Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id
terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha
Bali Post
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
Senin Wage, 29 April 2019
16 HALAMAN
NOMOR 243 TAHUN KE 71
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Pengemban Pengamal Pancasila
HUT Ke-55 Perisai Diri, Ny. Putri Koster Dianugerahi Gelar Pendekar Kehormatan
PERISAI DIRI - Gubernur Koster menyaksikan penganugerahan gelar Pendekar Kehormatan Perisai Diri Bali kepada Nyonya Putri Suastini Koster. Penganugerahan tersebut bertepatan pada perayaan HUT ke-55 Perisai Diri di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Minggu (28/4) petang.
ISTRI Gubernur Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, dianugerahi gelar Pendekar Kehormatan oleh Perisai Diri (PD) Bali. Penganugerahan tersebut bertepatan pada perayaan HUT ke-55 Perisai Diri di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Minggu (28/4) petang kemarin. Gubernur Bali Wayan Koster dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih atas eksistensi PD Bali selama ini. ‘’PD sudah membuktikan diri sebagai salah satu cabang olahraga yang punya kontribusi besar, menyumbangkan medali di ajang nasional dan internasional. Sebuah prestasi yang sangat layak diberikan apresiasi oleh pemerintah,’’ tegas Gubernur Koster. Pria yang juga Ketua DPD PDI-P Bali ini juga mengaku akan lebih memperhatikan pemajuan cabang olahraga khususnya yang punya kontribusi bagi Bali. ‘’Olahraga juga akan jadi prioritas kita ke depan, sebagai sebuah ciri atau karakter Bali. Ini juga tanggung jawab saya sebagai gubernur,’’ katanya. ‘’Khusus untuk PD, akan segera saya realisasikan
pembangunan sarana dan prasarana, tempat latihan yang memadai. Begitu pula dengan cabang olahraga lain,’’ tegasnya. Terkait gelar pendekar kehormatan untuk sang istri, Gubernur Koster mengaku gelar tersebut tidak hanya membanggakan tetapi juga dapat menunjukkan implementasi prinsipprinsip hidup pendekar PD. ‘’Prinsip lemah kepada orang lain, keras kepada diri sendiri menurut saya sangat dalam maknanya. Akan saya maknai lebih dalam dan coba implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, karena sangat cocok bagi tugas saya sebagai gubernur,’’ tuturnya. Sementata itu, Ketua Umum Perisai Diri Bali Ketut Selamet dalam kesempatan yang sama mengatakan, penganugerahan gelar Pendekar Kehormatan kepada Ny. Putri Koster selain merupakan anggota Keluarga Besar Perisai Diri, juga telah berjasa membesarkan nama perguruan ini. ‘’Penganugerahan ini karena jasajasa beliau mengangkat nama besar Keluarga Perisai Diri,’’ ujarnya. Hal. 15 Calon Pelatih
’’Prinsip lemah kepada orang lain, keras kepada diri sendiri menurut saya sangat dalam maknanya. Akan saya maknai lebih dalam dan coba implementasikan dalam kehidupan sehari-hari, karena sangat cocok bagi tugas saya sebagai gubernur,’’ tuturnya. Wayan Koster Gubernur Bali
Hitung TPS Hampir 50% Jokowi Tetap Unggul Jakarta (Bali Post) –
Sebanyak 47,53 persen dari total 813.350 TPS yang ada di dalam dan luar negeri telah selesai menghitung suara Pilpres 2019 pada Minggu (28/4) pukul 18.15 WIB. Jumlah itu terpantau dari Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) yang dibuka KPU-RI kepada publik, di mana dalam penghitungan sementara itu pasangan Jokowi-Ma’ruf mengungguli Prabowo-Sandi. Jokowi-Ma’ruf memeroleh 56,32 persen atau 40.904.726 suara, sedangkan Prabowo-Sandi memeroleh 43,68 persen atau 31.721.658 suara. Data Situng ini merupakan hasil scan atau pindai dari formulir C1 di seluruh TPS, dan terus bergerak. Data Situng dibuka oleh KPU agar publik dapat melihat proses penghitungan suara di masing-masing daerah. Sementara itu, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengingatkan kepada seluruh relawan Prabowo-Sandi untuk mengawal suara proses penghitungan suara, dan bila ada kecurangan segera melaporkan dengan bukti-bukti
yang cukup. ‘’Kerja belum tuntas. Kerja belum selesai. Siap berjuang sampai tuntas? Insya Allah kita kawal prosesnya. Jangan ada satu suara pun tercederai dalam proses demokrasi ini. Saya sudah keliling masing-masing PPK. Banyak tugas kita yang belum selesai. Kita harus pastikan pemilu harus jujur dan adil, betul? Jangan sampai ada kecurangan,’’ kata Sandiaga saat menghadiri diskusi publik bertajuk ‘’Tegakkan Kedaulatan Rakyat: Ada Konspirasi Paslon, KPU dan Lembaga Survei?’’ digagas Seknas Prabowo-Sandi serta Masyarakat Peduli Pemilu Adil dan
Berintegritas di Kantor Seknas PrabowoSandi, Jakarta, Minggu kemarin. Ia meminta kepada seluruh masyarakat dan relawan Prabowo-Sandi untuk mendokumentasikan bila terjadi kecurangan-kecurangan dalam proses penghitungan suara di daerah. ‘’Kalau ada kecurangan, laporkan. Dengan dokumentasi dan bukti yang cukup. Ambil gambar, video, foto. Supaya laporan tersebut bisa dibuktikan nanti pada saatnya. Saya di sini bersama Pak Taufik akan berjuang sampai titik darah penghabisan agar pemilu kita jujur dan adil,’’ tutur Sandiaga. (kmb4/ant)
Bali Post/afp
BANJIR - Warga menyelamatkan barang-barang ketika banjir merendam rumah mereka setelah hujan lebat di Bengkulu.
Bali Post/ant
BERSAMA RELAWAN - Sandiaga Uno melayani relawan untuk berswafoto saat berkunjung ke GOR Pancasila, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (27/4). Kunjungan tersebut untuk memberikan semangat kepada relawan sekaligus untuk melihat secara langsung proses penghitungan surat suara di tempat itu.
Banjir dan Longsor di Bengkulu 15 Tewas, 12 Ribu Mengungsi B ANJ IR di Bengkulu hingga Minggu (28/4) kemarin belum surut. Bahkan, korban jiwa juga mengalami pertambahah. BPBD Provinsi Bengkulu mencatat 15 orang tewas, 5 orang hilang dan 12 ribu mengungsi akibat banjir dan longsor yang terjadi sejak Jumat lalu. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu Rusdi Bakar mengatakan, korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor di Provinsi Bengkulu bertambah menjadi 15 orang dan korban terbanyak terdapat
di Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 10 orang. ‘’Kami menyampaikan jumlah korban jiwa saat ini ada 15 orang dengan jumlah terbanyak berasal dari Bengkulu Tengah,’’ kata Rusdi di Bengkulu, Minggu kemarin. Sementara lima korban lainnya berasal dari Kota Bengkulu tiga orang dan Kabupaten Kepahiang dua orang. Sedangkan lima orang lainnya masih dinyatakan hilang. Menurutnya, data korban jiwa dan yang hilang terus diperbarui petugas dari lapangan yang tersebar di sembilan kabupaten dan
kota. Selain belasan korban jiwa, BPBD juga mencatat 13 ribu jiwa warga di daerah ini terdampak banjir dan longsor yang terjadi sejak Jumat (26/4) di mana 12 ribu orang dinyatakan sedang dalam pengungsian. Rusdi mengatakan selain mendata korban jiwa, pihaknya juga sudah menurunkan seluruh tim di kabupaten dan kota untuk membantu warga terdampak banjir dengan menyediakan tim pencari dan penyelamat hingga penyaluran bantuan dan pendirian dapur umum. (ant)
Canangkan LPD Shifting 2.0
LPD Desa Adat Bualu Gelar ’’Soft Launching’’ klikLPD LE M B AGA P e r k r e d i tan Desa (LPD) Desa Adat Bualu menggelar soft launching klikLPD (Kenyamanan Layanan Idaman Krama) di LPD setempat, Sabtu (27/4). KlikLPD merupakan mobile system untuk menghadirkan kenyamanan dalam bertransaksi bagi krama atau nasabah LPD. Soft launching ini sekaligus menandai pencanangan LPD Shifting 2.0 yang dibangun oleh integrasi tripartid yakni LPD Desa Adat Bualu, PT Sakti Guna Dana, dan BNI. ‘’Saat ini yang kami prioritaskan adalah kebutuhan pelayanan transaksi yang cepat, aman, dan akurat, serta bonus demografi yang dimiliki oleh Desa Adat Bualu,’’ ujar Kepala LPD Desa Adat Bualu I Made Astika. Bonus demografi yang dimaksud, lanjut Astika, adalah angka usia produktif saat ini yang bergerak di segala lini untuk mendukung industri pariwisata dan perekonomian pada umumnya. Pihaknya terdorong membuat suatu konsep
untuk memberdayakan potensi itu. ‘’Untuk membangun konsep ini, kami disupport oleh PT Sakti Guna Dana dan terlahirlah konsep LPD Bualu Shifting 2.0,’’ imbuhnya. Astika menambahkan, konsep tersebut sekaligus merupakan implementasi dari kebangkitan LPD Desa Adat Bualu yang kedua sebagai upaya untuk menyikapi revolusi industri 4.0. Dikatakan, LPD Shifting 2.0 memuat langkah dan upaya LPD Desa Adat Bualu membangun sistem informasi manajemen risiko dan strategi transformasinya. Ada dua infrastruktur digital yang dibangun, terdiri dari sistem manajemen risiko dan klikLPD. Sistem manajemen risiko adalah infrastruktur tata kelola LPD agar ke depan sistem pengelolaan keuangan LPD Desa Adat Bualu menjadi lebih sehat. ‘’Sedangkan untuk hari ini dilaksanakan soft launching klikLPD yang kami persembahkan kepada krama Desa Adat Bualu dan nasabah LPD Desa Adat Bualu untuk dapat
melakukan transaksi penarikan dan penyetoran dananya di ATM BNI 46 yang tersebar di seluruh Bali, bahkan nanti kita harapkan bisa melakukan penarikan di seluruh Indonesia,’’ paparnya. Lantaran baru soft launching, Astika menyebut klikLPD masih akan terus dimatangkan mulai awal Mei hingga HUT ke-30 LPD Desa Adat Bualu, September mendatang. KlikLPD akan dijadikan sebagai kado bagi masyarakat atau nasabah. Mereka akan diberikan kartu ATM klikLPD yang bisa digunakan untuk pembayaran nontunai-cashless payment system dan penarikan tunai, hingga berbelanja di tempat-tempat tertentu tanpa uang tunai. Sementara itu, Direktur PT Sakti Guna Dana Ida Bagus Gede Adhitya mengatakan, krama desa adat di Bali khususnya nasabah LPD sangat menantikan bisa bertransaksi dengan mudah. Dari 1.433 LPD di Bali, separuhnya memang sudah memiliki sistem, bahkan mobile banking. Namun,
sekitar 700 LPD di antaranya belum memiliki sistem sama sekali. Kalaupun sudah memiliki mobile banking, nasabah LPD juga belum bisa melakukan transfer dari Bank Nasional ke LPD maupun sebaliknya. ‘’Kami hadir hari ini, 27 April 2019, pencanangan agar hal itu bisa diintegrasikan langsung melalui rekening BNI langsung ke LPD-nya,’’ ujarnya. Pemimpin BNI Kantor Cabang Denpasar Mustaqiem menyebut sistem virtual account ini baru pertama kali di Bali yang diinisiasi oleh PT Sakti Guna Dana. Namun, pihaknya sudah berkoordinasi dengan 132 LPD di Bali. ‘’Nasabah LPD ini secara otomatis menjadi nasabah kami lewat sistem BNI Direct,’’ ujarnya. Menurut Mustaqiem, klikLPD Desa Adat Bualu sangat tepat untuk menjawab tantangan ke depan dan menunjang posisi Bali sebagai destinasi pariwisata internasional. Soft launching klikLPD juga dihadiri Bendesa Adat Bualu I Wayan Wita. (ad1049)
TARIK TUNAI - Direktur PT Sakti Guna Dana Ida Bagus Gede Adhitya usai melakukan penarikan tunai memakai kartu ATM klikLPD. KlikLPD dicanangkan oleh LPD Desa Adat Bualu bekerja sama dengan PT Sakti Guna Dana dan BNI.
2
Senin Wage, 29 April 2019
Hari ini, ”Palebon” Ngurah Oka
Tokoh Pendidikan dengan Konsep ”Padma Kuncup-Padma Kembang” Denpasar (Bali Post) Hari ini, Senin (29/4) adalah puncak upacara palebon tokoh pendidikan Bali, Ngurah Oka, S.H. Upacara palebon yang juga diikuti lima semeton jero ini di-sanggra dua banjar adat yakni Br. Tegeh dan Br. Kaja, Desa Adat Dalung. Senin dini hari dilakukan upacara nunas toya panembak, mapralina ngutang sok ceg-ceg, dilanjutkan malaspas lembu dan bade. Sedangkan palebon ke setra adat Dalung dilaksanakan pukul 12.00 Wita. Putra almharum, A.A. Ngurah Agung Diatmika, Minggu (28/4) kemarin mengungkapkan, upacara palebon menggunakan tingkatan ngewangun utamaning utama. Upacara dilanjutkan dengan mamukur di waktu acara abulan pitungdina (42 hari). Semua upacara dipusatkan di Jero Gede Dalung, Br Tegeh, Dalung, Badung. Almarhum Ngurah Oka meninggal dalam usia 83 tahun pada 14 April lalu. Selama hidupnya almarhum menjabat sebagai Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Badung dan Sekretaris YPLP PT IKIP PGRI Bali. Semasa hidupnya Ngurah Oka bersama Wayan Redha Gunawan (alm) dikenal sebagai pendiri IKIP PGRI Bali, Kepala SKB Denpasar Selatan, juga pernah menjadi pengawas sekolah pada Kanwil Depdikbud Bali. Almarhum juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua YPLP Prov. PGRI Bali. Masa-masa terakhir almarhum juga dikenal sebagai juru raos pawiwahan yang andal. Termasuk orang pertama yang membuat buku tata cara meminang dan etika dalam pawiwahan. Buku ini kini dijadikan acuan bagi generasi muda Bali untuk acara meminang hingga madewasa mulih bagi krama Bali. “Untuk itu kami mohon maaf kepada semeton dan kerabat lainnya, jika almarhum pernah berbuat kesalahan,” ujar anak almarhum. A.A. Ngurah Diatmika mengungkapkan ayahanda adalah tokoh panutan dalam pendidikan disiplin dan kebersamaan. Menariknya, keteladanannya ditransfer bukan dengan berbicara melainkan melalui perilaku yang sederhana dan merangkul semua komponen puri dan warga atas asas kebersamaan. Bahkan beliau yang banyak berperan mendirikan SMAN 1 Kuta Utara melalui pendekatan kekeluargaan. Dia membenarkan almarhum sangat pintar dalam tata-titi pemadikan pawiwahan dan palepasan saat ada kematian atau kelayu sekar. Sehari-hari Ngurah Oka juga dikenal suka ngelucu dengan semeton jero atau warga lainnya, namun tetap menonjolkan ketegasan. Kepada anak-anaknya almarhum berpesan untuk menjadi warga jero yang mengayomi dan menyatu dengan rakyat. Makanya warga jero dan puri diminta melaksanakan konsep padma kuncup dan padma kembang. Artinya, mengutamakan solidaritas dengan semeton jero dan juga kepada warga sekitar jero. Menyatu dengan masyarakat menggunakan pepatah “lemete anggo (luwes,red),” ujarnya. Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, S.H., M.H., M.Pd. mengaku merasa kehilangan karena sejak awal almarhum diajak merintis pendirian IKIP PGRI Bali. Almarhum dikenal sangat disiplin, namun penuh humor dan suka bermain tenis. Rektor IKIP PGRI Bali Dr. I Made Suarta, S.H., M.Hum. juga mengatakan Ngurah Oka adalah sosok yang berkarakter setia kawan, konsisten dan sangat sosial. Di kampus selain dijadikan tetua juga menjadi pimpro setiap proyek pembangunan. Makanya tak berlebihan dia mengatakan IKIP PGRI Bali mengalami kemajuan seperti sekarang berkat bimbingan almarhum. (025)
TERBAKAR - Petugas memadamkan api di rumah bedeng di Jalan Buana Raya Gang Buana Dwipa, Denbar.
Bali Post/ist
Empat Rumah Bedeng Terbakar Denpasar (Bali Post)Empat rumah bedeng, Minggu (28/4) kemarin ludes terbakar. Peristiwa itu terjadi di Jalan Buana Raya Gang Buana Dwipa, Denpasar Barat (Denbar), tepatnya di belakang Kantor Tupperware. Dan saat musibah itu terjadi, sejumlah penghuninya sedang tidur. “Kejadiannya pagi sekitar pukul 07.30 Wita. Penghuninya sebagain sudah beraktivitas dan yang lainnya masih tidur,” tandas Kapolsek Denpasar Barat, AKP Johannes Nainggolan. Empat unit rumah tinggal tersebut, kata Kapolsek Johannes berupa bangunan berdinding triplek dan bambu, beratapkan seng dan lantai
beton. Selain itu, juga terbakar dua unit sepeda motor, alat-alat elektronik, alat rumah tangga dan surat-surat penting lainnya. Sedangkan rumah tersebut masing-masing ditempati Ayu Siswati (posisi di timur laut), Juhairiah (posisi di barat laut), Riri (posisi di tenggara), Suoriyanto (posisi di utara antara Juhairiah dengan Ayu Siswati menghadap ke utara). Dari keterangan Riri (54) asal Malang, saat itu dia sedang tidur dan terbangun karena mendengar suara teriakan kebakaran. Riri langsung keluar dan melihat rumah paling ujung barat terbakar. Dengan cepat api menjalar ke seluruh bangunan, termasuk
bangunan miliknya hingga ludes. Hal sama juga disampaikan Supriyanto (41). Saat dia lagi tidur, dikagetkan suara teriakan kebakaran dan dia langsung keluar rumah. Ternyata api berkobar sangat besar dan melalap seluruh bangunan. Sementara pengakuan Juhairiah (53), sekembali dari pasar dia menaruh dompet di atas meja di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar suara ledakan kecil dari meteran listrik yang ditempel di dinding kamar rumah yang terbuat dari kayu, disusul kepulan asap dan percikan api. Api langsung membesar dan menjalar keseluruh bangunan. Juhairiah bergegas membangunkan
anak-anaknya yang sedang tidur. Api juga membakar tujuh buah AC, tiga buah blower, enam buah kaca jendela yang berada di sebelah utara bangunan lantai 2 menempel pada tembok milik Tupperware. Sekitar pukul 09.00 Wita, api sudah dapat dipadamkan setelah dikerahkan lima unit PMK Kota Denpasar. “Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik, sesuai keterangan saksi Juhairiah. Selain dipakai tempat tinggal, bedeng tersebut juga digunakan tempat barang rongsokan. Belum diketahui kerugian yang dialami para korban,” ungkap mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (kmb36)
Tahanan Kabur Belum Terlacak Andrei Diduga Pengimpor DMT Bali Post/025
PALEBON - A.A. Ngurah Agung Diatmika memegang foto di depan jenazah Ngurah Oka di Jero Gede Dalung menjelang upacara palebon.
Pemeran Video Mesum Pelajar Diperiksa Denpasar (Bali Post)Viralnya video mesum di medsos yang diduga dilakukan pelajar di mobil saat ini ditangani Subdit V Ditreskrimsus Polda Bali. Terkait kasus tersebut, polisi telah memeriksa 17 saksi. Bahkan pemeran video mesum berstatus pelajar itu juga sudah dimintai keteragan. “Pelaku sudah diperiksa. Ada 17 saksi juga sudah diperiksa,” ujar Kabid Humas Bali Post/dok Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja Hengky Widjaja, Minggu (28/4) kemarin. Hasil penyelidikan, lanjut Kabid Humas, video tersebut disebarkan oleh teman-teman pelaku. Awalnya teman-temannya itu meminjam HP pelaku lalu di-share. “Pelaku dan kawan-kawannya masih di bawah umur. Diupayakan untuk mediasi. Dan juga pengawasan orangtua dan guru di sekolah,” kata mantan Kasatreskrim Polres Gianyar ini. Memang dengan beredarnya video tersebut berbuntut panjang. Siswi salah satu SMK di Badung Selatan, AA RSD (18) melapor ke Direktorat Reskrimsus Polda Bali, Jumat (28/4) lalu. Pasalnya, dia dituduh sebagai pemeran video mesum tersebut di medsos. Didampingi ayahnya, AA PY (38), siswi beralamat di Kuta Selatan ini membuat laporan dalam bentuk pengaduan masyarakat (dumas) terkait pencemaran nama baik. Dia juga membawa bukti screenshot pemilik Instagram yang dinilai melakukan tuduhan tersebut. PY mengaku sangat dirugikan dengan tuduhan yang dialamatkan kepada putri pertamanya itu di Instagram dan Line. Bahkan dia menyebut putrinya tersebut sampai trauma gara-gara dituduh sebagai pemeran dalam video itu. Pria asal Tegallalang, Gianyar ini menjelaskan, pada 23 April lalu putrinya mendapat informasi dari teman sekolahnya bahwa salah seorang anggota di grup Line men-share video adegan mesum pasangan remaja di dalam mobil. “Video tersebut juga diekspos ke Instagram dan menunjukkan salam colek ke anak saya. Seolah-olah pemeran di video itu adalah anak saya. Wanita yang ada dalam video itu bukan anaknya,” tegasnya. Terkait tuduhan tersebut, pihaknya merasa sangat dirugikan. Bahkan, RSD trauma dan ibunya terpaksa cuti bekerja karena khawatir dengan kondisi anaknya. (kmb36)
Topik : WARGA BUAT PERNYATAAN TOLAK VAKSINASI RABIES
Denpasar (Bali Post) Polda Bali kecolongan. Tahanan kasus narkoba, tersangka Andrei Spiridonov (35) asal Rusia berhasil kabur dari pengawalan anggota Ditresnarkoba Polda Bali. Hingga saat ini keberadaannya belum terlacak. Pria yang nekat loncat ventilasi kamar mandi Sabtu (27/4) lalu, juga disebut sebagai pengimpor narkotika jenis N-Dimethyltryptamine atau DMT. Informasi yang diperoleh Bali Post, borgol yang sebelumnya dikenakan tersangka yang berprofesi sebagai psikolog ini ditemukan di kamar mandi lantai 2 dekat Biro Logistik (Rolog) Polda Bali. Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, Minggu (28/4) kemarin mengatakan, tersangka ini awalnya ditangkap pada Selasa (23/4) pukul 10.15 Wita. Dia dibekuk tim gabungan Bea Cukai dan Ditresnarkoba Polda Bali saat mengambil paket berisi narkoba di areal parkir belakang Kantor Pos Cabang Renon di Jalan Raya Puputan, Denpasar. Kala itu diamankan barang bukti satu plastik tertempel tulisan Mimosa Hostilis Hidden Valley 200 gram berisi potongan batang tanaman berwarna ungu diduga mengandung narkotika jenis N-Dimethyltryptamine (DMT) seberat 200 gram neto dengan kode A.
Satu kaleng tertempel tulisan Banisteriopsis Caapi 30x Yellow Ecuador 100 gram berisi pasta berwarna hitam diduga mengandung narkotika jenis Banisteriopsis Caapi seberat 100 gram neto dengan kode B1. Satu kaleng tertempel tulisan Banisteriopsis Caapi 30x Yellow Ecuador 100 gram berisi pasta berwarna hitam diduga mengandung narkotika jenis Banisteriopsis Caapi dengan berat 100 gram neto dengan kode B2. “Peran pelaku adalah mengimpor dan menguasai barang narkotika jenis N-Dimethyltryptamine atau DMT,” ujarnya. Dan kala itu, saat ditangkap pelaku mengakui memesan barang tersebut secara online dari Belanda. Padahal dia tidak memiliki izin dari pihak berwenang. Tersangka dan barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Bali
untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Usai diperiksa, pelaku dititipkan sementara di ruangan piket Ditresnarkoba. Pada Sabtu (27/4) pukul 01.00 Wita, menurut mantan Kabag Binkar Karo SDM Polda Bali ini, pelaku minta diantar ke kamar mandi di lantai 2 dekat Rolog. Saat menuju kamar mandi, pelaku dikawal Brigadir Kadek Gustrawan dalam keadaan tangan dan kaki masih diborgol. Setelah pelaku masuk kamar mandi, Gustrawan menunggu di luar pintu. Beberapa saat kemudian terdengar suara gaduh di atas atap kantor Rolog sebelah timur kamar mandi. Setelah dicek ternyata pelaku lompat melalui ventilasi kamar mandi, lalu lari menuju utara dan turun di atap Asrama Polisi Seruni hingga atap rumah tersebut jebol. “Sampai saat ini pelaku masih dalam pengejaran,” tandasnya. (kmb36) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Andrey Spiridonov
Bali Post/ist
Serangkaian Konferensi Eropa-Asia OWHC IX
Digelar Lomba Menggambar Bertemakan Pusaka Budaya Denpasar SERANGKAIAN pelaksanaan Konferensi Internasional Eropa-Asia Organitation World Heritage City (OWHC) IX Tahun 2019 di Kota Denpasar yang berlangsung dari tanggal 29-2 Mei 2019, dirangkai dengan beragam kegiatan. Salah satunya adalah lomba menggambar yang mengusung tema “Pusaka Budaya di Kota Denpasar” yang dilaksanakan di Prama Sanur Beach Hotel, Minggu (28/4) kemarin. Kegiatan tersebut ditinjau langsung Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Asisten III Setda Denpasar yang juga sebagai Ketua Panitia, Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna menyambut gelaran Konferensi Internasional Eropa-Asia Organitaion World Heritage City (OWHC) IX yang pada tahun ini dilaksanakan di Kota Denpasar. Sehingga seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam mensukseskan pertemuan Kota Pusaka di Benua Asia dan Eropa. “Dalam gelaran Konferensi OWHC tahun 2019 ini kami menyelenggarakan
beragam kegiatan, sehingga semua kalangan masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam mensukseskan pertemuan Kota Pusaka dunia ini,” jelasnya. Lebih lanjut Eddy Mulya mengatakan, lomba menggambar ini dibagi dua kategori, yakni Kategori A yang merupakan siswa Sekolah Dasar (SD) yang diikuti sebanyak 120 peserta, dan Kategori B yang merupakan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) diikuti sebanyak 60 peserta. Peserta lomba ini tidak dipungut biaya serta seluruh perlengkapan menggambar telah disediakan oleh panitia. Lebih jauh dikatakan, lomba ini dinilai oleh dewan juri yang profesional dibidangnya. Pelajar akan memperebutkan juara I, II, dan III serta Harapan I, II dan III. Nantinya para pemenang akan diberikan hadiah berupa piagam, uang pembinaan, piala, bingkisan serta akan di pamerkan dipagelaran OWHC. “Ini merupakan event internasional dengan ratusan delegasi dari negaranegara dan kota di Benua Asia dan Eropa. Tercatat per Minggu (28/4) sebanyak 13 negara dan 7 kabupaten/kota telah mengkonfirmasi kedatangan dalam pagelaran OWHC di Kota Denpasar ini,” paparnya.
GAMBAR – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara menyaksikan pelajar menggambar serangkaian Konferensi Internasional Eropa-Asia Organitaion World Heritage City (OWHC) IX Tahun 2019 di Denpasar. Eddy Mulya menambahkan, ada beberapa tempat yang akan dikunjungi delegasi serangkaian pelaksanaan konferensi ini. Di antaranya Museum Blanjong Sanur, Monumen Bajra Sandi
Renon, Puri Jero Kuta Denpasar, Smart Heritage Market Pasar Badung, Taman Kumbasari, Taman Ayun, Denpasar Art Space dan Inna Bali Heritage Hotel. (ad1048)
BADUNG
Senin Wage, 29 April 2019
3
PPDB ”Online” Perlu Sosialisasi Dini
Mangupura (Bali Post) -
Rencana Pemkab Badung menerapkan sistem online pada penerimaan siswa baru mendapat apresiasi dari wakil rakyat Badung. Meski demikian, dewan mengingatkan agar Disdikpora Badung melakukan sosialisasi dini terkait sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) tahun ajaran 2019/2020 untuk SMP negeri ini. Hal itu dikemukakan Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Minggu (28/4) kemarin.
DUTA PARIWISATA - Wabup Suiasa saat menghadiri pemilihan duta pariwisata Kabupaten Badung, Sabtu (27/4) di Ballroom Trans Resort Seminyak, Kecamatan Kuta.
Pemilihan Jegeg Bagus 2019 Duta Pariwisata Kabupaten Badung PEMILIHAN duta pariwisata yang lebih familiar di telinga masyarakat sebagai ajang Jegeg Bagus, tidak sekadar ikut-ikutan tren dan gagah-gagahan serta seremonial saja, namun merupakan wadah dan ruang bagi kaum muda untuk mengekspresikan bakat, intelegensi, kemampuan serta kecintaannya kepada daerah, kearifan lokal yang bernapaskan adat, seni, budaya serta lingkungannya untuk pembangunan Badung dan Bali ke depan. Demikian disampaikan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa pada Pemilihan Duta Pariwisata Jegeg Bagus Badung 2019, Sabtu (27/4), di Ballroom Trans Resort, Seminyak, Kecamatan Kuta, Badung. Hadir dalam acara tersebut Kadis Pariwisata Badung I Made Badra, Kepala Litbang Badung Wayan Suambara, Kadis Pendidikan Badung Ketut Widia Astika, Kadis Arsip dan Perpustakaan Badung Ni Wayan Kristiani, Ketua Gatriwara Badung Ayu Parwata, dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, tim juri dan para kontestan se-Badung. Wabup Suiasa dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi ajang pemilihan Jegeg Bagus yang akan menjadi duta pariwisata Kabupaten Badung. Pemilihan ini sudah berjalan 15 kali, teriring harapan pelaksanaannya dapat berjalan objektif dan yang terpilih merupakan Jegeg Bagus yang terbaik dari semua peserta yang ikut dalam ajang tersebut. Kegiatan ini sejalan den-
gan upaya Pemkab Badung dalam membangun manusia seutuhnya yang sehat jasmani dan rohani, berahklak serta berbudi pekerti luhur. ‘’Mengingat Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata nasional bahkan dunia, tentunya sangat membutuhkan duta-duta pariwisata yang elegan, ramah tamah, menarik dan cerdas serta memahami berbagai kearifan lokal yang kita miliki. Jegeg Bagus juga dituntut memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, termasuk kecerdasan spiritual,’’ ucapnya. Besar harapannya ajang seperti ini mampu melahirkan duta-duta pariwisata Badung dan Bali, dan memberi pengaruh positif yang dapat menggetoktularkan kepada kaum milenial untuk menjadi sumber daya manusia yang andal, berkualitas, kompetitif, dengan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang luas dan berbudaya untuk membangun Badung yang kuat dan sejahtera. ‘’Kami berharap Dinas Pariwisata dan dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Badung dapat melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan dan dapat melibatkan para Jegeg Bagus ini pada berbagai kegiatan promosi, baik skala lokal, regional maupun internasional,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kadis Pariwisata Badung yang juga ketua panitia I Made Badra mengatakan, pemilihan duta pariwisata atau Jegeg Bagus Kabupaten Badung 2019 diikuti putra-putri Badung terbaik yang mewakili masing-masing kecamatan di Badung. Ajang ini diikuti 87 orang yang merupakan siswa
SMA/SMK, perguruan tinggi dan utusan STT se-Badung. Tahapan seleksi ditetapkan sebanyak 10 pasang finalis. Seleksi dilaksanakan dengan materi indah (beauty), cerdas (smart), hospitable (ramah) dan charming (menarik). Metode seleksi melalui tes tulis, wawancara dan keterampilan khusus. Yang terpilih pada pemilihan ini sebagai juara pertama Jegeg Badung 2019 adalah kontestan nomor urut 14 atas nama Ni Putu Ira Suastini. Bagus Badung 2019 terpilih kontestan nomor urut 05 I Made Adi Sanjaya. Untuk runner-up I Jegeg Badung 2019 diraih nomor urut 20 Ni Putu Devi Nitasari. Runner-up I Bagus Badung 2019 nomor urut 01 atas nama Gde Bagus Ivan Suardika Debel. Runnerup II Jegeg Badung diraih kontestan nomor urut 18 Ni Luh Komang Megayanti. Runner-up II Bagus Badung diraih nomor urut 03 atas nama I Komang Heryawan Trilaksana. Sebagai runnerup III Jegeg Badung diraih oleh kontestan nomor urut 16 Ni Putu Indah Berliana dan runner-up III Bagus Badung diraih nomor urut 07 I Gede Satwika Prayana. Adapun tim penguji yaitu Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt., Dr. Ni Made Eka Mahadewi, S.Pi., M.Si., Ni Nyoman Ayu Andriani, S.H., M.H., Komang Rahayu Indrawati, S.Pi., M.Si., Dr. dr. Dyah Pradnyaparamita Duarsa, M.M., M.Si., Putu Suprapti Santy Sastra, Ketua Tim Penggerak PKK Badung, Anak Agung Gede Agung Rahma Putra, S.Sn., M.Sn. dan Ni Wayan Pratiwi Dewanti. (ad1052)
Ditabrak Dua Mobil, Pengendara Motor Tewas Mengenaskan Mangupura (Bali Post) Tabrakan maut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Singaraja, tepatnya di Banjar Kuwum, Mengwi, Minggu (28/4) kemarin. Korbannya adalah pengendara sepeda motor Honda Supra, I Made Winarsa (43). Winarsa tewas di tempat setelah ditabrak dua mobil dan terseret hingga 350 meter. Kasatlantas Polres Bad un g I p t u K a n i s i u s m enyampaikan, Winarsa beralamat di Desa Tuka, Desa
Perenan Tengah, Tabanan. Dua mobil yang menabrak Winarsa langsung kabur dan polisi masih menyelidiki nopolnya. Dari keterangan saksi dan hasil olah TKP, kata Kanisius, kejadiannya sekitar pukul 08.00 Wita. Kala itu pengendara motor melaju dari selatan. Sedangkan dari arah berlawanan melaju mobil yang tidak diketahui jenis dan nopolnya. Sementara di belakang Winarsa ada mobil Avanza yang nopolnya tidak ada
yang melihat. Setibanya di TKP, Winarsa mengambil haluan ke kanan hingga ke as jalan dan tabrakan tidak terelakkan. Awalnya Winarsa ditabrak mobil yang tidak diketahui jenis dan nopolnya. Setelah itu ditabrak Avanza. Bahkan korban terseret hingga 350 meter. ‘’Pengendara motor tewas di tempat kejadian dan jasadnya dibawa ke RSUD Mangusada, Kapal. Untuk dua mobil tersebut masih kami selidiki,’’ ujarnya. (kmb36)
MEDITASI - Meditasi yang diikuti ratusan wisatawan mancanegara.
Bali Post/edi
Wisata Spiritual Makin Diminati Mangupura (Bali Post) Bali tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya, namun kini mulai dilirik sebagai daerah wisata spiritual. Saat ini sudah banyak wisatawan datang ke Bali untuk melakukan aktivitas meditasi. Seperti yang terlihat di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jumat (26/4) lalu. Ratusan Wisatawan mancanegara bermeditasi untuk mendoakan perdamaian dan kemakmuran dunia. Selain dikenal sebagai daya
tarik wisata, dengan kahadiran patung Garuda Wisnu Kencana terbesar di dunia, kawasan pariwisata inipun kini mulai dikenal menjadi taman budaya dan spiritual. Menurut Ketua Yayasan Seni Kehidupan Indonesia Rup Gurbani, ratusan wisatawan ini hadir untuk mengikuti rangkaian Festival Spiritual Bliss in Bali yaitu program spiritual setahun sekali dari The Art of Living Foundation. Pesertanya dari seluruh dunia. Mereka
bermeditasi dan merayakan perdamaian dan kebahagiaan dalam kehadiran suci Y.M. Sri Sri Ravi Shankar. Kegiatan semacam ini terus mendapat perhatian masyarakat dunia. Dari beberapa kali digelar, antusiasme wisatawan mancanegara untuk mengikutinya sangatlah besar. Selain kegiatan tersebut positif, ini juga menandakan Bali memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata spiritual. (kmb23)
Menurut Parwata, masyarakat perlu mengetahui mekanisme yang akan diterapkan dalam sistem PPDB online. ‘’Apa yang harus disiapkan oleh calon siswa, bagaimana caranya mengakses, ini harus disosialisasikan. Jangan sampai masyarakat bingung,’’ ungkapnya. Politisi asal Dalung, Kuta Utara ini tak menampik masih banyak masyarakat yang masih gagap teknologi, terlebih masyarakat yang tinggal di daerah perdesaan. Sehingga perlu pendampingan. ‘’Saat PPDB nanti yang sibuk kan orangtua siswa. Mereka yang akan terlibat langsung dalam proses terse-
but, jadi sangat penting untuk mensosialisasikan sejak dini supaya tidak muncul kegaduhan,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Disdikpora Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, sistem pendaftaran online dalam PPDB sesuai dengan Permendikbud 51 tahun 2018. Sistem ini membuat para calon siswa secepat mungkin mendaftarkan diri. Penerimaan kali ini, lanjut Widia Astika, menggunakan sistem 90 persen zonasi termasuk untuk siswa miskin dan disabilitas, lima persen prestasi, dan lima persen pindah orangtua. ‘’Sekarang dibutuhkan kecepatan dalam mendaftar.
Jika saat mendaftar sudah penuh, maka dipastikan calon siswa gugur. Artinya, calon siswa harus mencari sekolah lain. Jadi jangan karena dekat dengan sekolah beranggapan pasti diterima. Tidak, karena sudah online, ada sistem yang bekerja,’’ terangnya. Kendati demikian, bagi siswa yang belum lulus PPDB sesuai dengan yang diinginkan, pemerintah akan memberikan alternatif jika yang bersangkutan tetap berkeinginan mengenyam pendidikan di sekolah negeri. Calon siswa akan diarahkan ke sekolah yang calon peserta didiknya masih kurang. ‘’Misalnya keinginannya di
Bali Post/par
Putu Parwata
Kuta Utara tapi sudah penuh, maka diarahkan ke sekolah lain yang masih kurang. Itu pun kalau mau bersedia. Kalau tidak, itu sepenuhnya menjadi hak calon siswa maupun orangtua,’’ katanya. (kmb27)
Diskop Kaji Kriteria Penerima Bedah Warung Mangupura (Bali Post) Wacana Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta terkait program bedah warung untuk meningkatkan eksistensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Badung, mulai dijabarkan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan setempat. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung I Ketut Karpiana, Minggu (28/4) kemarin mengatakan akan melakukan kajian terkait wacana Bupati tersebut. ‘’Sekarang kami sedang mengkaji kriteria penerima bantuan. Termasuk berapa besaran nominal bantuan yang akan diberikan untuk program bedah warung ini,’’ ungkapnya. Menurutnya, bantuan bedah warung akan diberikan kepada pemilik warung yang notabene masyarakat lokal, bukan kepada pemilik toko modern maupun toko swalayan yang ber-
jaringan. ‘’Sekarang yang bisa dijumpai di masyarakat banyak toko modern dan berjejaring, jelas bukan itu yang menerima bantuan. Secara umum bantuan hanya diberikan kepada warung milik pribadi. Semacam toko kelontong yang sistemnya masih tradisional,’’ tegasnya. Karena itu, pihaknya akan mengkaji beberapa kriteria seperti siapa yang berhak menerima bantuan program bedah warung. Sebab, program ini bertujuan meningkatkan daya saing UMKM. ‘’Jadi yang kecil-kecil itu yang kita dorong. Kalau toko modern sudah tidak memenuhi kriteria,’’ tegasnya. Birokrat asal Cemagi, Kecamatan Mengwi itu mengatakan, program bedah warung akan dilaksanakan setelah hasil kajian selesai serta mendapatkan persetujuan Bupati Badung. ‘’Sepenuhnya menjadi kewenangan pimpinan. Namun,
yang jelas bila tidak di APBD Perubahan 2019, ya tahun 2020,’’ jelasnya. Wacana bedah warung mencuat dalam rapat paripurna istimewa DPRD Badung dengan agenda membacakan Keputusan DPRD Nomor 5 tahun 2019 tentang Rekomendasi LKPJ Bupati Badung tahun 2018 di Gedung Dewan, Jumat (26/4) lalu. Program tersebut dipandang perlu agar warungwarung tradisional di perdesaan tetap mampu bertahan dan bersaing. ‘’Pemerintah perlu memikirkan strategi yang jitu, baik dari segi kebijakan, pembinaan dan payung hukum yang jelas, sehingga partisipasi masyarakat UMKM dan warung tradisional dapat bertahan. Salah satunya dengan bedah warung,’’ ungkap Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Menurutnya, program terse-
but dapat diwujudkan melalui Dinas Koperasi dan UKM agar memberikan bantuan modal kepada UMKM dan warung-warung sebagai stimulus, sehingga mampu bersaing dengan pasar modern. ‘’Dengan bantuan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap PDRB Badung dan mengurangi pengangguran serta kemiskinan,’’ katanya. Menyikapi rekomendasi tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengakui tengah menyusun program bedah warung. Bantuan UMKM yang diberikan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dan keuangan daerah. ‘’Ke depan bedah warung ini akan mendapatkan penguatan modal untuk usahanya dan dana perbaikan warung. Misalkan tempatnya agar higienis, kursinya bagus, ada bak sampahnya,’’ katanya. (kmb27)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Ribuan Krama Adat Puseh Gelar ’’Syukuran Kemenangan’’ Suara 100 Persen Coblos Jokowi dan Paket Satu Jalur PEMILU serentak Pileg dan Pilres 17 April 2019 sudah bisa memprediksi dan memastikan kemenangan kandidat pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) serta calon legislatif (caleg) yang terpilih di semua tingkatan. Namun di sisi lain, pascapesta demokrasi itu ada yang unik dilakukan krama di Bali, salah satunya dengan menggelar ‘’Syukuran Kemenangan’’ Pileg dan Pilpres di Desa Adat Puseh, Desa Perean Kauh, Batutiti, Tabanan, Sabtu (27/4). Wajar saja, dengan penuh kebahagiaan dan suka cita warga setempat bisa memenangkan suara 100 persen pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin (paslon Jokowi-Amin) dan paket satu jalur. Karena itu, ribuan krama Desa Adat Puseh bersama-sama ikut merayakan dengan mengadakan syukuran atas terlaksananya pemilu lancar dan aman. Sekaligus memenangkan Jokowi dua periode bersama paket dari caleg PDI Perjuangan di semua tingkat. Mereka sukses kembali akan terpilih sebagai anggota DPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. dan I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si. sebagai anggota DPRD Bali maupun I Nyoman Suadiana, S.Sos. atau akrab dikenal Nang Dodi yang kembali maju menjadi anggota DPRD Tabanan. Syukuran malam itu juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan seperti joged bumbung. Made Urip selaku Koordinator Pemenangan Jokowi-Amin Dapil Bali menekankan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas krama untuk membangun ke depan dan menjaga ideologi negara Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Kebinekaan yang senantiasa harus terus dipupuk dan dilestarikan. ‘’Itulah 4 Pilar Kebangsaan yang
SYUKURAN - Koordinator Pemenangan Jokowi-Amin Dapil Bali Drs. I Made Urip, M.Si. bersama I Nyoman Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si. dan I Nyoman Suadiana, S.Sos. saat ‘’Syukuran Kemenangan’’ pileg dan pilpres di Desa Adat Puseh, Desa Perean Kauh, Batutiti, Tabanan. harus terus kita jaga dan amalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ tegas anggota Badan Anggaran (Bangar) MPR-RI ini. Ketua DPP PDI perjuangan itu juga menyampaikan terima kasih atas dukungan kemenangan paslon Jokowi-Amin yang pertama kali berbarengan dengan pileg dan pilpres, sekaligus caleg DPRD kabupaten/kota hingga DPR-RI serta DPD-RI. Jadi syukuran kali ini sebagai komitmen krama adat yang sudah terbukti mendukung Jokowi-Amin beserta seluruh paket satu jalur dengan memilih wakil rakyat dan calon presiden dari PDI Perjuangan. ‘’Ternyata masyarakat terbukti sudah jeli memilih wakil rakyat, khususnya partai politik di Senayan yang harus memenuhi ambang batas 4 persen,’’ tandas wakil rakyat sejuta traktor empat periode ini seraya mengapresiasi komitmen seluruh masyarkat yang sudah memilih caleg DPR-RI dari PDI Perjuangan dari semua lembaga survei sudah memenangkan pileg tahun 2019 sekaligus memenangkan pilres. Sementara itu, Adi Wiryatama
yang juga mantan Bupati Tabanan dua periode menyampaikan terima kasih atas dukungan krama adat, termasuk para kaum milenial yang kompak memilih paket satu jalur dari PDI Perjuangan serta paslon 01 Jokowi-Amin. Sebab, paling mampu berbuat dan memperjuangkan rakyat bersama kader PDI Perjuangan. ‘’Jadi kali ini kita semua kembali bersyukur karena Pak Jokowi kembali terpilih, termasuk Pak Urip bersama saya dan Nang Dodi,’’ kata Ketua DPRD Bali itu seraya ditambahkan Nyoman Suadiana, syukuran krama atas kemenangan Jokowi dan paket satu jalur ini dikemas dengan sederhana namun penuh dengan makna. Seperti diketahui, ribuan krama adat Puseh akhirnya membuktikan deklarasi dukungan 100 persen suara pada hari pencoblosan 17 April 2019 untuk paslon 01 Jokowi-Amin beserta paket satu jalur dari PDI Perjuangan yakni caleg DPR-RI Dapil Bali Made Urip, beserta caleg DPRD Bali Dapil Tabanan Adi Wiryatama dan caleg DPRD Tabanan Dapil Baturiti dan Penebel Nyoman Suadiana. (ad1060)
BRI Kantor Cabang Kuta
Gelar Pengundian Panen Hadiah Simpedes Periode II Tahun 2018 PT BANK Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau Bank BRI Kantor Cabang Kuta menggelar pengundian Panen Hadiah Simpedes Periode II tahun 2018, Jumat (26/4) lalu di 100 Suset Hotel, Kuta. Proses pengundian ini turut dihadiri perwakilan Dinas Sosial dan sejumlah saksi. Menurut pimpinan BRI Kantor Cabang Kuta Made Maherni, S.E.Ak., M.M., pada kesempatan tersebut diundi sebanyak 3.759.079 kupon untuk periode 1 September 2018 s.d. 28 Februari 2019. Undian ini dengan kelipatan saldo rekening Rp 100.000 dan dengan total nilai hadiah sebesar Rp 491.442.000. Adapun jenis hadiah pada undian ini yaitu satu hadiah grandprize berupa mobil Toyota All New Sienta 1.500 G M/T, hadiah utama 1 berupa sepeda motor Honda New PCX 150 ABS, hadiah utama II berupa sepeda motor Honda Vario 150, hadiah utama III berupa sepeda motor Honda Vario 125 CBS, hadiah utama IV berupa sepeda motor Honda All New Scoopy, hadiah utama V berupa sepeda motor Honda New Vario ESP CBS dan hadiah utama VI berupa sepeda motor Honda New Beat ESP CW. Dijelaskan Maherni, sampai dengan Maret 2019, total dana pihak ketiga di BRI Unit se-Kanca BRI Kuta yaitu Rp 887.410.112.059 dengan jumlah penyimpan 106.151 orang. Sedangkan pinjaman yang disalurkan BRI Unit se-Kanca BRI Kuta sampai Februari 2019 sebesar Rp 478.025.992.603, dengan jumlah peminjam 19.742 orang. Sejalan dengan moto BRI ‘’Melayani dengan Setulus Hati’’, pihaknya selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanan dalam rangka menghimpun dana dan menyalurkan kembali dana tersebut dalam bentuk pinja-
PENGUNDIAN - Pimpinan BRI Kantor Cabang Kuta Made Maherni, S.E.Ak., M.M. (tengah) saat pengundian hadiah grandprize berupa mobil Toyota All New Sienta pada Panen Hadiah Simpedes periode II tahun 2018, Jumat (26/4). man. Tentunya dengan harapan agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dalam rangka pemberdayaan potensi daerah dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat umumnya dan khususnya masyarakat kuta. ‘’Sesuai dengan moto utama BRI adalah mengembangkan usaha Mikro dan usaha kecil menengah. Untuk itu kami membuka pintu yang selebarlebarnya dan siap melayani dengan setulus hati bagi pengusaha Mikro dan UKM untuk bekerja dan bermitra dengan BRI,’’ pungkasnya. Diungkapkannya, saat ini jumlah jaringan kerja yang dimiliki mencapai 12 BRI Unit, 3 Teras, 4 Kantor Cabang Pembantu, 1 Kantor Kas, dan 1 BRI Cabang yang keseluruhannya sudah terhubung secara online. Selain itu, juga layanan kami didukung jaringan E_chanel yaitu 92 ATM, 365 EDC Merchant, 734 EDC Brilink, 100 EDC UKO, 16 mesin CRM dan termasuk juga BRIZZI, yang kesemuanya itu semata-
mata untuk memanjakan para nasabah setia BRI. Untuk grandprize berupa mobil Toyota All New Sienta berhasil diraih nasabah atas nama Jumiasih dari Unit Kuta II. Sementara untuk hadiah utama I berupa satu unit Honda PCX diraih I Wayan Rupug dari Unit Seminyak Denpasar Kuta. Tiga buah hadiah utama II Honda Vario 150 diraih I Ketut Darpa, Ngakan Nyoman OK AS, I Wayan Sudiarta. Tiga buah hadiah utama III berupa Honda Vario 125 CBS diraih Ni Ketut Nik Sukasih, Jani Mariadi, I Ketut Manda. Sem ent ar a unt uk hadiah utama IV berupa empat All New Scoopy diraih Eka Nurjannah, Ni Wayan Sirim, Ni Nyoman Rina Dewi, Benyamin Guido. Hadiah utama V berupa empat sepeda motor Honda New Vario ESP CBS diraih Ghozeli, I Wayan Duana, Muhammad Dhorimin, I Made Nuada. Hadiah utama VI berupa New Honda Beat Esp CW diraih I Made Deni Darmajat. (ad860)
Senin Wage, 29 April 2019
Kuliah Umum FH Unwar
Memaknai Kedaulatan Rakyat Dalam Negara Hukum yang Demokratis UNTUK kesekian kalinya, Fakultas Hukum Universitas Warmadewa (FH Unwar) kembali menggelar Kuliah Umum di Ruang Jaya Singha Mandapa Unwar, Sabtu (27/4). Kali ini, kuliah umum mengusung tema ‘’Memaknai Kedaulatan Rakyat dalam Negara Hukum yang Demokratis’’ dengan menghadirkan tokoh nasional, yaitu mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Jimly School of Law and Goverment Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H. Kuliah umum dibuka langsung oleh Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. yang dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. beserta para wakil dekan FH Unwar, para dosen di lingkungan FH Unwar, serta mahasiswa FH Unwar. Bertindak selaku moderator Dr. I Wayan Rideng, S.H., M.H., akademisi FH Unwar. Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. mengatakan tema kedaulatan negara dalam negara hukum yang demokratis sengaja diangkat, karena bangsa Indonesia baru saja melaksanakan pesta demokrasi pemilu serentak yang saat ini masih hangat diperbincangkan di publik. Sehingga pemahaman tentang kedaulatan negara sangat penting diberikan kepada dosen dan mahasiswa untuk dapat dijadikan bekal untuk menyosialisasikan makna kedaulatan rakyat kepada masyarakat luas. Dengan harapan, ke depan hak-hak demokratis yang dimiliki masyarakat dapat digunakan dan masyarakat memiliki peran aktif dalam kemajuan dan pengembangan pembangunan Indonesia. Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana DAP&E., Sp.ParK. mengatakan kehadiran Prof. Jimly di FH Unwar merupakan suatu hal yang luar biasa. Sebab, sebagai seorang pakar hukum profesional dengan pengalaman yang malangmelintang tentu memiliki waktu
KULIAH UMUM - Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. bersama Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Dekan FH Unwar Dr. I Nyoman Putu Budiartha, S.H., M.H. beserta para wakil dekan berfoto bersama narasumber Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H. (tengah) pada kegiatan kuliah umum, Sabtu (27/4). sangat sibuk. Oleh karenanya, ilmu pengetahuan yang diberikan dalam kuliah umum di FH Unwar harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para dosen dan mahasiswa guna meningkatkan wawasan tentang ilmu hukum. Apalagi, materi yang diberikan berkaitan dengan cara memaknai kedaulatan rakyat bagi negara demokratis sangat penting diketahui oleh seluruh masyarakat, terutama kalangan mahasiswa FH Unwar. Sehingga jalannya pelaksanaan pemerintahan dapat dikontrol dan diawasi sesuai dengan koridor hukum dan hukum bisa menjadi panglima dalam pelaksanaan pemerintahan. ‘’Saya berharap para dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum bertambah wawasannya tentang kedaulatan dan demokasi, sehingga nanti mampu diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat,’’ tandas Prof. Widjana. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si. mengatakan dalam implemetasinya memaknai kedulatan rakyat berbedabeda di setiap negara. Di Indonesia, kedaulatan rakyat dapat dimaknai melalui pesta demokratis melalui pemilu yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan kesetaran, serta kesamaan hak untuk seluruh rakyatnya. Sehingga rakyat menjadi berdaulat
dan rakyat memengang kekuasaan tertinggi dalam pelaksanaan demokrasi. Oleh karena itu, pengetahuan dan wawasan dalam memaknai kedaulatan rakyat sangatlah penting demi terselenggaranya pemerintahan yang baik. Prof. Jimly Asshiddiqie mengatakan saat ini perancang perundangundangan di Indonesia sangat terbatas. Sehingga melalui kuliah umum ini yang merupakan rangkaian dari Contract Drafting diharapkan mahasiswa FH Unwar mampu menjadi perancang perundangundangan, sekaligus bisa merancang kontrak-kontrak perjanjian, sehingga mampu menghasilkan produk-produk hukum yang tidak keliru. Sebab, Indonesia adalah negara demokrasi yang berdasarkan hukum. ‘’Saya sangat mendukung kegiatan Fakultas Hukum Warmadewa di bawah bimbingan Rektor dan yayasan yang sangat rutin menggelar kegiatan semacam ini (Legal dan Contract Drafting red), sehingga mahasiswa terlatih untuk membuat kontrak, perjanjian, peraturan hukum, dan aturan hukum lainnya. Karena melalui pelatihan, maka produk-produk hukum yang akan dirancang tidak keliru yang dapat menimbulkan permasalahan hukum ke depannya,’’ pungkasnya. (ad1043)
ISI Denpasar Jalin Kerja Sama dengan Seoil University
Korsel Buka Peluang Beasiswa Pendidikan untuk Indonesia INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Denpasar terus kedatangan universitas ternama mancanegara. Kali ini, President Seoil University, Seoul, Korea Selatan Woo Jechang dan Korean Institute for Education and Culture (KIEC) yang merupakan perwakilan resmi dari beberapa universitas terkemuka di Korea Selatan menjajaki kerja sama bidang seni dan budaya dengan Institut Seni Indonesia, Denpasar. Penandatanganan MoU dilakukan di Ruang Sidang Rektorat ISI Denpasar, Sabtu (27/4). Kerja sama ini berfokus pada pertukaran dosen, mahasiswa dan juga aktivitas penelitian bersama. ‘’Dari kerja sama ini nanti akan ada pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa dan juga aktivitas bersama. Selain itu, karena mereka memiliki program pelatihan bahasa Korea, nanti kami coba tawarkan juga kepada mahasiswa,’’ ujar Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum., Sabtu (27/4). Menurut Prof. Sugiartha, kerja sama dengan kampus-kampus di Korea Selatan cukup penting, karena ISI Denpasar dapat belajar dari pemanfaatan teknologi canggih di negara tersebut yang dikaitkan dengan perkembangan seni budaya yang menjadi unggulan ISI Denpasar. Dengan demikian, diharapkan bisa saling mengisi. Apa yang dimiliki ISI Denpasar agar bisa dikembangkan lagi di perguruan tinggi di Korea Selatan. ‘’Kita perlu seni-seni yang berteknologi tinggi, yang lebih canggih dari kita dan harus kita akui itu,’’ tandasnya. Terkait pemilihan kerja sama dengan ISI Denpasar, dikatakan, karena ISI Denpasar memiliki sejumlah keunggulan dan keunikan. Apalagi kampus-kampus di Korea Selatan memiliki program-program studi seni, seperti prodi musik, tari, film dan seni lainnya yang sangat
PENANDATANGANAN MOU - Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. berfoto bersama President Seoil University, Seoul, Korea Selatan Woo Jechang dan rombongan PT KIEC seusai penandatanganan MoU, Sabtu (27/4). relevan dengan apa yang dikembangkan di ISI Denpasar. President Seoil University Woo Jechang mengatakan pihaknya kini membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa pendidikan maupun bekerja di Korea Selatan. Salah satu syarat utamanya harus menguasai bahasa Korea. Apalagi, ada standar skor Topik (semacam TOEFL di bahasa Inggris) bahasa Korea yang harus dipenuhi untuk menempuh pendidikan (beasiswa) atau mendapat pekerjaan di Korea Selatan. Pihaknya berharap kerja sama yang sudah ditandatangani ISI Denpasar dengan kampus-kampus Korea Selatan dapat memberikan nilai positif bagi kedua belah pihak. Sementara itu, Musyarafah Machmud, M.A. selaku Fouder and Managing Director PT KIEC Manajemen Indonesia, mengharapkan agar semakin banyak generasi muda pelajar Indonesia yang bisa melanjutkan pendidikan ke Korea Selatan, karena di negara tersebut banyak sekali ada fasilitas bea-
siswanya. Tentu dengan syarat harus menguasai bahasa Korea dengan skor atau tingkat Topik tertentu. Apalagi, pihaknya telah menyiapkan jasa pelatihan kursus bahasa Korea ke sekolah-sekolah, bahkan dengan jumlah murid tertentu bisa didatangkan guru langsung dari Korea. ‘’Dengan Topik tingkat 3 baru bisa mendaftar ke perguruan tinggi Korea, sedangkan jika sudah tingkat 4-6 sudah bisa mendapatkan beasiswa,’’ terangnya. Selain itu, dikatakan, dengan menguasai bahasa Korea, generasi muda di Nusantara juga bisa meraih kesempatan bekerja di perusahaanperusahaan ternama di negara itu. Sebab, Indonesia juga telah menjadi tujuan investasi bagi perusahaanperusahaan tersebut. ‘’Jadi, kami harapkan anak-anak kita bisa memanfaatkan kesempatan ini, karena kesempatan memang harus disiapkan dari sekarang, tidak mendadak. Paling bagus belajar bahasa Korea dari SMA, sehingga nantinya bisa melanjutkan studi S-1 ke Korea,’’ pungkas Musyarafah. (ad1051)
Buka Prodi Baru
FS Unwar Cetak Sarjana Siap Kerja PROGRAM Studi Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Warmadewa (FS Unwar) selain memberikan ilmu juga menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di lapangan kerja. Artinya, lulusan yang dicetak dan meraih sarjana jangan sampai menjadi beban masyarakat terkait pengangguran. Hal itu ditegaskan Dekan FS Unwar Prof. Dr. Nyoman Kardana, M.Hum. saat menggelar yudisium dan pelepasan sarjana ke-59 di ruang sidang Sri Ksari Warmadewa Mandapa Unwar, Sabtu (27/4). Prof. Kardana berharap lu-
lusan dari FS Unwar mampu bersaing secara global dan juga mampu merebut peluang-peluang kerja nantinya. ‘’Dalam rangka meningkatkan skill di bidang bahasa Inggris, baik teori maupun praktik, selain belajar di dalam kelas dengan dosen, mahasiswa juga kami berikan kesempatan untuk belajar langsung dengan mahasiswa Warmadewa International Program (WIP), sehingga dengan ini lulusan kita jauh lebih baik,’’ katanya. Selain meningkatkan kualitas lulusan supaya FS Unwar semakin dikenal, juga tengah
merencanakan membuka program studi (prodi) baru yaki Prodi D-4 Pariwisata. Dengan adanya prodi baru ini diharapkan FS mampu menambah jumlah mahasiswa sehingga mampu menambah jumlah kelulusan. ‘’Kami berharap tahun depan sudah bisa menerima mahasiswa baru D-4 tersebut. Sebab, semua proses izinnya tengah digodok tim, termasuk kurikulum dan sumber daya manusianya,’’ tegas Kardana. Semenatra itu, Ketua Panitia Drs. I Nyoman Djuana, M.Si. mengatakan jumlah yudisiawan
dan yudisiawati pada periode Mei 2019 berjumlah 31 orang, terdiri dari 7 orang laki-laki dan 24 perempuan dari program reguler A dan reguler B. Mahasiswa dengan lulusan IPK tertinggi diraih Ida Bagus Yoga Danu Darmawan yakni 3,91. Sedangkan mahasiswa dengan lulusan tercepat diraih Ni Wayan Vahyani Nirmalasari dengan masa studi tiga tahun enam bulan 21 hari. ‘’Dalam periode Mei 2019 kali ini yudisiawan dan yudisiawati berjumlah 31 orang. Jumlah ini meningkat dari periode Maret 2018,’’ imbuhnya. (ad1058)
YUDISIUM - FS Unwar saat menggelar yudisium dan pelepasan sarjana ke-59 di ruang sidang Sri Ksari Warmadewa Mandapa Unwar, Sabtu (27/4).
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
DAERAH
Senin Wage, 29 April 2019
Unhi Denpasar Gelar Ujian Terbuka Promosi Doktor Ke-63
Gusti Ayu Santi Patni R. Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar pada Program Pascasarjana terus melahirkan seorang Doktor (S-3) Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Kali ini adalah Gusti Ayu Santi Patni R, S.Ag., M.Pd.H. pada sidang ujian terbuka promosi doktor, Sabtu (27/4). Gusti Ayu Santi Patni R. mengangkat disertasi berjudul ‘’Strategi Didaktik Pewarisan Budaya Wetu Telu pada Suku Sasak di Desa Lembuak dan Desa Nyurlembang, Kecamatan Narmada’’. Sidang ujian terbuka dipimpin Wakil Rektor I Unhi Denpasar Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.H., Prof. Dr. IBG Yudha Triguna, M.S. selaku Promotor dan Dr. I Wayan Suija, M.Pd. selaku Kopromotor, serta diuji enam dewan penguji lainnya. Gusti Ayu Santi Patni R. merupakan Doktor ke-63 di Program Pascasarjana Unhi Denpasar dan dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Ayu Santi Patni mengatakan alasannya mengangkat disertasi itu karena ia melihat di Pulau Lombok, NTB terdapat varian perilaku beragama penduduknya yang didasarkan atas kepercayaan hal-hal yang
besifat gaib, kepercayaan terhadap roh leluhur (animismedinamisme) sebagai dasar kebudayaan Pulau Lombok asli yang kini digolongkan sebagai penganut Islam Wetu Telu. Islam Wetu Telu ini hampir sama dengan varian keagamaan Abangan, Santri dan Priyayi di Pulau Jawa. Bahkan, dasar kepercayaan komunitas Islam Wetu Telu merupakan percampuran (akulturasi) antara kepercayaan asli Suku Sasak yang sifatnya animisme-dinamisme dengan ajaran Hindu (Siwa-Buddha) Advaita, dan Islam Sufi. Kendati demikian, dikatakan bahwa tradisi keagamaan yang berkembang dalam komunitas Wetu Telu adalah praktik peribadatan sinkretis yang tidak mencerminkan manifestasi ajaran-ajaran Islam yang hakiki. Kepercayaan dan ritual keagamaan lebih banyak dipengaruhi oleh kepercayaan asli (animisme-dinamisme) dan masih kuatnya penggunaan sesajen pada tempat-tempat yang dianggap mempunyai kekuatan gaib. Bahkan, berdasarkan terminologi keagamaan, perilaku Islam di Lombok terbagi menjadi dua kategori, yaitu kelompok Is-
Gerakan Pramuka adalah pendidikan nonformal di luar sekolah dan keluarga sebagai wahana bagi generasi muda untuk peningkatan eksistensi dan peningkatan karakter generasi muda. Tagline setiap pramuka adalah Kantor Berita. Setiap pramuka dengan gadget-nya masing-masing bisa melaporkan bila ada ditemukannya peredaran obat dan makanan yang mengandung bahan berbahaya. Badan POM telah memiliki kesepakatan bersama Kwarnas Gerakan Pramuka yang mensinergikan Tim Cyber Pramuka dan tagline yang selama ini sudah popular di kalangan pramuka seluruh Indonesia. Gerakan Pramuka memiliki potensi besar sebagai edukator dan pengawasan untuk melakukan perlindungan terhadap masyarakat. Hal ini juga yang membuat Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar Adhi Aryapatni melirik Pramuka untuk dijadi-
kan sebagai Kader Keamanan Obat dan Makanan. Lirikan Kepala BBPOM ini direalisasikan dengan melaksanakan sebuah kegiatan Training of Trainer (ToT) Kader Pramuka Peduli Obat dan Pangan Aman yang disebut dengan istilah Pramuka POPA. Kegiatan pertama telah dilaksanakan pada tahun 2018 dan terbentuk 390 kader di seluruh Bali. Tahun ini, tepatnya hari Sabtu dan Minggu, 27 dan 28 April 2019, BBPOM di Denpasar kembali melaksanakan kegiatan ToT Kader Pramuka POPA terhadap 60 Pembina Pramuka sebagai perwakilan di masing-masing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di kota/kabupaten se-Bali. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali Dewa Made Indra. Dalam sambutannya, sosok yang akrab disapa Kak Dewa Indra ini sangat mengapresiasi dan berteri-
ma kasih kepada BBPOM di Denpasar yang telah melatih pramuka untuk menjadikan kader Keamanan Obat dan Makanan. Dewa Indra menyadari bahwa jumlah personal dan anggaran pemerintah sangat terbatas, tidak bisa hanya mengandalkan edukator dari BBPOM. Untuk itu perlu dibentuk kader-kader POPA
dari setiap institusi, stakeholder maupun pihak swasta, mengingat produk-produk obat dan pangan olahan yang semakin meningkat produksinya karena semakin kreatifnya pelaku usaha di era digitalisasi. Bersama Pramuka Peduli Obat dan Pangan Aman (Pramuka POPA) wujudkan Obat dan Pangan aman di seluruh Bali. (ad587)
Denpasar (Bali Post) Tim Berantas BNNP Bali kembali mengungkap kasus kelas kakap yaitu 1 kilogram sabu-sabu (SS) dan penggerebekan dilakukan di salah satu hotel di Jalan Nakula, Kuta, Jumat (26/4). Terkait pengungkapan kasus ini, informasinya ditangkap dua orang yang identitasnya masih dirahasiakan karena diduga melibatkan sindikat narapidana. Informasi diperoleh pada
Minggu (28/4) kemarin, terungkapnya kasus ini berkat kerja keras Tim Berantas dipimpin Kabid AKBP Nyoman Sebudi. Untuk mengungkap kasus ini, berbagai informasi sebelumnya digali oleh petugas BNNP. Dan setelah melakukan penyelidikan dan menggalang informasi dari luar Bali, AKBP Sebudi dan anggotanya berhasil mengendus pengiriman narkoba dalam jumlah besar. Tak tanggung-tanggung beratnya
sekitar 1 kilogram sabu-sabu. Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan pelacakan pengedar dan kurir sabu-sabu tersebut. Alhasil, keberadaan pelaku menginap di salah satu hotel di Jalan Nakula, Kuta tercium. ‘’Petugas langsung melakukan penggerebekan dan menangkap pelaku. Mereka (petugas) sempat kaget karena tidak menyangka berhasil mengamankan sabu-sabu sebanyak itu,’’ kata sumber yang enggan
disebut identitasnya ini. Selanjutnya kasus ini dikembangkan dan ternyata pengendalinya seorang narapidana. ‘’Kasus ini masih didalami, apalagi kuat dugaan melibatkan napi,’’ tandas petugas tadi. Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. I Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. ‘’Besok dirilis kasus tersebut,’’ ujarnya. (kmb36)
UNJIAN TERBUKA - Dr. Gusti Ayu Santi Patni R, S.Ag., M.Pd.H. (tengah) berfoto bersama pimpinan sidang Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.H., Promotor, Kopromotor, dan Dewan Penguji lainnya serta keluarga seusai ujian terbuka Promosi Doktor Unhi Denpasar, Sabtu (27/4). lam Waktu Lima yang dianut sebagian besar penduduk Lombok dan Islam Wetu Telu yang persebarannya tidak merata. ‘’Menurut Islam Waktu Lima, Wetu Telu ini diangap Islam yang belum sempurna, namun menurut Hindu mengatakan bahwa Wetu Telu ini warisan dari Kerajaan Majapahit. Namun, secara agama mereka tidak lagi Wetu Telu, tetapi telah beralih menjadi Islam Waktu Lima, namun secara adat apa yang diwariskan oleh nenek moyang tetap dilaksanakannya,’’ tandas Ayu Santi, Sabtu (27/4). Lebih jauh dikatakan, ben-
tuk-bentuk warisan budaya Wetu Telu pada Suku Sasak di Kecamatan Narmada, yaitu religi yang dibedakan menjadi dua (penganut Islam Lima Waktu dan Islam Wetu Telu). Ilmu pengetahuan dikonstruksi melalui pendidikan etika dan moral (agama Islam), dan budaya (adat istiadat), organisasi kemasyarakatan dikonstruksi ke dalam, teknologi terkonstruksi dalam teknik pembuatan rumah adat, mata pencaharian bertani, berkebun dan berternak, dan kesenian, yakni seni tari Gandrung dan tari Peresean. (ad1044)
Ketua Kwarda Bali Dukung Pembentukan Pramuka POPA BBPOM
PRAMUKA - BBPOM di Denpasar kembali melaksanakan kegiatan ToT Kader Pramuka POPA terhadap 60 Pembina Pramuka sebagai perwakilan di masing-masing Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di kota/kabupaten se-Bali. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali Dewa Made Indra.
BI Dorong Ekonomi Bali Berkelanjutan dan Inklusif jang sektor pariwisata. Salah satunya adalah pengembangan gula semut di Jembrana dan Desa Wisata Tampaksiring, Gianyar. Oleh karena itu, BI KPw Bali mulai mengidentifikasi pengembangan gula semut di Desa Pendem, Jembrana. Kemudian BI memilik Kelompok Tani Mawar Sari menjadi binaan BI untuk menghasilkan gula semut berkualitas ekspor. Hasil dari pembinaan diharapkan dapat berdampingan degnan hilirisasi produk cokelat dan kopi yang selama ini sudah berkembang seperti halnya kopi Kintamani. Selain gula semut, BI KPw Bali juga akan mengembangkan desa wisata Tampaksiring, Gianyar. Tampaksiring dipilih lantaran potensinya
Bali Post/may
LOKAKARYA - Suasana Lokakarya Kehumasan BI KPw Bali dari 26-28 April di Yogyakarta. yang besar serta lokasinya tidak jauh dengan klaster padi Subak Pulagan yang juga merupakan binaan BI KPw Bali. Tampaksiring memiliki objek wisata Pura Tirta Empul dan Istana Presiden. Tampaksiring memiliki potensi seni, adat
dan budaya yang masih kental. Ditambah dengan potensi sumber daya alam dan potensi kerajinan yang berkualitas ekspor. Maka Desa Wisata Tampaksiring akan dibuat terintegrasi dengan Agrowisata Pulagan. (kmb42)
Warung Global
Program Bedah Warung Bersentuhan Langsung dengan Rakyat Kecil BOLEH dibilang, Pemkab Badung selalu meluncurkan program yang bersetuhan langsung dengan rakyat kecil. Kali ini Pemkab Badung mewacanakan bedah warung. Penerima bedah warung ini akan mendapatkan penguatan modal untuk usahanya dan dana perbaikan warung. Hal ini mendapat apresiasi yang sangat baik dari Kawan Global, pendengar Radio Global 96,5 FM dalam acara Warung Global, bagaimana tanggapan mereka? Berikut rangkuman selengkapanya. Sebagai salah satu pedagang di Pasar Tabanan, Fera sangat mendukung program bedah warung ini. Di Tabanan, ia juga berharap programprogram yang bersentuhan langsung dengan rakyat kecil diperbanyak. Sering kontrol ke pasar-pasar.
Selain perbaikan secara fisik, diberikan bantuan penguatan modal. Ketut Mursi di Denpasar berharap bedah warung ini juga menyertakan pengetahuan bagi pelaku UMKM. Seperti pemilik warung diberikan pengetahuan tentang pemasaran, manajemen dan sebagainya.
Lembaga Kearsipan Provinsi Bali Terbaik Kedua Tingkat Nasional SEKRETARIS Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mewakili Gubernur Bali menerima penghargaan juara II Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Provinsi Terbaik Tingkat Nasional. Penghargaan ini diserahkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Syafruddin didampingi Kepala Arsip Nasional RI (ANRI) Mustari Irawan pada acara Penganugerahan ANRI Award 2019 di Hotel Rinra, Makassar, Sabtu (27/4). Penghargaan ini diraih karena kerja keras Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DAP) Provinsi Bali dalam tata kelola kearsipan di wilayah Bali. Atas keberhasilan ini, Sekda Dewa Indra memberi apresiasi kepada para arsiparis dan jajaran Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DAP) Provinsi Bali. Ia mengatakan penghargaan ini merupakan hasil kerja keras, kerja cerdas, penuh semangat, penuh dedikasi, soliditas organisasi yang didukung dengan kepemimpinan yang baik. ‘’Prestasi dapat diraih di mana pun kita bertugas dan dalam bidang pengabdian apa pun,’’ ujarnya. Kepala DAP Provinsi Bali Luh Putu Haryani mengatakan kriteria penilaian meliputi banyak hal seperti pengolahan, pencatatan, kebijakan, ketersediaan sarana-prasarana, pemanfaatan teknologi informasi, pembinaan dan hal-hal lain
PENGHARGAAN - Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mewakili Gubernur Bali saat menerima penghargaan juara II Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Provinsi Terbaik Tingkat Nasional. terkait tata kelola kearsipan. Ia menambahkan, proses penilaian dilengkapi dengan pemeriksaan bukti-bukti fisik dan tim penilai pusat turun ke daerah tanpa sepengetahuan LKD yang dinilai. ‘’Penilaian dilaksanakan selama hampir tiga bulan, dari bulan Februari sampai dengan April 2019,’’ jelas Haryani. Prestasi ini merupakan peningkatan dari tahun 2018 lalu di mana DAP Provinsi Bali meraih juara IV. Penghargaan diberikan kepada LKD Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia yang telah menunjukkan keseriusan dan keunggulannya dalam tata kelola kearsipan di wilayahnya mas-
ing-masing. Juara I diraih LKD Provinsi Sulawesi Tengah, diikuti berturut-turut Provinsi Gorontalo, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Papua. Sedangkan untuk Tingkat Kabupaten/ Kota diraih oleh Kota Banjar Baru, Kabupaten Banjar, Kota Mataram, Kabupaten Sumbawa, Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Manggarai Barat. Tampak hadir pada acara tersebut beberapa wakil gubernur dan bupati/wali kota, sekretaris daerah provinsi/kabupaten/kota, pejabat ANRI dan Dinas Kearsipan Provinsi dan Kabupaten/Kota penerima penghargaan. (ad1053)
Lukluk Punya Wakil di DPRD Badung
Pengedar 1 Kg Sabu-sabu Digerebek di Hotel
BANK Indonesia KPw Bali mendorong pemerintah daerah untuk mencari sumber-sumber perekonomian baru. Sumber perekonomian Bali saat ini sangat bergantung pada pariwisata. Maka dari itu, perlu sumber ekonomi yang lain agar ekonomi Bali lebih sustain (berkelanjutan) dan inklusif. Yang potensial untuk dikembangkan adalah pertanian dalam arti luas. Demikian disampaikan Kepala Kantor Bank Indonesia KPw Bali Causa Iman Karana didampingi Deputi Direktur BI KPw Bali Sapto Widyatmiko saat Lokakarya Kehumasan BI KPw Bali dari 26-28 April di Yogyakarta. Untuk itu, BI berupaya meningkatkan produksi dan kapasitas UMKM yang berpotensi ekspor atau menun-
5
Ia juga berharap apa yang menjadi tujuan bedah warung ini mengurangi pengangguran dan kemiskinan bisa segera terwujud.
Budiada, warga Tabanan, juga demikian. Ia mengacungi jempol program-program yang bersentuhan langsung dengan rakyat kecil ini. (sikha)
Rara Hita Ajak Warga Kembali Bersatu USAI tahapan pencoblosan pemilu pada 17 April 2019 silam menyisakan kebahagiaan bagi warga yang tinggal di Kelurahan Lukluk, Mengwi, Badung. Dahaga akan adanya wakil rakyat dari Lukluk setelah sekian lama akhirnya terbayar lunas. Pasalnya, sudah dipastikan satu kursi anggota DPRD di Kabupaten Badung diraih warga di Kelurahan Lukluk. Hasil penghitungan suara di internal DPC PDI Perjuangan Badung, nama Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, S.E. selalu masuk dalam 10 kandidat peraih kursi dewan dari dapil Mengwi. Rara Hita, srikandi asal Banjar Perang, Desa Lukluk ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajuru dan warga Kelurahan Lukluk, serta para relawan di dapil Mengwi atas kesempatan yang diberikan sehingga berhasil meraih satu kursi DPRD Badung. Rara Hita dalam sambutannya di aula Kantor Kelurahan Lukluk, Sabtu (27/4),
FOTO BERSAMA - Rara Hita Sukma Dewi saat berfoto bersama seluruh prajuru adat dan dinas se-Kelurahan Lukluk, Sabtu (27/4). juga mengajak seluruh warga melalui seluruh prajuru desa se-kelurahan untuk bersatu padu membangun Lukluk agar bisa berkembang dan sejahtera. ‘’Sudah sekian lama Kelurahan Lukluk tidak punya wakil di DPRD Badung. Lupakan segala perbedaan masa lalu, kini saatnya kita semua warga Kelurahan Lukluk bersatu. Tiang siap ngayah untuk semeton semua,’’ ucap Rara Hita. Selanjutnya dalam waktu dekat, Rara Hita akan meny-
iapkan Program RARA yakni Rumah Aspirasi Rakyat dengan sistem terpadu berbasis teknologi yang nantinya akan memudahkan warga untuk menyampaikan aspirasinya kapan saja dan di mana saja. ‘’Dengan adanya program RARA ini, tiang siap mengawal apa pun perjuangan warga Lukluk sesuai dengan kapasitas di dewan nanti. Langsung ngebut tancap gas membangun Lukluk begitu selesai dilantik,’’ tutup Rara Hita. (ad1050)
OPINI
6
Senin Wage, 29 April 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Dorong Peran Sektor Pertanian ERUPSI Gunung Agung menyebabkan ekonomi Bali sedikit shock. Pariwisata Bali turun drastis. Hunian hotel juga terjun bebas. Kedatangan penumpang di Bandara Ngurah Rai turun 50 persen. Ini tentu harus menjadi catatan. Bahwasanya Bali harus mengembangkan sektor lain di luar pariwisata. Sektor hortikultura dan perikanan, dua di antaranya yang perlu dikejar. Keduanya memiliki potensi untuk dikembangkan serta memiliki pasar yang kuat. Berkaca dari kondisi tersebut, Bali jangan lagi hanya bertumpu pada pariwisata. Ada sektor lain, utamanya pertanian dalam arti luas yang memiliki prospek cerah. Sektor perikanan salah satunya. Komoditi perkebunan juga menjanjikan. Kopi dan kakao, potensi yang menarik untuk dikembangkan. Apalagi kakao dan kopi Bali sudah terkenal kualitasnya di luar negeri. Demikian pula wilayah perkebunan di Buleleng, Jembrana, Bangli dan Tabanan masih sangat luas. Tentu akan menjadi modal utama bila pengembangannya dipusatkan di wilayah tersebut. Dengan kondisi itu, tak pelak pertanian harus menjadi alternatif untuk dikembangkan, selain pariwisata. Apalagi kontribusi pertanian Bali terhadap sektor pariwisata masih sangat minim. Jadi sangat potensial untuk segera bersinergi demi kemajuan ekonomi Bali yang merata. Syaratnya harus ada komitmen dan kemitraan yang jelas antara pelaku pariwisata dengan petani. Selain itu, komitmen para pengambil keputusan juga harus memihak petani. Banyak contoh komitmen memberdayakan petani masih sangat kurang. Di antaranya belum hadirnya pemerintah dalam penanganan pascapanen. Padahal masalah petani saat ini berada pada penanganan pascapanen. Rendahnya penanganan pascapanen menjadi salah satu alasan produk pertanian susah masuk di sektor perhotelan. Selain kualitas juga kontinuitas sering menjadi penghambat. Karenanya pemerintah harus hadir menjembatani kepentingan petani tersebut. Syukur Gubernur Koster sudah mengeluarkan pergub yang mengatur buah lokal. Artinya telah diterbitkan regulasi dan pemerintah sudah hadir untuk menjembatani kepentingan tersebut. Tinggal sekarang pemerintah memperhatikan dalam penyediaan teknologi. Salah satunya penyediaan ruang penyimpanan yang berpendingin. Beberapa kabupaten pernah mewacanakan pengadaan teknologi tersebut, namun sampai saat ini belum ada realisasinya. Berbeda saat masa tanam. Petani digelontor banyak bantuan. Sebut saja bibit. Pemerintah memberikan bibit sejumlah komoditi secara gratis. Demikian pula pupuk. Pemerintah menggelontorkan subsidi pupuk. Bahkan untuk pupuk organik pemerintah daerah membantu secara cuma-cuma. Kalau pola ini masih diterapkan, maka program pemerintah membantu bibit dan pupuk akan sia-sia. Sebab, petani tidak bisa melakukan pengolahan pascapanen. Jadi pemerintah harus hadir dalam penanganan pascapanen, termasuk hadir mendekatkan petani dengan dunia usaha. Selain pasar dan teknologi, pemerintah juga mendorong SDM Bali untuk bergelut pada pertanian. Namun persoalan itu akan segera terjawab apabila pemerintah mampu memberikan kesejahteraan pada petani. Artinya, apa yang dihasilkan petani bisa terserap pasar dengan harga yang menguntungkan.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Badung agar Bantu Pemberdayaan UMKM Ketua DPRD Badung Putu Parwata bantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bantuan dana motivasi ini diserahkannya Senin, 15 April lalu. Bantuan dana ini katanya bertujuan neningkatkan dan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Badung. Saya menilai bantuan tersebut hanya nikmat sesaat bagi perajin di Badung. Sebaiknya mereka diberi pancing bukan ikan. Yang artinya, tingkatkan hasil karya perajin dan hasil karyanya ini dipamerkan dan dijual. Seandainya tidak ada yang laku, maka ‘’diwajibkan’’ suka tak suka agar para pejabat di Badung seperti bupati, wakil bupati, sekkab, ketua DPRD serta semua anggotanya, pejabat yang kaya agar membeli karya tersebut. Saya pernah datang di galeri seni milik Pemkab Badung di areal Puspem Badung di Sempidi. Banyak karya perajin/seniman Badung dipajang di gedung yang cukup luas itu. Galeri ini sudah ada cukup lama sekitar lima tahun. Penjaga galeri bilang tidak pernah laku barang-barang seni seperti patung, lukisan, keramik, perhiasan, dll. Ada janji katanya jika ada tamu berkunjung ke Puspem Badung maka tamu itu diwajibkan datang ke galeri. Memang pernah ada, cuma mereka lihat-lihat saja. Dan juga ada info jika investor mencari izin ke kantor maka mereka wajib membeli barangbarang seni di galeri. Penjaga bilang juga mereka yang cari izin belum pernah ada yang ngambil (membeli) barang ke galeri. W. Beratha Yasa Kapal, Badung
Musim Gugur Pertanian Bali Jauh sebelum era kehidupan modern, manusia atau tepatnya manusia purba hidup dengan melewati dua masa penting dalam sejarah mereka, yaitu masa berburu dan yang kemudian dilanjutkan dengan era bercocok tanam. Pertanian di zaman itu tentunya tidak secanggih dan semodern sekarang ini, karena sebagian peralatan masih menggunakan perkakas dari batu. Meski demikian, zaman ini setidaknya mampu memediasi terjadinya sesuatu yang kita kenal sekarang ini sebagai zaman budaya. Budaya tidak tercatat pertama mulai terbaca ketika manusia purba mengurangi mobilitas mereka dan mulai mencari tempat untuk menetap dan kemudian bercocok tanam. Ketika manusia mulai menetap, di sanalah mereka mencoba meluaskan pengaruhnya. Kedua cara ini, berburu dan bercocok tanam, adalah esensi awal budaya manusia tidak hanya untuk bertahan hidup tetapi juga memperluas jangkauannya dalam rangka menguasai planet ini. Sejarah juga mempelajari bahwa intensitas perburuan pada zaman bercocok tanam tidaklah terlalu mengendur. Mereka tetap berburu untuk menambah variasi makanan dan yang terpenting adalah semakin mengenal seluk-beluk alam di sekitar mereka.
Oleh Made Sukma Hartania
D
ewasa ini kita memandang kedua hal ini, berburu dan bercocok tanam dengan skeptis. Berburu hanya dipandang sebagai kegemaran segelintir orang yang memiliki waktu luang berlimpah, sementara bertani dipandang sebagai pekerjaan paling kuno yang mulai kehilangan armada pekerjanya. Serupa halnya yang terjadi di Bali dalam beberapa dekade terakhir, tidak hanya dominasi sektoral yang mengalami transisi menjadi penyumbang terbesar ekonomi akan tetapi begitu juga dengan tenaga kerja yang bekerja di dalamnya. Kondisi ini kemudian menjadi diskursus klasik yang tidak kunjung selesai dan ujung-ujungnya seringkali saling menyalahkan. Masalah substansial dengan skala besar nan sensitif, inilah yang kemudian solusinya seringkali tidak kita temui pada ruang debat publik yang cenderung sarat kepentingan dan sangat tendensius. Hal ini terjadi karena sesungguhnya permasalahan pertanian merupakan masalah multisisi (multifaceted) yang harus diselesaikan secara menyeluruh dengan tanpa
muatan kepentingan melalui penyatuan pengetahuan, informasi dan kerja nyata demi satu tujuan yaitu masa depan petani dan pertanian yang lebih baik. Salah satu sisi yang sering diangkat dalam masalah ini adalah petani identik dengan penduduk yang berpendidikan rendah. Tingkat pendidikan penduduk yang bekerja di sektor primer yaitu pertanian dan penggalian apabila dibandingkan, akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan kelompok penduduk lain yang bekerja di sektor sekunder maupun tersier. Hal ini sering disalahartikan bahwa tidak perlu pendidikan tinggi untuk menjadi petani atau mungkin saja bisa diterjemahkan sebagai ‘’untuk apa sekolah tinggi jika ujungnya hanya menjadi petani’’. Cara berpikir ini yang dianut oleh sebagian orangtua yang bekerja sebagai petani, suka atau tidak suka telah turut serta meraut lonjong bulatnya wajah pertanian serta kepercayaan diri seseorang untuk menjadi petani di era ketika semakin tinggi pendidikan maka peluang untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik akan lebih besar. Sisi ini juga berhubungan den-
gan apa yang kita kenal sebagai pintu masuk (border to entry) menjadi petani. Sebagian dari kita berpikir sangat mudah untuk menjadi petani. Tidak perlu pendidikan tinggi, jam kerja yang fleksibel serta tidak memerlukan keahlian khusus menjadi stigma yang melekat pada petani. Sayangnya stigma ini kemudian terakumulasi menjadi cara pandang yang beredar dalam lingkup yang lebih luas. Kita kemudian berpikir mengembalikan pertanian seperti sebelumnya bisa dilakukan dengan mudah, misalnya dengan mengajak kembali sebagian orang menjadi petani. Padahal sesungguhnya tidak semudah itu. Border to Entry di pertanian sesungguhnya sulit ditembus. Untuk menjadi petani kita mesti memiliki lahan atau setidaknya menguasai lahan untuk digarap. Jika tidak memenuhi salah satu dari kedua hal ini, kita mungkin hanya menjadi buruh tani yang berbeda dari petani sesungguhnya. Dewasa ini, hal ini semakin tidak mudah dilakukan di tengah semakin sedikitnya lahan yang tersisa untuk pertanian. Selain itu petanian kini cukup berbeda dengan pertanian di masa lalu.
Di era lampau, pertanian adalah cara hidup sehingga sebagian aktivitas produksi pertanian juga adalah cerminan interaksi manusia dengan manusia lainnya. Dampaknya adalah balas jasa berupa upah selama proses produksi menjadi jauh lebih rendah karena nilai materi ini bisa ditukar dengan hasil panen. Berbeda dengan saat ini ketika proses produksi pertanian hingga panen menggunakan buruh yang dibayar secara harian maupun borongan. Selanjutnya adalah transisi ekonomi yang terjadi di Bali. Sebagian dari kita tahu bahwa penyumbang utama ekonomi Bali bertranslasi dari sektor primer ke sektor tersier dalam waktu yang relatif cepat. Dalam sejarah ekonomi Bali, industri selalu memegang porsi yang besar walaupun tidak pernah menjadi yang terbesar. Penguatan industri bisa menjadi jembatan antara pertanian dan pariwisata. Kita tidak perlu meninggalkan pertanian hanya karena kita membangun pariwisata. Pertanian seringkali diabaikan karena pertanian dalam skala tertentu dapat menyejahterakan petani akan tetapi berkontribusi kecil dalam pendapatan atau penerimaan suatu daerah. Kita tidak dapat memungut pajak dari petani atas hasil panennya, namun pajak ini justru akan dinikmati sebagai pendapatan di wilayah yang merupakan sentra perdagangan hasil pertanian. Peran mediasi industri dapat dilakukan dengan membangun sarana pengolahan hasil pertanian yang terutama ditujukan untuk kebutuhan pariwisata di wilayah yang merupakan sentra pertanian dan bukan di wilayah yang merupakan pusat perekonomian. Bali seringkali mengalami over supply pada masa panen sehingga harga komoditas pertanian turun. Dengan pengolahan dan penge-
KPU Wajib Memiliki HSE Team PEMILU serentak seluruh Indonesia tanggal 17 April 2019 telah berlalu, namun penghitungan kertas suara masih terus berlangsung. Hingga Senin 22 April 2019, tercatat sekitar 90 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia, sebagian besar disebabkan karena faktor kelelahan. Sementara sampai tujuh hari setelah pemilu, ada sekitar 15 anggota Polri yang meninggal pada hajatan lima tahunan tahun 2019 ini. Info dari KPU ada sekitar 374 petugas menderita sakit dan sedang dalam perawatan. Pemilu 2019 dapat disebut sebagai kerja massivef (besar dan luas) untuk mengadakan 811.118 TPS yang tersebar di dalam negeri dan luar negeri. Jumlah pemilih yang terdaftar pada Pemilu 2019 mencapai lebih dari 192 juta orang. Pada setiap satu TPS jumlah petugas KPPS sebanyak tujuh orang dengan 30 persen di antaranya adalah wanita, merupakan ketentuan yang harus dipenuhi sesuai UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu pada pasal 59. Jumlah petugas KPPS yang bertugas dikalikan jumlah TPS yang ada, maka ada sekitar 5.677.826 petugas yang terlibat melancarkan pemilu dan proses penghitungan suara hingga penetapan presiden dan wakilnya, anggota legislatif dari seluruh tingkatan dan
Oleh Adrid Indaryanto, S.H., M.M. anggota DPD dari seluruh Indonesia. Jumlah tersebut belum termasuk petugas pengamanan dari TNI/Polri yang jumlahnya sampai ratusan ribu aparat keamanan. Hal ini dilakukan serentak seluruh Indonesia dan sangat menguras energi dari seluruh petugas tersebut. Bila dilihat dari sisi ketenagakerjaan, mereka bekerja lebih dari 8 jam sehari dan dilakukan secara maraton sebulan ke depan, ditambah seminggu bahkan lebih dari itu untuk persiapan yang cukup panjang sebelum pemilu dilaksanakan. Hal ini sering disebut unsafe condition (kondisi tidak aman) dan un-
safe act (aktivitas tidak aman). Di sini diperlukan semacam tim HSE (Health, Safety and Environment) untuk memantau kesehatan para petugas, lokasi kerja (TPS), lingkungan di mana pemilu dilaksanakan, lokasi tempat kotak suara disimpan dan aspek HSE lainnya yang wajib dikontrol. Sehingga hilangnya nyawa dari petugas, kecelakaan yang terjadi dapat ditekan dan dihindari oleh adanya HSE team ini. HSE team dan HSE inspector lazimnya dibutuhkan dan bekerja di perusahaan besar yang memiliki risiko kerja moderat hingga tinggi, serta memiliki karyawan/pekerja dalam jumlah tidak sedikit.
Di sini diperlukan semacam tim HSE (Health, Safety and Environment) untuk memantau kesehatan para petugas, lokasi kerja (TPS), lingkungan di mana pemilu dilaksanakan, lokasi tempat kotak suara disimpan, dan aspek HSE lainnya yang wajib dikontrol.
Fungsi kontrol terhadap aktivitas para pekerja/petugas pemilu oleh HSE team akan sangat efektif, karena HSE team akan mengawasi seluruh petugas agar tetap menjaga kondisi kesehatan yang prima. Banyak petugas, saksi, Bawaslu, petugas keamanan dan staf yang terlibat tak menyadari bahwa tubuhnya tak sanggup lagi bekerja, namun karena terlalu semangat, mereka lupa bahwa tubuh mereka telah lemah dan perlu waktu untuk istirahat. Petugas HSE dapat ditarik dari relawan tenaga kesehatan, seperti puskesmas setempat, Dinas Kesehatan, universitas/ poltekes akademisi/mahasiswa bidang kesehatan, BNPB, pihak swasta dan masyarakat yang memiliki pengalaman di bidang HSE. Cukup dengan minimal 4 petugas HSE di setiap kecamatan yang akan berkeliling ke seluruh TPS di kecamatan tersebut dengan dua staf HSE setiap shift-nya. Tim HSE ini bisa berada di bawah tim Bawaslu, sehingga Bawaslu tidak hanya mengawasi pemilu dari sisi teknis mekanisme pemilu, tetapi juga mengawasi kesehatan keselamatan kerja dari seluruh petugas dan pihak yang terlibat di penyelenggaraan pemilu.
masan, sesungguhnya produk hasil pertanian dapat dinikmati lebih lama. Jeruk Kintamani yang tidak diolah hanya akan bertahan selama beberapa hari akan tetapi apabila diolah dan dikemas akan mampu bertahan lebih dari tiga bulan. Hasil olahan pertanian ini secara perlahan juga dapat melepaskan ketergantungan pariwisata Bali dari produk impor. Minuman dan makanan hasil olahan produk pertanian Bali perlahan akan mampu menandingi sajian dari produk impor yang banyak disajikan di hotel dan restoran. Di sisi lain, dengan adanya pembangunan industri ini, kita akan mampu mencegah migrasi pekerja dari suatu daerah ke daerah lain. Pemerintah suatu wilayah pun setidaknya akan merasakan dampak positifnya dengan pendapatan dari industri pengolahan. Hal ini tentu saja akan membantu mengurangi gap pendapatan antara wilayah yang berbasis pertanian dan wilayah tujuan utama wisata. Pertanian dan pariwisata bukanlah dua kutub yang berlawanan. Musim semi pariwisata Bali bukan berarti musim gugur bagi sektor pertanian. Kedua sektor ini berada di ekuator yang sama sehingga seyogianya berbagi hujan dan terik matahari yang sepadan. Pendeknya, ekonomi yang berkelanjutan adalah ekonomi yang saling menghidupi dan bukan saling menguasai, sehingga oleh karenanya setiap dorongan ekspansi dari ekonomi versi naluri hendaknya diikuti dengan telah mendalam menurut ekonomi versi nurani. Penulis, pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangli
POJOK Sejumlah politisi di Buleleng menolak dituduh lakukan ‘’money politics’’. - Bukan hal baru lagi. *** Sasar generasi muda, sejumlah LPD di Bali mulai terapkan e-money. - Dari Bali untuk Bali. *** Gubernur Koster juga akan prioritaskan olahraga karakter Bali. - Wujudkan krama sehat dan sejahtera.
Penulis, Pemerhati Bidang Ketenagakerjaan
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Wage, 29 April 2019
PDI-P Klaim Loloskan Delapan Caleg Perempuan Tabanan (Bali Post) PDI-P Tabanan mengklaim merebut 28 kursi dari 40 kursi DPRD Tabanan atau bertambah 6 kursi dari periode 2014-2019 yang hanya 22 kursi. Raihan ini melebihi 27 kursi yang ditargetkan. Sebelumnya PDI-P Tabanan sempat mengklaim akan mampu merebut 31 kursi, namun setelah semua data masuk diprediksi hanya 28 kursi. Sisanya diraih Partai Golkar sebanyak lima kursi, Gerindra tiga kursi, NasDem tiga kursi dan Demokrat satu kursi. Yang menarik, PDI-P mengantarkan delapan caleg perempuannya ke kursi DPRD Tabanan. Dari data yang berhasil dihimpun, raihan kursi PDI-P di Dapil 1 Tabanan Kerambitan sebanyak tujuh kursi dari 10 kursi. Sedangkan dua kursi direbut Golkar dan satu kursi oleh NasDem. Dari tujuh kursi yang diraih PDI-P, satu di antaranya wajah baru yakni Ni Made Rai Santini. Di Dapil 2 Pupuan-Selemadeg Raya PDI-P merebut delapan dari 10 kursi. Sebanyak tiga di antaranya wajah baru. Sementara dua kursi diraih Golkar dan Gerindra. Di Dapil III Penebel Baturiti, PDI-P berhasil menambah satu kursi dari sebelumnya empat menjadi lima kursi. Kursi tambahan diraih caleg perempuan dari Penebel. Sementara empat kursi sisanya diraih Golkar, NasDem, Gerindra dan Demokrat. Di Dapil IV Kediri-Marga PDI-P berjaya dengan merebut delapan kursi, sedangkan tiga kursi lainnya diraih Gerindra, Golkar dan NasDem. Dengan hasil ini PDI-P menambah 11 wajah baru dan delapan di antaranya perempuan. Ketua DPC PDI-P Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengatakan, awalnya dari perhitungan data suara yang masuk PDI-P diperkirakan meraih 31 kursi DPRD Tabanan. Namun setelah semua data masuk dan dengan sistem perhitungan yang baru, PDI-P diprediksi hanya meraih 28 kursi. Dengan perolehan ini, target sudah terlewati. Yang lebih menggembirakan, dari 11 wajah baru, delapan di antaranya perempuan. ‘’Raihan kursi sudah melebihi target yang ditetapkan dan ini merupakan perjuangan seluruh kader dan simpatisan PDI-P di Tabanan,’’ ungkapnya, Minggu (28/4) kemarin. Selain mengantarkan 28 kadernya masuk gedung Dewan Tabanan, PDI-P Tabanan juga mengantarkan empat kadernya untuk duduk di DPRD Bali. Kader PDI-P yang merebut kursi Dewan Bali yakni dua incumbent yakni N. Adi Wiryatama dan I Ketut Purnaya. Sementara dua wajah baru yakni I Ketut Suryadi dan I Made Supartha. Sebanyak dua kursi lainnya dari Dapil Tabanan direbut Golkar lewat I Nyoman Wirya dan dari Gerindra atas nama I Ketut Nugrahita Pendit. Sementara untuk DPR-RI, PDI-P mengantarkan I Made Urip menjadi anggota DPR-RI untuk kelima kalinya. (kmb28)
7
TABANAN
Serapan APBD Belum Maksimal Tabanan (Bali Post) -
Hingga triwulan I 2019, serapan APBD Kabupaten Tabanan belum maksimal. Berdasarkan data Bapelitbang Tabanan, realisasi belanja daerah baru mencapai Rp 315.312.347.892,74 atau 14,19 persen dari total senilai Rp 2.222.413.783.733,14. Sementara pendapatan daerah yang di APBD 2019 dipasang Rp 1.949.387.421.120, hingga triwulan I terealisasi sebesar Rp 481.382.905.062 atau 24,69 persen.
Bali Post/bit
Ida Bagus Wiratmaja
Kepala Bapelitbang Tabanan Ida Bagus Wiratmaja menjelaskan, belum adanya pekerjaan fisik yang dilakukan dalam tiga bulan pertama menjadi salah satu penyebab serapan anggaran masih minim. Pencairan anggaran sejauh ini hanya sebatas kegiatan yang sifatnya rutin seperti pengadaan jasa atau gaji pegawai. Pada triwulan I, lanjut Wiratmaja, pekerjaan pembangunan baru sebatas perencanaan dan melengkapi
Bali Post/san
DISERANG TIKUS - Padi di Subak Tegeh, Desa Angseri yang diserang tikus.
peningkatan jalan tahun ini, Wiratmaja menyatakan direncanakan dilaksanakan di 58 lokasi. Pekerjaan meliputi program peningkatan jalan kabupaten sebanyak 40 lokasi dan program rehabilitasi atau pemeliharaan jalan dan jembatan. Total anggaran mencapai Rp 154 miliar, dengan sumber anggaran dari DAK, DAU, BKK Provinsi Bali dan BKK Kabupaten Badung. Wiratmaja mengaku optimis anggaran dapat terserap dengan baik. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Tabanan memiliki 133 desa. Beberapa di antaranya jauh dari fasilitas kesehatan dalam hal ini puskesmas induk. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Tabanan setiap tahunnya menjadwalkan pelayanan kesehatan keliling melalui mobil sehat didukung pelayanan kesehatan puskesmas keliling. Untuk tahun ini ada 120 kali jadwal layanan kesehatan keliling. Sasarannya desa-desa yang masih jauh dari fasilitas kesehatan. Desa-desa tersebut masuk skala prioritas pelayanan. Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Tabanan Wayan Triana, Minggu (28/4) kemarin mengatakan, jadwal 120 ini tidak merata di 133 desa tetapi lebih diprioritaskan pada desa yang masih jauh jaraknya dari layanan kesehatan. Daerah-daerah tersebut, seperti di Pupuan dan Baturiti. ‘’Ada jadwal yang menyasar desa di kecamatan lainnya. Tetapi lebih banyak ke desa yang jaraknya jauh dari layanan kesehatan,’’ ujarnya. Selain jauh dari layanan
kesehatan, sasaran layanan kesehatan keliling ini juga desa yang pemeriksaan inspeksi visual asam asetat atau IVA-nya rendah. IVA adalah pemeriksaan dini untuk kanker serviks. Kata Triana, jadwal pelayanan nantinya disesuaikan dan bisa saja bertambah, tergantung kondisi seperti adanya kegiatan PKK atau events nasional maupun kunjungan Bupati yang di dalamnya mencakup masalah kesehatan. Dalam layanan kesehatan keliling, selain mobil sehat juga didukung 20 mobil keliling yang dimiliki puskesmas yang ada di Tabanan beserta 15 sepeda motor. Untuk anggaran khususnya untuk BBM mobil dan konsumsi petugas, dianggarkan di APBD sebesar Rp 45.600.000. Pelayanan kesehatan keliling selain mencakup pemeriksaan IVA juga berupa pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi dan penyuluhan kesehatan. ‘’Untuk layanan di mobil sehat adalah pemeriksaan IVA, gigi dan mata. Kalau untuk mobil puskesmas kelilingnya dilakukan pemeriksaan kesehatan umum,’’ jelas Triana. (kmb24)
Pelayanan Kesehatan Keliling Diprioritaskan di Sejumlah Desa
Padi di Subak Tegeh Diserang Tikus Tabanan (Bali Post) Serangan tikus membuat tanaman padi di lahan seluas puluhan are di Subak Tegeh, Desa Angseri, Baturiti mengalami kerusakan sedang hingga berat. Serangan tikus berlangsung sejak dua pekan lalu. Kepala Dinas Pertanian Tabanan Nyoman Budana, Minggu (28/4) kemarin, mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai serangan tikus di Subak Tegeh. ‘’Subak Tegeh memiliki luas 80 hektar. Serangannya menyebar di berbagai titik dan sedang dihitung. Data sementara kurang lebih hampir 1 hektar yang mengalami kerusakan,’’ ujarnya. Budana melanjutkan, dari luas lahan 80 hektar, tidak semua lahan ditanami padi. Persentase lahan yang ditanami padi kurang lebih 60 persen, sementara 40 persennya ditanami sayur. Tikus hanya menyerang tanaman padi. Rata-rata tanaman padi yang diserang berusia dua bulan. Beberapa serangan tikus menyebabkan tanaman padi mengalami puso. ‘’Ada beberapa are yang sudah puso. Tetapi kebanyakan rusak berat hingga sedang,’’ ujar Budana. Agar serangan tikus tidak meluas, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang berisikan imbauan agar petani melakukan langkah pembersihan sanitasi terlebih dahulu. Langkah sanitasi dengan cara membersihkan pematang sawah dari sampah dan rumput liar. Pematang sawah yang kotor dan ditumbuhi rumput liar merupakan tempat favorit tikus berkembang biak. Jika langkah sanitasi tetap tidak bisa menangani serangan tikus, petani bisa menggunakan racun tikus. Tetapi sebelum mulai menggunakan racun, petani diharapkan matur pakeling atau meminta izin secara niskala. Jika cara tersebut tidak mempan, maka langkah akhir dengan ngeropyok. Namun langkah ini bisa dilakukan setelah panen. Menurut Budaha, sambil melakukan pembersihan sanitasi dan memberantas hama tikus, ia berharap petani juga mengamati organisme pengganggu tanaman (OPT) lainnya. Pengamatan secara dini bisa mencegah serangan OPT sejak dini pula. ‘’Misalkan serangan tungro. Jika diketahui masih sedikit, bisa dicegah dengan mencabut tanaman padi yang terserang agar tidak meluas. Karena, jika sudah meluas maka langkah lanjutannya adalah dengan menyemprotkan pestisida,’’ jelas Budana. Dari laporan yang diterimanya, hingga saat ini serangan OPT yang menyerang subak Tegeh baru tikus. Belum ada OPT lain. Serangan tikus bukanlah kali pertama dialami Subak Tegeh. Serangan ini biasanya bergantian dengan OPT lainnya. ‘’Setiap musim serangan OPT-nya berbeda. Tetapi untuk serangan tikus, sudah pernah terjadi meski tidak berturut-turut,’’ imbuhnya. (kmb24)
administrasi. ‘’Jadi masih kegiatan yang bersifat rutin saja dan untuk kegiatan fisik baru sebatas administrasinya saja,’’ terangnya, Minggu (28/4) kemarin. Menurutnya, untuk kegiatan fisik kebanyakan baru berjalan pada triwulan berikutnya. ‘’Kegiatan fisik seperti pembangunan jalan, irigasi, kantor, bale banjar, pura dan lainnya, sebagian besar baru mulai berjalan triwulan II,’’ terangnya. Terkait pembangunan atau
Bali Post/san
PELAYANAN KELILING - Pelayanan kesehatan keliling di Tabanan menyasar desadesa yang jauh dari fasilitas kesehatan dan desa yang angka pemeriksaan IVA-nya masih rendah.
Urus E-KTP Sehari Jadi
Stan Disdukcapil di GWS Diserbu Warga Tabanan (Bali Post)Menunjang program pemerintah dalam hal percepatan administrasi kependudukan (adminduk), Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tabanan membuka stan khusus di Lapangan Garuda Wisnu Serasi (GWS) pada Jumat (26/4) dan Sabtu (27/4) lalu. Antusiasme warga untuk mendapatkan pelayanan adminduk di stan tersebut sangat tinggi. Terbukti dari antrean warga yang cukup panjang. Warga berbondong-bondong memanfaatkan pelayanan pengurusan dokumen kependudukan baik berupa perekaman dan pencetakan e-KTP, pembuatan KIA maupun KK. Kepala Disdukcapil Tabanan IGA Rai Dwipayana, Minggu (28/4) kemarin mengatakan, upaya memberikan pelayanan adminduk kepada masyarakat memang terus dilakukan dalam setiap kesempatan. Meski secara maksimal
bahkan di hari libur pun layanan di kantor pusat tetap dibuka, serta sistem jemput bola baik ke sekolah, pasar dan daerah terpencil juga telah dilakukan, layanan serupa juga akan dilakukan dalam setiap event atau kegiatan yang ada di Kabupaten Tabanan. Seperti halnya saat pelaksanaan Tabanan Harmoni Festival belum lama ini. Hasilnya, warga yang tidak memiliki waktu untuk mengurus dokumen baik untuk perekaman dan pencetakan e-KTP saat jam kerja memanfaatkan layanan di stan pameran. Kata dia selama dua hari pelayanan digelar, ratusan warga datang silih berganti untuk melakukan pengurusan dokumen sehari jadi secara gratis sepanjang syarat-syarat dokumen yang diperlukan lengkap. ‘’Ramai, dua hari kemarin kami melayani ratusan warga yang mengurus dokumen kependudukan. Beruntung tidak ada kendala sama
Bali Post/bit
ANTRE - Warga antre untuk mendapatkan layanan adminduk di stan Disdukcapil yang hanya dibuka dua hari di lapangan GWS Tabanan. sekali,’’ ucapnya. Sementara itu, siswi SMK Pariwisata Dwitunggal Tabanan, Ni Putu Nia Arista Dewi dan Ni Ketut Sarinadi, mengaku merasa terbantu dengan pelayanan Disdukcapil di stan pam-
eran Tabanan Harmoni Festival. Lantaran disibukkan dengan kegiatan training di luar sekolah, kedua pelajar ini mengaku belum sempat melakukan perekaman dan pencetakan eKTP. ‘’Ya merasa terbantu.
Kalau mengurus ke kantor Disdukapil itu masih jam sekolah. Kebetulan dapat informasi dari kakak, kalau Disdukcapil buka stan dua hari di GWS, jadi saya manfaatin untuk urus sehari jadi,’’ kata Arista. (kmb28)
BULELENG
8 Pelajar SMK Nekat Gantung Diri
Diduga Kecewa Putus Hubungan dengan Pacar
Singaraja (Bali Post) – Warga Desa Pangkung Paruk Kecamatan Seririt mendadak heboh akhir pekan lalu. Ini karena beredar informasi seorang siswa salah satu SMK di Seririt ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Kadek Agus Astrawan (18) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban diduga kecewa setelah putus hubungan dengan pacarnya yang masih duduk di bangku SMP. Kapolsek Seririt Kompol Wayan Suka seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK., Minggu (28/4) kemarin mengatakan, peristiwa ini pertama kali diketahui salah satu keluarga korban. Saat itu saksi memanggil namun tidak ditanggapi korban. Keluarga kemudian curiga, lalu berusaha membuka kamar, namun pintunya terkunci. Saksi mencoba mengintip dari ventilasi. Saat itulah diketahui korban dalam posisi tergantung di dalam kamar. Kejadian tersebut kemudian cepat menyebar, sehingga kerabat dan warga ramai datang ke rumah korban. Jenazah korban diturunkan dan kain yang digunakan sebagai media menggantung diri itu dilepaskan. Polisi bersama petugas kesehatan kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban. Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sehingga kasus ini diduga kuat murni lantaran gantung diri. Ini dikuatkan dengan ditemukan ciri-ciri jenazah korban gantung diri. Seperti pada leher ada bekas jeratan. ‘’Benar ada kasus gantung diri. Saat anggota mendatangi lokasi kejadian jenazah sudah diturunkan keluarga dibantu warga. Keluarga menolak dilakukan otopsi. Dari pemeriksaan luar memang murni gantung diri karena ada bekas jeratan tali pada leher,’’ katanya. Terkait apa motif korban melakukan gantung diri, Kompol Suka menjelaskan, keterangan keluarga dan kerabat disebutkan sebelum peristiwa ini korban diketahui sedang menjalin hubungan pacaran dengan seorang pelajar yang masih duduk di bangku SMP. Entah apa penyebabnya, belakangan hubungan asmara keduanya putus di tengah jalan. Diduga, karena tidak bisa mengendalikan rasa putus asanya itu, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tidak wajar. ‘’Keterangan dari keluarga memang menyebutkan kalau korban ini putus pacaran, sehingga nekat mengambil jalan pintas gantung diri,’’ jelasnya. Kompol Suka pada kesempatan itu mengimbau kepada para orangtua atau guru di sekolah agar meningkatkan pendidikan mental untuk membentuk karakter siswa agar lebih baik. Pasalnya, dari sekian banyak kasus gantung diri itu pemicunya karena permasalahan sederhana seperti putus asa, putus hubungan pacaran. Karena itu peran orangtua dan guru di sekolah sangat diharapkan bersamasama memberikan pendidikan karakter dan mental kepada anak, sehingga kalau mengalami permasalahan pribadi agar tidak selalu diselesaikan dengan jalan pintas nekat bunuh diri. (kmb38)
Senin Wage, 29 April 2019
Pengadaan Pakaian Pelantikan DPRD 2019-2023 Sentuh Rp 575 Juta Singaraja (Bali Post) – Penetapan hasil pemilihan legislatif (pileg) akan dijadwalkan 22 Mei 2019 mendatang. Menjelang hasil pemilu serentak itu, pihak Kesekretariatan Dewan (Sekwan) DPRD Buleleng mulai mempersiapkan perlengkapan menjelang pelantikan DPRD Buleleng periode 2019-2023. Dari beberapa item pembiayaan, pengadaan pakaian dan perlengkapannya menyerap anggaran sebesar Rp 575 juta. Anggaran itu belum termasuk untuk keperluan protokoler, undangan, dan serimonial pelantikan yang dijadwalkan Agustus 2019 mendatang. Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, Minggu (28/4) kemarin, sesuai regulasi, ada tiga jenis pakaian yang wajib disiapkan untuk 45 orang anggota dewan baru, yang merupakan hasil pileg lalu itu. Jenis pakaian itu yaitu Pakaian Sipil Lengkap (PSL), Pakaian Sipil Harian (PSH) dan Pakaian Sipil Resmi (PSR). Selain itu, masing-masing dewan baru juga mendapat PIN lambang DPRD Buleleng berlapis emas, peci, dan beberapa kelengkapan lainnya. Total anggaran pengadaan perlengkapan ini mencapai Rp 575 juta. Anggaran itu belum termasuk biaya protokoler, undangan, dan serimonial pada saat pelantikan mendatang. Sekretaris Dewan (Sekwan)
DPRD Buleleng Dewa Ketut Manuaba mengatakan, pengadaan seragam dan perlengkapan untuk anggota DPRD Buleleng periode 2019–2023 mendatang itu dilakukan dengan mekanisme tender terbuka melalui Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Barang Jasa Pemkab Buleleng. Saat ini kesekretariatan dewan masih melakukan persiapan dokumen lelang dan menjajaki harga serta jenis bahan yang sesuai untuk para wakil rakyat hasil pileg lalu. Terkait alokasi anggarannya, Manuaba menyebut nilainya sesuai alokasi anggaran pada APBD Induk 2019 yang telah disahkan. ‘’Pelantikan Agustus 2019 jika sudah ada penetapan dewan terpilih dari KPU. Pengadaan seragam dan perlengkapannya dilelang
melalui BLP Pemkab,’’ katanya. Selain alokasi anggaran untuk pengadaan seragam berikut perlegkapannya, Sekretariat Dewan juga sudah mempersiapkan alokasi anggaran untuk keperluan protokoler, undangan, dan kegiatan serimonial pada saat pelantikan anggota DPRD Buleleng periode 2019–2023. Ketika ditanya berapa nilai anggaran untuk serimonial pelantikan? Birokrat asal Desa Panji Kecamatan Sukasada itu mengaku belum mengetahui pasti berapa jumlahnya. Pasalnya, untuk protokoler, undangan, konsumsi pada saat pelantikan nanti, anggarannya d i p l o t
pada masing-masing bagian terkait di lingkungan Setwan DPRD Buleleng. ‘’Sudah dari dulu dianggarkan pelantikan dewan itu. Namun baru disebar pihak setwan ke setiap bagian. Sebetulnya, masing-masing sudah ada nomor rekeningnya, sehingga kami nanti tinggal melaksanakan mekanisme anggaran yang sudah ada,’’ jelas Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) yang sekarang Dinas Pendidikan Pemuda Olahaga (Disdikpora) Buleleng ini. (kmb38)
Lima PPK Sudah Tuntaskan Rekapitulasi Suara Singaraja (Bali Post) – Lima dari sembilan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Buleleng telah menyelesaikan rakapitulasi perolehan suara pemilihan umum (pemilu) serentak 2019. Dengan hasil ini, tinggal menuntaskan empat PPK yang masih melanjutkan rapat pleno rekapitulasi suara pemilihan presiden wakil presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg). Empat PPK yang masih melakukan rekapitulasi itu adalah PPK Buleleng, Sawan, Sukasada, dan PPK Gerokgak. Sedangkan lima PPK sudah menyelesaikan rekapitulasinya yakni PPK Tejakula, Kubutambahan, Banjar, Seririt, dan PPK Busungbiu.
Secara persentase, PPK yang sudah menuntaskan rekapitulasi itu sudah mencapai 75 persen dari keseluruan PPK yang ditugaskan melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara pilpres dan pileg serentak itu. Komisioner KPU Buleleng Devisi Teknis Penyelenggaraan Gede Sutrawan, Minggu (28/4) kemarin mengatakan, melihat kinerja PPK yang sangat baik menyelesaikan rekapitulasi perolehan suara itu, pihaknya semakin optimis bahwa rekapitulasi di sembilan PPK yang ada itu akan tuntas pada 4 Mei 2019. Selain kinerja penyelenggara yang bisa dikategorikan baik, dirinya juga mensyukuri tahapan rekapitulasi
tingkat PPK itu tidak terhambat masalah berat. Untuk itu, dia mengimbau sisa waktu rekapitulasi ini digunakan dengan baik oleh PPK yang belum menuntaskan rekapitulasi perolehan suara itu. ‘’Lima PPK sudah tuntas. Karena itu tinggal menyelesaikan empat PPK lagi. Memang PPK yang belum tuntas itu memiliki sebaran Tempat Pemungutan Suara (TPS) gemuk,’’ ujarnya. Namun, pihaknya tetap optimis rekapitulasi tingkat PPK itu tuntas sesuai deadline yang sudah ditetapkan yaitu pada 4 Mei 2019. Terkait persentase suara yang sudah masuk, Sutrawan mengatakan, data perolehan suara dari rekapitulasi masing-masing TPS, dan desa/kelura-
han untuk sementara belum masuk ke KPU. Data hasil rekapitulasi itu baru bisa diketahui setelah rekapitulasi di tingkat KPU menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara tingkat PPK. Meski data rekapitulasi belum masuk, namun publik sudah bisa mengetahui perolehan suara melalui website KPU. Data ini bersumber dari hasil scan lembar C-1 masing-masing TPS. ‘’Melalui web resmi Info Publik Pemilu 2019 perolehan suara dengan sumber C-1 sudah masuk. Untuk hasil rekapitulasi manual masih berlangsung, sebab datanya belum masuk. Nantinya rekapitulasi KPU itu diambil dari sembilan PPK yang sudah ditetapkan,’’ jelasnya. (kmb38)
Dibentuk Desa Sadar Lingkungan
Di Kawasan Bali Aga Satwa pun Dilestarikan
KEPEDULIAN masyarakat menjaga kebersihan lingkungan nampaknya mulai meningkat. Ini tidak lepas karena Pemkab Buleleng telah mencanangkan ‘’Buleleng Bebas Sampah Plastik’’. Gerakan menjaga kebersihan lingkungan itu terus digenjot. Usaha itu tidak saja dilakukan di perkotaan, tetapi juga menyasar desa-desa di Bali Utara. Khusus untuk di desa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng menggulirkan program Desa Sadar Lingkungan (DSL). Lalu bagaimanakah bentuk riil dari gerakan dalam usaha mewujudkan Desa Sadar Lingkungan itu?
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Putu Ariyadi Pribadi, Minggu (28/4) kemarin, mengatakan program DSL itu sudah digulirkan. Hal itu dibuktikan pemerintah desa bersama lembaga terkait melakukan gerakan sadar lingkungan. Gerakan itu mulai dari edukasi dan pengelolaan sampah. Pengelolaan dilakukan dengan cara memisahkan antara sampah organik dan non-organik. Pengelolaan sampah belakangan ini dilakukan di Tempat Sampah Terpadu (TPST). Program ini sudah mendapat dukungan operasional armada pengangkutan sampah dari pemerintah daerah. Selain pengelolaan sampah, gerakan DSL ini untuk menjaga lingkungan agar tetap asri dengan cara penanaman pohon perindang, menjaga kebersihan Daerah Aliran Sungai (DAS), dan program lingkungan lainnya. Program itu sudah disusun di desa. Namun sebagai penyelenggara kegiatan dari pihak pemerintah daerah dan swasta. Diharapkan kegiatan tersebut mendukung terwujudnya DSL di Bali Utara. ‘’DSL ini terus kami genjot dan beberapa desa sudah mulai serius melakukan ini. Sejalan dengan kebijakan pimpinan di daerah. Desa-desa kami dorong menjadi
DSL. Agar gerakannya bisa semakin masif untuk tujuan besar agar Buleleng bebas sampah plastik itu dapat diwujudkan,’’ katanya. Salah satu gerakan DSL yang sudah mulai masif adalah di kawasan Desa Bali Aga, Kecamatan Banjar. Bahkan gerakan itu sudah mulai muncul sejak lima tahun silam Desember 2014. Tujuannya menjaga dan melestarikan lingkungan melalui program go green and go clean termasuk pelestarian satwa yang ada di sekitar kawasan Bali Aga. Salah seorang tokoh penggerak DSL Bali Aga Wayan Ariawan mengatakan, masyarakat di lima desa kawasan Bali Aga, yaitu Sidatapa, Cempaga, Tigawasa, Pedawa, Banyuseri (SCTPB) juga sangat menjaga lingkungannya. Caranya, dengan pelepasan burung. Hal itu sering dilakukan selama ini di Kawasan Bali Aga, hingga mencapai 18.890 ekor. Di sana warga disiplin, masyarakat tidak ada yang menembak secara sembarangan. Demikian juga untuk pembersihkan sampah plastik yang sudah diinstruksikan Pemprov Bali maupun Pemkab Buleleng. ‘’Kami sudah melakukan pembersihan dan meminimalkan sampah plastik yang ada di jalan-jalan protokol,’’ jelasnya. (mud)
Bali Post/mud
BEBAS SAMPAH PLASTIK – Program Desa Sadar Lingkungan (DSL) terus digalakkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng. DSL terus digenjot sehingga lebih banyak lagi pemerintahan melaksanakan program yang mendukung program ‘’Buleleng Bebas Sampah Plastik’’.
Senin Wage, 29 April 2019
GIANYAR
Sambut HUT Ke-248 Kota Gianyar
Pemda Adakan Lomba Ternak Sapi Bali
LOMBA - Lomba ternak sapi Bali ini dihadiri Bupati Gianyar I Made Mahayastra serta Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun, Minggu kemarin. MEMPERINGATI Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar yang ke-248, diselenggarakan berbagai lomba yang salah satunya Lomba Ternak Sapi Bali Tahun 2019. Lomba diikuti oleh dua sapi perwakilan dari masing-masing kecamatan, Minggu (28/4) kemarin di Lapangan Astina Gianyar. Lomba Ternak Sapi Bali ini dihadiri Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Wakil Bupati Anak Agung Gde Mayun, Sekda Gianyar I
Made Gede Wisnu Wijaya, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia I Ketut Diarmita, dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Gianyar. I Made Raka, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar selaku ketua panitia lomba mengatakan, persyaratan dan kriteria ternak yang ikut lomba, di antaranya kondisi sehat, tidak memiliki cacat fisik,
Kasus Ancam Ibu Anggota DPRD
m em p unya i kem am p ua n reproduksi yang normal, dan memenuhi ciri khas sapi Bali dengan syarat kualitatif dan kuantitatif sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Lebih lanjut I Made Raka menjelaskan, penilaian sapi yang mengikuti lomba sekarang ini sudah terseleksi terlebih dahulu di tingkat kecamatan masing-masing, dari 44 ekor sapi yang ada di 7 kecamatan dipilih dua ekor sapi dari masing- masing kecamatan yang terbaik maju di tingkat kabupaten. Bupati Gianyar I Made Mahayastra terlihat sangat antusias. Dikatakannya, penyelenggaraan lomba ternak sapi Bali ini merupakan momentum yang sangat baik dan tepat mengingat subsektor peternakan memegang peranan yang sangat strategis dalam pembangunan daerah maupun nasional. Peternakan juga telah menunjukkan bahwa sektor ini memiliki ketangguhan dalam menghadapi situasi krisis. Ini memberikan indikasi bahwa sektor peternakan adalah komoditas yang sangat prospektif untuk dikem-
bangkan di masa datang serta dapat menjadi potensi sebagai sumber pertumbuhan baru dalam pembangunan pertanian ke depan. Bupati Mahayastra berharap, melalui kegiatan lomba ini akan memotivasi peternak meningkatkan kualitas ternak dan dengan tersedianya sapi-sapi unggul sehingga dapat dikembangkan dalam rangka peningkatan mutu sapi Bali dengan selalu menjaga kemurnian dan pelestariannya. Di samping itu juga, kegiatan ini bentuk apresiasi kepada peternak yang telah menghasilkan bibit unggul di Kabupaten Gianyar. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia I Ketut Diarmita mengatakan, dengan adanya lomba ternak sapi Bali di Kabupaten Gianyar yang dipelopori Bupati Gianyar, memotivasi pihaknya untuk ikut mengawal peternakan yang ada di Gianyar guna berupaya meningkatkan mutu dan populasi ternak supaya bisa memenuhi kebutuhan protein hewani. (ad1046)
Mencuat, Informasi Penggelembungan Suara Bawaslu Lakukan Penelusuran
Gianyar (Bali Post) Proses pleno untuk penghitungan suara pemilu di masing-masing kecamatan, sampai saat ini masih berlangsung. Selama proses tersebut, mulai meletup adanya informasi penggelembungan suara di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh. Dugaan penggelembungan antara C1 dengan pehitungan pleno itu sekitar 148 suara. Sementara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar yang menerima informasi ini mulai melakukan penelusuran.
Bali Post/kmb35
I Wayan Hartawan
Ketua Bawaslu Gianyar I Wayan Hartawan dikonfirmasi, Minggu (28/4) kemarin, menyatakan bahwa sampai saat ini sedang berlangsung proses perekapan. Penghitungan ini berlangsung di masing-masing kecamatan. “Penghitungan masih berjalan dan angka masih bergerak di masing-masing desa,” ujarnya. Pihaknya pun sudah menerima informasi terkait penggelembungan suara tersebut. Dikatakan, pihaknya akan melakukan penelusuran atas informasi tersebut. “Informasi ini kita atensi dengan jajaran. Proses rekap di tingkat kecamatan, khususnya di Ke-
camatan Blahbatuh, juga diatensi,” katanya. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan jajaran di Panwascam, agar mencermati seluruh proses pemilu yang berlangsung di Desa Pering. “Kita koordinasikan dengan jajaran Panwascam, agar dicermati prosesnya. Di sana kan juga ada saksi kita cek ada keberatan atau tidak,” jelasnya. Hartawan juga menyarankan bagi yang tidak terima bisa melapor ke Bawaslu. “Untuk pemeriksaan kan tergantung. Kalau yang bersangkutan mau melapor, ya kita tindak lanjuti. Itu kan baru informasi,” tandasnya. (kmb35)
Di Peringatan ”Mayday” Masyarakat Nikmati Spa Terapi
Polisi Tunggu Kajian Ahli Bahasa Gianyar (Bali Post) Laporan ancaman pembunuhan yang dialami ibu anggota DPRD Gianyar I Gusti Made Rai hingga kini masih ditangani Polsek Gianyar. Kabar terakhir, polisi masih menunggu kajian dari ahli bahasa, untuk memastikan unsur ancaman dari kata-kata yang dilontarkan terlapor yang juga asal Banjar Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar itu. Kapolsek Gianyar Kompol Ketut Suastika, Minggu (28/4) kemarin menegaskan, pihak penyidik masih berupaya melakukan penyelidikan laporan kasus dugaan pengancaman yang diduga diterima wanita 78 tahun asal Banjar Siyut itu. Termasuk soal ahli bahasa tadi, yang berkaitan dengan katakata yang dilontarkan terlapor, berinisial I Gusti NS. “Rencananya Senin ini kita datangkan ahli bahasa untuk memastikan kata-kata yang dilontarkan terlapor,” katanya. Dikatakannya, keterangan ahli bahasa ini untuk memastikan ada tidaknya unsur ancaman dari kata-kata yang dilontarkan terlapor kepada I Gusti Made Rai. Nah, hasil kajian saksi ahli ini pula menjadi salah satu titik penentu kelanjutan kasus tersebut. “Itu kan ada kata-kata yang menggunakan bahasa daerah. Nah, akan dipastikan dulu maknanya oleh ahli bahasa. Kalau sudah dipastikan baru kita bisa lanjutkan kasus ini,” sebut Kapolsek. Pascakasus ini terjadi, memang cukup meresahkan keluarga pelapor. Namun Kompol Suastika meminta agar bersabar, dan ia berjanji akan berupaya cepat menangani kasus ini. Ditemui di kediamannya beberapa waktu lalu, I Gusti Made Rai menuturkan aksi pengancaman itu terjadi pada Selasa (23/4) sore sekitar pukul 17.00 wita. Kala itu ia baru pulang dan hendak masuk ke dalam rumah di Banjar Siyut. Saat masih di pintu gerbang rumahnya, tiba-tiba I Gusti NS yang mengendarai motor melintas dan melontarkan kata-kata yang bernuansa ancaman. Atas ancaman itu, I Gusti Made Rai terkejut sekaligus bingung atas ucapan pemuda yang juga asal Banjar Siyut itu. Ibu dari anggota DPRD Gianyar ini lantas masuk ke dalam rumah. Nah, ternyata I Gusti NS ikut masuk ke dalam rumah tersebut, dan kembali melontarkan kata-kata ancaman. I Gusti Made Rai bersama menantunya yang saat itu di rumah sontak ketakutan. Hingga Kamis kemarin I Gusti Made Rai mengaku masih trauma, bahkan kerap kali wanita 78 tahun ini tidak bisa tidur akibat ancaman tersebut. Kejadian ini lantas disampaikan ke anggota keluarga lainnya. Mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga akhirnya sepakat untuk lapor polisi. (kmb35)
9
Bali Post/kmb35
SPA - Terlihat sejumlah warga memanfaatkan fasilitas spa terapi yang dibuka Disnaker Gianyar di areal Car Free Day (CFD), Minggu (28/4) kemarin.
Gianyar (Bali Post) Menyambut Hari Buruh, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar menggelar sejumlah kegiatan positif di areal Car Free Day (CFD), Minggu (28/4) kemarin. Masyarakat Gianyar yang beraktivitas di areal tersebut dimanjakan dengan pijatan spa terapi. Bahkan sejumlah petugas menyempatkan diri istirahat sejenak menikmati sensasi dipijat. Tidak saja itu, di area Pendopo Kantor Bupati Gianyar juga dibuka posko kegiatan donor darah dan bedah
sekolah. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar A.A. Dalem Jagadhita, S.H. mengatakan, peringatan Mayday kali ini dirangkai dengan HUT ke-248 Kota Gianyar. Dalam pelaksanaannya menggandeng Federasi Serikat Pekerja Pariwisata, para pengusaha di bawah naungan Apindo, Kadin, dan Hillsi (Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia DPC Gianyar-Bangli). Dalam balutan tema “Mayday Together We Grow”, per-
ingatan Hari Buruh kali ini menunjukkan sinergitas para pekerja. “Kami hadir dengan sinergi, bersama-sama berkontribusi meningkatkan kualitas SDM di Gianyar,” jelasnya. Di era sekarang, tantangan buruh tidak hanya pada upah namun juga persaingan antarsesama pekerja. Maka itu, peningkatan kapasitas buruh harus terus dilakukan. Pihaknya juga mendorong dunia usaha agar memberi perhatian pada hak-hak dan kesejahteraan buruh. (kmb35)
Lomba Cipta Kreasi Menu Nonberas dan Nonterigu Meriahkan HUT Ke-248 Kota Gianyar
UNTUK mengurangi ketergantungan terhadap bahan pokok beras, pada peringatan HUT ke-248 Kota Gianyar, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) Kabupaten Gianyar menggelar lomba cipta menu berbahan dasar nonberas dan nonterigu. Berlokasi di seputar CFD Gianyar, lomba yang menekankan penganekaragaman cipta menu konsumsi pangan lokal ini dibuka oleh Sekda Kabupaten Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya didampingi Wakil Ketua DPRD Gianyar I Ketut Jata, Minggu (28/4) kemarin. Dikatakan Wisnu Wijaya, saat ini masyarakat sangat ketergantungan dengan bahan pokok beras sebagai sumber karbohidrat utama. Padahal selain beras masih banyak bahan pangan lainnya seperti jagung, ketela dan berbagai jenis umbi-umbian lainnya. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat inilah, kata Sekda Wisnu Wijaya, sangat perlu peran serta masyarakat untuk berpartisipasi mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA). Selain itu, lomba ini juga dapat meningkatkan partisipasi kelompok wanita dalam penyediaan sumber pangan dan gizi keluarga melalui optimalisasi pemanfaatan pe-
karangan sebagai penghasil sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral untuk konsumsi keluarga. Sementara itu Kepala DKPKP Gianyar Ir. Dewi Hariani menjelaskan, Lomba Cipta Menu (LCM) berbahan dasar pangan lokal nonberas dan nonterigu diikuti oleh anggota PKK atau Kelompok Wanita Tani (KWT) di masing-masing kecamatan. Menu yang ditampilkan pada lomba kali ini adalah menu makan pagi, makan siang dalam bentuk lunch boks (kotak bekal), dan makan malam untuk satu keluarga dengan seorang ayah berusia 37 tahun, ibu berusia 35 tahun dan dua orang anak masing-masing berusia 5 tahun dan 7 tahun. Menu yang diharapkan adalah menu sehari-hari yang biasa disediakan di rumah dengan memakai bahan yang ada di lingkungan sekitar rumah. “Mengapa kami menekankan adanya perbedaan usia dalam keluarga, tujuannya adalah agar seorang ibu bisa memahami kebutuhan nutrisi masing-masing keluarga itu berbeda, tidak boleh disamakan,” tegas Dewi Hariani. Lebih lanjut dijelaskan, untuk lomba cipta menu pihaknya menghadirkan para juri yang memang berkompeten di bidangnya masing-masing, seperti Made Lugra dan
chef Cakra dari Indonesia Chef Association (ICA) Gianyar, dari Poltekkes dan dari unsur TP PKK Kabupaten Gianyar. Selain lomba cipta menu ada juga pameran hasil-hasil pangan lokal oleh KWT masing-masing kecamatan. Ditambahkan, selain lomba Cipta Menu juga ada lomba menangkap lele untuk anak SD dan lomba mewarnai ikan untuk anak-anak TK. Lomba ini, menurut Dewi Hariani, untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terutama dari kalangan anak-anak pada ikan yang nantinya berimbas pada peningkatan konsumsi ikan di Kabupaten Gianyar. Salah satu dewan juri Chef Cakra memaparkan, dilihat dari pemilihan bahan-bahan, dari awal harus teliti apa yang nanti akan disajikan. Apakah cocok bahan dasar dikombinasikan dengan bumbu dan bahan lainnya. Ini sangat penting nanti pada cita rasa dan penyajian. Begitu pula dalam pengolahan dalam menu sehari. Jangan hanya monoton. “Harus dikombinasikan antara direbus, dikukus ataupun digoreng,” katanya. Tidak lupa, Chef Cakra dari ICA Gianyar ini mengingatkan, agar memanfaatkan berbagai aneka sayuran lokal lainnya seperti daun kelor, daun pegagan (daun piduh) karena justru bahan-bahan seperti itu yang
LOMBA - Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra saat memantau lomba yang menekankan penganekaragaman cipta menu konsumsi pangan lokal di areal CFD Gianyar, Minggu kemarin. kini diminati. Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan bahwa lomba ini sangat penting bagi ibu-ibu rumah tangga. Karena ini menantang kreativitas dalam berkreasi menu sehari-hari. Ny. Adnyani Mahayastra juga menegaskan karena ini temanya nonberas dan nonterigu, maka harus tahu bahwa bukan hanya beras sebagai satu-satunya sumber karbohidrat, masih ada yang lain dan tak kalah kandungan karbohidratnya seperti jagung, ketela, ubi ungu dan lain-lainnya.
Sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Adnyani Mahayastra sangat kagum dengan kreativitas ibu-ibu di Gianyar. Buktinya pada lomba Cipta Menu tingkat provinsi dari tahun ke tahun Gianyar hampir selalu masuk 3 besar bahkan pernah mewakili Bali ke tingkat nasional dalam lomba yang sama. “Inilah tujuan kita melibatkan ICA, agar kita bisa belajar dari para koki-koki handal bagaimana kita dalam mengolah menu yang sehat, enak dan aman untuk keluarga,” tegas istri Bupati Gianyar Made Mahayastra ini. (ad1047)
JEMBRANA
10 Kasus Korupsi Santunan Kematian
Penyidik Tipikor Dalami Dugaan Tersangka Baru Negara (Bali Post) Setelah menjerat tiga orang tersangka, yakni seorang oknum PNS Dinas Sosial dan dua klian banjar, kasus dugaan korupsi santunan kematian berlanjut menjerat tersangka lain. Dari informasi, penyidikan tidak berhenti pada tiga tersangka tersebut. Penyidik Polres Jembrana masih mendalami dugaan tersangka lain. Peran tersangka baru ini hampir serupa dengan klian banjar. Kasus yang naik tahun 2018 dari penyidik Satreskrim Polres Jembrana ini baru satu yang telah dinyatakan bersalah dan ditahan, yakni oknum PNS, Indah Suryaningsih. Sedangkan dua lainnya, yakni oknum klian Banjar Sarikuning Tulungagung I Dewa Ketut Artawan dan Klian Banjar Munduk Ranti Tukadaya I Gede Astawa saat ini proses pengadilan. Kasat reskrim Polres Jembrana AKP Yogi Pramagita dikonfirmasi wartawan mengatakan, penyidik masih melakukan pengembangan penyelidikan dugaan korupsi pada program santunan kematian itu. Dari penyelidikan tersebut, diakuinya ada potensi tersangka selain tiga orang yang telah menjalani proses hukum itu. Namun polisi menurutnya masih mendalami. Kasipidsus Kejari Jembrana Ivan Praditya Putra terpisah membenarkan adanya kemungkinan penambahan tersangka baru terkait kasus santunan kematian itu. Pihaknya juga telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Jembrana terkait satu orang tersangka. Namun Ivan enggan menyebut lebih detail. Sementara itu, untuk dua terdakwa yang saat ini masih menjalani persidangan, yakni oknum Klian Banjar Sarikuning Tulungagung dan Munduk Ranti menurutnya telah memasuki tahapan tuntutan. JPU Kejari Jembrana menuntut kedua terdakwa tersebut 4,5 tahun pidana penjara. “Kalau dua terdakwa itu tinggal menunggu putusan,” terang Ivan. Sedangkan oknum PNS, Indah Suryaningsih sudah lebih dulu divonis bersalah dengan hukuman 4 tahun penjara. Namun JPU masih melakukan banding terkait nilai uang pengganti yang diputuskan sebesar Rp 171 juta. Sebelumnya JPU menuntut terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp 239 juta. Diberitakan sebelumnya kasus santunan kematian ini dengan modus kerja sama antara oknum PNS di Dinas Sosial dan oknum klian atau kepala lingkungan (kaling). Indah (oknum PNS) berperan memverifikasi dan memvalidasi dokumen pengajuan santunan kematian dari masyarakat. Sedangkan klian berperan membuat pengajuan seolah-olah ada warga yang meninggal dunia. Setelah nanti dana santunan tersebut cair, maka hasilnya akan dibagi sesuai peran masing-masing. Program santunan kematian yang merupakan program Pemkab Jembrana menganggarkan Rp 1,5 juta untuk setiap warga meninggal. Dengan adanya kerja sama ini, maka dana santunan ini bisa lolos hingga ratusan berkas. (kmb26)
Senin Wage, 29 April 2019
Warga Tolak Vaksinasi Rabies Wajib Tanda Tangani Pernyataan Negara (Bali Post) Meskipun program vaksinasi Hewan Penular Rabies (HPR) sangat penting untuk mengansitipasi berkembangnya penyakit rabies di Bali, namun di lapangan petugas sering menghadapi kendala penolakan dari warga. Ketika terjadi penolakan, petugas tidak bisa memaksakan. Tetapi, pemilik HPR diminta menandatangani surat pernyataan penolakan vaksinasi. Surat pernyataan itu berisi kesiapan menerima sanksi akibat yang ditimbulkan dari anjing yang tak divaksin. Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana I Wayan Widarsa mengatakan, surat pernyataan
yang dibuat ini berdasarkan UU RI Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, PP No. 47 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Penyakit Hewan serta
Perda Provinsi Bali Nomor 15 Tahun 2009 tentang Penanggulangan Rabies. Surat itu diperuntukkan bagi pemilik HPR yang menolak dilakukan vaksinasi. Kewajiban pemilik HPR di antaranya memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewannya. Selain itu memvaksinasi hewan secara berkala, memiliki kartu vaksinasi memelihara hewan di dalam rumah atau pekarangan rumah dan mengandangkan atau mengikat hewan. Sehingga hewan tidak berkeliaran di jalan. Bila melanggar kewajiban
itu bisa diancam dengan hukuman pidana kurungan 6 bulan dan atau denda hingga Rp 50 juta. Sanksi yang tercantum dalam surat pernyataan itu, bila hewan yang tidak tervaksinasi itu menggigit, pemilik memiliki kewajiban membiayai seluruh biaya ketika dilakukan tindakan pengobatan. Termasuk biaya yang dikeluarkan ketika berdampak bagi manusia (meninggal). Untuk memastikan surat pernyataan itu diketahui juga kepala kewilayahan setempat. Kasi Kesehatan Hewan Rai Mulyawan mengatakan,
kendala selama vaksinasi massal rabies di lapangan masih banyak warga yang menolak. Alasannnya takut hewannya sakit setelah divaksin. Padahal sebenarnya itu mencegah rabies. Tujuannya agar penularan rabies dicegah. Selama bulan April ini, Dinas Pertanian dan Pangan menyasar target 13.733 ekor HPR di 16 Desa di Jembrana yang masuk zona merah rabies. Berlanjut ke tahap kedua menyasar diluar zona merah yakni 174 banjar di 35 desa dengan target 25.773 HPR. (kmb26)
Banyak Data C1 Diragukan
Rekapitulasi di PPK Negara Hitung Ulang Berkali-kali
Negara (Bali Post) Proses penghitungan ulang (buka kotak suara) saat rekapitulasi di tingkat kecamatan beberapa kali terjadi. Seperti di Kecamatan Negara yang diperkirakan paling akhir melakukan rapat pleno. Lantaran ketidakpuasan terkait hasil penghitungan yang tidak sesuai, dilakukan penghitungan ulang suara. Seperti saat rekapitulasi di TPS 02 Kelurahan Loloan Barat. Hasil penghitungan di formulir C1 disangsikan sejumlah saksi dari partai politik yang mengikuti rekapitulasi. Ketidaksesuaian didapati dari jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih dengan surat suara yang digunakan. Dari keterangan yang tertulis surat suara yang digunakan 244 lembar, namun yang menggunakan hak pilih 242, sehingga disinyalir ada kelebihan 2 suara. Mendapati hal tersebut, akhirnya kotak suara dibuka dan menghitung ulang surat suara. Dari penghitungan ulang itu, diketahui surat suara DPRD Jembrana Dapil Negara ditemukan suara tidak sah karena
tidak tercoblos masuk menjadi surat suara sah. Sehingga surat suara tidak sah menjadi 13 lembar. Sementara suara sah berkurang 7 lembar. Terkait adanya penghitungan ulang ini merupakan salah satu bentuk sanksi administrasi. Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Muliawan mengatakan, permasalahan salah hitung suara seperti di TPS 02 Kelurahan Loloan Barat, harus dilakukan penghitungan ulang. Dari sana diketahui bahwa ternyata surat suara tidak sah dalam suara sah. Hal tersebut juga berdampak mengurangi perolehan suara dari hasil sebelum direkapitulasi. Dari kejadian ini sebenarnya masuk indikasi pelanggaran yang berpotensi adanya Pemilihan Suara Ulang (PSU). Namun PSU tidak mungkin dilakukan karena ada masa batasan pelaksanaan maksimal 10 hari setelah pencoblosan. Sehingga tindakan yang dilakukan secara administrasi dilakukan penghitungan ulang. Sementara itu, dari empat kecamatan yang masih melakukan rekapitulasi, tiga di antaranya sudah
HITUNG ULANG - Hitung ulang yang dilakukan saat rekapitulasi di salah satu TPS di Kecamatan Negara. hampir rampung dan menunggu pleno. Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Jembrana, Melaya dan Mendoyo. Dijadwalkan dalam dua
Jatuh dari Pohon Cengkeh
hari ke depan ini pleno kecamatan dilakukan menyusul Kecamatan Pekutatan yang sudah duluan melaksanakan pleno. (kmb26)
Merta, Duda Tiga Anak, Alami Lumpuh Fisik dan Ekonomi Musibah dan cobaan bertubi-tubi dialami Made Merta (50), duda tiga anak dari Banjar Bungbungan, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Setelah istrinya meninggal, Merta pun mengalami musibah jatuh dari pohon cengkeh dan alami kelumpuhan. Kini Merta yang hidup serba kekurangan selain kesulitan untuk pengobatan dirinya juga harus menanggung biaya sekolah anak-anaknya.
Istri Merta meninggal karena sakit saat anak ketiganya masih kecil. Sehingga Merta selain menjadi kepala keluarga juga sebagai pengganti peran istrinya. Pekerjaan sebagai buruh panjat dan petani, hidup dalam kemiskinan membuat Made Merta senantiasa semangat bekerja. Namun musibah kembali menimpanya. Saat memanjat pohon dan akan memetik cengkeh tiba-tiba Merta tidak sadarkan diri di atas pohon pada 7 Agustus 2018 lalu. Kemudian dia jatuh dari pohon cengkeh tersebut. Padahal Merta baru saja menikmati bantuan bedah rumah yang didapatkannya. Akibat kejadian tersebut Merta mengalami patah pada tulang ekor dan membuat dia lumpuh. Bahkan buang air kecil harus menggunakan selang. Awalnya Merta dan tiga anaknya tinggal di rumah bedah tersebut yang ada di timur jalan. Namun beberapa bulan lalu anak pertamanya yang merawatnya menikah sehingga tidak ada lagi yang merawatnya di sana. Atas kesepakatan keluarga Merta dipindah ke rumah adiknya yang ada di barat jalan dan lokasinya di bawah. Mencapai rumah Ketut Suwentra, adik Made Merta harus melalui jalan rabat beton kecil yang terjal/curam dan licin. Kini
Merta dirawat oleh adiknya, Ketut Suwentra, dan iparnya, Murniasih. Kehidupan adiknya juga sama dengan dirinya tidak mampu dan kekurangan. Bahkan rumah yang kini ditempati mereka juga sangat sederhana bahkan ruangan dari bedeklah yang kini ditempati adik dan iparnya. Adiknya juga bekerja sebagai buruh. Iparnya sehari-hari membuat jejahitan. Kini perekonomian keluarga ini benar-benar lumpuh. “Bersyukur anak-anak saya masih bisa sekolah keduanya. Adik dan ipar saya sangat baik merawat saya. Bahkan sebelumnya saya di rumah bedah tidak bisa bangun namun sejak di rumah adik serta kadang terapi saya sudah mulai bisa duduk sebentar,” kata Merta, Minggu (28/4) siang. Untuk bisa terapi dan keluar dari rumah dengan medan terjal dan curam itu, Merta kerap digendong adiknya atau naik motor dengan risiko cukup tinggi karena tanjakannya sangat curam. Merta mengaku mendapat bantuan PKH dan Klian Banjar Bungbungan yang mengurusnya. “Bersyukur saya masih bisa hidup dan makan. Saya sudah merepotkan banyak orang. Mudah-mudahan saya bisa sembuh,” harapnya.
Namun hingga saat ini Merta belum bisa lepas dari selang saat buang air kecil. Karena perutnya ada masalah pascajatuh. Merta mengatakan, saat ini tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa berdoa agar keluarga yang merawatnya selalu sehat dan mendapatkan rezeki. Serta anakanaknya yang keduanya masih SD bisa terus melanjutkan sekolah. “Saya berharap bisa sembuh sehingga bisa kembali bekerja,” harapnya. Sementara itu Klian Banjar Bungbungan, Desa Yehembang Ketut Sutama dikonfirmasi membenarkan, Made Merta merupakan warganya yang masuk dalam daftar KK miskin buku merah. Merta juga mendapatkan bantuan PKH. “Kami sudah rutin uruskan untuk bantuan PKH-nya,” katanya. (kmb)
LUMPUH - Kondisi Made Merta yang lumpuh pascajatuh dari pohon cengkeh setahun lalu. Kini perekonomiannya lumpuh dan istrinya juga sudah meninggal serta harus menanggung dua anak masih SD.
Senin Wage, 29 April 2019
KARANGASEM
11
Pohon Tumbang Timpa ”Panyengker” Pura Kepuh Amlapura (Bali Post) Pohon bunut yang sudah tua dan rampuh tumbang, Minggu (28/4) kemarin. Tumbangnya pohon bunut yang ada di Dusun Butus, Desa Bhuana Giri, Bebandem menimpa tembok panyengker Pura Kepuh. Akibat kejadian itu, tembok panyengker Pura Kepuh mengalami rusak relatif berat. Kerugian materiil akibat kejadian itu diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Informasi yang dihimpun dilapangan, pohon bunut yang tumbang berdimeter 35 cm dengan panjang 25 meter. Pohon tumbang pagi sekitar pukul 08.00 Wita. Saat ini dahan pohon sudah dibersihkan petugas BPBD, dibantu masyarakat setempat. Kalak BPBD Karangasem Ida Bagus Arimbawa mengatakan, setelah mendapatkan informasi pohon tumbang dari Kadus Butus, pihaknya langsung menerjunkan sejumlah petugas guna melakukan pembersihkan. “Untuk membersihkan dahan petugas memakai senzor dan dibantu masyarakat setempat. Tumbangnya pohon bunut itu disebabkan kar-
ena dahannya sudah rapuh. Kerugian akibat kejadian ini mencapai jutaan rupiah,” ujarnya. Kadus Butus I Gede Ngurah Sudarmana menjelaskan, pohon bunut itu tumbang disebabkan dahan pohon itu sudah rapuh. Salah satunya akibat beban daun yang cukup berat. Tumbangnya pohon itu menimpa panyengker Pura Kepuh hingga menyebabkan terjadi kerusakan. Pura Kepuh di-empon sebanyak 81 KK dari krama Banjar Adat Butus. “Akibat kejadian ini panyengker pura mengalami kerusakan relatif berat. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 15 juta,” kata Sudarmana. (kmb41)
Pemda Lelang Dua Jabatan
Tunggu Hasil Pleno Ringankan Beban Ekonomi, APDB Bantu Warga Kurang Mampu Pemilu Selesai TUMBANG - Pohon tumbang menimpa penyengker Pura Kepuh di Banjar Dinas Butus, Desa Bhuana Giri, Bebandem.
Amlapura (Bali Post) Pemerintah Kabupaten Karangasem rencananya akan melelang dua jabatan eselon B, yakni untuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) serta Asisten I. Proses pelelangan jabatan itu akan dilakukan setelah tahapan pleno Pemilu di kecamatan maupun di kabupaten selesai. Kepala Badan Kepagawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Karangasem Gusti Gede Rinceg mengatakan, sebelum proses pelelangan dua jabatan itu dilakukan, pihaknya lebih dulu akan melakukan koordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN). Rinceg menambahkan, makanisme proses lelang jabatan itu diawali mengajukan surat permohonan ke KASN agar lebih dulu dapat rekomendasi. Setelah rekomendasi itu diperoleh, baru kemudian proses lelang
jabatan pimpinan tinggi dilakukan secara terbuka dan transparan melalui aplikasi seleksi jabatan pimpinan tinggi (Sijapti). “Makanisme ambil bagian pada lelang jabatan pimpinan tinggi itu dengan cara mengikuti beberapa seleksi. Mulai seleksi administrasi rekam jejak, kompetensi, wawancara, termasuk item terakhir seleksi presentasi makalah,’’ jelasnya. Lelang jabatan yang bersifat promosi nantinya diikuti peserta lelang eselon III A sebagai syarat promosi menjadi eselon II B. Bukan saja pejabat struktural, pejabat fungsional juga boleh mengikuti lelang jabatan tersebut. Hanya saja proses lelang jabatan ini tidak bisa dilakukan secepatnya. Pasalnya, proses lelang itu masih menunggu selesainya pleno pemilu di masingmasing kecamatan dan kabupaten. “Lelang jabatan baru akan kita lakukan setelah penetapan hasil pemilihan legislatif (pileg) selesai,” tegas Rinceg. (kmb41)
Gusti Gede Rinceg
Bali Post/kmb41
Amlapura (Bali Post) Berusaha meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, Asosiasi
Pengusaha Dekorasi Bali (APDB) melaksanakan aksi sosial dengan memberikan bantuan kepada warga. Ban-
Bali Post/kmb41
BERI BANTUAN - Asosiasi Pengusaha Dekorasi Bali (APDB) ketika memberikan bantuan kepada warga kurang mampu di Karangasem.
tuan itu didistribusikan dengan menyasar tiga lokasi berbeda, yakni Candidasa, Rijasa, dan Tianyar pada Minggu (28/4) kamarin. Kegiatan itu dilaksanakan serangkaian HUT ke-1 APDB. Ketua Panitia Bakti Sosial I Putu Adi Suta Putra mengungkapkan, pada bakti sosial ini pihaknya menyasar tiga wilayah yang dimulai dari Candidasa, Rijasa, dan Tianyar. Di Karangasem masih terdapat cukup banyak titik-titik warga kurang mampu. Karena itu langkah pertama pihaknya menyasar Kabupaten Karangasem. “Bantuan yang kita salurkan ini mulai dari sembaku, pakaian bekas termasuk
uang tunai. Apa yang kita lakukan ini semoga mampu meringankan beban mereka,’’ harapnya Kalau bukan kita, siapa lagi peduli dengan mereka. Kegiatan ini diharapkan bisa berkesinambungan di kabupaten-kabupaten lainnya di Bali. Aksi itu sebagai ajang mempererat rasa persaudaraan antaranggota dan rasa memiliki antarsesam manuasia. Ke depannya diharapkan, bantuan yang diberikan bisa lebih besar. “Kalau ada dana kedepannya kita merencanakan bisa memberikan bantuan bedah rumah,” harapnya. Ketua Umum APDB Bali Anak Agung Made Rai Arnatha menambahkan, selain
Bali Post/kmb41
membantu warga kurang mampu, kegiatan ini sebagai ajang memupuk persaudaraan antaranggota. Lewat kegiatan ini pihaknya ingin memberikan contoh kepada asosiasi atau perkumpulanperkumpulan yang ada di Bali supaya bisa melaksanakan kegiatan sosial seperti ini. Semua pihak diharapkan memiliki rasa peduli kepada masyarakat kurang mampu. “Kita hanya mengikut program pemerintah membantu warga yang memang jelas memerlukan bantuan,” tukasnya. Pihaknya juga ada rencana melakukan bedah rumah. ‘’Tetapi menunggu cukup anggarannya,’’ lanjutnya. (kmb41)
Tiga PPK Sudah Setorkan Rekapitulasi Suara Pleno Baru tiga dari delapan PPK kecamatan telah menyetorkan hasil logistik rekapilutasi suara pilpres maupun pileg di Karangasem. Tiga PPK yang telah menuntaskan kewajibannya menyetorkan rekapitulasi suara itu kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), Mingu (28/4) kemarin, adalah PPK Sidemen, Manggis, dan Bebandem. Dengan demikian masih ada lima kecamatan yakni PPK Rendang, Selat, Kubu, Karangasem, dan Abang masih menjalani proses pleno. Lalu apa kira-kira penyebab lima PPK itu terlambat menyetorkan rekapitulasi suara pemilu baik presiden dan legislatif? KETUA KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana mengatakan, tiga kecamatan yang sudah selesai menggelar rapat pleno rekapitulasi suara meliputi Kecamatan Sidemen, Manggis, dan Bebandem. Sedangkan untuk lima kecamatan lainnya yakni masih dalam proses pleno. “Sampai saat ini baru tiga PPK yang menuntaskan pekerjaanya dengan baik. Memang kecamatan yang sudah nyetor hasil rekapitulasi ini jumlah TPS-nya jauh lebih sedikit dibandingkan kecamatan lainnya,” tegas Krisna memberi alasan. Krisna menambahkan,
pengiriman kotak suara berisi form CI hologram dan form DA1 merupakan sertifikat hasil serta form DA Pleno, kata Krisna baik kotak berserta isinya itu bukan saja masih dikunci. Bahkan mendapat pengawasan ketat pihak kepolisian. “Logistik itu kita simpan di satu ruangan yang dirahasikan. Regulasinya tidak boleh sembarangan orang masuk ke dalam. Hanya orang-orang bertugas saja yang boleh masuk. Karena itu satu kuncinya dipegang KPU dan satu kunci lainnya menjadi tanggung jawab petugas kepolisian,” tegas-
nya. Untuk menuntaskan rekapitulasi suara, kata Krisna pihaknya menargetkan pelaksanaan pleno selama 10 hari. Tetapi faktanya di lapangan ada kecamatan yang mampu menyelesaikan sedikit lebih cepat dari waktu yang diperkirakan. “Bahkan PPK Abang dan PPK Karangasem sudah hampir rampung. Dari topografi dan sebarannya yang luas dan sulit, bisa jadi PPK Kubu nantinya yang paling terakhir menyetorkan rekapitulasi suaranya,” tegas Krisna memperkirakan. (nan)
PLENO - Proses rekapitulasi suara pemilu dan pileg di kecamatan.
KLUNGKUNG
12
Senin Wage, 29 April 2019
Hari Ini, ”Pujawali” Pura Penataran Ped ”Kasineb”
Bali Post/kmb31
PERSEMBAHYANGAN - Umat Hindu pedek tangkil melakukan persembahyangan di Pura Penataran Ped, Nusa Penida.
Suara Gerindra di Nusa Penida
Anjlok pada Pilpres Unggul dalam Pileg
Semarapura (Bali Post) Proses rekap suara di setiap PPK telah rampung, Minggu (28/4) kemarin. Dari empat PPK di Klungkung, tinggal Kecamatan Dawan yang masih dalam proses. Hasil di PPK Nusa Penida cukup unik. Wilayah Kepulauan Nusa Penida yang dikenal sebagai basis Partai Gerindra, suaranya anjlok untuk pilpres. Tetapi, untuk pileg DPRD Klungkung, Partai Gerindra masih bisa mempertahankan keunggulan tipis atas partai besar lainnya seperti PDI-P. Kecamatan Nusa Penida terdiri atas 16 desa dengan 190 TPS. Proses rekapnya dikelompokkan menjadi empat kelompok proses rekap suara, terdiri atas empat desa selama empat hari. Rekapitulasi penghitungan suara dilangsungkan di GOR Nusa Penida. Hasil rekapitulasi pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi- Ma’ruf Amin menang telak di Kecamatan Nusa Penida dengan meraup suara sebanyak 31.935. Sementara Prabowo-Sandi hanya memperoleh 3.260 suara. Tetapi, uniknya PrabowoSandi mampu unggul di Desa Kampung Toyapakeh dengan raihan suara 303, dibandingkan Jokowi-Ma’ruf Amin hanya bisa meraih 137 dari dua TPS. Partisipasi masyarakat Nusa Penida dalam pemilu serentak kali ini cukup tinggi, mencapai 86 persen, dengan jumlah DPT 44.060. Berbeda dengan pilpres hasil penghitungan pileg DPRD Kota/Kabupaten, lebih memperlihatkan persaingan sengit. Raihan Partai Gerindra dan PDI-P meraih kursi legislatif
sama-sama tiga kursi dari total delapan kursi. Partai Gerindra unggul tipis dari partai lainnya dengan mengumpulkan 13.777 suara, disusul PDI-P sebanyak 12.867 suara. Sedangkan dua sisa kursi lainnya diraih Partai Hanura 2.106 suara dan Partai Demokrat 2.376. Caleg yang lolos dari Partai Gerindra yakni I Wayan Baru (incumbent), I Ketut Gunaksa dan I Wayan Suarta (newcomer), PDI-P I Made Satria (newcomer), I Wayan Misna dan Ni Ketut Suwerni (incumbent), Partai Demokrat I Made Jana (incumbent) dan Partai Hanura Luh Andriani (incumbent). Meski kalah perolehan suara dalam pileg DPRD Klungkung, PDI-Perjuangan unggul dalam pileg DPRD Provinsi, dengan meraih 15.445 suara. Sedangkan untuk DPR-RI Partai Golkar mampu mengungguli partai lainnya dengan mengumpulkan sebanyak 15.942 suara. Perolehan suara dari perseorangan DPD mantan Gubernur BaliMade Mangku Pastika hanya meraih 4.012. Jauh dari hasil yang diperoleh
Wedakarna, cukup fantastis dengan memperoleh sebanyak 10.935 suara. “Untuk proses rekap, tinggal menunggu hasil Kecamatan Dawan. Rencananya, Senin ini baru rekap. Ketika semua dapil rekap sudah tuntas, tahap selanjutnya rapat pleno terbuka rekapitulasi tingkat kabupaten dan penetapan. Rencananya, dilaksanakan 5 Mei di Ruang Rapat Dinas Perikanan,” kata salah satu Komisioner KPU Klungkung, Divisi Teknis Penyenggaraan, Gede Suka Astreawan, Minggu (28/4) kemarin. Salah satu caleg DPRD Klungkung yang diprediksi terpilih dari Dapil Nusa Penida, Ketut Gunaksa, menyampaikan hasil pileg tahun ini menjadi cerminan dinamisnya politik di daerah kepulauan itu. Masyarakat, menurutnya, kian cerdas dalam menentukan pilihan. Dia yang juga sekaligus sebagai Bendesa Jungut Batu, berharap nantinya dapat menjalankan tugas dengan baik sebagai wakil rakyat yang terpilih dari Nusa Penida. (kmb31)
Bali Post/kmb31
LOGISTIK - Polisi saat mengawal truk yang mengangkut logistik pemilu dari Nusa Penida kembali ke Klungkung daratan, usai merampungkan rekap di PPK.
Semarapura (Bali Post) Setelah Ida Batara nyejer selama lima hari, pujawali di Pura Penataran Ped, Nusa Penida akan kasineb pada Senin (29/4) hari ini. Sehari menjelang panyineban, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Rakyat Tri Buana Kusamba, Kecamatan Dawan menunjukkan peningkatan. Rencananya pujawali masineb sekitar pukul 10.00 Wita. Pantauan di Pelabuhan Rakyat Tri Buana Kusamba, aktivitas penyeberangan dengan penumpang berpakaian adat sudah terjadi sejak pagi. Beberapa di antaranya mengaku akan langsung makemit di pura,
kemudian mengikuti prosesi panyineban Senin pagi. “Aktivitas pamedek cukup padat. Jadi, kami ke pura hari ini, agar besok bisa fokus sembahyang,” kata salah satu pamedek Putu Lestari Mika, Minggu (28/4) kemarin, yang mengajak seluruh anggota keluarganya. Sebelumnya, Bendesa Ped Wayan Manca mengatakan selama nyejer, sejak pukul 09.30 Wita, Ida Batara katur bhakti panganyar, sebelum pujawali kasineb Senin (29/4) hari ini sekitar pukul 10.00 Wita. Meski tergolong pujawali alit, namun antusias umat pedek tangkil ke Pura Penataran Ped cukup tinggi seminggu terakhir. Mulai
dari pelaksanaan melasti sampai panganyar dan menjelang masineb. “Pujawali kali ini tingkat alit, karena enam bulan sebelumnya sudah tingkatan yang lebih besar,” katanya. Untuk diketahui, upacara dan upakara yang dipersembahkan ke hadapan Ida Batara yang berstana di Pura Penataran Ped, di antaranya upacara Piodalan, Ngusaba Desa, upacara Tawur Kasanga, upacara Neduh, upacara Tabuh Rah (Perang Sata), Caru Sasih (Penakluk Merana), hingga upacara Ngerahinan. Upacara piodalan dilaksanakan setiap enam bulan sekali, yaitu pada Budha Wage Kelawu.
Kemudian, upacara ngusaba desa dilaksanakan setiap tahun sekali yaitu pada Purnama Sasih Kapat. Namun di Pura Penataran Ped dilaksanakan setiap dua tahun sekali, karena upacara tersebut dilaksanakan secara bergantian dengan Pura Batu Medahu. Untuk upacara Tawur Kasanga dilaksanakan setiap setahun sekali, yaitu pada Sasih Tilem Kasanga, dengan rangkaian upacara sesuai dengan petunjuk PHDI Kecamatan Nusa Penida. Selanjutnya untuk upacara Neduh, dilaksanakan pada Selasa Kliwon (Anggara Kasih), Sasih Kapat. (kmb31)
Mengenang Heroik Puputan Klungkung
Bupati Suwirta Bersama Jajaran Apel Kenakan Pakaian Adat Serba Putih
PUNCAK Peringatan Hari Puputan Klungkung ke-111 dan HUT ke-27 Kota Semarapura serta Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-23 ditandai dengan menggelar apel dengan suasana tampak berbeda, Minggu (28/4) kemarin. Semua peserta kompak menggenakan pakaian adat Bali serba putih dengan inspektur upacara Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta di Lapangan Puputan Klungkung. Apel dihadiri Wakil Bupati Klungkung Made Kasta, Wakil Ketua I DPRD Klungkung I Nengah Ariyanta, Wakil Ketua II DPRD I Wayan Buda Parwata, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Ida Dalem Semaraputra, jajaran (OPD) Organisasi Perangkat Daerah, Jajaran TNI/Polri, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Klungkung serta undangan lainnya. Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutan tertulis dibacakan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan, pelaksanaan peringatan ini tidak sekadar seremonial untuk mengekspresikan kegembiraan. Namun untuk introspeksi diri dan evaluasi secara komprehensif demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat
APEL - Pelaksanaan apel di Lapangan Puputan Klungkung, saat pengibaran bendera Merah Putih.
Semarapura (Bali Post) Festival Semarapura ke-4 untuk pertama kalinya diisi dengan pameran keris. Pameran dibuka tepat pada momen peringatan Hari Puputan Klungkung ke-111, Minggu (28/4) kemarin, sebagai bagian memori heroik bagi masyarakat Bali di Klungkung. Dipusatkan di Museum Semarajaya, pameran itu menampilkan sekitar 100 keris bersejarah. Bahkan, dua di antaranya memiliki nilai histori yang tinggi. Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klungkung Nyoman Mudarta mengatakan, sebanyak 100 bilah keris dipamerkan yang terdiri dari 68 keris tua dan 32 keris kamardikan (baru). Masing-masing memiliki sejarah panjang dalam momen penting perjuangan rakyat Bali, dengan Klungkung kala itu sebagai episentrum kerajaan di Bali. Dari seluruh koleksi tersebut terdapat dua keris yang spesial. Pertama, sebuah keris milik AA Ngurah Puspayoga, yakni
keris dengan bentuk Angon Angon Adikara dengan pamor keleng (wulung). Kurator pameran, Bakrin mengatakan, keris ini merupakan salah satu keris bersejarah di Bali yang dibuat sekitar tahun 1800-an. Keberadaan keris ini cukup menarik perhatian pengunjung. Termasuk Bupati Klungkung Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Made Kasta, yang melihatnya dari dekat, usai membuka pameran. Kedua, yakni Keris Kamardikan dengan bentuk Kala Wisesa Leser. Keris dengan pamor bermotif kulit semangka ini, dibuat pada tahun 2005. Keris langka tersebut merupakan milik Tjokorda Surya dibuat oleh Mpu KRT Rudi Hartono Dining-rat. Keris ini menjadi langka, karena merupakan panakin (mutrani) atau duplikat dari keris Pajenengan Puri Agung Klungkung milik Ida Dewa Agung Gde Oka Geg. Di mana keris itu sekarang dirawat oleh Tjokorda Surya, putra dari Tjokorda Anom
Klungkung, sebagai bagian dari masyarakat Bali yang sejahtera dan bahagia secara sekala dan niskala. Jadi harus disikapi secara arif dan bijaksana sebagai refleksi bagi generasi sekarang untuk berjuang membangun daerah. Tema peringatan yakni “Wartamana Gora Kanta” (Aktualisasi Perjuangan Lampau Menuju Kegemilangan) sejalan dengan wujud nyata dari jiwa dan semangat patriotisme masyarakat Klungkung di masa lalu. Pada peristiwa Puputan Klungkung menjadi tonggak sejarah untuk bersatu dan
menjadi inspirasi untuk mewujudkan masa depan kabupaten yang unggul dan sejahtera sebagai bagian dari Bali era baru. Hal itu patut dijadikan contoh dan tauladan oleh semua komponen masyarakat. “Saya berharap programprogram yang dibuat Pemerintah Provinsi Bali dengan Klungkung dapat disinergikan dan saling melengkapi,” kata Bupati Suwirta. Dia menambahkan, senantiasa dengan perayaan Hari Puputan Klungkung ini, diberkahi kesehatan dan kekuatan untuk melanjutkan perjuangan para
pendahulu. Dalam mengisi dan melanjutkan pembangunan di Klungkung, sesuai misi Klungkung Unggul dan Sejahtera dengan spirit Gema Santi. Perayaan apel puputan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Karena seluruh peserta apel kompak menggenakan pakaian adat serba putih. Selain menunjukkan adat dan istiadat budaya, mengenakan pakaian adat serba putih juga bertujuan untuk mengenang heroiknya para pahlawan yang gugur saat terjadinya puputan. “Puputan sekarang ini, kita harus puputan mengalahkan diri kita sendiri, puputan mengalahkan kebodohan, puputan mengalahkan kemiskinan dengan program-program yang sudah dibuat bisa atasi dengan komitmen kita bersama,” tegas bupati asal Nusa Ceningan ini. Pada apel tersebut juga diisi dengan pembacaan sejarah singkat Perang Puputan Klungkung. Sebagai rangkaian akhir dari apel tersebut, Bupati Suwirta dan Wabup Made Kasta menyerahkan piala penghargaan kepada para pemenang lomba, dalam rangka memeriahkan Hari Puputan Klungkung tahun ini. (ad1045)
100 Keris Bersejarah Dipamerkan Putra (alm), Bupati pertama Klungkung. Kepala Dinas Kebudayaan Nyoman Mudarta mengatakan, pameran keris ini diprediksi mampu menyedot perhatian para pengunjung selama dibukanya pameran sampai 2 Mei nanti. Sebab, keberadaan keris tentu sejalan dengan sejarah
panjang Klungkung sebagai pusat peradaban era kerajaan di Bali kala itu. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengatakan, aset berupa seni dan budaya harus dipromosikan dengan baik. Momen festival adalah saat tepat untuk mempromosikan aset seni dan budaya Klungkung. (kmb31)
Bali Post/kmb31
KERIS - Bupati Suwirta dan Wabup Kasta saat memperlihatkan keris yang dipamerkan di Museum Semarajaya.
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Senin Wage, 29 April 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Sales Marketing,Tekhnisi Las Lstrik,Rsepsionis:085103167222 B.BP.001.04.19.0000911
Dicr tng kirim lele (pake spd mtr)H.081246682139/0818503603 B.BP.004.04.19.0001055
Cari Pengawas Lapangan pnglman S1 Sipil Hub.WA 085100883990 B.BP.004.04.19.0001057
Cr Sales&Sopir&Staff L/P Bt.Bidak 29A Kerobokan 087702595858 B.BP.001.04.19.0001029
RUPA-RUPA
“Dcr sgr! SPG Gj. 2.25jt+bonus di Jl.Monkey Forest Ubud Telp. Pak Leo-082145548444"
B.BP.004.04.19.0001038
*Dcr SpaTherapist,SecuritySimA Reborn Spa,Jl.SunsetA1 P:766744 B.BP.001.04.19.0000813
Dicari Adm.Wanita Max Umur. 40 Th (Gaji,UM,THR) Bawa CV Anda ke Jl.Tegal Permai Blok L3/2 Dalung. 085921213232 B.BP.001.04.19.0000978
Dcr Waitress, peng tdk diutamakan u. di Kuta 087860546060 B.BP.154.04.19.0001059
DIJUAL RUMAH
BVC Krj Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel PkebunanResto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692
Dicari: Salesman / Girl pglmn Gaji3Jt,Transport,Komisi,Bonus Hub: 087761391444 B.BP.001.04.19.0000613
Dibutuhkan Acc,Administrasi & Tukang Potong Berpengalaman utk Garment Hub.081338578833
Furniture & Sourching Campany looking for a secretary,experience required,Fluent English (Written & spoken) Computer skills (Microsoft Office, internet)Good communication&coreespondence.Salary 4.5/5 Million Please Submit your CV at info@balihomeinterior.com
B.BP.001.04.19.0001023
B.BP.004.04.19.0000952
B.BP.004.04.19.0000994
Dcr Urgent House Keeping(basic English) & Asst Villa Manager Hub: Agung 082146584344 or agung@balimanagement.villas B.BP.821.04.19.0000991
DIJUAL MOBIL
Luxurious villa located in Petitenget is looking a chef for 2 villas / 10 bedrooms (adults&children). Also good at making typical Bali desserts Please Call:085935289149 B.BP.004.04.19.0000777
Dicr tkg masak utk wrg lalapan (L/P)Jl.P.Galang H081916982311 B.BP.004.04.19.0001056
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
SERVICE
BALI JAYA TEKNIK KULKAS M. CUCI FREZZER W.HEATER
Service panggilan BERGARANSI
082331838863 C.0000936-SRV
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
SERVICE
BENGKEL LAS Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
BIRO JASA
BIRO JASA
SERVICE
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
PROPERTY JASA KONTRUKSI
Pradnyashwari Arsitek&Pemborong:Js.Urus IMB/I.Bgn,Hrg. Wajar H:081999020719.WA:085792309935 B.BP.001.04.19.0000865
PROPERTY
Dijual Murah 3,6M Kavling SHM 480m2 Taman Griya Jimbaran Nusa Dua.Hub Rini 08119707272
B.BP.004.04.19.0000943
Dijual Tnh 3are Baturiti Tbn DP 10% Bunga Krd 0,83%/Bln Hub:08174792678/081805374433
B.BP.004.04.19.0000551
DIJUAL TANAH
PROPERTY
Tnh 30A,ngantong,cck u/Perush Lok.jantung Kt Br.Kertawangsa Lodtunduh Ubud 550jt/Are nego & Tnh 18A cck u/Villa/rumah 425jt/A,nego,08123834020, pmlik
Dijual Murah Rumah / Villa Terrace Pavillion No.22 Jimbaran.Ada Pool Besar,Parkir 3 Mobil.Rp.2,3M.HP.08128888867
B.BP.001.04.19.0000642
DIJUAL RUMAH
B.BP.031.04.19.0000834
BANGLI
14
Senin Wage, 29 April 2019
Pilkada Bangli 2020
Sejumlah Nama Mulai Muncul di Medsos
Bangli (Bali Post) Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bangli rencananya digelar tahun 2020 mendatang. Namun beberapa nama yang digadang-gadang akan maju sebagai calon sudah mulai bermunculan, khususnya di media sosial (medsos). Adapun nama-nama yang mulai muncul di antaranya Sang Nyoman Sedana Arta yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Bangli sekaligus Ketua DPC PDI-P Kabupaten Bangli. Muncul juga nama politisi senior yang pernah ikut bertarung dalam pilkada sebelumnya, seperti Wayan Gunawan yang kini duduk di kursi DPRD Provinsi dan menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Bangli serta Ida Bagus Brahma Putra yang pernah dua kali maju dalam pertarungan pilkada sebelumnya. Selain itu, muncul juga nama Ngakan Kutha Parwata yang kini masih menjabat Ketua DPRD Bangli, Nyoman Basma dan Komang Carles yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Bangli, hingga Ida Bagus Giri Putra yang kini masih menjabat sebagai Sekda Kabupaten Bangli. Dari semua nama tersebut, beberapa warganet bahkan ada yang mulai mencoba memaketkannya dengan menyandingkan foto lengkap dengan harapan ke depan. Seperti Sedana Arta yang disandingkan dengan beberapa tokoh di Kintamani seperti Nyoman Adnyana, Wayan Diar dan lainnya. Ada juga yang mencoba menyandingkan Wayan Gunawan dengan Kutha Parwata atau Ida Bagus Brahmaputra, dan sebaliknya. Beragam komentar disampaikan warganet terhadap kemunculan nama-nama tersebut. Sebagian besar berharap nama-nama tersebut mampu membawa perubaan yang lebih baik untuk Kabupaten Bangli ke depannya. Sementara itu, Ketua KPU Bangli Putu Pertama Pujawan saat dikonfirmasi mengatakan, sesuai perencanaan, Pilkada Bangli bakal digelar 2020 mendatang. Sejauh ini pihaknya belum menerima tahapan pelaksanaan pilkada yang bakal dilangsungkan serentak dengan beberapa kabupaten/kota lainnya. “Kemungkinan setelah pemilu ini baru keluar tahapannya,” ungkapnya. Pujawan mengaku saat ini pihaknya sudah mulai merancang anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai pelaksanaan Pilkada nanti. Rencananya KPU Bangli baru akan mengajukan rancangan anggaran tersebut ke Pemkab Bangli setelah rangkaian Pemilu berakhir. “Kemungkinan bulan depan akan kita ajukan. Sekarang masih dibuat oleh sekretariat. Nanti kita akan bahas secara detail bersama seluruh komisioner dan sekretariat sebelum kemudian diajukan ke Pemkab Bangli,” jelasnya. (kmb40)
Rumah Bantuan untuk Korban Bencana Tak Kunjung Dilengkapi Listrik
Bangli (Bali Post) –
Puluhan unit rumah bantuan pemerintah yang dihuni korban bencana banjir bandang di Dusun Yeh Mampeh, Desa Batur Selatan, Kintamani, hingga kini tak kunjung dilengkapi listrik dan air. Sebagian warga penghuni rumah terpaksa menggunakan lampu penerangan manual seadanya.
Pasek Lanang Sadia
Bali Post/kmb40
HUT Kota Bangli Diwarnai Hiburan Tradisional
Bangli (Bali Post) – Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-815 Kota Bangli akan digelar Mei mendatang. Untuk memperingati hari jadi Kota Bangli tersebut, Pemkab Bangli telah menyusun serangkaian acara yang dijadwaklan berlangsung selama duabelas hari. Seperti tahun sebelumnya, acara yang digelar untuk memeriahkan HUT berupa kegiatan lomba dan hiburan kesenian tradisional dan band lokal. Panitia HUT Kota Bangli Pasek Lanang Sadia saat dikonfirmasi, Minggu (28/4) kemarin mengatakan, jelang peringatan HUT Kota Bangli, sejumlah persiapan sudah mulai dilakukan. Selain menyusun jadwal acara, pihaknya juga sudah melaksanakan rapat bersama asosiasi pedagang dan event organizer yang akan mengurus acara HUT. Dijelaskan Lanang Sadia, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 12 Mei mendatang di antaranya lomba-lomba seperti lomba drumband, lomba untuk anak-anak, lomba lagu pop Bali dan beberapa lomba lainnya. Sementara untuk acara hiburan akan diisi penampilan atraksi kesenian tradisional seperti bondres dan barong ngunying. Digelar juga festival budaya yang melibatkan seluruh kabupaten se-Bali. Untuk hiburan modern, panitia akan mengundang band dan artis lokal Bali. HUT juga akan diisi dengan kegiatan pameran kerajinan dan pameran bonsai. “Yang baru hampir tidak ada. Sama seperti tahun lalu. Untuk tahun ini, hanya ada tambahan satu lomba, yakni lomba karaoke pop Bali tanggal 2 Mei melibatkan peserta SMA/ SMK se-Bangli kerjasama dengan Radio Pemkab Bangli,” jelasnya. Khusus pada puncak HUT Kota Bangli 10 Mei mendatang akan ditampilkan tarian Gumitir yang rencananya menjadi maskot Kabupaten Bangli. Tarian tersebut akan dibawakan 21 orang penari. Sebelum ditampilkan, pada tanggal 6 akan dilaksanakan seminar untuk membahas tarian itu. “Untuk tahun ini belum bisa kita laksanakan acara yang bersifat massal. Kemungkinan tahun depan baru bisa gelar acara massal jelang akhir masa jabatan Bupati,” terangnya. Ditambahkannya, untuk menyukseskan peringatan HUT Bangli nanti, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 490 juta. (kmb40)
Bali Post/ist
RUMAH - Rumah bantuan pemerintah untuk korban bencana banjir bandang di Yeh Mampeh, Kintamani.
Perbekel Desa Batur Selatan Gede Sarjana dikonfirmasi, Minggu (28/4) kemarin mengatakan, untuk bisa mendapatkan instalasi listrik dan air, pihaknya sudah mengajukan proposal ke Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Bangli. Proposal tersebut sudah diajukan cukup lama, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Dijelaskan Sarjana, untuk penerangan rumah pada malam hari, sebagian warganya itu terpaksa nebeng dengan menyalurkan listrik dari rumah tetangga terdekat. Karena ne-
beng, listrik hanya bisa dipakai warga untuk menyalakan lampu dengan jumlah terbatas. Sementara, sebagian warga lainnya terpaksa menerangi rumahnya menggunakan lampu penerangan seadanya. “Beberapa ada yang masih pakai lampu minyak,” ungkapnya. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga yang menjadi korban bencana banjir bandang 2017 lalu itu juga masih harus mengangkut menggunakan jeriken. Sarjana mengatakan, di Yeh Mampeh terdapat dua titik sumur bor yang bisa dimanfaat-
kan warga untuk kebutuhan sehari-hari. Hanya, untuk mendapatkannya warga masih harus mendatangi sumber air itu menggunakan sepeda motor setiap hari. “Karena jaringan pipa ke rumah-rumah warga belum ada,” terangnya. Mengingat listrik dan air menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi warganya, Sarjana pun berharap pemerintah bisa segera merealisasikan permohonan pemasangan jaringan listrik dan air yang telah diajukan selama ini. Selain listrik dan air, dalam proposal yang diajukannya
Di Kecamatan Tembuku dan Susut
tersebut pihaknya juga telah memohonkan bantuan isian hunian tetap berupa peralatan rumah tangga bagi warganya yang menjadi korban bencana. “Sementara ini mereka tinggal di sana pakai perabotan apa adanya. Kami harapkan pemerintah bisa segera merealisasikan bantuan untuk mereka,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli Nengah Sukarta belum bisa dikonfirmasi via telpon terkait hal itu. Melalui pesan Whatsapp, Sukarta mengatakan, soal listrik itu punya kewenangan PLN, bukan dinas sosial. “Tapi pengajuannya sudah dulu. Masalahnya belum tiang tahu, atau mungkin desa belum tanyakan ke PLN,” katanya singkat.
Sebagaimana diketahui, bencana alam yang terjadi di Kintamani Februari 2017 lalu, tak hanya mengakibatkan belasan warga meninggal dunia, namun juga mengakibatkan kerusakan rumah penduduk. Pascabencana alam terjadi, Pemkab Bangli sampai saat ini baru tuntas merelokasi 50 KK warga korban bencana banjir bandang di Dusun Yeh Mampeh. Untuk merelokasi korban bencana tersebut, Pemkab membangunkan lima puluh unit rumah di wilayah desa setempat yang diresmikan Wabup Bangli 2018 lalu. Sedangkan, terkait rencana merelokasi 26 KK korban bencana tanah longsor di Dusun Bantas, Pemkab Bangli masih sedang memprosesnya. (kmb40)
Jokowi-Ma’ruf Unggul 20 Ribu Suara Bangli (Bali Post) Panitia pemilihan kecamatan (PPK) Tembuku dan Susut telah melaksanakan rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilihan umum (Pemilu) 2019, Sabtu (27/4). Dari hasil pleno di dua kecamatan tersebut, pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres dan cawapres) nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf unggul dengan selisih dua puluh ribuan suara dibandingkan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Di Kecamatan Tembuku, dari total 32.148 data pemilih di enam desa, yang datang ke TPS menggunakan hak pilihnya sebanyak
27.931. Di kecamatan tersebut Jokowi-Ma’ruf berhasil meraup 25.356 suara, sementara Prabowo-Sandi hanya mendapat 1.432 suara. Sementara di Kecamatan Susut, total data pemilih dari 9 desa di kecamatan itu sebanyak 37.863 orang. Namun hanya 32.226 di antaranya yang menggunakan hak pilihnya. Di Kecamatan itu, paslon nomor urut 01 JokowiMa’ruf memperoleh 29.039 suara, sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi mendapat 1.797 suara. Komisioner KPU Bangli Kadek Adiawan, Minggu (28/4) kemarin mengatakan, secara umum pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi peng-
hitungan perolehan suara pemilu di dua kecamatan tersebut berjalan aman dan lancar. Tidak ada protes atau keberatan yang diajukan saksi-saksi. “Yang di Susut selesai lebih dulu dari Tembuku,” terangnya. Sementara untuk rapat pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilu di dua kecamatan lainnya, yakni Bangli dan Kintamani kemungkinan baru bisa dilaksanakan Senin (29/4) ini. Sebab hingga Minggu kemarin di dua kecamatan itu masih berlangsung proses rekap TPS per desa. “Untuk rapat pleno di kabupaten direncanakan tanggal 5 atau 6 Mei,” imbuhnya. (kmb40)
OLAHRAGA
Senin Wage, 29 April 2019
15
GELAR - Para pemain bersama anak-anaknya, pelatih dan ofisial Barcelona merayakan gelar La Liga Spanyol yang direbut di Nou Camp, Minggu (28/4) kemarin.
Bali Post/afp
Liga Spanyol
Madrid –
Messi Beri Barca Gelar Ke-26
Barcelona belum membuktikan menjadi tim terbaik di Eropa, tetapi tidak terbantahkan sebagai yang terbaik di Spanyol. Barca meraih gelar La Liga keempat dalam lima tahun setelah mengalahkan Levante 1-0 berkat gol Lionel Messi di Nou Camp, Minggu (28/4) kemarin. Bintang Argentina itu mencetak gol ke-34 di liga sekaligus memimpin daftar top skor sementara. Ia bangkit dari bangku cadangan di babak kedua untuk membantu Barca menyelesaikan gelar dengan tiga pertandingan tersisa. Ini adalah gelar La Liga kedelapan yang dihasilkan Messi untuk Barcelona dalam 11 musim. ‘’Kami harus menutup gelar
sesegera mungkin, tanpa melepaskannya. Kalau begitu, kami bisa memikirkan Liverpool dan semifinal,’’ ungkap Messi. Bagi Barca, ini adalah gelar La Liga ke-26 dan semakin mendekati rekor 33 juara milik Real Madrid. Barca kini unggul 9 poin atas Atletico Madrid yang berada di posisi kedua dan 18 poin atas Madrid yang
harus bercokol di tempat ketiga klasemen sementara. Madrid bertandang ke Rayo Vallecano pada Senin (29/4) dini hari. ‘’Untuk memenangkan gelar dengan jarak jauh dari rival. Kami sudah melakukannya dua tahun berturut-turut. Kami senang dan melihat orang-orang menikmatinya membuat kami bangga. Tetapi kami masih memiliki tantangan di depan,’’ kata
pelatih Barca Ernesto Valverde kepada Movistar. Valverde awalnya meninggalkan Messi di bangku cadangan, tetapi kemudian menggantikan Philippe Coutinho saat istirahat. Pertimbangannya, timnya akan menjalani pertandingan pertama semifinal Liga Champions melawan Liverpool pada Kamis nanti. ‘’Pada akhirnya dia mencetak gol. Dia selalu mencetak gol di manamana,’’ ujarnya tentang Messi. Dalam laga lainnya, Atletico mengatasi Real Valladolid 1-0 setelah selamat dari drama penalti VAR. Gol bunuh diri
Merpati Bali Rebut Piala Srikandi
Yogyakarta (Bali Post) – Tim Merpati Bali menciptakan sejarah baru di kancah bola basket putri tertinggi Indonesia dengan merebut gelar juara Piala Srikandi musim 2018-2019. Berlaga di partai puncak yang berlangsung di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Yogyakarta, Sabtu (27/4) malam, Merpati Bali yang dilatih Bambang Asdianto Pribadi berhasil mengalahkan Sahabat Semarang dengan skor 66-45. Merpati Bali menurunkan komposisi pemain intinya yakni Agustin Gradita Retong yang bertindak sebagai kapten, Dora Lovita, Kadek Pratita Citta Dewi, Dewa Ayu Made Sriatha Kusuma
dan Tania Rasidi. Tiga pemain mencetak double digit yakni Dora Lovita (11 poin, 8 rebound), Kadek Pratita Citta Dewi (10 poin, 5 rebound, 2 assist) dan Regita Pamesti (10 poin, 2 rebound, 2 assist, 1 steal). Kuarter awal menjadi milik Merpati Bali dengan skor 21-10. Regita Pramesti yang turun dari bangku cadangan menorehkan 8 poin, termasuk satu tembakan tiga angka. Memasuki kuarter kedua, aksi Agustin Gradita Retong di bawah jaring Sahabat membuahkan poin untuk timnya, 23-11. Dewa Ayu Made Sriatha Kusuma mengawali tambahan skor lagi buat Merpati Bali. Setelah itu,
Helena Tumbelaka dengan tenang melakukan lay-up dan mengubah kedudukan menjadi 25-11. Menutup paruh pertama, Merpati Bali mencetak tambahan 8 angka, sedangkan Sahabat meraup 13 (33-24). Aroma kemenangan Merpati Bali sudah tercium di kuarter ketiga. Keunggulan 24 poin membuat Agustin Gradita Retong dan kawankawan semakin bermain lepas di sisa kuarter akhir. Mereka pun akhirnya menyabet gelar juara Piala Srikandi 2018-2019 yang musim sebelumnya diraih Surabaya Fever. ‘’Puji Tuhan kami bisa juara musim ini. Merpati Bali menang secara tim.
Terima kasih untuk pelatih Bing, keluarga besar Merpati Bali baik itu manajemen, ofisial maupun fans dan tidak lupa juga peran media yang mengangkat kami dan liga Srikandi Cup pada umumnya,’’ papar Helena Tumbelaka. ‘’Kami sempat up and down di awal musim, tapi akhirnya menang. Terima kasih saya ucapkan untuk keluarga besar Merpati Bali, mulai dari owner, jajaran staf pelatih dan para pemain. Semoga basket putri Indonesia semakin baik dengan adanya kompetisi Srikandi Cup,’’ ucap Bambang Asdianto Pribadi yang mendapat gelar pelatih terbaik. (022)
Denpasar (Bali Post) – Kejuaraan futsal memperebutkan Piala Peradi I/2019 yang digelar di Meazza Futsal, Denpasar, berakhir Sabtu (27/4). Tim Indonesia Lawyer Club (ILC) tampil sebagai juara, disusul tim PBH DKI Jakarta di posisi kedua. Ketua Panitia Pelaksana I Nyoman Budi Adnyana menyatakan kedua tim itu
pantas menjadi yang terbaik karena kualitasnya lebih unggul dibandingkan peserta lainnya. ‘’Akan tetapi juara III yang diperebutkan DPC Peradi Jakarta Pusat dan DPC Peradi Papua tak dipertandingkan karena keduanya mundur,’’ katanya di Denpasar, Minggu (28/4) kemarin. Ia menilai ajang yang diikuti 34 tim dari DPC
Peradi seluruh Indonesia itu berjalan lancar dan sukses. Semua yang ambil bagian merasa senang datang ke Bali. Di samping bermain futsal dan mengikuti lomba paduan suara, mereka sekalian bisa refreshing di Pulau Dewata. Ketua DPC Peradi Denpasar tersebut mengharapkan Piala Peradi II/2020 tahun depan kembali diada-
kan di Bali. Apalagi Ketua Umum Peradi Pusat mengutarakan jika nantinya tidak ada daerah yang bersedia menjadi tuan rumah, bisa jadi Piala Peradi II dilangsungkan di Bali. ‘’Kami senang jika kembali ditunjuk menjadi tuan rumah. Tetapi semuanya tergantung pengurus seluruh Indonesia,’’ jelas Budi Adnyana. (kmb)
Tim ILC Terbaik di Piala Peradi
Nuggets ke Semifinal
Los Angeles – Nikola Jokic membuat tripledouble dan Jamal Murray menambah 23 poin saat Denver Nuggets melaju ke putaran kedua atau semifinal Wilayah Barat playoff NBA berkat kemenangan 90-86 atas San Antonio Spurs pada pertandingan ketujuh, Minggu (28/4) kemarin. Nuggets unggul total 4-3.
Nuggets selanjutnya mengadapi Portland Trail Blazers pada babak kedua di Denver, Selasa besok. Jokic selesai dengan 21 poin, 15 rebound dan 10 assist untuk Nuggets yang terakhir kali menang dalam pertandingan penentuan pada Mei 1978 ketika mengalahkan Milwaukee Bucks di perempatfinal playoff. (afp/kmb)
Calon Pelatih Dari Hal. 1 Menurutnya, selain memiliki posisi menduduki jabatan di pemerintah sebagai pertimbangan penganugerahan Pendekar Kehormatan, Ny. Putri Koster juga aktif dalam fungsi sosial di masyarakat. ‘’Atas pertimbangan itulah beliau berhak mendapat gelar Pendekar Kehormatan,’’ jelasnya. Ia menambahkan, Ny. Putri Koster sebelumnya adalah Keluarga Perisai Diri Udayana. ‘’Beliau sempat sebagai calon pelatih,’’ tandasnya. Penganugerahan Pendekar Kehormatan sendiri bertepatan dengan HUT Perisai Diri Bali yang ke-55. Di mana dalam HUT ini juga digelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Laga AntarBintang yang berlangsung selama tiga hari, dari 26-28 April 2019 di GOR Lila Bhuana. Dalam perayaan HUT tersebut hadir pula Ketua KONI Bali Ketut Suwandhi, Presidium Pendekar Nur Hasdianto, serta Pembina dan Perintis PD Bali Made Suweca dan Pendekar Kehormatan Wisnu Bawa Tenaya. (ad1063)
Joaquin Fernandez membuat Atletico unggul di pertengahan babak kedua, tetapi harus bertahan dan tetap unggul berkat penampilan gemilang kiper Jan Oblak. Mereka juga selamat atas pemeriksaan VAR menyusul handball yang dilakukan Santiago Arias.
Mbappe Kylian Mbappe dikeluarkan dari lapangan karena melakukan pukulan mengejutkan pada perpanjangan waktu saat Paris Saint-Germain terpana oleh Rennes di final Piala Prancis. PSG yang sudah merebut gelar
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Darma Santi (3) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Ball Krishna (2) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Yowana Magz Kadek Sutama Putra, Juara Karate Parameter Seputar Bali Terkini Lejel Home Shopping
11:00 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita
Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Darma Santi (4) Berita Siang Klip Bali Ocydia Home Shopping Klip Bali Yowana Live Masihkah Kerja Pesiar Jadi idola Yowana Bali Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Taman Sari TK Fajar Harapan (2) Taman Sari TK Widya Insan Nugraha (2)
Pelatih Thomas Tuchel sudah siap membungkus gelar ganda domestik, tetapi gol Presnel Kimpembe dan Edson Mexer memaksa PSG menjalani tambahan waktu. Tanpa Mbappe yang mendapat kartu merah, PSG tak berdaya dan tidak beruntung dalam adu penalti. ‘’Aku sedih. Kami tidak cukup siap untuk itu, tetapi tidak ada gunanya menangis tentang hal itu sekarang. Tidak ada yang bisa kami lakukan,’’ ungkap Neymar yang berusaha memenangkan Piala Prancis untuk tahun kelima berturutturut buat PSG. (afp/kmb)
Kejurda Antar-Bintang PD Bali 2019
Tabanan dan Gianyar Juara Umum Denpasar (Bali Post) – Tim Kabupaten Tabanan sukses meraih juara umum kategori dewasa dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Antar-Bintang Perisai Diri (PD) Bali 2019 memperebutkan Piala Gubernur Bali yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Jumat (26/4) hingga Minggu (28/4) kemarin. Tabanan mendulang 7 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu di kelas laga. Juara umum II direbut Kota Denpasar dengan total 5 emas, 5 perak dan 5 perunggu. Pesilat tuan rumah mendapat 2 emas, 4 perak dan 4 perunggu dari kelas laga, serta 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu dari kelas serang hindar dan solospel. Badung menyabet juara umum III lewat perolehan 3 emas, 4 perak dan 5 perunggu. Sebanyak 3 emas, 4 perak dan 3 perunggu dihasilkan dari kelas laga, sedangkan 2 perunggu disumbangkan pesilat kelas serang hindar dan solospel. Gianyar merebut juara umum kategori remaja dengan perolehan 7 emas, 2 perak dan 6 perunggu. Pesilat kelas laga mengantongi 4 emas, 1 perak dan 3 perunggu, sedangkan wakil Gianyar di kelas serang hindar dan solospel membawa pulang 1 emas, 1 perak dan dan 3 perunggu.
Senin, 29 April 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita
Liga Prancis kalah 5-6 melalui adu penalti setelah pertandingan dramatis berakhir 2-2 pada akhir perpanjangan waktu. Ini adalah trofi pertama Rennes sejak Piala Prancis 1971 dan kembali ke Liga Eropa musim depan. ‘’Sudah cukup dibicarakan di klub dalam beberapa pekan terakhir, sehingga kami menyadari bahwa kami telah mencapai sesuatu yang bersejarah,’’ sebut pelatih Rennes Julien Stephan. Dani Alves dan Neymar yang mencetak gol ke-21 musim ini memberi PSG keunggulan 2-0 di pertengahan babak pertama.
17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 20:30 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita
Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Folk Song Diabemed Taksu Made Supena, Pelukis Abstrak Seputar Bali Terkini Lila Cita Calonarang Pura Dalem Setra Pikat Dawan Klungkung (3) Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV
Juara umum II kategori remaja diraih Buleleng dengan raihan 6 emas, 1 perak dan 6 perunggu. Dari kelas laga didapat 4 emas dan 5 perunggu, sedangkan kelas serang hindar dan solospel menghasilkan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Badung menggondol juara umum III setelah mendapat 4 emas, 5 perak dan 5 perunggu. Medali ini diraup oleh pesi-
latnya yang berjuang di kelas laga (4 emas, 5 perak dan 4 perunggu) dan kelas hindar dan solospel (1 perunggu). Menurut Ketua Harian Pengprov PD Bali Nyoman Yamadhiputra, para juara kejurda merupakan yang terbaik karena pesertanya adalah para juara mulai ajang Porcam, Porjar, Porprov hingga level nasional. (022)
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Senin Wage, 29 April 2019
Prediksi
Berikut Nama-nama Caleg yang Lolos ke DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi Berdasarkan Prediksi dari Berbagai Sumber dan Bersifat Sementara.
DPRD Klungkung Dapil Klungkung l l l l l l l l l
A.A. Gde Anom (PDI-P) Nengah Mudiana (Gerindra). Kadek Widya Sumardika (Golkar) Ketut Sukma Sucita (NasDem) Putu Sri Handayani (Hanura) Ni Ketut Sukarni (PDI-P Nyoman Mujana (Perindo) Komang Sutama (PDI-P) Komang Suantara (Gerindra)
Dapil Dawan l l l l l l
Nengah Ary Priadnya (PDI-P) A.A. Gede Sayang Suparta (Gerindra) Wayan Mardana (Golkar) Wayan Mudayana (NasDem) Nengah Ariyanta (PDI-P) Ni Nyoman Martini (Gerindra)
DPRD Bangli Dapil Bangli l l l l l l
Gusti Nyoman Bagus Triyana Putra (PDI-P) I Wayan Merta Suteja (PDI-P) Nengah Madyayani (PDI-P) I Nengah Darsana (Golkar) I Wayan Wedana (PKPI) I Ketut Guna (NasDem)
Dapil Susut l l l l l l
Satria Yudha (PDI-P) Dewa Suamba (PDI-P) Kadek Diana (PDI-P) Mangku Karyasa (PDI-P) Ni Luh Indrawati (PDI-P) Ketut Sajibogo (Golkar)
Dapil Nusa Penida l l l l l l l l
I Made Satria (PDI-P) I Wayan Baru (Gerindra) Ni Ketut Suwerni (PDI-P) Ketut Gunaksa (Gerindra) Wayan Misna (PDI-P) Wayan Suarta (Gerindra) I Made Jana (Demokrat) Luh Andriani (Hanura)
Dapil Banjarangkan l l l l l l l
Sang Nyoman Putrayasa (PDI-P) Tjokorda Gede Agung (Golkar) Gede Artison Andarawata (Demokrat ) Wayan Widiana (Gerindra) Ida Ayu Made Gayatri (Nasdem) I Wayan Buda Parwata (Hanura) Ida Bagus Ketut Arimbawa (PDI-P)
DPRD BALI l l l
Luh Kadek Dwi Yustiawati (PDI-P) Tjokorda Gde Agung (PDI-P) Ketut Juliarta (Gerindra)
Dapil Kintamani Barat l l l l l l
Wayan Diar (PDI-P) Wayan Wirya (PDI-P) Ketut Mastrem (PDI-P) Made Natis (PDI-P) Nyoman Budiada (Golkar) Made Krisnawa (Demokrat)
Dapil Kintamani Timur l l l l l l l
I Nengah Warsana (PDI-P) I Putu Arya Astawa (PDI-P) Nyoman Basma (Golkar) Komang Carles (Demokrat) Wayan Nekayasa (Hanura) Made Joko Arnawa (Gerindra) Gede Tindih (NasDem)
Dapil Tembuku l l l l l
I Ketut Suastika (PDI-P) Sang Nyoman Wijaya (PDI-P) Nengah Reken (Golkar) Kartika (Golkar) Made Sudiasa (Demokrat)
Ma’ruf Amin Serukan Rekonsiliasi Nasional Pasca-Pemilu 2019
Surabaya (Bali Post) – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin menyerukan rekonsiliasi nasional usai pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) presiden dan legislatif 2019, dan mengatakan telah dihubungi cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno untuk bertemu terkait upaya tersebut. ‘’Dihubungi kemarin. Tapi masih belum sempat ketemu mungkin karena masih sama-sama sibuk,’’ katanya kepada wartawan usai bersilaturahmi di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur, Surabaya, Minggu (28/4) sore. Terlepas dari ajakan Sandiaga Uno untuk bertemu, dalam kesempatan itu Ma’ruf mengimbau agar segenap masyarakat Indonesia untuk menerima
apa pun hasil Pemilu 2019 yang nantinya secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). ‘’Pemilu itu kan untuk memilih pemimpin terbaik. Sebelumnya kita juga telah berikrar untuk siap menang dan kalah. Jangan sampai siap menang tapi tidak siap kalah,’’ tuturnya. Pasangan Jokowi-Ma’ruf sementara ini dinyatakan sebagai pemenang pemilu presiden 2019 berdasarkan penghitungan cepat atau quick count oleh berbagai lembaga survei. Menurut Ma’ruf, seandainya hasil quick count itu memang benar, maka tugas besar yang akan pertama kali dilakukannya bersama Jokowi ke depan adalah merajut kembali keutuhan bangsa Indonesia yang telah terkoyak oleh pemilu presiden dan legislatif. ‘’Politik identitas sekarang ini semakin mengeras. Kelompok radikal telah masuk ke dunia politik untuk menyalurkan aspirasinya. Itu tantangan dunia perpolitikan kita sekarang,’’ ujarnya. (ant)
Ukm Usaha ’’Tahu Sehat’’ Kadek Langgeng
Bermula dari Produksi untuk Kebutuhan Sendiri Menjadi vegan adalah pilihan hidup Kadek Langgeng (39), pria asal Selat Duda, Karangasem. Menjadi seorang vegan tidaklah mudah karena jenis makanan sangat diatur dan dikontrol. Salah satu jenis makanan yang bisa dinikmati seorang vegan adalah tahu. ‘’Tahu adalah makanan utama saya,’’ kata Kadek Langgeng, Minggu (29/4) kemarin. Dari sinilah ia memulai bisnis tahunya. Pada awalnya tahu yang ia produksi dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Namun lama-kelamaan ia juga memenuhi pesanan teman–temannya. Hingga terbentuklah perusahaan tahu yang diberi nama Tahu Sehat dengan nama perusahaan Langgeng Jaya Abadi sekitar 10 tahun lalu. Sesuai namanya, Tahu Sehat, produknya juga sehat karena tanpa bahan pengawet serta diproses dengan steril dan modern. ‘’Kalau yang biasa dijual di pasar itu kualitasnya tidak bagus, makanya saya buat sendiri,’’ ujarnya. Menurutnya untuk memproduksi tahu sehat ini prosesnya harus higienis mulai dari peralatan, proses pengolahan serta kesehatan tenaga kerjanya. Tenaga kerjanya harus memenuhi syarat kesehatannya yaitu tidak merokok dan tidak mencemari lingkungan. ‘’Prosesnya kita awali dengan doa dulu. Proses penggilingan kita gunakan mesin, tapi untuk memasaknya dengan menggunakan kayu bakar. Makanya kayu bakar juga memengaruhi kualitas tahu,’’ ungkapnya. Selain itu, kualitas dan pH air juga diperhatikan. Proses yang dijaga baik itu menghasilkan tahu dengan tekstur lebih padat, warnanya masih alami dan sehat. ‘’Kalau digoreng, tahunya tidak mengembang lalu kempis setelah dingin. Warnanya seperti putih telur yang direbus. Ada kenyalnya, ketika digoreng juga tidak menyerap minyak, ini disebabkan karena proses produksi, alat, kualitas air itu berpengaruh. Jadi prosesnya lebih lengkap dan rumit,’’ bebernya. Selain sehat, ia juga menyebut tahunya sukla. Karena baginya ada dua jenis sehat sesuai nama tahunya, yaitu sehat jasmani dan rohani. Sehingga tahunya tidak hanya sehat bagi tubuh tetapi juga sehat bagi rohani orang yang mengonsumsinya.(may)
Bali Post/ant
MENINGGAL - Warga mengusung jenazah Tommy Heru Siswantoro, anggota Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 19 Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari. Tommy meninggal diduga karena kelelahan setelah menjalankan tugas di TPS. Tommy merupakan satu dari 272 KPPS yang meninggal. Sementara 1878 orang KPPS menderita sakit.
272 Anggota KPPS Meninggal, 1.878 Orang Sakit
JUMLAH petugas Pemilu 2019 yang meninggal dan sakit terus bertambah. Untuk anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) hingga Sabtu (27/4) tercatat 272 orang meninggal dunia dan 1.878 orang sakit. Sementara itu petugas pengawas pemilu yang meninggal 55 orang dan 408 orang sakit. Untuk petugas kepolisian yang meninggal selama menjalankan tugas pengamanan berjumlah 18 orang. Anggota Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifudin menyatakan banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia pada pemilu serentak 2019 merupakan beban yang tidak terpikirkan jauh sebelumnya. ‘’Kejadian meninggalnya ratusan petugas KPPS merupakan beban yang tidak terpikirkan jauh sebelum pelaksanaan di lapangan. Kompleksitas persoalan di lapangan serta beban tugas dan beban psikologis yang berat, menjadi penyebab petugas KPPS mengalami kelelahan fisik dan psikis,’’ kata Afifudin di Menteng, Jakarta, Sabtu (27/4). Afifudin mengusulkan, dari kejadian yang tidak diharapkan ini, agar pelaksanaan pemilu serentak ini dievaluasi dan bersama-sama membuat pemilu yang efisien dan menggembirakan. ‘’Ke depan, jangan sampai membuat banyak korban lagi seperti pemilu sekarang,’’ katanya. Pada kesempatan tersebut, Afifu-
din menyatakan prihatin dan berdukacita terhadap para korban petugas KPPS yang meninggal dunia karena kelelahan saat menjalankan tugas pada Pemilu 2019. ‘’’Mari kita samasama mendoakan agar petugas KPPS yang meninggal dunia mendapat tempat yang terbaik,’’ katanya. Berdasarkan data yang masuk ke Bawaslu hingga Sabtu (27/4) hari ini, ada 55 orang petugas Panwaslu yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pada Pemilu 2019. ‘’Ada juga ratusan petugas KPPS dan Panwaslu yang mengalami sakit, dan ada yang sudah sembuh,’’ katanya. Pihak KPU menyatakan para petugas yang meninggal dan sakit akan diberikan santunan yang anggarannya telah disetujui oleh Kementerian Keuangan. ‘’Kemenkeu sudah setuju, tinggal pembahasan terkait besaran anggaran serta mekanisme dan waktu pemberian santunan,’’ kata Komisioner KPU Viryan Azis. Dikatakan jumlah santunan akan dibedakan
Jumlah Petugas yang Meninggal dan Sakit Petugas Meninggal
Sakit
KPPS Panwaslu Polri
1.878 408 18
272 55 -
antara yang meninggal dunia dan yang sakit. Sementara itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan memberikan santunan kepada anggota KPPS yang meninggal dunia karena kelelahan saat menjalankan tugas pemungutan suara Pemilu 2019. ‘’Santunan akan kami berikan 225 orang petugas KPPS yang gugur melalui KPU sebagai penyelenggara pemilu,’’ kata Juru Bicara TKN Tubagus Hasan Syadzily di ‘’War Room’’ TKN, Hotel Gran Melia, Jakarta, Jumat lalu. Jumlah santuan direncanakan sebesar Rp 2 juta per orang. (ant)
Menyiapkan Bali Jadi Pusat Peradaban dan Industri Kreatif BALI harus bergerak cepat mengantisipasi dinamika dunia. Sebagai pusat peradaban dan budaya, Bali haruslah melakukan terobosan besar. Berpikir cerdas, kreatif dan inovatif harus dibudayakan. Jangan terjebak polemik. Untuk mewujudkan mimpi Bali menjadi pusat peradaban dunia sinergi dan pemberdayaan potenasi yang ada harus dioptimalkan. Pandangan ini dilontarkan maestro patung asal Bali Nyoman Nuarta ketika rombongan Media Massa dan Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali mengunjungi NuArt Sculpture Park. Museum dan Galery Seni di Kompleks Setra Duta, Ciwaruga, Bandung Utara, Rabu (24/4). Nyoman Nuarta dalam perbincangannya dengan Bali Post saat berjalan di museumnya mengatakan terobosan yang dilakukan Gubenur Bali Wayan Koster dalam membentengi budaya Bali hendaknya direspons dengan sikap yang akomodatif. Pemikiran ini layak dipahami sebagai sebuah mimpi besar membangun Bali. Nuarta, sang arsitek Garuda Wisnu Kencana (GWK), ini siap mengabdi dan mendedikasikan karya-karyanya untuk Bali. Ia berpesan Bali harus segera melakukan terobosan besar jika ingin menjadi pusat peradaban dunia. ‘’Jangan semua dikaitkan dengan popularitas dan politik. Sebuah gagasan adalah jendela untuk menuju kesusksesan. Jangan gagasan ini dihambat dengan pemikiran-pemikiran yang cenderung mendegrasi sebuah langkah besar untuk membangun dan mengawal Bali,’’ ujar Nyoman Nuarta. Ia mengatakan, untuk mewadahi dinamika zaman dan berkembangnya industri kreatif saat ini, maka sangatlah wajar jika Bali memiliki pusat budaya yang holistik. Ini akan menjadi ruang bagi semua seniman dan industri kreatif untuk tumbuh. Pemikiran ini tentu harus didukung bersama tanpa harus mempertentangkannya dengan kepentingan-kepentingan yang tidak strategis. ‘’Ketika Presiden Joko Widodo menyatakan mengapresiasi pembangunan
Pusat Budaya Bali di Gunaksa, Klungkung maka Bali harus mengoptimalkan dukungan ini. Jangan terus terjebak sekat-sekat politik, apalagi ada upaya mendegradasi pemikiran dan program ini,’’ sarannya. Kepada Bali Post, Nyoman Nuarta mengaku sudah sempat terbang rendah di areal bekas tambang pasir itu. Itu jauh sebelum ada gagasan menjadikan kawasan ini pusat budaya. Ia mengatakan lahan ribuan hektar di kawasan ini kondisinya saat ini memang bopeng dan penuh lubang. Dari kacamata seniman, alam ini sangat eksotis, terlebih berdekatan dengan laut. Ia memastikan dengan pendekatan teknologi, pendekatan ilmiah dan sentuhan seni untuk menata lahan ini, Gunaksa bisa tumbuh dan berkembang menjadi pusat wisata strategis di Bali. ‘’Inilah yang namanya terobosan kreatif dan mimpi besar di tengah berkembangnya teknologi dan sains,’’ ujar pria kelahiran Tabanan ini. Nuarta yang mengaku lebih dari 30 tahun menetap di Bandung ini mengatakan ke depan, Bali juga harus mengedukasi para generasi mudanya untuk menekuni industri kreatif. Peluang usaha dan peluang hidup menjadi seniman sukses di bidang ini sangat terbuka. ‘’Jangan takut bermimpi menjadi seniman. Seniman bisa hidup bahagia dan berkecukupan jika ditekuni dengan serius. Menjadi pematung juga bisa menjadi pilihan,’’ ujarnya. Ditemani istrinya, Cynthia Laksmi, Nuarta yang kini dipercaya menggarap megaproyek di sejumlah negara dan provinsi di Indonesia berharap anak muda Bali tidak takut menjadi seniman. Dia pun berbagi kisah dan semangat juangnya, hingga bisa menjadi maestro patung seperti sekarang. ‘’Seniman harus mampu membangun originalitas, karena itulah kunci untuk mempunyai identitas,’’ katanya. Bangunlah jati diri dan jangan tumbuh jadi seniman plagiat. Sebagai gambaran, NuArt Sculpture Park. Museum dan Galery Seni milik maestro patung asal Bali Nyoman Nuarta ini dibangun di atas 3,5 hektar. Sejumlah orang penting termasuk menteri–menteri Kabinet Kerja Jokowi sering berkunjung dan berbagi inspirasi. Di lahan yang masih asri ini juga terdapat ruang pamer hasil karya Nyoman Nuarta, ruang pameran seniman lukis dan bengkel kerjanya. Ada sekitar 250 tenaga kerja yang dilibatkan. Nuarta juga mengelola restoran yang sangat ramah lingkungan di
kawasan itu. Sebelum melakukan kunjungan ke Nuart milik Nyoman Nuarta, rombongan pimpinan media massa dan Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali diterima Biro Humkas dan Protokol Provinsi Jawas Barat. Di Jawa Barat rombongan lebih banyak menggali soal strategi Gubernur Ridwan Kamil memberdayakan biro humas untuk membangun komunikasi dengan warganya, termasuk membuka layanan reaksi cepat terhadap masalah-masalah sosial dan publik. Rombongan yang dipimpin Asisten III Pemprov Bali I Wayan Suarjana diterima Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Jawa Barat Ir. Hemransyah, M.Si. (dir)