terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
16 HALAMAN
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
NOMOR 73 TAHUN KE 72 Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
balipost http://facebook.com/balipost
Sejumlah ‘’Incumbent’’ Tumbang
Tiga Mobil Damkar ‘’Dikandangkan’’
Pencoblosan pemilihan perbekel (pilkel) di Denpasar berlangsung, Minggu (27/10) kemarin. Data hingga pukul 17.00 Wita menunjukkan sejumlah calon incumbent (petahana) tumbang.
Kemarau panjang sering menimbulkan musibah kebakaran di wilayah Kabupaten Gianyar. Ironisnya, ada tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) ‘’dikandangkan’’ karena rusak. GIANYAR | HAL. 9
DENPASAR | HAL. 2
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Warga Kusamba Serbu Layanan Samsat Samsat Klungkung melanjutkan agenda turun ke banjar, Sabtu (26/10) lalu ke Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Warga langsung menyerbu tempat layanan. KLUNGKUNG | HAL. 12
Buka Festival Seni Bali Jani
Gubernur Koster Dorong Kegairahan Generasi Milenial Dalam Berkesenian
PEMBUKAAN FSBJ - Gubernur Bali Wayan Koster berfoto bersama para seniman pengisi pentas Gelar Seni Kolaborasi ‘’Babad Gumatat-Gumitit’’ dalam acara pembukaan Festival Seni Bali Jani (FSBJ) 2019 di Panggung Terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Denpasar, Sabtu (26/10) petang.
Kawal Konsep ’’Ulu-Teben’’ Demi Keajegan Alam
Bangli (Bali Post) – Bangli, salah satu kabupaten yang berada di kawasan hulu, sehingga menjadi sumber mata air Pulau Bali. Kelestarian alam Bangli mutlak dijaga agar aliran air dapat terus menghidupi sebagian besar krama Bali yang hidup di wilayah teben. Pemkab Bangli menyadari hal ini namun tidak bisa sendiri. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Bali memiliki kewajiban menjaga konsep Ulu-Teben ini. Semuanya demi keajegan dan kelestar-
ian alam Bali. Bupati Bangli I Made Gianyar menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai Pimpinan Kelompok Media Bali Post (KMB) Satria Naradha serangkaian acara ‘’KMB Menyapa Pembaca’’ di Pasar Kidul Bangli, Minggu (27/10) kemarin. Selain komit meningkatkan perekonomian lewat pembangunan dan pembenahan pasar rakyat, Pemkab bersama masyarakat Bangli juga sangat komitmen dalam menjaga kelestarian alam demi menjaga ketersediaan sumber air di Bali. Komitmen itu bisa dilihat dari upaya menekan alih fungsi lahan dan upaya pemerintah kabupaten bersama masyarakat dalam menjaga hutan dan daerah aliran sungai. Hal. 15 Sumber Air
FESTIVAL Seni Bali Jani (FSBJ) 2019 yang menghadirkan berbagai seni inovatif, modern dan kontemporer secara resmi dibuka Gubernur Bali Wayan Koster di Panggung Terbuka Ardha Chandra, Taman Budaya Denpasar, Sabtu (26/10) petang. Pembukaan FSBJ 2019 berlangsung semarak, ditandai penyalaan lampu tongkat mistik (LED) oleh Gubernur Wayan Koster yang didampingi Ny. Putri Koster, Ida Shri Bhagawan Putra Natha Nawa Wangsa, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) beserta istri dan Wakil Ketua DPRD Bali. Penyalaan lampu LED disertai video mapping berdurasi tiga menit yang mengundang decak kagum penonton yang memenuhi panggung terbuka Ardha Candra. Gubernur Wayan Koster dalam sambutannya menyebutkan, seni dan budaya yang berbasis pada adat istiadat merupakan ciri dominan ma-
syarakat Pulau Dewata. Jika dianalogikan golongan darah, ia mengibaratkan masyarakat Bali bergolongan darah seni atau DNA seni. ‘’Seni dan budaya selalu hidup, digeluti dan ditekuni secara konsisten oleh masyarakat Bali,’’ ucapnya sembari menyebut kalau Bali tak punya sumber daya alam seperti tambang batu bara atau minyak bumi seperti daerah lain. Namun, Bali punya seni dan budaya yang unik yang harus dijadikan kebanggaan. Bertolak dari fakta tersebut, Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster dan Wagub Cok Ace berkomitmen nyata dalam pengembangan seni dan budaya melalui program yang terarah dan terintegrasi. Lebih jauh Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI-P Provinsi Bali ini mengatakan, strategi pemajuan kebudayaan diarahkan pada dua kelompok besar seni, yaitu seni tradisi dan
Kunjungi Papua, Jokowi Janji Bangun Infrastruktur
Jakarta (Bali Post) – Hanya berselang seminggu setelah dilantik untuk periode kedua, Presiden Jokowi menginjakkan kakinya di tanah Papua. Minggu (27/10) kemarin, Jokowi mengunjungi Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat. Di tengah sambutan hangat warga, Jokowi menyatakan komitmennya untuk membangun infrastruktur di daerah itu. Presiden bersama Ibu Iriana pun menyapa dan bertemu ribuan warga yang berasal dari 10 distrik dan 162 desa.
Bali Post/afp
KUNJUNGI ARFAK - Presiden Jokowi mengunjungi Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Minggu (27/10) kemarin. Dalam pidatonya di lapangan bola Irai di Kabupaten Pegunungan Arfak, Jokowi berjanji akan membangun sejumlah infrastruktur mulai jalan hingga bandara.
Nihil, Investasi Besar Baru di Karangasem Di Karangasem sudah lama tak ada investasi baru berskala besar. Karena itu, lapangan kerja baru sulit didapat. Kenapa dan apa yang harus dilakukan? www.bisnisbali.com
Siswa Kesurupan Lagi Kesurupan siswa di SMPN 4 Banjarangkan, Klungkung, belum berakhir, sebab tiga siswi kembali kesurupan, Sabtu (26/10) lalu. www.denpostnews.com
‘’Tadi sudah disampaikan oleh Pak Bupati, Pak Gubernur, mengenai yang pertama, jalan antara Manokwari dan Pegunungan Arfak yang tadi Pak Bupati menyampaikan minta segera diselesaikan dan diaspal. Maka kita segera selesaikan,’’ kata Presiden saat sambutannya di lapangan bola Irai di Kabupaten Pegunungan Arfak disambut tepukan tangan warga. Di lapangan itu, masyarakat menyambut Kepala Negara bersama Ibu Negara Iriana Widodo dengan tarian khas Suku Besar Arfak yaitu tari Tumbu Tanah. Presiden kemudian mendapatkan paparan mengenai pembangunan di daerah setempat dari Bupati Pegunungan Arfak Yosias Saroy. Sejumlah infrastruktur yang akan dibangun yakni jalan, pasar, rumah sakit dan bandara. Seluruh pembangunan akan ditargetkan rampung dua hingga tiga tahun lagi. Menurut Jokowi, Pegunungan Arfak memiliki potensi pariwisata yang indah seperti dua danau, Anggi Giji dan Anggi Gida. Hal. 15 Lebih Maju
Dukung Bali Bersih
Bali Post/edi
EDISI KHUSUS - Pimpinan Kelompok Media Bali Post (KMB) Satria Naradha menyerahkan koran Bali Post edisi khusus kepada Bupati Bangli I Made Gianyar dalam kegiatan ‘’KMB Menyapa Pembaca’’, Minggu (27/10) kemarin.
seni modern (kontemporer). Selama ini, seni tradisi telah mendapat ruang, yaitu di perhelatan Pesta Kesenian Bali (PKB). Selanjutnya, untuk memberi ruang bagi seni modern dan kontemporer, Gubernur Wayan Koster menggagas FSBJ yang diharapkan menjadi ruang berekspresi kesenian bagi generasi milenial. Perhelatan ini merupakan wujud kepedulian dan keberpihakan Gubernur Wayan Koster terhadap upaya pengembangan seni modern dan kontemporer. ‘’Ajang ini kita harapkan memacu gairah generasi muda dalam berkesenian,’’ imbuhnya. Dengan demikian, kalangan generasi muda akan ikut ambil bagian dan bertanggung jawab dalam upaya pemajuan kebudayaan yang menjadi modal utama bagi masyarakat Bali dalam menghadapi berbagai tantangan di era global. Hal. 15 Seni Modern
PLN Bersama Gubernur Konvoi Kendaraan Listrik
BALI siap dengan kendaraan listrik. Kebijakan ini sebentar lagi akan diberlakukan di pulau dewata, setelah perangkat aturannya turun dari Mendagri. Sekitar satu bulan ke depan, pergub tentang kendaraan listrik sudah selesai masa verifikasi di Mendagri, sehingga produk kendaraan listrik sudah bisa mengaspal secara resmi. Hal itu dikatakan Gubernur Bali Wayan Koster sebelum melepas konvoi kendaraan listrik yang diselenggarakan PLN Bali, Minggu (27/10) kemarin. Start konvoi kendaraan listrik dilakukan dari rumah jabatan Gubernur Bali dan finis di sisi selatan Monumen Bajra Sandhi, Renon. Kedatangan rombongan konvoi kendaraan listrik ini menjadi perhatian masyarakat yang tengah melaksanakan kegiatan olahraga dan santai di
kawasan Car Free Day (CFD) di sekitar lapangan Renon. Konvoi kendaraan listrik menggunakan 35 unit kendaraan, terdiri dari mobil listrik, sepeda motor listrik, bajai listrik, sepeda listrik dan skuter matik. Melalui konvoi ini, PLN ingin meyakinkan masyarakat bahwa kendaraan listrik sangat aman dan ramah lingkungan untuk digunakan sehari-hari. Gubernur Koster usai ikut menjajal kendaraan listrik sejauh 2,5 km ini mengatakan bahwa saat ini Bali telah bersiap untuk menyambut era kendaraan listrik. Dalam pemberlakuan nanti, akan diatur zonasi kendaraan listrik khususnya di pusat-pusat wisata, mengingat Bali merupakan wisata dunia yang harus dibangun dengan image citra positif. Hal. 15 Daerah Perintis
KENDARAAN LISTRIK - Gubernur Bali Wayan Koster bersama General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa, President Director Prestige Motorcars Rudy Salim dan peserta konvoi kendaraan listrik, di Renon, Minggu (27/10) kemarin.
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
FIGUR Segera Tunjuk Plt. PENUNJUKAN Presiden Joko Widodo yang mempercayakan posisi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kepada Gusti Ayu Bintang Darmawati, berdampak pada kursi jabatan di Pemkot Denpasar. Pasalnya, Bintang Darmawati sedang menjabat sebagai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Denpasar. Akibat dari tugas barunya di kementerian tersebut, kini posisi tersebut lowong. Dikonfirmasi Minggu (27/10) kemarin, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, terkait dipilihnya Bintang Darmawati yang tidak lain istri dari mantan Menteri Koperasi dan UKM A.A. Gede Ngurah Puspayoga ini sebagai menteri, posisinya di Asisten akan diisi sesuai dengan prosedur. Artinya, akan diisi dengan pejabat pelaksana tugas (plt). Hanya, pihaknya belum melakukan pengisian, karena baru saja dilantik. ‘’Soal itu nanti saja, kan prosedurnya tetap seperti yang lainnya. Pak Wali akan tunjuk Plt. dulu. Ini kan di sebelah ada Asisten I, kan bisa rangkap dulu Pak Toya (I Made Toya - red),’’ jelasnya. (ara)
Parkir Progresif di RSUD Wangaya
Penunggu Pasien Diharapkan Bebas Parkir
Denpasar (Bali Post) Penerapan parkir progresif terbatas yang dilakukan RSUD Wangaya mulai mendapat respons dari penunggu pasien. Bahkan sejumlah keluarga pasien sudah menyampaikan informasi tersebut kepada para wakil rakyat di Denpasar. Karena itu, dewan berharap agar kebijakan parkir progresif tersebut tidak berlaku bagi penunggu pasien. Anggota DPRD Denpasar A.A. Susruta Ngurah Putra, Sabtu (26/10), mengaku mendapat sejumlah keluhan dari beberapa keluarga pasien yang saat ini sedang dirawat. Pihaknya menyampaikan pengenaan tarif progresif oleh RSUD Wangaya cukup positif. Hal ini agar tidak ada parkir yang dilakukan oleh pihak luar dan dalam waktu yang cukup lama. Hanya kebijakan ini harus ada keadilan bagi keluarga pasien. ‘’Cukup satu keluarga penunggu pasien harus dibebaskan dari kebijakan ini. Karena mereka biasa keluarmasuk untuk keperluan pasien. Jadi saya usulkan agar penunggu pasien dapat kemudahan dalam kebijakan parkir progresif ini. Caranya bisa dengan memberikan kartu penunggu pasien,’’ ujar politisi Demokrat ini. Sebelumnya diberitakan, sebagai upaya memberikan pelayanan maksimal bagi pasien dan masyarakat, RSUD Wangaya Denpasar kembali merealisasikan kebijakan. Hal ini dilaksanakan dengan penerapan parkir progresif terbatas di lingkungan RSUD Wangaya. Wakil Direktur RSUD Wangaya Kota Denpasar A.A. Putra Dhyana menjelaskan bahwa penerapan parkir progresif terbatas ini merupakan salah satu upaya guna mengatasi padatnya parkir di RSUD tertua di Kota Denpasar ini. Diharapkan dengan adanya parkir progresif terbatas ini mampu menekan waktu berkunjung masyarakat, sehingga pasien memiliki waktu yang lebih lama untuk beristirahat. ‘’Pada prinsipnya, pelayanan rumah sakit bermuara pada kesembuhan pasien, sehingga berbagai faktor untuk mendukung hal tersebut harus kita ciptakan bersama, salah satunya adalah mengatur jumlah pengunjung atau pembesuk sehingga waktu beristirahat pasien bisa lebih maksimal guna mendukung kesembuhan pasien,’’ ujar Gung Dhyana. Lebih lanjut dijelaskan bahwa penerapan parkir progresif terbatas ini telah dimulai penerapannya pada Selasa (22/10) mulai pukul 00.00 Wita. Sehingga diharapkan seluruh pengunjung dimohon untuk dapat memaklumi guna mendukung pelayanan maksimal di rumah sakit. (kmb12)
PILKEL - Suasana pencoblosan pilkel di TPS 10 Sumerta Kelod, Minggu (27/10) kemarin.
Hasil Sementara Pilkel
Sejumlah ’’Incumbent’’ Tumbang Denpasar (Bali Post) -
Pelaksanaan pencoblosan pemilihan perbekel (pilkel) telah berlangsung, Minggu (27/10) kemarin. Data hingga pukul 17.00 Wita menunjukkan sejumlah calon incumbent (petahana) tumbang. Perolehan suara untuk sang penantangnya lebih banyak. Bahkan ada yang hanya selisih delapan suara saja. Seperti yang dialami calon incumbent dari Desa Dangin Puri Kangin IGN Putrawan. ‘’Sementara ini saya kalah, selisih hanya delapan suara. Mudah-mudahan ada perubahan,’’ ujar Putrawan, kemarin. Dari rekap sementara, incumbent yang tumbang juga terjadi di Desa Tegal Harum. Posisi calon incumbent Sunarta memperoleh suara yang lebih kecil dari penantangnya. Hasil berbeda justru
terjadi di Sanur Kaja, Sanur Kauh, Pemecutan Kelod yang menunjukkan calon incumbent unggul. Pada pilkel kali ini terdapat 61 orang calon dari 23 desa bersaing memperebutkan kursi pimpinan desa masingmasing. Dari 61 calon tersebut, terdapat 18 orang calon incumbent atau petahana, serta tiga orang calon perempuan. Mereka ini tersebar di semua kecamatan. Pantauan suasana sejumlah TPS terlihat sudah
mulai didatangi warga desa setempat untuk melakukan pencoblosan sejak pagi. Seperti yang terlihat di TPS 10 Sumerta Kelod. Lokasinya di SMK PGRI 3 Denpasar, Jalan Drupadi. Di TPS ini terlihat Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama istri Nyonya I.A. Shelly Mantra melakukan pencoblosan. Tampak hadir memantau di TPS ini di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa I.B. Alit Wi-
radana, Camat Dentim Wayan Herman, Kabag Humas Dewa Gede Rai, bersama jajarannya. Rai Mantra mengajak masyarakat dalam pilkel ini untuk mengedepankan adat dan budaya. ‘’Maprekanti dan manyamabraya harus dikedepankan, sehingga pelaksanaan pilkel berjalan aman, kondusif, damai dan lancar,’’ ujarnya seusai melakukan pencoblosan. Rai Mantra menambahkan, kepentingan membangun desa menjadi hal utama. Ia mengimbau agar seluruh masyarakat Denpasar yang sedang melaksanakan pilkel ikut menjaga ketertiban dalam suasana yang kondusif dan nanti mampu menerima apapun hasil dari pilkel ini.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pilkel Denpasar I Made Toya mengatakan, secara umum di setiap desa terdapat dua hingga tiga orang calon. Hanya di Peguyangan Kangin yang terdapat calon maksimal, yakni lima orang. Di Sidakarya juga cukup banyak, yakni empat calon yang akan memperebutkan kursi perbekel di desa tersebut. Menariknya, di Sidakarya ini tidak ada calon incumbent yang ikut bertarung lagi. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Derita Keluarga Nyoman Sadra
Tiga Anaknya Alami Disabilitas BEBAN hidup yang harus dipikul pasangan suami-istri Nyoman Sadra (60) dan Nengah Sumerti (47) memang sangat berat. Tiga dari enam anak pasutri yang bermukim di wilayah Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar ini mengalami disabilitas atau orang dengan kebutuhan khu-
sus. Ditemui di kediamannya, dua anak Nyoman Sadra yang mengalami disabilitas tidur-tiduran di lantai ubin beranda rumahnya. Sementara anak pertamanya yang juga disabilitas sedang tidur di dalam kamar. Sadra yang menikahi Nengah Sumerti ini mengatakan, tiga anaknya
Topik : sektor pariwisata lesu Bali Post/san
DISABILITAS – Pasangan suami-istri Nyoman Sadra dan Nengah Sumerti bersama anak ketiga mereka, Komang Supartika, yang mengalami disabilitas.
yang mengalami disabilitas adalah anak pertama Wayan Suardika (27), anak ketiga Komang Supartika (23) dan anak keenam Ayu Sekarini (7). Warga asal Desa Ulakan, Manggis, Karangasem ini pindah ke Denpasar tahun 1996 bersama istri dan anaknya untuk mencari pekerjaan. Mengenai anak-anaknya yang mengalami disabilitas, Sadra mengaku tidak tahu apa penyebab pastinya. Ia dan sang istri bukanlah saudara dekat. ‘’Kalaupun ada hubungan keluarga, itu jauh sekali. Dari garis keturunan memang ada yang mengalami hal yang sama (disabilitas - red),’’ ujarnya. Di usianya yang tidak muda lagi, Sadra mengaku tidak bisa bekerja seperti dulu menjadi buruh bangunan. Saat ini ia bekerja sebagai pekerja di pengelolaan pupuk kompos milik Pemprov Bali. ‘’Karena tidak bisa naik sepeda motor, saya biasanya jalan kaki ke tempat kerja,’’ ujarnya. Saat ini hanya anak keenamnya saja yang rutin dibawa rawat jalan ke rumah sakit untuk menjalani terapi. Untuk merawat ketiga anaknya, Sadra melakukannya bersama sang istri, Sumerti. Hingga saat ini ketiga anaknya yang mengalami disabilitas belum bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan pribadinya. ‘’Tidak bisa makan, mandi atau buang air sendiri. Semuanya masih dibantu,’’ ujarnya. Meski diakui untuk orang seusianya cukup berat merawat tiga
anak disabilitas, tapi Sadra tidak mengeluh. Ia mengaku banyak yang membantu. Di samping itu, ia tinggal satu lahan bersama saudaranya yang lain yang bernasib sama. ‘’Di sini ada tiga KK. Masing-masing KK memiliki anggota keluarga disabilitas. Kami semua masih keluarga. Jadi saling membantu,’’ ujarnya. Sementara itu, Perbekel Desa Dangin Puri Kelod Denpasar Made Sada mengatakan, tiga KK ini tinggal di wilayah Desa Dangin Puri Kelod sejak lima tahun lalu. Mereka tinggal di rumah yang dibangun di atas lahan milik Pemprov Bali. ‘’Dulu mereka kos di Jalan Bung Tomo. Namun sejak lima tahunan pemerintah membantu memberikan rumah di atas lahan milik Pemprov Bali. Karena masuk daerah Desa Dangin Puri Kelod, tiga KK ini menjadi tanggung jawab kami,’’ ujarnya. Karena tidak memiliki pekerjaan tetap, kata Sada, keluarga ini menggarap lahan yang ada di belakang rumah. Untuk membantu meringankan beban keluarga tersebut, menurut Sada, selain fasilitas untuk warga tidak mampu dari pemerintah diberikan seperti JKN dan lainnya, pihak desa biasanya juga mengarahkan bantuan-bantuan dari donatur kepada keluarga ini. ‘’Desa Dangin Puri Kelod memiliki pekerja sosial masyarakat. Keluarga ini menjadi salah satu perhatian kami,’’ tegasnya. (san)
Pemkot Denpasar Raih Anugerah Pandu Negeri
Rai Mantra Dinobatkan sebagai Pemimpin Inovatif LAGI-LAGI Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar meraih penghargaan tingkat nasional. Setelah sebelumnya meraih predikat terinovarif dari Kemendagri dalam Inovative Goverment Award 2019, kini Kota Denpasar meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Penghargaan Anugerah Pandu Negeri kategori Gold, karena dinilai terbaik Tata Kelola Pemerintahan, Pengembangan Ekonomi, dan Program Anti Korupsi. Selain itu, dalam ajang tersebut Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dinobatkan sebagai pemimpin inovatif nasional. Rai Mantra satu-satunya kepala daerah dari Bali yang dinobatkan sebagai pemimpin inovatif Indonesia bersama lima kepala daerah lainnya, yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Bupati Sleman Sri Purnomo,
dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Penghargaan dari Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) ini diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Penasihat IIPG yang juga Wakil Presiden RI Periode 2009-2014 Prof. Boediono, diterima Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Denpasar Made Toya mewakili Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (25/10) malam. Prof. Dr. H. Boediono Wakil yang juga selaku Ketua Dewan Penasihat IIPG mengatakan, reformasi birokrasi tidak sekadar menghilangkan hal yang menghambat proses birokrasi, tapi membangun sistem itu sendiri yang dapat menghasilkan pelayanan yang baik dan tanpa hambatan. Regulasi menjadi hal penting agar kegiatan ekonomi, sosial, dan investasi masuk.
“Ini menjadi pemikiran kita semua demi negeri kita tercinta ini. Selamat kepada penerima penghargaan,” ujarnya. Wali Kota Rai Mantra mengatakan, penghargaan ini menjadi prestasi sekaligus evaluasi bagi Pemkot Denpasar dalam bidang tata kelola pemerintahan. Hal ini sejalan dengan motto Sewaka Dharma (melayani adalah kewajiban) untuk mewujudkan Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya dalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan. Pada Tahun 2020, pembangunan Denpasar diprioritaskan pada peningkatan kapasitas SDM didukung pendidikan dan kesehatan yang berkualitas. Di samping itu, pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas, membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kondusif menumbuhkembangkan wirausaha, me-
mantapkan pembangunan pariwisata berbasis budaya, dan memantapkan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Dalam perjalanannya, implementasi inovasi ini dapat mencapai sustainable development goals mengacu pada konsep Tri Hita Karana, meningkatkan kinerja tata pemerintahan dan pelayanan publik. Semua inovasi yang diluncurkan dapat diukur dalam Indeks Pembangunan Manusia Kota Denpasar, yang mana saat ini mencapai angka 83.30 dan Indeks Kebahagiaan masyarakat Kota Denpasar mencapai angka 74,64. Inovasi Sewaka Dharma yang berarti melayani adalah kewajiban diluncurkan pada tahun 2008 sebagai langkah awal reformasi birokrasi. Inovasi ini dilakukan dengan penguatan regulasi dari pusat dan daerah. Seluruh ASN di Pemkot Denpasar
menjadikan spirit Sewaka Dharma dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semua inovasi didasarkan pada smart city, heritage city dan creative city dan dengan pendekatan filosofis dan teoritis sehingga tujuan inovasi yakni kemanfaatan kepada masyarakat dapat tercapai. Sementara itu, Ketua Umum IIPG Sigit Pramono mengatakan, Anugerah Pandu Negeri diberikan kepada pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia yang memiliki kinerja dan tata kelola terbaik, serta pemimpin inovatif yang berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola pemerintahan. “Kalau tata kelolanya baik harus memberikan manfaat yang baik kepada masyarakat, terutama dalam pertumbuhan ekonomi. Kami menilai 548 pemerintah daerah yang
ANUGERAH - Wali Kota Rai Mantra foto bersama OPD terkait dalam penerimaan Anugerah Pandu Negeri dan Pemimpin Inovatif di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (25/10) malam. terdiri dari 34 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota dan kota administrasi, dengan kriteria aspek performance yang meliputi pertumbuhan ekonomi, pengembangan manusia, dan breakthrough
result (transformative and innovative). Di samping itu, juga ada aspek governance yang meliputi tata kelola keuangan, pemerintahan, serta semangat anti-korupsi,” jelasnya. (ad806)
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
Meriah, Pesta Rakyat Dasawarsa Mangupura Balai Budaya Milik Masyarakat Badung yang akan Diwariskan kepada Generasi Milenial
RIBUAN masyarakat memadati Balai Budaya Giri Nata Mandala, Sabtu (26/10) malam. Kedatangan masyarakat tersebut untuk menyaksikan pesta rakyat dan menikmati kuliner gratis dalam rangka HUT Ibu Kota Kabupaten Badung, Mangupura yang ke-10. Peringatan HUT ditandai dengan pemutaran cakra oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa dan Ketua DPRD Badung I Putu Parwata. Pemutaran cakra memiliki filosofi atau arti Kabupaten Badung yang selalu bergerak, kuat dan bermanfaat. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen serta masyarakat yang telah mendukung rangkaian kegiatan perayaan HUT Mangupura tahun ini. ‘’Kepada masyarakat, OPD, Listibiya, kami sampaikan terima kasih atas kerja kerasnya un-
tuk kegiatan ini,’’ ujarnya. Perayaan dasawarsa Mangupura ini, kata Giri Prasta sangat spesial karena untuk pertama kalinya digelar di Balai Budaya Giri Nata Mandala dengan mengangkat tema tahun ini yakni, “Bangun Çakti Gunamukti”. “Bangun Çakti Gunamukti yang artinya Badung Bergerak, Kuat, dan Bermanfaat. Saya bersama Listibiya sampai mengambil lontar untuk mengangkat tema ini,’’ katanya. Bupati Giri Prasta mengungkapkan, tahun ini pihaknya sengaja mengundang dan mengkolaborasikan penyanyi-penyanyi kuat dari berbagai aliran musik yang memiliki penggemar atau fans yang banyak. ‘’Dewi Persik adalah generasi milenial fenomenal yang mempunyai komitmen dan konsistensi. Nanoe Biroe merupakan Duta HIV Provinsi Bali, sedangkan Joni Agung & Double T dan Lolot Band seperti kita tahu memiliki penggemar
yang sangat banyak dan fanatik. Bersatunya penyanyi atau band ini di atas panggung tentu harapan kita para penggemarnya pun ikut bersatu sehingga momen ini bukan hanya sekadar hiburan semata, tetapi sebagai bentuk pemersatu berbagai latar belakang, tidak saja di Badung tapi juga di Bali,’’ tuturnya. Balai budaya, kata Bupati asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang ini, merupakan milik masyarakat Badung yang akan diwariskan kepada generasi milenial. Balai budaya sengaja dikonsep agar bisa menjadi wahana seniman Badung untuk mengakselerasikan ide-ide seni yang dimiliki. ‘’Sekarang kita sudah bisa memilih dan memilah mana tarian sakral, mana tarian kolaborasi seniman. Seniman dan sekaa teruna yang dibutuhkan adalah panggung. Sekarang kita sudah punya,’’ terang Giri Prasta. Masyarakat yang hadir dalam acara Sabtu malam
Sektor Pariwisata Lesu
Mangupura (Bali Post) -
Kondisi sektor pariwisata Badung menjelang akhir tahun mengalami kelesuan. Hal itu tercermin dari data kunjungan wisatawan yang tercatat hanya mencapai 573.105 orang pada September 2019. Berbeda dengan bulan sebelumnya yang mencapai 605.133 orang. Bahkan dibandingkan dengan tahun 2018, kunjungan wisatawan pada September mencapai 587.698 atau lebih banyak 14.593 orang dibandingkan periode yang sama tahun ini. Kendati demikian, Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra optimis tingkat kunjungan wisatawan akan melonjak pada penghujung tahun ini. ‘’Kami yakin mulai akhir Oktober ini hingga membeludak kunjungan di bulan Desember mendatang,’’ ujar Badra, Sabtu (26/10) lalu. Dia mengakui, jika dilihat dari tahun sebelumnya atau di tahun 2018 kunjungan wisatawan ke Badung hingga Sep-
tember mencapai 4.938.694 orang. Sedangkan di 2019 hingga September, kunjungan wisatawan baru mencapai 4,642.586 atau mengalami penurunan sebanyak 296.108 atau enam persen. ‘’Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya kunjungan wisatawan ke Badung memang mengalami penurunan. Kami berharap di akhir tahun atau bulan Desember mengalami pening-
katan,’’ ujar Badra. Birokrat asal Kuta itu mengatakan, wisatawan yang mendominasi tingkat kunjungan ke Badung adalah wisatawan Australia, disusul China, Jepang, Inggris, dan India. ‘’Di bulan September ini jumlah kunjungan wisatawan yang mengalami peningkatan yakni wisatawan India. Hanya saja peningkatan mencapai 16,49 persen,’’ jelasnya. (kmb27)
Bali Post/edi
SOSIALISASI - Sosialisasi bagi kader BKKBN tidak hanya terkait kesehatan, tetapi juga dalam rangka memperkuat pemahaman ideologi Pancasila.
Tanamkan Nilai Pancasila dari Tingkat Keluarga
Mangupura (Bali Post)Kemajuan teknologi serta masuknya budaya luar harus diantisipasi supaya tidak merongrong nilai-nilai Pancasila. Untuk itu, pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan mulai dari tingkat keluarga. Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka menyampaikan, nilai-nilai Pancasila diharapkan benar-benar hidup mulai dari tingkat keluarga. Pihaknya berharap, ideologi Pancasila tidak sekadar menjadi slogan biasa akan tetapi benar-benar dihayati sehingga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan bersama keluarga. ‘’Dengan demikian, dampak buruk yang tidak mencerminkan kehidupan berbangsa dan bernegara bisa diminimalisir,’’ ucapnya di so-
sialisasi kesehatan dan pemahaman ideologi Pancasila bagi kader BKKBN, Sabtu (26/10) lalu, di Kuta. Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga BKKBN M. Yani mengatakan, dalam kerangka penguatan pemahaman Pancasila, pihaknya melaksanakan sosialisasi kesehatan yang dipadukan dengan pemahaman Pancasila. Hal ini merupakan bagian dari program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK) yang salah satu tugas pokoknya memberikan pemahaman ideologi Pancasila untuk menghindari terjadinya perilaku hidup yang menyimpang. ‘’Jika suatu keluarga tidak dibekali oleh pemahaman budi luhur yang baik, maka bukan tidak
mungkin akan berdampak buruk bagi kehidupan keluarga itu sendiri,’’ ujarnya. Program semacam ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas ketahanan keluarga yang berpedoman pada nilai-nilai Pancasila yang pada akhirnya bertujuan meningkatkan kualitas ketahanan keluarga. Selama ini nilai-nilai Pancasila sudah tertanam dalam keluarga. Namun ia merasa nilai-nilai Pancasila masih perlu untuk diperkuat. ‘’Di Bali saya rasa nilai-nilai Pancasila dalam keluarga sudah kuat. Itu yang akan kami tularkan ke daerah-daerah lain. Kami juga berencana untuk menjadikan Kabupaten Badung, Bali, sebagai pilot project pembentukan Keluarga Pancasilais,’’ katanya. (kmb23)
lalu dihibur oleh sejumlah artis, seperti Dewi Persik, Lolot Band, Joni Agung & Double T, Nanoe Biroe, Dyana Prasta, Gek Trias, D’Antoni, Mangupura Band, persembahan tari inagurasi dari Listibya Badung, serta lawak Celekontong Mas. Bagi masyarakat yang tidak bisa masuk ke gedung, di luar gedung disiapkan layar LED ukuran 4x6 meter. Kapasitas outdoor 10.000 penonton. Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta dan Wabup Suiasa juga ikut berkolaborasi dengan grup band di atas panggung menyanyikan beberapa lagu untuk menghibur masyarakat. Di akhir acara, Bupati dan Wabup beserta istri secara bersamaan tampil dengan para penyanyi pendukung acara. Walau dipadati ribuan masyarakat serta para fans grup band masing-masing, rangkaian pesta rakyat Dasawarsa Mangupura berjalan dengan aman dan lancar. (ad808)
PESTA RAKYAT - Bupati Badung Giri Prasta didampingi Wabup Ketut Suiasa dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata memutar cakra dalam Pesta Rakyat HUT ke-10 Mangupura, Sabtu (26/10) malam.
Peserta Difabel Ramaikan ”Body Painting” NDF 2019 Mangupura (Bali Post) Puluhan seniman lukis body painting memeriahkan event Pesona Nusa Dua Fiesta (NDF) 2019, Sabtu (26/10) lalu. Dengan mengambil tema “Coloring The Beauty of Bali”, pada momen ini sedikitnya ada 50 pelukis ambil bagian melukis tubuh puluhan model yang berasal dari berbagai negara. Menurut Managing Director ITDC I G.N. Ardita, selain seniman dalam negeri dan luar negeri yang menarik dalam kegiatan body painting kali ini juga diikuti oleh peserta difabel atau dengan kebutuhan khusus. Ada dua peserta yang dengan kebutuhan khusus yang terlibat. Menurut Ardita, hal ini
sebagai bentuk apresiasi dan memberikan ruang kepada mereka agar terus mengeksplorasi dan menunjukkan kepada khalayak umum terkait kemampuan yang mereka miliki. ‘’Keterlibatan orang dengan kebutuhan khusus merupakan hal yang baik bagi kita ke depan. Ini juga untuk mengapresiasi keberadaan mereka untuk dipertunjukkan kepada umum,’’ jelasnya. Dikatakannya, Pesona NDF kali ini lebih beragam dan meriah. Event ini menampilkan berbagai pertunjukan budaya dan musik, seperti Culture Illusionist, Colossal Dance dan tiga band tanah air ternama, guna menarik minat wisatawan dari
berbagai generasi. ‘’Kami targetkan pengunjung tahun ini dapat mencapai 15 ribu orang selama tiga hari penyelenggaraan NDF 2019 yaitu mulai 25 Oktober sampai 27 Oktober 2019,’’ ujarnya. Salah satu agenda yang menarik dalam NDF adalah body painting atau melukis di tubuh manusia. Kegiatan yang sudah rutin dilakukan setiap gelaran NDF dan akan terus dievaluasi. Untuk kali ini, sebanyak 50 peserta baik dari dalam maupun luar negeri terlibat dalam ajang ini. Bukan hanya melukis, mereka juga ada yang menjadi model. ‘’Dengan melihat antusias peserta dan model, bahkan banyak wisatawan asing yang terlibat langsung,
kemungkinan kegiatan body painting ini akan menjadikan ini suatu kalender event tersendiri,’’ jelasnya. Pertunjukan lainnya yang memeriahkan NDF 2019 adalah live musik dari berbagai musisi lokal Bali dan nasional serta pertunjukan budaya dan beragam kontes. Di antaranya, tari Pendet 100 penari anak-anak, drone race and photography contest, parade ngelawang, traditional dance, colossal dance dari beberapa daerah di Indonesia, seperti tari Topeng Bekasi, tari Mapolana Sulbar, dan tari Reog Ponorogo, fashion carnaval, make up challenge, kids station, cooking competition, dan cover song creativity. (kmb23)
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Tokoh Agama dan Budayawan Bali ”Bedah’’ Pemikiran Almarhum I Gusti Bagus Sugriwa SEJUMLAH tokoh agama dan budayawan di Pulau Dewata kembali ‘’membedah’’ pemikiranpemikiran dan kiprah almarhum I Gusti Bagus Sugriwa dalam seminar yang bekerja sama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Jumat (25/10) lalu. I Gusti Bagus Sugriwa merupakan sosok perintis pembaruan agama Hindu, bahkan dapat dijuluki ‘’Mpu Ageng Kebudayaan Bali’’. Seminar bertajuk ‘’I Gusti Bagus Sugriwa Dalam Lintasan Sejarah Pembangunan Negara dan Agama Hindu’’ ini menghadirkan sejumlah pembicara. Di antaranya Ida Padanda Gede Putra Yoga (mantan murid almarhum), Ida Padanda Gede Wayahan Wanasari (mantan pengurus Yayasan Dwijendra), Prof. Dr. I Made Bandem (tokoh seni budaya), Drs. Ida Bagus Putu Suamba, M.A., Ph.D. (pemerhati Siwa Budha), Ida Wayan Oka Granoka (mantan murid almarhum), I Nyoman Rema, S.S., M.Phil.H. (penulis tesis mengenai IGB Sugriwa), dan Putu Eka Guna Yasa, S.S., M.Hum. (akademisi). Ketua Panitia Seminar I G.B. Agung Suddhajinendra HS, S.ST. Par. mengatakan, tujuan seminar ini untuk menggugah semangat generasi muda untuk lebih menguatkan pemahaman tentang agama, tradisi, adat, seni dan budaya Bali untuk menghadapi tantangan era global. Ketua Dewan Pembina Yayasan I Gusti Bagus Sugriwa, Ida Rsi Agung Wayabya Suprabhu Sogata Karang, memaparkan IGB Sugriwa dipandang sebagai cendekiawan Bali karena telah merumuskan banyak hal tentang agama Hindu di Bali. Dia juga sangat intens memperjuangkan agar agama Hindu Bali diakui negara. Berkat kedekatannya dengan Bung Karno dan perjuangannya bersama teman-teman berdiskusi dengan Menteri Agama kala itu, sehingga akhirnya pada 5 September 1958 terbitlah Surat Keputusan Menteri Agama RI yang mengakui keberadaan agama Hindu Bali.
FOTO BERSAMA - Ketua Dewan Pembina Yayasan IGB Sugriwa berfoto bersama para penerima I Gusti Bagus Sugriwa Nugraha. Sebagai cendekiawan, IGB Sugriwa juga banyak dilibatkan dalam pendirian berbagai lembaga pendidikan. Di antaranya Yayasan Dwijendra, STAHN yang kini bernama Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Kokar Bali kemudian ASTI yang kini menjadi ISI Denpasar, IHD atau yang kini dikenal Unhi Denpasar. Selain itu, IGB Sugriwa yang telah berpulang pada 22 November 1977 (usia 77 tahun) juga menjadi salah satu penyusun Puja Tri Sandhya bersama beberapa tokoh lainnya dan sekaligus menjadi salah satu sosok pendiri Parisada Hindu Dharma Bali yang sekarang menjadi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). Di bidang pemerintahan dan organisasi, IGB Sugriwa pernah menjabat anggota Dewan Pemerintah Daerah (DPD) Bali bidang agama, kebudayaan, kehakiman, keuangan, pertanahan dan balai kemasyarakatan, anggota Dewan Nasional, anggota DPA, Front Nasional dan Kwarnas Pramuka. ‘’Dari berbagai pemikiran Beliau,
setidaknya ada tiga harapan utamanya, yakni corak agama Hindu yang ada di Bali tetap seperti yang diwariskan para leluhur karena terbukti sudah teruji oleh zaman berabad-abad lamanya, tinggal memoles di sana-sini disesuaikan dengan perkembangan zaman, namun doktrin dasarnya jangan sampai terkikis,’’ tandasnya. Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama Prof. Ketut Widnya yang membuka acara seminar mengatakan, pemikiran-pemikiran IGB Sugriwa masih sangat relevan untuk direalisasikan dalam era Revolusi Industri 4.0. Sehingga sangat penting untuk diwarisi dan dibagikan kepada generasi milenial, khususnya terkait agama Hindu. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan ISI Denpasar Dr. Drs. I Gusti Ngurah Seramasara melihat IGB Sugriwa sebagai pejuang Hindu yang luar biasa, karena berjuang menghadapi berbagai tekanan tokoh agama lainnya saat itu untuk menembus agar agama Hindu dapat diakui negara. (ad801)
Prodi Ilmu Hukum FH UNR Raih Akreditasi A
PROGRAM Studi (Prodi) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai (FH UNR) Denpasar meraih akreditasi A. Akreditasi unggul ini diraih setelah memenuhi 7 standar yang telah ditetapkan BAN-PT. Seperti visi dan misi, tata pamong atau kepemimpinan, mahasiswa dan lulusan, kurikulum, sumber daya manusia, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Dekan FH UNR Dr. I Wayan Putu Sucana Aryana, S.E., S.H., M.H. mengatakan peraihan akreditasi A ini sudah sesuai keputusan BAN-PT No.3882/SK/BANPT/Akres/S/X/2019 sejak tanggal 15 Oktober 2019 sampai dengan 15 Oktober 2024. Peraihan akreditasi A tentunya tidak mudah, karena dibutuhkan perjuangan serta persiapan yang cukup matang, yakni harus mampu memenuhi 7 standar yang dibutuhkan oleh BAN-PT. ‘’Adapun 7 standar yang dimaksud di antaranya visi-misi, tata pamong atau kepemimpinan, mahasiswa dan lulusan, masalah kurikulum, SDM, penelitian serta terakhir pengabdian kepada masyarakat,’’ terangnya saat malam kekeluargaan dan keakraban civitas akademika FH UNR Denpasar di Auditorium UNR, Denpasar, Sabtu (26/10). Lebih jauhnya, peraihan akreditasi A yang diraih kali ini bisa dikatakan cukup membanggakan. Sebab, dari tahun 2009 hingga tahun 2019 FH UNR masih terakreditasi B. Selain itu, yang membanggakan lagi pada tahun ini, FH UNR juga memiliki 19 orang dosen dengan jumlah mahasiswa 800 orang. ‘’Peraihan akresitasi A untuk Prodi Ilmu Hukum FH UNR ini akan terus
AKREDITASI A - Prosesi serah terima sertifikat akreditasi A untuk Prodi Ilmu Hukum FH UNR di Auditorium UNR, Denpasar, Sabtu (26/10) malam. dipertahankan dengan baik ke depanya. Nantinya mahasiswa lebih dituntut mampu mengarah pada pembelajaran yang berbasis e-learning, termasuk juga penelitian dosen dan lainnya,’’ ucapnya. Sementara itu, Rektor UNR Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tenaya, M.Si. menanggapi terkait peraihan akresitasi A untuk Prodi Ilmu Hukum UNR, tentunya merupakan hal yang sangat membanggakan. Peraihan akreditasi A ini berkat kerja keras selama setahun, di mana untuk menyiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan oleh BAN-PT yakni bisa memenuhi 7 standar. Namun, ke depannya akan kembali dituntut untuk mampu mempertahankan akreditasi A tersebut dengan penambahan
standar, yakni 9 standar sesuai ketentuan dari BAN-PT. Agar bisa menciptakan perguruan tinggi yang betul-betul berkualitas, maka pihaknya akan berupaya memenuhi stardar yang ditetapkan BAN-PT. Apa pun persyaratan yang ditentukan BANPT untuk bisa meraih akreditasi yang terbaik sesuai keinginan, maka mau tidak mau UNR harus mampu memenuhinya. ‘’Apalagi bisa lihat kemampuan dosen dan pegawai di UNR saat ini sudah dirasakan cukup baik dalam segala bidang, asalkan semuanya bisa saling bekerja sama. Apa pun persyaratan yang diminta oleh BAN-PT ke depannya akan bisa terealisasi dengan baik, terutamanya dalam pemenuhan 9 standar,’’ tambahnya. (ad809)
Pelantikan Para Wakil Rektor Unwar Periode 2019-2023
Diharapkan Mampu Membuat Terobosan dan Berinovasi
SETELAH terpilih kembali menjadi Rektor Universitas Warmadewa (Unwar) periode 2019-2023, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. melantik para wakil rektor yang akan membantunya dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan wakil rektor dilakukan di Ruang Sidang Mandapa Unwar, yang diawali dengan upacara majaya-jaya di Pura Swagina Sri Ksari Unwar, Sabtu (26/10). Para wakil rektor yang dilantik merupakan wajah-wajah lama yang diberikan kepercayaan kembali untuk menjalankan programprogram yang belum tercapai guna meningkatkan kualitas Unwar ke depan. Terutama menuju Unwar go global tahun 2034 yang berbasis ekowisata. Wakil Rektor I dipercayakan kembali kepada Ir. I Nyoman Kaca, M.Si., Wakil Rektor II Ni Putu Partamawati, S.E., M.M. dan Wakil Rektor III Dr. Ir. I Wayan Parwata, M.T., IPM. Rektor Unwar Prof. Widjana mengatakan, dipilihnya kembali para wakil rektor ini melalui pertimbangan yang sangat matang untuk membangun Unwar yang lebih baik ke depannya. Apalagi, watak dari para wakil rektor ini telah diketahui yang sejalan dengan visi-misi Unwar. ‘’Setelah saya merenung, ya… akhirnya saya putuskan bahwa wakil-wakil rektor yang telah bekerja selama empat tahun saya ajak kembali untuk membangun Universitas Warmadewa ke depan. Saya sudah tahu watak-watak mereka, kelebihan dan kekurangannya. Mudah-mudahan pengalaman empat tahun ini bisa memberikan inspirasi kepada mereka sekaligus motivasi untuk lebih semangat lagi di dalam membangun Universitas Warmadewa,’’ ujar Prof.
LANTIK - Rektor Unwar Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. melantik para Wakil Rektor periode 2019-2023 yang disaksikan rohaniwan. Widjana. Pihaknya berharap para wakil rektor yang dilantik ini mampu mengemban tugas dengan baik. Sebab, tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks. Apalagi, dengan Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi (Mendikbud Dikti) dan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) baru yang milenial akan ada perubahan yang cukup fundamental, khususnya di Pendidikan Tinggi. ‘’Saya pastikan bahwa mereka dengan segala kelebihan dan kekurangannya bisa, paling tidak bekerja sama dengan saya untuk bersama-sama menggeret gerbong Unwar ke depan untuk menyongsong masa depan menuju go global 2034 yang berbasis ekowisata. Sehingga kita tidak ketinggalan dan itulah sebetulnya keinginan kita bersama untuk menjadikan Warmadewa bisa bersaing dalam kancah nasional maupun internasional,’’ tegasnya. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si.
mengaku belum puas dengan kinerja para wakil rektor sebelumnya yang dilantik kembali untuk periode 2019-2023 ini. Kendati demikian, pihaknya mengapresiasi atas pencapaian-pencapaian yang telah diraih selama empat tahun membangun Unwar. Diakuinya, selama empat tahun terakhir Unwar telah mengalami on the treck dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. ‘’Ada tantangan besar ke depan yang harus dikerjakan. Sebagaimana semangat yang dikumandangkan oleh Presiden bahwa dunia pendidikan menjadi trigger dalam meningkatkan SDM yang unggul. Saya mengajak Rektor dan para Wakil Rektor Warmadewa agar berpikir out of the box, tidak hanya melakukan hal yang rutin-rutin saja, mesti harus ada inovasi dan terobosan, serta hal baru yang dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan, terutama untuk meningkatkan akreditasi dengan 9 kriteria dalam pengisian borang institusi,’’ pungkasnya. (ad804)
Kemendagri, KMI Bali dan MPB Lakukan TOT Guru TK-Satgas Menwa di Bali
KEMENDAGRI dan Monumen Perjuangan Bangsal (MPB) melakukan kerja sama untuk menTOT para guru Taman Kanakkanak (TK) di Bali. Bidang yang dikerjasamakan adalah tentang Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). Kegiatan itu dilakukan sejak Rabu (23/10) hingga Jumat (25/10). Pelajaran di kelas dilakukan di Hotel Dinasty (Kuta) dan pelajaran praktik di MPB, menjelang penutupan (Jumat, 25/10). Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Kemendagri Dr. Prabawa Eka Soesanta mengatakan pihaknya ingin melakukan kegiatan pendidikan bela negara sejak bayi masih kandungan hingga pada komunitas manula. Hal ini penting agar sejak awal manusia Indonesia sudah dididik tentang konsep bela negara. Dengan demikian, manusia Indonesia tidak dididik ajaran radikal yang bisa membahayakan keutuhan bangsa. Hal itu dikemukakan saat menutup kegiatan TOT bagi guru-guru TK di Bali di MPB. Lebih lanjut dikatakan, anakanak TK sangat rawan disusupi paham radikal. Karena ajaranajaran yang diberikan pada saat TK akan sangat membekas di hari remaja dan hari tuanya. Untuk itu, Indonesia berpacu dengan waktu. Karena tidak mudah mengurus sebuah bangsa yang plural seperti Indonesia. ‘’Oleh karenanya, pendidikan bela negara secara intensif dilakukan sejak TK. Hal itu harus dilakukan semua komunitas,’’ katanya. Untuk itulah, ia sangat berterima kasih kepada pimpinan MPB karena sudah sejak awal telah melaksanakan pelatihanpelatihan sejenis. Pimpinan MPB Bagus Ngurah Rai, M.M., MBA. yang juga Ketua
Korps Menwa Indonesia mengatakan pihaknya memang terpanggil untuk melaksanakan pendidikan pendahuluan bela negara. Karena ia paham bahwa bangsa ini dibangun dengan sangat susah, dan dibela dengan banyak tetesan darah. Ia ingin pihak MPB tetap konsisten melanjutkan cita-cita yang telah diwariskan leluhurnya yakni membela NKRI. Guru TK yang menjalani TOT tentang PPBN tahun ini adalah 50 orang. Dengan demikian, hingga saat ini pihaknya telah menatar 7.000 orang kader PPBN. Hal itu dilaksanakan bekerja sama dengan Korps Mahasiswa Indonesia (KMI) serta berbagai pihak yang tergabung dalam pihak Gugus Kebangsaan. Kerja sama Kemendagri dengan KMI Bali dan MPB ini adalah merupakan proyek percontohan. Selanjutnya akan dievaluasi. Kalau hasilnya memang bermanfaat bagi anak-anak
dan bagi bangsa, maka kegiatan ini akan disebarakan ke seluruh Indonesia. Seorang guru TK peserta TOT Bela Negara ini menjelaskan, pihaknya sangat senang bisa ikut dalam kegiatan nasional seperti ini. ‘’Baru kali ini kami mendapatkan perhatian khusus,’’ ucapnya. Ia berjanji akan meneruskan konsep PPBN ini kepada temanteman sejawatnya. Dengan demikian, semua anak-anak TK di Bali memahami tentang bela negara. Konsep yang diajarkan adalah tentang pemahaman Pancasila, eklusivisme sosial, kesenjangan sosial, pelembagaan Pancasila, dan keteladanan Pancasila. Pada kesempatan itu, Ketua Umum MPB Dr. Bagus Putu Arhana, Sp.A(K). menyambut baik adanya kerja sama ini. Diharapkan kegiatan sejenis akan dapat diteruskan pada tahun-tahun yang akan datang. (ad788)
CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana
Bali Resik Sampah Plastik di Kawasan Pura Agung Jagatnatha dan Lapangan Puputan Badung HARDYSCORP yang didirikan putra Bali Gede Hardy dan Ketut Rukmini Hardy pada 11 Juli 1997, yang saat ini telah melepaskan seluruh aset unit bisnisnya guna penyelesaian kewajiban kepada seluruh krediturnya. Akan tetapi, HardysCorp tetap melakukan CSR HardysPeduli yang dilaksanakan melalui HardysFoundation dengan mendukung program Pemerintah Provinsi Bali untuk mewujudkan cita-cita dalam menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali. Tujuannya menciptakan kehidu-
pan krama Bali yang sejahtera dan bahagia sekala maupun niskala yang terkonsep dalam visi Gubernur Bali Wayan Koster yakni ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’. Implementasi dari konsep Tri Hita Karana yang berlandaskan Tri Kaya Parisuda ini juga tercantum dalam 9 Pilar HardysCorp. Melalui CSR HardysPeduli ikut melaksanakan secara nyata program Pemerintah Provinsi Bali yaitu Gerakan Semesta Berencana: Bali Resik Sampah Plastik. CSR HardysPeduli kali
ini melaksanakan kegiatan di kawasan Pura Agung Jagatnatha dan Lapangan Puputan Badung pada Sabtu (26/10). Kegiatan CSR HardysPeduli ini dilaksanakan dan dihadiri perwakilan keluarga HardysCorp, rekanan bisnis, masyarakat setempat dengan mengajak anakanak karyawan, generasi muda HardysCorp, Hillary Angelina Gardenia Hardy (Hillary Hardy yang saat ini sedang bersekolah di Grade 11 UWC SEA Singapore), Lilly Harmony Hardy, dan Jasmine Lovely Hardy, serta ikut
berpartisipasi siswa-siswi dan guru-guru SMK PGRI 5 Denpasar untuk mendapatkan edukasi secara nyata di lapangan. Konsep CSR HardysPeduli adalah mengutamakan pemberian bantuan dalam bentuk Jnana Yadnya melalui proses edukasi kepada masyarakat yang dilaksanakan setiap akhir pekan. Tidak hanya dilaksanakan di publik area atau kawasan wisata seperti pantai, namun HardysCorp juga melaksanakan CSR di tempat-tempat ibadah. Melalui CSR HardysPeduli diharapkan
BALI RESIK - Pelaksanaan kegiatan CSR HardysPeduli Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di kawasan Pura Agung Jagatnatha dan Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali, Sabtu (26/10). mampu membangun partisipasi masyarakat, terutama generasi muda untuk berperan aktif dalam perlindungan lingkungan hidup dan pentingnya menjaga keseimbangan alam dalam ajaran Tri
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Hita Karana yang berlandaskan Tri Kaya Parisuda yaitu ketika kita memberi pelayanan kepada alam semesta, maka alam semesta akan memberi pelayanan terbaiknya kepada kita. (ad800)
Senin umanis, 28 Oktober 2019
The Sukarno Center Apresiasi Penunjukan Figur Calon Kapolri oleh Presiden
Ingatkan Tragedi Bom Bali, Arya Wedakarna Berharap Tito Karnavian Tegas Berangus Ormas Radikal Anti-Pancasila LEMBAGA Internasional The Sukarno Center yang berbasis di Tampaksiring menyampaikan apresiasinya terhadap susunan Kabinet Indonesia Maju di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024. Dalam pandangan The Sukarno Center, komitmen dari pemerintahan Jokowi terkait dengan pertahanan Pancasila dari gerakan radikalisme menjadi perhatian utama dari The Sukarno Center. Demikian diungkapkan Sukmawati Soekarno Putri (Ketua Dewan Pembina The Sukarno Center) di sela-sela resepsi kenegaraan di Jakarta. Sukmawati menambahkan, ke depan pemerintahan Joko Widodo harus dikawal agar misi dan cita cita ‘’revolusi yang belum selesai’’ bisa tercapai dalam periode yang sangat singkat. ‘’Atas nama pribadi dan lembaga The Sukarno Center, saya mengucapkan selamat atas pelantikan Kabinet Joko Widodo. Kami memberikan apresiasi dan memuji bagaimana Jokowi mampu merangkul lawan politik untuk ikut
membangun bangsa. Ini sangat penting bagi pembelajaran generasi bangsa bahwa kepentingan bangsa di atas segala galanya. Satu hal yang menjadi perhatian dari The Sukarno Center adalah bagaimana agar program menyelamatkan Pancasila sebagai satu satunya ideologi bangsa adalah perjuangan prioritas,’’ kata Sukmawati Soekarno. Hal senada juga disampaikan Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (President The Sukarno Center). Ia berharap peran dari Kementerian Dalam Negeri RI ke depan sangat signifikan, terutama menyaring segala jenis aturan perundang-undangan yang dinilai anti-Pancasila. ‘’Saya memuji penempatan Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri. Jenderal Tito adalah figur yang sangat kental ke-Indonesiaannya dan contoh teladan yang loyal dengan Presiden Joko Widodo. Kami berharap agar ke depan peraturan perundang-undangan di Indonesia tidak tumpang tindih, terutama perda yang bisa menghambat in-
ISTANA – Sukmawati Soekarno Putri (Pembina The Sukarno Center) dan Dr. Arya Wedakarna (President The Sukarno Center) bersama Mendagri Tito Karnavian dalam acara resepsi kenegaraan di Istana Merdeka. vestasi, perda yang berbau agama lah-olah melawan UU di atasnya. tertentu dan juga perda yang seo- Belum lagi masalah penyimpangan
HUT Ke-30 Mapala Cakra Bhuwana PNB
anggaran yang dilakukan gubernur, bupati dan wali kota, itu sangat bisa dibereskan oleh Mendagri. Jadi penempatan mantan Kapolri di posisi Mendagri adalah keputusan cerdas. The Sukarno Center sangat mengapresiasi,’’ terang Gusti Wedakarna yang juga anggota DPD-RI asal Bali. Terkait dengan rencana untuk memberangus keberadaan ormasormas radikal di Indonesia, pihak The Sukarno Center menyatakan dukungan penuh, terlebih dengan adanya momentum penusukan mantan Menkopolhukam beberapa waktu lalu. ‘’Tragedi yang dialami Bapak Wiranto adalah alarm atau lonceng agar para kaum nasionalis bersatu padu. Kalau ditelisik lebih jauh pelaku adalah organ atau simpatisan dari gerakan radikalisme. Ini tentu menjadi peringatan bagi komponen bangsa. Kami mendukung jika Mendagri bersikap tegas terhadap keberadaan ormas-ormas radikal. Setelah pembubaran HTI beberapa waktu lalu, ke depan kita dukung pembubaran ormas radikal lainnya, termasuk keberadaan
forum-forum anti-Pancasila. Kita akan sampaikan masukan secara rutin kepada Presiden, Mendagri, Menkopolhukam, Kapolri dan Panglima TNI. Kita harus gotong royong membantu negara (Guru Wisesa) dalam memberangus radikalisme,’’ tegas Gusti Wedakarna yang juga bagian dari Komite I Bidang Hukum DPD-RI yang bermitra dengan Mabes dalam pembahasan dan pengawasan terhadap UU. Selain itu, The Sukarno Center memberikan apresiasi atas penunjukan dari Komjen Idham Aziz sebagai Kapolri pengganti Jenderal Tito Karnavian yang telah diangkat menjadi Mendagri. ‘’Setelah calon Kapolri disahkan DPR-RI, The Sukarno Center merencanakan melakukan pertemuan di Mabes terkait dengan sejumlah program kebangsaan dan dukungan akan peran Polri, khususnya terkait dengan ideologi. Yang penting, Indonesia aman dan negara stablil,’’ imbuh Arya Wedakarna (AWK) yang juga Direktur The Marhaenisme Institute ini. (ad812)
Wadahi Seniman Bali
Gelar Bakti Sosial ke Warga Tidak The Kayon Jungle Resort Buka Kelir Art Gallery Mampu Penderita Disabilitas MEMPERINGATI HUT ke-30, Mapala Cakra Bhuwana Politeknik Negeri Bali (PNB) menggelar acara bakti sosial, Minggu (27/10) kemarin. Pemberian bantuan berupa sembako diberikan kepada keluarga tidak mampu asal Karangasem yang tinggal di Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar. Dari tiga KK warga yang dibantu ini, delapan orang anggota keluarganya mengalami disabilitas atau orang dengan kebutuhan khusus. Ketua Panitia Kadek Evi Andayani mengatakan, adapun bantuan ini diberikan sesuai tema HUT Mapala Cakra Bhuwana PNB yaitu ‘’Kebersamaan Dalam Kesederhanaan’’. ‘’Kami memutuskan memberikan bantuan kepada KK tidak mampu di Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar karena mereka benar-benar membutuhkan. Awal tahu informasinya dari media sosial, di mana ada sekitar delapan orang dalam tiga KK ini menderita disabilitas,’’ ujarnya. Bantuan berupa sembako dan uang didapatkan dari hasil penjualan kaos serta donatur serta dari KPN PNB. Selain acara bakti sosial, kegiatan lain untuk merayakan HUT Mapala Cakra Bhuwana adalah dengan kegiatan bersihbersih di Pura Dalem Sakenan dan nantinya akan ada acara perayaan HUT yang mengundang Mapala lainnya. Adanya acara bakti sosial dari Mapala Cakra Bhuwana PNB ini disambut positif Perbekel Desa Dangin Puri Kelod Denpasar, Made Sada. Menurutnya, keluarga tidak mampu yang diberikan bantuan ini memang sangat membutuhkan bantuan. Sebab, selain delapan
BAKTI SOSIAL - Merayakan HUT ke-30, Mapala Cakra Bhuwana PNB menggelar acara bakti sosial, Minggu (27/10) kemarin di Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar. orang anggota keluarga menderita disabilitas, keluarga juga tidak memiliki pemasukan tetap. ‘’Di sini ada tiga KK. Totalnya ada delapan yang disabilitas. Tinggal di rumah yang dibangun di atas tanah milik provinsi. Para orangtuanya ada yang bekerja ada yang tidak. Untuk sekadar, mereka menggarap lahan yang ada di belakang rumah,’’ ujar Sada. Ia berharap bantuan seperti ini akan terus ada dan kontinu sehingga bisa meringankan beban keluarga tidak mampu ini. Sementara itu, Pembantu Direktur III PNB Gusti Ngurah Bagus Catur Bawa, S.T., M.Kom. men-
gatakan kegiatan Mapala Cakra Bhuwana ini diharapkan akan terus berlangsung dan kontinu. ‘’Jadi tidak hanya bergerak di bidang alam tetapi juga menyentuh masyarakat,’’ ujarnya. Kegiatan bakti sosial ini, menurutnya, juga sebagai penguatan peran PNB di bidang pengabdian masyarakat. Tentunya ke depan kontribusi PNB di masyarakat tidak hanya sekadar memberikan bantuan sembako ataupun bantuan yang sifatnya temporer namun bisa menerapkan ilmu bidangnya, sehingga tepat guna bagi masyarakat khususnya yang mengalami disabilitas. (ad805)
THE Kayon Jungle Resort by Pramana Experience yang berlokasi di Desa Bresela, Payangan, Gianyar membuka Kelir Art Gallery di dalam propertinya. Art Gallery sudah lama disiapkan The Kayon Jungle Resort dan kini dihidupkan dengan memberi ruang para seniman Bali untuk berpameran di galeri tersebut. Pameran pertama itu dilakukan pada Sabtu (26/10). GM The Kayon Jungle Resort Nengah Suweca mengatakan, nama Kelir sendiri diambil dari istilah wayang. ‘’Kita sebagai orang Bali pasti sudah tahu bahwa kelir itu dipakai untuk picturing wayang secara keseluruhan. Nah itu kita adopsi karena sebuah nama sangat penting ketika membuka usaha,’’ jelasnya. Sesuai dengan konsep awal The Kayon Jungle Resort yaitu one stop shopping place, sehingga Kelir Art Gallery dibuka. Sehingga tamu yang menginap, tidak hanya menginap namun juga dapat menikmati fasilitas yang lain seperti art gallery, butik, wahana bermain untuk orang dewasa yaitu Wanna Jungle Pool and Bar dengan kolam renang yang sangat iconic berlantai tiga. The Kayon Jungle Resort juga memiliki empat restoran. ‘’Jadi tamu ke sini tidak hanya menginap, tapi mereka juga dapat menikmati fasilitas yang tidak ditemukan di tempat lain,’’ ungkapnya. Nengah Suweca lebih lanjut menjelaskan tentang Kelir Art Gallery bertujuan untuk mengakomodir pelukis atau artist-artist lokal, yang bisa berpameran 3 kali atau setiap kuartal, setahun 3 – 4 kali. Karena secara umum galeri di Bali sebagian sudah eksis dengan baik dan aktif berpartisipasi pameran. Namun juga ada galeri yang tidak dikenal dengan
BERKUMPUL - Seniman berkumpul di Kelir Art Gallery. baik keberadaannya. ‘’Kita berusaha untuk mengakomodir semua lukisan itu, yang notabene pelukis Bali itu sudah sangat terkenal di mancanegara. Saya pernah melihat lukisan orang Bali di mancanegara tetapi di Bali sendiri baru sebagian. Orang Bali kadang– kadang lupa mengapresiasi karya seninya sendiri. Di sini kita sediakan wadah bagi anak–anak muda yang suka melukis dan berpameran untuk Bali go international,’’ bebernya. Owner The Kayon Jungle Resort I Putu Suryawan mengatakan, pameran di Kelir Art Gallery untuk memfasilitasi aktivitas seniman. Ada 10 seniman yang berpameran di galerinya selama 10 – 15 hari. Dibukanya galeri tersebut tak lepas dari kegemarannya akan karya seni. Maka dari itu ruang seni berupa galeri dibuat untuk mewadahi karya– karya seni tersebut, selain juga untuk melestarikan seni dan budaya Bali. Mengingat lukisan Bali memiliki ciri khas tersendiri, sehingga perlu dibuatkan ruang khusus untuk me-
mamerkan dan melestarikannya. Lukisan yang dipamerkan di sana diseleksi oleh tim seleksi. Pameran pertama kali diadakan itu diharapkan ke depan dapat berlanjut. ‘’Setiap dua bulan akan mengadakan agar tamu dari luar hotel atau dalam hotel sendiri dapat mengunjunginya, dan saya juga ingin agar tamu–tamu di sini tahu bahwa pelukis Ubud sebenarnya itu ada maestro seperti Nyoman Lempad,’’ tandasnya. Perwakilan seniman Jero Dukuh Nyoman Sumerta menyambut positif dengan adanya pameran di Kelir Art Gallery. ‘’Beliau (Putu Suryawan) sudah menyediakan tempat yang sanggat bagus, otomatis tempat ini akan men-support seniman kita untuk menampilkan karyanya dan lebih semangat untuk berkarya, saya mengapresiasi upaya ini,’’ ungkapnya. Pemilik galeri sejak 1981 ini menambahkan, situasi karya lukisan di Bali saat ini sangat lesu. Maka dengan adanya galeri ini menjadi salah satu upaya agar seni lukisan Bali tidak padam. (ad798)
Dalam Program Buleleng Beach Clean dan Edukasi Perbankan
CSR Bank CIMB Singaraja Karang Taruna Sari Bhuwana dan PPLP Pansophia Berkolaborasi Desa Pecatu Gelar Rembuk Budaya Upaya Memelihara Kearifan Lokal
Mangupura (Bali Post) Karang Taruna Sari Bhuwana Desa Pecatu, Kuta Selatan, menggelar rembuk budaya, menyatukan nusantara dengan budaya di Wantilan Murdha Ulangun Desa Adat Pecatu, Jumat (25/10). Kegiatan dengan tema ‘’Bicara Budaya; Indonesia Baik, Nusantara Becik, Kemana Kita Kembali,’’ dibuka kepala Dinas Sosial Badung Ketut Sudarsana. Rembuk budaya menyatukan nusantara dengan budaya ini menghadirkan pembicara yakni musisi Tri Utami, budayawan Budi Gunawan, seniman Bakti Wiyasa. Kegiatan yang disertai dialog dan dimeriahkan berbagai hiburan tersebut juga dihadiri Klian Desa Adat Pecatu sekaligus anggota DPRD Badung Made Sumerta, Camat Kuta Selatan I Made Widiana, Bendesa Adat se-Kuta Selatan serta tokoh masyarakat. Ketua Panitia sekaligus Ketua Karang Taruna Sari Bhuwana Desa Pecatu Nyoman Yoga Puniantara berharap rembuk budaya ini mampu menjadi wadah untuk berbicara, berbincang dan berunding terkait budaya Indonesia untuk mengetahui ke mana akan melangkah. Kegitan ini juga merupakan implementasi fungsi karang taruna yakni menumbuhkan, memperkuat dan memelihara kearifan lokal. Selain itu, juga memelihara memperkuat semangat kebangsaan, Bhinneka Tunggal Ika dan tegaknya NKRI. Menurutnya, pada kegiatan ini tidak hanya berbicara Bali saja. Pihaknya juga mengundang pemateri yang berasal dari luar Pulau Bali dengan latar belakang suku, agama
REMBUK BUDAYA - Suasana pembukaan rembuk budaya, menyatukan nusantara dengan budaya yang digelar Karang taruna Sari Bhuwana desa Pecatu, Kuta Selatan, di Wantilan Murdha Ulangun Desa Adat Pecatu, Jumat (25/10). yang berbeda. Bahkan pemateri, katanya, telah turun ke kampungkampung untuk membangkitkan, melestarikan budaya dan gambaran bagaimana keadaaan hambatan dan tantangan yang dihadapi untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal dan budaya setempat. Sehingga menjadi motivasi untuk semakin mencintai bidaya yang dimiliki. ‘’Berbicara tentang nusantara, pertanyaannya telah sejauh mana kita mencintai dan menjaga nusantara ini. Saat berbicara budaya tidak akan lepas dari kata warisan serta pertanyaan budaya yang seperti apa yang akan kita wariskan saat kita berbicara tentang saya Indonesia, saya Pancasila, NKRI harga mati. Usaha apa yang harus kita lakukan, beranjak dari hal tersebut kegiatan rembuk dilak-
sanakan,’’ ujarnya. Perbekel Desa Pecatu Made Karyana Yadnya memberikan apresiasi tinggi atas digelarnya rembuk budaya yang dilaksanakan Karang Taruna Sari Bhuwana Desa Pecatu. Menurutnya, budaya merupakan sumber kekuatan dan persatuan serta sebagai sumber energi baru dalam memenangkan persaingan era globalisasi. Hal ini, katanya, perlu diketoktularkan dalam melestarikan budaya dan merawat kebinekaan. Sementara itu, Kadis Sosial Kabupaten Badung Ketut Sudarsana mewakili Bupati Badung menyambut baik kegiatan yang pertama kali dilaksanakan. Hal ini, menurutnya, sangat tepat dalam situasi sekarang ini. Terlebih juga menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019. (kmb/k150)
AKSI peduli bagi Bank CIMB Kantor Cabang Singaraja dan PPLP Pansophia tampaknya memang tidak mengenal hari libur. Betapa tidak, karena aksi simpatik kolaborasi antara CIMB dan Pansophia yang dilabel dengan Corporate Social Responsibility (CSR) oleh kedua institusi, dilaksanakan Minggu (27/10) kemarin di sepanjang Pantai Pidada hingga Lovina, Kabupaten Buleleng. Menurut Koordinator Penyelenggara Komang Agus Sumanadi (pihak CIMB), program aksi peduli pantai dari sampah plastik serta edukasi layanan perbankan CIMB Niaga dilakukan sebagai wujud kepedulian sosial dalam rangka menyongsong dan memperingati Hari Sumpah Pemuda pada Senin (28/10). Pihak CIMB sebagai operator kegiatan sangat berterima kasih kepada PPLP Pansophia atas respons positif dalam program kemitraan ini. Apalagi membuat acara beach clean menjadi sangat masif, seakan mengubah warna pantai menjadi oranye karena tidak tanggungtanggung Pansophia menerjunkan total sivitasnya yakni 13 kelas mahasiswa yang dimilikinya. Baik peserta program PKKU yang merupakan hibah pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud maupun mahasiswa reguler D-1 dan D-2 serta seluruh tim manajemen dan dosen atau instruktur PPLP Pansophia. Branch Manager CIMB Singaraja Made Hermawati Diah Pertiwi mengaku sangat merinding menyaksikan gegap-gempita pasukan oranye anak-anak Pansophia dalam acara CSR kali ini. Ditanya alasan mengapa CIMB memilih Pansophia sebagai mitra dalam CSR, Herma -- demikian
istri Ketua DPRD Buleleng -- ini disapa menyatakan antara CIMB dan Pansophia memiliki hubungan kultural berlandaskan simbiosis mutualisme dalam kurun waktu yang sangat panjang. Semua proses school founding anak-anak Pansophia dipercayakan bank account-nya oleh Pansophia kepada CIMB. Selain itu, pihaknya juga tahu Pansophia adalah kampus yang konsisten dengan social mission-nya. Sebab, pihak CIMB paham bahwa setiap tahun puluhan anak-anak kurang mampu secara ekonomi diterima sebagai mahasiswa oleh kampus ini dengan sandi ‘’Pansophia Peduli’’. ‘’Dua alasan inilah yang memotivasi kami memilih bermitra dengan Pansophia dalam kegiatan CSR kali ini,’’ katanya. Ditanya target CSR, Herma dengan kalem menjawab tidak pasang target yang muluk-muluk. Pihaknya hanya ingin masyarakat tahu bahwa CIMB peduli kebersihan agar Bali bebas sampah plastik. ‘’Dengan cara ini kami berharap semoga masyarakat kita terketuk kesadarannya untuk hidup cerdas dengan meminimalisir
pemanfaatan plastik. Sebab, secara jangka panjang plastik dapat mengancam ekosistem kehidupan kita,’’ jelas Herma. Sementara itu, Direktur Pansophia Dr. Made Yudana mengungkapkan hal senada. ‘’Bahwa saya berterima kasih kepada CIMB Kantor Cabang Singaraja yang melibatkan Pansophia dalam kegiatan simpatik ini. Dan tidak kalah penting, sebagai Direktur Pansophia saya juga acungkan jempol karena para mahasiswa kami diedukasi oleh 13 orang coaching Tim CIMB Singaraja untuk paham bagaimana merencakan dan mengelola uang agar terhindar dari adagium ‘besar pasak daripada tiang’,’’ ucapnya. Hal ini penting bagi para mahasiswa karena edukasi yang diberikan pihak CIMB merupakan strategi preventif bagaimana mempersiapkan dan merencanakan kehidupan mereka setelah tamat. ‘’Alasan mendasar inilah yang menginspirasi saya dalam kapasitas sebagai Direktur Pansophia menyambut baik tawaran CIMB untuk berkegiatan di hari minggu seperti sekarang ini. Ya… hitung-hitung mempertebal amal kebajikan,’’ imbuhnya. (ad802)
Senin Umanis, 28 Oktober 2019 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Sumpah Pemuda dan Mimpi 2045 PRESIDEN Jokowi telah berancang-ancang mewujudkan Indonesia maju pada 2045. Bahkan, Jokowi telah merumuskan ‘’Mimpi Kita’’ yang akan diraih pada usia bangsa ini genap 100 tahun. Ketika itu, kata Jokowi, mestinya Indonesia telah keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah. Indonesia telah menjadi negara maju dengan pendapatan menurut hitung-hitungan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp 27 juta per kapita per bulan. Itulah target kita. Target kita bersama. Mimpi kedua, tahun 2045, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai US$ 7 triliun. Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen. Kita harus menuju ke sana. Ketiga, potensi kita untuk keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah sangat besar. Saat ini kita sedang berada di puncak bonus demografi, di mana penduduk usia produktif kita jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif. Ini adalah tantangan besar dan sekaligus juga sebuah kesempatan besar. Mimpi kita 2045 tentu sejalan pula dengan Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 20 Oktober 1928. Sebab, untuk merealisasikan mimpi-mimpi tersebut tidak bisa dilepaskan dari semangat persatuan dan semangat kebangsaan. Sudah bisa dipastikan, kalau semangat itu tidak lagi ada, niscaya mimpi itu takkan terwujud. Oleh karena itu perjuangan generasi muda untuk meraih mimpi 2045, untuk tetap berkomitmen sesuai janji politik pada tahun 1928 yang dikenal dengan; berbahasa satu bahasa Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan bertanah air satu tanah air Indonesia. Kegiatan ekonomi suatu bangsa ditentukan oleh faktor internal bangsa. Salah satunya mencakup sumber daya manusia. Kelemahan sumber daya manusia yang kita miliki menyebabkan rendahnya produktivitas dan kapasitas usaha serta lemahnya daya saing. Semua itu berdampak pada tingkat pendapatan masyarakat yang rendah. Demikian pula rendahnya penciptaan lapangan kerja dan memunculkan pengangguran. Jokowi telah sepakat bahwa generasi mudalah yang menjadi motor penggerak mewujudkan hal tersebut. Pengangkatan sejumlah menteri yang berusia muda, menggambarkan bahwa Jokowi ingin ada gerakan yang cepat. Kita juga bisa lihat, pada Kabinet Indonesia Maju ini, Jokowi lebih banyak mengambil praktisi. Tentu ini dimaksudkan agar para menterinya lebih cepat mengeksekusi dan punya keberanian untuk mengambil risiko dengan cermat. Tak salah Jokowi mengingatkan kepada menterinya, bahwa mereka tidak perlu punya visi-misi. Sebab, tugas mereka adalah membantu presiden untuk mewujudkan visi-misinya dan janji kampanye yang pernah diucapkan. Itu yang penting. Saat ini seluruh bangsa di dunia, khususnya bangsa-bangsa yang sedang berkembang, termasuk Indonesia, dipengaruhi oleh negaranegara industri maju kapitalis melalui proses globalisasi. Di mana globalisasi ekonomi yang ditandai dengan proses liberalisasi perdagangan dan investasi ekonomi pasar bebas, mengharuskan setiap pelaku ekonomi untuk melakukan perubahan. Dampak lebih lanjut adalah memaksa perubahan yang dilakukan oleh setiap pelaku ekonomi di negara berkembang untuk mengarah kepada usaha mengurangi distorsi perekonomian dan meningkatkan efisiensi usaha melalui berbagai kebijakan dalam bidang ekonomi untuk meningkatkan kemampuan bisnis bagi pelaku usaha. Dalam hal ini pelaku wirausaha milenial yang pada umumnya memiliki kemampuan berinovasi dan berkreativitas dengan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian wirausaha-wirausaha milenial dapat berperan penting dan strategis dalam meningkatkan dan mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis budaya lokal. Inilah yang menjadi harapan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf untuk mewujudkan ‘’Mimpi Kita 2045’’.
SURAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Selamat Hari Sumpah pemuda Senin, 28 Oktober ini, merupakan Hari Sumpah Pemuda. Sebagai orang tua, saya menyampikan ucapan khusus kepada generasi muda bangsa yang kini hidup pada era baru dengan basis teknologi. Kini juga pemerintah kabinetnya yang menterinya juga relatif mudamuda. Mudah-mudahan pada Hari Sumpah Pemuda ini semua anak bangsa merenungkan kembali makna persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jika dulu para pemuda melakukan gerakan mempersatukan bangsa, maka tugas kita saat ini adalah menjaga persatuan itu dan melakukan langkah nyata untuk kemakmuran bangsa. Harapan pada anak muda bangsa tentu sangat pas kita sampaikan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda pada tahun 2019 ini. Ngakan Suradiana Denpasar, Bali
Spirit Sumpah Pemuda Bangkitkan Wirausaha Milenial Gerakan Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober menjadi bagian dari perjuangan generasi muda, untuk tetap berkomitmen sesuai janji politik pada tahun 1928 yang dikenal dengan ‘’berbahasa satu bahasa Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan bertanah air satu tanah air Indonesia’’. Di samping itu, generasi muda tetap memegang teguh pilar kebangsaan seperti Pancasila adalah jiwaku, UUD 1945 adalah perilakuku, NKRI adalah rumahku, Bhinneka Tunggal Ika adalah budayaku. Berangkat dari spirit Sumpah Pemuda di mana pemuda-pemuda yang memiliki sikap, semangat, perilaku kewirausahaan yang dilandasi oleh kemampuan berkreasi dan berinovasi membangkitkan wirausaha milenial yang berfondasikan ekonomi kreatif dan siap menghadapi era perdagangan bebas tahun 2020, juga siap membentengi dampak akan terjadinya resesi ekonomi dunia.
Oleh
Bambang Gede Kiswardi erubahan tatanan ekonomi dunia dengan disetujuinya Putaran Uruguay dan General Agreement of Tariffs and Trade (GATT) serta pembentukan Badan Perdagangan Dunia World Trade Organization (WTO), di mana perdagangan bebas akan menjadi mekanisme pertukaran barang dan jasa dalam perekonomian dunia. Hambatan nontarif yang selama ini mewarni ekonomi dunia sudah tidak populer lagi. Deklarasi para pemimpin ekonomi dunia sudah sering bahkan berkali-kali membuat Memorandum of Understading (MoU) yang memuat kepentingan saling membutuhkan, saling memperkuat, saling mempercayai, dan saling menguntungkan dari sudut pandang kondisi ekonomi masingmasing negara maju maupun ekonomi negara berkembang. Ini berarti telah disepakati untuk melaksanakan perdagangan bebas selambat-lambatnya tahun 2020 bagi ekonomi yang masih berkembang termasuk Indonesia. Untuk mampu menghadapi era perdagangan bebas tersebut, kemampuan perekonomian nasional dari para pelaku wirausaha-wirausaha milenial haruslah dipacu, agar mampu memiliki daya saing yang tangguh dan profesional. Membangun ekonomi yang efisien dan maju akan ditentukan oleh tingkat keunggulan komparatif dan kompetitif dari setiap produk
barang dan jasa, dengan demikian semuanya itu lambat atau cepat akan memengaruhi ekonomi Indonesia, dan akan terjadi penyesuaian struktur ekonomi agar dapat memanfaatkan perubahan yang terjadi untuk kepentingan ekonomi suatu bangsa. Kegiatan ekonomi suatu bangsa ditentukan oleh faktor internal bangsa itu sendiri, yang mencakup sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber kapital (modal), manajemen, dan sumber informasi bisnis. Kelemahan sumber daya manusia yang kita miliki menyebabkan rendahnya produktivitas dan kapasitas usaha serta lemahnya daya saing dan terbatasnya penguasaan teknologi yang mengakibatkan rendahnya pertumbuhan ekonomi dan perkembangan dunia usaha. Dampak dari semua ini mengakibatkan tingkat pendapatan masyarakat rendah serta rendahnya lapangan kerja mengakibatkan terjadinya pengangguran dan kemiskinan. Saat ini seluruh bangsa di dunia, khususnya bangsa-bangsa yang sedang berkembang termasuk Indonesia dipengaruhi oleh negara-negara industri maju kapitalis melalui proses globalisasi. Di mana globalisasi ekonomi yang ditandai dengan proses liberalisasi perdagangan dan investasi ekonomi pasar bebas, mengharuskan setiap pelaku ekonomi untuk melakukan perubahan. Dampak
Info Singaraja FM infosingarajafm
081933004217
Dukung Ranpergub soal Arak Bali
GUBERNUR Bali akan mengeluarkan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) tentang produksi arak Bali dan pemasarannya. Ini diharapkan membuat arak Bali bisa bersaing dengan minuman beralkohol impor serta dapat dipasarkan di hotel dan di restoran. Pengopini Suara Buleleng lainnya di Radio Singaraja FM minta pemimpin memberikan panutan. Berikut rangkumannya. Gung De di Jalan Ngurah Rai mendukung karena Ranpergub akan membantu masyarakat yang memproduksi arak sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan. Ke depannya, peredarannya perlu diawasi dengan ketat sehingga anak-anak atau generasi muda tidak bisa mengonsumsi arak. Selanjutnya, penerapan hukum di Indonesia masih terjadi tebang pilih. Untuk itu, perlu pemahaman tentang penetapan hukuman. Jangan sampai hukuman buat orang yang korupsi berimbang dengan orang yang mencuri ayam. Menurut Ajik Bima di Banjar, pemimpin harus memberikan panutan dalam hal hukum. Pejabat yang menduduki posisi tinggi harus memberikan pengabdian-
nya kepada masyarakat, bukan malah melakukan korupsi yang jelas-jelas melanggar hukum. Berikanlah contoh kepada rakyat agar kesejahteraan sosialnya meningkat. Jangan malah korupsi setelah menduduki jabatan tertentu. Sementara itu, Bunda Dwi di Pemaron minta pejabat jangan silau dengan jabatan yang diduduki. Korupsi bukan saja bisa dilakukan oleh pejabat, namun siapa pun. Pejabat jangan memakai jabatan untuk mendapatkan uang yang banyak dengan melakukan hal-hal yang melanggar hukum seperti korupsi. Kepada istri pejabat, jangan merongrong suami untuk mendapatkan uang banyak dengan cara-cara atau hal-hal yang melanggar hukum. (mud)
lebih lanjut adalah memaksa perubahan yang dilakukan oleh setiap pelaku ekonomi di negara berkembang untuk mengarah kepada usaha mengurangi distorsi perekonomian dan meningkatkan efisiensi usaha melalui berbagai kebijakan dalam bidang ekonomi untuk meningkatkan kemampuan bisnis bagi pelaku usaha. Dalam hal ini pelaku wirausaha milenial yang pada umumnya memiliki kemampuan berinovasi dan berkreativitas dengan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan demikian wirausaha-wirausaha milenial dapat berperan penting dan strategis dalam meningkatkan dan mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis budaya lokal. Dengan berkembangnya ekonomi kreatif diharapkan mampu mengisi dan memanfaatkan peluang pasar bebas dunia yang sekaligus mampu memberikan daya saing yang kuat dalam menghadapi ekonomi global. Salah satu upaya strategis dalam memperkuat daya saing ekonomi masyarakat adalah memberdayakan wirausaha milenial agar lebih efisien, produktif dan berdaya saing yang menggunakan kekuatan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Di samping itu, wirausaha-wirausaha milenial harus berani melakukan terobosan-terobosan secara terintegrasi atau terpadu dalam menciptakan iklim berusaha yang kondusif dan
peluang usaha yang seluas-luasnya. Dengan demikian peranan pemerintah sangat diperlukan dalam bentuk kebijakan-kebijakan ekonomi yang bisa memberikan perlindungan dari persaingan yang tidak sehat, pendidikan dan pelatihan, informasi bisnis, teknologi, permodalan, dan lokasi berusaha. Dengan melakukan berbagai upaya terpadu ini, diharapkan dapat mempercepat proses pengembangan dan peningkatan usaha bagi wirausaha-wirausaha milenial yang kreatif, inovatif dan produktif, sehingga akan berdampak terhadap terciptanya lapangan kerja, peningkatan pendapatan, mengurangi pengangguran, dan pengentasan kemiskinan. Spirit Sumpah Pemuda membangkitkan wirausaha milenial yang kreatif, inovatif, dan produktif untuk menjadi wirausaha andal, tangguh, dan unggul memerlukan kemampuan wirausaha seperti; Pertama, Wirausaha milenial yang andal, memiliki rasa percaya diri dan sikap mandiri yang tinggi untuk berusaha mencari penghasilan dan keuntungan, di samping itu mau dan mampu mencari dan menangkap peluang usaha yang menguntungkan serta melakukan hal-hal yang perlu untuk memanfaatkannya, serta bekerja keras dan tekun dalam menghasilkan barang dan jasa juga mau mencoba cara kerja yang lebih tepat dan efisien dan mampu berkomunikasi, dan menangani usaha dengan terencana, jujur, hemat, dan disiplin. Kedua, Wirausaha milenial yang tangguh, memiliki cara berpikir dan bertindak secara strategis, adaptif terhadap perubahan dalam upaya menarik peluang keuntungan, termasuk yang mengandung risiko agak besar juga mengatasi permasalahan usaha, di samping itu selalu berusaha untuk mendapat keuntungan melalui berbagai keunggulan dalam memuaskan pelanggan, dan berusaha mengenal dan mengendalikan kekuatan dan kelemahan dengan sistem pen-
WARUNG GLOBAL
Pemerintah Mesti Serius Tangani TPA Suwung TPA Suwung terbakar untuk kesekian kalinya. Sebelumnya, kasus kebakaran terjadi September lalu. Hektaran lahan yang tertimbun sampah diamuk si jago merah. Karena medan cukup sulit dijangkau armada pemadam, api sulit dimatikan. Untuk itu, Kawan Global menyarankan agar pemadaman api dilakukan dari udara dengan menerjunkan helikopter. Jika tidak ditangani dengan cepat, kebakaran dikhawatirkan menimbulkan efek negatif bagi masyarakat setempat. Selain itu, gas metan yang ditimbulkan dari sampah tersebut sangat berdampak buruk bagi kesehatan. Demikian beberapa saran yang disampaikan pendengar setia Radio Global 96,5 FM dalam acara dialog interaktif Warung Global, Sabtu (26/10). “Ini kebakaran jenggot namanya,“ kata Fera di Tabanan. Dulu ia pernah mendengar TPA ini akan dikelola. Untuk itu, ia minta pihak yang berwenang serius. Terkait soal maraknya kebakaran, Fera mengingatkan bahwa musim kemarau panjang memang sangat rawan memicu kebakaran. Oleh karena itu, usai bersembahyang segera matikan dupa, buang puntung rokok jika apinya benar-benar sudah mati dan jangan sembarangan. Menurut Ketut Mursi di Denpasar, ketika manusia tak melakukan kewajibannya di bumi ini, maka Yang Kuasa
lah akan melakukannya. Soal kebakaran TPA Suwung yang kembali terjadi, ia minta agar diambil sisi positifnya. Sampah yang menumpuk, mesti diapakan. Itu seharusnya sudah bisa ditangani. Ia berharap agar kebakaran ini segera diselesaikan. Budiada di Tabanan menyarankan agar kebakaran ditangani dengan cepat. Sebaiknya pemadaman api dilakukan dari udara. Kerahkan helikopter untuk menyiramkan air dari udara. Bisa menyedot air laut sehingga api yang membakar hektaran lahan di TPA Suwung bisa dipadamkan. (sikha)
gendalian internal (SPI). Ketiga, Wirausaha milenial yang unggul, harus berani mengambil risiko serta mampu menghadapinya dengan penuh perhitungan, serta selalu berupaya mencapai dan menghasilkan karya bakti yang lebih baik bagi langganan, pemilik, pemasok, tenaga kerja, masyarakat, bangsa dan negara, juga mampu mengantisipasi terhadap perubahan dan akomodatif bagi lingkungan, serta kreatif mencari dan menciptakan produktivitas dan efisiensi, dalam upaya meningkatkan keunggulan dan citra perusahaan melalui inovasi baru di berbagai bidang usaha. Berdasarkan kajian dan konteks realita bahwa spirit Sumpah Pemuda mampu membangkitkan jiwa kewirausahaan bagi wirausaha-wirausaha milenial yang kreatif, inovatif, dan produktif untuk meningkatkan dan mengembangkan ekonomi kreatif yang berlandaskan budaya lokal. Dengan demikian, keberadaan wirausaha milenial sangat penting dan strategis dalam menciptakan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, mengurangi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan. Ini berarti, wirausaha milenial sebagai penerus perjuangan ekonomi rakyat yang berpilarkan Pancasila adalah jiwaku, UUD 1945 adalah perilakuku, NKRI adalah rumahku, dan Bhinneka Tunggal Ika adalah budayaku. Dengan harapan wirausaha milenial yang kreatif, inovatif dan produktif mampu bersaing menghadapi era perdagangan bebas yang penuh dengan tantangan dan risiko yang besar, juga akan dibarengi dengan peluang yang besar dan manfaat yang besar. Sehingga wirausaha milenial akan menjadi kekuatan ekonomi yang besar sebagai tulang punggung ekonomi Nasional.
POJOK Dukung Bali Bersih, PLN dan Gubernur konvoi kendaraan listrik. - Pulau Bali Bersih. *** Kawal konsep ‘’Ulu-Teben’’ demi keajegan alam Bali. - Kembalikan taksu Bali. *** Gubernur Koster dorong gairah generasi milenial berkesenian. - Bali Era Baru.
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya,Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/ Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
Parade Barong Bangkung Angkat Citra Desa Wisata Kukuh Tabanan (Bali Post) Berbagai cara dilakukan untuk menggaungkan keberadaan desa wisata. Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Kukuh, Kecamatan Marga yang menggelar parade barong bangkung di DTW Alas Kedaton, Minggu (27/10) kemarin. Dibuka oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda. Tak hanya itu, kegiatan tersebut sekaligus memberikan ruang berekreasi bagi generasi muda dan mempromosikan kembali Alas Kedaton. Menariknya, di sela-sela kegiatan tersebut Perbekel Desa Kukuh I Made Sugianto mengajak undangan dan seluruh penonton yang hadir untuk berdiri mengucapkan Sumpah Pemuda. Dijelaskan Sugianto, parade budaya ini akan rutin digelar setiap
BARONG BANGKUNG Parade barong bangkung di DTW Alas Kedaton.
tahunnya. ‘’Lewat ajang ini sekaligus kami ingin menggaungkan DTW Alas Kedaton dan berharap kunjungan wisatawan dapat meningkat,’’ jelasnya. Parade diikuti enam sekaa barong bangkung. Masingmasing sekaa membawakan tema cinta lingkungan. ‘’Melalui tontonan ini kami juga ingin memberikan tuntunan semoga penonton mendapat edukasi untuk cinta lingkungan,’’ kata Sugianto. Ruang berkesenian bagi generasi muda diharapkan mampu mendongkrak dan menggeliatkan kembali Alas Kedaton seperti masa kejayaannya di tahun 1990-2001. Pada kesempatan itu, Sugianto juga mengajak masyarakat meningkatkan rasa nasionalisme dan tidak terpecah belah dengan hoaks. ‘’Mari bersatu membangun desa. Bersama kita bisa membangun Indonesia dari desa,’’ tegasnya. (kmb28)
Pilkel Serentak 97 Desa
FIGUR
Sebagian Besar ”Incumbent” Tumbang
Waspada Bencana BERDASARKAN data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan, sejak Januari hingga September 2019 tercatat terjadi 128 bencana alam. Bencana didominasi pohon tumbang, disusul kemudian tanah longsor dan kebakaran hutan. Selama periode tersebut, bencana menimbulkan kerugian Rp 8,9 miliar lebih. Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucita mengatakan, dari total kerugian tersebut, baru bisa terealisasi bantuan untuk 97 titik senilai Rp 1,7 miliar lebih. ‘’Anggaran kita di tahun ini Rp 1,9 miliar dan sudah terealisasikan Rp 1,7 miliar untuk membantu 97 titik saja yang sifatnya kerugian baik individu atau keluarga,’’ sebutnya. Sucita melanjutkan, untuk laporan sejak Juni hingga September, masuk sebanyak 21 kejadian, namun setelah dilakukan verifikasi, yang memenuhi syarat dibantu hanya 17 titik dengan nilai bantuan Rp 113 juta. Sedangkan untuk 5 titik lainnya yang menyebabkan kerugian pada kelompok masyarakat, belum bisa dibantu lantaran pos anggaran tahun ini sudah habis. ‘’Untuk empat laporan tak dibantu karena dua di antaranya kerusakannya kecil, satu titik bukan objek bansos dan satu titik lagi diarahkan ke Dinas Pendidikan karena kerusakan pada sekolah,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dia mengimbau masyarakat agar tetap mewaspadai potensi bencana terutama pada musim hujan yang kemungkinan berlangsung dalam waktu dekat ini. ‘’Bencana alam bisa terjadi di mana saja dan kapanpun. Apalagi musim kemarau berkepanjangan saat ini, dikhawatirkan saat hujan turun akan berdampak pada munculnya bencana longsor ataupun banjir,’’ ujarnya. (bit)
Tabanan (Bali Post) -
Pemilihan perbekel (pilkel) serentak di Kabupaten Tabanan telah berlangsung Sabtu (26/10). Meski perolehan suara belum diumumkan resmi oleh Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD), namun dari pantauan di sejumlah desa pelaksana, banyak calon incumbent yang tumbang.
Pilkada 2020
Calon Perseorangan Harus Didukung Minimal 31.123 Orang
Tabanan (Bali Post) Sejumlah tahapan dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan jelang Pilkada Tabanan tahun 2020. Pada Sabtu (26/10) lalu digelar rapat pleno penetapan jumlah minimal dukungan dan sebaran dukungan pasangan calon perseorangan. Hasilnya, KPU Tabanan menetapkan calon perseorangan dalam pilkada 2020 harus mengumpulkan dukungan minimal 31.123 orang. Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa, Minggu (27/10) kemarin menyampaikan, rapat pleno ini dilaksanakan sebagai rangkaian tahapan awal pilkada. Dalam SK bernomor: 1421/ PL.02.2-Kpts/5102/KPUKab/X/2019, telah ditetapkan
jumlah minimal dukungan pasangan calon perseorangan dalam yakni 8,5 persen dari 366.150 jiwa (DPT Pemilu terakhir) atau sebanyak 31.122,75 dan dibulatkan naik menjadi 31.123 orang. Hal ini sesuai surat KPU nomor 2096/PL.02.4 - SD /01/KPU/X/2019 tanggal 22 Oktober 2019 tentang Pedoman Jumlah Pemilih dalam DPT dan sebarannya yang menjadi syarat penentuan batas minimum persyaratan dukungan calon perseorangan, dan penambahan informasi pada formulir B.1.KWK perseorangan pada pilkada serentak 2020. ‘’Surat keputusan ini dapat dipakai sebagai acuan bagi calon yang ingin maju melalui jalur perseorangan untuk mengikuti perhelatan Pe-
milihan Umum Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Tahun 2020 yang akan datang,’’ ujar Weda. Dukungan tersebut, kata Weda, harus tersebar lebih dari 50 persen jumlah kecamatan. Artinya, minimal dukungan harus tersebar di enam kecamatan di Kabupaten Tabanan. Sesuai pasal 11 PKPU Nomor 3 Tahun 2017, penduduk yang dapat memberikan dukungan yaitu pemilih yang berdomisili di daerah pemilihan, dibuktikan dengan KTP elektronik dan terdaftar di DPT. Jika tidak ada KTP elektronik, maka yang bersangkutan bisa menggunakan surat keterangan yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang menerangkan bahwa penduduk tersebut berdomisili di wilayah administratif yang sedang menyelenggarakan pemilihan paling singkat satu tahun. Hasil pleno ini akan diumumkan ke masyarakat luas. Bakal pasangan calon akan menyerahkan dukungannya ke KPU Tabanan dari 11 Desember 2019 sampai dengan 5 Maret 2020. Kemudian KPU akan melakukan verifikasi administrasi dan faktual terhadap dukungan untuk menentukan apakah bakal calon itu memenuhi syarat sebagai calon atau tidak. (kmb28)
Tabanan (Bali Post) Meski sudah tiap hari tanpa henti dilakukan upaya penanganan dampak kebakaran sampah di TPA Mandung, namun kepulan asap hingga Minggu (27/10) kemarin masih muncul. Bahkan kini kepulan asap bersumber di sisi utara dekat dengan timbunan sampah baru. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabanan I Made Subagia mengatakan, seluruh jajaran TPA Mandung dibantu petugas damkar Tabanan terus berupaya melakukan pemadaman. Rencananya Senin (28/10) hari ini petugas damkar Tabanan akan kembali membantu melakukan
pemadaman. ‘’Tiap hari tim kami dari TPA terus melakukan penyemprotan karena untuk petugas damkar tentunya hanya bisa mem-back-up saat tidak ada kejadian kebakaran di tempat lain,’’ ucapnya. Selain upaya penyemprotan terus menerus di sepanjang titik kepulan asap, pemanfaatan kubangan air yang telah disiapkan di atas tumpukan sampah sebanyak delapan kubangan juga terus dilakukan, dengan harapan air di kubangan tersebut bisa mengalir sampai bagian bawah sampah untuk memadamkan kemungkinan bara api yang masih aktif. Namun untuk sumber air penanganan pemadaman, kali ini petugas
damkar memanfaatkan mata air di wilayah Banjar Sanggulan, Kecamatan Kediri. ‘’Kami tidak ingin terus mendapat komplain dari anggota subak, karena memang debit air subak kecil karena musim kemarau,’’ terangnya. Subagia pun menekankan meski petugas TPA maupun Damkar tiap harinya berjibaku dalam upaya penanganan kebakaran di TPA Mandung, namun untuk pelayanan sampah masih tetap bisa di terima. ‘’Meski asap masih ngepul, TPA Mandung masih bisa menerima layanan sampah. Intinya tim kami masih berupaya terus dilapangan,’’ jelasnya. (kmb28)
Bali Post/bit
RAPAT PLENO - Suasana rapat pleno penetapan jumlah minimal dukungan calon perseorangan.
Asap Masih Mengepul di TPA Mandung
Dari informasi yang dihimpun, 52 calon perbekel incumbent kalah dalam pilkel serentak. Artinya, pada pilkel serentak kali ini sebagian besar incumbent tumbang. Hal ini mengingat pilkel digelar di 97 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Tabanan. Dari informasi, di Kecamatan Pupuan para incumbent dari Desa Belimbing, Desa Batungsel, Desa Pupuan dan Desa Munduktemu tak mampu meraup suara terbanyak. Di Kecamatan Kediri incumbent menang di empat desa, yakni Nyitdah, Banjar Anyar, Kediri dan Kaba-kaba. Di Kecamatan Kerambitan hanya tigs incumbent yang bertahan, yakni di Desa Kesiut, Desa Tista, dan Desa Penarukan. Di Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Selemadeg Timur rata rata incumbent
bisa bertahan lebih banyak. Di Kecamatan Tabanan, dari 12 desa penyelenggara pilkel, tujuh calon incumbent meraih hasil suara terbanyak. Dan di Kecamatan Selemadeg Timur dari delapan desa penyelenggara pilkel, lima incumbent meraih suara terbanyak. Media sosial telah ramai dengan berbagai postingan ucapan selamat kepada para Perbekel terpilih. Tak hanya itu, ada pula calon perbekel yang sudah menyampaikan pernyataan atas hasil sementara perhitungan suara. Contohnya incumbent dari Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan, I Nyoman Wintara yang kalah dari calon lainnya, Gusti Made Arsana. ‘’Suksma tiang ucapkan Pilkel sudah berjalan lancar dan mohon maaf selama saya menjabat kemarin ada banyak kekurangan. Masyarakat sudah memberi penilaian,
selamat buat ajik Arsana Gusti Made atas kemenangannya dan tugas berat menanti membangun Munduktemu selanjutnya. Mari kita dukung bersama calon terpilih untuk membangun Munduktemu,’’ ucap Wintara. Hingga kemarin DPMD Tabanan belum selesai merekap hasil perolehan suara Pilkel dari masing-masing desa. ‘’Sabar ya, kami masih menunggu laporan dari BPD masing-masing desa untuk hasil Pilkel Sabtu kemarin,’’ ucap Kepala DPMD Tabanan Roemi Liestyowati, Minggu (27/10) kemarin. Roemi menyampaikan, secara keseluruhan pelaksanaan pemungutan suara Pilkel berlangsung lancar dan sukses. Tidak ada gesekan antarpendukung, calon dan masyarakat. Kesuksesan ini berkat kerja sama semua pihak, baik masyarakat, panitia,
pengawas, TNI, Polri dan lainnya. Roemi pun berharap para Perbekel terpilih nantinya bisa mengemban amanat dan menjadi pemimpin yang memang diidam-idamkan warganya. Perbekel harus dapat bekerja profesional dan mengedepankan transparansi dalam setiap pengambilan kebijakan. ‘’Ada empat hal yang harus diemban para perbekel, yakni sikap mental, tanggung jawab moral, meningkatkan kompetensi, dan profesional,’’ ucap Roemy. Tidak hanya itu, setiap kebijakan nantinya harus dapat dipertanggungjawabkan baik kepada masyarakat ataupun aturan perundang-undangan yang berlaku. Perbekel atau Kepala Desa memiliki tugas dan tantangan yang cukup berat dalam membangun wilayah desanya masing-masing. Salah satunya dalam mengelola dana desa dengan nominal yang tidak sedikit. Perbekel dan perangkatnya harus mampu memaksimalkan pengelolaan dana tersebut untuk kepentingan masyarakat dan pengembangan desa. (kmb28)
PILKEL - Suasana pemungutan suara pilkel di salah satu desa di Kabupaten Tabanan.
Bali Post/ist
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
Pengembangan Kapasitas PLTU Celukan Bawang Diminta Gunakan Gas Singaraja (Bali Post) – Pengembangan kapasitas energi listrik yang dihasilkan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak mendapat perhatian serius Gubernur Bali Wayan Koster. Pihak PT General Energy Bali (GEB) dan partner bisnisnya diminta secara bertahap mengalihkan penggunaan bahan bakar dari menggunakan batu bara menjadi gas. Alasannya, karena pemakaian gas dalam industri energi listrik lebih ramah lingkungan dan biayanya tergolong murah. Penegasan itu diungkapan Gubernur Wayan Koster saat melakukan kunjungan ke Buleleng akhir pekan lalu. Dalam kunjungannya itu, Gubernur Koster didampingi Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. dan Sekkab Buleleng Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Gubernur mengatakan, sejak mulai menjabat di periode pertama, kebijakan dalam penyiapan energi listrik di Pulau Dewata mengedepankan industri listrik dengan konsep clean energy. Sejalan dengan komitmen itu, pengembangan maupun pembangunan
telah terbukti lebih ramah lingkungan, sehingga investasi bidang energi listrik ini tidak memicu konflik di
masyarakat akibat aktivitas pembangkit yang mencemari lingkungan. Jika keinginan itu tidak dituruti, gubernur
pembangkit baru, secara tegas pihaknya menuntut siapa pun investornya agar memakai bahan bakar ramah lingkungan. Gubernur meminta pengembangan kapasitas PLTU Celukan Bawang, meminta pihak investor agar dalam pengembangan kapasitas sebesar 700 megawatt (Mw) menggunakan gas untuk bahan bakarnya. Secara bertahap, PT GEB dan partner bisnisnya yang sekarang memakai batu bara, sebagai bahan bakar pembangkit secara bertahap, Gubernur menginstruksikan agar mengganti batu bara
dengan gas. “Saya sudah minta perusahaan PLTU yang mengembangkan kapasitasnya memakai gas. Termasuk dalam pengoperasian tahap pertama yang menggunakan batu bara, secara bertahap saya minta dimasukkan dalam sistem pembangkit berbahan gas,” tegasnya. Menurut Gubernur, alasan perusahaan dituntut memakai gas karena bahan bakar ini secara perhitungan bisnis harganya lebih murah dibandingkan bahan bakar lain. Alasan tidak kalah penting adalah, pembangkit yang menggunakan gas
PEMBANGKIT – Gubernur Bali mendesak agar pengembangan kapasitas PLTU Celukan Bawang memakai bahan bakar gas. Tampak lokasi PLTU Celukan Bawang di Buleleng
bahkan mengancam jika yang bersangkutan ditangkap akan dilakukan sel isolasi. Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi pengawasan petugas di Lapas Kelas II-B Singaraja. Untuk diketahui, Gede ND berhasil melarikan diri saat mengikuti pelatihan (asimilasi -red) pembuatan batako di areal lapas. Napi yang tersangkut sejumlah kasus pencurian itu kabur dengan berpura-pura pergi ke kamar mandi. Kalapas Risman Somantri yang ditemui di ruang kerjanya, Minggu (27/10) kemarin, mengatakan, narapidana asal Desa Unggahan, Kecamatan Seririt itu mengikuti pelatihan membuat batako di halaman depan lapas bersama empat warga binaan lain. Pelatihan dimulai pukul 08.00 Wita, yang diawasi seorang petugas keamanan. Setelah
sempat istirahat, pelatihan kembali dilanjutkan. Saat itu, Gede ND meminta izin untuk ke kamar mandi yang tidak jauh dari lokasi pelatihan. Oleh petugas keamanan, dia diberikan kesempatan pergi ke kamar mandi tanpa dikawal. Sekitar 30 menit setelah meminta izin, Gede ND tidak kembali ke lokasi pelatihan pembuatan batako. Saat itu, rekan terpidana dan petugas menduga kalau yang bersangkutan melarikan diri dari pengawalan petugas. Petugas keamanan berusaha untuk mencari Gede ND di dalam lapas, namun dia tidak ditemukan. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Unit Reskrim Polres Buleleng, untuk meminta bantuan penangkapan terhadap Gede ND. “Sempat izin untuk ke kamar mandi dan karena
tidak dikawal dengan baik, dia berhasil kabur,” tandas kalapas. Menurut Risman, sejak menjalani penahanan, Gede ND memiliki kelakuan baik. Karena sikapnya itu, dia dipilih untuk mengikuti pelatihan keterampilan membuat batako. Karena napi pilihan, sehingga asimiliasi pengawasannya tidak sama seperti di dalam lapas. Atas adanya kejadian ini, Risman mengaku akan mengevaluasi lagi sistem perekrutan napi yang akan diberikan pelatihan, serta memperketat pengawasan napi yang menjalani asimilasi. Dijelaskan, jika nanti Gede ND ditemukan, kalapas mengatakan hukum pidananya tidak dapat ditambahkan. Hanya, pihaknya akan mencabut semua hak yang dimiliki oleh yang bersangkutan.
Bali Post/kmb38
Kalapas Ancam Napi Kabur akan Dijebloskan ke Sel Isolasi
Singaraja (Bali Post) – Narapidana yang kabur saat menjalani asimilasi belum ditangkap. Dia adalah Gede ND (45). Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II-B Singaraja, Risman Somantri,
Bali Post/ kmb38
Risman Soemantri
Seperti tidak boleh dijenguk, tidak mendapat remisi, tidak boleh ikut pelatihan keterampilan, dan ditempatkan di sel isolasi selama 2 x 6 hari. “Pengawalan waktu pelatihan itu sebenarnya cukup. Cuma, waktu ke kamar keci,l dia tidak dikawal karena sudah akrab karena memang anaknya itu rajin dan berkelakuan baik,” jelasnya. Terkait keteledoran ini, petugas yang ditugaskan mengawasi napi dalam pelatihan membuat batako akan diberikan sanksi, mulai dari ringan seperti surat teguran, penurunan pangkat, hingga hukuman berat seperti dipecat. “Bila terbukti terlibat dalam aksi melarikan diri, sanksi itu dari Kakanwil dan petugas keamanannya akan diberikan sanksi berat,” jelasnya. (kmb38)
Cegah Kenakalan Remaja
Orangtua Dituntut Kreatif Mendidik Anak Singaraja (Bali Post) – Kenakalan remaja belakangan ini menjadi masalah serius, khususnya yang mewarnai dunia pendidikan. Situasi sudah masuk fase yang mengkhawatirkan, sejalan perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang semakin cepat. Perkembangan TI tidak dapat dibendung, sehingga salah satu pencegahan kenakalan remaja memerlukan peran para orangtua dalam pendidikan di lingkungan rumah tangga. Hal itu mengemuka dalam Seminar Paranting dengan tema “Peran Keluarga Dalam Pendidikan Anak dan Perlindungan Anak” akhir pekan lalu. Seminar ini digelar SMPN 4 Singaraja dengan menghadirkan seratusan orangtua siswa. Seminar ini menghadirkan dua narasum-
berjanji tidak akan mainmain dan mencabut izin usahanya. “Biar udaranya bersih dan sejalan dengan
ber, masing-masing akademisi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih dan penggiat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Buleleng, Made Rico Wibawa. Prof. Nitiasih mengatakan, zaman milenial dan menginjak pada revolusi industri 4.0 tidak bisa dibendung. Era ini memang memiliki sisi positif dan negatif. Dampak buruk sendiri adalah berubahnya perilaku dan karakter anakanak. Dia mencontohkan, perubahan karakter itu terletak pada sikap anak-anak yang cenderung tidak lagi mau menghormati dan menuruti keinginan para orangtua. Bahkan, situasi ini memicu anak-anak yang terlibat tindakan kriminal. “Perkembangan teknologi cangih sekarang
tidak bisa kita salahkan dan teknologi itu juga mendukung pendidikan. Namun, ini memicu dampak negatif yang mulai mengubah perilaku dan karakter anak,” katanya. Menghadapi situasi ini, Prof. Nitiasih menganjurkan agar peran orangtua dalam pendidikan ini memiliki andil yang kuat. Peran itu adalah mengajar anak didik di lingkungan terkecil. Selain dengan membangun ruang komunikasi keluarga, peran orangtua juga bisa membuat aturan tersendiri di rumahnya. “Setiap rumah tangga itu harus punya aturan. Di sini, peran orangtua bisa mendidik anak-anak dalam ruang komunikasi, termasuk mengatur kapan waktu memberikan anak menggunakan HP dan kapan waktu mengajak ngobrol atau mendiskusikan
sesuatu hal,” tegasnya. Penggiat P2TP2A Rico Wibawa mengatakan, kenakalan remaja sekarang lebih banyak terjadi karena dampak kecanggihan TI. Hal ini dibuktikan dengan perubahan kebiasaan remaja dalam pergaulan maupun di lingkungan keluarga. Bukan hanya perubahan perilaku, namun kalangan pelajar sendiri terlibat kriminal sampai hamil di luar nikah karena perilaku seks bebas. Untuk itu, menghadapi persoalan ini, Rico menyebut kesadaran orangtua turut serta memberi pendidikan kepada anak-anak. Hanya dengan partisipasi ini, kenakalan remaja dapat dicegah, sehingga tidak muncul kasus pelajar terlibat kriminal, seks bebas, dan narkoba. “Zaman milenial seperti seka-
rang tidak bisa kita salahkan, tetapi dampak negatifnya ini memerlukan peran orangtua untuk memberantas melalui pendidikan yang kita berikan kepada anak-anak ketika di rumah,” tegasnya. Kepala SMPN 4 Singaraja Putu Budiastana mengatakan, pihaknya sengaja mengundang partisipasi para orangtua siswa melalui seminar parenting. Dia mengatakan, dengan seminar, para orangtua mendapat wawasan terkait partisipasi dalam proses pendidikan untuk anak-anak. “Kami ingin para orangtua ini mendukung proses pendidikan untuk putra-putrinya, sehingga tidak lagi menganggap pendidikan hanya di sekolah, tetapi di rumah para orangtua wajib mendidik anak-anak,” jelasnya. (kmb38)
komitmen kita, penyediaan energi listrik dengan cara clean energy. PLN juga sudah saya kasi tahu agar pembangkit tidak gunakan batu bara, tapi pakai gas karena lebih murah,” jelasnya. Di sisi lain, Gubernur mengatakan, pengembangan kapasitas PLTU tahap dua memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan listrik di Bali tanpa harus tergantung pasokan listrik dari Jawa. Untuk itu, pengembangan tahap dua sebesar 700 MW itu akan mengantarkan Bali mandiri energi pada 20 tahun ke depan. “Pertumbuhan energi di Bali rata-rata 6,5 persen per tahun dan ini kita harapkan terpenuhi dengan pengembangan PLTU tahap dua, sehingga dengan adanya itu, kita akan bisa mandiri energi paling tidak sampai 20 tahun ke depan,” terangnya. (kmb38)
Suberata Terpilih sebagai Klian Desa Pakraman Penarukan
Singaraja (Bali Post) – Warga di enam banjar adat Desa Pakraman Penarukan, Kecamatan Buleleng, akhir pekan lalu, menyalurkan hak suara dalam pemilihan klian desa pakraman. Tiga calon bersaing dalam pemilihan secara demokratis ini. Hasilnya, panitia pemilihan menetapkan Ketut Suberata sebagai pemenang setelah mengantongi suara terbanyak. Suberata unggul dengan mengantongi 374 suara sah. Sedangkan calon atas nama Dewa Nyoman Ardita mendapat 336 suara sah dan I Nyoman Dana meraih 156 suara sah. Surat suara tidak sah sebanyak 31. Klian desa pakraman terpilih, Suberata, mengatakan, warga yang telah memberikan dukungan kepada dirinya harus dipertangungjawabkan dengan baik. Untuk itu, dia berjanji dalam memimpin desa pakraman
akan menjalankan visi misi dan program. Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang lebih tinggi di atasnya. Yang tidak kalah pentingnya adalah menjalankan program sesuai napas visi misi Gubernur Bali Wayan Koster “Nangun Sat Krthi Loka Bali”. “Setiap warga termasuk yang tidak memilih saya dalam pemilihan akan kami rangkul dan bersama menjalankan pemerintahan desa pakraman sejalan dengan program di kabupaten dan provinsi,” tegasnya. (kmb38)
Ketut Suberata
Bali Post/kmb38
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
Belum Urus Perizinan
Satpol PP Sidak Tiga Perusahaan Gianyar (Bali Post) -
Pelanggaran terkait perizinan masih marak terjadi di Kabupaten Gianyar. Terbukti dalam sidak yang dilakukan petugas Satpol PP Gianyar beberapa hari lalu, ditemukan tiga usaha yang beroperasi tanpa izin atau belum mengurus perizinannya. Tiga pemilik peusahaan ini langsung mendapat teguran dari petugas.
Bali Post/kmb35
SIDAK - Petugas Satpol PP Gianyar melakukan sidak pelanggaran izin usaha di wilayah Kabupaten Gianyar, beberapa waktu lalu.
Kepala Satpol PP Gianyar I Made Watha mengatakan, sebagai garda terdepan dan pengawal peraturan daerah (perda), pihaknya terus turun ke lapangan untuk melakukan monitoring adanya pelanggaran perda, khususnya Perda Nomor 15 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat. “Kami rutin turun menggelar sidak, seperti tiga perusahaan yang sudah disidak tersebut,” kata Watha, Minggu (27/10) kemarin. Menurut Watha, pada sidak itu petugas Satpol PP
menyasar usaha air kemasan yang dikelola Putu Suastika yang beroperasi di Jalan Kesatrian, Gianyar. Sesuai hasil sidak, pemilik usaha air kemasan ini belum memiliki izin usaha maupun Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Di hadapan petugas, Suastika mengaku usaha air mineral ini merupakan cabang usaha dari yang ada di Denpasar. Sementara usaha yang di Denpasar dikatakan sudah memiliki izin usaha. Namun yang di Gianyar diakui masih mengurus izin. ”Suastika ini membuka cabang air kema-
san di Kabupaten Gianyar. Karena membuat usaha di Gianyar, ya harus ada izinnya juga. Bukan yang ada di Denpasar saja,” ujarnya. Usai menyidak usaha air kemasan, petugas Satpol PP Gianyar kemudian melanjutkan sidak ke usaha pabrik tahu rumahan di Jalan Raya Bona, Blahbatuh. Saat disidak, usaha rumahan milik Suparlan ini memang belum memiliki izin usaha. ”Saat kami sidak pemilik usaha tahu ini belum memiliki izin usaha. Petugas sudah menyarankan agar semua perizinan segera
diurus,” kata I Gusti Agung Putra seizin Kasat Pol PP Gianyar I Made Watha. Tidak berhenti di situ, petugas lantas menyasar salah satu swalayan milik Gede Bagus Dwi Udayana di Desa Buruan, Kecamatan Blahtauh. Diketahui swalayan tersebut batas izin usahanya sudah berakhir pada Oktober ini. Lantaran belum diurus untuk kelanjutan perizinnya, petugas Satpol PP Gianyar mengingatkan untuk segera mengurus perizinan yang diperlukan. ”Hasil pengecekan kami di lapangan, swalayan ini sudah habis izin usahanya pada Oktober ini. Sehingga kami mengingatkan kembali agar izin diurus kembali,” tegas Agung Putra. (kmb35)
Tiga Unit Mobil Damkar Bupati Mahayastra ”Launching” Gebyar Pembayaran PBB-P2 ”Dikandangkan” WP Nikmati Penghapusan Denda dan Bunga Gianyar (Bali Post) Kemarau panjang yang terjadi belakangan ini sering menimbulkan musibah kebakaran di wilayah Kabupaten Gianyar. Apabila kebakaran terlampau besar, petugas dengan keterbatasan alat yang ada mesti bahu-membahu memadamkan api. Terlebih saat ini ada tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) terpaksa “dikandangkan” karena kondisinya rusak. Kepala Satpol PP Gianyar I Made Watha yang membawahi bidang damkar mengatakan, musim kemarau panjang belakangan ini diduga menjadi salah satu penyebab mudahnya terjadi bencana kebakaran. Selain juga karena kelalaian berupa korsleting atau hubungan pendek arus listrik. “Kami selalu siap menangani kebakaran, personel disiagakan 24 jam dengan tiga shift,” ujar Watha, Minggu (27/10) kemarin. Selain memadamkan api kebakaran di Kabupaten Gianyar, kata Watha, pihaknya juga sering diminta bantuan kabupaten/kota lainnya di Bali. Seperti sejak Sabtu lalu, petugas pemadam kebakaran Gianyar turut membantu pemadaman api di TPA Suwung. Belum lama ini petugas Gianyar juga membantu memadamkan api di Kintamani, Bangli. ”Petugas
pemadam kebakaran saling bantu untuk memadamkan api. Kami perlu bantuan, kami juga bantu kabupaten/ kota lain,” tegasnya. Menurut Watha, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya kini memiliki 12 unit mobil pemadam. Namun hanya sembilan unit yang bisa dioperasikan dan tiga unit mobil lainnya mengalami kerusakan. ”Ada tiga unit mobil damkar yang mengalami kerusakan,” ujarnya. Dikatakan, tiga unit mobil damkar yang rusak itu karena memang sudah berumur. Pejabat asal Kecamatan Sukawati ini mengaku mobil damkar yang rusak itu sudah berulang kali diperbaiki, namun karena mesin tua sehingga kembali rusak. “Sudah sering diperbaiki. Karena mobilnya sudah umur lawas, ya kembali rusak,” katanya. Watha mengaku pihaknya kesulitan mendapatkan suku cadang, sebab suku cadang yang dibutuhkan harus didatangkan dari luar Bali. Selain itu harganya juga terlampau tinggi. Untuk itu pihaknya sudah mengajukan pengadaan mobil kebakaran sebanyak dua unit. Per unitnya diperkirakan seharga Rp 900 juta. ”Kami sudah ajukan kepada Bapak Bupati untuk pengadaan dua unit damkar double cabin,” tegasnya. (kmb35)
Bali Post/kmb35
PENGECEKAN - Petugas melakukan pengecekan kondisi mobil damkar, belum lama ini.
PEMKAB Gianyar menggelar Gebyar Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang berlangsung dari tanggal 22 Oktober 29 November 2019. Melalui Gerakan Membayar PBB-P2 ini, wajib pajak (WP) diberi kemudahan cara pembayaran dengan membuka pelayanan kas keliling ke seluruh wilayah Kabupaten Gianyar. Selain itu, yang lebih menarik adalah WP diberikan pembebasan denda serta tunggakan bunga selama lima tahun terakhir, serta undian berhadiah sepeda motor bagi WP yang membayar pajak selama periode gebyar. Launching Gebyar Pembayaran PBB-P2 dilaksanakan di areal CFD, Minggu (27/10) kemarin. Pada kesempatan tersebut, Bupati Gianyar Made Mahayastra memberi contoh taat membayar pajak PBB-P2 di BPD cabang Gianyar. Langkah ini diikuti oleh Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun dengan membayar PBB-P2 melalui Bank BRI Cabang Gianyar dan Sekdakab Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya di BPR Werdhi Sedana Gianyar. Bupati Mahayastra pada kesempatan itu mengatakan, harus kita sadari PBB dan P2 masih menjadi salah satu
objek pajak yang menjadi sumber utama pembiayaan pembangunan. Gebyar pembayaran PBB-P2 dimana kalau dilihat secara umum pedapatan daerah khususnya melalui PAD sebenarnya sudah on the track kalau dibandingkan dengan tahuntahun sebelumnya. Namun ada beberapa item kata Bupati Mahayastra yang kedodoran. Dari tahun ke tahun setelah PBB diterapkan oleh pemerintah pusat melalui KPP Pratama kepada daerahdaerah di seluruh Indonesia. Dimana dulu PBB dipungut dengan sistem banjar, namun sekarang sudah menjadi kewajiban dari wajib pajak itu sendiri menjalankan kewajibannya. Namun dari target-target walaupun sudah diturunkan tetap juga tidak tercapai bahkan dari tahun ke tahun terus menurun, sehingga perlu adanya sebuah kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak. Namun ini baru gebyarnya saja, ke depan Bupati Mahayastra berharap riilnya BPKAD harus turun ke desa-desa dalam segala hajatan maupun kegiatannya untuk mensosialisasikan agar diketahui bahwa pembayaran PBB adalah wajib. Karena di atasnya akan berdiri banyak hal, sebelum lunas PBB-nya nanti menu-
rut Bupati Mahayastra akan dikondisikan bahwa tidak boleh melakukan kegiatan apapun di atasnya. Jadi harus disadari, jangan hanya saat mau ada transaksi jual beli tanah baru mereka mengurus PBB. “Ini suatu terobosan yang baru, saya perintahkan karena empat tahun terakhir ini, PBB kita menurun bahkan dari target Rp 50 miliar kita turunkan nilai realisasinya dari tahun ke tahun berikutnya. Ini sesuatu yang mesti ada kebijakan khusus sehingga kita adakan gebyar dan para wajib pajak sebenarnya belum tentu malas membayar, ini mungkin karena mereka tidak tahu prosesnya, karena sistem pembayarannya sudah beda dengan yang dulu,” kata Bupati Mahayastra. Gebyar ini dilakukan bukan hanya menilai ketaatan, namun sekaligus pendataan dan kapan saat berikutnya harus membayar menjadi lebih mudah. Bupati Mahayastra juga mengapresiasi realisasi penerimaan pajak tahun 2019 yang meskipun belum mencapai 100 persen, tetapi sudah mendekati target yaitu 74,58 persen atau tercapai Rp 769,218 miliar lebih, dari target Rp 1.031 triliun lebih. Apresiasi juga diberikan Bupati Gianyar ke-
LAUNCHING - Bupati Gianyar Made Mahayastra saat me-’’launching’’ Gebyar Pembayaran PBB-P2 di areal CFD, Minggu (27/10) kemarin. pada mitra kerja pemerintah dalam intensifikasi penerimaan pajak daerah antara lain BPD, BRI, Pos dan Giro, BPR Werdhi Sedana, BKS LPD dan lembaga keuangan lainnya yang telah bekerja sama dalam pemungutan pajak daerah. Sementara itu, Kepala BPKAD Gianyar Ngakan Ketut Jati Ambarsika mengatakan, tujuan pelaksanaan gebyar selain untuk memenuhi target capaian PBB-P2, yang paling penting adalah momen pendataan dan validasi objek pajak, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak. Berdasarkan data di Kabupaten Gianyar, jumlah wajib pajak PBB-P2 seban-
yak 213.665 WP. Namun dari jumlah tersebut target penerimaan pajak PBB-P2 belum juga memenuhi harapan sesuai dengan potensi yang ada. Berdasarkan data target dan realisasi PBB P2 selama tiga tahun terakhir ini adalah tahun 2017 target Rp 50 miliar realisasi Rp 16,6 miliar. Tahun 2018 target Rp 30 miliar realisasi Rp 14,8 miliar dan tahun 2019 target Rp 30 miliar realisasi per 30 September 2019 baru Rp 10,2 miliar. Untuk teknis pelaksanaan pembayaran, kata dia setelah diawali dengan launching, pelayanan selanjutnya akan dilakukan melalui mobil keliling ke seluruh wilayah Kabupaten Gianyar. (ad799)
Meresahkan, Postingan Menghilangnya Bos Usaha ”Swing” Gianyar (Bali Post) Warga diresahkan dengan postingan akun facebook Aloha Ubud Swing yang mengumumkan hilangnya CEO atas nama Yande Saputra, Minggu (27/10) kemarin. Pada postingan itu tertulis terkait dugaan CEO Aloha Ubud Swing Yande Saputra diculik. Bahkan tercantum penawaran hadiah dengan nominal menggiurkan, yakni mencapai 5.000 US dolar bagi penemu bos Aloha atas nama Yande Saputra itu. Sementara Ketut Genyol yang diduga memiliki kaitan terkait hilangnya Yande Saputra dibandrol 500 US. Postingan ini sontak membuat banyak netizen penasaran. Postingan ini
juga membuat seratus lebih karyawan setempat resah. Namun, beberapa kalangan menilai postingan tersebut hoax alias tidak benar. Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali Post, penulis postingan itu diduga seorang warga asing berkewarganegaraan Polandia berinisial AS. Wanita ini sudah lama menetap di Ubud dan memiliki kedekatan dengan pemilik CEO Aloha Ubud Swing yang dikabarkan hilang tersebut. Informasi kuat menyebut keduanya sempat cekcok hingga Yande memilih pergi untuk menenangkan diri. Sayangnya akun itu menyebut Yande diduga diculik dan mengaitkan nama Ketut
Gonyol atau Ketut Sugiarta, warga asal Banjar Mambal, Mengwi, Badung. Sehingga asumsi di masyarakat berkembang jika Gonyol terlibat atas keberadaan Yande yang hingga kini masih misterius. I Ketut Sugiarta alias Gonyol yang berhasil ditemui Minggu kemarin mengaku resah dengan status di akun Aloha Ubud Swing itu. Terlebih ada kesan jika dirinya ada kaitan atas menghilangnya Yande. Versi Ketut Gonyol, dirinya sempat bertemu Yande Kamis (25/10) lalu. Pertemuan itu terjadi secara tidak sengaja di sebuah rumah sakit di Denpasar. “Yande ini adalah teman saya sejak kecil. Saya tidak tahu
masalah yang menimpanya. Saat itu kondisi kesehatannya drop dan saya antar untuk mendapat perawatan di rumah sakit. Setelah itu Yande pergi dengan sepeda motornya. Namun di FB saya seolah-olah ada kaitannya dengan Yande yang menghilang ini,” sesalnya. Ketut Gonyol mengaku tidak nyaman dengan status FB yang dinilai membayakan keselamatan diri dan keluarganya. Sebab berpotensi mengundang niat tidak baik dari pihak-pihak lain yang tergiur dengan imbalan menggiurkan seperti yang ditawarkan dalam akun FB itu. “Saya masih berkonsultasi untuk melakukan tindakan hukum. Sebab
status itu sangat meresahkan dan mengancam keselamatan saya dan keluarga,” ujarnya. Sementara itu, salah satu karyawan Aloha Ubud Swing membenarkan jika Yande tidak terlihat sejak Selasa (23/10) lalu. Namun diyakini menghilangnya Yande bukan dalam arti negatif dan tidak mungkin diculik orang. Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Gianyar AKP Denni Septiawan mengaku belum menerima laporan terkait informasi tersebut. Ditegaskan, pihaknya tidak ada menerima laporan kehilangan orang sebagaimana dimaksud. “Belum ada,” balasnya singkat via WhatsApp. (kmb35)
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
Prodi S-2 Terapan Perencanaan Pariwisata PNB Gelar Pengabdian Masyarakat Pengembangan Desa Wisata Agrocacao di Pohsanten
SEBANYAK 33 mahasiswa Program Magister (S-2) Terapan Perencanaan Pariwisata Politeknik Negeri Bali (PNB), Minggu (27/10) kemarin merealisasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pengembangan Desa Wisata Agrocacao di Banjar Pasatan, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Kegiatan pengabdian masyarakat PNB ini sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian program studi satu-satunya di Indonesia ini diarahkan oleh Dra. Ni Made Ernawati, MATM., Ph.D. didampingi sejumlah dosen pembimbing. Ditemui di sela-sela penyuluhan, Ernawati menjelaskan, pengabdian bertujuan menyempurnakan daya tarik wisata agrocacao (cokelat) di antaranya melalui pengerasan tour-trekk, pembuatan akses menuju sungai setempat, pengonsepan agrocacao edutour, pembuatan tour commentary serta strategi pemasaran produk-produk terkait. Rangkaian pengabdian ditutup dengan penyuluhan bertema “Bumi Berkelanjutan” yang diberikan secara khusus untuk kelompok Pengembang Desa Wisata Pohsanten, di samping
sejumlah anggota masyarakat setempat. Menurut Ernawati, pihaknya sudah melakukan penjajagan serta studi awal untuk kegiatan pengabdian program studi S-2 yang ber-tagline The School of Managers in Tourism ini. “Pengabdian masyarakat dilakukan dengan penuh perencanaan, didahului observasi mendalam terhadap alam dan geografi serta pendekatanpendekatan sosiokultural sebagai pengejawantahan konsep community-based tourism. Kegiatan ini sangat relevan bagi kedua belah pihak karena PNB memiliki paradigma pengembangan keilmuan green tourism yang bertanggung jawab pada keselarasan alam/lingkungan, eksistensi bisnis dan penghormatan sosial-budaya,” ujar doktor pariwisata lulusan Australia ini. Masyarakat Pohsanten yang ikut serta dalam kegiatan pengabdian ini antusias terlibat dalam pengelolaan wisata agrocacao. Kepala Desa Pohsanten terpilih, I Gusti Agung Sultra Gunadi Putra mengungkapkan, pengembangan wisata agrocacao sangat dibutuhkan desanya karena cokelat merupakan komoditas pertanian penting.
SOSOK Dorong Potensi Pemuda PEMUDA merupakan tonggak pembangunan sekaligus bibit pemimpin masa depan. Potensi positif para pemuda harus selalu diasah, sehingga nantinya menjadi pribadi yang unggul. KNPI, salah satu organisasi kepemudaan di Kabupaten Jembrana, berupaya mendorong para pemuda untuk maju dan kuat baik dalam prestasi maupun spiritual. ‘’Tahun ini kami gencarkan kegiatan yang berorientasi mengembangkan potensi positif kepemudaan, baik itu olahraga, kepemimpinan maupun kepedulian lingkungan,’’ ujar Ketua Harian KNPI Jembrana I Ketut Arya Tangkas. Menurut pria asal Dauhwaru ini, beberapa kegiatan telah digelar dan mendapat sambutan bagus dari kalangan pemuda. Misalnya Liga Sepak Bola Pelajar KNPI 2019 dengan peserta siswa tingkat SMA di Jembrana. Selain mencari bibit pemain untuk daerah, ajang ini juga mendorong para pemuda menjunjung tinggi sportivitas. ‘’Bukan hanya pemain, para pendukung atau suporter (dari kalangan siswa) juga sportif dan semakin atraktif,’’ kata staf Kejaksaan Negeri Jembrana ini. Dibandingkan kompetisi serupa tahun-tahun sebelumnya, dukungan yang diberikan suporter kali ini lebih kreatif dan meriah. KNPI juga akan menggelar Kemah Pemuda yang diikuti unsur pemuda. Kemah ini nantinya lebih mengedapankan kegiatankegiatan untuk mengasah peserta terkait kepemimpinan. (olo)
Produk cacao fermentasi ini telah mendapat sertifikasi dari Prancis tahun 2016 dan merupakan produk ekspor. Luas lahan cacao lebih dari 40 hektar dengan kelompok petani yang beranggotakan 20 orang. “Pengabdian S-2 Terapan Pariwisata ini semakin meyakinkan masyarakat di desa kami bahwa agrocacao di samping merupakan produk pertanian, juga dapat dijadikan produk pembeda dari begitu banyak jenis produk wisata di Bali,” jelasnya. Dalam pengabdian ini, masyarakat setempat dan mahasiswa program studi ini bersemangat melakukan penataan serta perbaikan tour trekk dengan pemandangan cokelatnya. Di samping itu, mahasiswa yang sebagian besar adalah manajer perusahaan dan pekerja industri pariwisata, intens terlibat dalam perencanaan manajerial agrowisata cokelat, khususnya terkait persoalan bagaimana me-link and match-kan antara produk-produk yang ada dan needs and wants wisatawan. Nyoman Budi Arma, CEO sebuah holding company hospitalitas, aktif memberikan wawasan, pengalaman, strategi-taktik dan pengoperasian
bagaimana mengundang pasar potensial, khususnya pangsa wisatawan peminat agrocacao agar mau datang, tertarik dan terlibat dalam agrowisata di Pohsanten. Sementara itu, Purna Wirananta, owner beberapa restoran, memberikan penjelasan bagaimana cara melibatkan pasar aktual dalam rangkaian siklus alamiah cokelat di kebunkebun yang ada, sehingga ada semacam sense of belonging bahwa cokelat tersebut adalah milik wisatawan. Diharapkan melalui pengabdian kepada masyarakat di Pohsanten ini, mahasiswa dapat memetik manfaat secara keilmuan dan bisa menghasilkan karya-karya tulis ilmiah terapan yang inovatif tentang berbagai aspek bisnis wisata agrocacao pedesaan yang dapat diterapkan kembali dalam bentuk-bentuk pengabdian lainnya. Ia menargetkan Pohsanten benar-benar menjadi Desa Wisata Agrocacao dalam pengertian yang sebenarnya. Dengan begitu, betul-betul terjadi situasi menang-menang (win-win solution) antara perguruan tinggi dan masyarakat karena ilmu benar-benar diterapkan dan dimanfaatkan untuk masyarakat. (ad813)
PENYULUHAN - Kegiatan penyuluhan agrocacao di Pasatan, Desa Pohsanten.
Mabuk di PPN Pengambengan 16 Remaja Ditertibkan
Negara (Bali Post) – Belasan remaja ditertibkan saat nongkrong sambil minum minuman keras di areal Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Kecamatan Negara, Sabtu (26/10) malam. Mereka terjaring petugas gabungan dari Satuan Polair Polres Jembrana, TNI-AL, Babinsa, Bhabinkamtibmas, PPN Pengambengan, serta aparat Desa Pengambengan dan Desa Tegal Badeng Barat saat melakukan patroli sterilisasi areal pelabuhan.
Bali Post/kmb26
PEMBINAAN - Petugas melakukan pembinaan kepada 16 remaja yang diketahui minum-minuman keras di areal Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Sabtu (26/10) malam.
Para pemuda yang diketahui berasal dari desa sekitar itu duduk-duduk di bangunan baru PPN yang belum digunakan. Selain nongkrong secara bergerombol, mereka diketahui minum-minuman keras bahkan sampai mabuk. Kasat Polair Polres Jembrana Iptu Eddy Waluyo mengatakan, dalam patroli itu petugas mendapati 16 anak muda yang minum minuman keras seperti arak, bir dan anggur kolesom. Petugas juga mengamankan 12 botol minuman berbagai jenis. Selanjutnya mereka dibawa ke Kantor PPN dan diberikan pembinaan. ‘’Kami minta tidak mengulangi lagi perbuatan-
nya dengan membuat surat pernyataan. Setelah membuat surat pernyataan, mereka kami arahkan langsung pulang ke rumah masing-masing,’’ terangnya. Patroli sengaja dilakukan saat malam hari hingga dini hari untuk memastikan areal pelabuhan tetap steril. Sebab, wilayah PPN Pengambengan sejatinya difungsikan untuk kegiatan perikanan. Patroli semacam ini akan dilakukan rutin setiap bulan’’Aksi minumminuman keras ini dikhawatirkan memicu perkelahian dan hal lain yang mengganggu keamanan dan ketertiban,’’ ujarnya. (kmb26)
Pilkada, Dukungan Calon Perseorangan Minimal 23.529 Negara (Bali Post) – KPU Kabupaten Jembrana menetapkan jumlah dukungan minimal bagi calon bupati dan wakil bupati dari perseorangan. Dalam rapat pleno tertutup yang digelar Sabtu (26/10) lalu, jumlah syarat dukungan minimal sebanyak 10 persen dari jumlah pemilih tetap (DPT) terakhir. Dengan demikian, calon bupati dan wakil bupati dari jalur independen (non-partai) harus mengumpulkan 23.529 orang pendukung. Ketua KPU Jembrana Ketut Gde Tangkas Sudiantara, Min-
ggu (27/10) kemarin mengatakan, rapat pleno ini dilakukan berdasarkan PKPU 15 Tahun 2019 tentang Tahapan Program dan Jadwal Pilkada 2020. Dalam tahapan, KPU Jembrana harus menetapkan syarat minimal dukungan dan sebaran calon perseorangan. Dari rapat pleno tersebut didapat syarat minimal dukungan sebanyak 23.529 orang. Dasar penetapan syarat minimal dukungan dan sebarannya mengacu pada UU 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, PKPU 3 dan 15 Tahun 2017 tentang Pencalonan serta SE
KPU RI No.1917 dan SE KPU RI No. 2096 yang mengatur tentang DPT terakhir. ‘’Jadi, berdasarkan ketentuan itu dan jumlah DPT terakhir yang kami tetapkan pada pemilu terakhir 235.284, maka syarat minimal dukungan calon perseorangan 10 persen dari jumlah DPT yakni 23.529,’’ tandasnya. Selain itu, dukungan diharuskan tersebar di 50 persen dari total jumlah kecamatan. Oleh karena di Jembrana ada lima kecamatan, maka dukungan minimal tersebar di tiga kecamatan. ‘’Ini merupakan
syarat minimal dukungan dan sebaran calon perseorangan pemilihan bupati dan wakil bupati Jembrana tahun 2020. Bila kurang dari jumlah itu, tentunya gugur,’’ jelas Tangkas Sudiantara. Secara teknis aturan, apabila saat verifikasi faktual nanti ditemukan ada dukungan yang tidak sesuai harus diganti. ‘’Sesuai aturan sebelumnya, satu dukungan tidak sah harus diganti dua kali lipat. Sebelum ada aturan baru, aturan lama masih berlaku,’’ tambah Komisioner Divisi Hukum itu. (kmb26)
RAPAT PLENO – Rapat pleno yang digelar KPU Jembrana terkait penetapan syarat dukungan minimal paslon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan.
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
Warga Kurang Mampu Terima Paket Sembako
SEMBAKO - Warga kurang mampu saat menerima bantuan paket sembako dari panitia IKAPTK.
Bali Post/kmb41
Perkim Sasar Ribuan Calon Penerima Bedah Rumah
Amlapura (Bali Post) Pemerintah Karangasem melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Karangasem tahun ini menyasar 1.063 calon penerima bedah rumah bagi warga yang kurang mampu. Kepala Dinas Perkim Karangasem Mertha Tanaya, Minggu (27/10) kemarin mengungkapkan, bagi warga kurang mampu yang menerima bantuan bedah rumah digelontorkan dana masing-masing ke calon penerima sebesar Rp 30 juta. Kata dia, dana yang dipergunakan bersumber dari APBD Induk dan Perubahan 2019. “Kita juga mendapatkan
bantuan rehab rumah sebanyak 500 unit dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Untuk biaya rehab diberikan Rp 17,5 juta. Untuk warga yang menerima bantuan rehab ini, ada di Kecamatan Abang dan Manggis,” ucapnya. Tenaya menambahkan, untuk warga kurang mampu yang menerima bantuan bedah ru-
mah ini, dimonitor oleh aparat desa lewat kepala dusun lalu ke kepala desa atau perbekel. Nantinya, perbekel yang akan mendata apakah warga tersebut memang layak menerima bantuan atau tidak. “Tidak semua data yang masuk otomatis menerima bantaun bedah rumah. Namun pihak desa memprioritaskan mana warga yang memang
membutuhkan bantuan ini. Untuk itu, pihak desa yang menyaring warganya yang diprioritaskan. Yakni, mana warga akan menerima lebih awal,” kata dia. Lebih lanjut dikatakan, untuk pembangunan bedah rumah, pihaknya membentuk tim penyelenggara. Termasuk, pemilihan bahan juga dilakukan oleh penyelenggara di bawah. “Dalam proses pembangunan kita rutin lakukan pemantauan ke lapangan untuk memastikan pengerjaan bangunannya,” jelas Tenaya. (kmb41)
Kunjungi Museum Lontar Dukuh Penaban
Pengunjung Disuguhi Teh Bawang Adas Amlapura (Bali Post) Berbagai terobosan dilakukan pengelola Museum Lontar Dukuh Penaban, Karangasem untuk memberikan pelayanan kepada pengunjung. Yang terbaru, pengelola menyediakan Teh Bawang Adas yang dapat dinikmati oleh para pengunjung museum tersebut. Pembuat Teh Bawang Adas, Ni Kadek Candra Dewi, Minggu (27/10) kemarin mengungkapkan, Teh Bawang Adas ini merupakan produk asli warga Dukuh Penaban. Teh ini sudah mulai diproduksi sejak maret 2019 lalu. Resep teh bawang Adas disadur dari salah satu koleksi lontar usada (pengobatan - red) di Museum Lontar Dukuh Penaban. “Teh ini memiliki banyak manfaat. Salah satunya bisa jadi obat panas dalam yang cukup ampuh. Teh ini tidak dicampur pemanis ataupun gula. Jadi, teh masih alami. Teh ini disajikan untuk para pengunjung yang berkunjung ke sini,” ucapnya. Candra Dewi menambahkan, untuk proses pembuatan Teh Bawang Adas ini cukup simpel dan mudah. Bawang Adas diiris tipis. Setelah itu bawang direbus dengan air hingga berwarna merah gelap. “Setelah itu teh siap disajikan,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, di musim kemarau ini bahan baku Teh Bawang Adas ini memang sulit didapatan. Jelas dia, biasanya Bawang Adas ini tumbuh di areal kawasan Museum Lontar. “Mungkin karena panas, bawangnya mati. Semoga saat musim hujan, bawang kembali banyak yang tumbuh,” harapnya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
TEH - Pengelola Museum Dukuh Penaban siapkan Teh Bawang Adas untuk para pengunjung.
Amlapura (Bali Post) Puluhan warga kurang mampu di Karangasem, Minggu (27/10) kemarin, menerima paket sembako. Bantuan tersebut diberikan oleh Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Karangasem, di Museum Lontar Dukuh Penaban. Acara tersebut dibalut gathering dan bakti sosial serangkaian Hari Sumpah Pemuda. Ketua IKAPTK I Wayan Purna mengatakan, ada 60 paket sembako yang diserahkan untuk puluhan warga kurang mampu. Kata dia, apa yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat, khususnya bagi warga Karangasem yang kurang mampu. “Puluhan warga yang menerima sembako itu dari Kelurahan Karangasem,” ucapnya. Ketua panitia kegiatan I Ketut Juniasa Wijaya menambahkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata dan pengabdian IKAPTK Karangasem kepada masyarakat. Kata dia, hal ini
sejalan dengan implementasi dari moto pendidikan kepamongprajaan yakni Abdi Praja Dharma Satya Negara Bhakti yang memiliki makna bahwa pamong praja sebagai aparatur pelayanan masyarakat yang tulus dan setia. “Baksos ini memang belum mampu menjangkau masyarakat luas. Namun, setidaknya lewat kegiatan ini mampu memotivasi organisasi yang lain supaya ikut melaksanakan kegiatan seperti yang kita lakukan untuk membantu masyarakat khususnya warga yang kurang mampu,” katanya. Selain kegiatan baksos, family gathering juga diisi dengan kegiatan outbond yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan kekompakan keluarga besar IKAPTK Karangasem. Kegiatan ini juga diisi dengan game Interaktif Tanggap Bencana, sejalan dengan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana dari BPBD Karangasem. (kmb41)
Bali Post/kmb41
SERAHKAN - Kepala SMPN 3 Amlapura I Nengah Puspa bersama guru saat mengangkat piala di hadapan guru dan pelajar yang berhasil meraih juara umum.
Meriahkan KTS, SMPN 3 Amlapura Gelar Berbagai Lomba Kelas IX A Sukses Rebut Juara Umum I
Amlapura (Bali Post) Dalam memeriahkan pelaksanaan Kegiatan Tengah Semester (KTS), SMPN 3 Amlapura melaksanakan berbagai jenis kegiatan lomba yang digelar mulai 23 Oktober - 26 Oktober 2019 lalu. Lomba ini dilakukan sebagai upaya untuk mengimplementasikan visi dan misi sekolah. Kepala SMPN 3 Amlapura I Nengah Puspa mengatakan, dalam memeriahkan pelaksanaan KTS di SMPN 3 Amlapura, pihak sekolah melaksanakan berbagai jenis kegiatan lomba. Kata Puspa, lomba yang dilakukan di antaranya lomba poster, putra-putri spentripura, busana adat ke pura, matanding canang dan kwangen, keindahan kelas, keindahan kebun, menyanyi, mengetik, membaca puisi, masatua Bali, pidato bahasa Bali, reading text, olimpiade matematika, olimpiade IPA, olimpiade IPS, cerdas cermat dan minifutsal. “Untuk pemberian juara menggunakan format medali. Artinya, siapa yang berhasil meraih medali emas paling banyak, kelas itulah yang berhak menjadi juara umum. Dan dari hasil lomba, Kelas IX A berhasil meraih juara umum I dengan memperoleh 5 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Untuk peringkat kedua diraih
Kelas VIII C dengan torehan 4 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu. Sedangkan peringkat ketiga ditempati Kelas VIII F dengan mendulang 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu,” ucap sang Kasek. Puspa menambahkan, kegiatan lomba tidak hanya berbentuk akademik saja, namun non-akademik juga dilombakan dalam KTS ini. Pasalnya, kegiatan lomba yang dilaksanakan pihak sekolah ini dalam upaya untuk mengimplementasikan visi dan misi sekolah yakni semangat berprestasi, religius, menyenangkan, dan berwawasan lingkungan. “Kita berharap lewat berbagai kegiatan yang dilakukan, maka akan dapat meningkatkan wawasan siswa agar lebih baik lagi,” jelas Puspa. Dia menambahkan, setiap pelaksanaan kegiatan KTS, pihak sekolah memberikan apresiasi atau penghargaan individu siswa, guru maupun kelas secara insidental. Kata dia, bila ada siswa yang meraih prestasi di tingkat kabupaten maupun provinsi, siswa dan guru akan dipanggil ke depan di hadapan siswa untuk langsung diberikan penghargaan. Selain itu, setiap enam bulan sekali atau saat pembagian rapor siswa dan setiap tahun sekali saat pelepasan siswa kelas IX,
siswa yang berprestasi parade ke depan dan diberikan penghargaan. “Kita juga memberikan penghargaan kepada guru-guru bagi yang persentasi kehadiran paling tinggi ke sekolah. Mulai dari kehadiran mengajar dan kehadiran Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Untuk PPK yakni mengimplementasikan kegiatan di sekolah seperti upacara bendera, doa bersama, pembiasaan bahasa yakni bahasa Bali, Indonesia dan bahasa Inggris, senyum sapa dan yang lainnya,” jelas mantan Kepala SMPN 4 Abang ini. Sementara itu, Ketua Panitia I Gede Perasi Hana menambahkan, untuk pelaksanaan kegiatan ini sumber dana yang dipergunakan dari dana BOS. Kata dia, siswa yang mengikuti lomba ini mulai dari kelas VIIIX dengan jumlah siswa 670 orang. “Sekolah sebagai ujung tombak, wajib untuk melakukan pembinaan dan mengembangkan segala potensi dan bakat siswa lewat lomba-lomba. Dan kita harap ke depannya, kita terus dapat melaksanakan kegiatan seperti ini secara berkesinambungan untuk memberikan ruang siswa untuk berkreasi dan berkreativitas sesuai bakat dan kemampuan yang dimiliki,” harap Hana. (kmb41)
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
Turun ke Banjar Warga Kusamba Serbu Layanan Samsat Semarapura (Bali Post) Guna meningkatkan kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor, Samsat Klungkung melanjutkan agenda turun ke banjar, Sabtu (26/10) lalu. Kali ini sasarannya adalah warga Desa Kusamba, Kecamatan Dawan. Kesempatan ini tidak disiasiakan warga setempat. Mereka langsung menyerbu tempat layanan, meski program pemutihan masih berlangsung sampai 6 Desember mendatang. Pelayanan dimulai pukul 14.00 sampai 20.00 wita. Samsat Klungkung sengaja memberikan waktu cukup panjang untuk memudahkan warga setempat mengurus pajak kendaraannya. Selain untuk menyelesaikan tunggakan PKB, agenda ini sebagai cara mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor serta menyebarluaskan informasi mengenai pemutihan yang masih berlangsung sampai 6 Desember 2019. Kepala UPTD Klungkung I Ketut Yasa Suarsana mengatakan, bentuk pelayanan turun ke banjar-banjar ini merupakan hasil koordinasi dan kerja sama yang baik antara UPTD Bapenda, Polres Klungkung, BPD Bali Cabang Klungkung, dan PT (Persero) Jasa Raharja Cabang Bali. Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk melaksanakan kegiatan pengecekan dan pengobatan gratis kepada masyarakat di sekitar Desa Kusamba. Menurut Kanit Regiden Sat Lantas Polres Klungkung, Iptu I Wayan Sukarya, agenda turun ke banjar ini berhasil menyelesaikan tunggakan dan pembayaran samsat reguler 68 unit kendaraan roda dua dan roda empat. “Ini merupakan salah satu terobosan kreatif untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor, agar lebih efisien dari sisi waktu dan jarak,” katanya. Melihat agenda ini efektif, program turun ke banjar-banjar akan berlanjut dan menyasar seluruh banjar se-Kabupaten Klungkung. Sebab, masyarakat antusias, sehingga tingkat partisipasinya cukup tinggi. “Wajib bagi kami sebagai pelayan masyarakat memenuhi pelayanan ini. Ini sudah menjadi program prioritas kami dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Ini berjalan efektif karena ada komunikasi dengan klian banjar,” tegasnya. (kmb31)
Bali Post/kmb31
PIMPIN RAPAT - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat memimpin rapat dengan warga di Kantor Camat Nusa Penida.
Tata Pantai Banjar Nyuh Pemkab Data Tanah Negara Semarapura (Bali Post) -
Pemkab Klungkung berencana menata kawasan pesisir Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida. Penataan akan dilakukan dengan membuat jogging track ke arah timur sejauh kurang lebih 4 kilometer, sebagai daya tarik pariwisata di wilayah itu. Untuk mewujudkan rencana tersebut, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, menggelar pertemuan dengan masyarakat setempat di Kantor Camat Nusa Penida, Minggu (27/10) kemarin.
Bali Post/kmb31
URUS PAJAK - Warga Kusamba mengurus pajak kendaraan bermotor ketika layanan Samsat Klungkung turun ke banjar di desa setempat.
Pertemuan dipandu langsung oleh Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra. Hadir pimpinan OPD terkait, Badan Pertanahan Kabupaten Klungkung dan dari unsur TNI-Polri. Menurut Sekda Putu Winastra, pertemuan kali ini untuk mengin-
ventarisasi atau melakukan pendataan tanah negara yang dimanfaatkan oleh masyarakat atau pelaku pariwisata. Rapat itu juga sebagai tindak lanjut setelah sebelumnya dilakukan penyisiran di pinggir pantai dari kawasan Banjar Nyuh ke arah
Inovasi ’’Melimpah’’ Bangun Kesadaran Warga Kelola Sampah Semarapura (Bali Post) Setiap wilayah memiliki cara tersendiri dalam mengelola sampah. Apalagi pemerintah daerah juga sedang serius melakukannya dengan beragam inovasi, bahkan hingga upaya penegakan Perda Nomor 7 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah. Seperti Kelurahan Semarapura Kaja yang berupaya mengatasi asalah sampah di wilayahnya dengan Inovasi ‘’Melimpah’’ (Mepatung dari Hasil Bank Sampah). Cara itu untuk terus memperkenalkan program bank sampah sekaligus mendukung penerapan Perda Nomor 7 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah. Masyarakat akan semakin terbiasa melakukan pemilahan sampah organik dan non-organik di rumah tangga dan menaati jadwal pembuangan sampah sesuai waktu yang ditentukan. Hasil pemilahan dapat membawa nilai ekonomis dengan menjadi anggota bank sampah di setiap lingkungan. ‘’Setiap enam bulan sekali, dilakukan kegiatan mapatung, diprakarsai oleh kader bank sampah di masingmasing lingkungan, dengan membawa sampah plastik,’’ kata Komang Muliarta, Ketua Panitia Pekan Raya Pasar Rakyat dan Launching Inovasi Melimpah di Kelurahan Semarapura Kaja, Sabtu (26/10) malam. Melalui Inovasi Melimpah, ia yakin lingkungan terbebas dari sampah plastik. Sementara terkait Pekan
Raya Pasar Rakyat, menurutnya, sekaligus untuk meningkatkan potensi kelurahan di bidang perekonomian melalui para pelaku usaha kuliner dan UMKM. Agar lebih dikenal dengan menjadi salah satu identitas wilayah sebagai potensi warga. ‘’Di Pekan Raya Pasar Rakyat Semarapura Kaja terdapat 20 stan kuliner serta 12 stan pameran kerajinan dan UMKM yang berlangsung selama dua hari sampai Minggu,’’ ujar Muliarta. Wakil Bupati Klungkung Made Kasta yang berkesempatan hadir menyampaikan, Pekan Raya Pasar Rakyat penting untuk mengangkat, memperkenalkan, dan mempro-
mosikan potensi yang dimiliki desa dan kelurahan. Pihaknya tetap mendorong setiap desa atau kelurahan untuk menciptakan inovasi positif, yang memiliki dampak baik bagi kehidupan masyarakat. Seperti halnya Perda tentang Pengelolaan Sampah, pemerintah daerah kini sedang serius menindak tegas masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Satpol PP sudah diinstruksikan langsung oleh Bupati Klungkung Nyoman Suwirta untuk menciduk warga yang demikian, kemudian menjeratnya dengan perda. Selanjutnya, diproses dalam persidangan tipiring dan dikenakan denda. (kmb31)
Bali Post/kmb31
PESTA RAKYAT - Wabup Klungkung Made Kasta saat melihat salah satu hasil karya warga dalam agenda Pekan Raya Pesta Rakyat Semarapura Kaja.
timur sejauh 4 kilometer yang berpotensi dilakukan penataan kawasan pesisir pantai. “Melalui rapat ini kami menyamakan persepsi dulu, sehingga pemahaman kami sama terkait langkahlangkah ke depan dalam menata kawasan pariwisata
Nusa Penida,” ujar Sekda Putu Winastra. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan, dari pendataan tanah negara tersebut, selanjutnya akan dilakukan penyertifikatan atas nama pemerintah daerah. Penyertifikatan ini bukan maksud pemerintah daerah untuk menguasai, tetapi menata agar lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Karena setiap langkah atau penataan yang dilakukan oleh pemerintah, harus dilengkapi dengan
sertifikat. “Setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah harus jelas untuk apa, objeknya di mana. Itu harus jelas,” sebut Bupati Suwirta. Untuk tahap awal, Bupati Suwirta menugaskan Dinas Pekerjaan Umum Klungkung bersama Badan Pertanahan Klungkung turun bersama ke lapangan melakukan pengukuran. Nantinya akan dibuatkan kajian lebih lanjut, baik itu terkait studi kelayakan/ feasibility study (FS) maupun Detail Engineering Design (DED). (kmb31)
Bangun Budaya Literasi
SMAN 1 Semarapura Gelar Bedah Buku Semarapura (Bali Post) Menurunnya minat baca sebagai dampak dari perkembangan teknologi informasi, menimbulkan kekhawatiran banyak pihak. Padahal, tradisi membaca dulu menjadi budaya yang mengantarkan seseorang berkembang lebih baik sebagai wahana menuju jendela dunia yang lebih luas. Menyadari dampak negatif itu, SMAN 1 Semarapura ingin membangun budaya literasi pada siswa dengan membangkitkan dunia sastra. Salah satunya melalui agenda bedah buku karangan penulis ternama di Bali di Aula SMAN 1 Semarapura, Sabtu (26/10) lalu. Kepala SMAN 1 Semarapura I Dewa Gede Anom, S.Pd. mengatakan, Gerakan Literasi SMAN 1 Semarapura ini sebagai awal agenda tahunan sekolah, yakni Bulan Bahasa pada Oktober ini. Pihaknya ingin, gerakan literasi ini semakin masif di sekolah. Agenda bedah buku menghadirkan penulisnya, Cok Sawitri, dan dua orang pembedah buku, yakni Ida Bagus Wayan Keniten, S.Pd., M.Hum. dan Ida Bagus Pawanasuta, S.Pd., M.Pd. Datang pula pencinta sastra di Bumi Serombotan baik dari bidang akademisi maupun non-akademisi, guru dan pegawai SMAN 1 Semarapura serta siswa SMAN 1 Semarapura yang tertarik dunia sastra. Diskusi antara penulis dan pembedah buku berlangsung menarik.
Bali Post/kmb31
BEDAH BUKU - Gerakan Literasi SMAN 1 Semarapura khusus menggelar bedah buku. Banyak pertanyaan yang muncul dari peserta bedah buku. Respons ini memperlihatkan bagaimana antusias siswa dan pencinta sastra di Klungkung dalam upaya bersama menumbuhkembangkan kembali dunia literasi, sehingga bermanfaat bagi siswa dan perkembangan dunia literasi. “Tujuan bedah buku ini untuk membangkitkan minat siswa SMAN 1 Semarapura dalam berliterasi dan mengajaknya berpikir kreatif dalam menulis. Ini sebagai bentuk aplikasi berliterasi,” kata Anom. Menurutnya, gerakan literasi seperti ini sudah termasuk bagian
dari pembelajaran untuk memperkuat gerakan literasi. Agenda ini dinilai cukup serius, karena untuk sasaran siswa, bedah buku sudah tingkatan utama, dibandingkan agenda dasar-dasar sastra lainnya. “Bedah buku sudah pembelajaran tingkat tinggi,” ujar I Wayan Sunartha, salah satu pencinta sastra. Bedah buku ini diharapkan menjadi wadah awal kebangkitan sastra di SMAN 1 Semarapura. Agenda literasi ini selanjutnya akan diperkuat dalam agenda lain dalam rangka Bulan Bahasa. (kmb31)
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 72 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Cari Therapist dan Salon Hub:087860600877
Dcr Admin,Wnt, utk Distributor, Bw lam lsg ke Jl.Sentanu No.20 Peguyangan Dps Tlp.08179707278
B.BP.001.10.19.0000794
*Dcr Receptionist,SpaTherapist REBORNspa,Jl.SunsetA1P:766744
Dcr Karywan Fotocopy di kantor Notaris,Pria,Min SMA,Pengalaman tdk diutamakn.Jln.WR.Supratman No.148 Dps Hub:087853090369
Cr Asst Apoteker fultime u. Apt Sekar,Dipongr 135.085100492291
Dcr tng krim lele (pke spd mtr) H.081246682139 / 081916982311
Dcr PRT wnt tgl dlm Gj. 2Jt serius kerja,Telp.087734684240
Dicari staff Maintenance u/ Villa Hub (0361) 4741681
B.BP.154.10.19.0000793
B.BP.001.10.19.0000731
B.BP.001.10.19.0000713
B.BP.004.10.19.0000795
B.BP.001.10.19.0000742
B.BP.004.10.19.0000792
B.BP.004.10.19.0000682
SERVICE
PT.Success Bersama Bali.Butuh Tng:Reception,Room Boy,Waiter/ ss,Housekeeping,Cook,Bartender Accounting utk di Hotel Keliki Luxury Lodge.Syrt:Fotocopy KTP Ijazah Terakhir & Surat Pengalaman kerja.Lamaran dibawa lsg jam 14.00-17.00 wita hr SeninSabtu Hub.081339414492 B.BP.001.10.19.0000740
Kantor Konsultan Pajak,Butuh SMK/D3/S1Akuntansi.0818559777 B.BP.001.10.19.0000773
Dicari: Salesman/Girl Penglman Gaji 3Jt,Transport,Komisi, Bonus.Hub:087761391444 B.BP.001.10.19.0000669
SMK di Dps Bth Guru Bhs Coding Staf IT,Humas syarat SMK/Diploma Teamwork,Ke LN Gratis,Honor Menarik.E:tugasbali@yahoo.com B.BP.001.10.19.0000780
Dicari Markom pengalaman tidak diutamakan. Kirim CV ke iklanbp@yahoo.co.id telp. 081 802 411 818 G.01
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
BIRO JASA
DIJUAL MOBIL
RUPA - RUPA SERVICE
BENGKEL LAS SERVICE
Free
n
Desig
Money Back Guarantee �
Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll
� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)
ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com
C 0000051 bkl
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
DIJUAL MOBIL
PROPERTY
HONDA
DIJUAL RUMAH
Honda CRV 2.0-AT 2008 Coklat Tua Metalik. 0811.229.0099
Cpt Dijl/Dkont Rmh+isi,4KT,3KM Jl.Jayagiri Hub:081239657777
B.BP.004.10.19.0000811 TOYOTA
BUC Innova G Th 2006 Tgn 1 Silver Hub.08123605780 B.BP.001.10.19.0000796
Toyota Fortuner 2.7 GAT 2009 Putih Mulus Ex Dokter, Asli Bali 0811385654 Harga Nego B.BP.004.10.19.0000704
RUPA-RUPA Dana LCair Jmk BPKB/Sertipikat T.412815 / 085337370228 B.BP.001.10.19.0000355
B.BP.001.10.19.0000791
Dijual Rumah elit LT5,4A LB 2,8A, 2FL,Swimming pool di Sekar Tunjung 6 Gatsu Timur Hub.Mr.Chang Hp.08123830201 B.BP.001.10.19.0000602
Djl Rmh LT178m2 cash-kredit SibangGedeBadungH.082340011333 B.BP.001.10.19.0000555
BIRO JASA Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan BulananSIUPNPWP081338344155 B.BP.001.10.19.0000082
Saya Siap Kerja Parttime Nyusun dan Lapor Pajak Bln/Thn WA : 085931263189 B.BP.004.10.19.0000797
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
Bupati Apresiasi KMB Gerakkan Ekonomi Masyarakat Bangli (Bali Post) Kelompok Media Bali Post (KMB) kembali turun ke pasar tradisional untuk menyapa pembacanya. Minggu (27/10) kemarin, pasar yang dikunjungi yakni Pasar Kidul di Kabupaten Bangli. Di pasar berlantai dua tersebut, rombongan KMB yang dipimpin langsung Pimpinan KMB Satria Naradha bersama Bupati Bangli I Made Gianyar membagikan koran edisi khusus, bingkisan buku serta tabungan ajeg Bali kepada sejumlah pedagang. Sebelum ke Pasar Kidul, Pimpinan KMB mengantarkan langsung koran kepada Bupati Bangli I Made Gianyar di rumah jabatannya dengan mengendarai sepeda motor. Kegiatan ini serangkaian HUT ke-71 Bali Post. Kedatangan rombongan KMB bersama Bupati I Made Gianyar di Pasar Kidul pagi kemarin, mendapat sambutan hangat para pedagang dan pengunjung pasar. Sejumlah pedagang mengaku senang bisa mendapat koran gratis dan tabungan ajeg Bali dari KMB. Seperti yang diungkapkan Putu Meri, pedagang kue yang berjualan di lantai dua. Dia mengucapkan terima kasih atas koran gratis, bingkisan buku dan tabungan ajeg Bali yang diberikan kepadanya. Dengan tabungan ajeg Bali, kini dia sudah menjadi anggota Kop-
erasi Krama Bali (KKB). “Senang bisa ikut jadi bagian anggota KKB, karena setahu saya di sana kita bisa nabung dan ada simpan pinjamnya untuk modal usaha,” kata Meri. Pedagang muda asal Banjar Gunaksa, Kelurahan Cempaga ini pun berharap ke depan, KMB bisa semakin sukses dan dapat selalu menyajikan berita-berita yang baik dan mendidik. “Saya harapkan, kegiatan seperti ini bisa diadakan setiap tahun. Sehingga semua pedagang bisa kebagian seperti yang saya dapatkan hari ini,” ujarnya. Bupati I Made Gianyar dalam kesempatan kemarin juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan KMB di Pasar Kidul. Atas nama masyarakat utamanya pedagang, Bupati mengucapkan terima kasih, karena KMB sudah bergerak ke pasar-pasar dan ikut menggerakkan ekonomi masyarakat. Dia berharap tabungan ajeg Bali yang diberikan KMB bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pedagang untuk membantu modal usaha. “Kami juga mengajak pedagang agar sisa dari usahanya ditabung melalui Koperasi Krama Bali. Kami akan kawal terus melalui Disperindag, sehingga ekonomi masyarakat Bangli bisa tergerakkan,” kata Made Gianyar. (kmb40)
Bali Post/edi
KORAN - Pimpinan KMB Satria Naradha bersama Bupati Bangli I Made Gianyar membagikan koran kepada pedagang Pasar Kidul, Minggu (27/10) kemarin.
Debit Air Menurun
PDAM Layani Pelanggan Secara Bergilir
Bangli (Bali Post) -
Bali Post/ist
CAR FREE DAY - Acara car free day di Lapangan Kapten Mudita Bangli.
Tingkatkan Kualitas Kesehatan
Polres dan Pemkab Gelar ’’Car Free Day’’ Bangli (Bali Post) – Tidak seperti biasanya, Lapangan Kapten Mudita pada Minggu (27/10) kemarin dan jalan raya di sekitar lapangan diramaikan warga yang berolahraga. Mereka ikut acara car free day (hari bebas kendaraan bermotor) yang digelar Polres Bangli dan Pemkab Bangli. Selain masyarakat umum, acara car free day juga diikuti sejumlah pejabat Forkompinda dan OPD di Bangli. Acara car free day kemarin mengangkat tema ‘’Bersih Udaraku dan Bersih Kotaku’’. Kegiatan perdana car free day diikuti kurang lebih 3.000 warga dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai, siswa dan masyarakat umum lainnya. Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo mengatakan, car free day rencananya akan dilaksanakan setiap hari Minggu pukul 06.00 Wita sampai dengan pukul 10.00 Wita. ‘’Mudah-mudahan car free day bisa terus berlanjut setiap hari Minggu agar tujuan besar kami bisa terwujud yaitu meningkatkan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia maju,’’ kata Kapolres. Car free day yang dilaksanakan kemarin
diawali dengan senam aerobik bersama. Selain diisi kegiatan olahraga, dalam car free day juga dilaksanakan pelayanan publik oleh Polres Bangli seperti SIM keliling, dan sosialisasi Smart SIM atau e-Money, dan SKCK online. Dalam kesempatan tersebut, Kejari Bangli juga menyosialisasikan agar masyarakat yang kena tilang segera mengambil barang buktinya ke tempat yang telah disediakan. Sementara itu, Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan acara ini dipersembahkan untuk masyarakat agar bisa meningkatkan kualitas kesehatannya. ‘’Masyarakat di sini bisa menikmati udara yang bersih tanpa asap kendaraan dan bisa berjualan makanan, jajanan dan barang kerajinan, sehingga mereka tambah sehat serta bisa meningkatkan penghasilan yang dapat membantu perekonomian keluarga,’’ kata Made Gianyar. Diharapkan masyarakat bisa terus datang mengikuti acara ini untuk menjaga kesehatan di samping juga membuat kota menjadi lebih ramai. ‘’Masyarakat juga akan mudah untuk mendapat pelayanan publik bukan saja saat jam kantor,’’ kata Made Gianyar. (kmb40)
Entaskan Kemiskinan Dinsos Gandeng Relawan Bangli (Bali Post) Pengentasan kemiskinan terus diupayakan Dinas Sosial Provinsi Bali. Guna mempercepat pengentasan kemiskinan, Dinsos Bali menggandeng relawan. Seperti yang dilakukan di Desa Subaya, Kintamani, Minggu (27/10) kemarin. Bersama Relawan Bali, Dinsos Bali dipimpin langsung Kadinsos Dewa Gede Mahendra turun ke lapangan melihat kondisi dan memban-
tu para lansia dan anak-anak kurang beruntung di desa setempat. Sebanyak 40 bungkus paket sembako diserahkan Relawan Bali untuk para lansia dan tas sekolah beserta alat tulis kepada anak-anak. Selain itu, relawan juga mmberikan 5 bedah rumah untuk warga Desa Subaya. Mahendra menyambut baik kegiatan sosial yang dilakukan Relawan Bali. Kegiatan ini menurut Dewa
Mahendra merupakan bentuk kepedulian sesama. “Relawan Bali bersama pemerintah bergandengan tangan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial. Ini sangat bagus dan kita apresiasi, selama ini sinergitas sudah berjalan baik,” ujar mantan Penjabat Bupati Bangli itu. Diharapkan ke depan semakin banyak relawan kemanusiaan yang berpartisipasi dalam pengentasan kemiskinan di Bali. (kmb40)
Bali Post/ist
KURANG MAMPU - Dinsos Bali bersama Relawan Bali membantu masyarakat kurang mampu di Desa Subaya Kintamani.
Kemarau panjang menyebabkan debit air di sumber mata air Tirta Barong menurun. Kondisi itu membuat PDAM Bangli terpaksa melayani pelanggan secara bergilir di wilayah Desa Tamanbali dan sekitarnya, sejak beberapa hari terakhir. Plt. Direktur PDAM Bangli Nyoman Terus Arsawan mengungkapkan, debit air di sumber air di Tirta Barong mengalami penurunan hingga lima puluh persen. Penurunan terjadi karena dampak musim kemarau panjang akhir-akhir ini. Akibat penurunan debit air ini, pasokan air untuk pelanggannya yang ada di wilayah Desa Tamanbali menjadi terganggu. “Setiap tahun saat kemarau pasti terjadi gangguan. Tapi tidak selalu sama. Sekarang kan kemaraunya
panjang, sehingga penurunan debit airnya sangat signifikan,” ujarnya, Minggu (27/10) kemarin. Untuk mengatasi gangguan akibat penurunan debit tesebut, pihaknya mengaku telah melakukan pengaturan waktu pandistribusian air. Pasokan air diialirkan ke pelanggan secara bergilir beberapa jam sekali. Gangguan dan pendistribusian air sudah disampaikan ke pelangganya melalui calling. Sebagai solusi jangka panjang dan permanen untuk
mengatasi gangguan debit air di Unit Tamanbali, Terus mengaku punya rencana melakukan penambahan debit. Terkait rencana itu, pihaknya sudah sempat melakukan pengecekan sumber mata air baru ke lapangan. “Memang ada sumber air baru di Tirta Barong, dengan jarak sekitar 100 hingga 125 meter ke utara dari sumber air saat ini,” ungkapnya. Untuk merealisasikan ren-
cana itu, menurutnya, tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat. Sebab, ada beberapa proses yang perlu dilakukan. Pihaknya harus mencari rekanan untuk pengerjaannya. Harus melakukan penambahan pipa hingga membuat bak penampung. Yang jelas pihaknya akan mengupayakan ini bisa segera dilaksanakan. “Saat ini, rencana itu masih dikaji secara teknis,” imbuhnya. (kmb40)
Setiap tahun saat kemarau pasti terjadi gangguan. Tapi tidak selalu sama. Sekarang kan kemaraunya panjang, sehingga penurunan debit airnya sangat signifikan. Nyoman Terus Arsawan
Senin Umanis, 28 Oktober 2019
Pegadaian Gelar ’’Start-Up Competition’’
Peringati Sumpah Pemuda, Astra Motor Bali Gelar ’’Satu Hati Konser Damai’’
SEBAGAI bentuk peringatan Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Astra Motor Bali menggandeng para musisi Bali dalam gelaran acara yang bertajuk ‘’Satu Hati Konser Damai dari Bali untuk Indonesia’’. Acara yang dilaksanakan di area Taman Kota Gianyar dimeriahkan grup band dan musisi lokal Gianyar yaitu Mercy Band dan Harmonia serta didukung dari musisi lokal lainnya di Gianyar juga dilibatkan. Konser dengan pesan perda-
maian yang digelar dua hari, 26-27 Oktober 2019 merupakan persembahan kepada seluruh masyarakat melalui musik dengan kemasan konser damai yang dimeriahkan quest star Lolot Band yang merupakan salah satu band besar di Bali. Antusias masyarakat khususnya Gianyar terlihat dengan penuhnya area konser. Supervisor Promotion Marketing Astra Motor Bali Gede Legawa menyebutkan pada momen Hari Sumpah Pemuda melalui musisi
Lebih Maju
Dari Hal. 1 Kepala Negara menilai, bandara berperan penting bagi penduduk setempat agar bisa lebih maju. ‘’Beri waktu saya dua tahun untuk menyelesaikan airport
yang ada di sini. Sehingga semuanya terbuka, masyarakat di sini bisa pergi ke mana pun dan airport adalah sebuah sarana transportasi yang sangat penting bagi penduduk yang
‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Saat ini dalam menjaga alam Bali bersih telah dilakukan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai. Ke depan, guna semakin menjaga Bali tetap bersih, terutama dalam hal polusi udara dari kendaraan bermotor, kehadiran kendaraan listrik tidak bisa dielakkan. Teknologi sudah berkembang dan banyak keunggulannya dibandingkan dari motor konvensional. ‘’Harapannya, Bali menjadi ikon aspiratif gunakan motor listrik,’’ katanya. Dalam mendukung kenda-
raan listrik di Bali, PLN telah membangun stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) guna mempermudah masyarakat untuk mengisi daya kendaraan listriknya. ‘’Saat ini di Bali sudah tersebar di 109 titik, dan dalam waktu dekat akan dibuka di bagian depan kantor PLN UP3 Bali Selatan, Jalan Sudirman,’’ jelas Astawa. Selain itu, dukungan Bali bersih dengan kendaraan listrik ini juga oleh PLN Bali sudah dilakukan secara internal, dengan menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional. (ad807)
Sumber Air
Dari Hal. 1 Made Gianyar mengatakan ketika terjadi kebakaran beberapa waktu lalu, pemkab dan masyarakat berusaha bahumembahu melakukan penanganan untuk menyelamatkan hutan, meski di tengah kondisi yang serba terbatas. Menurutnya, upaya Bangli dalam menjaga kelestarian alam yang ada di hulu (ulu – red), mestinya mendapat perhatian dan kontribusi lebih dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lain yang ada di hilir. Terutama yang APBDnya sudah tinggi. Perhatian yang diharapkan berupa bantuan dana untuk Bangli. Dengan kontribusi itu nantinya Bangli bisa memanfaatkannya untuk memelihara lingkungan, melestarikan sumber-sumber air, dan untuk ‘’menyuntik’’ kesejahteraan petani. ‘’Kalau konsep ulu-teben di Bali betul-betul dikawal, maka keajegan dan kelestarian alam
ada di sini untuk bisa lebih maju ke depan,’’ jelas Jokowi. Jokowi juga menargetkan dalam 2-3 tahun pemerintah akan membangun rumah sakit, puskesmas hingga pasar. (ant)
Daerah Perintis
Dari Hal. 1 Bali telah ditetapkan sebagai daerah perintis kendaraan listrik bersama DKI. Namun Bali jauh lebih siap, karena regulasinya tinggal menunggu proses di Mendagri. Setelah itu akan dilakukan rencana aksinya dengan menyasar beberapa kelompok masyarakat termasuk di dalam pemerintahan di Bali. Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Bali Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan, pemakaian kendaraan listrik ini sesuai dengan visi dan misi dari Pemerintah Provinsi Bali
Bali, pesan damai ini disalurkan kepada masyarakat agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal atau berita yang belum tentu kebenarannya atau yang sering disebut hoax di saat sekarang ini. ‘’Melalui event ini, dengan media musik yang bersifat universal dengan konsep konser pesan pesan damai ini dapat tersampaikan kepada pencinta musik khususnya dan masyarakat luas pada umumnya,’’ ungkap Legawa. (bns1)
Bali sudah pasti akan berjalan baik. Di teben sejahtera, di ulu juga bisa sejahtera,’’ terangnya. Pertanian dan Industri Kecil Made Gianyar mengatakan, ekonomi Bangli selama ini bergerak di sektor primer. Perekonomian Bangli banyak ditopang sektor pertanian dan industri kecil. Bangli belum bisa merangkak di sektor manufaktur, apalagi ekonomi tersier di sektor jasa. ‘’Gerakan PDRB kami didukung lebih banyak dari sektor ekonomi primer khususnya pertanian,’’ ujarnya. Dalam gerak ekonomi, lanjut Made Gianyar, tentunya ada produsen dan konsumen. Keduanya dihubungkan oleh pasar. Guna memfasilitasi gerak ekonomi semakin bergairah, pembangunan dan revitalisasi pasar menjadi program yang fokus dikerjakan. Disebutkannya, saat ini
Bangli memiliki empat pasar rakyat. Pasar Kidul salah satunya. Untuk memberikan kenyamanan dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di pasar tersebut, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir Pemkab telah melakukan pembenahan secara bertahap. Tak hanya itu, Pemkab Bangli juga membangun sebuah pasar baru berkonsep modern di lahan Terminal Loka Çrana. Pembangunan pasar yang kini diberi nama Pasar Loka Çrana bertujuan untuk mengatasi membeludaknya animo pedagang yang berjualan di Pasar Kidul. ‘’Sekarang kami masih punya PR membangun Pasar Singamandawa di Kintamani. Rencananya dengan anggaran Rp 108 miliar, kami akan jadikan Pasar Singamandawa menjadi pasar wisata, pasar induk, pasar khusus menjual produk pertanian,’’ terangnya. (kmb40)
Senin, 28 Oktober 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Pitra Yadnya (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Solusi Alternatif Marion Sam Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Solusi Alternatif Marion Sam Seputar Bali Terkini Lejel Homeshopping
11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita
Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Dharma Wacana Pitra Yadnya (2) Berita Siang Klip Bali Bali TV Shop Seputar Bali Terkini Klip Bali Yowana Live Makna Sumpah Pemuda Bagi Milenial Bali Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping DW TV
17:00 Wita 17:00 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 21:30 Wita 22:00 Wita 22:05 Wita 23:00 Wita 23:05 Wita 23:30 Wita
Ocydia Home Shopping Sansekerta Puja Trisandya Seputar Bali Giliran Anda Orti Bali Dialog Interaktif Disperindag Prov. Bali Diabemed Taksu Ketut Wiana, Seniman Jegog Seputar Bali Terkini Solusi Alternatif Proaktif Bentraf Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Bali Channel Tourist TV
SEBAGAI destinasi wisata dunia, Bali menjadi tempat yang potensial bagi tumbuhnya usaha-usaha berskala kecil dan menengah sebagai turunan langsung maupun tak langsung industri pariwisata. Programprogram kewirausahaan dan inkubasi bisnis juga telah mendorong masyarakat lokal untuk terjun menggeluti dunia usaha. Untuk dapat mempertahankan keberlangsungan usaha dan mengembangkan usaha tersebut, diperlukan peran serta berbagai pihak. PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar bekerja sama dengan International Council for Small Business (ICSB) Bali, Indonesia Marketing Association (IMA) Bali, dan Inkubator Bisnis Universitas Udayana menyelenggarakan program akselerasi bagi UMKM Bali yang disaring dan dikemas dengan format kompetisi bisnis. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Nuril Islamiah menjelaskan bahwa program yang diberi tajuk ‘’Pegadaian Start-Up Competition 2019’’ tersebut bertujuan untuk memberikan perhatian, dukungan, dan apresiasi kepada start-up di Bali agar tetap optimis dan bersemangat dalam mengembangkan usahanya serta mendorong munculnya UMKM yang mandiri dan memiliki daya saing. Dengan menggandeng ICSB Bali, IMA Bali, dan Inkubator
Bisnis Unud, Nuril mengharapkan terjadi sinergi yang semakin kuat di antara lembaga atau institusi yang bergerak di bidang pengembangan UMKM. Sinergi yang semakin kuat antarberbagai unsur sangat penting untuk keberlanjutan pendampingan usaha terutama kepada para wirausaha pemula. Kompetisi dapat diikuti oleh UMKM dan wirausaha pemula yang berdomisili di Bali yang bergerak di bidang Sociopreneurship, Creativepreneurship, dan Agripreneurship. Syarat lain yang harus dipenuhi oleh peserta adalah usaha sudah berjalan minimal
satu tahun, memiliki rekening bank, memiliki bukti pembayaran PBB/perjanjian sewa/ kuitansi sewa lokasi usaha, memiliki tabungan emas Pegadaian minimal Rp 150 ribu, dan memiliki NPWP. Menurut Nuril, persyaratan yang harus dipenuhi tersebut semata-mata bertujuan untuk mengedukasi peserta bahwa untuk dapat melakukan scale-up dan agar dapat bersaing, para wirausaha pemula harus mulai memperhatikan aspek legalitas dan perpajakan sejak dini. Peserta yang dinyatakan lolos ke babak final akan mengikuti seleksi presentasi bisnis di
hadapan dewan juri yang terdiri dari berbagai unsur. Tjokorda Gde Bayuputra Sukawati, Koordinator Wilayah ICSB Bali, menambahkan bahwa pendaftaraan akan ditutup tanggal 20 November 2019 dan seleksi final akan dilaksanakan secara terbuka di Gedung Agrokomplek Universitas Udayana pada tanggal 25 November 2019. Seleksi final akan diselingi dengan seminar motivasi, talkshow, dan aneka hiburan. Pegadaian menyiapkan berbagai hadiah menarik kepada para pemenang dan memberi akses pendanaan dengan nilai total Rp 600 juta. (ad810)
Dari Hal. 1
Seni Modern
seni instalasi outdoor yang memang telah disiapkan panitia, di sini juga ditampilkan seni instalasi dari para pemenang lomba. Seni instalasi itu antara lain dapat disaksikan di pintu masuk Taman Budaya, seputaran sungai, hingga area sebelah selatan Gedung Kriya Taman Budaya. Hal ini tentunya sangat cocok bagi generasi milenial yang gemar berburu spot-spot yang instagramable,’’ ucap pria yang juga akademisi Institut Seni Indonesia Denpasar ini. Pembukaan FSBJ 2018 dimeriahkan Gelar Seni Kolaborasi ‘’Babad GumatatGumitit’’. ‘’Babad GumatatGumitit’’ merupakan sebuah pementasan opera kabaret yang didukung oleh seluruh anggota Teater Kini Berseri berjumlah sekitar 50 orang, serta aktor-aktor teater terbaik
setingkat SMA se-Denpasar. Pementasan ini melibatkan Teater Topeng SMAN 2 Denpasar, Teater Blabar SMAN 4 Denpasar, Teater Limas SMAN 5 Denpasar, Teater Kirana SMAN 6 Denpasar, Teater Bagol SMKTI Bali Global Denpasar, Teater Teras SMAN 1 Kuta, Teater Sumukhi SMKN 2 Denpasar, Teater Orok Unud, Komunitas Djamur dan BTS Production. ‘’Babad Gumatat Gumitit’’ mengisahkan tentang serangga-serangga dan makhluk kecil lainnya yang sedang mengumpulkan enam mustika dari enam tempat, yaitu hutan, danau, laut, gunung sesuai visi Gubernur Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. (kmb)
Ia pun berharap ke depannya seni modern dan kontemporer bisa berkembang menjadi industri kreatif yang bermanfaat bagi kesejahteraan. Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan ‘’Kun’’ Adnyana dalam laporannya menyampaikan, FBSJ yang baru pertama kalinya digelar merupakan jawaban atas mimpi serta penantian panjang kalangan seniman modern dan kontemporer. Menurutnya, selama ini seni modern dan kontemporer belum mendapat ruang. Kalaupun ada, ruang itu merupakan inisiatif dari para seniman. ‘’Kita patut bersyukur karena saat ini ada upaya nyata dari pemerintah untuk memberi ruang bagi seni modern dan kontemporer,’’ ucapnya.
FSBJ 2019 melibatkan 1.692 seniman muda dan materi kegiatan terbagi dalam enam jenis, yaitu Pawimba (lomba), Aguron-guron (workshop), Adilango (pergelaran), Kandarupa (pameran), Tenten (pasar malam seni) dan Timbang Rasa. Kegiatan ini sendiri akan berlangsung hingga 8 November 2019 mendatang. Selain menyajikan berbagai kesenian inovatif, FSBJ juga memanjakan pengunjung dengan seni instalasi lighting cantik di seputaran area Taman Budaya. Di samping itu, ada pula sejumlah titik untuk photo booth menarik di depan Panggung Terbuka Ardha Candra, Gedung Ksirarnawa, dan pintu masuk Taman Budaya. ‘’Tak hanya menampilkan
SENIN UMANIS, 28 Oktober 2019
SHF Diresmikan
Wujudkan Sanur sebagai Kawasan Wisata Berkualitas
Bali Post/kmb42
SHF - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati meresmikan sekaligus melantik pengurus SHF.
SERANGKAIAN HUT ke-71 Bali Post, Kelompok Media Bali Post (KMB) menyapa pembacanya di Bangli, Minggu (27/10) pagi kemarin. Pimpinan KMB Satria Naradha langsung memimpin kegiatan tersebut. Setelah mengantar koran edisi khusus untuk Bupati Bangli I Made Gianyar, KMB bersama Bupati menyapa pembaca di Pasar Kidul Bangli. Sebelumnya, KMB bertepatan dengan puncak HUT ke-71 Bali Post, 16 Agustus 2019, menyapa pembacanya di Pasar Badung, setelah menyerahkan koran kepada Gubernur Bali Wayan Koster. Kegiatan serupa berlanjut ke Buleleng, Minggu (29/9) dan Pasar Nyanggelan, Denpasar Selatan, Sabtu (12/10) .
PARA pelaku bisnis perhotelan dan pariwisata profesional di kawasan wisata Sanur membentuk Sanur Hospitality Forum (SHF). Forum ini sebagai ajang mempromosikan Sanur sebagai tujuan wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Forum yang beranggotakan 36 general manager ini diresmikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Griya Santrian Beach Resort and Spa Sanur, Jumat (25/10) lalu. Ketua SHF I Made Ricky Darmika Putra mengatakan, forum ini berupaya mengangkat kawasan Sanur sebagai tujuan wisata utama melalui tanggung jawab bersama, juga memberi solusi dalam menghadapi tantangan ke depan. Melalui forum ini juga dapat menentukan market yang ingin diraih ke depannya untuk Sanur. ‘’Harapannya berusaha mengangkat dan sharing ideide, solusi dan berkolaborasi, sehingga Sanur bisa terkenal lebih baik ke depan,’’ katanya.
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, kehadiran SHF ini harus memberikan warna baru bagi wisata di kawasan Sanur dan Bali. Sanur memiliki karakter tersendiri, mesti fokus mengembangkan Sanur ke depan. ‘’Bisa saja membuat hal yang baru tetapi tidak meninggalkan karakter destinasi itu sendiri,’’ ujarnya. Sesuai dengan pesan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pariwisata Sanur harus bisa out of the box. Maka itu, budaya harus tetap dijaga dan dilestarikan. Penasihat SHF yang juga Ketua Yayasan Pembangunan Sanur I.B. Gede Sidartha Putra, MBA. mengapresiasi pembentukan SHF ini. Sanur sebagai kawasan wisata dimulai dari tahun 1940-an, startnya dari kedatangan seniman yang tinggal di Sanur, seperti Le Mayeur. Kedatangan para seniman asing itu memicu pergerakan perekonomian Sanur. Mulai ada homestay dan artshop. Bahkan
dengan dibukanya Hotel Bali Beach pada 1966, seperti ada revolusi model industri pariwisata yang awalnya sederhana dan konvensional bergerak menjadi lebih cepat dengan adanya bintang 5 tersebut. Sidartha menambahkan, ada tiga hal terpenting yang akan menjadi tujuan SHF yaitu sustainability, sosial budaya, ekonomi dan lingkungan. ‘’Kami memfasilitasi terbentuknya SHF ini. Dengan adanya SHF ini, Sanur sebagai tempat wisata bisa memosisikan diri untuk dapat meningkatkan okupansi dan menciptakan long stay yang lebih panjang. Kami berharap SHF ini dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah, industri dan dengan masyarakat,’’ harapnya. Penasihat SHF yang juga Pimpinan Kelompok Media Bali Post Satria Naradha mengatakan, sebagai masyarakat Bali, ia selalu concern dan ingin pariwisata Bali bertumbuh dan berkembang bagi masyarakat Bali. Masyarakat Bali jangan
hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pelaku yang ikut serta dalam konteks pariwisata itu. Saat ini merupakan momen yang tepat untuk kebangkitan pariwisata Sanur. Apalagi, Gubernur Bali mempunyai komitmen dan peduli terhadap Bali dari semua lini. ‘’Dalam memainkan peran brand pariwisata kita yang mestinya menjadi leader, maka mengembangkan pariwisata Indonesia mulai dari Sanur. Dari Sanur membangkitkan yang lain. Ini momen yang pas untuk Bali,’’ tegasnya. Tokoh pariwisata Sanur I.B. Ngurah Wijaya menyampaikan, SHF tidak hanya bertujuan untuk memberi keuntungan ke dalam industri itu sendiri, namun dapat memberi dampak ke luar. Sanur adalah salah satu wilayah yang telah expert dalam ilmu kepariwisataan. Maka persaingan pariwisata tidak lagi melihat antarwilayah di Indonesia namun persaingan antarnegara,’’ imbuhnya. (kmb42)