Skip to main content

Edisi Selasa 30 April 2019 | balipost.com

Page 1

Jumlah Penduduk Miskin di Bali 200.000 195.000 190.000 185.000 180.000 175.000 170.000

Bali Post

SEJAK 1948

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Produktivitas Pekerja di Bali Rendah 2014

Wayan Koster

Lembut pada Orang Lain, Keras pada Diri Sendiri GUBERNUR Bali Wayan Koster rupanya terinspirasi dengan prinsip hidup pendekar Perisai Diri (PD). Utamanya terkait prinsip ‘’lembut kepada orang lain, keras kepada diri sendiri’’. Prinsip tersebut bahkan dimaknai secara dalam, sampai-sampai ingin diimplementasikannya juga dalam menjalankan tugas sebagai gubernur. ‘’Prinsip lembut kepada orang lain, keras kepada diri sendiri menurut saya sangat dalam maknanya. Akan saya maknai lebih dalam dan coba implementasikan dalam kehidupan seharihari karena sangat cocok bagi tugas saya sebagai gubernur,’’ ujar Koster pada perayaan HUT ke-55 Perisai Diri (PD) Bali yang diadakan di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Minggu (28/4) petang. Dalam perayaan HUT tersebut, istri Gubernur Bali, Ny. Putri Suastini Koster, juga dianugerahi gelar Pendekar Kehormatan oleh PD Bali. Koster menyebut gelar tersebut tidak hanya membanggakan, tetapi juga dapat menunjukkan implementasi prinsip-prinsip hidup pendekar PD. Hal. 15 Lakukan Evaluasi

Bali Post/ant

Febri Diansyah

Kasus Perdagangan Gula

KPK Sita Dokumen dari Ruang Mendag

Jakarta (Bali Post) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen-dokumen terkait perdagangan gula terkait penggeledahan yang dilakukan di ruang kerja Menteri Perdagangan (Mendag) di gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (29/4) kemarin. ‘’Sejauh ini diamankan dokumen-dokumen terkait perdagangan gula,’’ kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Penggeledahan itu dilakukan dalam penyidikan dugaan penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dengan tersangka anggota Komisi VI DPR-RI Bowo Sidik Pangarso (BSP). Hal. 15 Proses Penyidikan

Bali Post/rah

LAPOR - Pengacara Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra, Gusti Randa, usai melapor ke Ditreskrimum Polda Bali.

Mantan Ketua Kadin Bali Laporkan Penerima Dana Denpasar (Bali Post) Mantan Ketua Kadin Bali Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra melalui pengacaranya, Gusti Randa, melaporkan penerima aliran dana berinisial Sd (anak mantan pejabat di Bali), Jy dan Cn ke Ditreskrimum Polda Bali, Senin (29/4) kemarin. Laporan tersebut masih dalam bentuk pengaduan masyarakat (dumas). Menurut Gusti Randa, pihaknya mengadukan ketiga orang tersebut atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan serta penadahan. Menurutnya, jika kliennya dituding melakukan tindak pidana penipuan, pihaknya bisa membuktikan sebagian besar uang itu sebenarnya diterima oleh tiga nama yang dilaporkan tersebut. ‘’Dalam hal ini, klien kami adalah orang yang dikorbankan,’’ ujarnya. Hal. 15 Dugaan Penadahan

Tidak Terbit Terkait Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2019 yang juga merupakan hari libur nasional, maka Bali Post pada Rabu (1/5) besok tidak terbit. Bali Post akan terbit kembali seperti biasa pada Kamis (2/5) lusa. Untuk itu kepada para pelanggan dan relasi iklan mohon maklum. Penerbit

MASALAH SDM Bali kini tidak lagi berkutat pada tingkat angka pengangguran terbuka. Karena data BPS Bali menunjukkan angka pengangguran terbuka di Bali pada Agustus 2018 adalah 1,37 persen. Terendah se-Indonesia. Permasalahan SDM yang dialami Bali saat ini adalah produktivitas tenaga kerjanya. Produktivitas pekerja di Provinsi Bali termasuk rendah. Per pekerja di Bali produktivitasnya hanya Rp 60,44 juta. Salah satu penyumbang produktivitas rendah ini berasal dari lapangan usaha pariwisata. Sebelumnya Bali Post (12 Februari 2018) pernah mengulas tentang kualitas SDM Bali yang rendah berdasarkan hasil survei Bank Indonesia KPw Provinsi Bali. BI melakukan survei persepsi pelaku usaha pariwisata terhadap tenaga kerja Bali. Hasilnya kualitas pekerja di Bali rendah menyangkut dengan produktivitas, kreativitas, kedisiplinan dan kemampuan komunikasi. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana sekaligus Kepala Pusat Penelitian Kependudukan dan Pengembangan SDM Unud Dr. I Gusti Wayan Murjana Yasa, S.E., M.Si. mengungkapkan hal yang sama. Hasil Sakernas 2017 seperti yang dirilis BPS menunjukkan produktivitas per pekerja di Bali adalah Rp 60,44 juta. Produktivitas yang rendah ini salah satunya disumbangkan oleh sektor perdagangan, rumah makan dan akomodasi (pariwisata) Rp 56,17 juta per pekerja, sektor pertanian Rp 43,58 juta dan sektor industri Rp 26,91 juta. Produktivitas ketiga sektor ini termasuk sektor jasa lainnya berada di bawah rata–rata Provinsi Bali. Dalam rangka memaknai May Day (Hari Buruh), perhatian terhadap aspek produktivitas dalam rangka percepatan kerangka percepatan kesejahteraan dan kebahagiaan melalui kebijakan ketenagakerjaan

2015

2016

2017

2018

Jumlah Pengangguran di Bali 15.000 10.000 5.000 0

Jembrana Tabanan

2017

2018

Klungkung Karangasem Bangli Buleleng

Badung Gianyar

yang inklusi menjadi sangat penting. ‘’Perhatian terhadap ekosistem peningkatan produktivitas tenaga kerja perlu diperhatikan menyangkut lembaga sertifikasi kompetensi, lembaga pendidikan dan pelatihan, pemerintah, swasta dan lainnya,’’ ujar Murjanayasa, Senin (29/4) kemarin. Tantangan lainnya adalah tingginya migran masuk ke Provinsi Bali, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Ini juga membutuhkan perhatian terkait dengan upaya peningkatan efektivitas pengendalian penduduk. Migran masuk, khususnya migran usia produktif, memang mendorong pertumbuhan ekonomi. Tetapi dalam jangka panjang dampak sosial termasuk ekonomi yang ditimbulkannya akan jauh lebih besar dari manfaat yang diperoleh. Oleh karena itu, pengendalian penduduk dikaitkan dengan kemampuan daya tampung, baik fisik maupun sosial sangat penting diperhatikan semata–mata untuk pengembangan kesejahteraan dan kebahagiaan bersama. Dalam rangka memaknai May Day ini tidak harus dilakukan dengan melakukan demonstrasi, terlebih Bali dengan leading sector ekonominya adalah pariwisata yang sangat peka terhadap aspek kenyamanan dan keamanan. Dalam kerangka percepatan peningkatan kesejahteraan perlu dikembangkan kebijaksanaan ketenagakerjaan yang inklusi yaitu kebijakan yang memanfaatkan sebesar–besarnya potensi dan partisipasi masyarakat lokal. (kmb42)

Denpasar

Wujudkan SDM yang Kompeten BALI diserbu naker luar, baik luar daerah maupun luar negeri. Itu sudah biasa. Namun akan menjadi tidak biasa, di tengah serbuan naker luar, ternyata Bali memiliki ribuan pengangguran. Artinya, mereka kalah saing dengan naker luar. Kalah saing ini apakah dikarenakan kalah kualitas atau karena pilih-pilih pekerjaan. Namun apa pun penyebabnya, pemerintah harus hadir untuk menjembataninya. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Sertifikasi dan Kompetensi Kota Denpasar IGA Anon Suradi mengungkapkan sejumlah langkah telah dilakukan untuk mengurangi pengangguran. Misalnya, bekerja sama dengan sejumlah lembaga pelatihan kerja (LPK) untuk memberikan pelatihan bagi calon tenaga kerja. ‘’Kami memberikan support kepada beberapa LPK untuk bisa memberikan pelatihan, sehingga calon tenaga kerja siap memasuki pasar kerja,’’ katanya. Anom Suradi mengatakan, selain memberikan pelatihan, pihaknya juga menggelar job fair setiap tahun. Minimal dua kali setahun. Kegiatan ini mampu mempertemukan pelaku usaha dengan pencari kerja, sehingga kemungkinan terserap lebih banyak.

Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, salah satu upaya untuk menekan pengangguran, Denpasar juga gencar mendorong calon tenaga kerja untuk melengkapi diri dengan sertifikasi kompetensi. Hal ini tidak terlepas untuk mewujudkan skill dan produktivitas tenaga kerja di Kota Denpasar. ‘’Selain dapat memberikan pemetaan akan sumber daya manusia, juga memberikan pengaruh pada pertumbuhan ekonomi Denpasar yang berkualitas,’’ kata Rai Mantra yang ditemui di sela-sela penyerahan 9.245 sertifikasi kompetensi di Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar, beberapa waktu lalu. Dikatakannya, pertumbuhan ekonomi Denpasar harus diikuti dengan peningkatan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten. Pemenuhan sertifikasi kompetensi tenaga kerja di Kota Denpasar menjadi data statistik kebutuhan tenaga kerja yang telah diatur oleh Disnaker Denpasar. Sehingga usaha-usaha baru di Kota Denpasar guna merekrut tenaga kerja melalui kartu kuning pencari kerja di Disnaker harus diikuti sertifikat kompetensi. (ara)

Jumlah Penduduk Miskin di Bali 200.000 195.000 190.000 185.000 180.000 175.000 170.000 2014 2015 2016 2017 2018

Bali Kantongi 171.760 Warga Miskin Perlu Upaya Bersama Mengentaskannya UPAYA pengentasan warga dari kemiskinan yang dilakukan pemerintah semakin beragam. Tak hanya pemerintah daerah, pusat pun meluncurkan program peduli KK miskin. Hasilnya memang sudah kelihatan. Seperti di Bali. Dulu lima tahun lalu warga miskinnya mencapai 196.000. Namun pada 2018 sudah turun dan kini jumlahnya 171.760 orang. Upaya untuk terus menurunkan jumlah KK miskin tak boleh surut. Walaupun diyakini tidak bisa membuat KK miskin tuntas 100 persen. Karenanya perlu upaya bersama dan terpadu, sehingga terwujud Bali yang jagadhita. Ini pulalah yang dilakukan Kota Denpasar yang masih mengantongi 3.851 KK miskin atau sekitar 11 ribu jiwa. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar I Made Mertajaya belum lama ini

mengatakan, warga yang tercatat dalam database tersebut sudah mendapat berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraannya. Baik melalui bantuan pemerintah pusat dalam bentuk pemberian beras kesejahteraan (rastra) setiap bulan. Bukan hanya bantuan pemerintah pusat, di daerah melalui dana APBD juga telah dibantu dalam berbagai bentuk kegiatan. Misalnya, bantuan bedah rumah, pelayanan pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kualitas SDM. Santunan untuk para lansia. ‘’Peningkatan SDM ini dilakukan dengan memberikan pelatihan yang berujung pada peningkatan ekonomi warga miskin tersebut,’’ katanya. Hal serupa juga dilakukan di Klungkung. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, belum lama ini, menegaskan prioritas

penanganan kemiskinan dituangkan dalam misi ketiganya, yakni menguatkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Pemerintah daerah menargetkan mampu menurunkan angka kemiskinan dari 6,29 persen menjadi 3 persen. Program ini disinergikan dengan program bantuan pelatihan dan penyaluran tenaga kerja ke luar negeri, pemberdayaan organisasi wanita, mewujudkan kota layak anak, hingga pemberdayaan disabilitas sesuai kompetensinya. Sementara secara makro, Bupati Suwirta ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain meningkatkan promosi investasi dan hasil industri kecil dan kerajinan, juga revitalisasi Pasar Umum Semarapura dan pasar desa. (ara/gik)

Jumlah Pengangguran di Bali 15.000 10.000 5.000 0

2017

2018

Bali Post/eka

ESKALATOR - Tukang suun di Pasar Badung naik eskalator ketika membawa barang bawaannya.


DENPASAR

2 FIGUR Kuasai ”Knowledge” dan ”Soft Skill” MENGIKUTI proses akademik di dalam dunia perkuliahan, mahasiswa harus menguasai tiga aspek tujuan, yaitu afektif, psikometrik, dan knowledge (ilmu pengetahuan). Ilmu pengetahuan bisa didapatkan melalui membaca, namun psikometrik bisa didapatkan melalui keterampilan tangan yang senantiasa dilatih, di samping juga olah otak harus baik. Sebab, sinkronisasi antara keterampilan, olah otak, etika, dan moral harus sinergis. Terutama dalam hal memutuskan suatu kontrak perjanjian dalam dunia kerja. “Pelatihan semacam contract drafting harus diberikan kepada mahasiswa, terutama mahasiswa fakultas hukum. Sebab, pelatihan contract drafting merupakan salah satu implimentasi dalam meningkatkan aspek pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam membuat kontrak perjanjian. Sehingga mahasiswa harus memiliki kemampuan khusus dan olah otak yang baik, sehingga kontrak yang dikerjakan sesuai dengan etika, norma dan memiliki konsistensi,” tandas Wakil Rektor I Unwar Ir. I Nyoman Kaca, M.Si., beberapa waktu lalu. Selain itu, untuk bisa bersaing dalam dunia kerja mahasiswa juga perlu membuka diri dengan dunia luar dan melek terhadap teknologi. Apalagi di era revolusi industri 4.0 yang berbasis digital, ilmu pengetahuan, keterampilan, etika dan teknologi harus dikuasai mahasiswa. Sehingga saat lulus dari bangku perkuliahan, mereka bisa bersaing dan bisa merebut dunia kerja. Bahkan bisa menciptakan lapangan kerja dengan keterampilan yang dimilikinya. (win)

Perusda Siapkan Pemodelan untuk Implementasi Pergub 99 Denpasar (Bali Post) Peran Perusahaan Daerah (Perusda) Bali turut diharapkan dalam implementasi Pergub No. 99 Tahun 2018. Saat ini Perusda rupanya tengah merencanakan pemodelan untuk mengimplementasikan Pergub tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali. “Saat ini belum final, masih proses. Perlu waktu,” ujar Direktur Utama Perusda Bali Suryawan Dwimulyanto dikonfirmasi, Senin (29/4) kemarin. Diwawancara terpisah, anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana menyebut Perusda sudah sekian kali berdiskusi dengan pihaknya terkait pemodelan yang akan dipergunakan untuk melaksanakan Pergub demi kesejahteraan petani dan pelaku UMKM. Dari sekian pemodelan bisnis, akan dilakukan simulasi untuk menentukan mana yang terbaik. “Terkait dengan permodalan dan sebagainya, tinggal dari Perusda nanti mungkin mempresentasikan ke DPRD dan tentunya pasti akan kita support,” imbuh politisi PDI-P ini. Di sisi lain, Adhi Ardhana mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan gubernur untuk mensejahterakan petani dan pelaku UMKM. Begitu juga Perusda, agar jangan sampai hanya sebatas diskusi atau terkendala permodalan. Namun, pemodelan yang dirancang juga harus segera diimplementasikan. “Sekarang kan tinggal jalur dari sumbernya ini bagaimana. Apakah Perusda mampu menjangkau keseluruhan atau dibantu oleh BUMDes-BUMDes. Juga dibantu tentunya dengan financing dari BPD misalnya,” ujarnya. Bicara financing atau pembiayaan, lanjut Adhi Ardhana, juga perlu difikirkan mengenai besaran bunga dan lainnya jika diberikan dalam jumlah besar. Ada kemungkinan dewan akan membuat perda khusus agar bunga untuk Perusda bisa lebih rendah. Termasuk memohonkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seperti saat pihaknya menyiapkan Dana Penguatan Modal Lembaga Usaha Ekonomi Pedesaan (DPM LUEP). Kendati akhirnya DPM LUEP distop karena tidak ada aturan yang mendasari. “Kita tinggal menunggu presentasi dari Perusda, pemodelan yang mana nanti diberikan kepada kami sebagai alternatif dengan simulasi-simulasinya. DPRD yang memiliki kewenangan anggaran akan men-support,” tandasnya. (kmb32)

Topik :

Selasa Kliwon, 30 April 2019

Unud Masih Laksanakan UTBK Denpasar (Bali Post) Proses Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sampai saat ini masih berlangsung. Tidak terkecuali di Universitas Udayana yang secara teknis dilaksanakan dalam bentuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). “Jadi untuk perkembangan penerimaan mahasiswa baru di Universitas Udayana maupun di perguruan tinggi negeri lain, saat ini sudah berlangsung yaitu melalui program SBMPTN yang secara teknis berdasarkan UTBK,” ujar Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). ditemui di Kampus Unud Sudirman, Denpasar, Senin (29/4) kemarin.

Menurut Raka Sudewi, UTBK sudah memasuki minggu kedua lantaran hanya dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu. Jika dilihat dari peserta, memang ada beberapa yang tidak hadir mengikuti tes. Namun secara umum, tingkat kehadiran peserta mencapai di atas 90 persen. Manajemen, Ekonomi Bisnis, Teknologi Informatika, dan Farmasi

merupakan jurusan favorit calon mahasiswa. “UTBK berlangsung sampai tanggal 25 Mei nanti setiap hari Sabtu dan Minggu, di mana di masing-masing hari itu ada dua session, pagi dan sore. Jadi kalau dilihat ini session yang ke-8 sudah,” jelasnya. Raka Sudewi menambahkan, SBMPTN dengan pro-

gram UTBK merupakan jalur kedua dari total tiga jalur penerimaan mahasiswa baru. Untuk jalur pertama yakni SNMPTN, hasilnya sudah diumumkan dan dilakukan registrasi ulang. Selanjutnya akan dibuka jalur mandiri. Universitas Udayana khususnya akan menerima total sekitar 6.100 mahasiswa baru untuk semua prodi di fakultas yang ada. Terbanyak diprediksi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, dan Fakultas Teknik. Kendati tetap bergantung pada rasio dosen dan mahasiswa. Sementara

untuk Fakultas Kedokteran diperkirakan stabil pada kisaran 250 orang yang diterima. “Universitas Udayana termasuk perguruan tinggi yang diminati dengan peserta seleksi yang cukup banyak. Ada peningkatan sedikit yang daftar melalui SBMPTN ini, mungkin sekitar 12 ribu sekian yang mendaftar ke Unud,” tandasnya. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Oknum Dewan Klungkung Jadi Tahanan Kota

Minta Dibebaskan, Seret Pemenang Tender Denpasar (Bali Post) Pascadituntut 1,5 tahun penjara, oknum anggota DPRD Klungkung, terdakwa Gede Gita Gunawan (42) selaku Komisaris CV Buana Raya dan istrinya Thiarta Ningsing (35) selaku Dirut CV Buana Raya, Senin (29/4) kemarin diberikan kesempatan melakukan pembelaan. Informasi lainnya, Gita Gunawan ternyata tidak lagi mendekam di lembaga pemasyarakatan. Pasalnya, status penahanan anggota dewan dari Golkar itu dialihkan penahanannya menjadi tahanan kota. Sehingga usai sidang, dengan mobil mewahnya dia langsung ngacir meninggalkan Pengadilan Tipikor Denpasar. “Ya, dialihkan penahanannya menjadi tahanan kota,” tandas Agus Sujoko, kuasa hukum terdakwa. Sementara dalam pledoinya yang disampaikan tim kuasa hukumnya bersama Pande Made Sugiartha dan Made Sugiarta, dari analisa yuridis, bahwa kliennya tidaklah bersalah. Pihak terdakwa justru menyatakan bahwa rekanan yang memenangkan tender itulah yang mesti bertanggungjawab, yakni CV Sari Indah Karya. Dikatakan, dana itu masuk ke rekening rekanan, yakni CV Sari Indah Karya. “Memang se-

lanjutnya ditransfer ke Thiarta Ningsing, karena dia sebagai pekerja,” sambung Pande. Di hadapan majelis hakim tipikor pimpinan Made Sukereni, tim kuasa hukum terdakwa menyampaikan, dari fakta persidangan tidak ada satu saksipun yang menyatakan bahwa ada peran terdakwa Gede Gita Gunawan dalam proyek tersebut. “Dia tidak ada menandatangani dokumen dalam bentuk apapun,” tandas Pande Sugiartha. Disebutkan, Sesuai dengan Perpres No. 70 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua Perpres 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, di mana pihak-pihak yang terkait adalah satu organisasi pengadaan barang dan jasa, yang terdiri dari PA/KPA, PPK, ULP, panitia atau pejabat penerima hasil pekerjaan. Menurut tim kuasa hukumnya, Gede Gita Gunawan bukanlah salah satu yang ikut serta dalam kualifikasi yang tercantum dalam perpres tersebut. “Karena tidak masuk, maka dia memohon pada mejelis hakim untuk membebaskan Gede Gita. Karena dia tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana yang didakwakan penuntut umum.

Baik dalam dakwaan primer, subsider maupun lebih subsider,” bebernya di Pengadilan Tipikor Denpasar. Hal yang sama disampaikan terdakwa I Made Catur Adnyana (56), selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Melalui kuasa hukumnya Wayan Sumardika, I Made Wonder dan Lee Fransisco, terdakwa minta dibebaskan. Alasannya, terdakwa sudah menjalankan tugasnya sesuai perintah atasan. Selain itu, dia tidak ada memperkaya diri sendiri atau menikmati uang korupsi, dan sudah beritikad baik menyelesaikan proyek biogas di Nusa Penida. Sebelumnya, tiga terdakwa kasus dugaan korupsi proyek energi terbarukan biogas di Nusa Penida tahun 2014 mendapat tuntutan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan (1,5 tahun) dan denda 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Dalam pertimbangan yang meringankan tuntutan jaksa, salah satunya adalah terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan menyesali perbuatannya, serta terdakwa telah berupaya mengganti uang kerugian negara sebesar Rp 792.912.654 yang dititipkan di rekening RPL 154 Kejari Klungkung. (kmb37)

Bali Post/kmb37

PLEDOI - Oknum anggota DPRD Klungkung Gede Gita Gunawan bersama istrinya, Thiarta Ningsing, ngobrol dengan kuasa hukumnya usai menjalani sidang pledoi.

Satu Kilogram Narkoba Hendak Diselundupkan ke Lapas

Denpasar (Bali Post) Pengungkapan 10 paket sabu-sabu (SS) seberat 1.003, 47 gram dirilis BNNP Bali, Senin (29/4) kemarin. Dari kasus ini ditangkap tiga tersangka yaitu Ach. Mustofa (38) sebagai kurir pengantar, I Nyoman Suparta (36) sebagai pengendali, dan Wayan Gunawan (29) sebagai kurir penerima barang. Rencananya SS tersebut hendak diselundupkan ke Lapas Kerobokan. Terungkapnya kasus ini berawal dari penangkapan tersangka Halim Sanjaya (41) di Jalan Pulau Alor, Denpasar, Dewa Kadek Mahayasa (36) di Jalan Akasia, Denpasar, dan

Joni (36) di Jalan Kakatua, Kuta. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa didampingi Kabid Berantas AKBP Nyoman Sebudi mengatakan, penangkapan tersangka Halim di Jalan Pulau Alor, Senin (22/4) pukul 22.10 Wita. Dari pelaku disita tiga paket SS seberat 0,69 gram, bong, isolasi, tiga pipa kaca, tiga potongan selang, HP dan sepeda motor Honda PCX. “Tersangka Halim perannya sebagai kurir. Dia merupakan pengguna sabu-sabu dan pernah ditahan kasus sama tahun 2010, serta bebas tahun 2011,” ujarnya.

Kasus ini dikembangkan dan giliran tersangka Dewa Kadek Mahayasa dibekuk di Jalan Akasia, Denpasar, Selasa (23/4) pukul 20.50 Wita. Dari Mahayasa disita barang bukti sembilan paket SS seberat 54,68 gram, HP, sepeda motor Honda Vario, kartu ATM BCA, uang tunai Rp 500 ribu dan tas. Hasil interogasi Mahayasa, petugas lalu menangkap tersangka Joni di Jalan Kakatua, Kuta, dengan barang bukti dua paket SS seberat 1,20 gram, satu paket ekstasi seberat 0,56 gram, bong, dua HP, tiga pipa kaca, dompet dan korek. “Tersangka Joni ini sudah

tiga kali masuk penjara terkait kasus narkoba. Dia ini perannya sebagai pengendali. Kalau Mahayasa belum pernah ditangkap,” ucap Brigjen Suastawa. Pengungkapan kasus tersebut terus dikembangkan hingga tim dipimpin AKBP Sebudi, didampingi Kasi Intelijen Kompol Saifudin Jupri mendapat informasi jika ada pengiriman paket SS jumlah besar. Pada Jumat (26/4) lalu, petugas mengendus ada pengambilan paket di Jalan Sunset Road, Kuta. Sekitar pukul 09.00 Wita datang tersangka Suparta mengambil 4 paket SS seberat 1.003,47 gram. Selanjutnya Suparta menuju hotel di Jalan Nakula, Kuta, dan masuk ke kamar nomor 101. Tak berselang lama datang Mustofa membawa timbangan dan masuk ke kamar tersebut. “Mereka memecah empat paket sabu-sabu tersebut menjadi 10 paket. Setelah itu mereka mencari hotel untuk penyerahan barang atas petunjuk napi di Lapas Kerobokan. Setelah mem-booking hotel di Jalan Dewi Sri, Kuta, mereka balik ke hotel sebelumnya,” ungkap AKBP Sebudi. Selanjutnya Mustofa disuruh oleh Suparta mengantar SS tersebut ke hotel di Jalan Dewi Sri, tapi setibanya di bassement dia langsung ditangkap dengan barang bukti 10 paket SS seberat 1.003,47 gram. Petugas lalu menang-

nomi kreatif. Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Denpasar yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Konferensi Gusti Ngurah Eddy Mulya menjelaskan, bahwa Kota Denpasar menjadi kota kedua yang dipercaya menyelenggarakan International Conference OWHC Eurasia setelah Kota Solo pada tahun 2008. Adapun penyelenggaraan konferensi internasional yang mempertemukan kota pusaka di wilayah Benua Asia dan Eropa tahun ini mengangkat tema tentang “Reselient Heritage and Tourism” yang mengandung makna warisan tangguh dan pariwisata. “Tema tahun ini diangkat sesuai dengan permasalahan yang rentan dihadapi oleh Kota Pusaka Dunia, yakni bagaimana memadukan kota pusaka dengan keasliannya yang berjalan saling mendukung dengan sektor pariwisata,” jelas Eddy Mulya.

Eddy Mulya menambahkan, bahwa pelaksanaan konferensi internasional yang menghadirkan delegasi dari 13 negara di benua Asia dan Eropa serta 7 kota yang tergabung dalam Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ini rencananya dibuka Gubernur Bali Wayan Koster, yang dikemas dengan beberapa kegiatan. Mulai dari pameran yang melibatkan seniman fotography, lukisan, UMKM, pihak eurasia, unsur pariwisata dan Bekraf Kota Denpasar, penandatanganan Loi sister city. Sekjen OWHC Denish Richard didampingi Sekjen UCLG Eurasia regional Cordinator of OWHC Rasikh Sagitov mengaku bangga Kongres Eurasia OWHC kali ini dilaksanakan di Bali, khususnya Kota Denpasar. Hal ini tak lepas dari komitmen Pemkot Denpasar dalam melestarikan warisan budaya. Pihaknya berharap

warisan budaya di Kota Denpasar tetap lestari. “Setiap kota beserta seluruh jajaran pimpinan memiliki kewajiban untuk ikut menjaga wari-

san budaya, sehingga hal ini dapat menjadi wahan edukasi peradaban di masa depan, dan hal ini harus mendapat dukungan semua pihak ter-

Bali Post/rah

SINDIKAT - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa merilis penangkapan tiga tersangka jaringan napi Lapas Kerobokan dengan barang bukti 1.003,47 gram SS.

kap Suparta di kamar hotel dan menyita HP serta kartu ATM BCA. Selian itu diamankan empat buku tabungan dan dua kartu ATM BCA. Setelah itu petugas menuju hotel di Jalan Dewi Sri dan di sana ditangkap tersangka Gunawan. Ketiga pelaku ini merupakan residivis. Tersangka Mustofa pernah ditangkap terkait kasus judi tahun 2018. Sedangkan Suparta merupakan residivis kasus narkoba dan pernah ditangkap tahun 2017. Sementara Gunawan pernah diringkus tahun 2017 terkait kasus narkoba. “Tersangka Suparta, Mustofa, dan Gunawan ini sindikat dari bandar narkoba yang ada di lapas. Begitu juga tersangka Joni, Mahayasa, dan Halim, bandarnya juga di lapas. Mereka ini merupakan jaringan napi di Lapas Kerobokan,” kata Suastawa. Sejak AKBP Sebudi menjabat Kabid Berantas BNNP Bali, sekitar dua bulan lalu targetnya memang jaringan lapas dan tercapai. Sedangkan dua minggu terakhir Sebudi bersama timnya mengamankan sekitar 2 kilogram SS. Sebelumnya Tim Berantas BNNP Bali kembali mengungkap kasus kelas kakap yaitu 1 kilogram sabu-sabu (SS) dan penggerebekan dilakukan di salah satu hotel di Jalan Nakula, Kuta, Jumat (26/4) lalu. (kmb36)

masuk wartawan yang tentunya dapat mengubah pola pikir masyarakat untuk ikut menjaga warisan budaya,” terangnya. (ad1090)

Denpasar Tuan Rumah ”International Conference” OWHC Eurasia IX

KOMITMEN Kota Denpasar dalam mendukung kelestarian warisan budaya mendapat apresiasi dari dunia internasional. Setelah resmi bergabung menjadi anggota Organization of World Heritage Cities (OWHC) pada tahun 2013 dan sukses menggelar Konferensi Strategic Meeting OWHC Asia Pasific pada 2016, kini dunia internasional kembali mengapresiasi ibu kota Provinsi Bali ini dengan mempercayai Denpasar sebagai tuan rumah penyelenggaraan International Conference OWHC Eurasia IX yang akan dihelat di kawasan wisata Sanur, Denpasar mulai 29 April hingga 2 Mei 2019. Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara menyambut baik dipilihnya Kota Denpasar sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konfrensi OWHC Eurasia IX tahun 2019 ini. Hal ini tentunya menjadi momentum bagi seluruh stakeholder Kota

Denpasar, utamanya yang bergerak dalam bidang pariwisata budaya. “Hal ini tentu harus dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder untuk memperkenalkan Kota Denpasar di kancah dunia tentang berbagai potensi pariwisata budaya,” ujar Jaya Negara saat jumpa pers di Denpasar, Senin (29/4) kemarin. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekjen UCLG Eurasia Regional Cordinator of OWHC Rasikh Sagitov, Sekjen OWHC Denish Ricard, OPD terkait serta Panitia OWHC Tahun 2019. Jaya Negara menambahkan, momentum ini juga harus menjadi tonggak untuk memperkuat warisan budaya sebagai elemen penting pengembangan sektor pariwisata. Di mana keberadaan pariwisata di Kota Denpasar wajib memperkuat kebudayaan dan kearifan lokal yang bergerak dalam balutan eko-

OWHC - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat konferensi pers terkait penyelenggaraan International Conference OWHC Eurasia IX di Denpasar, Senin (29/4).


BADUNG

Selasa Kliwon, 30 April 2019

3

”Palebon” Putra dan Cucu I Gusti Ngurah Rai

Ribuan Warga Usung ”Bade” Menuju Setra Carangsari

Bali Post/par

PALEBON - Upacara palebon I Gusti Ngurah Tantra dan I Gusti Ngurah Agung Yunandha Daniel Yudha yang masing-masing merupakan anak dan cucu dari Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai.

UPACARA palebon I Gusti Ngurah Tantra dan I Gusti Ngurah Agung Yunandha Daniel Yudha yang masingmasing merupakan anak dan cucu dari Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai digelar Senin (29/4) kemarin. Bade tumpang 9 setinggi 19 meter dengan bobot 5 ton dan dua naga menjadi sarana palebon dua anggota keluarga Puri Agung Carangsari, Kecamatan Petang tersebut. Pada rangkaian palebon, bade dan naga diusung ribuan warga dari sejumlah desa adat di Petang dengan diiringi Baris Gede serta tujuh baleganjur. Prosesi dimulai dari rumah duka menuju Setra Carangsari. Mengingat jarak antara rumah duka dan setra cukup jauh, sekitar 2,5 km, bade dan naga diusung oleh ribuan warga secara estafet. Menurut putri dari IGN

RSD Mangusada Bantah Isu Cokelat Beracun

Mangupura (Bali Post) -

Masyarakat di Kabupaten Badung, Senin (29/4) kemarin dihebohkan dengan isu beredarnya produk cokelat beracun. Informasi ini tersebar melalui pesan berantai di media sosial. Dalam pesan tersebut menyebutkan seorang dokter bernama dr. Dwija yang berdinas di RSUD Kapal. Cokelat dengan kemasan warna-warni berlabel Mermaid tersebut dinyatakan beracun dan telah menelan korban tiga anak meninggal setelah mengonsumsi camilan tersebut. Tiga orang lainnya yang dinyatakan mengkonsumsi produk yang sama juga dirujuk ke rumah sakit dan akhirnya meninggal. Sontak pesan beran-

tai tersebut mengebohkan masyarakat Badung. Tak hanya di Badung, informasi serupa juga tersebar di Kota Denpasar. Dirut Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Badung dr. Nyoman Gunarta yang dikonfirmasi terkait informasi tersebut Senin (29/4) kemarin, membantah isu tersebut. ‘’Tidak benar. Itu hoax. Tidak ada yang namanya dokter Dwija di sini,’’ tegasnya. Pejabat asal Sibang Gede, Abiansemal itu juga telah

mengkonfirmasi ke seluruh divisi rumah sakit guna memastikan kebenaran dari informasi tersebut. ‘’Kami sudah melakukan pengecekan ke kamar jenazah di rumah sakit dan tidak ada jenazah anak-anak yang meninggal yang dititipkan,’’ katanya. Menurutnya, rumah sakit yang disebut-sebut dalam pesan berantai itu adalah RSUD Kapal. ‘’Yang perlu kami tegaskan juga tidak ada nama rumah sakit RSUD Kapal, yang ada adalah RSD

Mangusada Badung. Jadi hal ini sangat jelas informasi bohong dan masyarakat harus berhati-hati dengan informasi tersebut,’’ terangnya. Kendati informasi tersebut tidak benar, namun dr. Gunarta mengatakan informasi tersebut cukup meresahkan masyarakat. Karena itu, pihaknya berharap masyarakat tidak serta merta menyebarluaskan informasi yang belum diyakini kebenarannya. ‘’Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati menyebarkan informasi sebelum dilakukan kroscek terlebih dahulu, sehingga tidak meresahkan masyarakat,’’ tegasnya. (kmb27)

Polwan Ditlantas Polda Bali Ajak Anak-anak Naik Moge

KASUS NARKOBA - Wakapolres Badung Kompol Sindar Sinaga memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus narkoba selama April.

Polisi Ringkus Kurir Narkoba

Mangupura (Bali Post) Satresnarkoba Polres Badung menangkap pengedar sabu-sabu (SS) I Nyoman Putu Wiriawan (29), Kamis (25/4) lalu. Wiriawan mengaku sebagai kurir napi Lapas Kerobokan yang biasa dipanggil Jimmy dan penyerahan barang dilakukan di dalam lapas. Barang buktinya 15 paket SS seberat 2,88 gram. Wakapolres Badung Kompol Sindar Sinaga, Senin (29/4) kemarin mengatakan, pelaku kesehariannya bekerja sebagai instruktur surfing. Wiriawan jadi kurir narkoba sejak enam bulan lalu atas perintah Jimmy. Modusnya, paket SS seberat 0,2 gram hingga 0,4 gram dimasukkan dalam pipet lalu diisi semen. Tujuannya untuk mengelabui petugas.

Kompol Sindar Sinaga didampingi Kasatreserse Narkoba AKP I Komang Ngurah Sucahayadi mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku selama ini bertransaksi dengan Jimmy di dalam lapas. Barang terlarang itu diserahkan saat pelaku purapura besuk ke lapas. Pelaku mengaku menerima upah Rp 50 ribu. Selain Wiriawan, polisi juga meringkus sembilan tersangka lainnya sepanjang April. Mereka adalah Made Yudantara (18) dengan barang bukti satu paket SS seberat 0,43 gram, Nyoman Karsana (46) dengan barang bukti 0,07 gram SS dan I Made Susanta (33) dengan barang bukti 0,04 gram SS. Selanjutnya, I Putu Yoki Fredianta (26) dengan barang

bukti satu paket SS seberat 0,17 gram, Eko Budianto (23) dengan barang bukti 0,45 gram SS, Aloysius Gonsaga Tasi (37) dengan barang bukti SS 0,31 gram, I Gede Suastina (23) dengan barang bukti tiga paket SS seberat 0,52 gram, Rifky Agung Prasetyo (19) dengan barang bukti 16 paket SS seberat 4,45 gram dan lima butir ekstasi seberat 1,45 gram. Petugas juga menangkap seorang perempuan berstatus janda, Vidiana Sulastri (39) dengan barang bukti 29 paket SS seberat 6,87 gram serta 6 butir ekstasi. ‘’Tersangka ini (Vidiana-red) mendapat barang dari mantan suaminya yang sekarang berada di Lapas Kerobokan karena kasus narkoba,’’ ungkap Kompol Sindar Sinaga. (kmb36)

Pemahaman Nelayan terhadap Iklim Perlu Ditingkatkan

Bali Post/ist

didampingi Kasi Langgar Subditgakkum Ditlantas Polda Bali Kompol Ni Made Astuti. Kompol Astuti menambahkan, selain atraksi moge, banyak kegiatan yang diadakan. Mulai dari sosialisasi Operasi Keselamatan Agung 2019, giat donor darah, pembersihan lingkungan, antraksi motor gede

yang tenang di alam sana, diampuni dosa-dosanya dan bisa membawa nama baik keluarga besar. Terkait palebon ini kami mempertahankan tradisi keluarga puri,’’ jelasnya. Untuk diketahui, putra sulung tokoh Puri Carangsari yang juga sesepuh Golkar IGN Alit Yudha yakni IGN Yunandha Daniel Yudha meninggal pada 9 Januari lalu. Pria kelahiran 23 April 1972 ini meninggal karena sakit. Duka keluarga Puri Carangsari bertambah menyusul meninggalnya IGN Tantra yang tak lain adalah paman IGN Daniel, 13 hari kemudian. Namun karena pada bulan tersebut sedang berlangsung Panca Wali Krama di Pura Besakih, jenazah kedua almarhum disemayamkan sementara di rumah duka. (par)

Tekan Kecelakaan Saat Melaut

NAIK MOGE - Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana terlihat sedang berkomunikasi dengan seorang anak yang ingin naik moge bersama Tim Motoris Ditlantas Polda Bali, Minggu (28/4) lalu. Ia menjelaskan, kegiatan ini disambut antusias masyarakat. Hal itu terlihat ketika para Polwan ini dengan ramah berbaur dengan masyarakat. Apalagi, banyak kegiatan yang ada. ‘’Hal ini sangat positif. Membuat citra positif Polri semakin dekat dengan masyarakat,’’ tambah mantan Kapolresta Denpasar

disusul bade dan baleganjur. Setiap bade dan naga wajib ada pengusung dari Desa Auman. Menurut kepercayaan keluarga puri, bade dan naga tidak akan bisa diangkat kalau tidak diusung warga Desa Auman. Menurutnya, hubungan unik Puri Carangsari dan warga Auman, Pelaga ini sudah berlangsung turuntemurun. Setiap ada upacara di Puri Carangsari selalu melibatkan warga Desa Auman, sampai ke Desa Catur, Kintamani yang konon merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Carangsari. Sementara itu, istri almarhum I Gusti Ngurah Tantra, I Gusti Ayu Adi, menyatakan karya palebon ini sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada kedua mendiang. ‘’Semoga beliau berdua mendapat tempat

Bali Post/rah

Peringati Hari Kartini

Denpasar (Bali Post) Komitmen pelayanan terbaik untuk masyarakat terus didengungkan Ditlantas Polda Bali dan jajaran. Di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Bali Kombes Pol. A.A. Made Sudana, Polantas selalu menanamkan sikap senyum, sapa, humanis dan profesionalisme. Bahkan, anak-anak pun dirangkul sebagai sahabat polisi. Buktinya, dalam kegiatan memperingati Hari Kartini, Polisi Wanita (Polwan) Ditlantas Polda Bali dan Polwan Lantas Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan) menggelar berbagai acara di parkiran Taman Kota Denpasar, Minggu (28/4) lalu. Yang menarik, sejumlah anak diajak naik moge dan pengendaranya merupakan tim motoris Ditlantas Polda Bali. ‘’Kami sengaja mengajak anak-anak untuk naik moge. Tujuannya supaya mereka dari sejak dini mengenal polisi itu sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat. Selain itu, kami juga ingin tularkan semangat Kartini kepada mereka. Makanya kami sebut ‘Polisi Sahabat Anak’,’’ kata Kombes Sudana.

Alit Yudha, IGAA Inda Trimafo Yudha, prosesi berjalan lancar. Iring-iringan berangkat dari rumah duka sekitar pukul 13.45 Wita. Sekitar 1.800 orang mengusung bade dan dua naga tersebut. Palebon yang diiringi 750 penabuh baleganjur tersebut merupakan palebon kedua terbesar di Puri Carangsari setelah palebon I Gusti Ngurah Rai tahun 1962. ‘’Paman kami, I Gusti Ngurah Tantra, juga merupakan pelaku sejarah, saksi ketika kakek kami I Gusti Ngurah Rai berperang pada zaman penjajahan dulu,’’ ujar adik dari I Gusti Ngurah Agung Yunandha Daniel Yudha tersebut. Dalam perjalanan menuju ke setra, kedua jenazah ditempatkan dalam satu bade. Iring-iringan berjalan mulai dari dua naga, kemudian

(moge), pelayanan SIM keliling, safety riding dan pemberian bunga serta brosur, tas sekolah, payung dan helm. ‘’Syukurlah semua kegiatan berjalan aman dan lancar. Di mana antusias masyarakat begitu tinggi. Bahkan, mereka ingin sering-sering mengadakan acara seperti ini,’’ imbuh Kompol Astuti. (kmb21)

Mangupura (Bali Post) Sebagai salah satu upaya menekan kecelakaan yang disebabkan faktor cuaca, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memberikan pelatihan kepada puluhan nelayan, Senin (29/4) kemarin di Tuban. Latihan yang berkaitan dengan iklim terhadap para nelayan ini sebagai upaya meningkatkan keselamatan para nelayan. Kepala Pusat Meteorologi Maritim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat, Dr. Urip Haryoko mengatakan, pada pelatihan selama tiga hari ini nelayan diajarkan tentang tanda-tanda cuaca ekstrem dan bagaimana memaknainya, serta mengolah informasi yang dikeluarkan oleh BBMKG. Dengan demikian, nelayan yang ada di Bali bisa mengetahui cuaca saat berlayar, sehingga bisa menekan risiko kecelakaan di

laut. ‘’Saat ini memang sudah banyak nelayan mulai menggunakan informasi cuaca dari BBMKG saat hendak berlayar. Tapi ada juga yang belum sempat melihat. Masalahnya bukan karena tidak tahu, tapi belum ada akses,’’ katanya. Diungkapkannya, kendala di lapangan yang dihadapi nelayan saat ini yaitu belum mempertimbangkan potensi cuaca. Sehingga saat berlayar, secara tiba-tiba terjadi cuaca ekstrem di tengah laut, tentu bisa berakibat fatal apabila para nelayan kebingungan mengatasi persoalan itu. Faktor penyebab persoalan tersebut diakuinya tentu kurangnya pengetahuan akan cuaca ekstrem. ‘’Nah, dengan adanya kegiatan sekolah lapang nelayan (SLN) ini, kami berharap bisa memberikan akses terutama informasi cuaca maritim,’’ pungkasnya. Sementara, Kepala BBMKG

Wilayah III M. Taufik Gunawan menambahkan, dalam upaya menekan faktor kecelakaan, pihaknya rutin mengupdate setiap informasi yang didapat dari analisa. Informasi itu kemudian diteruskan kepada para nelayan, baik yang di Kedonganan, Kuta Selatan, Badung maupun nelayan di wilayah lainnya melalui sejumlah media. Tentu harapannya informasi itu dijadikan acuan oleh nelayan setiap beraktivitas. Meski demikian, pelatihan yang berkesinambungan memang perlu dilakukan dalam menyikapi perubahan cuaca seperti yang dilakukan saat ini. ‘’Selama ini kita sering membagi informasi melalui media sosial untuk setiap perubahan. Tapi, tentunya kita juga perlu melakukan pelatihan secara langsung dengan mengandeng BPBD dan kementerian terkait,’’ ucapnya. (kmb23)

Sekda Badung Serahkan SK Pengangkatan Delapan Kepala SD

SERAHKAN SK - Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan SK pengangkatan Kepala SD di Badung di Puspem Badung, Senin (29/4) kemarin.

SEBANYAK delapan orang guru SD menerima SK pengangkatan menjadi Kepala Sekolah Dasar di Badung. Kepala SD yang baru ini akan mengisi kekosongan jabatan Kasek sebelumnya yang diangkat menjadi pengawas sekolah. Penyerahan SK dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa di Puspem Badung, Senin (29/4) kemarin. Kadisdikpora Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, pengangkatan Kepala SD ini untuk mengisi jabatan yang kosong karena sudah ditinggalkan pejabat sebelumnya menjadi pengawas sekolah. Terlebih akan memasuki akhir tahun aja-

ran dan kelulusan siswa SD. Mereka yang menerima SK pengangkatan adalah Cok Istri Mirah D. Rahayu, guru SD 1 Petang sebagai Kepala SD 1 Petang, I Nyoman Parsa yang sebelumnya guru SD 2 Pererenan sebagai Kepala SD 3 Mengwi, Ni Wayan Riani yang sebelumnya guru SD 5 Tuban sebagai Kepala SD 8 Jimbaran, Ni Luh Rai Puspawati yang sebelumnya guru SD 1 Kerobokan Kelod sebagai Kepala SD 1 Tuban, Ni Komang Sri Wardhani yang sebelumnya guru SD 2 Tibubeneng sebagai Kepala SD 6 Tuban, I Wayan Wali yang sebelumnya guru SD 1 Kerobokan Kelod sebagai Kepala SD 2 Jagapati, I Made

Suwitra Yadnya yang sebelumnya guru SD 4 Sibangkaja sebagai Kepala SD 5 Taman dan I Ketut Guntara, guru SD 3 Sulangai sebagai Kepala SD 1 Sulangai. Sementara itu, Sekda Badung Adi Arnawa mengatakan, penyerahan SK Kepala SD ini sebagai salah satu reward dari Pemkab Badung. Diharapkan Kasek yang baru ini dapat mejalankan tugas dengan baik dan tentunya memiliki visi yang visioner dan banyak inovasi. Salah satunya mampu menerapkan sekolah yang berbasis Informasi Teknologi (TI), sehingga menjadikan SD sejajar dengan sekolah internasional.

‘’Kepala Sekolah harus mampu merubah paradigma SD, sehingga siswa SD di Badung tidak hanya pintar secara akademis, namun juga punya kecerdasan dalam menganalisa sesuatu. Untuk itu mulai SD perlu diterapkan IT dan komunikasi. Bila tidak mengikuti IT kita akan ketinggalan,’’ jelasnya. Disdikpora Badung juga dimintanya membuat kajian serta pilot project di beberapa sekolah untuk penerapan SD berbasis IT. Terlebih saat ini Pemkab Badung telah mendukung seluruh SD dengan jaringan wifi. Ke depan Sekda menginginkan SD di Badung mampu melahirkan siswasiswai yang hebat. (ad1092)


info seremonial

4

Selasa Kliwon, 30 April 2019

Disertasi Panudiana Kuhn Pemahaman dan Strategi Pembinaan Kidung Keagamaan Hindu di Kota Denpasar Wisata Golf Berkelanjutan di Destinasi Pariwisata Bali

A K T Desak Made Suarti Laksmi Lulus dengan Predikat ”Cumlaude’’ PEMAHAMAN juru kidung isi teks kidung sebI terhadap agai bahasa yang dijadikan medium persembahan sangat perlu V mendapat perhatian khusus, karena berpengaruh terhadap memungsikannya I pemahaman dalam sebuah upacara. Sebab, ketidakpahaman juru kidung sastra kidung yang T terhadap dinyanyikan berdampak pula pelanggaran aspek teologis A pada estetis tentang kerancuan determinasi kidung dan pelanggaran yang berakibat kidung S lainnya tidak difungsikan sesuai denS E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

gan kepentingan suatu upacara, karena melanggar logika, etika dan estetika dalam penyajiannya. Hal ini diungkap Desak Made Suarti Laksmi, S.SKar., M.A. pada sidang ujian terbuka Promosi Doktor Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar, Senin (29/4) kemarin. Pada ujian Program Studi Ilmu dan Kebudayaan Program Pascasarjana Unhi Denpasar ini, Desak Made Suarti Laksmi mengangkat judul disertasi ‘’Pemahaman dan Strategi Pembinaan Kidung Keagamaan Hindu di Kota Denpasar: Suatu Kajian TeoEstetika’’ dan dinyatakan lulus dengn predikat Cumlaude. Desak Made Suarti Laksmi merupakan Doktor ke-64 di Unhi Denpasar. Lebih jauh dikatakan, khusus di Kota Denpasar pemahaman juru kidung terhadap isi teks kidung masih perlu ditingkatkan dalam perhelatannya menghadirkan tembang-tembang dalam upacara keagamaan Hindu. Apalagi, rendahnya minat generasi muda Hindu untuk berperan aktif menjadikan kidung sebagai bagian integral dalam pelaksanaan

UJIAN TERBUKA - Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.SKar., M.A. (tengah) berfoto bersama pimpinan sidang Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.H., Promotor, Kopromotor, dan Dewan Penguji lainnya seusai ujian terbuka Promosi Doktor Unhi Denpasar, Senin (29/4) kemarin. yadnya, memunculkan kesan bahwa kidung tersebut identik dengan tugas para orang tua. Hal ini terjadi karena pada kenyataannya pelantun kidung yadnya didominasi oleh para penyanyi usia lanjut. Meskipun pemetaan sekaa santi di Kota Denpasar masih sulit dilakukan oleh para pembina kidung, namun perlu strategi dalam upaya pembinaan untuk meningkatkan pemahaman terhadap isi teks kidung, sehingga dapat merangsang hadirnya generasi muda sebagai ahli waris seni kidung keagamaan Hindu di Kota Denpasar. Apalagi secara teoestetika, makidung sebagai ibadat keindahan, yakni cara memuja Tuhan melalui keindahan. Se-

hingga kidung dapat dipahami dalam hakikatnya sebagai sekar, baik dalam arti tembang, bunga maupun raga yang hadir dalam upacara agama Hindu. ‘’Saya berharap dari hasil penelitian ini proses pelatihan pelantun kidung, terutama bagi pemula agar dapat dilakukan dengan pemahaman yang benar, sehingga makna dari kidung benar-benar tercapai,’’ pungkas istri dari Dr. I Nyoman Catra, S.ST., M.A. ini. Sidang ujian terbuka dipimpin Wakil Rektor I Unhi Denpasar Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.H., Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum. selaku Promotor dan Prof. Dr. Wayan Suka Yasa, M.Si. selaku Kopromotor, serta diuji 7 dewan penguji lainnya. (ad1100)

232 Mahasiswa Ners Itekes Bali PKL di Kesiman Petilan Bantu Atasi Kesehatan Warga Perkotaan

SEBANYAK 232 mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Institut Teknologi dan Kesehatan (Itekes) Bali sejak Senin (29/4) kemarin diterjunkan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Desa Kesiman, Petilan. Pembukaan PKL ditandai dengan penyerahan mahasiswa oleh Rektor Itekes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. kepada Sekretaris Kecamatan Dentim Made Tirana dilanjutkan kepada Kepala Puskesmas Dentim II dan Perbekel Kesiman Petilan Wayan Mariana. Perbekel Mariana memberi apresiasi atas kehadiran mahasiswa Itekes Bali menerjunkan mahasiswa PKL guna membangun kesehatan masyarakatnya. Dia yakin masyarakat Kesiman akan banyak merasakan manfaatnya dari PKL ini. Apalagi program ini juga menyasar orang dengan gejala gangguan jiwa, perokok, sanitasi dan penyakit warga perkotaan lainnya. ‘’Hampir PKL ini saya tolak, saya kira pedagang kaki lima yang mau masuk desa, ternyata Praktik Kerja Lapangan, langsung saya terima,’’ ujarnya berseloroh. Sekcam Dentim Made Tirana berharap mahasiswa Itekes Bali ikut membantu warganya di desa lain di Dentim membantu memecahkan masalah kesehatan warga perkotaan. Ketua Panitia PKL A.A. Ayu Yuliati Darmini, S.Kep., M.Ns. mengungkapkan 232 mahasiswa yang diterjunkan di Kesiman akan bertugas selama enam minggu hingga 9 Juni 2019. Mereka mulai dilibatkan sejak penentuan lokasi PKL, pembekalan, survei lapangan hingga menemukan dan menjalankan musyawarah bersama hingga melakukan evaluasi program. Program PKL kali ini menyasar peningkatan derajat

PKL - Sekcam Dentim Made Tirana bersama Perbekel Wayan Mariana dan Rektor Putu Darma Suyasa berfoto bersama usai membuka PKL Itekes di Kesiman, Petilan. kesehatan melalui keluarga. Menjadi pelaku dan penggerak kesehatan masyarakat berdasarkan asas kemandirian dan kebersamaan. Makanya PKL ini dilakukan berlandaskan pada kajian ilmiah khususnya bidang keperawatan. Kesiman, Petilan dijadikan objek PKL oleh program ners Itekes Bali, menurut Rektor Itekes Putu Darma Suyasa, sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian dunia perguruan tinggi terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Selama enam minggu mahasiswanya bersinergi dengan masyarakat untuk membangun derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat desa melalui program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga. Dia menegaskan mahasiswanya turun ke desa bukan membawa program, melainkan mengolaborasikan semua komponen masyarakat guna memecahkan masalah di desa. Programnya dibuat secara bersama-sama sesuai dengan

kebutuhan dan masalah di desa. Bisa berupa pelayanan ibu dan anak, lansia, dan mengatasi masalah penyakit warga perkotaan. Seperti penyakit diabites militus, tekanan darah tinggi dan penyakit kronis lainnya. Selain menangani masalah itu, mahasiswanya juga diminta ikut mengedukasi dan memecahkan masalah sampah. Di antaranya dalam bentuk mengedukasi masyarakat tidak membuang sampah ke sungai serta pengamatan jentik nyamuk demam berdarah. Yang terpenting, katanya, mengedukasi masyarakat menjadi keluarga sehat lewat asuhan keperawatan keluarga. Mereka melakukan tindakan promotif dan preventif serta sebagai pendamping keluarga yang memiliki masalah kesehatan untuk menjalankan pola hidup sehat. Di acara itu, Putu Darma Suyasa juga memperkenalkan perubahan status Stikes Bali menjadi Itekes dengan 10 program studi. Kedua, bagi mahasiswa PKL ini sangat bermanfaat agar mereka siap terjun ke masyarakat. (ad1101)

SALAH satu strategi untuk membangun quality tourism sekaligus meningkatkan jumlah pengeluaran wisatawan adalah pengembangan wisata golf di Bali. Hal itu disampaikan promovendus Drs. Panudiana Kuhn, M.M. saat mengikuti ujian terbuka Promosi Doktor Prodi Doktor (S-3) Pariwisata Fakultas Pariwisata Universitas Udayana (Unud) di Gedung Pascasarjana Unud, Senin (29/4) kemarin. Di hadapan sembilan penguji yang dipimpin Ketua Sidang Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si., promovendus Panudiana Kuhn memaparkan disertasi berjudul ‘’Wisata Golf Berkelanjutan di Destinasi Pariwisata Bali’’. Dikatakan, pariwisata bagi Bali bersama sektor pertanian dalam arti luas menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali. Kondisi itu di antaranya diperkuat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali yang selalu menunjukkan peningkatan setiap tahun. Bahkan dengan kontribusi sekitar 40,58 persen, maka pariwisata Bali memiliki posisi yang sangat strategis dalam pengembangan kepariwisataan nasional. Hanya, kata Panudiana Kuhn, Bali selama ini masih bertumpu pada pengembangan pariwisata yang mengedepankan pertumbuhan jumlah wisatawan (mass tourism). Hal ini berpotensi meningkatkan dampak negatif pada dimensi sosial budaya dan lingkungan. Ke depan Bali perlu beralih dengan mengembangkan strategi pembangunan pariwisata berkualitas (quality tourism), salah satunya melalui pengembangan wisata golf. ‘’Wisata golf berpotensi sebagai pilar wisata buatan dengan ekspektasi pengembangan sebesar 60 persen serta sebagai diferensiasi produk yang mampu menyerap segmen pasar khusus dengan daya beli tinggi,’’ ungkap Panudiana Kuhn. Besarnya peluang pengem-

SERTIFIKAT - Prosesi penyerahan sertifikat kelulusan Doktor kepada Dr. Drs. Panudiana Kuhn, M.M. di Gedung Pascasarjana Unud, Denpasar, Senin (29/4) kemarin. bangan wisata golf di Bali juga didukung adanya beberapa lapangan golf yang merupakan terbaik di Asia. Peluang tersebut perlu dimanfaatkan agar kepariwisataan di Bali semakin baik, sehingga berdampak optimal secara ekonomi, sosial budaya dan lingkungan. Lebih lanjut Panudiana Kuhn menyampaikan riset dilakukan di lima golf resort di Bali, di antaranya di Nusa Dua, Bukit Pandawa, Bedugul, Pecatu dan Sanur. Disimpulkan, budaya Bali, keindahan alam dan keramahan masyarakat Bali serta kepercayaan kepada operator golf menjadi motivasi wisatawan bermain golf di Bali. Hal ini berpengaruh nyata pada loyalitas wisatawan terhadap Bali sebagai destinasi wisata golf berkualitas. Untuk pengembangan wisata golf berkelanjutan, pihaknya memberikan sumbangsih pemikiran, di antaranya pemerintah perlu membentuk standar kompetensi minimum bagi SDM yang terlibat dalam wisata golf seperti caddy.

Selain itu, BPPD Bali sebaiknya menyertakan wisata golf dalam promosi yang dilakukan. ‘’Operator lapangan golf perlu melakukan promosi secara bersama dan menyusun kalender golf yang waktunya disesuaikan dengan festival budaya yang diselenggarakan di Bali,’’ imbuhnya. Setelah sekitar dua jam pelaksanaan ujian, Ketua Sidang Ujian Terbuka Promosi Doktor Prodi Doktor (S-3) Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud yang juga Dekan Fakultas Pariwisata Unud Dr. Sunarta menyampaikan atas ketekunan dan kesungguhan Panudiana Kuhn dalam melaksanakan penelitian, hasil ujian tahap pertama, cara promovendus dalam mempertahankan disertasi, dan masa tempuh studi, maka diputuskan disertasi Panudiana Kuhn diterima dan dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Dengan begitu, Panudiana Kuhn dinyatakan sebagai Doktor ke-29 di lingkungan Prodi Doktor (S-3) Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud. (ad1091)

Puskesmas I Denpasar Selatan Dinilai Tim Provinsi Bali

PUSAT Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) I Denpasar Selatan yang berlokasi di Jalan Gurita, Denpasar adalah satu-satunya puskesmas yang dinilai Tim Penilai Puskesmas Berprestasi, Senin (29/4) kemarin, di Denpasar. Hadir dalam acara tersebut Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Kadis Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. dan sejumlah undangan lainnya. Sebagaimana disampaikan dalam sambutannya, dikatakan puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat. Dan puskesmas pula garda terdepan yang mempunyai andil dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Itu bisa tercapai jika didukung oleh tenaga kesehatan yang profesional dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat sekitar. ‘’Puskesmas memberi andil yang besar dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dengan menguatkan upaya promotif dan preventif di samping upaya kuratif dan rehabilitatif,’’ jelas Sekda Rai Iswara mewakili Wali Kota Denpasar. Dalam penilaian puskesmas berprestasi, Senin kemarin, tenaga kesehatan dituntut bekerja sungguh-sungguh sesuai dengan standar, baik di dalam gedung maupun luar gedung puskesmas. Masih dalam konteks puskesmas berprestasi, dikatakan, penilaian tidak cukup sebatas status terakreditasi, tetapi harus menciptakan kegiatan inovatif untuk pencapaian kinerja. Karena itu,

FOTO BERSAMA - Tim Penilai Puskesmas Berprestasi foto bersama dengan tim Puskesmas I Denpasar Selatan. Wali Kota dan Sekda berharap bimbingan dan pendampingan pada tim penilai, sehingga diharapkan Puskesmas 1 Denpasar Selatan siap mewakili Provinsi Bali di tingkat nasional. ‘’Saya optimis Puskesmas I Denpasar Selatan dapat juara,’’ tandas Rai Iswara. Sementara itu, Ketua Tim Penilai Puskesmas Berprestasi Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM. mengatakan penilaian ini adalah yang kesembilan. Dan penilaian dilakukan secara objektif dan transparan. ‘’Penilaian Puskesmas Berprestasi adalah agenda rutin. Yang dinilai adalah dari sisi administratif, pelayanan UKP, UKM dan yang lainya,’’ tandas Suarjaya. Pria yang juga menjabat Kadis Kesehatan Provinsi Bali itu menambahkan, juga dinilai pemberdayaan masyarakat di lingkungan puskesmas. ‘’Yang utama adalah promotif dan preventif di samping kuratif dan rehabilitatif,’’ tegasnya. Menjaga orang sehat tetap sehat.

Indikator orang sakit menurun. Yang dinilai pelayanan puskesmas secara keseluruhan, lebih spesifik adalah inovasi layanan, sistem administrasi, program pelayanan masyarkat. Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, M.Kes. mengatakan pihaknya sangat siap untuk dinilai. Karena pihaknya selalu membina, hingga puskesmas itu siap memberikan pelayanan terbaik. Termasuk soal kriteria sudah disiapkan, termasuk meningkatan kinerja. ‘’Puskesmas itu bukan hanya untuk orang sakit saja. Kami harapkan ada kunjungan sehat. Misalnya konseling gizi, konseling usia lanjut, dan lainnya,’’ tandas Sri Armini. Sementara itu, Kepala Puskesmas I Denpasar Selatan dr. A.A. Ngurah Gede Dharmayuda tampak dengan lugas memaparkan apa yang sudah dilakukan. Baik soal pelayanan, inovasi hingga SDM, termasuk sarana dan prasarana yang ada di puskesmas tersebut. (ad1093)

Dewan Komisaris BPD Se-Indonesia Berkumpul

Bahas Pengukuran Kinerja Pengurus BPD

FORUM Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FK DKBPDSI) melakukan workshop pengukuran kinerja pengurus Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia pada Senin (29/4) kemarin di Bintang Bali Resort, Kuta. Dalam kesempatan ini, BPD Bali sebagai tuan rumah sekaligus panitia penyelenggara. Dalam workshop, ada tiga topik yang dibahas yaitu terkait dengan kemajuan Bank BPD, penerapan tata kelola bagi bank umum, dan pengukuran kinerja pengurus bank pembangunan daerah. Pembicara dalam workshop itu Kepala Departemen Pengawasan Bank 3 Anung Herlianto. Anung akan menyampaikan secara umum tentang tata kelola perbankan ini bagi bank umum. Pembicara lainnya dari lembaga konsultan perbankan profesional, sebuah lembaga internasional yang berkedudukan di Jakarta menyampaikan tentang

praktik manajemen perbankan. Komisaris Utama BPD Bali sekaligus Ketua Panitia Workshop Drs. I Ketut Nurcahya menyampaikan, sesuai dengan tema yang dibahas pada workshop tersebut, Bank BPD Bali sendiri sudah menyusun kinerja dewan komisaris (dekom). Dasar penyusunan itu adalah UU PT terkait tugas dewan komisaris dan tugas direksi. BPD Bali juga memiliki anggaran dasar yang mengatur tentang tugas direksi dan dekom dan juga berdasarkan aturan, baik POJK, SE OJK, PBI, UU PT, dan anggaran dasar PT. ‘’Kita tinggal mematangkan saja, ada enggak yang perlu diperbaiki,’’ ujarnya. Bahkan, BPD Bali telah memberikan skor dan bobot sehingga evaluasi dekom dan direksi bisa dilakukan. Wakil Ketua Umum FK DKBPDSI Rizal Fahlevi Hasibuan mengungkapkan, BPD ke depan mesti sejajaran dengan bank umum,

WORKSHOP - Dewan Komisaris BPD se-Indonesia berfoto bersama saat acara workshop kinerja pengurus BPD se-Indonesia. karena bank umum sudah mulai merambah ke market yang notabene turun ke bawah mengambil porsinya lebih aman, yang dimiliki BPD. BPD. Bank umum saat ini tidak Tantangan BPD ke depan adalah leluasa lagi memberi kredit yang upaya menambah modal. Besarnya besar pada debiturnya, sehingga pembiayaan atau kredit berdasar-

kan modalnya. ‘’Jika tambah modal, bank ini akan bertambah besar karena bisa mengumpulkan dan menyalurkan kembali uang rakyat,’’ ujarnya. Modal itu kembali dalam bentuk yield (imbal hasil). Jika modal disetorkan ke BPD bukannya tidak dibayar, tetap dibayar namun kembali ke pemerintah selaku pemegang saham dalam bentuk APBD. BPD juga memiliki tantangan integritas, profesionalisme dan independensi. Komisaris BPD ada dua yaitu komisaris independen dan komisaris mewakili pemegang saham. ‘’Jadi seluruhnya ini sebetulnya kita harus bisa tahan terhadap intervensi. Intervensi yang dimaksud adalah intervensi yang dapat merugikan bank dan tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku,’’ ujarnya. Saat ini rata–rata BPD sudah menata diri dan OJK juga sangat intensif memberi tambahan pengetahuan pada

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

para pemilik BPD, sehingga mereka paham aturan OJK dan UU PT. Kepala Departemen Pengawasan Bank 3 Anung Herlianto mengatakan, seluruh industri perbankan tidak hanya BPD harus menerapkan prinsip GCG (good coporate governance). Ada tiga prinsip yaitu integrity, professional dan competence. Governance ada transparansi, akuntabilitas dan responsibilitas, fairness, accountability, dan praktikpraktik prudential. ‘’Tapi jika sudah menerapkan prinsip GCG harusnya sudah konsisten menerapkan prinsip prudential yang menjadi jiwa perbankan,’’ bebernya. Penerapan GCG BPD secara umum cukup progressing, ada perbaikan dibandingkan periode 2014 lalu. Kualitas penerapan juga sudah membaik. ‘’Yang penting tergantung dari visi pemegang sahamnya yaitu gubernurnya karena sangat memengaruhi dari aura atau jiwa dari pengurus BPD-nya,’’ ujarnya. (ad1096)


Selasa Kliwon, 30 April 2019

daerah

5

Unud Buka Kegiatan Program Wedakarna Minta Kerja Sama LPD Bualu Asuh Perguruan Tinggi Unggul di KlikLPD dengan BNI Dijadikan Contoh Senator Hadiri Acara ”Soul of Nusa Dua’’ Karya Pemuda Bualu

SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III hadir memenuhi undangan dari para pemuda Bualu, di Kuta Selatan, Badung, dalam acara Soul of Nusa Dua yang dilaksanakan di Lagoon Nusa Dua. Sebelum hadir di lokasi, Senator Arya Wedakarna (AWK) sempat menerima Panitia Soul of Nusa Dua di Istana Mancawarna Tampaksiring. Kehadiran Senator AWK langsung di Nusa Dua adalah sebagai wujud dukungan dari Senator termuda asal Bali ini untuk kreativitas anak-anak muda Bali yang berasal dari Bualu. Demikian terekam dalam kunjungan di Lagoon. ‘’Prestasi anak muda Bualu bisa mengorganisasi acara sebesar ini kita apresiasi. Orang Bali harus menguasai bidang MICE Business, bagaimana mengorganisasi acara besar dengan memberdayakan potensi lokal. Tiang senang dengan acara yang digagas ini karena mereka memberikan kesempatan pada anak muda Bali untuk terlibat di usaha ekonomi satyagraha yang mandiri. Di samping juga mereka menghargai musisi lokal dari berbagai segmen untuk tampil. Ini sangat pas dengan ajaran Bung Karno yakni berdikari dan berkepribadian. Ketika saya lihat langsung di lokasi, panitia benar-benar profesional dan ini bagus untuk modal kesuksesan acara ke depan. Saya rasa STT dan Karang Taruna dari desa lain di Bali perlu studi banding ke Bualu untuk bisa mengadakan acara pemuda lokal, tapi dengan nuansa internasional,’’ kata AWK. Selain menyambangi para pemuda, Senator AWK juga sempat bertemu dengan pengurus LPD Bualu yang memperkenalkan program ‘’KlikLPD’’ (kliklpd.co) yang merupakan kerja sama dengan BNI. Diterima I Made Astika (Ketua LPD Bualu) dan jajaran, Senator AWK mendapatkan penjelasan tentang kerja sama dimaksud. ‘’Jujur saya sangat surprise ketika mendapat penjelasan bahwa LPD ini memiliki aset senilai Rp 416 miliar. Sangat membanggakan nggih, bayangkan betapa hebatnya umat Hindu di Bali. Satu desa punya aset hampir setengah triliun dan ini semua

SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Panitia Soul of Nusa Dua dan pengurus LPD Desa Bualu Kabupaten Badung. berkat rasa jengah semeton Bali. tahun 2018 silam. DPD meminta Apalagi dengan kerja sama BNI ter- agar Perda Desa Adat selaras denkait program KlikLPD menandakan gan Perda LPD. Juga nantinya akan bahwa walau LPD bukan lembaga selaras dengan RUU Provinsi Bali keuangan yang diawasi OJK, tapi yang akan kita ajukan. Itu harapan dalam operasionalnya bisa bekerja kami, karena sinergi DPD-RI, DPRsama dengan pihak berbankan. RI, Gubenur, Bupati/Wali Kota serta Semua tujuannya baik yakni untuk DPRD Bali sangat mutlak. Semoga melayani masyarakat, khususnya Bali bisa memanfaatkan arus politik umat Hindu yang mayoritas di satu jalur ini,’’ imbuh AWK. Bali. Saya akan dukung dan jika Ia pun berharap agar pemerintah perlu kita bahas di tingkat nasional Bali segera mendata LPD-LPD di sebagai sebuah pencapain berarti,’’ Bali yang dianggap bermasalah, ungkap Wedakarna. sehingga pengayoman terhadap LPD Terkait dengan perubahan nama menjadi maksimal. ‘’DPD-RI Bali seLPD menjadi Lembaga Pancingkre- dang merancang dua program untuk man Desa (LPD) pihaknya merasa LPD, yakni Penilaian LPD Award setuju. Terlebih dengan disahkannya dan serta bekerja sama dengan Perda Desa Adat beberapa waktu lembaga akademis untuk memberilalu. ‘’Tempo hari kita sudah sam- kan peringkat kepada LPD sehat paikan ke Gubernur Bali bahwa saya atau tidak sehat. Ya… semacam selaku anggota DPD-RI utusan Bali akreditasi penilaian dari eksternal. mendukung penuh perubahan ‘no- DPD sebagai pengawas UU berhak menklatur’ dari desa pakraman men- untuk menjaga value dari LPD yang jadi desa adat. Begitu juga perubahan dikecualikan oleh UU No.1/2013 nama LPD tiang dukung, apalagi tentang LKM. Yang terbaik harus nama baru lebih bernuansa Hindu jadi contoh dan yang kurang sehat dengan bahasa Sansekertanya. Seka- harus didampingi,’’ pungkas Arya rang tinggal DPRD Bali bersama Gu- Wedakarna, doktor pemerintahan bernur berubah kembali Perda LPD yang mantan Rektor Universitas yang sudah telanjur disahkan pada Mahendradatta ini. (ad1095)

Tekan Pelanggaran, Polda Bali Gelar Operasi Keselamatan

Denpasar (Bali Post) Polda Bali menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Agung 2019, Senin (29/4) kemarin. Salah satu sasaran operasi ini adalah terwujudnya situasi lalu lintas yang aman dan lancar, serta menekan angka pelanggaran. Operasi ini berlangsung 29 April hingga 12 Mei 2019. Pasalnya jumlah pelanggaran tahun 2018 meningkat yaitu 9.956 dibandingkan tahun 2017 sebanyak 6.907 pelanggaran. Pelanggaran tersebut didominasi pengendara sepeda motor sebanyak 1.538 selama 2018. Sedangkan jumlah kecelakaan tahun 2018 menurun dari tahun 2017. Tahun 2018 kecelakaan sebanyak 72 kejadian, korban tewas 14 orang, luka berat 3 orang dan luka ringan 110 orang. Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose menyampaikan, operasi ini bersamaan dengan digelarnya Operasi Mantap Brata (OMB) pada tahap penetapan hasil suara Pileg dan Pilres 2019 dan merupakan momentum penting untuk mengecek kesiapan personel, sarana-prasarana serta memperkuat soliditas para pemangku kepentingan yang dilibatkan. Dengan demikian kegiatan operasi nantinya dapat berjalan dengan optimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan. ‘’Melihat perkembangan zaman saat ini, lalu lintas merupakan sarana penting dalam perekonomian suatu negara. Pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas sangatlah penting dalam menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara karena kamseltibcarlantas merupakan cerminan dari keberhasilan pembangunan peradaban modern,’’ ujarnya. Perkembangan lalu lintas tentu memiliki dampak positif maupun negatif bagi kehidupan. Salah satu dampak negatif yang saat ini sering ditemui di lingkungan masyarakat

KERJA SAMA - Rektor Unud Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). menandatangani MoU kerja sama Unud dengan institusi yang tergabung dalam PT Asuh Unud 2019. Institusi dalam Mengelola Sistem Penjaminan Mutu Internal. Adapun jadwal kegiatan Lokakarya SPMI dilaksanakan di tiga tempat yaitu di Denpasar (29-30 April 2019), di STMIK Syaikh Zainuddin, Lombok Timur, NTB (1-3 Mei 2019) serta di Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) pada 5-8 Mei 2019. ‘’Sebagai tindak lanjut kegitan lokakarya ini akan dilengkapi dengan kegiatan pendampingan penyusunan dokumen SPMI dan implementasi dokumen SPMI yang dilaksanakan di Denpasar dan Singaraja Bali (2325 Mei 2019), NTB (27-29 Mei 2019) dan NTT (27-30 Mei 2019),’’ ujarnya. Menurut Budiarsa, selanjutnya akan diisi dengan kegiatan magang (8-11 Juli 2019) yang dilakukan di PT Pengasuh Universitas Udayana dengan rangkaian kegiatan berupa kunjungan dan benchmark ke lembaga, unit sistem data informasi dan perpustakaan serta prodi terkait dokumen mutu dan implementasi SPMI, pelatihan auditor mutu internal, praktik audit di PS auditee, penyusunan instrumen monev serta diskusi dan asistensi draf dokumen SPMI yang telah disusun. ‘’Sedangkan kegiatan monev akhirnya dilakukan untuk memantau dan memastikan bahwa kegiatan berjalan sesuai rencana. Kegiatan monev berlangsung di Singaraja, Denpasar (29 Juli 2019), di NTB (28-29 Juli 2019) dan di NTT (28-30 Juli 2019),’’ imbuhnya. Budiarsa menambahkan, monev dilakukan terhadap tersedianya dokumen pendukung komitmen, kesiapan terbentuknya unit pen-

jaminan mutu, dan kesiapan input pemetaan implementasi SPMI serta rekomendasi tindak lanjut. Harapan akhir seluruh kegitan ini adalah dapat terformulasikannya sistem penjaminan mutu internal yang dituangkan dalam dokumen SPMI sesuai Permenristekdikti No. 62 Tahun 2016, dan telah diujicobakan serta siap diterapkan sesuai siklus PPEPP pada program studi di PT asuhan dan terbentuknya unit penjaminan mutu atau terintegrasikannya SPMI pada manajemen perguruan tinggi sampai tingkat program studi yang ditandai meningkatnya peringkat akreditasi prodi di seluruh PTS tersebut. Serta terisinya data implementasi SPMI PT asuhan melalui laman Pemetaan Implementasi SPMI. ‘’Kegiatan ini dihadiri oleh peserta wakil taskforce dari masing-masing prodi dan juga pengelola penjaminan mutu PT asuhan. Kegiatan ini melibatkan narasumber dan fasilitator antara lain Prof. Dr. drh. Nyoman Sadra Dharmawan, M.S. (Tim Pengembang dan Fasilitator Nasional SPMI Belmawa Ristekdikti), Dr. I Wayan Suardana, SST.Par., M.Par. (Fasilitator Wilayah Belmawa), Prof. Dr. Ni Wayan Sri Suprapti, S.E., M.Si. (Assesor Nasional BAN-PT) dan lain-lain,’’ paparnya. Acara pembukaan rangkaian kegiatan PT Asuh Unud 2019 sebelum dilanjutkan ke acara Lokakarya SPMI, juga diisi dengan kegiatan deklarasi mutu serta penandatanganan MoU kerja sama Universitas Udayana dengan institusi yang tergabung dalam PT Asuh Unud 2019. (ad1094)

Kabur, Tersangka Narkoba Asal Rusia Ditangkap di Parit

Denpasar (Bali Post) Perburuan tersangka Andrei Spiridonov asal Rusia yang kabur pada Sabtu (27/4) lalu, membuahkan hasil. Tersangka kasus narkoba ini ditangkap saat sembunyi di sebuah parit di wilayah Banjar Tohpati, Denpasar Timur, Minggu (28/4) pukul 22.48 Wita.

Bali Post/ist

GELAR PASUKAN - Polda Bali melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Agung 2019, Senin (29/4) kemarin di Mapolda. adalah kecelakaan lalu lintas. Target ujarnya. Disasarnya usia milenial sasaran di antaranya menurunnya karena angka kecelakaannya tinggi tingkat fatalitas korban kecelakaan di Bali. Kaum milenial yaitu umur lalu lintas, meningkatnya keper- 17 hingga 35 tahun terutama di Bali cayaan masyarakat terhadap Polri merupakan usia potensial membandengan terbentuknya opini positif gun SDM Bali. dan citra tertib dalam berlalu lintas ‘’Untuk generasi milenial perlu seperti Commender Wish Kapolda kita jaga karena kariernya ke depan, Bali tahun 2019. Edukasi kepada ma- kemampuannya dan kegunaan mersyarakat pengguna jalan maksimal. eka. Terutama di Bali, penghasilan Terwujudnya situasi lalu lintas negara dari tourism,’’ tandasnya. yang aman dan lancar menjelang buBicara Operasi Keselamatan, lan Ramadan dan hari raya Idul Fitri menurut Golose, tentunya ada target 1440 Hijriyah. Kapolda menekankan yang dibebankan kepada Direktur kepada anggota selalu bertakwa ter- Lantas Kombes Pol. Anak Agung hadap Tuhan, menjaga keselamatan Made Sudana yaitu menurunkan diri dan pengguna jalan lainnya angka kematian, angka kecelakaan dalam pelaksanaan tugas, tingkatkan dan luka berat di masyarakat. Hal disiplin anggota demi terwujudnya itu perlu dilakukan sehingga tujuan pelayanan Polantas yang bersih dari digelarnya operasi ini terlaksana korupsi, kolusi dan nepotisme. Terwu- dengan baik. judnya masyarakat yang tertib dan Kenapa ini harus dilakukan? ‘’Sepatuh hukum dalam berlalu lintas. lalu saya sampaikan untuk daerah ‘’Jumlah lakalantas sudah bisa seperti di Bali ini baik juga karena dikurangi tapi ketidakpatuhan ber- merupakan etalase dari dunia tourlalu lintas perlu ditingkatkan. Con- ism, pagar dan halaman depan bagi tohnya pengendara sepeda motor Indonesia. Kita tahu bersama banyak karena rata-rata kalau ada kegiatan warga negara datang ke pulau terkeagamaan pakai udeng, sedangkan cinta ini, sehingga kita turut menjaga helmnya disimpan. Pelan-pelan kami keselamatan berlalu lintas,’’ kata akan mengubah kebiasaan tersebut,’’ lulusan Akpol 1988 ini. (kmb36)

Warung Global

Warga Penolak Vaksin Rabies Perlu Diberikan Sosialisasi BERDASARKAN UU RI, PP dan Perda Provinsi Bali, bahwa kewajiban pemilik Hewan Penular Rabies (HPR) memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewannya. Selain itu, memvaksinasi hewan secara berkala. Tetapi, lain halnya warga pemilik hewan peliharaan yang berpotensi menularkan rabies (HPR) di Jembrana justru menolak hewannya diberikan vaksin dengan alasan takut sakit setelah divaksin. Sementara itu, Kawan Global sangat menyayangkan sikap warga yang menolak ini. Justru dengan divaksin, penularan rabies dari hewan ke manusia dapat dicegah. Untuk itu, dalam acara dialog interaktif Warung Global, diusulkan agar masyarakat setempat diberikan pemaparan secara intensif sehingga memahami akan bahaya dari virus

REKTOR Universitas Udayana (Unud) Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K). membuka Kegiatan Program Asuh Perguruan Tinggi Unggul di lantai tiga Gedung MM, FEB Unud Sudirman, Senin (29/4) kemarin. Acara pembukaan ini dihadiri L2Dikti dan sembilan pimpinan PTS PT Asuh Unud 2019. Di antaranya Stikes Advaita Medika Tabanan, Universitas Panji Sakti Singaraja, STKIP Agama Hindu Singaraja, STMIK Bandung Bali, Sekolah Tinggi Desain Bali, serta perguruan tinggi yang tercantum dalam daerah 3T yakni STMIK Syaikh Zainudin NW Lombok Timur, NTB, Stikes Hamzar Memben Lombok Timur, STKIP Hamzar Lombok Utara, NTB, dan Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka, NTT. ‘’Program Asuh merupakan program Kemenristekdikti dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi untuk membangun budaya mutu melalui pendampingan dalam membangun, melembagakan dan memfungsikan sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan oleh perguruan tinggi unggul kepada perguruan tinggi asuhan,’’ ujar Raka Sudewi. Tahun 2019, lanjutnya, merupakan tahun ketiga Unud berturut-turut sebagai salah satu perguruan tinggi yang memperoleh hibah program asuh menuju perguruan tinggi unggul yaitu pada tahun 2017 dan 2018 serta 2019. Tahun 2017 Unud mengasuh 5 PTS dengan 20 program studi, pada tahun 2018 Unud mengasuh 4 PTS dengan 25 program studi. Sedangkan tahun 2019 ini Unud mengasuh 9 PTS dengan 21 program studi yang tersebar di 3 provinsi yaitu Bali (Singaraja, Tabanan dan Denpasar), NTB (Lombok Timur, Lombok Utara) dan NTT (Larantuka). Ketua Pelaksana Kegiatan PT Asuh Unud 2019 Ir. I Nyoman Budiarsa, M.T., Ph.D. mengatakan, kegiatan PT Asuh Unud 2019 terdiri atas Lokakarya SPMI, Pendampingan Penyusunan Dokumen SPMI dan Magang, serta Kegiatan Monev untuk memantau dan memastikan bahwa kegiatan berjalan sesuai dengan perencanaan. Ini sesuai dengan yang ditetapkan oleh Dirjen Belmawa, melalui capaian indikator yakni IKU (Indikator Kinerja Utama) dan IKK (Indikator Kinerja Kegiatan) yang mengacu pada program Penguatan Kapasitas SPMI dan Peningkatan

rabies ini. Fera di Tabanan mengusulkan agar warga diberikan penyuluhan. Barangkali belum tahu bahaya kalau digigit anjing atau hewan lain yang menularkan rabies. Apalagi sudah sering terjadi, anjing peliharaan yang menggigit tuannya sendiri sampai meninggal. Warga tak mau hewan pelihara-

annnya sakit setelah divaksin. Ini jadi penyebab vaksinasi ditolak. Werdha di Gianyar berharap agar warga diberikan sosialisasi secara intensif agar memahami bahaya dari rabies ini. Perlu pendampingan juga dari aparat terbawah. Sementara Febri di Denpasar dan Budiada di Tabanan menambahkan opini yang sama. (sikha)

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Senin (29/4) kemarin menyampaikan, tersangka kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang kabur dari tempat titipan tangkapan penjagaan Ditresnarkoba ini ditangkap dalam tempo kurang lebih 45 jam. Awalnya anggota Unit Opsnal Ditresnarkoba Polda Bali Aiptu Gusti Ngurah Wiryanata dan Bripka Ketut Sudiastu mendapat informasi dari masyarakat jika ada orang asing sembunyi di sebuah

parit di wilayah Banjar Tohpati, Denpasar Timur. ‘’Berdasarkan informasi tersebut, anggota Ditresnarkoba langsung ke sana. Setibanya di sana, anggota kami dibantu masyarakat menangkap pelaku,’’ tandasnya. Selanjutnya pelaku dibawa ke Ditresnarkobab dan dilakukan pemeriksaan kesehatan di Rumkit Bhayangkara. Saat kabur, status pelaku masih tangkapan dan belum diterbitkan surat penahanan karena masih menunggu hasil dari labfor dan gelar perkara. ‘’Proses

penangkapan berjalan aman dan lancar,’’ tegas Hengky. Sebelumnya, tersangka kasus narkoba Andrei Spiridonov (35) asal Rusia berhasil meloloskan diri dari pengawalan anggota Ditresnarkoba Polda Bali dengan cara loncat ventilasi kamar mandi, Sabtu (27/4). Setelah tersangka berprofesi sebagai psikolog ini kabur, petugas menemukan borgol yang awalnya dipakai pelaku di kamar mandi lantai dua dekat Biro Logistik (Rolog) Polda Bali. (kmb36)

Terios 7 Wonders Menerjang Banjir Saat ke Taman Nasional Seblat

EKSPEDISI Terios 7 Wonders kembali digelar Daihatsu dengan menempuh perjalanan selama empat hari, 27-30 April 2019. Kegiatan ini bertajuk “Jelajah Bumi Rafflesia”, menjelajahi tujuh destinasi di Bengkulu. Tim ekspedisi Terios 7 Wonders memulai penjelajahan dengan menggunakan 6 All New Terios R Deluxe (5 M/T dan 1 A/T). Perjalanan ini dimulai dari Daihatsu Tunas Bengkulu yang dihadiri Budhy Lau, Regional Head Sumatera AI-DSO dan Yasuharu Shimizu, Domestic Marketing Division Head ADM dengan seremoni pengibaran bendera tanda dimulainya petualangan. Tim Terios 7 Wonders segera berjalan menyusuri pesisir pantai Bengkulu menuju Taman Nasional Seblat. Namun hal yang tidak terduga terjadi yaitu banjir dan longsor di beberapa titik di Bengkulu. Petualangan tidak berhenti di situ, semua semangat untuk melihat Wonders 2 (Pelatihan Gajah) sampai menerjang banjir menggunakan All New Terios. All New Terios melewati banjir dengan tanpa ada masalah, dengan ground clearance All New Terios yang tinggi (220 mm). Tak hanya banjir yang menghadang perjalanan tim menuju wonders 2, dikarenakan curah hujan yang tinggi, beberapa jalanan tanah menjadi licin, namun dengan improvement suspensi dan reinforment pada bodi sehingga lebih stabil saat cornering dan line change. Tim Terios 7 Wonders sampai

TERIOS - Iring-iringan Terios 7 Wonders saat menempuh banjir di Bengkulu. di Taman Wisata Alam Seblat, letaknya di Bengkulu Utara dengan menempuh 137 km selama 4 jam. Sesampainya di sana langsung bertemu gajah Sumatera yang memiliki bahasa Latin Elephas Maximus Sumatranus. Di pelatihan gajah Seblat terdapat 12 ekor gajah, 8 berjenis kelamin jantan dan 4 betina. Gajah Sumatera ini dilindungi oleh undang-undang Indonesia karena termasuk satwa yang terancam punah. Pelatihan gajah ini dimulai dari tahun 1992, sebelumnya bernama Pusat Pelatihan Gajah dan berubah menjadi Taman Nasional Seblat. Tim ekspedisi sangat menikmati

pertunjukan kemampuan hewan langka besar ini. Setelah puas melihat kehebatan gajah Sumatera, tim melanjutkan perjalanan menuju Danau Tes untuk beristirahat di tenda yang berada di sana. “Perjalanan kali ini merupakan perjalanan yang panjang namun sahabat pasti akan menikmati petualangan, karena 7 destinasi wisata yang dilewati memiliki pemandangan indah, eksotis dan memiliki sejarah yang dapat dibagikan kepada Sahabat Daihatsu lainnya,” ujar Budhy Lau, Regional Head Sumatera PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AIDSO). (bns1)


OPINI

6 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Komitmen Menjaga Kawasan Budaya ANOMALI musim membawa dampak serius pada kehidupan. Bahkan alam juga merespons perubahan iklim dengan caranya tersendiri. Kondisi inilah yang mesti kita pahami bersama, bahwa di muka bumi ini semua bisa berubah. Bahwa alam juga punya seni dan cara membangun keseimbangan baru di muka bumi adalah sebuah kepastian. Yang kita yakini bahwa campur tangan manusia dan dampak perubahan iklim adalah dua faktor utama yang memungkinkan itu terjadi. Perubahan pasti terjadi. Namun itu bukan berarti kita harus pasrah dan menyerah pada kondisi alam. Harus ada upaya strategis dan sistematis dalam menjaga dan merawat warisan budaya yang ada. Hal ini wajib kita lakukan, mengingat warisan budaya merupakan aset yang menjadi bukti tumbuh dan berkembangnya peradaban pada zamanya. Kawasan budaya juga bisa menjadi pertanda kearifan manusia dalam berinteraksi dengan alamnya. Di Bali, ruang dan aksi menjaga budaya sangat diuntungkan dengan konsep pariwisata budaya. Sebagai industri, pariwisata budaya telah memberikan kontribusi kesejahteraan ekonomi bagi masyarakatnya. Namun pariwisata juga menyumbang pergeseran perilaku masyarakat yang cenderung konsumtif. Bahkan pariwisata ditengarai berkontribusi bagi munculnya pergeseran budaya di kalangan kaum milenial. Yang pasti kita berharap komitmen untuk menjaga kawasan heritage hendaknya menjadi salah satu sikap mental positif. Untuk itulah Bali sangatlah relevan jika mendasarkan kebijkan pembangunannya berorientasi pada budaya. Terlebih dalam mengembangkan sektor kepariwisataan Bali. Penjabaran atas komitmen ini tentu juga bisa diwujudkan dengan melindungi kawasan budaya dan cagar budaya yang ada. Masyarakat juga harus terus diedukasi untuk ikut merawat dan menjaga kawasan budaya sebagai penghormatan atas leluhurnya. Menjaga kawasan heritage juga bisa maknai sebagai bentuk nyata terbangunnya harmonisasi hubungan perilaku manusia dengan alam dan lingkungannya. Yang pasti hingga kini pariwisata budaya masih menjadi jargon untuk menunjukkan masih ada komitmen kuat merawat nilai tradisional itu. Komitmen ini tentu kita harapkan juga menggerakkan kita untuk menjaga taksu Bali secara bersama-sama. Selebihnya, untuk menjaga komitmen kita terhadap pewarisan kawasan heritage adalah terbangunnya keberanian menolak investasi yang tak sejalan dengan budaya Bali. Kita tentu tak boleh rakus mengelola alam jika kita ingin hidup aman, nyaman dan harmonis di Bali. Ingat, pembangunan yang beorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata akan berdampak pada rapuhnya komitmen menjaga kawasan budaya simbol dari sebuah peradaban manusia.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Evaluasi Mendalam Pemilu 2019

Turut berduka yang mendalam atas meninggalnya para pejuang Pemilu 2019. Disinyalir ada sampai dua ratus tujuh puluh dua orang telah meninggal dari anggota KPPS yang diperkirakan meninggal baik pada saat melaksanakan tugas atau pascatugas. Tragedi ini tentu tidak bisa dipandang dengan sebelah mata atau dianggap hal yang biasa, tetapi hal yang luar biasa dan perlu ada langkah atau solusi sehingga pemilu di masa depan tidak lagi memakan korban. Mohon masukan dari pembaca yang budiman, semoga pikiran baik datang dari segala penjuru (Om Ano badrah kratawo yantu wiswatah). I Puti Maniaka, S.Pd., M.Pd. Br. Sengguan, Penarungan Mengwi Badung, Bali

Mohon Penjelasan Pihak Terkait

Saya membeli rumah di Perumahan Pancanaka Bali Erfina Jalan Raya Giri Emas-Jagaraga yang alamat kantor pemasarannya di Jalan Raya Kloncing, dengan fasilitas kredit di Bank Tabungan Negara (BTN) dari bulan Juli tahun 2015 saya sudah membayar cicilan sampai dengan bulan November tahun 2018 (3 tahun lebih). Rumah saya belum juga selesai 100 persen dan belum diserahterimakan kunci oleh pihak pengembang properti yang sekarang tidak ada kantor pemasarannya atau tutup. Saya menghentikan pembayaran cicilan dan pihak Bank BTN menelepon dan mencari saya untuk segera membayar cicilan kredit dan saya ceritakan kronologi tersebut di atas, dan pihak Bank BTN menelusuri permasalahan tersebut dan ternyata benar serta uang untuk bangunan tersebut sudah habis diambil oleh pihak pengembang. Dari pihak bank saya disuruh menyelesaikan sendiri kelanjutan rumah tersebut agar segera bisa ditempati, dan dari pihak bank saya disuruh membuat surat pernyataan untuk bisa renstruktur kredit (diberikan keringanan tidak bayar) sampai bulan Mei 2019, yang mana cicilan selanjutnya akan meningkat angsuran per bulannya. Pertanyaan saya, di mana pihak pengembang sekarang keberadaannya? Kantornya tutup. Kenapa sebelum mencairkan uang untuk bangunan 100 persen ke pengembang pihak bank tidak mengecek kebenarannya ke lokasi rumah atau pemiliknya. Ternyata renstruktur kredit itu membuat riwayat kredit saya di bank lain menjadi cacat/masalah. Ini sebelumnya tidak pernah dijelaskan oleh petugas Bank BTN. Made Adi Rhayadi Putra Singaraja, Bali

Selasa Kliwon, 30 April 2019

Preservasi ”Heritage” dalam Perubahan Iklim Dampak dari perubahan iklim akan mengubah bentang alam dengan segala isinya, manusia berupaya beradaptasi. Bagaimana dengan aset heritage “pusaka”? Upaya bagi objek heritage dilakukan melalui preservasi. Preservasi heritage dalam perubahan iklim menjadi tugas mulia dan penting untuk keberlanjutan identitas serta kebanggaan bangsa. Pedoman dan cara konservasi wajib dipedomani.

Oleh

Putu Rumawan Salain iada yang kekal di bumi ini demikian para cerdik cendekia berujar! Lahir - hidup - mati adalah kodrat, namun manusia sebagai makhluk berakal berupaya walaupun sudah meninggal agar tetap terlihat hidup dengan cara mengawetkan jasad “mumi” atau melalui pembuatan patung dari batu, logam sampai dengan lilin. Bahkan tidak jarang di antaranya ada yang disertai dengan benda-benda kesayangan masa hidupnya turut serta menemani jasadnya. Temuan-temuan tersebut oleh para ahli banyak dibukukan dan menjadi penuntun kepada kita untuk mengenal masa lalu. Begitu pentingnya cerita masa lalu dimasa kini dapat dijadikan pengetahuan untuk mengetahui berbagai bentuk kehidupan dan penghidupan masa lalu, sehingga sangat berhubungan dengan dunia penelitian, pendidikan, sampai dengan pariwisata. Masa lalu selalu disertai dengan romantisme yang menggugah keingin tahuan kita. Misalnya, tentang Candi Tebing di Tampaksiring di Bali, Candi Prambanan di Yogyakarta, Angkor Wat di Siem Riep, Piramid Agung Giza (Khufu) di Mesir, Great Wall di Cina, dan lainnya. Ke lima contoh tersebut di atas adalah merupakan situs bangunan masa lalu yang lazim disebut dengan heritage. Apa itu heritage? Heritage memiliki dua pengertian yaitu: Pusaka atau Warisan. Pusaka atau Warisan setidaknya memenuhi kriteria: waktu, menyejarah, edukasi, unik, tradisi, dan rekreasi yang oleh karena keberadaannya perlu dilindungi dan diselamatkan. Pusaka atau Warisan tidak selalu berupa objek fisik semata, akan tetapi dapat juga berupa ideologi, seni, alam, dan lainnya. Keduanya sama-sama berupa aset. Pusaka tidak dapat dibagi-bagi. Namun Warisan memiliki makna dapat dibagi. Indonesia memilih Pusaka sebagai padanan kata Heritage. Organisasi Heritage Indonesia disebut dengan nama Badan Pelestarian Pustaka Indonesia (BPPI) dan JPPI untuk Jaringan Kota Pusaka Indonesia. Pusaka Indonesia mengacu pada Piagam Ciloto 2013 yang lalu mencantumkan bahwa Pusaka Indonesia terdiri dari tiga yaitu: Pusaka Alam, Pusaka Budaya ada dua yaitu yang in-

tangible (nirraga) dan tangible (teraga), dan Pusaka Saujana populer dengan sebutan Cultural Landscape. Negara Kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari 500 suku lebih, karena posisi dan hubungannya dengan bangsa dan negara lainnya memiliki aset Pusaka Budaya yang sangat kaya dan beragam di ketiga klasifikasi tersebut di atas, termasuk Bali dan Kota Denpasar pada khususnya. Terpilihnya Kota Denpasar untuk perhelatan kota pusaka dunia yang tergabung dalam OWHC (Organization World Heritage Cities) tingkat Asia Pasific tahun 2016 dan Eurasia 2019, mengantarkan Kota Denpasar dan Bali sebagai kota maupun provinsi yang memiliki potensi yang sangat unik, kaya akan aset heritage, dan punya komitmen yang kuat dalam melestarikan aset heritage sebagai identitas dan kebanggaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya melalui pariwisata heritage. Pemerintah menyadari bahwa aset bersejarah dimaksud selain sebagai dokumentasi, dapat dijadikan objek yang dapat memberikan pendapatan, sehingga secara bertahap dan berkelanjutan mulai menata objek-objek heritage. Harapannya tentu dengan diterbitkannya Undang-undang Pemajuan Budaya Nomor 5 Tahun 2017 sentuhan pada objek penguatan budaya berdampak pula pada objek heritage antara lain: bahasa, seni, permainan rakyat, adat istiadat, teknologi tradisional, dan lainnya ke dalam tatanan: Perlindungan, Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan, melalui ekosistem budaya. Upaya untuk penyelamatan objek-objek heritage dapat dilakukan dengan tindakan preservasi. Kata preservasi dan konservasi biasa diterjemahkan dengan kata pelestarian berasal dari bahasa Inggris yaitu conservation dan preservation. Menurut Echols dan Shadly (2000 : 140, 445) kedua kata ini mempunyai pengertian yang hampir sama. Konservasi berarti perlindungan, pengawetan. Sedangkan preservasi berarti pemeliharaan, penjagaan dan pengawetan. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa upaya preservasi sangat diperlukan untuk mempertahankan eksistensi objek heritage

melalui pemeliharaan, penjagaan, dan pengawetan. Upaya preservasi dibutuhkan mengingat usia objek heritage yang sudah lama (lebih dari 50 tahun) kecuali yang memiliki nilai sejarah, keunikan, akan mengalami kerusakan seperti pada kasus Arsitektur yaitu pada material bangunannya, struktur, konstruksi, warna, ornamen, dan lainnya. Kerusakan juga dapat terjadi karena kebanyakan pengunjung yang menjadi beban berat, uap keringat dari banyak pengunjung, getaran beban kendaraan, bahkan mungkin saja karena bencana alam berupa gunung meletus, gempa bumi, banjir, longsor, dan lainnya. Di negara empat musim curahan salju dan angin menjadi tambahan perhitungan bagi kekokohan objek heritage. Dampak dari pesatnya pembangunan berakibat pada padatnya areal pembangunan yang mengubah permukaan air tanah dapat berakibat merusak struktur bahkan bangunan bisa menurun atau miring (Menara Pisa di Italia diduga karena padatnya pembangunan dan turunnya permukaan air tanah disekelilingnya menjadikannya miring). Kerusakan objek pusaka budaya, khususnya yang tergolong tangible (teraga) akan semakin cepat mengalami penurunan kualitas bahkan mungkin saja demolisi “hancur” karena tekanan pengaruh perubahan iklim yang semakin kritis dan semakin sulit diramal. Perubahan iklim akan memporak porandakan ekosistem kehidupan dan penghidupan manusia di atas bumi tanpa terkecuali, bahkan kian parah ketika gas rumah kaca (GRK) menyelimuti bumi yang kita pijak bersama. Apa itu Perubahan Iklim sehingga penting dibahas, khususnya bagi kepentingan objek dan aset heritage? Perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang dalam distribusi pola cuaca. Perubahan iklim dapat terjadi di seluruh wilayah bumi. Dari sumber yang diperoleh disebutkan bahwa sistem iklim dapat bedakan atas lima bagian yang saling berinteraksi yaitu: atmosfer, hidrosfer, kriosfer (es dan permafrost), biosfer (makhluk hidup), dan litosfer (kerak bumi dan mantel atas). Sistem iklim menerima hampir semua energinya dari matahari. Diduga pergeseran atau tumbu-

kan lempeng bumi yang mengakibatkan gempa maupun tsunami adalah salah satu akibat dari perubahan iklim. Meningkatnya derajat panas di muka bumi ini menunjukkan kepada kita bahwa terjadi perubahan drastis pada ekosistem lingkungan hidup atas lapisan waktu seperti akibat dari panas yang disumbang oleh kian meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, industri, pembabatan hutan, termasuk efek rumah kaca, dan lainnya. Akibat lain yang nyata dirasakan adalah meningkatnya permukaan air laut tahun demi tahun karena mencairnya timbunan es di kedua kutub, secara perlahan namun pasti mengubah bentang pesisir “abrasi” sehingga menggerus lahan dengan segala objek di atasnya. Beberapa efek yang terjadi akibat dari perubahan iklim adalah: 1) Peningkatan panas, 2) Terjadi badai dan peningkatan muka air di pesisir, 3) Biologi vektor, khususnya kesehatan, 4) Polusi udara, 5) Ketersediaan pangan, dan 6) Konflik dalam masyarakat. Efek-efek tersebut di atas semakin menjadi-jadi ketika rotasi bumi dan jarak dengan planet lainnya terjadi pergeseran jarak. Namun yang perlu dicermati adalah pola dan tingkah laku manusia dalam mencermati signifikasi perubahan iklim dengan melakukan berbagai upaya terhadap melindungi dirinya dan aset produk budaya mereka agar tidak lebih cepat rusak atau mati. Ingat, peningkatan suhu ekstrem di beberapa kota di Eropa seperti di Prancis dan Inggris berakibat pada kematian! Perubahan iklim juga merekomendasikan agar kita bersiap menghadapi cuaca dingin ekstrem dengan segala dampaknya, seperti yang terjadi pada tahun 2018 terjadi hujan salju di Gurun Sahara. Jika makhluk hidup bisa meninggal akibat cuaca ekstrem panas maupun dingin, maka situs fisik peninggalan arsitektur berupa gereja, istana, benteng, taman, jembatan, dan lainnya, tentu akan mengalami perubahan akibat pemuaian ataupun penyusutan material konstruksinya yang ditempa cuaca panas-dingin. Bahkan sangat mungkin berat atap yang terbentuk berbagai macam material akan bertambah berat ketika ada beban salju, air hujan, ataupun terpaan angin yang dapat mengganggu kekuatan bahan maupun struktur konstruksinya. Demikian pula terpaan air hujan pada dinding ataupun rendaman air akibat banjir akan menurunkan kualitas dinding dan fondasi bangunannya. Untuk mengatasi hal-hal tersebut di atas para ahli konservasi melakukan tindakan preservasi dengan mengenali data peruba-

han iklim dengan cermat dan bahaya apa yang paling utama dan berakibat fatal yang harus ditangani. Database berupa gambar site dan potensi perkembangan lingkungannya menjadi penting dan perlu. Kemudian gambar denah, tampak, potongan, hingga detail dan jenis bahan sudah dicatat dengan rinci dan benar. Pencatatan juga dapat dan wajib dilengkapi dengan foto dan film. Demikian pula tentang ornamen, pewarnaan, jenis kayu, batu, bata atau lainnya menjadi tambahan catatan penting lainnya. Resapan air di sekitar bangunan hendaknya menjadi perhatian khusus agar tidak merendam bangunan ketika hujan lebat. Lengkapi site aset heritage tersebut dengan saluran drainase yang terhubung kesaluran darinase kota atau dibuatkan sumur resapan khusus. Di lokasi yang badainya menimbulkan sambaran petir yang membahayakan aset hendaknya dilengkai dengan penangkal petir. Di samping upaya-upaya tersebut wajib dilakukan management site agar kemampuan situs menampung pengunjung tidak terlalu berlebihan dilengkapi dengan petunjuk tentang objek khususnya pada objek yang merupakan living monument. Khusus bagi living monument di Bali agar perlakuan preservasi dalam kaitannya dengan perubahan iklim dimanfaatkan untuk mengganti bahan bangunan yang lebih kuat. Misalnya candi bata diganti dengan batu andesit ataupun dengan beton, karena berujung pada ketidak-autentitasan objek. Perbaikan berupa renovasi ataupun rehabilitasi wajib menggunakan kaidah-kaidah konservasi. Preservasi heritage di arena perubahan iklim adalah upaya mulia dan penting untuk menyelamatkan aset heritage. Seluruh dunia memanfaatkan aset heritage sebagai ikon sekaligus objek kunjungan wisatawan, oleh karenanya Indonesia, khususnya Bali wajib kiranya menyelamatkan aset pusaka alam, pusaka budaya baik yang nirraga dan teraga, serta pusaka saujana agar dapat berguna sebagai perekat bangsa dan memperkokoh negara, sekaligus bagi sarana edukasi, promosi, rekreasi, ekonomi, pariwisata, dan bermanfaat pula bagi pemuliaan Alam-Manusia-Tuhan dalam hubunganhubungannya yang harmoni Tri Hita Karana. Diperlukan upaya serius untuk menyusun mitigasi bencana, khusunya yang terkait dengan aset pusaka IndonesiaBali-Denpasar secara terintegrasi dan berkesinambungan. Penulis, Guru Besar Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Udayana

Peran Anjing Liar sebagai Penyebar Rabies POJOK

BALI tertular rabies sejak pengujung 2008. Semula penyakit terbatas di Kecamatan Kuta Selatan, Badung, namun pada 2009 menyebar sehingga seluruh kabupaten/kota di Bali tertular. Berbagai upaya dilakukan jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan provinsi, kabupaten/ kota, dibantu oleh FAO, PDHI, FKH Unud, Yayasan pencinta anjing dan masyarakat untuk membebaskan Bali dari rabies, namun belum berhasil sampai kini. Kendala utama pembebasan rabies adalah banyaknya anjing liar/diliarkan yang sangat sulit ditangkap untuk divaksin. Anjing liar adalah anjing tidak berpemilik yang berkeliaran ke sana-ke mari. Mereka biasanya tinggal di semak-semak, di luar permukiman penduduk atau di goa. Pada kondisi sehat, biasanya takut pada orang. Namun apabila tertular rabies, menjadi agresif menyerang anjing, hewan lain, bahkan menyerang orang. Anjing liar paling sulit divaksin, kalau bisa divaksin, cakupannya sangat rendah. Anjing diliarkan ada pemiliknya, namun dibiarkan lepas, keluar pekarangan. Pemilik anjing umumnya hanya memberikan makanan seadanya. Sebagian kecil anjing ini bisa ditangkap pemiliknya untuk divaksin, namun sebagian lagi lari ketika melihat tim vaksinasi. Pada kondisi sehat anjing diliarkan mengenal baik tuannya, namun saat tertular rabies tidak mengenal tuannya, bahkan menyerang siapa saja yang mendekat. Kadang-kadang makan benda asing seperti batu, potongan kayu, dll. Meskipun dalam tim vaksinasi ada penangkap anjing yang terlatih menggunakan jaring (net), masih banyak anjing yang tidak tertangkap. Dalam suatu diskusi grup dokter hewan, terungkap untuk menangkap seekor anjing diliarkan perlu waktu dua jam agar bisa divaksin rabies/sterilisasi. Anjing liar/diliarkan merupakan penyebar utama

Oleh

Soeharsono, Drh., Ph.D. rabies di Bali. Oleh karena itu, prioritas penanganan rabies harus ditujukan pada anjing ini. Anjing rumahan baik lokal maupun ras yang mudah dipegang (ditangkap) kemudian divaksin, aman dari serangan rabies. Meskipun cakupan vaksinasi anjing diliarkan lebih tinggi dari anjing liar, masih banyak anjing diliarkan yang tidak tervaksin. Hal ini tercermin pada profil anjing positif rabies. Untuk meneguhkan (konfirmasi) diagnosis lapangan rabies, dilakukan pemeriksaan laboratorium yang disebut fluorescent antibody technique di BBVet Denpasar. Teknik ini merupakan gold standard OIE/ FAO. Dari Januari sampai Maret 2019 didiagnosis positif rabies 52 sampel anjing dengan rincian Januari 19, Februari 18, dan Maret 15. Sampel berasal dari Bangli, Gianyar, Buleleng, Klungkung, Badung, Karangasem, dan Jembrana. Jumlah sebenarnya lebih banyak lagi, namun tidak dikirim ke laboratorium karena langsung dikubur masyarakat, atau tidak ditemukan. Dari 52 yang positif, 90 persen ternyata belum divaksin, 35 persen anjing liar, 65 persen anjing diliarkan, 44 persen anak anjing 2–7 bulan. Meskipun porsi anjing liar hanya 35 persen, penulis menduga siklus rabies dilestarikan pada anjing liar, sehingga sulit diketahui. Dari anjing liar disebarkan ke anjing diliarkan yang belum divaksin. Pada anjing diliarkan kasus rabies mudah diamati karena terjadi di pemukiman. Yang menarik, anak anjing umur 2 bulan sudah terserang rabies. Dokter hewan di lapangan menyampaikan masih banyak ditemukan anak anjing liar. Sebagai praktisi penulis menemukan 12 ekor anak anjing liar positif rabies (2009-2017).

Tanpa peran serta masyarakat dan aparat desa, mustahil rabies bisa dibebaskan. Perda tentang rabies sudah sangat bagus bila bisa diterapkan, dan didukung penuh masyarakat. Berikut dikutip salah satu pasalnya, yakni Pasal 5 (1): Setiap pemilik hewan pembawa rabies (HPR) wajib: Memperhatikan kesehatan dan kesejahteraannya. Mempunyai Kartu Registrasi HPR; Menvaksin hewannya secara berkala dengan vaksin rabies; Memiliki kartu vaksinasi; Memelihara hewannya di dalam rumah atau di dalam pekarangan rumahnya; Mengandangkan atau mengikat agar tidak berkeliaran di jalan-jalan umum dan di tempat umum; dan atau memakai alat pengaman apabila membawa keluar dari pekarangan rumah. Masyarakat bisa melaporkan keberadaan anjing liar di sekitar wilayahnya kepada petugas. Demikian juga bila ada keinginan untuk eliminasi (euthanasia) anjing miliknya yang sulit ditangkap, sebaiknya dieliminasi secara manusiawi. Penggunaan strychnine harus ditinggalkan karena melanggar kesejahteraan hewan. Kini ada PAPP (Para Amino Propio Phenone) diberikan sebagai umpan (bait) yang mematikan anjing tanpa menimbulkan derita. PAPP telah dipergunakan di Australia untuk mengendalikan populasi dingo. Sementara itu, populasi anjing perlu dikontrol dengan sterilisasi jantan maupun betina. Untuk anak anjing liar, sebaiknya ditangkap kemudian ditampung, divaksin rabies, kemudian diadopsikan. Bila tidak bisa menampung, sebaiknya diserahkan ke yayasan atau penjual anak anjing, setelah divaksin. Dengan eliminasi anjing liar dewasa dan pengendalian populasi anjing diliarkan, niscaya Bali bisa bebas dari rabies.

Kasus perdagangan gula, KPK geledah ruang Mendag. - Ada gula ada semut. *** Semua kabupaten/ kota di Bali memiliki warga miskin. - Tunggu kerja caleg terpilih. *** Perusda siapkan pemodelan implementasikan pergub buah lokal. - Dari kita, oleh kita, untuk kita.

Penulis, masalah zoonosis, praktisi hewan kecil

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumarthana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Selasa Kliwon, 30 April 2019

Tak Kuat Nanjak, Truk Tabrak Pengendara Motor Tabanan (Bali Post) Kecelakaan yang melibatkan truk dan sepeda motor terjadi di Jalur Denpasar-Gilimanuk memasuki tanjakan Samsam II, Banjar Samsam, Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Senin (29/4) kemarin. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 14.05 Wita tersebut merenggut korban jiwa. Korban adalah pengendara sepeda motor yang tewas tertabrak bagian belakang truk yang berjalan mundur akibat tak kuat menanjak. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa bermula ketika sebuah

truk box Fuso bernomor polisi B 9785 KRU yang dikemudikan oleh Bahtiar Firmansyah (49) asal Bekasi, Jawa Barat, melaju dari arah utara jurusan Gilimanuk menuju arah selatan jurusan Denpasar. Setibanya di TKP, tepatnya memasuki tanjakan Samsam dan menikung tajam ke kiri, tibatiba truk tidak kuat menanjak dan mesin truk mati sehingga berjalan mundur. Sopir truk yang panik kemudian membanting setir ke kiri, namun ternyata ada sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi DK 2069 GAD yang dikendarai I Made Mudiana (45) yang merupakan warga Banjar Dinas Samsam Desa Samsam. Saat itu Mudiana berada di belakang sebelah kiri truk. Akibatnya, bagian belakang truk mengenai korban dan truk masuk ke dalam got di sebelah timur jalan. Akibat ditabrak, kor-

7

TABANAN

ban mengalami patah tulang pada bagian tulang kering kaki kiri, lecet pada paha kiri dan kanan, luka robek pada bagian tulang kering kaki kanan, memar pada bagian dada, pendarahan di bagian paru, dan lecet di bagian leher. Korban selanjutnya dilarikan ke BRSU Tabanan. Namun sayang nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal dunia dalam perawatan. Kasatlantas Polres Tabanan AKP Ida Ayu Kalpika Sari membenarkan perihal peristiwa tersebut. Menurutnya, setelah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di TKP, diketahui penyebab kecelakaan adalah karena pengemudi truk kurang berhati-hati dan tidak bisa menguasai kendaraannya. Saat ini pihaknya telah mengamankan sopir truk guna pemeriksaan lebih lanjut. (kmb24)

KECELAKAAN - Polisi mengamankan lokasi kecelakaan di Samsam.

Bali Post/ist

Hingga April, OPT Rusak 179 Hektar Padi Tabanan (Bali Post) -

Tahun ini, hingga April serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) telah merusak 179 hektar tanaman padi di Kabupaten Tabanan. Dari jumlah ini, yang terbanyak berupa serangan tikus dengan luas 92 hektar. Serangan tikus terjadi di wilayah Baturiti, Penebel dan Kerambitan. Sementara sisanya adalah serangan OPT lain seperti penggerek batang dengan kerusakan tanaman padi di lahan seluas 40 hektar, wereng coklat seluas 3 hektar, kresek seluas 32 hektar, blast seluas 4 hektar dan tungro seluas 8 hektar. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana, Senin (29/4) kemarin mengatakan, serangan tikus meningkat dikarenakan musim. Tikus adalah OPT yang paling sulit dikendalikan dan paling sul i t d i p re d i ksi . Se b a b , jika dilihat dari dataran biasanya dari pengala-

man tahun-tahun sebelumnya serangan tikus terjadi di dataran rendah. Tetapi tahun ini justru terjadi di dataran tinggi. Permasalahan lain adalah tindakan sekala dan niskala yang diterapkan kadang membuat seran gan tikus malah makin menjadi-jadi. ‘’Datangnya bisa banyak dan tiba-tiba saja bisa hilang. Susah memang memberantasnya. Terkadang diberi racun, serangannya makin ganas,’’

Bedah Rumah Bantuan Badung Ditargetkan Dimulai Awal Mei Tabanan (Bali Post) Program bedah rumah untuk Kabupaten Tabanan yang anggarannya bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung terus berproses. Ditargetkan awal Mei ini pengerjaan fisik bisa dimulai. Sejauh ini, dari 300 unit penerima bantuan, baru 250 penerima yang telah menyetorkan proposal ke Dinas Sosial (Disos). Terkait hal ini, Kadisos Tabanan I Nyoman Gde Gunawan pun berharap aparat desa senantiasa membantu penerima bantuan dalam hal penyiapan proposal agar bisa segera direalisasikan. ‘’Sejauh ini masih tahap verifikasi proposal, itupun belum semua penerima bantuan menyetorkan proposal mereka. Minimal awal Mei sudah bisa terealisasi,’’ ucapnya, Senin (29/4) kemarin. Selain memverifikasi proposal, untuk program bedah rumah bantuan BKK Badung ini juga tengah proses

pembuatan buku tabungan bagi penerima lantaran realisasi bantuan akan langsung ditransfer ke rekening penerima. Terkait 50 orang penerima yang sampai saat ini belum menyetorkan proposal, Gunawan juga telah mengumpulkan Perbekel. ‘’Mereka penerima dalam membuat proposal dibantu desa, karena tidak mungkin penerima yang notabene sudah uzur membuat proposal,’’ ucapnya. Selama proses verifikasi, kata Gunawan, tidak banyak ditemukan kesalahan fatal. Hanya ada kekeliruan kecil, seperti data antara nama dengan di KTP, namun hal tersebut sudah bisa diatasi. Untuk proses selanjutnya, masih menunggu perampungan penerima bantuan untuk setor proposal. Karena ketika sudah selesai verifikasi, proposal disetorkan ke Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) untuk proses pencairan dana. ‘’Sistem pencairan itu Bakeu-

da yang punya, apakah bertahap atau sekalian. Hanya saja proses pencarian bantuan diprediksi mulai awal Mei,’’ tegas Gunawan. Untuk diketahui, Kabupaten Tabanan mendapat bantuan bedah rumah khusus keluarga tidak mampu sebanyak 300 unit. Mereka nantinya akan mendapat Rp 50 juta untuk bisa mendapatkan rumah yang layak, dan bantuan tersebut disalurkan sementara hanya untuk lima kecamatan di Tabanan. Rinciannya, untuk Kecamatan Pupuan sebanyak 146 unit dengan total bantuan sebesar Rp 7.300.000.000, Kecamatan Selemadeg 69 unit senilai Rp 3.450.000.000, Kecamatan Selemadeg Timur 38 unit senilai Rp 1.900.000.000, Kecamatan Marga 34 unit dengan nilai Rp 1.700.000.000 dan Kecamatan Selemadeg Barat 13 unit dengan nilai Rp 650.000.000. Dengan begitu, total nilai bedah rumah Rp 15.000.000.000. (kmb28)

Bali Post/bit

JENAZAH - Jenazah korban tenggelam saat akan dibawa ke rumah duka di Kabupaten Karangasem.

jelas Budana. Meski demikian, Dinas Pertanian Tabanan telah menyebarkan mengenai kewaspadaan terhadap OPT ke Koordinator BP3K Kecamatan untuk diteruskan kepada petani. Diharapkan petani mulai mengambil tindakan antisipasi untuk mencegah meluasnya serangan OPT. Untuk mengatasi serangan tikus, selain mengimbau petani untuk melakukan pembersihan sanitasi atau pematang

sawah, Dinas Pertanian telah memberi bantuan 20 kilogram racun tikus yang disebarkan masing-masing 10 kilogram ke Baturiti dan Kerambitan. Tentunya langkah pemberian racun telah diawali dengan meminta izin secara niskala. Jika dengan memberi racun tidak mempan, maka cara terakhir adalah melakukan gerakan ngeropyok yang akan digelar usai panen padi. Budana mengakui, serangan tikus dengan cara alami saat ini agak susah dilakukan. Sebab predator alami tikus dalam hal ini ular dan burung hantu sudah jarang ada di lingkungan. ‘’Contohnya ular. Kalau ditemukan di pematang sawah, petani kebanyakan

takut dan akhirnya membunuh atau menjual ular tersebut. Padahal predator alami tikus itu ular. Tetapi tidak bisa disalahkan, karena saat ini populasi ular kebanyakan ular kobra dibandingkan ular phyton,’’ jelas Budana. Saat ini mulai ada daerah yang mengembangkan predator alami tikus dalam hal ini burung hantu Tyto Alba. Diakui Budana, untuk di Desa Senganan yang ada di Penebel dan sudah mengembangkan populasi burung hantu sejak beberapa tahun, tidak mengalami serangan tikus yang berat sekarang ini. Karena itu ia berharap agar petani dan masyarakat pada umumnya mulai menjaga kelestarian predator alami tikus. (kmb24)

Keruh, Sumber Air Permukaan PDAM di Bajera

I Nyoman Gede Gunawan

Tabanan (Bali Post) Warga di daerah Bajera, Selemadeg, mengeluhkan kualitas air PDAM yang keruh beberapa waktu belakangan ini. Menurut Kabag Hubungan Pelanggan PDAM Tabanan Ida Bagus Marjaya Wirata, kekeruhan air dikarenakan air permukaan yang menjadi sumber air di wilayah Bajera kualitasnya keruh atau coklat akibat musim hujan. ‘’Sumber air permukaan yang menjadi sumber air untuk wilayah Bajera adalah Tukad Yeh Otan. Karena musim hujan, menyebabkan air meluap dan berwarna coklat,’’ ujar Wirata, Senin (29/4) kemarin. Ia menjelaskan, dari 32 sumber air PDAM Tabanan, 22 di antaranya mata air dan 7 lainnya berupa air permukaan, sumur dan bendungan. Selain Tukad Yeh Otan, sumber air permukaan lainnya adalah Tukad Nyanyi yang menjadi salah satu sumber air

PDAM untuk wilayah Kediri. Kata Wirata, sifat air dua sumber ini berbeda. ‘’Untuk Tukad Nyanyi, karena debitnya selalu ada sehingga pada musim hujan tidak terjadi kekeruhan. Beda dengan Tukad Yeh Otan, saat musim kemarau kering dan saat musim hujan meluap sehingga sedimennya membuat air jadi coklat,’’ jelas Wirata. Meski demikian, pihaknya sudah melakukan upaya pengelolaan air yang sesuai prosedur sehingga kekeruhan air yang terjadi di wilayah Bajera sudah bisa diatasi. Selain peningkatan pelayanan dalam pengelolaan sumber air di musim hujan, April ini PDAM Tabanan telah meluncurkan layanan pembayaran online. Layanan ini dikeluarkan untuk mengurai antrean konsumen dalam melakukan pembayaran di loket. Dari data, rata-rata pembayaran tiap hari sebanyak 300 konsumen per hari dan melonjak menjadi 600 hingga

800 konsumen setelah tanggal 15. Dijelaskan Wirata, pembayaran secara online ini batas waktunya sama dengan pembayaran offline yaitu mulai tanggal 1 hingga 20 tiap bulannya. Artinya, jika lewat dari tanggal tersebut, pembayaran nasabah melalui sistem online akan dikenakan denda. Pembayaran online ini untuk sementara hanya bisa dilakukan melalui mobile banking dan internet banking. Sedangkan untuk pembayaran melalui mesin ATM, untuk sementara waktu belum bisa dilakukan karena masih tahap penyempurnaan layanan. ‘’Layanan ini merupakan terobosan PDAM Tabanan untuk menyikapi antrean dan memberikan kesempatan pada masyarakat luas. Mudah-mudahan dengan layanan pembayaran rekening secara online ini bisa menurunkan jumlah antrean,’’ katanya. (kmb24)

Tabanan (Bali Post) I Ketut Manggis (45), pria asal Karangasem yang bekerja sebagai tukang ukir di Banjar Pekandelan Desa Peken Belayu Kecamatan Marga tidak bisa membendung air matanya mendapati tubuh istrinya, Ni Wayan Sasih (42), telah terbujur kaku di Sungai Yeh Ge, desa setempat. Sasih tewas tenggelam di sungai tersebut. Diduga korban terpeleset saat mencari air di pancoran Beji Pura Anyar. Tangis keluarga besar korban pun pecah saat datang langsung ke lokasi kejadian. Sembari menggendong putra keduanya yang masih kecil, Manggis hanya bisa pasrah akan musibah yang menimpa keluarganya. Di tengah rasa duka yang masih dirasakannya, ia mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelumnya. Apalagi

istrinya memang sudah biasa mencari air ke lokasi kejadian dengan membawa galon. Begitupun pada Senin (29/4) kemarin, sekitar pukul 10.00 Wita, korban pamit hendak mencari air. Ketut Manggis yang tengah melakukan pekerjaannya merasa khawatir, karena sudah 15 menit berlalu istrinya tidak kunjung kembali. Ia pun memutuskan menyusul istrinya ke pancoran beji, dan terkejut mendapati galon yang dibawa istrinya ada di aliran Sungai Yeh Ge. Ketut Manggis pun berusaha mencari keberadaan istrinya di seputaran beji dan sungai dengan cara berenang dan menyelam menggunakan alat bantu bambu, hingga akhirnya sekitar pukul 11.30 Wita korban ditemukan di dasar sungai. Melihat kejadian itu, saksi pun kemu-

dian memanggil temannya di tempat kerja di UD Agus Nadi untuk membantu mengangkat korban. Proses evakuasi dibantu petugas kepolisian dan TRC BPBD Tabanan. Berbeda dengan suami korban, justru ipar korban mengaku sempat mengalami mimpi buruk. ‘’Saya mimpi potong rambut, dan saudara lain juga ada mimpi kakak saya jatuh dan berdarah, tetapi saya tidak menyangka akan dapat musibah seperti ini,’’ ucapnya sembari menggendong keponakannya yang merupakan anak kedua korban. Kapolsek Marga AKP I Gusti Made Sudarma Putra menerangkan, korban diduga terpeleset saat mencari air di pancoran Beji Pura Anyar. ‘’Korban sudah biasa mencari air setelah pulang jemput anak. Diduga terpeleset, kare-

na kondisi pancuran memang sedikit licin dan hanya ada jarak sedikit dengan sungai dengan kedalaman sekitar 4 meter,’’ ungkapnya. Dugaan jika korban terpeleset lanjut tenggelam ke sungai dibuktikan dengan hasil pemeriksaan luar oleh dokter puskesmas. Usai dilakukan pemeriksaan luar, dan hasil rembug dengan pihak keluarga, diputuskan siang itu juga korban dibawa ke rumah duka di Banjar Bau Kaler Desa Nawakerti Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem diantar oleh ambulan RSU Tabanan. ‘’Istri saya pernah meminta jika kelak terjadi hal pada dirinya, diminta untuk dibakar langsung. Jadi hari ini (kemarin-red) kami bawa pulang kampung untuk selanjutnya diupacarai,’’ terang Ketut Manggis. (kmb28)

Bali Post/bit

Perempuan Asal Karangasem Tewas Tenggelam di Sungai


BULELENG

8

Selasa Kliwon, 30 April 2019

Dugaan ”Money Politics”

Caleg NasDem Dr. Somvir Beri Klarifikasi ke Bawaslu

Singaraja (Bali Post) – Sempat diisukan terlibat kasus dugaan politik uang (money politics - red), Calon Legislatif (Caleg) DPRD Bali dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Dr. Somvir memberi klarifikasi kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Buleleng dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Dari hasil klarifikasi itu, Senin (29/4) kemarin, intinya Dr. Somvir membantah tuduhan praktik politik uang itu. Sebaliknya, tuduhan itu dinilai sengaja dilakukan agar dirinya gagal duduk di kursi DPRD Bali. Undangan klarifikasi terhadap Dr. Somvir itu diagendakan jajaran Komisioner Bawaslu dan Gakkumdu. Klarifikasi ini karena dari keterangan pelapor Nyoman Redana, terungkap bawah Dr. Somvir diisukan terlibat praktik politik uang sebelum hari H pencoblosan pemilu serentak 17 April 2019 lalu. Dr. Somvir ketika datang menemui undangan tanpa ditemani tim sukses atau orang dekatnya. Bahkan, caleg yang dikenal sebagai guru yoga itu datang mengendarai mobil pribadinya tanpa sopir pribadi. Tidak berselang lama, Dr. Somvir langsung bertemu Ketua Bawaslu Putu Sugi Ardana untuk memberikan klarifikasi. Setelah menyampaikan klarifikasi, kemudian sekitar pukul 14.00 Wita, Dr. Somvir keluar ruangan Komisioner Bawaslu Buleleng. Dr. Somvir mengatakan, tuduhan yang menyebut dirinya terlibat politik uang itu sama sekali tidak benar. Dirinya pun mengaku tidak kenal dengan pihak pelapor (Nyoman Redana) maupun pihak terlapor Subrata. Tidak hanya itu, kader NasDem ini juga tidak pernah memberikan uang untuk mendapatkan dukungan pada pileg yang telah lewat. Sebaliknya, sesuai perjuangan partai yang mencalonkannya dan meraih kemenangan dengan suara terbanyak di Daerah Pemilihan (Dapil) Buleleng adalah tanpa politik uang. Seperti yang dituduhkan selama ini. “Saya dituduh melakukan

Lakukan Kajian Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana mengatakan, setelah mengklarifikasi Dr. Somvir, sekarang pihaknya bersama Gakkumdu masih melakukan kajian terkait keterangan pelapor dan saksi yang berkaitan dalam dugaan kasus money politics itu. Hingga sekarang, pihaknya belum berhasil mengklarifikasi terlapor yang disebut-

sebut Subrata. Terlapor sendiri sudah dua kali diundang untuk memberi klarifikasi. Namun tidak hadir. Bahkan, Bawaslu sendiri sempat mencari langsung ke rumahnya, namun yang bersangkutan tidak ditemukan. Meski belum diklarifikasi terlapor, namun sesuai kewenangan yang ada, Bawaslu diizinkan mengambil kesimpulan tanpa keterangan terlapor. Adapun keterangan yang dipakai adalah dari pelapor, saksi, dan keterkaitan barang bukti. “Dari klarifikasi yang bersangkutan tidak mengakui tuduhan itu. Juga tidak kenal dengan pelapor. Semua keterangan yang disampaikan kami kaji sebelum diambil kesimpulan melalui rapat pleno Komisioner Bawaslu,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan kasus ini dilaporkan oleh Nyoman Redana asal Dusun Munduk Uwaban, Desa Pedawan, Kecamatan Banjar. Dia melaporkan Subrata yang telah memberikan uang Rp 5 juta untuk mencari warga yang memilih Dr. Somvir. Redana kemudian membagikan uang itu kepada 10 orang, dengan menghabiskan uang Rp 1 juta. Redana ingin membagikan kembali uang itu namun tidak berhasil. Bahkan, untuk mencari pemilih dia mengaku menghabiskan biaya Rp 3.500.000, sehingga sisanya lagi Rp 500.000 diserahkan sebagai barang bukti saat melapor ke Bawaslu Buleleng. (kmb38)

Singaraja (Bali Post) – Partai politik (parpol) peserta pemilihan umum (pemilu) serentak diwajibkan menyetorkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) ke KPU. Tahapan penyetoran LPPDK itu sudah dimulai sejak 26 April 2019 sampai 1 Mei 2019 ini. Meskipun deadline penyetoran tinggal dua hari, namun KPU Buleleng baru menerima satu dari 16 parpol peserta pemilu serentak yang telah menyetorkan dokumen LPPDK. Sesuai UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, setiap parpol peserta pemilu serentak wajib menyerahkan LPPDK sesuai batas waktu yang sudah ditentukan KPU. LPPDK ini disusun masingmasing calon legislatif (caleg) yang mencalonkan diri dalam

pemilihan legislatif 17 April 2019 lalu. Sesuai regulasi, parpol peserta pemilu itu wajib menyetorkan LPPDK itu setelah pencoblosan. Komisioner KPU Buleleng Devisi Hukum dan Pengawasan Made Sumertana, Senin (29/4) kemarin mengatakan, ketentuan ini sebenarnya sudah diketahui parpol peserta pemilu atau para caleg bersangkutan. Akan tetapi, mengapa sampai mendekati berakhirnya deadline penyerahan, kebanyakan parpol belum menyerahkan dokumen LPPDK. Terkait hal itu, dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebabnya. Saat ini, pihaknya baru menerima penyerahan LPPDK dari Partai Berkarya. Sedangkan 15 parpol lainnya belum menyetorkan dokumen itu. “Deadline itu sampai 1 Mei

2019. Sampai hari ini kami baru menerima LPPDK dari Partai Berkarya saja. Kami masih menunggu parpol lainnya sampai batas akhir penyetoran,” katanya. Terkait sanksi, Sumertana mengatakan, sesuai regulasi terbaru parpol peserta pemilu. Parpol yang tidak menyetorkan LPPDK sampai batas akhir penyetoran itu, maka parpol yang bersangkutan akan dikenakan sanksi. Untuk sanksi itu KPU diberikan kewenangan menunda penetapan perolehan suara parpol bersangkutan. Dirinya mengingatkan kembali agar parpol tidak menganggap enteng ketentuan ini. Semua parpol diingatkan segera menyetorkan LPPDK seperti yang sudah diamanatkan sebagaimana ketentuan regulasi penyelenggara pemilu itu. (kmb38)

politik uang. Hal itu tidak benar. Siapa pihak yang melapor dan dilaporkan saya tidak kenal. Mungkin ini lawan politik saya yang kecewa berat. Saya sampaikan jangan kecewa atau boleh kecewa tapi jangan cemburu. Kemenangan dengan suara tertinggi di Buleleng ini adalah hasil murni. Hal itu sejalan dengan perjuangan partai kami,” katanya. Terkait upaya hukum lanjutan, Dr. Somvir mengatakan, meskipun dituduh melakukan hal tidak benar, namun dirinya tidak akan melakukan perlawanan hukum. Yang jelas, kemenangan yang sudah diraih dalam pileg itu dipertahankan karena sudah dipilih oleh warga. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penanganan dugaan kasus ini kepada Bawaslu dan Sentra Gakkumdu. “Sebagai guru yoga saya tidak memiliki jiwa demdam, apalagi saya tidak ada urusan dengan siapa yang melapor dan dilaporkan. Masalah kasus ini kewenangan Bawaslu dan jajarannya,” tegasnya.

Baru Satu Parpol Serahkan LPPDK

Bali Post/kmb38

KLARIFIKASI – Caleg DPRD Bali Partai NasDem Dr. Somvir memberikan klarifikasi terkait dugaan kasus money politics, Senin (29/4) kemarin.

Mengandung Bahan Berbahaya

Loka POM Telusuri Peredaran Cokelat Mermaid

Singaraja (Bali Post) – Loka POM Buleleng menelusuri kebenaran informasi terkait beredarnya Cokelat Mermaid yang viral di media sosial (medsos). Cokelat Mermaid itu viral karena diduga mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan. Selain menelusuri peredaran produk penganan tersebut, Loka POM mengimbau warga agar senantias waspada. Kalau menemukan cokelat Mermaid itu agar segera melaporkan kepada aparat terdekat. Harapan itu disampaikan Kepala Loka POM Buleleng Made Ery Bahari Hantana, Senin (29/4) kemarin. Menurutnya, sejak informasi jatuhnya korban setelah mengkon-

sumsi cokelat Mermaid itu, pihaknya telah menugaskan stafnya menggali informasi dan mengecek peredaran produk tersebut. Dari penelusuran sementara, Loka POM yang mewilayahi Kabupaten Buleleng dan Jembrana ini belum mendapatkan kepastian, apakah cokelat Mermaid yang diinformasikan berbahaya untuk kesehatan itu, beredar di wilayah kerjanya. Selain itu Ery juga meminta para orang tua siswa dan masyarakat umum agar waspada dan mengawasi penganan yang dikonsumsi anak didik di rumah. Kalau memang ditemukan, dirinya meminta agar segera menyampaikan kepada Loka

POM Buleleng atau melapor kepada aparat terdekat. “Sesuai instruksi pimpinan, kami masih melakukan penelusuran apakah produk itu beredar di wilayah kerja kami. Sementara, kami mengimbau agar warga selalu waspada dan mengawasi panganan siap saji yang dibeli anak-anak itu. Kalau misalkan ditemukan, kami minta disampaikan untuk kami tindak lanjuti,” pintanya. Dari rilis yang disebarkan BPOM menyebut, kasus dugaan pangan mengandung bahan berbahaya itu terjadi di Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Dari informasi itu terungkap ada tiga balita yang disebut-sebut menjadi

korban setelah mengkonsumsi cokelat Mermaid. Loka POM Semarang bersama Dinas Kesehatan (Diskes) sekarang masih melakukan penelusuran dan menunggu hasil uji laboratorium terhadap cokelat tersebut. Selain itu, BPOM mendapatkan informasi cokelat Mermaid itu merupakan produksi Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Tangerang. Setelah ditemukan korban, produk yang sempat dikonsumsi korban itu sudah habis beredar. Saat ini, sampel yang berhasil ditemukan masih diuji secara laboratorium untuk memastikan kandungan dalam produk pangan itu. (kmb38)

Cederai Demokrasi, Pelaku ”Money Politics” Diminta Diusut Tuntas SEKITAR 20 orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Buleleng (AMB - red) melakukan aksi damai di depan Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Buleleng, Senin (29/4) kemarin. Dalam aksi damai itu mereka meminta Bawaslu dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) mengusut tuntas dugaan kasus money politics yang disebut-sebut melibatkan calon legislatif (caleg) pada laga Pemilihan Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu. Lalu bagaimanakah sejatinya kasus benang kusut money politics yang terjadi di Buleleng itu?

Bali Post/kmb38

USUT MONEY POLITICS – Sekitar 20 orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Buleleng (AMB) melakukan aksi damai menuntut Bawaslu dan Sentra Gakkumdu mengusut tuntas kasus dugaan money politics.

Aksi damai ini berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita. Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat aparat Polres Buleleng. Selain menerjunkan sejumlah personel, juga anjing pelacak dari Unit Satua Satreksrim Polres Buleleng disiagakan. Begitu tiba di lokasi, peserta aksi mengusung beberapa poster. Substansi poster-poster itu pada intinya meminta Bawaslu dan Gakkumdu mengusut tuntas kasus dugaan money politics. Selain itu, peserta juga berorasi terkait dugaan money politics yang dinilai mencedarai demokrasi di Buleleng. Salah satu peserta aksi, Made Nurai, mengatakan kehadirannya ke Bawaslu untuk menyampaikan aspirasi agar Bawaslu dan Gakkumdu menindak tegas praktik money politics itu. Alasannya dugaan itu melanggar UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Bahkan,

Nurai meminta agar oknum caleg yang terlibat, harus ditindak dengan aturan hukum yang ada. “Tujuannya kasus ini diusut tuntas sesuai UU No. 7 Tahun 2017 dan meminta agar terlapor pada kasus itu dipanggil untuk diklarifikasi,” katanya. Terkait kebenaran kasus ini, Nurai mengaku sebelum kasusnya dilaporkan ke Bawaslu, dirinya ikut menerima uang Rp 100.000 yang diberikan pelapor (Nyoman Redana). Setelah pencoblosan dia kemudian diminta menjadi saksi. Karena merasa menerima uang, Nurai pun bersedia menjadi saksi dan sudah memberikan klarifikasi kepada Bawaslu dan Gakkumdu. “Saya juga saksi dalam kasus ini. Memang setelah dilaporkan, tetapi Pak Subrata belum juga dipanggil, sehingga kami ingin kasus ini dituntaskan agar semua jadi clear,” katanya.

Ketua Bawaslu Putu Sugi Ardana didampingi Komisioner Kadek Carna Wirata mengatakan, kasus dugaan money politics itu dalam tahap pengumpulan barang bukti dan keterangan pelapor dan saki-saksi. Saksi yang sempat diisukan terlibat dugaan kasus ini Dr. Somvir sudah memberikan klarifikasi. Klarifikasi terhadap Dr. Somvir diakuinya bukan karena ada tekanan beberapa pihak. Namun penanganan kasus ini berdasarkan mekanisme dan kewenangan yang dimiliki Bawaslu dan Gakkumdu. “Saya sampaikan kasusnya sudah berproses. Siapa saja saksi yang muncul dari klarifikasi sebelumnya akan kami periksa. Seperti Dr. Somvir karena memang diisukan ada dalam kasus money politics itu, kami undang untuk memberikan klarifikasi,” jelasnya. (mud)


Selasa Kliwon, 30 April 2019

GIANYAR

9

Divonis 2,5 Tahun Penjara

Perampas Sertifikat Tanah Milik Warga Disabilitas Gianyar (Bali Post) Kasus sidang perampasan sertifikat milik warga disabilitas, Dewa Nyoman Oka alias Dewa Koming, akhirnya memasuki sidang putusan pada Senin (29/4) kemarin. Dua terdakwa dalam kasus ini yakni Dewa Ketut Oka Merta dan Dewa Ngurah Suastika divonis dua tahun enam bulan (2,5 tahun) oleh majelis hakim. Persidangan ini dipimpin hakim ketua Dewantoro dengan dua anggota I.B. Ari Suamba dan Wawan Edi Prastiyo. Trio hakim ini membacakan amar putusan secara bergantian. Ada lima poin yang menjadi pokok putusan yang menyatakan kedua terdakwa terbukti bersalah. “Bahwa, kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan permufakatan jahat menggunakan surat palsu,” ujar hakim Dewantoro. Terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 263 ayat (2) KUHP jo Pasal 88 KUHP. Berdasarkan pertimbangan itu majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun enam bulan. Majelis hakim juga menetapkan masa hukuman dikurangi masa kurungan yang sudah berjalan. Setelah membacakan putusan, hakim langsung bertanya kepada kedua terdakwa. Keduanya langsung berkonsultasi singkat kepada kuasa hukum mereka. Melalui kuasa hukumnya, dua terdakwa langsung menyatakan banding. Sedangkan, JPU yang menuntut dua terdakwa tiga tahun, enam bulan, menyatakan pikir-pikir. Usai sidang, pengacara korban, Made Somya Putra, menghargai putusan hakim sebagai bentuk kebijaksanaan. Namun ia tetap berharap hukuman seberat-beratnya, sehingga ke depan bisa menjadi pembelajaran untuk tidak memanfaatkan warga disabilitas. “Penyandang disabilitas seperti klien kami, diharapkan tidak lagi dimanfaatkan dengan cara melanggar hukum dan tidak manusiawi,” pintanya. Mengenai upaya banding yang dilakukan terdakwa, pihaknya menyerahkan mekanisme kepada kejaksaan, apakah banding atau tidak. “Kita serahkan sepenuhnya ke kejaksaan,“ katanya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

KEBYAR - Performa pada pergelaran gong kebyar tingkat dewasa dalam rangkaian HUT ke-248 Kota Gianyar di Open Stage Balai Budaya, Minggu (28/4) malam.

Sekaa Gong Panji Kumara Mas Banjar Jasri Belega

Bawakan Tabuh Kreasi Kekebyaran Ambarawa Gianyar (Bali Post) Duta Gong Kebyar Dewasa Kabupaten Gianyar untuk Pesta Kesenian Bali (PKB) XLI tahun 2019 Sekaa Gong Panji Kumara Mas dari Banjar Jasri, Belega, Blahbatuh berkolaborasi dengan Sekaa Gong Dwija Cita Langu, Karang Taruna Putra Persada, Sukawati menunjukkan performa pada pergelaran gong kebyar tingkat dewasa dalam rangkaian HUT ke-248 Kota Gianyar di Open Stage Balai Budaya, Minggu (28/4) malam. Persembahan perdana dimulai dengan atraksi tabuh kreasi kekebyaran Ambarawa, yang bermakna angin, napas, kekuatan maha dashyat berasal dari kesadaran, menjadi energi maha positif halus. “Ambarawa, merupakan refleksi kekuatan keber-

samaan, dan kepekaan alam,” jelas Kepala Bidang Seni dan Budaya Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar Wayan Jagra. Selanjutnya, SG Panji Kumara membius penonton dengan tari kreasinya bertajuk Panji Bala Aga, yang membawa spirit Kebo Iwa menjadi semangat perjuangan masyarakat Blahbatuh pada masa kini. Semangat itu terpancar dalam konsistensinya melestarikan kearifan lokal kerajinan bambu di Belega Kemudian solah ngerawit “Hyang Tri Semaya” membuat penonton semakin larut dalam alunan gambelan. Bercerita tentang Sang Hyang Wisnu dalam semadinya, melihat ketidakwajaran di Marcepada. Hyang Tri Semaya, Brahma, Wisnu, Iswara turun ke Mar-

cepada membuat kesenian. Seni tabuh, seni tari diiringi para gandarwa. Terbang ke segala penjuru untuk menyebar kesenian. Dewa Wisnu menari telek, Brahma menari Tupeng Bang, dan Sang Hyang Iswara menjadi Barong Suari. Penampilan pamungkas dari SG Panji Kumara Mas menyuguhkan Swara Yantra. Yaitu tentang hidup menjadi karunia ketika sudah melampaui lapisan kesadaran tubuh, hingga mencapai kesadaran diri sejati. Nada Swara adalah Yantra atau sarana untuk menuju Hyang Maha Swara yaitu Iswara. Getaran dari lantunan nada-nada purwa, digarap dalam sentuhan kekinian dengan memberdayakan nada-nada gong kebyar, sebagai sarana untuk menuju Hyang

Maha Swara. Usai penampilan memukau dari SG Panji Kumara Mas, berikutnya SG Dwija Cita Langu, Karang Taruna Putra Persada Sukawati menunjukkan performa yang tidak kalah takjub. Dengan mempersembahkan tabuh pat lelambatan kreatif (Wangsul), mereka berhasil menjaga energi penonton yang seakan tiada habisnya untuk tetap menikmati pertunjukan. Menurut Wayan Jagra, Wangsul dalam hal ini diartikan sebagai pulang kembali ke jati diri sesungguhnya. Sebab, selama ini, di dunia sudah sangat penuh dengan aktivitas dan kreativitas yang kadang membuat jenuh, sehingga menghasilkan kegelisahan hati berkepanjangan. Penata

ingin kembali tunjukkan jati diri penuh dengan kelembutan, kehalusan, keagungan, dan ketenangan. Selanjutnya, penampilan kedua berupa tabuh kreasi ‘Maskumambang’. Adalah gending kebyar yang diciptakan tahun 2007 silam oleh komposer Nyoman Winda ini merupakan sosok kumbang memiliki warna kemilau keemasan. Maskumambang menjadi simbol dari jenis serangga indah yang menginspirasi gending kreasi gong kebyar, memberi dinamika yang saling merendah, dan mengukur setiap batas kekuatan warna yang ada. Sehingga memunculkan keterpaduan yang indah. Berikutnya, performa terakhir dari gong kebyar dewasa itu ditutup dengan tari Kebyar Duduk. (kmb35)

Soroti Dugaan Penggelembungan Suara

Bali Post/kmb35

PUTUSAN - Kasus sidang perampasan sertifikat milik warga disabilitas, akhirnya memasuki agenda putusan, Senin (29/4) kemarin.

Sidang Dihadiri Komisi Yudisial

ADA hal berbeda selama sidang putusan yang berlangsung Senin (29/4) kemarin, yakni kehadiran petugas dari Komisi Yudisial (KY) memantau jalannya proses sidang. Dua petugas KY ini nampak merekam jalannya sidang menggunakan kamera video lengkap dengan tripod. Humas PN Gianyar Wawan Edi Prastiyo membenarkan keberadaan petugas KY untuk memantau jalannya sidang. Pihaknya pun mempersilakan petugas tersebut melakukan pengamatan hingga perekaman jalannya persidangan. “Kami sangat terbuka, karena tadi itu memang sidang terbuka, jadi tidak masalah. Tetapi jangan sampai itu terkesan mengintervensi jalannya persidangan, apalagi mengomentari putusan, itu bukan ranahnya KY, putusan itu bukan wilayah pantauan KY,” tegasnya. Ditegaskan yang menjadi kewenangan KY ialah terkait kode etik pedoman perilaku hakim, sedangkan teknis yudisial itu bukan kewenangan KY, untuk melakukan pengamanatan atau perekaman. “Kalau memang dari sisi kode etik pedoman perilaku hakim ada kesalahan atau pelanggaran oleh majelis hakim, silakan gunakan kewenangan KY, tetapi ini anehnya kok ujug-ujug KY datang hanya pada saat putusan, kalau ini (sidang - red) suatu hal penting kenapa tidak dari awal,” katanya. Wawan mengaku tidak tahu apakah ada laporan sebelumnya terkait kode etik hakim, sehingga KY datang ke PN Gianyar merekam jalannya putusan itu. Menurutnya, hal semacam ini sangat tipis sekali jaraknya sebagai bentuk intervensi. “Kenapa begitu? ya karena hadirnya saja pas saat putusan, kalau memang tidak mau dianggap intervensi, mestinya yang diamati pada kode etik perilaku hakimnya saja, “ tandasnya. (nik)

Telepon Penting gianyar Kantor Bupati

- 943056

PMI Gianyar

DPRD

- 943144

KONI Gianyar

- 947261

BPBD - 7844717/7844718

BNN Kab. Gyr.

- 946122

PMK

PLN

- 947166

- 943113

- 8958414

Kantor Satpol PP - 944436

Kodim 1616 Gyr - 943069

RSUD Sanjiwani - 943020

Koramil Gianyar - 942289

PDAM

- 944225/943233

KPA Gianyar

- 942184

Koramil Blahbatuh - 941167 Koramil Tegallalang - 974792

KPU Tunggu Keberatan Saksi Gianyar (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gianyar menyoroti dugaan penggelembungan suara yang terjadi di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh. KPU Gianyar kini tengah menungggu keberatan dari saksi partai pada sejumlah TPS tersebut. Sementara proses penghitungan suara di Kecamatan Blahbatuh dipastikan masih tetap berjalan.

Putu Agus Tirta Suguna

Bali Post/kmb35

Ketua KPU Gianyar Putu Agus Tirta Suguna mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran sementara di TPS yang diduga terjadi penggelebungan suara, semua saksi hadir dalam setiap rangkaian pemilu, dari proses pencoblosan hingga penghitungan di tingkat kecamatan. Nah saat penghitungan di tingkat kecamatan inilah seharusnya menjadi kesempatan untuk kroscek, serta menyampaikan bila ada ketidaksesuaian. “Di sana kesempatan kroscek terkait dengan data direkap di kecamatan,” katanya. Ditegaskan model C1 yang diperoleh oleh masing-masing calon, secara pribadi maupun kelompok harusnya bisa dik-

roscek saat proses pembetulan di tingkat kecamatan. “Masingmasing saksi tahu terkait data di panwascam. Sehingga tidak bisa klaim sendiri mengenai hasil, karena ini masih berproses di tingkat kecamatan, dari data yang dihitung masing-masing TPS hingga plano,” katanya. Menurut Ketua KPU, jumlah suara yang lebih seharusnya juga bisa dicek dengan membandingkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di awal. Pengecekan itu bisa dilakukan dengan penghitungan suara ulang. “Sekarang kalau terjadi perselisihan suara di formulir C1 itu bisa dilakukan pembanding plano. Nah kalau ada permasalahan plano bisa dilakukan

penghitungan suara ulang, tetapi dalam proses rekapitulasi ini masih berproses di Kecamatan Blahbatuh,” katanya. Menurut Agus Tirta Suguna, dalam kasus ini, partai politik sudah memberikan mandat ke masing-masing saksi. Sekarang harusnya menjadi peran saksi yang juga bertugas mengkoreksi mengajukan keberatan, terkait adanya informasi penggelembungan suara. “Sekarang peran saksi untuk mengkoreksi, menyatakan keberatan terkait dengan proses di tingkat kecamatan, namun saksi sepanjang belum ada mengajukan keberatan selama proses ini, sehingga penghitungan tetap jalan,” katanya. (kmb35)

Tarif Parkir Motor RSUD Sanjiwani Turun Gianyar (Bali Post) Sempat mencantumkan tarif Rp 2.000 untuk parkir sepeda motor di kawasan Rumah Sakit (RS) Sanjiwani Gianyar, ternyata retribusi untuk nilai tersebut belum ada dasar jelas. Kini tarif parkir pada rumah sakit yang berlokasi di Jalan Ciung Wanara itu pun diturunkan menjadi Rp 1.000, sesuai perda retribusi parkir di Kabupaten Gianyar. Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar I Made Rai Ridartha, ATD., Dipl.UG., M.Eng. Sc., dihubungi Senin (29/4) kemarin mengatakan, penarikan retribusi parkir Rp 2.000

untuk kawasan RSUD Sanjiwani Gianyar memang belum ada dasar. Dikatakan tarif parkir Rp 2.000 hanya berlaku untuk kawasan objek wisata. “Itu (tarif Rp 2.000 RSUD Sanjiwani - red) kan dasarnya belum ada, yang jelas kita akan naikan tapi nunggu aturan dulu, yang Rp 2.000 motor itu biasanya di objek wisata, kalau rumah sakit kan bukan objek wisata,” katanya. Disinggung berapa lama sempat digunakan tarif parkir Rp 2.000 di kawasan RSUD Sanjiwani, Rai Ridartha mengaku belum tahu pasti. Ia mengaku akan melakukan

pengecekan untuk memastikan hal tersebut. “Saya tidak jelas waktu mungut dua ribunya itu entah berapa lama, coba saya cek dulu ke bidang yang menangani,” katanya. Rai Ridartha juga mengaku akan mengecek terlebih dulu, apakah retribusi parkir Rp 2.000 sudah disetorkan ke pemerintah. Disinggung kelebihan retribusi parkir yang tidak sesuai peruntukan itu akan dikemanakan, Rai Ridartha mengaku akan melakukan pengecekan terlebih dahulu. “Kalau memang itu dipungut berapa hari? kalau distor ke kas daerah kan tidak perlu nanya lebihnya. Saya tidak

tahu pungutan Rp 2.000 itu, apakah memang ada perintah atau di sana mungut Rp 2.000 tanpa perintah, makanya biar tidak keliru saya akan cek dulu,” katanya. Diberitakan sebelumnya usai proses percobaan alat parkir elektronik di pintu masuk dan pintu keluar RSUD Sanjiwani. Pihak rumah sakit mulai memberlakukan tarif parkir baru. Kala itu tarif yang dicantumkan pada alat tersebut, untuk pembayaran parkir motor Rp 2.000 dan untuk parkir mobil senilai Rp 3.000. Ketentuan baru tersebut cukup mengejutkan para

pengendara. Pasalnya, di luar rumah sakit, seperti di Pasar Gianyar saja masih berlaku tarif lama yakni seribu rupiah untuk sepeda motor. “Tumben saya ke rumah sakit, ada alat baru, harus mencet tombol untuk dapat karcis. Setelah bayar, ternyata Rp 2.000,” ujar salah satu pengunjung rumah sakit, Wayan Indra. Dia pun sempat terkejut karena sudah menyediakan uang koin Rp 1.000 saat hendak keluar areal rumah sakit. Namun saat bertemu perugas ternyata dikasih tarif parkir Rp 2.000. “Ya akhirnya buka dompet lagi, keluarkan lagi seribu,” jelasnya. (kmb35)

Warung Kecil Diajak Melek Teknologi dan Dibantu Permodalan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (selaku pengelola jaringan Alfamart) membantu usaha mikro masyarakat melalui bantuan permodalan. Kucuran modal ini disupport oleh Toko Modal (PT Toko Modal Mitra Usaha) bekerja sama dengan pemilik warung kecil yang sudah menjadi mitra Alfa Mikro, program pemberdayaan warung milik Alfamart. Program ini juga sekaligus mengajak pelaku usaha mikro kecil (UMK) untuk memanfaatkan teknologi digital. Caranya dengan unduh di Play Store sehingga para pemilik warung mendapatkan kemudahan untuk memesan barang yang diinginkan. “Aplikasi Alfa Mikro seder-

hana dan sudah sangat mempermudah pemilik warung yang jadi member kami. Kini semakin dipermudah dengan support pinjaman modal dari Toko Modal. Pesan dulu semua barangnya, bayar belakangan,” tutur System Developentc Specialist Alfamart Achmad Bachtiar di sela-sela pelatihan manajemen ritel bagi pedagang eceran UMK di ruang pertemuan Kaori Group di Mas Ubud, Gianyar, Senin (29/4) kemarin. Mengusung tagline “Sahabat Usaha Mikro untuk Rakyat”, Alfa Mikro dan Toko Modal memastikan banyak keuntungan bagi pemilik warung yang bergabung menjadi mitra. “Artinya, ada jeda waktu untuk memutarkan

barang dagangan. Sangat cocok untuk membantu usaha mikro,” ucap Bacthiar menambahkan. Syarat bagi pemilik warung yang ingin bergabung menjadi member sangat mudah. Keuntungannya, memesan barang mudah dan cepat, pendanaan eksklusif dengan biaya terjangkau dan pembayaran tagihan mudah di toko Alfamart. Sementara itu, SME Relation General Manager Property& Smb Development Dwi Aryo Darmasto mengatakan, dalam sesi pelatihan manajemen ritel tersebut, peserta yang umumnya adalah pedagang eceran mendapatkan pengetahuan materi terkait teknik menata barang, pen-

getahuan produk, cash flow, hingga melayani konsumen. Dia menambahkan, pelatihan yang melibatkan para pedagang warung ini digelar secara rutin setiap tahun dan di setiap wilayah yang memiliki jaringan toko. “Tujuannya, mengajak para pelaku UMKM khususnya yang juga memiliki bis nis ritel untuk memahami manajemen ritel modern. Pelaku UMKM sudah saatnya tumbuh berdampingan. Keduanya harus bersinergi. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan, yakni menjadi jaringan distribusi ritel yang berorientasi pada pemberdayaan pedagang kecil. Pelaku UMKM perlu dibekali dengan ilmu manajemen

UMK - Peserta pelatihan manajemen ritel bagi pedagang eceran UMK di Gianyar, Senin (29/4) kemarin. agar memiliki daya saing. Terutama pelatihan hari ini lebih lengkap dari biasanya, karena kami menambahkan materi bisnis online di

dalamnya,” ucapnya. Branch Manager Alfamart Bali Suriadi mengatakan, kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkala di berbagai

wilayah guna mendukung program meningkatkan keberlangsungan UMKM supaya terus tumbuh dan berkembang. (ad1097)


JEMBRANA

10

Selasa Kliwon, 30 April 2019

PLENO – Suasana rekapitulasi di salah satu kecamatan di Jembrana. Dari lima kecamatan, empat di antaranya sudah menggelar pleno kecamatan.

Pleno Empat Kecamatan Menangkan PDI-P Kuasai 54 Persen Suara

Negara (Bali Post) – PDI Perjuangan meraih suara tertinggi secara keseluruhan di Kabupaten Jembrana dengan raihan suara mencapai 54 persen lebih (DPRD Kabupaten). Hal tersebut tergambar dari hasil rekapitulasi di lima kecamatan yang saat ini sudah 90 persen rampung. Dari lima kecamatan, hanya Kecamatan Negara yang masih melakukan rekapitulasi TPS desa, sedangkan empat kecamatan lainnya; Pekutatan, Mendoyo, Jembrana dan Melaya, Senin (29/4) kemarin sudah rampung. Dari pengamatan, untuk suara partai politik (parpol) seluruh pemilihan legislatif baik DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR-

RI, PDI Perjuangan menguasai suara se-Kabupaten Jembrana. Di DPRD Kabupaten, PDI meraup suara lebih dari 54 persen. Dengan dulangan

suara sebesar itu, PDI-P dipastikan menempatkan 18 orang di DPRD Jembrana dari jumlah total 35 orang anggota DPRD. Disusul Golkar (6

kursi) dan Gerindra (4 kursi). Selanjutnya Demokrat yang diprediksi mengunci tiga kursi dan disusul PKB (2 kursi). Sementara Hanura dan PPP diprediksi samasama meraih satu kursi. (Detail nama-nama calon Dewan lolos di halaman 16 - red) Sementara untuk suara DPRD Provinsi Bali, PDI-P juga unggul dengan raihan suara 48 persen lebih.

Sering Bermasalah, Pemkab Waspadai Kontraktor Luar Daerah

Negara (Bali Post) – Dinas Pekerjaan Umum berharap setiap perusahaan di bidang konstruksi atau kontraktor melengkapi persyaratan yang ditentukan. Khususnya terkait jaminan keselamatan dan kesehatan (K3) serta kondisi riil perusahaan di Kabupaten Jembrana. Khususnya kontraktor luar daerah Jembrana, harus dipastikan memiliki kantor cabang dan kepastian jumlah tenaga kerja. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, sejumlah proyek yang dikerjakan kontraktor asal luar daerah di antaranya terjadi permasalahan ketika

di belakang hari. Kepala Dinas PU Jembrana I Wayan Darwin ditemui Senin (29/4) kemarin mengatakan, dengan sistem tender saat ini, rekanan dari mana saja bisa mengikuti. Sehingga sangat terbuka rekanan dari luar daerah bersaing dengan kontraktor dari dalam daerah. Namun, berkaca dari pengalaman sebelumnya, dinas berharap pemenang tender kontraktor dari dalam daerah. Jika dikerjakan kontraktor dari Jembrana, permasalahan yang muncul akan lebih mudah berkoordinasi. “Kami berharap dari rekanan

dalam daerah. Ketika kami cek dan berkoordinasi lebih mudah karena kantor (kontraktor daerah) juga di sini. Karena itu untuk kontraktor luar daerah, harus dipastikan ada kantor cabang di sini, K3-nya dan lain-lain,” ujar Darwin. Kejadian-kejadian sebelumnya, proyek yang dikerjakan kontraktor luar daerah sering bermasalah serta membutuhkan penyelesaian lagi. Padahal tanggung jawab rekanan, bukan hanya saat pekerjaan selesai dilakukan, tetapi juga pada masa pemeliharaan. Karena itu pihaknya tidak ingin

kontraktor luar daerah itu meninggalkan masalah di Kabupaten Jembrana. Sementara itu dari pengamatan di LPSE, tender yang berlangsung selain kontraktor dalam daerah juga banyak diikuti rekanan dari luar daerah. Dalam pelaksanaan seluruh rekanan diperlakukan sama dengan persyaratan yang diberlakukan mengikuti regulasi baru. Salah satu yang paling perlu diperhatikan adalah terkait K3 (keselamatan dan kesehatan kerja). Bila rekanan belum memenuhi syarat itu dipastikan akan gugur. (kmb26)

Tabrak Truk, Pengemudi Mobil Pick-Up Luka-luka Negara, (Bali Post) Kecelakaan terjadi Senin (29/4) pagi di Jalan Umum Jurusan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Kecelakaan terjadi antara mobil pick-up boks DK-8510-UQ yang dikemudikan Andy Fajar (26) dari Banyusari, Singaraja dengan truk AG8789-UI yang dikemudikan Toni Firman Hidayanto (30) dari Blitar. Dari informasi mobil pick-up DK-8510-UQ yang memuat makanan ringan tersebut melaju dari arah barat pada situasi jalan tikungan landai ke kanan, di mana saat itu arus lalu lintas sedang, pada saat melewati jalan tersebut mobil pick-up oleng ke kanan. Mobil terlalu mengambil haluan ke kanan dan tidak memperhatikan truk AG-8789-UI sehingga terjadi tabrakan. Akibat kecelakaan itu, Andy Fajar mengalami luka robek pada dahi kanan, luka robek di atas alis kanan, di kelopak mata kanan, bahu kanan, luka robek pada lutut kanan, dan benjolan pada kening sebelah kanan. Andy kemudian dibawa ke Puskesmas Pekutatan. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Wiyatmoko seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan kecelakaan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. (kmb) KECELAKAAN - Kecelakaan yang terjadi di Jalan Umum Jurusan Denpasar-Gilimanuk, Banjar Swastika, Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana menyebabkan pengemudi pick-up luka-luka.

Disusul Partai Golkar 20 persen dan Partai Gerindra 6 persen dari total suara sah di Jembrana. NasDem di ranking ketiga dengan 5 persen suara bersaing dengan Demokrat 3,9 persen suara. Dengan raihan suara itu, dipastikan PDI-P mempertahankan dua kursi di dapil 4 (Kabupaten Jembrana), disusul Golkar (1 kursi), dan Gerindra (1 kursi). Hasil

suara partai tertinggi juga diraup PDI-P dalam pemilihan DPR-RI. PDI-P meraih suara 48 persen disusul Partai Golkar 17 persen dan Hanura 6 persen. Ketua KPU Jembrana I Ketut Gede Tangkas Sudiantara mengatakan, untuk total suara seluruh partai menurutnya akan terlihat dalam pleno tingkat Kabupaten yang digelar dalam

waktu dekat. Saat ini, dari lima kecamatan di Jembrana baru empat kecamatan yang sudah melaksanakan pleno kecamatan. “Tinggal Negara saja belum, masih rekapitulasi dan kita jadwalkan sampai 2 Mei ini. Yang lain sudah,” terangnya. Setelah pleno tingkat kabupaten nanti menurutnya juga akan dilanjutkan pleno tingkat provinsi. (kmb26)

Kasus Korupsi Santunan Kematian

MA Tolak Kasasi JPU Soal Uang Pengganti Negara (Bali Post) Kasasi jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Jembrana terkait kasus santunan kematian dengan terdakwa Indah Suryaningsih telah turun. Kasasi ditolak oleh Mahkamah Agung (MA), di mana berdasarkan petikan putusan nomor 84 K/KPID.SUS/2019 menguatkan putusan sebelumnya. Sehingga putusan tingkat pertama, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Denpasar, yakni pidana penjara 4 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan, denda Rp 200 juta, subsider 3 bulan dan uang pengganti Rp 171 juta, subsider 1 tahun penjara tetap diberlakukan. Sebelumnya, JPU Kejari Jembrana mengajukan kasasi terkait putusan besaran uang pengganti yang tidak sesuai dengan tuntutan. Dalam tuntutan terdakwa dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 239 juta, tetapi hakim memutuskan uang pengganti sebesar Rp 171 juta. Dikonfirmasi terkait putusan kasasi MA itu, Kasipidsus Kejari Jembrana Ivan Praditya Putra, Senin (29/4) kemarin membenarkan. Dari petikan putusan yang diterima JPU, dalam rapat musyawarah majelis hakim 20 Maret 2019, menolak permohonan kasasi. Sehingga menguatkan putusan di Pengadilan Negeri Tipikor Denpasar. JPU menurutnya juga telah melakukan eksekusi terhadap terpidana Indah Suryaningsih. Tetapi terkait denda dan uang pengganti yang harus dibayar terdakwa, JPU masih menanyakan lebih lanjut kepada yang bersangkutan. Bila denda dan uang pengganti tidak dibayar, maka akan diganti dengan kurungan atau pidana penjara. Indah Suryaningsih dalam putusan di Pengadilan Negeri Denpasar nomor 08/Pid.SusTpk/2018/PN Dps, 1 Agustus 2018 dinyatakan melanggar Pasal 2 ayat 1 junto Pasal 4 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Atas tindakannya itu terdakwa yang merupakan PNS di Dinas Sosial dipidana penjara selama 4 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan. Kasus ini seperti diberitakan sebelumnya, juga menyeret sejumlah terdakwa lain. Di antaranya oknum klian Banjar Sarikuning Tulungagung I Dewa Ketut Artawan dan Klian Banjar Munduk Ranti Tukadaya I Gede Astawa. Kedua terdakwa ini tengah menjalani peradilan di pengadilan tipikor PN Denpasar dan dituntut pidana penjara selama 4,5 tahun. (kmb26)

Ivan Praditya Putra


Selasa Kliwon, 30 April 2019

Karangasem

11

Pohon Tumbang, Lalu Lintas Macet Amlapura (Bali Post) Bencana pohon tumbang kembali terjadi di wilayah Jalan Ahmad Yani Kelurahan Subagan, dan Dusun Samuh Desa Bugbug, Kelurahan Karangasem, Senin (29/4) kemarin. Kejadian itu sempat membuat aktivitas lalu lintas sedikit terganggu. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, informasi pohon tumbang diperoleh dari petugas

kepolisian. Merespons laporan itu, pihaknya langsung bereaksi cepat menurunkan petugas guna melakukan pembersihan. Lalu lintas memang sempat terganggu. Masalahnya, pohon tumbang itu melintang di jalan raya. Pohon tumbang itu disebabkan truk bermuatan besar manarik ranting pohon tersebut, sehingga hal itu membuat ranting pohon tertarik dan akar tercabut dari

tanah. Peristiwa di tempat lainnya juga diakibatkan hal yang sama, yakni ranting pohon ditarik oleh truk yang bermuatan besar. Pohon tumbang itu kemudian menimpa mobil pick-up. Syukurnya tidak ada korban jiwa. ‘’Pohon tumbang di jalan itu sudah dibersihkan. Setelah pohon itu dipotong, arus lalu lintas saat ini sudah kembali normal,’’ ujar Arimbawa. (kmb41)

Amlapura (Bali Post) Dua pemuda pelaku penjambretan yang masih di bawah umur dibekuk Buser Sat Reskrim Polres Karangasem, Jumat (26/4). Pemuda itu adalah IKE berasal dari Pedahan Kelod-Tianyar dan temannya, IWS, asal Desa Tianyar, Kubu. Kedua pelaku telah diamankan. Kasus itu selain dikembangkan untuk mencari latar belakang kenekatan pemuda tersebut juga sekaligus untuk disidik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus penjambretan itu terjadi di Bendungan Padang Savana, Desa Tianyar, Kecamatan Kubum Rabu (20/3) sekitar pukul 18.00 Wita. Korbannya I Gede Juliarta (16). Kala itu korban sedang asyik bermain HP tanpa mempedulikan sekitar. Kemudian tida-tiba ada sebuah sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam berboncengan menghampiri korban. Lalu salah satu dari mereka merampas HP korban

dan langsung melarikan diri. Korban sempat mengejar pelaku, namun sesampainya di pertigaan Beten WaruTianyar korban kehilangan jejak. Atas kejadian itu korban lalu melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kubu. Kasat Reskrim Polres Karangasem Kompol Losa Lusiano Araujo menegaskan begitu Tim Buser Sat Reskrim Polres menerima laporan itu, tanpa membuang buang waktu langsung melakukan olah TKP. Timnya mengumpulkan keterangan korban dan saksisaki di sekitar TKP. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim lalu berhasil mengidentifikasi ciri-ciri yang diduga sebagai pelaku penjambretan tersebut. Setelah itu Jumat (26/4) sekitar pukul 17.00 Wita Tim Buser Sat Reskrim Polres sudah berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Nmax milik KR yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penjambretan. Selain itu, tim juga berhasil

menemukan satu buah HP merek Vivo warna hitam biru yang sudah dijual kepada INK, seorang pemuda dari Pedahan Kaja–Tianyar. ‘’Tim Buser terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Sekitar pukul 18.00 Wita tim berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial IWS,’’ ujar Araujo. Dia diduga sebagai pelaku utama pencurian dengan penjambretan itu. Sedangkan IWS ditangkap di rumahnya di Desa Tianyar tanpa perlawanan berarti. Keesokan harinya tim kembali mengamankan satu terduga pelaku lainnya berinisial IKE asal Pedahan Kelod-Tianyar yang merupakan joki, sebagai pengendara motor Yamaha Nmax saat beraksi di TKP. Keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing. Saat ini mereka sudah diamankan dan selanjutnya menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (kmb41)

Menjambret, Dua Pemuda Dibekuk

Bali Post/kmb41

POHON TUMBANG - Peristiwa pohon tumbang melintang di jalan. Hal itu sempat menyebabkan arus lalu lintas macet.

12 Parpol Belum Sampaikan LPPDK

Caleg yang Lolos Terancam Tertunda Di-SK-kan

Amlapura (Bali Post) Sebetulnya tinggal dua hari deadline (batas akhir) yang dimiliki partai politik (porpol) peserta Pemilu 2019 penyampaikan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK). Akan tetapi hingga Senin (29/4) kemarin tercatat baru empat parpol yang telah menyampaikan LPPDK ke KPU. Sedangkan 12 parpol lainnya masih belum ada yang mengumpulkan LPPDK itu. Akibatnya, calon yang sudah lolos terancam tertunda di-SK-kan dari KPU. Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana mengungkapkan, sampai sekarang ini hanya empat parpol yang sudah menyampaikan dana kampanye ke KPU. Keempat parpol itu adalah Partai Golkar, Garuda, PAN dan PKS. Sedangkan 12 parpol lainnya belum melaporkan LPPD tersebut. ‘’Kecuali Partai Golkar, parpol lainnya yang sudah melaporkan LPPDK justru parpol yang tidak meloloskan caleg dan tidak ada calegnya,’’ ujar Krisna. Progresnya parpol lainnya

mulai ada melakukan konsultasi ke KPU tanggal 19 April. Bahkan, ada partai yang sudah konsultasi dua kali di antaranya PDI-P, PSI, NasDem, PKB, PKS, dan Gerindra. ‘’Parpolparpol ini melakukan konsultasi untuk menanyakan berbagai hal di antaranya terkait pengeluaran dan penggunaan dana kampanye,’’ tegasnya. Konsultasi tentang sinkronisasi sistem aplikasi dana kampanye, karena dana kampanye sekarang ini menggunakan sistem aplikasi. Melihat masih minimnya parpol yang

menyampaikan LPPDK ini, pihaknya kembali mengimbau kepada parpol yang belum melakukan tugasnya, agar segera menyampaikan LPPDK itu. Terlebih lagi batas akhir penyampaian LPPDK ini tinggal dua hari lagi yakni hingga 1 Mei. ‘’Justru parpol yang belum menyampaikan LPPDK ini riskan. Karena batas akhir 1 Mei sampai pukul 18.00 Wita. Jika tidak menyampaikan sampai batas waktu yang ditentukan, maka caleg parpol yang mampu meloloskan calegnya itu teran-

cam tidak di-SK-kan. Bila tidak di-SK-kan, jelas mereka tidak dapat dilantik,’’ tegas Krisna. Terkait hasil pleno di kecamatan, secara umum pelaksanaan proses rekapitulasi penghitungan suara berjalan lancar. Hanya, ada kendalakendala teknis yang dialami di lapangan yakni kekeliruan menjumlahkan perolehan suara caleg dan parpol. Tetapi hal itu tidak memengaruhi jumlah perolehan suara caleg maupun parpol yang bersangkutan. Sampai saat ini baru lima PPK yang telah rampung menyelesaikan proses pleno rekapitulasi suara parpol dan caleg yaitu Sidemen, Manggis, Rendang, Bebandem dan Abang. PPK lainnya, kata Krisna, ditargetkan sudah rampung hingga dua hari ke depan. (kmb41)

Karangasem Terima Sertifikat Anggota Jaringan Kota Pusaka Dunia Wisatawan Eropa Dominasi Kunjungan

Bali Post/kmb41

TAMAN UJUNG - Wisatawan Eropa saat menikmati pemandangan indah saat berkunjung ke Objek Wisata Taman Soekesada Ujung.

PEMERINTAH Kabupaten Karangasem kembali menorehkan sejarah baru. Senin (29/4) kemarin Pemkab Karangasem menerima sertifikat Anggota Jaringan Kota Pusaka Dunia atau Organization of World Heritage Cities (OWHC) yang diserahkan oleh Secretary of Ganeral Mr. Denis Ricard. Acara penyerahan sertifikat itu dilakukan di Objek Wisata Taman Soekesada Ujung, Desa Tumbu, Karangasem. Sertifikat yang diserahkan itu diterima langsung oleh Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa. Pada acara itu OPD terkait juga hadir. Bupati Mas Sumatri mengatakan, dengan bergabungnya Kabupaten Karangasem menjadi anggota Jaringan Kota Pusaka Dunia atau Organization of World Heritage Cities (OWHC) hal itu merupakan prestasi sangat luar biasa sekali. Apalagi Karangasem akan menjadi tuan rumah Kota Pusaka Dunia, yang akan dilaksanakan Juni mendatang serangkaian HUT ke-379 Kota Amlapura. ‘’Dengan bergabungnya Karangasem menjadi anggota OWHC ini maka akan menambah jangkauan Karangasem. Pastinya jarak Karangasem tidak dianggap jauh lagi,’’ ujarnya. Karangasem sesungguhnya merupakan sentralnya spiritual Bali. Juga sentral taksu-nya Pulau Dewata yang ada di ujung timur. Karangasem memiliki Pura Besakih di lereng Gunung Agung, yang merupakan porosnya dunia. Dengan Karangasem menjadi anggota Jaringan Kota Pusaka Dunia itu, kata Mas Sumatri, nantinya akan dipahami seperti apa keberadaan Karangasem itu. Dilihat dari eksistensinya saat ini memiliki IPM terendah, buta aksara tertinggi dan PAD kecil. Gepeng DGJ banyak, selain itu dikategorikan daerah terjauh. Akan tetapi, jika dilihat dari potensi-potensi yang dimiliki Karangasem sejatinya sangat luar biasa. Sebab, Karangasem memiliki gunung, laut, objek wisata bagus, pertanian, subak, dan masih banyak lagi potensi unggul lainnya. ‘’Karena itu potensi Karangasem merupakan investasi yang bagus ke depannya. Kita ingin mewujudkan wisata spiritual berbasis desa adat. Ini sangat penting kita

gaungkan,’’ harap Bupati. Desa wisata itu diyakini potensial sekali dikembangkan. Namun harus ditata lebih baik dan modern, sehingga nantinya benar-benar dapat mengubah perekonomian masyarakat. Jadi lewat anggota Jaringan Kota Pusaka Dunia ini, maka budaya-budaya yang kita miliki patut disinergikan dengan lainnya untuk memperkaya budaya Karangasem itu sendiri ke depannya,’’ katanya. Untuk mengembangkan semua itu, jelas Mas Sumatri, diperlukan kerja sama semua pihak. Dengan kerja sama itu semua beban akan terasa ringan. ‘’Jadi apa yang dilakukan harus bisa berjalan bersama, sehingga apa yang akan dibangun nantinya bisa berjalan dengan baik,’’ ujarnya. Secretary of Ganeral Mr. Denis Ricard mengatakan, dengan Kabupaten Karangasem menjadi anggota Jaringan Kota Pusaka Dunia atau Organization oF World Heritage Cities (OWHC), itu menandakan Karangasem tidak lagi berprestasi di tingkat lokal, tetapi sudah merambah tingkat dunia. Program-program Jaringan Kota Pusaka Dunia sangat konkret. Jadi tekait Kota Pusaka Dunia yang diakui UNESCO. Karangasem merupakan

kota keempat yang menjadi Jaringan Kota Pusaka Dunia setelah Surakarta, Denpasar, dan Gianyar. ‘’Dengan Jaringan Kota Pusaka Dunia itu, maka manfaat yang dirasakan Karangasem adalah pertama publikasi secara internasional. Karena banyak yang belum mengenal Karangasem seperti apa sejatinya. Dengan menjadi Jaringan Kota Pusaka Dunia, maka dunia akan tahu apa dan bagaimana Karangasem itu. Nantinya sejak anak-anak sudah mengenal budaya-budaya luhur yang mereka miliki.

Lebih-lebih ada program pertukaran antargenerasi muda di antara peserta yang menjadi anggota UWHC ini. ‘’Sejauh ini 300 kota di dunia menjadi UWHC,’’ Jelasnya. Pihaknya memberikan perhatian kepada bupati atau wakil bupati yang menjadi anggota UWHC. Terkait penyusunan pembangunan, diharapkan agenda pembangunan Kota Pusaka itu diprioritaskan. ‘’Nantinya dinas terkait bisa dikirim mengikuti pertukaran dengan kota-kota lainnya sebagai anggota UWHC,’’ jelasnya. (ad1089)

TERIMA SERTIFIKAT - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa saat menerima sertifikat Anggota Jaringan Kota Pusaka Dunia atau Organization of World Heretage Cities (OWHC) yang diserahkan Secretary of Ganeral Mr. Denis Ricard di Objek Wisata Taman Soekesada Ujung, Desa Tumbu, Karangasem, Senin (29/4) kemarin.

ke Taman Soekesada Ujung

Objek wisata Taman Soekesada Ujung sejauh ini menjadi salah satu tempat wisata yang cukup favorit diminati wisatawan di Karangasem. Hal itu dibuktikan dengan masih ramainya kunjungan wisatawan setiap harinya di objek yang dibangun saat penjajahan Belanda itu. Pengunjung yang datang bukan saja wisatawan asing, tetapi juga wisatawan domestik. Jumlah tertinggi kunjungan biasanya saat liburan anak sekolah. Angkanya bisa menembus lebih dari 400 orang per hari. Lalu bagaimanakah upaya efektif harus dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Taman Soekesada Ujung? PENGELOLA Objek Wisata Taman Soekesada Ujung Ida Made Alit, Senin (29/4) kemarin mengungkapkan, jumlah kunjungan wisatawan sampai saat ini masih stabil. Per harinya rata-rata jumlah kunjungan menyentuh 400 orang. Dari jumlah itu, kunjungan masih didominasi wisatawan mancanegara. ‘’Untuk wisatawan asing jumlah kunjungannya mencapai 250 orang. Sedangkan jumlah wisatawan domestik kisarannya 150 wisatawan. Di harihari libur kunjungannya memang sedikit meningkat. Pada saat hari-hari biasa seperti ini jumlah kunjungannya masih di bawah 400 orang,’’ tegasnya. Sampai saat ini, kata Ida Made Alit kunjungan didomi-

nasi wisatawan dari Eropa, seperti Prancis, Belanda bahkan Rusia. Belakangan ini wisatawan asal Tiongkok mulai ramai berkunjung. ‘’Kita akan terus berusaha agar bisa meningkatkan jumlah kunjungan, terutama wisatawan dari negara-negara lainnya,’’ harapnya. Guna lebih meningkatkan jumlah kunjungan, solusinya harus diimbangi promosi yang relatif gencar. Tidak cukup itu saja, untuk meningkatkan jumlah kunjungan, pemerintah daerah harus dapat membangun fasilitas pendukung lainnya. Salah satunya restoran. Selama ini travel agent menawarkan wisata paket. Contohnya, paket Tirtagangga dengan Lempuyang.

Di Tirtagangga-lah wisatawan beristirahat makan. Sementara di Taman Soekesada Ujung tidak bisa wisatawan makan, karena sama sekali belum ada restoran memadai. Jadi fasilitas pendukung itu yang harus diperhatikan. ‘’Selama ini kita bergerak sendiri-sendiri. Jadi, kita harap ke depannya pemerintah daerah bisa ikut membantu terkait pemenuhan fasilitas pendukung,’’ pintanya. Jika memungkinkan di sini bisa dibangun restoran, sehingga bila ada wisatawan yang berkunjung sekaligus bisa makan di sini. Selama ini tidak bisa, karena tidak ada restoran yang layak untuk para tamu istirahat makan siang dan malam. (nan)


KLUNGKUNG

12

Selasa Kliwon, 30 April 2019

SOSOK Terpilih Tanpa Kampanye BANYAK cara dilakukan calon legislatif (caleg) untuk memenangkan persaingan dalam pemilu serentak 2019. Adu program, gagasan saat masimakrama dengan masyarakat, cara-cara yang umum digunakan para caleg. Tetapi, berbeda dengan yang dilakukan Ketut Gunaksa. Ia yang nyaleg dari Partai Gerindra, nyaris tanpa simakrama. “Saya tidak bermedia sosial, saya tak pernah mengajak masyarakat memilih. Saya juga tidak pernah khusus simakrama. Saya serahkan kepada masyarakat Nusa Penida, khususnya Lembongan-Jungut Batu. Ternyata saya dipilih dan akhirnya terpilih. Syukuri saja,” kata Gunaksa, Senin (29/4) kemarin. Situasi demikian tidak terlepas dari kehidupannya sehari-hari, total ngayah sebagai Bendesa Adat Jungut Batu. Memimpin desa adat di kawasan pariwisata andalan Klungkung itu, membuatnya cukup dikenal masyarakat setempat, sebagai sosok yang tepat. Sehingga ketika masyarakat dihadapkan pada euforia pemilu serentak, masyarakat Jungut Batu cukup kompak menentukan pilihan kepadanya, agar ke depan mampu mengawal kepentingan Jungut Batu dan Nusa Penida pada umumnya, dalam proses pembangunan Klungkung ke depan. Ketut Gunaksa menjadi salah satu caleg yang terpilih dari delapan kursi dapil Kecamatan Nusa Penida. Setelah pleno rekap di PPK Nusa Penida, Ketut Gunaksa memperoleh 2.047 suara. Tertinggi kedua di Partai Gerindra dari incumbent Wayan Baru, yang memperoleh 7.162 suara. Sementara caleg ketiga dari Gerindra yang lolos adalah I Wayan Suarta dengan perolehan 1.368 suara. Sementara dua incumbent dari Gerindra yakni Komang Sumajaya dan I Gede Putu Santiasa masing-masing memperoleh 1.029 suara dan 989 suara. “Kalaupun sudah dinyatakan terpilih, sampai nanti dilantik, saya tetap seorang bendesa yang melayani seluruh masyarakat di Jungut Batu,” tegas Gunaksa. (gik)

20 Anak KK Miskin Lolos Seleksi Kerja ke LN Semarapura (Bali Post) Sebanyak 106 anak KK miskin mengikuti serangkaian tes sebelum diberangkatkan menjadi tenaga kerja ke luar negeri (LN). Mereka sudah mengikuti tes pada Rabu (24/4) lalu. Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung Gede Kusuma Jaya, Senin (29/4) kemarin, mengatakan 20 orang sudah dinyatakan lulus dalam seleksi tersebut. Jumlah keseluruhan 106 orang tersebut berasal dari Kecamatan Banjarangkan 12 orang, Kecamatan Klungkung 36 orang, dan Kecamatan Dawan 58 orang. Kebijakan ini merupakan hasil kerja sama antara perbekel, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan hasil dari kebijakan Bedah Desa. Untuk tahun ini, dipusatkan pada wilayah Klungkung daratan. Pada tahun 2020 selanjutnya baru akan melibatkan Kecamatan Nusa Penida. “Setelah dinyatakan lolos seleksi, mereka kini sedang berproses mengikuti diklat bahasa Inggris,” kata Kusuma Jaya. Diklat bahasa Inggris ini sebagai upaya penguatan media komunikasi selama bekerja di luar negeri nanti. Program ini sebagai salah satu inovasi pemerintah daerah, dalam mengintegrasikan penanganan kemiskinan dengan membuka lapangan pekerjaan. Sehingga program ini khusus menyasar anakanak dari KK miskin yang sudah lulus sekolah dan memiliki kemauan dan kemampuan untuk bersaing di dunia kerja di luar negeri, khususnya di kapal pesiar. Dia mengingatkan jangan hanya tergiur dengan penghasilan ketika bekerja di luar negeri. Tetapi cari

tahu mengenai proses dan cara kerja dan kehidupan seseorang ketika bekerja di luar negeri. Sebab, untuk bisa bekerja di luar negeri perlu usaha yang sangat tinggi dan mempunyai kedisiplinan dalam bekerja. Sehingga harus memiliki kemauan dan keinginan yang besar. Program ini, dikatakan, cukup mampu mengurangi angka pengangguran di Klungkung, yang didominasi usia produktif. Sebab, tidak hanya lulus seleksi, mereka yang sudah terdata dari awal juga siap dibantu untuk bekerja di sejumlah akomodasi pariwisata di Bali maupun di luar Bali. Total pengangguran sebagaimana data tahun 2018, tercatat mencapai 984 orang. Sedangkan orang pencari kerja tercatat hanya 200 orang. Ini memperlihatkan lapangan kerja yang minim di Klungkung, sehingga diperlukan inovasi seperti ini, dengan memberangkatkan tenaga kerja baru dari KK miskin ke luar negeri. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta terus memikirkan berbagai cara menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk dipekerjakan. Apa yang dilakukan pemkab melalui program memberangkatkan anak KK miskin ke kapal pesiar, menurutnya hanya suatu jalan saja. Karena menurutnya, untuk mengubah nasib, mengangkat derajat, dan untuk meningkatkan taraf hidup, itu semua berada pada diri sendiri. Bupati Suwirta mengingatkan, bahwa dari proses seleksi, memperoleh pendidikan sampai peserta nanti akan berangkat ke kapal pesiar ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.(kmb31)

Bali Post/ kmb 31

SELEKSI - Para peserta seleksi dari anak-anak KK miskin, saat mengikuti pengarahan dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung, sebelum mengikuti tes.

SOSIALISASI - Petugas Klinik Berhenti Merokok saat melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Bali Post/kmb31

Pemkab Tekankan Perda KTR pada Festival Semarapura IV Pemkab Klungkung memperkuat komitmennya dalam menegakkan Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Bahkan, Dinas Kesehatan membuka stan khusus konsultasi berhenti merokok di area Festival Semarapura IV. Stan dibuka mulai pukul 17.00 hingga 21.00 Wita. Selain memberikan konsultasi gratis tentang berhenti merokok, petugas stand juga melakukan sosialisasi tentang KTR dan bahaya

mengkonsumsi rokok kepada masyarakat yang hadir di acara Festival Semarapura IV. Dalam kegiatan ini selain menerjunkan staf Dinas Kesehatan, juga turut kader Gerakan Pemuda Tanpa Rokok (Gebrak) dan Kelompok Siswa Peduli Bahaya Rokok (KSPBR) yang bertugas mengkampanyekan bahaya konsumsi rokok. Selain itu, juga terdapat pula UPT Puskesmas bertugas pada Klinik Berhenti Merokok

serta Tim Penggerak PKK, Tim Yustisi Klungkung dan BNNK Klungkung. Seluruh personel bergerak menyebar di seputar area festival untuk mensosialisasikan bahaya rokok. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Senin (29/4) kemarin, mengatakan momen Festival Semarapura ini harus dimaksimalkan. Jadi, tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga dapat dikolaborasikan dengan kesehatan dan ke-

bersihan. Melalui Dinas Kesehatan, pihaknya tengah memanfaatkan hingar bingar Festival Semarapura IV sebagai wadah mensosialisasikan KTR dan bahaya rokok. Guna memperkuat tujuan itu, sejumlah stan dan sudut pameran pun telah dipasang pengumuman bahaya dan larangan merokok. Di sana juga tidak disediakan stand untuk produk rokok. “Sekarang Festival Semarapura pun kita upayaka n sup a y a m a sy a ra ka t pengunjung tidak merokok, mengingat pengunjung yang sangat ramai mulai dari kalangan anak-anak hingga orang tua yang cenderung

BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta, Wakil Ketua 1 TP PKK Kabupaten Klungkung Ny. Sri Kasta, Wakil Ketua 3 Ny. Mariati Winastra dan TP PKK Desa Dawan Klod menyambut Tim Verifikasi Lapangan Penilai Lomba Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Nasional Tahun 2019, di Balai Banjar Tengah Desa Dawan Klod, Kecamatan Dawan, Klungkung, Senin (29/4) kemarin. Tim Verifikasi Lapangan PHBS dipimpin langsung Ketua Tim Penilai H. Bambang Purwanto. Kriteria penilaian meliputi persalinan ditolong tenaga kesehatan, memberi bayi ASI eksklusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih, mencuci tangan, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik nyamuk, mengonsumsi buah dan sayur, melakukan aktivitas fisik, serta tidak merokok di dalam rumah. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyampaikan penilaian ini menjadi motivasi besar bagi Klungkung untuk menciptakan keluarga sehat dan masyarakat Klungkung yang bersih dan sehat. ‘’Membangun masyarakat sehat, tidak hanya dilaksanakan dengan berbicara sehat saja, tetapi perlu memperhatikan semua indikator dan mengajak OPD yang terlibat di dalamnya untuk bersama-sama melaksanakan indikator tersebut,’’ tegas Bupati Suwirta. Untuk mendukung terwujudnya Program PHBS, Pemkab Klungkung dalam bidang kesehatan sudah melaksanakan UHC (Universal Health Coverage). Kabupaten Klungkung juga menjadi salah satu kawasan tanpa rokok terbaik di Indonesia. Pada bidang kebersihan juga sudah mempunyai Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) yang sudah mendapatkan penghargaan TOP 40 Inovasi Pelayanan Publik dari Kemen-PAN RB dan masuk TOP 10 IGA dari Kemendagri. Ketua Tim Penilai H. Bambang Purwanto menga-

takan PHBS adalah indikator utama dalam menjadikan Indonesia sehat. Bukan hal yang susah untuk menerapkan PHBS di lingkungan keluarga, jika keluarga sudah menerapkan PHBS. ‘’Indonesia Sehat tidak dapat diraih apabila keluarga tidak sehat. Lakukanlah gerakan PHBS setiap hari, bukan hanya ketika pada saat ada perlombaan atau untuk mencari juara. Dengan menerapkan PHBS sejak dini berarti bapak dan ibu sudah menciptakan generasi yang tangguh,’’ ujar Bambang. Sementara itu, TP-PKK Desa Dawan Klod Ny. Komang Sri Widiantari mengatakan, persiapan untuk mewakili Bali dalam lomba tersebut sudah dilakukan sosialisasi PHBS Tatanan Rumah tangga, penyuluhan/ penyebarluasan informasi tentang PHBS, gotong royong setiap bulan sekali dengan inovasi Gaberdes (Gerakan Bersih Desa), pararem tentang larangan menyediakan rokok pada saat upacara adat serta klinik PHBS, konseling berhenti merokok, Mata Sabu (Makanan Teratur Sayur dan Buah Setiap Hari), serta Penanaman Tanaman Penghalau Nyamuk dan Pemeliharaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Lebih lanjut pihaknya mengatakan, persentase PHBS untuk di Desa Dawan Klod yakni tercapainya cakupan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan sebesar 100%, persentase bayi yang diberi ASI saja sejak lahir sampai berusia 6 bulan (ASI eksklusif) sebesar 85,89%, persentase rumah tangga yang memiliki balita yang ditimbang setiap bulan 98,71%, persentase rumah tangga yang menggunakan air bersih 100%, persentase rumah tangga yang mencuci tangan dengan air bersih dan sabun 100%, persentase rumah tangga yang menggunakan jamban sehat 100%, memberantas jentik 98,21%, persentase rumah tangga makan sayur dan buah setiap hari 100%, persentase rumah tangga yang melakukan aktivitas fisik setiap hari sebesar 100%, persentase rumah

tangga yang tidak merokok sebesar 98,21%. ‘’Dari 10 indikator PHBS maka rumah tangga yang ber-PHBS di Desa Dawan Klod tahun 2018 sebesar

98,21%. Hari ini kami siap untuk dinilai,’’ ujar Ny. Komang Sri Widiantari. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua 4 TPPKK Provinsi Bali Nyonya

Semarapura (Bali Post) Momen Festival Semarapura IV dimanfaatkan Pemkab Klungkung untuk menyampaikan sejumlah isu strategis. Salah satunya, Perda KTR (Kawasan Tanpa Rokok). Dalam momen itu ditekankan bahaya merokok, sekaligus sanksi yang diterapkan.

perokok pasif,” kata Bupati Suwirta. Dalam pengamatannya, pengunjung yang berjalanjalan jarang ditemui yang merokok, hanya ditemukan beberapa yang sedang dudukduduk yang merokok dan langsung ditegur petugas. Pihaknya meminta peran personel Klinik Berhenti Merokok yang terdiri dari Gebrak, KSPBR dan lainnya untuk aktif memanfaatkan momen ini, menggugah kesadaran masyarakat dengan maksimal melakukan sosialisasi bahaya merokok. “Kami sadari ini tidak bisa instant, maka butuh keseriusan dan ketekunan,” tegasnya. (kmb31)

Sri Utari Satria Naradha, Camat Dawan A.A. Putra Wedana, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Perbekel se-Kecamatan Dawan dan undangan lainnya. (ad1098)

Dawan Klod Wakili Bali Lomba PHBS Tingkat Nasional

PHBS - Bupati Suwirta saat mendampingi Tim Verifikasi Lapangan PHBS yang dipimpin langsung Ketua Tim Penilai H. Bambang Purwanto.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 30 April 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dcr Cpt 2PRT+1B.Sitter Gj.2Jt,Tdr Dlm, Hp.082237995324 B.BP.001.04.19.0001074

“Dcr sgr! SPG Gj. 2.25jt+bonus di Jl.Monkey Forest Ubud Telp. Pak Leo-082145548444"

B.BP.004.04.19.0001038

*Asst Accounting Bs English, SopirCargo SimA/B, 081916224131 B.BP.166.04.19.0001087

*Dcr SpaTherapist,SecuritySimA Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744 B.BP.001.04.19.0000813

Diperlukan utk Koperasi Kolektor,Admin,Sales.Hub:9004892/90 04879/08113993388/081338097333

B.BP.001.04.19.0000974

SERVICE

BVC Krj Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692

Cr Sales&Sopir&Staff L/P Bt.Bidak 29A Kerobokan 087702595858

Bakery Bth SPG&Produksi,Wanita Min.SMA Max.30th, 085101979497

Dcr Staff Toko oleh-oleh di Seminyak Hub.081992255999

B.BP.004.04.19.0000994

B.BP.001.04.19.0000970

B.BP.001.04.19.0001029

Cr Sopir Srbt bs matik+PRT Wnt Bs NaikMtr Tdrdlm 085238127777

B.BP.004.04.19.0001079

B.BP.154.04.19.0001085

Cari Peg.Salon dan Admin Dps Hub:081236141418/085101834218

Dicari Sopir Shutle bisa bawa Elf Hub:081237693980

Cr Kryti Serabutan Max. 40th u. R.Makan.Telp:087860160161

KSPBhuwanaSardula membutuhkn 3 Orang Laki2 Usia Max30Th Lam langsung Ke Jln.By Pass Dharmagiri Gianyar.Telp.0361-8958208

B.BP.001.04.19.0001066

B.BP.004.04.19.0001078

Diperlukan utk Perusahan Perak Manager Marketing,Acct Audit, Staff Packing.Hub:9004892/900 4879/08113993388/081338097333 B.BP.001.04.19.0000975

DIJUAL RUMAH

B.BP.001.04.19.0001071

Luxurious villa located in Petitenget is looking a chef for 2 villas / 10 bedrooms (adults&children).Also good at making typical Bali desserts Please Call:085935289149 B.BP.004.04.19.0001019

Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01

DIJUAL MOBIL

B.BP.001.04.19.0001084

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Dijual Murah Rumah / Villa Terrace Pavillion No.22 Jimbaran.Ada Pool Besar,Parkir 3 Mobil.Rp.2,3M.HP.08128888867

HONDA

Rmh Jl.Imambonjol Perum Mutiara, 087860846839/081805531078

PTSTJ Bth Tng Adm MinD3 Pnplan MenarikMax30ThWA081936124896

Dijual Jazz’12 AT,Putih.Hub:Hp/ WA:087761293858/081338464912

B.BP.001.04.19.0001076

B.BP.001.04.19.0001075

Djl Rmh Lt2 Lok Jl.KeboIwa Dps Gg.Tegal Indah 6,087855043365

B.BP.001.04.19.0001070

DIJUAL MOBIL

B.BP.164.04.19.0001002

B.BP.001.04.19.0001022

SUZUKI TOP MOTOR PROMO SUZUKI Dapatkan Hadiah Menarik Tanpa Diundi

DP 3 Jtan

DP 20 Jtan

- Dp Ringan - Bunga & Cicilan Murah - Proses Cepat - Bisa Tukar Tambah segala merk

Suzuki Semarak Tahun Baru Imlek

081916298738 082237896644 C.0000780-MBL-1

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

BIRO JASA

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY DISEWAKAN RUMAH

TOYOTA

Avanza 1.5 Veloz AT Tahun 2014 Hitam Tgn 1 Hub.087862270180

B.BP.031.04.19.0000834

DIJUAL MOBIL

Informasi pasang iklan Telepon

Over kontrk,Rmh Kos sisa 41th 14kmr Tuban-Kuta.08123806363 B.BP.001.04.19.0001042

PROPERTY DIJUAL TANAH

Tnh 1Are Jl.Ry Utm Sibang,BUC SHM,Sdh Pgr Kllng.081237070478 B.BP.001.04.19.0001069

Dijual Tanah pinggir Jln.Patih Nambi 2,35are Hub.081916745444 B.BP.004.04.19.0001077

Dj Tnh 1,20A, 1,30A Jl.Arjuna Ubung Kaja Hp. 081933005184 Dj Tnh Kav 1A,1,5A,2A Jl.Siulan III Hp.081363260577 Dps Timur

B.BP.001.04.19.0001083

B.BP.001.04.19.0001082

Dijual Murah 3,6M Kavling SHM 480m2 Taman Griya Jimbaran Nusa Dua.Hub Rini 08119707272

B.BP.004.04.19.0000943

1,5A Jl.Glogr Carik, G.Kangguru No.2 sdh tmbk kllg.085101818655

B.BP.154.04.19.0001088

PENGUMUMAN

Pengumuman, bahwa PT.Hotel Citra Rapi Telah Mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi dari PT.BNI(Persero)Tbk Denpasar B.BP.001.04.19.0001068

KEHILANGAN

Hilang BPKB No.K10793157-O DK 6165 DS An.Beti Suningsing

B.BP.001.04.19.0001073

HlgBPKBNo.E.7773837-ODK1415 GH An.I Wayan Edy Putrawan

B.BP.001.04.19.0001067


BANGLI

14

Selasa Kliwon, 30 April 2019

Bantuan Rumah untuk Korban Bencana Tak Termasuk Listrik dan Air pihaknya juga sekaligus akan membicarakan tentang pemenuhan air bersih. Apakah dilakukan dengan cara pembangunan sumur bor atau yang lainnya. “Itu nanti akan kita coba fasilitasi juga. Kita akan koordinasikan dengan Dinas PUPR,” ujarnya.

Sementara itu, disinggung mengenai rencana pembangunan rumah untuk merelokasi warga korban tanah longsor di Banjar Bantas, Desa Songan, Karmawan mengatakan, sejauh ini masih dalam proses tukar guling lahan. “Untuk yang di Songan itu belum dibangun (rumahnya). Tanahnya belum clear. Tahapnya baru sampai pada penandatanganan peta relokasi tukar guling,” imbuh Karmawan. Sebagaimana diberitakan sebelumnya puluhan unit rumah bantuan pemerintah yang dihuni korban bencana

direncanakan berlangsung 5 Mei mendatang. Selama proses rekapitulasi berlangsung, Pujawan mengaku menemui kendala yakni menyangkut adanya perbedaan selisih data antara surat suara yang digunakan dan perolehan suara. Perbedaan data itu ditemukan di beberapa TPS seperti Kayubihi dan Kawan. Untuk meng-clear-kan persoalan perbedaan data itu, petugas PPK terpaksa harus melakukan pengecekan dan penghitungan suara ulang bersama panwascam. Meski ditemukan adanya perbedaan data pemilih, pihaknya menegaskan ti-

dak ada perubahan terkait perolehan suara calon. “Perolehan suara tidak berubah. Sudah sesuai C1 hologram dan C1 plano yang dibuat oleh KPPS kita,” jelasnya. Menurut Pujawan, penyebab adanya perbedaan data itu terjadi karena kekeliruan petugas KPPS. Petugas KPPS yang bekerja dari pagi hingga pagi hari kelelahan sehingga salah dalam menginput data suara sah dan tidak sah. Hal itulah yang menyebabkan data menjadi tidak balance. “Tapi itu tidak mempengaruhi perolehan suara calon,” tegasnya. (kmb40)

Bangli (Bali Post) –

Bantuan puluhan unit rumah untuk para korban bencana alam banjir bandang di Banjar Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan, Kintamani, sejak awal memang dirancang tidak dilengkapi instalasi listrik dan air. “Pemerintah cuma membangun rumah, tidak sampai menyiapkan listrik dan air,” tegas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangli Wayan Karmawan saat dikonfirmasi terkait keberadaan puluhan unit rumah korban bencana di Yeh Mampeh yang sampai sekarang tak kunjung dilengkapi listrik dan air, Senin (29/4) kemarin. Meski demikian, Karmawan mengatakan siap memfasilitasi masyarakat untuk pemenuhan kebutuhan listrik dan air tersebut. Pihaknya siang kemarin mengaku sudah sempat berkoordinasi dengan PLN. Pihaknya berencana akan melakukan pertemuan den-

gan masyarakat dan aparat desa setempat untuk membicarakan hal tersebut. “Kita akan duduk bareng dengan masyarakat. Gimana maunya, mau amprah yang berapa. Biar dapat yang subsidi, amprah yang 450 VA,” terangnya. Dalam pertemuan itu,

5 Mei, Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Bangli (Bali Post) – Rapat pleno rekapitulasi perolehan suara pemilu di Kecamatan Bangli dan Kintamani rencananya bakal dilaksanakan, Selasa (30/4) hari ini. Hal itu menyusul telah rampungnya proses rekapitulasi perolehan suara tingkat desa, Minggu (28/4) malam. Ketua KPU Bangli Putu Pertama Pujawan ditemui di Kantor Camat Bangli, Senin (29/4) kemarin menjelaskan, saat ini proses rekapitulasi suara pemilu per desa di seluruh kecamatan sudah rampung. Bahkan, dua kecamatan yakni Tembuku dan Susut sudah melaksanakan

rekapitulasi di tingkat Kecamatan Sabtu lalu. “Untuk yang di Kecamatan Bangli dan Kintamani telah rampung rekap desanya. Rencananya besok (hari ini) dilanjutkan rekap tingkat kecamatan,” kata Pujawan. Jelang pelaksanaan pleno di Kecamatan Bangli dan Kintamani, Pujawan mengaku sudah memeritahkan petugas PPK agar mengecek kembali data-data yang ada sebelum diplenokan. Setelah nantinya seluruh kecamatan selesai melaksanakan pleno, tahap selanjutnya yang dilaksanakan yakni pleno rekapitulasi perolehan suara di tingkat kabupaten yang

SMPN 4 Tembuku Rayakan HUT Ke-14

Dimeriahkan Pentas Parade Budaya Nusantara Bangli (Bali Post) – SMPN 4 Tembuku, Senin (29/4) kemarin menggelar puncak peringatan hari ulang tahunnya ke-14. Acara HUT yang berlangsung di sekolah setempat diisi berbagai kegiatan, salah satunya pentas parade budaya nusantara. Uniknya semua atribut yang digunakan dalam parade budaya nusantara kemarin dibuat dengan memanfaatkan barang bekas. Puncak acara HUT SMPN 4 Tembuku yang dikenal dengan SFOURTEM dihadiri Kadisdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja mewakili Bupati Bangli I Made Gianyar, Camat Tembuku Dewa Agung Purnama dan sejumlah undangan lainnya. Puncak HUT ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pelepasan balon ke udara. Kepala SMPN 4 Tembuku I Made Wisna, S.Pd., M.Pd. mengatakan rangkaian acara HUT ke-14 SFOURTEM sudah dilaksanakan sejak 25 Maret lalu dengan menggelar jalan santai, bakti sosial dengan mengunjungi rumah warga kurang mampu, serta berbagai lomba yang berkaitan dengan seni dan budaya Bali. Sementara dalam puncak HUT kemarin diisi dengan atraksi yoga yang dibawakan para siswa dan pentas parade budaya nusantara yang atributnya memanfaatkan barang bekas. Dikatakan Wisna

HUT - Kepala SMPN 4 Tembuku I Made Wisna, S.Pd., M.Pd. saat acara puncak peringatan HUT ke-14 di SMPN 4 Tembuku, Senin (29/4) kemarin. selain bertujuan untuk mengenalkan dan meningkatkan kecintaan budaya nusantara pada diri para siswa, acara parade budaya nusantara tersebut dilaksanakan dengan misi untuk penyelamatan lingkungan. Wisna mengatakan peringatan hari jadi SFOURTEM ke-14 merupakan momentum untuk berbagi kebahagiaan sekaligus introspeksi diri. Dalam berbagi kebahagian, SFOURTEM mengisi HUT dengan pemberian bingkisan kepada sejumlah anak kurang

mampu. Selain itu HUT ke14 juga menjadi kesempatan bagi warga sekolah dalam menunjukkan identitas dan kreativitasnya salah satunya dalam hal seni, serta kesempatan dalam meningkatkan kebersamaan dan kekompakan. “Peringatan HUT ini juga menjadi momentum kami merefleksi diri sehingga bisa lebih baik lagi ke depannya,” terangnya. Wisna berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu menyukseskan acara peringatan

HUT SFOURTEM. Harapan ke depan, di usianya saat ini SFOURTEM bisa lebih meningkatkan prestasi baik akademik maupun nonakademik, serta meningkatkan budaya dan etos kerja seluruh warga sekolah. “Kami membangun SFOURTEM dengan moto tiada kemenangan tanpa perjuangan. Tiada sesuatu yang diraih dengan mudah. Semua butuh pengorbanan dan perjuangan. Maka dari itu, kami memiliki budaya kerja keras dan budaya ingin maju yang tinggi,” kata Wisna. (kmb40/k250)

banjir bandang di Dusun Yeh Mampeh hingga kini tak kunjung dilengkapi instalasi listrik dan air. Untuk penerangan malam hari, sebagian warga terpaksa menggunakan lampu penerangan manual seadanya. Perbekel Desa Batur Selatan Gede Sarjana, Minggu (28/4) mengatakan, untuk bisa mendapatkan instalasi listrik dan air bagi warganya tersebut, pihaknya sudah mengajukan proposal yang ditunjukan kepada Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Bangli. Proposal tersebut sudah diajukannya cukup

lama. Akan tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Untuk penerangan pada malam hari, sebagian warganya terpaksa nebeng dengan menyalurkan listrik dari rumah tetangga terdekat. Sebagian terpaksa menggunakan lampu penerangan seadanya. “Beberapa ada yang masih pakai lampu minyak,” ungkapnya. Sementara untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga yang menjadi korban bencana banjir bandang 2017 lalu itu juga masih harus mengangkut meng-

gunakan jeriken. Sarjana mengatakan, di Yeh Mampeh terdapat dua titik sumur bor yang bisa dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari. Hanya, untuk mendapatkannya warga masih harus mendatangi sumber air itu menggunakan sepeda motor setiap hari. Mengingat listrik dan air menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi warganya, Sarjana pun berharap pemerintah bisa segera merealisasikan permohonan pemasangan jaringan listrik dan air yang telah diajukan selama ini. (kmb40)

Bali Post/ist

PAMELASPASAN - Upacara pamelaspasan Pasar Loka Crana, Senin (29/4) kemarin. Pasar ini dilengkapi tempat promosi produk kerajinan.

Pasar Loka Crana Dilengkapi Tempat Promosi Produk Kerajinan Bangli (Bali Post) – Empat bulan pascaselesai dibangun, Pasar Loka Crana yang berdiri di areal Terminal Loka Crana, di-pelaspas, Senin (29/4) kemarin. Upacara pamlaspasan di-puput seorang sulinggih. Berbeda dengan pasar lainnya di Bangli, Pasar Loka Crana dilengkapi dengan tempat promosi produk kerajinan khas Kabupaten Bangli. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli Nengah Sudibya mengatakan, upacara pamelaspasan dan mendem padagingan baru bisa dilaksanakan, lantaran sebelumnya pasar tersebut sempat dipinjam KPU sebagai gudang logistik Pemilu. “Karena KPU juga kesulitan tempat untuk gudang, kita bantu. Karena itu kan untuk kepentingan yang lebih besar. Sehingga untuk upacara pamelaspas-nya kita undur di bulan ini,” terangnya. Mengenai acara peresmiannya, akan dilaksanakan menyusul setelah proses pemindahan pedagang selesai dilakukan. Dijelaskan Sudibya, Pasar Loka Crana dibangun dua tahap. Pada tahun 2017, pembangunan dilakukan sebatas pada struktur. Kemudian di

tahun 2018, dilanjutkan kembali hingga finishing. Sesuai perencanaan, lantai satu Pasar Loka Crana akan difungsikan sebagai terminal kendaraan. Sementara lantai dua untuk pasar. Bedanya dengan beberapa pasar lainnya yang ada di Bangli, Pasar Loka Crana dilengkapi dengan tempat promosi produk kerajian Bangli. Di tempat itu nantinya akan dilaksanakan pameran tetap yang pengelolaannya dilakukan oleh Dekranasda. Selain tempat pameran, Pasar Loka Crana juga dilengkapi tempat pertemuan untuk pembinaan pedagang dan perajin. Di pasar tersebut juga disediakan ruang untuk

menyusui dan ruang khusus untuk merokok. “Terdapat juga tempat penitipan anak, di samping juga tempat kuliner,” jelasnya. Pedagang yang bisa ditampung di Pasar Loka Crana sebanyak 156 orang. Sementara untuk ruko-ruko yang ada di samping pasar, jumlahnya sekitar 11 unit. “Tujuan awal pembangunan pasar ini adalah untuk mengatasi kekroditan Pasar Kidul, khususnya pedagang yang produknya kering seperti kain, aksesoris,” terangnya. Pihakya berharap keberadaan Pasar Loka Crana bermanfaat untuk pedagang serta seluruh masyarakat Bangli. (kmb40)

PENGUMUMAN Dibutuhkan Calon Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Bangli, dengan persyaratan dapat dilihat di papan pengumuman Kantor Bupati Bangli dan di website www.banglikab.go.id Bangli, 30 April 2019 Ketua Panitia Seleksi, ttd U.0001086-PENG


OLAHRAGA

Selasa Kliwon, 30 April 2019

15

Liga Inggris

Aguero Top Skor City Bali Post/ist

I Made Galung Kesuma Negara (paling kanan) dan Made Sisca Pratiwi (dua dari kanan).

Dua Petenis Meja Bali Terbaik di Seleksi Timnas

Denpasar (Bali Post) Dua petenis meja junior Bali menduduki tempat teratas atau terbaik dalam seleksi nasional (seleknas) pembentukan timnas SEA Games di Solo, Jawa Tengah, 27-28 April lalu. Mereka adalah I Made Galung Kesuma Negara di bagian putra dan Made Sisca Pratiwi di sektor putri. Pelatih tenis meja Bali Gede Ardika yang dikontak, Senin (29/4) kemarin, menyatakan seleknas di Solo merupakan tahap kedua. Seleknas tahap pertama juga diadakan di Solo pada Maret lalu menjaring 16 atlet yang terdiri atas delapan putra dan delapan putri. Dengan demikian, Made Galung dan Made Sisca dipastikan masuk timnas SEA Games. Petenis yang lolos adalah peringkat empat besar putra dan putri, sedangkan urutan kelima sampai kedelapan tersingkir. Ardika menegaskan, kedelapan atlet putra dan putri itu diproyeksikan mengikuti turnamen internasional di Bangkok pertengahan Mei mendatang. Selanjutnya mereka menjalani pemusatan latihan di Tiongkok sebelum tampil pada SEA Games 2019 di Manila, Filipina, akhir tahun ini. Made Galung menempati urutan teratas dalam seleknas putra. Ia mengumpulkan nilai 13 hasil tujuh kali bertanding. Sementara rekannyam Deva Prasetyam bercokol di peringkat ketujuh dengan mengantongi poin 9. Deva berada setingkat di atas petenis meja Sulawesi Tenggara yang mengisi posisi kedelapan alias juru kunci berbekal nilai 8 . Atlet Jawa Barat Andre K. Gunaya memiliki poin sama dengan Made Galung, namun harus puas berada di urutan kedua. Ranking ketiga dihuni Gibran Berliand (Jawa Barat, nilai 11) disusul Ahmad Fandi (Gorontalo, 10), Arfan Seina (Jawa Tengah, 10) dan Naufal Akbar (Jawa Tengah, 10) di peringkat keenam. Seleksi putra melibatkan atlet dari lima provinsi yaitu Bali, Jabar, Jateng, Sultra dan Gorontalo. (022)

London – Sergio Aguero menjadi pemain pertama sejak Thierry Henry yang mencetak 20 gol Liga Utama Inggris dalam lima musim berturutturut. Striker 30 tahun ini membuat gol pada menit ke-63 untuk mengamankan kemenangan 1-0 Manchester City atas tuan rumah Burnley, Minggu (28/4) malam. Hasil ini mengantarkan sang juara bertahan kembali ke puncak klasemen. Kemenangan liga ke-12 beruntun itu membawa City mengemas 92 poin, satu poin di atas Liverpool yang berada di posisi kedua. Kedua klub masih memiliki dua pertandingan liga untuk dimainkan musim ini. Tottenham Hotspur di posisi ketiga (70) disusul Chelsea (68), Arsenal (66) Manchester United (65) di ranking keenam. Aguero telah mencetak 230 gol dalam delapan tahun bersama City, membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak (top skor) klub sepanjang masa. Penyerang asal Argentina ini memainkan peran penting dalam tiga gelar liga yang telah dimenangi City selama periode itu. ‘’Dia adalah legenda. Dia selalu melakukan itu, mencetak gol-gol penting bagi kami. Dia adalah pemain yang luar biasa,’’ kata pelatih City Pep Guardiola. Ia senang dengan soliditas timnya yang menang tanpa gelandang kunci Fernandinho dan

Lakukan Evaluasi

Selasa, 30 April 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Darma Santi (4) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Halo Kamtibmas 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Ocydia Home Shopping 10:30 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Solusi Alternatif Soman 12:05 Wita Dharma Wacana Darma Santi (5) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Folk Song 14:00 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Ocydia Home Shopping 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita DW TV 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Upakara 17:00 Wita Dialog Putra SBA 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Nuansa Property 21:00 Wita Solusi Alternatif Jamu Tetes HaGe 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Pura Dalem Setra Pikat Dawan Klungkung (4) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel

Di sisi lain, Ketua DPD PDIP Bali ini meminta agar perayaan HUT juga dijadikan sebagai ajang untuk melakukan evaluasi terhadap perkembangan dan kemajuan organisasi. Termasuk mengevaluasi dan merenungkan prestasi yang telah dicapai selama ini dalam pembangunan olahraga. Baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun nasional. ‘’Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh Keluarga Besar Silat Nasional Indonesia Perisai Diri Provinsi Bali sampai pada HUT ke-55, telah mampu menunjukkan dedikasi dan pengabdian-

DIKONTRAKKAN tanah kavling, jl Mahendradata, sebelah utara Bali Med, Lok. Jl. Padang Getas Maksimal 20thn langsung. Hub. 082 146 600 663, 081 997 673 488 BP.0000463-bp

nya dalam menjalankan tugas dan kewajiban untuk kemajuan olahraga Perisai Diri di Bali,’’ imbuhnya. Menurut Koster, olahraga seni beladiri pencak silat merupakan bentuk olahraga warisan para leluhur yang dasarnya mengandung pembelaan diri, seni, dan sportivitas. Hal ini harus benar-benar dipahami dengan baik oleh pengikutnya. Jangan sampai olahraga tersebut justru terarah ke halhal negatif. Oleh karena itu, olahraga pencak silat wajib dipelihara, dilestarikan, dan juga dikembangkan. ‘’Sehingga olahraga pencak silat dapat menjadi olahraga yang sangat digemari oleh masyarakat,’’ jelasnya. (kmb32)

kreativitas Kevin de Bruyne. ‘’Di sini, di stadion paling khas Inggris, kami tidak kebobolan satu sudut. Itu tidak mudah, terutama setelah kekalahan kami (Liga Champions) melawan Tottenham, tetapi reaksi kami luar biasa untuk datang ke sini dan memainkan cara kami bermain,’’ tambahnya. Dalam pertandingan lainnya, Leicester mempermalukan Arsenal dengan skor 3-0. Ini merupakan kekalahan ketiga beruntun yang dialami The Gunners di liga. Sementara Manchester United ditahan Chelsea 1-1. MU unggul lebih

dulu lewat gol Juan Mata pada menit ke-11 yang dibalas The Blues melalui gol Marcos Alonso menit ke-43. Minta Maaf Zinedine Zidane meminta maaf dan berharap musim yang menyedihkan bagi Real Madrid akan berakhir sekarang setelah dikalahkan 0-1 oleh tim peringkat ke-19 Rayo Vallecano. Hasil di Vallecas ini membuat Madrid jatuh 18 poin di belakang Barcelona yang baru saja dinobatkan sebagai juara La Liga Spanyol dan 9 poin di bawah peringkat kedua Atletico Madrid.

Madrid takluk oleh gol tuan rumah dari titik penalti yang dieksekusi Embarba Blazquez pada menit ke-23. ‘’Hari ini kami tidak melakukan apa-apa. Tidak bisa mencetak gol bahkan tidak menciptakan peluang, tidak bermain sama sekali. Saya marah dan bertanggung jawab untuk ini. Kami harus minta maaf atas kinerja kami hari ini,’’ sebut Zidane. Pelatih Bayern Munich Niko Kovac memuji perlombaan merebut gelar Bundesliga setelah timnya bermain imbang 1-1 di Nuremberg. Gol penalti

Proses Penyidikan Febri menyatakan lembaganya perlu melakukan penggeledahan di ruang kerja Mendag untuk menindaklanjuti beberapa fakta yang muncul selama proses penyidikan. ‘’Bukti-bukti yang relevan seperti dokumen-dokumen terkait di sana perlu kami cermati. Ini bagian dari proses verifikasi atas beberapa informasi yang berkembang di penyidikan,’’ ucap Febri. Sebelumnya, Saut Edward, pengacara Bowo Sisik, menyebutkan bahwa sumber uang yang berada dalam amplop untuk digunakan Bowo Sidik dalam ‘’serangan fajar’’ pada Pemilu 2019 berasal dari salah satu menteri di Kabinet Kerja. ‘’Sumber uang yang memenuhi Rp 8 miliar

yang ada di amplop tersebut dari salah satu menteri yang sekarang lagi menteri di kabinet ini,’’ ucap Edward usai menemani Bowo yang diperiksa di gedung KPK, Jakarta, beberapa waktu lalu. Untuk diketahui, KPK telah mengamankan 82 kardus dan dua boks kontainer yang berisikan sekitar 400 ribu amplop berisi uang yang diduga dipersiapkan oleh Bowo tersebut. Dari 82 kardus dan dua boks kontainer itu, terdapat uang sekitar Rp 8 miliar dalam pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu yang telah dimasukkan dalam amplop-amplop tersebut. Uang tersebut diduga terkait pencalonan Bowo sebagai anggota DPRRI di Daerah Pemilihan Jawa Tengah II yang meliputi Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Demak. (ant)

DIJUAL tanah kavling di Desa Kuwum Ancak Kec. Marga, Tabanan. Hub. 085 935 208 368 BP.0000021-bp

DIJUAL Cepat tanah 17 are BUC, harga 500 juta Nego. Jl. Pantai Delod Berawah, Tegalcangkring, Pergung, Negara. Hubungi : 0878 5005 5008 (Pak Made) BP.0000906-BP

dari Tim Leibold menyelamatkan Bayern dari kekalahan memalukan. Akan tetapi Munich unggul 4 poin di puncak klasemen setelah saingannya Borussia Dortmund kalah 2-4 dari Schalke. ‘’Menakjubkan apa yang terjadi dalam lima menit terakhir di sana. Bundesliga gila, kami melihatnya kemarin dan hari ini,’’ ungkap Kovac kepada Sky. ‘’Kami memiliki peluang besar hari ini, jadi suasananya tidak terlalu bagus di ruang ganti setelah pertandingan,’’ tambah bek kiri David Alaba. (afp/kmb)

Dugaan Penadahan Oleh karena itu, pihaknya mengadukan dugaan tindakan penipuan dan penggelapan, termasuk penadahan. ‘’Klien kami ini sebenarnya pihak yang dirugikan dan dikorbankan dalam proyek revitalisasi di Pelabuhan Benoa,’’ tegasnya. Gusti Randa menjelaskan, dari hasil rekapan dengan sejumlah bukti transferan bank, aliran dana yang diterima oleh ketiga orang tersebut sekitar Rp 13 miliar. ‘’Kami hadir dalam upaya hukum untuk klien kami. Du-

masnya nomor 108/4/2019 pada 29 April 2019,’’ tandasnya. Sementara itu, istri Alit Wiraputra, Ratna Sari Dewi, yang juga turut hadir saat itu mengaku jika hal ini merupakan jalan Tuhan untuk menegakkan keadilan terhadap apa yang dialami oleh suaminya. Dia percaya kebenaran akan terungkap. Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. ‘’Laporan sementara di registrasi. Besok akan digelar dan ditindaklanjuti,’’ tegasnya. (kmb36)


balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Selasa Kliwon, 30 April 2019

Prediksi Berikut Nama-nama Caleg yang Lolos ke DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi Berdasarkan Prediksi dari Berbagai Sumber dan Bersifat Sementara.

DPRD Gianyar

Dapil Ubud

Dapil Gianyar

l I Nyoman Alit Sutarya, S.H, M.H. (PDI-P) l Luh Suciningsih, S.E., (PDI-P) l I Wayan Gede Pradnyana, S.TP. (PDI-P) l I Wayan Karma (PDI-P) l IB Gaga Adi Saputra (Demokrat) l Ketut Astawa Suyasa (Gerindra) l Made Suteja (Golkar) l Ngakan Ketut Putra (PKPI)

Dapil Blahbatuh – Tampaksiring l Ni Made Ratnadi, S.E. (PDI-P) l I Wayan Tagel Winarta (PDI-P) l I Gusti Nyoman Yasa (PDI-P) l I Wayan Sudiartana (PDI-P) l I Made Wardana (PDI-P) l Gst. Ngurah Made Serana (PDI-P) l Dewa Gede Agung Pastika (PDI-P) l Ngurah Kapidada (Gerindra) l Gusti Ngurah Anom Masta (Golkar) l I Ketut Jata (Demokrat)

Dapil Sukawati

l Nyoman Amerthayasa (PDI-P) l I Made Budiasa (PDI-P) l Made Sudiana (PDI-P) l Ni Nyoman Etty Yuliastuti (PDI-P) l Ketut Karda (Demokrat) l Wayan Gde Sudartha (Golkar)

Dapil Payangan – Tegallalang l Nyoman Kandel (PDI-P) l I Wayan Suartana (PDI-P) l I Wayan Ekayana (PDI-P) l I Ketut Sudiasa (PDI-P) l I Nyoman Ondo Wirawan (PDI-P) l I Gede Sudiarta (Demokrat) l Ngurah Supriadi (Gerindra) l Made Togog (Golkar)

DPRD Bali Dapil Gianyar

l Ketut Sudarsana (PDI-P) l Putu Gede Febriantara (PDI-P) l Wayan Swarjaya (PDI-P) l Wayan Wiarta (PDI-P) l Desak Putu Tirta (PDI-P) l Made Janji (Demokrat) l Wayan Arjono (Golkar)

l Kadek Diana l Ni Luh Yuniati l I Made Budastra l I Made Rai Warsa l A.A. Gede Agung Wira Mantara l Tjok. Asmara Sukawati

DPRD Karangasem

Dapil IV (Kecamatan Selat, Rendang, Sidemen)

Dapil I (Kecamatan Karangasem) l I Wayan Pura Arnawa (PDI-P) l Nyoman Winata (PDI-P) l I Nengah Suparta/Komang Sudanta (PDI-P) l I Komang Mustika Jaya (Golkar) l I Ketut Badra (Golkar) l I Gusti Ngurah Gede Subagiartha (NasDem) l I Made Juwita (NasDem) l Ni Kadek Weisya Kusmiadewi (Gerindra) l I Wayan Budi (Hanura)

Dapil II (Kecamatan Bebandem) l I Made Wirta (PDI-P) l I Nengah Sumardi (Golkar) l I Ketut Susinta (NasDem) l I Wayan Parka (Gerindra) l Marjuhin (PKS)

l I Wayan Suastika (PDI-P) l I Wayan Sumatra (PDI-P) l I Nyoman Rena (Golkar) l I Gusti Agung Dwi Putra (Golkar) l I Kadek Sujanayasa (NasDem) l I Made Agus Kertiana (NasDem) l I Gusti Lanang Agung Ariawan (NasDem) l Ida Bagus Adnyana (Gerindra) l I Wayan Suparta (Demokrat) l Ni Putu Sriani (Hanura) l I Putu Eka Juliawan (Perindo)

Dapil V (Kecamatan Kubu) l I Gede Parwata (PDI-P) l I Nengah Songkob/ I Ketut Rukiana (PDI-P) l I Nyoman Musna Antara (Golkar) l I Wayan Dikep (Golkar) l I Komang Sartika (Golkar) l I Nengah Rinten (NasDem) l Putu Deni Suryawan Giri (Gerindra) l I Ketut Mangku (Perindo)

Dapil VI (Kecamatan Abang)

Dapil III (Kecamatan Manggis) l I Wayan Sunarta (PDI-P) l I Nyoman Sumadi (Golkar) l I Wayan Tama (Golkar) l I Putu Suarjana (NasDem) l I Gede Agung Puspada (Demokrat)

l I Gede Dana (PDI-P) l I Wayan Geden (PDI-P) l Ni Kadek Sri Dewi Wahyuni/ I Ketut Suardana (PDI-P) l I Nyoman Mardana Wibawa (Golkar) l I Gede Putu Sudita/ I Nyoman Karta Arianta (NasDem) l I Made Dondo Wijaya (Gerindra) l I Komang Dwi Purwa Adi Susila (Hanura)

Bali Post/edi

PEMILIK LAHAN - Perwakilan pemilik lahan bekas Sari Club, Tania (kanan), didampingi juru bicara keluarga Rini Sekartiani Jaya (tengah) saat memberikan keterangan pers, Senin (29/4) kemarin di Kuta.

Soal Pemanfaatan Tanah Bekas Sari Club

Pemilik Lahan Sebut Penggalangan Dana ’’Peace Park’’ Tanpa Koordinasi Mangupura (Bali Post) Keluarga pemilik lahan bekas Sari Club angkat bicara terkait rencana pembangunan restoran di lahan bekas Sari Club. Melalui perwakilannya, Tania, keluarga pemilik lahan menyayangkan adanya penggalangan dana pembangunan peace park atau taman perdamaian di lahan tersebut yang dilakukan Bali Peace Park Association (BPPA). Menurut Tania, pihaknya tidak mengetahui perihal penggalangan dana melalui website www.balipeacepark.com.au tersebut. ‘’Tanpa seizin dari pemilik lahan, pihak BPPA sudah mem-publish tanah lokasi tersebut untuk menggalang dana. Di situ sejak belasan tahun sudah melakukan penggalangan dana,’’ bebernya, Senin (29/4) kemarin. Pihaknya ingin meluruskan pemberitaan selama ini. Kata Tania, tanah dari bekas SC sudah 15 tahun terbengkalai dan tidak dimanfaatkan untuk usaha apa pun. ‘’Terkait IMB

yang keluar, itu memang menjadi keputusan Pemda Badung sesuai hukum dan protap yang ada,’’ katanya. Juru bicara keluarga pemilik lahan, Rini Sekartiani Jaya, mengatakan dengan banyaknya isu yang beredar, pihaknya berharap ada titik damai. Ditegaskannya, sampai saat ini pihak keluarga belum pernah menandatangani persetujuan dalam bentuk apa pun terkait pemanfaatan tanah tersebut. ‘’Namun itu bukan berarti pihak keluarga tidak peduli atau mengenang masa yang sangat menyedihkan tersebut karena semua juga berduka saat

itu,’’ jelasnya. Lebih lanjut diungkapkan, saat ini pihak keluarga masih membuka jalur perdamaian alias belum ada niatan membawa polemik ini ke ranah hukum. Negosiasi dengan pihak Australia pun sedang berjalan. ‘’Rencananya pembangunan akan dimulai pada Rabu ini. Namun dengan adanya situasi seperti sekarang, pembangunan masih menunggu situasi yang kondusif. Ini tidak murni 100 persen untuk bisnis, namun juga untuk mengenang tragedi di sana,’’ katanya. (kmb23)

Wisata Golf untuk Oknum Imigrasi Diduga Palak Wisatawan Nepal PHRI Badung Sebut Tak Hanya Kali Ini ’’Quality Tourism’’ PARIWISATA yang mengedepankan pertumbuhan jumlah dan mengabaikan kualitas wisatawan berpotensi meningkatkan dampak negatif pada dimensi sosial budaya dan lingkungan Bali. Untuk itu dibutuhkan strategi berbeda untuk mengembangkan pariwisata berkualitas (quality tourism). Salah satunya dengan mengintensifkan wisata golf. Hal tersebut diterangkan Panudiana Kuhn usai ujian promosi Doktor di gedung Pascasarjana Unud, Denpasar, Senin (29/4) kemarin. Menurutnya, golf merupakan sport tourism yang eksklusif, di mana pendapatan yang didapat dari seorang wisatawan golf sekali datang ke Bali sekitar 5.0007.000 dolar AS. Pendapatan ini lebih tinggi hampir 3-4 kali lipat dibandingkan dengan wisatawan biasa. ‘’Minimum 5.000-7.000 US dolar dalam sekali kunjungan dengan lama tinggal rata-rata satu minggu,’’ terang Panudiana Kuhn. Pengembangan wisata golf di Bali merupakan salah satu strategi mewujudkan pariwisata berkualitas dan meningkatkan jumlah pengeluaran wisatawan. Wisata golf berpotensi sebagai pilar wisata buatan dengan ekspektasi pengembangan 60 persen. Selain itu wisata golf juga sebagai bagaian dari diferensiasi produk yang mampu menyerap segmen pasar khusus dengan daya beli tinggi. Bali sendiri sementara ini memiliki sekitar enam lapangan golf yang berada di wilayah Singaraja, Tabanan, Badung dan Denpasar. Jumlah tersebut masih kurang untuk pengembangan wisata golf. Dari jumlah yang ada, diharapkan Bali memiliki 10 lapangan golf yang tersebar di sejumlah wilayah. Dengan begitu akan mampu menahan wisa-

tawan untuk tinggal lebih lama di Bali. Untuk pengembangan lapangan golf, Panudiana Kuhn yang memiliki hobi bermain golf ini menyarankan sebaiknya dilakukan di daerah yang gersang. Karena itu akan mampu mengubah daerah yang awalnya gersang menjadi hijau dan menjadi destinasi pariwisata baru. Dari sport tourism ini akan memunculkan multiplier effect, seperti nantinya di sekitar lapangan golf akan muncul hotel, restoran, home stay, dan menjadi tempat penyaluran produk industri lokal. Dengan begitu semua industri akan tumbuh, baik itu pertanian, perikanan, peternakan, dan lainnya. Untuk pengembangan hal tersebut maka target tourism harus tercapai. Sementara ini wisata golf di Bali masih menumpang dengan wisata budaya. ‘’Supaya tamu itu tinggal lama di Bali, kita perlu atraksi yang lain, salah satunya golf. Ini mendorong wisatawan yang berduit untuk bermain golf di Bali,’’ papar penghobi golf tersebut. (eka)

Mangupura (Bali Post) Wisatawan Nepal melaporkan ketidaknyamanan ketika berwisata di Bali. Ini dialami ketika mereka tiba di Bali kemudian diminta mengeluarkan sejumlah uang oleh oknum Imigrasi Ngurah Rai. Bahkan, wisatawan sempat mengalami pemukulan oleh oknum petugas Imigrasi. Pihak PHRI Badung menanggapi dugaan ini dengan mengatakan peristiwa serupa tak hanya kali ini terjadi. Dugaan pemalakan mencuat ketika Managing Director Samsara Holidays Pvt. Ltd. yang mempromosikan wisata ke luar negeri dari Nepal, Ramesh Parajuli, mengirim email aduan ke Ambassador Indonesia untuk Nepal dan Bangladesh. Ia menyebutkan, pada 12 April lalu ia memberangkatkan 20 orang dari Nepal melalui Malaysia menggunakan Malaysian Airlines. Wisatawan tersebut tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 12.20 Wita. Setelah keluar dari bandara, petugas Imigrasi menghampiri wisatawan tersebut dan meminta paspor kepada 10 orang yang sedang mengantre di bagian Imigrasi. Petugas itu mengumpulkan semua paspor dan memanggil wisatawan tersebut ke sebuah ruangan dan meminta USD 200 per orang. Terjadi perdebatan dengan petugas Imigrasi mempertanyakan alasan pembayaran USD 200 tersebut. Perdebatan itu berujung pada pemukulan dan dua

tamu itu terluka. Atas perlakuan tersebut, wisatawan Nepal ketakutan dan akhirnya setuju untuk mengumpulkan uang sehingga total yang terkumpul USD 1.000. Mantan Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata (Asita) Bali Al Purwa mengaku prihatin dengan kejadian ini. Kejadian tersebut bisa mencoreng citra pariwisata Bali. Ia memastikan yang meminta uang pada tamu Nepal itu adalah petugas Imigrasi. ‘’Karena pada waktu mereka ngantre di Imigrasi, siapa lagi yang ada di sana dan membawa mereka ke sebuah ruangan, siapa lagi?’’ katanya.

Pernah Terjadi Ketua PHRI Badung Agung Rai Suryawijaya menuturkan, kejadian oknum Imigrasi yang memalak wisman bukan hanya kali ini saja, melainkan sudah pernah terjadi sebelumnya. Beberapa waktu lalu kejadian serupa menimpa wisatawan Hungaria. ‘’Memang ada beberapa kali terjadi hal itu. Pernah ada satu couple yang honeymoon. Istrinya sudah bisa melewati Omigrasi, tapi suaminya yang enggak. Dibilang paspornya rusak, padahal kena air sedikit, itu juga mengalami masalah. Lalu saya bilang kenapa tidak menanyakan namanya, dan masalahnya apa,’’ bebernya. Kejadian ini perlu perhatian khusus agar dipantau secara ketat. Menurutnya, ada oknum yang mungkin bisa

bermain, maka perlu perhatian khusus untuk memantau. ‘’Maka dari itu media sebagai media control agar minta konfirmasi ke Imigrasi, siapa yang bertugas pada saat itu. Jangan sampai citra pariwisata kita buruk, jumlah kunjungan menurun karena kita sudah banyak masalah. Seharusnya mereka memberikan pelayanan yang ramah sesuai culture budaya Bali dan service yang cepat,’’ tegasnya. Ia pun prihatin terhadap masalah yang menimpa wisatawan Nepal tersebut. ‘’Itu kan dari 20 wisman, 10 yang ditahan. Sampai mereka menulis surat alasan penahanan dan dimintakan uang. Ini harus telusuri dulu karena dia juga sudah membuat laporan ke KP3 Airport juga. Kalau itu betul terjadi, saya sangat prihatin,’’ ungkapnya. Jika oknum Imigrasi ini benar melakukan pelanggaran maka dapat merusak citra pariwisata Bali. Ia menegaskan kasus ini harus ditelusuri. Dengan kecanggihan teknologi berupa CCTV, seharusnya bisa terungkap pelanggaran yang dilakukan.(kmb42)

Pihak Imigrasi Akui Pemeriksaan Wisatawan Nepal Lebih Ketat

K EL U H AN d a r i a g e n s i tour, Samsara Holidays Pvt. Ltd., terhadap dugaan oknum Imigrasi yang memalak tamunya dari Nepal sebanyak 10 orang, mendapat tanggapan dari Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai. Hingga saat ini pihak Imigrasi masih melakukan penelusuran terkait pemasalahan tersebut. Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai, Amran Aris, menegaskan apabila memang ditemukan melakukan pelanggaran, petugas bersangkutan akan diberikan sanksi. Terkait prosedur pemeriksaan terhadap wisatawan asal Nepal, pihaknya menyebutkan

memang dilakukan secara ketat. Mengingat mereka yang datang dari Nepal maupun Bangladesh, tidak semua murni untuk berwisata. Menurut Amran, ada dari mereka yang datang bekerja maupun akan menuju ke negara lain. Untuk itu pihaknya lebih selektif dalam melakukan pemeriksaan keimigrasian. Baik itu terkait paspor apakah masih berlaku atau sedang tidak dalam blacklist, pemeriksaan tiket, biaya hidup serta lokasi menginap. ‘’Untuk Nepal memang diminta tiga syarat untuk diperiksa, seperti paspor masih berlaku, tiket, dan biaya hidup maupun hotel menginap,’’ ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (29/4) kemarin.

Pihaknya menegaskan kembali, untuk pemeriksaan keimigrasian, mereka yang dari Nepal biasanya tidak murni untuk berwisata, namun diduga akan bekerja atau menuju lokasi lain. Sehingga dalam pemeriksaan di Imigrasi hal itu membuat pemeriksaan lebih ketat. Ketatnya pemeriksaan terkadang dijadikan isu bahwa petugas Imigrasi mempersulit. ‘’Nepal masuk ke wilayah Asia Tengah yang memang harus diperketat. Selain Nepal ada juga Bangladesh karena mereka ada yang kerja diamdiam, ada yang menuju negara lain. Untuk itu pemeriksaan terkait keimigrasian kami perketat,’’ akunya. (kmb23)

Amran Aris


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Selasa 30 April 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu