terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
12 HALAMAN
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
NOMOR 189 TAHUN KE 72
Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
Pengemban Pengamal Pancasila
Kamis Pon, 27 Februari 2020
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Rem Blong, Truk Masuk Jurang
Longsor, Rumah Nyaris Tergerus
Ratusan Ekor Babi Mati
Lakalantas tunggal terjadi di di Banjar Lalanglinggah, Selemadeg Barat, Rabu (26/2) kemarin. Truk bermuatan palenpalen yang dikemudikan Adi Swandono (32) nyungsep ke jurang di kedalaman 10 meter akibat rem blong.
Hujan lebat membuat rumah milik warga I Nengah Narta longsor. Rumah itu berada di atas tebing di Banjar Meranggen, Desa Tangkas. Longsor menyebabkan tembok panyengker pada sisi timur rumah itu jebol bersamaan tebing setinggi sepuluh meter. KLUNGKUNG | HAL. 7
Penyebab kematian ratusan ekor babi di usaha peternakan PT Anugrah Bersama Sukses (ABS) hingga kini masih misterius. Pascakematian babi secara massal tersebut, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng masih menunggu hasil penelitian sampel darah dan organ babi.
TABANAN | HAL. 5
BULELENG | HAL. 10
Kebijakan pemerintah pusat meniadakan pungutan Pajak Hotel dan Restoran (PHR) selama enam bulan guna menjaga gairah pariwisata akan berdampak bagi Bali. Sejumlah kabupaten yang mengandalkan PAD dari PHR akan mengalami guncangan. Meski dijanjikan ‘’dana pengganti’’ sebesar Rp 3,3 triliun, namun dana tersebut akan diperebutkan oleh 10 destinasi pariwisata dari 33 kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Terus bagaimana nasib Bali tanpa PHR?
P
emerintah Kabupaten Badung meyakini peniadaan pungutan PHR selama enam bulan akan berpengaruh terhadap PAD. ‘’Namun demikian, kami masih menunggu kepastian tersebut. Sebab, hingga hari ini (kemarin – red) belum ada ketentuan lebih lanjut,’’ ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung I Made Sutama, Rabu (26/2) kemarin. Saat ini Badung masih menerapkan pungutan PHR seperti yang sudah berjalan. ‘’Kami masih berjalan seperti biasa sebelum ada ketentuan yang mengatur. Dasarnya apa, kapan mulai, dan seterusnya,’’ ujarnya. Hal serupa diakui Bupati Gianyar I Made Mahayastra. PAD Gianyar akan sangat terpengaruh. Hal. 11 Agar Jadi
Tak Pungut PHR, Badung Kolaps
Mangupura (Bali Post) Kebijakan pusat terhadap sepuluh destinasi pariwisata, termasuk Bali, untuk tak memungut pajak hotel dan restoran (PHR) selama enam bulan menjadi ancaman serius. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Badung yang mengandalkan pendapatan dari sektor tersebut dipastikan kolaps. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Badung Putu Parwata. Politisi asal Dalung, Kuta Utara ini mengatakan, kompensasi yang diberikan oleh pusat dengan kebutuhan Badung selama kurun waktu enam bulan tidak sepadan. ‘’Kami perlu diskusi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kemenkeu, saya harus bicara tidak bisa seperti itu (tak pungut PHR) bisa bangkrut kita (pemerintah daerah),’’ ungkap Parwata, Kamis (26/2) kemarin. Hal. 11 Jelas akan
OPINI
Pariwisata Indonesia Masih Lemah Oleh : K. Swabawa, CHA. RAPAT terbatas bidang pariwisata nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta pada 17 Februari 2020 menegaskan bahwa masih banyak yang perlu ditingkatkan secara fundamental dan prinsip untuk menjadikan industri yang menggeliat ini benarbenar mampu menjadi sektor unggulan sebagai penyokong pembangunan nasional. Sebagaimana disebutkan bahwa Indonesia masih sangat lemah dalam daya saing pariwisata dunia, terutama untuk kawasan regional ASEAN masih berada di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand, bahkan hanya beda tipis di atas Vietnam yang merupakan negara baru saja berkembang. Presiden menyebutkan ada lima poin kelemahan Indonesia yang turut menjadi indeks daya saing pariwisata dunia yaitu meliputi: 1) Lingkungan yang berkesinambungan (sustainable environment); 2) Kesehatan dan kebersihan (health and cleanliness); 3) Infrastruktur kepariwisataan (infrastructure for tourism); 4) Keamanan (safety and security); dan 5) Teknologi informasi (information technology). Untuk mengatasi dan mengupayakan hal tersebut semuanya, pemerintah pusat melalui pentahelix kepariwisataan nasional harus segera membuat key performance indicators (KPIs) terhadap setiap dimensi yang ada mengingat kelima indeks daya saing dimaksud di atas melibatkan banyak pihak dalam pengelolaan dan pembagian tanggung jawabnya. Jika mau jujur ingin menjadikan industri pariwisata sebagai sektor unggulan dan andalan nasional, maka sepertinya sudah mulai harus dapat diterima pemikiran bahwa ‘’seluruh bidang industri termasuk di luar sektor pariwisata wajib memahami tentang kepariwisataan secara prinsip dan karakteristiknya’’. Hal. 11 Berbasis Ekonomi
Harian Bisnis Bali Perkuat Ekspor Produk Pertanian Bali menjadi salah satu provinsi dengan perkembangan pertanian yang baik. Untuk itu, Kementerian Pertanian berupaya menggenjot ekspor melalui penguatan Kostratani. Apa itu? www.bisnisbali.com
Harian DENPOST Keluarga Tunggu Januartika Keberadaan I Ketut Januartika yang terisolasi di kapal Diamond Princess di Jepang, membuat cemas keluarganya. Dia kini ditunggu di desanya, Meranggen, Klungkung. www.denpost.id
232 Tahun Kota Denpasar
Perlu Ketegasan Menata Wajah Kota HARI ini Denpasar merayakan hari jadinya yang ke-232 tahun. Usia yang cukup dewasa dilihat dari perjalanan sebuah kota. Meski demikian, bukan berarti kota ini tanpa masalah. Justru semakin tua peradaban sebuah kota, perkembangan permasalahan justru semakin kompleks. Ini pula yang dialami Kota Denpasar. Sejumlah persoalan hadir sejalan dengan perkembangan kota yang metropolitan. Urbanisasi yang tumbuh pesat menjadi persoalan krusial yang mesti ditangani dengan komprehensif. Karena perkembangan jumlah penduduk yang tinggi, juga diikuti dengan kebutuhan lainnya, seperti infrastruktur serta fasilitas publik lainnya. Denpasar di bawah kepe-
Wamen Kesehatan Iran Positif Corona
Dubai Wakil Menteri (Wamen) Kesehatan Iran sudah dinyatakan positif tertular virus Corona, demikian dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, ILNA, Selasa (25/2). Juru bicara kementerian kesehatan dalam wawancara dengan televisi negara membenarkan bahwa Wakil Menteri Kesehatan Iran Harirchi terinfeksi virus Corona. ‘’Harirchi saat ini sedang dikarantina,’’ ungkap juru bicara. Sementara itu, dua lagi warga Iran meninggal karena virus Corona, demikian dilaporkan media daring Eghtesadonline, Selasa. Tambahan dua orang yang meninggal itu menam-
bah jumlah total kematian di Iran menjadi 14 orang, jumlah tertinggi korban jiwa di luar Tiongkok. ‘’Menurut hasil pengujian, mereka mengidap virus Corona,’’ kata kepala Universitas Kedokteran Saveh soal dua korban jiwa baru tersebut, seperti disebutkan di Eghtesadonline. Pada Senin lalu, kementerian kesehatan mengatakan sudah 61 orang mengidap virus Corona di Iran. Pihak berwenang telah memerintahkan agar konser-konser di seluruh negeri dibatalkan serta sekolah-sekolah, universitas dan kompleks olahraga ditutup sebagai pencegahan penyebaran virus. (ant/afp)
mimpinan Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra dengan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara telah banyak menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berbagai inovasi yang dilakukan duet kepemimpinan Rai Mantra–Jaya Negara, terutama dalam inovasi pelayanan publik. Semua inovasi tersebut mengacu pada visi Pemkot Denpasar yakni ‘’Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya Ddalam Keseimbangan Menuju Keharmonisan’’. Berkat kerja keras yang dilakukan Pemkot Denpasar, pemerintah pusat melalui berbagai kementerian telah memberikan penghargaan kepada Kota Denpasar. Salah satunya Kota Terinovatif di Indonesia. Namun, sejumlah prestasi dan penghargaan
tersebut tidaklah cukup. Karena yang lebih penting menjadi perhatian adalah seperti apa dampaknya bagi masyarakat kota itu sendiri. Ketua Fraksi NasDem-PSI DPRD Denpasar A.A. Ngurah Gede Widiada, Rabu (26/2) kemarin, menyampaikan apresiasi terhadap pembangunan budaya yang dilakukan selama ini. Hanya, perlu ada penekanan dalam segala aktivitas pemerintah untuk tidak membuat pencitraan semata. Harus ada ketegasan dalam menangani sejumlah persoalan kota yang cukup kompleks dan multikultur ini. ‘’Wajah kota harus tetap menjadi perhatian agar tidak terkesan semrawut,’’ ujar Widiada. Hal. 11 Perlu Langkah
Meningkat, Kasus Corona di Luar Tiongkok
Bali Post/ant
SEBARU - Suasana Pulau Sebaru Kecil di Kepulauan Seribu, Jakarta. Pulau tersebut akan menjadi lokasi observasi 188 WNI ABK World Dream ‘’suspect’’ virus Corona.
BADAN Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan kasus virus Corona baru Covid-19 terus meningkat di luar Tiongkok dengan jumlah kasus baru per hari kemarin yang hampir menyamai jumlah infeksi baru virus terkonfirmasi di Negeri Tirai Bambu tersebut. Berdasarkan data laporan situasi harian resmi WHO per tanggal 25 Februari 2020 yang dikutip di Jakarta, Rabu (26/2) kemarin, sebanyak 908 kasus baru Covid-19 terjadi secara global dengan rincian 518 kasus baru terjadi di Tiongkok dan 390 kasus terjadi di luar Tiongkok. Hal. 11 Penyebaran di
Kamis Pon, 27 Februari 2020
MPP Semakin Maksimal Melayani Masyarakat TINJAU - Wali Kota Rai Mantra saat meninjau inovasi layanan di salah satu OPD, beberapa waktu lalu.
Terapkan Tanda Tangan Digital KEBERHASILAN Pemerintah Kota Denpasar dalam merancang beragam inovasi dan terobosan pembangunan menjadikan ibu kota Provinsi Bali ini sukses mendulang beragam penghargaan tingkat nasional. Yang paling anyar adalah terpilihnya Kota Denpasar menjadi Kota Terinovatif seIndonesia. Kota Denpasar pun akhirnya mendapat penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2019 dari Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri RI, akhir tahun lalu. Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan secara terperinci beragam inovasi dan terobosan yang telah dilaksanakan Pemkot Denpasar. Di mana beragam inovasi tersebut merupakan cerminan dan wujud nyata implementasi dari motto ‘‘Sewaka Dharma’’ yang menitikberatkan pada melayani adalah kewajiban. Adapun beragam inovasi yang dipaparkan, mulai dari Pelayanan Rakyat Online (PRO) Denpasar, tanda tangan digital, Mal Pelayanan Publik, revitalisasi pasar, revitalisasi sungai, dan beragam inovasi lainnya yang memberikan kemudahan bagi masyarakat. Ide-ide cerdas dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat juga secara cepat ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD terkait. Misalnya saja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Denpasar. Instansi ini terus mengembangkan inovasi dalam bid a n g
pelayanan publik. Kali ini dalam upaya memberikan kemudahan dan efisiensi waktu bagi masyarakat, salah satunya yakni tanda tangan elektronik di beberapa bidang pelayanan perizinan. Kadis DPMPTSP Kota Denpasar I.B. Beny Pidada Rurus menjelaskan bahwa dalam upaya memberikan pelayanan prima serta meningkatkan efisiensi waktu bagi masyarakat, sejak beberapa waktu lalu diterapkan tanda tangan berbasis elektronik. Sehingga penandatanganan berkas dapat dilaksanakan kapan pun dan di mana pun. “Dengan beragam tugas dan kegiatan yang ada me wajibkan semua pihak tidak terkecuali kepala dinas untuk turun ke lapangan, sehingga penandatanganan dapat dilakukan di mana pun, karena terkoneksi dengan aplikasi di android,” ujarnya. Dengan adanya pelayanan tanda tangan elektronik ini, diharapkan dapat mempercepat proses perizinan di Kota Denpasar sebagai wujud nyata dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat kota. Inovasi ini dilakukan tidak terlepas dari adanya regulasi yang memayunginya. Di mana terdapat dua aturan yang menyatakan bahwa tanda tangan digital sah di mata hukum, yakni UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta PP No. 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem Transaksi Elektronik. Selain itu, Pemerintah Kota Denpasar telah bekerja sama dengan Balai Sertifikasi Elektronik (BSE) Lembaga S a n d i Negara. (ara)
PENGHARGAAN - Sekda Kota Denpasar Rai Iswara saat menerima penghargaan dari salah satu kementerian, beberapa waktu lalu.
Keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Denpasar semakin maksimal melayani masyarakat. Sejak diresmikan pada Februari 2018, MPP yang berada di Gedung Sewaka Dharma, Lumintang ini semakin memantapkan diri untuk memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat yang ingin mengurus berbagai jenis perizinan. MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar ini merupakan pengembangan dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang sudah ada sebelumnya. epala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Denpasar I.B. Benny Pidada Rurus mengatakan bahwa saat ini MPP Sewaka Dharma Kota Denpasar secara keseluruhan memberikan pelayanan sebanyak 19 jenis layanan yang berasal dari 22 instansi baik, vertikal BUMD serta OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Adapun yang dimaksud instansi vertikal meliputi Kepolisian Republik Indonesia yang melayani perpanjangan SIM A dan C, SKCK, dan surat keterangan kehilangan, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Pajak, Imigrasi, dan Badan Pertanahan Nasional. Juga sudah
bergabung Kejari Denpasar dengan layanan Wayan Adhiyaksa, dan PT Taspen, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar. Dijelaskan lebih lanjut, untuk OPD di lingkungan Pemkot Denpasar yang ikut memberikan layanan di MPP, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Badan Pendapatan Daerah dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Masyarakat Kota Denpasar dapat menikmati MPP Kota Denpasar pada hari kerja Senin hingga Kamis dari pu-
kul 08.00-14.00 Wita, sedangkan khusus hari Jumat mulai pukul 08.0011.00 Wita. Dalam kesempatan tersebut, Gus Benny berharap dengan adanya layanan publik yang mudah dan nyaman bagi masyarakat tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan iklim investasi di Kota Denpasar. ‘’Semoga dengan adanya MPP ini dapat meningkatkan iklim investasi di Kota Denpasar,’’ katanya. Keberhasilan MPP dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mengundang pemerintah dari daerah lainnya di Indonesia datang ke MPP. Bukan saja itu, pemerintah Bangladesh juga mengapresiasi keberadaan MPP selama ini. Sekretariat Bersama
Divisi Pemerintah Lokal Bangladesh, Habibur Rahman, mengatakan bahwa kedatangan rombongan studi banding (banchmarking) dari perwakilan pemerintah Bangladesh ini dilaksanakan sebagai upaya untuk membangun tata kelola pemerintahan serta penyediaan pelayanan publik yang baik bagi masyarakat Bangladesh. Di mana saat ini Kota Denpasar telah memiliki pelayanan publik dengan standar yang sudah baik.
Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra menekankan bahwa konsep pelayanan publik di Kota Denpasar tak lepas dari visi pembangunan Kota Denpasar sebagai kota kreatif berwawasan budaya dalam keseimbangan menuju keharmonisan. Hal inilah yang menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang bergerak dalam balutan motto ‘‘Sewaka Dharma’’ yang artinya melayani adalah kewajiban. (ara)
KUNJUNGAN - Suasana kunjungan rombongan dari luar negeri ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Denpasar.
Inovasi Balado, Mengatasi Dokumen yang Terselip BERBAGAI inovasi dalam pelayanan publik terus dikembangkan untuk mewujudkan kepuasan masyarakat yang lebih baik. Seperti yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar. Bahkan Disdukcapil telah mengawali inovasi pelayanan sejak 2014. Inovasi yang dilakukan saat itu, bagaimana masyarakat yang ingin mendapatkan layanan di dinas ini agar cepat, akurat dan tuntas dalam satu berkas. Kepala Disdukcapil Den-
pasar Drs. Dewa Gde Juli Arta Brata memaparkan semangat jajarannya untuk memberikan pelayanan yang baik tercermin dari berbagai upaya yang dilakukan untuk perbaikan secara terus-menerus. Hal ini bermuara pada kepuasan masyarakat dalam menerima layanan Disdukcapil. Dikatakan, persoalan yang sebelumnya sering dialami, yakni dukumen yang sering hilang (terselip), pemohon tidak bisa mengetahui posisi berkasnya, serta waktu penyelesaian yang sering
molor, kini mulai dicoba dengan sistem baru. Inovasi baru yang digagas tersebut, yakni sebuah sistem yang mampu melacak posisi dokumen dengan cepat dan tepat. Langkah ini dinilai sangat strategis dalam menjawab persoalan yang ada sebelumnya. Karena itu, akhirnya disepakati inovasi ini disebut Balado yang artinya, barcode lacak dokumen. Setelah berjalan beberapa lama, evaluasi pun kembali dilakukan. Hasilnya cukup memuaskan. Tidak ada lagi berkas yang terselip. Karena
’’Si Molek Cantik’’
Datang untuk Melayani Masyarakat BEBERAPA waktu lalu, Badan Penelitian dan Pengembangan Denpasar menggelar Lomba OPD Terinovatif. Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan mendorong terciptanya inovasi di masing-masing OPD guna mendukung terciptanya pelayanan maksimal bagi masyarakat. Kegiatan ini dibuka Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra di Ruang Praja Utama, Kantor Wali Kota Denpasar. Salah satunya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang membawakan inovasi Tanda Tangan Elektronik (digi-
KUNJUNGAN - Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara menyambut kedatang a n Presi d e n RI saat melakukan kunjungan kerja ke Denpasar.
tal), Sistem Informasi Mobil Layanan Mobil Elektronik Keliling yang Cepat, Transparan dan Pasti Kelar (Si Molek Cantik), Sistem Informasi Perizinan Online (Sipon), One Day Service, dan Pelayanan SMS Gateway. Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan bahwa memasuki revolusi industri 4.0 seluruh stakeholder diharapkan aktif dalam menciptakan solusi atas permasalahan yang ada. Tak terkecuali instansi pemerintahan, tuntutan akan pelayanan yang maksimal oleh masyarakat menjadi tantangan tersendiri bagi OPD. Kepala DPMPTSP Denpasar I.B. Benny Pidada Rurus mengatakan ino-
vasi ini bermula dari sejumlah informasi yang dimiliki belum maksimal sampai ke masyarakat. Karena itu muncul ide untuk memberikan layanan ini kepada masyarakat. Dikatakan, tujuan dari inovasi ini bagaimana mendekatkan layanan DPMPTSP kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan layanan perizinan dan nonperizinan on the spot tanpa harus mendatangi kantor DPMPTSP. ‘’Ini merupakan gabungan layanan front office, layanan satu hari jadi dan Sipon menjadi satu,’’ ujarnya. (ara)
semua berkas yang masuk sudah masuk ke sistem dan dipindai dengan barcode. Kelebihan lainnya, pemohon bisa mengecek secara mandiri posisi proses penerbitan dokumen melalui alat pemindai stiker barcode. Yang lebih mengembirakan, pelayanan tepat waktu. Bahkan inovasi ini kembali dikembangkan, dan sejak 2018 dikembangkan dengan sistem cek dokumen online (sicemen) yang terintegrasi dengan website, denpasakota.go.id. Kerja keras Pemerintah Kota Denpasar melalui Dis-
dukcapil akhirnya menerima hasilnya. Kementerian Dalam Negeri pada 2018 memberikan penghargaan ‘’Dukcapil Hebat’’ atas pengembangan inovasi dan besarnya dukungan Kota Denpasar dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Penghargaan diserahkan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri yang diterima Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di Patra Semarang Hotel & Convention Center. (ara)
Kamis Pon, 27 Februari 2020
Bupati Giri Prasta Jadi Narasumber ’’Workshop’’ Standar Rumah Sakit Diselenggarakan Pusdokkes Mabes Polri BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menjadi narasumber pada acara Workshop Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit yang diselenggarakan oleh Pusdokkes Mabes Polri di Jakarta, Selasa (25/2). Orang nomor satu di Badung ini membawakan materi ‘’Praktik Pembangunan Berdikari sebagai Haluan Daerah Kabupaten Badung’’. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung di bawah kepemimpinan Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa tidak hanya fokus pada pembangunan infrastuktur fisik saja guna mencapai indeks kebahagiaan masyarakat, namun juga sangat intens membangun pelayanan kesehatan yang optimal dan holistik bagi seluruh masyarakat Badung. Dari program prioritas yang tertuang dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung Tahun 2016-2021, khususnya dalam bidang kesehatan, Pemkab Badung telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat dengan dianugerahi penghargaan di bidang kesehatan berupa Universal Health Coverage (UHC) oleh BPJS Pusat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana
Merdeka Jakarta. Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka Pusdokkes Polri secara khusus mengundang Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjadi narasumber dalam acara Workshop ‘’Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit’’, dengan harapan dapat mewujudkan Rumah sakit Bhayangkara yang profesional mengutamakan peningkatan mutu dan keselamatan pasien serta terakreditasi. Bupati Giri Prasta dalam paparannya menjelaskan, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna kepada masyarakatnya, Pemkab Badung telah melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kartu Badung Sehat (KBS). Ia mengupas secara gamblang komitmen pemerintahannya dalam melaksanakan kebijakan di bidang kesehatan sesuai dengan amanat UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang mewajibkan pemda mengalokasikan minimal 10 persen dari belanja APBD-nya untuk anggaran kesehatan. ‘’Tapi, kami di Kabupaten Badung mengalokasikan dana untuk bidang kesehatan mencapai 12 persen dari pos belanja APBD kami,’’ ujarnya. Ia menambahkan, manfaat
tambahan dari program KBS diatur dalam Peraturan Bupati Badung Nomor 6 Tahun 2018. Artinya, hal-hal yang tidak dijamin oleh JKN ter-cover oleh KBS. Setidaknya ada 22 manfaat tambahan KBS, salah satunya pelayanan evakuasi pasien dengan ambulans dari rumahnya yang ada di desa menuju ke faskes rujukan di wilayah Provinsi Bali. Bahkan, peserta yang tidak sesuai dengan prosedur JKN juga ditanggung oleh KBS. ‘’Distribusi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merata di setiap desa, Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD bisa terdaftar di seluruh FKTP, rasio ideal perbandingan dokter dengan penduduk adalah 1 : 2.500 sesuai standar WHO, sedangkan untuk di Jakarta saja rasionya hanya 1 : 5.000,’’ ungkap Giri Prasta dalam menjelaskan kelebihan KBS. Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, katanya, di tahun 2019 status puskesmas menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga tidak ada iuran biaya dengan melaksanakan motto service excellent, zero complain. Hal ini penting dilakukan mengingat puskesmas dan rumah sakit sebagai institusi kesehatan yang sangat vital, sehingga harus terus
Bali Post/ist
RAKOR - Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa saat foto bersama peserta rakor.
Tangani Narkoba, Perlu Sinergitas Komponen Masyarakat
MASALAH narkoba sangat multidimensi sehingga dibutuhkan penanganan yang serius. Selain itu diperlukan sinergitas seluruh komponen masyarakat ikut menanggulanginya, karena tidak bisa hanya ditangani BNN atau aparat hukum saja. Meningkatkan edukasi tentang bahaya narkoba di masyarakat juga sangat penting. Salah satu program Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Denpasar untuk menekan angka prevalensi penyalah guna narkoba, yaitu menggelar kegiatan rapat koordinasi (rakor) pemberdayaan masyarakat antinarkoba. Kegiatan ini mengundang Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H. sebagai narasumber di Hotel Puri Saron, Denpasar, Selasa (25/2) lalu. Di hadapan 30 orang per-
wakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan perwakilan pendamping desa di wilayah Kota Denpasar, Brigjen Suastawa mengatakan, fungsi kontrol dari keluarga dan masyarakat itu perlu untuk meningkatkan daya tangkal terhadap bahaya narkoba di lingkungannya masing-masing. Masyarakat harus bisa menjadi perpanjangan tangan BNN dalam menanggulangi masalah narkoba. Kebijakan BNNP Bali dalam perspektif hukum tentang penyalahgunaan narkoba adalah penerapan Pasal 127 tunggal Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Penerapan Rehabilitasi bagi Penyalah Guna Murni/Awal. Penerapan pasal 128 ayat 1 terkait peran orangtua atau wali, serta hukuman berat dan pengajuan perampasan harta untuk negara bagi pengedar
Topik : nasib bali tanpa phr
(TPPU). ‘’Melalui rapat koordinasi ini diharapkan para peserta memahami apa yang harus dilakukan dan memiliki rencana aksi di lingkungannya masing-masing terkait penanggulangan narkoba,’’ ujarnya. Output dari rakor ini, pertama, peserta akan berpartisipasi aktif di desa dalam mewujudkan Desa Bersinar. Kedua, menyebarkan informasi tentang bahaya narkoba dalam setiap kegiatan di desa baik dalam kegiatan posyandu, PKK, banjar serta acara keagamaan. Ketiga, membentuk satgas, Relawan dan Kader Antinarkoba di desa, melibatkan masyarakat di lingkungannya masingmasing. Turut memerangi peredaran gelap narkoba dan melaporkan ke BNN atau polsek. Turut membantu mengarahkan penyalah guna narkoba untuk direhabilitasi. Keempat, BNN menyediakan fasilitasi life skill untuk para satgas, relawan agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. ‘’Kegiatan ini diharapkan bisa mewujudkan kepedulian lembaga atau instansi untuk berperan aktif dalam membangun lingkungan kerja bersih dan bebas narkoba. Termasuk di lingkungan kerjanya masingmasing secara mandiri, sukarela dan berkelanjutan,’’ tegas Brigjen Suastawa. (rah)
meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Bupati Giri Prasta menegaskan, selama ini Pemkab Badung melalui OPD terkait tidak hanya fokus pada penyediaan pelayanan bagi pasien semata, tetapi juga dibarengi dengan upaya menciptakan organisasi rumah sakit yang aman, efektif, dan terkelola dengan baik. Fungsi-fungsi tersebut tidak hanya berlaku untuk rumah sakit secara keseluruhan tetapi juga untuk setiap unit, departemen, atau layanan yang ada dalam organisasi rumah sakit tersebut. Pemenuhan infrastruktur, alat medis dan peningkatan kualitas SDM kesehatan juga terus digenjot sebagai salah satu syarat untuk bisa memperoleh akreditasi di bidang kesehatan. ‘’Saya atas nama masyarakat Kabupaten Badung selaku Bupati Badung mengucapkan terima kasih pada Polri khususnya Bapak Kapusdokkes dan Pusdokkes se-Indonesia yang hari ini melakukan Forum Group Discussion (FGD) bagaimana meningkatkan pelayanan dan mutu bidang kesehatan, karena kalau Polri sehat, keluarga Polri juga sehat amat sangat yakin Indonesia akan aman dan nyaman. Konsep ini
NARASUMBER - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjadi narasumber Workshop ‘’Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit’’ yang diselenggarakan oleh Pusdokkes Mabes Polri di Jakarta, Selasa (25/2). perlu kita tekankan bersama sehingga terakreditasinya semua Rumah Sakit Bhayangkara ini akan terpenuhi dengan baik melalui FGD. Misalkan bagaimana SDM-nya, saranaprasarana bagaimana juga dengan kelengkapan alat kesehatan termasuk infrastruktur dan pembiayaan. Pemkab Badung sudah mengimplementasikan dan mewujudnyatakan
dengan membangun Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bali yang tidak lepas dari arahan Kapolda Bali dan sesuai kebutuhan masyarakat Bali. Seandainya kita diminta membantu Rumah Sakit Bhayangkara di daerah terpencil, kita siap,’’ ujar Giri Prasta. Acara tersebut dihadiri oleh Kapusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Musyafak, Karumkit dan
Wakarumkit Bhayangkara Tk. I Raden Said Sukanto, Sespusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. Abdul Rosyid, Kombes Pol. dr. Hariyanto, Dr. dr. Rusdiyanto, para pejabat utama Pusdokkes Polri dan pejabat utama RS Bhayangkara Tk. I Raden Said Sukanto, Dirut RS Mayapada, Direktur PT Medix Soft serta Karumkit Bhayangkara dan anggota se-Indonesia. (ad790)
Mangupura (Bali Post) Saat ini penyidik Satreskrim Polres Badung menangani tiga kasus kejahatan seksual, yaitu dua kasus persetubuhan dan sodomi anak di bawah umur. Menyikapi kasus ini, Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi mengaku sangat prihatin atas kejadian tersebut. Apalagi korbannya pelajar dan pelakunya oknum kepala sekolah serta guru. Ia menduga kasus kejahatan seksual anak di bawah umur seperti gunung es, artinya yang tidak melapor banyak karena aib.
Utara berinisial WS (43) yang menyetubuhi OCD (16) dan kasus ini terjadi sejak korban kelas VI SD hingga 11 Januari 2020 (saat ini korban kelas X SMA). Pertengahan Februari lalu, Satreskrim Polres Badung mengungkap kasus sodomi yang dialami pelajar. Kali ini korbannya siswa SD berinisial AF (10). TKP-nya di areal kebun tempat tinggal pelaku, Fd (57), di salah satu desa di Kecamatan Mengwi. Kasus ini terjadi sejak Juni 2019 hingga 8 Februari lalu. Pada pertengah Januari lalu, polisi mengungkap kasus pencabulan siswi SD berinisial KP (12) dan siswi SMP berinisial TF (13). Pelakunya oknum guru olahraga, KW (50). Kasus ini terjadi di wilayah Kecamatan Mengwi, Badung. (kmb36)
Kejahatan Seksual Seperti Gunung Es
‘’Kalau kami dari kepolisian sebatas memproses hukum dan memenjarakan pelaku. Memang kesadaran untuk menjaga kelompok rentan ini masih kurang. Mereka yang masuk kelompok rentan yaitu perempuan dan anak, kaum difabilitas. Artinya, kelompok yang sangat besar kemungkinan jadi korban kejahatan. Kepedulian lingkungan itu harus ditingkatkan lagi,’’ tegas Roby Septiadi, Selasa (25/2). Menurutnya, setelah pelaku ditangkap dan masuk pejara, belum tentu menimbulkan efek jera atau sembuh. Justru mereka cenderung akan mencari korban lainnya. ‘’Saya tidak ingin anak-anak saya, keluarga atau anggota, jadi korban. Membuat mereka insyaf, susah,’’ ujarnya. Roby Septiadi mengajak semua pihak untuk lebih peduli dengan kejadian ini. Orangtua jangan terlalu percaya sama sekolah, hilangkan pikiran tidak mungkin orang tersebut (guru) melakukan kejahatan seksual. Titipkanlah anak kepada orang yang benar-benar bisa dipercaya dan harus diawasi. ‘’Jangan hanya titipkan anak, lalu tidak peduli. Di sekolah pun begitu, karena ada banyak guru tidak mungkin ada aneh-aneh. Padahal ada oknum gurunya yang aneh. Buat saya tragis, pelaku kejahatan seksual dua guru senior dan sepuh,’’ katanya menyesalkan. Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
Di Bali, katanya, angka bunuh diri tinggi dan kasus pencabulan lumayan tinggi. ‘’Bayangkan, saya baru tiga bulan di sini (jadi Kapolres - red), ada tiga kejadian. Makanya saya bilang ini seperti gunung es. Mungkin masih banyak yang belum melapor karena dianggap aib,’’ tegasnya. Menyikapi kondisi ini, Roby Septiadi mengaku sudah mewanti-wanti seluruh Kapolsek. Para Kapolsek diminta mencoba mencarikan psikiater yang bisa diajak kerja sama untuk membuka konseling gratis untuk orang-orang punya beban hidup, tetapi terbentur anggaran. Seyogianya pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memberikan fasilitas bagi mereka yang mengalami sakit kejiwaan. Jangan sampai menunggu orang gila atau bunuh diri, peyimpangan baru bertindak. Fenomena ini semestinya sudah terbaca oleh pemerintah daerah dan carikan solusinya. ‘’Saya punya pemikiran dengan angka bunuh diri tinggi, pelecehan seksual cukup tinggi, kenapa di puskesmas tidak disiapkan psikiater? Penyakit kejiwaan jadi tren saat ini karena beban hidup berat. Justru yang berbahaya gila setengah-setengah ini. Kalau gila beneran kan kita tahu sehingga gampang menghindari,’’ tandasnya. Orang yang suka anakanak atau paedofilia mengalami kelainan jiwa, tetapi tampilannya seperti orang
normal. Pemerintah punya anggaran harus menyediakan psikiater-psikiater, bila perlu layanan psikiater masuk BPJS atau jaminan kesehatan masyarakat. ‘’Kalau kami penanganan hukum sudah jelas, tiap ada kejadian pasti diproses. Apalagi salah satu poin Commander Wish Kapolda Bali adalah penanganan terhadap kejahatan anak dan perempuan. Cuma proses hukum kita kan sebatas itu, menangkap dan memenjarakan saja. Tidak serta merta mengakibatkan pelaku jadi insyaf,’’ ujar perwira melati dua asal Jakarta ini. Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Badung menangani kasus pencabulan dan sodomi terhadap anakanak di bawah umur. Kasus tersebut yaitu oknum kepala sekolah salah satu SD di Kuta
AKBP Roby Septiadi
Jaya Negara Buka Seminar ’’English for Teachers’’ Wujud Kerja Sama Pemkot-Cambridge University, Tingkatkan Kualitas, Keahlian dan Pengetahuan Guru
MEMBUKA - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat membuka ‘’English for Teacher’’ di Graha Sewaka Dharma, Rabu (26/2) kemarin.
SEBAGAI upaya untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan keterampilan pengajaran bahasa Inggris, Pemkot Denpasar bekerja sama dengan Cambridge University Press Inggris menggelar pelatihan bahasa Inggris bertajuk English for Teacher. Sebelum memasuki pelaksanaan pelatihan yang menyasar guru sekolah dasar se-Kota Denpasar ini, turut dilaksanakan seminar sebagai kegiatan awal yang dibuka Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara di Graha Sewaka Dharma, Rabu (26/2) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Regional Outreach Manager Bali British Embassy Andi Azka F. Putri, Country Manager Indonesia Cambridge University Press Yusuf Seto, dua narasumber kegiatan, Kim Plger dan Uyen Pham, serta OPD di lingkungan Pemkot Denpasar serta guru bahasa Inggris se-Kota Denpasar. Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dalam kesempatan
tersebut mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan menjadi tantangan bagi dunia pendidikan di Bali, khususnya Kota Denpasar. Hal ini salah satunya dapat dilaksanakan dengan peningkatan kualitas pengajaran bahasa Inggris. ‘’Berkembangnya Kota Denpasar sebagai pusat pendidikan juga diharapkan mampu memberikan peluang kepada seluruh masyarakat untuk menguasai bahasa asing sebagai sarana pengembangan industri kreatif dan menjadi motor penggerak perekonomian. Saya berharap kehadiran english for teacher sebagai program inovasi Denpasar to The World yang akan berbagi informasi mengenai pelajaran bahasa Inggris untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan daya saing SDM dan pendidikan di era revolusi industri 4.0,’’ paparnya. Regional Outreach Manager Bali British Embassy Andi Azka F. Putry didampingi Country Manager Indo-
nesia Cambridge University Press Yusuf Seto menjelasakan, kegiatan ini merupakan inisiatif dari Universitas Cambridge Press dan Kedutaan Besar Inggris. Hal ini sebagai tindak lanjut atas penandatanganan MoU dan kerja sama yang telah dilaksanakan sebelumnya. ‘’Hampir sebagian besar masyarakat dunia menggunakan Bahasa Inggris, sehingga diharapkan guru-guru dapat meningkatkan kompetensi dan skill dalam melaksanakan proses belajar mengajar sehingga mampu meningkatkan daya saing pendidikan di Kota Denpasar,’’ jelasnya. Kepala BKPSDM Kota Denpasar I Wayan Sudiana mengatakan, pelaksanaan seminar ini sebagai wujud kerja kolaboratif antara BKPSDM, Disdikpora Kota Denpasar dan Bagian Kerja Sama. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keahlian, dan keterampilan para guru dalam pengajaran Bahasa Inggris.
Sehingga mampu mewujudkan pola pembelajaran Bahasa Inggris secara komprehensif oleh guru dengan penguasaan kompetensi yang memadai. Seminar ini diikuti oleh 200 peserta dari seluruh guru SD seKota Denpasar yang merupakan kegiatan awal untuk melaksanakan seleksi bagi 53 peserta yang telah lulus dan akan disaring menjadi 25 orang yang akan mengikuti pelatihan yang akan dimulai pada 3 Maret mendatang. Seminar ini turut menyajikan materi tentang pengenalan kerangka acuan umum tentang Eropa, keahlian yang dibutuhkan kekinian, pengajaran terkait reading, writing, listening dan speaking serta pengajaran berbasis online. ‘’Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM Kota Denpasar untuk dapat bersaing di kancah internasional guna menghadapi era revolusi industri 4.0,’’ paparnya. (ad789)
Kamis Pon, 27 Februari 2020 Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Menunggu Langkah Menyelamatkan Pariwisata NAMPAKNYA ujian, atau lebih tepatnya lagi cobaan demi cobaan menerpa pariwisata dunia, Indonesia serta Bali khususnya. Masalah virus Corona, Covid-19, tidak hanya menghantui pariwisata Bali tetapi dunia. Banyak negara yang mengandalkan sektor ini sebagai pendulang devisa kelimpungan. Calon wisatawan di berbagai belahan dunia menjadwal ulang rencana liburan mereka karena musibah ini. Semuanya menunggu, melihat dan mengamati perkembangan terakhir. Apa yang akan dan tengah dilakukan pemerintah masing-masing, terutama perkembangan di Tiongkok, terkait penyelesaian penyebaran virus ini. Selama menunggu, tentu tidak mesti tidak melakukan apa-apa. Bali, sebagai contoh, menunggu itu bukanlah berarti diam. Pasar wisata Tiongkok sebagai salah satu pemasok turis yang sangat signifikan tentu sangat berdampak. Namun ini artinya perjalanan mesti terhenti. Perlu dikreasikan berbagai upaya pengganti dengan melakukan diversifikasi usaha. Kalaupun kemudian beberapa penyuplai turis masih ragu dan kemudian memutuskan untuk tidak pergi, tentu alternatif lain mesti dipilih. Pasar wisata domestik. Ya, segmentasi ini sudah terbukti cukup tangguh saat mengisi kevakuman akibat berbagai tragedi yang terjadi. Sudah teruji dan terbukti. Saat tragedi Bom Bali lalu, mereka ini menjadi katakanlah sebagai ‘’substitusi’’. Barangkali istilah ini terlalu mengecilkan peran mereka, tetapi kedatangan mereka sungguh sangat berarti. Saat ini pun, ketika kemudian pemerintah berinisiatif menggelar setiap event di Bali, tentu perlu disambut dengan tangan terbuka. Apalagi kalau kemudian pemerintah secara resmi mengucurkan insentif kepada travel agent, hotel, airline untuk meringankan beban musibah ini patut pula diacungi jempol. Kucuran dana sebagai stimulus agar pariwisata tetap bergerak ini memang langkah strategis agar semuanya tidak dalam kondisi stagnan. Pariwisata memang sangat rentan dengan isu-isu keamanan, kesehatan serta dalam kondisi milenial sekarang ini adalah berita-berita bohong alias hoax. Meskipun di satu sisi, hal positif kemajuan media komunikasi juga sangat membantu sebuah destinasi agar lebih dikenal luas. Cyber war ini mesti dikelola secara profesional serta melibatkan banyak pihak.
S URAT PEMBACA
Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
CECERAN BBM di tanjakan depan Pura Goa Gong, Jimbaran, pada 23 Februari lalu, mengakibatkan banyak pengendara motor terjatuh. Kejadian ini bukan kali pertama. Sejumlah netizen di akun Facebook @balipost menyampaikan, kondisi jalan berupa tikungan dengan tanjakan curam di kawasan tersebut memang sangat membahayakan pengendara. Ditambah keteledoran jasa angkutan terutama galian C dan BBM, membuat jalur ini makin dikenal rawan kecelakaan. Netizen pun mendesak instansi terkait segera turun tangan. Kendaraan angkutan yang overload harus dilarang melintasi jalur pariwisata tersebut. Rencana penataan tanjakan Goa Gong juga diharapkan segera direalisasikan. Tidak hanya di satu kasus ini, pemerintah sejatinya memiliki kewajiban memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan infrastruktur khususnya jalan. Faktor keselamatan pengguna jalan diharapkan jadi pertimbangan utama. Maka ke depan, pemerintah dituntut memiliki perencanaan matang baik dalam pembangunan baru maupun penataan infrastruktur yang sudah ada. Penyusunan skala prioritas pembangunan tidak boleh berdasarkan hitung-hitungan politik, melainkan mesti menyesuaikan kondisi di lapangan. Kalau sudah urgen terlebih berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan, segera laksanakan, jangan ditunda-tunda. Kemudian, hal teknis lainnya seperti pengaturan lalu lintas agar dirumuskan dengan stakeholders. Tujuannya agar tidak ada pihak-pihak yang merasa dirugikan. Tuhu Semadi Sudah sangat sering hal ini terjadi. Semoga tidak ada yang terjatuh.
kasih tahu bagaimana amannya. Suksma. Kasihan yang jatuh karena melindas minyak licin.
Kadek Diartha Dinas PU dan Dishub harus segera bertindak agar tidak terjadi kecelakaan.
Gede Eka Putra Yang jatuh sama kerugiannya siapa yang tanggung? Apakah musibah? Apakah ini karena kelalaian? Gimana?
Wayan Suartama Tolong pihak yang berwajib. Cek mobil yang melintas bawa minyak. Kalau bawaannya mudah tumpah atau drum bocor, di-
Goris Seven Seven Sudah sering kejadian itu, tapi saya enggak pernah lihat ada yang bertanggung jawab. Yang paling sering itu truk pengang-
kut limestone/tanah putih, sering sekali berceceran di tanjakan itu dan sangat membahayakan pengendara terutama roda dua. Mugkin harus dilengkapi CCTV di lokasi ini. Siti Khodijah Supardi Seharusnya ada aturan tegas untuk truk dari aturan beban dan jam-jam operasinya juga. Dan dicarikan jalur sendiri biar tidak merugikan yang lain. Saya pernah jatuh juga lewat situ pas hamil enam bulan. Banyak solar
di mana-mana. Son Ranggo Terus, truk yang tumpahin ini hanya melenggang hilang tanpa bayangan begitu saja ya? Nggak bisa dipidanakan ya? Bagaimanapun kan ini bagian dari kelalaian si pemilik kendaraan tersebut, bagaimana kalau ada yang kecelakaan sampai korban jiwa gara-gara tumpahan oli ini. Made Budana Hal seperti ini sudah sering
Pilkada serentak di Bali terkesan masih minim informasi. Bahkan, calon-calon yang mau bertarung terkesan masih mencari kesempatan yang pas untuk muncul. Mudah-mudahan memasuki Maret 2020 ini para calon pemimpin kabupaten/kota sudah siap. Meskipun santer terdengar sejumlah nama akan bertarung, saya tetap berharap pilkada kali ini benar-benar memberi ruang kepada publik untuk tahu lebih awal siapa calon pemimpinnya. Saya sebagai pramuwisata tetap berharap calon yang terpilih nanti paham pariwisata dan seni mengelolanya. Hal ini saya harapkan mengingat selama ini saya mengantar tamu ke manaman, jalan-jalan masih banyak yang rusak dan macet masih menjadi kendala serius. Mudahmudahan hal ini bisa ditangani dengan baik dan bersinergi. Saya juga berharap pengelolaan pajak hotel dan restoran memperhatikan sektor-sektor yang mendukung eksistensi pariwisata Bali. Untuk itu, mudah-mudahan pilkada serentak berjalan damai sehingga stabilitas Bali terjaga. I Putu Putrawan Denpasar, Bali
POJOK
Pemerintah pusat tiadakan pemungutan PHR enam bulan.
EMPAT mahasiswa Universitas Tottori Jepang menjadi volunteer atau tenaga sukarela di Mataken Gakko. Di tempat ini mereka menjadi guru bahasa Jepang selama beberapa pekan. Mereka adalah Kida Kanna dari Fakultas Teknik Arsitektur, Matsumoto Aimi dari Teknik Kimia, Mizuka Narumi dari Fakultas Pertanian serta Yoneshiro Erika dari Fakultas Ilmu Sains Regional. Mataken Gakko sudah puluhan tahun menjalin kerja sama dengan beberapa institusi pendidikan dan lainnya di Jepang. Di tempat ini masyarakat bisa belajar bahasa Jepang den-
gan gratis. Universitas Tottori memang secara periodik selalu mengirimkan mahasiswanya ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Mereka ini ditemani mentornya, Sugimoto Joji. Istilah ‘’Berlibur sambil Belajar’’ ini memang pas disematkan pada anak-anak muda ini. Selain berinteraksi dengan anak didiknya belajar bahasa Jepang, mereka juga menimba ilmu dengan mempelajari budaya Bali dari dekat. Melihat dan merasakan secara langsung. Pada Jumat, 21 Februari lalu mereka beraudiensi ke Kantor Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar dan
diterima Deputi Konjen Ohashi. Saat ke tempat ini, mereka juga didampingi I Gusti Kompyang Pujawan, pinisepuh Pasemetonan Denpasar-Fukuoka, yang sudah sering menjalin kerja sama dengan mitra LSM di Fukuoka di berbagai bidang seperti budaya, pendidikan maupun kesehatan. Pada intinya dalam pertemuan tersebut, pihak konsulat memuji langkah kemitraan yang dilakukan oleh Universitas Tottori. Diharapkan hubungan ini semakin baik ke depannya, sehingga hal-hal yang bisa dikembangkan bersama pun semakin luas. Sementara itu, pada
Selasa, 25 Februari 2020, mereka berkunjung ke Bali Travel News, media pariwisata berbahasa Inggris yang juga anggota Kelompok Media Bali Post. Diterima Pemimpin Redaksi Gde Palgunadi, mereka saling sharing pendapat serta pengalaman soal Bali serta Jepang. Ini juga merupakan kunjungan kesekian kalinya bagi mahasiswa Tottori ke Bali Travel News. Yang penting terungkap pada pertemuan tersebut, mereka mengaku mencintai Bali dan sangat kagum dengan budayanya. Meskipun begitu, mereka berharap pihak berkompeten di Bali bisa menjaga
daerah istimewa ini dari dampak negatif pariwisata. Dalam konteks wabah virus Corona, Covid-19, yang menakutkan masyarakat dunia, mereka meyakinkan teman-teman di negeranya maupun turis mancanegara lainnya agar
tidak takut datang ke Bali. ‘’Tidak ada virus Corona. Bali aman dan nyaman untuk dikunjungi,’’ ujar Yoneshiro Erika, yang sampai Agustus nanti menjadi pengajar bahasa Jepang di SMAN 1 Ubud, Gianyar. (ad777)
BUKA PRODI - Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. (dua kiri) menyerahkan Izin Pembukaan Prodi Informatika kepada Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. didampingi Rektor UNBI Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.-KHOM.
UNIVERSITAS Bali Internasional (UNBI), Selasa (25/2) resmi menerima Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 118 M 2020 tentang Izin Pembukaan Program Studi (Prodi) Informatika Program Sarjana. SK tersebut diserahkan Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. kepada Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. didampingi Rektor UNBI Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.-KHOM. Menurut Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si., UNBI baru saja berubah dari institut menjadi universitas. Dengan meningkat menjadi uni-
versitas, UNBI juga sudah menambah dua prodi yang baru dua bulan lalu yakni S-1 Digital Bisnis dan yang terbaru yakni S-1 Informatika. Tentu kedua prodi ini sedang hits dan memberikan harapan untuk anak muda yang baru tamat maupun yang sudah menjadi pebisnis serta mereka yang ingin mendalami sistem informatika untuk memperkuat bisnis mereka. ‘’UNBI yang masih relatif muda, tentu progres pengelolaannya sangat luar biasa. Kami sangat senang seluruh prodinya sudah terakreditasi,’’ ucapnya. Ketua Yayasan Anugerah Husada Bali Indonesia Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. menyampai-
kan dengan diterimanya satu prodi yang sudah ditunggu masyarakat, tentu ini akan bisa memberikan pilihan kepada masyarakat. Khususnya masyarakat milenial yang haus teknologi terutama informatika. Tentu ini menjadi kebahagiaan dan menjadi tantangan. ‘’Ini tentu menjadi tantangan, bagaimana ke depan bisa memberikan pelayanan yang sebaikbaiknya. Sehingga seluruh proses belajar mengajar di prodi ini bisa berjalan dengan baik,’’ katanya meyakinkan. Capaian terbaik ini, katanya, merupakan bukti bahwa seluruh komponen bekerja keras. Terbukti, baru empat tahun yang sebelumnya UNBI bernama institut kini sudah menin-
gkat menjadi universitas. ‘’Secara tim kami sangat kompak, sehingga kami yakin seyakin-yakinnya bisa mengelola univeritas ini, terutama prodi baru ini menjadi maksimal untuk kepentingan masyarakat,’’ harapnya. Sementara itu, Rektor UNBI Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD.-KHOM. menambahkan, dengan diserahkannya SK ini, tentu menjadi sesuatu yang patut disyukuri. Meski demikian, juga menjadi tantangan ke depannya. Yakni bagaimana bisa mengelola dengan baik universita ini yang memiliki 10 program studi yang sangat prospektif dan ditunggu-tunggu oleh dunia kerja, sehingga bisa menjadi bermanfaat untuk masyarakat luas. (ad778)
BERKUNJUNG - Mahasiswa Universitas Tottori saat berkunjung ke Kantor Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar.
Universitas Bali Internasional Kantongi Izin Pembukaan Program Studi Informatika
*** Hari ini Kota Denpasar berulang tahun ke-323. - Selamat, semoga makin jaya. ***
- Mereka ingin pulang.
Ayu Rahayuni Kok banyak truk lewat sana sih? Udah enggak aman kalau begitu.
Mahasiswa Universitas Tottori Kampanyekan ’’Bali Aman’’
- Petaka bagi pemda di Bali.
Pemerintah tetap pantau puluhan WNI di Diamond Princess.
Theywa Yasa Jalur harian, dumogi rahayu.
Pendidikan
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.
Informasi Pilkada Serentak
terjadi, apalagi musim liburan. Mobil pelat luar sering mogok di sana karena tidak tahu karakter tanjakan jalannya. Dulu sempat saya baca, tahun ini sepertinya ada perbaikan, benar nggak ya?
Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hubungi bagian iklan Hp/WA : 081802411818, Telp. : 0361-225764 atau redaksibalipost@yahoo.com; Naskah maksimum 2000 karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita. Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Koordinator Liputan: Nyoman Winata Redaktur Eksekutif: Parwata Sekretaris Redaksi: Diah Dewi Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Pon, 27 Februari 2020
Seni Senator RI Peroleh Penghargaan ’’Kids Planet International 2020’’
Hadiri Anugrah Musik Bali, DPD-RI Dukung Perlindungan Hak Cipta Musisi Bali
SENATOR DPD-RI Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bisa jadi satu di antara sekian wakil rakyat Bali yang paling sering diundang dalam acara pagelaran seni di Bali, baik seni klasik maupun kontemporer. Latar belakang Senator Arya Wedakarna (AWK) sebagai musisi nasional, sebagai publik figur ketika menuntut ilmu di Jakarta, dan juga brand ambassador tingkat nasional di era 1999–2003, turut melambungkan nama AWK di kancah dunia selebritas nasional saat itu. Dan kepedulian AWK terhadap kegiatan entertainment dan dunia hiburan di Bali masih tetap dilakoni hingga saat ini. Di antaranya AWK menjadi penggagas dan pelindung sejumlah organisasi seni budaya, yakni Teruna Teruni Bali, Putra Putri Kampus Ajeg Bali, Bali Music Award,
Bali International Film Festival, hingga mendirikan Royal Bali Convex Nusa Dua. Belum lagi AWK menjadi pelindung (patron) dan penasihat dari sejumlah sanggar seni budaya di Bali. Ini yang menyebabkan bahwa AWK sangat memahami seluk-beluk tentang manajemen panggung, kesejahteraan seniman Bali hingga eksistensi para pekerja seni, baik seni klasik maupun kontemporer di Bali dan Indonesia. Demikian terekam saat AWK hadir di acara internasional yakni Kids Planet International yang digagas Balinesian Holiday, sebuah konsorsium pariwisata dengan segmen wisata asal India, Nepal, Malaysia, yang secara intens menangani pariwisata yang berasal dari latar belakang Hindu Buddha. Dalam kegiatan itu, Senator AWK juga menyampaikan terima kasih
karena telah memilih Bali sebagai venue acara internasional ini. Dan berharap ke depan Bali menjadi hub dari dunia hiburan kelas dunia. ‘’Sejak Bali Internasional Film Festival yang digagas komunitas seni di Bali pasca-Bom Bali 2002 terjadi, Bali telah memiliki sebuah brand baru yakni Baliwood. Baliwood itu adalah cita–cita menjadikan Bali sebagai pusat film dunia. Dan mari manfaatkan Bali sebagai sebuah panggung besar yang merupakan alternatif ekonomi kreatif. Bali tidak bisa sepenuhnya tergantung pada dunia pariwisata, Bali harus mulai menggarap wisata MICE, wisata film, wisata musik, wisata sport dan juga wisata hiburan lainnya. Dan selama sesuai dengan norma–norma budaya Bali yang dijiwai agama Hindu, maka itu sah–sah saja dan tentu kami
restui. Mari jadikan Bali sebagai Baliwood yang sesungguhnya. Saya yakin kebahagiaan itu akan muncul dari kesenian dan kebudayaan yang adiluhung,’’ ungkap Gusti Wedakarna yang juga Duta Besar WUSME, sebuah organisasi UMKM dunia yang berbasis di San Marino, Italia. Hal senada diunggkapkan Senator AWK saat hadir atas undangan Panitia Anugrah Musik Bali (AMB) di Gedung Dharmanegara Alaya (DNA) di kawasan Lumintang. Senator AWK mendukung komite AMB yang secara konsisten menyelenggarakan acara Anugrah Musik Bali yang memberi penghargaan kepada musisi Bali. Dalam acara AMB, DPD-RI Bali turut berpartisipasi sebagai salah satu sponsor bersama BEM Universitas Mahendradatta. (ad796)
BALIWOOD – Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III bersama Permaisuri saat hadir di acara AMB dan Planet Kidz International 2020.
YBS Punya Kewenangan ’’Assessment’’ Relawan Minta Penguatan BNNP
RELAWAN IBM - Suasana pertemuan antara relawan IBM, Forum Kaling, tim medis, pihak desa bersama BNNP di Yayasan Samsara Bali.
TRAUMA atas laporan terduga pengguna narkoba atas relawan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Pemogan belum pulih 100 persen. Meski demikian, pihak Yayasan Bali Samsara (YBS) pimpinan Made Belgi bersama Forum Kepala Lingkungan di Pemogan terus memberikan motivasi agar 94 relawan yang dilantik Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Drs. I Putu Gede Suastawa, S.H., Selasa 19 November 2019 tidak trauma dan mau membantu dalam hal pemberantasan narkoba, khususnya di wilayah Pemogan, Denpasar Selatan. Untuk menguatkan relawan IBM dan Penguatan Berbasis Masyarakat, dengan dijembatani Yayasan Bali Samsara, Selasa (25/2) kembali mengundang pihak BNNP Bali, aparat desa, Bhabinkamtibmas, relawan, tim medis, dan Forum
Kakek Gantung Diri
Tabanan (Bali Post) Warga Banjar Dinas Puncak Sari Desa Mundeh Kauh Kecamatan Selemadeg Barat, Rabu (26/2) kemarin dikagetkan kabar duka, I Made Widi mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kakek berusia 74 tahun itu nekat gandung diri di kebun miliknya. Diduga lantaran depresi sejak lama menderita penyakit rematik namun tidak kunjung sembuh. Sebelum ditemukan tewas gantung diri, korban sempat berpamitan pada anaknya hendak mencari durian ke kebun. Dari informasi yang dihimpun, korban Made Widi pada Selasa (25/2) sekitar pukul 13.00 Wita pamitan kepada anaknya bernama Made Wiana (pelapor) untuk pergi ke kebun mencari buah durian yang kebetulan sedang berbuah. Lokasi kebun durian hanya berjarak sekitar 200 meter sebelah barat rumah korban. Namun sampai sore pukul 17.00 Wita, korban tak kunjung pulang. Anak korban pun awalnya tidak merasa curiga dan memperkirakan ayahnya pergi ke tempat saudaranya (anak perempuan korban) yang menikah di Banjar Dinas Kedewatan Desa Mundeh Kauh, Selemadeg Barat. Karena memang korban kerap berkunjung ke rumah anak perempuannya itu. Hingga akhirnya Rabu kemarin, pelapor sebelum pergi ke kebun sempat menghubungi saudaranya melalui telepon, menanyakan keberadaan korban. Dijawab (ayahnya) tidak ada menginap di Kedewatan. Sontak saja pelapor kaget. Ia pun kemudian sangat khawatir. Selanjutnya bergegas mencari korban ke kebun. Pelapor pun kaget setelah melihat tubuh ayahnya tergantung di dahan pohon cokelat. Pelapor tidak kuasa menahan tangis, hingga akhirnya dilihat sejumlah warga yang kebetulan berada
OLH TKP - Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di lokasi Made Widi ditemukan bunuh diri, Rabu (26/2) kemarin. dekat kebun pelapor. Hingga ditemukan kejanggalan/tindak ‘’Korban memang sakit reakhirnya melaporkan ke kepala pidana terkait kematian kor- matik sudah lama. Sakit remawilayah dan melanjutkan ke ban. Hal itu dikuatkan dengan tiknya tidak kunjung sembuh. Polsek Selemadeg Barat. pemeriksaan luar, bahwa pada Korban pun diduga depresi,’’ Kapolsek Selemadeg Barat bagian kepala tidak ditemu- terangnya. AKP I Wayan Sugita men- kan kekerasan benda tumPihak keluarga dikatakan gatakan, usai mendapat lapo- pul. Demikian juga pada leher menganggap kejadian ini seran, anggotanya langsung me- hanya ada bekas jeratan tali bagai musibah serta menolak luncur ke TKP. Jasad korban saja, dada tampak normal, dilakukan autopsi. Selanjutnya sudah diturunkan dan dibawa kaki yakni pangkal paha dan jenazah korban diserahkan keke rumah duka, serta sudah pangkal betis sudah muncul pada pihak keluarga untuk didibersihkan pihak keluarg- lebam mayat. Diduga kematian lakukan upacara sebagaimana anya. Dari hasil olah TKP, tidak korban sekitar 10 jam. mestinya. (kmb28)
Kaling, supaya para relawan tidak ngedrop dan trauma atas persoalan yang pernah dilaporkan ke Polsek Denpasar Selatan. Dalam kesempatan tersebut juga kembali ditanyakan, apakah di YBS bisa melalukan assessment. Kabid Rehab BNNP Bali I Gusti Agung Alit Adnyana didampingi Kasi Pascarehab Ni Nyoman Sukerni menjelaskan YBS punya kewenangan melakukan assessment jika ada klien mau assessment. ‘’Sangat punya kewenangan melakukan assessment, karena yayasan ini sah,’’ ujar I Gusti Agung Alit Adnyana. Soal profit oriented, katanya, wajar mencari keuntungan karena jasa yang diberikan pihak yayasan. Yakni memberikan rehabilitasi pada pecandu narkoba. Hanya, soal biaya, itu hak yayasan. ‘’Tergantung
pelayanan dan fasilitas yang diberikan kepada pecandu itu,’’ tegasnya. Ke depan, untuk keseragaman biaya, masih digodok di pusat. Terpenting proses rehabilitasi sesuai protap dan tentunya sesuai regulasi yang diberikan BNN. Tidak boleh keluar dari pakem-pakem yang diberikan BNN. BNNP Bali berharap kepedulian warga terhadap peredaran gelap narkoba mesti terus ditingkatkan. Apalagi ada IBM, yang tujuannya menyelamatkan generasi Pemogan. ‘’Kalau peredaran dibiarkan, tambah hancur nanti. Karena itu IBM di Pemogan keberadaannya sangat penting. Selain melakukan edukasi dan informasi pada pecandu, juga bisa disampaikan di Pemogan ada IBM dan Yayasa Bali Samsara. ‘’Keberadaan relawan hampir 50
persen mengurangi peredaran narkoba di Pemogan,’’ celetuk Ketua Forum Kaling Pemogan Ketut Budiarta alias Pak Tut Jarot. Karenanya, petugas IBM jangan takut, jangan ragu, karena sudah diberikan pembekalan dan kemampuan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab IBM. Jangan mengambil alih di luar tugas pokok. Terkait relawan ketakutan pascakejadian penangkapan relawan,BNNP sudah bersurat ke desa untuk membuat agen pemulihan. ‘’Dana desa bisa digunakan untuk kegiatan P4GN. Itu ada aturannya,’’ ujar pihak BNNP Bali. Untuk menghindari terjerat hukum, jika ada relawan menemukan penempel narkoba, saran BNNP bahwa orangnya diamankan dan segera hubungi pihak berwenang dalam hal ini kepolisian atau BNN. (ad781)
Rem Blong, Truk ’’Nyungsep’’ ke Jurang Tabanan (Bali Post) Lakalantas tunggal terjadi di jalan Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Banjar/Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Rabu (26/2) kemarin. Truk bermuatan palen-palen yang dikemudikan Adi Swandono (32) terguling kemudian nyungsep ke jurang di kedalaman 10 meter akibat rem tidak berfungsi normal alias blong. Dari informasi yang dihimpun, sebelum kecelakaan, truk bernomor polisi DK 9328 WH yang dikemudikan pria asal Desa Banyubiru, Jembarana itu melaju dari arah timur jurusan Denpasar ke arah barat menuju Gilimanuk. Truk itu mengangkut muatan palen-palen. Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya saat melintasi jalan turunan dengan arus lalu lintas dua arah sangat padat arus kendaraan, tiba-tiba pengemudi berusaha mengerem saat kemacetan tersebut. Celakanya rem truk tidak berfungsi normal alias blong. Menghindari tabrakan, pengemudi langsung banting setir ke kiri hingga
REM BLONG - Akibat rem blong, sebuah truk jatuh ke jurang di Banjar/Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat. akhirnya truk terguling ke jurang dengan kedalaman 10 meter. Beruntung pengemudi selamat. Hanya kondisi truk rusak bagian depannya. Kapolsek Selemadeg Kompol I Made Budi Astawa menerangkan truk terjatuh ke jurang lantaran rem truk blong. ‘’Agar tidak tabrakan dengan kendaraan di depannya, sopir truk nekat banting stir ke kiri,’’ ujarnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Sopir truk Adi Swandono
asal Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana ini selamat. ‘’Hanya bagian depan truk rusak,’’ imbuhnya. Truk itu, kata Kompol Budi Astawan, sudah dievakuasi menggunakan derek pada pukul 14.00 Wita. Arus lalu lintas saat proses penderekan memang tersendat. Namun beberapa menit setelah evakuasi dilakukan, lalu lintas kembali lancar. ‘’Muatan palen-palen yang diambil dari Denpasar rencanaya dibawa ke Surabaya,’’ terangnya. (kmb28)
Kamis Pon, 27 Februari 2020
Langganan Banjir
Eksekutif Didesak Perbaiki Drainase di Jalan Raya Andong
Bali Post/ist
EVAKUASI - Proses evakuasi sepeda motor yang dibuang pemiliknya di Tukad Petanu, Desa Petuluu, Rabu (26/2) kemarin.
Depresi, Ngakan Oka Buang Motor dari Jembatan Gianyar (Bali Post) Warga dikejutkan dengan aksi Ngakan Nyoman Oka Mudita yang membuang sepeda motor Vario DK 2763 KAC dari jembatan di Tukad Petanu, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Rabu (26/2) kemarin. Akibatnya, sepeda motor berwarna putih itu langsung ringsek. Dugaan sementara, pria berusia 42 tahun asal Desa Pejeng Kawan Kecamatan Tampaksiring itu melakukan aksi tersebut karena depresi. Kapolsek Ubud Kompol Nyoman Nuryana membenarkan adanya aksi tersebut. Dikatakan, aksi itu dilakukan karena pemilik motor mengalami depresi berat. Polisi yang sempat menyelidiki kasus ini tidak menemukan unsur pidana, dan memang dibuang karena pada saat itu gangguan jiwa Ngakan Oka Mudita kambuh. ‘’Kami sudah arahkan pihak keluarga untuk merawat yang bersangkutan. Dikhawatirkan nanti mengusik kenyamanan dan membahayakan lingkungan,’’ terangnya. Berdasarkan informasi yang diterimanya, kata Nuryana, Ngakan Oka Mudita memang sejak lama mengidap gangguan jiwa. Bahkan sudah beberapa kali berobat ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. Namun kali ini pihak keluarga lambat mengajak Ngakan Oka berobat. ‘’Infonya kali ini lambat diajak berobat, sehingga sakit gangguan jiwanya kambuh dan berakhir dengan sepeda motornya dibuang ke sungai dari atas jembatan tersebut,’’ katanya. Dikonfirmasi terpisah, Ngakan Darmawan yang merupakan keluarga dari Ngakan Oka Mudita menjelaskan, sepeda motor dengan nomor polisi DK 2763 KAC tersebut
memang milik adiknya yang mengalami gangguan jiwa. Bahkan, ia mengaku sejak Selasa (25/2) sudah melihat gelagat mencurigakan dari Ngakan Oka. ‘’Dia ngomong keraskeras dan ngomel-ngomel sendiri tidak ada ujung pangkalnya. Dia juga sempat mengatakan akan membuang sepeda motor karena tidak ingin menjadi tumbal. Entah tumbal apa yang dimaksud, saya tidak mengerti,’’ jelasnya. Usai mengomel sendiri, Ngakan Oka selanjutnya mengendarai sepeda motor putih itu. Lantaran melihat gelagatnya yang tidak terkontrol, pihak keluarga tidak berani membuntuti. Ngakan Oka baru pulang ke rumah, Rabu (26/2) dini hari dengan berjalan kaki dan mengaku sepeda motornya sudah dibuang ke Sungai Petanu dari jembatan penghubung Desa Petulu dengan Desa Peliatan. ‘’Saya langsung mengecek ke lokasi Rabu pagi sekitar sekitar pukul 07.00 Wita. Motor itu memang kami temukan di bawah jembatan,’’ ungkapnya. Atas kejadian tersebut, kata Ngakan Darmawan, pihaknya langsung melapor ke Polsek Ubud untuk menghindari halhal yang tidak diinginkan. Petugas Polsek Ubud dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi sepeda motor tersebut. Pihak keluarga memohon agar sepeda motor itu dikembalikan untuk diperbaiki. ‘’Kami mohon maaf atas kejadian ini, mungkin secara tidak langsung mengusik kenyamanan para pengguna jalan. Kami apresiasi juga petugas yang telah membantu mengevakuasi motor tersebut,’’ ujarnya. (kmb35)
Gianyar (Bali Post) Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Gianyar sejak beberapa bulan lalu sering kali memicu banjir pada sejumlah ruas jalan. Salah satu penyebabnya adalah kondisi drainase yang kecil dan rusak, seperti yang terjadi di sepanjang Jalan Raya Andong, Kecamatan Ubud. Hal ini mendapat sorotan kritis dari anggota DPRD Gianyar I Ketut Karda, Rabu (26/2) kemarin. Karda mengatakan, banjir di sepanjang Jalan Raya Andong menjadi pemandangan rutin setiap musim hujan. Kondisi ini terjadi akibat volume air hujan yang melebihi kapasitas drainase di sepanjang jalur tersebut. ‘’Hampir setiap hujan, di sepanjang Jalan Raya Andong air meluap,’’ katanya.
Tidak hanya itu, kondisi trotoar yang rusak juga kerap menghambat aliran air pada drainase. Belum lagi persoalan sampah mengendap pada drainase, sehingga menyumbat aliran air saat hujan. ‘’Terutama aliran air dari Gentong, Tegallalang, itu biasanya meluap di Jalan Raya Andong,’’ katanya.
Seperti saat hujan lebat Selasa (25/2) lalu, volume air yang meluap di Jalan Raya Andong sampai setinggi lutut orang dewasa. Kondisi ini banyak dikeluhkan warga, khususnya pengguna jalan yang melintas. Bahkan. sejumlah pengendaraan motor harus menepi, karena takut dengan tingginya air yang meluap ke jalan raya.
Hal ini juga disayangkan sebab di seputaran lokasi tersebut menjadi akses lalu lintas wisatawan. Menyikapi kondisi ini, Karda mengaku sudah berulang kali berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi Bali. Pihaknya mengajukan permohonan agar pemerintah segera merevitalisasi drainase di sepanjang jalur tersebut. ‘’Kami mengusulkan agar drainase diperlebar dan diperdalam, sehingga saat hujan bisa menyalurkan lebih banyak air,’’ katanya. Saat koordinasi terakhir dengan Dinas PU Pemprov
Bali, Karda mendapat informasi bahwa perbaikan trotoar di sepanjang Jalan Raya Andong sudah dianggarkan Rp 12 miliar. ‘’Baru tadi diinfokan. Sudah dianggarkan Rp 12 miliar untuk perbaikan trotoar sepanjang 2,5 kilometer. Saat ini masih dalam tahap lelang,’’ katanya. Karda berharap proses administrasi segera dilakukan, sehingga perbaikan drainase bisa secepatnya dikerjakan. ‘’Ini harus segera dikerjakan, karena banjir setiap hujan di kawasan tersebut sudah berlangsung sejak lama,’’ tegasnya. (kmb35)
Pendidikan
Pascasarjana Unwar Buka Prodi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan PROGRAM Pascasarjana Universitas Warmadewa (Unwar) kini resmi membuka dua program studi (prodi) baru mulai tahun akademik 2020/2021. Yaitu Prodi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (MRIL) dan Prodi Magister Sains Pertanian (MSP). Terkait Prodi MRIL telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 1057/KTP/I/2019 tentang Izin Pembukaan Prodi MRIL tertanggal 18 Oktober 2019. Dengan dibukanya prodi baru ini, kini Pascasarjana Unwar mengembangkan sebanyak tujuh prodi. Dekan Fakultas Teknik dan Perencanaan (FTP) Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. mengatakan dengan dibukanya Prodi MRIL akan memberikan kesempatan bagi para lulusan sarjana Prodi Teknik dan Prodi Arsitektur yang dikembangkan Fakultas Teknik dan Perencanaan (FTP) Unwar. Saat ini FTP Unwar telah memiliki 3.000
orang lebih alumni. Apalagi Prodi MRIL sangat mendukung visi Unwar yang bermutu, berwawasan ekowisata menuju go global 2034. ‘’Kami ingin menjadikan para lulusan sarjana kita memiliki keahlian yang lebih profesional di bidang infrastruktur dan lingkungan. Apalagi para magister ini akan lebih ditekankan pada hal riset tentang infrastruktur dan lingkungan di Bali, bagaiaman cara mengembangkan infrastruktur tanpa merusak lingkungan, sehingga pariwisata Bali yang berbasis budaya tetap terjaga,’’ ujar Prof. Runa, Rabu (26/2) kemarin. Direktur Pascasarjana Unwar Dr. Dra. Anak Agung Rai Sita Laksmi, M.Si. mengatakan, dengan turunnya izin dibukanya dua prodi baru,yang salah satunya Prodi Magister Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan menunjukkan bahwa Program Pascasarjana Unwar terus menunjukkan kualitas dan mutu pendidikannya. Meskipun struktur pada prodi ini belum terbentuk,
namun visi-misi, tujuan dan strategi, serta kurikulum telah dirumuskan. Bahkan, Prodi MRIL ini telah menerima enam orang pendaftar calon mahasiswa baru. ‘’Program yang tengah dirancang Prodi MRIL ini adalah akan melakukan workshop visi misi, tujuan, strategi dan workshop kurikulum. Prodi baru ini sudah kami siapkan ruangan lengkap dengan komputer dan printer,’’ ujarnya. Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK. mengaku bangga Pascasarjana Unwar telah mampu membuka dua prodi barunya. Sebab, dengan prodi baru ini telah memberikan kesempatan bagi para lulusan sarjana, khususnya sarjana teknik dan arsitektur untuk melanjutkan jenjang pendidikannya. Apalagi prodi ini memiliki daya tarik tersendiri, sehingga akan banyak diminati oleh masyarakat. Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali Dr. Drs. A.A. Gede Oka
PRODI - Dekan FTP Unwar Prof. Dr. Ir. I Wayan Runa, M.T. menyerahkan SK Pembukaan Prodi MRIL kepada Direktur Pascasarjana Unwar Dr. Dra. Anak Agung Rai Sita Laksmi, M.Si. yang disaksikan Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E., Sp.ParK., Rabu (26/2) kemarin. Wisnumurti, M.Si. mengatakan kedua prodi yang dibuka memberikan peluang bagi lulusan sarjana, khususnya sarjana teknik, arsitektur dan pertanian untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi akademiknya. Bahkan, sebagai penyelenggara pendidikan
tinggi Unwar, pihaknya menginginkan masingmasing fakultas yang ada memiliki Prodi Magister di Pascasarjana Unwar. Sehingga semua lulusan sarjana di segala bidang bisa meningakatkan kompetensi akademiknya di Pascasarjana Unwar. (ad769)
Kamis Pon, 27 Februari 2020
Longsor, Rumah Narta Nyaris Tergerus Semarapura (Bali Post) Hujan lebat membuat rumah milik warga I Nengah Narta longsor. Rumah itu berada di atas tebing di Banjar Meranggen, Desa Tangkas, Rabu (26/2) pagi kemarin. Longsor menyebabkan tembok panyengker pada sisi timur rumah itu jebol bersamaan tebing setinggi sepuluh meter. Kondisi rumah yang berada di atas tebing itu membuat rumah Narta nyaris tergerus. Kemudian Narta dan keluarganya diminta segera mengosongkan rumahnya. Penjabat Perbekel Tangkas I Ketut Suryawan mengatakan pihaknya sudah sempat turun ke lokasi. Longsor itu telah menggerus tembok
panyengker dan bangunan kecil yang dimanfaatkan untuk tempat tidur bila saudara Narta ada yang pulang. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Beruntung seluruh anggota keluarga Narta selamat. Saat ini kondisi rumahnya sangat mengkhawatirkan. Ia cemas terjadi longsor susulan di rumah itu. Sebab, bisa menggerus bangunan utama rumah itu, karena kondisi tanah di sekitarnya nampak masih labil. ‘’Bangunan dapurnya sudah menggantung di bibir tebing. Untuk memastikan keselamatannya, kami sarankan segera mengosongkan rumahnya,’’ pinta Suryawan. Klian Banjar Dinas
Meranggen Ketut Suladra menambahkan, longsor itu menggerus 10 meter tembok panyengker di atas tebing tersebut. Guna memastikan keselamatan, pemilik rumah diimbau menjauhi TKP. Alasannya, sangat rawan terjadi longsor susulan. Kebetulan, ada bangunan terpisah di sebelah barat titik longsor itu yang berjarak sekitar tiga sampai empat meter dari bangunan utama. Tetapi, tetap saja pemilik rumah tidak bisa tidur di sana. Melihat situasi seperti itu pihaknya mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak terkait. Kepala Pelaksana BPBD Klungkung Putu Widiada menyampaikan Tim BPBD sudah turun ke lokasi melaku-
kan assessment. Total kerugian yang diderita korban diperkirakan mencapai Rp 350 juta. ‘’Kami sudah assessment. Longsor ini mengakibatkan kondisi tanah di sekitarnya labil. Kami khawatir terjadi longsor susulan, sehingga kami ingatkan agar pemilik rumah itu lebih berhati-hati,’’ tegasnya. Longsor di Banjar Kayehan Dampak cuaca ekstrem hujan lebat ini juga mengakibatkan longsor di dekat jembatan di Banjar Kayehan, Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan. Senderan di sekitarnya ambles sekitar lima meter dan tinggi
lima meter. Akibat dampak bencana ini, Widiada mengatakan agar warga yang hendak melintas di sekitar jembatan sepanjang tiga meter ini meningkatkan kewaspadaannya. Sebab, tanah di sekitar longsoran itu masih labil. ‘’Kami berharap perbaikan senderan itu dapat dibantu instansi terkait (Dinas PUPRKP),’’ tegasnya. Widiada meminta warga yang rumahnya berada di sekitar tebing maupun di bawah tebing itu, agar meningkatkan kewaspadaan, melihat curah hujan kian meningkat. Situasinya sangat mengkhawatirkan dapat menimbulkan longsor dan menyebabkan korban jiwa. (kmb31)
Bali Post/kmb31
LONGSOR - Tembok panyengker rumah tergerus oleh air akibat hujat lebat, Rabu kemarin. Tanah longsor itu nyaris menggerus bangunan utama rumah milik Nengah Narta.
Kamis Pon, 27 Februari 2020
Satpol PP Tertibkan Iklan Rokok
Amlapura (Bali Post) Petugas Satpol PP Karangasem semakin gencar melakukan penertiban terhadap para pelanggar peraturan daerah (perda). Rabu (26/2) kemarin, petugas melakukan penertiban iklan rokok yang masih terpampang di sejumlah tempat di wilayah Kecamatan Manggis. Kabid Penegakan Perundang-undangan Dae rah Satpol PP Karangasem I Made Aditya Sugiharta mengatakan, penertiban iklan rokok yang dilakukan ini untuk membatasi pemasangan iklan tembakau/ rokok di luar ruangan agar tidak dipasang di semua tempat, termasuk di lo -
kasi yang tidak ditentukan. ‘’Kami menyambangi sejumlah warung dan langsung memberikan imbauan kepada pemilik warung supaya tidak memasang iklan rokok dalam berbagai bentuk, karena itu melanggar peraturan yang ada,’’ ujarnya. Dalam penertiban itu, kata Sugiharta, sebagian besar pemilik warung mengaku tidak mengetahui Peraturan Bupati (Perbup) Karangasem Nomor 37 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Reklame tersebut. Terlebih lagi, pemasangan spanduk atau iklan rokok itu dilakukan oleh distributor. ‘’Pemilik warung telah
menandatangani surat pernyataan. Kami juga sudah imbau supaya pedagang tidak mengizinkan distributor memasang spanduk atau reklame lagi,’’ jelasnya. Sugiharta menjelaskan, pihaknya bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Karangasem berencana berkoordinasi dengan distributor produk rokok terkait masalah penegakan Perbup Karangasem Nomor 37 Tahun 2019 tersebut. Pasalnya, BPKAD yang memiliki kewenangan terkait pajak reklame. ‘’Kami secepatnya akan lakukan koordinasi itu,’’ katanya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
DESINFEKTAN - Petugas Dinas Pertanian Karangasem saat menyemprot kandang babi milik peternak dengan desinfektan, belum lama ini.
Jumlah Babi Mati Capai 180 Ekor Anggaran Pengadaan Desinfektan Minim
Amlapura (Bali Post) Pemkab Karangasem melalui Dinas Pertanian (Distan) telah mendata jumlah babi yang mati mendadak. Dari hasil pendataan yang dilakukan, sampai saat ini babi milik peternak yang mati mendadak di sejumlah desa mencapai ratusan ekor. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Karangasem I Made Ari Susanta mengatakan pihaknya telah melakukan pendataan terhadap kasus babi mati mendadak di Kabupaten Karangasem. Dari hasil pendataan yang dilakukan, populasi babi di Karangasem sebanyak 103.456 ekor. Sampai saat ini babi yang mati jumlahnya mencapai 180 ekor. ‘’Seratus lebih babi yang mati secara mendadak itu tersebar di sejumlah desa. Rinciannya, Desa Manggis sebanyak 35 ekor, Desa Be-
sakih 4 ekor, Desa Ababi 59 ekor, Desa Amerta Buana 9 ekor, Desa Tenganan 12 ekor, Desa Tumbu 17 ekor, Desa Pertima 38 ekor, dan Desa Bugbug 6 ekor,’’ ujar Ari Susanta, Rabu (26/2) kemarin. Ari Susanta menambahkan, selama ini pihaknya sudah mengambil langkah untuk melakukan sosialisasi kewaspadaan dan antisipasi terhadap penyakit hewan menular yang menjangkiti ternak babi di seluruh kecamatan. Yakni dengan menghadirkan peternak, pengepul dan penyalur bibit, usaha pemotongan babi,
perbekel, penyuluh dan klian banjar adat. Menurut Ari Susanta, anggaran untuk pengadaan desinfektan di Distan Karangasem memang sangat minim. Rinciannya, anggaran di Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan sebesar Rp 32 juta yang terbagi di tiga seksi. Khusus untuk Seksi Kesehatan hewan hanya memiliki anggaran Rp 8,3 juta. Dengan anggaran yang minim, tentu saja pihaknya kesulitan dalam pengadaan desinfektan. ‘’Menyikapi kondisi ini, kami sudah melakukan
Pencairan TPP ASN Ngadat
Pemkab Diduga Kekurangan Anggaran Amlapura (Bali Post) Pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemkab Karangasem hingga kini belum direalisasikan alias ngadat. Diduga penyebab belum cairnya TPP selama dua bulan itu karena Pemkab Karangasem masih kekurangan anggaran untuk pembayaran tersebut hingga puluhan miliar rupiah. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, Rabu (26/2) kemarin, dilaksanakan rapat yang diikuti sejumlah OPD untuk membahas anggaran terkait pembayaran TPP tersebut. Dalam rapat tersebut dibahas anggaran untuk pembayaran TPP
kepada 6.342 ASN masih kurang anggaran hingga puluhan miliar. ‘’Tadi memang ada rapat sejumlah OPD untuk membahas masalah TPP ini. TPP hingga kini belum terbayarkan karena masih kekurangan anggaran sekitar Rp 25 miliar. Untuk membayar TPP ASN selama dua bulan itu perlu anggaran sekitar Rp 125 miliar. Sekarang baru ada sekitar Rp 95 miliar. Jadi, hal itu yang mungkin dibahas untuk dicarikan solusinya,’’ kata sumber tersebut. Sementara itu, Kepala BPKAD Karangasem I Made Sujana Erawan belum bisa dikonfirmasi terkait kekurangan anggaran untuk pembayaran TPP tersebut. Informasinya, Sujana
Erawan tidak masuk kerja karena sedang sakit dan dirawat di rumah sakit. Dikonfirmasi terpisah, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karangasem I Wayan Purna enggan berkomentar secara rinci terkait belum cairnya TPP akibat kekurangan anggaran. Yang jelas, pihaknya saat ini masih menghitung beban kerja di masing-masing OPD. ‘’Nominal TPP diberikan kepada masingmasing ASN disesuaikan dengan beban kerja masingmasing. Semakin banyak beban kerja, semakin tinggi TPP yang diterima ASN bersangkutan. Kami kembali akan menggelar rapat untuk mambahas hal ini,’’ ujarnya. (kmb41)
koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali agar mendapatkan alokasi desinfektan untuk pelayanan penanganan kasus secara langsung,’’ jelasnya. (kmb41)
Bali Post/kmb41
MENERTIBKAN - Petugas Satpol PP Karangasem saat menertibkan iklan rokok di wilayah Manggis, Rabu (26/2) kemarin.
Kamis Pon, 27 Februari 2020
Pendidikan Promosi Doktor Unhi Denpasar
Putu Sarjana Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan
PROMOSI DOKTOR - Dr. Putu Sarjana, S.Ag., M.Pd.H. foto bersama para penguji seusai Ujian Terbuka Promosi Doktor Unhi Denpasar, Rabu (26/2) kemarin. UNIVERSITAS Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar kembali melahirkan seorang Doktor Pendidikan Agama Hindu. Gelar doktor itu diraih Putu Sanjaya, S.Ag., M.Pd.H. setelah lulus ujian terbuka promosi doktor, Rabu (26/2) kemarin. Dosen di STAHN Mpu Kuturan Singaraja itu mengangkat disertasi berjudul “Ajaran Kepemimpinan Hindu Dalam Geguritan Niti Raja Sasana dan Implementasinya pada Pendidikan Keagamaan Hindu Nonformal di Kabupaten Buleleng”, Putu Sanjaya dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Ia merupakan promosi doktor ke-75 yang dilahirkan Program Pascasarjana Unhi Denpasar. Dalam disertasinya, Putu Sarjana mengangkat struktur naratif dalam Geguritan Niti Raja Sasana. Namun dalam geguritan dikatakan tidak mencantumkan unsur-unsur naratif sebagaimana geguritan pada umumnya yang menguraikan tentang plot, penokohan, latar, alur cerita, kejadian-kejadian, insiden, penggambaran tempat, waktu, nama-nama tokoh, dan klimaks. Geguritan Niti Raja Sasana bersifat
tutur. Di mana mekanisme penceritaannya tidak langsung masuk di dalamnya. Struktur naratif Geguritan Niti Raja Sasana itu menunjukkan pengembangan konsep satuan naratif dalam teori sastra, khususnya sastra tradisional. Selain itu, dikatakan, Geguritan Niti Raja Sasana juga merupakan sebuah karya sastra bernuansa istana sentris (sastra keraton). Dalam Geguritan Niti Raja Sasana terdapat istilah-istilah yang menunjukkan sebuah stratifikasi sosial yang terdapat dalam istana atau kerajaan. Seperti ratu, pandita, wadwa bala, panjak, gusti, mantri, warga, kawula, nagara, musuh, serta perang. Hal ini dikarenakan dipengaruhi pengubah lantaran hidupnya tinggal dalam lingkungan puri atau kerajaan. Mengenai ajaran kepemimpinan Hindu yang terkandung di dalam Geguritan Niti Raja Sasan itu adalah ajaran-ajaran kepemimpinan Hindu yang baru. Selama ini konsep-konsep atau nama-nama ajaran kepemimpinan yang dikenal adalah ajaran kepemimpinan Hindu terbatas pada Asta Brata,
Catur Pariksa, Sad Warnaning Nrpati, Catur Kotamaning Nrpati, Tri Upaya Sandhi, Panca Upaya Sandi, Nawa Natya, Panca Dasa Paramiteng Prabu, dan Sad Upaya Guna. Sedangkan dalam Geguritan Niti Raja Sasana itu terdapat konsep-konsep ajaran kepemimpinan Hindu baru dan spesifik. Di mana penggubah mengenalkan ajaranajaran kepemimpinan Hindu yang belum populer sebelumnya. Seperti yang terkenal Sad Dasa Brata, Tri Suragapan, Rukma Bhisama, Catur Sopeksa, serta Panca Raksa. Namun tidak disebutkan dengan pasti susastra Hindu apa yang menjadi sumber dari konsep-konsep kepemimpinan tersebut. Kendati demikian esensinya ada di masingmasing ajaran yang dikemukakan oleh penggubah. Seperti kita-kitab suci semacam Manawa Dharmasastra, Bhagawad-Gita, Sarasmuscaya, Slokantara, Canakya, Nitisastra, serta Kautilya Artasastra. “Artinya, sekalipun tidak ada susastra yang jelas menyebutkan ajaran-ajaran kepemimpinan beserta pembagianya. Seperti yang dikemukakan oleh penggubah. Namun, esensi ajaran-ajaran kepemimpinan tersebut terdapat dalam kitab-kitab suci agama Hindu,” ujar Putu Sarjana, Rabu (26/2) kemarin. Eksistensi Geguritan Niti Raja Sasana, dikatakan, sampai saat ini masih terjaga. Terbukti sampai saat ini Geguritan Niti Raja Sasana masih dibaca di kalangan sekaa shanti (pesantian) di Kabupaten Buleleng. Bahkan Geguritan Niti Raja Sasana ini dijadikan pedoman dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan. Ujian Promosi Doktor yang berlangsung selama 2 jam itu dipimpin Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum., Prof. Dr. I Nyoman Suarka, M.Hum. selaku Promotor, Dr. Ni Made Indiani, M.Si. selaku Kopromotor, dan juga diuji oleh 6 dewan penyanggah lainnya. (ad780)
JEBOL - Kendaraan melintas dekat jalan jebol di Jalur Culali.
Bali Post/ist
Jalan Jebol di Culali Memungkinkan Dilalui
Bangli (Bali Post) – Jalur jalan jebol di Culali, Kintamani dinilai masih memungkinkan dilalui kendaraan roda empat, meski saat ini kondisi jalan di jalur tersebut sudah jebol di beberapa titik. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPerkim) Kabupaten Bangli menegaskan hal itu ketika dikonfirmasi melalui Sekretaris Dinas PUPRPerkim Made Soma, Rabu (26/2) kemarin. Menurut Soma, pihaknya telah menurunkan petugas untuk mengecek kondisi jalan jebol di Culali. Dari hasil pengecekan, jalan yang jebol itu tidak hanya satu, melainkan ada di tiga titik. Masing-masing panjangnya dua meter, tiga meter, dan delapan meter, sementara kedalamannya mencapai 2-3 meter. “Yang jebol baru ada dua titik. Jebol satunya sudah agak lama,” ungkap Soma. Terkait penyebab jalan jebol, secara umum dikatakan karena aspal jalan itu terkikis air hujan. Agar kondisinya tidak semakin parah, pihaknya mengaku akan
segera melakukan penanganan. Rencananya akan dibuatkan perencanaan terkait berapa kebutuhan dana dan sumber pembiayaannya untuk perbaikan jalan itu. Meski kini ada tiga titik jalan di Culali kondisinya jebol, Soma mengatakan jalan itu masih memungkinkan dilalui kendaraan. Sebab, badan jalan masih kuat. Tidak ada keretakan. Kalau ada retak tentu pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) mengenai kemungkinan pengalihan arus lalu lintas. “Kami tetap akan upayakan
secepatnya perbaikan jalan itu,’’ janji Soma. Selain di jalur Culali, pejabat asal Gianyar itu juga mengungkapkan terdapat senderan jalan yang jebol di wilayah Banjar Belong Danginan Desa Suter. Panjang senderan yang jebol di sana sekitar 9 meter. Dengan ketiggian 4 meter. Sebagaimana diketahui, jalur Culali setiap harinya dilalui banyak truk pengangkut material. Terakhir kali jalan itu dihotmix pemerintah dua tahun lalu (2018). Anggaran yang dihabiskan proyek hotmix jalan itu sekitar Rp 6 miliar lebih. (kmb40)
Di Pasar Seni Geopark Pedagang Tak Bayar Sewa KIOS Pasar Seni Geopark Batur, Kintamani telah ditempati belasan pedagang selama beberapa tahun terakhir. Meski demikian, Pemkab Bangli belum pernah memungut biaya sewa terhadap pedagang yang berjualan di pasar itu. Lalu ada permasalah krusial apa di sana. Kenapa para pedagang membandel tidak mau membayar sewa kios ke kas daerah melalui Disperindag? Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli I Wayan Gunawan dikonfirmasi, Rabu (26/2) kemarin, mengakui hal itu. Dia mengatakan pihaknya belum pernah memungut sewa dikarenakan para pedagang tidak pernah mau membayar
sewa. Sesuai Perda Kabupaten Bangli Nomor 6 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Perda Nomor 23 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, masingmasing pedagang seharusnya membayar sewa kios Rp 4 juta per tahun.
Gunawan mengungkapkan, sejatinya telah berulangkali Disperindag berupaya menarik sewa terhadap para pedagang tersebut. Terakhir kali pihaknya pernah mengadakan pertemuan dengan para pedagang 1 Juli 2019. Pada pertemuan itu para pedagang tetap tidak bersedia membayar sewa. Alasannya tidak sesuai kesepakatan awal antara pedagang dengan pemerintah. “Menurut pedagang, di awal katanya sempat ada perjanjian antara pedagang dengan Pemerintah Kabupaten Bangli. Pedagang itu diberikan mem-
bayar Rp 700 ribu per tahun kalau mau pindah dan menempati kios sekarang,” ujar pria yang baru dua bulan menjabat Kadisperindag itu. Meski demikian, Gunawan mengatakan, janji/kesepakatan sebagaimana yang disampaikan pedagang itu tidak ada bukti tertulisnya. Pihaknya juga tidak berani memutuskan memberikan keringanan sewa seperti yang diminta pedagang. Sebab, biaya sewa atas pemanfaatan kekayaan daerah sudah ditetapkan dalam perda. Gunawan mengaku pihaknya kembali berupaya men-
gadakan pendekatan dengan pedagang. Rencananya setelah hari raya Kuningan pihaknya akan mengundang pedagang bertemu dan membicarakan soal sewa kios itu. Kalau nantinya pedagang tetap kekeh tidak mau bayar sewa pihaknya akan melaporkannya ke Bupati I Made Gianyar. “Kalau memang sudah mentok, kami akan sampaikan ke Bupati,” terangnya. Diakuinya, persoalan ini sudah cukup lama. Kalau dibiarkan terus maka pemerintah dirugikan, di sisi lain pedagang juga tidak ada kepastian menempati kios itu. (ina)
Bali Post/ina
PASAR SENI - Kios di Pasar Seni Geopark, Batur, Kintamani.
Kamis Pon, 27 Februari 2020
COE Pemaron Diresmikan
PT Indonesia Power Tingkatkan ’’Expertise’’ untuk Jawab Tantangan Revolusi 4.0 PT Indonesia Power (IP) meresmikan gedung Centre of Excellence (COE) Pemaron. Peresmian dihadiri Direktur Utama (Dirut) PT Indonesia Power (IP) M. Ahsin Sidqi di PT IP Bali PGU Unit PLTGU Pemaron, Kecamatan Buleleng, Senin (24/2) lalu. COE Pemaron akan diproyeksikan sebagai Museum Kelistrikan dan Edukasi Ketenagalistrikan. Peresmian COE Pemaron ditandai penekanan tombol peresmian dan pemotongan pita oleh Dirut Ahsin Sidqi didampingi DIRSDM Okto Rinaldi S., DIRAGA Adi Supriono, GM Bali PGU Flavianus Erwin Putranto, dan Manajer Unit PLTGU Pemaron I Nyoman Purwakanta. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Buleleng, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Perbekel Pemaron, Dekan Fakultas Teknik Universitas Pendidikan Ganesha, WR II Universitas Panji Sakti, siswa SDN 2 Pemaron, SDN 1 Tukad Mungga, dan Perwakilan PT PLN Persero Distribusi Bali Utara. Dirut PT IP M. Ahsin Sidqi di sela-sela peresmian mengatakan, keberadaan sumber daya manusia (SDM) merupakan modal besar bagi perusahaan yang membawa nilai tambah dan nilai kompetitif. Untuk mencapai target SDM
Penyebab Kematian Babi Masih Misterius
Singaraja (Bali Post) -
Penyebab kematian ratusan ekor babi di usaha peternakan PT Anugrah Bersama Sukses (ABS) hingga kini masih misterius. Pascakematian babi secara massal tersebut, Dinas Pertanian (Distan) Buleleng masih menunggu hasil penelitian sampel darah dan organ babi.
COE - PT IP meresmikan gedung Centre of Excellence (COE) Pemaron, Senin (24/2) lalu. berkualitas, maka COE Pemaron dibuka untuk bersinergi dengan lembaga pendidikan, seperti perguruan tinggi di lingkungan perusahaan. Ini sekaligus untuk menjawab tantangan ketika kini memasuki era Industri 4.0. “COE Pemaron merupakan salah satu Unit IP Academy yang dimiliki PT IP di Bali. IP Academy merupakan Unit PT Indonesia Power yang me-
miliki fungsi pendidikan dan pelatihan guna peningkatan kompetensi expertise pegawai di lingkungan PT Indonesia Power dan PLN. Selain itu, Ahsin Sidqi menyebut, di tengah era 4.0 ini perusahaan didorong mampu mengembangkan energi yang bersih atau energi baru terbarukan yang ramah lingkungan. Untuk itu, ke depan COE Pemaron
akan diproyeksikan menjadi museum kelistrikan yang bisa dimanfaatkan sebagai media edukasi terkait ketenagalistrikan. Di sela-sela peresmian itu, Direksi PT IP juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk siswa SD di lingkungan perusahaan. Bantuan itu berupa alat tulis sekolah, tumbler dan tas ramah lingkungan. (ad782)
Sampel ini masih diteliti di Balai Penelitian Veteriner di Medan. Menunggu hasil tersebut, manajemen perusahaan diminta melakukan tindakan biosecurity dan menjaga kebersihan sanitasi kandang. Selain itu, bangkai babi agar dimusnahkan dengan cara dikubur atau dibakar di lokasi peternakan. Kepala Distan Buleleng Made Sumiarta, Rabu (26/2) kemarin, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar dan Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Bali. Lembaga terkait sudah melakukan investigasi ke lokasi peternakan di Desa Bila. Sampel darah babi yang sudah mati dan babi yang sakit sudah diambil. Selain itu, sampel organ dalam bangkai babi yang mati juga ikut diambil. Selanjutnya, sampel tersebut dikirim ke Balai Penelitian Veteriner di Medan. ‘’Setelah kami turun melakukan investigasi dan mengambil sampel, memang penyakit yang menyebabkan ternak mati mendadak belum bisa dipastikan. Kita masih menunggu hasil penelitian sampel darah dan organ yang sudah diambil sebelumnya,’’ katanya. Mengantisipasi kematian susulan, kata Sumiarta perusahaan juga sudah melakukan tindakan biosecurity dan menjaga kebersihan kandang dan ternak babi yang masih sehat. Sementara hasil lainnya menyebut masih ada beberapa ekor babi yang ditemukan sakit. Selain menganjurkan pengobatan, perusahaan diinstruksikan
agar mengisolasi babi yang sakit tersebut untuk menghindari kematian. Sementara itu, Direktur PT ABS Made Widiana mengatakan, pascakematian babi, pihaknya melakukan pemberian obat, biosecurity dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan cara itu, Widiana menyebut kematian berangsur-angsur turun dan rata-rata hanya ada satu atau dua ekor babi yang mati mendadak. (kmb38)
Made Sumiarta
Bali Post/kmb38
Pencanangan WBK dan WBBM di Polres Bali Post/kmb38
ZONA INTEGRITAS - Polres mencanangkan zona integritas WBK dan WBBM di Mapolres Buleleng, Rabu (26/2) kemarin.
Dbthkn Supir tinggal dlm,jujur dpt mkn,Gj brsh H.081237002020
DISEWAKAN RUMAH
B.BP.001.02.20.0000733
Dikontrkan Rmh Raya Jayagiri Renon kmr tidur 4+1 PLN 4400 PDAM Tlp + Perabot Hub0811590369
Dcr Staff Konsultan Pajak Wnt single, S1/D3 AK/Pajak: 08123607697, 081239521793,085792527160
Bth Sopir SIM A P.L 1 Mg Lam Wearnes Sudirman Agung C1-3
Ke Australia,Polandia dll Hubungi :081935192349 Cepat!!!
Cari TKW Taiwan, Hongkong, Malaysia, Hub:081935192349 Cepat!!!
Butuh staf produksi sabun, pengalaman,di Tabanan. hub:Ibu Dewi 081236222509
B.BP.001.02.20.0000767
B.BP.001.02.20.0000622
B.BP.001.02.20.0000774
Dbthkn Pegawai Pajak utk usaha bs krjasama tim H.081805368369
B.BP.001.02.20.0000773
B.BP.031.02.20.0000794
DIJUAL MOBIL
B.BP.001.02.20.0000772
Dcr Sales Bhn Bgn,Tng Srabutan Kirim Lam ke : Jl.Nuansa Indah Selatan 9D Dps 081333359022
B.BP.004.02.20.0000787
PROPERTY
B.BP.001.02.20.0000771
Dcr Waiter/Waitress Lls Min SMA/SMK.CVLngkapPuri Cendana Seminyak H.081212886674/732947
SUZUKI
Swift ST th’2009 Slver AsBali samsatbaru orsnil,082237656424
B.BP.001.02.20.0000785
BIRO JASA
SERVICE
BIRO JASA
SERVICE
dr. Nyoman Sutjidra, Ketua DPRD Gede Supriatna, dan jajaran Muspida Buleleng. Wakil Bupati dr. Nyoman Sutjidra, Sp.OG. menyambut baik pencanangan WBK dan WBBM di lingkungan kepolisian tersebut. Dengan demikian, kepercayaan masyarakan terhadap kepolisian akan meningkat. Ini karena kepolisian selalu siap menjadi
Singaraja (Bali Post) Polres Buleleng mencanangkan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (26/2) kemarin. Pencanangan ini dilakukan dengan penandatanganan piagam oleh Kapolres AKBP Made Sinar Subawa, disaksikan Wakil Bupati
instansi yang berpredikat zona integritas sesuai ikrar ‘’No korupsi, no kolusi, dan no nepotisme’’. Zona integritas yang dibangun akan menghadirkan sistem yang mencerminkan profesionalisme yang tentunya menunjang pelaksanaan pelayanan yang modern, terpercaya dan bebas dari KKN. ‘’Kita mendukung penuh demi men-
jamin pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Polres Buleleng,’’ katanya. Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa mengatakan pembangunan zona integritas perlu dukungan stakeholders yang konstruktif memberi edukasi kepada masyarakat untuk tidak cobacoba memberi sesuatu dalam
layanan termasuk penegakan hukum. Selain itu, memberi informasi kalau menemukan praktik KKN dalam setiap layanan di Polres Buleleng. ‘’Moto kami adalah selalu membuka komunikasi dan menutup pintu korupsi, tegar dalam kejujuran, sehingga zona integritas menuju WBK dan WBBM akan terwujud,’’ jelasnya. (kmb38)
DIJUAL TANAH
Tnh LC Jl.Bypas Soekarno-Hatta dkt RS Kasih Ibu Tbn,Ls 400m2 cck utk kos2an Hub.08123962742
B.BP.001.02.20.0000624
B.BP.031.02.20.0000795
Rmh 2Lt5KT,3KM,K.Rng,2200V, Jl. Kenyeri IIIC/1ADps 081807205255 B.BP.001.02.20.0000701
PROPERTY
BIRO JASA
Sy Siap Bntu Byar-Lporan Pajak BlannSPT ThunanNPWPSIUPTDP HP/WA081239026955&081338344155
B.BP.001.02.20.0000023
KEHILANGAN
Hilang SHMNo.M.20451-Jimbaran Ls:400M2 AN.I Made Sedana Yasa Sarjana Seni (30/10/1982)
DIJUAL TANAH
Tnh kebun kopi Br.Mungsengan Catur Kintamani ±20m perbtsan Bdg & Bgl,Ls 1,98Ha, kawasan Daya tarik wisata Hub.08123962742
B.BP.001.02.20.0000761
B.BP.001.02.20.0000625
Sertifikat Tanah A/N I Dw Kt Kartika Hub: 0813530173
B.BP.163.02.20.0000788
BALI POst.cOm - RADIO GLOBAL 96,5 fm Print & On Line Radio HARIAN @balipost_com @balipostcom web: www.balipost.com balipost Global 96,5 FM
www.radioglobalfmbali.com globalfm bali globalradiobali
Terbit/disiarkan : Selasa, Rabu, dan Jumat
Jenis Paket Harian BaLi Post radio GLoBaL
}
Paket
1 kolom x 50 mm Bronze 12 x siar / bulan 500.000,- / 20 kali 1 menit 1 kolom x 100 mm Silver 24 x siar / bulan Adlib 1.000.000,/ 20 kali Spot 1 menit 1 kolom x 150 mm Gold 36 x siar / bulan 1.500.000,- / 20 kali BAGIAN IKLAN JL. KEPUNDUNG 67 A DENPASAR : email: iklanbp@yahoo.co.id atau iklan@balipost.com atau WA: 081082411818 Telp. (0361) 225764
- OTOMOTIF - FASHION - TRAVEL AGENT - PROPERTY - SALON/SPA - FURNITURE - HOTEL - ASESORIS - KULINER - BIRO JASA - SERVIcE
Kamis Pon, 27 Februari 2020
Penyebaran di Benua Amerika Secara keseluruhan sebanyak 80.239 kasus Covid-19 terjadi secara global, 77.780 kasus di antaranya terjadi di Tiongkok dengan 2.666 kematian (71 kasus kematian baru). Sebanyak 2.459 kasus terjadi di 33 negara dengan angka kematian mencapai 34 korban jiwa (11 kasus kematian baru). Berdasarkan data WHO dalam lima hari terakhir, kasus baru Covid-19 yang terkonfirmasi di luar Tiongkok terus melonjak. Kasus paling banyak terjadi di Korea Selatan 977 kasus dengan penambahan 214 kasus baru, di kapal pesiar
Diamond Princess di perairan Yokohama, Jepang 691 kasus, dan Italia sebanyak 229 kasus dengan tambahan 105 kasus baru. Terdapat empat negara baru yang melaporkan adanya kasus positif Covid-19 yaitu Afghanistan, Bahrain, Irak, dan Oman. Di kawasan Pasifik Barat selain di Korea Selatan kasus terbanyak juga terjadi di Jepang (157), Singapura (90), Malaysia (22), Australia (22), Vietnam (16), Filipina (3), Kamboja (1). Untuk wilayah Asia Tenggara tidak terjadi penambahan yaitu di Thailand (37), India (3), Nepal (1), Sri Lanka (1). Penyebaran di Benua Amerika terjadi di Amerika
Serikat (53) dan Kanada (10) dengan penambahan kasus 18 orang di AS dan satu di Kanada. Wilayah Eropa paling banyak di Italia (229), Jerman (16), Prancis (12), Inggris (13), Israel (2), Rusia (2), Spanyol (2), Belgia (1), Finlandia (1). Untuk wilayah Timur Tengah paling banyak dilaporkan terjadi di Iran (61) dengan penambahan 18 kasus baru, Uni Emirat Arab (13), Bahrain (8), Kuwait (8) bertambah lima kasus baru, Oman (2), Afghanistan (1), Irak (1), Lebanon (1), dan Mesir (1). Untuk Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan belum mengonfirmasi adanya kasus positif Covid-19. (ant)
Perlu Langkah Cerdas Menata Kota Hal yang sama juga diakui anggota Fraksi Demokrat DPRD Denpasar, A.A. Susruta Ngurah Putra. Politisi Demokrat ini menilai perlu langkah cerdas dalam menata wajah kota ke depan. Memasuki usia 232 tahun ini, Denpasar harus
berani tampil lebih baik, terutama dalam menata penghijauannya. Karena selama ini Denpasar masih kalah jauh dibandingkan Surabaya dalam menata hijau kotanya. Bukan hanya itu, infrastruktur kota, khususnya jalan, belum dirasakan merata. Karena ada beberapa ruas jalan di perkotaan yang
kurang baik. Akibatnya, wajah kota secara umum ikut tercoreng. Ke depan, perlu ada komitmen yang sama dalam menata wajah kota dari semua sudut. Artinya, warga kota merasakan pembangunan yang sama di semua wilayah. Tidak ada lagi kesenjangan infrastruktur di kota dengan penduduk sekitar 800 ribu jiwa ini. (ara)
Berbasis Ekonomi Kerakyatan Pemerintah (government) saatnya walk the talk dengan apa yang sudah menjadi program kerja nasional, inventarisasi regulasi yang sudah ada dan dipetakan dalam KPIs bagian mana perlu ditingkatkan, diakselerasi bahkan dihapus. Termasuk upaya law enforcement untuk mewujudkan standardisasi usaha kepariwisataan menuju kualitas tinggi dan keberlanjutan yang berbasis ekonomi kerakyatan dan kelestarian lingkungan. Banyak yang kurang menyadari bahwa peranan penting masyarakat dalam kepariwisataan Indonesia sangat tinggi, maka harus mulai disadarkan karena bahkan pariwisata itu sendiri adanya adalah di masyarakat! Baik tempat, pelaku, objek dan akses itu semua berada di dalam lingkungan masyarakat, baik perdesaan maupun
Kamis, 27 Februari 2020 05:00 Wita 05:30 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita
06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 08:30 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:30 Wita 15:00 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita 17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita 22:05 Wita 22:30 Wita 23:00 Wita 23:30 Wita 00:00 Wita
Bali TV Shop Kalung Omkara Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Karya Mamungkah Mupuk Pedagingan Padudusan Agung Desa Ngusaba Nini Lan Ngusaba Dalem (1) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Uttara Kanda (1) Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Solusi Alternatif Marion Sam Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Kalung Omkara Bali TV Shop Punggung Puja Trisandya Bali TV Shop Kalung Omkara Berita Siang Bali TV Shop Lutut Bali TV Shop Kalung Omkara Klip Bali Bali TV Shop Punggung Bali TV Shop Kalung Omkara Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Taman Sari PAUD Hindu Yowana Widya Mandala Tabanan (2) Bali TV Shop Kalung Omkara Ocydia Home Shopping Bali TV Shop Kalung Omkara Puja Trisandya Seputar Bali Malam Bali TV Shop Kalung Omkara Orti Bali Dialog Nuansa Properti Talk Show Merah Putih Grubug Babi Bali TV Shop Kalung Omkara Folk Song Ocydia Home Shopping Bali TV Shop Kalung Omkara Solusi Alternatif Marion Sam
perkotaan. Elemen pentahelix terakhir adalah bidang jurnalistik (media), di sinilah kita bisa melihat bahwa pariwisata itu suatu industri yang sangat rentan (fragile), mudah berpengaruh karena isu sekecil apa pun. Berita hoax yang menyebar secara viral membuat calon turis batal mengunjungi destinasi tertentu, informasi negatif (misalnya penjambretan) ditulis dengan judul besar yang agak emosional dan provokatif membuat kesan suatu destinasi sudah tidak aman lagi. Atau sebaliknya, viral berita positif seperti adanya kawasan wisata baru yang eksotik dan didukung sarana, aksesabilitas dan fasilitas penunjang yang memadai akan menyedot perhatian masyarakat dunia untuk berkunjung. Sehingga sudah perlu juga rekan-rekan media membuat suatu indikator sejauh mana pemberitaan yang konstruktif telah berjalan, seberapa media recovery mampu menstabilkan kondisi keterpurukan menjadi peluang yang bermanfaat ke depannya. Dan tentunya masih banyak lagi yang dapat dijadikan parameter dan bahan analisis terhadap program pentahelix kepariwisataan tersebut. Namun masih menyisakan satu hal PR besar bagi saya terhadap implementasi dan dimensi Pentahelix dari pusat ke daerah-daerah. Sebagaimana teori #MO (Mobilization and Orchestration) terkait era revolusi industri 4.0 ini, mobilisasi dan orkestrasi kelima elemen pentahelix ini membutuhkan satu commander alias dirigent sehingga orkes ini benar-benar merdu dan harmonis didengar oleh audience, akhirnya penonton puas. Nah, apakah
dirigent itu sudah ada? Dan mesti sampai ke tingkat daerah tentunya, karena aktivitas pariwisata adanya di daerah/provinsi. Jika dirigent itu belum ada, ya… wajarlah masing-masing jalan sendiri (atau bahkan tidak jalan?) tidak sesuai dengan visi yang sering diwacanakan. Di luar lima indeks daya saing pariwisata dunia yang disebutkan di atas, Indonesia telah memiliki unique selling point (USP) yang tidak mudah untuk dibandingkan secara apple to apple dengan destinasi lainnya di dunia. Keindahan alam yang ditampilkan sebagai aspek geografis, warisan adat, budaya dan tradisi turun-temurun sejak ribuan tahun lalu, kehidupan berkesenian yang kaya ragam dan keramahan bangsa Indonesia sendiri merupakan identitas yang hakiki bagi kepariwisataan Indonesia dan menjadi magnet bagi wisatawan dunia untuk berkunjung. Artinya, seluruh komponen bangsa harus menyadari adanya multiplier effect yang ditimbulkan baik secara langsung maupun tidak langsung bagi kehidupan bangsa. Yang terpenting adalah memahami adanya manfaat tidak langsung yang diterima, contohnya suatu daerah yang sama sekali tidak memiliki potensi wisata, apalagi destinasi wisata, mendapatkan bantuan rutin dari pemerintah yang bersumber dari APBN atau APBD yang mana kita ketahui bersama bahwa saat ini pariwisata adalah sebagai penyumbang terbesar ke-2 untuk pendapatan nasional setelah perkebunan kelapa sawit. Penulis, Wakil Ketua DPD IHGMA Bali
Bangunan Tanpa Penghuni Terbakar Negara (Bali Post) – Sebuah bangunan yang berada di dekat SMA Negeri 1 Mendoyo di Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Rabu (26/2) kemarin terbakar. Bangunan kamar suci berukuran 2,5 x 5 meter milik I Ketut Suaba (70) itu ludes terbakar saat situasi rumah sepi. Kebakaran ini sempat membuat panik sejumlah guru dan petugas di SMAN 1 Mendoyo karena lokasinya yang berdekatan. Saat kebakaran sekitar pukul 10.00 Wita, sejumlah guru yang piket masih berada di sekolah tersebut. Salah satu saksi I Kadek Wirata mengungkapkan, saat itu dirinya sedang merabas kebun di areal sekolah. Ia sempat kaget lantaran be-
berapa guru berteriak ada kebakaran. Setelah dicek ternyata api disertai kepulan asap nampak di salah satu bangunan di rumah selatan sekolah. Secara spontan para guru ini berlari menuju rumah tersebut dan memanggilmanggil pemilik rumah. Akan tetapi tidak ada jawaban. Diketahui rumah tersebut sepi karena pemilik sedang berada di luar kota.
Warga kemudian meloncati pagar pekarangan rumah dan berusaha memadamkan api secara swadaya dengan memakai air keran. Setengah jam kemudian, api yang sudah membakar bangunan tersebut dapat dipadamkan. Kapolsek Mendoyo Kompol Made Karsa membenarkan kebakaran yang terjadi di salah satu bangunan milik pensiunan PNS itu. Petugas yang turun ke lokasi juga ha-
rus meloncati pagar lantaran kondisi rumah yang kosong. ‘’Dari penyelidikan dugaan sementara akibat korsleting listrik, korban jiwa nihil. Rumah kosong saat kebakaran,’’ ujar Kapolsek. Menurutnya, akibat kebakaran itu seluruh barang yang ada di dalam kamar suci itu terbakar. Api juga menghanguskan bagian atap dan pintu jendela kamar suci tersebut. (kmb26)
Politisi PDI Perjuangan ini menggambarkan kebutuhan operasional Pemkab Badung selama setahun. Di antaranya belanja pegawai mencapai Rp 3,5 triliun, kemudian dana program-program Rp 2 triliun, sehingga kurang lebih menghabiskan Rp 5,5 triliun per tahun. ‘’Pendapatan Badung tahun kemarin (2019) yang mencapai Rp 4,7 triliun belum cukup. Nah kalau sekarang dikasi Rp 33 triliun dibagi 10 destinasi bagi per bulan berarti Rp 30 miliar. Sedangkan dana yang dihabiskan per bulan
hampir Rp 100 miliar, gimana caranya ini,’’ jelasnya. Karena itu, pria lulusan doktor ekonomi ini tidak sependapat dengan kebijakan pemerintah pusat. ‘’Jelas kalau saya menolak, karena mematikan rakyat dan pemerintah. Sama halnya perusahaan cost operasional Rp 100 miliar terus dikasi Rp 10 miliar, gimana tidak bangkrut,’’ katanya seraya menambahkan akan berkoordinasi dengan Bupati Badung untuk menentukan kapan menghadap pusat. ‘’Kami siap mengawal demi Badung sampai puputan,’’ pungkasnya. Sementara itu, Wakil Ketua Indonesian Hotel General Man-
ager Association (IHGMA) Bali Ketut Swabawa mengatakan, secara prinsip, pihaknya tidak setuju dengan adanya wacana tidak dipungutnya pajak hotel dan restoran (PHR) selama enam bulan. Karena kebijakan tersebut akan berdampak pada kinerja pemerintah. Namun, pihaknya setuju apabila diberlakukan penundaan pembayaran PHR. ‘’Bila PHR dihentikan sementara, tentu akan berdampak pada kinerja pemerintahan,’’ katanya, Rabu (26/2) kemarin. Di sisi lain, ia menyebut rencana tersebut masih membingungkan terkait mekanisme yang akan diterapkan. Sebet-
ulnya, sekarang ini dalam masa lowseason pada bulan FebruariApril. Memamg sangat susah melihat indikator keberhasilan penerapan subsidi yang diwacanakan pemerintah. Karena aslinya saat ini memang merupakan masa lowseason. Selain itu, ditambah cuaca seperti sekarang, banyak orang tidak memilih untuk traveling. ‘’Kita di Bali optimis, bahwa bukan satu asosiasi saja mempunyai visi yang sama, namun semua sudah seragam. Beda dengan waktu kejadian erupsi Gunung Agung, diwacanakan diskon, namun masih ada yang tidak menerapkan,’’ bebernya. (par/edi)
‘’Ya… pasti berpengaruh, karena 70 persen kita mengandalkan pajak hotel dan restoran,’’ tegas Bupati Gianyar. Meski demikian, surat resmi masih ditunggu khususnya terkait timbal balik dari ditiadakanya pungutan pajak destinasi. ‘’Kita tunggu surat resminya, seperti apa
timbal baliknya, karena akan ada hibah ke daerah yang tidak boleh memungut pajak PHR. Apakah seluruhnya akan diganti apa bagaimana,’’ katanya. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa, Rabu kemarin, mengaku belum menerima teknis detail menyangkut pembagian hibah untuk 10 destinasi yang dianggarkan Rp 3,3 triliun. Khususnya lagi di Bali yang
terdiri dari 9 kabupaten/kota. ‘’Di bahasanya kan destinasi Bali. Kalau destinasi Bali, itu seluruh kabupaten/kota. Pembagiannya yang Rp 3,3 triliun itu breakdown-nya kita kan belum tahu, detailnya dari Menkeu seperti apa. Belum kita pahami,’’ paparnya. Anggota Komisi II DPRD Bali A.A. Ngurah Adhi Ardhana mengatakan, pembiayaan pembangunan di kabupaten/ kota harus menjadi perha-
tian serius. Oleh karena itu, mekanisme pendistribusian hibah Rp 3,3 triliun sebaiknya segera dikomunikasikan ke Kementerian Keuangan. Bali dinilai berhak mendapat Rp 2,6 triliun. ‘’Mengingat dari 10 destinasi yang rencananya mendapat hibah (substitusi pemungutan PHR - red), Bali memiliki potensi hampir 80 persen atau setara dengan Rp 2,64 triliun,’’ ujarnya. (par/nik/rin)
’’Jelas akan Saya Tolak’’
Agar Jadi Perhatian Serius
Meriahkan HUT Kota Denpasar
Grup Astra Bali Serahkan Gazebo di Dam Peraupan
MEMERIAHKAN hari jadi ke-232 Kota Denpasar pada 27 Februari 2020, Grup Astra Bali yang terdiri dari 15 anak perusahaan di wilayah Bali (Honda Sales Operation, Auto 2000, Astra Daihatsu, Astra Isuzu, Astra BMW, Astra World, ACC, Asuransi Astra, FIF Group, TAFS, Bank Permata, Astra Life, TRAC, Mobil 88, Astra Graphia) turut berpartisipasi dalam bentuk kegiatan sosial peduli lingkungan. Wujud kepedulian yang diberikan berupa fasilitas kenyamanan pembangunan ‘’Gazebo’’ sebagai tempat berteduh untuk masyarakat yang ingin menikmati keindahan lokasi Dam Peraupan, Peguyangan Kaja. Simbolis penyerahan dan peresmian Gazebo Grup Astra Bali dilaksanakan Rabu, 26 Februari 2020 disaksikan oleh insan grup Astra, Camat Denpasar Utara dan warga Peguyangan Kaja. Selaras
dengan filosofi Astra Catur Dharma butir pertama, yakni Menjadi Milik yang Bermanfaat Bagi Bangsa dan Negara. Pilar ini juga merupakan upaya pencapaian visi Astra untuk menjadi perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial serta peduli lingkungan. Dengan panduan itu, Astra dapat melaksanakan tanggung jawab sosial, baik dalam pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, Astra melakukan pembangunan satu unit gazebo yang berdiri di lokasi strategis sekaligus mempercantik area Dam Peraupan yang dapat digunakan oleh masyarakat sekitar. Ketua Korwil Grup Astra Bali Haris Prasetya mengatakan, penyerahaan gazebo sebagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan dari Astra yang terus berupaya untuk menginspirasi negeri dengan berbagai kontribusi
sosial yang dilakukan. ‘’Pembangunan gazebo ini sebagai sarana fasilitas yang akan dikelola oleh masyarakat dan dapat bermanfaat untuk masyarakat juga. Selain gazebo berbagai kegiatan sosial pun secara kontintu dilakukan Astra. Di antaranya aktivitas di Banjar Binaan Astra yang
disebut Banjar Berseri Astra, penyuluhan dan pembinaan posyandu, bank sampah, dll. yang merupakan wujud dari Corporate Social Responsibility (CSR) untuk masyarakat. Ini sejalan dengan tujuan Astra untuk sejahtera dengan bangsa,’’ ungkap Haris. (bns)
Kamis Pon, 27 Februari 2020
Nangun Sat Kerthi Loka Bali
Desa Adat Pecatu Pertahankan Identitas Krama Bali KENDATI sebagai daerah tujuan pariwisata dunia, Desa Adat Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, tak mau kehilangan identitasnya sebagai krama Bali. Ini tidak terlepas dari komitmen prajuru dan krama desa adat setempat dalam menjaga adat dan budayanya. Bahkan, pelestarian adat dan budaya menjadi program yang dijalankan Desa Adat Pecatu sejak dulu. Bendesa Adat Pecatu I Made Sumerta mengungkapkan, ada sejumlah program yang telah rutin dilaksanakan dalam upaya menjaga parahyangan, palemahan dan pawongan desa adat. Kegiatan-kegiatan tersebut melibatkan semua unsur masyarakat. ‘’Kami ingin krama desa adat berperan aktif, memulai dari hal-hal sederhana,’’ ungkapnya. Salah satu upaya menjaga adat dan budaya, kata Made Sumerta, adalah bagaimana agar tradisi seperti ngayah dan gotong royong bisa dilaksanakan dengan kesadaran sendiri, bukan karena terpaksa. Pihaknya juga berkepentingan dalam hal pewarisan budaya dan penanaman nilai-nilai agama. ‘’Maka dari itu, kegiatan seperti utsawa dharma gita, pasraman dan kegiatan kesenian yang ditujukan kepada generasi muda tidak luput dari perhatian kami,’’ tegasnya. Bendesa yang juga duduk di kursi legislatif ini mengatakan pihaknya berencana mengembangkan kegiatankegiatan semacam itu agar lebih banyak lagi generasi muda dan krama
Pura Giri Daya Agung Kalbar Belum Pernah Direnovasi
Bali Post/ist
PURA - Ketua PHDI Desa Bangaras I Made Artika berfoto di depan Pura Giri Daya Agung.
KPU Gandeng Desa Adat Sukseskan Pilkada Serentak
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menargetkan partisipasi pemilih dalam pilkada serentak di enam kabupaten/kota di Bali, September 2020, sebanyak 85 persen. Dalam konteks itu, KPU akan menggandeng desa adat dengan mengundang warga datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dengan menyuarakan kulkul. Selain desa adat, juga diharapkan adanya peran serta disabilitas, perempuan dan kaum milenial. Komisioner KPU Bali Gede Jhon Dharmawan menyampaikan hal itu usai penyelenggaraan focus group discussion (FDG) membahas materi pendidikan pemilih pilkada serentak 2020, di Denpasar, Rabu (26/2) kemarin. FGD diikuti KPU kabupaten/kota dengan narasumber Ketut Udi Prayudi (Presidium JADI Bali) dan Kadek Dwita Apriani (peneliti). Menurut Jhon, ada empat sasaran yang akan dibidik KPU dalam menyukseskan partisipasi pemil-
ih agar sesuai dengan target. Di antaranya masyarakat adat, disabilitas, perempuan dan kaum milineal. Alasannya bukan karena belum pernah melakukan sosialisasi dengan empat unsur tersebut, melainkan sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu-pemilu sebelumnya. Di antaranya pemilih dari disabilitas yang selama kegiatan pemilu hanya 50 persen yang hadir ke TPS. Demikian juga kaum perempuan. Dalam DPT, jumlah perempuan jauh lebih banyak daripada laki-laki. Tetapi, pada saat pencoblosan jumlah pemilih perempuan selalu lebih kecil dibandingkan pemilih laki-laki. Guna meningkatkan partisipasi pemilih, nantinya akan dirumuskan inovasi yang salah satunya bekerja sama dengan desa adat. Dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Majelis Desa Adat dan Gubernur. (dar)
SEJAK dibangun tahun 1985, Pura Giri Daya Agung, Desa Bangaras Kecamatan Sungai Laur Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) belum pernah direnovasi, karena keterbatasan dana. Pura yang di-empon 67 KK ini diharapkan bisa direnovasi untuk memberikan kenyamanan umat saat melakukan persembahyangan. Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Desa Bangaras I Made Artika menyampaikan, pangempon pura sebanyak 267 jiwa, sebagian besar berprofesi sebagai petani. Karena itu pangempon pura belum mampu melakukan renovasi, kendatai sudah mengumpulkan dana melalui dana punia. ‘’Kami berharap umat Hindu di Bali bisa ikut berpartisipasi dalam rangka renovasi Pura Giri Daya Agung,’’ harapnya saat masimakrama ke Kantor Bali Post, Rabu (26/2) kemarin. Dijelaskannya, asal-usul berdirinya pura ini berawal ketika dirinya pertama kali tiba di desa tersebut sekitar tahun 1977, bertugas sebagai guru. Saat itu pihaknya bersama tokoh adat yang merupakan suku Dayak, tertarik dengan agama Hindu. Dalam perjalanannya, agama Hindu di Desa Bangaras mulai berkembang, sehingga tahun 1985 dibangun tempat ibadah bagi umat Hindu yakni Pura Giri Daya Agung. Sejak dibangun hingga sekarang keberadaan pura ini belum pernah direnovasi. Untuk itu partisipasi masyarakat untuk menyukseskan rencana renovasi Pura Giri Daya Agung sangat diperlukan. (kmb23)
desa adat yang terlibat. ‘’Tahun ini, misalnya, kami akan pentaskan beragam kesenian pada event Pasar Majelangu yang digelar saat Ngembak Geni nanti. Di sini tidak hanya anak muda yang kita ajak tetapi juga ibuibu PKK,’’ jelasnya. Made Sumerta juga mengapresiasi terobosan Pemeritah Provinsi Bali untuk pemberdayaan desa adat melalui visi ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’. Kebijakan ini dapat memberikan ruang lebih besar bagi desa adat untuk melestarikan adat dan budaya Bali. Namun, dalam pengelolaannya juga diperlukan profesionalisme, sehingga bantuan yang dikucurkan Pemprov Bali ke masing-masing desa adat dapat tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Desa Adat Pecatu tergolong sebagai desa di Kecamatan Kuta Selatan yang wilayahnya cukup luas dan jumlah penduduk yang besar. Luas wilayah Pecatu mencapai 2.642 hektar. Desa Adat Pecatu terdiri atas tiga banjar yakni Banjar Kangin, Banjar Tengah dan Banjar Kauh.
Tahun ini, misalnya, kami akan pentaskan beragam kesenian pada event Pasar Majelangu yang digelar saat Ngembak Geni nanti. Di sini tidak hanya anak muda yang kita ajak tetapi juga ibu-ibu PKK. I Made Sumerta Masing-masing banjar didukung oleh sejumlah tempekan. Selain tempekan, ketiga banjar itu memiliki tiga banjar dinas. Seperti lazimnya desa adat atau desa pakraman yang lainnya, Desa Adat Pecatu memiliki Kahyangan Tiga yaitu meliputi Pura Desa lan Bale Agung, Pura Puseh serta Pura Dalem dan Pura Prajapati. Selain Kahyangan Tiga di Desa Adat Pecatu juga berdiri sejumlah pura. Ada sebuah pura sad kahyangan yakni Pura Luhur Uluwatu. ‘’Krama Desa Adat Pecatu sebagai pangamong pura,’’ pungkasnya. (par)
2020, Bali Kebagian Kredit Bunga Murah
BALI kebagian kredit bunga murah sebanyak Rp 3,4 triliun yang disalurkan BRI Kanwil Denpasar tahun 2020 ini. Kredit bunga murah ini adalah KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan suku bunga 6 persen per tahun. Penyaluran kredit tersebut dibagi menjadi dua yaitu KUR mikro (plafon maksimal Rp 50 juta) dan KUR kecil (plafon Rp 50 juta – Rp 500 juta). Tahun ini, BRI Kantor Wilayah (Kanwil) Denpasar yang mewilayahi Bali, NTB, NTT menyalurkan kredit bunga murah sebesar Rp 8,1 triliun, naik Rp 4,8 triliun dibandingkan tahun sebelumnya. Dari Rp 8,1 triliun, sebesar Rp 6,7 triliun akan disalurkan lewat KUR mikro dan Rp 1,4 triliun KUR kecil. Target penyaluran KUR mikro sebesar Rp3,4 triliun dan KUR kecil Rp 721 miliar. Pemimpin BRI Kanwil Denpasar Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan optimis dapat menyalurkan KUR yang targetnya naik tahun ini, bahkan melampaui. Hal ini terlihat dari pencapaian penyalurkan KUR tahun 2019. Tahun 2019, BRI
Kanwil Denpasar ditargetkan menyalurkan KUR Rp 4,8 triliun, namun mampu menyalurkan sebanyak Rp 5,9 triliun atau sebesar 123,52 persen. KUR ini ditargetkan lebih banyak diserap sektor-sektor produktif di wilayah Bali, NTB, dan NTT. Target ke sektor produktif sebesar 60 persen dan 40 persen sektor lainnya. ‘’Kredit KUR (baik KUR mikro dan KUR kecil) diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki usaha feasible, tetapi belum bankable. Kami ingin lebih banyak lagi menyalurkan KUR bagi masyarakat luas agar perekonomian semakin menggeliat,’’ ungkapnya. Ia berharap masyarakat antusias merespons program KUR ini untuk mendorong dan meningkatkan ekonomi kerakyatan yang saat ini dicanangkan pemerintah. (may)
Kredit KUR (baik KUR mikro dan KUR kecil) diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki usaha feasible, tetapi belum bankable. Kami ingin lebih banyak lagi menyalurkan KUR agar perekonomian semakin menggeliat. Ida Bagus K. Subagia
IMI Berniat Manfaatkan Areal Parkir Balai Budaya
Denpasar (Bali Post) Pengprov IMI Bali selama ini belum memiliki sarana dan infrastruktur yang representatif. IMI berniat memanfaatkan areal parkir Balai Budaya Klungkung yang rencananya akan dibangun di atas lahan bekas galian C. Ketua Umum Pengprov IMI Bali Nyoman Seniweca usai Rakerprov, di Biaung, Dentim, Rabu (26/2) kemarin menegaskan, pihaknya sudah menghadap ke Pemprov Bali, guna memohon lahan yang bisa dipakai kegiatan otomotif. ‘’Kami dijanjikan lintasan balapan memanfaatkan areal parkir yang terintegrasi dengan Balai Budaya Klungkung,’’ ucapnya. Seniweca menyatakan
jika areal parkir Balai Budaya terwujud, hal ini menyerupai areal parkir Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, yang bisa dipakai kegiatan otomotif. Ia menyebutkan, areal parkir bisa difungsikan untuk selalom, drag race, drag bike serta road race. Sementara balap motor motocross dan grasstrack serta offroad fasilitasnya di Bali sudah tersedia. Ia mengakui, Bali tidak memiliki lintasan road race yang permanen. Akibatnya, Bali tidak bisa menjadi tuan rumah balap motor jalan raya. Untuk itu, bagi atlet yang ikut kejuaraan bisa mengikuti lomba di Jatim dan NTB. ‘’Atlet kami berlatih sendiri, dan jika ikut
lomba harus ke luar Bali,’’ ucapnya. Ia menegaskan, penonton otomotif senantiasa membeludak dan menjadi nomor dua setelah sepak bola. ‘’Adanya kegiatan otomotif, diharapkan mampu mendongkrak ekonomi kerakyatan,’’ tuturnya. Dikemukakan, IMI Bali menjadi yang terbaik di antara region III (Bali, NTB, NTT) pada 2019 lalu. Namun, pihaknya mematok target IMI Bali meraih terbaik ketiga di nasional pada 2020 ini. Ia pun mengharapkan dukungan pemerintah, mengingat pembangunan sarana budaya seperti art centre harus diimbangi dengan pembangunan infrastruktur otomotif. (022)
Nyoman Seniweca
Bali Post/022