20 HALAMAN
NOMOR 55 TAHUN KE 70
Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost (166 rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat umanis, 13 oktober 2017
Pengemban Pengamal Pancasila
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 233801, 225764 Faksimile: 227418
Densus Tipikor Perlu Dana Rp 2,6 Triliun
Peduli Pengungsi Gunung Agung Bali Post menerima titipan sumbangan untuk disalurkan kepada para pengungsi Gunung Agung. Bagi masyarakat yang peduli dan ingin membantu saudara kita yang kini berada di pengungsian, bisa menitipkan sumbangan ke Bali Post. Sumbangan bisa langsung diserahkan ke Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67 A Denpasar, telepon (0361) 225764 atau melalui dompet simpati Anda Bali Post BCA Cabang Denpasar NO: 040-3555000. SD Saraswati 5 Denpasar Rp 21.151.000 Anggota dan Pengurus PWRI Denpasar Rp 1.570.000 Pengurus PWRI Kab. Pasuruan Rp 1.250.000 Ardana & Rekan Rp 1.120.000 PKK Kerta Dalem Sidakarya Rp 1.000.000 Asembagus Imam Bonjol Rp 200.000 SD Saraswati 5 Denpasar 6 dus pakaian layak pakai, 1 dus buku tulis,1 dus buku bacaan, 2 dus tas sekolah, 1 dus rupa-rupa Artha Dana 3 dus pakaian layak pakai Jumlah diterima kemarin Rp 26.291.000 Jumlah sebelumnya Rp 407.963.498 Jumlah seluruhnya Rp 434.254.498
Bakti Gunung Agung
Tito Bantah Saingi KPK
Jakarta (Bali Post) Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian menyampaikan rencana pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor). Selain pembentukan sampai ke daerah, ia juga memaparkan anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 2,6 triliun.
Tito Karnavian
Berbicara pada rapat kerja dengan Komisi III DPR di ruang rapat Komisi III, Kamis (12/10) kemarin, Tito juga merinci anggaran yang dibutuhkan mulai dari belanja pegawai yang total mencapai 3.560 personel, dianggarkan sebesar Rp 789 miliar. Selanjutnya barang untuk operasi lidik dan sidik Rp 359 miliar, belanja modal Rp 1,55 triliun termasuk pembentukan sistem dan kantor. ‘’Total semuanya Rp 2,6 triliun. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan KemenPAN RB dan kedua kami sudah sampaikan ke Presiden pada saat paripurna dua bulan lalu,’’ terang Tito. Hal. 19 Personel Polri
Bali Post/ade
DUKUNG KPK - Sejumlah kiai dan santri saat aksi memberikan dukungan untuk KPK di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/10) kemarin. Mereka mendorong KPK untuk segera menuntaskan kasuskasus megakorupsi seperti e-KTP, BLBI, Hambalang, dan kasus lain yang mempunyai dampak luas pada masyarakat.
Rusuh di Kemendagri
Tjahjo Merasa ’’Ditampar’’ Sebagai wujud kepedulian terhadap warga yang mengungsi, SD Saraswati 5 Denpasar menggalang sumbangan sukarela. Sumbangan Bakti Gunung Agung terkumpul dari guru, pegawai, siswa dan orangtua siswa sejumlah Rp 21.151.000. Sumbangan tersebut, Kamis (12/10) kemarin diserahkan ke Bali Post oleh Kepala SD Saraswati 5 Dra. Desak Made Asri, M.Psi. bersama guru–guru, perwakilan siswa, dan orangtua Paguyuban SD Saraswati 5 Denpasar. Selain uang tunai, sumbangan juga berupa logistik berupa 6 dus pakaian layak pakai, 1 dus buku tulis, 1 dus buku bacaan, 2 dus tas sekolah, dan 1 dus rupa–rupa.
Surabaya (Bali Post) – Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo menganggap perusakan dan kerusuhan di kantor Kementerian Dalam Negeri pada Rabu (11/10) sama dengan menampar wajahnya. ‘’Kerusuhan itu sama dengan menampar wajah saya karena merusak kantor saya,’’ ujarnya, Kamis (12/10) kemarin. Ia menyesalkan peristiwa tersebut dan meminta aparat menindak tegas untuk selanjutnya diproses secara hukum yang berlaku. ‘’Saya minta diproses secara hukum. Ini juga salah alamat, apalagi keputusan MK final dan mengikat. Tapi soal ada kecuran-
gan, soal ada gugatan sudah diproses semua sesuai peraturan berlaku,’’ ucapnya. Mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan ini berharap peristiwa itu tidak berimbas pada yang lain, termasuk tindakan anarkis dengan melakukan perusakan. ‘’Terus terang ini saya sesalkan. Saya sudah terima mereka dua kali. Dirjen saya menerima terus, tapi tidak bisa karena bukan kewenangan Mendagri. Apalagi terhadap permintaan memberikan SK bagi yang kalah untuk membatalkan keputusan MK,’’ katanya. Sementara itu, Direktur Reserse
Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta mengatakan, Polda Metro Jaya memburu pendemo yang bertindak rusuh dan telah mengamankan 15 pelaku. ‘’Kami masih melakukan pencarian terhadap pelaku lainnya dan kasus ini pasti diusut sampai tuntas,’’ katanya. Kini polisi telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus tersebut. Kantor Kemendagri diserang sekelompok massa yang mengatasnamakan pendukung calon bupati Tolikara, Papua, John Tabo dan Barnabas Weya, Rabu lalu. Hal. 19 Sahkan Pasangan
Drone Tabrak Jembatan
Tjahjo Kumolo
Diduga Keracunan Sambal
Lima Pengungsi Dilarikan ke RS
UPAYA memantau kondisi kawah Gunung Agung melalui udara kembali gagal. Drone (pesawat tanpa awak) dari komunitas drone KOAK, Tengerang, Banten menabrak jembatan di wilayah galian C, Desa Dukuh, Kecamatan Kubu. Kegagalan tersebut mengulangi kegagalan drone Tawon yang diterbangkan sehari sebelumnya, Rabu (11/10) lalu. Drone menabrak dinding jembatan di jalan raya Kubu-Amlapura sesaat setelah lepas landas. Benturan mengakibatkan pesawat yang bisa terbang hingga ketinggan 4.000 meter itu membuat bagian kepalanya hancur. Drone KOAK 3.0 itu hancur dengan sayap patah. Komunitas drone KOAK datang ke titik penerbangan yakni di galian C di Desa Kubu sekitar pukul 11.30. Sejak awal rencana mengudarakan pesawat yang dilengkapi kamera beresolusi tinggi itu sudah terkendala angin yang kecepatannya lebih dari empat knot. Sekitar pukul 14.30 personel aeromodeling itu membawa drone ke landasan pacu. Pada percobaan pertama, drone diterbangkan ke arah Gunung Agung tetapi gagal. Drone bahkan sudah nyaris menabrak batu karena saat mencoba take off drone tak terangkat. Saat itu pihak teknisi dari PT Citra Boat Indonesia beralasan drore tidak naik karena udara berubah arah. Hal. 19 Percobaan Kedua
Bangli (Bali Post) Lima orang pengungsi Gunung Agung yang menempati Posko Pengungsian Kubu, Bangli dilarikan ke RSU Bangli, Kamis (12/10) kemarin. Kelima pengungsi asal Desa Besakih, Rendang itu mengeluh mual hingga muntahmuntah usai sarapan. Diduga mereka mengalami keracunan setelah mengonsumsi sambal kemiri hasil masakannya secara mandiri saat berada di posko pengungsian. Kelima pengungsi tersebut dilarikan ke RSU Bangli sekitar pukul 07.00 Wita. Setelah mendapat penanganan medis, sekitar dua jam kemudian
Bali Post/Bali TV
MAJEJAHITAN - Pengungsi mandiri di Tabanan berkegiatan ‘’majejahitan’’ setiap harinya. Selain untuk mengusir kejenuhan, kegiatan ini menambah pendapatan untuk membeli logistik selama di pengungsian.
empat dari lima pasien sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik. Sementara satu pasien atas nama Ni Wayan Suartini (30) masih harus diopname di RSU Bangli. Suartini, pengungsi yang dirawat di RSU Bangli, mengaku dia dilarikan ke rumah sakit karena mengalami mual hingga muntah usai sarapan pagi di Posko Pengungsian Kubu. Menu sarapan yang dimakannya kemarin dibuat secara mandiri bersama pengungsi lainnya di posko pengungsian. Salah satu menu makannya itu yakni berupa sambal kemiri. Berselang beberapa saat usai sarapan, dirinya merasakan pusing yang disertai mual. ‘’Setelah makan tiba-tiba merasa pusing, mual hingga muntah-muntah sebanyak empat kali. Setelah itu tubuh saya lemas dan saya tidak sadar,’’ tuturnya. Hal. 19 Telah Membaik
Sukses Menyusun LKPD 2016 Terbaik
Buleleng Kembali Rebut Opini WTP Ketiga Kalinya PEMKAB Buleleng kembali meraih prestasi tingkat nasional dalam bidang pengelolaan keuangan. Untuk ketiga kalinya, pemkab di bawah kepemimpinan Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS) dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2016. Jika tahun sebelumnya penghargaan diserahkan di Jakarta, tetapi untuk tahun ini penghargaan langsung diserahkan kepada Pemkab Buleleng. Piagam WTP diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Bali Dedi Sopandi di Kantor BPK, Kamis (12/10) kemarin. Penghargaan itu
ditandatangani langsung Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani ditujukan kepada Bupati Putu Agus Suradnyana. Usai penyerahan piagam WTP, Dedi Sopandi mengatakan penghargaan ini diberikan kepada Pemkab Buleleng untuk ketiga kalinya. Untuk saat ini, sistem akuntansi yang digunakan adalah berbasis akrual. Tadinya, dia sempat khawatir akan terjadi penurunan opini terhadap LKPD Pemkab Buleleng. Tetapi, berkat kerja sama semua pihak dan kesiapan dilakukan jajaran pemkab, hal tersebut tidak terjadi dan justru Buleleng kembali berhasil merebut penghargaan WTP kali ketiga. ‘’Penghargaan dari Ibu Menteri ini
untuk Buleleng cukup membanggakan, karena diraih pada tahun kedua penerapan akuntansi berbasis akrual. Saya kira ini prestasi luar biasa dan ini bisa dicapai tidak bisa lepas berkat kerja sama semua pihak,’’ jelasnya. Sebelumnya, Buleleng yang berhasil mendapatkan penghargaan WTP yang merupakan penilaian terbaik keenam di Indonesia menerima apresiasi pemerintah pusat berupa DID senilai Rp 55 miliar. Sementara untuk reward tahun ini, Dedi Sopandi mengakui belum berani memastikan karena bukan ranah dari Ditjen Perbendaharaan. Hal. 19 Terima Reward
WTP – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menerima penghargaan WTP untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2016.
denpasar
2
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
figur
Bali Post/may
Pemetaan Sumber Air
PDAM Denpasar memprediksi daerah aliran sungai yang merupakan sumber air dari PDAM Kota Denpasar akan terdampak jika terjadi erupsi Gunung Agung. Maka dari itu, PDAM Denpasar akan melakukan pemetaan sumber air yang akan berdampak ke Denpasar. ‘’Hujan lebat saja berdampak sekali pada Kota Denpasar. Mau tidak mau kita harus antisipasi,’’ kata Direktur Utama PDAM Kota Denpasar I.B. Gede Arsana, S.T., Kamis (12/10) kemarin. Dikatakan, langkah yang telah dilaksanakan yaitu feasibility study (FS) untuk pengolahan air di Tukad Mati dan Tukad Merta Gangga. ‘’Kalau hasil FS layak, baru akan melakukan penambahan debit, produksi air,’’ ujarnya. Berdasarkan pengalaman yang dialami saat banjir bandang lalu, katanya, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Belusung terganggu. Hal itu karena sumber air PDAM Kota Denpasar hanya satu dan berdampak pada pelanggan se-Kota Denpasar. Maka saat itu pihaknya mengambil langkah memperbanyak sumber air. ‘’Kalau sumbernya satu mengalami kendala sehingga sumber yang lain bisa mendukung, dalam arti operasionalnya,’’ jelasnya. Sumber air yang terganggu tentunya hanya IPA Belusung dengan gangguan yang dialami berupa tingkat kekeruhan air yang tinggi. Hal itu dikhawatirkan merusak mesin pengolah air karena tebalnya endapan lumpur. ‘’Kemungkinan Sungai Ayung kena,’’ imbuhnya. Ia mengatakan, produksi air di PDAM Kota Denpasar 1.100 liter per detik. Apabila nanti terjadi erupsi Gunung Agung, maka 50 persen produksi PDAM diprediksi akan terganggu. Maka dari itu, PDAM juga mengandalkan sumur bor dan menyiapkan armada untuk menyalurkan air ke warga yang terdampak. Selain itu, PDAM Denpasar juga telah membeli air di Sarbagita Petanu dengan perjanjian 150 liter per detik. Namun, saat ini baru mengalir 40-50 liter per detik. (may)
Kepala Disdikpora Bantah Ada Pungutan kepada Siswa Pengungsi
Denpasar (Bali Post) – Pemberitaan terkait adanya pungutan biaya administrasi kepada siswa pengungsi yang bersekolah di Denpasar, mendapat tanggapan dan klarifikasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Drs. I Wayan Gunawan. Kamis (12/10) kemarin, Gunawan mengaku telah melakukan klarifikasi dengan menghubungi Kepala SMPN 2 Amlapura I Wayan Gede Suastika, M.Si. yang melakukan pengaduan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani. Menurut Gunawan, Suastika tidak dapat menyebutkan sekolah swasta yang disebut-sebut melakukan pungutan. Begitu pula nama siswa dan orangtua siswa terkait. Ditegaskan, pemantauan kepada para pengungsi di Denpasar sudah dilakukan dengan maksimal, terlebih itu dalam bidang pendidikan. ‘’Tidak ada pemungutan biaya apa pun untuk anak-anak pengungsi yang bersekolah sementara di Kota Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar justru memberikan pelatihan keterampilan secara gratis sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan,’’ tegasnya. Menurut Gunawan, upaya nyata Pemerintah Kota Denpasar dalam bencana ini justru sangat terlihat karena tidak hanya memberikan tempat tinggal, pendidikan formal gratis dan fasilitas yang layak, namun lebih dari itu. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra justru sudah memberikan ruang untuk para pengungsi meningkatkan kreativitas selama di pengungsian, dengan mengenalkan berbagai kerajinan tangan yang dapat dibuat bersama di posko pengungsian. Ditambah lagi dengan diberlakukannya aplikasi ‘’Tanggap Bencana’’ yang dapat diakses melalui aplikasi Pro Denpasar yang menampilkan segala bentuk data valid. Termasuk jumlah siswa yang melanjutkan pendidikan sementara di Kota Denpasar, sehingga pemantauan data dilakukan setiap saat, bahkan setiap detik. ‘’Di Denpasar ada imbauan langsung dari Bapak Wali Kota untuk merangkul warga pengungsian layaknya seperti keluarga sendiri,’’ ujar Gunawan. Ia mencontohkan, siswa pengungsi yang bersekolah sementara di SMPN 3 Denpasar yang telah difasilitasi sebanyak 36 bangku tempat duduk, sesuai dengan posisi awal mereka bersekolah di desa asalnya. Dari jumlah bangku tersebut, sampai saat ini baru ditempati 13 orang siswa pengungsi. ‘’Dari jumlah tersebut, ada siswa yang minta izin dan akan kembali lagi bersekolah sementara di SMPN 3 Denpasar. Hal tersebut tidak dipermasalahkan pihak sekolah dan siap menerima kehadiran siswa ini kembali untuk mengenyam pendidikan,’’ tegas Gunawan. (kmb12)
081 337 032 965, (0361) 819446
FM 96,5
Topik : DISDIK TUNGGU PERMENDIKBUD TENTANG KEBENCANAAN Sampaikan opini Anda hari iniW di acara Warung Global FM 96,5 web E-mail
: www.radioglobalfmbali.com : info@radioglobalfmbali.com
Bali Post/eka
AMO - Petugas tengah memasang MCB dan selenoid pada mesin Air Minum Otomatis (AMO) di Taman Kota Denpasar, Kamis (12/10) kemarin. Pemasangan tersebut bertujuan untuk memutus listrik dan air saat terjadi hubungan pendek.
Kasus Bendesa Adat Tanjung Benoa
Anggota DPR Ajukan Penangguhan Penahanan
Denpasar (Bali Post) -
Hampir tiga pekan, Bendesa Adat Tanjung Benoa I Made Wijaya alias Yonda bersama lima tersangka lainnya ditahan di Rutan Polda Bali. Terkait penanahan itu, anggota Komisi VI DPR-RI Nyoman Dhamantra menemui Wakapolda Bali Brigjen Pol. Gede Alit Widana, Kamis (12/10) kemarin. Tujuannya, mengajukan permohonan agar Yonda diberikan penangguhan penahanan. Dhamantra mengatakan, pihaknya sengaja berkunjung ke Mapolda Bali sekaligus mengirim surat sehubungan dengan penahanan Bendesa Adat Tanjung Benoa dan pelaku lainnya. ‘’Dalam surat itu, substansi yang paling mendasar adalah kita ingin agar diberikan penangguhan,’’ tegasnya. Secara pribadi, Dhamantra melihat persoalan tersebut menyangkut desa adat dan merupakan hasil paruman adatnya. Seyogianya tidak hanya dibebankan kepada bendesa adat dan prajuru-nya, karena hal itu merupakan aspirasi masyarakat lalu dibawa ke paruman dan akhirnya menjadi keputusan. ‘’Dari keputusan tersebut, namanya bendesa dan prajuru ya sifatnya sebagai pelaksana saja. Kenapa
saya mengatakan demikian? Karena itulah yang terjadi. Faktanya di lapangan, bendesa dan prajuru hanya boleh bertindak kalau ada keputusan dari hasil paruman,’’ tegasnya lagi. Dhamantra berharap penegakan hukum terkait dengan pengadilan atau mengadili sebuah keputusan adat, itu sifatnya dalam rangka memberikan pendidikan hukum yang konstruktif dan ada upaya tetap menjaga konsistensi desa adat bersangkutan. Jadi, penegakan hukum itu tidak bisa dilepaskan dari sosiologi hukum. ‘’Misalnya yang mau diadili ini sebuah keputusan adat, tidak harus menghilangkan eksistensi desa adat itu sendiri. Kita harapkan ada pendekatan persuasif,’’ ujarnya.
Secara sosiologi, lanjut Dhamantra, di samping sebagai bendesa adat, Yonda juga wakil rakyat. Sebenarnya dalam proses menahan itu dalam undangundang tertulis dapat ditahan. ‘’Kata dapat ini harus dengan pertimbangan-pertimbangan, misalnya menghilangkan barang bukti dan sebagainya. Dia ini kan sebagai bendesa adat dan wakil rakyat, tidak mungkin dia lari. Itu bisa dijadikan pertimbangan penegak hukum, khususnya kepolisian agar tidak menahan,’’ katanya. Kendati demikian, Dhamantra mengaku tidak ingin mengganggu proses hukum yang berlaku. Namun, hanya memberikan sebuah masukan bahwa persoalan hukum tidak bisa lepas dari sosiologi hukumnya dalam membuat keputusan-keputusan hukum. ‘’Untuk itu, saya harapkan kepolisian khususnya Polda Bali bisa memberikan penangguhan penahanan kepada Yonda dan lima pelaku lainnya,’’ kata politisi PDI Perjuangan ini. Terkait rencana Polda Bali melimpahkan kasus Yonda ke Kejati Bali, Jumat (13/10) hari ini, Dhamantra mengungkap-
kan pengajuan permohonan penangguhan penahanan akan disampaikan ke Kejati Bali. Melihat kasus tersebut, Dhamantra mengaku mendapat laporan bahwa pengurukan itu memang hasil paruman. ‘’Saya hanya mohon penangguhan penahanan dan tidak mau intervensi persoalan hukumnya. Ini semua disepakati dalam paruman. Jadi, kalau kita bicara pasal 18B (masyarakat hukum adat), negara wajib hukumnya memberikan penghormatan dan perlindungan terhadap kesatuan-kesatuan masyarakat adat dengan segala hak tradisionalnya. Hak tradisional masyarakat adat Bali itu keberadaannya direpresentasikan oleh desa adat yang ada,’’ ujarnya. Terkait penahanan Yonda ini, Dhamantra mengaku belum mendapat sebuah pertimbangan atau masukan yang membuat Polda harus melakukan penahanan. ‘’Enggak usah bendesa adat ditahan karena sebagai pelaksana keputusan yang harus dilakukannya,’’ tegasnya. Wakapolda Brigjen Alit Widana saat dikonfirmasi membenarkan adanya pertemuan
tersebut. Sementara surat yang diberikan Dhamantra, ia mengaku sudah diserahkan kepada Direktur Reskrimsus untuk dipelajari dan dilaporkan kepada Kapolda. Seperti diberitakan sebelumnya, setelah menyandang status tersangka sejak Juli lalu, I Made Wijaya alias Yonda yang saat ini menjabat Bendesa Tanjung Benoa dan anggota DPRD Badung ditahan di Rutan Polda Bali, Senin (25/9) lalu. Yonda ditahan terkait kasus pengurukan dan penebangan hutan mangrove di pantai barat Tanjung Benoa. Sedangkan Yonda sempat mengklaim ingin menjaga kawasan hutan mangrove dan aset desa pakraman berupa Pura Gading Sari. Selain itu, pihaknya ingin menyelamatkan wilayah Tanjung Benoa dari abrasi dan ingin menata kawasan hutan mangrove dari sampah. Apalagi, kawasan pantai barat dikunjungi ribuan wisatawan domestik dan asing. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM FM 96,5 Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391
Korban Begal Mengaku Sempat Dipukul Pelaku Bukan Warga Ketewel
Denpasar (Bali Post) Penyidik Polsek Denpasar Barat (Denbar) masih mengembangkan pengungkapan kasus begal di Jalan Mahendradatta, Denpasar. Komplotan begal berjumlah delapan orang itu bersikukuh baru sekali beraksi. Sedangkan korban Jermy F. Fangidae mengaku sempat dipukul di punggungnya. Namun pelaku membantah dan mengaku tidak ada memukul. Sementara itu, Kepala Desa Ketewel Kecamatan Sukawati Gianyar Wayan Gede Wijaya bersama jajarannya, Kamis (12/10) kemarin mengklarifikasi jika komplotan begal yang menyebut dirinya kelompok Anak Liaran Ketewel itu bukan warga Ketewel. Ditegaskan, pernyataan para pelaku begal itu sangat mengganggu dan meresahkan warga setempat, karena mereka bukanlah warga Ketewel. Hal itu terungkap setelah Kepala Desa bersama jajarannya melaku-
kan pengecekan ke lapangan bersama aparat terkait. Alhasil, empat orang anggota komplotan tersebut merupakan warga pendatang yang tinggal di rumah kos di daerah Ketewel. Sedangkan empat pelaku lainnya bukan dari Desa Ketewel maupun tinggal di wilayah tersebut. Ditemui di Polsek Denbar, korban aksi pembegalan Jermy F. Fangidae mengatakan, waktu itu ia dari rumah kakaknya di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan. ‘’Saya mau pulang ke Jalan Buana Raya, pas di TKP berpapasan dengan pelaku. Setelah papasan, ternyata mereka balik mengejar saya,’’ tegasnya. Selanjutnya, komplotan begal ini menghadang dan mengurung korban. Salah satu pelaku meminta korban menyerahkan uang. Saat korban membuka tas pinggangnya, salah satu pelaku langsung merogoh tas dan mengambil dompet. Sedangkan
pelaku lain mengambil HP dan powerbank. ‘’Dari belakang ada yang mukul saya dan kena bagian punggung. Untung satpam distributor Aqua keluar dan pelaku langsung kabur. Saya sempat mengejar pelaku dan ingat ciri-ciri motor Honda Vario yang dibawa salah satu pelaku,’’ kata Jermy. Terkait kasus tersebut, Kanit Reskrim Polsek Denbar Iptu Aan Saputra menegaskan, yang jadi otak komplotan ini adalah tersangka Kadek RS (16) berstatus pelajar sekolah swasta di Denpasar. Karena menjadi gembongnya, RS mendapat jatah paling banyak yaitu Rp 170 ribu. ‘’Padahal umurnya paling muda,’’ ujarnya. Aan Saputra menambahkan, penyidik menahan semua tersangka, termasuk RS yang masih di bawah umur dan berstatus pelajar. ‘’Apalagi ancaman hukumannya di atas lima tahun. Sebenarnya mereka ini rata-rata mapan. Ada yang bekerja di
minimarket, hotel dan tatto,’’ ungkapnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Opsnal Polsek Denbar menangkap komplotan begal yang diduga beraksi di wilayah Denpasar. Pelaku dibekuk setelah membegal Jermy F. Fangidae (26) di Jalan Mahendradatta, Denbar, Selasa (10/10) lalu. Pelakunya yaitu I Ketut Warnata (18) karyawan minimarket, Kadek Indra Nova Handika (18), Kadek Adi Putra (18), I Ketut Tomi Yasiada (18), Pratito Anjarwono (23), Kadek RS (16) berstatus pelajar, Kadek Sumerta (22) dan Putu Suandika (21). Barang bukti yang diamankan meliputi uang tunai Rp 335 ribu, dolar Amerika, powerbank, HP Samsung dan tiga sepeda motor. Modusnya, pelaku memepet korban saat sedang melintas di Jalan Mahendradatta, lanjut mengerumuni dan mengambil barangbarang milik korban. (kmb36)
Wali Kota Denpasar Lantik 153 Pejabat Struktural SEBANYAK 153 pejabat strukrutal di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar resmi dilantik Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (12/10) kemarin. Bertempat di Gedung Sewaka Dharma Denpasar, acara pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas ini berlangsung dengan khidmat. Wali Kota Rai Mantra percaya bahwa aparatur yang telah dilantik dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya. Besar harapan aparatur yang dilantik selalu bersemangat dan meningkatkan kinerjanya. ‘’Sistem lelang jabatan ini adalah bagian dari evaluasi kinerja. Artinya, harus ada peningkatan kinerja sesuai
dengan visi-misi kita bersama, yaitu melayani adalah kewajiban,’’ ujarnya. Wali Kota Rai Mantra menegaskan, ke depan kinerja dari aparatur negara ini harus lebih profesional. Apalagi di tengah perkembangan era globalisasi seperti sekarang ini. Beberapa pejabat struktural yang dilantik dalam kesempatan itu di antaranya I Made Maja Winaya yang diangkat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar, I Made Toya dengan jabatan baru Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I), Asisten Sekretariat Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Bagus Mataram dengan jabatan baru Kepala Dinas Kebudayaan
Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga yang dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar dan beberapa pejabat struktural lainnya. Pelantikan atas dasar keputusan menteri ini mulai berlaku sejak tanggal pelantikan. Selain itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Denpasar I Ketut Mister mengatakan, bagi yang mendapatkan kepercayaan ini tentu harus meningkatkan dan konsisten memegang konsep Sewaka Dharma. ‘’Mereka yang berkompeten harus diberikan kesempatan dan saat ini semua lini sudah terisi sesuai dengan kompetensi. Jadi, masyarakat pun akan merasa lebih nyaman,’’ tegasnya. (ad787)
MELANTIK - Wali Kota Rai Mantra saat melantik 153 pejabat struktural di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Kamis (12/10) kemarin.
BADUNG
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Belajar Tata Kelola Taman
Bupati Giri Prasta Kunjungi Kota Bandung HARI kedua acara Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung 2017, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berkunjung ke Kota Bandung, Kamis (12/10) kemarin. Kunjungan Bupati Giri Prasta beserta rombongan diterima oleh Wakil Wali Kota Badung Oded M. Danial di Balai Kota. Bupati Giri Prasta saat kunjungan didampingi oleh Sekkab Wayan Adi Arnawa, Asisten I IBA Yoga Segara, Kadis Pariwisata Made Badra, Kepala Bappeda Made Wira Dharmajaya, Kabag Keuangan A.A. Gede Rahmadi, Kabag Perwat Wayan Puja dan Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Yuniarta. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan tujuan kunjungannya ke Kota Bandung yakni ingin belajar mengenai tata kelola taman, pengelolaan limbah dan kebersihan wilayah. “Ke depan, untuk di Badung harus menanam pohon taman yang bisa mendatangkan burung dan kupu-kupu. Itu baru namanya taman,” ujarnya. Bupati Giri Prasta mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi pengelolaan sampah di Kota Bandung mengenai mengolah, mengurangi dan memilah sampah. “Yang paling penting kita ambil hikmahnya dari pengelolaan sampah di Bandung ini adalah hulunya itu ada di TPS, hilirnya ada di TPA. Ini yang perlu kita contoh,” katanya. Terkait tata kelola Bandung Comand Centre, lanjut Bupati Giri Prasta, Kabupaten Badung juga akan segera menerapkan di tahun 2018 mendatang dengan membangun gedung Comand Centre. Pihaknya berharap Pemerintah Kota Bandung dapat menjalin Sister City dengan Kabupaten Badung. “Ini harus dicontoh, diterapkan, dikolaborasikan dengan baik. Jika ini dilakukan di Kabupaten Badung, saya yakin pasti akan jauh lebih baik,” tegasnya.
Penertiban 28 spa tidak berizin di wilayah Kuta mendapat perhatian serius dari Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Wabup meminta temuan puluhan spa bodong tersebut diproses sesuai aturan yang berlaku.
BERKUNJUNG - Pada hari kedua acara Pekan Informasi Pembangunan (PIP) Kabupaten Badung 2017, Kamis (12/10 kemarin Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berkunjung ke Kota Bandung. Mengenai pembuatan taman lansia di Kabupaten Badung yang rencananya akan menggunakan Pasar Latu Sari, pihaknya mengaku masih melakukan kajian. “Masih dikaji. Nanti konsepnya harus ada rumah, ada kolam kecil sehingga ada daya tarik bagi lansia yang jompo-jompo. Tentunya lengkap dengan dokternya,” ujar Bupati asal Pelaga ini. Wakil Wali Kota Bandung H. Oded M. Danial menjelaskan, Kota Bandung berupaya untuk melakukan pemerataan pembangunan melalui Program Inovasi Pembangunan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK). Untuk pemerataan pembangunan, setiap tahunnya Kota Bandung menggelontorkan dana sebesar Rp 220 miliar untuk kewilayahan. “Program PIPPK tersebut su-
dah terbukti hasilnya. Terlihat antara tokoh masyarakat dari berbagai kalangan bisa bersama-sama bergerak ketika diberi anggaran,” ungkapnya. Oded M. Danial menambahkan, Kota Bandung memiliki program utama, yakni satu RW satu taman dalam setiap tahunnya. Taman tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat, termasuk juga untuk menggelar acara resepsi. Kota Bandung kini telah memiliki sekitar 20 taman, salah satu di antaranya Taman Lansia dan Taman Jomblo. “Walaupun taman tingkat kota sudah ada, namun taman di RW terus akan diupayakan sebagai salah satu cara untuk mengurangi kemacetan agar masyarakat tidak hanya menumpuk di pusat kota,” jelasnya. (ad788)
MENGUNDANG - Kepala Badan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara, mengundang Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Udayana. diinformasikan pula bahwa Program Studi mereka juga mempunyai pemikiran yang sama dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Badung dan menyanggupi akan segera mengambil langkah-langkah bersama dosen pembimbingnya. Dalam diskusi tersebut, Suambara berharap agar secara paralel dilakukan pula pemetaan potensi mangrove untuk mengetahui potensi biji mangrove sebagai bahan baku olahan, penerapan teknologi pengolahan sampai dengan wujud hasil olahan. “Prioritaskan pelaksanaan penelitian dalam rangka mengembangkan ilmu pen-
getahuan dan pada waktunya nanti baru dipikirkan pemasaran hasil olahan tersebut,” ujarnya. Suambara berjanji akan segera memperjuangkan dukungan dana untuk melaksanakan kegiatan ini sebagai wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan perguruan tinggi dalam upaya pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi. “Bila ini berhasil diwujudkan, maka tidak tertutup kemungkinan Kabupaten Badung akan memiliki ikon baru berupa ekowisata mangrove yang memiliki keanekaragaman manfaat,” tegasnya. (ad781)
Tanggulangi Bencana
BPBD Anggarkan Rp 7,5 Miliar
Mangupura (Bali Post) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung menganggarkan dana penanggulangan bencana sebebasar Rp 7,5 miliar. Angka ini terdiri dari dana darurat Rp 1,5 miliar serta dana kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi Rp 6 miliar. Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Badung I Nyoman Wijaya, dana tersebut diambil dari APBD induk 2017. Diharapkan, dana yang tersedia dapat mencukupi dan membantu masyarakat di Kabupaten Badung, terutama bagi korban bencana alam. “Pada anggaran perubahan tidak ada tambahan lagi dan penggunaannya juga kita seleksi agar dana bantuan sesuai dengan kepantasan dan kepatutan,” ujar Wijaya, Kamis (12/10) kemarin. Menurut Wijaya, pemanfaatan dana penanggulangan
Wabup Minta Puluhan Spa Bodong Diproses Mangupura (Bali Post) –
Balitbang Badung Inginkan Inovasi Olahan Biji Mangrove SETELAH meninjau pengembangan dan budi daya kepiting bakau di Kampung Kepiting beberapa hari yang lalu, Kepala Badan Litbang Kabupaten Badung I Wayan Suambara mengundang Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Udayana (Unud), Kamis (12/10) kemarin, untuk mendiskusikan temuan inovatif yang bersumber dari habitat kawasan mangrove. Dalam diskusi tersebut, I Wayan Suambara mendorong dan mengajak para mahasiswa untuk melakukan penelitian tentang kandungan biji mangrove serta olahan yang dapat dihasilkan. Misalnya, sirup biji mangrove, wedang (kopi) biji mangrove, lulur atau mungkin manfaat lainnya. Penelitian ini perlu dilakukan, karena Kabupaten Badung memiliki kawasan mangrove yang potensial dan diharapkan tidak saja hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi bagi biota laut, tapi juga harus memberi manfaat dan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitarnya. Ajakan tersebut mendapat tanggapan positif dari Ketua Kelompok Studi Mangrove Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Kelautan dan Perikanan Unud Pande Komang Egar Prihandana yang didampingi oleh Wakil Ketuanya William Boom Alwer. Bahkan,
3
bencana untuk membantu masyarakat Badung yang terkena musibah, seperti kebakaran, pohon tumbang, angin puting beliung dan longsor yang menimbulkan kerugian masyarakat. “Kami juga tetap bersinergi dengan pihak terkait, seperti Dinas PUPR,” katanya. Guna membantu para pengungsi ancaman erupsi Gunung Agung, kata Wijaya, pihaknya masih memanfaatkan dana swadaya atau bantuan sukarela dari masing-masing dinas dan kecamatan. “Masih memanfaatkan bantuan sukarela untuk membantu saudara-saudara kita dari Karangasem di Badung,” katanya. Berdasarkan hasil pemetaan BPBD Badung, wilayah Badung Utara seperti Kecamatan Petang dan Abiansemal tetap menempati ranking pertama dan kedua sebagai wilayah rawan ben-
cana. Petang dengan topografi wilayah pegunungan sangat rawan terjadi tanah longsor. Wilayah ujung Badung ini bahkan tiap tahun jadi langganan longsor. Untuk mengantisipasi musibah ini, telah disiapkan tim khusus yang dinamai Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengamati semua kejadian yang ada di wilayah Badung. Selain Petang dan Abiansemal, ancaman tanah longsor juga bisa terjadi di wilayah Mengwi, seperti Desa Sading dan Penarungan. Pasalnya, wilayah ini dibelah oleh beberapa sungai dalam dan besar. “Untuk mengantisipasi semua bencana yang kemungkinan datang, kami sudah bekerja sama lintas SKPD. Semua SKPD terkait dilibatkan untuk penanganan bencana, baik sebelum, saat maupun setelah terjadi bencana,” tegas Wijaya. (kmb27)
Suiasa menegaskan, pihaknya tidak ingin usaha ilegal terus beroperasi tanpa sanksi. “Segala aktivitas yang berkaitan dengan pembangunan maupun ekonomi harus taat aturan,” tegas Suiasa saat ditemui di Puspem Badung, Kamis (12/10) kemarin. Politisi asal Pecatu ini memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung terus menelusuri semua perizinan spa yang beroperasi di wilayah Badung. Dari puluhan spa yang ditertibkan, dominan berlokasi di sepanjang Jalan Kartika Plaza dan Pantai Kuta, Legian dan Patih Jelantik, yaitu sebanyak 15 spa tak berizin. Kemudian di kawasan Jalan Raya Bakung Sari, Jalan Raya Kuta dan Dewi Sartika sebanyak delapan spa dan lima spa lainnya
di By-pass Ngurah Rai dan Sunset Road. “Saya perintahkan Satpol PP bergerak. Spa bodong ini harus ditertibkan. Kami mengimbau para pengusaha spa atau usaha lainnya agar taat terhadap aturan,” tegasnya. Menurut Suiasa, risiko terburuk dari usaha yang tidak berizin dan tidak sesuai peruntukan harus ditutup. Mereka boleh memulai kembali usahanya setelah mengantongi izin operasional. “Satpol PP harus mengawasi segala pembangunan dan usaha yang ada di Badung. Ini untuk memastikan semua kegiatan wajib izin ini memenuhi aturan yang ditentukan,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Yustisi yang didukung unsur TNI/Polri, Dinas Pariwisata, Dinas Sosial,
Bapenda, Badan Perizinan Terpadu, Bagian Hukum dan instansi terkait lainnya menertibkan puluhan usaha spa. Kasatpol PP Badung IGAK Surya Negara selaku Ketua Tim Yustisi Kabupaten Badung mengatakan, penertiban ini dilakukan sebagai langkah untuk pendataan dan pencarian informasi terhadap usaha terkait. “Apabila memang ditemukan tidak ada izin, maka kami akan melakukan pemanggilan dan meminta pemiliknya membuat pernyataan agar segera mengurus izin,” ujarnya. Dalam menegakkan aturan, kata Surya Negara, pihaknya lebih banyak melakukan upaya preventif dan persuasif. Meski demikian, pihaknya akan menindak tegas apabila peringatan yang sudah diberikan
Bali Post/kmb37
I Ketut Suiasa
tidak diindahkan. “Melalui tindakan penertiban, kami harap bisa menggugah pengusaha di Badung untuk tertib perizinan dan tertib yang lainnya, sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. (kmb27)
Bali Post/edi
PERINGATAN BOM BALI - Suasana peringatan Bom Bali di Monumen Ground Zero, Kamis (12/10) kemarin. Tepat 15 tahun lalu yaitu 12 Oktober 2002, di kawasan itu terjadi tragedi Bom Bali yang menewaskan 202 orang, melukai sekitar 300 orang dan menghancurkan puluhan bangunan.
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Siswa SMKN 2 Negara Kunjungi Kapal Ikan Shofuku Maru 18
KUNJUNGAN - Puluhan Siswa SMKN 2 Negara berfoto bersama kru kapal ikan Shofuku Maru 18 saat melakukan kunjungan, Kamis (12/10) kemarin. PULUHAN siswa SMKN 2 Negara, Jembrana, mendapatkan kesempatan belajar tentang kapal ikan di Kapal Shofuku Maru 18, Kamis (12/10) kemarin. Bertempat di Pelabuhan Benoa, Denpasar, mereka mendapat kesempatan belajar tentang alat-alat yang ada di kapal dari Jepang berkapasitas 439 ton tersebut. Ini diperoleh tak lepas dari peran PT Harini Gema Samudera sebagai agen penyalur tenaga kerja di kapal-kapal ikan. Pemilik sekaligus Presiden PT Usufuku Honten, Sotaro Usui, menyampaikan kunjungan oleh siswa ini bertujuan meningkatkan hubungan persahabatan
antara Indoneaia dan Jepang. Sebelumnya, program serupa dilaksanakan, bahkan mengundang juga siswa SD. ‘’Progran ini sudah keempat kalinya. Ini sebagai program pembinaan generasi muda agar tahu sistem kerja di kapal ikan,’’ katanya. Dijelaskannya, kapal ini berangkat dari Jepang dan bersandar di Pelabuhan Benoa. Zona operasinya di sekitar lautan Jawa, Samudera Hindia Selatan, hingga kawasan Australia untuk mencari bluefin tuna dan mebachi tuna. ‘’Sekitar tujuh bulan lagi berlayar sebelum kembali ke pelabuhan Jepang,’’ jelas Sotaro Usui.
Awak kapal ini terdiri atas awak Jepang dan Indonesia. Dari 25 ABK, 18 orang di antaranya asal Indonesia. Wilayah jaringannya dari selatan Indonesia sampai dekat Australia dan Samudera Hindia. Melalui kunjungan ini, diharapkan siswa SMKN 2 Negara nantinya bisa mengetahui siapa saja yang bekerja di dalam kapal, misalnya di bagian mesin, dapur dan nakhoda. Anak-anak ini mesti paham. Mengapa tuna, karena ikan ini sumber protein. ‘’Kami berharap nantinya anak-anak Indonesia juga gigih seperti nelayan karena potensinya sangat besar,’’ ucapnya. Sementara itu, Bambang Setiono selaku Kepala Cabang Harini Gema Samudera mengatakan sebagai agen pihaknya siap memenuhi permintaan pemilik kapal ini. ‘’Ini untuk keempat kalinya. Ke depannya diharapkan ada lagi pemilik kapal yang memperkenalkan kapalnya seperti ini,’’ ungkapnya. Selama ini sudah ratusan bahkan ribuan kapal Jepang yang datang ke Pelabuhan Benoa. Namun, hanya kapal Shofuku Maru 18 satu-satunya yang boleh dikunjungi anak-anak bangsa terkait apa saja yang ada di dalamnya. ‘’Oleh karenanya, kami sangat berterima kasih pada owner kapal Jepang ini,’’ tandas Bambang Setiono. (ad784)
Unud Lepas 27 Atlet ke Pomnas XV Makassar
Sumbangkan Kontingen Terbanyak di Antara Perguruan Tinggi di Bali
BERSAMA - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). didampingi Wakil Rektor III Prof. Dr. Ir. I Made Sudarma, M.S. bersama atlet dan ofisial/pelatih yang akan berlaga di Pomnas XV Makassar. UNIVERSITAS Udayana (Unud) melepas 27 atlet dan 12 ofisial/pelatih yang akan mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, 14-21 Oktober 2017. Atlet dilepas Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). didampingi Wakil Rektor III Prof. Dr. Ir. I Made Sudarma, M.S. di Ruang Bangsa Rektorat Unud Bukit Jimbaran, Kamis (12/10) kemarin. Kontingen Bali yang berlaga di Pomnas XV Makassar berjumlah 118 orang, terdiri atas 38 ofisial/pelatih dan 80 atlet. Unud menyumbangkan atlet terbanyak mewakili Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Bali dibandingkan PTN dan PTS yang ada di Bali. Cabang olahraga (cabor) yang diikuti atlet Unud yaitu tenis lapangan (2 orang), ka-
rate (3), pencak silat (3), atletik (2), bulu tangkis (6), kempo (5), renang (5) dan tarung derajat (1). Wakil Rektor III Prof. Dr. Ir. I Made Sudarma, M.S. menjelaskan, Pomnas merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Bapomi setiap dua tahun sekali. Pesertanya berasal dari mahasiswa seluruh PTN dan PTS yang tersebar di Tanah Air. Atlet Unud melakukan persiapan tiga bulan terakhir. Mereka sudah siap mengikuti pertandingan dan diharapkan menjadi juara di Makassar. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). mengatakan, 27 atlet Unud yang dilepas telah berhasil melewati tahap persiapan dan siap bersaing merebut juara di Pomnas XV. Kendati demikian, ia berpesan kepada seluruh atlet Unud agar tetap menjaga stamina dan kes-
ehatan, mengontrol emosi serta menjunjung tinggi sportivitas dalam pertandingan, sehingga bisa merebut juara dan mengharumkan nama Unud di kancah olahraga nasional. ‘’Saya yakin para olahragawan mahasiswa kami ini adalah atlet ulung dan profesional, sehingga bisa mengalahkan kontingen lainnya. Apalagi semuanya sudah dilatih sesuai cabor masing-masing oleh para pelatihnya jauh-jauh hari,’’ tandasnya. Dikatakannya, prestasi yang diraih oleh mahasiswa dalam kompetisi tingkat nasional berpengaruh langsung terhadap peningkatakan kualitas dan ranking institusi di tingkat nasional. Karena itu, diharapkan para atlet bisa menunjukkan kualitasnya di arena pertandingan dan bisa keluar menjadi juara. Apalagi dua tahun belakangan ini Unud telah mampu menduduki ranking ke-17 tingkat nasional dari sebelumnya berada di peringkat ke-57. Mantan Ketua Program Pascasarjana Unud itu juga mengharapkan Pomnas mampu membentuk karakter mahasiswa, terutama dalam mengendalikan emosi, mampu bekerja baik dengan tim dan menumbuhkan rasa percaya diri untuk kehidupan yang lebih baik dalam menghadapi persaingan secara global. ‘’Saya yakin pengalaman yang didapatkan oleh para atlet akan berdampak baik sebagai fondasi kepercayaan diri dalam menjalani kehidupan di masa depan. Karena untuk bisa unggul salah satunya harus punya rasa percaya diri. Mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak mesti dipilah. Tetap semangat, jaga stamina dan junjung tinggi sportivitas,’’ tegas Raka Sudewi. (ad786)
Menuju Honda Bikers Day Nasional
Astra Motor Bali Bekali Komunitas Honda
GATHERING - Suasana gathering komunitas Honda sekaligus sosialisasi Honda Bikers Day Nasional. PERHELATAN event komunitas Honda terbesar di Tanah Air sebentar lagi digelar. Semarak ajang tahunan Honda Bikers Day yang paling ditunggu-tunggu akan diadakan di Lanud Gading Gunung Kidul, Yogyakarta, 14 oktober 2017. Berbagai persiapan dilakukan oleh para bikers Honda sebelum menuju Yogyakarta. Astra Motor Bali selaku main dealer Honda, pada 17 September 2017 lalu mengadakan gathering komunitas Honda sekaligus sosialisasi Honda Bikers Day Nasional. Gathering ini bertujuan memastikan persiapan komunitas Honda dari berbagai faktor, seperti safety riding, safety touring, basic life
support dan cara mendaftarkan diri secara online pada acara HBD Nasional. Pada kesempatan itu, Honda melalui Yoseph Kaludius selaku Safety Riding Officer, mengedukasi cara touring yang aman serta penggunaan riding gear yang tepat. Hal ini sangat diperlukan demi keselamatan para riders mengingat jarak yang ditempuh sangat jauh. Dalam acara ini pula Honda memperkenalkan jalur utama dan jalur alternatif yang diperkirakan dilalui komunitas Honda Bikers Day Nasional. Jalur ini disepakati demi keselamatan, kenyamanan dan keamanan para bikers.
Komunitas Biker Honda Communty Bali sepakat melewati jalur Denpasar – Surabaya – Madiun – Klaten - Yogyakarta yang dipilih sebagai jalur utama. Sementara jalur Denpasar – Surabaya – Madiun – Ponorogo – Pacitan - Wonosari dipilih sebagai jalur alternatif. Ini merupakan jalur lintas antarprovinsi yang ramai, aman dan mudah dipantau. Sesi berikutnya diisi materi Basic Life Support dari rumah sakit setempat yang mengajarkan dan mempraktikkan bagaimana cara melakukan pertolongan pertama pada korban akibat kecelakaan serta memberikan informasi rumah sakit terdekat di daerah rawan kecelakaan pada jalur touring ke Honda Bikers Day. Selanjutnya Honda mempresentasikan gambaran umum Honda Bikers Day Nasional serta menunjukkan cara pembuatan kartu HCID (Honda Community ID) yang bisa digunakan sebagai pass dan untuk memasuki Honda Bikers Day secara gratis. ‘’Kegiatan kali ini dilakukan untuk mematangkan persiapan para bikers sebelum berangkat ke Honda Bikers Day Nasional di Lanud Gading Gunung Kidul. Mengingat jarak yang ditempuh sangat jauh, pembekalan safety riding sangat diperlukan agar aman di jalan raya,’’ tutur Ngurah Iswahyudi selaku Safety Riding Supervisor Astra Motor Bali. (bns1)
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Bistronomie Hadirkan Makanan Tradisional Prancis
SEBAGAI bentuk kampanye global memperkenalkan makanan tradisional Prancis modern, Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali memperkenalkan Bistronomie, Rabu (11/10). Beberapa menu yang dihadirkan antara lain Salade Niçoise, Plateau de Fruits de Mer, Moules Marinières, Cabillaud à la Bordelaise, Pot au Feu à la Bourgeoise, dan Cordonbleu au Comté. General Manager Mövenpick, Horst Walther-Jones, mengatakan berbagai masakan klasik Prancis yang dihadirkan bisa dinikmati di Anarasa Restaurant hotel setempat mulai 20 Oktober mendatang. Mövenpick yang merupakan brand asal Swiss, sebelumnya lebih dikenal karena bisnis produk makanan seperti cokelat, es krim dan restoran. Dalam promosi Mövenpick Bistronomie kali ini, tidak terlepas dari konsep awal mula bisnis Mövenpick yang fokus di bidang kuliner. ‘’Bistronomie tercipta akan adanya inovasi yang diciptakan oleh koki muda untuk mengubah kuliner Prancis yang kaku menjadi lebih modern, namun tetap bercita rasa tinggi,’’ ujarnya. Di Mövenpick Bistronomie, menu-menu yang diperkenalkan juga bisa dinikmati oleh para vegetarian. Salah satu
HIDANGAN - Salah satu hidangan yang disajikan di Bistronomie, Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali. pilihannya adalah Pot au Feu Végétarien (vegetable hot pot). Selain itu, beberapa hidangan seperti masakan sari laut dapat menjadi pilihan alternatif untuk makan malam. ‘’Sebagian besar bahan makanannya merupakan bahan baku lokal yang tersedia di Bali,’’ ungkapnya. Walther-Jones menjelaskan, Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali merupakan hotel pertama yang ada di Indonesia. Di seluruhd dunia, Mövenpick memiliki 85 hotel. Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali yang terletak di Jalan Wanag-
iri Nomor 1 Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, memiliki 297 kamar. Meski di Bali hotel ini tergolong pendatang baru, Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali sudah bisa bersaing secara sehat dengan hotel lain. Mö v e np ick R eso rt & Sp a Jimbaran Bali yang baru diresmikan Januari 2017 atau baru sepuluh bulan beroperasi, tingkat okupansinya sudah tergolong sehat. ‘’Tingkat hunian sangat bagus, yaitu 85 hingga 90 persen. Bahkan, pernah lebih dari itu,’’ jelasnya. (ad782)
Angkasa Pura I Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai
Berikan Pembekalan kepada Mitra Binaan
DEMI memajukan usaha UMKM kepada mitra binaan yang dibina oleh PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, manajemen mengadakan pelatihan selama tiga hari mulai Selasa (10/10) lalu dan ditutup Kamis (12/10) kemarin. Berlokasi di Quest Hotel Tuban, Badung, pelatihan ini diikuti 30 mitra binaan di bidang jasa, industri dan perdagangan periode 2015 hingga 2017. Selama tiga hari, peserta diberi pemahaman mengenai berbagai hal terkait strategi pemasaran, pengelolaan keuangan dan mental kewirausahaan. Narasumber yang memberikan pelatihan berasal dari LPSDMIKA Unpad yang tergerak untuk membantu berkontribusi mengembangkan kewirausahaan di Indonesia. Ditemui di sela penutupan, Taufan Yudhistira, CSR Section Head, berharap pelatihan yang diberikan bermanfaat dalam mengelola usaha, sehingga dalam menjalankan usaha, bisa teratur, terarah dan lebih besar. Selain itu, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dalam hal menarik dan menciptakan lapangan kerja baru. Seperti diketahui, selama ini beberapa UMKM terkendala beberapa hal untuk memasarkan produknya. Tidak hanya dalam hal pemasaran, UMKM juga terhadang kurangnya bekal dalam cara pengaturan keuangan
PENUTUPAN - Peserta pelatihan mitra binaan PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai berfoto bersama usai penutupan, Kamis (12/10) kemarin. dan pengembangan kualitas produk. Hal ini disebabkan keterbatasan pengetahuan sumber daya manusia. Salah seorang tutor keuangan, Agus Priyanto dari IKA Unpad, menyampaikan program pembinaan seperti ini sangat bagus bagi pelaku UKM. Pada umumnya mereka terkendala pengetahuan karena biasanya hanya fokus pada bisnisnya, sehingga untuk masalah administrasi biasanya lemah. Dalam pelatihan ini, mereka diberikan praktik langsung mulai strategi pemasaran, praktik dari sisi pencatatan pembukuan sampai laporan keuangan. ‘’Model pelatihan yang beda dengan sebelumnya, tentu sangat bermanfaat bagi mereka,’’ ujarnya.
Ia berharap materi pelatihan yang sudah didapat bisa diimplementasikan, sehingga sangat mendukung bisnis mereka ke depannya. ‘’Yang paling penting bisa tertib agar mereka tidak dirugikan,’’ ungkap Agus Priyanto. Agus Juniarta, salah seorang peserta dari Penyewaan Motor Besar, mengatakan acara seperti ini sangat bagus dan berkesan karena materinya sudah tepat. Ia berharap usaha yang dijalankannya bisa sukses ke depannya dan dapat dipublikasikan dengan baik. ‘’Pelatihan ini memberikan penambahan pengetahuan untuk kami agar lebih mengetahui bagaimana membangun, memajukan dan mematangkan usaha sendiri,’’ sebutnya. (ad779)
BNNP-PNB Tanda Tangani MoU Membangun Masyarakat Bersih Narkoba
PEREDARAN narkotika, psikotropika dan obat terlarang (narkoba) di Indonesia semakin merajalela. Salah satu lokasi strategis beredarnya barang haram tersebut adalah lingkungan kampus dan menyasar kalangan mahasiswa yang dianggap menjadi target pasar potensial. Oleh karena itu, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Politeknik Negeri Bali (PNB) di Hotel Westin, Nusa Dua, Badung, Selasa (10/10) pukul 12.00 Wita. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dan Pembantu Direktur I PNB I Putu Mertha Astawa, S.E., M.M. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Wisuda ke-29 PNB yang mewisuda 829 wisudawan dari 13 program studi, sekaligus Dies Natalis ke-30. Kedua lembaga sepakat membangun masyarakat yang sehat, kuat dan bersih narkoba. Penandatanganan MoU dimaksudkan sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan kampus PNB. MoU ini mencakup penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, penyelenggaraan kegiatan ilmiah, seminar dan lokakarya, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, peningkatan peran
MOU - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. dan Pembantu Direktur I PNB I Putu Mertha Astawa, S.E., M.M. usai menandatangani MoU. organisasi kemahasiswaan dan karakter yang kuat, termasuk unit kegiatan mahasiswa dalam bebas dari narkoba. Saat ini program unggulan PNB adalah satuan tugas antinarkoba. Selain itu, masuk dalam per- grand tourism. Lulusan bidang tukaran tenaga ahli dan infor- pariwisata mesti aktif membagimasi tentang metode serta tek- kan informasi tentang bahaya nis pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus narkoba. ‘’Kampus Politeknik dan masyarakat sekitar. ‘’Saat ini penyalahgunaan Negeri Bali harus menjadi area bersih narkoba, sekaligus bisa narkoba menyasar seluruh kaikut membangun masyarakat langan, termasuk civitas akayang sehat dan bebas dari nar- demika. Kejahatan narkoba koba dan obat-obatan terla- tumbuh dan jadi ancaman serirang lainnya,’’ ungkap Brigjen us. Penanganan bukan hanya tugas BNNP Bali, namun seSuastawa. Kepala BNNP Bali itu minta luruh komponen bangsa, salah lulusan PNB dapat berkon- satunya Politeknik Negeri Bali,’’ tribusi di masyarakat dengan tegas Brigjen Suastawa. (bns2)
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
daerah
Senator RI Hadiri Festival Holy Fish di Klungkung
5 Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta
Arya Wedakarna Bahagia Makanan Terbuka dan Gratis untuk Pengunjung Bali Hiasi Daftar Menu di Indonesia S E T E L A H dua tahun berturut–turut mengadakan acara Festival Ikan Mujair Nyat-nyat di Kintamani, Bangli, kini Gerakan Sukla Satyagraha (GSS) menggelar acara bertajuk ‘’Festival Holy Fish (Ikan Suci) III’’ di luar Kintamani, yakni di Kota Semarapura, Klungkung. Acara festival ikan mujair nyat–nyat ini sengaja di-branding sebagai ulam suci atau ikan suci yang berasal dari Danau Batur, Kintamani. Dalam acara yang diserbu oleh ribuan masyarakat Klungkung sejak pagi hingga sore itu, dibuka sejumlah stan aneka hidangan kuliner ikan mujair nyat-nyat baik yang digoreng, dikukus maupun dipanggang dengan berbagai varian olahan yang mengundang selera. Konsistensi program dan festival Holy Fish ini diapresiasi oleh Senator DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III yang juga Pembina Gerakan Satyagraha Sukla. ‘’Menurut sebuah penelitian yang saya baca, Bali adalah satu–satunya pulau yang memiliki keragaman (diversity) jenis makanan dan minuman terbanyak di Indonesia. Makanan Bali kini sudah sejajar dengan makanan dari wilayah Nusantara lainnya. Branding
FESTIVAL - Senator Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Generasi Muda Hindu Klungkung pada Festival Holy Fish 2017 di Semarapura. ikan betutu, sambel matah, sate lilit, bebek goreng, ikan bakar Jimbaran bahkan babi guling sudah menasional. Sejak 10 tahun terakhir ini fenomena makanan Bali sudah mulai masuk ke menu– menu makanan di restoran dan hotel–hotel di seluruh Indonesia. Ini bagus sekali,’’ kata Gusti Wedakarna. Dikatakannya, semua itu terjadi tentu berkat kerja keras para chef, sekolah pariwisata di Bali, para ahli kuliner termasuk pengusaha Hindu Bali yang terus tanpa lelah memperjuangkan branding kuliner
Bali. ‘’Ini juga termasuk ambisi saya dan kawan–kawan di GSS agar kuliner Bali menasional dan mendunia. Kini, perjuangan berikutnya memopulerkan ikan nyat– nyat khususnya asal Danau Batur,’’ ungkapnya. Gusti Wedakarna berpesan agar umat Hindu di Bali lebih memprioritaskan olahan makanan yang diproduksi oleh semeton Bali, sehingga tingkat kebersihan dan higienitasnya baik. ‘’Ngiring mulat sarira, bahwa leluhur kita mengajarkan orang Bali untuk ngajeng makanan yang diproses se-
cara suci (sukla), baik mulai proses menyiapkan bahan, saat dihidangkan sampai ibu–ibu kita ngejot saiban,’’ tuturnya. Menurutnya, apa yang ada di sekitar kita yang tampak bersih, belum tentu suci. Akibatnya, kini banyak generasi di Bali yang terkena penyakit macam– macam padahal usianya masih muda. Ini artinya ada gaya hidup yang perlu diperbaiki. ‘’Seperti tiang sendiri, sudah sejak dini hanya ngajeng di warung semeton Bali, warung sukla dan warung isi pelangkiran. Selain membantu dan sayang pada semeton Bali, tiang sangat yakin jika orang Bali yang memasak makanan pasti akan bersih dan suci. Nika penting sekali,’’ tegas Gusti Wedakarna. Ke depan, ia berharap Gerakan Sukla Satyagraha ini akan terus menjadi sebuah gerakan moral bagi umat Hindu agar bisa bertahan di tanahnya sendiri. ‘’Jika Bali ingin eksis agama dan budayanya, harus kuat ekonominya. Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit hancur kan karena para raja zaman itu tidak memikirkan ekonomi,’’ ujar Gusti Wedakarna yang juga anggota Komite III DPD-RI Bidang Agama, Budaya, Ekonomi Kreatif. (ad791)
Metro TV On Campus Hadir di Unud
Jumat Ini Diisi ’’Kick Andy Roadshow’’
KESERIUSAN Metro TV On Campus mengguncang Universitas Udayana. Ratusan pelajar, mahasiswa dan kalangan umum memadati Auditorium Widya Sabha, Kampus Unud Bukit Jimbaran, Kamis (12/10) kemarin. Tak cukup sehari, Metro TV On Campus masih berlangsung Jumat (13/10) ini diisi Kick Andy Roadshow pada pukul 14.00-17.00 Wita. Peserta yang hadir sangat antusias mengikuti program Newsline Nusantara. Acara yang dipandu presenter Marvin Sulistio dan Ajeng Kamaratih ini menghadirkan lima orang narasumber. Pada sesi pertama tampil musisi Indra Lesmana dan Niluh Djelantik yang dikenal sebagai perancang sepatu kelas dunia. Keduanya belakangan terlibat aktif membantu para pengungsi Gunung Agung. ‘’Waktu itu tanggal 22 September, malamnya saya melihat berita bahwa Gunung Agung sudah level awas dan kemudian melihat foto GOR Swecapura mulai ramai. Kebetulan sahabat saya, Dewa Budjana, tinggalnya di daerah Klungkung. Dia bilang mau ke Bali, lalu saya katakan yuk kita sama-sama ke sana,’’ tutur Indra Lesmana membuka obrolan. Indra pertama kali datang
Bali Post/rin
NARASUMBER - Indra Lesmana dan Niluh Djelantik menjadi narasumber pada program Newsline Nusantara serangkaian acara Metro TV On Campus di Unud Bukit Jimbaran. ke GOR Swecapura pada 23 September untuk menghibur pengungsi. Setelah itu, ia bersama Dewa Budjana lantas menciptakan lagu yang kini bisa di-download di website indralesmana.com. ‘’Jadi, orang juga bisa berdonasi di situ,’’ imbuhnya. Di sesi kedua dihadirkan tiga narasumber, masingmasing pengamat budaya sekaligus Dekan Fakultas I l m u B udaya Unud Luh Sutjiati Berata, serta dua saksi letusan Gunung Agung tahun 1963 yakni Lanang
Rai dan I Gede Sudira. Kedua saksi yang sudah sepuh ini menceritakan pengalamannya ketika masih duduk di bangku SMP saat Gunung Agung meletus. ‘’Pada waktu itu saya tidak panik, tenangtenang saja,’’ ungkap Sudira disambut tawa penonton. Newsline Nusantara rencananya ditayangkan di layar kaca Metro TV pekan mendatang. Selanjutnya Coach Merry Riana muncul memandu program I’m possible. Program yang penuh motivasi positif ini menghad-
irkan narasumber Balawan dan Indah Kalalo. Sementara Kick Andy Roadshow, Jumat (13/10) ini akan langsung dipandu hostnya, Andy F. Noya. Bakal hadir Buleleng Social Community dan Lenny Agustin sebagai narasumber, serta music performance dari Navicula. Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). mengatakan, Metro TV On Campus merupakan kerja sama antara Unud dan Metro TV. Kegiatan ini diselenggarakan dalam upaya meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa melalui program yang memberikan strategi tentang cara meraih kesuksesan dan mencapai kehidupan yang luar biasa. ‘’Hal ini sejalan dengan salah satu unsur Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran merupakan tugas universitas dalam memberikan motivasi dan meningkatkan soft skill mahasiswa,’’ ujarnya. Menurut Raka Sudewi, Kick Andy Roadshow dilatarbelakangi oleh kelangkaan sifat dan sikap peduli kepada orang lain saat ini. Acara ini diharapkan dapat membagi kisah inspiratif kepada masyarakat terutama mahasiswa untuk tergerak melakukan perbuatan atau hal-hal kecil positif. (rin)
Sopir Travel Ditodong Pistol
Mangupura (Bali Post) Aksi penodongan menggunakan pistol airsoft gun terjadi di simpang Jalan Sunset Road-Jalan Dewi Sri, Kuta, Badung, Rabu (11/10) malam. Tanpa jelas masalahnya, sopir travel berinisial GSA ditodong penumpang mobil Yaris. Informasi yang diperoleh di lapangan, Kamis (12/10) kemarin, kasus penodongan itu terjadi sekitar pukul 23.00 Wita. Waktu itu GSA mengemudikan mobil APV dan hendak menjemput tamunya di vila untuk diantar ke Bandara Ngurah Rai, Tuban. ‘’Saat mau menyalip mobil Yaris itu, korban dihalang-halangi. Begitu dapat kesempatan, korban berusaha menyalipnya. Saat itulah penumpang Yaris menurunkan kaca mobil lalu menodongkan pistol ke arah korban,’’ ujar sumber. Korban mengurungkan niatnya menyalip, tetapi mengikuti dari belakang. Setibanya di Pasar Kuta, korban menyalip dan menghadang mobil Yaris tersebut. Korban lalu berteriak bahwa di dalam mobil ada senpi. Warga lalu mengepung mobil itu dan menyuruh penumpangnya turun. Karena emosi, massa merusak beberapa bagian mobil. ‘’Penumpangnya
Pelakunya Nyaris Diamuk Massa turun sambil bawa pistol, lalu masuk lagi ke mobil,’’ ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya. Beberapa saat kemudian, polisi datang dan membawa pelaku ke Polsek Kuta. Saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta
Iptu Ario Seno seizin Kapolsek Kompol Sumara mengatakan, mobil Yaris itu sewaan. Pihaknya masih menyelidiki dan mendalami kronologi sebenarnya. ‘’Ini masih pengembangan saksisaksi di lapangan biar jelas dan akurat bagaimana ke-
jadiannya,’’ ungkapnya. Menurut Kanit Reskrim, pistol airsoft gun yang dibawa penumpang Yaris sudah diamankan sebagai barang bukti. ‘’Tunggu press release saja. Kalau semua sudah lengkap pasti kami geber,’’ tegas Ario. (kmb36)
SETELAH resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia Arief Yahya, Rabu (11/10), kegiatan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Badung, Bali, mulai terbuka dan gratis untuk pengunjung. Berkat dukungan Kementerian Pariwisata dan Bank Mandiri, seluruh wisatawan baik lokal maupun mancanegara bebas memasuki area festival yang akan menghadirkan artis nasional dan lokal seperti Nidji, Andra and The Backbone, Rendy Pandugo, Balawan, dan DJ Iris, hingga demo masak oleh Chef Farah Quinn. ‘’Dukungan yang didapatkan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dari Kementerian Pariwisata dan Bank Mandiri begitu besar hingga Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 terhitung mulai tanggal 12 Oktober hingga 15 Oktober terbuka untuk umum tanpa dikenakan biaya masuk,’’ tegas Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer sesaat setelah pembukaan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 di Pulau Peninsula. ‘’Perubahan ini sebagai upaya kami dalam memberikan hiburan terbaik bagi masyarakat Bali serta menarik minat wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan kawasan Nusa Dua dan berbagai atraksi seni dan hiburan yang sudah kami persiapkan,’’ tambahnya. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dalam pembukaan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta menyampaikan, pemerintah Bali mengapresiasi upaya ITDC
PEMENTASAN - Suasana pementasan pada kegiatan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 yang akan berlangsung hingga Minggu (15/10). dalam menyelenggarakan sebuah festival besar yang mampu menarik minat masyarakat dan wisatawan. Terlebih Nusa Dua Fiesta kini sudah memanfaatkan teknologi dalam pelaksanaan acaranya yang diwujudkan pada kegiatan tahun ini. ITDC juga harus terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat Nusa Dua lewat pergelaran hiburan terbaik. ITDC sukses mengawali acara tahunan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta lewat pementasan spektakuler ‘’Colors of Nusantara Fashion Carnaval’’, disusul penampilan tari Sekar Jepun, tarian khas Kabupaten Badung. Ribuan kembang api makin memeriahkan suasana pembukaan kala Menpar Arief Yahya didampingi Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer, Regional CEO Bank
Mandiri Bali dan Nusa Tenggara Erwan Djoko serta Wakil Direktur ITDC Jatmiko K. Santosa yang sekaligus menjadi Ketua Umum Penyelenggara, bersama-sama menembakkan laser ke udara, kembang api serta meriahnya tari Kecak kolaborasi. Selain penampilan berbagai artis nasional, terdapat 83 tenant yang menyajikan berbagai pameran produk kerajinan, fashion, kuliner, hingga ekshibisi dan kompetisi kuliner seperti Nusa Dua Coffee Week, Wine and Cheese Testing dan kehadiran Chef Farah Quinn yang akan mendemokan keahlian memasaknya. Terdapat pula Beach Movie, serta berbagai pertunjukan lain seperti pentas tari tradisional Bali, hingga Ngelawang Barong yang mengitari area Kawasan Pariwisata Nusa Dua. (ad790)
Polres Buleleng Sita 300 Liter Arak Singaraja (Bali Post) – Setelah sibuk memburu pemakai dan pengedar narkoba, Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Buleleng kini melancarkan operasi minuman keras (miras). Kamis (12/10) kemarin, 300 liter arak berhasil disita dari penjual di Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Selain itu, tiga penjual turut diamankan karena tidak memiliki izin menjual miras. Kepala Satuan (Kasat) Narkoba AKP Ketut Adnyana Tunggal Jaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Suka Wijaya mengatakan, tiga penjual arak yang berhasil diamankan masing-masing Ketut MT (47), Kadek EN (39)
dan Made SA (49), warga Desa Bondalem. Dari tangan mereka, polisi menyita arak siap jual yang ditampung dengan jeriken masingmasing berisi 30 liter. Ketiga penjual arak ini melanggar Pasal 25 Perda Kabupaten Buleleng No. 9 Tahun 2016 tentang Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol dengan ancaman hukuman tiga bulan atau denda Rp 50 juta. Menurut periwira asal Desa Patemon Kecamatan Seririt itu, pihaknya melancarkan pengawasan miras untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas yang dipicu akibat pengaruh miras. (kmb38)
OPINI
6
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Membangun Pertanian Tangguh BICARA pertanian Bali, kita akan mengenang keuletan petani Bali. Selain itu, kita juga akan mengenang tangguhnya lembaga subak dan asrinya sawah yang berterasering. Mengapa mengenang? Karena kondisi itu tak lagi ada. Keuletan petani Bali sudah tak lagi terlihat. Subak yang dulu tangguh kini mati suri. Sawah berterasering tak lagi asri karena telah dibangun berbagai fasilitas pariwisata dan real estate. Lalu apa yang kini menjadi kebanggaan Bali tentang pertanian yang paling banyak menyerap tenaga kerja? Sulit menjawabnya, di tengah derasnya aliran investasi ke Bali. Investasi tersebut sebagian besar bergelut di sektor pariwisata yang sudah tentu boros lahan. Dengan kondisi demikian, perlukah pemerintah mengalihkan sektor pertanian tidak lagi menjadi sektor primer dan mengangkat sektor pariwisata menjadi unggulan? Terhadap pertanyaan ini tentu banyak pertimbangan dan argumentasi sebelum menjawab ya. Sebab, kita harus terlebih dulu menganalisis kesiapan sumber daya manusia Bali berkiprah dalam sektor tersebut. Sebab bukan hanya keterampilan yang dibutuhkan, juga yang perlu disiapkan adalah keberanian dan kecukupan modal dalam menopang usaha tersebut. Kalau hanya skill, tentu SDM Bali diplot sebagai pekerja, bukan pelaku. Kalau demikian halnya, Bali tetap akan menjadi incaran investor luar dan masyaralat Bali tetap sebagai penonton dan meminta belas kasih untuk diberikan pekerjaan. Demikian pula keberaian dan modal juga masih jauh dari harapan. Sebab, banyak generasi muda Bali tidak dipersiapkan untuk berani menjadi pengusaha baik dari segi kemampuan maupun permodalan. Dari argumentasi itu, tentu untuk menjawab ya atas pertanyaan; perlukah pariwisata menjadi sektor unggulan menggantikan sektor pertanian, tentu sangat naif. Apalagi kalau dilihat dari sisi kependudukan (demografi), angkatan kerja Bali masih dominan bekerja di sektor pertanian dibandingkan dengan yang bekerja di sektor lainnya. Secara kuantitatif, mereka yang bekerja di sektor ini bahkan mencapai 28,94 persen. Sementara yang bekerja di sektor pariwisata hanya 19,37 persen. Memang sektor pariwisata menyumbang Pendapat Domestik Regional Bruto (PDRB) paling tinggi, dan mengungguli sektor pertanian. Namun dari sisi penyerapan tenaga kerja, sektor pertanian jauh mengungguli sektor pariwisata. Oleh karenanya, sektor pertanian harus tetap diletakkan sebagai sektor unggulan yang menopang sektor pariwisata. Artinya, pertanian harus menjadi sektor utama yang menjadi daya tumpu ekonomi nasional termasuk Bali. Untuk itu, perlu ada kebijakan yang menjadikan pertanian memiliki peran nyata sebagai penghasil devisa negara melalui ekspor. Harapannya, produk sektor pertanian dapat bersaing di pasar dalam negeri maupun di luar negeri. Kalau kita lihat ke belakang, pembangunan pertanian telah berhasil dicapai oleh Indonesia pada dekade 1970-an sampai tahun 1980-an. Hal itu ditandai dengan meningkatnya pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto) sektor pertanian sebesar 3,2% per tahunnya. Kemudian pada 1984 swasembada beras dapat tercapai dan berhasil memicu pertumbuhan ekonomi di pedesaan. Sayangnya, swasembada beras tersebut hanya dapat dipertahankan hingga tahun 1993. Setelah itu sektor pertanian terpuruk. Agar sektor pertanian dapat terus memberikan peran pada perekonomian, diperlukan adanya suatu perencanaan pembangunan di sektor ini. Salah satunya adalah dengan melakukan investasi. Dengan adanya investasi di sektor ini, diharapkan akan memicu kenaikan output dan input demand yang akan berpengaruh terhadap kenaikan pendapatan, kesempatan kerja, serta mendorong tumbuhnya perekonomian nasional. Selama ini, wacana revitalisasi sektor pertanian, hampir tidak pernah berhenti. Namun, dalam tataran implementasi, hampir beberapa tahun tidak ada kebijakan yang berarti untuk dapat memajukan sektor ini. Namun pada era Jokowi, berbagai kebijakan pertanian sudah digulirkan. Bahkan, anggaran sektor ini juga bertambah secara signifikan. Tinggal sekarang, daerah menerjemahkan dalam mewujudkan pertanian dan petani yang tangguh.
S URAT PEMBACA Persyaratan : Sertakan Fotokopi KTP atau SIM
Masih Ada Waktu
Sebagai warga negara, saya merasa wacana tentang calon presiden pada 2019 terlalu dini digulirkan. Wacana ini, menurut saya berpotensi membuat suhu politik di negeri ini panas sebelum waktunya. Idealnya, wacana ini baru digulirkan menjelang akhir 2018, agar pemerintah saat ini bisa fokus berkerja untuk membangun negeri ini. Masih ada waktu untuk menentukan kandidat terbaik. Bagi para calon yang akan tampil pada pilpres nanti, sebaiknya juga fokus pada pembangunan dan pencitraan partai politik sebagai persiapan pemilu legislatif. Ini jauh lebih elegan dibicarakan saat ini. Sebagai warga negara, saya juga berharap agar para menteri kabinet di negeri ini jangan terjebak kepenatingan partai terlalu dini. Ingat masih ada waktu dua tahun untuk menjabarkan program-program pemerintahan dan ini memerlukan kerja sama tim. Saya juga berharap agar pencalonan presiden nanti jangan dibumbui kepentingan-kepentingan kekuasaan saja terlebih dicapai dengan provokasi SARA. Calon pemimpin mestinya membangun harmonisasi dan menyebar vibrasi kedamaian. Gede Sumardiana Denpasar, Bali
”Kecil Itu Indah” bagi Pertanian Bali Benarkah petani gurem tidak akan pernah hidup sejahtera? Sangat sulit menanggapi pertanyaan ini. Secara konvensional bisa jadi pendapat ini tidak bisa ditampik. Namun, apakah setiap insan akan menerima dengan pasrah begitu saja tanpa perlawanan. Lantas siapa yang mesti menjawabnya? Petani sebagai pihak yang paling berkompeten memberikan penjelasan hal-hal menggelitik tersebut. Petani gurem tidak akan pernah hidup sejahtera, ternyata tidak sepenuhnya benar.
Oleh I Made Sarjana etani asparagus yang tergabung dalam Koperasi Tani Mertanadi, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung memberi bukti bahwa petani dengan luas lahan sempit (gurem) bisa hidup sejahtera dan menjadi kebanggaan daerah ataupun negeri bangsa. Cerita keberhasilan petani asparagus ini disampaikan Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UMKM RI I Wayan Dipta bahwa petani yang mengelola tanah 10-15 are bisa menghasilkan senilai Rp 15 – 20 juta per bulan. Saat pertama kali mendapatkan informasi ini, penulis bersikap skeptis menanggapinya, dan penulis baru meyakini informasi tersebut valid setelah konfirmasi langsung kepada Ketua Koperasi Mertanadi I Wayan
P
Supariyasa. Petani asparagus asal Banjar Bukian, Desa Pelaga ini mengakui bahwa kesejahteraannya meningkat sejak membudidayakan asparagus. Diceritakan, di atas tanahnya yang 30 are sebelum menanam asparagus hanya mendapatkan pendapatan maksimal Rp 3 – 5 juta setahun, namun dengan budi daya asparagus, omzet bisnis pertaniannya mencapai Rp 120 juta setahun. Sekitar Rp 30 juta sudah menjadi laba bersih. Mencermati fakta ini ternyata mengatasi sempitnya penguasaan lahan yang menjadi kendala meningkatkan kesejahteraan petani ada solusinya berupa budi daya komoditas bernilai tinggi dan punya pangsa pasar di sektor pariwisata seperti asparagus yang diserap di hotel dan restoran. Oleh karena itu, petani harus siap secara fisik dan mental menyerap inovasi/
teknologi yang dibutuhkan, membangun kelembagaan yang dinamis, serta terjun langsung mengelola usaha taninya. Petani asparagus menyadari bahwa membangun sektor pertanian tidak akan berhasil jika petani hanya bermain bersih, di belakang meja atau berkiprah sebagai manajer tanpa turun langsung ke areal produksi. Berdasarkan pengalaman dan pengamatan Ketua Koperasi Tani Mertanadi, asparagus memiliki karakter unik di mana skala usaha yang optimal pada skala kecil. Wayan Supariyasa memaparkan jika dengan luas lahan 30 are mampu meraup untung minimal Rp 30 juta setahun, keuntungan ini tidak bisa dilipatgandakan dengan membudidayakan asparagus 90 are atau 1,20 hektar untuk mendapat untung Rp 90 – 120 juta. Jika konsep pengembangan bis-
nis ini dilaksanakan, Wayan Supariyasa meyakini petani akan gagal. Kunci sukses seorang petani asparagus adalah memanfaatkan tenaga keluarga, dan jika pekerjaan ini diserahkan sepenuhnya ke tenaga kerja di luar keluarga tidak akan mampu menghasilkan asparagus dengan kualitas terbaik. Jika terlalu luas areal asparagus, maka perhatian pengelolanya tidak optimal juga. Analog dengan pernyataan pendiri Starbucks Howard Schultz (2008) bahwa keberhasilan pihaknya meningkatkan nilai tambah kopi karena berpegang teguh pada komitmen, “Kita berada dalam bisnis manusia yang melayani kopi bukan bisnis kopi yang melayani manusia.” Petani asparagus juga menerapkan prinsip ini karena membudidayakan asparagus perlu konsentrasi penuh dan tidak bisa dijadikan pekerjaan sampingan jika tidak ingin bangkrut. Intinya, bisnis ini pada skala kecil sangat menguntungkan, jika skala sangat besar malah buntung. E.F. Schumacher (1973) membahasakan bisnis pertanian yang menguntungkan dan menyejahterakan petani dengan istilah small is beautiful alias kecil itu indah. Pesan Howard Schultz lainnya yang penting dicermati
’’Masatya’’ pada Kuasa Alam atau Mengungsi?
Judul di atas berangkat dari fenomena yang diperlihatkan oleh peningkatan aktivitas Gunung Agung yang sejak tanggal 22 September 2017 ditetapkan menjadi status awas. Itu berarti sinyal bahwa Gunung Agung akan segera meletus. Dengan status awas tersebut, maka secara SOP Mitigasi Bencana, warga yang bertempat tinggal di zona-zona tidak aman harus diungsikan ke tempat-tempat aman. Seperti diketahui, mitigasi bencana merupakan rangkaian kegiatan di wilayah rawan bencana yang dilakukan oleh fungsifungsi terkait sebelum terjadinya bencana. Ini sebagai upaya untuk meminimalisasi korban/kerugian yang mungkin timbul akibat bencana yang melanda wilayah tersebut. Terkait dengan SOP Mitigasi Bencana akibat letusan Gunung Agung, maka Bali yang dalam menjalankan kehidupannya berasaskan Tri Hita Karana (THK), sehingga penanganan SOP-nya menjadi berbeda dengan daerah-daerah lain di luar Bali, khususnya pada tahap peningkatan kesadaran warga yang tinggal di wilayah rawan bencana. Sebagaimana dipahami, THK merupakan tiga hubungan yang tak terpisahkan satu sama lain, yang wajib dijalankan di suatu wilayah/lingkungan alam hidup manusia Bali yang bereligi Bali, di mana manusia menjadi poros putarnya. Ketiga hubungan itu adalah: hubungan manusia dengan sesamanya, hubungan manusia dengan wilayah/lingkungan alam hidupnya dan hubungan manusia dengan Kuasa Sang Penciptanya. Bagi manusia Bali yang menganut religi Bali, wilayah/ lingkungan alam hidupnya adalah anugerah dari Kuasa Sang Penciptanya. Dalam konteks THK, wujud bakti dan pengabdian manusia kepadanya adalah menuntut dirinya untuk selalu mampu
Oleh I Wayan Sariasa menjaga dan memelihara anugerahnya serta berani menghadapi segala gangguan/ ancaman yang menimbulkan bencana bagi kelangsungan hidup di wilayah/lingkungan alam hidupnya. Bencana di suatu wilayah, bisa datang baik karena arus keinginan manusia sendiri, maupun karena kuasa alam (Tuhan) yang waktu kejadiannya tak terukur oleh manusia; seperti peningkatan aktivitas Gunung Agung yang saat ini masih berstatus awas, yang dibarengi dengan tindakan pengungsian. Jika dikaitkan dengan anutan nilai THK, tindakan pengungsian dimaksud telah mengundang pertanyaan penulis; haruskah warga yang tinggal di sekitar Gunung Agung menjauh dari kuasa alam? Seperti diketahui, di kaki Gunung Agung ada Pura Besakih yang disucikan sebagai jembatan bagi penganut religi Bali untuk mendekatkan dirinya kepada Kuasa Alam. Juga, setiap warga penganut religi Bali yang tinggal di sekitar Gunung Agung, tentu memiliki tempat suci di setiap pekarangan rumahnya berupa sanggah kemulan/merajan sebagai jembatannya untuk mendekat dengan Kuasanya. Tapi dengan status awas tersebut, haruskah semua tempat suci tersebut dijauhi dalam ketidakpastian waktu demi menyelamatkan diri dari kemungkinan bencana yang menimpa karena kuasa-Nya? Sudah begitu lemahkah keyakinan manusia Bali terhadap kuasa-Nya, sehingga harus mengungsi mengabaikan hubungan untuk mendekat dengannya yang selama ini terjembatani oleh tempat-tempat suci tersebut?
Pertanyaan-pertanyaan ini mungkin konyol, tetapi tindakan untuk menjauh dari-Nya menjadi paradoks bagi nilai THK yang dianut. Paradoks karena; di satu sisi warga di sekitar Gunung Agung harus menjauhi Pura Besakih dan sanggah kemulan yang selama ini menjadi jembatannya mendekat kepada-Nya. Di sisi lain, pas pada Hari Kesaktian Pancasila, ratusan sulinggih Siwa-Bhuda melalui ritual Bhasmangkuram Bajra Wakyam di Pura Erjeruk Sukawati, Gianyar, berdoa memohon pengampunan kepada Kuasa Alam yang memperlihatkan peningkatan aktivitas Gunung Agung. Juga imbauan PHDI untuk melakukan doa serentak di hari TNI, memohon kepada penguasa alam agar Gunung Agung tidak meletus. Tentunya, akan lebih bernilai magis religius jika ritual para sulinggih itu dilaksanakan di Pura Besakih yang menjadi jembatan manusia Bali mendekat dengan kuasa-Nya sekaligus sebagai perwijudan yadnya suci masatya untuknya. Tentu kita belum lupa sejarah Bali yang pernah memiliki spirit masatya sebagai komunikasi religius yang selalu ingin berada dekat dengan-Nya. Kita juga pernah punya nilai puputan demi mempertahankan dan menjaga anugrah-Nya ketika penjajah ingin menguasai Bali. Oleh karena itu, bagi fungsi yang terkait dengan penanganan mitigasi bencana, khusus untuk Bali yang selalu tersemangati oleh nilai THT, rangkaian kegiatan mitigasinya seyogianya lebih mengedepankan pada upaya mempertebal keyakinan, renaissance mengaktualisasikan nilai masatya sebagai perwujudan nyata yang selalu ingin dekat dengan-Nya.
adalah bisnis yang hebat adalah bisnis yang mengikuti hati nurani. Etika bisnis yang dipegang teguh adalah melaksanakan secara penuh tanggung jawab atas kesepakatan awal. Faktanya, sebagian petani asparagus yang anggota koperasi yang tidak taat pada regulasi bahwa budi daya dan pemasaran hasilnya satu pintu, maka mereka tidak mampu mengelola bisnis asparagus secara berkelanjutan. Koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia telah terbukti mampu mendukung kesejahteraan rakyat kecil. Jika peran ini dikolaborasikan dengan kegiatan pertanian maka keberhasilan Koperasi Tani Mertanadi dalam meningkatkan pendapatan petani selaku anggotanya bisa dikloning untuk diterapkan pihak lain. Kejujuran, ketekunan, keterbukaan dan saling percaya pengurus dan anggota koperasi menjadi kunci sukses sebuah koperasi tani mampu berperan optimal mengentaskan petani gurem dari lingkaran kemiskinan. Jadi, dalam konteks revitalisasi sektor pertanian perlu sinergi dengan sektor lain seperti koperasi dan pariwisata dan pengelolaan usaha pada skala yang masih bisa dikontrol sepenuhnya oleh petani, bukan skala industri. Penulis, dosen Prodi Agrobisnis FP Unud
POJOK Bentuk Densus Tipikor, Tito bantah saingi KPK. - Sekarang masih kalah saing. *** Kembali, drone gagal pantau kondisi kawah Gunung Agung. - ‘’Ikut larangan’’ naik Gunung Agung. *** Pasca-Kemendagri dirusak pendemo, Tjahjo merasa ‘’tertampar’’. - Perlu perppu antidemo rupanya.
Penulis, pemerhati budaya Bali tinggal di Jakarta
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata Redaktur Pelaksana : Made Sueca, Dira Arsana Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Yudi Winanto, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
BALI balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
PANGKAS - Sejumlah petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar, Kamis (12/10) kemarin melakukan pemangkasan ranting pohon di sejumlah tempat di Denpasar. Salah satunya dilakukan pemangkasan di dekat Jalan Thamrin, persisnya di depan Wisata 21, Denpasar.
www.iklanbalipost.com
Balipost on Gadget
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
’’Piodalan’’ di Pura Panyusuhan di Kubutambahan
KRAMA Pamaksan, teruna dan pasaren sebagai pangempon Pura Panyusuhan (Puseh Penegil Dharma) di Kubutambahan akan menyelenggarakan piodalan, sebagaimana yang sudah dilakukan secara turun-temurun. Upacara tersebut puncaknya akan berlangsung Rabu Umanis, persisnya Rabu (18/10) mendatang. Klian Pamaksan sekaligus panglingsir pangempon Pura Panyusuhan (Puseh Penegil Dharma) Kubutambahan I Ketut Arana Dangin mengharapkan seluruh warga dan masyarakat untuk turut serta dalam piodalan tersebut, sehingga upacara bisa berlangsung dengan baik. Adapun susunan acara dalam piodalan tersebut sebagai berikut : 1.Rahina/tanggal Sukra, Umanis Warigadean, 13 Oktober 2017. Acara : Mabersih-bersih ring wewidangan Pura Panyusuhan. Ngawitin makarya banten odalan 2. Saniscara, Pahing Warigadean, 14 Oktober 2017. Acara : Mabersih-bersih ring wewidangan Pura Panyusuhan. Merias palinggih dan wewidangan Pura Panyusuhan 3. Retide, Pon Julungwangi, 15 Oktober 2017. Acara : Mabersih-bersih ring wewidangan Pura Panyusuhan. Merias palinggih dan wewidangan Pura Panyusuhan. Ngaturang bhakti piuning. Pangulem ring Prajuru : Desan Adat Kubutambahan, Pura Dalem Puri, Pura Gamburanglayang, Pura Batan Nyuh Kelod, Pura Ratu Gede Penyarikan, Bupati & DPR, Muspika, Perbekel, Kadus lan Klian Banjar Adat 4. Soma, Wage Julungwangi, 16 Oktober 2017. Acara : Mabersih-bersih ring wewidangan Pura Penyusuhan. Merias palinggih dan wewidangan Pura Penyusuhan. Mekarya banten odalan. Ngaturang bhakti panglantur
redaksi@balipost.com iklan@balipost.co.id
Cairkan Dana BOS
Denpasar (Bali Post) -
Dinas Pendidikan Provinsi Bali sejatinya sudah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah pusat terkait pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada sekolah yang terdampak siaga darurat bencana Gunung Agung. Akan tetapi, sampai saat ini belum ditindaklanjuti lantaran belum ada kebijakan resmi dari pemerintah, khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Di sisi lain, pihak kementerian juga berencana menerbitkan Permendikbud tentang Kebencanaan. “Selama ini, pengelolaan dana BOS kan ada juklak dan juknisnya. Sekarang karena siswa menyebar ke beberapa sekolah, dana BOS itu tidak mungkin bisa dipertanggungjawabkan seperti sekolah berjalan normal,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali TIA Kusuma Wardhani, Kamis (12/10) kemarin. Atas dasar itu, lanjut TIA, perlu ada satu kebijakan agar pengelolaan dana BOS tidak sampai melenceng dari juklak dan juknis. Menurutnya, Kemendikbud akan segera memberikan respons. Se-
bab, masalah seperti ini dikatakan tidak hanya terjadi di Bali. Tapi di beberapa daerah di Indonesia yang juga mengalami bencana gunung api, seperti Gunung Sinabung dan Gunung Merapi. “Dalam waktu dekat, Kemendikbud akan menerbitkan Permendikbud mengenai Kebencanaan. Kalau sudah turun, kita akan tindak lanjuti,” jelasnya. TIA menambahkan, sekolah yang terdampak siaga darurat Gunung Agung tidak ada yang berani mencairkan dana BOS sebelum ada kebijakan resmi dari
7. Wrespati, Pahing Julungwangi, 19 Oktober 2017. Acara : Ngaturang canang panganyar. Bali Post/ist
OLAH TKP - Petugas melakukan olah TKP di penemuan mayat yang diduga gantung diri.
Dana Bencana Dirancang Meningkat, Maksimal hingga Rp 10 Miliar ran bencana 2017 sebetulnya belum dicairkan lantaran harus melalui mekanisme. Terutama bila menggunakan biaya tak terduga, anggaran bencana baru bisa dicairkan jika sudah dalam kondisi tanggap darurat bencana. “Kalau menggunakan biaya tak terduga itu memang harus ada bencana dulu. Tapi, ada mekanisme satu lagi, yaitu dengan cara membuat program kegiatan. Ini kan ada prabencana, saat bencana, dan pascabencana. Program kegiatannya apa, mungkin evakuasinya, transportasinya, termasuk tenda-tenda. Itu sudah kita kaji betul,” jelasnya. Terpisah, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan belum ada pencairan anggaran bencana dalam kondisi siaga darurat ini. Mengingat, donasi juga masih mengalir untuk para pengungsi. Pihaknya justru mengkhawatirkan ketersediaan beras untuk pengungsi yang saat ini diambil dari beras cadangan kabupaten dan provinsi. “Cadangan ini kalau terus dipakai, dalam beberapa hari ke depan habis. Jadi, kita harus minta ke pusat, karena cadangannya provinsi
itu hanya 200 ton, cadangan kabupaten hanya 100 ton. Sehingga kalau setiap hari kita perlu 50 ton, ya... cepat habis. Untung sekarang masih ada sumbangan-sumbangan,” ujarnya. Di sisi lain, Pastika mengaku siap dengan adanya kemungkinan kerusakan bila terjadi erupsi. Baik itu kerusakan rumah warga di kawasan rawan bencana, lahan, maupun infrastruktur seperti jalan dan jembatan. Kerusakan yang terjadi harus dibiayai oleh pemerintah, baik kabupaten, provinsi maupun pusat. Untuk itu, sejumlah alokasi anggaran akan dikritisi kembali agar bisa disisihkan untuk anggaran bencana di 2018. “Mari kita lihat, hitung yang realistis dan dalam suasana yang prihatin. Kurangilah kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan situasi yang prihatin ini. Tapi hal yang sifatnya esensial langsung menyangkut kesejahteraan rakyat ya... tidak boleh dikurangi. Yang lain seperti bimtek, kunjungan ke luar kota, rapat bisa diefisienkan, pameran yang tidak perlu kita tunda dulu,” jelasnya. (kmb32)
Kasus Ekstasi di Akasaka
Terdakwa Disidang Terpisah, Willy Diadili Hakim Senior
Denpasar (Bali Post) Empat terdakwa diduga berkait dalam kasus 19 ribu butir pil ekstasi di Diskotek Akasaka bakalan disidang pekan depan. Mereka adalah Abdulrahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong, Dedi Setiawan alias Cipeng Bin Alex, Iskandar Halim alias Ko’i Bin Muslim Halim dan Budi Liman Santoso alias Budi Bin Sujono Liman Santoso. Informasi di PN Denpasar, Kamis (12/10) kemarin, yang paling pertama bakal disidang adalah Dedi Setiawan yang akan disidang Senin (16/10), menyusul Iskandar
pada Selasa dan Willy akan disidang Kamis (19/10), terakhir Budi yang dijadwalkan disidang 24 Oktober. Willy yang mengaku sebagai konsultan marketing di Akasaka bakalan disidang oleh hakim yang senior. Humas PN Denpasar Made Pasek kemarin membenarkan sudah adanya penunjukan hakim tersebut. Untuk Willy, kata Pasek, yang akan menyidangkan adalah dia sendiri sebagai hakim ketua didampingi dua hakim anggota Novita Riana dan Esthar Oktavi. Terdakwa lainnya bakal disidang hakim yang berbeda.
‘’Untuk terdakwa Willy saya sebagai ketua majelis,’’ ucap Made Pasek. Sambung dia, untuk terdakwa Iskandar Halim akan disidang Ida Ayu Adnya Dewi, Made Sukereni dan Made Budi W. Budi Liman Santoso, kata Made Pasek, PN telah menunjuk tiga hakim. Yakni I Ketut Suarta, I Gde Ginarsa dan Made Purnami. ‘’Sedangkan untuk satu tersangka lagi yakni atas nama Dedi Setiawan alias Cipeng Bin Alex, sudah ditunjuk tiga majelis hakim masing-masing IGN Partha Bargawa, Sri Wahyunu dan IGN Putra Atmaja,’’ tegasnya. (kmb37)
pemerintah pusat. Terlebih, dana BOS itu kemungkinan “dititipkan” pada sekolah-sekolah penerima siswa yang mengungsi. Tanpa acuan yang jelas, hal tersebut tentunya berpotensi menjadi temuan di kemudian hari. Sementara bencana Gunung Agung tidak bisa diprediksi apakah hanya akan berlangsung satu bulan, atau justru terjadi hingga bertahun-tahun. “Harus ada tertulis (dari Kemendikbud), tetapi pada prinsipnya mereka paham dengan kondisi kita. Kondisi ini kan juga berdampak pada penganggaran
2018,” tegasnya. Selain dana BOS, TIA menyebut kewajiban guru mengajar 24 jam untuk mendapatkan tunjangan profesi turut menjadi masalah. Mengingat, guru-guru yang tinggal di kawasan rawan bencana Gunung Agung juga ikut mengungsi seperti halnya siswa. Kondisi ini tentu membuat mereka tidak mungkin untuk mengajar 24 jam. Masalah berikutnya, menyangkut data siswa untuk keperluan ujian. Data siswa dari tingkat SD hingga SMA/SMK ini harus sudah terkompilasi di bulan Desember. “Apalagi ada agenda dari Kemendikbud bahwa 2018, ujian nasional akan berbasis komputer. Bagaimana dengan sekolah yang tidak bisa berjalan normal, terutama di daerah awas kan tidak boleh ada aktivitas di sana. Penyelenggaraan ujian seperti apa?”
terangnya. Sebelumnya, Komisi IV DPRD Bali juga telah berkonsultasi dengan Kemendikbud terkait dana BOS untuk sekolah yang ditinggal mengungsi oleh siswanya. Ketua Komisi IV DPRD Bali I Nyoman Parta mengatakan, sesuai hasil konsultasi, dana BOS bisa dicairkan untuk semua jenjang pendidikan. Mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK, meski sekolah tutup dan siswanya untuk sementara belajar di sekolah terdekat dengan pengungsian. “Dana BOS tetap bisa dicairkan walaupun di sekolah asalnya sudah tutup. Kepala sekolah di tempat asal sekolah yang mengajukan pencairan dana BOS. Kemudian disalurkan kepada siswa yang ada di tempat pengungsian dengan membuat berita acara,” ujarnya, belum lama ini. (kmb32)
Turis Tiongkok Ditemukan Gantung Diri
6. Buda, Umanis Julungwangi, 18 Oktober 2017. Acara : Mabersih-bersih, nanding lan nyorohang banten odalan, mendak tirtha ring Pura Pucak, ngaturang bhakti odalan.
Denpasar (Bali Post) Dana bencana akan dialokasikan meningkat dalam APBD 2018. Hal ini tidak terlepas dari kondisi siaga darurat bencana Gunung Agung yang kini berada di level awas. Besaran anggaran nantinya ditentukan oleh data valid mengenai pengungsi dalam radius 9 km dari kawah puncak Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah utara-timur laut dan tenggara-selatan-barat daya sejauh 12 km. “Sementara yang ada di APBD 2017 Rp 4,5 miliar. Kemudian di 2018, (pengungsi) dari 9 sampai 12 km itu kita lihat dulu. Kan sedang didata. Kalau itu sudah didata, dikonfirmasi dengan data yang sudah terekam, hasil itulah yang kita gunakan untuk merancang anggaran 2018 untuk bencana,” ujar Ketua TAPD Provinsi Bali Cokorda Ngurah Pemayun dikonfirmasi, Kamis (12/10) kemarin. Pemayun memastikan anggaran bencana akan meningkat di tahun 2018. Berkaca dari anggaran 2017, estimasi peningkatan anggaran bisa mencapai dua kali lipat. Atau maksimal hingga Rp 10 miliar. Kendati untuk saat ini, angga-
7
Disdik Tunggu Permendikbud tentang Kebencanaan
5. Anggara, Kliwon, Julungwangi, 17 Oktober 2017. Acara : Makarya banten odalan. Ngaturang bhakti pangajum/munggah canang.
8. Sukra, Pon Julungwangi, 21 Oktober 2017. Acara : Ngaturang canang panganyar.
Bali Post/wan
Mangupura (Bali Post) Pengunjung Pantai Batu Belig, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, dikagetkan dengan penemuan mayat wanita di sebuah gubuk, Kamis (12/10) kemarin. Dari hasil olah TKP, identitas mayat wanita itu diketahui bernama Zhao Xue (32) asal Tiongkok. Gubuk tersebut terletak di sebelah barat Hotel Bali Sani. Informasi di lapangan, sekitar pukul 07.00 Wita, Kaling Batu Belig I Made Sudika (50) ditelepon salah satu warga, yang menyampaikan bahwa ada perempuan gantung diri
di gubuk pinggir Pantai Batu Belig, tepatnya sebelah barat Hotel Bali Sani. Sudika bergegas menghubungi Bhabinkamtibmas Kerobokan Kelod Aiptu I Ketut Terkiawan dan lanjut dilaporkan ke Polsek Kuta Utara. Petugas kemudian melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan, korban yang memakai baju kemeja motif segi tiga, celana kain panjang warna biru dan gelang warna abuabu pada tangan kiri, tidak ada bekas ikatan di leher bagian depan. Ikatan selendang hanya di bagian leher depan, luka memar di siku bagian kanan dan kiri. Korban di-
perkirakan meninggal sekitar pukul 04.00 Wita. Di lokasi juga ditemukan tas, dompet berisikan surat-surat penting, kartu ATM, SIM, Iphone, paspor atas nama korban, powerbank, topi, jam tangan dan pembalut wanita. Usai olah TKP, jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah. Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Putu Ika Prabawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya dugaan peristiwa gantung diri. “Kami masih melakukan penyelidikan. Alamat menginap korban juga belum diketahui,” ujarnya. (kmb36)
BANGLI
8
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Sejumlah Program Prioritas Tak Dipasang di RAPBD-P
Dewan Pertanyakan Kinerja Eksekutif Bangli (Bali Post) -
DPRD Bangli, Kamis (12/9) kemarin menggelar rapat dengan eksekutif untuk membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) 2017. Di rapat tersebut, Wakil Ketua DPRD Bangli Komang Carles mempertanyakan tidak terlaksananya sejumlah kegiatan yang telah diprioritaskan di APBD Induk 2017, seperti perbaikan jalan di Culali dan Pasar Kintamani. Bali Post/ina
BESEK - Perajin di Desa Sulahan, Susut tengah menganyam besek atau tempat banten. Saat musim hujan, perajin kesulitan untuk mengeringkan bahan baku. Mereka terpaksa mengeringkannya di dekat tungku perapian.
Dana Tak Terduga Tersisa Rp 800 Juta
Bangli (Bali Post) Dana tak terduga yang dianggarkan Pemkab Bangli tahun ini nilainya mencapai Rp 1 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 200 juta di antaranya sudah terpakai untuk penanganan bencana tanah longsor yang terjadi di Kintamani, Februari lalu. Hal itu diungkapkan Kalak BPBD Kabupaten Bangli Wayan Karmawan saat ditemui belum lama ini. Karmawan menjelaskan, dana tak terduga dianggarkan pemkab untuk membiayai hal-hal yang sifatnya tidak terduga. Salah satunya penanganan bencana. Pemakaian dana tak terduga untuk kebencanaan harus didasari adanya surat pernyataan dari Bupati mengenai status tanggap darurat bencana, seperti yang pernah ditetapkan saat terjadinya bencana tanah longsor di Kintamani beberapa bulan lalu. ‘’Kalau dalam status siaga seperti sekarang ini tidak bisa dipakai,’’ terangnya. Karena dana tak terduga hanya bisa digunakan saat status tanggap darurat bencana, Karmawan mengatakan, untuk menjalankan kegiatan di posko penanganan bencana Gunung Agung di Bangli, selama ini pihaknya hanya memanfaatkan dana pihak ketiga dan dana sumbangan ASN. Sumbangan ASN yang terkumpul nilainya mencapai Rp 400 juta, sementara sumbangan dari pihak ketiga nilainya Rp 25 juta. Disinggung mengenai penambahan Dana Tak Terduga untuk menangani b e n c a n a G u n u n g A g u n g , K a r m a w an mengakui kemungkinan tersebut sangat kecil. Kemungkinan Pemkab Bangli tidak menambah anggaran mengingat sisa dana yang ada sebelumnya masih Rp 800 juta. ‘’Kecil kemungkinan untuk menganggarkan lagi. Karena sisa yang tahun ini kan masih. Kalau terpakai untuk penanganan bencana, ya pastinya akan dianggarkan kembali,’’ ujarnya. (kmb40)
Dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata serta dihadiri Asisten III Setda Bangli Wayan Warta Megantara dan sejumlah pimpinan OPD tersebut, Carles meminta penjelasan ke eskekutif terkait hilangnya kegiatan perbaikan jalur Culali dan Pasar Kintamani di RAPBD-P. Dia mengaku heran lantaran yang muncul justru kegiatan baru yang bukan prioritas. ‘’Heran saya. Perbaikan jalan Culali dan Pasar Kintamani kan sudah jadi prioritas. Ini kenapa kok dihilangkan? Kenapa justru muncul perbaikan jalan-jalan yang tidak prioritas?’’ ujarnya. Menurut Carles, perbaikan Jalan Culali dan Pasar Kintamani mendesak untuk dilakukan. Pasalnya, Jalan Culali yang menjadi jalur truk, kondisinya sudah rusak parah dan kerap dikeluhkan masyarakat. Demikian juga perbaikan Pasar di Kintamani, menurutnya sangat penting untuk diperbaiki mengingat ada ribuan
orang yang mencari penghidupan di sana setiap harinya. ‘’Ini bukan masalah politik. Ini masalah pedagang. Di pasar itu ada ribuan warga yang mencari penghidupan di sana,’’ kata Carles. Sementara itu, anggota dewan lainnya, Made Sudiasa, mempertanyakan efisiensi anggaran yang cukup tinggi dari beberapa kegiatan di Dinas PUPR. Dia khawatir, efisiensi terjadi karena dinas terkait tidak mengindahkan tata cara penganggaran yang baik. ‘’Dengan kepemilikan waktu sembilan bulan, selama ini kan tidak ada program yang bisa diselesaikan. Sekarang dengan sisa waktu tiga bulan di APBD Perubahan ini, apakah bisa menyelesaikan?’’ kata Sudiasa. Dalam rapat itu, sejumlah anggota dewan juga sempat menyinggung terkait dana hibah-bansos yang bersumber dari dana PHR. Menanggapi sejumlah pertanyaaan yang diajukan Carles, Kepala Dinas PUPR Wayan Lawe melalui staf teknisnya menjelas-
RAPAT - Suasana rapat di DPRD Bangli, Kamis (12/10) kemarin. kan, perbaikan jalan di Culali yang disebut jalur Batur-Bubungkelambu sejatinya sudah dipasang di APBD Induk dengan nilai anggaran Rp 9 miliar. Namun, karena di tengah jalan terjadi longsor besar, Dinas PUPR kemudian mengubah konstruksi jalan dan hal itu membutuhkan waktu beberapa bulan sebelum akhirnya masuk ke ULP. Karena waktu yang tersisa
sedikit, maka akan dilaksanakan pengerasan jalan di jalur Culali dengan anggaran Rp 3,8 miliar. Sedangkan mengenai perbaikan jalan di Pasar Kintamani, tidak bisa dilaksanakan karena pagu anggaran yang diberikan minim. Terkait pertanyaan Sudiasa mengenai efisiensi anggaran dari beberapa kegiatan, dijelaskan bahwa efisiensi itu terjadi karena
Bali Post/ina
adanya rekanan yang berani menawar jauh di bawah pagu di ULP. Dalam menganggarkan sebuah kegiatan, Dinas PUPR sudah membuat analisa dan survei. Sementara terkait sisa waktu yang tinggal tiga bulan ini, Dinas PUPR yakin kegiatan masih bisa jalan asalkan situasi normal dan mendukung, dalam artian tidak terjadi erupsi Gunung Agung. (kmb40)
Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat
Wabup Sedana Arta Ingatkan Eksistensi Program UKS
PENILAIAN LSS - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menghadiri penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS), Kamis (12/10) kemarin. USAHA Kesehatan sekolah (UKS) merupakan wahana yang tepat untuk meningkatkan kemampuan hidup bersih dan sehat bagi peserta didik di sekolah. Oleh karenanya, pembinaan dan pengembangan UKS harus dilaksanakan secara terpadu, terarah dan terencana untuk meningkatan mutu pendidikan dan prestasi be-
Remaja di Kintamani Tewas Gantung Diri Bangli (Bali Post) – Seorang remaja perempuan asal Kecamatan Kintamani berinisial NS ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali plastik di bekas kandang sapi milik warga di Banjar Buluh Desa Songan. Diduga remaja 14 tahun ini nekat mengakhiri hidupnya lantaran mengalami masalah asmara dengan pacarnya. Mayat korban pertama kali ditemukan I Ketut Berak pada Rabu (11/10) sekitar pukul 20.00 Wita. Jasad korban ditemukan dalam posisi leher tergantung dengan tali plastik warna hijau di atap bekas kandang sapi milik I Wayan Balik. Kejadian itu kemudian disampaikan ke keluarga korban dan warga lainnya. Oleh warga, jasad NS kemudian diturunkan. Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Kintamani. Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP Dewa Gde Oka seizin Kapolsek Kompol Putu Gunawan mengatakan, menindaklanjuti laporan gantung diri tersebut, pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Pihaknya juga melakukan interogasi terhadap sejumlah saksi. Menurut keterangan beberapa saksi, sebelum ditemukan tewas, korban sekitar pukul 14.00 Wita pamit pergi ke tegalan dengan alasan mencari rumput. Namun sampai sore hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Setelah sempat dicari, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 20.00 Wita dalam kondisi meninggal dunia. ‘’Dari hasil olah TKP, identifikasi, pemeriksaan medis dan keterangan para saksi, disimpulkan bahwa korban meninggal dunia murni akibat bunuh diri dengan cara gantung diri, mengingat ditemukan tanda-tanda umum korban meninggal gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,’’ terangnya. Disinggung mengenai motif korban nekat mengakhiri hidupnya, AKP Dewa Oka menduga karena terlibat masalah asmara dengan pacarnya. Dugaan itu diperkuat dengan ditemukannya SMS pada HP korban ke pacarnya yang berisikan pesan korban akan gantung diri dan pergi jauh. SMS tersebut dikirim korban sekitar pukul 14.00 Wita. ‘’Motifnya kita duga karena masalah percintaan. Ini dikuatkan dengan adanya SMS korban yang dikirim ke nomor HP yang diduga pacar korban. Di sana korban menjelaskan akan bunuh diri dan mendoakan agar pacarnya bahagia setelah korban pergi,’’ jelasnya. (kmb40)
lajar peserta didik dalam suasana lingkungan yang sehat. Selain itu, eksistensi dan keberlanjutan dari program UKS harus juga menjadi perhatian bersama sehingga tidak ada kesan dilaksanakan hanya saat lomba tetapi bisa dijalankan secara berkesinambungan dan memberi dampak luas bagi lingkungan sekitar sekolah.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menghadiri penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan TK tingkat Provinsi Bali tahun 2017 di SDN 2 Pengelumbaran dan TK Negeri Pembina, Kecamatan Susut Bangli, Kamis (12/10) kemarin. Menurut Sedana Arta, Pemkab Bangli menaruh harapan besar pada pelaksanaan program UKS. Karena program UKS dapat mewujudkan peserta didik yang berprilaku hidup bersih dan sehat secara mandiri, sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang dengan baik dalam lingkungan yang sehat di sekolah. Pemkab Bangli dalam hal ini sangat objektif dan serius dalam pembinaan dan pengembangan program UKS, sehingga duta Bangli yang dikirim dalam lomba LSS merupakan sekolah terbaik yang dimiliki oleh Bangli yang sebelumnya sudah melalui berbagai pembinaan dan seleksi yang ketat. Melalui kegiatan ini, pihaknya menekankan agar program-pro-
gram yang dilaksanakan dalam lomba ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan dan dilaksanakan tidak hanya di lingkungan sekolah saja, tetapi bisa digetoktularkan pada lingkungan sekitar. ‘’Kita ingin pola hidup bersih dan sehat yang ditekankan dalam lomba LSS ini, tidak saja dilakukan hanya saat lomba, tetapi bisa terus dilaksanakan secara berkesinambungan baik di lingkungan sekolah, rumah maupun masyarakat. Sehingga pola hidup bersih dan sehat yang dimulai dari lingkungan sekolah ini bisa terus menggaung menjadi budaya hidup sehat untuk semua,’’ harapnya. Pada kesempatan tersebut, Wabup Sedana Arta juga menyambut kedatangan tim penilai di Kabupaten Bangli. Pihaknya berharap dalam penilaian nanti, tim penilai tidak hanya melaksanakan penilaian secara objektif, tetapi juga lebih menekankan pada pembinaan. Sementara itu, Ketua Tim Penilai, Drs. Wayan Bagiarta Negara menyampaikan, UKS telah memainkan peran yang penting dalam
membentuk kesadaran untuk meningkatkan derajat kesehatan peserta didik. Disadari bersama bahwa untuk dapat belajar dengan efektif, peserta didik memerlukan kesehatan yang baik, sehingga perlu dukungan semua pihak. Kata Wayan Bagiarta, keberhasilan dalam meningkatkan kualitas kesehatan peserta didik merupakan sebuah investasi besar bagi pembangunan bangsa di masa yang akan datang. Pada kesempatan itu Wayan Bagiarta mengimbau agar tim pembina dan pelaksana UKS di tingkat kabupaten maupun kecamatan, mampu melahirkan program-program UKS yang inovatif dan produktif. Hal ini bertujuan agar program UKS tidak hanya dipandang sebagai kegiatan ekstrakurikuler, melainkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar di sekolah. ‘’Kita ingin tim UKS kabupaten maupun kecamatan bisa selalu berkreasi dan berinovasi, sehingga program UKS berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan,’’ tegasnya. (ad777)
Bupati Made Gianyar Mengajar ke Sekolah Bagikan Kotak Pensil dari Menkop dan UKM untuk Siswa
DI tengah kesibukannya dalam menjalankan roda pemerintahan di Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar, Kamis (12/10) kemarin menyempatkan diri untuk mengajar para siswa di SDN Batukaang Kintamani. Tak hanya mengajar, dia juga membagikan kotak pensil pemberian Menteri Koperasi dan UKM RI A.A. Puspayoga ke sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan tentang empat pilar kebangsaan. Kegiatan Bupati Mengajar dilaksanakan Made Gianyar usai menghadiri acara Evaluasi 10 Program Pokok PKK di Desa Batukaang. Evaluasi 10 Program PKK yang dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli Nyonya Erik Gianyar, Camat Kintamani, tim evaluasi PKK Kabupaten Bangli, Perbekel Desa Batukaang, Ketua PKK Desa
Batukaang, kader PKK dan anak sekolah SDN Batukaang tersebut sebagai upaya meningkatkan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga serta memastikan terlaksananya program PKK di desa. Ditemui usai kegiatan kemarin, Bupati Made Gianyar mengatakan, kegiatan Bupati Mengajar seperti yang dilaksanakannya di SDN Batukaang kemarin terinspirasi setelah Menteri Koperasi dan UKM RI Puspayoga memberikannya ratusan kotak pensil yang bertuliskan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UndangUndang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika serta bergambar keanekaragaman pakaian adat nusantara. Ratusan kotak pensil itu diberikan Puspayoga saat berkunjung ke rumah jabatan Bupati Bangli
belum lama ini. ‘’Pak Menteri berpesan kotak pensil ini dibagikan ke anak-anak pelajar di Bangli. Karena itulah, saya terinspirasi untuk mengajar ke sekolahsekolah sambil membagikan hadiah ini ke anak-anak di Bangli,’’ terangnya. Tak hanya di SDN Batukaang, menurut rencana kegiatan ‘‘Bupati Mengajar’’ ini akan dilaksanakan juga ke SD dan SMP lainnya di Bangli. Selain memberikan pengetahuan umum dan wawasan tentang empat pilar kebangsaan serta koperasi, Bupati Made Gianyar juga memberikan inspirasi dan motivasi kepada siswa agar selalu semangat, tekun belajar dan bekerja keras untuk bisa meraih cita-cita yang diinginkan. ‘’Tujuan dari kegiatan Bupati Mengajar ini untuk
KOTAK PENSIL - Bupati Bangli I Made Gianyar saat membagikan kotak pensil ke siswa SDN Batukaang Kintamani, Kamis (12/10) kemarin. membentuk SDM-SDM yang unggul dan bisa bersaing tak hanya di kancah lokal namun juga internasional. Melalui kegiatan ini, saya juga ingin membangun karakter bangsa
dan merevolusi mental. Anakanak saya harapkan nantinya mampu mengamalkan Pancasila sebagai jati diri tidak hanya sekadar ucapan,’’ jelasnya. (ad786)
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
GIANYAR
9
Bali Post/bit
SEBAR POSTCARD - Wakapolsek Ubud AKP Ketut Sudarma saat mengawal kegiatan penyebaran postcard peringatan 15 tahun Bom Bali di Catus Pata Ubud.
Peringatan 15 Tahun Bom Bali
Di Ubud, Diisi Pembagian ”Postcard” Perdamaian
Gianyar (Bali Post) Sedikitnya delapan personel Polsek Ubud melakukan pengawalan kegiatan penyebaran postcard peringatan 15 tahun Bom Bali, Kamis (12/10) kemarin. Bahkan kegiatan sosial ini mendapat atensi langsung Wakapolsek Ubud AKP Ketut Sudarma, mengingat kawasan Ubud merupakan salah satu jalur terpadat di Kabupaten Gianyar. Sejumlah warga berpakaian adat madya dengan kaos putih menyebar di kawasan catus pata Ubud, tepatnya di depan Puri Ubud. Mereka membagikan postcard pada sejumlah wisatawan mancanegara yang melintas. Keluarga Spiritual Compassion (KSC) Bali ini menyebarkan 1.000 lembar postcard. Koordinator KSC Bali I Nyoman Sudiarta alias Koming menjelaskan, penyebaran postcard ini bertujuan menyampaikan pesan-pesan perdamaian yang tertulis di postcard. ‘’Kami bermaksud menyebar pesan-pesan perdamaian dan cinta kasih kepada wisatawan dan masyarakat,’’ jelasnya. Postcard perdamaian yang disebar bertuliskan antara lain, kekerasan terjadi bukan karena manusia kekurangan senjata, tapi kekurangan cinta dan pahlawan kedamaian tidak memiliki senjata, hanya cinta. Agar mudah dipahami oleh wisatawan mancanegara, pesan-pesan tersebut tertulis dalam bahasa Inggris. Selain di catus pata Ubud, penyebaran postcard juga menyasar sejumlah lokasi strategis di Bali, seperti Bandara Ngurah Rai, Monumen Ground Zero, Pantai Kuta, Catur Muka Denpasar dan beberapa objek wisata di Bali. (kmb28)
Curi Barang dan Uang Majikan
PRT Asal Alor Diciduk Polisi
Gianyar (Bali Post) Baru sebulan bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di wilayah Ubud, Mery Boling Bring (26), wanita asal Alor, Kupang, NTT harus berurusan dengan pihak kepolisian. Ia ditangkap anggota Polsek Ubud lantaran mencuri sejumlah barang berharga dan uang tunai dari majikannya di Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu, Ubud. Selain tersangka, sejumlah barang bukti seperti baju, sepatu, tas bermerek serta uang tunai juga diamankan petugas. Polisi masih melakukan pengembangan lebih lanjut, karena tersangka belum sepenuhnya kooperatif. ‘’Masih dilakukan pengembangan, karena sejumlah barang bukti sampai saat ini belum ditemukan. Termasuk apakah tersangka juga beraksi di tempat lain, masih kita gali terus,’’ kata Kapolsek Ubud Kompol I Nyoman Wirajaya didampingi Kanit Reskrim Iptu Hadimastika Karsito Putro saat release kasus penangkapan, Kamis (12/10) kemarin. Keberhasilan jajarannya dalam mengungkap kasus pencurian ini, kata Wirajaya, tidak terlepas dari kerja keras anggotanya serta pendekatan pada tokoh NTT yang ada di wilayah Nusa Dua. ‘’Mengingat pelaku awalnya tinggal dengan saudaranya di Nusa Dua,’’ ucapnya. Disampaikannya, aksi pencurian ini terjadi Kamis (5/10) lalu. Saat itu suami majikannya, Anthony Otto Syrowatka, sempat mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumah kontrakannya di Banjar Kutuh Kaja, Desa Petulu sekitar pukul 03.00 Wita. Awalnya korban tidak curiga. Sekitar pukul 05.00 Wita, ia hendak menyiapkan perlengkapan anak-anak sekolah. Pemilik rumah pun menengok ke kamar yang ditempati tersangka, bermaksud untuk membangunkannya guna membantu mempersiapkan perlengkapan sekolah. Karena Mery masih dilihatnya tidur, Anthony mengurungkan niatnya. Namun karena Mery tidak kunjung bangun, pemilik rumah kembali mengecek yang bersangkutan. Ternyata Mery sudah tidak di tempat. Kain selimut yang sebelumnya diperkirakan digunakan pembantunya untuk tidur, ternyata adalah bantal. Merasa curiga atas kepergian Mery yang mendadak, korban mengecek tas yang ditaruh di atas meja makan. Alangkah kagetnya dia ketika mendapati uang sejumlah 1.180 euro dan Rp 15 juta telah raib. Tak hanya itu, barang lain berupa pakaian juga hilang. Total kerugian sebesar Rp 100 juta. Berdasarkan informasi tersebut, polisi melakukan pengembangan dan mendapatkan informasi bahwa yang diduga sebagai pelaku mempunyai kerabat di Nusa Dua. Mery akhirnya diciduk saat berada di tempat kos temannya. Dia pun dibawa ke Polsek Ubud untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka mengaku melakukan pencurian secara bertahap dan puncaknya pada Rabu (4/10) malam. Hasil curian berupa uang Euro ditukarkan oleh temannya yang bernama Andi. Hasilnya dibagi dua. Uang bagian Mery telah ditransfer ke adiknya atas nama Oki Boling Bring sebesar Rp 7 juta. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman pidana lima tahun penjara. (kmb28)
Bali Post/bit
PENCURIAN - Kapolsek Ubud saat release kasus pencurian yang dilakukan PRT.
PENGUNGSI - Sejumlah pengungsi memanfaatkan layanan kesehatan di posko Lapangan Sutasoma.
Bali Post/bit
Pengungsi Diminta Proaktif Jaga Kesehatan Lingkungan Gianyar (Bali Post) -
Kebersihan areal posko pengungsian di Lapangan Sutasoma, Sukawati, telah dijaga dengan baik oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gianyar. Namun, hal itu tidak menjamin sepenuhnya kesehatan para pengungsi. Faktor cuaca yang kurang bersahabat belakangan ini serta tingkat stres yang cukup tinggi, memicu beragam penyakit. Dari data posko layanan kesehatan di Lapangan Sutasoma, kebanyakan pengungsi menderita infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Gianyar Ida Ayu Dwi Cahyani, Kamis (12/10) kemarin. Menurut perempuan yang akrab disapa Dayu Cahyani ini, ISPA dimaksud seperti batuk dan pilek alias belum pada tingkat kronis. Penyakit inilah yang banyak dikeluhkan pengungsi. Dia menyampaikan, hal itu memang gejala umum atas perubahan lingkungan dan iklim. Guna mengantisipasi merebaknya penyakit tersebut, kesehatan lingkungan harus tetap terjaga. Petugas
terkait secara rutin memastikan lingkungan dalam kondisi baik. ‘’Intinya, kesehatan lingkungan pengungsian tetap diawasi oleh tenaga Kesling kami. Bahkan air, sampah, MCK dan dapur dalam kondisi baik,’’ jelasnya. Dikatakannya, secara umum kondisi kesehatan pengungsi cukup baik. Apalagi untuk anak dan bayi juga mendapat perhatian cukup, mulai dari gizi lewat pem-
berian makanan tambahan, imunisasi dan pemeriksaan kesehatan rutin. Khusus bayi juga disediakan ruangan khusus yang lebih nyaman serta bersih. Lebih lanjut, ia meminta peran serta warga pengungsi untuk bersama-sama menjaga lingkungan pengungsian dengan baik, termasuk segera memeriksakan diri ketika sakit. ‘’Preventif, promotif tetap kami utamakan dengan
PENILAIAN Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Tingkat Provinsi yang dilaksanakan di SD Negeri 5 Sebatu selaku wakil dari Kabupaten Gianyar dipimpin oleh Wakil Ketua PKTP Provinsi Bali Cokorda Gede Dharmayuda. Tim penilai disambut Wakil Bupati Gianyar Made Mahayastra bersama Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra, Kepala SD Negeri 5 Sebatu beserta para siswa SD Negeri 5 Sebatu dan siswa SMP Negeri 2 Payangan, Kamis (12/10) kemarin. Ketua Tim Penilai Ny. Ayu Pastika dalam sambutannya yang dibacakan Cokorda Gede Dharmayuda mengatakan, lomba PKTP ini bukan hanya sekadar kegiatan. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan, supaya pemahaman masyarakat akan bahaya kanker bisa meningkat. Dengan begitu, diharapkan muncul kesadaran untuk menjaga dan menerapkan pola hidup sehat. Berdasarkan data WHO,
hanya 5-10 persen kanker disebabkan faktor genetik atau keturunan. Selebihnya disebabkan oleh gaya hidup, pola makan, konsumsi minuman keras, merokok, kegemukan dan kurang olahraga. Permasalahan kanker berikutnya, kebanyakan penderita kanker datang dalam keadaan terlambat. Keterlambatan disebabkan karena biaya pengobatan yang tinggi, pengertian dan kesadaran akan kanker masih kurang, informasi yang salah, serta adanya rasa takut untuk memeriksakan diri. Di sisi lain, keterlambatan disebabkan dari tenaga medis, akibat kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam penatalaksanaan medis serta tidak memiliki jejaring kerja yang memadai. Keterlambatan juga dapat disebabkan fasilitas pelayanan yang belum memenuhi standar. Ketua Yayasan Kanker Indonesia Cabang Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai hal ber-
sama PKK dengan dukungan dari Pemkab Gianyar untuk mencegah kanker sejak dini. Kegiatan dimaksud antara lain melakukan koordinasi lintas sektoral secara lebih intensif, karena penyebab kanker yang multifaktorial, orientasi guru sekolah, mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat, penyuluhan kanker ke anak sekolah, pembentukan kelompok peduli kanker melalui kegiatan simulasi, serta melakukan pelayanan deteksi dini dengan metoda IVA. Kepala SD Negeri 5 Sebatu menyebutkan, ia selalu mengajarkan anak untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, melakukan penanaman toga, menjaga kesehatan lingkungan, membasmi jentik nyamuk, serta kegiatan gosok gigi bersama. Menjaga kesehatan harus dimulai dari pola hidup yang bersih dan sehat serta lingkungan yang bersih. Sementara itu, Wabup Mahayastra mengungkapkan, Pemkab Gianyar telah meningkatkan anggaran
mendata, melayani, mengajak warga pengungsi ikut berperan aktif menjaga lingkungan pengungsian,’’ katanya. Perawat dari Dinas Kesehatan Gianyar yang bertugas di posko tersebut, Ni Nyoman Sriyanti, menyampaikan rata-rata angka pasien di pengungsian kini sudah menurun. Di awal rata-rata sehari terdapat 50 pasien. Namun belakangan ini hanya tiga sampai empat orang. Sriyanti menjelaskan, layanan kesehatan di posko pengungsian disiagakan 24 jam untuk memantau kondisi kesehatan pengungsi. Bahkan petugas jaga yang dilibatkan berasal dari perwakilan seluruh unsur rumah sakit maupun puskesmas. ‘’Kalaupun ada yang sakit serius
langsung dirujuk ke rumah sakit,’’ tegasnya. Sementara itu, kondisi kesehatan I Putu Sudarsana, bayi berusia dua bulan yang anak kelima Ni Wayan Rusni (35), pengungsi asal Banjar Keladian, Desa Besakih, Karangasem mulai membaik. ‘’Sudah ada seminggu lalu ke luar dari rumah sakit karena demamnya memang sudah hilang. Sekarang batuk pilek lagi karena memang cuaca jelek, tapi sudah dicek di pos layanan kesehatan dan sudah diberi obat,’’ ujar Rusni. Begitu pula Ketut Yuda, bayi dari Ni Komang Sriasih (30), asal Banjar Sesana, Desa Sesana, Kecamatan Bebandem yang sakit batuk, juga sudah mendapatkan layanan kesehatan. (kmb28)
Penilaian Lomba PKTP di SD Negeri 5 Sebatu
PTKP - Suasana penilaian Lomba PKTP. vaksinasi dari Rp 3 miliar di tahun 2015 menjadi Rp 6 miliar tahun ini. Diharapkan hal ini dapat mencegah meningkatnya penderita kanker di Kabupaten Gianyar, serta penderita kanker agar memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih memadai. Ia juga mengimbau Dinas Kesehatan untuk memonitoring dan mengevaluasi kegiatan PKTP sebaik-baiknya, sehingga mampu memberi-
kan perlindungan khususnya bagi warga sekolah di Kabupaten Gianyar dari bahaya kanker. Sebelum tim penilai melakukan penilaian, SD Negeri 5 Sebatu mempersembahkan lagu mars dan hymne kanker. Mahayastra juga menyampaikan terima kasih atas kesiapan SD Negeri 5 Sebatu dan SMP Negeri 2 Payangan dalam menyambut lomba PKTP. (ad780)
KLUNGKUNG
10
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Pileg 2019, PDI-P Berambisi Rebut Sepuluh Kursi
Semarapura (Bali Post) Pendaftaran parpol peserta Pemilu 2019 telah bergulir, termasuk di Kabupaten Klungkung. Kamis (12/10) kemarin, PDI-P yang mengikuti proses ini. Kehadiranya ke KPU Klungkung dikemas berbeda. Puluhan kader melakukan long march dengan iringan baleganjur dan Hanoman. Sejalan dengan ini, partai berlambang banteng moncong putih ini menyusun strategi untuk menambah kursi di DPRD. Penyerahan berkas pendaftaran yang berlangsung pukul 11.15 Wita ini diikuti Ketua DPC PDI-P Klungkung AA Gde Anom, Sekretaris DPC Sang Nyoman Putrayasa, Wakil Ketua Nengah Ariyanta, semua ketua PAC, Wayan Sutena, Ketut Mandia. Tak kalah pula sederet kader perempuan. Di tengah proses itu, ada hal berbeda. Tjokorda Gde Agung yang santer disebut sebagai bakal calon bupati dari PDI-P tak nampak. Berkas yang diserahkan Liasion Organizer, oleh KPU dinyatakan sudah sesuai dengan persyaratan. “Untuk berkasnya sudah sesuai persyaratan. Tidak ada masalah,” jelas Pelaksana Harian Ketua KPU Klungkung Kadek Sri Utami. Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Anak Agung Gde Anom menyatakan pada pendaftaran ini, salinan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang diserahkan sebanyak 358 lembar, melampaui syarat minimal yang hanya 215 lembar. “Kami tidak ingin nantinya ada yang bermasalah. Salinan yang diserahkan ini, kami yakinkan kader PDI-P,” tegasnya. Mantan Ketua DPRD Klungkung ini menyatakan untuk ketidakhadiran Cok Agung yang notabene sebagai Korwil DPD PDI-P Klungkung karena ada kesibukan adat. “Kami sudah meminta izin untuk acara hari ini,” ucapnya. Sejalan dengan pendaftaran ini, Agung Anom menyatakan seluruh kader akan merapat barisan. Salah satunya untuk merebut minimal 10 kursi di DPRD Klungkung pada Pileg 2019. Naik dari saat ini yang hanya 7 kursi, di bawah Partai Gerindra. Ambisinya itu tak lepas dari tergabungnya kader yang sebelumnya sempat tercerai berai. “Sekarang konsolidasi sudah jalan. Semuanya sudah terkumpul. Kami targetkan setiap kecamatam jumlah dewan bertambah. Strateginya, kami harus berperilaku baik,” katanya. (kmb45)
Tiga Proyek Fisik Senilai Rp 6,4 Miliar Gagal Lelang
Pelelangan Kembali Digulirkan Semarapura (Bali Post) Puluhan paket kegiatan ditargetkan Pemkab Klungkung terealisasi tahun ini. Namun, hingga triwulan ketiga berakhir, beberapa proyek ada yang gagal lelang. Bahkan terjadi dua kali. Mengingat masih ada waktu tenggang, pelelangan kembali digulirkan. Kepala Bagian Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa Setda Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, Kamis (12/10) kemarin menjelaskan, Bali Post/sos sesuai usulan yang diterima Anak Agung Gede Lesmana dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kegiatan yang harus dilelang melalui Unit Lelang Pengadaan (ULP) tahun ini mencapai 99 paket, yang sebagian besar berupa infrastruktur. Memasuki triwulan keempat, ternyata tak seluruhnya berjalan mulus. Masih ada lima paket kegiatan yang gagal lelang. Bahkan, ini sudah yang kedua kalinya. Rinciannya, tiga paket dari Dinas Pekerjaaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman berupa peningkatan ruas jalan Pasih Uwug - Bungamekar dengan pagu anggaran Rp 2.601.500.000, peningkatan jalan Pertigaan Soyor - Sekartaji - Tanglad dengan pagu Rp 3.056.912.000 dan Jalan Sekartaji - Sedihing senilai Rp 757.754.961. Secara total, alokasi anggaran untuk proyek yang seluruhnya berada di Nusa Penida itu mencapai sekitar Rp 6,4 miliar. “Setelah dikoordinasikan dengan dinas terkait, ini kembali dilelang untuk kali ketiga. Sesuai kajian, waktunya masih memungkinkan,” jelasnya didampingi Pj. Kasubag Pembinaan dan Pengadaan Barang dan Jasa Putu Gede Sri Wismayani. Gagal lelang juga terjadi pada kegiatan Dinas Pariwisata berupa konsultasi perencanaan Detail Enginering Design (DED) Stage Ceningan, Nusa Penida senilai Rp 70 juta dan pengadaan kendaraan trail BPBD senilai Rp 320.000.000. “Ini juga gagal yang kedua kalinya. Akan kembali di lelang,” terang birokrat asal Banjarangkan ini. Ia tak mengetahui secara pasti penyebab munculnya hal tersebut. Pihaknya pun tak pernah berkomunikasi dengan rekanan yang biasa mengikuti lelang. Namun, khusus untuk proyek fisik, diduga akibat terjadinya kesulitan merial seiring dengan penutupan aktivitas galian C di Karangasem akibat peningkatan aktivitas Gunung Agung. “Lelang secara online. Kami tidak pernah tatap muka dengan rekanan,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman I Gusti Nyoman Supartana menyampaikan lelang kegiatan tersebut diupayakan berlangsung lancar, terlebih anggaran yang disiapkan pemkab cukup besar. “Kami berharap itu bisa ada pemenang,” katanya. Diakui, adanya gagal lelang, waktu pengerjaan secara otomatis akan berkurang. Namun, jika pelaksana mampu menyiapkan peralatan dan material, itu akan bisa dikejar. “Tetapi kalau di Nusa Penida, sedikit pemborong yang ada mau bawa alat ke sana. Belum lagi situasi seperti sekarang, material cukup sulit didapatkan,” tandasnya. (kmb45)
Bali Post/sos
RILIS - Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung ketika merilis pengungkapan kasus pencurian pratima, Kamis (12/10) kemarin.
Gasak ”Pratima”, Kakek 74 Tahun Dibekuk Pelaku Terancam ”Kasepekang”
Semarapura (Bali Post) Warga asal Dusun Nyanglan Kaja, Desa Bambang, Tembuku Bangli, I Nyoman LDN, dibekuk jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung, Selasa (10/10). Pria 74 tahun ini diketahui menggasak pratima di Pura Pujung Sari Dusun Nyanglan Klod, Desa Nyanglan, Banjarangkan. Namun, kasus ini baru dirilis ke publik, Kamis (12/10) kemarin. Wakapolres Klungkung Kompol I Ketut Widiada mengungkapkan pencurian tersebut dilakukan pada 30 Januari 2017. Penangkapannya berawal adanya laporan dari Pamangku Pura I Nengah Latra, ditambah informasi dari masyarakat yang berjualan di Pasar Seni Semarapura menyatakan ada laki-laki menjual uang kepeng dalam jumlah banyak. Setelah dilakukan penyelidikan, aksi itu ternyata dilakukan oleh kakek tiga
cucu dan dua cicit ini. “Dari informasi itu langsung kami selidiki. Langsung dicari ke rumahnya,” ungkapnya didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Dwi Wirawan. Sesuai hasil interogasi dan penggeledahan, di kamarnya ditemukan uang kepeng 894 keping, sebatang besi yang berbentuk pipih, kojong slaka, satu buah tempat tirta yang terbuat dari slaka, satu buah kain rantasan, satu buah bokor dari kayu, satu lembar kain udeng batik dan
satu buah tempayan dari tanah liat serta tutupnya. “Ini masih dikembangkan karena tidak menutup kemungkinan pelaku melakukan aksinya di tempat lain,” kata perwira asal Buleleng ini. Saat beraksi, kakek berperawakan kurus ini mengenakan pakaian adat supaya warga yang melihat mengira akan sembahyang. Pengambilan pratima yang tersimpan pada meru dilakukan dengan mencongkel. Perbuatan tak terpuji ini bukan kali perta-
manya dilakoni. Pada 1972 silam, juga pernah mencuri topeng yang tersimpan pada salah satu Pura Puseh di Kecamatan Dawan. Selain itu, juga sempat mencuri babi di wilayah Kabupaten Bangli. Akibatnya, ia harus mendekam di balik jeruji besi. “Ini residivis. Dulu sudah pernah ditangkap,” terangnya seraya menambahkan, akibat perbuatannya kali ini, ia dijerat pasal 363 KUHP ancaman tujuh tahun penjara. Sementara itu, pelaku mengaku barang itu dijual kembali ke masyarakat. Hasilnya dipakai untuk berjudi. Bendesa Pakraman Nyanglan I Nengah Suanda mengatakan sesuai awig-
awig, akibat melakukan aksi itu, pelaku harus melaksanakan pacaruan Rsi Gana dan prayascitta desa, mengembalikan apa yang dicuri bisa diganti dengan uang. “Jika pelaku tidak mau, bisa dilaksanakan pihak keluarga. Jika keduanya tak mau, maka pipilnya dicabut,” tegasnya. Tak hanya itu, pelaku juga terancam tidak mendapat hak-hak sebagai krama di adat atau kasepekang. “Ini sudah diatur dalam awigawig,” sebutnya. Dalam keseharian, pelaku dikenal tak memiliki pekerjaan jelas. Bahkan dinyatakan sebelumnya tersiar kabar sempat mencuri di Pura Agung Dalem Nyanglan. (kmb45)
Dukung Status Cagar Budaya
Pemkab Bangun Jalan Setapak Menuju Sarkofagus di Bajing
PERHATIAN Pemkab Klungkung terhadap infrastruktur tak hanya tertuju pada jalan yang mobilitasnya tinggi. Namun, juga pada jalan menuju tempat Sarkofagus yang berlokasi di Dusun Bajing, Desa Tegak Kecamatan Klungkung yang sudah masuk sebagai benda cagar budaya. Pengerjaan jalan ini telah dimulai. Peletakan batu pertamanya langsung dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Camat Klungkung Komang Gde Wisnuadi, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung Nyoman Mudarta serta tokoh masyarakat setempat, Kamis (12/10) kemarin. Bupati Suwirta menyampaikan pengerjaan jalan
sepanjang 235 meter dan lebar 1,5 meter ini harus berjalan sebaik-baiknya. Kegiatan ini juga tidak akan pernah bisa berjalan dengan baik tanpa ada dukungan dari masyarakat. “Proses pengerjaan harus dikerjakan dengan sebaik-baiknya,” pintanya. Lokasi sarkofagus juga berada di ujung perbatasan Kabupaten Karangasem dengan Kabupaten Klungkung. Di sekitarnya juga terlihat pemandangan sawah dan jalur Sungai Unda yang membelah sebagai perbatasan dengan kesan indah. Potensi ini, oleh Suwirta diharapkan ke depannya dapat menjadi objek wisata alam yang terpadukan dengan spiritual. Tentunya ini diperlukan dukungan dari masyarakat
sekitar. “Wisata spiritual ini harus dikoordinasikan dengan pihak cagar budaya, sehingga nantinya potensipotensi yang ada di sini bisa dikaji dengan baik dengan dukungan masyarakat semua,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Klungkung I Nyoman Mudarta menyampaikan lahan pembuatan jalan ini sumbangan dari warga. Pembangunannya teralokasikan anggaran Rp 292 juta. Setelah rampungnya, nantinya diharapkan masyarakat jadi lebih mudah untuk datang atau menuju tempat sarkofagus. “Kami berharap jalan ini memberikan manfaat dan kemudahan untuk masyarakat,” tandasnya. (ad783)
Bali Post/ist
SARKOFAGUS - Sarkofagus di Dusun Bajing, Desa Tegak Kecamatan Klungkung yang sudah masuk sebagai benda cagar budaya. Mendukung ini, pemkab membangun jalan setapak. Peletakan batu pertamanya dilakukan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kamis (12/10) kemarin.
Pengungsi Kehilangan Pekerjaan
Beban Hidup Meningkat, Tidur Tak Pernah Lelap
RIBUAN warga Karangasem yang bermukim di sekitar Gunung Agung telah belasan hari mengungsi di GOR Swecapura, Klungkung. Keluh-kesah semakin bermunculan. Di tengah kehilangan pekerjaan, pemenuhan kebutuhan untuk keluarga tetap mengalir. Hidupnya terasa semakin berat. Hal ini membuatnya tak pernah tertidur lelap.
Bali Post/sos
PENGUNGSI - Pengungsi di GOR Swecapura. Beban hidupnya semakin meningkat membuatnya tak pernah tidur lelap.
Suasana di GOR yang berlokasi di Desa Gelgel, Rabu (11/10) malam nampak berbeda. Tenda pengungsian yang sebelumnya setengah terbuka, mulai ditutup. Pengungsi yang sebelumnya menghabiskan waktu bercengkrama dengan yang lain di luar, satu per satu masuk. Ada yang mempersiapkan tempat istirahat, merapikan barang-barang yang mengganjal. Ada pula yang mulai merebahkan badan, sembari melihat atap tenda yang berkilau dengan sentuhan cahaya lampu. Di beberapa sudut, terdengar tangisan bayi. Merindukan dekapan sang ibu sebelum tidur. Seiring larut malam, lampu yang sebelumnya menyala
terang, satu per satu padam. Suasana lapangan yang sempat terang, berubah menjadi gelap. Secerca cahaya hanya ada di beberapa titik. Seakan mengikuti redupnya kehidupan para pengungsi. Tak ada lagi suara ramai layaknya siang hari. Tak ada lagi anak-anak berlarian, memperlihatkan wajah riang. Menginjak pukul 22.00 Wita, di sisi utara masih ada pengungsi yang sedang duduk di teras bangunan yang menjadi tempat beristirahat. Wajahnya nampak murung, matanya sayu menatap ke selatan. Dia adalah Made Raka (35), warga Desa Duda, Kecamatan Selat. Saat dihampiri, kesan ramah masih diperlihatkan. Bertanya layaknya sudah kenal lama.
Tak ada batasan. Ia pun tak sungkan menceritakan apa yang kini dirasakan. Hidupnya terasa semakin berat. Uang yang dibawa dari kampung halamannya 23 September lalu, sudah menipis. Pekerjaannya sebagai tukang pecah batu dengan upah Rp 130 ribu per hari tak lagi dilakoni. Di sisi lain, anaknya, Kadek Nawiarta (10) dan Nyoman Santika Sari (5) sering merengek-rengek ingin berbelanja. “Di sini memang dapat makan. Tapi anak-anak kan tidak tahu seperti apa harusnya di pengungsian. Masih tetap seperti di rumah. Pengeluaran lain juga tetap ada. Satu sisi tak bekerja lagi. Di mana dapat uang,” keluhnya. Di tengah hidup yang semakin kelam, istrinya pun mencoba mengais rezeki dengan membuat anyaman ata yang telah digeluti sejak masih tinggal di rumah. Aktivitas ini berlangsung sejak pagi hingga petang. Namun, apa yang dilakukan itu, tak mampu
memberi perubahan besar. Keuntungan yang dinikmati masih sangat kecil. Namun, itu tetap disyukuri. “Itu (anyaman ata - red) diambil pengepul. Untungnya tak seberapa. Bahan juga harganya mahal,” ucap pria berperawakan sedang ini. Hidup yang demikian juga dirasakan pengungsi I Wayan Sumantra. Ia yang sebelumnya berprofesi sebagai tukang ukir batu merasa beban hidupnya semakin besar. Membuatnya tak pernah tidur lelap. “Kalau seperti ini, tidur tak pernah enak. Memikirkan beban hidup,” tuturnya. Di tengah situasi seperti ini, anak dan keluarganya juga ada yang jatuh sakit. Meski hanya sebatas demam, pikirannya dibuat kalut. Ia bingung akan langkah yang diambil. Kini yang bisa dilakukan hanya berdoa. Mengharapkan hidupnya bisa kembali seperti dulu. “Semoga tak lama seperti ini,” harapnya. Malam itu, di salah satu tenda juga terlihat pengungsi
yang tengah sibuk. Menulisi kertas beralaskan meja di bawah sinar lampu yang sangat terang. Namanya, I Komang Linggih Astawa. Seorang Klian Dusun Pendem, Desa Muncan. “Ini sedang membuat kartu pengungsi. Kebetulan saya juga jadi kadus, tapi ikut mengungsi,” katanya. Dihadapkan dengan situasi seperti saat ini, pikirannya terbagi dua. Antara resah memikirkan keluarga di pengungsian dan tanggung jawab sebagai orang nomor satu di dusun. “Ya... antara resah dan tanggung jawab. Mengungsi dan tetap melayani nasyarakat,” terangnya. Kesibukannya itu juga harus membuatnya sering meninggalkan pengungsian untuk kembali ke desa mengurus administrasi. Membagikan kartu kepada warganya yang tersebar di sejumlah desa. Tak hanya di Klungkung, namun juga Bangli dan Buleleng. “Sering bolakbalik. Minggu ini harus sudah selesai,” pungkasnya. (sos)
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
BULELENG
11
Bali Post/kmb38
BAJAK - Anggota TNI dari satuan Kodim 1609 Buleleng membantu membajak sawah di Subak Joanyar, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kamis (12/10) kemarin.
Babinsa Bantu Bajak Sawah
Singaraja (Bali Post) – Selain disibukkan dengan tugas di lokasi TMMD di Dusun Yeh Selem, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt, jajaran TNI di Buleleng gencar turun membantu petani dalam mengolah lahan pertanian mereka. Tugas ini untuk mendukung Program Swasembada Pangan yang telah menjadi program Presiden RI Joko Widodo. Selain itu, dengan pola ini jajaran TNI memanfaatkan kesempatan untuk mendekatkan diri di tengah masyarakat. Bantuan TNI dalam mendukung program Swasembada Pangan dilakukan oleh Babinsa Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Serda Nyoman Arsana. Serda Arsana membantu petani di Subak Joanyar, Kamis (12/10) kemarin. Saat melaksanakan tugasnya, hampir tidak ada sekat antara TNI dengan petani. Petani dan anggota TNI kompak dan bahu-membahu membajak sawah yang segera akan ditanami benih padi. Serda Arsana seizin Dandim 1609 Buleleng Letkol Inf. Slamet Winarto mengatakan, Swasembada Pangan sasarannya adalah menyiapkan kebutuhan pangan secara mandiri untuk masyarakat. Sikap mandiri ini diperlukan oleh warga dengan kemampuan yang dimilki dan pengetauhan serta menjalankan kegiatan ekonomi tersebut terutama di bidang pangan. “Sangat berlimpah dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang seharusnya dapat menampung semua kebutuhan pangan masyarakat dan kita berkomitmen untuk membantu petani mengolah lahan pertanian itu,” katanya. Menurut Serda Arsana, bantuan untuk mengolah lahan pertanian menjadi tugas dan kewajiban anggota prajurit TNI. Tidak saja untuk membantu dengan sumbangan tenaga, tetapi sikap ini menunjukkan bahwa TNI bersma rakyat, ikut menyukseskan Program Swasembada Pangan. (kmb38)
Ni Made Rousmini
Bali Post/ kmb38
Bali Post/kmb38
Sapi Gerumbungan - Kelompok ternak sapi di Buleleng berupaya menjaga dan melestarikan warisan tradisi Sapi Gerumbungan. Selain aktif mengikuti pertunjukan, peternak Sapi Gerumbungan di Buleleng juga rutin melakukan latihan. Misalnya kelompok Sapi Gerumbungan di Desa Panji, Kecamatan Sukasada. Setiap minggu mereka melatih sapinya agar menjadi pasang Sapi Gerumbungan yang layak tampil.
Buleleng Dapat Jatah Enam Ribu Keping E-KTP
Singaraja (Bali Post) – Cukup lama kehabisan stok keping atau material KTP elektroik atau sering disebut dengan e-KTP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Buleleng akhirnya mendapatkan jatah material e-KTP dari pemerintah pusat. Jumlah yang diterima sebanyak enam ribu keping e-KTP. Dari jumlah itu, Disdukcapil memanfaatkan untuk pencetakan e-KTP untuk warga yang sudah melakukan perekaman sebelumnya. Selain itu, juga untuk kalangan siswa SMA dan SMK di Buleleng. Kepala Disdukcapil Putu Ayu Reika Nurhaeni, Kamis (12/10) kemarin mengatakan, jatah keping e-KTP sebanyak empat ribu langsung diambil ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta beberapa waktu lalu. Sedangkan dua ribu keping e-KTP diterima setelah Pemerintah Provinsi Bali mendistribusikan jatah keping e-KTP untuk Buleleng. Atas penerimaan itu, Disdukcapil akan mencetak eKTP pada pos pelayanan di Kecamatan Gerokgak, Busungbiu, Seririt, Buleleng, dan Kecamatan Kubutambahan. Warga di Kecamatan Banjar dipersilakan melakukan perekaman dan mencetak e-KTP di Kecamatan Seririt. Demikian pula warga di Kecamatan Sukasada bisa menc-
etak KTP elektroniknya di Kecamatan Buleleng. Sedangkn warga Kecamatan Sawan dan Kecamatan Tejakula diinstruksikan mencetak eKTP di Kecamatan Kubutambahan. “Kita sudah terima keping e-KTP dan semua warga di Buleleng yang sudah perekaman atau belum bisa mencetak KTP di kecamatan yang sudah mendapat distribusi keping KTP elektronik,” katanya. Mantan Camat Banjar ini menambahkan, selain sibuk mencetak KTP untuk penduduk yang sudah berumur 17 tahun, Disdukcapil belakangan ini gencar melakukan pelayanan jemput bola menyasar siswa SMA dan SMK. Alasan, karena siswa pada jenjang ini masuk kategori pemilih pemula menjelang
Baperjakat Tunjuk Dua Pelaksana Tugas Singaraja (Bali Post) – Pascapelantikan dua jabatan eselon II hasil lelang jabatan beberapa waktu lalu, Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) telah menunjuk dua orang Pejabat Pelaksana Tugas (Plt). Dua Plt. ini ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Buleleng untuk mengisi jabatan Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) dan Kabag Perawatan dan Perlengkapan (Perwat) Setda Buleleng. Jabatan Kabag Ekbang sebelumnya dijabat Putu Arthawan dan Kabag Perwat sebelumnya dijabat oleh Gede Sugiarta Widiada. Arthawan dan Sugiarta dilantik menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan. Setelah dilantik, dua jabatan itu lowong dan sekarang telah diisi oleh pelaksana tugas. Plt Kabag Ekbang ditunjuk Kadek Agus Hartika. Sedangkan, Plt. Kabag Perwat dipercayakan kepada I Gede Wirata. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng Ni Made Rousmini, Kamis (12/10) kemarin mangatakan, sesuai kajian dan petunjuk pimpinan, Plt. ini untuk sementara diberikan tugas tambahan di samping tugas utama. Kebijakan menunjuk Plt. itu karena masih menunggu waktu sampai Bupati Putu Agus Suradnyana dan Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, diizinkan untuk melakukan mutasi pascapelantikan beberapa bulan yang lalu. “Setelah Baperjakat melakukan kajian dan atas petunjuk pimpinan, untuk sementara ditugaskan Plt. sampai nanti ada mutasi kembali baru akan diisi pejabat definitif,” jelasnya. Selain dua Plt. itu, lanjut Rousmini, bupati juga kembali menunjuk Plt. Kepala Dinas Perumahan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta). Plt yang ditunjuk adalah Ni Komang Surattini yang sejak OPD ini dibentuk dia ditugaskan sebagai Plt. Jabatan Kadis Perkimta sendiri sebenarnya sudah dipilih oleh bupati sesuai hasil lelang jabatan terdahulu. Pemenang lelang itu pun tidak lain adalah dia sendiri. Namun karena masa jabatan eselon III belum genap dua tahun, sehingga pelantikan itu ditunda hingga 2019 mendatang. “Perkimta juga kembali ditunjuk Plt-nya karena pejabat yang sudah dipilih dan menang lelang belum dilantik karena masa jabatan eselon III masih kurang dan menunggu sampai genap dua tahun. Baru dilantik menjadi pejabat definitif,” jelasnya. (kmb38)
perhelatan pemilihan gubernur, wakil gubernur, pemilihan legislatif, dan pemilihan presiden dan wakilnya. Saat ini, Disdukcapil telah melakukan perekaman dan menerbitkan langsung KTP untuk siswa SMA dan SMK. Tidak saja siswa yang beralamat di Buleleng, siswa SMA dan SMK dari luar Buleleng yang berdomisili di Buleleng juga ikut disasar dalam penerbitan e-KTP ini. “Untuk pemilih pemula, kami sudah buka layanan ke sekolah dan setelah jadi kita bagikan KTP-nya. Untuk siswa yang berdomisili di Buleleng juga kami sasar dan ini ada di beberapa sekolah dan salah satunya di SMA Bali Mandara (Smanbara) di Kecamatan Kubutambahan,” jelasnya. (kmb38)
Ni Putu Ayu Reike Nurhaeni
Bali Post/kmb38
Dugaan Keracunan Nasi Bungkus
Dua Pelajar Masih Dirawat di RSUD Buleleng
dr. Gede Wiartana, M.Kes.
Bali Post/ kmb38
Singaraja (Bali Post) – Dua siswa SDN 5 Panji, Kecamatan Sukasada, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Buleleng. Kedua pelajar itu menjalani opname sejak Rabu (11/10) lalu untuk memulihkan kondisi kesehatan tubuh pascamengalami keracunan nasi bungkus. Data yang dikumpulkan di RSUD Buleleng, Kamis (12/10) kemarin, dua siswa yang menjalani opname adalah Putu Restu Sintia dan Nyoman Suriani. Direktur Utama (Dirut) RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes. mengatakan, pascapuluhan siswa SDN 5 Panji dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), dua siswa ini kondisinya belum pulih dari pengaruh nasi bungkus yang
dibeli di kantin sekolah. Kedua siswa tersebut untuk sementara masih menjalani perawatan medis. Setelah diopname, keluhan seperti gangguan keracunan makanan sudah hilang. Hanya, dokter menganjurkan keduanya tetap dirawat untuk memantau perkembangan kondisinya. “Restu dirawat di Ruang Sakura dan Suriani di ruang transit. Keduanya tidak lagi muntah dan mual-mual seperti saat kejadian itu. Untuk memulihkan kondisinya, anak ini masih perlu dirawat hingga kondisi tubuhnya betul-betul normal,” katanya. Putu Restu Sintia yang ditemui di rumah sakit menuturkan, kondisinya saat ini sudah membaik. Dia tidak lagi merasa
mual. Rasa pusing di kapala tidak lagi dirasakan. Kondisi itu berbeda saat kejadian, yakni setelah makan nasi bungkus dan minuman dingin dirinya mual hingga kepalanya pusing. “Sekarang, sudah baikan dan tidak lagi mual seperti kemarin. Waktu itu tidak tahu kalau setelah makan nasi dan minum es langsung mau muntah dan pusing-pusing,” tuturnya. Sebelumnya, puluhan siswa dari kelas I hingga kelas IV SDN 5 Panji, Kecamatan Sukasada mengalami keracunan setelah menyantap nasi bungkus yang dijual di kantin sekolah pada Rabu (11/10) lalu. Mereka kemudian dilarikan ke RS untuk mendapatkan penanganan secara medis. (kmb38)
JEMBRANA
12
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Bupati Artha Terima Piagam WTP SEJAK tahun 2014 Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara berturut-turut diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana. Teranyar, WTP dari audit BPK RI tahun 2017, diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pembendaharaan Provinsi Bali Dedi Soepandi kepada Bupati Jembrana I Putu Artha bertempat di Ruang VIP Pemkab Jembrana, Rabu (11/10).
Di sela-sela penyerahan itu, Kakanwil Ditjen Pembendaharaan Provinsi Bali Dedi Soepandi mengaku kalau WTP yang diraih Pemkab Jembrana merupakan hasil audit BPK RI tahun 2017. “Pemerintah melalui Menteri Keuangan tentu sangat menghargai kerja keras Pemkab Jembrana, khususnya dalam tata kelola keuangan daerah. Dengan sistem akrual yang diterapkan ternyata Pemkab
Bali Post/ist
PIAGAM WTP – Bupati Jembrana I Putu Artha menerima piagam WTP. Raihan opini WTP dari BPK RI ini diterima Pemkab Jembrana secara berturut-turut sejak tahun 2014 lalu.
Jembrana mampu melakukannya. Ini patut diapresiasi oleh pemkab lainnya di Indonesia,“ ujarnya. Dedi Soepandi yang didampingi Kepala KPPN Singaraja Slamet Mulyono berharap WTP yang telah diraih Pemkab Jembrana dapat dipertahankan, “Tiga kali berturut-turut meraih predikat WTP tentu tidak gampang. Untuk itu pertahankanlah penghargaan itu dengan kerja keras dan jalinan kerja sama agar tetap terpelihara dengan baik,“ harapnya. Sementara itu, Bupati Artha mengatakan meraih WTP tentu dilakukan dengan usaha dan kerja keras dari semua jajaran pemerintahan di Kabupaten Jembrana. “Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras OPD dan jajaran Pemkab Jembrana. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih,” kata Artha. “Ke depan bimbingan dan petunjuk melalui sosialisasi terutama kepada semua OPD agar bisa lebih diintensifkan. Selain itu, kepada Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara Singaraja, kami juga merasa bangga atas suport yang diberikan selama ini,” pungkasnya. (ad785)
Canangkan KKG PKK KB Kes dan BBGRM
Ari Sugianti Artha Ingatkan Pentingnya IVA PENCANANGAN Kegiatan Kesatuan Gerak (KKG) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Keluarga Berencana (KB) Kesehatan (Kes) dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dilaksanakan di Desa Candikusuma, Kamis (12/10) kemarin. Pencanangan KKG KB Kes dan BBGRM tersebut dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jembrana Ny. Ari Sugianti Artha dengan penyerahan bibit simbolis, bantuan dan pemberian makanan tambahan kepada balita. Dalam sambutannya, Ari Sugianti Artha mengatakan KKG PKK KB Kes dan BBGRM pada bidang kesehatan diarahkan pada upaya deteksi dini penyakit kanker servik melalui pemeriksaan papsmear dan IVA. “Mohon kepada ibu-ibu sebagai pendamping dalam keluarga agar memperhatikan kesehatan diri dan keluarga. Jangan lupa untuk mengikuti tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) gratis di setiap puskesmas rawat inap setiap Kamis. Tinggal datang membawa KTP untuk kesehatan ibu-ibu,” kata Ari Sugianti. Selain itu, kegiatan lain yang dilakukan dengan melibatkan partisipasi masyarakat yaitu pencegahan penyakit demam berdarah, malaria, TBC,
Bali Post/olo
TOKO MODERN - Salah satu toko mulai beroperasi dan menambah jumlah toko modern di wilayah Gilimanuk.
Pasar Umum Gilimanuk ”Dikepung” Toko Modern
Negara (Bali Post) – Upaya pembatasan toko modern untuk melindungi pasar tradisional ternyata tak berlaku di Kelurahan Gilimanuk. Buktinya, sejumlah toko modern dibangun di atas tanah negara ini. Tercatat lebih dari tiga toko modern beroperasi di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk. Di antara toko tersebut, ternyata ada yang belum mengantongi izin. Kendati serbuan toko modern ini diimbangi dengan revitalisasi pasar tradisional yang sedang dilakukan saat ini, namun jumlahnya kalah banyak. Kini Pasar Umum Gilimanuk seperti “dikepung” toko modern yang banyak berdiri di wilayah ujung barat Pulau Bali ini. Padahal dalam Perda Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Toko Modern masih berlaku. Teranyar, satu toko modern mulai beroperasi di dekat Pasar Umum Gilimanuk. Pihak kelurahan setempat
dan rabies serta penyakit menular yang disebabkan oleh perilaku manusia seperti HIV/ AIDS. Peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat pemanfaatan halaman pekarangan, pemanfaatan toga, merupakan upaya untuk memberdayakan masyarakat agar sadar, mau dan mampu memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Mencegah risiko terjadinya penyakit dan melindungi diri dari ancaman penyakit serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. “Saya berharap melalui pencanangan Kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan
dan BBGRM diharapkan dapat memberikan imbas yang positif bagi derajat kesehatan masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Jembrana,” ujar Ari. Pada pencanangan KKG PKK KB Kes dan BBGRM diserahkan secara simbolis bibit kelapa gajah dan jambu Jamaica untuk Desa Candikusuma, Tegal Badeng Timur, Yeh Kuning, Pergung, Pulukan yang keseluruhan berjumlah 500 bibit. Selain itu diserahkan juga bantuan pemberian makanan tambahan untuk balita 155 paket dan lansia sebanyak 25 paket. (ad776)
proses,” tandasnya. Walaupun belum berizin, toko tersebut sudah mulai beroperasi. Kepala Satpol PP Jembrana I Gusti Ngurah Rai Budhi saat dikonfirmasi, Kamis (12/10) kemarin, mengatakan belum menerima laporan dari kelurahan tersebut. Namun, jajarannya akan melakukan pengecekan lebih lanjut. Sementara itu perda yang masih berlaku ini sejatinya bertujuan untuk memberdayakan keberadaan pasar tradisional sekaligus menata toko modern. Keberadaan pasar tradisional perlu dilindungi meng-
Terkesan Hanya Menambal
Bali Post/ist
SERAHKAN BIBIT - Ny. Ari Sugianti Artha (kanan) menyerahkan bibit secara simbolis saat pencanangan KKG di Candikusuma, Kamis (12/10) kemarin.
mengaku sudah mendatangi dan mengecek perizinan toko modern ini. Namun, pihak pengelola belum dapat menunjukkan. Lurah Gilimanuk Gede Ngurah Widiada saat dikonfirmasi mengatakan kelurahan tidak mengetahui terkait izin toko tersebut. Namun, pihaknya sudah melakukan pengecekan belum lama ini dan menurut pengelola izinnya masih dalam proses pengurusan. “Kami sudah mengecek dan telah melaporkan hal ini ke Satpol PP dan pihak terkait. Ketika kami cek, katanya sedang (izin)
ingat keunikannya dengan berbagai keunggulan alamiah yang tidak dimiliki secara langsung oleh pasar modern. Namun, keberadaan pasar modern tetap diperlukan dengan sejumlah keunggulannya membantu menyediakan barang kebutuhan yang tidak tersedia di pasar tradisional. Tetapi keberadaannya tetap harus ditata serta jumlahnya dibatasi agar tidak mematikan pasar tradisional. Misalnya, jarak antara pasar tradisional dan toko modern yang mesti diatur agar tidak terlalu dekat guna menghindari persaingan usaha yang terlalu frontal dengan pasar tradisional. Jarak pasar modern sekurang-kurangnya satu kilometer dari lokasi pasar tradisional yang sudah ada. (kmb26)
Warga Pertanyakan Proyek Trotoar di Jalan Sudirman Negara (Bali Post) – Pengerjaan proyek trotoar lanjutan di Jalan Sudirman, Negara, kini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, pada pengerjaan proyek sebelumnya disertai dengan penggalian dan pemasangan drainase berbahan beton precast atau pracetak. Namun, proyek lanjutan ini tidak dikerjakan seperti sebelumnya. Masyarakat pun menilai pengerjaan proyek ini terkesan hanya menambal. Selain itu pengerjaan proyek ini juga sering dikeluhkan pengguna jalan lantaran materialnya ditaruh di pinggir jalan, sehingga sedikit masuk ke badan jalan. Apalagi di jalur tersebut rawan kecelakaan lalu lintas. Akhir pekan lalu, sejumlah kecelakaan terjadi di jalan tersebut, bahkan hingga menelan korban jiwa. Salah seorang warga, Wisnu, mempertanyakan kualitas trotoar tersebut bila hanya menambal. Sebab, pengerjaannya ternyata
tidak sama dengan yang sebelumnya. Sedangkan di sepanjang jalan ini terkesan hanya menempel saja trotoar. Malah sampai membongkar pinggiran aspal. Tidak ada penggalian seperti pengerjaan sebelumnya, terutama di depan Pura Jagatnata. “Material juga masuk ke jalan, sudah pernah kecelakaan di sini,” kata warga yang sering melintasi jalan itu. Di sisi lain, Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Widnyana saat dikonfirmasi, Kamis (12/10) kemarin, mengatakan pengerjaan sudah sesuai rencana. Pengerjaan lanjutan trotoar di sepanjang jalan tersebut tidak ada galian untuk precast. Tidak seperti proyek sebelumnya atau yang di seberang. Sebab, saluran air tidak ada, sehingga hanya menempel untuk trotoar. Sejatinya, dinas sudah melakukan sosialisasi dan mengundang warga, tetapi
yang hadir saat itu hanya sedikit. “Karena yang datang sedikit, saya minta ke perangkat desa untuk menginformasikan ke warga door to door,” terangnya. Untuk itu, pihaknya memaklumi
ketika ada warga yang mempertanyakan hal tersebut. Dalam sosialisasi tersebut sudah dijelaskan terkait pembuatan trotoar ini tidak semuanya merupakan saluran air. (kmb26)
Bali Post/olo
PROYEK - Proyek trotoar yang dipertanyakan lantaran terkesan hanya menambal. Proyek sebelumnya hingga menggali tanah untuk drainase.
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
KARANGASEM
13
Bali Post/kmb41
BUAT KEPE - Pengungsi di Banjar Rendang saat membuat kepe untuk dijual sebagai bekal mengungsi.
Isi Waktu Luang di Pengungsian
Warga Selat Bikin ’’Kepe’’ untuk Dijual SEJUMLAH pengungsi dari Banjar Taman Darma, Desa Selat, Karangsem yang mengungsi di Banjar Rendang, Karangasem melakukan aktivitas untuk menunjang hidupnya. Mereka membuat kepe untuk dijual. Aktivitas itu dilakukan guna menghilangkan kejenuhan selama berada di pengungsian. Hasil penjualan kepe itulah nantinya dipakai bekal mengungsi. Pengungsi asal Selat, Ni Putu Wiratni (43), mengungkapkan dirinya bersama pengungsi dari banjar yang sama sudah berada di pengungsian selama tiga pekan ini. Kata dia, selama itu pula, dirinya dan warga lainnya membuat kepe. Material bambu yang digunakan itu diambil ke rumahnya di Banjar Taman Darma. Sebelumnya memang sudah disiapkan bambu yang dipakai membuat kepe tersebut. “Bahan bambu saya ambil ke rumah. Kemudian setelah di pengungsian inilah, saya buat kepe-nya. Sesungguhnya ini merupakan pekerjaan pokok sebagai mata pencaharian di kampung dalam upaya menopang hidup kami sehari-hari,” ungkap Wiratni. Dalam sehari, kata Wiratni, dirinya hanya bisa membuat satu sampai dua kepe. Sebab, ada kegiatan lain yakni harus mengurus buah hatinya yang masih kecil. Karena itu, ia tidak bisa maksimal membuat banyak kepe seperti warga lainnya. Sedangkan kepe yang sudah jadi bakal dijual ke Bangli. “Pembeli dari Bangli yang mengambil ke sini (pengungsian - red). Harga satu kepe berbeda. Kalau ukuran besar Rp 7 ribu. Sedangkan yang kecil Rp 5 ribu. Hasil dari penjualan kepe itu, saya pakai bekal mengungsi,” katanya. Hal senada disampaikan pengungsi lain, I Dewa Made Musna. Ia mengatakan sehari hanya mampu membuat sekitar lima kepe. Namun ketika dikerjakan berdua bersama istrinya bisa membuat sekitar 10 kepe siap dijual. Disinggung bantuan logistik, kata Made Musna, dirinya sudah menerima selama berada di pengungsian. Seperti bantuan beras, mi instan, air meneral dan yang lainnya. (nan)
Wisata ’’Rafting’’ Turun 50 Persen
Amlapura (Bali Post) Sejak Gunung Agung berstatus awas, 22 September lalu, sangat signifikan berpengaruh pada kunjungan wisatawan ke tempat-tempat wisata yang ada di Karangasem. Salah satunya objek wisata rafting di Bali Mitra Wahana (BMW) di Desa Rendang. Bahkan, kunjungan wisatawan turun hingga 50 persen dari sebelumnya. Owner BMW I Made Agus Kertiana, Kamis (12/10) kemarin, mengungkapkan sejak Gunung Agung naik ke awas kunjungan wisatawan yang hendak berwisata arum jeram menurun sangat berarti. Bahkan, anjlok hingga 50 persen dari sebelumnya. Kata dia, agar tamu tidak merasa waswas, pihaknya telah meyakinkan agen kalau lokasi rafting ini masih berada pada posisi aman. Artinya, lokasi rafting itu tidak masuk zona merah. “Kalau sebelumnya dalam sehari tamu berwisata rafting mencapai ratusan. Tapi sejak Gunung Agung awas, kunjungan yang datang hanya puluhan. Bahkan saat tutup banyak tamu yang hendak datang ke sini saya cancel,” ungkapnya. Dari 22 September hingga 2 Oktober, usahanya memang sempat tutup. Penutupan itu disebabkan semua karyawan panik. Mereka ikut mengungsi atas isu Gunung Agung akan meletus. Namun, sejak kondisi mulai membaik, akhirnya pihaknya kembali membuka usahanya itu. Alasannya tetap dibuka karena lokasi rafting yang sudah dirintisnya sejak enam tahun lalu itu tidak masuk zona merah. Selain itu, juga supaya operasional dan gaji karyawan bisa tetap jalan. Karena pihaknya tidak ingin di lokasi yang masih aman ini malah usahanya tutup. Dengan keyakinan itu, saya tetap ingin membuka usaha ini. Bahkan, pihaknya sudah langsung berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi untuk meminta petunjuk. Dan karena tidak masuk zona merah, dari dinas hanya meminta supaya meningkatkan kewaspadaan terhadap pengunjung yang datang. “Masalahnya ini menyangkut banyak perut. Pada situasi seperti ini, saya tidak memikirkan untung. Terpenting saya bisa bayar gaji 201 karyawan yang bekerja di sini. Kita memang sudah meningkatkan kewaspadaan dari sebelumnya,” terangnya sembari menyatakan wisatawan yang dominan berkunjung dari Tiongkok dan Arab. Sedangkan wisdom hanya beberapa. Wisatawan asing yang hendak berwisata rafting asal Spanyol, Ana, mengaku ia berada di Bali sudah sejak enam hari lalu. Sebelum berwisata rafting ke BMW Rendang ini, kata Ana, sudah sempat mengelilingi sejumlah objek wisata di selatan. Kalau dirinya juga memang sudah mengetahui Gunung Agung berstatus awas. Meski begitu, Ana tidak merasakan takut sama sekali. Karena sejauh ini dilihat masih aman dan belum terjadi apa-apa. “Saya tidak takut. Di sekitarnya masih aman. Saya senang berwisata tantangan seperti rafting ini. Dan saya bahagia bisa mengunjungi Bali,” ucap Ana (kmb41)
Bali Post/kmb41
ALAT SEISMOGRAF - PVMBG berencana kembali bakal menambah alat seismograf yang memiliki jangkauan lebih luas untuk memantau Gunung Agung dari jarak di luar 12 kilometer.
Antisipasi Kerusakan Alat jika Erupsi
PVMBG Tambah Seismograf
Amlapura (Bali Post) -
Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) berencana kembali menambah alat seismograf. Pemasangan alat tambahan itu dipercaya memiliki jangkauan lebih luas guna mengantisipasi hal terburuk terhadap alat-alat yang dipasang di lerang Gunung Agung itu rusak bila benar-benar terjadi erupsi. Kepala Sub-Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Devy Kamil Syahbana, Kamis (12/10) kemarin menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah banyak memasang alat di lereng Gunung Agung. Semua alat itu untuk memantau aktivitas gunung tertinggi di Bali itu. Di antaranya seismograf, tilmeter, CCTV, satelit, dan GVS. Meski begitu, pihaknya tetap menambah alat seismograf mengantisipasi hal yang
tidak diingingkan. “Ya, kita memang berencana kembali memasang alat seismograf. Di mana seismograf yang dipasang saat ini spesifikasinya lebih besar. Perlunya seismograf itu dipasang, agar aktivitas Gunung Agung bisa diketahui dari jarak kejauhan di luar 12 kilometer. Nanti alat itu kemungkinan ditempatkan di zona aman,” ungkap Syahbana.
Rencana pemasangan alat tambahan seismograf itu, kata Syahbana, memiliki daya jangkau pemantauan lebih luas. Pemasangan itu untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal terburuk. Tambahan seismograf itu memang sangat penting ketika Gunung Agung benar-benar erupsi. Sebab, kalau terjadi letusan, pihaknya mengindikasikan kemungkinan bisa terjadi kerusakan pada alat
yang dipasang di lereng Gunung Agung itu. “Kita memang tidak bisa memastikan kapan erupsi itu akan terjadi dan seberapa besar letusannya. Misalnya terjadi hal yang tidak diinginkan, kita masih tetap bisa memonitor aktivitas Gunung Agung itu,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan, pihaknya juga masih memiliki alat yang belum dipasang yakni infrasonik. Kata dia, alat itu baru akan digunakan ketika dalam keadaan darurat. Artinya, alat yang dipasang semuanya rusak baru akan memakai alat ini. “Kalau semua alat itu rusak pas gu-
nung meletus apa yang kita pakai memantau itu. Makanya kita siapkan alat ini. Sehingga tetap kita bisa pantau Gunung Agung,” jelas Syahbana Aktivitas kegempaan vulkanik sejauh ini masih cukup tinggi per 12 September. Terakhir kegempaan vulaknik mencapai 422 gempa. Karena dari level siaga dinaikkan ke awas gempa vulkanik tidak pernah kurang dari 600. Ini mengindikasikan aktivitas magmatik pergerakan magma menuju ke permukaan masih terus berlangsung. “Belum ada tanda-tanda gempa vulkanik menurun,” ujar Syahbana. (kmb41)
Masyarakat Diajak Waspadai Berita ’’Hoax’’
Amlapura (Bali Post) Gelombang pengungsian besar-besaran yang terjadi ketika pertama kali diterbitkanya status awas Gunung Agung, membuat tingkat kepanikan masyarakat sangat tinggi. Kepanikan itu muncul karena masyarakat
tidak mendapat informasi benar tentang kondisi Gunung Agung saat itu. Hingga akhirnya, masyarakat termakan berita-berita yang bersifat hoax. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengajak masyarakat Karangasem me-
waspadai berita yang bersifat bohong tersebut, dengan selalu berpijak pada petunjuk yang diberikan aparat berwenang. Seruan itu selalu disampaikan pihak Kemenkominfo yang sejak awal pekan kemarin menggelar sosialisasi.
Bali Post/kmb
ARAHAN KE PENGUNGSI - Kepala Pengendalian Post dan Informatika Kemenkominfo Selamatta Sembiring memberikan arahan kepada pengungsi di Pos Pengungsi Desa Tengangan, Pegringsingan.
Sosialisasi itu dikemas dalam bentuk pentas kesenian tradisional di sejumlah posko pengungsian di wilayah Karangasem. ‘’Fenomena gunung berapi yang naik aktivitasnya adalah fenomena alam biasa. Ikuti saja petunjuk Badan Geologi dan BNPB serta arahan dari pemerintah,’’ pinta Kepala Pengendalian Post dan Informatika Kemenkominfo Selamatta Sembiring saat mengadakan sosialisasi dan pentas hiburan di Posko Pengungsi Pasar Seni Manggis, Rabu (11/10) malam. Selamatta Sembiring berharap masyarakat tidak buru-buru mempercayai sebuah informasi yang tak jelas sumbernya. Apalagi kemudian, ikut menyebarkan informasi yang belum tentu unsur kebenaran itu. Dalam situasi siaga bencana seperti saat ini, kewaspadaan memang harus selalu dijaga. Alasannya tidak satu pun ahli yang bisa memastikan waktu gunung itu akan erupusi. Agar terhindar dari kepanikan, patuh dan taat terhadap arahan pemerintah atau aparat berwenang. Cara berpikir seperti itu merupakan hal yang paling baik. Selamatta Sembiring juga mengajak masyarakat Karang-
asem tetap menjaga semangat karena setiap bencana akan ada akhirnya. Bagi masyarakat pengungsi, menghilangkan kejenuhan bisa ditempuh dengan melakukan aktivitas produktif ataupun aktivitas lain sepanjang bersifat positif. ‘’Kalau biasanya di rumah bikin anyaman, lakukan itu di pengungsian,’’ serunya. Pesan-pesan serupa juga disampaikan para seniman yang didatangkan untuk mengibur pengungsi. Di Pasar Seni Manggis, Kemenkominfo menghadirkan Dadong Rerod Cs. Meski hidup dalam kondisi kurang nyaman, gurauan kocak personel grup lawak Bali itu mampu mengocok pengungsi di Pasar Seni Manggis yang jumlahnya mencapai 645 jiwa. Sebelumnya, Senin (9/10), Kemenkominfo menggelar acara serupa di Pos Pengungsian Desa Tenganan Pegringsingan, Manggis. Di sana, warga setempat dan masyarakat pengungsi dihibur grup lawak Rare Kuwal. Kamis (12/10) malam, giliran Pos Lapangan Ulakan, Manggis, yang dikunjungi. Di pos pengungsi yang dihuni sedikitnya 400 jiwa pengungsi itu ditampilkan Sekaa Arja Akah Canging. (kmb)
Siaga Gunung Agung Dialokasikan Rp 11,46 M Keluhan sejumlah perbekel di Karangasem soal utang logistik pengungsi yang diambilkan di toko-toko sembako tampaknya segera akan terselesaikan menyusul telah disepakatinya Kebijakan Umum Anggaran Perubahan-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (KUPA-PPASP) 2017 pada sidang paripurna Dewan, Rabu (11/10) malam. Dana untuk membayar uang talangan itu ditempatkan di pos Dinas Sosial Rp 425 juta dan bisa dicairkan mendahului penetapan APBD Perubahan 2017. Berapa dana dialokasikan untuk Siaga Gunung Agung itu? ANGGARAN untuk menutup uang talangan itu diambilkan dengan menggeser anggaran belanja tak terduga Rp 1,1 miliar dan sumbangan pihak ketiga Rp 200 juta. Untuk membayar utang talangan logistik, dana itu juga diarahkan mendukung kegiatan BPBD Rp 400 juta, Dinas Kesehatan Rp 325 juta dan RSUD Karangasem Rp 150 juta. ‘’Semuanya juga dimohonkan mendahului penetapan perubahan,’’ jelas anggota DPRD I Komang Sartika membacakan laporan Banggar Dewan atas pembahasan rancangan KUPA-PPASP 2017 tersebut. Secara umum dalam KUPA-PPASP 2017, Pemkab Karangasem mengalokasikan Rp 11,46 miliar untuk kegiatan menyangkut aktivitas vulkanik Gunung Agung. Tambahan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) dari Pemprov Bali yang semula direncakan mendanai kegiatan
fisik di Dinas PUPR dan Pariwisata, digeser ke Dinas Perkim untuk tambahan operasional dan pengadaan sarana kebersihan. Tambahan PHR Badung Rp 2,36 miliar yang belum masuk dalam rancangan KUPA-PPASP diarahkan mendanai kegiatan penanggulangan bencana di BPBD. Selanjutnya, tambahan PHR Badung Rp 2,5 miliar yang belum termuat dalam rancangan KUPA-PPASP, diarahkan mendanai kegiatan di empat OPD yakni Dinas Pariwisata Rp 200 juta, Kebudayaan Rp 485 juta, Lingkungan Hidup Rp 625 juta dan Perkim Rp 1,19 miliar. Tambahan PHR Kota Denpasar Rp 3,8 miliar yang juga belum termuat KUPA-PPASP, diarahkan untuk kegiatan mitigasi bencana di lima OPD yakni BPBD Rp 100 juta, PUPR Rp 150 juta, Kesehatan Rp 230 juta, Kebudayaan Rp 300 juta dan Dinas Sosial Rp
3,02 miliar. Alokasi anggaran ke Dinas Sosial dipergunakan untuk mem-back up pemenuhan logistik di Posko Induk Tanah Ampo jika stok logistik di sana habis. Di antaranya pengadaan beras, minyak goreng, kopi gula, air mineral dalam kemasan termasuk kebutuhan bumbu, telur, dan sayur-mayur. Selain itu, Pemkab Karangasem juga merasionalisasi beberapa sumber pengeluaran belanja di beberapa OPD yang besarnya Rp 1,5 miliar. Dana tersebut rencananya untuk program kegiatan perencanaan pada Disdikpora Rp 250 juta dan Dinas PUPR Rp 1,25 miliar, untuk proyek fisik yang didanai DAK tahun 2018 nanti. Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, Kamis (12/10) kemarin, berharap keputusan menyangkut KUPA-PPAS agar segara ditindaklanjuti eksekutif dalam bentuk RAPBD Perubahan. Percepatan pembahasan APBD Perubahan, kata Sumardi, sangat urgen mengakomodir kebutuhan di tengah ancaman erupsi Gunung Agung. ‘’Pada tahap pembahasan APBD Perubahan dapat dilakukan penyesuaian pendapatan, belanja dan pembiayaan bila ada pendapatan baru,’’ ungkapnya. Bupati IGA Mas Sumatri mengatakan saat ini alokasi anggaran diprioritaskan untuk kegiatan penanggulangan bencana, kesehatan, sosial dan kegiatan-kegiatan
yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Selain itu, juga untuk kegiatan pengamanan seperti Satpol PP, Infokom dan Kehumasan, PUPR, Perkim dan PUPR. Untuk rasionalisasi, di antaranya
dilakukan terhadap proyek-proyek fisik yang tidak bersifat urgen. ‘’Logistik dan kesehatan paling penting. Kalau masyarakat pengungsi tidak sehat kan repot,’’ ujarnya. (kmb)
Bali Post/kmb
SIDANG PARIPURNA - Digelar Sidang paripurna soal KUPA-PPASP di DPRD Karangasem.
TABANAN
14
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Bali Post/kmb24
DIRAWAT - Pasien yang dirawat di RS Nyitdah.
Akhir Tahun, Dibuka Layanan Poliklinik RS Nyitdah
Tabanan (Bali Post) Sejak dibuka untuk layanan kesehatan, RS Nyitdah baru bisa melayani pasien IRD maupun pasien rawat inap yang merupakan limpahan pasien dari BRSU Tabanan. Saat ini RS Nyitdah sedang berusaha melengkapi fasilitas maupun SDM untuk layanan poliklinik. Rencananya akhir tahun 2017 ini layanan poliklinik sudah bisa dibuka dan menerima pasien. Direktur RS Nyitdah dr. Nyoman Wisnu Berata, Kamis (12/10) kemarin, mengatakan pihaknya saat ini sedang mempersiapkan layanan poliklinik, seperti poliklinik penyakit dalam, anak dan gigi. ’’Sejauh ini RS Nyitdah juga sedang dilengkapi laboratorium dan rontgen. Semoga akhir tahun ini tiga layanan poliklinik itu sudah bisa dibuka,’’ ujarnya. Terkait pelayanan rawat inap, saat ini RS Nyitdah sudah merawat pasien dari BRSUD Tabanan. Makanisme pasien bisa dirawat di RS Nyitdah adalah pasien yang sudah mendapatkan rekomendasi dari BRSU Tabanan dan tidak memerlukan perawatan serius. Antara lain pasien dengan penyakit sesak nafas, panas, gangguan pencernaan atau demam berdarah. Pasien dirawat di RS Nyitdah adalah untuk mengatasi dan mengurai antrean tempat tidur yang kerap terjadi di BRSU Tabanan. RS Nyitdah saat ini dalam persiapan pembangunan gedung. Rencananya setelah dibangun secara bertahap, pelayanan dari BRSU Tabanan itu dipindahkan ke rumah sakit yang berlokasi di Kediri ini. Pembangunan dengan alokasi Rp 25 miliar dari dana BKK provinsi sedang berjalan. Kongkretnya finishing satu bangunan ruang bedah. Tempatnya ada di sebelah utara. Proyek pengembangan RS Nyitdah ini baru bisa dimulai 2018. Alasannya, pinjaman di PT SMI sebesar Rp 201 miliar sudah disetujui dan sedang dibuatkan perda-nya. Gambar awal DED RS Nyitdah akan ada 12 bangunan baru, dengan delapan di antaranya untuk pelayanan rumah sakit. Di samping itu, bangunan penghubung gedung dan tiga kafetarian. Sekarang RS Nyitdah baru memiliki 28 fasilitas tempat tidur untuk rawat inap. Nantinya jika proses pembangunan 100 persen tuntas, RS Nyitdah kurang lebih akan memiliki 400 tempat tidur. (kmb24)
Bali Post/kmb24
SIDAK - Sidak penegakan perda administrasi kependudukan dan perda ketertiban umum, Kamis (12/10) kemarin di Terminal Pesiapan Tabanan.
20 Pelanggar Terjaring Sidak Kependudukan
Tabanan (Bali Post) -
Sekitar 20 orang pelanggar terjaring pada sidak administrasi kependudukan yang digelar Tim Yustisi Pemkab Tabanan di Terminal Persiapan, Kamis (12/10) kemarin. Itu dilakukan dalam upaya penegakan Perda No. 5 terkait administrasi kependudukan. Mereka yang melanggar, langsung menjalani sidang ditempat. Kepala Satpol PP Tabanan Wayan Sarba mengatakan sidak tersebut merupakan program Satpol PP Tabanan. Sidak itu melibatkan tim Yustisi, baik dari Disdukcapil, Kejaksaan hingga Kepolisian. Tujuan sidak itu selain meningkatkan ketaatan masyarakat dalam memenuhi
administrasi kependudukan, juga mengingatkan masyarakat agar selalu membawa identitasnya. “Identitas diri itu jangan disimpan di rumah. Identitas diri itu harus selalu di bawa agar jika ada kejadian tidak terduga, lebih mudah mencari alamat dan juga menghubungi keluarg-
anya,’’ ujar Sarba. Dari 20 pelanggar ini, kebanyakan tidak membawa kartu identitasnya. Mayoritas mengaku identitasnya ketinggalan di rumah. Salah satunya adalah Burhan (20). Warga asal Lombok ini tinggal di Tangintiti Seltim. Ia mengaku tidak membawa kartu
identitas karena masih berupa surat keterangan pengganti KTP. “Saya tidak bisa bawa kemana-mana karena takut rusak,” kelitnya. Selain lupa, dari 20 pelanggar ini lima di antaranya belum melakukan perekaman e-KTP. Semua pelanggar kemudian diharuskan mengikuti sidang ditempat dan membayar denda. Setelah itu, bagi yang belum melakukan perekaman e-KTP diarahkan segera menjalani perekaman di Disdukcapil Tabanan.
Selain sidak administrasi kependudukan, pada operasi gabungan ini juga digelar sidak penegakan ketertiban umum. Di mana 14 PKL ditertibkan. Jenis pelanggaran yang mereka lakukan adalah berjualan di trotoar dan traffic light. Satpol PP masih melakukan pembinaan pada jenis pelanggaran seperti itu. Dengan rutin dilakukan operasi gabungan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tertib hukum. (kmb24)
Gali Fenomena Gunung Es Kasus KDRT
Bali Post/kmb
DUDUK-DUDUK - Pengungsi mandiri asal Selat sedang duduk santai di salah satu tempart pengungsian di Desa Senganan, Tabanan. Pengungsi yang membawa bekal seadanya perlu bantuan dari berbagai pihak.
Pengungsi Mandiri dalam Keterbatasan
Tabanan (Bali Post) Beberapa pengungsi yang sudah lanjut usia dari Karangasem sudah dua kali ini mengungsi di Banjar Bubugan Sari, Desa Senganan, Tabanan. Mereka pertama kali mengungsi saat Gunung Agung meletus tahun 1963. Tidak terbayang dalam benak para orang tua yang berasal dari Banjar Badeg Kelodan, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Karangasem ini bila kenangan pahit tempo dulu itu kembali mengantarkan hidup mereka mengungsi ke tempat yang sama, Banjar Bubugan Sari, Desa Senganan, Penebel, Tabanan. ‘’Kisah mengungsi Gunung Agung meletus tahuan 1963 kembali terulang,’’ katanya . Ketika meletus 1963 mereka baru berumur 12 tahun. Karena kehendak alam, mereka harus kembali menjalani memori masa lalu dalam pengungsian di lokasi sama. Dahulu mereka mengungsi hingga empat tahun di desa ini. Kini bersama 5 KK dan sebanyak 24 jiwa, sejak tanggal 23 September orang usia lanjut itu kembali mengungsi ke Banjar Bubugan Sari, Desa Senganan. Pengungsi itu terdiri dari tujuh balita, tujuh orang tua usia lanjut dan sejumlah ibu-ibu, laki-laki paruh baya sebagai kepala keluarga. Setelah diperintahkan mengungsi oleh pemerintah awalnya mereka menuju ke Desa Rendang. Kemudian melanjutkan mengungsi ke kerabat mereka di daerah Kecamatan Penebel, Tabanan. Para pengungsi itu sebagian besar merupakan masyarakat miskin. Karena itu, mereka mengungsi hanya membawa barang seadanya saja. Tidak ada barang berharga, kecuali empat ekor sapi sebagai bekal hidup. Karena itu, hidup mereka sangat terbatas di pengungsian. Kerabat yang menerima pengungsi juga berada dalam keterbatasan ekonomi. Akhirnya, 5 KK pengungsi itu ditampung di rumah pribadi Gusti Ngurah Jaman. Dia seorang dermawan dari Banjar Bubugan Sari, Desa Senganan. Para pengungsi ini telah mendapatkan bantuan dari beberapa donatur swasta maupun pemerintah. Namun adanya ketidakpastian berapa lama mereka mengungsi, membuat pihaknya meminta perhatian semua pihak agar peduli dengan sesama nyama Bali. Para pengungsi ini sangat berterima kasih, karena mereka telah diterima dengan baik oleh masyarakat Banjar Bubungan Sari, Desa Senganan utamanya I Gusti Ngurah Jaman. Warga di banjar ini sangat baik dan hampir semua krama telah membantu sebisanya untuk keberlangsungan hidup para pengungsi ini. (kmb)
Tabanan(Bali Post) Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) seperti fenomena gunung es. Hanya sedikit terungkap di publik dan akhirnya ditangani secara hukum maupun di mediasi pihak terkait. Minimnya kasus ini terungkap ke permukaan karena korban masih takut atau tidak mau berurusan hukum dengan berbagai pertimbangan. Untuk menggali kasus KDRT ini Dinas Sosial membentuk Kali Baru atau Komunitas Perduli Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Kepala Dinas Sosial Tabanan Nyoman Gunawan, Kamis (12/10) kemarin, mengatakan Kali Baru merupakan salah satu program inovatif dalam mengadvokasi masyarakat yang bermasalah dengan KDRT. Kasus KDRT yang tercatat sepanjang tahun 2017 adalah 20 kasus. Mulai dari kekerasan fisik maupun penelantaran oleh pasangan hidup, dalam hal ini suami. Sebab kebanyakan kasus KDRT ini menimpa anak dan perempuan. Gunawan mengatakan, Kali Baru yang terdiri dari berbagai komunitas ini
akan menjadi media untuk memediasi keluarga yang bermasalah, sehingga bisa diselesaikan secara kekeluargaan tanpa ha rus menempuh jalan hukum. Selain itu, Kali Baru juga bisa menjadi media p erlind ung a n b a g i a na k maupun perempuan yang mengalami kekerasan fisik. “Ada rumah perlindungan Dinsos di Tuak Ilang untuk menerima korban kasus kekerasan yang mencari perlindungan,” ujarnya. Usai dikukuhkan, kata Gunawan Kali Baru langsung memberikan layanan
Bali Post/kmb24
KALIBARU - Pengukuhan Kali Baru, Kamis (12/10) kemarin. kunjungan untuk mediasi di dua keluarga, yaitu wilayah Kediri dan Kaba-kaba. Ka-
sus KDRT yang dialami jenisnya sama yaitu penelantaran dari suami. (kmb24)
Jelang Pilgub, KPU Rekrut PPK Tabanan (Bali Post) Kian dekatnya pelaksanaan Pilgub Bali, membuat KPU Tabanan mulai melakukan perekrutan panitai ad hock Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Hal yang sama juga dilakukan Panwaslu yang sudah mulai merekrut Panwas Kecamatan. Ketua Pokja Sosialisasi sekaligus humas KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa, Kamis (12/10) kemarin, mengungkapkan petunjuk teknis perekrutan baru diterima Selasa (10/10) lalu. Saat ini pihaknya bersama anggota KPU lainnya telah melakukan sosialisasi perekrutan PPK tersebut. Pihaknya juga membuka pendaftaran perekrutan penitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk seluruh Kecamatan di Tabanan. Berdasarkan petunjuk teknis yang diterima KPU pusat, jumlah anggota PPK yang direkrut sebanyak lima orang. Pendaftaran calon PPK dibuka Kamis xkemarin, sampai 19 Oktober mendatang. Mereka yang bisa melamar dan menjadi anggota PPK minimal berusia 17 tahun, minimal tamatan SMA sederajat, punya KTP di Tabanan, tidak menjadi anggota partai politik minimal lima tahun terakhir,
serta surat keterangan kesehatan. Persyaratan lainnya, tidak menjadi anggota PPK sebanyak dua kali. Sesuai petunjuk teknis, jumlah anggota PPK sebanyak lima orang. Diharapkan yang melamar lebih dari lima sehingga ada proses kompetisi.
Pihak Panwaslu Kabupaten malah sudah menyelesaikan proses pendaftaran dan seleksi pelamar Rabu (11/10) lalu. Ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada, mengatakan jumlah pelamar Panwascam sebanyak 102 orang, yaitu Tabanan sebelas pelamar, Kediri sembi-
lan, Marga sepuluh, Baturiti sepuluh Penebel sepuluh, Kerambitan sembilan, Selemadeg Timur sepuluh, Selemadeg sembilan, Selemadeg Barat sebelas dan Pupuan 12. Kepada pelamar yang
dinyatakan lulus seleksi administrasi, kata Rumada bisa dilihat pada pengumuman di kantor Panwaslu Tabanan, juga sekaligus untuk mengetahui proses seleksi selanjutnya. (kmb24)
15
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Nozane Gantikan Folger di Yamaha Tech3
Tokyo Pembalap lokal Kohta Nozane akan menggantikan Jonas Folger untuk balapan MotoGP Jepang di Motegi pada Minggu mendatang. ‘’Folger menderita penyakit misterius yang menguras energi,’’ kata tim Yamaha Tech3, Kamis (12/10) kemarin. Partisipasi Folger pada dua putaran selanjutnya juga masih belum pasti, setelah ia dikatakan harus pulang ke Munich secepatnya untuk menjalani pemeriksaan medis. ‘’Dia menderita penyakit namun kami belum tahu pasti apa itu,’’ kata manajer tim Herve Poncharal dalam pernyataannya. ‘’Jika ada sesuatu yang bagus tentang situasi ini, itu adalah kami sekarang tahu mengapa dia begitu lemah sejak libur musim panas.’’ ‘’Semakin banyak dia berlatih, semakin buruklah kondisinya, dan puncak masalah adalah pada Selasa dan Rabu, di mana dia harus berbaring di tempat tidur karena dia bahkan tidak mampu berjalan.’’ Folger, pembalap rookie MotoGP dan satu-satunya pembalap Jerman di kompetisi tertinggi balapan sepeda motor, mengatakan bahwa bagi dirinya meninggalkan kamar hotel merupakan sesuatu yang mustahil. ‘’Saya memiliki virus Epstein-Barr di masa lalu dan ada peluang bahwa hal itu kembali kambuh dan muncul kembali, namun kami tidak dapat memastikan sampai saya menjalani sejumlah tes di Munich,’’ tambah Folger. Epstein-Barr menyebabkan pembengkakan kelenjar, yang dapat membuat sang penderita merasa kelelahan selama berpekan-pekan atau bahkan berbulan-bulan. Nozane belum pernah membalap di MotoGP, meski ia pernah mengikuti Moto2 pada 2012 sebagai pembalap wild card di Jepang. Namun, ia merupakan pembalap penguji Yamaha dengan pengalaman di dunia ketahanan berkendara dan memahami Motegi dengan sangat baik. Folger saat ini menghuni peringkat kesepuluh di klaemen MotoGP. Australia dan Malaysia akan menyusul langsung dari balapan di Jepang, di mana Valencia akan menjadi balapan penutup musim pada 12 November. Poncharal mengatakan 99 persen Folger juga akan absen di seri Australia dan masih terlalu dini untuk mengatakan kapan ia dapat kembali membalap. (rtr/ant)
CEDERA - Bek Jerman Shkodran Mustafi tak mampu melanjutkan permainan pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Azerbaijan karena cedera.
Mustafi Absen Enam Pekan
London -
Bek Arsenal Shkodran Mustafi dipastikan absen enam pecan, sedangkan Laurent Koscielny harus menjalani uji kebugaran menjelang pertandingan Liga Utama Inggris melawan Watford pada Sabtu besok. Mustafi menderita cedera otot paha saat timnas Jerman menang 5-1 atas Azerbaijan pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 awal pekan ini. Ia harus dipapah keluar lapangan pada menit ke-37 setelah memegangi paha kanannya sambil menahan sakit. ‘’Saya tidak berpikir dia akan dapat dimainkan sebelum jeda internasional berikutnya (pada November),’’ kata pelatih Arsenal Wenger pada konferensi pers, Kamis (12/10)
kemarin. Sang manajer lebih optimistis perihal Koscielny, yang tidak dipanggil timnas Prancis untuk pertandingan-pertandingan kualifikasi karena cedera Achilles. Bek Prancis itu mulai berlatih Kamis kemarin dan berpeluang mengisi posisi Mustafi. ‘’Koscielny akan menjalani tes akhir penentuan besok,’’ tambah Wenger. ‘’Saat ini dia tidak dapat dimainkan. Namun dia berlatih sendiri dan tanda-tanda pertamanya positif, maka kami memutuskan un-
tuk memberi dia ujian besok,’’ tambahnya. Wenger mengatakan penyerang Danny Welbeck (cedera pangkal paha) dan gelandang Mesut Ozil (cedera lutut) telah pulih dari cedera-cedera mereka dan dapat berlatih, sedangkan bek Sead Kolasinac mengalami masalah minor pada pinggangnya. Alexis Sanchez, yang impian Piala Dunia 2018nya hancur ketika Chile kalah dari Brazil, akan bergabung dengan rekanrekannya di Arsenal, Jumat ini.
Wenger menambahkan dirinya akan menilai kebugaran sang penyerang itu. ‘’Saya harus berbicara dengan dia,’’ kata Wenger. ‘’Saya lebih mencemaskan bahwa kemarin malam saya menyaksikan keseluruhan pertandingan Brazil melawan Chile untuk melihat bagaimana beratnya pertandingan itu, dan saya harus berkata ia mendapat perlakuan khusus pada pertandingan ini.’’ ‘’Itu adalah pertandingan yang sangat menguras fisik. Secara mental, saya akan harus menilai situasi ketika ia kembali besok.’’ Wenger mengatakan pembicaraan-pembicaraan kontrak
dengan pemain internasional Jerman Ozil, yang sedang berada dalam tahun terakhir kontraknya, berjalan dengan baik. ‘’Fakta bahwa kami tidak mencapai kesepakatan tahun lalu tidak berarti ia ingin hengkang. Sang pemain terlihat bahagia. Saat ini belum ada kesepakatan yang dapat saya umumkan,’’ jelas Wenger. Tim peringkat kedelapan Watford hanya mencatatkan satu kemenangan atas Arsenal dalam delapan pertemuan mereka di Liga Inggris, namun akan berupaya meneruskan start bagusnya. Arsenal menghuni peringkat kelima dengan 13 poin dari tujuh pertandingan. (rtr/ant)
Debut Kedhira di Serie A Hadapi Lazio Bali Post/instagram
Pembalap Yamaha Tech3 Jonas Folger.
Polisi Diminta Usut Tewasnya Pendukung Persita Tangerang Jakarta (Bali Post) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berjanji mendalami kasus tewasnya suporter Persita Tangerang diduga akibat terlibat keributan dengan pendukung PSMS Medan dalam laga Liga 2 yang digelar di Stadion Mini Persikabo, Bogor, Rabu (11/10). Pihak berwenang diminta segera mengusut kasus tersebut. ‘’PSSI akan mendalami kasus yang sangat serius ini. Komisi Disiplin segera bersidang untuk membuat keputusan yang tepat terkait peristiwa itu,’’ ujar Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono di Jakarta, Kamis (12/10) kemarin. Menurut Joko, peristiwa kerusuhan antarsuporter, apalagi sambil menimbulkan korban jiwa, harus segera dihentikan. PSSI pun meminta semua pihak yang berkompetisi di seluruh liga di bawah PSSI untuk menahan diri supaya terhindar dari tindakantindakan kekerasan. ‘’Sisa pertandingan liga harus dijaga agar berjalan lebih baik,’’ kata Joko. PSSI pun mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Banu. Sebagai bentuk dukacita, Joko Driyono pun akan melayat langsung ke rumah duka. ‘’Kami sampaikan rasa duka yang mendalam untuk keluarga korban. Kami sangat prihatin dengan kejadian ini,’’ tutur Joko. Adapun kabar meninggalnya suporter Persita Tangerang bernama Banu diumumkan melalui laman media sosial resmi Persita Tangerang pada hari ini, Kamis (12/10) sore. Dalam keterangannya, Persita berharap pihak berwenang mengusut tuntas kejadian itu dan berharap tidak ada lagi suporter di Indonesia yang meninggal karena kerusuhan dalam sepak bola. ‘’Kami meminta semua untuk tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Persita harus tetap kompak dan mendoakan yang terbaik untuk para korban insiden kemarin,’’ tulis Persita di pernyataan resminya. Kembali Terulang Kasus meninggalnya suporter Persita Tangerang menambah jumlah kematian suporter di Indonesia sepanjang tahun 2017. Sebelumnya ada Ricko Andrean Maulana, pendukung Persib Bandung, yang tewas pada Juli 2017 setelah dikeroyok oleh sesama Bobotoh yang mengira Ricko adalah pendukung Persija Jakarta. Ricko meninggal dunia pada Kamis, 27 Juli 2017, lima hari setelah dirinya babak belur dihajar oleh para tersangka, yang sudah ditangkap polisi, usai pertandingan Persib versus Persija Jakarta dalam lanjutan Go-Jek Traveloka Liga 1 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (22/7). Komisi Disiplin PSSI pun menjatuhkan hukuman denda Rp 130 juta untuk panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung akibat peristiwa itu dan melarang suporter Persib memasuki stadion sebanyak lima kali. Selain dua kasus di atas, peristiwa lain yang menarik perhatian adalah tewasnya pendukung tim nasional Indonesia bernama Catur Yuliantono akibat terkena kembang api suar usai pertandingan timnas Indonesia versus Fiji pada Sabtu (2/9) di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi. Tersangka pelontar kembang api tersebut sudah ditahan oleh pihak kepolisian. (ant)
Bali Post/rtr
INSTRUKSI - Pelatih baru Bayern Munich Jupp Heynckes memberikan instruksi pada para pemainnya dalam sesi latihan.
Heynckes Siapkan Bayern Munich Hadapi Freiburg
Berlin Jupp Heynckes memulai masa kerja keempatnya di klub juara Jerman Bayern Munich dengan pertandingan kandang melawan Freiburg pada Sabtu (14/10) besok. Kehadirannya disambut hangat sejumlah pemain inti Bayern di mana mereka diharapkan segera mengembalikan tim ke jalur kemenangan. Pria 72 tahun itu menggantikan Carlo Ancelotti yang dipecat pekan lalu, setelah serentetan hasil buruk yang membuat Bayern menghuni peringkat kedua di Liga Jerman, tertinggal lima poin dari sang pemuncak Borussia Dortmund. ‘’Tidak ada waktu untuk pengenalan, Freiburg ingin mengambil poin dari kami,’’ kata penyerang Bayern Thomas Mueller, yang diharapkan dapat mengambil keuntungan dari kembalinya Heynckes setelah kerap dibangkucadangkan pada era Ancelotti. Mueller merupakan bagian dari tim yang memenangi treble pada 2013 di bawah asuhan Heynckes, yang juga mencakup gelar Liga Champions. ‘’Kami berpisah pada 2013 dengan kenangan-kenangan terbaik dan itulah yang akan kami usahakan untuk kumpulkan sekarang,’’ kata Mueller. ‘’Kami mengenal tim kepelatihan. Itu menyenangkan dan sesuai. Ini dapat membantu kami,’’ tambahnya. Bayern menyia-nyiakan keunggulan dua gol untuk bermain imbang 2-2 pada dua pertandingan terakhirnya di Liga Jerman. Klub Bavaria ini juga takluk 0-2 dari Paris St Germain di Liga Champions, kekalahan yang memicu didepaknya Ancelotti. Heynckes juga berjanji un-
tuk menyadarkan kembali pemain-pemainnya dan meminta mereka untuk lebih saling membantu. ‘’Saya telah merasakan semangat optimisme yang nyata dan terdapat atmosfer bagus di tim,’’ kata Heynckes. ‘’Saya percaya diri bahwa kami akan memiliki sikap positif menjelang pertandingan-pertandingan kami selanjutnya.’’ Bayern memiliki lima pekan yang sibuk ke depan, dengan pertandingan-pertandingan Liga Jerman, Piala Jerman, dan Liga Champions, yang masih merupakan jalan panjang untuk menentukan musim mereka. Dortmund sama sekali be-
lum menelan kekalahan musim ini dan mengoleksi 19 poin dengan enam kemenangan dari tujuh pertandingan. Tim asuhan Peter Bosz akan menjamu runner-up musim lalu RB Leipzig. Dortmund hanya kemasukan dua gol di liga dan telah menyarangkan 21 gol musim ini. Mesin gol Dortmund bekerja maskimal dengan menghasilkan 13 gol dari tiga pertandingan kandang di Liga Jerman dan tidak terkalahkan di kandang sendiri di 41 pertandingan liga. Tim peringkat ketiga Hoffenheim, selevel dengan Bayern yakni mengoleksi 14 poin, akan menjamu Augsburg. (rtr/ant)
SURYA JAYA
motor
QUALITY IS FIRST
Cash & Credit
JUAL BELI MOBIL SECOND BERKUALITAS Hubungi Sales GUNG SURYA HP. 085 100 80 80 90 WA. 081 338 191 333 Jl. P. Bungin 57 Pedungan Dps Ready Stock : AVANZA | INOVA | JAZZ | YARIS dll Bisa tukar tambah/ kredit C.0001088-rpa
Turin Gelandang Jerman Sami Khedhira tampil dengan potongan rambut pendek pada edisi terakhir permainan video games FIFA 18. Pemain tengah Juventus itu akan muncul untuk pertama kalinya musim ini pada laga Serie A Liga Italia melawan Lazio, Minggu dini hari nanti. Pemain berusia 30 tahun itu mengunggah pesan di Twitter, Kamis (12/10) kemarin yang menyatakan ketidaksukaannya dengan penampilannya terutama potongan rambutnya. ‘’Hai, @EASportsFIFA, saya senang kalian semua menyukai rambut panjang saya. Tapi saya akan berambut pendek setidaknya dua tahun dari sekarang,’’ kata pemain veteran yang dua bulan istirahat karena cedera itu. Cedera lutut memaksa ge-
landang timnas Jerman itu istirahat sepanjang tujuh pekan terakhir. Ia mampu menghasilkan dua gol pada sesi latihan pertengahan pekan ini sebelum dinyatakan siap untuk pertandingan melawan Lazio di Turin, Minggu dini hari nanti. Khedira dan rekan-rekannya di Juve akan ambil bagian dalam pembuatan film dokumenter ‘’Netflix’’ tentang juara Liga Italia itu yang rencananya akan dirilis tahun depan. Film yang terdiri dari empat bagian itu akan memaparkan sisi dalam klub yang enam kali juara beruntun Serie A. Musim ini klub berjuluk Si Nyonya Tua itu terpaku di peringkat kedua klasemen, terpaut dua poin dari Napoli. Juve mencatat enam kemenangan dan sekali seri dalam tujuh pertandingan. (kmb39/afp)
Bali Post/afp
BERBEDA - Pemain Juventus Sami Khedira yang berambut panjang (kiri) tampak berbeda dengan penampilannya di video game FIFA 18.
OLAHRAGA
16
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Tiongkok Hentikan Langkah Indonesia Yogyakarta (Bali Post) -
Bali Post/rtr
TENIS - Unggulan pertama Rafael Nadal menyingkirkan Fabio Fognini untuk meraih tiket perempatfinal turnamen Shanghai Masters, Kamis (12/10) kemarin.
Nadal Melaju ke Perempatfinal Shanghai Masters
Beijing Usai meraih sukses di Tiongkok, Rafael Nadal melanjutkan perjalanannya di Shanghai Masters, Kamis (12/10) kemarin dan mencapai babak perempatfinal berkat kemenangan 6-3, 6-1 atas petenis temperamental Italia Fabio Fognini. Petenis Spanyol itu hanya memerlukan satu jam lebih sedikit untuk menyingkirkan Fognini. Nadal menorehkan kemenangan beruntun ke-14-nya sejak awal AS Terbuka di mana ia meraih gelar Grand Slam ke-16-nya. Petenis 31 tahun itu semakin dekat untuk menutup tahun sebagai petenis peringkat satu dunia untuk pertama kalinya sejak 2013. Fognini tampil sehari setelah ia mendapat skors yang tertunda dari dua Grand Slam yakni denda sebesar 96.000 dolar karena melakukan pelecehan verbal terhadap wasit wanita pada AS Terbuka. Unggulan Roger Federer, yang mengalahkan petenis Ukraina Alexandr Dolgopolov 6-4, 6-2 di Qi Zhong Centre, merupakan satu-satunya petenis yang dapat menghentikan Nadal mengunci gelar penutup tahun untuk keempat kalinya. Mantan juara AS Terbuka Juan Martin del Potro memenangi pertandingan terbaik hari ini dengan menghentikan langkah unggulan ketiga Alexander Zverev, bangkit dari kekalahan di set pembukaan untuk menang 3-6, 7-6(5), 6-4. Unggulan keenam Grigor Dimitrov, yang menyelamatkan match point saat melawan Ryan Harrison, Rabu lalu, menjalani hari dengan lebih nyaman ketika ia menaklukkan unggulan kesepuluh asal AS Sam Querrey dengan skor 6-3 7-6(3). Dimitrov, yang semakin dekat dengan penampilan perdananya di ATP World Tour Finals, selanjutnya akan bermain melawan Nadal. Runner-up Wimbledon Marin Cilic juga melaju ke perempatfinal dengan kemenangan 7-6(1), 6-4 atas petenis AS Steve Johnson. (afp/ant)
Adiarta Kembali Bela Pelatnas di Wismoyo Cup Denpasar (Bali Post) Kekalahan pejudo Pelatnas Komang Adiarta pada Porprov Bali XIII/2017 cukup mengejutkan. Apalagi Adiarta juga akan kembali turun di event kejuaraan internasional Wismoyo Cup akhir bulan ini. Pelatih judo Bali asal Gianyar Wayan Mudra saat sedang melatih asuhannya di GOR Lila Bhuana, Kamis (12/10) kemarin, mengemukakan kekalahan Adiarta di babak penyisihan menjadi bahan evaluasi. Adiarta yang membela Klungkung turun di kelas 73 kg harus mengakui lawannya Kadek Dwi Angga (Gianyar) setelah kalah wasari pada babak penyisihan di ajang Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, September lalu. Selanjutnya, Kadek Dwi Angga dikalahkan Adi Wirawan (Karangasem) di babak semifinal, dan Adi Wirawan akhirnya mendulang emas. ‘’Judoka Bali di pelatnas dua atlet yakni Adiarta dan Kadek Anny Pandini. Keduanya bakal tampil mengusung bendera pelatnas pada Kejuaraan internasional Wismoyo Cup, di GOR Kelapa Gading, Jakarta Utara, 20-22 Oktober nanti,’’ kata Mudra. Bali sendiri bakal turun full-team delapan pejudo putra dan delapan pejudo putri di turnamen itu. Pejudo Gianyar yang berlaga di Wismoyo Cup adalah Pasek Karisna (81 kg), Kadek Rama Wama Putra (66 kg), keduanya anggota Brimob dan berdinas di Bogor, Jabar, serta Aprianingsih (52 kg). Sementara pelatih judo Kota Denpasar Agus Putra Adnyana menyatakan, Denpasar keluar sebagai juara umum Porprov cabor judo. Para pejudo Denpasar yang berlaga pada Kejuaraan Internasional Wismoyo Cup membela Bali adalah IGA Diah Cahyaningrat (48 kg), Putu Dewi Ayu Sakura (70 kg), Ni Luh Adi Swandewi (78 kg), IGA Bagus Angga Wedana (55 kg), Diana Putra (60 kg), serta Gede Ganding K Soethama (100 kg). Agus Putra Adnyana menegaskan, Wismoyo Cup dipakai test event Asia Games, bahkan termasuk tergolong utama 1, untuk perebutan poin bagi atlet yang ingin lolos ke PON Papua. (022)
Hari Ini, 63 Atlet Pelatda Jalani Tes Fisik Denpasar (Bali Post) Tercatat 63 atlet pelatda terdiri atas atlet pelatda yang masih bisa diproyeksikan berlaga di ajang PON Papua 2020 mendatang (41 atlet), ditambah atlet pratama yang muda usia (22 atlet), bakal menjalani tes fisik, di GOR Lila Bhuana, Jumat (13/10) ini. Litbang KONI Bali Ida Bagus Dipta, di Denpasar, Kamis (12/10) kemarin, mengemukakan beberapa atlet yang prestasinya merosot di ajang Porprov Bali XIII/2017, apalagi jika kebugarannya menurun saat tes fisik, dipastikan terdegradasi dari statusnya sebagai atlet pelatda. ‘’Hasil Porprov Bali kami pakai sebagai acuan, ditambah hasil tes fisik apakah menunjukkan grafik yang merosot,’’ kata Bagus Dipta. Selain itu, pihaknya juga meminta pertanggungjawaban dari pelatih yang menangani atlet bersangkutan, mengapa prestasinya anjlok dan fisiknya makin kedodoran. ‘’Saya kira pelatih yang paling tahu kondisi atletnya, mengapa prestasi dan kondisi staminanya makin drop,’’ jelasnya. Menurutnya, Bali memiliki atlet pelatda 41 orang, ditambah pratama 22 atlet, serta 15 atlet pelatnas. ‘’Kalau mereka berstatus atlet pelatnas, kami rutin meminta laporan perkembangan prestasi dan fisik atlet tersebut dari pusat,’’ katanya. Disebutkan, atlet pelatnas dari Bali seperti pelompat jauh dan jangkit Maria Natalia Londa, peselancar Gede Subagiasa, lifter angkat besi Ketut Banat Ariana, karateka Cok Istri Sanistya Rani, pesilat Alit Adiputra, pejudo Kadek Anny Pandini, dan Komang Adiarta. (022)
Tim bulu tangkis junior Indonesia gagal melangkah ke semifinal BWF World Junior Championships setelah dihentikan Tiongkok 1-3 di babak perempatfinal yang digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, Kamis (12/10) kemarin. ‘’Tentunya, kami merasa sedih dengan hasil ini. Namun, memang hasil undian di pool bawah sangat berat karena hampir seluruh tim memiliki kekuatan merata. Ini hasil terbaik dari tim Indonesia,’’ kata Manajer Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Susy Susanti di Yogyakarta, Kamis kemarin. Pada partai pertama, ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Andan Maulana harus menyerah 21-13, 18-21, 15-21 dari pasangan Tiongkok Fan Qiuyue/ Wang Chang. Pada game pertama, pasangan tuan rumah tampil cemerlang dengan permainan cepat yang mampu menekan lawan, namun dalam dua game terakhir tidak mampu mengembangkan permainan sehingga harus mengakui keunggulan Tiongkok. Tuan rumah mampu menyamakan kedudukan pada partai kedua melalui tunggal putri andalan Indonesia Gregoria Mariska Tunjung yang menang dua game langsung 21-17, 21-17 atas Han Yue. Namun, Indonesia kembali tertinggal setelah Gatjra Piliang Fiqihilahi Cupu tidak mampu mengatasi permainan Yupeng Bai 21-16, 15-21, 21-13. Tiongkok pun memastikan tempat di babak semifinal melalui partai keempat saat ganda putri mereka Liu Xuanxuan/Yuting Xia menang dua game langsung atas Jauza Fadhila Sugiarto/Ribka Sugiarto 21-9, 21-15. ‘’Dari permainan ini, kami harus melakukan evaluasi secara menyeluruh. Rata-rata pemain bisa tampil baik di game pertama, namun harus menyerah di dua game sisanya. Kami akan evaluasi tentang konsentrasi, stamina dan fokus pemain,’’ ujar Susy.
Susy menyebut World Junior Championships ini bisa dijadikan gambaran tentang peta kekuatan pemain bulu tangkis senior di masa yang akan datang. Sementara itu, Manajer Tim Tiongkok Ding Ke mengatakan kedua tim baik Indonesia maupun Tiongkok bermain baik dan mampu menyuguhkan tontonan yang menarik. ‘’Hari ini kami hanya berusaha menampilkan permainan terbaik untuk bisa memenangi pertandingan dan menyuguhkan tontonan menarik untuk penonton,’’ katanya. Untuk kekalahan di tunggal putri, Ding menyebut bahwa hal tersebut terjadi karena pemain andalan mereka Han Yue tidak dalam kondisi terbaik. ‘’Tetapi, saya yakin dia bisa menampilkan permainan terbaik pada pertandingan berikutnya,’’ katanya. Di babak semifinal, Tiongkok akan bertemu Jepang. Di babak perempatfinal, Jepang harus berjuang keras sebelum menang 3-2 atas Thailand. Sedangkan Indonesia akan berhadapan dengan Thailand untuk perebutan peringkat kelima hingga delapan. (ant) GAGAL - Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengalahkan Han Yue 21-17, 21-17 pada babak delapan besar turnamen beregu campuran BWF World Junior Championships, Kamis (12/10) kemarin. Namun Indonesia harus mengakui keunggulan Tiongkok 1-3 pada pertandingan yang digelar di GOR Amongrogo Yogyakarta, Kamis (12/10) kemarin.
Track Asia Cup 2017
Terry Yudha Sumbang Emas Kedua Jakarta (Bali Post) Pembalap muda Indonesia Terry Yudha Kusuma merebut emas kedua pada kejuaraan Track Asia Cup 2017 di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, India, Kamis (12/10) kemarin, setelah menjadi yang tercepat pada nomor sprint junior putra. Berdasarkan data dari PB ISSI di Jakarta, pembalap dengan nomor start 21 ini membukukan catatan waktu tercepat yaitu 10,954 detik. Catatan waktu ini terpaut tipis dengan andalan tuan rumah yang harus puas dengan medali perak yaitu Mayur Pawar dengan 10,955 detik. Untuk medali perunggu direbut pembalap tuan rumah India lainnya, Aswin JK, dengan catatan waktu 11,098 detik. Sebelumnya, Terry Yudha yang merupakan salah satu pembalap potensial Indonesia itu meraih medali emas dari nomor time trial 1.000 meter junior putra. Bagi tim Indonesia, emas
dari nomor sprint junior putra ini adalah yang keempat. Selain dari Terry Yudha, emas juga dipersembahkan oleh Liontin Evangelina dari nomor 2.000 meter individual pursuit junior putri dan 3.000 meter individual pursuit elite putri lewat Ayustina Delia Priatna. Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari saat dikonfirmasi mengatakan kejuaraan di Indonesia ini merupakan salah satu tahapan bagi pembalap Indonesia sebelum turun di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Hasil di India ini dinilai sesuai dengan prediksi. ‘’Semuanya masih on the track. Kejuaraan di India ini merupakan bagian dari program yang telah kami siapkan terutama untuk nomor track. Saya sangat mengapresiasi hasil ini,’’ katanya. Menurutnya, setelah turun di Track Asia Cup 2017 pihaknya juga sudah menyiapkan program untuk Liontin Evangelina dan kawan-kawan. Salah
satu program yang siap untuk dijalankan adalah pemusatan latihan di Belanda dalam waktu dekat. Meski demikian, saat ini pihaknya masih belum menetapkan nama-nama pembalap yang akan menjalani pemusatan latihan di Negeri Kincir Angin itu. Hanya, untuk kuota pihaknya telah menetapkan sebanyak delapan pembalap dan didukung oleh beberapa pelatih. ‘’Delapan itu bisa saja enam pembalap putri dan dua pembalap putra atau empat putri dan empat putra. Saat ini terus kami godok termasuk memantau hasil kejuaraan di India ini,’’ kata pria yang akrab dipanggil Okto itu. Sementara itu pada Track Asia Cup 2017 di Indonesia, Indonesia menurunkan empat pebalap putri yaitu Liontin Evangelina, Crismonita Dwi Putri, Elga Kharisma Novanda dan Ayustina Delia Priatna serta dua pembalap putra yaitu Terry Yudha Kusuma dan Rahmad Aditya. (ant)
Beijing Petenis Rusia Maria Sharapova menaklukkan Magda Linette dari Polandia untuk maju ke perempatfinal turnamen Tianjing Terbuka, Kamis (12/10) kemarin dan mengincar gelar pertamanya usai menjalani skorsing selama 15 bulan. Mantan petenis peringkat satu dunia itu menang 7-5, 6-3 dan akan melakukan penampilan perdananya di perempatfinal sejak Stutgrat Terbuka pada April. Pada turnamen itu ia kalah dari Kristina Mladenovic. Sharapova, yang dikalahkan Simona Halep pada putaran ketiga Tiongkok Terbuka pekan lalu, unggul 4-3 pada set pertama sebelum Linette bangkit. Namun Sharapova mematahkan servis lawannya pada game ke12 untuk memimpin 1-0. Menghuni 15 posisi di bawah petenis peringkat 15 dunia Linette karena absen dari tur, petenis Rusia 30 tahun itu terlihat mengendalikan permainan pada set selanjutnya meski servisnya sempat dipatahkan. Juara Grand Slam lima kali itu batas mematahkan servis lawannya sebanyak dua kali sebelum memenangi set kedua dan mempersiapkan pertemuan dengan petenis kualifikasi asal Swiss Stefanie Vogele, yang menang 6-2, 6-3 atas Yulia Putintseva di laga lainnya. Sementara itu, juara bertahan Peng Shuai menaklukkan
kompatriotnya Wang Xiyu 6-2, 6-2, sedangkan Sara Errani menaklukkan petenis Brazil Beatriz Haddad Maia dengan skor 6-4, 4-6, 6-3.
semampu saya untuk mempersiapkan diri untuk hari ini namun sayangnya siku saya sakit saat berlatih dan tidak ada cara bagi saya untuk dapat menampilkan permainan terbaik. Sayangnya, saya harus mengundurkan diri dari turnamen,’’ kata Wozniacki. Wozniacki, yang mengalahkan Eugenie Bouchard dengan skor 6-1, 6-1 pada putaran pembukaan, dan Svitolina mengamankan tempat mereka di WTA Finals yang akan dimainkan di Singapura dari 22 sampai 29 Oktober. Jennifer Brady menaklukkan unggulan kedelapan asal Tiongkok Zhang Shuai dengan skor 6-3, 6-4 untuk melaju ke delapan besar di Hongkong. Ia bergabung dengan Wang Qiang, yang menang 6-4, 6-4 atas petenis Thailand Luksika Kumkhum. (rtr/ ant)
Sharapova Buru Gelar Pertama Hongkong Terbuka Juara bertahan Caroline Wozniacki dan unggulan teratas Elina Svitolina, yang keduanya telah lolos ke turnamen penutup musim WTA Finals, mengundurkan diri dari Hongkong Terbuka karena cedera. Wozniacki mengundurkan diri sebelum pertandingannya melawan Lizette Cabrera karena sakit pada sikunya, untuk membuat petenis muda Australia itu dapat melaju mulus ke perempatfinal. Svitolina gagal pulih dari cedera lengan kanan ringan yang mengganggunya pada awal pertandingan melawan petenis peringkat 114 dunia Nicole Gibbs. ‘’Saya melakukan semua
Petenis Rusia Maria Sharapova.
Perseden U-15 Kontra Papua di Laga Perdana Denpasar (Bali Post) Tim Perseden Denpasar U-15 bakal meladeni lawannya, Papua, dalam laga perdana kompetisi putaran nasional Piala Soeratin, di Bantul, Yogyakarta, Minggu (15/10) lusa. Perseden U-15 yang mewakili Bali menghuni Grup A bersama Papua, Bengkulu dan Kalbar. Pelatih Perseden U-15 Komang Mariawan di Denpasar menuturkan, pihaknya meminta kepada asuhannya agar jangan keder melawan Papua. ‘’Anak-anak perlu dimotivasi supaya bangkit mental bertandingnya, hingga bisa menaklukkan lawannya,’’ kata Mariawan. Dia memprediksi pemain Bumi Cendrawasih biasanya unggul di stamina, sedangkan teknik dan skill-ball mereka berimbang. ‘’Laga ini kan masih kelompok umur, saya kira kemungkinan apa pun bisa terjadi di lapangan,’’ tuturnya. Komang Mariawan menjelaskan, usai laga Papua asuhannya sempat istirahat,
dan dilanjutkan laga berikutnya melawan Bengkulu dan Kalbar. Ia optimis tim Perseden bisa melaju ke babak 16 besar, yang diambil dari juara dan runner-up tim tiap grup. Sementara itu, Ketua Umum Askot PSSI Kota Denpasar Eko Supriadi menerangkan, hajatan nasional ini digulirkan mulai 14-28 Oktober, hingga menguras banyak energi berikut biaya. ‘’Kami harap pemain Tim Laskar Catur Muka tampil maksimal di tiap laga, hingga melaju mulus ke babak berikutnya, meskipun mulai babak 16 besar diberlakukan sistem gugur,’’ kata Eko, Kamis (12/10) kemarin. Di sisi lain, Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan, Denpasar konsisten terus menggeliatkan pembinaan sepak bola dari usia dini, sampai mengantarkan anak-anak menjadi pesepak bola pro. ‘’Kami terus membina sampai anak-anak berkarier di sepak bola profesional,’’ sebut Rai Mantra. (022)
Bali Post/022
LEPAS — Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra melepas tim Perseden U-15 ke putaran nasional, di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Kamis (12/10) kemarin.
Mitra Devata Ditahan Pelatih BU
Mangupura (Bali Post) Kesebelasan Legend Mitra Devata ditahan lawannya tim pelatih Bali United (BU) dengan skor 5-5 pada latih-tanding, di Lapangan Penataran Agung, Kedonganan, Badung, Kamis (12/10) kemarin. Tim pelatih Bali United diperkuat Widodo Cahyono Putro, Made Pasek Wijaya, Arjuna Rinaldi, serta Eko Purjianto. Sistem pertandingan menggunakan 3 x 30 menit. Pada 30 menit pertama, pertandingan berjalan seimbang. Mitra Devata unggul dua gol melalui sontekan Nyoman Rafik Armawan, namun dibalas sebiji gol dari ofisial pelatih Bali United, akibat kesalahan kiper Putu Agus Suteja, hingga bolanya mampu diserobot pemain dari ofisial Bali United hingga skor 2-1.
Pada 30 menit kedua, duel seru tersaji justru terjadi di lapangan tengah. Ofisial pelatih Bali United unggul lebih dulu 1-0, namun mampu disamakan 1-1 melalui titik putih, yang dieksekusi Komang Mariawan. Pada babak 30 menit ketiga, pemain kedua tim yang memang mantan pesepak bola menunjukkan skill-ball-nya yang mumpuni, hingga tersuguhkan permainan menarik yang diperagakan kedua tim. Mitra Devata mampu menyumbangkan dua butir gol yang tercipta lewat kaki Wayan Kartadnya dan Nyoman Rafik Armawan. Akan tetapi, para ofisial tim pelatih Bali United mampu unggul 3-2 setelah para pemainnya membobol tiga gol ke gawang Mitra Devata. Dengan demikian, skor akhir tetap imbang 5-5. (022)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 70 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
Cr pembantu tggl di dlm u/org Dicari cook,waitress,waiter. Dicari Pegawai utk Catering LOWONGAN asing Gaji bsr Hub.08123972084 bergabunglah bersama Fun team Hub.0818550811 Cari Karyawan Marketing B.BP.001.10.17.0000698 Sanur berpengalaman kami. kirim lamaran ke:Jl.Raya Custom Furniture T082144835269 B.BP.001.10.17.0000740 Semat 18A Canggu. Ph 081236653 Karyawati min.SMA max.25 u.CS B.BP.001.10.17.0000775 KKP Membutuhkan 1.staff Pjak Dcr HouseKeeping/HK,FO, 165 Email:info@sproutbali.com pnampilan menarik, 081338251999 (S1/D4/D3 Pjak) diutmkan fresh B.BP.001.10.17.0000211 B.BP.001.10.17.0000314 Puri Asih Htl.Jl.Pantai Kuta40 Kuta Graduated,2.Spv Pjak diutmkan B.BP.001.10.17.0000496 yg punya Brevet(Pnglaman min Dicari SPG Min.SMU Max.27Th 2th). Kirim Lamaran ke Pert. Penampilan Menarik,Jujur & Rajin Sudirman Agung B10 Dps/Email: Penempatan Kuta & Nusa Dua, admin@chandraconsulting.com Gj1,8. Hub.Lusi 082144355655
B.BP.001.10.17.0000762
*Info JobAustrali,Korea,Jepang kizunabali.com Hp.082231577240
B.BP.166.10.17.0000765
BPR KAS Mencari Security Pglmn Min 2Thn Hub.081339403582
B.BP.001.10.17.0000757
Dcr PRT Wnt,Tdr Dlm, Bs Masak, lgs Krj!1,3/1,7Jt 085738644755
B.BP.001.10.17.0000548
Dcr Sales Counter,Supir Pariwisata,Sales Executive utk Travel.Hub:0361-238041
B.BP.004.10.17.0000617
B.BP.001.10.17.0000648
Dcri Reservation Staffs Travel English speaking T.287555 E.madehill@yahoo.com.au
B.BP.001.10.17.0000734
Dcr 2 kernet/navigator u/membantu pengiriman Spd Mtr umur 25-35thn.Lam lsg ke Sekar Sari Hasanudin 40 dps jam 10-14.00
Bth Sgr SPG & SPB Lmrn Bw ke Toko Bali Cenik Jl.Letda Md Putra Dps Prtokoan Udayana Kav A33 Cari Tenaga Office Boy/Girl Lmrn lgkp ke Gastro Sunset Road Tlp. 8477440
B.BP.004.10.17.0000566
DIJUAL MOBIL HONDA
CRV 2012 AT 2.4 Pribadi bs Lanjut Krdit/Cash,087860856999
Cari Tnga Reception/Operator Lmrn lgkp ke Gastro Sunset Road Tlp. 8477440 B.BP.001.10.17.0000613
Looking for Cooks/Waitress/Kasir /Cachos Mexican Kalimas Arcade No.15 Jl.Uluwatu 2 Jimbaran Hp. 081337406173
B.BP.001.09.17.0001952
Dibthkan Therapist Wanita Siap Kerja dan Tinggal Didalam Untuk daerah Canggu yg Bermnt WA No.087860970369,0817777302
Jl CRV 2.4 silver’2007 asli DK mulus,Ex.ibu2,Hub.085100437401
B.BP.001.10.17.0000741
Dcr Tng Lulusan SMK Jurusan Bangunan Hub:0811388142 B.BP.001.10.17.0000696
Dibthkan Sgr S1/D3 Ars/Sipil utk pry H.Jl.P.Galang 28, 484670
B.BP.004.10.17.0000697
B.BP.154.10.17.0000655
Dcr Tng.Teknisi (STM) Jl.Nusa Kambangan No.7 HUb:08123963394 B.BP.001.10.17.0000695
Dcr Cook utk Tree House Cafe Jl.Poppies I Kuta, 081337787349
B.BP.001.10.17.0000635
BENGKEL LAS
B.BP.154.10.17.0000716
SALON
TOYOTA
AvanzaG’2009 Silver AsBali Mls Prbd,081933610070/082341251453 B.BP.141.10.17.0000768
Inova G’11+Yaris E’10 Hitam AT asli DK Mulus H.081239996788
DIJUAL TANAH Tnh Nempil 250Jt/A, Jl.Besakih Pondok Citra Pmogan 08123871809
B.BP.001.10.17.0000615
B.BP.001.10.17.0000707
BIRO JASA
BALI WANGI KU
RA
S
DIJUAL MOTOR
WC
KLOSET, WASTAFEL, BATHUB SALURAN AIR, SALURAN DAPUR
0877 6129 5235 081 238 450 210 C.0000522-BRJ
SERVICE MAMPET
n
WC
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
GARANSI
242389 / 081236774491
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
RUPA-RUPA
KURAS MAMPET SALURAN AIR WASTAVEL, DLL
HONDA PROMO SPECIAL AT BESAR
DISCOUNT SANG BUNGA RINGAN AH TERIMA TUKAR TAMB
Mobilio
READY STOCK All new
CRV
HR-V
*Syarat & ketentuan berlaku
081 337 098 405 081 9999 818 63 C.0000421-mbl
B.BP.001.10.17.0000760
DIJUAL RUMAH
BIRO JASA
Desig
B.BP.001.10.17.0000774
DISEWAKAN RUKO Dikontrakkan 1 unit ruko (perkantoran) Lt 3 di Jl. Puputan Raya Renon Uk:5X20m2 fas lengkap Hub:08123928938
B.BP.001.10.17.0000744
Dikont Ruko di Kuta 5x10 2Lt 75Jt/Th Hub.082 3391 58558
B.BP.001.10.17.0000536
DIJUAL RUKO Ruko 2Lt Jl.Tkd Yeh Aya & Tnh Tkd.Balian Renon,Hb.0816576800
B.BP.164.10.17.0000736
DICARI TANAH Tanah di Tabanan untuk bengkel luas 10 are hadap barat jalan besar utama. Hubungi Wiwik HP.08113976363 G.06
B.BP.001.09.17.0000185 Djl Tnh:BU 160m2 P.Saelus Dps & B.BP.001.10.17.0000764 Djl Sawah Produktif 30are,17jt 100m2 Kediri Tbn Tlp.424133 081338771156 (pmilik langsung) KEHILANGAN /are, Jln, Hotmik 8m.Lokasi B.BP.005.10.17.0000303 B.BP.001.10.17.0000750 Hlg buku kiur No:SM.240614 a/n Subak Tegalcangkring Mendoyo Jual Mrh Kav lok.Pering pinggir Dijual Rmh Ls 1,60Are Kwanji Dwi Bali Jaya DK9312EQ Denpsar Jembrana Bali.Hub:087862270491 Jln.SHM 2,17A Hub.081999104500 Hub: 081239103866
MENGATASI MAMPET BERGARANSI:
Free
B.BP.001.10.17.0000771
ARSITEKTUR CV.Yoga Desain&Kntrktr:Jasa Gbr IMB,SIUP,SITU/HO,081338146376
RUPA-RUPA Dana 1Hr Cair,BPKB,Srtfkt,KPR Rmh 2Lt siap huni LT160m2 5Kmr 0,5% Hb.430373/74-085101520139 P.Adi 153B Tk.Umar,08179785354 B.BP.164.10.17.0000692 B.BP.001.10.17.0000767 Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat Rmh LT 284m2/LB 80m2,Jl.PerT.085337370228 / 412815 B.BP.001.09.17.0001907 mata Raya 21.Perum Giri Hill,ND, Rmh Bocor,Dak,Talang,Dinding, Hrg 1,4M(nego)& Tnh di Puri Dll Hb.Dani 085102411326 Grnsi Gading L.2Are,hrg 850jt (ng) H.
SERVICE KONTRAKTOR
DISEWAKAN RUMAH Rmh 2unit 66/105m2 Perum Tunjung sari PDSambian 081337002777
B.BP.001.10.17.0000558
B.BP.001.10.17.0000737
B.BP.001.10.17.0000752
INTERIOR
Jual Rmh Baru Minimalis Modern WA 082247972185 Areal Dps
DIJUAL GUDANG Jual Gudang Jl.Kargo Taman=9A Hp/WA: 08113899108
B.BP.141.10.17.0000769
Dbthkn Admin(Min D1 Single) & Opration Sopir,Kurir(Max.28Th) Krm Lam ke Jl.Gunung Soputan I/107 Dps Telp.8466317
B.BP.001.10.17.0000738
B.BP.001.10.17.0000544
B.BP.001.10.17.0000759
B.BP.001.10.17.0000753
B.BP.001.10.17.0000611
B.BP.001.10.17.0000747
Jual rugi Jl.Dewisri 2= 6,4A Hp/WA: 08113899108
G.07 Tyt Sienta V A/T’16 Htm AsBali Jual Tanah Luas 70 m2 Dkt Psr SMEA Akuntan/Diploma Akuntan, Serion’16 A/T Pth 085100840907 Batubulan 325Jt Ng Jl.Mobil Viw Renon 30m,Lokasi Jl.Utama S1, IHD, UNHI. Lamaran ke Bali TV, B.BP.001.10.17.0000746 Ketwl 200ng+230ng 087761245398 Jl.Kebo Iwa 63 Denpasar. Hub:081239340037 B.BP.001.09.17.0000991 Veloz 1.5cc Htm Manual’15 AsDK G.08 B.BP.001.10.17.0000745 AvnzaG’15 A/T pth085100840907 Presenter berita/hiburan S1, IHD, Kav.Mekar Kepaon Blok E.Pering B.BP.001.10.17.0000748 UNHI. Lamaran ke Bali TV, Gianyar 2000m2.Hub.08123811103 Jl.Kebo Iwa 63 Denpasar MITSUBISHI B.BP.001.10.17.0000614 G.09 Dijual Mitsubishi Engkel, L300, Tanah/Tegal 4are 50m Ujung Dcr teknisi,sales,spv,adm gdg Hino Engkel,Hino Engkel Long, Sekar Jepun Raya.0816578238 TP Gj+bns+komisi+BPJS,Lam Truk,Dyna Engkel,Th:2004,2009, B.BP.001.10.17.0000523 Jl.Tukad Banyumas No.1 Dps 2010,2011.Hub:081236084824.AYA Tnh Kvl di Mengwi 60Jt/A & B.BP.821.10.17.0000677 B.BP.001.10.17.0000109 130Jt/A Bs Kredit 087862450004 Dicr:Acc,Adm,Sek. D3 Min:25-35 Th Djl Mbl Pajero Sport Dakar Htm B.BP.001.10.17.0000462 Ex: 3Th u/Pers Kontraktor 4x4 th’11, Km 80.000, Ban baru, Jl.Raya 770m2 ± 2Km dari RS Email:lidyaokta75@gmail.com Kasih Ibu Saba Gyr, 087860095418 Samsat bln 8 (2017),Asli Bali, B.BP.001.10.17.0000778 B.BP.001.10.17.0000691 Dps.Srvice rtin Bumen Redja Tnh Siap bgn.SHM. LT(10x30) Dibutuhkan segera posisi Gtsu.340jt Ngo.H:087862270491 Gatsu Timur Dps TP,08123899391 Receptionist wanita atau pria B.BP.001.10.17.0000612 B.BP.001.10.17.0000749 yang berpengalaman,lamaran NISSAN DIJUAL RUMAH dibawa ke Shambala Spa. Juke RX’11 Putih+Honda City’08 di belakang Rahayu Restaurant, 325jt T.36 Penarungan htm Asli Bali H.081999456633 B.BP.001.10.17.0000751 Jln.Monkey Forest Ubud Telp. 08123806244 B.BP.001.10.17.0000545 Gianyar.Tlp:(0361) 4792229 / SUZUKI 625jt T.40 Cekomaria Penatih 082144187039 Karimun Wagon R GS 2014 Asli Telp. 08123806244 B.BP.004.10.17.0000636 Bali Hub:081238323329
H
Dcr Tng Mrktng u/Perum Gedong Pulukan Jembrana,GP1,5Jt, kalau dpt Fee 2Jt/unit Hub:03614719131 /082145368344/082144230777
B.BP.001.10.17.0000606
Dcr Krywn Serabutan utk Kerja Reklame H:081999941818 No SMS
B.BP.001.10.17.0000773
135m2 ByPas Kdri Tab & 150m2 Munggu LinkVila J8m,085101419992
BA
B.BP.153.10.17.0000772
B.BP.001.10.17.0000739
Dcr Housekeeper utk Villa di Pantai Kuta Hub: 0361-751396
Sienta’2016 V M/T Silver Tg1 Jln.Jayagiri XI No.11 Renon,BU
� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
LIM
B.BP.001.10.17.0000249
Bth Security Pria & Wanita Usia Min 25Th,Bertanggung Jawab,TB 165 Hub.Hari Krja 081236035887
Markom - Public Relation S1 Diploma, SMEA. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63 Denpasar
Informasi pasang iklan Telepon
B.BP.001.10.17.0000758
JASA KONSTRUKSI
EKONOMI
18
BUMN Harus Dijauhkan dari Prinsip Birokrasi
Rupiah Menguat 37 Poin Jakarta (Bali Post) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis (12/10) sore, bergerak menguat sebesar 37 poin menjadi 13.493 dibandingkan sebelumnya pada posisi 13.530 per dolar Amerika Serikat (AS). Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis kemarin, mengatakan dolar AS bergerak lesu terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah karena notulen pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 19-20 September 2017 memberi sinyal dovish. ‘’Beberapa pejabat The Fed masih mengkhawatirkan data inflasi bulanan yang rendah dan masih jauh dari target sehingga belum tepat untuk menaikkan bunga,’’ katanya. Ia mengemukakan bahwa notulen rapat FOMC memperlihatkan belum adanya suara bulat untuk menaikkan bunga di akhir tahun ini. Pertumbuhan ekonomi AS dinilai belum konsisten dan dibutuhkan ke-
Yogyakarta (Bali Post) – Pengelolaan Badan Usaha Milik Negara perlu dijauhkan dari prinsip-prinsip birokrasi agar lebih optimal memberikan kontribusi terhadap perekonomian negara, kata ahli ekonomi Universitas Gadjah Mada Tony A Prasetyantono. ‘’Karena terbelit birokrasi maka BUMN sulit bergerak secepat swasta,’’ katanya pada seminar nasional bertajuk ‘’Melepas BUMN Dari Birokratisasi’’ yang diselenggarakan Majalah Infobank, di Yogyakarta, Kamis (12/10) kemarin. Menurutnya, hingga saat ini perusahaan-perusahaan BUMN sulit terlepas dari prinisip birokasi karena dari aspek pengelolaannya melibatkan pemangku kepentingan yang banyak sekali pihaknya, dan pemiliknya adalah negara. Berbeda dengan perusahaan swasta yang hanya dimiliki perorangan. ‘’Kalau perusahaan swasta pemiliknya seseorang, sedangkan BUMN kan pemiliknya negara yang berarti seluruh rakyat Indonesia yang akhirnya diwakilkan parlemen,’’ katanya. Prinsip-prinsip birokrasi, menurutnya, mempersulit perusahaan untuk melakukan lompatan atau inovasi karena terkendala regulasi. ‘’Namun, untuk regulasi saya melihat sudah ada perkembangan yang signifikan, banyak regulasi yang dipangkas pemerintah,’’ ucapnya. Untuk mengurangi unsur birokratisasi dalam pengelolaannya, menurutnya, BUMN
harus mengedepankan prinsip independensi serta mengurangi tekanan-tekanan dari pemerintah. BUMN juga dituntut mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta tidak boleh terpengaruh kepentingan politik. Sementara itu, Wakil Presiden Eksekutif Senior Bank BRI Gunawan Sulistyo menyadari dominasi prinsip-prinsip birokrasi tidak akan mampu mengejar tuntutan pasar yang lebih menginginkan pelayanan yang serba cepat dan dinamis. Oleh sebab itu, katanya, saat ini BRI telah berkomitmen mengurangi prinsip birokrasi dengan memasukkan berbagai sentuhan teknologi yang praktis dalam berbagai aspek pelayanan. ‘’Untuk era generasi milenial saat ini tuntutan pelayanan yang praktis dan aman sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Pelayanan yang birokratis dan berbelit-belit akan ditinggalkan,’’ ujarnya. (ant)
Washington – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan skema jaminan sosial baru berupa Universal Basic Income (UBI) yang dapat diberikan kepada penduduk kurang mampu secara merata masih menjadi bahan pertimbangan pemerintah. ‘’Kita masih perlu mendiskusikan ini dengan Menaker dan Menperin untuk menyikapi fenomena ini,’’ kata Sri Mulyani saat ditemui pada sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-WB 2017 di Washington DC, AS, Kamis (12/10) kemarin. Sri Mulyani mengatakan skema pemberian subsidi uang tunai ini merupakan isu baru yang sedang dibahas di tingkat global karena bisa membantu masyarakat kurang mampu dengan tingkat pendapatan rendah untuk mengejar ketertinggalan. Program ini hampir serupa dengan kebijakan Program Keluarga Harapan yang telah diterapkan oleh pemerintah untuk membantu rumah tangga miskin dan menekan tingkat kemiskinan. ‘’Ini terkait dengan social safety net secara umum, cash transfer itu dilakukan supaya mereka punya kemampuan. Persoalannya adalah desain, dan kita perlu untuk meningkatkan kapasitas untuk mendesain ini,’’ ujarnya. Selain itu, pertimbangan lainnya dari penerapan UBI ini adalah karena penggunaan teknologi di masa mendatang diperkirakan bisa menggantikan peran
manusia dengan skill rendah, sehingga menimbulkan masalah penciptaan lapangan kerja. ‘’Kalau robot ini menghancurkan kesempatan kerja, maka apakah perlu diperkenalkan UBI. Ini adalah pemikiran relatif baru. Kita akan lihat, karena kita punya populasi besar dengan mayoritas demografi muda,’’ ujarnya. Sebelumnya, Dana Moneter Internasional (IMF) menerbitkan publikasi ‘’Fiscal Monitor’’ yang menyatakan bahwa kebijakan fiskal yang memadai dapat berperan besar dalam mengatasi masalah kesenjangan dan kemiskinan. Kebijakan fiskal tersebut antara dengan menerapkan tarif pajak yang progresif, menerapkan pemberian subsidi uang tunai berupa Universal Basic Income (UBI) secara merata kepada penduduk kurang mampu dan memanfaatkan pajak untuk investasi dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Khusus mengenai UBI, IMF mengingatkan bahwa skema fiskal ini tidak bisa diterapkan untuk negara dengan kapasitas pajak yang masih rendah dan negara tersebut membutuhkan pajak untuk investasi dalam bidang pendidikan serta kesehatan. Meski penerapan UBI masih dalam kajian, Sri Mulyani memastikan dua rekomendasi IMF mengenai pajak progresif dan investasi dalam sektor pendidikan dan kesehatan telah dilaksanakan oleh pemerintah. (ant)
UBI, Jaminan untuk Warga Tak Mampu
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
BADUY - Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menyalami masyarakat Baduy, dalam acara Pelatihan Peningkatan Kualitas Tenun Baduy. Dalam acara tersebut diserahkan Hak Cipta Kain Tenun Motif Baduy, di Desa Kenekes Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (12/10) kemarin.
Menjawab Tantangan dengan Transformasi Digital
IM3 Ooredoo mengadakan workshop digital transformation pada Kamis (12/10) kemarin di Harris Hotel & Conventions Denpasar. Workshop yang bertemakan ‘’Be Ready to Ride the Wave’’ ini menghadirkan pakar digital Andy Santoso, CEO BigEvo dan BigEvo Academy, Google Regional Trainer, ex Googler Indonesia. Menurut Head of Department Non-Dig, Media, PR and Internal Comm Indosat Ooredoo, Romano Bhaktinegara, digital transformation bukan hanya mengadopsi teknologi terbaru namun perubahan pola pikir dan kebudayaan organisasi. ‘’Bukan sekadar alat tapi juga dari dalamnya,’’ ujarnya. Digital transformation mempercepat proses aktivitas bisnis. ‘’Kita harus tetap bertransformasi. Tetap mengikuti arus saat ini dengan semangat muda. Beradaptasi dengan perubahan dan pergeseran budaya,’’ ujarnya. Ia pun mengungkapkan perusahaan-perusahaan besar yang gagal karena tidak mengadopsi digital transformation. Seperti Nokia, Yahoo, Blackberry, dll. Dengan digital transformation, dapat mengubah keputusan konsumen. Beberapa ide dan kegiatan yang dilakukan diawali dengan handphone. Bahkan sebuah survei yang diungkapkan, 43 persen orang menonton TV sambil memegang handphone dan 79 persen memegang handphone saat jeda iklan. Karena handphone bagaikan memegang dunia. Menjawab tantangan digital di era kekinian, UMKM pun dapat mengembangkan bisnisnya dengan transformasi digital ini. Kemudahan dan kecepatan akses yang dibutuhkan konsumen, mau
tidak mau juga harus diadaptasi oleh para pelaku usaha khususnya UMKM. Andy Santoso mengungkapkan, kendala yang dihadapi UMKM adalah mahalnya biaya menggunakan teknologi. Sehingga dengan dana yang terbatas UMKM harus jeli memanfaatkan peluang dan cara meningkatkan penjualan. ‘’Memang, UMKM harus memanfaatkan teknologi. Karena UMKM yang jadi kendala itu, dananya terbatas. Jadi mereka mesti pinter-pinter cari vendor yang menyediakan dengan gratis. Dan itu banyak. Salah satunya google dan kalau paket datanya kita bisa pakai Indosat,’’ bebernya. Google menyediakan google my business. UMKM
dapat mendaftar ke google my business. Di sana, UMKM dapat membuat website tentang usaha termasuk produknya yang sudah bisa menyesuaikan dengan tampilan mobile juga. Dengan begitu, bisnis atau produk UMKM tersebut menjadi mudah ditemukan dalam dunia digital. ‘’Setelah mendaftar bisa diverifikasi oleh google. Nanti ketika orang mencari/ search di google, itu muncul tempatnya. Pembelinya itu bisa menulis review, menulis komentar, melihat fotofoto dan galeri,’’ bebernya. Setelah mudah ditemukan, UMKM tersebut memerlukan promosi. Promosi itu memang memerlukan media, baik lokal maupun internasional. (kmb42)
sabaran sebelum menaikkan bunga. Di sisi lain, lanjutnya, pesimistis pasar terhadap rencana reformasi pajak pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang akan diluncurkan awal 2018 turut menahan laju dolar AS. Hal itu dikarenakan Partai Republik tidak memiliki kursi mayoritas. Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan bahwa stabilitas ekonomi nasional yang terjaga, terlihat dari beberapa data yang telah dirilis seperti inflasi, neraca perdagangan serta daya beli yang relatif terjaga turut menjadi faktor aset-aset berdenominasi rupiah masih diminati investor. ‘’Permintaan aset terhadap aset rupiah masih cukup baik sehingga fluktuasi rupiah terjaga di area positif,’’ katanya. Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Kamis ini (12/10) mencatat nilai tukar rupiah bergerak melemah ke posisi 13.521 dibandingkan posisi sebelumnya 13.509 per dolar AS. (ant)
19
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
Personel Polri
Dari Hal. 1
Untuk besaran gaji personel, Tito mengusulkan jumlahnya sama seperti personel Polri yang ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Perlu dipikirkan tentang satu, penggajian kepada anggota supaya mereka sama dengan di KPK. Sistem anggaran penyidikan dan penyelidikan jangan indeks tapi adcost, ini kelebihan di teman KPK mungkin diterapkan di densus,’’ kata Tito. Selain meminta dukungan anggaran, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga meminnta dukungan ke Komisi III DPR untuk hal-hal yang brrsifat teknis dan administrasi. Tito berharap Komisi III mendorong dibuatnya kesepakatan antara Polri dan Kejaksaan tentang tim Kejaksaan Agung dalam rencana ini. ‘’Kami memohon kepada Komisi III terkait pembentukan Densus Tipikor ini pertama
untuk pemerintah agar mempercepat proses pembentukan Densus Tipikor. Termasuk kemungkinan bersurat,’’ kata Tito. Di sisi lain, meski Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan ketidakinginannya bergabung dalam Densus Tipikor, namun Kapolri Jenderal Tito Karnavian trtap berharap Kejaksaan Agung bisa dilibatkan dalam pembentukan Densus Tipikor ini. Sebab, Densus ini membutuhkan penuntut umum yang berasal dari kejaksaan. Ia juga berharap penuntut dari kejaksaan yang akan bergabung dengan Densus Tipikor itu bisa bekerja satu atap dengan penyelidik dan penyidik dari Polri. ‘’Kalau memang tidak bisa satu atap paling tidak dari Kejaksaan Agung untuk membentuk tim khusus yang melekat sehingga tidak bolak-balik,’’ katanya. Tito mengatakan, hal ini seperti yang sudah diterapkan di KPK yang menjadi kelebihan
lembaga antikorupsi tersebut. ‘’Kelebihan di KPK koordinasi langsung tanpa mengurangi kewenangan kejaksaan. Ini tim kecil untuk penuntutan sehingga perkara tak bolak-balik,’’ ungkapnya. Meski sistem perkaranya mengakomodir seperti KPK, Tito menolak anggapan jika pembentukan Densus Tipikir Polri dibentuk untuk menyaingi KPK. Untuk struktur organisasinya Densus Tipikor akan dipimpin seorang perwira berpangkat inspektur jenderal dan nantinya Kepala Densus Tipikor akan berada langsung di bawah kendali Kapolri. Selain itu, Densus Tipikor juga akan memiliki jaringan di tiap daerah. ‘’Struktur Densus ini akan dibawahi seorang bintang dua, akan dibentuk satgas tipikor di kewilayahan yang dibagi tiga tipe dan kedudukan Kadensus berada langsung di bawah Kapolri,’’ jelasnya. (kmb4)
Yuwono di Jakarta, Kamis kemarin. Argo mengungkapkan, para tersangka itu termasuk pemimpin pendemo dari Barisan Merah Putih Papua Wati Martha Kogoya, sedangkan empat orang lainnya masih sebagai saksi. Argo mengatakan para saksi menyampaikan para tersangka telah melakukan penganiayaan dan perusakan terhadap fasilitas umum di Gedung Kemendagri RI. Argo menuturkan, para pendemo itu bertindak secara spontan dan telah menempati Gedung Kemendagri RI sejak dua bulan lalu. Perwira menengah itu menyebutkan, pengunjuk rasa meminta kepastian dari Kemendagri RI terkait perbedaan pendapat soal sengketa pemilihan kepala daerah (pilkada) pada salah satu kabupaten di Provinsi Papua. Sebelumnya, Barisan Merah Putih Papua pimpinan Wati Martha Kogoya mengawasi dan melakukan sweeping terhadap tamu asal Papua, mereka dilarang masuk ke Kemendagri RI pada Rabu (11/10). Selanjutnya, massa Spontanitas Negeri Ma-
syarakat Yapen, Intan Jaya dan Tolikara Papua pimpinan Absalom Manianj mendatangi Kemendagri bertujuan menyikapi putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK). Putusan MK itu terkait PHP Kabupaten Intan Jaya Provinsi Papua yang meminta pembentukan tim investigasi kasus Pilkada 2017 pada lima kabupaten. Massa diduga tidak sabar menunggu pejabat Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri yang hendak menemui untuk menyampaikan aspirasinya. Kemudian massa beranjak keluar gedung pertemuan seraya berteriak ‘’Menteri harus turun sekarang juga’’. Sekitar 30 pengunjuk rasa masuk ke pintu depan selanjutnya menganiaya sejumlah orang dan merusak fasilitas umum. Tercatat 10 orang petugas mengalami luka akibat penganiayaan dan kerusakan seperti pot bunga, kaca pintu Gedung F Kemendagri, kaca di atas pintu Gedung B, kendaraan dinas pejabat Kemendari nomor polisi B-1081-RFW dan kaca belakang mobil D-1704ACZ. (ant)
Sahkan Pasangan
Dari Hal. 1
Awalnya, massa yang berjumlah puluhan orang itu menggelar unjuk rasa di Kantor Kemendagri sejak Rabu pagi menuntut Mendagri Tjahjo Kumolo mengesahkan pasangan tersebut. John Tabo dan Barnabas kalah suara dalam Pilkada Tolikara 2017 yang lantas mengajukan gugatan ke MK atas sengketa hasil pilkada, namun tetap tidak menang. Kendati demikian, para pendukungnya tetap mendesak Mendagri mengesahkan keduanya dengan melakukan aksi yang berakhir pada peristiwa perusakan kantor Kemendagri. 11 Tersangka Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan 11 tersangka terhadap pendemo yang rusuh di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. ‘’11 orang kita naikkan statusnya menjadi tersangka sesuai dengan peran dan saksi dari temannya,’’ kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo
Dari Hal. 1
Sementara itu, Wadir Pelayanan RSU Bangli I Ketut Darmaja mengatakan, dari hasil penanganan medis, kelima pengungsi tersebut diduga mengalami Food Intolerance. Food Intolerance bisa jadi karena mereka alergi terhadap salah satu menu yang disajikan. Dia
Telah Membaik mengatakan usai mendapat penanganan, empat dari lima orang sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya telah membaik. Sementara satu orang masih harus menjalani rawat inap. Pengungsi I Kadek Bawa mengatakan, ada tujuh orang pengungsi yang mutah-mutah usai menyantap sarapan pagi
Terima Reward Dari Hal. 1
Namun, sepanjang pengetahuannya, ada beberapa syarat untuk menerima reward berupa DID tersebut. ‘’Satu dari beberapa syarat tersebut adalah laporan keuangannya menerima opini WTP. Mudah-mudahan ada reward lagi kalau penyusunan APBD-nya tepat waktu, LAKIP-nya bagus dan meraih WTP, maka syarat tersebut harus dipenuhi untuk menerima DID,’’ jelasnya. Sementara itu, Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, keberhasilan meraih opini WTP tiga kali berturut-turut itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya pribadi dan pemerintah daerah. WTP ini, pihaknya meyakini akan menambah besar untuk meraih penghargaan
Dana Raksa dan juga Dana Insentif Daerah (DID) seperti yang diterima tahun lalu. ‘’Ini tentu membanggakan bagi kita, karena sudah meraih opini WTP untuk ketiga kalinya. Mudahmudahan prestasi ini menjadi modal kita untuk mendapatkan kucuran dana DID dari pemerintah pusat,’’ katanya. Di sisi lain, Bupati menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh stakeholder terkait yang bekerja keras untuk mewujudkan target merebut opini WTP. Bagaimanapun opini ini sangat diperlukan untuk menambah dana tambahan melalui reward yang diberikan untuk kesejahteraan masyarakat Buleleng sendiri. ‘’Kita akan terus berupaya bekerja keras untuk menyejahterakan masyarakat di Buleleng,’’ katanya. (ad792)
Percobaan Kedua
Dari Hal. 1
Kejadian drone menabrak jembatan terjadi pada percobaan kedua. Saat itu tim mencoba menerbangkan dengan melawan arah angin, yakni mengarah ke laut. Drone sempat naik, namun belum satu meter drone oleng lalu menyambar pagar jembatan. Teknisi drone Agus MT mengatakan, kegagalan take off disebabkan oleh kondisi angin yang kurang mendukung. Selain itu juga ada kendala pada landasan pacu. Landasan pacu di lokasi galian C dekat galian
PT Bumi Pasir Mandiri itu terlalu banyak kerikil, sehingga membuat roda drone selip. Kondisi itu membuat drone tidak bisa mencapai kecepatan minimal untuk bisa mengudara. ‘’Udara terlalu rapat. Tadi roda drone juga selip karena terlalu banyak grafel,’’ ungkapnya. Untuk bisa lepas landas, menurutnya, kecepatan drone minimal 60 kilometer per jam. Namun yang terjadi kemarin kecepatan hanya mencapai 45 kilometer. ‘’Ini seharusnya dilakukan pagi hari, tapi tidak bisa karena Gunung Agung diselimuti awan,’’ ujarnya. (kmb)
Jumat, 13 Oktober 2017 05.00 Gayatri Mantra 05.30 Bali Channel Tourist TV 05.52 Mars Indonesia Raya 05.54 Mars Bali Jagadhita 05.56 Lagu Ngastitiang Bali 06.00 Puja Trisandya 06.05 Dharma Wacana Makna Upacara Pujawali dan Piodalan (2) 06.35 Seputar Bali Pagi 07.05 Bali Channel 07.35 Kartun Bala Kanda
08.00 Bali Channel Tourist TV 09.30 Inovator 10.05 Lejel Homeshopping 10.30 Ajeg Bali Metatah, Menaklukkan Musuh Dalam Diri II 11.05 Bali Channel Tourist TV 12.00 Puja Trisandya 12.05 Dharma Wacana Makna Upacara Pujawali dan Piodalan (3) 12.30 Berita Siang 13.00 Klip Bali
13.30 Lejel Homeshopping 14.00 Klip Bali 14.30 Tembang Bali 15.30 Bali Channel Tourst TV 16.05 Dialog Interaktif Pegadaian 17.05 Nangun Yadnya Karya Manusa Yadnya Metatah Sinarengan Desa Pakraman Pemogan 17.30 Kartun Ayodya Kanda 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali
19.30 Giliran Anda 20.00 Orti Bali 20.30 Lila Cita Sanggar Bon Kori Denpasar (2) 21.30 Wirasa Peduli Sesamamu 22.00 Berita dan Bincang Terkini 22.05 Lial Cita Calonarang Sukawati (6) 23.00 Berita dan Bincang Terkini 23.00 Lila Cita Calonarang Pura Dalem Budamanis (1)
itu. Namun yang dilarikan ke RSU Bangli lima orang. Sementara dua lainnya termasuk dirinya mengalami muntahmuntah saat berada di luar pengungsian. Dia menduga makanan yang menyebabkan mual hingga muntah adalah sambal tingkih (kemiri) yang disajikan dalam menu sarapan. (kmb40)
Ashvatthaman Serang Krishna dan Arjuna
Disusun: Kisari Mohan Ganguli Diterjemahkan: I Ketut Arinta (Edisi Keduapuluh Delapan)
Rishi Vyasa : (Bharata) setara dengan Veda. Ini adalah suci dan agung. Bharata menganugerahkan kemasyhuran dan kesejahteraan. Karena itu, seseorang harus mempelajari dan mendengarkan dengan perhatian penuh.
Dhritarashtra bertanya kepada Sanjaya, ‘’Gambarkanlah kepadaku pertempuran antara Arjuna melawan para Samsaptaka. Raja-raja lainnya dengan para Pandava. Ceritakan juga kepadaku, oh Sanjaya, pertarungan sengit antara Arjuna versus Ashvatthaman. Dan penguasa-penguasa bumi lainnya dengan para Partha.’’ Sanjaya menjelaskan, Dengarkanlah hamba, oh raja, bagaimana terjadinya pertempuran antara ksatria-ksatria hebat dan gagah perkasa di pihak kita melawan musuh pada pertempuran yang menghancurkan tubuh-tubuh, dosa-dosa, dan kehidupan-kehidupan itu. Pembantai musuh-musuh itu Partha menembus ke dalam pasukan kekuatan Samsaptaka. Serangan Arjuna menyerupai lautan mengguncang secara berlebihan. Seperti sebuah badai menggoyang kedalaman sangat luas. Setelah memotong menggunakan anak-anak panah tajam dengan pinggir berkepala lebar. Kepalakepala para prajurit pemberani itu dihiasi muka-muka yang memiliki kemegahan bulan purnama. Dengan mata indah, alis mata dan gigi, Dhananjaya dengan cepat menyebabkan bumi seolah-olah ditebari bunga-bunga lotus, yang tercerabut dari tangkai mereka.
Pada pertempuran itu Arjuna melepaskan panah-panah berkepala seperti pisau cukur. Panah itu memotong lengan-lengan musuhmusuh dengan presisi yang tepat. Lengan-lengan ada yang bundar, besar dan padat bahkan diurapi pasta cendana dan minyak wangi. Dengan senjata-senjata masih di dalam genggaman, sarung tangan kulit membungkus jari-jari mereka. Kelihatan seperti ular-ular berkepala lima. Putra Pandu itu berulangulang memotong dengan panahpanah berkepala lebar, kuda-kuda, para penunggang, para sais kereta, panji-panji, busur-busur, anak-anak panah, lengan-lengan yang dihiasi batu-batu mulia itu. Arjuna, oh raja, dengan ribuan anak panah mengirim ke tempat kediamannya Dewa Yama, ksatria-ksatria kereta, gajah-gajah, kuda-kuda dan pasukan-pasukan berkuda. Banyak para prajurit utama dipenuhi kemarahan meraung seperti banteng-banteng gila. Seperti seekor sapi betina dirangsang pada musimnya. Semuanya menyerbu Arjuna dengan penuh semangat. Teriakannya sangat keras. Semua kemudian mulai menyerang Partha menggunakan anak-anak panah mereka ketika yang belakangan sibuk membantai mereka. Seperti
banteng-banteng marah menyerang salah satu jenis tanduk-tanduk mereka. Pertempuran yang terjadi antara Arjuna dan mereka membuat rambut berdiri tegak. Bahkan seperti pertempuran antara para Daitya dan pemegang Halilintar saat penaklukan ketiga dunia. Setelah menahan dengan senjata-senjatanya sendiri, senjata-senjata musuh di semua sisi, Arjuna menyerang lawannya dengan cepat memakai anak-anak panah tak terhitung. Kemudian mengambil nyawa para ksatria Kuru. Seperti angin menghancurkan kumpulankumpulan awan sangat luas, Arjuna, dipanggil Jaya Jaya. Hal itu memperbesar ketakutan musuh-musuhnya. Arjuna memotong menjadi potongan-potongan kecil rombongan kereta-kereta berikut gandar-gandar, roda-roda, dan as-as yang sebelumnya dihancurkan. Para prajurit, kuda-kuda, sais-sais kereta telah dibantai sebelumnya. Senjatasenjata, kantong-kantong panah telah berpindah tempat. Tiang bendera hancur. Tali temali dan tali kekang dipisahkan. Pelindungpelindung kayu dan panah-panah yang telah dipatahkan, memenuhi setiap orang dengan keheranan mencapai prestasi-prestasi yang bagus sekali. Melihat dan menandingi
seribu orang prajurit kereta hebat itu yang bertarung bersama-sama. Kerumunan para siddha, para rishi surgawi dan para charana semuanya memuji-mujinya. Genderang-genderang surgawi dibunyikan. Hujan-hujan bunga jatuh menimpa kepala-kepala Keshava dan Arjuna. Dan sebuah suara niskala berkata, ‘’Mereka ini Keshava dan Arjuna, adalah kedua pahlawan yang selalu memiliki ketampanan bulan, kemegahan api, kekuatan angin dan sinar matahari. Ketika mereka berada dalam kereta yang sama, pahlawan ini tak terkalahkan. Bahkan seperti Brahma dan Isana. Kedua pahlawan utama semua makhluk itu sesungguhnya adalah
Nara dan Narayana.’’ Setelah mendengarkan dan menyaksikan hal-hal menakjubkan ini, oh Bharata, Ashvatthaman dengan sangat hati-hati dan tekad bulat menyerbu Krishna maupun Arjuna. Dengan lengan-lengannya yang memegang sebuah anak panah di genggamannya, putra Drona itu menyambut Pandava itu setelah menembakkan panah-panahnya yang dilengkapi kepala-kepala tajam. Sambil tersenyum berkata kepadanya, ‘’Jika, oh pahlawan, engkau menghargai aku sebagai seorang tamu yang pantas tiba sebelum engkau. Kemudian berikan hari ini aku sepenuh hati, keramahan pada pertempuran ini.’’ (besambung)
Sloka 15.14 Aham vaisvanaro bhutva praninam deham asritah pranapana-samayuktah pacamy annam catur-vidham Aku adalah api pencerna di dalam badan-badan semua makhluk hidup, dan Aku bergabung dengan udara kehidupan, yang keluar dan masuk, untuk mencernakan empat jenis makanan.
4 richest Indonesians wealthier than poorest 100 million
balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost
Jumat Umanis, 13 Oktober 2017
@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
@balipostcom http://instagram.com/balipostcom
TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, (0361) 233801 Facsimile: 227418
Artis Cantik Hollywood Jadi Korban Harvey Weinstein
New York Times melaporkan Selasa (10/10) waktu setempat bahwa aktris Gwyneth Paltrow mengaku menjadi salah satu korban pelecehan seksual yang dilakukan produser film terkenal Hollywood Harvey Weinstein.
Beyonce
Bali Post/afp
Lagu Barunya Geser ”Despacito”
Lagu berbahasa Spanyol Beyonce, “Mi Gente” berhasil menggeser “Despacito” dari puncak tangga lagu latin AS. Lagu Beyonce itu merupakan lagu yang dibuat untuk para korban badai. “Mi Gente” yang dibuat penyanyi reggae Kolombia J Balvin dengan memadukan ritme dansa Afrika dari DJ Willy William asal Prancis telah bertahan di posisi nomor dua selama 11 pekan di bawah “Despacito.” Akhirnya di minggu ke-12, “Mi Gente” berhasil merangkak naik ke puncak. Lagu yang dibintangi Beyonce, bernyanyi menggunakan bahasa Spanyol, merupakan kemunculannya yang pertama di industri musik setelah melahirkan bayi kembar pada Juni lalu. Beyonce mengatakan semua yang dihasilkan dari “Mi Gente” yang artinya “My People” akan digunakan untuk menolong korban badai di tiga lokasi, dari Karibia hingga bagian selatan Amerika Serikat. “Despacito” yang dinyanyikan Luis Fonsi dan rapper Daddy Yankee, kemudian berkolaborasi lagi dengan Justin Bieber, menduduki posisi puncak di anak tangga lagu latin selama 35 minggu. Posisi puncak “Despacito” hanya dikalahkan oleh “Bailando” yang dinyanyikan Enrique Iglesias yang bertahap di puncak tangga lagu selama 41 minggu. (iah/afp)
Sementara aktris Angelina Jolie mengaku kepada The Times bahwa dia, “Memiliki pengalaman buruk bersama dengan Harvey Weinstein sewaktu saya masih muda sehingga memilih tidak pernah lagi bekerja sama dengan dia.” Saat dikonfirmasi Reuters, Jolie dan Paltrow enggan menjawab pertanyaan dari kantor berita ini. Sementara itu, New Yorker melaporkan bahwa aktris Italia Ambra Battilana Gutierrez pernah melapor ke polisi pada 2015 karena telah diserang secara seksual oleh Weinstein. Aktris ini kemudian diminta polisi untuk mengatur pertemuan berikutnya dengan Weinstein, namun kali ini sang aktris sudah dipasangi alat perekam, tulis New Yorker. New Yorker juga melaporkan bahwa 13 wanita mengaku telah diserang secara seksual oleh Weinstein, bahkan tiga di antaranya mengaku diperkosa oleh sang produser peraih Oscar yang sudah dipecat oleh studio
filmnya itu. Juru bicara Weinstein, Sallie Hofmeister, menyatakan “Segala tuduhan seks yang bukan suka sama suka telah dibantah keras oleh Tuan Weinstein.” Sementara itu, istri Weinstein yang sudah 10 tahun bersama dia, yang juga perancang fesyen Marchesa, Georgina Chapman, memutuskan meninggalkan suaminya. “Hati saya ikut hancur bagi semua wanita yang mengalami penderitan yang luar biasa karena tindakan yang tak termaafkan ini. Saya memilih untuk meninggalkan suami saya,” kata Chapman. Mengecam Sementara itu, pascapemberitaan terkait kelakuan negatif Weinstein ini, aktor Leonardo DiCaprio ikut murka dan mengecam dugaan pelecehan seksual yang dilakukan produser film terkenal Hollywood itu. “Tak ada maaf untuk (pelaku) kekerasan seksual atau serangan seksual, tak peduli siapa dia dan
Angelina Jolie mengaku kepada The Times bahwa dia memiliki pengalaman buruk bersama dengan Harvey Weinstein.
Lomba Mengeja Tingkat Internasional Libatkan Empat Negara Singapura (Bali Post) Qooco, salah satu operator solusi pembelajaran, akan menggelar Qooco Asia Spelling Cup 2017, sebuah event tahunan lomba mengeja terbesar di Asia. Ada 4 negara yang terlibat dalam acara ini, yakni Cina, Indonesia, Thailand, dan Malaysia.
Para siswa akan bertanding untuk menjadi 70 finalis dan akan mengikuti final di Kuala Lumpur pada Minggu, 12 November 2017. Bagi para finalis, seluruh pengeluaran, termasuk tiket perjalanan, akomodasi, dan makanan ditanggung Qooco. Lomba ini terbuka bagi sia-
Tur Agen Perjalanan Thai Airways ke Chiang Mai (1)
Melihat Kota Tua dan Sensasi ”Night Bazaar”
Tur edukasi agen perjalanan Thai Airways pada tahun ini mengunjungi Chiang Mai, Thailand. Kegiatan dilakukan selama 4 hari, mulai Jumat (6/10) hingga Selasa (10/10). Pergi ke Chiang Mai, belum lengkap jika tidak mengunjungi Kota Tua dan mempelajari tradisi Suku Lanna serta merasakan sensasi belanja di Night Bazaar. Sejarah Chiang Mai diawali ketika Raja Mengrai mendirikan kota ini pada tahun 1296 sebagai ibu kota kerajaan Lanna. Wilayah kota tua Chiang Mai dikelilingi oleh tembok tinggi dan kanal-kanal. Saat ini hanya sebagian kecil saja tembok yang masih utuh. Menurut pemandu yang mengantarkan peserta tur edukasi agen perjalanan Thai Airways berkeliling, Chumpan Kusuma na Ayuthay, kota tua paling cocok disusuri dengan berjalan kaki atau naik sepeda. Sebab, pemandangan di Kota Tua masih asri dan memang ditata untuk bisa dinikmati sambil berjalan maupun bersepeda. Dikatakan pria yang akrab disapa Thye ini, pemerintah Chiang Mai sangat menjaga arsitektur di Kota Tua. Kota Tua yang berbentuk segi empat itu memiliki empat sisi yang seluruhnya memiliki gaya arsitektur yang berbeda. Sama halnya dengan Bali, bangunan yang lebih dari 4 tingkat tidak boleh dibangun di kawasan yang dipisahkan dengan kanal dari kota baru Chiang Mai itu. Terdapat sejumlah bangunan berarsitektur kuno juga disulap menjadi hotel maupun kafe, namun tetap mempertahankan desain kunonya. Ada satu ikon yang sangat diincar para pelancong untuk dijadikan background foto, yakni Tha Phae Gate, pintu gerbang kota tua Chiang Mai yang terbuat dari bata merah. Banyak pelancong menyempat diri berfoto di lokasi tersebut. Di Kota Tua, wisatawan bisa mengunjungi Three Kings Monument (Monumen Tiga Raja). Monumen tersebut menggambarkan sejarah berdirinya Chiang Mai. Tak jauh dari lokasi itu, tepatnya di seberang monumen terdapat sebuah museum yang bisa dikunjungi jika ingin mengetahui tentang kebudayaan Suku Lanna, yakni Lanna Folklife Museum.
apa profesi dia,” tulis sang aktor dalam Facebook seperti dikutip laman Variety. “Saya menaruh hormat kepada kekuatan dan keberanian para wanita yang berani maju agar suara mereka didengar.” DiCaprio membintangi beberapa film kelas atas yang diproduseri perusahaan Weinstein, termasuk “Gangs of New York”, “The Aviator” dan “Django Unchained”. Selasa waktu AS, New Yorker menerbitkan laporan tuduhan pemerkosaan oleh Weinstein terhadap tiga wanita atau lima hari setelah New York Times menurunkan hasil investigasinya terhadap kelakuan cabul Weinstein yang di antaranya ditudingkan oleh Ashley Judd dan Rose
McGowan. Weinstein kemudian dipecat oleh perusahannya pada 8 Oktober. Tindakan Weinstein membuatnya dibanjiri kecaman dari tokoh dan bintang kelas atas seperti Jennifer Lawrence, Meryl Streep, Kate Winslet, George Clooney, Angelina Jolie, dan Judi Dench, bahkan mantan Presiden Barack Obama mengaku jijik mengetahui apa yang selama ini dilakukan Weinstein. (ant)
Sepanjang jalan di Chiang Mai, dekat Three Kings Monument, akan terlihat tuktuk dan songthaew atau yang biasa disebut taksi merah oleh orangorang Chiang Mai. Keduanya merupakan transportasi publik yang kerap digunakan jika ingin bepergian di Chiang Mai. Tarif songthaew relatif murah cuma 20-30 THB (Thai Baht) per orang. Sedangkan tuktuk harganya lebih mahal, sekitar 80-200 THB. Chiang Mai juga dikenal sebagai Kota Kopi. Alasannya, kata Chumpan, kopi merupakan komoditi yang dihasilkan Chiang Mai. Selain itu, banyak kafe dan kedai yang menghadirkan kopi dalam menu mereka. Kebanyakan kopi yang diproduksi adalah Arabika dengan hamparan perkebunan terletak di sebelah utara Chiang Mai. Puas melihat-lihat Kota Tua dan mempelajari kebudayaan Lanna, jangan lewatkan Night Bazaar yang terletak di Chang Khlan Road. Pasar malam yang dibuka tiap hari mulai pukul 18.00 hingga tengah malam ini
sangat ramai dikunjungi warga dan pelancong. Di dalamnya kita bisa menemukan aneka rupa suvenir, kerajinan tangan, pakaian, dan pertunjukkan artis jalanan. Di dekat Night Bazaar, terdapat dua pasar lagi yang bisa dikunjungi, yakni Kalare Night Bazaar dan Asunarm Markets. Untuk Kalare Night Bazaar relatif sama dengan Night Bazaar, sementara Asunarm Markets lebih banyak menjual makanan dan minuman, termasuk sejumlah kuliner khas Chiang Mai dan Thailand. Ketika berkunjung ke Night Bazaar pada Minggu (8/10), suasana ramai dan penuh sesak nampak di sepanjang Night Bazaar. Menurut Phannisar Vongtrakulkit, Global Account Management Department Thai Airways yang menemani peseta tur selama perjalanan ini, lapak-lapak di Night Bazaar membentang sepanjang 1 kilometer. Ditambah dengan dua pasar lainnya, total harus jalan sepanjang 1,5 kilometer jika ingin melihat seluruhnya. Meski lelah berjalan untuk mencapai ujung dari Night Bazaar ini, namun pengalaman dan sensasinya tidak bisa dilupakan. Sepanjang jalan, orang nampak sibuk menjajakan aneka barang dagangan. Sementara pelancong dan warga asli berbaur berdesak-desakan untuk bertransaksi. (iah)
Bali Post/iah
MONUMEN - Wisatawan berfoto di depan Monumen Tiga Raja yang ada di Chiang Mai.
pa saja yang masih duduk di tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah tingkat pertama. Mereka berasal dari negaranegara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari. Usia yang boleh berpartisipasi antara 6 hingga 16 tahun. Untuk bisa mencapai final,
finalis harus melewati berbagai tahapan seleksi, yang nantinya dilakukan lewat ponsel pintar. Dalam memilih finalis, Qooco telah menciptakan sebuah aplikasi bernama Qooco Arena, yang akan mengetes kemampuan berbahasa Inggris para siswa melalui 6 segmen yang meliputi mendengar, berbicara,
dan mengeja. Nantinya akan dipilih 15-20 siswa yang akan dipilih ke final. Para siswa kemudian akan diberikan kesempatan mengasah kemampuan berbahasa Inggris mereka sebelum berkompetisi di tes berbahasa Inggris yang paling maju di aplikasi Qooco Arena pada Sabtu (14/10). (kmb18)