Skip to main content

Edisi 19 Oktober 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 61 TAHUN KE 70

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost

kamis paing, 19 oktober 2017

Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. UD Jati-Prima (Naila-Naura) Br Tangtu Jumlah diterima kemarin Jumlah sebelumnya Jumlah seluruhnya

Rp 1.000.000 Rp 1.000.000 Rp 480.688.098 Rp 481.688.098

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Pascastatus Awas Gunung Agung

Dekatkan Pelayanan, Koperasi pun Ikut Mengungsi Instruksi pengosongan pada zona awas, tidak hanya berdampak terhadap warga. Lembaga keuangan mikro yang ada di desa-desa zona awas, seperti LPD dan koperasi juga dibuat kelimpungan. Tercatat ada sebanyak 103 koperasi dan 60 LPD di zona awas. Ada yang memilih ikut mengungsi dengan alasan mendekatkan pelayanan pada nasabah.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Karangasem Gede Ngurah Yudiantara, Rabu (18/10) kemarin, mengatakan sudah mendata jumlah koperasi yang terdampak di 28 desa yang masuk zona awas. Terbanyak ada di Kecamatan Selat sebanyak 34 koperasi. Sementara di Kecamatan Rendang (28), Kubu (1), Bebandem (18) dan Kecamatan Abang 5 koperasi. Dia mengatakan belum bisa memastikan, berapa koperasi yang sudah kolaps menghadapi situasi ini dan berapa koperasi yang masih bertahan. ‘’Proses pendataan terus dilakukan, karena beberapa koperasi informasinya sudah mulai kelimpungan bila nasabahnya ingin menarik

tabungannya. Sebab, dana cadangannya sudah tersedot habis, lantaran mayoritas nasabahnya sudah lebih dulu menarik dana tabungannya,’’ tegasnya. Tak hanya koperasi, LPD sebagai lembaga keuangan mikro milik desa adat juga bernasib serupa. Tercatat ada 60 LPD masuk zona awas. Ketua BKS (Badan Kerja Sama) LPD Karangasem I Made Mastiawan, Rabu kemarin, mengatakan meski ada 60 LPD masuk zona awas, dia memastikan kondisi keuangannya tidak semua kena dampak terburuk hingga membuat LPD itu bangkrut. Meski demikian, sebagai antisipasi, BKS LPD Karangasem juga sudah melaku-

kan sejumlah langkah. Salah satunya berkoordinasi dengan BKS LPD Provinsi Bali. Dukungan yang diberikan, yakni dengan penguatan dana penyangga likuiditas LPD di zona awas ini. Jumlah dana likuiditas yang dicairkan nanti kepada 60 LPD ini cukup besar, mencapai Rp 10,5 miliar. Dukungan likuiditas LPD ini bersumber dari iuran yang dikumpulkan BKS LPD Provinsi Bali dengan sistem penguatan dana. Ini tujuannya untuk memperkuat keuangan LPD yang masuk dalam zona awas, agar tidak kolaps menghadapi situasi saat ini. Hal. 19 Kewajiban Nasabah

Soal Densus Tipikor

JK Tak Bicara Seenaknya

Bali Post/ant

BERBICANG - Presiden Joko Widodo berbincang dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani di sela upacara penyambutan tamu negara di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/10) kemarin. Dalam pertemuan tersebut kedua pemimpin negara membahas peningkatan kerja sama bidang infrastruktur dan pariwisata.

Presiden Ajak Qatar Tingkatkan Investasi

Jakarta (Bali Post) – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) telah besikap bahwa Densus Tipikor belum diperlukan. Pernyataan JK tersebut mengundang tanda tanya. Namun, Juru Bicara Wakil Presiden, Husain Abdullah, buru-buru memberi pernyataan. Bahwa tidak ada perbedaan antara Jokowi dan JK. ‘’Tidak ada perbedaan antara Presiden dan Wakil Presiden, karena belum ada keputusan final tentang pembentukan Densus Tipikor,’’ katanya dalam pernyataan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (18/10) kemarin. Ia mengatakan, pandangan atau sikap Kalla dalam kapasitas sebagai wakil presiden, tentu akan jadi pertimbangan bagi Jokowi dalam mengambil keputusan. Keduanya juga pasti akan bertemu mendiskusikan masalah itu. ‘’Tetapi itulah sikap Pak JK menilai bahwa Densus Tipikor tidak perlu. Karena sejauh ini toh Polri sudah melaksanakan fungsi itu, apalagi sudah ada

KPK. Berilah kesempatan kepada KPK,’’ katanya. Selain itu, menurutnya, perlu juga melihat dari sisi efektivitas dan efisiensi penegakan hukum serta jalannya roda pemerintahan. Seperti yang diuraikan Kalla, ada enam institusi yang yang menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum, yaitu BPK, BPKP, Kepolisian Indonesia, Kejaksaan Agung,

Kehakiman, dan KPK. Bila hal ini bertambah lagi, maka dikhawatirkan kerja pemerintah hanya membuat laporan dan terjadi ketakutan berlebihan dalam proses pengambilan keputusan serta kebijakan pemerintah. Hal. 19 Punya Alasan

Bogor (Bali Post) – Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah Indonesia terus mengajak Qatar untuk meningkatkan investasinya di berbagai sektor. ‘’Paduka Yang Mulia Emir Al Thani dan saya tadi telah membahas upaya memperkuat kerja sama di bidang infrastuktur dan pariwisata,’’ kata Presiden saat jumpa pers bersama Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (18/10) kemarin. Menurut Jokowi, Qatar dan Indonesia telah sepakat menindaklanjuti kerja sama yang disepakati dalam pertemuan bilateral yang mengikutsertakan sejumlah menteri kedua negara. Kepala Negara menambahkan, sejumlah proyek investasi yang tengah berjalan yaitu kerja sama pembangunan Nebras Power di PT Paiton Energy senilai 1,3 miliar dolar AS dan dengan PT Pembangkit Jawa Bali yang membangun PLTGU Sumbagut 134 senilai 1 miliar dolar AS. ‘’Saya juga menitipkan kepada Paduka Yang Mulia Emir Al Thani sekitar 43 ribu WNI di sana yang turut berkontribusi bagi pembangunan di Qatar,’’ ujar Presiden. Selain ekonomi, Presiden mengatakan kedua negara sepakat memperkuat kerja sama dan upaya menjaga persatuan umat dalam menghadapi tantangan bersama. Kemudian, Presiden Jokowi bersama Sheikh Tamim juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU serta kerja sama di berbagai bidang. Hal. 19 Komisi Bersama

Napoli Sempat Ketakutan Akhirnya Ditekuk City 2-1

Kinerja Ekonomi Pemerintah Jokowi Terkendali Jakarta (Bali Post) – Kinerja ekonomi selama tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) sudah cukup baik dan terkendali. ‘’Sejumlah indikator ekonomi dalam tiga tahun terakhir ini sudah cukup baik dan terkendali,’’ kata pakar ekonomi Prof. Firmanzah, Rabu (18/10) kemarin. Ia mengatakan, indikator makro ekonomi seperti cadangan devisa terus menguat, nilai tukar tetap terjaga, dan inflasi juga terkendali. Lalu, untuk pertumbuhan ekonomi, memang capaiannya tidak terlalu tinggi, tetapi dalam kondisi ekonomi dunia seperti saat ini, angka lima persen sudah optimal. Menurut Rektor Universitas Paramadina yang akrab disapa Fiz ini, negara berbasis komoditas serupa Indonesia seperti Brazil dan Rusia malah tumbuh negatif. ‘’Sedangkan ekonomi Indonesia tetap terjaga,’’ ujarnya. Kemudian, indikator ekonomi lainnya yakni peringkat investasi juga menunjukkan perbaikan. ‘’Lembaga rating keuangan dunia seperti Standard & Poors, Moodys dan Fitch Ratings memasukkan Indonesia dalam negara layak investasi,’’ ujarnya. Demikian pula, pembangunan infrastruktur yang tergelar di sejumlah daerah memberikan dampak positif dan gejolak harga pangan juga terkendali. Hal. 19 Kredit Usaha

Yasonna H. Laoly

KENDALIKAN BOLA - Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne mengendalikan bola saat berhadapan dengan Napoli, Rabu (18/10) dini hari.

Manchester City memetik kemenangan 2-1 atas Napoli pada laga yang diwarnai dua penalti di pertandingan ketiga fase grup Liga Champions di Stadioan Etihad, Rabu (18/10) dini hari. The Citizen menang berkat gol Sterling dan Gabriel Jesus, sedangkan Napoli yang mendapatkan dua hadiah penalti hanya mampu mencetak satu gol pada babak kedua. Hasil ini membawa Manchester Biru bertahan di puncak klasemen dengan poin sembilan, sedangkan pimpinan klasemen Liga Italia Napoli duduk di urutan ketiga dengan tiga poin. Pemain bertahan Napoli Kalidou Koulibaly mengatakan timnya sempat ketakutan saat Manchester City menerapkan tempo permainan cepat pada awal-awal babak pertama pertandingan. Tempo cepat tersebut, menurut Koulibaly, terjadi

sebelum Manchester City unggul 2-0 pada babak pertama. Namun setelahnya, Napoli lebih ‘’bebas’’ dalam bermain sehingga mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 berkat penalti Diawara. ‘’Kami melangkah ke lapangan dengan rasa ketakutan dan Manchester City mengoper bola dengan sangat cepat, jenis permainan yang tidak Anda lihat setiap hari,’’ kata Koulibaly kepada Mediaset dilansir Football Italia, Rabu kemarin. ‘’Kami kemasukan dua gol yang mengecewakan, tetapi menjelang turun minum kami mulai bermain lebih baik dan merasa lebih bebas. Di babak kedua, kami melakukannya dengan baik,’’ kata pemain Timnas Senegal itu. Pada laga ini Napoli memang mengistirahatkan dua pemain andalan, Jorginho dan Allan, demi menjaga kebugaran mereka menjelang pertandingan Liga Italia melawan Inter Milan pada akhir pekan ini. Hal. 19 Sangat Sulit

Bali Post/afp

PHDI dan Mayoritas Perwakilan Agama Dukung Perppu Ormas Jakarta (Bali Post) Komisi II DPR mengundang sejumlah unsur masyarakat untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran dan masukannya kepada DPR mengenai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan di ruang Komisi II DPR, Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (18/10). Hadir antara lain perwakilan dari seluruh organisasi keagamaaan di Indonesia, sejumlah ormas agama, pakar hukum, Ormas Pemuda Pancasila (PP) serta Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI). Dari sejumlah pandangan yang disampaikan mayoritas pembicara tidak merasa keberatan terkait isi perppu yang menghapus kewenangan pengadilan memutus boleh tidaknya pemerintah membubarkan suatu organisasi masyarakat yang dinilai bertentangan dengan Pancasila. Ada se-

mangat untuk memangkas panjangnya birokrasi sehingga pemerintah bisa langsung memutuskan pembubaran sebuah ormas. Hanya sebagian ormas Islam yang menyatakan penolakannya atas terbitnya Perppu Ormas tersebut. Dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat diwakili Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) PHDIP Pusat, Yanto Jaya didampingi Sekretaris Ketua Bidang Hukum dan HAM PHDI Pusat, Nengah Darmawan. Dalam paparannya, Yanto Jaya menyatakan bahwa PHDI Pusat sangat mendukung terbitnya Perppu ini. “Prinsipnya PHDI mendukung perppu ini menjadi Undang-Undang karena sejak semula pembahasan UU Ormas Nomor 17 Tahun 2013,” katanya. Menurutnya, apa yang dilakukan pemerintah dengan menerbitkan Perppu Ormas merupakan langkah dan keputusan sangat baik. Hal. 19 Mengatur Ormas

Bali Post/ant

RAPAT - Pakar hukum tata negara Refly Harun dan Yusril Ihza Mahendra saat RDPU dengan Komisi II DPR, Rabu (18/10) kemarin, terkait Perppu Ormas.


denpasar

2

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

figur Langkah Antisipasi

UPAYA pencegahan bahaya kebakaran sangat penting dan wajib diketahui seluruh masyarakat, mulai usia dini atau siswa Taman Kanakkanak hingga orang dewasa. Dengan demikian, angka kebakaran berikut kerugian yang ditimbulkan dapat diminimalisasi serendah mungkin. Terhadap tingginya angka kebakaran akhir-akhir ini, perlu dilakukan langkah antisipasi di berbagai sektor. Tidak hanya di sektor pendidikan dan kalangan usaha, upaya serupa juga wajib dilakukan di pasar desa adat dan pasar swasta di wilayah Kabupaten Badung. “Mengingat seringnya terjadi kebakaran di pasar, para pengelola pasar diimbau agar menyiagakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan - red) atau fire extinguisher di tiap-tiap pasar untuk antisipasi awal,” ujar Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung I Wayan Wirya saat mengumpulkan seluruh kepala pasar di wilayah Badung Utara di Kantor UPT Damkar Badung Utara, Senin (16/10 ) lalu. Mantan Camat Kuta Selatan ini mengharapkan peran serta para kepala pasar dalam hal pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran. Bahkan, koordinasi dari para pengelola pasar sangat diperlukan. “Tanpa bantuan mereka, kami tidak akan bisa maksimal dalam menangani kebakaran,” ujarnya. (edi)

Akhir 2017, Pembahasan Empat Ranperda Ditargetkan Rampung

Denpasar (Bali Post) – Sejak awal tahun, jajaran DPRD Denpasar sudah berhasil menyelesaikan beberapa peraturan daerah (perda). Bahkan, memasuki akhir tahun ini, masih ada empat rancangan peraturan daerah (ranperda) yang harus diselesaikan. Dewan memastikan pembahasan empat ranperda tersebut dipastikan akan rampung akhir 2017 ini. Dikonfirmasi, Rabu (18/10) kemarin, Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kota Denpasar A.A. Putu Gede Wibawa mengungkapkan, pihaknya sudah membentuk empat panitia khusus (pansus). Keempat pansus yang terbentuk itu meliputi Pansus XI yang diketuai I Nyoman Karisantika, membahas Ranperda tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Selanjutnya, Pansus XII dipimpin I Wayan Suadi Putra, membahas Ranperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Rumah dan Permukiman Kumuh. Sedangkan Pansus XIII yang dipimpin I Nyoman Tananjaya Asmara Putra, dipercayakan menggodok Ranperda tentang Kepariwisataan dan Budaya. Sementara Pansus XIV yang membahas Ranperda tentang Retribusi Pelayanan Tera dipimpin I Made Suweta. Menurut Wibawa, keempat ranperda tersebut ditargetkan sudah rampung akhir 2017 ini. Alasannya, masih ada beberapa ranperda yang sudah menunggu untuk dibahas. ‘’Kami harapkan pembahasan keempat ranperda tersebut sudah bisa diselesaikan secepatnya atau paling lambat akhir tahun ini,’’ ujar politisi PDI Perjuangan itu. Berkenaan dengan target itu, Ketua Pansus XI I Nyoman Karisantika mengatakan, pihaknya akan tetap berupaya untuk secepatnya merampungkan pembahasan. Dari pembahasan yang telah dilakukan di tingkat pansus, tidak ditemukan persoalan yang urgen, karena Ranperda tentang BPD sepenuhnya mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 105 Tahun 2016. Mengingat dalam Permendagri tersebut, semuanya sudah diatur secara tegas. Mulai dari mekanisme pemilihan, jumlah anggota, masa jabatan dan keterwakilan perempuan. Hal senada juga disampaikan Ketua Pansus XII I Wayan Suadi Putra. Bahkan, kata Suadi Putra, Ranperda tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Rumah Kumuh dan Permukiman Kumuh sudah beberapa kali dibahas. Bahkan, draf ranperda sempat direvisi karena karakteristik permukiman kumuh di Kota Denpasar berbeda dengan daerah lainnya. Di mana, rumah kumuh di Kota Denpasar umumnya berada di lahan-lahan milik pribadi, sehingga dalam penanganannya perlu dicarikan solusi yang tepat. Sementara itu, selama 2016 lalu, DPRD Denpasar telah berhasil merampungkan sembilan ranperda untuk dijadikan perda. Perda-perda yang digarap, di antaranya perda bantuan hukum, pemilihan perbekel, penyelenggaraan perhubungan, struktur organisasi dan tata kelola perbekel, pengelolaan barang milik daerah, pajak parkir, penyertaan modal ke PDAM dan LKPJ. Jumlah ini lebih sedikit dari tahun 2015 lalu. Pada 2015 lalu, Denpasar berhasil merampungkan 12 perda. Di antaranya, perda ketertiban umum, perubahan perda tentang BPHTB, izin usaha jasa konstruksi, pemondokan, PKL, pengelolaan cagar budaya, pendaftaran jasa usaha pariwisata dan pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah. Selain itu, ada pula perda pengelolaan sampah, penyelenggaraan kearsipan, bangunan gedung serta perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. (kmb12)

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : TERMINAL UBUNG STERIL DARI BUS AKAP Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

Bali Post/eka

DAUN ENAU - Salah seorang warga memilih daun enau yang dijual pedagang bermobil di Denpasar. Menjelang hari raya Galungan, warga khususnya umat Hindu di Bali mulai menyiapkan bahan untuk ritual seperti janur, daun enau maupun sarana lainnya.

Senin Mendatang, Terminal Ubung Steril dari Bus AKAP

Denpasar (Bali Post) -

Upaya memfungsikan Terminal Ubung sesuai peruntukannya semakin dimatangkan. Berdasarkan hasil rapat koordinasi sejumlah instansi terkait Selasa (17/10) lalu, mulai Senin (23/10) mendatang tidak ada lagi bus AKAP yang masuk ke terminal tipe C tersebut. Selain itu akan digelar apel dan operasi gabungan untuk melakukan pengawasan. ‘’Kami berharap kesepakatan ini agar dipatuhi semua pihak, terutama perusahan otobus (PO). Apabila ada yang membandel, tentu akan ditindak tegas,’’ kata Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, Rabu (18/10) kemarin. Rahmawaty Ismail mengungkapkan, rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di Kantor Balai Transportasi Darat Wilayah XII Bali-NTB, Renon, Denpasar Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Timur. ‘’Yang hadir lengkap, yakni dari unsur kepolisian, Dishub, Organda, Damri dan perwakilan perusahaan otobus (PO) sekitar 50 orang,’’ ungkapnya. Menurut mantan Kapolsek Kota Tabanan ini, poin penting yang dibahas tentang optimalisasi Terminal Mengwi. Oleh karena itu, seluruh PO agar menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal Mengwi. Sedangkan untuk Terminal Ubung yang turun menjadi terminal tipe C, dari pihak PO sebenarnya mendukung dengan regulasi yang ada. Namun, mereka berharap harus didukung koneksitas jasa angkutan umum yang ada dan disosialisasikan. ‘’Travel-travel gelap diharapkan supaya ditindak karena dinilai

merusak mekanisme yang sudah ada,’’ ujarnya. Mulai Senin (23/10) mendatang, kata Rahmawaty Ismail, pihaknya mengharapkan tidak ada lagi bus AKAP di Terminal Ubung. Apabila masih ada perusahan bus yang nekat, maka pihaknya tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas. Dengan keputusan ini diharapkan bisa menghilangkan calo tiket atau awu-awu di sana. ‘’Dengan begitu pelayanan kepada masyarakat khususnya pengguna jasa angkutan umum dapat ditingkatkan. Hal ini juga untuk mendukung terciptanya kamseltibcar lantas,’’ tegasnya. Sementara itu, Polsek Denpasar Barat (Denbar) terus memburu calo tiket atau awu-awu di Terminal Ubung. Selasa (17/10) lalu, Tim Opsnal Reskrim Polsek Denbar mengamankan empat awu-awu berinisial HN (29), TH (18), LBS (45) dan Mis (44) yang berasal dari Jember dan Lumajang, Jawa Timur.

Situasi Dinilai Sudah Tenang

Jajaran OPD Ditarik dari Posko Pengungsian

Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali telah menarik jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya ditugaskan di posko-posko pengungsian Gunung Agung sejak Senin (16/10) lalu. Kendati demikian, masih ada beberapa OPD yang bertugas seperti BPBD Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dan Dinas Sosial Provinsi Bali. Sebelumnya, jajaran OPD dengan sistem piket bertugas memberikan pelayanan dan membina para pengungsi terkait pengelolaan bantuan. “Pembinaan itu di masingmasing posko pengungsian kita tugaskan OPD itu

untuk memberikan pelayanan di sana dan membina mereka (pengungsi - red) untuk bisa nantinya mengelola sendiri bantuan. Termasuk diajari tentang manajemen agar tidak diam saja dan konsep manyama braya sampai dengan masa tenang,” ujar Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra dikonfirmasi, Rabu (18/10) kemarin. Menurut Mahendra, jajaran OPD saat ini memang sudah ditarik kembali ke pemerintahan lantaran situasi di pengungsian sudah dianggap tenang. Selain itu, pengaturan pengungsi termasuk penyaluran lo-

gistik juga telah dilakukan dengan baik. Pengungsi juga diklaim telah berada di lokasi yang lebih representatif dibandingkan sebelumnya. Kini, tugastugas OPD tersebut sudah diambil alih sepenuhnya oleh klian banjar, kepala desa dan camat. “Kalau yang kemarin itu kan dalam situasi kepanikan, jadi kita wajib mem-back-up. Sekarang juga sudah ada kartu pengungsi yang mengatur lebih lanjut mengenai logistik hingga pelayanan kesehatan. Pengungsi bisa datang ke puskesmas atau rumah sakit khususnya rumah sakit pemerintah dengan membawa kartu itu,” paparnya. (kmb32)

Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra seizin Kapolsek Kompol Gede Sumena mengatakan, keempat awu-awu tersebut dibawa ke Polsek Denbar untuk diinterogasi, diberi penga-

rahan dan membuat pernyataan tidak akan mengulangi lagi pekerjaan tersebut. ‘’Sesuai perintah Kapolsek Denbar, keempat awu-awu diamankan selama 1 x 24 jam,’’ tegas Iptu Aan. (kmb36)

Bali Post/ist

DIAMANKAN - Petugas mengamankan calo tiket yang masih nekat beroperasi di Terminal Ubung.

Penjudi ”Online” Kibuli Karyawan Karaoke

Denpasar (Bali Post)Gara-gara gila judi bola online, seorang manager marketing karaoke di Jalan Diponegoro, Denpasar Barat (Denbar), Tedy Haryanto (37), menjadi gelap mata. Ia mencuri dan menipu karyawan di tempat hiburan malam tersebut dan uangnya dihabiskan untuk judi bola online. Akibat perbuatannya itu, Tedy ditangkap di rumahnya di Jalan Pulau Panjang, Denpasar dan dijebloskan ke sel Polsek Denbar, Rabu (18/10) kemarin. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra mengatakan, salah satu korban yang melapor kehilangan HP, yaitu Derra Dwi Rahma. Derra mengaku kehilangan HP Oppo dan Iphone 5 saat ditinggal ke kamar mandi, Selasa (17/10) lalu. Setelah menerima laporan itu, petugas melakukan penyelidikan dan keterangan saksi-saksi dicurigai

Tedy pelakunya. Di samping dari keterangan saksi-saksi, dari rekaman CCTV di sekitar TKP terekam pelaku melintas di sana. “Diduga saat korban di kamar mandi, pelaku memanfaatkan kesempatan tersebut. Kami langsung menuju tempat tinggal pelaku dan menangkapnya,” ungkap Aan. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya mengambil HP korban saat di-charge. Berdasarkan hasil pengembangan kasus tersebut, pelaku juga menggelapkan uang rekan kerjanya Dela Rp 2,5 juta, menggadaikan HP milik perusahaan dan melakukan penipuan dengan cara membeli HP milik Wulan. Padahal, HP itu belum dibayar tapi pelaku mengaku sudah membayar dengan bukti transfer palsu. “Kami sudah mengamankan barang bukti HP, charger dan uang Rp 100 ribu. Barang bukti lain masih kami cari,” ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Badung ini. (kmb36)

Bobol Website Polda Bali

Tiga ”Hacker” Muda Dituntut Setahun Enam Bulan Penjara

Denpasar (Bali Post) Tiga orang hacker dituntut hukuman masing-masing selama satu tahun enam bulan penjara karena dinyatakan terbukti bersalah membobol situs atau website Polda Bali. Tuntutan tersebut dibacakan JPU Eddy Arta Wijaya saat persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (17/10). Ketiga hacker muda itu adalah Muhamad Rizki Faturrohman (18), Eka Aprianto (21) dan Yudie Krisnamukti (19). Jaksa yang bertugas di Kejati Bali itu mengatakan, mereka terbukti melakukan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE). Perbuatan itu berupa, yang melakukan,

yang menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan atau sistem elektronik orang lain dengan cara apapun. Hal tersebut sebagaimana dakwaan kesatu yaitu Pasal 30 ayat 1,2,3, jo Pasal 46 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. JPU di depan majelis hakim pimpinan I Ketut Tirta menegaskan, selain dihukum secara fisik, ketiga terdakwa juga dituntut hukuman denda masing-masing Rp 3 juta.

Apabila tidak mampu membayar, maka masing-masing terdakwa bisa menggantinya dengan hukuman kurungan selama enam bulan. Dalam surat dakwaan, JPU menyebutkan para terdakwa telah melakukan perbuatan dengan sengaja dan tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan sistem elektronik orang lain dengan cara apapun. Perbuatan ketiganya diketahui setelah mendapat laporan dari Humas Polda Bali bahwa website dengan alamat url:http//polda-bali.com diretas oleh orang yang tidak dikenal, tanggal 5 Maret lalu. Pascalidik oleh anggota cyber Polda Bali, ternyata seluruh subdomain dari website

tersebut juga ikut diretas yakni http//denpasar.polda-bali. com, http//gianyar.polda-Bali. com, http//tabanan.poldabali.com, http//badung.poldabali.com, http//bangli.polda-bali.com, http//buleleng. polda-bali.com, http//jembrana.polda-bali.com, http// klungkung.polda-bali.com dan http//karengasem.polda-bali. com. Ketiga terdakwa membobol situs tersebut dengan cara mengubah tampilan dan menggantinya dengan gambar lambang yang bertuliskan GrooSecSquad dan tulisan “Ketiga garuda kembali terluka karena provokasi mahluk durjana. Ketika semboyan BHINEKA TUNGGAL IKA kembali terabaikan karena aksi ok-

num yang mengatasnamakan agama. Ketiga kitab suci jadi bahan perdebatan oleh orangorang yang merasa memiliki surga. Ketika perjuangan pahlawan kemerdekaan sudah dilupakan begitu saja oleh mereka yang merasa paling berjasa”. Hal itu dibeberkan JPU saat membacakan pesan yang dituliskan dalam website yang diretas tersebut. Dari hasil penyelidikan, tiga pemuda itu akhirnya berhasil ditangkap di tempat berbeda. Terdakwa Muhamad Rizki Faturohma ditangkap di Bandung, terdakwa Yudie Krisnamukti ditangkap di Subang dan terdakwa Eka Aprianto ditangkap di Mataram, Nusa Tenggara Barat. (kmb37)


BADUNG

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

3

Belasan Parpol Mendaftar ke KPU Mangupura (Bali Post) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung telah menutup pendaftaran partai politik (parpol) calon peserta Pemilu 2019, Senin (16/10). Selama 14 hari masa pendaftaran, parpol yang terdaftar di KPU setempat sebanyak 18 parpol. Ketua KPU Badung A.A. Gede Raka Nakula mengatakan, dari belasan parpol yang mendaftar, satu di antaranya tidak mengembalikan berkas hingga batas pendaftaran ditutup. “Jumlah yang masuk 18 parpol, tapi Partai Idaman tidak mengembalikan berkas sampai batas waktu yang ditentukan. Jadi dari 18 parpol, 17 parpol dapat tanda terima dan satu parpol tidak mengembalikan berkas sehingga tidak bisa ikut Pileg di Badung,” ujar Raka Nakula, Rabu (18/10) kemarin. Menurut Raka Nakula, parpol yang telah tercatat di KPU Badung sebagai peserta pemilu 2019 adalah PDI-P, PSI, NasDem, Perindo, Hanura, Golkar, PKS, Garuda, Gerindra, PAN, Demokrat, PPP, PKPI, Pika, Partai Berkarya, Partai Rakyat dan PKB. Partai yang telah terdaftar ini akan mengikuti penelitian administratif yang dilakukan mulai 17 Oktober hingga 15 November mendatang. “Tahapan sekarang adalah melakukan penelitian administrasi terhadap data yang sudah masuk, seperti kartu tanda anggota (KTA) dan kartu tanda penduduk (KTP) apakah ada yang ganda atau ada anggota Polri yang dimasukkan. Ini yang akan kita teliti keabsahanya,” jelasnya. Setelah proses penelitian administrasi tuntas, kata Raka Nakula, pihaknya akan melanjukan pada tahapan verifikasi faktual. Pada tahapan ketiga ini, jika ditemukan adanya kesalahan administratif, parpol dapat melakukan perbaikan selama kurun waktu 15 Desember hingga 4 Januari 2018. “Kami juga melakukan verifikasi faktual atas hasil penelitian adminitrasi, seperti KTP ganda itu bisa diperbaiki,” ungkapnya. Secara umum, beberapa persyaratan yang harus dipenuhi parpol untuk bisa ikut bertarung dalam pemilu tahun 2019 mendatang, seperti memiliki keterwakilan 30 persen perempuan, memiliki kepengurusan sesuai yang telah ditentukan oleh peraturan perundang-undangan serta syarat-syarat lainnya. Memiliki kepengurusan di seluruh provinsi, memiliki kepengurusan di 75 persen jumlah kabupaten/kota di provinsi yang bersangkutan dan memiliki kepengurusan di 50 persen jumlah kecamatan di kabupaten/kota yang bersangkutan. “Tanpa kecuali, bagi parpol baru maupun lama mesti melakukan pendaftaran. Nanti KPU yang akan langsung turun untuk melakukan verifikasi,” tegasnya. (kmb27)

Bali Post/ist

LONGSOR - Petugas BPBD dibantu instansi terkait dan masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan jalan di Banjar Sekarmukti, Desa Pangsang, Petang akibat tertimbun material longsor.

Diguyur Hujan Lebat

Dua Banjar di Desa Pangsan Diterjang Longsor

Mangupura (Bali Post) –

Curah hujan yang tinggi selama dua hari terakhir mengakibatkan bencana longsor di Kecamatan Petang, Rabu (18/10) kemarin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung mencatat, longsor terjadi di dua titik, yakni di Banjar Pupuk dan Banjar Sekarmukti, Desa Pangsan, Kecamatan Petang. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung Ni Nyoman Ermy Setiari saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya bencana longsor di dua banjar di Desa Pangsan tersebut. Di-

katakan, longsor yang mengakibatkan jalan tertutup material itu diketahui sekitar pukul 09.00 Wita. “Hampir sekitar 10 meter badan jalan tertutup material sehingga mengakibatkan akses

Kondisi Sangat Memprihatinkan

warga terganggu,” ujarnya. Petugas BPBD dibantu instansi terkait dan masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan jalan, sehingga tak butuh waktu lama jalan kembali

normal. “Petugas kami sudah terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan,” kata Ermy Setiari. Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa, meski longsor sempat mengakibatkan akses jalan warga tertutup material. “Syukurlah, tidak ada korban jiwa. Hanya material tanah yang longsor sempat menutup badan jalan,

namun sekarang sudah kembali normal,” tegas Ermy Setiari. Akibat kejadian tersebut, kata Ermy Setiari, pihaknya mengimbau masyarakat senantiasa waspada dan selalu berhati-hati saat bepergian. Sebab di wilayah Badung Utara, khususnya yang memiliki tupografi perbukitan, memang sangat rawan bencana longsor saat intensitas hujan meninggi seperti saat ini. (kmb27)

WHDI Kabupaten Badung Gelar Muscab IV

Mendesak, Perbaikan Jembatan Anggrek WHDI Berperan Tingkatkan Kualitas SDM Wanita Hindu

Bali Post/kmb27

JALAN UTAMA - Jembatan Anggrek yang berlokasi di Banjar Tengah, Desa Sibang Kaja perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah karena merupakan jalan utama yang menghubungkan dua desa. Mangupura (Bali Post) – Jembatan Anggrek yang berlokasi di Banjar Tengah, Desa Sibang Kaja butuh perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Pasalnya, kondisi jalan penghubung dari Desa Adat Sibang Kaja, Desa Adat Gerih dan Subak Blumbungan ini sangat memprihatinkan. Jembatan dengan pan-

jang sekitar 30 meter dan lebar hanya satu meter itu kini hanya dapat dilalui oleh satu kendaraan roda dua. Padahal, jembatan ini merupakan jalan arteri yang menghubungkan dua desa. “Setiap kegiatan adat sering memanfaatkan jalan ini. Jadi, perlu diperbaiki segera karena merupakan jalan arteri yang fungsinya sangat vital bagi masyarakat,” ujar tokoh

masyarakat Desa Adat Sibang Kaja I Ketut Gede Sucita, Rabu (18/10) kemarin. Menurut Sucita, jembatan yang diperkirakan dibangun pada zaman Belanda ini hanya mendapatkan perawatan pada bagian permukaan jalan saja. Sementara, secara konstruksi belum mendapatkan sentuhan pemerintah. “Hanya di-service bagian atasnya saja. Selain jembatan ini sempit, penerangannya juga kurang. Kalau konstruksi secara menyeluruh belum pernah ada perbaikan,” katanya. Sucita juga memaparkan kondisi jembatan yang membentang di atas Sungai Anggrek tersebut saat hujan lebat di gunung airnya terkadang melintas di atas jembatan. Oleh karena itu, pihaknya berharap pemerintah setempat turun tangan, sehingga masyarakat tidak khawatir melintasi jembatan tersebut. ”Kami berharap segara diperbaiki, sehingga masyarakat pengguna jembatan merasa nyaman dan aman,” tegasnya. (kmb27)

Penyelundupan Komoditas Perikanan Masih Marak Mangupura (Bali Post) Sejak diberlakukannya Peraturan Menteri (Permen) KP Nomor 56 Tahun 2016 tentang Pelarangan Penangkapan dan Perdagangan Komoditas Perikanan seperti lobster, kepiting dan rajungan, upaya penyelundupan benih lobster masih marak atau sering terjadi. Penyelundupan tersebut biasanya dilakukan melalui bandara yang mempunyai direct flight ke Batam dan Singapura. Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Denpasar Woro Nur Endang Sariati mengungkapkan, sepanjang 2017 ini, BKIPM Denpasar bersama Angkasa Pura I Bandara sudah beberapa kali berhasil menggagalkan penyelundupan komoditas perikanan yang dilindungi undang-undang. Komoditi perikanan yang dimaksud berupa benih lobster, coral hidup maupun mati dan komoditi perikanan lainnya. “Nilai komoditas perikanan yang berhasil diselamatkan sepanjang 2017 adalah Rp 4,5 miliar,” kata Woro Nur Endang Sariati di sela-sela penyerahan apresiasi kepada Airport Security Departement Angkasa Pura I I Gusti Ngurah Rai atas peran sertanya dalam kegiatan simulasi penyelundupan benih lobster di Terminal Domestik

Bali Post/kmb23

MENYERAHKAN - Kepala BKIPM Denpasar Woro Nur Endang Sariati saat menyerahkan apresiasi kepada Airport Security Department Angkasa Pura I I Gusti Ngurah Rai. dan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Selasa (17/10) lalu. Dari seluruh komoditas perikanan benih lobster dan coral hidup yang disita, kata Woro Nur Endang Sariati, seluruhnya sudah dilepasliarkan. Sedangkan untuk komoditas nonhidup dilakukan pemusnahan. Untuk itu, dalam rangka mencegah terjadinya penyelundupan, pihak BKIPM Denpasar dan Angkasa Pura I telah melakukan perjanjian kerjasama untuk pengawasan di seluruh bandara di bawah

naungan AP I. “Kegiatan simulasi ini merupakan salah satu implementasi dari pelaksanaan perjanjian kerja sama,” ujarnya. Kepala Airport Security Department AP I Bandara I Gusti Ngurah Rai I Made Sudiarta berharap, ke depan agar selalu dilakukan update informasi peraturan perundangan dari BKIPM dan simulasi dengan komoditi yang lebih beragam. Hal itu sangat diperlukan untuk bisa melakukan mengawasan terhadap komoditi perikanan yang dikirim melalui bandara. (kmb23)

WANITA Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IV. Acara Dibuka Ketua WHDI Provinsi Bali Ny. Bintang Puspayoga di Ruang Pertemuan Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (18/10) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang juga selaku Pembina WHDI Kabupaten Badung, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seni Giri Prasta sekaligus selaku Penasihat WHDI Kabupaten Badung, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Ny. Ayu Suarthini Parwata, Ketua DWP Kabupaten Badung Ny. Nesya Yoga Segara, Ketua WHDI Kabupaten Badung Ny. I.A. Sri Sumiatini Sudikerta dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Badung. Bupati Badung Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya memberikan dukungan atas terselenggaranya Muscab WHDI Badung IV. “Wanita Hindu Dharma Indonesia di Bali dan Badung khususnya sangat penting karena WHDI dapat berperan aktif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia wanita Hindu,” ujarnya. Keberadaan WHDI di Badung sejalan dengan prioritas program pembangunan Kabupaten Badung, yakni program Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana di mana poin keempat tentang adat, agama, seni dan budaya,” ungkapnya.

MUSCAB - Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IV di Ruang Pertemuan Kerta Gosana Puspem Badung, Rabu (18/10) kemarin. Lebih lanjut Giri Prasta mengharapkan ke depannya pengurus WHDI Badung yang terpilih dapat meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan di Kabupaten Badung, serta dapat dengan cepat memberikan informasi dan data terkait program WHDI sampai ke tingkat desa sehingga dapat memosisikan citra WHDI sebagai organisasi kemasyarakatan agama Hindu. “Diharapkan program WHDI Badung ke depan dapat mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana. Hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan alam lingkungan, di mana konsep Tri Hita Karana juga menjadi dasar pembangunan di Badung. Saya juga harapkan istri dari bendesa adat agar menjadi WHDI di wilayah desa adat,” tambah Giri Prasta. Ketua WHDI Provinsi Bali Ny. Bintang Puspayoga menyampaikan, sesuai dengan tema yaitu “Melalui Muscab

IV Kabupaten Badung, Kita Tingkatkan Sinergitas untuk Mewujudkan Wanita Hindu yang Cerdas, Mandiri dan Berwawasan Budaya Membangun Sinergi dalam Mewujudkan Wanita Hindu yang Cerdas, Mandiri dan Berwawasan Budaya”, maka harus dibangun sinergi antara WHDI Badung dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Badung yang sesuai dengan juklak juknis WHDI. Sementara itu, Ketua WHDI Kab Badung Ny. I.A. Sri Sumiatini Sudikerta menyampaikan, tujuan dari Muscab adalah untuk memilih ketua serta pengurus WHDI periode 2017-2022 dan menyusun program kerja WHDI untuk lima tahun mendatang. Ketua Panitia Ni Made Dartini Sutama melaporkan, Muscab ini dilaksanakan untuk membahas pertanggungjawaban Ketua WHDI Kabupaten Badung masa bakti 2012-2017 serta membahas program kerja dan pemilihan

ketua dan pengurus WHDI masa bhakti 2017-2022. Muscab diikuti 78 orang dari pengurus WHDI Kabupaten Badung dan pengurus WHDI kecamatan. Adapun formatur masa kepengurusan WHDI periode 2017-2022 dipimpin Ny. Ni Ketut Suas Isyudayani, Wakil Ketua I Ny. Ni Made Setiari, Wakil Ketua II Ny. Luh Kartiniasih, Sekretaris Ny. Wayan Wirya, Wakil Sekretaris Ny. Kadek Sandra Widari, Bendahara Ny. Ida Ayu Raka Poniasih, Wakil Bendahara Ny. Deniasih Suyanta dan Bupati Badung sebagai pembina WHDI Kabupaten Badung, Penasehat I Ny. Seniasih Giri Prasta dan Penasihat II Ny. Kristiani Suiasa. Struktur kepengurusan WHDI Kabupaten Badung juga didukung oleh Bidang Agama, Bidang Organisasi, Bidang Ekonomi, Bidang Kebudayaan dan Bidang Sosial. Pelantikan dilaksankan oleh Ketua WHDI Provinsi Bali Ny. Bintang Puspayoga. (ad1183)


INFO SEREMONIAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

DPD-RI Dukung Keputusan Kemenag Terkait Dipawali

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

Reses Anggota DPRD Bali

Momentum Generasi Muda Hindu Bali Belajar Keterbukaan Terima Usulan Hibah hingga Serap Aspirasi Pengungsi

SATYAGRAHA - Senator RI Dr. Arya Wedakarna bersama Menteri Agama RI Lukman Hakim. LEMBAGA negara DPD-RI khususnya anggota Komite III Bidang Agama utusan Provinsi Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III sangat mendukung keputusan Kementerian Agama RI. Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu yang telah mengeluarkan keputusan surat nomor : B-4240/DJ/ VI/BA.03.1/10/2017 Tanggal 4 Oktober 2017 tentang Libur Fakultatif Hari Raya Dipawali yang diperingati oleh sebagian umat Hindu Indonesia pada tanggal 18 dan 19 Oktober 2017. Hal ini semakin memperkuat peran dari umat Hindu Indonesia dalam mengisi pembangunan bangsa, sehingga diharapkan apa pun latar belakang umat Hindu Indonesia akan mendapatkan pengayoman. Demikian diungkapkan Senator RI Dr. Arya Wedakarna (AWK) di sela-sela pertemuan dengan sejumlah komponen Hindu. ‘’Saya kira, dengan keputusan Kementerian Agama RI ini menjadi sebuah sinyal positif bahwa adanya perhatian yang lebih dari pusat kepada umat Hindu. Setelah berpuluh-puluh tahun, akhirnya adanya perhatian terhadap hari raya Dipawali yang kita harus akui bahwa ini dirayakan oleh sebagian komunitas Hindu Indonesia khususnya keturunan India yang memiliki akar kental dengan tradisi di Bharat (tanah India - red). Ini sebuah hal positif dan saya sebagai wakil rakyat dan mewakili umat Hindu di Senayan juga sangat mendukung sekali,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia pun meminta bahwa umat Hindu Indonesia khususnya yang bersuku Bali untuk dapat menerima keputusan ini dengan gembira, walau hari raya Dipawali tidak masuk dalam agenda hari raya suci umat Hindu Indonesia yang mayoritas Hindu etnis Bali. ‘’Mari kita jadikan momentum hari raya Dipawali sebagai momen-

tum kesepahaman antara umat Hindu keturunan Bali dan umat Hindu keturunan India. Hari raya Dipawali adalah hari raya suci, festival cahaya yang menandakan kemenangan terang atas kegelapan serta penghormatan pada Ibu Dewi Laksmi, yang di Bali disebut sebagai Dewi Sri. Ada 1,2 miliar umat Hindu dunia yang merayakan Dipawali di semua benua. Jadikan momentum hari raya ini sebagai hari besar umat Hindu Indonesia, yang penting umat Hindu harus bersatu padu. Kita syukuri keputusan negara terkait libur fakultatif. Ibaratnya, sama seperti hari raya Nyepi, Galungan, Kuningan, Siwaratri yang sangat bernuasa Bali juga dirayakan oleh umat Hindu Jawa, Hindu Tamil, Hindu Kaharingan, Hindu Mamasa, Hindu Kei Ambon, Hindu Sunda dan Hindu lainnya. Di sini ujian Tat Twam Asi sesungguhnya. Ngiring dukung semeton Hindu yang merayakan hari ini,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia ini. Ia pun menolak jika acara Dipawali ini dianggap keindia-indiaan dan meminta semua pihak untuk menahan diri terhadap isu tersebut. ‘’Saya minta umat Hindu Bali, jangan sekali-sekali anti dengan Hindu non-Bali. Karena jika kita anti dengan budaya Hindu lainnya maka sama juga kita seperti kaum fundamentalis radikal. Hindu Bali sangat terbuka dan universal dan mulailah kita menggandeng, bersekutu, berserikat dan bersatu dengan Hindu apa pun termasuk budaya Hindu India. Saya yakin, tidak ada budaya yang superior, semua budaya adalah baik dan mari Tri Kaya Parisudha. Anak muda Bali jangan khawatir bahwa Hindu Bali tidak akan tergerus dengan budaya dari luar, dan ngiring mangkin instrospeksi diri agar budaya Bali kita semakin kuat tanpa harus menyalahkan orang lain. Kultur instrospeksi, mulat sarira dan kurangi mengkritik sesama Hindu ini yang harus ditanamkan pada anak muda. Jangan sampai sudah minoritas tapi tidak bersatu,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga putra salah satu pendiri PHDI Bali ini. Ia pun sepakat bahwa ke depan perhatian khusus libur fakultatif Dipawali ini akan menjadi agenda tetap pembahasan Komite III DPD-RI dengan Menteri Agama RI di Senayan, sehingga ke depan bisa diperjuangkan menjadi hari libur nasional. ‘’Cita-cita saya hari raya Siwaratri atau Dipawali ini bisa menjadi hari libur nasional. Selama ini Hindu hanya punya satu hari raya nasional saja. Sebagai sebuah cita–cita ini harus terus digelorakan, siapa pun menterinya, siapa pun presidennya, sehingga ini menjadi agenda tetap perjuangan Hindu Indonesia. This is Satyagraha dan syukurlah sudah ada kemajuan di 2017. Terima kasih kepada pemerintah pusat khususnya Menteri Agama RI dan Dirjen Hindu Kemenag RI,’’ ungkap Gusti Wedakarna. (ad1188)

Undhira Mengabdi di Catur Kintamani

Kembangkan Desa Herbal dan Desa Wisata

DESA CATUR - Mahasiswa Program Internasional Undhira di Desa Catur. UNIVERSITAS Dhyana Pura (Undhira) kembali mengaplikasikan pilar keilmuan pariwisata berkeselarasan dan kesehatan berkelanjutan melalui program pengabdian masyarakat multitahun di Desa Catur, Kintamani, Bangli. Program yang dimulai awal tahun 2017 ini fokus pada pengembangan Desa Catur sebagai desa wisata berbasis herbal. Di bulan Oktober ini, terlaksana dua kegiatan di Catur. Yaitu pelatihan pembuatan minyak dan lulur herbal dari tanaman rimpang dan daun-daunan lokal pada 9 Oktober, serta trekking dengan mahasiswa Program Internasional Undhira pada 11 Oktober lalu. Pelatihan pembuatan produk herbal merupakan rangkaian pemberdayaan warga Kelompok Wanita Tani (KWT) Subak Abian Wana Sari Kenjung. Anggota KWT diberikan pemahaman mengenai potensi, manfaat, dan cara pengolahan berbagai tanaman yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh. Warga berlatih membuat produk olahan berupa

minyak herbal dan lulur dari berbagai tumbuhan lokal, difasilitasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Undhira bekerja sama dengan Ir. Ida Ayu Rusmarini, M.P. Rektor Undhira Dr. Made Nyandra yang hadir dalam pelatihan tersebut menegaskan, Undhira berkomitmen di Catur untuk jangka panjang. Bukan hanya satu dua hari saja, dan berharap kehadiran Undhira dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa. Di samping memberikan beberapa kali pelatihan, LP2M Undhira juga memfasilitasi 1.000 bibit tanaman obat bagi warga. Pada tahap kedua program, Undhira akan mendampingi warga hingga dapat menanam, memproduksi, mengemas, dan memasarkan produk olahan tanaman herbal mereka, termasuk membuat sulingan minyak atsiri. Perbekel Desa Catur I Made Agus Antara mengungkapkan apresiasi atas komitmen Undhira. ‘’Perangkat Desa Catur siap mendukung pengembangan Catur sebagai

WORLD Hindu Youth Organization (WHYO) bekerja sama dengan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Provinsi Bali kembali menggelar pelatihan jurnalistik untuk siswa Hindu seluruh Bali. Event bergengsi di Pulau Dewata ini sudah digelar untuk ke-12 kalinya. Ajang yang berperan penting dalam peningkatan minat siswa dalam menekuni dan mengenal dunia jurnalistik di Bali ini, mendapat respons yang sangat positif dari seluruh sekolah SMP/ SMA/SMK favorit di seluruh Bali. Terbukti acara ini telah mendapat-

kan dukungan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) Provinsi Bali khususnya Bidang Pendidikan. ‘’Acara seperti ini harus terus dilaksanakan, karena Indonesia dan Bali khususnya sedang membutuhkan begitu banyak jurnalis muda yang mampu dan berani bicara untuk kepentingan Bali dan Hindu di masa depan. Saya pribadi sangat mendukung acara seperti ini. Acara yang wajib diikuti oleh siswa yang memiliki keinginan untuk terjun di dunia jurnalistik,’’ ungkap Senator RI Dr. Arya Wedakarna yang juga

desa herbal dengan pendampingan Undhira,’’ tambahnya. Di samping program desa herbal, Undhira juga berkomitmen mendampingi Desa Catur mewujudkan visi sebagai desa wisata. Biro Internasional Undhira memulai dengan mengajak mahasiswa program internasional yang berasal dari Jerman, Jepang, dan Indonesia untuk trekking di Desa Catur. Mereka terkesan dengan beragam potensi wisata yang dijumpai di sana. ‘’Banyak hal menarik di desa ini, dari pemandangan alam sampai kopi dan kue buatan ibu-ibu yang kami nikmati, dan hanya 90 menit dari Denpasar dengan jalan yang bagus,’’ ujar Leonie Schultz, salah seorang mahasiswa dari Heilbronn University Jerman. Desa Catur memiliki potensi dasar menjadi desa wisata dengan empat daya tarik wisata berupa alam yang indah (ecotourism), budaya dan religi yang unik, perkebunan (agro tourism), dan wisata herbal yang sedang dikembangkan Undhira. Dari segi wisata alam, Catur memiliki beberapa air terjun, natural cave, dan pemandangan alam yang indah. Dari segi budaya dan religi, Catur memiliki keunikan karena memiliki pengaruh Hindu dan Buddha yang hidup damai berdampingan. Di samping itu, kebun kopi arabika di Catur telah menghasilkan single origin specialty coffee dengan cita rasa yang jempolan. Desa Catur juga mudah diakses, berjarak tidak jauh dari jembatan Tukad Bangkung dan dapat menjadi akses alternatif wisatawan yang menginap di Bali Selatan dan ingin mengunjungi daerah Kintamani. (ad1186)

DPD-RI Dukung Pelatihan Jurnalistik Siswa Hindu Ke-12 Tahun 2017

JURNALISTIK - Senator RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Dr. Pandit Ramesh Shastry saat penyerahan piala pemenang jurnalistik ke-11 di LPMP Bali.

anggota Komite III DPD-RI yang membidangi bidang pendidikan. Pelaksanaan acara ini akan dilangsungkan selama dua hari yakni pada tanggal 20 - 21 Oktober 2017 bertempat di Kantor Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Bali. Narasumbernarasumber yang berkompeten di bidangnya akan memberikan pengalaman–pengalaman berharga bagi siswa dalam pelatihan. Melalui event jurnalistik, diharapkan muncul jurnalis Hindu yang berwawasan intelektual Hindu dan Pancasilais. Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik Siswa Hindu Desak Indriani mengatakan, pelatihan jurnalistik menjadi penting karena seluruh pemberitaan yang akan dipublikasikan oleh siswa nantinya harus memenuhi beberapa syarat jurnalistik. Seluruh siswa akan diberikan pemahaman yang benar bagaimana seharusnya menjadi seorang wartawan muda intelektual itu. ‘’Para peserta juga akan diajak mengikuti kunjungan–kunjungan ke beberapa media cetak ataupun elektronik untuk semakin memantapkan wawasan dan pengetahuan peserta sebagai seorang yang nantinya diharapkan menjadi jurnalistik masa depan khususnya untuk Bali dan Hindu,’’ ujarnya saat ditemui beberapa waktu lalu. (ad1190)

PIMPINAN dan anggota DPRD Bali sejak Senin (16/10) hingga Senin (23/10) mendatang melaksanakan kegiatan reses. Artinya, para anggota dewan selama sepekan ini turun menjumpai konstituen di daerah pemilihannya. Hingga Rabu (18/10) kemarin, sejumlah aspirasi telah berhasil diserap. Tidak hanya melulu soal usulan hibah atau bansos, tetapi juga menyangkut kebutuhan pengungsi Gunung Agung. ‘’Hasil reses kebanyakan aspirasinya terkait kendala masyarakat seperti perbaikan pura, bedah rumah, dan ada isu pengungsi yang banyak juga masukannya,’’ ujar anggota DPRD Bali Dapil Karangasem I Nyoman Oka Antara. Politisi PDI Perjuangan ini mengaku sempat mengunjungi para pengungsi di Desa Tista, Kecamatan Abang, Karangasem. Menurut Oka Antara, ada sekitar 2.400 pengungsi di desa itu. Namun di siang hari, para pengungsi yang terbanyak berasal dari Desa Datah itu hanya tersisa sekitar seribu orang. Kendati ada cukup banyak pengungsi di sana, pejabat setempat yakni bupati bahkan camat belum sekalipun mengunjungi mereka. ‘’Camat ini semestinya kan harus turun, harus tahu. Ini katanya camat tidak pernah melihat pengungsinya. Padahal nanti kalau benar terjadi erupsi, jumlah pengungsi bisa melebihi jumlah penduduk di sana,’’ jelasnya. Oka Antara menambahkan, keluhan ini disampaikan langsung oleh

RESES - Anggota DPRD Bali I Nyoman Oka Antara (berkacamata) saat melakukan reses di Desa Tista yang cukup banyak menampung pengungsi Gunung Agung. Kepala Desa Tista. Oleh karena itu, pihaknya berharap pejabat terkait mau mendengar dan turun langsung melihat keadaan pengungsi. Sebelumnya, rombongan DPRD Bali juga sempat mendatangi pengungsian di Desa Tista dan memberikan bantuan elpiji. ‘’Ada yang mengungsi di balai banjar, di wantilan depan pura, ada juga di rumah warga. Mungkin karena ada hubungan keluarga jadi di rumah warga. Banyak sekali pengungsi ada di sana. Pemerintah semestinya menengok,’’ imbuhnya seraya mengatakan, pengungsi juga cukup banyak berada di Tianyar Barat. Sementara itu, anggota DPRD Bali Dapil Klungkung Ngakan Made Samudra mengatakan, masalah pengungsi Gunung Agung juga menjadi perhatiannya saat reses. Selain

menerima pula aspirasi lain berupa usulan hibah dan bansos. Berdasarkan pantauannya di lapangan, para pengungsi yang ada di Klungkung sudah ditangani dengan baik. ‘’Bukan hanya Klungkung saja, kita juga sudah ke Bangli dan Karangasem dan termonitor bagus. Bantuannya mengalir, ada relawan juga yang memberikan pelayanan kepada pengungsi,’’ ujar anggota Komisi I ini. Kendati sudah berjalan baik, Samudra tetap mengingatkan pemerintah untuk memikirkan rencana jangka panjang. Mengingat sampai saat ini, Gunung Agung masih tetap dalam status awas namun belum terjadi erupsi. ‘’Kalau berkepanjangan ini yang menjadi persoalan karena belum jelas, serba ragu,’’ tandas politisi Partai Demokrat ini. (ad1187)

Pengobatan Tradisional Jnana Marga

Seks Sumber Kebahagiaan dan Kesuksesan

HUBUNGAN antara seks dan kesuksesan seseorang, secara langsung mungkin tidak ada. Tetapi secara tidak langsung, seks berdampak besar pada kesuksesan seseorang di berbagai bidang. Banyak orang mengejar kesuksesan dan kebahagiaan di luar sana. Padahal semua itu ada pada diri masing–masing, hanya mereka tidak tahu di mana letak dan bagaimana membangkitkan dan menggunakannya secara maksimal. Menurut Grand Master Metafisika Indonesia Bali, ahli seksual, dan terapis pengobatan tradisional Jnana Marga, I Nengah Edy Warsita, sumber dari kebahagiaan, kesehatan dan kesuksesan terletak pada energi kejantanan. Pusat energi kejantanan letaknya dua jari di bawah pusar, yang akan memengaruhi baik-buruknya aktivitas dan kehidupan seseorang secara menyeluruh. Penelitian yang dilakukan para ahli membuktikan pasangan yang memiliki kehidupan seks yang sehat dan teratur, dalam kesehariannya memiliki rasa percaya diri yang tinggi, lebih agresif, inovatif dan memiliki pikiran positif. ‘’Pusat energi kejantanan sangat erat hubungannya dengan semua hal yang berbentuk kreativitas. Itulah sebabnya jika pusat energi kejantanan sedang dalam keadaan lemah atau tersumbat, hal itu akan berpengaruh negatif terhadap kesehatan seksual, kreativitas dan kehidupan secara menyeluruh,’’ ujarnya. Menurut Edy Warsita, apabila pusat energi kejantanan ini kurang aktif, tidak terbuka sepenuhnya ataupun kotor dapat menyebabkan emosi yang cenderung labil, sensitif, tidak tenang, dan tidak percaya diri, emosi negatif yang berlebihan, yang akhirnya berdampak pada kes-

I Nengah Edy Warsita ehatan fisik seperti disfungsi ereksi, ejakulasi dini, hingga mengidap seks menyimpang. Untuk itu, keseimbangan kinerja energi kejantanan sangatlah penting. Solusinya adalah dengan melakukan aktivasi seksual/ kejantanan. Untuk kedua kalinya, pada Minggu (29/10) mendatang, Pengobatan Tradisional Jnana Marga dan Training Centre Metafisika Indonesia Bali kembali membuka pelatihan aktivasi energi kejantanan khusus pria, untuk meningkatkan dan menjaga vitalitas pria, menguatkan energi positif dalam tubuh, menyembuhkan dan mencegah berbagai penyakit dan kebahagiaan pasangan suami-istri (pasutri). Mengatur reproduksi, mengendalikan ejakulasi, memproduksi energi dan mengoptimalkannya pada tubuh, seperti menguatkan jantung, ginjal, melancarkan peredaran darah, meningkatkan daya tahan tubuh, mencegah stres dan lain–lain, sehingga tubuh

mendapatkan kesehatan secara sempurna dan menyeluruh. Pelatihan Aktivasi Seksual/Kejantanan ini akan diberikan langsung oleh Ahli Seksual, Grand Master Energi Kejantanan, Grand Mastr Metafisika Indonesia Bali, Grand Master Prana Cokusui, Grand Master Prana Kundalini, therapist dan Owner Pengobatan Tradisional Jnana Marga, I Nengah Edy Warsita. Pelatihan meliputi pengaktifan (aktivasi) energi kejantanan dengan energi berkekuatan khusus yang disebut dengan energi Janur Sakti. Pengecasan energi dengan teknik pernapasan dan Yadnya Sarira, penggunaan password dan lain–lain. Segera daftarkan diri di Pengobatan Tradisional Jnana Marga, beralamat di Jalan Gatot Subroto I Gang Jnana (1 km arah utara Apotek Anugrah) Denpasar. Telp. 085102111600. Pengobatan tradisional Jnana Marga dengan izin dari Dinkes No : 448stpt.41.07.17/ Dinkes.17, sudah tergabung dalam IPATRI, AP3I, hingga saat ini tetap eksis memberikan bantuan bagi pria dengan berbagai keluhan seksual seperti ejakulasi dini, libido rendah/kehilangan libido, hyperseksual (menyeimbangkan energi seksual, menambah ukuran Mr. P. dan lain-lain). Juga membantu pasutri yang susah mendapatkan keturunan. Menggabungkan kekuatan energi Janur Sakti, Piramida dan metode Yadnya Sarira menjadikan sistem penyembuhan ini seperti kinerja lebah. Menyerang penyakit dari segala penjuru untuk memberikan kesembuhan secara sempurna dan permanen. Buka setiap hari, dari Senin sampai Sabtu pkl.10.00 sampai 17.00 Wita. (ad1182)

Rektor Unud Lantik Delapan Kabag dan Kasubag

Lanjutkan Pembenahan dan Pemantapan Institusi REKTOR Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). melantik delapan pejabat di lingkungan Unud, yang terdiri dari kepala bagian (eselon IIIa) dan Kepala Subbagian (eselon IVa) di Gedung Agrokompleks lantai empat kampus Unud Sudirman, Rabu (18/10) kemarin. Prosesi pelantikan diawali dengan upacara Majaya-jaya sebagai simbol sumpah dan janji ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk bertanggung jawab dalam mengemban tugas dan jabatan baru. Kemudian acara dilanjutkan dengan acara penyumpahan, penandatanganan berita acara, serta serah terima jabatan yang disaksikan rohaniwan dan seluruh civitas akademika Unud. Pejabat yang dilantik di antaranya Dra. Ni Wayan Wirati sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis; I Dewa Gede Oka, S.E. sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Mahasiswa pada Biro Kemahasiswaan; I Gusti Ayu Agung Made Widiasih, S.Sos. sebagai Kepala Sub-Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi pada Fakultas MIPA; I Gede Asana Yasa, S.E., M.M. sebagai Kepala Sub-Bagian Registrasi Data dan Statistik pada Bagian Akademik dan Statistik, Biro Akademik, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat; Agoes Hadi Birawan, S.E. sebagai Kepala Sub-Bagian Perencanaan dan Sistem Informasi pada Fakultas Teknik; Putu Rosa Martika, S.Sos. sebagai Kepala Sub-Bagian Tata Usaha pada Bagian TU, RT & HTL, Biro Umum; Sayu Made Grisnawati, S.Sos. sebagai Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat pada Bagian Kerja

PELANTIKAN - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). memberikan selamat kepada para pejabat yang dilantik pada acara pelantikan dan serah terima jabatan di lingkungan Unud, Rabu (18/10) kemarin. Sama dan Hubungan Masyarakat, Biro Akademik, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat; dan Gede Agus Yogiana, S.Si. sebagai Kepala Sub-Bagian Tenaga Kependidikan pada Bagian SDM Biro Umum. Rektor Unud Prof. Raka Sudewi mengatakan pelantikan pejabat di lingkungan Unud adalah untuk melanjutkan kepemimpinan periode sebelumnya agar pelayanan publik tetap berjalan. Terutama yang terkait dengan tugas dan fungsi institusi pendidikan Unud dalam melakukan pembenahan dan pemantapan institusi. Khususnya dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggara tugas dan pelayanan umum. Apalagi, dikatakan, saat ini Unud telah melewati tahun-tahun sebelumnya dengan segala dinamikanya. Di samping keberhasilan pelaksanaan tugas, juga terdapat beberapa permasalahan yang membutuh-

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

kan perhatian untuk diselesaikan secara terfokus. Permasalahan tersebut di antaranya tata kelola yang berkaitan dengan peraturan-peraturan baru yang perlu disesuaikan dengan OTK 2016 dan Statuta Unud 2017, sumber daya yang berkenaan dengan SDM, sumber daya informasi, dan sumber daya aset, Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta sarana dan prasarana kelembagaan baik secara akademik maupun non-akademik. ‘’Saya berharap para pejabat yang dilantik pada hari ini (kemarin - red) segera beradaptasi dengan tugas-tugasnya yang baru dengan menjaga kemampuan dan kemauan yang kuat untuk senantiasa memiliki wawasan yang luas, data dan informasi yang sahih, serta semangat yang tinggi dan selalu siap sedia membantu pimpinan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan,’’ ujarnya. (ad1185)


daerah

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

5

Petani Cengkeh Gagal Panen

Butuh Bantuan Kredit dengan Bunga Murah Denpasar (Bali Post) Seluruh petani cengkeh di Buleleng, termasuk Tabanan, tahun ini mengalami gagal panen. Intensitas hujan yang terlalu tinggi disebut menjadi penyebabnya. Dampak dari gagal panen akan mulai dirasakan petani pada awal 2018. Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry terkait hasil resesnya di Buleleng. ‘’Hujan terlalu banyak sehingga tidak jadi bunga, tapi jadi daun. Di 2017 itu, panennya bulan Juni sampai Oktober, tapi petani cengkeh tidak panen. Dampaknya akan mulai dirasakan Januari 2018,

kalau orang Buleleng bilang musim gerit karena harus menunggu panen selanjutnya,’’ ujar politisi Golkar ini via telepon, Rabu (18/10) kemarin. Menurut Sugawa Korry, cengkeh memang dipanen petani setiap satu tahun sekali. Berbeda dengan tanaman padi atau sayur yang kalau gagal, masih bisa ditanam lagi tiga bulan kemudian. Lantaran tidak bisa panen, petani cengkeh tentu mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Termasuk dalam membiayai kebutuhan lain seperti membayar SPP anak hingga pemupukan cengkeh untuk panen

tahun depan. ‘’Kami mengusulkan pemerintah dan bank agar membantu kredit dengan bunga murah untuk para petani cengkeh yang semua gagal panen di tahun 2017. Dampaknya sudah mulai dirasakan, mengingat panen selanjutnya baru mulai bulan Juni 2018. Jangan sampai mereka terjerat rentenir,’’ paparnya. Sugawa Korry juga meminta instansi terkait agar mempersiapkan ketersediaan pupuk bagi petani. Mengingat di bulan Oktober ini sudah mulai musim hujan dan akan disusul dengan musim pemupukan cengkeh. (kmb32)

Spesialis Pembobol Rumah Mewah Dibekuk

Banyuwangi (Bali Post) Aksi pencurian rumah mewah yang meresahkan warga Banyuwangi, Jawa Timur berhasil dibongkar. Dua pelaku ditangkap dan keduanya berasal dari Jember. Dari tangan pelaku diamankan sejumlah laptop dan telepon seluler hasil curian. Dua pelaku masing-masing Moh. Chotib (41) asal Desa/ Kecamatan Jelbuk, Jember dan Hero Ibnu Jamil (35) asal Patrang, Jember. Kedua pelaku disergap tim buser Polres Banyuwangi ketika hendak beraksi. ‘’Kita tangkap Selasa (17/10) malam saat hendak beraksi di Jalan Brawijaya, Banyuwangi,’’ kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi, Rabu (18/10) kemarin. Dijelaskan, penangkapan berawal dari penyelidikan petugas. Sebelumnya, pelaku menyatroni rumah Dana Yuda Setiawan di Perumahan Kebalenan, Banyuwangi, 4 Oktober lalu. Pelaku masuk dengan mencongkel jendela rumah. Saat kejadian, korban sedang tertidur. Pelaku menguras harta korban. Mulai laptop dan beberapa ponsel. Lantaran kondisi sepi, pelaku dengan mudah beraksi. Untuk memuluskan aksinya, pelaku menggunakan mobil sewaan. ‘’Dari kejadian itu, tim buser terus melakukan pengembangan. Hasilnya, pelaku diketahui hendak beraksi lagi.

Akhirnya, kita sergap sebelum beraksi lagi,’’ kata Sodik. Saat disergap di dalam mobil pelaku ditemukan sejumlah benda mencurigakan. Seperti obeng dan potongan besi. Diduga, peralatan itu yang dipakai untuk mencong kel jendela rumah para korban. ‘’Kita juga temukan beberapa barang elektronik hasil kejahatan,’’ jelas Sodik. Hasil pengembangan penyidikan, pelaku ternyata sudah beberapa kali beraksi di Banyuwangi. Modusnya, mencongkel jendela dengan sasaran rumah mewah. ‘’Sementara baru tiga TKP yang diakui pelaku. Tapi, masih

kita kembangkan terus,’’ jelasnya. Kedua pelaku, kata Sodik, memiliki peran berbeda. Pelaku utama adalah Moh. Chotib yang bertugas sebagai eksekutor. Dia beraksi sendirian. Sedangkan temannya, Heru Ibnu Jamil, bertugas sebagai joki atau pengendara mobil. Kini, penyidik masih terus mengembangkan kasus ini. Penyidik menduga pelaku juga beraksi di luar Banyuwangi. ‘’Kita koordinasi dengan Polres lain. Barangkali ada kasus serupa yang dilakukan pelaku di tempat lain,’’ pungkas Sodik. (kmb30)

Bali Post/udi

BARANG BUKTI - Sejumlah barang bukti spesialis pembobol rumah mewah dirilis Polres Banyuwangi, Rabu (18/10) kemarin.

Mabuk, Pemuda Didakwa Bunuh Tetangga Denpasar (Bali Post) Terdakwa I Ketut Adi Sinarya diduga sedang mabuk akibat pengaruh minuman keras ketika melakukan penganiayaan terhadap tetangganya. Perbuatan pemuda berusia 23 tahun itu bahkan sampai menewaskan korban Abdul Halim. Hal tersebut terungkap pada saat Sinarya diadili di PN Denpasar, Selasa (17/10). JPU Putu Oka di hadapan majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnyadewi menguraikan kasus ini berawal saat terdakwa pulang dari tempat minum-minuman keras pada Senin (26/6) pukul 19.00 Wita. Dalam kondisi mabuk berat, Sinarya yang ketika itu mengendarai sepeda motor menabrak pagar rumah saksi Hermanto. Rumah saksi berada persis di depan rumahnya di Jalan Pulau Saelus Gang Mawar II, Banjar Pengubengan, Sesetan, Denpasar. Hermanto sempat keluar dan melihat terdakwa. Namun terdakwa tidak terima dan emosi, kemudian memukul Hermanto. Atas serangan pukulan terdakwa, saksi Hermanto secara spontan berteriak meminta tolong. Tak lama datang tetangga yang ada di gang, yang membuat terdakwa menjadi tambah emosi. Jaksa mengatakan, terdakwa kemudian dengan membabi buta mengamuk memukuli semua orang yang ada di dekatnya. Melihat terdakwa kalap, Hermanto dan korban Abdul Halim yang saat itu berada di lokasi berupaya meredam dengan memegang tangan terdakwa. Tetapi upaya itu gagal setelah terdakwa meronta dan lepas dari pegangan dan kembali mengamuk. Orangtua terdakwa pun keluar rumah dan membujuk terdakwa masuk ke dalam rumah. Akhirnya setelah dibujuk, terdakwa kemudian masuk ke dalam rumah. ‘’Tetapi tujuan terdakwa masuk rumah ternyata untuk mengambil pisau dapur yang ada di atas meja makan,’’ ucap jaksa Oka. Dengan berbekal pisau, terdakwa kembali keluar dan mendatangi warga yang

masih ramai. Terdakwa kemudian mendekati Abdul Halim yang berdiri di antara kerumunan warga. ‘’Terdakwa langsung menusuk pinggang korban hingga jatuh tersungkur dan meninggal dunia,’’ tandas jaksa. Tanpa merasa berdosa,

usai menikam korban, terdakwa kembali masuk rumah dan tidur. Atas perbuatannya, pemuda pengganguran ini dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana maksimal selama 15 tahun penjara. (kmb37)

Bali Post/kmb23

TUAN RUMAH - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai salah satu anggota INSARAG menjadi tuan rumah INSARAG Team Leaders Meeting 2017.

INSARAG Team Leaders Meeting

Tingkatkan Kemampuan Tim Urban SAR Dunia

Mangupura (Bali Post) Indonesia melalui Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sebagai salah satu anggota INSARAG berkesempatan menjadi tuan rumah dalam INSARAG Team Leaders Meeting 2017. Dengan mengambil tema ‘’Strengthening the Effectiveness and Coordination of International Urban Search and Rescue Assistance’’, kegiatan ini diikuti oleh 56 negara/ organisasi INSARAG. Pertemuan yang berlangsung di Padma Resort Legian ini dilaksanakan mulai 18 sampai 20 Oktober 2017. Direktur Operasi SAR Basarnas Brigadir Jenderal TNI (Mar) Ivan Ahmad Rizki Titus di sela-sela pembukaan, Rabu (18/10) kemarin, menyampaikan bahwa Basarnas memiliki peran penting dalam tanggap darurat saat terjadinya bencana. Hal itu sesuai dengan yang tertulis dalam Undang-undang No. 29 Tahun 2014. Dengan visi menyukseskan operasi SAR yang efisien dan kredibel serta misi menjalankan operasi SAR yang efektif dan aman. ‘’Basarnas berkomitmen menjadi yang terdepan dalam penanganan musibah dan bencana alam untuk menyelamatkan jiwa manusia dan meminimalkan risiko,’’ ucapnya. Dikatakannya, tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan

kemampuan operasional tim Urban SAR seluruh dunia dalam memberikan bantuan Urban SAR Internasional. Selain itu kegiatan ini juga

sebagai forum diskusi terhadap isu-isu teknis melalui praktik serta pelatihan terbaik berdasarkan pada materi pelatihan SAR sebelumnya. Dengan harapan dapat menemukan solusi permasalahan terkait operasi dan pendidikan dan pelatihan berdasarkan pengalaman di lapangan. International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) adalah sebuah jaringan global dengan anggota lebih dari 80 negara dan organisasi di bawah payung PBB. INSARAG menangani

kegiatan-kegiatan di bidang pencarian dan pertolongan pada bencana perkotaan atau lebih dikenal dengan Urban SAR. Organisasi ini bertujuan menyediakan pedoman, standar dan metodologi terhadap penanganan bencana dalam skala masif, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduknya dan dapat menimbulkan korban dalam jumlah besar. INSARAG Guidelines disepakati dan disetujui melalui the United Nations General Assembly Resolution 57/150 tahun 2002. (kmb23)


OPINI

6

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Jaga Pura Besakih dengan Pendekatan Rasa INI mungkin karena sikap kita yang terlalu permisif. Permisif dengan segala perubahan yang datang dan kemudian tanpa perlu menyaringnya dengan saksama. Atau mungkin juga kita memang terlalu toleran sehingga perubahan yang datang begitu gampang mulai mereduksi segala apa pun yang kita punya. Atau mungkin juga kita ini ternyata terlalu bodoh sehingga apa yang datang kita telan mentah-mentah tanpa perlu mengunyahnya terlebih dulu. Ini memang dilema serta fenomena manusia Bali kekinian. Sebuah introspeksi sehingga kita perlu berkontemplasi sehingga menemukan jawaban yang pas, benar dan tentu saja sesuai dengan filosofi tempat, waktu, serta keadaan. Desa, kala, dan patra. Usulan agar kondisi aktivitas vulkanik Gunung Agung sebagai paket wisata mencuat beberapa waktu lalu. Tak pelak ini segera menimbulkan reaksi. Yang bersuara keras dengan menyayangkan rupanya lebih banyak. Alasannya, sangatlah logis. Tentu, di tengah kedukaan bencana yang melanda para saudara kita yang mengungsi, kok tega-teganya ada suara seperti itu. Di mana rasa empati, simpati, prihatin terhadap nasib para pengungsi. Di pikiran sebagian dari kita, mungkin hanya uang dan bagaimana memasukkan lebih banyak uang ke kantong sendiri. Kejadian ini sejatinya dipakai sebagai bentuk atau momentum mawas diri. Saat-saat bagaimana kita merenung sejenak dari hirukpikuk hanya mencari uang dan bagaimana mengakali semua kondisi agar menghasilkan pendapatan. Kita tidak usah berpikir tentang bagaimana paket wisata Pura Besakih dijual, bagaimana aktivitas vulkano tersebut bisa menghasilkan uang, bagaimana nasib pariwisata Bali dengan sangat gegabah. Kita perlu memikirkan, tetapi ingat juga bagaimana dampak aktivitas kegempaan itu terhadap para penduduk di sekitar daerah rawan bencana. Di satu sisi, ini juga sebuah dilema lama. Menjadikan pura sebagai objek wisata atau sebagai daya tarik wisata. Sekali lagi, ini sebuah polemik yang masih ada saat ini. Buktinya, kita masih melihat wisatawan masuk pura walaupun ada juga di beberapa tempat yang hanya bisa melihat dari balik tembok. Kalau saja kita bisa tegas bahwa pura atau tempat suci bukan sebagai tempat wisata, dengan ditunjukkan oleh fakta di lapangan, maka kita setidaknya sudah berani menentukan sikap. Tidak lagi bersikap permisif, jangan serbaboleh walaupun diiming-imingi uang. Kondisi Bali, kalau mau dibandingkan dengan tempat lain, tentu berbeda. Hampir di semua tempat wisata ada tempat sucinya. Dan itu sangat berkaitan erat dengan sisi sejarah, adat istiadat, serta kultural ritual masyarakat setempat. Sebagai contoh, erupsi Gunung Etna di Sicilia, Italia yang banyak dinikmati turis sebagai atraksi wisata. Atau letusan gunung api di Hawaii yang juga jadi atraksi wisata. Menjadi sangat aneh dan tidak beretika kalau sendainya aktivitas Gunung Agung dijadikan paket wisata, sedangkan di sisi lain kita masih sibuk menangani masalah pengungsi. Pesan moral dari peristiwa ini, adalah bagaimana kita diingatkan lagi soal konsep manyama braya. Konsep kekerabatan yang sangat erat, saling membantu saling tenggang rasa antarsaudara. Ini warisan leluhur yang mungkin saat ini mulai luntur. Kita hanya diingatkan. Jangan terlalu permisif dan bersikaplah bijaksana dalam melihat segala kondisi dan kemudian baru mengambil keputusan serta tindakan.

S URAT PEMBACA

Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Guru Profesional Proses Panjang Sebuah PTS (Perguruan Tinggi Swasta) mengklaim dirinya telah melepas 174 guru profesional disertai harapan “jadilah guru yang mengajar dengan hati’’. Terhadap pernyataan yang dimuat pada sebuah koran (BP, 7/10), ada dua hal yang perlu saya komentari. Pertama, yang namanya tamatan (baru tamat) status yang disandang baru sebatas Sarjana Strata Satu (S-1) dengan gelar S.Pd. (Sarjana Pendidikan). Untuk menjadi guru yang profesional masih memerlukan waktu panjang, misalnya yang bersangkutan harus memiliki Sertifikat Pendidik yang didapat dari mengikuti kegiatan PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) atau PPG (Pendidikan Profesi Guru), dan harus memiliki empat kompetensi yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, serta kompetensi sosial. Jadi, mereka yang baru keluar dari LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) cocok disebut calon guru dan/atau belum menjadi guru. Mereka akan menjadi guru jika yang bersangkutan sudah lulus tes pada penerimaan tenaga guru (status yayasan, guru kontrak, atau guru PNS). Kedua, saya setuju setiap guru di dalam mengajarnya harus menekankan prinsip “mengajar dengan hati” karena hal ini akan mendukung kepemilikan kompetensi kepribadian. Jadi, profesi guru itu adalah profesi panggilan hati yang tulus sarat dengan pengabdian. Kepada para pembaca hendaknya bisa mengkritisi dan jangan sampai terkecoh; mana yang disebut guru, calon guru, dan mana pula guru yang benar-benar profesional. Romi Sudhita Jl. Srikandi, Singaraja

Kontroversi Bencana Alam sebagai Paket Wisata Gunung Agung meletus merupakan fenomena alam yang dalam konteks kealaman merupakan gejala biasa. Seperti juga gunung-gunung lain di dunia, letusan Gunung Agung mempunyai efek ganda. Di satu sisi, mengakibatkan kerusakan pada alam dan perumahan penduduk pada awalnya. Akan tetapi, dalam jangka panjang akan memberikan rahmat melimpah kepada alam dan manusia. Sebagai sebuah peristiwa alam, letusannya mengerikan bagi manusia yang berada dekat dengan lingkungan kejadian. Akan tetapi, dari sudut seni, justru memberikan pemandangan menakjubkan apabila difoto, apalagi jika letusan berapi itu dilihat di malam hari dari jarak jauh. Berbagai letusan gunung api aktif di belahan penjuru dunia selalu menjadi tontonan dan foto indah menakjubkan.

Oleh I Nyoman Dartawan oto dan pemandangan tersebut, di samping memberikan nuansa keindahan bagi manusia juga memberikan perenungan mendalam: betapa kecilnya manusia dibanding dengan alam, apalagi kekuatannya. Dengan pemahaman ini, justru foto dan pemandangan itu memberikaan kesadaran agar manusia tersebut semakin arif dan bijaksana. Kesadaran itu akan muncul karena ada keindahan tersebut. Dengan keindahan itu, kita akan mampu menatap dan berpikir lebih lama. Baru-baru ini, ada kontroversi tentang jualan pariwisata soal letusan Gunung Agung sebagai sebuah paket wisata. Mendadak sontak kemudian ada silang pendapat dengan keinginan menjual letusan tersebut sebagai atraksi pariwisata. Seperti biasa ada yang setuju dan ada juga yang tidak setuju. Gunung Agung belum meletus, tetapi disinyalir sudah ada yang mau menjual letusannya sebagai objek wisata. Apabila dilihat dari sudut etika, kepariwisataan itu men-

gandung sudut kontroversinya terutama apabila dinilai dari sisi keunikan yang menjadi objek kunjungannya. Pariwisata, terutama dalam pengertian mencari pengalaman baru (dari pandangan mata), sering menimbulkan ketersinggungan. Apa pun objek yang dipandang baru, akan menarik bagi seseorang. Dari cara pandang ini maka kemiskinan, cara orang bersembahyang, tingkah laku mandi sampai dengan cara bercocok tanam akan menjadi tontonan menarik. Dari sisi kehidupan sosial cara orang sembahyang, cara menjalankan ritual, cara bercocok tanam atau cara orang mandi, itu adalah perilaku budaya, normatif, mempunyai pakem, dipercaya dan dihormati oleh penganutnya. Jika kemudian itu menjadi objek tontonan, dapat dan mampu membuat orang atau masyarakat pemeluknya tersinggung. Untuk apa orang ditonton jika sedang sembahyang, apalagi kemudian cara sembahyang itu didiskusikan? Dalam satu kesempatan, petani yang sedang bercocok tanam di sawah, mengusir wisatawan yang sedang

memotretnya. Mungkin mereka tersinggung karena mata pencaharian mereka, cara hidup petani tersebut, juga budaya mereka tiba-tiba dipotret dan bukan tidak mungkin dijual di negara lain. Jangan-jangan kemudian ada yang menertawai. Di sinilah posisi ketidaketisan itu. Beberapa cara yang dipakai untuk mengingatkan adalah adanya larangan untuk memotret, seleksi memotret, atau pembatasan geografis untuk itu. Bahkan, ada larangan untuk berkunjung ke wilayah tertentu karena dianggap sakral. Cara lain untuk mengurangi pelanggaran etik itu adalah dengan memberikan imbal balik, baik secara umum maupun khusus. Misalnya memberikan modal untuk objek wisata tersebut berdasarkan hasil kunjungan kepariwisataan dengan tujuan untuk membantu kehidupan sosial masyarakat yang ada di lingkungan tersebut. Bahkan, beberapa waktu lalu terungkap bahwa petani sawah di sebuah tempat di Ubud, mendapatkan konsesi pembayaran sebagai akibat dari sawahnya dipakai sebagai objek pariwisata. Dengan demiki-

an, industri pariwisata sesungguhnya merupakan industri yang kontroversial, dan ini telah lama dirasakan. Bagaimana jika kemudian bencana alam dipakai sebagai objek pariwisata? Sebagai sebuah fenomena, jelas ini merupakan kejadian alam dan terbuka untuk siapa saja untuk melihat. Ketika di Aceh terjadi tsunami tahun 2004 dengan korbannya sampai ratusan ribu itu, ada suara yang menentang berfoto di samping tumpukan mayat. Ini tentu saja sangat tidak etis. Mereka berupaya selfie di tengah penderitaan, yang jelas-jelas menyayat hati. Di sini, manusia dituntut untuk mempunyai empati terhadap korban. Empati itu adalah perasaan yang bukan sekadar merasa senasib atau kasihan kepada korban, tetapi langsung merasakan, merasuk ke dalam hati, ke dalam jiwa penderitaan yang terjadi kepada mereka. Dengan dasar empati itulah kemudian manusia harus mampu menahan diri untuk tidak berbuat macammacam: benar-benar menolong tanpa harus melakukan tindakan lain yang menguntungkan diri sendiri. Termasuk juga berswafoto di tengah tumpukan mayat. Gunung Agung memang fenomena yang berbeda. Ketika Gunung Merapi meletus, tidak ada suara-suara yang mencoba menjualnya menjadi atraksi pariwisata. Tetapi dimungkinkan ditonton dari jarak jauh di malam hari. Sebagai fenomena alam, siapa pun boleh menonton itu dari jarak yang aman. Fenomena letusan Gunung Merapi itu kemudian dijadikan objek pariwisata, justru setelah letusan itu terjadi. Dan yang mengemas pariwisatanya adalah orang-orang yang ada di lingkungan tersebut. Artinya, masyarakat setempat yang men-

Dilema dalam Ketidakpastian Kapan Gunung Agung Meletus BNPB merupakan lembaga nasional yang diberi mandat untuk menjalankan fungsi perumusan dan penetapan kebijakan penanggulangan bencana serta penanganan pengungsi dengan cepat, tepat, efektif, efisien; dengan pengkoordinasian secara terencana, terpadu, dan menyeluruh. Aparat pelaksana fungsi tersebut di berbagai tingkatan, dengan pengetahuan dan pengalaman yang demiliki, tentu sangat kapabel menjalankan fungsinya. Dan sepertinya, fungsi BNPB tersebut beririsan dengan kuasa alam, terutama ketika harus menetapkan status awas terhadap aktivitas Gunung Agung. Karena, penetapan status awas tersebut tentu disertai keyakinan bahwa Gunung Agung segera akan meletus dengan perhitungan akan terjadi bencana yang berdampak pada timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis lainnya. Keyakinan akan terjadinya letusan itulah maka secara SOP Metigasi Bencana, penduduk yang berada di zona-zona berbahaya harus dievakuasi dan diungsikan ke tempat-tempat yang aman, setelah itu para pengungsi dan kita semua dari kejauhan Gunung Agung tinggal menunggu meletusnya saja. Sampai kapan? Pertanyaan ini sulit dijawab dengan pasti oleh aparat BNPB yang memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk menjawabnya. Keadaan inilah yang mengundang dilema bagi kita semua, dan dilema ini sepertinya telah berlangsung

Oleh I Wayan Sariasa sejak setelah ditetapkannya status awas. Menjadi dilema karena; di satu sisi warga di sekitar Gunung Agung harus mengungsi menjauhi tempat-tempat yang disucikan seperti sanggah kemulan/merajan dan Pura Besakih yang diyakini menjadi jembatan mendekatkan diri kepada kuasa-Nya. Di sisi lain dari kejauhan Pura Besakih, para sulinggih dan seluruh umat Hindu (termasuk pengungsi) melakukan doa permohonan agar Gunung Agung tidak meletus dan kalaupun harus meletus mohon terselamatkan dari bencana yang ditimbulkan oleh letusan. Kemudian, dalam ketidakpastian kapan Gunung Agung akan meletus, BNPB menyampaikan ide untuk menjadikan letusan Gunung Agung sebagai paket pariwisata (Bali Post, 15 Oktober 2017), dan dengan ide dimkasud sepertinya kita diajak untuk bersyukur adanya erupsi Gunung Agung, karena hal itu bisa dijadikan aset pariwisata untuk dipasarkan sebagai industri pariwisata. Ide ini menjadi contraditio in terminis ketika dikritisi oleh para tokoh Bali di PHDI, IHD maupun Unhi (Bali Post, 16 Oktober 2017). Namun, jika ide paket pariwisata dimaksud disikapi sebagai peristiwa terjadinya lalu-lalang manusia dari satu wilayah ke suatu wilayah/ daerah lainnya untuk merekreasi

diri guna memperoleh kenyamanan jiwa raga, maka tanpa dikatakan sebagai paket pariwisata pun status awas tersebut sudah mengundang makna pariwisata. Karena fenomena peningkatan vulkanik Gunung Agung, tidak hanya telah mengundang penasaran bagi umum kenapa belum juga meletus, tetapi juga tindakan pengungsian telah mengundang efek multi bagi semua pihak untuk berlalu-lalang ke tempat pengungsian membantu dan melayani pengungsi yang dapat menyamankan jiwa raga. Hal ini senapas dengan pengertian pariwisata menurut UU No. 10/2009 dan juga pengertian pariwisata secara umum. Sudah hampir sebulan status awas ditetapkan, tetapi aktivitas vulkanik Gunung Agung belum juga menunjukkan letusannya, dan tentunya psikologi pengungsi menjadi semakin tidak sabar menunggu, kapan kuasa-Nya akan meletuskan Gunung Agung. Menunggu dalam ketidakpastian tentu disertai dengan doadoa permohonan agar Gunung Agung cepat meletus, sehingga ada kepastian bagi pengungsi meninggalkan tempat-tempat pengungsiannya untuk kembali menjalankan Tri Hita Karana di tempat asalnya masing-masing. Semakin tidak ada kepastian kapan Gunung Agung meletus,

tentunya pengungsi semakin tidak sabar dan semakin serba salah. Memaksakan diri kembali ke rumah dalam keadaan masih berstatus awas, tapi takut disambut oleh letusan Gunung Agung, jika terus menunggu di pengungsian, tetapi sampai kapan (?) Pergulatan ini mengundang dilema dalam keyakinan manusia Bali antara yakin dan tidak yakin terhadap aktivitas vulkanik Gunung Agung akan meletus. Dilema inilah yang seyogianya dieleminir oleh fungsi terkait ketika melaksanakan proses metigasi bagi warga masyarakat di wilayah bencana, yaitu; selain (i) bisa memberikann keakuratan dalam penetapan status awas, agar ada kepastian dalam melakukan tindakan evakuasi warga; juga (ii) kesiap-siagaan fungsi-fungsi terkait berada di lapangan untuk segera bisa melakukan evakuasi warga ketika bencana sudah pasti akan melanda. Terlebih orang Bali yang bereligi Bali dalam kehidupannya selalu berlandaskan Tri Hita Karana, sehingga (iii) perlu mempertebal keyakinan mereka dalam konteks Tri Hita Karana yang dilakukan jauh sebelum terjadinya bencana; yakni mempertebal keyakinan untuk: selalu mendekat dengan kuasa-Nya Sang Pencipta, selalu mendekat dan menjaga lingkungan hidup yang dianugerahkan oleh-Nya, selalu mendekat dengan sesama di lingkungan hidupnya, di mana terjalin saling melindungi, saling tolong ketika bencana melanda mereka.

coba melakukannya. Ini boleh dikatakan sebagai berkah awal dari letusan, di samping pasir dan kelak kesuburan tanah sebagai akibat dari letusan gunung. Pada konteks itulah harus diletakkan posisi fenomena Gunung Agung saat ini. Pada saat gunung ini belum meletus, pada saat orang menderita sebagai pengungsi yang jumlahnya ratusan ribu, jika ada minat untuk menjual fenomena ini sebagai atraksi pariwisata, sungguh tidak etis. Jadi, tidaklah elok dan tidak boleh memikirkan untuk menjual letusan Gunung Agung sebagai objek pariwisata, apalagi kemudian mewacanakan. Demikian juga halnya dengan pengungsian yang ada sekarang. Penderitaan orang tidak etis dan tidak boleh dieksploitasi untuk kepentingan bisnis apalagi kepentingan sendiri. Kalaupun kemudian ada pemberitaan di media, tujuannya adalah untuk menolong dan memberikan simpati dan empati. Karena masyarakat modern sekarang cenderung individualis yang sering mengabaikan etika norma dan sejenisnya (sering dilakukan oleh elite dan pejabat), maka baik korban maupun pemerintah harus mengingatkannya dengan cara menulis larangan. Misalnya: dilarang memotret; memotret hanya untuk kalangan tertentu; bencana bukan objek tontonan; dan sebagainya. Apabila kelak Gunung Agung meletus, maka teknologi modern memungkinkan bagi masyarakat untuk mengabadikannya dari jarak jauh yang aman, baik siang maupun malam hari. Jika ini dilakukan, sebaiknya dilakukan dengan etika yang benar menjunjung tinggi harkat kemanusiaan dan alam. Dilakukan untuk merenungkan diri, bukan sekadar menikmati keindahan alam.

POJOK Soal Densus Tipikor, JK tak bicara seenaknya. - Enaknya bicara. *** Kinerja ekonomi pemerintah Jokowi terkendali. - Bukan dikendalikan asing. *** Pemerintah upayakan dana desa ciptakan lapangan kerja. - Bukan kerja lapangan.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta.Ombudsman:Jimmy Silalahi Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


PERBAIKI PIPA Pekerja melakukan penggalian aspal untuk memperbaiki pipa air yang bocor, Selasa (17/10) di salah satu ruas jalan di Denpasar.

BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

Figur Tradisi Kebersamaan MUTASI di institusi atau organisasi merupakan sesuatu yang biasa terjadi, sesuai dengan kebutuhan dan pembinaan karier pejabat yang bersangkutan. Selain itu, mutasi juga salah satu cara dalam pembiBali Post/rah naan personel dan pengembangan kinerja serta peningkatan sumber daya manusia secara kelembagaan di lingkungan suatu organisasi. Begitu juga di Penerangan Kodam (Pendam) IX/Udayana (Pendam), Senin (16/10) lalu, melepas Waka Pendam IX/Udayana Letnan Kolonel Inf. Ahmad Marzuki yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Kepala Staf Korem 163/Wira Satya. Waka Pendam yang baru adalah Letnan Kolonel Inf. Arie Tri Hedhianto, sebelumnya menjabat Wakil Asisten Intelijen Kodam IX/Udayana. Pada kesempatan itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean menyampaikan ucapan terima kasih kepada Letnan Kolonel Ahmad Marzuki yang sudah menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik dalam memimpin Staf Pendam IX/Udayana. Sedangkan kepada Waka Pendam yang baru diharapkan segera menyesuaikan diri dengan penugasan yang baru. Kapendam yakin dengan pengalaman yang dimiliki, Waka Pendam akan dapat memimpin staf dengan baik dalam melaksanakan tugas. Dengan demikian, apa yang sudah dapat diraih selama ini, dapat dipertahankan dan bisa ditingkatkan. “Acara seperti ini bukanlah merupakan sesuatu yang berlebihan. Semua ini merupakan tradisi yang menunjukkan adanya kebersamaan yang sudah terjalin dengan baik,” ujarnya. Dengan dipupuknya tradisi kebersamaan tersebut, kerja sama ini tidak pernah terputus dan bahkan perlu ditingkatkan. Sehingga dapat meningkatkan kontribusinya dalam pelaksanaan tugas pada masa mendatang. (rah)

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Pemugaran Cagar Budaya Harus Sesuai UU

Denpasar (Bali Post) –

Pemugaran cagar budaya tanpa sepengetahuan pemerintah, khususnya Balai Pelestarian Cagar Budaya, berpotensi melanggar Undang-undang No.11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Apalagi, pemugaran dilakukan tanpa memerhatikan prosedur pemugaran purbakala. “Sebenarnya, kami sudah melakukan upaya-upaya pemugaran terkait dengan pelestarian cagar budaya. Tetapi masih tetap kita jumpai di desa-desa, pemugaran tanpa memerhatikan prosedur sesuai dengan pemugaran purbakala, cagar budaya,” ungkap Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali I Wayan Muliarsa, di Denpasar, Rabu (18/10) kemarin. Menurut Muliarsa, saat ini memang belum ada laporan yang

masuk dari masyarakat mengenai aktivitas pemugaran cagar budaya yang mengabaikan prosedur. Pihaknya justru lebih banyak mendapatkan informasi dari media sosial karena memang sedang viral. Itulah mengapa belum ada data pasti mengenai cagar budaya yang dipugar tidak sesuai aturan. Meskipun hal tersebut memang ada di lapangan. “Pada saat saya memberikan sosialisasi di Badung, dari Dinas

Kebudayaan Badung itu melaporkan hampir 50 persen sudah dilakukan pemugaran,” imbuhnya. Sayangnya, lanjut Muliarsa, sanksi belum bisa tegas diterapkan karena pemahaman masyarakat yang masih kurang akan hal itu. Padahal, cagar budaya yang dipugar tidak sesuai aturan sama saja dengan menghilangkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Warisan budaya yang seharusnya dile-

starikan malah berubah menjadi bangunan baru. “Padahal itu bersejarah. Ya... yang saya ketahui banyak juga wisatawan yang mencari suatu tempat nggak ketemu lagi,” sesalnya. Terkait masalah ini, Muliarsa mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Terutama untuk bersinergi mengumpulkan para Bendesa dalam mensosialisasikan bagaimana sebenarnya pemugaran yang benar sesuai UU Cagar Budaya. Pihaknya juga mengaku siap untuk memberikan pendampingan. Sesuai isi UU Cagar Budaya, pada pasal

77 ayat (2) huruf a disebutkan, pemugaran cagar budaya harus memerhatikan keaslian bahan, bentuk, tata letak, gaya, dan/ atau teknologi pengerjaan. Sementara pada huruf b, pemugaran harus memerhatikan pula kondisi semula dengan tingkat perubahan sekecil mungkin. Kompetensi pelaksana di bidang pemugaran pun mesti diperhatikan sesuai ketentuan dalam huruf d. “Pemugaran cagar budaya harus sesuai dengan UU, tidak boleh atas kehendak masyarakat atau pengurus, pangemong pura (pura yang merupakan cagar budaya red) itu,” ujarnya. (kmb32)

Hujan Deras

Tanah Longsor di Dua Lokasi Gianyar (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur kawasan Gianyar mengakibatkan tanah longsor, Rabu (18/10) kemarin. Tanah longsor itu menutup akses jalan di Desa Manukaya dan Desa Tampaksiring, Kecamatan Tampaksiring. Tanah longsor pertama terjadi di Banjar Malet, Desa Manukaya pada Rabu kemarin sekitar pukul 06.30 Wita. Kala itu pemilik lahan I Made Sukeh sedang duduk di ladangnya. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari arah timur. Setelah dicek ternyata tebing di sebalah timur sepanjanng 3 meter longsor sampai menutupi badan jalan. ‘’Untung tadi tidak ada

yang lewat, jalan sampai tertutup begini. Tadi warga sudah menghubungi BPBD,’’ ucap I Made Sukeh. Akibat kejadian tersebut arus lalin menuju objek wisata Tirta Empul macet total. Tiba di lokasi, petugas BPBD Gianyar langsung melakukan pembersihan material sekitar pukul 11.10 Wita. Tanah longsor juga terjadi di Banjar Saraseda, Desa Tampaksiring, Rabu pagi kemarin sekitar pukul 08.30 Wita. Tebing setinggi 6 meter di lahan milik I Ketut Nomer longsor menutupi akses jalan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya proses evakuasi berlangsung cukup lama. Kepala BPBD Gianyar

A.A. Gde Oka Digjaya membenarkan dua bencana tanah longsor terjadi di wilayah Kecamatan Tampaksiring itu. Dikatakannya, petugas BPBD sudah diterjunkan ke lokasi. ‘’Evakuasi sudah berlangsung. Jalur yang tertutup longsor sudah dibersihkan,’’ katanya. Pejabat ini berpesan agar masyarakat lebih waspada khususnya di daerah Gianyar Utara yang rawan longsor, meliputi Kecamatan Payangan, Tegallalang dan Tampaksiring. ‘’Hujan terus mengguyur, sangat rawan terjadi tanah longsor dan pohon tumbang. Kalau terjadi bencana, segera informasikan ke BPBD Gianyar,’’ pesannya. (kmb35)

LO Angkatan Laut Dijabat Gede Merta Denpasar (Bali Post) Serah terima jabatan (sertijab) Perwira Liaison Officer (LO) TNI Angkatan Laut Kodam IX/Udayana digelar di Makodam, Denpasar, Senin (16/10) lalu. Se-

7

cara resmi, jabatan tersebut dijabat Kolonel Laut (P) I Gede Merta Yasa, menggantikan Kolonel Laut (P) Asih Trisno Atmoko. Sertijab tersebut dipimpin Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI

Bali Post/kmb36

SERTIJAB - Upacara sertijab Perwira Liaison Officer (LO) TNI Angkatan Laut Kodam IX/Udayana digelar di Makodam, Denpasar.

Komaruddin Simanjuntak. Perwira LO TNI Angkatan Laut mempunyai peran, tugas dan tanggung jawab dalam hal menyampaikan pertimbangan dan saran tentang pendayagunaan alutsista Angkatan Laut. Selain itu, membantu staf Kodam dalam perencanaan, pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan operasi atau kegiatan dalam mendukung suksesnya pelaksanaan tugas pokok Kodam. Termasuk membantu Staf Teritorial Kodam dalam mendata kekuatan seperti potensi kemaritiman guna mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh. Pada kesempatan tersebut, Pangdam dalam sambutannya menyampaikan tugas pokok Perwira LO TNI Angkatan Laut sebagai penghubung dua institusi untuk saling berkomunikasi dan berkoordinasi mengenai berbagai kegiatan khususnya di Kodam IX/Udayana. Oleh karena itu, Mayjen Komaruddin berharap kepada pejabat baru hendaknya segera mempelajari tugas pokok dan menyesuaikan dengan lingkungan kerja. “Semoga

kepercayaan yang telah diberikan oleh pimpinan TNI, khususnya TNI Angkatan Laut untuk memangku jabatan di jajaran Kodam IX/ Udayana sebagai Perwira Liaison Officer TNI Angkatan Laut dapat dilaksanakan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab,” ujarnya. Sel a in it u, la njut ny a , memberikan warna positif yang mampu memotivasi peningkatan profesionalisme berbasis kinerja. Di samping itu, membuat terobosan yang positif untuk peningkatan kualitas pengabdian demi kelancaran pelaksanaan program kerja Kodam. Sementara kepada Kolonel Laut (P) Asih Trisno Atmoko, Pangdam mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas pengabdian serta kerja samanya selama ini. “Mudah-mudahan pengalaman yang telah diperoleh selama memberikan pengabdian di Kodam IX/Udayana, dapat dijadikan bekal untuk terus berkarya dalam meningkatkan pengabdian di tempat tugas yang baru,” ungkap Pangdam. (kmb36)

Bali Post/kmb35

LONGSOR - Petugas BPBD Gianyar sedang membersihkan tanah longsor di Banjar Sereseda, Desa Tampaksiring, Rabu (18/10) kemarin.


BANGLI

8

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

Soal Penanganan Kanker

Wabup Minta Semua Ikut Terlibat

Bangli (Bali Post) Penyakit kanker menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Hal itu dikarenakan penyakit kanker merupakan penyebab kematian nomor lima di Indonesia setelah penyakit kardiovaskuler, infeksi, pernapasan dan pencernaan. Demikian diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Sang Nyoman Sedana Bali Post/ina Arta dalam sebuah kesemSang Nyoman Sedana Arta patan belum lama ini. Dikatakan Sedana Arta, saat ini pola penyakit sudah mengalami pergeseran. Penyakit tidak menular kini sudah jauh mematikan di atas penyakit menular. Penyakit tidak menular yang dimasud di antarannya penyakit jantung dan pembuluh darah, diabetes termasuk penyakit kanker. Khusus untuk kanker, Wabup Sedana Arta menjelaskan, penyakit jenis ini akan mudah berkembang jika didukung oleh faktor risiko sebagai pemicu seseorang menderita penyakit kanker seperti lingkungan, perilaku, makanan dan faktor lainnya. Untuk mewujudkan masyarakat yang sehat terutama bebas dari penyakit kanker, semua pihak diharapkan ikut berperan aktif. Sekolah salah satunya. Sebagai lembaga pendidikan pencetak generasi penerus yang cerdas diharapkan ikut aktif mengajak masyarakat dalam pencegahan penyakit kanker dengan melakukan deteksi dini. “Anakanak perlu memahami penyakit kanker sehingga tahu cara terhindar atau melakukan pencegahan secara dini dari penyakit yang mematikan ini,” jelasnya. (kmb40)

Lakukan Sosialisasi, KPU Sasar Organisasi

Bangli (Bali Post) Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli mulai gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Tak hanya ke pemilih pemula, sosialisasi juga dilakukan dengan menyasar organisasi wanita. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih dalam Pilgub mendatang. Ketua KPU Bangli Dewa Agung Lidartawan, Rabu (18/10) kemarin menjelaskan, sosialisasi terhadap pemilih pemula dengan sasaran utama pelajar SMA/SMK sudah dilakukan pihaknya sejak lama. Sementara sosialisasi ke organisasi wanita seperti PKK, Gatriwara, Persit dan Bhayangkari juga sudah mulai dilakukan. Untuk menyasar kaum ibu-ibu, sosialisasi dilakukan di empat pasar tradisional. Rencananya kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih akan dilakukan KPU Bangli ke penyandang disabilitas. Salah satunya dengan menyasar sekolah luar biasa (SLB) di Bangli. Demikian juga masyarakat yang tinggal di pelosok-pelosok desa juga akan disasar. “Sehingga partisipasi pemilih dalam Pilgub 2018, termasuk Pileg dan Pilpres 2019 meningkat,” terangnya. Dari total 72 desa di Kabupaten Bangli, rencananya KPU akan turun ke 36 desa termasuk banjar-banjar. Agar pesan yang disampaikan mudah diterima masyarakat sekaligus bisa menghibur, sosialisasi akan dilakukan melalui sarana pertunjukan seni tradisional, salah satunya bondres. “Tidak menutup kemungkinan, jika pengungsi yang bertahan di Bangli masih banyak, sosialisasi dengan sarana kesenian tradisional juga kami lakukan di tempat pengungsian,” kata Lidartawan. Belum lama ini KPU Bangli sempat memberikan sosialisasi ke pelajar SMA/SMK di Bangli tentang pelaksanaan Pilgub 2018. Selain memberikan sosialisasi mengenai tata cara mencoblos yang benar, KPU juga memberikan sosialisasi mengenai tahapan pemilu dan penyelenggaraan pemilu secara umum. KPU Bangli juga memberikan imbauan ke pemilih untuk menolak money politics dalam setiap hajatan Pemilu dan pilkada. Hal ini dilakukan lantaran money politics dapat mematikan proses demokrasi. (kmb40)

Klaim Biaya Pengobatan Pengungsi Capai Rp 224 Juta Bangli (Bali Post) Rumah Sakit Umum (RSU) Bangli menanggung seluruh biaya pengobatan dan perawatan pengungsi Gunung Agung yang mengungsi di Bangli. Sesuai data RSU Bangli per Selasa (17/10), total klaim biaya perawatan pengungsi yang telah ditanggung rumah sakit milik Pemkab Bangli itu mencapai Rp 244 juta. Direktur RSU Bangli dr. Wayan Sudiana mengatakan, tidak semua pasien pengungsi yang berobat di RSU Bangli memiliki asuransi jaminan kesehatan. Meski demikian pihaknya tetap memberikan pelayanan ke pasien tersebut sesuai dengan standar pelayanan RSU Bangli tanpa dipungut biaya. Dia menyebutkan berdasarkan data rekap yang dimilikinya, tercatat ada 111 pasien pengungsi yang tidak memiliki jaminan kesehatan telah menjalani rawat jalan di RSU Bangli. 41 pasien lainnya menjalani rawat inap dan 6 pasien meninggal dunia. Total biaya pengobatan pasien tersebut yang kini harus ditanggung RSU Bangli mencapai Rp 244 juta. “Dari total klaim itu, sekitar Rp 88 jutanya sudah dibayar oleh Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Bangli,” kata Sudiana. Sementara untuk sisa yang sekarang menjadi tagihan Rp 156 juta, pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti siapa yang akan menanggungnya. Apakah Pemkab Karangasem atau Pemprov Bali. “Belum ada kejelasan. Kita sudah komunikasikan. Sesuai perintah provinsi kita sementara disuruh siapkan dokumen saja. Karena situasi darurat ya kita tunggu saja. Kalau kita ngotot kan gak enak juga,” terangnya. Sementara itu, di RSJ Bangli hingga saat ini tercatat ada 92 pasien pengungsi dengan gangguan jiwa yang telah dirawat. Wadir Pelayanan RSJP Dewa Gede Basudewa mengatakan, dari 92 pasien yang dirawat 11 di antaranya sudah diperbolehkan pulang dan satu lainnya terpaksa dirujuk ke RSUP Sanglah karena menderita sakit dalam. Mengenai pembiayaan pengobatan, Basudewa mengatakan pasien yang dirawat sebagian sudah ditanggung jaminan kesehatan. Sementara yang tidak memiliki jaminan kesehatan sebanyak 46 orang dengan total klaim Rp 271 juta. (kmb40)

Telepon Penting Bangli RSU Bangli

: 0366-91521/91002

Polsek Bangli

: 0366-91062

Polsek Susut

: 0366-51004

Polsek Tembuku

: 0366-5595484

Polsek Kintamani

: 0366- 51122

Damkar

: 0366-92869

PDAM

: 0366-91094

Bali Post/ina

POHON - Petugas kepolisian bersama warga membersihkan pohon dan tiang listrik yang tumbang ke jalan raya, Rabu (18/10) kemarin.

Diguyur Hujan

Pohon dan Tiang Listrik Tumbang Bangli (Bali Post) -

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli, Rabu (18/10) kemarin, menyebabkan dua buah pohon dan satu tiang listrik di jalur Bangli-Kayuambua, tepatnya di Banjar Penatahan Susut tumbang ke jalan raya. Akibatnya arus lalu lintas di jalur tersebut sempat terganggu hingga beberapa jam. Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa pohon dan tiang listrik tumbang di Jalur Bangli-Kayuambua itu terjadi sekitar pukul 10.20 Wita. Tumbangnya pohon dan tiang listrik ke tengah jalan menyebabkan akses jalan yang ada di lokasi sama sekali tak bisa dilalui kendaraan. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang saat itu hendak melintas di lokasi terpaksa mencari jalur alternatif

ke arah Demulih. Sementara kendaraan berat yang tak memungkinkan melintas di jalur alternatif, karena jalan yang sempit terpaksa menunggu hingga kurang lebih dua jam. Sejumlah anggota polisi dari Polsek Susut dibantu masyarakat kemudian membersihkan pohon dan tiang listrik yang menutup badan jalan. Sekitar pukul 12.00 Wita, jalan tersebut akhirnya bisa kembali dilintasi kend-

araan. Kapolsek Susut AKP Ida Bagus Karyawan didampingi Kasi Humas Aiptu Gede Arta Wijaya saat ditemui di lokasi mengatakan, evakuasi dan pembersihan pohon tumbang dilakukan pihaknya bersama warga secara manual menggunakan kapak. Hal itu dilakukan lantaran tidak ada alat sensor. Sementara untuk pembersihan tiang listrik beton yang tumbang dilaku-

kan dengan cara menariknya menggunakan kendaraan besar milik warga. Terkait kejadian itu pihaknya sempat menghubungi pihak BPBD. “Tapi dari pihak BPBD menyampaikan pembersihan pohon tumbang di jalur tersebut merupakan kewenangan pihak provinsi karena berada di jalur provinsi,” terangnya. Sementara itu selain di Penatahan, hujan deras yang terjadi Rabu kemarin juga mengakibatkan pohon kelapa tumbang juga terjadi di Dusun Manuk tumbang dan melintang di tengah jalan. Di Dusun Demulih, hujan juga menyebabkan tanah longsor

dan menimpa palinggih Panunggun Karang serta gang warga. Dikonfirmasi terpisah, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli Ketut Agus Sutapa membenarkan bahwa pembersihan pohon tumbang di jalur Bangli-Kayuambua tepatnya di wilayah Banjar Penatahan merupakan kewenangan pihak provinsi karena lokasinya berada di jalur provinsi. Agus mengatakan, sebagaimana laporan yang diterimanya, selain di Penatahan, hujan deras kemarin juga menyebabkan tanah longsor di Jalan Bau, Bangli. (kmb40)

Dewan Desak Eksekutif Ajukan KUA-PPAS APBD 2018 Bangli (Bali Post) – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2018 harus sudah diketok palu akhir November mendatang. Namun, DPRD Bangli menyatakan hingga saat ini Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Pengguna Anggaran Sementara (KUA-PPAS) belum juga diajukan pihak eksekutif. Anggota Badan Anggaran DPRD Bangli Made Sudiasa, Rabu (18/10) kemarin mengatakan, sesuai ketentuan, KUA-PPAS APBD 2018 harusnya sudah masuk ke DPRD bulan Juli. Namun hingga minggu ketiga bulan Oktober, KUA-PPAS belum juga diserahkan oleh pihak eksekutif. “Semestinya KUA-PPAS sekarang sudah masuk dan sudah dibahas. Tapi sampai sekarang eksekutif belum menyerahkannya,” terangnya. Sudiasa menjelaskan, untuk mengesahkan sebuah rancangan APBD, dibutuhkan waktu yang cukup untuk melakukan pembahasan. Dimulai dari pembahasan KUA-PPAS, idealnya dibutuhkan waktu sekitar dua mingguan. Demikian juga dalam penyusunan RKA, yang membutuhkan waktu sekitar dua minggu lamanya. Setelah RKA menjadi rancangan APBD, eksekutif kemudian menyampaikan rancangan tersebut ke DPRD. Selanjutnya DPRD melalui fraksi-fraksi memberikan pemandangan umumnya terhadap rancangan tersebut dan dijawab oleh eksekutif. “Setelah itu baru rapat gabungan eksekutif dan gabungan komisi-komisi untuk membahas rancangan. Idealnya kita perlu waktu juga seminggu untuk pembahasan,” jelasnya. Dengan belum masuknya KUA-PPAS hingga minggu ketiga bulan ini, Sudiasa pun pesimis RAPBD 2018 bisa tuntas akhir November mendatang. Dia mengatakan jika RAPBD tidak tuntas di akhir November maka akan ada sanksi yang harus diterima yakni berupa tidak dibayarkannya gaji bagi pihak yang dianggap menghambat penetapan RAPBD. “Kalau ini disebabkan karena DPRD ya gaji DPRD yang tidak bisa

keluar. Kalau disebabkan oleh eksekutif, maka gaji bupati yang tidak bisa keluar,” kata Sudiasa. Agar KUA-PPAS bisa segera diserahkan oleh eksekutif, Sudiasa mengatakan Ketua DPRD Bangli sudah menyurati eksekutif. “Pak Ketua (DPRD) sudah menyurati soal itu. Coba dikonfirmasi ke Ketua DPRD,” imbuhnya. Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli Ida Bagus Giri Putra membantah pihaknya belum menyerahkan KUA-PPAS APBD 2018 ke DPRD. Dia mengatakan KUA-PPAS sudah diserahkan ke DPRD pada bulan Juni minggu II, sesuai amanat Permendagri. “Silakan dicek di Setwan,” tandasnya. (kmb40)

Made Sudiasa

Bali Post/ina

Ida Bagus Giri Putra

Bali Post/ina


Kamis Paing, 19 Oktober 2017

GIANYAR

9

Soal Mayat di Sungai

Polisi Berusaha Mencari Identitasnya

Gianyar (Bali Post) Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap temuan mayat perempuan di aliran Sungai Gunung Sari Kawan di Banjar Jasri, Desa Belega, Blahbatuh, Selasa (17/10) lalu. Seorang warga asal Desa Belega pun sempat mendatangi kantor polisi, melaporkan anggota keluarga yang hilang dengan ciri-ciri hampir sama dengan korban. Namun setelah dicek di RSUP Sanglah, ternyata tidak diakui oleh pihak keluarga. Kapolsek Blahbatuh Kompol Abdus Salim, Rabu (18/10) kemarin, mengatakan penyelidikan masih dilakukan polisi terhadap kasus temuan mayat yang mengapung di sungai. “Kita masih berupaya dan tadi siang (kemarin - red), ada warga yang melaporkan keluarganya hilang, sudah diantar oleh Kanit Reskrim untuk mengecek ke Sanglah,“ ucapnya. Sementara Kanit Reskrim Polsek Blahbatuh AKP I.B. Dana Dinawa membenarkan ada seorang warga asal Desa Belega, Wayan Sidarta, yang melaporkan keluarganya hilang atas nama Ni Wayan Mideh ke Mapolsek Blahbatuh, Rabu siang kemarin. “Menurut keterangan Sidarta, bahwa keluarganya Ni Wayan Mideh ini pergi dari rumahnya di Belega sekitar lima hari lalu,” katanya. Dikatakan, saat pergi dari rumahnya di Desa Belega itu, Ni Wayan Mideh yang mengalami masalah pendengaran ini dikira akan pergi ke rumah orangtuanya yang ada di Desa Bitra. Namun hingga kini malah tidak ada kabar, hingga kejadian penemuan jasad wanita tanpa identitas di aliran Sungai Gunung Sari Kawan di Banjar Jasri, Desa Belega, Blahbatuh, Selasa siang. AKP Dana menjabarkan ciri ciri korban yang ditemukan dengan Ni Wayan Mideh memang memiliki beberapa kesamaan. Seperti tinggi kisaran 155 cm, rambut sebahu lurus, dan tubuh agak tambun. “Tetapi setelah dicek oleh keluarga ke Sanglah ternyata itu katanya bukan yang dimaksud (Ni Wayan Mideh - red),” jelasnya. AKP Dana pun sempat menduga bahwa terjadi perubahan struktur wajah dan tubuh korban yang telah meninggal, apalagi saat ditemukan terendam di tengah sungai, seperti berat badan Ni Wayan Mideh yang diperkirakan 85 kg sementara berat korban sudah 105. Namun, pihak keluarga tetap menegaskan bila jasad perempuan itu bukan Ni Wayan Mideh. “Saya juga menduganya seperti itu, tapi kata keluarga juga ada perbedaan pada bentuk rahang bawah korban yang sekarang masih di Sanglah dengan Ni Wayan Mideh,” ungkapnya. Kini, pihak kepolisian pun kembali ‘‘memutar kepala’’, mencari identitas korban. Disinggung pemeriksaan dokter adanya tanda kekerasan pada tubuh korban, AKP Dana memastikan tidak ada. “Kita juga belum bisa pastikan, meninggalnya bunuh diri atau kecelakaan,“ tandasnya. Diberitakan sebelumnya warga digegerkan dengan penemuan mayat di aliran Sungai Gunung Sari Kawan di Banjar Jasri. Mayat berjenis kelamin perempuan tidak diketahui identitasnya itu pertama kali ditemukan I Wayan Tontra yang hendak mencari kelapa. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184

PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792

KERUH - Terlihat dua wisatawan mengabadikan momen Air Terjun Tegenungan yang keruh, Rabu (18/10) kemarin.

Bali Post/nik

Akibat Hujan Deras

Air Terjun Tegenungan Deras dan Keruh

Gianyar (Bali Post) -

Hujan deras yang mengguyur Gianyar dalam beberapa hari terakhir berdampak signifikan terhadap objek wisata air terjun Tegenungan, Sukawati. Meski aliran air terpantau deras dan keruh, namun objek wisata dengan air terjun 30 meter ini masih ramai dikunjungi wisatawan, Rabu (18/10) kemarin. Pantauan Bali Post, sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) masih tampak takjub menyaksikan air terjun yang deras itu dari jarak dekat. Walaupun beberapa di antaranya memilih menikmati dari

atas. Para guide pun harus lihai menjelaskan penyebab keruhnya air terjun itu. Salah seorang penjaga tiket, ketika ditanya mengatakan bahwa keruhnya air terjun terjadi sejak beberapa hari lalu, kondisi ini disiny-

alir akibat hujan deras yang terus mengguyur. “Sebelumnya air hanya keruh. Tapi baru tadi alirannya mendadak besar dan warnanya cokelat,” ujar Wayan Dana, seorang petugas jaga objek wisata tersebut. Akibat kondisi ini, sejumlah petugas objek wisata ini harus memperingatkan pengunjung untuk lebih berhatihati saat mandi, khususnya tidak terlalu ke utara di mana terdapat palungan tepat di bawah air terjun.

“Sebenarnya tidak bagus mandi dengan kondisi air begini, tapi ada saja wisatawan yang memaksa mandi di pinggir air terjun, dan itu sudah kami ingatkan untuk berhati-hati,“ kata pria berkulit sowo matang ini. Sementara Klian Tegenungan Gusti Made Raka mengatakan di tengah tingginya volume air terjun Tegenungan, pihaknya tidak menyiapkan penjagaan khusus. “Penjagaan khusus mungkin tidak ada, karena pegawai

yang di bawah sudah tiap hari di sana, total ada 4 orang petugas yang nonsetop berjaga,” katanya. Disinggung terkait penambahan petugas mengingat objek wisata ini sudah berulang kali memakan korban jiwa, Gusti Made Raka mengatakan penambahan tersebut belum dilakukan. “Karena ada ukuran tertentunya, dari air normal ke air besar waktunya sekitar 30 menit, semua petugas yang jaga sudah hafal,” tandasnya. (kmb35)

Jelang Akhir Masa Jabatan

Bupati Fokus Garap Pendidikan dan Kemiskinan Gianyar (Bali Post) Tinggal beberapa bulan, A.A. Gde Agung Bharata akan mengakhiri jabatannya sebagai Bupati Gianyar periode kedua. Sebelum mengakhiri masa jabatannya pada Februari 2018 mendatang, pria 68 tahun ini ingin menuntaskan program Bagus (Bharata-Agus Mahayastra), dengan lebih fokus pada sektor pendidikan dan penanganan warga miskin. Bupati Bharata mengatakan, sesungguhnya pada APBD tahun 2017

ini, pihaknya ingin membangun sekolah menyerupai Sekolah Bali Mandara. Diperuntukkan khusus warga miskin yang memiliki semangat belajar. “Karena SMA/SMK kewenangan provinsi, mungkin saya ingin bangun sekolah di tingkat SMP,“ Ucapnya. Dikatakan, paling cepat sekolah ini bisa terwujud tahun depan, dengan dicantumkan pada APBD induk 2018. Kalaupun masa jabatanya sudah habis, ia berharap bupati selanjutnya bisa meneruskan. “Memberi pendidikan

berkualitas untuk generasi penerus sudah dijamin dalam UUD. Jadi, bupati selanjutnya saya yakin akan menuntaskan,” ujar tokoh Puri Agung Gianyar itu. Selain pendidikan, Bupati Bharata juga akan meningkatkan penanganan masyarakat kurang mampu di Gianyar sebelum akhir masa jabatannya. “Terutama kesehatan untuk KK miskin. Ini yang ingin saya fokuskan, agar setiap warga bisa mendapat jaminan kesehatan dan bantuan dari Dinas Sosial,” tandasnya. (kmb35)

Bali Post/nik

A.A. Gde Agung Bharata.


KLUNGKUNG

10

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

Belum Dibahas, Penanggung Biaya Perawatan Pasien Pengungsi Semarapura (Bali Post) Biaya perawatan pasien pengungsi Gunung Agung di RSUD Klungkung yang tak ter-cover jaminan kesehatan masih sekitar Rp 800 juta. Sampai Rabu (18/10) kemarin, belum ada pembahasan terkait siapa yang akan menanggung. “Untuk solusinya belum dibahas. Ini akan segera dikoordinasikan dengan provinsi, Pemkab Karangasem dan juga pusat,” ungkap Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra. Sesuai instruksi Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F. Moeloek pada kunjungannya beberapa waktu lalu, penanggung Bali Post/sos jawab penanganan penI Gede Putu Winastra gungsi yang mencapai belasan ribu orang harus diatur secara jelas. “Mana yang ditangani BPBD, mana yang provinsi dan pusat. Nanti kita rapat untuk mencari solusi,” katanya. Birokrat asal Tabanan ini menyatakan biaya pasien itu untuk sementara ditalangi rumah sakit. Hal tersebut dipastikan tak berdampak pada kegiatan yang dilaksanakan. “Sejauh ini rumah sakit masih bisa membiayai. Operasional tidak terganggu dengan ini,” imbuhnya. Sebelumnya, Direktur RSUD Klungkung Nyoman Kesuma mengatakan penanggung biaya tersebut belum ada kejelasan. Meski itu telah ditalangi, pihaknya tetap berharap ada kejelasan siapa yang berkewajiban menanggung. “Pak bupati sudah meminta kami untuk tetap memberikan layanan terbaik. Pak bupati pasti punya cara menangani ini,” ucapnya. (kmb45)

Bali Post/sos

MEMASAK - Pengungsi di Lapangan Tembak, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan tengah memasak. Belakangan ini ketersediaan elpiji semakin menipis.

Stok Menipis, Pemenuhan Elpiji di Luar GOR Swecapura Andalkan Donatur

Semarapura (Bali Post) -

Salah seorang relawan Nengah Sriarta menuturkan, kebutuhan gas untuk aktivitas memasak pada pengungsian cukup besar. Di balik itu, pemenuhannya selama ini hanya mengandalkan droping dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Paksebali. Sementara

dari Posko Induk GOR Swecapura yang menjadi pusat turunnya bantuan masih nihil. Demikian juga uluran dari pemerintah. ‘’Sejak awal, pemenuhannya hanya mengandalkan donatur dari BUMDes,’’ tuturnya, Rabu (18/10) kemarin. Sementara itu, salah se-

orang petugas Tagana Sugirianto menyampaikan dalam sehari, posko yang menampung ratusan warga Karangasem ini menghabiskan 7 tabung gas 3 kilogram. Itu lebih banyak untuk memasak air. ‘’Di sini ada tendon. Air itu yang dimasak,’’ ucapnya.

Perbekel Paksebali I Putu Ariadi mengatakan gas yang didistribusikan dari BUMDes berupa donasi. Tidak ada tuntutan kepada pengungsi untuk membayar. Bahkan, ditegaskan, bantuan berupa air minum juga diberikan. ‘’Itu tidak bayar. Memang didonasikan. Ada juga dari warga,’’ tegasnya. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada membenarkan sampai saat ini belum

TIM Pembina Kabupaten Kota Sehat (KKS) Pusat berkunjung ke Kabupaten Klungkung, Rabu (18/10) kemarin. Kehadiran tim yang dipimpin Direktorat Kesehatan Lingkungan Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonensia Eko Budi Yunihasto ini dalam rangka pembinaan. Tim ini pun disambut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah I Gede Putu Winastra dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni dan undangan terkait lainnya di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan. Kadis Kesehatan Klungkung Ni Made Adi Swapatni menyatakan mendukung program KKS, pemkab telah membentuk tim pembina tingkat kabupaten. Selain itu, juga membuat tatanan kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum dengan mengeluarkan Peraturan Bupati Klungkung Nomor 155 Tahun 2012 tentang

Penerapan Kawasan Ruang Terbuka. Ada pula dengan mengeluarkan Perda Kabupaten Klungkung Nomor 1 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok, Perbup Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), dan Perbup Nomor 5 Tahun 2016 tentang Reklame Rokok. “Selain peraturan, juga melakukan sosialisasi dan penyuluhan Kawasan Tanpa Rokok kepada masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, khusus untuk tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dilakukan dengan mempersiapkan 9 puskesmas (4 rawat inap dan 5 puskesmas rawat jalan), seluruh puskesmas buka 24 jam, 53 puskesmas pembantu (pustu), 59 pos kesehatan desa (poskesdes), 293 pos pelayanan terpadu (posyandu) serta inovasi layanan pos rumah sakit untuk melayani kegawatdaruratan di masyarakat dan pemberian rujukan dari puskesmas ke rumah sakit. Eko Budi Yunihasto menyam-

paikan lomba ini tak sematamata untuk mendapatkan penghargaan. Namun lebih penting dari itu, output yang akan diraih dan proses yang telah dilalui. “Kabupaten Kota Sehat yang menjadi penekanan adalah pemberdayaan masyarakat. Tujuannya aman, nyaman, bersih dan sehat. Predikat Kabupaten Kota Sehat tidak akan bisa didapatkan apabila masyarakatnya masih berperilaku kurang sehat,” bebernya. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan mewujudkan KKS, perlu ada komitmen dari seluruh lapisan masyarakat dan stakeholder terkait. Selain itu juga diperlukan administrasi dan dokumen untuk membuktikan keseriusan pemkab dalam melaksanakan lomba. Sementara itu, khusus untuk pembinaan, Bupati asal Nusa Ceningan ini mengharapkan dapat berlangsung secara maksimal. Demikian juga dengan indikator penilaiannya dapat disampaikan secara jelas. (ad1184)

KUNJUNGAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah I Gede Putu Winastra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung Ni Made Adi Swapatni dan undangan terkait lainnya menyambut kunjungan tim Pembina KKS Pusat di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan, Rabu (18/10) kemarin.

Stok elpiji di posko pengungsian warga Gunung Agung di luar GOR Swecapura, salah satunya di Lapangan Tembak, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan semakin menipis. Pemenuhannya hanya mengandalkan uluran tangan dari donatur. Sementara distribusi dari pemerintah masih nihil.

Bali Post/sos

PATROLI - Personel Satuan Polisi Perairan Polres Klungkung melaksanakan sambang dan patroli pesisir ke pelabuhan rakyat Jungut Batu, guna memantau kedatangan para wisatawan yang berkunjung ke Lembongan, Nusa Penida, Rabu (18/10) kemarin.

Waspadai Cuaca Tak Menentu

Semarapura (Bali Post) Cuaca di wilayah Kabupaten Klungkung, khususnya Nusa Penida, beberapa hari terakhir tak menentu. Atas hal itu, wisatawan diminta waspada saat beraktivitas. Demikian juga dengan para pemandu. Kasat Pol. Air Polres Klungkung AKP Nyoman Arnawa mengatakan, kondisi itu sudah disosialisasikan secara rutin ke tempat-tempat umum, seperti pelabuhan maupun wisata pantai. Selain wisatawan, ini juga menyasar masyarakat lokal yang bekerja di bidang pariwisata. ‘’Untuk komunikasi dengan masyarakat yang mencari nafkah di sekitar penyeberangan rakyat Jungut Batu sudah diberi imbahauan,’’ katanya, Rabu (18/10) kemarin. Langkah tersebut juga untuk mengantisipasi terjadi hal buruk, seperti radikalisme dan terorisme serta penyelundupan barang-barang terlarang, mengingat Kabupaten Klungkung pesisir pantainya cukup luas dan banyak mempunyai pelabuhan-pelabuhan rakyat. ‘’Saat ini personel Sat Pol Air Polres Klungkung secara intensif melakukan pengawasan di pelabuhan-pelabuan rakyat yang ada di wilayah Klungkung seperti di wilayah Kusamba dan Nusa Penida serta Lembongan dengan mengimbau masyarakat ikut bersamasama dengan Polri menjaga dan mengamankan wilayahnya dan kalau ada barang atau orang yang mencurigakan agar segera laporkan kepada polisi terdekat atau kepada Bhabinkamtibmas,’’ tandasnya. (kmb45)

Wujudkan KKS, Bupati Tekankan Komitmen Seluruh Lapisan

Drainase Buruk Picu Air Meluap ke Jalan

PENDAFTARAN partai politik sebagai peserta Pemilu 2019 dibuka sejak 12 hingga Selasa (17/10). Yang lolos sebanyak 18 partai. Selain PDI-P, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Perindo, Gerindra, Golkar, NasDem, PKS, Gerakan Perubahan Indonesia, Demokrat, PAN, Bulan Bintang, P3, PKPI, Partai Rakyat, Partai Berkarya, PKB dan Partai Indonesia Kerja (PIKA). Selain itu, Partai Hanura juga dinyatakan lolos oleh KPU Klungkung dan akan bertarung dengan 17 partai lainnya. (sos)

Telepon Penting kLUNGKUNG (0366)

21115

Polsek Klungkung

(0366)

21090

Polsek Dawan

(0366)

23181

Polsek Banjarangkan

(0366)

23180

Polsek Nusa Penida

(0366)

5382838

RSUD Klungkung

(0366)

21172

RSU Bintang

(0366)

25241

PMI Klungkung

(0366)

21442

Damkar Klungkung

(0366)

22655

PDAM Klungkung

(0366)

21336

PLN Klungkung

(0366)

25599

Bali Post/ist

Saat Diguyur Hujan Lebat

Partai Hanura Juga Lolos

Polres Klungkung

ada pasokan elpiji ke pokso di luar GOR. ‘’Yang jelas dari posko GOR belum pernah kirim gas ke pos pengungsian yang ada di luar,’’ terangnya. Pejabat asal Tabanan ini menyatakan khusus di GOR, pemenuhan elpiji dipasok langsung oleh Pertamina. Ini direncanakan diperluas ke posko lain. ‘’Rencana Pertamina akan menghitung, tetapi tidak seluruh kebutuhan ditanggung,’’ tandasnya. (kmb45)

Bali Post/sos

MELUAP - Luapan air dari drainase menggenangi jalan di persimpangan Catus Pata, Semarapura, Rabu (18/10) kemarin.

Semarapura (Bali Post) Hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung, Rabu (18/10) pagi hingga siang kemarin. Hal tersebut menimbulkan luapan air di sejumlah jalan raya. Buruknya saluran drainase itu merupakan salah satu pemicu air menjadi meluber. Berdasarkan pantauan, luapan air terjadi pada drainase di Jalan Gajah Mada. Debitnya yang cukup besar membuat air meluap dan menggenangi jalan di sekitar Catus Pata. Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Bahkan beberapa kendaraan dibuat mogok. Hal serupa juga terjadi di Jalan Puputan, tepatnya di simpang tiga Balai Banjar Mergan, Semarapura Klod. Itu memaksa sejumlah warga untuk turun melakukan penanganan dengan membuka trotoar. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman Klungkung I Gusti Nyoman Supartana mengatakan khusus untuk Jalan Gajah Mada, kewenangan pengelolaannya berada di tangan pemerintah pusat. Sementara

untuk Jalan Puputan, ada di Pemrov Bali. Hal tersebut secara otomatis menyebabkan pemkab tak dapat melakukan penanganan. “Kami di kabupaten hanya bisa menyampaikan kondisinya saja. Untuk perbaikan maupun normalisasi tidak ada kewenangan. Yang seperti ini biasanya cepat direspons. Ada kegiatan pemeliharaan rutin,” ungkapnya. Sesuai pantauannya, drainase di dua ruas jalan itu telah mengalami pendangkalan di beberapa titik. Itu menyebabkan air tak dapat mengalir secara lancar. Selain itu, ukuran drainase yang tak sebanding dengan volume air juga menjadi pemicu terjadinya luapan. Kondisi ini juga diperparah dengan berkurangnya peresapan sebagai dampak maraknya betonisasi. “Untungnya kondisi geografis kota Klungkung miring ke selatan. Jadinya air bisa cepat mengalir. Genangan cepat surut,” katanya. Kondisi serupa, imbuhnya, juga kerap terjadi di Jalan Jempiring, Semarapura Klod. Penanganan telah dlakukan pemkab dengan normalisasi secara berkala. (kmb45)


Kamis Paing, 19 Oktober 2017

BULELENG

11

Prasasti TMMD di Pangkung Paruk

LOGISTIK - Gudang logistik untuk pengungsi Gunung Agung dipusatkan di gedung Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Tejakula. Di tempat ini, logistik ditampung sebelum didistribusikan ke tempat penampungan pengungsi di Kecamatan Tejakula. Staf Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng bekerja ekstra, memilah dan merapikan logistik bantuan dari donatur. Kendati Rabu (18/10) kemarin instansi pemerintah diliburkan untuk menghormati perayaan Diwali, sejumlah staf Dinsos tetap melaksanakan tugasnya mengelola logistik untuk pengungsi.

Singaraja (Bali Post) – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt dijadwalkan berakhir 27 Oktober 2017 ini. Kegiatan fisik sudah terealisasi berkat gotong royong jajaran Kodim 1609 Buleleng dan warga. Demikian juga sederet kegiatan nonfisik telah berjalan dan diterima dengan baik oleh warga di lokasi TMMD. Menandai pelaksanaan TMMD tersebut, TNI dan warga Rabu (18/10) kemarin, memasang prasasti di pinggir jalan yang telah selesai dibeton. Prasasti tersebut untuk menandai bahwa jajaran TNI dan warga bahu-membahu membangun infrastruktur desa. Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto mengatakan, pembuatan prasasti sebagai tanda pelaksanaan TMMD ke-100. Prasasti ini menginformasikan sekaligus mengenang bahwa banyak hal telah diselesaikan oleh Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama eksponen masyarakat Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk. “Harapannya ini menjadi kenang-kenangan sampai ke sejumlah generasi dan warga bahwa kami (TNI) dan warga bersama-sama membangun di dusun ini,” jelasnya. (kmb38)

Mekanisme Pembayaran BOS Belum Jelas

Siswa Pengungsi Terancam Tak Bisa Ikuti UAS

Singaraja (Bali Post) –

Siswa pengungsi Gunung Agung yang sekarang bersekolah sementara di beberapa sekolah di Kecamatan Tejakula terancam tidak bisa mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS). Ini karena sampai sekarang belum ada penjelasan terkait mekanisme pembayaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sementara itu, UAS digelar bulan depan yang dibiayai dari dana BOS.

Bali Post/kmb38

PRASASTI – Jajaran Kodim 1609 Buleleng memasang prasasti di lokasi TMMD Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt.

Harga Material Melonjak, Realisasi Proyek Terhambat Singaraja (Bali Post) – Pengerjaan proyek infrastruktur di perdesaan terancam tidak bisa terealisasi sesuai program yang telah disusun. Ini karena harga material bangunan yang merangkak naik akibat penutupan galian material golongan C di Kabupaten Karangasem. Sementara, dalam perencanaan pembangunan yang sudah disepakati, perhitungan harga material masih memakai harga normal. Jika dipaksakan untuk dilaksanakan, volume pekerjaan dipastikan akan berkurang. Dampak lainnya adalah anggaran yang tidak terealisasi itu masuk sebagai sisa lebih perhitungan anggaran (silpa). Perbekel Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Gusti Putu Armada, Rabu (18/10) kemarin, mengaku kelangkaan material bangunan terutama pasir berpengaruh terhadap pelaksanaan program di desanya yang memanfaatkan dana desa. Pasalnya, harga yang dicantumkan saat penyusunan anggaran sekarang naik hingga tiga kali lipat harga normal. Tidak hanya terjadi lonjakan harga, pasokan material golongan C pun belakangan ini langka. Atas kondisi ini, dia mengaku bingung, karena kalau proyek dijalankan dipastikan terjadi pengurangan volume pekerjaan. Sebaliknya, kalau proyek tidak dijalankan, maka alokasi dana desa itu akan menjadi silpa. Armada berharap, Bupati mengeluarkan peraturan bupati (perbup) yang dijadikan dasar hukum mengelola dana desa untuk pembangunan infrastruktur di tengah meningkatnya harga material bangunan sekarang ini. “Jujur saya akui sekarang bingung dengan situasi ini. Kalau bisa, pemerintah memberikan regulasi untuk kami menjalankan anggaran di tengah mahalnya material bangunan,” katanya. Pendapat yang sama diungkapkan Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Kades Buleleng, Made Suteja. Dia mendesak agar Bupati memberikan solusi sehingga persoalan yang dihadapi oleh para perbekel dalam pelaksanaan anggaran di pertengahan tahun ini dapat diatasi. Jika situasi ini dibiarkan, Suteja khawatir akan berdampak pada kucuran dana yang sama dari pemerintah pusat untuk tahun berikutnya. “Kalau sekarang tidak terserap maksimal, bisa saja tahun depan pemberi dana desa ini akan mengevaluasi dan tidak menutup kemungkinan akan mengurangi jatah dana desa itu. Untuk itu, kita minta ada solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan ini,” jelasnya. Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana berjanji segera membahas persoalan tersebut bersama para perbekel dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Salah satu solusi bisa dilakukan adalah desa harus mengurangi volume pekerjaan. Hal ini harus sesuai dengan prosedur sesuai Surat Gubernur Bali dan fatwa BPK dan Kejaksaan. Dengan demikian, persoalan ini tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari. (kmb38)

Gusti Putu Armada

Bali Post/kmb38

Tercatat 2.600 siswa pengungsi tersebar di 200 sekolah jenjang SD dan SMP di Buleleng. Ribuan siswa itu belajar dengan status siswa titipan. Kendati Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem membuka sekolah sore di Buleleng, upaya tersebut tidak menjamin siswa pengungsi dapat mengikuti UAS bulan depan.

Kepala Disdikpora Buleleng Gede Suyasa, Rabu (18/10) kemarin mengatakan, mulai November 2017 siswa harus mengikuti UAS. Untuk mengikuti UAS, siswa membutuhkan biaya operasional yang ditanggung dari jatah BOS. Biaya itu untuk penyediaan soal, lembar jawaban, pengawasan, dan sejumlah operasional penting lainnya.

Apabila Disdikpora Karangasem bisa memindahkan siswa satu sekolah ke Buleleng, maka hal itu tidak akan terjadi persoalan. Namun, fakta di lapangan menyebutkan sekolah sore yang dibentuk Disdikpora Karangasem menerima siswa dari beberapa sekolah. Seperti di SDN 2 Dukuh yang mendompleng di SDN 1 Tembok. Sekolah ini memiliki 197 orang

siswa pengungsi berasal dari 19 SD berbeda. Sementara, siswa asli dari SDN 2 Dukuh jumlahnya hanya 40 orang siswa. “Siswanya tersebar di 200 sekolah di Buleleng dalam jumlah sedikit-sedikit. Ini yang belum diputuskan dan masih dibahas lagi di Posko Pengungsi Tanah Ampo dan kita belum tahu seperti apa solusinya,” katanya. Suyasa menambahkan, sejauh ini, pihaknya sudah pernah berkoordinasi dengan Disdikpora Karangasem. Dari koordinasi itu, Disdikpora Karangasem memutuskan membuka tiga sekolah sore di

Buleleng. Dua sekolah jenjang SD dibuka dengan meminjam gedung SDN 1 Tembok dan SDN 2 Tembok, Kecamatan Tejakula. Sedangkan, untuk jenjang SMP dibuka di SMPN 2 Tejakula. Disdikpora Karangasem rencananya mendatangkan siswa, guru, hingga kepala sekolah ke ketiga sekolah darurat di Buleleng Timur tersebut. “Siswa yang masuk di sana, tidak murni berasal dari satu sekolah yang sama. Ini yang akan jadi kendala di lapangan. Tapi kewenangan itu diatur Disdikpora Karangasem, kami membantu fasilitas,” jelasnya. (kmb38)

Tahun 2018, Anggaran Pertanian Naik 82,91 Persen

Bali Post/kmb38

Putu Mangku Budiasa

Singaraja (Bali Post) – Tahun 2018, anggaran untuk Dinas Pertanian (Distan) naik hingga 82,91 persen dari anggaran tahun ini. Penyiapan anggaran ini karena pemerintah daerah menjalankan kebijakan yang fokus menangani sektor pertanian dalam arti luas. Salah satu kebijakan

tersebut adalah penyiapan ekskavator mini di sembilan kecamatan. Untuk tahap awal, pemerintah membeli tiga unit ekskavator yang akan ditempatkan di Buleleng Timur, Tengah, dan Buleleng Barat. Sesuai pengantar nota keuangan rancangan APBD Induk tahun 2018 yang dibacakan Bupati Putu Agus Suradnyana dalam sidang paripurna di DPRD Buleleng, Dinas Pertanian dialokasikan anggaran Rp 23,881 miliar lebih. Alokasi anggaran ini naik Rp 10,825 miliar lebih (82,91 persen) dari anggaran yang sama pada tahun ini Rp 13,056 miliar lebih. Kenaikan anggaran di Distan tergolong paling tinggi dibandingkan anggaran yang diterima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. Bahkan, beberapa OPD alokasi anggarannya justru turun dibandingkan dengan anggaran yang diterima tahun ini. Seperti di Dinas Kebudayaan (Disbud) dalam rancangan

APBD Induk 2018 mendapat alokasi anggaran Rp 11,392 miliar lebih. Sementara tahun ini, Disbud yang sekarang digawangi Putu Tastra Wijaya, M.M. ini menerima dana Rp 17,642 miliar lebih, sehingga terjadi penurunan anggaran Rp 6,250 miliar lebih atau 35,42 persen. Penurunan alokasi anggaran juga ada di Dinas Kesehatan (Diskes). Tahun 2018 mendatang, Diskes diberikan alokasi anggaran Rp 130,387 miliar lebih. Dibandingkan tahun ini, Diskes menerima Rp 153,426 miliar lebih, sehingga terjadi penurunan anggaran Rp 23,075 miliar lebih atau 15,04 persen. Anggota Badan Anggaran (Banggar) yang juga Ketua Komisi II DPRD Buleleng Putu Mangku Budiasa mengatakan, proporsi anggaran ini sifatnya masih rancangan dan akan dibahas lebih mendetail oleh Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Itu artiya,

rancangan yang disamapikan ini masih berpeluang terjadi perubahan, sehingga nantinya disetuju menjadi APBD Induk 2018. “Saya kira ada yang naik dan turun. Itu wajar saja dan ini masih rancangan dan masih ada pembahasan untuk mengubah komposisi anggarannya,” katanya. Terkait alokasi anggaran di Dinas Pertanian yang naik tajam, mantan Perbekel Desa Selat, Kecamatan Sukasada ini menilai, Bupati berkomitmen untuk merealisasikan janji kampanye pada pilkada lalu yang fokus menggarap pertanian dan mengatasi persoalan yang terjadi. Dia pun mengapresiasi salah satu rencana realisasi janji fokus di sektor pertanian dengan membeli ekskavator mini. Program ini diakuinya tepat karena selain membantu kelompok subak dalam mengolah limbah menjadi kompos, alat itu juga difungsikan menangani kalau sewaktu-waktu akan terjadi bencana alam. “Un-

Bali Post/kmb38

Putu Agus Suradnyana

tuk di sektor pertanian, saya kira pemerintah memang ingin merealisasikan janjinya, dan ini kita dorong terus. Mudah-mudahan dana yang mumpuni itu bisa merealisasikan program yang dijalankan dalam mengatasi permasalahan pertanian di daerah kita,” jelasnya. (kmb38)

IbPE Undiksha Dampingi Perajin Gamelan di Gianyar

BALI dikenal sebagai daerah seni dan tujuan wisata nasional maupun internasional memiliki beraneka ragam produk kerajinan seni. Salah satunya adalah kerajinan gong tradisional Bali di Desa Blahbatuh Gianyar. Universitas Pendidikan Ganseha (Undiksha) membantu pengembangan usaha tradisional ini melalui program Ipteks bagi Produk Ekspor (IbPE). Saat ini tim IbPE Undiksha mendampingi UKM Kerajinan Gamelan Sidha Karya dan UKM Gamelan Gong Bali. Kedua UKM mitra IbPE ini memproduksi gamelan Bali dari logam sebagai material bahan baku dasar. Produk yang dihasilkan seperti seperangkat Gong Semar Pegulingan Semarandana, Gong Angklung, Gender Wayang, dan cenderamata dengan berbagai bentuk ukuran, desain, dan artistik yang dikirim di pasar domestik dan ekspor. Meskipun sudah mampu menembus pasar ekspor, margin keuntungan dan tingkat kesejahteraan perajin relatif belum optimal. Hal ini disebabkan oleh sistem pengelolaan usaha dari hulu sampai hilir masih konvensional. Kementerian Riset Teknlogi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) kemudian menggulirkan program IbPE untuk membantu UKM yang menghasilkan komoditas ekspor. Tim IbPE Undiksha terdiri atas I Gst Lanang Parwata, I.B. Mardana dan I Nyoman Pasek Nugraha

mendampingi UKM di Bumi Seni tersebut. Ketua pelaksana IbPE Undiksha I Gst Lanang Parwata belum lama ini mengatakan, upaya solutif yang digagas tim pelaksana IbPE adalah mewujudkan stasiun kerja yang ergonomis dan melakukan transfusi ipteks dalam UKM Kerajinan Gamelan Sidha Karya dan UKM Kerajinan Gamelan “Gong Bali” yang berkaitan dengan teknologi pembersihan bahan baku, pelelehan, pencetakan, ngelawah, mengukir, penyelarasan, pengepakan, dan pemasaran. Selain itu, mengkapasitasi staf pengelola UKM dalam menguasai kompetensi manajemen usaha, administrasi, finansial, dan keselamatan kerja usaha produksi kerajinan logam gamelan Bali yang profesional dengan dukungan ICT. “Selama kami mendampingi kedua UKM ini solusi sudah kita tawarkan. Perajin bisa mengaplikasikan solusi yang kami tawarkan,” katanya. Menurut Parwata, kegiatan IbPE untuk UKM Gong Bali dan UKM Sidha Karya, tim pelaksana IbPE melaksanakan program dengan menginstal sistem aplikasi, bantuan dua unit tungku pembakaran pada mitra untuk mengakselerasi penyiapan material bahan baku produksi gong Bali. Terwujudnya sistem pengelolaan data pesanan (order), SOP produksi, dan akses pemasaran berbasis digital (ICT) untuk memperbaiki sistem ad-

IbPE – Undiksha mendampingi perajin gamelan Bali melalui program IbPE Kemenristekdikti. ministrasi produksi dan pemasaran, dan tertatanya stasiun kerja yang ergonomis untuk menumbuhkan atmosfir kerja yang kondusif dan efisien. Sementara itu, pemilik UKM Sidha Karya I Wayan Pager mengaku terbantu dengan pendampingan oleh tim IbPE Undiksha. Selama mengikuti

program tersebut, dirinya mendapat pengalaman untuk meningkatkan manajemen usahanya. Untuk itu, dia berharap bantuan Kemenristekdikti ini dapat mendorong peningkatan omzet produksi dan ekspor kerajinan gong tradisional Bali yang dihasilkan. (ad1189)


JEMBRANA

12

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

Kumuh, Areal Parkir Belakang Pasar Impres Dikeluhkan Warga

SOSOK

Negara (Bali Post) -

Bertahun-tahun tidak ada penanganan, kondisi parkir di belakang Pasar Impres Negara kini menjadi sorotan warga. Kondisinya yang begitu hancur dan kumuh membuat warga mengeluh. Apalagi, ketika hujan turun, kondisinya becek dan mengeluarkan bau tak sedap.

Ida Bagus Surya Negara

Bali Post/olo

Permudah Pembayaran Pajak PELAYANAN pada pembayaran pajak kendaraan belakangan terus dibenahi. Menyusul akan diberlakukannya e-samsat yang memudahkan para wajib pajak untuk membayar pajak, bahkan di manapun bisa. Upaya ini merupakan salah satu terobosan untuk menepis kesan sulit dan ribetnya mengurus melalui Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat). Dalam program e-samsat nasional nanti, Provinsi Bali menjadi salah satu dari tujuh provinsi yang sudah bisa menerapkan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara online. “Khusus di Bali, termasuk Jembrana, sekarang sudah diterapkan (e-samsat) ini. Jadi pajak kendaraan bermotor (tahunan) bisa dilakukan di mana saja melalui fasilitas perbankan,” ujar Kepala UPT Samsat Jembrana Ida Bagus Surya Negara saat ditemui belum lama ini. Fasilitas perbankan itu bisa melalui ATM, e-banking maupun teller bank. Pejabat asal Kecamatan Marga, Tabanan ini menambahkan nantinya esamsat ini berlaku juga di seluruh provinsi di Pulau Jawa. Untuk itu, wajib pajak dari Bali yang kebetulan berada di Jawa, bisa melakukan pembayaran pajak ranmor di sana, begitu juga sebaliknya. Selanjutnya struk bukti pembayaran itu selanjutnya dibawa ke Samsat Induk untuk pengesahan STNK. Kebetulan juga, selain penerapan e-samsat, di Provinsi Bali saat ini juga berlaku pembebasan bunga dan denda pajak ranmor hingga akhir tahun mendatang. “Ini untuk merangsang masyarakat untuk membayar pajak ranmor. Kewajiban membayar pajak ini nantinya juga akan dikembalikan lagi untuk kepentingan masyarakat dan menunjang pembangunan daerah,” ujarnya. UPT juga akan berupaya melakukan jemput bola kepada wajib pajak dengan samsat keliling. Baik door to door ataupun di titik-titik keramaian menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. (olo)

Sejumlah pengunjung pasar, Rabu (18/10) kemarin mengatakan setiap hari kendaraan yang parkir di lahan parkir di sebelah timur Pasar Impres Negara itu, memang cukup banyak. Sayangnya lahan parkir yang pemasukannya cukup besar itu kondisinya hancur. Kerusakannya juga sudah cukup lama, lebih dari lima tahun. Jika hujan turun, areal parkir itu menjadi berlumpur dan banyak kubangan air. Kondisi itu membuat penguna jasa parkir kesulitan untuk menaruh kendaraannya dan pengunjung parkir sering komplin

kepada petugas parkir dengan tidak nyamannya tempat tersebut. Budi Dharma, seorang warga dekat pasar menjelaskan lahan parkir tersebut sudah rusak sekitar enam tahun lalu, namun hingga kini belum diperbaiki. Pihaknya yang tinggal di dekat parkir juga sulit untuk melintas. Menurut Budi, karena lahan parkir dan jalan masuk pasar rusak, maka pemasukan pedagang menjadi menurun lantaran pengunjung enggan datang. Demikian juga karena lumpur bercampur dengan sampah membuat warga merasa terganggu.

Ditambahkan, pemasukan dari retribusi parkir serta barang sangat besar. Pemasukan itu semestinya bisa digunakan untuk memperbaiki areal parkir sehingga retribusi yang didapat bisa lebih besar. Direktur Perusda Jembrana I Gusti Kade Kusuma Wijaya saat dikonfirmasi mengakui kalau areal parkir di belakang Pasar Negara itu memang rusak parah dan dikeluhkan masyarakat. Pengecekan juga sudah dilakukan dan pihaknya telah melayangkan surat ke Dinas Koprindag Pemkab Jembrana untuk memohon perbaikan. (kmb)

Pemakai SS Ditangkap Polisi

Bali Post/kmb

KUMUH - Kondisi areal parkir di belakang Pasar Impres Negara terlihat begitu kumuh dan kini dikeluhkan pengunjung.

Negara (Bali Post) Jajaran Satuan Reskrim Narkoba Polres Jembrana, Minggu (15/10) sore menangkap salah satu pemakai narkoba jenis sabu-sabu (SS) Farid Marisa (34), warga yang tinggal di Jalan Sadar Gang IV Lingkungan Arum, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana. Ia dibekuk polisi setelah terbukti mengonsumsi SS.

Hal itu terlihat dari barang bukti yang diamankan polisi. Misalnya, alat hisap SS berupa bong dan yang lainnya. Penangkapan tersangka ini berlangsung di gudang Jalan Gurami Gang III Lingkungan Asih, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya. Sebelumnya polisi menerima pengaduan bahwa tersangka kerap menyalahgunakan obat

terlarang dengan mengonsumsi SS. Mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan melacak keberadaan tersangka. “Tempat tinggal tersangka berhasil kami lacak, kemudian dilakukan penggerebekan,” kata Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo didampingi Kasat Reskrim Narkoba AKP Gusti Komang Muliyadnyana,

Rabu (18/10) kemarin. Dalam penggerebekan itu, tersangka tak bisa berkutik. Apalagi setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu paket plastik klip yang berisi serbuk kristal bening yang diduga narkoba jenis SS, satu buah bong, 3 pipa kaca, satu korek api gas dan dua buah potongan pipet. Barang bukti itu diakui Farid merupakan miliknya yang disimpan karena sisa dari yang sudah dipakainya. Atas perbuatannya, tersangka

Negara (Bali Post) Sejumlah warga Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung yang sempat mengungsi di Balai Subak, Rabu (18/10) kemarin sudah kembali ke rumahnya. Mereka langsung membersihkan rumahnya yang tergenang banjir. Walaupun sudah di rumah, mereka mengaku masih waswas akan adanya banjir susulan. Setiap hujan turun ataupun air sungai meluap, puluhan KK yang rumahnya rawan banjir merasa khawatir. Dari pengamatan, Balai Subak yang digunakan tempat pengungsian sudah terlihat kosong. Sedikitnya, tujuh KK yang sempat mengungsi kini sudah kembali ke rumahn-

ya masing-masing. Air yang menggenangi permukiman dan sawah sudah surut. Selain rumah, tanaman milik warga, di antaranya palawija juga rusak. Beberapa komoditi pertanian warga, seperti kacang tanah banyak rusak karena terendam lumpur sisa banjir. Namun, petani terancam gagal panen karena sebagian besar tanamannya rusak. Intensitas hujan yang masih tinggi terjadi di Jembrana, kemungkinan banjir masih bisa terjadi. Gede Indrawan (37) mengaku terpaksa kembali karena harus beraktivitas dan ada upacara. Dengan cuaca seperti saat ini peluang kembali

banjir bisa kembali terjadi. Karena sudah terbiasa, warga sudah bersiap dengan menaruh barang berharga di tempat lebih tinggi. Mereka meyakini penyebab terjadinya banjir lantaran sungai yang melintasi Desa Air Kuning menyempit. Lurah Sangkaragung Nyoman Gede Suardana memprediksi banjir bisa terjadi lagi. Warga diimbau untuk tetap waspada. Ketika air naik agar segera mengungsi. Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila AP mengatakan sejumlah titik yang mengalami bencana saat ini proses recovery. BPBP tetap mengimbau masyarakat untuk waspada. (kmb26)

SURUT - Air yang sebelumnya menggenangi rumah warga telah surut.

dijerat pasal 112 ayat 1 yo pasal 127 ayat 1 yo 127 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana 4 sampai 12 tahun penjara. Dari pengakuan tersangka dia memakai SS sejak tiga tahun lalu. Ia memperoleh barang haram itu dari seorang sopir truk. Satu klip SS dibelinya dengan harga Rp 400 ribu dan digunakan beberapa kali. Alasan tersangka mengonsumsi SS itu yakni agar kuat begadang karena tuntutan. “Saya juga ingin sembuh, saya mau direhabilitasi,” akunya. (kmb)

Air Mulai Surut, Pengungsi Kembali ke Rumahnya

Bali Post/olo


Kamis Paing, 19 Oktober 2017

KARANGASEM

13

Dua Kali Terekam Gempa Tremor Nonharmonik

Amlapura (Bali Post) -

Aktivitas vulkanik Gunung Agung sampai saat ini masih cukup tinggi. Per pukul 00.00 Wita sampai 12.00 Wita, Rabu (18/10) kemarin, tercatat 600 kali terjadi gempa. Rinciannya, gempa vulkanik 288, vulkanik dangkal 152, tektoniklokal 46 dan tektonik jauh 4. Bahkan, gempa tremor nonharmonik kembali terekam alat seismograf sebanyak dua kali.

Bali Post/kmb41

SEPI - Pariwisata di Pura Agung Besakih sepi sejak ditutup sejak 22 September lalu.

MO Rapat di Kantor Gubernur Sore Ini

Gaji Petugas Diserahkan Badan Pengelola

Amlapura (Bali Post) Pascaditutupnya objek pariwisata Pura Agung Besakih akibat Gunung Agung naik ke level awas sejak 22 September lalu, membuat pemasukan dari sektor pariwisata di Besakih nol. Kemudian untuk pembayaran gaji ke petugas, hal itu sepenuhnya diserahkan ke Badan Pengelola. Termasuk berapa nominalnya ditentukan oleh Badan Pengelola sendiri. Humas Manajeman Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih, I Gusti Bagus Karyawan, yang dikonfirmasi Rabu (18/10) kemarin mengungkapkan, terkait masalah pembayaran gaji petugas diserahkan sepenuhnya ke Badan Pengelola. Dilihat dari segi dana yang telah berkumpul dari hasil pemungutan karcis masuk dan yang lain sebelum pariwisata Besakih ditutup, dinilai lumayan banyak. Namun, tidak disebutkan berapa jumlah total dana yang terkumpul. Uang yang ada di kas itu dinilai cukup untuk membayar gaji semua petugas selama sebulan ini. Hanya, pastinya berapa uang yang telah terkumpul selama ini belum diketahui jumlah totalnya. Selama dana masih ada, dirinya meyakini kalau gaji kepada semua petugas tetap diberikan. Apalagi mereka masih kontrak. “Masalah berapa nominal yang akan diberikan, kita tidak tahu. Hal itu sepenuhnya wewenang Badan Pengelola. Kita akan minta petunjuk lebih lanjut dari Badan Pengelola,” terang Karyawan. Pembagian dana yang diperoleh dari pariwisata Besakih itu sudah ditentukan sesuai MoU antara Desa Adat Besakih dengan Pemkab Karangasem. Proporsinya, dana untuk pemeliharaan pura 50 persen, pemerintah daerah 25, dan desa adat 25 persen. “Pembagian itu akan dilakukan pada 31 Desamber 2017. Jadi, pembagian dana itu sesuai kesepakatan awal antara Desa Adat Besakih dan Pemkab Karangasem,” tegasnya. Terkait aktivitas, Manajer Operasional (MO) tetap melaksanakan tugas karena mempertimbangkan Pergub 51. MO-lah yang diberikan tanggung jawab mengelola palemahan dan pawongan di Besakih. Di bidang palemahan, petugas kebersihan tetap bersih-bersih di 25 kompleks pura di seputaran Besakih. Petugas lainnya ada yang menjaga portal di empat titik pintu masuk Besakih. “Tenaga kebersihan yang ada kita terus ajak berkoordinasi. Sementara ini mereka tetap ngayah di seputaran Pura Besakih, sehingga kebersihan seputaran Pura Agung Besakih tetap terjaga,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya berharap secepatnya situasi kembali normal, sehingga pariwisata Besakih bisa dibuka kembali. Dan segala kegiatan bisa kembali normal. Jika misalnya situasi tetap seperti ini, maka jalan satu-satunya akan diserahkan kembali urusan Besakih itu ke Badan Pengelola. Langkah efektif apa yang selanjutnya akan diambil. “Jadi, apa pun keputusan Badan Pengelola, hal itu akan kita ikuti,” tegas Karyawan. Wakil Manajer Manajeman Operasional Pengelolaan Kawasan Pura Agung Besakih Jro Mangku Ngawit mengungkapkan, jika MO akan melaksanakan rapat dengan Ketua Badan Pengelola yakni Wagub Bali I Ketut Sudikerta di Kantor Gubernur. Dikatakan selain MO, rapat itu juga akan dihadiri Camat, Prajuru Desa Adat Besakih, Perbekel, dan Badan Pengawas. “Rapat besok (hari ini - red) rencananya digelar pukul 17.00 Wita di Kantor Gubenur. Rapat yang kita lakukan bukan semata-mata membahas gaji petugas, tetapi juga membedah kelangsungan MO ke depannya terkait dampak status awas Gunung Agung,” tegas Jro Mangku Ngawit. (kmb41)

Kasubid Mitigasi Gunung Agung Wilayah Timur dari PVMBG Badan Geologi, Kementerian ESDM Devy Kamil Syahbana di Pos Pemantauan, Desa Rendang, Rabu (18/10) kemarin, mengungkapkan aktivitas Gunung Agung saat ini relatif tinggi. Alasannya, jumlah kegempaan vulkanik dan tektonik lokal rata-rata di atas 600 kali per hari. “Saat ini tercatat aktivitas kegempaan Gunung Agung dari Pukul 00.00 Wita hingga 12.00 Wita sebanyak 490 kali gempa,” ungkap Devy Syahbana menjelas-

kan, dengan jumlah gempa yang masih tinggi tersebut, menandakan jika aktivitas magmatik di kawah Gunung Agung itu masih kuat. Bahkan sejak pukul 00.00 Wita sampai 10.00 Wita, terekam di alat seismograf terjadi dua kali gempa tremor nonharmonik. Durasi selama 88-140 detik. Ia menjelaskan, aktivitas kegempaan terbanyak melebihi seribu kali gempa terjadi Sabtu (14/10) lalu. Total gempa mulai dari gempa vulkanik dalam, vulkanik dangkal, tektonik lokal dan tektonik jauh sebanyak 1.136

Bentuk Banjar Yasa Agung Amlapura (Bali Post) Hampir sebulan hidup bersama di satu lokasi pengungsian telah menumbuhkan rasa kebersamaan tumbuh subur di antara para pengungsi di Posko Lapangan Ulakan, Manggis. Mereka sadar ada kemungkinan hidup lama di pengungsian. Kemudian mereka pun sepakat menyatukan diri dalam sebuah organisasi banjar. Sejak Selasa (17/10) lalu, pos pengungsian di pinggir jalan raya Amlapura-Klungkung itu pun berganti nama menjadi Banjar Yasa Agung. Niat para pengungsi membentuk banjar itu sudah menjadi kesepakatan sejak sepekan lalu. Kemudian baru dua hari lalu diresmikan. Peresmian itu semata-mata mencari hari baik. Para pengungsi yang berjumlah total 578 sepakat menunjuk I Gusti Putu Wiri (56) sebagai klian banjarnya. Pria asal Subagan, Karangasem itu terpilih secara aklamasi bersama seorang sekretaris dan beberapa prajuru pendamping. Meski berbentuk banjar, pastinya Banjar Yasa Agung itu tidak memiliki wilayah toritorial. Banjar Yasa Agung itu hanya bersifat

banjar administratif untuk memudahkan koordinasi antara pengungsi dengan koordinator posko. Banjar administratif itu terbentuk dari inisiasi Perbekel Ulakan I Nengah Dipta yang juga selaku koordinator posko. ‘’Kita bentuk banjar karena di desa kami juga ada pengungsi di banjar-banjar. Hanya memudahkan koordinasi baik menyangkut logistik maupun pendataan sehingga kami bisa fokus tugas di desa,’’ ungkap Dipta, Rabu (18/10) kemarin. Sebagaimana layaknya banjar-banjar di Karangasem, banjar yang dibentuk pengungsi di Lapangan Ulakan itu juga memiliki banjar tempekan. Ada tiga banjar tempekan di sana yang disesuaikan dengan tenda yang ditempati pengungsi. Karena itu, ada tempek timur, tempek barat, dan tempek selatan. Banjar tempekan itulah yang menjadi motor dari Banjar Yasa Agung itu. Setiap harinya, warga tempekan membagi diri dengan bidang tugas yang sudah ditentukan. Setelah terbentuknya banjar, posko pengungsi itu pun kini beralih menjadi posko pengungsian mandiri.

‘’Di sini, kami memasak sendiri. Tugas ibu-ibu ada yang ngurus logistik, kebersihan dan juga keamanan. Semua ada koordinatornya,’’ ungkap Klian Banjar Gusti Putu Wiri. Meski sudah bersifat mandiri, Posko Lapangan Ulakan itu tetap berada di bawah tanggung jawab perbekel. Klian banjar, yang sifatnya hanya mengusulkan kebutuhan. Perbekel itu nantinya akan melakukan verifikasi. Verifikasi itu kemudian diteruskan ke pihak kecamatan. Nama Yasa Agung tidak lahir begitu saja. Gusti Putu Wiri mengatakan nama itu sarat akan makna. Yasa bermakna mayasa atau mengekang hawa nafsu dan berserah diri kepada Sang Pencipta. Sedangkan Agung berasal dari kondisi saat ini ada aktivitas vulkanik yakni Gunung Agung itu sendiri. Dari makna nama banjar itu pula, para pengungsi sepakat tetap bertahan di posko tersebut, meskipun sejatinya ada lokasi penampungan lebih nyaman yang disiapkan Desa Ulakan. Mereka enggan untuk direlokasi walau ketika hujan lebat seperti pagi kemarin

Bali Post/kmb

BENTUK BANJAR - Perbekel Ulakan I Nengah Dipta bersenda gurau bersama para pengungsi di Lapangan Ulakan yang kini sudah menjadi posko mandiri dengan nama Banjar Yasa Agung. tenda-tenda mereka sedikit bocor. ‘’Kita tetap di sini saja. Semua sudah seperti saudara. Lagi pula di sini dekat dengan sekolah,’’ ungkap Gusti Ayu Sudarmi (40), pengungsi asal Banjar Umanyar, Desa Buanagiri, Bebandem itu. Pemkab Karangasem sebenarnya berencana memindahkan pengungsi dari Lapangan Ulakan ke banjarbanjar di Desa Antiga, Manggis. Kenapa direlokasi ke sana karena enam banjar di Ulakan sudah semuanya terisi. ‘’Tapi mereka tidak mau. Kami sara-

nkan menggeser ke tenda-tenda yang cocok untuk keluarga. Mereka juga tidak mau. Mereka memilih berkumpul di tenda besar saja,’’ kata Camat Manggis Ida Nyoman Astawa. Karena pengungsi menolak direlokasi, pihak kecamatan bersama desa akhirnya mempermak di posko tersebut. Setiap tenda kemudian dibuatkan gorong-gorong untuk mencegah masuknya air hujan. Fasilitas MCK juga sudah ditambah. Kini, ada 30 unit MCK portabel. (kmb)

Dipetakan, Titik Koordinat Radius Awas Amlapura (Bali Post) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bersama BNPB memang telah menyebar peta radius awas dari potensi erupsi Gunung Agung. Namun, faktanya di masyarakat masih ada kegamangan menyangkut batas daerah awas tersebut. Guna menjawab persoalan itu, sejak tiga hari lalu, Satgas Penanggulangan Aktivitas Vulkanik Gunung Agung yang digawangi Kodim 1623/Karangasem melakukan pemetaan titik-titik koordiniat radius yang selama ini berupa garis khayal saja.

Dandim Karangasem Letkol Inf. Fierman Sjafirial Agustus di Posko Induk Tanah Ampo, Rabu (18/10) kemarin, mengatakan kegamangan masyarakat muncul karena beberapa desa dikategorikan desa awas. Akan tetapi, beberapa wilayahnya berada di luar zona awas. Penetapan titik-titik koordinat itu dilakukan untuk memberikan kepastian batas-batasnya baik kepada masyarakat maupun aparat. Hal itu guna memastikan semua zona awas bersih dari aktivitas manusia. ‘’Kita targetkan tuntas secepatnya.

Ancaman erupsi Gunung Agung itu relatif mengganggu pelaksanaan pendidikan. Tercatat 20.881 siswa Karangasem masih melaksanakan proses belajarmengajar di pengungsian yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali. Sesuai data Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, per 16 Oktober, pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Karangasem yakni 7.323 siswa. Menyusul di Kabupaten Buleleng 3.962 siswa, dan Klungkung sebanyak 3.709 siswa. Adakah selisih jumlah siswa yang mengungsi dengan data total siswa sebelumnya? di Kota Denpasar 756 siswa, di Bangli 679 siswa, di Gianyar 645 siswa, di Badung 556 siswa, Tabanan 379 siswa dan Jembrana 37 siswa. Sedangkan, untuk jenjang SMP, rinciannya di Kabupaten Karangasem 1.138 siswa, di Klungkung 1.071 siswa, di Buleleng 952 siswa, di Gianyar 573 siswa, di Kota Denpasar 475 siswa, di Badung 315 siswa, di Bangli 272 siswa, Tabanan 141 siswa, dan Jembrana 21 siswa. Selanjutnya, untuk jenjang SMA, rinciannya di Kabupaten Karangasem 918 siswa, di Buleleng 506 siswa, di Klungkung 378 siswa, di Kota Denpasar 315 siswa, di Gianyar 115 siswa, di Badung 43 siswa, di Tabanan 41 siswa, di Bangli 35 siswa dan di Jembrana 8 siswa. Untuk SMK, di Kabupaten Buleleng 482 siswa, di Klungkung 113 siswa, di Kota Denpasar 105 siswa, di Gianyar 65 siswa, di Badung 64 siswa, di Karang-

jauh ini masih ada kepulan asap yang keluar dari dasar kawah melalui rekahanrekahan yang ada, Devy Syahbana menegaskan kalau intensitas asap yang keluar masih terus terjadi. Asap bercampur uap air dan gas dari puncak Gunung Agung itu masih intensif. Rata-rata ketinggiannya mencapai 300-500 meter. Namun, asap yang pailing tinggi membubung terjadi Sabtu (7/10). Ketinggiannya sampai 1.500 meter. “Asap itu merupakan manifestasi adanya pelepasan energi atau tekanan di dalam tubuh Gunung Agung. Jadi, dengan terus keluar asap dan gas, hal itu dapat mengurangi tekanan di dalam perut Gunung Agung,” ujar Devy Syahbana. (kmb41)

Pengungsi Enggan Direlokasi

20.881 Siswa Belajar di Pengungsian

PARA pelajar itu juga tidak sedikit di Kota Denpasar jumlahnya mencapai 1.651 siswa. Di Gianyar 1.399 siswa. Sedangkan di Badung 1.153 siswa. Di Tabanan 583 siswa dan Jembrana 117 orang siswa. “Data itu merupakan hasil rekap kami dari seluruh Bali. Datanya memang terus berkembang. Saat ini, masih ada selisih 49 siswa dari data total siswa yang keluar mengungsi saat ini,” kata Kepala Disdikpora Karangasem I Gusti Ngurah Kartika, Selasa (17/10), dari jumlah 20.881 siswa keseluruhan yang mengungsi. Untuk jenjang SD diketahui 9.703 siswa, SMP 4.958 siswa, SMA 2.359 siswa sedangkan SMK 939 siswa. Sisanya adalah SLB 1 siswa, Madrasah 6 siswa, dan TK 2.915 orang. Rinciannya, untuk SD di Kabupaten Karangasem sebanyak 2.512 siswa, di Klungkung 2.147 siswa, di Buleleng 1.956 siswa,

kali per hari. Kemudian Minggu (15/10), kembali turun menjadi 787 kali. Dan Senin (16/10) mencapai 593 kali per hari dan pada Selasa (17/10) mencapai 680 kali per hari. “Intinya kegempaan masih fluktuatif. Jadi, sampai detik ini, level masih tetap awas,” tegas Devy. Aktivitas kegempaan yang terasa hingga ke Desa Tejakula, Buleleng dinilai wajar. Sebab, kata Devy, ketika magma bergerak dalam jumlah yang masif. Dan zona produksi magma Gunung Agung ini akibat fluida magma yang terja-

di di dalam perut gunung itu terus bergerak ingin menuju ke permukaan. “Gempa yang terasa sampai ke Buleleng itu masih wajar ketika aktivitas Gunung Agung cukup tinggi,” tegas Devy Syahbana. Terkait masalah aktivitas pengembungan (deformasi) perut Gunung Agung, kata Devy, cenderung terjadi fluktuasi. Alasannya beberapa waktu lalu sempat terjadi inflasi cukup kuat. Hal itu akan terus dimonitor. “Kondisi Gunung Agung saat ini belum stabil. Kalau beberapa waktu lalu terdeteksi terjadi deformasi sekitar 1,5 centimeter dari data yang didapat GPS. GPS itu persis dipasang di lereng Gunung Agung,” katanya. Disinggung apakah se-

Bali Post/gik

DIHIBUR KEMENTERIAN KOPERASI - Siswa SD di Pos Pengungsian Pasar Sinduwati saat dihibur dengan bermain bersama oleh rombongan Kementerian Koperasi dan UKM. asem 60 siswa, di Bangli 29 siswa, di Tabanan 16 siswa dan Jembrana 5 siswa. “Ada juga SLB 1 orang mengungsi di Gianyar dan 6 siswa Madrasah di Badung,” kata Kartika. Ada juga pengungsi TK, rinciannya di Kabupaten Karangasem 2.695 orang, di Bangli 138 orang, di Buleleng 66 orang, dan di Jembrana 10 orang. Sebagaimana instruksi Disdikpora Provinsi Bali, seluruh siswa yang mengungsi diterima di sekolah baru tanpa syarat, sehingga mereka bisa belajar dengan tenang. Terkait persoalan tenaga pengajar, dijelaskan, sudah dikoordinasikan Disdikpora Provinsi. Demikian juga terkait anggaran BOS (Bantuan Operasional Sekolah), bagi sekolah yang

ditinggalkan siswa dengan sekolah baru tempat siswa mengungsi. Disinggung berapa sekolah yang masuk zona awas, sehingga aktivitas sekolah itu harus dihentikan, Gusti Ngurah Kartika mengaku baru saja berkoordinasi dengan BNPB. Karena masih simpang siur penentuan sekolah di zona awas itu akan ditentukan menggunakan sistem ordinat. Dengan demikian, gambaran terhadap zona awas akan terlihat lebih detail. “Hasilnya, besok (hari ini - red), sudah bisa turun. Jumlah sekolah itu penting diketahui. Sudah pasti sekolah itu harus nonaktif sementara dan langkah efektif apa yang harus dilakukan selanjutnya,” tegas Kartika. (gik)

Ini semua demi keselamatan penduduk,’’ tegasnya. Perwira melati dua ini berharap masyarakat mematuhi instruksi aparat berwenang. Alasannya, erupsi bisa terjadi kapan saja. Masuk ke zona berbahaya sama saja membahayakan diri sendiri. Agar fenomena alam erupsi gunung itu tidak menjadi bencana, pihaknya berharap adanya sikap proaktif tokohtokoh masyarakat. Para tokoh idealnya memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang bahaya dari pelanggaran batas zona awas tersebut.

Penegasan senada dilontarkan Ketua DPRD Karangasem Nengah Sumardi. Saat mengadakan sosialisasi mitigasi di wilayah Desa Sibetan, Bebandem, Selasa (17/10) malam. Dikatakan, kepatuhan terhadap instruksi aparat berwenang menjadi kata kunci yang wajib dipegang. Agar masyarakat mengetahui langkah antisipatif yang benar menghadapi potensi erupsi, tokoh masyarakat utamanya kepala dusun dan perbekel mestinya aktif ikut berpartisipasi mengedukasi masyarakatnya.

Sumardi sepakat masyarakat di zona KRB harus diungsikan. Namun, menurut dia, tidak semua wilayah desa KRB harus mengungsi saat ini. Pihaknya berharap perbekel bisa mengambil peran sehingga aktivitas vulkanik Gunung Agung tidak sampai melumpuhkan perekonomian daerah. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan untuk keselamatan penduduk jika terjadi erupsi adalah memetakan dan mensosialisasikan jalur evakuasi terpendek menuju daerah aman. (kmb)


TABANAN

14

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

Ditetapkan, Perda CSR Tabanan (Bali Post) Pihak legislatif dan eksekutif di Tabanan menetapkan Perda Corporate Social Responsibility (CSR) alias Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Diharapkan ketika CSR itu disalurkan ada koordinasi antara perusahaan dan pemerintah daerah. Hal ini bertujuan agar penerima bantuan CSR itu bisa tepat sasaran. Artinya, bantuan itu tidak menumpuk pada satu wilayah saja. Kenyataannya masih banyak pengusaha yang langsung menyerahkan CSR-nya tanpa melalui koordinasi dengan Dinas Sosial. Seperti yang dilakukan sebuah perbankan, Rabu (18/10) kemarin. Perbankan itu menyerahkan langsung bantuan kursi rodanya itu ke salah seorang warga Desa Bedha, Kecamatan Tabanan. Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Made Dirga yang sekaligus tokoh masyarakat setempat mengatakan, keberadaan Perda CSR itu memang tidak bisa membelenggu perusahaan swasta yang hendak menyalurkan dana sosialnya secara langsung kepada pihak yang akan menerima bantuan itu. Pasalnya, Perda tentang CSR itu

lebih kepada upaya memaksimalkan daya serap dana CSR dari sekian banyak perusahaan yang ada di Tabanan. “CSR sangat membantu pelaksanaan pembangunan, terutama menyangkut bidang sosial dan lingkungan. Misalkan program bedah rumah, sejauh ini hanya BPD Bali yang paling sering digandeng pemerintah daerah. Padahal di luar itu, banyak perusahaan lainnya yang bisa diajak kerja sama,” tegasnya. Karena itu, Perda tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan lebih kepada dasar hukum, mengingatkan perusahaan lain agar menyisihkan keuntungan. Politisi asal Sudimara ini juga tidak membantah jika dalam upaya penyaluran CSR dari perusahaan swasta itu mestinya ada koordinasi dengan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Sosial. Karena Dinas Sosial yang lebih banyak memiliki data tentang warga miskin yang berhak mendapatkan bantuan terkait jenis bantuan yang diperlukan. “Tapi kami tidak bisa melarang para pengusaha yang memang mau langsung ke penerima bantuan. Itu sudah pasti berdasarkan data yang mereka

miliki. Dan itu pun pasti sudah ada koordinasi dengan aparat desa, seperti di Desa Bedha ini,” ucapnya. Wakil dari pihak perbankan, IGN Agustana Dharyantara Mendala, mengatakan pihaknya menyambut baik adanya gagasan agar penyaluran CSR dipusatkan di pemerintah. Hanya, adanya penyerahan langsung kepada penerima bantuan lebih kepada sisi kecepatan dan ketepatan. “Progran CSR kami memang ada yang kami koordinasikan ke pihak pemerintah daerah provinsi seperti program bedah rumah. Hal itu rutin kami lakukan. Namun yang dialokasikan langsung biasanya karena ada permintaan dari aparat desa setempat, karena ada hubungan kerja sama yang baik selama ini,” ujarnya. Selain menyerahkan bantuan kursi roda pada Bagus Janu Arjaya Wiguna (6), pihaknya juga mengalokasikan sisa dana CSR tahun 2017 untuk membantu para pengungsi erupsi Gunung Agung. Hadir pada penyerahan bantuan kursi roda itu Bendesa Adat Bedha Ir. I Nyoman Surata, M.T. dan Ketua LPD Bedha I Made Sunarta. (kmb28)

Cadangan Darurat Bencana Rp 800 Juta

Tabanan (Bali Post) Defisit APBD Induk Kabupaten Tabanan tahun 2017 akibat carry over menyebabkan sejumlah program yang digagas perangkat daerah dipangkas. Kemudian anggaran yang dipasang pada APBD-P itu menerapkan skala prioritas. Malah ada pos anggaran untuk sementara ditiadakan. Seperti pos bantuan sosial tidak terencana atau bantuan pascabencana sebesar Rp 1,5 miliar yang dikelola BPBD itu di-delete. Jadinya pada APBD-P 2017 itu hanya ada cadangan dana tak terduga. Itu untuk bencana yang sifatnya darurat saja yang dialokasikan Rp 800 juta. “Pada anggaran induk, kami dapat Rp 1,5 miliar untuk bansos tidak terencana. Sedangkan di anggaran perubahan, kami tak dapat lagi. Pertimbangannya karena memang keuangan daerah defisit,” ujar Kepala BPBD Tabanan I Gst. Ngurah Made Sucita, Rabu (18/10) kemarin. Dijelaskannya, bansos tidak terencana itu adalah bantuan berupa uang/barang dari pemerintah daerah kepada individu, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat yang sifatnya tidak terusmenerus. Bantuan itu selektif dan bertujuan melindungi

warga dari kemungkinan terjadinya risiko sosial. Misalnya, korban bencana alam jika tidak diberikan belanja bantuan sosial, mereka akan semakin terpuruk. Mereka itu tidak dapat hidup dalam kondisi wajar. “Contohnya, ada rumah warga yang tertimpa pohon. Bisa juga fasilitas umum rusak akibat bencana,” ucapnya. Sementara untuk dana tak terduga, hal itu merupakan dana darurat yang memang disiapkan sebagai upaya antisipasi jika kemungkinan muncul situasi darurat. Lanjut dikatakan Sucipta, untuk bansos tidak terencana

ini sudah ada sejak BPBD belum terbentuk di Tabanan atau sejak masih di bawah naungan Kesbanglinmas. Pada anggaran induk, nilai bansos Rp 1,5 miliar tersebut bahkan sudah habis pada bulan Mei. “Masih tersisa Rp 50 ribu saja,” katanya. Pihaknya pun mengaku sudah mengajukan permohonan setelah dana bansos itu nyaris habis. Jumlah yang diajukan Rp 700 juta. “Mungkin masih banyak program yang masuk skala prioritas. Jadi, kami hanya bisa berharap tahun 2018 kembali dianggarkan,” ucapnya. (kmb28)

Telepon Penting tabanan Polres Tabanan 0361-812519 Polsek Kediri 0361-812280 Polsek Marga 03618946155 Polsek Kerambitan 03618943991 Polsek Selemadeg 0361-8943669 Polsek Pupuan 0362-71110 Polsek Penebel 0361-819194 Polsek Baturiti 0368-21110 Polsek SelTim 0361-8509985

Damkar 0361-812113 BPBD 0361-7809054 BRSU Tabanan 0361-811027 UGD RSU Tabanan 0361-819810 RS Kasih Ibu 0361-3005757 Puskesmas Tabanan I 0361-814102 Puskesmas Tabanan II 0361-810650 Puskesmas Tabanan III 0361-815049

Bali Post/kmb28

KURSI RODA - Bagus Janu Arjaya Wiguna (6) tampak sumringah saat mendapatkan bantuan kursi roda.

Kuota Dikurangi, Stok Pupuk SP36 Kosong

Tabanan (Bali Post) -

Alokasi pupuk SP36 umtuk Pemkab Tabanan pada tahun 2017 dikurangi pemerintah pusat. Padahal tahun lalu digelontor 900 ton kemudian menyusut 625 ton saja. Akibatnya, pupuk yang mengandung fosfor tinggi ini stoknya habis sebelum tahun ini berakhir. Hal ini menjadi keluhan tersendiri di kalangan petani, terutama petani perkebunan seperti dari daerah Pupuan. Dalam memenuhi kebutuhan pupuk SP36 hingga akhir tahun nanti, Dinas Pertanian sedang mengusakan ke pusat, sehingga Tabanan bisa mendapatkan tambahan kuota pupuk SP36 tersebut. Kepala Dinas Pertanian Nyoman Budana mengatakan, Rabu (18/10) kemarin, pengurangan kuota dari 900 ton menjadi 625 ton diduga karena pusat menilai penyerapan pupuk SP36 di kalangan petani Tabanan dianggap belum maksimal. Penyerapan pupuk hingga pertengahan tahun kata Budana, biasanya baru 50 persen saja. Penyerapan secara maksimal pupuk di Tabanan tiga bulan terakhir yakni Oktober hingga Desember. Pemerintah pusat hanya melihat data pertengahan tahun dan karena itu wajar serapan pupuk SP36 dinilai tidak maksimal. Memang pada masa itu, pupuk hanya diserap 50 persen. Nah,

pada bulan Oktober barulah serapan pupuk SP36 itu maksimal. Dampaknya, ketersediaan pupuk itu habis lebih cepat. Karenanya tidak bisa memenuhi keperluan dua bulan ke depan. Mengantisipasi kekurangan itu, pihak Dinas Pertanian sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, apakah bisa dilakukan relokasi antarkabupaten. Maka solusinya adalah langkah relokasi antarprovinsi. Kondisi pengurangan kuota pupuk SP36 ini lanjut Budana tidak hanya dialami Tabanan, tetapi juga Provinsi Bali secara keseluruhan. Penyerapan pupuk SP36 di Tabanan paling besar

Warung Global

Banyak Usaha Legal Mencemari Lingkungan BANYAK warga mengisi waktu luangnya untuk beternak. Mereka yang tidak punya izin bukan karena bandel, lebih pada ketidaktahuan. Kenyataannya, usaha yang punya izin saja masih melanggar akibat pengawasannya lemah. Sesungguhnya yang lebih penting itu adanya kontrol di lapangan. Masih banyak usaha baik itu peternakan maupun usaha lainnya yang statusnya legal, akan tetapi mencemari lingkungan. Demikian opini yang berkembang pada acara Warung Global yang membedah topik “Minim Usaha Peternakan Kantongi Izin Lingkungan’’. Acara ini disiarkan Radio Global FM 96,5 Bali, Rabu (18/10) kemarin. Program ini dipancarluaskan Genta Bali FM, Singaraja FM, dan Swara Negara FM. Banyak masyarakat mengisi waktu luangnya dengan beternak. Bisa jadi mungkin belum banyak yang mengetahui usaha ternaknya itu harus mengantongi izin lingkungan. Bukan karena mereka bandel, akibat ketidaktahuan mereka soal itu. Demikian disampaikan Arya di Denpasar, Gung Raka di Gianyar, dan Ardhana

di Tabanan. Terpenting adalah dilakukan sosialisasi ke masyarakat lebih sering. Aparat terbawah seperti kepala desa atau kepala lingkungan harus lebih sering memberikan informasi menyangkut syarat-syarat yang diperlukan. Untuk mengurus usaha peternakan, itu, berapa ternak itu harus pu-

nya amdal. Lalu bagaimana soal pengelolaan limbahnya? Nah, hal itu harus dijelaskan secara detail. Agar pada saat pengecekan, masyarakat yang awam izin lingkungan itu tidak terjebak ketidaktahuan, sehingga berujung penutupan pada usaha itu. Mereka berharap sosialisasi ini lebih sering dilakukan ke

banjar-banjar. Sehingga efek negatif usaha peternakan terhadap lingkungan itu bisa diminimalisasi. Santa di Ubud mengatakan usaha yang punya izin saja masih melanggar akibat pen-

gawasannya lemah. Terpenting itu adalah adanya kontrol di lapangan. Masih banyak usaha baik itu peternakan dan usaha lainnya yang statusnya legal, tetapi mencemari lingkungan. (sikha)

di wilayah yang menanam tanaman pangan cukup besar. Seperti Pupuan dan Selbar dengan perkebunannya. Selain itu, Kediri dengan tanaman palawijanya. Dari data, alokasi pupuk SP36 per kecamatan sebelum dan sesudah pengurangan sebagai berikut: Selemadeg Barat awalnya mendapatkan 151,80 ton menjadi 113,05 ton, Selemadeg dari 69,10 ton menjadi 38 ton, Selemadeg Timur dari 16,7 ton menjadi 6,5 ton, Kerambitan dari 83,35 ton menjadi 25,80 ton, Tabanan dari 22,60 ton menjadi 12,20 ton, Kediri

162,55 ton menjadi 167,55 ton, Marga dari 45,80 ton menjadi 42,05 ton. Baturiti dari 25,50 menjadi 13,70 ton. Penebel dari 59,25 menjadi 51,40 ton. Pupuan dari 251,35 ton menjadi 154,75 ton. Alokasi per kecamatan kata Budana berbeda-beda dilihat dari jenis tanaman dominan dalam satu kecamatan itu. Menurutnya, SP36 ini memang banyak diperlukan untuk tanaman pangan baik itu perkebunan maupun palawija, sehingga penyerapan pupuk terbesar memang di wilayah Pupuan, Selbar, dan Kediri. Bahkan, distribusi pupuk SP36 di Pupuan melebihi kuota yang ditetapkan yaitu 154 ton menjadi 195 ton. Diharapkan, Dinas Pertanian melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat sehingga keperluan pupuk SP36 ini bisa terpenuhi hingga akhir tahun 2017 ini. (kmb24)


15

Kamis Paing, 19 Oktober 2017 Jadwal Pertandingan Liga Eropa Jumat (20/10) dini hari --------------- Grup A ------------------------------------------------Astana vs Maccabi Tel Aviv Villarreal vs Slavia Prague --------------- Grup B ------------------------------------------------Dynamo Kiev vs Young Boys Skenderbeu vs Partizan Belgrade --------------- Grup C ------------------------------------------------Hoffenheim vs Istanbul Basaksehir Braga vs Ludogorets --------------- Grup D ------------------------------------------------Austria Vienna vs Rijeka AC Milan vs AEK Athens Hasil Liga Champions --------------- Grup E ------------------------------------------------Maribor vs Liverpool 0-7 Spartak Moscow vs Sevilla 5-1 1. Liverpool 2. Spartak Moscow 3. Sevilla 4. Maribor

3 3 3 3

1 1 1 0

2 2 1 1

0 10- 3 0 7-3 1 6- 7 2 1 - 11

5 5 4 1 BERPELUKAN Ujung tombak Tottenham Hotspur Harry Kane (kiri) berpelukan dengan rivalnya dari Real Madrid Cristiano Ronaldo.

Bali United U-19 dan Borneo Petik Kemenangan

Gianyar (Bali Post) Tim tuan rumah Bali United (BU) dan Pusamania Borneo mengalahkan lawan-lawannya pada laga perdana babak delapan besar Kompetisi Liga 1 U-19, Grup A, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (18/10) kemarin. BU menekuk lawannya Persela Lamongan dengan skor 4-2 (2-0), sedangkan Pusamania Borneo FC menang atas Bhayangkara FC 2-0 (0-0). BU di babak pertama unggul 2-0 berkat tendangan spekulasi Reza Irfana di menit ke-22 yang menjebol gawang Persela yang dikawal M. Adib Lutfi Al Mukhtar, kemudian bomber Aji Kusuma menggandakan kemenangan di menit ke-30. Hingga turun minum BU unggul 2-0. Di paruh kedua, Bali United menambah dua butir gol yang diborong Kadek Agung Widnyana Putra di menit ke-52 dan 54. Sementara Persela mampu mempertipis kekalahan melalui penalti yang dieksekusi kapten Ghifari Vaiz Aditya di menit ke-49. Penalti diberikan wasit Rihendra Purba (Medan) setelah Ghifari dijatuhkan di petak keramat bek BU Dian Ramadhan. Satu gol lagi diciptakan gelandang serang Persela Sugeng Efendi di menit ke-72, yang mengoyak gawang BU yang dikawal Chairil Zul Azhar. Gol ini juga diawali pelanggaran pemain belakang BU hingga wasit memberikan tendangan bebas. Pelatih Bali United U-19 Wayan Arsana bakal mengevaluasi kinerja lini belakang. ‘’Cara kerja pemain posisi belakang dituntut esktra hati-hati, tidak boleh berisiko, sebab kedua gol lahir dari bola mati, bukan skema serangan,’’ jelas Arsana. Sementara Asisten Pelatih Persela Lutfi Ludianto mengakui pihaknya juga menyoroti para bek, hingga gawang Persela kebobolan empat butir gol. ‘’Kami harus memenangkan sisa dua laga, jika ingin melenggang ke babak empat besar,’’ ucap Lutfi. Hasil lainnya, Pusamanio Borneo FC menundukkan Bhayangkara FC 2-0. Kedua gol kemenangan Borneo diborong Noer Fadhil di menit ke-51 dan 70. (022) Klasemen Grup A 1. Bali United 2. Borneo 3. Persela 4. Bhayangkara FC

1 1 1 1

1 1 0 0

0 0 0 0

0 0 1 1

4-2 2-0 2-4 0-2

3 3 0 0

Bali Post/ist

HADANG — Pesepak bola Bali United U-19 dihadang lawannya dari Persela Lamongan dalam babak delapan besar Kompetisi Liga U-19, Grup A, di Stadion Kapten Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (18/10) kemarin.

Nadal Mundur dari Turnamen Basel Indoor

Zurich Petenis peringkat satu dunia Rafael Nadal mengundurkan diri dari turnamen Basel Indoor mendatang karena masalah pada lututnya. Dengan kompetisi ATP Finals sudah akan bergulir bulan depan, Nadal mengatakan melalui halaman Facebook-nya bahwa ia mengambil keputusan untuk absen pada turnamen Basel pekan depan setelah mendapat masukan dari tim medis. Laju 16 kemenangan beruntun Nadal berakhir di final Shanghai Masters, Minggu lalu. Petenis nomor satu dunia itu ditundukkan peringkat dua Roger Federer, yang kini akan memiliki kesempatan untuk merebut posisi peringkat teratas. ‘’Saya dengan sedih mengumumkan bahwa saya harus mengundurkan diri dari Swiss Indoors Basel, setelah menemui dokter saya di Spanyol setelah mendarat dari Shanghai,’’ kata Nadal, Rabu (18/10) kemarin. ‘’Saya menderita sakit karena terlalu banyak tekanan pada lutut dan masalah-masalah yang telah ada pada turnamen di Shanghai. Ini yang sekarang memaksa saya untuk berlibur berdasarkan nasehat dokter saya.’’ Nadal (31) unggul 1.960 poin atas Federer pada daftar peringkat dunia namun petenis Swiss 36 tahun itu dapat meraih 500 poin jika ia sukses menjadi juara di Basel, di mana 1.000 poin lagi akan diperebutkan di Paris Masters. Pertarungan untuk posisi teratas pada akhir tahun dapat berlangsung ketat di mana pemenang ATP Finals, yang akan berlangsung pada 12 sampai 19 November di London, bisa mendapatkan 1.500 poin. Nadal dan Federer masing-masing telah memenangi enam gelar tahun ini. Keduanya masing-masing juga mengoleksi dua gelar Grand Slam musim ini. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/rtr

Imbang dan Pimpin Grup H Madrid -

Tottenham Hotspur menahan imbang Real Madrid 1-1 pada pertandingan Grup H Liga Champions, Kamis (18/10) kemarin. Hasil imbang di Stadion Santiago Bernabeu itu menempatkan kedua tim sama-sama mengoleksi 7 poin dan memimpin klasemen. Tottenham mencetak gol untuk pertama kalinya dalam sejarah ke gawang juara Eropa 12 kali itu ketika Serge Aurier mengirimkan umpan silang yang tertuju ke Harry Kane yang merangsek ke depan gawang. Namun bek Raphael Varane secara tidak sengaja mengarahkan bola masuk ke gawangnya sendiri dengan tumitnya pada menit ke-28. Aurier mengecewakan timnya beberapa saat sebelum turun minum, saat ia melanggar Toni Kroos di kotak terlarang. Mesin gol Real Cristiano Ronaldo mencetak gol dari titik putih pada menit ke-43 setelah mengecoh kiper Hugo Lloris yang sepanjang pertandingan membuat aksi menawan. Itu merupakan gol kelimanya di Liga Champions musim ini dan ia bergabung dengan penyerang Spurs Harry Kane dalam peringkat teratas daftar pencetak gol terbanyak. Real tampil dominan pada kedua

babak, namun gagal meraih kemenangan beruntun ketiga di Liga Champions karena aksi heroik kapten Lloris. Salah satu aksi itu adalah ketika Lloris merentangkan kaki untuk memblok sundulan kompatriotnya Karim Benzema. ‘’Satu poin di Bernabeu, Anda akan membawanya setiap hari dalam sepekan. Ini memperlihatkan seberapa jauh kami telah melaju sebagai tim,’’ kata Kane yang sebelum laga dirumorkan diincar oleh Real di musim mendatang. Kiper Real Navas menambahi, ‘’Kami nyaris menyelesaikan pekerjaan namun kami tidak boleh puas pada akhirnya. Kami berusaha untuk menang selama pertandingan namun kami memiliki tim hebat di depan kami dan ada banyak peluang bagi kedua tim.’’ Manajer Tottenham Mauricio Pochettino menduetkan Fernando

Maribor Liverpool mengamuk dan menghasilkan kemenangan meyakinkan 7-0 atas lawannya di Grup E Maribor pada Liga Champions, Rabu (18/10) kemarin. Roberto Firmino dan Mohamed Salah masing-masing menyumbang dua gol ketika the Reds menghidupkan kembali peluangnya di kompetisi ini. Setelah bermain imbang pada dua pertandingan pembukaannya, Liverpool mengawali laga dengan indah di Stadion Ljudski vrt. Mohamed Salah masuk ke kotak penalti dan menyodorkan umpan yang dimaksimalkan penyerang Brazil Roberto Firmino menjadi gol pada menit keempat. Sembilang menit kemudian, kompatriot Firmino, Philippe Coutinho, mengonversi umpan tarik James Milner untuk menggandakan keunggulan. Salah kemudian melakukan penyelesaian cerdik di tiang dekat ketika Liverpool ‘’mengamuk’ pada 19 menit pembukaan pada laga tandang di Slovenia itu. Lini depan Liverpool yang dinamis terus menekan dan Salah menutup babak pertama untuk dominasi tim tamu, mengonversi umpan silang mendatar Alberto Moreno untuk mengubah skor menjadi 4-0 pada menit ke-39. Masa istirahat tidak merusak momentum tim tamu. Firmino menambahi gol keduanya melalui penyelesaian yang akurat dari umpan silang Coutinho, den-

gan sundulan kepala pada menit ke-54. Pemain pengganti Alex OxladeChamberlain, dengan gol pertamanya untuk Liverpool, dan Trent Alexander-Arnold melengkapi pesta gol ‘’Si Merah’’ pada fase akhir pertandingan ketika tim tamu mencatatkan kemenangan terbesar di bawah asuhan manajer Juergen Klopp. Liverpool memiliki lima poin setelah memainkan tiga pertandingan untuk memimpin Grup E. Pasukan Klopp memiliki raihan angka sama dengan Spartak Moscow, namun keunggulan selisih gol, sedangkan tim Spanyol Sevilla tertinggal satu poin di peringkat ketiga. Maribor hanya mengoleksi satu poin. Di Moskow, Spartak menghancurkan Sevilla dengan mencetak empat gol pada babak kedua untuk mengamankan kemenangan 5-1. Gol Lorenzo Melgarejo menit ke-58 disusul Denis Glushakov (67), Luiz Adriano (74) dan gol kedua Quincy Promes (90) untyuk memastikan kemenangan terbesar klub Rusia itu di kompetisi Eropa. Sevilla tertinggal terlebih dahulu pada menit ke-18 ketika Promes menanduk bola melewati kiper Sergio Rico. Namun, bek Simon Kjaer mampu menyamakan kedudukan beberapa menit kemudian melalui sundulannya. (kmb39/rtr/ant)

The Reds Mengamuk di Kandang Maribor

Bali Post/rtr

GOL - Pengatur serangan Liverpool Philippe Coutinho (kanan) merayakan gol bersama rekan setimnya Mohamed Salah (tengah) dan Georginio Wijnaldum pada pertandingan Liga Champions melawan Maribor di Stadion Ljudski vrt, Rabu (18/10) kemarin.

Llorente dan Kane di depan untuk pertama kalinya musim ini. Tapi timnya lebih memilih bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik pada sebagian besar jalannya pertandingan. Real mendemonstrasikan kekuatan serangan mereka sejak awal yakni pada menit keempat, ketika Marcelo menyodorkan bola kepada pemain 18 tahun Achraf Hakimi yang mengirimkan umpan silang kepada Ronaldo, namun tandukannya masih mengenai tiang dekat, sedangkan upaya Benzema menyambar bola pantul melebar. Tottenham nyaris mencetak gol di sisi lain lapangan ketika tendangan sudut Christian Eriksen tertuju kepada Kane dan kiper Real Keylor Navas dipaksa menepis bola ke mistar gawang. Tim tamu juga memiliki permohonan penalti yang ditolak wasit ketika Casemiro mengganjal pergelangan kaki Llorente. Real menyia-nyiakan peluang untuk menyamakan kedudukan sebelum penalti Ronaldo dan semakin intens menggempur area pertahanan setelah turun minum, namun berulang kali upaya mereka digagalkan Lloris yang

menggagalkan peluang Ronaldo, Isco dan juga Benzema. Spurs memiliki dua peluang bagus dalam rentang waktu tiga menit di mana upaya Kane dan Eriksen digagalkan Navas. Sekitar 4.000 penggemar Spurs yang melakukan perjalanan tandang begitu gembira ketika peluit panjang berbunyi. Pada laga lain Grup H, pemuncak klasemen Liga Jerman Borussia Dortmund menghadapi perjuangan berat untuk dapat lolos ke fase gugur Liga Champions setelah mereka secara tidak terduga ditahan imbang 1-1 oleh Apoel Nicosia. Tambahan satu poin itu memaksa Dortmund harus menghuni peringkat ketiga di Grup H. Pasukan Peter Bosz diharapkan dapat dengan mudah mengatasi klub Siprus itu namun kini malah berada dalam bahaya tersingkir di fase grup. Dortmund sama sekali belum mencatatkan kemenangan dan tertinggal enam poin dari Real dan Tottenham. APOEL memimpin melalui gol Mickael Pote menit ke-60. Lima menit kemudian Bosz diselamatkan gol Sokratis Papastathopoulos yang membawa Dortmund bisa pulang dengan membawa satu poin. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/afp

KEJAR - Bek Porto Alex Telles (kiri) mengejar penyerang RB Leipzig Timo Werner pada pertandingan Liga Champions, Rabu (18/10) kemarin.

Leipzig Raih Kemenangan Perdana Berlin RB Leipzig mencetak dua gol dalam rentang waktu tiga menit untuk menang 3-2 atas tamunya Porto, Rabu (18/10) kemarin. Ini menjadi kemenangan perdananya klub Jerman itu pada debutnya di Liga Champions. Runner-up Liga Jerman musim lalu itu mendominasi penguasaan bola sepanjang laga dan mencetak tiga gol pada babak pertama melalui Willi Orban, Emil Forsberg, dan JeanKevin Augustin. Leipzig, yang bangkit dari kekalahan di Besiktas pada pertandingan sebelumnya, memiliki empat poin atau unggul satu angka dari lawan mereka yang berasal dari Portugal, yang menghuni peringkat ketiga. Kejutan besar di tim inti Porto adalah absennya kiper legendaris Iker Casillas di tim inti. Kiper Spanyol duduk di bangku pemain posisinya ditempati Jose Sa yang berusia 24 tahun dan melakukan debutnya di kompetisi ini. Spekulasi itu menjadi ‘’senjata makan tuan’’ ketika Sa membelokkan bola tembakan Bruma ke arah pergerakan kapten Leipzig Orban, yang membawa tuan rumah unggul pada menit kedelapan. Porto menyamakan kedudukan sepuluh menit kemudian melalui bola lemparan ke dalam yang disundul ke

arah Vincent Aboubakar dan ia melepaskan sepakan voli untuk menjadi gol ketiganya dari dua pertandingan Liga Champions. Namun Leipzig, di mana penyerang Timo Werner dibangkucadangkan, mencetak dua gol dalam tiga menit. Forsberg menaklukkan Sa, setelah memainkan operan satu-dua dengan Marcel Sabitzer pada menit ke-38. Pemain internasional Prancis U-21 Augustin memasukkan bola ke gawang Porto tiga menit kemudian. Porto memperkecil ketinggalan semenit sebelum turun minum melalui gol Ivan Marcano, namun tuan rumah mampu menguasai permainan pada babak kedua untuk mempertahankan skor hingga peluit akhir berbunyi. Kejutan terjadi Stade Louis II saat tuan rumah Monaco menyerah 1-2 dari tamunya Besiktas. Kekalahan ini membuat membuat semifinalis tahun lalu itu menghuni posisi juru kunci di Grup G. Cenk Tosun mencetak kedua gol untuk tim tamu, yang dibukukan pada masing-masing babak, setelah Radamel Falcao membuka keunggulan untuk tim Liga Prancis itu. Hasil ini membuat klub Turki Besiktas mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, dan membuat Monaco terpuruk di dasar klasemen dengan hanya koleksi satu poin. (kmb39/rtr/ant)


olah raga

16 Timnas Bola Basket Mutlak Perlu Pemain Naturalisasi

Jakarta (Bali Post) Timnas bola basket Indonesia, baik putra maupun putri, mutlak memiliki seorang big man naturalisasi. ‘’Tim nasional dipersiapkan untuk mengikuti Piala Dunia FIBA 2023. Kita akan sulit bersaing kalau tidak ada pemain naturalisasi,’’ kata Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih, Rabu (18/10) kemarin. Danny mengatakan bahwa big man berposisi center yang akan dinaturalisasi adalah pebola basket asal Amerika Serikat untuk timnas putra dan asal Tiongkok untuk timnas putri. ‘’Kami sudah menjalin kontak dengan beberapa pemain, tetapi semuanya masih harus dimatangkan dahulu. Kami tidak mau menaturalisasi pemain abal-abal,’’ tuturnya. Danny juga sempat menyebut, selain untuk Piala Dunia FIBA 2023, pemain naturalisasi tersebut juga dapat menjadi bagian timnas bola basket Indonesia di SEA Games 2019, jika proses naturalisasi dilakukan setidak-tidaknya dua tahun sebelum turnamen berlangsung. Adapun naturalisasi pebola basket untuk timnas putra, khususnya di sektor big man yang bisa bermain sebagai center atau power forward, bukanlah sesuatu yang jarang dilakukan. Di Asia Tenggara, negara seperti Filipina yang merajai bola basket Asia Tenggara dengan meraih 18 medali emas SEA Games sejak tahun 1977, sudah mempraktikannya sejak beberapa tahun lalu. Saat ini memiliki beberapa big man naturalisasi, seperti Andray Blatche, yang dinaturalisasi dari Amerika Serikat dan Christian Karl Standhardinger yang berdarah Jerman-Filipina. Blatche, menjadi tokoh protagonis ketika Filipina menjadi juara Kejuaraan Bola Basket Asia Tenggara SEABA 2017, Indonesia menjadi runner-up. Sementara Standhardinger memperkuat Filipina ketika merebut posisi terbaik ketujuh di Kejuaraan Asia FIBA 2017 serta saat merebut medali emas SEA Games XXIX 2017, Malaysia, lagi-lagi Indonesia berada di peringkat kedua dengan meraih perak. Timnas putra Indonesia sendiri sejatinya memiliki seorang pemain naturalisasi asal Filipina yaitu Ebrahim ‘’Biboy’’ EnguioLopez. Namun, Biboy bukan bertipe big man dan lebih sering mengisi posisi guard atau forward. Selain itu, ada pula dua nama pemain naturalisasi asal Amerika Serikat yang sempat dipanggil tim nasional Indonesia, yaitu Jamarr Andre Johnson dan Anthony Ray Hargrove Jr. Akan tetapi, kedua nama ini tidak masuk dalam tim inti timnas ke SEA Games XXIX, Malaysia, karena dianggap kalah bersaing dengan pemain lain. (ant)

Perbasi Cup Diikuti 10 Peserta IBL Jakarta (Antara) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) memastikan turnamen pramusim Piala Perbasi atau Perbasi Cup 2017, yang digelar pada 6-10 November 2017, diikuti oleh 10 tim peserta Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite musim 2017-2018. ‘’Perbasi Cup diikuti oleh seluruh tim IBL karena pada prinsipnya turnamen itu untuk uji coba sebelum memasuki musim baru liga,’’ ujar Ketua Umum PP Perbasi Danny Kosasih di Jakarta, Rabu (18/10) kemarin. Dia melanjutkan, seluruh pertandingan Piala Perbasi 2017 dilangsungkan di Britama Arena Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menjadi markas Satria Muda Pertamina. ‘’Rapat teknis atau technical meeting Piala Perbasi akan diadakan pada 23 Oktober 2017,’’ tutur Danny. Sebelumnya, di akhir Agustus 2017, Danny sempat mengungkapkan bahwa Piala Perbasi 2017 rencananya diikuti lima tim luar negeri dan tiga tim lokal. Namun, dia mengatakan konsep itu dibatalkan setelah adanya permintaan dari pihak IBL yang meminta turnamen pra musim tersebut hanya menyertakan tim-tim yang berlaga di IBL musim 2017-2018. Adapun Piala Perbasi edisi 2017 adalah penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada Oktober 2016. Pada kompetisi edisi pertama yang dilangsungkan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan dan Britama Arena, Sport Mall Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta Utara, ada 10 klub peserta di mana seluruhnya merupakan tim IBL. Satria Muda Pertamina berhasil menjadi juara Piala Perbasi 2016 setelah menaklukkan CLS Knights Surabaya di partai final. Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite musim 20172018 dijadwalkan bergulir pada 8 Desember 2017 dan diikuti 10 tim. Para peserta IBL Pertalite 2017-2018 adalah Pelita Jaya EMP Jakarta, Satria Muda Pertamina, W88.News Aspac, Garuda Bandung, Pacific Caesar Surabaya, Hangtuah Sumsel, NSH Jakarta, Siliwangi Bandung, Satya Wacana Salatiga dan Bima Perkasa Jogja. CLS Knights Surabaya, finalis Piala Perbasi 2016, semifinalis IBL 2017 juga juara IBL musim 2015-2016, memutuskan tidak terlibat di IBL musim terkini karena menolak mengganti status badan hukum dari yayasan menjadi perseroan terbatas (PT). CLS sendiri memutuskan untuk berkompetisi di ASEAN Basketball League (ABL) musim 2017-2018 dan akan memulai laga perdananya pada November 2017. (ant)

Tim Voli Pantai Indonesia Ditargetkan Tembus Final Palembang (Bali Post) Timnas Indonesia menargetkan dapat menembus partai final Turnamen Voli Pantai Asia Pasific 2017 di Venue Beach Volleyball Jakabaring, Palembang, 18-22 Oktober mendatang. Kepala Bidang Voli Pantai Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP-PBVSI) Slamet Mulyanto di Palembang, Rabu (18/10) kemarin, mengatakan target ini cukup realistis karena pada ajang sebelumnya juga meloloskan tim putra ke final. ‘’Indonesia sebagai tuan rumah akan menurunkan tiga pasang atlet baik putra dan putri,’’ katanya. Tim 1 Putra akan diperkuat pasangan Rachmawan Ade/Asyifah Mohammad. Kemudian Indonesia 2 dihuni duet Ramadhan Gilang/Pribadi Danangsyah. Lalu Indonesia 3 akan menurunkan Shihab Imtaq/Dewantoro Gunawan. Sedangkan untuk kategori putri Indonesia 1 andalkan Juliana Dhita/Utami Putu Dini. Indonesia 2 berkekuatan Ratnasari Desi/Eka Yakobed dan Indonesia 3 Rahawarin Martha/Sari Nur Atika. Ia mengatakan ajang test event ini sangat penting bagi Timnas karena juga dibebani meraih medali ada Asian Games. Kejuaraan test event voli pantai ini dijadikan ajang persiapan menuju kejuaraan yang sesungguhnya yakni Asian Games pada 2018 mendatang. ‘’Dalam ajang Asian Games, Indonesia memiliki rekor baik karena selalu menyumbang medali, baik perak maupun perunggu. Dengan materi pemain yang ada saat ini, saya optimistis Timnas dapat menyumbangkan medali,’’ katanya. Sementara itu menjelang turnamen, sebanyak empat negara melakukan percobaan lapangan voli pantai Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Selasa (17/10) sekitar pukul 09.00 WIB. Empat negara tersebut ialah Australia, Korea Selatan (Korsel), Jepang dan Arab Saudi. Keempatnya mencoba lapangan eks SEA Games 2011 lalu secara bergantian dengan diberi jatah waktu satu jam latihan. Slamet Mulyanto menjelaskan ada tujuh venue voli pantai yang disediakan untuk ajang ini. ‘’Meskipun belum permanen, venue yang ada sudah sangat baik dan layak dipakai untuk event internasional. Pasirnya saja kita ambil dari Bangka. Ini sebagai bukti keseriusan kita sebagai tuan rumah,’’ ujarnya. Sementara itu, untuk atlet Indonesia baik putra maupun putri akan melakukan jajal lapangan, Rabu. ‘’Tentu kami berharap Indonesia yang menjadi juara. Untuk itu mohon dukungannnya pada masyarakat Sumsel dan Palembang pada khususnya,’’ katanya. (ant)

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

FIBA Puji Persiapan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia

Bali Post/ant

RENOVASI - Pekerja memasang kursi saat merenovasi arena Istora Senayan Jakarta, Jakarta. Pengerjaan renovasi Istora Senayan Jakarta yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut ditargetkan selesai pada November mendatang.

Jakarta (Bali Post) -

Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) melalui anggota Dewan Eksekutif Ingo Weiss memuji persiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Bola Basket 2023, terutama terkait arena yang sudah ditinjau FIBA sekitar tiga bulan lalu. Weiss cukup terkejut dengan perkembangan renovasi Istana Olahraga (Istora) di Kompleks Gelanggang Olahraga (Gelora) Bung Karno, Senayan, yang nantinya akan dijadikan arena bola basket jika Piala Dunia FIBA digelar di Jakarta. ‘’Kami sudah datang ke Indonesia pada awal Juli lalu dan melihat proses yang sudah berjalan saya pikir para pekerja di Indonesia tidak bekerja 24 jam tetapi 48 jam sehari. Semua berjalan dengan baik,’’ ujar Weiss usai melakukan pantauan langsung di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (18/10) kemarin. Dia melanjutkan, Istora Senayan telah memiliki fasilitas yang mumpuni untuk menyelenggarakan turnamen bola basket internasional. Namun, Weiss tidak bisa memastikan peluang Indonesia, yang mengajukan diri bersama Filipina dan Jepang, menjadi tuan rumah Piala Dunia FIBA 2023. ‘’Saya belum bisa memberitahukannya saat ini. Yang pasti jika memang dilaksanakan di sini, hal itu bagus untuk perkembangan

bola basket Indonesia seiring dengan ramainya penonton yang datang memberikan dukungan,’’ tuturnya. Sementara itu, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sekaligus Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) Erick Thohir menyebut Istora Senayan siap menyelenggarakan Piala Dunia FIBA tetapi dengan beberapa perbaikan tambahan. Menurut Erick, isu utama yang ada saat ini adalah ruang ganti pemain untuk para pebola basket dunia yang bertinggi badan rata-rata dua meter. ‘’Istora Senayan siap 100 persen pada Desember 2017 nanti dan akan menjadi arena pelaksanaan cabang olahraga bulu tangkis dan bola basket putra Asian Games 2018. Akan tetapi, untuk Piala Dunia FIBA 2023, dari 100 persen itu kami harus menambah 20 persen lagi untuk membangun ruang ganti. Posisi gedungnya akan ada di belakang. Apakah nantinya gedung itu permanen atau tidak, akan diputuskan kemudian,’’ kata Erick.

Erick Thohir melanjutkan, dalam rapat kedua dengan FIBA terkait Piala Dunia FIBA 2023, ada tiga poin penting yang dibahas pihak Indonesia, termasuk Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) bersama FIBA. Pertama adalah arena. Erick mengatakan, Istora masih menjadi pembicaraan karena rencana awal arena itu hanya digunakan untuk pertandingan bulu tangkis di Asian Games 2018. ‘’Sebelumnya kompetisi bola basket Asian Games 2018 akan dipertandingkan di Britama Arena, tetapi kini sudah diputuskan pindah ke Istora. Jadi kalau laga bola basket Asian Games aja di sana, berarti sangat memungkinan untuk Piala Dunia,’’ ujarnya. Kedua, FIBA dan perwakilan Indonesia membicarakan perihal persiapan tim nasional Indonesia yang kalau menjadi tuan rumah, akan bertanding di Piala Dunia 2023. Erick menuturkan, untuk hal ini dia yakin mendapatkan dukungan penuh dari

pemerintah. ‘’Pemerintah saat ini melakukan terobosan bagaimana cabang-cabang olahraga prioritas menjadi ujung tombak. Tentu ini positif bagi bola basket Indonesia yang saat ini kekuatannya nomor dua di Asia Tenggara. Nantinya, Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Perbasi bisa bermitra membuat pemusatan latihan (TC) jangka panjang bagi timnas,’’ kata dia. Soal ketiga atau terakhir yang ditekankan dalam pertemuan FIBA dengan perwakilan Indonesia yaitu kerja sama antara Indonesia, Filipina dan Jepang yang sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia FIBA 2023. Erick mengungkapkan, perihal ketiga negara yang jaraknya jauh. Meskipun demikian, ketiga negara dianggap tetap berpeluang karena di masa sekarang Asia semakin sering mengadakan turnamen tingkat dunia, seperti Jepang yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade 2020. ‘’Indonesia pun akan mendapatkan pengalaman berharga dari Asian Games 2018, sehingga ketiga negara itu bisa saling belajar untuk menggelar Piala Dunia FIBA ini,’’ tuturnya. Di samping itu, didapatkan kesan bahwa federasi bola

basket dunia itu menganggap kerja sama Indonesia, Jepang dan Filipina untuk menggelar Piala Dunia 2023 adalah sesuatu yang menarik. Selain besarnya populasi penduduk ketiga negara yang jika dijumlahkan mencapai 500 juta jiwa, Indonesia, Jepang, Filipina pun memiliki latar belakang budaya yang tidak biasa. ‘’Itu adalah sesuatu yang unik. Jadi menarik melihat bagaimana ketiga negara bisa melakukan sesuatu yang besar secara bersama-sama,’’ kata Erick Thohir. Indonesia, Jepang dan Filipina menjadi kandidat tuan rumah bersama Piala Dunia FIBA 2023, bersaing dengan calon lainnya yaitu Rusia, Turki serta dua negara yang juga menjadi tuan rumah bersama Argentina dan Uruguay. Kalau terwujud, penyelenggaraan bersama tiga negara tersebut adalah yang pertama kalinya sepanjang sejarah Piala Dunia FIBA. Andai terpilih menjadi tuan rumah, Indonesia, Jepang dan Filipina akan langsung lolos ke putaran final Piala Dunia 2023 dan menjadi bagian dari 32 tim yang bertanding. FIBA akan mengumumkan tuan rumah Piala Dunia Bola Basket 2023 itu pada Desember 2017. (ant)

Besok, Keputusan Pemain Seleksi Persekaba

Bali Post/ist

BUKA PELUANG — Pemain PS Badung U-17 (kiri) membuka peluang melenggang ke babak 16 besar, pascamenggunduli Indonesia Muda (IM) Bengkulu 6-0 dalam kompetisi Piala Soeratin U-17 putaran nasional, Grup F, di Stadion Moh. Soebroto, Magelang, Jateng, Rabu (18/10) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Saat ini tercatat enam pemain asal Jatim mengikuti seleksi di Persekaba Bali, yang akan melakoni Kompetisi Liga 3 putaran nasional. Mereka adalah M. Ridwan, Lutfi Ardiansyah, Dwi Aditya Rizky, Krisdianto, M. Nur Naeni, serta Kristian. Pelatih Persekaba Kadek Loco Ediana di Kapal, Badung, Rabu (18/10) kemarin menjelaskan, seorang pemain Kristian sedang pulang kampung karena istrinya melahirkan. ‘’Kristian dijadwalkan

tiba di Bali, Kamis (19/10) ini, selanjutnya Persekaba Bali menjajal Garuda Dalung dalam latih-tanding di Lapangan Dalung, Jumat (20/10) besok,’’ jelas Loco. Dikemukakan, pihaknya tidak mematok asuhannya harus memenangkan laga, namun yang terpenting duet pelatih Nyoman Sujata dan Loco memantau skill-ball dan kualitas keenam pemain seleksi asal Jatim. ‘’Mereka ini sudah bergabung mengikuti latihan selama dua pekan, dan sempat beruji coba melawan

Putra Tresna Sobangan, Badung, namun dipantau sekali lagi. Jadi, pascalaga uji coba, kami sudah bisa memutuskan pemain yang layak berkostum Persekaba atau kami coret,’’ papar Loco. Dia belum tahu jumlah pemain yang bakal direkrut dan didepak. Yang jelas, timnya memerlukan pemain berposisi striker, play maker, dan sayap. ‘’Kami lebih mengutamakan pemain berkualitas yang kami rekomendasikan, guna meningkatkan performa tim,’’ sebut Loco. (022)

Cukur IM, PS Badung U-17 Buka Peluang

Mangupura (Bali Post) Kesebelasan PS Badung U-17 usai ditundukkan Persiter Ternate 1-5 pada Senin (16/10) lalu, mampu bangkit dan mencukur Indonesia Muda (IM) Bengkulu dengan skor 6-0 (2-0) dalam lanjutan kompetisi Piala Soeratin U-17, Grup F, di Stadion Moh. Soebroto, Magelang, Jateng, Rabu (18/10) kemarin. Hasil lainnya, Persiter Ternate menekuk lawannya Semen Padang Sumbar dengan skor 6-1. Atas hasil ini, Persiter memastikan satu tiket ke babak 16 besar, sedangkan satu tiket lagi masih diperebutkan antara PS Badung dan Semen Padang yang bakal bentrok, Jumat (20/10) besok. Langkah IM Bengkulu dipastikan terhenti di babak penyisihan setelah menelan dua kekalahan. Setengah lusin gol bersarang ke gawang IM yang dikawal kiper Muhammad Dwi Arizal. Gol pembuka kemenangan PS Badung hasil bidikan Kadek Kenji Wahyu Antara, kemudian

Gusti Nyoman Krismantara menggandakan kemenangan menjadi 2-0. Pada interval kedua, Gusti Nyoman Krismantara tampil trengginas, hingga menambah tiga gol lagi dan sebiji gol lagi Made Yoga Devayana. Sebenarnya PS Badung bisa memperbesar kemenangan lagi melalui tendangan penalti. Sayangnya, Rafi Tamili yang dipercaya mengeksekusi gagal membuahkan gol. Sampai wasit Joan Rhobi Andrianto meniup peluit panjang, skor akhir PS Badung tetap unggul 6-0. Pelatih PS Badung U-17 Nyoman Karton Sukadana yang dikontak, kemarin, menyatakan peluang Ida Bagus Made Weda dan kawankawan memenangkan duel melawan Semen Padang cukup terbuka. Apalagi, untuk sementara selisih gol PS Badung lebih unggul. ‘’Kendati demikian, kami tak mau bertahan, dan tetap menerapkan pola menyerang demi memuluskan lolos ke babak 16 besar,’’ ucap Karton. (022)

Klasemen Grup F 1. Persiter 2. PS Badung 3. Semen P 4. Indonesia M

2 2 2 2

2 1 1 0

0 0 0 0

0 1 1 2

11-2 7-5 6-10 4-12

6 3 3 0

Bali Post/022

SELEKSI — Para pesepak bola asal Jatim yang mengadu nasib di tim Persekaba Bali. Mereka adalah M. Ridwan (kiri), Lutfi Ardiansyah, Dwi Aditya Rizky, Krisdianto, dan M. Nur Naeni (kanan).

Della/Rizki Menuju Putaran Kedua

Jakarta (Bali Post) Pasangan Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta menjadi perwakilan ganda putri Indonesia pertama yang menembus putaran dua turnamen bulu tangkis Denmark Terbuka 2017. Hal tersebut dipastikan setelah dalam pertarungan putaran pertama di Odense Sport Park, Odense, Denmark, Rabu (18/10), Della/Rizki menumbangkan duet Swedia Amanda Hogstrom/Clara Nistad 21-10, 21-7. Di game pertama, Della/Rizki ‘’telat panas’’ dengan tertinggal tiga angka tanpa balas di awal laga dari Hogstrom/Nistad. Momentum bagi pasangan Indonesia akhirnya datang ketika mampu membalikan keadaan dari tertinggal 3-4 menjadi memimpin 8-4 atas duet Swedia itu. Sejak saat itu, Della/Rizki terus memimpin perolehan poin dan tidak sekalipun terdekati atau tersusul hingga akhir gim

pembuka meski Hogstrom/Nistad berusaha sekuad tenaga memperkecil defisit angka. Di game kedua, pertarungan ketat diwarnai beberapa kali selisih hanya satu angka terjadi di awal laga yakni ketika kedudukan 3-2, 4-3, 5-4 dan 7-6 untuk keunggulan duet Indonesia. Selepas itu, Hogstrom/Nistad tidak mampu mempertahankan gaya permainannya dan tertahan di angka enam sementara Della/Rizki mencetak tujuh angka beruntun untuk menjadikan kedudukan 14-6. Hogstrom/Nistad tersebut mampu membalas kembali dengan mencetak satu angka, dan itu satu-satunya balasan pasangan Swedia tersebut yang harus mengakui keunggulan Della/Rizki dengan defisit angka tiga kali lipat. Hasil tersebut membuat pasangan Indonesia mengamankan satu tempat sekaligus menjadi yang pertama dari ganda putri

Indonesia yang menuju putaran dua turnamen berlabel Super Series Premier tersebut. Di putaran dua, Della/Rizki akan menghadapi pemenang pertarungan antara pasangan Inggris Lauren Smith/Sarah Walker menghadapi duet Tiongkok unggulan dua Chen Qingchen/Jia Yifan yang digelar Rabu malam waktu setempat. Sebelumnya, dalam pertandingan lain, pasangan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani harus menerima kenyataan ditumbangkan duet Jepang unggulan delapan Naoko Fukuman/Kurumi Yonao 21-13, 21-12 dalam pertarungan selama 39 menit. Indonesia bisa menambah wakil ganda putri-nya di turnamen berhadiah total 750 ribu dolar AS tersebut jika pasangan Greysia Polii/Apriani Rahayu mampu melewati hadangan wakil Jepang unggulan delapan Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

Dicr Admin Min SMU krm email: bali.tropicalline@gmail.com

LOWONGAN !Dcr Cook Wanita,Waitress, Akuntansi Hub:08123929167

B.BP.001.10.17.0001057

B.BP.166.10.17.0001179

Dcr:FO,BellBoy,HK,Driver, Scurity, Enginering,Laundry,u/Htl. E:newarenahotelkutabali@gmail.com /Hub.PO Box 2005 Kuta Bali

Dcr Karyawan/ti utk Toko kain, min SMA Hub 237723/08123840272

Dcr pegawai Rental PS bisa Komputer,shift pagi,085737300777

B.BP.001.10.17.0001162

Dcri Sgr Guru SD Lulusan PGSD Hub.0811398772

B.BP.001.10.17.0000930

Dcr QC yg Pny Sertifikat HACCP Hub:085337259786

B.BP.001.10.17.0001163

Dicari PRT,umur max 35,tidur dalam. Hub:081353262626

B.BP.001.10.17.0001115

B.BP.164.10.17.0000917

B.BP.001.10.17.0001117

B.BP.154.10.17.0001105

Dibthkan Customer Servis Officer(CS),Min pglmn 1 th,S1 Bhs Inggris,usia min 25 th & HSE Officer,Pglm 1 th,S1 kesehatan Usia min 25 th Hub.0361-709183,0811380701

B.BP.001.10.17.0001116

Dcr:Manager,Captain,Waiter/ss Bartender,Receptionist,Kasir, Cook,Soundman,Teknisi/IT,Purchasing,Admin,Max.27Th Krm ke: POBOX 3715 Denpasar 80000 Bali /E:dv.jobvacanybali@gmail.com

Dibutuhkan sgr Sekretaris S1AK lokasi Ubud Hub:085237197036

B.BP.163.10.17.0001051

Dicari PRT rmh tangga,tggl dlm gaji 1,5jt/bln Hb.082145997989

B.BP.001.10.17.0001153

Dicari Sopir penglmn,SIM A/B1 Lamaran langs ke CV.Bisma mtr, JL.Hasanudin No.78 DPS

B.BP.164.10.17.0001175

Business support,lulusan IT, bisa bhs Inggris,lmrn lngkp ke: versaindustries4@gmail.com

B.BP.001.10.17.0001118

Dcr Karyawan Funding/Landing Min.S1 Pengalaman di Bidang Perbankan utk BPR Hub:240167

B.BP.031.10.17.0001168

Cr:Housekeeper Villa,18-40th, hospitality bckgrd,bsmasak, (stantin/081288124856)

B.BP.001.10.17.0001068

Dicari karyawati bisa bahasa Inggris dan computer hub:087815384555

B.BP.031.10.17.0001166

Dcr Desain Grafis yg Creative bisa Photoshop/Ilustrator Max 25Th Jl.Raya Seminyak 17 0361736967 B.BP.004.10.17.0001084

Dcr Engineering/Kepala Tukang u/ Villa Mgt,rajin+pengalaman. CV: gm.asaproperty@gmail.com Tlp:0361-4490319

Dcr Staff IT,Tech Sppt,Bs hardware&software,Photoshop & Coreldraw,Send Cv hrd_manager_76@yahoo.com

Segera Guru PAUD diRenon Kerja Pagi/Siang SMS 082340336433

B.BP.001.10.17.0001064

Sales/marketing,female,for cosmetic and parfume, Experience,apply to: versaindustries4@gmail.com

B.BP.821.10.17.0001170

SERVICE

B.BP.001.10.17.0001158

B.BP.135.10.17.0001173

Dcr lls SMU-S1 utk Guru PG/TK training lgs krj.0811380028

B.BP.001.10.17.0001150

BIRO JASA

Staf Villa Cwk Pglm bs masak bs B.Inggris,08113977273

B.BP.001.10.17.0001159

B.BP.031.10.17.0001167

SERVICE

Dicari sales counter, supir pariwisata, sales executive untuk Travel Hub: 0361-238041

Dicr Tkg Mebel Senior pglmn buat mebel lemari,Kitchen Vila borongan segera HP.08113809949

B.BP.001.10.17.0001003

Driver Required for Villa Agency -Hospitality Background Salary Nego Call/WA 087860806272

B.BP.001.10.17.0001137

Info Job australi,Korea,Jepang kizunabali.com HP.082231577240

DIJUAL MOBIL SUZUKI

Dijual Cary Box’2005’AsBali 1 Avanza Hitam 2009’AsBali 1.Jl Diponogoro135 No.5/08123812761

B.BP.001.10.17.0001152

APV GL’10/11 htm+xenia Over Krd Putih salah satu,081238233029

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

Fortuner E TRD Manual AsliBali Hitam Istimewa Hb:085338272248 B.BP.001.10.17.0001174

DICARI MOTOR 081338294465 Beli Motor Bekas Segala Merk B.BP.001.10.17.0001177

B.BP.166.10.17.0001178

DIJUAL RUMAH BU Ruko Lt3 Jl.Cargo Dps Bangunan 270m2,Tnh 191m2,424133

B.BP.004.10.17.0001155

Dijual rumah Jln.Mudutaki VI/7 Gatsu Barat Hub:087765274899

B.BP.154.10.17.0001180

Kepala Proyek Villa Ir.Sipil berpengalaman 5 th Cv ke: lamaran@j-ad.com

B.BP.005.10.17.0000157

Maintenance MGR FT Bambu Indah Ubud,S1 or Elektro.min 4Yrs Exp.English Imperative. CV sent to: (maintanancemana gerjob@gmail.com )

B.BP.001.10.17.0001047

Djual Rumah Pulau Menjangan 23 Sanglah Telp:085100666699

B.BP.001.10.17.0001138

Rumah Kargo Indah II No.7A Dps Hub.08123958482/08988216283

B.BP.031.10.17.0001172

Sales/marketing.sarjana pertanian tanaman,lmrn lengkap ke: versaindustries4@gmail.com

B.BP.001.09.17.0001836

B.BP.031.10.17.0001169

Villa Manager & COOK. 5 yrs Experience & fluent in English CV email to: lamaran@j-ad.com

B.BP.004.10.17.0001156

Yamaha Bisma dcr:1.lulusan IT, 2.SMA/STM/S1 Ek,3.Sopir SIM B1 Hub.Teuku Umar 142 Denpasar

B.BP.001.10.17.0001154

DIJUAL MOBIL

DISEWAKAN RUMAH Dkontrkn rmh Perum Grahalia Kali Tmr No.24 Br.Kaje Dalung Hub : 082146584622 B.BP.001.10.17.0001142

DIJUAL TANAH TOYOTA Djl Tnh 1,50A Sempidi Siap Camry 2.4V Hitam Th’2010+Pick-Up, Hub.0811510588/0361-499289 Bangun 200Jt BUC,085100221149 B.BP.164.10.17.0000916

B.BP.164.10.17.0001176

Djual Avanza’2008,asl Bali tgn Dcr Admin,Supir,Tenaga Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & rss290900@gmail.com cari staff Tk Bangunan,hub:085100572156 ACCT/pajak,S1 acct/D3pajak Dps prtama,istimewa HP.08123971699 130Jt/A Bs Kredit 087862450004 B.BP.004.10.17.0001160

BENGKEL LAS

B.BP.001.10.17.0001050

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.10.17.0000974

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.10.17.0000978

DIJUAL MOBIL

H BA

WC

LIM

KU

RA

S

BALI WANGI MENGATASI MAMPET BERGARANSI:

KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR

DP SUPER MURAH Mulai 23Jt-an* TERSEDIA UNIT TEST DRIVE DAVID

0877 6129 5235 081 238 450 210

*Syarat & ketentuan berlaku

BENGKEL LAS n

Desig

Money Back Guarantee �

SERVICE TOUR

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

DIJUAL MOTOR

JASA KONSTRUKSI

SERVICE FOTOCOPY

KONTRAKTOR

BIRO JASA

SERVICE MAMPET KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

HONDA PROMO SPECIAL INTERNET

Jasa Buat Website Specialist Website: Hotel, Villa, SPA, Travel Online, Shopping Online, Guide Tour, dll JASA SEO: Top Rangking di halaman Google

Responsive Website

085 105 471 777 C.0001032-net

(DISC

SUPER

DUPER)

C.0000403-MBL

Free

WC

tahun

STOCK READY

SPA

GARANSI

8

0821 4518 1527/0819 9994 4090

C.0000522-BRJ

BIRO JASA

KREDIT MANTAP* Sampai dengan

AT BESAR

DISCOUNT SANG BUNGA RINGAN AH TERIMA TUKAR TAMB

Mobilio

READY STOCK All new CRV

HR-V

*Syarat & ketentuan berlaku

081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0000421-mbl

DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

B.BP.001.09.17.0000185

Rp.185jt! LT1 Are,LD8mtr,Akses Paving, Lok.Ketewel.0817340222

B.BP.001.10.17.0000819

Tanah Gatsu Barat 5,3Are dkt Htl Aston Dps Hub.08988216283

B.BP.001.09.17.0001838

Tnh SunsetRoad 26A Smnyk Kuta Hub.08123958482/08988216283

B.BP.001.09.17.0001837

Tnh di Oberoi dpn Red Carpet 5 are tnh di Batubelig Lok sbh Rest Hug Wild 3,2A 0811838038

B.BP.001.09.17.0001808

DIJUAL RUKO Ruko Buluh Indah 26C Dps Hub.08123958482/08988216283 B.BP.001.09.17.0001834

Ruko Kerta Wijaya Blok AI Dps Hub.08123958482/08988216283 B.BP.001.09.17.0001835

DISEWAKAN BENGKEL Over Kontrak Pabrik Luas 5,5a 50jt Sisa 27bln,H.087861796859 B.BP.001.10.17.0000996

RUPA-RUPA 1Hr Cair,KTA/BPKB/Stfkt 0,5% H.087862223922 / 082237457658

KEHILANGAN BPKB No:M 08186247-O DK 2073UQ A.n Ni Kadek Asrini,Buleleng

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

B.BP.164.10.17.0000984

B.BP.004.10.17.0001147


EKONOMI

18

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

Upayakan, Dana Desa Ciptakan Lapangan Kerja Bogor (Bali Post) – Pemerintah Indonesia tengah mengupayakan dana desa yang diberikan kepada aparat desa dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di daerah. ‘’Untuk pembangunan sarana dan prasarana di desa diharapkan akan dilakukan fokus untuk hal-hal yang menciptakan kesempatan kerja di desa. Jadi seluruh pekerjaan tidak boleh dilakukan oleh pihak ketiga, namun diswakelolakan atau dijalankan sendiri dengan penyerapan tenaga kerja yang maksimal,’’ kata Menteri Keuangan Sri Mulyani usai menghadiri

rapat terbatas mengenai optimalisasi dana desa, Rabu (18/10) kemarin. Menurut Sri Mulyani, Presiden meminta kementerian terkait untuk memperhatikan desain dana desa pada 2018 yang berfokus pada pembangunan prasarana desa, masyarakat desa dan membangun institusi atau organisasi di desa. Presiden juga meminta agar surat pertanggungjawaban proyek yang dilakukan secara swakelola dapat disederhanakan, sehingga tidak menimbulkan disinsentif bagi kementerian untuk bisa menjalankan proyek-proyeknya

secara swakelola dan penyerapan tenaga kerjanya maksimal. ‘’Yang keempat kita akan melihat petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya, sehingga alokasi anggaran untuk bisa penyerapan tenaga kerja itu bisa dimaksimalkan,’’ ujar Sri Mulyani. Sementara itu, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Eko Putro Sandjojo mengatakan program Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades) diperhitungkan dapat menciptakan banyak lapangan kerja. Dia membandingkan prukades yang telah dilakukan oleh desa di

Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten yang menanam jagung di lahan seluas 50.000 hektar. Dari 1 hektar lahan jagung membutuhkan tenaga kerja hingga 5 orang warga. ‘’Jadi tinggal dihitung saja kalau 50.000 hektar itu bisa menciptakan 50 ribu dikali 5 job (pekerjaan), berarti 250.000 orang,’’ jelas Eko. Jumlah itu dapat berlipat jika ada perusahaan swasta maupun BUMN yang akan bekerja sama dengan desa mengembangkan daerah penyangga. Untuk mendukung prukades, juga diperlukan pembangunan industri untuk menyerap komoditas unggulan

itu. ‘’Sehingga dia jamin pasarnya dan bank juga jadi berani untuk memberikan kredit karena sudah ada pasarnya, terjamin,’’ kata Eko. Dalam rapat terbatas itu, Presiden Jokowi menegaskan penggunaan dana desa yang diberikan kepada perangkat pedesaan harus berjalan secara optimal. Presiden meminta dana desa digunakan untuk hal yang produktif dan membuka lapangan pekerjaan. Menurut Jokowi, hal yang juga perlu dilakukan adalah pendampingan pengerjaan proyek desa, baik oleh masyarakat maupun pemerintah. (ant)

Sri Mulyani


19

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

Punya Alasan

Dari Hal. 1

‘’Jadi jangan Fahri Hamzah menyebut JK ngomong seenaknya. Ini harus dipahami Fahri bahwa apa yang dikatakan Pak JK ada logika berpikirnya dan punya alasan argumentatif. Pastinya Pak JK tidak berbicara seenaknya,’’ katanya. Rapat Kabinet Rencana kehadiran Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri akan dibicarakan dalam rapat kabinet. Langkah ini dinilai perlu, menyusul perbedaan pandangan di internal cabinet, termasuk pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menilai belum perlu membentuk Densus Tipikor. ‘’Belum dibawa di ratas (rapat terbatas kabinet) kan. Saya katakan pembentukan Densus kan tentunya lembaga baru, tentu juga harus dibicarakan,’’ kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Rabu kemarin. Yasonna mengatakan, status kelembagaan KPK harus

disesuaikan dengan undangundang. Berdasarkan UU Nomor 30/2002 disebutkan KPK berfungsi sebagai pemicu dan pemberdaya institusi yang telah ada dalam pemberantasan korupsi (trigger mechanism), sehingga status KPK sebagai lembaga ad hoc atau sementara. ‘’UU-nya kan katakan begitu (ad hoc), tapi kita kan belum selesai persoalan. Dia dibentuk untuk menguatkan karena polisi dan jaksa belum bagus. Nah, begitu. Ini polisi tiba-tiba mikir kita bikin saja Densus Tipikor. Kalau begitu, belum selesai ini barang, mari kita duduk bersama,’’ terang Yasonna. Kata dia, meski sifatnya ad hoc namun KPK diberi kewenangan lebih dibanding Polri dan Kejaksaan yang bersifat permanen dan harus diberdayakan oleh lembaga antikorupsi tersebut. ‘’Sekarang dia (KPK) supervisi, dia penindakan, dia pencegahan, kan tiga. Nah, sekarang duduklah bersama, kita lihat secara UU seperti apa,’’ kata Yasonna.

Komisi Bersama Dari Hal. 1

MoU tentang pendirian komisi bersama ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bersama Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, MoU tentang kerja sama bidang pemuda dan

olahraga oleh Menlu Retno dengan Menteri Kebudayaan dan Olahraga Qatar Saleh bin Ghanem Al Thani, kesepakatan bilateral pelayanan transportasi udara oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menlu Qatar Sheikh Mohammed. Kerja sama di bidang kese-

Sangat Sulit

Dari Hal. 1

‘’Kami punya laga yang sangat sulit dan sangat penting. Sekarang kami harus meletakkan Liga Champions dan fokus meraih poin melawan Inter. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk menang,’’ katanya. Pada jalannya laga, pasukan Pep Guerdiola sudah memimpin 1-0 pada menit 9 setelah Raheem Sterling hanya perlu mendorong bola hasil sepakan Walker yang sempat diblokir pemain bertahan Napoli Koulibaly. Umpan

akurat Kevin de Bruyne sukses dituntaskan menjadi gol oleh pemuda Brazil, Gabriel Jesus, untuk membawa City memimpin 2-0 pada menit 13. Napoli mendapatkan hadiah penalti atas pelanggaran Walker terhadap Albiol pada menit 38. Sayang eksekusi Dries Mertens mampu dihentikan kiper Ederson Moraes. Pada babak kedua, City masih mendominasi serangan melalui pergerakan Sane dan Silva, namun tidak menghasilkan gol setelah bola dihentikan Albiol. Namun

Mengatur Ormas Dari Hal. 1

Sehingga diharapkan bisa memberi ruang bagi pemerintah untuk mengatur ormas. “Namun, pada intinya juga tidak menghalangi demokrasi tetapi memberikan batasanbatasan supaya tidak bebas lepas begitu saja. Jadi kami mendukung sekali untuk bisa menjadi Undang-Undang,” kata Yanto Jaya. Pendapat senada disampaikan perwakilan dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi), serta Majelis Tinggi Agama Khunghucu Indonesia (Matakin). Sekretaris Eksekutif Bidang Sosial dan Politik KWI, Rm G. Suprapto mengatakan pendapat yang mendasari dukungan dari KWi antara lain pertama, karena kuatnya gerakan dan politik identitas yang tidak sejalan dengan iklim demokrasi. Perppu Ormas juga menjadi wujud hadirnya pemerintah dalam mengatur dan mengawasi ormas yang dianggap kebablasan dan berani di ruang publik yang gerakannya merongrong eksistensi NKRI. Juga alasan signifikansi, yaitu adanya gerakan yang menganggu persatuan dan kesatuan bangsa. Adanya ajaran dan ideologi lain selain Pancasila yang diidentikkan dengan gerakan ormas. Sementara itu Pakar Hukum Tata Negara Profesor Azyumardi Azra menyatakan bahwa Perppu Nomor 2 Tahun 2017 sangat diperlukan. “Perppu ini memang diper-

lukan, Undang-undang ini diperlukan. Ini menyangkut persoalan eksistensial bagi negara dan bangsa Indonesia,” kata Azyumardi. Sedangkan Pakar Hukum Tata Negara Prof. Yusril Ihza Mahendra menyarankan sebaiknya upaya memangkas kewenangan pengadilan memutus pembubaran sebuah ormas tidak melalui perppu tetapi melalui revisi Undang-Undang.

Untuk itu, Kejaksaan, Polri, dan KPK sebagai lembaga penegak hukum diminta duduk bersama membahas soal kewenangan masingmasing untuk gerakan pemberantasan korupsi. Baginya, yang terpenting adalah di antara tiga lembaga penegak hukum itu jangan ada yang merasa lebih kuat, atau sebaliknya merasa lebih lemah. Menurut Yasonna, koordinasi menjadi penting bagi seluruh pemangku kepentingan di lembaga penegak hukum. Semua hal terkait pemberantasan dibicarakan dan bukan hanya pada penindakannya saja tetapi juga pencegahan, termasuk pendidikan dan pemahaman di masyarakat mengenai bahaya korupsi. ‘’Kita berdayakan bersama-sama mengilangkan ego sektoral. Agendanya jelas, anggaran juga perlu jelas, kewenangan masing-masing jelas, itu akan lebih mudah. Program pencegahan jelas, program gerakan moral antikorupsi melalui pendidikan jelas, itu akan lebih penting,’’ ujarnya. (kmb4/ant) hatan oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan Menlu Qatar Sheikh Mohammed, MoU Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Kementerian Pendidikan dan Pendidikan Tinggi Qatar di bidang pendidikan oleh Mendikbud Muhadjir Effendi dan Menlu Sheikh Mohammed. (ant)

masuknya Allan membuat Napoli lebih atraktif dalam menyerang, terutama melalui pergerakan Callejon dan Hamsik. Napoli pun memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui sepakan penalti Diawara menyusul pelanggaran Fernandinho terhadap Allan pada menit 71. Dries Mertens dan Ounas berpeluang menyamakan kedudukan, sayang sepakan mereka bisa dihentikan Ederson, sehingga skor 2-1 untuk kemenangan City bertahan hingga laga selesai, demikian UEFA. (ant)

Pemerintah bisa mengajukan Rancangan UndangUndang (RUU) atau bisa juga DPR yang mengajukannya. “Saya menyarankan supaya Perppu ini ditolak saja, dan pemerintah sebaiknya mengajukan RUU atau DPR mengajukan RUU, hanya untuk memangkas kewenangan dari pengadilan,” kata mantan Menteri Hukum dan HAM ini (kmb4)

Kredit Usaha Dari Hal. 1

Ia juga mengapresiasi sejumlah program ekonomi kerakyatan seperti penyamaan harga BBM di seluruh Indonesia yang telah membantu masyarakat khususnya di Indonesia Timur, lalu kredit usaha rakyat (KUR) yang meningkatkan kegiatan UMKM khususnya usaha mikro, dan program sertifikasi lahan, sehingga petani mempunyai akses pendanaan ke perbankan. Meski demikian, Fiz memberikan sejumlah catatan terhadap tiga tahun kinerja ekonomi pemerintahan Jokowi-JK. ‘’Pertama, angka pengangguran memang sedikit menurun, tetapi cenderung landai. Sementara pekerja informal cenderung membesar. Ini perlu menjadi perhatian pemerintah, penyerapan pekerja formal mesti diperbesar,’’ katanya. Catatan lain, pelibatan sektor swasta daerah terutama menengah ke bawah, dalam proyek infrastruktur perlu diperluas. ‘’Pengusaha daerah jangan hanya jadi penonton dari pembangunan infrastruktur di daerahnya. Perlu ada political will dan good will dari pemerintah pusat agar proyekproyek tertentu diserahkan ke pengusaha daerah. Jangan semua BUMN dan pengusaha swasta besar, sehingga ada pemerataan,’’ ujarnya. Terakit program pengentasan kemiskinan, Fiz memberi catatan agar lebih di-

lakukan sinkronisasi lintas kementerian dan lembaga. Sekarang ini ada 28 juta orang miskin di Indonesia yang membutuhkan fokus penanganan dan program. ‘’Memang ada penurunan angka kemiskinan, tapi sangat kecil dan tidak sebanding dengan anggaran pengentasan kemiskinan yang besar. Sekarang ini program kemiskinan masih berjalan sporadis. Kementerian Desa, Kementan membuat program kemiskinan sendiri, BUMN dengan CSR-nya juga sendiri. Perlu ada sinkronisasi program, sehingga alokasi resources lebih tepat sasaran dan berdampak,’’ katanya. Selain itu, program pengentasan kemiskinan juga memerlukan penguatan dan perbaikan data. Fiz juga meminta kabinet khususnya menteri ekonomi untuk fokus ke penuntasan agenda ekonomi pada sisa dua tahun pemerintahan Jokowi-JK. ‘’Tahun depan mulai tahun politik, ada 171 pilkada pada 2018, serta agenda pileg dan pilpres juga sudah mulai marak. Para menteri harus fokus. Kalau ada menteri yang mau berpolitik, sebaiknya segera mengundurkan diri, karena tantangan ekonomi makin besar pada tahun politik,’’ katanya. ‘’Dalam tiga tahun terakhir ini, ekonomi sudah cukup baik. Hanya perlu ditingkatkan lagi kinerjanya, terutama menghadapi tahun politik mulai 2018,’’ demikian Fiz. (ant)

Kewajiban Nasabah Dari Hal. 1

Mastiawan mengakui dalam situasi masih banyak nasabah mengungsi, membuat operasional LPD terganggu. Terutama urusan kewajiban nasabah dalam pembayaran kredit dan pelayanan lainnya. Meski demikian, dia mengatakan LPD di zona awas sebagian besar masih bisa beroperasi. Bagi yang memiliki kredit,

05:00 Gayatri Mantra

05:30 Bali Channel Tourist TV 05:52 Mars Indonesia Raya 05:56 Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Puja Trisandya 06:05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (2) 06:35 Seputar Bali Pagi 07:05 Bali Channel 07:35 Kartun : Sundara Kanda (1) 08:00 Bali Channel Tourist TV 09:00 Dialog Interaktif : Pajak 10:05 Lejel Home Shopping 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12:05 Dharma Wacana Karya Ngenteg Linggih (3) 12:30 Berita Siang 13:00 Klip Bali 13:30 Taksu : Wayan Koplog 14:05 Klip Bali 14:30 Lila Cita Sanggar Tari Ardhanareswari (2) 15:30 Bali Channel Toursis TV

beberapa LPD memberikan keringanan sementara bisa membayar bunganya saja, sampai situasi saat ini kembali normal. Beberapa LPD lainnya, katanya, juga memilih mengungsi ke tempat di mana sebagian besar warganya mengungsi. Ini bertujuan untuk memudahkan pelayanan LPD kepada para nasabahnya. Baik itu pelayanan tabungan maupun pembayaran kredit. (kmb31)

Kamis, 19 Oktober 2017 16:05 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 17:00 Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem Angansari Desa Pakraman Kutuh Bangli 17:30 Lipsus : Bio Greend 18:00 Puja Trisandya 18:05 Seputar Bali 19:00 Giliran Anda 19:30 Orti Bali 20:00 Dialog Interaktif Pemulihan Jiwa (Dedy Susanto) 21:00 Lipsus Kominfo 21:30 Mahadewi Semangat Manyama Braya 22:00 Berita dan Bincang Terkini 22:05 Lila Cita Calonarang Anyarsari Negara (2) 23:00 Berita dan Bincang Terkini 23:05 Lila Cita Calonarang Tanjung Bungkak (4)


16 Pages

195 Number 9th year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos

head not ction board d fair Kenyan ele e will be free an certain vot om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

ationalbalipost.c

, Thursday

October 19,

2017

tein resigns Harvey Weins tein Co board from Weins Thursday,

Kenyan election board head not certain vote will be free and fair

online: http://www.intern

2017 October 19,

key officials the firing of mistakes of

evaluating are currently Weinstein The stein, we - Harvey our partnership with nothing to anfrom the Company, but have Lexus said in LOS ANGELES time,” has resigned Weinstein Weinstein Company, nounce at this alleNetworks, board of The as he faces or a statement. harassed A&E Television Runway” on it said on Tuesday, he sexually over “Project also gations that number of women which airs channel, is a business. its Lifetime cable assaulted for the show, in the film said it its options knowlthree decades the board to exploring to a source with In a statement,Oct. 8 decision according matter. its producer also ratified edge of the as chief executive executive g movie and Weinstein’s Weinstein Co logo fire Weinstein of the award-winninhe co-founded credit and the from “Project Runcompany Turner television were removed REUTERS/Mary of the week. Weinstein with his brother. winning close to resigned way” lastwants to be respectful ers after harmed A source A&E photograph that he had no further say they were and poses for confirmed women who the source said, 17, 2017. and had in the Bardo’, livelihas denied from the board Britain, October ‘Lincoln about the and Weinstein al sex with by Weinstein, author of cast in London, is concerned comment. also than 200 the George Saunders, for Fiction 2017 having non-consensu hood of more who work on Prize Toyota Mo- crew members Man Booker anyone. to chart said it was series. Also on Tuesday, the Lexus unit Co is trying the agWeinstein tor Corp’s its partnership with Weinstein, knack evaluating Co. Lexus, Toyota’s a future without with a reality dealmaker of talent, Weinstein is a sponsor Hollywood it which gressive luxury brand, Runway,” for managing On Monday, and egos. to sell the bulk TV show “Project any money Co produces. in talks firm Weinstein does not condone said it was to private equity assault “Lexus of its assets harassment, (rtr) acts of sexual . In light of recent Colony Capital. Harvey Weinor discrimination involving allegations

in confrontafour killed and protesters including police tions between Young protesters by past week.

including the in the up meetings to guar- who he blames for heightens have also broken the opposition in resignation will be “difficult” in the com- Aug. 8. The over a vote that some Kenya this election officials has said it s for uncertainty say Ke- stronghold of western citing divisions observers election commission and fair, technical preparation make it independentset to win. The central said of Kenya’s election will be free in week.(rtr) looks also be heard country would - The head News can Wafula Chebukati divided took place in August nyattasold dollars on Wednesday at Global NAIROBI week’s presidential market after bank politicians. increasingly that in “Bali Image” from 9.30 next on exchange 96.5 antee that interference from conditions in the of an election Radio FM am. Listen to the foreign shilling weakened that is further 26 - the rerun until 10.00 FM at http:// mission and on course, but resignation. resignation election the Kenyan m vote on Oct. Global Radio of Akombe’sAfrica’s richest the poll were a credible ten2myradio.co s, quit Akombe’sthat the repeat Court news East at http:// Kenya is hub for diplomacy globalfmbali.lis commissionerthe vote evidence hard to conduct streaming The Supreme 8 vote http:// a board’s seven or live video ali.com and is illegitimate. the Aug. country and li. but was nullified. region struggling country, saying warna nullified the in a following issued a stern “Ironi- and flednot be credible. Incumbent last month and security in Somalia and South restated on procedural grounds Chebukati died saying: would with conflict 37 people have Uhuru Kenyatta while Odinga. political ing to politicians, petition by his candidacy Sudan. At least the August vote, to the poll, very people, to build president cally the In withdrawingsaid the election in violence since his commitment opposition leader are supposed leaders, whohave become the great- his main rival, has already pulled last week, Odinga out reforms had not carried the nations the peace and stability Raila Odinga, to say board est threat out. is likely to The opposition of the nation.” came after RoseHis remarksone of the election lyn Akombe,

radioglobalfmb nel/global-fm-ba ustream.tv/chan

rs’ George Saundeo’ wins Bard ‘Lincoln in the ker prize 2017 Man Boo

a highBooker Prize, of U.S. 2017 Man fictional account has won the Saunders in the Bardo,” - a to author George novel, “Lincoln first American - American became thefor his novel “The LONDON award, for his first his young son. and atty on race reLincoln burying of historical accounts Lin- win the award, profile literary biting satire Abraham blend which sees States. Other Sellout,” a President

REUTERS/Mike

Harvey Weinstein

Blake/File

speech, Saun-a imaginative fiction,who died in the lations in the Unitedhave included son Willie, In his acceptance in “Bardo” previous winners Prize-winning “we live in noted that he saw the key coln’s House at age 11, Nobel Salman ders, 58, White this year’s of purgatory. adding Ishiguro, Canastrange time,”the era being whether - a Tibetan formpanel, led by author novelist Kazuo and with The judging Britain’s House Rushdie, Iris Murdoch question of to events Atwood. the Margaret projection and member of open society responded Young, praised it dian writer was previously Ireand negativelove/.” Lords Lola “exclusion The award from Britain, book, saying or “with con- of in to writers and violence,”was the second the “deeply moving” original”. with only Zimbabwe or countries Saunders th. The writer to win was “utterly was presented land, changed pound Saunders the Duchess of Cam- the British Commonweal secutive American a 50,000 the rules were any award by of Britain’s Prince winner receives prize, after allow authors of (rtr) pub- his wife cash prize. in 2014 to in English and bridge, the ($65,000) Paul Bebook written U.K. to compete. year William.year, American Last lished in the set in 1862, a is a His novel, Civil war, 106 Dps Puputan No. into the American

Photo

You can

Scret 10 Malaika Sari Kuta Jl. Bakung 11 Snack Shack Lokal Jl. Pantai Kuta 12 Warung Club Tanduk 1 Kuta Beach the Coffe Bear Jl. Camplung 13 Cokro Cafee Kuta Sari Kuta 2 Wen Dys Hotel Jl. Bakung 14 T.J.Bar Paradiso Bali 3 Seminyak Legian Kuta Jl. Padma 15 J & N Kebab Resort&Spa 23 4 Ramayana Bar 16 Goanna Legian Resort&Spa Jl. Doble Six/Werkudara No. 51 5 The Lokha Emtertaiment 17 Batu Jimbar Jl. D.Tamblingan Sanur Live Sport Cafee 6 66 Corner No.126 A 18 Ramayana Grill 140 Jl. D.Tamblingan 7 Leghawa Jl. D.Tamblingan dan Restoran 8 Retno Barr 9 Elkomedor

onal Bali

find Internati

Cafee 19 Smirnof No 68 Jl. D.Poso 20 Legwa Hotel No. 50D Cafee Jl. D.Poso 21 Nu Laser No. 39 Book Jl. D.Poso 22 Ganesa Sanur Jl. D.Poso 23 All For Daiving Sanur Jl. D.Poso 24 Barocca Sanur Jl. D.Poso 25 Lantern Sanur Jl. D.Poso 26 Shearlock Sanur 27 Cafe Degan Jl. D.Tamblingan Jl. D.Tamblingan

Post at:

Jl. Raya No 148 Mandala Renon Renon Kopi Made Jl. Raya Niti 148 Sanur 28 Manan Mandala No. Jl. D.Tamblingan Sanur 29 Dimsum Jl. Raya Niti Yamin No.18 Jl. Mohamad Jl. D.Tamblingan Sanur 30 Furama No.88 Renon Subah Renon Jl. Merdeka Jl. D.Tamblingan Sanur 31 Warung Denpasar khas Gilimanuk Wuruk 184 Jl. Hayam Jl. D.Tamblingan Sanur 32 Ayam Betutu Jl. D.Tamblingan 33 Bali Bakery 17 DKerobokan Jl.Petitenget 17E Kerobokan Jl.Petitenget Klod 17C Kerobokan Klod Jl.Petitenget 9 Kerobokan Jl.Petitenget

REUTERS/Joseph

of the National candidate 15, 2017. October the presidential Odinga (R), in Mombasa, Kenya leader Raila at a rally opposition supporters Kenyan to address Joho arrive

Super Alliance

(NASA) coalition

and Mombasa

Governor

Okanga

Ali Hassan

balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Kamis Paing, 19 Oktober 2017

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

Chaterine Zeta-Jones

Akhir Era ”Dinosaurus”

Bali Post/wan

SUMBANGAN - PT Singa Mas Indonesia memberikan sumbangan pada pengungsi Gunung Agung, Rabu (19/10) kemarin di Kantor Bali Post.

Singa Mas Bantu Pengungsi Gunung Agung

PT Singa Mas Indonesia (SMI) memberikan sumbangan pada pengungsi Gunung Agung. Penyerahan bantuan ini didistribusikan ke Kantor Bali Post untuk selanjutnya diserahkan ke sejumlah posko. Santo Kadarusman, Public Relations & Marketing Event Manager SMI, mengharapkan sumbangan ini bisa membantu meringankan penderitaan para pengungsi. “Kami ingin ikut membantu para pengungsi

Gunung Agung yang kini tinggal di sejumlah posko pengungsian,” katanya saat mendampingi Maria Elisabeth, Regional Busines Manager Indonesia Timur di Kantor Bali Post, Rabu (18/10) kemarin. Total ada 50 dus Teh Serrr, 25 dus Fruitamax Strawberry, 25 dus Fruitamax Oranger, dan 100 dus air mineral Frozen yang diserahkan SMI. Dijelaskan Santo, SMI adalah anak perusahaan Charoen Pokphand Group yang khu-

sus bergerak di industri beverage RTD. Brand yang digunakan untuk produk-produk utamanya adalah “Fiesta” karena Fiesta sudah dikenal sebagai brand yang mengusung kualitas dan mutu produk-produknya. PT Singa Mas Indonesia, memiliki dua pabrik, di Cikande, Jawa Barat dan di Pandaan, Jawa Timur, yang area penjualannya meliputi seluruh Indonesia, mulai dari Sabang sampai dengan Papua. (iah)

Kejatuhan Harvey Weinstein merupakan akhir era “Dinosaurus”, demikian komentar Catherine Zeta-Jones pada Selasa (17/10). Ia mengatakan hal itu saat pemutaran film terbarunya yang mengisahkan tentang seorang perempuan yang memiliki cara efisien untuk melawan chauvinisme. Pemenang Oscar ini mengharapkan aksi yang dilakukan Weinstein merupakan titik balik untuk lebih baik dalam memperlakukan perempuan, tidak saja di Hollywood tapi juga di seluruh industri, perusahaan, sekolah, maupun universitas. “Mari berharap bahwa para laki-laki yang berpikir bisa berbuat sekehendak hatinya sadar dan memahami tindakan seperti itu sudah punah seperti dinosaurus,” katanya. Bintang Hollywood yang lahir di Inggris ini memerankan seorang bandar narkoba perempuan asal Kolombia, Griselda Blanco, dalam film terbarunya “Cocaine Godmother”. Ia bercanda bahwa karakter di film barunya ini memiliki cara tersendiri dalam menangani perlakuan seksis Catherine Zeta-Jones

pria, “menembak mereka di kepala”. Zeta-Jones mengatakan pendekatan itu tidak berlaku untuknya namun ia menekankan bahwa sebagai perempuan, dirinya masih harus berjuang untuk memperoleh kesamaan hak di tempat kerja. “Seksisme tidak saja persoalan di industri perfilman, tapi juga di mana-mana. Sebagai perempuan, kita akan dikritik jika ambisius. Tapi pria tidak. Kita seharusnya bangga menjadi ambisius, tidak perlu disembunyikan,” ujarnya. Zeta-Jones kini berusia 48 tahun meninggalkan Inggris untuk Hollywood karena dirinya merasa selalu diberikan peran stereotipe karena kecantikannya. Ia mengaku bangga memerankan seorang Blanco, perempuan yang paling ditakuti di bisnis narkoba pada era 70 hingga 80-an, sebelum populernya Pablo Escobar. Ia harus menambah berat badan dan belajar setiap gerak gerik Blanco selama berminggu-minggu. (iah/afp)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 19 Oktober 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu