16 HALAMAN
NOMOR 341 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
Bali Post
SEJAK 1948
Yowana Bali di Era ’’Disruption’’
SAAT ini era baru sudah dimulai. Para remaja atau yowana Bali menyebutnya era penuh dengan perubahan yang serba cepat atau disruption. Ada juga yang menyebutnya sebagai connecting the dots, akibat pengaruh besar teknologi. Bermunculan inovasiinovasi baru dalam bidang teknologi khususnya teknologi informasi. Inovasi di bidang tersebut tidak hanya mengubah bentuk, ukuran, atau desain, tetapi menyeluruh, baik metode, cara kerja maupun produk. Makanya siapa yang menguasai teknologi dan informasi dialah yang akan menjadi pemenang. Yowana Bali mestinya menjadi pemenang di era disruption dengan syarat tanpa meninggalkan jati diri sebagai orang Bali. Karakter anak muda Bali selain cerdas secara intelektual juga cerdas secara sosial dan spiritual. Sah-sah saja kita melakoni perilaku bisnis modern namun tetap berpegangan pada jati diri sebagai orang Bali. Di era disruption ini yowana Bali harus terdorong berpikir dan bertindak untuk menerapkan ilmu yang berada di masa depan untuk bisa diterapkan dalam kondisi sekarang, sehingga mempercepat kemajuan. Yang perlu kita sadari lagi adalah bahwa perubahan akibat disruption seakan-akan tidak terlihat, tanpa tanda-tanda yang bisa dibaca. Lihat saja ketika lemari es di kamar mengalahkan pedagang es keliling saat ini. Hal. 15 Hari Esok
Petani Bali Dimanfaatkan, Pertanian Dicampakkan 10 BANDARA KEDATANGAN WISATAWAN MANCANEGARA TERBANYAK 2017
Ngurah Rai, Bali (5,7 juta pengunjung) Soekarno Hatta, Cengkareng (2,7 juta pengunjung)
Juanda, Surabaya (247,2 ribu pengunjung)
PEDULI PENGUNGSI GEMPA LOMBOK
Kualanamu, Medan (246,6 ribu pengunjung)
Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi gempa Lombok. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000.
Husein Sastranegara, Bandung (166,9 ribu pengunjung)
PENOPANG ekonomi Bali adalah pariwisata. Itu harus diakui. Sementara sumber pertumbuhan ekonomi terbesar kedua adalah pertanian. Itu juga tak terbantahkan. Bahkan, petani sering menjadi objek untuk menarik turis. Namun mengapa sektor pertanian kita mengalami kemerosotan? Ini dapat dilihat dari PDRB Bali. Sejak tahun 2010, kontribusi pertanian terhadap PDRB Bali terus mengalami penurunan. Dari semula 17 persen sumbangannya pada triwulan I 2017, turun menjadi 14,37 persen pada triwulan II 2017. Bahkan triwulan I 2018 turun lagi menjadi 14,29 persen dan turun lagi pada triwulan II 2018 menjadi 13,95 persen. Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Nyoman Subadri, S.E. mengatakan, lapangan usaha pariwisata merupakan penyumbang PDRB tertinggi. Triwulan II 2018, sumbangannya 23,19 persen. Lapangan usaha ini tidak terlepas dari jumlah kunjungan wisatawan yang setiap tahun meningkat. Per Juni 2018 saja kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mengalami peningkatan 8,02 persen (yoy). Wisman yang datang pada Juni mencapai 544.550. Dibandingkan Juni 2017 yaitu 504.141. Secara mtm (bulanan) juga mengalami peningkatan. Tak heran Bandara I Gusti Ngurah Rai menjadi peringkat pertama tertinggi penerima wisman. Dari total kunjungan itu, wisatawan Tiongkok tetap merajai kunjungan ke
Pariwisata dan Budaya Saling Menghidupkan
Adi Sucipto, Yogyakarta (145,7 ribu pengunjung)
PARIWISATA dan budaya harus saling menghidupkan satu sama lain. Sebab, daya tarik utama pariwisata Bali adalah keunikan seni dan budaya di samping keindahan alamnya. Sementara pariwisata telah membuka banyak ruang bagi para seniman dan budayawan untuk berkreasi. Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, ruang yang begitu luas bagi para seniman merupakan salah satu bentuk memuliakan masyarakat sesuai dengan tujuan awal pariwisata budaya. Ditemui usai Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Ke-60 Provinsi Bali di DPRD Bali, Selasa (14/8) kemarin, Pastika menambahkan, keunikan seni dan budaya itu kemudian ditampilkan sebagai daya tarik pariwisata. Hasil yang didapat dari pariwisata lantas dipakai untuk
Bandara Int. Lombok (123,4 ribu pengunjung) Sam Ratulangi, Manado (79,7 ribu pengunjung) SUMBANGAN - Perwakilan guru dan siswa SD Saraswati 1 Denpasar menyerahkan titipan sumbangan untuk korban gempa Lombok sebesar Rp 7.295.000. LPD se-Bali Rp 20.000.000 SD Saraswati 1 Denpasar Rp 7.295.000 Kopssa Cemagi Rp 2.000.000 Nia Rp 2.000.000 Toko Adi Jaya Rp 1.000.000 Alana Jemima Gana Rp 1.000.000 Toko Obat Saudara Rp 1.000.000 I Nyoman Budi Kert Rp 500.000 Kt Sumandi Rp 500.000 I Gst Ngurah Surya Rp 500.000 BW, Denpasar Rp 500.000 I Komang Gede Suar Rp 500.000 Ni Made Ayu Arisan Rp 500.000 Karyawan Toko Obat Saudara Rp 500.000 I Nyoman Sudarsana Rp 500.000 NN 6955 Rp 500.000 Gus De Rp 500.000 Ni Made Dwi Kumalayanti, Canggu Permai Rp 500.000 Ni Nyoman Cok Tricahyani, Canggu Permai Rp 500.000 Visi Frame, Jl. Gn Kalimutu Denpasar Rp 500.000 Dewa Gde Yudistira Rp 300.000 Rp 300.000 Joni Supraptha AA Adhyatmika Rp 300.000 Ni Wyn Yayuk Sri Mahyuna, Canggu Permai Rp 300.000 I Made Wernata Rp 250.000
Minangkabau, Padang (56,9 ribu pengunjung)
Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru
(40,1 ribu pengunjung)
Bali, disusul Australia dan India. Berdasarkan survei yang dilakukan Bank Indonesia KPw Provinsi Bali, pada tahun 2017 rata-rata pengeluaran per hari wisatawan Cina Rp 1.578.545 dengan lama menginap rata-rata 6,12 hari, wisatawan Australia Rp 1.496.189 dengan rata-rata lama menginap 8,95 hari. Daya tarik Bali memang luar biasa. Meskipun terjadi bencana erupsi Gunung Agung, dan terakhir gempa Lombok yang juga mengguncang Bali, tidak menyurutkan niat wisatawan untuk datang. Termasuk Prince dan Princess Juan Bagration Mukhrani, pangeran dan putri Georgia yang berlibur di Bali dari tanggal 12 - 15 Agustus. Pangeran dan Putri dari Eropa Timur ini tetap memilih Bali sebagai tempat berliburnya. Hal. 15 Jangka Pendek
membiayai berbagai kegiatan untuk penguatan adat, budaya, agama, dan tradisi itu. Dengan kata lain, pariwisata dan budaya mau tidak mau harus saling menghidupi. Menurut Pastika, para seniman harus bisa hidup dari seni dan budaya di samping untuk menyalurkan hobi atau mengembangkan budaya itu sendiri. Namun bukan lantas berarti mengomersialkan begitu saja. Sudah tidak zamannya lagi seorang seniman hidup miskin atau telantar saat tua. Oleh karena itu, mulai sekarang sudah mengarahkan agar di perguruan tinggi seperti ISI juga dikembangkan materi entrepreneurship. Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama menilai pemerintah dan para seniman sudah saling mengisi terkait keberlanjutan pariwisata budaya. Hal. 15 Terancam Dipangkas 1,00,80,60,40,20,0
rEHABILISASI 2017 Lahan : 142.321 ha Produksi GKG Produksi Beras Stok Beras Kebutuhan Beras Jumlah Penduduk Konsumsi beras
: : : : : :
836.91 ton 486.747 ton 870.539 ton 415.149 ton 4,2 juta jiwa 276,31 gra perkapita per hari
PREDIKSI 2018 Produksi Padi Produksi Beras Luas Areal Tanam (hektar)
Bangli : 36.371
Karangasem : 80.891
Buleleng : 81.291
Denpasar : 3.022
Klungkung : 23.175 Gianyar : 27.250
Hal. 15 44.345.000
Jembrana : 32.643 Tabanan : 62.455 Badung : 28.465
: 842.123 ton : 528.374 ton
SEBARAN Jembrana Tabanan Badung Gianyar Klungkung Bangli Karangasem Buleleng Denpasar
58.475 Ha 102.726 Ha 46.786 Ha 39.794 Ha 42.507 Ha 69.832 Ha 114.625 Ha 151.688 Ha 3.538 Ha
Tinjau Korban Gempa Lombok
Gubernur NTB Bonceng Jokowi, Seribu Rumah Siap Diperbaiki
Bali Post/Suara NTB
BONCENG PRESIDEN - Gubernur NTB TGH M. Zainul Majdi membonceng Presiden Jokowi saat meninjau para pengungsi korban gempa di Dusun Terengan, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Selasa (14/8) kemarin.
PRESIDEN Jokowi, Senin-Selasa kemarin berada di Lombok. Selain meninjau korban gempa, Jokowi juga memastikan bahwa bantuan untuk pengungsi termasuk perbaikan rumah tertangani secara baik. Bahkan, usai meninjau beberapa posko pengungsian di Lapangan Tanjung, Lombok Utara dan Kecamatan Gangga, Senin (13/8) malam, Presiden langsung menggelar rapat terbatas (ratas) di tenda di halaman RSUD Tanjung. Dalam ratas
tersebut, Presiden mengeluarkan lima direktif yang ditujukan kepada kementerian/lembaga untuk penanganan gempa NTB. Presiden memastikan bahwa mulai Selasa (14/8), bantuan perbaikan rumah warga terdampak gempa di Lombok sudah mulai disalurkan secara bertahap. Setelah meninjau pos pengungsian, Selasa kemarin Presiden meninjau para pengungsi. Adalah Gubernur NTB Dr. TGH M. Zainul Majdi yang mendapat tugas
membonceng Jokowi meninjau pengungsi di Lombok Utara. Turut dalam rombongan tersebut para biker dadakan yakni Panglima TNI, Kapolri, Kepala KSP, Menteri PUPR, dan Kepala BNPB. Kunjungan tersebut untuk menguatkan mental dan psikologi para korban. Sekaligus berdoa bersama-sama supaya tak ada lagi gempa susulan berskala merusak yang lebih parah. ‘’Mendorong semangat, optimisme dan harapan positif bahwa pemulihan
jangka pendek dan panjang akan segera diprioritaskan,’’ kata Gubernur. Presiden Jokowi saat berdialog langsung dengan pengungsi di Lapangan Tanjung Kabupaten Lombok Utara mengatakan akan memberikan bantuan perbaikan rumah sebanyak 1.000 KK pada tahap awal. Nilai bantuan stimulus sebesar Rp 50 juta/KK untuk rumah rusak berat. Hal. 15 Minggu Ini
DENPASAR
2
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
FIGUR Peluang Anak Muda SALAH satu ciri era Revolusi Industri 4.0 adalah segala bentuk kehidupan beralih ke dunia digital (online), termasuk sektor bisnis. Akibatnya, jika pebisnis konvensional tidak bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi, dipastikan akan tertinggal dan tergilas. Sebab, era Revolusi Industri 4.0 adalah peluang yang baik dalam bisnis, khususnya anak muda untuk menjadi pebisnis yang sukses. Namun, untuk merealisasikannya, anak muda harus melek teknologi digital. “Revolusi Industri 4.0 ini peluang yang baik untuk anak muda. Tanda-tandanya, kemarin daftar para miliarder baru rata-rata diisi oleh anak muda. Berbekal penguasaan teknologi digital, pemilik bisnis seperti Gojek, Tokopedia, Lazada, Traveloka, dan lainnya bisa mengembangkan usahanya dengan cepat. Rata-rata tiga sampai dengan lima tahun, berbeda dengan bisnis konvensional yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa sukses mengembangkan bisnisnya,” ujar tokoh muda Bali, I Putu Indra Mandhala Putra, S.H., M.Kn., Selasa (14/8) kemarin. Menurut akademisi hukum ini, teknologi digital menyajikan dunia hanya dalam satu unit gadget. Melalui jejaring internet, semua orang bisa dijangkau, seluruh Indonesia bahkan dunia bisa disatukan. Dengan demikian, pangsa pasar akan semakin luas dan dapat dijangkau dengan mudah. Kendati demikian, kehadiran era Revolusi Industri 4.0 juga harus dibarengi dengan peraturan pemerintah yang jelas, sehingga potensinya bisa dimaksimalkan dan mengurangi risiko. Tidak ada persaingan tidak sehat antarpelaku usaha dan agar tidak jadi liar dan bisa terkontrol. “Regulasi untuk mengatur jalannya era Revolusi Industri 4.0 juga harus ada, sehingga para pembisnis bisa terkontrol dan tidak saling menjatuhkan satu sama lainnya,” tegasnya. (win)
HUT Ke-60 Provinsi Bali
Ajang Evaluasi Pelaksanaan Program Pembangunan PERINGATAN HUT ke60 Provinsi Bali diawali dengan upacara bendera di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Selasa (14/8) pagi. Tahun ini, tema peringatan HUT ke-60 Provinsi Bali adalah “Bali Mandara 20082018, Matur Suksma”. Tema ini mengandung makna implementasi visi Bali Mandara yang sudah berlangsung 10 tahun adalah berkat kerja keras seluruh komponen masyarakat Bali. Gubernur Bali Made Mangku Pastika sebagai inspektur upacara mengatakan, peringatan ini sebagai momentum untuk memahami perjalanan panjang Provinsi Bali. Utamanya dalam menghadapi dinamika sosial kemasyarakatan yang berkembang semakin kompleks. “Kita harus bisa mengambil makna penting dari pengalaman panjang ini, dan mensyukurinya sebagai buah keberhasilan dari perjuangan dan kerja keras yang dilaksanakan dalam pembangunan daerah,” ujarnya. Pastika menambahkan, 60 tahun merupakan usia yang matang dan berpengalaman bagi institusi pemerintah. Namun, momentum ini juga dipakai sebagai ajang evaluasi atas pelaksanaan program pembangunan secara menyeluruh. Termasuk evaluasi atas sinergi yang dibangun Pemprov dengan pemerintah kabupaten/kota se-Bali. “Evaluasi atas sinergi yang telah dibangun, serta evaluasi atas capaian hasil-hasil pembangunan, selanjutnya akan menjadi pijakan dalam melanjutkan pembangunan ke depan,” jelasnya. Upacara peringatan HUT ke-60 Provinsi Bali dihadiri Wakil Gubernur Bali terpilih, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati. Pria yang akrab disapa Cok Ace ini hadir pula dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Bali untuk memperingati HUT ke-60 Provinsi Bali. Selain Cok Ace, juga tampak mantan Gubernur Bali Dewa Made Beratha. Rapat paripurna istimewa yang dipimpin langsung Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama ini menggunakan bahasa Bali. Dalam sambutan berbahasa Bali, Wiryatama mengatakan, peringatan HUT ke-60 Provinsi Bali merupakan momentum untuk mengingat kembali sejarah Pulau Dewata. Bali dengan pariwisata budayanya telah terkenal hingga ke mancanegara. Ini tidak lepas dari keasrian alam dengan keunikan seni dan budaya. “Kita harus bangga dengan Bali, jangan sampai budaya Bali rusak dan punah,” kata politisi PDI-P asal Tabanan ini. (rin)
Topik :
Pertanian Kebagian Rp 1,4 Miliar dari Cukai Rokok
MENINJAU - Kepala DLHK I Ketut Wisada saat meninjau kondisi air Tukad Badung di Jalan Taman Pancing, belum lama ini.
Bali Post/ist
Air Tukad Badung Berbuih
DLHK Telusuri Sumber Pencemaran
Denpasar (Bali Post) –
Kondisi air Tukad Badung di kawasan Jalan Taman Pancing, Denpasar Selatan dinilai belum steril dari pencemaran. Pasalnya, air sungai di kawasan itu sering berbuih seperti busa sabun. Kondisi ini dinilai akibat adanya indikasi pencemaran. Namun, sumber yang mencemari belum diketahui secara pasti. Ditemui di sela-sela kegiatan Sekolah Sungai, Selasa (14/8) kemarin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar I Ketut Wisada mengatakan, pencemaran yang terjadi di Tukad Badung sedang diselidiki sumbernya. Terlebih, di kawasan itu cukup banyak ada usaha pencelupan atau sablon. Setidaknya
sudah terdata 50 unit usaha seperti itu. Wisada mengatakan, dari hasil penelusuran yang dilakukan beberapa hari lalu, pihaknya sudah sempat mendatangi sejumlah pemilik usaha. Bukan saja usaha sablon, namun ada juga usaha lain yang berpotensi menimbulkan pencemaran. “Kami sudah sempat da-
tangi beberapa pemilik usaha yang ada di sepanjang aliran Tukad Badung. Sementara ini, pengakuan dari pemilik usaha, mereka sudah memiliki penampungan limbah,” katanya. Kendati demikian, Wisada menegaskan, pengakuan itu tidaklah cukup. Apalagi, pihaknya sudah melihat adanya lubang-lubang kecil
yang kemungkinan bisa menjadi saluran untuk membuang limbah pada waktu-waktu tertentu. Apalagi, air di Tukad Badung tersebut tidak selalu berbuih. Hanya kadangkadang saja. “Jadi kemungkinan mereka membuang limbahnya hanya saat-saat tertentu saja,” ujarnya. Wisada memastikan sumber pencemaran ke Tukad Badung akan diketahui, karena semua kemungkinan sudah dilakukan penelusuran. Bahkan, di pinggiran aliran Tukad Badung juga sudah dipantau lubang-lubang yang
kemungkinan menjadi saluran pembuang limbah. “Kami sudah pantau sampai lubang yang ada di pinggir Tukad Badung. Bila tidak ada lubang saluran, kemungkinan menggunakan pipa yang dipasang saat membuang limbah saja. Ini akan kami telusuri agar tidak ada lagi yang membuang limbah ke sungai,” tegas Wisada. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391.
Penguatan Menuju Birokrasi Bersih
Kakanwil Kemenkum HAM Bali Tegaskan Lawan Korupsi Denpasar (Bali Post) Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Bali Maryoto Sumadi, M.S. memberikan pengarahan kepada petugas di Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar dan petugas lainnya di lingkungan Kemenkumham Bali, Senin (13/8). Pengarahan diberikan oleh pucuk Kemenkum ham Bali dalam rangka penguatan menuju zona integritas wilayah bebas korupsi, khususnya dalam pelayanan di Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar. “Berani melakukan perubahan dan melawan korupsi adalah sesuatu yang membuat kita lebih dihargai. Begitu juga sikap bagaimana kita melayani harus ditingkatkan dari hati,” ujar Maryoto Sumadi.
Dalam arahannya, Maryoto Sumadi menegaskan, pemberantasan tindak pidana korupsi harus dijalankan di Kantor Imigrasi Denpasar. Disebutkan, Indonesia harus bersih dari korupsi karena ini merupakan harapan rakyat kepada aparatur pemerintah. “Kita ini pelaksana yang menjalankan roda pemerintahan dan negara, sehingga harus memberikan contoh melalui pemberian pelayanan yang terbaik bagi Indonesia,” tegasnya. Menurut Maryoto Sumadi, pelayanan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bersih Mandiri (WBM) ini dinilai sebuah bagian daripada program pemerintah untuk seluruh instansi agar berlomba-lomba menjadi pioner sebagai instansi yang bersih. “Kanim Denpasar termasuk dalam salah satu nominasi
dari 13 instansi yang akan dinilai untuk mendapatkan predikat WBK/WBBM. Di Denpasar, saya minta apabila melayani harus dengan hati agar semua masyarakat merasa terlayani dengan baik dan mendapat perlakuan sama,” ujarnya. Maryoto Sumadi juga mengajak agar kekompakan di dalam kantor dijaga dan hilangkan sekat-sekat yang akan menghambat kekompakan di masing-masing pegawai. “Pembinaan akan terus kita lakukan. Saya bersama-sama dengan Kepala Divisi Imigrasi akan terus mengingatkan kepada rekanrekan untuk terus meningkatkan komponen hasil demi terwujudnya Kanim Denpasar sebagai instansi dengan predikat WBK/WBBM,” kata Maryoto. (kmb37)
Pertanian Kebagian Rp 1,4 Miliar dari Cukai Rokok Denpasar (Bali Post) Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Bali mendapat dana bagi hasil Rp 1,4 miliar dari cukai rokok. Dana itu digunakan kembali untuk pengembangan dan peningkatan tanaman tembakau. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Bali I.B. Wisnuardhana mengatakan, Kementerian Keuangan memberikan tambahan dana kepada pemerintah daerah setiap tahunnya yang didapat dari cukai rokok. Dana itu masuk melalui APBD, namun dikhususkan untuk Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura. Tahun 2018, Bali mendapat Rp 1,4 miliar. “Karena Kementerian Keuangan dapat banyak dari cukai rokok ini, makanya ini dibagi-bagi lagi ke daerah yang ada petani tembakaunya,” ujarnya. Menurut Wisnuardhana, dana tersebut digunakan untuk membantu petani tembakau di Bali. Yaitu berupa pupuk, bibit, pelatihan, dan studi banding. Ia mengatakan, potensi luas tanam tembakau di Bali
I.B. Wisnuardhana sekitar 680 hektar ratarata per tahun. Area tanam tembakau ada di Gianyar, Bangli, Klungkung, Karangasem dengan sentranya di Gianyar dan Karangasem. Dalam hal penyerapan hasil pertanian tembakau, kata Wisnuardhana, petani bekerja sama dengan pabrik
Bali Post/kmb42
rokok. Sehingga, hasil pertanian tembakau sudah pasti terserap. Harganya tergantung perjanjian. “Saya tidak tahu menahu soal harga penjualan tembakau petani ke pabrik rokok. Namun, tanaman tembakau memiliki prospek yang cukup bagus bagi petani,” katanya. (kmb42)
Maryoto Sumadi, M.S.
Bali Post/kmb37
Retribusi Daerah Turun Denpasar (Bali Post) – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan 2018 mulai dibahas oleh jajaran Badan Anggaran (Banggar) dengan tim anggaran Pemkot Denpasar. Dalam pembahasan yang dilakukan di ruang rapat Gedung DPRD Denpasar, Selasa (14/8) kemarin, mengemuka adanya sejumlah penurunan pada pos retribusi daerah. Kondisi ini mendapat perhatian serius jajaran Banggar pada rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Denpasar Wayan Mariyana Wandhira didampingi Asisten III Edy Mulya. Anggota Banggar DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra mempertanyakan sejumlah pos yang mengalami perubahan sebagaimana dalam KUA-PPAS RAPBD Perubahan yang sedang dibahas. Dalam KUA-PPAS ini telah terlihat adanya beberapa pos yang terkoreksi. Misalnya, pada retribusi yang mengalami penurunan sebesar 23 persen. Secara langsung penurunan pada pos retribusi ini berdampak langsung terhadap pos pendapatan secara umum. “Ini perlu penjelasan yang detail dari tim anggaran,” ujarnya. Di sisi lain, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Denpasar Dewa Semadi mengakui ada beberapa pos pendapatan yang mengalami penurunan. Hal ini melihat perkembangan yang terjadi hingga Juli 2018 lalu. Terutama dalam realisasi yang sudah berhasil diraih. Semadi mengatakan, ada sejumlah pos yang mengalami peningkatan, seperti pajak daerah secara umum. Kenaikan pajak daerah ini menjadi Rp 633 miliar lebih. Ini dipicu oleh kenaikan dari pajak hotel dan restoran. Untuk pajak hotel naik menjadi Rp 167 miliar dari sebelumnya Rp 161 miliar. Demikian pula pajak restoran dari Rp 107 miliar menjadi Rp 124 miliar. Sementara itu, Asisten III Edy Mulya mengatakan, postur RAPBD perubahan ini semakin mendekati ideal. PAD yang dalam APBD induk dipasang Rp 808 miliar, pada perubahan ini menjadi Rp 835 miliar. Terjadi peningkatan Rp 26 miliar atau 3,32 persen. Sedangkan yang mengalami penurunan, yakni dana perimbangan yang sebelumnya dipasang Rp 908 miliar berkurang Rp 12 miliar. Demikian pula Lain-lain Pendapatan yang sah berkurang Rp 25 miliar, sehingga menjadi Rp 297 miliar. (kmb12)
BADUNG
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
”Ngatep Karya Padudusan Alit” Pura Dalem Batubelig Kerobokan
Bupati Badung Serahkan Dana ”Aci” Rp 500 Juta
DANA ACI - Serangkaian ngatep karya padudusan alit di Pura Dalem Batubelig, Desa Adat Kerobokan, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana aci sebesar Rp 500 juta, Selasa (14/8) kemarin. SERANGKAIAN ngatep Karya Pedudusan Alit di Pura Dalem Batubelig, Desa Adat Kerobokan, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana aci sebesar Rp 500 juta, Selasa (14/8) kemarin. Kehadiran Bupati kemarin bertepatan dengan tigang rahina karya sekaligus Ida Batara Masineb. Bupati Giri Prasta sangat mendukung pelaksanaan karya padudusan alit di Pura Dalem Batubelig. Hal ini telah sejalan dengan sastra-sastra agama Hindu dan salah satu prioritas
pembangunan di Badung, yakni dalam upaya pelestarian seni, adat, agama, tradisi dan budaya. Menurut Bupati Giri Prasta, kehadirannya selaku pemerintah di tengahtengah masyarakat seb agai komitmen pemerintah meringankan beban masyarakat, baik kebutuhan pribadi maupun kebutuhan komunal masyarakat. “Dengan komitmen ini, kami harapkan masyarakat tidak lagi mengeluarkan biaya (maturun) untuk pembangunan, sehingga dapat menin-
gkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati. Ke depan Bupati juga mengharapkan masyarakat agar meningkatkan rasa sagilik, saguluk, salulung sabayantaka, rasa manyama braya dan gotong royong. Manggala Karya Anak Agung Rai Suardiana menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perhatian, dukungan Pemerintah Kabupaten Badung khususnya Bapak Bupati Badung sehingga pelaksanaan karya di Pura Dalem Batubelig dapat berjalan dengan baik. “Atas nama pangempon pura, kami menghaturkan banyak terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan Bupati Badung,” jelasnya. Mengenai karya, dijelaskan, puncak karya telah berlangsung pada 11 Agustus lalu dan masineb pada 14 Agustus. Sementara terkait pembangunan pura dilaksanakan secara bertahap yang diawali sejak tahun 2005 dan tuntas 2017. Karya padudusan alit ini diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp 650 juta, dan untuk karya dibantu Pemkab Badung Rp 500 juta. (ad699)
Wabup Suiasa Kukuhkan Paskibraka Badung
WAKIL Bupati Badung I Ketut Suiasa secara resmi mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung tahun 2018 bertempat di Wantilan Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (14/8) kemarin. Dengan pengukuhan ini selanjutnya Paskibraka Badung akan mengemban tugas mulia dan bersejarah untuk mengibarkan serta menurunkan sang saka merah putih pada upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 pada 17 Agustus 2018 mendatang. Dalam sambutannya, Wabup Suiasa merasa bangga menyaksikan kesiapan adik-adik Paskibraka untuk mengemban tugas dan amanah yang mulia, yakni mengibarkan bendera negara, sang merah putih pada peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus. Menurutnya, anggota Paskibraka adalah pemuda-pemudi terpilih dan tentunya adik-adik patut berbangga karena mendapatkan
kehormatan dan kepercayaan yang begitu tinggi untuk mengemban tugas mulia pada hari bersejarah pada peringatan hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Oleh karenanya pertanggungjawabkan kepercayaan ini dengan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Maknailah tanggung jawab ini sebagai kehormatan bagi saudara karena tidak semua mendapat kesempatan untuk mengemban misi yang mulia ini,” tegasnya. Ditambahkan, kepercayaan yang diberikan ini diharapkan dapat sebagai pemantik bagi anggota Paskibraka guna menumbuhkembangkan rasa semangat, nasionalisme, rasa persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta meningkatkan loyalitas, dedikasi, pengabdiannya ke depan buat bangsa. “Paskibraka adalah orang-orang sebagai kader Bangsa, penerus kepemimpinan nasional, daerah, serta elemen ma-
syarakat, serta bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” kata Suiasa. Kadis Sosial Badung I Ketut Sudarsana selaku Ketua Panitia melaporkan, tujuan pengukuhan adalah melantik secara penuh sebagai anggota Paskibraka dan merupakan proses penguatan mental dengan penanaman rasa kebangsaan dan kepercayaan diri sebagai modal utama dalam melaksanakan tugas pengibaran. Anggota Paskibraka berjumlah 70 orang siswa-siswa SMA/ SMK, dari hasil seleksi yang telah dilaksanakan sebelumnya serta lima anggota dari Kodim 1611/Badung. Anggota Paskibraka hasil seleksi terdiri dari SMKN 1 Kuta Selatan 7 orang, SMAN 1 Kuta 8 orang, SMAN 2 Kuta 4 orang, SMAN 1 Kuta Utara 22 orang, SMAN 1 Mengwi 4 orang, SMAN 2 Mengwi 4 orang, SMAN 1 Abiansemal 4 orang, SMAN 1 Petang 4 orang, SMAN Kuta Selatan 7 orang, SMK Prasanti Nilayam 3 orang, SMK Pariwisata Mengwitani 1 orang, SMK Pariwisata Dalung 1 orang, SMK Triatmajaya 1 orang, SMK PGRI 3 Badung 1 orang, SMK Soverdi 4 orang, SMK Udayana 1 orang, SMA Kuta Pura 1 orang. Jadwal latihan mulai dilaksanakan bulan Juli hingga Agustus, dan masa karantina selama 14 hari. Instruktur ditetapkan dari anggota Kodim Badung, Polresta Denpasar, Polres Badung, Disdikpora, Dinas Sosial serta anggota Purna Paskibraka Indonesia. “Paskibraka ini mengemban tugas pengibaran dan penurunan bendera pusaka merah putih pada hari Jumat, 17 Agustus 2018, secara fisik dan mental sudah optimal,” tambahnya. (ad698)
Mangupura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Badung, melalui Dinas Perhubungan (Dishub), akan merancang angkutan umum gratis untuk siswa. Program ini rencananya akan diajukan tahun depan. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung A.A .Ngurah Rai Yuda membenarkan perihal tersebut. Pihaknya, telah membuat kajian terkait angkutan sekolah gratis. Program ini rencananya akan diajukan pada tahun 2019. “Sudah ada kajian terkait angkutan sekolah. Rencananya tahun depan akan kita ajukan,” ungkap A.A. Rai Yuda, Selasa (14/8) kemarin. Pihaknya belum menentukan angkutan yang akan dimanfaatkan dalam program tersebut. “Apakah mengunakan angkutan umum atau swakelola nanti dilihat dulu hasil kajiannya,” pungkasnya. Di sisi lain, puluhan sopir angkutan umum di Kecamatan Mengwi men-
datangi rumah Ketua DPRD Badung, Putu Parwata. Mereka meminta pemerintah membuat kajian agar memanfaatkan para sopir angkot tersebut dalam program angkutan gratis untuk siswa sekolah di Badung. Ketua DPRD Badung Putu Parwata mengatakan, akan melakukan kajian bersama pihak eksekutif untuk memecahkan masalah tersebut. Sebab, dengan memanfaatkan angkutan umum yang ada, secara tidak langsung pemerintah telah meningkatkan ekonomi masyarakat. “Sangat bagus dan bisa membantu para sopir bisa mendapatkan pekerjaan yang anggarannya disubsidi pemerintah untuk mengangkut siswa menuju sekolah,” katanya. Program tersebut, kata politisi asal Dalung itu juga menguntungkan orangtua siswa, karena tidak mengeluarkan anggaran lagi untuk biaya transportasi. Terlebih, selama ini Badung
belum ada transportasi gratis untuk para siswa, dan program ini akan mensinergikan semua program pendidikan di Badung yang betulbetul gratis. “Yang perlu dikaji adalah seperti apa rutenya, pos anggarannya berapa, sehingga program ini bisa berjalan dengan baik,” terangnya. Senada dikatakan Wayan Regep. Politisi asal Desa Kuwum, Kecamatan Mengwi ini mengungkapkan, aspirasi para sopir ini akan juga disampikan ke Bupati Badung, sehingga tim teknis di eksekutif bisa melakukan kajian aspirasi yang disampaikan para sopir ini. “Kami harapkan aspirasi sopir ini dapat dijadikan kajian oleh pihak Dinas Perhubungan dan segera menjadi bahasan antara pihak Organda, Pemerintah Kabupaten Badung dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga sehingga program ini bisa terwujud,” katanya. (kmb27)
PASKIBRAKA - Wabup Suiasa secara resmi mengukuhkan anggota Paskibraka Kabupaten Badung tahun 2018 di Wantilan Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung, Selasa (14/8) kemarin.
Pemkab Rancang Transportasi Sekolah Gratis
3
Akhirnya, Pemprov Keluarkan Registrasi 16 Kelurahan Jadi Desa Mangupura (Bali Post) –
Setelah menunggu cukup lama, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akhirnya mengeluarkan nomor registrasi 16 kelurahan yang mengajukan perubahan status menjadi desa di Kabupaten Badung. Surat permohonan kode desa juga telah dilayangkan ke Kemendagri, yang akan menjadi payung hukum perubahan kelurahan menjadi desa. Kepala Dinas PMD Badung I Putu Gede Sridana mengatakan, sambil menunggu turunnya kode desa dari Pemerintah Pusat, pihaknya juga bisa melakukan penunjukan penjabat perbekel, penunjukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta pembentukan panitia pemilihan. “Setelah mendapatkan registrasi dari Pemprov Bali proses
selanjutnya di Mendagri untuk mendapatkan kode desa. Tapi kami di daerah sudah bisa berproses,” ungkap Sridana saat dikonfirmasi, Selasa (14/8) kemarin. Terkait penjabat perbekel akan ditempati PNS, pihaknya mengharapkan persetujuan dari Kemendagri tidak akan lama, mengingat seluruh persyaratan termasuk persyaratan ad-
Patung Dewa Ruci Retak di Beberapa Sisi Mangupura (Bali Post) Gempa yang terjadi beberapa hari yang lalu menyebabkan Patung Dewa Ruci di Kuta mengalami keretakan di beberapa sisi. Keretakan terjadi pada pangkal lengan, pergelangan tangan, dan siku. Selain itu, patung naganya juga pecah. Pecahnya cukup besar, mencapai lebih dari 50 cm. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung Putu Eka Merthawan, Selasa (14/8) kemarin. Menurutnya, keretakan yang terjadi kemungkinan dipengaruhi banyak hal. Selain diakibatkan oleh pengaruh getaran gempa, juga kemungkinan getaran mobil pada underpass. “Getaran mobil yang melintas terakumulasi sehingga saat terjadi gempa mudah retak. Tetapi yang terjadi ini kami katakan akibat gempa, karena memang munculnya setelah gempa terjadi,” ucapnya. Eka Merthawan mengatakan, kondisi ini harus segera ditangani. Pihaknya
menjamin bila ditangani dengan cepat, patung ini tidak akan patah. “Ini harus ditangani segera. Kami menjamin ini tidak akan patah, karena struktur patung itu adalah besi bertulang,” ucapnya. Saat ini pihaknya sedang melakukan cek secara detail untuk mengetahui seberapa besar kerusakannya. Hal ini dilakukan untuk bisa memastikan tindak lanjutnya. Pihaknya menargetkan untuk perbaikan ini segera dilakukan dalam waktu dekat. Sebelum dilakukan perbaikan terlebih dahulu akan dilakukan upacara. “Penyelesainnya harus segera karena jika retak itu dimasuki air ke struktur patung membuat besi karatan. Jika itu terjadi, sangat membahayakan. Makanya kami harapkan keretakan ini segera diperbaiki,” ujarnya. (kmb23) RETAK - Kondisi Patung Dewa Ruci yang mengalami retak di beberapa sisi.
ministrasi telah dipenuhi. “Dalam dua sampai tiga hari ke depan kita sudah mulai berproses. Kami sangat meyakini akan disetujui, karena persyaratan sudah dipenuhi. Kalau memang nanti pusat menginginkan verifikasi lapangan, kita juga sudah siap,” jelaskan. Seperti diketahui, perubahan kelurahan menjadi desa di Badung mencuat
atas aspirasi masyarakat yang ditindaklanjuti oleh Pemkab Badung. Seluruh kelurahan di Badung (16 kelurahan) menginginkan berubah menjadi desa, yaitu Kelurahan Abianbase, Kelurahan Kapal, Kelurahan Lukluk, Kelurahan Sempidi, Kelurahan Sading, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kelurahan Kerobokan, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kelurahan Kedonganan, Kelurahan Tuban, Kelurahan Kuta, Kelurahan Legian, Kelurahan Seminyak, Kelurahan Benoa, Kelurahan Tanjung Benoa, dan Kelurahan Jimbaran. (kmb27)
info seremoniAL
4
Rabu Paing, 15 Juli 2018
Pelajari Trik Tingkatkan PAD, Tiga Rombongan UU MD3 2018 Memperkuat Peran DPD-RI DPRD Kompak Kunjungi Dewan Badung Awasi Kebijakan Otda di Daerah TIGA rombongan DPRD masingmasing dari DPRD Kota Bandung, Jawa Barat; Kota Yogyakarta; dan Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Selasa (14/8) kemarin berkunjung ke DPRD Badung. Mereka diterima anggota Komisi III DPRD Badung Wayan Sandra didampingi utusan dari SKPD terkait. Rombongan DPRD Kota Bandung dipimpin Ketua Pansus APBD Deni Wahyudi didampingi Haru S. bersama sejumlah anggotanya. Sementara DPRD Tapin dipimpin Wahyu Nugroho didampingi Hamdani dan sejumlah anggotanya, serta DPRD Yogyakarta dipimpin Wakil Ketua DPRD Ririn Banowati dan Ketua Pansus Suwarto bersama sejumlah anggotanya. Kehadiran ketiga rombongan Dewan ini untuk mempelajari kiat atau trik meningkatkan pendapatan daerah, sehingga mampu mendongkrak APBD daerah. Selain itu, Kota Yogyakarta juga ingin mengetahui soal proses pencabutan perda gangguan atau HO di wilayah Badung. Sementara itu, rombongan DPRD Tapin yang melibatkan Komisi I dan II ingin melihat dari dekat kesuksesan Badung dalam program kesehatan, terutama Program Kartu Badung Sehat (KBS) serta Badung sebagai kota layak anak. Pada kesempatan itu, Wayan Sandra yang merupakan politisi PDI Perjuangan memaparkan kondisi Badung dari segi geografis, termasuk jumlah penduduknya. Terkait dengan pendapatan daerah, kata Sandra, dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan. Pada 2016, PAD dirancang Rp 3,9 triliun berhasil terealisasi Rp 4,2 triliun. Pada 2017, pendapatan dirancang Rp 4,6 triliun terealisasi Rp Rp 5,9 triliun. Pada 2018, pendapatan di-
Tak Gugat Hasil Pilgub, Wedakarna Puji Kenegarawanan Wali Kota Rai Mantra
KUNJUNGAN - Anggota Komisi III DPRD Badung Wayan Sandra didampingi utusan dari SKPD terkait menerima kunjungan rombongan DPRD masing-masing dari DPRD Kota Bandung Jawa Barat, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, Selasa (14/8) kemarin. rancang Rp 5,9 triliun dan berhasil terealisasi Rp 7,5 triliun. ‘’Khusus pada 2019, APBD Badung dirancang Rp 10 triliun,’’ katanya. Menurut Sandra, 95 persen pendapatan Badung berasal dari sektor pariwisata khususnya dari pajak hotel dan restoran (PHR). Karena itu, intensifikasi pemungutan pajak lebih diperketat, sehingga tidak ada kebocoran. Caranya, dengan melakukan pemutakhiran data WP, sistem online di bidang perpajakan, pemasangan tiping box, cash register, serta web service untuk bisa mengetahui transaksi secara real time. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung juga melakukan silence operation atau menyamar sebagai konsumen di hotel maupun restoran yang ada. Yang paling penting, katanya, pihaknya merancang program promosi ke luar negeri untuk menarik wisatawan mancanegara sebanyak-
banyaknya. Pada 2017 yang lalu, Badung mengalokasikan anggaran promosi hingga Rp 14 miliar untuk melakukan promosi ke sejumlah negara seperti di Eropa, Amerika, Australia dan tempat-tempat lainnya. Sementara terkait dengan program kesehatan, ujarnya, Badung melakukan kerja sama dengan BPJS dan KBS yang terintegrasi ke dalam JKN. Semua krama Badung ditanggung BPJS yang preminya dibayarkan pemerintah pusat dan Pemkab Badung. Masih di bidang kesehatan, Badung juga mengalokasikan santunan bagi penunggu pasien yang nilainya Rp 200 ribu per hari. Satu program lagi yang segera diluncurkan adalah santunan bagi lansia di atas 72 tahun. Setiap lansia diberikan santunan Rp 1 juta per bulan. ‘’Saat ini, tinggal menunggu perbupnya diverifikasi di Pemprov Bali,’’ katanya. (ad700)
Pemilihan Calon Direktur PNB Periode 2018-2022
Direktur Terpilih Diharap Bisa Terus Membangun Lembaga
POTITEKNIK Negeri Bali (PNB), Selasa (14/8) kemarin menggelar Rapat Pleno Senat khusus pemilihan calon Direktur PNB periode 2018-2022. Bertempat di Gedung Widia Guna kampus setempat, pemilihan diikuti seluruh anggota Senat dan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) yang diwakili oleh Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemenristekdikti Ani Nurdiani Azizah, S.H., M.Si. Dari beberapa tahapan yang sudah dilalui, pemilihan sebelumnya telah melalui proses penyaringan yang dilakukan tanggal 15 Mei lalu. Adapun tiga calon Direktur yaitu I Nyoman Abdi, S.E., M.eCom., Ir. I Wayan Arya, M.T. dan I Wayan Temaja, S.T., M.T. Dari proses pemilihan yang diikuti oleh seluruh anggota senat dan perwakilan dari Kemenristekdikti yang berjumlah sebanyak 46 orang, suara mayoritas akhirnya mengarah kepada satu orang. Dari tiga calon tersebut, I Nyoman Abdi, S.E., M.eCom. berhasil mendapat 43 suara mengungguli calon lain. Dengan demikian, I Nyoman Abdi, S.E., M.eCom. ditetapkan sebagai calon direktur terpilih. Direktur PNB Ir. Made Mudhina, M.T. mengungkapkan, setelah melalui pemilihan ini, tentu masih ada tahapan berikutnya. Usai penetapan dan pelantikan, nanti baru secara sah difinitif direktur baru akan bertugas. Pihaknya berharap, siapa pun yang memimpin lembaga ini agar bisa terus membangun lembaga ini.
PNB - Seluruh anggota Senat PNB bersama perwakilan dari Kemenristekdikti berfoto usai pemilihan calon Direktur PNB, Selasa (14/8) kemarin. Sebagai lembaga tinggi favorit Tahun 2017 tentang Pengangkatan di Bali, pihaknya berharap ke de- dan Pemberhentian Pemimpin Perpannya kepercayaan masyarakat, guruan Tinggi Negeri, kementerian industri maupun pemerintah ke- memiliki hak sebanyak 35 persen pada PNB melalui kepemimpinan suara pada pemilihan ini. Sedanyang baru akan terus meningkat. gkan Senat memiliki sebanyak 65 ‘’Yang paling penting adalah agar persen hak suara. bisa menciptakan suasana kondusif Sementara itu, Kepala Biro Hudi lingkungan kampus seperti apa kum dan Organisasi Kemristekdikti yang sudah berjalan, sehingga untuk Ani Nurdiani Azizah, S.H., M.Si. menggerakkan lembaga ini akan pada kesempatan tersebut menyamlebih mudah,’’ harapnya. paikan ucapan selamat kepada calon Menurut Ketua Senat PNB direktur terpilih. Dalam pemilihan Made Sedana, proses pemilihan ini pihaknya menyampaikan tidak ini sudah berjalan dengan lancar ada istilah yang menang dan tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. ada yang kalah. Namun pihaknya Selanjutnya, pihaknya berharap menegaskan, yang menang adalah semoga estafet kepemimpinan ini lembaga PNB sendiri. ‘’Yang paling menjadi berlanjut sesuai dengan penting adalah bagaimana mendovisi dan misi PNB. Berdasarkan rong agar PNB bisa lebih baik lagi atas Permenristekdikti Nomor 19 ke depannya,’’ pungkasnya. (ad703)
Desa Adat Kedonganan Gelar Puncak ”Karya Atma Wedana’’
DESA Adat Kedonganan, Selasa (14/8) kemarin melaksanakan puncak Karya Atma Wedana serangkaian dengan upacara Atiwa-tiwa lan Atma Wedana. Sejak pagi hari, ribuan krama Kedonganan sudah memadati lokasi upacara untuk mengikuti prosesi Purwa Daksina. Bendesa Adat Kedonganan Dr. Wayan Mertha, S.E., M.Si. ditemui di sela kegiatan mengatakan, prosesi purwa daksina serangkaian upacara Atma Wedana ini di-puput oleh dua sulinggih, di antaranya Ida Pedanda Budha dan Ida Pedanda Siwa. Menurutnya, upacara Atiwa-tiwa lan Atma Wedana ini merupakan program rutin Desa Adat Kedonganan yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Program ini sudah berjalan sebanyak lima kali. Selama ini kegiatan seperti ini memang dibiayai oleh usaha milik desa adat yaitu melalui LPD Desa Adat Kedonganan. Yang mana diambil melalui produk Simpanan Upacara Adat (Sipadat) dan juga lembaga/usaha yang lainnya. Selain dari dana LPD, ada juga yang dikumpulkan dari masyarakat dalam bentuk punia untuk berpartisipasi. Khusus untuk tahun ini, Pemkab Badung membantu pembiayaan sepenuhnya untuk pendanaan sebesar Rp 1,6 miliar sesuai dengan anggaran yang disusun. ‘’Bupati tahun ini memberikan bantuan sebesar Rp 1,6 miliar. Untuk itu kami menyampaikan terima ka-
PURWA DAKSINA - Bendesa Adat Kedonganan Dr. Wayan Mertha, S.E., M.Si. di sela kegiatan prosesi purwa daksina serangkaian upacara Atma Wedana, Selasa (14/8) kemarin. sih kepada Pemerintah Kabupaten Badung karena sudah meringankan beban dari masyarakat Kedonganan,’’ ucapnya. Untuk upacara atiwa-tiwa atau ngaben bersama diikuti sebanyak 155 sawa yang terdiri dari 92 ngelangkir, 13 ngelungah dan 50 ngaben. Sementara untuk upacara Atma Wedana/Nyekah diikuti sebanyak 97 puspa. Dengan rincian 52 puspa lanang dan 45 puspa istri. Sementara itu, tokoh Kedonganan Gede Rai Wijaya yang juga salah seorang pemilik sawa mengatakan, kegiatan ini sangat menguntungkan. Karena hal ini sangat membantu beban krama Desa Adat Kedonganan.
Diungkapkannya, prosesi ngaben ini merupakan suatu keharusan dan kewajiban setiap krama untuk melaksanakan yadnya atiwa-tiwa. Setelah itu dilanjutkan dengan yadnya atma wedana. ‘’Dua hal ini sudah rutin dilakukan di Desa Adat Kedonganan. Ini merupakan kegiatan yang sudah dilakukan lima kali. Kami berharap agar kegiatan positif ini dipertahankan,’’ ucapnya. Dikatakan, kegiatan seperti ini tentunya tidak memandang kaya dan miskin. Ini merupakan suatu keharusan bagi umat Hindu. ‘’Kegiatan semacam ini sangat meringankan beban krama adat secara umum,’’ tambahnya. (ad702)
SEJUMLAH sinergi DPD-RI Utusan Bali dengan Pemkot Denpasar akan dilaksanakan sehubungan dengan maraknya masukan dan aspirasi terkait pembangunan Kota Denpasar yang masuk ke Kantor DPD-RI. Kota Denpasar sebagai barometer pembangunan di Bali, memiliki arti penting di hadapan Senator DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, mengingat keteladanan Denpasar dalam penanganan pelayanan publik akan sangat berpengaruh pada kabupaten/kota di Bali. Demikian diungkapkan Senator Arya Wedakarna (AWK) saat bertemu dengan IGN Jaya Negara (Wakil Wali Kota Denpasar) di Kantor Wali Kota. Kedatangan Senator termuda asal Bali selain untuk menyampaikan sejumlah program sinergi DPD-RI, juga untuk meminta masukan terkait beberapa rencana rapat kerja yang akan diadakan dengan SKPD Denpasar. ‘’Hari ini saya datang ke Wakil Wali Kota untuk meminta masukan terkait masalah yang akan dibantu penanganannya yakni masalah pembangunan tower di Banjar Tek Tek yang diprotes warga, masalah izin SMP bernuansa Hindu di Pemogan yang masih belum turun izinnya dan masalah rencana pembangunan Dermaga Rakyat (Pelra) di Desa Sanur dan Intaran. Selain itu kita sampaikan juga masalah kinerja Satpol PP Denpasar terkait penertiban pedagang di Pasar Wangaya serta kunjungan DPD ke Gedung Sewaka Dharma untuk melihat pelayanan publik. Semua dalam konteks ikut membantu Pemerintah Kota Denpasar menyelesaikan masalah dan memberi solusi,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Ia pun menyampaikan dengan
PERTEMUAN - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama I Gusti Ngurah Jaya Negara (Wakil Wali Kkota Denpasar) di Kantor Pemkot. disahkannya UU MD3 Tahun 2018 terkait kewenangan DPD-RI yang diperkuat, maka sinergi lembaga negara dengan pemerintah kota dan kabupaten akan menjadi semakin kuat. ‘’Kita bersyukur, kewenangan DPD-RI diperkuat. Kita akan terus menjalin komunikasi agar Bali mendapatkan perhatian besar dari pusat. Itu goal ke depan. Jadi mari kita singkirkan warna politik, semua bekerja demi Bali Dwipa,’’ ungkap Senator Wedakarna. Usai pertemuan, Arya Wedakarna memuji Rai Mantra (Wali Kota Denpasar) sebagai sosok negarawan karena tidak ada gugatan ke MK. ‘’Mari kita bersatu kembali demi Bali yang lebih baik. Saya berharap pemimpin di Denpasar mendukung penuh program gubernur terpilih, begitu juga kita harus sukseskan Jokowi Dua Periode. Saya ingin semua bersatu, demi pembangunan Denpasar dan pembangunan Bali yang berdaulat. Kita punya musuh
bersama yakni kemiskinan, kebodohan, ketertinggalan dan tentu gerakan radikalisme. Ngiring bersatu padu agar Denpasar menjadi yang terdepan,’’ ungkap Shri Arya Wedakarna. Lalu bagaimana masa depan Denpasar terkait dengan perbedaan warna politik di Pilgub Bali 2018? ‘’Faktanya Denpasar masih memiliki Bapak Jaya Negara sebagai Wakil Wali Kota Denpasar dan juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Bali, saya rasa program pusat untuk Denpasar akan aman. Begitu juga partai-partai pendukung satu jalur Joko Widodo di Denpasar masih solid. Dengan tidak digugatnya keputusan hasil Pilgub Bali 2018 kemarin oleh pasangan Rai Mantra–Sudikerta, menandakan situasi politik sudah cair. Semoga bisa bekerja sama dengan gubernur terpilih dan tetap satu jalur,’’ ungkap Arya Wedarkana yang peraih suara tertinggi di Pemilu DPD 2014 untuk Kota Denpasar ini. (ad697)
Yudisium Sarjana LIX Prodi Ilmu Hukum FH Unwar
FH Unwar Segera Buka Prodi Profesi Advokat dan Prodi Doktor Ilmu Hukum
MELEPAS sebanyak 87 orang mahasiswa calon wisudawan, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) menggelar upacara Yudisium Sarjana LIX Program Studi Ilmu Hukum di Agung Room, Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Selasa (14/8) kemarin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 yudisiawan lulus dengan predikat pujian (cumlaude), 76 yudisiawan lulus dengan predikat sangat memuaskan, dan 2 yudisiawan lulus dengan predikat memuaskan. Mahasiswa lulusan terbaik diraih oleh I Made Ariana dengan IPK 3,69 dengan predikat cumlaude. Upacara Yudisium Sarjana LIX Program Studi Ilmu Hukum FH Unwar dihadiri Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H., Wakil Dekan I FH Unwar Ida Ayu Putu Widiati, S.H., M.Hum., Wakil Dekan II A.A. Sagung Laksmi Dewi, S.H., M.H., Wakil Dekan III I Ketut Sukadana, S.H., M.H., dosen di lingkungan FH Unwar, staf di lingkungan FH Unwar, para yudisiawan/yudisiawati, orangtua, serta undangan lainnya. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. menyampaikan bahwa sampai saat ini jumlah mahasiswa aktif FH Unwar sebanyak 1.804 orang dengan rasio dosen dan mahasiswa berkisar 1:32. Kondisi ini sangat ideal, mengingat ketentuan yang ditetapkan Kemenristekdikti 1:45. Terkait Kurikulum Prodi Ilmu Hukum FH Unwar telah mengikuti pembaruan sesuai Kurikulum 2013 yang disesuaikan dengan ketentuan Kemenristekdikti SN-Dikti yang mengacu pada KKNI. Sedangkan untuk penelitian dosen, pihaknya
YUDISIUM - Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. bersama Wakil Dekan I, II, III FH Unwar melepas calon wisudawan pada acara Upacara Yudisium Sarjana LIX Prodi Ilmu Hukum FH Unwar di Agung Room, Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Selasa (14/8) kemarin. telah mengupayakan setiap dosen minimial satu penelitian per tahun. Pengabdian masyarakat selalu didorong agar meningkat kuantitas maupun kualitas dalam pelaksanaannya. Dikatakan pula, FH Unwar telah melakukan kerja nasional maupun internasional. Di antaranya dengan pemda dan Pemprov Bali, Mahkamah Agung, Peradi dan AAI, Kemenkum HAM, dan BPHN untuk nasional. Sedangkan di tingkat internasional bekerja sama dengan Charles Darwin University Australia, Tripura University India, Maharishi University USA, Neigata University Japan, Thammasat University Thailand, Mara University Malaysia, Universitas Dili Timor Leste, Hooge School dan Leiden University Belanda, Han-kuk University dan Younsang University di Korea. Tujuan kerja sama untuk meningkat-
kan keterampilan lulusan sebagai pendamping ijazah berupa sertifikat Profesi Advokat, Pelatihan Mediator, dan pelatihan legal drafting. Sementara itu, untuk menunjukkan konsistensinya di bidang akademis, FH Unwar saat ini sedang mengusulkan Prodi Profesi Advokat dan di tahun 2019 akan mengusulkan pembentukan Prodi Doktor (S-3) Ilmu Hukum. ‘’Seluruh prodi S-1 dan S-2 Fakultas Hukum Warmadewa telah terakreditasi dan ke depannya untuk S-1 Ilmu Hukum akan kami upayakan bisa terakreditasi dengan nilai A,’’ tandas Putu Budiartha. Pada kesempatan tersebut, pihaknya mengucapkan selamat dan berterima kasih kepada orangtua yudisiawan. Kepada para calon wisudawan diharapkan mampu eksis dengan kompetensi yang dimiliki, kreatif, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. (ad671)
Menteri BUMN Resmikan BTS USO di Desa Oebela DALAM rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73, Senin (13/8), Menteri BUMN Republik Indonesia Rini Soemarno bersama dengan BAKTI/Kominfo, PT Telkomsel, PT LEN Industri dan PT AJN Solusindo meresmikan BTS USO di Desa Oebela, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). BTS Site USO Telkomsel tersebut dimaksudkan untuk membuka layanan telekomunikasi seluler yang meliputi wilayah blank spot 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan). Dalam tahap pembangunannya mulai bulan Agustus hingga Oktober 2018, Telkomsel akan mendukung program BAKTI dengan membangun 108 titik lokasi BTS USO baru di seluruh wilayah Indonesia. Lima BTS di antaranya berada di Pulau Rote, yaitu Desa Oebela, Desa Helebeik, Desa Suebela, Desa Mukekuku dan Desa Lenupetu. VP Network Deployment and Services Telkomsel Agus Witjaksono mengungkapkan kehadiran jaringan telekomunikasi hingga wilayah perbatasan negara merupakan wujud nyata Telkomsel dalam melayani masyarakat Indonesia tanpa memandang lokasi maupun motivasi bisnis semata. Hal tersebut sejalan dengan komitmen sebagai operator seluler terbesar di Indonesia yang selalu berupaya agar tak ada lagi wilayah Indonesia
RESMIKAN BTS - Menteri BUMN Republik Indonesia Rini Soemarno bersama dengan BAKTI/Kominfo, PT Telkomsel, PT LEN Industri dan PT AJN Solusindo meresmikan BTS USO di Desa Oebela, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT). yang terisolir. ‘’Sehingga Negara Kehadiran layanan Telkomsel Kesatuan Republik Indonesia benar- hingga pelosok di wilayah perbatasan benar terajut indah dengan adanya negara tersebut tentunya semakin jaringan komunikasi,’’ katanya. memperkokoh terpeliharanya NegDengan beroperasinya jaringan ara Kesatuan Republik Indonesia Telkomsel di Pulau Rote, akan (NKRI) sebagai negara kepulauan. semakin memperkuat dan mem- Pembangunan infrastruktur telekoperluas layanan telekomunikasi se- munikasi di pulau terluar maupun luler di wilayah perbatasan negara. perbatasan negara merupakan Pulau Rote merupakan salah satu bentuk dukungan Telkomsel dalam pulau terluar di Indonesia yang memelihara keutuhan NKRI, di berbatasan langsung dengan negara mana hadirnya sarana telekomuniAustralia. Adapun total BTS yang kasi dapat meningkatkan ketahanan tersebar di Pulau Rote sejumlah 40 nasional sekaligus mempersatukan BTS dan 33 persen di antaranya bangsa Indonesia yang tersebar merupakan BTS 4G. hingga ke pelosok Tanah Air. (bns1)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
daerah
5
figur
Terapkan SIMRS RUMAH Sakit Mata Bali Mandara (RSMBM) membuat inovasi pelayanan publik dengan menggunakan sistem pelayanan publik berbasis elektronik. Inovasi ini dilakukan sesuai dengan perkembangan teknologi informasi. Tujuannya agar proses kerja dan pelayanan lebih cepat, efisien, efektif, transparan dan akuntabel untuk meningkatkan kualitas layanan. Demikian disampaikan Direktur RSMBM dr. Ni Made Yuniti, M.M., Selasa (14/8) kemarin. Layanan ini dilakukan dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip e-government, dengan menggunakan aplikasiaplikasi teknologi informasi secara online. Meliputi, pelayanan klinis berbasis elektronik, pelayanan manajemen berbasis elektronik serta pengawasan, pengelolaan mutu dan manajemen risiko berbasis elektronik. RSMBM pun telah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang mengatur tentang pendaftaran pasien, antrean, pengelolaan rekam medik, penerimaan/kasir, e-rekam medik di unit klinis, e-resep, logistik farmasi, dan e-jasa. ‘’Kami juga mengembangkan aplikasi dan sistem informasi dan komunikasi pendukung yang merupakan inovasi dalam mendukung kinerja RSMBM, baik pada area pelayanan klinis maupun nonklinis,’’ ungkapnya. Hal ini juga yang membawa RSMBM kembali meraih penghargaan Adhyasta Prajaniti tahun 2018 dari Pemerintah Provinsi Bali. (kmb42)
Peringatan HUT Ke-60 Provinsi Bali Tabanan (Bali Post) Pemkab Tabanan menggelar apel peringatan HUT ke-60 Provinsi Bali dirangkaikan dengan HUT ke-57 Pramuka dan pengukuhan Paskibraka Tabanan, Selasa (14/8) kemarin, di Lapangan Alit Saputra. Apel itu dipimpin Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Kata Wabup, peringatan HUT kali ini merupakan momentum memahami perjalanan panjang provinsi dalam menghadapi dinamika sosial kemasyarakatan yang berkembang dan semakin kompleks. ‘’Kita harus bisa mengambil makna penting dari pengalaman panjang ini, dan mensyukurinya sebagai buah keberhasilan dari perjuangan dan kerja keras yang dilaksanakan dalam pembangunan daerah,’’ ucap Wabup Sanjaya saat membacakan sambutan Bupati Tabanan. Usia 60 tahun merupakan usia dewasa bagi institusi daerah, sehingga sudah matang dan berpengalaman melaksanakan manajemen pembangunan daerah. Serta mengelola perubahan dan dinamika kemasyarakatan yang bergerak sangat cepat. Bagi Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali, peringatan ini merupakan momentum evaluasi atas pelaksanaan program pembangunan secara menyeluruh. Disampaikan juga jangan cepat merasa puas dan terlena dengan keberhasilan yang diraih sekarang, karena pembangunan ke depan sudah tentu makin kompleks. Dinamika sosial-global yang bergerak sangat cepat berpotensi menimbulkan permasalahan baru, sehingga harus diantisipasi dengan cepat dan tepat. Fungsi pelayanan harus dilaksanakan optimal untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Seusai memimpin apel, Wabup Sanjaya juga mengukuhkan 70 orang Paskibraka Kabupaten Tabanan di lapangan tenis, areal Lapangan Alit Saputra. ‘’Selamat, semangat terus,’’ pesan Sanjaya saat memberi selamat kepada 70 orang anggota Paskibraka Tabanan. (kmb28)
BARANG BUKTI GANJA - Kapolres Badung AKBP Djoko Hariadi menunjukkan barang bukti ganja 1,7 kilogram, SS dan ekstasi.
Residivis Digerebek, 1,7 Kg Ganja Disita
Mangupura (Bali Post) Sempat mendekam di Lapas Kerobokan terkait kasus narkoba, tidak membuat tersangka I Wayan Nuryanta (38) jera. Pada Jumat (10/8) lalu, rumahnya di Jalan Tanah Sampi Kerobokan, Kuta Utara, digerebek tim Satresnarkoba Polres Badung. Alhasil di kamar pelaku diamankan 25 paket sabu-sabu (SS) seberat 48,23 gram, 16 butir ekstasi dan empat paket ganja seberat 1.739,03 gram bruto. Sebelum ditangkap, pelaku dapat kiriman 500 butir ineks, SS 50 gram dan ganja rata-rata 1,5 kilogram. Untuk ganja setiap lima hari dapat kiriman 1,5 kilogram dan tiga kali dapat pasokan. ‘’Pengakuan pelaku, ganja tersebut dikirim oleh bandar berinisial N di Jawa Timur. Kami masih dalami pengakuannya ini. Pelaku kenal dengan N saat sama-sama di Lapas Kerobokan,’’ kata Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta didampingi
Kasatresnarkoba AKP Djoko Hariadi, Selasa (14/8) kemarin. Kapolres mengungkapkan, pelaku jadi target operasi sejak bebas dari lapas. Tahun 2013, pelaku ditangkap AKP Djoko saat tugas di Satresnarkoba Polresta Denpasar sebagai Kanit I. ‘’Ternyata dia main lagi,’’ ujarnya. Awalnya petugas dapat informasi pelaku dapat kiriman narkoba dari Jawa. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dan petugas melakukan pengintaian di rumahnya. Menge-
tahui pelaku ada di rumahnya, polisi langsung melakukan penggerebekan, pukul 13.00 Wita. ‘’Dari pagi kami intai rumah pelaku. Saat pintu gerbang rumahnya terbuka, kami langsung masuk,’’ ungkap Djoko Hariadi. Setelah menangkap pelaku, polisi melakukan penggeledahan dan di salah satu kamar diamankan barang bukti 25 paket SS seberat 48,23 gram, 16 butir ekstasi dan empat paket ganja seberat 1.739,03 gram. ‘’Tiga hari sebelum ditangkap, pelaku dapat kiriman 500 butir ineks dan sisanya 16 butir. Kalau sabu-sabunya dikirim seminggu sebelum dibekuk,’’ ucap mantan Kanit I Satresnarkoba Polresta Denpasar ini. Selain itu juga dibekuk tersangka Ketut Arya Wijaya, Jumat (10/8) pukul 15.30 Wita di Jalan LBC Sunset Road, Kuta. Dari pelaku berstatus residivis
Dijerat Pasal Berlapis
WNA Asal Moscow Diadili Kasus Kokain Bali Post/kmb28
Hari Jadi Ke-60 Provinsi Bali
Dapat Suplemen ”Resep di Atas Kanvas’’ Denpasar (Bali Post) Sejumlah lukisan tampak terpasang di empat titik halaman utama kantor Gubernur Bali. Lukisan-lukisan itu dibuat sendiri oleh Direktur RS Bali Mandara dr. Bagus Darmayasa. ASN di Pemprov Bali ini menggelar pameran lukisan tunggal bertajuk ‘’Resep di Atas Kanvas’’ mulai 14 hingga 19 Agustus mendatang. Menurut dr. Bagus, lukisan yang dipamerkan ini hanya sedikit dari ribuan goresan tangannya. Semuanya dikumpulkan dari berbagai momen yang disebutnya sebagai ‘’Corat-coret Keikhlasan’’. Pasalnya, semua yang tertuang di atas kanvas mewakili suatu momen rasa dan karsa yang harus dilandasi keikhlasan untuk bisa dinikmati oleh orang lain selain pelukisnya. ‘’Saya tidak ada motif apa pun (dalam menghasilkan karya seni - red), semua dilandasi keikhlasan, sebagaimana itu yang selalu saya tanamkan kepada setiap tenaga medis yang melayani pasien di RS,’’ ujar mantan Direktur RSJ Provinsi Bali ini. Dokter Bagus menambahkan, seni adalah sebuah terapi sehingga seni sederhana ini bisa disebut sebagai klinik atau media penyembuhan, Simply Art Clinic. Terapi seni merupakan bagian penting untuk pemeliharaan kesehatan, tetapi di Indonesia, terutama Bali, masih sedikit dijalankan. ‘’Ini sudah sering saya terapkan semasa masih menjadi direktur di Bangli,’’ imbuh dokter yang juga pernah menjadi pimpinan IMI Bali ini. Dokter Bagus berharap pameran lukisan ini bisa memeriahkan Hari Jadi ke-60 Provinsi Bali sekaligus menjadi suplemen atau vitamin untuk menumbuhkan daya tahan tubuh yang lebih baik bagi ASN Pemprov Bali secara spesifik atau pun masyarakat Bali secara luas. (kmb32)
ini diamankan tiga paket SS seberat 2,08 gram bruto. ‘’Kami juga menangkap Selamet Budiono usia 32 tahun di Jalan Wayan Gentuh, Dalung. Barang bukti lumayan banyak, yaitu 11 paket sabu-sabu seberat 4,49 gram bruto,’’ ungkap Kapolres Yudith. Polisi juga mengamankan pengguna narkoba, Muhammad Faisol (22), Minggu (5/8) pukul 18.00 Wita. Faisol dibekuk di Jalan Lebak Sari, Kuta Utara. Dari pelaku diamankan satu paket SS seberat 0,61 gram bruto. ‘’Total barang bukti yang kami amankan dari keempat kasus tersebut sabu-sabu 60,42 gram bruto, 16 butir ekstasi dan ganja 1.739,03 gram bruto. Kasus ini masih kami kembangkan, terutama melacak keberadaan N,’’ ujarnya. (kmb36)
Ditpolair Polda Bali OTT Pungli Pengelolaan ’’Boat’’ Penyeberangan Perbekel Jungutbatu Bantah Soal Pungli
KOKAIN - WNA kelahiran Moscow, terdakwa Iurii Shpiro (24), Selasa (14/8) kemarin diadili kasus kokain.
PASKIBRAKA - Pengukuhan Paskibraka Tabanan usai apel HUT Provinsi Bali.
Bali Post/rah
Denpasar (Bali Post) Warga negara asing (WNA) kelahiran Moscow, terdakwa Iurii Shpiro (24), Selasa (14/8) kemarin diadili kasus kokain. Pria yang tinggal di sebuah vila di Seminyak itu bahkan oleh JPU I Ketut Yulia Wirasningrum diwakili JPU Agus Suraharta dijerat pasal berlapis. Yakni Pasal 114 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan kedua Pasal 112 ayat 1 dan dakwaan ketiga Pasal 127 UU yang sama. Sementara JPU dalam surat dakwaannya menjelaskan bahwa ikhwal kasus ini
berawal dari informasi yang didapat polisi bahwa ada orang asing yang gerak-geriknya mencurigakan di minimart Jalan Wana Segara, Kuta. Petugas Polsek Kuta kemudian melakukan lidik. Pada 26 April sekitar pukul 00.20 Wita, polisi menangkap Iurii Shpiro yang sedang berbelanja di minimart tersebut. Dan saat digeledah badan dan pakaiannya, polisi tidak menemukan barang bukti. Polisi kemudian menggeledah tas bawaan terdakwa, yakni tas kain motif batik yang diakui milik pacar terdakwa. Dan saat buku paspor dibuka,
polisi menemukan dua plastik klip berisi serbuk putih yang diduga markotika jenis kokain. Kokain itu diakui terdakwa dibeli dari seseorang bernama Vladimir seharga Rp 5 juta. Terdakwa mengaku bahwa dia membeli kokain untuk dipakai sendiri selama berliburan di Bali. Pria yang mengaku bekerja sebagai IT itu menggunakan kokain tersebut di Pantai Kuta. Bahkan terdakwa menggunakan kokain itu bersama pacarnya bernama Ekaterina Dmitrieva dan seseorang yang dikenalnya bernama Ivan. (kmb37)
Denpasar (Bali Post) Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan tim Ditpolair Polda Bali di Kantor Scoot Fast Cruises di Jalan Hang Tuah, Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Denpasar, Minggu (12/8) lalu. Terkait kasus pungli terhadap pengelola speed boat penyeberangan ke Jungutbatu, Nusa Penida tersebut diamankan dua orang berinisial I Made Sw (45) asal Jungutbatu, penerima uang Rp 10 juta, dan I Wayan AM (36), yang menyerahkan uang. Selain itu diamankan barang bukti uang Rp 10 juta, satu lembar kuitansi senilai Rp 30 juta, tas, KTP, STNK, mobil dan HP. ‘’OTT dilakukan pukul 15.30 Wita dan kasus ini ditangani Ditpolair Polda Bali,’’ ungkap Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Selasa (14/8) kemarin. Kombes Hengky mengatakan, dari laporan yang ia terima, terungkapnya kasus ini berawal dari informasi yang diterima personel Lidik Subdit Gakkum Ditpolair di lapangan bahwa di Desa Jungutbatu, Nusa Penida, ada pungutan yang dilakukan sekelompok orang yang mengatasnamakan Desa Adat Jungutbatu kepada pengelola speed boat penyeberangan ke Jungutbatu. ‘’Setelah dilakukan penyelidikan, diperoleh informasi bahwa akan dilaksanakan pembayaran di TKP kepada orang yang mengatasnamakan pihak Desa Adat Jungutbatu berinisial I Made Sw,’’ ujarnya. Atas informasi tersebut dilakukan pengintaian di TKP. Sekitar pukul 15.30 Wita, transaksi kedua belah pihak berlangsung dan saat itu langsung dilakukan penggerebekan. Selanjutnya kedua orang tersebut dibawa ke Kantor Ditpolair Polda Bali, Pelabuhan Benoa. Sementara informasi diperoleh di lapangan, sebelum kasus ini diungkap, penyerahan uang sudah dilakukan pada Kamis (9/8) sekitar pukul 10.00 Wita sebesar Rp 20 juta. Oleh Sw, uang tersebut disimpan di rumahnya di Jungutbatu. Uang yang sudah diserahkan oleh pengelola speed boat sebanyak dua kali dengan total Rp 30 juta tetapi dibuatkan satu kuitansi. ‘’Informasinya pungli ke warga dan para pengusaha ini sudah berlangsung sejak lama. Dari keterangan warga, kalau ditotal pungli selama ini sekitar Rp 10 miliar, tapi pemanfaatannya tidak transparan,’’ ungkap sumber. Pungli juga dilakukan tiap bulan terhadap warga lokal dan pendatang ratusan ribu rupiah, sedangkan para pengusaha hingga puluhan juta rupiah. ‘’Diharapkan pengungkapan kasus pungli ini dilakukan tuntas dan terus dikembangkan. Siapa pun yang terlibat harus diproses hukum,’’ ucap sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Bukan Pungli Sementara itu, Perbekel Jungutbatu I Made Suryawan menegaskan pemungutan tersebut berdasarkan Peraturan Desa (Perdes) Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pungutan Asli Desa, yang sudah mendapatkan verifikasi dari Bagian Hukum Pemkab Klungkung. Hal tersebut juga disertai Keputusan Bupati Klungkung Nomor 62/08/HK/2018 tentang Hasil Evaluasi Rancangan Peraturan Desa Jungutbatu tentang Pungutan Desa. ‘’Setelah itu, tiang membuat Peraturan Perbekel Desa Jungutbatu Nomor 5 Tahun 2018 tentang tim pengelola pungutan asli Desa Jungutbatu. Itu diberikan kepada desa pakraman. Desa pakraman juga membuat surat tugas,’’ jelasnya. Disampaikan lebih lanjut, pada perdes yang berlaku sejak 14 Februari 2018 itu, nilai karcis untuk wisatawan sebesar Rp 10 ribu per orang. Ini pun dilaporkan secara rutin. Ditegaskan, masyarakat sudah mengetahui kebijakan ini dan telah mengetahui pemanfaatannya. ‘’Laporannya ada. Untuk pembangunan pura, santunan untuk warga sakit dan meninggal, ada untuk ngaben massal. Ada juga untuk kesejahteraan dan kesehatan pemangku,’’ tegasnya. Ditambahkan, pihaknya siap memberikan keterangan terkait persoalan ini. ‘’Tiang siap memberikan penjelasan dan mempertanggungjawabkan,’’ imbuhnya. (kmb36/kmb45)
OPINI
6
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Jadikan Taman Budaya JIKA bicara soal Garuda Wisnu Kencana (GWK) panjang sejarahnya. Tidak hanya diselimuti unsur politik juga unsur ekonomis dan masalah rasa. Yang paling sulit dipecahkan adalah soal yang terakhir yakni rasa. Ini dibuktikan ketika sejumlah wartawan asal Bali sempat meninjau Museum Wayan Nuarta di kawasan Bukit di Bandung. Pas bersamaan dengan pelaksanaan Porwanas di daerah tersebut. Di lokasi inilah semua elemen patung GWK dibuat dan dipoles oleh sang seniman Wayan Nuarta. Saat itu terungkap, banyak kewajiban semua pihak yang terlibat di GWK tak menjalankan kewajibannya sehingga Wayan Nuarta sempat ngambul menyelesaikan patung GWK ini. Namun, itu sejarah lama, kini Wayan Nuarta sudah mampu merampungkan patung tertinggi di Bali tersebut. Saat itu konsep Wayan Nuarta sangat bagus dan pro-rakyat. Dia ingin menjadikan kawasan ini ibarat taman budaya. Di kawasan ini akan dibangun ruang khusus bagi seniman untuk pentas seni. Kedua, para pelaku UKM akan diberi ruang yang luas untuk mempromosikan produk-produknya. Makanya progran ini bisa disebut sangat relevan dengan masalah ekonomi untuk memberdayakan masyarakat Bali. Jika sekarang patung GWK sudah tuntas, sangat pantas kita menuntut kepada pengelola GWK untuk memberi ruang bagi seniman dan UKM Bali. Ingat memberdayakan pelaku UMKM Bali, karena mereka inilah yang akan membawa citra parwisata Bali. Jika ini dilakukan dengan baik kita yakin GWK makin melekat di hati rakyat Bali dan turis mancanegara. Bahkan, atraksiatraksi yang berbau nonbudaya bisa dikurangi di arena ini melainkan fokus ada atraksi budaya Bali. GWK dapat disebut sebagai salah satu aktivitas dalam peremajaan destinasi pariwisata di Bali, terkait dengan isu kejenuhan dan stagnansi Bali sebagai destinasi wisata. GWK menjadi salah satu bentuk pengayaan produk pariwisata di Bali, bahkan Indonesia. Karena itu, kita berharap patung yang terselesaikan pembangunannya dalam waktu 28 tahun itu akan menjadi salah satu landmark atau ikon baru bagi Bali. Artinya, Bali bukan saja mengandalkan pariwisata berbasis alam dan berbasis budaya, melainkan juga pariwisata berbasis pada kreativitas manusianya. Makanya kita perlu belajar bagaimana Thailand dan Tiongkok mengelola sektor pariwisatanya. Selain mengandalkan pariwisata budaya dan alamnya, pariwisata negara ini juga memiliki budaya buatan manusia. Baik berupa patung maupun dalam bentuk penataan tebing. Lihat saja Liberty Statue di New York, Amerika, Menara Pisa di Italia, Menara Eiffel di Paris, Prancis, Opera House di Sydney, Santorini di Yunani, Piramida di Mesir, Taj Mahal di India, Great Wall di China, dan Christ the Redeemer di Brazil. Yang lain perlu diperhitungkan adalah manajemennya. Di Korea, Jepang, Tiongkok dan Thailand semua bisa dijadikan uang. Di GWK juga demikian. Semua komponen penunjang pariwisata di kawasan ini harus menghasilkan uang. Jika ini dilakukan secara konsekuen dan sungguh-sungguh, GWK akan bisa menjadi salah satu pusat pertumbuhan pariwisata Bali yang dapat mengangkat daerah sekitarnya untuk bersama-sama membangun pariwisata yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat. GWK yang menurut Nyoman Nuarta melibatkan seni, teknologi, dan sains karena akan dikunjungi ribuan orang sehingga harus bisa dipertanggungjawabkan konstruksi dan keamanannya. Sebagai sebuah taman budaya, GWK harus nyata memberi imbas positif bagi warga Bali. Bukan sebaliknya, krama Bali tuyuh, ekonomi didominasi oleh krama tamiu.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Mohon Perhatian Bapak Wali Kota Denpasar Sebelumnya, tiang sampaikan terima kasih kepada Dinas PU Denpasar yang telah sempat turun ke lokasi yang saya keluhkan berikut ini. Namun, sampai sekarang tindak lanjut atas permasalahan saya belum jelas. Untuk itu, pada kesempatan ini, saya mohon kepada Bapak Wali Kota Denpasar untuk memerhatikan keluhan saya ini. Saya menyampaikan bahwa gara-gara pembangunan rumah pribadi yang mengambil sempadan sungai, akhirnya senderan sawah saya tergerus longsor. Lokasi ini ada di Gang Sutra, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara. Saya mohon agar permasalahan ini mendapat perhatian Bapak Wali Kota Denpasar. Mohon Dinas Pekerjaan Umum juga turun ke lapangan untuk melihat kondisi saat ini. Demikian harapan saya, semoga permasalahan ini mendapat solusi sebaik-baiknya. I Made Niasa Lingkungan Pulugambang/Br. Benaya Desa Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara
Bendera dan Nasionalisme Sebagai krama Bali, saya merasa salut dengan bangkitnya nasionalisme dalam konteks perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73. Ini bisa dilihat dari antusias warga memasang bendera Merah Putih yang dilakukan dengan senang hati. Bahkan di sejumlah banjar yang saya lewati, saya melihat bendera yang dipasang berukuran besar-besar dan hampir merata di setiap rumah. Ini merupakan era baru yang tinggal kita pupuk sebagai penguatan rasa nasionlisme. Saya yakin pemasangan bendera Merah Putih besar-besar ini dilakukan generasi muda. Ini hal positif dalam menyambut HUT ke-73 RI. Mudahmudahan semangat ini terus tumbuh dan kita makin kuat sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. I Putu Sudana Badung, Bali
GWK, Gerbang Investasi di IMF-World Bank Mengurusi perekonomian negara, tidak hanya tugas menteri perekonomian, pemerintah, dan pemimpin. Melainkan seniman juga bisa bicara banyak untuk membantu perekonomian Indonesia tumbuh. Cara seniman memberi pada bangsanya sangat dibutuhkan untuk membantu promosi perekonomian yang diharapkan lebih baik dan lebih mantap pada masa yang akan datang.
Oleh Ni Nyoman Ayu Suciartini
S
etelah 28 tahun mangkrak, Garuda Wisnu Kencana (GWK) kini ditantang di negerinya sendiri. Kemegahan patung GWK ini akan menjadi harapan lain bagi Indonesia, terutama di sektor pariwisata juga merambah sektor ekonomi. Presiden World Bank Jim Yong Kim pun sudah menunjukkan wajah terkesima dengan kawasan GWK. Bangunan yang agung ini akan menjadi lokasi gala dinner acara IMF-World Bank Annual Meeting pada Oktober 2018. Ia mengungkapkan akan membawa seluruh pemimpin dunia untuk bersantai malam di GWK. Perhelatan akbar sekaligus melibatkan seluruh dunia, seperti dua gelaran Asian Games dan IMF World Bank yang akan diadakan di Indonesia akan ditantang untuk melihat kemegahan Patung Garuda Wisnu Kencana, sebuah karya seni yang berjalan amat panjang. Memanfaatkan keistimewaan GWK ini untuk ajang berskala dunia adalah pilihan yang amat sangat baik. Bali yang terus berinovasi di sektor pariwisata akan membuat kepercayaan dunia bisa tumbuh. Tidak hanya berinvestasi di Bali saja, GWK dalam pandangan dunia akan bisa membuka celah yang seluas-luasnya untuk berinvestasi di seluruh Indonesia yang kaya akan potensi wisata ini. GWK sebagai gerbang. Gerbang tentang peradaban dan budaya Indonesia yang tak pernah ada putusnya. Jelang Annual Meeting IMFWorld Bank, Oktober mendatang, wajah Bali semakin dipercantik. Salah satunya dengan pemasangan mahkota berlapis emas di patung GWK. GWK sangat layak dijadikan host IMF World Bank Annual Meeting 2018. GWK akan menampilkan Bali yang baru, Bali yang terus berinovasi,
dan Bali yang tak ada habisnya untuk dinikmati. Dengan target enam ribu kunjungan per hari, bukan mustahil perekonomian Indonesia juga menuju arah yang lebih positif. Setelah perhelatan bertajuk ‘’Swadharma Ning Pertiwi’’, kawasan GWK telah menampilkan pemandangan yang lain. Semua mata akan tertuju pada karya seni ini. Gerbang investasi terbuka lebar dan akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia melesat. Pada pergelaran ini melibatkan sejumlah seniman dari berbagai bidang dengan menampilkan tentang keragaman Indonesia yang mampu dipersatukan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 120 seniman yang bekerja keras menyelesaikan pembuatan patung GWK. Lotus Pond dipilih untuk mendapatkan latar belakang patung. Di bagian depan khusus untuk VIP, termasuk presiden. Sementara di bagian belakang, akan ada standing party. Host country reception yang akan digelar 12 Oktober 2018 malam, diharapkan dapat menghadirkan 4.000-an orang delegasi. Ini akan jadi showcase yang luar biasa buat Indonesia, buat Bali. Kita akan dapat banyak turis yang datang dan harapannya nanti host country reception itu akan menjadi memorable moment buat para delegasi dan semua orang yang hadir di IMF-World Bank Annual Meeting. Acara yang melibatkan dunia itu akan mempertunjukkan dan memperkenalkan lebih banyak hal tentang Indonesia. Tidak hanya keanekaragaman budayanya, tapi juga kuliner khas tanah air. Pertemuan tahunan International Monetery Fund dan World Bank (IMF-WBG Annual Meeting) di Bali pada 12-14 Oktober 2018 harus dijadikan momentum
untuk mempercepat kemajuan Indonesia. Sebab, perhelatan ekonomi terbesar di dunia itu bisa memberikan banyak manfaat bagi perekonomian Indonesia mulai dari investasi, perdagangan, hingga pariwisata. Indonesia akan memiliki banyak keuntungan dari penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group (IMF-WBG) Annual Meetings 2018 pada 12-14 Oktober mendatang. Kurang lebih dalam sepekan, Indonesia akan mendapatkan perhatian penuh dari seluruh dunia. Selain dihadiri oleh seluruh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank sentral dari 189 negara anggota IMF-WB, pertemuan tahunan ini juga akan dihadiri 3.500—5.000 investor di industri keuangan yang siap berinvestasi, 500 CSO, lembaga internasional, LSM, anggota parlemen, akademisi, media, dan observer dengan total peserta sebanyak 12.500 hingga 15 ribu orang. Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menuturkan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia Tahun 2018 atau International Monetary Fund World Bank Annual Meetings (IMF-WB) 2018 diprediksi akan menggaet sekitar 20.000 wisatawan asing. Adanya event besar ini menjadi kesempatan untuk mempromosikan Indonesia dengan exposure yang sangat tinggi. Momentum ini menghadirkan GWK sebagai pilihan untuk pusat penyelenggaraannya. Saatnya untuk unjuk gigi. Unjuk peradaban dan kebudayaan Indonesia yang bisa membuat orang-orang percaya bahwa Indonesia bertumbuh dengan baik dan siap menerima perubahan-perubahan terbaik, khususnya sangat menjanjikan di bidang ekonomi. Kita harus bangga Indonesia mendapatkan kesempatan ini, karena seluruh mata dunia akan tertuju ke tanah
air. Salah satu upaya yang juga sudah dilakukan untuk mendukung promosi kemegahan GWK, yaitu dengan diterapkannya digital marketing. Sejumlah objek wisata di Bali mulai menggunakan digital marketing untuk melakukan promosi pariwisata. Salah satunya adalah Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park yang telah menggunakan promosi lewat digital sejak 2016. Diyakini, berkat digital marketing, banyak turis middle up atau kalangan atas yang datang berkunjung ke sini. GWK menggunakan media social berupa Facebook, Instagram, Linked In, Google Plus, dan Twitter untuk melakukan promosi. Bermedia sosial aktif dilakukan untuk menggaet pengunjung yang hasilnya cukup banyak yang tertarik dengan tiap postingannya. Ada beberapa keunggulan yang didapat lewat promosi wisata dengan digital marketing yakni jangkauan luas, mudah di akses dan interaktif, mudah dilacak dan dimonitor karena menggunakan sistem, dapat melakukan multiposting seperti foto, video, tulisan, testimoni, serta lebih impresif. Terkait dengan acara Annual Meetings 2018 antara lain, kawasan GWK dan sekitarnya juga harus bersiap untuk menampilkan yang terbaik dan memberikan pelayanan yang maksimal, misalnya sektor perhotelan. Hotel-hotel di seputaran Nusa Dua, Jimbaran, bahkan sampai Sanur dan Kuta sudah kebanjiran pesanan sejak tahun 2017, baik untuk tempat penyelenggaraan rapat dan tempat penginapan. Annual Meetings 2018 di Bali merupakan promosi besar-besaran secara gratis pada dunia internasional, bahwa Bali tidak hanya terkenal pada sektor wisata, tapi juga pada sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) atau penyelenggaraan events. Bali sangat terkenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya. Menurut Panita dari IMF dan Bank Dunia, antusiasme peserta rapat yang akan mengikuti Annual Meetings 2018 diyakini sangat tinggi, untuk mengikuti rapat sekaligus untuk berlibur di Bali. Selain manfaat langsung di atas, dalam jangka panjang manfaat ekonomi dari penyelenggaraan Annual Meetings 2018 adalah
Saya Karyawan, Lalu Kenapa?
”Siapa di sini yang mau kaya?” Pertanyaan semacam ini hampir tidak pernah kita lewatkan pada saat duduk di bangku seminar motivasi yang dibawakan motivator ternama. Secara serentak para peserta seminar mengacungkan tangan sebagai bentuk sikap bahwa semua orang ingin hidup bergelimang harta. Menjadi seorang pengusaha adalah salah satu jawaban jika seseorang ingin cepat kaya, walau tak peduli kondisi persaingan bisnis kian hari semakin tajam. Dalam salah satu seminar motivasi, saya pernah bertanya manakah yang lebih baik, menjadi pengusaha atau karyawan? Sang motivator pun merespons, bahwa menjadi seorang pengusaha atau karyawan sama baiknya. Jika kita memandang profesi pengusaha lebih menjanjikan ketimbang menjadi karyawan juga tidak sepenuhnya benar. Ada banyak deretan pengusaha sukses di negeri ini dengan aset berceceran di dalam maupun luar negeri, koleksi mobil mewah seri terbaru, hingga kepemilikan jet pribadi. Namun perlu dicatat, pengusaha yang gagal bahkan dililit utang juga tidak kurang banyak. Ketidakmampuan dalam mengelola keuangan perusahaan menjadi faktor utama. Baik pengusaha ataupun
Oleh I Komang Divo Mahayakti Heriadi karyawan sama-sama bisa hidup kaya, tergantung dari cara ia mengelola keuangan. Menjadi seorang pengusaha dibutuhkan modal tekad, kerja keras, serta mental yang kuat. Karena pada saat awal merintis usaha, segala hal yang dilakukan ia kelola secara mandiri. Mereka tidak kenal gaji bulanan layaknya seorang karyawan. Pasang surut laba yang diterima sangat bergantung dari usaha yang telah dikerjakan. Jika di tengah jalan memutuskan berhenti berusaha dan putus asa, maka habislah sudah. Demikian juga dengan seorang karyawan. Kita masih dibayang-bayangi jika menjadi karyawan terkadang hidup susah, gaji pas-pasan. Jangan kata menabung di bank, untuk menutup kebutuhan hidup sebulan saja masih ngutang. Namun demikian, rangkaian persepsi demikian tidak dapat kita telan begitu saja. Perlu diingat, belum banyak orang menyadari bahwa maju tidaknya suatu perusahaan tergantung dari kinerja para karyawannya. Ibarat mesin, jika beroperasi secara efektif dan responsif, maka kendaraan yang ditunggangi niscaya akan melaju dengan kencang. Artinya, peran
karyawan dalam suatu perusahaan begitu vital. Karyawan juga bisa kaya. Ada banyak rumus untuk menjadi kaya. Mulai dari hidup hemat, tapi bukan pelit. Sikap awareness dalam mengatur keuangan sangat penting di sini. Pola hidup konsumtif, mengikuti trend fashion, hingga kebiasaan gontaganti kendaraan atau gadget segera buang jauh-jauh ke laut. Jack Ma yang juga pemilik raksasa e-commerce Alibaba pernah berpesan, “Ketika kamu berusia 20 sampai 30 tahun, kamu harus mengikuti seorang bos yang baik dan bergabung di sebuah perusahaan yang baik untuk belajar bagaimana melakukan sesuatu dengan benar”. Ada banyak pelajaran yang bisa kita petik ketika bekerja untuk orang lain. Mulai dari manajemen mengelola perusahaan, mempelajari budaya perusahaan dan mengamati bagaimana sebuah perusahaan dapat bertahan bahkan bertumbuh tiap tahun. Hidup ini selalu menyajikan pilihan. Ada dua tipe mental manusia yang kita kenal. Mental orang kaya dan miskin. Orang bermental miskin memiliki kebiasaan saat ia
menerima penghasilan baik berupa gaji, insentif atau bonus tahunan cenderung menggunakan penghasilannya untuk berbelanja, lalu sisanya baru ditabung. Berbeda dengan orang bermental kaya, segala penghasilannya ia utamakan terlebih dahulu untuk menabung, investasi atau membayar kredit investasi. Kemudian sisanya barulah digunakan untuk berbelanja sesuai kebutuhan. Di samping menerapkan pola hidup hemat, peningkatan skill atau kemampuan sangat penting. Karena kita tidak pernah tahu sampai kapan akan bertahan bekerja dengan orang lain. Skill khusus yang kita pelajari suatu saat akan menjadi passive income di kemudian hari. Istilah self-employed atau bekerja sesuai skill cukup menjanjikan. Apa pun bentuk kemampuannya, jika itu dapat menambah pundipundi uang, tidak ada salahnya kita asah. Masa-masa menjadi karyawan adalah masa emas untuk belajar menyiapkan bekal pada masa tua. Contoh misalnya bagi yang memiliki hobi fotografi, menciptakan aplikasi software, memasak untuk catering, bermain musik atau berjualan online shop, semuanya akan bermanfaat pada waktunya. Kata kuncinya tekun, ulet dan selalu kreatif. Tuhan tidak pernah lupa memberikan bekal potensi pada setiap umatnya. Lalu bagaimana dengan Anda, sudahkah Anda
perhatian dunia dan kehadiran para pelaku utama sektor keuangan dunia ke Indonesia. Beberapa manfaat yang akan diperoleh dalam jangka panjang antara lain dalam investasi dan perdagangan. Sebagai tuan rumah penyelenggaraan Annual Meetings 2018, Indonesia berkesempatan untuk melakukan pameran yang bertujuan untuk showcasing kekayaan dan keragaman Indonesia, terutama dalam perkembangan pembangunan di Indonesia, dalam bentuk Infrastructure Expo. Bali, GWK, juga Indonesia harus bersiap. Kehadiran GWK menurut sang perancangnya, I Nyoman Nuarta, selain menjadi landmark baru pariwisata Bali yang selama ini mengandalkan warisan, juga akan menjadi pembuktian bahwa negara berkembang seperti Indonesia bisa melahirkan mahakarya untuk dunia. Menurut dia, selama ini, dalam forum-forum ekonomi, politik dan budaya, Indonesia sebagai negara kerap dilihat sebelah mata. GWK akan jadi bukti bahwa kita berdaulat di bidang kebudayaan dan kita harap kiblat kebudayaan dunia itu akan terjadi di GWK Cultural Park karena di sini tidak hanya ada patung, tetapi juga forum-forum kebudayaan dunia. Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata I Gde Pitana menyatakan setidaknya ada tiga keuntungan dengan selesainya patung GWK yakni adanya destinasi wisata baru. Sebagai wahana pengembangan pariwisata Bali. Tidak hanya budaya dan alam tapi Bali juga menampilkan karya manusia modern. Manfaat kedua adalah GWK bisa menjadi icon baru bagi Bali bahkan Indonesia. Dan ketiga GWK bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. GWK adalah bukti pengabdian seorang seniman. GWK adalah bukti bahwa semodern apapun manusia pada zamannya, ia akan tetap berakar dari sejarah juga budaya. GWK sekali lagi adalah tentang bagaimana manusia merawat peradabannya. Jangan lantas membiarkannya mudah tumbang. Penulis, dosen Stikom Bali menemukan skill terselubung dalam diri? Atau mungkin Anda telah menemukan potensi itu namun belum anda gunakan? Penulis, karyawan di salah satu bank swasta
POJOK
Tercemar, air di Tukad Badung kembali berbuih. - Tidak ada yang peduli. *** Pendapatan sektor pertanian terus menurun. - Tidak ada solusi. *** Generasi muda Bali jangan tinggalkan jati diri.
- Tidak ada artinya tanpa jati diri.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
7
TABANAN
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
Jaga Kestabilan Stok
Dibentuk Asosiasi Agen Elpiji, SPBE, dan SPBU
Tabanan (Bali Post) Ketersediaan BBM dan elpiji di masyarakat menjadi indikator terjadi inflasi suatu daerah. Untuk memastikan ketersediaan aman, Tabanan membentuk asosiasi agen elpiji dan SPBE serta asosiasi pengelola SPBU. Tujuannya untuk lebih mempermudah koordinasi jika terjadi permasalahan mengenai stok elpiji maupun BBM, sehingga lebih cepat ditangani dan dipecahkan secara bersama-sama. Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ekayana mengatakan, pembentukan asosiasi ini ditandai dengan penandatanganan draf pernyataan sikap pengusaha SPBU, agen elpiji, dan SPBE se-Kabupaten Tabanan guna meningkatkan pelayanan yang profesional dan menjaga kamtibmas yang kondusif, Selasa (14/8) kemarin. ”Dalam draf kesepakatan pada intinya
pengusaha SPBU, SPBE, dan agen elpiji siap memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat atau konsumen sesuai SOP yang telah ditetapkan Pertamina,’’ ujarnya. Dikatakan, selama ini jika ada permasalahan maka diteruskan ke Hiswana Migas Provinsi Bali. Dengan adanya asosiasi, lanjut Ekayana maka setiap agen elpiji, SPBE, dan SPBU bisa berkumpul menyampaikan permasalahan yang ada terutama saat mendekati hari libur nasional, hari libur keagamaan, sampai pada momen-momen tahunan seperti, Lebaran, Natal dan Tahun Baru. ‘’Biasanya pada hari-hari besar dan momen tahunan terjadi permasalahan mengenai ketersediaan elpiji maupun BBM. Permasalahan ini akan ditampung dalam asosiasi kemudian difasilitasi oleh pemkab ke Pertamina sehingga bisa dicarikan jalan keluar,’’ ujarnya.
Sementara itu, Kasat Intelkam Polres Tabanan AKP NI Luh Komang Sri Subakti mengatakan adanya penandatangan draf kesepakatan ini diharapkan sebagai sarana menjalin komunikasi pihak pengusaha SPBU dan agen elpiji se-Kabupaten Tabanan dengan Polri khususnya Polres Tabanan, mengingat ruang lingkup tugas Polri yang sangat luas guna menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Polres Tabanan tetap kondusif. Perwakilan Hiswana Migas Provinsi Bali Siwa Genta mengatakan, forum yang dibentuk saat ini sangat penting terutama dalam meningkatkan koordinasi pengusaha SPBU dan agen LPG guna terpenuhinya kebutuhan masyarakat dan mencegah terjadinya gejolak di masyarakat yang diakibatkan oleh kendalakendala teknis di lapangan dalam penyuplaian migas ke masyarakat. (kmb24)
LOMBA - Lomba mapidarta bahasa Bali di Kantor Dewan Pendidikan Tabanan.
Lomba ’’Mapidarta’’ Bahasa Bali Minim Peserta
Tabanan (Bali Post) -
waktu dekat ini, pihaknya akan turun melakukan monitoring terkait masih minimnya peserta lomba, untuk mencari tahu apa yang sebenarnya menjadi kendala dan harus segera dicarikan solusinya. “Ada dua sisi yang kami dorong dalam kegiatan lomba ini. Guru harus punya kemampuan lebih dalam mengajarkan bahasa Bali dan meningkatkan kemampuan siswa berbahasa Bali,” ujarnya. Di sisi lain, Ketua Dewan Pendidikan I Wayan Madra Suartana mengatakan, sesuai tupoksi bersama Klinik Pendidikan, pihaknya melakukan hal-hal sebagai bentuk peningkatan pelayanan mutu di sekolah. Apalagi Dewan Pendidikan memang ingin terus melakukan penilaian terkait peningkatan kualitas pendidikan yang ada di Kabupaten Tabanan. Namun yang ter-
jadi justru upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan masih banyak kendala. Misalnya dalam kegiatan lomba yang digelar kali ini, meski yang diundang adalah seluruh SMP di Kabupaten Tabanan, rupanya masih belum direspons baik. “Kalau alasannya biaya pembinaan, sampaikan ke kami untuk segera carikan solusi ke dinas terkait. Jika alasannya tidak ada perwakilan yang fasih bahasa Bali halus, gunakan bahasa Bali ‘ibu’ atau sehari-hari. Ini akan kita evaluasi apa kendalanya, karena yang datang hanya sebagian sekolah,” terangnya. Selain lomba yang rencananya para juara akan ditampilkan dalam HUT Kota Tabanan, jajaran dewan dikatakan Madra juga akan menggelar beragam kegiatan seperti penilaian buku saku
dan pengelolaan perpustakaan. Terkait pembelajaran bahasa Bali, diakui sejumlah guru, selama ini dikarenakan masih minim guru bahasa Bali yang memang merupakan lulusan jurusan bahasa Bali. Kenyataan yang ada, kebanyakan bahasa Bali diajarkan oleh guru agama. “Bahasa Bali ini sangat unik. Jadi, kalau bukan memang asli tamatan bahasa Bali kendalanya dengan nyastra, kalau guru agama mungkin pembelajaran bahasa Bali yang digunakan hanya percakapan biasa,” ucap Kepala SMPN 5 Baturiti I Made Wargina. Dirinya juga mengaku sudah terus mengusulkan perekrutan guru bahasa Bali. Namun, sampai saat ini belum terwujud, karena kebanyakan yang direkrut adalah guru umum. Hal serupa juga disampaikan guru seni budaya SMP3 Penebel I Ketut Suarka yang mengatakan sampai saat ini guru bahasa Bali masih berstatus kontrak. “Ada dua guru bahasa Bali tetapi statusnya kontrak, karena guru PNS sebelumnya sudah pensiun,” ucapnya. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Diduga lupa mematikan dupa, rumah milik Made Darmawan di Banjar Peneng Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, terbakar, Senin (13/8) malam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, pemilik rumah mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Dari informasi yang dihimpun Senin (13/8) sekitar pukul 18.30 Wita, pemilik rumah usai sembahyang di rumahnya, kemudian pergi kundangan pukul 19.00 Wita. Sebelum meninggalkan rumah, korban lupa
mengecek kembali keadaan di dalam rumah. Saat ditinggal, rumah dalam keadaan kosong. Sekitar pukul 20.00 Wita, saksi I Ketut Gunarta melihat api di dalam kamar orangtua korban. Saat itu, api sudah melalap plafon rumah. Karena kaget, saksi kemudian member tahu warga untuk membantu memadamkan api dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Baturiti. Dari hasil olah TKP, diduga api berasal dari dupa yang lupa dimatikan di tempat sembahyang dalam kamar. Kasubag Humas Polres
Tabanan AKP Surya Kursuma saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus kebakaran di wilayah Kecamatan Baturiti. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan korban mengalami kerugian Rp 150 juta. Terkait kasus ini, pihaknya selalu mengimbau masyarakat untuk tetap mengecek kembali kondisi rumah sebelum ditinggal pergi dalam keadaan kosong. Agar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (kmb28)
Upaya pelestarian budaya Bali oleh Dewan Pendidikan dan Klinik Pendidikan Tabanan tampaknya belum direspons semua pihak. Terbukti, lomba mapidarta bahasa Bali tingkat SMP se-Kabupaten Tabanan yang digelar Selasa (14/8) kemarin, minim peserta. Tidak banyak sekolah yang merespons undangan yang disebar pihak panitia. Dari 43 sekolah yang ada, hanya 26 sekolah yang mengirimkan peserta lomba, baik kategori putra maupun putri. Namun, ada juga sekolah yang hanya mengirimkan satu peserta.
Bali Post/kmb24
KESEPAKATAN - Pernyataan sikap pengusaha SPBU, agen elpiji, dan SPBE seKabupaten Tabanan guna meningkatkan pelayanan yang profesional untuk menjaga kamtibmas yang kondusif, Selasa (14/8) kemarin.
Ketua Klinik Pendidikan I Wayan Kawi menyayangkan sikap sekolah yang kurang responsif terhadap undangan dari Klinik Pendidikan maupun Dewan Pendidikan. Padahal, hasil kegiatan lomba semacam ini akan dijadikan evaluasi sejauh mana peningkatan mutu layanan sekolah. Terkait bahasa Bali, kata Kawi, sudah ada instruksi dari pemerintah bahwa Kamis, hari penggunaan bahasa Bali di tiap sekolah. “Sangat disayangkan banyak sekolah yang kurang responsif terhadap acara yang kami gelar. Padahal, lomba ini bertujuan agar anak-anak membiasakan diri menggunakan bahasa Bali yang benar,” ucapnya. Diakuinya, yang terjadi saat ini banyak anak-anak menggunakan bahasa pergaulan yang tata bahasanya tidak benar. Karena itu, dalam
Sepuluh Tagana Tabanan Dikirim ke Lombok Tabanan (Bali Post) – Sepuluh Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tabanan dikirim ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka ditugaskan untuk membantu korban bencana dampak gempa 7,0 skala Richter yang mengguncang wilayah itu Minggu (5/8) malam. Tagana ini nantinya akan membantu di bagian dapur umum sesuai dengan tugas mereka. Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan saat dikonfirmasi mengatakan sepuluh Tagana yang dikirim ke Lombok tidak ada syaratnya. Jika sudah siap, bisa langsung diberangkatkan. “Selain arahan dari provinsi, juga misi kepedulian, dan bagian dari program investasi hati Kabupaten Tabanan,” jelasnya, Selasa (14/8) kemarin. Dikatakan, mereka diberangkatkan Selasa (14/8) kemarin sekitar pukul 06.00 Wita. Selama di Lombok, mereka akan bertugas selama tujuh hari. “Ini dikoordinir provinsi. Mereka tujuh hari di sana,” jelasnya. Gunawan menuturkan, selama menjalankan misi kemanusiaaan, mereka akan bertugas di bagian dapur umum para pengungsi. Ditambahkan, terkait dengan bantuan logistik untuk korban bencana gempa di Lombok, pihaknya belum mengondisikan. Tetapi Dinsos Tabanan siap menyalurkan jika ada elemen masyarakat yang peduli. “Bantuan belum ada masuk. Stok sebenarnya masih ada tetapi kami gunakan untuk antisipasi Gunung Agung, karena kita tidak tahu kondisi ke depan,” ujarnya. (kmb28)
Bali Post/kmb28
LOMBOK - Tagana Tabanan melakukan persiapan sebelum dikirim ke Lombok, Selasa (14/8) kemarin.
Desa Didorong Bentuk Bank Sampah Mandiri
Tabanan (Bali Post) Permasalahan sampah tidak bisa diatasi jika hanya mengandalkan pemerintah. Karenanya, Pemkab Tabanan mendorong setiap desa membentuk bank sampah secara mandiri. Desa yang saat ini sudah membentuk bank sampah mandiri adalah Desa Wanasari dan Desa Jegu. Kedua desa ini mendapatkan pembinaan langsung dari kalangan akademisi. Pembinaan bank sampah di Desa Wanagiri dan Desa Jegu termasuk dalam program penyelamatan lingkungan melalui slogan ‘’Selamatkan Lingkungan Hidup (Selingkuh) melalui pengurangan pemakaian sampah plastik’’. Implementasi program tersebut menggandeng kalangan akademisi dengan melakukan pendampingan kepada ibu PKK melalui pembentukan kelompok bank sampah. Salah satu program yang
sedang berjalan saat ini adalah pelaksanaan Program Kemitraan Wilayah (PKW) yang diketuai I.B. Suryatmaja, S.T., M.T. Program ini memiliki urgenitas yang sangat tinggi dengan makin tingginya dampak negatif dari penggunaan sampah plastik. ‘’Plastik memang sangat praktis penggunaannya dan relatif murah dari sisi harga. Namun, jikalau penggunaannya tidak terkendali karena pengelolaannya yang tidak benar, maka akibat yang akan terjadi sangat merugikan lingkungan hidup,’’ ujar Suryatmaja. Dosen Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati Denpasar ini mengatakan, Pemkab Tabanan melalui Dinas Lingkungan Hidup sudah secara berkelanjutan melakukan pembinaan secara langsung maupun bergandengan dengan pihak akademisi dalam pen-
anggulangan sampah plastik. Salah satunya melalui pelaksanaan PKW. Jelas Suryatmaja, pendampingan yang dilakukan terhadap ibu PKK di Desa Wanasari maupun Desa Jegu dengan membentuk kelompok bank sampah yaitu Bank Sampah Mekar Lestari dan Bank Sampah Kanti Lestari. Sebagian besar masyarakat Desa Wanasari dan Desa Jegu telah rutin melakukan pemilahan sampah plastik dan setiap bulan akan dikumpulkan di balai banjar. “Dari sampah plastik yang terkumpul tersebut, selanjutnya dijual ke pengepul sampah plastik,” ujarnya. Kegiatan ini masih terbatas pada pemilahan. Belum sampai pada daur ulang untuk menjadi barang-barang yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Tetapi hasil pemberdayaan telah dirasakan oleh anggota kelom-
Bali Post/kmb28
pok. Mereka sudah memiliki tabungan dari penjualan sampah plastik setiap bulannya. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan A.A. Ngurah Raka Icwara mengatakan pihaknya sangat mendukung desa-desa yang membentuk bank sampah secara mandiri. Ia berharap desadesa yang sudah memiliki bank sampah melaporkan stuktur organisasinya ke DLH sehingga bisa di-SKkan. Jika sudah ber-SK maka tentu akan lebih mudah dalam memberikan pembinaan maupun kegiatankegiatan lainnya. Saat ini di Tabanan baru 41 bank sampah memiliki SK. Ia juga berharap agar desa-desa lain yang belum memiliki bank sampah segera membentuk bank sampah untuk mengatasi permasalahan sampah terutama sampah plastik. (kmb24)
Lupa Matikan Dupa, Rumah Ludes Terbakar
BULELENG
8
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
Agus Yudi Arsana Dirut PD Pasar Buleleng Singaraja (Bali Post) – Tiga dari lima calon yang dianggap memenuhi syarat sebagai Direksi Perusahaan Daerah (PD) Pasar itu telah dipilih Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Dari ketiga nama terpilih, Bupati akhirnya memutuskan Agus Yudi Arsana sebagai direktur utama (dirut). Sedangkan dua rekan lainnya masing-masing Putu Suardhana, S.E. ditunjuk sebagai dirkeu (direktur keuangan) dan Drs. Putu Dana Harta yang merupakan pendatang baru dipilih sebagai dirops (direktur operasi) PD Pasar. Sesungguhnya nama Agus Yudi Arsana yang terpilih seBali Post/kmb38 bagai dirut itu tidak asing lagi. Made Agus Yudi Arsana Sebab, sebelumnya dia sempat menjabat sebagai Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar. Setelah mengakhiri jabatannya, pria yang sempat duduk sebagai anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan ini kembali mendaftar ikut seleksi Direksi PD Pasar. Pria yang akrab disapa Agus Yudi itu merupakan peserta seleksi incumbent. Namun, satu rekannya sesama kandidat incumbent Dewa Ketut Anom yang sebelumnya menjabat direktur keuangan (dirkeu) gagal lolos seleksi karena usianya lebih dari batas maksimal. Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Perekrutan Direksi PD Pasar yang juga Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P., Selasa (14/8) kemarin mengatakan, sesuai mekanisme pansel dirinya hanya ditugaskan melakukan seleksi melalui persyaratan administrasi, tes wawancara, dan presentasi visi dan misi calon direksi bagaimana mampu dengan baik mengelola perusahaan daerah. Hasil evaluasi ini kemudian diserahkan kepada Bupati selaku pemilik perusahaan. Dalam kaitan ini, Bupati-lah yang punya hak prerogatif menentukan siapa direksi yang layak mengisi tiga jabatan yang sekarang kosong itu. Keputusan Bupati memilih tiga direksi itu dinilai banyak pihak sudah objektif dan juga konsisten. Maksudnya, Bupati telah mengedepankan kemampuan calon direksi sesuai hasil tahapan tes seleksi yang sudah dilalui. ‘’Kami hanya mengevaluasi melalui mekanisme yang ada. Setelah proses evaluasi itu kami lakukan. Hasilnya sudah disampaikan. Dan pak Bupati kita sudah memutuskan tiga orang siapa sebagai dirut, dirkeu, dan dirops. Siapa mengisi posisi jabatan apa sudah ditentukan. Kami nilai pimpinan konsisten memilih nama yang dianggap mampu berdasarkan hasil seleksi dan evaluasi oleh pansel,’’ katanya. Menyusul dipilihnya tiga direksi itu, kata Dewa Ketut Puspaka, Sekretariat Daerah (Sekda) masih memproses surat keputusan (SK) pengangkatan direksi yang baru itu. Sebelum SK ditandatangani, Bupati meminta persetujuan DPRD Buleleng terhadap hasil perekrutan Direksi PD Pasar itu. Setelah disetujui maka Bupati akan melantik ketiga direksi dan memulai melaksanakan tugas-tugasnya sebagai pengelola perusahaan daerah. ‘’Draf SK sudah disusun dan segera akan disampaikan ke DPRD untuk mendapat persetujuan dan setelah itu akan langsung dilantik. Mereka mulai melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh pemilik perusahaan,’’ jelasnya. (kmb38)
RUMAH TERBAKAR - Rumah milik Gede Setiawan dan saudaranya, Gede Partama, warga Dusun Dangin Margi, Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng, terbakar Selasa (14/8) Bali Post/kmb38
Dua Rumah di Pemaron Terbakar Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta
Singaraja (Bali Post) -
Warga Dusun Dangin Margi, Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng, Selasa (14/8) kemarin heboh, menyusul peristiwa kebakaran rumah di wilayah tersebut. Rumah milik I Gede Setiawan (50) luluh-lantak setelah dilalap si jago merah. Akibat kejadian ini, diperkirakan korban menelan kerugian lebih dari Rp 100 juta. Kebakaran itu pertama kali diketahui pukul 05.30 Wita. Korban mengetahui terjadi kebakaran itu saat baru bangun tidur, listrik di rumahnya mendadak padam. Saat menghidupkan lampu listrik itu kembali, terdengar suara letupan kecil. Letupan itu mirip kabel listrik terbakar. Dia kemudian mengecek ke gudang yang berisi penuh perlengkapan upakara. Ketika membuka pintu gudang, korban terkejut dan panik melihat api sudah membubung tinggi. Api membakar seisi gudang tersebut. Korban bersama istri dan kedua anaknya yakni Kadek Ana dan Komang Deva panik. Mereka berusaha menyelamatkan barang-barang berharga. Sayang, api dengan cepat merembet dan menghanguskan seisi bangunan
Dibantu Sembako, Korban Gempa di Bontihing
Singaraja (Bali Post) – Pasokan sembako untuk warga terdampak gempa di Buleleng mulai mengalir. Faktanya, memang pascagempa itu warga yang terdampak itu kekurangan logistik terutama sembako, terpal untuk tenda, selain itu juga perlengkapan rumah tangga. Warga terdampak gempa di Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Selasa (14/8) kemarin, mendapat bantuan logistik. Bantuan ini diserahkan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. bersama Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H. Ikut juga Camat Kubutambahan Made Suyasa dan Perbekel Desa Bontihing Gede Ardika. Di desa kelahiran Wakil Bupati itu menyerahkan 33 paket sembako berisi 10 kilogram beras, biskuit, sayur, saus, dan juga kecap. Selain itu, 20 terpal plastik untuk tenda darurat. Di samping itu, 20 selimut juga dibagikan kepada warga terdampak gempa. Wakil Bupati mengatakan, bantuan yang diserahkannya itu diharapkan bisa membantu meringankan keperluan warganya yang terdampak gempa bumi. Bantuan seperti ini sangat diharapkan warga. Sebab, akibat gempa
rumah milik Setiawan itu. Selain rumah milik korban, rumah saudaranya, Gede Partama (43), juga ludes terbakar. Rumah saudaranya itu hanya dibatasi tembok di sebelah timur rumah Setiawan. Hanya sepeda motor, kulkas, dan beberapa perlengkapan usaha milik korban itu yang berhasil diselamatkan. Sedangkan sebagian barang berharga, peralatan elektronik yang digunakan berbisnis pulsa HP dan listrik PLN itu hingga pakaian keluarganya ludes. Saat ini yang tersisa puing-puing kebakaran saja. ‘’Saat saya bangun dan mau menyalakan lampu itu ada suara kabel seperti terbakar. Setelah saya lihat di gudang itu, api sudah di lantai dan dengan cepat membesar. Saya panik bersama istri dan anak hanya
gempa itu. Pemkab rencananya mengusulkan bantuan perbaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, atau ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Wakil Bupati mengimbau warga untuk menunggu. Dipastikan kerusakan rumah warga itu akan ditangani pemerintah. ‘’Pertama kita akan mendata kerusakan. Hal itu sudah dilakukan BPBD bersama instansi terkait. Kita pastikan kerusakan rumah dan fasum akan ditanggulangi,’’ tegasnya. (kmb38)
‘’Maunya kita usulkan ke pemerintah pusat, tapi dari koordiansi kami menyebut tidak ada APBN perubahan jadi mau tidak mau situasi ini harus diantisipasi, sehingga dalam perubahan ini kita ‘pasang’ tambahan anggaran pembebasan lahan lagi Rp 7 miliar,’’ katanya. Dewa Ketut Puspaka menambahkan, pemkab sekarang ini sudah mendapatkan rekanan pemenang tender untuk menghitung harga jual tanah, bangunan, dan tanaman pertanian. Rekanan ini sudah menandatangani kontrak. Dalam waktu dekat akan dimulai menghitung harga tanah, yang terkena jalur proyek tersebut. Selain itu, pembentukan panitia pembebasan lahan itu juga sudah dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Bali, sehingga tahapan pembebasan lahan itu sudah mulai berjalan. Semua hasil perhitungan tim appraisal ini akan dijadian pertimbangan oleh panitia pembebasan lahan sebelum nantinya nilai ganti rugi disosialisasikan kepada para pemilik tanah itu. ‘’Memang sedang berproses
hal itu sudah dihitung tim appraisal. Pertimbangan panitia dalam menentukan harga itu kita harapkan pemilik tidak kaku dan harusnya legowo, karena untuk kepentingan umum. Kalau tidak terjadi transaksi, yang kemudian berujung tidak terpakainya anggaran, maka dana itu akan kita titipkan di Kejaksaan Negeri (Kejari) melalui mekanisme konsinyasi,’’ jelasnya. Terkait status aset tanah yang telah dibebaskan, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini menyebut secara umum di jalan nantinya rencana dibangunnya batas kota itu akan menjadi aset pemerintah. Siapa pihak yang ditunjuk menguasai, maka akan dibahas kembali melalui kesepakatan bersama. ‘’Siapa nanti mengelola aset jalan itu saya kira sama dengan pembahasan lahan Bendungan Titab – Ularan di mana sumber anggaran APBD, provinsi dan pusat. Begitu proyeknya selesai penguasaan asetnya akan dibahas kembali, untuk ditentukan kesepakatan siapa pihak yang mengelola aset tersebut,’’ katanya. (mud)
SERAHKAN LOGISTIK – Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. bersama Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, S.H. menyerahkan logistik untuk warga terdampak gempa di Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Selasa (14/8) kemarin.
Anggaran Pembebasan Proyek Jalan Baru Ditambah Rp 7 Miliar Menyusul kepastian Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia membangun jalan baru batas kota Singaraja – Mengwitani, Pemkab Buleleng sekarang mulai membebaskan lahan untuk megaproyek tersebut. Di APBD Induk 2018 itu pemkab sudah mengalokasikan dana pembebasan lahan senilai Rp 10 miliar. Setelah dikaji, anggaran sebesar itu belum mencukupi, sehingga menginjak APBD Perubahan tahun ini, pemkab mengusulkan tambahan anggaran Rp 7 miliar. Karena itu, dana ganti rugi untuk 10,5 hektar tanah warga di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada itu menelan anggaran Rp 17 miliar. Bagaimanakah harapan banyak pihak kepada pihak terkait agar dana yang dialokasikan itu tidak mubazir? SEKRETARIS Kabupaten (Sekkab) Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. usai rapat di DPRD Buleleng membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Rabu (15/8) kemarin, mengatakan sejak pembahasan pada awal anggaran untuk pembebasan lahan proyek ini, memang belum mencukupi. Atas kondisi itu, pemkab mengusulkan tambahan anggaran ke pemerintah pusat (APBN). Akan tetapi, dari hasil koordinasi tidak mencukupi pada APBN perubahan, sehingga situasi ini memaksa
pemkab harus mengalokasikan tambahan anggaran. Pemkab memang berkomitmen membebaskan lahan di lokasi proyek jalan baru batas kota itu. Sehingga tambahan anggaran itu dialokasikan di APBD perubahan tahun ini. Dari kajian yang dilakukan bersama Balai Pemeliharaan Jalan Nasional (BPJN), diketahui tambahan anggaran untuk pembebasan lahan itu diperlukan Rp 7 miliar lagi. Dengan demikian, jumlah keseluruhan dana pembebasan lahan yang ditanggung pemkab menjadi Rp 17 miliar.
bisa menyelamatkan sepeda motor. Sedangkan yang lain tidak bisa diselamatkan lagi,’’ katanya. Warga yang mengetahui kejadian itu berhamburan keluar rumah. Tetangga yang masih ada hubungan keluarga dengan korban membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. Apalagi, rumah korban ini berhimpitan dengan rumah tetangganya, sehingga kobaran api dikhawatirkan merembet ke bangunan rumah milik warga lain di sebelah selatan dan utara rumah korban. Armada Pemadam Beruntung, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng langsung menerjunkan empat mobil armada pemadam dari Pos Induk Singaraja. Empat mobil pemadam itu dibantu
mobil dari Pos Seririt dan Kubutambahan. Semua dikerahkan ke lokasi kejadian. Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Kepala Dinas Damkar Buleleng Gede Sugiartha Widiada di lokasi kejadian mengatakan, setelah pihaknya mendapat laporan kebakaran satu unit mobil damkar itu langsung diterjunkan ke lokasi. Saat itu api sudah membakar bagian atap, hingga seluruh ruangan. Situasi di lokasi kejadian padat permukiman, sehingga relatif ada kesulitan masuk ke sana. Pihaknya menerjunkan mobil pemadam bantuan dari Pos Seririt dan Pos Kubutambahan. Dengan kekuatan personel, api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bangunan lainnya. Dari pengamatan di lapangan, sumber api pertama kali itu berasal dari gudang milik korban. ‘’Kita terjun ke TKP, api sudah membesar. Pemadaman kami upayakan agar tidak merembet ke bangunan lain dan
setelah kita terjunkan kekuatan dari Pos Induk, Seririt dan Kubutambahan api berhasil dikuasai. Keterangan korban, api pertama kali muncul di gudang dan apa penyebab pasti ini nanti ditelusuri oleh polisi,’’ jelasnya. Kapolsek Kota Singaraja Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK. mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki. Pascakejadian itu, anggotanya masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa lokasi kejadian. Dari pemeriksaan sementara, diduga kebakaran itu terjadi karena hubungan arus pendek listrik di salah satu ruangan rumah korban. Selanjutnya menimbulkan percikan api. Hal itu ditengarai memicu terjadinya kebakaran hebat itu. ‘’Penyebab pasti masih diselidiki. Kami masih kumpulkan keterangan saksi-saksi dari tempat kejadian perkara (TKP),’’ jelasnya. (kmb38)
Truk Pengangkut Kayu Bakar Terbalik di Gitgit Singaraja (Bali Post) – Truk pengangkut kayu bakar mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) out of control (OC) di jalan Singaraja – Bedugul Km 14–15 wilayah Banjar Dinas Wirabhuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Truk dengan nomor polisi (nopol) P 9252 UA ini diduga tidak kuat di tanjakan setelah menghindari kendaraan dari arah berlawanan sehingga terbalik di pinggir jalan. Kasat Lantas AKP Putu Diah Kurniawandari seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Selasa (14/8) kemarin mengatakan, lakalantas ini berawal ketika pengemudi truk P 9252 UA Edi Susiyanto (46) asal Bondowoso, Jawa Timur (Jatim) itu melintas dari arah Singaraja menuju Denpasar untuk mengantar kayu bakar. Sekitar pukul 05.00 Wita, truk melintasi tikungan tajam disertai tanjakan. Saat bersamaan meluncur kendaraan yang tidak diketahui identitasnya yang melaju dari arah Denpasar menuju Singaraja. Pengemudi truk Edi Susiyanto berusaha menghindari kendaraan yang melintas dengan kecepatan tinggi tersebut. Nahas, saat menghindar, kendaraannya sendiri malah melaju liar dan sulit dikendalikan. Akhirnya, truk yang sarat muatan kayu bakar itu terbalik
Bali Post/kmb38
itu selain merusak rumah, juga perlengkapan rumah tangga hingga harta benda warga ikut tertimbun reruntuhan bangunan. Warga juga masih masalah secara psikis. Mereka banyak yang masih trauma. Hal itu salah satunya menyebabkan warga belum bisa kembali bekerja, sehingga bantuan material keperluan untuk keluarga itu sangat diperlukan. Usai menyalurkan bantuan itu, pemerintah berharap ada pihak lain yang peduli dan turut menyumbangkan bantuan guna meringankan kebutuhan warga terdampak
kemarin.
ke pinggir jalan. Bahkan, truk itu nyaris terperosok ke jurang. Potongan kayu bakar yang diangkut itu terpencar keluar dari bak truk. ‘’Benar terjadi lakalantas OC. Pemicunya karena jalan tikungan dan diikuti tanjakan, membuat truk itu sulit dikendalikan. Ketika menghindari kendaraan dari arah berlawanan itu, pengemudi truk tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan terjadi lakalantas itu,’’ katanya. Akibat kejadian itu, pengemudi truk dalam keadaan selamat. Sedangkan truk itu langsung dievakuasai dari lokasi kejadian menggunakan mobil derek. Sebelum evakuasi, arus kendaraan dari kedua arah sempat terganggu. Sementara muatan kayu bakar masih berserakan di sekitar lokasi kejadian. Beruntung, anggota Unit Lantas Polsek Sukasada turun ke lokasi kejadian, sehingga kemacetan dapat ditangani, sehingga proses evakuasi truk itu dari lokasi kejadian berjalan lancar. (kmb38)
Bali Post/kmb38
TRUK TERBALIK - Truk nopol P 9252 UA mengangkut kayu bakar terbalik di jalan Singaraja – Bedugul Km 14–15 wilayah Banjar Dinas Wirabhuana, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Selasa (14/8) kemarin.
GIANYAR
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
Pengedar Narkoba Dibekuk Polisi Gianyar (Bali Post) Nekat mengonsumsi narkoba di dalam mobil Mitsubishi DK 1218 VB, seorang pria berinisial MR (37) digerebek warga di seputaran Banjar Kutri, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Minggu (12/8) malam. Polisi yang melakukan pengembangan mendapati puluhan paket sabu-sabu (SS) siap edar dari tangan pelaku asal Jembrana itu. Kasat Narkoba Polres Gianyar AKP Ida Bagus Putu Dana Ginawa menjelaskan, penangkapan terhadap MR berawal dari kecurigaan warga yang melihat mobil Mitsubishi warna silver milik pelaku parkir cukup lama di pinggir jalan di wilayah Banjar Kutri, Minggu malam pukul 23.30 wita. “Warga yang merasa curiga lantas melapor ke polisi yang kerap berjaga di kawasan tersebut,” kata AKP Dana, Selasa (14/8) kemarin. Tidak berselang lama, polisi bersama sejumlah warga melakukan penggerebekan dan benar ditemukan pelaku yang diduga hendak mengonsumsi SS. Saat dilakukan penggeledahan, di dashboard mobil itu, polisi mendapati tiga plastik klip berisi SS yang digulung lakban. “Selain SS, polisi juga menemukan satu buah bong, pipa kaca, dan korek api. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti ini dibawa ke Mapolres Gianyar,” ujar Dana. Belum puas mendapatkan hasil tersebut, kata Dana, polisi lantas melakukan pengembangan ke rumah korban di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Senin (13/8). Tidak tanggung-tanggung, di rumah pelaku, polisi mendapati 18 plastik klip berisi SS siap edar. “Melihat dari beberapa paket yang sudah dibentuk ini, seperti narkoba yang sudah siap edar. Berat total SS sekitar 4 gram lebih, dengan nilai sekitar Rp 6 juta,” katanya. Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengaku mendapat barang haram ini dari seorang pengedar di Surabaya. BB ini diambil dengan sistem tempel di Pelabuhan Benoa. “Dia mengaku bertransaksi lewat transfer, kemudian BB ditempel di salah satu tempat di pelabuhan. Kemungkinan dengan pengedar di Surabaya ini, pelaku sudah kenal lama. Namun, hanya berkomunikasi via telepon,” kata Dana. Menurut Dana, pihaknya masih mendalami ke mana saja pelaku mengedarkan barang haram tersebut. Dugaan sementara, narkoba itu akan diedarkan di kawasan Ubud. “Menurut pengakuannya, dia mengantar tamu dari Gilimanuk ke Ubud. Tapi, diperkirakan ada yang pesan di wilayah Ubud,” ujarnya. Pelaku MR mengakui beberapa paket SS itu akan dikirim untuk salah seorang pengguna di seputaran Ubud. Namun, MR tidak mau menjabarkan siapa pemesan itu, lantaran pelaku sendiri hanya berkomunikasi via telepon. “Rencananya mau dikirim untuk pemesan di Ubud. Dia orang lokal,” katanya. (kmb35)
9
Pemkab Dorong Pemerataan Pariwisata
HOTEL - Salah satu hotel yang baru berdiri di kawasan Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud.
Gianyar (Bail Post) – Pertumbuhan destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan hampir merata di seluruh kawasan Kabupaten Gianyar. Namun, untuk pertumbuhan akomodasi, justru masih dominan atau terkonsentrasi di kawasan Kecamatan Ubud. Melihat kondisi ini, Pemkab Gianyar mulai mengambil langkah untuk pemerataan pembangunan akomodasi. Berdasarkan data Rekapitulasi Potensi Pariwisata Kabupaten Gianyar 2017, pondok wisata paling banyak di Kecamatan Ubud yakni 831 pondok wisata, sementara kecamatan lain tidak sampai 100. Seperti Kecamatan Gianyar 31 pondok wisata, Blahbatuh 92, Sukawati 76, Tampasiring 84, Tegallalang 90, dan Payangan 56 pondok wisata. Tidak hanya pondok wisata, untuk hotel melati juga demikian. Di kawasan Kecamatan Ubud tercatat ada 222 hotel melati, sementara kecamatan lain tidak sampai 20. Rinciannya, Kecamatan Gianyar 9 hotel melati, Blahbatuh 8, Sukawati 16, Tampasiring 3, Tegallalang 14 dan Payangan 8. Sementara untuk hotel berbintang hanya ada di tiga kecamatan, yakni Ubud dengan
17 hotel berbintang, Payangan 5 dan Kecamatan Blahbatuh 1 hotel berbintang. Melihat kondisi ini, Plh. Bupati Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya menegaskan, saat ini Pemkab Gianyar tengah berupaya menumbuhkan pariwisata tidak hanya di kawasan Ubud. Tapi, juga kawasan lainnya seperti objek wisata Desa Lebih dan sekitarnya. “Ini sedang kita kembangkan pariwisata di kawasan Lebih, termasuk mengarahkan pembangunan akomodasi ke kawasan ini,” jelasnya. Mengawali pertumbuhan pariwisata di kawasan ini, kata dia, sudah dilakukan dengan membuka pintu untuk pendirian destinasi. Diharapkan, hal itu juga akan diikuti dengan pendirian akomodasi. “Sekarang objek wisata Lebih
dengan kulinernya sudah banyak dikenal, termasuk juga destinasi di sekitarnya sudah ramai dikunjungi wisatawan. Sementara untuk akomodasi di kawasan Ubud sudah penuh, sehingga Pemkab sudah berupaya mengarahkan investor untuk bergerak di luar Ubud, seperti Kecamatan Payangan, Tegallalang dan Blahbatuh. Kita berupaya mengarahkan wisatawan ke sana, demi mewujudkan keberimbangan,” tegasnya. Pria yang juga menjabat sebagai Sekda Gianyar ini menambahkan, di kawasan seni ini sudah dipetakan dalam beberapa sektor. Seperti kawasan utara dengan agrowisata. “Agrowisata ini sedang kita kawal agar bisa tumbuh dengan baik. Selain itu, beberapa regulasi untuk destinasi baru juga
Dukung Agrowisata
Desa Taro Buka Demplot 43 Jenis Pisang
Gianyar (Bali Post) Desa Taro merupakan salah satu kawasan di Kabupaten Gianyar yang kini sedang mengembangkan agrowisata. Guna mendukung agenda itu, pihak desa menyiapkan demplot untuk 43 jenis pisang di lahan satu hektar di desa tersebut. Penanaman puluhan jenis pisang ini dilakukan, Selasa (14/8) kemarin. Kepala Desa Taro Wayan Suardika mengatakan, penanaman puluhan jenis pisang ini diharapkan mampu memberi nilai tambah terhadap daya tarik Desa Taro sebagai desa wisata. “Khususnya nilai tambah untuk petani yang tengah membuka agrowisata di kawasan desa kami,” katanya. Menurut Suardika, iklim dan karakteristik tanah di Desa Taro memang cocok untuk pertanian. Upaya ini juga diharapkan dapat mengedukasi generasi muda untuk melestarikan sektor pertanian, khususnya tanaman pisang. “Jika generasi muda sudah tahu, kan nanti bisa menjadi bahan untuk dijelaskan kepada wisatawan yang berkunjung ke Desa Taro. Ada 43 jenis pohon pisang yang dikembangkan di sini,” ujarnya. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. Ir. Nyoman Rai, M.S. yang hadir pada kegiatan tersebut menjelaskan, tujuan dari penanaman ini untuk melestarikan 43 jenis pisang yang ada di Bali. Dengan begitu, kebutuhan pisang yang terkait dengan upakara atau upacara keagamaan umat Hindu gampang dicari. Penanaman ini juga sengaja mengambil lokasi di kawasan desa wisata, khususnya yang mengembangkan agrowisata. “Siapa tahu, nanti ada wisatawan yang ingin belajar pertanian dan
Bali Post/kmb35
PISANG - Suasana penanaman pisang di kawasan demplot di Desa Taro, Selasa (14/8) kemarin. mereka mengetahui kita punya botani pisang Bali. Kami akan membuatkan buku tentang pisang seperti kegunaan, jenis pisang dan manfaatnya,” katanya. Guru Besar Unud ini berharap, pisang tidak dicari buahnya saja, namun mampu diintegrasikan dengan agrowisata. Sehingga pisang memiliki nilai tambah dari buahnya dan pariwisata. “Upaya ini kita harapkan bisa menempatkan petani sebagai subjek
pariwisata, sehingga petani dapat langsung menikmati hasil pariwisata di pedesaan dan secara tidak langsung mampu meningkatkan pendapatan petani,” tegasnya. Sementara itu, Plh. Bupati Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya yang ikut dalam proses penanaman berharap, upaya ini dapat menopang kebutuhan pisang di Bali khususnya Gianyar. “Selama ini, kita memenuhi kebutuhan pisang dengan mendatangkan dari
Jawa,” katanya. Wisnu Wijaya menambahkan, keberadaan demplot pisang di Desa Taro ini diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat, bahwa menjadi petani pisang juga bisa memberikan keuntungan yang lebih besar. Ditegaskan, pemerintah daerah selalu mendukung kegiatan tersebut agar berkesinambungan, serta akan mengembangkannya di kecamatan lainnya di Kabupaten Gianyar. (kmb35)
sedang kita siapkan,” ujarnya. Dihubungi terpisah, Ketua Komisi II DPRD Gianyar I.B. Nyoman Rai mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas, dengan menghentikan sementara penambahan akomodasi pariwisata di kawasan Ubud. Dengan ada kebijakan seperti itu, maka investor akan bisa diarahkan untuk membangun kawasan Gianyar timur. “Contohnya, di era Cok Budi dulu pernah menyetop sementara atau membatasi pengembangan akomodasi di daerah Ubud,” katanya. Menurut Rai, pemerintah baik eksekutif maupun legislatif bisa secara bersama-sama mengambil peran dalam mengarahkan investor. Selan itu, pemerintah juga diajak untuk berani memberikan kompensasi bila investor mau membangun wilayah timur. “Pemerintah juga harus berani memberikan kompensasi. Misalnya, investor diberikan ker-
ingananan untuk berinvestasi di wilayah timur,” ujarnya. Rai mengingatkan, apabila akomodasi wisata terus dibiarkan tumbuh di kawasan barat, justru akan memicu persaingan harga yang tidak sehat. Selain itu, juga merusak tata ruang. Sementara daerah timur sendiri sesungguhnya sudah memiliki banyak destinasi baru yang ramai dikunjungi wisatawan. “Pemerintah tinggal membantu pengembangan destinasi ini, seperti Kanto Lampo sekarang ramai dikunjungi wisatawan,” katanya. Daya tarik wisata kini memang sedang bertumbuhan di kawasan Gianyar Timur. Berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Gianyar, tercatat ada 82 daya tarik wisata di seluruh kawasan seni ini pada tahun 2017 lalu. Rinciannya, Kecamatan Gianyar 13 daya tarik wisata, Blahbatuh 16, Sukawati 15, Ubud 17, Tampasiring 12, Tegallalang 5, dan Payangan 4 daya tarik wisata. (kmb35)
TEROBOSAN di bidang pelayanan terus diupayakan jajaran LPD Desa Pakraman Ketewel, Kecamatan Sukawati. Tidak hanya berkutat di bidang jasa keuangan, LPD ini juga menggarap potensi pengelolaan sampah dengan mendirikan Bank Sampah LPD Desa Pakraman Ketewel Lestari. Selain menjadi solusi pengelolaan sampah kawasan setempat, unit usaha ini ternyata mampu menyerap tenaga kerja, khususnya dari kalangan lanjut usia (lansia). Ketua LPD Desa Pakraman Ketewel I Ketut Wardika mengungkapkan, wilayah layanan LPD mencakup sebelas banjar. Volume sampah setiap hari cukup besar sehingga perlu ada terobosan terkait pengelolaannya. Paradigma lama yakni sampah tidak berguna, ditinggalkan. Sampah justru bisa bernilai ekonomis apabila dikelola dengan baik. Pertimbangan inilah yang kemudian membuat pihak LPD membentuk bank sampah. ‘’Jadi, kita bersaing dengan pemulung. Kita jadikan pengelolaan sampah sebagai unit usaha. Karena wilayah kita sebelas banjar, dalam satu bulannya kita jadwalkan pengumpulan
sampahnya dengan jero klian,’’ kata Wardika, Selasa (14/8) kemarin. Menurut Wardika, sampah yang masuk ke bank sampah belum terpilah dengan baik, sehingga belum bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomis. Tentu hal tersebut memberikan celah bagi pengelola dalam merekrut tenaga kerja lokal. Celah ini tidak disia-siakan. Pihaknya lantas mengajak tenaga kerja lokal untuk melakukan pemilahan. Tenaga kerja ini dipilih dari para lansia. Dengan begitu, lansia yang masih produktif bisa hidup mandiri bahkan menghidupi keluarga. ‘’Kami berikan mereka nafkah. Kalau soal penghasilan, itu sesuai volume sampah yang dipilah,’’ ujarnya. (ded)
LPD Ketewel ’’Bersaing’’ dengan Pemulung
Nakhoda Diringkus Polisi Konsumsi SS Setiap Melaut Gianyar (Bali Post) Penyalahgunaan narkoba memang sudah masuk ke berbagai kalangan. Seperti seorang nakhoda berinisial HM yang diringkus polisi saat mengambil paket SS di seputaran By-pass I.B. Mantra, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Jumat (10/8). Pelaku mengaku kerap mengonsumsi barang haram ini untuk menambah keberanian saat melaut. Kasat Narkoba Polres Gianyar NARKOBA - Kasat Narkoba Polres Gianyar menunjukkan pelaku penyalahgunaan narkoba berinisial MR dan HM.
AKP Ida Bagus Putu Dana Ginawa menerangkan, penangkapan ini bermula dari polisi yang melihat gerak-gerik mencurigakan di seputaran By-pass I.B. Mantra, Jumat sore sekitar pukul 14.30 wita. Petugas yang melakukan penggeledahan awalnya tidak menemukan barang bukti yang mencurigakan di tubuh korban. “Namun, saat kita cek pada bagasi sepeda motor Honda Scoopy yang dibawa pelaku, polisi menemukan satu paket SS,” katanya. Pelaku dan barang bukti lantas digiring ke Mapolres Gianyar. Di hadapan polisi, pelaku mengaku sudah dua tahun mengonsumsi SS. Selama ini, ia
memperoleh barang haram itu dengan sistem tempel di sejumlah tempat. “Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kami kenakan pasal 112 (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal empat tahun dan maksimal 15 tahun,“ ucapnya. Sementara itu, MR mengakui mengonsumsi barang haram itu untuk menambah keberanian saat melaut. Pelaku lebih sering mengemudikan boat untuk mengantar wisatawan. “Kalau di laut itu kan butuh keberanian tinggi, apalagi sekarang ombak tinggi. Agar lebih berani, saya mengonsumsi SS,” ujarnya. (kmb35)
Telepon Penting gianyar Kantor Bupati
- 943056
DPRD
BPBD
- 943144 - 7844717/7844718
PMK
- 943113
Kantor Satpol PP
- 944436
RSUD Sanjiwani PDAM
- 943020 - 944225/943233
KPA Gianyar
- 942184
PMI Gianyar
- 8958414
KONI Gianyar
- 947261
BNN Kab. Gyr.
- 946122
PLN
- 947166
Kodim 1616 Gyr
- 943069
JEMBRANA
10
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
SOSOK Jaga Almamater Tahun 2018, Politeknik Negeri Bali Rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Jembrana telah memasuki yudisum angkatan keempat. Dari tahun ke tahun, jumlah peminat di AKN yang berada di Baluk ini terus meningkat. Bahkan di tahun akademik 2018/2019 Rintisan Akademi Komunitas Jembrana menerima 180 mahasiswa. Hal tersebut merupakan indikator kepercayaan masyarakat terhadap AKN sudah semakin baik. ‘’Kami berharap agar lulusan bekerja dengan baik, menjaga nama baik almamater, di mana pun nantinya bekerja,’’ ujar Koordinator PDD Politeknik Negeri Bali Rintisan AKN Jembrana Gede Gunadnya. Mantan Sekda Jembrana ini juga berharap agar mahasiswa bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih baik. ‘’Jangan kita berprestasi karena bantuan orang lain, namun karena kemampuan diri sendiri. Saya yakin (lulusan AKN) siap bersaing dengan kompetitor lainnya,’’ tambah pria asal Buleleng ini. Menurutnya, hal yang dapat dibanggakan para tamatan Rintisan Akademi Komunitas Jembrana adalah lulusan negeri, meskipun belum mandiri. Dengan lulusan negeri itulah akan mendapat kepercayaan bekerja di mana saja. Tidak hanya di Bali, melainkan juga di seluruh Indonesia. Yudisium tahun ini diikuti 159 mahasiswa terdiri dari konsentrasi FO (kantor depan) 17 orang, FBS (tata hidangan) 74 orang dan HK (tata graha) 68 orang. Para lulusan ini nantinya akan menghadapi persaingan yang ketat. Dengan berbekal pendidikan setahun yang dasar keahlian (ahli pratama), sudah cukup menjadi ‘’pelayan’’ di industri/ hotel. (olo)
Bali Post/olo
PERAHU SELEREK – Puluhan perahu selerek yang ditambatkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan. Akibat cuaca buruk, sebagian besar nelayan terpaksa tak melaut.
Cuaca Buruk, Nelayan Selerek Kembali Tak Melaut
Sejumlah nelayan saat ditemui, Selasa (14/8) kemarin mengungkapkan di perairan selatan Bali sering terjadi badai secara tibatiba. Meski awal melaut kondisi cuacanya baik-bail saja, namun begitu berangkat dan berada beberapa mil dari daratan, tiba-tiba cuaca berubah. Terjadi badai yang membuat para nelayan terpaksa pulang lebih awal.
“Sebelum menebar jaring, kami sering balik ke daratan karena cuaca buruk. Tibatiba ada badai di tengah laut,” kata salah satu anak buah kapal (ABK), Madek Rahman asal Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Ia menjelaskan kondisi itu membuat para nelayan memilih tidak melaut untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan.
Meski dipaksakan untuk melaut, tentunya para nelayan dipastikan tidak mendapatkan hasil tangkapan. Begitu juga jika melaut, kerugian semakin banyak karena biaya operasional. Kondisi serupa juga dialami para nelayan sampan. Kendati jarak lokasi tangkapan lebih pendek dibandingkan perahu selerek, namun mereka juga merasakan dampak
cuaca buruk ini. Meski cuaca di darat cerah dan ombak tenang, belum tentu ketika berada di tengah laut. “Cuaca sering berubah seketika, bahkan baru keluar dari kolam dermaga pernah seperti itu,” ucap Basri, nelayan lainnya. Ia menggambarkan kondisi perairan saat ini tergolong ekstrem, sehingga ia yang sudah puluhan tahun menjadi nelayan memilih tak melaut. “Daripada sampan terbalik atau bagaimana, lebih baik menunggu cuaca baik terlebih duhulu,” terangnya. Adanya cuaca buruk ini, para nelayan berharap segera berlalu. Apalagi sebelumnya
PEMERINTAH Kabupaten Jembrana melaksanakan upacara bendera di Lapangan Pecangakan, Jembrana dalam rangka memperingati HUT ke-60 Provinsi Bali dan HUT ke-57 Pramuka, Selasa (14/8) kemarin. Bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan ini yakni Bupati Jembrana I Putu Artha. Dalam sambutan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika yang dibacakan Bupati Artha mengatakan peringatan hari jadi kali ini merupakan momentum memahami perjalanan panjang Provinsi Bali dalam menghadapi dinamika sosial kemasyarakatan yang makin kompleks. ‘’Kita harus mengambil makna penting dari pengalaman panjang ini, dan mensyukuri sebagai buah
keberhasilan dari perjuangan serta kerja keras dalam membangun daerah,’’ katanya. Melalui Bupati Artha, Gubernur juga berharap seluruh jajaran birokrasi proaktif dan responsif dalam menyikapi kondisi yang berkembang. Fungsi pelayanan mesti dioptimalkan, sejalan dengan pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan yang profesional, transparan, partisipatif dan akuntabel. Peringatan HUT ke-60 Provinsi Bali tahun 2018 mengambil tema ‘’Bali Mandara 20082018, Matur Suksma’’. Dalam peringatan ini dihadiri Ketua DPRD Jembrana I Ketut Sugiasa, Sekda Jembrana I Made Sudiada, Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok,
Kajari Jembrana Nur Elina Sari, unsur Forkopimda Kabupaten Jembrana, TNI/Polri dan jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Jembrana. Pada kesempatan tersebut, Bupati Artha menyerahkan secara simbolis piagam tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat. Penghargaan itu untuk pegawai masa bakti 30 tahun kepada 61 ASN, masa bakti 20 tahun kepada 27 ASN dan 217 orang ASN dengan masa bakti 10 tahun. ‘’Semoga penghargaan ini dapat memotivasi ASN untuk lebih meningkatkan kinerja dalam tugasnya masing-masing,’’ harap Bupati Artha. (ad694)
UPACARA – Bupati Jembrana I Putu Artha ketika menjadi inspektur upacara saat peringatan HUT ke-60 Provinsi Bali dan HUT ke-57 Pramuka di Lapangan Pecangakan, Selasa (14/8) kemarin.
Negara (Bali Post) -
Cuaca buruk yang kembali terjadi beberapa hari belakangan ini, tak hanya berdampak pada kondisi di daratan, namun juga di laut. Akibat kondisi itu, para nelayan selerek memilih tidak melaut. Padahal, dalam sebulan belakangan sempat sumringah karena hasil tangkapan melimpah. Namun, sejak akhir pekan lalu, mereka kembali tak melaut karena cuaca tak memungkinkan.
Bali Post/olo
INSPEKTUR - Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret saat menjadi inspektur upacara di SMKN 2 Baluk, Selasa (14/8) kemarin.
Ajak Siswa Jauhi Narkoba dan Miras
Negara (Bali Post) Guna menjalin kemitraan supaya lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat, jajaran Polsek Kota Negara turun menyambangi sekolah. Kegiatan ini dilakukan lantaran di sekolah mayoritas merupakan remaja yang rentan dengan hal negatif. Untuk itu, perlu penyuluhan hukum dan kamtibmas dengan berbagai cara. Seperti halnya dilakukan Kapolsek Kota Negara Kompol I Ketut Maret, Selasa (14/8) kemarin. Kompol Maret sengaja menjadi inspektur upacara di SMKN 2 Negara untuk memberikan pengarahan. Ia menyampaikan pesan kepada seluruh siswa untuk menaati peraturan lalu lintas dan perundangundangan yang berlaku. ‘’Jauhi narkoba dan miras. Justru harus ikut dalam hal pemberantasannya,’’ tegasnya. Para siswa-siswi juga diminta untuk menciptakan rasa aman dan tertib di lingkungan sekolah. Tidak menyalahgunakan kemajuan teknologi saat ini serta fokus semangat belajar guna mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara. Menurut Kompol Maret, upaya ini merupakan tindak lanjut dari pihak kepolisian Polsek Negara yang baru-baru ini menemukan atau mendapati salah satu siswa membawa barang haram atau obat berbahaya diduga pil koplo. ‘’Karena itu saya mengambil apel sebagai inspektur upacara hari ini (kemarin - red),’’ tambahnya. (kmb26)
mereka sempat merasakan hasil tangkapan yang lumayan banyak setelah dua tahun paceklik ikan. Jumlah nelayan di Jembrana mencapai 10.022 orang Jumlah ini terbagi menjadi nelayan sampan dan nelayan perahu selerek. Perahu selerek memiliki bobot yang antara 20-30 GT. Dalam satu operasional perahu selerek bisa menampung ABK hingga 30 orang. Hasil tangkapan utama para nelayan di Selat Bali ini adalah ikan lemuru. Namun, selama sebulan terakhir mereka lebih banyak mendapatkan tangkapan ikan tongkol. (kmb26)
Pemkab Jembrana Gelar Apel Peringatan HUT Provinsi Bali dan Pramuka
Bali Post/ist
Arus Lalin di Jalan Wijaya Kusuma Dikeluhkan Warga
Bali Post/olo
KRODIT - Kondisi arus lalu lintas di Jalan Wijaya Kusuma, Baler Bale Agung yang kerap dikeluhkan warga.
Negara (Bali Post) – Kondisi arus lalu lintas di Jalan Wijaya Kusuma beberapa hari belakangan terlihat krodit. Jalur utama menuju RSU Negara ini kerap dikeluhkan warga. Apalagi sekarang ini ditambah dengan adanya proyek trotoar dan drainase. Lebih miris lagi, banyak mobil parkir di badan jalan, sehingga membuat arus lalu lintas semakin krodit. Padahal, pihak RSU Negara telah menyediakan parkir di dalam,
khusus untuk mobil. Seperti terlihat pada Selasa (14/9) kemarin. Bersamaan dengan pengerjaan proyek, arus lalu lintas juga padat. Proyek perbaikan drainase kini sudah berlangsung hingga di depan RSU Negara. Alat berat nampak mulai mengeruk saluran drainase. Kawasan yang sebelumnya steril dari kendaraan, baik di sisi timur maupun barat jalan, kini justru dipenuhi mobil parkir. Hal ini membuat kekroditan makin parah.
Direktur RSU Negara Made Dwipayana saat dikonfirmasi kemarin mengatakan pihaknya telah menyiapkan lahan parkir di dalam. Areal parkir ini diakui masih sangat memadai. Kendaraan yang parkir di badan jalan itu merupakan pengunjung poliklinik maupun IRD. Sebab, jika parkir di belakang, jaraknya terlalu jauh sehingga mereka memilih parkir di pinggir jalan. ‘’Sebenarnya sudah kita arahkan ke dalam. Tapi kebanyakan
para pengujung memilih parkir di sana (badan jalan - red) karena lebih dekat ke poliklinik,’’ katanya. Sementara itu, pengerjaan proyek trotoar dan drainase itu masih berlangsung, bahkan sudah melakukan pengerukan di depan RSU Negara. Proyek senilai Rp 1,8 miliar bersumber dari APBD ini tanggal Surat Perintah Kerja (SPK) per 12 Juli 2018. Proyek ini ditarget rampung empat bulan atau 120 hari. (kmb26)
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
Digelar Massal, ’’Bayuh Sapuh Leger’’ Amlapura (Bali Post) Geria Agung Pasraman Tri Shakti Tianyar, Kecamatan Kubu, berencana menggelar upacara Bayuh Sapuh Leger massal. Rencana itu menyikapi banyaknya permintaan umat, guna menekan tingginya biaya. Rencananya, upacara yang dibuka umat se-Bali ini akan dilaksanakan pada Saniscara Kliwon Wayang, 22 September 2018 mendatang. Jika menyelenggarakan sendiri-sendiri, biayanya bisa mencapai puluhan juta rupiah, sehingga tercetus ide dan niat menggelar bersama-sama atau massal. Upacara ini rencananya dipusatkan di Geria Agung Pasraman Tri Shakti Tianyar, Kubu. Ida Pandita Mpu Siwa Budha, belum lama ini menyampaikan, kelahiran yang diperbolehkan mengikuti bayuh sapuh leger antara lain kelahiran wuku wayang, anak tunggal laki/perempuan maupun tiba sampir (anak terlahir berkalungkan tali pusar). Bisa juga anak yang tiba angker (anak lahir terbelit tali pusar dan tidak menangis), jempina (anak lahir prematur), anak margana (anak lahir di perjalanan menuju rumah sakit), wahana (anak lahir di keramaian), julung sungsang (anak lahir saat jam 12 siang/12 malam), julung sarab (anak lahir saat matahari terbenam/sandikala), anak terlahir kembar, anak terlahir buncing, pancoran apit telaga (anak laki diapit kakak adiknya perempuan) dan sebaliknya, telaga apit pancoran (anak perempuan diapit kakak adiknya lakilaki). Ida Pandita Mpu Siwa Budha menambahkan, bagi masyarakat Bali yang ingin mengikuti upacara ini, diminta segera mendaftar ke Geria Agung Pasraman Tri Shakti Tianyar, Kubu, atau bisa langsung hubungi 081236091003. Bagi umat yang ingin ikut, diminta menyediakan satu banten pejati, tirta piuning dari kemulan masing-masing dan punia sebesar Rp 700 ribu. Sementara yang akan didapatkan oleh warga yang ikut upacara, antara lain banten bebayuhan dan pangelukatan sapuh leger dari Ida Pandita Mpu Shiva Budha Paramanatha Darma Sidhi dan Jro Dalang serta banten bebayuhan manut Saptawara. “Prosesi ini juga dilengkapi upacara homa,” kata Ida Pandita. (kmb31)
Bali Post/kmb41
PELAKU - Pelaku penebasan saat menjalani pemeriksaan di Polres Karangasem.
Dendam, Alamatnya Diberi Tahu
Sopir Truk Galian C Tebas Warga Selat
Amlapura (Bali Post) Kasus penebasan terjadi di Banjar Dinas Muntig, Desa Amerta Bhuana, Selat, Karangasem, Selasa (14/8) kemarin. I Nyoman Sumadana asal Banjar Dinas Tabang, Desa Bebetin, Sawan, Buleleng itu nekat menebas pipi I Ketut Wardana asal Banjar Dinas Manik, Desa Muncan, Selat, Karangasem. Atas kejadian itu, pelaku sudah diamankan pihak kepolisian. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, peristiwa penebasan itu terjadi pukul 09.30 Wita. Kala itu, pelaku keluar dari lokasi galian C usai mengambil pasir menuju arah barat, menggunakan truk. Di perjalanan pelaku berpapasan dengan korban. Saat itu, korban turun dari kendaraan truk dan menghapiri pelaku. Karena dihampiri, pelaku juga langsung turun dari truknya dengan membawa sajam jenis pedang. Sebelum menebas, sempat pelaku lebih dulu mendorong korban. Pada saat mendorong, pelaku langsung menebas pipi korban menggunakan pedang hingga luka robek. Korban pun harus mendapatkan jahitan. Pelaku, Nyoman Sumadana, mangaku jika dirinya melakukan penebasan itu karena dendam terhadap korban akibat korban menyampaikan alamat rumahnya terhadap petugas koperasi yang hendak mengambil sepeda motor yang dikredit akibat tidak
membayar cicilan. Pelaku mencicil sepeda motor di salah satu koperasi di daerah Abiansemal, Badung. “Saya dendam karena dia berbohong. Tidak mau ngaku jika memang dialah yang memberi tahu alamat rumah saya kepada petugas koperasi, sehingga pihak koperasi kemudian menarik motor yang saya kredit. Petugas koperasi memberi tahu demikian. Karena tidak mengaku itu yang membuat saya emosi,” ujarnya. Kanit Reskrim Polsek Selat Iptu Made Sudihartama membenarkan jika ada kasus penebasan di Banjar Dinas Muntig, Desa Amerta Bhuana, Selat, Karangasem. Pasca-adanya laporan itu, pihaknya langsung menerjunkan anggota untuk mengamankan pelaku. “Pelaku beserta barang bukti berupa pedang sudah kita amankan, dari hasil interogasi yang kita lakukan terhadap pelaku. Bahwa pelaku menebas korban karena ada kesalahpahaman dengan korban. Kasus itu kini telah ditangani Polres Karangasem,” jelasnya. Akibat kejadian itu, korban sudah dibawa ke Puskesmas Selat untuk mendaparkan perawatan tim medis akibat menderita luka tebas di bagian pipinya sebelah kanan. “Korban sudah pulang. Korban juga telah menjalani pemeriksaan di Polres Karangasem,” tegasnya. (kmb41)
Karangasem
11
Gunung Agung Tenang
Warga Mulai Beternak Ayam Lagi Amlapura (Bali Post) Setelah lama jeda tanpa aktivitas, warga di lereng Gunung Agung mulai menekuni usaha yang dulu sempat terhenti. Salah satunya, usaha beternak. Seperti yang dilakoni Ketut Prabawa. Ia memulai lagi dari awal usahanya itu, meski kerap dihantui rasa waswas. Untuk beternak dan bertani, sebagian warga terdampak masih harus berhati-hati. Sekalipun ada usaha sedikit mulai menggeliat, namun tetap saja ada rasa waswas kalau Gunung Agung tiba-tiba erupsi lagi. Demikian dirasakan warga Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Kecamatan Selat ini. Kampung halamannya ini ada di radius 9 Km dari Gunung Agung dan masuk zona bahaya II. Saat Gunung Agung level IV, semua warga di desa ini mengungsi ke Klungkung dan Sidemen. Prabawa mengaku kembali mencoba beraktivitas setelah pulang dari mengungsian. Dia merasakan di pengungsian hidupnya tidak menentu. Karena itu, ia memutuskan pulang merawat kandang ayam di sebelah rumahnya. Saat mengungsi sebagian ayamnya langsung dijual. Sebagian lagi ditinggal di rumah. “Makanya, waktu mengungsi terpaksa bolak-balik dari lokasi pengungsian ke rumahnya, untuk merawat ayam sisanya. Biar tidak mati sia-sia,” katanya belum lama ini. Beternak ayam kampung itu dia lakukan dengan proses mengawinkan pejantan dengan betinanya. Kemudian bertelur, ditetaskan, hingga pemeliharaan. Peminat ayam kampung di Karangasem, diakui cukup tinggi. Banyak yang datang membelinya. Ayam pejantan dia jual rata-rata Rp 300 ribu per ekornya. Selain ayam Bali asli, Prabawa juga melakukan kawin silang ayam Bali dengan ayam Bangkok maupun Lensi. Ayam-ayam jenis ini banyak peminatnya. Di antaranya untuk tujuan diadu.
Langsung Divaksim Di kandangnya ada tempat khusus proses pengawinan ayam. Begitu bertelur dierami. Setelah telur menetas langsung anak ayam itu dipisah dari induknya, ditempatkan di ruangan pemanas. Anak ayam saat itu juga divaksin. Itu penting agar tidak terkena virus. Sedangkan, induknya dimandikan agar tidak ingat lagi dengan anaknnya. Hal itu dilakukan agar sang induk lekas bertelur kembali. “Yang dijual cuma pejantannya saja. Sedangkan ayam betinanya ada yang dirawat sebagai indukan,” ujarnya. Proses penetasannya dilakukan secara alami. Hanya, menggunakan penghangat. Untuk pemasaran dirinya mengaku hanya di level lokal. Ini karena banyak warga di kampungnya yang memerlukan ayam Bali. Sementara untuk pakan, dia menggunakan pakan carun dan jagung serta dedak. Terkadang juga diberikan buah kelapa yang sudah dibelah untuk pakan tambahan. Meski sudah berani beternak lagi. Namun, ia sementara tidak berani membangun terlalu besar dulu seperti semula. Sebab, situasi Gunung Agung masih labil. Dia hanya memanfaatkan kandang kecil, ditambah bekas garasi mobil yang luasnya sekitar 5 meter kali 9 meter. Dia berharap situasi bisa segera pulih seperti sedia kala. Gunung Agung tidak lagi jadi ancaman warga. Hal serupa juga disampaikan warga lainnya, Wayan Putra. Kalau pun situasinya belum stabil, warga memilih tetap seperti sekarang, tetap beraktivitas dalam skala kecil-sedang, untuk sekadar bisa menghidupi keluarga. (kmb31)
Bali Post/kmb31
TERNAK AYAM KAMPUNG - Kandang darurat Ketut Prabawa, untuk sekadar melanjutkan usaha ternak ayam kampung, di tengah situasi tak tentu Gunung Agung.
Sejak Tiga Tahun Terakhir SMK Nasional Krisis Siswa Amlapura (Bali Post) Persaingan yang ketat dewasa ini membuat SMK Nasional Amlapura setiap tahunnya mengalami krisis siswa baru. Bahkan, pada tahun ajaran baru ini hanya ada tujuh siswa yang mendaftar di sekolah tersebut. Atas kondisi itu, pihak sekolah terpaksa mengarahkan siswanya itu untuk mendaftar ke sekolah lain, sesuai jurusan yang mereka inginkan. Kepala SMK Nasional Amlapura Putu Arta Eriawan, Selasa (14/8) kemarin mengungkapkan, setiap tahunnya, siswa yang mendaftar di sekolah ini jumlahnya sangat terbatas. Seperti tahun ini hanya ada tujuh siswa yang mendaftar jadi calon siswa baru. “Krisis siswa di sekolah ini sudah sejak tiga tahun terakhir. Sebelum-sebelumnya cukup lumayan kita dapat siswa. Tahun ini, karena siswa yang mendaftar sedikit, maka siswa itu kita arahkan mendaftar ke SMK lainnya untuk mencari jurusan yang sesuai keinginan
Bali Post/kmb41
RUANG PRAKTIK - Kepala SMK Nasional Amlapura Putu Arta Eriawan saat menunjukkan ruang praktik otomotif. mereka. Sangat beralasan, karena memang tidak mungkin menjalankan proses belajar mengajar dengan jumlah siswa sedikit,” ungkapnya. Eriawan mengatakan, pe-
nyebab sekokah ini sulit mendapatkan siswa setiap tahunnya karena persaingan yang cukup ketat. Saat ini, sudah banyak ada SMK negeri dan swasta bahkan di
masing-masing kecamatan. Di samping itu juga, kata dia, sekarang ini para siswa sudah jeli melihat peluang kerja. Fenomena sekarang siswa lebih banyak memilih
jurusan pariwisata, ketimbang jurusan lainnya. Saat ini, SMK Nasional Amlapura, hanya membuka dua jurusan yakni otomotif dan bangunan. “Dari pihak sekolah kita sudah berusaha semaksimal mungkin supaya dapat siswa. Beberapa hal kita lakukan, mulai sosialisasi ke sekolahsekolah SMP, termasuk sempat membuka jurusan kepariwisataan. Tetapi tetap saja jumlah siswa yang mendaftar sedikit,” keluh Eriawan. Sekarang ini malah sama sekali tidak ada siswa. Maka lebih lanjut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak yayasan terkait nasib bangunan sekolah itu. Apa yang akan dilakukan ke depannya terhadap sekolah ini. “Kita akan melapor ke pihak yayasan. Masalah apa yang menjadi keputusan yayasan, itu yang akan kita lakukan. Jika nantinya memang ingin membuka jurusan baru, mungkin kepariwisataan maka kita harap lebih dulu disiapkan gedung dan alat alat praktiknya,’’ tegas Eriawan. (kmb41)
Dampak Gempa Lombok
Estimasi Kerugian Material Capai Belasan Miliar Guncangan gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada awal Agustus lalu, mengakibatkan ratusan bangunan mengalami kerusakan di Kabupaten Karangasem. Atas peristiwa tersebut, kerugian material yang dialami diperkirakan mencapai belasan miliar rupiah. Sejauh ini, apakah pendataan rumahrumah penduduk yang menjadi korban gempa itu sudah terdata semuanya?
Bali Post/kmb41
BANGUNAN RUSAK - Bangunan rusak di Karangasem akibat gempa Lombok. Berdasarkan pendataan BPBD estimasi kerugian material mencapai belasan miliar rupiah.
KEPALA Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa, Selasa (14/8) kemarin mengungkapkan, untuk melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat gempa di Lombok, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan para kadus, perbekel, dan juga camat di masing-masing kecamatan.
Sejauh ini, laporan yang masuk baru dari tujuh kecamatan dari total delapan kecamatan yang ada di Karangasem. “Saat ini, hanya kecamatan Bebandem yang belum menyetorkan hasil pendataan bangunan yang rusak akibat gempa itu. Sedangkan kecamatan yang lainnya sudah kita terima.
Kita harap dua hari lagi sudah ada laporan masuk. Sehingga kita bisa lakukan pendataan secara keseluruhan berapa sesungguhnya bangunan yang rusak akibat gempa Lombok itu,” ungkapnya. Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan, kerusakan bangunan yang paling parah, ada di Dusun Bunga, Desa Ban, Kubu. Dari sekian bangunan yang rusak, 73 rumah milik warga rusak berat. Saat ini, rumah itu tidak bisa ditempati sama sekali. Sedangkan yang lainnya mengalami kerusakan ringan dan sedang. “Diperkirakan, kerugian material sementara akibat kejadian itu mencapai belasan miliar rupiah. Ini belum termasuk hasil kajian tim teknis.
Itu estimasi kerugian sebatas laporan yang kita input dari lapangan. Kita juga masih terus melakukan pendataan bangunan yang rusak agar tidak ada yang tercecer,” paparnya. Selain bangunan dari masyarakat dan tempat-tempat suci yang mengalami kerusakan berat, kata Arimbawa, pihaknya telah melaporkan ke pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini BPBD untuk mendapatkan bantuan melalui anggaran pascabencana itu. Pihaknya juga telah mengajukan santunan kepada warga Tianyar Karangasem yang meninggal di Denpasar, akibat tertimpa reruntusan saat gempa Lombok. Termasuk juga seorang nenek dari Dusun Bunga yang meninggal akibat
tertimpa tembok rumahnya. Dia juga sudah dapat dana santunan kematian. ‘’Demikian juga warga-warga yang mengalami luka berat, akan diajukan untuk mendapatkan santunan. Sekarang, pengajuan itu masih dalam proses,” katanya. Sejauh ini, kata Arimbawa, pihaknya juga sudah mengambil langkah-langkah. Antara lain memberikan bantuan logistik, tenda-tenda keluarga serta terpal kepada warga yang rumahnya tidak bisa ditempati lagi akibat rusak yang berat. “Bantuan tenda-tenda dan terpal yang diberikan dipergunakan untuk membangun hunian sementara, yang ada di Seraya, Ban, Purwakerti dan Tiyingtali,” ujarnya. (eka)
KLUNGKUNG
12
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
Dipertanyakan, Kajian Ulang Pelabuhan Gunaksa
Balu Post/sos
PELABUHAN - Kondisi pelabuhan Gunaksa, Kecamatan Dawan yang sangat memprihatinkan.
Terima Satyalancana Karya Satya
ASN Diminta Tingkatkan Kualitas Kerja RATUSAN Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Klungkung menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Rinciannya, dengan masa kerja 10 tahun 223 orang, 20 tahun 103 orang dan 30 tahun 119 orang. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai upacara bendera memperingati hari jadi Provinsi Bali ke-60 di Lapangan Puputan Klungkung, Selasa (14/8) kemarin. Bupati Suwirta berharap, penghargaan sesuai petikan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 35/TK/TAHUN 2018, 19 April 2018 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya ini dapat dipertanggungjawabkan masingmasing penerima serta mampu menjadi penyemangat untuk meningkatkan kualitas kerja dan pola pikir dalam menggulirkan program kerja yang sudah dirancang. “Saya berharap semua bisa meningkatkan kinerja dengan baik dan mengevaluasi diri,” ujar didampingi Wakil Bupati Klungkung Made Kasta. Menggenjot pembangunan daerah, kata mantan Manager Koperasi Pasar Srinadi ini ASN juga tak bisa berjalan sendirisendiri. Seluruhya diminta selalu bergandengan tangan
Semarapura (Bali Post) Pelabuhan Gunaksa, Kecamatan Dawan Klungkung diwacanakan Kementerian Perhubungan untuk dikaji ulang. Hal tersebut tak lepas dari kondisinya yang memprihatinkan. Di samping belum bisa difungsikan, kerusakan cukup parah terjadi di sejumlah bagian. Namun, menurut Kepala Dinas Perhubungan Klungkung I Nyoman Sucitra, beberapa bulan berjalan, belum ada kepastian soal itu. “Belum ada informasi lanjutan soal itu (kajian - red),” katanya, Selasa (14/8) kemarin. Pejabat asal Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan ini menyatakan, kewenangan pengelolaan pelabuhan seluas 12,33 hektar itu masih berada di tangan pemerintah pusat. Meski demikian, pemkab sangat mengharapkan bisa beroperasi, minimal untuk mendukung transportasi ke
Kepulauan Nusa Penida maupun sebaliknya. “Tentu dengan adanya wilayah kepulauan, kami sangat mengharapkan itu bisa difungsikan,” ucapnya. Ketua Komisi II DPRD Klungkung I Komang Suantara mempertanyakan soal itu. Pihaknya pun mengatakan perlu ada komunikasi yang lebih intensif untuk mempercepat kepastian nasibnya. “Kemarin kementerian sudah sempat turun. Semestinya dinas terkait harus melakukan langkah progresif berkaitan dengan apa yang dijanjikan. Kalau tidak melakukan apa, kami juga berang,” sebutnya. Disampaikan lebih lanjut, pihaknya juga sempat mempertanyakan keberlanjutan pembangunannya langsung ke kementerian. Namun tidak mendapatkan jawaban tegas. Hal semacam ini sangat tidak diharapkan. “Kami minta ketegasan terkait itu. Apakab diber-
hentikan maupun di akhir, atau seperti apa. Biar daerah juga bisa mengambil langkahlangkah lain. Kami berharap paling lambat 2019 ada langkah-langkah preventif untuk pelabuhan itu,” ungkap politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini. Pada Mei lalu, Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan Wahju S. Utomo ketika melakukan pemantauan mengungkapkan mengingat terjadi kerusakan di sejumlah titik, dipandang perlu ada kajian ulang untuk pelabuhan yang mulai terbangun tahun 2006 itu. Bahkan, diwacanakan akan ada tim teknis yang turun untuk menilai lebih jauh. “Jelas ini akan dikaji ulang. Terutama pintu masuk pelabuhan karena tidak begitu layak. Nanti ada tim teknis yang turun ke sini untuk menilai lebih jauh. Idealnya seperti apa pelabuhan dengan kontur alam seperti
ini. Kami tidak mau lagi yang seperti ini,” ungkapnya. Dinyatakan pula, temuannya itu akan disampaikan ke Menteri Perhubungan dan selanjutnya dibicarakan dengan kementerian terkait, salah satunya Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemerintah provinsi maupun kabupaten. “Ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Kementerian Perhubungan. Contohnya, akses jalan dengan PUPR. Percuma kita selesaikan pelabuhan tapi aksesnya tidak ada. Tidak ada gunanya,” tegasnya. “Kedua, kami juga minta jaminan dari pemerintah daerah bahwa pelabuhan ini setelah dengan investasi cukup besar dalam penyelesaiannya itu harus jelas pemanfaatannya. Jangan sampai kita bangun selesai tapi tidak dimanfaatkan dengan optimal. Nanti mubazir sekali anggaran APBN,” jelasnya. (kmb45)
APBD-P 2018
Nilai Usulan Hibah Bansos Capai Rp 29 Miliar Semarapura (Bali Post) – Jelang pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018, Pemkab Klungkung diserbu usulan hibah bantuan sosial (bansos). Tercatat ada 640 proposal yang masuk. Hal tersebut diakui Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Klungkung I Nyoman Mudarta usai mengikuti rapat kerja di DPRD Klungkung, Selasa (14/8) kemarin.
Bali Post/ist
PENGHARGAAN - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wabup I Made Kasta menyerahkan penghargaan kepada ASN Kabupaten Klungkung yang menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia, Selasa (14/8) kemarin. dan meningkatkan kerja sama maupun inovasi. “Jangan malas untuk berinovasi dan menggali potensi masing-masing. Dengan komitmen yang kuat kita bersama maka pembangunan dan penggalian potensi daerah akan lebih mudah,” ujarnya. Sebelumnya sering diungkapkan ASN juga harus menerapkan sikap disiplin dan menjadi contoh pelayan masyarakat luas. “Kedisiplinan itu sangat penting. Saya harapkan ke depan semakin baik. Ini penting untuk mendukung pembangunan,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam peringatan hari jadi Provinsi Bali ke-60, sesuai amanat Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, Bupati Suwirta mengajak semua komponen masyarakat untuk menjadikannya sebagai momentum untuk mensyukuri dan memahami perjalanan panjang Provinsi Bali dalam menghadapi dinamika sosial kemasyarakatan. Makna dari pengalaman panjang tersebut diharapkan bisa menjadi pedoman dalam melanjutkan program pembangunan daerah. (ad701)
Pejabat asal Desa Tegak Kecamatan Klungkung ini menyatakan, usulan tersebut disampaikan kelompok masyarakat secara langsung maupun difasilitasi anggota DPRD Klungkung. Masih seperti sebelumnya, permohonan dana itu banyak untuk pembangunan pura, balai banjar maupun lainnya yang berkaitan dengan urusan kebudayaan. “Masih seperti tahun sebelumnya. Ada untuk pembangunan pura. Ada juga untuk balai banjar,” katanya. Berdasarkan data sementara, nilainya telah mencapai Rp 29 miliar. Saat verifikasi, terungkap usulan permohonan bantuan tersebut dipergunakan untuk membayar hutang yang digunakan untuk pembangunan sebelumnya.
Hanya jumlahnya tergolong sangat sedikit. “Ada yang sudah selesai membangun satu setengah tahun lalu. Sekarang memohon dana untuk membayarnya. Tetapi tidak banyak. Hanya kisaran satu persen,” jelasnya. Mekanisme pengusulan ini sudah sering disosialisasikan. Kalangan legeslatif pun diharapkan turut memberikan pemahaman. “Kami sudah sampaikan, supaya bersamasama memberikan pemahaman kepada masyarakat,” jelas mantan Kadisdikpora Klungkung ini. Disampaikan lebih lanjut, nilai usulan ini lebih kecil daripada APBD-P 2017 yang mencapai sekitar Rp 33 miliar. Sekretaris Daerah Klungkung I Gede Putu Winastra
mengatakan, hal tersebut akan dikaji terlebih dahulu. Pemenuhannya menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan mengacu pada skala prioritas. “Untuk perubahan kan belum dibahas. Tentu belum bisa dipastikan berapa anggaran untuk hibah bansos. Itu tetap menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya. Selain di perubahan, usulan hibah juga ada pada anggaran induk. Tercatat yang lolos verifikasi mencapai 482 proposal dengan nilai sekitar Rp 32 miliar. Pada raker tersebut, sejumlah anggota dewan mendesak pencairannya segera dilaksanakan. (kmb45)
Bali Post/sos
I Nyoman Mudarta
Raker Bersama Pemkab
Cara Pedagang Pasar Galiran Peringati Hari Kemerdekaan
Ikuti Lomba Kebersihan, Ciptakan Dewan Soroti Penegakan Perda Daya Saing dengan Pasar Modern PERINGATAN Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73 di Kabupaten Klungkung nampak berbeda dengan sebelumnya. Tak hanya dimeriahkan dengan lomba gerak jalan, lomba panjat pinang maupun karnaval. Untuk pertama kalinya, juga ada lomba kebersihan tempat berjualan bagi pedagang di Pasar Galiran. Seperti apakah itu? Pasar Galiran menjadi salah satu pusat perputaran perekonomian. Masyarakat yang mengadu nasib tak hanya dari Klungkung saja. Tetapi juga kabupaten tetangga, seperti Karangasem dan Bangli. Dari itu, kerap disebut sebagai pasar Bali Timur. Menginjakkan kaki, Selasa (14/8) kemarin, suasana nampak berbeda. Pedagang tak hanya sibuk berjualan, menawarkan berbagai barang kepada pembeli. Banyak juga yang nampak sibuk membersihkan lorong yang menjadi pelintasan. Ada menggunakan sapu, ada yang mengepel. Kesan bersih pun terpancar, menciptakan kenyamanan. Tak ada bau amis yang menyengat. Barang-barangnya yang beraneka ragam juga tertata rapi. Bertumpuk-tumpuk sesuai jenisnya. Perlengkapan upakara juga
ada yang digantung. Apa yang dilakukan itu sebagai bagian dari lomba kebersihan tempat berjualan, memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-73. Lomba ini baru pertama kali dilaksanakan. Sebelumnya, hanya dimeriahkan dengan lomba pada umumnya. Pedagang, I Nengah Sarka pun menyambut positif. Menurutnya, gerakan inovatif ini untuk menumbuhkan kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan. “Ini bagus. Biasanya lebih banyak dibersihkan petugas khusus,” tuturnya. Penilaiannya berlangsung sejak 13 sampai 15 Agustus, hari ini. Tim turun secara sembunyi-sembunyi. Pedagang pun tak ingin tempat berjualannya tepergok kotor. Pedagang lain, Mangku Komang Dana, mengatakan lomba ini juga untuk menumbuhkan rasa
Bali Post/sos
BERSIHKAN - Pedagang di Pasar Galiran, Klungkung tengah sibuk membersihkan lingkungan tempat berjualan. Itu dilakukan untuk menyambut lomba kebersihan, memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-73.
kebersamaan antarpedagang. “Ini tak hanya untuk menyambut peringatan hari kemerdekaan. Tetapi juga mengajak pedagang untuk membiasakan hidup bersih,” ucapnya. Kepala UPT Pasar Klungkung I Komang Widyasa Putra mengatakan, lomba ini untuk los, pertokoan dan kios pasar. Kriterianya, kebersihan tempat berjualan dan lingkungannya, kemudian ketertiban berjualan hingga ketaatan membayar retribusi pasar. “Tim penilai dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Klungkung,” sebutnya. Hadiah yang nantinya diberikan untuk juara bukan berupa barang, seperti kulkas, TV atau lainnya. Namun dibebaskan membayar retribusi yang per hari untuk kios Rp 5 ribu dan los Rp 4 ribu. Juara I berlangsung tiga bulan, juara II dua bulan, dan juara III satu bulan. “Mereka juga dapat piagam. Untuk blok juga ada nominasinya,” katanya. Ditegaskan, lomba ini bukan sebatas memperingati hari Kemerdekaan. Namun lebih mendasar dari itu, untuk menggugah kebiasaan menciptakan pasar tradisional terasa seperti pasar modern. Penuh kenyamanan yang pada akhirnya mampu menarik minat pembeli untuk datang. “Kebersihan ini menjadi salah satu cara untuk bisa bersaing dengan pasar modern. Ini yang kami tumbuhkan pada pedagang,” tegas pejabat asal Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida ini. Lomba ini pun sangat diharapkan bisa berjalan tahun berikutnya. Lokasinya pun tak sebatas di Pasar Galiran, namun juga lainnya. “Untuk yang sekarang akan dievaluasi. Kami ingin ini berjalan berkelanjutan,” pungkasnya. (sos)
Semarapura (Bali Post) Penegakan Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Klungkung menjadi sorotan kalangan DPRD Klungkung. Hal tersebut dinilai belum berjalan optimal, terlihat dari masih adanya pelanggaran. Demikian terungkap dalam rapat kerja bersama Pemkab, Selasa (14/8) kemarin. Anggota Komisi II Anak Agung Gede Bagus mengungkapkan, salah satu pelanggaran yang masih sering ditemukan, yakni soal parkir. Banyak warga yang menempatkan kendaraan pada trotoar yang mengganggu kenyamanan publik. Tentu, hal tersebut bertegangan dengan Perda. “Ini harus ditindak,” tegasnya. Politikus PDI-P ini pun menyatakan, pembangunan akomodasi pariwisata juga masih ada yang demikian. Pemkab diharapkan bisa melakukan langkah-langkah antisipasi melalui pengawasan yang lebih maksimal. Sementara itu, anggota Komisi III Ketut Sukma Sucita menyampaikan pelang-
garan ditengarai terjadi pada sejumlah bangunan di sekitar By-pass Ida Bagus Mantra. Namun, sejauh ini belum ada upaya optimal dalam melakukan penertiban. “Ada kecurigaan bangunan yang tidak ada IMBnya,” sebutnya. Tak hanya itu, wakil rakyat asal Desa Kamasan, Klungkung ini juga menyoroti soal pembangunan melanggar sempadan. “Penerapan tata ruang juga masih perlu pemahaman. Ada yang membangun jauh dari as jalan, sudah memenuhi ketentuan, justru tidak diperkenankan. Justru yang dekat jalan, yang tidak mengantongi izin dibiarkan,” ucapnya. Pada raker itu kembali terungkap soal keberadaan tower seluler bodong di Dusun Cempaka, Desa Pikat, Kecamatan Dawan dan Dusun Minggir, Desa Gelgel, Klungkung. Anggota Komisi III Sang Nyoman Putrayasa meminta pemkab untuk benar-benar bertindak tegas, apalagi dari sisi zonasi, pembangunannya tidak memungkinkan. “Jangan ada istilah kasihan kepada investor
yang sudah melanggar aturan. Jangan biarkan mengurus izin. Itu tidak baik. Ketegasan pemkab ditunggu publik,” imbuhnya. Ketua Komisi II, I Komang Suantara yang memimpin rapat pun menilai sejauh ini taring instansi penegak perda masih perlu diasah. “Sejauh ini kinerjanya belum optimal,” katanya. Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra yang hadir pada raker itu menyampaikan sejauh ini penegakan Perda di bumi serombotan sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Saya yakin, itu sudah sesuai
prosedur,” terangnya. Dikonfirmasi terpisah, Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung, I Putu Suarta menyatakan, soal penertiban parkir, telah dilakukan minimal tiga kali dalam sebulan. Antisipasi pelanggaran, patroli juga berjalan tiga kali dalam sehari. “Patroli rutin dilaksanakan. Ini kembali juga ke kesadaran masyarakat,” ujarnya. Khusus untuk tower, pejabat asal Lingkungan Pegending, Kelurahan Semarapura Kauh ini menegaskan pihaknya tidak serta-merta bisa melakukan pembongkaran. (kmb45)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Rabu Paing 15 Agustus 2018
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
LOWONGAN Cari Accounting Wanita, Ketupat Restoran 0811392894
B.BP.154.08.18.0000689
Dcr Sopir Pribadi Bujangan Pengalaman 2Th H.081238708515
Dibth 1org Kepala Bengkel Hub. PT.Indo Prima WA.08113885156 B.BP.001.08.18.0000628
Dicari Segra Karyawati Laundry di Denpasar.Hub:082146365396 B.BP.001.08.18.0000667
Dcr Sopir B1 Berpengalaman & Helper,Hub.087860794455 B.BP.001.08.18.0000669
Dcr Tng Tkg Potong Ayam,Sopir& Admin Min SMK Akt,081916196888 B.BP.001.08.18.0000604
B.BP.001.08.18.0000685
B.BP.154.08.18.0000688
Dcr Min Lls SMU utk Guru PG/TK ada Diklat. Lgs Krj.0811380028
B.BP.821.08.18.0000541
B.BP.001.08.18.0000664
Dcr:FO,HK,Bs.Shift Malam.Puri Asih Htl, Jl.Pantai Kuta 40, Kuta
B.BP.001.08.18.0000544
!!!Dcr Sopir(Pria)Min SMA,usia 20-30th,SIM B1, bepengalaman Displin,Kirim CV ke:PT.Liqtro Sanur Bali,Jl.Raya Pelabuhan Benoa,Gg.Sinar Mutiara Indah Telp.0361-710971
A 5* Htl hearing House keeping Front Office.English speaking. Send CV to 081337293191 atau Email:gedeptbali@gmail.com
Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar
B.BP.004.08.18.0000499
Dicr Sgr Peg.Salon Kecantikan di Denpasar.Hub:082144203464
B.BP.001.08.18.0000670
Garment export cari tukang jahit, pattern dan sortir, hub:082144186450/03619080933
B.BP.004.08.18.0000579
Bella Vista Coffee & Juice Bar Look for Waiter/ss,Barista,DW, CookHelper,Pastry.SendCVDirect to Padma Utara No.2 Legian Bali
B.BP.031.08.18.0000666
B.BP.154.08.18.0000691
Acc/sopir/Reserv staf u/Travel B.Ing/comp exp min1th.T.287555 ptworldsurfaris@gmail.com
Dbthkn D3/STM Teknik/Setara, Usia Max 30Th u/Bkrj d Project Krm CV ke ancalaone@yahoo.com
Cr Gr Prvt Renang&B.Inggris.u/ malam,CV:hrdbali2018@gmail.com
Dcr Accounting, mahir Exel, Diploma,pengalaman0818346584
B.BP.001.08.18.0000494
B.BP.001.08.18.0000571
B.BP.004.08.18.0000611
B.BP.004.08.18.0000501
Looking For Receptionist,F, Good English (2,6jt+1jt Instv) Send CV to Bodyworks Spa Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget E:acc.bodyworksbali@yahoo.com B.BP.001.08.18.0000648
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
*Dicari Cook, Waitress Hub. telp/WA.08123929167
DIJUAL MOBIL
Sopir SIM A untuk sopir Canvas air minum domisili Tabanan/Dps. Lam.E:coffeebali18@gmail.com
Karimun GX’03 Asli Bali Hitam Jl.Buluh Indah 60, 081236809809
B.BP.166.08.18.0000692
G.07
B.BP.001.08.18.0000599
*087860120877WA085100410850* Beli Motor Bks Sgl Merk,Djmput B.BP.001.08.18.0000680
DIJUAL RUMAH Djl Rmh 6are Lt.2 Jl.Gelogor Carik PemoganHub.081338882895
G.02
B.BP.004.08.18.0000285
Koperasi Wanita Raka Dewi Bali Membthkn:1)Manager:S1, pglm 2th dibdngnya, L/P max.45th; 2)Kasir:S1/sdrjt,wnt,max.30th; 3)Admin:S1/sdrjt,bisa Bhs Inggris/ Mandarin wnt, max.27th; 4)Accounting:S1 brpnglm 2 th dibidngnya, max.35 th.Krm CV: ketua@rakadewibali.com/ WA: 081353976118/Hub. lebih lanjut: www.rakadewibali.com
DIJUAL TANAH Tanah Kvl Di Mengwi 140Jt/A & 75Jt/A,Bs Kredit, 087862450004 B.BP.001.08.18.0000573
Tanah Nempil, Jl.Besakih Pondok Citra Pemogan Dps,08123871809 B.BP.001.07.18.0000043
KONTRAKTOR Aditya Design Bangun/Renov Rmh Villa RukoPool IMB, 081237911954
G.03
B.BP.166.08.18.0000693
Satpam/waker untuk tugas di wilayah Kuta. Lamaran ke email:coffeebali18@gmail.com
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228
G.04
G.05
Needed Reservation Staff Agent Goodlooking no experience need MinSMA,OthersWA:081353989989
Sopir SIM B1 untuk truk angkut air, tinggal wilayah Tabanan. Lam. E: coffeebali18@gmail.com
B.BP.001.08.18.0000602
G.06
B.BP.001.08.18.0000687
TOYOTA
DICARI MOTOR
B.BP.001.08.18.0000683
Tenaga CS laki untuk tamatan SMP. Lam. ke Warung 63, Jl. Veteran, E:coffeebali18@gmail.com
SUZUKI
Avanza G’10 MT Htm 108JtCash/ Krd Jl.P.Adi I/10, 081232715398
B.BP.001.08.18.0000662
Dcr:Therapist sebanyak2nya,P, Min SMU(2,5jt+16rb/jam instv, Cleaning Service,L/P(2,5jt+500 rb instv)Pglmn Min 1th.Lamaran ke Bodyworks Spa.Jl.Kayu Jati No.2 Petitenget/Telp:735058
B.BP.001.08.18.0000649
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan Resto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
B.BP.004.08.18.0000497
PT.Baligen Membutuhkan Admin/ Akunting Perempuan S1,Max 30Th Krm Lam:info@baligen-adv.co.id Telpon:0361-734260 Per Pest Control membutuhkan tenaga pria min SMA sederajat Hub.08123991503
Dicari Staff Accounting Bs MYOB & Bhs Inggris CV: meisindo@gmail.com
B.BP.001.08.18.0000663
Dcri slles UPVC Sliding door &kitchen set almnium Ada Mtor+ gaji+incentive wa 08155702438 / fadjarlontoh1@gmail.com
Dcr Security L/P Min SLTA CV lkp:Puri Cendana Seminyak H.0361732947/081212886674
B.BP.001.08.18.0000679
B.BP.001.08.18.0000674
B.BP.033.08.18.0000678
B.BP.001.08.18.0000581
Dcr Pelaks Bangunn Sipil S1/D3 Adm,Akunt,Logistk Jl P.Singkep 46XDps/made_darna@yahoo.co.id
Dcr Sopir SIM A/B1 Berpenglmn u/Tk.Bangunan. 081393666675
Bth Sgr Diut Berpglmn Bdg Cleaning Service Domisili Denpasar&Sekitarnya Wnt Max. 35Th Hub.Solikin 08755512318 / Reza 081294100500 PT.Sentra Support Service
Dcr Karyawati u/Wr.Babi Guling Sari Kembar di Taman Kerobokan yg Brpglmn,Gj.2Jt,081338665134
Informasi pasang iklan Telepon
Tamat SMP, SMTA ayo bekerja jadi apa saja, mau bekerja dibidang kuliner. Lamaran ke Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar G.01
B.BP.001.08.18.0000576
KEHILANGAN Hilang BPKB A/N I Gede Laksana Winanta N-02907903-O Hub:08124656321 B.BP.163.08.18.0000675
RUPA-RUPA
DIJUAL RUMAH
SPA
SERVICE
RUPA-RUPA
SERVICE
ALUMINIUM
BANGLI
14
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
Bersihkan Pematang Sawah
Warga Temukan Sarkofagus Berisi Serpihan Tulang Bangli (Bali Post) –
Warga di Dusun Selat Peken, Desa Selat, Susut dihebohkan penemuan sebuah benda peninggalan purbakala berbentuk peti mati berbahan batu (sarkofagus) di areal Subak Dugul, desa setempat. Benda purbakala yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun itu ditemukan dalam posisi terkubur di dasar pematang sawah milik I Nengah Lodra. Di dalam sarkofagus tersebut ditemukan serpihan tulang dan sebuah lempengan batu pipih yang berbentuk seperti kapak. Ditemui di lokasi, Selasa (14/8) kemarin, Lodra menuturkan sarkofagus ditemukannya secara tak sengaja pada Sabtu (11/8) sore. Ketika itu dirinya bersama seorang saudaranya sedang membersihkan dinding pematang sawah dengan menggunakan cangkul. Saat itu, Lodra merasakan cangkulnya menyentuh benda keras. Setelah digali lebih dalam ternyata batu paras yang menyerupai peti mati. Bersama sejumlah warga, benda itu pun kemudian diangkat dari dalam tanah. Pengangkatan benda berukuran 1 meter x 120 cm itu dilakukan pada Selasa kemarin. Dikatakan Lodra, saat benda tersebut dibersihkan dan dibuka, ditemukan serpihan tulang. Tak hanya
itu ditemukan juga sebuah batu pipih berbentuk seperti kapak. “Setelah diangkat, saya lapor ke kadus dan perbekel dan diteruskan ke dinas terkait,” terangnya. Kabar adanya penemuan benda purbakala itu selanjutnya ditindaklanjuti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli. Pada pagi kemarin, Lodra mengatakan, sejumlah petugas dari dinas tersebut sudah turun ke lokasi untuk meninjau langsung temuan benda tersebut. “Kata petugas, ini sarkofagus. Namun tahun berapa benda ini dibuat saya kurang tahu,” ujarnya. Pascadiangkat ke permukaan, sarkofagus tersebut diberikan sesajen, sesuai saran petugas terkait. Sebagai pengaman, di sekeliling
sarkofagus juga dipasangi pagar kayu. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai tukang ukir ini mengaku tidak memiliki rencana untuk memindahkan sarkofagus tersebut. Dia mengatakan akan tetap membiarkan sarkofagus berada di lokasi. “Imbauan dari petugas Disparbud juga agar ditaruh di sini saja,” imbuhnya. Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kabid Adat Disparbud Kabupaten Bangli Nyoman Susila mengatakan pihaknya telah melaporkan penemuan sarkofagus tersebut ke Balai Arkeologi. Rencananya Rabu (15/8) ini pihaknya bersama Balai Arkeologi akan turun ke lokasi untuk mengecek dan meneliti langsung temuan benda purbakala tersebut. (kmb40)
Bali Post/kmb40
SARKOFAGUS - Sebuah benda peninggalan purbakala berupa sarkofagus ditemukan di areal Subak Dugul, Dusun Selat Peken, Desa Selat, Kecamatan Susut.
Bupati Made Gianyar Pimpin Apel HUT Ke-60 Provinsi Bali BUPATI Bangli I Made Gianyar memimpin pelaksanaan apel peringatan Hari Jadi ke-60 Provinsi Bali di Lapangan Kapten Mudita, Selasa (14/8) kemarin. Apel diikuti Forkompinda, pimpinan OPD, seluruh pegawai, TNI/Polri serta pelajar di Kabupaten Bangli. Dalam apel tersebut Bupati mengucapkan Dirgahayu untuk Provinsi Bali. Hari jadi ke-60 ini diharapkan menjadi momentum evaluasi atas pelaksanaan program pembangunan secara menyeluruh tentang capaian hasil-hasil pembangunan yang menjadi pijakan dalam melanjutkan pembangunan ke depan. Bupati Bangli I Made Gianyar saat membacakan sambutan Gubernur Bali menyampaikan, peringatan hari jadi Provinsi Bali yang ke-60 ini adalah momentum untuk memahami perjalanan panjang Provinsi Bali dan momentum untuk menghadapi dinamika sosial kemasyarakatan yang semakin kompleks. Di samping itu hari jadi ini juga merupakan momentum evaluasi atas pelaksanaan program pembangunan secara menyeluruh tentang capaian hasil-hasil pembangunan yang menjadi pijakan dalam melanjutkan pembangunan ke depan. Lebih lanjut disampaikan bahwa berbagai penghargaan
atas prestasi yang diraih Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali, serta berbagai indikator stastistik kemajuan pembangunan, menunjukan bahwa Pemprov Bali telah meraih hasil atas upaya optimal dalam melaksanakan pembangunan sesuai visi dan misi. Akan tetapi, segala bentuk pembangunan yang telah berjalan selama ini, tentunya tidak boleh berpuas diri, mengingat tantangan pembangunan ke depan dengan dinamika sosialglobal yang bergerak cepat yang berpotensi menimbulkan permasalahan baru. Hal ini harus diantisipasi dengan cepat dan tepat. “Di sinilah peran seluruh jajaran birokrasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali harus proaktif dan responsif menyikapi kondisi yang berkembang, dengan pelayanan optimal prima kepada masyarakat, yang sejalan dengan pelaksanaan tugas-tugas pemerintah dan pembangunan yang profesional, transparan, partisipatif dan akuntabel,” kata Gianyar. Pada HUT Provinsi Bali ini disampaikan juga apresiasi dan penghargaan yang setinggitingginya kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali, DPRD Prov. Bali, para bupati/ wali kota, para camat, lurah dan kepala desa, jero bendesa
HARI JADI PROVINSI - Bupati Bangli I Made Gianyar memimpin apel peringatan hari jadi Provinsi Bali di Lapangan Kapten Mudita, Selasa (14/8) kemarin. beserta para prajuru adat seBali, serta seluruh komponen masyarakat Bali, atas kerja keras dan partisipasinya menyukseskan pembangunan daerah. Ke depan diharapkan seluruh program pembangunan akan dapat dilaksanakan dengan baik, yang dilandasi semangat kebersamaan dan sinergitas yang lebih mantap, sehingga memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, menuju Bali yang maju, aman, damai dan sejahtera.
Sementara itu usai pelaksanaan apel kemarin, Bupati Bangli Made Gianyar menyerahkan hadiah kepada 8 juara lomba melukis dan kejuaran catur yang digelar Kodim 1626/ Bangli dalam rangka Komsos Kreatif serangkaian memperingati HUT ke-73 RI tahun 2018. Lomba yang dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 Agustus 2018 di Balai Banjar Adat Penglipuran dan di Aula Makodim 1626/Bangli, diikuti oleh perwakilan siswa SMA/SMK se-Bangli. (ad696)
Bupati Made Gianyar dan Wabup Sedana Arta Sambangi Kediaman 23 Veteran Sampaikan Ucapan Terima Kasih dan Serahkan Bantuan
VETERAN - Bupati Bangli I Made Gianyar didampingi Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menyambangi kediaman salah seorang veteran di Bangli, Selasa (14/8) kemarin. SEBAGAI bentuk kepedulian terhadap para veteran, Bupati Bangli I Made Gianyar didampingi Wakil Bupati (Wabup) Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Selasa (14/8) kemarin menyambangi kediaman 23 veteran yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Bangli. Veteran yang dikunjungi di antarannya Wayan Yatna (95) asal Banjar Gunaksa, Kelurahan Cempaga, Dewa Putu Oka (95) di Lingkungan Puri Bukit, Kelurahan Cempaga, I Nyoman Yatna di Dusun Kayubihi, Desa Kayubihi, Nang Lembi di Dusun Buungan, Desa Tiga dan I Nengah Darsi di Desa Tiga Kawan, Desa Tiga,
Kecamatan Susut. Bupati Made Gianyar mengatakan, kunjungan ini merupakan bentuk silahturahmi dan ucapan terima kasih Pemkab Bangli kepada para veteran yang sudah mengorbankan jiwa dan raganya untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini. Jelas dia, sebagai bangsa yang besar, tentunya pemerintah arus ingat dengan jasa para pahlawan. Sehingga melalui kesempatan yang baik ini, pihaknya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pejuang kemerdekaan (veteran), atas pengorbanan dan jasa-jasanya,
sehingga generasi sekarang bisa menikmati kemerdekaan. Ditambahkannya, melihat kondisi para veteran sekarang, sudah menjadi kewajiban sebagai generasi muda untuk memberi perhatian lebih kepada para pejuang kemerdekaan ini. Wujudnya dengan memberikan motivasi dan bantuan sesuai dengan kebutuhannya. “Sehingga para pejuang kemerdekaan ini bisa menikmati masa-masa lansianya dengan lebih layak,” harap Made Gianyar. Hal senada disampaikan Wabup Sedana Arta. Menurutnya, jasa-jasa veteran dalam perjuangan kemerdekaan tidak bisa diukur dengan apa pun. Di masa penjajahan, mereka rela mengorbankan harta, jiwa dan raganya untuk memperjuangkan kemerdekaan ini. Untuk itu, Wabup Sedana Arta mengajak generasi muda agar lebih memperhatikan para veteran di usia senjanya. Untuk menghargai jasa-jasa pahlawan, pada kesempatan itu, Wabup Sedana Arta juga mengimbau seluruh komponen bangsa untuk selalu bersatu padu, demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di tengah cobaan masuknya paham-paham radikal yang mengancam keutuhan bangsa ini. “Pada kesempatan ini, saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk selalu bersatu padu, menjaga kedaulatan bangsa ini. Kita adalah bangsa yang besar. Kita
harus ingat sejarah. Dan NKRI harga mati,”serunya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Bangli I Nengah Sukarta mengatakan, selain memberi bingkisan kepada para veteran, dalam kunjungan kemarin Pemkab Bangli juga mendata kondisi maupun kebutuhan para pejuang kemerdekaan ini. Seperti salah satunya veteran Dewa Putu Oka (95) asal Lingkungan Puri Bukit, Kelurahan Cempaga, Bangli. Dari hasil kunjungan diketahui bahwa yang bersangkutan dalam kondisi sakit (stroke). Selain itu, rumah yang ditinggali juga dalam keadaan kurang baik. “Untuk itu, setelah kunjungan hari ini, kita akan melakukan kunjungan ulang,” ujarnya. Untuk veteran Dewa Putu Oka, Pemkab akan membantu servis rumah dan memberikan bantuan perlengkapan rumah seperti kasur, selimut, bantal dan sebagainya. Sedangkan untuk veteran lainnya, bantuan akan disesuaikan sesuai dengan kebutuhan. “Saat ini di Kabupaten Bangli ada 249 veteran yang masih hidup, 23 di antaranya dalam keadaan sakit. Hari ini kita datang sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada pejuang kemerdekaan di usia senjanya,” pungkasnya. Tampak hadir dalam kegiatan kemarin Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles, Dandim 1626/Bangli Andy Pranoto, Kajari Bangli dan Wakapolres Bangli. (ad695)
Dewan Dukung Penyertifikatan Danau Batur Bangli (Bali Post) Rencana Pemerintah Kabupaten Bangli menyertifikatkan Danau Batur di Kintamani mendapat dukungan Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles. Diwawancarai Selasa (14/8) kemarin, Carles mengatakan sangat mengapresiasi rencana Pemkab Bangli menyertifikatkan Danau Batur. Dengan upaya penyertifikatan tersebut, nantinya akan ada kejelasan mengenai status kepemilikan danau tersebut. Setelah menjadi aset pemerintah, Pemkab Bangli memiliki kewenangan penuh untuk menangani permasalahan, mengelola termasuk melakukan pembangunan di Danau Batur. “Dengan adanya kejelasan, sehingga tidak ada lagi keragu-raguan pemkab untuk melaksanakan kegiatan pen-
anganan dan pembangunan Danau Batur,” jelasnya. Di samping itu, dengan adanya penyertifikatan Danau Batur, batas-batas sempadan Danau Batur yang selama ini masih abu-abu nantinya bisa menjadi lebih jelas. “Jadi pada prinsipnya kami setuju dan mendorong upaya penyertifikatan Danau Batur. Tentunya dilandasi dengan kajian-kajian,” tegasnya. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bangli berencana akan menyertifikatkan Danau Batur di Kintamani. Hal itu dilakukan agar ada kejelasan mengenai kepemilikan Danau Batur. Ketua Kelompok Kerja (pokja) Pengelolaan Danau Batur yang juga Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra, Minggu (12/8)
mengatakan, terkait rencana itu pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Pertanahan Negara (BPN). Dia mengatakan, penyertifikatan Danau Batur ini berdasarkan arahan pemerintah pusat. “Pentingnya disertifikatan untuk mencari kejelasan dan ketegasan tentang siapa pemilik Danau Batur. Dengan ini nantinya jelas jadi milik Pemkab Bangli di atas perairan,” jelasnya. Lanjut dikatakannya bahwa setelah dilakukan penyertifikatan danau, pihaknya juga akan menyusun peraturan daerah (perda) tentang tata kelola Danau Batur. Dengan adanya produk hukum tersebut, pemkab nantinya bisa memberikan sejenis dukungan kepada program daya tampung dan daya dukung Danau Batur. (kmb40)
Bangli (Bali Post) – Kursi Fraksi PDI-P DPRD Bangli yang kosong pascameninggalnya Made Bawa akan segera terisi. Rencananya pelantikan terhadap pengganti politisi asal Desa Siakin tersebut akan dilakukan pada bulan ini. Pelantikan dilaksanakan menyusul telah turunnya surat keputusan (SK) tentang peresmian pengangkatan PAW anggota DPRD Bangli dari Gubernur Bali. Sekretaris DPRD Bangli A.A. Panji Awatarayana didampingi Kasubag Persidangan dan Risalah Edi Ruspariadi saat dikonfirmasi, Selasa (14/8) kemarin mengatakan, sesuai surat keputusan (SK) Gubernur
Bali Nomor 2010/01-A/HK/2018 tentang Peresmian Pengangkatan PAW Anggota DPRD Bangli dari Gubernur Bali, posisi Made Bawa akan digantikan oleh Wayan Artom Krisna Putra. Wayan Artom akan diangkat sebagai pengganti antar waktu anggota DPRD Bangli sisa masa jabatan tahun 2014-2019 terhitung mulai tanggal pengucapan sumpah/janji. Dikatakan Panji, sesuai hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Bangli, pelantikan Wayan Artom dijadwalkan berlangsung pada 20 Agustus mendatang. Pelantikan akan dilaksanakan melalui rapat paripurna istimewa di ruang
sidang DPRD Bangli. “Karena PAW, yang melantik nanti Ketua DPRD,” terangnya. Pascadilantik, Wayan Artom yang merupakan kader PDI-P asal Desa Songan ini nantinya akan menjabat sebagai anggota DPRD Bangli selama kurang lebih setahun. Masa jabatannya akan berakhir pada Agustus 2019. Sebagaimana diketahui, angota dewan dari Fraksi PDI-P I Made Bawa meninggal dunia, Kamis (7/6) dini hari. Politisi yang terakhir duduk sebagai Ketua Komisi I tersebut dikabarkan menghembuskan napas terakhirnya di rumahnya karena sakit. (kmb40)
SK PAW Turun, Pengganti Made Bawa Segera Dilantik
15
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
Akper Kesdam Lantik 124 Wisudawan Indomaret Peduli Korban Gempa Lombok
Bali Post/kmb36
WISUDA – Suasana Wisuda Diploma 3 Angkatan ke-8 Akper Kesdam IX/Udayana, Selasa (14/8) kemarin.
Denpasar (Bali Post) Pelantikan 124 Wisudawan Diploma 3 Angkatan ke-8 Akademi Keperawatan (Akper) Kesdam IX/Udayana dilaksanakan di Hotel Sanur Paradise, Denpasar Selatan, Selasa (14/8) kemarin. Lulusan terbaik pada angkatan ini yaitu Ni Made Nik Jyotikasari meraih IPK 3,58, Ni Kadek Winda Kumalasari dengan IPK 3,51 dan Febi Safitri Nur Rizkyah dengan IPK 3,50. ‘’Hadir dalam wisuda kali ini di antaranya Wakil Kepala Kesdam IX/Udayana dr. I Made Putra Yukti, Sp.An., M.A. dan pejabat instansi terkait,’’ kata Direktur Akper Kesdam IX/Udayana Letkol Ckm. dr. I Gede Putu Arsana, Sp.PD. Lulusan sebanyak 124 orang tersebut, kata Arsana, terdiri dari 10 mahasiswa tugas belajar dan 114 mahasiswa umum. ‘’Harapan kami sesuai motto Akper Kesdam IX/Udayana adalah disiplin, responsibel, bertanggung
jawab dan profesionalisme,’’ ujarnya. Selain itu, ia berharap kepada semua alumni supaya tetap menegakkan disiplin yang diajarkan di kampus sebagai tambahan mata kuliah, bertanggung jawab dan responsibel dengan profesinya, serta profesionalitas sesuai bidangnya. ‘’Kami punya satu prodi yaitu Akademi Keperawatan. Nanti lulusannya adalah Ahli Madya Keperawatan. Harapan berikutnya, semoga semuanya terserap di dunia kerja,’’ harapnya. Menurut Arsana, mahasiswa Akper Kesdam IX/ Udayana berasal dari seluruh kabupaten/kota di Bali dan dominan dari Gianyar, Bangli serta Denpasar. ‘’Kami terus berupaya meningkatkan kualitas mata kuliah, ada tambahan beberapa materi ekstrakurikuler, di antaranya bahasa Inggris, seni lokal Bali, olahraga dan menegakkan disiplin,’’ ujarnya. (kmb36)
Asman Abnur Dipastikan Mundur dari Kabinet Jakarta (Bali Post) Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat konfirmasi bahwa Asman Abnur akan mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) kepada Presiden Joko Widodo. Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi terkait isu akan adanya perombakan (reshuffle) Kabinet Kerja terkait keputusan PAN yang mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019. ‘Pak Asman menyatakan mohon izin untuk mengundurkan diri dari kabinet dari pemerintahan Pak Jokowi,’’ kata Viva Yoga di kompleks parlemen, Jakarta,
Selasa (14/8) kemarin. Viva Yoga yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR menambahkan, ada dua alasan yang menyebabkan Asman Abnur mundur dari jabatannya. Pertama, Asman tidak mau membebani pemerintah ini karena PAN berbeda pilihan dengan Koalisi Indonesia Kerja yang mendukung pencalonan Jokowi. ‘’Pak Asman merasa kalau kemudian berbeda, maka lebih baik Pak Asman mengundurkan diri sebagai menteri di kabinet Presiden Jokowi,’’ terangnya. Alasan kedua, pengunduran diri ini diharapkan menjadi pembelajaran politik dalam rangka untuk mempertahankan fatsun dan menjaga kesantunan, serta etika politik. ‘’Bahasanya Pak Asman mohon izin untuk
mengundurkan diri,’’ kata Viva. Asman disebut sudah bertemu dan menyampaikan pengunduran diri ke Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Presiden Jokowi diklaim juga tidak akan keberatan dengan sikap yang diambil Asman. Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan bakal ada perombakan kabinet terkait keputusan PAN yang memilih berada di luar koalisi calon petahana Joko Widodo di pemilu tahun depan. ‘’Apakah akan ada reshuffle dalam waktu dekat ya… mungkin saja. Tunggu keputusannya karena ini konsekuensi dari dinamika politik perkoalisian,’’ kata Pratikno di kantor Kementerian Sekretariat Negara.
44.345.000 Gusti Nyoman Oka Kt Gd Aryana Kt Suryatini I Ketut Suwitra I Ketut Sucipta Ni ketut Hera UD Wahyu, Pengeragoan I Ketut Suika Kadek Sudarmaja I Nyoman Arya Guna Nym Widi Prama Yoga Nyoman Kari Mertha, Jl. Gn Kalimutu Ibu Jero Suci Kenyeri, Jl. Kenyeri Dps Jumlah penerimaan Selasa kemarin Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya
Seperti diberitakan, sekitar dua tahun lalu, PAN mendeklarasikan sebagai partai yang berada dalam barisan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pendukung pemerintahan Jokowi-JK. Sebelumnya, di awal masa pemerintahan PAN diketahui tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) yang berisi partai-partai yang berada di luar pemerintahan. Ketika itu, dukungan PAN tersebut diikuti dengan masuknya Asman Abnur sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB) menggantikan Yuddy Chrisnandi melalui reshuffle kabinet yang kedua. Yuddy kemudian ditempatkan sebagai Duta Besar Ukraina. (kmb4)
Minggu Ini Rp 250.000 Rp 250.000 Rp 250.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 150.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 Rp 100.000 1 dus pakaian layak pakai 10 dus air mineral, 5 dus mi instan Rp 44.345.000 Rp 40.579.867 Rp 84.924.867
Sementara itu bantuan Rp 25 juta/KK untuk rumah rusak sedang dan Rp 10 juta untuk rumah rusak ringan yang pengerjaannya akan dimulai pada minggu ini. Pembangunan dan perbaikan dengan konsep rumah tahan gempa ini akan diberikan dalam bentuk tabungan. Proses pembangunan akan diawasi oleh Gubernur NTB dan asistensi Kementerian PU-Pera. Pemerintah akan mendorong ketersediaan material semen, besi dan lainnya dan mengawasi harga jual material di NTB dengan konsep rumah tahan gempa. Untuk perbaikan
fasilitas umum, rumah sakit dan sekolah akan dimulai dua minggu dari sekarang. Presiden juga langsung memberikan paket sembako dan buku tulis kepada masyarakat pengungsi. Data BNPB, korban meninggal dunia hingga Senin (13/8) berjumlah 437 jiwa. Berasal dari Kabupaten Lombok Utara 374 jiwa, Kabupaten Lombok Timur 12 jiwa, Kabupaten Lombok Barat 38 jiwa, Kabupaten Lombok Tengah 2 jiwa, Kota Mataram 9, dan Kota Denpasar 2 jiwa. Jumlah pengungsi sebanyak 352.793 jiwa. Sedangkan total rumah rusak 52.812 unit, sarana pendidikan terdampak 458 unit dan fasilitas umum serta tempat ibadah sebanyak 197 unit. (kmb)
Hari Esok
Makanya pesan Rhenald Kasali patut direnungkan yowana Bali. Dia mengatakan disruption bukan sekadar fenomena hari ini (today), melainkan fenomena ‘’hari esok’’ (the future) yang dibawa oleh para pembaru dari masa depan ke saat ini, di hari ini (the present). Ini artinya inovasi yang ada di masa depan dipercepat untuk bisa dipergunakan dan dinikmati masyarakat di hari ini. Yowana Bali tak lagi hanya berpikir saat ini, tantangan ke depan jauh lebih kompleks. Mulai sakarang yowana Bali
harus mampu membaca tandatanda zaman dan mampu menyesuaikan diri di era disruption. Jika ingin bisnis liriklah bisnis yang menjanjikan di masa depan. Ini yang disebut berdaya saing tinggi dan move to global . Meminjam istilah Prof. Gede Sri Darma bahwa anak muda Bali harus think globally dan act globally yakni berpikir global dan bertindak global. Perekonomian dunia akan mengalami perubahan yang dahsyat yang didorong oleh perkembangan teknologi dan tuntutan globalisasi. Tiongkok diramalkan menjadi negara dengan perekonomian terkuat pada tahun 2020, India menjadi raksasa ekonomi. Indone-
sia dengan segala keuntungan geografis dan populasinya pun akan menjadi negara tujuan pergerakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, bahkan menjadi pasar terbesar keempat di dunia. Kata kuncinya adalah yowana Bali harus terus meningkatkan kualitas diri dan kompetensi dengan berpikir global dan bertindak global. Yowana Bali dituntut membekali dirinya dengan pengetahuan yang mumpuni di bidangnya, serta memiliki keterampilan lain seperti bahasa asing, kemampuan memanfaatkan teknologi informasi, bekerja sama, berorganisasi dan kreativitas dalam memanfaatkan segala peluang. Bila perlu tenaga-tenaga kre-
atif dan inovatif yowana Bali disalurkan ke pusat-pusat inovasi dunia, misalkan di Silicon Valley. Harapannya adalah setelah selesai bekerja mereka bisa kembali ke Tanah Air untuk memberikan pengalaman dan ilmunya di Indonesia. Namun, kembali ke belakang, semua itu kita bisa lakukan dengan asumsi semua yowana Bali dalam kondisi normal. Sebaliknya, jika mereka terlibat narkoba dan tindak kriminal, semua harapan itu akan hancur berantakkan. Makanya tantangan terbesar di era disruption bagi yowana Bali adalah bebas dari narkoba. Jauhi narkoba dan cerdas memanfaatkan teknologi. (sue)
INDOMARET kembali melakukan aksi peduli terhadap lingkungan masyarakat. Kali ini program CSR INDOMARET PEDULI memberikan bantuan kepada korban bencana gempa bumi di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Utara. Bantuan yang diberikan berupa barang-barang yang dibutuhkan pengungsi korban gempa, mulai dari makanan seperti beras, roti, makanan siap saji, air minum, susu, makanan anak-anak, pembalut, popok dan kebutuhan bayi lainnya. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Cabang Indomaret Cabang Bali Lombok Saptaji Prihantoro. Sumbangan diterima langsung Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si. Saptiaji Prihantoro berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban para korban gempa bumi di Lombok. (ad682)
SBY Penasihat Tim Sukses Prabowo
Jakarta (Bali Post) – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan ditempatkan dalam dewan penasihat di jajaran tim sukses bersama dengan para ketua umum partai politik lainnya. ‘’Seperti pernyataan Pak Prabowo kemarin bahwa Pak SBY dan seluruh ketua umum partai akan di dewan penasihat, nanti ketua timnya yang lain, bukan Pak SBY,’’ katanya di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Selasa
(14/8) kemarin. Ia mengatakan, pembahasan ketua tim kampanye akan dilakukan oleh para ketua umum partai politik koalisi pendukung bersama Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Para ketua umum partai politik nantinya akan mengusulkan nama untuk dibahas dan disepakatai bersama. ‘’Ketua tim sukses harus benar-benar 100 persen bekerja memenangkan Pak Prabowo dan Bang Sandi, ini yang masih lagi diproses akan didiskusikan, siapa sih kadernya atau tokoh yang
bisa bekerja full untuk tim sukses,’’ tuturnya. Menurutnya, sejumlah nama berpotensi untuk mejadi ketua tim sukses seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari Demokrat. Selain itu, ia juga mendengar nama Ahmad Heryawan dari PKS, meskipun hal itu belum pasti diajukan. Ia meyakini, meskipun calon presiden dan wakil presiden berasal dari Gerindra, partai-partai koalisi lainnya yaitu PAN, PKS dan Demokrat tetap akan berjuang untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga. (ant)
Terancam Dipangkas
Namun masih ada kekurangan atau belum 100 persen tercapai. Seperti ada seniman yang masih hidup di bawah
garis kemiskinan. Sekalipun hal itu dikatakan manusiawi. Anggaran untuk penguatan adat, agama, seni dan tradisi di Bali salah satunya bersumber dari hibah. Termasuk di dalamnya hibah yang difasilitasi dewan di DPRD Bali. Namun
Sementara kontribusi pertanian terhadap PDRB yang terus turun, menurut pengamat ekonomi Viraguna Bagoes Oka, karena pembangunan pertanian di Bali hanya berorientasi jangka pendek, bukan jangka panjang. Sehingga tidak dapat dinikmati dan menyejahterakan petani dalam jangka panjang. Selain itu, masalah SDM juga menjadi momok. Karena SDM petani semakin berkurang. Hal itu akibat dari mindset SDM yang berorientasi pada profesi yang instan dan faktual,
yaitu pekerjaan di birokrasi dan pariwisata. ‘’Orientasi ini masih kental sekali. Pola pikir ini menyebabkan sektor pertanian yang memerlukan kesabaran, daya juang, tekad berproduksi secara optimal dan nyata itu memerlukan waktu yang lama untuk membuahkan hasil,’’ bebernya. Selama 10 tahun terakhir ini, pemerintah lebih mengedepankan aspek jangka pendek, sehingga sektor yang memerlukan landasan yang berorientasi panjang kurang dipikirkan. Contohnya infrastruktur sangat memprihatinkan. Alur barang dari desa ke kota ataupun dari kota
kini hibah tersebut terancam dipangkas pada APBD 2019. Alasannya, anggaran itu akan dialihkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur khususnya shortcut di ruas jalan Mengwitani-Singaraja. (kmb32)
Jangka Pendek ke kota lainnya ini sangat tidak efisien, sehingga faktor produksi pertanian dibebani oleh biaya transportasi. Manajemen pertanian dari hulu ke hilir juga tidak ada. Sektor pertanian terkesan dicampakkan. Seharusnya hal itu dikelola dengan baik dan berkesinambungan. ‘’Sehingga apa yang dihasilkan di hulu terserap oleh pasar. Karena infrastruktur yang tidak mendukung, sehingga Bali mendatangkan dari tempat lain. Sehingga Bali ini 70 persen ketergantungannya dari luar Bali untuk delapan bahan pokok,’’ bebernya. (kmb42)
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Rabu Paing, 15 Agustus 2018
Hadapi Palestina Malam Ini
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Timnas Indonesia Mesti Kerja Keras Jakarta (Bali Post) – Pemain tim nasional U-23 Indonesia optimistis bisa menaklukkan Palestina dalam lanjutan laga Grup A cabang olahraga sepak bola putra Asian Games XVIII 2018. Pertandingan kedua buat tuan rumah dan ketiga bagi tim tamu ini digelar di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/8) malam ini mulai pukul 20.00 Wita.
Bali Post/ant
KERJA KERAS - I Putu Gede Juni Antara (kiri) dan Hargianto harus bekerja keras saat menghadapi Palestina di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Rabu (15/8) malam ini.
‘’Saya pikir jika kami semua bekerja keras, kami bisa menang,’’ ujar gelandang timnas U-23 Indonesia Stefano Lilipaly di Lapangan Sepak Bola B Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (14/8) kemarin. Meski demikian, gelandang serang asal Bali United ini menyadari pertandingan tersebut tidak mudah karena Palestina dianggapnya tim terkuat di Grup A. Akan tetapi jika Indonesia bisa menampilkan permainan seperti saat menaklukkan Chinese Taipei 4-0, Minggu (12/8) lalu, pemain tengah berusia 28 tahun ini yakin timnya bisa mengalahkan Palestina. Ketika itu, Lilipaly membuat dua gol dan satu assist. ‘’Semoga saya bisa mencetak gol lagi di laga melawan Palestina,’’ tutur pria keturunan Belanda ini. Di bagian lain, penyerang Alberto Goncalves yang membuat satu gol ketika melawan Chinese Taipei meminta rekan-rekannya fokus dan melupakan kemenangan pada laga pertama. ‘’Jangan larut dalam euforia. Fokus untuk pertandingan besok karena laga ini berat untuk kita,’’ ungkap pemain naturalisasi asal Brazil ini. Asisten pelatih timnas U-23 Bima Sakti juga menyebut Palestina tim bagus yang kuat dan solid. Pemainnya juga berpostur tubuh lebih tinggi daripada pemain Indonesia. ‘’Namun, kami sudah ada tips untuk mengantisipasi hal tersebut,’’ tegasnya usai mendampingi timnya berlatih. Salah satu strategi yang disiapkan oleh pelatih timnas U-23 Indonesia Luis Milla adalah menginstruksikan para pemainnya untuk sabar dan tidak terburuburu mengalirkan bola ke pertahanan lawan. Timnya akan banyak bermain di lini tengah agar pemain
Palestina terpancing untuk menyerang ke depan dan membuka ruang di wilayahnya. ‘’Kami memang akan sedikit menunggu di tengah,’’ tandas Bima. Selain itu, para pemain Indonesia diminta tidak melakukan pelanggaran di wilayah pertahanan sendiri, terutama di menit-menit akhir. Sementara itu, Liaison Officer (LO) timnas Palestina Hafiz memastikan penjaga gawang utama Palestina, Rami Hamada, yang sempat dilanda penyakit diare, tetap tampil dalam starting eleven menghadapi Indonesia. ‘’Rami mengalami diare karena pengaruh makanan di luar hotel. Tapi saya tidak bisa sebut nama restorannya,’’ kilahnya. Hal itu diketahuinya setelah memperoleh kabar dari ofisial Palestina pascalatihan di Stadion Muda Jaya, Bekasi, Senin (13/8). Palestina diuntungkan dengan perbedaan postur tubuh pemainnya yang di atas rata-rata pemain Indonesia. Disinggung terkait potensi tekanan pendukung Indonesia, Hafiz mengaku tidak terlalu mengkhawatirkannya. Menurutnya, saat Palestina melawan Laos, Minggu (12/8) lalu, banyak suporter Indonesia berteriak-teriak mendukung Palestina. (ant)
Hasil sepak bola, selasa (14/8) Grup B: Uzbekistan vs Bangladesh Thailand vs Qatar Grup C: Cina vs Timor Leste Suriah vs UEA Grup D: Vietnam vs Pakistan Jepang vs Nepal
3-0 1-1 6-0 1-0 3-0 1-0
Aditya ke Denpasar, Willian Nikmati Samba di Chelsea TI Badung Keberatan Denpasar (Bali Post) Atlet taekwondo Kabupaten Badung Aditya Parasamya Nugraha mengajukan surat pindah ke Kota Denpasar. Akan tetapi Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Badung keberatan dan menolak taekwondoin tersebut hengkang ke ibu kota Provinsi Bali itu. Ketua Pengprov TI Bali Lan Ananda di Denpasar, Selasa (14/8) kemarin mengemukakan, surat permohonan Aditya hijrah dari Badung ke Denpasar berikut surat penolakan dari TI Badung telah masuk ke meja Pengprov TI Bali. Pihaknya bakal menyidangkan sengketa ini Bali Post/022 melibatkan Persatuan AdvoLan Ananda kad Indonesia (Peradi) Bali. ‘’Untuk kasus atau perkara internal taekwondo, kami libatkan Peradi,’’ ujarnya. Jika ada pihak yang tak puas dan tak mau menerimpa keputusan, bahkan berniat mengajukan banding, barulah kasusnya dilimpahkan ke KONI Bali. ‘’Kami di TI Bali memiliki majelis hakim dari Peradi. Kami percaya kinerja Peradi mencari win-win solution. Bila tak puas, kami sarankan mengajukan gugatan banding ke KONI Bali yang juga memiliki dewan hakim,’’ jelasnya. Lan Ananda mengakui setahun menjelang pelaksanaan Porprov Bali XIV/2019 di Tababnan, marak terjadi perpindahan atlet. Di luar Aditya, tiga taekwondoin juga mengajukan pindah, yakni M. Soleh dari Klungkung ke Denpasar, Jundi Fakhri dari Bangli ke Klungkung dan Nengah Bilian Gendika dari Denpasar ke Bangli. ‘’Proses perpindahan ketiga atlet tersebut mulus-mulus saja. Daerah asal, kota atau kabupaten yang menerima sama-sama menyetujui mutasi,’’ ungkapnya. Ia memprediksi pengajuan usulan mutasi terus bertambah seiring makin mepetnya batas waktu mutasi sampai September mendatang. Sebab, perpindahan atlet merupakan hal yang wajar. Bisa jadi satu daerah memiliki banyak atlet, sedangkan yang diturunkan di Porprov jumlahnya terbatas. ‘’Kami di Pengprov TI Bali justru diuntungkan, karena bisa memantau kualitas prestasi atlet lebih banyak lagi,’’ kata Lan Ananda. Menurutnya, tiap anggota taekwondo memiliki Global Membership System (GMS) yang berlaku di seluruh dunia. Kalau atlet tak mengantongi GMS, dipastikan tak bisa mengikuti ujian kenaikan tingkat (UKT). Mereka juga memiliki Kartu Tanda Atlet (KTA) dari KONI Bali. (022)
Hujan Gol di Piala Menpora Manguura (Bali Post)Hujan gol terjadi dalam kejuaraan Liga Sepak Bola Wanita Piala Menpora 2018 yang digelar di Lapangan Beji Mandala, Desa Pecatu, Badung. Sejak hari pertama, Senin (13/8) hingga Selasa (14/8) kemarin, sejumlah pertandingan berakhir dengan skor mencolok. Tim Paradise Football Angels (PBA) Bali menundukkan RGC Najassar dengan skor 1-0 pada hari kedua Grup A. Gol semata wayang kemenangan tuan rumah PFA dilesakkan kapten Dede pada menit ke-53. Pada hari pertama, Senin lalu, PFA hanya bermain imbang 0-0 melawan Arimbi FC Yogyakarta. Hasil Grup A lainnya, Arimbi FC mengatasi Neo Angel (NTB) 8-0. Gol kemenangan Arimbi FC diciptakan Dewi Tia (5), Nadila (2) dan Fitria (1). Di Grup B, SoE Generation (NTT) dicukur MI Bondowoso, Jatim, dengan skor 0-16. Gol kemenangan MI dicetak Hamida Kurnia (6), Vina Andarti (2), Izha Lely (2), Sabrina Mutiara, Nava Rina, Anisya Widiawati dan Mita Alfiana (1). Persijap Kartini Jepara bermain imbang 1-1 melawan Immapa Papua. Gol Persijap dicetak Rahma pada menit ke-16 dan gol balaan Immapa diciptakan Madelin menit ke-32. RGC Foundation Makassar mengatasi Neo Angel (NTB) 6-1. Gol RGC hasil bidikan Irayanti (2), Jessica Virgina, Mitha Nurfajriana, Tri Warda Hamid, Eva Fauliabna (1). Neo Angel mempertipis kekalahan lewat gol Baiq Amiatun Shalihah. Persijap Kartini Jepara mengungguli SoE Generation 2-0 lewat gol Siti dan Salsa. Kesebelasan MI Bondowoso mencukur Immapa Papua 12-0. Gol MI dihasilkan Hamida Kurnia (4), Vina Andarti (3), Nava Rina (2), Sabrina Mutiara, Mita Alfiana dan Anisya Widiawati (1). (022)
London – Pemain sayap Chelsea Willian meyakini taktik-taktik berfokus serangan yang diterapkan manajer Maurizio Sarri meniru ‘’gaya samba’’ dan membantu para pemain di klub itu untuk berkembang. Pemain Brazil berusia 30 tahun itu memberi assist kepada gol pembukaan N’Golo Kante ketika Chelsea mencatatkan kemenangan 3-0 atas Huddersfield Town pada pertandingan perdana Sarri di Liga Utama Inggris, Sabtu lalu. Willian yakin taktik-taktik Sarri akan membantu memperbaiki rekor terkini Chelsea yang buruk saat melawan Arsenal saat bertemu pada pertandingan berikutnya, Sabtu nanti. The Blues hanya meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan di bawah asuhan manajer sebelumnya, Antonio Conte. ‘’Sang manajer mengatakan kepada kami untuk bermain, menikmati diri sendiri di lapangan, dengan tanggung jawab. Sekarang kami memiliki gaya yang berbeda. Tentu saja itu akan menjadi pertandingan istimewa saat melawan Arsenal karena merupakan derby. Selalu sulit melawan mereka,’’ ujarnya kepada ESPN, Selasa (14/8) kemarin. Menurutnya, Sarri berbicara mengenai sepak bola yang menyenangkan. ‘’Itulah yang akan kami berusaha lakukan musim ini. Ini seperti gaya Samba Brazil. Inilah apa yang kami lakukan di Brazil dan berusaha melakukannya di sini, b e r main dengan kemampuan dan
pergerakan. Kami memiliki banyak pemain dengan kualitas di lini depan, seperti Eden Hazard dan Pedro. Pemain-pemain seperti itu ingin bermain sepak bola,’’ tambah Willian. Sementara itu, Tottenham Hotspur terpaksa menunda penggunaan stadion baru selama beberapa minggu karena alasan ‘’sistem keamanan yang kritis’’. Klub Liga Utama Inggris itu dijadwalkan memainkan pertandingan pertama di stadion baru White Hart Line yang berkapasitas 62.000 penonton menghadapi Liverpool, Rabu (15/8) ini. Oleh karena stadion tersebut masih dalam tahap pengerjaan pembangunan, pertandingan Hotspur akhirnya dipindahkan ke Stadion Wembley. Stadion itu juga akan digunakan untuk laga NFL antara Seattle Seahawaks dan Oakland Raiders. Pihak klub Tottenham mengatakan, uji coba yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu memperlihatkan masih adanya masalah dengan sistem keamanan. Oleh sebab itu, pertandingan untuk uji coba kondisi stadion yang menurut rencana digelar 27 Agustus dan 1 September terpaksa dibatalkan. ‘’Sejak awal pembangunan stadion kami sudah minta dukungan Anda karena kami sadar bahwa proses pembangunan akan sangat kompleks dan sekarang kami minta Anda untuk kembali bersabar,’’ kata Daniel Levy, ketua klub Tottenham. (ant/rtr)
I Gede Siman Sudartawa
Bali Post/Google
Siman Incar Medali
Jakarta (Bali Post) – Perenang nasional Indonesia I Gede Siman Sudartawa memasang target meraih medali dari nomor 50 meter gaya punggung putra pada Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus - 2 September. Pada Asian Games 2014, perenang asal Klungkung berusia 23 tahun itu finis di peringkat keempat nomor 50 meter gaya punggung. Ditemui di sela-sela peresmian Rumah Indonesia di Jakarta, Senin (13/8) malam, Siman mengaku optimistis karena bertanding di Stadion Renang Gelora Bung Karno, Jakarta. ‘’Kalau memang pas semuanya, benar-benar pas, mungkin bisa emas atau perak atau perunggu,’’ ungkap perenang yang akan turun di nomor 100 meter gaya punggung dan 50 meter gaya punggung ini. Siman dan atlet renang nasional lainnya telah menyelesaikan pemusatan latihan di Australia dan Amerika Serikat sebelum berlaga di Asian Games. Melihat peta kekuatan lawan, saingan terberatnya adalah tim renang Jepang dan Cina. Tiongkok menurunkan Xu Jiayu, peraih medali perak nomor 100 meter gaya punggung pada Olimpiade 2012, yang harus diantisipasi oleh Siman. Sementara itu, Xu Jiayu mengungkapkan tekadnya merebut lima medali emas pada Asian Games ke-18. Pada Asian Games 2014 di Incheon, Xu adalah pendatang baru. Ia tampil mengejutkan ketika menjadi runner-up pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan pada kejuaraan dunia renang 2017 di Budapest menjuarai nomor 100 meter gaya punggung putra. (ant)