Bali Post
balipost http://facebook.com/balipost
SEJAK 1948
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Spirit Nangun Sat Kerthi Loka Bali
GERAKAN MEMBANGUN EKONOMI KERAKYATAN Era Baru Bali bergulir di berbagai bidang. Gerakan ini merupakan reaksi cepat dan terukur dari spirit Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang digulirkan Gubernur Bali Wayan Koster. Tidak saja dalam pengembangan budaya, alam dan sumber daya manusia (SDM) Bali, gerakan ini juga bergulir dalam bidang ekonomi. Gerakan ekonomi berbasis budaya Bali, kini menguat dan diharapkan menjadi kekuatan utama Bali. Penjabaran gerakan ekonomi berbasis budaya ini,
menurut Gubernur Bali Wayan Koster, hendaknya menyatukan semua elemen di Bali. ‘’Gerakan penguatan ekonomi kami rancang tetap berlandaskan budaya Bali. Mengingat, budaya Bali telah menjadi kekuatan utama Bali. Hal ini pun telah didukung dengan sumber daya manusia Bali yang terkenal ulet, rajin, undagi atau inovatif serta kreatif,’’ jelasnya. Untuk itu, Gubernur Koster berharap Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bali bersinergi de-
ngan pemerintah daerah dan pelaku ekonomi, terutama swasta untuk bersama-sama mewujudkan industri kreatif berbasis budaya sebagai branding ekonomi Bali. Baik di bidang pangan, sandang maupun papan. ‘’Era baru Bali dirancang bermanfaat bagi manusia Bali dan alam Bali dalam konteks terjaganya kesinambungan pewarisan tradisi dan budaya Bali. Bali bergerak menuju penguatan ekonomi kerakyatan yang fundamental, sehingga Bali memiliki kemandirian,’’ ujarnya.
Tingkatkan Ekonomi Daerah
Kadin Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Bali. Komitmen ini akan dicetuskan saat Rapimprov Kadin Bali yang berlangsung Kamis (28/3) ini. Ketua Umum Kadin Bali
Jero Gede Witama
A.A. Ngurah Alit Wiraputra mengatakan, Kadin sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Gubernur Bali yang telah membuat gerakan dan kebijakan baru dengan mengangkat kearifan lokal. Seperti mengangkat hasil pertanian dan perkebunan (buah lokal Bali) masuk hotel.
Alit Wiraputra
Namun, harus ada identifikasi produk lokal Bali apa saja dan kapan musim panen. Selain itu, Gubernur Bali juga melakukan upaya pelestarian seni budaya Bali, bahasa dan aksara Bali serta peduli dan sangat perhatian kepada para pelaku UMKM di Bali. Kerja sama secara bahumembahu antara pemerintah dan Kadin sangat penting untuk lebih ditingkatkan dan secara terus-menerus. Terutama dalam membahas persoalan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Kadin sebagai wadah berhimpunnya dunia usaha akan terus menjadikan dirinya sebagai organisasi yang profesional dan mandiri serta responsif dalam menghadapi perkembangan ekonomi nasional, regional dan global. Hal. 15 Lebih Spesial
Ekonomi Bali, lanjut Koster, harus tumbuh, berkembang, dan memberikan manfaat yang sebesarbesarnya untuk masyarakat Bali. Ekonomi Bali haruslah tumbuh dengan tetap berbasis budaya dan ekonomi yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. ‘’Bagi Bali ini harus menjadi agenda penting. Ini mestinya diwujudkan dengan kekuatan perekonomian yang bisa dijalankan oleh sumber daya lokal kita di Bali. Hal. 15 Tumbuh Dinamis
’’Era baru Bali dirancang bermanfaat bagi manusia Bali dan alam Bali dalam konteks terjaganya kesinambungan pewarisan tradisi dan budaya Bali. Bali bergerak menuju penguatan ekonomi kerakyatan yang fundamental, sehingga Bali memiliki kemandirian.’’ Wayan Koster Gubernur bali
DPR Dukung Penyelamatan Danau Batur
Jakarta (Bali Post) Sebanyak 11 menteri Kabinet Kerja membuat kesepakatan bersama (memorandum of understanding) yang berisi penyelamatan 15 danau, salah satunya Danau Batur di Bali. ‘’Kita mendukung kesepakatan tersebut dan mendorong pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat untuk berkomitmen tinggi dalam melakukan pengelolaan terpadu terhadap 15 danau tersebut,’’ sebut Ketua DPR Bambang Soesatyo, Rabu (27/3) kemarin. Ke-15 danau yang disepakati diprioritaskan segera dilakukan penyelamatan adalah Danau Rawapening (Jawa Tengah), Rawa/Danau di Banten, Danau Batur (Bali), Danau Toba (Sumatera Utara), Da-
nau Kerinci (Jambi), Danau Maninjau dan Danau Singkarak (Sumatera Barat). Kemudian Danau Poso (Sulawesi Tengah), Danau Cascade Mahakam-Semayang dan Danau Tondano (Sulawesi Utara), Danau
Tempe dan Danau Matano (Sulawesi Selatan), Danau Limboto (Gorontalo), Danau Sentarum (Kalimantan Timur) dan Danau Sentani (Papua). Ia berharap dengan program prioritas penyelamatan itu, maka hasilnya dapat tercapai secara maksimal dan meminimalisir terjadinya kerusakan. Untuk itu, ia menekankan pemerintah melakukan pengawasan, pengecekan, dan perawatan 15 danau tersebut secara berkala, sehingga situasi dan kondisi danau dapat terus terpantau secara baik.
Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro mengatakan pemerintah mengupayakan terobosan untuk mengatasi permasalahan lingkungan di kawasan ekosistem danau. Dari data yang ada, diperkirakan terdapat 840 danau di seluruh Indonesia dengan tipologi yang bervariasi, dengan total luas seluruh danau mencapai 7.130 kilometer persegi. Dari 840 danau yang ada itu, pemerintah memberi prioritas 15 danau untuk dilakukan penyelamatan dari kerusakan lingkungan. (kmb4)
Harga Manggis Anjlok, Pemda Jangan Berserah pada Mekanisme Pasar
Bali Post/wan
PASAR - Buah manggis yang siap dipasarkan ke pasar rakyat di Denpasar. PETANI manggis mengeluhkan harga komoditi tersebut anjlok. Manggis super yang biasa harganya Rp 24.000 per kilogram, kini jatuh mencapai Rp 13.000. Rupanya Pergub No.99 Tahun 2018 belum sepenuhnya menjamin petani bisa mendapatkan harga yang pantas. ‘’Kalau tidak ada jaminan semacam perda, atau aturan tentang jaminan harga produksi petani, itu tidak akan pernah bagus. Apalagi manggis, durian, itu sudah klasik
sekali setiap panen pasti turun harganya,’’ ujar anggota Komisi IV DPRD Bali I Gede Suamba dikonfirmasi, Rabu (27/3) kemarin. Menurut Suamba, fluktuasi harga justru lebih banyak menguntungkan tengkulak. Para tengkulak membeli buah lokal dengan harga murah di tempat produksinya. Kemudian, mereka menjual mahal di kota (Denpasar) atau di swalayanswalayan. Oleh karena itu, regulasi atau keterlibatan
pemerintah sangat dibutuhkan untuk menangani masalah tersebut. Pemda jangan sampai menyerahkan kepada mekanisme pasar. Kasihan petani. Suamba menambahkan, Bali mesti meniru langkah pemerintah Vietnam. Di sana para petaninya maju karena diproteksi oleh undang-undang. Imbasnya, generasi muda setempat tetap bersemangat untuk terjun sebagai petani. ‘’Kalau di Bali, apalagi di Pupuan, mana mau anak-anak kita tamat SMA terjun ke petani, karena tidak ada kepastian. Kalau ada kepastian, saya yakin generasi petani tetap akan nyambung,’’ tandasnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali I Putu Astawa mengatakan, saat ini memang sudah mendekati musim panen untuk komoditi manggis. Pihaknya mengakui ada penurunan harga beli manggis untuk keperluan ekspor. Namun, besarannya tidak terlalu signifikan. ‘’Harga manggis dibeli oleh eksportir Rp 20 ribu per kg. Kemarin memang sempat Rp 25 ribu,’’ ujarnya. Sementara itu, salah seorang eksportir dari PT Bali Organik Subak Anak Agung Gede Agung Wedhatama men-
gatakan, harga manggis memang fluktuatif tergantung demand dan supply. Kalau supply sedang rendah, maka harganya akan tinggi. Sebaliknya saat supply sedang banyak, maka harga akan turun. Manggis Bali utamanya diekspor ke Cina. ‘’Harga (sekarang) memang ada penurunan sedikit karena manggis Thailand juga masuk ke Cina. Oleh sebab itu, karena dia lebih dekat dan distribusinya lebih murah, otomatis harga kita juga menjadi lebih turun lagi,’’ ujarnya. Wedhatama mengaku membeli manggis super 1 dari petani dengan harga Rp 20 ribu per kg, super 2 Rp 15 ribu per kg, dan super 3 Rp 9 ribu per kg. Menurutnya, kualitas manggis yang akan diekspor harus lebih ditingkatkan mengacu pada kaidah GAP (Good Agriculture Practices)/SOP. Di sisi lain, sebagai eksportir, pihaknya mendukung adanya Pergub No.99 Tahun 2018. ‘’Malah bagus, jadi semakin banyak produk petani yang bisa diserap. Bisa diekspor, bisa di lokal, jadi menyejahterakan petani ke depan. Tantangan kita di pertanian kan pascapanen, dengan adanya pergub ini otomatis makin banyak simpul-simpul petani untuk memasarkan produknya,’’ jelasnya. (kmb32)
Kualitas Bagus, Harga Malah Turun PETANI manggis di Pupuan ‘’menangis’’. Hal ini dikarenakan harga buah manggis kualitas super yang biasanya dihargai Rp 24.000 per kilogram kini jatuh ke harga Rp 13.000 per kilogram. Kondisi ini sudah berlangsung dalam dua hari terakhir. Petani manggis Desa Belatungan, Pupuan yang juga Ketua Kelompok Tani Jongkok Praktiasa, Ketut Alit Dwiyasa, mengatakan buah manggis kualitas super sekarang turun dari Rp 24.000 per kilogram menjadi Rp 13.000 per kilogram. ‘’Buah super ini biasanya untuk ekspor. Tetapi dalam dua hari terakhir ini harganya turun,’’ ujar Alit yang juga sebagai pengepul buah manggis ini.
Menurut Alit, beberapa daerah di Pupuan dan sentra manggis di Bali sudah memasuki panen raya. ‘’Kalau manggis di kelompok tani kami sekitar dua minggu lagi mulai panen banyak,’’ ujarnya. Kelompok Tani Jongkok Praktiasa memiliki total luas lahan 23 hektar yang ditanam dengan motode tumpang sari, salah satunya manggis. Jika hasilnya baik, satu pohon bisa menghasilkan 50 kg hingga 100 kg. Untuk kualitas buah manggis saat ini, katanya, lebih baik daripada panen Desember lalu. Kondisi baiknya pertumbuhan buah karena didukung oleh cuaca di mana diselingi oleh hujan dan tidak panas terus-menerus. ‘’Pada panen Desember lalu cu-
acanya panas, sehingga banyak buah yang kualitasnya turun dan tidak memenuhi syarat ekspor,’’ ujarnya. Namun sayangnya, katanya, meski kualitas buah bagus, tidak diiringi dengan bagusnya harga jual untuk buah kualitas super. ‘’Bulan Desember lalu, kualitas buahnya yang tidak bagus tetapi harga untuk buah supernya bagus. Sekarang giliran panennya bagus, harga untuk kualitas super malah tidak bagus,’’ ujarnya. Ia berharap agar pemerintah bisa mengontrol soal harga buah manggis ini, terutama yang berkaitan dengan ekspor. Sebab, petani manggis sudah berusaha dalam hal pengelolaan kebun sesuai SOP,
sehingga mendapatkan sertifikasi kebun yang menjadi syarat ekspor buah manggis. ‘’Kelompok kami telah melakukan tata cara pemeliharaan sesuai SOP serta sudah mendapatkan sertifikasi kebun. Kalau sudah sesuai SOP hasilnya pasti bagus asal tidak terbentur cuaca. Seperti sekarang, petani gembira karena buahnya bagus, tetapi harga jualnya justru turun,’’ papar Alit. Kabid Peningkatan Produksi dan Hortikultura Tabanan Wayan Suandra mengatakan turunnya harga manggis ini karena sedang memasuki panen raya di seluruh Indonesia. Karena sedang panen besar, harga buah kualitas super pun menjadi turun. (kmb24)
MANGGIS - Petani asal Desa Belatungan, Pupuan, Ketut Alit Dwiyasa menunjukkan hasil panen buah manggis di Pupuan yang kualitasnya jauh lebih baik dibandingkan bulan Desember 2018.
DENPASAR
2
Kamis Paing, 28 Maret 2019
FIGUR Subsidi Peserta UNBK MULAI Senin (25/3) hingga Rabu ( 27/3) kemarin, siswa SMK di Bali menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Di SMK PGRI 3 Denpasar, tercatat 806 siswa kelas XII mengikuti UNBK. Rinciannya, 544 orang dari Program Akomodasi Perhotelan dan 262 orang dari Program Tata Boga. Perserta UNBK di sekolah ini terbanyak di Bali. Kepala SMK PGRI 3 Denpasar Drs. I Nengah Madiadnyana, M.M. menekankan kepada para pengawas untuk menjaga UNBK berjalan tertib dan mengedepankan kejujuran. “Sekalipun UNBK tak menentukan kelulusan, kami tetap memotivasi siswa untuk meraih nilai sebaik-baiknya,” ujarnya. Pria yang juga Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar ini menegaskan, UNBK bukan sebuah keharusan. Sebab tidak semua sekolah mampu menyewa dan membeli komputer sesuai dengan kebutuhan sekolah. Pihaknya memilih jalan menyewa perangkat komputer sekalipun dengan harga mahal yakni Rp 240 juta selama UNBK. Sementara sekolah tidak mengenakan biaya tambahan bagi siswa karena malu kembali membebani orangtua siswa dalam kondisi daya beli dan krisis global dewasa ini. Atas kondisi tersebut, pihak sekolah memberikan subsidi Rp 300 ribu bagi peserta UNBK di sekolahnya. Hal itu hanya untuk keperluan menyewa komputer, di luar biaya untuk membeli server. “Untung kami memiliki dana cadangan. Kasihan dengan sekolah yang siswanya sedikit,” tegasnya. SMK PGRI 3 Denpasar, kata dia mendukung UNBK karena pro demi menyiapkan SDM Bali di era disruption yang serba cepat. Hanya ia menyarankan agar nilai UNBK SMA dan SMK lebih bermanfaat, sebaiknya juga dijadikan syarat mendapatkan studi lanjut. Sedangkan bagi SMK, di dunia kerja mengedepankan penguasaan kompetensi keahlian. Makanya lulusannya juga diberikan sertifikat dari LSP yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah. Untuk menjadi SMK yang seken-seken SMK, kini pihaknya sedang membangun lab kitchen dan restoran setara kualitas hotel bintang lima. Pembangunannya sedang berlangsung di kampus bagian timur di atas lahan 30 are yang dibeli belum lama ini. Akhir Juli 2019, fasilitas itu diharapkan sudah tuntas. Sejumlah calon siswa baru banyak yang melihat-lihat sarana sekolah ini dan menetapkan pilihan di SMK PGRI 3 Denpasar. ‘’Paling tidak kami menerima siswa baru sesuai dengan jumlah siswa yang keluar,” tegasnya. (sue)
Penjambret Spesialis WNA Diringkus Denpasar (Bali Post) Polsek Kuta Utara mengungkap kasus jambret yang selama ini menyasar warga negara asing (WNA), Minggu (24/3) lalu. Pelakunya Mohamad Mustar (27) asal Jember, Jawa Timur. Dia diringkus polisi setelah menjambret Marta Titovova (29) asal Ceko di Jalan Raya Aseman, Kuta Utara. Kapolsek Kuta Utara AKP Dewa Putu Anom Danujaya didampingi Kanitreskrim Iptu Androyuan Elim, Rabu (27/3) kemarin mengatakan, setelah menerima laporan korban yang menginap di Villa Azarya di Jalan Raya Semer, Kerobokan Kelod, polisi langsung melakukan penyelidikan. Saat melakukan penyelidikan di Jalan Raya Aseman, tepatnya di sebelah Balai Banjar Aseman, Minggu (24/3) pukul 16.20 Wita melintas pelaku
mengendarai sepeda motor Yamaha Mio. Tim Opsnal dipimpin Panit I Reskrim Ipda I Made Galih Arta Wiguna langsung meringkusnya. Saat diinterogasi, pelaku mengakui telah menjambret. “Pelaku mengaku beraksi di tiga TKP,” tegas Kapolsek. Kepada petugas, pelaku mengaku beraksi di Jalan Raya Kerobokan, samping Pos Gatur Banjar Semer sekitar dua minggu lalu pukul 03.00 Wita, Jalan Raya Kerobokan tepatnya sekat simpang Semer pukul 03.40 Wita dan terakhir di Jalan Raya Aseman. Dari kasus ini petugas mengamankan barang bukti satu buah Iphone 8 dan sepeda motor Yamaha Mio. “Kami masih mengembangkan kasus ini. Termasuk pencarian barang bukti,” ujarnya. (kmb36)
Topik :
PARKIR ELEKTRONIK - Penerapan parkir elektronik di Pasar Badung yang dilakukan sejak Rabu (27/3) kemarin.
Bali Post/kmb12
Pasar Badung Mulai Terapkan Parkir Elektronik Denpasar (Bali Post) Rencana penerapan parkir elektronik di Pasar Badung akhirnya terealisasi. Uji coba parkir modern ini mulai dilakukan Rabu (27/3) kemarin. Semua kendaraan yang masuk kawasan Pasar Badung akan dikenakan tarif parkir secara pasti. Saat ini tarifnya masih flat, yakni Rp 1.000 untuk sepeda motor dan Rp 2.000 untuk kendaraan roda empat.
Dirut PD Pasar Denpasar I.B. Kompyang Wiranata didampingi Direktur Umum AAN Yuliarta mengatakan, persiapan penerapan parkir elektronik ini sudah cukup lama. Bahkan sebelum soft opening sudah dilakukan persiapan penerapan parkir elektronik ini. “Setelah kami berikan pelatihan pada petugasnya, hari ini (kemarin - red) kita mulai uji coba,”
ujar Kompyang Wiranata. Menurut Kompyang Wiranata, uji coba ini akan dilakukan seminggu untuk mengetahui kendala yang ada. Karena saat hari pertama ada beberapa kendala yang dihadapi. “Server sempat trouble, sehingga perlu perbaikan beberapa saat dan perlu di-setting ulang untuk bisa berfungsi maksimal,” katanya.
Mantan Ketua Komisi II DPRD Denpasar ini memprediksi dalam waktu seminggu semua pasti lancar. Karena pada awal uji coba ini bukan saja mesin, namun pengunjung juga belum hapal betul. Padahal beberapa petunjuk sudah ada. Bahkan pihaknya juga menempatkan 40 petugas parkir yang terbagi dalam tiga shift. “Ini yang juga perlu sosialisasi,” jelasnya.
Kompyang Wiranata menambahkan, PD Pasar menempatkan jalan masuk pada dua titik, yakni pintu di Jalan Gajah Mada dan yang kedua lewat Jalan Sulawesi. Sementara untuk akses keluar pasar hanya ada di Jalan Sulawesi. “Kami uji coba seminggu, sambil kami pasang rambu juga. Targetnya seminggu sudah clear masalahnya,” tegasnya. (kmb12)
UNBK SMK
Ombudsman Masih Temukan Pelanggaran
Denpasar (Bali Post) -
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK berlangsung sejak Senin (25/3) lalu sampai Kamis (28/3) ini. Dari hasil pemantauan yang dilakukan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Bali pada hari kedua, Selasa (26/3), masih ditemukan sejumlah pelanggaran. Meski secara umum pelaksanaan UNBK tingkat SMK tahun ini lebih baik dibandingkan tahun lalu. Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab, S.Sos., M.Si. mengatakan hal itu, Rabu (27/3) kemarin. Umar Ibnu Alkhatab mengatakan, pada pelaksanaan UNBK tingkat SMK kali ini pihaknya turun melakukan pemantauan di beberapa sekolah di Denpasar. Setidaknya terdapat lima SMK negeri yang menjadi sampel pemantauan Ombudsman Bali. ‘’Karena keterbatasan waktu dan tenaga, pemantauan hanya dilakukan di sekolah negeri, tanpa mengabaikan sekolah swasta,’’ katanya. Dari hasil pemantauan timnya, kata Umar Ibnu Alkhatab masih terdapat beberapa temuan mayor dan minor. Temuan mayor berupa ditemukan pengawas yang membawa handphone (HP). Padahal seharusnya tidak ada yang boleh membawa HP, apalagi memainkan pada saat pelaksanaan ujian. Selain itu, juga ditemukan peserta ujian yang mengobrol dengan temannya di samping. Ini dinilai dapat mengganggu
pelaksanaan ujian. Meski soal yang didapat masing-masing peserta berbeda, namun kegiatan itu dinilai dapat mengganggu. Sementara untuk temuan minor terjadi di beberapa sekolah. Temuan ini berupa ada ruang ujian yang tertutup. Alasan sekolah untuk menghindari terik matahari. Namun ini kurang baik, karena tidak bisa mengawasi peserta dari luar ruang. Ada pula sekolah yang tidak menyediakan genset. Bila terjadi pemadaman listrik, maka akan dapat mengganggu kelancaran UNBK. Temuan lain yang bersifat ringan, yakni denah peserta tidak ditempel di pintu masuk. Ini pula dinilai dapat mengganggu peserta ujian bila mereka belum hafal dengan tempat duduk mereka. ‘’Ini sifatnya kecil, namun dapat mengganggu peserta bila mereka tidak hafal dengan ruangan yang mereka tempati,’’ katanya.
Bali Post/kmb12
POS PENGADUAN - Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab saat memberikan keterangan terkait pembukaan Pos Pengaduan UN Pelajaran 2018/2019. Dalam kesempatan kemarin Ombudsman RI Perwakilan Bali juga membuka Pos Pengaduan UN Tahun Pelajaran 2018/2019. Umar Ibnu Alkhatab berharap masyarakat
dapat melaporkan temuan yang ada atas pelaksanaan UN tahun ini. Pos pengaduan ini bertujuan untuk mewujudkan UN yang bersih dan bebas maladministrasi. (kmb12)
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.
Pemprov Dorong Kemitraan Koperasi dan UKM dengan Usaha Besar
Bali Post/kmb32
RAPAT - Suasana Rapat Penguatan Kemitraan dan Peluang Usaha bagi Koperasi Usaha Kecil dan Menengah yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali.
Denpasar (Bali Post) Pemprov Bali lewat Dinas Koperasi dan UKM mendorong agar Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah (KUKM) menjalin kemitraan dengan usaha menengah maupun besar. Dalam hal ini, kemitraan dengan prinsip saling menguntungkan, saling mendukung, dan memiliki manfaat untuk meningkatkan skala usaha KUKM. Hal tersebut sudah tertuang dalam Pergub Nomor 36 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Nomor 3 Tahun 2012 tentang Perlindungan, Pemberdayaan, dan Pembinaan Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah. ‘’Kita ingin koperasi yang usaha retail atau perdagangan itu memberikan pelayanan kepada anggota masyarakat, bisa bersaing, diminati, sekaligus skala
usahanya meningkat,’’ ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra di selasela Rapat Penguatan Kemitraan dan Peluang Usaha bagi KUKM, Rabu (27/3) kemarin. Indra Dewa Putra mengatakan, di tengah menjamurnya toko-toko modern berjejaring saat ini, koperasi dan UKM mesti berbenah. Yakni dengan menciptakan suasana berbelanja yang lebih nyaman dan menarik dengan harga kompetitif. Begitu juga dari segi SDM agar bisa memberikan pelayanan yang ramah. Termasuk tanggap dengan perilaku konsumen saat ini, khususnya anak-anak muda yang gemar nongkrong minum kopi sambil membawa laptop. Bila perlu KUKM agar menyediakan tempat nongk-
rong tersebut sekaligus dengan WiFi gratis. ‘’Itu harus didesain ulang, khususnya koperasi yang mempunyai usaha toko. Kalau dibiarkan begini, koperasi akan ditinggal. Beberapa koperasi di Bali yang memiliki usaha toko tutup, karena tokonya kalah bersaing,’’ jelasnya. Menurut Indra Dewa Putra, saat ini ada tawaran dari sebuah perusahaan yakni PT Soca Retail International untuk mendukung penguatan koperasi dan UKM di Bali. Tawaran berupa kerja sama sebagai pemasok barang atau distributor hingga IT ini disebut sangat prospektif dan memungkinkan untuk direalisasikan. ‘’Peluang ini harus segera ditangkap dan ditindaklanjuti oleh koperasi dan UKM. Perusahaan ini sudah bekerja sama dengan koperasi di Banten, Jabo-
detabek, dan Lombok. Saya harap segera karena sangat memadai. Kolaborasi ini harga mutlak untuk bisa bersaing,’’ tandasnya. Komisaris PT Soca Retail International I Nyoman Sugiarta mengatakan, pihaknya mengusung skema kemitraan yang berarti antara perusahaan ini dengan mitranya berada dalam posisi setara. Dengan harapan, masing-masing pihak bisa maju bersama-sama. Koperasi dan UKM akan dikelola secara modern, karena pihaknya memiliki kemampuan untuk itu. ‘’Yang dimaksud modern dari sisi manajemen. Ada produk, keuangan, dan orang. Tata kelola modern juga yang dimaksud adalah penerapan teknologi informasi. Ini yang justru menjadi kekuatan kita,’’ ujarnya didam-
pingi Komisaris Utama A.A. Gede Waisnawa Putra dan Direktur Rizky Wihardi. Menurut Sugiarta, teknologi yang diusung oleh pihaknya tidak kalah bahkan setara dengan toko-toko berjejaring. Pihaknya membawa empat model bisnis ke Bali, yakni retail minimarket, laundry berbasis QR Code, kuliner, dan klinik. Diwawancara terpisah, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Jayadi Jaya mengatakan, tawaran tersebut perlu dipayungi dengan regulasi yang jelas. Dengan demikian, kerja sama ini bisa berjalan dengan aman sesuai dengan rambu-rambu yang ada. ‘’Nanti kita lihat perkembangannya. Untuk saat ini tahap aspek kerja samanya,’’ ujarnya. (kmb32)
BADUNG 3 Mantan Manajer Akasaka Diduga Masih Jadi Bandar Narkoba Kamis Paing, 28 Maret 2019
Dipindahkan ke Nusakambangan Mangupura (Bali Post) Pemindahan napi Lapas Kerobokan ke Nusakambangan, Jawa Tengah, dilaksanakan Rabu (27/3) kemarin sekitar pukul 05.00 Wita. Proses tersebut mendapat pengawalan ketat anggota Polresta Denpasar, Satbrimob dan Satgas CTOC Polda Bali. Ada 10 napi kasus narkoba dilayar ke dua lapas di Nusakambangan, salah satunya mantan Manajer Akasaka, Abdul Rahman Willy. Willy bersama Budi Santoso, Iskandar Halim alias Koi dan Dedi Setiawan akan dipindahkan ke Lapas Kelas I Batu, Nusakambangan, Jawa Tengah. Sedangkan yang dipindah ke Lapas Kelas IIA Narkotika Nusakambangan yakni Dwi Cahyo Bin Sugianto Eko Noor Januariti alias Yanto alias Empol, Ricky Wijaya Atmaja
alias Ricky, Nurul Yasin Bin Sukari alias Ucil, Putu Rully Wirawan dan Suhardi. Putusan kasasi atas perkara dugaan pemufakatan jahat 19 ribu butir pil ekstasi untuk terpidana Abdul Rahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong yang juga mantan Manajer Marketing Akasaka dan Budi Liman sudah turun dari Mahkamah Agung (MA). Willy tetap dihukum seumur hidup, sementara Budi turun menjadi 20 tahun penjara. ‘’Pergeseran napi kasus narkoba ini adalah jaringan Akasaka. Sesuai perintah Bapak Kapolda Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose agar napi kasus narkoba harus digeser ke Nusakambangan,’’ kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan. Menindaklanjuti perintah Kapolda tersebut, Pol-
resta langsung bekoordinasi dengan Kalapas Kerobokan dan Kanwilkum dan HAM Bali hingga akhirnya proses pemindahan 10 napi dilaksanakan. ‘’Ini merupakan jaringan Akasaka yang selalu berbuat berkaitan dengan narkoba. Kami beberapa kali ungkap kasus narkoba besarbesar, arahnya semua di Lapas Kerobokan. Tenyata napi ini (Willy - red) masih menjadi bandar besar. Dia masih punya uang banyak, alat komunikasi,’’ ungkap Kombes Ruddi. Pihaknya menduga Willy masih menggunakan dan jadi bandar narkoba di lapas. ‘’Jadi perintah Kapolda, khusus tahanan narkoba akan dipindah ke Lapas Nusakambangan,’’ kata Kasatgas CTOC Polda Bali ini. Sebelum proses peminda-
han 10 napi tersebut dilakukan, tim gabungan melakukan penggeledahan. Di ruang tahanan mantan Manajer Akasaka Abdul Rahman Willy ditemukan barang-barang, di antaranya uang, buku tabungan BCA dan cek BCA, beberapa HP, cincin berlian dalam kotak dan kartu perdana. Sedangkan penggeledahan dan pemindahan tersebut mendapat pengawalan personel gabungan sebanyak 161 orang, terdiri dari anggota Brimob, Satgas CTOC, Sabhara dan personel Polresta Denpasar serta Polsek Denpasar Barat. Kalapas Kerobokan Tonny Nainggolan menjelaskan, 10 napi dari Lapas Kelas IIA Kerobokan transit dulu di Lapas Narkotika Bangli. ‘’Akan diteruskan nanti ke Lapas Nusakambangan, Jawa
Tengah,’’ ujarnya. Dari Lapas Kerobokan ada 10 orang, dan semua kasus narkoba yang hukumannya di atas 10 tahun. Paling rendah hukuman 13 tahun dan paling lama seumur hidup. ‘’Untuk hukuman seumur hidup yang dipindahkan ada tiga orang, 20 tahun satu orang, selebihnya ada 27 tahun sampai 13 tahun,’’ tegas Tonny. Sesuai komitmen dan kolaborasi serta sinergitas lapas dengan kepolisian, dilaksanakan kegiatan bersama di antaranya penggeledahan sebulan lalu dengan maksud menzerokan narkoba di Bali dan Lapas Kerobokan. ‘’Usaha ini selalu kami maksimalkan dan upayakan mencegah masuknya narkoba ke dalam lapas maupun indikasi sebagai pengendali,’’ ungkapnya. (kmb36)
Bali Post/rah
NAPI NARKOBA - Proses pemindahan napi kasus narkoba ke Nusakambangan, Jawa Tengah. Ada 10 napi dipindah, termasuk mantan Manajer Marketing Akasaka Abdul Rahman Willy alias Willy Bin Ng Leng Kong.
Tinggi, Tingkat Kebocoran PDAM Tirta Mangutama Mangupura (Bali Post) -
Tingkat kebocoran yang dialami Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama, cukup tinggi mencapai 30 persen. Angka ini melebihi ambang batas maksimal hanya 20 persen. Kebocoran yang terjadi diakibatkan dari sisi pipa existing yang sudah termakan usia, dan perilaku masyarakat yang tidak taat aturan.
Bali Post/edi
PENYU - Pelepasliaran penyu di Pantai Kuta, Rabu (27/3) kemarin. Penyu-penyu tersebut merupakan hasil sitaan dari sejumlah daerah.
Dilepasliarkan, Belasan Penyu Sitaan
Mangupura (Bali Post) Sebanyak 18 ekor penyu hijau (Chelonia mydas) akhirnya dilepasliarkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali bersama-sama instansi terkait di Pantai Kuta, Rabu (27/3) kemarin. Penyu-penyu tersebut merupakan hasil sitaan pada 13 Maret oleh Polres Gianyar dan 17 Maret 2019 oleh Polres Buleleng dan TNIAL. Selain pelepasliaran penyu, juga dilakukan pelepasliaran 50 ekor anak penyu atau tukik jenis penyu lekang (Lepidochelys olivacea) hasil relokasi dan penetasan semi alami yang dilakukan kelompok pelestari penyu Satgas Pantai Kuta. Menurut Kepala BKSDA Bali Budhy Kurniawan, total
penyu hasil sitaan selama Maret 2019 sebanyak 27 ekor. Semuanya dari jenis penyu hijau dengan ukuran panjang kerapas bervariasi, mulai dari panjang 30 cm sampai yang terbesar 100 cm. Sebanyak empat ekor di antaranya telah dilepasliarkan di Pantai Penimbangan, Buleleng, dan tiga ekor masih dirawat tim medis Universitas Pendidikan Ganesha di kelompok pelestari penyu Penimbangan karena sakit. Sementara dua ekor dirawat dan disisihkan sebagai barang bukti di TCEC Serangan. ‘’Penyu-penyu tersebut telah melalui tahapan perawatan dan rehabilitasi di fasilitas kolam yang dimiliki oleh TCEC Serangan. Diperkirakan penyu-
penyu telah melalui jalan panjang, mulai dari penangkapan di laut, perjalanan darat sampai pada akhirnya tartangkap di tempat kejadian,’’ tegasnya. Terkait perawatan yang dimaksud, di antaranya pengobatan terhadap luka fipper bekas ikatan serta pemulihan kondisi dari stres perjalanan jauh, sampai akhirnya tim medis menyatakan satwa telah layak untuk dilepasliarkan. Sebelum dilepasliarkan, telah dilakukan penandaan berupa pemasangan tag berbahan logam anti karat yang dipasang pada salah satu bagian fipper depan. Ini sebagai penanda jika penyu-penyu tersebut karena suatu hal terdampar, tertangkap atau ditemukan
lagi oleh masyarakat, agar temuan tersebut dilaporkan ke BKSDA Bali. ‘’Penandaan ini juga dapat digunakan untuk bahan kajian ilmiah untuk mengetahui daya jelajah penyu tersebut setelah dilepasliarkan. Pada salah satu sisi tag telah dibubuhi narahubung berupa alamat email sebagai pelaporan,’’ ungkapnya. Pada acara pelepasliaran tersebut juga dilakukan penandatanganan pernyataan bersama antara penegak hukum dan instansi terkait tentang komitmen dan peran serta bersama-sama melakukan upaya pelestarian tumbuhan dan satwa liar di wilayah Provinsi Bali. (kmb23)
Bupati dan Wakil Bupati Badung Hadiri Tabligh Akbar ’’Gema Perdamaian dari Bali untuk NKRI’’
WARGA Muslim Nahdlahtul Ulama (NU) Kabupaten Badung melaksanakan Tabligh Akbar dengan tema ‘’Gema Perdamaian dari Bali untuk NKRI’’ di Sentral Parkir Kuta, Selasa (26/3) malam. Kegiatan ini dalam rangka Harlah ke93 dan pelantikan Pengurus Cabang (PC) NU Tahun 20182023. Tabligh Akbar yang mengundang KH Ahmad Muwafiq atau kerap disapa Gus Muwafiq ini turut dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa. Di samping itu, hadir pula anggota DPRD Badung I Gusti Ngurah Sudiarsa, I Gusti Agung Anom Gumanti, perwakilan dari Kapolda Bali, Kapolresta Denpasar, Kepala Kejaksaan Negeri Badung, Ketua Pengadilan Negeri Denpasar, Kapala Kantor Kementerian Agama Badung, Kabag Humas Kabupaten Badung, perwakilan dari Kesbangpol, Camat Kuta, panglingsir Puri Agung Mengwi, serta tokoh umat Muslim di Bali dan Badung. Ketua Panitia Pelaksana Tabligh Akbar H. Aaf Safrudin menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung yang telah aktif memberikan dukungan terhadap umat Muslim khususnya warga NU. Dikatakan, dukungan ini bukan saat sekarang saja melainkan sudah sejak menjabat Ketua DPRD Badung.
‘’Sejak menjabat Ketua DPRD Badung, beliau (Bupati Giri Prasta) sudah menaruh perhatian kepada NU, sampai saat sekarang menjadi Bupati Badung beliau selalu men-support tidak hanya janji, tetapi komitmen beliau membangun sekolah dua lantai dilengkapi basement untuk tingkat Sanawiyah. Di samping itu, anak-anak Banser dan Ansor selalu diperhatikan, diberikan mobil ambulan. Begitu pula disaat Pengurus Cabang NU Kuta mengadakan Isyra Mirad, sangat men-support setiap kegiatan yang dilaksanakan umat Muslim,’’ ungkapnya. Mengenai pelaksanaan Tabligh Akbar, H. Aaf Safrudin berharap dapat mempererat hubungan antarsesama dalam bingkai NKRI. ‘’Mudah-mudahan dimulai dari Bali hingga negeri ini untuk semuanya di kawasan Nusantara selalu damai, hingga dunia ini menjadi damai,’’ ujar Safrudin. Diharapkan kepada pengurus NU yang dilantik berkomitmen dapat menjalankan tugas dengan baik, diberkahi dan diberi jalan yang lurus. Sementara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyambut baik dan mendukung kegiatan Tabligh Akbar dan pelantikan PC NU Badung ini. Bupati berkomitmen menjaga empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI, sehingga bisa menjaga keutuhan
TABLIGH AKBAR - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menghadiri Tabligh Akbar dan pelantikan Pengurus Cabang NU Tahun 2018-2023, di Sentral Parkir Kuta, Selasa (26/3). NKRI. Lebih lanjut dikatakan, Pancasila sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia memiliki arti semua insan sama dapat dan sama rasa. ‘’Sekalipun berbeda, tetapi jangan sekali-sekali dipaksakan untuk menjadi sama. Tetapi begitu pula yang sudah sama jangan dibedakan,’’ jelasnya. Bupati Giri Prasta juga mengakui peran umat Muslim di Badung yang turut mewarnai kegiatan pembangunan di Badung. Untuk itu, pihaknya mengambil kebijakan dengan meringankan beban pribadi
dan komunal masyarakat Badung. Contoh program Trikona, di mana lahir, hidup dan mati ditanggung pemerintah, tidak melihat RAS, agama dan golongan masyarakat. Semua warga Badung diperlakukan sama. Sebagai wujud rasa terima kasih terhadap umat Muslim di Kabupaten Badung yang memiliki toleransi yang tinggi, Bupati Giri Prasta memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp 100 juta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa turut pula memberikan sumbangsihnya sebesar Rp 50 juta. (ad861)
Dirut PDAM Tirta Mangutama Badung Ketut Golak mengakui jika tingkat kebocoran masih melampaui ambang batas. Namun pihaknya telah berupaya mengatasi permasalahan tersebut dengan penggantian watermeter. Hal ini adalah salah satu upaya untuk menekan kebocoran air sekaligus sebagai langkah dalam perbaikan pelayanan kepada pelanggan. ‘’Sebenarnya itu (kebocoran – red) merupakan penyakit klasik, namun akan kami perbaiki sedikit demi sedikit,’’ ujar Golak, belum lama ini. Menurutnya, penggantian watermeter dilakukan secara bertahap. Sedangkan untuk proyek box culvert pihaknya akan berkoordinasi dengan
instansi terkait. Selain disebabkan instalasi atau jaringan, kebocoran juga diakui karena pencurian air, kendati jumlahnya jauh menurun karena dikenakan sanksi pidana. ‘’Untuk masalah pembongkaran ini memang paling banyak menyumbang kebocoran. Karena dibuldoser sehingga pipa-pipa kita hancur,’’ ungkapnya. PDAM Tirta Mangutama Badung memiliki 71.797 pelanggan. Rinciannya, di Kecamatan Petang sebanyak 3.119 pelanggan, Abiansemal 6.754 pelanggan, Mengwi 4.241 pelanggan, Kuta Utara 24.918 pelanggan, Kuta 19.345 pelanggan dan Kuta Selatan 13.420 pelanggan.
Terkait kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung, Golak menyebutkan khusus 2018 belum bisa dipastikan karena masih dalam proses audit. Namun untuk tahun 2017 nilainya Rp 19 miliar. Walau begitu, Golak menyatakan pendapatan PDAM tidak bisa konstan. Pendapatan ini sangat fluktuatif karena tergantung dengan faktor eksternal. Misalnya, saat musim kering pasokan air baku menyusut, serta ketika musim hujan hingga banjir, PDAM membutuhkan dana besar untuk melakukan sejumlah treatment air. ‘’Ini tentu saja membutuhkan biaya operasional yang lebih tinggi,’’ jelasnya. (kmb27)
Simulasi Latihan SAR Ausindo
Kapal Happy Ocean Bocor Seluruh Penumpang Selamat
Bali Post/edi
SIMULASI - Simulasi penanganan kapal tenggelam yang dilaksanakan SAR gabungan Australia dan Indonesia. Mangupura (Bali Post) Sebuah kapal nahas dengan nama lambung ‘’Happy Ocean’’ mengalami kebocoran di ruang dek karena dihantam ombak di perairan selatan Bali, Rabu (27/3) kemarin. Kapal dengan delapan orang POB sebelumnya berangkat dari Darwin, Australia hendak menuju Nusa Penida. Beruntung seluruh penumpang dalam keadaan selamat, karena saat kejadian mereka menceburkan diri dengan menggunakan life jacket akibat kapal mulai dipenuhi air. Dari keterangan RCC Australia yang pertama kali menangkap distress signal, keseluruhan korban merupakan warga negara Australia dan sesegera mungkin membutuhkan bantuan SAR. Kejadian tersebut merupakan skenario latihan SAR gabungan antara Australia dan Indonesia (Ausindo). Pada kegiatan ini, lebih dari 95 orang terlibat dalam latihan penyelamatan korban kapal tenggelam di perbatasan AustraliaIndonesia. Kejadian yang masuk dalam wilayah kerja dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, maka upaya penyelamatan ditindaklanjuti dengan melakukan aksi berupa pengerahan personel dan Alut KN SAR Arjuna. Tak hanya pengerahan dari kekuatan SAR laut, tim udara juga digerakkan menuju posisi kecelakaan kapal. RCC Australia menerbangkan Challenger Aircraft untuk melakukan pencarian melalui pantauan udara. Tidak hanya
dari Basarnas Bali ataupun RCC Australia, seluruh stakeholder terkait juga ambil bagian dalam menjalankan peranan masing-masing sesuai tugas instansinya. Selaku SAR Mission Coordinator (SMC) yakni Pelaksana Teknis Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Made Junetra, S.H. Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Didi Hamzar,
S.Sos., M.M. mengatakan, latihan SAR gabungan ini sangat penting diadakan mengingat kasus seperti skenario tersebut bisa saja terjadi. ‘’Kondisi di perairan selatan Bali cukup berbahaya, maka kemampuan personel dan alut serta tim SAR gabungan haruslah teruji,’’ tegasnya. Menurutnya, latihan SAR antara dua negara tetangga ini sudah sering kali dilakukan setiap tahunnya. Latihan kali ini merupakan yang ke-35 diadakan antara Australia dan Indonesia. Diharapkan, melalui kegiatan tersebut bisa untuk melatih dan meningkatkan kemampuan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dan RCC Australia terutama dalam mengkoordinasikan dan mengendalikan Operasi SAR bersama yang terjadi di daerah perbatasan, melaksanakan prosedur yang telah dipersetujui bersama, serta meningkatkan kesiapan fasilitas dan komunikasi kedua negara. (kmb23)
info seremoniAL
4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I
Kamis Paing, 28 Maret 2019
Wisuda X dan Sumpah Ners XII Jalin Kerja Sama Bidang Akademik dan Kesenian Stikes Wira Medika Bali ISI Denpasar Dikunjungi Kalasin College Thailand
INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Denpasar yang merupakan perguruan tinggi seni terbesar di Bali terus kedatangan kunjungan kerja sama dari perguruan tinggi ternama mancanegara. Kali ini, perguruan tinggi Kalasin College Thailand berkunjung ke kampus ISI Denpasar guna melakukan kerja sama antarperguruan tinggi yang diterima Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar Dr. I Komang Sudirga, Rabu (27/3) kemarin. Komang Sudirga mengatakan kerja sama antara ISI Denpasar dan Kalasin College ini merupakan yang pertama kali dilakukan. Kerja sama ini pun akan diatur lebih dalam dalam bentuk nota kesepahaman atau MoU, terutama mengenai kerja sama bidang akademik dan kesenian. Dikatakan, ketertarikan Kalasin College Thailand dengan ISI Denpasar adalah mereka ingin mengetahui Bali yang dikenal sebagai pulau surga dunia dan ingin mengetahui kekayaan seni dan budaya Bali lebih dalam. ‘’Kerja sama dengan kampus luar sangat penting dilakukan. Sesuai instruksi dari Kemenristekdikti, yaitu agar kita lebih banyak mengadakan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri sebanyak-banyaknya,’’ ujar Dekan asal Karangasem ini. Sampai saat ini, dikatakan, ISI Denpasar telah melakukan kerja sama dengan beberapa kampus luar negeri, seperti negara Jepang, Amerika dan kampus ternama lainnya. Khusus negara Thailand yang concern memajukan dunia pendidikannya, Sudirga melihat
Cetak Lulusan Siap Bersaing di Luar Negeri
KUNJUNGAN - Rombongan Kalasin College Thailand yang diterima Dekan Fakultas Seni Pertunjukan ISI Denpasar Dr. I Komang Sudirga berfoto bersama saat melakukan kunjungan kerja sama di ISI Denpasar, Rabu (27/3) kemarin. bahwa kerja sama dengan Kalasin College akan mendorong ISI Denpasar lebih baik lagi, terutama dalam meningkatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk melakukan pendidikan, penelitian dan pengabdian yang lebih berkualitas. Kasubbag Humas ISI Denpasar Ni Komang Artini, S.S. mengatakan Kalasin College of Dramatic Arts terletak di sebelah timur laut Thailand, yaitu 600 km dari Bangkok. Kalasin sendiri sudah sejak lama ingin berkunjung ke Bali untuk memperkenalkan keseniannya di Bali, sekaligus juga ingin mengetahui kesenian di Bali dengan agenda kegiatan pertukaran kesenian (exchange culture). Rombongan yang hadir dari Kalasin College sebanyak 18
orang yang dipimpin langsung oleh Chamroen Kaewpenkro selaku The Director of Kalasin College, Vice Director bersama para lecturer. ‘’Kesenian yang mereka bawa ke ISI Denpasar berupa musik tradisional Thailand, vocal dan tarian,’’ imbuh Artini. Artini menuturkan, Kalasin sangat senang bisa hadir di ISI Denpasar dan ISI pun menyambut baik kedatangan Kalasin College dengan adanya pertukaran kebudayaan. Apalagi, kujungan ini merupakan mimpi dari Kalasin College yang sudah sejak lama dan akhirnya terwujud sekarang. ‘’Tidak hanya cukup sampai di sini, mereka juga berharap akan bisa datang lagi ke ISI Denpasar khususnya di Bali di masa yang akan datang,’’ pungkasnya. (ad862)
Stikes Bali Menjadi Institut Teknologi dan Kesehatan Bali Kini Miliki 10 Prodi dan S-2 Keperawatan
PERJUANGAN Yayasan Penyelenggara Pendidikan Latihan dan Pelayanan Kesehatan (YP2LPK) Bali selama dua tahun akhirnya berbuah manis. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Bali kini naik peringkat menjadi Institut Teknologi dan Kesehatan (Itekkes) Bali. Rabu (27/3) kemarin, Stikes Bali menerima SK peningkatan status dari Menristekdikti yang diserahkan Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. I Nengah Dasi Astawa kepada Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka didampingi pengurus dan Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa, S.Kp., M.Ng., Ph.D. Yang menarik momentum penyerahan SK itu selain disaksikan civitas akademika Stikes Bali, namun juga oleh siswa SMAN 4 Denpasar yang saat itu sedang meninjau kampus Stikes Bali. Ketua YP2LPK Bali Drs. Ida Bagus Arka mengungkapkan, dengan terbitnya SK tersebut saat ini Institut Teknologi dan Kesehatan Bali menyelenggarakan 10 prodi, di mana empat di antaranya prodi baru. Prodi tersebut adalah Sarjana Farmasi Klinik dan Komunitas (baru), Sarjana Teknologi Pangan (baru), Sarjana Kebidanan (baru), Prodi Pendidikan Profesi Bidan (baru) dan Prodi Magister Keperawatan (2018). Selain itu, ada Prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anastesiologi, Pendidikan Profesi Ners, Sarjana Keperawatan, Diploma 3 Keperawatan, Diploma 3 Kebidanan. Yang menarik adalah Prodi Farmasi dengan konsentrasi Farmasi Klinik dan Komunitas dan Teknologi Pangan adalah prodi dengan prospek peluang kerja yang luas. Demikian juga S-2 Keperawatan, katanya, satu-satunya ada di
SERAHKAN SK - Kepala LLDikti VIII Prof. Nengah Dasi Astawa menyerahkan SK Menristekdikti perubahan Stikes Bali menjadi Itekkes Bali kepada Ida Bagus Arka dan Putu Darma Suyasa. Indonesia Timur. Makanya semua prodi akan laris di masyarakat. Dengan SK ini, dia mengaku perjuangan yayasan sudah luar biasa mulai mendirikan sekolah perawat menjadi akademi, sekolah tinggi hingga institut. ‘’Target kami, bisa menjadi universitas,’’ tegasnya. Dengan menjadi institut, struktur organisasi akan berubah. Ketua kini menjadi rektor didampingi tiga wakil rektor dan dua dekan yakni Fakultas Teknologi dan Fakultas Kesehatan. Ketua Stikes Bali I Gede Putu Darma Suyasa menjelaskan, dengan SK ini dia ingin menjawab kebutuhan dan tantangan masyarakat guna melahirkan berbagai inovasi memecahkan masalah kehidupan. Seperti teknologi dan tata kelola pengelolaan pangan yang masuk multidisiplin ilmu. Dia pun menilai Itekkes Bali menjadi institut yang paling lengkap prodinya di Indonesia Timur. Dia menambahkan, penerimaan mahasiswa baru seluruh prodi dimulai 2019. Khusus untuk S-2 dibatasi kuota 30 orang dengan mempertimbangkan proporsional
asal mahasiswa. Untuk jalur PMDK dibuka sampai 18 April, jalur reguler 19 April hingga 14 Agustus. Pendaftaran bisa dilakukan dengan online di web https://stikes-bali. ac.id atau bisa datang langsung ke kampus II Itekkes Bali di Jalan Tukad Balian No. 180 Renon, Denpasar. Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Nengah Dasi Astawa ikut berbahagia karena Stikes Bali terus maju dan bervisi ke depan menyiapkan kebutuhan masyarakat. Dia menyarankan PTS lain meniru Stikes Bali karena akan membuat lembaga menjadi PT yang sehat dan kuat serta lebih bergengsi. Selain cakupannya lebih luas, lebih cepat berimprovisasi dan makin menguntungkan. Untuk itu S-2 Keperawatan yang masih langka memungkinkan menerima lebih dari 30, dengan prioritaskan pendidikan warga NTB, NTT. ‘’Jika tak diapresiasi, selamanya dosen keperawatan di daerah terpencil tak berkesempatan melanjutkan studi,’’ ujarnya. (ad851)
STIKES Wira Medika Bali melaksanakan Wisuda X dan angkat Sumpah Ners XII di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Rabu (27/3) kemarin. Kali ini Stikes Wira Medika Bali meluluskan 136 mahasiswa terdiri dari 67 lulusan Program Studi Ilmu Keperawatan (alih jenjang) dengan rata-rata IPK 3,71 dan 69 lulusan Profesi Ners dengan rata-rata IPK 3,67. Mahasiswa terbaik Wisuda Sarjana Stikes Wira Medika Bali Tahun Akademik 2018/2019 yaitu Ni Luh Made Yudiani, Ni Made Sumarini dan Ni Made Krisna Dewi. Sedangkan mahasiswa terbaik pelantikan Ners yaitu Ni Luh Putu Ekawati, Ni Komang Ayu Sintya Paramita dan I Gede Kadek Sudika. Ketua Stikes Wira Medika Bali Drs. I Dewa Agung Ketut Sudarsana, M.M. mengatakan hingga saat ini lulusan Stikes Wira Medika Bali sebanyak 3.400 orang dari semua jurusan dan sudah terbesar di seluruh Bali serta luar Bali. Sementara respons masyarakat terhadap Stikes beralamat di Jalan Kecak, Gatot Subroto Timur ini, sangat baik dan perkembangan jumlah mahasiswanya makin bagus. Stikes Wira Medika Bali memiliki Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan, Profesi Ners, Diploma 3 Analis Kesehatan serta Diploma 3 Perekam dan Informasi Kesehatan. ‘’Program unggulan kami salah satunya perawatan komplementer, sehingga kita memenuhi kebutuhan masyarakat dan regulasi yang berkembang.
WISUDA - Stikes Wira Medika Bali melaksanakan Wisuda X dan angkat Sumpah Ners XII di Hotel Grand Bali Beach, Sanur, Rabu (27/3) kemarin. Maka kita kembangkan perawatan komplementer tersebut sebagai unggulan,’’ ujarnya. Ia berharap Stikes Wira Medika Bali ke depan mampu menyiapkan lulusan yang memiliki kompotensi yang nyambung dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Oleh karena itu pihaknya saat ini mengembangkan dan melakukan kegiatan dalam rangka mempersiapkan lulusan siap kerja ke luar negeri. ‘’Kita sudah melakukan kerja sama ke luar negeri, khususnya Jepang. Bahasa dan sebagainya kita siapkan. Sehingga setelah
lulus mereka siap bersaing di luar negeri,’’ tegas Sudarsana. Sementara itu, Ketua Alumni Stikes Wira Medika Bali Ns. I Made Mahardika, S.Kep. mendukung adanya program perawatan komplementer di stikes tersebut. Kedepannya ia juga berharap ada S-2 Keperawatan. ‘’Salah satu bentuk partisipasi dari alumni, bagaimana kita men-support Stikes Wira Medika Bali agar berkembang. Caranya mengadakan kerja sama antara Stikes Wira Medika Bali dengan alumni yang memiliki praktik komplementer keperatawan,’’ tegasnya. (ad850)
652 Siswa SMK PGRI 5 Denpasar Ikut UNBK Tahun Ini Terima 700 Siswa
UNTUK kedua kalinya SMK PGRI 5 Denpasar menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebanyak 652 siswa kelas XII sekolah ini mengikuti UNBK sejak Senin lalu. Hanya, Rabu (27/3) kemarin seorang siswanya positif terkena DB harus dilarikan ke rumah sakit. Mereka dijadwalkan mengikuti UNBK susulan. ‘’Kami bersyukur karena sejak UKK, USBN dan UNBK, siswa hadir semuanya. Hanya satu siswa yang tadi izin karena sakit,’’ tegas Kepala SMK PGRI 5 Denpasar Dra. Ni Ketut Nuka. Dari 652 peserta UNBK, 311 siswa dari Program Keahlian Tata Boga, sisanya 342 orang dari Akomodasi Perhotelan (AP). Walaupun tak menentukan kelulusan, Nuka mengatakan tetap memotivasi siswa meraih nilai UNBK tertinggi. Termasuk meraih USBN dan UKK terbaik di Bali. Makanya nilai minimal kelulusan ditetapkan tiap pelajaran bervariasi dari 72-75. Dari jumlah itu, kata Nuka, 400 siswa disiapkan mendapatkan sertifikat dari LSP Perindo masing-masing 200 untuk Tata Boga dan 200 untuk Akomodasi Perhotelan. Ini artinya, pemberian sertifikat LSP dilakukan secara selektif kepada mereka yang benar-benar menguasai kompetensi keahlian yang terbaik. Meski demikian, dia menegaskan, semua lulusannya sudah siap kerja. Bahkan sudah melakoni bisnis online sejak duduk di bangku kelas XII. Soal UNBK, menurut Ketut Nuka, dilaksanakan sejak setahun lalu karena sekolah ini sudah memiliki 300 unit komputer yang dibeli secara swadaya. Kedua, semua siswa mendapat pelajaran berbasis komputer
AKRAB - Kasek Ni Ketut Nuka bersama waka tampak akrab dengan peserta UNBK SMK PGRI 5 Denpasar. atau e-learning. Makanya jangan heran mulai dari ulangan umum dan USBN, sekolah ini juga menggunakan komputer sehingga mudah dievaluasi. Saat ini SMK PGRI 5 Denpasar juga dikejar oleh calon siswa baru. Setiap hari ada saja siswa kelas IX SMP yang melihat-lihat sekolah dan fasilitasnya. Bahkan yang terbanyak setiap hari Minggu. Dari jumlah itu juga sudah ada yang mentitipkan nama untuk diprioritaskan diterima di sekolah ini. SMK PGRI 5 Denpasar kini memiliki gedung baru berlantai empat senilai Rp 4,5 miliar. Kasek Ni Ketut Nuka mengungkapkan, lantai satu dan dua untuk dua restoran dan tiga kitchen masing-masing berukuran 12x16 m. Sedangkan lantai tiga dan empat untuk delapan ruang kelas baru (RKB). Fasilitas ini sengaja disiapkan untuk mendidik anak muda zaman milenia. Makanya diberi nama Golden Suite Restaurant disesuaikan dengan era milenial. Kasek Ketut Nuka didampingi Waka Dra. Tati Rahmawati, Drs. IB Anom, A.A. Gde Agung
Udiana Putra, Kaprodi Ni Ketut Sri Padmawati, S.Pd. dan KTU Drs. I Gusti Ngurah Wiranata menegaskan, tahun ini SMK PGRI 5 Denpasar akan merekrut 23 kelas atau sekitar 700 siswa. Kini sekolah ini memiliki 32 kelas, empat lab hotel, dua lab komputer. Sementara secara akademik dia terus memerkuat kompetensi lulusan dengan ekstra fruit carving dan making bed. Ini yang membuat siswanya selalu meraih juara hingga ke tingkat LKS Nasional. Soal pendidikan bermutu, diakui Ketua Komite Drs. I Wayan Darya Kusuma, SMK PGRI 5 Denpasar dibuat semakin berkualitas dan mandiri. Komite akan mendukung semua agenda sekolah guna menjadikan sekolah ini makin mandiri, berprestasi berlandaskan budaya Bali. Untuk itu, dia meminta warga Denpasar yang ingin memiliki anak berkarakter, cerdas dan terampil bisa bergabung dengan SMK PGRI 5 Denpasar. Yang menggembirakan biaya SPP dan uang gedung tahun ini naiknya tak seberapa. (k250)
Tokoh Desa Tua Pedawa Beri Dukungan Penuh ke Wedakarna
Persatuan Warga Bali Mula dan Bali Majapahit Sangat Ditakuti Musuh-musuh Bali SALAH satu kekhawatiran dari musuh-musuh umat Hindu di Bali adalah bersatunya orang Bali sebagaimana para leluhur menjaga kejayaan Bali selama 500 tahun pasca-Sandyakalaning Majapahit. Jika umat Hindu bersatu padu, maka segala kepentingan, baik dalam melestarikan adat budaya, mempercedas sumber daya manusia dan menciptakan kesejahteraan umat akan tercapai. Hal ini terus digelorakan Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III ketika menyambangi Desa tua Pedawa, Buleleng yang hadir dengan membawa misi menyosialisasikan Piagam Tantular. Bertemu dengan sejumlah tokoh desa tua di Buleleng, Senator Arya Wedakarna (AWK) mendapatkan dukungan moral untuk tetap bisa berkiprah membela kepentingan Hindu Dharma di pusat. ‘’Bali ini sudah terancam dari segi eksistensi politik, ekonomi dan budaya. Maka dari itu, jika saja pemimpin di Bali ini konsisten melaksanakan Tri Sakti Marhaenisme Bung Karno, pasti Bali akan terjaga dengan baik.
Pemimpin Bali di segala bidang, harus paham bahwa kedaulatan Bali terletak dari SDM-nya. Kita butuh banyak anak muda Hindu yang mampu menjadi tameng dalam perjuangan Bali saat ini dan ke depan,’’ kata AWK. Ia menyampaikan bahwa ke depan persatuan antara warga Bali Mula dan warga Bali Majapahit harus bersatu padu dengan payung besar Hindu Dharma. ‘’Bali Mula itu adalah warga asli Bali, pemilik sah pulau ini jauh sebelum ekspedisi Majapahit ke Bali. Sedangkan mayoritas hampir di atas 95 persen umat Hindu di Bali adalah warga Bali Majapahit, keturunan dari para Brahmana, Ksatria dan Waisya dari tanah Jawa yang datang ke Bali saat kejayaan Tri Bhuwana Tungga Dewi dan juga saat Kerajaan Majapahit di Jawa Sandyakalaning. Maka dari itu, saya mengajak semua umat Hindu eling pada leluhur karena leluhur kita ini satu dan yang bisa mempersatukan adalah Hindu Dharma. Saya harap warga Buleleng menjadi yang terbaik di antara semuanya, karena Buleleng
pernah melahirkan dua pahlawan nasional yakni Bung Karno dan Mr. Gusti Ketut Pudja,’’ ungkap AWK yang juga President The Sukarno Center ini. Maka dari itu, Senator AWK berpesan agar seluruh warga di desa tua di Bali memprioritaskan perjuangan dalam bidang pendidikan (jnana) dan ekonomi (artha) supaya kedaulatan Bali tidak hilang tenggelam. ‘’Di Buleleng ini ada desa tua, seperti Desa Sidatapa, Desa Cempaga, Desa Tigawasa, Desa Pedawa yang merupakan desa teladan di Bali. Di tempat ini tradisi berjalan dengan baik, ketahanan budayanya sangat kuat, karakter masyarakatnya katos atau militan terhadap budaya Hindu dan anakanak mudanya terkenal pemberani di Bali ini. Maka pertahankanlah tradisi ini. Jangan sampai desa tua di Bali diganggu pendatang yang anti-Pancasila. Jangan sampai ada simbol-simbol kelompok radikal menyusup ke desa. Perketat regulasi pendatang, kuatkan pararem dan awig-awig, serta cerdaskan kehidupan anak-anak muda agar
mereka bisa memperoleh pekerjaan yang mapan. Astungkara jika ketahanan ekonomi mereka kuat, maka Bali akan bertahan dari pralaya sekala. Jangan sampai mengulangi kesalahan leluhur kita yang lalai mengurusi pawongan dan palemahan, sehingga orang Bali mulai tersisih di tempat sendiri. Kita harus segera bergerak,’’ jelas Gusti Wedakarna. Secara umum, saat kunjungan ke Pedawa, Senator AWK merasa puas dengan pembangunan dan juga penataan desa yang sudah kian rapi, termasuk munculnya sentra-sentra ekonomi kreatif seperti industri gula aren dan juga rumah hobit serta situs rumah tua Bandung Rangki di Pedawa. ‘’Walau sederhana, walau anggaran pembangunan desa tidak seberapa, tapi Desa Pedawa benar-benar berdikari hebat. Pertahankan agar Hindu bertahan. Terima kasih kepada warga desa dan prajuru adat serta pengurus di desa yang sudah bekerja keras,’’ imbuh AWK yang di Pemilu 2019 ini juga Caleg DPD-RI nomor urut 42. (ad858)
MARHAENIS - Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bertemu dengan tokoh adat Desa Bali Mula di Pedawa, Buleleng.
Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.
Kamis Paing, 28 Maret 2019
INFO SEREMONIAL
Pendaftar Jalur SNMPTN ISI Denpasar dari Berbagai Provinsi
Prodi Desain Interior dan Visual Paling Diminati
INSTITUT Seni Indonesia (ISI) Denpasar tahun ini kembali mengikuti jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dalam penerimaan calon mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020. Hasilnya minat masuk calon mahasiswa ke ISI Denpasar mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan pendaftarnya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. ‘’Tahun ini kita kembali ikuti jalur SNMPTN yang sudah berakhir Minggu lalu, dan minat yang ingin mendaftar kuliah di Kampus ISI mengalami peningkatan luar biasa,’’ jelas Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni ISI Denpasar Prof. Dr. I Nyoman Artayasa, M.Kes., Rabu (27/3) kemarin. Dikatakan, sejak bergabung dalam seleksi penerimaan mahasiswa secara nasional, calon mahasiswa yang mendaftar di ISI Denpasar hampir datang dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, umumnya para pendaftar adalah fresh graduate yang berasal dari kalangan siswa yang baru lulus dari SMA/SMK favorit. ‘’Belakangan mahasiswa yang mendaftar hampir merata, sudah tersebar dari berbagai daerah, kalau sebelumnya hanya Denpasar, Lombok, Jatim, sekarang sudah ada dari Lampung, Sumatera,
PAPARAN - Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni ISI Denpasar Prof. Dr. I Nyoman Artayasa, M.Kes. (2 dari kiri) saat memaparkan keberhasilan penerimaan calon mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN kepada awak media, Rabu (27/3) kemarin. Sulawesi dan sebagainya,’’ ungkapnya. Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerja Sama ISI Denpasar I Gusti Bagus Priatmika menambahkan, meskipun seleksi secara nasional diberlakukan, baik SNMPTN maupun SBMPTN, namun sejauh ini pandangan calon mahasiswa, khususnya di Bali, masih menunggu jalur mandiri. ‘’Biasanya pendaftaran ke ISI Denpasar akan membeludak saat seleksi mandiri. Kita berharap kepada calon pendaftar untuk ikut di jalur SNMPTN atau diseleksi bersama (SBMPTN - red) dan sekarang prosesnya lebih mudah,’’ ujar Priatmika didampingi Humas ISI Denpasar I Gede Eko Jaya Utama. Dari hasil seleksi nasional, kanjutnya, para pendaftar yang
dinyatakan lulus dalam SNMPTN berjumlah 58 orang dari 109 pendaftar. Dan yang paling diminati adalah Program Studi (Prodi) Desain Interior dan Prodi Desain Komunikasi Visual. Dari total portofolio yang masuk Desain Interior 28 pendaftar, Desain Komunikasi Visual 34 pendaftar, Fotografi 10 pendaftar, Musik 7 pendaftar, Pendidikan Seni Tari dan Musik 11 pendaftar, Seni Murni 7 pendaftar dan Tari 3 pendaftar. Selanjutnya ISI Denpasar akan kembali mengikuti jadwal tes Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang akan berlangsung 13 April - 26 Mei mendatang. Dilanjutkan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada Juni (10-24 Juni 2019). (ad859)
Alfamart Gelar Pelatihan Managemen Ritel bagi UMKM
PT SUMBER Alfaria Trijaya Tbk. (selaku pengelola jaringan Alfamart) menggelar pelatihan managemen ritel bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Toko Alfamart Antasura, Denpasar, Rabu (27/3) kemarin. Pelatihan diikuti belasan pedagang di kawasan Denpasar. Sesi awal pelatihan, peserta dikenalkan dengan aplikasi Alfa Mikro. Program ini sekaligus mengajak pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) untuk memanfaatkan teknologi digital. Aplikasi ini dapat diperoleh di Play Store dan menginstalnya di hanphone. Dengan Alfa Mikro para pemilik warung mendapatkan kemudahan dalam pemesanan barang yang diinginkan. Bahkan harganya bisa lebih rendah jika ada diskon hemat spesial terkait barang pesanan tersebut. ‘’Aplikasi Alfa Mikro sederhana dan sudah sangat mempermudah pemilik warung yang jadi member kami. Kini semakin dipermudah dengan support pinjaman modal dari Toko Modal. Pesan dulu semua barangnya, bayar belakangan,’’ tutur Member Relation Manager Alfamart Cabang Bali Doni Rachmat di sela-sela pelatihan. Mengusung tagline ‘’Sahabat Usaha Mikro untuk Rakyat’’, Alfa Mikro dan Toko Modal memastikan banyak keuntungan bagi pemilik warung yang bergabung menjadi mitra. ‘’Artinya, ada jeda waktu untuk memutarkan barang dagangan. Sangat cocok untuk membantu usaha mikro,’’ ucap Doni. Ditambahkan, syarat
Sejumlah Sulinggih di Busungbiu Restui Arya Wedakarna
Anak Muda Buleleng Ingin Wakil Rakyat yang Tidak Memiliki Beban Masa Lalu GENERASI muda Buleleng, khususnya di Kecamatan Busungbiu, mulai bergerak. Cita-cita agar anak muda milenial semakin melek politik dan semakin paham wawasan politik Marhaenisme kian tercapai. Hal ini yang diinginkan kaum muda Buleleng yang mana selama ini dikenal sebagai basis dan lumbung dari pendukung ajaran Bung Kano, putra sang Fajar yang juga putra Buleleng. Sebagaimana diungkapkan Komang Ardi Wiryawan (Ketua Gerakan Pemuda Marhaen/ GPM Buleleng) yang menyatakan umat Hindu di Buleleng, khususnya kaum muda milenial kian solid dalam memilih sosok Arya Wedakarna (AWK) sebagai wakil rakyat di DPD-RI periode 2014-2019. ‘’Memilih wakil rakyat di Jakarta, bukan sebuah perkara main-main. Wakil Bali di Senayan haruslah semeton Bali yang paham akan dresta budaya Bali yang dijiwai agama Hindu. Perlu karakter berani melawan keputusan pusat yang tidak pro-minoritas dan yang penting muda usia serta energik. Selama lima tahun terakhir ini, kinerja Ajik AWK sebagai Senator dan wakil rakyat Bali sangat membanggakan dan menonjol, bukan saja memperjuangkan Hindu di Bali, tetapi juga di luar Bali. Kami anak muda Buleleng mendukung penuh Ajik AWK,’’ kata Komang Ardi Wiryawan. Hal senada juga diungkapkan Gede Setia Dharma, S.E.,
yang menyatakan dukungan penuh kepada Ajik AWK. ‘’Kami di Buleleng telah membentuk Relawan AWK dan kami murni berjuang demi beliau. Belum pernah kami melihat sosok wakil rakyat yang begitu tulus berjuang untuk Hindu Bali. Banyak caleg hanya muncul saat menjelang pemilu dan itu kami tolak. Kami akan pilih wakil rakyat yang kinerjanya jelas dan juga jejak rekamnya baik serta tidak memiliki beban masa lalu dan berani mabela pati. Itu ada di Ajik AWK. Buleleng siap membantu perjuangan beliau,’’ tegas Gede Setia Dharma. Terkait harapan masyarakat, Senator AWK memberikan apresiasi dan mengajak generasi muda di Buleleng untuk semakin mulat sarira agar perjuangan Bali Berdaulat semakin nyata dan semuanya itu hanya bisa melalui jalur politik. ‘’Pemilu 2019 ini bagi tiang adalah panggung untuk mendidik kader muda secara politik, bukan sekadar merebut kursi. Itu nomor sekian. Bertemu dengan ribuan semeton dan bisa memberikan jnana dan wawasan Pancasila kepada masyarakat Bali, itu sudah membahagiakan tiang. Ini yang menjadikan tiang selalu semangat turun ke bawah. Lagi pula selama berkiprah di politik, tiang tidak pernah merasa berjanji atau terikat dengan hal-hal materi kepada semeton. Tiang ingin menciptakan trademark bahwa politik itu
MARHAENIS – Senator DPD-RI Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III panen dukungan di Busungbiu, Buleleng. suci, politik Satyagraha Hindu layak diperjuangkan dan politik itu adalah jalan revolusioner untuk mengubah nasib kaum marhaen. Ngiring mulat sarira dan melek politik,’’ jelas Gusti Wedakarna. Ia pun tidak memasang target terlalu tinggi di Pemilu 2019, walau secara fakta AWK adalah pemenang suara terbanyak di Pemilu 2014 silam. ‘’Ingat saja filosofi Bhagawad-Gita, Karmany Eva Dhikaraste Mapalesu Kadacana. Berjuang saja tanpa memikirkan hasil yang penting bekerja dengan jujur dan apa adanya. Selanjutnya
urusan Tuhan. Yang penting Bali aman saat pemilu, Indonesia tidak rusuh dan damai. Jika itu terwujud, tiang anggap perjuangan tiang sudah sukses. Caleg itu harus Pancasila, karena pesta demokrasi adalah sub, bukan tujuan tapi alat memperjuangkan kedaulatan kita,’’ terang Gusti Wedakarna yang peraih suara tertinggi 178.934 suara saat Pemilu 2014. Dalam pertemuan di Busungbiu, Senator AWK bertemu dengan sejumlah sulinggih dan pemangku serta mengunjungi sentra ekonomi kreatif anak muda Bali di Pelapuan. (ad857)
Rayakan Puncak Dies Natalis Ke-41
STP Bali Siap Menjadi Pusat Unggulan Kepariwisataan di Asia Pasifik 2025 PELATIHAN - Para peserta foto bersama usai mengikuti pelatihan di Toko Alfamart Antasura, Denpasar, Rabu (27/3) kemarin. bagi pemilik warung yang ingin bergabung menjadi member sangat mudah. Keuntungannya pemesanan barang mudah dan cepat, pendanaan eksklusif dengan biaya terjangkau dan pembayaran tagihan mudah di toko Alfamart. Tidak hanya itu, dengan menjadi member aktif, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. juga akan membantu usaha mikro masyarakat melalui bantuan permodalan. Di mana kucuran modal ini di-support Toko Modal (PT Toko Modal Mitra Usaha) bekerja sama dengan pemilik warung kecil yang sudah menjadi mitra Alfa Mikro, program pemberdayaan warung milik Alfamart. Sementara itu, dalam sesi pelatihan manajemen ritel, peserta yang umumnya adalah pedagang eceran mendapatkan pengetahuan materi terkait teknik menata barang, pengetahuan produk, cash flow, hingga melayani konsumen. Branch Manager Alfamart Bali Suriadi mengatakan pelatihan yang melibatkan para
pedagang warung ini digelar secara rutin setiap tahun dan di setiap wilayah yang memiliki jaringan toko. ‘’Tujuannya, mengajak para pelaku UMKM khususnya yang juga memiliki bisnis ritel untuk memahami manajemen ritel modern. Pelaku UMKM sudah saatnya tumbuh berdampingan. Keduanya harus bersinergi. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan, yakni menjadi jaringan distribusi ritel yang berorientasi pada pemberdayaan pedagang kecil. Pelaku UMKM perlu dibekali dengan ilmu manajemen agar memiliki daya saing. Terutama pelatihan hari ini lebih lengkap dari biasanya, karena kami menambahkan materi bisnis online di dalamnya,’’ ucapnya. Ditambahkan, dari pelatihan ini diharapkan dapat momitivasi peserta untuk menggeluti usaha perdagangan atau ritel dengan lebih serius dan profesional. Kemudian mengetahui cara mengelola toko/warung dengan baik dan mengacu pada konsep ritel modern. (ad849)
Apakah Berendam Dapat Menenangkan?
PERNAHKAH anda mendengar tentang Mindful Bath? Mindful Bath atau yang biasa kita sebut dengan meditasi saat mandi adalah salah satu terapi meditasi yang cukup populer di United Kingdom (U.K). Bahkan di U.K ada banyak dibuka tempat pelatihan khusus meditasi saat mandi agar individu dapat mengaplikasikannya sendiri di dalam rumah. Di Indonesia sendiri, meditasi seperti ini belum terlalu berkembang sehingga belum ada kursus dan pengetahuan lebih lanjut tentang meditasi seperti ini. Akan tetapi, di beberapa tempat Spa dan tempat pijat relaksasi, menyediakan tempat berendam yang nyaman selayaknya meditasi. Meditasi merupakan hal yang sudah sering kita dengar. Meditasi merupakan teknik atau metode latihan yang digunakan untuk melatih perhatian untuk dapat meningkatkan taraf kesadaran, yang selanjutnya dapat membawa proses-proses mental yang lebih terkontrol secara sadar. Secara psikologis, menurut penelitian, meditasi dapat meningkatkan percaya diri, empati, kontrol diri, harga diri, dam aktualisasi diri. Selain itu, meditasi juga efektif untuk orang-orang yang mengalami stres, kecemasan, depresi, fobia, insomnia, dan sebagai terapi untuk menghilangkan ketergantungan terhadap obat dan alkohol. Orang-orang yang melakukan meditasi cukup teratur dalam jangka waktu yang lama menunjukkan tingkat neurotik,
5
SEKOLAH Tinggi Pariwisata (STP) Bali merayakan Dies Natalis ke-41 di Aula Joop Ave Kampus STP Bali, Rabu (27/3) kemarin. Dies Natalis tahun ini mengambil tema ‘’Melalui Dies Natalis STP Bali Ke-41 Kita Bentuk Sumber Daya Manusia Pariwisata yang Berjiwa Wirausaha, Menjunjung Tinggi Nilai Budaya, Sportivitas, dan Berdaya Saing Global di Era Revolusi Industri 4.0’’. Puncak perayaan Dies Natalis ke-41 ini dibuka Ketua STP Bali Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed. yang dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata RI Dra. Ni Wayan Giri Adnyani, M.Sc. dan Ketua Majelis Pembina STP Bali Prof. Dr. I Gede Pitana, M.Sc. serta seluruh civitas akademika STP Bali. Perayaan ini juga dirangkai dengan orasi ilmiah oleh Dr. Amirosa Ria Setiadji, S.E., M.M., MoU antara STP Bali dengan Yayasan GoBolaBali dan Hipmi Kabupaten Badung serta pengumumanpengumuman pemenang lomba-lomba yang digelar selama dies natalis. Ketua STP Bali Dewa Gede Ngurah Byomantara mengatakan selama empat dekade STP Bali telah melakukan pengabdian yang konstruktif dan produktif bagi pembangunan kepariwisataan Indonesia. Hal ini diperoleh atas dedikasi
dan komitmen tiada henti dari seluruh keluarga besar STP Bali yang terangkum dalam motto ‘’Manganjali Karya Werdhi’’. Motto ini merupakan modal kuat untuk terus meningkatkan kontribusi STP Bali bagi bangsa guna dapat lebih berkiprah dalam pergaulan global untuk menjawab tantangan yang semakin kompleks dan dinamis di era revolusi industri 4.0 yang penuh dengan disrupsi di masa mendatang. ‘’Upacara peringatan Dies Natalis ke-41 tahun ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan kontemplasi dan evaluasi secara mendalam atas semua yang telah kita kerjakan selama estafet kepemimpinan di STP Bali yang kita cintai ini,’’ tandas Byomantara, Rabu (27/3) kemarin. Byomantara mengatakan STP Bali telah secara tegas menetapkan visinya sebagai pusat unggulan dalam bidang pendidikan tinggi kepariwisataan di Asia Pasifik tahun 2025. Visi ini telah didukung Kementerian Pariwisata pada tahun 2018 dengan menetapkan kebijakan yang sejalan dengan visi STP Bali, sebagai terobosan untuk meningkatkan kiprah STP Bali di tingkat global. Terobosan tersebut terdiri atas 3 C berupa Curriculum, Certifaction dan Centre of Excellent. Dengan terobosan tersebut, diharapkan lulusan STP Bali tidak saja menjadi
MOU - Ketua STP Bali Drs. Dewa Gede Ngurah Byomantara, M.Ed. disaksikan Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata RI Dra. Ni Wayan Giri Adnyani, M.Sc.(baju merah) saat melakukan MoU bersama Hipmi Kabupaten Badung pada Puncak Perayaan Dies Natalis Ke-41 STP Bali, Rabu (27/3) kemarin. pencari kerja (job seeker) yang sesuai dengan kompetensinya, tetapi ke depan mampu menjadi pencipta lapangan kerja (job creator) di bidang hospitaliti dan pariwisata. ‘’Untuk itu kurikulum di setiap prodi kami wajibkan dan telah memuat mata kuliah kewirausahaan untuk mewujudkan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis, di mana 20 persen mahasiswa harus memiliki inisiasi kewiarausahan, 10 persen lulusan telah memiliki usaha sendiri pada saat diwisuda,’’ ujarnya. Selain itu, untuk memperkenalkan STP Bali di kancah internasional, STP Bali saat ini sedang melaksakanan persiapan launch-
ing kelas internasional yang merupakan kerja sama dengan Victoria University, Australia. Dalam kerja sama ini hampir semua program studi di STP Bali mendapat transfer kredit dari Victoria University. Sementara itu, untuk memenuhi tuntutan dunia kerja yang semakin tinggi, dikatakan, saat ini STP Bali telah membuka Program Strata 2 (S-2) Magister Terapan Pariwisata. Program ini merupakan Program Magister Terapan Bidang Pariwisata yang pertama kali di Indonesia. Program ini akan menghasilkan lulusan yang dapat mengisi berbagai jabatan pada tingkat korporasi di industri pariwisata dan hospitaliti. (ad852)
Mahasiswa Fakultas Farmasi Unmas Kembali Raih Prestasi
Sembilan Proposal PKM Berhasil Menangkan Dana Kemenristekdikti depresi, dan sensitivitas terhadap kritik yang rendah. Salah satu teknik meditasi yang dapat dilakukan adalah meditasi saat mandi. Tubuh akan melepaskan sejumlah hormon endorfin saat berendam dalam air hangat. Hormon endorfin adalah penghilang rasa sakit alami dalam tubuh, atau dikenal juga sebagai hormon bahagia. Itulah mengapa berendam dalam air hangat dapat menjadi terapi meditasi yang baik karena meningkatkan aliran darah ke kulit. Bukan hanya itu saja, efek suhu hangat yang mengenai tubuh akan melancarkan pernapasan karena memperbaiki kapasitas paru-paru dalam menghirup oksigen. Bagaimana meditasi saat mandi dapat berjalan dengan baik? Kontrol lingkungan. Persiapkan air hangat di dalam bathtub sekitar minimal seukuran tubuh agar dapat terendam secara keseluruhan dalam air (mulai dari leher hingga kaki). Gunakan wawangian aromaterapi seperti chamomile atau lavender untuk lebih merelaksasi tubuh dan pikiran kita. Redupkan lampu agar lebih nyaman karena cahaya yang terlalu
terang menyulitkan relaksasi. Siapkan waktu sekitar 15 menit untuk berendam. Jernihkan pikiran. Pejamkan mata dan biarkan pikiran kita jernih selama beberapa saat. Lepaskan beban pikiran dan nikmati hangatnya air saat berendam. Pusatkan pikiran hanya dalam keadaan waktu itu saja, jangan memikirkan hal-hal lainnya. Kontrol pernapasan. Tarik napas perlahan selama 5 detik lalu tahan 5 detik lalu embuskan secara perlahan. Nikmati setiap tarikan napas. Rasakan aliran udara yang dihirup. Stres yang melanda dapat membuat otot-otot di seluruh tubuh berkontraksi. Di sinilah peran berendam dalam air hangat dapat membantu menurunkan tekanan darah, menenangkan sistem saraf yang tegang, hingga menjaga otot-otot tubuh tidak kaku guna menghilangkan rasa sakit. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba meditasi saat mandi? Anda boleh lakukan ini minimal seminggu sekali di rumah. Selamat mencoba! l dr. Dennis Priscilla Setiono
AKADEMI Farmasi Saraswati Denpasar yang saat ini telah berubah status menjadi Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar patut berbangga karena pada tahun 2019 ini berhasil meloloskan sembilan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bidang Penelitian di tingkat Nasional. Kesembilan proposal penelitian itu memenangkan dana hibah penelitian dari Kemenristekdikti. Hasil ini jauh meningkat secara drastis dari keberhasilan tahun sebelumnya, di mana pada tahun 2018 sebanyak 3 proposal PKM berhasil lolos untuk didanai. Yang lebih membanggakan lagi Program Studi Diploma 3 Farmasi Saraswati merupakan satu-satunya program Diploma 3 Farmasi dari perguruan tinggi swasta yang ada di Bali, NTB dan NTT di LLDikti Wilayah VIII yang berhasil meloloskan PKM. Bahkan mengungguli beberapa sekolah tinggi dan universitas terkemuka yang ada di Bali. Mahasiswa yang menjadi ketua tim dari proposal yang lolos antara lain Ni Putu Mia Radina Putri dan Ni Luh Putu Prema Wahini dengan dosen pembimbing Dr. Puguh Santoso, S.Si., M.Biomed., Apt.
PKM - Mahasiswa Fakultas Farmasi Unmas yang proposal PKM-nya sukses memenangkan dana Kemenristekdikti berfoto bersama dengan dosen pembimbing. Ketua tim I Gede Bayu Somantara dengan dosen pembimbing Ketut Agus Adrianta, S.Farm., M.Biomed., Apt. Ketua tim Ni Komang Gita Sundari dengan dosen pembimbing Dewa Ayu Ika Pramitha, S.Si., M.Si. dan lima ketua tim lainnya masingmasing Ida Ayu Vina Vitria Dewi, Dewa Ayu Putri Pratiwi, Gusti Ayu Putu Yosinta Sasmita, I Made Agus Mahardika, dan I Made Deny Sapta Giri dengan dosen pembimbing Putu Era Sandhi Kusuma Yuda, S.Farm., M.Phil., Apt. Dekan Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati I Made Agus Sunadi Putra, S.Si., M.Biomed., Apt. memberi apresiasi terhadap keberhasilan
mahasiswa beserta dosen pembimbing dalam meraih hibah kompetisi nasional di bidang PKM. Hal tersebut tidak terlepas dari upaya yang dilakukan selama ini untuk menciptakan atmosfer akademik yang kondusif di lingkungan kampus, terutama dalam hal interaksi dosen dan mahasiswa, sehingga tercipta suasana pembelajaran yang menyenangkan dan dapat menggali inovasi, inspirasi dan kreativitas mahasiswa. Dari sembilan proposal Program Kreatif mahasiswa (PKM) yang berhasil lolos nantinya akan bersaing kembali untuk maju ke ajang kompetisi ilmiah mahasiswa terbesar nasional yaitu PIMNas. Saat ini Fakultas
Farmasi Unmas telah memiliki dua program studi yaitu Diploma Tiga (D-3) Farmasi dan Sarjana (S-1) Farmasi. Di bidang penelitian, para dosen banyak mendapatkan bimbingan dari Guru Besar Prof. I Gde Nyoman Astika, Apt., terbukti pada tahun ini penelitian dosen kembali mendapatkan pembiayaan dari Kemenristekdikti yaitu sebanyak 3 proposal atas nama Fitria Megawati, S.Farm., M.Farm., Apt., Debby Juliadi, S.Farm., M.Farm., Apt. dan Dewa Ayu Ika Paramitha, S.Si., M.Si. Hal tersebut menunjukkan bahwa kualitas penelitian Fakultas Farmasi Unmas mampu bersaing secara nasional. Bagi siswa lulusan SMA/SMK Kesehatan yang berminat menjadi Tenaga Teknis Kefarmasian dan ingin segera bekerja, Agus Sunadi Putra mengatakan dapat mengambil program D-3, sedangkan yang ingin menjadi apoteker dapat memilih program S-1 Farmasi. Penerimaan mahasiswa baru telah dibuka sejak 4 Maret 2019 untuk jalur SPMB dan PMDK. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Fakultas Farmasi Unmas Jl. Kamboja No. 11A Denpasar (0361) 227992 atau dapat dilihat pada website www.farmasisaraswati.ac.id. (ad864)
OPINI
6
Kamis Paing, 28 Maret 2019
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Bersinergi Menjaga Peradaban Dunia AKSI teror di Selandia Baru begitu menyentak dunia. Negeri Kiwi yang selama ini digambarkan sebagai negara yang adem tenteram, ternyata aksi radikalisme itu juga ada di sana. Jadi, apa yang salah dengan negara ini? Tentu tidak ada yang salah, begitu juga dengan tempat-tempat aksi teror ini terjadi. Tidak ada satu pun agama di muka bumi ini yang mengajarkan kekerasan, kekejaman, serta aksi biadab yang melawan rasa kemanusiaan. Terus, mengapa aksi teror ini seakan tidak pernah berhenti? Katanya ketidakadilan dalam segala bidang serta ditambah lagi kemiskinan ibarat lahan subur yang membuat paham radikal itu terus berkembang. Ada berjuta alasan yang membuat orang serta sekelompok orang melakukan berbagai perlawanan serta ingin mengubah keadaan menurut versi mereka masing-masing. Termasuk dengan cara kekerasan. Ketika gerakan ini kemudian bercampur dengan ideologi maka akan menjadi sebuah gerakan yang berbahaya. Celakanya, oknum ini sering kali menggunakan topeng untuk melakukan aksi mereka. Bahkan, aksi teror itu dicarikan pembenar di setiap agama yang sama sekali ajarannya bertolak belakang dengan aksi mereka. Itulah kemudian menjadi sebuah pergulatan ideologi, sebuah aksi reaksi yang memicu sikap serta perilaku yang sama sekali tidak mempresentasikan ajaran agama mana pun. Sama sekali tidak ada. Ini hanya sebuah paham dari munculnya akumulasi sikap yang merasa terpinggirkan, tersingkirkan akibat ketidakadilan. Atau ini juga bisa karena sikap seolah-olah merasa ada sebuah ancaman serta ketakutan yang berlebihan sehingga membuat orang menjadi lebih sensitif serta impulsif. Namun, di sisi lain mesti ada ketegasan dari pemerintah terhadap orang-orang atau sekelompok orang yang memang sudah punya niat dan sengaja untuk melakukan hal ini. Tentu pemerintah dengan segala macam perangkat intelijennya mampu mengendus hal itu dan mulai memetakan serta mempelajari pola-pola pengembangan sel-sel terorisme serta paham-paham radikal yang ada di masyarakat. Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendirian, mesti dibantu oleh seluruh elemen masyarakat bahwa sikap waspada itu mesti ditumbuhkembangkan. Di samping tentu saja untuk terus memupuk rasa solidaritas serta toleransi yang didasari oleh fakta kebinekaan. Apalagi Indonesia yang sangat beragam. Juga negara-negara yang selama ini sebagai tujuan imigran, seperti Australia serta Selandia Baru. Bagi Indonesia sendiri yang berulang kali dikoyak aksi teror, tentu hal ini menjadi masalah krusial di tengah upaya-upaya meruntuhkan sendi-sendi negara NKRI. Semua pihak mesti disadarkan oleh fakta sejarah bagaimana negara ini dibangun. Bagaimana melelahkannya untuk membuat negara ini kokoh berdiri. Para pemimpin dahulu mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk negeri ini. Atas dasar perbedaan serta solidaritas kuat maka bangsa ini bisa sejajar dengan bangsa lainnya. Dia yang mayoritas tidak merasa dirinya lebih berhak dan merangkul yang lain. Yang minoritas pun tidak merasa terpinggirkan. Jadi, semua memegang peran. Semua berbagi untuk negeri.
S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Perhatikan Jalan Desa Kepedulian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur pada era Presiden Joko Widodo sangatlah bagus. Penataan ini tentu sangat penting dilakukan setelah bertahun-tahun kita tak melakukan perubahan yang fundamental di negeri ini dalam bidang infrastruktur. Kini, semua sudah dilakukan dan digarap secara terencana di era Joko Widodo. Saya salut dengan semua ini. Mudah-mudahan pembangunan infrastruktur tak kalah gaung dengan besarnya biaya politik di negeri ini. Kini, ketika dana desa juga besar dan alokasi dana-dana dari APBD dan APBN terus meningkat, saya tetap berharap pemerintah lebih peduli dengan pembangunan jalan-jalan pedesaan. Masalahnya, setiap hari, rakyat menggunakan fasilitas jalan desa untuk kepentingan ekonomi, sosial, dan menuju tempat-tempat sekolah anakanaknya. Mudah-mudahan dengan bangkitnya desa, pembangunan ekonomi pedesaan juga makin lancar. Pemerintah kabupaten hendaknya turut mendanai pembangunan jalan desa, tak hanya terjebak pada janji-janji politik saat kampanye. APBD jangan semuanya dialokasikan bagi konstituen yang memenangkan saat pilkada. Semua rakyat hendaknya diperlakukan sama setelah dilantik menjadi pejabat. Jangan terus-menerus memupuk kepincangan pembangunan gara-gara tak sejalan dalam pilkada atau pun pilgub. I Wayan Sampun Gianyar, Bali
Sisi Lain Terorisme di Selandia Baru Teroris yang melakukan penembakan di Selandia Baru, mengejutkan dunia. Pertama, karena negara ini merupakan negara dengan kehidupan sosial paling rukun antarberbagai golongan. Mereka juga adalah warga yang menduduki posisi paling berbahagia dan kaya di dunia. Kedua, teroris itu tidak meledakkan diri tetapi merekam tindakannya dan kemudian mengunggah ke media sosial. Seluruh dunia terkena persebaran video tersebut dan kemungkinan besar dilihat oleh kaum perempuan dan anak-anak. Ketiga, serangan ini menyasar masjid. Secara jujur harus disebutkan bahwa sebelumnya yang sering menjadi sasaran teroris adalah tempat ibadah kaum Kristen.
Oleh Nyoman Sumantara
F
enomena ini memperlihatkan bahwa terbantahkan sudah bahwa teroris tersebut berasal dari keluarga yang mempunyai kemampuan ekonomi rendah. Teroris di Selandia Baru itu dapat diindikasikan berasal dari mereka dengan kemampuan ekonomi tinggi. Sekali lagi, Selandia Baru merupakan negara maju dengan penghasilan ekonomi tinggi. Kalaupun dikatakan bahwa teroris yang beraksi itu warga Australia, juga merupakan negara yang mempunyai GNP tinggi. Gambaran di atas juga memperlihatkan bahwa teroris tidak hanya memperlihatkan sikap dan karakter satu kelompok saja tetapi berbagai kelompok mempunyai karakter-karakter kekerasan dan berani melakukan tindakan seperti itu. Jika dalam kejadian beberapa tahun yang lalu, di India, teroris tersebut dengan tenang melakukan tindakannya di sebuah pasar swalayan, maka di Selandia Baru, teroris ini dengan tenang memvideokan tindakannya, kemudian mengungahnya di media sosial. Dengan demikian, ada
pergeseran pola dan ciri teroris jika dikaitkan dengan peristiwa yang terjadi di Selandia Baru itu. Ada kecenderungan bahwa teroris itu menembus batasbatas kelas sosial, tidak peduli apakah mereka golongan tertentu, miskin ataupun kaya, tetapi manakala mereka telah terpapar nilai atau kepercayaan tertentu, mereka akan bersedia bergerak dengan pengorbanan maksimal. Dengan sikap bersedia menjadi korban maksimal itulah, mereka mampu menikmati tindakan brutal itu secara ringan dan santai. Maka memvideokan tindakan brutal tersebut seolah merupakan wisata bagi mereka dan teror tersebut telah dipandang biasa. Inilah sikap yqng harus diwaspadai pada masa mendatang oleh pemerintah dan masyarakat. Terkesan pula, teroris menjadi pembiasaan dalam menyelesaikan persoalan atau pencapaian tujuan. Pembiasaan adalah terjemahan tingkat berikut dari terjemahan awal yang keliru. Terjemahan awal itu adalah penafsiran dari nilai atau mungkin ayat yang terlalu subjektif. Padahal, nilai-nilain itu haruslah disesuaikan dengan konteks sosial. Di tengah
semakin dekatnya dunia global melalui jaringan internet sekarang, justru konteks sosial dari nilai itu, harus ditafsirkan dan diterjemhkan secara lebih luas. Dengan cara itulah maka akan dapat didapatkan rasa solidaritas terhadap berbagai nilai dan kepercayaan di dunia. Pembiasaan atas teror bukanlah sebuah pilihan. Bukan juga merupakan sosialisasi dan pengenalan ketidaksetujuan terhadap nilai-nilai tertentu. Teror, di mana pun merupakan kejahatan dan tidak ada nilai atau agama mana pun di seluruh dunia yang mengajarkan kekerasan. Karena itulah maka, pembiasaan seperti ini tidak dibenarkan. Perekaman video terhadap tindakan kekerasan itu merupakan upaya untuk memperluas jangkauan tindakan kepada seluruh masyarakat di dunia. Pada titik ini, upaya penyebaran itu dapat dikatakan sebagai upaya pembiasaan terhadap cara-cara kekerasan untuk mencapai tujuan. Jangan dilupakan, sekali tayangan video tersebut akan mampu diulang berkali-kali, dan karena itu akan dapat dipandang sebagai sebuah pembiasaan. Dengan demikian, hal per-
tama yang harus dilakukan pemerintah adalah mencegah munculnya pembiasaan terhadap kekerasan. Cara paling awal untuk itu adalah menangkap pelakunya, kemudian menjatuhkan hukuman berat kepada pelakunya tersebut. Tidak dapat ditinggalkan adalah tantangan kepada teknologi media sosial agar dapat memilih-milih tayangan yang dapat ditayangakan ke seluruh dunia. Meskipun sekarang masih merupakan tantangan dan belum terpecahkan, tetapi kesadaran dampak negatif dari media sosial ini sudah dirasakan di seluruh dunia, baik oleh negara maju. Hal lain yang dapat dilihat dari peristiwa teror di Selandia Baru, adalah solidaritas dari warga yang berbeda agama sangat kelihatan. Ketika warga Muslim melakukan sembahyang, pada sisi bagian belakangnya diberikan tameng manusia yang berasal dari agama berbeda (paling tidak dalam gambar kelihatan seperti itu). Di sini, solidaritas merupakan sebuah metode sekaligus simbol dari negara yang menjadi korban. Solidaritas menjadi cara untuk memberikan pesan kepada pelaku kekerasan dan memesankan bahwa negara ini mendukung nilai-nilai pluralis dan tidak memberikan ruang kepada kekerasan. Tameng manusia di belakangnya itu memberikan arti bahwa mereka bersiap berkorban maksimal terhadap hal itu. Itulah cara warga Selandia Baru untuk menyimbolkan kemultiragaman warganya yang sebelumnya telah berhasil menciptakan kesejahteraan. Ini merupakan cara yang tepat bagi mereka untuk memberikan pesan kepada dunia bahwa kekerasan itu merupakan sesuatu
Menata Infrastruktur Pengembangan Pariwisata
INDONESIA dikenal sebagai negara yang memiliki tempat wisata yang banyak dan sangat indah. Oleh karenanya, pariwisata Indonesia sangat layak untuk dikunjungi oleh wisatawan dalam negeri maupun mancanegara. Menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Indonesia memiliki target untuk mencapai devisa dari sektor pariwisata sebesar US$ 17,6 miliar pada 2019. Tahun ini, target pariwisata 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan devisa sebesar US$ 17,6 miliar. Perry menyatakan, pemasukan devisa tersebut lebih tinggi dibanding dengan tahun 2018 yang mencapai pendapatan devisa US$ 16,1 miliar. Sektor pariwisata memberikan sumbangsih devisa terbesar kedua di Indonesia setelah pemasukan devisa dari sektor kelapa sawit. Dari apa yang disampaikan itu, sangat layak bila pemerintah dan masyarakat semakin giat lagi dalam membenahi pariwisata dalam segala aspek yang ada agar wisatawan dapat betah dan berduyun-duyun untuk berwisata di Indonesia. Inovasi baru harus digerakkan agar Indonesia pun mendapatkan devisa yang dapat dipergunakan untuk menyejahterakan rakyat. Salah satu faktor yang dapat membuat meningkatnya kunjungan wisata adalah in-
Oleh Juandi Manullang frastruktur yang baik menuju tempat wisata tersebut. Pada saat ini, pemerintah memang sudah menyiapkan infrastruktur yang baik di setiap daerah. Jalan-jalan sudah diperbaiki, seperti jalan tol dan jalan arteri lainnya. Dengan begitu, perjalanan menuju tempat wisata akan semakin baik. Wisatawan akan lebih mudah dan cepat sampai tujuan. Tidak ada kendala kemacetan, dan jalan rusak yang ada. Jadi, patut kita syukuri peran pemerintah ini dan kita juga membantu pemerintah merawat segala infrastruktur yang telah disiapkan untuk menunjang meningkatnya pariwisata di Indonesia. Jalan tol dan jalan-jalan lainnya yang sebagian besar sudah banyak selesai, semoga saja dapat membantu meningkatnya devisa negara di tahun 2019 ini. Kita berharap ada sesuatu yang besar kita dapatkan untuk semakin mengembangkan segala kekurangan yang ada melalui pendapatan dari pariwisata di Indonesia. Para wisatawan juga diharapkan dapat menjaga kearifan lokal yang ada di sekitar tempat wisata. Di setiap tempat wisata yang ada di Indonesia tentu
berbeda-beda pula kearifan lokal yang mereka miliki. Jadi, para wisatawan perlu dipandu, hal-hal apa saja yang harus dilakukan dan tidak boleh dilanggar. Apakah itu tidak boleh membuang sampah sembarangan, berpacaran, atau merusak fasilitas yang ada. Harus ada penerapan aturan yang sesuai dengan kearifan lokal agar para wisatawan mampu untuk mematuhi dan tidak melanggarnya. Pihak pengelola wisata harus membuat petunjuk di sekitar tempat wisata, hal-hal apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Agar para wisatawan mengerti dan tidak melanggar hal tersebut. Itu penting sekali agar tempat wisata tetap terjaga keasrian, keindahan, dan daya tariknya. Ketika para wisatawan menjaga kearifan lokal yang ada di tempat wisata, maka saat itu pula peran wisatawan menjaga tempat wisata pun akan tercipta. Itu adalah bentuk peran aktif masyarakat dan pengunjung wisata ikut menjaga tempat wisata. Kita harus terus mengingatkan bahwa kearifan lokal itu penting dalam menjaga tempat wisata tetap asri, nyaman, dan
punya daya tarik. Semakin banyak wisatawan, maka akan semakin banyak pendapatan masyarakat atau pedagang di tempat wisata. Terlebih juga, pedagang tersebut harus ramah dan baik hati kepada wisatawan, maka akan semakin nyaman lagi wisatawan untuk datang. Jadi, harus ada kolaborasi dari semua pihak untuk meningkatkan daya tarik wisata demi meningkatnya devisa negara. Kita harus berkolaborasi untuk saat ini agar tercapainya target tahun ini mendapatkan devisa yang lebih dari tahun berikutnya. Kita punya potensi wisata di setiap daerah yang mengundang masyarakat dunia untuk datang ke tempat wisata di Indonesia. Kita punya tempat wisata seperti di Sumatera Utara yaitu, Danau Toba, di Nusa Tenggara Timur ada Labuan Bajo, di Bali dengan pantainya, salah satunya Pantai Kuta, Pandawa dan lain sebagainya. Terpenting, kita berkolaborasi saja bersama pemerintah dan masyarakat serta pihak terkait untuk serius membenahi tempat wisata. Memperbaiki segala kekurangan dan pelayanan wisata yang ada serta kearifan lokal yang ada.
yang salah, yang tidak dapat diterima oleh warga mereka. Bagaimana dengan kita di Indonesia? Pemerintah telah menyuarakan berbagai cara untuk memperlihatkan rasa prihatin Indonesia terhadap peristiwa yang terjadi di Selandia Baru. Pesan yang penting disampaikan oleh pemerintah adalah tidak ingin ada balasan terhadap peristiwa itu di Indonesia. Ini perlu disampaikan karena Indonesia telah mengalami peristiwa yang sama lebih dari tiga kali dan menimbulkan banyak korban. Kendati demikian, kewaspadaan tetap harus dilakukan, terutama di daerah-daerah yang mempunyai destinasi pariwisata. Bali merupakan daerah destinasi pariwisata utama di Indonesia. Meskipun saat ini turus Tiongkok yang paling banyak datang di Bali, tetapi turis dari Australia (juga Selandia Baru), menempati peringkat tinggi dalam kunjungan tersebut. Destinasi ini tetap harus diwaspadai. Ada dua potensi yang bisa terjadi, yaitu rembesan peristiwa dari Selandia Baru itu. Teroris tidak pernah mengenal rasa takut. Pada pihak lain dapat saja berupa pembalasan terhadap persitiwa di Selandia Baru. Maka, haruslah para elite politik dan keamanan Bali dapat dengan jeli melihat perkembangan keamanan yang ada di Bali sekarang. Kita ingin kekerasan seperti ini tidak terjadi di Indonesia.
POJOK Gedung sentra industri kecil di Gianyar dibiarkan terbengkalai. - Tak ada perhatian mengurus yang kecil. *** Pemprov Bali dorong kemitraan antara koperasi dengan usaha besar. - Trisakti Bung Karno, ekonomi berdikari. *** Bawaslu di Karangasem kekurangan pengawas 181 orang di TPS. - Awas ada maling suara.
Penulis adalah alumnus Universitas Katolik Santo Thomas Sumut dan penulis lepas tinggal di Medan
Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Paing, 28 Maret 2019
TABANAN
Dinas Kesehatan Antisipasi Peningkatan Jumlah Lansia Tabanan (Bali Post) -
Berdasarkan riset kesehatan dasar, usia harapan hidup di Tabanan mengalami peningkatan dari 73 tahun menjadi 74 tahun. Semakin panjangnya usia harapan hidup menggambarkan dua hal, yaitu kualitas hidup masyarakat yang meningkat dan peningkatan jumlah lansia atau masyarakat usia non-produktif. Untuk mengatasi jumlah lansia yang mengalami peningkatan ke depan, Pemkab Tabanan melalui Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai persiapan. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Rabu (27/3) kemarin mengatakan, dengan peningkatan usia harapan hidup, artinya Tabanan sudah berhasil dalam program peningkatan kualitas hidup di dalam masyarakatnya, baik itu segi ekonomi maupun kesehatan. Namun dengan semakin panjangnya usia harapan hidup, mau tidak
mau akan terjadi penambahan lansia atau usia non-produktif. Salah satu permasalahan utama lansia adalah kondisi mereka yang sakit-sakitan sehingga membutuhkan biaya pengobatan. ‘’Apalagi sakit lansia itu terkadang rumit. Bisa saja banyak keluhan sekaligus. Jadi agar mereka tidak menjadi beban, peningkatan kualitas kesehatan lansia perlu dilaku-
kan,’’ jelas Suratmika. Langkah-langkah peningkatan kualitas lansia menurut Suratmika telah menjadi salah satu program rutin di masingmasing Puskesmas. Seperti kegiatan rutin pemeriksaan dasar lansia mulai dari mengukur tensi, cek gula darah, kolesterol dan asam urat. Jika sudah mulai mengarah ke penyakit, maka langsung diobati. Pusk-
esmas juga rutin menggelar senam sehat seminggu sekali untuk lansia. Bagi yang tidak mampu ke puskesmas, maka ada petugas yang mendatangi langsung ke rumah. Untuk pendanaan, kata Suratmika Puskesmas mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik yang jumlahnya berbeda-beda sesuai dengan jumlah layanan pasien JKN. Selain itu, ada dana kegiatan preventif dan promotif melalui dana BOK. Pendanaan pusat tidaklah cukup. Sebab, danadana tersebut tidak hanya untuk penanganan lansia, tetapi untuk penyakit dan isu kesehatan lainnya. Di sisi lain, untuk menjaga kualitas hidup
lansia membutuhkan dana yang tidak sedikit, terutama dalam penyediaan reagan untuk cek darah. Dalam memenuhi kebutuhan anggaran, menurut Suratmika bisa dibantu dengan dana desa. Dengan anggaran yang cukup, ke depan semua lansia di Tabanan bisa melakukan pengecekan kesehatan secara rutin dan mendapatkan pengobatan sejak dini. Jika hal tersebut tercapai, kualitas hidup lansia lebih baik dan tidak menjadi beban bagi keluarganya. Sementara bagi lansia yang tidak memiliki keluarga atau telantar, menurut Suratmika Tabanan sudah memiliki panti untuk lansia. (kmb24)
7
Rumah Makan di Beraban Terbakar
Tabanan (Bali Post) Si jago merah, Rabu (27/3) kemarin melalap ruko di Jalan Raya Tanah Lot, Banjar Batugaing Kaja Desa Beraban, Kecamatan Kediri. Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 Wita. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian kurang lebih Rp 150 juta. Kebakaran diduga dipicu korsleting. Berdasarkan informasi, ruko tersebut dikontrak atas nama Syaiful Noveri (27) menjadi usaha rumah makan Padang. Saat kejadian, rumah makan dalam kondisi tutup dan tidak ada orang di dalamnya. Saat kejadian pemilik ruko I Made Suarya (52) tiba-tiba mendengar suara ledakan. Ia pun langsung turun untuk melihat dan didapati rukonya yang dikontrakkan itu sudah terbakar. Dengan kondisi panik ia berlari ke bale banjar membu-
nyikan kulkul untuk meminta bantuan warga. Masyarakat langsung berlarian keluar rumah dan langsung membantu memadamkan api dengan cara manual dibantu mobil pemadam kebakaran milik Nirwana Bali Resort (NBR) yang kebetulan posisinya tidak jauh dari lokasi kejadian. Selang beberapa menit mobil pemadam kebakaran Tabanan sebanyak tiga unit ikut membantu memadamkan api. Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit. Kapolsek Kediri AKP Marzsel Doni menjelaskan, berdasarkan olah TKP, kebakaran diperkirakan karena korsleting yang menimbulkan api dan kemudian mengenai gas elpiji yang ada di dalam rumah makan. Karena api besar, petugas pemadam dan masyarakat tidak mampu menyelamatkan bangunan dan isinya. (kmb24)
BULELENG
8
Sejalan dengan Perpres No. 16 Tahun 2018
Pengadaan Barang dan Jasa Undiksha Terapkan Sistem ”Online” JAJARAN Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus melakukan upaya peningkatan kualitas tata kelola lembaga, termasuk dalam pengadaan barang dan jasa. Universitas negeri dengan delapan fakultas ini telah menggunakan sistem online. Hal tersebut sejalan dengan Perpres No. 16 Tahun 2018 yang disosialisasikan kepada Kelompok Kerja (Pokja) dan Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) di UPT TIK Undiksha, Rabu (27/3) kemarin. Wakil Rektor II Undiksha Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd. yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan pengadaan barang dan jasa secara online di Undiksha sudah berjalan sejak 2016. “Hal itu sejalan dengan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 yang salah satunya menegaskan segala bentuk pengadaan belanja barang dan jasa di lingkungan kementerian dan lembaga, harus menunjukkan dan menyatakan tujuan belanja itu. Artinya, alasan untuk pengadaan barang dan jasa harus jelas,” tegasnya. Sistem tersebut, sambungnya, secara otomatis mendorong semua fakultas, pascasarjana, termasuk rektorat harus tunduk pada regulasi. Ada dua keunggulan yang dimiliki, yakni dari aspek akuntabilitas atau pertanggungjawabannya san-
PENGADAAN BARANG - Pembukaan sosialisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai Perpres nomor 16 tahun 2018 di Undiksha, Rabu (27/3) kemarin. gat jelas. Siapa pun yang mengadakan barang dan jasa, bukan semata-mata mempertanggungjawabkan secara administrasi, tetapi juga pada publik, karena bisa secara mudah terakses. Dari sisi transparansi, tidak ada satu kegiatan atau pengadaan barang dan jasa bisa disembunyikan. “Tentu dengan dua keunggulan ini, pada akhirnya regulasi terlaksana dengan baik, begitu juga tata kelola lembaga,” sebut akademisi lulusan doktor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung ini. Ditambahkan, penerapan sistem tersebut juga menjadi penopang raihan opini
Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. Hingga saat ini, sudah tiga kali berturutturut sejak 2016 sampai 2018. “Pengadaan barang dan jasa tidak bisa dilepaskan dari tata kelola keuangan. Jadi, sistem online menjadi salah satu pendukung diraihnya opini WTP,” imbuhnya. Khusus untuk sosialisasi, diikuti 42 orang yang terdiri dari Pokja dan PPK di lingkungan Undiksha. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Bali Dewa A.G. Manu dan Agus Budi Arthana. Bimbingan teknis juga dilaksanakan Kamis (28/3) ini. (ad862)
Lomba ”Majejahitan’’ Antar-OPD Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 22 peserta wakil dari masingmasing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Buleleng mengikuti lomba majejahitan Rabu (27/3) kemarin. Lomba ini digulirkan serangkaian HUT ke-415 Kota Singaraja 2019. Lomba itu dijadikan media meningkatkan ajaran Hindu terutama penghayatan nilai agama. Di samping mengajegkan seni dan budaya Bali dari derasnya tekanan zaman modern dewasa ini. Setiap utusan OPD mengirimkan dua orang wakilnya. Peserta diwajibkan mem-
buat banten daksina. Sarana upakara jenis itu dilombakan, karena sehari-hari, banten yang tergolong sederhana itu, tetapi umat wajib menghaturkannya bukan saja pada setiap rerainan atau lebih-lebih hari besar Hindu lainnya. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Made Suriani mengatakan, dari lomba ini peserta dapat menggali dan meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai agama dan adat Bali. Di samping juga dapat meningkatkan kreativitas membuat upakara ritual keagamaan yang sarat makna itu. (kmb38)
Dua SD Terdampak Bencana
Kerugian Capai Rp 408 Juta Singaraja (Bali Post) – Bencana alam yang disebabkan cuaca buruk pada akhir pekan lalu menyebabkan kerusakan infrastruktur pendidikan di Buleleng. Dua sekolah yakni SDN 2 Kalisada, Kecamatan Seririt dan SDN 3 Bengkel, Kecamatan Busungbiu terdampak bencana alam tanah longsor dan banjir bandang. Dari analisis tim teknis nilai kerugian di dua sekolah itu dikalkulasi mencapai Rp 408 juta. Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Sekdisdikpora) Buleleng Made Astika, Rabu (27/3) kemarin, mengatakan setelah bencana berlalu tim teknis telah diturunkan ke sekolah yang terdampak bencana itu. Tim ini mendata kerusakan yang terjadi dan menghitung nilai kerugian yang dipicu bencana alam itu. Di SDN 2 Kalisada, tim teknis Disdikpora menemukan kerusakan sarana prasarana belajar. Rinciannya, koleksi buku bacaan siswa di gedung perpustakaan sekolah. Buku mata pelajaran pegangan siswa, sebagian ditemukan rusak parah. Perangkat komputer yang berisi dokumen penting siswa dan guru rusak setelah tergenang banjir, dan alat peraga pembelajaran juga dihanyutkan banjir. Di sekolah itu, tim teknis juga mencatat kerusakan pagar pembatas areal sekolah. Pagar dengan panjang sepuluh meter itu ambruk diterjang banjir bandang. Atas kejadian ini, lingkungan sekolah agak kurang tertata. Apalagi, lokasi sekolah itu lebih rendah dari badan jalan, sehingga kalau kembali hujan deras bisa saja terjadi banjir susulan. Hal itu diyakini bisa mengancam keselamatan infrastruktur pendidikan di sekolah tersebut. “Kalau buku perpustakaan dan buku pelajaran itu rusak dan diganti baru satu paket sekitar Rp 50 juta, ditambah alat peraga, komputer dan perbaikan panyengker sekolah Rp 50 juta, sehingga kerugiannya sekitar Rp 100 juta,” katanya.
BWS Ajukan Pembebasan Tanah Bendungan Tamblang SETELAH izin penetapan lokasi (penlok) pembangunan Bendungan Tamblang, Kubutambahan ditandatangani Gubernur Bali Wayan Koster, sekarang memasuki persiapan pembebasan tanah warga yang telah ditetapkan menjadi lokasi proyek di sana. Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali – Penida telah mengajukan permohonan pembebasan tanah warga dari empat desa yakni Kecamatan Sawan dan Kecamatan Kubutambahan seluas 58,79 hektar. Sejauh mana sudah realisasi permohonan tanah Bendungan Tamblang itu?
PERMOHONAN tanah itu diajukan ke Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bali. Atas hal itu, Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Bendungan BWS Bali-Penida Ir. I Gusti Putu Wandira, S.PI., Rabu (27/3) kemarin, mengatakan sesuai mekanisme yang berlaku, sebelum pemerintah membayar ganti rugi tanah warga yang terkena jalur proyek, maka tahapannya diawali identifikasi data yuridis, luas, dan batas-batas tanah. Setelah tahapan itu dilakukan pengukuran dan diikuti penghitungan nilai ganti rugi tanah maupun tanaman. Semua tahapan ini diserahkan kepada panitia pembebasan tanah yang ditunjuk Kanwil BPN Bali, melibatkan tim appraisal. “Permohonan pembebasan tanah itu sudah kami ajukan. Sekarang sudah berproses, menunggu tindak lanjut. Pembebasannya didelegasikan ke BPN Buleleng karena lokus pembebasannya ada di sana (Buleleng -red),” katanya. Terkait sosialisasi proyek bendungan, BWS mengumumkan nama-nama warga pemilik tanah yang akan dibebaskan. Dari proses itu, sejauh ini
Kamis Paing, 28 Maret 2019
pihaknya belum menerima adanya sanggahan dari semua pemilik tanah tersebut. Dengan kondisi ini, pemilik menyepakati tanah mereka akan dibeli pemerintah untuk pembangunan bendungan. “Waktu kita sosialisasi baik pemilik tanah, aparat desa, prajuru desa pakraman, dan tokoh masyarakat menyetujui proyek itu dibangun. Sampai saat ini, tidak ada sanggahan terkait pengumuman nama pemilik tanah yang akan dibebaskan,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Izin Penlok Bendungan Tamblang ditandatangani Gubernur Bali Wayan Koster. Bendungan terbesar kedua di Bali Utara itu lokasinya ditetapkan di Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan. Izin penlok ini sempat mandek hingga beberapa bulan belakangan ini. Bahkan, mandeknya karena ada perubahan usulan dari awalnya izin penlok diterbitkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS). Setelah BWS berkoordinasi dengan Bupati beberapa bulan lalu, ternyata izin penlok itu diterbitkan Gubernur Bali Wayan Koster. (mud)
Sementara di SDN 3 Bengkel, lanjut Astika, sejauh ini, tim teknis juga sudah diturunkan untuk mendata kerusakan dan menghitung kerugian yang terjadi. Dari kerusakan panyengker sepanjang 22 meter, dan senderan permanen setinggi 7 meter, serta satu unit bangunan toilet dengan tiga bilik nilai kerugiannya mencapai Rp 308 juta. Terkait aktivitas siswa dan guru, Astika menyebut proses belajar mengajar (PBM) di sekolah itu sudah normal. Hanya Senin (25/3) lalu, siswa dilibatkan dalam aksi gotong royong membersihkan areal sekolah mereka yang terdampak banjir atau tanah longsor. Selain itu, orang tua siswa juga berpartisipasi untuk mempercepat penanganan darurat, sehingga aktivitas sekolah kembali normal. “Dari dua sekolah yang terdampak bencana ini bangunan inti sekolah tidak ada yang rusak. Tetapi yang rusak parah itu adalah pagar pembatas dan buku serta alat peraga pembelajaran itu harus diganti dengan yang baru. Sebab, tidak memungkinkan untuk diperbaiki,” jelasnya. Terkait penanganan lebih lanjut, Astika mengaku pihaknya masih berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR)
Bali Post/kmb38
DAMPAK BENCANA – Pagar pembatas dan bangunan toilet di SDN 3 Bengkel rusak akibat bencana alam akhir pekan lalu. Buleleng. Selain itu, karena berkaitan bencana alam, pihaknya menunggu instruksi dan petunjuk pimpinan di daerah terkait penyiapan anggaran penanganan pascabencana. Terkait penanganan permanen di kedua SD itu, Disdikpora menyiapkan kajian
dan memasukkan usulan perencanaan perbaikan kerusakan SDN 2 Kalisada dan SDN 3 Bengkel yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang ke Disdikpora atau di Organisasi Perangat Daerah (OPD) terkait seperti BPBD atau PUPR. (kmb38)
GIANYAR
Kamis Paing, 28 Maret 2019
9
Khusyuk, Puncak ”Piodalan” di Pura Puri Agung Dalem Tarukan
Bali Post/nik
PERSEMBAHYANGAN - Umat melakukan persembahyangan dengan khusyuk saat piodalan di Pura Puri Agung Dalem Tarukan, Tampaksiring, Rabu (27/3) kemarin.
Kasus OTT di Tirta Empul
Kerugian Daerah Rp 11 Miliar Gianyar (Bali Post) Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo sempat menyebut oknum bendesa sebagai calon tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) di Pura Tirta Empul, Kecamatan Tampaksiring. Namun kini penanganan kasus ini oleh aparat kepolisian justru gamang. Padahal sesuai penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ditemukan kerugian sebesar Rp 11 miliar dari pemungutan tiket masuk di objek wisata mata air itu. Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, kasus di Objek Wisata Pura Tirta Empul sudah mau selesai. Sebab hasil audit BPK berdasarkan bukti yang ada sudah keluar beberapa waktu lalu. “Ada
kerugian daerah sebesar Rp 11 miliar,” kata Mahayastra, Rabu (27/3) kemarin. Setelah hasil audit itu keluar, kata Mahayastra, akan ada tindak lanjut berupa pengembalian. Berapa jumlah yang akan dikembalikan, ia mengaku masih akan merapatkan hal tersebut. “Itulah yang tinggal kita bahas nanti, kalau tanda tangan kerja sama per 2018 dipakai pedoman, dia cukup mengembalikan Rp 2,5 miliar, kalau (kerja sama-red) per 2013 dia mengembalikan Rp 11 miliar,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Gianyar Priyanto Priyo Hutomo mengatakan, kasus ini memang dilanjutkan dengan pengembalian kas daerah sesuai penghitungan Inspektorat.
Sementara kerja sama Objek Wisata Tirta Empul dengan Pemkab Gianyar terus berlanjut hingga lima tahun ke depan. Disinggung terkait oknum yang sempat disebut sebagai calon tersangka dalam kasus ini, AKBP Priyanto mengakui memang sempat menyebut oknum sebagai calon tersangka. Namun kini ia menegaskan tidak ada tersangka dalam kasus ini. “Tersangka tidak ada, calon bukan tersangka. Semua saksi,” tegasnya. Priyanto Priyo Hutomo menambahkan, apabila sudah dilimpahkan ke Inspektorat, maka kasus ini sudah tidak dilanjutkan lagi. “Kalau dilimpahkan ke Inspektorat, ya sudah selesai. Tinggal pengembalian ke kas daerah,” ujarnya. (kmb35)
GOR Kebo Iwa Kebanjiran Pertandingan Basket Porsenijar Diundur
Gianyar (Bali Post) Banjir terjadi di dalam areal Gelanggang Olah Raga (GOR) Kebo Iwa, Gianyar, Selasa (26/3) malam. Akibatnya, pertandingan basket Porsenijar antara dua SMA malam itu terpaksa harus dihentikan. Selain itu, sejumlah pertandingan dalam rangkaian Porsenijar tersebut, juga tidak bisa diselenggarakan di GOR tersebut, Rabu (27/3) kemarin. Pantauan Bali Post pada Selasa malam, tampak genangan air setinggi betis orang dewasa menggenangi lapangan basket di GOR Kebo Iwa. Kondisi ini terjadi akibat luapan air dari luar stadion yang masuk lewat toilet di sisi barat. Diduga luapan air berwarna coklat keruh itu berasal dari pengerjaan proyek di sebelah utara GOR tersebut. Akibat kondisi ini, pertandingan basket antara SMAN 1 Gianyar melawan SMAN 1 Ubud tidak bisa dilanjutkan. Padahal pertandiangan tersebut sudah berlangsung tiga kuarter dan akan melanjutkan ke kuarter keempat. Sejumlah penonton juga pulang dengan kecewa.
Saat itu SMAN 1 Gianyar unggul dengan skor 30:12. Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Perbasi Gianyar, Agus Sudiasa mengatakan kondisi lapangan memang tidak memadai sehingga pertandingan harus dihentikan. Diperkirakan pertandingan basket penutupannya akan diundur dan mencari lapangan alternatif lainnya. Bukan karena atap bocor, melainkan air meluap dari luar GOR masuk ke dalam melewati toilet sebelah barat bangunan tersebut. Diduga kondisi ini terjadi karena gorong-gorong tersumbat material proyek. “Berawal air hujan masuk ke lubang toilet, tapi saking besarnya aliran air sampai menggenang di lapangan basket, sehingga pertandingan dihentikan,” jelasnya. Menurut Agus Sudiasa, bencana ini memicu kerusakan fatal pada lapangan basket di GOR Kebo Iwa. Sebab, permukaan lapangan yang berbahan kayu menjadi rusak. “Bisa dilihat beberapa ruas lantai kayu itu sudah naik mengembung karena mengisap air. Tentu ini tidak representatif untuk
bertanding, misalnya dribel bola jadi sulit karena lantai tidak rata. Selain itu juga licin, sehingga berbahaya untuk pemain,” katanya. Sekitar pukul 09.00 Wita, Rabu kemarin sejumlah staf Dinas Pemuda dan Olahraga dibantu Damkar Kabupaten Gianyar tampak menyedot genangan air. Meski sudah surut, lapangan yang berbahan kayu tersebut masih menyimpan air saat diinjak. Sehingga genangan air masih muncul dan menyebabkan kayu-kayu yang melapisi lapangan di beberapa titik mengalami kerusakan. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Anak Agung Gede Agung mengaku sudah mengecek dan menindaklanjuti genangan air tersebut. Ia menjelaskan, air diperkirakan bersumber dari luapan air hujan dari luar gedung. Air hujan masuk ke dalam GOR melalui gorong-gorong yang tersumbat oleh material proyek. “Ini sudah kedua kalinya sejak ada proyek di sebelah utara GOR. Sebelumnya tidak pernah kebanjiran seperti ini,” jelasnya. (kmb35)
PUNCAK karya piodalan di Pura Puri Agung Dalem Tarukan di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Rabu (27/3) kemarin berlangsung khusyuk. Ratusan umat Hindu pedek tangkil pada puncak karya yang di-puput Bagawanta Pura, Ida Pedanda Wayahan Bun Pejeng Geria Sanur Pejeng. Bendesa Pura Puri Agung Dalem Tarukan Guru Bambang Nyoman Oka menjelaskan, piodalan di pura ini digelar setiap enam bulan sekali pada Buda Umanis Prangbakat. Rangkaian karya piodalan ini sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. Pada Anggara Kliwon Prangbakat, Selasa (26/3) dilaksanakan upacara
Nedunang Ida Batara. “Selasa lalu dilaksanakan Nedunang Ida Batara yang dirangkaikan dengan melasti di Pura Taman yang masih ada di lingkungan pura ini,” katanya. Usai melasti, Ida Batara kembali diusung untuk di-linggih-kan di Bale Pengaruman. Pada hari itu juga dilaksanakan majaya-jaya prajuru Para Gotra Sentana Dalem Tarukan (PGSDT) yang diikuti sektiar 50 orang. “Mereka berasal dari seluruh Bali, tidak hanya dari Gianyar,” ujar Guru Bambang Nyoman Oka. Guru Bambang Nyoman Oka menambahkan, piodalan di Pura Puri Agung Dalem Tarukan meliputi tiga kategori, pertama odalan
alit yang saat ini berlangsung, kemudian setiap dua tahun sekali odalan ageng atau yang dinamakan nyatur. Kemudian odalan yang bertemu dengan Purnama atau Tilem. “Saat odalan bertemu Purnama atau Tilem, semua putra Ida Batara Dalem Tarukan tedung ke pura ini,” katanya. Usai piodalan Rabu kemarin, kata Guru Bambang Nyoman Oka, akan dilanjutkan dengan ngayarin selama tiga hari dan nyineb piodalan akan dilaksanakan pada Saniscara Wage Prangbakat atau Sabtu (30/3) mendatang. “Pada Redite Kliwon Bala, Ida Batara munggah masineb ke meru,” katanya memaparkan. (nik)
Bupati Ungkap Penyimpangan Proyek Sentra IKM
Gianyar (Bali Post) Bupati Gianyar I Made Mahayastra akhirnya mengungkap hasil penelusuran sementara, terkait kronologi penyimpangan proyek sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Rabu (27/3) kemarin. Ia menemukan ada perintah ilegal tanpa sepengatahuan pemerintah, sehingga proyek ini dilanjutkan setelah batas waktu pengerjaan. Mahayastra menerangkan, pihaknya sudah mengkaji proyek ini dari awal mengerahkan tim audit dengan diawasi oleh Inspektorat. “Dari awal pelaksanaan diawasi penuh oleh Inspektorat dan staf yang ada di sana. Pada saat pengecekan fisik, sampai ke sana dikawal oleh Bapak Juanda (Kepala Inspektorat - red), siapa konsultannya, barangnya apa. Sehingga pada batas akhir pengerjaan yang semestinya sudah selesai, namun hanya menyelesaikan pengerjaan 77 persen,” ungkapnya didampingi Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya di Kantor Bupati Gianyar, Rabu (27/3) kemarin. Menurut Ma ha y a st ra , di sinilah mulai muncul permasalahan, yakni para buruh yang melanjutkan bekerja setelah batas akhir waktu pengerjaan pada Desember 2018. Dari pengerjaan bangunan yang selesai 77 persen menjadi rampung 88 persen, sehingga ada penambahan pengerjaan 11 persen setelah batas waktu pengerjaan. Menurut Ma ha y a st ra ,
ada yang memberi perintah lisan, sehingga sejumlah pekerja proyek melanjutkan pengerjaan lagi 11 persen tersebut. Akhirnya sejumlah pekerja proyek datang ke Kantor Bupati Gianyar pada Februari 2019 menuntut pembayaran untuk pengerjaan lagi 11 persen itu. “Kenapa tukangnya bisa bekerja setelah itu (batas waktu - red)? Itu yang kami selidiki. Sehingga begitu datang mereka awal Februari lalu, saya rekam. Ini rekamannya. Saya yang nyuruh bongkar saja (pengerjaan 11 persen - red). Karena tidak mungkin uang akan kembali, siapa yang mau bertanggung jawab karena ini (melanjutkan pengerjaan 11 persen - red). Perintahnya ilegal,” tegas Mahayastra seraya menunjukkan rekaman pertemuan dengan pihak rekanan. Mahayastra mengatakan alasan kuat menyuruh membongkar pembangunan 11 persen tersebut karena memang itu nilainya cukup besar. “Siapa yang menjamin pengembalian uang dia (pekerja proyek - red), karena memang tidak mungkin
uang dia akan kembali. Jalan satu-satunya seberapa uang sisa untuk memperkecil kerugiannya, ya memang harus dibongkar,” katanya. Mendapati penyimpangan ini, Mahayastra sempat menyarankan kepada pekerja proyek tersebut untuk melapor ke kejaksaan dan kepolisian, jika memang ditemukan ada unsur melawan hukum. “Saya suruh melaporkan ke kejaksaan atau kepolisian, siapa tahu ada unsur melawan hukum. Saya juga akan menindak kalau ada anak buah saya yang melanggar. Tapi ini sekarang masih dalam proses,” tegasnya. Lantas akan diapakan gedung IKM di Desa Celuk yang belum rampung itu? Mahayastra mengaku akan melanjutkan pengerjaan pada 2020. Tentunya kelanjutan pengerjaan ini akan ditander kembali. “Kami kerjakan 2020 sesuai ketentuan berlaku, berapa persen kemarin setelah diserahkan kepada pemerintah,” katanya. Mengantisipasi terulangnya persoalan serupa, Mahayastra mengaku akan lebih tegas. Ia juga akan
mencari kepala OPD yang lebih cekatan. “Mudah-mudahan ke depan ini tidak terulang,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah pekerja melakukan pembongkaran paksa pengadaan bangunan fisik sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Senin (25/3) lalu. Pembongkaran terhadap proyek Pemkab Gianyar di bawah OPD Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar itu dilakukan dengan penurunan belasan ribu genteng. Informasi yang dihimpun di lapangan, pembongkaran ini dilakukan lantaran pihak pelaksana proyek dengan nomor kontrak 511.2/2268/DISPERINDAG yakni PT Marabuntha Ciptalaksana (MC) ini lepas tanggung jawab. PT MC diketahui sampai saat ini tidak membayar subkontraktor-subkontraktor yang telah merampungkan bangunan fisik dengan nilai pekerjaan Rp 4.173.966.000 itu. Pekerja pun menuntut kejelasan dari Disperindag selaku leading sector terkait pembayaran proyek yang didanai dari APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2018. Para pekerja mengaku kerugian dari pengerjaan proyek ini mencapai Rp 3 miliar lebih. (kmb35)
MARI WUJUDKAN
PEMILU DAMAI Kepada Yth. Bapak/ Ibu Warga Kab. Badung di Tempat Om Swatyastu Saya DRS. PANUDIANA KUHN, MM Calon anggota DPRD Provinsi Bali Partai Golkar, Nomor Urut 6, Dapil Badung, mengajak bapak/ibu dan anggota keluarga yang memiliki hak pilih untuk menyukseskan Pemilu 2019. Pada tanggal 17 April 2019 nanti, luangkan waktu sejenak untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Pilih wakil-wakil terbaik untuk menyuarakan aspirasi bapak/ibu sekalian. Demikian himbauan kami. Semoga bapak/ibu sekeluarga sehat dan selalu diberikan kerahayuan. Om shanti, shanti, shanti, 0m... Hormat Saya,
Bali Post/kmb35
MENGGENANGI - Air menggenangi lapangan basket di GOR Kebo Iwa, Selasa (26/3) malam. Kondisi ini membuat sejumlah pertandingan Porsenijar Gianyar ditunda.
Jl. Gunung Agung 173B Denpasar Bali, Telp. (0361) 415159, Fax. (0361) 416466
EXPANDA DOOR 1/2 PLAT
EXPANDA DOOR TYPE 103
EXPANDA DOOR TYPE 120
TANGGA LIPAT SERBAGUNA
VERTICAL BLINDS
HORIZONTAL BLINDS
WOODEN BLINDS
ROLLER BLINDS
ROMAN SHADE
KASA NYAMUK FIBER DAN ALUMINIUM
KASA MAGNET FIBER DAN ALUMINIUM
KASA ALVIN
PINTU PVC
PINTU PVC MURAKO
TRALIS ALUMINIUM
FOLDING DOOR PVC
The Best Quality Product L.0000645-BLS
DRS. PANUDIANA KUHN, MM C.0000673-RPA-01
JEMBRANA
10
Kamis Paing, 28 Maret 2019
Soal Pelaporan ”Hoax’’
Bawaslu Tak Temukan Unsur Pelanggaran Pemilu
Bali Post/kmb26
ULAR - Ular piton yang belakangan sering ditemukan warga di Loloan Timur tepatnya di pinggir Tukad Mati.
Ular Piton Sepanjang 2,5 Meter Ditemukan di Permukiman Warga Negara (Bali Post)Meluapnya air sungai akibat hujan di bagian hulu Jembrana tidak saja mengakibatkan banjir di permukiman warga. Sejumlah kayu hutan dan hewan-hewan yang biasa hidup di hutan juga ikut terseret berpindah ke hilir, yang salah satunya hewan ular piton. Seperti yang terjadi di bantaran Sungai (Tukad) Mati, Loloan Timur. Di wilayah permukiman padat penduduk itu, sejak sepekan ini warga menangkap dua ekor ular jenis piton. Ular berkulit loreng cokelat hitam itu, yang ditemukan warga memiliki panjang 2,5 meter dan besarnya seukuran lengan orang dewasa. ‘’Itu (ular) kemarin malam kita tangkap setelah ada informasi dari warga, yang katanya melihat ular dan hendak memangsa ternak di pekarangan rumah,’’ ujar Kepala Lingkungan Loloan Timur Muztahidin, Rabu (27/3) kemarin. Setelah ular tersebut berhasil ditangkap, warga menaruh di dalam karung beras untuk diamankan. Diyakini ular itu sebelumnya berada di sekitar Tukad Mati yang lokasinya berdekatan dengan permukiman warga. Kondisi Tukad Mati memang buntu (air tidak mengalir) dan saat air naik mirip rawa-rawa. Hal itu memungkinkan banyak hewan melata, termasuk salah satunya ular. Menurutnya, peristiwa ini bukan yang pertama kali. Pada Kamis (21/3) lalu warga juga mendapati ular jenis yang sama. Mereka meyakini ular-ular ini keluar dari sungai itu karena lapar. Sehingga mencari mangsa di sekitar permukiman warga yang memiliki peliharaan ayam. Sebelum-sebelumnya warga di sekitar Jalan Gunung Agung juga sering mendapati ular. Bahkan dulu ukurannya sebesar paha orang dewasa. Saat ini ular yang ditangkap masih diamankan oleh warga. Dan jika BKSDA mau meminta, warga juga siap memberikan. (kmb26)
Negara (Bali Post) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jembrana tidak dapat menindaklanjuti laporan dugaan adanya penyebaran hoax di media sosial (medsos). Sebab, laporan yang diajukan tiga elemen masyarakat di Jembrana itu dinilai tidak memenuhi unsur yang mengarah pada pelanggaran pemilu. Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan, Rabu (27/3) kemarin, mengatakan laporan terkait dugaan penyebaran hoax terhadap salah satu peserta pemilu, menurut pihak Bawaslu, tidak bisa ditindaklanjuti. Karena, menurut Pande, dari hasil evaluasi tidak memenuhi unsur pasal-pasal pidana seperti yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017. Unsur-unsur yang dimaksud, menurutnya, terkait larangan pelaksana kampanye, tim kampanye dan peserta kampanye. Namun dalam
konteks laporan yang dibawa ke Bawaslu, menurutnya, bukan kampanye. Terduga pelaku yang mengunggah sejumlah konten disinyalir hoax itu bukan unsur pelaksana, tim maupun peserta. ‘’Yang jelas model seperti ini tidak bisa kita tindak lanjuti, karena tidak masuk unsur pidana pemilu,’’ tegas Pande. Hasil dari rapat pleno Bawaslu terkait pelaporan ini juga akan diberikan kepada pelapor yang pada Senin (25/3) lalu datang ke Kantor Bawaslu Jembrana. Sebelumnya, tiga komunitas ma-
syarakat di Jembrana pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendatangi Bawaslu Jembrana guna melaporkan pemilik akun media sosial yang diduga penyebar fitnah dan menjurus hoax. Mereka menilai postingan yang diunggah pemilik akun di medsos itu dituding banyak tidak benar. Serta ada upa-
Ribuan ”Pamedek” Padati Pura Rambut Siwi
Dijejali Sampah, Area Parkir Bawah Pemkab Jembrana Terkesan Jorok
Negara (Bali Post) Area parkir bawah Pemkab Jembrana khusus di bagian pojok utara belakangan ini terkesan jorok dan kotor. Bahkan tempat yang ada beberapa alat instalasi pemilahan sampah itu dipenuhi dengan sampah kertas dan plastik. Dari pengamatan Rabu (27/3) siang kemarin, terkesan tempat itu sudah sejak lama tidak dibersihkan. Apalagi sebuah mobil pick-up tua bekas dan mangkrak di depan instalasi pemilahan sampah itu juga dipenuhi kotoran dan sampah. Demikian juga boks berwarna yang ada di pojok utara area parkir bawah itu juga dijejali dengan sampah. Sampah kertas dan plastik tampak menggunung dan berserakan. ‘’Sudah lama sampah itu menggunung di sana. Tidak ada petugas yang membersihkan. Tidak tahu apakah sengaja dibiarkan atau bagaimana. Kesannya jorok sekali,’’ kata salah seorang pegawai. Menurutnya, beberapa pegawai yang memarkir mobil di area parkir bawah katanya sudah melaporkan hal itu, namun hingga saat ini belum ada penanganan. Tidak diketahui sampah itu berasal dari mana dan siapa yang membuang dan menumpuk di tempat itu. ‘’Apakah tempat itu memang jadi tempat penampungan sampah atau bagaimana, tidak tahu,’’ jelasnya. Diharapkan agar sampah-sampah dan kotoran di sana dibersihkan serta sampah diangkut, sehingga tidak menimbulkan penyakit dan bau. Sementara itu, Kadis LHKP Jembrana I Wayan Sudiarta dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan segera msmbersihkan dan mengangkut sampah di area parkir bawah Pemkab Jembrana tersebut. (kmb)
Bali Post/kmb
SAMPAH - Sampah tampak menggunung dan berserakan di area parkir bawah Pemkab Jembrana dan menimbulkan bau.
ya mendiskreditkan salah satu paslon capres dan cawapres. Bahkan sebelumnya beberapa kali diingatkan untuk tidak mengunggah hal-hal yang belum tentu kebenarannya. Namun yang bersangkutan tidak menghiraukan. Selain ke Bawaslu, sejumlah masyarakat juga mengadukan permasalahan ini ke Polres Jembrana. Pelapor mengaku keberatan dengan postingan pemilik akun medsos yang diduga tinggal di Kelurahan Gilimanuk. Pelapor asal Tuwed itu membuat surat pengaduan ke Polres pada Senin (25/3) lalu. (kmb26)
Bali Post/kmb26
PENUH – Suasana persembahyangan bersama di Pura Rambut Siwi pada puncak Pujawali, Rabu kemarin. Pujawali berlangsung sampai Minggu malam.
Negara (Bali Post) – Pujawali Pura Dang Khayangan Rambut Siwi, Desa Yehembang Kangin, Mendoyo dimulai Rabu (27/3) kemarin. Di hari pertama pada Rabu Pancawara Umanis kemarin, ribuan umat Hindu dari berbagai daerah tangkil memadati areal pura di tebing Pantai Rambut Siwi ini. Selain umat Hindu dari beberapa daerah di Bali, pamedek juga datang dari berbagai daerah di luar Bali, seperti dari Lombok, Banyuwangi hingga Lampung. Pangempon Pura Dangkahyangan Rambutsiwi I Gusti Made Sedana mengatakan, dalam rangkaian Pujawali Pura Dangkhayangan Rambut Siwi ini, Ida Bathara nyejer selama lima hari dimulai Rabu hingga Minggu, Pancawara Kliwon Wuku Perangbakat, 31 Maret. Selama nyejer, pamedek bisa melaksanakan persembahyangan bersama di sembilan parahyangan yang ada
di Rambut Siwi, dipimpin pemangku dari masing-masing parahyangan. Di Pura Dang Khayangan Rambut Siwi terdapat sebanyak sembilan parahyangan dan persembahyangan diawali dari Pura Pesanggrahan yang terletak di sebelah selatan pinggir jalan raya DenpasarGilimanuk wilayah Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, selanjutnya di Pura Taman, kemudian di Pura Penataran, Pura Goa Dasar, Pura Tirtha lan Segara, Pura Pasimpangan Melanting, Pura Pasimpangan Gading Wani, Pura Pasimpangan Dalem Ped dan terakhir di Pura Luhur. Diperkirakan jumlah pamedek akan terus mengalir sampai pada panyineban. Pada panyineban yang dilakukan pada Minggu tepat pukul 00.00 Wita nanti, juga akan diiringi pementasan tarian Topeng Sidakarya dan pependetan. (kmb26)
Pendaftar Calon Polisi Ikuti Verifikasi Administrasi Negara (Bali Post) Seratus lebih pendaftar calon anggota kepolisian asal Jembrana mengikuti verifikasi administrasi di Polres Jembrana. Jumlah tersebut bisa bertambah mengingat waktu pendaftaran diperpanjang hingga Kamis (28/3) ini. Waktu pendaftaran sendiri sudah dibuka sejak 6 Maret hingga 22 Maret 2019. Penambahan waktu pendaftaran yang dilakukan secara online ini untuk membuka peluang bagi putra putri terbaik Jembrana untuk menjadi anggota polri. Kabag Sumda Polres Jembrana Kompol Made Prihenjagat seizin Kapolres Jembrana, Rabu (27/3) kemarin mengatakan, untuk di polres sifatnya hanya memverifikasi administrasi. Selanjutnya tes dan seleksi akan dilakukan di Polda Bali. Verifikasi dokumen para calon anggota ini dilakukan seusai yang bersangkutan mendaftar lewat online. Pendaftaran anggota Polri 2019, menurutnya, dibuka untuk Akpol dan PTU (Polisi Tugas Umum) serta Bintara Kompetensi Khusus (Bakumsus). Hingga Rabu (27/3) kemarin, menurutnya sudah ada 137 orang yang melakukan verifikasi administrasi dokumen. Dari ratusan pendaftar itu, 8 orang mencari Akpol. kemudian sisanya 129 orang Polisi Tugas Umum (PTU). Kompol Jagat juga menegaskan bahwa dalam proses seleksi ini dilakukan terbuka dan gratis. Tidak ada pungutan apapun. (kmb26)
Bali Post/kmb26
VERIFIKASI - Sejumlah pendaftar calon anggota kepolisian melakukan verifikasi administrasi di Polres Jembrana.
Kamis Paing, 28 Maret 2019
Gelombang Tinggi, Nelayan Tak Berani Melaut Amlapura (Bali Post) Puluhan nelayan di Kecamatan Manggis tidak berani melaut untuk mencari ikan. Hal itu terjadi akibat gelombang tinggi disertai angin bertiup kencang yang melanda perairan di wilayah Karangasem sejak beberapa hari terakhir ini. Salah seorang nelayan, I Nengah Rani, mengatakan gelombang tinggi disertai angin sangat kuat itu bahkan sudah terjadi sejak lima hari terakhir ini. Ketinggian gelombang mencapai tiga meter. Atas kondisi itu, sementara dirinya memilih untuk tidak melaut dulu. Karena, bila tetap dipaksakan melaut, maka akan sangat berisiko dengan keselamatan dirinya termasuk perahunya bisa rusak. “Karena tak melaut, maka saya terpaksa memperbaiki alat penangkap ikan seperti jaring, selain juga servis mesin dan membenahi jukung yang bocor,” ucapnya. Rani menambahkan, atas kondisi ini tidak hanya dirinya yang tak melaut, tetapi puluhan nelayan lainnya juga sama, tidak berani mengadu nasib mencari ikan. Dia tidak berani memutuskan sampai kapan akan turun ke laut lagi, sebab tidak tahu sampai kapan situasi tidak mendukung seperti ini, harus dihadapi. “Kurang tahu sampai kapan kondisi tak mendukung turun ke laut seperti ini. Semoga saja gelombang kembali normal, sehingga saya dan nelayan lainnya bisa kembali melaut,” harapnya. Hal senada diucapkan nelayan lainnya Helmi. Menurutnya, karena terpaksa tidak melaut dengan nelayan lainnya, mau tidak mau dirinya harus mencari pekerjaan sampingan sambil menunggu kondisi gelombang kembali normal. Karena, bila tidak disiasati seperti itu, maka apa yang dipakai untuk keperluan dapur. “Akibat gelombang tinggi, sementara ini saya menjadi buruh bangunan. Itu saya lakukan agar bisa memenuhi keperluan primer yakni agar dapur bisa tetap ngebul,’’ ujarnya. Kesehariannya diakui mata pencahariannya sebagai nelayan. Tapi, karena situasi seperti ini, ia terpaksa menjadi buruh bangunan untuk sementara waktu. ‘’Kapan gelombang normal, maka saya kembali akan melaut,” janji Helmi. (kmb41)
Karangasem
11
Lagi, Banjir Terjang Butus
Kendaraan Tak Bisa Melintas Amlapura (Bali Post) Hujan lebat yang terjadi di Puncak Gunung Agung kembali memicu banjir pada akses utama Dusun Butus menuju Nangka, di Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, Rabu (27/3) kemarin. Kondisi itu kembali mengakibatkan akses lalu lintas terganggu. Warga tidak dapat melintas akibat aliran air sangat besar yang bersumber dari hulu Gunung Agung itu. Salah seorang warga, Gusti Semarabawa, mengatakan besarnya terjangan air itu mengakibatkan warga kembali tidak dapat melintasi jalan. Sebetulnya, banjir seperti itu sudah sering terjadi. Setiap hujan lebat di Gunung Agung pasti memicu banjir. “Airnya relatif besar. Bahkan, air itu berwarna cokelat pekat membawa lumpur serta material kayu,” ujarnya. Semarabawa menambahkan, akibat banjir kembali menerjang, akses lalu lintas warga kembali terganggu. Pasalnya, masyarakat yang hendak menuju Bhuana Giri, Nangka dan tempat lainnya itu, tidak dapat melintas akibat terjangan air yang sangat
besar itu. “Warga mau tidak mau harus melintas secara memutar melalui jalur alternatif lain dengan jarak cukup jauh. Warga menuju jalur Uma Anyar dan Budekeling. Tidak sedikit warga menunggu air surut, kemudian baru berani melintas,” katanya. Yeh Sah Tak hanya di Butus, aliran Sungai Yeh Sah di Selat juga meluap. Banjir itu juga dipicu volume air terlalu besar yang datangnya dari Gunung Agung. Atas kondisi itu, membuat warga yang sedang melakukan aktivitas di bibir sungai di bawah jembatan itu terpaksa harus memindahkan gajah-
Bali Post/kmb41
BANJIR DI BUTUS - Terjangan banjir di Butus menuju Nangka, Desa Bhuana Giri, Bebandem. Hal itu memaksa kendaraan tidak dapat melintas. gajah mereka ke luar aliran sungai. Pasalnya, terjangan air dari utara itu cukup besar.
“Saya lihat warga mengevakuasi dua gajah dari bibir sungai. Saya kurang tahu
gajah itu dipergunakan untuk kegiatan apa,” jelas I Komang Ardi. (kmb41)
Minimalisasi Golput Saat Pemilu
Sosialisasi Dioptimalkan Melalui Konser Musik Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) sudah di depan mata. Menyambut hajatan itu, KPU terus mematangkan persiapan guna menyukseskan hajatan politik lima tahunan itu. Salah satunya gencar dilakukan sosialisasi ke masyarakat, kampus, maupun sekolahsekolah hingga melaksanakan konser musik guna meminimalisasi golput saat Pemilu. Lalu, bagaimanakah sosialisasi efektif secara riil dilakukan KPU?
Bali Post/kmb41
PERBAIKI JARING - Nelayan memperbaiki jaring tangkapan karena tidak melaut akibat gelombang tinggi.
KETUA KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana, Rabu (27/3) kemarin, mengatakan berbagai upaya dilakukan pihaknya untuk meminimalisasi angka golput saat Pemilu nanti. Pihaknya juga telah membentuk relawan demokrasi. Hal itu dilakukan semata-mata untuk mensosialisasikan pemilu tersebut. Sosialisasi yang dilakukan bahkan menyasar masyarakat, kampus, hingga sekolah-sekolah. “Kegiatan sosialisasi ini sudah kita lakukan sejak awal tahun. Dalam sosialisasi ini, kita mengajak masyarakat yang memiliki hak pilih agar mencoblos sesuai hati nuraninya pada 17 April mendatang,’’ pintanya. Sosialisasi itu gencar dilakukan guna meminimalisasi angka golput. Kepada warga yang menerima sosialisasi itu diharapkan bisa menggetoktularkan kepada warga lainnya. Krisna menambahkan,
pelaksanaan sosialisasi ini akan dilakukan sampai 16 April. Sejauh ini, PPK termasuk KPPS sudah mendistribusikan C6 atau surat pemberitahuan pemilih itu. Mereka juga mendapat job untuk melakukan sosialisasi dengan gencar kepada masyarakat. ‘’Semua warga kami harap bisa datang ke TPS, untuk menentukan pilihannya saat hari H nanti,” harapnya. Karena itu, semua warga yang masuk DPT itu diharapkan agar tersentuh sosialisasi. Pihaknya melakukan berbagai terobosan. Salah satunya melaksanakan konser musik untuk mensosialisasikan Pemilu ini. Konser yang merupakan acara melibatkan banyak orang itu, dinilai efektif sebagai media sosialisasi. Bahkan dalam waktu d e k a t , p i h a k n y a m e l a ksanakan hiburan rakyat dengan menggelar pertunjukan seni Celekontong Mas di
Bali Post/kmb41
SOSIALISASI - KPU saat melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait pemilu. Besakih. “Kita harap upaya ekstra keras yang lakukan akan mampu menekan angka golput di Karangasem,” harapnya Lebih lanjut dikatakannya, pada Pemilu tahun ini, KPU menargetkan partisipasi ma-
syarakat mencapai 80 persen. Target itu tidak muluk-muluk. Alasannya, pada pemilu lima tahun lalu, partisipasi warga pemilih mencapai 77,8 persen. “Dan tahun ini, kita targetkan partisipasi pemilih bisa naik menjadi 80 persen,” jelas Krisna. (nan)
KLUNGKUNG
12 Pelabuhan Rakyat Jungut Batu Perlu Ponton
Semarapura (Bali Post) Kawasan pariwisata Nusa Penida, khususnya Lembongan-Jungut Batu, masih menjadi pilihan utama berwisata di Bali. Tiap hari, banyak boat sandar menurunkan ribuan wisatawan, baik dari Sanur maupun Kusamba. Melihat situasi demikian, pihak Desa Jungut Batu mengusulkan agar dibuatkan ponton, supaya penumpang nyaman saat turun dari boat. Perbekel Jungut Batu Made Gede Suryawan, Rabu (27/3) kemarin, mengatakan pihaknya sudah sempat mengusulkannya melalui musrenbang. Usulan itu dikatakan sudah masuk ke Dinas Perhubungan. Tetapi, belum diketahui kapan usulan tersebut dapat direalisasikan. Dia berharap ponton ini segera dapat direalisasikan, untuk menjawab banyak masukan dari pengusaha boat. “Pelabuhan Rakyat Jungut Batu ini butuh ponton sekitar 300 meter ke tengah laut, agar wisatawan langsung turun ke pesisir pantai. Tidak basah-basahan lagi,” kata Suryawan di sela-sela kegiatan rutinnya memantau aktivitas wisatawan di sekitar pelabuhan. Ponton akan memudahkan boat merapat menurunkan penumpang. Tanpa ada lagi bantuan tangga darurat atau pun ancaman ombak. Dalam usulannya, pembangunan ponton itu bisa menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,7 miliar. Dengan adanya ponton, maka areal pelabuhan akan menjadi lebih terpusat. Sehingga, mana parkir boat, mana tempat diving maupun mana tempat snorkeling menjadi lebih tertata. Dia mengakui hampir sepanjang pesisir Jungut Batu, saat ini layaknya berfungsi sebagai pelabuhan. “Kami juga sudah menyampaikan kepada Dinas Perhubungan Provinsi, agar pemulangan jangkar dari boat dan sampan lainnya, bisa dilakukan lebih jauh dari pesisir pantai agar tidak semakin banyak tali pancang di pantai, yang membuat wisatawan kerap terjatuh,” tegasnya. Salah satu wisatawan domestik, Kadek Rama, juga mengatakan dengan keberadaan Lembongan-Jungut Batu seperti sekarang, setidaknya di sekitar kedua pulau ini ada satu pelabuhan yang layak sebagai transportasi laut. Sejauh ini, setiap sudut pelabuhan yang dipakai pelabuhan rakyat, masih tumbuh alami. “Daerah seperti Lembongan-Jungut Batu, setidaknya memiliki satu pelabuhan resmi yang memenuhi standar. Kalau sekarang kan kita seperti pergi ke tempat terpencil, padahal daerah ini sudah kian berkembang pesat, seiring kerja keras pemerintah daerah mengembangkan pariwisata Nusa Penida,” kata Kadek Rama. Kepala Dinas Perhubungan Klungkung Nyoman Sucitra, Rabu (27/3) kemarin, mengatakan usulan pembangunan ponton itu sudah diterima. Namun, sebelum sampai pada tahap eksekusi, usulan tersebut diperlukan kajian lebih lanjut. Ini yang sedang dilakukan Dinas Perhubungan. Di sisi lain, Bupati Klungkung Nyoman Suwirta sebelumnya menegaskan bahwa di sekitar Desa Lembongan dan Jungut Batu, pihaknya berencana membangun pelabuhan di Bias Munjul (Nusa Ceningan), sebagai bagian program Pelabuhan Segitiga Emas. Rencana ini dikatakan tinggal menunggu masterplan. Sedangkan rencana Pelabuhan Pesinggahan (Klungkung daratan) masih tahap FS (feasibility study). Jika pada tahun 2020 tidak mendapat bantuan dari pemerintah pusat, maka pihaknya mengambil langkah bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mempercepat realisasi pelabuhan ini. Minimal tahun 2020, pelabuhaan yang sudah siap dibangun yakni Pelabuhan Sampalan (Nusa Gede). “Sampalan, salah satu bagian pelabuhan segitiga emas yang sudah siap dibangun. Konsep ini agar bisa mempersatukan semua stakeholder, baik itu pengelolanya, transportasi laut maupun daratnya bisa semua terkoneksi menjadi satu,” ujarnya. (kmb31)
Kamis Paing, 28 Maret 2019
Sampah Kiriman Cemari Pantai Kusamba Semarapura (Bali Post) Cuaca buruk, hujan disertai angin kencang, dalam sepekan terakhir memicu gelombang laut menjadi tak menentu. Sampah yang mengalir ke laut dari sejumlah sungai di Bali, mulai terbawa arus ke timur, Rabu (27/3) kemarin. Akibatnya, pesisir pantai di sepanjang Pantai Kusamba, Kecamatan Dawan, menjadi tercemar sampah. Dari pesisir Pelabuhan Rakyat Kampung Kusamba, Pelabuhan Banjar Bias, Pelabuhan Tri Buana, hingga pesisir Desa Pesinggahan, banyak terlihat sampah. Sampah kiriman yang mengular di sepanjang garis pantai tersebut, amat mengganggu kelestarian lingkungan setempat. Sampahnya dari berbagai jenis, mulai dari plastik bekas bungkus makanan, hingga ranting dan batang pohon. Sampah kiriman ini mulai menyasar pesisir Kusamba, di tengah ombak yang cukup besar, hingga menyulitkan boat penumpang dan sampan barang untuk parkir di pesisir pantai itu. “Tumpukan sampah itu melintang di pesisir Pantai Kusamba sampai Pesinggahan. Jadi, boat harus memutar mencari celah agar bisa sandar menurunkan penumpang,” kata salah satu penumpang boat, Gede Sudiatmika. Menurutnya, penumpukan sampah kiriman ke Pantai
Kusamba memang kerap terjadi. Sebab, pesisir ini membentuk teluk yang membuat sampah kiriman kerap mencemari pantai itu. Bedanya, dalam kasus yang terbaru ini, sampah masih berada di tengah laut, belum sampai ke pantai. Ini yang membuat proses membersihkannya cukup sulit, karena jumlahnya amat banyak. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Klungkung A.A. Kirana, Rabu (27/3) kemarin, mengakui sampah kiriman seperti ini memang kerap terjadi di pantai itu. Sehingga, dinasnya secara rutin sebagaimana instruksi Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, melakukan kegiatan bersihbersih pantai setiap minggu.
Khusus kasus ini, pihaknya mengaku akan berkoordinasi lebih dulu dengan pihak desa setempat. Kemudian, merancang kegiatan bersama masyarakat setempat untuk melakukan aksi bersih-bersih. Selain itu, pihaknya juga mengaku akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Bali, karena ini berkaitan dengan kelestarian laut. Khususnya, bagaimana ke depan melakukan upaya mengurangi sampah yang langsung terbuang ke laut bersama aliran sungai yang mem-
UNTUK lebih memperkuat sistem dari program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) serta mengembangkannya di seluruh desa se-Kabupaten Klungkung, Pemerintah Kabupaten Klungkung dengan Indonesia Power Jakarta melakukan kerja sama dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama di Restoran Telaga Sampireun Puri, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (27/3) kemarin. Ini sebagai wujud komitmen kuat Pemkab Klungkung, dalam penanganan sampah dan memperkuat inovasi berkelas nasional ini. Penandatanganan dari pihak Pemkab Klungkung dilakukan oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, sedangkan dari pihak Indonesia Power dilakukan oleh Direktur Utama PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani. Bupati Suwirta berharap dengan kerja sama ini akan
dapat memperkuat sistem program TOSS serta dapat meningkatkan kerja sama kedua belah pihak dalam mengembangkan TOSS di Kabupaten Klungkung. Setelah TOSS berjalan baik di Klungkung diharapkan teknologi ini nantinya diterapkan secara nasional. Program TOSS kini terus mendapat perhatian khusus, karena penerapannya yang sederhana, namun sangat efektif memberdayakan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Dirinya mengakui beberapa TOSS desa saat ini masih mengalami persoalan. Namun, ini sedang berproses dan dicarikan solusinya. Sebab, Bupati Suwirta menyadari setiap inovasi selalu menyimpan tantangan tersendiri. Inilah dibutuhkan kecerdasan pemimpin dan kerja kerasnya dalam menyempurnakan sebuah program. Bukan justru melemahkan sistem
yang sudah terbangun cukup baik. Bupati Suwirta berharap dukungan semua pihak sehingga program yang sudah diakui secara nasional ini dapat berjalan maksimal dan mampu mengatasi persoalan sampah di Klungkung. “Dengan kerja sama ini, saya harap akan memperkuat sistem sehingga TOSS berjalan dengan baik. Contohnya seperti siapa yang akan membeli listrik dan berapa harga dari pelet dan listrik yang dihasilkan. Alat akan bisa kita beli namun sistem juga harus baik sehingga TOSS dapat berjalan dengan baik,” ujar Bupati Suwirta. TOSS sudah teruji dan jelas manfaatnya. Pemerintah pusat juga mengakui itu sebagai capaian buah pemikiran cerdas dari pemimpin di daerahnya, yang mampu merumuskan semua itu demi menjawab persoalan serius perihal sampah. Bupati Suwirta menegaskan,
Sampah kiriman nampak menumpuk di Pesisir Kusamba, bawanya. Ini menurutnya amat penting, sebab jika persoalan ini terus dibiarkan, maka laut akan semakin tercemar dan merusak kehidupan makhluk hidup di dalamnya. “Gara-gara sampah kiriman ini, banyak nelayan juga mengeluh, lantaran mesin jukungnya jadi rusak, gara-gara sampah. Kami juga bisa bekerja sama dengan nelayan untuk membersihkannya nanti,” tandas Kirana. Sementara itu BMKG Bali, Rabu kemarin, menyampaikan bahwa terkait perkembangan
Bali Post/kmb31
cuaca, perlu diwaspadai tinggi gelombang laut mencapai dua meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan dan Samudera Hindia Selatan Bali. Ini menandakan, proses penyeberangan penumpang dan barang dari tiga pelabuhan rakyat di Pantai Kusamba dan Nusa Penida maupun Jungut Batu, mesti tetap waspada terhadap ancaman gelombang. Demikian juga kepada para nelayan, agar sementara menunda melaut. (kmb31)
Perkuat Sistem TOSS, Pemkab Klungkung Jalin Kerja Sama dengan Indonesia Power
BERSAMA - Bupati Suwirta usai penandatanganan kesepakatan bersama dengan pihak Indonesia Power dilakukan oleh Direktur Utama PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani. akan terus berupaya mengembangkan TOSS di seluruh desa. Pihaknya berharap dukungan semua pihak, agar program ini
terus digetoktularkan dengan maksimal, agar semua desa juga dapat merasakan seperti apa manfaatnya. (ad856)
Inovasi TOSS, Antarkan Bupati Suwirta Jadi Pembicara Nasional
TOSS - Bupati Suwirta memaparkan inovasi dalam pengelolaan sampah, dengan inovasi TOSS yang sudah diakui secara nasional.
BUPATI Klungkung I Nyoman Suwirta didaulat menjadi pembicara dalam forum Electricity Forum, Exhibition & Conference dengan tema ‘‘Mengolah Sampah Menjadi Listrik Dengan Program Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS)’’ di Auditorium Kampus STT PLN, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (27/3) kemarin. Hal ini berkat komitmennya menerapkan program pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui program TOSS dengan melibatkan masyarakat desa. Berkat program ini pula membuat Pemkab Klungkung meraih prestasi nasional pada ajang TOP 99 dan TOP 40 inovasi pelayanan publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) pada 2018. Di hadapan ratusan peserta semi-
nar yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, pejabat kementerian dan Indonesia Power, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan berbagai tantangan yang ditemuinya ketika mengenalkan TOSS kepada masyarakat. Namun, berkat sosialisasi dan pendekatan yang dilakukan secara langsung akhirnya TOSS dapat diterima dan berjalan di sejumlah desa. Seluruh peserta seminar tampak mengapresiasi pemaparan dari Bupati Suwirta. Beberapa peserta utamanya mahasiswa tampak berebut untuk bertanya dalam sesi dialog. Mereka pun menyatakan sangat tertarik untuk melihat secara langsung penerapan TOSS di desa. Atas antusiasme tersebut, Bupati Suwirta mengakui beberapa desa masih belum optimal dalam menerapkan
TOSS, hal ini disebabkan karena penanggulangan sampah belum dijadikan prioritas utama, sehingga program TOSS hanya berjalan sekedarnya. Namun, pihaknya akan selalu mengevaluasi TOSS di setiap desa sehingga dapat mengatasi persoalan sampah di masing masing desa. Bupati Suwirta menambahkan bahwa pihaknya tengah menjalin kerja sama dengan Indonesia Power dalam pengembangan TOSS. Ke depan akan dibangun TOSS Center di Dusun Karangdadi Desa Kusamba Kecamatan Dawan dengan menggunakan lahan milik Pemprov Bali seluas 3,5 hektar. Dirinya berharap TOSS yang sudah diakui nasional akan berjalan dengan baik sehingga bisa diterapkan secara nasional. “Sehebat apa pun sebuah pen-
emuan, namun jika tidak ada eksekutor pelaksana maka hasil penemuan hanya akan menjadi jurnal,” ujar Bupati Suwirta. Kegiatan Forum Kelistrikan Nasional diselenggarakan Sekolah STT PLN dalam rangka peringatan HUT ke-21 STT PLN yang merupakan penemu dari teknologi TOSS. Perayaan tahun ini mengangkat tema “Inovasi Teknologi Kelistrikan & Kerakyatan Untuk Kemandirian Energi Nasional’’. Selain Bupati Suwirta, tampil juga sebagai pembicara Sripeni Inten Cahyani, Direktur Utama PT Indonesia Power; Rida Mulyana, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESD; Staf Ahli Menteri LKH Bidang Energi Jaya Wahono. Diskusi tersebut dipandu oleh Supriadi Legino, Ketua STT PLN. (ad855)
BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS
Kamis Paing, 28 Maret 2019
13
IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS
Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris
: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA
Dbthkn:IT/Digital Marketing Syrt:min.D2,paham Sosmed,SEM/ SEO. CV : official.balioffice@ gmail.com B.BP.001.03.19.0000602
Staf Produksi (Tabanan),llsn Pertanian/Mesin/Listrik/Kimia/ Tataboga.HubDewi:081236222509 B.BP.031.03.19.0000834
Dcr:Bgn Pembelian,Bag.Gudang, Reservasi Diving berpengalaman bs Inggris aktif & Security CV ke E:hrd@seasafaricruises.com B.BP.001.03.19.0000801
*Job Australi Korea Jepang WA: 08563925015 FB:KadekKizunaBali B.BP.166.03.19.0000847
Dbthkn:Pengacara/Legal Drafter Syrt:SH,bisa Bhs.Inggris,siap krja team. Gaji/Tunjangan. CV: aya@vlobali.com / 759722 B.BP.001.03.19.0000601
Dcr Sgr Guru TK (S.Pd), unt TK Kristen. Krm CV : intibudiasih.school@gmail.com
Cr 3 Bartender, 2 Waitress, 2 Admin, 2 Kasir berpglm(Good salary) Hub.WA 082359514166
B.BP.004.03.19.0000792
DIJUAL MOBIL
B.BP.004.03.19.0000844
DIJUAL MOBIL
Bank Swasta Nasional di Dps butuh Cpt Teller wnt,pend.S1 berpenampilan menarik,lebih diutamakan berpengalaman,Kirim CV ke: liemliliwati@yahoo.com
B.BP.001.03.19.0000822
BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunan resto Pasti Brangkat Line WA 081375409869 & 087754689692 B.BP.004.03.19.0000707
Business Support,Llsn Stikom/ IT,skill BhsInggris,experience apply to: info@tsbali.com B.BP.031.03.19.0000833
Cr Asisten u/jaga org sakit,Md crds, jjr, cntik tdr dlm & Sopir srbt p rbd bs matic 085238127777 B.BP.004.03.19.0000838
Dbth Tng Produksi u/Percetakan Laki2.Hub.Diponegoro 51,228872 B.BP.001.03.19.0000490
Dcari Karyawati Fotocopy/Print Hb.WineeBaliPrint,081936247579 B.BP.001.03.19.0000829
Dcr 2tk Masak,2 bersih2 Villa, 3 Tk.Kebun; Hub.Villa Ayu Br. Kuwum Kauh II/21X Krbkn 4731979
B.BP.154.03.19.0000848
Dcr 3 Satpam diutmkan Gada Pratama+2 org gardener u/Htl*5 di Seminyak,GjUMKBPJS,THR,Srgam Jl.Padang Griya 081236014257
B.BP.001.03.19.0000839
Dcr Acct Min D3,Courier Motor, Driver,Operasional (Max28Th)Krm Jl Gn.Soputan I/107.Tl:8466317
B.BP.001.03.19.0000283
Dcr PRT area Kuta bisa masak gaji 2 Jt HP.081547466080 B.BP.154.03.19.0000835
Dcr Restaurant Manager.Kirim CV ke:bebekumasari10@gmail.com B.BP.001.03.19.0000827
Dcr Staff Kirim. Pria,SMK/SMA, SIM C/A. Krm CV: Jaya Motor Jl.Setia Budi 21, Dps B.BP.004.03.19.0000793
Wanted:Part-time Gardener. Seminyak Villa 4 days/week;4-6 hour/ day.English preferred.mobile Req Call W/App 62-812-388-3960 B.BP.001.03.19.0000843
KONTRAKTOR
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
DIJUAL RUMAH
TOYOTA PROMOSI Diskon s/d 45 JUTA
AVANZA DP
30
JT-an Angsuran 3 Jt-an
INNOVA DP
50
JT-an Angsuran 5 Jt-an
Aksesoris & Hadiah langsung
HUBUNGI
SANTI
SERVICE
BIRO JASA
087888229156 089657803589 C.0000641-MBL
SERVICE
Dcr Teknisi Mesin Kopi & Admin Hub.Ibu Andry 08179756412(WA) B.BP.001.03.19.0000826
Dcr bag Admin min tamatan smk sederajat Hub: WA 085100883990 B.BP.004.03.19.0000837
Dibutuhkan Sgr,Survey,Colekto, Admin min D!/Pglm,081999655591 B.BP.001.03.19.0000842
Dist Prodk Nestle/KAO Cr:Sales TO/Spv/TF,Sopir SIM A/B1,Admin MD,Tng Srbt/Gdg u/Dps,Ngr,Klk, Krgsem.Krm Jl.Ry Sempidi 2 Dps B.BP.001.03.19.0000430
Perush Spa membutuhkan terapis pria & wanita,bisa Bhs Inggris siap untuk di training,max 35 tahun,pngalaman tdk diutamakan Krm CV ke: Jari Menari, Jl.Pratama No.88 X, Nusa Dua, Ph 081338991999 or email ke: jarimenarinusadua@jarimenari.com B.BP.004.03.19.0000377
Dicr Tng Wanita yg Menarik Utk Kerja di Kantin Kampus Hub:081936254320 B.BP.001.03.19.0000828
Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id
Dicri sgr Head Cook u/resto di Sanur Syrt:pengalaman min 7th, usia max 45th,krj dgn target. Kirim lamaran ke Resto Respati Jln.Danau Tamblingan 33 Sanur B.BP.004.03.19.0000831
DIJUAL MOBIL NISSAN
Djl Nissan Teana 250 XV’2010 Htm,087860846839/081805531078 B.BP.164.03.19.0000787 SUZUKI
AlNew Szk GranVitara JLX Mnual th’08 silver Mlk Dokter Tgn 1 asliBali istimewa 081238169620 B.BP.001.03.19.0000825
Ertiga GX 2013 Akhir Merah Metalik KM77Rb Mulus.Hubungi: 081999141999 (Tanpa Perantara) B.BP.001.03.19.0000830
PROPERTY DISEWAKAN RUMAH
Dikont.Rmh Jl.Gn.Salak Gg.I/4 Ada Fas. Hub:081353390305 (Aka) B.BP.001.03.19.0000820
PROPERTY DIJUAL TANAH
2,5A Jl.Nagasari Penatih.Jl.5M lok.100m dr Jl.Ry 085101512575 B.BP.001.03.19.0000836
PROPERTY DISEWAKAN HOTEL
Disewakan Htl 24kmr Jl.Melasti Legian Kuta Hub:085100888379 B.BP.004.03.19.0000832
BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.03.19.0000753
TOYOTA
KEHILANGAN
Avanza Veloz 1.5 AT Th’2014 Hitam,Tgn 1,Hub.082145966331
Hlg BPKB I11049519-O DK4352 JA Jl.P.Batanta XV No.5 Sebelanga
B.BP.001.03.19.0000824
B.BP.001.03.19.0000845
BANGLI
14
Kamis Paing, 28 Maret 2019
Senderan Amblas
Mobil dan Motor Rusak Tertimbun Material Bangli (Bali Post) -
Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli, Rabu (27/3) kemarin, menyebabkan senderan rumah milik seorang warga di Banjar Tanah Embut, Desa Satra, Kintamani amblas. Akibatnya, satu unit mobil dan beberapa motor yang parkir di bawahnya rusak berat tertimbun material.
AMBLAS - Kondisi senderan rumah milik I Wayan Sukertayasa yang amblas akibat guyuran hujan, Rabu (27/3) kemarin.
Bali Post/kmb40
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa amblasnya senderan terjadi sekitar pukul 12.00 Wita saat hujan deras mengguyur. Sesaat sebelum kejadian, I Wayan Sukertayasa, pemilik rumah, sedang menyiapkan kegiatan upacara manusa yadnya di rumahnya. Saat itu, banyak yang hadir untuk membantu proses kegiatan. Mereka memarkir kendaraannya di depan rumah korban. Ketika hujan deras mengguyur, tiba-tiba terdengar suara gemuruh di depan rumahnya. Saat dicek, ternyata senderan pekarangan rumahnya sudah amblas dan menimbun satu unit mobil dan lima unit motor. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangli Wayan Karmawan mengatakan, penyebab amblasnya senderan tersebut dikarenakan adanya rekahan pada senderan yang memicu air masuk ke dalamnya. Kondisi itu lama-kelamaan menyebabkan tanah labil hingga ke-
Subak Tampedeha Terancam Kekeringan Bangli (Bali Post) Jebolnya tanggul munduk bebengan di Banjar Tegalalang, Kelurahan Kawan akibat hujan deras belum lama ini, berdampak luas pada areal sawah di Subak Tampedeha, Bebalang. Akibat jebolnya tanggul tersebut, areal sawah di subak yang berada di hilir tersebut kini terancam kekeringan. Klian Subak Pecala Nyoman Suarjaya, Rabu (27/3) kemarin, mengungkapkan subak Tampedeha yang terdiri atas tujuh tempek ter-
masuk Pecala, kini mulai kesulitan air. Hal ini akibat dampak jebolnya tanggul di wilayah Tegalalang. Putusnya pasokan air menyebabkan aktivitas pertanian menjadi terhambat. Beberapa petani yang tanaman padinya masih banyak membutuhkan air kini terpaksa hanya mengandalkan hujan. Sementara beberapa petani yang tanaman padinya sebentar lagi akan memasuki panen, terancam tak lagi bisa menanam padi pada masa tanam berikutnya. Terkait
kondisi itu, dirinya mengaku sudah melapor ke dinas terkait. Ia berharap pemerintah segera bisa mengatasi kondisi ini dengan memperbaiki tanggul di hulu yang rusak. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli Wayan Sukartana, kemarin, mengaku sudah sempat turun ke munduk bebengan untuk mengecek kondisi terakhir. Diakuinya bahwa jebolnya munduk bebengan tersebut berdampak pada ratusan hektar lahan
mudian amblas. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Estimasi kerugian Rp 350 juta,” terangnya. Lantaran volume material cukup banyak, penanganan rencananya akan dilakukan dengan alat berat berupa loader milik Dinas PU Kabupaten Bangli. “Karena di lokasi masih turun hujan sehingga penanganan akan dilakukan besok pagi,” kata Karmawan. Kasubag Humas Polres B a n g l i A K P S u l h a d i s ecara terpisah mengatakan setelah menerima laporan kejadian itu, personel Polsek Kintamani langsung mendatangi lokasi. Dikatakan, longsoran senderan itu menyebabkan mobil dan sepeda motor rusak berat. Dalam pendataan kemarin, diketahui korban pemilik mobil yang tertimbun longsor bernama Kadek Sukatama, sementara pemilik motor di antaranya Komang Sukertayasa, Ni Wayan Sudarning, dan Laylatul Trinurwanda. (kmb40)
sawah yang ada di hilir. ‘’Ada 112 hektar sawah di Subak Tampedeha yang terdampak. Dampaknya jelas, akan menyebabkan terganggunya musim tanam padi di sana,’’ terangnya. Dengan terganggunya musim tanam padi, dipastikan akan berpengaruh pada menurunnya produktivitas padi di Kabupaten Bangli tahun ini. Untuk menangani kondisi itu, Sukartana mengaku akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUTRPerkim Bangli. (kmb40)
TMMD Ke-104 Ditutup
Danrem Apresiasi Partisipasi Masyarakat
Bali Post/kmb40
TMMD - Penandatanganan prasasti TMMD saat apel penutupan TMMD ke-104 di Lapangan Desa Peninjoan, Tembuku, Rabu (27/3) kemarin. Bangli (Bali Post) – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 di Desa Peninjoan, Tembuku, resmi ditutup Rabu (27/3) kemarin. Penutupan TMMD dilaksanakan melalui apel di lapangan umum desa setempat. Dalam kesempatan itu, Danrem 163/Wirasatya Kolonel Arh. A.M. Suharyadi mengapresiasi partisipasi masyarakat Desa Peninjoan
selama pelaksanaan kegiatan TMMD sebulan terakhir. Ditemui usai apel kemarin, Kolonel Suharyadi mengatakan total ada 50 lokasi TMMD di Indonesia, yang pelaksanaannya ditutup secara serentak Rabu kemarin. TMMD adalah program yang bersifat bottom up yaitu usulannya berasal dari bawah. Di Kabupaten Bangli, salah satu aspirasi masyarakat adalah
pembukaan dan pembangunan akses jalan penghubung Banjar Penarukan-Tampuagan, Desa Peninjoan sepanjang 1,5 kilometer. ‘’Dandim saya menyerap aspirasi rakyat. Salah satu aspirasinya, rakyat menghendaki adanya jalan yang sekarang dibangun ini,’’ jelasnya. Dijelaskannya, program TMMD yang dilaksanakan menggunakan dua sumber dana yakni dari TNI untuk kegiatan operasional prajurit dan dari Pemerintah Daerah untuk proses pembangunannya. Kolonel Suharyadi bersyukur, kegiatan TMMD di Desa Peninjoan bisa selesai tepat waktu dan tepat sasaran. Diharapkan, jalan yang sudah terbangun dalam kegiatan TMMD bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Dia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat Peninjoan selama pelaksanaan TMMD sangat baik. Menurutnya, itu terlihat dari kerelaan masyarakat atas tanahnya untuk dipakai pembangunan jalan, serta tingkat kehadiran dan partisipasi dalam kegiatan
Pilkel Serentak Digelar Oktober Bangli (Bali Post) – Sebanyak 50 desa di Kabupaten Bangli akan melaksanakan pemilihan perbekel (pilkel) serentak tahun ini. Sesuai jadwal, pilkel akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. Menjelang pelaksanaan pilkel serentak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bangli saat ini sedang melakukan sosialisasi ke desa-desa. Sosialisasi yang diberikan meliputi tahapan, aturan serta apa saja yang harus dipersiapkan untuk melaksanakan pilkel. ‘’Kami sudah sosialisasi dari awal Maret,’’ kata Kepala PMD Bangli Dewa Riana Putra saat dikonfirmasi, Rabu (27/3) kemarin. Dikatakan Riana, di Dinas PMD hanya menyusun Dewa Riana Putra
tahapan dan skema proses pilkel secara umum. Sementara mengenai waktu atau tanggal pelaksanaan di setiap tahapannya akan ditentukan oleh desa masingmasing. ‘’Yang jelas pada bulan Oktober nanti, pe-
mungutan suaranya dilaksanakan serentak,’’ jelasnya. Dipilihnya bulan Oktober karena mengacu pada Perda No. 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan, Pengangkatan dan Pemberhentian Perbekel. Dari 50 desa yang akan menggelar pilkel serentak, sebagian b e s a r p e rb e ke l n y a a ka n mengakhiri masa tugasnya pada bulan Desember ini. Sebagaimana diketahui, pilkel serentak di Kabupaten Bangli terakhir kali dilaksanakan pada Maret 2018 lalu. Pilkel serentak saat itu digelar lima desa yang ada di dua kecamatan yakni Desa Dausa, Bonyoh, Binyan, Belantih di Kecamatan Kintamani serta Desa Bunutin di Kecamatan B a n g l i . (kmb40)
fisik cukup tinggi. ‘’Ini cukup membanggakan. Ini sebagai wujud pembinaan teritorial yang dilakukan oleh para komandan kewilayahan termasuk Dandim dan Kapolres. Inilah wujud sinergitas TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan segenap masyarakat,’’ jelasnya. Pihaknya berharap ke depan, jalan yang telah terbangun ini bisa dirawat bersama. Beberapa hal yang perlu tindak lanjut namun belum dikerjakan dalam program TMMD kali ini, diharapkan bisa dilanjutkan. ‘’Seperti perawatan jalan, kanan kirinya, dan sebagainya,’’ imbuhnya. Sementara itu, dalam apel penutupan TMMD kemarin, dilaksanakan penandatanganan prasasti TMMD oleh Dandim Letkol Cpn. Andy Pranoto dan Sekda Bangli Ida Bagus Giri Putra. Acara apel yang dihadiri Kapolres, pejabat Pemprov Bali, dan pejabat Pemkab Bangli juga diisi penyerahan kunci bedah rumah dan penyerahan hadiah kepada warga dan sejumlah anak pemenang lomba. (kmb40)
Bali Post/kmb40
NARAPIDANA - Proses pemindahan narapidana dari Lapastik Bangli ke Lapas Nusakambangan, Rabu (27/2) kemarin.
Sejumlah Napi Dilayar ke Nusakambangan
Bangli (Bali Post) Sebanyak 26 narapidana kasus narkotika dilayar dari Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (Lapastik) Bangli ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah, Rabu (27/3) kemarin. Proses pemindahan narapidana tersebut mendapat pengamanan ketat dari pasukan Brimob Polda Bali dan Polres Bangli. Pemindahan 26 narapidana tersebut berlangsung sekitar pukul 17.00 Wita. Dari dalam lapas, 26 narapidana tersebut diangkut menggunakan truk polisi hingga ke depan Lapastik, dan selanjutnya dimasukkan ke dalam sebuah bus. Tampak, para napi yang dilayar tangannya
diborgol dan dirantai pada bagian kakinya. Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Sujonggo didampingi Kepala Lapas Narkotika Bangli Arif Rahman ditemui kemarin mengatakan dari 26 narapidana yang dilayar ke Nusakambangan kemarin, 16 di antaranya adalah narapidana yang selama ini mendekam di Lapastik Bangli. Sementara 10 sisanya merupakan narapidana pindahan dari Lapas Kerobokan. Sujonggo menyebut alasan pemindahan narapidana kemarin karena pihaknya sedang merevitalisasi lapas dan rutan di Provinsi Bali, men-
gurangi overkapasitas serta mengurangi high risk (risiko tinggi) yang terjadi di dalam lapas dan rutan. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan pemindahan narapidana akan kembali dilakukan dalam upaya revitalisasi lapas dan rutan, dan mengurangi over kapasitas di lapas dan rutan di Bali. Arif Rahman menambahkan, narapidana yang dilayar kemarin, semuanya merupakan narapidana kasus narkotika. Khusus 16 narapidana yang dilayar dari Lapastik, mereka merupakan narapidana yang sempat mengeroyok dua orang napi lainnya di dalam Lapastik belum lama ini. (kmb40)
Kamis Paing, 28 Maret 2019
OLAHRAGA
15
Kualifikasi Piala Eropa 2020
Milik Quagliarella dan Morata Julio Bria
Bali Post/ist
Juara Nasional, Julio Tak Masuk Pelatnas
Denpasar (Bali Post) Petinju Bali hasil binaan Pengkot Pertina Kota Denpasar Julio Bria sudah menunjukkan kedikjayaannya di atas ring. Julio meraih medali emas kelas bantam (56 kg) pada Kejurnas Tinju 2018 sekaligus seleknas SEA Games di Lampung, Desember tahun lalu. Meskipun juara nasional, Julio tidak dipanggil masuk Pelatnas SEA Games. “Saya heran, yang dipanggil justru petinju peraih perunggu,” ungkap Julio di Denpasar Rabu (27/3) kemarin. Ia mengaku kecewa tetapi tetap bersemangat berlatih. Targetnya adalah meraih tiket PON pada Pra-PON di Maluku pada September mendatang. Ketua Umum Pengkot Pertina Kota Denpasar Made Muliawan Arya awalnya menerima surat pemanggilan tiga petinju Bali ke pelatnas. Mereka adalah Julio Bria, Kornelis Kwangulangu (peraih emas kelas layang/49 kg), dan Gregorius Gheda Dende (perebut perunggu kelas welter junior/64 kg). Ia selanjutnya menerima surat panggilan kedua, namun hanya Kornelis yang dipanggil masuk Pelatnas SEA Games. “Saya kecewa, tetapi keputusan ini harus diterima,” tuturnya. Untuk memberikan semangat agar tetap getol berlatih, Muliawan Arya akan menerjunkan petinju potensial Denpasar dalam kejuaraan internasional. (022)
Tumbuh Dinamis Termasuk di dalamnya adalah pekerja dan juga pengusaha Bali agar ekonomi di Bali ini bisa tumbuh secara dinamis, bisa memberikan kesejahteraan sebesar-besarnya untuk masyarakat Bali,’’ tegas Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini. Koster yang sempat mendedikasikan diri di Badan Anggaran DPR-RI menjelaskan, ada beberapa langkah yang dilakukan menuju industri kreatif berbasis budaya yang berkaitan dengan perekonomian. Di bagian hilir, akan dibuat peta mengenai pengem-
bangan sentra-sentra produk pertanian, perikanan dan industri lokal Bali di masingmasing kabupaten/kota sesuai dengan potensinya. Kemudian membangun industrinya dan menyalurkan produk-produk tersebut ke hotel, restoran, pasar swalayan, dan katering. ‘’Dalam penjabaran program ini wajib, sesuai dengan Pergub No.99 Tahun 2018,’’ tandasnya. Untuk itu, Gubernur Koster mengajak semua elemen di Bali bersinergi untuk mewujudkan kekuatan ekonomi Bali dengan mengelola potensi Bali secara arif dan tetap berpijak pada Tri Hita Karana serta terbangunnya keselarasan secara sekala dan niskala. (kmb)
Lebih Spesial Untuk itu, pada penyelenggaraan Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2019 Kadin Bali telah menetapkan tema ‘’Sinergitas Kadin Bali dan Pemprov Bali untuk Mewujudkan Wirausahawan Bali yang Berintegritas’’. Ketua Panitia Rapimprov Kadin Bali 2019 Jero Gede Witama menyampaikan, dalam Rapimprov 2019 Kadin Bali ini lebih spesial karena ada presentasi dari Gubernur Bali yang menyampaikan visi-misinya. Sehingga dari visi-misi Gubernur Bali, anggota Kadin bisa membuat perumusan kegiatan
atau terjemahan visi-misi Gubernur khususnya dalam peningkatan ekonomi masyarakat Bali. ‘’Pada rapimprov kali ini akan membuat perumusan kegiatan Kadin dalam setahun, karena rapimprov diselenggarakan setahun sekali,’’ ujarnya. Pada rapimprov juga akan menyoroti outlook ekonomi Bali yang memerlukan kesamaan visi untuk bisa memperbaiki kondisi sekarang yang agak berat. Secara nasional agak berat, begitu juga Bali agak berat. Para pengusaha juga agak berat. Maka dari itu pemerintah diharapkan membuat suatu kebijakan yang dapat meningkatkan peran pelaksanaan ekonomi kerakyatan. (kmb42)
Parma – Fabio Quagliarella menjadi pemain tertua yang mencetak gol bagi tim nasional Italia. Penyerang berusia 36 tahun ini membuat dua gol penalti saat Tim Azzurri mencukur Liechtenstein 6-0 dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2020 di Parma, Rabu (27/3) dini hari kemarin. Quagliarella yang kini menjadi top skor Seri A dengan 21 gol dalam 28 pertandingan untuk Sampdoria, mencetak gol untuk Italia saat berusia 36 tahun dan 54 hari. Ia menyalip Christian Panucci yang mencetak gol ketika berusia 35 tahun pada 2008. ‘’Malam yang indah. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada rekan setim. Setelah dua gol, mereka mendorong saya untuk mendapatkan yang ketiga tetapi itu tidak terjadi. Saya juga berterima kasih kepada Jorginho dan (Leonardo) Bonucci karena memberikan saya menendang penalti. Mereka mengatakan malam ini milik saya,’’ kata Quagliarella. Stefano Sensi mengawali pesta gol
Perbasi Siapkan Tim Pra-PON
Denpasar (Bali Post) Perbasi Bali telah menyiapkan tim bola basket putra dan putri untuk diturunkan di ajang Pra-PON. Mereka dibentuk melalui seleksi termasuk pebasket putri yang banyak berlatih di luar Bali bergabung dengan klub di Jawa. Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali IGN Oka Darmawan di Denpasar, Rabu (27/3) kemarin, menjelaskan, tim putra dan putri juga akan turun di nomor three on three atau tiga lawan tiga. Tim putra berlatih di Bali ditangani pelatih Rusta. Sementara dua dari puluhan pemain putri adalah Eka dan Tata. Pertandingan Pra-PON akan digelar di Tangerang pada Agustus mendatang. Tiket PON untuk putra sepuluh tim, sedangkan putri delapan tim. Tiga tiket telah diambil Papua selaku tuan rumah PON 2020 serta peraih emas dan perak pada PON XIX/2016 di Jabar. “Jadi, tinggal diperebutkan tujuh tiket putra dan lima putri,” ucapnya. Ditanya soal target tim basket Bali, Oka Darmawan menegaskan, yang penting pebasket Bali tampil maksimal dalam pertandingan Pra-PON sehingga lolos ke PON 2020 di Papua. (022)
Kamis, 28 Maret 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (5) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Agrobisnis Ragam Potensi Pertanian 09:30 Wita Ocydia Home Shopping 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Bali Channel Tourist TV
11:00 Wita Solusi Alternatif Soman 12:00 Wita Puja Trisandya 12:05 Wita Dharma Wacana Keteladanan 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Dialog Marion Sam 14:05 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Folk Song 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Dunia Kita 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Ocydia Home Shopping 16:30 Wita Lipsus Ruang Guru
17:00 Wita Diabemed 17:30 Wita Nangun Yadnya Karya Pamelaspas, Macaru Rsi Gana lan Mapedagingan Puri Ubud, Desa Pakraman Ubud-Gianyar 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:05 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog The One 21:00 Wita Talk Show Merah Putih Fenomena Menitip Jenazah di Rumah Sakit 23:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel
Italia pada menit ke-17 menit. Marco Verratti menambahkan gol kedua pada menit ke-32, dilanjutkan oleh Moise Kean (69) dan Leonardo Pavoletti (75). Quagliarella mencetak gol pada menit ke-35 dan 45. Kemenangan atas Liechtenstein membawa Italia yang menjadi juara Eropa pada 1968 serta runner-up pada 2000 dan 2012, mempertahankan rekor tak terkalahkan di kualifikasi selama hampir 13 tahun. ‘’Misi tercapai. Hasilnya jelas, tetapi terpenting kami mencetak gol,’’ ujar pelatih Roberto Mancini. Hasil itu menempatkan Italia di tempat teratas Grup J dengan 6 poin setelah sebelumnya mengalahkan Finlandia 2-0 di Udine. Bosnia dan Yunani berada di belakang Italia dengan 4 poin diikuti Finlandia (3).
Morata Kebangkitan luar biasa Alvaro Morata berlanjut ketika mencetak dua gol untuk Spanyol dalam kemenangan 2-0 atas tuan rumah Malta. Dua gol Morata memberi Tim Matador dua kemenangan di Grup F setelah sebelumnya melewati Norwegia 2-1. Morata yang bergabung dengan Atletico Madrid dengan status pinjaman dari Chelsea, menyumbang lima
gol dalam enam pertandingan, pengembalian terbaik sejak September 2017. ‘’Bos tahu betapa bahagianya saya berada di sini dan saya berterima kasih padanya. Kami ingin lolos secepat mungkin sehingga penting menang hari ini,’’ ungkapnya. Pelatih Luis Enrique karena alasan pribadi meninggalkan asistennya Robert Moreno di lapangan. Enam dari 11 pemain starter Spanyol baru tampil lima kali atau kurang untuk timnas. Mereka antara lain Sergio Canales dan Mario Hermoso. Hanya Sergio Ramos, Morata dan Marco Asensio yang mempertahankan posisinya di tim yang mengalahkan Norwegia. (afp/kmb)
Djokovic Tersingkir di Miami
Miami – Usaha Novak Djokovic mengejar gelar ketujuh dalam turnamen ATP Miami Terbuka, AS, berakhir dramatis Rabu (27/3) kemarin. Roberto Bautista Agut dari Spanyol menyingkirkan petenis Serbia itu dengan skor 1-6, 7-5, 6-3 dalam waktu dua jam 29 menit untuk mendapat satu tempat di perempatfinal. Bautista Agut (30) yang
menjadi unggulan ke-22 akan bertemu juara bertahan John Isner (AS) untuk mendapat posisi di semifinal. “Saya bermain lebih agresif. Saya mencoba kehilangan lebih sedikit bola untuk benarbenar berkonsentrasi pada awal poin dengan servis dan pengembalian,” katanya. Dalam pertandingan lainnya, Isner maju ke delapan besar lewat kemenangan 7-6
(7/5), 7-6 (7/3) atas Kyle Edmund (Inggris). Felix AugerAliassime (Kanada) yang lolos dari kualifikasi mengalahkan Nikoloz Basilashvili (Georgia) 7-6 (7-4), 6-4. Auger-Aliassime selanjutnya menghadapi Borna Coric (Kroasia) yang mengalahkan Nick Kyrgios (Australia) 4-6, 6-3, 6-2. Di bagian putri, petenis nomor dua dunia Petra Kvitova (Ceko) menyerah 7-6 (8/6),
3-6, 6-2 di tangan Ashleigh Barty (Australia). Barty yang mengalahkan Kvitova untuk pertama kalinya dalam lima pertemuan, akan bertemu Anett Kontaveit (Estonia) untuk mendapat tempat di final. Kontaveit mengakhiri perjalanan Hsieh Su-Wei (Taiwan) 3-6, 6-2, 7-5 guna mencapai empat besar. (afp/kmb)
Hanoi – Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, mengungkapkan keinginannya terkait kompetisi Liga 1 2019 yang bakal bergulir mulai Mei mendatang. Dia berharap para pemain U-23 yang saat ini dikontrak klub Liga 1 bisa mendapatkan menit bermain yang cukup. Masukan itu akan disampaikannya pada pertemuan para manajer Liga 1 Indonesia. ‘’Kami ingin pemain-pemain kelahiran berumur 23 tahun ke bawah diberikan tempat tiga atau dua orang yang bermain di kompetisi. Jadi, mereka bisa dapat jam terbang di kompetisi. Tapi kalau itu tidak bisa diterima oleh liga atau tim, kita cari bentuk lain untuk TC (training center/pemusatan latihan),” ujarnya dikutip
dari situs PSSI, Rabu (27/3) kemarin. Indra mengungkapkan hal tersebut setelah Timnas Indonesia U-23 mengakhiri Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020 dengan kemenangan 2-1 atas Brunei Darussalam U-23 di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam, Selasa (26/3) malam. Indonesia unggul dua gol terlebih dahulu melalui kaki Dimas Drajad pada menit ke-31 dan Muhammad Raffi Syarahil (78). Brunei memperkecil kedudukan pada menit ke-85 lewat tendangan penalti Azim Izamuddin Suhaimi. Ia merotasi banyak pemain pada laga melawan Brunei. Itu dilakukannya untuk mengevaluasi semua pemain. ‘’Banyak rotasi yang kami lakukan. Ini perlu bagi kami untuk memastikan bahwa ke depan,
para pemain tersebut memang pantas di tim sekarang,” jelas Indra. Pada laga ini juga terjadi insiden tendangan penalti yang membuat kiper Indonesia Muhammad Riyandi terkena kartu kuning dua kali. Pertama, lantaran menjegal
pergerakan pemain Brunei di dalam kotak penalti. Kedua, Riyandi dianggap bergerak lebih dulu sebelum bola ditendang. Indonesia yang sudah kehabisan jatah pergantian pemain akhirnya menempatkan striker Dimas Drajad sebagai penjaga gawang. (kmb)
Pemain U-23 Mesti Diturunkan di Liga 1
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com
Kamis Paing, 28 MAret 2019
kung pertumbuhan Bali yang lebih cepat, yang lebih banyak output-nya dan juga lebih memberikan kesejahteraan pada masyarakat,’’ ujar Sapto Widyatmiko, Selasa (26/3). Sapto Widyatmiko mengatakan, ekonomi digital adalah sebuah alat yang bisa memperbaiki dan mempercepat proses bisnis, sehingga pertumbuhan ekonomi juga bisa lebih cepat. Dari pelajaran dan pengalaman yang pernah diterimanya, termasuk melihat perkembangan dari beberapa negara ini, digitalisasi dapat membantu. Dia mengakui, pihaknya belum melakukan kajian, tetapi diyakini akan lebih tinggi dibandingkan dengan cara yang konvensional atau era konservatif. Dengan digitalisasi ini juga bisa lebih efisien, lebih
Kesehatan
cepat, dan lebih transparan. ‘’Negara-negara di Afrika pun banyak yang tertolong dengan danya digital ini. Ternyata penggunaan digital itu bisa mempersingkat waktu, prosesproses waktu pengiriman dan lain-lain,’’ katanya. Terkait infrastruktur, kata Sapto Widyatmiko, pihaknya beberapa kali rapat di kantor pemerintahan dan ia mendengar ada rencana menyiapkan infrastruktur di setiap pelosok di Bali seperti penyediaan WiFi. Ini memang syarat utama untuk menuju Bali yang smart island. ‘’Saya rasa ini bukan hal yang mustahil terwujud, karena saya juga dapat informasi dari provider, dan juga sudah berjanji akan memasang banyak infrastruktur di Bali,’’ bebernya. Usman Umran menambah-
kan, jika dulu orang menjual sesuatu harus dekat dengan pasar dan membutuhkan akses. Tetapi sekarang dengan adanya aplikasi, orang sudah bisa jualan. ‘’Jadi semua pelaku usaha punya kesempatan sama untuk mengakses pasar. Sekarang di rumah saja sudah bisa jualan,’’ tegasnya. Usman Umran mengatakan, akses pelaku usaha untuk masuk ke pasar atau market posisinya sama, baik pelaku usaha itu berada di pelosok atau di tengah kota, tidak ada bedanya. Perusahaan yang bisa eksis itu adalah yang mempunyai efisiensi yang bagus. Jika efisien, maka harga produknya akan bersaing. Jika pelaku usaha tidak efisien, produknya pasti tidak akan bisa bersaing. (kmb42)
Bali
Wonderful Indonesia
RS Dharma Yadnya Kembangkan Layanan Rumah Duka
RS Dharma Yadnya yang berlokasi di Jalan WR Supratman, Tohpati, Denpasar mengembangkan layanan rumah duka. Layanan ini dikembangkan karena melihat kebutuhan masyarakat akan jasa rumah duka. Bali sebagai destinasi wisata juga sangat membutuhkan layanan rumah duka ketika terjadi musibah yang dialami warga negara asing, sehingga memerlukan layanan rumah duka yang representatif. Direktur RS Dharma Yadnya dr. I Gusti Ngurah Anom mengatakan, tahun ini mulai Februari 2019 layanan ini di-launching. ‘’Kita wajib punya kamar jenazah. Dulu hanya penitipan. Kalau dulu istilahnya transit. Kalau ada pasien yang meninggal di rumah sakit ini, kita transitkan di sini,’’ ujarnya, belum lama ini. Karena RS Dharma Yadnya akan diakreditasi, RS harus memiliki tempat untuk perawatan jenazah. Maka dari itu, RS Dharma Yadnya membuat tempat pelayanan jenazah di belakang rumah sakit tersebut. Bangunan berlantai dua itu terdiri dari tiga ruangan pada lantai satu. Ruangan tersebut merupakan rumah duka dilengkapi dengan kursi untuk keluarga dan kerabat yang melayat. Pada bagian belakang dari Gusti Ngurah Anom ruangan tersebut merupakan tempat untuk perawatan jen-
azah dan freezer untuk penyimpanan jenazah. Kapasitas freezer yaitu 16 jenazah dengan suhu -3 derajat. Sementara di lantai dua, RS Dharma Yadnya menyediakan ruangan untuk keluarga almarhum beristirahat. Rumah duka ini dibuat untuk mendukung kesiapan fasilitas pariwisata di Bali, termasuk rumah dukanya. ‘’Jadi kemarin ada orang asing yang meninggal, kita lakukan perawatan di sini. Dari sini dievakuasi ke negara asal,’’ ungkapnya. Ada dari Australia, Inggris dan juga Asia yang pernah dilayani di sana. Layanan rumah duka dan perawatan jenazah ini bukan tidak mungkin dilakukan di RS Dharma Yadnya. Mengingat RS ini lokasinya cukup strategis yaitu terletak di jalur penghubung Denpasar dengan Gianyar serta akses menuju jalan by-pass sangat dekat. Dari jalan raya by-pass menuju airport bisa dikatakan lebih lancar, sehingga pasien tidak perlu lagi melewati jalur kota untuk menuju airport. RS Dharma Yadnya memutuskan membuka layanan perawatan jenazah ini juga untuk melayani masyarakat yang kian modern, sehingga membutuhkan layanan perawatan jenazah. Layanan perawatan jenazah di Denpasar khususnya dikatakan masih terbatas yaitu ada di RSUP Sanglah, RSUD Wangaya, dan RSAD. Itu pun dikatakan kerap penuh sehingga ada masyarakat yang tidak terlayani. Prinsip dari pembukaan layanan perawatan jenazah ini adalah sesuai dengan hukum yang berlaku bahwa orang yang sudah meninggal wajib dihormati dan mendapat hak pelayanan kesehatan berupa pelayanan perawatan jenazah. Pelayanan perawatan jenazah pun telah diatur dalam UU Kesehatan. (kmb42)
SKandidat uara
Pertama di Bali
RS BaliMed Mampu Lakukan Pemasangan Filter Vena Cava
RS BaliMed mampu melakukan pemasangan filter vena cava pada pasien. Tindakan ini merupakan yang pertama dilakukan di Bali. Ini karena RS BaliMed memiliki SDM yang ahli di bidang kardiovaskular serta didukung dengan peralatan yang canggih dan lengkap. Dokter Spesialis Penyakit Bedah Toraks Kardiovaskular RS BaliMed Dr. dr. Ketut Putu Yasa, Sp.B., Sp.BTKV. menjelaskan, tindakan ini bertujuan untuk mencegah beredarnya bekuan darah dari kaki menuju ke jantung, paruparu yang bersifat fatal. Bekuan darah ini disebut trombosis vena dalam yaitu suatu bekuan darah yang terjadi pada vena (pembuluh darah balik) yang disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti berbaring terlalu lama, perjalanan dengan pesawat lebih dari 8 jam, penderita kanker, pasien usai operasi, terutama operasi orthopedi (bedah tulang). Itu bisa menyebabkan terbentuknya bekuan darah di kaki dan hal itu bisa meluas, mengalir ke atas sampai ke jantung dan paru yang berakhir fatal. Tindakan ini bersifat invasif (nonbedah), yaitu berupa pemasangan alat filter vena cava. ‘’Tindakan dilakukan di ruang
kateterisasi jantung, di mana fasilitas kateterisasi RS BaliMed sudah tersedia,’’ ujarnya, Senin (25/3). Pemasangan filter vena cava dilakukan di ruang kateterisasi melalui tusukan kecil pada lipatan paha, kemudian ditentukan posisi yang tepat agar berada di bawah pembuluh darah ginjal. Alat diletakkan dan dikembangkan di sana, sehingga bisa menangkap jika ada bekuan darah di kaki. ‘’Posisinya harus akurat,’’ imbuhnya. Pemasangan alat filter ini tidak sembarang bisa dilakukan. Harus ada indikasi tertentu yang ditentukan tim medis RS BaliMed. ‘’Di antaranya, pembuluh vena dalam pasien yang trombosis sudah berada atau dekat dengan vena cava, di mana trombosisnya itu melayang-layang hampir lepas atau labil,’’ ungkapnya. Indikasi kedua yaitu pasien dengan trombosis vena dalam yang sudah menyebar ke paru-paru, sehingga perlu dipasangkan filter agar jumlah trombosis yang terlepas tidak banyak. ‘’Jika bekuan darah atau trombosis ini terlepas dan beredar ke paru, pembuluh darah paru dan jantung, maka bisa menyumbat pembuluh darah sehingga bisa timbul gagal jantung, gagal per-
napasan hingga kematian,’’ pungkasnya. Ia menuturkan, pasien pertama yang dilakukan tindakan ini telah berusia 60 tahun. Pasien dikatakan mengalami trombosis vena dalam yang masif, progresif atau perluasan yang cepat ke atas. ‘’Sehingga kita putuskan untuk melakukan pemasangan filter agar trombosisnya dapat ditahan,’’ tandasnya. Tindakan ini dapat dilakukan, lantaran RS BaliMed memiliki SDM yang ahli di bidang kardiovaskuker. Selain itu alat filter dan alat kesehatan untuk mendukung tindakan ini juga sudah tersedia di RS BaliMed. ‘’Selain alat, juga harus ada tenaga ahli yang melakukan. Jadi sebenarnya alatnya sudah ada di Indonesia. Memang termasuk baru karena pemakaiannya sangat selektif,’’ pungkasnya. Indikasi yang lain agar dapat dilakukan tindakan ini adalah pasien yang tidak bisa menerima pengobatan anti-trombosis baik dalam bentuk injeksi maupun oral (tablet), karena trombosis vena dalam umumnya memberi respons terhadap anti-koagulan. ‘’Apabila tubuh tidak menerima obat itu, maka cara ini (filter vena cava) yang dipilih,’’ imbuhnya. (ad860)
IN
VVVV VV V VVVV VVVVV VV V VVVVVVVVVV VVVVVVV VVVVVVV VVV
EK
AT UN
GGAL IKA
sur
at s ua
ra
VVV
VVVVVVV
VVV VVVV VVVVVVV
VVVV VVVV VVV
V V V V VV VV VVVVVV VV VV VV VV VV VVVVV VVVVV VVVVVVVV V VVV VVVVVVVV V
BH
INE
KA KA TUNGGAL I
Kemenangan Jokowi 85 Persen di Bali
Berikan Gambaran Masa Depan Indonesia
KOMANDO Pemenangan Wilayah Jokowi-Ma’ruf Amin Partai NasDem Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa menargetkan kemenangan Jokowi 85 persen di Bali. Kemenangan mutlak ini merupakan kebutuhan nasional. Karena kemenangan Jokowi hari ini, baik menang tipis atau menang telak, memberikan gambaran tentang masa depan Indonesia. ‘’Kita bisa melihat Indonesia ini 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun ke depan itu seperti apa dari angka kemenangan ini,’’ kata Oka Gunastawa, Caleg DPR-RI dari Partai NasDem nomor urut 1, Selasa (26/3). Jika kemenangan Jokowi hanya berbeda 1 persern, berarti ada 50 persen penduduk Indonesia yang memiliki alur berpikir yang berbeda dengan kita dan Jokowi. Menurutnya, ini suatu tantangan. ‘’Itu sudah lampu merah menurut saya jika bicara nasib, masa depan Indonesia, dalam konteks ke-Indonesia-an yang utuh dengan NKRI,’’ ujarnya. Pulau–pulau di Indonesia memang masih ada, namun dalam konteks NKRI dalam satukesatuan yang holistik dari berbagai sisi, adat istiadat, kemajemukan, ia agak khawatir.
‘’Ini lampu merah, kalau sekadar menang tok, tapi tidak signifikan. Kalau kemenangan ini menang telak, kita boleh agak lega. Kita berarti masih punya harapan bagaimana melihat Indonesia ke depan,’’ pungkasnya. Indonesia memang negara yang besar dan luas dengan berbagai karakteristik dan latar belakang budaya, sehingga pasti tidak mudah untuk mengaturnya. Tapi angka kemenangan itu cukup memberikan suatu forecasting Indonesia 5 tahun atau 10 tahun ke depan. ‘’Apalagi dengan situasi masyarakat kita yang sensitif, dinamika yang terlalu dinamis. Jadi agak cenderung esktrem kondisinya. Jadi di situlah barangkali makna kemenangan Jokowi yang mutlak. Sehingga saya jangan lihat base suaranya di Bali hanya 3 juta tetapi kita harus bisa memberikan suatu pijaran, semacam penerang untuk lingkungan kita bahwa sejatinya kemenangan Jokowi di Bali ini memberikan suatu gambaran juga harapan kita tentang Indonesia di masa datang,’’ tandasnya. (kmb42)
Hotel, Villa dan Restoran
Pendidikan
Ida Bagus Oka Gunastawa bersama jajaran.
Babi Guling Men Rebo
Tersedia Hari Rabu Ukm
FASILITAS - Fasilitas ruang cathlab untuk tindakan pemasangan filter vena cava di RS BaliMed.
H
B
Denpasar (Bali Post) Peradaban baru, era digitalisasi diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat. Khususnya pertumbuhan ekonomi Bali yang selama ini tumbuh di kisaran enam persen. Di negara lain seperti Afrika, ekonominya sangat tertolong dengan adanya digitalisasi ini. Deputi Direktur Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali Sapto Widyatmiko didampingi Analis BI KPw Bali Umran Usman mengatakan, ekonomi digital sudah semakin banyak masuk dalam aspek-aspek kehidupan. Diharapkan dengan pembahasan ekonomi digital berupa diseminasi dari Bank Indonesia ini dapat bermanfaat bagi Bali. ‘’Kami harapkan ekonomi digital itu bisa mendu-
VVV
VVV VV
VVV VV VV VVV V VV
VV VVV VVVVV VVVV
VV V VV V VVV
Digitalisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Cepat
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
BABI guling, salah satu kuliner khas Bali. Banyak warga yang menyukai kuliner ini, termasuk wisatawan. Di Tabanan, nasi babi guling bisa ditemukan di sepanjang jalur Denpasar-Gilimanuk. Namun dari sekian banyak warung yang menawarkan kuliner ini, ada salah satu yang unik yaitu Warung Men Rebo. Warung ini disebut demikian karena hanya menyajikan menu babi guling setiap hari Rabu. Warung Men Rebo dikelola oleh pasangan suami-istri I Made Sudiarta (70) dan Ni Wayan Sulami (65). Warung ini ada di Banjar Selingsing Kelod, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Karena hanya ada seminggu sekali, banyak pelanggan yang rela antre berjam-jam untuk bisa membeli dan menikmati sepiring nasi babi guling Men Rebo. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Per porsinya Rp 20.000. Jika ingin menambah kulit dan lauk juga diperbolehkan, tentu dengan membayar lebih sesuai permintaan. Pemilik warung Babi Guling Men Rebo, I Made Sudiarta, mengaku sudah berjualan sejak tahun 2006. Awalnya mereka berjualan es campur dan rujak. Namun setelah ia menjalani operasi otak, Sudiarta mulai beralih menjual nasi babi guling. ‘’Kebetulan
saat mulai usaha ini pas hari Rabu. Karena kondisi fisik dan saya juga sudah tua, maka membuat babi guling tidak bisa setiap hari, tetapi seminggu sekali,’’ ujarnya. Sudiarta hanya menyiapkan kuliner itu berdua bersama sang istri, Ni Wayan Sulami. Mereka mulai bangun pukul 02.00 Wita. Diawali dari potong babi, menyiapkan bumbu, hingga berlanjut nguling yang memerlukan waktu empat jam. Dulu, babi yang pernah diguling beratnya mencapai 80 kilogram. Tetapi sekarang hanya berkisar 50 kilogram hingga 60 kilogram. Meski harga babi naik, harga satu porsi nasi babi guling Men Rebo tidak naik. Warung Men Rebo mulai buka sekitar pukul 11.00 Wita dan dalam hitungan beberapa jam sudah habis. Kalau menunggu semuanya habis, bisa sampai pukul 17.00 Wita. ‘’Biasanya ada sisa sedikit. Sisanya itu kami buat be genyol,’’ ujar Sudiarta. Kenapa menjadi be genyol karena di luar hari Rabu, Warung Men Rebo menyediakan nasi be genyol. Salah seorang pembeli, I Made Sulantara, Rabu (27/3) kemarin mengaku sering belanja nasi be guling di Warung Men Rebo. Katanya, be guling Men Rebo enak karena bumbunya banyak dan meresap. Pria asli dari Banjar Jelay, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan ini pun rela antre menunggu hingga satu jam. Maklum saja pelanggan Warung Men Rebo ini banyak. ‘’Tidak masalah antre berjam-jam, karena menurut saya enak,’’ aku Sulantra. (san)
ANTRE - Pelanggan saat antre di Warung Men Rebo.
Bali Post/san
Uk
Kese