Skip to main content

Edisi Kamis 28 Februari 2019 | balipost.com

Page 1

Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis: k. nadha HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

16 HALAMAN

NOMOR 187 TAHUN KE 71

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Pengemban Pengamal Pancasila

Kamis Wage, 28 Februari 2019

Panca Wali Krama Pura Besakih

Bali Post

GUBERNUR KOSTER LUNCURKAN JKN-KBS balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Denpasar (Bali Post) -

Krama Bali makin mendapat perhatian dari Gubernur Bali melalui Program Jaminan Kesehatan NasionalKrama Bali Sejahtera (JKN-KBS). Peluncuran Program JKN-KBS tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Sekda Dewa Made Indra dan perwakilan Bupati/ Wali Kota di Wiswasabha Utama Kantor Gubernur Bali, Rabu (27/2) kemarin.

Pariwisata Halal Tidak Sesuai Potensi, Karakter dan ’’Branding’’ Pariwisata Bali

JKN-KBS diatur dalam daftar otomatis. PBI daerah dilakukan secara online dan KBS. Penanganan keluhan Peraturan Gubernur No- dapat dilayani di fasilitas terintegrasi se-Bali berbasis dilaksanakan secara online mor 104 Tahun 2018 tentang kesehatan pemerintah/pemer- web dengan call center yang dan terintegrasi berbasis Jaminan Kesehatan Nasi- intah daerah dan swasta. tersedia di faskes, dinas dan web yang tersedia di faskes onal-Krama Bali Sejahtera: ‘’Dari aspek iuran, Peserta BPJS Kesehatan,’’ imbuhnya. provinsi, kabupaten/kota meJKN-KBS. Kebijakan baru di JKN yang menunggak premi Koster melanjutkan, tiga lalui Call Center dan Personal bidang pelayanan kesehatan dapat didaftarkan menjadi manfaat tambahan lainnya In Charge,’’ jelasnya. ini diklaim memiliki kelebi- peserta PBI Daerah dan lang- adalah memperoleh pelayanan Menurut Koster, anggaran han (on-top) dari pelayanan sung dapat mengakses pelay- Visum et Repertum secara yang diperlukan untuk mekesehatan yang diselenggara- anan kesehatan,’’ ujarnya. gratis. Memperoleh fasilitas nyelenggarakan program ini kan BPJS Kesehatan dengan Dari aspek pelayanan kes- transportasi secara gratis un- sebesar Rp 495.671.353.200. dasar Perpres 82(PHRI) Tahun 2018 ehatan, lanjuterti Koster, tuk jenazah Pihaknya memakai pola pemCina,sedikitJepang, Korea, Taiwandari danpuskesmas/ India, datang ke Bali karena tertarik dengan keuniKETUA Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Bali Tjokorda tentang Jaminan Kesehatan. nya ada enam manfaat tam- RSBarat ke alamat, serta membagian beban yaitu Pemerserta negara-negara seperti Austrakan kebudayaan Bali. Sedangkan wisatawan Oka Artha Ardhana Sukawati menyatakan konsep Parwisata Halal yang Gubernur Bali Wayan bahan yang akan diperoleh peroleh pelayanan terapi hip- intah Provinsi sebesar Rp lia, Inggris, Amerika, Jerman, Prancis dan dari negara-negara Asia berkunjung ke Bali disuarakan calon wakil presiden Sandiaga Uno tidak cocok dikembangkan Koster memaparkan, JKN- masyarakat Bali. Kendati, erbarik (oksigen murni) secara 170.468.649.798 dan PemerBelanda. ‘’Inilah potensi pasar yang harus karena mereka merasakan adanya hubungan di Bali. ‘’Konsep pariwisata halal tidak sesuai dengan potensi, karakter KBS dari aspek kepesertaan manfaat tambahan terse- gratis bagi pasien penyelam, intah Kabupaten/Kota se-Bali terus-menerus jagabakar, dan kembangkan,’’ kultural yang Rp dekat dengan Bali. ‘’Contohnya serta branding pariwisata Bali yang selama ini telah mendunia,’’ ujar pria menjangkau seluruh krama but baru akan direalisasi-kitaluka dan pasien lainnya sebesar 325.202.703.402. tambahnya. CinaAlokasi dan India. Kedua wilayah yang akrab disapa Cok Ace ini, Senin (25/2) malam di Denpasar. Bali. Kartu langsung aktif kan dalam APBD Perubahan yang memerlukan. anggaran tersebutini sudah Menariknya, negara-negara pasar terbememiliki hubungan kebudayaan dan ikatan UMAT Hindu melakukan segala persiapan untuk pelaksanaan upacara Tawur saat menjadi peserta. Selain 2019. Di antaranya, mem‘’Kebijakan ini menggu- disiapkan dalam APBD Tasar itukesehatan mencerminkan hubungan erat baru emosional dengan Bali sejak berabad-abad Agung Panca Wali Krama lan Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung itu, bayi baru lahir dari ibu peroleh pelayanan nakan sistem yang rujukan hun 2019. dengan karakter pariwisata Bali. ‘’Karakter lampau,’’ dia, jika konsep itu dipaksakan di dari kawasan itu. ‘’Potensi wisatawan Timur dan Besakih yang puncaknya berlangsung pada Kata 20 Maret 2019 mendatang. Tampak Penerima Bantuan Iur (PBI) tradisional komplementer berupa aplikasi Sistem RuHal. tegasnya. 15 pariwisata kita adalah pariwisata budaya,JKN- Menurutnya, kebijakan pengembangan krama Desa Adat Besakih ngaturang ayahBali membuat bangunan sarana upakara Tengah malah akan menyebabkan kemunduran Balilangsung sangat kecil sehingga secara kesehatan daerahbagi juga terdi fasilitas (faskes) jukan Terintegrasi Jaminan Kesehatan sebuah menjelang karya tersebut, Rabu (27/2) kemarin. Upacara melasti ke Pantai Watu pertimbangan ekonomi tidak masuk pariwisata Bali. Karena inilah maka semua sepertiakal puskesmas danmodel rumahpembangunan pariwisata pariwisata Bali sudah tepat. ‘’Karena kita yang bersifat kerakyatan dan berkelanjutan. pariwisata budaya tentunya yang kita kemKlotok serangkaian karya agung itu akan dilangsungkan (2/3) ini. (nan) pelaku pariwisataSabtu di Bali menolak konsep melakukan investasi besar-besaran sakitmem(RS). Bagi pasien gawat Pariwisata budaya ini dijiwai oleh kearifan bangkan adalah pasar yang wisatawannya pariwisata halal itu. Konsep pariwisata halal bangun pariwisata halal di Bali,’’ paparnya. darurat memperoleh fasilitas lokal masyarakat gratis dari Bali dan secara filosofis tertarik dan peduli dengan kebudayaan Bali,’’ layak dikembangkan di destinasi-destinasi Merujuk data pariwisata Bali,transportasi Cok Ace secara dilandasi oleh ajaran Hindu,’’ ujar Cok Ace tegas mantan Bupati Gianyar ini. tempat tinggal pasien menuju wisata yang memiliki kedekatan kultur den- menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun fasilitas kesehatan yangGubernur Bali itu. yang Wakil Hal. 15 gan kebudayaan Timur Tengah dan memiliki terakhir penyumbang wisatawan terbanyak Wisatawan dari negara-negara Barat itu Tokoh Muslim potensi untuk menarik kedatangan pelawat bagi Bali adalah negara-negara dituju. Asia sepCok Ace ‘’Sistem penanJakarta (Bali Post) KTP elektronik WNA sampai pi kasus e-KTP untuk WNA ganan keluhan Direktorat Jenderal Kepen- saat ini kurang lebih 1.600 yang menjadi viral setelah dudukan dan Pencatatan Sipil di seluruh Indonesia dari muncul kabar WNA asal Cina Kementerian Dalam Negeri Papua sampai Aceh. Empat yang memiliki e-KTP, dengan (Kemendagri) mengaku sejak provinsi terbesar, Bali, Jawa domisili di Kabupaten Cianjur, tahun 2014 telah menerbit- Barat, Jawa Tengah, dan Provinsi Jawa Barat. Foto kan 1.600 kartu tanda pen- Jawa Timur. Itulah paling E-KTP tersebut tercantum duduk berbasis elektronik terbanyak menerbitkan KTP seorang WNA asal Cina den(e-KTP) bagi warga elektronik WNA. Penerbitan gan nama tertera Guohui Chen Denpasar (Bali Post)negara asing (WNA).Bali Wayan Koster angkat ini sudah sesuai UU (GC). Dari foto yang beredar, Gubernur bicara soaldengan implemenDukcapil KemendagAdministrasi GC tercantum dengan Denpasar (Bali Post) Desa itu belum ditetapkan, lantasiDirjen Pergub No.99 Tahun 2018 tentang PemasaranKependududan Peman- e-KTP ri Zudan Arif Fakrullah menkan Pasal 63 dan 64,’’ tegas NIK 320*************. Gubernur BaliDalam Wayan jut Koster, maka yang berlaku faatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali. gatakan empat provinsi yang Zudan Arif Fakrulloh dalam foto itu, GC mengundang disebut tinggal di Koster para adalah Perda No.3 Tahun 2017 Terlebih setelah legislator di DPRD Bali menyebut penerapan paling banyak menerbitkan konferensi pers di Kantor Kabupaten Cianjur, Provinsi pimpinan DPRD Bali dan Pan- tentang Lembaga Perkreditan peraturan ini serba salah. Ditegaskannya, pergub ini utamanya e-KTP untuk WNA yakni Bali, Kemendagri, Jakarta, Rabu Jawa Barat. sus Ranperda Desa Adat di Desa. untuk menyerap produksi petani(27/2) pada kemarin. saat panen raya. Jawa Barat, Jawa Tengah, Hal. 15 ruang kerjanya, Selasa (26/2) Ketua DPD PDI Perjuangan Hal. 15 dan Jawa Timur. ‘’Penerbitan Penegasan Zudan menyika- Menjadi Viral kemarin. Pertemuan itu un- Bali ini mengklaim kesepakaMekanisme Lain tuk menyinkronkan sejumlah tan tersebut sudah sesuai denketentuan yang diatur dalam gan apa yang disepakati dalam Ranperda tentang Desa Adat. kegiatan ramah tamah dengan Koster bahkan menyebut sudah LPD di rumah jabatan Guberada kesepakatan antara dirinya nur Bali, Jaya Sabha, Jumat dan dewan terhadap sejumlah (15/2) lalu. ‘’Sudah seperti itu. ketentuan itu. Saya kira solusi yang bagus, Pertama adalah berkaitan tinggal ini disinkronkan secara Denpasar (Bali Post) wed atau krama desa adat dengan nama Lembaga Per- legislasi saja,’’ jelasnya. PESTA demokrasi 2019 sudah makin dekat. PartisiPansus Ranperda tentang tentu memiliki swadharma kreditan Desa itu di dalam Untuk rencana pembentupasi pemilih akan menentukan kualitas demokrasi pada Desa Adat di DPRD Bali dan swadikara yang penuh. peraturan daerahnya tetap kan Lembaga Otoritas Perekopemilu serentak. Untuk mengetahui tingkat partisipasi, kembali melanjutkan rapat Sedangkan krama tamiu dicantumkan namanya adalah nomian Adat (LOKA), Koster pilihan politik serta calon presiden dan wakil presiden pembahasan ranperda ber- memiliki swadharma dan Labda Pacingkreman Desa. menyebut akan dihapus yang sama eksekutif dan tim ahli swadikara yang terbatas. yang Anda pilih, Bali Post dan Bali Post.com melakukan ‘’Namun harus diatur dengan berkaitan dengan LPD. Kendati di Gedung Dewan, Rabu Kemudian menyangkut pepolling di seluruh kabupaten/kota di Bali. Ikuti pollingperaturan daerah tersendiri,’’ LPD tetap memerlukan adanya (27/2) kemarin. Ada sejum- calang, disebutkan, bila nya di Bali Post.com dengan mengakses http://www.baliujar Koster usai pertemuan. pengawas dan pembina. lah kemajuan dalam pemba- seluruh pecalang adalah post.com/polling-pemilu-serentak-tanggal-17-april-2019 hasan kali ini. Sebab, topik milik desa adat atau milik Bali Post/Ist Sepanjang peraturan daerah Hal. 15 atau klik banner di halaman utama balipost.com. BERTEMU Pertemuan antara Gubernur dan pimpinan yang diangkat tidak sebatas banjar DPRD adat. Bali. tentang Labda Pacingkreman Diatur Perda perubahan nama Lembaga ‘’Jadi tidak boleh ada Perkreditan Desa menjadi pecalang-pecalang di luar Labda Pacingkreman Desa. itu. Kalau ingin membuat Tetapi juga menyangkut pecalang, artinya harus definisi tentang krama serta tetap masuk ke wewidangan Penyerapan Pupuk di Tabanan Hibah Pasar Badung Diharapkan rencana pembuatan Kartu desa adat,’’ jelas politisi PDI Masih Normal Turun Sebelum ’’Grand Opening’’ Keluarga Adat atau Kartu Perjuangan ini. Krama Adat. Terpenting, lanjut ParSetelah beberapa tahapan dilalui Penyerapan pupuk untuk periode musim TIM Nasional (Timnas) In- segar dengan memasukkan ‘ ’ Y a … s u d a h b a n y a k ta, ke depan akan dibuat dalam pembangunan Pasar Badung, tanam tahun 2019 masih normal. Penyeradonesia menjadi juara Piala Todd Rivaldo Ferre mengkemajuan. Definisi tentang semacam KK dan KTP adat kini masih menunggu turunnya hibah pan tinggi diramalkan terjadi pada musim AFF U-22 setelah mengalahkan gantikan Gian Zola Nasrulloh dari Kementerian Perdagangan. Ditanam Oktober-November mendatang. Dari krama sudah jelas, ada kra- yang disebut Kartu Krama Thailand 2-1 pada partai final Nugraha. Momentum positif harapkan, hibah tersebut sudah turun data Dinas Pertanian Tabanan, penyerapan ma desa adat, krama tamiu Adat. Kartu tersebut nantidi Stadion Nasional, Phnom bagi Indonesia berlanjut dan sebelum dilakukan grand opening, pupuk jenis NPK saat ini paling tinggi di dan tamiu. Tentang hak nya dikeluarkan oleh desa Penh, Kamboja, Selasa (26/2) Osvaldo kemudian dilanggar Maret mendatang. antara jenis pupuk yang lain. dan kewajibannya sudah adat. Untuk teknis pembuamalam. Dua gol dari Sani Rizki di sisi kanan serangan. M. Halaman 7 sangat jelas juga, tidak akan tannya akan diatur lebih lanHalaman 2 Fauzi dan Osvaldo Ardiles Haay Luthfi yang menghadapi bola menimbulkan blunder di jut dalam peraturan guberOgoh-ogoh Jangan mengantar Indonesia men- mengirimkan umpan lamBadung Pasok Belasan Ribu kemudian hari,’’ ujar Ketua nur. Ranperda tentang Desa Berisi Pesan Kampanye gubur keunggulan yang sem- bung yang berhasil disundul Ton Ikan dari Luar Pansus Ranperda tentang Adat hanya mencantumkan Perayaan malam Pangerupukan dan Nyepi pat dimiliki Thailand melalui Osvaldo untuk memperdaya Desa Adat I Nyoman Parta. bahwa krama adat akan Hasil tangkapan nelayan di KabuMaret mendatang diharapkan dapat berjalan Saringkan Promsupa. Ini kali kiper Thailand dan melesak Parta menjelaskan, ada mendapatkan kartu tersePost/kmb42 paten Badung belum mampu memenuhi dengan aman dan khidmat. Bali Untuk menjaga kedua Indra Sjafri membawa ke sudut tiang jauh sekaligus s w a d h a r m a ( k e w a j i b a n ) but. Tujuannya agar ahli permintaan pasar lokal. Alhasil,- belasan hari raya dan kondusivitas, MENYERAHKAN Direkturkesucian Utama Bank BPD maBali Indonesia juara di tingkat AFF membawa Indonesia berbalik dan swadikara (hak) yang waris dan silsilah keturunan Bali Post/kmb32 ribu ton ikan terpaksa didatangkan darikepada syarakat diharapkan takOVO mencampuradukan menyerahkan mockup Direktur didamRAPAT Ranperda tentang Desa DPRD Bali saat menggelar rapat berbeda antara krama wed krama adat menjadi jelas. setelah- Pansus menjuarai Piala AFF unggul 2-1Adat padadi menit ke-64. luar Badung guna memenuhi permintaan dan kegiatan agama denganKredit. politik. Ogoh-ogoh pingi Direktur Kepatuhan Direktur pembahasan ranperda bersama eksekutif Pemprov Bali dan tim ahli di Ruang Baleg, ( a s l i ) d e n g a n k r a m a t a- Hal. 15 masyarakat. U-19 2013 silam. jangan berisi pesan kampanye. Thailand kembali memperoleh Halaman 3 Halaman 14 DPRD miu. Dikatakannya, krama Tidak Terdaftar Bali, turun Rabu minum, (27/2) kemarin. Selepas Thai- kesempatan menyamakan land masih mempertahankan kedudukan, namun tendangan strategi mereka mencari bola- bebas Jedsadakorn Kowngam bola mati hingga akhirnya masih berhasil dijinakkan Promsupa berhasil membawa Awan Setho. Kondisi tertingpasukan Gajah Putih unggul gal membuat Thailand melewat tandukannya menyam- masukkan tiga penyerang. but tendangan bebas pada Di tengah upaya Thailand mePT BANK Pembangunan Daerah Bali dan PT Visionet MENJADIKAN Bali se- Bali yang notabene bahkan seKetuasama Ikatan Cendekiawan dibekali lintas menit pemahaman ke-57. Namun keung- nyamakan kedudukan dengan Internasional (OVO) meresmikan kerja strategis untuk BUDAYA telah bagai destinasi wisata halal bagian besar makanan khas(ICPI) budaya. gulan itu tak bertahan lama, memasukkan tiga penyerang memperluas penetrasi transaksiPariwisata nontunai diIndonesia Bali, khususnya justru malah akan membuat nya daging babi, ya… itu tidak Wilayah Dr.iniDrs. Ec. I ‘’Jangankan wisatawan yang menjadi branding lantaran dalam kesempatan bagi UMKM, Selasa (26/2) kemarin. KerjaBali sama ditandai ke dalam lapangan, Indonesia Bali eksklusif dan terkotak- bisa dilarang,’’ pungkasnya. Putuyang Anom, B.Sc., M.Par. men- hanya beberapa hari ataupertama sekiserangan balasan dengan penandatanganan kerja sama dilakukan Direktur justru berpeluang menambah Bali. kotak. Padahal selama ini Bali Selama ini saudara muspariwisata Bali sudah tarSani dua melepaskan minggu sampai satu tendangan OVO danpariwisata Direktur Utama Bank gatakan, BPD Bali. keunggulan ketika umpan jauh terkenal dengan keterbukaan lim pun tetap datang ke Bali. eksis sejak tahunSudharma 1970-an. bulan tinggal di Bali, penduduk spekulasi dari luar kotak penDirektur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Todd berhasil ditemui Osvaldo Keindahan alam Bahkan jauh sebelum itu sudah Bali yang non-Hindu pun sudah menerima turis apa pun. Mereka tenang-tenang saja alti yang sempat membentur di tepi kotak penalti pada menit mengatakan, setelah penandatanganan MoU ini, implemenPengamat pariwisata Ba- menginap di hotel di Bali. wisatawan mancanegberdampingan dan kentalnya bu- Iabanyak pemain bertahan secara Thailand ke-86. Namun, Osvaldo kurang tasi teknisnya sedang dibahas. ingin memperluas jaringan hidup gus Sudibya mengatakan, Meski hotel menyediakan domestik yang damai dan rukun di Bali, tersebelum mengecoh Korraphat UMKM sesuai dengan visi BPD ara Balimaupun yaitu menjadi bank tertenang ketika berhadapan satu daya Bali membuat destinasi itu pilihan dan Bali fasilitas wisata halal, menuberkunjung ke Bali karena masuk menjalankan tata cara dan membuat kedudukan lawan satu dengan Korraphat kemuka dalam UMKM. ‘’Kita meng-grab memang UMKM kita sudah dikenal sebagai desti- rutnya, itu sah-sah saja ka- Bali Post/afp keindahan alam, penduduknya hidup dan beribadah sesuai menjadi imbang 1-1 pada me- dan tendangannya mudah didengan model seperti ini, tentunya gerakan toleransi nasional keyakinannya pariwisata Bali nasi budaya. Meski demikian, lau memang dari sisi bisnis yangdengan ramah-tamah, masing-masing,’’ TROFI - Timnas Indonesia kemenangan mengangkat trofi kejuaranitmantan ke-59. Sukses menyamak- mentahkan sang kiper. nontunai,’’ ujarnya. Balimerayakan membuka pintu selebar- dengan menguntungkan. ‘’Tapi jangan tinggi dan memiliki keunikan ujar Dekan Fakultas berkembang pesat. an setelah memenangkan pertandingan sepakdiatur bola AFF U-22 tahun an kedudukan, Indra Sjafri Hal. 15 Hal. 15 lebarnya bagi siapa final saja yang sedemikian rupa 2019 bah- antara budaya Bali yang bersumber Pariwisata Unud asal Desa berusaha menambah Program Pemerintah Indonesia dan Thailand di berkunjung Stadion Nasional Penh, Selasa mau ke Bali. di Phnom Bahkan, Bali sering dari nilai-nilai luhur agama Kapal, wasanya seluruh Bali(26/2) adalahmalam. Mengwi, Badung ini.tenaga Kurang Diuntungkan Jika orang ingin pergi pariwistaa halal. Itu akan Hindu. Sejak tahun 1974 Bali karena itu, Bali tidak dinobatkan sebagai telah menetapkan branding lagiOleh ke hotel yang menyediakan Bali terkotak-kotak. Orang memerlukan branding parimakanan halal, itu sah. Be- non-muslim akan berpikir,’’ destinasi pari- Budaya Bali sebagai ikon pari- wisata halal dan sebagainya. gitu juga tamu yang mencari selorohnya. wisata Bali. Industri pariwisata Sebab, industri-industri paribabi guling juga harus diakoIa berharap pariwisata wisata terbaik di Bali beserta semua stakeholder wisata, baik hotel, restoran, modasi dan dilayani. ‘’Seka- Bali dibiarkan seperti selama pariwisata didukung masyara- rumah makan, biro perjaladunia. Oleh karena kat sudah terbiasa dan telah nan, pemandu wisata dan lain rang tergantung dari segmen ini yang sudah berjalan. ‘’Kapasar hotel maupun restoran,’’ lau jadi wisata halal, kita profesional meng-handle wisebagainya sudah profesional itu, Bali tidak perlu ujarnya, Rabu (27/2) kemarin. jadi semakin sempit segmen satawan dari berbagai daerah, meng-handle wisatawan denJakarta (Bali Post) akan dilaksanakan pada 17Kalaupun tral. Termasuk dalam Ipolek‘’Itu cara belum diterapkan di ada pengusaha pasarnya dan berpikir branding pariwi- negara maupun dari berbagai gan tetap memperhatikan dan Rapat Koordinasi Nasional April 2019 supaya berjalan susbudhankam,’’ tegasnya. penduduk. Ini hotel ingin eksklusif menyeholistik rumah-rumah menjadi terbatas dan etnis dan agama. Hampir ti- menghormati agama atau keya(Rakornas) Tim Penggerak lancar. Agar dapat wakil Putrihalal Suastini menegasyang Kecuali akan terus kita berisata halal. dak ada komplain, karena kinan yang dianut wisatawan. diakan wisata dan ada eksklusivitas. jika kesPemberdayaan Kesejahteraan rakyat dan pemimpin yang kan, kegiatan rakornas kan kepada mayang tertarik, silakan saja. meruepakatan danpendidikan diamini seluruh perbedaan tersebut, karena Hal. 15 Bali Post/win Bali Post/win Keluarga dibuka sesuai dengan pilihan rakyat, bagikeTP-PKK syarakat. Kita ingin para ‘’Kalaupakan orangrujukan mau pergi penduduk,’’ tandasnya. (may) para pelaku pariwisata telah Kurang Pantas I Putu (TP-PKK) Anom I Nengah Laba Menteri Dalam Negeri Tjahjo serta pelaksanaannya ter- di tiap wilayah termasuk di Penggerak PKK mewujudkan

Penerbitan E-KTP WNA Sesuai UU

Pergub 99 Hanya untuk Panen Raya

’’Polling’’ Pemilu Serentak 2019

Ranperda Desa Adat Tetap Cantumkan Labda Pacingkreman Desa

Ranperda Desa Adat

Muat Rencana Pembuatan Kartu Krama Adat

Piala AFF, Indonesia Juara

Bank BPD Bali dan OVO Bersinergi Majukan UMKM Bali Tak Perlu ’’Branding’’ Pariwisata Halal Membuat Eksklusif

Rakornas TP-PKK Dibuka Mendagri

Suastini Koster: Peran Perempuan Sangat Sentral


DENPASAR

2

Kamis Wage, 28 Februari 2019

FIGUR Raih Penghargaan ’’Lifetime Achievement’’ ANAK desa dari Sukawati berhasil memperoleh penghargaan di bidang ekonomi. Dialah Made Arya Amitaba, Direktur PT BPR Sukawati Pancakanti atau yang akrab disebut BPR Kanti. Ia memperoleh Lifetime Achievement dalam ajang Indonesia Leaders Awards (ILA) 2018/2019. Penghargaan yang diterima mampu membuatnya berada di atas Direktur Utama BRI, Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Dirut BPD Jateng dan Dirut BPR Eka Lampung yang merupakan BPR terbesar di Indonesia, hanya mendapat leader award. ‘’Biar pernah Dirut BPR dari kampung sesekali di atas Dirut Bank BRI dan BPD,’’ candanya. Pria yang akrab disapa Pak Made ini terinspirasi dari program Presiden Jokowi yaitu KUR. BPR Kanti di usianya yang ketiga dasawarsa di acara media gathering, Kamis (28/2) hari ini, meluncurkan kredit suku bunga 3 persen. Menurutnya, untuk sektor UMKM, suku bunga bukanlah hal terpenting. ‘’Kemudahan/akses mendapatkan permodalan itulah hal yang utama,’’ ujarnya mengutip pernyataan M. Yunus Grameen Bank, penerima Nobel. Meski demikian, jika BPR Kanti di usianya yang ketiga dasawarsa memberikan bunga pinjaman 3 persen per tahun tak masalah baginya. ‘’Suku bunga 3 persen per tahun, mengapa tidak,’’ selorohnya. Pria kelahiran tahun 1972 ini terbilang sukses mengelola BPR Kanti hingga memiliki total aset yang mencapai ratusan miliar rupiah seperti saat ini. Ditegaskan, pencapaiannya hingga saat ini melalui proses yang panjang, apalagi awalnya ia memiliki pengetahuan yang sangat minim di bidang perbankan. Namun, ketekunannya belajar dan berlatih di lapangan, membuatnya mampu membawa BPR Kanti tumbuh signifikan. (may)

Bali Post/eka

KRODIT - Kondisi lalu lintas yang krodit membuat para pengendara antre untuk dapat melintas di Jalan Gatot Subroto Tengah, Lumintang, Denpasar, Rabu (27/2) kemarin.

Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Lumintang

Denpasar (Bali Post) Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan saat pelaksanaan Gelar Inovasi Pelayanan Publik serangkaian HUT ke-231 Kota Denpasar, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar merancang rekayasa arus lalu lintas serta pengalihan arus lalu lintas di kawasan Taman Kota Lumintang. Rekayasa ini dilakukan untuk menghindari adanya kemacetan di kawasan tersebut.

Sekretaris Dishub Kota Denpasar I Ketut Sriawan mengatakan hal itu saat dikonfirmasi seusai apel peringatan HUT ke-231 Kota Denpasar di Lapangan Lumintang, Rabu (27/2) kemarin. Sriawan menjelaskan, pelaksanaan Gelar Inovasi Pelayanan Publik serangkaian HUT Kota Denpasar digelar di kawasan Taman Kota Lumintang. Karenanya, beberapa ruas jalan dilakukan penutupan

lantaran digunakan untuk sementara sebagai stan pameran pelayanan publik yang berlangsung mulai 27 Februari hingga 3 Maret mendatang. ‘’Seperti tahun sebelumnya, kini serangkaian HUT ke-231 Kota Denpasar kembali menggelar pameran pelayanan publik,’’ jelasnya. Menurut Sriawan, ruas jalan yang ditutup yakni Jalan Mulawarman, utamanya yang melintas di depan Graha Sewaka Dharma dan

Taman Kota Lumintang. Jalan Kahuripan hanya berlaku bagi kendaraan dari arah utara, Jalan Daha hanya berlaku bagi kendaraan dari arah selatan. Dengan demikian, masyarakat diminta memaklumi kondisi tersebut serta mencari jalur alternatif guna menghindari terjadinya penumpukan kendaraan. ‘’Untuk semua pihak, kami mohon permakluman serta mencari jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan,’’ ujarnya.

Guna menunjang kelancaran pelaksanaan Gelar Inovasi Pelayanan Publik, kata Sriawan, disediakan beberapa kantong parkir. Seperti halnya parkir utama di Gedung Graha Sewaka Dharma dan basement Balai Budaya. ‘’Demi kelancaran lalu lintas dan jalannya seluruh rangkaian acara, kami mengimbau kepada masyarakat untuk menaati rambu lalu lintas serta arahan dari petugas Dishub di lapangan,’’ tegasnya. (kmb12)

Hibah Pasar Badung Diharapkan Turun Sebelum ’’Grand Opening’’ Topik :

Denpasar (Bali Post) -

Topik : GUBERNUR KOSTER

LUNCURKAN JKN-KBS

Setelah beberapa tahapan dilalui dalam pembangunan Pasar Badung, kini masih menunggu turunnya hibah dari Kementerian Perdagangan. Diharapkan, hibah tersebut sudah turun sebelum dilakukan grand opening, Maret mendatang. Terlebih, prosesnya kini sudah dilakukan pemerintah pusat. Direktur Utara PD Pasar Kota Denpasar I.B. Kompyang Wiranatha mengatakan, hibah gedung Pasar Badung tahap I dari Kementerian Perdagangan untuk Pemkot Denpasar belum turun.

Komunitas Raksasa Bersatu Siap Lawan Izin Lokasi Reklamasi Teluk Benoa yang Baru

Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. GELIAT penolakan reklamasi Teluk Benoa kembali disuarakan oleh masyarakat Bali. Hal ini dipicu dengan diterbitkannya izin lokasi baru oleh Menteri KP Susi Pudjiastuti pada 29 November 2018 lalu kepada investor yang sama yakni PT TWBI. Memasuki babak baru perjuangan Bali Tolak Reklamasi, kali ini masyarakat Tanjung Benoa yang tergabung dalam Komunitas Raksasa Bersatu, Rabu (27/2) kemarin sekitar Pukul 17.00 Wita mendirikan

sebuah baliho di gerbang masuk Desa Adat Tanjung Benoa. Baliho berukuran 2 x 3 meter tersebut bertuliskan “Tolak Reklamasi Teluk Benoa, Batalkan Perpres 51 Tahun 2014, Kembalikan Kawasan Teluk Benoa Sebagai Kawasan Konservasi”. Koordinator pemasangan baliho di Tanjung Benoa yakni Kadek Rino menyampaikan, pemasangan baliho tersebut sebagai bentuk semangat perlawanan Tanjung Benoa dan sekaligus respons ter-

hadap izin lokasi baru yang diterbitkan oleh Menteri Susi Pudjiastuti terhadap investor yang ingin mereklamasi Teluk Benoa. Kadek Rino menegaskan, pihaknya siap berjuang sampai Perpres 51 Tahun 2014 benar-benar dibatalkan. Ia menegaskan, reklamasi Teluk Benoa tidak boleh terjadi. “Kami masyarakat Tanjung Benoa tetap konsisten menolak reklamasi Teluk Benoa sampai Perpres 51 Tahun 2014 dicabut,” tegasnya. (r)

Bali Post/ist

BALIHO - Masyarakat Tanjung Benoa yang tergabung dalam Komunitas Raksasa Bersatu mendirikan sebuah baliho di gerbang masuk Desa Adat Tanjung Benoa, Rabu (27/2) kemarin.

Dikatakan, hingga saat ini proses hibah masih berproses di Departemen Keuangan. ‘’Saat ini masih di Departemen Keuangan. Setelah di Departemen Keuangan baru kemudian ke Sekretariat

Negara,’’ ujar Kompyang Wiranatha, Rabu (27/2) kemarin. Akibat belum turunnya hibah gedung Pasar Badung tahap I, kata Kompyang Wiranatha, menyebabkan Pemkot Denpasar belum bisa meng-

hibahkannya ke PD Pasar selaku pengelola pasar. Karena PD Pasar selaku pengelola belum menerima hibah, maka PD Pasar Denpasar belum bisa melakukan pungutan jasa layanan di Pasar Badung. Sementara itu, Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat soft opening Pasar Badung mengakui hibah Pasar Badung dari pemerintah pusat belum tu-

run. Namun, Rai Mantra memastikan proses hibah sudah berada di Sekretariat Negara Republik Indonesia. ‘’Hibah itu prosesnya sudah di Setneg,’’ ujarnya. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita.

Wujudkan Masyarakat Bahagia

Rai Mantra ’’Launching’’ Mobil Konseling Denpasar Ceria PEMERINTAH Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar meluncurkan Mobil Konseling Denpasar Ceria sebagai salah satu program inovasi PKK Kota Denpasar. Hadirnya Mobil Konseling Denpasar Ceria ini diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra yang juga bertepatan dengan HUT ke-231 Kota Denpasar di areal Taman Kota Lumintang, Rabu (27/2) kemarin. Menurut Ketua Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, mobil konseling tersebut hadir sebagai bentuk pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga masyarakat Kota Denpasar. ‘’Jadi, masyarakat bisa mendapatkan layanan konsultasi, seperti tagline kita yaitu ‘Curhat dan Cerita Kita’, bisa curhat di sini dengan identitas yang tentunya dirahasiakan,’’ ujarnya. Ny. Selly Dharmawijaya Mantra menambahkan, Mobil Konseling Denpasar Ceria itu hadir memberikan pelayanan konsultasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat baik dari anak-anak, dewasa dan lansia. Bercerita atau curhat dengan orang yang tepat dapat membuat diri menjadi lebih nyaman dan tenang. ‘’Dari kalangan ibu rumah tangga, ataupun remaja yang sering galau bisa cerita di sini, bahkan konselor bisa membantu

MERESMIKAN - Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra didampingi Ny. Antari Jaya Negara dan Ny. Kerti Iswara saat meresmikan Mobil Konseling Kota Denpasar serangkaian HUT ke-231 Kota Denpasar, Rabu (27/2) kemarin. mencarikan solusi terbaik dari masalah yang dimiliki,’’ katanya. Gagasan cerdas hadirnya Mobil Konseling Denpasar Ceria ini diapresiasi oleh Wali Kota Denpasar Rai Mantra. Dikatakan, tujuan dari Pemerintah Kota Denpasar tidak hanya sebatas mensejahterakan masyarakat, namun bagaimana kebahagiaan masyarakat bisa diwujudkan bersama. ‘’Mobil konseling ini bisa menjadi wadah masyarakat untuk bisa mengungkapkan ma-

salahnya ataupun hanya sekadar sharing, daripada dipendam dan tidak berujung penyelesaian, maka mobil konseling yang dilengkapi dengan konselor ini adalah inovasi yang cerdas,’’ katanya. Rai Mantra menambahkan, saat ini banyak yang menyoroti kebiasaan curhat di media sosial, yang ternyata justru menimbulkan dampak permasalahan baru karena persepsi publik yang beragam. ‘’Ayo manfaatkan hadirnya Mobil Konseling

Denpasar Ceria ini dengan ceria juga,’’ ajaknya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana mengatakan, kehadiran Mobil Konseling Denpasar Ceria diharapkan dapat membantu berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. ‘’Kami tentu sangat mendukung programprogram positif seperti ini, semoga selalu memberi manfaat positif untuk masyarakat,’’ ujarnya. (ad947)


BADUNG 3 RS Kasih Ibu Kedonganan Jadi Percontohan Pengelolaan Limbah B3 Kamis Wage, 28 Februari 2019

Bali Post/edi

PENGELOLAAN LIMBAH - Pengecekan tempat pengelolaan limbah B3 milik RS Kasih Ibu Kedonganan, Rabu (27/2) kemarin.

SOSOK Bangun Sinergitas DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung membangun sinergitas dengan sejumlah instansi terkait dalam mengamankan rangkaian perayaan Nyepi Çaka 1941. Kadishub Badung A.A. Rai Yuda Darma mengakui tidak dapat bekerja sendiri tanpa didukung instansi terkait. ‘’Kami membangun sinergitas dalam mengamankan rentetan kegiatan Nyepi ini, baik dari melasti, tawur kasanga hingga pawai ogoh-ogoh,’’ katanya. Pihaknya telah menyusun skema lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan selama rangkaian perayaan tersebut. Total personel penjagaan dan pengaturan pada saat kegiatan melasti, tawur kasanga dan lomba ogohogoh berjumlah 170 orang. Mereka nanti terbagi menjadi 115 personel di Badung Selatan dan 55 personel di Badung Utara. ‘’Kami bekerja sama dengan pihak pecalang desa, pihak kepolisian, Satpol PP dan dinas terkait lainnya,’’ katanya. Diterangkan, pihaknya akan melakukan pengalihan arus lalu lintas pada kegiatan tawur kasanga pada 6 Maret. Rangkaian upacara ini akan dipusatkan di Catus Pata Bencingah Puri Mengwi. ‘’15 anggota kami akan melakukan penjagaan dan pengaturan di lokasi upacara. Pengalihan lalu lintas akan dilakukan sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni kendaraan yang datang dari utara menuju Denpasar diarahkan ke timur di Catus Pata Puri Mengwi untuk selanjutnya menuju jurusan Denpasar,’’ paparnya. (par)

Mangupura (Bali Post) Tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung bersama komponen bidang penataan lingkungan, penyidik lingkungan dan tim Brusli melakukan verifikasi terkait pengelolaan limbah di RS Kasih Ibu Kedonganan, Rabu (27/2) kemarin. Dari hasil verifikasi tersebut, disimpulkan seluruh dokumen yang berkaitan dengan pengelolaan limbah di sana sudah benar. Ditemui di sela-sela verifikasi, Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan menyampaikan, pertama yang menjadi catatan yang paling

aktual yaitu terkait penyimpanan limbah B3 yang sudah bagus. Demikian pula untuk penyimpanan TPS khusus sampah limbah infeksius atau limbah yang berkaitan dengan pasien yang memerlukan isolasi penyakit menular. ‘’Dari tim sudah membuat kajian bahwa RS Kasih Ibu Kedonganan saat ini untuk penanganan limbah B3 sudah menerapkan dengan bagus. Bahkan sudah menerapkan manajemen sebagaimananya pengolahan limbah terutama limbah medis,’’ katanya. Tidak hanya pengelolaan sampah yang sudah sesuai,

terkait penerapan bank sampah dan juga pengurangan penggunaan kantong plastik juga sudah dijalankan. Sedangkan, untuk kebisingan, penggunaan solar yang sudah masuk ke limbah B3 juga sudah ditangani dengan bagus. Untuk itu, pihaknya menyatakan akan segera melakukan pencabutan terhadap sanksi yang pernah dilayangkan ke RS ini. Setelah pencabutan sanksi, pihaknya akan melakukan pengawasan rutin secara berkala terlebih RS ini menjadi percontohan. ‘’Saat ini RS Kasih Ibu Kedonganan benar-benar sudah

merupakan salah satu rumah sakit yang go green yang prolingkungan,’’ terangnya. Dijelaskannya, pengelolaan lingkungan RS Kasih Ibu Kedonganan akan menjadi percontohan bagi RS khususnya swasta di Kabupaten Badung. RS Kasih Ibu sebagai salah satu RS pertama yang lengkap manajemennya termasuk RS pertama di Indonesia yang memiliki konsep bank sampah yang bekerja sama dengan Bank Sampah Kabupaten Badung atau disebutnya sebagai bank sampah mandiri komunal berbasis RS. Ke depan, pihaknya berharap untuk

RS yang lain agar mematuhi undang-undang terkait lingkungan. Sementara itu, Direktur RS Kasih Ibu Kedonganan dr. Kade Dwi Cahyawan menyampaikan, pihaknya akan menindaklanjuti arahan dari DLHK Badung. Pengelolaan limbah dan sampah akan terus ditingkatkan kualitasnya. ‘’Memang peran kami dalam rangka ikut melaksanakan pengelolaan lingkungan. Ini salah satu peran serta kita yang harus selalu mengikuti semua kewajiban yang baik untuk bisa memberikan pelayanan yang maksimal,’’ ujarnya. (kmb23)

Badung Pasok Belasan Ribu Ton Ikan dari Luar Mangupura (Bali Post) -

Hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Badung belum mampu memenuhi permintaan pasar lokal. Alhasil, belasan ribu ton ikan terpaksa didatangkan dari luar Badung guna memenuhi permintaan masyarakat. Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Badung, pasokan ikan laut dari luar yang masuk ke Badung pada tahun 2018 mencapai 12.112,61 ton. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Putu Oka Swadiana, Rabu (27/2) kemarin menyampaikan, pada Januari 2018, total ikan laut yang masuk ke Badung sebanyak 745,5 ton. Kemudian pada Februari sebanyak 808 ton, Maret 810 ton, April 870 ton, Mei 1.010 ton, Juni 1.040 ton, Juli 1.440 ton, Agustus 1.300 ton, September 1.260 ton, Oktober 990 ton, November 929,115 ton dan Desember sebanyak 910 ton. ‘’Pasokan ikan laut dari luar Badung lebih banyak ketimbang ikan laut tiba di Kedonganan. Ikan laut yang mendarat di Kedonganan

Bali Post/ist

IKAN - Kebutuhan akan ikan laut yang tinggi di Badung belum dapat dipenuhi nelayan lokal. Akibatnya, belasan ribu ton ikan dari luar masuk tiap tahunnya ke Badung.

yakni sebanyak 8.763,36 ton, sedangkan ikan laut dari luar 12.112,61 ton,’’ ujarnya. Menurutnya, belasan ribu ton ikan yang masuk ke Badung, berasal dari Muncar, Banyuwangi, Pengambengan, Jembrana, Buleleng dan sentra penghasil ikan lainnya. ‘’Pasokan ikan laut dari luar ini dijual kepada pengepul. Apalagi, pada musim barat, saat ombak besar dan angin kencang, permintaan akan ikan akan tetap ada, sedangkan nelayan tidak bisa melaut,’’ terangnya. Kendati pasokan ikan laut lebih banyak berasal dari luar Badung, namun pejabat asal Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara ini memastikan hal itu tidak berpengaruh terhadap nelayan lokal. ‘’Masuknya ikan luat dari luar lantaran kebutuhan masyarakat sangat tinggi. Sebab, selain untuk memenuhi konsumsi masyarakat juga untuk memenuhi kebutuhan

rumah makan dan restoran yang sangat banyak,’’ katanya. Lebih jauh dikatakan, konsumsi ikan laut di Kabupaten Badung sebanyak 33,61 kg per kapita. Karena itu, pihaknya menggenjot ketersediaan ikan laut termasuk ikan air tawar. ‘’Sudah mulai menggeliat dengan munculnya kelompok-kelompok pembudi daya ikan air tawar. Tahun 2019 ini pun kami juga akan fokuskan pengembangan budi daya ikan air tawar dengan membangun Balai Benih Ikan di Desa Baha, Kecamatan Mengwi,’’ terangnya. Disebutkan, ikan air tawar sangat memungkinkan untuk dikembangkan, seperti mina padi, budi daya ikan di saluran irigasi, kolam air tenang dan kolam air deras. Seperti diketahui, produksi ikan air tawar di Kabupaten Badung baru sebesar 752,05 ton di 2018. (kmb27)

Bupati Giri Prasta Kukuhkan Pengurus DLHK Badung Dorong Industri Pinandita Sanggraha Nusantara Pariwisata Kantongi ISO 14001 Terkait Pengelolaan Sampah dan Limbah

Mangupura (Bali Post) Pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan tidak bisa dilepaskan dari peran industri pariwisata. Industri pariwisata diharuskan mampu mengelola lingkungan sesuai ketentuan berlaku. Salah satu indikator penting pengelolaan sampah dan limbah industri pariwisata adalah sertifikat ISO 14001. Hal ini tengah gencar disosialisasikan Pemkab Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Sebagai tahap lanjutan dari sosialisasi pertama DLHK Badung untuk memberikan pendampingan kepada hotel agar memiliki ISO 14001, pada Rabu (27/2) kemarin, seluruh perwakilan hotel di Badung kembali diundang dalam pertemuan di ITDC Nusa Dua. Pertemuan yang dihadiri 46 perwakilan hotel untuk bersama-sama memperkuat komitmen baik pemerintah maupun swasta dalam menjaga lingkungan. Kepala DLHK Badung Putu Eka Merthawan mengatakan, kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dari sosialisasi pertama DLHK Badung yang pada intinya pihaknya ingin berkontribusi nyata dalam mewujudkan industri pariwisata yang berwawasan lingkungan. Salah satunya dengan penerapan ISO 14001 di manajemen hotel. Karena seperti diketahui, sampai saat ini

hotel bintang lima di Badung sama sekali belum mempunyai ISO 14001 yang terkait dengan lingkungan. ‘’Momentum inilah yang dipakai, agar nilai jual pariwisata khususnya pariwisata berwawasan lingkungan terus naik di mata wisatawan dunia. Karena Badung merupakan destinasi pariwisata kelas dunia,’’ tegasnya. Menurut birokrat asal Sempidi ini, langkah yang dilakukan saat ini tidak terlepas dari konsep revolusi pengelolaan sampah dan limbah B3, yang merupakan latar belakang dari Badung darurat berbenah dalam pengelolaan sampah dan limbah. ‘’Inilah aplikasinya yang harus dibuatkan suatu rencana aksi yang benar-benar bermanfaat untuk komponen pariwisata melalui ISO 14001,’’ ujarnya. Pihaknya berharap dengan adanya ISO 14001 ini, konsep pengelolaan limbah dan sampah di semua komponen pariwisata terutama bintang lima, agar dilakukan secara terintegrasi dan sustainable atau berkelanjutan. Selama ini diakuinya, sebagian besar komponen pariwisata masih menggunakan paradigma tidak sustainable. Sehingga faktanya di lapangan banyak terjadi masalah dan banyak terjadi degradasi lingkungan, akibat kesalahan pengelolaan baik sampah dan limbah. Dengan konsep pengelolaan

lingkungan yang berkelanjutan, diharapkan akan dapat mendukung Badung sebagai destinasi wisata kelas dunia. Dikatakannya, pelaksanaan ISO ini memang tidak ada kaitan dengan sanksi. Namun dengan ISO, sanksi bisa diminimalkan, bahkan sampai nol. ‘’Kalau sudah bagus ISO-nya, tentu tidak mungkin akan melanggar. Tapi jika tidak ada ISO, inilah yang akan berhadapan dengan UU 18 dan UU 32 terkait lingkungan,’’ tegasnya. Untuk di Badung, saat ini ada 53 hotel bintang lima ditambah AP 1, ACS, APIC, ITDC dan GWK. Pihaknya berharap semua akomodasi pariwisata tersebut mengantongi ISO 14001. ‘’Ini merupakan ikon Badung yang harus dimanfaatkan,’’ tambahnya. Sementara itu, Managing Consultancy Q International Edy Putrajati menyatakan isu lingkungan tidak terlepas dari aspek dan pengendalian. Pengendalian lingkungan sampah dan limbah merupakan masalah bersama sehingga tata kelola harus satu bahasa. Standar tata kelola yang diakui dunia yakni ISO 14001. Standar ini selalui dievaluasi dan diaudit berdasarkan isu-isu lingkungan terkini termasuk di dunia. Bali sebagai barometer tata kelola pariwisata di Indonesia telah menjadi role model pemerintah melalui program Bali Baru. (kmb23)

Bali Post/edi

PENDAMPINGAN - Kepala DLHK Badung menyampaikan penjelasan pada kegiatan pendampingan kepada puluhan perwakilan hotel, Rabu (27/2) kemarin di Command Center ITDC, Nusa Dua.

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri pengukuhan Pengurus Koordinator Lapangan Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Kecamatan seKabupaten Badung I masa bakti tahun 2019- 2024, di ruang Kertha Gosana, Pusat Pemeritahan Kabupaten Badung, Rabu (27/2) kemarin. Pada kesempatan tersebut hadir Ketua Harian PHDI Badung Gede Rudia Adiputra, tokoh masyarakat Canggu I Made Sudiana, perwakilan Polres Badung, Sekretaris Dinas Kebudayaan, Korwil PSN Provinsi Bali I Nyoman Parbasana, Ketua PSN Korda Denpasar dan Tabanan serta para pemangku. Acara pengukuhan diawali upacara majaya-jaya di Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung yang diikuti 300 pemangku se-Kabupaten Badung. Ketua Koordinator Lapangan PSN yang dilantik untuk masing-masing kecamatan di antaranya Pinandita I Made Suwirka (Petang), Pinandita I Nyoman Arjuna, S.Pd., M.Pd. (Abiansemal), Pinandita I Gede Rakamandya, S.H. (Mengwi), Pinandita I Nyoman Pica (Kuta Utara), Pinandita I Made Maja, S.H. (Kuta) dan Pinandita I Made Wira Adi Topan, S.Fil. (Kuta Selatan). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta menerima secara simbolis 208 Bhagawad-Gita yang diserahkan oleh Yayasan Dharma Sthapanam, untuk selanjutnya diserahkan kepada PSN Korda Badung. Dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara PHDI Badung dengan PSN Korda Badung tentang kemitraan peningkatan kompetensi pemangku. Melalui kegiatan ini, Bupati Giri Prasta berharap pinandita ikut meringankan beban umat Hindu dalam bidang spiritual, seperti memberikan pemahaman dalam melaksanakan upacara yang benar berdasarkan sastra sehingga tidak ada lagi istilah nak mula keto ke depannya. ‘’Mengingat perkembangan agama

PENGUKUHAN PENGURUS - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerima secara simbolis 208 Bhagawad-Gita yang diserahkan oleh Yayasan Dharma Sthapanam saat Pengukuhan Pengurus Koordinator Lapangan PSN Kecamatan se-Kabupaten Badung, di Puspem Badung, Rabu (27/2) kemarin. Hindu di Indonesia dewasa ini semakin pesat dan kompleks, serta banyaknya hal yang perlu mendapat penanganan dari pemuka agama atau rohaniwan sebagai tenaga-tenaga ahli yang membidangi, baik itu menyangkut upacara maupun upakaranya. Bila hal ini bisa dipenuhi, maka jelas tidak akan terjadi kesimpangsiuran di dalam memberikan tuntunan kehidupan spiritual umat terutama dalam pelaksanaan upacara keagamaan. Oleh karenanya saya sungguh menyambut baik terbentuknya Pengurus Pinandita Sanggraha Nusantara Kecamatan se-Kabupaten Badung ini,’’ ujar Bupati Giri Prasta. Giri Prasta lebih lanjut mengatakan, organisasi ini sangat berperan dalam meningkatkan sradha dan bhakti masyarakat terhadap ajaran agama, serta meningkatkan eksistensi adat dan budaya dalam rangka mengajegkan Bali di era kekinian. Oleh karenanya, Bupati menyambut baik pelaksanaan pengukuhan Pengurus Pinandita Sanggraha Nusantara Kecamatan se-Kabupaten Badung. ‘’Semoga dengan peranan penting dan strategis pengurus Pinan-

dita Sanggraha Nusantara Kabupaten Badung, filosofi dasar agama Hindu serta nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bali di Kabupaten Badung khususnya dapat terus lestari dan ajeg,’’ jelasnya. Ketua Panitia Pengukuhan Pengurus Koordinator Lapangan Pinandita Sanggraha Nusantara Kecamatan se-Kabupaten Badung Drs. I Gede Suarjana, M.Pd. menyampaikan, pembentukan pengurus koordinator lapangan di masing-masing kecamatan se-Badung merupakan program utama yang dilakukan PSN Korda Badung yang telah dilantik dan diresmikan dua tahun lalu tepat pada Selasa, 27 Februari 2017. Setelah dua tahun berproses, yang pertama terbentuk adalah Kecamatan Abiansemal, kemudian PSN Kecamatan Mengwi, dilanjutkan Kuta Selatan, Kuta Utara, dan yang terakhir PSN Kecamatan Kuta, dengan masing-masing kecamatan memiliki pengurus 15 orang. ‘’Terima kasih kepada Bapak Bupati Badung atas bantuannya, pengukuhan pengurus korlap PSN Kecamatan se-Badung dapat terlaksana. Dengan pengu-

kuhan ini besar harapan kami agar tetap mendapat perhatian dan kepercayaan dari Bapak Bupati beserta jajaran,’’ ungkapnya. Ketua PSN Korda Badung Pinandita Dr. I Nyoman Sukendra mengaku bahagia, tepat di usia dua tahun terbentuknya PSN Korda Badung, telah dapat melaksanakan pengukuhan PSN Korlap Kecamatan seBadung dengan tema ‘’Melalui Pengukuhan Pinandita Sanggraha Nusantara Korlap Kecamatan se-Badung Kita Tingkatkan Kualitas, Wawasan, Pengetahuan Kemampuan Profesional Pemangku/Pinandita Berdasarkan Pustaka Suci Weda’’. Lebih lanjut disampaikan, di zaman milenial saat ini, generasi muda memiliki pertanyaan-pertanyaan yang bersifat rasional. Ini berdampak pada pertanyaan tentang perilaku beragama yang ditanyakan secara rasional. ‘’Berdasarkan itu para pemangku tidak bisa tidak rasional pada zaman now ini. Maka dari itulah peran PSN sebagai wadah pemangku untuk meningkatkan kompetensi pemangku sehingga pemangku nanti menjadi profesional,’’ terangnya. (ad948)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Kamis Wage, 28 Februari 2019

Jelang Dilantik 12 Maret Mendatang

FH Unmas Raih ISO 9001-2005

Jamin Lulusan Berkualitas di Revolusi Industri 4.0 Rektor Baru Undiknas Siap Berkolaborasi dengan Pemprov Bali FAKULTAS Hukum Universitas Mahasaraswati (FH Unmas) Denpasar menyiapkan kompetensi lulusannya sesuai dengan tuntutan era revolusi industri 4.0 yang penuh disruption. FH Unmas pun memperkuat lulusannya menjadi SDM profesional, inovatif dan berkarakter. Mereka juga diberikan penguatan dalam leadership, kreatif dan entrepreneurship atau kewirausahaan. Dekan FH Unmas I Nengah Susrama, S.H., M.H. saat meyudisium 58 sarjana baru, Rabu (27/2) kemarin, mengatakan untuk menghadapi tuntutan era revolusi industri 4.0 ini, lulusan FH Unmas harus pofesional dalam keilmuan serta kreatif. Dijelaskan, kreatif itu adalah mampu melihat peluang. Kemudian menguasai digital dan bahasa asing serta memiliki jiwa leadership yakni minimal mampu memimpin di depan. Ini sesuai dengan tema yudisium ‘’Menciptakan Lulusan Fakultas Hukum Unmas yang Berkarakter, Beretika, Berbudaya, dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0’’. Selain itu, kata Dekan, lulusannya juga harus memiliki jiwa entrepreneurship yakni kewirausahaan utamanya menjadi job creator pencipta lapangan kerja baru. Nengah Susrama menekankan jiwa kewirausahaan diartikan tak hanya sebatas menjadi pengusaha muda mandiri, melainkan mampu berpikir di atas rata-rata agar bisa menghasilkan produk dan jasa yang bernilai lebih tinggi. Kompetensi yang penting juga, yakni lulusan yang berkarakter dan berbudaya. Semua kompetensi ini, dikatakan Nengah Susrama, sudah dibekali lulusannya sehingga begitu tamat mereka benar-benar sudah go international. Mereka adalah pemilik masa depan yang akrab dengan teknologi dan informasi (TI). Yang luar biasa, katanya, FH

YUDISIUM - Dekan FH Unmas Nengah Susrama bersama wakil dekan saat meyudisium sarjana hukum, Rabu (27/2) kemarin. Unmas sudah mengantongi ISO 9001-2005 bidang manajemen mutu. Ini artinya memberi penjamiman dalam hal mutu lulusan. Untuk menjamin mutu lulusan FH Unmas memiliki pedoman mutu yang dimuat dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di tingkat prodi dan fakultas. Dalam merancang perkualiahan serta kerja sama juga sudah berbasiskan TI. Bahkan dalam PBM di FH Unmas Denpasar sejak dulu sudah menerapkan student centre learning dan PBM berbasis e-learning. Hingga yudisium ke-53 kemarin, FH Unmas Denpasar sudah menamatkan 3.026 sarjana. Mereka sukses bekerja di dalam negeri bahkan sebagian go international di segala sektor. Mereka membantu pemerintah dalam membuat kebijakan. Bahkan lulusannya banyak menciptakan lapangan pekerjaan. Dekan Nengah Susrama mengungkapkan rasa bangga karena lulusan FH Unmas tak ada yang menganggur. Lulusan FH Unmas disiapkan menjadi SDM yang berdaya saing internasional lewat penguatan bahasa asing. Inilah

yang dia sebut sebagai modal utama menjadi kaya. Ini pas dengan visi dan misi FH Unmas yakni mewujudkan lulusan FH Unmas yang bermutu dan berdaya saing tinggi di era global. Dekan Nengah Susrama didampingi WD I A.A. Putu Wiwik Sugiantari, S.H., M.H., WD II Lis Julianti, S.H., M.H., WD III I Wayan Wahyu Wira Udytama, S.H., M.H. dan Kaprodi Ni Putu Noni Suharyanti, S.H., M.H. juga menyerahkan penghargaan bagi lulusan terbaik. Lulusan terbaik I, II dan III masing-masing diraih I.B. Agung Janardana dengan IPK 3,94, Zaara Febriana Damanik dengan IPK 3,92 dan Kadek Setiadewi dengan IPK 3,89. FH Unmas yang kini memiliki student body 1.300 mahasiswa didukung 31 dosen, tiga dosen sudah bergelar doktor dan lima dosen sedang menempuh S-3. Ini yang membuat FH Unmas tiap tahun dikejar oleh calon mahasiswa baru. Tahun ini FH Unmas bersiap menerima 302 mahasiswa baru. Mahasiswa dan dosen FH Unmas juga dikenal intens menjalankan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. (ad955)

239 Peserta Ikuti ’’Masakapan Pasih’’

Prosesi ’’Natab Brahma lan Mapetik’’ di Puri Ageng Pemayun Kesiman UPACARA Masakapan Pasih atau odalan ke segara yang diikuti 239 peserta krama Desa Pakraman Kesiman, berakhir Rabu (27/2) kemarin. Upacara diakhiri dengan proses natab ring brahma atau pewaregan, majaya-jaya dan mapetik serta mawinten. Upacara dipusatkan di Puri Ageng Pemayun Kesiman dan di-putut Ida Pedanda Oka Giri dan Ida Pedanda Oka Arga. Prosesi ini juga disaksikan sejumlah tokoh adat, dinas dan pasemetonan puri serta krama dari 33 banjar adat. Prosesi mapetik diawali dengan pemotongan lima titik rambut A.A. Ngurah Gede Kusuma Negara Pemayun, diikuti sembilan semeton puri dan 239 pangiring. Ketua Panitia Karya A.A. Ngurah Gede, S.H. mengungkapkan rasa bangganya karena umat Hindu di Kesiman bersatu menggelar upacara secara massal di puri tanpa dikenakan biaya. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan itu sangat mahal dan penting dilestarikan dalam segala aspek kehidupan. Dikatakannya, upacara manusa yadnya ini dilestarikan di Desa Pakraman Kesiman untuk mengemban amanah leluhur guna melahirkan SDM Hindu yang berkualitas. Setiap keluarga yang sudah memiliki anak enam bulan (otonan), menggelar upacara ini untuk memberikan kerahayuan bagi yang manumadi. Makanya orang yang sudah meninggal, namun belum melakukan upacara ini juga diikutkan agar mereka tak terbelenggu oleh karma sebelumnya. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Denpasar ini menegaskan bahwa upacara ini sangat fleksibel, baik dari segi tattwa di mana umat Hindu mempercayai adanya hukum samsara atau lahir kembali. Kedua, upakaranya manut dengan tattwa agama tanpa melebih-lebihkan. Hal yang terakhir

MAPETIK - A.A. Ngurah Gede Kusuma Negara Pemayun dirangkul oleh Nyonya Gusti Ngurah Gede dan Ida Bagus Alit usai mengikuti upacara Mapetik. inilah, katanya, dalam perkembangannya menjadi beban bagi umat Hindu sehingga tak bisa dilakukan mandiri oleh setiap keluarga karena memerlukan biaya yang tinggi. Untuk itu, Puri Ageng Pemayun Kesiman mengambil inisiatif merangkul warga Kesiman dalam menyelenggarakan masakapan pasih secara massal dengan konsep gotong royong. Di mana upakara tersebut dibuat sendiri. Pengamat agama Hindu dari Geria Gede Kelodan Ujung Kesiman, Ida Bagus Alit, menjelaskan prosesi natab di brahma atau pewaregan sebagai simbol menghilangkan segala mala dan leteh. ‘’Kita berharap manusia Bali yang menjalani upacara ini selamat dalam kehidupan,’’ jelasnya. Upacara mapetik, kata pangabih Puri Ageng Pemayun Kesiman ini, dilakukan dengan simbol memotong rambut di lima lokasi sebagai bentuk bahwa diharapkan mampu mengendalikan panca indria. Sedangkan majaya-jaya disimbolkan sebagai sebuah kemenangan dan

siap menjalani kehidupan dengan penuh optimistis. Dia meluruskan bahwa upacara ini sepatutnya dilakukan jika memiliki anak yang mamiut atau tak tertib dalam segala hal. Padahal dari segi kelahiran, pendidikan orangtua serta faktor lingkungan sangat mendukung. Ini disebabkan karena yang manumadi diperkirakan memiliki janji yang belum dibayarkan. Namun umat Hindu biasanya melakukan lebih awal juga tak disalahkan sebagai antisipasi agar si anak kelak benar-benar bisa menjalani kehidupan yang baik. Upacara masakapan pasih, missalnya, ini digelar sejak Selasa lalu dipusatkan di Pantai Padanggalak, Kesiman. Upacara ini digelar bersamaan odalan A.A. Ngurah Gede Kusuma Negara Pemayun. Upacara ditandai dengan natab dan sembahyang di segara, sungai dan campuhan ditandai melepas jukungan. Dilanjutkan persembahyangan ke Pura Kahyangan Kesiman, perempatan agung, bale agung dan Pura Petilan. (k250)

PERKUMPULAN Pendidikan Nasional (Perdiknas) Denpasar dengan salah satu unitnya yakni Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) kini memiliki pimpinan baru. Ketua Perdiknas yang sebelumnya dijabat Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, S.H., M.M., M.H. kini dipercayakan kepada Dr. AAN Eddy Supriyadinatha Gorda. Sedangkan Rektor Undiknas saat ini dijabat oleh Dr. Nyoman Sri Subawa, M.M., setelah sebelumnya dipimpin oleh Prof. Gede Sri Darma, DBA. Sebelum resmi dilantik, Ketua Perdiknas dan Rektor Undiknas melakukan audiensi ke Kantor Gubernur Bali, Rabu (27/2) kemarin. Audiensi yang juga dihadiri oleh Ketua Panitia Pelantikan Dr. Ni Wayan Widhiastini dan Sekretaris Panitia Kadek Januarsa Adi Sudharma, S.H., M.H. ini diterima langsung oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mewakili Gubernur Bali Wayan Koster. Rektor terpilih Undiknas periode 2019-2024 Dr. Nyoman Sri Subawa mengatakan, audiensi dengan Wakil Gubernur tidak hanya diisi dengan perkenalan pimpinan baru Perdiknas dan Undiknas, tetapi juga meminta agar Gubernur berkenan hadir dan memberikan sambutan pada saat pelantikan Rektor Undiknas, 12 Maret mendatang. ‘’Saya juga menambahkan bahwa Undiknas sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik juga siap berkolaborasi dengan Pemprov Bali

AUDIENSI - Rektor Undiknas Dr. Nyoman Sri Subawa (kiri) dan Ketua Perdiknas Denpasar Dr. AAN Eddy Supriyadinatha Gorda (kanan) saat audiensi di Kantor Gubernur Bali. Mereka diterima oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Utamanya terkait dengan riset-riset aplikasi atau riset-riset terapan,’’ ujarnya. Sri Subawa menambahkan, riset-riset itu diaplikasikan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mengingat, objek riset adalah masyarakat sehingga akan membantu pemerintah di dalam membangun kualitas SDM. Selain itu, pihaknya juga siap bekerja sama dengan Pemprov Bali untuk memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan SDM Bali. ‘’Ini disambut baik oleh Bapak Wakil Gubernur,’’ jelasnya. Sri Subawa ditetapkan sebagai

Rektor Undiknas oleh Senat Akademik pada 7 Januari 2019 lalu. Ia merupakan calon tunggal yang memenuhi kualifikasi sebagai rektor. Nantinya, Sri Subawa akan dilantik oleh Ketua Perdiknas yang baru Dr. AAN Eddy Supriyadinatha Gorda. Pascadilantik, sejumlah program kerja yang menjadi prioritas akan langsung diimplementasikan sesuai visi dan misi. ‘’Seperti menginisiasi tema riset dan hasilnya dikolaborasikan dan disampaikan dengan pihak-pihak terkait utamanya pemerintah. Di samping melanjutkan dan menyempurnakan program-program yang telah dikerjakan rektor sebelumnya,’’ pungkasnya. (ad954)

Senator Beri Motivasi Umat Buddha di Manado

Ingatkan Piagam Tantular, Wedakarna Dukung Sikap Gubernur dan DPRD Bali Tolak Wacana Wisata Halal di Bali SENATOR DPD-RI termuda dari Bali Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III hadir di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) atas undangan Kementerian Agama Provinsi Sulut untuk menjadi narasumber dialog kerukunan yang diadakan oleh Pembimas Buddha Sulut. Acara tersebut dihadiri oleh komponen umat Buddha, baik rohaniwan, pengusaha, lembaga Tripitaka serta majelis umat Buddha di Sulut. Selain itu acara tersebut juga disambut oleh DR. H. Abdul Rasyid, M.Ag. selaku Kepala Kanwil Kemenag Sulut dan Drs. Bambang Sumpeno sebagai Pembimas Umat Buddha, serta Walubi Provinsi Sulut. Dalam pemaparan selama hampir tiga jam di hadapan para tokoh Buddha, Dr. Wedakarna mengingatkan bahwa tantangan umat Buddha semakin kompleks saat ini, khususnya dengan mudahnya generasi muda Buddha pindah agama karena ketahanan agama rapuh. Ia menyarankan agar umat Buddha membuat yayasan yang bisa mendirikan sekolah Buddha di seluruh Indonesia, apalagi sudah ada landasan hukum Permenag. ‘’Satu kehebatan umat Buddha, bahwa ekonomi Indonesia ini banyak dikuasai oleh umat Buddha keturunan Tionghoa. Anda memiliki kekuatan kapital, tapi akan lebih hebat lagi jika umat Buddha membuat sekolah SD, SMP, SMA/SMK berbasis Buddha dengan nuansa internasional,’’ tegas Wedakarna. Dia menambahkan, jika sekarang anak-anak muda Buddha dibiarkan berpendidikan di sekolah berbasis agama non-Buddha, maka potensi si anak akan pindah agama akan besar. Belum lagi, suksesnya KB nasional dua anak di kalangan umat Buddha turut memengaruhi eksistensi umat Buddha. ‘’Saya minta, tokoh Buddha Sulut agar menyiapkan anak-anak Buddha bersekolah berkarier di berbagai bidang seperti jadi hakim, jaksa, pengacara, militer, polisi, politisi dan juga diplomat,’’ pintanya. Ditambahkan, kalau agama Buddha mau eksis ya… harus didesain dari awal, bisa juga umat Buddha mengajak anak-anak Buddha di Lombok Utara misalnya yang kurang mampu, biayai mereka dan ajak bekerja di Manado dan

MARHAENIS - Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama tokoh Buddha di Manado, Sulawesi Utara dan momen saat penandatanganan Piagam Tantular pada 2015 bersama Cok Ace (Ketua PHRI) saat itu. semakin lama pasti umat Buddha menjadi besar. ‘’Saya perlu umat Buddha menjadi besar karena kita harus melawan gerakan radikalisme agama. Kita lawan dengan kekuatan kapital dan juga kepintaran, logikanya radikalisme itu. Jadi beruntunglah Hindu dan Buddha diberikan ajaran-ajaran agama yang baik dan welas asih. Dan yang terakhir umat Buddha harus bersatu padu secara internal,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center of Indonesia. Dan dari Manado, Senator Gusti Arya Wedakarna juga menyampaikan sikap politiknya, dengan adanya wacana program wisata halal untuk wilayah Bali yang disampaikan oleh salah satu calon wakil presiden beberapa waktu lalu. ‘’Sikap saya sebagai salah satu anggota DPD-RI adalah mendukung sikap Gubernur Bali, Wakil Gubernur Bali dan DPRD Bali yang menolak wacana wisata halal. Kita berpedoman pada Perda Bali Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Bali, di mana pariwisata Bali tegas adalah pariwisata budaya berbasis

agama Hindu. Jadi tidak usah lagi mengubah apa yang sudah ada. Jangan bawa isu SARA dalam dunia kepariwisataan di Bali, semua sudah tersedia walau tanpa dilabelkan,’’ tegas Gusti Wedakarna. Ia pun mengingatkan bahwa pada tanggal 26 November 2015 bertempat di Gedung Bank Indonensia telah ditandatangani Piagam Tantular oleh sejumlah pihak terkait penyelesaian Isu Pembentukan Desa Syariah/Desa Wisata Syariah di Bali yang dinilai melawan Perda Bali tentang Desa Adat yang berbasis budaya. ‘’Waktu itu hadir Cok Ace (Ketua PHRI), Bandesa Agung MUDP, DPRD Bali, dan komponen Hindu dan Islam sudah sepakat menyelesaikan masalah itu. Dan jika kini muncul lagi, ya… membuka luka lama. Syukurlah Gubernur Bali Dr. Wayan Koster sudah bersikap tegas. Kita dari lembaga politik DPD-RI Bali tentu mendukung sikap pemerintah Bali. Tokoh Hindu Indonesia, all out untuk amankan Bali,’’ tegas Gusti Wedakarna yang juga Duta Besar Perdamaian UPF PBB ini. (ad951)

Percepat Pelayanan dan Pengaduan Masyarakat

Dinas Kominfo Statistik Kota Denpasar Gelar Sosialisasi PRO Denpasar PEMERINTAH Kota Denpasar merupakan salah satu pilot project pelaksanaan reformasi birokrasi. Dalam pelaksanaan tersebut, Pemerintah Kota Denpasar mempunyai tugas untuk meningkatkan pelayanan, termasuk di dalamnya adalah penanganan pengaduan masyarakat. Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfo Statistik) Kota Denpasar memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pengaduan tentang pembangunan yang dilaksanakan di Pemerintah Kota Denpasar. Sebagai pelaksana penanganan pengaduan masyarakat di Kota Denpasar, Dinas Kominfo Statistik Kota Denpasar melaksanakan sosialisasi kepada seluruh SKPD termasuk kelurahan, Perusahaan

Daerah dan instansi vertikal di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Pada kegiatan Gelar Inovasi Pelayanan Publik itu juga serangkaian puncak HUT ke-231 Kota Denpasar, yang dipusatkan di Lapangan Lumintang, Rabu (27/2) kemarin. Kegiatan sosialisasi dilakukan oleh Kabid Pengelolaan Smart City Kominfo Statistik Kota Denpasar Krisna Karang. Dia memaparkan tentang Pelayanan Rakyat Online Kota Denpasar (PRO Denpasar), serta mekanisme pelaksanaan sistem tersebut di lapangan. Makna dari PRO Denpasar adalah keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat dalam rangka mendukung kemajuan Kota Denpasar menjadi Kota Smart City. Dijelaskan, PRO Denpasar merupakan perangkat lunak

sistem pelayanan aspirasi, keluhan dan informasi warga secara real time. Secara umum PRO Denpasar merupakan sistem yang melibatkan partisipasi publik bersifat dua arah, yang digunakan sebagai alat bantu untuk melakukan monitoring dan verifikasi capaian program pembangunan maupun pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan program pembangunan di Kota Denpasar. Kelebihan dari sistem PRO Denpasar yang telah dibangun sejak 2013 ini dapat mengunggah foto atau gambar dalam mengajukan pengaduan. ‘’Tujuan dari aplikasi PRO Denpasar ini adalah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam berinteraksi dengan Pemerintah Kota Denpasar, khususnya terkait dengan keluhan-keluhan yang terjadi di

lapangan, seperti jalan rusak, air PDAM yang tidak mengalir. Sehingga bisa ditindaklanjuti lebih cepat oleh OPD-OPD teknis terkait,’’ tandas Krisna Karang. Ketika diluncurkan sejak 2013 lalu, sampai saat ini sebanyak 6.000 orang warga Kota Denpasar telah men-download aplikasi PRO Denpasar melalui smartphone berbasis android dan IOS. Dengan digelarnya sosialisasi ini, pihaknya berharap masyarakat Kota Denpasar lebih banyak mengetahui dan memanfaatkan aplikasi PRO Denpasar untuk kepentingan bersama dalam memajukan pembangunan Kota Denpasar. ‘’Setiap hari kurang lebih 50 sampai 100 aduan yang masuk lewat aplikasi PRO Denpasar ini. Total sejak diluncurkannya aplikasi ini sudah sebanyak 8.216 pengaduan yang masuk.

PRO DENPASAR - Kabid Pengelolaan Smart City Kominfo Statistik Kota Denpasar Krisna Karang saat menyosialisasikan dan memaparkan fitur-fitur aplikasi PRO Denpasar yang dapat diakses melalui smartphone berbasis android dan IOS, Rabu (27/2) kemarin. Target kami 10 persen dari jumlah penduduk Kota Denpasar mendownload aplikasi ini, sehingga

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.

percepatan pembangunan di Kota Denpasar semakin lebih baik,’’ tukas Krisna Karang. (ad949)


DAERAH

Kamis Wage, 28 Februari 2019

5

Membandel, Tujuh ’’Billboard’’ Caleg Diberangus Banyuwangi (Bali Post) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuwangi terus unjuk gigi menertibkan alat peraga kampanye (APK) yang melanggar. Terbaru, tujuh billboard caleg yang terpasang di tujuh titik diturunkan paksa, Rabu (27/2) kemarin. Rata-rata yang diturunkan milik caleg DPR-RI. Bawaslu sebelumnya sudah melayangkan teguran. Namun mereka tak juga menurunkan. Akhirnya bersama Satpol PP, Bawaslu menurunkannya. ‘’Berdasarkan laporan Panwascam, ada tujuh billboard yang melanggar. Akhirnya, kita turunkan semuanya,’’ kata

Koordinator Devisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Banyuwangi Anang Lukman. Ditambahkan, APK tersebut melanggar lantaran menyebutkan nomor caleg hingga logo partai. Apalagi, terpasang di billboard yang berdiri di pinggir jalan raya. Tujuh billboard caleg yang ditertibkan tersebar di Kalipuro, Giri, Kabat, Gambiran dan tiga titik di Genteng. ‘’Sebagian besar billboard caleg DPR-RI,’’ jelasnya. Ditambahkan, pihaknya mengajak Satpol PP selama penertiban. Sebab, Satpol PP yang memegang wewenang penertiban. Sebelumnya, pihaknya sudah menertibkan

Bali Post/udi

BALIHO - Baliho caleg yang terpasang di billboard diturunkan paksa Satpol PP bersama Bawaslu Banyuwangi, Rabu (27/2) kemarin.

9 APK billboard caleg dan capres. Billboard tersebut ditertibkan lantaran melanggar Surat Edaran (SE) Bawaslu No.1990/2018 tentang Petunjuk Kampanye. Sesuai aturan, APK dilarang terpasang di tempat yang terkena restribusi pajak. ‘’Billboard ini tempat yang terkena retribusi. Boleh digunakan, syaratnya harus ada petunjuk dari KPU,’’ jelasnya. Seluruh billboard yang ditertibkan diamankan ke kantor Bawaslu. ‘’Bagi pemiliknya bisa mengambilnya di kantor Bawaslu,’’ katanya. Menurut Anang, penertiban APK melanggar akan terus digelar hingga H-7 pencoblosan pemilu. Sebelumnya, Bawaslu Banyuwangi mencatat jumlah APK caleg dan capres sebanyak 5.015. Dari jumlah ini, sebanyak 2.254 APK jenis baliho yang melanggar. Lalu, umbul-umbul sebanyak 198 biji. Sisanya, billboard dan poster. Pelanggaran rata-rata menabrak peraturan daerah (perda). Seperti terpasang di dekat tempat ibadah, sekolah dan mengganggu pemandangan pengguna jalan. Ada juga yang terpasang di pohon. Dari sekian baliho yang melanggar, sebanyak 2.741 sudah ditertibkan. (udi)

Soal Larangan Ogoh-ogoh

Bendesa Adat Kediri Angkat Bicara Tabanan (Bali Post) Viral video sekelompok pemuda yang tengah memotong dan membakar ogoh-ogoh, disikapi Ketua Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Kediri yang juga Bendesa Adat Kediri A.A. Ngurah Gede Panji Wisnu didampingi Klian Adat Banjar Puseh Ida Bagus Manik Purwa, Rabu (27/2) kemarin. Klian adat mengatakan ogoh-ogoh tersebut dibuat oleh sejumlah pemuda yang tergabung dalam sekaa demen bukan dari sekaa teruna banjar setempat. Proses pembuatan ogoh-ogoh itu tidak berada di Banjar Puseh, melainkan di Banjar Jagasatru, tepatnya di salah satu rumah yang dimiliki oleh salah satu warga Banjar Puseh yang memang tempatnya agak tersembunyi. Setelah diketahui oleh prajuru banjar adat setempat, akhirnya ada pendekatan dan pertemuan dari prajuru desa pada kelompok pemuda tersebut. Dan disarankan untuk tidak melanjutkan proses pembuatan ogohogoh tersebut. Supanji menjelaskan itu sesuai dengan keputusan Paruman Desa Pakraman Kediri yang sudah ada sejak tahun 2016. Di mana perayaan

pangerupukan khususnya di Desa Pakraman Kediri memang ada kesepakatan tidak membuat ogoh-ogoh, melainkan dirayakan dengan ritual Tektekan nanggluk merana. Apalagi tradisi Tektekan Nanggluk Merana ini juga menetralisir aura negatif menjadi positif sehingga desa dalam keadaan sehat, damai dan sejahtera. Keputusan ini bahkan sudah disosialisasikan dan disetujui oleh seluruh paruman banjar di Desa Pekraman Kediri. ‘’Bahkan kesepakatan itu masih berlaku sampai saat ini dan belum dicabut,’’

terangnya. Hanya untuk tradisi tektekan untuk tahun ini juga tidak digelar lantaran adanya upacara Panca Wali Krama dan suasana tahun politik. Meski demikian, warga masih bisa menyelenggarakan pangerupukan dengan skala kecil di rumah masing-masing. Pun soal ogoh-ogoh yang dibakar, setelah diberi tahu soal pararem, mereka memilih tidak melanjutkan pembuatan ogoh-ogoh tersebut, dan membakar sendiri ogoh-ogoh yang baru dalam bentuk kerangka dibungkus kertas. (kmb28)

Bali Post/udi

EKSEKUSI - Terpidana korupsi pengadaan buku dieksekusi dan digelandang ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Rabu (27/2) kemarin.

Terpidana Korupsi Dieksekusi Paksa

Banyuwangi (Bali Post) -

Dia adalah Achmat Taufiqul Hidayat (47), warga Desa Genteng Kulon Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Sebelumnya, pria yang juga marketing pengadaan perangkat sekolah tersebut berurusan dengan penyidik Polres Banyuwangi, 2013 silam. Kala itu, dia terlibat dalam pengadaan buku dan alat peraga di 52 SD/MI. Menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2007. Total kerugian negara mencapai Rp 1,7 miliar. Kala itu, setiap sekolah ditarik anggaran Rp 100 juta dari DAK untuk pengadaan buku dan alat peraga. Kenyataannya, anggaran yang dipakai tak sampai Rp 100 juta untuk satu sekolah.

‘’Terpidana divonis 4,6 tahun penjara, denda Rp 100 juta dan mengembalikan kerugian keuangan negara Rp 1,68 miliar di Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya. Lalu, banding dan putusannya tetap. Hingga kasasi ke MA tahun 2015,’’ kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuwangi Adonis didampingi Kasi Intel Bagus Adi Saputro. Ketika disidik Polres, terpidana ditahan hingga persidangan. Akibat lamanya proses sidang, terpidana tidak dilakukan penahanan lantaran masa penahanan sudah habis. Pihaknya baru mendapatkan putusan MA dari pengadilan, Septem-

ber 2018. Lalu, dilanjutkan tahapan eksekusi. ‘’Tahapan pemanggilan pertama hingga ketiga, terpidana tidak datang. Akhirnya kita eksekusi dibantu aparat kepolisian,’’ jelas Adonis. Ditambahkan, jika ditotal, masa hukuman yang harus dijalani terpidana selama enam tahun, jika ditambah dengan hukuman subsidernya. Putusan MA, katanya, tak jauh beda dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Banyuwangi. Pihaknya, lanjut Adonis, melakukan eksekusi untuk menjalankan putusan hukum yang sudah final alias inkracht. Saat dilakukan eksekusi, terpidana sempat beru-

saha melakukan perlawanan. Achmat Taufiqul Hidayat menyayangkan hanya dirinya yang diproses hukum. Padahal, kala itu penggunaan DAK melibatkan sejumlah oknum pejabat Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan. Bahkan, dia mengklaim salah satu tersangka yang terlibat tak juga diproses hukum. ‘’Saya hanya dikorbankan. Banyak yang terlibat, tapi hanya saya yang diproses. Ini bagaimana,’’ keluhnya. Dalam pengakuannya, dia menyebut sejumlah pelaku yang ikut menikmati dana DAK masih melenggang bebas. Menurut Achmat, dari anggaran DAK Rp 100 juta per sekolah, seluruhnya hanya digunakan 70 persen. Total, katanya, 47 sekolah. ‘’Yang 30 persen dibagi-bagi. Saya hanya bertugas sebagai marketing pengadaan dan menyelamatkan uang pajak,’’ pungkasnya. (udi)

Mangupura (Bali Post) Persiapan pengamanan rangkaian hari raya Nyepi semakin diitensifkan Polres Badung. Selain mengerahkan anggota Polres Badung dan Polsek-polsek, pengamanan tersebut juga melibatkan anggota Brimob. Hal ini dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. ‘’Anggota yang kami kerahkan untuk pengamanan

terkait Nyepi sebanyak 143 personel. Kami juga di-back up satu peleton (30 orang) Brimob,’’ kata Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, Rabu (27/2) kemarin. Personel tersebut, lanjut Kapolres, akan disebar ke masing-masing Polsek. Pengamanan tersebut dilakukan mulai melasti, pangerupukan, Nyepi dan ngembak geni. ‘’Tentu saja kami bersinergi dengan instansi

terkait seperti TNI dan desa adat setempat,’’ ujarnya. Sementara prioritas pengamanan yakni saat malam pangerupukan yang dimeriahkan pengarakan ogoh-ogoh. ‘’Kami minta bantuan anggota Brimob. Tugas mereka (Brimob) melakukan patroli dan penyekatan untuk mengantisipasi gesekan,’’ tegas Yudith. Untuk wilayah yang menjadi atensinya adalah Kecama-

tan Kuta Utara, Mengwi dan Abinsemal. Pihaknya akan bersinergi dengan pecalang untuk bersama-sama menjaga keamanan. ‘’Kami mengimbau kepada masyarakat untuk merayakan hari raya Nyepi dengan damai, aman dan sejuk. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Mari kita bersamasama menjaga nama baik Bali,’’ pintanya. (kmb36)

Mangupura (Bali Post) Sebanyak 268 powerbank dengan kapasitas di atas 160 Wh sitaan yang dilarang dibawa dalam penerbangan, Rabu (27/2) kemarin dimusnahkan oleh jajaran Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Selain ratusan powerbank, sebanyak satu dus korek api gas dan korek kayu serta satu dus barang terlarang lain seperti pisau, gunting dan cutter hasil sitaan juga dimusnahkan. Menurut Co. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Sigit Herdiyanto, penyitaan prohibited items atau barang yang dilarang ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 80 Tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Nasional. Barang yang dilarang itu dapat disita selama satu bulan sebelum dimusnahkan. Selama ini ada yang belum memahami larangan membawa sejumlah barang selama penerbangan. Untuk itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi

agar masyarakat memahami aturan tersebut yang tujuannya demi keselamatan penerbangan. ‘’Mengingat jumlah prohibited items tersita yang cukup banyak, hal ini menjadi indikasi bahwa kampanye keselamatan dan keamanan penerbangan secara berkesinambungan harus terus-menerus diberikan kepada pengguna jasa bandar udara,’’ ucap Sigit. Dalam kategorinya sebagai limbah B3 (barang beracun dan berbahaya), pemusnahan powerbank dan korek api dilakukan secara khusus di TPS limbah Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, agar tidak mencemari lingkungan. Sementara itu, Airport Security Department Head Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai I Made Sudiartha menyampaikan, sesuai aturan, powerbank yang dibawa ke dalam pesawat udara harus disimpan sebagai bagasi kabin bukan sebagai bagasi tercatat. Kapasitas bank daya yang diizinkan adalah kurang dari 100 Wh. Untuk powerbank berkapasitas

Tiga tahun melenggang bebas, terpidana kasus korupsi pengadaan buku sekolah dieksekusi paksa Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Rabu (27/2) kemarin. Kejaksaan terpaksa melakukan penjemputan setelah terpidana tiga kali mangkir memenuhi panggilan jaksa eksekutor. Begitu dieksekusi, terpidana langsung dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi. Dia harus menjalani hukuman penjara sebagaimana putusan Mahkamah Agung di tingkat kasasi.

Pengamanan ’’Pangerupukan’’ Libatkan Brimob

Bali Post/kmb28

ANGKAT BICARA - Ketua Majelis Alit Desa Pakraman Kecamatan Kediri yang juga Bendesa Adat Kediri A.A. Ngurah Gede Panji Wisnu (kanan) didampingi Klian Adat Banjar Puseh Ida Bagus Manik Purwa angkat bicara soal larangan ogoh-ogoh.

Hadir di Bali, New Honda Scoopy Dimusnahkan, Ratusan ’’Powerbank’’ dan ’’Prohibited Items’’ Sitaan Semakin Unik dan ’’Fashionable’’

UNTUK menemani gaya hidup generasi muda yang fashionable, unik dan ingin tampil beda, kini telah hadir penyegaran terbaru untuk New Honda Scoopy melalui grafis desain stripe dan pilihan warna baru yang membuat karakter motor unik dan fashionable ini semakin kuat. Tampilan baru dari New Honda Scoopy dipersembahkan sebagai apresiasi atas tumbuhnya pencinta New Honda Scoopy selama delapan tahun kehadirannya di Tanah Air. Mengusung konsep sporty dan stylish yang menyesuaikan gaya pengendaranya, New Honda Scoopy dipasarkan dengan tujuh varian warna. Pada varian stylish kini hadir dengan tampilan stripe elegan berkelas dengan menonjolkan garis minimalis dilengkapi tulisan stylish di sisi bodi motor sebagai ciri khas dari model ini. Varian stylish ini memiliki empat pilihan warna, di mana warna terbaru pada konsep ini ialah Stylish matte brown, serta pilihan warna yang telah ada sebelumnya yaitu Stylish white, Stylish black dan Stylish matte red. Pada varian sporty hadir dengan tampilan warna yang menarik perhatian dengan desain stripe yang lebih sporty

melalui tampilan grafis parametrik. Varian sporty ini tersedia dalam tiga varian warna yaitu Sporty White, Sporty Red, dan Sporty Black. ‘’Hadirnya New Honda Scoopy melalui ragam warna yang atraktif serta dilengkapi dengan berbagai fitur canggih memberikan pilihan bagi para pencinta motor skutik unik dan fashionable di Bali. Kehadiran New Honda Scoopy diharapkan dapat memberikan rasa bangga bagi pengendara yang menyukai gaya hidup sebagai trendsetter di kalangannya,’’ ujar Wahyudi Saputra selaku Region Head Astra Motor Bali. Disematkan velg 12 inci yang fashionable dengan ban yang lebih lebar memberikan keseimbangan sempurna bagi pengendaranya. Ban tubeless yang lebih lebar menghasilkan jarak terendah ke tanah sebesar 143 mm untuk menghadirkan kenyamanan dan rasa aman pengendara. Model ini pun dilengkapi dengan fitur lampu depan LED Projector dan lampu sein berdesain unik yang telah menjadi simbol dari Scoopy selama ini. Untuk menghindari pencurian, model ini telah disematkan anti-theft alarm serta answer back system memudahkan pen-

gendara mencari lokasi parkir kendaraan. Pada sisi console box depan kendaraan disediakan power charger yang dapat digunakan oleh pengendara dalam mengisi baterai ponsel. Kombinasi digital panel meter yang menampilkan odometer dan indikator bahan bakar serta fitur baru ECO indicator yang mendukung upaya pengendara untuk menghemat bahan bakar. Teknologi eSP yang tertanam pada model ini terintegrasi dengan ACG Starter bermanfaat untuk menghidupkan mesin yang lebih halus, serta menjadi dasar pengaplikasian fitur canggih Idling Stop System (ISS). Fitur ini berfungsi mematikan mesin secara otomatis saat berhenti lebih dari 3 detik dan hanya perlu menarik tuas gas untuk menghidupkannya kembali. Teknologi eSP ini mampu memaksimalkan pembakaran secara efisien dan mengoptimalkan energi yang keluar serta meminimasi gesekan untuk mengurangi risiko energi terbuang percuma. Model ini memiliki kapasitas bagasi terbesar di kelasnya yaitu 15,4 liter yang dapat menyimpan helm Scoopy. Selain itu skutik fashionable ini masih dilengkapi dengan fitur Combi Brake System (CBS) serta tuas pengunci Brake Lock System yang mudah digunakan saat berhenti ditanjakan serta standar samping otomatis (Side Stand Switch). Model ini responsif dengan akselerasi 12,73 detik untuk mencapai jarak 200m dan memiliki kecepatan maksimum hingga 91,3 km/jam. Konsumsi bahan bakar yang irit di kelasnya dapat mencapai 59 km/liter dengan metode pengujian ECE R40 melalui fitur ISS dengan pengetesan EURO 3 (EURO 2 = 61,9 km/liter). Seluruh pilihan varian New Honda Scoopy dipasarkan dengan harga On The Road (OTR) Bali Rp 20.050.000. (bns1)

Bali Post/edi

PEMUSNAHAN - Suasana pemusnahan ratusan powerbank dan prohibited items sitaan di Bandara Ngurah Rai, Rabu (27/2) kemarin. 100 hingga 160 Wh, dapat dibawa masuk dengan ketentuan harus seizin maskapai penerbangan, serta hanya boleh sejumlah dua unit per penumpangnya. Sedangkan untuk kapasitas lebih dari 160 Wh dan powerbank yang tidak terdapat keterangan kapasitas, dilarang untuk dibawa masuk ke dalam pesawat sehingga harus ditinggalkan pada saat

penumpang memasuki pemeriksaan keamanan di dalam terminal bandara. Penumpang dapat membawa korek api untuk masuk ke dalam pesawat udara jika korek api tersebut memiliki bahan penyerap. Sedangkan untuk benda tajam seperti gunting, pisau cutter dan pisau lainnya, harus didaftarkan dalam bagasi tercatat. (kmb23)


OPINI

6

Kamis Wage, 28 Februari 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Nasionalisme Harus Menjadi Spirit Kebinekaan KEBANGGAAN terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) haruslah terus dibangun. Semua sektor dan elemen bangsa ini hendaknya dengan sadar dan terus-menerus membangun ruang untuk memupuk rasa nasionalisme. Tentunya rasa nasionalisme jangan sampai pudar karena kepentingan dan ambisi kekuasaan. Nasionalisme haruslah menjadi spirit dalam kebinekaan agar kita tetap bisa hidup harmonis dalam wadah NKRI. Kini, di tengah menguatnya politik identitas dan sebaran berita hoax, nasionalisme haruslah terus didengung-dengungkan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Kita tak boleh terjebak oleh kondisi di lapangan yang memunculkan banyak paham dan kepentingan ideologi. Namun, sebagai bangsa yang kuat dan besar, kita tidak boleh terjebak kepentingan sekelompok orang. Sejak awal, kita harus melakukan pembentengan terhadap NKRI dengan melakukan tindakan tegas terhadap oknum yang hendak melakukan penyimpangan konstitusi negara. Kepentingan personal atau golongan yang menjauh dari spirit NKRI haruslah ditindak. Kita jangan lalai memupuk rasa nasionalisme. Karena itu, paham nasionalisme diharapkan tidak hanya menjadi euforia, namun benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Satu hal penting juga harus dijaga dan dipupuk dalam era demokrasi yang mulai saat kepentingan kelompok adalah memaknai dan menjaga nilai-nilai kearifan lokal. Sadar atau tidak sadar, yakin atau tidak yakin, kini masih ada diskriminasi terhadap kelompok atau komunitas tertentu. Padahal, dalam nasionalisme ada paham kebinekaan yakni menghormati kemajemukan. Ini harus dikawal oleh elite bangasa ini. Untuk itu, parpol sebagai pintu masuk lahirnya elite bangsa hendaknya bertindak cermat dan selektif dalam mencalonkan calon pemimpin bangsa. Parpol jangan abai dalam hal ini. Kegagalan parpol merekomendasikan calon pemimpin bangsa yang bijak adalah awal kehancuran nasionalisme. Dalam era demokrasi yang cenderung dimaknai sebagai perebutan kekuasan, partai politik hendaknya menjadi pilar penyangga bangsa. Partai politik lewat jejaringnya hendaknya mampu membangun rasa nasionalisme, bukan malah melakukan langkah destruktif. Adalah sangat ironis, ketika partai politik yang ada di negara ini melakukan program-program terobosan yang menjauh dari konstitusi NKRI. Nasionalisme hendaknya tetap menjadikan rujukan partai politik jika kita ingin damai dalam kebinekaan. Kini, dengan makin banyak media massa yang ada, mestinya sosialisasi tentang kebinekaan dan nasionlisme tak menemui hambatan berarti. Yang terjadi justru sebaliknya. Kini, banyak media sosial yang justru menjadi antitesis upaya menuju keharmonisan. Kebohongan dan porovokasi yang ditawarkan media sosial membuat nasionalisme menjadi barang mahal. Padahal, untuk membangun nasionlisme yang kuat dan mengakar di generasi muda bangsa, media sosial hendaknya menjadi ruang yang terbuka untuk berdiskusi menjaga NKRI. Untuk itu, politisi janganlah ikut menebar kebencian lewat media massa. Jadilah politisi yang patut diteladani dengan bertindak bijak dan arif untuk kepentingan bangsa.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Ganti Pembelian Tiket Kami

Kita dikasih voucher 3 hari 2 malam oleh Dream Bali Holiday yang pada saat presentasi kami ditawari dua pilihan hotel yaitu Hard Rock/ Arya Duta Bali. Kemudian kami memilih Arya Duta Bali dan sudah di-confirm & issued untuk check in tanggal 18 Maret 2019 oleh Ibu Era dengan nomor telepon yng sudah kami kontak. Lalu, kita langsung membeli tiket Garuda Indonesia PP Surabaya – Denpasar untuk 2 orang senilai Rp 4.800.000. Tetapi kemarin, kita mendapat WA bahwa hotel dibatalkan dan disuruh memilih hotel lainnya yang kelasnya lebih rendah dan tidak ada di pilihan saat presentasi. Kami merasa dirugikan atau dikecewakan. Mohon penjelasan terkait hal ini. Kalau kita tidak ke Arya Duta Bali, ngapain kita pergi ke Bali? Dream Bali Holiday harus menepati janji! Jika tidak, harus ganti rugi tiket Garuda kami senilai Rp 4.800.000 yang hangus! Mulyono Halim Perum Wisata Bukit Mas C3-15 (Wiyung), Surabaya Barat

Mohon Informasi ’’Odalan’’ di Pura Besakih

Saya berharap di tengah kesibukannya mempersiapkan karya agung, panitia piodalan di Pura Besakih meluangkan waktunya untuk tetap memberikan informasi kepada kami warga Hindu terkait rencana piodalan Panca Wali Krama di Pura Besakih, Rendang, Karangasem. Hal ini sangat kami perlukan mengingat kami memiliki banyak keluarga di luar Bali. Selain itu, informasi ini juga penting agar kami bisa mengatur waktu mengambil cuti dan bisa bersama keluarga tangkil ke Pura Besakih. Saya juga berharap dana punia umat untuk mendukung kelancaran upacara ini tetap diumumkan kepada publik. Masyarakat Hindu tentu mendoakan karya ini agar berjalan lancar di tengah bayang-bayang erupsi Gunung Agung. Mari kita berdoa agar semuanya selamat dan bisa melaksanakan swadharma kita secara baik. Mudah-mudahan kita semua diberikan keselamatan dan senantiasa damai. I Putu Trinatha Gianyar, Bali

Memelihara Nasionalisme di Tengah Krisis Politik yang dipraktikkan di Indonesia cenderung memperlihatkan identitas yang menonjol. Itu dapat berwujud pada partai, suku, bahkan agama. Partai tertentu seolah tidak mau bersalaman dengan anggota partai lain. Dalam perbincangan publik, sering muncul suku tertentu akan mempunyai kecenderungan memilih partai yang sudah diplotkan. Berbagai aksi politik yang terlihat, memperlihatkan pengaruh agama dalam kegiatan mereka.

K

ecenderungan ini memberikan gambaran bahwa Indonesia saat ini mempraktikkan politik identitas yang kental. Politik seperti ini merupakan kemunduran apabila dibandingkan dengan masa Orde Baru. Justru “musuh” dari reformasi memberikan contoh yang bagus bagaimana menghindari politik-politik yang khusus tersebut. Tahun 1977, saat pemilu kedua Orde Baru digelar, dua partai dapat melaksanakan kampanye bersama, yaitu PDI dengan PPP. Jika kaus peserta kampanye menggambarkan PPP, bendera yang dipegang adalah PDI. Ini merupakan kenangan nostalgia yang bagus untuk dipelajari kembali di Indonesia. Nasionalaisme Indonesia kian terpuruk. Tetapi bukan tidak mungkin hal ini dapat diperbaiki untuk membantu meningkatkan nasionalisme Indonesia pada masa mendatang. Ada beberapa unsur yang harus diperhatikan untuk meningkatkan perasaan tersebut. Nasionalisme merupakan nilai yang dapat dipakai sebagai patokan sebuah bangsa untuk merasa bangga terhadap bangsa, kemudian negaranya. Awal dari nilai tersebut ada pada rasa, dan ini dapat hinggap pada individu yang kemudian apabila menyatu dalam kelompok-kelompok yang

Oleh I Nyoman Bagia membesar, itulah yang kemudian menjadi nasionalisme. Perasaan tersebut dapat berupa kebanggaan yang menjadi milik bersama. Dari sinilah awalnya. Pembentukan rasa bangga ini dapat dimulai dari prestasi yang mampu meningkatkan kepercayaan diri kolektif berbangsa. Dengan demikian, dari konteks ini dapatlah dilihat bagaimana prestasi tim sepak bola Indonesia U-22 yang menjadi juara Piala AFF di Kamboja kemarin. Dari sisi prestasi, itu merupakan pencapaian maksimal dan pasti membuat rasa bangga bagi seluruh rakyat Indonesia. Mungkin prestasi yang diraih ini mempunyai kategori yang lebih rendah apabila dibanding dengan keberhasilan menjadi juara Piala AFF senior yang sampai kini masih belum bisa dicapai Indonesia. Akan tetapi, dari konteks “sepinya” juara yang diraih Indonesia di ajang internasional (dalam bidang sepak bola), maka juara Piala AFF U-22 ini merupakan penghapus dahaga di tengah kekeringan. Untuk memupuk dan membangkitkan rasa nasionalisme itu, maka prestasi tim U-22 ini dapat dipandang sebagai titik awal lagi bagi Indonesia untuk mendulang prestasi demi prestasi di bidang olahraga. Tentu cabang sepak bola yang menjadi patokan awal. Sebab, bagaimanapun cabang

olahraga ini yang paling populer di Indonesia dan kepopulerannya itulah yang dapat memberikan pemantik rasa nasionalisme jika telah berprestasi. Tanpa memandang remeh cabang-cabang olahraga yang lain, prestasi juga harus diraih karena pasti akan mempunyai kontribusi pada peningkatan rasa nasionalisme Indonesia. Keberhasilan Indonesia di Asian Games yang lalu menjadi bukti, bagaimana rasa kebanggaan berbangsa itu tumbuh setelah berhasil menyelenggarakan event tersebut, dan sukses berprestasi. Di luar bidang olahraga, nasionalisme juga dapat ditumbuhkan melalui lagu-lagu populer. Lagu, dalam konteks sosial mempunyai kedekatan sosial yang tinggi dengan masyarakat karena “kehadirannya” langsung bersentuhan kepada individu dan kelompok. Lagu yang populer, dengan demikian, pasti akan menyentuh langsung masyarakat. Saat ini, lagu-lagu yang mengaitkan kebanggaan terhadap keberadaan Indonesia yang kaya dan indah, masih dirasa kurang. Pada zaman Orde Baru, Grup Koes Plus mencipta seri lagu berjudul ‘‘Nusantara’’ sampai tujuh seri, dan berlanjut pada tema Nusantara setelah dekade delapanpuluhan. Lagu-lagu tersebut semuanya menjunjung tinggi Indonesia, mengagungkan masyarakatnya

serta kesuburan tanah dan berbagai keunggulan Indonesia. Seluruh seri lagu tersebut populer. Tidak itu saja, sebagai pencipta lagu Guruh Soekarno Putra juga mencipta lagu yang menyanjung Indonesia, di antaranya ‘’Zamrud Khatulistiwa’’ yang dinyanyikan oleh Keenan Nasution. Lagu ini populer di kalangan generasi muda dekade tujuh puluhan. Lagu tersebut mampu memberikan rasa bangga dan mengingatkan masyarakat tentang keunggulan Indonesia di mata dunia. Hal inilah yang membuat dan memantik persatuan, rasa bangga dan kemudian memberikan penyemangat untuk tumbuhnya nasionalisme Indonesia di kalangan masyarakat. Di samping karena kekuatan Orde Baru yang lebih memerintah secara otoriter, tetapi sumbangan lagu dan prestasi olahraga pada masa itu, ikut memberikan kontribusi kepada pembangkitan nasionalisme Indonesia. Di luar olahraga dan lagulagu seperti yang diuraikan di atas, nasionalisme juga akan dipengaruhi oleh perilaku politisi. Pada masa Orde Baru, perilaku politisi boleh dikatakan terkontrol. Mereka dikoordinasikan dari “pusat” (Jakarta). Jika berani berbuat macam-macam akan didrop out oleh tokoh partainya di Jakarta. Dengan demikian, di luar kelemahan yang dimilikinya, dari sisi perilaku, mereka dapat dikontrol sehingga tidak mampu berbuat macam-macam. Misalnya membuat pernyataan yang mendeskreditkan pihak lain, termasuk partai lain dan politisi lawan. Hal ini mampu menahan pengaruh yang lebih luas kepada perilakuperilaku yang buruk pada elite politik yang lain. Kondisi inilah kiranya yang menjadi tantangan bagi gen-

Potensi Sekolah ’’Double Track’’ di Bali Persaingan global pada era revolusi industri 4.0 yang berfokus pada pendidikan vokasional harus dihadapi dan disiapkan secara matang oleh para pelaku pendidikan. Para pelaku pendidikan di Bali dapat menjadikan program double track di tingkat SMA sebagai ujung tombak utama dalam menghadapi era industri 4.0. Program double track SMA sengaja diberlakukan untuk mengatasi persaingan global pada era revolusi industri 4.0. Permasalahan yang terjadi di Bali, khususnya pendidikan di Sekolah Menengah Atas selama ini masih memprioritaskan siswanya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Padahal tidak semua siswa SMA melanjutkan ke perguruan tinggi. Bila dilihat dari statistik pendidikan untuk tahun 2019 ini di Bali akan terdapat 28.725 siswa yang akan tamat tahun ini. Sementara daya tampung universitas yang ada di Bali tidak sampai setengahnya. Maka dapat dipastikan terdapat 18 ribu siswa di Bali akan memilih untuk bekerja. Sementara lapangan pekerjaan dan juga keterampilan yang mereka dapatkan di sekolah sangatlah minim. Dengan adanya program double track ini diharapkan pendidikan di SMA menjadi lebih komprehensif dan lebih mendalam tentu saja dalam pelaksanaannya memerlukan kerja sama yang baik antara dunia industri dan juga SMK terdekat. Pelaksanaan double track school yang dirancang ini harus berdasarkan pada potensi dan juga keahlian sekolah tersebut sehingga diharapkan nanti dengan adanya siswa yang berasal dari zonasi itu mampu memberikan

Oleh I Kadek Darsika Aryanta kontribusi kepada masyarakat sekitar sesuai dengan keterampilan yang diperlukan di daerah. Keterampilan ini bisa bermacammacam tergantung dari potensi yang ada di sekolah. Sistem double track adalah suatu sistem pembelajaran yang menggabungkan cara belajar SMA dan SMK. Nantinya, setiap siswa SMA akan diberi keterampilan tambahan untuk menyiapkan lulusannya siap kerja jika tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Untuk itu, peran Dinas Pendidikan sangatlah vital dalam membuka kerja sama dengan industri serta pelatihan dengan sekolah yang ada. Tanpa adanya dukungan dari dinas pendidikan, maka mustahil program ini bisa berhasil. Keberpihakan Dinas Pendidikan dalam kegiatan ini seharusnya didukung dengan anggaran yang memadai. Peralatan dan prasarana pendukung siswa SMA tersebut perlu dioptimalkan dengan baik. Fasilitas ini juga dapat disiasati dengan mengadakan kerja sama dengan SMK terdekat dalam penggunaan bahan praktik dan juga kerja sama tenaga pendidik dalam membimbing siswa SMA pada saat pelaksanaan program double track ini. Dinas Pendidikan sebagai regulator diharapkan mampu menjembatani dan juga memberikan dorongan kepada sekolah-sekolah untuk memberikan sesuatu dorongan kerja sama antara sekolah dengan industri. Selain itu, Dinas Pendidikan berperan sebagai

pengembang dalam pelaksanaan sekolah dua jalur ini. Untuk itulah, kita harapkan pemerintah bekerja di sana. Selain itu, sekolah harus memiliki kerja sama dengan dunia industri di mana dunia industri ini perlu kita sandingkan, sehingga keahlian yang diajarkan di sekolah sesuai dengan apa yang ada di industri yang ada di masyarakat tersebut. Selain itu, juga peran serta industri adalah untuk memberikan semangat kepada siswa untuk memberikan motivasi. Bagaimana kalau misalkan tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi maka siswa tersebut sudah mampu untuk bekerja. Kerja sama selanjutnya adalah dengan SMK terdekat. Dari SMK terdekat ini dapat memberikan suatu trigger ataupun bantuan kerja sama yang Solid sehingga diharapkan pemerintah dan juga SMA ini menjadi suatu kerja sama yang erat. Kerja sama dengan berbagai industri ini diharapkan dapat membuat lulusan double track semakin berkualitas, serta bisa langsung disalurkan ke dunia kerja. Pada program sekolah dua jalur ini, lulusan siswa SMA akan mendapatkan jaminan sertifikat, kemampuan yang mumpuni di bidangnya. Konsepnya, keterampilan tambahan yang diberikan kepada siswa SMA diporsikan sebagai ekstra kurikuler (ekskul) dengan ketentuan setiap siswa minimal satu tahun bergabung dengan ekskul. Masalah waktu dapat dilaksanakan pada Jumat atau Sabtu sore.

Meskipun sekilas terlihat seperti SMK, program ini sangat jauh berbeda dengan pembelajaran di SMK karena tetap ada perbedaan antara SMA double track dengan SMK. Yang membedakannya adalah pendalaman teori. Kalau SMK sejak awal sudah mempelajari teori dasar hingga praktik keterampilannya sedangkan SMA hanya tambahan tanpa mengganggu pelajaran umum. Pengembangan pendidikan double track sudah sepatutnya dimulai oleh pemerintah Provinsi Bali sehingga bisa menjadi suatu langkah konkret pemprov untuk meningkatkan sumber daya manusia sekaligus mengatasi pengangguran. Penerapan double track dilakukan dengan menambahkan kurikulum kompetensi di SMA yakni menyisipkan pendidikan vokasional. Program double track school dapat diselaraskan dengan program kerja sama SMK yang terdekat dari segi kerja sama pendidik, infrastruktur, sarana dan prasarana serta kurikulumnya. Dalam program ini harus diselaraskan juga dengan kebutuhan. Pelaksanaan program ini dapat diisi dengan program pelatihan keterampilan selama satu kali seminggu selama masuk di SMA. Pelaksanaannya dapat melibatkan tenaga ahli dari perguruan tinggi yang kompeten di bidangnya untuk membimbing, dan membina para siswa. Dengan adanya program ini ilmu teori dan keterampilan yang didapatkan akan menjadi bekal ke depannya setelah lulus.

erasi politisi sekarang. Dengan kehadiran media sosial yang sulit dikontrol, ujaran kebencian justru banyak dikeluarkan oleh para politisi sehingga ujaran tersebut dapat tertangkap sampai pada masyarakat. Bahkan, pada masyarakat yang paling bawah. Kekurangpahaman atas makna kalimat dan simbol-simbol yang tertera di media sosial, membuat politik tersebut terkelompok menjadi beberapa bagian sepertti suku, agama, ras dan sebagainya. Inilah yang memunculkan politik identitas itu meningkat sehingga membuat nasionalisme Indonesia terkikis. Kebencian pada politisi secara tidak langsung juga akan diikuti oleh suku dan agama politisi bersangkutan sehingga memunculkan rasa nasionalisme menurun. Indonesia harus mempertahankan nasionalisme ini secara terus-menerus. Banyak alasan yang menjadi latar belakang pemeliharaan nasionalisme ini. Dalam konteks kekayaan alam, Indonesia itu tidak ada duanya di dunia sehingga negara-negara kaya yang terancam miskin di masa depan, akan mengincar Indonesia sebagai ladang kuasa mereka. Minyak mungkin pada masa depan tidak akan terlalu berpengaruh lagi karena energi fosil ini telah digantikan oleh tenaga angin atau sinar matahari, atau tenaga air. Maka kita harus waspada dengan pengaruh negara-negara penghasil minyak sekarang yang masa depannya mulai terusik. Juga negara industri yang kekurangan pasokan bahan baku, harus diwaspadai karena Indonesia memiliki hampir seluruh bahan baku industri. Dengan alasan inilah maka, nasionalisme Indonesia itu harus dipelihara dan dipupuk terus agar tidak goyah.

POJOK Gubernur Koster luncurkan JKNKBS. - Sehat jasmani rohani krama Bali. *** Badung pasok belasan ribu ton ikan dari luar. - Nelayan langka di Bali. *** Bali tak perlu branding pariwisata halal. - Bali pariwisata budaya.

Penulis, guru SMAN Bali Mandara

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Eka Prananda, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Rawan Tertular Meningitis, Jemaah Calon Haji Divaksin

Tabanan (Bali Post) Indonesia merupakan salah satu negara yang mengirimkan jemaah calon haji cukup besar setiap tahunnya. Tabanan khususnya tahun ini mencatat 35 jemaah calon haji yang akan diberangkatkan. Namun sebelumnya, kesehatan fisik para jemaah calon haji perlu diperiksa termasuk menerima vaksin meningitis atau radang selaput otak. Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Tabanan dr. Ketut Nariana mengungkapkan, jemaah calon haji memang wajib mendapatkan vaksin meningitis sebelum berangkat ke tanah suci. ‘’Kenapa vaksin meningitis, karena di sana jemaah haji rawan terpapar penyakit ini,’’ ujarnya. Untuk pemberian vaksin sedang menunggu pengiriman dari provinsi dan akan dilaksanakan di Puskesmas Kediri I. Namun sebelum itu, para jemaah calon haji telah melalui pemeriksaan laboratorium umum untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus menjalani pemeriksaan apakah menderita penyakit menular. ‘’Dalam pemeriksaan lab nanti apabila ditemukan penyakit menular seperti TBC, jemaah calon haji tidak diizinkan berangkat,’’ papar Nariana. Tidak hanya pemeriksaan laboratorium dan pemberian vaksin, jemaah calon haji juga mengikuti tes kebugaran fisik. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tabanan I Made Supardiyadnya mengatakan, tes kebugaran fisik untuk jemaah calon haji telah digelar Rabu (27/2) kemarin, dan dilakukan di seluruh Indonesia. Ia menjelaskan, tes kebugaran fisik diawali dengan pemeriksaan kesehatan tim medis. ‘’Kondisi fisik setiap calon jemaah haji dicek, seperti tekanan darah dan wawancara mengenai riwayat kesehatan dan disesuaikan dengan buku kesehatan,’’ ujar Supardi. Setelahnya jemaah calon haji yang masih berusia produktif dan sehat mengikuti tes kebugaran dengan metode rockport walking test yaitu melintasi jarak tempuh sejauh 1,6 km dan dilihat waktu tempuh sesuai kemampuan masing-masing. Sementara untuk yang lansia menjalani six minute walk test yaitu dengan mengukur jarak tempuh seseorang dalam waktu 6 menit. ‘’Dari hasil tes kebugaran ini didapatkan hasil yang bagus sampai kurang. Diharapkan hasil tes ini menjadi pegangan bagi jemaah calon haji untuk menjaga kondisi fisiknya. Sehingga yang bagus tetap fit dan yang hasil tesnya kurang semakin dijaga agar semakin baik di saat keberangkatan nanti,’’ jelas Supardi. (kmb24)

NYURAT - Ratusan siswa nyurat aksara Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali.

Ratusan Siswa SMKN 1 ”Nyurat’’ Aksara Bali

Tabanan (Bali Post) Tahun ini Pemprov Bali menetapkan Februari sebagai Bulan Bahasa Bali. Mengimplementasikan hal itu, beragam kegiatan digelar sejumlah sekolah di Kabupaten Tabanan. Salah satunya di SMKN 1 Tabanan yang mengisi Bulan Bahasa Bali dengan empat lomba. Salah satu yang menjadi perhatian yakni lomba nyurat aksara Bali yang diikuti 100 siswa setempat, Rabu (27/2) kemarin. Kepala SMKN 1 Tabanan I Wayan Sudarsana mengatakan lomba nyurat aksara Bali ini baru pertama kali digelar. Diawali dengan penjaringan lima siswa di tiap-tiap kelas yang selanjutnya mengikuti lomba untuk mendapatkan 10 besar sebelum nantinya diputuskan juara I, II, dan III pada puncak Bulan Bahasa Bali yakni pada Kamis (28/2) ini. Selain lomba nyurat aksara Bali, lomba lainnya yang digelar yakni masatua Bali, membaca puisi Bali modern dan matembang. Sudarsana mengatakan, kesusastraan Bali saat ini merupakan hal yang penting untuk diketahui. Ditambah lagi bahasa Bali kini telah diatur dalam Pergub Bali. Sehingga keberadaan bahasa Bali dan elemen terkait di dalamnya harus tersosialisasikan dengan baik sejak dini. Dirinya juga berharap ajang lomba nyurat ini bukan saja menjadi ajang untuk mencari juara, melainkan lebih kepada pembinaan berkelanjutan bagi generasi muda tentang pentingnya bahasa, aksara, dan sastra Bali. Untuk tahap awal dicoba dengan menulis di atas kertas dan tahun depan baru beralih ke lontar supaya lebih klasik. ‘’Lewat lomba nyurat aksara Bali ini, kami harap dapat menjadi ajang edukasi dan pengenalan bahasa, aksara, dan sastra Bali sejak dini sebagai upaya pelestarian dan pengembangan bahasa Bali itu sendiri,’’ ujarnya. Dalam lomba nyurat kali ini yang menjadi fokus penilaian yakni tingkat uger-uger aksara dan unsur keindahan seperti tebal tipis huruf, konsistensi huruf dan kerapian. ‘’Setidaknya, ada ada empat unsur yang dinilai dan di masing-masing soal dibuat tingkat kesulitan uger-uger,’’ terang Sudarsana. Seorang peserta, Ni Putu Depi Indah Sari, yang merupakan siswa kelas X mengaku senang dapat menjadi bagian dalam upaya pelestarian seni dan budaya Bali dengan mengikuti lomba nyurat aksara Bali. (kmb28)

7

TABANAN

Kamis Wage, 28 Februari 2019

SAWAH - Sawah di Tabanan yang siap ditanami padi. Saat ini penyerapan pupuk di Tabanan dalam kondisi normal.

Bali Post/san

Penyerapan Pupuk Masih Normal

Tabanan (Bali Post) -

Penyerapan pupuk untuk periode musim tanam tahun 2019 masih normal. Penyerapan tinggi diramalkan terjadi pada musim tanam Oktober-November mendatang. Dari data Dinas Pertanian, penyerapan pupuk jenis NPK saat ini paling tinggi di antara jenis pupuk yang lain karena di wilayah Selemadeg dan Selemadeg Timur sedang memasuki puncak tanam. Kasi Pupuk, Pestisida, Alat dan Mesin Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan, Kadek Ari Herlinayanti, mengatakan berdasarkan data, penyerapan pupuk hingga Januari 2019, masih terpantau normal. Untuk pupuk jenis Urea dari alokasi 8.022 ton, terserap sebanyak 939,75 ton. Rinciannya, di Kecamatan Selemadeg Barat (Selbar) sebanyak 32,2 ton, Selemadeg 135,9 ton, Selemadeg Timur (Seltim) 157,2 ton, Kerambitan 94,55 ton, Tabanan 46,1 ton, Kediri 137,2 ton, Marga 65,55 ton, Baturiti 75,3 ton, Penebel 156,4 ton, dan Pupuan sebanyak 39,35 ton. Untuk pupuk jenis SP-36, dari alokasi 655 ton, yang terserap 141,65 ton.

Secara rinci, penyerapan per kecamatan adalah untuk Selbar sebanyak 4,05 ton, Selemadeg 28,5 ton, Seltim belum ada yang terserap, Kerambitan 10,20 ton, Tabanan 11,20 ton, Kediri 25,75 ton, Marga 17,2 ton, Baturiti 3,8 ton, Penebel 29,75 ton, dan Pupuan sebanyak 11,2 ton. Untuk pupuk jenis ZA, dari alokasi 140 ton terserap 17,35 ton dengan penyerapan di masing-masing kecamatan yaitu Selbar sebanyak 3,8 ton, Selemadeg 5,3 ton, Seltim 3,9 ton, Baturiti 0,7 ton dan Penebel sebanyak 3,65 ton. Sementara untuk Kerambitan, Tabanan, Kediri, Marga dan Pupuan belum ada data penyerapan untuk pupuk ZA ini per Januari 2019.

Penyerapan cukup besar terjadi untuk pupuk NPK. Dari kuota 5.390 ton, yang terserap 1.248 ton dengan serapan di masing-masing kecamatan yaitu Selbar sebanyak 46,8 ton, Selemadeg 160,75 ton, Seltim 338,75 ton, Kerambitan 125 ton, Tabanan 88,45 ton, Kediri 255,85 ton, Marga 47,5 ton, Baturiti 40,45 ton, Penebel 102,9 ton, dan Pupuan sebanyak 41,55 ton. Sementara itu, untuk serapan pupuk organik, selain Kecamatan Seltim, Kediri, Marga dan Penebel yang belum ada data serapan, total penyerapannya per Januari 2019 adalah 93,75 ton dari kouta 1.670 ton. Penyerapannya di Kecamatan Selbar 36,75 ton, Selemadeg 2,6 ton, Kerambitan 0,56 ton, Tabanan 9 ton, Baturiti 39,84 ton dan Pupuan sebanyak 5 ton. Dia menjelaskan, serapan pupuk jenis NPK saat ini paling tinggi dikarenakan daerah Selemadeg dan Seltim yang jenis sawahnya tadah hujan sedang memasuki puncak musim tanam. ‘’Tetapi secara umum diprediksi

peningkatan paling tinggi nanti di bulan Oktober-November,’’ ujarnya. Mengenai kuota pupuk tahun 2019, untuk beberapa jenis diprediksi sesuai kebutuhan. ‘’Optimis cukup terutama untuk Urea dan ZA. Namun saya agak ragu dengan NPK dan SP36. Ditakutkan alokasi untuk dua jenis pupuk ini tidak mencukupi,’’ ujarnya. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan I Gusti Putu Wiadnyana menyampaikan, ketidakcukupan ini karena adanya penurunan kouta pupuk bersubsidi secara nasional. Penurunan itu disebabkan adanya indikasi luas baku sawah yang terdata selama ini tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Menyikapi potensi kekurangan pupuk bersubsidi terutama untuk SP36 dan NPK, rencananya tahun ini Tabanan akan mengajukan penambahan lagi atau realokasi pupuk bersubsidi. Pengajuan realokasi kemungkinan dilakukan pada pertengahan tahun ini atau menyesuaikan kondisi yang terjadi di lapangan. (kmb24)

100 Persen Puskesmas Terakreditasi, Pemkab Raih Penghargaan dari Kemenkes

KESERIUSAN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan dalam meningkatkan pelayanan, termasuk pelayanan kesehatan masyarakat khususnya di pelosok, mendapatkan apresiasi dari Kementerian Kesehatan yaitu dengan dinobatkannya Kabupaten Tabanan sebagai kabupaten/kota yang 100% memiliki puskesmas terakreditasi. Penghargaan ini diserahkan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Bambang Wibowo kepada Bupati Tabanan yang dalam hal ini diwakili Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika. Sertifikat penghargaan kemudian diteruskan kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti pada Rabu (27/2) kemarin. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan I Nyoman Suratmika menjelaskan, tujuan akreditasi sebagai wahana pembinaan peningkatan mutu kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu dan sistem penyelenggaraan pelayanan klinis serta penerapan manajemen risiko di Kabupaten Tabanan. Akreditasi puskesmas ini adalah salah satu persyaratan untuk bisa bekerja sama den-

gan BPJS Kesehatan. ‘’Kalau tidak melakukan akreditasi terhadap puskesmas-puskesmas yang ada di Tabanan, maka tujuan untuk melakukan perbaikan yang berkesinambungan tidak akan terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan,’’ jelasnya. Dijelaskan juga, akreditasi puskesmas di Kabupaten Tabanan dilakukan secara bertahap mulai dari tahun 2016 yakni Puskesmas Baturiti I, Puskesmas Kediri I, dan Puskesmas Penebel I. Pada tahun 2017 meliputi Puskesmas Selemadeg Barat, Puskesmas Tabanan II, Puskesmas Kediri II, Puskesmas Selemadeg, Puskesmas Kerambitan I, Puskesmas Pupuan I, Puskesmas Selemadeg Timur II, Puskesmas Marga II, Puskesmas Pupuan II, dan Puskesmas Tabanan III. Tahun 2018 yakni Puskesmas Tabanan I, Puskesmas Selemadeg Timur II, Puskesmas Kediri III, Puskesmas Marga II, Puskesmas Penebel II, dan Puskesmas Baturiti II. ‘’Sehingga tahun 2018, semua puskesmas di Kabupaten Tabanan sudah terakreditasi. Agar mutu pelayanan di puskesmas berkesinambungan maka akan dilaksanakan survei kembali atau reakreditasi

PENGHARGAAN - Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika (kiri) menyerahkan sertifikat penghargaan dari Kemenkes atas pencapaian Tabanan memiliki 100% puskesmas terakreditasi kepada Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Rabu (27/2) kemarin. setiap tiga tahun sekali dan nilai dari akreditasi ini tidak boleh turun. Kalau turun maka konsekuensinya adalah anggaran dana kesehatan dari pusat untuk Tabanan akan dikurangi. Jadi, kita harus berlomba-lomba untuk meningkatkan mutu pelayanan,’’ tegasnya. Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang maksimal terhadap masyarakat, sudah tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit dan masih ada cukup kendala pada SDM yang dimiliki seperti masih timpang dan tidak meratanya SDM di

setiap puskesmas. Ditambahkannya, pendanaan akreditasi puskesmas disokong APBD dan Dana Alokasi Non-Fisik (DAK NF). Hal itu pun tidak sia-sia dan berbanding lurus dengan penghargaan yang telah diberikan. ‘’Kini, puskesmas di Kabupaten Tabanan selaku Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) milik Pemerintah Daerah sudah mampu dan semua sudah siap memberi pelayanan kesehatan dalam era Jaminan Kesehatan nasional (JKN),’’ ujar Suratmika.

Bupati Eka Wiryastuti menegaskan, dengan dinobatkannya Tabanan sebagai kabupaten yang memiliki 100 % puskesmas terakreditasi, merupakan suatu bukti komitmen Pemkab Tabanan khususnya Dinas Kesehatan melayani masyarakat dengan maksimal. Ia berharap dengan akreditasi ini nantinya masyarakat desa tidak berbondong-bondong ke kota untuk melakukan pemeriksaan. Selain menghemat waktu tentu juga menghemat biaya karena untuk biaya akomodasi ke kota saja sudah cukup mahal. Untuk itu, puskesmas juga harus dilengkapi dengan pelayanan rawat inap dan saat ini sudah ada lima puskesmas di Tabanan yang berstatus rawat inap. Bupati Eka juga menjelaskan, akreditasi puskesmas akan dipadukan dengan program Mobil Sehat, sehingga pelayanan kesehatan untuk masyarakat Tabanan baik di kota maupun desa makin optimal. ‘’Mobil Sehat itu program jemput bola. Setiap bulan ke desa-desa melakukan pelayanan kesehatan secara umum. Juga ada program pemberantasan kanker serviks, mata, gigi dan penyuluhan preventif. Lengkaplah,’’ ujarnya. (ad956)


BULELENG

8

Kamis Wage, 28 Februari 2019

Fasum di Taman Kota Singaraja Rusak

Singaraja (Bali Post) – Aktivitas rekreasi di lapangan umum Taman Kota Singaraja (Tamkot) belakangan ini semakin ramai saja. Di tengah kondisi itu, beberapa fasilitas umum (fasum) sebagai penunjang yang sudah dibangun pemerintah mengalami kerusakan cukup parah. Tak pelak, fakta tersebut memunculkan keluhan warga yang berkunjung termasuk pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan ini. Pantauan Rabu (27/2) kemarin, fasilitas yang rusak dan tidak berfungsi itu adalah kolam air mancur. Di dasar kolam itu terlihat sisa genangan air yang tidak mengalir lewat instalasi saluran yang ada. Genangan air itu dikhawatirkan menjadi sarang nyamuk. Tidak itu saja, di Taman Kota itu kolam air mancur di Patung Raja Buleleng Ki Anglurah Panji Sakti di Jalan Veteran, Singaraja itu juga berkali-kali rusak. Kerusakan ini sudah berusaha ditangani, namun belum berhasil dengan baik.

Selain kolam dan air mancur yang tidak berfungsi, beberapa bak sampah di kawasan ini kondisinya juga rusak. Tempat sampah ini sejak lama keropos. Bagian bawahnya tampak bolong. Meskipun rusak, namun pengunjung atau warga lainnya, terutama pada malam hari tetap memasukkan sampah ke dalam bak sampah tersebut. Akibatnya, pagi harinya sampah berserakan, sehingga kondisi lingkungan itu terkesan kurang nyaman. Kepala Dinas Perumahan Permukiman Pertanahan (Perkimta) Buleleng

Ni Komang Surattini membenarkan kerusakan kolam air mancur dan beberapa tempat sampah di Taman Kota Singaraja itu. Surattini mengatakan, kerusakan kolam air mancur itu sebenarnya bukan terjadi sekarang ini saja. Tetapi sudah berkali-kali fasilitas umum itu mengalami kerusakan yang sama. Sudah diperbaiki namun tetap saja mengalami kerusakan. Setelah perbaikan tidak optimal, pihaknya kemudian mencari penyebab kerusakan itu. Ternyata kerusakan itu dipicu jaringan air mancur itu ditanam di dasar kolam, sehingga menyulitkan perbaikan. Dinas Perkimta sekarang ini masih berusaha mencari tukang ahli di bidangnya. Sebenarnya, ada satu tukang yang memiliki keahlian untuk mengubah instalasi dan pemasangan peralatan kolam air mancur itu. Namun, tukang itu tidak menerima

pekerjaan dari instansi pemerintahan. “Kita punya anggaran sekitar Rp 100 juta. Kami masih mencari tukang. Kami akan ganti instalasi air mancur itu. Selain itu, mesin pompa itu juga diganti karena sekarang ditanam di dalam. Ada tukang ahli, tetapi tawaran kita tidak diambil, karena tidak terima pekerjaan dari pemerintah,” katanya. Surattini menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng. Nantinya, tempat sampah itu akan diganti. Penanganannya dilakukan bersama DLH karena pengadaan tempat sampah, dilakukan di DLH. “Tempat sampah itu merupakan paket proyek penataan yang didanai anggaran pusat. Nanti, kami koordinasi dengan DLH, karena menempatkan atau mengganti tempat sampah itu banyak dilakukan di sana (DLH - red),” tegasnya. (kmb38)

Izin Penlok Bendungan Tamblang Terbit

Ketut Suparto

BP/kmb38

Gagal Disetujui Pusat, Tiga Usulan Revitalisasi Pasar Desa

Singaraja (Bali Post) – Usulan revitalisasi pasar desa di Buleleng terus digenjot. Buktinya, Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng mengusulkan lima pasar desa di Bali Utara itu direvitalisasi. Sayang, dari lima usulan itu hanya dua pasar desa yang disetujui. Sedangkan, tiga usulan lainnya gagal. Dari data yang dikumpulkan di lapangan, dua pasar desa yang akan direvitalisasi itu masing-masing Pasar Desa Sawan, Kecamatan Sawan dengan nilai usulannya Rp 1,7 miliar. Selain itu, Pasar Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt. Biayanya diperkirakan mencapai Rp 2 miliar. Sedangkan tiga pasar yang gagal disetujui itu di antaranya Pasar Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan. Sebenarnya, revitalisasi pasar di desa itu masuk skala prioritas. Hanya, lahan pasar ini masih bermasalah. Seperti masih ada kepemilikan lahan pribadi, sehingga usulannya dibatalkan. Selain tiga pasar batal direvitalisasi, Disdagprin sempat menerima usulan yang sama dari Pemerintahan Desa Julah, Kecamatan Tejakula. Informasi usulan itu konon disuarakan anggota DPRD Buleleng. Padahal, usulan itu sudah masuk ke Disdagprin setelah APBD Buleleng tahun 2019 disahkan. Akibatnya, usulan itu pun kandas, menunggu usulan tahun depan. Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disdagprin) Buleleng Ketut Suparto, Selasa (26/2) lalu, mengatakan, pemerintah daerah telah berusaha mengusulkan proyek revitalisasi ke pemerintah pusat melalui kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK). Hanya, usulan itu tidak disetujui. Bukan karena anggarannya tidak memadai, tetapi penyebab usulan itu batal karena ada syarat teknis yang tidak dipenuhi. Dicontohkan dari tiga pasar desa yang gagal disetujui tahun ini, satu di antaranya Pasar Desa Jagaraga itu. Disebutkan lahannya masih bermasalah. Karena itu, pemerintah pusat menolak usulan itu. Penelusuran status kepemilikan lahan itu disebutkan kalau lahan pasar desa sekarang ini merupakan lahan milik warga. Atas kondisi ini, pemerintah pusat menilai lahan itu masih bermasalah. “Inginnya kami lebih banyak mengusulkan. Dengan harapan dapat dana DAK lebih banyak. Tetapi rupanya kebanyakan usulan itu gagal. Pasalnya, syarat teknisnya tidak terpenuhi, sehingga tahun ini hanya lolos dua usulan di Sawan dan Pangkung Paruk,” katanya. (kmb38)

BWS Bali Penida Siapkan Tahapan Pembebasan Tanah Singaraja (Bali Post) Izin penetapan lokasi (penlok) Bendungan Tamblang akhirnya diterbitkan Gubernur Bali, Wayan Koster. Bendungan terbesar kedua di Bali Utara itu lokasinya telah ditetapkan di Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan. Pascaterbitnya izin penlok, itu sekarang Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida melakukan persiapan pembebasan tanah yang terkena jalur proyek bendungan itu. Izin penlok ini sempat mandek hingga beberapa bulan belakangan ini. Bahkan, mandeknya izin itu karena ada perubahan usulan. Sebab awalnya, izin penlok itu diterbitkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana. Setelah BWS berkoordinasi dengan bupati beberapa bulan lalu, ternyata izin penlok itu mekanismenya harus diterbitkan Gubernur Bali, Wayan Koster. Setelah berproses di Provinsi Bali, Senin (25/2) lalu, izin penlok itu ditandatangani Gubernur Bali. Selanjutnya, dokumen itu diumumkan di Kantor Camat Kubutambahan dan Kecamatan Sawan. Pengumuman ini sebagai media sosialisasi kalau Gubernur telah menetapkan lokasi bendungan di dua kecamatan tersebut. Kepala Satuan Kerja (Kasakter) Bendungan BWS Bali Penida Ir. I Gusti Putu Wandira, S.PI., Rabu (27/2) kemarin mengatakan, berdasarkan izin penlok yang sudah ditan-

datangani Gubernur, lahan milik warga yang masuk lokasi inti proyek, ada di empat desa. Dua desa di antaranya di Kecamatan Sawan, meliputi Desa Sawan dan Desa Bebetin. Dua desa lagi di Kecamatan Kubutambahan yaitu Desa Bila dan Desa Bontihing. Setelah izin penlok itu diterbitkan, pihaknya telah mensosialisasikan dengan meneruskan kepada Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan. BWS mengumumkan penetapan lokasi proyek bendungan itu selama dua minggu masa pengumuman. Warga di empat desa yang terdampak itu mendapat kesempatan menyampaikan usulan, saran, bahkan keberatan terkait lokasi tersebut. ‘’Memang benar sudah ditandatangani Pak Gubernur. Kami sudah mengumumkan penetapan lokasi itu. Warga dipersilakan mengoreksi bila keberatan terhadap penetapan lokasi tersebut,’’ pintanya. Bila pada masa sosialisasi itu kata Wandira, warga tetap pada keputusan awal yakni menyetujui lokasi bendungan, maka BWS akan melakukan tahapan pembebasan tanah warga, yang masuk lokasi inti proyek. Berdasarkan dokumen penetapan lokasi itu, total lahan yang akan dibebaskan untuk membangun bendungan ini seluas 58,79 hektar. Mekanisme awal, pihak BWS telah mensosialisasikan kebutuhan lahan kepada warga pemilik tanah, bersama aparat

Bali Post/kmb38

IZIN PENLOK - Gubernur Bali Wayan Koster telah menandatangani izin penetapan lokasi (penlok) proyek Bendungan Tamblang di Kecamatan Kubutambahan dan Kecamatan Sawan. kecamatan dan pemerintahan desa dan desa pakraman bersangkutan. Pada intinya, pemilik setuju tanahnya dibebaskan pemerintah untuk dibangun jadi bendungan. Berdasarkan data-data awal itu BWS akan mempersiapkan proses pembebasan tanah

yang dilakukan sepenuhnya oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). ‘’Menunggu masa sosialisasi penlok, kami persiapan tahapan pembebasan tanah. Kami akan koordinasi dengan BPN Bali yang telah mendelegasikan tahapan ini

kepada BPN Buleleng,’’ tegas Wandira. Nantinya, pembebasan tanah itu didasarkan data-data fisik yang sudah dihimpun. Hal itu dijadikan patokan dasar, tahapan pembebasan lahan di sana sesuai mekanisme yang berlaku. (kmb38)

Vaksinasi Rabies Massal Mulai Digulirkan

Dinas Pertanian (Distan) Buleleng, Maret 2019 ini mulai menggulirkan program vaksinasi anjing rabies secara massal di seluruh desa dan kelurahan di Bali Utara. Vaksinasi massal itu sejatinya merupakan program rutin. Agenda itu sudah dicanangkan secara berjenjang dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Tujuannya untuk mencegah penularan virus rabies pada anjing. Bagaimanakah sesungguhnya model pencegahan rabies itu yang paling efektif?

KASUS gigitan anjing di Buleleng termasuk tergolong tinggi. Kasus terbaru terjadi di Desa Banjar, Kecamatan Banjar. Di sana, tiga anak telah digigit anjing peliharaan. Dari penelitian sampel kepala anjing yang menggigit tiga anak itu, ternyata anjing itu positif tertular virus rabies. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian Ir. I Made Sumiarta didampingi Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Drh. Wayan Susila, Rabu (27/2) kemarin, mengatakan vaksinasi anjing rabies massal dimulai 11 Maret 2019. Vaksinasi massal itu melibatkan tim khusus yang dibentuk di setiap kecamatan. Tim ini terdiri dari vaksinator, petugas pencatat, penangkap anjing, dan juga petugas yang menyiapkan logistik serta operasional vaksin. Sementara, sasaran vaksinasi massal, Distan menargetkan 70 persen dari perkiraan populasi anjing di Buleleng yang mencapai

710.030 ekor. Untuk mencapai target itu memang diperlukan vaksin minimal 71.000 vaksin yang bersumber dari APBD Buleleng, APBD Provinsi serta bantuan APBN. Semua persiapan vaksinasi itu sudah dilengkapi dan tinggal berkoordinasi dengan pimpinan untuk menentukan suatu desa yang dipilih sebagai pusat pencanangan vaksinasi anjing rabies massal tersebut. ‘’Kemungkinan akan kita pilih desa-desa yang masuk zona merah kasus rabies,’’ katanya. Di Buleleng kata Sumiarta, ada 38 desa yang menjadi zona merah tertular rabies. Puluhan desa itu masuk zona merah karena di sana terjadi kasus positif rabies pada anjing. Dari kasus gigitan kepada manusia, telah mengakibatkan pasien suspect rabies. Selain itu, desa tetangga juga masuk zona kuning. Yang terjauh adalah desa zona hijau yang belum ditemukan anjing positif

tertular virus rabies. Selama ini, Distan juga melaksanakan eleminasi tertaget. Selain itu, upaya penyadaran dan edukasi bahaya rabies akan dilakukan. Sasarannya adalah masyarakat umum dan kalangan pelajar. Dari edukasi ini, Distan mengingatkan bahwa tindakan pencegahan yang paling efektif adalah mengubah perilaku pemelihara anjing atau hewan penular rabies (HPR) lainnya. Perilaku yang tepat adalah mengandangkan atau mengikat hewan peliharaan itu. Selain itu, memberikan pakan secara teratur, dan menyuntikkan VAR. Kepada masyarakat pemilik anjing itu agar mengikat atau mengandangkan anjing peliharaannya. Hal itu perlu diupayakan untuk memudahkan petugas melaksanakan vaksinasi. ‘’Selanjutnya, anjing atau HPR lain dipelihara dengan tepat, benar, sehingga kita terhindar dari ancaman virus rabies,’’ tegasnya. (mud)

Made Sumiarta

Bali Post/mud


Kamis Wage, 28 Februari 2019

GIANYAR

9

Pemkab Matangkan Komitmen Menuju ’’Smart City’’

Bali Post/ist

KUNJUNGAN - Suasana kunjungan Dinas Kominfo Gianyar di aula Dinas Kominfo Provinsi DIY dengan tujuan mematangkan smart city. Gianyar (Bali Post) Pemkab Gianyar terus mematangkan komitmen menuju smart city. Merespons keseriusan itu, Dinas Informasi dan Komunikasi (Kominfo) Kabupaten Gianyar melakukan studi komparatif ke Dinas Kominfo Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (27/2) kemarin. Dalam kunjungan ke Kantor Dinas Kominfo yang beralamat di Jalan Brigjen Katamso Yogyakarta itu, rombongan Kominfo yang dipimpin Kadis Kominfo Cokorda Rai Widiarsa dan Kabid Kominfo Anak Agung Geria diterima oleh Kasi Aplikasi Layanan Publik Dinas Kominfo Provinsi DIY Dr.

Sayuri Egaravanda, S.Kom., M.Eng. Kabid Kominfo Anak Agung Geria mengatakan, Pemkab Gianyar saat ini concern menuju smart city. Kondisi ini diharapkan dapat membuat masyarakat Gianyar maupun wisatawan yang berkunjung ke Gianyar merasa lebih nyaman. ‘’Maka selaku staf, untuk menjabarkannya, kami ke DIY melihat lebih jauh pemanfaatan teknologi infomasi di Provinsi DIY yang sudah terkenal,’’ jelasnya. Kasi Aplikasi Layanan Publik Dinas Kominfo Provinsi DIY Dr. Sayuri Egaravanda, S.Kom., M.Eng. mengatakan, hingga akhir

2018, pihaknya sudah membangun jaringan koneksi internet di 312 desa dari 412 di DIY. ‘’Internet ini tersebar ke seluruh kabupaten/kota, tentunya menyasar titik terdekat dengan masyarakat, seperti pemanfaatan teknologi untuk masyakarat di objek wisata dan lokasi pelayanan publik lainnya, sehingga benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,’’ ujarnya. Sayuri Egaravanda menambahkan, pihaknya juga mengembangkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang bergerak memajukan daerah masing-masing menggunakan internet. Bahkan, saat ini di DIY sudah ada 400 lebih KIM, pihaknya memasang target penambahan minimal enam KIM per tahun. ‘’Harapan kami, ini sebagai regulator kami masuk ke sisi edukasi, sehingga pelan-pelan dapat meningkatkan kesadaran bahwa masyarakat itu agen perubahan,’’ tegasnya. Sayuri Egaravanda mengatakan, sampai saat ini KIM masih dominan berorientasi pada UMKM. Dikatakan, pembentukan KIM karena inisiasi masyarakat. ‘’KIM ini bervariasi. Sebagai contoh, di Mangunan ada kelompok sa-

dar wisata yang memasarkan desa wisata,’’ katanya. Menurut Sayuri Egaravanda, sejumlah KIM sudah berhasil memajukan suatu daerah di DIY. Seperti di Desa Terong yang dulu masyarakatnya kebanyakan berada di bawah garis kemiskinan karena mata pencaharian tidak jelas serta secara geografis berada di puncak bukit, kini sudah menjadi desa yang luar biasa. ‘’Mereka memanfaatkan KIM untuk memasarkan kripik singkong. Mereka pasarkan lewat website dan sekarang dominan pembeli dari luar bahkan diekspor sampai Malaysia,’’ ungkapnya. Kepala Dinas Kominfo Gianyar Cokorda Rai Widiarsa berharap, kunjungan ke Kominfo DIY ini memberi gambaran yang dapat membantu mengimplementasikan sistem pemerintahan berbasis elektronik sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kabupaten Gianyar. ‘’Gianyar menuju smart city, kami sedang merancang itu. Implementasi SPBE akan menjadi langkah awal pembentukan Gianyar Smart City,’’ ujarnya. (kmb35)

Mayat Mr. X di By-pass I.B. Mantra Diduga Korban Tabrak Lari

Gianyar (Bali Post) Warga digegerkan dengan penemuan sosok mayat pria yang penuh luka dan bersimbah darah di By-pass I.B. Mantra, tepatnya di wilayah Banjar Manyar, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Rabu (27/2) pagi kemarin. Hingga Rabu sore kemarin, belum diketahui identitas pria tersebut sehingga disebut Mr. X. Bahkan, kronologi kejadian tersebut juga belum jelas, namun kuat dugaan mayat yang kini dititipkan di RS Sanjiwani itu merupakan korban tabrak lari. Kanitlaka Polres Gianyar Ipda I Ketut Nariawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait identitas korban. Dikatakan, pihak kepolisian mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 07.00 Wita. Sedangkan kejadiannya diperkirakan pukul 04.00 Wita. ‘’Dugaan kami, kejadiannya

saat dini hari, suasana masih gelap,’’ jelasnya. Begitu mendapat informasi kejadian, kata Nariawan, personel Satlantas langsung terjun melakukan olah TKP. ‘’Sampai di TKP, kami menemukan korban tergeletak dalam kondisi meninggal. Selanjutnya, kami evakuasi korban ke rumah sakit. Sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan,’’ tegasnya. Menurut Nariawan, pihaknya belum mengetahui identitas korban. Sebagai upaya pencarian, personel Babhinkamtibmas Desa Guwang dan Ketewel telah diterjunkan melakukan penyisiran. ‘’Kami sudah sampaikan ke Babhinkamtinmas untuk menanyakan ke warga apabila ada keluarga yang belum kembali ke rumah. Sekaligus, kami minta agar melakukan pengecekan ke RS Sanjiwani Gianyar,’’ terangnya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

OLAH TKP - Aparat kepolisian melakukan olah TKP terkait penemuan mayat Mr. X di By-pass I.B. Mantra, Rabu (27/2) kemarin.

Bali Post/kmb35

LOKASI - Bupati Mahayastra melakukan pengecekan lokasi pembangunan rumah sakit di Payangan, Rabu (27/2) kemarin.

Bangun RS Payangan, Bupati Geser Kantor Camat dan Koramil

Gianyar (Bali Post) -

Bupati Gianyar I Made Mahayastra didampingi OPD terkait melakukan pengecekan ke puskesmas di Kecamatan Payangan yang rencananya akan diubah menjadi rumah sakit tipe C, Rabu (27/2) kemarin. Merealisasikan rencana ini, Mahayastra juga berencana menggeser lokasi Kantor Camat Payangan dan Koramil Payangan. Padahal, dua bangunan tersebut kondisinya masih bagus dan kokoh. Secara tidak langsung, rencana ini juga akan menghabiskan anggaran daerah mencapai miliaran rupiah. Bupati Mahayastra menegaskan, pembangunan RS Payangan membutuhkan lokasi yang strategis yakni lokasi yang saat ini berdiri Puskesmas Payangan. Pembangunan rumah sakit ini juga membutuhkan lahan yang cukup luas. Sementara lahan puskesmas yang akan dibangun menjadi RS tipe C ini belum mencukupi untuk dibangun gedung UGD dan lahan parkir. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan tersebut, digunakan lahan Kantor Camat Payangan dan Koramil Payangan. Mahayastra menegaskan, lokasi Kantor Camat Payangan, Kantor Koramil Payangan, dan UPT Kesmas Payangan akan dipindahkan dan dibangun di lokasi Balai Benih Ikan (BBI) di Payangan. Sedangkan untuk BBI Payangan akan disatukan

dengan BBI yang ada di Desa Siangan Kecamatan Gianyar. Diharapkan pemindahan dan pembangunan ini selesai pada tahun 2020 mendatang. Mahayastra menambahkan, pembangunan rumah sakit tipe C di Kecamatan Payangan ini merupakan kebutuhan mendesak. Apalagi dari tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar, ada tiga kecamatan yang belum memiliki akses memadai terkait layanan kesehatan. Di antaranya Kecamatan Payangan, Tampaksiring, dan Tegallalang. Sedangkan di kecamatan lain hampir seluruhnya memiliki rumah sakit. Seperti di Kecamatan Gianyar selain dekat dengan RSUD Sanjiwani, juga terdapat RS Family Husada, di Kecamatan Ubud ada RS Aricanti, di Kecamatan Sukawati dilayani oleh RS Premagana dan RS

Ganesha, sedangkan di Kecamatan Blahbatuh terdapat RS Kasih Ibu. ‘’Melihat kondisi ini dan untuk lebih memudahkan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, pembangunan rumah sakit di Kecamatan Payangan menjadi suatu keharusan,’’ tegasnya. Mahayastra menambahkan, Rumah Sakit Payangan ini nantinya akan melayani masyarakat di kecamatan yang berdekatan seperti Kecamatan Tegallalang dan Tampaksiring. Pasalnya, lokasi RSUD Sanjiwani cukup jauh dari ketiga kecamatan tersebut. Di samping itu, pembangunan rumah sakit tipe C ini menjadi keharusan karena untuk saat ini layanan BPJS Kesehatan harus melalui rujukan rumah sakit tipe C sebelum dirujuk ke RSUD Sanjiwani. (kmb35)

Kasus LPD Pacung

P-21, Tersangka Langsung Ditahan Gianyar (Bali Post) Usai melewati proses tahap I pada Oktober 2018 lalu, kasus penyalahgunaan kewenangan oleh Ketua LPD Pacung, Kelurahan Bitera, Kecamatan Gianyar, I Nyoman Jaya, kini dinyatakan telah lengkap alias P-21. Penyidik Polres Gianyar melakukan pelimpahan tahap II tersangka berusia 51 tahun ini dengan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Gianyar, Rabu (27/2) kemarin. Tersangka yang diduga melakukan tindak pidana korupsi penyelewengan dana LPD Pacung sebesar Rp 142.928.523 ini langsung ditahan. Dalam proses tahap II Rabu kemarin, Tim JPU

yakni I Made Eddy Setiawan, S.H., Putu Iskadi Kekeran, S.H. dan Luh Putu Wiwin Sutariyanti, S.H. telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan dibantu I Wayan Gede Wairagia, S.H. melakukan pemeriksaan barang bukti di Kantor Kejaksaan Negeri Gianyar. Selanjutnya, tersangka dibawa petugas tahanan I Wayan Gede Wairagia, S.H. dan Ngakan Adi Gunawan ke Rutan Gianyar. ‘’Tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Gianyar sambil menunggu proses pelimpahan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Denpasar,’’ jelas Kasipidsus Kejari Gianyar I Gede Darmawan, S.H.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18, subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU RI Nomor 31 Tahun 1999. Ditemui usai pemeriksaan, tersangka Nyoman Jaya mengaku siap bertanggung jawab atas dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana LPD Pacung Rp 142.928.523. ‘’Saya siap bertanggung jawab, karena saya sebagai ketua,’’ katanya. Namun, tersangka yang

bertubuh tambun ini membantah bila disebut sudah menikmati seluruh uang LPD tersebut. Ia menegaskan, tidak menikmati uang itu sepeser pun. ‘’Itu kesalahan saya sebagai ketua. Memberikan kredit tanpa agunan. Saya tidak ada menikmati,’’ katanya seraya menuju mobil tahanan. Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan ini mencuat pada Oktober 2018 lalu. Dalam berkas perkara yang dikirim Polres Gianyar ke Kejari, tercatat bahwa kasus yang menjerat Ketua LPD kelahiran 31 Desember 1968 ini menyalahgunakan kewenangannya. Ketua LPD

Pacung ini juga diduga dengan sengaja menggelapkan uang atau surat berharga yang disimpan. Dalam berkas perkara itu, tersangka Jaya disebut merugikan keuangan negara dan keuangan LPD Pacung Rp 142.928.523. Perhitungan kerugian negara itu telah dihitung oleh akuntan independen Ketut Gunarsa pada 12 September 2018 lalu. Sementara dalam laporan akuntan independen Ketut Gunarsa itu, tersangka disebut mengambil alih posisi kasir. Pada 2012 lalu, saldo kas LPD sebesar Rp 146.476.029. Namun, kenyataannya saldo kas LPD hanya Rp 3.547.500, sehingga terdapat selisih Rp 142.928.523. (kmb35)

Bali Post/kmb35

DIGIRING - Tersangka I Nyoman Jaya saat digiring petugas Kejari Gianyar ke mobil tahanan menuju Rutan Gianyar, Rabu (27/2) kemarin.


JEMBRANA

10

Kamis Wage, 28 Februari 2019

SOSOK Fasilitasi Bakat Seni DESA Nusasari merupakan salah satu desa di Jembrana yang memiliki potensi seni dan budaya. Dalam sejumlah event kesenian, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, desa yang berada di Kecamatan Melaya ini sering mewakili dan di antaranya menyabet juara. Termasuk beberapa kali event lomba ogoh-ogoh kabupaten, beberapa kali Nusasari maju mewakili Kecamatan Melaya. Bahkan di tahun 2018 lalu, desa mengirimkan dua perwakilan dalam lomba ogohogoh. Guna memfasilitasi bakat seni warga dan muda-mudi, sejumlah event rutin digelar desa. “Sejak 2011 lalu sudah kita gelar parade ogoh-ogoh, untuk besok juga kami selenggarakan di catus pata desa,” terang Perbekel Nusasari I Wayan Ardana. Sama seperti sebelum-sebelumnya, parade ogoh-ogoh ini diikuti enam banjar adat yang ada di Nusasari. Karena sifatnya parade, para peserta akan diberikan waktu lebih lama untuk menampilkan kemampuan mereka selama ogoh-ogoh diarak memasuki catus pata desa. “Kami fasilitasi karena potensi seni dan budaya di desa juga besar. Sejalan dengan visi misi desa yakni mewujudkan desa beradab berwawasan seni dan budaya,” terang Ardana. Pihaknya berharap dengan semakin banyaknya ruang berkesenian, mampu melestarikan seni budaya di Nusasari. (olo)

Rakor - Rakor antarinstansi di Mapolres Jembrana terkait pengamanan rangkaian Nyepi di Kabupaten Jembrana.

Bali Post/olo

Jelang Nyepi, Pemeriksaan KPU Belum Lakukan Rekap Surat Suara Rusak di Gilimanuk Diperketat Negara (Bali Post) – Memasuki hari kelima proses penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2019, Rabu (27/2) kemarin, KPU Jembrana mengaku belum merekap secara keseluruhan yang rusak. Hingga kemarin sore pihak KPU masih melakukan proses perekapan sebelum nantinya diketahui hasil yang rusak sekaligus total kekurangan surat suara ini. Ketua KPU Jembrana Ketut Gede Tangkas Sudiantara dikonfirmasi sore kemarin mengaku belum merekap total keseluruhan kekurangan surat suara. Baik akibat surat suara yang rusak maupun kekurangan sebelumnya. Namun dari pengamatan sebelumnya, diketahui sudah ribuan surat suara yang mengalami kerusakan. Khusus surat suara DPR-RI Pemilu 2019 hingga Sabtu (23/2) lalu, tercatat 2.493 lembar surat suara yang tidak bisa digunakan. Rusaknya surat di antaranya disebabkan karena noda tinta serta garis-garis. Hal ini juga telah disampaikan langsung ke KPU RI untuk nantinya ditindaklanjuti dengan penggantian. Sejak dimulai Kamis (21/2) lalu, sudah lima kali pelaksanaan penyortiran dan pelipatan surat suara. Hari Minggu aktivitas diliburkan dan dilanjutkan pada Senin (25/2) lalu. Diperkirakan jumlah surat suara yang rusak akan terus meningkat. Sehingga KPU terus melakukan perekapan hingga akhirnya pada hasil akhir, jumlah surat suara yang perlu ditambah. (kmb26)

Bali Post/olo

PELIPATAN – Suasana penyortiran dan pelipatan surat suara yang sudah berlangsung hingga hari kelima kemarin. KPU mengaku masih melakukan perekapan untuk nantinya dilaporkan ke KPU Jembrana.

Negara (Bali Post) -

Polres Jembrana, Rabu (27/2) kemarin, menggelar rapat koordinasi dengan instansi terkait pengamanan rangkaian hari raya Nyepi Tahun Çaka 1941. Rakor dipimpin Waka Polres Jembrana Kompol I Komang Budiartha. Pengamanan secara menyeluruh di Kabupaten Jembrana menjadi perhatian utama termasuk antisipasi di pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu gerbang Bali melalui darat. Waka Polres Jembrana dalam arahannya menyampaikan, sebelum dilaksanakan pengamanan agar dilaksanakan apel kesiapan pengamanan rangkaian hari raya Nyepi. Selain itu pihaknya menekankan untuk memperketat pemeriksaan di Gilimanuk. Hal tersebut dilakukan guna mempersempit ruang gerak paham radikalisme atau pelaku tindak kejahatan yang mau menggagalkan

perayaan hari raya Nyepi. “Lakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait penutupan arus lalin menuju Denpasar, karena semua memakai jalur utama termasuk saat arak-arakan ogoh-ogoh agar tidak terjadi kemacetan,” terang Budiartha dalam rapat yang turut dihadiri Sekda Jembrana I Made Sudiada, Dandim 1617/ Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, Kepala Kement-

erian Agama Jembrana, Satpol PP, Perhubungan, Majelis Madya Desa Pakraman (MMDP), FKUB, ASDP Gilimanuk serta Ketua Pasikian Pecalang Jembrana. Selain itu, pada saat pelaksanaan dan berakhirnya Nyepi juga dilakukan pengamanan, sehingga kendaraan yang masuk Bali tidak terjebak di tengah jalan. Bila memang ada yang masuk Bali melewati batas waktu agar diarahkan untuk diparkir pada kantong-kantong parkir. Selain itu petugas juga akan mengintensifkan patroli seminggu sebelum perayaan Nyepi untuk mencegah peredaran minuman keras yang dapat memicu keributan. Dalam pemaparannya, Kabag Ops Polres Jembrana Kompol M Didik

Wiratmoko menyebutkan bahwa untuk pelaksanaan pengamanan menyambut hari raya Nyepi Tahun Çaka 1941 lebih dari 700 personel Polres Jembrana ditugaskan. Selain itu sekitar 800 orang lebih pecalang dilibatkan dalam pengamanan. Dandim 1617/Jembrana mengungkapkan mengacu dengan ketentuanketentuan yang sudah disepakati agar dilaksanakan dengan baik. Yang perlu diperhatikan yaitu saat pelaksanaan pengarakan ogoh-ogoh. Para peserta dipastikan tidak minum miras agar terhindar dari gesekan. Dandim juga menilai perlunya mensosialisasikan kepada pengusaha yang membawa sembako agar tidak terjadi kemacetan saat pelaksanaan Nyepi. (kmb26)

Diserempet Motor Anggota TNI, Ribuan E-KTP Kembali Dimusnahkan Mobil PNS Tabrak Pohon Cegah Penyalahgunaan Saat Pemilu

Negara, (Bali Post) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jembrana, Selasa (26/2) siang kembali melakukan pemusnahan e-KTP. Dari data dari Dinas Dukcapil Jembrana, e-KTP yang dimusnahkan sebanyak 1.733 keping. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar. Kepala Dinas Dafduk Capil Jembrana Ketut Wiaspada, Rabu (27/2) kemarin mengatakan, pemusnahan dilaksanakan agar tidak ada penyalahgunaan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Dikatakan Wiaspada pemusnahan e-KTP ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 470.13/11176/SJ tentang Penatausahaan e-KTP Invalid. Pemusnahan ini dilakukan guna mengantisipasi penyalahgunaan e-KTP invalid saat Pemilu 2019. Ribuan e-KTP ini dimusnahkan lantaran rusak atau invalid, yakni KTP yang salah cetak atau salah data serta terdapat perubahan elemen data pada KTP tersebut saat sudah dicetak. Meskipun kondisinya rusak atau invalid, e-KTP ini sangat rentan disalahgunakan untuk kepentingan politik saat pemilu tahun 2019 oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ribuan e-KTP rusak/invalid

PEMUSNAHAN - Ribuan e-KTP yang rusak/invalid kembali dimusnahkan Dinas Kependudukan Jembrana. yang dimusnahkan ini merupakan e-KTP rusak sejak 2012 lalu atau sejak pengalihan dari KTP SIAK ke e-KTP. Lebih lanjut Wiaspada mengatakan, jika selama perjalanan menuju Pemilu April 2019 mendatang kembali ditemukan e-KTP invalid maka akan kembali dilakukan pemusnahan. Sementara sebelumnya pada pertengahan Desember tahun lalu, Dinas Dukcapil juga memusnahkan 7.570 keping e-KTP. Alasannya

sama yakni agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik kelompok tertentu saat pemilu 2019. Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Mukyawan juga mengatakan potensi penyalahgunaan dan kecurangan pasti ada. Namun harus tetap waspada. Semua pihak harus bertanggung jawab atas kesuksesan pelaksanaan pileg dan pilpres. Sehingga semua pihak harus ikut mengawasi penyalahgunaan KTP yang sudah tidak berlaku. (kmb)

Negara, (Bali Post)Kecelakaan terjadi Rabu (27/2) sore di jalan umum Sudirman jurusan Denpasar-Gilimanuk Km 94-95 Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem Kecamatan/Kabupaten Jembrana. Kecelakaan terjadi antara Toyota Avanza DK-711-WG yang dikemudikan oleh Hamzah Ali (59), seorang PNS dari Banjar Yeh Sumbul Barat, Desa Yeh Sumbul Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana dengan sepeda motor dinas TNI-AD dengan pelat dinas 4894 IX yang dikendarai oleh Pelda Mohamad Fajri (51), seorang anggota TNI-AD yang tinggal di Asrama Kodim 1617 Kelurahan Banjar Tengah Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana. Dari informasi, kendaraan Toyota Avanza DK711-WG keluar dari SPBU Kepuh masuk jalur utama dengan situasi jalan lurus datar beraspal baik terdapat median jalan sebagai pemisah jalur. Satu jalur dibagi menjadi dua lajur dan terdapat lajur khusus sepeda motor di sebelah kiri dari arah barat. Kemudian dari arah barat ke timur datang sepeda motor dinas TNI-AD dengan pelat dinas 4894 IX yang bergerak pada jalur utama sehingga terjadi serempetan pada lajur jalan sebelah kiri dari arah barat. Kemudian mobil Toyota Avanza oleng ke kiri dan menabrak pohon di pinggir utara jalan. Akibat kecelakaan itu Hamzah Ali mengalami sakit pada dada kirinya. Mohamad Fajri mengalami lecet kaki kiri dan kanan serta tangan kiri. Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiyatmoko seizin Kapolres Jembrana dikonfirmasi membenarkan kecelakaan tersebut. Korban masih diobservasi dan akan dimediasi. (kmb)


Kamis Wage, 28 Februari 2019

Karangasem

11

Jelang Panca Wali Krama

Bupati Mas Sumatri ’’Ngayah Mareresik’’ di Pura Besakih

MARERESIK - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri melaksanakan ngayah mareresik (bersih-bersih - red) di areal Pura Kiduling Kreteg, Besakih, Karangasem, Rabu (27/2) kemarin.

MENJELANG pelaksanaan Karya Agung Panca Wali Krama lan Batara Turun Kabeh yang rangkaiannya mulai berlangsung sejak Maret 2019, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri melaksanakan ngayah mareresik (bersih-bersih - red) di areal Pura Kiduling Kreteg, Besakih Karangasem, Rabu (27/2) kemarin. Kegiatan itu juga diikuti seluruh OPD dan beberapa siswa-siswi SD, SMP, SMA. Bupati Mas Sumatri meng-

harapkan, para pedagang agar berjualan di tempat yang telah disediakan. Tempat yang disiapkan itu sudah bagus. Karena itu, jangan lagi ada yang memadati areal pura. “Kami mengingatkan para pedagang agar berjualan secara tertib. Selain itu, menempati tempat yang telah disediakan agar semua terlihat rapi dan indah. Jangan sampai ada pihak-pihak yang dirugikan, sehingga kebersihan areal pura selama karya tetap terjaga,” pintanya.

Bupati IGA Mas Sumatri menambahkan, Pemkab Karangasem mengapresiasi panitia Panca Wali Krama yang sudah membantu kelancaran acara. Bupati juga berharap agar semua acara yang telah dijadwalkan itu berlangsung baik dan berjalan lancar. “Semoga upacara Panca Wali Krama ini berjalan antar lan labda karya sidaning don hingga mesineb,” harapnya. Bupati wanita pertama di Karangasem itu juga berpesan kepada masyarakat dan

pamedek yang tangkil agar ikut menjaga kebersihan areal pura itu. “Mari kita bersamasama menjaga kebersihan lingkungan Pura Besakih, agar saat melakukan persembahyangan puja bakti, pikiran kita benar-benar menjadi khusyuk. Saya juga ingatkan kembali kepada para pamedek yang tangkil ke Pura Besakih agar tidak memakai bentuk material apa pun yang dikemas menggunakan material plastik,” pesan Mas Sumatri. (ad957)

Tinggi, Kasus Gigitan Anjing Rabies Hingga Februari Sudah 11 Kasus

Amlapura (Bali Post) Kasus gigitan anjing rabies di Kabupaten Karangasem terbilang cukup tinggi. Sejak periode 1 Januari hingga 11 Februari 2019, kasus gigitan anjing di Bumi Lahar itu sudah mencapai sebelas kasus. Kasus gigitan anjing rabies ini terjadi di sejumlah kecamatan. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Karangasem I Made Ari Susanta, Rabu (27/2) kemarin mengungkapkan, tahun 2018 lalu, kasus gigitan anjing rabies di Karangasem malah mencapai 42 kasus. Sedangkan tahun ini mulai 1 Januari sampai 11 Feb-

ruari, sudah terjadi sebelas kasus gigitan anjing rabies. Kasus itu terjadi di sejumlah kecamatan yakni Kecamatan Rendang, Bebandem, Abang, Kubu, dan Karangasem. Guna menekan kasus gigitan anjing rabies itu, k a t a S usa nt a , p iha kny a selama ini telah melaku-

kan berbagai upaya. Mulai melaksanakan edukasi atau sosialisasi tentang bahaya rabies, termasuk bagaimana caranya menghindari kasus gigitan anjing rabies itu. Termasuk mencegah penularannya. “Kita juga minta kepada masyarakat supaya dapat memelihara anjing peli-

haraannya itu dengan baik. Mengontrol kesehatan anjing secara berkala untuk mencegah anjing itu terkena rabies,” ujarnya. Selain melakukan sosialisasi, pihaknya juga telah melakukan vaksinasi dan eliminasi terhadap anjing setiap tahunnya. Pihaknya sudah membuat jadwal vaksinasi. Tinggal atensi dan partisipasi masyarakat di desa. Sejauh ini, pihak desa telah diberikan sosialisasi. Hal itu bisa bisa disosialisasikan lagi ke warga yang

ada di desa setempat agar berjalan lancar. “Kita berharap saat vaksinasi dilakukan, warga sendiri bisa menyiapkan anjing peliharaan mereka untuk divaksinasi. Tanpa partisipasi masyarakat itu dengan membawa anjing peliharaan mereka, maka petugas kita di lapangan pasti kewalahan. Walau ada kendala seperii itu, kami berupaya agar mampu mencapai hasil vaksinasi maksimal,” tegas Susanta. (kmb41)

Made Ari Susanta

Bali Post/kmb41

Lapas Karangasem Gelar Deklarasi Anti-HP, Pungli, dan Narkoba

Bali Post/kmb41

DEKLARASI - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Karangasem melaksanakan kegiatan Deklarasi Anti-Handphone, Pungli, dan Narkoba, Rabu (27/2) kemarin.

Amlapura (Bali Post) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Karangasem melaksanakan kegiatan Deklarasi Anti-Handphone, Pungli, dan Narkoba (Halinar) pada Rabu (27/2) kemarin. Kepala Lapas Kelas II B Karangasem, Rockhidam, mengatakan deklarasi Anti-Handphone, Pungli, dan Narkoba ini dilakukan secara serentak di Indonesia. Deklarasi ini dianggap urgen, karena selama ini di lembaga permasyarakatan disinyalir marak HP masuk lapas, selain itu pungli termasuk narkoba. Khusus di Lapas Kelas II Karangasem ini, sudah dibuat komitmen untuk menghapus semua stigma yang tak sedap lewat deklarasi ini. Deklarasi itu kata Rockhidam, berlaku kepada semua pegawai di lingkungan Lapas Kelas II B Karangasem termasuk warga binaan secara keseluruhan. Bila nantinya pihaknya menemukan pegawai yang membawa HP, tersangkut pungli, dan narkoba, maka pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi sebagai peringatan tegas. “Sesuai undang-undang yang berlaku, bila kita menemukan ada narapiana kedapatan membawa hp dan narkoba, maka mereka tidak akan mendapatkan remisi, pembebasan bersyarat, dan lain sebagainya,’’ tegasnya. Sedangkan, bila pegawai terlambat maka akan diberikan BAP menurut PP Nomor 53 tentang Peraturan Kepegawaian. Demikian juga bila ada yang melanggar indisipliner utamanya membawa Hp, mereka akan diamankan. Hak-hak yang bersangkutan tidak diberikan. Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa mengatakan, kegiatan deklarasi yang dilaksanakan itu merupakan momen sangat penting sebagai tonggak pegangan di jajaran penegak hukum untuk dapat memberikan kesejukan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa percaya kepada penegak hukum salah satunya di lapas. “Kita berharap deklarasi itu nantinya mampu memberikan contoh positif serta dapat sebagai pegangan melayani masyarakat. Berharap lapas-lapas lainnya dapat mengikuti Lapas Kelas II B Karangasem supaya tidak ada lagi HP, pungli, maupun narkoba masuk ke lapas,’’ kata Wabup. Selama ini, di masyarakat sering mendengar hal itu masuk ke lsapas. Wakil Bupati berharap tidak terjadi di Lapas Karangasem. Deklarasi itu juga dihadiri Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi, Kepala PN Amlapura I Gede Putra Astawa, Kepala BNNK dan undangan lainnya. (kmb41)

Jembatan Darurat Subagan – Pertima Dilanjutkan

Pembangunannya Ditargetkan Tuntas Sebelum Nyepi Pembangunan jembatan darutan yang menghubungkan Kelurahan Subagan dengan Desa Pertima kembali dilanjutkan Rabu (27/2) kemarin. Rehabilitasi jembatan itu dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Karangasem dan ditarget tuntas sebelum hari raya Nyepi, 7 Maret mendatang. Bagaimanakah mekanisme alokasi anggaran pembangunan jembatan itu? KASI P2 Jembatan Dinas PUPR Karangasem, I Ketut Suranata, di sela-sela pembangunan jembatan itu mengatakan, pembangunan jembatan itu terus dilakukan bekerja sama dengan BPBD Karangasem beserta warga setempat. Untuk saat ini, proses pengerjaannya baru tahap pemasangan lantai jembatan.

“Kita akan kebut pengerjaan jembataannya itu. Kita upayakan jembatan itu segera diselesaikan. Bahkan target kita, jembatan itu sudah rampung dan dapat dilewati warga sebelum hari raya Nyepi. Jembatan yang dibangun ini khusus direkomendasikan untuk pejalan kaki. Sementara tidak direkomendasikan

untuk roda dua,’’ tegasnya. Suranata menambahkan, tujuan pembangunan jembatan darurat itu supaya aktivitas warga tidak terganggu. Pasalnya, selama jembatan putus dan tidak dapat dilintasi sama sekali. Jadinya, warga yang hendak bepergian ke lahan pertanian yang dekat jembatan saja terpaksa harus memutar lumayan jauh. Karena itu, diharapkan dengan dibangunnya jembatan darurat, warga yang hendak menuju lahan persawahan mereka tidak lagi harus memutar. “Setiap harinya, warga sangat banyak melakukan aktivitas kerja memanfaatkan jembatan ini. Kita harap setelah dibangun jembatan ini, aktivitas warga bisa kembali normal,” katanya. Terkait perbaikan jem-

batan putus ini, Suranata menegaskan, kalau rehabilitasinya tidak bisa dianggarkan tahun ini. Karena perbaikan jembatan itu akan dilakukan menyeluruh, sehingga mekanisme anggarannya harus dilakukan tahun 2020 mendatang. “Untuk perbaikan jembatan ini kita anggarkan sekitar Rp 1,5 miliar,” jelas Suranata. Sementara warga setempat, I Nengah Bentet, mengakui jika pihaknya sangat mendukung dibangunnya jembatan darurat. Kendati belum bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, akan tetapi setidaknya sudah bisa dilalui pejalan kaki. “Pembangunan jembatan ini sangat membantu. Karena warga tidak lagi memutar jauh,” ujar Bentet. (nan)

Bali Post/kmb41

BANGUN LANTAI JEMBATAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Karangasem saat membangun lantai jembatan darurat, Rabu (27/2) kemarin.


KLUNGKUNG

12

Kamis Wage, 28 Februari 2019

Tak Jadi Dinonjobkan

Kepala Disperinaker Hanya Disanksi Penundaan Kenaikan Gaji

HASIL SELEKSI - Bupati Suwirta dan Ketua Pansel Putu Gede Winastra saat menjelaskan hasil seleksi jabatan tinggi pratama.

Seleksi Jabatan Tinggi Pratama

Bupati Suwirta Pastikan Pilih Peringkat Satu

Semarapura (Bali Post) Panitia seleksi (Pansel) telah merilis hasil seleksi jabatan tinggi pratama. Empat formasi kosong yang diperebutkan 20 pejabat, telah menghasilkan tiga nama pejabat terbaik di setiap formasi. Nama-nama yang telah lulus seleksi itu telah disetorkan kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, Selasa (27/2) kemarin. Dia memastikan, akan menentukan sesuai hasil pansel, yakni peringkat satu dengan nilai tertinggi pada setiap formasi. Sekretaris Pansel Komang Susana mengatakan, untuk formasi Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, peringkat pertama adalah Camat Banjarangkan Drs. Ida Bagus Ketut Mas Ananda dengan nilai 84,12, disusul Camat Nusa Penida I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, S.STP. (79,47) dan Sekretaris Baperlitbang I Ketut Arie Gunawan, S.STP., M.AP. (77,27). Sementara pada formasi Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, antara lain peringkat pertama adalah Kabag Pemerintahan Luh Ketut Ari Citrawati, S.Sos., M.M. (84,05), disusul Camat Dawan Drs. Anak Agung Gede Putra Wedana (78,54) dan Sekretaris Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Ida Bagus Jumpung Gede Oka Wedhana, S.E., M.M. (75,23).

Pada formasi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, peringkat pertama adalah Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Ir. Dewa Putu Griawan, M.Agb. dengan nilai 84,88, disusul Kabid Pelayaran Dishub I Gusti Ngurah Made Suarba, S.Sos., M.Si. (76,79), dan Kabid Pengembangan SDM dan Pembinaan di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Ida Bagus Wirawan Adi Putra, SSTP, M.Si. (75,14) Terakhir, pada formasi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman, peringkat pertama adalah Kabag Administrasi Barang dan Jasa A.A Gede Lesmana, S.T., M.T. (83,28), disusul Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman I Nyo-

man Susanta, S.T., M.T. (76,3) dan Kabid Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman I Gusti Gede Gunarta, S.STP., M.AP. (76,27). “Sejak dulu yang terpilih biasa selalu peringkat satu,” kata Susana yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Klungkung ini. Ketua Pansel Putu Gede Winastra mengatakan, setelah pansel memperoleh hasil, selanjutnya hasilnya akan dikirimkan ke Komisi ASN. Setelah memperoleh rekomendasi, baru dikirimkan ke Kemendagri untuk memperoleh persetujuan tertulis perihal pengangkatan pejabat. Meski sesuai regulasi UU ASN dan PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, khususnya Pasal 121 ayat 3 dan Pasal 123 ayat 2, disebutkan bupati sebagai PPK (Pejabat

Pembina Kepegawaian), bisa memilih sendiri dari nama tiga besar di setiap formasi, tetapi bupati tidak mau menggunakan kewenangan itu. Bupati Suwirta ditemui usai menerima hasil dari pansel, mengatakan sejak awal tidak tahu mengenai proses seleksi tersebut. Sebab, sudah diserahkan langsung kewenangan itu kepada Pansel. “Saya justru baru tahu sudah ada hasil, setelah ramai di grup WA ada ucapan selamat kepada pejabat yang sudah lolos seleksi. Saya pastikan ikuti hasil terbaik dari pansel itu (peringkat satu),” tegas Bupati Suwirta. Sementara, kapan proses pelantikannya belum bisa dipastikan. Sebab, karena Bupati Suwirta belum genap enam bulan menjabat di periode kedua, maka harus dimintakan persetujuan ke Kemendagri. “Tiga besar hasil seleksi ini saya lihat nama-namanya tadi sudah amat layak. Saya lihat tidak ada nama-nama pejabat dalam catatan saya yang tiba-tiba baik dan rajin kepada saya menjelang seleksi saja. Itu semua pejabat nafsuan. Ambisi sekali mau jadi pejabat,” sorotnya. (kmb31)

Klungkung Kekurangan Ribuan Surat Suara Semarapura (Bali Post) Proses penyortiran dan pelipatan surat suara di gudang logistik KPU Klungkung telah rampung. Hasilnya, ribuan surat suara ditemukan rusak karena kotor, robek, berlubang, warna pudar dan mengkerut. Setelah merampungkan proses ini, juga dipastikan KPU Klungkung masih kekurangan ribuan surat suara. Sebagaimana data yang diperoleh dari KPU Klungkung, Rabu (27/2) kemarin, jumlah kebutuhan surat suara setiap pemilu mencapai 163.554. Antara lain dapil 1 (Kecamatan Klungkung) sebanyak 47.870 surat suara, dapil 2 (Dawan) sebanyak 32.729 surat suara, dapil 3 (Nusa Penida) sebanyak 47.057 surat suara dan dapil

4 (Banjarangkan) sebanyak 35.898 surat suara. Karena melakukan pencoblosan lima kali, yakni untuk pemilu DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI dan Pemilu Presiden, maka jumlah tersebut dikalikan lima, maka diperoleh total kebutuhan sebanyak 817.770 surat suara. Untuk surat suara Pemilu Presiden masih kekurangan 739 surat suara, Pemilu DPR RI kekurangan 2.831 surat suara, Pemilu DPD RI kekurangan 1.974 surat suara, Pemilu DPRD Provinsi kekurangan 1.296 surat suara dan Pemilu DPRD Kabupaten kekurangan 2.458 surat suara. Berarti total kekurangan surat suara untuk kelima pemilu tersebut,

adalah 9.298 surat suara. Sementara dari hasil sortir dan pelipatan, ditemukan kerusakan karena kotor (bernoda) sebanyak 1.399 surat suara, robek 140 surat suara, berlubang 12 surat suara, warna pudar 71 surat suara dan mengkerut. Rincian kerusakan ini, untuk model surat suara di luar surat suara Pemilu DPRD Kabupaten. Khusus untuk kerusakan surat suara DPRD Kabupaten, telah di-update, mencapai 778 surat suara. Ketua KPU Klungkung Gusti Lanang Mega Saskara, sebelumnya mengatakan surat suara yang rusak akan segera dibuatkan berita acara dan dilaporkan ke KPU Pusat agar diberikan penggantinya. Demikian juga terkait

kekurangan surat suara itu. Setiap surat suara yang rusak, sudah diminta dikumpulkan sesuai kerusakannya, agar mudah dihitung dan dilaporkan ke KPU RI. Saat proses pelipatan ini, melibatkan 101 ibu rumah tangga. Proses pelipatan sudah tuntas, Selasa (26/2) lalu, untuk surat suara Pemilu Presiden upah melipatnya hanya Rp 50 per lembar, surat suara DPD RI sebesar Rp 85 per lembar dan surat suara DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten, masingmasing sebesar Rp 120 per lembar. Sementara total jumlah pemilih sesuai DPT sebanyak 160.080 orang dengan jumlah TPS sebanyak 619 TPS. (kmb31)

Semarapura (Bali Post)Tim GDN bergerak cepat menyikapi hasil sidak di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Klungkung. Sesuai hasil kajian Bapek (Badan Pertimbangan Kepegawaian), Ketua Tim GDN Gede Putu Winastra, Rabu (27/2) kemarin, merekomendasikan kepada Bupati Klungkung berupa sanksi penundaan kenaikan gaji berkala selama setahun. Atas sanksi tersebut, Kepala Disperinaker meminta maaf kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Winastra menegaskan, setelah melakukan kajian, pelanggaran yang dilakukan Kepala Disperinaker Gede Kusumajaya, merupakan kategori disiplin sedang. Artinya, tidak melaksanakan kewajiban yang berdampak kepada pemerintah kabupaten. Ada tiga alternatif sanksi dari disiplin sedang ini, yakni penundaan kenaikan gaji berkala setahun, penundaan kenaikan pangkat setahun dan penurunan pangkat. “Rekomendasi tim penundaan gaji berkala setahun. Tetapi, karena eselon II, keputusannya ada di tangan Bupati,” kata Winastra. Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, mengaku sudah menerima laporan hasil kajian Tim GDN berikut rekomendasinya.

Dia tidak jadi menjatuhkan sanksi menonjobkan bawahannya itu. Tetapi, mengikuti apa yang menjadi hasil kajian Tim GDN. Dia mengaku sejak awal menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah ini kepada Tim GDN. “Setelah dijatuhi sanksi, dia (Kepala Disperinaker) sempat pulang ke rumah dinas, menyampaikan permintaan maaf. Ya, saya maafkan. Tetapi, sanksi tetap berjalan,” tegas Bupati Suwirta. Bupati Suwirta meminta persoalan dijadikan bahan renungan untuk pejabat yang lain. Setiap tugas yang dibebankan kepada pimpinan, harus dijabarkan dengan baik untuk bersama-sama membangun daerah. Menurutnya, melalaikan tugas seperti pada kasus di Disperinaker ini, dikatakan sudah keterlaluan. Sebab, dengan bersikap demikian, tentu pemerintah daerah dirugikan. Karena banyak ide program yang sudah muncul saat menggali di lapangan, justru tidak ditindaklanjuti dan berani tidak mengusulkan program ke Baperlitbang. “Hati-hati buat pejabat yang lain. Kalau tidak mau kena sanksi, kerja yang benar. Saya punya banyak cara untuk mengukur kerja setiap pejabat,” tegasnya. Sebelumnya, Bupati Suwirta

yang dikenal dengan ragam inovasinya ini, marah besar setelah mengetahui Disperinaker nihil usulan program kegiatan prioritas nasional yang ditujukan kepada Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Klungkung. Padahal, Bupati Suwirta berharap banyak dengan Disperinaker, karena di sana sesungguhnya banyak program pemberdayaan yang bisa diusulkan. Bupati Suwirta langsung menggandeng Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) Klungkung, melakukan sidak ke Disperinaker, Senin (25/2) lalu. Bupati Suwirta marah, setelah ada telpon dari salah satu direktur di Kementrian Ketenagakerjaan, bahwa Disperinaker menolak anggaran program pemberdayaan dari Kementrian Ketenagakerjaan. Padahal menurut Bupati Suwirta dalam setiap pertemuan maupun bedah desa, pihaknya selalu menanyakan program pemberdayaan ekonomi desa yang bisa dikembangkan. “Saya malah menunggu, usulannya apa. Padahal, kegiatan dasar sesuai visi kita di periode kedua itu, adalah pemberdayaan. Tetapi, Disperinaker justru tidak bikin usulan. Ini mau kerja apa tidak?” sorot Bupati Suwirta saat itu. (kmb31)

Klungkung Siap Terima Bantuan Pompa Air dari Toyama Jepang SETELAH dilakukannya observasi dari perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang pada bulan Oktober 2018 untuk mengecek dan mempelajari lebih teliti bagaimana kondisi lahan pertanian di Subak Sema Agung, pihak Toyama Jepang akhirnya merealisasi bantuan hibah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Klungkung. Hal ini disampaikan ketika Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung I Gede Putu Winastra menerima pihak Toyama Jepang dan Center of Excellence Community Based Renewable Energy (CORE) Udayana University terkait realisasi bantuan hibah mesim pompa air saluran irigasi di Subak Sema Agung Desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Rabu (27/2) kemarin. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Jepang telah memilih Kabupaten Klungkung sebagai

salah satu daerah yang hibahnya terealisasi. Bupati Suwirta berharap dengan bantuan ini mampu mengatasi permasalahan saluran irigasi di Subak Sema Agung serta mengoptimalkan pengangkatan mata air yang ada untuk pengairan lahan persawahan. “Ke depannya kami berharap tetap menjalin kerja sama di berbagai sektor dengan pihak Toyama Jepang untuk mengatasi permasalahan yang ada di Kabupaten Klungkung,” Ujar Bupati Suwirta. Pihak Toyama Jepang, Koshin Takata, menjelaskan, dari 100 usulan pengajuan hibah ke Pihak Toyama Jepang dari Indonesia, sebanyak 8 usulan yang terealisasi. Tujuh usulan terealisasi untuk penanggulang bencana alam, 1 terealisasi untuk pengairan subak yang merupakan salah satu usulan dari Pemerintah Kabupaten Klungkung. “Sangat senang bisa membantu Kabupaten Klungkung untuk mewujudkan bantuan hibah mesin pompa ini, lebih lanjut akan diadakan perjan-

jian kerja sama,” ujar Koshin Takata. Sementara itu dari Center of Excellence Community Based Renewable Energy (CORE) Udayana University Ida Ayu Dwi Giriantari mengatakan, target perencanaan akan dimulai pada bulan April 2019, selesai diperkirakan bulan November dan peresmian pada bulan Desember. “Kami sudah mempersiapkan segala administrasinya,” ujar Ketua Core Ida Ayu Dwi Giriantari. Klian Subak Sema Agung Wayan Darta menjelaskan, saat ini sekitar 70 hektar lahan pertanian di daerahnya mengalami kesulitan mendapatkan air. Dimana debit air yang ada di aliran sawah sangat kecil sehingga dibutuhkan mesin pompa untuk bisa mengangkat air dari sungai. “Mudah-mudahan dengan bantuan mesim pompa ini bisa mengatasi kesulitan air yang terjadi di subak kami dan berharap bisa dua kali lipat air yang diangkat untuk mengairi sawah kami,” ujar Wayan Darta. (ad950)

POMPA AIR -- Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menerima pihak Toyama Jepang dan CORE Udayana University terkait realisasi bantuan hibah mesin pompaair.


Kamis Wage, 28 Februari 2019

BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

SMK Pariwisata Jurusan Boga untuk Staf Cook. Lamaran ke Warung 63 Jl. Veteran 86 Denpasar

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA WAITER

Tamat SMP/ SMK belum pengalaman kerja untuk Sanur dan Kuta. Lamaran ke Shankara Kuta depan Buger King Jl.Bakung Sari Blok D33 Kuta Square SMS/WA 0818621818 G.01

Waiter Barista FB Staf . Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.02 KASIR

Kasir SMEA/SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448 G.06

G.04 DRIVER

SIM A SMP/SMTA pengalaman mobil kecil Pick Up minimal 2th. Lamaran Jl.Danau Toba 7 Sanur G.08 SEKRETARIS

Sekretaris Purel Marcom, Protokol masih kuliah, sarjana berbagai jurusan, Sastra Inggris untuk sekretaris ajudan. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv G.11 IT

Diploma IT untuk Medsos Portal e marketing. Lamaran ke Jl. Veteran 86 Denpasar Arowana Food Street

COOK

G.07

Cook Indonesia, India, Western baru tamat SMK. Lamaran ke Shankara Resto Jl. Danau Toba 7 Sanur Hp.081939020448

AKUNTANSI

G.09

Sarjanadiploma berbagai jurusan untuk Manajer Operational, Keuangan Akuntansi, produksi Semarang TV. Lamaran ke HP/WA 08113962168. email: sekretariat@semarangtv.tv G.13 TEKNIK

Teknik Kamera STM , Diploma Elektronik,dll untuk produser FTV dan program. Lamaran ke Bali TV Jl. Kebo Iwa 63A Denpasar.email: sdm@balitv.tv G.12

B.BP.001.02.19.0000892

Bth Sgr Marketing Bali/Lombok, P/W,Min SMA,Siap Krj dg Target Pny Kend Sndr.Lam Lkp:Ruko SudirmanAgungBlokC-18DPS.Tlp 0361-241169.bali@libratama.com

Jurnalis, Produser acara event. Lamaran ke Bali TV Jl.Kebo Iwa 63A Denpasar. email: sdm@balitv.tv

G.05

B.BP.001.02.19.0000937

G.10.

BIRO JASA

Krj Resmi Australi Kontrak 3th Gj30Jt/bl bs PR H.081289315319

B.BP.001.02.19.0000900

B.BP.001.02.19.0000940

Dcr 1 Karywn/ti Good English 2 Tkg Ptg Rmbt,1 Ahli Kunci, Gj memuaskan+bns,Hub.08563732769

Sekuriti (pabrik Tbn), penglaman HUb Dewi,081236222509

Dcr tukang Kebun serbaguna u/villa di Canggu Echo Beac berpengalaman Bhs.Inggris Hub.082144791014 Dibthkn Acct Min D3,Admin,Cust Service,Driver,Operasional & Office Boy(Max 28th).Lam ke Jl Gn.Soputan I/107 DPS.T:8466317 B.BP.001.02.19.0000153

Dibutuhkan PRT Cewek u / Rumah di Sanur SMS:08123877799 B.BP.001.02.19.0000903

SERVICE

SERVICE

Dicr Karyawan/ti u/Perusahaan Perak.Hubungi:0361-8446108

Cr Tk.Jahit & Pengepul Garmen Hub:082359315978/08123675330

B.BP.001.02.19.0000896

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

DIJUAL MOBIL

PROPERTY DIJUAL TANAH

TOYOTA

Inova G MT 2011 Silver,Bensin Asli Surabaya Hub:081238900024

B.BP.001.02.19.0000905

B.BP.166.02.19.0000946

DIJUAL MOBIL

Tanah 150M2 10Mnt ByPass 5Mnt Simpang6 Neg 800Jt H 08111072500

DIJUAL RUMAH

Oper Kontrk Butik+Isinya.Jl.D Tamblingan Sanur 082145995920

G.04

B.BP.001.02.19.0000906

Dijual Rmh Kawasan Hayam Wuruk 900 Jt Hub.082145966495

B.BP.001.02.19.0000927

Jual Rmh 2Lt LT1Are 900Jt Nego Hub:08123675330/081999312347

B.BP.001.02.19.0000902

TOYOTA

Agya Trd S’2014 Hitam manual AsBali Original 085100489183

PROPERTY

B.BP.001.02.19.0000941

B.BP.001.02.19.0000944

B.BP.001.02.19.0000636

Rumah 2 lantai , 1 master room + 2 room di belakang bangunan induk ada satu bangunan dgn 1 room + dapur + taman belakang, luas tanah 4 are, Jl.Kusuma Dewa Denpasar Hub.0852 1867 9944

Jual rmh 2Lt LT2are 1M Nego Hub:08123675330

Innova’16 akh Reborn G AT Htm Bensin asBali ori.085737379061

Dijual Tnh Hak Milik 2A (L.17x P.13) harga(Net) Rp.800Jt/A TanpaPerantaraHP:08123882798 B.BP.001.02.19.0000938

PROPERTY

B.BP.004.02.19.0000932

Staff Customer Service-Cargo, English,Computer & Sopir Sim A/B Hub.081916224131

DIJUAL RUMAH

Free

� Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

B.BP.001.02.19.0000840

B.BP.001.02.19.0000866

BENGKEL LAS BIRO JASA

Dicari 1 Housekeeping pengalaman min 1th suami istri untuk Villa Rental Ubud,Tinggal Dalam 2 Housekeeping Laki2 Tinggal dalam untuk Villa di Canggu.Emailm@mayangbali.com

B.BP.001.02.19.0000839

B.BP.004.02.19.0000935

Dicari segera Guru SD PGSD semua Jurusan Hub:0811398772

DIJUAL MOBIL

Dcr Admin,Bag.Gdg Bs Compt Brpglmn,Tng Srbutn,Sopir.Cargo Saridana V/8,Sgr.087860180816

JURNALIS

Staf Akuntansi tamat Diploma dan S1 Akuntansi baru tamat kerja atau pengalaman 1th kerja. Lamaran SMS/WA 0818621818

G.03

BIRO JASA

Sarjana berbagai jurusan, Diploma untuk Manager Operasional, SDM, Akuntansi, Teknik dan Keuangan Surabaya TV. Lamaran hrdsurabayatv@gmail.com, HP/WA 08113962168

Informasi pasang iklan Telepon

B.BP.001.02.19.0000901

DIJUAL TANAH

PROPERTY DISEWAKAN BUTIK

KEHILANGAN BPKB No.D4493180-DK1041FZ An.Rachel Yuline Sanger B.BP.001.02.19.0000898

HlgSrtfkt Hak Guna Pakai No.58 Luas 210m2 a/n I Putu Gunawan B.BP.154.02.19.0000945

BIRO JASA

Djl Tanah 5Are Buduk Gunung lingkungan Vila H.082147454248

Bantu Lapor Pajak SPT Tahunan Bulanan SIUP NPWP 081338344155

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

B.BP.164.02.19.0000943

B.BP.001.02.19.0000579


BANGLI

14

Kamis Wage, 28 Februari 2019

Serahkan Beasiswa Berprestasi di SMPN 5 Kintamani

Bupati Made Gianyar Ingatkan Pentingnya Pendidikan

KUNJUNGI - Bupati Bangli I Made Gianyar saat mengunjungi SMPN 5 Kintamani, Rabu (27/2) kemarin.

BUPATI Bangli I Made Gianyar mengingatkan generasi muda khususnya pelajar di Kabupaten Bangli akan pentingnya pendidikan untuk masa depan. Menurutnya, tidak ada orang pintar tanpa belajar dan tidak ada orang sukses tanpa bekerja keras. Oleh karenanya, untuk sukses, ia meminta generasi muda selalu percaya diri dan tidak bergantung pada nama besar orangtua atau orang lain. Hal ini ditekankan Bupati Made Gianyar saat menyerahkan Beasiswa Berprestasi dan Beasiswa Miskin (BSM) di SMPN 5 Kintamani, Rabu (27/2) kemarin. Lebih lanjut Bupati Made Gianyar mengatakan, jika kehidupan ini disebut dalam satu kata, maka kata itu ada-

lah waktu. Oleh karenanya, ia meminta pelajar di Bangli agar bisa mengatur waktu dengan baik dan mengisinya dengan hal-hal yang positif. Sementara jika kehidupan disebut dengan dua kata, dua kata yang tepat untuk kehidupan ini adalah waktu dan produksi. Oleh karenanya untuk sukses, Bupati mengingatkan agar generasi muda di Bangli pandai membagi waktu dan selalu bekerja keras dalam berproduksi. “Untuk sukses saya minta generasi muda di Bangli harus pandai atur waktu dan selalu bekerja keras dalam berproduksi. Saya yakin jika dua kata ini (waktu dan berproduksi) bisa dijalankan, tidak akan ada orang miskin di Bangli,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Made Gianyar juga berbicara tentang pentingnya kepercayaan diri dalam meraih sukses. Menurutnya, sukses dengan usaha diri sendiri akan jauh lebih baik ketimbang banyak campur tangan orang lain. Untuk itu, ia meminta generasi muda bangga dan selalu percaya dengan kemampuan diri sendiri, bukan bangga karena bantuan orang lain. “Saya minta generasi muda tidak bangga dengan nama besar atau kesuksesan orangtua, tapi banggalah dengan kemampuan diri sendiri,” ucapnya. Bupati Made Gianyar juga menyatakan, sebagai bupati yang lahir dari desa, ia mengaku selalu berusaha menyeimbangkan pembangunan antara desa dan kota.

Makanya saat ini pembangunan antara desa dan kota di Kabupaten Bangli tidak ada perbedaan, semua dibangun secara proporsional. “Dari pertama jadi Bupati Bangli, saya sangat fokus membangun infrastruktur, baik infrastruktur jalan hotmix maupun jembatan. Pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu upaya untuk menyukseskan pendidikan di Kabupaten Bangli,” pungkasnya. Sementara itu, penyerahan Beasiswa Berprestasi dan BSM yang diterima oleh orangtua siswa ini juga disaksikan Perbekel Desa Manik Liyu Ketut Garis, Kepala SMPN 5 Kintamani I Wayan Sadia dan keluarga besar SMPN 5 Kintamani. (ad956)

Rakor Jelang Nyepi

Ogoh-ogoh Jangan Berisi Pesan Kampanye Bangli (Bali Post) – Perayaan malam Pangerupukan dan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1941 di Kabupaten Bangi pada Maret mendatang diharapkan dapat berjalan dengan aman dan khidmat. Untuk menjaga kesucian hari raya dan kondusivitas, masyarakat diharapkan tak mencampuradukkan kegiatan agama dengan kegiatan politik. Hal itu mengemuka saat rapat koordinasi (rakor) dalam rangka pengamanan perayaan Nyepi Tahun Baru Çaka 1941 di Polres Bangli, Rabu (27/2) kemarin. Dalam rakor yang dihadiri Muspida, Ketua FKUB Kabupaten Bangli, Ketua KPU, Bawaslu, tokoh agama, pecalang dan para camat tersebut, Wakapolres Bangli Kompol I Made Krisnha selaku pengemban tugas pengamanan di wilayah hukum Polres Bangli mengharapkan seluruh stakeholder dapat bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas terutama saat Pangerupukan dan Nyepi. Dengan demikian diharapkan rangkaian hari raya Nyepi dapat berjalan aman dan lancar. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan, hari raya Nyepi

kali ini berbeda dibanding sebelumnya. Tahun ini Nyepi jatuh bersamaan dengan tahapan Pemilu 2019 sehingga perlu dilakukan antisipasi. Para camat diperintahkan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait khususnya Polsek dan Koramil sehingga potensi kerawanan/konflik yang mungkin terjadi khususnya berkaitan dengan anak muda saat malam Pangerupukan dapat diantisipasi. Menurut Ketua FKUB Bangli Kabupaten Bangli Nyoman Sukra, dalam perayaan Nyepi nanti masyarakat hendaknya membedakan dan tidak mencampuradukkan antara kegiatan agama dan kegiatan

politik. Semua pihak diimbau tidak melanggar kesepakatan berkampanye di tempat ibadah sehingga kesucian hari raya/pura dapat terjaga. Ia juga menyampaikan seruan bersama majelis-majelis agama dan keagamaan Kabupaten Bangli. Salah satu poin seruannya yakni tidak memperkenankan masyarakat menyalakan petasan/mercon, pengeras suara, bunyi-bunyian dan sejenisnya yang sifatnya mengganggu kesucian Nyepi dan membahayakan ketertiban umum. Hotel-hotel, vila, restoran dan penyedia penyewaan tempat serta jasa hiburan lainnya yang ada

di Bangli, tidak diperkenankan menyelenggarakan paket hiburan dan bertanggung jawab kepada tamu dan tempatnya. “Prajuru desa/ banjar pakraman, pecalang dan aparat desa/kelurahan, bertanggung jawab mengamankan rangkaian Nyepi di wilayahnya masing-masing, berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait,” jelasnya. Komisioner Bawaslu Bangli Nengah Mudana Atmaja mengharapkan kegiatan Pangerupukan dalam rangka Nyepi betul-betul dilaksanakan masyarakat untuk kegiatan keagamaan. Ogohogoh sebagai simbul bhuta kala yang diarak saat malam Pangerupukan jangan sampai berisi pesan kampanye, karena dapat mengurangi makna kesakralan pelaksanaan Nyepi. “Hal ini berkaitan dengan tahun 2019 sebagai tahun politik dan bulan Maret masih dalam tahapan kampanye,” ungkapnya. (kmb40)

Bali Post/kmb40

RAKOR - Rapat koordinasi (rakor) dalam rangka pengamanan perayaan hari raya Nyepi Tahun Baru Çaka 1941 di Polres Bangli, Rabu (27/2) kemarin.

Lipat Surat Suara

KPU Libatkan Seorang Penyandang Disabilitas

Bali Post/kmb40

LIPAT SURAT - Anak Agung Darma Laksana, penyandang disabilitas yang ikut dilibatkan dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara.

Disdikpora Kekurangan Tenaga Pengawas Sekolah Bangli (Bali Post) Tak hanya kekurangan tenaga guru, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli juga kekurangan tenaga pengawas sekolah. Minimnya jumlah tenaga pengawas yang ada menyebabkan beban kerja yang diemban pengawas cukup berat. Satu orang tenaga pengawas di Bangli harus membina hingga belasan sekolah. Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, Rabu (27/2) kemarin, mengatakan total satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Bangli sebanyak 207 sekolah. Rincian 13 TK, 30 SD dan 164 SMP. Untuk mengawasi dan membina seluruh satuan pendidikan tersebut, Disdikpora Bangli saat ini hanya mempunyai 28 tenaga pengawas sekolah. “Kami hanya berdayakan 28 pengawas yang ada. Satu pengawas bisa membina hingga 11 sampai 13 sekolah,” terangnya. Minimnya jumlah pengawas yang ada saat ini dikarenakan banyak pengawas yang sudah pensiun. Bahkan, tahun ini jumlah pengawas dipastikan berkurang lantaran beberapa ada yang memasuki masa pensiun. Dijelaskannya, sesuai Permendikbud, beban kerja pengawas sekolah untuk SD dilihat berdasarkan satuan pendidikannya. Sementara untuk SMP, beban pengawas sekolah bisa dilihat berdasarkan satuan pendidikan dan/atau mata pelajaran. Dengan jumlah total

satuan pendidikan yang ada, idealnya jumlah pengawas yang dimiliki Disdikpora Kabupaten Bangli saat ini yakni 36 hingga 38 orang. Terkait minimnya jumlah pengawas sekolah saat ini, Suteja mengaku sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Bali melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Pihaknya juga sudah mengusulkan beberapa nama yang dianggap layak dan memiliki kompetensi menjadi seorang pengawas sekolah. Hanya, usulannya belum mendapat tindak lanjut. “Untuk menjadi pengawas, harus punya sertifikat pengawas. Untuk mendapat sertifikat itu, dia harus ikut pelatihan di provinsi melalui LPMP,” terangnya. Dijelaskannya, tugas sorang pengawas sekolah sangat penting. Selama ini pengawas sekolah dijadikan sebagai perpanjangan tangannya dalam melakukan pengawasan dan pembinaan sekolah. “Saya selama ini memberi kewenangan kepada mereka untuk pembinaan. Bukan saja dari sisi akademis, tapi juga membantu memanajerial keuangan dan administrasi sekolah,” ungkapnya. Masing-masing pengawas nantinya akan memberikan laporan hasil pengawasan untuk selanjutnya diidentifikasi. “Arahnya adalah penyempurnaan pelaksanaan administratif, pertanggungjawaban di satuan pendidikannya masing-masing,” imbuh Suteja. (kmb40)

Bangli (Bali Post) – Seorang penyandang disabilitas ikut dilibatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara pemilu. Dia adalah Anak Agung Darma Laksana. Meski memiliki fisik yang tidak sempurna, pria asal Desa Susut ini tetap cekatan melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Sudah sepekan lebih Agung Darma ikut menjadi petugas sortir dan lipat surat suara KPU. Keterbatasan fisiknya tak menjadi penghambat baginya untuk tetap bekerja. Bersama puluhan tenaga peli-

pat surat suara lainnya yang memiliki fisik normal, dia tetap bisa ikut berbaur menjalankan tugas yang diberikan KPU. Pria 27 tahun ini ikut menjadi petugas lipat surat suara karena ditawari saudaranya. Ia yang menyatakan sanggup menjadi petugas lipat, langsung didaftarkan ke KPU. Untuk bisa datang ke lokasi pelipatan surat suara di Pasar Loka Crana, Agung Darma selama ini harus diantar jemput oleh ayahnya. Pekerjaan menyortir dan melipat surat suara pemilu cukup lumayan untuk mengisi waktu luangnya. Demikian

juga upah yang diterimanya. D alam sehari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita, Agung Darma rata-rata bisa menyelesaikan dua dus surat suara yang berisi 1.000 lembar. “Hasilnya nanti akan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya. Sebagai warga penyandang disabilitas, Agung Darma memiliki harapan besar terhadap calon legislatif dan presiden yang nantinya terpilih untuk bisa memberikan perhatian lebih kepada para penyandang disabilitas. Sementara itu, Ketua KPU Bangli Putu Pertama Pujawan

mengatakan, total ada 81 warga yang dilibatkan dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara pemilu. Mereka diberikan imbalan bervariasi. Untuk pelipatan surat suara pemilihan presiden upahnya Rp 75 per lembar. Sementara surat suara DPD-RI Rp 100 per lembar serta Rp 150 untuk surat suara DPR-RI, DPR Provinsi dan DPR Kabupaten. Besarnya imbalan yang diberikan disesuaikan dengan besarnya surat suara dan tingkat kesulitan saat pelipatan. Untuk pelipatan surat suara ini, KPU menyediakan anggaran Rp 120 juta. (kmb40)

SMPN 3 Bangli Terima Kunjungan Rombongan MKKS SMP Kabupaten Pringsewu Bangli (Bali Post) Program lima hari sekolah (full day school) yang sudah hampir setahun terakhir dilaksanakan SMPN 3 Bangli (SEMIBA) menjadi inspirasi bagi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, untuk melaksanakan program serupa. Rabu (27/2) kemarin, rombongan MKKS yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu Drs. Heri Iswahyudi berkunjung ke SMP yang beralamat di Desa Tamanbali tersebut. Di sana mereka menimba ilmu dan pengalaman terkait pelaksanaan program lima hari sekolah yang terintegrasikan dengan pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Kedatangan rombongan MKKS SMP Kabupaten Pringsewu disambut Kepala SMPN 3 Bangli I Nengah Suardana, para guru serta siswa di sekolah setempat. Hadir Kadisdikpora Kabupaten Bangli Nyoman Suteja, jajaran pengawas sekolah serta sejumlah kepala SD dan SMP di Kabupaten Bangli. Dalam sambutannya, Kepala SMPN 3 Bangli I Nengah Suardana mengaku sangat bangga dan bahagia kedatangan tokoh-tokoh pendidikan dari Kabupaten Pringsewu. Ia memaparkan profil umum SMPN 3 Bangli yang telah menjadi sekolah rujukan tahun 2018. Dalam kesempatan

itu disampaikan juga mengenai raihan prestasi SMPN 3 Bangli serta prestasi tingkat nasional beberapa sekolah lainnya yang menjadi sekolah imbas SEMIBA. Mengenai program lima hari sekolah, Suardana menjelaskan, SEMIBA menjadi sekolah pertama yang melaksanakannya di Kabupaten Bangli. Program lima hari sekolah dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan

guru, pegawai, siswa, pengurus komite, semua orangtua peserta didik, serta Kepala Disdikpora Bangli. “Dengan berlandaskan moto sekolah, disiplin kunci keberhasilan, SMP kami tahun pelajaran ini mulai melaksanakan lima hari sekolah terintegrasi dengan pelaksanaan PPK melalui tiga kegiatan yaitu, intrakulikuler (sebagai pemenuhan kurikulum yang berlaku), kokurikuler (pendalaman maple)

serta eksrakurikuler (sebagai penyaluran minat dan bakat peserta didik),” jelasnya. Menurutnya, dengan lima hari sekolah, kemajuan siswa SEMIBA sangat positif. Terbukti mampu meraih berbagai prestasi baik di bidang akademik dan nonakademik yang di dalamnya terpatri penguatan pendidikan karakter. Komitmen pelaksanaan lima hari sekolah ini juga berdampak pada upaya membangun gen-

BERSAMA - Kepala SMPN 3 Bangli Nengah Suardana berfoto bersama Kadisdikpora Bangli Nyoman Suteja dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu Drs. Heri Iswahyudi.

erasi muda dengan disiplin. “Hari ini kehadiran Bapak Ibu ke sekolah kami akan menambah semangat kami untuk lebih berbenah,” kata Suardana. Kepala Disdikpora Bangli Nyoman Suteja dalam sambutannya menyampaikan, pihaknya selama ini mendukung penuh pelaksanaan lima hari sekolah di SMPN 3 Bangli. Dalam pelaksanaan program lima hari sekolah, ia berpesan agar selalu berlandaskan tiga hal yakni kemauan, komitmen dan disiplin. Diharapkan keberhasilan dari pelaksanaan lima hari sekolah dan raihan prestasi lainnya di SMPN 3 Bangli mampu menginspirasi dan memberi imbas bagi sekolah lainnya di Bangli dan luar Bangli. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pringsewu mengaku sangat terkesan dengan acara sambutan oleh para guru dan siswa SMPN 3 Bangli. Dia mengungkapkan alasan dipilihnya SMPN 3 Bangli menjadi lokasi kunjungan karena dari segi geografis hampir sama. Di samping tujuan utamanya untuk menimba ilmu dan pengalaman terkait pelaksanaan program lima hari sekolah di SEMIBA. Melalui kunjungan ini, diharapkan sekolah-sekolah SMP di Pringsewu bisa meniru pelaksanaan program lima hari sekolah yang cukup sukses dilaksanakan SEMIBA. (kmb40/k250)


15

Kamis Wage, 28 Februari 2019

Digigit Ular, Pelajar SD Meninggal Gianyar (Bali Post) -

Seorang bocah, Ismi Nursaubah, meninggal dunia setelah menjalani perawatan pada salah satu rumah sakit swasta di Gianyar, Rabu (27/2) kemarin. Beberapa jam sebelum meninggal, gadis berusia 12 tahun ini diketahui digigit ular saat tidur di salah satu kamar pada rumah makan yang dikelola orangtuanya di Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar. Pihak keluarga diketahui mengikhlaskan kejadian ini, lantas membawa jenazah korban ke rumahnya di Jembrana untuk dimakamkan. Saat didatangi ke TKP tempat korban diduga digigit ular, hanya ada paman korban, Ibrahim. Menurut Ibrahim, keponakannya digigit ular, Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu

korban dan orangtuanya serta adiknya sedang tidur di kamar yang berada di pojok belakang warung. ‘’Pagi sekitar pukul 03.00 Wita, keponakan saya bangun karena digigit ular. Dia tidak menangis

sama sekali, bahkan sempat bermain,’’ katanya. Ular berbisa tersebut diduga datang dari semak-semak yang berada di belakang kamar korban. Mengetahui di kawasan itu terdapat ular,

WARUNG GLOBAL

KEBIJAKAN penghapusan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdik diharapkan semakin memudahkan tugas guru. Bukan malah memperberat tugas-tugas guru ke depan. Pemkab diharapkan juga memikirkan dan memperhatikan penempatan pegawai yang saat ini berada di UPT Disdik. Demikian terungkap dalam acara Warung Global yang disiarkan langsung Radio Global 96,5 FM, Rabu (27/2) kemarin. Berikut rangkumannya. yak, sudah tidak diperlukan dan bisa digabungkan dengan yang lain. Selain itu untuk efisiensi pegawai dan bidang pekerjaan UPT Disdik dinilai bisa ditangani langsung oleh sekolah. Pemkab harus memikirkan dan memperhatikan penempatan pegawai yang saat ini berada di UPT Disdik. Bu Ayu di Badung menambahkan, peran dan fungsi UPT Disdik dirasakan masih dibutuhkan. Ia berharap pemerintah daerah mempertimbangkan lagi sebelum menghapusnya serta mencari solusi terbaik agar nantinya peran dan fungsi UPT bisa terus berjalan. Namun kalau memang itu sudah merupakan keputusan pusat harus dijalankan. Sudana di Tabanan men-

Foto e-KTP itu menjadi viral di media sosial sejak Selasa (26/2). Zudan menjelaskan, penerbitan e-KTP bagi WNA sudah diatur dalam UU 24/2013 tentang Adminitrasi Kependudukan (Adminduk). ‘’Jadi setiap WNA yang sudah punya izin tinggal tetap wajib punya eKTP sesuai dengan Pasal 63 UU No. 24/2013,’’ terangnya. Pada Pasal 63 ayat (1) UU tersebut berbunyi, ‘’Penduduk warga negara Indonesia dan arang asing yang memiliki izin tinggal tetap yang telah berumur 17 (tujuh belas) tahun atau telah kawin atau pernah kawin wajib memiliki e-KTP’’. Mengenai kasus Guohui Chen yang viral tersebut, Zudan menegaskan e-KTP milik Guohui Chen asli. ‘’NIK-nya Chen asli, KTP Chen asli, yang keliru adalah datanya Bahar input-nya menggunakan data Chen,’’ kata Zudan. Soal input data yang keliru itu, Zudan menerangkan, terjadi kesalahan dalam proses pemasukan data yang dilakukan oleh KPUD Cianjur, Jawa

gusulkan agar penghapusan UPT Disdik ditunda karena keberadaannya masih sangat dibutuhkan sekolah-sekolah. Paling tidak sampai semua tingkatan lembaga pendidikan telah siap dengan segala SDM dan sarana-prasarananya. Didik di Denpasar mengatakan, nantinya urusan pendidikan akan semakin berat karena selain kompleks juga koordinator di kabupaten yang notabene bukan pejabat juga tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan serta jaraknya yang cukup jauh. Saat masih ada UPT saja sejumlah kendala masih dihadapi untuk urusan pendidikan seperti sarana-prasarana hingga operasional yang masih terbatas. (dika)

Menjadi Viral

Dari Hal. 1

Barat di mana nomor induk kependudukan (NIK) Guohui Chen di-input ke dalam data seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Bahar. Oleh karena itu, Guohui Chen seharusnya tidak masuk ke dalam Daftar Pemilih Potensial Pemilu (DP4) Pemilu 2019, sebab yang bersangkutan hanya wajib untuk memiliki e-KTP untuk mengurus sejumlah kebutuhan administrasi. Oleh karena itu, pemberian e-KTP pada Guohui Chen bukan berarti serta merta memberikan hak pilih di pemilu kepadanya. Instruksi ke Daerah Dari kasus tersebut, Zudan mengatakan telah memberikan instruksi ke seluruh daerah yaitu agar pencetakan e-KTP untuk WNA dilakukan kembali setelah Pemilu 2019 selesai digelar. ‘’Saya beri arahan ke daerah agar daerah berhatihati, kalau bisa e-KTP WNA dicetak setelah nanti pileg, pilpres,’’ ucap Zudan. Arahan ini diberikan untuk mencegah kegaduhan terkait kartu identitas tersebut sehingga

situasi jelang pemilu lebih kondusif. Belajar dari kasus Chen, Zudan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak lagi melakukan kesalahan dalam memasukkan data pemilih. KPU bisa menggunakan data base dari Dukcapil untuk mengecek keabsahan data para pemilih. ‘’Jadi, tidak lagi meng-input manual satu per satu,’’ kata Zudan. Dukcapil selama ini telah memberikan Daftar Pemilih Potensial Pemilu (DP4), merekam data, dan mencetak e-KTP. Dalam kasus Chen, terdapat kesalahan input NIK pada DPT Pemilu 2019 oleh KPU. NIK yang seharusnya dimasukkan adalah milik warga Cianjur bernama Bahar. Akan tetapi, dimasukkan NIK milik Guohai Chen. ‘’Sehingga yang muncul adalah NIK Guohai Chen. Padahal WNA jelas tidak bisa memilih,’’ tegas Zudan. Namun mengenai DPT, ia menyerahkan sepenuhnya kepada KPU. ‘’Itu kami serahkan pada KPU, tapi sepenuhnya DPT itu domain KPU dan saya serahkan pada rekan-rekan di KPU,’’ tandasnya. (kmb4)

Kamis, 28 Februari 2019 05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 10:30 Wita 11:00 Wita

Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih Br. Pengembungan Sari, Bongkasa, Abiansemal-Badung (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Ball Hanoman (3) Bali Channel Tourist TV Dialog Artha Buana Investama Bali Channel Tourist TV Solusi Alternatif Soman

12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:05 Wita 14:30 Wita 15:00 Wita 15:30 Wita 16:05 Wita 17:00 Wita 17:05 Wita 17:30 Wita

dimasukkan ke botol, lalu dibuang ke Tukad Pakerisan. Usai membuang ular itu, pada Rabu pagi sekitar pukul 06.00 Wita, keponakannya menunjukkan gejala sakit. Setelah itu, korban dibawa ke rumah sakit swasta terdekat. Nahas, nyawa keponakannya tidak tertolong. ‘’Sempat diberi pertolongan oleh dokter, tapi keponakan saya tidak selamat,’’ katanya. Menurut Ibrahim, korban telah dipulangkan ke kampung halaman ayahnya di

Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih Br. Pengembungan Sari, Bongkasa, Abiansemal Badung (2) Berita Siang Klip Bali Folk Song Klip Bali Folk Song Dunia Kita Bali Channel Tourist TV Lila Cita Sanggar Bina Remaja (1) Berita dan Bincang Terkini Diabemed Nangun Yadnya Karya Agung Mamungkah,

Tawur Balik Sumpah, Padudusan Agung, Nyenuk lan Makebat Daun Pura Dalem Penataran lan Pura Dalem Pengulu Desa Pakraman Anjingan, Getakan-Klungkung 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:05 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Artha Buana Investama 21:00 Wita Talk Show Merah Putih Genjot Ekspor, Bangkitkan Industri Kreatif 22:00 Wita Berita dan Bincang Terkini 23:050 Wita Folk Song 23:30 Wita Bali Channel

Program JKN-KBS menjangkau sebanyak 4.192.457 krama Bali dari total penduduk Bali yang berjumlah 4.245.108 atau telah mencapai target minimum sebesar 95% Universal Health Coverage (UHC). Tahun 2020, UHC ditargetkan mencapai 100 persen, dalam artian seluruh krama Bali sudah ter-cover jaminan kesehatan. ‘’Semua pihak

yang menjadi penyelenggara pelayanan kesehatan agar melaksanakan pergub dengan sebaik-baiknya, seluruslurusnya, setulus-tulusnya, secara berdisiplin dan bertanggung jawab,’’ pintanya. Koster menambahkan, mereka juga harus mendedikasikan diri dengan sepenuh hati kepada krama Bali. Dalam hal ini, memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan

Dari Hal. 1 Hal senada disampaikan akademisi yang juga pemerhati pariwisata, Dr. I Nengah Laba, M.Hum. Menurut Laba, rencana pengembangan pariwisata halal di Bali lengkap dengan sarana-prasarananya sangat kurang pantas apabila dibandingkan dengan konsep dan filosofi pariwisata budaya yang sudah berjalan di Bali. Jika urgensinya untuk peningkatan pendapatan, argumen ini kurang relevan dan tidak mendasar. Sebab, bisa jadi tamu dari Timur Tengah yang datang ke Bali memang ingin melihat budaya Bali dan alamnya, bukan untuk mendapatkan atmosfer pariwisata halal. Menurutnya, pariwisata di Bali dengan basis sosiobudaya dengan topangan keramahtamahan masyarakatnya sudah terbukti menjadi daya tarik bagi wisa-

tawan. Jika konsep dan filosofi pariwisata halal dikembangkan, secara langsung ataupun tak langsung dapat menenggelamkan tata-titi sosio-religi budaya masyarakat Bali yang menjadi magnet utama kedatangan wisatawan. Pendiri Denpasar Institute ini menjelaskan, pegiat pariwisata, pemilik hotel dan restoran serta para pelaku perhotelan di Bali memiliki komitmen untuk menjaga roh pariwisata budaya, apalagi ini sudah jelas tertuang secara legal formal dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 2 Tahun 2012 tentang Kepariwisataan Budaya Bali. Pariwisata Budaya Wakil Ketua I DPP Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) I Made Ramia Adnyana, S.E., M.M., CHA. mengatakan,

Tidak Terdaftar Dari Hal. 1 ‘’Selama ini kan yang mipil itu yang tercatat hanya orangtuanya atau ayah yang didaftarkan di desa adat. Sementara yang lainnya tidak terdaftar dia. Dengan kita masukkan sebagai KK adat, besok lusa seluruh krama adat itu akan ada di dalam desa adat, jumlahnya akan kita ketahui semuanya, selanjutnya kita juga akan tahu silsilah dari keturunan itu,’’ papar Ketua

Jembrana untuk dimakamkan sekitar pukul 09.00 Wita. Sementara itu, Direktur RS Famili Husada dr. Made Koen Virawan menerangkan, terkait laporan kronologi yang diterimanya, pasien Ismi Nursaubah datang ke RS Famili Husada, Rabu pagi sekitar pukul 05.30 Wita. Saat itu korban sudah dalam keadaan shock. ‘’Kejadiannya sekitar 03.30 Wita. Dikira anaknya biasa saja karena masih bisa lari-lari, setelah itu kondisinya menurun, le-

mas, kemudian baru diantar ke RS jam setengah enam pagi,’’ katanya. Koen Virawan mengatakan, setiba di rumah sakit kondisi korban semakin memburuk. Pihaknya langsung memberikan penanganan, namun tidak berhasil. Korban meninggal dunia. ‘’Korban sudah kritis di sel darah merah. Coba begitu diketahui digigit ular langsung dibawa ke sini, kan langsung kami tangani,’’ ujarnya. (kmb35)

Jaminan Kesehatan

Dari Hal. 1

Jangan Memperberat Tugas Guru Budiada di Tabanan menyampaikan, penghapusan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdik pasti ada untung dan ruginya. Tergantung kita melihatnya dari sudut pandang mana. Kendati mendapat prokontra termasuk dari kalangan pendidikan, namun dengan adanya Permendagri itu mau tidak mau penghapusan UPT ini tetap dilaksanakan. Semoga kebijakan baru ini bisa semakin memudahkan tugas guru, bukan malah memperberat tugas-tugas guru ke depan. Febri di Denpasar mengatakan, penghapusan UPT Disdik pasti sudah diperhitungkan dengan matang. Ganti Menteri ganti kebijakan. UPT mungkin dianggap terlalu ban-

Ibrahim pun mencari ular tersebut. ‘’Setelah ditangkap, saya tanya ke ibu keponakan saya, ular ini mau diapakan. Katanya jangan dibunuh, biarin saja hidup karena waktu itu keponakan saya tidak ada terlihat sakit,’’ katanya. Ibrahim mengatakan, ular yang diduga menyebabkan tewasnya bocah kelas VI SD Negeri 7 Gianyar ini berukuran sebesar jari telunjuk dengan panjang sekitar 50 sentimeter, berwarna hitam. Setelah ditangkap, ular itu

Komisi IV DPRD Bali ini. Menurut Parta, biaya yang timbul untuk pembuatan Kartu Krama Adat ditanggung oleh anggaran pendapatan dan belanja yang nanti dikelola desa adat. Selain mengelola APBDesa Adat, desa adat juga akan membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Adat. ‘’Dia akan didampingi oleh administrasi keuangan dan administrasi kantor,’’ tandasnya. (kmb32)

melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing sesuai dengan kewenangan lembaganya. Seluruh penyedia pelayanan kesehatan, baik pemerintah, pemerintah daerah maupun swasta diingatkan untuk tidak membedakan atau mendiskriminasi pelayanan antarpasien. Selain menyempurnakan sistem jaminan kesehatan, Ketua DPD PDI Perjuangan

Bali ini juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi puskesmas sebagai pilar utama layanan kesehatan bagi masyarakat. Ia menargetkan seluruh puskesmas nantinya dilengkapi layanan rawat inap dengan kualitas yang lebih baik. Sekurang-kurangnya, di tiap puskesmas ada dokter spesialis kandungan. (kmb32)

Kurang Pantas penyelenggaraan kepariwisataan budaya Bali dilaksanakan berdasarkan pada asas manfaat, kekeluargaan, kemandirian, keseimbangan, kelestarian, partisipatif, berkelanjutan, adil dan merata, demokratis, kesetaraan dan kesatuan yang dijiwai oleh nilai-nilai agama Hindu dengan menerapkan falsafah Tri Hita Karana. ‘’Branding Bali sudah sangat jelas. Jadi pariwisata halal sangat tidak sesuai untuk Bali,’’ tegasnya. Sebagai praktisi pariwisata yang sudah bertahuntahun berkecimpung di dunia pariwisata, menurutnya, posisi Bali sudah sangat jelas mengusung pariwisata budaya sebagai rohnya yang bernapaskan Hindu dan sesuai Perda No. 12 Tahun 2012 tentang Pariwisata Budaya. ‘’Walaupun dalam praktiknya kita menyediakan segala keperluan untuk wisata ini seperti arah kiblat, sajadah dan Alquran di kamar masing-masing. Ini

sudah berjalan bertahuntahun di Bali,’’ ungkapnya. Hal ini tidak terlepas dari bentuk pelayanan secara profesional sesuai kebutuhan pasar yang digarap. Industri pariwisata selalu melakukan market profile untuk menganalisis kebutuhan tamu sesuai pasar. Contohnya jika menyasar tamu Jepang maka dia harus menyiapkan kamar twin, bathtub, informasi hotel salam bahasa Jepang dan staf yang bisa berbahasa Jepang. Demikin juga market Cina harus disiapkan sesuai kebutuhan pasar Cina. Jadi terkait branding Bali sudah pasti Pariwisata Budaya. Bali is the island of gods yang artinya Bali sebagai tempat berkumpulnya para dewa sesuai dengan filosofi agama Hindu. Sudah sangat jelas, pariwisata Bali mengusung pariwisata budaya dan tidak ada masalah. ‘’Lalu kenapa diubah menjadi pariwisata halal,’’ selorohnya. (win/may)


balipost http://facebook.com/balipost

Kamis Wage, 28 Februari 2019

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

PSG di Jalur Rebut Tiga Gelar Paris –

Paris Saint-Germain (PSG) melanjutkan upayanya untuk meraih gelar Piala Prancis kelima secara beruntun ketika Angel Di Maria mencetak dua gol dan Thomas Meunier menyumbang satu dalam kemenangan 3-0 atas Dijon pada babak perempatfinal di Parc des Princes, Rabu (27/2) kemarin. Pasukan Thomas Tuchel tetap di jalur untuk merebut tiga gelar bersejarah karena juga memimpin Ligue 1 dengan 17 poin dengan satu pertandingan di tangan dan unggul 2-0 atas Manchester United menjelang laga kedua babak 16 besar Liga Champions pekan depan. Tuchel memutuskan meninggalkan Kylian Mbappe di bangku cadangan melawan tim Dijon

yang mendekam di zona degradasi Ligue 1, sedangkan Neymar dan Edinson Cavani masih absen akibat cedera. Leandro Paredes menjadi pengendali lini tengah. ‘’(Paredes) memainkan babak pertama yang sangat bagus, seperti anggota tim lainnya. Dia orang yang bisa membuat operan

yang sangat tepat. Adalah perannya untuk mengatur kecepatan dan mempercepat permainan yang lewat,’’ ujarnya. AC Milan menahan Lazio dengan hasil imbang 0-0 pada laga pertama semifinal Coppa Italia di Roma.

Tuan rumah Lazio menyianyiakan banyak peluang. Pemenang 2013 ini memiliki banyak peluang untuk mengklaim keunggulan, termasuk peluang yang didapat Ciro Immobile di babak kedua, namun Milan yang diasuh Gennaro Gattuso lebih beruntung. ‘’Penyesalannya adalah kami tidak berhasil mencetak gol. Kami hanya kehilangan satu gol. Tetapi para pemain tampil bagus, selalu sangat fokus melawan Milan, yang merupakan tim utama di Serie A saat ini,’’ jelas pelatih Lazio Simone Inzaghi kepada Rai

Sport. Laga kedua akan dimainkan di San Siro pada 24 April mendatang, tetapi perhatian Lazio akan tertuju pada derby Roma pada Sabtu nanti, sedangkan Milan menyambut Sassuolo di Serie A akhir pekan ini. Sergio Ramos Bek tengah Real Madrid Sergio Ramos didakwa oleh UEFA karena ‘’menerima kartu kuning dengan sengaja’’ selama pertandingan babak 16 besar Liga Champions kontra Ajax. Ia menjegal Kasper Dolberg dalam kemenangan 2-1 Real di

laga pertama di Amsterdam pada 13 Februari lalu, dua menit setelah Marco Asensio mencetak gol kemenangan. Musim lalu, bek kanan Real Dani Carvajal dis kors selama dua pertandingan setelah awalnya mendapat kartu kuning di babak penyisihan grup. Ramos yang berusia 32 tahun mengatakan sehari setelah pertandingan bahwa ia tidak ‘’memaksakan kartu’’. Tetapi segera setelah laga, dia mengakui sengaja mencari kartu kuning. ‘’Akan berbohong jika aku mengatakan itu bukan sesuatu yang ada dalam

pikiranku. Ini bukan untuk meremehkan lawan tetapi terkadang ada waktu untuk mengambil keputusan dan saya telah melakukannya,’’ kilah Ramos. Madrid akan menjamu Ajax di Santiago Bernabeu pada 5 Maret. (afp/kmb)

Bali Post/afp

DUA GOL – Angel Di Maria menyumbang dua gol untuk PSG ke gawang Dijon dalam pertandingan Piala Prancis, Rabu (27/2) kemarin.

profil I Putu Widana

Lima Kali Tampil di PON

TIDAK banyak atlet Bali yang tampil lima kali di PON. Salah satunya adalah I Putu Widana. Atlet kempo ini berlaga pada PON XII, PON XIII, PON XIV di Jakarta, PON XV/2000 di Surabaya dan terakhir PON XVI/2004 di Palembang. Artinya, ia cukup lama malang melintang di event bergengsi skala nasional. Widana mendapat medali perunggu di nomor randori perorangan pada PON XII, kemudian merebut medali perak di nomor embu beregu putra pada PON XIII. Selanjutnya, turun di dua nomor embu kumi dan randori namun gagal menyumbang medali pada PON XIV. Puncaknya, dia menyumbang medali emas bersama Maulana Lutfianto di nomor embu kumi yudansa berpasangan pada PON XV/2000 di Jatim. Sebelumnya, di ajang Pra-PON, Widana juga menyabet emas. Pria kelahiran Klungkung, 21 Juni 1967 ini bersama Maulana Lutfianto kembali mengulang sukses menyabet emas di nomor yang sama pada PON XVI/2004 di Sumsel. ‘’Jadi, cukup lama saya berkarier di kempo berikut tampil di ajang PON untuk ukuran cabor bela diri,’’ ucapnya. Sejak kecil tinggal di Asrama Sudirman, Widana mulai belajar kempo di Dojo Kejaksaan Negeri Denpasar ketika duduk di bangku SMP Negeri 5 Denpasar. Karyawan bagian Humas PLN Unit Induk Distribusi Bali ini juga hobi main bola. Ia terpilih masuk tim Piala Soeratin U-17 Perseden Denpasar. ‘’Saya ikut andil mengantarkan Perseden juara se-Bali, namun batal bertanding pada babak selanjutnya di Kupang,’’ jelasnya. Prestasinya di kempo semakin meroket. Ia tercatat beberapa kali juara di kejurda dan kejurnas. Widana bersama Maulana Lutfianto merebut medali perak pada kejuaraan internasional, sedangkan emas diraih kenshi asal Jepang. Widana menilai kempo merupakan cabor bela diri komplet yang memadukan tendangan, pukulan, bantingan, dan kuncian. Selain itu, filosofi kempo kuat dan menjunjung tinggi kedisiplinan anggotanya. ‘’Mendalami kempo akan membentuk pribadi dan karakter dan tentunya menyehatkan. Gerakan dan lipatan di kempo makin menyehatkan karena seperti dipijat dan sakitnya akan terkontrol, bahkan tak sampai patah,’’ papar mantan Sekum Pengprov Perkemi Bali yang pernah melatih di Dojo Unwar Denpasar dan Dojo SMAN 1 Semarapura ini. (nel)

Owi/Winny akan Dievaluasi

Jakarta (Bali Post) – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan mengevaluasi penampilan ganda campuran Tontowi Ahmad/ Winny Oktavina Kandow selepas keikutsertaan pasangan baru itu dalam sejumlah turnamen Asia pada pertengahan April. “Mereka sudah lumayan karena masih delapan besar pada turnamen Spanyol Masters kemarin. Tapi, penampilan mereka secara umum belum terlalu padu,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti di Jakarta, Selasa (26/2), tentang penampilan ganda yang disapa Owi/Winny itu. Susy menilai penampilan Winny sebagai pengganti Liliyana Natsir yang berpasangan dengan Owi belum menunjukkan kepercayaan diri ketika bermain. “Kami mengharapkan permainan mereka lebih padu dan kukuh lagi pada Jerman Terbuka 2019,” ujar peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992 itu. Ganda Owi/Winny sudah masuk penghitungan kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang dimulai April. Mereka sudah terdaftar ikut turnamen di Spanyol, Jerman, All England dan sejumlah turnamen Asia. ‘’Kami akan evaluasi setelah turnamen Asia itu,” sebutnya. Pelatnas PBSI masih membuka peluang penggantian pasangan Winny dengan Akbar Bintang Cahyono jika tidak cocok dengan Tontowi Ahmad. Pasangan Winny/Akbar masih menempati peringkat 30 dunia. Sementara Owi akan berpasangan dengan Della jika tidak memungkinkan berpadu dengan Winny. “Della juga akan masuk dalam turnamen-turnamen Asia. Kami masih punya pilihan ke depannya. Itu juga menjadi alasan kami memasukkan Della dalam SK prioritas,” tambah Susy.(ant)

Kemenangan Timnas U-22 Momentum Bangkitnya Sepak Bola Indonesia Jakarta (Bali Post) – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berharap kemenangan tim nasional Indonesia U-22 pada Piala AFF 2019 di Kamboja menjadi momentum kebangkitan sepak bola Indonesia. Hal itu dikatakan Menpora ketika tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Rabu (27/2) sore kemarin. ‘’Tentu kita sangat besyukur karena Coach Indra Sjafri bersama skuad Garuda Muda telah membuktikan diri secara sungguh-sungguh, serius, nyata, kompak men-

embus pertahanan Thailand dengan kemenangan yang luar biasa. Ini pertanda bahwa sepak bola Indonesia sudah betul-betul bangkit dan memberikan sejarah bagi kita. Baru kali ini U-22 menjadi juara AFF itu pun di luar negeri. Jadi, menurut saya Phnom Penh ini bersejarah sekali bagi sepak bola Indonesia,’’ kata Menpora yang ikut menyaksikan secara langsung laga final di Kamboja. Timnas U-22 meraih gelar juara Piala AFF U-22 setelah menundukkan Thailand 2-1 pada laga final di Stadion Na-

sional, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2) malam. Ini kali kedua Indra Sjafri membawa Indonesia juara di tingkat AFF setelah menjuarai Piala AFF U-19 2013 silam. Skuad Garuda Muda tiba di Tanah Air lewat Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Rabu petang kemarin. Menurut rencana, Kemenpora menggelar acara selebrasi dengan mengarak pemain Timnas U-22 menggunakan bus bandros dari kompleks Gelora Bung Karno menuju Istana Negara pada Kamis (28/2) pagi ini.

Bali Post/ant

KADEK AGUNG - I Kadek Agung Widnyana Putra (merah) berebut bola dengan pemain Kamboja dalam pertandingan Grup B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Jumat (22/2) lalu.

Kadek Agung Bangga Jadi Bagian Timnas U-22 Mangupura (Bali Post) – Hasil luar biasa baru saja diraih Timnas Indonesia U-22 setelah sukses menjuarai turnamen Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Seluruh pencinta sepak bola Indonesia menyambut hasil tersebut dengan penuh suka cita, tak terkecuali yang berada di Pulau Dewata. Keberadaan sosok I Kadek Agung Widnyana Putra dalam tim tersebut pastinya menjadikan gelar juara Piala AFF U-22 sangat spesial bagi pencinta sepak bola di Bali. Kadek Agung seakan mewakili sebuah kualitas dari hasil pembinaan pesepak bola usia muda yang dibangun tim Bali United dalam

beberapa tahun terakhir. Kadek Agung pun menyampaikan rasa bahagianya setelah Timnas Indonesia U-22 meraih gelar juara Piala AFF U-22. Kendati tidak banyak mendapatkan waktu bermain, ia tetap bersyukur bisa menjadi bagian dari Timnas U-22. ‘’Kerja keras kami dalam dua bulan terakhir terbayarkan. Walaupun saya pribadi tidak banyak mendapat kesempatan turun bermain, menjadi bagian dari tim juara adalah kebanggaan bagi saya. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kami,’’ ujar Kadek Agung seperti dikutif dari situs Bali United, Rabu

(27/2) kemarin. Terkait rencana ke depannya, Kadek Agung menyerahkan semua keputusan kepada tim pelatih timnas. Yang ia tahu agenda terdekat Timnas U-22 sudah menanti, yaitu kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam yang digelar Maret nanti. Tetapi apa pun agendanya, ia selalu siap untuk Indonesia. Kadek Agung Widnyana bergabung dengan Timnas Indonesia U-22 pada awal Januari 2019. Dalam periode dua bulan ini, pemain tengah ini telah melalui berbagai proses seleksi dari pelatih Indra Sjafri sampai akhirnya lolos menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-22. (kmb)

Kooperatif Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono berjanji kooperatif menjalani proses hukum terkait sebagai tersangka dugaan penghilangan barang bukti kasus pengaturan skor pertandingan sepak bola. Joko memenuhi panggilan ketiga dari penyidik Satuan Tugas Antimafia Bola di Polda Metro Jaya, kemarin. Meski telah menjalani dua kali pemeriksaan, ia tidak menjalani penahanan sebagai tersangka perusakan barang bukti.

Pada kesempatan itu, Joko menyampaikan ucapan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Indonesia sehingga Timnas U-22 berhasil menjuarai Piala AFF U-22. Pimpinan PSSI itu dijerat Pasal 363 yang terkait pencurian dan pemberatan serta Pasal 232 tentang perusakan pemberitahuan dan penyegelan. Selanjutnya, Pasal 233 tentang perusakan barang bukti dan Pasal 235 KUHP terkait perintah palsu untuk melakukan tindak pidana yang disebutkan di Pasal 232 dan Pasal 233. (ant)

New York – Nikola Jokic mencetak 36 poin ketika Denver Nuggets mengalahkan Oklahoma City Thunder dengan skor 121-112 pada lanjutan kompetisi NBA, Rabu (27/2) kemarin. Pemain Serbia itu juga menyumbang 10 assist dan 9 rebound dalam penampilan serba luar biasa di Pepsi Center. Kemenangan tersebut membuat Nuggets menutup celah pada pemimpin Wilayah Barat, Golden State Warriors. Nuggets sekarang di urutan kedua klasemen dengan 42 kemenangan dan 18 kekalahan. Thunder tetap berada di posisi ketiga secara keseluruhan di Barat dengan 38 kemenangan dan 22 kekalahan. Will Barton menambahkan 23 poin dan Jamal Murray membuat 20 poin untuk Nuggets. Russell Westbrook mencetak 22 poin, 14 rebound dan 9 assist, sedangkan Paul George memimpin Thunder dengan raihan 25 poin. Di tempat lain, Pascal Siakam dan Kawhi Leonard memimpin Toronto Raptors terus menekan pemimpin Wilayah Timur, Milwaukee

Bucks, dengan kemenangan 118-95 atas Boston Celtics. Siakam mencetak 25 poin dan Leonard menambahkan 21 untuk membantu Toronto meningkatkan rekornya menjadi 45-17 di Wilayah Timur. Serge Ibaka menambahkan 14 poin dan Norman Powell menyumbang 11 dari bangku cadangan untuk Raptors. Itu adalah malam yang mengecewakan bagi Celtics yang mengalami kekalahan ketiga beruntun. Bintang Celtics, Kyrie Irving, hanya menghasilkan 7 poin di Scotiabank Arena, Toronto. Marcus Morris memimpin Celtics dengan 17 poin dan Jayson Tatum menambahkan 11 poin. Pelatih Celtics, Brad Stevens, menyalahkan pertahanan timnya serta ketidakmampuan menghasilkan pelanggaran. ‘’Kami semua berada di tempat defensif malam ini. Kami benarbenar mengambil banyak jalan pintas secara defensif. Anda tidak dapat melakukan itu melawan tim mana pun. Lawan mengekspos kami dan bermain bagus,’’ katanya. Celtics berada di tempat kelima klasemen dengan rekor 37-24. (afp/kmb)

Nuggets ke Posisi Kedua Klasemen

Bali Post/afp

PIMPIN – Nikola Jokic (kiri) memimpin Denver Nuggets saat mengalahkan Oklahoma City Thunder.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook