizinan sudah diurus. Faktanya hal itu justru tidak ditempuh manajemen perusahaan. Kajian sempat disampaikan perusahaan. Tetapi, dia sangsi karena kajiannya itu tidak dilakukan lembaga kredibel. Pendapat Padma didukung Wayan Marsa dan Made Wikarda. Pertimbangan kesehatan akibat gangguan lingkungan menjadi dasar, pihaknya tidak menyetujui investasi di sini. Bahkan Marsa merasa dikelabuhi setelah dia tidak dimasukkan sebagai penyanding. Padahal tempat tinggalnya dekat kandang babi. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Buleleng melakukan sosialisasi pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng 2017. Pemutakhiran dilakukan guna mendapatkan angka pemilih potensial mendekati Pilkada Buleleng. Ketua KPU Buleleng Gede Suardana, M.Si. mengatakan sosialisasi memasuki tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih. Sejauh ini, KPU sudah menerima Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) sebanyak 595.829 orang pemilih dari Mendagri. KPU sendiri telah memiliki Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres terakhir sebanyak 537.103 pemilih. “Kami lakukan pemutakhiran berdasarkan DPT Pilpres dan DP4 sebagai data pendukung,” ujarnya saat ditemui di Lovina, Kamis (18/8). Warga yang terdata di DP4, namun kata Suardana tidak ada di DPT baru dimasukkan, itu umumnya pemilih pemula atau pemilih yang dulunya berstatus TNI/ Polri, kemudian dia pensiun. Mereka itu akan masuk di DP4. Proses pemutakhiran data pemilih dilakukan tanggal 8 September hingga 7 Oktober 2016. “Jadi setelah dilakukan coklit maka kita menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) tanggal 27 Oktober sampai 2 November 2016. Data inilah diturunkan sehingga KPU memiliki DPT, lalu DPT ditetapkan di rentang waktu 30 November hingga 6 Desember 2016,” paparnya. Ia menjelaskan berbeda bila dibandingkan Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden. Ketika itu terdapat istilah daftar pemilih khusus tambahan 1 dan 2. Kini di Pilkada 2017, tidak ada istilah dimaksud, karena langsung masuk dari DPS ke DPT. Penduduk yang tidak masuk DPT, hak

pilih mereka dapat digunakan lewat menunjukkan identitas KTP, Kartu Keluarga atau sejenis surat keterangan dari Disdukcapil. “Kalau pemilih ingin memilih dan tidak memiliki di luar ketiga ketentuan identitas tersebut, maka pemilih itu tidak bisa memakai hak pilihnya pada tanggal 15 Februari 2017,” jelasnya. Mempercepat kinerja KPU, Gede Suardana bersama jajarannya berupaya melakukan pemutakhiran daftar pemilih yang baik. Ia berharap dapat menghasilkan daftar pemilih akurat dan terkini. KPU dinilai memerlukan kerja sama Panwascam, Panwaslih, Pemda Buleleng dan tokoh masyarakat pedesaan di tingkat bawah. “Selama proses berjalan kami prediksi terjadi penambahan pemilih. Ini karena acuan kita melakukan pemutakhiran adalah DPT. Sedangkan DP4 hanya sebagai penambahan. Jadi, estimasinya akan ada peningkatan jumlah pemilih. Sudah tentu hal itu berimplikasi terhadap jumlah TPS di Buleleng,” imbuh mantan jurnalis ini. Pemutakhiran itu mencegah pemilih ganda di Pilkada Buleleng. KPU mengantisipasi di awal mengenai lokasi pemilihan. Pemilihan ditentukan berdasarkan domisili. Sedangkan, pemilih yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) akan dilakukan pemutakhiran. Hal itu akan dikoordinasikan dengan petugas jajaran lapas dan aparat kepolisian. “Tentu nanti dilakukan pemutakhiran. Misalnya bila ada pemilih beralamat di dua domisili. Yang bersangkutan diminta memilih di mana? Saya pikir di DPT tidak akan ada pemilih ganda. Kalau sudah terdaftar di DPT tentu sudah satu NIK dan satu nama identitas pemilih,” ujarnya. (kmb34)

Bali Post/kmb34

DAFTAR PEMILIH - Kegiatan sosialisasi pemutakhiran dan penyusuan daftar pemilih dilakukan KPU Buleleng bersama TNI/Polri, tokoh masyarakat, dan LSM, di Lovina Singaraja, Kamis (18/8).

Penutupan Izin Reklame Tak Pengaruhi Kontribusi PAD

Bali Post/kmb34

BAGI SEMBAKO - Bantuan sembako diberikan jajaran Polsek Kawasan Laut Celukan Bawang kepada kalangan keluarga kurang mampu di lingkungan wilayah setempat, Rabu (17/8).

Kapolres Belasungkawa KAPOLRES Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. ikut berbelasungkawa atas meninggalkan Nyoman Asrini, yang tiada lain istri Kanit Sabhara Polsek Sukasada AKP Nyoman Budiasa, Jumat (19/8) kemarin. Kapolres menyatakan perasaan duka itu saat jenazah diberangkatkan dari kamar jenazah RSUD Buleleng menuju rumah duka di Desa Mengwi, Badung. “Kami turut berbelasungkawa. Kami atas nama personel Polsek Sukasada, perwakilan Bhayangkari Polres Buleleng yang turut hadir ini juga turut berdukacita,” tandas Kapolres AKBP Made Sukawijaya. (kmb34)

BELASUNGKAWA - Kapolres Buleleng AKBP I Made Sukawijaya, M.Si. turut berbelasungkawa atas meninggalnya Nyoman Asrini, istri dari AKP I Nyoman Budiasa, Kanit Sabhara Polsek Sukasada, Jumat (19/8) kemarin.

Singaraja (Bali Post) – Masih ingat kebijakan Pemkab Buleleng terkait penutupan pelayanan izin pemasangan reklame di Kota Singaraja. Setelah kebijakan itu dijalankan, sumber pemasukan dari sektor pajak reklame untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak menimbulkan dampak serius. Hal ini karena pemilik reklame yang sudah mendapat izin, tetap memperpanjang izin. Bahkan mereka rutin melunasi retribusi ke daerah. Sementara pemasang izin baru yang tidak dilayani, itu pun jumlahnya satu dan dua permohonan saja. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Buleleng, I Putu Karuna, di kantornya, Jumat (19/8) ke-

marin, menjelaskan, sejak kebijakan penutupan pemberian izin baru itu, beberapa permohonan sempat masuk ke kantornya. Atas permohonan itu, pihaknya telah menyampaikan izin baru telah ditutup sementara. Pihak pemohon yang mendapat penjelasan seperti itu, tidak bisa berbuat banyak. Mereka terpaksa menunda atau memasang iklan di daerah lain. “Di awal memang ada yang mohon izin baru. Kami sampaikan tidak bisa diproses. Kemungkinan karena informasi itu sudah sudah diketahui, sehingga pemohon ini tidak lagi mengajukan. Bisa saja mereka pindah ke kabupaten lainnya,” katanya. Permohonan baru memang sepi. Namun situasi sebaliknya

terjadi pada pemilik reklame yang sudah berizin. Perusahaan atau pihak perorangan ini semakin disiplin mengikuti aturan yang ada. Dicontohkan, pemilik izin ini telah memperpanjang masa berlaku izinnya. Bahkan, mereka melunasi pajaknya tepat waktu. Atas kondisi ini, target pemasukan dari sektor pajak reklame ini tetap tinggi. Itu artinya, kebijakan penutupan izin baru itu tidak berdampak segnifikan atas penerimaan pajak reklame. “Kalau yang memperpanjang masih bisa dilayani. Pemasukan pajak dari sana tetap tinggi, sehingga permohonan izin baru yang kita tolak itu tertutupi dari pemasukan wajib pajak yang sudah ada,” jelasnya.

Pejabat asal Desa Banyuatis, Banjar, itu mengatakan, pajak reklame tahun 2016 ini ditargertkan Rp 900 juta menyumbang ke PAD. Dari total target itu, sampai bulan ini, pihaknya telah merealisasikan pajak reklame sebesar Rp 602 juta. Sisa target itu optimis direalisasikan dalam sisa tahun anggaran 2016 ini. Apalagi, tahun ini pemerintah daerah melakukan penyesuaian tarif pajak reklame. Tarif pajak reklame ini akan dinaikkan empat kali lipat dari tarif yang berlaku saat ini. Sesuai regulasi tarif pajak reklame ditetapkan 20 persen dari ukuran reklame itu sendiri. “Saya optimis memenuhi target itu, apalagi ada penyesuaian tarif. Saya kira kenaikan ini wajar

karena tarif kita paling murah dibandingkan di daerah lain,” jelas Karuna. Pemkab Buleleng sendiri menutup sementara izin reklame baru karena selama ini masih banyak ditemukan reklame tanpa izin dan lokasi pemasangannya melanggar aturan. Untuk mengatasi persoalan ini, pemkab telah melakukan penertiban terhadap reklame bodong dan melanggar lokasi pemasangan. Pascapenertiban itu, kini permohonan izin reklame baru ditutup sementara. Langkah lain juga dilakukan pemkab dengan menaikkan tarif pajak reklame. Alasannya, tarif yang berlaku saat ini termasuk paling murah jika dibandingkan di daerah lain di Bali. (kmb38)

Produk Beras Berkualitas Mudahkan Proses Pascapanen Pemerintah senantiasa berusaha menggenjot bidang pertanian dalam upaya meningkatkan produksi pangan yang berkualitas di masyarakat. Sektor pertanian mendapat atensi serius. Perhatian itu diberikan guna mencegah penurunan lahan pertanian akibat terjadi alih fungsi lahan. Bagaimanakah strategi efektif pemerintah dalam hal mengatasi kompleksitas masalah pertanian itu di Buleleng? REALITASNYA, dulu masyarakat dominan berprofesi sebagai petani. Tetapi, faktanya dewasa ini pelanpelan generasi petani itu kini bergeser menjadi pegawai, bekerja di sektor jasa dan juga pedagang. Bila tidak ada upayaupaya pencegahan sedini

mungkin, kondisi seperti itu dikhawatirkan berdampak terhadap jumlah produksi pertanian di Buleleng. Memang, sejauh ini, penanganan produksi pertanian berupa komoditas beras berkualitas masin belum optimal. Kendala itu akan diupayakan ditata pascapanennya agar tidak muncul masalah kemudian. Faktanya, petani di Buleleng kalah saing ketika musim panen tiba. Masalahnya petani terbelit berbagai hal. Seperti harga dipermainkan tengkulak. Hal itu jelas membuat omzet petani menurun. Belum lagi pasang surut harga di pasaran. Faktor lainnya pengaruh cuaca, serta harga pupuk melambung. Item itu berpengaruh signifikan terhadap produk tanaman padi berkualitas. Kepala Dinas Koperasi

Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagrin) Buleleng Drs. Ketut Suparto, M.MA. menyatakan luas lahan dan pengalaman petani di Buleleng sangat memadai. Dia optimis, swasembada beras dapat ditingkatkan dengan cara strategi pengelolaan yang baik dan juga penguasaan pasar. Hasil produksi dipacu lewat output butiran beras berkualitas. Selain itu, penggunaan kadar air pertanian yang baik, dan pola tepat pemasaran pascapanen. “Perlu penanganan serius pascapanen, menghasilkan kualitas beras yang baik dipasarkan. Kualitas beras, cukup berpengaruh terhadap harga beras. Konsumen sekarang jeli dan cenderung memilih beras berkualitas baik,” ujar Suparto saat dikonfirmasim, Jumat (19/8) kemarin. Dewasa ini, Bulog dapat

menerima beras yang dihasilkan petani di Buleleng. Namun semuanya berkaitan standar, kadar air dan kualitas butiran beras yang dihasilkan. Sering kali petani memproduksi berar kurang baik. Hal itu akibat menggunakan sistem tebasan. Padi kerap dibeli seluas lahan hamparan dan ditawarkan kepada tengkulak. “Jadi, perlu kolaborasi kerja sama Diskoperindag dan Distanak Buleleng,’’ ujarnya. Menyimak keterbukaan bulog menerima beras berkualitas, pihaknya ke depan berupaya lebih selektif. Bahwa beras yang dihasilkan wajib berkualitas dalam upaya pemasaran produk lebih baik. Bulog memang terbuka tetapi tetap menerima beras berkualitas mengacu standar yang baik. Memproduksi padi padi berkualitas, jangan

pernah ada kendala kadar air pada butiran berasnya. Jika hal itu terjadi, maka akan menyulitkan saat memasarkan ketika panen raya tiba. Hanya beras yang baik menentukan nilai jual tinggi di pasaran. Dengan berkolaborasinya Dinas Pertanian dengan Peternakan (Distanak), diharapkan akan mampu meningkatkan produksi berkualitas, akan memudahkan proses pascapanen. Itu penting diatensi, lebih lebih ada rencana pemerintah menggenjot pertanian dua tahun mendatang 2018. “Bukan saja komoditas beras diproduksi berkualitas. Pertanian dalam arti luas yakni pada produk buah dan sayur mayur juga perlu perhatian. Pada sektor ini juga perlu pengawasan dan perluasan jaringan pascapanen,” ujar Ketut Suparto. (dgk)


JEMBRANA

12 Jajaran PLTG Gilimanuk Lepas Ratusan Tukik di Perancak

Negara (Bali Post) – Ratusan ekor tukik yang baru menetas dilepasliarkan ke habitatnya di Pantai Perancak, Jumat (19/8) pagi. Pelepasan tukik hasil penetasan di kelompok pelestari penyu, Kurma Asih ini dilakukan jajaran PT Indonesia Power PLTG Gilimanuk bersama siswa-siswi TK di Perancak. Selain bentuk kepedulian terhadap konservasi terhadap penyu, upaya ini juga sebagai bentuk edukasi kepada generasi muda pentingnya menjaga kelestarian penyu. Di sepanjang pantai pesisir Jembrana, banyak ditemukan sarang (nest) penyu jenis lekang. Manajer PT Indonesia Gilimanuk Nyoman Purwakanta mengatakan sebagai salah satu pembangkit di Bali, PLTG Gilimanuk berpartisipasi langsung dalam upaya pelestarian alam di lingkungan sekitar, salah satunya dalam pelestarian penyu

lekang di Perancak ini. “Walaupun kami bergerak di pembangkit listrik, namun kami tetap menjaga dan mendukung pelestarian alam. Ke depan kami lebih intens dalam upaya ini menuju green power plant,” ujar Purwakanta. Dalam pelepasan kemarin selain jajaran pegawai PLTG Gilimanuk juga melibatkan anak usia dini. Anak-anak TK ini juga mendapat edukasi dari Kelompok Kurma Asih tentang penyu lekang dan habitatnya. Ketua Kelompok Kurma Asih Perancak, Wayan Anom Astika Jaya mengatakan tahun ini di sepanjang pesisir Jembrana sudah ditemukan 168 nest penyu. Naik 15 nest dibanding tahun sebelumnya. Pelepasan anak penyu ini merupakan yang kesekian kalinya dilakukan kelompok pelestari yang berdiri sejak tahun 1997 ini. (kmb26/k200)

Bali Post/olo

PELEPASAN TUKIK – Jajaran Indonesia Power PLTG Gilimanuk bersama siswa TK melepaskan ratusan tukik ke habitatnya di pantai Perancak kemarin.

HEALTHY

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Warga Keluhkan Pelayanan Tim SAR

Saat Operasi Pencarian, Personel Justru Ditarik untuk Ikuti Lomba Negara (Bali Post) -

Peristiwa tenggelamnya korban I Kadek Suartama alias Dek Amo (24) karena terseret arus di Pantai Yeh Kuning, Jembrana, kini berbuntut pada pelayanan tim SAR Jembrana. Warga menyoroti pelayanan tim penyelamat ini karena dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. Ketika operasi pencarian korban tenggelam berlangsung, pimpinan SAR justru menarik sejumlah personelnya. Penarikan sejumlah personel itu pun disebutsebut karena akan mengikuti lomba di Kantor SAR Denpasar. Meski masih ada beberapa personel melakukan pencarian Dek Amo, tetapi hal itu dinilai telah mengecewakan keluarga korban dan warga sekitar. Upaya pencarian itu pun dinilai sudah tidak maksimal. Selain itu, ketika kejadian berlangsung, ada warga yang hendak menghubungi nomor darurat tim SAR, namun tidak bisa. Kondisi itu pun membuat sejumlah warga dan p iha k kelua rga korba n mengeluhkan dan menyayangkan pelayanan tim SAR Jembrana. Hing-

ga Jumat (19/8) kemarin, keluarga dan warga sekitar masih berkumpul di pantai Yeh Kuning. Pencarian dilakukan di darat dengan menyisiri bibir pantai. Penyisiran juga melibatkan komponen potensi SAR, baik dari PMI Kabupaten Jembrana, personel Polres Jembrana dan Seksi Linmas Satpol PP serta nelayan dan warga sekitar. Yang berbeda, personel SAR hanya terlihat ada empat. Pencarian pun tidak dilakukan ke tengah laut. Demikian juga satu unit rubber boat yang sempat diterjunkan, kini sudah dinaikkan ke mobil. Salah seorang keluarga korban, Putu Sugiantara (36), asal

Lingkungan Awen, Kelurahan Lelateng, Negara mengaku tidak puas dengan upaya pencarian tersebut. Walaupun di hari kedua sempat dilakukan pencarian ke tengah laut, namun di hari ketiga pencarian justru pencarian dilakukan berjalan kaki di pinggir pantai. Pencarian dengan berjalan kaki ini, menurutnya, bisa dilakukan semua orang. Bahkan, beberapa keluarga korban menganggap petugas SAR tidak memberikan p ela ya nan p ublik yang memuaskan, kendati belum bisa menemukan. Seharusnya ada upaya pencarian ke tengah lagi. Demikian juga sejumlah

warga sekitar Yeh Kuning mengaku kecewa karena saat ada kejadian orang tenggelam terseret arus, nomor telepon darurat SAR (115) tidak dapat dihubungi. Untuk itu, warga harus melaporkan melalui aparat desa serta Babinkamtibmas setempat dan diteruskan ke Polres hingga disampaikan ke Pos SAR. Ini berdampak pada terlambatnya penyampaian laporan kegawatdaruratan dan lambatnya pelayanan. Warga pun mengaku bingung dan mempertanyakan apakah nomor tersebut hanya berlaku di kotakota besar saja. Menanggapi keluhan warga itu, Koordinator Pos SAR Jembrana, I Made Neksen, Jumat (19/8) kemarin mengatakan di hari ketiga pihaknya memang menerjunkan 4 personel dari 12 yang ada di Pos SAR Jembrana. Sementara, 7 personel lainnya ada

penugasan ke Kantor SAR Denpasar serta mengikuti lomba dalam rangka 17 Agustus di kantor SAR Denpasar. Ia mengaku seluruh personel selalu siap ditugaskan kapan pun, di mana pun sesuai perintah pimpinan. Pihaknya pun tetap memaksimalkan personel yang ada. Ia tidak menampik bahwa personel SAR di Jembrana sangat minim dan diakui hanya terdapat tiga regu yang isinya masing-masing empat orang. Idealnya per shift rata-rata minimal 15 orang. Dengan demikian, pihaknya berharap ke depan ada penambahan personel SAR sehingga bisa sebanding dengan kecanggihan peralatan yang dimiliki saat ini. Terkait dengan nomor darurat SAR yang tidak bisa dihubungi, pihaknya mengaku saat ini masih ada gangguan teknis. (kmb)

SAILING BOAT

ACCESSORIES

STEEL CONSTRUCTION

COURSES

VILLA

CULINARY

INTERIOR

ADVERTISEMENT

TOUR


Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

KARANGASEM

13

Proses Unik Menjadi Truna Daha di Desa Bungaya

Perekrutan Saat Usaba Dangsil, Diawali Berpuasa Saat Melasti

Bali Post/kmb31

RAZIA - Polisi dari Sat. Lantas Polres Karangasem saat melakukan razia di Jalan Nenas, Amlapura.

Tingkat Kepatuhan Berlalu Lintas Masih Rendah

Amlapura (Bali Post) Meningkatnya jumlah pengguna jalan raya, berbanding terbalik dengan perilakunya saat berkendara. Tingkat kepatuhan berlalu lintas ternyata masih rendah. Setidaknya, hal itu tergambar dari razia yang digelar Sat. Lantas Polres Karangasem, Jumat (19/8) kemarin. Hanya dalam waktu dua jam, 50 pengguna jalan terjaring lantaran melakukan pelanggaran. Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Gede Subadi mengatakan, tilang dengan sidang di tempat ini, selain untuk meningkatkan ketertiban dan kepatuhan dalam berlalu lintas, juga untuk mewujudkan kredibilitas kepolisian. Melalui sidang di tempat, diharapkan masyarakat tidak takut datang ke pengadilan mengikuti sidang tilang sehingga tidak muncul niat menyuap petugas Polantas. Selama dua jam mulai pukul 08.00 wita di Jalan Nenas, tepatnya pintu masuk Terminal Karangasokong, Amlapura tersebut, petugas Lantas merazia semua kendaraan yang datang dari dua arah, baik dari arah Bebandem maupun arah Kota Amlapura. Untuk optimalisasi razia, Sat. Lantas mengerahkan 34 personel, termasuk tiga orang perwira. Sasarannya, selain kelengkapan surat-surat, juga mengecek kondisi fisik kendaraan dan barang bawaan. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mengatasi peredaran narkoba dan barang berbahaya lainnya. Hasilnya, untuk narkoba atau barang berbahaya lainnya, tidak ditemukan. Sedangkan untuk kondisi fisik kendaraan, ada empat pelanggaran KIR.

Razia gabungan dengan sidang di tempat sebagai program imbangan direncanakan digelar rutin minimal sebulan sekali. Untuk wilayah Kota, Jalan Nenas dan Jalan Sudirman rawan lakalantas. Untuk luar kota, dimaksimalkan atensi jalur Kubu. Sekarang jalur Kubu tambah padat karena makin lalu lalang lebih dari 1.500 truk galian C per hari. Dalam giat 21, banyak upaya yang telah ditempuh Sat. Lantas Polres Karangasem untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam tertib berlalu lintas. Namum, faktanya tingkat kepatuhan masyarakat masih tergolong rendah. Terbanyak menyangkut SIM dan STNK. Tapi cukup banyak pula pelanggaran tanpa helm. “Sedikitnya 50 pengendara harus ditindak atas beberapa jenis pelanggaran,” kata AKP Gede Subadi. Menurut AKP Gede Subadi, kasus lakalantas selama Agustus ini relatif kecil. Hanya tiga kasus, tapi mengakibatkan dua korban tewas. Untuk menekan kasus lakalantas, Polres Karangasem sebenarnya sudah menerapkan pola hunting system dengan tiga bit patroli masing-masing untuk jalur Amlapura-Manggis, Amlapura-Rendang dan AmlapuraKubu. Semua pelanggar dikenakan tilang dengan sidang di tempat oleh tim dari Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Amlapura. Namun, tidak semua pelanggar ikut dalam sidang di tempat tersebut. Sepuluh pelanggar lainnya, baru akan menjalani sidang tilang di PN Amlapura, Kamis (1/9) mendatang. Sidang susulan itu dikhususkan untuk pelanggaran yang barang buktinya berupa kendaraan bermotor. (kmb31)

Bandar dan Pengedar SS Dituntut Delapan Tahun Penjara

Amlapura (Bali Post) – Seorang bandar sabu-sabu (SS) I Made Narta Bujangga alias Narta alias Ocot (36) dan rekannya selaku kurir atau peluncur Kadek Juniantara alias Blomos alias Mosel (31) masing-masing dituntut delapan tahun penjara pada persidangan di Pengadilan Negeri Amlapura, Kamis (18/8). Jaksa penuntut umum (JPU) Made Eddy Setiawan membuktikan kedua terdakwa asal Desa Gegelang, Manggis, Karangasem itu terbukti secara sah dan meyakinkan masing-masing sebagai pemilik dan kurir SS. Selain dituntut pidana penjara masing-masing selama delapan tahun, Ocot asal Banjar Panggung Gegelang, dituntut membayar denda Rp 1,5 miliar subsider enam bulan hukuman kurungan. Sementara itu, Blomos yang hanya sebagai kurirnya, dituntut membayar denda lebih ringan yakni denda Rp 1,2 miliar subsider enam bulan kurungan. Atas tuntutan JPU dari Kejari Amlapura itu, kedua terdakwa minta keringanan hukuman. Mereka juga bakal menyampaikan pembelaan melalui penasihat hukumnya pada sidang berikutnya pekan depan. Blomos dibekuk duluan oleh tim Buser Satresnarkoba Polres Karangasem, Sabtu (26/3) lalu. Blomos dibekuk saat hendak masuk gang di wilayah Banjar Tengading, Desa Antiga. Dari topi yang dikenakan Blomos, setelah badannya digeledah polisi disaksikan saksi, didapati Blomos membawa satu paket SS dalam plastik klip bening. Saat itu, dia hendak mengirim SS itu kepada pembelinya di Padangbai. Plastik berisi sediaan kristal itu setelah dites di laboratorium, memang positif SS.

Blomos digelandang ke Mapolres guna menjalani interogasi. Dari mulut kurir SS asal Banjar Pakel, Gegelang itu diketahui dia memiliki atasan selaku pemilik atau bandar SS itu, yakni Ocot. Namun Ocot mengaku tak kenal atasannya atau dari mana dia mendapatkan paket SS. Saat itu, Ocot mengaku mendapatkan SS dari orang jaringan di Lapas Kerobokan. Namun siapa pelaku yang memberi, Ocot tutup mulut dan dia mengaku mendapatkan dari suatu tempat di mana paket SS itu ditempel. Baru dua hari kemudian, Ocot mengakui dia menyembunyikan paket besar ditimbun pasir di bawah kandang ayam miliknya. Dia diajak polisi menunjukkan BB SS itu dan ditemukan 33 paket murah yang sudah siap edar dibungkus plastik klip bening dan ditimbun pasir. Total SS barang bukti yang didapat dari kedua terdakwa, yakni 5,49 gram. Kurir Blomos kerap mengirim paket SS pesanan pelanggannya. Ada juga yang membeli langsung datang ke rumah Ocot. Sejumlah saksi yang membeli dan pernah memakai langsung SS itu di salah satu pojok kamar atau di kamar mandi Ocot di Gegelang sempat dipanggil sebagai saksi di depan sidang. Namun, para saksi sebagai pelanggan yang pernah membeli SS kepada terdakwa tak hadir ke persidangan dan keterangannya di bawah sumpah di depan penyidik dibacakan JPU. Dari sejumlah saksi pembeli SS itu, tiga di antaranya dari Padangbai. Salah satu saksi mengaku sampai beberapa kali menggadaikan sepeda motornya kepada terdakwa Ocot karena saksi mengaku tak memiliki uang untuk membeli per paket SS itu Rp 500 ribu. (013)

MENJADI Truna Daha di Desa Adat Bungaya, Kecamatan Bebandem, Karangasem tidak semudah yang dibayangkan. Seperti masuk sekolah baru, menjadi Truna Daha di desa tua ini juga harus melalui masa orientasi. Proses perekrutan Truna Daha hanya bisa dilakukan saat serangkaian Usaba Dangsil. Kesiapan warga setempat yang ingin menjadi Truna Daha harus diuji pada hari pertama dengan berpuasa saat prosesi melasti ke Segara Kidul, Desa Bugbug, 17 Agustus lalu. Proses menjadi Truna Daha yang sah di Desa Adat Bungaya telah menjadi ritual yang sangat sakral. Saking sakralnya, mereka yang akan menjadi Truna Daha disarankan meminta izin ke sekolah atau tempat kerjanya, setidaknya selama sepuluh hari. Apalagi, Usaba Dangsil tak bisa ditentukan, diselenggarakan berapa tahun sekali. Meski direncanakan selama sepuluh tahun sekali, tapi pada kenyataannya apabila Ida Batara tak berkehendak, maka Usaba Dangsil tetap saja tak bisa dilaksanakan. Dalam tiga pelaksanaan Usaba Dangsil terakhir, rentang waktunya bervariasi. Seperti sejak tahun 1938, Usaba Dangsil baru bisa dilaksanakan 16 tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 1954. Setelah itu, dilaksanakan kembali 15 tahun berikutnya pada tahun 1968, 10 tahun kemudian lagi pada tahun 1978 dan terakhir dilaksanakan tahun 2002, setelah tak dilaksanakan lagi selama rentang waktu 24 tahun. Tahun ini, akhirnya baru dilaksanakan lagi, setelah dilaksanakan terakhir 14 tahun lalu. Ujian pertama adalah saat melasti

Bali Post/gik

TRUNA DAHA - Ratusan Truna Daha saat berada di Pura Bale Agung, usai melasti Ida Batara. Ida Batara Bagus Selonding dan Ida Batara Kabeh. Dengan mengenakan kain dan saput kuning, ratusan calon Truna Daha ini sudah berkumpul di Pura Bale Agung sejak pagi. Seperti biasa dalam tradisi desa tua, mereka tidak diperkenankan mengenakan baju alias telanjang dada. Jumlah terakhir calon Truna Daha ini tercatat mencapai 517 Truna Daha. Ketika berada di Pura Bale Agung, ritual pertama yang mereka jalani adalah mohon restu ke hadapan Ida Batara Bagus Selonding. Caranya juga cukup unik yakni dengan cara nyulubin jempana Ida Batara Bagus Selonding. Dalam kondisi sedang berpuasa, para calon Truna Daha ini menjadi barisan terdepan ngiring pralingga Ida Batara melasti ke segara, baru diikuti krama Desa Adat Bungaya dari 13 banjar adat, warga Gumang, Desa Asak dan Jungsri. Ini menjadi ujian awal yang cukup berat bagi

Truna Daha. Sebab, prosesi melasti ini tidak mudah, dari Desa Adat Bungaya menuju Segara Kidul Desa Bugbug, jaraknya mencapai sekitar 8 kilometer. Akses jalannya juga naik turun. Meski cukup jauh, mayoritas Truna Daha tampak sangat siap menjalani ujian pertama ini. Meski dalam kondisi berpuasa, mereka bisa melalui proses melasti dengan baik. Bahkan, saat sampai di Segara Kidul, di tengah panas terik matahari, mereka dilarang keras jajan sembarangan. Pantangan harus tetap berpuasa masih berlaku sampai prosesi ini selesai. Para Truna Daha yang umurnya mulai dari tujuh tahun ke atas, tampak masih khusyuk menjalani prosesi melasti ini. Apalagi, saat kembali dari Segara Kidul ke Bale Agung Desa Adat Bungaya, jalan yang harus ditempuh cukup berat, dengan jalan lebih banyak menanjak sepanjang perjalanan di tengah cuaca

menyengat sekitar pukul 12.00 Wita. Meski terlihat terseok-seok, mereka tetap tak boleh makan dan minum. Ini memang sebuah risiko pada ujian pertama, kalau sudah menyatakan diri bulat menjadi Truna dan Daha Desa Adat Bungaya berikutnya. Penyarikan Utama Usaba Dangsil I Gede Krisna Adi Widana menegaskan, para calon Truna Daha ini diminta tetap menjaga kesehatan fisik dan mental agar bisa mengikuti rangkaian ritual ini sampai tuntas. Sebab, tahapan sembilan hari ke depan akan jauh lebih sulit dan dibutuhkan keikhlasan, ketulusan dan astiti bakti. Sehingga semua prosesi upacara yang berlangsung siang dan malam bisa dilewati. “Selanjutnya, Sabtu, 20 Agustus nanti, mereka akan mengikuti prosesi geladi dan mendapat pengarahan dari panitia di Bale Agung agar lebih siap menjadi Truna Dana untuk ngayah di desa adat,” ujar salah satu panitia, Gede Panca Adriawan. Demi kelancaran prosesi menjadi Truna Daha ini, Klian Desa Adat Bungaya De Salah Sukata menyiapkan surat keterangan bagi Truna Daha yang masih bersekolah atau sudah bekerja. Dengan begitu, mereka bisa mengikuti prosesi ini selama 10 hari, terhitung mulai 26 Agustus sampai dengan 4 September. Pawintenan Truna Daha yang baru ini akan dilakukan 26 Agustus mendatang. Manggala Prawartaka Usaba Dangsil Ida Bagus Wayan Jungutan menegaskan, setelah proses pawintenan ini, barulah mereka sah menjadi Truna Daha untuk menjalankan seluruh ritual di desa adat. (gik)

Terancam Rugi

Peternak Minta Kuota Pengiriman Sapi Digeser untuk Agustus Amlapura (Bali Post) –

Peternak sapi dari Kelompok Ternak Dukuh Sari Banjar Keladian, Rendang, Karangasem kelimpungan karena terancam rugi besar. Masalahnya, mereka sudah memiliki stok sapi siap diantarpulaukan, tapi belum dapat izin sesuai Pergub Bali. Pasalnya, kuota pengiriman sapi untuk Agustus ini sudah habis. Ketua Kelompok Ternak Sapi Dukuh Sari Kadek Sukaja didampingi bendaharanya Ketut Suama menyampaikan hal itu, Jumat (19/8) kemarin. Suama mengatakan, satu ekor sapi per hari memerlukan anggaran untuk pakan dan pemeliharaan sekitar Rp 20 ribu. Apabila sapi penggemukan mereka lama tertahan tak bisa bisa dikirim ke luar Bali karena tak mendapatkan izin sesuai kuota, kelompok ternaknya terancam rugi besar. “Truk besar pengangkut sapi sudah sejak tiga hari lalu datang dan tinggal di desa kami menunggu izin mengirim ternak sapi ini,” ujar Suama. Menurut Suama, pihaknya

di kelompok ternaknya memiliki 125 ekor sapi siap dikirim. Ternak sapi itu tidak hanya milik kelompoknya, tapi juga ada yang dibeli dari peternak di Gianyar, Bangli, Tabanan, dan Buleleng. “Kami beli dari peternak secara tunai, digemukkan sebentar di sini untuk siap dikirim ke Surabaya, Jakarta, Solo, atau Cilacap,” paparnya. Kepala Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Pemprov Bali Ida Bagus Made Parwata yang ditemui di lokasi kandang

Kerja Sama dengan KKB

Iwaba Serahkan 150 Paket Sembako

Amlapura (Bali Post) – Ikatan Wanita Bank (Iwaba) Provinsi Bali menggelar bakti sosial (baksos) di Desa Pempatan, Rendang, Karangasem, Jumat (19/8) kemarin. Pada kesempatan itu diserahkan 150 paket sembako kepada rumah tangga miskin (RTM) dari empat banjar dinas di desa yang bertetangga dengan Desa Besakih itu. Paket sembako diserahkan Ketua baru Iwaba Bali Nining Iman yang diterima secara simbolis oleh Perbekel Pempatan Ketut Asmara Jaya. Asmara Jaya mewakili warganya menyampaikan terima kasih kepada pihak Iwaba. Ketua Iwaba Provinsi Bali Nining Iman mengatakan, Baksos itu dalam rangka memperingati HUT ke-71 Proklamasi Kemerdekaan RI. Program baksos itu merupakan program rutin tahunan dari Iwaba. Pihak Iwaba minta jangan melihat dari nilai bantuan itu yang sangat terbatas, tapi bagaimana pihaknya bersatu padu juga dalam rangka menjalin silaturahmi, khususnya hari

itu dengan warga di Desa Pempatan. “Pengadaan paket sembako ini kami bekerja sama dengan pihak Koperasi Krama Bali (KKB),” ujar Nining Iman. Nining Iman merupakan istri Pimpinan BI Denpasar sebagai ketua baru menggantikan ketua sebelumnya Nyonya Made Puja yang tak lain istri Dirut BPD Bali. Pergantian Ketua Iwaba digelar Jumat (19/8) kemarin, dalam rapat Iwaba. Pihak Iwaba, kata Asmara Jaya, nantinya berencana kembali menggelar baksos serupa di desa itu, terkait dengan Hari Ibu 22 Desember mendatang. Dikatakan, total RTM di desa dengan 11 banjar dinas itu yakni 388 rumah tangga sasaran (RTS). Baksos terkait Hari Ibu, direncanakan sisanya yang belum dibantu sebanyak 223 paket. “Hari ini (kemarin -red), selain bantuan paket sembako dari Iwaba 150 paket, kami dari pihak desa juga menyerahkan 110 paket kepada RTS dan warga lanjut usia dari program desa,” papar Asmara Jaya. (013)

Bali Post/013

PAKET SEMBAKO - Pengurus Ikatan Wanita Bank (Iwaba) Bali menyerahkan paket sembako kepada warga miskin di Desa Pempatan, Jumat (19/8) kemarin.

sapi kelompok itu di Keladian, Jumat (19/8) kemarin, membenarkan adanya desakan dari peternak sapi di desa itu guna diberikan izin pengiriman sapi mereka ke luar Bali. Menurut Parwata, kuota untuk pengiriman sapi Bali ke luar Bali Agustus ini memang sudah habis. Pasalnya, pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Bali mengeluarkan kuota tiap bulan. Total setahun sesuai Pergub Bali, kuota pengantarpulauan sapi Bali ke keluar Bali 22 ribu

lebih. Sementara akibat permintaan yang tinggi, kuota pengiriman sapi Bali ke luar untuk kuota Agustus sudah habis. Kini tinggal kuota untuk empat bulan ke depan, yakni September, Oktober, November, dan Desember. “Ada kuota bulan berikutnya, apakah bisa digeser ke Agustus, tergantung Bapak Kadisnakkeswan. Kami di BPMD tidak masalah, asalkan ada surat izin tertulis dari Bapak Kadis,” papar Parwata. Menurut Parwata, Agustus ini permintaan sapi banyak sehingga kuota pengiriman sapi Bali yang diperbolehkan, pertengahan Agustus sudah habis. Siapa tahu, permintaan bulan berikutnya tak setinggi Agustus atau September nanti karena ada Idul Adha, sehingga kuota November

bisa digeser untuk Agustus ini. “Sisa kuota bulan Juli juga sudah digeser ke Agustus dan bulan ini kekurangan kuota,” katanya. Di lain pihak, Kadisnakkeswan Bali Putu Sumatra ditemui di lokasi yang sama menyampaikan, pihaknya sepakat saja memberikan atau menggeser kuota pengiriman sapi bulan berikutnya untuk Agustus ini. Na m un, na nt iny a b ul a n berikutnya kalau ternyata kuotanya juga sudah habis, jangan sampai terus mendesak minta menambah kuota lagi. “Ada aturan berupa Pergub Bali yang mengatur dan membatasi mengeluarkan atau mengirim sapi Bali ke luar Bali, guna menjaga populasi sapi Bali di Bali,” ujarnya. (013)


14

TABANAN SMPN 1 Tabanan Ditetapkan sebagai Sekolah Rujukan

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Terkendala Sistem

Kepemilikan Akta Baru 50 Persen Tabanan (Bali Post) -

Disdukcapil Tabanan harus bekerja keras untuk bisa memenuhi target kepemilikan akta hingga 100 persen tahun 2017 mendatang. Pasalnya, hingga saat ini tingkat kepemilikan akta baik itu akta kelahiran, perkawinan, perceraian maupun kematian baru 50 persen. Hal ini disebabkan kendala input data dari sistem manual ke sistem online yang diberlakukan sejak 2012. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana mengatakan, data kependudukan yang diinput secara manual terkadang sulit masuk ke sistem online. “Jika saja data dari tahun 2012 ke bawah bisa dimasukan ke server versi siak 5.7 pasti data kepemilikan akta masyarakat Tabanan bisa mencapai 80 persen tahun ini,’’ ucapnya, Kamis (18/8). Rendahnya tingkat kepemilikan akta disebab-

kan tidak tertampungnya seluruh data manual sebelum penerapan online. Ini tidak hanya terjadi di Tabanan, melainkan juga di seluruh kabupaten di Bali. Pihaknya telah melaporkan ke pusat untuk mencari solusi, namun tetap saja tidak bisa. “Data dengan wujud manual kami ada dan sangat lengkap, hanya tidak bisa masuk sehingga kerja kami terkesan sia-sia,” jelasnya. Untuk bisa memenuhi target sekaligus sistem administrasi masyarakat Ta-

banan menjadi rapi, Disdukcapil akan membuat terbosan baru, yakni menjalin kerja sama dengan pihak rumah sakit dalam membuat akta kelahiran. Ketika bayi lahir langsung mendapatkan akta. Namun, hal ini masih terkendala di piranti yang diperlukan, seperti SDM dan belum adanya mesin server. “Kami diminta mempersiapkan pirantinya. Ini masih akan dikoordinasikan,” ungkapnya. Terobosan lainnya adalah dengan cara menjemput bola menggunakan mobil keliling untuk merekam pembuatan KTP, sehingga setelah merekam KTP langsung bisa membuat akta. Kegiatan ini akan dibarengi pembuatan KTP untuk siswa SMK, sebab tamatan SMK biasanya langsung bekerja. ‘’Anggaran akan kami perjuangakan

agar sistem administrasi menjadi lebih baik,” terang Rai Dwipayana. Dari data Disdukcapil Tabanan, angka pembuatan akta kelahiran mengalami grafik naik menurun. Tahun 2012 sebanyak 10.593, 2013 tercatat 17.771, 2014 berjumlah 8.196, dan 2015 sebanyak 8.914. Pembuatan akta perkawinan, tahun 2012 sebanyak 6.424, 2013 berjumlah 5.832, 2014 tercatat 3.354, dan 2015 terdata 3.550. Yang mengejutkan, akta perceraian setiap tahun meningkat. Tahun 2012 ada 119, 2013 menjadi 157, 2014 sebanyak 192, dan 2015 berjumlah 207. Begitu pula dengan pembuatan akta kematian, tahun 2012 sebanyak 71, 2013 berjumlah 76, 2014 tercatat 132, 2015 sebanyak 185, dan 2016 berjumlah 808. (kmb28)

HUT Ke-32 SMAN 1 Selemadeg

Berbenah Diri Menuju Sekolah Berbasis Budaya

Tabanan (Bali Post) Memasuki usia ke-32, SMAN 1 Selemadeg terus melakukan pembenahan untuk bisa sejajar dengan sekolah negeri favorit yang berada di perkotaan. Sekolah yang kerap berprestasi di bidang olahraga dan seni tingkat provinsi ini tengah mempersiapkan diri menjadi sekolah berbasis budaya. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Kepala SMAN 1 Selemadeg, I Made Wardita, S.Pd., di sela-sela peringatan HUT ke-32 di sekolah setempat, Jumat (19/8) kemarin. Dikatakannya, dalam mewujudkan impian sekolah berbasis budaya, sejak dua bulan lalu pihaknya membuat terobosan berupa penumbuhan budaya literasi dengan menyiapkan kelas menjadi sudut-sudut baca. Di setiap sudut kelas disiapkan tempat untuk memajang sejumlah buku bacaan baik itu sastra, agama maupun iptek yang dirotasi tiap minggu. Di samping itu, setiap tahun mengundang sastrawan atau budayawan untuk memberikan motivasi kepada siswa. “Pada HUT kali ini kami undang Bapak Samar Gantang, sastrawan

yang cukup terkenal hingga ke luar negeri, untuk memberikan motivasi pada siswa. Ini akan kami agendakan tiap tahun dengan mengundang tokoh lainnya,” ujar Wardita. Sesuai visi SMAN 1 Selemadeg, yakni terciptanya lulusan yang berahlak mulia, berbudi pekerti, dan berprestasi, pihaknya mencoba menerapkan tiga program untuk bisa mewujudkan impian tersebut. Pertama, motivasi diri dengan mengajak siswa bangga menjadi makhluk ciptaan Tuhan dan menjadi warga SMAN 1 Selemadeg. Kedua, program penumbuhan budi pekerti lewat disiplin waktu, penampilan, belajar, senyum, salam, dan sapa. Ketiga, guru berada di tengah siswa dan wali kelas sebagai orangtua asuh yang dikuatkan dengan pembentukan tim penumbuhan budi pekerti. Berdiri tahun 1984, sejumlah prestasi telah diukir siswa, guru, dan kasek SMAN 1 Selemadeg sampai tingkat nasional. ‘’Rata-rata untuk nonakademis siswa kami selalu menyumbangkan prestasi. Untuk lomba wawasan wiyata mandala tingkat SMA/SMK tingkat provinsi,

sekolah kami pernah juara dua,’’ bebernya. Ketua DPRD Tabanan I Ketut ‘’Boping’’ Suryadi yang hadir dalam peringatan HUT menyambut baik langkah yang digagas Wardita yang berupaya menjadikan SMAN 1 Selemadeg sekolah bernuansa budaya. Ia mendesak sekolah membuat event kalender tahunan yang

berhubungan dengan seni dan budaya. Kasi Kurikulum SMA/ SMK Disdikmudora Bali Dewa Sudarmayasa melihat perkembangan SMAN 1 Selemadeg cukup baik. Lembaga pendidikan harus selalu mengembangkan diri khususnya dalam membantu pemerintah meningkatkan indeks integritas ujian nasional. (kmb/k375)

Bali Post/kmb

POTONG TUMPENG – Pelaksana Tugas Kasek SMAN 1 Selemadeg memotong tumpeng pada acara puncak HUT sebagai tanda rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, didampingi sejumlah undangan dan muspika.

Warung Global

Pertanian Jangan Dijadikan Komoditi Politik PERTANIAN sering menjadi objek dan komoditas politik. Semua calon penguasa mengelu-elukan petani, menjanjikan akan sejahtera, dapat bantuan, dan bualan lainnya, namun setelah berkuasa tidak mendapat perhatian. Demikian diungkapkan Suparta di Singaraja dalam acara Warung Global dengan topik ‘’Benahi Politik Anggaran Sektor Pertanian’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM, dan Genta Bali FM, Jumat (19/8) kemarin.

Made Bimasena di Gianyar membenarkan hal itu. Selama ini hasil petani terlebih saat panen raya malah anjlok karena permainan tengkulak. Bagaimana caranya agar rantai distribusi dipersingkat, yaitu pemerintah langsung membeli gabah petani sehingga tidak terjadi permainan harga yang merugikan petani. Pengunjung asal Denpasar, Arya, sepakat bahwa petani hanya dijadikan jualan politik politikus. Menyejahterakan petani baru sebatas wacana saja, padahal mestinya melakukan apa yang kiranya

bisa meringankan kerjanya. Misalnya, air yang cukup sebagai modal utama pertanian, selalu menyediakan sarana penunjang, dan membelikan alat-alat berkualitas. Intinya kalau ingin petani sejahtera, jangan setengah-setengah. Selama ini Putra menyimak pertanian hanya menjadi atraksi penunjang sektor pariwisata. Menyejahterakan petani sebenarnya tidak sulit, cukup dengan kebijakan dan wewenang dari pemerintah. Fera di Tabanan menambahkan, kalau sudah dibicarakan dengan baik, anggaran untuk

sektor pertanian pasti akan lancar dan petani tidak mengeluh lagi. Bukan soal besar kecilnya anggaran atau bantuan yang diharapkan atau diberikan kepada sektor pertanian, tetapi yang terpenting adalah bantuan itu tepat sasaran dan tepat guna. Demikian komentar P. Widya di Mengwitani. Berbicara soal pertanian memang tiada habisnya. Menurut Kak Kenceng di Jimbaran, apa keluhan petani sudah didengarkan oleh pemerintah? Jika aspirasi mereka disampaikan dengan baik, mestinya tidak ada keluhan lagi dari petani. Pendekatan pemerintah harus dilakukan secara kontinyu, tidak hanya saat membutuhkan suara. Dulu ada petugas PPL yang terjun ke lapangan, sekarang jarang terdengar soal apa dan bagaimana tugasnya. Salah satu petani di Pe-

catu, Kak Kumis, mengakui kesulitan petani selain air adalah hasil panen yang rusak atau busuk. Sebenarnya banyak masalah lain yang dihadapi petani, sehingga perlu dicarikan solusi agar tidak terus merugi. Gung Derah di Denpasar menyebut segala sesuatunya harus dibicarakan dengan baik dulu sebelum bergerak, termasuk soal pertanian. Ia menyarankan agar petani kreatif dan inovatif, jangan tergantung dengan pemerintah atau menunggu bantuan dari atas. Menurut Wayan Agus di Nusa, bagus jika anggaran untuk pertanian dibenahi dan jelas. Sementara Budi di Blahbatuh menyarankan agar kreativitas petani dikembangkan lagi. Penjualan hasil pertanian sebaiknya tidak melibatkan tengkulak, tetapi dikerjakan sendiri oleh petani dan pasti sejahtera. (sikha)

SMP Negeri 1 Tabanan selama ini merupakan salah satu sekolah unggulan dan favorit di Kabupaten Tabanan. Untuk memberikan daya dorong sebagai sekolah favorit, pemerintah pusat lewat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan kembali SMPN 1 Tabanan sebagai sekolah rujukan. Penetapan tersebut dikuatkan dengan Surat Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Nomor 1686/D3/KP/2016 Tanggal 21 Juni 2016. Kepala SMPN 1 Tabanan Drs. I Dewa Nyoman Sarjana, M.Pd. ditemui di ruang kerjanya, Jumat (19/8) kemarin, mengatakan ada sejumlah indikator yang mengacu pada proses penetapan SMPN 1 Tabanan sebagai sekolah rujukan, salah satunya akreditasi sekolah dengan nilai A. Indikator lainnya adanya sistem penjaminan mutu di internal, pengembangan perangkat instrumen Standar Pelayanan Minimal (SPM), pelaksanaan Sistem Monitoring dan Evaluasi (SME), dokumen analisis dan pelaporan, pemetaan mutu komponenkomponen Standar Nasional Pendidikan (SNP), tindak lanjut, dan sistem informasi hasil pemetaan mutu. Di samping itu, ekosistem sekolah kondusif amat baik dengan ciri menyenangkan, ramah, tenang, dan nyaman. Selanjutnya guru mampu memahami karakteristik peserta didik, penyaluran bakat, minat, dan lainnya sesuai karakteristik peserta didik, melibatkan orangtua, masyarakat, dunia usaha/industri, organisasi profesi, serta dana APBD dan masyarakat. Selain itu, budaya

mutu amat baik, yaitu budaya belajar, kompetitif, kolaboratif, dan kewirausahaan. Sarjana lebih lanjut menyampaikan, penumbuhan budi pekerti amat baik meliputi moral/spiritual, kebangsaan, kebinekaan, interaksi positif, perawatan lingkungan, pengembangan siswa, pelibatan ortu/masyarakat, dan literasi warga sekolah. Pusat keunggulan amat baik, yakni mutu lulusan, kurikulum, PBM, penilaian, PTK, sarpras, pengelolaan, sosialisasi, dan pengembangan. Sementara lokasi sekolah nyaman sekali, yaitu keamanan, kesejukan, keterjangkauan, dan kekeluargaan warga sekolah berjalan baik. Ada beberapa indikator yang perlu segera dipersiapkan dengan baik. Internal sekolah melalui bantuan pemerintah pusat akan membangkitkan budaya literasi sekolah dan pendidikan lingkungan keluarga. “Untuk peningkatan mutu lulusan sekolah rujukan, tahun ini siap atau tidak siap sekolah wajib melaksanakan

UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Kami telah berkoordinasi dengan Ketua Komite Bapak I Dewa Gede Ary Wirawan,” ujarnya. Saat ini pihaknya memiliki 70 komputer standar. Baru sepertiga dari jumlah siswa, sehingga sekolah perlu tambahan komputer kurang lebih 100 unit. Sementara dari sisi SDM pendidik dan tenaga kependidikan sudah memadai. Tujuh guru menjadi Instruktur Nasional Guru Pembelajar yang diharapkan menjadi pionir dan teladan bagi PTK di sekolah. Sarjana yang meraih juara satu kepala sekolah berprestasi tingkat nasional pada 2010 dan Widya Kusuma dari Gubernur Bali tahun 2012, juga berusaha meningkatkan semangat budaya mutu warga sekolah seperti menghidupkan pembelajaran bilingual, budaya full time dan on time, pembelajaran berbasis multimedia, dan standar ISO yang sudah diputus tiga tahun lalu karena ketiadaan dana. (ad1474)

DI RUANG KERJA - Kepala SMPN 1 Tabanan Drs. Dewa Nyoman Sarjana di ruang kerjanya.


15

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Empat Pemain Bali Dipanggil Seleknas U-15 Denpasar (Bali Post) Tercatat empat pemain sepak bola Bali dipanggil guna mengikuti seleknas U-15 di Makassar, 22-30 Agustus mendatang. Mereka adalah Komang Teguh Trisnanda (gelandang serang), I Gede Aditya Pramana (striker), Fait Arifin (bek) serta Deddy Endrawan (gelandang bertahan). Pemilik Klub Putra Tresna IGAN Anom Jaksa di Denpasar, Jumat (19/8) kemarin menyatakan, mereka ini membela Putra Tresna di ajang putrana nasional U-14. ‘’Gede Aditya memang asal Ungasan merupakan pemain Putra Perkanthi, kami memakai tenaga Gede Aditya karena memang diizinkan dengan status pin-

jam,’’ ujar Anom Jaksa. Pemanggilan pemain seleknas mencapai 50 pemain, dan akan diciutkan menjadi 18 pemain yang lolos. Para pemain masuk timnas U-15, bakal duterjunkan pada Kejuaraan Asia di Kuala Lumpur, Malaysia, 19 September sampai dengan 1 Oktober. Sementara bagi pemain yang lolos seleknas, harus masuk pemusatan latihan mulai 21 September nanti. Kinerja Korwil U-14 Bali sudah maksimal, dengan harapan mereka yang dipanggil bisa tembus masuk skuad timnas U-15. Bahkan, ke depan diharapkan Bali menjadi barometer pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia. (022)

GANGGUPesepak bola Sriwijaya FC Eka Ramdani (kiri) menguasai bola, diganggu lawannya Agus Nova Sablun Wiantara dari Bali United dalam lanjutan Torabika Soccer Championship di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (19/8) kemarin.

Penalti Fadil Menangkan BU

Grand Nikko Jumpa Kartika Plaza di Semifinal

Denpasar (Bali Post) Tim tenis Grand Nikko bertemu lawannya Kartika Plaza di babak semifinal dalam turnamen tenis beregu antarkaryawan hotel dan masyarakat Sanur, yang dihelat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, Bali Hotels Association (BHA) dan Bali Travel News (BTN) di Lapangan Tenis Werdhapura Sanur, Sabtu (20/8) ini. Semifinalis lainnya mempertemukan Holiday Inn melawan Sanur TC. Grand Nikko melenggang ke babak empat besar pascamanundukkan Padma Resort dengan skor 2-0, sedangkan Kartika Plaza menang atas Polda Bali 2-1. Kejutan terjadi petenis Kartika Plaza unggulan pertama Sumardi ditundukkan Oka (Polda Bali). Sanur TC men-

galahkan Prama A dengan skor 2-0. Sementara Holiday Inn menekuk BHA dengan skor 2-1. Rinciannya, petenis BHA Artawan menaklukkan Runa (Holiday Inn) 8-6, kemudian ganda Sugeng/Artawan (BHA) bermain seru melawan Awan/Arnawan (Holiday Inn) 8-8, kemudian tie break 5-7. Tunggal berikutnya Awan (Holiday Inn) menundukkan Dodik (BHA) 8-6. General Affair and Event Manager BHA Andy menyebutkan event olahraga serangkaian Sanur Village Festival (SVF) ini untuk laga semifinal akan dilanjutkan final, Sabtu (20/8) ini. ‘’Pada hari kedua, partarungan antartim makin seru, berbeda dibandingkan hari pertama yang baru memasuki babak penyisihan,’’ terang Andy. (022)

Gianyar (Bali Post) Tuan rumah Bali United (BU) akhirnya kembali mampu mengamankan tiga poin di kandang setelah menang tipis 1-0 atas tamunya, Sriwijaya FC, dalam lanjutan kompetisi Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (19/8) kemarin.

Komang Teguh Trisnanda

Bali Post/022

1.160 Karateka Ikuti Piala Panglima TNI Jakarta (Bali Post) Sebanyak 1.160 karateka mengikuti Kejuaraan Nasional Karate Piala Panglima TNI IV Tahun 2016, yang dibuka langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di GOR Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (19/8) kemarin. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan karate mengandung banyak nilai yang berkorelasi langsung dengan kehidupan yang mensyaratkan adanya daya saing. Ia mengatakan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, di dalam kehidupan global penuh kompetisi, sehingga nilai karate juga dapat menghasilkan pribadi yang kuat. “Saya harap karate jadi salah satu cabang olahraga dalam hal disiplin, daya juang dan militansi. Nilai solidaritas dan kebanggaan anak bangsa diharap muncul dari pribadi,” kata Gatot. Panglima TNI menekankan pentingnya sportivitas, karena merupakan kemurnian dalam meraih prestasi. “Karate akan menjadi salah satu cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Olimpiade 2020 yang akan digelar di Jepang. Maka sportivitas

SALON

dari karateka dan wasit, penting untuk dimunculkan dari sekarang untuk menghasilkan atlet yang mumpuni,” ujarnya. Gatot yang juga Ketua Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) yakin bahwa Indonesia mempunyai kesempatan dapat medali emas dengan bekerja keras. Sebanyak 1.160 karateka terdiri atas kontingen TNI yang berjumlah 94 atlet, dan diikuti peserta umum dari 25 Perguruan FORKI dan 33 Pengprov FORKI. Kategori TNI mempertandingkan Kata dan Kumite perorangan dan beregu kelas sior putra dan putri. Mereka memperebutkan piala bergilir Panglima TNI, Piala Tetap dan Piala best of the best. Sementara kategori Umum yaitu kelas Cadet Putra dan Putri (usia 14-15 tahun), Kelas Junior Putera dan Putri (umur 16-17 tahun) dan kelas Under-21 perorangan putra dan putri. Mereka memperebutkan piala bergilir Panglima TNi dan tiket pelatnas untuk mewakili Indonesia di Kejuaraan Asia Karate Federation (AKF) Championships pada November 2 0 1 6 d i Mak as s ar , Sulawesi Selatan. (ant)

KOMPUTER

Di awal babak pertama, justru tim tamu Sriwijaya FC lebih dominan di dalam penguasaan bola. Mengandalkan Yohanes Nabar, Alberto Gonsalves, dan Hilton Morera di lini depan nyaris membuka gol menit ke-6 lewat tandukan Yohanes Nabar menerima umpan dari Beto. Untung saja, tandukannya masih tipis di atas gawang Dicky Indriyana. Tuan rumah yang kembali diperkuat tiga pemain pilar yang selama ini dibekap cedera yakni Ahn Byung Keon, Syakir Sulaiman, dan I Gede Sukadana terus berjuang untuk mencuri gol lebih dulu. Di mana menit 16 Hamdi mendapat peluang emas di depan gawang, namun tembakannya masih melebar. Setelah berjuang ekstra keras, empat menit jelang turun minum, Bali United akhirnya mampu membuat gol lewat titik putih, setelah wasit Bahrul Ulum asal Sido-

AC

DIJUAL MOTOR

arjo memberikan tuan rumah hadiah penalti, akibat salah seorang pemain Sriwijaya FC Wildansyah handball di kotak keramat. Kapten Fadil Sausu yang diberikan amandat untuk menjadi ekasekutor tidak menyia-nyiakan peluang tersebut. Sepakan kaki kirinya yang mengarah ke pojok kanan, salah diantisipasi kiper Sriwijaya Teja Paku Alam. Hingga turun minum, skor sementara 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah. Di paruh kedua, sejatinya Beto sempat mencetak gol menit ke-66, akan tetapi gol itu dianulir lantaran Beto berada dalam posisi offside. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Bahrul Ulum tidak ada lagi gol tambahan. Skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah Bali United. Pelatih Bali United Idra Sjafri mengakui penampilan asuhannya setelah kembal-

ALUMINIUM

inya beberapa pemain mulai menemukan identitas permainannya. ‘’Kami bersyukur. Karena bisa menambah poin menjadi 21. Meski menang, ke depan banyak hal yang perlu diperbaiki,’’ terang Indra Sjafri. Pelatih Sriwijaya FC Widodo Cahyono Putro mengatakan, pihaknya tidak bisa menerima penalti yang diberikan wasit. Sejatinya, itu tidak terjadi. Termasuk pelanggaran Hilton oleh kiper Bali United Dicky. (kmb41)

BIRO JASA

Bali Post/022

TUNGGAL - Seorang petenis yang turun di nomor tunggal pada turnamen tenis beregu yang digelar PHRI, BHA dan Bali Travel News (BTN) di Lapangan Tenis Werdhapura, Sanur, Jumat (19/8) kemarin.

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

SERVICE MAMPET

WC GARANSI

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389/081236774491 RUPA-RUPA

INTERIOR

KONTRAKTOR

ALUMINIUM ALUMINIUM BENGKEL LAS

ARSITEKTUR

KURSUS

Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl


Olimpiade 2016 Rio de janeiro

16

5 - 21 Agustus 2016

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Perolehan Sementara Medali Olimpiade Rio 2016 No. Negara

Emas Perak Perunggu T otal

1. AS 2. Inggris 3. Tiongkok 4. Jerman 5. Rusia 6. Jepang 7. Prancis 8. Italia 9. Belanda 10. Australia 40 Indonesia

35 22 20 13 12 12 8 8 8 7 1

3 3 2 1 1 6 8 1 5 6 1 2 1 0 4 1 0 2

32 13 22 11 17 18 14 6 4 10 0

1 00 5 6 5 8 3 2 4 4 3 6 3 4 2 4 1 6 2 7 3

Dugem, Dua Perenang Australia Dihukum

Perth Dua perenang Australia, Josh Palmer dan Emma McKeon, dihukum Ketua Kontingen Australia di Olimpiade Rio 2016, karena bepergian ke pusat hiburan malam, menikmati dunia gemerlap (dugem) malam, dan tidak pulang ke penginapan atlet pada Rabu (17/8) malam lalu. Seperti dikutip dari surat resmi Ketua Kontingen Australia Kitty Chiller, Jumat (19/8) kemarin, Josh Palmer dan Emma McKeon dihukum dilarang mengikuti upacara penutupan, dan dikenai kewajiban berada di kampung atlet sejak pukul 20.00 hingga 08.00. Palmer dan McKeon semula pergi ke klub malam di Copacabana bersama atlet lain. Ketika yang lain pulang ke penginapan, McKeon memilih tetap bersama beberapa temannya di kawasan itu, dan Palmer beranjak ke bar lain bersama seorang kawan untuk melanjutkan minum-minum. Palmer mengaku, setelah temannya pergi, ia didekati seorang pria, yang memaksanya menarik dana 1.000 dolar dari mesin anjungan tunai mandiri terdekat. Perenang finis di urutan lima gaya dada 100 meter pada hari pertama Olimpade itu kemudian ditemukan dua pengusaha, yang membawa Palmer ke kantor Konsulat Australia dalam keadaan mabuk, dan kehilangan telepon genggam serta dompetnya. Ketua tim renang Wyane Lomas lantas menjemput Palmer di kantor Konsulat Australia. (ant)

Doping, Atlet Cina dan Brazil Diskors

Bali Post/ist

Toni Syarifudin

Indonesia Pertanyakan Kelayakan Sirkuit BMX Rio de Janeiro Tim Indonesia mempertanyakan kelayakan sirkuit balap sepeda BMX di Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil, yang telah menelan korban cederanya sejumlah atlet saat pertandingan babak perempatfinal, Jumat (19/8) kemarin, termasuk atlet Indonesia Toni Syarifudin. “Kami akan mengirim surat kepada pihak ICU (Persatuan Balap Sepeda Internasional) untuk mempertanyakan soal kelayakan dan keamanan sirkuit di Rio de Janeiro ini,” kata Ketua Umum PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Raja Sapta Oktohari, di Rio de Janeiro, kemarin.

Ia mengatakan Sirkuit Olympic BMX Center di Rio de Janeiro itu termasuk sirkuti BMX yang ekstrem. Desainernya juga sudah tidak direkomendasikan oleh pembuat-pembuat trek baru, untuk merancang trek seperti di Olimpiade ini. Sejak awal lomba, kata Ok-

tohari yang juga sebagai Ketua Kontingen Olimpiade Indonesia, relatif banyak peserta yang terjatuh hingga cedera, baik karena bertabrakan sesama atlet maupun karena jatuh sendiri. Penyelenggara juga tidak memperhitungkan soal tiupan angin dalam lomba tersebut, yang telah menyebabkan peserta terpelanting. Akibatnya, relatif banyak peserta dalam lomba ini, yang sengaja memilih bermain aman di babak-babak awal penyisihan, agar tidak terjatuh. Salah satunya adalah juara

Olimpiade dua kali Maris Stromberg dari Latvia yang terjatuh pada run pertama, dan mencoba bermain aman pada run selanjutnya. Namun, dia akhirnya tidak lolos. Toni Syarifudin mengalami cedera serius pada tulang bahu kirinya, setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 2 meter, saat melewati salah satu tanjakan dalam run kedua babak perempatfinal putra. Toni akhirnya tidak dapat ikut pada run ketiga, karena harus menjalani perawatan. “Anginnya kencang sekali,” kata

Regenerasi Pebulu Tangkis Tunggal Putri Lambat

Rio de Janeiro Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), Jumat (19/8) kemarin menjatuhkan skorsing terhadap dua atlet Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil, karena pelanggaran doping. Perenang Cina Chen Xinyi didiskualifikasi dari Olimpiade, karena menggunakan hidroklorotiazid diuretik, dan pembalap sepeda Brazil Kleber Da Silva Ramos juga didiskualifikasi karena penggunaan booster darah EPO. Federasi atlet internasional yakni FINA untuk cabang renang dan UCI untuk balap sepeda akan bertanggung jawab mengelola sanksi seusai Olimpiade Rio, kata CAS. (ant/rtr)

Bolt Cetak ’’Hattrick’’ di Nomor 200 Meter Rio de Janeiro Usain Bolt dari Jamaika memenangi medali emas nomor 200 meter putra untuk ketiga kali berturut-turut di Olimpiade pada Jumat (19/8) kemarin, dengan mencapai finis dalam waktu 19,78 detik di Stadion Olimpiade Rio. Sementara Andre de Grasse dari Kanada meraih perak, Christophe Lemaitre dari Prancis memperoleh perungu. Bolt yang juga sudah mempersembahkan emas bagi negaranya di nomor 100 meter akan mencoba untuk menjadi yang terbaik lagi, di nomor 4 x 100 meter estafet pada Sabtu (20/8) ini. (ant/rtr)

Usain Bolt

Bali Post/rtr

Toni saat keluar dari ruang perawatan darurat, dengan tangan dan bahu kiri yang dibalut. Atlet kelahiran Surakarta 13 Juni 1991 itu kemudian dibawa ke perkampungan atlet untuk perawatan lanjutan dengan didampingi dokter dari tim Indonesia, sebelum kembali ke Indonesia. Selain Toni, sejumlah atlet balap sepeda BMX juga mengalami cedera, sehingga tidak dapat melanjutkan lomba, di antaranya Alfredo Campo dari Ekuador dan Amidou Mir dari Prancis. (ant)

Linda Wenifanetri

Bali Post/ist

Tim Sepak Bola SMP Perebutkan Piala Dandim

Tabanan (Bali Post) Banyak cara dilakukan untuk bisa mencegah para generasi muda mengarah ke hal-hal negatif. Salah satunya seperti yang digagas Kodim 1619/ Tabanan lewat ajang turnamen sepak bola Dandim Cup I tingkat SMP se-Kabupaten Tabanan. Turnamen ini digelar mulai Kamis (18/8) lalu hingga Senin (22/8) mendatang di Lapangan Kediri dengan memperebutkan Piala Dandim tahun 2016. Tim yang tergabung dalam Dandim Cup I di antaranya SMPN 1 Penebel, SMPN 1 Marga, SMPN 1 Seltim, SMPN 2 Pupuan, SMPN 3 Beraban, SMPN 3 Tabanan, SMPN 2 Tabanan, SMPN 1 Kediri, SMPN 1 Kerambitan, dan SMPN 1 Baturiti. Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf. Herwin Gunawan, S.E., M.Si. mengatakan, turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaa RI yang ke-71. Paling tidak turnamen ini dimaksudkan sebagai arena untuk mengisi kemerdekaan dengan prestasi terutama olahraga sepak bola, yang merupakan olahraga yang sangat banyak diminati oleh generasi muda Tabanan pada khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya. Di samping juga ajang menyalurkan hobi anak muda ke arah yang positif sehingga dapat mengurangi kenakalan remaja di tingkat SMP, terutama dari

pengaruh narkoba, tawuran dan geng motor. ‘’Dipilihnya tingkat SMP, karena dalam usia ini sangat rentan dengan pengaruh yang negatif dari lingkungan sekitar seperti narkoba dan lainnya,’’ ucap Herwin di saat pembukaan Dandim Cup I di Lapangan Kediri. (kmb28)

Rio de Janeiro Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Rexy Mainaiky mengakui kaderisasi tunggal putri masih berjalan lambat, sehingga pada Olimpiade 2016 ini, Indonesia tidak bisa menunjukkan eksistensinya di nomor ini. “Tapi untuk kembali memiliki pemainpemain andalan di tunggal putri seperti era Susi Susanti dan Mia Audina, perlu proses dan tidak bisa instan,” kata Rexy di Rio de Janeiro, Brazil, Jumat (19/8) kemarin. Ia berharap lapisan pemain muda tunggal putri di bawah Linda Wenifanetri, seperti Gregoria Mariska, Hana Ramadhini dan Fitriyani bisa terus diasah kemampuannya, dengan lebih sering mendapat kesempatan bertanding pada turnamen-turnamen tingkat internasional. Rexy sendiri belum berani menjanjikan pemain lapis kedua tersebut bisa lolos dan siap untuk Olimpiade berikutnya di Tokyo tahun 2020, karena perlu perlu ada proses. Diharapkan menjelang Olimpiade berikutnya tersebut, secara bertahap akan

muncul pemain-pemain tunggal putri, yang bisa mendekati persaingan di tingkat atas, untuk menggantikan Linda Wenifanetri, yang hingga saat ini prestasi masih sulit naik. Linda Wenifanetri, peringkat 25 dunia, yang menjadi satu-satunya tunggal putri Indonesia pada Olimpiade 2016, tersisih pada babak penyisihan grup, setelah menelan dua kali kekalahan dan tidak pernah menang. Selain Linda Wenifanetri, Rexy dalam Olimpiade 2016 ini juga menyoroti kegagalan Hendra Setiawan/M Ahsan pada ganda putra. “Seharusnya Hendra Setiawan dan Ahsan dapat mengatasi tekanan dalam pertandingan berat seperti di Olimpiade ini, karena sebenarnya level mereka sudah cukup tinggi, dan mereka sudah pernah ikut Olimpiade sebelumnya,” kata peraih emas ganda putra Olimpiade 1996 itu. Sementara itu untuk tunggal putra, Rexy optimistis pemain-pemain muda di bawah Tommy Sugiarto seperti Ihsan Maulana Mustofa dan Jonatan Christie akan siap dalam empat tahun ke depan. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

17

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 66 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dcr Driver/Ass Hub.0811396738

B.BP.154.08.16.0000782

!!Bth Karyawati Min. SMA,Gaji Tinggi Makmur Abadi Bgn Jl.T.Umar Brt 888 Dps

B.BP.141.08.16.0000774

Low: Engeneering Transmisi, Pend D3/S1 Teknik Informatika/ Computer,Teknik Elektro Telekomunikasi,punya SIM A, Pengalaman/fresh.Graduate.CV krm ke:hrdbali@balitower.co.id dan igp.arka@balitower.co.id

A.BP.001.08.16.0001438

Dcr SPG Utk Jewellry Shop di Sanur Bali Syarat:Wanita/Pria 19-29Th Pendidikan Min.SMA Penampilan Menarik,Pngalaman di Bidang Sales&Retail Lebih Diutamakan,Bs Inggris,Gaji Menarik Insentif,Lamaran Kirim Via Email:info@dhatrijewellery.com

B.BP.164.08.16.0000770

!!!All Jobs Available.Send CV mail@concordservices-bali.com S&M Mgr,Branch Mgr,Sous Chef, Finance Analyst,Reservat Mgr Call 769073 Mon-Friday 9am-5pm www.concordservices-bali.com

Cr Kywn Bs Masak U/diKantin Sekolah,Tgl Dlm/Luar081246060013

A.BP.001.08.16.0001445

Cr Sopir Mrkp Tng Angkat Beras Jl.Cargo Max.30Th, 085100866177

B.BP.141.08.16.0000773

Dbthkan S1 T.Sipil,T.Arsitektur T.Lingkungan.Email:gntpartik el@yahoo.com Hp.082311761870

A.BP.001.08.16.0001417

Dbthkan Sales & Sopir SIM A/B min SMA,Umur maks 35th.Krm lam PT Gunung Slamat Tlp.410188

B.BP.001.08.16.0000746

Dbthkn Sopir B1,Sales,Krywn Toko H.081933114977

!!!Butuh Cepat! 10 Therapist A.BP.167.08.16.0001403 B.BP.004.08.16.0000778 Reflexi Pria/Wanita di Renon, Dbthkn Therapist yg Niat Kerja Dcr karywn/ti u/Klinik KecanGj Menarik+Bonus+Lembur+THR tikan min D3/S1 Akunt Menguasi Pglmn Tdk Diutmkn 08123885879 Telp:9002588/9002599 A.BP.155.08.16.0001453 MYOB.Jln.Bedahulu 35A,8449813 A.BP.001.08.16.0000422 Dcr 1.Partner Resto Ahli Masak A.BP.001.08.16.0001427 Bth Cpt Supir&Office Boy/Girl Gaji&Bonus/Bagi Hasil,2.Tenaga Sgr Spv Proyek,Logistik,Supir Hub:08953233116922 Pengiriman Kue,Gaji & Komisi Ljng,Pglm 2Th Hub:085225972222 A.BP.001.08.16.0001408 A.BP.001.08.16.0001323 Hub:081337969496-081558069435 “Vizen Fashion is Looking for A.BP.001.08.16.0001255 Dcr Acc min D3 Akntnsi,pnglmn Shop assistant/Manager top min 1Th,usia max 35Th.Sales Class shop offers top salary marketing(sim C&pny mtr sdr). for excellcent performance Kirim CV ke PT.SGD,Jl.Bedugul contact person Ibu Vita No.30D Dps(Dpn Kmpus Undiknas) :08113678988" B.BP.004.08.16.0000703

Anda Cari Kerja? Admin, Accounting,Sopir,Office Boy Customer Service,Housekeeper PO BOX 0199 Dps

Bth:Sopir(SIM-A)+Helpr Gudang Dtg/Kirim ke: Cargosari 6x Dps PO BOX 3802 Dps.081338674986

Dcr Cost Controll Lk2,llsn S1 Akunting,pnglmn resto/hotel. Krm CV ke hrd@emabali.com

Butuh Asisten Rumah Tangga Tinggal Dalam/Parttime Lam: Jl.Dewi Sri No.18-Kuta-Bali Info:08563812281

Dcr Design Graphic.Lancar Bhs Inggris CV:jobs@dtebali.com

A.BP.001.08.16.0001432

Cari:Web Admin,Wnt,D3 Komp/Eng Lmr ke:victory@harcourts.co.id

A.BP.001.08.16.0001329

A.BP.001.08.16.0001422

B.BP.004.08.16.0000701

A.BP.001.08.16.0001381

B.BP.154.08.16.0000783

Dcr Sgra Guru Matematika & Bhs Inggris yg Berdedikasi Tinggi, Sabar,Telaten,Disiplin.Kirim CV ke:hrdbali2016@gmail.com

A.BP.001.08.16.0001344

Dcr Sopir Prbd &Ass.Apoteker KTP Bali Hub.0811399886

A.BP.001.08.16.0001391

Dcr Spa Reception Pglmn bs Bhs Ing u/Aroma Spa,087861219163

A.BP.001.08.16.0001365

Dicari HRD(S1 Hukum/Psikologi) & Spa Coord.Good English Peng. min.1Thn Dibidangnya.Email. office.permataayung@yahoo.com Tlp.8494220 Senin s/d Jumat

B.BP.004.08.16.0000765

Dibthkan Teknisi,pria,STM max. 30th,rajin,niat krja,jujur,punya motor,email cv lengkap ID to meestermora@ymail.com

A.BP.001.08.16.0001362

Dcr Waitres,R.Boy,Enginer,Snur 08123806399,287174 br Tmt/pglm

A.BP.001.08.16.0001393

Dibutuhkan sgr Drafter Arsitek Peng min4th Krm CV(0361)463451 Email: fo.satriabali@yahoo.com

A.BP.001.08.16.0001375

A.BP.001.08.16.0001396

Dcr Krywati ditempatkan Dibag Porchasing min SMU.Lmrn di Bw ke Jln.Diponegoro 7/6 Dps Hp.08123677999

A.BP.001.08.16.0001441

A.BP.001.08.16.0001433

B.BP.135.08.16.0000776

A.BP.001.08.16.0000756

A.BP.001.07.16.0001068

Dcr SPG Bs Bhs Inggris Hb.0822 37466110 u/di Batubolong Canggu

A.BP.001.08.16.0001390

A.BP.001.08.16.0001456

Dcr.Kry Bank u/Semua Posisi Wilayah Tbn CV ke BPR Wahyu Nirmala Jl.Ry Buduk No.7 Tlp.0361-8449393 A.BP.001.08.16.0001256

A.BP.001.08.16.0001430

Dibutuhkan Segera Penjahit yg Berpengalaman Tlp.085100809447

A.BP.001.08.16.0001460

Dibutuhkan segera Dosen tetap 1 org ijazah M.ARS&2 org M.Psi Umur kurang dr 50th.Kampus IIK Bali Jl.Tantular Barat No.9 Renon Denpasar Tlp.03614747770

Dicari Kasir,Cook,Sauce,Bar,QC Waiter/ss,Steward u/Resto di Renon Hub.081916420095

Dcr PRT Wnt Tgl dlm Gj 1,5Jt Hub.081999377368

Dcr Sgr Staff Adm Wanita bs B. Inggris SMS:085100775566 Email CV :lowongankerja@hotmail.com

Dibutuhkan PRT dan Supir Mobil Pribadi Hubungi 081558481441

Dicr Therapist Utk Klinik Kecantikan di daerah Sesetan Hub.08976778714

A.BP.001.08.16.0001363

A.BP.001.08.16.0001401

Dcr PRT Tinggal Dlm,Suka Anak2 Jujur Hub.082144655009

A.BP.001.08.16.0001227

Dicari Staf Serabutan yg tdr dlm,Jl.P.Moyo 1/3,081999018270

B.BP.804.08.16.0000749

Dcr Marketing,Admin utk Cargo bs Bhs Inggris Jl.By Pass Ngurah Rai 196 Sanur T.282771

Dcr Sales Herbal,D3,Kdrn Sdr+ SIMC/A,Gaji2,5Jt+Bonus.Max38Th Krm:CV Ernest,Intan LC II Gg.4 Kav5.gatsu Hp:081586405343

Dibthkan Sales,Marketing Bid Jasa,pria/wanita,D3 Max 30th rajin,niat kerja,jujur,punya motor,email cv lengkap & ID to:meestermora@ymail.com

Dicari Cook Wanita utk Villa Umls min.3thn peglman Res/Htl Full Time Kerja Gaji Bgs/Bns/ Tips,Lmrn Hub.Putu 0818353310

A.BP.001.08.16.0001409

A.BP.001.08.16.0001226

Dcr Cleaning Service Area Dapur dan Tukang Cuci Piring u/Restoran diSanur 08976778714

A.BP.033.08.16.0001413

A.BP.001.08.16.0000187

Dcr Karywan U/Yysan&Sekolah H. Jl.Uluwatu Jimbrn,081238900234

Dcr Profesional Chef untuk Dimsum Canggu, Telp:735593, E:dimsumhousecanggu@gmail.com

Bth Terapis Wnt min 18Th di Beachwalk Mall,SMK/Sdrjt.Pglm /tdk Gji&Tunj.Rosy085737461171

B.BP.004.08.16.0000714

Dcr Headchef min2th,Sacred Ground Jl.Double Six Legian Tlp.0361 730961 Email: info@sacredgroundbali.com

A.BP.001.08.16.0001048

Dcr Admin D3,Kdr Sdr+SIM.Gj2Jt Max35Th.Kirim:CV.Ernest Intan LCIIGg4Kav5 Gatsu.081586405343

Bth Cpt Supir Tenaga Serabutan 087861945754

A.BP.001.08.16.0001264

B.BP.004.08.16.0000717

Dcr Penjahit/Tkg.Jahit/Tkg.Jarit Sebanyak-banyaknya Hub:0811 392032 Mahendradatta 777 Dps

Dcr Bbrp Tng Adm & Skretaris Laki2 & Prempuan u/Nusa Dua Serius Hub:085238069001

A.BP.001.08.16.0001322

Dcr Driver bs Mknik(Max.40Th), Sales Htl(F)bs e-commerce,Eng bs.corel draw&sosmed,adm,keu bs.prpjakan+fresh graduated adinatamanajemen@gmail.com

Dcr Staff Bhs.German,Prancis, Rusia,hub:Dewa Malen Artshop Jl.Ry Tengkulak Gnr,978917 A.BP.014.08.16.0001406

Dcr Therapis Wnt Gaji 2,6Jt Lebih Seminyak 730920 A.BP.001.08.16.0001136

Dicari Staff Gudang,Sales, Security (KTA) CV PT.Bali Tegehe Agung T.290189 A.BP.001.08.16.0001258

A.BP.001.08.16.0001377

Dicari.QS,Administrasi,dan Marketing,Hub.0361-419677

A.BP.001.08.16.0001257

B.BP.004.08.16.0000699

Dicr:Staf Accounting,Cook Helper&Cleaning Service u/Restoran diCanggu”Avocado Cafe”CV kirim kepurnama@motionfitnessbali.com /085739080424/081353345410

A.BP.001.08.16.0001399

Dojo Cafe,Canggu needs: experienced Chef,western food, English speaking/cooks/cook helper/steward/minimum 2yrs experience or 1yr for helper. Send your CV to careers@dojobali.org

B.BP.004.08.16.0000706

Driver (Pria) Umur Max 30Th Status Permanen,Gaji,Bonus,TunjaA.BP.001.08.16.0001215 ngan Kesehatan Febris Hotel & Dicari Pembantu Rmh tangga Lang- Spa Jl.KartikaPlaza Kuta754575 sung Kerja-Renon 081999621166 B.BP.154.08.16.0000784 A.BP.001.08.16.0001271 Holycow SteakHouse u/diJl.Dewi Dicari Segera office Boy/Girl: Sri Kuta& Jl Ry Puputan Renon, Jujur,cekatan,loyal,pekerja Dicr Steward,Server,Kasir,Peng keras,krm CV ke:Jl.Kunti I lmn/tdk BwCV Lgsg keKuta/Renon Plaza Kunti No.12, Seminyak/ B.BP.154.08.16.0000786 Kerja Aussie&NZ,Legal,18-30Thn hera@baliexpatservices.com B.BP.004.08.16.0000704 08563111793 konsultanvisa.com A.BP.001.08.16.0001404 Dicari Serabutan,SIM C ada Mes Sayang Anjing Hub.081999366606 Kerja di Jerman+Kuliah Gratis+ A.BP.001.08.16.0001380 Uang Gratis 160Jt-081933025599 A.BP.001.08.16.0001451 Dicari Sopir Pariwisata Bhs Inggris Tlp/SMS H:082144392823 Looking for English Speaking & Mandarin Speaking;Wedding B.BP.101.08.16.0000771 Coordinator,Able to Speak Dicari Spa & Nail Therapist, Dcr karyawan/ti Hub: English & Mandarin,both Oral & dan Hairstylist untuk Pria, Dewa Silver 0361-8446108 Written.Send CV&Recent Pic to: Wanita dan Anak-Anak,untuk A.BP.001.08.16.0001288 idoidobali@gmail.com Salon & Spa di Canggu.Kirim B.BP.154.08.16.0000787 Dcr sgr Sopir SIM B1 Umum bs CV & Lamaran Anda ke Pembantu Needed,Female,Exp, bw mobil Engkel & Dobel.Jl.Tkd missegobali@gmail.com English Call 081238120729 Badung XXX/2 Renon081331647309 A.BP.001.08.16.0001387

Dicari lulusan SMK Kecantikan dapat Gaji + Komisi + Mess Hub:081338300164 B.BP.803.08.16.0000700

Persh Dist.Alat2 RS Mbthkn: Customer Service (Min SMU); Accounting (Min D2 Akuntansi)& Teknisi(STM Teknik Elektro/ Mesin).Lmrn kirim ke Jl.Dipone goro 135-137 B24 Dps T.8423888

A.BP.001.08.16.0001421

Perusahaan Industrial Catering Rumah Sakit Membutuhkan:Site Coord,Head Service,Chef Unit, Ahli Gizi.Storeman Kirim CV ke:Siloam Hospitals Denpasar Jl.Sunset Road 818 Kuta Bali Ibu Erna / Bapak Victor

B.BP.031.08.16.0000768

Sgr:Chef/CDP Partime/Fulltime, FO Stf Villas di Seminyak CV ke:hrdrayakutagmail.com info@pradhavillas.com

A.BP.001.08.16.0001439

Urgent Guest Relation Officer (GRO) 1 Year Exp. Team Work, Fluent English,Hard Work. Send CVto:rismasata@gmail.com

A.BP.001.08.16.0001442

Urgently Need:Adm & CS,Bisa Inggris Send CV to: document@bayusbalicargo.com B.BP.004.08.16.0000648

Urgently Needed Security Staff & Room Boy min1year exp.Please Send CV to: ayu@mentarisanur. com Ph.283286 A.BP.001.08.16.0001434

Urgently Required:Cust.Service Mall,Male,Max23years,minSMA, Comunicative,Shifting,can Speak English.Send CV & Photo: PT Andini Gita Kencana Jl. Cipete Raya No.1-1 Cipete Selatan,Cilandak,Jak-Sel 12410 /recruitment@andinigitakencana .com Ph.021-7690014 Max 26-08-2016 B.BP.004.08.16.0000762

Villa Urg Req AM,Male A.BP.001.08.16.0001253 B.BP.004.08.16.0000759 Therapist,FO,Security, Rsv Wr Mina Ubud Kuta Dalung Renon Distributor Tisu cr Admin L/P Send CV to Seminyak Waiter/ss Cook Bar Sopir,Helper,Teknisi ringan Lk kesempatan.lowongan.kerja@gmai hrdminagroup94@gmail.com -25th Lamaran 08175235999 Iluh l.com or Call 0811394818 A.BP.001.08.16.0000883

A.BP.001.08.16.0001125

B.BP.004.08.16.0000713

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Agya Putih Th 2014 Asli Bali Prbdi Bgs Sekali,H.08873800044 A.BP.001.08.16.0001374

B.BP.141.08.16.0000780

Rush S’08 Slvr AsBali KM52Rb Kond.LuarDlm Orsnl,08123953664

A.BP.001.08.16.0001267

A.BP.001.08.16.0001449

A.BP.001.08.16.0001464

Dijual Daihatsu ZL’2005 081338056654

A.BP.001.08.16.0001450

SUZUKI

A.BP.001.08.16.0001139

BUC APV GX’15 Htm,Hub.08191644 7666 Sltn Toko 5rb Buluh Indah

B.BP.101.08.16.0000779

Dijual Pick Up ST150 Th’2004 Wrn Putih Hub.081338674810

Xenia Xi 11 Slvr Ex Dokter Mls Spt Br AsDK 100Jt/085104708484 HONDA

A.BP.001.08.16.0001395

A.BP.001.08.16.0001304

Jual APV Arena GX Hitam’2009 Djl Mini Cooper S 1.6 AT/Merah Th’2011 Brng Istmw,08123677999 + Ijin Parwsta Hub:08123944906 A.BP.001.08.16.0001411

Freed Pmk’12 Putih PSD KM27Rb 190 Nego asliBali 081239989698

A.BP.001.08.16.0001280

Jual Mobil CRV’2013 Tgn Prtama Asli Bali Hub:085339259000 A.BP.001.08.16.0001273 MITSUBISHI

*Pajero Dakkar’2016,Putih 4x2 Istimewa Bisa TT.081999488800 A.BP.001.08.16.0001397

DIJUAL MOBIL

A.BP.001.08.16.0001425 TOYOTA

Toyota SE Salon’87 Original Hub.081999687999 B.BP.141.08.16.0000772

Fortuner G’08 Matic Mulus 183 Nego, 087853223812 A.BP.001.08.16.0001463

Fortuner’2009 Manual Solar Asli Bali Hitam 081916451601

A.BP.155.08.16.0001454

A.BP.001.08.16.0001446

AvnzaG’08 NewMdl Htm AsDK 113Jt P.Saelus2Kamboja7/085101850689

DIJUAL MOTOR SUZUKI

Suzuki Inazuma 250cc 2014 Merah Hub.081999591666 A.BP.001.08.16.0001455

A.BP.001.08.16.0001461

Jual Strarlet’95 AC Power Stering No Cantik Hb.082334855910 A.BP.001.08.16.0001251

Rush S Putih 2012 AsBali KM25 Rb VKool TgnI Hub:085100421453 A.BP.001.08.16.0001424 DATSUN

Datsun Go Panca T Aktif 1.2Thn 15,Putih,Plat DK-Bali,80jt(Nego) Hub:081338522722(Ron)/ 081311463781(Ars)

DIJUAL RUMAH Dijual Rmh Jl.Pratama Nusa Dua LT 2,3Are 3KT,2KM, 08123526920 A.BP.001.08.16.0001161

Djl Rmh Ls tnh 4Are,3Lt Jl.Goa Gong(sblh Kmpus Unud Jimbaran) Hp.085880707032, 085338461439 A.BP.001.08.16.0001141

SINGARAJA

Jl Rmh:Jl Tambora I/49 T55/105 Liligundi Permai.H:0811398154

A.BP.001.08.16.0001328

DIJUAL TANAH 7.7Are ±3KM Rs.Kasih Ibu Saba Gianyar 081337561687

A.BP.001.08.16.0001428

Dijual Tanah 1,7Are di Muding Sari Krobokan Hub.081237894093

A.BP.001.08.16.0001458

A.BP.004.08.16.0001448

A.BP.001.08.16.0001366

B.BP.004.08.16.0000708

A.BP.001.08.16.0001320

ARSITEKTUR *Arsitek bangun/Renov,Rmh,Ruko villa,dak @1,5jt/m081237909096

Jl Tnh Kav Badak Agung Dps Hub.081338870323-081916397576

Djl Tanah 3,3 Are di Barat Trafic Light Pantai Purnama, View Pantai Hub:08123654999

A.BP.001.08.16.0001252

DISEWAKAN TANAH Dikontrakan Tanah 6Are Jl.Imam Bonjol Hub:08123620311

DISEWAKAN BANGUNAN A.BP.001.08.16.0001170 Disewakan/Dijual/Kerja Sama BUC Jl Rugi1-2A Sempidi Tegehe Lahan+Bangunan LT 4500m2 Jalan Jl5m Pav cas/krdt,081337332121 By Pass Ngurah Rai dkt Patung A.BP.001.08.16.0001465 Titi Banda (cocok utk Hotel / BUC Tnh 1,25A Prmhn Swamandala Condotel / Factory / Artshop / Dpn Bali TV,SHM H:087860798789 A.BP.001.08.16.0001249 Showroom) Hub:088216271184 B.BP.004.08.16.0000767 Dijual Tanah Tibubeneng Canggu Hub.082144849063 DISEWAKAN TEMPAT A.BP.001.08.16.0001378 Disewakan Ruangan utk Kantor Djl Tnh 2Are+3are Jl.Goa Gong Fasilitas; Free Internet,OB, (sblh Kmpus Unud Jimbaran) Air Lancar,Akses 24 Jam, Hp.085880707032, 085338461439 ukuran 4x6m, Parkir Luas, A.BP.001.08.16.0001143 JT 5A CiungWanaraII,3.5A Pasar Jl.Gatot Subroto Barat No.333 Intaran Sanur H.081338318351TP Hub:0361-9004770,081519715466

A.BP.001.08.16.0001311

A.BP.001.08.16.0001462

Avanza’12 Dp25Jt Sisa Teken Jl.P.Kawe 44A Dpn Alfamart

A.BP.001.08.16.0001389

TP Djl Rmh SHM LT.2,6A LB.2A 5KT,2KM,Grs,PAM,PLN 5500, Jl.Kertha Petasikan,Sidakarya Hub.0817241100

Avanza G’12 Silver DK Istmw 0877-7123-4307 BU 145 NISSAN

6,8A/2A Jl.Sulatri Gatsu Timur @535Jt(jl.8m&6m)081239999747

A.BP.001.08.16.0001398

A.BP.001.08.16.0001466

Juke RX’12 Putih DK Spt Baru J.Giri 0818-0561-3699 Ng 185Jt

Rmh Djl Jimbaran Ls.116m2 3Kmr Mandi 3Kmr Tdr 950Jt Nego, Hub 085935046464 / 081933030097 Rumah Jln Pasekan G.Batu Nirmala No.2 Batubulan 08123931791

All New Avanza G’12 Pth AsBali Aud 3Tv LowKM,081239600292 BUC

DAIHATSU

20Jt/Are Murah!!!Ls Tnh 12Are cck Inves,Sawah,Kebun,Rumah Lok.Tbn SHM 081999292933 TT Mbl

A.BP.001.08.16.0001385

Avanza G’09 Hitam AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453

Espas 1.3 Thn’1996 Merah As Bali 27Jt Nego T.257008Pribadi

Djl Rmh T.45/82 2KT 1KM,Dpr, R.Tamu & teras. Jl.Palapa II/6 Dps Hub:0817349223

Jual Tanah Sedap Malam 2 Are Hub.087854079212

B.BP.154.08.16.0000789

1,25A Swamandala 1,20A Wr.Mina 1A Sibang 087866197252 SHM BUC 11 Are Jl.Lodtunduh Ubud 1&2 Are Jl. Pantai Purnama Utara Bay Pass Hub:0811397695

Tnh 1,6A Prm Griya UtamaPermai Jl.TjgTutur Ayani,081999195907

A.BP.001.08.16.0001435

A.BP.001.08.16.0001416

A.BP.001.08.16.0001443

KEHILANGAN Hlg Dompet Isi SIM A C KTP a/n Wyn Wiswajaya Hub.08123817342 A.BP.001.08.16.0001394

A.BP.001.08.16.0000758

Tanah 2,16A Lok.Jl.Pidada II Jln 10mtr Bs TkrMbl,0817356452

PELUANG BISNIS Pengeluaran Rutin Pulsa Token Listrik Anda Hemat Hingga 66%/ Bulan www.mymi1.com atau Hub WA:085339476888

RUPA-RUPA Promo Veneer&Kawat Gigi 50% Gigi Tiruan,Konsultasi Gratis SemuaMasalah Gigi,081916407385

Telah Hilang Kartu Pengawasan Ang Sewa No.51.60.01/AS.28/DPI K-2015 DK 1061SS No.Uji APR.28 66 Hub.0817354833

Tanah Kvl Jln Juwet Sari,Jln. A.BP.001.08.16.0001371 B.BP.154.08.16.0000785 Kost2-an 7Kmr Pidada II LT.216 Taman Pancing Pemogan,Babakan A.BP.001.08.16.0001383 Telah Hilang Kartu Pengawasan Simpanan Berjangka Jasa 15%/Th m2,082146575222/085739484222TP Tnh 172m2 Kps Unud H350/A Ngo Ang Sewa No.51.269.28/AS.182/ Canggu & Sading H.081337327078 A.BP.001.08.16.0001164 A.BP.001.08.16.0001418 Hub.081238266228/081916474888 Min 10Jt Lock 2Th 081337380202 DPIK/2011 DK 1726SS No.Uji.APR A.BP.001.08.16.0001459 B.BP.031.08.16.0000693 Rmh 2Lt,LT163,LB200 & LT200,LB Tnh Kav Hrg Mulai 20 Jt/A SHM A.BP.001.08.16.0001447 B.BP.004.08.16.0000763 Dijual Tanah 2 Are Jl.Uluwatu 4384 Hub.0817354833 Bebas Biaya Hub.087862581804 125 Sulatri Dps,081337561687 DICARI MOTOR A.BP.001.08.16.0001372 PELUANG BISNIS DICARI TANAH Pecatu setelah BPG disamping A.BP.001.08.16.0001415 A.BP.001.08.16.0001429 Telah Hilang Kartu Pengawasan “08123667168 Wa.081916157168 Rmh Lt 95m2 3KT 2KM Gatsu Brt Invstasi di BisnisProperty Min Tnh Kav,elit,Unud Jimbaran,SHM 7AdiC.Wanara/PemudaRenon,Hdp Aisis Villa view Laut 08123794 Beli NMax,Scopy,Beat& sgl merk 2,1&4A,550Jt/A Ng,08113801502 Utara,L 26-30m,081236526185 10Jt Dpt Saham10rb,08113801502 Ang Sewa No.51.200.04/AS.79/ 0096 085737472986 Hub.08123602374 DPIK-2014 DK 925KS No.Uji GIN B.BP.820.08.16.0000200 A.BP.001.08.16.0001297 A.BP.001.08.16.0001367 B.BP.820.08.16.0000201 A.BP.001.08.16.0001402 A.BP.001.08.16.0001392 5858 Hub.0817354833

DIJUAL MOBIL

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

A.BP.001.08.16.0001373

SERVICE

SERVICE

DIJUAL MOBIL

DIJUAL MOBIL

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE

SERVICE


EKONOMI

18

Infrastruktur dan Dana Desa Dapat Kurangi Kesenjangan

Gunung Sitoli (Bali Post) – Proses pembangunan infrastruktur dan penyaluran Dana Desa berpengaruh besar dalam pengurangan atau penurunan kesenjangan di Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan hal itu di Kelurahan Gunung Sitoli, Idanoi, Sumatra Utara, Jumat (19/8) kemarin. ‘’Saat itu ada kenaikan, ya harus dihentikan, kan saat itu terus naik sampai akhirnya 0,402,’’ kata Presiden Jokowi Adanya proses pembangunan infrastruktur, kata Presiden, berpengaruh sekali ter-

hadap penurunan kesenjangan. Alasannya, adanya penyerapan tenaga kerja yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. ‘’Kedua, Dana Desa juga berpengaruh sekali karena dana yang beredar di daerah, kecamatan, desa bertambah, daya beli bertambah,’’ katanya. Ia menyebutkan, dengan pengaruh dua faktor itu, gini rasio turun dari 0,402 menjadi 0,397. ‘’Saya terima laporannya dua hari lalu, turun sedikit tapi ada penurunan. Saya kira arah itu yang kita kehendaki,’’ katanya. Ia menyebutkan dari awal problem yang dihadapi Indonesia adalah kemiskinan, kesenjangan, ketimpangan antarkawasan, juga antarindividu. ‘’Kemudian masalah ketiga berkaitan dengan pengangguran. Semua negara menghadapi masalah seperti ini,’’ katanya. Ia menyebutkan pemerintah akan lebih fokus melakukan berbagai upaya perbaikan dan penanganan masalah. ‘’Kalau sekarang ada hasilnya akan kita lanjutkan, sebisa-bisanya semua

bisa dikurangi,’’ katanya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia menurun tercatat 0,408 Maret 2015 dan 0,397 Maret 2016, dalam setahun terakhir yang ditandai perbaikan angka gini ratio periode Maret 2016. Masalah Listrik Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Nias, kata Presiden, Juni 2016, daerah itu menghadapi masalah besar terkait pasokan energi listrik. ‘’Waktu itu ada pemadaman selama 12 hari karena memang pasokan listrik kurang. Kebutuhan listrik baru terpenuhi separuhnya dan suplai Juni kemarin ada masalah karena itu Juni kemarin saya minta segera dipercepat pembangunan pembangkit listriknya, Menteri BUMN sudah menyanggupi Oktober 2016 selesai sebesar 25 MW,’’ katanya. Menurutnya, kalau itu sudah selesai maka ada 27 MW yang lama dan 25 MW yang baru yang dapat memenuhi kebutuhan listrik Nias. (ant)

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Tingkatkan Kelistrikan di Kutampi

PLN Tambah Mesin PLTD 1,3 MW

Semarapura (Bali Post) -

Untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Tiga Nusa, PT PLN (Persero) Distribusi Bali, Selasa (16/8) lalu meresmikan penambahan dua mesin pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Kutampi, Nusa Penida. Masing-masing ditambah dengan kapasitas 1,3 MW. Penambahan ini sekaligus memperkuat pasokan listrik di kawasan tiga Nusa yang meliputi Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan. Total kapasitas daya listrik pembangkit Kutampi saat ini sebesar 5,6 megawatt (MW). Dengan beban puncak mencapai 5,3 MW. Sedangkan cadangan daya hanya 285 kilowatt. Mempertimbangkan keperluan listrik yang terus meningkat di kawasan tiga Nusa itu maka perlu dilakukan penambahan kapasitas pembangkit tersebut. ‘’Penambahan mesin dengan kapasitas 2x1,3 MW PLTD Kutampi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat sistem kelistrikan di kawasan tiga Nusa,’’ ungkap Direktur

TRADITIONAL MEDICINE

SERVICE

PAINTING BOOK

ACCESSORIES

HEALTHY

CAR

Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PT PLN (Persero) Amin Subekti. Sesuai tema strategis PLN Bali tahun ini ‘’Solution for Your Needs’’, penambahan kapasitas mesin pembangkit diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terkait kelistrikan di kawasan tiga Nusa itu. PLN mencatat hingga saat ini terdapat 60 pengajuan pasang baru dengan total daya 4.194.500 VA. General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Bali Sandika Aflianto berharap penambahan dua unit mesin ini akan menjaga keandalan pasokan listrik di tiga Nusa. Ini seka-

BEAUTY

CULINARY

ligus mampu mendukung program Listrik Pedesaan di wilayah tersebut. ‘’Kami berupaya agar rasio elektrifikasi di Bali bisa meningkat. Hal ini seiring program pemerintah yakni Listrik Pedesaan. Perkuatan sistem kelistrikan di tiga Nusa juga menjadi perhatian PLN. Selama ini, saat dilakukan pemeliharaan pembangkit sebagian masyarakat harus merasakan pemadaman akibat cadangan daya terbatas. Dengan penambahan kapasitas pembangkit ini, pasokan listrik di tiga Nusa, maka akan semakin andal,’’ ungkap Sandika Aflianto. Senada dengan itu,

Manajer PLN Area Bali Timur I Made Suamba mengatakan, dengan penambahan dua mesin pembangkit, maka cadangan listrik di kawasan tiga Nusa mencapai 2,8 MW. ‘’Saat ini, PLTD Kutampi memasok kebutuhan listrik ke tiga Nusa yang meliputi Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan melalui jaringan yang terkoneksi. Wilayah tiga Nusa berada dalam lingkup kerja PLN Rayon Klungkung yang juga didukung pos pelayanan teknik di masing-masing pulau. Upaya memperkuat pasokan listrik di tiga Nusa itu terus menjadi perhatian kami,’’ tutup Suamba. Peresmian dua unit mesin pembangkit PLTD Kusamba itu dilakukan Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PT PLN (Persero) dan disaksikan Bupati Klungkung dan pejabat pemerintah setempat. (kmb42)

CULINARY


19

Sabtu Paing, 20 Agustus 2016

Telah Dibahas

63 Advokat Dari Hal. 1 Swarsa menambahkan, pihaknya memberi dukungan secara hukum positif maupun dukungan lain yang melibatkan 39 desa adat/pakraman dalam Pasubayan. Dengan kata lain, ada 84.374 KK atau 370.500 jiwa yang memberi dukungan kepada Gendo. Selain itu, kini juga sudah ada 11 advokat yang akan bergabung dalam Tim Pengacara mantan Ketua Dewan Daerah Walhi Bali itu. Antara lain berasal dari Desa Adat Kuta, Tuban, Sanur, Seminyak, Pemogan, dan Buduk. ‘’Kami memang sepakat untuk mendata dan sekarang menggabungkan advokat kami yang berada di masing-masing desa adat. Jumlah itu akan lebih besar lagi, karena sekarang data masih belum valid,’’ jelas Bendesa Adat Kuta ini. Dengan adanya tambahan 11 advokat dari Pasubayan, sementara ini berarti sudah ada 63 advokat yang siap membela Gendo. Bendesa Adat Buduk Ida Bagus Ketut Purbanegara mengatakan, Pasubayan sangat menghormati hukum positif di Indonesia. Silakan saja Pospera melakukan tindakan hukum dengan melaporkan Gendo. Namun, Pasubayan juga akan melakukan tindakan hukum untuk men-counter apa yang dilakukan oleh organisasi itu. ‘’Kalau memang Pospera melakukan pelaporan pada Gendo, kami dari Pasubayan atas nama organisasi juga

akan melakukan tindakan yang sama, melindungi atau mem-back-up saudara Gendo karena kami menilai apa yang dilakukan Pospera itu adalah suatu indikasi adanya tindakan kriminalisasi,’’ ujarnya. Jadi apa pun hasil akhirnya nanti, lanjut Purbanegara, biarkan hukum yang bicara. Kalau hukum sudah mengatakan tidak terjadi tindakan penghinaan atas SARA yang dilakukan Gendo, pihaknya akan bertindak kepada anggota Pospera yang juga berstatus warga adat di wilayah Pasubayan. ‘’Jadi biarkan hukum positif bicara. Kalau hukum nanti menyatakan mereka melaporkan sesuatu yang tidak benar, kami tidak menutup kemungkinan hukum adat itu juga akan berbicara,’’ jelasnya. Seperti diberitakan sejumlah situs, Sekretaris Jenderal DPP Posko Perjuangan Rakyat Aburahim Lubangsa mempolisikan I Wayan Suardana alias Gendo yang merupakan anggota Walhi. Wayan melalui akun twitternya @gendovara dituduh melakukan penyebaran kebencian terhadap Ketua DPP Pospera Adian Napitulu. Laporan itu teregister dengan Nomor LP/830/VIII/2016/ Bareskrim tanggal 15 Agustus 2016. Dengan pelaporan ini, dia berharap Bareskrim bisa mengusut dan menindaklanjutinya guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua orang apa pun sukunya, marganya, agama dan etnisnya. (kmb32)

Tidak Benar Dari Hal. 1 ‘’Kalau memang tidak benar (black list-nya - red) seharusnya menyampaikan permohonan maaf dan mengantarkan Pak Suryo untuk mengurus penerbangannya. Bukannya salah satu (pihak imigrasi Singapura), dan terus pergi. Etikanya kan demikian,’’ katanya. Namun pada kenyataannya, pihak Imigrasi Singapura tidak menyampaikan permohonan maafnya kepada Suryo Prabowo. ‘’Saya sendiri sebagai Panglima TNI tidak senang dengan pemerintah Singapura yang memperlakukan mantan prajurit TNI seperti itu,’’ tegas Panglima TNI. Mantan Pangdam Jaya itu mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan saat melakukan transit di Bandara Changi, Singapura, Rabu (17/7). Tepat pada HUT ke-71 RI, mantan Wakasad tersebut masuk daftar hitam di kantor Imigrasi Singapura. ‘’Saya ini ternyata orang yang di-black list pemerintah Singapura (imigrasi) dengan alasan yang tidak jelas,’’ kata Suryo melalui akun

sosial media miliknya. Dia menerangkan awal mula kejadian saat dirinya masuk daftar hitam di Singapura. Pada saat itu, Rabu (17/8), dirinya transit untuk kembali ke Jakarta dan mengikuti acara HUT Kemerdekaan di kampung halamannya. Namun pada pukul 05.20 waktu setempat, dia dihampiri petugas Imigrasi Singapura. ‘’Saya transit di Singapura kemudian keluar terminal untuk mengambil bagasi, karena saya pindah pesawat untuk kembali ke Jakarta untuk mengikuti acara 17-an di kampung saya. Di imigrasi ternyata nama saya ada di daftar black list, lalu saya diinterview panjang lebar selama satu jam tentang riwayat hidup saya dan dipertanyakan hubungan saya dengan orang yang tidak saya kenal bernama Indra M,’’ papar Suryo kepada para pembaca akun media sosial miliknya. Akibat insiden yang membuatnya kesal tersebut, dia berpesan kepada temantemannya di media sosial untuk berhenti mengikutinya agar tidak termasuk ke dalam daftar hitam seperti dirinya. (ant)

Dari Hal. 1 Ia mengatakan, belum ada kajian mengenai pembangunan LRT di Bali. Program ini baru wacana dari pemerintah pusat. ‘’Kami juga belum pernah mengkaji. Program yang telah dibahas adalah Trans Sarbagita dan rencana induk kereta api Bali,’’ ungkap Alit Suthanaya, Jumat (19/8) kemarin. Dia berpendapat, sistem kereta api penumpang yang beroperasi di kawasan perkotaan itu, hanya salah satu solusi mengatasi kemacetan di kawasan Kuta. Upaya mendesak yang harus dilakukan pemerintah setempat adalah tidak mengizinkan pembangunan hotel baru dan restoran baru di kawasan pariwisata tersebut. ‘’Memang sangat memungkinkan dibangun (LRT – red) di Kuta, tetapi dengan catatan daerah ini dibersihkan dari kendaraan bermotor pribadi. Izin pembangunan hotel baru, restoran baru juga harus dihentikan, karena di sana sudah sangat padat. Jadi pemencahan masalah kemacetan harus dilakukan dari dua sisi,’’ ujarnya. Dijelaskan, dalam masterplan Sarbagita 2004, telah

Bali Post/ant

PRODUK MINUMAN - Kepala BPOM Pusat Penny K Lukito (tengah) bersama jajarannya menggerebek pabrik pembuat produk minuman di Batang Kuis, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (19/8) kemarin. BPOM menyita 223.050 kemasan pangan tanpa izin dan 1.255 rol label kemasan senilai mencapai Rp 5 miliar dalam penggerebekan tersebut. Barang-barang tersebut yang disita itu melanggar Pasal 142 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Kebijakan Fiskal Dari Hal. 1

Tidak Menjawab Dari Hal. 1 Setelah menyadari anggota TNI-AD tersebut hilang, rekan lainnya berusaha mencari dengan cara berteriak dan menanyakan keberadaan korban. Namun, korban tetap tidak menjawab. Rekannya berusaha menghubungi telepon genggam korban, dan sempat terjadi komunikasi. ‘’Dia saat itu bilang sedang berada di atas pohon besar, tetapi saat dicari tidak ada,’’ lanjutnya.

Yang lebih anehnya lagi, melalui percakapan via telepon itu juga terdengar korban berteriak untuk menunjukkan lokasinya. Namun, rekanrekannya di tempat kejadian tidak mendengar apa pun. ‘’Ketika dihubungi lagi, teleponnya aktif tetapi tidak diangkat,’’ katanya. Hingga saat ini, katanya, korban masih belum dapat ditemukan. Ia mengatakan jajarannya telah melakukan berbagai upaya seperti

berkoordinasi dengan Polda Riau untuk melacak sinyal ponsel korban. Dia katakan, kawasan itu cukup berbahaya karena telah terjadi beberapa kali orang hilang. Ketika ditemukan, orang yang hilang itu bisa ditemukan sangat jauh dari lokasi awal, yakni di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Lokasi kedua tempat itu berjarak sekitar tujuh jam perjalanan darat menggunakan kendaraan. (ant)

Kota Besar Dari Hal. 1 Sebelumnya (BP, 19/8), pemerintah pusat tengah menggalakkan pembangunan Light Rail Transit (LRT). Sejumlah kota besar dengan tingkat kemacetan yang tinggi menjadi sasaran dari proyek pembangunan kereta api ringan tersebut. Dari sejumlah kota di Indonesia, Kuta di Bali menjadi daerah pertama yang disebut Menteri Perhubungan Budi Karya akan dibangun infrastruktur LRT. Menteri Perhubungan

Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah tengah mengkaji beberapa kemungkinan kota-kota besar dibangun infrastruktur LRT. Kajian yang dilakukan mencakup tingkat kepadatan lalu lintas dan tingkat mobilitas warganya. Sejumlah kota besar itu antara lain Kuta di Bali, Bandung di Jawa Barat, Surabaya di Jawa Timur, dan Medan di Sumatera Utara. Pembangunan proyek tersebut dapat ditawarkan ke pihak swasta dengan potensi

disepakati bahwa daerah Kuta dibersihkan dari kendaraan bermotor pribadi. Kendaraan yang boleh beroperasi di kawasan itu adalah kendaraan bermotor yang berlisensi sesuai dengan daya tampung parkir setiap hotel. Sementara kendaraan lainnya diarahkan untuk parkirnya di central parkir. ‘’Sedangkan sirkulasi di kawasan itu memanfaatkan angkutan umum. Angkutan umum ini bisa apa saja, termasuk LRT ini yang dikoneksikan langsung ke Bandara Ngurah Rai, karena pergerakan penumpang dari Kuta ke bandara sangat besar,’’ ujarnya. Akademisi Unud ini sependapat, mengurangi kepadatan penduduk menjadi solusi mengatasi kemacetan di Kuta. Untuk itu, rencana pembangunan LRT harus dibarengi dengan pembatasan pembangunan. ‘’Memang benar apa yang dikatakan DPR diperlukan kebijakan yang bersifat makro. Artinya, hindari adanya penumpukan aktivitas dan kepadatan di wilayah Kuta dan sekitarnya. Jadi LRT itu dilakukan pembatasan pembangunan juga dilakukan berbarengan,’’ sarannya. (kmb27)

bisnis yang ada. Kuta, menurut Budi Karya, dipilih karena di kawasan tersebut luar biasa padat transportasinya di saat Lebaran dan Tahun Baru, dan menjadi permasalahan yang tak kunjung usai tiap tahunnya. ‘’Kita lihat Kuta itu kan kalau Lebaran dan Tahun Baru macet. Kalau Kuta banyak pihak yang mau mengembangkan untuk investasi LRT. Kita menunjukkan ini adalah pilihan yang bisa menyelesaikan masalah,’’ kata Budi Karya. (kmb27)

Kajian yang dilakukan menyangkut penyesuaian tarif cukai rokok sebagai salah satu instrumen harga rokok. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara Kementerian Keuangan mengatakan kementeriannya masih mendiskusikannya. Meski tiap tahun penyesuaian tarif rokok dilakukan, namun dengan usulan kenaikan harga yang sangat tinggi pihaknya membutuhkan kajian lebih jauh. Berdasarkan kajian dari Pusat Kajian Ekonomi dan

Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, harga rokok yang rata-rata di bawah Rp 20.000 dinilai menjadi penyebab masih tingginya jumlah perokok di Indonesia. Dengan harga yang relatif terjangkau itu, orang yang kurang mampu hingga anak-anak sekolah dinilai masih memiliki kemampuan membeli rokok. Oleh karena itu, dengan menetapkan harga rokok yang tinggi hingga mencapai Rp 50.000 maka diyakini akan menekan jumlah perokok. (kmb4)

Sabtu, 20 Agustus 2016 14.30 Yowana Maqz 15.05 Parameter 15.30 Education On Bali TV 16.05 Lila Cita Sanggar Kundalini (2) 17.05 Kreasi Anak 17.30 Gita Shanti 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.00 Giliran Anda 19.30 Orti Bali 20.00 Satu Jam 21.00 Lila Cita Calonarang Monang Maning (1) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Tari & Arja Paguyuban Tegal Kerta (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Menanga(4) 24.00 Lejel Home Shopping

05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana 06.35 Seputar Bali Akhir Pekan 07.35 Sehat & Bugar 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 Mahadewi 09.30 Belajar Menggambar 10.05 Galeri Musik Indonesia 11.05 Bali Channel Tourst TV 11.30 Lejel Home Shopping 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana 12.30 Mulat Sarira 12.45 Eda Koh Ngomong 13.00 Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 14.05 Hejel Home Shopping

Bhurisrava dan Satyaki Bertarung Sengit

Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Tiga Ratus Dua Puluh Tiga)

Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.

SETELAH saling memarahi menggunakan kata-kata kasar satu dengan lainnya, kedua banteng di antara manusia itu menjadi digairahkan kemarahannya. Mereka menyerang pada pertarungan sangat sengit itu. Masing-masing ingin mengambil nyawa lainnya. Kedua pemanah hebat itu, dilengkapi kekuatan besar. Mereka bertarung mengeluarkan energi seperti dua ekor gajah sedang marah pada masa birahi demi untuk seekor gajah betina saat musimnya tiba. Kedua penghukum musuhmusuh itu, baik Bhurisrava maupun Satyaki, menuangkan hujan anak panah seperti dua kumpulan awan-awan. Kemudian putra Somadatta itu menyelubungi cucu Sini dengan panah-panah yang melesat sangat cepat. Sekali lagi dia menyerang pada bagian belakang, oh kepala keturunan Bharata, menggunakan banyak panah tajam dengan tujuan membantainya. Setelah menyerang Satyaki dengan 10

batang panah, putra Somadatta melepaskan banyak panah tajam lainnya kepada banteng di antara keturunan Sini, demi kehancurannya. Satyaki, bagaimanapun, oh tuan, memotong dengan kekuatan senjata-senjatanya, semua panah tajam yang dibidikkan Bhurisrava itu. Di langit pada kenyataannya, salah satu dari mereka mencapainya. Kedua pahlawan itu masing-masing berhasil memperbesar ketenaran keturunan Kuru dan keluarga Vrishni. Mereka berasal dari asal-usul keluarga mulia. Tidak bosan-bosan menuangkan hujan anak-anak panahnya, seperti dua ekor macan berkelahi dengan cakar-cakar mereka, atau dua ekor gajah raksasa menggunakan gading-gadingnya. Setelah merobek-robek satu dengan lain darah segar mengucur dari anggota badan mereka. Luka di sana-sini mengisi bagian bagian tubuh mereka. Masingmasing prajurit itu sibuk dalam

sebuah perjudian hidup sebagai taruhan sifat ksatrianya. Mereka bertahan, menyerang, mengacaukan dengan seranganserangan panah sangat dahsyat satu dengan lainnya. Prestasi kedua pahlawan itu sangat baik. Tidak pelak, mereka memperbesar ketenaran keturunan Kuru dan keluarga Vrishni. Tampak seperti dua pemimpin kelompok gajah. Sungguh, prajurit-prajurit itu, mendambakan daerah tertinggi. Masing-masing menghargai semangat keinginannya, benar-benar dapat segera mencapai daerah Brahman. Karena itu, tidak ada ketakutan sama sekali dalam pertarungan itu, keduanya meraung satu dengan lainnya. Sungguh, Satyaki dan putra Somadatta melajutkan dengan saling menutupi satu dengan lainnya, menebarkan hujan anak-anak panah mereka. Keluarga Dhritarashtra memberi pandangan kegembiraan. Orang-orang di sana menyaksi-

kan pertarungan kedua prajurit terkenal itu dengan takjub. Sangat menarik sekali, pasalnya mereka sedang bertarung seperti dua pimpinan kelompok gajah-gajah, demi seekor gajah betina dalam musimnya. Masing-masing membantai kuda-kuda yang lain. Mereka memotong busur, anggota badan, kuda, panah lainnya. Para pejuang yang tanpa keretakereta itu bertarung sangat sengit satu dengan lainnya dengan pedang-pedang dalam sebuah pertarungan mena-

kutkan. Setelah mengambil tameng-tameng indah, besar dan berkilauan terbuat dari kulit banteng, dua belah pedang tanpa sarungnya. Mereka berkeliaran di medan pertempuran dengan semangat bertempur tinggi dan tanpa pernah menunjukkan ketakutannya sama sekali. Saling mengejar dalam lingkaran, juga berjalan sepantasnya. Kedua penggiling musuh-musuh itu digairahkan kemarahannya. Karena itu mereka terus saling memukul satu lainnya. (bersambung)

Sloka 9.9 Na ca mam tani karmani nibadhnanti dhananjaya udasina-vad asinam asaktam tesu karmasu Semua tindakan ini, oh Arjuna, tidak mengikat-Ku, karena Aku bersemayam jauh dari mereka – perbuatan ciptaan-ciptaan ini dan karma-karma mereka – tak terikat pada perbuatan-perbuatan ini.


balipost (144rb Like) http://facebook.com/balipost

SABTU PAING, 20 Agustus 2016

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Layang-layang Pemersatu Lintas Budaya Sang Made Sumadi

Dewa Putu Oka Maharjana

AAG Agung Dharmawan

PERTANIAN di Bali membutuhkan dukungan dari banyak lini. Salah satunya, dukungan permodalan dari lembaga perbankan. Lembaga perbankan di Bali sesungguhnya sudah membuka pintu selebar-lebarnya untuk petani, tetapi tak banyak petani di Bali memanfaatkan itu. Ini terlihat dari serapan kredit pertanian di Bali, khususnya dari BRI hanya mencapai 4 persen sampai 5 persen. Rendahnya serapan kredit pertanian ini diungkapkan Wakil Pemimpin Wilayah BRI Kantor Wilayah Denpasar Dewa Putu Oka Maharjana saat hadir dalam Sarasehan dengan tema ‘’Strategi Membangkitkan Kejayaan Pertanian Bali’’ di Wantilan Gedung Pers Bali Ketut Nadha, Senin (15/8) lalu. Dia menyampaikan, BRI Kantor Wilayah Denpasar total sudah menyalurkan kredit Rp 27 triliun. Separuh di antaranya dimanfaatkan di Pulau Bali. ‘’Khusus sektor pertanian, khususnya dari hulu itu, paling banyak (serapan kreditnya) hanya sekitar 4 persen sampai 5 persen dari total kredit itu. Ini kecil sekali, kenapa ini bisa terjadi?’’ katanya. Dalam suatu proses produksi hasil pertanian, sebenarnya permodalan sangat diperlukan. Lembaga perbankan sudah sangat menyadarinya. Tetapi, petani sangat jarang yang mau memanfaatkannya. Padahal, uang yang masuk ke lembaga perbankan, katanya, sesungguhnya juga uang petani. Pihaknya mengaku tak bisa memaksa bank sendiri yang masuk ke petani. Sebab, bank juga takut dengan risiko. ‘’Inilah yang menjadi persoalan, karena lembaga

perbankan juga diatur dalam regulasi yang tidak mengizinkan itu,’’ tegasnya. Dia berharap adanya sinergi antara pemerintah daerah dengan lembaga perbankan. Dari beberapa pengalamannya di tempat lain, sinergi pemerintah daerah mau merangkul brand tertentu dan petani, didukung lembaga perbankan, bisa membangun produktivitas pangan dari awalnya 4 ton per hektar menjadi 8 ton per hektar. Bahkan, bisa lebih dari itu. Lembaga perbankan ini bisa berperan penting dengan memberikan suku bunga murah. Sinergi dengan suplayer juga perlu dilakukan. Muaranya, produksi berhasil, kewajiban untuk membayar kredit ke lembaga perbankan itu juga bisa berhasil. Sejauh ini, kalau bentuk penyaluran lain, seperti program KUR (Kredit Usaha Rakyat), sudah tersalurkan hampir 84 persen dari flatform yang sudah disediakan tahun ini. BRI juga meneribkan kredit pangan, yang bisa dimanfaatkan oleh petani. Tinggal sekarang bagaimana petani menjadikan dirinya seperti gula, sehingga perbankan mau datang membantu. Pemimpin Wilayah BNI Kanwil Denpasar AAG Agung Dharmawan mengatakan, bank perlu diposisikan paling ujung sebagai ‘’penarik’’ petani menjadi pengusaha. Petani yang dimaksud dalam tanda kutip adalah para petani penggarap. Ketika mereka berhasil ditarik menjadi pengusaha, tentu sektor pertanian akan menjadi hal yang menarik. ‘’BNI siap mengawal apa pun yang akan kita lontarkan agar para petani menjadi pengusaha,’’ ujarnya. Selain dari perbankan,

lanjut Agung, stakeholder lain seperti Kadin Bali dan JCI juga dikatakan siap mengawal petani untuk itu. Antara lain dengan melihat aliran produksi, kebutuhan permodalan, sampai dengan pemasarannya. ‘’Nanti setelah menjadi pengusaha, otomatis bukan petani lagi, sudah jadi pengusaha semua. BNI punya 8 cabang di luar negeri, kami siap menjadi pemasar, bikin mall seperti yang dibikin di luar, untuk memasarkan produk-produk BNI, produk pertanian, apalagi produk dari Bali,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusra dan Papua Sang Made Sumadi mengatakan, profesi petani yang belum mendapat perlindungan jaminan sosial menjadi catatan khusus pihaknya. Pasalnya, hal ini menjadi kontras dengan sistem pertanian Bali yakni subak yang sudah diakui dunia. ‘’Ini menjadi catatan barangkali untuk kita semua, ketika sesuatu profesi tidak mendapatkan jaminan sosial tentu orang tidak akan tertarik,’’ ujarnya. Di sisi lain, Sumadi juga mempertanyakan berapa penghasilan yang semestinya didapat oleh para petani. Hal ini agar mereka tidak berbondong-bondong beralih profesi menjadi pegawai hotel misalnya. ‘’Contoh kalau bekerja di perhotelan kan punya UMK, tapi kalau seorang petani idealnya berapa sih mereka mendapat penghasilan di tengah tuntutan kebutuhan hidup, di tengah demikian tidak terbendungnya tuntutan pendidikan terutama pendidikan dan sekolah,’’ tandasnya. (kmb31/kmb32)

Rendah, Penyerapan Kredit Pertanian di Bali

Bali Post/kmb33

LAYANG-LAYANG – Sejumlah siswa mengikuti workshop layang-layang di Bale Banjar Shankara, Jumat (19/8) kemarin. LAYANG-LAYANG menjadi bahasa universal yang dapat menyatukan berbagai generasi dari negara-negara yang berbeda di seluruh dunia. Demikian diungkapkan Presiden NPO World Kids Museum Jepang, Hiromichi Nagata. Dalam rangka mempererat persatuan itulah maka NPO World Kids Museum Jepang bekerja sama dengan Kelompok Media Bali Post (KMB) menyelenggarakan workshop layang-layang di Bale Banjar Shankara, Jalan Danau Toba No.7 Sanur, Jumat (19/8) kemarin.

‘’Kami mengajak lima anak dari Jepang untuk ikut serta dalam acara ini. Kami berharap agar mereka saling mengenal dan berinteraksi. Hal ini tentunya dapat menambah pengetahuan bagi kedua belah pihak dan mempererat persahabatan,’’ ujar Hiromichi. Dalam workshop tersebut juga ikut serta anak– anak sekolah di Denpasar di antaranya dari SDN 2 Sanur, SDN 6 Sanur, SDN 11 Sanur dan SD Saraswati 3 Denpasar. Mereka dibimbing oleh I Ketut Sura dari Darmawangsa Kite, sebuah perkumpulan layangan

di Denpasar. ‘’Acara ini sangat baik untuk merangsang minat anak-anak untuk kembali mencintai permainan tradisional khususnya layangan. Mudah-mudahan ke depannya makin banyak ada acara seperti ini,’’ kata Ketut Sura. Salah seorang peserta dari Jepang, Sonomi Takhashi, mengaku sangat senang bisa mempelajari cara membuat layang-layang. ‘’Saya merasa beruntung dapat datang ke Bali, berkenalan dengan teman baru dan belajar membuat layangan,’’ imbuh anak yang

berusia 10 tahun itu. Setelah dibuat, hasil karya anak-anak tersebut kemudian diterbangkan di Pantai Segara. ‘’Inilah pendidikan yang sebenarnya. Tidak hanya di dalam kelas. Anak-anak akan mendapatkan pengalaman baru dengan pergi ke lapangan,’’ terang Hiromichi. Dia pun berharap nantinya lebih banyak anak dan lebih banyak negara yang dapat terlibat dalam acara sejenis, sehingga tujuan dari acara ini yakni mempersatukan semua bangsa dapat terwujud. (kmb33)

Denpasar Art Space

Wadah Kreatif Para Seniman

PROGRAM city tour Kota Denpasar yang mengedepankan pura, puri dan pasar, terus dikembangkan. Kali ini, Dinas Pariwisata bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah Denpasar membuat gebrakan baru dengan membuat destinasi baru, yakni Denpasar Art Space. Bertempat di Gedung Merdeka, yang juga Sekretariat LVRI Denpasar ini akan diisi dengan berbagai karya seni, baik berupa seni lukis, kriya, fotografi, hingga seni kontemporer lainnya. ‘’Denpasar Art Space akan menjadi tempat untuk edukasi, apresiasi, serta aktivitas seni budaya dan kreatif,’’ terang Ketua Badan Promosi Pariwisata

Daerah (BPPD) Kota Denpasar I.B. Gede Sidharta Putra, Jumat (19/8) kemarin. Keberadaan Denpasar Art Space di Gedung Merdeka ini juga seatap dengan Tourist Information Centre (TIC), sehingga dinilai representatif sebagai bagian dari city tour. Wisatawan yang menginginkan informasi seputar Denpasar, bisa langsung menyaksikan geliat seni rupa Denpasar di gedung ini. Dikatakan, BPPD Kota Denpasar akan tetap menjaga ruang gerak kreatif ini karena merupakan suatu keniscayaan bahwa seni budaya telah banyak menyokong pertumbuhan pariwisata. Sebaliknya, masih banyak hal yang

perlu diperbuat kalangan pariwisata demi tetap berkembang-lestarinya seni budaya, baik tradisional, modern dan kontemporer. ‘’Pelan tapi pasti, dukungan terhadap cabang-cabang seni dengan berbagai aktivitasnya akan selalu diupayakan, khususnya untuk mengisi ruang publik ini. Selain menyediakan ruang pamer, tempat ini juga bisa dimanfaatkan untuk pelatihan, workshop, diskusi, pemutaran film, pementasan seni pertunjukan dan kegiatan kreatif lainnya,’’ jelasnya didampingi Sekretaris Disparda Denpasar Nyoman Nada, Koordinator Pameran Wayan Redika, serta unsur terkait. (ara)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 20 Agustus 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu