Skip to main content

Edisi 16 Juni 2017 | Balipost.com

Page 1

20 HALAMAN

NOMOR 286 TAHUN KE 69

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Pengemban Pengamal Pancasila

jumat paing, 16 juni 2017

2015, LP LPD Kelola Dana Rp 19,4 Miliar 90 Persen untuk Gaji dan Operasional Denpasar (Bali Post) – Dana pemberdayaan 5% dari keuntungan LPD sejak 2013 memang dikelola secara penuh oleh LP LPD. Nominal yang dikelola LP LPD terus meningkat dari tahun ke tahun. Tahun 2013, LP LPD menerima total dana pemberdayaan Rp 9,807 miliar dari yang seharusnya Rp 16,591 miliar. Hal ini karena seluruh LPD di Kabupaten Badung tidak ada yang menyetor keuntungan 5%. Tahun 2014, ada peningkatan dana pemberdayaan yang diterima yakni sebesar Rp 15,740 miliar (77,16%) dari target Rp 20,399 miliar. Saat itu, sudah mulai ada LPD

‘’LP LPD juga tidak pernah melaporkan perencanaan anggaran kepada Biro Ekbang. Apalagi bila LP LPD atau BKS LPD memiliki suatu perencanaan khusus. Itu sebabnya, tidak diketahui apakah laporan penggunaan dana pemberdayaan 5% memang tidak melenceng dari rencana yang dibuat LP LPD atau sebaliknya.’’ I Nengah Laba Karo Ekbang Setda Bali

2013

2014

2015

Peruntukan

35%

Untuk operasional Badan Kerja Sama (BKS) LPD dan pelatihan LPD.

7,5% 2,5%

Dana perlindungan untuk melayani pinjaman modal dalam penyehatan LPD

55%

Untuk gaji, tunjangan pegawai, dan operasional LP LPD

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418

Sebagai dana penjamin simpanan nasabah (DPS) LPD untuk subsidi modal.

LP LPD Harus Bertanggung Jawab jika Ada LPD Bermasalah Belum ada kesamaan pandangan tentang penyisihan 5 persen dari keuntungan LPD. Bukan besarannya yang dimasalahkan, tetapi bagaimana LP LPD mengelola dana puluhan miliar tersebut, sehingga publik percaya bahwa itu telah digunakan secara baik dan transparan. Publik juga mempertanyakan sejauh mana tanggung jawab LP LPD terhadap ratusan LPD yang sakit. Ini wajar, sebab LPD sudah menyisihkan keuntungan untuk lembaga tersebut yang bertugas membina LPD. Jadi tidak bisa lepas tangan ketika banyak LPD bermasalah.

grafis: tomik cahya

Bank Indonesia Libur Mulai 23 Juni

PELANTIKAN GUBERNUR DKI

15,740 9,807

di Badung yang mau menyetor dana pemberdayaan. Kemudian di tahun 2015, LP LPD menerima dana pemberdayaan Rp 19,445 miliar dari target Rp 24,680 miliar atau 78,79%. Sebelum ada Perda LPD yang baru, 55% dari total dana pemberdayaan yang diterima LP LPD digunakan untuk gaji, tunjangan pegawai, dan operasional LP LPD. Sebab, LP LPD tidak ada mengambil dana dari APBD. Kemudian 35% dana pemberdayaan digunakan untuk operasional Badan Kerja Sama (BKS) LPD dan pelatihan LPD. Hal. 19 Menjamin Simpanan

Jakarta (Bali Post) – Bank Indonesia (BI) menyatakan akan turut meliburkan seluruh kegiatan operasional pada 23 Juni 2017 atau periode memasuki Idul Fitri 1438 H setelah terbitnya Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 untuk Cuti Bersama pada tanggal tersebut. ‘’Kami sebelumnya telah mengumumkan dan merencanakan bahwa Bank Indonesia (pada 23 Juni 2017) akan buka secara penuh. Akan tetapi karena sudah ada keppres, kami akan sesuaikan,’’ kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara di Jakarta, Kamis (15/6) kemarin. Hal. 19 Valuta Asing

19,445

* miliar

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

Konsekuensi Terima Dana Keuntungan 5%

DANA PENGELOLAAN LPD Dana LP LPD Setoran 5 Persen DARIdari SETORAN 5 PERSEN Pemasukan

@balipostcom (4.812rb Follower) http://twitter.com/balipostcom

PENGAMAT ekonomi dan keuangan Dr. Gede Made Sadguna, Kamis (15/6) kemarin, mengatakan pertanggungjawaban pengelolaan penyisihan keuntungan 5 persen dana Lembaga Perkreditan Desa (LPD) ke LP LPD harus jelas. Pengelolaan dana ini hingga kini belum menjadi pemahaman krama Bali sebagai warga desa pakraman pemilik LPD. Bahkan, akses untuk mengetahui penggunaan anggaran ini tidak bisa diakses secara transparan. Mestinya LP LPD melakukan akuntabilitas publik secara jelas. Berapa dana terkumpul dan bagaimana anggaran ini dikelola juga harus dilaporkan. Jika dalam pengelolaan LPD pihak pemda bisa ikut melakukan audit, maka sudah sewajarnya juga pengelolaan dana ini bisa diaudit pihak lain. Ketentuan terhadap hal ini juga mestinya disampaikan ke publik. Ini

adalah konsekuensi mengelola dana publik. ‘’LP LPD karena menjalankan tugas berdasarkan perda, maka hemat saya mempunyai kewajiban akuntabilitas publik. Publik harus tahu kinerja LP LPD dalam mengelola dana yang terkumpul. Penjelasan publik itu menjadi sangat penting dan strategis di era saat ini,’’ ujarnya. Ia menegaskan, secara periodik LP LPD harus melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada pemda dan kepada publik. ‘’Ini konsekuensi dari penerimaan mandat sebagai lembaga kuasa otoritas dari pemda,’’ ujarnya lagi. Ia mengatakan, dengan cara ini publik akan merasa terlayani dari sisi transparansi pengelolaan keuangan. ‘’Jika ini tak terbangun, maka sangat wajar jika ada pihak-pihak yang mempertanyakan,’’ jelasnya. Hal. 19 Dianggap Sakit

Paket Ekonomi XV

Kembangkan Daya Saing Logistik Darmin Nasution

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah meluncurkan paket kebijakan ekonomi tahap XV untuk mengembangkan usaha dan daya saing penyedia jasa logistik nasional. ‘’Dalam aturan-aturan yang diterbitkan guna mendukung paket kebijakan ekonomi yang ke-15 ini, akan terbagi tiga yang difokuskan pada Perbaikan Sistem Logistik Nasional untuk mempercepat Pengembangan Usaha dan Daya Saing Penyedia Jasa Logistik Nasional,’’ kata Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Kamis (15/6) kemarin.

Untuk pengembangan penyelesaian Paket Kebijakan Ekonomi XV maka sudah ada lima peraturan setingkat menteri yang diterbitkan yaitu Permenhub No. 24 Tahun 2017 tentang Pencabutan Persyaratan Kepemilikan Modal Badan Usaha di Bidang Pengusahaan Angkutan Laut, Keagenan Kapal, Pengusahaan Bongkar Muat dan Badan Usaha Pelabuhan. Selain lima peraturan setingkat meneri tersebut, juga telah diter-

bitkan satu surat edaran setingkat dirjen, dua surat menteri, dan satu keputusan menko. Namun masih ada dua kebijakan di tingkat presiden yang konsepnya sudah selesai, namun perlu diproses yaitu Perpres Penguatan Kelembagaan dan Kewenangan INSW untuk Meningkatkan Efisiensi Logistik dan Inpres Penguatan Peran Otoritas Pelabuhan (OP). Hal. 19 Empat Kebijakan

Nyoman Wirama Positif Nyabu Ditangkap Bersama Wanita di Kamar Hotel

Bali Post/ant

Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri (kanan) memberi ucapan kepada Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/6). Djarot Saiful Hidayat dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta selama sisa masa jabatan tahun 2012-2017.

Jakarta (Bali Post) Nyoman Wirama Putra atau NWP (35), anggota DPRD Kabupaten Tabanan, ditangkap anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa (13/6). Dari hasil tes urine, NWP positif konsumsi narkoba jenis sabu-sabu. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penangkapan INWP berawal dari adanya informasi pada Senin (12/6) sekitar pukul 20.00 WIB tentang keberadaan NYA (28) dan LP (32) yang menjadi target operasi anggota. Mereka sedang berada di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta Pusat. Pada Selasa (13/6) siang, NYA dan LP menuju ke mobil di basement hotel tersebut. Polisi kemudian menyergap keduanya. ‘’Kita sergap, tapi ternyata tidak ada barang buktinya. Cuma di handphone-nya ada fotofoto ekstasi. Kita tanya dia kirim ke siapa, baru cerita bahwa dia semalam nginap di hotel itu bersama temannya NWP (Nyoman Wirama Putra),’’ kata Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/6) kemarin. Hal. 19 Barang Bukti BNNP Siap Bantu Pengembangan Kasusnya Ketua DPRD Desak PAW untuk Wirama Halaman 14

Bali Post/ant

DPRD TABANAN - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono (tengah) menunjukkan barang bukti narkotika, Kamis (15/6). Selain barang bukti keempat tersangka juga dihadirkan. Salah satunya anggota DPRD Tabanan I Nyoman Wirama Putra (kanan).

Menjadi Inspirator Pembangunan Daerah, Bupati Tabanan Raih Penghargaan PUSAT Kajian Keuangan Negara (Pusaka Negara) memberikan apresiasi terhadap sejumlah kepala daerah yang dianggap mampu menjadi inspirator pembangunan daerah. Apresiasi dan penghargaan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Dialog Publik Evaluasi dan Implementasi Otonomi Daerah yang berlangsung di Hotel Red Top, Jakarta, Kamis (15/6) kemarin. Salah satu kepala daerah yang menerima penghargaan tersebut adalah Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Ia dinilai berhasil dalam mengembangkan desa wisata, yang saat ini telah mencapai 27 desa wisata dengan target keseluruhan sebanyak 133 desa wisata di Tabanan. ‘’Saya merasa bersyukur mendapatkan penghargaan ini. Karena kesekian kalinya Tabanan mendapatkan apresiasi dan menjadi percontohan nasional. Ini menjadi motivasi bagi saya pribadi

agar tidak berhenti bergerak khususnya untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan,’’ ujar Bupati Eka. Mengenai pengembangan desa wisata di Kabupaten Tabanan, Eka menyebutkan bahwa sekarang sudah ada 27 desa wisata, dan pada tahun ini direncanakan 16 desa wisata tambahan akan dilahirkan, dan akan terus ditingkatkan pada tahun-tahun ke depannya. ‘’Harapannya dengan sudah terbangunnya desa wisata, dapat terintegrasi, di mana kabupaten tinggal mempromosikan dan mengenalkan desa kita secara nasional maupun internasional. Intinya, kita sedang membuat program pro-rakyat, yang dibangun semua dari desa. Jadi desa harus maju, karena dari desa fondasi untuk kuat dan lancarnya pembangunan. Kami juga akan memaksimalkan peran rakyat, karena mereka bisa jadi pelaku yang menjalankan pariwisata

itu sendiri,’’ ujar Eka. Dalam acara yang turut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Wakil Ketua BPK RI Bahrullah Akbar, anggota BPK RI Isma Yatun, Rektor IPDN Ermaya Suradinata, serta para peneliti dan akademisi, disebutkan bahwa selain mendapatkan penghargaan, Bupati perempuan pertama di Bali ini juga akan dimuat secara khusus di dalam majalah Keuangan Negara bersama sejumlah kepala daerah lainnya. Sementara itu, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Keuangan Negara Prasetyo mengatakan, sejumlah kepala daerah tersebut dipandang memiliki inovasi, terobosan, dan gagasan, sehingga mampu menginspirasi elemen pemerintahan maupun masyarakat dalam membumikan otonomi daerah. Hal. 19 Secara Nyata

PENGHARGAAN - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti usai menerima Penghargaan Inspirator Pembangunan Daerah Tahun 2017 yang dilangsungkan bersamaan dengan kegiatan Dialog Publik Evaluasi dan Implementasi Otonomi Daerah yang berlangsung di Hotel Red Top, Jakarta, Kamis (15/6) kemarin.


denpasar

2

Jumat Paing, 16 Juni 2017

figur

Bali Post/dok

Kesadaran Masyarakat Meningkat

PENEMUAN suspect TBC (tuberkulosis) di Kota Denpasar mengalami peningkatan dari 451 suspect di tahun 2015 menjadi 500 suspect di tahun 2016. Peningkatan ini akibat gencarnya sosialisasi yang telah dilakukan Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Cabang Kota Denpasar dengan Dinas Kesehatan Kota Denpasar. “Peningkatan penemuan kasus TBC karena kesadaran masyarakat terhadap bahaya TBC telah meningkat. Sehingga dengan semakin cepat ditemukan kasus, semakin mudah untuk mencegah penularannya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini ditemui usai menyerahkan bantuan paket gizi kepada 100 penderita TBC di Denpasar di Kantor PPTI Cabang Kota Denpasar, Kamis (15/6) kemarin. Sri Armini meminta petugas PPTI dan petugas puskesmas untuk terus melakukan penyuluhan ke masyarakat guna terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya TBC. Sosialisasi yang dilakukan juga bertujuan untuk menghilangkan kesan bahwa penyakit TBC merupakan penyakit keturunan. “Penyakit TBC bukan penyakit keturunan, melainkan penyakit menular yang bisa disembuhkan,” ujarnya. Ia berharap semua penderita TBC mentaati aturan berobat, sehingga bisa sembuh secara tuntas. Keberhasilan penderita TBC untuk sembuh dari penyakit karena proses minum obat yang cukup panjang, minimal enam bulan diperlukan pendamping untuk terus memotivasi agar mau minum obat secara teratur. Melalui penyerahan paket gizi ini, pihaknya sengaja mengundang para pendamping agar mengawasi terus penderita TBC untuk terus minum obat. (ara)

Bali Masih Jadi Favorit Wisatawan Australia

Denpasar (Bali Post) Bali masih menjadi destinasi favorit bagi wisatawan Australia. Jumlah warga Australia yang berkunjung ke Bali selama kurun waktu Januari hingga Desember 2016 mencapai 1.141.797 orang. Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Bali Helena Studdert mengatakan hal itu saat bertemu dengan sejumlah pimpinan media di Bali, Kamis (15/6) kemarin. Untuk triwulan I 2017 ini, kata Helena Studdert, jumlah wisatawan Australia yang berkunjung ke Bali mencapai 260.503 orang. Selain wisatawan, diperkirakan terdapat pula warga Australia yang tinggal di Bali. “Sekitar 25.000 warga Australia berada di Bali setiap hari,” ujarnya didampingi Konsul Drew Boekel. Menurut Helena Studdert, peran media massa lokal Bali sangat besar dalam menarik jumlah kunjungan yang lebih banyak lagi ke Bali. Sebab, dengan adanya publikasi yang positif, warga Australia makin tinggi minatnya berkunjung ke Bali. “Kami sangat berterima kasih karena media lokal sudah banyak membantu dengan pemberitaan yang positif,” katanya. Terkait program bantuan dari Australia, Helena Studdert mengatakan, tahun ini fokus di lingkungan dan pariwisata berkelanjutan. Ia juga mengutarakan, awal tahun depan akan ada workshop terkait pengelolaan sampah plastik sehingga bisa menjadi produk yang bernilai jual. Rencananya, Konsul Australia di Bali akan mendatangkan seorang seniman yang mampu mengolah sampah menjadi sebuah karya seni bernilai jual. Helena Studdert menambahkan, pemerintah Australia juga menguncurkan Direct Aid Program (DAP) di Bali dan NTB sebesar 120 ribu dolar Australia. Total terdapat 12 proyek, dengan rincian delapan proyek di Bali, tiga proyek di Lombok dan satu proyek di Sumbawa. (kmb18)

Bali Post/eka

SIMULASI - Masa demonstran berusaha menembus barikade polisi pada simulasi penanggulangan huru-hara di Lapangan Puputan Margarana, Denpasar, Kamis (15/6) kemarin. Latihan simulasi ini digelar Polda Bali untuk mengasah kemampuan pasukan dalam menanggulangi huru-hara, terutama menjelang Pilkada Bali.

Jelang Pilkada Serentak

Kapolda Uji Kesiapan Pasukan Dalmas Denpasar (Bali Post) Ribuan personel Dalmas Dit. Sabhara Polda Bali dan jajaran menggelar simulasi di Lapangan Monumen Perjuangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Kamis (15/6) kemarin. Pasukan Dalmas tersebut diuji kesiapannya oleh Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, menjelang Pilkada serentak 2018. Selain personel Dalmas, simulasi ini juga melibatkan Satuan

Brimob, Inavis, Labfor dan Water canon. Selain itu, empat personel polisi berkuda serta beberapa anjing pelacak juga dikerahkan. Simulasi dimulai pukul 14.00 Wita, dimulai dengan kedatangan ratusan massa mendatangi DPRD Bali untuk tolak hasil Pilkada. Massa lalu dihadang oleh pasukan Dalmas. Namun situasi tidak terkendali dan massa yang terprovokasi mulai anarkhis sehingga kericuhan

terjadi. Melihat kondisi tidak terkendali itu, pasukan berkuda dan anjing pelacak dikerahkan sehingga massa bubar. Massa sempat tenang, tapi kembali anarkhis sehingga dikerahkan mobil water canon dan pasukan Brimob sambil melepaskan tembakan gas air mata, sehingga membuat massa kocar-kacir. Usai simulasi, Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menjelaskan,

personel yang terlibat sudah menjalankan fungsi dengan baik. Menurutnya, simulasi itu bukan ajang kepolisian untuk menakut-nakuti masyarakat, tapi justru untuk melindungi masyarakat. “Semua fungsi coba kita padukan. Kegiatan ini untuk melindungi masyarakat, apabila ada situasi yang tidak diinginkan,” tegasnya. Selain untuk persiapan pengamanan Pilkada 2018, latihan itu

digelar dalam rangka menyambut event skala internasional di Bali. Polda mempersiapkan diri mengamankan perhelatan IMF dan World Bank. Oleh karena itu, yang perlu ditingkatkan oleh para personel yaitu tingkat emosional saat menghadapi massa. “Kami menyertakan Bidang Propam untuk menjaga anggota yang emosi. Sampai saat ini, situasi Bali masih aman dan terkendali,” ujarnya. (kmb36)

Pura Dalem Kahyangan ”Diobok-obok” Maling

Denpasar (Bali Post) -

Tak Ada ’’Pratima’’ Hilang

Pura Dalem Kahyangan Desa Pakraman Denpasar di Jalan Gunung Batukaru, Pamecutan, Denpasar “diobokobok” maling, Kamis (15/6) kemarin. Akibat kejadian itu, beberapa kotak sesari rusak dan uang Rp 1 juta lenyap. Kasus ini sedang ditangani Polsek Denpasar Barat (Denbar). Menurut keterangan dari salah seorang petugas di Polresta Denpasar, kasus ini baru diketahui sekitar pukul 06.00 Wita. “Pelapornya I Wayan Suwitra,” ujar petugasnya.

Petugas yang enggan disebut identitasnya ini menambahkan, Nyoman Budiarta (45) sekitar pukul 06.00 Wita melakukan kegiatan bersih-bersih di areal pura. Ia terkejut karena melihat

pintu gudang tempat menyimpan sarana upacara terbuka dan rusak. Selain itu, rooling door di ruang perantenan (dapur), beberapa kotak sesari yang disimpan di sana juga dirusak dan dibuka paksa. Di utamaning mandala pura juga dirusak, seperti meja beton tempat tirta terlihat seperti bekas diinjak dan pintu penutup luar gedong diturunkan. “Tidak ada pratima yang hilang, karena sudah

disimpan di tempat parerepan yang beradadi tempat lain,” kata petugas itu memaparkan. Kapolsek Denbar Kompol Gede Sumena saat dikonfirmasi membenarkan menerima laporan kasus pembobolan Pura Dalem Kahyangan tersebut. “Masih proses penyelidikan. Mudah-mudahan cepat terungkap,” tegasnya. Dihubungi terpisah, Bendesa Pakraman Denpasar A.A. Oka Suweca justru mengaku belum

mengetahui kejadian tersebut, sehingga terkesan enggan berkomentar. Selain itu, ia juga mengaku belum mendapat laporan perihal kejadian tersebut dari prajuru maupun krama lainnya. (kmb36/kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391

Hadiri Pujawali Merajan Banjar Segara di Kuta

Bupati Giri Prasta Serahkan Dana Hibah Rp 2,5 Miliar

DANA HIBAH - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri pujawali dan menyerahkan dana hibah, disaksikan masyarakat Banjar Segara, Desa Adat Kuta, Kecamatan Kuta, Rabu (14/6) malam. BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos. menghadiri kegiatan pujawali Merajan

Banjar/Bhagawan Panyarikan di Banjar Segara, Desa Adat Kuta, Kecamatan Kuta pada

Buda Kliwon Matal, Rabu (14/6) malam. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta juga menyerahkan dana hibah sebesar Rp 2,5 miliar yang disaksikan langsung masyarakat Desa Adat Kuta. Hadir dalam acara tersebut, anggota DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti, Ni Luh Gede Sri Mediastuti, Camat Kuta I Gede Rai Wijaya, perwakilan Lurah Kuta, Ketua LPM Kuta A.A. Gede Agung, prajuru Banjar, Pengurus PKK, Klian Yowana ST Jeladi Suta serta warga setempat. Bupati Giri Prasta dalam sambutannya terus menyosialisasikan Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung dengan lima skala prioritas, yakni pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, agama, adat dan budaya, jaminan sosial dan ketenagakerjaan serta pariwisata. Berkenaan

dengan hal itu, bantuan hibah yang diserahkan tersebut untuk mendukung pelaksanaan agama, adat dan budaya setempat. “Semoga bantuan ini dapat mendukung pelaksanaan agama, adat dan budaya di Banjar Segara ini. Bagaimanapun juga kehidupan kita di Bali, khususnya di Badung tidak bisa lepas dari agama, adat dan budaya,” ujarnya. Di samping itu, Bupati asal Pelaga tersebut juga mengimbau masyarakat setempat untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis, aman dan nyaman. Hal ini tidak terlepas dari Badung sebagai destinasi wisata yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan sebagai faktor pendukung. Sementara itu, Klian Adat Banjar Segara Kuta I Ketut Werka melaporkan, dana hibah tersebut digunakan untuk membangun balai banjar yang

baru, sesuai pengajuan proposal kepada Bupati. Selain itu, dari total dana tersebut Rp 500 juta di antaranya digunakan untuk membeli sarana penunjang kreativitas kepemudaan Seka Teruna (ST) Jeladi Suta, seperti alat musik, sound system, proyektor, kostum tari Bali dan sebagainya. Atas bantuan hibah tersebut, Werka menyampaikan terima kasih. “Kami dari Banjar Segara Kuta mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan bapak serta ibu anggota Dewan karena telah memperhatikan kami selaku masyarakat. Bahkan saat ada perencanaan penataan Pantai Jerman beberapa waktu lalu, Bapak Bupati juga langsung turun ke lapangan. Kami merasakan Bapak Bupati benar-benar merakyat,” terangnya. Acara tersebut kemudian diakhiri dengan kegiatan persembahyangan bersama. (ad1239)

246 Warga Serangan Terima Sertifikat Tanah Okupasi

Ucap Rasa Syukur, Rai Mantra Ajak Sembahyang Bersama di Pura Sakenan

Bali Post/kmb18

KONJEN - Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Bali Helena Studdert saat ramah tamah dengan sejumlah pimpinan media di Bali, Kamis (15/6) kemarin di Renon.

081 337 032 965, (0361) 819446

FM 96,5

Topik : PUNGLI BANYAK DILAPORKAN DI DUNIA PENDIDIKAN Sampaikan opini Anda hari ini di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail

: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com

KEGUNDAHAN warga Kelurahan Serangan terkait kepastian status lahan permukiman mereka telah terjawab dengan penyerahan sertifikat tanah okupasi dari pemerintah. Sebanyak 246 warga Serangan telah menerima sertifikat tanah okupasi dan tanah waris. Sebagai bentuk puji syukur, dilakukan persembahyangan bersama di Pura Sakenan, Serangan, Rabu (14/6) lalu. Tampak dalam persembahayang bersama tersebut Wali Kota I.B Rai Dharmawijaya Mantra beserta pimpinan OPD Pemkot Denpasar. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra seusai persembahyangan menyampaikan, setelah bertemu dengan menteri-menteri, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, Kepala BPN Kota Denpasar, serta instansi terkait lainnya, maka sepakat untuk diserahkan sertifikat tanah okupasi dan tanah hak milik ke masing-masing warga Serangan. Tentu selama delapan tahun silam diperjuangkan oleh Pemkot maupun aparat Desa Serangan, serta forum masyarakat Serangan

untuk kejelasan status tanah tersebut. “Ini merupakan milik leluhur kita dan sepatutnya kita menjaga dan melestarikannya. Kalau kita yang merasa memiliki mestinya kita menjaga serta melestarikan agar tidak sia-sia apa yang diperjuangankan pemerintah, serta aparatur terkait dari beberapa tahun lalu,” ujarnya. Rai Mantra mengatakan, Pulau Serangan ini diibaratkan seperti gadis cantik yang banyak diinginkan orang. Oleh karena itu, diharapkan kepada warga Serangan agar tidak tergoyahkan imannya terhadap rayuan investor untuk menjual tanah dan melupakan pengorbanan serta perjuangan kita dari sekian tahun yang lalu. “Kami meminta kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan apa yang diberikan leluhur kepada kita. Agar generasi yang akan datang memiliki tempat untuk mereka berusaha dan berjuang untuk menjalani kehidupan berkelanjutan,” ujarnya. Camat Denpasar Selatan A.A. Gde Risnawan didampingi Lurah Serangan Wayan Karma mengajak

masyarakat menjaga dan melestarikan tanah Bali ini. Dengan diterimanya sertifikat okupasi tanah serta sertifikat tanah waris yang dimiliki warga dapat dijadikan suatu berkah, serta suatu warisan untuk anak cucu di masa mendatang dan bersama-sama membentengi diri di zaman globalisasi ini. Setelah beberapa tahun warga setempat sangat berharap kepada pemerintah agar menyelesaikan persoalan status lahan dimaksud, yakni total sebanyak 246 kepala keluarga yang dibagi menjadi 172 tanah okupasi dan 74 tanah waris serta luas lahan mencapai enam hektar. ‘’Maka pada hari ini, masyarakat Serangan mengadakan persembahyangan bersama sebagai ucapan rasa syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa. Atas kemudahan Beliau, sertifikat tanah okupasi dan tanah waris dapat diterima masing-masing warga Serangan,’’ ujarnya. Wayan Loka, salah seorang warga Serangan, mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada Wali Kota Rai Mantra beserta jajarannya, serta pihak

PERSEMBAHYANGAN BERSAMA - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Kepala OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta warga Serangan melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Sakenan, Rabu (14/6) lalu. terkait lainnya yang telah menuntaskan persoalan yang dihadapi masyarakat Serangan. Dikatakannya, lahan yang diokupasi tersebut merupakan lahan milik Dinas Kehutanan yang telah direklamasi sendiri masyarakat

Serangan sejak tahun 1948 lalu dan warga yang menempati lahan dengan status ini mencapai 300 kepala keluarga yang kini sertifikatnya sudah terealisasi dan diterima masing-masing kepala keluarga. (ad1238)


BADUNG

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Bupati Badung Buka Puasa Bersama Warga Nahdliyyin Badung GUNA menjaga keharmonisan antarumat beragama dengan Pemerintah Kabupaten Badung, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Keluarga Besar Warga Nahdliyyin Kabupaten Badung menggelar buka puasa bersama, sekaligus dirangkaikan dengan penyerahan dana hibah sebesar Rp 3 miliar untuk lembaga pendidikan di Hotel Sun Boutique Kuta, Rabu (14/6) lalu. Acara tersebut juga dihadiri anggota DPRD Badung I Nyoman Satria dan I Gusti Anom Gumanti, Kabag Humas Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta, Camat Kuta, Camat Kuta Selatan beserta Ketua Tanfidziah PWNU Bali H. Abd. Azis dan Ketua Tanfidziah PCNU Badung H. AAP Syafrudin Muklis. Bupati Badung dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi karena bisa menghadiri buka puasa bersama umat muslim di Kabupaten Badung, khususnya NU di bulan suci Ramadan ini sekakigus menyerahkan bantuan hibah kepada NU yang ada di Kabupaten Badung sebesar Rp 3 miliar. Kegiatan ini adalah salah satu bukti nyata pengamalan Pancasila, sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. ‘’Bahwa kami Pemerintah Badung akan melakukan hal yang baik, membatinkan terhadap hati sanubari keberadaan di negara Indonesia ini bagaimana hubungan kita dengan Tuhan. Kemanusiaan yang adil dan beradab, yaitu kita harus saling memahami dan saling empati kepada sesama sekalipun berbeda agama. Persatuan Indonesia yaitu salah satunya kita bantu pembangunan dalam urusan bidang pendidikan, begitu juga

BUKA PUASA - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat buka puasa bersama Keluarga Besar Warga Nahdliyyin Kabupaten Badung di Hotel Sun Boutique, Kuta, Rabu (14/6) lalu. dengan kerakyatan, begitu juga dengan keadilan sosial yaitu kita itu adalah sama rasa, sama rata salah satunya yaitu pemberian dana hibah ke NU Kabupaten Badung,’’ jelasnya. Hal ini tentunya akan senantiasa dilaksanakan dengan baik untuk membantu umat yang ada di Kabupaten Badung, sehingga kita akan jadikan rule model. Dikatakan, Badung juga bisa membantu umat muslim yang ada di luar Kabupaten Badung dengan kerja sama yang dilakukan dengan enam kabupaten yang ada di Bali, akan dapat membantu meringankan beban umat muslim yang ada di Provinsi Bali. Bupati Giri Prasta mengatakan, pemberian dana hibah ini merupakan salah satu contoh bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat dan bukti hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Terkait pemberian dana hibah

ini, Bupati Giri Prasta berharap umat tidak mengeluarkan dana lagi dan umat dapat meningkatkan perekonomian masing-masing. Diharapkan pula, umat muslim tetap menjaga kerukunan umat beragama dan menjaga kesatuan NKRI. Ketua Tanfidziyah PCNU Badung melaporkan, kegiatan buka bersama yang dihadiri langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, sekaligus penyerahan dana hibah sebesar Rp 3 miliar untuk lembaga pendidikan Almarif, yakni membantu pembangunan gedung sekolah yang bertempat di Jimbaran. Gedung sekolah ini sangat diperlukan, khususnya untuk warga Jimbaran dan umumnya untuk warga Kabupaten Badung yang mana membutuhkan sekelas sekolah menengah pertama. Kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan setiap tahun dengan aparatur Pemerintah Kabupaten Badung. (ad1242)

Honor Pemangku Masuk APBD Perubahan Mangupura (Bali Post) – Pemberian honorarium kepada pemangku di Kabupaten Badung akan segera terealisasi. Sesuai komitmen Bupati Badung, program ini akan dianggarkan pada APBD Perubahan 2017. Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung I.B. Anom Bhasma mengaku telah menyerahkan rancangan honorarium pemangku kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk ditindaklanjuti. ‘’Sudah kami tindaklanjuti. Sekarang sedang dibahas di Bappeda, setelah itu baru ke dewan,’’ ujarnya, Kamis (15/6) kemarin. Menurut Anom Bhasma, tahap awal pemberian honorarium pemangku akan menyasar pemangku kahyangan tiga. Sedangkan untuk para

sulinggih, pemberian honor sudah berlangsung cukup lama, di mana besarannya Rp 1,5 juta per bulan untuk 175 sulinggih di Badung. ‘’Untuk pemangku ini ancer-ancer diberikan Rp 1 juta per bulan. Ini untuk pemangku kahyangan tiga saja dulu,’’ katanya. Sayangnya pejabat asal Desa Taman Kecamatan Abiansemal ini tidak dapat menyebutkan besar anggaran dan jumlah pemangku yang akan memperoleh honor. ‘’Maaf, saya tidak hafal datanya. Saya sedang di PKB (Pesta Kesenian Bali – red),’’ kilahnya. Dihubungi terpisah, Kepala Bappeda Badung I Made Wira Dharmajaya membenarkan program pemberian honorarium kepada pemangku tersebut telah ditindaklanjuti. ‘’Sudah masuk di APBD Pe-

rubahan. Tinggal menunggu pembahasan dengan dewan,’’ katanya. Terkait anggaran, mantan Sekwan Badung ini mengaku belum dapat menyebutkan sebelum adanya keputusan dari dewan. ‘’Besok (hari ini - red) akan dibahas dulu dengan dewan. Setelah pembahasan itu, baru kami bisa putuskan berapa,’’ terangnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Badung akan memberikan honorarium kepada pemangku. Kebijakan ini telah tertuang dalam KUA dan PPAS Tahun 2017. Kebijakan Bupati Badung ini dilaksanakan, mengingat besarnya peran dan jasa pemangku sebagai pengantar upacara agama, sekaligus pelayan bagi umat untuk melaksanakan yadnya. (kmb27)

3

Badung Kembali Gelar Festival Asparagus

Asparagus Badung Tembus Pasar Ekspor dan Terbaik di Asia KABUPATEN Badung sangat terkenal dengan pariwisatanya. Namun di balik semua itu, Badung juga menyimpan potensi unggulan yang mungkin tidak dimiliki daerah lain yaitu asparagus yang telah menjadi ikonnya Badung. Asparagus merupakan komoditi pertanian berupa sayuran yang sekarang ini sedang menggeliat di Badung Utara, tepatnya di Desa Pelaga dan Belok Sidan, Kecamatan Petang. Dikembangkan sejak 2010, kini mampu berkembang dan telah menembus pasar ekspor. Yang lebih membanggakan, asparagus dari petani Pelaga ini merupakan asparagus terbaik di Asia. Guna mengembangkan produk asparagus ini, Pemkab Badung terus mendukung dan mendampingi petani. Salah satu upaya yang dilakukan dengan kembali menggelar Festival Asparagus di Koperasi Tani Mertanadi, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kamis (15/6) kemarin. Festival Asparagus dibuka Bupati Badung diwakili Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, S.H. ditandai pemukulan gong. Acara tersebut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Badung I Nyoman Dirgayusa, Kepala Litbang Badung I Wayan Suambara, Kadis Pertanian IGAK Sudaratmaja, Kadiskop, UKM dan Perdagangan I Ketut Karpiana, Staf Ahli Dessy Dharmayanti, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta dan sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Badung.

Sekda Badung Adi Arnawa merasa bangga karena ternyata di balik Kabupaten Badung sebagai daerah pariwisata, menyimpan satu potensi yang luar biasa yaitu asparagus yang memiliki kualitas tinggi dan mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Terhadap kondisi ini, tentu pemerintah akan terus memberikan pendampingan, terutama instansi terkait untuk selalu fokus memberikan atensi, sehingga potensi ini benar-benar mampu berbicara di skala nasional bahkan internasional. ‘’Kami harapkan ke depan, paradigma generasi harus bekerja sebagai PNS atau bekerja di hotel, 10 tahun ke depan kalau benar-benar potensi ini dikelola dengan baik bukan tidak mungkin yang di kota akan kembali ke desanya untuk menjadi petani modern, petani asparagus. Ini juga akan memberikan kontribusi kepada daerah dan negara karena sudah berkualitas ekspor. Dengan festival ini, kita ingin menunjukkan kepada para buyer, negara bahkan dunia, bahwa Badung memiliki potensi luar biasa di bidang pertanian terutama asparagus,’’ katanya. Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Ketut Karpiana melaporkan, program pengembangan produk unggulan di Badung dengan pendekatan OVOP (One Village One Product) dengan komoditi asparagus melalui Koperasi Tani Mertanadi sudah berjalan sejak tahun 2010. Dalam pengembangan

FESTIVAL ASPARAGUS - Sekda Wayan Adi Arnawa memukul gong sebagai tanda dibukanya Festival Asparagus di Koperasi Tani Mertanadi, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kamis (15/6) kemarin. asparagus mulai dari cara tanam dan pemasaran mendapat pendampingan dari Taiwan. Dari tahun ke tahun, asparagus mampu berkembang, baik lahan maupun penghasilan petani. Untuk lahan asparagus yang sudah dikembangkan sekarang sudah mencapai 60 hektar, tersebar di Desa Pelaga dan Belok Sidan. Penghasilan petani rata-rata per hari mencapai Rp 800 ribu hingga Rp 1,5 juta. ‘’Penghasilan petani asparagus yang tergabung dalam Koperasi Tani Mertanadi ini terus mengalami peningkatan,’’ tambahnya. Dijelaskan, pascakerja sama dengan Taiwan, kini petani sudah bisa menanam asparagus dengan baik, menyemai sendiri, sementara bibitnya dibantu pemerintah membeli di Amerika. Ditambahkan, tujuan

dari festival asparagus adalah untuk menyosialisasikan lebih luas lagi bagaimana perkembangan asparagus agar mampu lebih ditingkatkan, baik dari segi lahan maupun jumlah petani asparagus. Sehingga ke depan diharapkan petani dapat memenuhi permintaan para buyer, karena saat ini belum mampu dipenuhi. Dalam Festival Asparagus menyajikan berbagai kegiatan yang melibatkan kelompok tani dari seluruh banjar di Desa Pelaga dan Desa Belok Sidan serta siswa SMK Pertanian Petang. Di antaranya demo memasak asparagus, lomba asparagus terpanjang, lomba asparagus jumbo, lomba makan asparagus, lomba masak asparagus, lomba putra-putri asparagus dan buyer asparagus terbaik. (ad1241)

Begitu korban tiba di kamarnya, ia kaget karena laptop miliknya yang seharga Rp 3 juta hilang. Selanjutnya kasus itu dilaporkan ke Polsek Denbar. Hasil penyelidikan, petugas curiga pelakunya penghuni kos di sana. Pasalnya, tidak ditemukan kerusakan baik di

jendela maupun pintu kamar korban. Selanjutnya, petugas mengecek plafon kamar korban yang sedikit terbuka. Dari sana muncul kecurigaan bahwa pelakunya adalah Al. Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra membenarkan menangani kasus itu. (kmb36)

Bobol Rumah Kos, Oknum Mahasiswa Ditangkap Anggota Reskrim Polsek Denpasar Barat (Denbar) mendatangi rumah kos di Jalan Penatih, Ubung Kaja, Denpasar, Kamis (15/6) kemarin. Polisi menangkap oknum mahasiswa berinisial Al (19) di kamar nomor 3. Penangkapan itu terkait kasus pencurian laptop milik Ni Putu Karlina Dianti (26).

Menurut sumber, Al melakukan aksinya dengan cara menjebol plafon kamarnya, lalu naik di atas plafon menuju kamar korban. Aksi tersangka berjalan mulus karena korban tidak berada di kamarnya. Saat itu tersangka mengambil satu laptop lalu balik ke kamarnya.


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kunjungi DPRD Badung

DPRD Parepare Puji Program Inovatif Badung

DPRD Kabupaten Badung, Kamis (15/6) kemarin menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota Pansus Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS DPRD Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Tamu tersebut diterima anggota Komisi IV DPRD Badung I Made Retha dan I Nyoman Gede Wiradana. Pimpinan rombongan DPRD Parepare Andi Nurhanjayani mengungkapkan, ini merupakan kunjungan yang kedua kalinya ke Kabupaten Badung. Selaku pimpinan rombongan dirinya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh pihak DPRD Badung. Tujuan kunjungan ini untuk bertukar pikiran mengenai pencegahan dan penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Badung.

‘’Kami ingin bertukar pikiran guna menyempurnakan Perda Pencegahan dan Penanggulangan HIV/ AIDS di kota kami,’’ ujarnya. Andi Nurhanjayani mengatakan, pembentukan pansus ini merupakan inisiatif dari anggota DPRD Parepare sesuai kebutuhan masyarakat di daerah tersebut. Permasalahan HIV/AIDS dirasa sangat perlu dibuatkan aturan dalam bentuk perda. Terkait program-program inovatif di Kabupaten Badung, ia mengaku sangat mengapresiasi. ‘’Sangat menarik. Ini akan kami jadikan referensi di wilayah kami,’’ katanya. Made Retha dalam acara tersebut memaparkan beberapa potensi yang ada di wilayah Badung serta program-program inovatif dari Pemerintah Kabupaten Badung. Ia

TERIMA – Anggota Komisi IV DPR Badung I Made Retha dan I Nyoman Gede Wiradana saat menerima kunjungan DPRD Parepare yang dipimpin Andi Nurhanjayani.

juga menjelaskan terkait hubungan eksekutif dan legislatif selama ini yang terjalin sangat harmonis. Pihak legislatif dan eksekutif bersinergi dalam mewujudkan program-program Pemerintah Kabupaten Badung. ‘’Apalagi bupati kami saat ini merupakan mantan Ketua DPRD. Beliau paham betul bagaimana kondisi kami di legislatif,’’ jelasnya. Penanggulangan HIV/AIDS juga merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Badung. Retha mengatakan, pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Badung leading sector-nya ada di Dinas Kesehatan. Salah satu upaya untuk melakukan pencegahan tersebut dengan melakukan sosialisasi bahaya narkoba dan HIV/AIDS kepada generasi muda atau sekaa teruna. ‘’Selain itu, bahaya narkoba ini juga kami usulkan agar masuk ke dalam awig-awig desa adat. Jadi, pengguna narkoba juga akan dikenakan sanksi adat,’’ tegasnya. Terkait Kabupaten Badung yang banyak dikunjungi oleh wisatawan asing yang disinyalir dapat menularkan HIV/AIDS, Made Retha menyatakan hal tersebut bukanlah menjadi tolok ukur. Namun, katanya, orang-orang lokallah yang harus dijaga apalagi penggunaan narkoba saat ini sangat marak. ‘’Narkoba menjadi salah satu penyebab seseorang terjangkit HIV/AIDS. Yang perlu dijaga adalah masyarakat,’’ ungkap Retha. (ad1246)

Peduli Lingkungan

PIB Tanam 10.000 Gumitir dan 1.000 Maskot Tabanan Bersama Warga Nyanyi

TERGERAK rasa peduli akan kelestarian lingkungan, Politeknik Internasional Bali (PIB) merintis gerakan penanaman 10.000 bunga gumitir dan 1.000 bunga sandat sebagai maskot Tabanan di jalan Pantai Nyanyi, Desa Beraban pada 3 Juni 2017. Ribuan gemitir ini ditanam di area sepanjang 2 kilometer menghiasi jalan Pantai Nyanyi. Penanaman gumitir secara simbolis dilakukan oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, S.Sos. sebagai tanda bahwa penanaman selanjutnya akan dilakukan oleh warga Nyanyi. Kegiatan ini juga melibatkan segenap masyarakat Desa Nyanyi, Ketua DRPD Bali, Ketua DPRD Tabanan, Koordinator Kopertis Wilayah VIII, Ketua APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia) Bali, Ketua PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) Bali, Ketua Inti Bali, pimpinan PIB, serta undangan lainnya. Bupati Tabanan Eka Wiryastuti mendukung kegiatan penanaman bunga gumitir dan sandat ini, karena selain untuk keindahan lingkungan juga ke depannya dapat bernilai ekonomis. “Saya berharap semua masyarakat Tabanan melakukan gerakan penanaman bunga gumitir dan sandat, dalam upaya menjaga keindahan lingkungan. Di samping manfaatnya untuk kepentingan upacara ritual Hindu, juga bernilai ekonomis,” ucapnya. Aksi peduli lingkungan ini merupakan serangkaian acara Open House Politeknik Internasional Bali yang juga dimeriahkan oleh ratusan siswa SMA/SMK se-Bali. Open House PIB mengusung tema “Culture, Nature and Nurture” yang di dalamnya terdapat perpaduan

DITANAM – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti (kanan) dan Direktur PIB Anastasia Sulistyawati membawa gumitir dan sandat yang ditanam di jalan Pantai Nyanyi, Beraban. budaya, alam, dan edukasi. Aspek budaya (culture) direalisasikan dengan pertunjukan kesenian Bali dan bazar kuliner lokal, praktik makanan tradisional dan mengenal musisi Bali. Aspek alam (nature) tertuang dalam kegiatan penanaman gemitir dan sandat. Aspek edukasi (nurture) kepada siswa berupa pengenalan PIB sebagai institusi pendidikan yang bertaraf internasional dengan melakukan campus tour, sedangkan untuk masyarakat berupa penanaman kesadaran kepada masyarakat akan arti keindahan dan pelestarian lingkungan. Aspek nurture ke masyarakat ini akan dilakukan secara berkala melihat potensi besar Desa Nyanyi untuk dijadikan desa wisata. Masyarakat diharapkan dapat mengembangkan desanya sehingga berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar Desa Nyanyi. Menurut Direktur PIB Prof. Dr. Ir.

Anastasia Sulistyawati, M.S., M.M., M.Mis., D.Th., Ph.D. penggemitiran (penanaman gumitir) dan penghijauan merupakan salah satu bentuk aplikasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian masyarakat dengan langsung melibatkan masyarakat dalam kegiatannya. PIB menyadari bahwa masyarakat memegang peranan penting untuk kelestarian lingkungan. Hal ini sejalan dengan tujuan acara open house, yaitu tidak hanya sebagai media pengenalan Kampus Politeknik Internasional Bali melainkan menjadi media berkumpulnya masyarakat dari berbagi kalangan untuk terus bersama-sama menjadi pemerhati lingkungan. Hal ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Kabupaten Tabanan untuk lebih peduli dengan lingkungan. Dengan demikian, Tabanan akan terkenal sebagai destinasi wisata yang hijau dan indah. (ad1254)

Jelang Lebaran 2017

Jumat Paing, 16 Juni 2017

SMP PGRI 9 Denpasar Review Workshop K-13

Utamakan Mutu dengan Pendekatan ’’Student Centre’’

SMP PGRI 9 Denpasar dikenal sebagai sekolah yang peduli meningkatkan mutu guru. Kamis (15/6) kemarin, 68 guru dikumpulkan untuk mengikuti Workshop Review Kurikulum 2013 (K-13). Workshop dibuka Kadisdikpora Kota Denpasar diwakili Kabid Pembinaan SMP Drs. I Wayan Supartha, M.Pd. Ketua Panitia Workshop Gusti Ngurah Agung Arya, S.Pd. menyatakan materi yang di-review meliputi hari efektif, penilaian evaluasi terbaru, pengembangan silabus nasional dan lokal serta review RPP. Workshop sengaja mengambil libur semester selama lima hari agar tak mengganggu PBM. Kepala SMP PGRI 9 Denpasar Drs. A.A. Ketut Sumitra, M.M., M.Si. mengungkapkan, workshop review K-13 ini untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan pendekatan student centre, yakni pembelajaran berpusat pada siswa. Hasil kajian kelemahan guru sepanjang tahun dijadikan bahan acuan untuk meningkatkan mutu pendidikan, kualitas pedagogik dan kompetensi guru. Dengan demikian mulai tahun ajaran baru semuanya bermuara pada PBM yang berkualitas demi lulusan yang bermutu dan berdaya saing tinggi. Soal mutu dan daya saing, Ketut Sumitra mengungkapkan pihaknya sukses meluluskan 100 persen dan hampir 60 persen diterima di sekolah negeri serta puluhan siswanya meraih nilai 10. Pada PPDB tahun ini 150 siswa sudah menitipkan diri untuk bersekolah di SMP PGRI 9 Denpasar yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto VI-J No.15 atau di depan Kantor Dinas PU Kota Denpasar, dari kuota 250 siswa yang

WORKSHOP - Wayan Supartha didampingi Nengah Madiadnyana memberi selamat kepada Kepala SMP PGRI 9 Denpasar A.A. Ketut Sumitra saat pembukaan workshop review K-13. akan diterima. Ke depannya, A.A. Ketut Sumitra yang juga panglingsir Puri Padangluwih, Dalung (duwe Puri Mengwi) didampingi para Wakasek I G.N. Pada Parnawa, S.Pd., I G.N. Made Sudarmana, S.Pd., I Made Dana dan Drs. Ketut Wenten Yatra ingin guru SMP PGRI 9 Denpasar yang juga guru SMPN 10 Denpasar jauh lebih unggul. Ini pas dengan visi sekolah unggul, beriman, berdaya saing tinggi dan peduli dengan lingkungan berlandaskan moto ‘’Widya Jaya Jayanthi’’. Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. mengapresiasi workshop K-13 sebagai bukti bahwa sekolah ini terus berbuat untuk meningkatkan mutu. Apa yang dilakukan hari ini untuk hari esok yang lebih baik. Strategi ini sangat tepat guna terus memberi penguatan kepada guru sebagai kunci kualitas PBM memasuki tahun ajaran baru. Apalagi SMP PGRI 9 Denpasar didukung

manajemen yang berkualitas, SDM dan sarpras bermutu. Model PPDB sesuai Permendikbud harus dijadikan momentum bagi sekolah swasta untuk memenangkan persaingan dengan jaminan mutu. Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Denpasar I Wayan Supartha salut terhadap langkah SMP PGRI 9 Denpasar memanfaatkan libur panjang dan PPDB untuk me-review K-13. Ia menekankan pentingnya perubahan paradigma guru, yakni menekankan PBM mengutamakan sikap, keterampilan dan baru pengetahuan. Guru harus cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan termasuk berbagai jenis model evaluasi. Ditanya soal sekolah lima hari kerja, Wayan Supartha mengatakan akan segera mengomunikasikan dengan pimpinan sekolah soal kesiapan SDM guru, sarana dan lain-lain. Namun, ia tak akan memaksakan kehendak untuk menunjuk sekolah lima hari kerja. (ad1251)

DLHK Denpasar Gelar ”Workshop”

Edukasi Masyarakat, Bentuk 200 Bank Sampah

BERBAGAI upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk menciptakan serta mewujudkan kota yang bersih dan hijau. Mewujudkan hal tersebut dibutuhkan peran serta seluruh komponen masyarakat. Peningkatan partisipasi ini dilakukan dengan menyelenggarakan kegiatan Workshop ‘’Gerakan Wajib Pengelolaan Sampah’’ di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Kamis (15/6) kemarin. Workshop dirangkaikan dengan Re-Launching Program Bank Sampah Tahun 2017 yang dibuka Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Wakil Ketua DPRD Wayan Mariana Wandira serta Kadis DLHK Ketut Wisada, yang ditandai pemukulan gong serta penyerahan timbangan dan buku tabungan secara simbolis kepada peserta workshop. Wali Kota Rai Mantra mengapresiasi kegiatan ini serta mengharapkan dapat mengubah pola pikir tentang sampah yang kini bernilai ekonomis jika dikelola dengan baik. Keseriusan dari kegiatan ini yang dapat berimbas pada pelaksanaan program secara baik ke depan, sehingga mampu menjawab tantangan terhadap sampah anorganik seperti plastik, kaleng dan lain sebaginya yang sedang dihadapi di lingkungan masyarakat. ‘’Kalau program ini berhasil dalam memberikan pemahaman di masyarakat Kota Denpasar, saya rasa semua permasalahan tentang sampah bisa diatasi dengan baik pula,’’ ujarnya. Pihaknya juga akan mewajibkan OPD, camat bahkan perbekel/lurah dan ibu-ibu PKK untuk menjadi

SEMINAR - Wali Kota Denpasar Rai Mantra (kanan) membuka seminar tentang pengelolaan sampah ditandai pemukulan gong. nasabah bank sampah. Hal ini tak terlepas dari banjar-banjar di Kota Denpasar yang bisa membentuk bank sampah tersendiri, sehingga dapat menjadi hal luar bisa dalam pergerakan bank sampah. ‘’Saya yakin kalau semua program ini berjalan dengan baik, tahun 2020 Denpasar dapat mewujudkan program Indonesia bersih. Program ini merupakan strategi yang sangat tepat guna mengatasi permasalahan sampah,’’ kata Rai Mantra. Ketua Panitia Ni Wayan Riawati yang juga Ketua Yayasan Bali Wastu Lestari mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah untuk mendorong masyarakat lebih proaktif dalam mengolah sampah secara berkelanjutan dan mendapatkan manfaat ekonomis di dalamnya. Bank sampah merupakan solusi untuk sampah yang dipilah setiap harinya pada sektor rumah tangga yang akan membawa dampak positif, baik itu sosial dan ekonomi. Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali terus mendapatkan respons dari banyaknya permintaan

masyarakat akan pelayanan bank sampah yang menuntut juga peningkatan kapasitas baik secara kualitas maupun kuantitas. Saat ini pertumbuhan bank sampah di Kota Denpasar sangat signifikan dengan perkembangan bervariasi. Terdapat 78 unit bank sampah berbasis masyarakat yang dikelola oleh Tim Penggerak PKK banjar. Tahun ini juga akan digarap 200 unit bank sampah baru di seluruh Denpasar. Narasumber yang hadir Maman Tirta Rukmana memberikan makalah tentang Kebijakan Bank Sampah Nasional serta Tim Fasilitator Pendamping tentang Teknis Pertumbuhan dan Manajemen Administrasi. Salah seorang siswi SDN 13 Pedungan, Ni Putu Sintya Eva Dewi, yang juga menabung di bank sampah, mengaku sangat terbantu dan termotivasi dengan adanya bank sampah. Terlebih dirinya bisa menabung dengan sampah berupa botol plastik dan kaleng yang dibawanya dari rumah setiap Rabu. (ad1249)

Peringatan Hari Lahir Bung Karno dan Sarasehan Empat Pilar Kebangsaan

BPJS Kesehatan Permudah Prosedur Bangkitkan Memori Kolektif Bung Karno sebagai Bapak Bangsa Pelayanan Kesehatan Peserta Mudik

MENJELANG hari raya Idul Fitri tahun 2017, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanannya. Peserta JKN yang mudik lebaran tahun ini, dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih sederhana. Oleh karena itu, peserta JKN-KIS yang mudik diimbau selalu membawa kartu JKN-KIS. ‘’Peserta JKN-KIS yang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. Peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat maupun nondarurat dapat langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekat yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,’’ kata Ni Putu Nina Nuryati, SKM., Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan (HKK) BPJS Kesehatan Cabang Denpasar, saat press conference ‘’Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan’’, Kamis (15/6) kemarin. Kebijakan penyederhanaan prosedur pelayanan kesehatan tersebut berlaku sejak 19 Juni sampai 2 Juli 2017. Dengan diterapkannya kebijakan ini, peserta JKN-KIS yang sakit pada saat perjalanan mudik atau telah sampai ke tujuan tinggalnya, tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. Kebijakan ini mengacu pada prinsip portabilitas yang diemban BPJS Kesehatan. Pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS yang mudik dan status kepesertaannya aktif. ‘’Karena itu, mohon peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar

BPJS - Kepala Unit HKK Ni Putu Nina Nuryati (kiri) bersama Kepala Unit MPKP BPJS Kesehatan Cabang Denpasar. status kepesertaannya selalu aktif,’’ ujarnya. Untuk mengecek iuran peserta, dapat dilakukan melalui aplikasi BPJS Kesehatan Mobil pada Menu Cek Iuran. Sementara untuk mendaftar fasilitas kesehatan dapat dilihat di website BPJS Kesehatan, Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile atau melalui Care Center BPJS Kesehatan 1500400. Untuk memastikan kelancaran peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, BPJS Kesehatan juga menciptakan aplikasi mudik BPJS Kesehatan yang dapat di-download secara gratis di google play store untuk perangkat android. Aplikasi ini menyediakan telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatan, tips BPJS Kesehatan, lokasi-lokasi

penting, serta media sosial BPJS Kesehatan. Nina Nuryati menegaskan, selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik biaya dari peserta. Pihaknya juga bekerja sama dengan provider BPJS Kesehatan baik tingkat pertama maupun lanjutan. ‘’Jadi, untuk kasus-kasus emergency maupun nonemergency bisa dilayani di rumah sakit terdekat,’’ jelasnya. BPJS Kesehatan juga telah membentuk petugas yang standby di BPJS Kesehatan. Apabila ada peserta yang ingin mendapatkan informasi dapat menghubungi 081 246 585 802. (ad1240)

KETUA DPC PDI Perjuangan Badung I Nyoman Giri Prasta membuka Peringatan Hari Lahirnya Pancasila dan Bulan Bung Karno Tahun 2017 di Kabupaten Badung dengan tema ‘’Membangkitkan Memori Kolektif Bung Karno Bapak Bangsa dan Sarasehan 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika)’’ serta lomba pidato Bung Karno, di Wantilan DPRD, Puspem Badung, Kamis (15/6) kemarin. Acara dihadiri Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Kadisdikpora, Kapolres Badung, Dandim 1611/ Badung, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali I G.N. Alit Kalakan, Putu Putri Suastini Koster, anggota Fraksi PDI-P Badung dan jajaran struktural PAC, ranting, tokoh dan pinisepuh se-Kabupaten Badung. Pembukaan ditandai pemu-

kulan gong oleh Nyoman Giri Prasta yang juga Bupati Badung didampingi Ketua DPRD dan ketua panitia. Ketua Panitia Wayan Sandra melaporkan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk wujud bakti dan mensyukuri Hari Lahirnya Pancasila pada 1 Juni yang sudah dilaksanakan secara resmi melalui upacara bendera. Ini merupakan agenda dan kegiatan yang kuat untuk membumikan ide, gagasan, pemikiran dan cita-cita Bung Karno di Bali, khususnya di Badung. Dalam membumikan ide, gagasan, pemikiran, dan cita-cita Bung Karno, dilaksanakan kegiatan antara lain apel peringatan 1 Juni (Hari Lahir Pancasila), lomba pidato tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Badung, lomba foto selfie Bung Karno bagi undangan atau peserta yang hadir, dan

Bali Post/kmb

BUKA - Bupati Nyoman Giri Prasta (kanan) membuka Peringatan Hari Lahirnya Pancasila dan Bulan Bung Karno Tahun 2017 di Kabupaten Badung ditandai pemukulan gong.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

pembagian foto dinding bergambar Bung Karno dengan pilihan katakata mutiara 1.000 buah di sekolahsekolah di seluruh Badung. Bupati Giri Prasta menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi panitia atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Peringatan Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno untuk memperteguh jati diri bangsa. Bung Karno sebagai Bapak Bangsa, betul-betul menjadi panutan bagi kita semua untuk bangkit dan berbenah. Ditambahkannya, Empat Pilar Kebangsaan merupakan kesatuan UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila dan NKRI. ‘’Kalau ada kelompok masyarakat yang mengingkari kesepakatan bangsa, kita wajib melakukan pembelaan. Pancasila adalah rumah kita selamanya. Pancasila merupakan ideologi Indonesia selamanya,’’ katanya. Di akhir acara, Bupati Badung menyerahkan piala dan penghargaan kepada para pemenang lomba pidato. Juara I tingkat SD diraih Bagus Komang Raka Satria dari SD 2 Tibubeneng, juara II I Komang Triadi Tresna Juniartha (SD 4 Tuban) dan juara III I.B. Made Kesana Telaga (SD 1 Carangsari). Tingkat SMP, juara I Putra Wiguna Arya (SMPN 1 Kuta Selatan), disusul I Nyoman Yogisuara Ariputra (SMPN 2 Kuta Utara) dan A.A. Gede Ari Laksana (SMPN 2 Mengwi). Kategori SMA/ SMK, juara I A.A. Bayu Putra Indra Kusuma (SMAN 1 Kuta Utara) diikuti I Made Sanjaya (SMAN 1 Abiansemal) dan Ni Luh Resmi Adi (SMK Pandawa). (kmb27)


Jumat Paing, 16 Juni 2017

seremonial

Isi Libur Sekolah

RPKD 96.2 FM Gelar Bimtek Kepenyiaran BERBAGAI kegiatan kreatif kepada siswa kembali digelar Pemkot Denpasar dalam mengisi hari libur sekolah pada 2017 ini. Seperti tahun sebelumnya, acara rutin yang dikoordinir masing-masing OPD Pemkot Denpasar ini diisi pelatihan menabuh, melukis, supercamp, hingga kegiatan bimbingan teknis kepenyiaran yang dilaksanakan Radio Publik Kota Denpasar (RPKD 96.2 FM). Bimtek Kepenyiaran ini diadakan 15-17 Juni di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar. Acara yang diikuti 63 siswa-siswa SMP dan SMA/ SMK se-Kota Denpasar ini dibuka resmi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar Dewa Made Agung, Kamis (15/6) kemarin. Kadis Kominfo Dewa Made Agung mengatakan, selain mengisi libur sekolah, kegiatan Bimtek Kepenyiaran ini juga untuk mengembangkan talenta siswa-siswi di Kota Denpasar. Dewasa ini radio sebagai media komunikasi massa mempunyai peranan dalam kehidupan sosial, budaya, politik, ekonomi idalam menjalankan fungsinya sebagai media informasi pendidikan, hiburan, pelestarian, budaya daerah, kontrol sosial dan perekat sosial. Di samping itu, radio juga mempunyai tugas penting sebagai media komunikasi dengar di dalam menyebarluaskan informasi pembangunan pemerintah dan kemasyarakatan di Kota Denpasar yang bersifat independen, netral dan berfungsi memberikan layanan untuk kepentingan masyarakat. Pesatnya perkembangan

PENGARAHAN - Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Denpasar Dewa Made Agung memberikan pengarahan kepada peserta saat Pembukaan Bimtek Kepenyiaran. teknologi dalam berkomunikasi atau belajar tentunya memudahkan anak-anak mengikuti kemajuan teknologi. Untuk lebih menarik anak mudah mendengarkan radio, maka tahun 2018 mendatang Pemerintah Kota Denpasar akan mengubah cara penyiaran radio dengan menerapkan smart radio. Smart radio sangat sederhana dan anak-anak akan lebih tertarik mengikuti siaran radio. Misalnya saat terjadi kepadatan arus lalu lintas, kita bisa langsung memperlihatkan kondisinya. ‘’Teknologi live seperti itu sudah banyak diterapkan di luar. Maka kami akan coba terapkan di Kota Denpasar agar anak lebih menggemari siaran radio khususnya RPKD 96.2 FM,’’ kata Dewa Made Agung. Di samping itu, lewat Bimtek Kepenyiaran ini diharapkan bakat-bakat atau talenta yang dimiliki anak-anak bisa dikembangkan. Karenanya dalam bimtek ini pihaknya

mendatangkan narasumber yang kompeten di bidangnya masing-masing. Mereka adalah praktisi siaran Paul Sardi, S.S. yang memberikan materi olah vokal dan praktik siaran, I Wayan Sukawinaya, S.Sos. (reporter berita), I Gede Putu Krisna Juliartha (entrepreneurship dalam dunia broadcasting), Putu Anggreni, S.H. (cerdas dan kreatif dalam mengelola emosi) dan I Wayan Adi Sudiawan, S.Pt. dari RPKD FM (praktik siaran). ‘’Tidak hanya memberikan kesempatan kepada peserta, namun ke depan para siswa yang memiliki bakat akan direkrut menjadi penyiar di RPKD,’’ ujarnya Salah satu peserta Ni Wayan Widhaswari mengaku senang mengikuti Bimtek Kepenyiaran ini untuk kedua kalinya. Siswi SMK PGRI 5 Denpasar kembali mengikuti kegiatan untuk menambah pengetahuan cara menjadi penyiar yang sebenarnya. (ad1237)

Prodi Doktor (S-3) Kajian Budaya FIB Unud

Gelar Seminar Nasional ’’Multikulturalisme dan Popular Culture’’ PROGRAM Studi Doktor (S-3) Kajian Budaya Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Udayana (Unud) menggelar Seminar Nasional dengan tema ‘’Multikulturalisme dan Popular Culture’’ di Auditorium Widyasabha Prof. Dr. I.B. Mantra, FIB Unud, Kamis (15/6) kemarin. Seminar nasional ini dibuka Dekan FIB Unud Prof. Dr. Ni Luh Sutjiati Beratha, M.A. didampingi Ketua Prodi S-3 Kajian Budaya FIB Unud Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. Seminar menghadirkan empat narasumber yaitu Prof. Dr. Bambang Purwanto, M.A. (Guru Besar Ilmu Sejarah UGM), Prof. Dr. Yekti Maunati, M.A. (LIPI Jakarta), Prof. Dr. I Nengah Bawa Atmaja, M.A. (akademisi Undiksha) dan I Made Sudira (praktisi dan penggiat budaya), serta dimoderatori Prof. Dr. I Wayan Ardika, M.A. Ketua Prodi S-3 Kajian Budaya FIB Unud Ketut Ardhana mengatakan, digelarnya Seminar Nasional ‘’Multikulturalisme dan Popular Culture’’ dilatarbelakangi oleh isu-isu kebinekaan yang sedang berkembang dan melanda bangsa Indonesia saat ini. Kajian budaya sangat relevan dengan isu-isu yang sedang berkembang. Oleh karena itu, isu-isu tersebut sangat penting untuk dikaji dan dibahas, sehingga

TANDA TANGAN - Dekan FIB Unud Ni Luh Sutjiati Beratha didampingi Ketua Prodi S-3 Kajian Budaya FIB Unud I Ketut Ardhana menandatangani kenangkenangan untuk narasumber seminar nasional. kebinekaan dapat disikapi dengan baik oleh semua masyarakat bangsa Indonesia yang beragam budaya, etnis dan rasnya. Apalagi, kebinekaan merupakan multikulturalisme dan perkembangannya dengan popular culture (kebudayaan populer) yang menyebabkan masyarakat semakin tergerus budaya lokalnya dan arus globalisasi dapat menghegomoni masyarakat lokal. ‘’Jadi, kebudayaan populer dengan lifestyle-nya yang modern jangan sampai membuat miskin masyarakat lokal. Contohnya di Ubud, masyarakat banyak yang miskin karena upacara-upacara untuk upacara pariwisata itu. Oleh karena itu, isu-isu tersebut kita bahas,

STTII Bali Reakreditasi Prodi Teologi BAN-PT SEKOLAH Tinggi Teologi Injili Indonesia (STTII) Bali seiring dengan tuntutan perkembangan dunia pendidikan di Indonesia, terus berusaha menjaga kualitas dengan peningkatan Akreditasi Program Studi Teologi. Reakreditasi oleh BAN-PT berlangsung 14-17 Juni 2017. Sebelumnya, Program Studi Teologi STTII Bali telah diakreditasi oleh BANPT pada tahun 2013 dan diakreditasi institusi oleh BAN-PT tahun 2015. Ciri khas yang ditekankan di Program Studi Teologi STTII Bali adalah menjadi program studi unggulan bagi semua denominasi gereja dalam menyelenggarakan pendidikan teologi Injili yang kontekstual berlandaskan iman, kompeten di bidang teologi dengan menekankan keseimbangan antara ilmu teologi dan praktik pelayanan yang berbudaya. Seiring kualitas pendidikan menjadi faktor utama dalam mempertahankan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan sebagai wujud komitmen pendidikan Teologi yang berwawasan pada keseimbangan antara ilmu dan praktik, STTII Bali melakukan penelitian sesuai tuntutan zaman untuk memenuhi kebutuhan pelayanan gereja yang interdenominasi dalam berbagai lapisan masyarakat. STTII Bali adalah lembaga pendidikan tinggi yang mandiri dan merupakan milik semua gereja sebagai anggota Tubuh Kristus, serta mengikuti peraturan perundang-undangan pendidikan yang berlaku di Indonesia, sehingga hasil lulusan dapat dipertanggungjawabkan. Kampus STTII Bali terletak di Jalan Raya Dalung No. 16 UntalUntal, Kuta Utara, Badung. (ad1253)

sehingga budaya lokal tetap eksis, tetapi tetap mengikuti perkembangan global dan memberikan kontribusi terhdap perkembangan global,’’ tandas Prof. Ardhana. Pihaknya berharap ke depan alumni S-3 Kajian Budaya bisa bersinergi dan membuat program yang jelas. Apalagi setelah disahkannya UU Kemajuan Kebudayaan, sehingga bisa berkontribusi terhadap kemajuan kebudayaan di Indonesia, bahkan dunia dengan keunikan budaya yang ada di Indonesia. Dekan FIB Unud Ni Luh Sutjiati Beratha menyatakan seminar nasional ini penting diadakan untuk mendiskusikan dan menginterpretasikan

praktik multikulturalisme dan budaya populer, sehingga muncul pemahaman dan apresiasi terhadap keanekaragaman dan persamaan budaya untuk mewujudkan multikulturalisme di tengah gerusan budaya globalisasi seperti saat ini. Multikulturalisme adalah ideologi yang mengambil dan mengagungkan perbedaan dalam persederajatan, baik secara individu maupun secara budaya. ‘’Dalam hal ini yang harus diperhatikan adalah asas dan multikulturalisme yang terdiri atas menginterpretasikan perbedaan budaya atas dasar persamaan derajat. Seperti perbandingan kebudayaan Tionghoa dengan masyarakat Bali yang menyatu dengan ciri khas budaya masing-masing dan bisa hidup dalam keharmonisan tanpa harus blended (bercampur) menjadi satu kebudayaan. Ciri khas bangsa Indonesia sudah kita pahami kebinekaannya, sehingga perlu kita pertahankan dan asas ideologi Pancasila tidak bisa diobrak-abrik dalam kesatuan NKRI,’’ ungkap Prof. Sutjiati. Ia juga berharap seminar nasional kebudayaan ini bisa menghasilkan output yang benar-benar bisa menyentuh ‘’akar rumput’’ hidup harmoni dan bisa menghayati multikulturalisme untuk diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat yang beragam. (ad1252)

Polresta Bagikan Takjil di Tiga Masjid Denpasar (Bali Post) Selama bulan puasa, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo bersama anggota Bhayangkari melakukan kegiatan berbagi takjil. Salah satu tujuannya untuk menjaga toleransi. Kamis (15/6) kemarin, Polresta dan Polsek Denpasar Barat (Denbar) menyambangi tiga masjid, yaitu Masjid An Nur di Jalan Diponegoro, Masjid Ukhuwwah di Jalan Hasanuddin dan Masjid Baiturrahmah di Jalan Ahmad Yani, Denpasar Barat. Dalam kegiatan itu, Kapolresta Kombes Hadi Purnomo melibatkan semua satuan Polresta, baik Satuan Lalu Lintas,

BAN-PT - Asssessesor BAN-PT Dr. Daniel Nuhamara, M.Th., Ed.D. dan Dr. Ivan Th. J. Weismann, M.Hum. didampingi Ketua STTII Bali Dr. I Nyoman Mandriasa, M.Th. serta para Pembantu Ketua yaitu Dr. Yoshua Prabowo, M.Th., Matius Malo Bili, S.E., M.PdK., Agustinus Siahaan, M.Th. dan Kaprodi Teologi Johan, S.Th., M.Miss., M.Th. serta penjamin mutu internal Manuel D. Huwae, M.Th. dan Dr. Agus Joko Manteus. M.Th.

5

Reskrim, Binmas maupun satuan lainnya. Ia berharap kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi dengan umat lainnya. ‘’Kami terus membina toleransi umat beragama di Bali. Kalau momen Lebaran kali dengan umat muslim, di hari raya lain kami juga lakukan dengan umat Hindu, Buddha, Kristen, Katholik dan lainnya,’’ ujarnya. Kapolresta yang didampingi istrinya, Santi Harianti, Kasatlantas Polresta Denpasar Kompol Heri Supriawan dan Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto melakukan pembagian takjil pertama di Masjid An Nur. Setelah itu,

rombongan Kapolresta menuju Masjid Ukhuwwah dan terakhir di Masjid Masjid Baiturrahmah. Hadi Purnomo berharap umat muslim yang mudik untuk lebih berhati-hati supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi saat ini kriminalitas meningkat, baik dengan cara biasa maupun modus lainnya. Sementara untuk pengamanan Idul Fitri, pihaknya all out dengan membuat tiga pos pelayanan dan pos tetap. Pos pelayanan didirikan di Benoa, Bandara Ngurah Rai dan Ubung. ‘’Hingga saat ini situasinya masih kondusif,’’ katanya. (kmb36)


OPINI

6

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Menjaga Rasa Aman Dalam Ruang Pluralisme BERBAUR dalam kehidupan pluralisme adalah kebahagiaan. Pluralisme sebagai identitas keragaman, mestinya juga memberikan rasa aman dan nyaman. Kondisi ini mestinya tetap terjaga dan wajib kita jaga dalam konteks mengawal peradaban kehidupan. Pluralisme hendaknya tetap menjadi model kehidupan berbangsa dengan ruang toleransi yang dinamis dan harmonis. Memahami pluralisme potensi dan risikonya tentu harus menjadi kesadaran bersama. Pluralisme tak bisa hanya dimaknai sebagai keragaman, tetapi di dalamnya juga sarat potensi konflik. Untuk meredam potensi inilah, maka demokrasi yang beretika harus dijabarkan. Ruang demokrasi hendaknya dibangun secara beretika dan kesetaraan. Disadari atau tidak, kita harus yakini bahwa demokrasi akan menjadi perekat dalam menyatukan perbedaan dalam pluralisme itu sendiri. Dengan demokrasi, semua entitas dan individu akan terlindungi. Dengan pemahaman yang utuh tentang hakikat pluralisme, kita sebagai negara dengan keragaman ini bisa menekan terjadinya potensi konflik antargolongan. Ironisnya, wacana dan potensi ini justru menguat belakangan ini. Kasusnya bahkan makin sering terjadi di negara ini. Ironis sekali, konflik terjadi di negara yang mempunyai semboyan ”Bhinneka Tunggal Ika”. Kesannya semangat keberagaman hangus begitu saja saat konflik terjadi. Untuk itulah bangsa ini harus segara sadar bahwa ancaman terhadap pluralisme sedemikian kuat. Tanpa pembenahan dan tindakan tegas terhadap penyebar paham kebencian, keragaman yang ada berpotensi menjadi ancaman besar. Penekanan terhadap minoritas, lemahnya pengawasan terhadap ormas radikal termasuk terlalu bebasnya orang bicara dalam era demokrasi akan membuat pluralisme itu terancam. Untuk itulah, menjaga pluralisme haruslah menjadi agenda strategis pemerintah di tengah melemahnya perekonomian bangsa. Negeri ini tak bisa hanya menyejahterakan rakyatnya dengan pendekatan ekonomi. Ketika stabilitas terkoyak dan pluralisme menjadi potensi konflik, maka menjadi sangat mendesak dan harus dilakukan langkah-langkah antisipasi secara cerdas dan efektif. Penguatan terhadap paham pluralisme harus terus digaungkan dan dijabarkan. Genersi muda bangsa ini harus terus diingatkan bahwa kita harus tetap bersatu dalam keragaman. Dalam konteks ini, lembaga pendidikan khususnya kampus haruslah menjadi tempat yang jelas dalam penumbuhan paham pluralisme. Kampus harus menjadi ruang yang memberikan penguatan terhadap kebinekaan. Di sisi lain, pemerintah haruslah merumuskan metode yang jelas dalam mengawal multikultur dalam pluralisme ini. Pelibatan berbagai golongan dan tokohtokoh umat dalam hal ini tentu bisa menjadi pilihan. Dalam konteks ini, dedikasi dan semangat kembangsaan haruslah menjadi rujukan. Pluralisme haruslah menguat dalam pendekatan budaya bangsa. Penjabaran nilai-nilai kearifan lokal dalam merefleksikan pluralisme harusnya punya ruang yang jelas tanpa ada kelompok atau golongan yang merasa paling berkuasa atas kelompok lainnya.

S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM

Perda LPD ”Nyaplir”?

Terkait dengan pemberitaan di harian Bali Post, Rabu (14/6) berjudul ‘Perda LPD Berpotensi Jadi Predator Eksistensi Adat dan Budaya Bali’’ pada salah satu alineanya disebutkan bahwa Perda LPD nyaplir. Sebagai pembaca setia koran dan salah seorang kepala LPD di Kabupaten Gianyar, pendapat saya revisi Perda LPD yang telah diketokpalu dan berlaku dengan Nomor 3 Tahun 2017, mestinya kita hormati dan laksanakan bersama sebagai sikap kesatria. Keputusan ini telah melalui mekanisme musyawarah sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah Provinsi Bali yang melahirkan LPD Bali tahun 1984 lalu juga didasari atas perda dan bahkan melindungi serta mengayomi keberadaan LPD Bali, sehingga bisa kita lihat perkembangannya seperti sekarang. Jika ada pihak-pihak yang mengatakan perda nyaplir, bahkan jadi predator, sebaiknya juga melihat historis pendirian LPD Bali, maaf bukan LPD kabupaten. Tentang dana lima persen yang selalu dipergunjingkan, semestinya ikuti aturan perda yang berlaku, artinya jika mau tetap pakai nama LPD ya ikuti aturan LPD. Ibarat naik mobil ikuti jalan mobil. Jangan ikuti rel kereta api. Berjuang bersama secara nyata dengan konsep asah asih asuh demi penguatan LPD Bali ke depan, agaknya jauh lebih bermanfaat daripada hanya berpolemik dengan ide-ide teoretis yang kemungkinan belum sesuai untuk diterapkan di LPD saat ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dengan LPD Bali. I Nyoman Cendikiawan Kepala LPD Talepud Sejak 1989 - sekarang

Mengawal Pluralisme dengan Spirit Nasionalisme Sejak 2002, melalui Resolusi PBB Nomor 57/249 yang merupakan Deklarasi Universal tentang Keragaman Budaya, ditetapkanlah 21 Mei sebagai hari untuk merayakan keragaman di seluruh dunia. Peringatan ini untuk mengingatkan kekayaan budaya yang ada di dunia dan sikap saling menghargai. PBB menyarankan untuk merayakan keberagaman budaya antara lain mengunjungi pameran kebudayaan, mendengarkan musik dari kebudayaan berbeda, mengundang tetangga beda agama atau suku untuk makan bersama, atau menonton film yang berkisah seputar budaya berbeda. Momentum ini memiliki kontekstualitas dengan situasi kebangsaan saat ini.

Oleh Dewa Gde Satrya ali sebagai salah satu wujud riil keragaman Nusantara, bersama dengan Manado, Papua, Nias dan Flores, merefleksikan harmonisasi keindahan persatuan bangsa. Di Bali pula kita bisa mengamini sebuah statement yang menyatakan bahwa Tuhan sedang ‘’bergembira’’ ketika menciptakan Nusantara ini. Salah satu bukti bahwa “Bali diciptakan Tuhan sambil tersenyum” adalah baru-baru ini Bali dipilih menjadi destinasi wisata terbaik berdasarkan pilihan jutaan pelancong di seluruh dunia dari situs tripadvisor.com, mengalahkan London, Paris, Roma, Praha, Phuket. Sebelumnya di awal tahun 2017, Bali juga dipilih menjadi Pulau Terbaik berdasarkan polling yang dilakukan Destin Asian Publisher selama Agustus-Oktober 2016. Penghargaan itu untuk kesekian kalinya diraih Bali. Memaknai “kemenangan” ini, perlu dikenali faktor kritis yang mendukung kesuksesan tersebut yang menjadi antitesa atas carut

B

marut dan iklim kebencian yang akhir-akhir ini menyeruak di berbagai daerah di Nusantara. Sekaligus menjadi refleksi kebatinan kita untuk menemukan lagi jati diri bangsa Indonesia yang diwariskan turun temurun. Membuat Sesama Tersenyum Pertama, jika Tuhan menciptakan Bali seraya tersenyum, maka orang-orang Bali pun tersenyum dengan setiap ciptaan Tuhan, memberi hati dan senyuman kepada sesama yang berbeda latar belakang agama dan budaya. Masyarakat Bali memiliki kecenderungan yang tinggi untuk terbuka dengan kedatangan warga dari daerah lain. Situasi sosial ini patut direplikasi dengan setting dan tantangan yang berbeda di daerah lain. Sejarah pemerkuatan Bali sebagai destinasi wisata bertaraf internasional misalnya, tak lepas dari pembelajaran untuk menerima perbedaan budaya dan membuka selebar-lebarnya berbagai kebudayaan masyarakat untuk dapat merasakan harmoni Bali.

Salah satu contohnya adalah isi surat yang ditulis di atas daun lontar oleh seorang raja muda Bali (Klungkung) mewakili raja-raja Bali yang ditujukan kepada pusat Katolik orang-orang Portugis di Malaka pada tahun 1635, mencerminkan bahwa orang Bali telah lama bersedia menerima kedatangan agama Katolik. “Saya akan senang sekali, jika mulai sekarang kita bersahabat dan orang datang ke pelabuhan ini untuk berdagang. Saya pun akan senang sekali jika Imam-imam datang ke sini agar siapa saja yang menghendaki dapat memeluk agama Kristen” (Gereja Katolik di Bali, Kusumawanta, dkk, 2009). Adalah tokoh-tokoh kunci perintisan iman Katolik di Bali yang telah tiada, di antaranya Pastor J. Kersten, SVD, P. Simon Buis, SVD, P. Agustinus De Boer, SVD, P. Norbertus Shadeg, SVD dan orang-orang awam Bali seperti I Made Bronong, I Wajan Dibloeg, Pan Paulus I, I Gusti Kompjang Djiwa dan para pelingsir (orang tua) lainnya. Mencuplik sekilas kronologi sejarah perintisan iman Katolik di Bali, sebagai berikut,

pada tanggal 11 Maret 1635, P. Carvalho SJ dan P. de Azevedo SJ berangkat dari Malaka menuju ke Bali (Klungkung). Pada 11 Februari 1912, ordo Yesuit menyerahkan kepulauan Sunda kecil (termasuk Bali), kecuali pulau Flores kepada ordo SVD. Adalah seorang misionaris bernama P. Yohanes Kersten, SVD yang datang pertama di Flores pada 20 November 1934 dan 11 September 1935 tiba di Bali melalui Pelabuhan Padangbai diantar P. Van Der Heyden. Pada 6 September 1940, bersama 24 orang laki-laki, P. Simon Buis berangkat dari Tuka menuju Palasari untuk membuka hutan yang lebat menjadi pemukiman basis Katolik di Bali yang baru. Kedua, selain kemampuan untuk ‘tersenyum’ kepada sesama manusia, pelaku usaha di Bali utamanya yang menjadi pilar penting pariwisata juga terlatih untuk membuat alam semesta tersenyum. Peran serta dunia usaha sebaiknya mengingat kembali akan keemasan bisnis bagi kemaslahatan kemanusiaan. Bisnis perhotelan di Bali salah satunya, dikelola dengan menjaga harmoni alam semesta. Maka tak heran bila beberapa brand dan properti hotel di Bali juga menjadi pilihan terbaik jutaan traveler di

Oleh

I Wayan Sariasa tujuan wisata dunia, yang oleh generasi Bali di zaman kali ini dijadikan sebagai barang dagangan dalam kemasan industri pariwisata. Semua nilai Bali dieksplor untuk diuangkan, bahkan yang disakralkan pun dibuka dan dipromosikan untuk dinikmati oleh para wisatawan. Pelaku industri pariwisata Bali dewasa ini sudah mabet ririh di pusaran de ngaden awak belog depang anake nyadcadin, lalu ngulurin indria menjadikan Bali bak “peti mati”. Namanya juga peti mati; yang membuat tidak menikmati dan yang menikmati tidak berbuat, hanya menikmati saja. Perilaku ngulurin indria (memenuhi keinginan )ini tidak hanya tumbuh di kalangan industri pariwisata, tetapi menjalar pada komunitas lainnya. Limbah industri pariwisata dan perilaku ngulurun indria tersebut adalah kemacetan di jalan-jalan umum didominasi oleh berjubelnya kendaraan pribadi disertai asap knalpot yang semakin mengotori ruang hidup Bali. Juga sampah yang didominasi oleh plastik, tidak hanya menggunung di TPATPA disertai bau yang menyesakkan napas, tetapi juga bertebaran di berbagai sudut dan tempat yang mengganggu pemandangan. Keadaan ini mencerminkan kesakralan dan kesucian ruang hidup di Bali sudah tercemar, dan pencemaran itu adalah sinyal bahwa nilai kedewataan Bali sudah dekat dengan bencananya. Sementara itu, dampak lain dari berjubel-

Penulis, Dosen Hotel & Tourism Business, Fakultas Pariwisata, Universitas Ciputra

’’Masyarakat Bali memiliki kecenderungan yang tinggi untuk terbuka dengan kedatangan warga dari daerah lain. Situasi sosial ini patut direplikasi dengan setting dan tantangan yang berbeda di daerah lain. ’’

Bali di Pusaran ”De Ngaden Awak Belog”

MEREKA yang bukan orang Bali dan belum pernah ke Bali, begitu mendengar “Bali” mereka langsung membayangkan keindahan alam Bali ciptaan Tuhan, di mana alam pegunungannya yang sejuk berpadu dengan hangatnya alam pantai. Juga keindahan alam mataharinya dapat disaksikan diberbagai tempat ketika terbit di ufuk timur di pagi hari dan terbenam di ufuk barat di sore hari, membuat takjub setiap orang yang tengah menikmati alam Bali. Tidak hanya itu, tetapi juga budaya seni orang Bali yang sangat artistik; baik seni ukir, seni lukis maupun seni tarinya dan bahkan seni dalam berbudaya agama. Dalam spirit de ngaden awak bisa depang anake ngadanin, orang Bali selalu menjadikan setiap tempat dan sudut di Bali sebagai ruang hidup yang suci dan sakral; diyakini dijaga oleh kekuatan Sang Penciptanya, di mana selalu dilakukan ritual persembahan bersaranakan paling tidak canangsari sebagai utamaning utama yadnya menurut sastranya sloka IX.26 Bagavad-Gita. Bali seakan-akan miniaturnya alam semesta yang bermakna sakral dan suci, dan tidak berlebihan jika Bali disebut Pulau Dewata. Berdasarkan catatan, bahwasanya getaran kedewataan Bali terasa hingga ke ruang Yoga Semadi-Nya Hyang Pasupati di Gunung Semeru (Jatim). Di awal abad masehi, beliau menitahkan tujuh putranya untuk menjaga Bali, hingga Bali terantarkan ke dalam sistem religi dan budaya beragama Bali yang eksotik, tiada duanya di jagat ini. Keeksotikan Bali telah mengundang penasaran bagi setiap orang di belahan bumi. Bali pun menjadi daerah

berbagai survei. Komitmen menjaga alam dan budaya Bali ini paralel dengan komitmen luhur lainnya, seperti mendukung pengurangan alih fungsi hutan dan juga mengikat para supplier mereka untuk pro-environment. Keunikan lainnya dari jaringan hotel Marriott adalah tidak menyediakan botol berbahan plastik dalam ruang meeting, tidak menggunakan table cloth, melarang pemakaian bunga potong, penggunaan alat tulis olahan limbah. Keyakinan akan eksistensi Tuhan dalam batin setiap insan, menjadi dasar utama penghormatan nilai-nilai kemanusiaan yang berbeda rupa tapi satu tujuan. Reksa batin itu menciptakan perilaku hormat atas fakta keragaman, santun terhadap orang lain, dan ramah terhadap semesta tempat hidup bersama, yakni Nusantara. Itulah mengapa Bali demikian menyenangkan. Itulah mengapa daerah lain di Nusantara yang harmoni di tengah keragaman juga menjadi pilihan yang menyenangkan untuk ditinggali. Selamat Hari Keragaman sedunia ke-15.

nya kendaraan pribadi adalah semua fasilitas angkutan umum menjadi tidak dibutuhkan oleh rakyat Bali, dan karenanya semua angkutan umum di Bali itu tidak bedanya dengan sampah, termasuk angkutan publik semewah Bus Sarbagita. Dampak terusannya adalah; terminal-terminal yang ada juga tidak dibutuhkan lagi, seperti Terminal Batubulan, Kreneng dan semua terminal yang ada di setiap kabupaten, juga terminal bus antarprovinsi yang dibangun di Mengwi. Semua terminal itu tidak ubahnya dengan onggokan-onggokan sampah, walau fisik bangunan semua terminal itu bernilai rupiah yang tidak kecil. Memang setiap perkembangan tak terhindarkan harus ada yang berubah, namun untuk Bali. Tapi demi, tetap ajegnya Bali sebagai Pulau Dewata, seyogianya mendapat perhatian khusus dari pemda setempat sebagai penentu kebijakan, didukung oleh pemerintah pusat dan masyarakat luas. Kebijakan yang pas untuk Bali adalah mengendalikan perilaku ngulurin indria dalam berbagai hal, di antaranya melarang peredaran kantongkantong plastik, melarang pemindahan hak milik tanah kepada orang yang bukan penganut religi Bali, serta hal-hal terkait dengan penggunaan kendaraan pribadi, terutama batas umur kendaraan yang boleh berlalu-lalang di jalan umum; pajak dan retribusi parkir khususnya kendaraan roda empat yang mengokupasi ruang publik relatip cukup luas; serta harga BBM yang tidak dimurahkan dengan kebijakan subsidi yang cenderung mewahkan hedonisme.

POJOK Ketua DPRD Tabanan usulkan pecat anggota yang ‘’nyabu’’. - Usulan menarik. *** Paket Ekonomi XV, kembangkan daya saing logistik. - Rakyat inginnya harga murah. *** Pengembangan desa wisata di Tabanan diapresiasi pusat. - Semoga rakyat merasakan.

Penulis, Pemerhati Budaya Bali, tinggal di Antiga, Karangasem

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta, Sosiawan. Gianyar: Manik Astajaya, . Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Dewa Dedy Farendra, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta, Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda,BCA Cabang Denpasar No.040.3555000 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3966000 A/n Dana Punia Pura, BCA Cabang Denpasar No. 040.3277000 A/n Dompet Beasiswa, BCA Cabang Denpasar No. 040.3688000 A/n Dompet Lingkungan.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


BALI balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Figur

Buka Puasa Kebangsaan HUBUNGAN Kodam IX/Udayana dengan rakyat terus dipererat, terutama dalam bulan suci Ramadhan 1438 Hijriah. Kodam akan menggelar acara Buka Puasa Kebangsaan menghadirkan enam ribu peserta. “Pesertanya berbagai elemen masyarakat, pejabat pemerintahan, TNI, Bali Post/rah Polri, akademisi, kalangan swasta, media, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, ormas dan masyarakat, termasuk wisatawan mancanegara. Acara itu akan digelar Selasa tanggal 20 Juni 2017, di Garuda Wisnu Kencana, Pecatu, Kabupaten Badung,” tegas Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf. J. Hotman Hutahaean, S.Sos., Kamis (15/6) kemarin. Menurut Kapendam, acara ini digagas Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak dengan tujuan untuk mempererat jalinan silaturahmi segenap komponen bangsa di tengah ujian dan cobaan yang sedang dihadapi. Ujian yang dimaksud berbagai isu SARA, intoleransi, radikalisme dan terorisme yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak menghendaki keajegan dan keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila sebagai ideologi bangsa. “Bapak Pangdam senantiasa mengajak seluruh elemen bangsa dan segenap warga Negara Indonesia, khususnya Bali-Nusra untuk menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan. Ingat kemerdekaan ini bukan merupakan pemberian cuma-cuma atau suatu hadiah, melainkan direbut atas dasar perjuangan gigih, jerih payah, cucuran keringat, tumpahan darah dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan pendahulu yang didukung oleh segenap lapisan masyarakat,” ujarnya. Untuk itu, tidak ada alasan bagi segenap Bangsa Indonesia, baik secara pribadi maupun atas nama golongan mana pun untuk saling menebar sikap intoleran karena alasan keberagaman. Jangan habiskan waktu untuk permasalahan yang kontraproduktif, karena bangsa ini sudah berada di tengah kancah kehidupan dan dinamika persaingan global yang tidak dapat dihindari. (rah)

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

www.iklanbalipost.com

Balipost on Gadget

Pungli Banyak Dilaporkan di Dunia Pendidikan

Denpasar (Bali Post) -

Pungutan liar (pungli) sejauh ini banyak dilaporkan ada di dunia pendidikan. Data Tim Saber Pungli Provinsi Bali, ada 121 aduan masyarakat hingga Mei 2017. Pendidikan memegang persentase 23,3 persen dari jumlah itu. Disusul aduan pungli pada pelayanan publik (22%), perizinan (3,8%), hibah dan bantuan sosial (2,5%), dana desa (2,5%), serta pengadaan barang dan jasa (1,2%).

“Pendidikan urutan pertama pungli yang ada. Dunia yang mestinya bersih, kenapa laporan punglinya paling tinggi. Saya kira malah perizinan yang paling awal, karena satu izin itu nilainya bisa Rp 3 miliar,” ujar Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab dalam acara Sosialisasi dan Arahan Satgas Saber Pungli di Inspektorat Provinsi Bali, Kamis (15/6) kemarin. Umar menambahkan, Ombudsman khususnya telah melakukan pengawasan terhadap dunia pendidikan sejak 2012. Salah satunya memastikan prosedur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berjalan sesuai aturan. Tahun lalu, pihaknya bahkan membuktikan adanya keterlibatan pemerintah dalam PPDB. “Bukan hanya anggota DPRD, tetapi wakil bupati dan bupati ikut terlibat. Kepala sekolah dibawakan memo, dititipkan siswa,” sebutnya. Dir. Reskrim Umum Polda Bali Kombes Pol. Sang Made Mahendrajaya mengaku akan menekan rasa hormatnya kepada guru dalam penegakkan hukum terkait pungli di dunia pendidikan. Sejauh ini, pihaknya memang masih mengamati dan belum melakukan penindakan. Namun setelah dilakukan sosialisasi, praktik pungli dipastikan akan disikat habis oleh aparat kepolisian. Mahendrajaya mengaku pernah menerima laporan terkait sumbangan. Mestinya sumbangan di sekolah bersifat sukarela dan tidak boleh mengintimidasi. Namun dari

laporan, ada siswa yang bolak-balik dipanggil untuk membayar sumbangan hingga merasa tertekan dan malu. Pokja Yustisi Tim Saber Pungli Provinsi Bali Irwan Setiawan W. memberi masukan agar penegak hukum seperti polisi dan jaksa turut dijadikan anggota Komite Sekolah. Ketika ada masalah di lapangan, paling tidak ada anggota komite yang bisa diajak berkomunikasi. Di sisi lain, pihak sekolah juga bisa berkomunikasi dengan Kejaksaan untuk mendapatkan legal opinion. “Jika sungkan berkomunikasi langsung dengan kami, beberapa masalah bisa diakomodir di Bagian Hukum atau Dinas Pendidikan. Nanti disampaikan kepada kami. Ada Bidang Datun (Perdata dan Tata Usaha Negara) yang akan menelaah, kemudian memberikan legal opinion,” ujarnya. Inspektur Provinsi Bali I Ketut Teneng menyampaikan kerisauannya terkait pungli yang didominasi dunia pendidikan. Pihaknya tidak ingin ada kepala sekolah yang sampai tertangkap oleh Tim Saber Pungli. Terlebih mulai tahun depan SMA/SMK dan SLB akan menjadi entitas pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Dulu kan masih bebas, tidak mengikuti aturan. Saya pernah mendengar ada laporan masuk, katanya bebas melakukan perjalanan dinas. Begitu masuk ke Pemprov, semua harus mengikuti pakem dalam

Bali Post/ist

BARANG BUKTI - Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan menunjukkan barang bukti kurir napi Lapas Kerobokan.

Kurir Ditangkap Saat Tempel Narkoba

Denpasar (Bali Post) Sindikat napi narkoba terus ditangkap Sat. Resnarkoba Polresta Denpasar. Kurir Lapas Kerobokan itu di antaranya Saefudin Zohri (44) dan Yayan (26), dibekuk di Jalan Gunung Soputan III, Denpasar Barat, Senin (5/6) lalu. Mereka ditangkap saat hendak menempel dua paket sabu-sabu (SS) seberat 9,08 gram. Menurut Kasat Resnarkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan seizin Kapolresta Kombes Pol. Hadi Purnomo, Kamis (15/6) kemarin, kasus ini terungkap berkat informasi masyarakat dan hasil penyelidikan anggotanya di lapangan. Awalnya petugas memburu tersangka Saefudin karena dikenal jadi pengedar SS di wilayah Denpasar dan sekitarnya. Pada Senin pukul 15.30 Wita, Saefudin dan Yayan ditangkap di Jalan Gunung Soputan III, Denpasar. “Tersangka mengaku mendapat narkoba itu dari BY mendekam di Lapas Ker-

AMBULANS Sebuah ambulans melintas di dekat kerumunan warga yang datang untuk menyaksikan pagelaran seni di areal Taman Budaya Bali, Art Center Denpasar, serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39, Kamis (15/6) kemarin.

obokan. Mereka sudah empat kali disuruh nempel dengan upah Rp 50 ribu per alamat. Selain itu, mereka juga pengguna narkoba,” ujarnya. Polisi juga menangkap Budi Stiadi (27), pekerjaan sebagai teknisi audio freelance, Sabtu (3/6) pukul 12.00 Wita, dengan barang bukti empat paket SS seberat 4,88 gram. Tersangka mengatakan mendapat SS dari napi Lapas Kerobokan JR. Ia disuruh menempel paket SS sesuai perintah JR dengan upah Rp 50 ribu per paket. Sedangkan upah yang diterima ditukar dengan SS dan digunakan sendiri. Tersangka mengaku sudah empat kali disuruh mengedarkan barang terlarang itu masing-masing lima gram SS. “Tersangka beralasan menjadi kurir narkoba supaya terus bisa dapat sabu-sabu dan tergiur upah yang lumayan besar,” tandas mantan Kapolsek Kuta Utara ini. Sedangkan pengedar SS dan ekstasi, Fernando Bobe

Asah (40) dibekuk di Jalan Nakula, Kuta, Selasa (6/6) pukul 20.00 Wita. Barang bukti yang diamankan tiga paket SS seberat 0,23 gram dan 21 butir ekstasi. Sama seperti tersangka lainnya, Fernando mengaku mendapat barang haram itu dari KT yang saat ini berada di Lapas Kerobokan. SS dibeli seharga Rp 1 juta dan ekstasi dibeli Rp 220 ribu per butir. Selanjutnya SS itu dipecah menjadi beberapa paket kecil untuk dijual kembali seharga Rp 500 ribu, sedangkan ekstasi dijual Rp 350 ribu per butir. “Kami juga menangkap MMA (Moch Ayub Anshari - red) usia 27 tahun, pekerjaan pegawai asuransi. Dia ditangkap di areal parkir minimarket di Jalan Raya Pemogan dengan barang bukti tiga paket sabu-sabu berat bersih 0,94 gram,” tegasnya. Tersangka Ayub juga mengaku dapat SS itu dari ZI, napi di Lapas Kerobokan dan dibeli seharga Rp 3 juta untuk dua gram SS. (kmb36)

Pergub, Permendagri dan lain-lain. Jangan sampai ada kegiatan di luar RKAS, kalau sampai ada di situlah masalahnya,” ujarnya. Teneng meminta pihak sekolah agar mengikuti aturan tata kelola, kaidah-kaidah mengenai pengelolaan administrasi, bisa memberikan informasi pasti terkait apa yang dilakukan, serta menyesuaikan kegiatan dengan anggaran agar jangan sampai kebablasan. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menargetkan good and clean governance di dalam pengelolaan keuangan daerah, termasuk di SMA/SMK dan SLB yang menjadi kewenangan provinsi. Terlebih jelang PPDB tahun ajaran 2017/2018, pihak sekolah diminta agar transparan dan terbuka mengenai kapasitas sekolah. Jangan sampai menerima siswa, melebihi daya tamping yang ada. “Itu akan menimbulkan dampak karena tidak ada proses dalam belajar mengajar. Kemudian kepada para orangtua, jangan berpaku pada sekolah negeri karena pada hakikatnya semua sekolah itu sama,” ujarnya. Sudikerta juga mengimbau para orangtua agar tidak ikut mendorong adanya koruptor di dunia pendidikan. Sebab, orangtua yang berkeinginan untuk menyekolahkan anaknya pada sekolah tertentu akan melakukan berbagai cara. Salah satunya dengan menyuap, yang artinya sama dengan menciptakan budaya korupsi. (kmb32)

Bali Post/wan

redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id

7

Gepeng dan Pengamen Diamankan

Singaraja (Bali Post)Sejumlah gepeng dan pengamen terjaring tim gabungan dari Dinas Sosial Buleleng dan Satpol PP, serta aparat kepolisian, Rabu (14/6) malam. Berdasarkan hasil pemeriksaan, mereka tak hanya berasal dari wilayah Bali, tetapi juga dari luar Bali. Operasi yang berlangsung sejak pukul 21.00 Wita ini pertama menyasar wilayah Seririt. Sekitar dua jam berlangsung, operasi bergeser ke kawasan kota Singaraja, dengan sasaran emperan toko di Jalan Diponegoro dan Pasar Anyar. Dari itu, sedikitnya ada 13 orang yang berhasil terjaring. Rinciannya, lima pengamen dan delapan gepeng. “Dari dua lokasi itu, ada 13 orang yang terjaring. Mereka langsung dibawa ke Dinas Sosial. Gepeng ada dari Munti, Karangasem dan Bondowoso,” jelas Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinas Sosial Buleleng Putu Dewi Puspitawati, Kamis (15/6) pagi. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Buleleng Gede Komang mengatakan, gepeng dan pengamen ini dikembalikan ke daerahnya masing-masing. Hal itu sudah dikoordinasikan dengan dinas sosial masing-masing. “Untuk kepulangannya sudah dikoordinasikan. Kami siapkan kendaraan,” jelasnya. Sesuai hasil interogasi, warga ini mengaku sudah lama di Bali. Ada pula yang mengaku beberapa hari. Kedatangannya juga untuk bertemu dengan keluarga. “Mereka ini sudah menimbulkan ketidaknyamanan. Banyak yang mengeluhkan,” tandasnya. (kmb45)

Bali Post/kmb45

DIAMANKAN - Gepeng dan pengamen diamankan di kantor Dinas Sosial, Kamis (15/6) kemarin.


BANGLI

8

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Keberatan Tarif PDAM Naik

Bali Post/ina

EVAKUASI - Pihak keluarga dibantu warga mengevakuasi mayat korban dari dasar jurang.

Lansia Tewas di Dasar Jurang

Bangli (Bali Post) Sempat menghilang seharian dari rumahnya, Cokorda Raka, warga Banjar Tambahan Bakas Desa Jehem, Tembuku akhirnya ditemukan di Tukad Lumbih desa setempat, Kamis (15/6) kemarin. Nahasnya, kakek berusia 80 tahun itu ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Diduga korban tewas akibat jatuh dari jurang setinggi puluhan meter. Informasi yang dihimpun menyebutkan, mayat korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya di dasar sungai pagi kemarin. Korban ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Sebelum ditemukan meninggal, keluarga korban pada Rabu (14/6) sempat melakukan pencarian hingga larut malam. Menurut penuturan pihak keluarga, korban terakhir kali diketahui meninggalkan rumah sekitar pukul 10.00 Wita. Hingga siang hari korban tak kunjung pulang. Keluarga yang waswas dengan keberadaan korban kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah dan lingkungan desa. Namun sayangnya, upaya pencarian yang berlangsung hingga malam hari itu sia-sia. Karena belum membuahkan hasil, pihak keluarga kemudian melanjutkan pencarian pada Kamis kemarin. Sekitar pukul 06.30 Wita, korban akhirnya berhasil ditemukan di dasar jurang sedalam 30 meter. Pihak keluarga dibantu warga kemudian mengevakuasi mayat korban dari dasar jurang dan selanjutnya membawa ke rumah duka. Kapolsek Tembuku AKP Gede Sunjaya Wirya seizin Kapolres AKBP I G.N. Agung Ade Panji Anom membenarkan adanya informasi tersebut. Pihaknya mengaku mendapat laporan kejadian itu sejam setelah korban ditemukan. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya mengaku langsung mendatangi lokasi korban ditemukan dan melakukan olah TKP. Pihaknya bersama tim medis juga melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban untuk mengetahui penyebab kematian. Dikatakan AKP Sunjaya, sebagaimana keterangan dari pihak keluarga korban diketahui bahwa semasa hidupnya korban mempunyai riwayat darah tinggi, stroke dan hilang ingatan. Diduga korban meninggal akibat terjatuh dari tebing setinggi 30 meter saat penyakit yang dideritanya kambuh. ‘’Pihak keluarga menolak korban diautopsi,’’ jelasnya. (kmb40)

Warga Tembuku Ancam Tak Bayar Tagihan Air

Bangli (Bali Post) -

Kepala dusun (kadus) se-Desa Tembuku, Kamis (15/6) kemarin beramai-ramai mendatangi kantor PDAM Bangli. Mereka datang untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi masyarakat yang keberatan atas kenaikan tarif air sebesar 124 persen. Dalam aspirasinya, para kadus meminta PDAM mengembalikan tarif air seperti sebelumnya. Bila tidak, warga mengancam tak membayar tagihan air PDAM. Para kadus se-Desa Tembuku mendatangi kantor PDAM sekitar pukul 10.00 Wita. Namun para kadus yang berjumlah tujuh orang itu gagal bertemu langsung dengan Direktur PDAM. Mereka hanya diterima Kabag Teknik PDAM Bangli Wayan Rudiantara. Dalam pertemuan yang berlangsung di salah satu ruangan kantor setempat, Kadus Tembuku Kaja Nengah Suardiana menyampaikan, kenaikan tarif air PDAM yang diberlakukan sejak sebulan lalu sangat meresahkan masyarakat. Pasalnya tak tanggung-tanggung tarif air mengalami kenaikan yang sangat signifikan hingga 124 persen. Warga yang biasanya membayar air Rp 50 ribu setiap bulannya kini harus membayar tagihan air hingga Rp 120-150 ribu. ‘’Kedatangan kami saat ini untuk menyampaikan keluhan masyarakat atas kenaikan

tarif air yang di atas 100 persen. Masyarakat berharap tarif air bisa diturunkan seperti dulu. Sebagaimana laporan yang kami dapat dari masyarakat, kalau ini tidak direalisasikan, mereka ancam tidak mau bayar tagihan air,’’ tegasnya. Kadus Penida Kelod Made Murjana juga menyampaikan, kenaikan tarif air saat ini semakin menambah beban masyarakat. Tak sedikit masyarakat yang semula kehidupan ekonominya sedang kini menjadi miskin. Atas kondisi itu, pihaknya pun berharap PDAM dapat meninjau ulang tarif air saat ini. Jika memungkinkan, tarif air bisa dikembalikan seperti semula. Kalaupun akan dinaikan, diharapkan kenaikannya dapat dilakukan secara bertahap. Kadus Tembuku Kawan Sukayasa mengatakan, kenaikan tarif air yang diberlakukan

Bali Post/ina

SAMPAIKAN KELUHAN - Sejumlah kadus di Desa Tembuku mendatangi kantor PDAM Bangli untuk menyampaikan keluhan masyarakat terkait kenaikan tarif air yang mencapai 124 persen. PDAM di tiga kecamatan salah satunya Tembuku cukup ironis. Sebab, meski Tembuku memiliki sumber air justru masyarakatnya harus membayar mahal untuk bisa menikmati air. Atas hal itu pihaknya pun berharap PDAM bisa menyerahkan sumber air di Tembuku untuk bisa dikelola masyarakat. Kabag Teknik PDAM Bangli Wayan Rudiantara saat ditemui usai pertemuan kemarin mengatakan, terkait semua aspirasi yang disampaikan sejumlah kadus tersebut, pihaknya me-

ini PDAM Bangli selalu merugi Rp 2 - 3 miliar setiap tahunnya. Kerugian disebabkan karena biaya operasional yang harus dikeluarkan lebih tinggi dibandingkan pendapatan. Kini dengan dinaikannya tarif air di tiga kecamatan, yakni Bangli, Tembuku dan Susut, diharapkan biaya operasional bisa tertutupi. Dengan demikian ke depannya PDAM Bangli tak lagi merugi seperti tahun sebelumnya dan bisa menyumbangkan pendapatan untuk daerah. (kmb40)

Material Berserakan

Proyek Jalan Bangli-Nongan Dikeluhkan Warga

Pelanggan Adu Jotos di Warung ”Tuak”

Bangli (Bali Post) Keributan di warung tuak di Banjar Kayu Kapas, Kintamani, kembali terjadi pada Rabu (14/6) malam. Keributan dipicu akibat salah satu pelanggan yang dalam kondisi mabuk mengeluarkan kata-kata ngawur sehingga membuat pengunjung lainnya tersinggung. Informasi dihimpun, Kamis (15/6) kemarin, menyebutkan keributan antarpelanggan itu terjadi di warung tuak milik Bu Kariasih. Ketika itu, Komang Kariawan (27) dan Wayan Sopiantara (17), warga Desa Batur Tengah minum tuak sekitar pukul 18.00 Wita. Selang sejam kemudian, datang Wayan Widia alias Widi (28) bersama temannya, Ketut Pastika Jaya (20), asal Banjar Bukih, Kintamani. Karena sudah banyak menenggak tuak, Kariawan mulai mengoceh tak jelas, sehingga memicu ketersinggungan. Kariawan dan Sopiantara kemudian dipukul oleh Widia dan Pastika. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gede Oka seizin Kapolsek Kompol Putu Gunawan mengatakan, setelah mendapat laporan mengenai keributan tersebut, pihaknya langsung menuju ke TKP. Kariawan yang dihajar Widia terpaksa dirujuk ke RSUP Sanglah. Sementara Sopiantara dirawat di RSU Bangli. Kedua pelaku malam itu langsung diamankan ke Polsek Kintamani. Dari pemeriksaan terhadap kedua pelaku, lanjut Dewa Oka, mereka mengakui sempat terjadi keributan. Mereka sempat bergulat namun tidak sampai menimbulkan luka parah. Setelah keributan, kedua pelapor pergi dengan sepeda motor Honda Beat. Setelah dilakukan penelusuran, polisi menemukan bekas kecelakaan di sekitar TKP. ‘’Karena mabuk kemungkinan keduanya sempat menabrak pohon. Tapi sekarang masih dilakukan pendalaman,’’ kata Dewa Oka. (kmb41)

ngaku akan meneruskannya ke Direktur PDAM. Rudiantara menjelaskan, kenaikan tarif air yang diberlakukan per Mei lalu sudah didasari atas perhitungan yang matang. Tujuan dinaikkannya tarif air PDAM saat ini adalah untuk menyeimbangkan antara pendapatan dan biaya operasional. ‘’Sudah sembilan tahun terakhir kami tidak pernah menaikkan tarif air. Kalau masih tetap bertahan di tarif lama, maka kami tidak bisa jalan,’’ ungkapnya. Dikatakan Rudiantara, selama

Bali Post/ina

PASAR MURAH - Pasar murah yang digelar di depan Mapolres Bangli, Kamis (15/6) kemarin.

Ringankan Beban Masyarakat

Polres Jual Ratusan Paket Sembako dengan Harga Murah

Bangli (Bali Post) Ratusan paket sembako dijual Polres Bangli dengan harga murah dalam kegiatan pasar murah yang digelar di depan Mapolres Bangli, Kamis (15/6) kemarin. Pasar murah ini dilaksanakan Polres Bangli untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok jelang hari raya Idul Fitri. Pasar murah dilaksanakan mulai pukul 09.00 Wita hingga 14.00 Wita. Sejak dibuka, ibuibu rumah tangga langsung berdatangan dan mengantre dengan tertib untuk mendapatkan paket sembako dengan harga murah. Paket sembako yang dijual dengan harga Rp 83.500 per paketnya yang masingmasing berisikan 5 kilogram beras, 1 kilogram pasir dan 2

liter minyak goreng. Kabag Sumda Polres Bangli Kompol I Wayan Surata mengatakan, pasar murah ini dilaksanakan Polres Bangli bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog). Kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga murah dibandingkan harga di pasaran. Dipaparkan Kompol Surata, 5 kilogram beras yang dijual dalam paket sembako harganya hanya Rp 47 ribu. Sementara 1 kilogram gula pasir yang saat ini dijual di pasaran dengan harga Rp 14-15 ribu, dalam paket sembako hanya dijual dengan harga Rp 12.500. ‘’Sementara 2 liter minyak goreng yang di pasaran dijual Rp 29 ribu, di sini bisa didapatkan

dengan harga Rp 24 ribu,’’ jelasnya. Selain menjual paket sembako, Polres Bangli melalui Polsek jajaran juga melakukan kerja sama dengan beberapa pedagang. Dalam kegiatan pasar murah kemarin, masingmasing Polsek mendatangkan pedagang sembako dan alat kebutuhan rumah tangga. Hanya saja, harga jual kebutuhan pokok berupa bumbu-bumbu, sayur-sayuran dan lainnya yang dijual oleh pedagang tidak ditetapkan Polres Bangli. ‘’Untuk bahan pokok yang dijual pedagang dijual sesuai harga di pasar,’’ kata Kompol Surata. Ditambahkan, selain di Polres Bangli, kegiatan pasar murah juga dilaksanakan serentak di seluruh Polres di Bali. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Warga di Tembuku dan pengguna jalan mengeluhkan pengerjaan proyek peningkatan jalan provinsi batas Kota Bangli-Nongan. Hal ini lantaran banyaknya debu dan tidak terurusnya material proyek yang dikerjakan sejak 17 Maret tersebut. Warga Tembuku, Ketut Manik (30), mengaku sangat terganggu dengan limbah debu yang tak kunjung hilang. Sejak pengerjaan jalan dimulai, sisa material di sepanjang jalan tidak kunjung dibersihkan dan dibiarkan begitu saja. Akibatnya, jika tidak turun hujan, limbah tanah kembali kering dan saat dilintasi kendaraan menimbulkan debu. Debu juga banyak yang masuk ke rumah dan warung warga. ‘’Debu-debu itu muncul karena material bekas galian tidak langsung diangkut,’’ ujarnya. Pengguna jalan juga mengungkapkan hal senada. Material yang

berserakan dari proyek senilai Rp 14,7 miliar ini sangat membahayakan pengendara terlebih ketika malam hari. Kabid Bina Marga Dinas PU, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bangli I Putu Wida Gunawan, Kamis (15/6) kemarin, mengakui jika banyak warga yang mengeluhkan teknis pengerjaan proyek itu lantaran material bekas galian lambat sekali dibersihkan oleh rekanan. Hal ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Apalagi jalan penghubung Bangli, Klungkung dan Karangasem ini sangat banyak dilalui masyarakat. ‘’Kami akui tanda peringatan juga kurang dan tidak ada spotlight. Saat malam hari tidak terlihat, ini bisa mengundang kecelakaan. Hal ini sudah saya koordinasikan ke Dinas PU Provinsi agar secepatnya ditindaklanjuti,’’ tegas Wida Gunawan. (kmb41)

Bali Post/nan

DIKELUHKAN - Proyek perbaikan jalan Bangli-Nongan yang dikeluhkan warga.


GIANYAR

Jumat Paing, 16 Juni 2017

9

Buat Laporan Palsu Kehilangan Mobil

Karnawa Terancam Setahun Penjara Gianyar (Bali Post) Demi mendapatkan klaim asuransi, I Nyoman Karnawa (41) membuat laporan palsu tentang pencurian mobil Toyota Yaris DK 1475 AF ke Polres Gianyar. Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Marzel Doni, Kamis (15/6) kemarin, mengatakan dari perbuatan dengan sengaja membuat laporan palsu, Karnawa kini dikenakan Pasal 220 KUHP tentang laporan tindak pidana palsu dengan ancaman satu tahun empat bulan penjara. ‘’Dia berharap mendapat keuntungan dan menutup permasalahannya,’’ ucap perwira balok tiga di pundaknya ini. Marzel Doni menjelaskan, berdasarkan hasil interogasi, Karnawa mengakui perbuatannya telah membuat laporan palsu. Terhadap pelapor, telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik terkait membuat laporan palsu. ‘’Pelapor mengaku kalau dia membuat laporan palsu untuk mendapatkan klaim asuransi,’’ jelasnya. Menurutnya, kejadian sebenarnya adalah mobil tersebut sudah dijual kepada seseorang yang tidak dikenal di kawasan Klungkung. Karnawa menjualnya pada 4 Juni lalu di Lapangan Banjarangkan, Klungkung. Saat transaksi itu, pembeli hanya membayar DP Rp 29 juta dan berjanji mentransfer sisanya keesokan harinya. Namun karena nomor Hp pembeli tersebut tidak aktif, pelapor merasa kena tipu. ‘’Pelapor mengaku tidak tahu identitas pembeli, sehingga memilih untuk membuat laporan palsu di wilayah Gianyar untuk mendapatkan klaim asuransi,’’ kata Marzel Doni. Diungkapkannya, kasus laporan palsu seperti ini sudah dua kali ia temui selama bertugas di Mapolres Gianyar. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan hal seperti ini karena jelas-jelas melanggar hukum. ‘’Upaya seperti ini akan merugikan diri sendiri. Karena jelas ada ancaman hukumannya bagi seseorang yang membuat laporan palsu,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Karnawa melapor ke polisi bahwa mobil Toyota Yaris yang dia kendarai raib saat ditinggal buang air besar di Jalan By-pass I.B. Mantra, Desa Medahan, Blahbatuh, Minggu (12/6) lalu. Karnawa menyebut, ketika itu dia meninggalkan kunci mobil di samping perseneleng. (kmb35)

Curi Hp, Karyawan ”Art Shop” Diciduk Polisi

Gianyar (Bali Post) Jajaran Polsek Sukawati berhasil mengamankan seorang pelaku pencurian handphone (Hp) di sebuah art shop di Banjar Pegambangan Desa Batubulan Kecamatan Sukawati. Pelaku berinisial KS (50) merupakan karyawan art shop tersebut. Informasi dihimpun, penangkapan terhadap pelaku berawal dari laporan korban, Henny (39), pada Selasa (13/6) lalu. Kala itu korban asal Jakarta itu usai berwisata datang ke art shop yang beralamat di Jalan Raya Batubulan itu bersama keluarganya. Di art shop itu korban sempat memotret beberapa barang berupa sarung batik dengan mengunakan handphone miliknya. Usai memilih barang, korban pun melakukan pembayaran. Namun saat itu korban melupakan kartu kreditnya. Korban pun langsung berlari mengabil kartu kredit ke mobil. Saat kembali inilah ia terkejut karena mendapati handphone kesayangannya itu sudah lenyap. Korban lantas melaporkan kejadian ini ke polisi. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi hingga akhirnya kecurigaan mengarah pada KS. Setelah dilakukan interogasi, KS pun mengakui perbuatannya. Kanit Reskrim Polsek Sukawati AKP I.B. Mas Kencana, Kamis (15/6) kemarin, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Namun setelah dipertemukan antara korban dan pelaku, Henny akhirnya tidak memperpanjang kasus ini. ‘’Korban bersedia untuk berdamai. Dia memilih menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan,’’ kata AKP Mas Kencana. (kmb35)

Tas Curian Ditemukan di Semak-semak

Gianyar (Bali Post) Seorang petani, Gusti Ngurah Kadek Tunjung (58), menemukan sebuah tas di semak-semak Banjar Siyut Desa Tulikup, Kamis (15/6) kemarin. Tas berwarna cokelat itu milik Ni Luh Adnyani yang hilang beberapa hari lalu di warung miliknya di Banjar Menak Desa Tulikup. Informasi dihimpun, tas itu ditemukan Tunjung saat mencari rumput sekitar pukul 11.00 Wita. Tas yang di dalamnya berisi uang itu pun langsung dilaporkan ke kantor desa, hingga diteruskan ke aparat kepolisian. Di dalam tas warna cokelat itu terdapat dompet berisi dua lembar uang dolar Amerika, KTP atas nama Ni Luh Adnyani, Kartu Indonesia Sehat atas nama Sang Ayu Yunda Setia Dewi, dua buku tabungan serta sejumlah surat penting lainnya. Polisi yang sudah mengantongi data pemilik tas sesuai kartu identitas yang ada pada tas tersebut langsung mendatangi warung milik Ni Luh Adnyani. Adnyani pun membenarkan sempat kehilangan tas itu. ‘’Korban sekitar sepuluh hari yang lalu sempat menghubungi saya menyatakan saat di warungnya kehilangan tas yang di dalamnya berisi dompet dengan sejumlah uang dan surat-surat. Setelah ditemukan, tas itu memang milik korban,’’ jelas Bhabinkantibmas Desa Tulikup Ngakan Made Alit Dusyanta. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati - 943056 DPRD - 943144 BPBD - 7844717/7844718 PMK - 943113 Kantor Satpol PP - 944436 RSUD Sanjiwani - 943020 PDAM - 944225/943233 KPA Gianyar - 942184 PMI Gianyar - 8958414 KONI Gianyar - 947261 BNN Kab. Gyr. - 946122 PLN - 947166 Kodim 1616 Gyr - 943069 Koramil Gianyar - 942289 Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792 Koramil Tampaksiring - 901601 Koramil Sukawati - 297564 Koramil Ubud - 975314 Koramil Payangan - 974793

Siaga Lantas/ TMC Gianyar - 945820 Polsek Gianyar - 944510 Polsek Blahbatuh - 941165 Polsek Tampsiring - 901110 Polsek Tegallalang - 901575 Polsek Sukawati - 298723 Polsek Ubud - 975316 Polsek Payangan -974794 Unit Kesehatan Matra - 972913 Ambulan Pelayanan Sosial - 945322 Puskesmas Gianyar I & II - 948309 954274 Puskesmas Blahbatuh I & II - 952069 & 942771 Puskesmas Sukawati I & II - 299155 & 294171 Puskemas Tegallalang I & II - 976484 & 901178

Bali Post/wan

CAT JEMBATAN - Sejumlah pekerja melakukan pengecatan tiang jembatan di Jalan By-pass I.B. Mantra, Ketewel.

Puluhan LPD Bermasalah

Gianyar (Bali Post) -

Jumlah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) yang bermasalah di Kabupaten Gianyar tergolong cukup tinggi. Jumlahnya mencapai puluhan LPD. Berbagai persoalan membelit sehingga menyebabkan LPD bermasalah. Tidak sedikit di antaranya akibat pengelola yang kurang profesional bahkan tersangkut kasus hukum. Berdasarkan data Lembaga Pembina (LP) LPD, per Januari 2017, di Gianyar terdapat 270 LPD dengan total aset mencapai Rp 3.286.084.015. Dari jumlah tersebut, 7 LPD tidak sehat dan 29 lainnya sudah tidak beroperasi alias bangkrut. Sementara, 162 LPD tergolong sehat, 40 LPD terkategori cukup sehat dan 32 LPD kurang sehat. LPD yang kondisinya tidak sehat hingga bangkrut disinyalir akibat manajemen yang kurang baik hingga oknum LPD yang dominan korupsi. Seperti LPD Desa Kerta, Kecamatan Payangan yang pengelolanya terjaring kasus korupsi pada tahun 2014 lalu. Hingga kini, LPD

yang dipimpin Ketut Kurniawan itu berstatus tidak beroperasi. Selain itu ada juga LPD Desa Suwat yang sempat mengalami keterpurukan karena kasus korupsi. Tiga pengurusnya kini menjadi terdakwa dalam kasus ini. Mereka adalah Sang Ayu Raiyoni (Ketua LPD Suwat), Ni Nyoman Nilawati (Sekretaris) dan Ni Made Sutria (Bendahara). Ketiganya masih dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Denpasar. Kasi Intel Kejari Gianyar Gusti Agung Puger, Kamis (15/6) kemarin, mengatakan pihaknya sudah menuntaskan kasus korupsi yang menjerat pengurus dua LPD di Gianyar. ‘’LPD Kerta sudah dipidana.

Kalau LPD Suwat kan juga sudah disidang di Pengadilan Tipikor Denpasar dengan tiga orang terdakwa,’’ katanya. Puger menegaskan, setelah dua kasus itu, hingga kini belum ada lagi laporan indikasi korupsi pada LPD di Kabupaten Gianyar. Meski demikian tidak menutup kemungkinan praktik korupsi pada LPD khususnya yang bermasalah masih ada. ‘’Laporan korupsi belum ada.

No Keterangan Jumlah LPD 1. Sehat 162 2. Cukup Sehat 40 3. Kurang Sehat 32 4. Tidak Sehat 7 5. Tidak Beroperasi 29 Total 270

Tapi indikasi sepertinya ada saja. Cuma belum tercium,’’ ujarnya. Diungkapkan, kini pihaknya sedang menyelidiki indikasi korupsi pada salah satu Koperasi Unit Desa (KUD) yang ada di Kabupaten Gianyar. Namun, Gusti Agung Puger belum mau menjabarkan detailnya. ‘’Kasus ini masih ditangani. Nanti kalau sudah terbukti dan ada tersangka, baru kita sampaikan ke media,’’ tegasnya. (kmb35) Laba Aset 89.870.861 2.664.131.172 7.870.051 305.233.903 5.690.179 299.477.474 (242.556) 17.241.466 103.188.535

* Laba dan aset dalam rupiah

3.286.084.015

Sumber: Data Lembaga Pembina LPD

Kapolres Pastikan Gianyar Steril dari Radikalisme KAPOLRES Gianyar AKBP Djoni Widodo menegaskan, tidak ada tempat bagi paham radikalis untuk berkembang di wilayah kontrol keamanannya, yakni Kabupaten Gianyar. Hal itu disampaikannya di sela-sela tatap muka sekaligus buka puasa bersama Kapolres dengan anggota, bersama FKUB, MUI, NU, Muhamadiyah, ahli ulama, para kyai, persatuan purnawirawan, dan anak yatim di areal Mapolres Gianyar, Rabu (14/6) petang. Kapolres AKBP Djoni mengatakan, kegiatan tatap muka tersebut merupakan bagian dari tradisi untuk menjalin silaturahmi antarjajarannya dengan umat beragama di Kabupaten Gianyar. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk berbagi kasih dengan anak yatim piatu. Pada kesempatan itu dia

BERBAGI KASIH - Tatap muka Kapolres Gianyar dan buka puasa bersama tokoh agama, Rabu (14/6) juga diisi kegiatan berbagi kasih dengan anak yatim piatu. menekankan pentingnya menjaga toleransi satu sama lain mengingat saat ini radikalisme mulai berani unjuk gigi

dan mengganggu ketertiban bermasyarakat. ‘’Di Gianyar, kami pastikan tidak ada itu (radikalisme - red),’’ tegas per-

wira yang baru dua minggu menjabat Kapolres Gianyar tersebut. AKBP Djoni juga mengungkapkan, di Kabupaten Gianyar, umat Islam steril dari paham garis keras. Menurut laporan yang diterimanya, tidak ada satupun masyarakat Muslim Gianyar yang turut berpartisipasi dalam kegiatan demo angka cantik di Jakarta beberapa waktu lalu. Mereka lebih fokus untuk bekerja, tidak terpengaruh dengan hal tersebut karena sudah sangat nyaman hidup berdampingan dengan umat beragama lainnya. Dalam upaya pencegahan, mantan Kapolres Jembrana tersebut mengaku akan selalu mengintensifkan koordinasi, terutama di wilayah masjidmasjid ataupun tempat ibadah lainnya. Pihaknya akan selalu melakukan pengawasan

terhadap ceramah-ceramah agar tidak sampai menjurus ke arah radikalisme, mendukung jihad teroris dan menentang pemerintah terlalu keras. ‘’Kegiatan agama harus sesuai khaidahnya,’’ ucap pria asal Kediri itu. Senada dengan Kapolres, Ketua MUI Kabupaten Gianyar Muhammad Asyim Ashari juga menyatakan pihaknya menolak keras radikalisme. Radikalisme menyebabkan citra umat Islam menjadi tercoreng oleh ulah oknumoknum tidak bertanggung jawab. Pihaknya dengan tegas menyatakan, bahwa radikalisme sangat tidak pantas ada di Indonesia. Sebab, tidak sesuai dengan ajaran islam yang rahmat tanlil’alamin. ‘’Kami berseberangan dengan ormas Islam anti Pancasila yang tidak mendukung kebinekaan,’’ ucapnya. (ad1247)

Anggota Dewan Bantah Simpan Dana Bansos

Gianyar (Bali Post) Anggota DPRD Gianyar I Dewa Gede Mertajaya membantah dirinya disebut-sebut membawa atau menggunakan dana hibah-bansos seperti yang disampaikan Pekaseh Subak Truna pada rapat pembahasan perbaikan jalan subak di Kantor Desa Tulikup. Dewa Mertajaya bahkan mempersilakan aparat terkait melakukan pemeriksaan penyaluran dana sebesar Rp 300 juta tersebut. ‘’Silakan bila ada yang mau memeriksa. Saya tidak ada membawa dana itu. Silakan dicek,’’ ucap Mertajaya, Kamis (15/6) kemarin. Dikatakannya, saat pencairan pertama dana hibah-bansos pada 15 Mei lalu, dirinya hanya mengantarkan Pekaseh Subak Truna I Wayan Kembar dan Bendahara Subak I Made Gunawan ke Bank BPD. Demikian pula saat pencairan kedua sebesar Rp 200 juta, pria asal Banjar Siyut, Desa Tulikup itu mengaku hanya mengantar dua petani itu. ‘’Saat itu saya hanya mengantar pencairan hibah-bansos. Setelah itu mereka yang membawa dana itu,’’ katanya. Dikatakannya, dana itu langsung diserahkan oleh pekaseh dan bendahara subak itu ke toko bangunan setempat untuk membeli bahan pembuatan irigasi dan jalan di Subak Truna. Bahkan Mertajaya mengaku menalangi sampai Rp 35 juta dari kantong

pribadi untuk membayar upah buruh yang mengerjakan proyek irigasi dan jalan sepanjang 200 meter itu. ‘’Dana bansos hanya untuk pembelian material. Sementara pengerjaannya diharapkan ada gotong royong warga. Tapi sekarang kan sulit mencari warga yang mau mengerjakan ini, makanya saya merogoh kocek sendiri untuk menalangi ongkos tukang. Sampai sekarang sudah saya bayar separuh, Rp 15 juta. Sisanya saya bayar saat proyek selesai,’’ ujarnya. Dalam pembuatan jalan dan irigasi untuk krama subak ini, Mertajaya juga mengaku mengorbankan lahan pribadi miliknya sejauh 3 x 80 meter. ‘’Saya sampai mengorbankan lahan pribadi saya untuk krama subak yang nilainya sampai Rp 700 juta. Jadi untuk apa mencurangi dana yang hanya Rp 300 juta,’’ keluhnya. Sementara terkait pemberian dana kepada pekaseh dan bendahara Subak, Mertajaya menerangkan, uang Rp 2 juta itu milik pribadinya yang dipinjam oleh Pekaseh Subak Truna Wayan Kembar. Sementara uang Rp 1 juta diberikan kepada Bendahara Subak I Made Gunawan sebagai ongkos mengawasi pengerjaan proyek di Subak Truna. ‘’Saya kan tidak mungkin mengawasi ini 24 jam. Jadi saya minta Made Gunawan yang mengawasi. Dan saat itu saya memang kurang menegaskan

bahwa itu ongkos untuk mengawasi proyek,’’ ujarnya. Menariknya, Pekaseh Subak Truna I Wayan Kembar dan Bendahara Subak Made Gunawan kini justru mengklarifikasi keterangannya pada rapat pembahasan perbaikan jalan subak di Kantor Desa Tulikup terkait dana hibah-bansos. Jika sebelumnya mereka menuding dana itu dibawa oleh Dewa Mertajaya, kini mereka justru mengaku bahwa dana itu sudah digunakan untuk membeli material

proyek. ‘’Kemarin saya bingung, karena lelah dan lapar setelah rapat sampai siang. Sebenarnya dana itu sudah diserahkan ke toko bangunan untuk membeli bahan baku proyek irigasi dan jalan di Subak Truna,’’ ungkapnya. Dia menyebutkan, dari dua kali pencairan, seluruh dana sudah diserahkan ke toko bangunan yang ada di desa. Ada dua tanda bukti pembelian material bangunan. (kmb35)

Bali Post/nik

NOTA PENYERAHAN DANA - Pekaseh Subak Truna I Wayan Kembar dan Bendahara Subak I Made Gunawan saat menunjukkan nota penyerahan dana hibah-bansos didampingi anggota DPRD Kabupaten Gianyar I Dewa Gede Merta Jaya.


KLUNGKUNG

10

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Tiga Kecamatan Masuk Zona Merah Rabies Waspadai Anjing Liar

Semarapura (Bali Post) Persoalan penyakit rabies rupanya hingga kini masih menghantui masyarakat Klungkung. Sebab, sangat berpotensi adanya penyebaran virus yang disebarkan anjing. Dari data Dinas Pertanian Klungkung pun mencatat dari 14.400 ekor anjing yang ada di Klungkung, 9 persen merupakan anjing liar.

Bali Post/ist

PELATIHAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memberi motivasi kepada peserta pelatihan dan penguatan sumber daya manusia (SDM) bagi pengelolaan BUMDes tiga kecamatan di Klungkung daratan.

BUMDes Harus Kembangkan Ekonomi Desa

BADAN Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai cikal bakal perekonomian di Desa perlu dikembangkan secara optimal. BUMDes jangan hanya menjalankan simpan pinjam, tetapi harus mampu menggali potensi dan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memberi motivasi kepada peserta pelatihan dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi pengelolaan BUMDes tiga Kecamatan di Klungkung daratan. “Terkait pengembangan BUMDes ini diperlukan komitmen bersama,” ujar Bupati Suwirta di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kabupaten Klungkung, Kamis (15/6) kemarin. Lebih lanjut dikatakan dalam pengembangan BUMDes ini diperlukan komitmen bersama seluruh pengelola BUMDes dalam

menggali potensi desa. Menurut Bupati, untuk menggali segala potensi dan kebutuhan masyarakat ini tidaklah mudah. Diperlukan ketulusan, kesabaran dan komitmen yang kuat untuk maju bersama-sama. Bupati menilai pelatihan seperti ini sangat baik untuk penguatan pola pikir dan penguatan jati diri sebagai pengelolan BUMDes. “Karena hanya dengan komitmen dan pola pikir yang kuat segala sesuatu bisa dikerjakan secara maksimal,” sebutnya. Namun, Bupati Suwirta mengkhawatirkan apabila lembaga ekonomi ini tidak dikelola secara maksimal oleh Desa akan dimanfaatkan oleh orang perorangan. Untuk itu, dukungan pemerintah sangat penting agar BUMDes mempunyai peran dalam pengembangan ekonomi desa. “Misalnya dalam penyaluran kebutuhan pokok, konsep beli mahal jual murah yang

dilakukan Pemkab bekerja sama dengan KUD perlu diintegrasikan dalam wadah BUMDes ini,” ujarnya. Selain itu, BUMDes juga diharapkan bisa melihat peluang untuk berinovasi di desa dengan membuat swalayan mini model BUMDesmart di masing-masing desa. “Dengan ini BUMDes benarbenar dimiliki masyarakat, untuk masyarakat dan kembali nanti pada masyarakat,” pungkasnya. Sementara itu, Kadis PMDPPKB Klungkung Wayan Suteja menyampaikan pelatihan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Diklat Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Pusat Telaah dan Informasi Regional, Jakarta. “Pelatihan diikuti pengelola BUMDes dari 18 Desa di Klungkung daratan,” sebutnya. (ad1243)

Warga Desa Paksebali akan Bangun Patung Subali

Semarapura (Bali Post)Keberadaan Desa Paksebali, Kecamatan Dawan ternyata tidak terlepas dari tokoh pewayangan dari kisah Ramayana. Nama Paksebali ternyata berasal dari nama Subali yang memiliki harapan agar desa tersebut tidak dapat dikalahkan. Untuk

tetap mengenang sejarah Paksebali akan membangun patung Subali di perempatan desa. Perbekel Desa Paksebali I Putu Ariadi mengungkapkan, masih banyak yang tidak mengetahui sejarah dari nama Paksebali. Bahkan banyak sekali generasi muda

Bali Post/dwa

TIANG PATUNG - Tiang penyangga yang rencananya akan dibuatkan patung Subali di perempatan Desa Paksebali, Dawan, Klungkung.

di Desa Paksebali yang tidak tahu asal mula nama tersebut. Untuk tetap mengenang sejarah berdirinya Desa Paksebali, pihaknya pun telah menelusuri asal mula nama Paksebali. Sesuai data yang ia dapat, sebelumnya desa ini bernama Sampalan Kaja. Pihaknya pun belum mendapatkan data pasti kapan nama Sampalan Kaja berubah menjadi Subali sehingga kini dikenal dengan Desa Paksebali. “Saya masih mencari sejarahnya. Hingga saat ini belum diketahui umur Desa Paksebali,” jelasnya, Kamis (15/6) kemarin. Putu Ariadi mengatakan tokoh Subali yang menjadi nama desa ini merupakan raja yang tidak bisa mati kecuali kehendak sendiri. Kekuatan yang dimiliki Subali ini berasal dari kesaktian Pancasona yang membuatnya sulit dikalahkan. Profil dari Subali ini diharapkan dapat membuat Desa Paksebali menjadi kuat dan sulit untuk dikalahkan. “Dikaitkan dengan desa, diharapkan Desa Paksebali tidak pernah hancur oleh serangan apapun,” imbuhnya. Patung Sugriwa ini akan berbentuk wanara atau monyet layaknya patung Hanuman, namun memiliki gelungan kepala berbeda. Patung tersebut dibuat menghadap ke barat daya yang mengarah ke Pasar Satria, namun kepalanya memandang ke arah barat. Patung ini dianggarkan sebesar Rp 154 juta dari alokasi dana desa. (dwa)

Anjing liar ini mesti diwaspadai karena berpotensi terjangkit virus rabies hingga menyerang manusia. Belum lagi tahun 2017 ini, sudah ada 20 ekor anjing liar yang diieliminasi karena sudah menggigit warga karena memiliki ciri-ciri secara klinis terserang rabies seperti takut sinar matahari, takut air, beringas dan lainnya. Kabid Keswan Dinas Pertanian Klungkung Anak Agung Raka Arnawa, Kamis (15/6) kemarin, berdalih telah mengambil langkah-langkah terkait hal tersebut. Salah sa-

tunya dengan mengeliminasi dan membawa sampel otak anjing itu ke laboratorium. Tapi setelah dicek ternyata semuanya negatif rabies. Meskipun demikian pihaknya tetap khawatir terutama di wilayah perbatasan, karena di kabupaten tetangga masih ada ditemukan anjing positif rabies. “Kami imbau kepada warga untuk tetap hati-hati. Kalau tergigit anjing liar segera laporkan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Arnawa. Menurut Arnawa, pemerintah telah melaksanakan

program vaksinasi massal terhadap anjing peliharaan maupun anjing liar untuk mengantisipasi penyebaran rabies. Vaksinasi massal di Klungkung sudah berlangsung 8 Mei lalu. Program ini diawali di Kecamatan Dawan, Kecamatan Klungkung, hingga Kamis kemarin petugas tengah turun di Kecamatan Banjarangkan. “Terakhir kami akan vaksinasi massal anjing di wilayah Kecamatan Nusa Penida. Beberapa anjing liar yang berpotensi rabies kita eliminasi,” tegasnya.

Sementara terkait penyebaran virus rabies, Klungkung memiliki zona merah rabies. Untuk di Kecamatan Klungkung meliputi Kelurahan Semarapura Klod, Kelurahan Semarapura Klod Kangin dan Desa Selat. Untuk di Kecamatan Dawan, yang masuk zona merah rabies di Desa Besan, Desa Paksebali dan Desa Kusamba. Sedanggkan di Kecamatan Banjarangkan, Desa Tohpati, Desa Bungbungan, Desa Getakan, dan Desa Takmung. Namun, untuk di Kecamatan Nusa Penida, nihil zona merah rabies. “Desa yang ditetapkan sebagai zona merah rabies ini setelah terjadi dua kali gigitan anjing positif rabies dalam rentang dua tahun,” terangnya. (kmb)

Bali Post/kmb

LEPAS TUKIK - UPT KKP Nusa Penida bersama Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul melepas tukik serangkaian piodalan setempat, Rabu (14/6) lalu.

Informasi Pelestarian Penyu Masuk ’’Awig-awig’’ Desa Pakraman

Semarapura (Bali Post) Keberadaan penyu di wilayah Nusa Penida, Klungkung mulai mendapat perhatian serius. Kali ini, pihak UPT Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida menggandeng Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul untuk melestarikan penyu tersebut. Bahkan kerja sama yang dilakukan dengan memasukkan informasi ke awig-awig agar warga desa pakraman ikut melindungi dan melestarikan hewan jenis reptil tersebut. Kepala UPT KKP Nusa Penida I Nyoman Karyawan,

Kamis (15/6) kemarin mengatakan, pihaknya tidak hanya menggandeng Desa Pakraman Dalem Setra Batununggul untuk melestarikan penyu yang ada di Nusa Penida. Namun juga melibatkan Green Lion dan Yayasan Kura Kura Nusa Penida untuk melindungi hewan tersebut. “Kerja sama ini merupakan salah satu wujud kepedulian kita terhadap penyu yang ada di Nusa Penida,” ujar Karyawan. Karyawan mengatakan sengaja memilih desa pakraman untuk diajak kerja sama karena informasi dapat lang-

sung diterima masyarakat. Di samping sosialisasi lebih gampang dan ada awig-awig untuk melindungi keberadaan satwa langka tersebut. “Tidak tertutup kemungkinan kita akan bekerja sama dengan desa pakraman lainnya terutama di daerah pesisir untuk melindungi penyu yang kita miliki,” kata Nyoman Karyawan. Sementara itu, Bendesa Pakraman Dalem Setra Batununggul I Dewa Ketut Tayanegara menyambut baik kerja sama tersebut. Apalagi warga desa pakraman memiliki komitmen untuk menjaga ke-

lestarian satwa langka tersebut. Karena sebagai daerah yang sedang berkembang pariwisatanya tidak terlepas dari perairan, sehingga keseimbangan ekosistem mesti digemakan. “Penyu sendiri merupakan hewan yang disucikan. Jadi kita di desa pakraman sangat konsisten untuk menjaganya satwa langka ini agar bisa berkembang dan lestari di laut lepas dan terus beranak pinak. Sehingga anak cucu dan generasi kita seterusnya bisa melihat satwa langka sekaligus disucikan ini,” katanya. (kmb)

Enam LPD Tak Beroperasi

Sebagian Besar Masih Gunakan Sistem Manual Semarapura (Bali Post)Hampir sebagian besar LPD di Klungkung masih menggunakan sistem manual dalam mengelola keuangan dan administrasi. Kondisi ini tentu sangat jauh tertinggal dibandingkan lembaga keuangan lainnya seperti BPR dan koperasi yang sama-sama mengelola simpan-pinjam. Untuk memberdayakan LPD, Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan, KB dan Pemerintah Desa akan melakukan bimbingan teknis. Ini merupakan tindak lanjut setelah sebelumnya telah dianggarkan pengadaan komputer sebanyak 50 unit di tahun 2015. Sesuai data Badan Pemberdayaan Masyarakat tahun

2017, dari 117 LPD yang ada di Klungkung, hanya 97 LPD yang dinyatakan sehat. Sementara yang lainnya dinyatakan tidak beroperasi 6 LPD, kurang sehat 6 LPD dan cukup sehat 8 LPD. Untuk dapat meningkatkan kualitas LPD ini, menurut Kepala BPM Wayan Suteja, tahun ini pihaknya akan menyelenggarakan Bimtek kepada 75 orang mewakili masing-masing LPD. Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari bantuan komputer yang telah diberikan kepada masing-masing LPD. “Sebagian besar masih manual, kita bantu dengan komputer dan bimtek,” tuturnya, Kamis (15/6) kemarin, sembari menambahkan bimtek akan

dibagi menjadi tiga gelombang dan bekerja sama dengan LP LPD Provinsi Bali. Selain mengupayakan untuk melakukan pembinaan kepada LPD, pihaknya sedang melakukan pendekatan kepada Desa Pakraman Semarapura dan Desa Pakraman Dwi Kukuh yang hingga saat ini belum membentuk LPD. “Secara administrasi kita akan fasilitasi kedua desa pakraman ini,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BKS LPD Kabupaten Klungkung masa bakti 2016-2021 Nyoman Sudarma menyampaikan, peran serta LPD di desa pakraman sangat penting. Selain dapat membantu menunjang perekonomian,

juga dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam pelaksanaan yadnya seperti pernikahan dan pengabenan. Hanya saja, masih ada sejumlah permasalahan yang menyebabkan LPD tidak beroperasi. Nyoman Sudarma menjelaskan, pihaknya masih mempelajari permasalan yang dihadapi sejumlah LPD bermasalah. Meski begitu, berbagai cara dapat dilakukan untuk dapat membantu LPD mati suri. Salah satunya dengan penyertaan modal atau pun pinjaman lunak. “Kita masih melihat regulasinya untuk melegalkan penyertaan modal ini,” pungkasnya. (dwa)


BULELENG

Jumat Paing, 16 Juni 2017

11

Pembebasan Lahan ’’Shortcut’’ SMBJM, Undiksha Buka Kuota 400 Orang Tahap I Dianggarkan Rp 10 Miliar Singaraja (Bali Post) – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Buleleng dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati anggaran pembebasan lahan shortcut di lokasi lima dan enam (Desa Wanagiri dan Desa Gitgit), Kecamatan Sukasada. Tahap awal pemerintah daerah menyiapkan anggaran sebesar Rp 10 miliar. Dana sebesar ini diperkirakan baru bisa membebaskan sekitar 3,3 hektar. Memasuki APBD Perubahan 2017 mendatang, pemerintah kembali memplot tambahan anggaran untuk pembebasan lahan tahap dua, sehingga memenuhi kebutuhan lahan seluas 6,6 hektar. Keputusan alokasi anggaran pembebasan lahan shortcut terungkap ketika Banggar dan TAPD menggelar rapat di gedung DPRD Buleleng, Kamis (15/6) kemarin. Rapat dipimpin Ketua Banggar yang juga Ketua Dewan Gede Supriatna. Sementara dari TAPD hadir Kepala BKD Buleleng, Bimantara. Supriatna menegaskan, pembahasan anggaran pembebasan lahan shortcut dikebut untuk mendukung komitmen pemkab dalam mewujudkan pembangunan shortcut. Mengingat waktunya mendesak, anggaran ini memanfaatkan dana PHR dari Pemkab Badung sebanyak Rp 65 miliar. Dari total jatah dana tersebut, Rp 10 miliar disepakati untuk membiayai pembebasan lahan warga di Desa Gitgit dan Wanagiri seluas 3,3 hektar. Sedangkan anggaran lagi Rp 55 miliar dimanfaatkan untuk membiayai program di bidang

Bali Post/dok

Gede Supriatna

pariwisata, yakni pengembangan hutan desa, pembuatan trotoar jalan di Desa Munduk, Kecamatan Banjar. Penanganan pascabanjir di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada dan perbaikan kerusakan fasilitas umum akibat bencana alam di Kecamatan Gerokgak. “Tahap awal jatah PHR kita gunakan pembebasan lahan. Agar dana itu segera bisa direalisasikan, kita sepakati melakukan skema penjabaran pergeseran anggaran menda-

hulu perubahan,” katanya. Untuk membebaskan sisa lahan lagi 3,3 hektar, lanjut Supriatna, dewan dan pemkab akan mengalokasikan dana dalam pembahasan APBD Perubahan 2017 ini. Hanya berapa alokasi anggaran pembebasan tahap dua, pihaknya belum berani memastikan sumber dana yang akan digunakan. Jika dua kali anggaran pembebasan lahan shortcut terealisasi, maka kewajiban pemerintah daerah menyiapkan lahan seluas 6,6 hektar telah terpenuhi. Dengan demikian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XIII bisa memulai proyek. Rapat kordinasi beberapa waktu lalu, Kemenpu-PR dan BPJN Wilayah XIII mentargetkan tender fisik shortcut lokasi lima dan enam dimulai awal 2018 mendatang. (kmb38)

HASIL seleksi penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2017/2018 melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan jalur undangan di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja sudah diumumkan. Meski demikian, Universitas negeri di Bali Utara ini masih membuka penerimaan melalui Seleksi Masuk Bersama Jalur Mandiri (SMBJM) dengan kuota ratusan orang. Rektor Undiksha Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., Kamis (15/6) kemarin menjelaskan, berdasarkan data yang dikantongi, calon mahasiswa tahun ajaran ini yang diterima melalui jalur undangan khusus untuk vokasi prodi D-3 mencapai 144 orang, jalur SNMPTN 809 orang dan SBMPTN yang ketentuannya diatur pusat 1.600 orang. “Sesungguhnya pelamar SBMPTN di Undiksha mencapai empat ribu orang lebih.

Tetapi yang memenuhi passing grade hanya 1.600,” jelasnya didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. IB Putu Arnyana, M.Si. dan Wakil Rektor III Dr. I Gusti Ngurah Pujawan, M.Kes. Di samping melalui jalur undangan, SNMPTN dan SBMPTN, universitas yang memiliki tujuh fakultas ini juga menyediakan penerimaan melalui jalur SMBJM. Pendaftarannya sudah dibuka dan akan berakhir 20 Juni mendatang. Sementara untuk Computer Based Test (CBT), akan berlangsung 3 sampai 4 Juli dan 5 Juli tes keterampilan. “Memang ada perguruan tinggi penerimaannya melalui jalur mandiri. Tetapi itu mengambil dari hasil SBMPTN. Sedangkan kami melalui CBT. Cara ini untuk memberikan kesempatan bagi anak yang lulus SMA maksimal tiga tahun lalu untuk bisa mendaftar,” jelas rektor kelahiran Badung ini. Pendaftar SMBJM diproyeksikan sekitar 1.200 orang. Dari

MUDIK - Kepala BPJS cabang Singaraja Made Sukmayanti (tengah) memaparkan prosedur pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS yang mudik, Kamis (15/6) kemarin.

Bali Post/kmb45

NARKOBA - Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya, Kamis (15/6) kemarin merilis pengungkapan kasus narkoba. edar. Jumlahnya 24 paket,” jelasnya didampingi Kasat Resnarkoba AKP I Ketut Adnyana T.J. dan Kasubbag Humas AKP Nyoman Suartika. Barang haram itu, sambung Kapolres didapatkan pelaku dari pengedar daerah Jawa. Itu akan dijual kembali di wilayah Buleleng. Sementara itu, GKA justru mengaku mendapatkan sabu itu dari pengedar wilayah Denpasar dan transaksinya dengan sistem tempel. Per paketnya dijual sekitar Rp 500 ribu. “Jualan ini sudah dari lama. Tapi sempat berhenti,” katanya. (kmb45)

Lomba Baca Pidato Bung Karno

Bali Post/kmb38

PIDATO – Puluhan siswa dan mahasiswa mengikuti lomba membaca pidato Bung Karno di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Buleleng, Kamis (15/6) kemarin. Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 34 siswa tingkat SD, SMP, SMA/SMK dan mahasiswa mengikuti lomba membaca pidato Bung Karno, Kamis (15/6) kemarin di aula Sekretariat DPC PDI Perjuangan Buleleng di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng. Lomba ini dilaksanakan jajaran DPC PDI Perjuangan untuk menanamkan sikap nasionalisme dan meneladani nilai perjuangan Presiden pertama Indonesia Soekarno. Puluhan peserta utusan dari masing-masing kecamatan di Buleleng membacakan naskah pidato Bung Karno di hadapan tiga dewan juri, masing-masing sastrawan Made Hardika, dosen sekaligus sastrawan Kadek Sonia Piscayanti dan Wayan Sutena dari unsur pengurus DPD PDI Perjuangan Bali. Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng setelah membuka lomba kemarin mengatakan, ancaman degradasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara belakangan ini mulai luntur. Terbukti dari

munculnya sikap intoleran hingga upaya melawan Pancasila sebagai dasar negara. Tidak saja itu, degradasi juga terjadi dengan masih maraknya ancaman terorisme, penyalahgunaan narkoba, perilaku seks bebas dan permasalahan sosial lainnya. Untuk itu, pemahaman sikap mental dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme dalam situasi ini harus dilakukan dengan optimal. Untuk itu, PDI Perjuangan selaku partai politik besar memiliki kewajiban untuk membentengi generasi muda agar terhindar dari ancaman degradasi berbangsa dan bernegara tersebut. Langkah kecil yang bisa dilakukan dengan menggelar lomba membaca pidato Bung Karno. Lomba ini diakuinya tidak sekadar mencari juara, tetapi manfaatnya bagaimana pelajar atau mahasiswa paham dengan ajaran Bapak Bangsa Bung Karno yang dengan lantang menyuarakan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara. Senada diungkapkan Ketua Panitia Lomba dr. Putra

Sedana, Sp.OG. Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng ini mengatakan, setelah seleksi di kabupaten, pemenangnya akan kembali berlaga ke tingkat provinsi hingga nantinya terakhir di tingat pusat. Kategori SD, juara pertama Putu Desy Pratiwi, wakil SDN 3 Bubunan. Juara kedua Putu Windy Astuti, wakil SDN 3 Sukasada, dan Ni Made Ayu Inten Suwirya, siswa SDN 1 Banyuasri sebagai juara tiga. Sedangkan peserta favorit ditetapkan Kadek Dian Diki, wakil SDN 4 Busungbiu. Kategori SMP, juara pertama direbut Made Supriyani, siswa SMPN 1 Banjar, disusul Kadek Dwi Candra Putriani, siswa SMPN 1 Singaraja, dan juara tiga Luh Ari Arya Uma Dewi, SMPN 1 Tejakula. Juara favorit direbut Komang Rama Divaradita, SMPN 2 Kubutambahan. Kategori SMA/SMK, Putu Ari Restiani, wakil SMKN 1 Sawan sebagai juara pertama. I Gusti Agung Dalem Werda, SMAN 2 Banjar, juara dua dan juara tiga Baiq Inanda Febriani siswa SMKN 1 Singaraja, serta peserta favorit Ketut Aryawan wakil SMAN 1 Busungbiu. Sementara itu, utusan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) keluar sebagai juara favorit melalui wakilnya Luh Gede Mei Utami. (kmb38)

angka itu, yang diperlukan hanya sekitar 400 orang. “Untuk jalur ini pendaftarnya untuk umum. Untuk Indonesia, juga bisa asing maupun penyandang disabilitas,” tegasnya. Tahun ajaran ini, sambung Jampel, Uang Kuliah Tunggal (UKT) masih menggunakan standar 2012. Khusus untuk jalur mandiri akan mengikuti

pola legitimasi pusat. “Untuk UKT tidak ada perubahan. Masih standar 2012,” ungkapnya. Selain D-3 maupun S-1, Undiksha juga menerima mahasiswa Program Magister (S-2) dan Doktor (S-3) yang kuota keseluruhannya mencapai 400 orang. “Untuk S-2 ada 12 prodi dan tiga prodi untuk S-3,” tandasnya. (ad1244)

pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKNKIS yang sedang mudik dan status Kepesertaan aktif. Karena itu, mohon agar peserta memastikan telah membayar iuran dan disiplin membayar iuran agar status kepesertaannya selalu aktif. Untuk mengecek iuran peserta, dapat dilakukan melalui aplikasi BPJS Kesehatan Mobile pada Menu Cek Iuran. Sedangkan untuk daftar fasilitas kesehatan dapat dilihat di website BPJS Kesehatan, Aplikasi BPJS Kesehatan Mobile, atau melalui Care Center BPJS Kesehatan 1500400,” jelasnya. Guna memastikan kelancaran peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan, BPJS Kesehatan juga telah menciptakan Aplikasi Mudik BPJS Kesehatan yang dapat di-download secara gratis di Google Play Store untuk perangkat Android. Aplikasi tersebut menyediakan telepon penting, alamat kantor BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan, tanya jawab BPJS Kesehatan, info BPJS Kesehatan, tips BPJS Kesehatan, lokasilokasi penting, serta media sosial BPJS Kesehatan. Di samping itu, selama libur lebaran 2017 masyarakat juga tetap dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500400 untuk mendaftar menjadi peserta JKN-KIS, memperoleh in-

formasi, melakukan pengaduan, melakukan konsultasi kesehatan, memperoleh pelayanan administrasi peserta JKN-KIS (mutasi dan aktivasi), serta mengetahui perhitungan denda pelayanan. Layanan BPJS Kesehatan Care Center 1500400 hadir 7 x 24 jam, sementara khusus layanan konsultasi kesehatan dapat diperoleh pada Senin - Jumat pukul 07.00 - 20.00 WIB. Sukmayanti menegaskan, selama peserta JKN-KIS mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, serta tindakan medis yang diperolehnya berdasarkan indikasi medis yang jelas berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta. Pada mudik ini, BPJS Kesehatan juga membuka posko di delapan titik padat pemudik, yaitu Terminal Pulo Gebang Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Yogyakarta, Terminal Tirtonadi Surakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali, serta Pelabuhan Merak Banten. Posko Mudik BPJS Kesehatan yang digelar pada 21 - 24 Juni 2017 tersebut menyedikan pelayanan kesehatan, obat-obatan, fasilitas relaksasi, hingga sosialisasi program jaminan kesehatan kepada para pemudik. (ad1250)

Jelang Lebaran, BPJS Kesehatan Permudah Prosedur Pelayanan bagi Peserta Mudik

Pengedar Narkoba Diringkus

Singaraja (Bali Post) Pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS) berinisial GKA alias Ajik (37) diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng, Jumat (9/6) lalu. Dari pria asal Banjar Dinas Tegallenga, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt ini diamankan puluhan paket SS siap edar dengan berat total belasan gram. Kasus ini baru dibuka ke publik, Kamis (15/6) kemarin. Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya yang memimpin rilis mengungkapkan, pelaku ini sudah menjadi target operasi sejak lama. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 14.00 Wita. Saat penggeledahan rumah dan dapurnya, polisi menemukan satu tas kulit warna coklat di belakang kulkas dan di dalamnya terdapat kotak berisi empat paket sabu-sabu, satu buah tempat kacamata yang berisi satu paket sabu, satu paket plastik klip warna bening ukuran sedang di dalamnya terdapat delapan paket sabu dan satu paket plastik klip warna biru ukuran sedang di dalamnya terdapat sebelas paket sabu. Secara keseluruhan berat SS itu sekitar 16 gram brutto. Selain itu, juga diamankan dua tabung kaca, satu potongan pipet kaca ujungnya runcing, dua bungkus plastik klip kosong, satu buah bong, satu buah timbangan digital, dan tiga buah HP. “Sabusabu yang ditemukan sudah berupa paket siap

SMBJM - CBT pada SBMPTN yang terselenggara di Undiksha beberapa waktu lalu. Selain melalui jalur ini, universitas negeri di Bali Utara ini juga masih membuka jalur SMBJM.

SEBAGAI wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan peserta dalam memperoleh pelayanan kesehatan, menjelang hari raya Idul Fitri 2017 BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait prosedur pelayanan. Peserta JKN-KIS yang sedang mudik lebaran dijamin bisa memperoleh pelayanan kesehatan dengan prosedur yang lebih sederhana. Oleh karenanya, diharapkan selalu membawa Kartu JKNKIS (Kartu Indonesia Sehat/KIS, Kartu BPJS Kesehatan, Kartu Askes, Kartu Jakarta Sehat/KJS dan Kartu Jamkesmas). “Peserta JKN-KIS yang sedang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. Untuk prosedurnya,

peserta JKN-KIS dalam kondisi darurat maupun non darurat dapat langsung berobat ke IGD rumah sakit terdekat yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja dalam konferensi pers bertema “Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan”, Kamis (15/6) kemarin. Menurut Sukmayanti, kebijakan tersebut berlaku sejak 19 Juni 2017 sampai 2 Juli 2017. Peserta JKN-KIS yang sakit pada saat perjalanan mudik ataupun telah sampai ke tujuan tinggalnya, tidak harus melapor ke Kantor Cabang BPJS Kesehatan setempat. Kebijakan tersebut mengacu pada prinsip portabilitas yang diemban BPJS Kesehatan. “Penting diketahui, bahwa

Menuju Publikasi Jurnal Bereputasi

FOK Undiksha Dorong Dosen Tulis Artikel Ilmiah

PENINGKATAN kualitas dosen dalam publikasi hasil penelitian menjadi program unggulan Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja. Mewujudkan itu, salah satunya dilakukan melalui kegiatan Technical Assistant (TA) dengan tema “Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Keolahragaan Menuju Publikasi Jurnal Bereputasi”, Kamis (15/6) kemarin. Ketua Panitia Ketut Chandra Adinata Kusuma, S.Pd., M.Pd. menjelaskan, kegiatan yang melibatkan seluruh staf dosen FOK ini bertujuan meningkatkan motivasi dan kemampuan dosen dalam membuat artikel ilmiah keolahragaan. Hal yang tak kalah penting juga untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang strategi dalam menulis artikel ilmiah keolahragaan menuju publikasi jurnal bereputasi. “Kegiatan ini salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dosen, terutama dalam pembuatan artikel keolahragaan,” tegasnya. Pelaksanaan kegiatan ini,

sambung dia didasari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang salah satunya menegaskan tugas dosen tak hanya mengajar, tetapi juga wajib melakukan penelitian dan mempublikasikannya. Hal ini penting untuk menciptakan pendidikan yang baik. Selain itu, jika merujuk Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (PAN-RB) Nomor 17 Tahun 2013 dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 92 Tahun 2014, kenaikan jenjang jabatan akademik dosen mewajibkan untuk mempublikasi pada jurnal ilmiah nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi di bidangnya. Ketentuan-ketentuan itu juga menjadi dasar terselenggaranya kegiatan ini. Sementara itu, Dekan FOK Undiksha I Ketut Budaya Astra, S.Pd., M.Pd. mengungkapkan selain kegiatan ini, peningkatan kemampuan menulis artikel ilmiah dosen juga dilakukan dengan mengikuti seminar maupun workshop yang diselenggarakan perguruan tinggi sejumlah daerah. “Setiap ada workshop di Malang

ARTIKEL ILMIAH - FOK Undiksha menggelar pelatihan dan pendampingan penulisan artikel ilmiah keolahragaan, Kamis (15/6) kemarin. atau Semarang, maupun perguruan tinggi lain, terutama untuk keolahragaan, dosen di sini sering ikut. Itu salah satu cara juga untuk meningkatkan kualitas SDM,” ucapnya. Sebelum adanya pelatihan dan pendampingan ini, minat dosen untuk menulis artikel ilmiah sudah cukup tinggi. Bahkan beberapa sudah berhasil lolos penelitian. Selain itu, sejumlah tulisan juga tak hanya berhasil masuk pada jurnal tingkat nasional, tetapi juga inter-

nasional. “Kami dorong seluruh dosek untuk menulis. Sebab selama ini FOK itu dikenal hanya menghandalkan otot saja,” tegasnya. Kegiatan yang berlangsung hingga Jumat (16/6) hari ini, menghadirkan narasumber Prof. Dr. M.E.Winarno, M.Pd. dari FIK Universitas Negeri Malang, Ranu Baskoro Aji Putra, S.Pd., M.Pd. dari FIK Universitas Negeri Semarang dan I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom. dari FTK Undiksha. (ad1248)


JEMBRANA

12

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Urus Sertifikat

SOSOK

Dipungut Biaya Rp 150 Ribu Per Bidang Tanah

Negara (Bali Post) Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pengurusan sertifikat tanah biasanya gratis saat adanya program prona. Namun, untuk tahun ini dan selanjutnya, pihak desa dan kelurahan kini diperbolehkan memungut biaya untuk proses pengurusan sertifikat tanah. Pungutan biaya diterapkan dalam program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Namun, dalam program ini batasan pungutan ditentukan maksimal Rp 150 ribu per bidang tanah yang didaftarkan.

Dukung ”Full Day School”

WACANA penerapan full day school (FDS) atau sekolah sehari dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, belakangan menjadi pergunjingan di sekolah. Banyak yang menolak dengan berbagai alasan, termasuk belum siapnya penerapan kebijakan itu. Namun, gagasan ini ternyata juga mendapat dukungan. Salah satunya Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Wabup Kembang secara pribadi menilai ada beberapa nilai positif yang dihasilkan dengan penerapan pola FDS di Indonesia, termasuk di Jembrana. Dengan waktu belajar minimum 8 jam sehari selama lima hari dalam seminggu, para siswa akan lebih terarah dan mendapatkan waktu belajar yang lebih baik. Baik itu sisi akademik maupun ekstrakurikuler. Karena secara otomatis peserta didik akan menghabiskan lebih banyak waktunya di sekolah yang akan memudahkan guru dalam mengontrol dan mengawasi perilaku siswanya serta meminimalisir pengaruh yang tidak baik dari lingkungan di luar. Bagi para orangtua juga akan diuntungkan. Sebab, menurutnya, pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu) lebih banyak waktu meningkatkan kualitas berkumpul bersama anak-anak. Selama ini, orangtua masih sering direpotkan mengatur waktu mengantar dan menjemput anak-anak mereka mengikuti kegiatan tambahan di luar jam pelajaran berlangsung seperti ekstrakulikuler. “Dengan sistem lima hari sekolah, secara otomatis akan ada penambahan jam belajar saat jam sekolah berlangsung. Anak-anak bisa fokus belajar dan mengikuti ekstra tambahan di sekolah. Sisanya (SabtuMinggu) bisa penuh waktu berkumpul bersama keluarga di rumah,” tandas Mantan Ketua DPRD Jembrana ini. Jangankan lima hari sekolah, lanjut dia, sistem pendidikan boarding school atau bimbingan di asrama juga dinilai baik untuk diterapkan. Pendapat pribadi Wabup Kembang ini didasarkan pengalamannya melihat langsung sistem pendidikan di negaranegara maju yang telah lebih dahulu menerapkan FDS. Selain mengambil contoh di negara maju, Wabup juga menyebut sistem pendidikan boarding school, seperti yang sudah diterapkan di SMA Taruna Nusantara maupun Bali Mandara juga bagus. “Output-nya sangat baik. Mereka disiplin, komunikatif, nilai akademiknya bagus serta pemahaman table manner-nya sangat sopan. Selain itu, lulusannya selama ini telah terbukti mampu menembus perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia,“ tambah Kembang. Agar pelaksanaannya lebih sempurna, Wabup tak menampik ketersediaan prasarana pendukung mesti perlu dipersiapkan. Namun, hal itu bisa dilakukan secara bertahap. (olo)

Kepastian biaya itu diperoleh setelah turunnya Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang, Menteri Dalam Negeri serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tentang pembiayaan persiapan pendaftaran dan tanah sistematis.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jembrana I Gusti Ngurah Sumber Wijaya, Kamis (15/6) kemarin mengatakan, menurut SKB tiga menteri ini ada beban biaya kepada masyarakat untuk operasional petugas desa atau kelurahan. Sejatinya dalam SKB tiga menteri itu, Menteri

Dalam Negeri memerintahkan pemerintah daerah untuk menganggarkan pembiayaan yang tidak tertampung dalam APBN ke dalam APBD sesuai kemampuan daerah. Apabila belum dianggarkan, maka dibebankan kepada masyarakat pemohon atau pendaftar PTSL. Biaya maksimal yang ditanggung

masyarakat ditentukan sesuai dengan kategori. Wilayah Bali senilai Rp 150.000 per bidang tanah. Biaya itu digunakan untuk kegiatan operasional petugas desa atau kelurahan, seperti penggadaan dokumen pendukung, pemasangan patok serta transportasi ke BPN. Sumber Wijaya menegaskan perbekel atau lurah tidak dibolehkan memungut uang dari yang ditentukan itu. Pada tahun-tahun sebelumnya, program serupa sering ditolak perbekel atau lurah karena khawatir masuk bui, seperti yang dialami beberapa kepala desa. Dengan adanya

SKB ini, perbekel atau lurah tidak perlu lagi takut memungut uang pada masyarakat untuk dibuatkan sertifikat. Bilamana biaya yang dibutuhkan melebihi dari yang ditentukan, harus ada kesepakatan dengan masyarakat pendaftar dan tidak ada keberatan. Tahun ini, Jembrana mendapat jatah PTSL sebanyak 42.500 bidang. Sebelumnya jatah untuk PTSL ini hanya 12.500 bidang atau naik sekitar 30 ribu bidang. Desa dan kelurahan yang mengikuti juga bertambah dari 16 menjadi 51 desa/kelurahan. (kmb26)

Puluhan Kendaraan Barang Terjaring Razia Stiker Lampu Dilepas Petugas

Negara (Bali Post) Menjelang arus mudik, pemeriksaan kendaraan di sepanjang jalan DenpasarGilimanuk terus diintensifkan. Penertiban terhadap kendaraan barang dan penumpang ini dilakukan guna menekan angka kecelakaan di jalan raya. Seperti yang digelar dalam operasi terpadu di depan Kantor Bupati Jembrana, Kamis (15/6) kemarin. Operasi yang dikoordinir Dinas Perhubungan, Kelautan dan Perikanan Jembrana itu melibatkan instansi terkait. Di antaranya Polres Jembrana, Kejaksaan Negeri Jembrana, Pengadilan Negeri Negara, Sub-Denpom Negara, Karantina Pertanian Terpadu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Satpol PP dan Dinas Perdagangan. Semua kendaraan yang melintas di Jalan Sudirman diarahkan ke areal civic center guna pemeriksaan, baik surat kendaraan, identitas maupun barang. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kendaraan barang oleh Dinas Perhubungan terkait KIR hingga kelengkapan kendaraan. Dari pemeriksaan ini banyak ditemui kendaraan barang, baik truk maupun mobil boks yang menempel stiker di bagian lampu utama dan lampu sein depan. Lampu tersebut sengaja ditempel stiker sebagai

Bali Post/olo

LEPAS STIKER – Pemeriksaan kendaraan barang dan penumpang dilakukan secara terpadu menjelang arus mudik Lebaran. Sejumlah petugas terlihat melepas stiker lampu depan, Kamis (15/6) kemarin. variasi tampilan sehingga tidak berfungsi sempurna dan membahayakan. Petugas juga menjaring pelanggaran kependudukan (KTP), lalu lintas dan travel bodong. Para pelanggar lalu lintas langsung ditindak dengan sanksi tilang dan menjalani sidang di tempat. Kepala Dinas Perhubun-

gan Kelautan dan Perikanan Jembrana I Made Dwi Maharimbawa seusai operasi mengatakan razia angkutan di jalan raya ini dilakukan untuk mengecek kelaikan kendaraan, khususnya moda transportasi. Sejumlah travel bodong yang beroperasi tanpa izin angkutan tetap juga menjadi perhatian. Operasi ini,

menurutnya, akan dilakukan berkala melibatkan berbagai instansi terkait. Harapannya kesadaran para pengguna jalan dalam berlalu lintas meningkat guna menciptakan keselamatan di jalan. Dari hasil operasi selama dua jam diperoleh 11 pelanggaran SIM, 4 kendaraan tanpa STNK, 2 truk melebihi

tonase, satu pelanggaran tanpa sabuk keselamatan. Di samping itu, pelanggaran angkutan 8 mati uji KIR, 11 kendaraan melanggar teknis laik jalan dan tiga travel bodong. Petugas juga menindak pelanggaran administrasi kependudukan 3 orang tanpa KTP dan satu orang dengan KTP mati. (kmb26)

Serapan Dana Bergulir Masih Rendah

Bali Post/kmb

OLAH TKP - Sejumlah petugas dari Polsek Mendoyo saat melakukan olah TKP di dua toko yang ada di Pohsanten, Kamis (15/6) kemarin.

Dua Toko di Pohsanten Dibobol Maling

Negara (Bali Post) Kasus pencurian di wilayah hukum Polres Jembrana semakin marak belakangan ini. Setelah adanya aksi penjambretan di Melaya, kini aksi pencurian dengan membobol toko terjadi di wilayah Mendoyo. Tercatat, ada dua toko di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, diketahui dibobol maling, Kamis (15/6) kemarin. Dua toko yang disantroni maling itu yakni Apotek Kanaka dan Distro Sincity Shop. Masing-masing toko itu milik Duni Kurniawan (35), warga Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana dan Ni Putu Arya Ita Susanthi (28), warga Lingkungan Pendem, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Dari kejadian itu, kedua korban mengalami kerugian jutaan rupiah. Aksi pencurian di Apotek Kanaka diketahui pertama kali oleh Husnul (19), karyawan apotek. Sedangkan, di Toko Distro Sincity Shop diketahui Kadek Ananda Pujawan (21) dan Putu Andi Wiguna. Barang-barang

yang hilang di Apotek Kanaka ,yakni uang tunai Rp 3.900.000. Sedangkan di distro uang tunai hilang sebesar Rp 5.644.000, baju, jam tangan, dompet, celana panjang dan lainnya. Dari informasi yang diperoleh, kejadian pembobolan dua toko ini diketahui pagi hari. Kuat dugaan para pelaku masuk ke toko dengan cara mencongkel pintu belakang. Kedua korban yang mengetahui tokonya dibobol langsung melaporkan kasusnya ke Polsek Mendoyo. Menerima laporan itu, sejumlah petugas diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Hasil olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian, kuat dugaan pelakunya lebih dari satu orang. Para pelaku ini masuk melalui halaman depan kemudian lewat belakang untuk mencongkel pintu. Berhasil masuk, pelaku langsung menjarah harta benda milik korban. Mereka pun kabur dengan hasil yang didapat. “Kami masih menyelidiki kasusnya,” kata Kanit Reskrim Polsek Mendoyo Iptu H.M. Andi Yasqin seizin Kapolsek Mendoyo. (kmb)

LPDB Gelar Bimtek bagi Koperasi dan Pelaku UKM di Jembrana GUNA mengoptimalkan penyerapan dana bergulir di Jembrana, Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDBKUMKM) menggelar Bimtek bagi pelaku UKM serta koperasi di Jembrana, bertempat di Gedung Kesenian Bung Karno, Kamis (15/6) kemarin. LPDB merupakan satuan kerja di bawah Kementerian Koperasi dan UKM yang bertugas melaksanakan pengelolaan dana bergulir untuk pembiayaan UMKM dan pengelolaan dana negara di bidang pengembangan ekonomi lokal. Acara dibuka dengan pemukulan gong oleh Bupati Jembrana I Putu Artha serta dihadiri 250 anggota koperasi dan UKM di Jembrana. Turut juga hadir Kepala dinas Koperasi dan UMKM se-Bali. Kadiv Bisnis III LPDP Mahendrato Adi mengatakan sampai saat ini realisasi penyerapan dana bergulir di Kabupaten Jembrana baru mencapai Rp 2,15 miliar yang berasal dari 5 kemitraan. Jumlah itu dinilainya masih cukup rendah, mengingat total penyerapan untuk Provinsi Bali mencapai Rp 459 miliar yang dimanfaatkan oleh 197 mitra kerja. “Karena itu melalui pelaksanaan bimtek, kita

ingin masyarakat terutama pengelola koperasi dan UKM mendapat pemahaman yang baik bagaimana cara mendapatkan bantuan dana bergulir tersebut dan bagaimana mengelolanya,” kata Mahendrato. Ditambahkan, cara mengakses dana LPDB sebenarnya mudah. Hanya perlu melengkapi persyaratan pengajuan memperoleh dana seperti pembuatan proposal yang memenuhi syarat. “Dalam pelaksanaan bimtek sehari ini, kita juga ajarkan kepada tiap peserta cara pembuatan proposal, persyaratan yang mesti dipenuhi termasuk bagaimana penggunaan anggaran agar tepat guna, dan tepat sasaran nantinya,“ ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati Jembrana I Putu Artha juga menyebut penyerapan akses permodalan di Jembrana masih tergolong rendah. Dengan baru hanya 5 pelaku UKM yang mampu mengakses permodalan ini, ia melihat hal itu karena masih minimnya sosialisasi yang diberikan. Oleh karena itu, ia sangat optimis jumlahnya akan segera meningkat, baik jumlah modal yang bisa diakses maupun pelaku UKM yang tergabung dalam kemitraan. Hal ini mengingat persoalan klasik dalam usaha selama ini adalah akses per-

modalan maupun pemasaran. “Karena itu saya menyambut baik Kabupaten Jembrana dipilih sebagai tempat penyelenggaraan bimbingan teknis bagi koperasi dan UMKM ini. Mudah-mudahan dapat dilaksanakan dengan sebaikbaiknya untuk mencapai tujuan dan menghasilkan manfaat berkelanjutan atas penyaluran dana negara yang menyasar kalangan Koperasi dan UMKM, khususnya di Jembrana sendiri,“ kata Artha. Lebih lanjut disampaikan, di Jembrana sendiri beberapa program yang menyasar pemberdayaan koperasi maupun UMKM telah dilaksanakan. Misalnya, program revitalisasi pasar tradisional, penataan kelembagaan usaha koperasi melalui peningkatan kualitas koperasi, pendistribusian pangan dalam bentuk dana talangan KUD serta mem-

berikan dana talangan bagi kelompok perajin. “Semua program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas para pelaku ekonomi, peningka-

tan produksi yang berimbas pada peningkatan pendapatan maupun kesejahteraan masyarakat,” pungkas Artha. (ad1245)

Bali Post/ist

BUKA – Bupati Jembrana I Putu Artha membuka Bimtek yang digelar LPDB-KUMKM bagi para pelaku UKM serta Koperasi di Jembrana di Gedung Kesenian Bung Karno, kemarin.


Jumat Paing, 16 Juni 2017

KARANGASEM

13

Polsek Siaga Pencurian Sepeda Gunung Jelang Lebaran

Amlapura (Bali Post) Masyarakat Karangasem, kota Amlapura khususnya, kini sedang dihantui kecemasan oleh aksi maling. Khususnya pada pencuri yang menyasar sepeda gunung. Pihak kepolisian sendiri pusing karena sejauh ini belum berhasil mengendus pelaku yang beraksi secara sporadik di tiga tempat awal pekan lalu. ‘’Sejauh ini laporan resmi baru satu. Infonya ada beberapa kasus,’’ terang Kapolsek Karangasem Kompol I Gede Wali, Kamis (15/6) kemarin. Kapolsek mengatakan saat ini semua kasus baik yang dilaporkan maupun yang diketahui dari informasi masyarakat masih dalam penyelidikan. Selain berkoordinasi dengan jajaran Polres lain, Polsek Karangasem yang di-back-up Buser Polres Karangasem juga mengadakan koordinasi khusus dengan Polsek Abiansemal, Badung yang pernah menangani kasus serupa. ‘’Pelaku masih dalam penyelidikan. Untuk menghindari kejadian serupa, kita harapkan masyarakat menjaga kewaspadaan,’’ ucapnya. Kasus pencurian sepeda gunung di Karangasem terjadi Minggu (11/6) lalu. Informasi yang dihimpun, aksi pencurian diduga terjadi pada waktu yang bersamaan, dini hari sebelum matahari terbit. Ada korban yang sudah ngeh beberapa saat setelah kejadian, tetapi ada juga yang baru sadar jadi korban ketika sudah ada kehebohan. Di Lingkungan Paye, Kelurahan Padangkerta, maling menggasak sepeda gunung seharga Rp 14 juta di sebuah warnet. Maling di sana sempat terekam kamera CCTV, namun rekaman kamera pengintai itu tidak jelas sehingga nyaris tak bisa dijadikan petujuk polisi. ‘’Terlihat ada tiga orang, tetapi rekamannya kabur,’’ aku Kapolsek. Perumahan BTN Wahyu Subagan di Lingkungan Galiran Kaler, Kelurahan Subagan, menjadi salah satu target pencurian. Di perumahan tersebut, maling setidaknya menggasak dua sepeda gunung dari garasi rumah pemiliknya. Hebatnya, korbannya berasal dari kalangan aparat keamanan. Korban pertama Kapten Inf. Bambang Edi, sedangkan satu korban lainnya anggota Polsek Karangasem Setyanto. (kmb)

Desa Wisata Timbrah Diminta Bentuk Pokdarwis

Amlapura (Bali Post) Dinas Pariwisata Provinsi Bali melakukan pembinaan beberapa desa wisata di Bali. Pembinaan dilakukan untuk mempercepat pengembangan desa wisata, agar mampu menunjang kunjungan pariwisata di Bali. Untuk wilayah Karangasem, Pemprov Bali tahun ini mendorong pengembangan Desa Wisata Timbrah, Desa Pertima. Desa tua ini dikenal memiliki potensi alam dan budaya. Karena itu desa itu berpeluang lebih cepat berkembang dari desa wisata lainnya di Karangasem. Hal itu mengemuka dalam workshop yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Bali, di Desa Pertima, Rabu (14/6) lalu. Selain dari Dinas Pariwisata Provinsi, workshop ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pariwisata Karangasem Permana Wahyuni dan akademisi di bidang pariwisata Dewa Putu Oka Prasiasa. Ida Bagus Adi Laksana, Kasi Pengembangan Desa Wisata Budaya Provinsi Bali, mengatakan sebagai desa wisata, Desa Pakraman Timbrah harus segera membentuk organisasi pengelolaan sumber dan potensi pariwisata. Kelompok ini disebut Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata). Nantinya, pengelolaan potensi pariwisata akan berada di bawah Pokdarwis ini. Dengan demikian, proses pengembangan akan menjadi lebih cepat. Desa Timbrah, menurutnya, sudah cukup dikenal di Bali. Bahkan, nama Timbrah sudah ramai di internet dalam beberapa tahun terakhir. Timbrah dikenal dengan berbagai tradisi, adat dan budayanya, seperti saat Usaba Sumbu, Usaba Dalem dan berbagai atraksi budaya, seperti tradisi mabarang dan kehidupan masyarakat adatnya yang unik. ‘’Kami ingin mendorong pemberdayaan masyarakat melalui Desa Wisata Timbrah ini. Dengan ini, juga tumbuh pelaku pariwisata yang ikut membangun desa,’’ katanya. Desa Wisata Timbrah sudah ditetapkan dengan SK Bupati Tahun 2014, bersama 19 desa wisata lainnya. Melalui data Dinas Provinsi Bali, desa wisata berkategori maju hanya ada dua di Karangasem, yakni Desa Wisata Budakeling dan Desa Wisata Jasri. Dia berharap dengan potensi yang dimiliki Desa Pakraman Timbrah, Desa Wisata Timbrah bisa mengikuti jejak kedua desa wisata ini menjadi desa wisata yang maju. (kmb31)

Dipastikan Seluruh Kapal Aman Amlapura (Bali Post) -

Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai terus melakukan upaya antisipasi keamanan menjelang lebaran. Salah satu yang paling vital adalah kesiapan dan keamanan kapal. KSOP memastikan seluruh kapal yang melayani rute Padangbai-Lombok sudah dipastikan aman. Dari proses pemeriksaan yang dilakukan terhadap 33 kapal feri, seluruhnya laik operasi. Sedangkan tiga kapal yang sedang docking di Surabaya dipastikan selesai dan segera melayani arus mudik lebaran nanti. Selama proses sidak pada seluruh kapal, belum ditemukan adanya peralatan keselamatan yang tidak layak atau rusak. Terakhir, proses sidak dilakukan Kamis (15/6) kemarin. Kasubsi Keselamatan Pelayaran, Patroli dan Penyidikan, KSOP Padangbai, Djumari, mengatakan begitu ada kapal yang sandar baik di dermaga I maupun II pelabuhan, sejumlah petugas dari KSOP langsung naik ke atas kapal. Salah satunya di Kapal Ferry KMP Portkling II. Sidak ini mengecek seluruh perlengkapan atau alat keselamatan penumpang dan pelayaran, disesuaikan daftar yang pada dokumen kapal itu sendiri. Dimulai dari dek penumpang, petugas mengecek alat keselamatan seperti hydran kebakaran dan memastikan-

nya apakah berfungsi dengan baik atau tidak. “Life Craft” Dicek Petugas juga memeriksa jumlah life craft, disesuaikan dengan yang terdata di dokumen kapal. Setelah memastikan jumlahnya sesuai, petugas kemudian mengecek tanggal kadaluwarsanya. Djumari, menegaskan life craft, seperti alat keselamatan lainnya di atas kapal penumpang, keberadaan alat itu sangat penting. Kenapa harus diperiksa masa kadaluwarsanya, karena dalam life craft atau kapsul penolong itu terdapat makanan dan minuman berikut alat survival bagi penumpang. “Saat situasi darurat, life craft akan berubah menjadi sekoci dengan daya tampung 60 orang. Jadi, sangat penting,” katanya. Tidak hanya itu, life craft ini di dalamnya juga terdapat makanan dan alat pancing. Tujuannya, ketika terjadi musibah, penumpang masih bisa bertahan hidup. Selain memastikan life craft, petugas juga memastikan kondisi

Bali Post/kmb31

CEK KAPAL FERRY - Petugas KSOP Padangbai saat mengecek kondisi dan kelengkapan penyeberangan di dalam Kapal Ferry. Bali Post/kmb31 dan jumlah life jacket. Pemeriksaan terakhir dilakukan di anjungan, yakni memeriksa dokumen kapal termasuk jadwal docking atau pemeliharaan kapal itu sendiri. Nakhoda Kapal Portkling II, Arliansyah, menegaskan kapalnya sudah siap melayani penyeberangan untuk arus mudik. Perlengkapan keselamatan juga sudah

Amlapura (Bali Post) Susahnya jadi orang miskin. Begitulah kegelisahan yang kini berkecamuk di dada pasangan suamiistri I Nyoman Kantun dan Ni Nyoman Klemong. Mereka bingung sekaligus khawatir melihat kondisi putranya yang terserang tumor ganas. Dokter sudah menyarankan tindakan operasi, namun pihak rumah sakit belum memberikan kejelasan jadwal. Alasannya, piranti operasinya belum lengkap. Kepedihan yang dirasakan pasutri asal Banjar Cegeng, Desa Kertabuana, Sidemen itu diungkapkan Kadus Cegeng I Ketut ‘’Nyelem’’ Sulendra, Kamis (15/6) kemarin. ‘’Katanya pelat untuk pengganti tulang kepalanya yang mengalami perapuhan itu belum ada,’’ terangnya. Putra Kantun dan Klemong kini tergolek lemas karena tomor ganas di kepalanya. Komang Sunarta (21) dulunya bekerja di sebuah rumah makan di Sanur, Denpasar. Pemuda ini kemudian terserang tumor sejak tiga bulan lalu. Awalnya tumor itu hanya benjolan kecil. Namun, makin lama makin besar. Daging parasit itu membawa rasa sakit yang teramat sangat. Hingga hal itu membuat Sunarta kini hanya bisa tergolek di tempat tidur. Sunarta divonis mengidap tumor setelah melakukan cek medis di RS Klungkung. Parahnya, oleh pihak rumah sakit, pemuda yang punya hobi bermusik itu juga didiagnosis mengalami perapuhan tulang pada tempurung kepala persis di bawah benjolan tumornya. Setelah dirujuk ke RSUP Sanglah, 23 Mei lalu dilakukan

scan kepala. Hasilnya, tempurung kepala yang rapuh itu ternyata sudah bolong. Usai scan kepala, Sunarta sempat menjalani rawat inap di Sal Angsoka selama tiga hari. Tapi selanjutnya pihak rumah sakit merekomendasikan rawat jalan saja. Untuk penyembuhan penyakitnya, satu-satunya cara adalah melalui operasi. Tumornya diangkat, bersamaan dengan itu bagian tempurung kepala yang bolong harus ditambal dengan pelat khusus. ‘’Nama pelatnya miniplate craniotomy dengan ketebalan 1,5,’’ ungkap Nyelem. Pihak keluarga Sunarta, menurut Nyelem, setuju dan siap dengan langkah medis yang akan ditempuh pihak RSUP Sanglah. Namun masalahnya sampai saat ini RSUP Sanglah belum menetapkan jadwalnya. Padahal, kondisi Sunarta sudah semakin memburuk. Selain sakit kepala yang tiada henti, tubuhnya juga mulai kurus. Nyelem yang juga Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Kertabuana itu mengaku sudah dua kali menanyakan langsung jadwal operasi ke Bagian Humas RSUP Sanglah. Namun, jawaban pihak rumah sakit masih sama. Pegawai di bagian humas itu belum memberikan kepastian kecuali biaya operasi dan pengadaan pelat khusus itu sepenuhnya ditanggung BPJS. ‘’Kami tak tahu kendalanya dimana. Yang jelas, setiap kali kontrol, dokternya selalu bilang operasnyai harus segera. Kami bingung mesti mengadu ke mana,’’ kata Nyelem seraya mengatakan saat ini Sunarta dikoskan di Sanur agar lebih mudah kontrol ke RSUP Sanglah. (kmb)

Ramai Dikunjungi Umat Hindu-Buddha

Pura Pasimpenan Baturaya memang terlihat unik. Bentuk palinggih di pura yang identik dengan umat Hindu itu menjadi satu dengan stupa, simbol umat Buddha. Selain stupa sebagai palinggih utama, di sana juga ada banyak patung Sang Buddha. Pura Pasimpenan Baturaya merupakan Pura Siwa-Buddha. Pura itu sempat lama terkubur dan akhirnya dibangun kembali sejak tahun 2005. Setiap tahun dilakukan pemugaran hingga pura Shiva Buddha itu menjadi semakin megah. Belakangan pura ini terus menjadi buah bibir. Pasalnya pura itu kerap didatangi masyarakat biasa hingga pejabat. Seperti apa cerita berdirinya pura yang hingga kini didatangi umat dari seluruh Bali?

Telepon Penting

kARANGASEM

Polres Karangasem Penjagaan Polres 0363 21220 Polsektif Karangasem 036323222 Polsek Kota 036321167 Polsek Manggis 036341768 Polsek Rendang 036323082 Polsek Selat 036324187 Polsek Abang 036323330 Polsek Kubu 036322988 Polsek Sidemen 036321709 Polsek Bebandem 036322110 Polsek Candidasa 036341677 Polsek KP3 Padangbai 036341388 Radio Suara Widya Besakih (SWIB) 036321791 Koperasi Krama Bali Cab. Karangsem 03632710050 PMI 0363 21789 PDAM0 36321363 PLN 036321711 BPBD/ESR 0363 22173 Badan SAR 0363 21135 Pemadam Kebakaran 036321113 URD RSUD 036321011 RSUD 036321470

belum lama ini menuturkan, setelah mendapat petunjuk dari buku peneliti Belanda, dia mengecek langsung tempat tersebut. Awalnya, tempat pura ini seperti semaksemak dan dikenal angker. Sehingga jarang warga di sana berani pedek tangkil ke pura. Setelah dicek ke lokasi, Jero Mangku menemukan serpihan arca. Dia lantas mendapat petunjuk niskala. Ada tanah liat terbungkus kain kasa terkubur di areal tersebut. Dari petunjuk niskala muncul petunjuk

Sat Polair Selain KSOP Padangbai, Sat Polair Polres Karangasem juga melakukan sidak di perairan Padangbai, Kamis (15/6) kemarin. Sidak menyasar seluruh fast boat yang ada di sana. Sidak ini serangkaian untuk memperketat pengamanan menjelang lebaran.

Dari sidak yang dilakukan, seperti saat menggeledah boat Marina Srikandi 1, tidak ditemukan barang-barang mencurigakan, baik sajam, bahan peledak maupun narkoba. Kasat Polair Polres AKP I Made Wartama menegaskan, sidak akan terus dilakukan, untuk memastikan situasi menjelang lebaran tetap aman dan lancar. (kmb31)

Anak Derita Tumor, Ortu Bingung Jadwal Operasi

Pura Pasimpenan Baturaya

Salah satu peneliti Belanda terkenal Dr. R. Goris dalam sebuah bukunya nomor registrasi 806, sudah pernah menyebut keberadaan pura yang berlokasi di Desa Tumbu, Karangasem ini. Dalam sebuah Prasasti Tumbu Çaka 1247, disebutkan juga adanya pura ini. Pura SiwaBuddha berdiri sebelum Mpu Kuturan datang ke Bali. Lokasinya memang sedikit tersembunyi, sedikit ke dalam, persis di sebelah timur Pura Desa di Desa Tumbu. Pemangku setempat, Jero Mangku Sudana,

tersedia sejak awal.

lainnya, yakni ada arca bertumpuk tiga, nengkleng. Arca itu beralaskan benda seperti kasur, dari tanah liat. Setelah tempat ini digali sesuai petunjuk niskala, ternyata ditemukan sebuah batu yang berdiri di atas kasur dari tanah liat. Tanah liat itu memang aneh, sangat kontras dengan tanah di sekitarnya. Tanah lihat tidak mau bercampur dengan tanah lain. Batu inilah yang kemudian disucikan di pura ini, malinggih di kasur tanah liat itu. Batu itu mapesengan (bernama - red)

Ida Batara Lingsir Baturaya. “Kalau saat lunga, Ida malinggih di Joli Buddha,” katanya. Linggih Joli Buddha ini, menurut Jero Mangku Sudana, ternyata memang sudah menjadi keinginan Ida Batara, sesuai petunjuk niskala. Saat beliau meminta, tiba-tiba sudah ada yang membawakan joli ke Pura Baturaya. Demikian juga permintaan beliau soal tiga permata (hitam, putih dan merah), juga ada yang membawakan langsung pamedek dari Buleleng. Dua permintaan langsung Ida Batara ini, menjadi salah satu keanehan lain. Semua bukti itu atas kebesaran Ida Batara Lingsir Baturaya. Sebab, tidak lama berselang permintaan itu datang, tibatiba sudah ada yang membawakan begitu saja. Setelah pelan-pelan ditindaklanjuti seluruh petunjuk

niskala itu, tidak lama berselang kemudian tumbuhlah pohon pule besar di areal tersebut tahun 2005. Dia kembali mendapat petunjuk, kalau ada sebuah batu mustika sebesar telur angsa di bawah pohon pule itu. Setelah digali, ternyata memang benar ada mustika tersebut. Ketika mustika itu kena sinar matahari, ada bayangan Dewi Quan Im, terlihat jelas di mustika itu. Kadang

Bali Post/kmb

DERITA TUMOR - Komang Sunarta yang menderita tumor di kepala saat menjalani rawat inap di Sal Angsoka RSUP Sanglah.

juga terlihat gambar langit biru. Petunjuk niskala terus bermunculan. Banyak akhirnya benda-benda keramat ditemukan di areal ini, setiap dilakukan penggalian. Lahan di sekitar tempat ini baru berani digali, bila sudah ada petunjuk niskala. Contoh lainnya mata air ditemukan saat dibangun palinggih Sapta Patala. Mata air itu muncul begitu saja, saat dilaksanakan ritual mendem padagingan. Tiba-tiba besi yang digunakan untuk menggali terbentur benda keras. Kemudian muncul sumber mata air di sekitarnya. Ini menjadi sangat aneh. Konon

dulu di sekitarnya tak pernah ada tanda-tanda sumber mata air. Dengan berbagai keanehan dan banyaknya petunjuk niskala inilah, akhirnya pura ini pelan-pelan dibangun kembali oleh pangempon-nya. Awalnya pura itu dibangun di areal kecil, namun perlahan terus dilakukan perluasan secara bertahap. Sekarang pura ini sudah terlihat cukup luas. Meski sudah cukup bagus, pangempon tetap berencana melakukan perluasan lagi ke utara, untuk memudahkan pamedek melakukan persembahyangan saat piodalan. (gik)


TABANAN

14 Tabanan Belum Bisa Terapkan ”Full Day School”

Tabanan (Bali Post) Penerapan full day school yang semestinya sudah harus direalisasikan oleh sejumlah sekolah di tahun ajaran 2017/2018, atau dibulan Juli 2017 mendatang sesuai instruksi Kementrian Pendidikan, rupanya belum bisa dilaksanakan di Tabanan, baik tingkat SD maupun SMP tahun ini. Pasalnya, masih ada sekolah, khususnya di tingkat SMP yang dua shift. Ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/6) kemarin, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Adnyana menjelaskan, sekolah di Tabanan belum bisa menerapkan sistem full day school. Yakni siswa berada di sekolah selama satu hari penuh dan harus mengikuti berbagai pelajaran dan kegiatan lain. Di sejumlah sekolah seperti SMPN 1, 2 dan 3 Tabanan masih harus dua shift,

lantaran siswanya banyak. “Tahun ini belum bisa kita lakukan, mungkin dua tahun lagi baru bisa diterapkan,” ungkap Adnyana. Selain itu, mantan Kadis Pariwisata Tabanan ini mengatakan penerapan sistem full day school juga sangat terkait penerapan kurikulum tahun 2013. Namun belum semua sekolah menerapkan kurikulum tersebut dan masih banyak sekolah yang menerapkan kurikulum 2004 atau istilahnya KTSP. Namun demikian, pejabat asal Marga ini menegaskan, program itu akan dapat diterapkan dua tahun lagi. Apalagi mulai tahun ajaran 2017-2018 ini Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah dibatasi. Baik dari jumlah kelas ataupun jumlah rombongan belajar (Rombel) tiap kelasnya. Hal ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017

tentang PPDB. “Sesuai Permen tersebut, sekolah hanya bisa menerima sepertiga dari jumlah ruang kelas yang dimiliki. Untuk SMP maksimal 32 siswa satu kelas dan SD 28 siswa,” jelasnya. Terkait PPDB, dipastikan Tabanan menerapkan sistem zonasi berdasarkan standar pelayanan minimal pendidikan. Untuk SMP sudah dibuat zonasi berdasarkan jarak ke sekolah, yakni maksimal enam kilometer. Dengan demikian, kemungkinan ada zonanya berdasarkan kedekatan asal sekolah. Seperti contohnya SMPN 1, 2 dan 3 yang dijadikan titik nol menerima siswa dari kota Tabanan dan bisa saja siswanya dari Sanggulan Kediri yang lebih dekat bila dibandingkan mereka harus ke SMPN 1 Kediri. “Sistemnya sedang dibuat dan akan diatur dengan perbup,” tandasnya. (kmb28)

Dewan Pendidikan Uji Publik Buku Pendidikan Karakter Berbasis THK

Bali Post/kmb28

BUKU BERBASIS THK - Kegiatan uji publik buku pendidikan karakter berbasis THK yang digagas Dewan dan Klinik Pendidikan. Tabanan (Bali Post) Kalangan Dewan Pendidikan belakangan ini menyoroti adanya kenalan remaja yang kian memperihatinkan saja. Mengatasi agar tidak berkelanjutan, sejumlah pakar pendidikan di Kabupaten Tabanan menilai masalah tersebut bisa diatasi melalui pendidikan karakter dari tingkat PAUD/ TK, SD dan SMP. Hal ini diungkapkan Ketua Dewan Pendidikan Tabanan Drs. I Wayan Madra Suartana, M.Si. di sela-sela kegiatan uji publik buku panduan pendidikan karakter bagi siswa pendidikan dasar yang berlangsung diruang rapat Kantor Bupati Tabanan, Kamis (15/6) kemarin. Acara yang dibuka Wakil Bupati Tabanan tersebut dihadiri Ketua DPRD Tabanan, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan dan tim pakar pendidikan. Selain itu, turut pula hadir ketua PHDI Tabanan, kalangan LSM, para pemerhati pendidikan dan berbagai unsur lainnya. Madra Suartana mengatakan, untuk mengatasi kenakalan remaja yang semakin marak, Dewan Pendidikan bersama Klinik Pendidikan telah berhasil merumuskan buku panduan pendidikan karakter berbasis Tri Hita Karana (THK). Sebelum diterbitkan buku

tersebut, Dewan Pendidikan bersama Klinik Pendidikan Tabanan telah mematangkannya melalui Focus Group Discussion (FGD) dan kegiatan serupa lainnya. ‘’Uji publik ini digelar untuk lebih mematangkan lagi materi dari buku panduan pendidikan karakter yang rencananya akan terbit awal tahun ajaran 2017/2018 nanti,’’ ungkapnya. Dijelaskannya, uji publik ini bertujuan menjaring berbagai masukan untuk menyempurnakan isi buku panduan pendidikan karakter. Apabila nantinya ada masukan-masukan baru dan relevan untuk dimuat dalam buku panduan tersebut, pihaknya akan melakukan revisi sebelum buku panduan tersebut disebarkan kesekolah-sekolah, khususnya sekolah-sekolah tingkat dasar di Tabanan. Sumber Seluruh Kecamatan Ketua panitia uji publik tersebut, I Wayan Kawi S., mengatakan buku panduan ini disusun berdasarkan hasil kajian terhadap data-data penelitian yang terhimpun dari beberapa sumber diseluruh kecamatan di Tabanan. Adapun hasil penelitian itu berkaitan dengan kendalakendala yang dihadapi para pendidik, pemerhati pendidikan dan kalangan siswa.

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah tersendatnya kemajuan dunia pendidikan di Tabanan dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Bali, sebutnya. Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. memberikan apresiasi atas berbagai kegiatan yang telah dilakukan Dewan dan Klinik Pendidikan bersama para tim pakar pendidikan. Usaha mulia mereka bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di Tabanan. Ini merupakan kontribusi yang besar dari para tokoh pendidikan yang bersedia pulang kampung untuk kemajuan pendidikan Tabanan. Wabup Tabanan mengatakan, Pemkab Tabanan sangat terbantu atas kajiankajian dan hasil penelitian prilaku peserta didik dan pelaku pendidikan yang berkaitan dengan karakter. Terlebih lagi ketika Dewan dan Klinik Pendidikan nantinya akan menerbitkan buku panduan yang materinya bertujuan menguatkan generasi masa depan Tabanan dengan pemahaman nilainilai kearifan lokal. Seperti yang disiratkan dalam konsepsi Tri Hita Karana. ‘’Ini langkah sangat tepat menjawab kebijakan pemerintah, yakni semangat revolusi mental dalam rangka memperbaiki mental generasi bangsa. Untuk itu para pendidik wajib memiliki panduan ataupun pedoman untuk membaurkan pendidikan karakter ke dalam mata pelajaran” jelasnya. Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi dalam arahannya menyebutkan bahwa berbicara karakter tidak bisa lepas dari sosok pendiri bangsa ini (Bung Karno) yang telah menanamkan character building dengan begitu kuatnya. Spirit tersebut kemudian dilanjutkan Presiden RI saat ini Ir. Joko Widodo yang telah menggaungkan semangat revolusi mental. ‘’Pendidikan karakter sangat penting ditanamkan sejak dini untuk menjadikan bangsa ini semakin berwibawa dimata dunia,’’ pungkasnya. (kmb28/k250)

LPD, Dibina Secara Aktif dan Pasif

Tabanan (Bali Post) Tabanan memiliki ratusan Lembaga Perkreditan Desa (LPD). Saat ini jumlahnya mencapai 307 LPD, di mana 54 di antaranya dalam kondisi tidak aktif. Kepada ratusan LPD itu, Lembaga Pemberdayaan Lembaga Perkreditan Desa (LPLPD) itu melakukan dua tipe pembinaan. Selain pembinaan yang sifatnya pasif juga sifatnya aktif. Pembinaan pasif yaitu menerima laporan dari masingmasing LPD setiap bulan yang dibawa ke LPLPD. Sedangkan yang sifatnya aktif adalah langsung terjun ke lapangan. Salah satunya melakukan pembinaan kepada satu LPD minimal satu kali setahun. Ada juga pembinaan secara regular, yaitu pembinaan yang diberikan pada LPD yang memerlukan prioritas. Ketua LPLPD Tabanan Dewa Astina, Kamis (15/6) kemarin mengatakan, LPD yang diprioritaskan adalah LPD yang mengalami

masalah. ‘’Biasanya kita mendapatkan laporan dari masyarakat soal kinerja LPD. Dari laporan ini kita terjun ke lapangan melakukan pembinaan reguler,’’ ujar Astina. Bagi LPD yang bermasalah, pembinaan bisa dilakukan lebih dari sekali selama setahun. Bahkan ada yang dua minggu sekali, sampai permasalahan tersebut bisa diselesaikan dan ditemukan solusinya. Dalam melakukan pembinaan, LPLPD memaksimalkan sumber daya manusia (SDM)-nya. Dikarenakan LPD di Tabanan jumlahnya 307 dan 54 di antaranya bermasalah, maka dalam satu bulan LPLPD melakukan pembinaan setidaknya 30 LPD. ‘’Kami memaksimalkan seluruh SDM. Karena LPLPD juga diberi target, di mana dalam setahun seluruh LPD harus mendapatkan pembinaan. Jadi satu bulan setidaknya 30 LPD dibina,’’ ujarnya. Saat petugas terj u n k e l apangan, m enurut Astina, sifatnya tidak

hanya pembinaan tetapi ada juga pemeriksaan, khususnya bagi LPD yang bermasalah. (kmb24)

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Tertangkap ’’Nyabu’’ di Jakarta

Ketua DPRD Desak PAW untuk Wirama

Tabanan (Bali Post) -

Penangkapan Ketua Fraksi Golkar Tabanan I Nyoman Wirama Putra yang diduga terlibat kasus narkoba oleh Polda Metro Jaya di Jakarta di sela-sela Bimtek Undang-undang Kepemiluan, Selasa (13/6) siang, mendapat reaksi Ketua DPRD Tabanan Ketut Suryadi. Ia bahkan menyarankan pada seluruh fraksi jika ada anggota dewan yang positif terlibat penyalahgunaan narkoba langsung diambil tindakan PAW. ‘’Jika positif narkoba, anjuran saya ke partai PAW, karena fatal dalam orientasi membentuk karakter bangsa justru pejabat publik tidak bisa memberikan sikap teladan,’’ tegasnya, Kamis (15/6) kemarin. Tidak hanya itu, ia juga telah memerintahkan Sekretaris DPRD bersurat ke BNN untuk dilanjutkan ke BNK agar melakukan tes urine bagi seluruh wakil rakyat di gedung dewan Sanggulan, Tabanan. Terkait tes urine bagi seluruh wakil rakyat di DPRD Tabanan dibenarkan oleh Ketua BNK Tabanan I Komang Gede Sanjaya.

Dikatakannya, dalam waktu seminggu ke depan ini akan segera dilakukan tes urine. ‘’Karena anggaran terbatas kita awali tes bagi para wakil rakyat di gedung dewan, baru nantinya kita lanjut kepada Kepala SKPD dan jajaran di bawah,’’ ucapnya. Meski sangat menyayangkan kejadian tersebut, bagi Komang Sanjaya yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Tabanan, kasus ini setidaknya bisa dijadikan momentum agar ke depan tidak terulang lagi. ‘’Kasus penyalahgunaan narkoba memang sangat mengkhawatirkan, bahkan Tabanan

kalau tidak salah berada di peringkat empat atau lima di Bali dengan jumlah kasus yang ada,’’ ucapnya. Sementara terkait salah satu anggotanya yang terlibat kasus narkoba, Ketua DPD Golkar Tabanan I Ketut Arya Budi Giri menegaskan kejadian tersebut merupakan tamparan keras bagi Partai Golkar. Walaupun diakuinya kejadian ini tidak akan memengaruhi partai karena ini oknum. Meski demikian, pihaknya masih menunggu proses hukum yang sedang dilakukan pihak kepolisian. ‘’Kita masih tunggu hasilnya, kalau memang benar terlibat

Denpasar (Bali Post) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali terus memonitor ditangkapnya oknum anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirama Putra (34) di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa (13/6) lalu. Ketua Fraksi Golkar ini digerebek tim Dit. Resnarkoba Polda Metro Jaya karena diduga mengonsumsi sabu-sabu. Terkait kasus itu, BNNP siap bila menerima pelimpahan penanganan kasus itu, termasuk melakukan pengembangan untuk melacak pihak-pihak yang terlibat. ‘’Sampai saat kami masih menunggu keputusan dan perintah BNN RI. Kalau dilimpahkan ke BNNP Bali, kami siap. Bila perlu tes rambut,’’ kata Kepala BNNP Bali Brigjen

Pol. Putu Gede Suastawa, Kamis (15/6) kemarin. Dari informasi yang diperoleh jenderal bintang satu asal Mengwi ini, Wirama masih diperiksa dan seperti disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan BNN. ‘’Kami masih menunggu keputusan apabila dilimpahkan proses rehabilitasinya ke BNNP Bali, tentunya kami akan melakukan asesmen dan tes urine ulang untuk mengetahui apakah mereka termasuk klasifikasi berat atau ringan,’’ ujarnya. Kalau ringan akan dilakukan rehabilitas rawat jalan, sedangkan jika berat tentu rawat inap. Namun kalau ada pengembangan tindak pidananya, BNNP siap membantu bila kasus itu dikembangkan ke Bali.

‘’Kami masih menunggu ini. Tapi saya menduga kasus ini dilimpahkan ke Bali. Tapi Kalau hal tindak pidana BNNP Bali siap membantu bila kasus itu dikembangkan ke Bali,’’ ungkap perwira tinggi dikenal tegas ini.

tentu akan kita beri sanksi tegas sesuai aturan induk partai,’’ ucapnya. Ia mengaku mendapat laporan terkait penangkapan Wirama dari anggota Fraksi Golkar lainnya. Karena kesibukan di luar daerah, ia pun mengaku belum bisa mengambil kebijakan, namun pastinya dalam waktu dekat ini akan dilakukan pembahasan di induk partai khususnya mengenai sanksi bagi oknum partai yang melanggar. ‘’Kejadian ini justru membuat kami lebih mengoreksi diri,’’ ucapnya. Seperti diketahui, Ketua Fraksi Partai Golkar Tabanan I Nyoman Wirama Putra ditangkap oleh Polda Metro Jaya perihal kasus narkoba tepatnya di sela-sela kegiatan Bimtek Undang-undang Kepemiluan selama empat hari di Jakarta. (kmb28)

BNNP Siap Bantu Pengembangan Kasusnya

Akan Dipecat Kasus yang melibatkan Nyoman Wirama Putra juga sudah sampai pada Ketua DPD Golkar Bali I Ketut Sudikerta. Kendati awalnya sempat ingin bungkam, Wakil Gubernur Bali ini akhirnya mengaku sudah menggelar rapat di internal partai. ‘’Ssttt… itu enggak boleh bicara, ya? Karena baru datang tadi pagi (kemarin - red), tunggu dulu,’’ ujarnya ketika ditanya mengenai penangkapan Wirama.

Sudikerta mengaku sudah menggelar rapat. Termasuk meminta Ketua Dewan Penasihat Tabanan yang juga mantan Kepala BNN di daerah untuk mengecek kebenaran penangkapan kader partai beringin itu di Jakarta. ‘’Itu saya sudah suruh ngecek ke sana, apa bener, apa ndak. Kan saya belum tahu,’’ jelasnya. Menurut Sudikerta, sanksi pemecatan sudah pasti akan diberikan kepada Wirama bila terbukti menggunakan narkoba. ‘’Ada proses hukum yang harus dijalani dan ada mekanisme sistem yang ada di AD/ART partai. Ya, otomatis (dipecat). (PAW?) Nanti kita lihat,’’ ujarnya singkat sembari masuk ke dalam mobil. (kmb36/kmb32)

Warung Global

Jangan Ada Dikotomi Sekolah Favorit-Tidak Favorit SELAMA ini, masih ada gap antara sekolah satu dengan lainnya. Ada sekolah favorit dan tidak favorit. Tentu saja sekolah favorit yang paling diminati. Dalam hal ini pemerintah harus bisa menyeimbangkan agar semua sekolah memiliki kualitas relatif sama. Karena itu, siswa bisa bersekolah di mana saja. Dengan demikian tidak ada lagi dikotomi favorit dan tidak favorit. Demikian terungkap pada acara Warung Global dengan topik ‘’PPDB Jalur Bina Lingkungan Dikritisi Dewan’’ yang disiarkan langsung Radio Global FM Bali 96,5 dan dipancarluaskan Singaraja FM, Suara Negara FM, SWiB Amlapura FM dan Genta Bali FM, Kamis (15/6) kemarin. Ugi di Tabanan mengatakan sebenarnya sistem zonasi itu sudah bagus. Tujuannya untuk pemerataan. Dia sendiri mengalami menyekolakan anaknya. Jika sesuai zonasi anaknya dapat sekolah di desa. Permasalahnnya, si anak ingin bersekolah di kota. Mau tidak mau anaknya didaftarkan satu sekolah favorit sesuai keinginannya. Idealnya, sekolah tidak menerima siswa melebihi kuota yang telah ditetapkan, sehingga semua sekolah bisa kebagian siswa. Werdha di Gianyar dan

Ferbi di Denpasar melihat selama ini masih ada gap antara sekolah satu dan lainnya. Ada sekolah favorit dan tidak favorit. Tentu saja sekolah favorit yang paling diminati. Untuk itu pemerintah harus bisa menyeimbangkan agar semua sekolah memiliki kualitas relatif sama. Karena itu siswa bisa bersekolah di mana saja, lantaran tidak ada lagi dikotomi favorit dan tidak favorit. Jika melihat jalur zonasi, parameternya juga belum jelas. Zonasi tentu berkaitan dengan radius. Misalnya

radius dua kilometer. Kalau tidak dapat siswa apa diperluas lagi radiusnya. Nah... ini juga harus jelas batasannya seperti apa. Yang sering terjadi dalam dunia pendidikan kita, setiap ganti menteri ganti pula kebijakannya. Memang setiap program memiliki tujuan baik. Tetapi dunia pendidikan bukanlah kelinci percobaan. Kalau tidak cocok, bisa diganti dan dicoba yang lainnya. Memang klasik dalam pendidikan, ganti menteri ganti pula kebijakannya. Fera di Tabanan menambahkan, di pendidikan terlalu banyak muncul ide. Parahnya jika semuanya

ingin dicoba-coba. Gung Derah di Denpasar dengan tegas menyampaikan bahwa jalur zonasi ini mutlak harus diberlakukan. Memang ada kecenderungan orangtua ingin anaknya bersekolah di sekolah favorit. Dan sekolah di kota dianggap lebih modern dan maju. Dengan jalur zonasi siswa lokal diharapkan bisa lebih mencintai tanah kelahirannya sendiri. Bukit di Jimbaran dan Made Bimasena di Gianyar setuju dengan jalur bina lingkungan ini. Yang mana tujuannya sebagai upaya pemerataan. Jangan hanya tertuju pada sekolah di luar wilayah saja. (sikha)


15

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane.

Bali Post/ap

Zidane Dijagokan Latih Timnas Prancis Prancis Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane dijagokan untuk memimpin timnas Prancis suatu saat nanti. Prestasinya sebagai pemain dan pelatih membuktikan bahwa mantan gelandang Les Blues itu pantas menempati posisi tersebut. ‘’Itu hal logis demi keberlanjutan. Sepertinya suatu hari nanti dia akan tertarik dengan posisi itu,’’ jelas Presiden Federasi Sepak Bola Prancis Noel Le Graet dalam wawancara dengan radio RMC, Kamis (15/6) kemarin. ‘’Untuk saat ini, saya kira saat ini dia memberikan banyak hal untuk Real dan klub itu juga cocok dengan dia,’’ lanjut Le Graet yang terkejut dengan pencapaian Zidane dalam waktu singkat. ‘’Saya bicara dengan dia dua atau tiga tahun lalu. Saat itu, saya nasehatkan dia untuk melatih Bordeaux atau di mana saja. Memulai karier (sebagai pelatih) di klub Ligue 1 atau klub-klub papan tengah. Setelah menjabat pelatih sementara selama beberapa waktu, Zidane justru meroket namanya sepanjang musim kemarin. Pria berusia 44 tahun itu memimpin secara penuh sebagai pelatih di klub tempat ia mengakhiri kariernya sebagai pemain Pria berusia 44 tahun yang membela Prancis saat menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000, mengantarkan Real juara La Liga untuk pertama kali sejak 2012 dengan menyingkirkan tim favorit Barcelona di akhir kompetisi. Ia melengkapi musim terbaiknya dengan menjuarai Liga Champions. Stielike Dipecat Korea Selatan memecat Uli Stielike setelah tim Ksatria Taeguk itu kalah dari Qatar 2-3 pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia. Ini menjadi kekalahan pertama Korsel atas negara Teluk itu dalam 32 tahun terakhir. Akibat kekalahan itu, Korsel potensial kehilangan tiket lolos otomatis ke putaran final di Rusia tahun depan. Dengan sisa dua pertandingan, Korsel bersaing ketat dengan peringkat ketiga Uzbekistan dan Suriah (ketiga) di Grup A setelah Iran lebih dahulu menggondol tiket lolos. Stielike menjadi pelatih terlama yang menempati kursi pelatih dengan rekor 27 kemenangan, 5 seri dan 7 kalah sepanjang 33 bulan. Namun kekalahan atas Qatar, Tiongkok dan Iran membuatnya kehilangan jabatan. Lee Yong-Soo, pejabat Asosiasi Sepak Bola Korsel, juga mengundurkan diri atas kekalahan itu. Media Korsel melaporkan posisi Stielike akan diisi Huh JungMoo yang sebelumnya berhasil mengantarkan Korsel ke babak 16 besar Piala Dunia 2010. Tokoh lain yang dijagokan adalah Shin Tae-Young, pelatih timnas U-20 Korsel. (kmb39/afp)

Bali Post/ap

GANTI - Pemain senior AS Roma Francesco Totti (kanan) memasuki lapangan menggantikan Mohamed Salah pada pertandingan Serie A melawan Genoa.

Salah Tidak akan Dijual Murah

Roma AS Roma mempertahankan bek Jerman Antonio Rudiger dan memberi lampu hijau pada pemain sayap Mohamed Salah meninggalkan klub itu. Namun pemain asal Mesir itu dibandrol tidak murah bila menginginkan jasanya. Salah menjadi salah satu pemain kunci keberhasilan Roma menempati peringkat kedua klasemen Serie A Liga Italia musim lalu. Mantan pemain Chelsea itu itu diketahui tengah diincar sejumlah klub termasuk Liverpool. Direktur Olahraga Roma Monchi, Kamis (15/6) kemarin menegaskan timnya tidak akan melepas pemain yang energik itu dengan harga murah. ‘’Benar, ada perhatian dari klub Inggris pada Salah. Sudah ada penawaran, tapi kami telah menyiapkan harganya. Kami menjual sesuai harga itu,’’ tegas Monchi yang kebijakan rekrutmen membawa Sevilla menjadi tim La Liga itu menjadi klub potensial di benua Eropa. ‘’Tak ada negosiasi untuk Rudinger. Tak ada peluang dia meninggalkan klub. Nol,’’ tambah Monchi dalam keterangan persnya usai memperkenalkan Eusebio Di Francesco sebagai pelatih baru Roma. Sejak menjuarai Serie A pada 2001, Roma tercatat sembilan kali merebut posisi runner-up. Monchi menargetkan Roma akan menjadi lebih baik lagi dibandingkan musim lalu. Karena itu diperlukan skuad yang solid dan dibentuk lewat transfer pemain. Untuk Roma, persoalannya bukan pada penjualan pemain, namun pembelian yang buruk. ‘’Jadi bila seorang pemain meninggalkan klub, harus ada pengganti yang sepadamn,’’ tegas Monchi. (kmb39/afp)

Bali Post/ap

JAGA - Polisi menjaga penonton yang hendak memasuki Stadion Otkrytie Arena milik klub Spartak Moscow. Stadion ini akan dipakai untuk ajang Piala Konfederasi yang dimulai Minggu (18/6) mendatang.

Rusia Siap Gelar Piala Konfederasi Moskow -

Terorisme, perusuh sepak bola (hooligan) dan pengunjuk rasa antikorupsi, menjadi masalah utama yang dihadapi Rusia jelang menjadi tuan rumah turnamen antarbenua Piala Konfederasi. Piala Konfederasi akan dibuka dengan laga Grup A antara tuan rumah Rusia vs juara Oseania Selandia Baru yang digelar Stadion Saint Petersburg, Minggu (18/6). Sehari kemudian juara Eropa Portugal akan ditantang Meksiko yang mewakili wilayah Amerika Utara Tengah, Karibia (CONCACAF) di Stadion Kazan. Grup B mempertemukan Kamerun (Afrika) vs Chile (Amerika Selatan) pada Senin (19/6) dilanjutkan Australia (Asia) vs Jerman (juara dunia), Selasa (20/6). Sepekan sebelum digelarnya Piala Konfederasi ini, aparat keamanan menahan 1.750 orang yang melakukan unjuk rasa di seluruh negeri

itu. Presiden Rusia Valdimir Putin menetapkan paket khusus kebijakanan pengamanan untuk menyukseskan pelaksanaan event internasional itu. Paket kebijakan itu didasarkan pada keputusan sebelumnya saat Rusia sukses menjadi tuan rumah Olimpiade musim dingin 2014 di Sochi. Pengamanan akan ditingkatkan di empat kota yang menjadi tuan rumah Piala Konfederasi yakni Moskow, Saint Petersburg, Kazan dan Sochi. Sementara untuk Piala Dunia tahun depan, Rusia menyiapkan 11 kota dengan pengamanan lebih ketat lagi. ‘’Sochi tak sulit,’’ kata An-

drei Soldatov, penulis yang juga ahli keamanan, merujuk kota wisata dan terpencil itu. ‘’Tapi kini kami menjadi tuan rumah di berbagai kota. Ini tidak lazim dan membahayakan,’’ tambahnya mengomentari tugas berat aparat keamanan mengawasi tuan rumah Piala Konfederasi dan Piala Dunia 2018. Sejauh ini pejabat Rusia menyatakan turnamen ini aman. Tak ada ancaman terhadap peserta turnamen atau pun fans yang datang mendukung tim kesayangannya, laporan Alexei Lavrishchev, pejabat senior Biro Keamanan Federal yang ditugaskan di turnamen ini. Selama ini, Rusia dihadapkan pada persoalan di

Tolisso Diharapkan Gantikan Peran Alonso

Berlin Juara Liga Jerman Bayern Munich. Kamis (15/6) kemarin memecahkan rekor transfer mereka dengan merekrut gelandang serba bisa Corentin Tolisso dari Olympique Lyon dengan nilai 41,5 juta euro. Pemain internasional Prancis berusia 22 tahun itu meneken kontrak lima tahun. Tolisso menuju Allianz Arena mengikuti jejak penyerang Serge Gnabry dan duet Sebastian Rudy serta Niklas Suele dari Hoffenheim untuk memperkuat skuad arahan Carlo Ancelotti musim depan. Kehadiran Tolisso diharapkan bisa mengisi posisi yang ditinggalkan pemain berpengalaman Xabi Alonso. Gelandang Spanyol yang pernah memperkuat Liverpool itu, menutup kariernya bersamaan dengan berakhirnya musim kompetisi lalu. Pensiunya Alonso, membuat petinggi Bayern segera bertindak untuk mencari pengganti. Tolisso dianggap punya kualitas untuk mendukung lini depan Bayern. Sepanjang musim kemarin. Tolisso berhasil mencipatkan 14 gol dan menciptakan tujuh assist di semua kompetisi. Salah satu golnya adalah ke gawang Gianlugi Buffon meski Lyon akhirnya disingkirkan Juventus.

Tolisso didatangkan dari klub Liga Prancis Lyon yang diperkuatnya sejak usaia 3 tahun. Ia menjadi transfer terbesar klub, melampaui rekor sebelumnya yakni 40 juta euro yang dikeluarkan Bayern untuk mendatangkan Javi Martinez pada 2012. Klub Prancis itu mengatakan dalam pernyataannya bahwa ini juga merupakan transfer terbesar mereka sejauh ini, dan dapat menghasilkan tambahan enam juta euro lagi berdasarkan berbagai intensif yang tercakup dalam kesepakatan dengan Bayern. ‘’Saya memiliki masa indah di Olympique yang mana saya sangat bersyukur. Sekarang saya tidak sabar untuk bermain di salah satu klub terbaik di Eropa,’’ kata sang pemain total menghasilkan 29 gol dalam 160 pertandingan bersama Lyon. ‘’Saya telah mencanangkan tujuan-tujuan besar untuk diri saya sendiri di Bayern. Hari ini merupakan hari yang besar bagi kami,’’ lanjutnya dalam pernyatan tertulis kepada Bayern. Bayern memenangi Liga Jerman untuk kelima kalinya secara beruntun, namun tidak pernah mampu melewati fase semifinal di Liga Champions sejak terakhir kali menjuarainya pada 2013.

Gelandang Corentin Tolisso.

wilayah terpencil di Kaukasus Utara dimana pasukan pemerintah terlibat dalam dua kali perang pada 1990 dan awal 2000. April lalu terjadi pengeboman di stasiun kereta api di St. Petersburg yang menewaskan 14 orang. Serangan bom ini terjadi setelah 3 tahun wilayah ini aman dari berbabagi serangan teroris. Pengamanan di St. Petersburg ditingkatkan setelah insiden itu karena kota ini juga menjadi tuan rumah Piala Konfederasi dan Piala Dunia tahun depan. Rusia juga meningkatkan sistem pengamanan di dalam dan luar stadion yang berkaitan dengan perusuh sepak bola. Pemerintah tidak menginginkan insiden Piala Eropa 2016 lalu terulang di mana sejumlah pendukung Rusia menyerang fans Inggris. Sebagai persiapan menuju Piala Dunia 2018, Rusia telah

mengeluarkan larangan terhadap 191 pendukung tuan rumah untuk memasuki stadion. Selain melibatkan ribuan polisi untuk pengamanan di dalam stadion, panitia juga membatasi penjualan alkohol di luar stadion. Uji coba pengamanan itu dilakukan pada 17 Mei lalu. Ribuan polisi dikerahkan untuk mengamankan pertandingan antara Spartak Moscow melawan Terek Grozny di Stadion Spartak. Penonton diperiksa sebelum memasuki stadion dan polisi menyita berbagai peralatan dan spanduk yang bernada ofensif. Namun kehadiran polisi serta pasukan Garda Nasional, tak mampu menghentikan pendukung Spartak menyelundupkan peluru suar ke dalam stadion. Hasilnya pertandingan sempat dihentikan beberapa menit akibat asap dari peluru suar itu. (kmb39/rtr/ap)

Perkuat Lini Belakang, MU Datangkan Lindelof

‘’Kami senang bisa mendapatkan pemain muda dan sangat menarik ini meski terdapat persaingan internasional,’’ kata CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge. ‘’Corentin Tolisso berada di puncak daftar harapan lini tengah untuk pelatih kami Carlo Ancelotti.’’ Piala Audi Bayern akan menghadapi Liverpool, sementara Atletico Madrid akan melawan Napoli dalam turnamen pramusim, Piala Audi, di Munich pada 1 Agustus. Turnamen empat tim itu akan berlangsung selama dua hari dengan para pemenang pertandingan tersebut maju ke final yang akan dimainkan pada 2 Agustus. Bayern, yang memenangi gelar Bundesliga kelima secara beruntun, akan memulai persiapan mereka untuk musim baru pada 1 Juli. Pasukan Ancelotti akan menjalani empat pertandingan Tur Asia sebelum memulai turnamen di Munich itu. Napoli dan Atletico, keduanya masing-masing menyelesaikan musim di posisi ketiga, akan bermain di tahapan grup Liga Champions musim depan. Liverpool, posisi keempat di liga Inggris, memasuki kompetisi itu dari babak kualifikasi. (kmb39/rtr/ant)

Bali Post/ap

Manchester Bek anyar Manchester United (MU) Victor Lindelof mengatakan keputusan untuk bergabung dengan ‘’the Red Devils’’ diambil dengan mudah. ‘’Saya senang di Benfica karena di sana saya berkembang sebagai pemain. Namun ketika kesempatan untuk pindah ke Manchester United datang, sangat mudah bagi saya memutuskannya. Saya sangat bahagia berada di klub besar ini,’’ ujar Lindelof seperti dikutip dari website resmi Manchester United, Kamis (15/6) kemarin. Bek tengah asal Swedia berusia 22 tahun ini mengaku perasaannya semakin semarak ketika mengetahui pelatih MU Jose Mourinho yang menginginkannya untuk bergabung. ‘’Saya sudah berbicara dengan pelatih dan berlangsung dengan bagus. Penting bagi saya untuk mendengarkan apa yang dikatakannya. Mourinho adalah pelatih hebat dan bekerja sama dengannya adalah kesempatan besar,’’ kata Lindelof. Victor Lindelof resmi bergabung dengan MU setelah sebelumnya kerap kali dihubunghubungkan dengan tim sekota Manchester City tersebut. Kontrak pemain bertinggi badan 1,87 meter itu diperkirakan bernilai sekitar 35 juta euro. Di MU, Lindelof akan bersaing dengan nama-nama tenar lain yang biasa mengisi posisi bek tengah seperti Eric Bailly, Marcus Rojo, Chris Smalling, Phil Jones dan Daley Blind. Namun, dia tidak terlu memusingkan hal itu. ‘’Saya datang untuk melakukan yang terbaik, membantu tim dengan apa yang saya bisa. Lagi pula saya senang dikelilingi para pemain bagus karena mereka akan membuat anda menjadi lebih baik,’’ katanya. Lindelof sendiri merupakan bagian tidak terpisahkan dari lini belakang Benfica

Bali Post/net

Bek baru Manchester United Victor Lindelof.

pada musim 2016-2017 dengan 44 penampilan di semua kompetisi. Di timnas Swedia, namanya juga sering masuk dalam skuad inti. Dia biasa bermain sebagai bek tengah meski di awal karier dia adalah seorang bek kanan. ‘’Saya memang lebih nyaman bermain sebagai bek tengah. Saya adalah bek yang tenang dan suka bermain dengan bola. Saya mampu membaca permainan dan menebar ketenangan bagi para pemain di depan. Mereka tahu bahwa saya akan melindungi mereka di belakang dengan cara terbaik yang saya bisa,’’ tutur Lindelof. MU yang menjuarai Liga Eropa musim lalu, tidak hanya perlu memperkuat lini belakangnya. Namun sebenarnya Mourinho tengah memikirkan lini depan menyusul hengkangnya Zlatan Ibrahimovic. Tim juga memerlukan sosok yang bisa menggantikan Wayne Rooney yang tidak masuk dalam skema pelatih Portugal itu. Daily Mail melaporkan Mourinho ditengarai tengah membidik penyerang Real Madriod Alvaro Morata untuk membantu Marcus Rashford di lini depan. Upaya menggaet ujung tombak Atletico Madrid Antoine Griezmann gagal setelah pemain Prancis itu berniat lebih lama lagi membela klub La Liga itu. (kmb39/rtr/ant)


OLAH RAGA

16

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Greysia/Apriani Terhenti di Putaran Kedua

Jakarta (Bali Post) -

Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriani Rahayu takluk dari pasangan Korea Selatan Chang Ye Na-Lee So He dalam pertandingan putaran kedua kejuaraan Indonesia Terbuka 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (15/6) kemarin.

Bali Post/ant

SEKA KERINGAT - Pebulu tangkis tunggal putra unggulan pertama asal Malaysia Lee Chong Wei menyeka keringat ketika bertanding melawan tunggal putra India Prannoy HS pada babak kedua BCA Indonesia Open 2017, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Kamis (15/6) kemarin.

Lee Juga Tersingkir

Jakarta (Bali Post) Lee Chong Wei gagal memperpanjang rekor juaranya menjadi tujuh kali di turnamen berlabel Super Series Premier, Indonesia Terbuka 2017. Pebulutangkis andalan Malaysia itu tersingkir dari turnamen yang digelar di Jakarta Convention Centre (JCC), Kamis (15/6) kemarin, setelah dalam partai putaran kedua ditumbangkan oleh pebulu tangkis India Prannoy H.S. Lee seperti tak bisa keluar dari tekanan Prannoy di sepanjang laga. Ia bahkan hanya mampu mengumpulkan 10 angka di game pembuka yang berkesudahan 10-21. Keadaan pun tak berbeda jauh di game kedua, walau skor sempat ketat di awal laga, namun akhirnya Lee harus kehilangan tiga angka beruntun dan tertinggal 5-8. Tertinggal 8-11 di jeda interval game kedua, Lee sempat balik unggul 13-12 walau akhirnya kembali tertinggal 13-16 dan sempat menyamakan kedudukan di angka 17 setelah beberapa serangannya berbuah angka, Lee akhirnya harus kalah 18-21. Lee Chong Wei tidak mau mengomentari soal jalannya pertandingan. Akan tetapi dia menegaskan telah bekerja dengan maksimal untuk bisa memenuhi ambisinya mendapatkan tujuh gelar Indonesia Terbuka. ‘’Setiap turnamen ada menang dan kalah, saya hanya berusaha semaksimal mungkin, dan saya gagal hari ini untuk mendapatkan gelar ketujuh, tidak apa-apa, saya akan coba di turnamen berikutnya,’’ kata Lee. Kendati demikian, Lee tidak menampik bahwa lawannya bermain lebih baik darinya. ‘’Dia bermain sangat baik dan sangat agresif. Saya pikir juga saya melakukan kesalahan yang mendasar dia sangat baik hari ini. Saat ini saya hanya akan fokus pada turnamen selanjutnya di Australia Open,’’ ujar Lee. Sementara Prannoy mengaku sangat senang bisa menang untuk pertama kalinya lawan Lee setelah bertemu sebanyak tiga kali. Kendati demikian, Prannoy yang di putaran pertama mengalahkan pemain Indonesia Anthony Sinisuka Ginting merasa Lee sedang tidak dalam penampilan terbaiknya dan dia tidak menyangka bisa mengalahkan salah satu legenda bulu tangkis tersebut. Tersingkirnya Lee menyusul kejutan lain, di mana Jan O Jorgensen yang diunggulkan di tempat keempat pun harus terhenti lebih awal. Jan O yang pernah menjadi juara pada 2014 ini terhenti di tangan pebulutangkis India lainnya, Kidambi Srikanth, dalam drama tiga game 15-21, 22-20, 16-21. Tunggal Putri Tunggal putri Thailand Nitchaon Jindapol menundukkan pemain andalan India Saina Nehwal dalam pertandingan putaran kedua. ‘’Ini adalah pertandingan yang baik untuk saya karena pertama kali saya mengalahkan Saina. Saya beruntung hari ini karena sebenarnya saya masih demam dan mungkin saja tidak dapat bermain,’’ kata Jindapol selepas pertandingan. Jindapol menundukkan juara Indonesia Terbuka 2009, 2010, dan 2012 itu dalam tiga game 21-15, 6-21, dan 21-16 selama 63 menit permainan. (ant)

Timnas U-19 Jalani Uji Coba di Jatim

Jakarta (Bali Post) -

Tim nasional U-19 Indonesia berangkat ke Jawa Timur untuk melakoni dua laga uji coba yaitu menghadapi Persibo Bojonegoro pada Sabtu (17/6) dan Malang United pada Selasa (20/6). Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam keterangan resminya, Kamis (15/6) kemarin, menyebut pelatih timnas U-19 Indra Sjafri membawa 27 pemain menghadapi dua klub Liga 3 tersebut. ‘’Uji coba ini agenda yang kami inginkan sebelum libur Lebaran. Kami ingin terus mematangkan permainan dan melihat perkembangan pemain lain yang tidak dibawa ke Prancis,’’ ujar Indra Sjafri. Timnas U-19 sebelumnya memang berkiprah di Turnamen Toulon 2017 di Prancis dengan membawa 22 pemain. Di kompetisi usia muda itu, Egy Maulana dan kawankawan gagal lolos dari babak grup setelah tiga kali kalah dari tiga laga, masing-masing dari timnas U-20 Brazil, timnas U-19 Republik Ceko serta timnas U-20 Skotlandia. Timnas U-19 sendiri dipersiapkan untuk berkiprah di Piala AFF U-18 pada 4-17 September 2017 di Yangon, Myanmar. Di sana, Indonesia bergabung di Grup B bersama tuan rumah Myanmar, Brunei Darussalam, Filipina dan Selandia Baru. Setelah itu, timnas akan berkompetisi di kualifikasi Piala Asia U-19 2018 pada 31 Oktober - 8 November 2017. Pada kejuaraan ini, Indonesia masuk di Grup F, dan nantinya berhadapan dengan Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam. (ant)

‘’Kami kecewa dengan hasil ini karena kami sudah mengendalikan ritme permainan pada game pertama. Tapi, kami bermain terburu-buru sehingga menguntungkan lawan,’’ kata Greysia selepas pertandingan. Greysia/Apriani kalah dalam dua game langsung dari Chang/Lee 18-21, 14-21 selama 56 menit permainan. Pada game pertama, Greysia sempat memprotes keputusan wasit terkait pengambaliannya atas serangan lawan ketika skor 9-9. Wasit memutuskan pukulan pengembalian Greysia keluar sehingga skor menjadi 9-10. ‘’Tentu keputusan itu merugikan kami karena saya tidak benar-benar menyentuh garis lapangan,’’ kata Greysia. Permainan Greys-Apriani pun semakin melemah pada game kedua dengan kesalahan koordinasi pengembalian serangan lawan dan rotasi lapangan yang belum lancar. ‘’Pelatih memberikan evaluasi ketika jeda pertandingan. Dia minta kami memperbaiki pola rotasi dan koordinasi serta lebih kuat saat bertahan

dari serangan lawan,’’ kata Greysia. Greysia mengaku ada beberapa strateginya untuk menghadapi pasangan Chang/Lee yang tidak berjalan karena permainan pasangan senior-junior Negeri Ginseng itu semakin berkembang. ‘’Ketika saya berpasangan dengan Nitya, kami sudah tahu bagaimana melawan mereka. Sekarang, mereka sudah lebih berkembang. Saya harus lebih fokus saat bertanding bersama Apriani,’’ kata Greysia. Apriani mengaku masih perlu memperbaiki kekurangan dari permainannya. ‘’Saya tidak ingin merasa puas karena selalu berpikir masih banyak kekurangan saat bermain,’’ kata Apriani. Kegagalan juga dialami tunggal putri Fitriani. Di pertandingan putaran dua, Fitriani harus menyerah dari unggulan lima asal Korea Selatan Sung Ji Hyun. Di game pertama Fitri tidak bisa mengembangkan permainan, bahkan tidak bisa mendekati perolehan poin dari Sung dan game pertama berakhir 10-21. Keadaan sedikit berbeda

Bali Post/net

TAKLUK - Ganda putri Indonesia Greysia Polii (kiri) Apriani Rahayu gagal melaju ke putaran selanjutnya setelah takluk dari pasangan Korea Selatan Chang Ye Na-Lee So He di putaran kedua kejuaraan Indonesia Terbuka 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (15/6) kemarin. di game kedua, Fitri bisa mulai bangkit bahkan sempat unggul 8-6. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama karena Sung langsung berturut-turut menciptakan poin hingga poin 8-20 untuk keunggulan pemain Korea Selatan. Walau Fitri kembali mem-

berikan perlawanan, pemain kelahiran Garut, Jawa Barat tersebut harus puas dengan mengakhiri pertandingan dengan skor 10-21. Peluang tunggal putri Indonesia akan sedikit sulit karena tinggal menyisakan Gregoria Mariska Tunjung yang akan menghadapi la-

wan tangguh Tai Tzu Ying di putaran kedua. Pasangan ganda campuran Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika juga tak berhasil menjajaki babak perempatfinal usai ditundukkan Chris Adcock/Gabrielle Adcock (Inggris) dengan skor 11-21, 1421. (kmb39/rtr/ant)

Piala Soeratin

Perseden Ditahan BAS

Bali Post/ist

PERORANGAN — Turnamen biliar bola-9 antarkaryawan hotel mempertandingkan nomor perorangan yang dihelat BHA, PHRI, BTN, digelar di Paradiso Bowling and Billard Centre, Kuta, Badung, Kamis (15/6) kemarin.

Pebiliar Putrawan Juara Turnamen BHA-PHRI-BTN

Mangupura (Bali Post) Pebiliar Putrawan dari Hard Rock keluar sebagai juara kategori bola sembilan perorangan dalam event bertajuk ‘’The Billiard Tounament 2017’’ yang dihelat Bali Hotels Association (BHA) bekerja sama dengan Perhimpuna Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali serta Bali Travel News (BTN) di Paradiso Bowling and Billiard Centre, Kuta, Badung, Kamis (15/6 kemarin. Sementara juara II direbut Sartika (Conrad), serta juara III Surna (Sintesa). Turnamen dibuka Vice Chairman BHA Jacques Clarijs. Dia bangga digelarnya turnamen bola sodok antarkaryawan hotel ini, sebab di sela-sela kesibukannya karyawan melayani tamu hotel, masih menyempatkan diri bertanding biliar membela hotel tempatnya bekerja. Oleh sebab itu, diharapkan para pegawai hotel yang rutin berolah raga mampu meningkatkan kualitas kinerjanya. Executive Director PHRI Ida Bagus Purwa Sidemen menyatakan event yang rutin diselenggarakan ini makin diminat para pekerja hotel. Terbukti, event serupa tahun lalu, diikuti 24 peserta, kini

bertambah menjadi 34 pebiliar yang ambil bagian. Pada bagian lain, Government Relation and Event Manager BHA Andy mengakui pihaknya sengaja mengagendakan untuk perorangan digelar, kemarin, sedangkan beregu diadakan pada Jumat (16/6) ini. Tujuannya, semata-mata memberikan kesempatan kepada atlet agar bisa turun di nomor perorangan dan beregu. ‘’Kami tak ingin kejuaraan antarpekerja hotel ini, mengganggu aktivitas mereka. Apalagi, kalau digelar berbarengan nomor perorangan dan beregu, dikhawatirkan jadwalnya benturan, dan kasian pebiliar tak bisa konsentrasi,’’ paparnya. Dikemukakan, terjadi kejutan di nomor perorangan, seperti runner-up tahun lalu, Yoga (Ayana), harus tersingkir dalam turnamen yang menggunakan sistem double elimination, yakni atlet tersisih jika menelan dua kali kekalahan. Di babak penyisihan, Yoga sempat dikalahkan rekan setimnya Sudianta, serta ditundukkan Sartika (Conrad). Bahkan, juara tahun lalu Michel juga dikalahkan Putrawan di babak 16 besar. (022)

Denpasar (Bali Post) Tim tuan rumah Perseden Denpasar ditahan Bali All Stars (BAS) dengan skor 2-2 (1-0) dalam lanjutan turnamen Piala Soeratin U-17 Rayon Bali, Grup B, di Lapangan Kompyang Sujana, Kamis (15/6) kemarin. Tim Laskar Catur Muka unggul lebih dulu lewat tandukan Dedi Hendrawan ketika pertandingan yang dipimpin wasit Imam Suyitno baru bergulir 10 menit. Berawal dari umpan lambung jarak jauh Ronaldo Kevan ke mulut gawang, disongsong sundulan Hendrawan hingga mengoyak gawang BAS yang dikawal Rizky Rahmadi. Sampai turun minum, Perseden unggul 1-0. Di paruh kedua, BAS mampu menyamakan kedudukan 1-1 lewat tendangan bebas yang dilakukan M. Zaini Rofikin d i menit ke-42. Tembakan Zaini meluncur deras ke gawang Perseden tak mampu dibendung kiper Dony Andriansyah. Dalam laga 2x 0 menit, Perseden kembali unggul melalui heading Pande Rama di menit ke-51. Berawal dari tendangan bebas Gusti Ananda Dwipayana, bola yang mengarah ke gawang mampu diblok kiper Rizky. Bola muntah disambar dengan sundulan Pande Rama dan menggetarkan gawang Rizky. Perseden unggul 2-1 namun hanya berumur lima menit. BAS mampu menyamakan kedudukan 2-2 di menit ke-56 berkat sepakan Anjas Firmansyah yang kembali menjebol gawang Dony, memanfaatkan kemelut di

Bali Post/kmb

SUNDUL — Pesepak bola Bali All Stars (BAS) melakukan sundulan bola, dikuntit lawannya dari Perseden Denpasar dalam lanjutan turnamen Piala Soeratin U-17 Rayon Bali di Lapangan Kompyang Sujana, Kamis (15/6) kemarin. depan gawang. Gara-gara kebobolan dua butir gol, kiper Perseden Dony ditarik keluar digantikan Irvan. Sampai pertandingan berakhir, skor tetap 2-2. Wasit Imam Suyitno mengganjar kartu merah kepada Zaini (BAS) pada injury time. Pelatih Perseden Sandika Pratama mensyukuri hasil imbang ini, meski sederet peluang emas tak mampu dikonversi menjadi gol poleh anak asuhnya. ‘’Kami akan evaluasi penyelesaian akhir anak-anak,’’ tuturnya.

Di sisi lain, Manajer Tim BAS Ketut Kartika mengakui kedua tim sudah menyuguhkan permanan terbaik. Hasil lainnya Grup B, Bali FC Mumbul unggul 1-0 atas Putra Pemenang. Sebiji gol Bali FC hasil bidikan Kevin Juprianto. Sementara Grup A, yang digelar di Lapangan Banteng Seminyak, Putra Tresna menang tipis 1-0 atas PS Gianyar, berkat gol Komang Gede Kumara. Perst Tabanan juga unggul 1-0 atas tuan rumah PS Badung. (022)


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Jumat Paing, 16 Juni 2017

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya : Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) - Iklan Still Store di Bali TV � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) - Runing Teks Bali TV tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus - Denpost Paket 69 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita - Bisnis Bali Paket � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau � Layanan Pengaduan: HP: 081 139 62168, Pin BB: 55c8e021 Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS!

Informasi pasang iklan Telepon

� Tarif iklan Mini/Baris

*******Dcr PRT&Sopir utk Catering Tggl dlm Gj Awal 11,5Jt,08123807672,08123843853

B.BP.166.06.17.0001235

Dcr Tkg Jarit & Pengepul Jarit Besar utk Garment.Lmran: Jl.Pemuda IV No.17, T.236453

B.BP.001.06.17.0001077

Dicari Supervisor Admin, Accounting,Kasir & SPG Hub.08113867250 B.BP.001.06.17.0001216

!!Job Resmi Australia Waitress Aupar,Perkebunan,pasti berangkat Hub:Yani 081339820912 B.BP.001.06.17.0001173

Dicari Marketing Property Pengalaman P/W Gaji+Incentive Memuaskan,Lam.818 Property Jl. Gatsu Brt Dps T.087861693889

B.BP.141.06.17.0001221

Sekolah di Jimbaran Cari: Kepala Sekolah TK,SD,SMP,SMA, Guru Olah Raga,Guru Bhs.Indo Guru Bhs Inggris,Guru Seni, Guru Musik,Guru Komputer,Guru Mandarin,Staf Accounting, Driver,Dokter,Nurse,Security, Receptionist,Maintenance AC, Sent:schoolhrdbali@hotmail.com

We Are Looking for a Retail Professional Sale Girls/Boys for Boutique in Hotel in Nusa Dua Speak English and Other Language is Necessary Pls Call 0816295553 or 08123806255

: : : :

Rp 200.000,- (10 x tayang) � Rp 50.000,- (5 x tayang) � Rp 165.000,- (10 x muat) � Rp 82.500,- (10 x muat) �

Dcr Krywati Salon, Brpengalaman Hub:Ibu Putu HP:081337820930

B.BP.001.06.17.0001162

Dcr PRT,Tdr Dlm,Lgs Krj,Serius Jjr,Gj 1,3-1,5Jt 081353193575

B.BP.001.06.17.0000948

Cr 2 Peg salon Wnt,T.Umar Brt Marlboro,Pglm Hub:082140776776

B.BP.001.06.17.0000926

Dcr Sales Counter SMK bs Inggris +Sopir Bus Merrys Tour 235700

B.BP.001.06.17.0000928

Cr staf Adm u/Travel & wedding !Dcr Staff Spa/Salon utk Spa Lam&Cv: lee_fusen@hotmail.com Hotel di Petitenget Seminyak B.BP.001.06.17.0000966 H:082339530028 WA:081338516804 Dcr Cook Brpglm utk Resto Mama B.BP.166.06.17.0001236 Sate Sanur.Energik,Disiplin, Dcr Tknsi,Sopir SIM B1,Sales Muda.Gj UMR 2Jt+Service+Tips+ Gj+Bns+Komisi+BPJS,Lam PT.PMA THR.Kirim CV Jl.Pungutan No.2 Bedahulu XVII/7 Dps Sanur,Email:info@mamasate.com B.BP.821.06.17.0000740 B.BP.004.04.17.0000965 Tlp.08113869555 FB Mamasate Cr Therapis Pglm BaliShihatzu Red Carpet Champagnebar is B.BP.001.06.17.0001172 (injekBdn)Gj.Nego 087761787000 Looking for Security for the Dcr Front Office pria utk B.BP.001.06.17.0000205 New Night Bar.Must Speak !!Job Resmi Newzeland,Chef,Ke- Suji Bungalow Hub.08123912010 English.Must have Sertifikasi B.BP.001.06.17.0001223 bun,Spa Hub 081916402216 Dcr Htl Mngr,Sls Contr,Reception Gada Pratama and KTA.Must have B.BP.001.06.17.0001213 Roomboy,scurity.sm1-merryst Anemone Mahendradata Cari Guru Good Social Skills.CV to:jakko our@dps.centrin.net.id,235700 @redcarpetchampagnebar.com Baca Wanita,Suka Anak,Min SMU. B.BP.001.06.17.0000654 B.BP.001.06.17.0001228 Siap Training Hub:085105001515 Dcr Karyawan Conter u/Jaga Mlm Sgr Reservation Staff Lulus B.BP.001.06.17.0001185 SMK Par bisa English,Ramah Bth 15 lls SMU-S1 utk Guru PG/ Hub.081236213313/081936219388 B.BP.001.06.17.0001171 Rajin,Santun.SGR Cleaning TK, ada Training langsung kerja Service Rajin Pembersih. Hub:081339598849/0811380028 Dcr Kepsek Spd utk SD & Kepsek TK yg bs B.Inggris, 0811398772 B.BP.821.05.17.0002444 Lamaran Lengkap ke hrdgkradl20 B.BP.157.06.17.0001204 Bth:Reservasi Tour,Marketing 15@gmail.com & cfo@gkradl.com Dcr T.Masak,Helper Cook,T.cuci Tour,Accounting,Admin Purchase B.BP.001.06.17.0001123 Piring Hub Indian Resto Jl. !Job Jepang Australi Perkebunan Web Designer.Info:081230306679 Kartika Plaza 087761301643 Email:Balicitawisata@gmail.com 082231577240 Mengwi-Badung B.BP.166.06.17.0001234

B.BP.001.06.17.0000917

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklanbp@yahoo.co.id (031) 5633456

VISA

� Email: pembacabalipost@gmail.com

Cari Sales Acc Gadget,laki2 Berpengalaman,Hub:PT.Vivan Bali HP:081237763718

B.BP.004.06.17.0001226

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

B.BP.001.06.17.0001188

Dcr Sopir SIM B1 Umum utk Perusahaan Diving Pengalaman Jujur Kerja Keras Teliti Semangat. Bwh 35 Thn Hub.info@divecenter bali.com / 08123814964

B.BP.001.06.17.0001019

Dcr Sopir utk Laundry Hub 085100616229/082144992463

B.BP.001.06.17.0001194

Dcr Staf u/Cost Controll,Lk,D3 -S1(Aktnsi/Mnjmn),SIMA, Kirim ke:hrd@emabali.com

B.BP.001.06.17.0001164

Dcr:Pembantu Masak u/RM Legian Ada Gaji,Tip H:081236109808

B.BP.004.06.17.0001198

Dibthkan tng Produksi u/Pabrik Mebel Kayu Pglmn min.5th, usia max 35th,Pend.SMU.Lokasi Sanur Hub:081237787734

B.BP.001.06.17.0000982

Dicari:Guru Bahasa Inggris utk TK,Wanita max 25th,S1,CV Kirim ke:info@balikiddy.com Telp.03618954957-03618954991

B.BP.001.06.17.0000857

Dicari Tkg Jahit/Potong pengalaman u.Butik di Renon Hub.083119980802

B.BP.001.06.17.0001039

Dibutuhkan Segera SPV&Security Officer utk PT.Secure for Asia(SIA) kirim lamaran ke Jl. Pantai Berawa No.150,Canggu 081246971927 (CV Lengkap, SKCK,KK,Foto Copy Ijazah,Surat Keterangan Sehat Dokter,Pas Foto.Diutamakan Sertifikat Security Garda Utama)

B.BP.004.06.17.0001193

Dibutuhkan Karyawan S1 Arsitek & Pariwisata. Kirim ke Jl.Gatsu I/VII No.3B Dps trimatradisain@yahoo.co.id

B.BP.001.06.17.0001113

Dicari Pengepul Jaritan / Tk. Jarit Rayon & Kaos,Tk.Sablon Hub.08113867250

B.BP.001.06.17.0001215

SPG for Silver Shop& Accesoris Shop.Kuta:0811 3866 372 Sanur:08113866371 B.BP.821.06.17.0001214

Dicari Supir bisa AlphardMatic Pengalaman,Jujur untukRumah di Imam Bonjol Dps.SMS Data ke 0816571027 atau Email Lam: Calculus2050@gmail.com

B.BP.164.06.17.0001211

B.BP.004.06.17.0001202

Dicari Sopir Max 30Th,Jujur, Lam ke PT.BKS Jl.Suli 102 Dps

B.BP.001.06.17.0001201

Dicari Sopir pribadi Hub Komang Astawa, 085100454671

B.BP.154.06.17.0001230

Dicri sopir utk kantor PT Korea Travel Hub.081338060220

B.BP.154.06.17.0001229

Looking for m Manager Assisttant,5yearsexperience,female, Kerobokan.Fluent English.Excel Word.Send CV to wati.indahloka karya@gmail.com

B.BP.001.06.17.0001097

Mndesak! PT.Mitra Bali Arta Bth 30 Kry:Waiters,Adm,Acct,HK,SPG Csir,Rcep,Gdg,OB,HRD,Spv Gj2,4 -4Jt(Lngs Krj)CV Bw ke Jl.Kartini 140 Wangaya,081916249566

B.BP.001.06.17.0001220

Need:D3 Graduate of Agricultur /Chemical,Experienced,Capable English/Mandarin,Apply To: versaindustries4@gmail.com

B.BP.001.06.17.0001181

PT.Intimas Benoa Cari Tamatan D3 Akuntansi Brpglm.0361727099

B.BP.001.06.17.0001186

T.Serabutan (L), F.Office (P) Jl. Gadung No.81 Kreneng - Dps

B.BP.001.06.17.0000980

Karyawati min.SMA 081338251999 Penampilan Menarik,max.25Tahun

B.BP.001.05.17.0002335

MOBIL - MOTOR PROPERTY RUPA-RUPA Bali Post DAIHATSU

Karimun GX’04Silver AsDK,Mulus Terawat 08179730701 bs Krd

HONDA

Splash’12 Pmk Slvr AsBali LowKM Jok Kulit,085100584428 bs Krd

B.BP.001.06.17.0001170

Jazz RS’11 abu+Juke’11 Putih mulus Asli Bali H.081239996788

B.BP.001.06.17.0001168

DICARI MOTOR * 085100410850 * Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput

SUZUKI

Terios TX’10 hitam+KIA Picanto 12 putih AsBali H:081999456633

B.BP.001.06.17.0001212

B.BP.001.06.17.0001222

DIJUAL MOTOR

B.BP.001.06.17.0001210

HONDA

New Vario 125’16 pth ,Kawasaki KSR’14,SermaRepot4,08124634634

TOYOTA

Brio’13 Pth AT 1300cc Jl.Nusa Fortuner’2008 AsBali Bensin Ceningan 17 Dps H:081999513439 AT Bs Tukar 085100856999 Pribd B.BP.001.06.17.0001174

B.BP.001.06.17.0001225

B.BP.141.06.17.0001218

HRV’16 Prestige+Yaris TRD’13+ AvanzaG’2011 Silver AsBali Mls Juke’13+Sportage’13 Sunroof Prbd,081933610070/082341251453 B.BP.141.06.17.0001233 semua Putih Hub.085737180911 BUC Inova G’10 Hitam DK Fulvar B.BP.164.06.17.0001209 Honda Jazz IDSI Matic’04 Silver jarang pake,085102510222 Murah B.BP.164.06.17.0001208 Exs PNS Asli DK 081237683496 Dijual Avanza Warna Hitam 2006 Innova Bensin G’2012 asDK SilB.BP.004.06.17.0001203 Hubungi NoTelpone:085100041589 ver istmw H.087862547783/krdt SUZUKI

APV Arena GX’2009 Ungu Terong AsliBali istimewa,081338593219 B.BP.001.06.17.0001232

BENGKEL LAS

B.BP.156.06.17.0001196

Dijual Innova G Diesel’08 M/T Silver AsliBali H.082147665555

B.BP.001.06.17.0001205

DIJUAL MOBIL

Perum Taman Giri Nusa Dua Hub:081338791301/081337283254

Tnh Kvl Di Mengwi 60Jt/A & 130Jt/A Bs Kredit 087862450004

Rmh Lt2 4KT3KM LT147m2 LB120m2 Jl.T.Yeh Aya Renon082237096011

Tnh Nempil 250Jt/A,Jl.Besakih PondokCitra Pmogan 08123871809

TedungSari Gianyar LT 6Are LB3 50m2 087819070953/081934310335

Djl Tnh 87,5Are Telaga Pupuan PemandanganGunung.Pnggir Jalan Aspal,H.13Jt/Are.081337466778

B.BP.001.06.17.0001053

B.BP.001.06.17.0001125

B.BP.001.06.17.0001050

Rmh strategis 2lnt LT80/140 Prum Gn.Sari 2 No.B11 Ceningan Sari Ssetan 890jt 085237211071

DISEWAKAN GEDUNG RUPA-RUPA Dikontrakan Gedung+Gudang Dcari Property macet di Bank/ Lok.Mertanadi No.101 Kerobokan Kena Rentenir Sms 087760451006 B.BP.001.06.17.0001217 LT/LB 3500/3900m2,08123812222

B.BP.001.06.17.0000945

B.BP.153.06.17.0001227

B.BP.001.06.17.0001036

KEHILANGAN DISEWAKAN TOKO BPKB A6192165-J AN:Sudarsono & Over Kontrak Toko Jl.Imam Bonjol A8762842-O AN:Tri AgungHartono 389 Uk 4x8 Dps 087732157111 B.BP.001.06.17.0001179

B.BP.001.06.17.0000534

B.BP.001.06.17.0001169

Tnh Kebun Cengkeh Istimewa SHM Ls.1Ha,6A H.35Jt/A Ng Lok.Desa Munduk Singaraja, 081999531777

DIJUAL RUMAH B.BP.001.06.17.0001182 B.BP.001.06.17.0001141 Over Kredit Rumah Penamparan KOST Tnh+Bgn SHM+IMB LT.435m2 Hook 2.5Are UM800Jt Sisa 1,3M Bs Kost murah Kuta,sewa mobil,moPgr Bypass Kediri Tbn 635Jt/A TT Mobil,085100856999 Pribadi tor,jl vila 4M Kuta081326138108 B.BP.141.06.17.0001219 Nego smp Jd BUC H:081936268222 B.BP.154.06.17.0001133 B.BP.001.06.17.0001161 Brighton Bali/08970868788 (WA) Tanah Kavling 150m2,200m2 di Jual Tnh 1,21Are Lok.Perum DIJUAL TANAH *Jual Beli Sewa KPR Properti* Denpasar Utara Hub:0811399361 B.BP.033.06.17.0001197 Pesona Lepang,Jln.6m Hook,By Djl Tnh 4Are Jl.Ry Sibang Bdg B.BP.001.06.17.0001206 B.BP.001.06.17.0001120 Pass I.B.Mantra 375jt(global) Djl Kost Strategis @Akasia Dps Kjg Krista 2001 asDK AT istw Tnh 1,85A Jl.Kertanegara Gg. nempel Indomart 150m Utr Psr negosampe deal,081338658888,BU Batu Mulia Binoh.082146838434 Jl.Serma Repot No4,08124634634 2,5Are 2Lt 12Kmr 081338711109 Sibang 082147315660 B.BP.001.06.17.0001224

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.06.17.0000709

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.06.17.0001195

KURSUS

B.BP.005.06.17.0001023

AC

B.BP.001.06.17.0001189

BIRO JASA

PELUANG USAHA Peluang Wirausaha Modal Kecil Hasil 3-5Jt/Bln H.081999093828

B.BP.001.06.17.0001047

RUPA-RUPA Gestun&Pelunasan Kartu Kredit Hub:GestarBali,081283737100

B.BP.001.06.17.0001096

Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.085337370228 / 412815

B.BP.001.06.17.0000855

Hilang BPKB Isuzu Panther Th 2005 DK1674JS An.I Gd Sudiana B.BP.001.06.17.0001175

Hlg BPKB DK5738CJ No BPKB:I 04 691864 O AN:I Ketut Budiartana B.BP.001.06.17.0001055

KURSUS Kursus Therapist Spa Biaya Murah 100% Lulus Bekerja di Dlm & Luar Negeri 081238265559 B.BP.001.06.17.0001192

DIJUAL RUMAH

SPA

FURNITURE

TOUR

SERVICE MAMPET

UD. LINA JAYA

WC

lis Specia rah y Mu Canop litas a Berku � Pagar � Trali � Pintu Harmonika � Konstruksi Baja / Baja Ringan

GARANSI

Jl. P. Batanta No. 26 Dps Telp.7483105, 4723645, 081353002869, Fax.0361-4723645

KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL

242389 / 081236774491

C.0000070-BKL

RUPA-RUPA

DIJUAL MOBIL

SERVICE

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA

DEWATA JAYA TEKNIK Menerima Service Panggilan dan Bergaransi Service, Repair, Bongkar pasang pengadaan AC baru/bekas

DIJUAL MOBIL

AC

FREEZER SHOW CASE KULKAS MESIN CUCI WATER HEATER COOL ROOM

Jl. Raya Pemogan No. 172 � 0812 8791 3487 / 0821 4794 7321 C.0000582-SRV

DIJUAL MOBIL

RUPA-RUPA

FOTOCOPY

KURSUS

AC

BIRO JASA


EKONOMI

18

Rupiah Melemah Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (15/6) sore, bergerak melemah sebesar tujuh poin menjadi 13.284 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.277 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis kemarin, mengatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat (The Fed) sesuai perkiraan pasar menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin membuat indeks dolar AS terlihat berbalik arah. ‘’The Fed menaikan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin ke kisaran 1-1,25 persen,’’ katanya. Selain menaikkan suku bunga, lanjutnya, pimpinan the Fed Janet Yellen juga menunjukkan sikap yang optimis terhadap perekonomian AS. Ia mengemukakan bahwa Janet Yellen menyatakan tidak ada bukti pengetatan moneter memberikan dampak terhadap turunnya belanja konsumen maupun dunia usaha. ‘’Indeks dolar AS terhadap mata uang utama yang sebelumnya turun berbalik beregerak naik,’’ katanya. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan bahwa sesuai ekspektasi, suku bunga acauan AS naik. Namun, mayoritas anggota the Fed yang merevisi turun proyeksi inflasi 2017 membuat apresiasi dolar AS menjadi terbatas. Ia mengatakan bahwa inflasi yang direvisi turun itu membuat probabilitas kenaikan suku bunga acuan berikutnya menjadi turun dan berdampak negatif bagi mata uang dolar AS serta yield obligasi AS, terutama tenor panjang. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis ini mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi 13.282 dibandingkan hari sebelumnya (Rabu, 14/6) 13.286 per dolar AS. (ant)

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Transportasi ’’Online’’ Sudah Dilegalkan

Jakarta (Bali Post) – Transportasi daring (online) yang saat ini banyak beroperasi di kota-kota besar mendapatkan status legal sebagai angkutan sewa khusus berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26/2017. ‘’Dengan lahirnya PM Nomor 26/2017 adalah sebuah bentuk keyakinan bahwa angkutan sewa khusus merupakan kebutuhan masyarakat yang tidak bisa dihindari dan ini sudah menjadi keseharian,’’ kata Direktur Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Cucu Mulyana, di Jakarta, Kamis (15/6) kemarin. Menurut Mulyana, dalam regulasi itu banyak hal yang diakomodir berdasarkan masukan dari sejumlah pihak seperti bukan hanya soal legalitas, tetapi hal lain yang kerap jadi hambatan transportasi daring. Dia mengemukakan, taksi dalam jaringan tidak bisa disamakan dengan taksi regular, sehingga dicarilah nomenklatur lain yaitu di angkutan sewa khusus, yang dibedakan dengan angkutan sewa umum. Kementerian Perhubungan ingin berbagai angkutan baik seperti taksi reguler maupun transportasi daring dapat terwujud secara harmonis, sehingga industri angkutan di kawasan perkotaan juga berjalan baik.

Mengenai kebijakan penetapan tarif batas bawah, hal itu dilakukan agar jangan sampai pendapatan baik taksi reguler maupun transportasi daring mendapat pendapatan di bawah UMR. ‘’Sedangkan penetapan tarif batas atas untuk melindungi konsumen,’’ katanya dan mengatakan, pihaknya telah mengundang dinas-dinas perhubungan daerah untuk membahas soal tarif pada Senin (19/6),’’ katanya. Kementerian Perhubungan saat ini mengklaim sedang mengadakan riset terkait dengan kuota dan tarif taksi daring karena pemerintah harus menetapkan hal tersebut dengan sangat berhati-hati.

Terkait digital dashboard, dia berharap agar sudah dapat diakses sehingga akan sangat bermanfaat dalam melakukan monitoring pengawasan lapangan, seperti untuk mengetahui berapa jumlah taksi daring yang beroperasi di suatu daerah. Dengan demikian, lanjutnya, sehingga dapat diketahui pemberi izin di daerah tersebut dan seluruhnya bakal diketahui berapa jumlah taksi daring di seluruh Indonesia. Sementara untuk KIR di lapangan dinilai agak sedikit terjadi hambatan kelambanan, tetapi diharapkan dengan telah diluncurkannya KIR swasta beberapa waktu lalu maka diharapkan persoalan yang di lapangan yang dih-

adapi taksi daring terkait proses untuk memperoleh KIR juga dapat diatasi. Sementara itu, pendiri Go-Jek Indonesia, Monica Oudang, senang dengan PM Nomor 26/2017 karena transportasi daring telah menjadi sesuatu hal yang legal. ‘’Kami sekarang sudah mendapatkan status angkutan khusus sehingga legal,’’ kata Monica dan menambahkan, pihaknya selalu berkomunikasi baik dengan pemerintah pusat maupun daerah. Monica mengungkapkan pada saat ini sudah ada sejumlah pemerintah daerah yang sudah memasukkan rekomendasi tarif dan ketentuan tersebut akan dicoba sebaik mungkin untuk diikuti Go-Jek. (ant)

Astra Motor Bali Siapkan ’’Bale Santai Honda’’ bagi Pemudik SEPERTI tahun-tahun sebelumnya, sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap konsumen setia Honda dalam menyambut Lebaran 1438 H tahun ini, Astra Motor Bali kembali menyediakan fasilitas posko peristirahatan untuk para pemudik yang melakukan perjalanan pulang kampung menggunakan sepeda motor. Kegiatan yang dikenal dengan nama ‘’Bale Santai Honda’’ ini merupakan program tahunan ini akan dilaksanakan 22–29 Juni 2017 di Warung Pantai yang berlokasi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Selabih, Selemadeg, Tabanan (depan SPBU Pantai Selabih). ‘’Bale Santai Honda’’ dapat dimanfaatkan oleh pemudik untuk bersantai dan beristirahat sejenak dari perjalanan. Beragam layanan bagi para pemudik disediakan di BSH ini, antara lain konsultasi teknis sepeda motor Honda, tune-up dan servis ringan gratis, serta diskon khusus pembelian spare part Honda dan Honda Genuine aksesoris. Di dalam posko, para pemudik dapat beri-

Pastikan Harga Stabil, Stok Aman Selama Lebaran

Denpasar (Bali Post) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali Ni Wayan Kusumawathi memastikan harga pangan selama lebaran stabil. Selain itu ketersediaan pangan juga dijamin. Ia mengungkapkan, perkembangan harga dari awal Juni hingga saat ini masih stabil. ‘’Tidak ada yang mengalami gejolak harga sampai naik 10 persen dan tidak ada yang turun sekali,’’ ungkapnya saat Obrolan Santai BI Bareng Media (OSBIM), Kamis (15/6) kemarin. Berdasarkan pantauannya di tiga pasar yaitu Pasar Kreneng, Badung dan Nyanggelan, harga beras medium Rp 9.500/kg, beras premium Rp 10.000/kgRp 11.000/kg, gula pasir sesuai dengan HET (harga eceran tertinggi) yang ditetapkan Kementerian Perdagangan yaitu Rp 12.500/kg, minyak goreng curah tanpa merek Rp 10.800/ liter, minyak goreng kemasan Bimoli Rp 16.000/liter, dll. Selain itu, ia memastikan persediaan bahan pangan cukup sampai dengan 3 bulan. Antara lain, ketersediaan beras 223.000 ton lebih, sedangkan kebutuhan per bulan 34.000 ton, sehingga ketahanan sampai 6 bulan ke depan. Ketersediaan gula pasir 15.750 ton, sedangkan kebutuhan hanya 5.000 ton sehingga cukup untuk 3 bulan ke depan. Ketersediaan minyak goreng 13.280 ton, sedangkan kebutuhan hanya 3.375 ton, sehingga sampai 3-4 bulan ke depan. ‘’Tepung terigu, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, kedelai, bawang merah, bawang putih ketersediaannya untuk sampai 3 bulan ke depan,’’ ujarnya. Komoditi tersebut ada di gudang Bulog dan di Bali ada 15 distributor besar. Bank Indonesia Kantor Perwakilan Bali mencatat meningkatnya tekanan inflasi pada Mei 2017 terutama didorong kelompok administered prices seperti angkutan udara dan tarif listrik. Kemudian tarif angkutan udara menyumbang andil inflasi 0,08 persen. Kepala BI KPw Bali Causa Iman Karana mengatakan target inflasi Bali hingga akhir tahun 2017 sekitar 4 persen. Sementara target inflasi hingga Juni 2017 adalah 0,36 persen dengan inflasi tahun lalu di periode yang sama 0,34 persen. (kmb42)

stirahat dengan menikmati fasilitas ruang istirahat ber-AC, tempat ibadah, takjil dan minuman ringan gratis, alat pijat elektrik dan kids corner. Suvenir menarik pun dibagikan di BSH dengan menunjukkan Semeton Honda Bali Card bagi 100 pengunjung pertama. Selama program ini berlangsung, tim teknis Honda siap membantu setiap hari untuk melayani semua tipe dan merek sepeda motor yang membutuhkan bantuan secepatnya untuk memperlancar aktivitas berlebaran, karena BSH beroperasi 24 jam. Apabila konsumen mengalami emergency di jalan saat perjalanan mudik, tim Honda Care siap membantu konsumen dengan menghubungi call center 0361-438008. ‘’Sebagai bentuk kepedulian, Honda selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi konsumennya. Rangkaian kegiatan mudik ini diselenggarakan agar para pemudik dapat sampai di tempat tujuan dengan aman dan nyaman. Di sini kami memberikan

beragam layanan dan fasilitas untuk para pemudik,’’ ungkap I Gede Partayasa, Manager Honda Customer Care Center (HC3) Astra Motor Main Dealer Bali. Bagi pengemudi yang akan pulang kampung, silakan mampir ke ‘’Bale Santai Honda’’. Jangan lupa tetap perhatikan keselamatan berkendara dan perkuat pesan keselamatan yang digaungkan melalui kampanye #Cari_Aman, yaitu mengajak para pemudik memperhatikan kelengkapan berkendara sebelum memulai perjalanan, seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, pengaman siku dan pengaman lutut. Periksa pula safety part kendaraan seperti sistem pengereman, ban, lampu kendaraan dan pergantian part jika diperlukan. Pemudik juga perlu mempersiapkan jas hujan dan obat-obatan ringan selama perjalanan. Selain itu, pemudik dianjurkan tidak membawa barang bawaan terlalu banyak dan berkendara tidak lebih dari dua orang. (bns)

BALE SANTAI - Bale Santai Honda bagi pemudik yang disiapkan Astra Motor Bali di Banjar Selabih, Selemadeg, Tabanan.


19

Jumat Paing, 16 Juni 2017

Empat Kebijakan Dari Hal. 1

Apalagi masih ada empat kebijakan di tingkat menteri yang masih dalam tahap finalisasi. Ada beberapa sasaran dalam paket XV ini. Pertama adalah pemberian kesempatan meningkatkan peran dan skala usaha, dengan kebijakan yang memberikan peluang bisnis untuk angkutan dan asuransi nasional dalam mengangkut barang ekspor-impor, serta meningkatkan usaha galangan kapal atau pemeliharaan kapal di dalam negeri. Kedua, kemudahan berusaha dan pengurangan beban biaya bagi usaha penyedia jasa logistik nasional, dengan kebijakan antara lain: (1) mengurangi biaya operasional jasa transportasi; (2) menghilangkan persyaratan perizinan angkutan barang; (3) meringankan biaya investasi usaha kepelabuhanan; (4) standardisasi dokumen arus barang dalam negeri; (5) mengembangkan pusat distribusi regional; (6) kemudahan pengadaan kapal tertentu dan (7) mekanisme pengembalian biaya jaminan peti kemas. Ketiga, penguatan kelembagaan dan kewenangan Indonesia National Single Window (INSW), dengan kebijakan, antara lain: (2) mem-

berikan fungsi independensi badan INSW untuk dapat mengembangkan sistem elektronik pelayanan dan pengawasan ekspor impor, kepabeanan, dan kepelabuhan di seluruh Indonesia; (2) mengawasi kegiatan ekspor-impor yang berpotensi sebagai illegal trading; (3) membangun single risk management untuk kelancaran arus barang dan penurunan dwelling time dan (4) sebagai competent authority dalam integrasi ASEAN Single Window dan pengamanan pelaksanaan Free Trade Agreement (FTA). ‘’Tahu di pelabuhan Tanjung Priok ada berapa kementerian dan lembaga mengatur? Ada 17, jadi bayangkan aturannya sendiri-sendiri yang menjalankan pelabuhan yang pusing. Kalau 17 kementerian/lembaga masingmasing membuat risk management sendiri bisa kejadian 2-3 kementerian mengatakan barang masuk jalur hijau, 3 lain masuk jalur kuning, lalu lainnya masuk merah, jadi pengukuran risiko ini harus disatukan,’’ tambah Darmin. Keempat penyederhanaan tata niaga di mana pemerintah telah membentuk Tim Tata Niaga Ekspor Impor untuk mengurangi lartas (larangan terbatas) yang tinggi. ‘’Di Singapura dan Malaysia, dari

Barang Bukti 10 ribuan HS (Harmonized System), hanya 17 persen yang ada lartas. Lartas itu tidak dilarang tapi harus ada rekomendasi dari kementerian teknis. sedangkan di kita lartas-nya 49 persen,’’ ungkap Darmin. Selanjutnya, Darmin juga mengungkapkan ada 18 pokok kebijakan yaitu pertama, menghilangkan dan menerbitkan berbagai peraturan menteri (12 peraturan menteri, dua surat edaran, satu surat menko) yang dapat mendorong perluasan usaha dan meningkatkan daya saing penyedia jasa logistik nasional dalam membangun dan mengembangkan Sistem Logistik Nasional. Kedua, merevisi tiga perpres yang disatukan menjadi satu perpres menyangkut INSW untuk mempercepat pengembangan dan penerapan pelayanan otomasi perizinan ekspor-impor, kepabeanan, dan kepelabuhanan melalui penguatan kelembagaan dan kewenangan INSW. Ketiga, menerbitkan satu inpres, untuk Penguatan Peran Otoritas Pelabuhan dalam mengelola kelancaran arus barang dim pelabuhan. Keempat, menerbitkan satu Keputusan Menko Perekonomian tentang Tim Tata Niaga Ekspor Impor. (ant)

Menjamin Simpanan Dari Hal. 1

Sebesar 7,5% sebagai dana perlindungan yang digunakan untuk melayani pinjaman modal dalam rangka penyehatan LPD, dan 2,5% sisanya digunakan sebagai dana penjamin simpanan nasabah (DPS) LPD untuk subsidi modal. Karo Ekbang Setda Provinsi Bali I Nengah Laba mengatakan, LP LPD selalu melaporkan penggunaan dana pemberdayaan 5% dari keuntungan LPD ke Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Bali. Namun laporan yang disampaikan ke Biro Ekbang bukanlah pertanggungjawaban dari LP LPD. Sebab, pertanggungjawaban itu disampaikan kepada pengurus LPD seluruh Bali melalui kegiatan Rakerda LPD. ‘’Ya… laporan bukan pertanggungjawaban (ke Biro Ekbang). Laporannya ya… untuk apa dana 5% itu. Seperti untuk pembinaan, kemudian kalau Badan Kerja Sama (BKS LPD) ada yang dialokasikan untuk kegiatan sosial. Selain itu, laporan untuk gajinya, operasional, tunjangan,’’ ujarnya, beberapa waktu lalu. Selain laporan penggunaan dana pemberdayaan 5%, lanjut Laba, juga ada tembusan hasil audit LP LPD oleh auditor independen. Auditor inilah yang dikatakan mengecek kebenaran penggunaan dana pemberdayaan itu. Namun, Laba mengakui laporan itu

sebetulnya tidaklah terlalu rinci. Terutama mengenai detail penggunaan alokasi 55% dari dana pemberdayaan 5% untuk LP LPD dan 35% untuk BKS LPD. LP LPD juga tidak pernah melaporkan perencanaan anggaran kepada Biro Ekbang. Apalagi bila LP LPD atau BKS LPD memiliki suatu perencanaan khusus. Itu sebabnya, tidak diketahui apakah laporan penggunaan dana pemberdayaan 5% memang tidak melenceng dari rencana yang dibuat LP LPD atau sebaliknya. Masih Diperlukan Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta, Kamis (15/6) kemarin mengatakan, dana 5% dari keuntungan LPD masih sangat diperlukan untuk kepentingan pemberdayaan LPD. Terlebih, APBD memiliki keterbatasan untuk menyiapkan dana itu secara berturut-turut. Sementara LPD di Bali membutuhkan pembinaan dan pelatihan demi menjaga eksistensinya. ‘’APBD tidak bisa menyiapkan dana secara berturut turut. Jika misalnya tahun 2018 dibantu, sedangkan di tahun 2019 tidak boleh, apa yang akan terjadi pada LPD? Terutama 800 lebih LPD yang masih membutuhkan uluran tangan dari saudaranya yang ada di desa pakraman lain untuk biaya pelatihannya,’’ ujarnya. Menurut Parta, dana 5% itu tidak hanya dialokasikan untuk Lembaga Pemberday-

aan (LP) LPD dalam melaksanakan fungsi pemberdayaan LPD. Juga untuk Badan Kerja Sama (BKS) LPD, dana perlindungan, dana penjamin simpanan, PHDI, dan Majelis Desa Pakraman (MDP). LP LPD menyusun Rencana Kerja Anggaran yang diajukan ke Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Bali untuk pemanfaatan sesuai dengan alokasinya. Dengan kata lain, pengawasan dan audit terkait pemanfaatan dana 5% dilakukan oleh Biro Ekbang. ‘’Ya... karena SK LP LPD kan dari gubernur,’’ jelasnya. Kendati demikian, lanjut Parta, DPRD juga bisa melakukan pengawasan karena LP LPD melakukan kegiatan untuk kepentingan orang banyak dan menggunakan dana milik banyak orang juga. Di sisi lain, sesuai isi Perda No.3 Tahun 2017 atau Perda LPD yang baru, fungsi audit juga akan dilakukan oleh LP LPD. Fungsi audit ini dulunya tidak ada, karena LP LPD hanya berfungsi dalam pembinaan teknis. Tapi sekarang fungsi LP LPD diperluas dalam pendampingan, perencanaan, evaluasi, pemeriksaan hingga audit. ‘’Dengan fungsi LP LPD yang luas ini, ke depan tidak ada lagi LPD yang kolaps. Ingat juga, setoran dana 5% juga ada untuk dana perlindungan dan dana penjamin simpanan. Pemerintah juga bisa menyiapkan dana untuk audit dari APBD,’’ tandasnya. (kmb32)

Jumat, 16 Juni 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Membangun Keberagamaan yang Besar (1) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Sabha Parwa (3) 08.00 Education On Bali TV 08.35 Bali Channel Tourist TV 09.05 DW TV 09.30 Inovator

10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Ajeg Bali Mapeed di Ubud 11.05 Bali Channel Tourist TV 11.30 Serial Buddha 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Membangun Keberagamaan yang Benar (2) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali 13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Tembang Bali 15.30 Education On Bali TV 16.05 Solusi Alternatif Reiki Ling Chi

17.05 Nangun Yadnya Karya Pujawali Pura Pengadilan Negeri Tabanan 17.30 Taman Sari TK Negeri Pembina Tegallalang 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lipsus HUT Karangasem 21.00 Lila Cita Calonarang Carangsari (3) 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Solusi Alternatif Rumah Sehat 23.00 Lila Cita Calonarang Sukawati (4)

Dari Hal. 1

Bersama NYA dan LP, polisi menuju ke nomor 1916 yang ditempati Wirama Putra. Di kamar itu Wirama bersama LOS, seorang wanita. Argo memastikan NWP dan LOS bukan target polisi. Penangkapan NWP hanya mengikuti petunjuk dari NYA dan LP. ‘’Saat pintu kamar diketuk, dibuka oleh LOS (19). Di dalam kamar kita temukan ada seorang lelaki, NWP, anggota DPRD Tabanan, Bali, dari Partai Golkar,’’ kata Argo. Di dalam kamar tersebut petugas mendapatkan barang bukti 1 bong, 1 cangklong, 2 pipet kaca, 1 plastik klip bekas sabu, dan satu korek api. ‘’Setelah dicek urine NWP positif narkoba, namun tidak ada barang bukti pada dirinya. Ngakunya sih baru sekali pakai,’’ jelas Argo. Hasil interogasi NWP dan LOS barang bukti tersebut milik NYA dan LP yang digunakan untuk konsumsi sabu. Kemudian, polisi melakukan pengembangan

ke rumah NYA di Jalan Mutiara VII Blok OO No. 01, Rt,003/004, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang, Banten. ‘’Hasil penggeledahan berhasil ditemukan barang bukti ekstasi sebanyak 2.053 butir dan sabu 1,8 gram di dalam tas yang disimpan dalam brankas,’’ beber Argo. Tersangka NWP dan LOS dikenakan Pasal 127 ayat 1a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta dilakukan assessment di BNNP DKI Jakarta. Sedangkan LP dan NYA dikenakan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1. Mengenai keberadaan NWP, Argo menjelaskan bahwa politisi dari Partai Golkar itu ditangkap saat sedang melakukan kunjungan kerja di Jakarta. ‘’Dia ke Jakarta sedang ada kunjungan kerja,’’ ujar Argo. Saat ini Nyoman Wirama masih diperiksa oleh penyidik Narkoba Polda Metro Jaya. Polisi akan melakukan assessment terhadap Nyoman dan LOS ke BNN. (kmb4)

Valuta Asing Dari Hal. 1

Dengan begitu, pada 23 Juni 2017, kegiatan operasional BI seperti kliring untuk Real Time Gross Settlement (RTGS), BI Scripless Securities Settlement System (BI-SSSS), Sistem Kliring Nasional BI (SKNBI), Layanan Kas maupun Operasi Moneter, baik dalam mata uang rupiah maupun valuta asing diliburkan. ‘’Karena keppres ditandatangani jadi hari libur nasional, maka akan kami sesuaikan,’’ ujarnya. Kemudian, pada 26 Juni sampai dengan 29 Juni 2017 saat sudah memasuki Idul Fitri 1438 H, Bank Sentral akan menutup seluruh kegiatan operasional. Sementara pada Jumat tanggal

30 Juni, penyelenggaraan Sistem BI-RTGS, BI-SSSS, dan kegiatan operasional SKNBI dilaksanakan sesuai jadwal yang berlaku. Namun, kegiatan layanan kas beroperasi terbatas. Terkait operasi moneter, pada Jumat, 30 Juni 2017 kegiatan operasi moneter rupiah dilakukan untuk Standing Facilities Rupiah (Deposit Facility dan Lending Facility). Sementara itu, seluruh transaksi operasi moneter valas ditiadakan. Kemudian, kurs JISDOR juga tidak diterbitkan pada 30 Juni 2017. Adapun kurs Bank Indonesia pada tanggal 30 Juni 2017 menggunakan referensi kurs hari kerja normal terakhir yang diterbitkan pada Kamis (22/6). (ant)

Secara Nyata Dari Hal. 1

‘’Mereka pantas diberikan apresiasi karena mampu mengimplementasikan gagasan ke dalam kebijakan pembangunan. Hasilnya pun dapat dirasakan secara nyata, baik secara langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat,’’ katanya. Prasetyo menambahkan, melalui semangat Nawacita Presiden Jokowi yaitu membangun Indonesia dari daerah dan pinggiran, Pusat Kajian Keuangan Negara memberikan apresiasi itu sebagai wujud penghargaan agar para kepala daerah terus semangat dalam mengabdi kepada masyarakat. ‘’Secara khusus Pusat

Kajian Keuangan Negara memang melakukan wawancara mendalam dengan mendatangi para kepala daerah, terutama dari wilayah Indonesia Timur, sesuai dengan semangat pemerataan pembangunan yang sedang gencar dicanangkan oleh pemerintah,’’ tambahnya. Dengan pemberian penghargaan dan apresiasi ini, diharapkan berbagai inovasi yang sudah dilakukan para pemimpin daerah tersebut dapat terus dijaga dan dikembangkan serta menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain yang tengah berusaha mewujudkan kemandirian daerahnya sebagai implementasi pelaksanaan otonomi daerah. (ad1255)

Dianggap Sakit Dari Hal. 1

LP LPD juga harus melaporkan kinerja terkait dengan pembinaan terhadap LPD yang dianggap sakit. Tak hanya dalam pengelolaan keuangan yang dikumpulkan melalui penyisihan keuntungan dengan payung perda, LP LPD juga harus bertanggung jawab bila ada LPD yang bermasalah. ‘ Ini terlepas dari apakah perda yang mengatur pelimpahan kewenangan itu sah atau tidak dari perspektif UU No.1 Tahun 2013 tentang LKM,’’ tegasnya. Terkait dengan pengawasan, ia menegaskan, LPD adalah lembaga keuangan milik desa adat. Ini diakui oleh negara melaui UU No.1 Tahun 2013 tentang LKM Pasal 39 ayat 3. Menurut UU tersebut yang berhak mengatur LPD adalah desa adat yang bersangkutan. Pengaturan juga terkait dengan perlu tidaknya diaudit dan bagaimana cara mengauditnya. ‘’LPD tidak bertanggung jawab kepada siapa pun selain kepada bendesa adat,’’ ujarnya. Abu-abu Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Badung Gede Ariantha mengatakan

penolakan desa adat terkait potongan 5 persen atau sebanyakbanyaknya Rp 300 juta sangat beralasan. Sebab, pemanfaatan dana yang disetorkan LPD sebagai dana pembinaan dari laba yang diperoleh belum jelas alias abu-abu. ‘’Ya… wajar saja desa adat menolak, ke mana dan untuk apa dana itu tidak jelas. Harusnya ada kepastian dana itu difungsikan untuk apa, jangan abu-abu,’’ kata Gede Ariantha, Kamis kemarin. Politisi Partai Gerindra ini berpendapat, LPD adalah lembaga keuangan adat yang mengelola aset desa adat, tentunya pihak pengelola harus mempertanggungjawabkan aset yang dikelola kepada masyarakat adat. ‘’Jadi wajar masyarakat menutut laporan penggunaan dana mereka. Kalau sudah jelas, jangankan 5 persen, 6 persen pun tidak masalah asalkan jelas salurannya,’’ ungkap politisi asal Canggu ini. Dia berpendapat, dana pemberdayaan tidak menutup kemungkinan diperlukan untuk memperkuat eksistensi LPD di Bali. ‘’Hanya, bentuk dan tata caranya harus jelas,’’ tegasnya. (dir/dok)


4 richest Indonesians wealthier than poorest 100 million

balipost (158rb Like) http://facebook.com/balipost

Jumat Paing, 16 Juni 2017

@balipostcom (4.812 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipostcom http://instagram.com/balipostcom

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Diduga Hambat Proses Hukum

Trump Sedang Diselidiki Washington (Bali Post) -

Bali Post/ist

Esty Maharani

Rilis Lagu Baru

Menjaga eksistensi di belantika musik Bali bukanlah perkara mudah. Apalagi, di era perkembangan teknologi yang begitu massif. Selain harus mempunyai ciri khas sendiri, memiliki karya yang berkualitas dan berkelanjutan adalah hal yang harus dilakukan para penyanyi. Hal inilah yang dilakukan Esty Maharani. Meskipun terbilang penyanyi pendatang baru di belantika musik Bali, wanita kelahiran Bungkulan, Buleleng ini tetap konsisten dalam berkarya. Ia membuktikan dengan merilis single terbaru “Care Lele”. Single “Care Lele” diciptakan karena Esty sangat mencintai lagu pop Bali. “Ini single kedua yang sudah saya keluarkan. Ini sebagai bentuk kecintaan saya terhadap lagu Bali melalui berkarya yang terbaik,” ujar Esty. Rencananya single tersebut akan ikut mendukung album salah satu penyanyi dan juga pencipta lagu ternama, yaitu Bayu Krisna. Esty mengungkapkan dirilisnya single “Care Lele” tak lepas dari masih lamanya proses penggarapan album Bayu Krisna tersebut. “Single ini kan nanti ikut gabung di albumnya Bli Bayu Krisna. Namun, karena album itu prosesnya masih panjang, saya rilis terlebih dulu single ini untuk menjaga eksistensi dengan karya-karya baru saya,” tandasnya. (win)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah diselidiki oleh penasihat khusus Robert Mueller atas dugaan menghambat proses hukum, tulis Washington Post mengutip beberapa . pejabat seperti dilaporkan Mueller tengah menyelidiki dugaan intervensi Rusia dalam Pemilihan Presiden AS 2016 dan kemungkinan kolusi dengan tim kampanye Trump. Bekas direktur FBI James Comey berkata kepada Kongres pekan lalu bahwa dia yakin telah dipecat Trump untuk menghentikan penyelidikan kasus Rusia. Washington Post mengutip lima orang yang mem-briefing materi itu dengan meminta namanya tidak disebutkan, mengatakan bahwa direktur intelijen nasional Dan Coats, kepala badan keamanan nasional Mike Rogers,

dan mantan wakil direktur NSA Richard Ledgett, setuju diwawancarai oleh para penyidik tim Mueller awal pekan ini. Penyelidikan menghambat proses hukum kepada Trump dilakukan beberapa hari setelah Comey dipecat 9 Mei silam, kata seseorang yang mengetahui masalah ini, lapor Washington Post. Tim hukum Trump spontan mengecam laporan ini, Rabu waktu AS. “Pembocoran informasi FBI menyangkut presiden itu adalah memalukan, tidak termaafkan, dan ilegal,” kata juru bicara tim hukum Trump, Mark

Corallo. Para ahli hukum berkata kepada Reuters bahwa testimoni Comey pekan lalu yang menyatakan Trump menuntut loyalitasnya, selain meminta Comey menghentikan penyelidikan terhadap kolusi AS dan mantan orang dekatnya, akan makin menguatkan dorongan untuk melakukan penyelidikan telah menghambat proses hukum, terhadap Trump. (ant)

Syafira Maharani

Suka ”Girl Band” Korea Syafira tidak menyangka bahwa kegemarannya menirukan tarian dan lagu Korea kini berbuah manis. Gadis 18 tahun itu menjadi satu-satunya wakil Bali yang tampil di sebuah ajang pencarian bakat berjudul The Next Boy/Girl band di salah satu TV swasta. “Saya tidak menyangka sebab awalnya hanya iseng ikut audisi bersama adik. Tapi ternyata malah saya yang lolos dan adik tidak,” ujar Syafira ketika berkunjung ke Bali Post, Kamis (15/6) kemarin. Dara kelahiran 5 Maret ini menyatakan bahwa dia memang senang menari dan menyanyi sejak usia 5 tahun, namun gendre musik yang dulu ditekuninya adalah dangdut. “Saya dulu sangat mengidolai Inul Daratista sehingga saya suka menirukan gayanya bernyanyi. Namun, semakin beranjak remaja saya beralih menyukai K-Pop (sebutan untuk kebudayaan Korea - red) hingga sekarang. Gerakan yang dinamis dan lagu yang bagus membuat saya sangat menyukai grup asal Korea,” imbuhnya. Syafira menorehkan banyak prestasi selama menggeluti dunia nyanyi. Salah satunya adalah menjadi juara pertama ketika mengikuti kompetisi di Bangkok, Thailand. Menurutnya, kompetisi itu adalah salah satu yang terberat

Bali Post/ist

karena harus bersaing dengan kontestan dari berbagai negara di Asia Tenggara. Kini, Syafira berjuang di Jakarta untuk terpilih menjadi salah satu anggota girl band Indonesia. “Saya harus dikarantina di Jakarta untuk berlatih menyanyi dan menari. Untungnya, kami yang berada di 1 grup saling membantu, jadi saya tidak merasa kesulitan,” terangnya. Selama di karantina, Syafira mengaku harus mengikuti berbagai kegiatan guna mendu-

kung performanya di atas panggung. Tidak hanya berlatih dance dan olah vokal namun juga latihan fisik seperti push up dan sit up. “Saya sangat merasakan manfaatnya. Awalnya saya kesulitan dalam menyanyi sambil ngedance tapi sekarang sudah mulai terbiasa. Apalagi dibimbing oleh pelatih yang baik hati sehingga saya sangat nyaman di karantina ini,” ujar Syafira. Sebagai satu-satunya wakil Bali tentunya beban yang ditanggung Syafira tentu cukup berat. Namun, gadis yang gemar berwisata kuliner ini mengaku tetap optimis dan akan berusaha keras untuk menjadi yang terbaik. “Saya sangat berharap semeton yang ada di Bali untuk mendukung saya nantinya. Dengan demikian, tentunya nama Bali juga semakin terangkat di pentas nasional,” katanya. (gie)

Julia Stiles

Nantikan Anak Pertama

Julia Stiles sedang menantikan anak pertamanya dengan tunangannya, Preston Cook. Perwakilan Stiles, Annick Muller, mengonfirmasi kehamilan itu pada Selasa (13/6). Meski mengonfirmasi, Muller tidak menjelaskan kapan

Bali Post/eka

PREMBON - SMK Penerbangan Cakra Nusantara sebagai duta Denpasar menampilkan prembon inovatif pada Pesta Kesenian Bali (PKB) 2017 di Taman Budaya Bali, Kamis (15/6) kemarin.

bayi pertama Stiles akan dilahirkan. Saat ini, artis berusia 36 tahun itu sedang berada di London untuk melakukan promosi serial TV-nya yang terbaru, “Riviera”. Pada Senin (12/6) lalu, seorang pembawa acara radio di London mencuit

sebuah foto Stiles yang sedang memegang perutnya. Stiles mengumumkan pertunangannya dengan Cook di Instagram pada Januari 2016. (iah/ap)

Lomba Taman Penasar

”Inih”, Ajak Masyarakat Berhemat Air “Patut iraga ajak makejang miara kebersihan lan kesucian yehe ento apang ka pianak cucu iraga. Kenken carane? Jalan anutang kawigunan nyane, de boros nganggo yeh, yan suba aketo ajak makejang, to madan inih.”

Pesta Kesenian Bali (PKB) Jumat, 16 Juni 2017 Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Angsoka Acara : Kesenian Gambuh, Sanggar Bajra Seni, Badung Pukul : 11.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara : Parade Topeng Bondres Inovasi, Komunitas Seni dan Budaya Tugek Carangsari, Badung Pukul : 14.00 Wita Tempat : Kalangan Ayodya Acara :Tabuh Kerawitan Klasik, Sanggar Pucang Wangi, Tabanan Pukul Tempat Acara

: 17.00 Wita : Kalangan Ratna Kanda : Calonarang Ngunying, Pasraman Geni Giri Murti, Bangli

Pukul : 20.00 Wita Tempat : Gedung Ksirarnawa Acara : Pemutaran Film Dokumenter Pukul : 20.00 Wita Tempat : Panggung Terbuka Ardha Candra Acara : Parade Gong Kebyar Wanita, Sekaa Gong Adnyana Gita Iswari, Denpasar dengan Sekaa Gong Gita Pertiwi Budaya, Badung

Julia Stiles

Bali Post/rin

INIH - Penonton tampak memadati Kalangan Ratna Kanda untuk menyaksikan Taman Penasar berjudul “Inih” yang dibawakan Sanggar Seni Majelangu, Duta Kabupaten Badung.

Begitulah pesan yang disampaikan Sanggar Seni Majelangu saat mengikuti lomba Taman Penasar di Kalangan Ratna Kanda, Taman Budaya Denpasar, Kamis (15/6) kemarin. Duta Kabupaten Badung ini menampilkan garapan berjudul “Inih” saat berpartisipasi dalam salah satu materi wajib Pesta Kesenian Bali (PKB) Ke39 ini. Ketua Sanggar I Made Agus Adi Santikayasa mengatakan, inih merupakan falsafah yang mengajarkan manusia untuk selalu berhemat dan tidak menghambur-hamburkan kekayaan. Termasuk dalam pemanfaatan sumber daya alam, terutama air. “Kita berusaha memberikan gambaran kepada masyarakat untuk bisa irit dalam menggunakan air. Inih ini merupakan warisan leluhur kita biar bisa tertanam lebih dalam, khususnya untuk generasi muda,” ujarnya.

Menurut Adi Santikayasa, dialog-dialog dalam garapan Inih menggambarkan konflik yang selalu timbul dari pola hidup boros. Dalam hal ini, kurang menyadari pentingnya menjaga kesucian dan keharmonisan alam. Gambaran ini diharapkan dapat disikapi secara bijaksana oleh masyarakat luas. Utamanya memupuk kesadaran menjaga air sebagai sumber kehidupan dengan cara inih, demi terciptanya jagat kerta lan raharja. “Taman penasar itu sebenarnya sesuatu pembicara yang sopan walaupun dalam kenyataannya sering dipertunjukkan dalam lawakan, tapi berusaha menunjukkan kepada masyarakat luas biar lebih mudah untuk memahami maksud dan tujuan tema. Dalam hal ini, tema PKB Ulun Danu terkait pelestarian lingkungan,” imbuhnya. Adi Santikayasa menambahkan, ciri khas Badung ditonjolkan pada tembang-tembang yang dinyanyikan saat pentas selain lewat dialognya. Ada beberapa pupuh yang dibawakan, seperti sinom dasar, pupuh ginada, dandang gula, pupuh durma, pupuh semarandana, dan pupuh pucung. Total ada 22 penari dan penabuh yang dilibatkan, mulai dari usia 11 tahun hingga 35 tahun. (rin)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 16 Juni 2017 | Balipost.com by e-Paper KMB - Issuu