Skip to main content

Edisi Selasa 30 Oktober 2018 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

Bali Post

balipost (170 rb Like) http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

- 1 Januari 2007 ADAM Air Lokasi Selat Makasar Korban tewas 102 orang

- 7 Mei 2011 Merpati Airline Lokasi Papua Barat Korban tewas 25 orang

- 7 Maret 2007 Garuda Lokasi Bandara Adi Sutjipto Korban tewas 22 orang

- 9 Mei 2012 Sukhoi Lokasi Gunung Salak Korban tewas 45 orang

- 20 Mei 2009 TNI AU Lokasi Magetan Jatim Korban tewas 100 orang

- 28 Desember 2014 Air Asia Lokasi Laut Jawa Korban tewas 162 orang

21 Penumpang Pegawai Kemenkeu Jakarta (Bali Post) – Kementerian Keuangan merilis 21 nama pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan yang menjadi penumpang Lion Air JT610 Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) kemarin. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Nufransa Wira Sakti menjelaskan, 21 nama ini terdiri atas 12 pegawai Direktorat Jenderal Pajak, 6 pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan, dan 3 pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Daftar itu belum termasuk dua pasangan dari pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang juga merupakan pegawai Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hal. 15 Gusti Ayu

Pesawat Baru Terbang Lion Air JT 610 jatuh Lion Air JT-610

Faktor penyebab Kecelakaan Penerbangan

BANGKA BELITUNG

12,33 %

33

12,

67,12 %

%

15,75 %

Faktor manusia

PALEMBANG

Faktor Lingkungan Faktor Teknis Faktor Fasilitas

Pesawat

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

LION AIR JT-610 Jenis Pesawat :

Boeing 737 - 800 Tail Number :

PK-LQP

Kapasitas :

210

Penumpang

1

BANTEN

2

IGA Metta Kurnia (49), satu dari seratusan penumpang Lion Air JT-610. Dia adalah Kepala Sub-Bagian Umum dan Kepatuhan Internal KPP Pratama Pangkal Pinang. Saudara Ayu Metta, Gusti Ayu Maya Kurnia, tidak bisa menyembunyikan kesedihan yang dialami adiknya. Dia membenarkan kalau Metta adalah adik kandungnya yang ikut dalam rombongan penumpang pesawat Lion Air JT-610. ‘’Itu sudara kami dan keluarga sedang mengurus dan mencari tahu kepastian nasib saudara kami,’’ katanya, Senin (29/10)kemarin. Hal. 15 Siswa Pintar

Awak Pesawat

2 5 pilot

filght attendant

Grafis : Bali Post

Indonesia Bertekad Jadi Kekuatan Maritim Dunia

LAUT memegang peranan penting bagi kehidupan dan masa depan umat manusia di dunia. Namun di saat yang sama, laut juga menghadapi tantangan. Mulai dari maraknya kejahatan laut seperti illegal fishing, tumpang tindih klaim maritim, hingga masalah kesehatan laut. Jangan sampai manusia terlambat berbuat untuk laut. ‘’Jangan lagi punggungi lautmu. Tataplah dia. Rangkullah dia dengan hatimu,’’ kata Presiden RI Joko Widodo saat membacakan puisi dalam pembukaan Our Ocean Conference (OOC) 2018 di BNDCC, Nusa Dua, Badung, Senin (29/10) kemarin. Puisi tentang laut ini dibacakan Jokowi sebelum menutup pidatonya. Pesan lain yang tersirat, Jokowi mengajak semua pihak untuk menjadikan laut sebagai sahabat yang akan memberi kehidupan hingga generasi berikutnya. Laut bukan pemecah, tetapi pemersatu jarak antara darat dan berbagai peradaban anak manusia. ‘’Laut harus menjadi samudera kesejahteraan, laut harus menjadi samudera perdamaian. Rawat dan cintailah lautmu, samuderamu. Laut adalah masa depanmu. Our ocean, our future. Our ocean, our legacy,’’ imbuhnya. Hal. 15 Masa Depan

Pelaku Penculikan Anak Dibawa ke RSJP Bangli Terduga pelaku penculikan anak di Dusun Darma Winangun, Desa Tianyar Timur, Kubu, Karangasem dibawa ke RS Jiwa oleh jajaran Polsek Kubu, Senin (29/10) kemarin. Sebelumnya pelaku menculik bocah atas nama Ni Luh Putu Sayang Eka Yanti (6,5). Halaman 11 Mobil ‘’Pamedek’’ Terbakar Pamedek Pura Kentel Gumi dikagetkan adanya kebakaran mobil, Senin (29/10) kemarin. Tepat di parkiran pura, mobil Suzuki X-Over DK 1658 FG milik I Made Suwena terbakar di bagian mesin. Halaman 12

Jakarta (Bali Post) Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Jadwal Kedatangan : Karya Sumadi memastikan pesawat maskapai Lion Air JT-610 rute Jakarta - Pangkal Pinang Bandara Udara Depsti Amir Pangkal Pinang yang sebelumnya dinyatakan hilang kontak, dipastikan pesawat tersebut jatuh di perairan Laut Senin , 29 Oktober Jawa atau tepatnya di utara Kota Bekasi, Jawa 07.20 WIB Barat. ‘’Kami telah berkoordinasi dengan Basarnas, baru saja Basarnas menyatakan memang benar pesawat itu jatuh di perairan Laut Jawa di utara Bekasi,’’ ujar Menhub Budi di Posko Crisis Center Kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 di Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (29/10) kemarin. Dalam konferensi pers tersebut Menhub didampingi Plt. Dirjen Perhubungan Udara Praminto Hadi, Dirut AP 2 Awaludin, Ketua KNKT Soerjanto, Dirut Airnav Indonesia Novie Riyanto, Direktur Operasi Lion Air Capt. Daniel Putut, dan Direktur Keuangan Jasa Raharja Myland Zoelaini. Hilang K Menhub mengungkapkan, pesawat Lion Air JT-610 ontak membawa total 189 orang yang terdiri atas 181 penumpang 06.33 W IB dan 8 awak pesawat. Menhub juga memastikan pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP milik maskapai Lion Air ini merupakan pesawat baru yang beroperasi sejak Agustus lalu. ‘’Pesawat yang digunakan adalah pesawat baru B 737-800 Max yg baru dioperasikan pada bulan Agustus 2018 dengan lama penerbangan sebanyak 800 jam,’’ ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjelaskan, saat ini pihaknya bersama Basarnas bekerja sama dengan TNI dan unsur terkait sedang fokus dalam upaya mencari serpihan-serpihan utama dari badan pesawat termasuk black box. ‘’Serpihan yang di permukaan sudah diambil di kapal semua sekarang kita konsentrasi mencari serpihan utama, kita mengerahkan kapal-kapal dari navigasi, TNI JAKARTA untuk melakukan pencarian di mana ada beberapa kapal yang dilengkapi dengan set scan sonar itu untuk menentukan di mana lokasi serpihan pesawat itu,’’ jelas Soerjanto. Sementara itu, Direktur Operasional Lion Air Capt. Daniel Putut menjelaskan pihaknya siap untuk memenuhi Bandara Internasional hak dan tanggung jawabnya terhadap Soekarno - Hatta keluarga korban sesuai aturan Senin , 29 Oktober perundangan yang berlaku. 06.21 WIB Saat ini Lion Air juga memfasilitasi akomodasi dan keberangkatan keluarga korban menuju Jakarta. ‘’Kepada keluarga korban kami akan memenuhi hak dan tanggung jawab kami sesuai aturan yang berlaku dan untuk keluarga korban, crisis center kita buka di Bandara Soekarno-Hatta, sampai nanti menunggu informasi lebih lanjut,’’ ucap Daniel. Hal. 15 Segera Ditemukan

Jadwal Keberangkatan :

anak - anak bayi

Jumlah penumpang : 189 orang

800 Jam

Tanjung Karawan Jawa Ba g, rat

LAMPUNG

Nomor penerbangan :

IGA Metta, Alumnus 178 SMAN 1 Singaraja dewasa

Pengelola Toko Cina Dipanggil Satpol PP Setelah melakukan sidak ke sejumlah toko Cina di Sanur, Satpol PP Denpasar menemukan satu toko tanpa izin. Menindaklanjuti temuan itu, Senin (29/10) kemarin pengelola toko perhiasan itu dipanggil Satpol PP Denpasar. Halaman 2 Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia Halaman 3

@balipostcom (6.000 Follower) http://twitter.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

Kecelakaan Paling Fatal 10 tahun terakhir

16 HALAMAN NOMOR 73 TAHUN KE 71

Pendidikan Vokasi Mesti Punya Daya Saing PENDIDIKAN vokasi di tingkat sekolah menengah dan perguruan tinggi mestinya didesain memiliki competitiveness atau keunggulan daya saing. Wakil Direktur I Bidang Akademik Politeknik Negeri Bali (PNB) I Putu Mertha Astawa mencontohkan di PNB yang berbasis potensi lokal. Pihaknya menyadari Bali adalah destinasi pariwisata internasional. Oleh karena itu, program pendidikan yang dikembangkan fokus di bidang pendidikan pariwisata dalam arti luas. ‘’Jadi prodi yang kita kembangkan, semua berorientasi bagaimana mendukung sektor pariwisata yang ada di Bali,’’ ujarnya dalam Editorial Bali Post Club. Lanjut Mertha, daya saing dibangun dari institusi sebelum akhirnya diturunkan untuk membangun ciri khas lulusan. Di samping itu, PNB juga sudah mencanangkan di 2025 menuju

pada applied research university. Roadmap-nya pun telah dikembangkan, yakni membangun pusat unggulan teknologi di bidang green tourism. Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar Putu Rumawan Salain mengatakan, pendidikan memiliki model seperti menapak tangga. Artinya step by step dari PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Oleh karena itu, pendidikan tidak bisa terputus karena berkaitan dengan masa depan para generasi penerus. Namun, ia mengkhawatirkan adanya regulasi yang tumpang tindih antara Kementerian Pendidikan, Kemenristek Dikti dan Kementerian Tenaga Kerja. Sebagai contoh dalam menentukan seseorang memiliki kompetensi tertentu. Bukan sekolah atau perguruan tinggi vokasional yang menentukan, melainkan organisasi profesi. ‘’Saya khawatir nasional salah membuat perencanaan. Kalau boleh menggugat, pusat ini mengancam dunia pendidikan kita khususnya dalam kaitan dengan pendidikan vokasional,’’ ujarnya. Hal. 15 Kualitasnya Kurang

Putu Merta Astawa

Nyoman Winata

I.B. Dwi Oka Putra

Bangun Pendidikan Vokasi

Pemprov Bali Perlu Lebih Serius Sudah terlalu lama pendidikan vokasional dianaktirikan. Belum adanya kesadaran bahwa tenaga kerja harus memiliki standar kompetensi keterampilan, membuat pendidikan vokasional diabaikan. Kondisi ini membuat SMK sebagai penyelenggara pendidikan vokasi dibelit banyak persoalan. Akibatnya, lulusan SMK justru menjadi salah satu penyumbang pengangguran tertinggi di Bali. Ke depan Pemprov Bali yang menaungi SMA/SMK perlu menetapkan kebijakan yang lebih serius. Artinya, perlu dilakukan pemetaan yang lebih jelas mengenai bidang keahlian dan kompetensi yang dikembangkan di setiap SMK yang ada. Berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik (BPS) per Februari 2018, persentase penduduk Bali yang menganggur termasuk yang terendah di Indonesia yakni hanya 0,86 persen. Angka pengangguran secara nasional berada di angka 5,13 persen. Jika dilihat dari tingkat pendidikan, ternyata lulusan SMK termasuk penyumbang jumlah pengangguran kedua di Bali setelah lulusan S-1. Lulusan SMK di Bali yang mengganggur mencapai 1,19 persen. Ini lebih rendah dari ratarata nasional, di mana lulusan SMK yang menganggur menjadi yang tertinggi yakni mencapai 8,92 persen. Ada beberapa penyebab banyaknya lulusan SMK yang masih menganggur. Menurut Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar Prof. Rumawan Salain, lulusan SMK tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Hal. 15 Lebih Spesifik

Perayaan 90 Tahun Hari Sumpah Pemuda

Jadi Tonggak Perekat Persatuan Generasi Muda

PENGHARGAAN - Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan penghargaan kepada atlet berprestasi pada Perayaan 90 Tahun Hari Sumpah Pemuda, Minggu (28/10) malam.

SUMPAH Pemuda, momentum bersejarah yang menjadi tonggak perjuangan pergerakan para pemuda Indonesia untuk meraih kemerdekaan dari tangan penjajah. 28 Oktober 1928 merupakan saat yang bersejarah. Di mana para pemuda Indonesia telah melahirkan sebuah sumpah yang mengandung makna yang sangat mendalam tentang pentingnya persatuan. Rasa persatuan itulah yang akhirnya mampu mengobarkan semangat perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaannya. Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster pada Perayaan 90 Tahun Hari Sumpah Pemuda dengan tema ‘’Bangun Pemuda

Satukan Indonesia’’, dengan menampilkan Karya Seni Sastra ‘’Sumpah Pemuda Merah Putih Sastra’’ di panggung terbuka Ardha Candra, Taman Budaya, Art Center, Minggu (28/10) malam. ‘’Kita sebagai generasi penerus perjuangan bangsa sudah sepatutnya senantiasa mengenang dan mengamalkan nilai-nilai mulia yang diamanatkan dalam Sumpah Pemuda dalam mengisi pembangunan. Generasi muda harus menempatkan persatuan dalam setiap gerak langkah untuk mengisi pembangunan bangsa ini. Perbedaan yang kita miliki hendaknya dapat dikelola sehingga menjadi sebuah kekuatan yang utuh untuk dapat menjadikan

bangsa ini lebih baik di masa mendatang,’’ ujar Gubernur Koster didampingi Ny. Putri Suastini Koster. Koster mengatakan, perayaan Hari Sumpah Pemuda dengan tema ‘’Sumpah Pemuda Merah Putih Sastra’’, hendaknya dapat dimaknai sebagai tonggak perekat persatuan generasi muda Bali melalui berbagai persembahan kolaborasi para seniman lintas generasi. Semangat persatuan yang ditunjukkan oleh para seniman hendaknya dapat menginspirasi kita semua untuk senantiasa menempatkan rasa persatuan dan kesatuan di atas segala-galanya. ‘’Era Globalisasi dan kemajuan teknologi seperti sekarang ini telah membuat para

generasi muda semakin asyik dengan kesendiriannya. Semangat gotong royong seakan mulai memudar, untuk itu melalui Perayaan 90 Tahun Hari Sumpah Pemuda ini, saya mengajak seluruh pemuda Bali harus mampu menjadi generasi muda yang dapat diandalkan dan dibanggakan,’’ imbuhnya. Ditambahkan Koster, generasi muda harus mampu menjadi pembaru lingkungan dan selalu bertindak ke arah yang positif serta mampu menjadi panutan di masyarakat dan yang terpenting adalah mampu menularkan semangat Sumpah Pemuda kepada orang lain. Hal. 15 Gerak Lagu


DENPASAR

2

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

Budayakan Menjaga Kesehatan Diri Sejak Dini 9 November Tes IVA Gratis dan Donor Darah di Bali TV TINGGINYA aktivitas penduduk Bali dalam kegiatan ritual dan budayanya hendaknya diimbangi dengan kepedulian menjaga kesehatan diri. Kesadaran dini membiasakan hidup sehat akan menjadi modal utama dalam menjabarkan swadharama kita sebagai pengawal budaya dan tradisi Bali ke depan. Mencermati hal ini, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali telah merancang dan siap menjabarkan sejumlah program berkualitas untuk membangun generasi muda sehat mulai dari balita, remaja hingga manula. Program yang dirancang bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat ini diharapan bisa mengedukasi masyarakat Bali membudayakan diri hidup sehat. “Masyarakat Bali hendaknya membiasakan diri menjaga kesehatan diri sejak dini. Tim Penggerak PKK Provinsi Bali telah merancang sejum-

lah program strategis dan berkualitas dalam hal ini. Jangan lagi kita ragu-ragu ikut ajakan pemerintah untuk menjaga kesehatan diri,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Putu Putri Suastini Koster kepada Bali Post saat ditemui di Jayasabha, baru-baru ini. Putri Suastini Koster mengatakan, selain program yang bersinggungan langsung dengan generasi Bali yakni anak-anak, pihaknya juga menggulirkan program kesehatan berkualitas untuk ibu-ibu hingga manula. “Ini akan kami kerjakan dengan spirit ngayah untuk Bali,” jelas perempuan yang kini juga menjabat Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Bali. Perempuan kelahiran Denpasar, 27 Januari 1966 ini menegaskan, perempuan juga perlu edukasi dalam

Terjerat Kasus Kokain

Pria Asal Rusia Dituntut Enam Tahun Penjara Denpasar (Bali Post) Pria asal Rusia, terdakwa Rybinikov Vladimir Aleksandrovich (41) yang didakwa kasus narkotika jenis kokain, Senin (29/10) kemarin dituntut pidana penjara selama enam tahun. JPU Putu Gede Juliarsana menyatakan perbuatan terdakwa terbukti bersalah dalam dakwaan pertama. Yakni melanggar Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain dihukum fisik selama enam tahun, terdakwa juga dituntut membayar denda Rp 1 miliar, subsider tiga bulan kurungan atas perkara lima paket kokain seberat 4,32 gram. Sebelumnya jaksa menjelaskan terkuaknya kasus ini berawal dari informasi yang didapat polisi, bahwa ada orang asing yang terlibat narkoba. Pada tanggal 27 April 2018, polisi melakukan lidik dan menemukan terdakwa di depan Miranda Shop di Jalan Majapahit, Kuta. Atas informasi itu, Mohamad Sjarani dan Nyoman Oka Risnawan yang notabene anggota polisi, melihat terdakwa menelepon di pinggir jalan. Atas kecurigaannya, polisi langsung menangkap pria asal Rusia itu. Dari penggeledahan ditemukan sejumlah plastik klip berisi kokain yang ditemukan di celana pendek yang dipakai terdakwa. Atas barang bukti itu polisi kemudian menggeledah tempat terdakwa menginap di Apartemen Bali Vie kamar 2014 Jalan Nakula, Legian. Polisi kembali menemukan dua plastik klip berisi serbuk diduga kokain yang diselipkan di buku bacaan terdakwa. “Hasil pemeriksaan, terdakwa mengaku membeli kokain itu dari seseorang di F Bar dengan harga per paket Rp 3 juta,” sebut jaksa sembari mengatakan, harga total lima paket itu Rp 15 juta. (kmb37)

menjaga kesehatan dirinya. Perempuan merupakan ujung tombak dalam ranah sosial. “Lewat program PKK, nanti kami akan terjun ke desa-desa, memperkuat SDM lewat edukasi-edukasi, bersinergi dengan kabupaten/ kota. Nanti kita ingin support Tim Penggerak PKK bisa turun ke desa-desa, menangani Posyandu dan terkait dengan ibu dan anak,” tegasnya. Sementara itu, Jumat (9/11) mendatang Tim Penggerak PKK Provinsi Bali akan menggelar pap smear dan tes IVA untuk deteksi kanker serviks. Kegiatan ini akan dipusatkan di Wantilan Bali TV Denpasar. “Peserta tidak dipungut biaya alias gratis,” tegasnya. Untuk itu, ia berharap masyarakat bisa datang ke Wantilan Bali TV untuk memeriksakan kesehatan diri, khususnya melakukan tes IVA dan pap smear.

Terkait dengan kegiatan ini, dapat dipaparkan bahwa kanker serviks adalah jenis kanker yang kerap kali menyerang wanita. Meski termasuk ganas, kanker yang berkembang di leher rahim ini sebenarnya dapat dicegah dan dideteksi sejak dini. Tentunya hal ini dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Saat ini ada beberapa cara untuk mendeteksi kanker serviks, yaitu dengan pap smear dan tes IVA. Kanker serviks adalah kanker yang disebabkan oleh infeksi virus Human Papillomavirus (HPV) yang dapat ditularkan baik melalui hubungan seksual maupun lewat kontak kulit ke kulit. Sama seperti jenis kanker lainnya, jika kanker serviks dapat ditemukan dalam keadaan awal, tentu akan meningkatkan peluang kesembuhan. Biasanya deteksi dini kanker serviks dilaku-

kan dengan melakukan pap smear. Pap smear adalah pemeriksaan kesehatan yang mampu mendeteksi kanker serviks. Bahkan para ahli menyatakan bahwa tes ini juga bisa mendeteksi tahapan pre-kanker (satu tahap sebelum kanker serviks terjadi). Sedangkan tes IVA atau tes inspeksi visual asam asetat adalah pemeriksaan leher rahim yang juga bisa digunakan sebagai pendeteksi pertama. Jika dibandingkan dengan pap smear, tes IVA cenderung lebih murah karena pemeriksaan dan hasil diolah langsung, tanpa harus menunggu hasil laboratorium. Tes IVA menggunakan asam asetat atau asam cuka dengan kadar 3-5 persen, yang kemudian diusapkan pada leher rahim. Setelah itu, hasilnya akan langsung ketahuan, apakah Anda dicurigai memiliki kanker serviks atau tidak. (dir)

Bali Post/kmb12

PENYIDIK – Kepala Satpol PP Denpasar Dewa Gede Sayoga bersama tim penyidik menunjukkan surat berita acara pemeriksaan, Senin (29/10) kemarin.

819446 / 081337032965

Topik :

Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia

Bali Post/ist

Terima SP III, Pedagang Diminta Bongkar Bangunan Warungnya Denpasar (Bali Post) –

Para pedagang di Pantai Mertasari, Sanur yang tergabung dalam kelompok Nedauh Mercure kembali resah, menyusul surat peringatan (SP) III kembali diterimanya. Ironisnya, mereka diminta untuk membongkar bangunan warungnya dalam waktu satu hari setelah diterima surat tersebut. Kondisi ini semakin menyusahkan pedagang, karena waktu yang diberikan terlalu singkat.

Pengelola Toko Cina Dipanggil Satpol PP

Denpasar (Bali Post) – Setelah melakukan sidak ke sejumlah toko Cina di Sanur, Satpol PP Denpasar menemukan satu toko tanpa izin. Menindaklanjuti temuan itu, Senin (29/10) kemarin pengelola toko perhiasan yang berada di bawah PT Permata Indah Indonesia tersebut dipanggil Satpol PP Denpasar. Pengelola toko diwakili kuasanya Jerry Sastrawan, dan telah dilakukan pemeriksaan. Kepala Satpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Sayoga didampingi penyidik A.A. Bagus Jimnantara Putra mengatakan, pihaknya melakukan tindak lanjut setelah melakukan pengecekan ke lapangan bersama tim dari provinsi. Karena saat itu pemilik tidak mampu menunjukkan izin, maka Satpol PP melakukan pemanggilan kepada pengelola. “Setelah dilakukan penyidikan, diakui memang belum ada izin, karena dia kesulitan mendapatkan IMB dari pemilik bangunan,” ujar Sayoga. Menurut Sayoga, pengelola toko tersebut akan digiring ke sidang tindak pidana ringan (tipiring). Rencananya mereka akan ditipiring, Rabu (31/10) besok. “Kami akan tindak dengan menjatuhkan sanksi berupa tipiring di PN Denpasar,” katanya. Terkait usulan penutupan toko yang tidak berizin tersebut, Sayoga mengatakan semua ada prosedurnya. Bila putusan pengadilan nanti memastikan pengelola melanggar aturan, pihaknya bisa melakukan tindakan lainnya. Baik itu berupa penyelegan maupun penutupan. “Untuk itu perlu proses yang harus kita lalui,” ujarnya. Selain pemanggilan pengelola toko Cina, Satpol PP Denpasar kemarin juga menggiring pelanggar Kawasan Tanpa Rokok (KTR) ke sidang tipiring. Sedikitnya tiga pelanggar KTR yang diciduk di RS Sanglah, ditipiring di Banjar Gerenceng. Hakim menjatuhkan sanksi pidana denda sebesar Rp 150 ribu dengan subsider tiga hari kurungan. Namun pelanggar semua menyatakan memilih membayar denda. (kmb12)

Putu Putri Suastini Koster

Bali Post/ist

PEDAGANG - Suasana saat Satpol PP menemui pedagang untuk menyerahkan SP III, Senin (29/10) kemarin.

Ketua Kelompok Pedagang Nedauh Mercure Nyoman G ede Ary W iraw an mengatakan, para pedagang kembali menerima SP dari Satpol PP Provinsi Bali. Surat yang ditandatangani Kepala Satpol PP Provinsi Bali I Made Sukadana tersebut diberikan kepada para pedagang, Senin (29/10) siang kemarin. “Saya heran, kenapa prosesnya sangat cepat. Ini sangat meresahkan para pedagang. Pemerintah seharusnya bisa membantu para pelaku ekonomi kecil ini,” ujar Ary Wirawan seusai menerima surat dari rekan-rekannya sesama pedagang. Dalam surat tersebut pedagang diminta untuk segera mengosongkan lahan yang ditempati. Kegiatan pengosongan tersebut diberikan waktu selama satu hari setelah surat diterima. Apabila dalam tenggang waktu tersebut belum dilakukan pembongkaran, maka sesuai SOP Satpol PP yang akan melakukan pembongkaran. Setelah mendapatkan SP III, sore kemarin perwakilan kelompok pedagang juga mendatangi LBH Bali. Mereka mengadukan persoalan yang sedang menimpa mereka. Pada kesempatan itu, pedagang juga berencana mendatangi Kantor Gubernur Bali, Selasa (30/10)

pagi ini. “Besok (hari ini red), kami akan mendatangi Gubernur agar eksekusinya bisa ditunda,” kata Ary Wirawan. Sebelumnya, para pedagang juga sudah menerima SP dari Satpol PP Provinsi Bali, yakni surat peringatan (SP) II No 331.1/4251/Bid. II/Satpol PP tertanggal 23 Oktober 2018. Pada surat tersebut, pedagang diminta mengosongkan lahan dalam waktu tiga hari. Lahan yang ditempati pedagang tersebut merupakan tanah milik provinsi yang disewa PT Sanur Hasta Mitra. Sekretaris Kelompok Pedagang I.B. Sedana mengungkapan keheranannya atas turunnya SP tersebut. Terlebih selama ini investor belum melakukan aktivitas pembangunan. Mereka berharap kepada pemerintah untuk bisa berpihak kepada para pedagang lokal ini. “Kami tidak bermaksud untuk menguasai lahan tersebut. Namun, sebelum investor membangun di lahan tersebut, izinkan dong kami mencari makan di sana,” ujar pedagang lainnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Generasi Muda Diharapkan Tangkal Informasi Destruktif

Denpasar (Bali Post) Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90, Kodam IX/Udayana bersama jajarannya menggelar apel di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Senin (29/10) kemarin. Dalam peringatan tahun ini, generasi muda diharapkan memfilter berbagai informasi yang diperoleh dan menangkal yang bersifat destruktif. Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyampaikan, perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat saat ini ibarat dua mata pisau. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing. Namun di sisi lain, perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme akan masuk dengan mudah apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa

dan bernegara. “Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun ini mengambil tema “Bangun Pemuda Satukan Indonesia”. Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan jiwa kebangsaan yang tangguh,” ujarnya. Revolusi mental yang dicanangkan pemerintah, kata Kasdam sangat relevan mewujudkan pemuda yang maju, berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Selain itu, revolusi mental harus dijadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju dan dapat menghasilkan bangsa yang hebat. Jika pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik. (kmb36)

Bali Post/ist

APEL - Kodam IX/Udayana menggelar apel memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90 di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, Senin (29/10) kemarin.


BADUNG

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

3 Lalu Lintas Kepiting ”Undersize” Masih Marak

Sosialisasi Perlu Ditingkatkan Mangupura (Bali Post) Sebagai upaya menjaga keberlangsungan ekosistem kepiting bakau, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi diperlukan, mengingat pelanggaran aturan lalu lintas atau perdagangan kepiting undersize masih marak terjadi. Kepala BKIPM Dr. Rina menyampaikan, sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan, kepiting bakau yang ukurannya belum cukup dewasa atau di bawah 200 gram, belum bisa dilalulintaskan. Untuk itu, sosialisasi harus digencarkan agar masyarakat khususnya nelayan memahami aturan tersebut.

Bali Post/edi

‘’Tugas kami mensosialisasikan ke masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar tidak punah. Kalau sudah berukuran 250 gr, pastinya kepiting ini sudah pernah bertelur,’’ kata Rina. Sebagai langkah pelestarian, pihaknya Senin (29/10) kemarin melepasliarkan kepiting ukuran di bawah 200 gr sebanyak 350 ekor di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai. Pelepasliaran kepiting ini serangkaian pembukaaa Our Ocean Conference (OOC). Menurut Rina, perlu dibangun kesadaran masyarakat untuk mengikuti aturan tersebut. Namun dia menegaskan, jika ada pelanggaran, tidak ada toleransi karena tentu aturan harus ditegakkan. (kmb23)

KEPITING - Kepala BKIPM Dr. Rina, bersama jajaran, melepasliarkan kepiting undersize di Tahura Ngurah Rai, Senin (29/10) kemarin.

Indonesia Penyumbang Wabup Suiasa Minta Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Sampah Plastik Terbesar Kedua di Dunia

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 di Kabupaten Badung

Mangupura (Bali Post) Sampah plastik menjadi salah satu persoalan negara berkembang yang tidak pernah habis. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dengan turut mengajak pihak swasta untuk bersama menyelesaikan permasalahan sampah. Menurut GM Marcomm Technoplast Dewi Hendrati, dari data yang ada Indonesia merupakan negara kedua sebagai penyumbang sampah plastik terbesar di dunia setelah Cina. Sampah plastik yang dihasilkan Indonesia sebesar 187,2 juta ton (Jambeck, 2015). Hal ini didukung hasil riset Universitas Udayana yang samasama menyatakan Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Hasil riset yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Udayana dengan menggunakan teori CSIRO menemukan 45 persen sampah berupa plastik lunak dan 15 persen berupa plastik

keras. Sementara sisanya berupa kayu, busa, baju dan lainnya. Perusahaan Technoplast sebagai produsen plasticware bukan sekali pakai, serius dalam komitmen menjaga laut dari sampah plastik sekali pakai. Piihaknya juga terus mengkampanyekan program pengurangan penggunaan plastik sekali pakai yaitu dengan menumbuhkan kebiasaan penggunaan wadah plastik seperti botol minum dan tempat makan. ‘’Walaupun terlihat kecil, ini sangat terasa dampaknya. Bayangkan saja, jika ingin minum saja kita harus membeli air minum dalam kemasan. Semakin banyak

sampah plastik sekali pakai yang beredar dan tak jarang sampah itu berujung di sungai dan bermuara di laut lepas. Dengan menggunakan wadah plastik secara rutin, hal ini akan berdampak pada pengurangan sampah plastik sekali pakai di laut,’’ katanya disela-sela Our Ocean Our Conference (OOC), Senin (29/10) kemarin. Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti saat memimpin Journalist Briefing OOC menyatakan, pihaknya tidak mau lagi kalau konferensi ini berhenti di tataran pembahasan saja. Pihaknya menginginkan ada tindak lanjut konkret dari hasil pembahasan. (kmb23)

Diskominfo Pindah Gedung, Internet Ngadat

Mangupura (Bali Post) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Badung mulai memindahkan sejumlah perangkat jaringan ke gedung Badung Command Center. Hal ini membuat seluruh jaringan internet di lingkungan Pemkab Badung terganggu. Kepala Diskominfo I Wayan Weda Dharmaja, Senin (29/10) kemarin, membenarkan pihaknya tengah memindahkan server dari gedung Diskominfo ke Badung Command Center. Migrasi sistem yang telah dilakukan sejak Jumat (27/10) lalu, mengakibatkan koneksi internet terganggu. Layanan yang terdampak adalah E-ULP, Ekinerja, dan absensi. ‘’Mudahmudahan bisa segera kelar, sehingga jaringan internet bisa stabil,’’ ungkapnya. Menurutnya, pemindahan perangkat jaringan harus dilakukan mengingat Diskominfo telah memiliki gedung khusus. Pihaknya juga tengah menyiapkan sarana dan prasarana pen-

APEL peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 di Kabupaten Badung dilaksanakan, Senin (29/10) kemarin di lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung. Selaku inspektur dalam upacara tersebut, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi dalam sambutan yang dibacakan Wabup Suiasa menyampaikan, tema sumpah pemuda tahun ini ‘’Bangun Pemuda Satukan Indonesia’’ diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam kerangka NKRI. Dijelaskan, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing. Namun pada sisi lain

nesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ideide tekad, dan cita-cita pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia,’’ katanya. Usai apel, Wabup Suiasa mengatakan, peringatan sumpah pemuda ke-90 tahun 2018 ini patut dijadikan pedoman bersama dan kembali mereview bagaimana perjuangan para pelopor pemuda pada tahun 1928, dalam rangka memperkuat dan memperkokoh jalinan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

‘’Di era sekarang ini, kita patut menyadari telah terjadi suatu upaya-upaya merongrong kekuatan dari persatuan dan kesatuan tersebut seiring munculnya radikalisme, berita hoax serta terjadinya terorisme. Untuk itu, melalui peringatan ini, sebagai moment bersama untuk kembali berkontemplasi, introspeksi diri sekaligus mengikat generasi muda bahwa mereka sebagai motivator dan motor penggerak meningkatnya persatuan dan kesatuan bangsa,’’ tegas Suiasa. (ad1201)

KPU Segera Panggil Parpol Peserta Pemilu

dukung untuk melengkapi data center tersebut. Selain aplikasi juga diperlukan komputer dan penataan khusus, sehingga nanti gedung tersebut sebagai pusat komando Diskominfo yang berbasis teknologi. ‘’Kami mohon permakluman bahwa per hari ini (kemarin - red) proses masih dilaksanakan yang men-

gakibatkan beberapa sistem down. Tim kami juga sedang berusaha terus agar cepat selesai, bahkan kerja 24 jam penuh,’’ terangnya. Birokrat asal Sembung, Mengwi itu mengatakan, Badung Command Center nantinya diperuntukkan sebagai data center termasuk tempat kerja Diskominfo. (kmb27)

negara Pulau dan Kepulauan yang akan digelar pada 1-2 November di Manado, Sulawesi Utara, merupakan momen bagi banyak pihak untuk mengatasi perubahan iklim. Diharapkan Forum AIS dapat mengkatalisasi pemikiran inovatif dan membantu menghasilkan solusi cerdas dan inovatif dari para anggotanya. ‘’Yang dibutuhkan sekarang adalah aksi global, karena kita dituntut lebih tanggap, cepat bahkan kreatif menghadapi situasi seperti sekarang ini,’’ katanya. Para pejabat dari 20 negara telah melakukan pertemuanpertemuan menjelang dilak-

sanakannya forum tersebut. Partisipan AIS jumlahnya mencapai 46 negara, antara lain Indonesia, Singapura, Palau, Maurutius, Saint dan Nevis, Selandia Baru, dan Inggris, hampir mencakup seluruh negara kepulauan yang ada di dunia. Pertemuan tingkat pejabat tinggi ke-3 AIS di Manado digelar atas kerja sama pemerintah Indonesia dengan United Nations Development Program (UNDP). Dikatakannya, apabila membicarakan kerentanan dalam menghadapai perubahan iklim, Indonesia bisa dikatakan sebagai laboratorium bencana alam. Tahun lalu

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 1.589 bencana alam di seluruh Indonesia. Sejak Juli 2018, tercatat 289 kebakaran, kekeringan, angin puyuh, banjir, gempa bumi dan letusan dalam satu bulan itu. ‘’Karena perubahan iklim mempercepat laju bencana alam, mungkin saja jumlah dan biaya dari peristiwa ini meningkat. Karenanya, kami berharap negara-negara pulau dan negara kepulauan bisa duduk bersama-sama dan mencari solusi yang disesuaikan dengan tantangan negara-negara kita yang unik ini,’’ harapnya. (kmb23)

Bali Post/par

SUMPAH PEMUDA - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menjadi inspektur upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 di Kabupaten Badung, Senin (29/10) kemarin.

Soal APK di Pohon Perindang Mangupura (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung akan memanggil parpol peserta pemilu yang kedapatan menempel alat peraga kampanye (APK) pada pohon perindang. Hal ini menindaklanjuti surat yang dilayangkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung. Ketua KPU Badung I Wayan Semara Cipta mengatakan, pihaknya telah menyurati parpol dan Bawaslu terkait evaluasi pemasangan APK pada pohon perindang. Hasil rapat pada 22 September lalu, KPU Badung telah menentukan titik-titik pemasangan APK di seluruh Kabupaten Badung. Pihaknya juga menentukan titik pemasangan APK dengan tata cara pengundian, sehingga semua parpol merasa diperlakukan sama dan adil. Jumlah APK yang telah ditentukan terutama yang difasilitasi oleh KPU yaitu 10 baliho ukuran 3x4 meter dan 16 spanduk ukuran 1,5 x 4 meter. ‘’Kami sangat berterima kasih dengan adanya atensi

COMMAND CENTER - Tim Diskominfo Badung memasang sejumlah perangkat jaringan di gedung Badung Command Center.

perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apalagi kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara. Revolusi mental yang dicanangkan Presiden Ir. Joko Widodo amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, revolusi mental harus dapat dijadikan pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. ‘’Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat,’’ tegasnya. Dikatakannya, kalau pemuda terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka pemuda saat ini harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik. ‘’Wahai pemuda Indo-

dari DLHK Badung memberikan kami masukan dan juga terlampir foto-foto pemasangan bendera parpol di pohon-pohon perindang. Tentunya kami akan tindak lanjuti dengan bersurat ke parpol peserta Pemilu dan Bawaslu,’’ ungkap Semara Cipta, Senin (29/10) kemarin. Menurutnya, sudah selayaknya parpol dapat mematuhi aturan berkaitan dengan larangan pemasangan APK dan bendera parpol di pohon-pohon perindang, tiang listrik dan tiang telepon. ‘’Kami juga segera akan undang kembali parpol untuk bersama-sama menjaga citra Kabupaten Badung sebagai kawasan yang tertib dan tidak semrawut akibat maraknya pemasangan APK,’’ paparnya. Guna mengingatkan kedasaran masyarakat untuk tidak memasang benda apapun di pohon perindang, DLHK juga memasang sejumlah spanduk bertuliskan ‘’Sayangi Pohon Perindang, Jangan Dipaku dan Dipasang Spanduk’’. Sayangnya imbauan tersebut menuai protes masyarakat lantaran jus-

PERTEMUAN - Suasana pertemuan para pemimpin dan perwakilan negara-negara peserta Forum AIS, Senin (29/10) kemarin.

Bali Post/par

SPANDUK - Spanduk imbauan DLHK yang dipasang di pohon perindang. tru memberikan contoh buruk. Pasalnya, spanduk imbauan dipasang di antara pohon perindang. Pemandangan ini terlihat di Jalan Raya Sempidi, Mengwi. Kepala DLHK Badung I Putu Eka Merthawan mengakui spanduk imbauan dipasang oleh pihaknya. Namun pihaknya membantah bila pemasangan spanduk tersebut justru merusak pohon perindang. ‘’Selama ini di sana kerap dijadikan tempat pembuan-

gan sampah, jadi kami pasang spanduk. Sebenarnya untuk menutupi itu. Memang beberapa kali kami pasang dengan cara hanya mengikat di pohon, ternyata selalu hilang. Malah sudah delapan kali,’’ kilahnya. Namun, dia menegaskan, akan mencabut spanduk tersebut bila menimbulkan polemik. ‘’Kalau begitu saya perintahkan staf untuk mencabut spanduk itu hari ini (kemarin-red),’’ katanya. (kmb27)

Negara-negara Kepulauan Diharapkan Bersatu Hadapi Perubahan Iklim Mangupura (Bali Post) Isu-isu yang dihadapi negara pulau dan kepulauan tidak mengenal perbatasan. Perubahan iklim, bencana alam, polusi, dan limbah laut merupakan ancaman umum. Hal-hal tersebut membutuhkan solusi yang disesuaikan dengan keadaan negara-negara. Hal itu disampaikan Menko Maritim Luhut Pandjaitan pada pertemuan para pemimpin dan perwakilan dari negara-negara peserta Forum Archipelagic and Island States (AIS) di sela-sela Our Ocean Conference, Nusa Dua, Senin (29/10) kemarin. Luhut mengatakan, AIS Forum atau Forum Negara-

Bali Post/ist


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Nursing Scientific Festival 2018

Mahasiswa Stikes Wira Medika Bali Sisihkan 22 Perguruan Tinggi PENGETAHUAN, kemampuan dan keahlian merupakan modal utama dalam dunia keperawatan untuk memberikan perawatan terbaik kepada klien. Kemampuan yang harus dimiliki seorang perawat bukan hanya teori maupun praktik saja, tetapi kedua keterampilan tersebut harus dimiliki secara seimbang dan menyeluruh. Hal ini bertujuan agar dalam penerapannya, perawat dapat berkembang tidak hanya menjadi perawat dengan skill sempurna, tetapi juga menjadi perawat dengan sejuta pengetahuan. Bidang III Kemahasiswaan Stikes Wira Medika Bali dalam mengikuti ajang bergengsi Nursing Scientific Festival (NSF) 2018 mengirimkan empat tim kategori perlombaan yaitu Vidio Edukasi, Poster, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Cerdas Tangkas (LCT). Nursing Scientific Festival (NSF) 2018 dilaksanakan selama tiga hari dengan rangkaian kegiatan: Hari pertama, opening ceremony dan technical meeting. Hari kedua, pelaksanaan registrasi, dilanjutkan dengan babak penyisihan lomba (LCT dan KTI). Hari ketiga, seminar dan pengumuman lomba. Lomba babak penyisihan LKTI diikuti finalis dari perguruan tinggi (PT) dan universitas ternama di Indonesia. Dari ketiga lomba yang diselenggarakan, lomba karya tulis ilmiah (LKTI) yang bernama Zedoaria Tim Stikes Wira Medika Bali mampu menyisihkan 22 perguruan tinggi dan universitas ternama di Indonesia. Tim Zedoaria beranggotakan tiga orang mahasiswa yaitu Ni Luh Gd. Serinadi, Ni Komang Maepiani, dan Ni Made Anggi Febrianti. Dalam lomba LCT, Stikes Wira Medika Bali mengirim satu tim dengan nama Wika Solid Tim yang beranggotakan tiga orang yaitu Nengah Dedy Erianto, Desak

Agung Sasmita Putri, dan Ni Luh Nik Rahayu. Lomba cerdas tangkas (LCT) diikuti oleh 22 perguruan tinggi dan universitas ternama di Indonesia, rangkaian lombanya terdiri atas tiga babak, yaitu babak pertama ujian tulis, diikuti oleh 22 tim dari PT dan universitas. Pada babak pertama, Tim Wika Solid berhasil lolos menjadi 15 besar. Babak semifinal cerdas tangkas, terdiri atas tiga tahap yaitu tahap I pemanasan, tahap II cepat tepat, dan tahap III cepat tangkas. Tim Wika Solid masuk finalis 5 besar. Babak final, ujian praktikum. Pada babak ini tiap tim penyusunan askep (analisis data), praktikum, responsi dan penyusunan askep (dokumentasi). Institusi atau universitas yang lolos ke babak final yaitu Universitas Brawijaya 2 tim, Stikes Wira Medika Bali 1 tim, Stikes Muhammadiyah Lamongan dan

Universitas Padjajaran. Pada saat pengumuman pemenang lomba, Tim Zedoaria dan Tim Wika Solid masuk sebagai pemenang finalis lomba KTI dan LCT. Ns. Sang Ayu Ketut Candrawati, S.Kep., M.Kep., pembina tim Stikes Wira Medika Bali, mengatan kegiatan ini sangat besar manfaatnya bagi institusi ataupun mahasiswa. Mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, selain itu mahasiswa juga dapat melatih skill sehingga nanti mereka bisa bersaing di dunia kerja. Stikes Wira Medika selalu berusaha mengikuti kegiatan yang positif di kalangan regional, nasional maupun internasional guna memberikan pengalaman seluas-luasnya terutama untuk mahasiswa. Sehingga mereka mampu menjunjung tinggi nama baik mereka sendiri maupun nama baik almamater. (ad1207)

RSU Kasih Ibu Saba Siap Layani Peserta BPJS RUMAH Sakit Umum (RSU) Kasih Ibu Saba menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan oleh pihak rumah sakit dengan Kepala BPJS Cabang Klungkung yang membawahi wilayah Bali Timur, Senin (29/10) kemarin. Mulai 1 November besok masyarakat yang memiliki PBJS bisa datang dan mendapat pelayanan di rumah sakit yang berlokasi di Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar ini. Direktur RSU Kasih Ibu Saba dr. Gede Ngurah Buana, M.Kes. mengatakan RSU Kasih Ibu Saba sudah beroperasi selama tiga tahun. Selama itu pihaknya memang belum bisa menjalankan pelayanan untuk peserta BPJS. ‘’Ini segmen yang belum tergarap. Apalagi setiap ke lapangan masyarakat selalu menanyakan terkait pelayanan BPJS,’’ ucapnya. Dikatakan, dengan ditandatangani MoU bersama BPJS Kesehatan, pihaknya optimis bisa lebih maksimal memberikan pelayanan, khususnya untuk pasien dari wilayah Bali Timur. ‘’Sekarang memang era jaminan sosial, kalau tidak masuk maka akan sulit mengembangkan diri, karena kita optimis memberikan pelayanan yang lengkap dan holistik,’’ katanya. Ditambahkan, rumah sakit ini memiliki seratus lebih bad, namun yang sudah dioperasikan itu 48 kamar. Terdiri atas 10 kamar kelas III, delapan kamar kelas II, empat kamar kelas I, 3 kamar kelas VIP dan 23 kamar VVIP. ‘’Semua kamar ini kita siapkan tidak hanya untuk pasien umum tetapi juga untuk pasien PBJS,’’

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

BKGN FKG Unmas Libatkan 1.000 Pasien

Waspadai Gula Tersembunyi Munculkan Karies pada Gigi

BULAN Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) FKG Unmas 2018 dipusatkan di RSGM Saraswati. BKGN 2018 kali ini menyasar 1.000 pasien berlangsung selama tiga hari dibuka Rektor Unmas Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.Pd., Senin (29/10) kemarin. Acara juga dihadiri Ketua Badan Pengurus Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S. bersama Ketua Badan Pembina IGB Yudhara dan Sekretaris Yayasan Dewa Made Sukanada. Direktur RSGM Saraswati Dr. Drg. Haris Nasutianto, Sp.RKG. melaporkan bahwa BKGN di Unmas melibatkan 1.000 pasien ditangani langsung dokter gigi, bukan oleh mahasiswa. Hal ini didukung Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat Denpasar Ir. Bagus Ketut Lodji, M.S., bahwa kegiatan kerja sama FKG Unmas dengan PDGI, AFDOKGI dan Unilever ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Di sinilah rasa jengah dan wirang keluarga besar Saraswati guna berperan bagi masyarakat Bali. Bahkan ke depan RGSM Saraswati akan dipakai untuk pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi peserta BPJS. ‘’Kami dukung semuanya karena bermanfaat langsung bagi masyarakat,’’ tegasnya. Hal itu diperkuat oleh pernyataan Dekan FKG Unmas Dr. drg. Dewa Made Wedagama, Sp.KG. bahwa selama tiga hari BKGN melibatkan 59 dokter gigi dan lulusan S-2 dan S-3 dokter gigi dan mulut. Tema yang diangkat adalah ‘’Merdeka dari Gigi Berlubang’’. Hal ini dilakukan untuk segera menuntaskan target pada 2030 Indonesia bebas dari karies gigi. Dengan tema ini FKG Unmas melakukan berbagai upaya promotif, preventif dan kuratif. Dengan demikian harapan tak terjadi karies gigi yang berlanjut. Dia mengingatkan agar masyarakat dan anak-anak mewaspadai adanya gula tersembunyi di

BKGN - Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) FKG Unmas 2018 dibuka Rektor Unmas Made Sukamerta didampingi Bagus Ketut Lodji dan pengurus, Dekan FKG Dewa Made Wedagama dan Ronald Kapahang. Dia juga setuju BKGN FKG Unsekitar gigi. Gula tersembunyi ini yang menyebabkan penya- mas tak hanya menyasar warga kit karies alias gigi berlubang. Saraswati namun juga masyaraGula ini diperoleh dari minuman, kat umum dan ditangani oleh makanan dan snack yang banyak dokter. Untuk itu, dia berharap mengandung gula. Hal ini mem- para dokter melayani dengan buat keasaman gigi meningkat sebaik-baiknya. Apalagi ke depan dan membuat gigi berlubang. Un- FKG Unmas dan RSGM Unmas tuk itu lewat BKGN ini pihaknya akan fokus memberi pelayanan di menerjunkan 59 dokter gigi dan kampus Kamboja. Bahkan Rektor ahli, dengan target mencapai 3.000 memuji kinerja jajaran FKG Unpeserta dari kalangan anak-anak mas semakin luar biasa. Area Account Manager PT UniSaraswati dan masyarakat umum. Rektor Unmas Dr. Drs. I Made lever area Bali Ronald Kapahang Sukamerta, M.Pd. mengung- mengungkapkan pihaknya menkapkan BKGN adalah bagian dukung BKGN di FKG Unmnas Tri Dharma PT Unmas guna secara berkelanjutan yang dimulai mengedukasi masyarakat soal sejak 2010. BKGN dilaksanakan pentingnya kesehatan gigi dan selama tiga bulan di 23 FKG di mulut. Kita diingatkan, jangan Indonesia dengan menyasar 65 hanya datang ke dokter gigi ke- ribu masyarakat Indonesia. Dia tika mengalami masalah, namun juga menekankan tema BKGN rutin enam bulan sekali menjaga 2018 fokus pada melindungi gigi kesehatan gigi. Jadikan RSGM putih dengan mewaspadai gula Saraswati yang kini berada di tersembunyi. Caranya mudah bawah Yayasan Saraswati sebagai yakni menyikat gigi tiap pagi RS milik bersama masyarakat setelah sarapan dan malam seBali. Sebab, RSGM ini adalah RS belum tidur. Kedua, periksakan yang terlengkap sarana dan SDM gigi setiap enam bulan sekali. dokter ahlinya. (ad1206)

Batur Charity Concert Hibur Ribuan Pencinta Musik Reggae

KERJA SAMA - Penyerahan kerja sama antara pihak RSU Kasih Ibu Saba dan BPJS Kesehatan Cabang Klungkung yang membawahi kawasan Bali Timur. katanya. Disinggung terkait tunggakan BPJS, menurut Ngurah Buana, hal itu hanya tunggakan yang sudah pasti akan dibayar. Pihaknya pun tidak mengkhawatirkan hal tersebut. ‘’Kami sudah menyiapkan strategi agar RSU Kasih Ibu bisa mempercepat proses pembayaran dari BPJS,’’ katanya. Salah satu persiapan itu ialah mempercepat penuntasan kelengkapan data klaim BPJS, seperti mempercepat penyiapan rekam medis. ‘’Makanya ini kita percepat, dengan kecepatan dan kelengkapan data maka pembayaran juga bisa lebih cepat,’’ katanya. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung dr. Endang

Triana Simanjuntak mengatakan, dengan ditandatanganinya MoU ini, total ada enam rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS. ‘’Tujuan kami bekerja sama dengan RSU Kasih Ibu tentu untuk menambah cakupan BPJS,’’ katanya. Selain menambah cakupan, pihaknya juga optimis dengan RSU Kasih Ibu Saba bisa memberikan pelayanan prima terhadap peserta BPJS Kesehatan. Selanjutnya RSU Kasih Ibu Saba akan memberikan pelayanan secara luas kepada peserta BPJS. ‘’Kualitas pelayanan di sini tidak usah diragukan lagi, jadi kalau pelayanannya bagus kan kita juga yang dapat bagusnya,’’ tandasnya. (ad1210)

RIBUAN penonton memadati Lapangan Tunon, Desa Pakraman Batur guna menyaksikan Batur Charity Concert 2018 yang digelar Sabtu (27/10) malam. Mengangkat tema ‘’Ngayah in Reggae Way’’, Batur Charity Concert 2018 berhasil membuai para pencinta musik reggae dengan penampilan berbagai band reggae yang menghangatkan suasana Gunung Batur di Kintamani, Bangli. Wakil Ketua Panitia I Made Yogi Wikrama mengatakan, kegiatan Batur Charity Concert 2018 merupakan konser aksi amal yang digagas band lokal The Guntur bekerja sama dengan beberapa komunitas lokal. Selanjutnya hasil dari konser amal akan diserahkan sepenuhnya ke desa adat untuk pembangunan desa khususnya digunakan membangun Pura Kahyangan di Desa Adat Batur. Dipilihnya musik reggae pada Batur Charity Concert, menurut Yogi, karena musik raggae di Bali cukup banyak penikmatnya, termasuk di wilayah Bangli. Selain digandrungi masyarakat, menurutnya, musik reggae juga cocok untuk semua kalangan. Yogi menambahkan, meski menggunakan nama charity, kegiatan ini tidak hanya sebatas konser amal namun sekaligus sebagai bentuk event promosi pariwisata di wilayah Kintamani.

Meski baru pertama kali digelar Batur Charity Concert diharapkan ke depan bisa dilaksanakan secara berkelanjutan. Sementara itu, menurut I Ketut Mardjana, selaku tokoh masyarakat dan juga Owner Toya Devasya yang menjadi sponsor utama dalam kegiatan ini, sangat mengapresiasi positif kegiatan Batur Charity Concert 2018. Dikatakan, Toya Devasyah akan selalu berada

di belakang untuk mensupport kegiatan-kegiatan semacam ini. Batur Charity Concert 2018 menghadirkan berbagai band reggae di antaranya The Small Axe, Revelotion, Band The Guntur selaku tuan rumah dan disemarakan hadirnya bintang tamu Lebri Partami featuring Toya Devasya Gamol, dan pesohor reggae di Bali Gung Joni, vocalis dari Band Joni Agung and Double T. (ad1202)

Senator RI Hadiri Latte Art Barista Competition di Kuta

Arya Wedakarna Beri Semangat Peserta Expo Housekeepers Community Bali SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III menghadiri dua kegiatan besar terkait pariwisata yakni Latte Art Barista Competition yang diadakan oleh komunitas Barista Bastard Bali dan juga kegiatan Housekeeping Expo (1st Housekeeping Expo in Bali & Making Bed Competition) di Denpasar. Dalam acara yang digagas oleh sebagian besar anak-anak muda yang terjun ke dunia pariwisata ini, Senator Arya Wedakarna menyampaikan harapannya bahwa perubahan kualitas pariwisata Bali ke depan ada di tangan generasi muda, dan tentu dengan satu visi penguasaan kembali lahan-lahan potensial di bidang pariwisata khususnya ke SDM krama Bali. ‘’Saya salut dengan pengurus Barista Bastard yang sudah menghadap DPD-RI. Ini bagus, anak muda Bali tidak segan lagi bertemu dengan wakil rakyatnya. Setelah saya lihat maksud dan tujuan acara ini dan sekarang melihat langsung, saya punya pandangan bahwa anak-anak

Bali yang cerdas- cerdas ini akan merebut kembali kekuasaan dalam bidang pariwisata. Kekuasaan ekonomi, kekuasan dalam manajerial, kekuasaan dalam bidang HRD dan kekuasaan dalam berjaringan sebagai supplier. Ini sesuai pesan Bapak Bangsa Bung Karno, bahwa kekuasaan harus direbut dengan strategi dan kecerdasan. Saya tidak mau anak Bali hanya jadi buruh di tanah mereka sendiri dan pasti kompetisi seperti ini bisa menaikkan posisi tawar dari insan pariwisata Bali. Lanjutkan saja dan kita akan siap mendukung kompetisi seni kopi (Latte Art) di masa yang akan datang,’’ ujar Shri Gusti Wedakarna. Hal senada juga disampaikan Senator Wedakarna saat hadir di acara Housekeepers Community Bali, yang mengapresiasi kegiatan khusus para housekeepers di Bali untuk pertama kalinya. ‘’Banyak yang lupa bahwa peran dari tenaga pariwisata housekeepers ini sangat penting dari berjalannya bisnis pariwisata, baik di hotel maupun vila. Na-

SATYAGRAHA - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Panitia Latter Art Barista Competition dan Panitia Housekeepers Community Bali. mun sayang banyak dari tenaga housekeeping ini anggap sebelah mata oleh sejumlah kalangan,

termasuk sistem. Maka dari itu, organisasi Housekeepers Community Bali ini sudah menjadi

wadah yang baik untuk menjembatani aspirasi anggotanya termasuk peran advokasi dan pendidikan. Pelatihan dan sertifikasi juga sangat penting agar tenaga housekeeping bisa mendapat promosi karier yang baik. Saya ucapkan selamat pada organisasi ini dan jalankan terus organisasi ini dengan program yang berkelanjutan. Jika organisasi ingin sukses, rahasianya satu yakni konsisten. This is Satyagraha,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Sejumlah rekomendasi pun disampaikan oleh Senator Arya Wedakarna terkait acara besar tersebut yakni 1) Anak muda Bali yang punya keahlian dalam hal seni kopi (barista) agar mendirikan Bali Barista Academy yang mengedepankan potensi lokal. 2) Barista di seluruh Bali disarankan untuk meraih sertifikasi kompetensi dari lembaga sertifikasi terkait. 3) Meminta kepada Bali Housekeepers Community Bali untuk mendaftarkan organisasi ke Kesbanglinmas Provinsi untuk mendapatkan perhatian baik pembinaan dan bantuan

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

anggaran dari pemerintah. 4) HCB diharapkan membuat perusahaan HUB untuk menjadi penghubung pendistribusian alat-alat kelengkapan Housekeeping Bali dan sebagai perusahaan penyelenggara MICE Business urusan housekeeping, sehingga komunitas mendapatkan manfaat ekonomi secara tidak langsung. 5) DPD mendukung pendirian Akademi Khusus untuk pelatihan housekeeping dengan standar internasional, dan memberikan pelatihan pada SMK, sekolah pariwisata dan komunitas terkait. Akademi ini diisi oleh SDM Hindu Dharma yang paham akan nilai-nilai budaya Bali dalam bidang pariwisata sesuai dengan Perda Bali Tahun 2012 tentang Kepariwisataan. 6) DPD mendukung adanya kegiatan Housekeeping Expo yang ke depan ditarget untuk tingkat nasional, ASEAN, Asia Pacific dan dunia dengan catatan perusahaan apa pun yang masuk ke Bali harus menggadeng local partner dan SDM krama Bali. (ad1203)


Selasa Pon, 30 Oktober 2018

Daerah

PAC PDI-P Marga Gelar Syukuran Kemenangan Koster-Ace Made Urip: Mari Kita Dukung Pak Jokowi Sekali Lagi

BERTEPATAN dengan Hari Sumpah Pemuda, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Marga menggelar syukuran hasil Pilgub Bali 2018 sekaligus pemantapan pileg dan ramah tamah dengan sesepuh dan kader partai beserta sejumlah tokoh masyarakat dan ratusan anggota STT seKecamatan Marga, di Gedung Serba Guna Desa Marga, Kecamatan Marga, Tabanan, Minggu (28/10). Syukuran yang digagas Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Penanggung Jawab Tim Pemenangan JokowiMa’ruf di Internal PDI Perjuangan Provinsi Bali Drs. I Made Urip, M.Si. itu sekaligus sosialisasi Caleg DPR-RI Dapil Bali nomor urut 1 dari PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. bersama Caleg DPRD Bali Dapil Tabanan nomor urut 3 Gusti Ayu Manik Ariani dan Caleg nomor urut 5 I Ketut Purnaya beserta Caleg DPRD Tabanan Dapil Kecamatan Kediri dan Marga nomor urut 1 I Putu Eka Putra Nurcahyadi, Caleg nomor urut 3 Ni Putu Yuni Widiadnyani, Caleg nomor urut 4 I Wayan Sudiana dan Caleg nomor urut 6 I Gede Oka Winaya, S.E. Ketua PAC PDI-P Kecamatan Marga I Putu Eka Putra Nurcahyadi menjelaskan syukuran ini disupport penuh Made Urip sekaligus yang menggagas syukuran dengan mengambil momen Hari Sumpah Pemuda sekaligus mengingatkan proses dan hajatan politik pemilihan gubernur yang sudah berjalan. Selaku petugas partai juga merasa wajib menyampaikan dan mempertegas kembali Pilgub Bali bukan saja kemenan-

SYUKURAN - Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si. bersama caleg se-Kecamatan Marga saat syukuran hasil Pilgub Bali 2018 sekaligus pemantapan pileg dan ramah tamah kader partai, Minggu (28/10). gan PDI-P yang mengusung Koster-Ace, tetapi juga sebuah momen kesadaran masyarakat, khususnya di Marga berdemokrasi sudah berjalan baik. Terbukti pemilih setiap tahun terus meningkat dengan kehadiran hampir 90 persen dan memilih kandidat Koster-Ace hampir 78 persen jauh dari persentase hajatan politik lainnya. ‘’Ini sebuah apresiasi yang tidak lepas dilakukan bersama sebagai tanggung jawab kader partai. Tanpa kerja keras semua hasil itu tidak akan tercapai,’’ tandasnya. Salah seorang tokoh Desa Blayu, I.B. Nyoman Parwata, mengakui syukuran ini membuktikan pilgub sudah berjalan lancar di Kecamatan Marga, sehingga pertemuan seperti ini ke depannya perlu diulang kembali untuk menjalin hubungan masyarakat dengan tokoh politik, sehingga terus berjalan dengan baik. Apalagi juga dihadiri tokoh politik seperti Made Urip di Bali selalu membantu ma-

syarakat khususnya keluhan para petani dan krama subak bisa dibantu dengan baik. ‘’Kita berharap Pak Made Urip bisa lanjut terpilih kembali di DPR-RI, sehingga terus berbuat di masyarakat,’’ katanya, seraya ditanggapi Made Urip, hasil Pilgub 2018 sebagai sukses story bagi PDI Perjuangan, karena berkat dukungan tokoh puri dan masyarakat serta forum perbekel memberikan ruang gerak yang luas bagi masyarakat beserta stuktural partai bergerak bersama. ‘’Sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan mengapresiasi kerja keras dari kader partai. Terutama kinerja PAC PDI-P Marga yang membangun partai dengan sistem yang modern dengan menyiapkan data yang akurat di lapangan,’’ sebut wakil rakyat sejuta traktor itu. Selain itu anggota Bangar MPR-RI ini mengatakan, sejak reformasi tidak pernah ada partai politik yang menang berturut-turut, baik pilpres

maupun pileg. Tetapi PDI-P ingin mengubah kutukan itu agar menang pileg dan pilpres berturut-turut. Selain itu juga target sapu bersih 4 kursi di Kecamatan Marga. ‘’Yang lebih penting juga pilpres yang bersamaan pertama kalinya serentak dengan pileg, karena banyak mendapat surat suara sehingga kader partai harus terus bersosialisasi agar masyarakat tidak salah pilih. Apalagi pilpres ini sangat strategis untuk dimenangkan dari hasil survei juga memenangkan JokowiMa’ruf. ‘’Namun kader partai harus terus bekerja keras memenangkan Jokowi karena selama menjabat presiden telah bekerja dengan baik terutama perbaikan infrastruktur sebagai pemersatu bangsa. Seperti di daerah perbatasan di Kalimatan jalannya sudah mulus. Itu komitmen Pak Jokowi, sangat luar biasa,’’ paparnya. Selain itu disebutkan, Presiden Jokowi menerapkan keadilan satu harga yang sama di seluruh daerah, seperti harga BBM di Papua. Jokowi juga berani membubarkan Petral sebagai terobosan yang sangat luar biasa untuk kepentingan bangsa dan negara. ‘’Mari kita dukung Pak Jokowi sekali lagi. Karena itu, kita harus jaga dari Sabang sampai Merauke. Mari bekerja kompak dan bersatu untuk memenangkan pileg dan pilpres, termasuk janji saat pilgub harus diwujudkan bersama. Jangan hanya janji manis di bibir, terutama dana hibah dan bansos harus disalurkan dengan baik sesuai mekanisme yang ada,’’ tutup politis asal Desa Tua, Marga itu. (ad1200)

100 Lebih Ilmuwan dan Praktisi IT Ikuti Konferensi tentang ”Happiness Computing’’ LEBIH dari 100 ilmuwan dan praktisi IT dari dalam dan luar negeri selama dua hari, Rabu dan Kamis 24-25 Oktober 2018 membahas interaksi manusia dan komputer dalam konferensi bertajuk ‘’International Conference On Orange Technologies’’ atau ICOT dengan tema ‘’Happiness Computing’’ di Stikom Bali. Konferensi ke-6 yang diadakan di Bali ini atas kerja sama Indonesian Digital Entertainment Arts dan Science Laboratorium (Ideas Lab). Para peserta luar negeri di antaranya dari Australia, Singapura, Taiwan, Hongkong, Norwegia, dan Jerman. Presiden Ideas Lab Emil Robert Kaburuan menjelaskan, konferensi selama dua hari di Stikom Bali ini membahas orange technology yang berpusat pada manusia menyangkut tiga aspek penting yang diibaratkan dengan H2O. ‘’Seperti diketahui, H2O atau air itu sangat penting untuk kehidupan kita. Tapi H2O yang dimaksudkan di sini H pertama adalah Happiness (kebahagiaan), H kedua adalah Health atau kesehatan, dan O adalah Orange skill. Orange itu identik dengan buah jeruk yang bermanfaat bagi kesehatan. Jadi, maknanya bahwa kehadiran komputer harus membuat manusia lebih bahagia, diman-

PEMBICARA - Para pembicara kunci dan pembicara tamu foto bersama Presiden Ideas Lab Emil Robert Kaburuan (keenam dari kiri) dan Ketua Stikom Bali Dr. Dadang Hermawan (ketujuh dari kiri) usai pembukaan ICOT 2018. faatkan secara sehat sehingga bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan bagi seluruh masyarakat,’’ terang Emil. Disebutkan, konferensi tentang Orange Technology ini adalah pertemuan pertama di Indonesia dan yang ke-6 sejak diluncurkan tahun 2013 di Taiwan. Yang menjadi pembicara kunci dalam ICOT 2018 adalah para pakar dari dalam dan luar negeri. Seperti Prof. Jhing Fa Wang, President Tajen University, Pingtung, Taiwan yang membawakan materi tentang ‘’Introduction to Orange Technology/Happiness Computing and Creative Platform Design for Highly Interactive Spoken Dialogue System’’. Kemudian

Dr. Paulus Insap Santosa dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM Yogyakarta yang membawakan materi ‘’Towards A More Comprehensive Measurement of User Experience’’, Prof. Dag Svanes dari Interaction Design in The Deparemnent of Computer Science at Norwegian University of Science and Technology, Norwegia, membawakan materi ‘’Designing for The Body from a 1st, 2nd, and 3rd Person Perspective’’, dan Prof. Henry Duh dari Departement of Computer Science and IT La Trobe University. Selain itu ada juga pembicara tamu dari luar negeri seperti Dr. Julien Epps UNSW, Australia, Prof.

Jiannong Cao dari The Hong Kong Polytechnic University, Prof, Yanchun Sang dari Victoria University Australia, dan lain-lain. Menurut Emil Kaburuan, Happiness Computing kini menjadi kebutuhan masyarakat dunia. Malah, Majelis Umum PBB telah mengeluarkan resolusi yang meminta negara-negara anggota PBB untuk mengukur kebahagiaan rakyat mereka dan menggunakannya untuk membantu memandu kebijakan publik. ‘’Laporan tentang tingkat kebahagiaan negar-negara dunia pertama diterbitkan oleh PBB tahun 2012, yang mencerminkan permintaan dunia baru untuk lebih memperhatikan kebahagiaan sebagai kriteria untuk kebijakan pemerintah. Ini juga menyerukan kepada sains dan teknologi, baik dalam ranah alami maupun sosial untuk dikembangkan guna mempromosikan gaya hidup yang bahagia dan sehat dalam masyarakat modern kita,’’ terang Emil Kaburuan. ‘’Saat ini, Norwegia adalah negara yang paling bahagia di dunia karena pemerintahnya sangat memperhatikan kebahagiaan rakyatnya, salah satunya dari aspek happiness computing ini,’’ pungkas Emil Kaburuan. (ad1208)

Apel Sumpah Pemuda di Dwijendra

Pemuda Milenial Dwijendra Harus Berlari Cepat, Kerja dan Kerja KELUARGA besar Yayasan Dwijendra dikenal paling intens melakukan berbagai kegiatan serangkaian 90 tahun Sumpah Pemuda. Berbagai lomba digelar antarsiswa guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Sementara itu apel Sumpah Pemuda dilakukan Senin (29/10) kemarin melibatkan perangkat upacara SMP Dwijendra dengan pembina upacara Kepala SMP Dwijedra Dennpasar Dra. Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. Sejak pagi suasana di Dwijendra sudah penuh nuansa kepemudaan dengan diputarnya lagu ‘’PemudaPemudi’’. Sementara yayasan memberi kesempatan kepala sekolah menjadi pembina upacara secara bergiliran guna memberi penyegaran bagi pimpinan unit di Dwijendra. Saat itu juga didengarkan ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Apel bendera diikuti siswa mulai TK, PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK Dwijendra dipusatkan di lapangan Yayasan Dwijendra Denpasar. Juga diserahkan berbagai hadiah lomba antarsiswa. Di antaranya lomba dharma wecana, story telling, lomba debat, guiding, lomba membuat cerpen dan essai. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. M.S. Chandra Jaya, M.Hum. mengungkapkan, peringatan Sumpah

PEMBINA - Kepala SMP Dwijendra Ni Wayan Nadi Supartini, M.Pd. saat menjadi pembina apel Sumpah Pemuda di Dwijendra. Pemuda hendaknya dipakai sebagai momentum guna meningkatkan wawasan kebangsaan bagi warga Indonesia dan warga Dwijendra khususnya. Dia minta pemuda milenial Dwijendra harus berlari cepat, kerja dan kerja guna menghadapi perubahan zaman dan tantangan revolusi industri 4.0. Satukan pikiran dan hati untuk bersatu menggapai kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia emas. Dia menegaskan, Dwijendra berkomitmen untuk mencetak generasi muda Bali yang berkarakter dan membanggakan masyarakat Bali. Makanya dia menyebutkan siswa Dwijendra adalah pemuda

pemilik masa depan. Mereka dididik menjadi insan yang cerdas secara intelektual, sosial dan spiritual. Inilah modal dasar pembangunan bangsa ke depan. Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar M.S. Chandra Jaya menjelaskan Sumpah Pemuda harus dijadikan media bagi masyarakat untuk semakin bergairah menyambut HUT Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda adalah cikal bakalnya bangsa Indonesia menuju pintu gerbang kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Selain itu guna memompa semangat anak muda untuk mencintai NKRI dan Pancasila. ‘’Dari Dwijendra kita galang persatuan, bela negara dan cinta NKRI,’’ tegasnya.

Dia menilai warga Dwijendra selama ini sangat bergairah menyambut HUT Sumpah Pemuda. Anak muda Bali harusnya berbuat guna menepis anggapan bahwa anak muda kita juga mengalami degradasi dalam bela negara dan cinta NKRI. Paling tidak ketika anak diajak mengusung apel Sumpah Pemuda jiwanya sudah terbentuk karakter bela negara dan selanjutnya bangga menjadi anak Indonesia. ‘’Yang penting lagi, warga Dwijendra menolak tindakan intoleransi serta anti-Pancasila. TNI kami percaya mampu mengawal amanah tersebut,’’ tegasnya. Pembina upacara Nadi Supartini saat membacakan sambutan Menpora mengungkapkan perlunya revolusi mental di kalangan generasi muda dalam membangun bangsa. Dunia sudah menunggu dengan berbagai tantangan era global. Untuk itu, ia mengajak pemuda Indonesia tinggalkan sikap primordial menuju Negara Kesatuan RI. Jadilah bagian SDM bangsa yang ikut menyukseskan pemilu yang damai 2019. Apel Sumpah Pemuda juga diikuti Kepala SMA Dwijendra Drs . I Made Oka Antara, M.Hum., Kepala SD Dwijendra Ni Nyoman Sriyotini, S.Pd., M.Pd. dan Kepala TK Dwijendra Ni Luh Putu Dewi Sumaryati, S.Pd. (ad1205)

5

Promosi Doktor Ilmu Ekonomi Gede Aryawan, S.E., M.Si.

Tingkatkan Kualitas Penelitian, Unwar Dorong Para Dosen Studi S-3

PENINGKATAN kualitas sumber daya manusia (SDM) di Universitas Warmadewa (Unwar), utamanya tenaga pengajar (dosen), kini menjadi salah satu prioritas Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tinggi Unwar. Salah satunya mendorong dan mendukung agar para dosen di Unwar terus menempuh pendidikan setinggi-tingginya, minimal doktor (S-3). Saat ini Unwar telah memiliki 68 orang dosen yang bergelar doktor. Jumlah ini akan terus meningkat seiring komitmen Yayasan dan Universitas yang terus menyediakan beasiswa S-3 kepada para dosennya. Terbukti, salah satu dosen Fakultas Ekonomi (FE) Unwar Gede Aryawan, S.E., M.Si. berhasil menyandang gelar Doktor Ekonomi seusai mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi (Prodi) Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (FEB Unud) di Gedung BM FEB Unud, Jalan Sudirman Denpasar, Senin (29/10) kemarin. Gede Aryawan, S.E., M.Si. merupakan Doktor Ilmu Ekonomi yang ke-44 di FEB Unud, Doktor ke-72 pada Program Doktor FEB Unud dan merupakan Doktor yang ke-68 di Unwar. Pria kelahiran Singaraja ini membawakan disertasi yang berjudul ‘’Pengaruh Implementasi Keuangan Inklusif terhadap Kinerja Pembangunan Ekonomi dan Perubahan Struktur Ekonomi untuk Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Bali’’. Setelah mengikuti ujian terbuka selama dua jam, Gede Aryawan dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Ujian Terbuka Promosi Doktor ini dipimpin oleh Promotor Prof. Dr. Nyoman Djinar Setiawina, S.E., M.Si., Kopromotor I Dr. I.B. Purbadharmaja, S.E., M.E., Kopromotor II Dr. I Gde Sudjana Budiasa, S.E., M.Si. serta enam penyang-

PROMOSI DOKTOR - Dr. Gede Aryawan, S.E., M.Si. (tengah) bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. dan para punguji, serta akademisi berfoto bersama seusai Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi, Senin (29/10) kemarin

gah lainnya. Ujian terbuka dihadiri oleh Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Bendahara Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Cok Istri Raka Indrawati, S.E., Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park., Wakil Rektor I dan II Unwar, Dekan FE Unwar Dr. I Made Sara, S.E., M.P. dan sejumlah dosen FE Unwar. Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.Park. mengatakan dengan bertambahnya dosen yang bergelar doktor di Unwar akan mampu mendorong kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama pada bidang penelitian di Program Pascasarjana Unwar yang saat ini tengah mengalami perkembangan. Sebab, bidang penelitian saat ini masih lemah dan menjadi salah satu bidang prioritas Unwar untuk terus ditingkatkan. Sehingga eksistensi Unwar sebagai perguruan tinggi swasta di Indonesia Bagian Timur tetap terpandang. ‘’Harapan saya kepada para doktor baru yang mempunyai motivasi kuat ini untuk bisa mendukung kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khusunya pada bidang peneli-

tian di Warmadewa. Saya pikir ini adalah tambahan amunisi bagi Warmadewa dalam rangka menjaga eksistensinya sebagai perguruan tinggi terpandang khususnya di Indonesia Bagian Timur,’’ tandas Prof. Widjana. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. berharap dengan gelar doktor yang diraih Gede Aryawan nanti mampu mengembangkan dirinya untuk bisa memberikan vibrasi terhadap kemajuan Unwar, terutama pada Program Studi Pembangunan FE Unwar. Pihaknya berharap kepada para dosen Unwar agar bisa mengikuti jejak Gede Aryawan untuk melanjutkan studi S-3. Apalagi, pihaknya telah menyiapkan beasiswa S-3 kepada seluruh dosen Unwar yang ingin melanjutkan studinya. Sehingga 2 hingga 3 tahun ke depan Unwar memiliki paling sedikit 100 dosen yang bergelar doktor. Sementara itu, Gede Aryawan mengatakan dengan penelitian yang dilakukannya ini dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi Bali, khususnya bagaimana mengimplementasikan keuangan inklusif untuk kinerja pembangunan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat Bali. (ad1177)

Satu Koperasi di Bali Lolos Seleksi Penyalur KUR Denpasar (Bali Post) Koperasi di Bali yaitu KSP Guna Prima Dana lolos dalam seleksi koperasi penyalur KUR. Dari 20 koperasi yang diajukan, yang berhasil lolos satu koperasi. Koperasi ini pun satu dari tiga koperasi di Indonesia yang menyalur KUR. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra, S.E., M.M. mengatakan, dari 20 koperasi yang diajukan, termasuk koperasi yang besar di Bali, KSP Guna Prima Dana satu-satunya yang lolos. ‘’Di Bali baru ada satu koperasi penyalur KUR,’’ ungkapnya, Senin (29/10) kemarin. Lanjutnya, lembaga keuangan nonbank penyalur KUR jumlahnya terbatas sekitar 40-an. Khusus koperasi, di Indonesia baru tiga yang menjadi penyalur KUR. Yaitu Kospin Jasa Pekalongan yang merupakan koperasi terbesar di Indonesia dengan aset Rp 7 triliun, kedua koperasi dari Maumere dengan aset Rp 500 miliar dan ketiga koperasi dari Bali KSP Guna Prima Dana. ‘’Padahal ada banyak koperasi yang besar di seluruh Indonesia, tapi yang lolos itu saja. Koperasi yang asetnya besar malah tidak lolos,’’ tandasnya. KSP Guna Prima Dana adalah koperasi dari Pecatu, Badung. Asetnya Rp 120 miliar dan omzet Rp 300 miliar. Koperasi ini dipercaya sebagai penyalur KUR bukan hanya dari sisi aset tetapi juga kinerja yang lain. Indra mengatakan, tim yang turun untuk menilai koperasi ini yaitu dari Kementerian Ko-

perasi, OJK dan Kementerian Keuangan. Kriteria penilaian dilakukan dari sisi rasio keuangan, kinerja kelembagaan, aspek perizinan, dan IT. Dari sisi rasio keuangan, penilaiannya sama seperti bank yaitu penilaian terhadap rasio BOPO, CAR, NPL, ROA, ROE, likuiditas, dll. Bunga KUR koperasi 7 persen. Mengingat koperasi rata–rata memberikan bunga pada anggotanya 12–15 persen, sehingga koperasi ini mendapat subsidi bunga dari pemerintah

sekitar 5–8 persen. Rencananya, KSP Guna Prima Dana sebagai penyalur KUR akan diresmikan pada November atau Desember oleh Menteri Koperasi dan UKM. Terkait target, ia mengaku belum dibicarakan lebih detail. Dengan adanya koperasi dari Bali sebagai penyalur KUR akan semakin meningkatkan citra dan image baik koperasi Bali. Indra berharap koperasi yang besar di Bali mengikuti langkah KSP Guna Prima Dana. (kmb42)

Pembetulan Dalam berita berjudul ‘‘Perkumpulan Suara Tabanan dan Yayasan Forsuta Dideklarasikan’’ Senin (29/10) tertulis nama Bendesa Adat Kubontingguh I Gde Panca Putra, yang benar I Gusti Gde Panca Putra, S.Ag. Redaksi


OPINI

6

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Iuran Dana Khusus Bencana BENCANA (alam) bisa terjadi kapan saja, menimpa siapa saja, dan di mana saja. Kita hanya bisa mempersiapkan diri untuk mengantisipasi jika tiba-tiba saja bencana itu menimpa kita. Pemerintah pusat memang telah mencadangkan dana penanggulangan bencana alam tiap tahunnya. Namun, jumlah tersebut tidaklah memadai untuk me-recovery atau merehabilitasi berbagai kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan oleh bencana alam. Bahkan, tahun 2018, dana yang disiapkan untuk penanggulangan bencana hanya Rp 748 miliar, menurun dari tahun sebelumnya Rp 1,2 triliun. Sementara bencana terjadi silih berganti di beberapa daerah di Indonesia. Melihat kondisi ini, pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Kauangan Sri Mulyani merancang dana khusus untuk bencana alam pada APBN 2019. Dana ini adalah anggaran yang disisihkan pemerintah tiap tahun. Bila tidak ada bencana dalam skala tertentu, dana ini tentunya akan meningkat. Dana ini akan digunakan bila sewaktu-waktu nanti ada bencana dengan skala tertentu di suatu daerah. Dana ini berbeda dengan dana darurat kebencanaan yang selama ini menjadi salah satu sumber pembiayaan kegiatan penanggulangan bencana alam. Dana darurat kebencanaan jumlahnya ditentukan setiap tahun dan tidak ada penambahan signifikan. Selain itu, dana darurat ini hanya dapat digunakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dana khusus bencana alam tidak hanya dapat digunakan oleh BNPB. Dana khusus bencana alam ini akan langsung diberikan atau dapat digunakan daerah yang terdampak bencana. Tak menutup kemungkinan, dana khusus bencana ini bersumber dari iuran pemerintah daerah sendiri. Jadi, mirip iuran di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang bersifat subsidi silang. Sudah tentu, diharapkan prosedur dalam pemanfaatan atau pencairannya tidak seruwet birokrasi selama ini. Mengingat, dalam bencana semuanya dipastikan bersifat gawat darurat. Sama dalam pelaksanaan iuran BPJS, kondisi setiap daerah di Indonesia tidaklah sama. Sementara potensi untuk terkena bencana, sama di setiap daerah. Karena itu, perlu dibuatkan regulasi dan payung hukum untuk mengatur iuran dana khusus bencana alam ini. Jangan sampai ada pemikiran, daerah yang selama ini merasa belum tersentuh bencana, maka menganggap wajar membayar iuran dana khusus bencana ini dengan nilai minimal. Seperti di awal, bencana alam bisa menimpa siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Meski dari segi jumlah mungkin tidak mampu meng-cover seluruh keperluan re-covery kerugian yang ditimbulkan, paling tidak ada semacam dana asuransi untuk antisipasi dan penanggulangan bencana alam. Yang terpenting lagi, birokrasinya terutama dalam pencairannya tidak berbelit-belit seperti yang terjadi selama ini. Masyarakat atau daerah yang terkena dan terdampak bencana jangan sampai harus menjerit-jerit karena birokrasi yang berbelit-belit hanya untuk mendapatkan dana bantuan bencana. Dalam pengelolaannya, juga jangan sampai menjadi ladang baru para koruptor yang biasa menari di atas penderitaan rakyat.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Penghuni Kamar Jenazah RSUD Kamar atau ruang jenazah di RSUD Mangusadha Badung yang berlokasi di Desa Kapal ditambah. Hal ini disebabkan boleh dikatakan setiap harinya ada saja yang menitipkan jenazah dan menginap bukan satu hari dua hari saja, tetapi cukup lama. Ada satu minggu, dua minggu dan mungkin lebih. Mengapa begitu? Ya, kita tahu. Maklum yang agama Hindu saat ada upacara tertentu, jenazah tidak bisa dipulangkan segera. Terhalang ada upacara agama di desa tempat yang berduka berdomisili. Itu makanya RSUD Badung menambah kamar lagi. Oleh karena itu, para pelayat yang ingin mamunjung (menghaturkan sesaji) kepada almarhum bertambah banyak. Belum lama ini, saya iseng singgah dekat dengan kamar jenazah yang kebetulan yang “ngamar” masih keluarga dekat. Keluarga yang mamunjung itu mengeluhkan kepanasan di luar kamar. Tidak ada tempat berteduh, tempat duduk dan tempat untuk istirahat sementara sambil curhat bersama sesama pelayat. Oleh karena itu, saya usulkan kepada pihak RSUD Badung berhubung masih ada lahan di sana alangkah baiknya dibangun bale yang sederhana untuk tempat istirahat bagi para pelayat. W. Beratha Yasa Kapal, Badung

Risiko Fiskal terhadap APBN dan Mitigasi Risiko Pada kurun waktu beberapa tahun terakhir, bangsa Indonesia harus menghadapi ujian yang cukup berat akibat bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah negara kita. Sepanjang tahun 2017 dan 2018 ini, sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi. Gempa bumi terjadi beruntun di beberapa daerah dan yang termasuk besar dampaknya adalah yang menimpa saudara-saudara kita di Lombok yang hingga saat ini masih berlangsung. Baru saja pula, warga di Palu, Donggala, dan sejumlah wilayah di Sulawesi tak hanya harus menderita akibat gempa dengan ukuran skala besar yang menghancurkan banyak rumah, gedung dan bangunan namun juga harus menghadapi bencana alam berupa tsunami dan likuifaksi tanah.

Oleh Sri Martini

S

ebagaimana didefinisikan pada undang-undang tentang Penanggulangan Bencana yaitu Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor. Apa yang menyebabkannya? Ditinjau dari segi geografis, Indonesia adalah negara kepulauan yang lokasinya berada pada pertemuan empat lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia serta lempeng Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Selain hal tersebut, pada wilayah Indonesia bagian selatan dan timur terdapat sabuk vulkanik yang memanjang dari Pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara dan Sulawesi, yang sisinya berupa pegunungan vulkanik tua dan dataran rendah yang sebagian didominasi oleh rawa-rawa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di situs resminya yaitu pada artikel menu pengetahuan kebencanaan menyatakan bahwa kondisi geografis Indonesia tersebut sangat berpotensi rawan bencana seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor. Lebih lanjut pada artikel dimaksud disebutkan bahwa berdasarkan data, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kegempaan yang

tinggi di dunia, lebih dari sepuluh kali lipat tingkat kegempaan di Amerika Serikat. Potensi dampak bencana alam sangat besar karena sulit untuk memperkirakan dengan tepat waktu terjadinya sehingga masyarakat cenderung kurang siap dalam menghadapinya. Mengingat jumlah kejadian bencana alam yang terus meningkat maka pemerintah harus selalu siap baik dalam penanggulangan bencana itu sendiri maupun pembiayaannya. Hal tersebut ditegaskan pada Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, di mana pemerintah harus bertanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana yang mencakup perlindungan masyarakat dan pemulihan kondisi dari dampak bencana melalui pengalokasian anggaran penanggulangan bencana dalam APBN/ APBD. Alokasi anggaran tersebut ditujukan untuk membiayai kegiatan-kegiatan tahap prabencana, saat tanggap darurat bencana, dan pascabencana. Hal tersebut menjadikan bencana alam sebagai salah satu sumber risiko fiskal bagi APBN, yaitu tidak cukupnya dana atau alokasi anggaran untuk melaksanakan penanggulangan bencana. Kegiatan pada tahap pascabencana yaitu untuk rehabilitasi dan rekonstruksi atau pemulihan infrastruktur publik dan rumah tangga memerlukan pembiayaan yang paling besar dibandingkan pembiayaan pada tahap lainnya. Sebagian besar infrastruktur terse-

but tidak memiliki perlindungan keuangan sehingga pembiayaannya memberikan tekanan yang besar terhadap APBN yaitu pada pengeluaran pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah harus mampu merencanakan dan mengalokasikan dana bagi penanggulangan bencana untuk membiayai kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Sebagai contoh, kerusakan dan kerugian yang timbul akibat bencana tsunami di Aceh dan Kepulauan Nias pada akhir tahun 2004 mencapai lebih dari Rp 41,4 triliun sedangkan kerugian akibat gempa bumi di Yogyakarta pada tahun 2006 sekitar Ep 26,1 triliun. Pemerintah mengeluarkan anggaran untuk membiayai kegiatan rekonstruksi di Aceh dan Nias lebih dari Rp 37 triliun serta sekitar Rp 1,6 triliun untuk kegiatan rekonstruksi akibat gempa bumi di Yogyakarta. Mengingat potensi tekanan yang disebabkan oleh bencana alam terhadap APBN, pemerintah perlu mengembangkan berbagai macam alternatif pembiayaan risiko bencana sebagai langkah mitigasi risiko. Ada beberapa hal yang perlu dijadikan pertimbangan bagi pemerintah dalam mengkaji kemungkinan meningkatkan keragaman dalam pilihan-pilihan pembiayaan risiko bencana, antara lain: probabilitas kejadian bencana, meningkatnya nilai kerusakan dan kerugian akibat bencana dan perubahan iklim. Pada Nota Keuangan yang disampaikan pada saat pengajuan RAPBN Tahun Ang-

garan 2019, pemerintah mengemukakan bahwa strategi pembiayaan risiko bencana saat ini merupakan kombinasi dari ex-post financing dan ex-ante financing. Opsi pembiayaan ex-post financing antara lain melalui alokasi anggaran maupun realokasi anggaran di beberapa kementerian/lembaga terkait dan dana cadangan penanggulangan bencana yang dialokasikan pada Kementerian Keuangan yang dapat digunakan pada saat kejadian tanggap darurat (dana on call) atau pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi (dana kontigensi). Selain itu, terdapat alokasi dana dalam APBN pada Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang difokuskan untuk pembiayaan tahap prabencana, yaitu untuk pengurangan risiko bencana. Lebih lanjut apabila terjadi bencana, beberapa kementerian seperti Kementerian Sosial, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan kementerian/lembaga lainnya akan melakukan realokasi anggarannya dalam rangka pembiayaan bencana. Pembiayaan bencana pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilakukan melalui pengalokasian anggaran pada kementerian/lembaga terkait pada tahun berikutnya, selain dapat juga menggunakan dana cadangan penanggulangan bencana. Pada Nota Keuangan RAPBN Tahun Anggaran 2019 dijelaskan bahwa besaran alokasi dana cadangan penanggulangan bencana pada APBN dihitung berdasarkan: 1) kebutuhan dana on-call yang berdasarkan data historis kejadian bencana dan kebutuhan pembiayaan pada saat tanggap darurat serta perkiraan akan kebutuhan pembiayaan pada masa yang akan datang; 2) pengalaman historis kebutuhan pemerintah dalam membantu daerah-daerah yang mengalami bencana tetapi dengan skala yang relatif kecil, seperti banjir, gempa bumi berkekuatan relatif kecil, atau tanah longsor. Alokasi dana tersebut berkisar antara Rp 2

triliun sampai dengan Rp 5 triliun setiap tahunnya. Ada pun ratarata penyerapannya pada kurun waktu sepuluh tahun terakhir adalah sekitar 76,8 persen. Opsi pembiayaan ex-ante financing dilaksanakan oleh pemerintah melalui implementasi risk transfer dengan cara pelaksanaan asuransi Barang Milik Negara (BMN) dan asuransi pertanian. Pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 247/PMK.247/2016 diatur bahwa pada prinsipnya dalam rangka pengamanan BMN, pengasuransian BMN dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan negara dan memerhatikan prinsip selektif, efisien, efektif, dan prioritas. BMN berupa gedung dan bangunan serta jembatan dapat diasuransikan sepanjang lokasinya berada di daerah rawan bencana (lokasi rawan bencana sesuai indeks risiko yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang), mempunyai dampak yang besar terhadap pelayanan umum apabila rusak atau hilang, serta harus memenuhi kriteria menunjang kelancaran tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintah. BMN lainnya yang dapat diasuransikan adalah alat angkutan darat/apung/udara bermotor sepanjang memenuhi kriteria di atas serta berdasarkan sifat penggunaannya mempunyai kemungkinan rusak atau hilang yang tinggi. BMN lainnya dapat pula diasuransikan dengan ketetapan Pengelola Barang. Pemerintah mengharapkan implementasi pengasuransian BMN akan terlaksana secara efektif pada tahun 2019. Adapun untuk asuransi pertanian dimaksudkan untuk menjaga ketersediaan pangan guna mitigasi risiko gagal panen pertanian akibat bencana alam. Pelaksanaannya berdasarkan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Penulis, Kepala KPPN Amlapura, Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Upah Minimum Provinsi Bali dan Dampaknya

POJOK

Oleh Adrid Indaryanto, S.H., M.M.

Jokowi bertekad Indonesia menjadi kekuatan maritim dunia.

Info tentang kenaikan Upah Minimun Provinsi (UMP) Bali Rp 170 ribu (dari Rp 2.175.157 menjadi Rp 2.297.967 per bulan) yang akan berlaku efektif 1 Januari 2019, patut kita syukuri. Namun bila kita lihat dari kacamata internasional, hal ini masih sangat kecil. Sebagai praktisi ketenagakerjaan, mestinya ingin Bali berpatokan dan mencontoh Singapura yang memiliki minimum wage untuk cleaner jobs ( petugas kebersihan) sebesar Sin $ 1.100/ bulan atau sekitar Rp 11 juta per bulan. Hal ini memang bukan apple to apple, tetapi Bali adalah pulau internasional selevel Singapura, ukuran luas wilayah tourism-nya dan jumlah penduduk Singapura yang mirip Bali dengan populasi 3.567.000 penduduk, cukup sebagai alasan untuk Singapura disandingkan dengan Bali. Serta keinginan kita untuk tidak menjual murah Bali (seperti isu terakhir pada wisatawan Tiongkok/travel bisnis). Sekarang banyak tempat usaha baru yang memerlukan tenaga kerja, bila usaha tersebut tergolong UKM maka tidak masalah bila diberikan gaji sesuai UMK setempat. Namun, bila mereka bekerja di perusahaan multinasional/milik orang asing dengan pendapatan perusahaan yang cukup tinggi, maka minimal gaji yang cukup tinggi juga wajib diberlakukan pada perusahaan tipe ini.

Kita cukup berpatokan setengahnya saja dari UMR Singapura atau sekitar Rp 5.500.000 sebagai langkah awal hal ini berlaku untuk penggajian perusahaan milik orang asing yang beroperasi di Bali. Jumlah tersebut sudah cukup menaikkan nilai pulau kita dan multiplier effect terhadap ekonomi pada pembangunan akan lebih positif. Selain perusahaan atau unit usaha milik asing yang beroperasi di Bali, ada juga milik orang the have yang berasal dari Jakarta, Surabaya, dan daerah lain di Indonesia yang sedang giat-giatnya membangun hotel, vila, dan restoran. Perusahaan mereka ini juga bisa menjadi subjek UMR Rp 5,5 juta per bulan. Namun, untuk sektor pariwisata

akan merasakan sedikit berat, karena income utama sektor ini sangat tergantung kunjungan tamu. Kebijaksanaan untuk masalah UMP harus detail diatur dan diberlakukan kepada semua perusahaan agar tercipta iklim kerja yang kondusif dan ikut meningkatkan citra Pulau Dewata, sehingga tak ada lagi terkesan seenaknya berbisnis di Bali dengan memberi upah rendah kepada pekerja kita. Siapa lagi yang akan menyejahterakan masyarakat Bali, kalau bukan kita yang menentukan tarif pekerja kita dengan harga tinggi. Salah satu kendala sulitnya perusahaan Indonesia ke Amerika Serikat, Eropa, dan Middle East, dikarenakan gaji

masyarakat setempatnya sangat tinggi dan ditambah lagi dengan kewajiban pajak, dll. Kenapa kita tidak memberlakukan hal yang sama? Walaupun tidak perlu terlalu tinggi seperti Negara-negara maju tersebut. Saat ini, jumlah pengangguran terbanyak disumbang oleh lulusan SMK 9,84% (info Kadis Naker Provinsi Bali/Bali Post 28/10). Tenaga skill yang masih muda ini perlu kita salurkan ke Papua dan Kalimantan, karena banyak proyek yang memerlukan tenaga lulusan SMK ini. Mari kita tingkatkan nilai diri pekerja kita, agar wisatawan yang masuk Bali, adalah wisatawan yang bernilai juga alias berduit. Bukan sebaliknya, sejumlah wisatawan masuk ke Bali justru cari kerja di sini. Saya akan berjuang untuk itu, mohon dukungannya. Penulis, pemerhati Bidang Ketenagakerjaan

‘’Kebijaksanaan untuk masalah UMP harus detail diatur dan diberlakukan kepada semua perusahaan agar tercipta iklim kerja yang kondusif dan ikut meningkatkan citra Pulau Dewata, sehingga tak ada lagi terkesan seenaknya berbisnis di Bali dengan memberi upah rendah kepada pekerja kita. Siapa lagi yang akan menyejahterakan masyarakat Bali, kalau bukan kita yang menentukan tarif pekerja kita dengan harga tinggi.‘’

- Kata Bung Karno, Indonesia jadi mercusuar dunia. *** Indonesia penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. - Ini bukan cita-cita bangsa Indonesia. *** Pesawat Lion Air mengalami musibah, puluhan penumpang tewas. - Bangsa Indonesia berduka.

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Bagiarta, Klungkung: Sosiawan, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


7

TABANAN

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

Dewan dan Eksekutif Tarik Ulur Soal Target PAD Tabanan (Bali Post) -

Pembahasan target PAD 2019 antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang kembali digelar, Senin (29/10) kemarin. Rapat kerja berlangsung alot. Dewan ngotot menginginkan PAD dipasang Rp 400 miliar. Dewan optimis lantaran melihat masih banyak program peningkatan PAD yang belum dijalankan maksimal. Setelah sempat tarik ulur, akhirnya disepakati PAD dirancang Rp 390 miliar.

Bali Post/bit

RAPAT KERJA - Suasana rapat kerja Banggar dan TAPD Tabanan terkait target PAD 2019.

Dipimpin langsung Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, rapat kerja kali ini merupakan kelanjutan dari rapat kerja sebelumnya yang belum menemukan titik temu khususnya terkait target PAD 2019. Penjelasan dari Ketua TAPD yang juga Sekda Tabanan Wirna Ariwangsa, pada rapat koordinasi dengan OPD penghasil, target PAD sebelumnya dipasang Rp 373 miliar lebih. Namun ada pengurangan yakni dana BOS yang dibawa ke luar

PAD. Setelah dikaji lebih lanjut, akhirnya target PAD dipasang Rp 376 miliar lebih. Angka tersebut sebenarnya sudah meningkat dari yang dipatok sebelumnya. Peningkatan berasal dari potensi pajak hotel. Namun, angka tersebut tidak membuat dewan setuju begitu saja. Pasalnya, dari hasil turun ke lapangan belum lama ini dewan masih melihat banyak potensi pendapatan yang belum digarap maksimal, khususnya di sejumlah

objek wisata. Atas dasar itu, dewan pun mendesak eksekutif meningkatkan target PAD 2019 di angka Rp 400 miliar. Angka yang disampaikan dewan membuat eksekutif kelimpungan. Setelah sempat tarik ulur, akhirnya disepakati target PAD 2019 Rp 390 miliar. Ketua Banggar yang juga Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi menegaskan, target tersebut sudah realistis, karena masih ada potensi wajib pajak yang belum digarap

maksimal. ‘’Genjot di wajib pajak, karena diperbolehkan sekarang. Misalnya saja di Kecamatan Pupuan, banyak potensi di sana. Tidak usah jauh-jauh, potensi di kota saja masih ada yang belum terjangkau,’’ terangnya. Target PAD 2019 diakui Sekda Wirna Ariwangsa, cukup berat. Selain kerja keras, regulasi termasuk SDM dan sarana prasarana juga harus disiapkan. Meski demikian, pihaknya akan berupaya menggarap potensi pajak dan retribusi. ‘’Sebagai pedoman kita pasang, tetapi tetap akan dievaluasi sama-sama progress-nya. Kalau dalam perjalanan nanti ada persoalan, tentu saja bisa direvisi,’’ tegasnya. (kmb28)

Terkait Pensertifikatan Aset Desa Pakraman

Tokoh Adat Tunjuk Datangi Kantor BPN

Bali Post/bit

SERTIFIKAT - Wakil Bendesa Desa Pakraman Tunjuk Ida Bagus Tenaya usai mengadakan pertemuan dengan jajaran BPN Tabanan, terkait permohonan pensertifikatan tanah. Tabanan (Bali Post) Sejumlah tokoh masyarakat Desa Pakraman Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Senin (29/10) kemarin mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tabanan. Kedatangan mereka guna mencari kejelasan terkait proses pensertifikatan tanah SMPN 4 Tabanan yang diklaim sebagai aset Desa Pakraman Tunjuk. Wakil Bendesa Desa Pakraman Tunjuk Ida Bagus Tenaya yang ditemui usai pertemuan menjelaskan, pihaknya mempertanyakan proses pengurusan sertifikat tanah milik Desa Pakraman Tunjuk lewat program PTSL. Pasalnya, penjelasan petugas yang datang ke Desa Tunjuk belum lama ini dirasa kurang lengkap. ‘’Tadi kami sudah diberikan jawaban oleh Kepala BPN langsung. Karena kami kurang jelas akan penjelasan petugas sebelumnya, akibat daya nalar kami yang kurang,’’ ucapnya. Dia menegaskan, pihaknya tidak mempermasalahkan bangunan SMPN 4 Tabanan

yang berdiri di atas lahan aset desa pakraman, sebab sekolah tersebut bermanfaat bagi masyarakat. Namun masyarakat menilai aset tersebut perlu disertifikatkan agar statusnya jelas. ‘’Kami bawa mandat dari masyarakat, tanah itu harus disertifikatkan lewat progrm PTSL, karena belum disertifikatkan,’’ tegasnya. Diterangkannya, SMPN 4 Tabanan dibangun tahun 2000 berdasarkan surat perjanjian hak guna pakai kepada Dinas Pendidikan Provinsi Bali. ‘’Terkait sekolah, sama sekali tidak kami permasalahkan, karena itu memang sangat bermanfaat untuk pendidikan anak-anak kami. Yang kami inginkan hanya tanah itu disertifikatkan karena tanah tersebut milik adat,’’ jelas Tenaya. Kasi Infrastruktur BPN Tabanan Agus Apriawan membenarkan bahwa tokoh adat Tunjuk hanya menanyakan masalah kelengkapan pengurusan sertifikat tanah SMPN 4 Tabanan. Masyarakat berharap aset

tersebut bisa atas nama desa pakraman. ‘’Sesuai dengan SK 276 tahun 2017 tentang Desa Pakraman, sebagai hak kepemilikan tanah, diperbolehkan (disertifikatkan) asalkan dengan catatan tanah itu tidak ada masalah,’’ terangnya. Terkait hal itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemprov Bali yang menyatakan bahwa tanah yang dipergunakan untuk SMP itu memang tidak menjadi aset pemerintah. Dalam hal ini pihaknya diminta mengkonfirmasinya ke Pemkab Tabanan. ‘’Setelah kami konfirmasi ke Tabanan, itu katanya menjadi aset Pemkab Tabanan, cuma belum dimohonkan sertifikat,’’ terangnya. Apriawan pun menyarankan agar desa pakraman bisa duduk bersama Pemkab membicarakan masalah tersebut agar menemukan kejelasan. Sepanjang kasus sudah jelas, pihaknya akan memproses sertifikat sesuai prosedur. Menurut Apriawan, tanah yang dibangun SMPN 4 Tabanan tersebut sesuai berita acara luasnya 6.000 meter persegi. Pihak Desa Pakraman Tunjuk mengklaim itu milik adat berdasarkan awigawig yang sudah tercantum sejak dulu. ‘’Oleh karena itu, ini harus jelas ada koordinasi antara desa pakraman dengan pemerintah Tabanan,’’ bebernya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bakeuda Tabanan I Dewa Ayu Sri Budiarti menyatakan, lahan SMPN 4 Tabanan adalah aset Pemkab Tabanan. ‘’Sudah tercatat di Dinas Pendidikan,’’ ucapnya. Disinggung apakah sudah pernah mengajukan permohonan untuk pensertifikatan, Dewa Ayu mengakui hal itu tengah dilakukan. ‘’Informasi yang saya terima, sudah dimohonkan dan sedang proses administrasi,’’ katanya. (kmb28)

UMKM Didorong Hasilkan Produk Sesuai SNI Tabanan (Bali Post) Baru-baru ini Pemkab Tabanan menandatangani MoU dengan Badan Sertifikasi Nasional (BSN) dalam rangka mendorong semua produk olahan UMKM mendapatkan SNI. Ini menjadi tugas berat bagi Dinas Koperasi dan UKM Tabanan, sebab tidak semua UMKM mampu menghasilkan produk sesuai SNI. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tabanan A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah, Senin (29/10) kemarin mengungkapkan, pihaknya berupaya menindaklanjuti kerja sama tersebut. UMKM di Tabanan akan didorong untuk bisa menghasilkan

produk sesuai SNI. Sebab potensi untuk itu cukup besar. SNI bernilai penting bagi produk UMKM, agar produk yang dihasilkan bisa berdaya saing di pasaran di tengah ketatnya persaingan usaha. Pihaknya akan lebih gencar melakukan pembinaan UMKM melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang disesuaikan dengan jenis produk olahan yang dihasilkan UMKM. ‘’Jadi dalam pembinaan ini, Dinas Koperasi dan UKM tidak sendiri tetapi menggandeng OPD terkait,’’ ujarnya. Misalnya untuk produksi makanan berbahan dasar i k a n ,

yang digandeng adalah Dinas Perikanan dan Kelautan Tabanan. Upaya ini pernah dilakukan saat proses mendapatkan SNI untuk kripik belut dari Kelompok Pengolahan dan Pemasaran (Poklahsar) Taman Grya di Desa Nyambu, Kediri. Ketika itu, instansi yang dilibatkan adalah Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Tabanan. Keberhasilan keripik belut di Tabanan mendapatkan SNI, kata Dalem Tresna, menunjukkan UMKM di Tabanan sebenarnya memiliki potensi meraih SNI. Hanya saja memang memerlukan kesadaran atau kemauan dari UMKM itu sendiri untuk mau dan siap bersaing di pasaran. ‘’Kami akan terus melakukan pembinaan. Tetapi tetap keberhasilan mendapatkan SNI memerlukan kemauan dan kesadaran pelaku UMKM,’’ ujarnya. Berdasarkan data, Tabanan memiliki 39.741 UKM. Dari jumlah tersebut, 6.898 di antaranya masuk dalam sektor formal dan 32.575 sektor informal. (kmb24)

A.A. Gede Dalem Tresna Ngurah

Bali Post/san

PASIEN - Pasien di BRSU Tabanan sedang menunggu pelayanan kesehatan. Pasien yang memakai JKN saat ini mendominasi akses layanan kesehatan di BRSU Tabanan.

Pasien JKN Mendominasi

BRSU Siapkan Strategi untuk ’’Survive’’

Tabanan (Bali Post) Mau tidak mau, pasien yang menggunakan JKN mendominasi akses pelayanan kesehatan di rumah sakit (RS). Otomatis pemasukan RS paling besar dari klaim ke BPJS Kesehatan. Permasalahannya sekarang, klaim ini kadang dibayarkan tidak tepat waktu sehingga berpengaruh pada operasional RS. Di sisi lain, akibat penerapan dan penertiban sistem rujukan online terjadi penurunan pasien JKN ke RS tipe B, yang artinya ada penurunan pendapatan. Di tengah kondisi ini, BRSU Tabanan sebagai RS tipe B menyiapkan strategi dan inovasi agar bisa terus survive dan berkembang. Direktur BRSU Tabanan

dr. Nyoman Susila mengatakan, saat ini pendapatan RS 74 persennya dari klaim pelayanan peserta BPJS-JKN. Sementara 16 persennya dari pasien umum dan pemasukan lainnya seperti uang sewa tempat ATM, biaya praktik mahasiswa, sewa gedung koperasi dan lainnya. Meski klaim pasien JKN ke BPJS untuk Agustus 2018 belum terbayarkan, namun klaim yang dibayarkan untuk Juli ternyata bisa untuk operasional BRSU hingga bulan ini. Hal ini menggambarkan betapa pentingnya klaim pasien JKN dibayarkan tepat waktu bagi operasional RS. Selain pembayaran klaim yang kadang tidak lancar, BRSU Tabanan kembali

menghadapi tantangan yaitu berkurangnya kunjungan pasien JKN akibat sistem rujukan berjenjang online. Dengan diperketatnya rujukan online, terjadi penurunan pasien rawat jalan ke BRSU Tabanan sebanyak 50 persen. ‘’Jika dulu bisa mencapai 600 pasien per hari, sekarang menjadi sekitar 300 pasien per hari,’’ ujar Susila. Dengan adanya penu runan pasien JKN, diprediksi akan terjadi penurunan klaim pasien JKN ke BPJS Kesehatan sebesar 20 persen. Penurunan klaim ini artinya terjadi penurunan pendapatan BRSU Tabanan. Namun, BRSU tidak berpangku tangan. Menurut Susila, pihaknya terus membuat strategi dan

terobosan agar bisa survive dan berkembang. Ada dua langkah yang diambil yaitu melakukan peningkatan pendapatan terutama di luar kerja sama BPJS, salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan asuransi swasta. Langkah kedua adalah melakukan efisiensi pelayanan dengan tetap menjaga keselamatan pasien seperti mencegah terjadinya piutang tak berbayar hingga efisiensi pemakaian air, listrik dan telepon. Lewat inovasi dan strategi ini, kata Susila BRSU Tabanan selama ini bisa survive. Selain itu, BRSU Tabanan bisa melakukan peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (kmb24)

Bali Post/san

NGABEN MASSAL - Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya menghadiri ngaben massal di Desa Wanasari.

Ngaben Massal di Desa Wanasari

Tabanan (Bali Post) Guna meringankan beban masyarakat, setiap lima tahun sekali Desa Wanasari menggelar ngaben massal. Tahun ini ngaben massal kembali dilaksanakan, yang mengikutsertakan 15 sawa dan 18 atma wedana. Tidak hanya ngaben, juga dilangsungkan upacara matelung bulanin yang diikuti 57 orang dan matatah yang diikuti 47 orang. Panitia Karya Made Kardian, Senin (29/10) kemarin mengungkapkan, puncak

karya akan berlangsung 2 November mendatang. Dana bersumber dari iuran warga. Setiap krama adat yang aktif dikenai iuran Rp 10 ribu setiap bulan selama 5 tahun. Rangkaian karya kemarin dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Ia menyampaikan apresiasi kepada warga Wanasari atas kekompakan dalam melakukan yadnya. Menurutnya, ngaben massal tidak mengurangi makna upacara. Ngaben massal justru dapat memberikan manfaat, salah satunya

adalah meringankan beban penyelenggara. ‘’Saya memberikan apresiasi kepada warga Wanasari yang bergotong royong melakukan kegiatan ini. Ngaben massal tidak mengurangi makna, yang terpenting adalah rasa tulus ikhlas dalam mayadnya. Tujuan yadnya adalah baik. Maka harus dilakukan sungguh-sungguh. Dengan ngaben massal ini juga akan meringankan beban keluarga,’’ ujarnya. Dia berpesan agar seluruh warga Wanasari untuk ber-

peran dalam pelestarian adat, agama dan budaya Bali. Warga juga diimbau menjunjung persatuan dan kesatuan serta menjaga komunikasi dengan pemerintah. ‘’Panca yadnya harus terus dilakukan karena sejak manusia dilahirkan sudah memiliki utang. Utang ini harus dibayar, karena kita ingin hidup kita menjadi lebih baik. Jangan lupa untuk selalu menjaga persatuan, kesatuan, karena jika kita sudah bersatu maka apapun akan dapat kita lalui,’’ imbuhnya. (kmb24)


BULELENG

8

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

Perlu Solusi Program Lebih Baik

Atasi Kesenjangan Pembangunan Sektor Pariwisata Singaraja (Bali Post) – Perlu solusi rumusan program lima tahun ke depan yang lebih baik untuk mengatasi ketimbangan pembangunan di Bali Utara, Selatan, Barat dan Timur termasuk di bidang kepariwisataan. Kepala Bappeda Litbang Bali I Wayan Wiasthanan Ika Putra mengatakan hal itu pada Rapat Koordinasi Badan Perencana Pembangunan Daerah Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) yang dipusatkan di Buleleng, Senin (29/10) kemarin. ‘’Perlu strategi program efektif untuk mengatasi isu kesenjangan Bali Selatan, Bali Utara, Bali Timur dan dan Bali Barat,’’ ujarnya. Menurutnya, selain pembangunan dalam arti luas, masalah ketimpangan antarsektor pariwisata dan sektor lainnya juga masih terjadi. Karena itu perlu dirumuskan program pembangunan lima tahun ke depan yang baik diarahkan untuk mengatasi ketimpangan tersebut. Seperti di Buleleng akan diarahkan untuk percepatan bandara baru. Kemudian, pembangunan jalan baru batas kota Singaraja – Mengwitani tahun 2019 bisa direalisasikan. ‘’Kesenjangan-kesenjangan yang ada secara bertahap harus mulai kita tangani,’’ tambahnya. Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Perencana Pembangunan Daerah Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) seProvinsi Bali yang dipusatan di Buleleng itu dibuka Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng Ketut Asta Semadi mewakili Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Kepala Bappeda Litbang Buleleng Gede Dharmaja mengatakan, rakor ini adalah media komunikasi mencari solusi atas permasalahan yang terjadi dalam menjabarkan kebijakan pembangunan. Selain itu, lewat rakor ini ingin mendapatkan pemahaman terkait program pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perencana antara Kementerian PPN/Bappenas dengan pemerintah daerah. ‘’Ini momentum penting bagaimana kita bersama-sama berkoordinasi mencari solusi atas masalah perencanaan pembangunan yang terjadi, dan dikoordinasikan sampai ke tingat pusat,’’ katanya. (kmb38)

Bali Post/kmb38

RANCANGAN APBD - Komisi II DPRD Buleleng menggelar rapat dengar pendapat (RDP) membahas Rancangan APBD Tahun 2019, Senin (29/10) kemarin.

Dewan Tolak Pengadaan Alat Berat Distan Dinas PUPR Dinilai Lebih Realistis

Singaraja (Bali Post) -

Bali Post/kmb38

RAKOR BAPPEDA - Rapat koordiasi Bappeda Litbang se-Bali dipusatkan di Buleleng, Senin (29/10) kemarin.

Telepon Penting

Pernyataan itu terungkap saat Komisi II DPRD menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Buleleng Nyoman Genep, Senin (29/10) kemarin. Ketua Komisi II Putu Mangku Budiasa mengatakan, pembelian alat berat seperti yang diprogramkan Distan itu dinilai tidak realistis. Alasannya, topografi pertanian di Buleleng kurang tepat kalau menggunakan alat berat seperti yang diprogramkan Distan itu. Meskipun alat berat itu untuk penggunaan

BULELENG SMS Pengaduan DPRD Buleleng Polres Buleleng Polsek Tejakula Polsek Kubutambahan Polsek Sawan Polsek Singaraja Polsek Sukasada Polsek Banjar Polsek Seririt

lokasikan anggaran membelian alat berat pada rancangan APBD tahun 2019, pihaknya akan tidak mentoleransi. Karena itu, dipastikan rancangan anggaran itu tidak akan disetujui. Tetapi, dewan akan setuju kalau program pembelian alat berat itu dibeli Dinas PUPR atau BPBD. Kedua instansi ini dinilai lebih realistis. Fakta-fakta menguatkan bahwa instansi ini membutuhkan alat berat seperti untuk penanganan bencana tanah longsor, banjir, atau kegiatan lain. ‘’Kalau di PUPR atau BPBD lebih tepat dilengkapi alat berat yang bisa digunakan penanganan bencana alam atau melakukan pembangunan atau perbaikan jalan,’’ tegasnya. Menanggapi penolakan dewan itu, Kepala Distan Buleleng Nyoman Genep mengatakan, rencana pengadaan dua unit alat berat dan satu truk semata untuk memudah-

Walaupun usulan pemerintah membeli dua unit alat berat (ekskavator - red) tahun 2018 batal, tetap saja memunculkan pertanyaan anggota DPRD Buleleng. Pertanyaan itu mencuat, bersamaan momen pembahasan Rancangan APBD Tahun 2019. Reaksi anggota dewan yang tergabung di Komisi II itu kompak menolak kalau Dinas Pertanian (Distan) kembali mengusulkan anggaran pengadaan alat berat itu. Sebaliknya, dewan mengusulkan kalau alat berat lebih realistis dilakukan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng.

3477 22713 22510, 21841 28541 23012 24900 22566 25791 93347 92450

membuat lubang tanaman, lubang pupuk kompos di tengah lahan pertanian. Hal itu justru kurang tepat. Pasalnya, mobilisasi alat berat ke lokasi pertanian itu dipastikan sulit. Malah bisa saja merusak jalan usaha tani yang sudah dibangun. Namun, dewan mendorong kalau alokasi anggaran di Distan tahun depan agar ditambah. Anggaran ini pun diprioritaskan untuk program yang memang diperlukan petani. Dicontohkan, pembelian alat mesin pertanian (alsintan) itu jauh

lebih realistis diperlukan petani. ‘’Pandangan kami tetap saja tidak realistis. Biaya operasional alat berat itu mahal. Kalau hanya membuat lubang tanam atau membuat lubang kompos alat manual masih lebih cocok, dibandingkan alat berat yang bisa jadi merusak lahan pertanian, tanaman, termasuk jalan bisa saja rusak karena beban berat ekskavator itu,’’ katanya. Dewan Tak Toleransi Kalau pemerintah ngotot, kata Putu Budiasa, menga-

kan mobilisasi. Dikatakan, sebelumnya pengadaan itu telah dialokasikan di APBD tahun 2018 senilai Rp 3,6 miliar. Hanya, program ini tidak bisa direalisasikan. Pasalnya, tidak lolos tender. Atas kondisi itu anggaran itu pun dialihkan untuk kegiatan yang lebih prioritas. Meski demikian, kata Genep, alat berat itu memang dibutuhkan untuk membantu petani mengolah usaha tani, utamanya pertanian hortikultura. Pemanfaatannya bisa digunakan seperti untuk pembuatan lubang tanam, lubang pupuk kompos di lahan pertanian, dan pembersihan irigasi. ‘’Tahun ini pembelian alat berat itu dibatakan. Dananya dialokasikan untuk program yang lebih urgen di APBD 2019. Lantaran belum dialokasikan maka kami kembalikan kepada pengambil kebijakan,’’ jelasnya. (kmb38)

Kejati dan Kejari Dalami Dugaan Penyelewengan Dana LPD Gerokgak Singaraja (Bali Post) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja menyelidiki dugaan kasus penyelewengan dana oleh oknum pengurus LPD Pakraman Gerokgak. Sejauh ini dua orang saksi masing-masing Klian Desa Pakraman Gerokgak Kadek Sumantra dan mantan Klian Desa Pakraman Gerokgak Ketut Serimpek diundang. Keduanya memberikan keterangan kepada penyidik,

Senin (29/10) kemarin. Kasus ini diadukan kepada aparat penegak hukum setelah tidak ada kesepakatan damai antara nasabah penabung dan pemilik diposito di LPD Gerokgak itu. Pasalnya, upaya penyelesaian secara kekeluargaan gagal dilakukan. Faktanya nasabah penabung dan pemilik diposito itu sampai sekarang tidak bisa mengambil dana tabungan mereka. Dugaan sementara, dana nasabah

yang mencapai Rp 2 miliar itu tidak jelas. Klian Desa Pakraman Gerokgak Kadek Sumantra mengatakan, sejak menjabat sebagai klian desa, Februari 2018 lalu, persoalan yang membelit LPD di desanya itu sudah terjadi. Bahkan, pihaknya sudah memfasilitasi penyelesaian masalah itu melalui paruman bersama warga dan pengurus LPD agar masalah itu bisa dituntaskan.

Hanya, upaya itu gagal dan sekitar 400 nasabah tidak bisa menarik dana mereka yang disimpan di LPD. Pihaknya membenarkan kalau masalah itu sepakat diselesaikan melalui jalur hukum. Bahkan, data nasabah penabung itu sudah disita polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. ‘’Sebelum jadi manggala, kasusnya sudah muncul, saat itu ada upaya menyelesaikan dengan cara kekeluargaan

dan pengurus diberikan waktu melunasi dana nasabah utamanya penabung, tetapi tidak berhasil. Sehingga sepakat dilanjutkan ke ranah hokum,’’ katanya. Kata Sumantra, persoalan di LPD itu dikatahuinya hanya sebatas masalah nasabah yang tidak bisa menarik dana yang tersimpan di LPD. Pengurus berdalih tidak ada cadangan dana mencukupi, sehingga dana nasabah itu tidak bisa dibayarkan. Di-

duga terjadi penyalahgunaan dana LPD. Hanya, dia tidak berani menyebut berapa besar dana LPD yang diduga diselewenangkan itu. ‘’Masalahnya nasabah penabung tidak bisa menarik dana mereka karena tidak ada dana di LPD. Siapa yang menggunakan dan berapa besanrya dana itu dipakai, kami tidak tahu persis. Namun yang jelas cadangan dana di LPD tidak mencukupi untuk melunasi tabungan

dan diposito nasabah itu,’’ jelasnya. Klian adat terdahulu juga mendorong agar pengurus LPD yang lama segera membayar dana tabungan nasabah itu. Bahkan, pengurus lama sempat menandatangani surat kesepakatan. Isinya, siap mengganti dana nasabah selambat-lambatnya sampai 28 Oktober 2018. Hanya, sampai kemarin belum ada tandatanda informasi penyelesaian masalah itu. (kmb38)

Proyek Bandara Gunakan 370 Hektar Tanah Adat Perlu Ada Sosialisasi dan Studi Komparasi Wacana proyek pembangunan bandara internasional di Desa/Kecamatan Kubutambahan kembali mencuat. Menunggu kepastian izin penetapan lokasi (penlok) oleh pemerintah pusat, kesiapan lahan mulai ramai diperbincangkan. Bahkan, Senin (29/10) kemarin, enam Prajuru (Pengurus - red) Desa Adat Kubutambahan secara khusus diundang Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS). Pertemuan ini membicarakan proyek bandara memanfaatkan tanah milik desa adat setempat. Lalu, bagaimanakah sejatinya kejelasan pembangunan proyek bandara itu yang hingga saat ini tampak masih simpang-siur? BUKAN hanya prajuru desa adat, pertemuan tertutup yang dilangsungkan di lobi kantor Bupati itu juga diikuti perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kejaksaan Negeri (Kejari) Singaraja, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), dan Bagian Hukum Sekkab Buleleng. Pertemuan dipimpin Bupati Putu Agus Suradnyana bersama Wakilnya dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. Klian Desa Adat Kubutambahan Jro Pasek Ketut Warkadea usai pertemuan mengatakan, kehadirannya ke

kantor Bupati atas undangan. Dia mengaku untuk pertama kalinya hadir sejak ada wacana pemerintah pusat akan membangun proyek bandara di wilayahnya. Setelah mengikuti pertemuan itu dikatakan lahan milik desa adat masuk jalur proyek. Hanya, informasi detail berapa luasan yang akan dibebaskan, pihaknya belum mendapat kepastian informasi. Setelah mendapat penjelasan itu, dia menyampaikan desa adat tercatat memiliki tanah 370 hektar. Tanah itu berada di Dusun Kaja Kangin. Hamparan tanah itu tergolong

tanah tadah hujan. Karena kondisi itu tanah itu disewakan kepada pihak ketiga. Pengelolaan tanah oleh pihak ketiga itu berdasarkan izin Hak Guna Bangunan (HGB). Selain itu, tanah itu ada yang sudah bersertifikat hak milik (SHM). “Pertama kali kita diminta hadir membicarakan masalah bandara. Walau penlok itu belum ada. Memang, ada kabar kalau tanah milik desa adat itu akan digunakan. Pada intinya, tanah itu akan diganti rugi oleh pemerintah,” jelasnya. Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Buleleng ini menambahkan, sebelum memasuki proses pembebasan tanah, dia mengusulkan agar pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar melakukan sosialisasi melibatkan semua komponen masyarakat Desa Kubutambahan. Alasannya, sejak muncul wacana proyek ini, warga belum mendapatkan informasi jelas dan bisa dipertangungjawabkan terkait proyek bandara itu. Kalau sosialisasi sudah dilakukan. Kemudian lokasinya ditetapkan, langkah selanjutnya membahas masalah pembebasan lahannya.

“Pada intinya, kami mendukung dibangunnya bandara oleh pemerintah. Tapi semua komponen warga belum mendapat informasi pasti, sehingga kami usulkan harus ada sosialisasi atau studi komparasi bersama semua warga kami. Kalau ini sudah dilakukan dan lahan dipastikan, maka siapa yang membangun bandara itu harus bicara berapa disepakati ganti rugi lahan itu,’’ jelasnya. Bupati Putu Agus Suradnyana mengatakan, pertemuan bersama prajuru desa adat itu merupakan langkah awal sebelum pemerintah menggelar sosialisasi terkait pembangunan bandara di Kubutambahan. Sosialisasi ini penting guna mendapatkan aspirasi dan mencari dukungan semua warga terkait rencana pemerintah pusat membangun bandara di Bali Utara. “Memang benar kita mengundang warga berdiskusi. Setelah ini, ada sosialisasi lagi. Kita mencari masukan dan dukungan warga termasuk masalah lahan yang disesuaikan dengan izin penlok yang diterbitkan pemerintah pusat itu akan dibahas kembali oleh tim,” jelasnya. (mud)

Bali Post/kmb38

DISKUSI PROYEK BANDARA – Sejumlah Prajuru Desa Adat Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan menemui Bupati Putu Agus Suradnyana (PAS), Senin (29/10) kemarin. Pertemuan ini mendiskusikan lahan proyek pembangunan Bandara Internasional Bali Utara. Tampak warga berbincang dengan Wabup Sutjidra.


GIANYAR

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

9 Festival Payangan Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisata

MENINJAU - Bupati Gianyar Made Mahayastra saat meninjau pameran lukisan di Festival Payangan.

Bali Post/kmb35

Gianyar (Bali Post) Festival Payangan ke-2 dibuka di areal Taman Pahlawan, Kecamatan Payangan, Minggu (28/10) sore. Festival untuk membangkitkan pariwisata di daerah Payangan ini akan diselenggarakan selama enam hari hingga Jumat (2/11) mendatang. Pembukaan Festival Payangan ke-2 diawali dengan pawai obor yang dibawakan anak-anak dan remaja Payangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan persembahan tari Rejang Sari yang ditarikan oleh 125 anggota PKK se-Kecamatan Payangan dan penampilan yel-yel PKK Kabupaten Gianyar yang sempat meraih juara nasional. Yang tak kalah menariknya adalah penampilan sekaa baleganjur dari sembilan desa se-Kecamatan Payangan. Sekaa dari masing-masing desa ini menunjukkan kepiawaiannya secara bergiliran. ‘’Mereka tampil membawakan cerita kehidupan desa mereka yang digarap menjadi sebuah tabuh dan gerak tari baleganjur,’’ ujar Ketua Panitia Festival Payangan Ke-2 I Nyoman Darma. Selama festival ini, kata Darma, setiap malam hingga penutupan akan digelar atraksi seni yang dipersembahkan oleh ratusan seniman muda Payangan. Mulai tari bebarongan hingga tari lepas. ‘’Kami berharap festival ini berdampak positif bagi generasi muda di desa kami. Festival ini juga diharapkan bisa menjadi salah satu daya tarik wisata,’’ katanya. Bupati Gianyar Made Mahayastra mengatakan, Festival Payangan ke-2 juga dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan Hari Sumpah Pemuda ke-90. ‘’Festival ini diharapkan bisa menjadi ajang adu kreativitas para pemuda Payangan,’’ ujarnya. Menurut Mahayastra, potensi Payangan tidak saja sebagai daerah pariwisata yang didasarkan pada pertanian dan peternakan. Ke depan festival ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru wisatawan untuk berkunjung ke Payangan. ‘’Saya berharap festival ini juga bisa bermanfaat bagi para petani dan peternak. Misalnya dengan menggelar lomba sapi terbesar dan sebagainya, sehingga para petani bisa bersiap-siap dari sekarang,’’ tegasnya. (kmb35)

Tangkal Kasus Penculikan Anak

Sasar Pembangunan Infrastruktur

APBD Gianyar Dirancang Rp 2,5 Triliun

Gianyar (Bali Post) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2019 dirancang sebesar Rp 2,5 triliun lebih. Anggaran tersebut akan banyak diarahkan untuk pembangunan infrastruktur. Sementara PAD tahun depan dirancang sebesar Rp 2,1 triliun lebih. Hal ini terungkap dalam penyampaian Pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD Gianyar, Senin (29/10) kemarin. Bupati Gianyar Mahayastra menjabarkan, dalam menjalankan program pemerintahan, pendapatan daerah Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2019 direncanakan sebesar Rp 2,1 triliun lebih. Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 970 miliar lebih atau 44,50 persen, dana perimbangan direncanakan sebesar Rp 940 miliar lebih atau 43,16 persen dan pendapatan lain-lain yang sah direncanakan sebesar Rp 268 miliar lebih atau 12,34 persen. Dibandingkan dengan PAD tahun 2018 memiliki peningkatan sebesar 20,40 persen atau Rp 164 miliar lebih. Sementara itu, belanja daerah dalam rancangan APBD tahun 2019 direncanakan sebesar Rp 2,5 triliun lebih yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 1,2 triliun lebih atau sekitar 51,21 persen, serta belanja langsung sebesar Rp 1,2 trilun lebih atau 48,79 persen. Mahayastra mengatakan, defisit anggaran dalam Rancangan APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp 339 miliar lebih. Defisit ini akan ditutupi dari penerimaan pinjaman daerah dan sisa lebih perhitungan anggaran 2018 yang saat ini sedang berjalan. Dikatakan,

penyusunan APBD telah diintegrasikan dengan konsep pembangunan Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’ dengan memprioritaskan delapan program pokok seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, lingkungan hidup, reformasi birokrasi dan ketentraman ketertiban, sosial, agama dan budaya, serta koperasi, UKM dan pariwisata. ‘’Mulai 2019 memang ada fokus terhadap infrastruktur, seperti revitalisasi Pasar Umum Gianyar dan revitalisasi RSUD Sanjiwani. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan untuk masyarakat,’’ katanya. Mahayastra berharap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2019 dapat dibahas oleh segenap pimpinan dan anggota dewan sesuai tahapan persidangan. ‘’Harapannya agar apa yang menjadi rancangan skala prioritas dapat menjadi perhatian,’’ tegasnya. (kmb35)

Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Gianyar (Bali Post) Kasus penculikan anak yang terjadi di wilayah Kubu, Karangasem mendapat perhatian Komisioner Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali Kadek Ariasa. Mengantisipasi terulangnya kasus serupa, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. Apalagi di Kabupaten Gianyar sempat terjadi kasus serupa pada tahun 2009 silam. “Di Gianyar upaya penculikan pernah terjadi beberapa kali di daerah Blahbatuh, sekitar tahun 2009. Seorang anak asal Singakerta juga pernah diculik, tapi akhirnya ditemukan di Jalan Nangka, Denpasar. Ada juga kasus penculikan di Desa Mas, di mana korban penculikan ditemukan di dekat Pura Kentel Gumi, Klungkung,” ujar Ariasa, Senin (29/10) kemarin. Melihat kasus serupa yang kembali terulang di Bali, Ariasa mengimbau semua komponen masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Dikatakan, kewaspadaan ini harus dibangun di semua tempat, lingkungan sekolah hingga lingkungan terdekat anak. “Perlu meningkatan pengawasan terhadap anak-anak saat mereka tidak dalam pengawasan di lingkungan keluarga maupun sekolah” katanya. Menurut Ariasa, aspek kewaspadaan dan pengawasan merupakan langkah jangka pendek untuk menyikapi kejadian kasus yang sudah terjadi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlalu resah, namun tetap menyikapi segala sesuatu dengan tenang. “Untuk jangka panjang, semua pihak mulai dari keluarga, masyarakat dan dunia pendidikan perlu meningkatkan pemahaman tentang perlindungan anak,” tegasnya. (kmb35)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati DPRD

- 943056

BPBD

DIREVITALISASI - Salah satu bangunan di RSUD Sanjiwani Gianyar yang rencananya akan direvitalisasi dengan sumber dana APBD Tahun Anggaran 2019.

PMK

- 943144 - 7844717/7844718

- 943113

Kantor Satpol PP

- 944436

RSUD Sanjiwani

- 943020

Kasus OTT di DPMPSP Gianyar

BB Tersangka Mudana Diserahkan ke Polda

Bali Post/ist

PEMBINAAN - Para pelajar SMP sedang mendapat pembinaan di Mapolsek Sukawati, Senin (29/10) kemarin.

Salah Paham, Dua Kelompok Pelajar SMP Nyaris Bentrok

Gianyar (Bali Post) Warga Sukawati digegerkan dengan aksi tawuran antara dua kelompok pelajar SMP di Kecamatan Sukawati, Senin (29/10) kemarin. Sebelum bentrok fisik berlangsung, para siswa yang masih mengenakan seragam sekolah ini diangkut ke Mapolsek Sukawati. Dugaan sementara, aksi ini dipicu salah paham di antara remaja SMP. Informasi dihimpun menyebutkan, bentrokan itu terjadi antara salah satu SMP swasta dengan salah satu

SMP negeri yang sama-sama berada di Kecamatan Sukawati. Salah satu kelompok pelajar SMP awalnya mencorat-coret bagian tembok sekolah. Lalu, mereka ditegur oleh pelajar SMP lainnya. Tidak terima dengan teguran itu, emosi dua kelompok pelajar ini memuncak. Beruntung, ketegangan di antara dua kelompok pelajar SMP itu tidak sampai berujung perkelahian. Saat itu polisi yang sedang patroli memperoleh informasi lalu mengamankan para pelajar tersebut. Kedua kelompok

pelajar itu langsung dicari ke sekolah masing-masing dan dibawa ke Polsek Sukawati menggunakan mobil patroli bak terbuka. Kapolsek Sukawati Kompol Pande Sugiharta membenarkan sejumlah pelajar sempat diamankan di Mapolsek Sukawati. Namun, tak lama kemudian mereka dipulangkan. ‘’Tidak ada tawuran. Hanya kenakalan remaja saja, corat-coret,’’ ujarnya. Sugiharta mengatakan, salah satu kelompok pelajar SMP mencoret tembok SMP

lainnya, sehingga memicu kegaduhan. ‘’Masih saling tuding mereka. Tidak tahu mana yang benar dan salah,’’ katanya. Mengantisipasi ketegangan di antara kedua kelompok pelajar berlanjut, para pelajar tersebut diberikan pembinaan. Saat pembinaan, para pelajar itu didampingi oleh guru dari masing-masing sekolah. ‘’Itu sudah kami bina. Mereka berjanji tidak akan mengulangi lagi. Sudah dibuatkan surat pernyataan,’’ tegasnya. (kmb35)

Gianyar (Bali Post) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar melakukan penyerahan berkas dan barang bukti tersangka kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPSP) Gianyar ke Mapolda Bali, Senin (29/10) kemarin. Hal ini dilakukan untuk merampungkan kasus yang menyeret tersangka Ketut Mudana yang merupakan mantan Kepala DPMPSP setempat. Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gianyar Putu Gede Darmawan menerangkan, usai vonis terhadap Sukarja (mantan Kabid Perizinan), jaksa mengembalikan barang bukti (BB) perkara ke Polda Bali, pekan lalu. ‘’Pengembalian itu sesuai bunyi putusan di Pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi - red). Barang bukti itu untuk dipergunakan dalam perkara terkait, yakni tersangka I Ketut Mudana yang sedang dalam tahap penyidikan,’’ jelasnya. Selain memenuhi petunjuk putusan pengadilan, kata Darmawan, kejaksaan juga tidak mau menumpuk barang bukti. Dikatakan, ada 25 barang bukti berbagai jenis diserahkan ke Polda Bali. Di antaranya berupa uang tunai Rp 14,5 juta, laptop, peraturan perizinan, hingga berkas terkait prosedur pengurusan izin. ‘’Semua BB itu diserahkan supaya tidak menjadi tunggakan di kami. Makanya kami kembalikan ke Polda,’’ katanya. Dari semua barang bukti tersebut, ada yang tergolong utama, yakni tiga lembar kertas bertuliskan angka dan berstempel dinas. Masingmasing lembaran itu bertuliskan angka 15,50 dan 75. Angka itu kemudian dibubuhi stempel DPMPSP Gianyar. ‘’Awalnya saya kira angka itu nomor antrean,’’ ujar Darmawan. Terkait nasib Mudana yang hingga kini menggantung sebagai tersangka, Kasi Pidsus yang baru menjabat di Gianyar itu mengaku ti-

dak mau melangkahi kewenangan Polda Bali. ‘’Itu yang OTT kan Polda Bali, jadi diserahkan ke Polda. Kami di sini sifatnya menunggu pelimpahan,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Bali melakukan OTT di Kantor Dinas Perizinan Gianyar pada tanggal 16 Juni 2017. Awalnya polisi menangkap Kabid B Perizinan I Nyoman Sukarja karena menyalahi wewenang dengan memeras pemohon izin. Tak sampai sehari pascapenangkapan itu, I Ketut Mudana yang kala itu menjabat Kepala DPMPSP ikut menjadi tersangka. Hingga kini I Ketut Mudana masih menyandang status tersangka. Sementara I Nyoman Sukarja sudah divonis di Pengadilan Tipikor Denpasar, bahkan sudah bebas. (kmb35)

Bali Post/kmb35

MEREKAP - Petugas Kejari Gianyar sedang merekap berkas dan barang bukti tersangka Ketut Mudana.


JEMBRANA

10

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

Kejari Telusuri Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Negara (Bali Post) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana belakangan ini mulai menyelidiki dugaan kasus penyelewengan Dana Desa di salah satu desa di Jembrana. Dari informasi yang dihimpun akhir pekan lalu, beberapa perangkat desa telah dimintai keterangan tim penyelidik dari Pidsus Kejari. Dugaan penyalahgunaan anggaran APBDesa 2018 ini berkaitan dengan sejumlah kegiatan. Yang paling kentara nilainya hingga ratusan juta rupiah adalah pengadaan lahan untuk fasilitas umum (fasum). Pem-

belian lahan untuk fasum itu diduga menggunakan dana dari pembangunan fisik (infrastruktur). Karena itulah, kegiatan infrastruktur sempat tersendat. Selain itu juga ada beberapa kegiatan yang di antaranya

dana pemberdayaan masyarakat diduga diselewengkan. ‘’Ada beberapa kegiatan di desa. Katanya sudah ada yang dimintai keterangan di desa,’’ kata sumber. Bahkan dari informasi warga, ada dugaan pemalsuan

tanda tangan salah satu pejabat di desa. Fatalnya, dokumen yang diduga tanda tangannya dipalsukan ini berkaitan dengan anggaran. Permasalahan ini sudah diketahui masyarakat hingga akhirnya kejaksaan melakukan penelusuran. Sejumlah kegiatan pemberdayaan seperti pelatihan hingga pengadaan ternak juga diduga ada penyelewengan. Namun di antara rentetan dugaan

penyelewengan di APBDesa 2018 itu adalah pengadaan fasum yang memang belum dimiliki desa. Sementara itu, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jembrana Ivan Praditya Putra saat dikonfirmasi, Senin (29/10) kemarin, mengakui pihaknya sedang menyelidiki adanya dugaan penyelewengan APBDesa di salah satu desa di Kecamatan Negara itu. Namun

pihaknya masih sebatas melakukan penelusuran. Sebelumnya kejaksaan menerima surat kaleng terkait kasus di salah satu desa. Surat itu diterima kejaksaan beberapa waktu lalu. Selain menelusuri, tim juga telah meminta keterangan sejumlah pihak. ‘’Ya baru pendalaman. Kita masih telusuri itu. Ada informasi dari surat kaleng yang kami terima,’’ terangnya. (kmb26)

Warga Pendem Datangi Dewan

Sampaikan Komitmen Pengelolaan Sampah

Bali Post/kmb

DATANGI - Warga Pendem Jembrana ketika mendatangi kantor DPRD Jembrana.

Negara (Bali Post) Warga Kelurahan Pendem Kecamatan Jembrana diwakili Bendesa Adat Pendem I Wayan Diandra didampingi tokoh masyarakat I.B. Arianta dan warga lainnya, Senin (29/10) kemarin mendatangi kantor DPRD Jembrana. Kedatangan mereka diterima Ketua DPRD Jembrana I.B. Susrama, Kakankesbangpol IGN Darma Putra dan sejumlah anggota DPRD Jembrana. Kedatangan mereka ke gedung dewan untuk menyampaikan kekecewaan atas pernyataan salah satu anggota dewan yang diduga menuding warga Pendem membuang sampah sembarangan ke Sungai Ijogading. Mereka menyampaikan, seharusnya anggota dewan memberikan solusi bagi warga. Akan tetapi justru menyudutkan mereka sebagai sumber dari persoalan sampah yang ada di sungai Ijogading. Diandra mengatakan, sebenarnya banyak pemuda di Desa Pendem yang sudah bersemangat untuk mengadu argumen ke gedung DPRD, tetapi dirinya

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-90

mengaku sudah meredam mereka dan meminta agar para panglingsir (tokoh adat) saja yang maju duluan untuk ke mengadu ke dewan. Diharapkan kepada DPRD Jembrana agar jangan menyalahkan Desa Pendem sebagai biang sampah di Sungai Ijogading. Sebab, pihaknya sudah men-support pemerintah dalam penanggulangan sampah dengan membuat Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R, sudah mulai memilah-milah sampah. Selain itu, jika dilihat dari jalur Sungai Ijogading ini bukan hanya melewati Desa Pendem saja, tetapi juga Desa BB Agung, Loloan Timur dan Barat. Dikatakan pihaknya sudah komitmen untuk mengatasi masalah sampah di desanya. Bahkan akan menerapkan sanksi bagi pembuang sampah sembarangan serta sanksi tanggung renteng bagi tempek/kelompok jika ada yang tidak diketahui siapa yang membuang sampah. ‘’Jadi, jika ada sampah yang dibuang sembarangan dan pelakunya tidak ditemukan/diketahui jadi tempek/ kelompok yang membayar sanksinya.

Kami masih membuat pararem ini,’’ jelasnya. Guna menyadarkan masyarakat agar peduli akan kebersihan/ sampah memang tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan. Kendala yang dihadapi masyarakat masih minimnya sarana-prasarana. Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jembrana I.B. Susrama mengatakan penanganan masalah sampah perlu kepedulian semua pihak. ‘’Perlu gerakan bedol desa untuk pengelolaan dan penanganan sampah. Sehingga semua semangat dalam penanggulangi sampah,’’ ungkapnya. Diharapkan nanti semua desa/kelurahan bisa mengelola sampahnya dengan baik sehingga tidak perlu dibuang ke TPA. Hal serupa juga dikatakan anggota Komisi C DPRD Jembrana Putu Yuda Baskara. Ia mengaku hanya ingin semua pihak meminimalisir sampah yang ada di Sungai Ijogading. Pihaknya juga sudah menyiapkan bibit tanaman buah dan sudah membuat tangga di sungai agar nantinya mereka yang membuang sampah malu jika melihat sungainya kotor. (kmb)

Sebelum Diserahkan ke Penerima Bantuan

Bupati Artha Imbau Generasi Muda Ratusan Ekor Kambing Dikarantina Seminggu Memfilter Informasi di Dunia Maya PERINGATAN Hari Sumpah Pemuda ke-90 dilaksanakan dengan bentuk apel di Stadion Pecangakan Negara, Senin (29/10) kemarin. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Jembrana I Putu Artha. Sedangkan pemimpin apel yakni Ni Putu Sukma Dewi Widiyanti yang merupakan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Turut hadir Bupati Jembrana periode 19902000 I.B. Indugosa, anggota Forkopimda Jembrana, para Kepala OPD Pemkab Jembrana, TNI, Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan, siswa-siswi SMP, SMA dan anggota Pramuka. Bupati Artha yang membacakan sambutan Menpora Imam Nahrawi mengatakan pada Hari Sumpah Pemuda ke-90 kali ini mengambil tema ‘’Bangun Pemuda Satukan Indonesia’’. Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing dan memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan serta kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang

Dasar 1945 dalam kerangka NKRI. Bupati Artha mengimbau kepada generasi muda agar bisa meniru kuatnya persatuan para pemuda pendahulu bangsa pada Kongres Pemuda 1928. Generasi muda diharapkan ikut berpartisipasi dalam program-program pemerintah. Artha mengimbau agar generasi muda sekarang bisa menjadi filter informasi negatif di dunia maya. ‘’Generasi muda harus bisa memilah

mana informasi yang baik, mana informasi yang hoax. Generasi mudalah yang nanti menjadi garda terdepan dalam memilah informasi demi utuhnya NKRI,’’ ungkap Artha. Berbeda dengan tahun sebelumnya pembacaan putusan Kongres Pemuda Indonesia 1928 yang di dalamnya terdapat Sumpah Pemuda dilaksanakan sejumlah siswa yang berpakaian adat daerah dari 34 provinsi se-Indonesia. (ad1198)

UPACARA - Bupati Jembrana I Putu Artha saat menjadi inspekstur upacara dalam peringatan Sumpah Pemuda ke-90 di Lapangan Pecangakan, Negara, Senin (29/10) kemarin.

Negara (Bali Post) – Ratusan kambing yang merupakan bantuan Pemkab Jembrana untuk kelompok ternak kini dikarantina selama seminggu. Tim kesehatan hewan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum nantinya diserahkan ke kelompok. Selain dipantau kesehatannya, kambing-kambing tersebut juga diberikan tag nomor untuk memudahkan menandai. ‘’Karantina ini perlu dan harus dilakukan sesuai protap. Kalau ada yang sakit, harus dipisahkan (afkir). Sampai penyerahan kalau masih sakit ya... tetap tidak boleh,’’ kata Drh. Gede Putu Kastama, salah satu tim medis hewan, Senin (29/10) kemarin. Pengiriman kambing pada pekan ini merupakan gelombang ketiga dari totalnya 572 ekor. Ratusan kambing ini nantinya disalurkan untuk 13 kelompok yang tersebar di lima kecamatan di Jembrana. Sebelumnya pada gelombang kedua pengiriman, ada beberapa kambing yang diketahui sakit dan harus masuk kandang afkir. Setelah kondisinya sehat, kambing itu bisa disalurkan ke kelompok. Menurutnya, ternak kambing yang perkembangannya positif sebagian besar berada di wilayah timur Jembrana,

Bali Post/olo

CEK KESEHATAN – Petugas kesehatan hewan melakukan pengecekan kesehatan terhadap ratusan kambing yang merupakan bantuan dari Pemkab Jembrana. seperti di Pekutatan dan Mendoyo. ‘’Kuncinya memang ada di pakan dan pemeliharaan. Sekarang ini untuk program bantuan kambing ini sudah diberikan kandang. Tapi kadang pemeliharaan kurang,’’ tandas Kastama. Misalnya untuk kambing yang bunting semestinya

dipisahkan, termasuk ketika anakan kambing lahir. Begitu juga pembersihan kandang yang rutin. Namun masih ada kelompok yang mengabaikan sehingga hasilnya kurang memuaskan. Menurut dokter hewan ini, penyakit yang sering

Saat Tes Komputer

Pelamar CPNS Jalur Disabilitas Berharap Ada Pendamping BERBEDA dengan tahuntahun sebelumnya, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) daerah 2018 juga memberikan kesempatan untuk kaum penyandang disabilitas. Termasuk di Kabupaten Jembrana, dari 190 formasi yang disediakan, ada dua untuk tenaga teknis informatika dan tenaga pengajar (guru SD) dengan 4 pelamar yang lolos administrasi. Sayangnya, kendati masuk kategori jalur khusus disabilitas (bukan umum), mereka tak mendapatkan perlakuan khusus dalam tes CAT berbasis komputer nanti. Padahal ada beberapa peserta disabilitas yang mengalami kendala pada komputer karena keterbatasan pada matanya. Seperti yang dialami salah satu peserta untuk tenaga penga-

jar, I Putu Sedana Yasa (27) asal Banjar Pasar, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo. Meskipun menjadi satu-satunya peserta di formasi guru, tidak serta merta bisa meloloskan pria tunanetra ini menjadi PNS. Sebab, ia harus mengikuti ujian berbasis komputer bersama ribuan peserta CPNS Jembrana lainnya. Sejatinya Sedana yang menyandang titel S.Pd. ini sangat gembira begitu adanya formasi khusus untuk disabilitas di daerah. Menurutnya, ini merupakan langkah awal pengamalan sila ke-5 Pancasila yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, meskipun masih banyak aturan yang menyertainya. ‘’Ini bisa dibilang angin segar bagi orang disabilitas yang berpendidikan. Semoga ke depannya formasi ini diperhitungkan lebih jauh lagi. Terus terang saya sangat senang karena pemerintah memberlakukan ini. Manusia itu sama jadi memiliki hak yang sama pula,’’ ujar Sedana. Setelah mengetahui dirinya lolos seleksi administrasi, ia yang

selama ini mengajar bimbingan belajar (bimbel) ini mengaku terus belajar. Dengan bekal pengalaman mengajar di bimbel yang didirikan di rumahnya itu, ia berharap tes nanti tidak membuatnya grogi. Di rumahnya, ia memang membuat bimbel sendiri dengan peserta didik hingga ratusan orang. Di antaranya sudah lulus, baik SD maupun SMP, bahkan ada yang sudah masuk jenjang perguruan tinggi. Namun di balik keyakinannya dalam ujian, ia khawatir bila nantinya dalam tes berbasis komputer itu tanpa ada pendamping. Sebab, sejak masa sekolah, komputer menjadi musuhnya. Hal itu dipicu radiasi dari layar yang berdampak buruk bagi matanya. Sedana merupakan penyandang disabilitas gangguan mata. Meski mengalami tunanetra, di mana mata kirinya buta dan sama sekali tidak melihat. Sedangkan mata kanannya low vision (hanya bisa melihat dengan jarak pendek). ‘’Sejak sekolah dan kuliah, dokter menyarankan saya untuk tidak kontak komputer atau laptop. Se-

bab, radiasi layarnya berbahaya. Tulisannya sangat kecil membuat mata semakin sakit,’’ akunya penuh gelisah. Ia sangat berharap seperti tes di daerah lain yang memberikan layanan pendamping bagi para peserta disabilitas. Sejak awal, Sedana sejatinya sudah gelisah karena adanya tes seleksi komputer ini. Bahkan sempat tak berniat mendaftarkan diri kendatipun ada kesempatan. Tetapi adanya dorongan dari ibunya, ia akhirnya mengikuti pendaftaran dan lolos administrasi. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jembrana Made Budiasa mengatakan untuk jalur disabilitas yang baru diterapkan pada penerimaan CPNS di Jembrana tahun ini ada empat peserta. Mereka nantinya akan merebut dua formasi yakni sandiman (tenaga teknis informatika) dan guru SD. Mereka nantinya juga akan mengikuti ujian kompetensi yang dipastikan dilaksanakan di Makodam IX/Udayana.

‘’Kalau jadwalnya belum, masih menunggu. Antara 26 Oktober sampai 19 November nanti,’’ terangnya. Termasuk para pelamar dari jalur disabilitas, menurutnya, sama dengan pelamar lainnya. Sesuai petunjuk tidak ada pendamping, meskipun mereka disabilitas. Sebab, mereka semua sudah bisa komputer. Dari 190 formasi yang dibutuhkan, ada 3.000 lebih pelamar yang lolos administrasi. Nantinya, tes akan digelar secara bertahap hingga lima sesi lebih. (olo) DISABILITAS – Salah satu pelamar CPNS dari jalur disabilitas untuk tenaga guru.

muncul pada kambing adalah mata. Tetapi sejak dua tahun terakhir, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian dan Pangan Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet menyediakan tenaga medis hewan gratis. ‘’Khusus jam kerja disediakan gratis. Termasuk vaksin dan obat yang dibutuhkan di setiap kecamatan, terutama untuk kelompok-kelompok ternak yang mendapat bantuan ini,’’ ujarnya. Kesehatan hewan sangat penting karena Jembrana merupakan salah satu daerah di Bali yang menjadi sentra ternak kambing. Bantuan-bantuan ternak ke kelompok ini sebagai upaya untuk menambah populasi, disamping juga menjadi sumber pendapatan tambahan masyarakat peternak. Sementara itu, pihak penyedia kambing H. Fathul Mubhin mengungkapkan total kambing yang akan disalurkan sesuai kontrak senilai Rp 1,2 miliar nantinya sebanyak 572 ekor. Terdiri dari 520 betina dan 52 ekor jantan. ‘’Sekarang ini sudah (gelombang) ketiga. Paling lambat sampai 19 November ini sudah semua. Memang harus melalui karantina seperti ini, minimal tujuh hari. Ada juga yang belum sehat kita pisahkan,’’ terangnya. (kmb26)


Karangasem

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

11

Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Pelaku Penculikan Anak Dibawa ke RSJP Bangli

Amlapura (Bali Post) - Kursiya, terduga pelaku penculikan anak di Dusun Darma Winangun, Desa Tianyar Timur, Kubu, akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Provinsi (RSJP) Bangli oleh jajaran Polsek Kubu, Senin (29/10) kemarin. Pelaku diperiksa kejiwaannya apakah yang bersangkutan memang benar mengalami gangguan kejiwaan atau tidak. Kapolsek Kubu AKP I Made Suadnyana menjelas-

kan, jika pelaku yang menculik bocah atas nama Ni Luh Putu Sayang Eka Yanti (6,5) itu memang sudah dibawa ke RSJP Bangli untuk diperiksa kejiwaannya. ‘’Pelaku telah menjalani pemeriksaan oleh petugas RSJP. Hanya, hasilnya belum keluar. Hasil pemeriksaan finalnya baru keluar setelah dua minggu. Sembari dirawat pelaku dititip di RSJP. Diperkirakan dirawat di sana selama dua minggu,’’ katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penculikan anak itu menimpa Ni Luh Putu Sayang Eka Yanti (6,5) yang merupakan putri pasangan Ni Luh Sepi Aryaningsih dengan I Made Laba. Saat itu korban diculik ketika sedang tidur di lantai warung milik orangtunya. Karena korban menangis, orangtua korban terbangun dan langsung mengejar setelah melihat anaknya digendong orang tak dikenal. (kmb41)

KECEWA - Anggota Banggar yang mengaku kecewa akibat rapat batal dilaksanakan.

Bali Post/kmb41

Batal, Rapat Bahas Anggaran TAPD

Pimpinan Dewan Tak Hadir, Anggota Kecewa

Anggota Nengah Sudarsa mengatakan, sangat kecewa dengan gagalnya rapat akibat ketidakhadiran pimpinan DPRD yang secara ex officio menjadi pimpinan Banggar. Ini sejatinya merupakan rapat penting. Sebab, rapat ini menyangkut masa depan pembangunan di Karangasem. Karena hal itu terkait nasib rakyat Karangasem setahun ke depannya. KUA/PPAS itu sesungguhnya menjadi dasar penyusunan APBD 2019. Untuk itu mendesak harus dibahas, kemudian disepakati dan disahkan. Apalagi sebenarnya kesepatan KUA/PPAS sudah lewat waktunya. Jika kembali tidak ada kesepakatan antara Banggar DPRD Karangasem dan TAPD atau Bupati Karangasem, maka dikhawatirkan akan terulang kembali kasus gagalnya pembahasan dan pengesahan APBD-P 2018.

‘’Kalau sampai gagal lagi membuat kesepakatan, mengesahkan APBD 2019 itu Bupati terpaksa membuat Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Dengan Perkada itu berarti pemkab hanya bisa melakukan anggaran sesuai APBD sebelumnya. Sebab, hanya bisa mengeluarkan anggaran untuk kegiatan rutin atau kegiatan mendesak. Seperti membayar gaji dan tunjangan pegawai, membayar rekening listrik dan air,’’ ujar Ketua Fraksi Partai Golkar Made Juwita Sudarsa. Sedangkan, belanja modal atau proyek tidak akan bisa dilakukan. Pimpinan Banggar yang juga pimpinan DPRD Karangasem, Nengah Sumardi, tidak tampak di kantornya kemarin. Demikian juga tiga Wakil Ketua Made Wirta, Ida Bagus Adnyana, dan Nyoman Karya Kartika. Sementara, Sartika menambahkan sejumlah rekannya

sebagai anggota Banggar justru sudah hadir pukul 09.00 wita sesuai surat undangan Ketua Banggar. Kehadiran rapat tepat waktu itu sebagai bentuk menghargai undangan yang sudah dilayangkan pimpinan Banggar DPRD termasuk undangan ke TAPD. Proyek Terancam Terbengkalai Jadi lucu pimpinan Banggar yang mengundang, justru tidak hadir. ‘’Kasihan proyekproyek untuk rakyat Karangasem terancam terbengkalai. Warga yang mencapai 500.000 orang terancam melarat, karena pembangunan tidak bisa terlaksana,” tegasnya. Anggota Banggar lainnya, Made Juwita, mengatakan sesuai Permendagri No. 38 Tahun 2018, tentang Pedoman Penyusunan APBD 2019, mestinya KUA/PPAS itu sudah

disepakati Banggar dan TAPD Karangasem. ‘’Namun sampai kini, belum ada kesepakatan. Itu berarti keadaan sudah abnormal, akibat ditengarai dipicu situasi politik. Apa kita sebagai DPRD bahagia dan rela menyusahkan rakyatnya sendiri, karena APBD-P 2018 juga tidak ada pembahasannya, sehingga harus menggunakan Perkada. Karena itu, tidak yang bisa dilakukan sebagai upaya pergeseran anggaran untuk melanjutkan pembangunan pada dua bulan menjelang akhir APBD 2018 ini,’’ papar Juwita. Sementara Ketua Banggar/ DPRD Nengah Sumardi berulang kali dihubungi untuk dimintai konfirmasi soal kekecewaan anggotanya, namun HP-nya tidak aktif. Hal senada juga terjadi ketika mengontak HP Wakil Ketua Made Wirta dan Ida Bagus Adnyana. Wakil Ketua Nyoman Karya Kartika mengatakan, pihaknya izin tidak masuk kantor. Alasannya, keponakannya menikah.‘’Saya sudah menyampaikan izin kepada Ketua dan Sekwan, bahwa saya tidak bisa hadir karena sudah dua hari pulang kampung ke Desa Ban,’’ jelas Karya Kartika. (kmb41)

Amlapura (Bali Post) Tim Yustisi Karangasem kembali melakukan sidak guna mengecek kelengkapan administrasi penduduk pendatang yang belum mengantongi

Kartu Tinggal Sementara (KTS), Senin (29/10) kemarin. Kali ini tim gabungan yang terdiri dari PPNS Provinsi Bali, PPNS Kabupaten Karangasem, unsur Kejaksaan,

Polisi, TNI, Capil, Hukum, Kominfo, dan Satpol PP itu menyisir wilayah Kubu. Tim Yustisi berhasil menjaring puluhan orang tanpa melengkapi diri dengan KTS. Sekdis Satpol PP Karangasem, Made Subagia Wijaya, mengatakan, berdasarkan hasil sidak yang dilakukan, pihaknya menciduk 27 orang penduduk pendatang yang tidak memiliki Kartu Tinggal Sementara (KTS). Warga pendatang itu diciduk di rumah kos-kosan di Pasar Tukad Deling, Kubu. Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka sempat mencoba berkelit, dengan berbagai alasan. Mereka yang tidak memiliki KTS itu karena tidak didatangi atau didata aparat desa setempat. Namun, tim tidak mentoleransi dengan alasan apa pun. Sebab, mereka sudah jelas-jelas termasuk melanggar. Karena itu, mereka tetap dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku. “Jadi, setiap penduduk yang

bepergian tidak membawa KTP dan lewat batas waktu perpanjangan, menghilangkan atau merusak KTP dikenakan denda administrasi. Sama halnya mereka itu telah melanggar Peraturan Bupati Karangasem nomor 47 tahun 2012 dan Perda No. 2 tahun 2012. Semuanya harus membayar sanksi denda administrasi Rp 50.000,” katanya. Subagia menambahkan, dari jumlah duktang yang terciduk, ada di antaranya tidak mampu menunjukkan KTP termasuk menunjukkan kartu keluarga. Program sidak itu sejatinya merupakan langkah antisipasi dini terkait keamanan. Selain juga memberikan efek jera terhadap warga pendatang lainnya, agar mereka segera melengkapi administrasi seperti KTS. “Kegiatan sidak ini juga bertujuan menjaga kondusivitas sekaligus mengantisipasi kemungkinan masuknya teroris ke wilayah Karangasem,” tegas Subagia. (kmb41)

Amlapura (Bali Post) Rencana rapat membahas kesepakatan kebijakan umum anggaran/perencanaan plafon anggaran sementara (KUA/PPAS) di DPRD gagal digelar, Senin (29/10) kemarin. Penyebabnya, pimpinan DPRD Karangasem yang mengundang tim anggaran dari pemerintah daerah (TAPD) justru tidak hadir. Atas ketidakhadiran Ketua DPRD itu, rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan TAPD akhirnya tidak jadi dilangsungkan. Akibatnya, sejumlah anggota Banggar DPRD Nengah Sudarsa, Komang Sartika, dan Made Juwita lalu mengekspresikan rasa kecewanya kepada pimpinan DPRD itu.

Bali Post/kmb41

DIBAWA KE RSJP - Pelaku saat dibawa ke RSJP Bangli oleh petugas Polsek Kubu, Senin (29/10) kemarin.

Idealnya 50 Mesin, RSUD Punya 12 Unit

Pasien Cuci Darah Antre hingga 80 Orang

Amlapura (Bali Post) Warga Karangasem yang menderita gagal ginjal cukup tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh di RSUD jumlah pasien yang antre hendak melakukan hemodialisis (HD) atau cuci darah 80 pasien. Idealnya, punya mesin 50 unit. Dengan jumlah mesin hanya 12 unit, jadi kenyataan itu tidak sebanding dengan jumlah pasiennya. Salah seorang perawat di ruang HD RSUD Krisnati Rahayu didampingi Kepala Instalasi Humas RSUD Gedy Dedy Artho, Senin (29/10) kemarin, mengungkapkan saat ini pihak rumah sakit hanya memiliki 12 mesin pencuci darah sama dengan ICU. Mesin dioperasikan secara reguler sepuluh mesin, ICU satu

mesin dan khusus infesius satu mesin. Saat ini, pihak rumah sakit menerima 80 pasien. Jadi, deretan pasien yang antre cuci darah cukup panjang. Dari jumlah tersebut yang rutin melakukan cuci darah 60 orang. “Pasien yang hedak cuci darah sudah ada jadwalnya. Ada satu minggu sekali ada juga seminggu dua kali. Semuanya sudah terjadwal. Lama waktu cuci darah antara 4-5 jam,” ujarnya. Jika dilihat jumlah pasien yang hendak cuci darah dengan jumlah mesin yang dimiliki, kata Rahayu, memang masih kurang. Makanya, bagi warga yang hendak melakukan cuci darah, diberikan jadwal secara bergiliran. Jadi, bagi pasien yang tidak memiliki jadwal belum bisa dilayani.

Bali Post/kmb41

CUCI DARAH - Pasien saat jalani perawatan cuci darah di RSUD Karangasem.

Sebelumnya, pasien sempat menjalani opname. Setelah pulang, pihaknya menganjurkan pasien itu supaya melakukan cuci darah ke rumah sakit lainnya. Karena di sini sudah tidak bisa dilayani akibat kekurangan mesin. “Rencananya, kita menambah sepuluh mesin lagi. Tempat mesinnya sudah siap. Dengan tambahan sepuluh mesin nantinya, kita punya 22 mesin,” ujarnya. Pihaknya menyediakan satu mesin cadangan unt uk m eng a nt isip a si jika mesin yang dipakai pasien itu tiba-tiba rusak. Dengan adanya mesin cadangan, ketika mendadak ada mesin rusak, pasien yang memakai mesin itu bisa langsung dipindah ke mesin cadangan itu. “Jika tidak disiapkan satu mesin cadangan, ketika ada satu saja mesin rusak kita jadi kewalahan,’’ tegasnya. Anggota dewan, Nengah Sudarsa, mengatakan setiap hari pasien yang hendak malakukan cuci darah itu memang cukup banyak. Sedangkan, jumlah mesin yang ada sedikit tidak sesuai dengan jumlah pasien. “Kasihan warga yang hendak melakukan cuci darah, mereka tidak bisa dilayani akibat minimnya mesin pencuci darah. Dilihat jumlah pasien yang akan berobat, idealnya pihak rumah sakit punya mesin cuci darah minimal 50 unit. Jika proporsinya seperti itu baru pas,” katanya. (kmb41)

Tim Yustisi Jaring Puluhan Duktang Tanpa KTS

Bali Post/kmb41

SIDAK ADMINISTRASI - Tim Yustisi kembali melakukan sidak kelengkapan administrasi terhadap penduduk pendatang yang belum mengantongi Kartu Tinggal Sementara (KTS), Senin (29/10) kemarin.

Dari Pura Peninjoan Rishi Markandeya Buat ’’Master Plan’’ Besakih ’’Nubung Padagingan Tawur Balik Sumpah’’ 15 November 2018

Bisa jadi sedikit warga yang tahu keberadaan Pura Peninjoan Besakih. Sesungguhnya pura itu sangat berarti terkait keberadaan kompleks Pura Besakih. Dari pura yang posisinya paling tinggi di kompleks Besakih selain Pura Pengubengan itu, Maharishi Markandeya membuat master plan 25 kompleks Pura Besakih. Setelah rishi abadi itu menanam pancadatu di Pura Basukihan untuk negtegang (menenangkan) Pulau Bali, kemudian beliau meninjau rencana pura sekaligus membuat master plan sehingga saat ini berdiri 25 kompleks pura di lereng Udaya Parwata alias Gunung Agung itu. Bertepatan 15 November 2018 mendatang, di pura itu akan dilaksanakan prosesi nubung padagingan dan tawur balik sumpah sekaligus karya wrespati wage taulu. Lalu sejauh mana sudah persiapan Nubung Padagingan itu? BENDESA Adat Besakih Jero Mangku Widiartha mengatakan, Minggu (28/10), sekitar abad kedelapan, Rishi Markandeya memantau dan meninjau rencana pura di Besakih. Kata Tinjau, kemudian jadi

Peninjoan, maknanya melihat, memantau, menyaksikan. Karena itu, keberadaan, pura itu sebetulnya sangat bersejarah. Namun, warga jarang yang tahu eksistensi pura itu. Padahal, di pura itu juga distanakan Mpu

Kuturan. ‘’Master plan Pura Besakih tercipta dari Pura Peninjoan itu oleh Rishi Markandeya. Pernah ada kejadian aneh, pihak PU Provinsi Bali ketika hendak memetakan Pura Besakih, berkali-kali gagal sebelum matur piuning (minta izin) di Pura Peninjoan itu,’’ terang Mangku Widiartha. Akan tetapi, umat tertentu kerap juga mendapatkan petunjuk niskala, jadi cukup banyak juga yang tangkil ke pura tersebut mengikuti arahan secara niskala itu. Bisa jadi, pura itu bersifat khusus untuk turun dan menyambut anugerah tertentu. ‘’Hanya bhakta tertentu, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur sekarang, beberapa kali sembahyang di Pura Peninjoan itu saat masih proses perjuangan sebelum definitif menjadi murdaning jagat Bali,’’ tambah Mangku Widiartha. Setelah lama belum ada prosesi upacara, maka akan dilaksanakan upacara Nubung

Padagingan, Tawur Balik Sumpah sekaligus Karya Wrespati Wage Taulu. Puncak karya akan dilaksanakan 15 November 2018. Namun, aed karya itu sudah dimulai 9 November, matur piuning dan nuwur tirta, kemudian 11 November, mapapada tawur balik sumpah, 12 November nubung padagingan lan tawur balik sumpah, 13 November nedunang Ida Batara, 14 November mapepada dan memben, 15 November puncak karya, panganyar hingga 18 November sekaligus panyineban. Sedangkan 21 November majauman. Akses ke Pura Peninjoan sekarang ini sudah bisa menggunakan roda empat hingga di tempat parkirakan pura. Agar pamedek tidak terganggu, malah rumputrumput liar sudah dibersihkan, jalan diratakan. ‘’Segela sesuatu terkait upakara-nya sudah disiapkan,’’ tambah Jero Mangku Widiartha. ’’Penaung Bayu’’ Bertepatan dengan tilem

kalima 7 November 2018, kata Mangku Widiartha, juga akan dilangsungkan upacara Penaung Bayu. Prosesi Panaung Bayu itu secara khusus dilaksanakan di Pura Batumadeg Besakih. Lima belas hari sebelumnya ketika Purnama Kelima, 24 Oktober lalu, diawali Usaba Siram. Usaba Siram itu maknanya Ida Batara Batu Madeg yang distanakan Hyang Wisnu itu menyirami, memberikan anugerah air kehidupan. Setelah segala tanaman dan sarwa prani diberikan air, kemudian dilengkapai dengan bayu, energy atau prana bertepatan dengan upacara Penaung Bayu itu. Dengan demikian, segenap tanaman, segala yang hidup bisa mendapatkan vitalitas sehingga putaran dinamika kehidupan bisa lebih baik. Prosesi Penaung Bayu itu diawali 2 November, ngaturangan pemiut negtegang dan ngunggahan sunari. Kemudian 4 November, matur piuning dan nuwur tirta, sehari berikutnya nedunang Ida Batara, pada 6 November

prosesi mapapada. Kemudian, pada 7 November, bertepatan dengan tilem kelima dilakukan prosesi puncak karya Penaung Bayu. Selama empat hari prosesi pengayar kemudian Ida Batara masineb 10 November

2018. Untuk persiapan prosesi itu, tampak umat ngaturang ayah, antara lain membuat sanggar tawang. ‘’Dibuat empat sanggar tawang untuk prosesi Penaung Bayu ini,’’ ujar Jero Widiartha. (ram)

Bali Post/ram

WARGA Usai NGAYAH - Warga bersama Bendesa Adat Besakih Jero Mangku Widiarta, berfoto bersama usai ngayah membuat sanggar tawang di Pura Batu Madeg, menjelang upacara Penaung Bayu yang dilaksanakan bertepatan dengan tilem kalima 7 November 2018 mendatang.


KLUNGKUNG

12

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

Mengamuk, ODGJ Dibawa ke RSJ Bangli Sempat Cekik Leher Istri dan Rusak ”Palinggih”

Semarapura (Bali Post) Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), I Nengah Surasma, meresahkan warga di Banjar Dinas Gelogor, Desa Pikat, Kecamatan Dawan, Minggu (28/10) malam. Dia tiba-tiba mengamuk di rumahnya, bahkan sempat mencekik leher istrinya sendiri. Usai menganiaya istrinya, pensiunan guru SMP tersebut malam itu juga langsung kabur dari rumahnya dengan membawa pisau.

Bali Post/gik

BERSIH-BERSIH - Aksi bersih-bersih di sepanjang pantai serangkaian Gerakan Indonesia Bersih, Minggu (28/10) lalu.

Gerakan Indonesia Bersih Sasar Pesisir Pantai

Semarapura (Bali Post) Gerakan Indonesia Bersih diperingati secara serentak di Klungkung. Aksi serentak itu menyasar garis pantai dari Pantai Kusamba sampai Pantai Klotok, Minggu (28/10) lalu. Dengan gerakan ini, masyarakat diharapkan lebih peduli dengan ancaman sampah dan kebersihan lingkungan, khususnya wilayah pesisir. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung Anak Agung Ngurah Kirana menyampaikan gerakan ini sebagai upaya untuk menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat, se-

rangkaian Hari Habitat Dunia tahun 2018. ‘’Jika kawasan pesisir bersih, masyarakat yang berkunjung pun merasa nyaman,’’ katanya. Sasaran utama aksi ini adalah sampah plastik. Sampah jenis ini tak boleh sampai mencemari laut. Sehingga, harus dikumpulkan sekaligus dimusnahkan. Sementara sampah lainnya dikumpulkan masyarakat untuk selanjutnya dibawa ke TOSS (Tempat Olahan Sampah Sementara) di Desa Gelgel. Aksi tersebut bertepatan dengan digelarnya Our Ocean Conference tahun 2018 yakni suatu konferensi tingkat dunia

yang dilaksanakan di Nusa Dua Bali. Kegiatan bersihbersih pantai ini dilaksanakan pada lima titik wilayah pesisir dan dipusatkan di Pantai Klotok Desa Gelgel, Klungkung. Adapun lima titik tersebut yakni, Pantai Kampung Kusamba, Pantai Banjar Bias Pantai Tri Buana, Pantai Segara Kusamba, dan Pantai Klotok. Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Unsur TNI/Polri dan instansi vertikal, masyarakat serta pelajar yang dibagi menjadi

lima titik. Mereka tumpah ruah mengikuti kegiatan bersih-bersih yang dikoordinir langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup. Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra; berharap manajemen pengelolaan persampahan di semua lini harus diperhatikan. Sebab, sampah di sektor hulu atau di wilayah perkotaan pada akhirnya akan memengaruhi kebersihan dan kelestarian pesisir pantai sebagai sektor hilir. “Marilah kita laksanakan kegiatan bersih-bersih pantai dengan niat tulus, sehingga wilayah pesisir terjaga kebersihannya,” ujarnya. (kmb31)

BUMDes Dilarang Jadi Agen E-Warong Semarapura (Bali Post) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung kini mematangkan penyediaan e-Warong di setiap desa. Satu e-Warong diproyeksikan mampu melayani 250 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Klungkung Ida Bagus Anom Adnyana, Senin (29/10) kemarin, mengingatkan BUMDes di setiap desa dilarang menjadi agen eWarong, sesuai dengan surat edaran dari dirjen terkait di Kementerian Sosial RI. Tempat-tempat untuk eWarong ini dikatakan sudah ditunjuk di setiap desa. Total ada 53 desa dan enam kelurahan di Klungkung. Hasilnya, ada beberapa desa yang masih terkendala teknis pendirian e-Warong ini, khususnya di Kecamatan Nusa Penida. Seperti di Desa Sekartaji dan Desa Tanglad, karena terkendala jaringan. Sementara untuk Desa Toya Pakeh dan Desa Ped serta Desa Lembongan dan Jungut Batu, e-Warong-nya digabung karena jumlah KPM tak memenuhi rasio minimal 250. ‘’Setiap desa untuk lokasi e-Warong sudah ditetapkan. Hanya, belum dilengkapi mesin edc. Mesin ini nantinya akan diberikan pihak bank penyalur setelah Bali Post/gik ada komitmen dengan Ida Bagus Anom Adnyana

e-Warong. Kendalanya nanti adalah modal awal untuk e-Warong itu sendiri,’’ kata Anom Adnyana. Lokasi yang bisa menjadi e-Warong yakni Usaha Mikro Kecil dan Koperasi, Pasar Tradisional, e-Warong KUBE, warung, Rumah Pangan Kita (Bulog), toko kelontong, agen LKD/Laku Pandai dan lain-lain. Untuk memberdayakan warga lokal, mereka juga bisa memasok beras dan telur ke e-Warong tersebut. ‘’Kalau BUMDes jadi agen tidak boleh. Tetapi kalau menjadi penyalur/suplayer, bisa. Seperti warga yang ingin menjadi penyalur ke e-Warong tersebut,’’ kata Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial W.S. Ayal. Disinggung mengenai harga beras dan telur di e-Warong tersebut akan menyesuaikan dengan harga pasar. Sementara untuk dananya akan di top-up setiap bulan ke kartu yang sudah dipegang masing-masing penerima bantuan. Bantuan ini bisa ditukarkan kapan saja, sampai batas maksimal sebulan sebesar Rp 110 ribu. Melihat keseriusan Dinas Sosial ini, Kedeputian III Staf Kepresidenan RI secara khusus datang untuk melakukan survei KPM. ‘’Ini sebagai tindak lanjut dari implementasi program pusat itu di lapangan,’’ kata Kortek Kesejahteraan Sosial Komang Arya Adnyana. Total ada 9.077 orang penerima kartu tersebut. Jumlah tersebut naik dari sebelumnya saat masih bernama program rastra sebanyak 8.560 orang (BPNT murni). Sisanya adalah akumulasi dari data Program Keluarga Harapan (PKH). Jumlah penerimanya terbanyak ada di Kecamatan Nusa Penida 4.807 orang. Disusul Kecamatan Klungkung 1.681 orang, Kecamatan Banjarangkan 1.364 orang, dan Kecamatan Dawan 1.171 orang. (kmb31)

Korsleting, Mobil ’’Pamedek’’ Terbakar Semarapura (Bali Post) Pamedek Pura Kentel Gumi, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan tibatiba dikagetkan dengan adanya kebakaran mobil, Senin (29/10) kemarin. Tepat di parkiran pura, mobil Suzuki XOver DK 1658 FG milik I Made Suwena terbakar di bagian mesin. Untungnya, warga sekitar cepat melakukan pemadaman, sehingga kebakaran tidak meluas. Kapolsek Banjarangkan AKP Ni Luh Wirati menjelaskan mobil itu diketahui terbakar pertama kali oleh pecalang setempat. Pecalang sudah melihat asap mengepul saat mobil itu masuk ke areal parkir. Pecalang melihat percikan api di mesin kemudian bergegas meminta pengemudi yang merupakan pamedek dari Denpasar dan penumpang ini segera turun dari mobil. Pecalang dan masyarakat sekitar berusaha memadamkan api di blok mesin mobil tersebut. Warga mengambil air dengan ember dan gayung, agar api tidak membesar sebelum petugas damkar datang. Dua unit Damkar Klungkung yang tiba di TKP ikut membantu memadamkan, sehingga kobaran api berhasil dipadamkan. Kapolsek Luh Wirati menduga terbakarnya mobil tersebut karena terjadi korsleting pada blok mesinnya. Akibat kejadian itu, korban ditaksir mengalami kerugian Rp 50 juta. (kmb31)

Bali Post/gik

TERBAKAR - Petugas kepolisian sedang membantu memadamkan api saat mobil pamedek terbakar di areal parkir Pura Kentel Gumi, Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan.

Ulah korban ini membuat resah warga sekitar yang kemudian melaporkannya ke petugas Satpol PP Klungkung. Jajaran kepolisian dari Polsek Dawan juga sempat turun ke lokasi. Demikian juga petugas dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Mereka sempat melakukan pencarian malam itu guna mencegah korban berbuat nekat. Akan tetapi karena situasi gelap, Surasma sulit ditemukan sehingga pencarian diputuskan dihentikan. “Dia soalnya bawa pisau belati, dalam situasi gelap. Nanti malah kita yang ditusuk dari belakang,” kata Kepala Dinas Sosial Ida Bagus Anom Adnyana, Senin (29/10) kemarin. Kasatpol PP Klungkung I Putu Suartha mengatakan selain mencekik istri, Surasma juga sempat mengamuk merusak salah satu palinggih di rumahnya. Namun, setelah didatangi ke rumahnya, dia tidak ada dan keberadaannya tidak ada yang tahu. Sementara itu, Kapolsek Dawan AKP I Kadek Suadnyana membenarkan Surasma yang sudah mengalami stres sempat mencekik istrinya dan kabur membawa pisau. Karena ketakutan, lalu istri Surasma melapor ke warga sekitar dan ke Klian Banjar Dinas Glogor. Usai kabur dari rumah, ternyata Surasma balik sendiri ke rumahnya ketika sudah pagi. Dia nampak terlihat kembali normal. Namun, baik istri dan warga sekitar tetap khawatir. Untuk mengecek kondisi

kejiwaan Surasma, Suadnyana mengatakan sempat didatangi bidan bersama Babinsa dan Babhinkamtibmas setempat sekitar pukul 09.00 Wita. Istri Surasma itu, kata Suadnyana, nampak ketakutan dan memberikan opsi agar langsung dibawa ke RSJ Bangli saja. Ini untuk mengantisipasi bila dia bertindak nekat lagi. Surasma lantas

diangkut ke RSJ Bangli naik ambulans didampingi bidan, petugas kepolisian, Satpol PP dan Dinas Sosial. “Tadi sudah langsung dibawa ke RSJ Bangli. Kami belum tahu hasil pemeriksaan kejiwaannya seperti apa. Kalau memang tidak terlalu parah, sepertinya akan diantarkan pulang lagi,” tambah Anom Adnyana. (kmb31)

Bali Post/ist

DIANGKUT - I Nengah Surasma saat diangkut ke mobil ambulans menuju RSJ Bangli.

Pemkab Peringati Sumpah Pemuda

Bupati Suwirta Serukan Tingkatkan Fanatisme Daerah PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Klungkung memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 dengan menggelar apel di Lapangan Puputan Klungkung, Senin (29/10) kemarin. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta hadir sebagai inspektur upacara. Apel peringatan ini diikuti seluruh ASN di lingkungan Pemkab Klungkung. Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini bertemakan ‘’Bangun Pemuda Satukan Indonesia’’. Dalam amanatnya, Bupati Suwirta mengajak seluruh peserta untuk menumbuhkan rasa idealisme dan fanatisme terhadap daerah dan negara. Menurutnya, komitmen untuk mencintai daerah dan negara harus kembali ditingkatkan di tengah berbagai cobaan yang dihadapi bangsa Indonesia. ‘’Dimulai dari mencintai kabupaten kita sendiri dengan berbagai potensinya. Selanjutnya mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus senantiasa kita pupuk dan tingkatkan di tengah berbagai cobaan yang dihadapai bangsa Indonesia,’’ ujarnya. Bupati Suwirta juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersyukur, menghargai, dan mencintai berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Klungkung. Menurutnya, berkat berbagai prestasi yang sudah dicapai saat ini, Klungkung kini sudah diakui di tingkat nasional. ‘’Kita patut bersyukur dan berbahagia dengan potensi yang Kabupaten Klungkung memiliki. Kini dengan berbagai prestasi yang sudah diraih berkat kerja keras kita bersama, Kabupaten Klungkung diakui di tingkat nasional. Salah satunya berkat dua program inovatif Bima Juara dan TOSS yang telah lolos 40 besar, setelah sebelumnya bersaing dengan 2.500 lebih program inovatif dari seluruh nusantara,’’ ujar Bupati asal Nusa Ceningan ini. Kepada semua ASN, Bupati Suwirta memerintahkan untuk mempelajari semua program inovasi yang dimiliki Kabupaten Klungkung. Tidak terkecuali dinas terkait atau leading sector yang harus benar menguasai program inovasi ini yang telah diciptakan. Agar bermanfaat dan tepat sasaran. (ad1197)

Bali Post/ist

APEL - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta usai memimpin apel peringatan Hari Sumpah Pemuda, Senin (29/10) kemarin.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

LOWONGAN Cr Sopir bs Matik+ PRT Wnt Tgl dlm Hub.085238127777

B.BP.004.10.18.0001191

Dicari Tukang Guling untuk Warung Guling Sari Kembar,Gaji 2,5Jt Hub.081338665134 No SMS

B.BP.001.10.18.0001147

Dbthkn Segera Cook,Waiter/ss Bar & Kasir Hub.081246949395

B.BP.001.10.18.0001195

Dicari PRT utk Villa Pribadi di Batubulan.Gusti:08123806901

B.BP.001.10.18.0001194

Admin Wanita,Tkang Las Listrik Sales Marketing : 085103167222

B.BP.001.10.18.0001172

Baru Lulus D3/S1 No Job? Job Ausi Gj30Jt HubWA:085238262427

B.BP.001.10.18.0001171

Dicari Wanita Pembantu RT Tinggal Dalam untuk Rumah Imam Bonjol Dps.Gaji 2Jt SMS 0816571027 B.BP.004.10.18.0001138

Dbutuhkan Segera Pembantu Rumah Tangga: Wanita,Tinggal dalam,bisa masak,Gaji Menarik Hub : 082340911778

B.BP.004.10.18.0001193

Cr Adm Kantor Bs.Comp&Tk.Jahit Bikini Brpngalaman Telp:755204

Dicari Sopir Pariwisata Hub : 085100454671

Dibutuhkan Engineering Untuk Villas. Berminat Email CV ke : account@thebenoavillas.com

Dicari SPG,Wnt Max28Th Min SMU Penampilan Menarik.Penempatan Bali Collection Nusa Dua & Discovery Mall Kuta. Gaji 2,5Juta.Hub.Lusi(082144355655)

B.BP.001.10.18.0001137

B.BP.001.10.18.0001176

Dcr 5 Sopir Alphard & Camry Hub.Merrys Tour 0361-235700

B.BP.801.10.18.0001141

Dcr Guide Jp Freelance Spn,Jjr bs ajak Krjsm. 082147038579

B.BP.004.10.18.0001186

Dcr Karyawan Pria SMU/Sedrajat KTP SIMC u/Bag.Teknis Lapangan Fasilitas Gaji UMK Bonus Tunjangan Kesehatan Termasuk Anak Istri.Lam ke:CV Gong Dewata Tlp.0361722709/ 03614480750/081246383864

B.BP.001.10.18.0001179

Dcr Tng Krm Lele(Pke SpdMotor) H.081246682139/0818503603 B.BP.001.10.18.0001184

Dicari Segera 1 Orang Sales Berpengalaman, Wanita, Max 35 Th,Supplier Hotel sejak 1983 untuk bersama maju Email: eviebru@yahoo.co.id B.BP.004.10.18.0001185

BIRO JASA

RUPA-RUPA

BIRO JASA

SERVICE

BIRO JASA

ALUMINIUM

BIRO JASA

DIJUAL RUMAH

BIRO JASA

RUPA-RUPA

B.BP.004.10.18.0001188

B.BP.001.10.18.0000900

Dicr Kryawn Administrasi,Sopir dan Tukang Jahit H:Frangipani Interior 08123909622

B.BP.004.10.18.0001105

Krywan/ti,SD,SMP,SMA,Adm,Sopir max25th blm nikah:081999251555

B.BP.001.10.18.0001190

Ymh Bisma Dicr:1.SMA/D1/S1 Ek 2.Supir SIM B1 Hub.T.Umar 142 Dps B.BP.001.10.18.0001170

Dcr Tenaga Min. SMP mau belajar berkerja keras dan jujur untuk menjadi tenaga handal, Cleaning Service, Tehnik AC, Operator Air kemasan,Satpam, Tukang kebun Hydroponik , ikuti pelatihan sambil bekerja ikuti working space Bali Coffee Jl.Veteran 66 Denpasar sebelah Pasar BurungSatriaHub:0818621818

G.01

Dicari Staf Admin,Gudang,Kurir Max 35th,Gj 2,5-5Jt,Bawa CV Ke Jl.Raya Uluwatu, Jimbaran Arcade 081360793789 Lisa

B.BP.001.10.18.0000732

Dcr SMK Teknik Elektro, Diploma Teknik untuk bekerja sebagai tenaga Produksi, kameramen, Transmiter. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63 A Denpasar G.02

Bekerja sebagai Presenter, Jurnalis, Produser program Bali TV ayo bergabung ikuti pelatihan kerja dan magang kerja tamatan Diploma sampai Sarjana berbagai jurusan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar G.03 Ayo kerja tidak tamat sekolah: sebagai Waiter, Tukang Masak, CS, dibidang kuliner. Lamaran ke Warung 63 Arowana Food Street Jl.Veteran 66 Denpasar Hub:0818621818

G.04

Marketing Public Relation S1, D3, mahasiswa bekerja sambil kuliah. Lamaran ke Bag. Marcom BP, Jl.Kepundung 67A Denpasar G.05

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

DIJUAL MOBIL

PENGUMUMAN

DAIHATSU

Taruna 2005 Silver Met As Bali Harga 65 Juta Hub.085333090089 B.BP.001.10.18.0001192

DISEWAKAN RUMAH Dkon Rmh Kdganan Ls Tnh 2A Bgnan 0.8A 082147038579 B.BP.004.10.18.0001187

DIJUAL TANAH

KEHILANGAN

Tanah Kvl Di Mengwi 130Jt/A & 40Jt/A,Bs Kredit,087862450004

Hilang BPKB No.003374857-O DK 1794 FB An.R.Djarot Hariawan

B.BP.001.10.18.0001135

Tnh Jl.Sekar Sari Denpasar,Ls 90m2 Hrg 365Jt H:081239030900 B.BP.001.10.18.0001182

BIRO JASA Siap Bnt Pajak SPT Tahunan&Bln IMB,NPWP SIUP, 081338344155 B.BP.001.10.18.0000120

KEHILANGAN BPKB No.7431622-O DK 433 An.Bapedalda Prop Bali B.BP.001.10.18.0001174

B.BP.001.10.18.0001053

1(Satu) Buah BPKB SpM Merk Yamaha Tahun 2013 Warna Ungu, DK 4126UAK,Noka:MH350C004 DK 621987,Nosin:50C-622112, No BPKB:K09126813-O,STNK A/N : Ketut Amertadana

B.BP.004.10.18.0001189

KURSUS Gratis! Membuka Mata Ketiga Jadi Kuat Menghadapi Berbagai Peristiwa.Telp:(0361) 425100 WA:08123971317/087851683465

B.BP.001.10.18.0001168


BANGLI

14 ’’Pangempon’’ Pura Tri Kahyangan Desa Se-Bali

Diimbau ’’Ngeruntutin Karya Danu Kertih’’

PUNCAK Karya Agung Danu Kertih, Tawur Labuh Gentuh, Meras Danu lan Gunung, Bhakti Pakelem ring Segara lan Pucak Gunung Batur, Mapeselang lan Mapedanan akan dilangsungkan 7 November mendatang. Sesuai hasil paruman Desa Pakraman Batur dengan dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati belum lama ini, seluruh pangempon Pura Tri Kahyangan Desa, merajan dan dadia di Bali diimbau ikut menghaturkan banten di masing-masing Pura Kahyangan Tiga dan merajan saat puncak karya berlangsung. Jero Gede Batur didampingi Prawartaka Karya Drs. I Ketut Wijaya, Senin (29/10) kemarin menjelaskan, rapat yang dilaksanakan pada Jumat (26/10) lalu itu juga dihadiri perwakilan Wali Kota Denpasar, Ketua PHDI Provinsi Bali, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali, Bagian Kesra Kabupaten Klungkung, perwakilan subak dan bendesa pakraman se-Bali. Ada tiga poin imbauan yang dicetuskan dalam pertemuan tersebut. Pertama, pangempon Tri Kahyangan Desa dan merajan di Bali diimbau agar ngeruntutin Karya Agung Danu Kertih dengan bhakti berupa banten pejati dan suci selem asoroh utawi asiki. Banten tersebut dihaturkan di masing-masing Pura Tri Kahyangan Desa dan merajan pada saat puncak karya. Kedua, masing-masing bendesa adat diimbau agar ngeruntutin karya dengan ngaturang pejati asiki, suci selem asoroh (asiki), salaran selem jangkep asiki, dan nuur tirta/kekuluh (melarapan antuk sujang) berisi uang kepeng

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

BPJS Harapkan Pemkab Tak Batalkan Program UHC

Bangli (Bali Post) –

PARUMAN - Paruman yang digelar Desa Pakraman Batur dengan dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati belum lama ini. 225 kepeng matedung putih. Banten ini dihaturkan pada saat puncak karya pada pukul 11.00 Wita di tepi Segara Danu Batur-wewidangan Pura Jati. Ketiga, pangempon pura subak yang ada di Bali diimbau ngeruntutin dengan bakti berupa banten pejati satu buah, suci selem asoroh, salaran selem jangkep satu buah, dan nuur tirta/kekuluh (melarapan antuk sujang) berisi uang kepeng 225 buah matedung putih. Banten ini dihaturkan pada saat puncak karya pada pukul 11.00 Wita di tepi Segara Danu Baturwewidangan Pura Jati. ‘’Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon kepada jro bendesa adat agar menyampaikan kepada krama desa dan pangempon Pura Kahyangan Desa, dadia, pura panti, merajan desa, pura subak di masing-masing desa pakraman agar ngerunutin Karya Agung Danu Kertih tersebut di atas,’’ kata Jero Gede Batur. Disampaikannya, karya ini digelar setiap lima tahun

sekali. Namun, karena terkendala biaya dan adanya beberapa kegiatan penting lainnya, pelaksanaan karya tertunda selama beberapa tahun. Salah satu tujuan dilaksanakannya karya yaitu menyucikan tetamanan Ida Batari Ulun Danu yakni Gunung dan Danau Batur. Upacara ini penting dilaksanakan untuk mewujudkan keseimbangan alam. ‘’Bila hulu Bali sudah suci, maka niscaya Bali terhindar dari bencana alam dan hasil pertanian akan berlimpah,’’ jelasnya. Berbagai persiapan sudah dilakukan. Untuk menyiapkan upakara, panitia melibatkan pangayah dari seluruh warga di 24 banjar di Desa Batur, sejumlah desa pakraman batun sendi Ida Batara, Koramil dan lembaga lainnya. Untuk menyukseskan pelaksanaan karya, panitia menunggu partisipasi masyarakat baik perseorangan maupun kelembagaan untuk ikut ngayah di Pura Jati dan di Pura Ulun Danu Batur. (ad1196)

Bali Post/ina

KEKERINGAN - Lahan pertanian di wilayah Subak Sidawa yang mengalami kekeringan.

Subak Sidawa Kekeringan Petani Tak Bisa Bercocok Tanam

Bangli (Bali Post) – Musim kemarau sejak beberapa bulan terakhir memperparah kekeringan pada lahan pertanian di Subak Sidawa, Desa Tamanbali, Bangli. Sudah banyak tanaman yang mati akibat kekurangan air. Bahkan, petani setempat sudah tidak bisa bercocok tanam. Petani di Subak Sidawa, Ni Putu Alit, mengungkapkan akibat kemarau, tanaman ketelanya banyak yang mati. Batang dan daun ketela mengering lantaran kekurangan air. Atas kondisi itu, dia terpaksa memanen lebih awal. Menurutnya, jika panen tidak dilakukan, umbi ketela rambat miliknya yang kini sudah berusia dua bulanan dipastikan akan layu dan

membusuk dalam tanah. Karena dipanen sebelum waktunya, hasilnya tidak maksimal. Alit menyampaikan, di saat lahan pertanian tidak dilanda kekeringan, dia bisa mendapatkan hasil panen hingga 100 kilogram per 5 are. ‘’Kalau sekarang, saya tidak tahu berapa akan dapat hasil panen, karena kondisiya seperti ini,’’ ujarnya, Senin (29/10) kemarin. Dia mengungkapkan, kekeringan yang melanda lahan di wilayah Subak Sidawa sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir. Kekeringan tak hanya disebabkan kemarau, namun juga karena mengecilnya debit air Bendungan Sidembunut sehingga air irigasi tak sampai di Subak

Sidawa. Untuk mengairi lahan pertanian, sebagian besar petani selama ini mengandalkan musim hujan. ‘’Kami di sini hanya mengandalkan air hujan. Kalau ada air hujan, baru bisa garap lahan untuk tanaman padi. Kalau kemarau seperti sekarang, dibiarkan saja nganggur. Daripada dipaksakan rugi, banyak tanaman yang mati,’’ terangnya. Ditambahkan Alit, dampak kekeringan tak hanya mengakibatkan tanaman layu dan mati, namun juga membuat peternak kesulitan mencari pakan ternak. Pihaknya berharap pemerintah mencarikan solusi terkait kondisi kekeringan di Subak Sidawa. (kmb40)

Bangli (Bali Post) Sebuah mobil pick-up terperosok ke areal kebun warga, setelah berusaha menghindari sepeda motor yang dikendarai siswa SMP dengan kecepatan tinggi. Insiden itu terjadi di jalur Kayuambua-Bangli, tepatnya di simpang tiga Banjar Pengelumbaran, Susut, Senin (29/10) kemarin. Kronologi kecelakaan bermula saat mobil pick-up DK 8331 GN yang dikemudikan seorang pedagang Ni Wayan Marianti (25) asal Desa Sulahan ini keluar dari simpang tiga Penglumbaran Kawan belok

kiri. Saat itu, Marianti hendak menuju Pasar Lumbuan untuk mengantar orangtuannya, Ni Nengah Karmi. Tiba-tiba dari arah utara datang beberapa anak SMP yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Pada saat disalip, korban kaget sehingga dengan tidak sengaja membanting setirnya ke kiri. Hal itu mengakibatkan mobil pick-up yang dikemudikan korban seketika terperosok ke kebun yang kedalamannya kurang lebih 3 meter dari badan jalan. Sejumlah warga yang mengetahui kejadian itu,

langsung berinisiatif menolong korban. Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Korban hanya mengalami kerugian material yang diperkirakan Rp 2 juta. Diduga kecelakaan terjadi karena kurangnya kehati-hatian korban saat mengemudikan kendaraan. ‘’Korban kurang memperhatikan kendaraan yang datang dari arah kanan maupun arah kiri pada saat korban keluar dari simpang tiga Penglumbaran,’’ kata Sulhadi. (kmb40)

Hindari Motor, Mobil ’’Pick-up’’ Terperosok

Keinginan Bupati Bangli I Made Gianyar batal mengikuti program Universal Health Coverage (UHC) tahun 2019, mendapat tanggapan dari BPJS Kesehatan. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Klungkung dr. Endang Triana Simajuntak mengharapkan Pemkab Bangli dapat merealisasikan program UHC mulai tahun depan, sebagaimana yang diamanatkan pemerintah pusat. Endang pun berencana menemui Bupati Made Gianyar untuk membahas dan mencari jalan tengah agar program UHC bisa tetap terlaksana tanpa ada pihak yang merasa dirugikan. Dihubungi Senin (29/10) kemarin, Endang mengaku pihaknya sempat mengikuti rapat dengan Sekda, pimpinan OPD dan instansi terkait lainnya di Pemkab Bangli, siang kemarin. Pihaknya tak menampik sistem rujukan online berjenjang yang diterapkan BPJS beberapa bulan terakhir menuai keluhan dari sebagian masyarakat. Ini yang juga menjadi alasan Bupati enggan merealisasikan program UHC di Bangli. Dalam rapat itu, pihaknya telah sepakat akan melakukan pemetaan terhadap masalah-masalah serta membuat kajian dari berbagai masukan yang disampaikan. Secepatnya, hasil kajian tersebut disampaikan untuk dibahas bersama Bupati. ‘’Kami terus berupaya melakukan pembenahan.

Kami juga mencoba memenuhi apa yang diinginkan Pemkab Bangli. Kami harapkan Pemkab Bangli tetap mengikuti regulasi, bahwa UHC wajib direalisasikan 1 Januari 2019,’’ terangnya. Di sisi lain, Endang juga mengharapkan Pemkab Bangli sama-sama melakukan pembenahan di segala bidang. Misalnya, ketika semua rujukan diarahkan ke RSU Bangli, apakah RSU sudah siap untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pasien rujukan tersebut. Sehingga nantinya tidak ada cerita pasien telantar karena tidak mendapat tempat tidur. ‘’Pada prinsipnya kami menerima segala masukan Pemkab Bangli, dan kami sekarang sedang siapkan telahaan. Dalam waktu singkat, di minggu ini kami

akan menghadap Bupati untuk mendiskusikan hal ini,’’ kata Endang. Disinggung terkait berapa anggaran yang dibutuhkan Pemkab Bangli untuk merealisasikan Program UHC di tahun 2019, disebutkannya, nilainya mencapai Rp 36.294.000.000. Sebelumnya, Bupati Made Gianyar mengaku telah mendengar banyak keluhan masyarakat terkait pemberlakuan sistem rujukan online berjenjang dari BPJS beberapa bulan terakhir. Pemberlakuan sistem rujukan online berjenjang itu telah membuat masyarakat Bangli yang ingin mendapat pelayanan kesehatan di RSU Bangli menjadi terbatasi. Dengan adanya sistem rujukan online berjenjang, pasien yang butuh dirujuk saat berobat berobat di

fasilitas kesehatan tingkat pertama yang berupa puskesmas atau dokter keluarga, tidak bisa langsung dirujuk ke RSU Bangli yang merupakan RS tipe B. Pasien harus dirujuk terlebih dahulu ke fasilitas kesehatan lanjutan yang punya klasifikasi atau tipe C. Karena dinilai menyusahkan masyarakat, Made Gianyar pun berencana akan membatalkan keikutsertaan Bangli dalam program UHC 2019 mendatang. Meskipun diakuinya UHC adalah program wajib pemerintah pusat yang harus diikuti semua daerah. ‘’Kalau masih carut marut seperti ini, kita tidak akan ikut UHC. Kita akan siapkan masyarakat Bangli uang cash. Uang yang kita rencanakan untuk ikut UHC, akan kita taruh di Dinas Kesehatan. Jadi, setiap warga Bangli yang dirujuk ke RSU Bangli atau ke Sanglah, akan kita bayari. Berapapun asal di kelas III akan kita bayari langsung. Kalau sistemnya seperti sekarang, kasihan masyarakat. Kita sudah mengeluarkan uang banyak, rakyat justru dibuat susah,’’ kata Made Gianyar. (kmb40)

Pimpin Apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Bupati Made Gianyar Ajak Pemuda Tingkatkan Daya Saing BUPATI Bangli I Made Gianyar bertindak sebagai inspektur upacara pada apel peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018, Senin (29/10) kemarin. Apel yang digelar di Lapangan Kapten Mudita diikuti Forkompimda, TNI, Polri, ASN, serta ratusan pelajar di Kabupaten Bangli. Bupati Made Gianyar saat membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi menyampaikan, seluruh warga Indonesia berutang budi pada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Komitmen kebangsaan mereka harus diteladani untuk membangun bangsa, satukan Indonesia. Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 yakni ‘Bangun Pemuda Satukan Indonesia’’. Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi pemuda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik In-

donesia Tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dikatakan, perkembangan teknologi informasi ibaratkan dua mata pisau. Di satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memung kinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan serta membangun sumber daya serta daya saing. Di sisi lain, perkembangn ini membawa dampak yang negatif, informsi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga sangat mudah masuk apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara. ‘’Revolusi mental yang dicanangkan oleh Presiden Ir. Joko Widodo amatlah relevan mewujudkan pemuda yang maju, yang cirinya adalah memiliki karakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju, dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat,’’ kata Made Gianyar. Sesuai amanat Menpora, Made Gianyar memandang bahwasanya setiap zaman ada peluang, tantangan dan hambatan. Generasi pemu-

APEL - Bupati Bangli I Made Gianyar bertindak sebagai inspektur upacara pada apel peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 di Lapangan Kapten Mudita, Bangli, Senin (29/10) kemarin. da yang hidup sekarang hambatan dan tantangannya tentu berbeda dengan pemuda pada tahun 1928. Dengan demikian, apa yang disampaikan Menpora bisa dimaknai dan dipahami bersama bahwa tantangan pemuda saat ini adalah untuk membangun daya saing menghadapi kemajuan ilmu pengetahun dan teknologi. Apabila para pemuda mampu membangun daya saing, mampu bergerak di sektor teknologi maka bangsa Indonesia akan masuk dalam arena pergerakan kemajuan dunia. ‘’Ayo bangunlah generasi muda, mari ubah dunia seperti yang diamanatkan. Yakinlah pengorbanan itu tidak

akan sia-sia tetapi akan mendapatkan hasil sesuai dengan pengorbanan itu sendiri,’’ kata Made Gianyar. Ditambahkannya, di Kabupaten Bangli, pergerakan generasi muda sudah luar biasa. Banyak pemuda sudah memulai pergerakan dengan bertani, sehingga setiap jengkal tanah yang ada di Kabupaten Bangli sudah dimanfaatkan untuk pertanian. Sudah tidak lagi ada rasa malu bagi pemuda untuk memulai halhal baru karena sejatinya manfaatnya sudah dira sakan oleh pemuda itu sendiri. ‘’Majulah pemuda, jangan mudah menyerah dan teruslah berusaha,’’ kata Made Gianyar. (ad1199)


15

Selasa Pon, 30 Oktober 2018

Masa Depan

PEDULI palu Gempa dan tsunami telah mengguncang Palu, Donggala dan kabupaten lain di Sulawesi Tengah. Banyak korban luka-luka. Mereka memerlukan uluran tangan. Bali Post dan Bali TV menerima titipan sumbangan untuk saudarasaudara kita di daerah itu. Titipan bisa langsung dibawa ke Bali Post, Jalan Kepundung 67 A Denpasar atau ditransfer malalui DOMPET SIMPATI ANDA BALI POST BCA CABANG DENPASAR NO: 040-3555000. Keluarga Besar SD Cipta Dharma Denpasar Puskesmas Abang II Karangasem NN

Rp Rp Rp

Jumlah penerimaan hari ini Jumlah penerimaan sebelumnya Jumlah penerimaan seluruhnya

Rp 34.717.000 Rp 490.375.848 Rp 525.092.848 $ 2.500

32.787.000 1.830.000 100.000

Sebagai bangsa bahari, Jokowi menyadari bahwa laut dan samudera adalah masa depan bangsa Indonesia. Begitu juga di dunia, lebih dari 90 persen total volume perdagangan dunia dan lebih dari 40 persen nilai perdagangan dunia dilakukan melalui laut. Sekitar 61 persen total hasil produksi minyak mentah dunia juga didistribusikan melalui laut. Jokowi menambahkan, ratusan juta manusia hidup bergantung pada sektor perikanan dan rantai pasokannya. Hampir setengah penduduk dunia hidup di radius 100 km dari laut. Be-

lum lagi kekayaan sumber daya laut lainnya. Namun, laut kini menghadapi illegal fishing yang besarnya sekitar 26 juta ton atau nilainya sekitar 10-23 miliar dolar AS setiap tahun, perompakan, perdagangan manusia, penyelundupan obat-obatan, perbudakan, dan lainnya. Belum lagi tumpang tindih klaim maritim, yang jika tidak diselesaikan melalui negosiasi dan berdasarkan hukum internasional dapat mengancam stabilitas. Jokowi menegaskan, Indonesia sudah bertekad untuk menjadi kekuatan maritim dunia. Kebijakan dan rencana aksi kelautan telah disusun. Berbagai langkah telah dilaksanakan dalam empat tahun tera-

Lebih Spesifik khir. Termasuk meningkatkan konektivitas melalui tol laut, dengan memperkuat armada laut dan pembangunan 477 pelabuhan. Menurut Jokowi, Indonesia kini aktif memajukan kerja sama maritim di ASEAN, IORA, Forum Pasifik dan forum-forum internasional lain untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. ‘’Kita semua harus berani membuat komitmen dan mengambil langkah konkret yang dimulai dari diri kita masing-masing. Komitmen dan langkah yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas dan berdampak nyata terhadap perlindungan laut,’’ tandasnya. (kmb32)

Gusti Ayu Seluruh pegawai Kementerian Keuangan ini

bertugas di kantor vertikal Kementerian Keuangan wilayah Pangkal Pinang. Dari 21 nama tersebut, salah satunya I Gusti Ayu

Ngurah Metta Kurnia (Kepala Subbagian KPP Pangkalpinang) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB). (ant)

Ini berbeda dengan lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah di perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Keterserapan lulusan SMK di Bali tidak bisa dilepaskan dari kondisi perekonomian dan lebih spesifik lagi kondisi pariwisata. Misalnya penyerapan tenaga kerja di lapangan pekerjaan penyedia jasa akomodasi, makan dan minum pada periode Februari 2017 hingga Februari 2018 mengalami peningkatan hingga mencapai 23,70 persen karena kembali menggeliatnya sektor pariwisata Bali pasca-erupsi Gunung Agung. Faktor lainnya adalah belum sesuainya kualitas lulusan dengan kebutuhan industri. Ini menjadi masalah klasik yang hingga kini masih dalam proses mencari solusi. Setidak-tidaknya pemerintah melalui Inpres No. 9 Tahun 2016 mengenai revitalisasi SMK, kata Rumawan, telah menetapkan kebijakan mem-

Kualitasnya Kurang SUMBANGAN - Penyerahan sumbangan untuk korban gempa Palu dari Puskesmas Abang 2 Karangasem diwakili oleh Desak Nyoman Susilawati (PromKes). Sumbangan sebesar Rp 1.830.000 diserahkan ke Bali Post, Senin (29/10) kemarin.

SD CIPTA DHARMA - Keluarga besar SD Cipta Dharma Denpasar menyerahkan titipan sumbangan untuk korban gempa Palu dan Donggala sejumlah Rp 32.787.000. Sumbangan diserahkan Kepala Sekolah Ni Luh Rinun, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Drs. I Made Sujana, serta perwakilan siswa I Gusti Ngurah Bagus Purwaka Tisna dan Ni Made Adriyanti Danendra Putri, Senin (29/10) kemarin.

Segera Ditemukan Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menghadiri Our Ocean Conference (OOC) di Nusa Dua terus berharap korban bisa segera ditemukan. ‘’Langsung saya memerintahkan Kepala Basarnas yang dibantu pihak TNI dan Polri untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertologan

secepat-cepatnya kepada korban,’’ katanya saat memberikan keterangan pers, Senin kemarin di Nusa Dua. Terhadap kejadian tersebut, Presiden Jokowi mengaku merasakan kerisauan dari seluruh keluarga korban. Namun, pihaknya berharap para keluarga korban bisa tenang menunggu tim SAR yang sekarang sedang bekerja keras di lokasi kejadian. Untuk mengetahui penyebab

Pengurus PGRI Kota Denpasar Nyoman Winata menyebut ada persoalan pada tenaga pengajar pendidikan vokasional. Ada guru yang kuliah di IKIP lanta ra n t id ak d iterim a di perguruan tinggi lainnya. Guru-guru dengan latar seperti ini sudah pasti kualitasnya kurang. Selain itu, ada pula yang bukan tamatan IKIP namun menjadi guru sehingga ada sedikit ketimpangan. Persoalan berikutnya menyangkut masalah gaji, karena guru merasa dinomorsekiankan dari PNS lain. Sementara itu, Kepala Bidang Tenaga Kependidikan Disdikpora Kota Denpasar I Made Subawa mengatakan, guru memang wajib hukumnya untuk memiliki sertifikat profesi atau sertifikat pendidik. Baik itu

kecelakaan ini, Presiden Jokowi juga sudah memerintahkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan penyelidikan terhadap peristiwa ini dan menyampaikan hasilnya secepat-cepatnya. ‘’Sekali lagi kita masih fokus pada pencarian dan penyelamatan korban, mohon doa dan dukungan dari kita semuanya,’’ harapnya. (son/ kmb23)

Siswa Pintar Metta tercatat sebagai alumnus SMAN 1 Singaraja angkatan tahun 1993 Jurusan IPA. Saat masa SMA, Metta dikenal sebagai siswa pintar. Atas kecerdasannya itu, Metta sering mewakili sekolahnya dalam

lomba akuntansi. Metta berasal dari Dusun Munduk, Desa Banjar, Buleleng. Gusti Ketut Suweda (75), sepupu Metta, menuturkan korban telah menikah ke Semarang dan dikaruniai dua orang anak. Metta terakhir pulang ketika pengabenan almarhum ibunya, IGA Padmi, September

Gerak Lagu

Made Indra serta Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Perayaan kali ini ditampilkan pagelaran spektakuler Sumpah Pemuda ‘’Merah Putih Sastra’’ yang melibatkan 800 talent seniman dalam tampilan Tari, Gerak, Lagu, Puisi, Peragaan Busana, Musik dan Teater. Tak ketinggalan, Ny. Putri Suastini Koster juga ikut ambil bagian dalam membawakan puisi berjudul ‘’Agustus’’ karya Yudhistira Massardi. Pada Perayaan 90 Tahun Hari Sumpah Pemuda kali ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Sekda Provinsi Bali Dewa

lalu. Metta merupakan anak ketiga dari pasangan suami-istri (pasutri) I Gusti Ketut Sualem dengan IGA Padmi. Kakak tertuanya, Maya Kurnia, bekerja di Dinas Pertanian Buleleng. Sementara kakak keduanya, I Gusti Bagus Kaler, tinggal di Singapura. (kmb38) (OPD) di lingkungan Pemprov Bali. (ad1209)

PUISI - Ny. Putri Suastini Koster membawakan puisi berjudul ‘’Agustus’’ karya Yudhistira Massardi.

guru sekolah negeri maupun sekolah swasta mulai tingkat PAUD hingga SMA/ SMK. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar I Ketut Suarya mengatakan, promosi yang dilakukan pihaknya di SMP acap kali menawarkan bekal BMW, yakni Bekerja, Melanjutkan ke perguruan tinggi, dan Wirausaha. Artinya, siswa setelah nanti lulus SMK akan memiliki tiga pilihan itu. ‘’Contoh anak kami lulusan jasa boga, ada yang membuka warung kue laklak yang tren sekarang. Dia buka laris, kalau saya bandingkan per bulannya lebih gede gajinya dari kepala SMK PGRI 4. Bukan pengangguran ini, tapi wirausaha,’’ jelasnya. Ketua Komite SMK PGRI 5 Denpasar I Wayan Darya Kusuma mengaku miris saat mendengar lulusan SMK menjadi penyumbang

tertinggi angka pengangguran di Indonesia. Padahal di SMK PGRI 5 khususnya, siswa yang tamat pasti sudah bekerja. Pendidikan vokasional dikelola dengan maksimal. Tidak ada guru normatif yang mengajar atau dialihfungsikan sebagai guru produktif. ‘’Jadi semuanya guru produktif, sehingga kualitasnya betul-betul terjamin,’’ jelasnya. Kepala SMK Dwijendra Ida Bagus Dwi Oka Putra mengatakan, kendala dalam proses pendidikan vokasional justru terletak pada penerimaan siswa baru. Tak sedikit siswa yang menjadikan SMK swasta sebagai sekolah cadangan jika tidak diterima di negeri. Lanjut Dwi Oka, hal ini akan berpengaruh pada output. Banyak tamatan akhirnya bekerja tidak sesuai dengan skill yang mereka pelajari di sekolah. (kmb32)

I Made Subawa

I Wayan Darya Kusuma

beri perhatian yang lebih besar kepada SMK. Inpres tersebut menekankan pada orientasi pendidikan vokasional lebih pada demand driven yakni menyesuaikan dengan permintaan pasar industri. Kebijakan ini bermakna bahwa seluruh lembaga penyelenggara pendidikan vokasional diarahkan untuk menyesuaikan program keahlian yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Untuk itulah menjadi penting bagi SMK dan juga penyelenggara pendidikan diploma di Bali memahami kebutuhan industri yang ada. Dengan menggunakan data bidang pekerjaan yang menyerap tenaga kerja terbesar di Bali seperti yang diuraikan data BPS, pemerintah sebenarnya dapat menetapkan keterampilan yang dibutuhkan oleh pasar. Empat lapangan pekerjaan yang menyerap tenaga kerja terbanyak di Bali adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan kendaraan (510.207 orang), pertanian (469.721 orang), industri pengolahan (440.269 orang), akomodasi dan makan minum (342.651 orang) dan konstruksi (164.912 orang). Data tersebut menunjukkan bahwa bidang usaha perdagangan dan perbengkelan kendaraan menjadi penyedia lapangan pekerjaan yang cukup besar, sehingga jurusan yang disediakan oleh SMK bisa lebih diarahkan pada kewirausahaan atau teknik mekanik kendaraan. Bidang pertanian yang masih menjadi penyerap tenaga terbanyak kedua juga dapat dikembangkan menjadi jurusan di SMK khususnya bidang agricultural. Ke depan, Pemerintah Provinsi Bali yang memiliki kewenangan pendidikan tingkat SMA dan SMK perlu menetapkan kebijakan yang serius dalam membangun pendidikan vokasi. Artinya, perlu dilakukan pemetaan yang lebih jelas mengenai bidang keahlian dan kompetensi yang dikembangkan di setiap SMK yang ada. Selain itu juga berkaitan dengan peningkatan kualitas melalui penyediaan sarana dan prasarana serta guru-guru yang berkompeten. (ata)


balipost (166rb Like) http://facebook.com/balipost

Selasa Pon, 30 oktober 2018

@balipostcom (5.495 Follower) http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Dijamu Persib di Balikpapan

Bali United Incar Poin Penuh Balikpapan (Bali Post) Bali United dijamu tuan rumah Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 Indonesia di Stadion Batakan, Balikpapan, Kaltim, Selasa (30/10) malam ini pukul 19.30 Wita. Tim Laskar Serdadu Tridatu mengincar poin penuh untuk menebus hasil seri 2-2 yang didapat saat meladeni Borneo FC di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (25/10) lalu.

Bali Post/wan

TEBUS – Stefano Lilipaly (kanan) mesti menebus kegagalan Bali United merebut kemenangan atas Borneo FC saat dijamu Persib di Balikpapan, Selasa (30/10) malam ini.

Jaya Murti Sabet Empat Emas di Jombang

Mangupura (Bali Post) Karateka Dojo Jaya Murti Dalung, Badung, sukses menyabet 4 keping medali emas, 2 perak dan 4 perunggu pada Kejurnas Terbuka Jenderal (Purn) Widjojo Soejono XI, Gubernur Jatim XIV dan Piala Bupati Jombang XVI/2018 di GOR Merdeka, Jombang, 26-28 Oktober lalu. Atas hasil itu, Dojo Jaya Murti yang menerjunkan 23 atlet menduduki peringkat keenam dari total Bali Post/ist 62 kontingen dan sekitar 1.000 kaAyu Triana Jaya Safitri rateka yang ambil bagian. Dojo Jaya Murti berada di bawah UP, FORKI Jombang, Sea Ghost Marinir, Inkanas Kota Mojokerto dan Yonif 521 Kediri. Keempat emas Dojo Jaya Murti dipersembahkan Ayu Triana Jaya Safitri yang turun di nomor kumite -59 kg junior, Gede Abbe Surya Lingga Ershan (kumite -35 kg prapemula), Made Deva Novarian Purnama (kumite -30 kg prapemula) dan Kadek Ochavia Purnami (kumite -30 kg pemula). Medali perak dihasilkan Kadek Kristina Dwi Darmayanti (kumite -35 kg pemula) dan Kadek Prince Sadwika Shandy (kata perorangan pemula). Medali perunggu diperoleh melalui karateka Kadek Cheryl Valerie Alika Murti (kumite -25 kg usia dini), Ketut Agfus Mahadiawan (kumite -30 kg prapemula), Kadek Prince Sadwika Shandy (kumite +50 kg pemula) dan Ni Luh Putu Praba Kartika Putri (kumite +45 kg pemula). (022)

Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro minta pemainnya menjalankan taktik dan strategi yang diberikan dalam latihan di lapangan hijau demi mendapatkan hasil maksimal. ‘’Bali United memasang target menang. Kami ingin tetap eksis di papan atas. Saya kira semua tim yang bertanding ingin menang, tak mungkin memasang target seri, apalagi kalah,’’ tandasnya di Balikpapan, Senin (29/10) kemarin. Meski bertarung di tempat netral, ia menilai asuhannya tidak diuntungkan sama sekali. Pemain Bali United dituntut bertarung habis-habisan karena Persib bukan klub sembarangan. Tim Maung Bandung cukup lama menjadi penguasa klasemen sebelum dilengserkan oleh PSM Makassar. ‘’Hasil akhir tergantung permainan di lapangan hijau,’’ tegasnya. Widodo juga tak terpengaruh dengan absennya sederet pemain pilar Persib, sebab gelandang andalan Bali United Nick van der Velden juga tak bisa turun karena didera

cedera. Untuk itu, seluruh pemain Bali United yang diberi kepercayaan merumput harus mampu bermain optimal atau memerankan pemain yang digantikan posisinya. Bek kiri Bali United Taufik Hidayat bertekad mengamankan wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. Tugasnya cukup berat karena harus berhadapan dengan sayap tim nasional Febri Hariyadi. Ia mesti bermain ekstra sebab Febri terkenal lincah dan didukung kecepatan tinggi. ‘’Saya dan rekan-rekan siap berjibaku guna memenangkan laga,’’ ujarnya. Sebagai tuan rumah dalam partai usiran, Persib juga mengicar poin penuh. Menurut pemain tengah Kim Jefrey Kurniawan, kemenangan sangat penting buat timnya guna tetap menghuni papan atas. Ia tak ingin hasil buruk pada laga sebelumnya terulang lagi. ‘’Saya bersama rekan setim bertekad laga melawan Bali United ini sebagai upaya kebangkitan kami dan tetap menjaga peluang juara. Barisan penyerang Bali United cukup berbahaya, namun kami tak gentar dan siap meredamnya,’’ sebutnya.

Pelatih Persib Mario Gomez mengakui pasukannya meraih hasil kurang maksimal dalam beberapa laga terakhir karena kehilangan tujuh pemain inti. Ia berpesan kepada asuhannya supaya tidak mengulangi kesalahan pada pertandingan sebelumnya. Hasil itu hendaknya dievaluasi dan dijadikan pengalaman untuk memperbaiki penampilan tim saat melawan Bali United. Trigol Penyerang Matias Conti membawa Borneo FC meraih kemenangan besar 3-0 atas tamunya Bhayangkara FC pada lanjutan kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Segiri, Samarinda, Kaltim. Pemain asal Argentina tersebut menciptakan trigol pertamanya bersama tim Pesut Etam. Hasil ini menempatkan Borneo FC di posisi kelima klasemen dengan 42 poin, sedangkan Bhayangkara FC bertahan di peringkat keempat (43). Dalam laga lainnya, tuan rumah Sriwijaya FC melibas Perseru Serui 4-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Gol-gol Sriwijaya dihasilkan Alberto Goncalves (2), M. Nur Iskandar dan Ridwan. Kemenangan ini teramat penting bagi Laskar Wong Kito mengingat sedang berjuang menjauhi zone degradasi. Sriwijaya FC kini merangsek ke peringkat 15 dengan raihan 33 poin, sedangkan Perseru berada di ranking 17 (27). (022)

Barca Dekati Rekor Madrid

Barcelona – Barcelona menang telak 5-1 atas Real Madrid dalam laga pekan ke-10 Liga Spanyol di Stadion Nou Camp, Senin (29/10) dini hari kemarin. Luis Suarez membukukan trigol, sedangkan Philipp Coutinho dan Arturo Vidal menyumbang satu gol untuk Barca. Sementara Marcelo mencetak satusatunya gol Madrid dalam pertandingan el clasico tersebut. Hasil itu membuat Barcelona mendekati rekor Madrid. Barca hanya terpaut satu kemenangan untuk menyamakan 72 kemenangan el clasico di kancah Liga Spanyol yang dimiliki Madrid dalam 177 kali pertemuan. Sementara secara keseluruhan di semua kompetisi, Barca sudah 93 kali menang dari 238 kali laga el clasico, sedangkan Madrid 95 kali menang. Kemenangan kali ini sekaligus mengantarkan Barcelona kembali ke puncak klasemen dengan raihan 21 poin, setelah sempat tergusur Atletico Madrid (19) dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Bagi pelatih Ernesto Valverde, hasil ini membuktikan Barca tetap bisa bersaing kendati tanpa Lionel Messi yang cedera tangan kanan. Sebaliknya Madrid (14) harus rela melorot ke urutan kesembilan dan nasib pelatih Julen Lopetegui kian berada di ujung tanduk. Kylian Mbappe yang tampil sebagai pemain pengganti memecah kebuntuan ketika Paris St Germain (PSG) menang 2-0 di markas Olympique Marseille untuk mencatatkan kemenangan beruntun ke-11 di Liga Prancis. Julian Draxler mencetak gol kedua PSG pada fase akhir pertandingan. Kemenangan ini membawa PSG semakin kokoh di pucuk klasemen dengan koleksi 33 poin dari 11 laga, sedangkan Marseille (19) tersendat di peringkat kelima. Penyerang Manchester United Anthony

Martial kembali mencetak gol saat timnya mengatasi Everton 2-1 dalam laga pekan ke-10 Liga Inggris di Stadion Old Trafford. Martial melengkapi gol pembuka keunggulan yang dicetak Paul Pogba. Gylfi Sigurdsson membuat gol balasan bagi Everton. Martial mencetak empat gol dalam tiga pertandingan terakhir MU di Liga Inggris musim ini, setelah pekan lalu memborong dua gol saat timnya ditahan Chelsea 2-2. Napoli menggempur tamunya AS Roma selama 90 menit, namun hanya mendapatkan hasil imbang 1-1 dalam pertandingan Liga Italia di Stadio San Paolo. Tim tuan rumah baru mampu menyamakan kedudukan melalui Dries Mertens pada menit ke-90, setelah Stephan El Shaarawy membuka keunggulan tim tamu pada fase awal pertandingan. Napoli tetap menduduki peringkat kedua klasemen dengan 22 poin, sedangkan Roma di posisi kedelapan dengan koleksi 15 poin dari 10 laga.

Tewas Ketua Klub Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha, merupakan salah satu dari lima korban tewas dalam kecelakaan helikopter yang jatuh dan meledak di luar area stadion usai pertandingan Liga Inggris pada Sabtu (27/10) malam. Pengusaha asal Thailand ini juga pemilik King Power Stadium. ‘’Dengan rasa menyesal dan dukacita, kami mengonfirmasikan bahwa ketua kami, Vichai Srivaddhanaprabha, adalah salah satu korban yang meninggal dunia akibat peristiwa kecelakaan. Helikopter nahas yang mengangkutnya bersama empat orang lainnya jatuh di luar King Power Stadium,’’ demikian pernyataan Leicester. Perusahaan pesawat Italia, Leonardo SpA, siap membantu investigasi penyebab tragedi helkopter AW169 itu. (ant/rtr)

Maranjana Tolak Panggilan PP PBVSI Hamilton Samai Prestasi Juan Fangio Minions Evaluasi Luis Suarez

Bali Post/afp

Gianyar (Bali Post) Atlet bola voli asal klub Kemuda Bangsa Canti (KBC) Celuk, Sukawati, Gianyar, Komang Maranjana, dipanggil Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI). Akan tetapi Maranjana menolak panggilan tersebut dengan alasan sibuk praktik di sekolahnya. PP PBVSI memanggil Maranjana guna mengikuti seleksi pembentukan tim Pro Liga JaBali Post/ist karta Garuda yang akan digelar di GOR Basket Komang Maranjana PPOP Ragunan, Jakarta Selatan, 6-9 November mendatang. ‘’Maranjana dipanggil berdasarkan pemantauan pemain junior bertalenta yang berlaga pada Kejurnas Antarklub U-17 di Malang pada 2016 silam,’’ jelas Ketua Umum KBC Nyoman Sudiantarayana di Celuk, Senin (29/10) kemarin. Pria yang akrab disapa Mangkok itu memaklumi Maranjana menolak panggilan PP PBVSI. Sebagai siswa yang duduk di bangku kelas III SMKN 2 Sukawati, ia harus menjalani praktik. ‘’Jadi, dengan berat hati Maranjana tak bisa memenuhi panggilan PP PBVSI. Sebenarnya kami juga menyayangkan peluang ini tidak dimanfaatkannya,’’ ujarnya seraya berharap KBC terus bisa membina dan mencetak pebola voli andal yang mampu berkiprah di kancah nasional. Sementara itu, pemain KBC lainnya Made Vandim Senjaya Putra resmi dikontrak oleh klub Bank Sumsel Babel. Made Vandim bergabung bersama dua pemain PDAM Badung, yakni Nyoman Julianta dan Made Adi Suartama, yang sudah lebih dulu membela klub Pro Liga ini. (022)

Mexico City – Lewis Hamilton meraih trofi juara dunia Formula 1 (F1) untuk kelima kalinya meski finis di urutan keempat pada Grand Prix Meksiko, Senin (29/10) dini hari kemarin. Hasil itu memastikan pembalap asal Inggris dari tim Mercedes ini tidak mungkin terkejar dalam perolehan nilai. Hamilton kini menyamai prestasi pembalap legendaris Argentina Juan Manuel Fangio yang menjadi juara dunia lima kali pada era 1950-an. Ia berpeluang mengejar rekor Michael Schumacher, juara dunia F1 tujuh kali. ‘’Saya berterima kasih pada semua orang yang telah membantu saya hingga berada di sini dan mengangkat piala,’’ katanya. Bos tim Mercedes, Toto Wolff, memuji Hamilton yang menurutnya pantas menjadi juara karena benar-benar dominan dalam balapan tahun ini. Max Verstappen asal Belanda (Red Bull) finis

pertama disusul Sebastian Vettel (Jerman/Ferrari) di posisi kedua dan Kimi Raikkonen (Finlandia/Ferrari) di urutan ketiga. Untuk kategori tim konstruktor, peluang perebutan juara dunia masih terbuka hingga GP Brazil dua pekan depan. Tim Mercedes masih memimpin klasemen konstruktor. Vettel menyampaikan selamat kepada Hamilton seraya berharap kembali bisa bersaing pada musim mendatang. Setelah berpelukan, Vettel juga mendatangi para mekanik Mercedes untuk menyampaikan selamat. ‘’Saya ucapkan selamat. Menurut saya, dia tampil luar biasa sepanjang tahun dan lebih bagus di antara kami. Lima kali juara adalah luar biasa. Saya juga minta dia tetap semangat untuk tahun depan. Saya ingin dia dalam performa terbaik untuk kami bersaing,’’ ujar Vettel. (ant/rtr)

Lewis Hamilton (kiri) dan Sebastian Vettel.

Bali Post/afp

Penampilan di Paris Paris – Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang akrab disapa pasangan Minions gagal meraih gelar juara dalam turnamen bulu tangkis Prancis Terbuka 2018 setelah dikalahkan Han Chengkai/ Zhou Haodong asal Cina pada laga final di Stadion Pierre de Coubertin, Paris, Minggu (28/10) malam. Minions takluk 21-23, 21-8, 17-21 dalam waktu 52 menit. Catatan kedua pasangan putra itu menjadi 1-2 bagi Kevin/Marcus dalam tiga kali pertemuan. Sebelumnya Han/Zhou menang 21-19, 11-21, 21-17 pada turnamen Cina Terbuka 2018. ‘’Kami tetap bersyukur dengan hasil yang telah kami raih pada dua pekan berturut-turut mencapai putaran final. Tenaga kami juga sudah terkuras. Kami harus mengevaluasi penampilan kami karena tentu ada yang kurang. Kami harus mempelajari lagi,’’ kata Marcus selepas pertandingan seperti tercantum dalam situs resmi PBSI. Sinyo, panggilan Marcus, mengaku banyak melakukan kesalahan dengan bola-bola keluar garis lapangan pada game ketiga. Sementara pada game pertama merasa kurang beruntung. ‘’Kok di sini lebih berat dibanding di Denmark sehingga tenaga kami banyak terkuras,’’ ujar Sinyo yang telah mengoleksi tujuh gelar juara sepanjang keikutsertaan mereka dalam berbagai turnamen internasional pada 2018. Kevin mengatakan pola permainannya bersama Marcus harus lebih tenang meskipun sedang tertekan oleh lawan. ‘’Kami harus pintar mengatur strategi permainan karena lawan bermain cepat dan tidak mudah ditaklukkan,’’ sebutnya. Selepas mengikuti turnamen di Denmark dan Prancis, Kevin/Marcus akan kembali turun pada dua turnamen lain pada November 2018 yaitu Cina Terbuka di Fuzhou dan Hongkong Terbuka di Kowloon. (ant)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook