Skip to main content

Edisi 16 September 2016 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 27 TAHUN KE 69 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (148 rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat wage, 16 september 2016

Pengemban Pengamal Pancasila

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

Boat Gili Cat 2 Meledak

Dua WNA Tewas, 20 Lainnya Luka Berat Amlapura (Bali Post) Pelabuhan Padangbai, Kamis (15/9) kemarin, sontak mencekam. Puluhan wisatawan asing histeris pascameledaknya Boat Gili Cat 2 di tengah laut. Peristiwa nahas itu terjadi di tengah perairan Tanjung Sari Padangbai, Karangasem. Jaraknya dari daratan sekitar 1 mil. Akibat peristiwa itu, dua penumpang tewas. Satu di antaranya tewas di lokasi dan seorang lagi setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara 20 orang mengalami luka-luka.

Bali Post/gik

KESAKITAN - Para korban mengerang kesakitan saat proses evakuasi berlangsung di Padangbai, Kamis (15/9) kemarin.

Boat Gili Cat 2 berangkat dari Pelabuhan Rakyat Padangbai menuju Gili Trawangan, Lombok. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Baru 15 menit boat berlayar, salah satu mesin boat meledak. Ledakan hebat itu membuat para penumpang mengalami luka serius. Satu warga negara asing (WNA) yang tewas diketahui bernama Revalita Valeria (32), perempuan

asal negeri Ratu Elisabeth, Inggris. Revalita tewas dengan luka berat pada bagian kepalanya. Mereka yang luka berat sebagian besar karena kena pecahan kaca bodi kapal. Selain luka karena pecahan kaca boat, banyak pula yang luka karena terkena baling-baling mesin. Bahkan ada yang tangannya putus kena baling-baling. Diduga saat itu penumpang panik,

sehingga mereka melompat ke tengah laut. Penumpang Boat Gili Cat 2 semuanya WNA. Jumlahnya 35 orang. Sementara ABK empat orang, sehingga di dalam boat ada 39 orang. Ledakan keras ini membuat suasana di Pelabuhan Padangbai langsung mencekam. Hal. 19 Dibantu Masyarakat

Korban Tewas Keduanya Perempuan Bali Post/gik

EVAKUASI - Petugas bersama masyarakat mengevakuasi korban boat meledak di Padangbai, Kamis (15/9) kemarin.

Diduga Ledakan Dipicu Korsleting pada Tangki BBM LEDAKAN Boat Gili Cat 2 ini membuat rutinitas penyeberangan dari Pelabuhan Rakyat Padangbai menuju Gili Trawangan sejenak terhenti. Masyarakat bertanya-tanya, kenapa boat ini bisa meledak. Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso menegaskan boat diduga meledak dipicu masalah pada tangki BBM. Diduga terjadi korsleting pada bagian tangki yang memicu ledakan secara mendadak. ‘’Penyebab pastinya kami masih lidik,’’ kata Kapolres AKBP Sugeng Sudarso. Nakhoda Totok Warsito

(46) mengatakan peristiwa ledakan boat ini sangat cepat. Tidak ada tanda-tanda awal, seperti percikan api atau kepulan asap. Tetapi, boat bagian belakang langsung meledak. Hal. 19 Satu Mil

RUMAH SAKIT - Bupati Klungkung Suwirta saat menjenguk wisatawan korban kapal meledak ketika dirawat di RSU Klungkung.

Bali Post/kmb

Denpasar (Bali Post) Korban tewas meledaknya Boat Gili Cat 2 di Padangbai, hingga sore kemarin tercatat dua orang. Keduanya perempuan. Korban yang tewas di TKP adalah Revalita Valeria. Sementara Cathrin Zefkerer (28) meninggal setelah mendapat perawatan di RS Kasih Ibu, Desa Saba, Gianyar. Jasad wanita asal Australia ini kemudian dibawa ke RSUP Sanglah. Jenazah tiba pukul 18.08 Wita dibawa ambulans antarbangsa di RS Sanglah. Sehingga total korban tewas berjumlah dua orang. Sebelumnya, korban tewas satu orang dibawa langsung ke Instalasi Forensik RSUP Sanglah sekitar pukul 14.00 Wita. Hal. 19 Tujuh Orang

Bali Post/gik

DERMAGA - Boat Gili Cat 2 berada di dermaga pascaditarik dari tengah laut.

grafis:asd/BP

Roy Suryo Dikeluarkan dari Ruang Sidang Jessica Jakarta (Bali Post) – Polisi menarik Roy Suryo keluar dari ruangan sidang perkara tewasnya Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso lantaran dianggap membuat gaduh suasana. Roy Suryo beberapa kali mengacungkan jempol saat Muhammad Nuh, ahli digital forensik dari pihak jaksa penuntut, memberikan penjelasan menyusul keputusan majelis hakim yang mengizinkan Rismon Sianipar, ahli digital forensik dari kuasa hukum terdakwa, untuk meneliti barang bukti rekaman CCTV dari jaksa. Hal. 19 Acungkan Jari

Pasubayan Tolak Reklamasi

Lindungi Masyarakat Adat, Siap Bunyikan ’’Kulkul Bulus’’ Bali Post/kmb32

KETERANGAN PERS - Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi saat memberikan keterangan pers di Sesetan, Denpasar. Tampak logo baru Pasubayan dengan warna dasar merah, putih dan hitam.

Denpasar(Bali Post) Desa adat/pakraman di Bali yang telah mendeklarasikan diri menolak reklamasi Teluk Benoa siap membunyikan kulkul bulus. Utamanya saat masyarakat adat mereka mengalami intimidasi, pengancaman, hingga kriminalisasi dalam perjuangan tersebut. Dari 39 desa adat/pakraman yang tergabung dalam Pasubayan Desa Pakraman/Adat

Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa, enam di antaranya bahkan sudah menggelar paruman agung untuk melindungi masyarakat adat dari adanya potensi itu. ‘’Sisanya masih menunggu tahap kedua, tahap ketiga dikarenakan masih suasana hari raya. Hal. 19 Paruman Agung

Pada Pilgub Bali 2018

Puspayoga Minta Pengurus dan Kader Dukung Koster

Bali Post/ant

KELUAR - Kasubbid Komputer Forensik Puslabfor Bareskrim Polri AKBP Muhammad Nuh Al Azhar (kanan) didampingi Roy Suryo berjalan keluar ruang sidang kasus Wayan Mirna, Kamis (15/9) kemarin.

JAJARAN Pimpinan PDI Perjuangan se-Provinsi Bali, Kamis (15/9) kemarin melakukan silaturahmi dengan Menteri Koperasi dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) AAN Puspayoga di kediamannya di Jalan Widya Candra III No. 12A Jakarta. Pertemuan bersifat kekeluargaan dalam rangka mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan tersebut, tercetus dukungan dari tokoh senior PDI Perjuangan Bali ini, kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster sebagai calon gubernur Bali. Kehadiran petinggi moncong putih yang dipimpin langsung oleh Wayan Koster dan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali IGN Jaya Negara, S.E. disambut hangat panglingsir Puri Satria tersebut.

Turut hadir pada pertemuan tersebut, Ketua DPC Kabupaten Gianyar Made Mahayastra, Ketua DPC Kabupaten Buleleng Putu Agus Suradnyana, Ketua DPC Kabupaten Klungkung A.A. Gde Anom, Ketua DPC Kabupaten Karangasem I Gede Dana, Ketua DPC Kabupaten Bangli Sang Nyoman Sedana Artha, Sekretaris DPC Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, Sekretaris DPC Kabupaten Badung Putu Parwata, Sekretaris DPC Kabupaten Tabanan Nyoman Arnawa, Sekretaris DPC Kabupaten Jembrana Ni Made Sri Sutharmi serta Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, S.H. Hal. 19 Pilkada Serentak

Bali Post/ist

BERSALAMAN - AAN Puspayoga dan Dr. Ir. Wayan Koster bersalaman disaksikan para pengurus DPD dan DPC PDI-P se-Bali, Kamis (15/9) kemarin. Acara simakrama ini berlangsung di kediaman dinas Puspayoga di Jakarta.


denpasar

2 Figur Mertha Sutedja

Tokoh Perdamaian Dunia Berpulang PROF. Dr. KRH I.W. Mertha Sutedja Mulyadiningrat, S.IP., S.H. atau dikenal dengan Mertha Sutedja mengembuskan napas terakhir pada Kamis (15/9) kemarin pukul 04.15 Wita. Anak almarhum, Putu Bagus Wisnu Wardana, mengatakan upacara ngaringkes akan dilakukan 23 September dan pengabenan 25 September mendatang. Di usia yang ke-82 tahun, tokoh perdamaian dunia itu mencatat sejumlah Bali Post/dok Prof. Mertha Sutedja (alm) penghargaan. Mertha Sutedja pernah mengabdikan diri sebagai guru SMA di Perguruan Rakyat Saraswati Denpasar (1954-1956) serta sebagai dosen Pancasila pada Institut Hindu Dharma dan Pendidikan Guru Hindu Denpasar. Pada bidang militer, Mertha Sutedja pernah menjabat sebagai Kadispendam Udayana Bali dan memasuki masa pensiun pada 1985 dengan pangkat Kolonel. Tahun 1967 ia mendirikan Akademi Seni Tari Indonesia (ASTI) Bali yang kini menjadi ISI Denpasar, sekaligus menjadi direktur dan dosen hingga tahun 1981. Ketika kepariwisataan Bali makin menggeliat dan meyakini prospek industri pariwisata ke depan cukup cerah, Mertha Sutedja tergerak mendirikan Yayasan Kertha Wisata yang bergerak di bidang pendidikan pariwisata, mengelola Akademi Parawisata Bali sekaligus dipercaya sebagai direktur. Keluwesan sikapnya dalam pergaulan menempatkan suami tercinta Ida Ayu Putu Ari Kusuma Wardhani dan ayah dari Drs. Putu Bagus Wisnu Wardhana, Made Bagus Kertha Negara, MBA, Nyoman Bagus Krisnha Wiraatmaja dan Ketut Ayu Ratna Wulan Sari, S.E. ini bisa diterima semua kalangan. Sifatnya yang santun tapi tegas dan berprinsip kuat menjadikan dirinya sebagai figur panutan yang disegani banyak orang. Tidak terhitung berapa banyak penghargaan bergengsi tingkat internasional yang dikantongi dalam mewujudkan komitmennya tersebut. Di antaranya, Bronze Medal Award for Peace dari Albert-Einstein (1879-1955), International Academy Foundation Founded Missouri USA (1965), Morits Cross Award dari Non Governmental Organization/NGO PBB di Bidang Perdamaian Dunia selaku Educator of Worldpeace (1994), Penghargaan Seumur Hidup (Lifes Achievement Award) atas dedikasi di bidang Pendidikan dan Kemanusiaan dari ODIBA Missouri, Independence, USA (1995), ditetapkan sebagai guru besar tamu/visiting profesor di State University, Misouri, Independence, USA, Speonsor Educator for World Peace, NGO/Unesco/PBB (1995) dan penghargaan Order International of Ambassador dari American Biographital Institute Raleigh North Carolina, USA atas dedikasinya di bidang Pendidikan Kemanusiaan dan Perdamaian Dunia (1996). Tahun 2005, Mertha Sutedja juga dianugerahi penghargaan internasional ‘Man of The Year 2005’ oleh American Biographical Institute (ABI) yang juga menganugerahkan hadiah nobel lantaran Mertha Sutedja dinilai merupakan seorang tokoh perdamaian dunia yang sangat konsisten. Dalam perjalanan hidupnya, Mertha Sutedja juga sempat dipercaya menjadi anggota MPRS/ MPR selama sepuluh tahun, pimpinan Ormas MKGR, Pimpinan Warga Pasek Sanak Pitu dan sejumlah pimpinan beberapa yayasan sosial dan kegiatan lainnya. (may)

Kasus Korupsi Aspal

Dauh Mengaku Bersalah

Denpasar (Bali Post) Terdakwa I Komang Sukerta alias Komang Dauh asal Dusun Tojan Kelod Desa Tojan, Klungkung, mengakui bersalah karena melakukan tindak pidana korupsi aspal. Sidang untuk terdakwa yang menjadi Direktur CV Luhur Pucak Sari ini pun berjalan lancar dan cepat saat dilakukan pemeriksaan terdakwa, Rabu (14/9). Di hadapan majelis hakim pimpinan Wayan Sukanila, terdakwa berusia 36 tahun itu mengakui korupsi aspal bantuan Pemprov Bali. Dia mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Dalam perkara ini, awalnya terdakwa ditawari temannya untuk mengaspal jalan masuk Pura Masceti di Banjar Pande, Desa Tulikup, Gianyar pada 2013 lalu. Karena memiliki pengalaman ikut di beberapa kontraktor, terdakwa menyanggupi pengaspalan jalan tersebut. Nilai proyek pengaspalan ini Rp 25 juta dan Pemprov Bali sudah menyediakan 30 drum aspal untuk mengaspal jalan masuk Pura Masceti seluas 1.500 m2. Dalam kalkulasi terdakwa, dalam pengerjaam proyek ini dia dapat untung, walau sedikit sehingga dia mengambil proyek itu. Namun setelah mencairkan uang pengaspalan Rp 25 juta, terdakwa nekat mangkir mengerjakan proyek ini. Tidak hanya itu, 30 drum aspal bantuan Pemprov Bali juga dijualnya ke Ngakan Nyoman Punia dengan harga Rp 49.300.000. Komang Dauh mengaku uang proyek dan hasil penjualan aspal digunakan untuk kepentingan pribadinya seperti bayar utang dan untuk kehidupan sehari-hari. Dari hasil perhitungan oleh BPKP Wilayah Bali, ditemukan kerugian negara Rp 56.986.000. Majelis hakim lalu menanyakan pada terdakwa, apakah bisa mengembalikan uang yang sudah digunakannya? Dengan polos Komang Dauh mengatakan tidak bisa. ‘’Saya sudah tidak punya uang lagi,’’ ujarnya. (kmb37)

denpasar & sekitarnya Kades Dituntut 1,5 Tahun Diduga melakukan korupsi dalam pelaksanaan Prona (Program Nasional Agraria), Kepala Desa (Kades) Manistutu Kecamatan Melaya, Jembrana, I Ketut Sukadana, dituntut hukuman satu tahun enam bulan (1,5 tahun) penjara dalam sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu (14/9). Dia diduga korupsi dana pembuatan sertifikat tanah Prona tahun 2012. Terdakwa diduga memungut uang Rp 500 ribu kepada masyarakat Manistutu untuk pembuatan sertifikat baru. Dalam aturannya, semua anggaran ditanggung negara, kecuali patok dan materai yang harganya tak sampai Rp 100 ribu. Dalam Prona ini, ada 433 warga yang menyetor uang pada terdakwa selama 2012. Uang kemudian terkumpul hingga Rp 239 juta. Dana inilah dinikmati terdakwa. Dana itu, salah satunya digunakan untuk membeli berbagai kebutuhan dan mengobati orangtuanya. ‘’Ada juga uangnya dikasih ke pihak lain atas inisiatif terdakwa sendiri,’’ ucap jaksa penuntut umum (JPU) Suhadi.(kmb37)

081 337 032 965, (0361) 819446 FM 96,5

Topik : WASPADAI DAMPAK LA NINA Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web : www.radioglobalfmbali.com E-mail : info@radioglobalfmbali.com

Jumat Wage, 16 September 2016

Akibat Fenomena La Nina

Bali Alami Musim Hujan September-Desember Denpasar (Bali Post) – Fenomena La Nina di Bali yaitu fenomena yang meningkatkan intensitas curah hujan pada musim kamarau yang terjadi pada bulan Mei hingga Juni lalu, menyebabkan musim kemarau basah. Bahkan, pada bulan Juli hingga Agustus lalu, intensitas curah hujan di Bali mengalami peningkatan secara signifikan. Oleh karenanya, awal musim hujan di Bali diprediksikan pada bulan September ini hingga Desember mendatang. ‘’Awal musim penghujan tahun 2016/2017 di Bali, kami prediksi dipengaruhi oleh suatu kondisi La Nina yang dapat menyebabkan meningkatnya curah hujan. Dengan meningkatnya curah hujan maka akan timbul persoalanpersoalan, di antaranya bencala alam yang berkaitan dengan hidrologi, seperti banjir dan longsor. Oleh karena itu, kami BMKG selalu mempersiapkan informasi cuaca tersebut kepada masyarakat luas, sehingga semakin banyak diketahui oleh masyarakat maka masyarakat akan bisa menentukan atau mengantisipasi kondisi bencana yang terjadi dan dapat meminimalisir akibat dari bencana tersebut. Selain memberikan perkiraan awal musim, kami juga memberikan peringatan dini terkait meteorologi, iklim dan tsunami kepada masyarakat melalui sosialisasi ini,’’ ungkap Kepala BMKG Wilayah III Denpasar I Wayan Suardana, Kamis (15/9) kemarin, dalam acara sosialisasi prakiraan musim hujan 2016/2017 di kantor Balai Besar MKG, Tuban. Kepala Stasiun Klimatologi

Negara Nuga Putrantijo menjelaskan, awal musim hujan di Bali mengalami fluktuasi sehingga terjadi pada bulan September hingga Desember 2016. Hal ini disebabkan oleh adanya dampak La Nina yang memengaruhi musim kemarau (kemarau basah). Berdasarkan pantauannya pada musim kemarau lalu, Mei-Juni, beberapa wilayah di Bali sudah mengalami musim hujan. Bahkan pada bulan Juli-Agustus lalu intensitas curah hujan sudah meningkat secara signifikan. Dipaparkannya, prakiraan awal musim hujan 2016/2017 pada 15 Zona Musim (ZOM) di Bali, diprakirakan secara umum berkisar pada bulan Oktober dan November 2016. Dengan rincian, 2 ZOM (13.3% dari 15 ZOM) pada bulan September meliputi wilayah sebagian Jembrana bagian selatan, Tabanan bagian selatan, Badung bagian utara, dan Tabanan bagian utara. Empat ZOM (26.6% dari 15 ZOM) pada bulan Oktober (dasarian I-III) meliputi wilayah Buleleng bagian utara, Tabanan bagian tengah, Gianyar bagian tengah, Badung bagian

Bali Post/win

SOSIALISASI - Suasana sosialisasi prakiraan awal musim hujan di Bali 2016/2017 oleh BMKG Wilayah III Denpasar di Gedung Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Kamis (15/9) kemarin. tengah, Bangli bagian tengah, hingga Februari 2017 menda- mengapresiasi langkah BMKG Karangasem bagian tengah, tang dan sifat musim musim yang melakukan sosialisasi Tabanan bagian utara, dan hujan di Bali adalah normal terkait dengan awal musim Bangli bagian utara, 7 ZOM yaitu berkisaran 11 Zom (73.3% hujan di Bali. Sebab, den(46.6% dari 15 ZOM) pada bu- dari 15 ZOM). ‘’Memang di gan soaialisasi ini informasi lan November (dasarian I-III) awal-awal ada indeks La Nina mengenai cuaca dan iklim meliputi wilayah Jembrana yang menyebabkan potensi dapat diketahui oleh pihak bagian barat, Tabanan bagian curah hujan meningkat. Tetapi BPBD Bali dan masyarakat utara, Bangli bagian utara, indeks tersebut menjadi normal luas. Sehingga kesiapsiagaan Buleleng bagian timur, Karan- mulai bulan Juli lalu. Artinya, pihak BPBD Bali dalam megasem bagian utara, timur, kemungkinan besar musim hu- nanggulangi bencana yang dan selatan, Gianyar bagian jan 2016/2017 sifatnya adalah disebabkan oleh cuaca dan selatan, Klungkung bagian normal dan tidak perlu hal-hal iklim (hidrometeorologi) dapat selatan, Kota Denpasar dan yang signifikan yang perlu di- dipetakan dan diminimalisir Badung bagian selatan, dan waspadai. Namun, gelombang sebaik mungkin. (win) 2 ZOM (13.3% dari 15 ZOM) tinggi dan angin kencang pada Berita ini bisa dikomentari pada awal Desember meliputi musim hujan harus diwaspadai pada acara Citra Bali wilayah Jembrana bagian ba- oleh masyarakat,’’ tandas Nuga Radio Global FM rat, Buleleng bagian barat dan Putrantijo. FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Nusa Penida. Kepala Badan PenangPuncak hujan di Bali diper- gulangan Bencana Daerah Hubungi telepon (0361) 7400391 kirakan pada bulan Desember (BPBD) Bali Dewa Made Indra

Tiduran di Hostel, Perampok Ditangkap

Denpasar (Bali Post) Petugas Polsek Kuta menggerebek salah satu hostel di Jalan Buana Raya Gang Buana Dwipa, Denpasar Barat, Rabu (14/9). Di kamar nomor 4, polisi menangkap perampok berinisial TS (44) asal Blitar, Jawa Timur, saat sedang tiduran di sofa. Tersangka ditangkap usai beraksi di money changer (MC) PT Semangat Anak Rantau di Jalan By-pass Ngurah Rai, Kuta, Badung. Aksinya itu sudah direncanakan 10 hari sebelumnya. ‘’Aksi tersangka gagal karena karyawan money changer teriak minta tolong. Kasus ini percobaan perampokan,’’ kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard, Kamis (15/9) kemarin. Kompol Reinhard mengatakan, kejadiannya pukul 10.30 Wita. Keterangan kasir MC, Kristianingrum (27), saat sedang kerja, masuk pelaku menggunakan mukenah, masker dan helm. Pelaku juga membawa ransel lalu menanyakan berapa rate dolar Amerika dan bila menukar 150 dolar Amerika dapat berapa. Selanjutnya, Kristianingrum mengambil kalkulator dan saat itulah pelaku mengambil sabit dari dalam bajunya. Sabit itu diacung-acungkan kepada kasir asal Banyuwangi, Jawa Timur ini. ‘’Saksi (Kristianingrum - red) langsung menjauh dan teriak minta tolong. Teriakan itu didengar karyawan dan pelanggan Indomaret. Beberapa orang mendekat dan pelaku melarikan diri naik sepeda motor,’’ ujarnya. Sementara keterangan karyawan In-

domaret, Anwar Shodik (20), awalnya ia diberi tahu chief toko, Reti, ada pria pakai kerudung masuk ke money changer membawa senjata tajam. Saat pelaku kabur, Anwar bersama seorang pelanggannya mengejar ke arah Jalan By-pass Ngurah Rai. Pelaku dilihat masuk ke Aspol Polsek Kuta lalu melintas di depan pasar senggol di Jalan Blambangan, Kuta. Karena terjebak macet, Anwar berhasil mendekati pelaku dan menendang sepeda motornya hingga jatuh. Saat pelaku bangun hendak mengambil motor, dihalangi oleh Anwar. Pelaku menyerangnya dan gagal. Kemudian pelaku mengambil sabit dari motornya dan Anwar merebut tas pelaku yang jatuh dari motornya. ‘’Pelaku mengacung-acungkan sabitnya ke arah warga, sehingga tidak ada yang berani mendekat. Anwar berhasil mengambil tas pelaku, sementara pelaku melarikan diri,’’ ungkapnya. Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan CCTV di TKP, anggota Polsek Kuta melakukan penyelidikan di seputaran TKP. Informasi warga, pelaku sempat jatuh di Jalan Blambangan. Polisi mengecek ke sana dan ditemukan helm serta gagang sabit milik pelaku. Di helm tersebut tertempel stiker nama hostel. Selanjutnya, polisi langsung bergerak ke hostel beralamat di Jalan Buana Raya, Denpasar itu. ‘’Tersangka ditangkap di sana. Dia mengakui perbuatannya itu,’’ kata mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)

Kasus Narkoba Jaringan Gitaris Band Geisha

Dieksekusi, Satu Terpidana Mangkir KASUS narkoba yang merupakan pengembangan kasus gitaris Band Geisha, Roby Satria, sedari awal memang penuh misteri. Selain lamanya tuntutan hingga terdakwa tidak ditahan, dalam putusan pun hakim sempat ‘’keseleo’’ karena menyatakan terdakwa tetap dalam tahanan. Padahal faktanya, saat itu terdakwa tidak berada dalam tahanan. Kini, pascaputusan rehab untuk empat terdakwa, juga menjadi polemik karena satu dari empat orang belum bisa dieksekusi sehingga jaksa bakalan melayangkan surat panggilan. Mereka yang memenuhi panggilan jaksa untuk kemudian dieksekusi untuk menjalani rehabilitasi adalah Ariadnya Oktavinus, Christian Halim alias Boy dan Willy Saputra alias Koco. Sementara Via Permata Suci tetap mangkir. Konon, orangtua wanita ini mempunyai jaringan kuat di lingkungan pejabat pusat. Salah satu kuasa hukum empat terpidana, Beny Haryanto, Kamis (15/9) kemarin mengatakan sudah membawa tiga terpidana yaitu Oktavianus, Boy dan Koco ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar pada Selasa lalu. Mereka langsung dibawa ke Yayasan Anargria,

Sanur, untuk menjalani rehabilitasi selama enam bulan. Terkait mangkirnya satu terpidana yaitu Via Permata Suci, pengacara muda ini mengatakan sudah melaporkannya ke Kejari Denpasar. ‘’Untuk Via, sudah saya serahkan ke jaksa untuk dieksekusi karena tidak hadir,’’ ucapnya. Beny menambahkan, informasi yang dia terima, Via saat ini berada di rumah orangtuanya di Jakarta. Pihaknya sudah beberapa kali melayangkan panggilan, namum tidak digubris. ‘’Makanya saya serahkan proses selanjutnya kepada jaksa,’’ bebernya. Kasi Intel dan Humas Kejari Denpasar IGN Agung Kusumayasa bersama salah satu jaksa penuntut umum (JPU), Peggy Bawean, kemarin mengatakan pihaknya sudah mengirimkan secara resmi surat ke orangtua Via untuk membawa anaknya ke Yayasan untuk menjalani rehabilitasi. ‘’Suratnya sudah kami tujukan ke alamat rumahnya,’’ jelas Pegy. Jika nantinya Via masih mangkir panggilan, pihaknya akan berkoordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah akan dilakukan panggilan paksa atau cara lainnya. (asa)

Wali Kota Rai Mantra Perintahkan Bongkar Gubuk Prostitusi Tegaskan Hukuman Pidana dan Denda Rp 50 Juta BEBERAPA gubuk di kawasan Jalan Himalaya, Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, yang disinyalir menjadi tempat prostitusi, mendapat respons dari Pemkot Denpasar. Setelah mendapat pengaduan dari masyarakat, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar sebagai penegak perda untuk langsung melakukan pembongkaran. Tindak lanjut dari laporan masyarakat ini, Satpol PP Denpasar bersama tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian, Dinas Sosial, Kecamatan dan aparat desa setempat, langsung melakukan pembongkaran dengan membawa alat-alat lengkap pembongkaran. Satu per satu gubuk sejenis bedeng berdinding triplek bekas itu pun rata dengan tanah. Pembongkaran bedeng kumuh yang berada di semak-semak kawasan Jalan Himalaya ini sempat menjadi perhatian warga. Tindakan tegas serta perintah Wali Kota Rai Mantra untuk membongkar tempat lokalisasi ini, mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat. Sebab, warga merasa keberatan dan terganggu dengan adanya gubuk kumuh ini. ‘’Tindakan ini sebagai respons cepat dari informasi masyarakat dan pemberitaan yang berkembang serta respons cepat dari Wali Kota Rai Mantra untuk melakukan langkah-langkah pembongkaran dari kegiatan prostitusi

yang dilakukan di gubuk Jl. Himalaya ini,’’ ujar Kasat Pol PP Kota Denpasar I.B. Alit Wiradana, Kamis (15/9) kemarin, di Denpasar. Menurut Wiradana, dalam Perda Kota Denpasar No. 1 Tahun 20015 tentang Ketertiban Umum, dengan tegas mengatur baik pengguna, penyedia dan orang yang dengan sengaja menawarkan jasa prostitusi diancam hukuman pidana dan atau denda maksimal Rp 50 juta. Sehingga pihaknya bersama tim gabungan mengambil tindakan tegas pembongkaran tempat tersebut sebagai tempat prostitusi yang sangat meresahkan warga kawasan Jl. Himalaya. Beberapa pekerja seks komersial (PSK) di kawasan gubuk tersebut telah dilakukan pemulangan melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Denpasar. ‘’Kami bersama tim gabungan akan terus melakukan tindakan represif serta langkah yustisi dan nonyustisi, baik melakukan langkah pembongkaran dan penyegelan serta tindakan tipiring pengguna dan penyedia tempat prostitusi dengan hukuman pidana dan denda,’’ ujarnya. Dikatakannya, langkah selanjutnya bersama tim gabungan, terus melakukan kerja sama dengan kades/ lurah memantau tempat-tempat yang disinyalir dijadikan tempat prostitusi. Termasuk kawasan-kawasan lainnya dengan pemantauan melibatkan kades/lurah. ‘’Tidak hanya di kawasan Bung Tomo saja, namun terus melaku-

GUBUK PROSTITUSI - Pembongkaran gubuk prostitusi di kawasan Jalan Himalaya dilakukan Satpol PP bersama tim gabungan, Rabu (14/9). kan pergerakan pemantauan tempattempat yang disinyalir sebagai tempat prostitusi, yang tentu saja dibutuhkan informasi dari masyarakat dan aparatur terbawah di tingkat desa. Hal ini juga sebagai antisipasi dan perlindungan kepada masa depan anak-anak,’’ ujarnya. Disinyalir ada praktik prostitusi yang dilakukan pedagang nasi, yang

tentunya sampai saat ini masih dilakukan pengecekan dan pendataan di lapangan, sehingga dapat dilakukan langkah-langkah preventif dan langkah represif. ‘’Kami sangat mebutuhkan informasi dari seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di Kota Denpasar,’’ ujarnya. (ad377)


Jumat Wage, 16 September 2016

Badung

3

Sertifikasi Naker Belum Optimal Mangupura (Bali Post) – Sampai dengan saat ini, persoalan sertifikasi tenaga kerja (naker) di Kabupaten Badung belum optimal. Padahal, masalah ini sangat penting untuk diperhatikan dalam menghadapi pasar bebas. Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Badung mencatat, dari total tenaga kerja mencapai 324.000 orang, hanya sekitar 39.000 ribu lebih yang mengantongi sertifikasi profesi. Kepala Disosnaker Badung I.B. Oka Dirga mengatakan, tenaga kerja yang tersertifikasi dominan pada sektor pariwisata. Kendati demikian, pihaknya sudah berupaya bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan para stakeholder memfasilitasi pelaksanaan uji kompetensi. ‘’Kami akui sekarang baru sekitar 39.000

pekerja yang memiliki sertifikasi profesi. Tetapi, kami sudah berupaya bersama Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan para stakeholder memfasilitasi pelaksanaan uji kompetensi,’’ ujar Oka Dirga, Kamis (15/9) kemarin. Menurutnya, tahun 2016 saja pemerintah menyasar 1.600 pekerja agar dapat

mengikuti uji kompetensi. Sebanyak 800 orang di antaranya menggunakan anggaran pada APBD Perubahan dengan anggaran kira-kira mencapai Rp 979 juta lebih. ‘’Sebetulnya program seritifikasi profesi bukan kewajiban pemerintah. Melainkan, mutlak tanggung jawab pekerja dan perusahaan,’’ katanya. Hanya, katanya, pemerintah juga berkepentingan sehingga turut memfasilitasi, di mana anggarannya pun dari pemerintah. Sebanyak 1.600 pekerja yang disasar rata-rata pada sektor pariwisata. ‘’Pertimbangannya mengingat pendapatan asli daerah (PAD) terbesar di

Badung mengalir dari sektor ini,’’ ucapnya. Dijelaskannya, profesi yang diutamakan dalam sertifikasi ini adalah pekerja bidang hotel dan restoran, spa, dan lain-lain. ‘’Kalau dihitung, sejak tahun 2011 sampai 2016 sudah ada 3.060 pekerja memperoleh sertifikasi profesi. Ini yang murni dari pemerintah,’’ terangnya. Lebih lanjut dikatakannya, program seritifikasi profesi pemerintah galakkan semata-mata agar para pekerja pada sektor pariwisata tidak kalah dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). ‘’Tentunya melalui kegiatan

ini kita berharap kualitas sektor pariwisata akan terus meningkat dan pekerja lokal memiliki daya saing yang kompetitif,’’ katanya. Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Badung Cokorda Raka Darmawan juga mengakui dalam menghadapi MEA mau tidak mau segala lini dipersiapkan dengan matang. Begitu juga untuk urusan menyiapkan tenaga kerja andal dan terampil. ‘’Dengan uji kompetensi, pekerja tentunya akan mendapat banyak keuntungan, terutama dalam menghadapi MEA. Bila tidak demikian, bisa jadi pekerja lokal kalah bersaing,’’ pungkasnya. (kmb27)

Wabup Respons Cepat Keluhan Subak Semat

Bali Post/rah

WAWANCARA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat wawancara dengan awak media di Nusa Dua.

Kekuatan Kelompok Santoso Melemah Mangupura (Bali Post) Ditangkapnya terduga teroris anggota kelompok Santoso, Basri bersama istrinya oleh Tim Satgas Tinombala, mendapat apresiasi dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Penangkapan Basri, menurut Kapolri, melemahkan kekuatan kelompok tersebut dan dia mengimbau anggota lainnya supaya menyerahkan diri. Diduga masih ada anggota kelompok Santoso berada di gunung dan belum mau menyerahkan diri. Oleh karena itu, Tito mengimbau mereka lebih baik menyerahkan diri. Jika tidak, pihaknya akan terus melakukan pengejaran. ‘’Basri dengan istrinya diperlakukan dengan baik. Satu orang meninggal dunia diperkirakan karena jatuh ke sungai cukup deras. Selama mereka baik-baik atau tidak melawan, kami perlakukan dengan baik,’’ tegas Kapolri Tito usai meninjau persiapan Sidang Umum ke-85 Interpol di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Kamis (15/9) kemarin. Terkait Sidang Interpol yang rencananya berlangsung 7 hingga 10 November 2016, Jenderal Tito didampingi Kepala Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri Irjen Ketut Untung Yoga melakukan rapat tertutup di Ruang Uluwatu BNDCC. Rapat itu membahas persiapan teknis panitia. Sidang yang disebut terbesar kedua setelah Sidang Umum PBB yang digelar di New York, rencananya dihadiri peserta dari 190 negara. ‘’Yang dibahas soal terorisme, narkoba, cyber crime, termasuk illegal fishing. Khusus untuk terorisme, saya jadi pembicaranya,’’ ujar mantan Kapolda Metro Jaya ini. (kmb36)

Pemilik Bangunan Siap Kembalikan Jalan Subak DINAMIKA pembangunan di Kabupaten Badung demikian cepat dan dinamis, sehingga berbagai ekses dan dampak dari dinamika pembangunan yang tinggi ini juga membutuhkan adanya penanganan dengan respons yang cepat pula. Menyadari kondisi ini, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung di bawah kepemimpinan Bupati Giri Prasta dan Wakil Bupati Ketut Suiasa telah berkomitmen untuk menyuguhkan pelayanan yang cepat, murah dan pasti sebagai implementasi menghadirkan kembali pemerintah dan negara di hadapan masyarakatnya. ‘’Komitmen untuk memberikan pelayanan serta responsif terhadap permasalahan yang dihadapi krama Badung ini akan kami lakukan di berbagai bidang dan sektor. Termasuk salah satunya dalam penanganan permasalahan Jalan Munduk Tedung, Subak Semat, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara,’’ ungkap Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa saat melakukan pemanggilan pemilik bangunan yang disinyalir telah melakukan penutupan akses jalan subak di Subak Semat, di Ruang Rapat Wakil Bupati Badung, Rabu (14/9). Menurut Wabup Suiasa, pihaknya bersama Bupati telah berkomitmen untuk menjaga agar keberlangsungan

pembangunan di sektor pertanian ini menjadi prioritas di Kabupaten Badung. ‘’Berkenaan dengan hal tersebut maka permasalahan yang dihadapi krama subak di Badung akan diupayakan secepatnya mendapat penanganan dan menjadi atensi khusus pemerintah agar krama subak tetap dapat melaksanakan swadharma-nya dengan baik. Inilah komitmen kami,’’ ujarnya. Wabup Suiasa mengungkapkan, menidaklanjuti permasalahan Jalan Munduk Tedung, Subak Semat, Kerobokan, sebagaimana yang dikeluhkan warga Subak Semat, terdapat bangunan yang telah mengambil akses jalan subak. Setelah dilakukan peninjauan ke lapangan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Badung, Selasa (3/5) lalu bersama Tim Teknis terkait seperti BPPT, Dinas Pertanian, Dinas Cipta Karya, Satpol PP dan Camat Kuta Utara, memang terjadi pelanggaran terhadap sempadan akses jalan subak. Hal ini sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ada sebagaimana amanat Perda Kabupaten Badung Nomor 26 Tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Badung. Setelah dilakukan upaya mediasi dengan pemilik bangunan Ni Luh Putu Suryani, diakui bangunannya

melanggar dan belum memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan). Selanjutnya setelah dibangun komunikasi serta penjelasan yang meyakinkan, pemilik bangunan akhirnya bersedia membongkar bangunannya yang telah mengambil akses jalan subak serta akan mengembalikan seperti kondisi semula. Sesuai kesepakatan, hasil mediasi ini akan segera ditindaklanjuti dengan melakukan

pembongkaran, Senin 26 September 2016 mendatang. Mendengar penjelasan Wakil Bupati, pemilik bangunan Ni Luh Putu Suryani bersedia melakukan pembongkaran sendiri, dan pembongkaran memang sedianya akan dilakukan, Senin (26/9) mendatang. ‘’Mengingat saat ini juga masih dalam suasana hari raya serta masih menyesuaikan dan menunggu hari baik,’’ ucapnya. (ad378)

PEMILIK BANGUNAN - Wakil Bupati I Ketut Suiasa memanggil pemilik bangunan yang disinyalir telah melakukan penutupan akses saluran irigasi di Subak Semat, Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara.


4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

info seremoniAL PPS Unwar Lepas 40 Magister

Menjadi PPS Terlengkap dan Berkualitas di Bali DIREKTUR Program Pascasarjana (PPS) Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, M.P., Kamis (15/9) malam, meyudisium dan melepas 40 sarjana S-2 atau magister. Dari jumlah itu, 12 orang dari Magister Manajemen (MM), 16 orang dari Magister Ilmu Hukum (MIH), 9 orang Magister Linguistik (ML) dan tiga orang dari Magister Administrasi Publik (MAP). Hingga yudisium ke-7, alumni PPS Unwar menjadi 207 orang yang tersebar di berbagai bidang pekerjaan, baik sebagai PNS 31 orang, pegawai swasta 138 orang, wirausaha 16 orang, pegawai bank 15 orang dan advokat 7 orang. Di acara yang dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. itu, Suranaya Pandit didampingi para kaprodi menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik. Di Prodi MM, lulusan IPK tertinggi dan tercepat (18 bulan

satu hari) diraih I Ketut Suandra, S.Pd., M.M. (IPK 4.00). Sementara di Prodi Magister Ilmu Hukum, ada dua peraih IPK 4,00 yakni I Gusti Agung Ngurah Agung, S.H., M.H. dan I Nyoman Darma Prasetia, S.H., M.H. Peraih IPK 4.00 di PS Magister Ilmu Linguistik diraih Sifat Adil Nduru, S.Pd., M.Hum. Sedangkan di Prodi MAP, predikat cumlaude IPK 3,92 diraih oleh I Made Wijaya, S.IP., M.AP. ‘’Semua lulusan dinyatakan terakreditasi oleh BAN-PT,’’ tegasnya. Direktur PPS Unwar Gde Suranaya Pandit didampingi Sekretaris Dr. Dra. A.A. Rai Sita Laksmi, M.Si. mengatakan, keberhasilan ini dijadikan kebanggaan sekaligus merupakan peluang yang lebih tinggi untuk berkompetisi memperoleh lapangan kerja baru ataupun peningkatan kinerja bagi yang sudah bekerja pada posisi level 8 sesuai KKNI yaitu pengakuan dan

MELEPAS - Direktur PPS Unwar Prof. Suranaya Pandit didampingi para wakil direktur saat melepas lulusan S-2.

penyetaraan kualifikasi SDM sama dengan SDM asing. Dikatakannya, ada tiga deskripsi kualifikasi level 8 ini yaitu mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi dan seni dalam bidang ilmunya dengan karya inovatif, mampu memecahkan permasalahan secara interdisiplin serta mampu mengelola riset yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan yudisium ini, katanya, menunjukkan pula bahwa PPS Unwar mampu dan berhasil melaksanakan proses akademik yang bermutu. Mulai tahun ini, PPS Unwar akan memberlakukan KBK dengan menerapkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) secara tepat dengan capaian indikator nilai minimal B. Program Pascasarjana Unwar saat ini mengelola lima Program Studi Magister yaitu Prodi Magister Manajemen, Magister Ilmu Hukum, Magister Ilmu Linguistik, Magister Administrasi Publik dan yang paling baru adalah Magister Kenotariatan. Jumlah mahasiswa aktif PPS Unwar saat ini sebanyak 405 orang. Tahun ini, PPS Unwar berencana menambah dua prodi S-2 baru yakni Prodi Ilmu Lingkungan (M.Ling) dan Magister Teknik Sipil (M.TS). Untuk itu, PPS Unwar menjadi PPS terlengkap dan berkualitas di Bali. Dia bertekad akan terus melakuan peningkatan kualitas proses pembelajaran dan berbagai sarana pendukung. Kerja sama terus dilakukan berskala nasional maupun internasional. November nanti, PPS Unwar akan menjalankan kerja sama dengan Graduate School of Modern Culture and Society, Niigata University, Jepang berupa pertukaran mahasiswa dan penelitian. (ad675)

PT Indonesia Power Membuat 1.000 Biopori untuk Menunjang Sekolah Adiwiyata Juga Lepas 100 Tukik di Pantai Mertasari PT Indonesia Power Unit Pembangkitan Bali sebagai salah satu pembangkit listrik yang berada di wilayah Bali sangat mendukung program yang dicanangkan Provinsi Bali yaitu Bali Clean and Green Province melalui tindakan nyata dengan membangun pembangkit yang ramah lingkungan menggunakan bahan bakar gas. Pembangkit PLTDG yang dibangun tahun 2014 berkapasitas 200 Mega Watt mengantikan diesel yang sudah lama dan menggunakan bahan bakar solar. Tidak hanya mengelola pembangkit yang ramah lingkungan, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan program lingkungan juga secara rutin melakukan penanaman pohon, penanaman terumbu karang, pembuatan lubang biopori serta pelepasan keragaman hayati tukik maupun kuda laut dan program ini sangat sejalan dengan misi perusahaan. Bertempat di SMPN 3 Denpasar, Kamis (15/9) kemarin, PT Indonesia Power UP Bali launching pembuatan lubang resapan biopori sebanyak 1.000 lubang. GM PT Indnoesia Power UP Bali IGAN Subawa Putra dalam sambutannya mengatakan sangat mendukung Sekolah Adiwiyata dan melalui program lingkungan

(CSR) menyumbang pembuatan lubang resapan biopori sebanyak 1.000 lubang untuk SD, SMP dan SMA/SMK yang ada di Kota Denpasar, masing-masing 50 lubang satu sekolah dan dilakukan secara bertahap. Undangan yang hadir dalam launching pembuatan 1.000 lubang resapan biopori itu meliputi BLH Provinsi Bali yang diwakili Kasubid Keanekaragaman Hayati Ida Ayu Putri Ari, PPE Regional Bali Nusra Gusti Ayu Primandari, Kepala BLH Kota Denpasar Ir A.A. Bagus Sudharsana, Kabid Penataan dan Komunikasi Lingkungan Ida Ayu Indi Kocaladewi, Kasubid Pemberdayaan Masyarakat dan Komunikasi Lingkungan I Wayan Sumadana dan dari KSDA Ketut Catur Marbawa.

Kepala SMPN 3 Denpasar menyampaikan terima kasih kepada PT Indonesia Power UP Bali atas dukungannya kepada sekolah terutama dalam rangka mewujudkan Sekolah Adiwiyata. Dikatakan, bantuan dari perusahaan lain sangat dibutuhkan untuk menunjang pendidikan ke depan. Setelah pembuatan biopori di SMPN 3 Denpasar, dilanjutkan dengan pelepasan 100 ekor tukik di Pantai Mertasari, Sanur. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan I Made Ada, S.Sos. Pelepasan tukik melibatkan pegawai PT Indonesia Power UP Bali, masyarakat sekitar Pantai Mertasari dan wisatawan mancanegara yang berada di Pantai Mertasari. (ad379)

IIK Medika Persada Bali Laksanakan PKKMB Pertama

PKKMB - Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD-KHOM. didampingi WR I, II dan III saat membuka PKKMB dengan pemukulan gong. INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) di Art Center, Kamis (15/9) kemarin. Tema PKKMB pertama itu adalah ‘’Membentuk Generasi Muda Bidang Kesehatan yang Tangguh dan Mandiri Melalui Pendewasaan serta Wawasan Kebangsaan’’. PKKMB yang diikuti 233 orang itu dibuka oleh Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD-KHOM. didampingi Wakil Rektor I, II, III dan perwakilan Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia. Kegiatan yang diikuti 233 mahasiswa, terdiri dari 169 program reguler dan 64 program lintas jalur itu berlangsung selama satu hari yang menitikberatkan pada pengenalan akademik. Rektor IIK Medika Persada Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PDKHOM. mengatakan, tujuan diadakan PKKMB adalah untuk menge-

nalkan kehidupan kampus mengingat terjadi perubahan paradigma SMA yang sifatnya guided learning berubah menjadi paradigma independent learning. ‘’Dosen hanya menjadi fasilitator, memberi arahan, maka keberhasilan mahasiswa ditentukan oleh mahasiswa itu sendiri. Jadi, faktor utamanya adalah kesungguhan mahasiswa,’’ jelasnya. IIK Medika Persada Bali merupakan perguruan tinggi swasta yang paling muda. Namun, pihaknya optimis, dengan kerja keras dosen, staf dan mahasiswa, IIK dapat berkembang dengan baik. Alasannya, karena IIK yang merupakan PTS baru, mendirikan 8 prodi. Hal itu merupakan sejarah baru dalam dunia pendidikan karena prodi yang didirikan, melalui analisis yang ketat dan sangat dibutuhkan masyarakat dan menjanjikan bagi para lulusan. ‘’Saingan sedikit karena Prodi Administrasi RS belum ada, Prodi Farmasi hanya ada di Unud, Fisioterapi hanya

ada di Unud dan Undhira, Prodi Administrasi RS belum ada, hanya ada beberapa di Indonesia, Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) belum ada bahkan di Indonesia langka, Prodi Elektromedik juga belum ada di Bali dan Nusa Tenggara, kita pioneer,’’ tegasnya. Berdasarkan kebutuhan stakeholder eksternal seperti RS, bahwa kebutuhan tenaga elektromedik sangat besar. Bahkan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali meminta untuk mempercepat lulusan Prodi Administrasi RS, maka disarankan untuk membuat program alih jalur, namun masih perlu proses. Jadi, prodi yang ada di IIK Medika Persada Bali merupakan prodi langka dan kebutuhan masyarakat sangat tinggi dengan prodi tersebut. Meskipun IIK merupakan PTS baru, namun fasilitas ruang kuliah, dosen sudah memenuhi syarat Dikti dan kurikulum yang digunakan pun berstandar KKNI. Ia optimis dalam waktu dua tahun IIK bisa meraih akreditasi B yang mana saat ini IIK berstatus terakreditasi C. ‘’Kami yakin dengan persiapan dan kesiapan semua pihak, cita-cita akan tercapai. Sebelum angkatan pertama lulus, IIK sudah terakreditasi B,’’ tegasnya optimis. Ketut Sugiarta, Perwakilan Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia, mengatakan pihak yayasan mendukung kegiatan PKKMB agar mahasiswa baru menjadi orang yang tangguh dan mandiri, berwawasan kebangsaan. Melalui PKKMB, diharapkan terbentuk karakter mahasiswa baru agar siap menjalani perkuliahan di IIK. (ad677)

Pameran Felice Jewellery

Cincin Black Diamond Rp 1,999 Juta FELICE Jewellery menggelar pameran perhiasan emas dan berlian, mulai Jumat (16/9) hingga Minggu (18/9) mendatang. Pameran dilaksanakan di Business Center, Hotel Aston Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Kali ini ada hadiah istimewa berupa handphone android yang akan diberikan kepada pelanggan yang membeli cincin black diamond 1 carat. ‘’Untuk cincin black diamond 1 carat, kami beri harga promo Rp 1,999 juta, mendapatkan hadiah langsung handphone android,’’ ujar Sales Felice Jewellery Ahmad Bazari saat dikonfirmasi, Kamis (15/9) kemarin. Menurut Ahmad, cincin black diamond atau berlian hitam menjadi salah satu produk unggulan Felice saat ini. Black Diamond ini didatangkan langsung dari Afrika, yang sudah dikenal menghasilkan berlian kualitas terbaik. Dipadukan dengan emas putih, cincin black diamond 1 carat ini pun tampil mewah sekaligus elegan. ‘’Kami juga memberikan harga promo untuk berlian fashion Rp 9,999 juta dan man’s ring Rp 15 juta,’’ imbuhnya. Ahmad menambahkan, berlian fashion yang dihadirkan seperti anting dan liontin, kemudian gelang dan ladies ring, merupakan perhiasan model terbaru. Setiap desain dibuat terbatas atau limited edition sehingga tidak akan ada duanya di tempat lain. Selain itu, dapatkan juga promo one price Rp 1,499 juta berupa anting, cincin dan pendant. ‘’Setiap pembelian perhiasan akan mendapatkan sertifikat. Kalau nanti customer ingin mereparasi perhiasannya, tinggal menunjukkan sertifikat ini. Reparasi bisa dalam bentuk memperbesar atau memperkecil ukuran cincin, memasang permata yang lepas dan renew seperti baru lagi,’’ jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, Felice lebih banyak mengeluarkan desain klasik atau abadi yang selalu cocok dipakai kapan saja dan tidak membosankan. Felice

juga ingin menghilangkan kesan bahwa berlian itu mahal. Tetapi, bukan berarti harga murah yang ditawarkan ini murahan. (ad681)

BLACK DIAMOND - Cincin black diamond seharga Rp 1,999 juta.

FE Unwar Lepas 167 Sarjana BIOPORI - PT Indonesia Power mengintensifkan pembuatan 1.000 lubang resapan biopori.

BNNP Ajak Pegiat Antinarkoba Sasar Masyarakat Awam UPAYA pencegahan sudah masif dilakukan BNNP Bali menggandeng LSM, yayasan dan ormas antinarkoba. Meski demikian, jumlah pengguna dan pengedar barang terlarang itu meningkat. Oleh karena itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. mengajak penggiat antinarkoba dalam melakukan sosialisasi dan penyuluhan P4GN menyasar masyarakat awam. ‘’Selama ini, yang diundang orang baik-baik. Ke depan, saya ingin yang diundang masyarakat awam, kalau bisa orang-orang yang rentan kena narkoba,’’ tegas Brigjen Suastawa didampingi Kabag Umum AKBP Sang Gede Sukawiyasa saat menjadi narasumber Rapat Koordinasi Pemberdayaan Penggiat Antinarkoba di Dunia Usaha/Swasta dengan Peningkatan Peranan dan Partisipasi

Jumat Wage, 16 September 2016

Instansi Swasta dalam Upaya P4GN, di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar Timur, Kamis (15/9) kemarin. Undangan yang hadir 50 orang dari organisasi pemuda, LSM, ormas dan yayaasan bidang rehabilitasi narkoba. Kegiatan itu dinilai sangat penting dilaksanakan mengingat visi BNN mencapai Indonesia bebas narkoba. Untuk mewujudkannya tidak bisa dilakukan BNN dan jajarannya semata, tetapi harus didukung dan peran aktif semua pihak. ‘’Seluruh lembaga masyarakat harus sadar akan bahaya narkoba. Jangan anggap enteng masalah ini,’’ ujarnya. Pengungkapan kasus narkoba makin banyak. BNNP, BNNK dan kepolisian berlomba-lomba memburu serta menangkap pengguna, pengedar bahkan pembuat narkoba.

NARASUMBER - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa jadi narasumber Rakor Pemberdayaan Penggiat Antinarkoba dalam Upaya P4GN.

Dengan pengungkapan banyak, itu berarti kegagalan dari upaya pencegahan. Akibatnya, jumlah penangkapan tinggi. ‘’Orang-orang yang ditangkap sempat saya interview. Mereka mengaku tidak pernah mendapat penyuluhan tentang bahaya narkoba. Ini PR (pekerjaan rumah - red) untuk kita semua. Mestinya yang disasar saat beri penyuluhan orang-orang diduga sebagai penyalah guna narkoba,’’ harap jenderal asal Mengwi ini. Selama ini, kata Suastawa, belum disentuh anggota klub motor dan komunitas lainnya. ‘’Tahun depan, kita akan menyasar mereka, termasuk ormas. Orang-orang seperti itu perlu diingatkan,’’ ujarnya. Mantan Dir. Binmas Polda Bali ini menyatakan narkoba palsu membuat pemakainya cepat mati. ‘’Obat palsu bikin tambah sakit. Narkoba asli saja bikin mati, kalau palsu membuat cepat mati,’’ ungkap Suastawa. Ia kembali mengingatkan perlunya kebijakan dan strategi nasional P4GN sebagai bentuk komitmen bersama seluruh komponen masyarakat, bangsa dan negara Indonesia. Sedangkan peran guru yaitu sebagai pendidik harus memiliki wibawa, tanggung jawab moral, norma dan sosial. Sebagai pembimbing, guru harus mampu membimbing perjalanan anak didiknya supaya tidak kena narkoba. Pihaknya akan mengevaluasi terhadap sejauh mana realisasi Kurikulum Terintegrasi yang memuat P4GN untuk SMP dan SMA/ SMK. ‘’Kalau tidak jalan, saya akan laporkan kepada Bapak Gubernur,’’ tandas Suastawa. (ad380)

Cetak Sarjana ’’Job Creator’’ DEKAN Fakultas Ekonomi (FE) Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P., Kamis (15/9) kemarin, meyudisium 167 sarjana. Dari jumlah itu, seorang dari Jurusan IESP, 42 orang dari Jurusan Manajemen Reguler dan 16 orang dari Manajemen reguler B. Sebanyak 81 orang dari Jurusan Akuntansi Reguler A dan 27 orang dari Jurusan Akuntansi Reguler B. Di samping itu juga diyudisium 13 lulusan Pendidikan Profesi Perpajakan setara D-1. Ketua Panitia I Made Setena, S.E., M.Agb. menjelaskan, dari jumlah itu, 20 persen lulus dengan predikat cumlaude. Sedangkan 70 persen lagi lulus dengan predikat sangat memuaskan. Di acara itu, Dekan Made Sara didampingi WD I Ni Negah Seri Ekayani, S.E., M.Si., Ak.CA. dan WD II Ni Ketut Sariani, S.E., M.M. dan WD III A.A. Ketut Jayawarsa, S.E., M.Si. menyerahkan penghargan bagi peraih lulusan terbaik. IPK

tertinggi di tingkat fakultas diraih IGA Intan Permata (IPK 3,89), lulusan tercepat pada yudisium kali ini diraih Sang Ayu Putu Trisna Dewi dengan masa studi tiga tahun tujuh bulan tiga hari. Sedangkan lulusan teraktif dalam kegiatan kemahasiswaan diraih I Kadek Roby Astina Putra (Akuntansi). Dekan I Made Sara mengaku bangga karena lebih dari 20 persen lulusannya meraih predikat cumlaude dan 70 persen sangat memuaskan. Di program kelas reguler B, 100 persen lulusannya sudah bekerja. Ini menandakan mereka dicetak lewat proses berkualitas. Dalam menghadapi persaingan dewasa ini, katanya, FE Unwar selalu melakukan inovasi dan improvisasi serta perbaikan kualitas di segala bidang, termasuk mempertahankan standar manajemen mutu di tingkat internasional. Kondisi inilah yang membuat FE Unwar selalu menjadi fakultas favorit dan

YUDISIUM - Dekan FE Unwar I Made Sara bersama wakil dekan saat meyudisium 167 sarjana.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

menjadi pilihan utama masyarakat. Untuk itu, dalam Penmaru pihaknya selalu mempertimbagkan daya dukung ruangan dan rasio dosenmahasiswa. Apalagi, saat ini dia mensyaratkan minimal dosennya berkualifikasi S-3. Hal ini dilakukan untuk mencapai visi dan misi FE Unwar. Pertama unggul, mampu mengembangkan konsep teori dan ilmu teori terapan dalan bidang ekonomi, manajemen dan akuntansi secara terstruktur dan berdaya saing. Mandiri, yaitu mampu bersaing dalam pasar kerja dan bahkan mampu menciptakan peluang kesempatan kerja. Berwawasan lingkungan, yaitu lulusan yang tidak hanya mampu memahami lingkungan secara konseptual, akan tetapi memiliki kemampuan memahami lingkungan secara kontekstual. Menghadapi MEA, FE Unwar juga sudah bergerak duluan yakni dengan pembentukan inkubator bisnis yang melahirkan wirausaha muda mandiri. Lembaga ini, menurut Made Sara, berfungsi untuk mengentaskan angka pengangguran dan meretaskan pengusaha muda mandiri lewat program kewirausahaan yang menjadi program unggulan FE Unwar. Dari data terakhir, alumni FE Unwar mencapai 12.636 orang (50,18%) dari 25.179 orang di tingkat universitas. Mereka tersebar di berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta. Bahkan, banyak alumni menjadi wirausaha yang sukses. FE Unwar kini memiliki kurikulum berbasis KKNI, bahkan Unwar telah meraih ISO 9001-2008. Meski demikian, FE Unwar juga terus melakukan pengembangan program akademik seperti Perpajakan, kelas nonreguler, Brevet A, B, C, Tax Center serta mengaktifkan peranan Lembaga Pengkajian dan Konsultan Bisnis. (ad679)


Jumat Wage, 16 September 2016

DAERAH

Para Pakar Unud Berbagi Ilmu di Sejumlah PT Terkemuka Timor Leste RANGKAIAN kegiatan Dies Natalis ke-54 Universitas Udayana di Timor Leste sangat memberi nilai tambah bagi negara baru yang berpenduduk 1,2 juta jiwa itu. Pada Selasa (13/9) hingga Rabu (14/9), sejumlah kegiatan sosial, ilmiah, dan akademik dilaksanakan oleh delegasi yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Selain aksi sosial di lapangan, para pakar Unud berbagi ilmu di sejumlah perguruan tinggi (PT) terkemuka di Timor Leste. Kelompok kesehatan beranggotakan 10 dokter (8 spesialis dan 2 dokter umum - red) yang dipimpin Dr. dr. Dewa Gede Purwa Samatra, Sp.S. melakukan aksi sosial kesehatan di RSU Timor Leste dan beberapa desa terdekat. Sejumlah pasien katarak mereka tangani sembari memberikan pemahaman pola hidup sehat. Sedangkan kelompok budayawan yang dikoordinir Dr. Drs. Ida Bagus Rai Putra memberikan kuliah umum dan sarasehan budaya tentang budaya dan sastra di Dili Institute of

Technology (DIT). Di tempat lain, kelompok Inkubator Bisnis Unud yang dipimpin Ketua Pusat Pengembangan Kewirausahaan Unud Sayu Ketut Sutrisna Dewi, S.E., M.M., Ak. memberi materi pengembangan usaha kecil dan menengah melalui strategi bisnis kepada para mahasiswa Universitas Dili (Undil). Kelompok pertanian yang terdiri atas Prof. I Made Supartha Utama, Prof. I Gede Mahardika, Prof. Nyoman Sadra Dharmawan, dan Prof. Komang Budaarsa memberi kuliah umum di Universitas da Paz (Unpaz) Dili. Di hadapan ratusan mahasiswa mereka menyajikan topik tentang pengembangan rantai nilai agribisnis inklusif untuk petani kecil. Topik ini membahas integrasi kreasi nilai untuk pertanian tanaman pangan, hortikultura dan peternakan yang mengkreasi nilai-nilai kebutuhan konsumen yang berkembang dinamis. Di Unpaz tampil pula Dr. I Nyoman Suyatna, S.H., M.H. memberi kuliah umum tentang

metode penelitian hukum. Kelompok peternakan yakni Prof. IGAM Kristina Dewi dan Dr. Budi Rahayu Tanama Putri menyajikan materi kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Nasional Timor Lorosae (Unital). Sementara itu, pada seminar akademik dan business matching bertajuk ‘’Bersinergi untuk Membangun Timor Leste’’ yang dibuka Menteri Sosial Timor Leste Miguel Manetelu di Kementerian Sosial tampil Prof. I Dewa Ngurah Suprapta yang memaparkan mateti pertanian terpadu. Sementara Dr. Maria Matildis Banda menyajikan topik pemberdayaan budaya lokal. Terkait pengembangan komoditas kopi yang sentra produksinya di Ermera, Timor Leste, delegasi Unud mengunjungi East Timor Coffee Institute (ETCI) di Ermera. Rektor ETCI Eng. Lucio Marcal Gomes secara lengkap memaparkan keberadaan lembaga pendidikan di wilayah yang diklaim merupakan asal-muasal dan ‘’leluhur’’ tanaman kopi di seluruh dunia itu.

‘’Akan sangat membanggakan ketika kopi Ermera bisa dipatenkan. Kami berharap Universitas Udayana, Bali memberi bantuan dan dukungan atas perjuangan itu,’’ kata Lucio Marcal Gomes. Hal senada juga disampaikan Presiden Ikayana di

5 Timor Leste, Brigida Correia, yang berharap banyak kerja sama Unud-Timor Leste terus dijalin. Termasuk dalam hal pengembangan perkopian ini. ‘’Kami di Timor Leste banyak dibantu oleh alumni Unud yang sekarang menduduki posisi strategis di

BERBAGI ILMU - Delegasi Unud dan Ikayana yang terdiri dari para pakar dan praktisi berbagai bidang sesaat setelah membagi-bagi ilmu, mengunjungi lembaga pendidikan perkopian, East Timor Coffee Institute (ETCI) di Ermera, Timor Leste, Rabu (14/9).

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pemerintahan, apalagi Bapak Perdana Menteri merupakan alumni Unud,’’ kata Brigida. Sementara itu, Wakil Rektor III Unud Dr. I Nyoman Suyatna, S.H., M.H. merespons positif semua harapan tentang kerja sama Timor Leste-Unud itu. (r)


OPINI

6

Jumat Wage, 16 September 2016

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana Jangan Dibiarkan Merana Saat Hari Tua HINGGA sekarang, di Indonesia, masih sering terjadi perdebatan, apakah olahragawan berprestasi itu layak diangkat menjadi pegawai-karyawan atau tidak. Kalau dilihat dari prestasi dan disiplin serta pembinaan yang dilakukannya, mereka pantas mendapat prioritas. Ini yang harus dipertimbangkan, prioritas. Ada hal-hal tertentu yang harus dipertimbangkan lebih bagi mereka. Bagaimanapun, olahragawan yang berprestasi itu telah mengharumkan nama daerah dan bahkan nama negara. Prestasi yang mengharumkan itu, ikut memberikan rasa percaya diri, rasa senang, bahkan mengangkat nasionalisme bangsa dan negara. Sudah tentu pula mengharumkan nama negara apabila itu dihasilkan dari ajang internasional. Karena itulah sekali lagi, mereka semestinya mendapatkan prioritas. Memang kemudian kita rasakan ada yang kurang pada mereka, yaitu jenjang pendidikannya yang masih banyak belum cukup. Akan tetapi, itu harus disadari karena olahragawan dituntut untuk melatih dan menempa fisik demi mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Toh juga masa persiapan itu bisa kita pandang menjalani masa pendidikan, dalam bentuk yang berbeda. Di sini, disiplin diri yang ditempa. Kalaupun kemudian kelak setelah waktunya senggang, bukan tidak mungkin para olahragawan itu akan mampu meningkatkan jalur prestasi akademiknya. Banyak olahragawan yang kemudian berhasil menempuh pendidikan tinggi dan malah lagi-lagi mendapatkan prestasi akademis yang baik. Dalam hal olahragawan yang berprestasi, dan juga berprestasi lagi di bidang akademik, seharusnya tidak ada keraguan lagi bagi pemerintah maupun swasta untuk merekrutnya menjadi pegawai. Ini keuntungan tersendiri bagi lembaga pemerintah dan lembaga swasta itu. Kita sengaja mengungkap hal ini, mumpung sekarang berlangsung event nasional Pekan Olahraga Nasional (PON) yang ke-19 di Jawa Barat. Ribuan atlet berkompetisi memperebutkan prestasi dan berupaya meraih prestasi demi mengharumkan nama daerah, juga namanya sendiri. Kita tersentuh dengan adanya beberapa, bahkan banyak kenyataan kalau masa depan para olahragawan kita masih tidak menentu. Dipuja-puja semasih menjadi pahlawan olahraga, lalu seolah terlempar begitu prestasinya hilang. Di mana menghargaan kita terhadap mereka. Di Bali, konon ada olahragawati yang pernah mengharumkan nama Bali, tiba-tiba menjadi kuli di pasar. Pekerjaan di mana saja bagus, akan tetapi jaminan keberlanjutan akan menentukan. Jaminan kelanjutan inilah yang harus diperhitungkan bagi mereka yang telah berprestasi itu. Prioritas ketika melamar menjadi pegawai memang layak diberikan. Sekali lagi, bukan hanya kepada pemerintah kita sampaikan imbauan ini tetapi juga kepada para pengusaha yang memiliki perusahaan-perusahaan besar. Tidak usah pemerintah ragu-ragu dalam mempertimbangkan pengangkatan atlet berprestasi sebagai pegawai. Cara ini akan berkelanjutan kepada minat anak-anak muda untuk menekuni olahraga yang menjadi pegangannya. Dengan cara begitu masa depan mereka berprestasi. Tidak hanya itu, sektor lain di luar olahraga juga harus dipertimbangkan, sepanjang mereka itu mampu memberikan sumbangan dan mengharumkan nama daerah dan nama negara. Kita harus menghargai perjuangan mereka untuk meraih prestasi tersebut. Dengan cara demikian, kita tidak akan pernah mendengar lagi mantan olahragawan yang melakukan unjuk rasa di jalan, menuliskan protesnya kepada negara. Kita juga tidak ingin mendengar olahragawan kemudian tidak mendapatkan perhatian di hari tua. Bagaimanapun, mereka juga adalah pahlawan dan duta bangsa di luar negeri, memberikan rasa bangga atas prestasi yang diraih, mempersatukan bangsa melalui rasa nasionalisme yang tinggi.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Bali Perlu Pemimpin Pro-Rakyat Walaupun pemilihan gubernur Bali yang akan datang masih cukup jauh yakni dua tahun lagi, saat ini sudah mulai ramai upaya mempromosikan diri untuk siap menjadi Bali 1, terutama partai besar yang ada di Bali. Silakan dan sah-sah saja karena itu adalah hak setiap warga negara untuk dipilih dan memilih sesuai ketentuan undang-undang. Saya sependapat dengan Bapak Drs. Putu Jaya Arsana, Gianyar, Bali, dalam tulisannya pada kolom surat pembaca tanggal 14 September 2016, jangan paksakan figur yang aksesnya kuat di pusat, namun gagal membangun komunikasi dengan rakyatnya. Mohon introspeksi dan evaluasi dari kegagalan calon PDI-P dalam merebut kursi Bupati Karangasem dua kali berturut-turut. Rakyat dan masyarakat Bali kini sudah pada cerdas dan cermat untuk memilih pemimpinnya, baik di eksekutif maupun legislatif. Terkait dengan rencana reklamasi Teluk Benoa, bagaimana gencarnya penolakan yang dilakukan secara masif oleh masyarakat Bali, terutama yang di daerah pesisir dan yang tergabung dalam Pasubayan 39 Desa Adat. Para pemimpin Bali, baik eksekutif maupun legislatif, seolah buta, tuli dan bisu menyikapi hal ini. Salut buat Bapak A.A. Ngurah Adi Ardhana, anggota DPRD Bali, saya angkat topi buat Pemerintah Kota Denpasar dan hormat bagi Fraksi PDI-P Kota Denpasar yang berani secara tegas dan terang benderang menolak reklamasi Teluk Benoa yang akan menghancurkan pranata kehidupan sosial, adat dan budaya Bali yang bersumberkan pada agama Hindu, jika reklamasi terealisasi. Oleh sebab itu, menyongsong pemilu legislatif dan eksekutif yang akan datang mari kita pilih pemimpin yang memang pro-rakyat, yang mau mendengar, menyerap aspirasi, memperjuangkan serta membela kepentingan rakyatnya, bukan membela kepentingan investor demi pemenuhan naluri bisnis dan materialisnya. I Gusti Made Sudjana (Gung Kak Mila) Jero Kelodan Kepaon, Denpasar

Olahragawan Mestinya Mendapat Prioritas Meski secara resmi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-19 baru dibuka tanggal 17 September 2016, tetapi tanggal 13 September yang lalu sudah mulai ada pertandingan. Pekan Olahraga Nasional ini berlangsung sampai tanggal 30 September nanti, dengan mempertandingkan dan melombakan 44 cabang dengan 753 nomor. Sebagai negara yang berpenduduk lebih dari 200 juta jiwa, ajang olahraga ini tentu saja mempunyai makna besar karena menjadi tolok ukur bagi kekuatan olahraga Indonesia di dunia.

Oleh GPB Suka Arjawa ari sisi kompetisi, PON menjadi ajang yang sangat kompetitif karena diikuti oleh atlet-allet terbaik dari 220 juta jiwa Indonesia. Seharusnya, apabila pembinaan berlangsung baik, ajang kompetisi tersebut mirip dengan pertandingan kelas dunia. Beberapa nomor, seperti bulu tangkis, angkat besi dan panahan, boleh dikatakan merupakan ajang dunia karena akan bertarung atlet-atlet berkelas dunia. Akan tetapi, di zaman sekarang, ajang olahraga tidak boleh dipandang sebelah mata karena dapat berfungsi sebagai ajang diplomasi negara, prestise dan juga posisi negara dalam percaturan politik internasional. Olahraga juga dapat dipakai sebagai modal politik bagi satu negara untuk memperlihatkan diri dan taringnya kepada negara lain. Olaharaga, dan atlet yang bergelut di dalamnya, mempunyai ‘’kelas’’ tersendiri sehingga pembinaan olahraga memang harus benar-benar diperhatikan pemerintah. Dari sudut pandang prestasi, atlet nasional sesungguhnya bukan sekadar berprestasi untuk olahraga saja, tetapi juga di dalamnya terkandung prestasi lain yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan di luar olahraga (kelak). Atlet, meski dia hanya berprestasi daerah tingkat II, apalagi nasional, adalah orang yang berprestasi, mempunyai kelebihan dibanding dengan orang-orang lain. Kata kunci di sini adalah mempunyai kelebihan. Pada awalnya kelebihan itu ada pada bakat dan mungkin hobi. Akan tetapi, tanpa pembinaan dan disiplin, kelebihan tersebut tidak akan ada gunanya. Sebagai orang yang mempunyai kelebihan, di dalamnya

D

mereka mempunyai modal percaya diri dibanding dengan orang lain. Kepercayaan diri merupakan modal dasar untuk berkembang dalam kehidupan sosial lainnya. Banyak perusahaan nasional yang memakai atlet sebagai karyawan karena modal kepercayaan diri tersebut. Jadi, meskipun secara intelektual dan pengetahuan mungkin atlet ketinggalan, akan tetapi dengan modal kepercayaan diri tersebut, secara perlahan mereka akan mampu mengejar ketertinggalannya pada bidang intelek dan pengetahuan. Di samping kepercayaan diri, atlet yang berprestasi, mulai dari tingkat kabupaten dan apalagi nasional, mempunyai kelebihan lain, yaitu disiplin. Tidak mungkin mereka akan mampu berprestasi nasional apabila tidak mempunyai disiplin yang tinggi. Disiplin yang mereka miliki itu berentang mulai disiplin pribadi, sampai dengan disiplin menaati aturan dan arahan dari pelatih. Secara pribadi, atlet pasti akan mengatur pola tidur, pola makan, sampai dengan cara mandinya agar selalu dapat mempertahankan prestasinya. Disiplin ini merupakan modal sangat mendasar dalam menjalani aktivitas sosial, kapan pun itu. Secara tidak langsung, disiplin tersebut akan terlatih secara mandiri dan menjadi ‘’ketergantungan’’ ke masa-masa mendatang bagi atlet tersebut. Apa pun jenis aktivitas kehidupan sosial (pekerjaan), memerlukan kedisiplinan yang tinggi. Seorang pedagang, guru, dosen, pegawai, pengusaha, sangat memerlukan kedisiplinan itu. Atlet, sudah terlatih disiplin dalam rentang waktu yang panjang sehingga akan terus-terusan terbawa da-

lam kehidupannya kelak. Artinya, mereka terbiasa disiplin dalam melaksanakan kehidupan sosial, mirip dengan militer. Bahwa seorang atlet bersedia menerima perintah dan arahan dari pelatih, ini merupakan pengalaman dan modal dasar yang lain lagi, yaitu tunduk dan hormat kepada atasan, menyerap pengetahuannya dan kemudian mempraktikkan di lapangan. Dalam lingkup demikian, pembelajaran dan penghormatan ini akan menjadi modal untuk mengembangkan diri di masa depan nanti manakala telah selesai menjadi atlet. Secara sosiologis, ini mempunyai arti bahwa setiap orang memang harus mau belajar, mendengarkan dan menerima arahan dari siapa pun manakala ia mempunyai kelebihan. Semuanya itu dilakukan demi keberhasilannya dalam menempuh kehidupan atau mendapatkan prestasi. Atlet yang sombong, membangkang dan tidak mau mendengarkan masukan dari pelatih, pasti akan gagal. Secara umum, latihan olah tubuh yang dilakukan oleh para atlet, juga berlanjut dengan latihan olah pikiran dan mental, sehingga kesehatan mereka lebih terjamin. Demikian juga latihan pola makan. Meski telah pensiun sebagai atlet, kondisi demikian juga tetap melekat pada diri mereka sehingga kesehatan juga terjamin. Dengan kondisi demikian, modal dasar untuk melakukan pekerjaan utama lain setelah pensiun menjadi atlet juga tetap tinggi. Jadi, atlet memang mempunyai kelebihan-kelebihan secara signifikan dibandingkan dengan warga lainnya, meskipun pembelajaran akademik agak terganggu ketika masih aktif sebagai olahragawan, apalagi olahragawan

Suara Publik Waspadai Barang-barang Kedaluwarsa BERBELANJA makanan atau minuman di supermarket besar akan mendapat jaminan bahwa semuanya sudah terkontrol dengan baik, yang paling utama adalah masa expired (kedaluwarsa) sebuah produk minuman atau makanan, namun hal ini tidak selalu jadi jaminan. Sangat mengherankan jika minuman yang hendak kita beli di supermarket besar dan ternama masih menempatkan minuman yang sudah kedaluwarsa alias sudah lewat masa expired-nya. Sebagai konsumen kita harus lebih hati-hati dan jeli dalam membeli makanan dan minuman, sebaiknya cek dulu masa expired-nya. Mungkin akan menyusahkan jika kita belanja banyak harus mengecek masa expired tetapi demi keamanan, kesehatan keluarga, tidak ada salahnya kita sedikit berkorban. Kedaluwarsa berarti terlewat dari batas waktu berlakunya sebagaimana yang ditetapkan (makanan). Tanggal kedaluwarsa pada kemasan makanan merupakan batas waktu di mana makanan tersebut masih aman untuk dikonsumsi dan tanggal kedaluwarsa itu ibarat deadline atau batas waktu dalam tugas suatu pekerjaan. Menurut BPOM, makanan dinyatakan mengalami kerusakan jika telah terjadi perubahan–perubahan yang tidak dikehendaki dari sifat asalnya. Kerusakan pada makanan dapat terjadi karena kerusakan fisik, kimia atau enzimatis. Misalnya kerusakan pada susu yang ditandai dengan pembentukan gas, penggumpalan, lendir, tengik dan perubahan rasa. Penggumpalan dan pembentukan lendir serta asam pada susu disebabkan oleh bakteri. Bahaya makanan kedaluwarsa bisa mengakibatkan kematian, jika tidak

Oleh Ni Komang Ratih Kumala Dewi, S.H., M.H. segera tertangani. Oleh karena itu, lebih baik mencegah secara dini agar tidak kena dampak makanan tidak sehat atau kedaluwarsa. Selain pengawasan dari pemerintah, masyarakat juga perlu lebih teliti dalam membeli makanan. Cara-cara agar para konsumen terhindar dari makanan kedaluwarsa yaitu para konsumen harus memperhatikan label, kemasan dan perubahan fisik, batas kedaluwarsa, makanan dalam kaleng di mana kita harus perhatikan jangan memilih kaleng penyok, berkarat, cembung dan konsumen harus membekali dirinya dengan pengetahuan seputar produk makanan yang aman dikonsumsi, baik bagi dirinya maupun lingkungan sekitarnya. Pengetahuan cukup dari konsumen menjadikan dirinya sebagai konsumen pintar, cerdas dan selektif serta sadar terhadap bahaya yang diakibatkan dalam mengonsumsi makanan tidak sehat. Menurut Undang-undang Perlindungan Konsumen di mana dalam Pasal 1 angka (1) menyatakan perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen, sehingga masyarakat jangan diharapkan jangan pernah takut untuk melaporkan kepada polisi, BPOM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, apabila pada saat berbelanja menemukan atau mengalami suatu peristiwa seperti pada saat sedang berbelanja di swalayan maupun supermarket terdapat barang-barang yang sudah expired yang masih diperjualbelikan bahkan sampai mengadakan diskon yang

cukup menarik minat konsumen untuk membeli karena mendapat harga murah. Padahal pegawai-pegawai supermarket itu sudah tahu kalau barang-barang itu sudah tidak layak untuk dikonsumsi oleh konsumen karena di dalam produk maupun makanan sudah tercantum tanggal expired, tetapi demi memperoleh keuntungan apa pun mereka dapat lakukan tanpa memikirkan akibat bagi konsumennya. Penjualan barang-barang yang sudah expired di supermarket pernah saya alami, pada saat itu saya sedang berbelanja bulanan bersama kakak. Pada saat kami sedang memilih makanan kami menemukan kemasan yang sudah rusak atau kusam dan barang itu diskon sehingga harga menjadi murah. Lalu kami segera memeriksa tanggal expired ternyata cukup membuat kami terkejut dan mulai berpikir untuk selalu memeriksa setiap barang belanjaan kami. Pemerintah diharapkan meningkatkan keamanan pangan dengan cara lebih sering mengadakan sidak ke beberapa swalayan demi mencegah adanya penjualan barang-barang yang sudah expired, terutama menjelang hari raya, karena akan banyak swalayan yang mengadakan diskon besar-besaran, takutnya akan ada barang yang sudah tak layak konsumsi diperjualbelikan untuk sekadar menghabiskan stok toko tersebut. Diimbau kepada swalayan maupun supermarket yang dengan sengaja menjual barang-barang expired, hal ini dapat dipidana dengan pidana penjara dua tahun atau denda empat milliar rupiah. Penulis, dosen di Fakultas Hukum Universitas Mahasaraswati Denpasar

nasional. Meski demikian, kelebihankelebihan yang dimilikinya seperti yang telah diungkapkan tadi, tetap menjadi pengimbang dari keterlambatannya pada bidang akademik. Di samping itu, kelambatan di bidang akademik ini, akan dapat tersusul setelah aktivitas mereka mulai berkurang di dunia atlet, artinya setelah pensiun sebagai atlet. Banyak atlet yang kemudian memutuskan melanjutkan pelajaran, kuliah sampai menempuh gelar sarjana tertinggi (doktor) setelah aktivitasnya berkurang sebagaii altlet. Dalam konteks sosiologis, aktivitas olahraga merupakan kegiatan yang penuh dengan kontak sosial. Mereka tidak hanya berkontak sosial dengan pelatih, penasihat tetapi juga dengan para atlet lintas wilayah dan lintas negara, juga dengan penonton. Secara langsung, interaksi sosial itu akan menambah kecerdasan sosial, yakni menambah wawasan pengetahuan yang tidak didapatkan di perguruan tinggi atau lembaga pendidikan lainnya. Olahragawan mampu melakukan interaksi sosial tersebut dalam bentuk diskusi, saling bertukar pengalaman, bergaul dan sebagainya, di mana hal ini dilakukan dengan intensitas yang jauh lebih tinggi dibanding dengan masyarakat umum. Interkasi sosial yang dilakukan oleh orang-orang yang berprestasi, justru akan menghasilkan sintesa yang lebih baik. Ada ide baru dan segar yang dapat dihasilkan, sebagai hasil tukar pikiran lintas wilayah dan lintas negara tersebut. Dengan berbagai pertimbangan tersebut, maka seharusnya pemerintah maupun pihak perusahan swasta, tidak mesti ragu-ragu mengangkat atlet dan mantan atlet untuk menjadi pegawai atau karyawan di instansinya. Bagaimanapun mereka mempunyai potensi besar untuk dikembangkan. Pemerintah dan pihak swasta harus mempertimbangkan potensipotensi itu agar tidak ada lagi mantan olahragawan nasional yang menganggur, apalagi tidak terawat di hari tua. Penulis adalah staf pengajar FISIP Universitas Udayana, penonton setia PON dan Olimpiade sejak tahun 1977

POJOK Pasubayan Tolak Reklamasi siap bunyikan ‘’kulkul bulus’’. - ‘’Bela pati’’ pada Bali. *** Hadapi MEA, sertifikasi naker lokal di Badung belum optimal. - Siap-siap terpinggirkan. *** Kapolri Karnavian sebut kekuatan kelompok Santoso melemah. - Waspadai kelompok baru muncul.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra Anggota Redaksi Denpasar: Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Sumatika, Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Parwata, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada. Bangli: IA Swasrina, Sosiawan, Buleleng: Dewa Kusuma, Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Budana, Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

DIGENANGI AIR Salah satu areal parkir di kawasan Pura Sakenan, Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, digenangi air, Kamis (15/9) kemarin. Kendaraan para pamedek dipastikan memenuhi areal parkir di kawasan ini serangkaian piodalan di Pura Sakenan bertepatan dengan hari raya Kuningan, Sabtu (17/9).

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Bali Post/wan

Jumat Wage, 16 September 2016

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

Alasan agar Kuat Begadang

7

Janda Anak Satu Konsumsi Narkoba

Denpasar (Bali Post)-

Pemilik toko sepatu di Glogor Carik, Denpasar Selatan berinisial APT (43) ditangkap, Selasa (13/9) lalu. Janda satu anak ini diciduk karena di tokonya ditemukan pipet bekas sabu-sabu (SS) dan bong. Dia berdalih mengonsumsi narkoba supaya kuat begadang untuk jaga toko.

Bali Post/wan

SAMPAH - Seorang petugas membersihkan sampah di sungai pinggir Jalan By-pass Ngurah Rai, Suwung, Kamis (15/9) kemarin. Sampah plastik seperti botol bekas air mineral dipilah, kemudian dikumpulkan.

Rawan Pencurian

Tempat Usaha Harus Dipasangi CCTV Mangupura (Bali Post)Polsek Kuta menangkap komplotan spesialis maling helm, Putu Edi Saputra Jaya (25) dan Gede Agus Darmayasa (27) yang selama ini beraksi di Kuta, Senin (12/9) lalu. Mereka ditangkap saat hendak beraksi lagi dan aksi mereka terekam CCTV. Pengakuan mereka beraksi 10 kali dan paling banyak di areal parkir Centro Jalan Dewi Sartika, Kuta. Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara, Kamis (15/9) kemarin mengatakan awalnya ada laporan dari Samsul Arif (24) kehilangan dua helm, Minggu (11/9) pukul 17.00 Wita. Awalnya korban beralamat di Jalan Pulau Batanta, Denpasar ini parkir sepeda motor Honda Scoopy di TKP. Dua helm dikunci di bawah sadel dan diselipkan jaket. Usai belanja, korban menuju parkir motor dan ternyata dua helmnya hilang. “Tali helm dipotong pakai cutter. Kasus ini lalu dilaporkan ke polsek,” tegasnya. Polisi langsung menyelidiki kasus itu dan mengecek rekaman CCTV di TKP. Ternyata

Bali Post/rah

DITANGKAP - Putu Edi Saputra Jaya dan Gede Agus Darmayasa ditangkap setelah mencuri helm di 10 TKP. kedua tersangka masih berkeliaran di sana dan hendak beraksi lagi. Saat itu mereka langsung ditangkap dan dibawa ke polsek. Mereka mengaku menjual helm milik korban di Jalan Gunung Agung, Denpasar Rp 130.000. “Uangnya dipakai biaya hidup sehari-hari. Tapi masih kami dalami, apakah benar hanya itu,”

ungkapnya. Selain itu, dua tersangka beralamat di Denpasar Selatan ini mengakui beraksi 10 kali. Enam kali di Centro dan sisanya di jalan. “Inilah pentingnya ada CCTV. Kami berharap pengusaha memasang CCTV. Kalau sudah ada CCTV kan mudah mengungkap jika ada kasus,” ujar Sumara. (kmb36)

lalu tersangka ditangkap. Hasil penggeledah di saku celananya ditemukan empat paket SS seberat 25,56 gram. “Waktu diinterogasi, tersangka mengaku masih menyimpan sabu-sabu di kamar temannya, WAJ. Selanjutnya digeledah kamar WAJ,” tegas Franky. Hasil penggeledahan di kamar tersebut petugas mengamankan tas pinggang loreng berisi 8 paket SS seberat 4,96 gram. Tas itu juga berisi timbangan digital, plastik klip dan isolasi. “Tersangka mengaku mendapat barang itu dari MH, saat ini berada di Lapas Kerobokan. Tersangka dengan napi itu berkomunikasi lewat telepon,” kata mantan Dir. Resnarkoba Polda Papua ini. Tersangka mendapat upah Rp 50 ribu tiap nempel paket sesuai perintah MH. Ia melakoni pekerjaan melanggar hukum ini sejak tiga bulan lalu. “Tersangka ini jadi pengedar karena faktor ekonomi dan orangtua cerai. Dia putus sekolah sejak kelas 4 SD (sekolah dasar-red).

Tersangka mendapat kiriman dua kali. Puluhan gram sabusabu lalu dibagi jadi paket kecil sesuai petunjuk MH,” ungkapnya. Mengingat tersangka di bawah umur, polisi tidak melakukan penahanan tapi dititipkan kepada ayahnya. Tapi proses hukum tetap lanjut dan wajib lapor tiap Senin serta Kamis. “Berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan anak, kami tidak boleh menahannya. Masa penahanan cukup singkat yaitu satu minggu dan bisa diperpanjang delapan hari. Makanya berkas perkaranya kami kebut. Tiap pemeriksaan, tersangka didampingi pengacara dan petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas). “Kami tidak punya sel khusus anak, Bapas pun begitu. Solusinya dititipkan sama orangtuanya. Itu perintah undang-undang. Kami mengimbau kepada orangtua supaya menjaga, mengawasi dan mendidik anaknya dengan baik. Kalau sudah begini kan kasihan,” jelas perwira asal Sumatera Utara ini. (kmb36)

Napi Narkoba Rekrut ABG Putus Sekolah Denpasar (Bali Post)Anak Baru Gede (ABG) berinisial PGK (16) ditangkap tim Dit. Resnarkoba Polda Bali, Sabtu (10/9) lalu. Tersangka dibekuk karena jadi pengedar narkoba dan menjadi sindikat napi Lapas Kerobokan. Barang bukti yang diamankan 30,52 gram sabu-sabu (SS), timbangan digital, satu bendel plastik klip dan satu isolasi bening. “Ini modus baru, napi merekrut anak di bawah umur. Tersangka mengaku terpaksa jadi pengedar karena masalah ekonomi. Ibunya nikah dengan bule dan ayahnya sebagai penjaga biliar. Anak ini sudah tatoan, kasihan saya melihatnya,” kata Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombes Pol. Franky Harianto, Kamis (15/9) kemarin. Pengungkapan kasus itu, lanjut Dir. Resnarkoba pada Kamis (8/9) pukul 10.00 Wita, pihaknya dapat informasi dari masyarakat bila di sekitar Jalan Tukas Yeh Aya, Renon, sering ada transaksi narkoba. Pelakunya tak lain PGK. Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan pada Sabtu

“Itu mungkin cuma alasannya saja. Kalau untung jualan dibelikan narkoba, terus bagaimana nasib usahanya?” ujar Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombes Pol. Franky Harianto, Kamis (15/9) kemarin. Awalnya anggota Dit. Resnarkoba menangkap TO berinisial HS (31) di Jalan Teuku Umar Barat, Denpasar. “Saat ditangkap tidak ada narkoba. Kami cek HPnya ternyata isi data pelanggan,” ujarnya. Salah satu pelanggannya yaitu tersangka APT. Selain itu di HP tersebut juga berisi SMS terkait pengiriman SS ditempel di Glogor Carik, Denpasar Selatan. Polisi langsung mengajak HS ke sana dan ditemukan dua bungkus plastik. “Satu plastik kosong dan pengakuan tersangka isinya 5 gram. Sedangkan bungkusan lagi satu isi 0,3 gram. Jadi sabu-sabu 5 gram belum jelas diambil siapa,” ujarnya. HS beralamat di Jalan Gunung Talang, Denpasar ini mengaku disuruh Pt mengirim paket SS kepada APT. Saat ini Pt berada di LP Kerobokan. “Jadi tersangka HS merupakan kurir napi Pt,” kata Franky. Sementara APT mengaku

Bali Post/rah

INTEROGASI - Direktur Resnarkoba Polda Bali Kombes Pol. Franky Harianto (kanan) menginterogasi tersangka APT dan HS. kenal dengan Pt karena teman mantan suaminya. Awalnya Pt sering bertemu dengannya dan diajak pakai SS. “Setelah dia (Pt-red) masuk LP, saya putus hubungan,” tegas APT. Menurut Franky, APT akan direhabilitasi karena tidak ada barang bukti narkoba. Tersangka asal Solo, Jawa Tengah ini sebatas pengguna narkoba. “Kami akan koordinasi dengan BNNP Bali,” ujarnya.

Bagaimana dengan Pt? Menurut mantan Dir. Resnarkoba Polda Papua ini, perlu didalami. Meskipun sebagian besar tersangka mengaku dapat narkoba dari napi, pihaknya belum berani menyentuh ke lapas karena risikonya besar. “Nanti kalau sudah pasti dan data valid, pasti kami tindak. Untuk sementara kami tangkap jaringannya saja,” ujar Franky. (rah)


BANGLI

8

Jumat Wage, 16 September 2016

Pemkab Didesak Tuntaskan Persoalan Terkait PLTS I Ketut Kayana

Bali Post/sos

Tekan Angka Pernikahan Dini

Pemkab Gencarkan Edukasi ke Generasi Muda

Bangli (Bali Post) Berdasarkan data BPS, angka pernikahan perempuan usia dini di Kabupaten Bangli adalah yang tertinggi ketiga di Bali setelah Karangasem dan Buleleng. Guna menekan angka pernikahan perempuan usia dini, langkah edukasi kepada generasi muda semakin digencarkan pemerintah. Kepala Badan Perberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Bangli I Ketut Kayana mengungkapkan, berdasarkan data yang dirilis BPS pada 2014, angka perempuan usia dini terhitung dari 15 sampai 19 tahun yang melakukan pernikahan mencapai 86 per 1.000 pernikahan. Mereka mayoritas berasal dari daerah perbatasan yang tingkat pendidikannya masih tergolong rendah. ‘’Bangli masuk tiga besar sebagai daerah perempuan menikah usia dini tertinggi di Bali,’’ ujarnya didampingi Kabid Data dan Informasi I Made Wista Asta dan Kabid Penggerak Masyarakat I Wayan Payu, Kamis (15/9) kemarin. Lanjut dia, selain faktor pendidikan, pernikahan dini juga akibat kurangnya pengawasan dan pemahaman dari orang tua. Sampai saat ini, acuan boleh menikah atau tidak masih ada yang dilihat dari siklus menstruasi. Sementara dari sisi usia belum menjadi persyaratan utama. ‘’Kalau sudah menstruasi, meskipun usianya masih dini, diizinkan menikah. Nah, sekarang anak baru SMP sudah begitu (menstruasi-red), apakah itu diizinkan menikah? Cara ini tidak relevan lagi diterapkan,’’ tegasnya. Kayana menyebutkan, di samping kondisi biologis yang belum mendukung, pernikahan yang demikian juga akan berdampak pada kondisi psikologis yang belum siap menerima kehidupan yang sulit. Hal ini juga menjadi salah satu pemicu terjadinya perceraian. ‘’Banyak dampaknya jika menikah seperti itu. Anak yang dilahirkan bisa saja kurang sehat. Tidak kuat menghadapi tekanan mental juga bisa terjadi,’’ terangnya. Sesuai standar Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), usia pernikahan idealnya minimal 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki. Pada usia itu, kondisi biologis dan psikologi sudah tergolong baik. Lebih siap menghadapi tantangan hidup yang berat. ‘’Usia itu didukung berbagai pertimbangan,’’ tegas pejabat asal Banjar Sala, Desa Abuan, Susut ini, Guna meminimalisasi pernikahan usia dini, Kayana mengaku sudah gencar melakukan edukasi. Di sejumlah sekolah telah dibentuk Pusat Informasi Konseling Remaja (Pik-R). Guna mempercepat penyebaran informasi, langkah itu perlu juga didukung pemerintah desa, tokoh masyarakat dan orang tua. ‘’Pembinaan sudah terus diberikan. Baik itu melalui pertunjukan seni di banjar-banjar maupun sosialisasi ke sekolah-sekolah,’’ tandasnya. (kmb45)

Bangli (Bali Post) -

Pascadihibahkan, pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi, Bangli oleh Pemkab sampai saat ini terkesan terkatung-katung. Hal ini pun menjadi sorotan kalangan legislatif. Anggota Komisi III DPRD Bangli I Made Sudiasa mendesak Pemkab untuk lebih serius dalam mengelola program berbasis lingkungan ini. Persoalan yang ada harus segera dituntaskan. Sudiasa menilai, upaya Pemkab untuk mengelola PLTS tersebut berbanding terbalik dengan permohonan penghibahan. Proses awalnya terlihat sangat gencar, namun belakangan justru lesu darah. Penetapan tarif listrik bersama PLN tak kunjung terselesaikan. Hal ini mengindikasikan pemkab terkesan kurang serius dalam menggarap program sumber energi terbarukan.

‘’Itu (PLTS-red) sudah lama dihibahkan. Tapi sampai sekarang pengelolaannya terkatungkatung,’’ ujarnya, Kamis (15/9) kemarin. Keberadaan PLTS yang mampu menghasilkan listrik 1 MWp tersebut sejatinya tak hanya untuk mengatasi kebutuhan listrik masyarakat saja namun juga untuk mendongkrak pendapatan daerah. Mengingat fungsinya yang sangat penting, pemkab

perlu lebih serius dalam melakukan pengelolaan. Persoalan yang selama ini menjadi penghambat, salah satunya data aset yang belum valid jangan hanya dijadikan tontonan, namun segera dituntaskan. Diharapkan, PLTS ini sudah bisa menjadi sumber pendapatan daerah untuk daerah tahun depan. ‘’Barangnya ada, tapi pendapatannya belum ada. Ini kan

ada masuk ke daerah. Penetapan tarif listrik yang harus dibayarkan oleh PLN masih terganjal data aset yang belum valid. Masih ada beberapa barang atau alat yang belum tercatat. ‘’Pada intinya kami tetap berusaha masalah itu segera bisa dituntaskan,’’ katanya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses penghibahan PLTS itu dari pemerintah pusat ke daerah sudah bergulir sejak 2014 lalu. Setelah berjalan cukup lama, Kementerian Keuangan akhirnya melayangkan surat persetujuan kepada pemerintah daerah dengan Nomor: s-82/ MK.6/1206, tertanggal 28 April 2016. (kmb45)

Bali Post/sos

PLTS - PLTS di Dusun Bangklet Desa Kayubihi.

Dulang Mozaik Kaca Makin Diminati Bangli (Bali Post) Para perajin dulang di Bangli terus berinovasi untuk menghasilkan kerajinan dulang bermutu dan bernilai jual tinggi. Salah satunya seperti yang dilakukan Ni Ketut Agus Niasih. Perajin dulang asal Desa Susut ini berinovasi menghias dulang kayu polos dengan hiasan mozaik kaca. Hasilnya, dulang mozaik kaca buatannya mendapat banyak tempat di hati konsumen. Ini terbukti dari banyaknya permintaan terhadap kerajinan dulang mozaik kaca baik dari dalam wilayah maupun luar Bali. Ditemui di rumahnya, Kamis (15/9) kemarin, Agus Niasih mengaku sudah mulai membuat dulang mozaik kaca sejak tahun 2013. Awalnya dia membuat dulang mozaik kaca hanya coba-coba, setelah usaha kerajinan frame kaca buatannya bangkrut akibat dampak peristiwa bom Bali. ‘’Karena banyak kayu dan serpihan kaca yang tersisa, akhirnya saya

mendapat ide untuk menghias dulang kayu dengan mozaik kaca,’’ terangnya. Agus Niasih menuturkan, pertama kali dirinya memasarkan dulang mozaik kaca buatannya ke Desa Belantih Kintamani. Di sana dirinya menjualnya dengan cara mengacung. Setelah cukup lama jadi pedagang acung, dia kemudian dibina oleh Disperindag ketika lomba desa digelar di desanya. ‘’Mulai saat itu juga saya diikutkan dalam pameranpameran,’’ tuturnya. Selain dulang, selama kurang lebih tiga tahun terakhir dia juga membuat kerajinan bokor berhias mozaik kaca. Dengan dibantu sepuluh orang tenaga kerja, dalam sehari dihasilkan sekitar sepuluh dulang dan bokor mozaik kaca. Selain motif segitiga, dulang dan bokor mozaik kaca buatannya juga ada yang bermotif kaca pecah seribu. ‘’Yang motif kaca pecah seribu ini yang sekarang banyak peminatnya,’’ ujarnya.

Harga jual per satu dulang maupun bokor mozaik kaca buatannya bervariasi. Untuk dulang ditawarkan dengan harga mulai Rp 100 ribu. Sementara bokor berdiameter sekitar 32 cm dijual dengan harga mulai Rp 120 ribu. Selain di wilayah Bali, dulang dan bokor mozaik kaca buatannya juga sudah banyak dijual ke beberapa wilayah di luar Bali salah satunya Sulawesi. Dari usaha awal cobacoba ini, dirinya kini bisa meraup omzet hingga puluhan juta rupiah per bulan. Selama menjalani usaha kerajinannya ini, Agus Niasih mengaku masih mengalami beberapa kendala. Selain permodalan, dia juga kesulitan mendapatkan bahan baku terutama kayu jenis albesia. ‘’Kalau untuk bahan baku kacanya tidak terlalu sulit. Kadang saya beli limbah kaca. Tapi kalau ada banyak pesanan, kadang saya beli kaca utuh agar lebih mudah menghiasnya,’’ katanya. (kmb40)

Pasokan Air Minim

Program Mina Padi Tak Maksimal

Bangli (Bali Post) Dinas Peternakan dan Perikanan (P2) Kabupaten Bangli terus berupaya menggalakkan sistem pertanian mina padi. Hanya saja upaya yang dilakukan Dinas P2 selama ini belum bisa maksimal karena terkendala beberapa hal, salah satunya minimnya pasokan air ke areal persawahan. Kabid Perikanan Dinas P2 Kabupaten Bangli I Nyoman Widiada mengatakan, selama ini dorongan agar petani menerapkan sistem pertanian mina padi terus dilakukan pihaknya. Sebab dengan menerapkan sistem mina padi, petani bisa meraup dua keuntungan sekaligus, yakni dari pemeliharaan padi dan pemeliharaan ikan dalam satu areal lahan. ‘’Keuntungannya double. Di samping dapat hasil padi juga dapat ikan,’’ terangnya. Hanya saja, dia mengakui bahwa upaya untuk menggalakkan sistem mina padi selama ini belum bisa maksimal. Ada beberapa hal yang menjadi kendala, salah satunya yakni seretnya pasokan air ke lahan persawahan akhir-akhir ini. Di samping itu kendala lain, yakni luas areal sawah yang terbatas untuk pembuatan saren atau semacam kolam kecil untuk pemeliharaan ikan di sekeliling tanaman padi. ‘’Sawah petani di sini kecil-kecil. Sehingga untuk buat saren yang berukuran sekitar setengah meter dari pematang sawah susah,’’ ujarnya. Tak hanya itu, Widiada juga mengakui bahwa kendala lainnya yang dihadapi petani dalam menerapkan sistem mina padi yakni masih sulitnya mendapatkan benih ikan jenis karper. Untuk menerapkan sistem mina padi, ikan yang cocok dikembangkan jenis ikan karper dibanding nila. ‘’Di BBI ada benih karper. Hanya jumlahnya tidak banyak, beberapa saja. Karena unggulan kita di Bangli adalah ikan nila,’’ jelasnya. Meski ada beberapa kendala yang dihadapi, pihaknya mengaku akan terus mendorong petani menerapkan sistem mina padi. Pihaknya akan bekerja sama dengan subak terkait dukungan air irigasi. ‘’Kita juga akan perbaiki kekurangan benih di BBI,’’ terangnya. Widiada menyebutkan, lahan sawah yang menerapkan sistem mina padi di Bangli saat ini berada di wilayah Apuan seluas kurang lebih 1 hektar, Susut 60 are, di Alis Bintang 60 are dan di Tembuku sekitar 1 hektar. (kmb40)

sangat ironis. Perlu ada langkah yang lebih serius lagi untuk mengelola. Harus ada target kapan itu (persoalan-red) bisa dituntaskan,’’ tegasnya. Politisi Demokrat ini juga menyebutkan, dalam pengelolaan PLTS Pemkab juga harus merancang grand design yang jelas. Besaran tarif yang dibayarkan oleh PLN harus diperhitungkan secara matang. ‘’Besaran tarif yang dibayar oleh PLN harus sesuai standar yang ada,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kepala Bagian Sumber Daya Alam (BSDA) Setda Bangli I Made Ari Pulasari mengakui pendapatan dari PLTS tersebut memang belum

Bali Post/ina

DULANG - Dulang dan bokor kayu berhias mozaik kaca buatan Ni Ketut Agus Niasih.

Bali Post/ina

MONITORING - Tim Pengendalian Kegiatan Pembangunan Pemkab Bangli saat melakukan monitoring dan evaluasi.

Terganjal Masalah Aset

Sejumlah Kegiatan Fisik Tak Jalan Bangli (Bali Post) Tim Pengendalian Kegiatan Pembangunan Pemkab Bangli melakukan monitoring dan evaluasi ke sejumlah SKPD, Kamis (15/9) kemarin. Dalam monitoring dan evaluasi tersebut terungkap bahwa sejumlah kegiatan fisik di beberapa SKPD tidak berjalan karena terbentur masalah kepemilikan aset. Kabag Pembangunan Setda Bangli I Wayan Sugiarta mengatakan, tim yang terdiri dari Bappeda, Bagian Umum dan Aset Daerah, Bagian Pembangunan, Inspektorat, Keuangan dan PU sengaja turun ke setiap SKPD untuk mengevaluasi kemajuan kegiatan fisik dan realisasi keuangan. Di samping itu tim juga turun untuk mencari tahu kendala gagalnya sejumlah kegiatan fisik yang telah dianggarkan. Dia menyebutkan, SKPD yang dimonitoring dan dievaluasi pekan ini yakni RSU Bangli, Disperindag dan Dinas Tata Kota. Dari hasil monitoring yang dilakukan di Dinas Tata Kota, tim menemukan bahwa sejumlah kegiatan fisik di dinas tersebut belum berjalan

yakni penataan di belakang patung pedanda dan penataan goa Jepang di Penelokan. Untuk penataan taman di belakang patung pedanda, kegiatan tersebut belum bisa terlaksana karena permasalahan aset yang merupakan lahan milik pribadi. Sementara untuk rencana penataan goa jepang di Penelokan belum terlaksana karena asetnya milik BKSDA. Selain di Dinas Tata Kota, permasalahan serupa juga ditemukan di SKPD lainnya. Sejumlah kegiatan terpaksa belum berjalan karena terbentur masalah aset. Kondisi itu diakuinya berpengaruh pada target capaian kegiatan fisik di SKPD tersebut. ‘’Dalam evaluasi kami menemukan sejumlah kendala. Masalah inilah yang dibahas bersama-sama untuk dicarikan jalan keluarnya,’’ terangnya. Sementara itu, berdasarkan data yang dimiliki Bagian Pembangunan, realisasi kegiatan fisik hingga 31 Agustus di Bangli mencapai 59,3 persen. Sementara realisasi keuangan mencapai 40,5 persen. (kmb40)

Jelang Kuningan, Harga Kebutuhan Pokok Meroket Bangli (Bali Post) Kebutuhan pokok menjelang hari raya Kuningan di pasar tradisional Bangli mulai dari sarana upakara hingga bumbu dapur mengalami lonjakan harga. Hal ini disebabkan karena permintaan lebih besar daripada ketersediaan barang. Berdasarkan pantauan di Pasar Kidul, Bangli, Kamis (15/9) kemarin, harga sarana upacara berupa bunga pacar bertengger di kisaran Rp 30 ribu per kilogram. Itu melonjak dua kali lipat dibandingkan saat hari raya Galungan yang hanya kisaran Rp 15 ribu. Kondisi serupa juga terjadi pada bunga gumitir yang sebelumnya Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogram. Demikian juga dengan bunga

lainnya, rata-rata naik di kisaran 50 persen. Sementara untuk janur dan kelapa mengalami kenaikan kisaran di 5 ribu per ikat dan Rp 2 ribu per butir. Kenaikan harga juga terjadi pada bumbu dapur dan daging ayam. Bawang merah yang sebelumnya Rp 30 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram, bawang putih yang sebelumnya kisaran Rp 28 ribu menjadi Rp 31 ribu. Sedangkan cabai rawit yang biasanya sangat rentan mengalami lonjakan, harganya masih stabil di kisaran Rp 28 ribu per kilogram. Daging ayam menjadi Rp 35 ribu per kilogram, naik Rp 3 ribu dari harga sebelumnya. Salah seorang pedagang, Dewa Ayu Kusuma menuturkan, kenaikan harga ini sudah men-

jadi pemandangan klasik setiap menjelang hari raya. Hal tersebut dipicu dengan permintaan yang lebih besar daripada pasokan. Meski demikian, kondisi ini tidak mempengaruhi jumlah penjualannya. ‘’Biasanya setelah hari raya, harga akan kembali stabil,’’ ujarnya. Salah satu konsumen, Ni Made Armi, mengatakan meskipun kenaikan harga tak begitu signifikan, tetapi cukup mempengaruhi pengeluarannya. Menyiasati hal itu, ia terpaksa membeli keperluan yang sifatnya mendesak saja. ‘’Harga naik, ya pengeluaran naik juga. Jadinya terpaksa membeli yang jadi kebutuhan pokok saja. Untuk yang lain beli belakangan saja,’’ tuturnya. (kmb45)

Bali Post/sos

MEMBELI - Sejumlah konsumen sedang membeli kebutuhan pokok jelang hari raya Kuningan.


GIANYAR

Jumat Wage, 16 September 2016

9

Pemerintah Harus Bangun Pertanian Bali Modern Gianyar (Bali Post) Berbagai teknologi mutakhir kini sudah banyak didisain khusus meningkatkan produksi pertanian. Namun kemajuan teknologi belum sampai ke petani. Melihat kondisi ini, pemerintah daerah diharapkan membuat kebijakan yang bisa membangun pertanian Bali modern. Ketua DPD HKTI Provinsi Bali Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta di Gianyar, Kamis (15/9) kemarin, mengatakan saat Bali Post/nik ini kemajuan teknologi Prof. Nyoman Suparta begitu pesat. Demikian pula teknologi untuk bidang pertanian. Namun teknologi ini banyak yang belum bisa diakses apalagi digunakan oleh petani. ‘’Teknologi pertanian sekarang jenisnya banyak. Tapi ini dominan belum bisa diakses dan digunakan apalagi petani kita dominan usianya 50 tahun ke atas,’’ ucapnya. Dari kemajuan teknologi pertanian ini, menurut Prof. Suparta, perlu upaya pemerintah membangun pertanian Bali modern. Salah satunya dengan menjembatani kemajuan teknologi tersebut kepada petani. ‘’Di sinilah kami mendorong pemerintah mengambil kebijakan membangun pertanian Bali terkini dengan segala variabel ketersediaan pemerintah serta membuat kebijakan yang didasarkan pemikiran mendalam terkait problem petani selama ini,’’ katanya. Dikatakannya lebih lanjut, dulu pendapatan daerah yang diperoleh dari hasil pertanian Bali mencapai 20 persen. Namun laporan terakhir yang ia terima hanya sekitar 12 persen. Sementara pendapatan dari sektor pariwisata menduduki posisi teratas yakni sekitar 60 persen lebih. ‘’Dari persentase tersebut menunjukkan bahwa selama ini pertumbuhan yang terus dikembangkan pemerintah adalah sektor pariwisata. Persentase ini tentunya menjadi lampu kuning bagi sektor pertanian,’’ bebernya. Prof. Suparta juga mengatakan bila kebijakan pemerintah yang belum maksimal pada sektor pertanian menjadi salah satu penyebab minimnya SDM muda yang mau menggeluti dunia pertanian. ‘’Selama ini kebijakan pemerintah belum maksimal kepada petani karena pemerintah daerah hanya mengikuti program pusat. Jadi di sinilah pemerintah daerah perlu melahirkan terobosan baru memajukan pertanian,’’ tandasnya. (kmb35)

PDAM Benahi Layanan Wilayah Kota dan Ubud Gianyar (Bali Post) PDAM Gianyar tengah membenahi jaringan distribusi air bersih ke kawasan Kota Gianyar dan Ubud. Sejumlah sumur bor dibangun guna mendukung layanan ke pelanggan. Hal itu diungkapkan Direktur Utama PDAM Gianyar Made Sastra Kencana, Kamis (15/9) kemarin. Dijelaskan, untuk meng-cover layanan bagi pelanggan di Kota Gianyar, pihaknya memiliki program pembangunan sumur dalam di sejumlah lokasi. Lokasi dimaksud antara lain di Taman Makam Pahlawan Kreta Kirttya Mandala, Bukit Jati, Sidan dan Pejeng. ‘’Pembuatan sumur itu agar debit airnya bisa mencukupi kebutuhan pelanggan di kota. Itu juga untuk mengantisipasi pertumbuhan pelanggan ke depan,’’ katanya. Sementara untuk layanan di Ubud, Sastra Kencana mengatakan, pihaknya tengah memfokuskan distribusi air dari sumber Payangan ke Ubud dan Tegallalang. ‘’Ubud kan daerah pariwisata. Jadi kita inginkan agar pasokan air ke Ubud bisa lebih baik lagi,’’ ujarnya. Lebih lanjut dijelaskannya, kebutuhan masyarakat akan layanan PDAM terus meningkat. Per tahun, pertumbuhan pelanggan rata-rata sebanyak 2.000 SR. Dengan kondisi infrastruktur saat ini, tentu saja layanan yang diberikan PDAM belum bisa memuaskan semua pelanggan. ‘’Daerah paling besar permintaan tambahan pelanggannya seperti di Medahan, Gianyar Utara dan terutama di wilayah sumur baru,’’ katanya. Sastra Kencana menegaskan, pihaknya terus berupaya melakukan pembenahan dan perbaikan layanan ke masyarakat. Untuk itu dia berharap masyarakat mendukung upaya yang dilakukan PDAM dan pemerintah. ‘’Dari sisi program terus kita benahi. Dan untuk sementara kita belum ada rencana menaikkan tarif ke pelanggan. Kita hanya mengubah struktur tarif. Pada prinsipnya tarif dasar tetap Rp 1.700,’’ jelasnya. (kmb25)

LPD - Kantor LPD Suwat yang telah direnovasi. Bali Post/nik

Kasus Korupsi LPD Suwat

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Gianyar (Bali Post) -

Berkas kasus korupsi LPD Desa Suwat hingga kini masih dalam penyidikan Unit III Satreskrim Polres Gianyar. Hasil audit terkait kerugian dari kasus ini pun sudah lama keluar, namun sampai saat ini polisi belum menetapkan tersangka. Pihak Desa Pakraman Suwat kini berharap kasus ini diselesaikan secara adat agar ada ganti rugi dari para mantan pengurus. Bendesa Pakraman Suwat Ngakan Putu Sudibya, Kamis (15/9) kemarin, mengatakan bahwa aparat kepolisian sudah bekerja cepat menuntaskan kasus ini. Hasil audit hingga modus korupsi yang dilakukan tiga orang mantan pengurus ini juga sudah diketahui. ‘’Kami sudah mengundang pihak kepolisian ke wantilan desa dan dijelaskan demikian.

Namun kini kami hanya berharap memperoleh kembali ganti rugi agar bisa digunakan membangun LPD Suwat,’’ katanya. Dikatakannya, dari hasil koordinasi dengan aparat kepolisian, diketahui total kerugian dari aksi ini mencapai Rp 900 juta. ‘’Dari koordinasi dengan kepolisian, katanya dari total kerugian itu kami

masih bisa mendapat ganti sebesar Rp 600 juta. Uang itu merupakan tabungan warga. Kalau bisa dikembalikan ini akan kami jadikan modal membangun kembali LPD Suwat,’’ jelasnnya. Sementara itu, dengan dana desa adat yang masih tersisa, pihaknya pun sudah berupaya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap

LPD Suwat. Seperti merenovasi kantor LPD hingga melantik sejumlah pengurus baru yang diyakini memiliki intergritas dan bertanggung jawab. ‘’Tanpa LPD desa adat akan sulit menjalankan aktivitas upacara dan lainnya. Karena itu kami bangun kembali dengan dana seadanya dari adat,’’ tuturnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni mengatakan bahwa jajarannya masih melakukan penyidikan terhadap kasus LPD Suwat. Meski hasil audit sudah keluar namun tiga orang mantan pengurus yakni

mantan ketua LPD berinisial SAR, mantan bendahara NMS dan mantan sekretaris NN hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka. ‘’Hasil audit memang sudah tapi kita masih penyidikan dan mereka belum ditetapkan tersangka,’’ katanya. Disinggung harapan warga terkait penyelesaian secara adat, AKP Marzel Doni menyatakan hal itu sah-sah saja. Namun pihaknya tidak bisa menghentikan kasus ini karena sudah masuk tahap penyidikan. ‘’Yang jelas kasus sudah masuk penyidikan. Jadi akan tetap jalan,’’ tandasnya. (kmb35)

Arya Dharma Terpilih sebagai Ketua HKTI Gianyar Gianyar (Bali Post) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Gianyar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di ruang rapat Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Gianyar, Kamis (15/9) kemarin. Melalui kegiatan tersebut, Drh. Nyoman Arya Dharma terpilih sebagai Ketua DPC HKTI Gianyar yang baru periode 2016-2021 menggantikan Dr. Ir. Pande Diah Kencana. Muscab dihadiri Ketua DPD HKTI Provinsi Bali Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta, perwakilan dari Dinas Pertanian Gianyar serta seluruh anggota dari Pimpinan Anak Cabang HKTI se-Kabupaten Gianyar. Dari pertemuan tersebut akhirnya terpilih Drh. Nyoman Arya Dharma sebagai Ketua DPC HKTI Gianyar periode 20162021 dengan Sekretaris Desak Putu Ekawati dan Bendahara Oka Heraningrat.

Ketua DPD HKTI Provinsi Bali Prof. Dr. Ir. Nyoman Suparta mengucapkan selamat kepada Ketua DPC HKTI Gianyar yang terpilih. Ia beharap kepada ketua yang baru agar segera mengambil langkah mensinergikan sektor pariwisata dan pertanian. ‘’Gianyar adalah center pariwisata. Sementara untuk pertanian masih banyak lahan yang bisa dikembangkan di wilayah Gianyar Utara. Sekarang harapan saya kepada ketua yang baru, agar bisa merangkai ini, mensinergikan pariwisata dengan pertanian,’’ katanya. Guru Besar Fakultas Pertanian Unud ini menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghujat dunia pariwisata. Namun faktanya banyak lahan pertanian harus tergerus untuk dijadikan akomodasi pariwisata. ‘’Sekarang dari fakta itu mesti ada upaya supaya yang tumbuh sebagai

sektor pariwisata itu mampu menarik produksi maupun perkembangan sektor pertanian,’’ terangnya. Dikatakan, selama ini HKTI sudah menerima berbagai keluhan petani. Keluhan itu pun sudah dicarikan solusi, kemudian disampaikan kepada pemerintah salah satunya adalah mendorong sektor pariwisata agar bersinergi dengan sektor pertanian secara makro. ‘’Kalau secara mikro, bentuk sinerginya ini bisa berupa agro ekowisata. Tapi di sini saya ingin Ketua HKTI Gianyar mengambil langkah secara makro untuk Gianyar,’’ tegasnya. Sementara itu, Ketua DPC HKTI Gianyar terpilih Drh. Nyoman Arya Dharma menyatakan pihaknya akan segera mengambil langkah terobosan untuk membangkitkan sektor pertanian di Gianyar. ‘’Kami akan mengam-

MUSCAB HKTI - Suasana Muscab HKTI yang digelar di ruang rapat Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan Gianyar, Kamis (15/9) kemarin. bil sejumlah langkah seperti pengembangan bio-urine. Kami akan bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk melakukan penelitian terkait ini,’’ Pihaknya juga akan bersinergi dengan pemerintah dalam upaya penyuluhan

untuk meningkatkan hasil pertanian. ‘’Kita tentu akan tetap membantu program pemerintah dalam penyuluhan dan pembimbingan serta peran utama kami membantu kebutuhan petani sebagai pendamping,’’ tandasnya. (ad674)

Kuningan, Volume Sampah Diprediksi Meningkat 30 Persen Gianyar (Bali Post) Volume sampah rumah tangga khususnya selama rangkaian hari raya Kuningan diprediksi meningkat hingga 30 persen. Untuk itu, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Gianyar akan kembali lembur. Kepala DKP Gianyar Wayan Kujus Pawitra di-

dampingi Kabid Persampahan Made Suastika, Kamis (15/9) kemarin, mengungkapkan, jika di hari biasa volume sampah di Gianyar sebesar 500 meter kubik, saat hari raya termasuk Kuningan, volumenya meningkat sekitar 30 persen. Karenanya, DKP tidak libur dan menambah shift kerja.

‘’Kita lembur untuk mengantisipasi sampah yang dibuang sembarangan. Kita tidak ingin saat hari raya sungai dan ruang publik dijejali sampah dan mengganggu kekhusyukan umat dalam menjalankan upacara keagamaan,’’ kata Kujus. Suastika menyebutkan,

dari 180 orang petugas, 80 persennya beragama Hindu. Agar petugas kebersihan dapat melaksanakan persembahyangan, saat Kuningan jam kerja dimajukan. Jika di hari biasa mereka bertugas mulai pukul 05.00 Wita, maka saat Kuningan menjadi pukul 03.00 Wita. Sementara saat

Umanis Kuningan petugas bekerja lembur. Ditambahkannya, saat hari raya, volume sampah rumah tanggalah yang mengalami peningkatan. Sampah biasanya berasal dari sisa pemotongan hewan dan sisa perlengkapan upacara keagamaan. (kmb25)


KLUNGKUNG

10

Jumat Wage, 16 September 2016

Bawa SS, Dua Warga Ditangkap Semarapura (Bali Post) –

Dua warga ditangkap petugas Satuan Narkoba Polres Klungkung di bawah Komando AKP I Wayan Parwata karena membawa narkoba jenis sabu-sabu (SS), Rabu (14/9) sore. Mereka adalah Slamet Riyadi (41) yang beralamat di Jalan Mandala Sari, Gang VIII/11, Banjar Mandala Sari, Dangin Puri Klod, Denpasar Timur, dan I Dewa Made Astabany Suryana (40) yang tinggal di Jalan Siulan, Gang Sekar Sari XII/1, Desa Penatih, Dangin Puri, Denpasar Timur. Dari informasi yang didapat di lapangan, Kamis (15/9) kemarin, kedua pelaku narkoba itu ditangkap di tempat berbeda. Penangkapan pelaku berawal ketika petugas Sat. Narkoba Polres mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi narkoba di Jalan By-pass I.B. Mantra tepatnya di sebelah timur jembatan Desa Tangkas, Rabu sore. Beberapa petugas dipimpin Kasat Narkoba AKP Wayan Parwata kemudian turun melakukan penyelidikan. Petugas menemukan Slamet Riyadi yang telah dikantongi ciri-cirinya melintas di jalan I.B. Mantra menggunakan sepeda motor DK 3022 FZ sekitar pukul 16.00. Petugas menghentikan laju sepeda motor pelaku tepat di depan bekas rumah mantan Bupati Klungkung I Wayan Candra (Puri Cempaka), Desa Gunaksa. Awalnya pelaku mengelak ketika diperiksa petugas. Namun, setelah digeledah ditemukan sebuah paket kristal bening yang diduga SS di saku celana pelaku. Paket tersebut dibungkus plastik dengan berat 0,94 brutto. Petugas langsung mengamankan Slamat Riyadi ke Kantor Sat. Narkoba untuk dimintai keterangan. Pelaku mengaku mendapat barang tersebut dari pelaku lainnya bernama Dewa Suryana di Denpasar. Untuk mengembangkan kasus ini, petugas kemudian meluncur ke wilayah Sanur. Petugas menemukan sebuah paket SS lagi dari tangan Dewa Suryana. Paket SS yang ditemukan seberat 1,03 gram brutto. Paket dibungkus dengan lakban berwarna hitam. Berdasarkan bukti bukti tersebut, petugas langsung mengamankan Dewa Suryana untuk dimintai keterangan. Parwata ketika diminta konfirmasinya mengakui adanya penangkapan pelaku narkoba tersebut. Kedua pelaku belum ditahan karena Polres masih melakukan pengembangan. “Kami masih memiliki waktu tiga kali 24 jam untuk melakukan pengembangan. Saat ini kedua pelaku masih diamankan,” ungkapnya. (kmb)

Bali Post/dwa

TURUN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta turun langsung ke Desa Kusamba yang kebanjiran akibat meluapnya Tukad Candi Gara, Kamis (15/9) kemarin.

Tukad Candi Gara Meluap

Desa Kusamba Kebanjiran Semarapura (Bali Post) – Hujan lebat yang terjadi di wilayah Kabupaten Klungkung menyebabkan sejumlah rumah di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, kebanjiran akibat meluapnya Tukad Candi Gara, Kamis (15/9) kemarin. Desa Kusamba memang langganan banjir bila terjadi hujan deras.

kan tidak menaruh material di sekitar Tukad Candi Gara mengingat untuk mengeruk sedimentasi memerlukan dana yang tidak sedikit.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta yang mengetahui adanya banjir setelah menerima laporan dari masyarakat, langsung turun tangan dengan menerjunkan alat berat untuk mengeruk sampah dan sedimentasi yang menjadi penyebab luapan Tukad Candi Gara. “Setelah datang dari Karangasem, saya langsung mengecek,’’ tuturnya saat menunggu kedatangan alat berat di lapangan. Setelah memantau kondisi sepanjang Tukad Candi Gara

Baju Sembahyang

diketahui ada aliran air yang tersumbat di hilir. Selain itu, di bawah jembatan yang melintasi Tukad Candi Gara terjadi pendangkalan yang menyebabkan aliran air tersendat. Ini sempat memutus akses jalan di Desa Kusamba akibat terendam air. Bupati asal Nusa Ceningan itu sudah mengusulkan dalam Kebijakan Umum APBD-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2017 untuk proyek normalisasi Tukad Candi

Gara. Sebab, luapan Tukad Candi Gara sudah menjadi temuannya saat melakukan bedah desa di Desa Kusamba, 27 Februari 2016 lalu. Menurut Suwirta, pendangkalan dan sampah menjadi persoalan utama yang menyebabkan meluapnya Tukad Candi Gara. Untuk itu, ia minta masyarakat baik di Desa Kusamba maupun di wilayah hulu tidak membuang sampah ke aliran Tukad Candi Gara. Masyarakat juga diharap-

Bupati bersama rombongan juga meninjau kondisi rumah warga di Banjar Pancingan, Kusamba, yang terendam banjir. Memakai baju sembahyang, Suwirta tanpa sungkan turun ke lokasi rumah warga. Bahkan dengan kaki terendam air, ia yang didampingi Camat A.A Putra Wedana dan Perbekel Kusamba Ketut Winastra mengecek satu per satu rumah warga yang men-

jadi korban banjir. Winastra menjelaskan, air sungai diketahui meluap sekitar pukul 03.00 Wita. Luapan air sungai tersebut menyebabkan banjir setinggi lutut orang dewasa dan merendam 12 rumah yang berada di sekitar sungai. Banjir yang terjadi di Banjar Pancingan rutin terjadi setiap musim hujan. Hal ini ditengarai terjadi karena sungai selalu mendapat sampah kiriman dari hulu, sehingga menyebabkan pendakalan. “Apabila debit air hujan tinggi, maka air sungai akan meluap melewati batas senderan yang sudah ada,” jelasnya. (dwa/kmb)

Kasus Adat Harus Diselesaikan Secara Kekeluargaan Semarapura (Bali Post) – Made Pasek Budiawan

Bali Post/kmb

Kejari Sulit Sita Aset Candra di Eks Galian C Semarapura (Bali Post) –

Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung telah menyita aset milik I Wayan Candra berupa lahan di eks galian C. Akan tetapi, aset ini terancam hilang, sebab Kejari masih menemui kendala dalam melakukan penyitaan terhadap 40 bidang lahan milik mantan Bupati Klungkung itu. Belum lagi pemimpin Klungkung dua periode ini membeli lahan atas nama sopirnya. Kasi Pidsus Kejari Klungkung Made Pasek Budiawan mengakui kesulitan menyita 40 bidang lahan milik Candra yang berada di eks galian C. Hal ini terjadi karena lahan yang dibeli mantan Bupati Klungkung itu menggunakan nama orang lain. Saat itu Candra diketahui menggunakan nama sopirnya bernama Wayan Widiarta. Akan tetapi, sang sopir menyatakan tidak mengetahui namanya dipakai membeli lahan di sana. Selain itu, Candra membeli surat-surat dari lahan tersebut tanpa melihat lokasi lahan. Hal ini membuat kesulitan pihak kejaksaan melakukan penyitaan. Terlebih lagi lahan yang dibeli Candra batas-batasnya tidak jelas. Penjual lahan juga tidak mengetahui miliknya dengan alasan tanah yang dijual warisan orangtuanya. “Karena kondisinya seperti itu, kami jadi kesulitan menentukan yang mana lahan milik. Apalagi sampai sekarang batas-batas kepemilikan lahan di kawasan tersebut belum jelas,” kata Pasek, Rabu (14/9). Akan tetapi, Kejari telah menahan surat-surat lahan yang dibeli Candra di eks galian C dan melakukan pemblokiran terhadap asetnya di kantor BPN. Pihak kejaksaan juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti perbekel, pemkab dan BPN untuk mengetahui keberadaan lahan Candra di eks galian C. Menurut Pasek, kejaksaan telah menyita uang milik Candra senilai Rp 827 juta yang tersimpan di dua bank. Uang yang disita dari lima rekening tersebut disetor ke kas negara pada 5 September lalu melalui bank. Semua uang yang disita merupakan hasil gratifikasi yang dilakukan Candra selama menjadi Bupati Klungkung. Kejari Klungkung juga menyita dua rumah milik Candra yang ada di Jalan By-pass I.B. Mantra (Puri Cempaka) dan di Kuta serta kantornya di Podomoro, Jakarta. (kmb)

Belasan masalah adat masih menjadi persoalan di Kabupaten Klungkung. Beberapa di antaranya kasus lama yang tidak dapat dituntaskan karena belum mencapai kesepakatan. Permasalahan adat ini menjadi atensi Polres Klungkung dengan melakukan sosialisasi untuk proses penyelesaiannya. Kasat Intelkam Polres Klungkung AKP I Wayan Sueca diminta konfirmasminya, Kamis (15/9) kemarin, menjelaskan saat ini sekitar 15 kasus adat yang belum bisa diselesaikan. Polres memberikan perhatian khusus agar kasus adat itu tidak sampai memicu aksi negatif di masyarakat. Menurut Sueca, permasalahan adat seharusnya diselesaikan secara kekeluargaan dengan merangkul kedua belah pihak. Jangan sampai kasus adat dibawa ke ranah hukum karena dapat berimplikasi saling menggugat dan saling melaporkan. “Perlu peran majelis adat untuk mencari titik temu dan kesepakatan guna menyelesaikannya,” katanya.

Sesuai aturan, kasus adat harus diselesaikan secara bertahap mulai dari majelis adat terdekat. Permasalahan antarwarga diambil alih oleh desa adat. Sementara kasus antardesa adat diselesaikan oleh majelis alitan desa pakraman yang berkedudukan di kecamatan. “Bila tidak dapat dituntaskan di tingkat kecamatan, permasalahan harus diambil alih majelis madya di kabupaten dan terakhir baru di tingkat Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP) Provinsi Bali,” tutur Sueca. Meski saat ini tidak ada pergerakan dan persoalan yang timbul akibat kasus adat yang menggantung, Polres Klungkung melakukan tindakan persuasif dengan menerapkan pengendalian sosial. Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan di antaranya pendekatan kepada pemangku adat, sosialisasi kamtibmas ke desa-desa dan acara positif lainnya yang melibatkan masyarakat. “Kami lakukan pemantauan agar tidak terjadi gesekan akibat kasus adat yang belum diselesaikan,” ungkapnya. (dwa)

Bali Post/dwa

SOSIALISASI - Satuan Intelkam Polres Klungkung melaksanakan sosialisasi penyelesaian kasus ada ke desa.

JEBOL - Trotoar di dekat Monumen Puputan jebol akibat banjir.

Bali Post/kmb

Trotoar di Monumen Puputan Jebol Semarapura (Bali Post) –

Trotoar yang berada di sebelah timur Monumen Puputan Klungkung ikut menjadi korban sapuan banjir, Kamis (15/9) kemarin. Ambrolnya trotoar di pinggir Jalan Gajah Mada, Semarapura, ini mendapat perhatian Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta. Bupati yang didampingi Kadis PU Gusti Nyoman Supartana, Kepala DKP A.A. Kirana dan BPBD, langsung memerintahkan dinas terkait untuk membersihkan dan memperbaiki trotoar tersebut. Bupati memerintahkan Dinas PU agar menaruh rambu di atasnya sehingga tidak membahayakan pejalan kaki. Khusus kepada petugas DKP yang bertugas di lapangan, Suwirta menekankan dalam melakukan tugas agar selalu memakai baju seragam yang dibagikan. Ini dikatakannya setelah melihat ada

petugas kebersihan memakai baju bebas yang transparan, sehingga terkesan terlihat tidak berkerja. “Untuk masalah pakaian saya harapkan petugas kebersihan yang bertugas menggunakan seragam, sehingga masyarakat bisa tahu bahwa DKP sudah melakukan tugasnya,” ujarnya. Gusti Supartana mengatakan trotoar tersebut akan diperbaiki setelah hari raya Kuningan. Berapa besar dana yang disiapkan untuk memperbaiki pinggiran trotoar yang lepas disapu banjir, tidak dijelaskannya karena pihaknya masih melakukan pengecekan terlebih dahulu. “Kami gunakan anggaran rutin,’’ sebutnya Hujan deras yang turun semalaman juga menyebabkan ambrolnya senderan rumah milik Komang Sukanta di Ban-

jar Lebah. Panjang senderan yang jebol mencapai sembilan meter dengan tinggi dua meter. Sebuah palinggih Panunggun Karang yang berada di atas senderan ikut ambrol. Pemilik rumah Komang Sukanta mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Dia khawatir senderan yang ambrol menimbulkan dampak bagi rumahnya, mengingat saat itu hujan belum reda. Apalagi senderan yang ambrol ini tepat di depan kamar rumahnya. “Takut karena bisa saja teras rumah saya ikut ambrol,” terangnya. Sukanta berharap mendapat bantuan dari pemerintah. Apalagi setelah kejadian tersebut, dia bersama istri dan anaknya tidak bisa tidur nyenyak. Ia khawatir kondisi tanah di sekitar rumahnya labil akibat banyak material urukan. (kmb)


Jumat Wage, 16 September 2016

BULELENG

11

Hingga September 2016

Kontribusi Pasar Seririt Nihil

Sembilan Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur

Desa Pakraman Seririt Bersurat ke Dewan

Singaraja (Bali Post) Kasus pelecehan anak di bawah umur di Buleleng mencapai sembilan kasus hingga pertengahan September 2016. “Ada sembilan kasus pelecehan anak di bawah umur sampai September 2016. Seluruh kasus menjadi perhatian pendampingan kami. Penanganan korban di Buleleng, kami berupaya memberi bantuan psikologi,” ujar Ketua Pelaksana Harian Pusat Pelayanan Terpadu Bali Post/dgk Pemberdayaan Perempuan Made Ricko Wibawa dan Anak (P2TP2A) Buleleng, Made Ricko Wibawa ditemui, Kamis (15/9) kemarin. Ia mengupayakan pendampingan, mengingat minimnya fasilitas memberi ketenangan korban pelecehan anak di Buleleng. Pihaknya bersinergi dengan Dinsos Buleleng dan yayasan menangani korban pelecehan anak di bawah umur. “Pelecehan dapat dipengaruhi faktor lingkungan. Ada pula terpengaruh menonton film porno, atau pengalaman melihat (aksi senonoh) langsung. Hal lain mempengaruhi adalah nafsu dan minuman keras. Dari itu pelaku pria dewasa terobsesi dan melampiaskan kepada anak-anak,” ucapnya. Pihaknya menambahkan, kasus pelecehan di bawah umur akibat persoalan di intern keluarga. Hanya saja berdasarkan fakta dan temuan pengalaman di lapangan, pelaku pelecehan seringkali tidak menyadari dampak hukuman menjerat akibat perbuatan pencabulan dilakukan. “Kesempatan pelaku melakukan pelecehan seksual dapat terjadi karena lokasi tinggal di daerah terpencil dan lingkungan cenderung sepi. Minimnya perhatian orangtua memicu kesempatan pelaku berbuat senonoh,” tandasnya. (dgk)

Perombakan Perangkat Daerah

Ranperda PSPD Mulai Dibahas Dewan Singaraja (Bali Post) – Pembahasan rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang Pembentukkan dan Susunan Perangkat Daerah (PSPD) belakangan ini mulai menjadi perhatian dewan di Kabupaten Buleleng. Pembahasan ranperda ini disikapi dengan sangat hati-hati, karena dewan tidak ingin pembahasan produk hukum yang menyangkut perombakan organisasi perangkat daerah ini diwarnai kesan dipaksakan. Apalagi, dari draf rancangan perda ini ada lembaga yang dihapuskan, digabungkan, dan pemecahan menjadi lembaga baru. Hal itu terungkap dalam rapat internal Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kabupaten Buleleng di ruang Komisi III, Kamis (15/9) kemarin. Rapat dipimpin Ketua Baleg Gede Ody Busana bersama anggotanya didampingi tim pakar DPRD Buleleng Wayan Rideng. Dalam rapat itu, anggota baleg telah mendapat rancangan perda yang sudah disusun oleh pihak eksekutif. Dari poin rancangan itu, lembaga dinas di daerah ditetapkan 24 dan dua badan. Dari dinas dan badan itu ada yang dihapuskan, penggabungan, dan pemecahan menjadi dinas tersendiri. Salah satu lembaga yang dihapuskan itu adalah Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang digabungkan dalam Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Hal ini seperti Dinas Pendidikan (Disdik) dikembangkan menjadi Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) dipecah menjadi Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata. Dinas Kesehatan (Diskes) tidak mengalami perubahan. Dinas Tenagakerja dan Transmigarasi (Disnakertrans) dipersmpit menjadi Dinas Tenaga Kerja. Dinas Pekerjaan Umum (PU) dikembangkan menjadi Dinas PU dan Penataan Ruang. Selain itu, dibentuk dinas baru yakni Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagprin) dipersmpit menjadi Dinas Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Bidang Perindustrian dan Perdagangan kemudian dikembangkan menjadi Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) dipecah menjadi Dinas Pertanian (Distan) dan Dinas Tanaman Pangan. Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dipangkas menjadi Dinas Kebersihan, dan Pemadam Kebakaran (PMK) yang semula berada di bawah BPBD dikembangkan menjadi Dinas Pemadam Kebakaran. Demikian pula BPM-PD dikembangkan menjadi Dinas PMPD, Badan Lingkungan Hidup (BLH) juga dilebur menjadi Dinas Lingkungan Hidup. Lembaga baru yang juga dibentuk yakni Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, dan Dinas Statistik.

Sementara itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla), Dinas Perhubungan (Dishub) tidak mengalami perubahan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Sosial, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) tidak mengalami perubahan. Anggota Baleg Putu Mangku Mertayasa dalam rapat kemarin menegaskan, ranperda tentang PSPD tidak bisa dibahas dengan tergesa-gesa hanya mengejar jadwal yang sudah ditetapkan. Apalagi materi yang akan dibahas ini menyangkut susunan kelembagaan di daerah memerlukan kecermatan dan dasar hukum yang melandasinya. Tak hanya itu, dari draf rancangan yang diterimanya ada lembaga yang dihapuskan, digabungkan, dan pembentukkan lembaga baru. Menyangkut hal ini perlu pengkajian komprehensif, sehinga pelaksanaannya tidak terkesan di paksakan. “Kita cermati ada lembaga baru, penggabungan dan bahkan dihapuskan. Ini pekerjaan yang tidak mudah, tetapi memerlukan pembahasan matang, demi menciptakan produk hukum yang sempurna sesuai ketentuan regulasi dan peraturan dan perundang-undangan yang lebih tinggi,” katanya. Berbeda diungkapkan anggota baleg Putu Tirta Adnyana. Politisi asal Desa Bondalem Kecamatan Tejakula mengusulkan agar dalam masa sidang ini lembaga dewan mengusulkan rancangan perda inisiatif dewan. Dia menyebut rancangan perda inisiatif dewan yang cocok diajukan adalah Ranperda Tentang Kemitraan Daerah. Produk hukum ini diakuinya berperan penting menunjang iklim infestasi yang belakangan ini sedang digalakkan oleh pemerintah daerah bersama jajarannya. Untuk mendukung dokumen rancangan perda inisiatif dewan ini sudah disusun naskah akademiknya. “Kita di dewan juga perlu mengajukan perda inisiatif dan menurut pandangan kami rancangan perda tentang kemitraan daerah penting untuk disusun karena selama ini produk hukumya belum ada dan ini ke depan akan memudahkan pemerintah daerah dalam mengelola infestasi yang masuk ke daerah,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Baleg Ody Busana mengatakan, masukan anggotanya itu ditampung dan sepakat untuk mengkomunikasikan bagaimana pembahasan ranperda tentang PSPD itu dilakukan dengan detail dan tidak terpaku pada batas waktu yang sudah ditentukan. Sementara menyangkut usulan rancangan perda inisiatif pihaknya setuju, sehingga dalam masa sidang ini selain membahas rancangan perda tentang PSPD juga dibahas ranperda inisiatif dewan tentang kemitraan daerah, dan ranperda tentang pajak hiburan. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Pasar Seririt yang berada di wilayah Desa Pakraman Seririt belakangan ini mendapat sorotan dari warga desa pakraman setempat. Pasalnya, sejak bertahun-tahun pihak pengelola pasar terbesar kedua di Buleleng itu belum pernah menyumbangkan kontribusi kepada desa pakraman. Menyusul situasi ini, jajaran prajuru Desa Pakraman Seririt mengadukan kondisi tersebut kepada dewan di Kabupaten Buleleng. Pengaduan ini secara resmi dilayangkan melalui surat yang ditujukan kepada pimpinan dewan. Informasi dikumpulkan di lapangan, Kamis (15/9) kemarin menyebutkan, sejak pasar Seririt beroperasi pihak desa pakraman mengklaim tidak pernah menerima bantuan materiil atau bantuan lain dari pihak pengelola pasar. Justru setelah kejadian kebakaran hebat melanda beberapa waktu lalu, pelaksanaan upacara pecaruan biayanya justru ditangani oleh pihak desa pakraman. Menyusul fakta ini, warga kini mulai banyak memperbincangkan sikap cuek pengelola pasar terhadap desa pakraman. Untuk mengungkapkan kondisi itu, warga membeberkan permasalahan itu ketika salah seorang anggota dewan yang melaksanakan masa reses di lingkungan Desa Pakraman Seririt, belum lama ini. Dari pengaduan kepada wakil rakyat terhormat itu, kemudian ditindaklanjuti dengan melayangkan surat pengaduan secara resmi kepada pimpinan DPRD. Melalui surat yang ditandatangani Kelian Desa Pakraman Seririt Ketut Sukarna Pura, disebutkan bahwa kontribusi dari pihak pengelola Pasar Seririt sangat dibutuhkan karena selama ini desanya masih kesulitan dana untuk melaksanakan program yang berkaitan dengan seni dan budaya. Sementara pengumpulan dana sebagai bentuk swadaya krama desa juga

terganjal, karena desa pakraman sendiri penduduknya sebagian besar merupakan pendatang atau menganut kepercayaan lain. Jika hal ini dipaksakan tetap memungut urunan dana, dipastikan tidak akan berhasil optimal karena tidak ada dasar hukum yang jelas. Selain itu, kondisi ekonomi krama desa sendiri justru masih banyak yang termasuk keluarga kurang mampu, sehingga pengumpulan dana untuk kepentingan kegiatan desa pakraman tidak optimal. Atas kondisi ini pihaknya tidak bisa berbuat banyak dan berusaha menjalankan program desa pakraman seadanya saja. Bahkan program banyak yang terpaksa tidak dijalankan akibat kondisi krisis dana operasional. “Penduduk kami heterogen dan tidak bisa memungut dana. Krama asli juga kebanyakan yang tergolong warga kurang mampu, sehingga desa pakraman sangat kesulitan dana untuk menunjang program yang akan dijalankan,” tulis Sukarna dalam suratnya. Untuk menambah dana oprasional desa pakraman, pihaknya sebenarnya ingin mencari bantuan kepada pihak swasta di wilayah Seririt dan sekitarnya. Salah satunya dari Pasar Seririt. Namun langkah itu hingga sekarang belum membuah-

kan hasil karena pihak pengelola pasar seperti tidak tanggap terhadap keberadaan desa pakraman. Situasi ini dibiarkan berlangsung hingga bertahun-tahun Pasar Seririt belum memberikan kontribusinya. Untuk memfasilitasi keinginan itu, pihaknya sepakat untuk bersurat kepada pimpinan DPRD agar disampaikan kepada pihak pemerintah selaku pemilik pasar agar memberikan perhatian terhadap kelangsungan desa pakraman. “Melalui surat ini kami minta dewan memfasilitasi kami agar pemerintah daerah memerintahkan pasar seririt untuk memberikan kontribusinya kepada desa pakraman. Bantuan sangat kami harapkan untuk menunjang operasional kegiatan di desa pakraman,” tegasnya. Sementara itu, surat pengaduan desa pakraman itu sudah diterima pihak Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Buleleng. Surat ini nantinya akan menunggu petunjuk pimpinan dewan untuk dibahas bersama komisi terkait bersama pihak pemerintah daerah dan jajaran direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Buleleng. Dipastikan dalam waktu dekat pembahasan akan digelar, sehingga persoalan yang mencuat akan lebih cepat diselesaikan dan tidak memunculkan polemik di tengah masyarakat. (kmb38)

Bali Post/dgk

TANAH - Puluhan warga Dusun Sembung, Desa Tembok Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng, mendatangi PN Singaraja mengenai persoalan klaim tanah ditempati 56 KK, Kamis (15/9) kemarin.

Kisruh Soal Tanah

Puluhan Warga Desa Tembok Datangi PN Singaraja Singaraja (Bali Post)Kisruh persoalan klaim tanah di Dusun Sembung, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng menyeruak ke permukaan. Puluhan warga mengenakan pakaian adat ringan mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Singaraja, Kamis (15/9) kemarin. Warga berharap kisruh klaim tanah yang ditempati puluhan tahun dan memiliki SK Menteri Agraria tidak berlarut-larut. Salah satu warga pemilik tanah sekaligus koordinator mewakili puluhan warga lainnya Nengah Suarsana, mengakui telah memiliki sertifikat dari Menteri Agraria. Bukan hanya Suarsana, melainkan 56 KK memiliki SK serupa sejak tahun 1965 silam. Namun pada 2014 lalu, ada oknum yang mengklaim tanah tersebut dan hendak diukur. Akibatnya, warga pun gelisah. “Kami masyarakat Sembung pada tahun 1965 diberikan SK oleh pemerintah melalui Menteri Agraria. Artinya tanah sudah menjadi milik para petani yang menempatinya. Setiap orang dari 56 KK mendapat luas tanah kurang lebih satu hektar dari total lahan 54 hektar,” ujar Suarsana. Suarsana menjelaskan, puluhan warga memiliki tanah berkisar 1 hektar. Sertifikat dari Menteri Agraria dipegang warga sebagai dokumen hak milik atas tanah yang

ditempatinya. “Setiap KK mendapat kisaran 1 hektar untuk ditempati. Akhir-akhir ini malah ada pihak lain mengklaim tanah dimaksud adalah miliknya. Tahun 2014 tanah tersebut mau diukur. Sontak masyarakat terkejut ada apa ini?, lalu mengapa tanah kami mau diukur. Padahal kita sudah punya sertifikat,” jelasnya. Ia menegaskan, masyarakat tidak memperbolehkan mengukur tanah yang ditempati, sebelum ada keputusan final dari Menteri Agraria. “Ya jika memang diberikan pemerintah kita buatkan sertifikat dan bila dibatalkan silahkan dibuatkan surat dari menteri,” tegasnya. Pihaknya menambahkan, mediasi sempat dilakukan dan tidak mendapatkan titik temu. Ada tiga gugatan atas nama Drs. Nyoman Swidnyana, Gede Mayura dan I Putu Rudita Kaiwa. “Dasar klaim kepemilikan tanah alasannya memiliki sertifikat. Tapi SK atau sertifikat silahkan tunjukkan ke masyarakat, namun tidak ditunjukkan,” tambahnya. Senada diutarakan Nengah Murta warga lainnya. Ia menyatakan telah memiliki SK kepemilikan tanah yang ditempatinya. Warga sudah mempersiapkan pengacara untuk memediasi persoalan ini. “Karena oknum yang mengklaim tanahnya itu

milik penglingsirnya dan ingin mengukur, saya tidak berikan izin yang bersangkutan mengukur. Sebab saya sudah memiliki sertifikat. Dia mengaku punya bukti di rumahnya. Saya sempat disuruh ke rumahnya, tapi saya tak mau ke rumahnya,” paparnya. Warga sempat menujukkan surat dari Pengadilan Tinggi Singaraja yang mengeluarkan relas panggilan Nomor 399/Pdt.G/2016/PN. Sgr, telah memanggil Wayan Pasek (tergugat III), Nyoman Putra (tergugat V), bertempat tinggal di Banjar Sembung, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula. Sehubungan diselenggarakan sidang lanjutan dalam perkara perdata antara Gede Mayura sebagai penggugat lawan Nyoman Suma sebagai tergugat. Surat ditandatangani Perbekel Tembok Dewa Komang Yudi Astara, dan jurusita PN Singaraja I Gusti Nyoman Oka, S.H. Sementara relas panggilan kepada tergugat Nomor 400/PDT.G/2016/PN.SGR, Senin 5 September 2016, Made Arnawa jurusita PN Singaraja telah memanggil I Wayan Sedang alamat Dusun Sembung, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula sebagai tergugat IV. Sehubungan diselenggarakan sidang dalam perkara perdata antara Drs. Nyoman Swidnyana sebagai penggugat dan Nyoman Kotol sebagai tergugat. (kmb34)

Bali Post/mud

PENGADUAN - Surat pengaduan pengelola Pasar Seririt tidak pernah memberikan kontribusi kepada pihak Desa Pakraman Seririt.

PHDI Bali Sosialisasikan Program Sinergi BKS LPD dan BPJS Ketenagakerjaan SOSIALISASI program Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali ke kabupaten/kota se-Bali tahun 2016, dipusatkan di wantilan Sasana Budaya Kota Singaraja. Kerja sama jaminan sosial dijalin PHDI Provinsi Bali bersama BKS LPD Bali dan BPJS Ketenagakerjaan. Pengelolaan mencapai 169 LPD di Buleleng dengan aset Rp 1,7 triliun, menunjukkan perkembangan signifikan. Hal itu karena keterlibatan krama adat dan tokoh masyarakat di pedesaan mampu memberdayakan LPD dalam hal simpan pinjam. Peran penting LPD memacu ekonomi masyarakat desa. Tak pelak, apabila terdapat persoalan LPD supaya dituntaskan di tingkat desa pakraman. “Lembaga umat di seluruh Bali kami harap dapat mendukung dan menguatkan ekonomi di pedesaan. Maka itu kami lakukan sosialisasi bersama PHDI dan BPJS Ketenagakerjaan. Krama Bali agar mampu berdaya di desa pakraman masing-masing,” ujar Ketua Badan Kerja sama LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si., Kamis (15/9) kemarin. Pihaknya mengapresiasi masyarakat Bali dalam mendukung keberadaan LPD yang sudah berumur 32 tahun. Pertumbuhan ekonomi bersinergi dalam pemberdayaan masyarakat di pedesaan. Saat ini, sepuluh LPD di Buleleng tercatat telah disokong dana perlindungan dan penjaminan. “Langkah positif ini mampu meningkatkan sinergitas kelembagaan umat di tingkat kecamatan, kabupaten dan provinsi. Kami juga menyerahkan punia kepada MADP dan MMDP di Buleleng,” ucapnya. Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Bali Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. mengatakan, sosialisasi PHDI Bali ke PHDI kabupaten/kota melibatkan unsur prajuru adat, bendesa, LPD, MUDP, MADP. LPD diharapkan mendaftarkan warganya ikut menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan. “Sosialisasi PHDI bertujuan agar program BPJS Ketenagakerjaan mudah dipahami dan dilaksanakan masyarakat desa pakraman di Bali,” katanya. Sudiana berharap masyarakat Bali supaya memahami keputusan dikeluarkan PHDI Pusat berupa kesatuan tafsir

dan bhisama. Ke depannya keputusan mampu disosialisasikan dan diterapkan setiap umat. “Masyarakat Hindu Bali di setiap desa pakraman sesungguhnya melaksanakan ajaran agama Hindu, baik dari pembangunan pura, panca yadnya, suka duka dan aktivitas sosial keseharian umat. Hampir 80 persen aktivitas umat Hindu di Bali berlandaskan agama Hindu,” ucapnya. Mengapa melibatkan BPJS Ketenagakerjaan? Sudiana menambahkan, hal tersebut karena program BPJS Ketenagakerjaan terdapat subsidi negara kepada masyarakat. Sosialisasi penting terhadap umat termasuk mengenai pelaksanaan upacara Hindu tanpa mengurangi makna pada tingkatan utama, madya, nista. “Kalau bergabung mendapatkan ganti rugi terhadap aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaannya. Masyarakat tidak kesulitan lagi jika mendapat kasus kecelakaan atau kematian dan lain-lain. PDHI Bali menggandeng BPJS Ketenagakerjaan melibatkan LPD di masyarakat. LPD harus dipelihara sebagai soko guru ekonomi masyarakat Bali,” paparnya. Kepastian jaminan sosial bertujuan memberi kemudahan kepada umat. Sosialisasi merupakan kolaborasi program kerja PHDI, BKS LPD dan BPJS Ketenagakerjaan. “Di mana jaminan sosial penting dalam mewujudkan kesejahteraan dan kepastian perlindungan di masyarakat,” ujar Sang Made Sumadi Adnyana selaku Grup Head Pemasaran Kanwil Bali Nusra Papua. Program dicanangkan melalui subsidi silang. Ia mencontohkan seorang pemangku dapat membayar iuran melalui LPD. Kolaborasi LPD dilibatkan menggalang keikutsertaan BJPS Ketenagakerjaan meliputi jaminan kematian dan kecelakaan kerja. “Kami yakin dengan solidaritas melalui jaminan sosial akan tumbuh kebanggaan terhadap seluruh profesi. Baik pemangku, bendesa adat dan masyarakat di sektor pertanian. Ini adalah hak masyarakat dijamin Undang-undang yang berarti negara harus hadir dalam memberi kesejahteraan sosial di masyarakat,” tandasnya. (ad676)

PHDI - Kolaborasi kerja sama PHDI Provinsi Bali, BKS LPD bersama BPJS Ketenagakerjaan dalam memberi perhatian dan kepedulian jaminan sosial umat Bali di Kabupaten Buleleng, Kamis (15/9) kemarin.


JEMBRANA

12 31 Anggota Satpol PP Berstatus Tenaga Kontrak Jadi Satpam Negara (Bali Post) Sejumlah tenaga kontrak di lingkup Satpol PP Jembrana belakangan ini resah. Sebab, ada isu bahwa akan ada pengurangan personel. Hal itu dibuktikan dengan adanya tes ulang yang sudah mulai dijalani ratusan tenaga kontrak. Terkait isu itu, Kepala Kantor Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budi membantahnya. Ia menegaskan tidak ada pengurangan. Menurutnya, ratusan tenaga kontrak yang ada saat ini akan dipertahankan. Ujian ini rutin dilakukan setiap tahunnya untuk penataan. Dari ratusan tenaga kontrak, nantinya 31 orang akan dialihkan tugasnya menjadi satpam. “Mereka (satpam-red) akan ditugaskan menjaga kantorkantor yang memberikan pelayanan kepada publik, seperti Kantor Bupati dan Kantor Dinas Pendapatan,” kata Rai Budi, Kamis (15/9) kemarin. Selain uji fisik, para tenaga kontrak ini juga akan mengikuti tes wawancara bersama BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Ujian ini, menurutnya sengaja dilakukan sebagai rangkaian penataan di jajaran Satpol PP. Nantinya, dipetakan menjadi tiga bagian, yakni tenaga kontrak yang bertugas di Kantor Satpol

PP, Pemadam Kebakaran dan satpam. Khusus untuk satpam, memang bagian baru dengan tugas menjaga kantorkantor terutama yang bertalian dengan pelayanan kepada masyarakat. “Tes ini untuk penataan, mereka tetap sebagai tenaga kontrak. Tidak ada pengurangan, itu salah paham. Kita petakan mana yang untuk satpam, petugas pemadam ataupun Satpol PP,” terangnya. Tugas mereka itu berbeda-beda. Namun, sementara ini masih di bawah Kantor Satpol PP. Ke depannya, untuk pegawai kontrak yang bertugas sebagai satpam akan berada di bawah SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lainnya. Satpam ini juga akan mengikuti diklat khusus untuk menunjang tugas fungsinya. “Jumlahnya (satpamred) 31 orang. Makanya, kami petakan lagi. Tidak ada pengurangan kontrak, hanya penataan,” tandasnya. Uji fisik juga perlu untuk menggembleng anggota, baik yang lama maupun yang baru. Sebab, pihaknya tidak ingin petugas Satpol PP yang bertugas sebagai penegak Perda terlihat loyo. Satpam diperlukan untuk memilah tugas dan agar tidak rancu dengan tugas Satpol PP. (kmb26)

Jumat Wage, 16 September 2016

Sidak di Pelabuhan Gilimanuk

BBPOM Bali Temukan Puluhan Obat dan Kosmetik Berbahaya Negara (Bali Post) – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bali bekerja sama dengan Polres Jembrana dan Polsek Gilimanuk melakukan pemeriksaan di pintu masuk Bali, Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (14/9) lalu. Sasarannya adalah obat dan kosmetik berbahaya yang disinyalir masuk ke Bali. Hasil sidak tersebut, puluhan kosmetik dan obat berbahaya ditemukan di sebuah kendaraan yang hendak masuk ke Bali. Selain di Pelabuhan Gilimanuk, BBPOM juga melakukan pemeriksaan di sejumlah warung dan toko di Jembrana. Untuk di Pelabuhan Gilimanuk, BBPOM dan polisi mencurigai salah satu kendaraan saat menjalani pemeriksaan di Pos II. Kendaraan itu mengangkut puluhan kosmetik dan obat yang mencurigakan. Setelah diperiksa lebih lanjut oleh BBPOM yang dipimpin Kasi Penyidikan Ni Putu Mariati, obat dan kosmetik itu tidak dilengkapi izin edar. Dari pengakuan pembawa kosmetik, Rudi S, barangbarang tersebut dibelinya dari Banyuwangi dan akan dijual di Singaraja. Begitu juga bahan dalam kosmetik dan obat itu yang diduga mengandung bahan berbahaya. Jenis kosmetik yang diamankan di antaranya Lingshi Night Cream sebanyak 12 pot, sabun UV Whitening

18 biji, Sp Special Whitening 6 kotak, Sp special sebanyak 6 pot dan Lingshi Whitening sebanyak 2 pot. Sedangkan, obat yang diamankan yakni Fimestan Forte. Selain itu, petugas dari BBPOM juga menyasar pedagang jamu di Kota Negara. Dari pengecekan, diperoleh 11 item jamu kuat yang diduga mengandung bahan kimia obat. Di antaranya, jaran lanang, jamu pak kumis, singa super on, teng diet, surut ayu, montalin, busur api, cobra X, urat madu, madu lanang dan tawon linu. Termasuk belasan botol jamu prono jiwo. Semua jenis jamu tersebut itu selanjutnya diamankan BBPOM. Sementara itu, Kasi Penyidikan BBPOM Denpasar, Ni Putu Mariati, mengatakan tim gabungan sengaja menyasar Pelabuhan Gilimanuk karena disinyalir pengiriman obat-obat ataupun kosmetik itu lewat jalur ini. Selain itu petugas juga menyasar sejumlah pertokoan serta pedagang jamu. (kmb26)

Bali POst/olo

PERIKSA – Sejumlah petugas BBPOM Denpasar bersama Polres dan Polsek Gilimanuk ketika memeriksa sejumlah obat dan kosmetik yang dijual di salah satu warung.

Permudah Peroleh SKCK

Pelayanan Sidik Jari akan Dilakukan di Polsek

Bali Post/olo

DIAMANKAN – Pelaku (bersebo) pencurian di dua rumah di Pebuahan diamankan di Mapolres Jembrana.

Sepekan, Tiga Pencuri Diringkus Negara (Bali Post) – Kinerja jajaran Reskrim Polres Jembrana patut diapresiasi. Pasalnya, dalam sepekan, pasukan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma ini berhasil menangkap tiga pelaku pencurian. Meski kasusnya terbilang kecil-kecil, namun hal ini bisa membuat efek jera terhadap pelaku lainnya yang hendak berbuat jahat di wilayah hukum Polres Jembrana. Kasat Gusti Sudarma, Kamis (15/9) kemarin menjelaskan, pengungkapan kasus dimulai dengan ditangkapnya dua buruh proyek yang mencuri peralatan instalasi listrik. Kedua pelaku itu berinisial PEW (23) dan SD (29). Mereka dibekuk setelah adanya laporan dari korbannya. “Mereka ditangkap di seputaran Gilimanuk,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Bangli ini seizin Kapolres Jembrana. Polisi mengamankan barang bukti hasil curian kedua pelaku berupa katrol dan gunting kabel berukuran besar. Keduanya melakukan pencurian pada hari yang berbeda. Menurut saksi, Danang Manuhara (25) asal Batang, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/9) siang sempat mengecek ke rumah kontrakan dan mendapati peralatan masih utuh. Namun, beberapa hari kemudian, tepatnya pada Selasa (13/9) sore, saat saksi mengecek kembali, sejumlah peralatan ada yang hilang. Di antaranya, gunting pemotong kabel berukuran besar, power pull (alat pengencang kabel), sabuk pengaman untuk panjat tiang listrik dan katrol untuk berat lima ton. Korban Ricky Andika Putra (23) yang tinggal di Dauhwaru pun mengaku mengalami kerugian Rp 7 juta.

Kasat Gusti Sudarma juga mengatakan, selain pengungkapan kasus itu, pihaknya juga menangkap satu pelaku pencuri ayam berinisial ZJ (39) asal Munduk Bayur, Desa Tuwed, Melaya. Pelaku ini mencuri ayam milik M. Arif (26), warga Banjar Pebuahan, Banyubiru. Selain terbukti mencuri ayam korban, pelaku juga sempat melakukan aksi yang sama di rumah Sariatun (34). Rumah korban itu disatroni dan sejumlah barang berharga digasak pelaku. Di antaranya, tabung gas 3 kg, perhiasan emas berupa kalung, gelang, anting dan bros. Apesnya, dari sejumlah perhiasan yang diembat itu, ternyata ada yang imitasi. Tak hanya itu, sebuah handphone merek Nexcom juga digasak pelaku. “Kini, ketiga pelaku sudah diamankan,” imbuhnya. (kmb26)

Negara (Bali Post) – Untuk mempermudah memperoleh Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Polres Jembrana menelurkan terobosan baru. Terobosan itu berupa pelayanan sidik jari yang sebelumnya hanya dilakukan di Polres, namun kini juga akan diterapkan di tiap Polsek. Untuk itu, sejumlah penyidik di masing-masing Polsek pun mengikuti pelatihan pengambilan sidik jari dan perumusan di aula Mapolres Jembrana, Kamis (15/9) kemarin. Pelatihan ini akan berlangsung selama dua

hari dan nantinya penyidik akan melayani sidik jari di tiap Polsek. Kasubag Humas Polres Jembrana, Iptu I Ketut Sudarma, mengatakan materi dalam pelatihan ini yakni bagaimana cara pengambilan sidik jari dan perumusannya, sehingga mempermudah pelayanan syarat untuk mencari SKCK. Sudarma yang saat itu mendampingi Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra menjelaskan dengan pelayanan sidik jari di Polsek ini tentunya akan mempermudah pelayanan kepada masyarakat

yang berkepentingan. “Mencari sidik jari tidak lagi harus ke Polres, tapi sekarang bisa di Polsek,” terangnya. Selama ini, lanjutnya, masyarakat yang berkepentingan mencari SKCK lebih dulu melengkapi sidik jari dan itu pun hanya bisa diperoleh di Polres. Nah, ketika ramai pencari SKCK, areal ruang sidik jari Polres tentunya padat, sehingga banyak yang antre. Dengan adanya terobosan ini, maka ke depannya masyarakat diharapkan bisa mendapatkan pelayanan sidik jari di Polsek. (kmb26)

Rencana Pendirian Politeknik Perikanan

Perlu Lahan 10 Hektar, Dibangun di Baluk Negara (Bali Post) – Program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, yakni akan mendirikan Politeknik Perikanan di Jembrana terus digenjot pihak terkait. Perguruan tinggi yang akan dibangun di Baluk, di dekat Akademi Komunitas Negeri (AKN) Jembrana dan SMK N 2 Negara ini memerlukan lahan sedikitnya 10 hektar. Guna memuluskan rencana itu, perlu persetujuan hibah aset tanah yang akan digunakan. Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Kehutanan Jembrana, I Made Dwi Maharimbawa, Kamis (15/9) kemarin mengatakan syarat pendirian Politeknik itu di antaranya lahan seluas 10 hektar. Dari hasil survei tim KKP, lahan di Desa Baluk itu dinilai bisa digunakan. Rencananya, lahan SMK N Baluk yang cukup luas akan dihibahkan tanpa mengganggu aktivitas sekolah. Selain itu, juga diperlukan lahan untuk praktik yang akan dibangun di Desa Pengambengan, tepatnya di tanah negara (TN) dekat Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN). Namun,

hal tersebut memerlukan proses pengajuan Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Bila seluruh proses penyediaan lahan itu bisa dilakukan, maka tahun depan diharapkan pengerjaan fisik bangunan itu bisa dimulai. Dengan dibangunnya Politeknik Perikanan itu, bisa menunjang program studi kelautan yang juga ada di SMK N 2 Baluk dan jurusan pariwisata perikanan di AKN Jembrana. Sebelumnya, Kepala Badan Pengembangan SDM Dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rifky Effendi Hardijanto, mengatakan akan membangun Politeknik Perikanan di sejumlah daerah, salah satunya di Jembrana. Hal itu diungkapkan ketika bertemu dengan Bupati I Putu Artha beberapa waktu lalu. Politeknik Perikanan ini nantinya di bawah KKP. Kabupaten Jembrana dinilai memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Politeknik ini merupakan perguruan tinggi vokasional program Diploma III (D-3). Bupati Artha menyambut baik niat KKP ini. (kmb26)

Telepon Penting jembrana

Bali Post/olo

PELATIHAN – Sejumlah penyidik mengikuti pelatihan sidik jari di aula Mapolres Jembrana, Kamis (15/9) kemarin.

RSU Negara (0365)41006/41806 Pemkab Jembrana (0365) 41210 DPRD Jembrana (0365) 41039 KODIM 1617 Jembrana(0365) 41025 KPU Jembrana(0365) 3944 Kejari Negara(0365) 41165 Piket Kejari Negara (0365) 41164 Piket PN Negara (0365) 41204 TNBB(0365) 41173/61060

Koramil Negara (0365) 41013 Kelurahan Gilimanuk(0365) 61038 Kantor BPN(0365) 41135 Kantor Agama (0365) 41087 Kantor Camat Negara(0365) 41012 Camat Jembrana (0365) 42546/43505 Kantor Camat Melaya(0365) 42153 Kantor Camat Pekutatan(0365) 40016


Jumat Wage, 16 September 2016

KARANGASEM

13

SOSOK Minta Solusi Terbaik POLEMIK penertiban galian C di Karangasem terus jadi sorotan. Polemik ini terus perkepanjangan, karena belum ada solusi bagi warga, setelah kehilangan pekerjaan. Perbekel Sebudi Nyoman Tinggal, Rabu (14/9) lalu mengaku tak bisa berbuat banyak menghadapi situasi ini. Dia hanya mengaku prihatin, banyak warganya kehilangan pekerjaan dan sekarang tak tahu harus bekerja apa untuk menghiduBali Post/gik pi keluarga. “Harus segera ada solusi,” kata perbekel yang baru pertama kali menjabat ini. Terhadap persoalan ini, Tinggal berharap masih ada jalan untuk galian C beroperasi. Artinya, yang beroperasi tentu yang mengantongi izin. Tapi harapan perbekel ini nampaknya sulit terpenuhi. Sebab, Pemkab Karangasem saat kewenangan perizinan belum diambil alih Pemprov, sudah tak mengeluarkan izin tambang lagi di Kecamatan Selat. Namun mendengar opsi masih ada pemikiran penggalian secara manual masih dipertimbangkan, pihaknya berharap hal ini segera diperjelas agar masyarakat di Sebudi yang mayoritas hidup dari aktivitas buruh tambang tak lagi bertanya-tanya. (gik)

Kerja Sama Dicabut, Pungutan Truk Galian C Dihentikan Amlapura (Bali Post)Polemik pungutan desa adat terhadap truk galian C saat melintas, akhirnya berakhir. Melalui mediasi antara Desa Sukadana (mewilayahi beberapa desa adat) dengan Asosiasi Pratiwi Agung di Aula Kantor Desa Sukadana, Kamis (15/9) kemarin kerja sama retribusi keduanya akhirnya dicabut. Proses mediasi dihadiri sekitar 50 orang. Hadir dalam mediasi itu Camat Kubu diwakili Kasi Trantib Nyoman Swamistra, Danramil Kubu diwakili Sertu Gede Temu Wirasangka, Kapolsek Kubu diwakili Kanit Reskrim Iptu Gede Murdana, Ketua Asosiasi Pratiwi Agung Nengah Subrata beserta pengurus. Hadir pula enam Klian Desa Pakraman di Desa Sukadana, antara lain Desa Pakraman Kayu Aya, Nusu, Tigaron, Karang Sari, Mekar Sari dan Lebah serta Bukit. Hadir juga Perbekel Sukadana Made Suardana dan masyarakat Desa Sukadana. Perbekel Sukadana Made Suardana menegaskan, mediasi ini untuk menindaklanjuti persoalan pungutan yang sempat disorot pihak kepolisian. Pihaknya ingin memutuskan kerja sama/mandiri dalam pungutan kontribusi (pungutan desa) yang selama ini masih terikat kontrak dengan Asosiasi Pratiwi Agung. Ketua Asosiasi Pratiwi Agung Nengah Subrata mengaku mendukung apa yang menjadi keputusan pihak Desa Pakraman di Desa Sukadana. Namun, pihaknya meminta agar bisa diselesaikan sesuai prosedur yang berlaku. Bendahara Asosiasi Pratiwi Agung I Made Suda menegaskan, kerjasama sebelumnya yang terjalin antara Desa Pakraman di Desa Sukadana dengan Desa Pakraman Tianyar berdasarkan MoU antara Kades Sukadana saat itu (Made Krani) dengan Ketua Asosiasi Pratiwi Agung (I Nengah Subrata). Maka, pihaknya berharap agar Perbekel Sukadana yang sekarang bisa menyelesaikan administrasi MoU terlebih dahulu, supaya pengurus di Asosiasi tidak dipermasalahkan oleh pihak terkait. Terlebih, Pemkab Karangasem melarang keras adanya pungutan di jalan dalam bentuk apapun. ”Pada intinya, kami berharap agar pemutusan kerja sama ini dilakukan secara prosedural,” imbuh Sekretaris Asosiasi Komang Arya. Made Suda menegaskan, melalui mediasi tersebut mulai, Kamis (15/9) kemarin secara resmi kerja sama kontribusi antara asosiasi dengan Desa Pakraman di Desa Sukadana sudah dinyatakan diputus. Setelah kerja sama diputus, maka pungutan desa untuk wilayah Sukadana dipersilahkan untuk memungut secara mandiri. Dengan keputusan dari mediasi ini, Kanit Reskrim Polsek Kubu Iptu Gede Murdana meminta apa yang menjadi kesepakatan agar dilandasi dengan surat pernyataan sebagai bentuk sikap bersama. Dengan begitu, di kemudian hari tidak terjadi permasalahan. Dia kembali menegaskan kepada masyarakat setempat agar tidak melakukan pungutan di sepanjang jalan provinsi. Setelah terjadi pemutusan kerja sama, Klian Desa Pakraman Karang Sari Gede Swastawa berharap kepada ketua dan pengurus asosiasi agar bisa membantu dalam pengesahan atau legalitas retribusi/kontribusi pungutan desa. Sebab, masyarakat Desa Sukadana ingin mandiri dalam pengelolaan dana retribusi/kontribusi pungutan desa. ”Kami berharap pengurus asosiasi tidak merasa kecewa dengan keputusan enam Desa Pakraman di Desa Sukadana ini,” tegasnya. (kmb31)

Kurir Narkoba Dihukum Enam Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – Terdakwa Kadek Juniantara alias Blomos alias Mosel (31), akhirnya dijatuhi pidana penjara selama enam tahun. Selain itu, pada sidang pembacaan putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Amlapura, Kamis (15/9) kemarin pria asal Banjar Pakel, Desa Gegelang, Manggis, Karangasem itu juga diharuskan membayar denda Rp 1 miliar, subsider empat bulan kurungan. Majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih menyatakan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 114 UU tentang Pemberantasan Narkotika sesuai dakwaan primer JPU. Blomos sebagai kurir. Dia ditugasi bandarnya, Made Narta Bujangga alias Ocot (terdakwa dalam berkas perkara terpisah) membagi paket gelondongan sabu-sabu (SS). Setelah paket dibagi-bagi menjadi 33 paket murah antara Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu yang dimasukkan dalam plastik klip bening, Blomos mengantar paket itu. Salah satunya kepada saksi pembeli di Padangbai. Saat masuk gang di Banjar Tengading, Antiga Kelod ketika hendak mengantar satu paket itu ke Padangbai, Blomos diberhentikan tim Buser Sat. Reskoba Polres Karangasem. Dia dicegat saksi Nyoman Sukarma alias Moris dan saksi Made Sutama. Saat digeledah badannya, di topi jeans-nya ditemukan satu plastik bening berisi Kristal bening. Blomos lantas diajak polisi ke rumah tua Ocot, guna mencari paket lainnya. Dari mulut Blomos, diketahui pemilik paket SS itu tak lain, bosnya Ocot. Berikutnya polisi juga mengajak Blomos ke rumah Ocot. Di depan persidangan, Blomos terus terang mengakui perbuatannya. Dia mengaku menyesal dan tak bakal mengulangi perbuatannya yang tak sesuai dengan program pemerintah memberantas penyalahgunaan Narkoba. JPU Made Edy Setiawan sebelumnya menuntut terdakwa Blomos dihukum delapan tahun penjara dan denda Rp 1,2 miliar subsider enam bulan kurungan. Karena berterus-terang dan sebelumnya belum pernah dihukum serta menjadi tulang punggung keluarga, majelis hakim mempertimbangkan memberikan keringanan hukuman selama dua tahun. (013)

BERTEMU - Bupati Klungkung (baju putih) usai bertemu dengan Bupati Mas Sumatri di kediamannya di Subagan, Amlapura.

Bali Post/kmb31

Warga di Perbatasan Karangasem-Klungkung Krisis Air Bersih Amlapura (Bali Post) -

Warga di daerah perbatasan Karangasem-Klungkung masih minim perhatian. Sekitar 150 kepala keluarga masih kesulitan memenuhi air bersih. Mengatasi persoalan ini, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengambil inisiatif mendatangi Bupati Karangasem, Kamis (15/9) kemarin. Bupati Suwirta meminta kerja sama Pemkab Karangasem agar bersedia berbagi sumber mata air yang terdapat di Desa Gegelang, Kecamatan Manggis untuk didistribusikan kepada warga di Bukit Abah, Kecamatan Dawan, Klungkung. Pertemuan kedua kepala daerah di Bali Timur ini dilakukan di rumah pribadi Bupati Mas Sumatri di Subagan. Pertemuan selama lebih dari dua jam itu mengungkap banyak persoalan di daerah perbatasan. Dari 150 kepala keluarga di Bukit Abah, 42 kepala keluarga diantaranya tinggal di Gegelang. Setelah sempat turun ke lokasi, belum lama ini Bupati

Suwirta mengaku melihat ada potensi sumber mata air di Gegelang. Namun potensi sumber mata air itu belum terkelola maksimal. Sehingga pihaknya berinsiatif menjalin kerja sama dengan Pemkab Karangasem untuk mendistribusikan airnya kepada warga Bukit Abah. ”Sudah ada reservoar di Bukit Abah. Tapi karena lama tak isi air, malah jadi rusak,” kata

Suwirta. Dia mengaku sudah melihat langsung potensi sumber mata air tersebut. Sumber mata air ini cukup bertahan lama, meski sudah memasuki musim kemarau. Karena belum dikelola warganya di Bukit Abah harus berjalan beberapa kilometer ke wilayah Gegelang untuk memperoleh air bersih secukupnya. Pola kerja sama sedang

dirancang. Apakah nanti Pemkab Klungkung membeli air dari sumber air tersebut atau tidak. Usai pertemuan, Bupati Mas Sumatri hanya menegaskan bahwa pembicaraan keduanya sudah pada tahap teknis. Dia mengaku sudah menugaskan instansi terkait untuk mengecek lebih dulu keberadaan sumber mata air tersebut dan mengukur potensinya, apakah bisa dibagi ke daerah lain. “Ini kerja sama yang bagus, daerah perbatasan juga harus diperhatikan. Kami tindaklanjuti segera,” tegas Mas Sumatri. Tidak hanya masalah air bersih, Bupati Suwirta juga memanfaatkan pertemuan

tersebut untuk mengungkap masalah akses jalan dari Bukit Abah ke Gegelang. Akses jalan yang rusak membuat warga setempat juga kesulitan memperoleh pendidikan. Sebagian warga di Bukit Abah justru bersekolah ke Gegelang, karena di Bukit Abah minim fasilitas pendidikan. Tapi akses jalan yang rusak membuat siswa dari Bukit Abah kesulitan menempuh jalan untuk sekolah ke Gegelang. Terkait persoalan ini, Bupati Mas Sumatri juga meminta Dinas PU Karangasem untuk merencanakan perbaikan akses jalan. Bila perlu dibuatkan akses jalan baru agar tidak ada lagi sekat di antara kedua wilayah. (kmb31/dwa)

Fakultas Peternakan Unud dan Pertamina Serahkan Bantuan Sapi Untuk Kelompok Ternak Putra Yasa

FAKULTAS Peternakan (Fapet) Universitas Udayana (Unud) bekerja sama dengan Pertamina dalam program integrasi ternak sapi kepada Kelompok Ternak Sapi Putra Yasa, Tenganan Dauh Tukad, Manggis, Karangasem. Corporate social responsibility (CSR) TBBM Manggis itu diserahkan bersama perwakilan TBBM Manggis, Ari dan Dekan Fapet Unud Dr. Ir. Ida Bagus Gaga Partama, M.S. di kandang koloni kelompok ternak itu, Rabu (14/9) lalu. Dekan Gaga Partama mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan pihak Pertamina dalam pengembangan program integrasi ternak sapi. Pihaknya dari Fapet dalam program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga yakni pengabdian kepada masyarakat, melakukan pendampingan dan membina kelompok ternak sapi itu melalui Bagian Program Pengembangan Agribisnis dan Kewirausahaan (PPAK) yang dipimpin Ir. Gede Suarta, M.Si. Menurut Gaga Partama, program integrasi kelompok ternak sapi pada kelompok itu sudah dirintis pada 2015 lalu. Sekretaris Kelompok Ternak setempat Wayan Sukardana mengatakan, kelompok ternak yang dipimpinnya beranggotakan 43 KK. Selain beternak sapi, kini sudah mampu memproduksi pupuk organik dari kotoran sapi. Produksi pupuk sampai kini sudah mencapai 60 ton dan sudah terjual ke Buleleng 30 ton. Selain itu, pihaknya juga sudah memproduksi produk lainnya berkat pelatihan dan pendampingan dari tenaga ahli dari Fapet Unud, seperti produk bifesisida dan biourine. “Kami berharap pendidikan dan pendampingan dari Unud terus berlanjut,” ujar Sukardana. Perwakilan Pertamina TBBM Manggis, Ari, mengatakan pihaknya kali ini menambah bantuan sapi enam ekor. Sebelumnya sudah ada, selain bantuan pembangunan

enam kandang. Bantuan itu diserahkan secara simbolis diterima Ketua Kelompok. Ari berharap kepada kelompok ternak sapi itu terus mengembangkan usahanya. Dia juga berharap kelompok ternak itu tetap menjaga nama baik kelompoknya dan dalam pengembangan usaha diharapkan nantinya mampu menguasai pasar dan permintaan pupuk kompos dari kotoran sapi di wilayah Karangasem. Selama ini sudah ada penjual kompos dari Tabanan melayani sampai ke Karangasem. Program lainnya hendaknya diteruskan kelompok, sesuai arahan dari tim pendamping. “Sebelumnya kami sempat mengajukan usaha kelompok ternak ini ikut diajukan pada Eagle Award, tapi belum lolos. Mungkin karena baru merintis. Semoga nanti kalau terus berkembang akan bisa dilihat lagi,” kata Ari. Harapan serupa disampaikan Dekan Fapet Unud I.B. Gaga Partama. Ditegaskan, pihaknya dari Fapet Unud berupaya mengerahkan waktu dan tenaga untuk bersinergi. Kemajuan usaha seperti tani dan ternak di masyarakat mesti dilakukan dengan sinergi berbagai kalangan seperti akademisi, badan usaha dan masyarakat sebagai kelompok ternak. Menurutnya, kalau kelompok ternak sapi Putra Yasa nanti berhasil dan menjadi pionir berhasil baik dalam ternak sapi serta berbagai produknya seperti kompos, biourine dan pemanfaatan biogas, nantinya pasti akan ditiru peternak sapi lainnya. “Itulah sinergi antara kelompok ternak, badan usaha dan kami akademisi dari Fapet Unud. Kami juga berterimakasih kepada kelompok ternak sapi, khususnya di kelompok Putra Yasa. Tanpa kelompok ternak, kami tak bisa mendapatkan banyak tempat belajar dan pengalaman di masyarakat,” tandas Gaga Partama. (ad678)

BANTUAN - Dekan Fakultas Peternakan Unud Dr. Ir. I.B. Gaga Partama, M.S. perwakilan Pertamina Manggis dan pejabat lainnya saat penyerahan bantuan sapi di Kelompok Ternak Putra Yasa, Tenganan Dauh Tukad, Karangasem.

Bali Post/013

PIDANA PENJARA Made Budi Mulyawan yang membunuh teman minum tuaknya dijatuhi pidana penjara 15 tahun.

Pembunuh Teman Minum Tuak Divonis 15 Tahun Penjara Amlapura (Bali Post) – I Made Budi Mulyawan alias Budi (22) dijatuhi pidana penjara selama 15 tahun pada sidang pembacaan putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Amlapura, Kamis (15/9) kemarin. Atas vonis itu, pemuda asal Desa Pidpid, Karangasem menyatakan masih pikir-pikir selama sepekan apakah akan menerima hukuman itu ataukah menempuh upaya hukum lebih tinggi. Putusan majelis hakim diketuai Putu Ayu Sudariasih itu lebih ringan tiga tahun dari tuntutan. Sebelumnya JPU dari Kejari Amlapura Made Oka Mahendra menuntut terdakwa dihukum selama 18 tahun penjara. “Kami masih pikir-pikir majelis,” ujar Budi didampingi penasihat hukumnya Ni Made Suparni. Jaksa Oka Mahendra juga menyatakan masih pikir-pikir. Budi oleh majelis hakim dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pembunuhan secara berencana sesuai pasal 340 KUHP terhadap korban ayah dua anak, I Wayan Sebudi alias Udi (26) di rumah korban di Banjar Belimbing, Desa Pidpid. Di mana, terdakwa pada Jumat (22/4) lalu kondangan dan ikut pesta tuak sampai mabuk berat di rumah saksi I Made Kardi. Saat itu Kardi menggelar upacara putus tali pusar bayinya. Selain terdakwa, korban Udi dan sejumlah warga pria duduk melingkar pesta tuak, setelah sebelumnya sempat bekerja membantu pihak yang melaksanakan upacara. Sekitar pukul 16.30 Wita, saat sudah sama-sama mabuk berat, terdakwa merasa terus diberi tuak oleh korban. Terdakwa mabuk berat dan sampai muntah-muntah. Terdakwa lantas mengambil destar korban yang dipakai di kepala korban dan dipakai mengelap atau membersihkan muntahannya. Rupanya korban tersinggung, marah-marah dan terjadi adu mulut dengan terdakwa. Namun, perang mulut itu dilerai saksi, terutama tuan rumah saksi Kardi. Agar perkelahian tak berlanjut, terdakwa diajak pulang oleh ayahnya. Sempat beristirahat sekitar 15 menit, terdakwa justru naik sepeda motor dan mengambil sebuah pisau taji di rumah kakak terdakwa. Budi seorang diri mencari korban Udi di Belimbing. Korban ditemui di rumahnya dan terdakwa menanyai korban kenapa sampai marah-marah sebelumnya di arena minum tuak. Padahal, kata terdakwa, dirinya memakai destar yang dipakai korban untuk membersihkan muntahan terdakwa, hanya bercanda. Namun, korban membantah dan kalau hanya bercanda, bukan destar yang dipakai di kepalanya dipakai membersihkan muntahan. Saat itu, terdakwa emosi dan mendorong tubuh korban dengan tangan kirinya. Sementara tangan kanan mengambil pisau taji yang ditaruh di saku celana jeans-nya. Secepat kilat, pisau taji itu dihujamkan satu kali dari atas ke bawah ke dada kiri korban. Pisau taji dibiarkan menancap di dada korban. Terdakwa lari ke Mapolsek Abang untuk menyerahkan diri. Sementara itu, korban ke luar rumah dan sempat mengejar terdakwa. Namun sekitar 100 meter, tubuh korban limbung dan jatuh tertelungkup di jalan setapak. Dia sempat mencabut pisau taji yang menancap di dadanya. Ayah korban yang mengetahui Udi terluka mengejar terdakwa, ikut mengejar. Namun ayah korban ikut pingsan saat mengetahui korban Udi pingsan. Keluarga korban dan istrinya saksi Ni Nyoman Sikianti (23) langsung panik. Dibantu tetangganya, korban dilarikan ke UGD RSUD Karangasem. Namun, Udi menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan. Petani muda itu tewas dengan meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil-kecil. (013)


TABANAN

14

Jumat Wage, 16 September 2016

Dana BKK untuk Perbaiki Jalan ke Pura Tabanan (Bali Post) Serapan anggaran Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali yang hanya 14 persen di Kabupaten Tabanan tidak sertamerta membuat desa pakraman tidak bisa memanfaatkan dana tersebut. Sejumlah desa khususnya di Kecamatan Marga sudah mengamprah langsung ke provinsi, sedangkan Desa Pakraman Kukuh, Marga, telah menggunakan BKK untuk memperbaiki jalan dan drainase menuju Pura Luhur Kedaton (Alas Kedaton). Perbekel Kukuh, I Ketut Budiarta, mengakui dana untuk perbaikan jalan dan drainase menuju Pura Luhur Kedaton tersebut bersumber dari BKK provinsi yang besarnya Rp 200 juta. Desa Pakraman mengamprah dana tersebut karena perbaikan jalan dan drainase harus cepat selesai terkait piodalan di Pura Kedaton pada 27 September mendatang. ‘’Pembangunan mendahului, desa pakraman menalangi dulu anggarannya. Hal ini sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Program ini masuk dalam APBDes Perubahan,” jelasnya, Kamis (15/9) kemarin. Perbaikan jalan menuju Pura Kedaton sudah selesai termasuk drainasenya. Jalan yang diperbaiki sepanjang kurang lebih 200 meter dengan anggaran Rp 180 juta lebih. Dana bersumber dari talangan dana BKK provinsi Rp 155 juta dan sisanya dari kas Desa Pakraman Kukuh. “Sebelumnya jalan dan saluran drainasenya rusak. Kami perbaiki untuk memperlancar jalan ke pura termasuk prosesi mapeed saat piodalan nanti,” jelasnya. Camat Marga I Made Murdika dikonfirmasi terpisah mengungkapkan, beberapa desa pakraman di wilayah Marga sudah mengamprah dana BKK terlebih dahulu, seperti Kukuh dan Tua Marga. Namun, kebanyakan desa masih menunggu selesainya pembahasan APBDes. Ini terjadi terkait perbedaan persepsi dalam menerapkan aturan. Sejumlah desa sempat mempertanyakan dana BKK provinsi tersebut, namun tahun 2016 ternyata tidak ada di anggaran induk. Karena persoalan administrasi, program ini baru bisa masuk di APBDes perubahan sehingga desa pakraman melalui desa dinas baru bisa mengamprah. “Ada pula yang mendahului mengamprah, namun dananya parkir di kas desa sampai penetapan APBDes perubahan,” ungkapnya. (kmb28)

Bali Post/kmb28

PERBAIKI - Jalan menuju Pura Luhur Kedaton diperbaiki menggunakan dana BKK Provinsi Bali.

TTP di Desa Sanda Beroperasi 2019

Tabanan (Bali Post) Kabupaten Tabanan mendapat kepercayaan dari Kementerian Pertanian mendirikan program pengembangan Taman Teknologi Pertanian (TTP). Program ini dilaksanakan di lahan milik pemkab seluas kurang lebih 7,4 hektar di Desa Sanda, Pupuan. Pembangunan TTP Sanda sedang berlangsung dan diharapkan selesai atau beroperasi 2019 mendatang. Ke depannya TTP ini tidak hanya sebagai tempat mener-

apkan inovasi guna mendorong kemajuan pertanian di Tabanan, tetapi juga bisa menjadi destinasi pariwisata baru terutama untuk Tabanan Barat. ‘’TTP akan menjadi pusat program dan pelatihan petani serta proyek percontohan dalam memberdayakan dan meningkatkan hasil pertanian,’’ ujar Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Kamis (15/9) kemarin. TTP Sanda, lanjutnya, juga menjadi pusat pengembangan bibit-bibit pertanian unggul

di setiap daerah yang hasilnya bisa diterapkan petani. Selain itu, sebagai pusat penelitian sehingga bisa meningkatkan produksi pertanian dan memberikan manfaat bagi petani. Akan tetapi, target jangka pendeknya adalah pembangunan TPP serta program pengembangan dan pelatihan pertanian. ‘’Jika ini sudah dicapai, secara bertahap akan dikembangkan potensi desa dan wisatanya,’’ katanya. Anggota DPRD Tabanan

asal Pupuan, Gusti Nyoman Omardani, mengatakan TTP nantinya menjadi tempat pemberdayaan petani dan penelitian pertanian. Di Sanda juga akan dikembangkan unit perkebunan, peternakan dan inovasi pertanian. Di samping itu, TTP bisa menjadi destinasi pariwisata karena akan dikembangkan kegiatan pariwisata, perindustrian, UMKM, pengolahan hasil produksi petani dan pemasarannya. Dalam satu tempat pengun-

jung bisa mengetahui pertanian, hasil, pengolahannya dan dapat langsung membeli produknya serta destinasi desa wisata yang dikembangkan dan corong kunjungan ke desa-desa yang memiliki potensi pertanian di Tabanan. ‘’Misalkan, di TTP ada percontohan pengolahan susu sapi. Apabila pengunjung hendak melihat dengan lebih detail akan diarahkan ke desa yang menerapkan pengolahan susu sapi,’’ tutur Omardani. (kmb24)

Perjuangkan Ukuran Lobster Ekspor

Pemkab Rekomendasikan Hasil Riset Tabanan (Bali Post) – Sebagian besar nelayan di Kabupaten Tabanan yang berjumlah 1.067 orang menggantungkan hidupnya dari menangkap lobster pasir di samping ikan. Namun, aturan Kementerian Kelautan yang membatasi berat lobster ekspor membuat pemasukan nelayan menurun dalam dua tahun terakhir. Pemkab Tabanan melalui Dinas Perika- Kamis (15/9) kemarin. Berdasarkan aturan Kenan dan Kelautan mengadakan pendekatan ke pusat agar peraturan tersebut bisa ditin- menterian Kelautan, berat jau kembali. Terlebih lagi telah dilakukan lobster ekspor minimal 300 riset mengenai populasi lobster di perairan gram. Akan tetapi, kemudian Tabanan yang diharapkan bisa dijadikan dikeluarkan surat edaran Menteri Kelautan yang membahan pertimbangan. Menurut Kepala Dinas Perikanan dan Ke- perbolehkan ekspor lobster lautan Tabanan I Made Subagia, riset yang yang beratnya 250 gram. Sudilakukan badan riset dari Kementerian Ke- rat edaran ini hanya berlaku lautan sudah berlangsung satu tahun. Dari hingga akhir Desember 2016 riset tersebut didapatkan bahwa nelayan di mendatang. Untuk memberdayakan Tabanan tidak melakukan overfishing dan populasi lobster pasir beratnya rata-rata di nelayan jika aturan berat lobbawah 200 gram. ‘’Dengan riset ini diharapkan aturan mengenai berat ekspor dapat diturunkan atau surat edaran yang berlaku satu tahun bisa diperpanjang,’’ ujarnya,

Warung Global

Nama Tak Masalah, Terpenting Pelayanan pada Masyarakat REPUBLIK Indonesia telah merdeka 71 tahun, namun masih sibuk mengurus dan mengganti nama. Ini tidak perlu, sebab bangsa lain sudah lepas landas menuju negara maju. Masukan ini dilontarkan Gusti Sumardayasa di Denpasar dalam acara Warung Global mengupas topik ‘’Kepala Desa Jadi Perbekel’’ di Radio Global FM Bali yang dipancarluaskan Singaraja FM, Swara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (15/9) kemarin.

Menurut Sumardayasa, kalau negara kita masih berkutat mengurus dan mengganti nama, kapan akan maju seperti negara lain? Nama kepala desa atau perbekel tidak menjadi persoalan. Terpenting adalah pelayanan aparatnya kepada publik. Arya di Denpasar dan Fera di Tabanan sepakat. Pelayanan kepada masyarakat harus dinomorsatukan, bukan malah mengganti nama. Soal penamaan atau penyebu-

Bali Post/kmb24

TINJAU - Peninjauan lahan tempat dibangunnya TTP di Desa Sanda, Pupuan, beberapa waktu lalu.

tan tidak menjadi masalah. Malah dengan mengganti nama pasti menimbulkan persoalan yang berhubungan dengan surat–menyurat atau adiministrasi dan akan mengeluarkan biaya. Demikian juga ditegaskan Ugi di Tabanan dan Ayu di Petang. Sebaliknya, Gung Derah di Denpasar dan Santa di Ubud, berpendapat sebaiknya kepala desa di Bali namanya perbekel. Nama perbekel atau mekel sudah dipakai sejak zaman dulu. Ini sebagai ciri

khas Pulau Bali juga. Jika dikatakan akan mengubah nomenklatur tidak menjadi soal lagi pula biayanya tidak begitu banyak. Dukungan datang dari Ketut Dawi di Abiansemal. Sudah sejak lama di daerahnya memakai nama perbekel dan kantor perbekel, bukan kepala desa. Kalau di Denpasar belum memakai nama perbekel, sebaiknya memang diubah agar seragam dengan kabupaten di Bali. Tidak masalah mengeluarkan biaya karena itu hal yang wajar. Tiga pengunjung lainnya, Pan Basten di Denpasar, Febri di Denpasar dan Kak Kumpi di Mengwi, juga setuju Pemkot Denpasar kembali memakai nama perbekel seperti zaman dulu. Ini agar Bali mempunyai ciri khas. (sikha)

ster ekspor dari Kementerian Kelautan kembali 300 gram, Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan membina dan melatih istri nelayan sehingga bisa mengolah tangkapan ikan menjadi produk yang siap jual. Dinas juga mendorong petani melakukan budidaya ikan air tawar. ‘’Mengubah budaya cukup sulit. Jadi, sekarang masih dilakukan pembinaan dulu,’’ katanya. Budi daya ikan air tawar yang berprospek besar di Tabanan adalah lele dan nila. Sayangnya, belum ada bantuan dana atau subsidi dari pemerintah, sehingga nelayan yang hendak mengembang-

kan budi daya ikan air tawar harus swadaya. Menurut Subagia, ini harus dipikirkan jika lobster yang menjadi tangkapan utama nelayan Tabanan tidak lagi menjadi pendapatan utama. Pengepul losbter di Banjar Yeh Gangga, Desa Sudimara, Dewa Gede Ada Artana, menyatakan semenjak diterapkannya aturan berat lobster ekspor nilai jual per kilonya rata-rata Rp 250 ribu. Pada-

hal sebelumnya bisa mencapai Rp 400 ribu per kilo. ‘’Tahun 2013 hingga 2014 sempat mencapai Rp 400 ribu per kilo, sekarang tidak pernah lagi,’’ jelasnya. Saat ini stok lobster untuk eskpor sedang kosong karena gelombang besar dan tinggi sehingga nelayan tidak bisa melaut. Gelombang besar terjadi sejak sebelum Galungan dan belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. (kmb24)


15

Jumat Wage, 16 September 2016

Hasil Liga Champions UEFA Grup C Manc. City vs Moenchengladbach 4-0 Barcelona vs Celtic 7-0 1. Barcelona 2. Manchester City 3. Moenchengladbach 4. Celtic

1 1 1 1

1 1 0 0

0 0 0 0

0 0 1 1

7-0 4-0 0-4 0-7

3 3 0 0

Grup E Bayer Leverkusen vs CSKA Moscow 2-2 Tottenham vs Monaco 1-2 1. Monaco 2. CSKA Moscow 3. Bayer Leverkusen 4. Tottenham

1 1 1 1

1 0 0 0

0 1 1 0

0 0 0 1

2-1 2-2 2-2 1-2

3 1 1 0

Grup F Legia Warsaw vs Dortmund 0-6 Real Madrid vs Sporting 2-1 1. Dortmund 2. Real Madrid 3. Sporting 4. Legia Warsaw

1 1 1 1

1 1 0 0

0 0 0 0

0 0 1 1

6-0 2-1 1-2 0-6

3 3 0 0

Grup G Club Bruges vs Leicester City 0-3 Porto vs FC Copenhagen 1-1 1. Leicester City 2. FC Copenhagen 3. Porto 4. Club Bruges

1 1 1 1

1 0 0 0

0 1 1 0

0 0 0 1

3-0 1-1 1-1 0-3

3 1 1 0

Grup H Juventus vs Sevilla 0-0 Lyon vs Dinamo Zagreb 3-0 1. Olympique Lyon 2. Juventus 3. Sevilla 4. Dinamo Zagreb

1 1 1 1

1 0 0 0

0 1 1 0

0 0 0 1

3-0 0-0 0-0 0-3

3 1 1 0

Tampil Perdana, Leicester Langsung Menang Brussel Juara Liga Inggris Leicester City menikmati penampilan perdana di kompetisi Eropa dengan kemenangan telak di laga tandang. Dua gol Riyad Mahrez membantu the Foxes menjungkalkan tuan rumah Club Bruges 3-0 di pertandingan penyisihan Grup G Liga Champions di Stadion Jan Breydel, Kamis (15/9) kemarin. Ini merupakan kemenangan perdana Leicester di pentas Eropa selama 55 tahun. Tim asuhan Claudio Ranieri itu membuat start mengesankan dengan memimpin pertandingan saat laga baru berjalan lima menit. Sundulan Marc Albrighton yang memanfaatkan lemparan jarak jauh menggetarkan gawang Bruges. Bruges beruntung pemainnya tidak mendapat kartu merah ketika bek veteran Timmy Simons menjatuhkan penyerang Leicester Jamie Vardy di tepi kotak penalti. Mahrez melepaskan tembakan kaki kiri keras dari tendangan bebas yang dihasilkan menuju sudut atas gawang pada menit ke-29. Mahrez menggenapi pesta kemenangan ini dari sepakan penalti pada menit ke-61, setelah Vardy dijatuhkan kiper Ludovic Butelle. Dengan kemenangan ini Leicester memimpin klasmen sementara dengan 3 poin dan Club Bruges berada di dasar klasemen dengan 0-0. Porto membuang peluang meraih kemenangan saat menjamu FC Copenhagen dan harus puas di posisi ke-2 dan 3 dengan nilai 1 setelah kedua tim bermain imbang 1-1. Porto memimpin melalui gol Otavio di awal babak pertama. Tim tamu menyamakan skor lewat gol Andreas Cornelius menit ke-52. Copenhagen bahkan harus bermain dengan 10 pemain setelah Jan Gregus dikartu merah menit ke-66. Meski digempur sepanjang 30 menit terakhir, terbukti Copenhagen mampu mempertahankan skor imbang. Kejutan terjadi di Grup E saat Tottenham Hotspur ditundukkan Monaco 1-2. Stadion Wembley dipenuhi lebih dari 85 ribu penonton, tetapi pasukan Mauricio Pochettino tak mampu memanfaatkan kesempatan sebagai tim tuan rumah. Monaco bahkan memimpin lebih dahulu lewat Bernardo Silva menit ke-15 dan skor diperbesar lewat Thomas Lemar 16 menit kemudian. Sebelum babak pertama usai Toby Alderweireld mencetak gol balasan. Namun sepanjang babak kedua tidak ada lagi gol tercipta, sehingga klub kota London itu menelan kekalahan di depan pendukungnya sendiri. Kekalahan ini menempatkan Spurs di posisi buncit dan Monaco di puncak klasemen Grup E dengan 3 poin. Bayer Leverkusen dan CSKA Moscow di posisi kedua dan tiga dengan 1 poin setelah bermain imbang 2-2. Gol Leverkusen dihasilkan Admir Mehmedi dan Hakan Calhanoglu di babak pertama. Sementara Moscow sempat balik memimpin 2-1 setelah memborong dua gol beruntun lewat Alan Dzagoev dan Roman Eremenko. (kmb39/afp/ant)

Real Madrid Diselamatkan Gol Jelang Akhir Pertandingan Madrid -

Gol-gol jelang akhir pertandingan dari Cristiano Ronaldo dan Alvaro Morata membawa Real Madrid menang tipis 2-1 atas tamunya Sporting Lisbon pada pertandingan Grup F Liga Champions, Kamis (15/9) kemarin. Klub sang juara bertahan itu bangkit dari ketinggalan untuk memenangi pertandingan pertama dalam upayanya mempertahankan gelar Liga Champions. Ronaldo menggagalkan kemenangan klub masa kecilnya dengan mencetak gol penyama kedudukan dari tendangan bebas pada menit ke-89, ketika Real terlihat akan menelan kekalahan pada pertandingan pertamanya di Grup F. Morata kemudian menanduk bola pada fase akhir pertandingan untuk melengkapi kebangkitan timnya. Pemain Brazil Bruno Cesar terlebih dahulu membawa tim tamu memimpin pada menit ke47, ketika ia memaksimalkan kelengahan barisan pertahanan Real. Real memaksimalkan waktu untuk merespons ketinggalan mereka, di mana Ronaldo sempat gagal memanfaatkan peluang untuk menyamakan kedudukan, ketika sepakannya mengenai tiang dekat dari sejumlah tembakan yang dilepaskannya. Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane menepis kritik-kritik yang mengklaim bahwa keberuntungan klub akan segera

berakhir. Penampilan Real berbanding terbalik dengan permainan gemilang dari musuh bebuyutannya, Barcelona, yang menang 7-0 atas Celtic. Zidane mengatakan ia tidak pernah ragu bahwa Real akan menang. ‘’Saya tidak tahu apakah kami layak atau tidak (atas kemenangan ini), namun kami tetap percaya sampai akhir,’’ katanya. Harian El Mundo pada edisi Kamis kemarin menulis, ‘’Anda tidak dapat selalu menang pada detik terakhir atau pada penaltipenalti.’’ Harian itu mengacu pada kemenangan adu penalti Real atas Atletico Madrid di final Liga Champions pada Mei silam, dan kemenangan 3-2 atas Sevilla melalui perpanjangan waktu yang membuat Real memenangi Piala Super Eropa bulan lalu. Zidane mengatakan kemenangan-kemenangan tipis Real tetap penting. ‘’Ketika Anda memenangi pertandingan dengan cara ini, itu amat bermakna untuk skuad,’’ tutur pria asal

Bali POst/rtr

SUNDUL - Penyerang Real Madrid Alvaro Morata (kanan) menyundul bola ke gawang Sporting pada pertandingan Liga Champions, Kamis (15/9) kemarin. Prancis itu. ‘’Kami tidak memenangi semua pertandingan kami dengan skor 5-0.’’ Menang Besar Kemenangan besar justru didapat Borussia Dortmund saat menghancurkan juara Polandia Legia Warsawa dengan skor 6-0 pada laga lain di Grup F ini. Mario Goetze memimpin pesta gol tim Jerman itu, membuka gol dan juga memberi assist untuk dua gol lain. Dortmund mendominasi dari awal di mana Goetze

Aguero Ukir Tiga Gol Kemenangan City Manchester Hujan tak bisa menunda kemenangan Manchester City. Pasukan Pep Guardiola menghancurkan Borussia Moenchengladbach dengan skor 4-0 pada pertandingan pembukaan Grup C dengan penyerang Sergio Aguero mengukir tiga gol, Kamis (15/9) kemarin. Guardiola menjaga rekor 100 persen kemenangannya di awal kompetisi ini. Kemenangan ini datang setelah laga ini ditunda 24 jam dari jadwal semula pada Rabu dini hari. Hujan deras yang disertai petir, memaksa otoritas pertandingan menunda laga tersebut. Aguero membawa mereka unggul pada menit kedelapan ketika ia menyambar bola umpan silang dari Aleksandar Kolarov. Penyerang Argentina itu menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-28 ketika ia mengecoh kiper Moenchengladbach Yann Sommer dari titik penalti. Aguero melengkapi tiga golnya pada menit ke-77 dari jarak dekat setelah mendapat sodoran bola dari Raheem Sterling. Bintang City Kelechi Iheanacho mengubah skor menjadi 4-0 pada fase akhir pertandingan. Meski menang, Guardiola mengirim pesan tersendiri bagi pendukung City agar mereka memenuhi Stadion Etihad yang berkapasitas 53 ribu penonton setelah laga kemarin hanya disaksikan 30 ribu saja. Ini berbanding terbalik dengan di kompetisi Liga Inggris di mana mereka datang berbondong-bondong memadati stadion. ‘’Fans perlu tahu bahwa kami berlaga di Liga Champions,’’ ujar pelatih yang sebe-

menyelesaikan umpan silang dari pemain muda Osmane Dembele saat pertandingan baru berlangsung tujuh menit. Penggemar tim tuan rumah itu kemudian menjadi bungkam ketika Sokratis Papastathopoulos dan Marc Bartra mencetak gol pada sepuluh menit kemudian. Dortmund melambatkan irama pada serangan-serangan mereka di 45 menit kedua, namun masih mampu mengemas tiga gol selanjutnya melalui

Raphael Guerreiro, Gonzalo Castro, dan penyerang bintang Pierre-Emerick Aubameyang. Sayangnya laga ini diwarnai kerusuhan. Di tribun, sekelompok penggemar yang mengenakan penutup wajah berusaha untuk menerobos masuk ke sektor yang dihuni para pendukung Dortmund pada babak pertama. Insiden itu berakhir dengan perkelahian dan tembakan gas air mata dari para petugas keamanan. (kmb39/afp/ant)

Final Liga Champions 2018 di Kiev Kiev Stadion Olimpiade Kiev akan menjadi tuan rumah final Liga Champions 2018. Stadion berkapasitas 70.000 penonton itu, yang menjadi tempat berlangsungnya final Piala Eropa 2012, akan dikonfirmasi secara resmi menyusul pertemuan para pejabat UEFA di Athena. ‘’Keputusan bersejarah untuk sepak bola Ukraina ini diambil di Athena,’’ kata Andriy Pavelko, kepala Federasi Sepak Bola Ukraina, yang mengumumkan berita ini pada situs resmi federasinya, Kamis (15/9) kemarin. ‘’Final Liga Champions merupakan kemenangan bersama dari semua penduduk Ukraina. Sekarang kami dapat menyambut satu sama lain dengan pesta sepak bola ini yang akan diselenggarakan di Kiev.’’ (afp/ant)

Owi/Butet Dipastikan Ikut Asian Games 2018 Striker Manchester City Sergio Aguero. lumnya menangani Bayern Munich dan Barcelona itu. ‘’Kami memerlukan kehadiran mereka di Liga Champions ini.’’ Imbang Juara Liga Eropa Sevilla menahan imbang tuan rumah Juventus 0-0 di Grup H. Tandukan Gonzalo Higuain yang mengenai mistar gawang merupakan peluang terbaik Juventus pada laga di Turin itu. Sami Khedira, yang memainkan pertandingan Liga Champions untuk ke-50 kalinya dan yang kelima untuk Juve, memiliki dua peluang untuk membawa tim Italia itu unggul pada menit ke-15, dan upaya Paul Dybala digagalkan kiper Sergio Rico, yang berkali-kali menjadi penyelamat Sevilla.

Bali Post/afp

Higuain kemudian menyundul bola umpan silang Dani Alves dan bola membentur tiang gawang. Itu merupakan peluang terbaik sepanjang pertandingan. Sergio Escudero menjadi satu-satunya pemain Sevilla yang melepaskan tembakan ke gawang pada menit ke-27. Namun serangan itu dapat diamankan kiper Juve Gianluigi Buffon. Hasil imbang ini amat menguntungkan Sevilla dengan raihan 1 poin mengingat lawan merupakan juara Serie A Liga Italia. Sementara Olympique Lyon memimpin Grup H ini berkat kemenangan 3-0 atas Dinamo Zagreb. Ketiga gol Lyon dihasilkan Corentin Tolisso menit ke-13, Jordan Ferri (49) dan Maxwell Cornet (57). (kmb39/afp/ant)

Jakarta (Bali Post) Pelatih ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Richard Mainaky memastikan pasangan atlet andalannya Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau akrab disapa Owi/Butet akan mengikuti Asian Games 2018. ‘’Pasangan Owi/ Butet akan berlanjut hingga Asian Games nanti. Selama saya melihat atlet masih mampu bermain, saya akan lanjutkan,’’ kata Richard di sela-sela penyerahan bonus PBSI kepada Tim Bulu Tangkis Olimpiade 2016 di Jakarta, Kamis (15/9) kemarin. Meskipun memastikan keikutsertaan Owi/Butet dalam Asian Games 2018, Richard mengatakan pasangan atlet itu mungkin dipasangkan dengan atlet-atlet muda lain dalam pertandingan sela menuju Asian Games. ‘’Saya akan memastikan satu pasangan lain untuk Asian Games karena setiap negara punya jatah mengirim dua pasangan atlet ganda,’’ kata Richard. Richard mengaku optimistis dapat meyakinkan Butet untuk tetap bermain hingga Asian Games 2018 karena telah mengetahui seluk-belum kondisi psikologis atlet asuhannya itu. Namun, Richard belum dapat memastikan keikutsertaan pasangan lapisan kedua pada sektor ganda campuran yaitu Praveen Jordan/Debby Susanto menyusul rencana pernikahan Debby pada akhir 2017. ‘’Saya menilai pasangan Ronald Alexander/Melati Daeva Oktavianti bermain konsisten. Pasangan lain yaitu Edi Subaktiar/Richi Puspita Dili dan Ricky Widianto/ Gloria Emanuelle Widjaja masih mungkin bongkar pasangan,’’ kata Richard. Butet mengaku terkejut dengan pernyataan pelatihnya Richard tentang rencana untuk mengikutsertakan dalam Asian Games 2018. ‘’Kak Richard belum membahas hal itu secara serius. Tapi, saya juga harus meyakinkan diri sendiri untuk mengikutinya,’’ kata Butet. Butet mengaku kondisi badannya cenderung menurun setelah lama tidak berlatih sejak meraih medali emas Olimpiade Rio 2016. ‘’Saya beberapa hari ini banyak libur latihan karena ada beberapa acara yang harus saya ikuti,’’ kata Butet. (ant)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Wage, 16 September 2016

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya Informasi pasang iklan Telepon : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) : (021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 - Iklan Still Store di Bali TV : Rp 200.000,- (10 x tayang) z Jakarta z Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV : Rp 50.000,- (5 x tayang) z Mataram : (0370) 639543 tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket : Rp 165.000,- (10 x muat) z Denpasar : (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket : Rp 82.500,- (10 x muat) z Surabaya : (031) 5633456 z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau VISA z Email: pembacabalipost@gmail.com z Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 z Discount Up to: 10% Pembayaran dgn Kartu Kredit BNI Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! z Tarif iklan Mini/Baris

Dicari:Sopir Gaji 2Jutaan Hub.724995

Cr Pembantu Gj 1,5 yg anter dpt 500 T.488315/487612 LgsKrj

Dcr segera Adm Wnt max.35th Jl Gatsu No.264A Dps 081236468077

Dcr Pria SMA bs Adm&Komp Min 30Th Checker By Pass Ngr Rai 836 Suwung Kauh sblh Mitra 10

Cr karyawati Admin,bs Komp, min SMA,Hub:082139313737

Dcr:HRD,Purchasing,Waiter/ss, Runner,Cashier,House Keeping, Gardeneer,Engeneering,Steward, Driver u/Restoran di Seminyak. Hub.(0361)730603.Email: analafavela@gmail.com

A.BP.153.09.16.0000668

A.BP.153.09.16.0000670

Cr Tenaga Dagang u/di parkiran Krishna Oleh-oleh Bali,Legian, Pria max.30th 081337231515

B.BP.154.09.16.0000375

** Gaji 2,5Jt 085338424651 ** SPG Toko/Ksir/Admin/Pramuniaga

A.BP.001.09.16.0000549

Butuh Tenaga Pertanian Hub:085847451298

A.BP.001.09.16.0000569

Biku Rest Need Host,Engineering & Runner.Send Your CV & Photograph to info@bikubali.com B.BP.004.09.16.0000286

Coco Group Looking for: IT Manager,Chief Engineering, Asst.HR Manager,Store Manager (5org),Store Supervisor(50org) Team Leader(150org)Recruitment Supervisor,HR Staff,SPG/SPB (250org)min.1 years experience Walking interview at Jl.Batur Raya No.33 Tman Griya Jimbaran start from 09.00AM-03.00PM

A.BP.001.09.16.0000661

A.BP.001.09.16.0000637

Dbth,Reception Spa di Canggu Bisa Bhs Inggris & Komputer. Hub.082-247-648-167

B.BP.004.09.16.0000281

Dcr Adm Wnt SMA,ByPass Ngr Rai 836 Suwung Kauh Sblh Mitra 10

A.BP.153.09.16.0000672

Dcr Apoteker Pendamping PBF Mempunyai SIKA CV Kirim Jln.Gatsu II No.11 Dps Hub: Sri (081805608197)

A.BP.001.09.16.0000666

A.BP.001.09.16.0000457

Rcpt Dcr Sanur Hub.289700 / 085751993169 A.BP.001.09.16.0000409

Job Vacancy Holding Company Spv,Chef,Waiter/ss,Cook Helper Sales&Mkt,Cashier,StockerSPB/ SPG,Qualifications:M/F Able to Work w/Team Fresh Graduates Are Welcome,Good English,Hard Worker & Good Personality Work Exp.for Spv&Chef.Send Email to sridani@greenbowl-indonesia.com / 0361-4723225

Dicari Lulusan STM Bangunan u/ Opr Interior,lamaran Kirim ke Tangkuban Perahu Gg.SD 11-13 No.17 Br.Teges Padangsambian H:087861816907 Adane Cornelius

Dicari Pegawai BhsInggris Pria A.BP.001.09.16.0000628 08113882660 Dcr Mekanik Spd Mtr Hub.Honda Segway Tour Sanur A.BP.001.09.16.0000631 Taman Agung Mtr 081236700700 Dicari SPG Walk In Interview B.BP.001.09.16.0000315 Tgl 19-26 Sept Jam 12 di Nirmala Dcr PRT Kerja dr Jam7.00-17.00 Plaza Jimbaran 085104540117 Gaji 1,2Jt Hub:081236061394 B.BP.004.09.16.0000371 A.BP.001.09.16.0000638

Dcr Sopir&Tng Serabutan Tinggal Dlm+Uang Makan 087862163222

A.BP.001.09.16.0000651

B.BP.154.09.16.0000330

A.BP.001.09.16.0000611

Dicr Staf IT baru lulus SMK TI Zee-X Rental DVD Jl.Hasanudin 59 Lt.2 depan BCA di atas KFC

Security & Engineer max 30th, status permanen,gaji bonus terjangkau kesehatan Febris Hatel & Spa Jl.KartikaPlaza Kuta754575

A.BP.001.09.16.0000649

Driver SIM A/B1 Untuk Spa Nusa Dua Area Gaji Incentive Bagus Hub Nusa Spa 0361-778877

B.BP.154.09.16.0000374

Quarzia Boutique in Seminyak Looking for Senior SPG.Good Experience,Fluent English. CV to malas@quarzia.it / (0361)736644,Good Salary B.BP.004.09.16.0000277

Google Analytics and Adwords data: Able to analyzing & interpreting data. Certified in Google Analytics & know Adwords. Intricate knowledge of excel & attention to detail is a must. Send CV & photo to hrd@elitehavens.com

B.BP.004.09.16.0000358

B.BP.004.09.16.0000278

A.BP.153.09.16.0000667

Dicr Sgr Karywn/ti u/Rest Interisland Bali B.BP.803.09.16.0000182 Daerah Tuban H.Bu Laurencia Dibutuhkan HK Cleaner Untuk Cr 3Sopir SIM A&Sales,Jujur& 087703400138/081252395376 Singapore Hospital,Gaji SGD A.BP.001.09.16.0000572 ulet 081337306169/087860886822 2400 Pend.D3/S1,Kirim CV ke A.BP.001.09.16.0000476 Dcr sgr waiter/ss,bartender/ss E:info@interisland-bali.com Or Dcr tenaga krj Srabutan u.Vila kasir CS u/Simpang Cafe diSeminyak,pria SIM A&C,basic yudi@interisland-bali.com Jl.Legian 133 Kuta(Simpang Inn Hotel) min SMK 0361-761306 Ph:0361-242642 HP:081238904433 Bhs Inggris Hub.087860618890 A.BP.001.09.16.0000573

A.BP.001.09.16.0000460

Dicari Therapist utk di Sanur Hub.081239522441

A.BP.001.09.16.0000645

Fotografer/KameramenBerpnglmn AnugrahPhoto,Pert.Udayana B12 A.BP.001.09.16.0000655

Dicari Sopir Berpengalaman SIM A Hub.085333333535 A.BP.001.09.16.0000505

PT.MUB Membutuhkan Kary.Kasir, SPG,Tng.Packing,Satpam,PRT.Lam ke Padanggalak 69 Dps. Tlp:087861688287/082147023132

Experienced Graphic Designer Graduate Diploma E:infojob_garm en@yahoo.co.id Hp:085100050706

A.BP.001.09.16.0000520

Ku De Ta Restaurant,Seminyak is Looking for:Demi&CDP for Japanese Kitchen You need: Min.2-3 years relevant experience,Good English,High motivation,Ability to work flexible hours,Good healthy&Grooming, Willing to work as a team CV(in Eng.)w/photo to hrd@kudeta.net

B.BP.004.09.16.0000366

Looking for: barista,cook, general staff,send CV to gloriajeanskartikaplaza@gmail. com/081246265360

B.BP.004.09.16.0000335

PT.FujiHome Japan Cr:Marketing brpnmpilan mnrik&Arsitek,Peng. Min 3Th,Jjr,Disiplin,Brtnggung jwb,Gaji+Bonus,Hub:4723564 /email:info@fujihomejapan.com

A.BP.153.09.16.0000669

PT.XpsLink Bth:Acct(MinD1,Single, Max28Th,Opration,KurirMotor Krm:Jl.G.Soputan I/107,8466317

A.BP.001.09.16.0000484

Yamaha Bisma dicr:Mekanik Mtr/ Supir Sim B1/SMK/S1 Ek Hub. T.Umar 142 Dps

A.BP.001.09.16.0000629

A.BP.001.09.16.0000491

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post Vellfire’11 Hitam DK Bisa TT & Kredit Dp 140Jtan,081805330222

B.BP.164.09.16.0000368

DIJUAL MOTOR

Jual Tanah 1,5Are Lok Jln. Subak Dalem XXIII BUC Nego Hp:087860923939

KLUNGKUNG

Djl Rmh LT 1A H 450Jt Nego Lok Jl.Matahari Umalemek Klungkung Hub:085739228486 (Gus Ari)

A.BP.001.09.16.0000470

YAMAHA

Xeon RC125’2013 DK6816FS Vixion’2011 DK8154EX, Smash’2010 DK6645UK, Suzuki Shooter’2013 DK5917EL, MioSporty’07 DK6609XO H.427676

B.BP.141.09.16.0000367

DISEWAKAN RUMAH Dikont Rmh 3KT,Dpr,R.Tamu, Wi-Fi,087860186668

B.BP.154.09.16.0000376

Dikont Rmh di Lt2 Puri Kampial B/16 NDua 5KT,Gdg,081945339832

A.BP.001.09.16.0000647

DIJUAL RUMAH Dijual Rmh Baru Lt 2 Siap Huni Dalung 850Jt KPR 087878213504

Dkont.Rmh Utr Poltabes Dps 2KT 1Dpr,Grs,Jl 6mtr,081338688681

A.BP.001.09.16.0000607

DISEWAKAN RUKO DIJUAL TANAH SUZUKI FORD Djl Rmh 36/70 Graha Candra Dkntrakan Ruko Jl.Buana Rya Jual Rugi 1-2A Sempidi Tegeha Karimun Estilo VXi 08 AsBali Ford Fiesta 1.6L A/T-S’11 Htm Asri E30 Meliling Tabanan No 21 Pdg Sambian cck utk Kantor Jl5m Pav 350JtNgo,081337332121 DK Tgn I KM 15rb Istw H.724187 Slvr,Ban Br,Trawat 08123900272 A.BP.001.09.16.0000345 Hub.08123929588 Notaris &Beljar H.085738559532 A.BP.001.09.16.0000660 B.BP.004.09.16.0000360 A.BP.001.09.16.0000646 A.BP.001.09.16.0000665 !!!Karma Kandara Sinaran Surga TOYOTA HONDA 10A dkt laut view 081338977777 Djl Rmh Pgr Jl.Ry.Utm Tmn JimOver Kontrak Ruko Lt2 Sanur A.BP.001.09.16.0000269 Avanza G Th’2013 Putih Asli DK barn LT1,44 LB75/Hb:08179797172 Brio Satya’14 119jt+Ayla’2015 L7M ‘M 08113882660 250Jt Tanah Siap Bangun 116m2 A.BP.001.09.16.0000626 A.BP.001.09.16.0000632 100+Jazz MMC’12AT/085100856999 Trwt,081999731000/081237266333 1KM Sltn ByPs Tbn 081337380202 B.BP.164.09.16.0000369 B.BP.141.09.16.0000365 GIANYAR KOST A.BP.001.09.16.0000653 Rush’10 Tipe S KM 30rb Mulus Honda HRV RU 1,5cc CVT Merah Djl Rumah LB 60m2 Lt.5Are Lok. Super Elite Bule Sanur S.Pool, Dijual Tanah Kav di Padang 157Jt Nego,Hp 081338543137 Dps Gianyar Kota Hub.081999409111 Lengkap 3Jt UP:087762566220 Hub: 081 239 681990 Galak Hub.081337112202 A.BP.001.09.16.0000366

A.BP.001.09.16.0000642

SALON

A.BP.001.09.16.0000634

FOTOCOPY

A.BP.001.09.16.0000662

DIJUAL RUMAH

A.BP.001.09.16.0000514

A.BP.001.09.16.0000114

BU Villa 2.17Are Jimbaran Lt1 Tlh Hlg Sertifikat Tanah(SHM 1,50M P.Gading H.087861888177 No.1953 Luas 320m2 dan SHM No. A.BP.001.09.16.0000643 1957 Luas 680m2 AN Sebastianus A.BP.001.09.16.0000385 Didinong Gudipung)Lokasi Ds. Jual Tanah 1Ha @/25Jt Jl.Raya RUPA-RUPA Pecatu,Kec.Kuta Selatan,Kab. Tuwed/Melaya Ngr 081332199999 Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Badung.Bagi yg Menemukan A.BP.159.09.16.0000656 T.085337370228 / 412815 Hub:082147083777 Promo 1Are Punggul Badung 149Jt A.BP.001.09.16.0000428 A.BP.001.09.16.0000641 3 pembeli pertama 081238364632 Dcari Property macet di Bank/ A.BP.001.09.16.0000474 KONTAK JODOH Kena Rentenir Sms 087760451006 Ry Malboro 8A,Ry Tuban 5A,Rmh A.BP.001.09.16.0000513 Lelaki Tampan Pengusaha Wants LT.10A/525 Lt2 Hub:08113998729 Mau Gabung Uber/Grab Taxi Szk Girls 082236747907 2AD7757D A.BP.001.09.16.0000640 A.BP.001.09.16.0000512 Ertiga Solusinya 081238161854 Seminyak 3are 1M per are,view A.BP.001.09.16.0000630 PENGUMUMAN sawah komplekvila.081337479762 Rmh Anda Bocor Dak Dinding Tlg B.BP.004.09.16.0000370 Permohonan Maaf. Kami Atas Hub.Pak Jimi 081353068751 Grs Tanah kav diDenpasar 1A, 1,5A, A.BP.001.09.16.0000659 Nama Felentinus Hentar dan 2A Hub.0811399361 Epifanius Lantom pada pukul KURSUS A.BP.001.09.16.0000587 20.30 tlh melakukan pencurian Trima Kursus Tata Rias Rambut DISEWAKAN GEDUNG Helm di Hardys Center Kuta Kcntikan Srtfikat 083811957139 Atas tindakan yg kami lakukan, Dikontrakkan Gedung+Gudang A.BP.001.09.16.0000458 kami berharap kepada Pihak Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan KEHILANGAN Hardys Center Kuta mengabulkan LT/LB 3500/3900m2.08123812222 Telah Hilang!BPKB mobil a/n A.BP.153.09.16.0000671 permohonan maaf dari kami. I Gst A Bgs Prastika Karna A A.BP.001.09.16.0000542 DIJUAL VILLA almt:Kerobokan Hb:085100666991 Puji Syukur Atas Terkabulnya Djl Villa VIP Kampial Nusa Dua B.BP.004.09.16.0000364 Novena Hati Kudus Yesus & 3 LT:5,65 LB:470 Full View&Full Hlg Sertifikat HGB No.843/Desa SalamMaria Furnished/Hb:Aryana:0811398737 Ungasan,AN:Handi Tamin,Ls 63m2 A.BP.001.09.16.0000625

SERVICE

BAHAN BANGUNAN

ALUMINIUM

RUPA-RUPA

PERCETAKAN DIJUAL MOTOR

AC FOTOCOPY

BIRO JASA

DIJUAL MOBIL KONTRAKTOR KONSTRUKSI BAJA

FURNITURE

A.BP.001.09.16.0000459

A.BP.001.09.16.0000504

Dcr sgr Tnga SPG/SPB, Kasir dan Helper, syarat: SMU/SMK, Pria/ Wanita, umur maks. 25th.Lam ke KKB Bali Mart, Jl Kepundung No. 61 A dps atau Email: kkb_jobvacancy@yahoo.com

G.01

Dcr pembantu RT perempuan tidur dlm,Telp 08123928624

A.BP.001.09.16.0000673

Renov DMC in Sanur is Looking for Experienced Person for Product/FIT Departement in Charge for a La carte Quotitions/Account Handling.Please Kindly Send your Application to: sales@govacation-indonesia.com

A.BP.001.09.16.0000496

Staff Front Office Fluently English Oral&Written for Nusa Dua Take Home Pay IDR 3,5-4Million CV:bali4hands@gmail.com

A.BP.001.09.16.0000644

The Griya Villas & Spa Bunutan Butuh Yoga Teacher,Spa Spvsr, Asst Operation Manager CV:info@thegriya.com

A.BP.012.09.16.0000308

Urgent:Waiter Waitress:Shelter Rest Jl.Drupadi I/2A Seminyak Send CV Email: yantilinda63@gmail.com WA 085738017318 B.BP.004.09.16.0000272


EKONOMI

18

Jumat Wage, 16 September 2016

SLF Akuisisi Saham CSL

Jakarta (Bali Post) Mendukung kebijakan single presence yang diamanatkan UU No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, Sun Life Financial (SLF) mengambil alih 51% saham perusahaan asuransi jiwa PT CIMB Sun Life (CSL) dari mitra jangka panjang perusahaan, CIMB Group. ‘’Sun Life Financial bermaksud untuk menyatukan seluruh bisnis CSL di bawah satu merek dagang Sun Life,’’ kata Presdir SLF Indonesia Elin Waty pada jumpa pers di Jakarta, Kamis (15/9) kemarin. Proses akuisisi ini, menurut Elin, akan semakin memperkuat posisi Sun Life Financial Indonesia di pasar asuransi jiwa serta memberikan dampak positif bagi nasabah serta karyawan di masa mendatang. Selain itu, katanya, Sun Life Financial Indonesia juga mempererat kemitraannya dengan CIMB Group melalui suatu perjanjian bancassurance yang diperluas dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk. Elin menambahkan, integrasi juga akan meningkatkan pangsa pasar Sun Life di Tanah Air, dari sebelumnya 0,8 persen menjadi 1,5 persen. Begitu pula lini bisnis Sun Life, di mana hingga kuartal pertama tahun ini, total pendapatan premi setelah integrasi menjadi Rp 1,04 triliun dan aset perusahaan juga bertambah besar menjadi Rp 9,14 triliun. Dikatakannya, dengan integrasi perusahaan dipastikan akan terus bertumbuh. Saat ini saja, katanya, kinerja Sun Life terus meningkat. Tahun lalu kinerja Sun Life Financial Indonesia meningkat 15% dibandingkan kinerja tahun sebelumnya yang mencapai Rp 945,26 miliar menjadi Rp 1,08 triliun. Laba perusahaan juga melonjak. Tahun 2014 mencatat kerugian Rp 137,23

miliar, tetapi tahun lalu mencetak laba Rp 96,93 miliar. Sementara Presiden Sun Life Financial Asia Kevin D Strain mengatakan, hasil integrasi ini dipastikan akan memperbesar bisnis Group Sun Life Financial. ‘’Integrasi merupakan sebuah langkah maju bagi perusahaan. Ini merupakan langkah tepat untuk memperkuat posisi Sun Life di industri asuransi,’’ ujar Kevin. Kevin menambahkan, pihaknya memfokuskan pertumbuhan karena penduduk Indonesia yang besar yaitu mencapai 250 juta orang, kelas menengah yang tumbuh pesat, dan penetrasi asuransi yang masih rendah di pasar. ‘’Indonesia pasar penting bagi kami. Ini peluang besar. Ada satu kebutuhan akan produkproduk asuransi dan solusi keuangan yang membantu kelas menengah mempersiapkan masa depannya,’’ kata Kevin. Ia menjelaskan, pihaknya melakukan banyak investasi di Indonesia. Seperti menanamkan 40 juta dolar AS untuk agency, membangun gedung baru berupa Menara Sun Life, mengakuisisi CIMB Sun Life, dan menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra. Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan, industri asuransi nasional terus bertumbuh, yang terlihat dari laporan keuangan 54 perusahaan asuransi jiwa yang menunjukkan bahwa total pendapatan sebesar 9,2% menjadi Rp 48,94 triliun. Padahal periode yang sama tahun lalu total pendapatan sebesar Rp 44,8 triliun. Total pendapatan industri asuransi jiwa disokong sebesar 70,3% oleh pertumbuhan pendapatan premi yang terdiri atas premi bisnis baru dan total premi lanjutan. (010)

Bali Post/ant

PAJAK - Foto dokumentasi wajib pajak berkonsultasi dengan petugas saat melakukan pendaftaran peserta program pengampunan pajak, di Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jawa Timur II, Juanda Sidoarjo, Jawa Timur, belum lama ini.

Di BNI Denpasar

Tebusan Pengampunan Pajak Capai Rp 1 Miliar Denpasar (Bali Post) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Denpasar menyatakan bahwa jumlah uang tebusan pengampunan pajak melalui bank pemerintah itu di kawasan Bali dan Nusa Tenggara hingga saat ini mencapai Rp 1 miliar. ‘’Hingga saat sudah sampai sekitar Rp 1 miliar untuk pembayaran tebusan saja,’’ kata Pimpinan BNI Kantor Wilayah Denpasar Anak Agung Gde Agung Dharmawan, di Denpasar, Rabu (14/9). Menurutnya, uang tebusan itu dibayar campuran baik oleh orang pribadi maupun pelaku usaha atau UKM. Meski demikian, pihaknya optimistis masih

banyak pengusaha atau orang pribadi yang mengikuti amnesti pajak itu namun masih menunggu dan melihat untuk ikut program tersebut. Ia mengimbau kepada masyarakat memanfaatkan program itu dengan tarif yang masih rendah sebesar dua persen berlaku hingga akhir September ini. BNI merupakan satu dari 18 bank persepsi atau bank penerima dana hasil dari pengampunan pajak. Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Bali mencatat hingga 1 September 2016, sudah ada Rp 29,9 miliar uang tebusan dengan tarif dua persen dan surat pernyataan harta sebanyak 371 surat. (ant)

Bali Post/dgk

RAMAI - Dodol tradisional khas Buleleng memiliki cita rasa dan ramai dipesan mendekati hari-hari raya besar keagamaan Hindu, Rabu (14/9).

Jelang Hari Raya Kuningan

Pesanan Dodol Meningkat Singaraja (Bali Post) Produksi dodol sebagai hasil Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di Buleleng. Mendekati hari raya Kuningan pekan ini dodol mengalami peningkatan pesanan. Dodol berbagai rasa dihasilkan ramai dijajakan ke sejumlah pasar di kota Singaraja hingga Denpasar. Pembuat dodol di Singaraja mengalami banjir pesanan setiap hari raya besar keagamaan. Dodol dibuat masih menggunakan metode dan peralatan tradisional. Pembuatan dodol tradisional bertujuan menjaga kekhasan rasa dihasilkan. ‘’Banyak pemesan dodol membeli untuk pelengkap sesaji upacara keagamaan. Cita rasa dodol khas diproduksi secara tradisional. Pembeli menyukai dodol tradisional karena memiliki rasa enak dan harga terjangkau,’’ ujar Ni Luh Adriani, pembuat dodol di Desa Gitgit Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, Rabu (14/9). Keahlian membuat dodol khas Buleleng menjadi warisan kuliner dan dipertahankan turun-temurun. Kerja

sama kalangan ibu rumah tangga membungkus dodol memakai daun jagung. ‘’Kalau pembeli luar Singaraja memesan dodol satu bulan sebelumnya. Mereka jual kembali di pasar dan warung-warung kecil. Pembuatan dodol hampir sebanyak 15 kg per hari dan dijual ke pembeli seharga Rp 45.000 sampai Rp 50.000 per kilogram,’’ imbuhnya. Kendala bahan baku seringkali mengalami peningkatan harga. Dodol khas Buleleng menggunakan bahan dasar berupa injin, gula merah, ketan dan kelapa. Bahan baku diperoleh di pasar dan diolah melalui keahlian khusus. ‘’Bahan baku diolah dengan takaran bahan yang tepat. Misalnya kalau terlalu banyak gula

merah bisa terlalu manis. Jadi padanan rasa yang tepat sudah diatur tergantung berapa kilogram dodol mau dibuat,’’ katanya. Sementara itu, Wayan Suardani, pembuat dodol di Desa Penglatan Kecamatan Buleleng menuturkan, usaha dodol yang dilakoninya mengalami peningkatan pembeli. Namun hal itu tidak sebanding dengan bahan baku dodol yang mengalami kenaikan harga. Gula merah seharga Rp 20 ribu per kg, gula pasir Rp 15 ribu per kg, dan kulit jagung Rp 100 ribu per karung atau seberat 9 kg. ‘’Jual dodol ke pengepul Rp 30 ribu per kg. Harapan supaya bahan baku dodol stabil dan tidak naik, sehingga lebih mudah menjual ke pengepul,’’ ucapnya. (kmb34)

Jakarta (Bali Post) Kurs rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Kamis (15/9) kemarin bergerak naik 28 poin menjadi 13.176 per dolar AS. ‘’Dolar AS yang mengalami pelemahan terhadap mayoritas mata uang dunia memberikan alasan bagi rupiah untuk menguat meski sesaat,’’ kata ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta. Di sisi lain, ia melanjutkan, ekspektasi bahwa neraca perdagangan Indonesia periode Agustus masih surplus turut menjaga mata uang domestik di area positif. ‘’Pasar sedang menanti data neraca

perdagangan Agustus 2016. Pertumbuhan ekspor dan impor diperkirakan membaik dibanding bulan Juli 2016,’’ katanya. Meski demikian, menurutnya, pergerakan rupiah masih dibayangi oleh pencapaian pajak yang hanya mencapai 48 persen hingga pertengahan September 2016. Kondisi itu memberikan indikasi bahwa akan ada pemangkasan belanja pemerintah, sehingga dapat menekan ekspektasi pertumbuhan ekonomi ke depan. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan,

harga minyak mentah dunia yang cenderung menurun akibat persediaan berlebih juga masih membayangi mata uang berbasis komoditas seperti rupiah. ‘’Harga minyak mentah dunia masih menjadi salah satu fokus pelaku pasar uang dalam menentukan investasinya di mata uang berisiko seperti rupiah,’’ katanya. (ant)

Naik 28 Poin, Kurs Rupiah 13.176 Per Dolar AS

Harga Gas Mahal Akibat ’’Trader’’ Jakarta (Bali Post) Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri menilai harga jual gas bumi ke industri menjadi mahal akibat ulah pedagang (trader) yang tidak mempunyai infrastruktur pipa. ‘’Bertahun-tahun praktik bisnis gas tidak sehat tanpa penyelesaian. Salah satu akar masalah utama adalah bisnis gas dijadikan bancakan oleh para pemburu rente,’’ ujarnya di Jakarta, Kamis (15/9) kemarin. Menurut mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas tersebut, pemerintah mesti segera menertibkan praktik trader tanpa fasilitas yang telah berburu rente di bisnis gas. ‘’Alangkah baiknya pemerintah menertibkan praktik bisnis gas yang amat tidak sehat itu, sebelum mendirikan holding migas,’’ katanya. Kalau pembentukan holding tetap dipaksakan, lanjutnya, maka boleh jadi praktik pemburuan rente bakal melebar dan membesar. ‘’Perusahaan yang betul-betul sehat akan terseret menjadi objek bancakan baru,’’ katanya. Faisal mengakui tidak semua trader sekadar calo yang semata-mata menjual gas tanpa membangun pipa dan sebatas menjual kembali ke trader lain. ‘’Oleh karena itu, semua pihak yang memiliki data rinci mau mengungkapkannya agar khalayak tahu mana trader profesional dan mana yang cuma sekadar calo. Mana trader yang hanya menikmati rente karena dekat dengan kekuasaan atau betul-betul ada di dalam lingkaran kekuasaan dan mana yang profesional, bermodal, dan menghadapi risiko bisnis,’’ ujarnya. Sebelumnya, pengguna gas di Medan, Sumatera Utara mengeluhkan harga gas yang tinggi, sehingga menurunkan daya saing

Faisal Basri

Bali Post/ant

dengan negara lain. Sedangkan data Kementerian ESDM mengenai struktur harga beli gas PT PGN Tbk. untuk industri di Medan, Sumut menunjukkan harga gas berasal dari dua sumber pasokan yakni gas alam cair (LNG) sebesar 7,8 dolar per MMBTU dan pipa 8,24 dolar per MMBTU. Selanjutnya, harga gas yang bersumber dari LNG ditambah biaya regasifikasi 1,5 dolar per MMBTU, transmisi Arun-Belawan 2,53 dolar per MMBTU, dan biaya trader 1,55 dolar per MMBTU. Biaya trader tersebut terdiri atas margin 0,35 dolar per MMBTU, gross heating value (GHV) losses 0,33 dolar, own used and boil off gas (BOG) 0,65 dolar, dan cost of money 0,75 dolar. Sedangkan gas yang bersumber dari pipa hanya ditambah biaya transmisi 0,9 dolar per MMBTU. Dari kedua sumber tersebut digabung dan diperoleh harga beli gas PGN rata-rata adalah 10,87 dolar per MMBTU. Setelah ditambah biaya pemeliharaan, pengelolaan, dan distribusi PGN sebesar 1,35 dolar per MMBTU didapat harga di tingkat pelanggan industri di Medan, Sumut adalah 12,22 dolar per MMBTU. (ant)


19

Jumat Wage, 16 September 2016

Acungkan Jari Dari Hal. 1 Tindakan Roy mengacungkan jari itu membuat kuasa hukum terdakwa, Otto Hasibuan, menegur Roy di tengah persidangan. ‘’Roy, kenapa tunjuk-tunjuk majelis hakim? Anda tidak menghargai proses persidangan,’’ kata Otto Hasibuan di PN Jakarta Pusat. Roy yang sudah berada di ruang sidang sejak Kamis (15/9) sore langsung bangun dari duduknya namun tidak berbicara. Tindakan Roy itu memicu protes dari pengunjung sidang yang menghendaki Roy menghargai persidangan atau keluar dari ruangan itu. ‘’Roy Suryo keluar! Roy Suryo keluar!’’ teriak penonton sidang. Tak seberapa lama kemudian dua orang polisi menarik Roy Suryo keluar dari sidang dan persidangan diskors hingga pukul 19.00 WIB. Roy Suryo meminta maaf menyusul tindakannya mengacungkan jempol kepada majelis hakim yang dianggap membuat gaduh persidangan. ‘’Ada sedikit hal yang kurang pas di sidang saya mohon maaf, saya hanya membela ilmu pengetahuan,’’ kata Roy Suryo kepada wartawan di luar ruang sidang PN Jakarta Pusat. Roy mengaku tindakannya mengacungkan jempol karena mengapresiasi tindakan ahli

digital forensik yang dihadirkan jaksa yaitu Muhammad Nuh. ‘’Saya sebenarnya cuma senyum dan mengatakan betul (mengacungkan jempol) tapi dikatakan menunjuk-nunjuk, saya terima,’’ kata Roy. Lebih lanjut, Roy mengapresiasi tindakan Nuh yang sudah menyempatkan diri kembali hadir dalam persidangan kendati terpaksa pulang karena keterangan Nuh tidak diperlukan. ‘’Salut, hormat dengan saksi ahli Muhammad Nuh yang datang tapi harus pulang karena keterangannya tidak diperlukan,’’ lanjut Roy. Di sisi lain, Roy mengkritik Rismon Sianipar, ahli yang dihadirkan kuasa hukum, karena menganalisis video menggunakan rekaman dari tayangan televisi. ‘’Seorang ahli itu bisa salah, bisa saja ahli tidak tepat,’’ ujar Roy. Sebelumnya, pada persidangan hari ini Rismon menyampaikan menurut analisisnya bahwa video CCTV dari Kafe Olivier tidak autentik dan telah direkayasa. Kemudian majelis hakim memutuskan agar video yang CCTV dari Nuh di-copy dengan flashdisk baru agar bisa dianalisis oleh Rismon pada persidangan berikutnya. Namun hal itu ditolak Rismon karena pemeriksaan video ulang dianggap membutuhkan waktu lama. (ant)

Pilkada Serentak Dari Hal. 1 Dalam pertemuan itu, Wayan Koster yang kini lebih akrab disebut KBS (Koster Bali Satu) selain mengucapkan selamat hari raya Galungan dan Kuningan, juga menyampaikan perkembangan situasi dan kondisi partai secara keseluruhan di Bali serta dinamika politik berkaitan dengan pilkada serentak Kabupaten Buleleng tahun 2017, pilkada Kabupaten Gianyar, Klungkung dan Pilgub Bali 2018 serta pileg dan pilpres yang dilaksanakan serentak tahun 2019. ‘’Kita menyampaikan selamat hari raya kepada beliau, kemudian melaporkan dinamika dan perkembangan politik di Bali, sekaligus meminta masukan serta arahan demi soliditas dan kebesaran PDI Perjuangan di Provinsi Bali,’’ terangnya. Puspayoga menyambut baik kehadiran dan dengan terbuka memberikan sejumlah arahan. Di antaranya, agar kader partai, bekerja dengan serius dan sekeraskerasnya untuk memenangkan Pilkada Buleleng. ‘’Kader harus solid mendukung dan memenangkan pasangan Putu Agus Suradnyana dan dr. Nyoman Sutjidra sesuai dengan rekomendasi DPP PDI Perjuangan dan instruksi Ketua Umum PDI Perjuan-

gan, Ibu Megawati Soekarnoputri,’’ tegasnya. Terkait dengan Pilgub Bali 2018, Puspayoga menyampaikan kepada pengurus DPD partai dan DPC partai agar bisa memahami dan mengikuti arah angin dari partai. Di mana arus bawah partai sangat menginginkan Wayan Koster sebagai gubernur Bali. Lebih jauh, Puspayoga menekankan sebagai kader partai harus memahami arah angin, kalau tidak memahami arah angin, itu berarti bukan kader partai. Puspayoga juga meminta Pengurus DPD, DPC, PAC, Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan di Bali agar secara kompak dan solid mendukung dan memenangkan Wayan Koster menjadi gubernur Bali pada Pilgub Bali 2018. Untuk itu, Puspayoga mendorong agar Wayan Koster menyiapkan diri guna menghadapi Pilgub 2018 yang akan datang dengan membuat pemetaan di semua kabupaten/ kota se-Bali. Para kader partai yang duduk di eksekutif dan legislatif agar menyalurkan program-program sesuai kebutuhan kabupaten/kota secara terarah. Bahkan, Puspayoga juga akan membantu melalui program dari Kementerian Koperasi dan UMKM melalui aspirasi kader-kader partai yang ada di kabupaten/kota se-Bali. (ad680)

Dibantu Masyarakat Dari Hal. 1 Petugas kepolisian dari Polsek Padangbai, Sat. Polair Polres Karangasem, KSOP Padangbai, pihak Kesyahbandaran serta masyarakat setempat bahu-membahu melakukan evakuasi. Tidak lama berselang Basarnas hingga BPBD juga terjun langsung melakukan evakuasi para korban. Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit. Kasat Polair Polres Karangasem AKP I Made Wartama di TKP menyatakan para korban histeris setelah melihat banyak temannya yang terluka. Bahkan ada penumpang yang kaki dan tangannya putus terkena baling-baling. Boat tersebut memiliki tiga mesin, satu meledak dan lain masih hidup. Saat evakuasi berlangsung, para korban yang sudah di darat langsung dilarikan ke rumah sakit. Ada yang langsung dilarikan ke

RSUD Klungkung, Klinik Penta Medika Candidasa dan Puskesmas Manggis. Usai mendapat penanganan awal, beberapa di antaranya langsung dirujuk ke RSUD Sanglah. Ada juga yang dirujuk ke RS BROS Denpasar. Satu korban luka yang dirawat di RSUD Klungkung diketahui bernama Yulia Pasetyeva (30) asal Italia. Yulia tiba di RSUD Klungkung sekitar pukul 10.00 Wita, dengan diantar dua orang ABK. Korban lain juga sempat mendapat penanganan awal di sana, Roberto Domingo Semera asal Spanyol, sebelum dirujuk ke RS BROS sekitar pukul 13.00 Wita. Setelah para korban dipastikan semua dievakuasi, bangkai boat tersebut ditarik kembali dengan Boat Sindex dari lokasi ledakan. Bangkai boat ini langsung diamankan pihak kepolisian untuk memudahkan proses penyelidikan. (kmb31)

Bali Post/ade

PAJAK - Pengusaha nasional Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto melaporkan harta kekayaannya di Kantor Wilayah (Kanwil) Pajak Besar IV Sudirman, Jakarta, Kamis (15/9) kemarin. Tommy yang saat ini memiliki bisnis properti dengan nama PT Kencana Graha Optima, serta memiliki PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. yang didirikan sejak 1984, mendaftarkan diri sebagai peserta program pengampunan pajak (tax amnesty).

Paruman Agung Dari Hal. 1 Jadi saat ini sudah ada enam desa adat/pakraman yang Rabu malam melakukan paruman desa yakni Desa Adat Kuta, Sesetan, Kepaon, Tanjung Benoa, Pemogan, dan Sanur,’’ ujar Koordinator Pasubayan I Wayan Swarsa dalam keterangan pers bersama sejumlah bendesa adat di Wantilan Pura Desa Sesetan, Denpasar, Kamis (15/9) kemarin. Secara umum, lanjut Swarsa, hasil paruman desa adat menegaskan kembali sikap mereka terkait penolakan reklamasi Teluk Benoa dengan dalih apa pun. Desa adat/pakraman juga akan memberikan perlindungan adat sepenuhnya kepada seluruh krama adat yang terancam keselamatan jiwanya (jiwa baya). Baik itu berupa tindakan pengancaman, intimidasi maupun kriminalisasi dalam upaya memperjuangkan aspirasi penolakan reklamasi Teluk Benoa selama tidak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan hukum dan desa adat. ‘’Di Desa Adat Kuta khususnya, bentuk perlindungan adat yang dapat diberikan berupa pendampingan dari para pengurus/manggala desa, pendampingan hukum, perlindungan keselamatan diri dengan menyuarakan kulkul bulus sebagai tanda adanya ancaman terhadap Desa Adat Kuta,’’ ujar Bendesa Adat Kuta ini. Menurut Swarsa, upaya perlindungan kepada masyarakat adat merujuk pada kasus penangkapan aktivis tolak reklamasi I Gusti Putu Dharmawijaya alias Gung Tu dan juga bentuk intimidasi kepada I Kadek Agus Wirasmana (17) oleh akun twitter @banaspati2001. ‘’Bukan kami bermaksud intervensi. Kami memberikan perlindungan hukum dari kuasa hukum kami, astungkara pihak kepolisian bisa memahami itu,’’ jelasnya. Keputusan lainnya, desa adat/pakraman melarang adanya aspirasi atau perbuatan yang bertentangan dengan keputusan paruman desa.

Baik berupa pernyataan lisan/ tulisan, pemasangan baliho/ spanduk maupun aksi massa. Di Desa Pakraman Kepaon dan Desa Pakraman Pemogan, misalnya, pemasangan baliho atau spanduk mendukung reklamasi dilarang di wilayah tersebut. ‘’Kami mempertegas kembali penolakan desa adat terhadap reklamasi dengan dalih apa pun. Upaya melindungi dan mem-back-up krama desa adat termasuk menyuarakan kulkul bulus, dan melarang adanya aspirasi yang bertentangan dengan paruman desa adat,’’ jelas Bendesa Adat Kepaon, Ida Bagus Suteja. Sementara di Desa Adat Tanjung Benoa, kegiatan mendukung reklamasi akan dikenai sanksi sesuai dengan awig-awig dan diputuskan dalam paruman desa adat. Sebelum dikenai sanksi, krama adat yang secara sengaja maupun tidak sengaja serta langsung maupun tidak langsung mendukung reklamasi akan dipanggil oleh prajuru adat. Di Desa Adat Sesetan, spanduk, selebaran, atau baliho yang tidak sesuai dengan kesepakatan akan diturunkan oleh keamanan desa dalam hal ini pecalang desa. Selain itu, masyarakat adat yang menolak reklamasi juga diminta untuk tidak arogan dalam setiap aksi penolakan. ‘’Kami mengingatkan krama, terutama sekali para muda-mudi yang mengikuti acara aksi tolak reklamasi harus tertib dan sopan,’’ ujar Bendesa Adat Sesetan, I Ketut Suparjaya. Demikian pula salah satu hasil paruman agung Desa Pakraman Sanur agar perjuangan menolak reklamasi selalu berada di jalur kebenaran dan tidak melakukan tindakan anarkis yang melanggar hukum. Pasalnya, tindakan seperti itu akan menciptakan celah untuk menjatuhkan gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa. ‘’Hasil paruman agung juga meminta kepada pihak kepolisian untuk melakukan tindakan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, transparan, bertanggung jawab dan tidak

tebang pilih dalam melakukan penegakan hukum dan berdiri di atas semua golongan,’’ imbuh Perwakilan Desa Pakraman Sanur, Ida Bagus Alit Sudewa. Bakar Ban Wayan Swarsa menjelaskan, Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa memang sempat kecewa saat menggelar aksi di Gedung DPRD Bali, 25 Agustus lalu. Kekecewaan itu kemudian ditumpahkan dengan membakar ban di sejumlah titik. Namun, Pasubayan membantah bila aksi pembakaran ban dikatakan sebagai suatu bentuk desain kerusuhan yang gagal. Apalagi kemudian dicap sebagai gerakan yang menjurus pada separatisme. ‘’Pembakaran ban adalah suatu reaksi kekecewaan masyarakat adat kami karena Ketua DPRD, 25 Agustus itu mewakilkan kepada dua orang anggota DPRD yang notabene dari awal memang menolak. Kenapa tidak diambil suatu kebijaksanaan dengan mewakilkan pada anggota yang memang belum menyatakan menolak karena lebih valid, lebih objektif,’’ ujarnya. Bendesa Adat Buduk Ida Bagus Ketut Purbanegara mengatakan, Pasubayan saat ini memang belum mau terlalu jauh menanggapi pernyataan kedua tokoh nasional itu. Kendati sebetulnya, tudingan keduanya sudah terbantahkan karena eka likita dalam awigawig desa adat sudah mencantumkan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. ‘’Jadi salah besar kalau mengatakan bahwa masyarakat adat Bali itu melakukan gerakan separatisme yang mana di dalam hukum adatnya tercantum jelas bahwa masyarakat adat Bali mengakui Pancasila, tunduk pada UUD 1945 dan menyatakan diri satu-kesatuan dalam NKRI. Itu sudah jelas jawaban, mematahkan semua statemen yang menyatakan gerakan kami menjurus pada tindakan makar,’’ tegasnya. (kmb32)

Tujuh Orang Dari Hal. 1 Berdasarkan data yang dihimpun, ada tujuh orang korban boat meledak yang dirawat di RS Kasih Ibu, Desa Saba. Di antaranya Cathrin Zefkerer yang dinyatakan meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Jasad wanita 28 tahun asal Australia itu kemudian dibawa ke RSUP Sanglah. Kabag Ops Polres Gianyar Kompol Ketut Dana membenarkan sembilan korban menjalani pemeriksaan di dua

rumah sakit di Kabupaten Gianyar itu. Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F., S.H. memaparkan, data sementara, korban tewas yang masuk RSUP Sanglah berjumlah dua orang. Korban tewas pertama masuk pukul 14.08 Wita. Diketahui korban berjenis kelamin perempuan dengan ciri, warna kulit putih, tinggi badan 161 cm dan berat badan 74 kg, sedangkan ciri khusus, pada punggung terdapat tato bergambar burung dan bunga berwarna kuning, hijau.

Korban tewas mengalami luka-luka pada bagian kepala terdapat luka terbuka, pada bagian badan terdapat luka memar dan lecet, pada tangan kanan terdapat luka memar dan lecet serta luka robek, pada tungkai terdapat luka memar dan luka lecet. ‘’Perkiraan kematian kurang lebih 2-6 jam sebelum diperiksa,’’ ujarnya. Sementara korban kedua juga perempuan bernama Catrine asal Australia yang tiba di Instalasi Kedokteran Forensik pukul 18.08 Wita. (nik/may)

Satu Mil Dari Hal. 1 Saat itu, dia mengaku tidak sedang isi BBM, karena boat sedang berlayar. Nakhoda asal Banyuwangi ini mengatakan, jarak boat saat itu baru sekitar satu mil dari daratan. Salah satu ABK Nyoman Supartika juga bingung kenapa boat bisa meledak. Sebab, di sekitarnya tidak ada tanda-tanda akan terjadi malapetaka ini. ‘’Tidak ada percikan api atau kepulan asap. Tiba-tiba saya dengar ledakan,’’ ujar ABK asal Sibetan, Karangasem ini. Guna menindaklanjuti peristiwa ini, Polres Karangasem sudah berkoordinasi dengan Brimob Polda Bali untuk penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, juga dengan Laboratorium Forensik. Penyelidikan ini penting dilakukan untuk memastikan apakah ledakan ini terjadi akibat keteledoran atau ada unsur sabotase. Pascaledakan kemarin, pihak kepolisian juga langsung melakukan pemeriksaan terhadap empat orang ABK. Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Nyoman Suryasta juga nampak terjun ke lokasi kejadian. Dia nampak mengecek

kondisi kapal dan menanyakan banyak hal mengenai peristiwa tersebut, didampingi sejumlah pimpinan Polres Karangasem dan Sat Polair Polres Karangasem. Dia meminta peristiwa ini diselidiki sampai tuntas. Bupati Karangasem Mas Sumatri menyatakan prihatin atas musibah yang menimpa puluhan wisatawan. ‘’Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Karangasem dan pribadi ikut berbelasungkawa atas meninggalnya dua orang wisatawan. Harapan saya peristiwa serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang,’’ tegasnya. Untuk itu, ia pun meminta aparat penegak hukum agar mengusut tuntas kasus yang merenggut dua nyawa wisatawan asing itu. Apakah dalam kasus ini ada keteledoran mengelola kapal. ‘’Ini harus diusut karena menyangkut citra pariwisata Bali,’’ tegasnya. Demikian pula kepada pelaku usaha transportasi laut untuk memenuhi segala ketentuan yg berlaku. ‘’Marilah insiden ini dijadikan pelajaran bagi kita semua untuk lebih mawas diri dan waspada,’’ tegasnya. (gik)

Jumat, 16 September 2016 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Hidup Bahagia Mati Tenang (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Lila Cita Sanggar Seni & Tabuh Taman Suci (5) 08.00 Education On Bali TV 08.35 BCTTV 09.00 Banjar Bali Quiz 09.30 Lejel Home Shopping 10.00 Lipsus Kementerian Kesehatan 11.00 BCTTV 11.30 Inovator 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Hidup Bahagia Mati Tenang (2) 12.30 Berita Siang 13.05 Klip Bali

13.30 Lejel Home Shopping 14.00 Kelip Bali 14.30 Tembang Bali 15.30 Education on Bali TV 16.00 Lila Cita Tari Jauk Manis & Mekepung Tunggal IHDN (2) 17.00 Berita & Bincang Terkini 17.95 Nangun Yadnya 17.30 Taman Sari TK Bali Cakra Kencana (1) 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita 21.30 Berita dan Bincang Terkini 21.35 Wirasa 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lila Cita Drama Gong Sing Taen Enduk (1) 23.00 Lila Cita Calonarang Pohgading (1) 24.00 Closing


16 Pages

173 Number 8th Year

Price: Rp

L O N A A T I E R N I N T

3.000,-

st.co.id e-mail: info_ibp@balipo t.com. rnationalbalipos ationalbalipost.c

Friday, September

16, 2016

in a way,

cuts Typhoon China power, lashes rain and with wind g before weakenin Page 13

online: http://www.intern

Angry Allegri: not Juventus favorite for League s Champion Page 8

r 16, 2016

Friday, Septembe

lake kicks Justin Timber documentary off concert o festival at Toront

Indonesia ferry blast kills two, injures several

om. http://epaper.inte

L O N A A T I E R N I N T

Obama, meeting Kyi, says with Suu to lift U.S. ready sanctions Myanmar Page 6

on stage was performingas well, Tim-

a character ’s new concert but plot playing said. Justin Timberlakelack of rigid“pur- berlake on stage is intuitive of your“Being - Pop star make because the the to on it’s also a bigger version TORONTO y was a joy shooting such productions Demme said and documentar makes self,” he said. is a Demme fan director Jonathan Timberlake maker had captured or story structure because of film making,” movie his supest form was nervousinstead of said the well, including was he initially the concert While Timberlake himself, Wednesday. and the Tencast. he usually neglect was being

as not he porting characters the film didTimberlake’s “Justin Timberlake which premiered the focus, Film portraying Kids, nessee Kids,” International does on screen.I had a bit of that,” the Tennessee whose members time. was filmed “Last night going like, ‘Oh, 25-piece band at the Toronto Tuesday, the to was liberal screen Festival on performances of in he said. “I people are going were given of at the final tour in Las Vegas wow, a lot (rtr) him that, this now.’” singer’s world band seeBut Demme had told January 2015. a pre-show It begins with launches within then huddle and the action-packed into minutes musical spectacle from dance and me onstage. we film music, to “When of film makpurest forman interview in that’s the said in ing,” Demme Timberlake. “There’s Toronto with has to be followed. that no script narrative is the music The only for “Philadelitself.” Demme, known of the Lambs,” Silence phia,” “The films such as “Stop and concert with Talking Heads, of the show Making Sense” middle as in the said being a non-musician such makes even part of the music. and himself feel it, so intense, Blinch “We’re feelinglike, ‘We’re in the REUTERS/Mark it, it’s “Justin capturing he said. for the film band now!’” which will be released the red carpet the 41st Toronto The film, Oct. 12, is a culminaSeparrives on Kids” during and Canada, on 134 shows on Netflix Toronto, Justin Timberlake the Tennessee (TIFF), in a tour billed Timberlake and tion of Timberlake’s of the road on l Film Festival 2 years on the highest-grossing Internationa2016. as one of tember 13, the decade. said on Wednesday Timberlake

AP Photo

,

Port in Karangasem

o, st kills tw a ferry bla Indonesi ures several inj

2 boat following the Gili Cat s examine 2016. Sept. 15, Police investigator Thursday, Bali, Indonesia,

an explosion

while it was

enroute

to nearby

island of

Lombok,

sion.

at Padangbai

was no

there resort “We confirm Sugeng said. Indonesian police beboard,” between the bomb on more, happened 35 tourists injured severalcorrecting an “The explosion cylinder close carrying and gas said, neighon a ferry cause of...a on Thursday the police Bali and national. two people - An explosion still unclear, the engine.” are two of InDENPASAR and Lombok killed involved was citizen and an Indonesian reports there to holiday bouring Lombok tourists Bali the ferry, donesia’s most popular Police denied islands of nationalities of the dead as being a Dutch on board (rtr) name, susonly one Sev- was a bomb of the two said. The that they destinations. . who uses saying insteadcylinder exploearlier description p l e eng, Indonesians o peo were being like many n o w, t w “ U p t o but I don’t know eral injured tourists have died, of their identities,” treated in hospitals. the details police chief Sugsaid district

also be heard News can at Global in “Bali Image” from 9.30 96.5 Radio FM am. Listen to until 10.00 FM at http:// Global Radio en2myat globalfmbali.list streaming or live video and http:// radio.com mbali.com http://radioglobalf el/global-fm-bali. ustream.tv/chann

gas pected a

econom generates as imaging be made Do not just

s, A.A. Ngurah of Representative Wednesday Bali House in Denpasar, Ardhana, it must not is okay. But imaging is Adhi 14). 2 The (Sep. the maritime on page handling with on become an imaging. Continued Marine... vessel (in just of the be accompanied must also policies or rules. The executed by bombingbut derivatives fishing—Ed), for each region,” - Ma- expectation ductivenot just make regulaII of the to illegalmust be considered DENPASAR sec- non-contra-pro should attention Commission rules fishery but also pay member of rine and expected to government said the a nationally, region. tor is now generator tionspeculiarities of each economy focused Indonesia’s become the growth in the “Core of this of economic However, Indonesia.

y

Marine sector

balipost (148rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.295 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Jumat Wage, 16 September 2016 iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Diabadikan Dalam Uang Pecahan Seribu

Galuh Bilen

Rampungkan Album Ketiga SETELAH merilis album ‘’Pelet Bali’’ empat tahun silam, Galuh Bilen bersemangat lagi menghasilkan karya baru. Bahkan, akhir-akhir ini ia disibukkan syuting video klip sejumlah lagu terbarunya. Ditargetkan album ketiganya ini akan diluncurkan pada akhir tahun 2016. Ada delapan lagu baru yang akan terangkum di album baru Galuh Bilen nanti. Sebagian besar masih bertema percintaan, juga tentang kehidupan sehari-sehari. ‘’Tema lagunya yang ringanringan saja, karena saya gak mau materi yang ruwet. Bagi saya, masyarakat sudah terlalu banyak dijejali permasalahan sosial dan politik yang ruwet. Jadi sekarang kita hiburlah dengan lagu yang ringan, gampang diingat dan dimengerti,’’ ujar Galuh Bilen saat dikonfirmasi, Kamis (15/9) kemarin. Bukan Galuh Bilen namanya kalau tidak tampil spesial dan selalu ada nilai lebih baru yang ditawarkan. Di album ke-3 ini, ia melibatkan makin banyak nama yang sudah berpengalaman, baik untuk menciptakan lagu maupun penggarapan video klip. Untuk lagu misalnya, akan ada karya AA Raka Sidan ‘’Takuttakut Kangen’’, Ray Peni ‘’Ampurayang’’ dan Tunik ‘’Motifora’’ yang menciptakan lagu ‘’Kunang-kunang’’. Selain itu juga ada karya pencetak belasan hits pop Bali, Komang Raka. Sedangkan untuk penggarapan video klip selain melibatkan tim Bali Metro, juga ada nama video maker Andy Duarsa dan Dodik. ‘’Untuk merampungkan klip, kami sengaja syuting di tempat-tempat spesial yang memiliki pemandangan dan nuansa khas Bali, dengan harapan agar lebih bisa mengharumkan nama Bali. Ada juga video klip di mana saya naik kuda di daerah Tegallalang. Ya… konsepnya biar beda, saya tak mau lagi lagu pop Bali terpaku dengan visualisasi pakaian adat Bali dan digarap dengan konsep prewed,’’ lanjut penyanyi kelahiran Bangli ini. Dengan konsep yang beraneka ragam, melibatkan banyak nama tenar di bidangnya, tentu saja membutuhkan biaya yang tak sedikit. Namun sembari tersenyum, Galuh Bilen mengatakan tentu saja semua hal yang kita lakukan itu memerlukan biaya. Namun jika kita dilakukan dengan semangat dan kerja keras, tentunya tidak mustahil untuk diwujudkan. Galuh Bilen pertama kali muncul di blantika musik pop Bali tahun 2011 dengan merilis album ‘’I love You Bali’’. Menjawab tantangan jika ia menyanyi sekadar iseng, setahun berikutnya, ibu tiga anak ini merilis ‘’Pelet Bali’’ yang digarap dengan lebih serius dan melibatkan banyak penyanyi serta musisi pop Bali. Termasuk kolaborasi dengan penari Nyoman Sura (alm) yang menjadi model untuk video klip ‘’Pelet Bali’’. Sebagai bukti eksistensi dan kecintaannya terhadap lagu pop Bali, menjelang akhir tahun ini ia sudah siap dengan album ke-3. (win)

Mr. Gusti Ketut Pudja Dekat dengan Rakyat KEPUTUSAN Bank Indonesia (BI) mencantumkan gambar dan nama Pahlawan Nasional asal Buleleng Mr. I Gusti Ketut Pudja dalam uang pecahan seribu, membanggakan keluarga dan masyarakat Bali. Penghargaan yang sangat mulia dari pemerintah itu dianggap tepat dengan sosok Mr. I Gusti Ketut Pudja semasa hidupnya dikenal dekat dengan rakyat. Apalagi, gambar dan nama yang akan dicetak pada uang pecahan Rp 1.000, dipastikan akan dimiliki seluruh kalangan masyarakat di Tanah Air. Mr. I Gusti Ketut Pudja semasa hidupnya tinggal di kalangan keluarga besar Puri Sukasada. Sejak mengemban tugas menjadi Gubernur Sunda Kecil yang mewilayahi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tengga Timur (NTT), Gusti Ketut Pudja menempati rumah dinas di Jalan Veteran, Singaraja yang kini dijadikan gedung DPRD Buleleng. Dari perkawinannya dengan I Gusti Ayu Made Mirah, I Gusti Ketut Pudja dikaruniai beberapa putra-putri yaitu Gst. Ngurah Arinton, Gusti Made Arinta, Gusti Ayu Nyoman Arinti, dan anak kembar Gusti Ayu Karnini dan Gusti Ayu Karnina. Dua di antaranya kini tinggal di Jakarta, dan seorang tinggal di Jalan Veteran No. 5 Singaraja. Putri ketiga Mr. I Gusti Ketut Pudja, Gusti Ayu Nyoman Arinti, saat ditemui di kediamannya Kamis (15/9) kemarin menuturkan, kabar sosok orangtuanya yang dipilih oleh pemerintah diabadikan melalui gambar pecahan uang Rp 1.000 itu diterima sekitar enam bulan lalu. Saat itu, sejumlah pejabat pemerintah dan BI da-

tang menemuinya. Saat itu, dia mengaku tidak menyangka kalau kehadiran pejabat itu menyampaikan kabar tersebut. Namun pejabat pemerintah itu sempat berpesan agar kabar yang diterimanya itu tidak disebarluaskan sebelum keluar keputusan pemerintah pusat. Menurut Arinti, pengabadian nama dan gambar orangtuanya melalui pecahan uang Rp 1.000 itu sangat tepat dengan sosok almarhum semasa hidupnya sebagai Gubernur Sunda Kecil. Almarhum dikenal sebagai sosok pejabat yang sangat dekat dengan rakyat. Bahkan, kala itu, perhatian untuk keluarga dan anak-anaknya sangat kurang karena kesibukan almarhum mengurus pemerintahan hingga berperan dalam penyempurnaan naskah sila pertama Pancasila, saksi pembacaan naskah Proklamasi Kemerdekaan RI, dan beberapa peristiwa sejarah penting di Tanah Air. Di sisi lain, Arinti mengatakan, sebelum diusulkan menjadi pahlawan nasional pada masa Presiden SBY, nama almarhum orangtuanya sudah diabadikan oleh pemerintah daerah dengan memakai nama Mr. I Gusti Ketut Pudja untuk sebutan Gedung Sasana Budaya di Jalan Veteran, Singaraja. Selain itu, pada era pemerintahan sekarang nama almarhum secara spontan para tokoh veteran pejuang di Buleleng menjadikan sebutan gedung baru di kawasan eks Pelabuhan Buleleng dengan nama Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja. Pihak keluarga besarnya sekarang masih memiliki cita-cita untuk mengabadikan nama almarhum dengan menjadikan sebutan nama jalan di Kabupaten

Buleleng belum terwujud. Dia pun sempat mengusulkan agar Jalan Veteran di depan rumahnya diberi nama Jalan Veteran Mr. I Gusti Ketut Pudja. Namun, entah apa persoalannya hingga sekarang, usulannya itu belum juga terwujud. Selain itu, dia juga mengusulkan agar orangtuanya diabadikan dalam bentuk patung seperti pahlawan nasional lainnya. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Kabupaten Buleleng Gede Komang mengatakan, nama Mr. Gst. Ketut Pudja diabadikan dalam uang pecahan Rp 1.000 itu menjadi sebuah kebanggaan bagi Buleleng dan Bali. Pasalnya, Pahlawan Nasional asal Den Bukit itu terpilih dari sekian banyak nama pahlawan nasional di Tanah Air. Keputusan pemerintah pusat memilih almarhum Mr. I Gusti Ketut Pudja tidak bisa dipisahkan dari kiprah semasa hidupnya menjadi Gubernur Sunda Kecil hingga berperan dalam perubahan naskah sila pertama Pancasila. Terkait harapan keluarga almarhum mengabadikan dalam nama jalan di Bueleng, pejabat asal Desa Tejakula Kecamatan Tejakula ini setuju dengan keinginan pihak keluarga. Namun untuk memenuhi keinginan itu, harus melalui kajian dan pembahasan detail tidak saja oleh pemerintah daerah, namun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan pemerintah pusat juga terlibat untuk membahas penamaan jalan tersebut. Demikian juga soal keinginan mengabadikan nama Mr. I Gusti Ketut Pudja dalam bentuk patung, Gede Komang sependapat, namun lagi-lagi hal itu memerlukan kajian secara komprehensif. (kmb38)

Gusti Ayu Nyoman Arinti

Bali Post/mud

Empat Hari

Kim Kardashian ’’Selfie’’ 6.000 Kali KIM KARDASHIAN suka berfoto. Buktinya, selama empat hari liburan di Punta Mita, Meksiko, bulan lalu, ia mengaku punya 6.000 swafoto. Penulis ‘’Selfish’’ itu mengungkapkan angka tersebut diaplikasi Kendall Jenner dalam post berjudul ‘’Kim-Digits: The Breakdown of My Mexico Vacation’’. Setiap hari, Kim berfoto selfie sebanyak 1.500 kali. Meski Kim berganti bikini hingga sembilan kali selama liburan, dia sama sekali tidak menghabiskan waktu untuk berjemur di bawah sinar matahari. ‘’Saya terlalu sibuk berfoto,’’ jelasnya. Meski demikian, bintang ‘’Keeping Up With the Kardashians’’ itu bisa menyempatkan diri bermain selama empat jam dengan anak-anaknya, North dan Saint West, di pantai, seperti dilansir Ace Showbiz. Kim sebelumnya mengaku ketagihan selfie yang dialaminya itu ‘’konyol’’. Ratu selfie itu mengatakan pada AdWeek pada Maret 2015, ‘’Banyak orang berpikir selfie itu konyol. Bagi saya, yang lucu adalah saya suka berfoto dan mengunggahnya ke media sosial untuk kenang-kenangan. Memang konyol, tapi menyenangkan. Saya melihatnya sebagai scrapbook yang menyenangkan untuk dikenang.’’ (ant)

B3 Siap Meriahkan Konser ’’The Hit Makers’’ SEJUMLAH pencipta lagu legendaris dan penyanyi ternama akan tampil dalam konser musik The Hit Makers, yang akan digelar di Jakarta Convention Center, Sabtu, 17 September 2016. Gelaran musik ini akan menjadi rangkaian acara Indonesia Women Expo 2016 yang akan berlangsung selama empat hari hingga tanggal 18 September 2016. Hasil karya dari tiga pencipta lagu, James F Sundah, Oddie Agam dan Dian Pramana Poetra (DPP) akan dibawakan oleh penyanyi dan musisi generasi terkini seperti Tulus, Marcell Siahaan, Maruli Tampubolon, Alika, Lingua dan B3. Ifa Fachir, Music Director acara tersebut, memamparkan sebanyak 33 lagu akan dibawakan sepanjang konser. Namun karena keterbatasan waktu tidak mungkin rasanya kalau setiap lagu dibawakann full version. ‘’Beberapa lagu akan berformat medley dan mash-up dan bahkan

akan ada pertukaran lagu seperti misalnya Oddie Agam akan membawakan lagu dari Dian Pramana Poetra dan sebaliknya,’’ jelas Ifa Fachir. ‘’Pokoknya semua materi lagu yang akan dimainkan sama rata dan dari ketiga komposer itu akan dibawakan lagunya, tidak ada yang lagunya lebih banyak dimainkan ketimbang yang lain. Selain itu juga akan ada lagu kolaborasi yang diciptakan oleh mereka bertiga, dan saya amat bangga bisa membujuk mereka dalam menyatukan ide cemerlang tersebut,’’ ungkapnya. Sementara itu, pencipta lagu yang terkenal dengan judul lagu ‘’Antara Anyer dan Jakarta’’, Oddie Agam, menyatakan merasa terhormat bisa menjadi bagian dari acara akbar tersebut. (pik)

Lovfest dan Sail Indonesia Ditutup LOVINA Festival (Lovfest) dan Sail Indonesia 2016 mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat lokal dan mancanegara. Selama lima hari penyelenggaraannya, akhirnya resmi ditutup Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., Rabu (14/9). Lovfest yang diselenggarakan di Pantai Binaria Lovina itu mengusung tema ‘’The Hidden

Beauty of Lovina’’ yang memiliki arti keindahan tersembunyi yang dimiliki Lovina. Penutupan festival ditandai pemukulan gong. Ia didampingi Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H., Setda Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., perwakilan Asosiasi Sail Wisata Indonesia dan Perwakilan Yayasan Cinta Bahari Antar Nusa. Lovfest dimeriahkan kesenian tradisional dan modern. Selain atraksi sampi gerumbungan, juga digelar lomba magangsingan. Sedangkan tarian sakral ditampil-

kan Desa Penyangga di kawasan wisata Lovina yakni tari Cetik Geringsing. ‘’Jadi seluruh hiburan mulai dari seni tradisional hingga modern sangat menarik disaksikan,’’ ujar Wakil Bupati Sutjidra, Rabu (14/9). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Buleleng Ir. Noman Sutrisna, M.M. mengatakan, pengambilan tema ‘’the Hidden Beauty of Lovina’’ ini sangat tepat karena sangat banyak potensi yang dimiliki oleh Lovina yang perlu dikembangkan. (kmb34)

Bali Post/kmb34

TUTUP - Wabup Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menutup Lovina Festival, Rabu (14/9) lalu.

Program Wonderful Indonesia Tayang di TV Prancis

Promosi Wonderful Indonesia.

Bali Post/ant

PROGRAM Wonderful Indonesia yang menampilkan keindahaan alam, kekayaan tradisi dan kebudayaan serta gastronomi Indonesia ditayangkan di dua televisi Prancis, channel M6 dan W9, dalam program acara Horizons d’Asie. Program itu sudah tayang sejak Senin (12/9) sampai 20 Oktober. Program ditayangkan setiap Senin sampai Jumat pukul 12.40 dan 20.40 waktu Prancis. ‘’Dari 40 episode program terse-

but, Indonesia akan mendapat porsi tayangan paling banyak, sekitar 15 episode,’’ kata Eka Moncarre dari Kantor Visit Indonesia Tourism Office di Paris. Awalnya, M6 yang merupakan stasiun televisi terbesar kedua di Prancis berencana menayangkan acara ini akhir September 2016. Ternyata, di pertengahan September, semua video terkait destinasi Jakarta, Morotai, Ternate, Tidore dan Manado, telah siap. M6 pun memutuskan

untuk memajukan siaran Wonderful Indonesia di program Horizons d’Asie. Waktunya dirasa pas karena September merupakan bulan aktif orang-orang Prancis untuk kembali bekerja. Program tersebut dibawakan oleh Stéphane Rotenberg yang juga merupakan pembawa acara Peking Express, sebuah acara TV Prancis Amazing Race yang sudah pernah melakukan pengambilan gambar di Indonesia pada 2009. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 16 September 2016 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu