terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha
HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000
12 HALAMAN
NOMOR 130 TAHUN KE 72
Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418
kamis kliwon, 26 DESEMBER 2019
Pengemban Pengamal Pancasila
balipost http://facebook.com/balipost
@balipostcom http://twitter.com/balipostcom
@balipost_com http://instagram.com/balipostcom
Denfest Color Run
Warga Belanda Tewas Terbakar
60 Pelamar Lelang Jabatan
Berbagai kegiatan siap digelar serangkaian Denfest 2019. Salah satunya Denfest Color Run 5K. Kegiatan lari santai ini akan diwarnai dengan pelemparan bubuk warna-warni.
Dua warga Belanda tewas dalam kebakaran hebat yang terjadi di Banjar Dinas Pupuan Sawah, Selemadeg, Rabu (25/12) dini hari. Kondisi korban hangus nyaris tak bisa dikenali.
Pendaftaran lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di Bangli ditutup, Rabu (25/12) kemarin. Total ada 60 orang ASN yang melamar di 15 jabatan yang dilelang.
TABANAN | HAL. 5
DENPASAR | HAL. 2
BANGLI | HAL. 9
Ekonomi Bali Tumbuh Tinggi Hanya Prediksi Akhir tahun 2018, sejumlah kalangan mengungkapkan optimismenya terkait kondisi ekonomi Bali di tahun 2019. Pertumbuhan diyakini akan berada di atas 6 persen. Menjelang akhir tahun, pertumbuhan tak seindah prediksi. Jangankan di atas 6 persen, menyentuh angka 6 persen saja tak pernah terjadi. Angka tertinggi pertumbuhan ekonomi hanya 5,69 persen.
O
ptimisme tentang ekonomi Bali tumbuh tinggi di tahun 2019, didasarkan pada beberapa pertimbangan. Di antaranya efek penyelenggaraan IMF-WB Annual Meeting yang diikuti ratusan negara akan mendongkrak kedatangan
birakan. Pertumbuhan kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali bahkan tercatat pernah minus. Sementara secara umum masyarakat merasakan kondisi
ekonomi masih jauh dari kata menggembirakan. Berdasarkan rilis terakhir data Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, pertumbuhan ekonomi Bali triwulan III 2019 hanya sebesar 5,34 persen dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) tercatat sebesar Rp 64,86 triliun.
Pertumbuhan ini mengalami perlambatan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat tumbuh 6,15 persen (yoy). Pertumbuhan ini tidak
terlepas dari kontribusi akomodasi makan dan minum, yang memiliki porsi tertinggi
dengan nilai Rp15,30 triliun. Hal. 11 Tertinggi Kedua
wisatawan. Masifnya pembangunan infrastruktur terutama pembangunan shortcut Mengwi-Singaraja disebutkan juga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi. Sektor pariwisata sebagai penunjang utama ekonomi Bali tumbuh tidak terlalu menggem-
Sektor Ritel Merana KONDISI ekonomi yang terlihat baik dalam angka, nyatanya tidak demikian dengan sektor riil. Sektor ritel menunjukkan kondisi yang tidak begitu menggembirakan. Pertumbuhan sektor riil 2019 sangat kecil dibanding tahuntahun sebelumnya. Ketua DPD Aprindo Bali A.A. Ngurah Agung Agra Putra menyampaikan, kondisi di lapangan pada sektor konsumsi rumah tangga yang berkontribusi 47,57 persen pada PDRB triwulan III 2019 tidak menunjukkan realitanya di lapangan. Di sektor ritel yang sangat erat kaitannya dengan konsumsi rumah tangga, menunjukkan adanya perlambatan. Pertumbuhan sektor ritel hanya single digit, 2 persenan, yang mana pada kondisi 3-4 tahunan sebelumnya, pertumbuhannya selalu double digit. Hampir di semua kategori FMCG (fast moving consumers good) mengalami penurunan. ‘’Walaupun tahun 2019 ini masih lebih baik dari 2018 yang hanya menyentuh angka 1 persenan,’’ tandasnya, Selasa (24/12). Penurunan pada sektor ritel offline ternyata secara value tidak sebanding dengan peningkatan transaksi di online. Ini menunjukkan bahwa pengaruh online sangat kecil terhadap ritel offline khususnya untuk kategori FMCG, yaitu masih di bawah 5 persen. Dengan demikian, menampik anggapan bahwa perilaku konsumsi masyarakat berubah (shifting) ke hal yang sifatnya leasure (wisata/jalanjalan) atau dari offline ke online. Hal. 11 Komposisi Pasar
Harian Bisnis Bali 2019, Ekonomi Bali Cukup Kuat Kinerja ekonomi Bali pada 2019 masih tetap tumbuh kuat. Hal tersebut tercermin dari kinerja pertumbuhan ekonomi yang resilient. Apa parameternya? www.bisnisbali.com
Harian DENPOST Pohon Natal dari Kaleng Bekas Tiga pohon Natal di Gereja Protestan Indonesia Barat (GPBI) Maranatha di Jalan Surapati, Denpasar, menyita perhatian warga, khususnya para jemaat yang menunaikan Natal, Rabu (25/12) kemarin. www.denpostnews.com
SEKTOR riil ekonomi Bali di tahun 2019 berdasarkan data menunjukkan pertumbuhan yang cukup bagus. Terlihat dari penyaluran kredit hingga Oktober 2019 mencapai Rp92,09 triliun. Kepala OJK Regional VIII Bali Nusa Tenggara Elyanus Pongsoda menyampaikan penyaluran kredit per Oktober 2019 ini mengalami pertumbuhan 9,09 (yoy). Nilai kredit ini tertinggi sejak tahun–tahun sebelumnya. Dari Rp92,09 triliun tersebut, Rp42,61 triliun disalurkan untuk UMKM. Namun, persentase kredit bermasalah atau Non Performance Loan (NPL) juga naik dibandingkan tahun 2018. Nilai kredit yang disalurkan hingga Oktober
2019, nyatanya tidak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Bali yang pada triwulan III 2019 hanya 5,34 persen. Menurutnya, tidak bisa berbanding lurus penyaluran kredit dengan pertumbuhan ekonomi. Secara umum penyaluran kredit sebesar 61,32 persen tersalur ke sektor produktif dan nonproduktif hanya 38,68 persen. Dari 61,32 persen, 37,07 persen kredit disalurkan untuk modal kerja dan 24,25 persen untuk kredit investasi. Dilihat per sektornya, sektor yang menyerap kredit lebih banyak yaitu perdagangan besar dan eceran
sebesar 30,57 persen dan persentase ketiga penyediaan akomodasi dan makanan serta minuman sebesar 10,36 persen. Per Oktober 2019, NPL telah mencapai 3,64 persen. Lebih tinggi dari NPL 2018 yaitu 3,27 persen. Permasalahan kredit lebih banyak terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian, NPL-nya mencapai 13,52 persen, NPL tinggi lain juga disumbang jasa perorangan yang melayani rumah tangga yaitu 9,54 persen. (kmb42)
Perayaan Natal Khidmat Jakarta (Bali Post) – Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis mengatakan situasi keamanan seluruh wilayah di malam Natal 2019 berjalan aman. Idham memastikan bahwa tidak ada gangguan yang berarti di malam Natal ini. Ia dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek situasi keamanan perayaan Natal 2019 dengan meninjau beberapa gereja katedral di Jakarta, Selasa (24/12) malam. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pihaknya mengapresiasi masyarakat yang turut berjaga dan mengamankan perayaan Natal. ‘’Saya bersama Kapolri cek secara langsung bahwa di tiga tempat gereja semuanya
bisa berjalan sesuai yang kita harapkan, lancar dan saya lihat juga semuanya khidmat. Artinya bahwa situasi aman saat ini benar-benar bisa kita capai. Dan saya dengan Bapak Kapolri juga melihat di beberapa pos, bahwa di pos gabungan ada TNI Polri termasuk masyarakat yang ikut bergabung dalam rangka pengamanan perayaan Natal,’’ kata Hadi. Perayaan Natal 2019 di DKI Jakarta mendapat pengamanan ketat dari TNI, Polri dan unsur masyarakat, sehingga umat Kristiani merasa aman dan damai menjalankan misa Natal tahun 2019. Hal ini disampaikan oleh Pastur Benny Laisina, M.Sc. selaku Pastur Pembantu Gereja
Katolik Bunda Hati Kudus, Jakarta Pusat, saat menyambut kedatangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis, Selasa malam. ‘’Kami sungguh merasa bergembira dan bersyukur bahwa situasi kondisi sangat baik, sehingga umat, jemaat kami bisa menjalankan ibadah Misa Malam Natal dengan suka cita,’’ kata Pastur Benny. Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo mengucapkan selamat hari Natal kepada seluruh umat kristiani di Tanah Air melalui akun media sosial Instagram terverifikasi @jokowi, Rabu. Hal. 11 Harapan Jokowi
Bali Post/ant
ADAT NUSANTARA - Sejumlah anak jamaat Katolik mengenakan pakaian adat Betawi dan Nusantara saat mengikuti misa Natal di Gereja Santo Servatius, Kampung Sawah, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/12) kemarin.
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019
Hari Ini, Gerhana Matahari Cincin Dapat Dilihat di Bali Denpasar (Bali Post) Fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) terjadi Kamis (26/12) ini. Sejumlah negara di dunia akan dilewati jalur cincin GMC ini. Seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Sri Lanka, Samudera Hindia, Singapura, Malaysia, Samudera Pasifik, dan termasuk Indonesia. Khusus di wilayah Bali, GMC dapat diamati mulai pukul 12.11 Wita hingga pukul 15.36 Wita. Dalam siaran persnya, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar Drs. M. Taufik Gunawan, Dipl., SEIS. menjelaskan, gerhana matahari cincin terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi terletak pada satu garis, sehingga tidak sepenuhnya cahaya matahari dapat diterima bumi. Disebut gerhana matahari cincin karena cahaya matahari yang menuju ke bumi ditutup sepenuhnya oleh permukaan bulan, sehingga tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang
di bagian pinggirnya. Wilayah yang terlewati jalur cincin pada GMC adalah Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Sri Lanka, Samudera Hindia, Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Samudera Pasifik. GMC 26 Desember 2019 ini dapat diamati sedikit di Afrika bagian timur, seluruh wilayah Asia, Samudera Hindia, Australia bagian utara, dan Samudera Pasifik berupa gerhana matahari sebagian. Di wilayah Bali, dikatakannya, Gerhana Matahari Cincin dapat diamati mulai pukul 12.11 Wita hingga pukul 15.36 Wita. Untuk melakukan pengamatan GMC agar tidak dilakukan tanpa alat bantu. Sebab, dapat menyebabkan kerusakan hingga kebutaan. Oleh karena itu, diimbau agar menggunakan kacamata khusus matahari atau menggunakan teleskop yang dilengkapi dengan filter matahari, seperti filter Neutral Density 5 (ND-5) untuk mengamati Gerhana Matahari Cincin. (win)
MENGAWASI Sejumlah polisi mengawasi umat yang hendak melaksanakan kebaktian Malam Natal di Gereja Katedral, Denpasar, Selasa (24/12). Pada perayaan Natal kemarin ribuan anggota Polda Bali diterjunkan untuk membantu pengamanan gereja yang ada di Bali.
Denpasar Miliki 106 Anak Tak Sekolah dan Anak Putus Sekolah Denpasar (Bali Post) -
Di tengah pesatnya kemajuan pendidikan di Kota Denpasar, ternyata daerah ini masih memiliki 106 Anak Tak Sekolah (ATS) dan Anak Putus Sekolah (APS). Mulai 2020 Pemkot Denpasar melalui Disdikpora Kota Denpasar menggarap ATS dan APS yang berumur di bawah 21 tahun dengan sistem pelayanan jemput bola.
Malam Pergantian Tahun
Volume Sampah Diprediksi Meningkat 30-40 Persen Denpasar (Bali Post) Malam pergantian tahun atau yang identik dengan malam tahun baru pastinya akan dirayakan seluruh masyarakat pada 31 Desember mendatang. Pemkot Denpasar telah memberikan kemasan malam pergantian tahun dalam kegiatan bertajuk Denpasar Festival yang kali ini memasuki pelaksanaan ke-12 yang dirangkaikan dengan kegiatan Melepas Matahari tepat pukul 00.00 Wita. Dengan banyaknya kegiatan yang diiringi dengan antusiasme masyarakat senantiasa akan menyebabkan peningkatan volume sampah. Hal ini identik terjadi di daerah tertentu. Semisal pantai, lapangan dan venue event yang biasanya menjadi masyarakat menikmati pesta kembang api. ‘’Peningkatan volume sampah biasanya terjadi pada malam pergantian tahun, dan itu pun terjadi di tempat
tertentu saja, seperti lapangan, pantai dan lainnya,’’ ujar Kabid Persampahan dan Limbah B3 DLHK Kota Denpasar I Ketut Adi Wigunan saat dikonfirmasi, Rabu (25/12) kemarin. Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, peningkatan volume sampah diprediksi meningkat berkisar antara 30-40 persen dari total hari normal, yakni 600-800 ton per hari. Guna memaksimalkan penanganan sampah tersebut sebagai upaya menciptakan Kota Denpasar yang bersih dan asri, DLHK Kota Denpasar menyiagakan 40 unit armada dengan 600 personel termasuk tenaga kebersihan pada malam pergantian tahun 2020 mendatang. ‘’Kami telah menyiapkan armada dan personel termasuk tenaga kebersihan, sehingga upaya menciptakan Denpasar yang bersih dan asri dapat diciptakan,’’ ujar Adi Wiguna. (kmb12)
Bali Post/ara
DLHK - Tenaga kebersihan DLHK Kota Denpasar saat bertugas.
Bali Post/eka
Bali Post/sue
I Wayan Gunawan
Hal ini dilakukan Disidkpora Denpasar guna menuntaskan pencapaian angka partisipasi sekolah 100 persen. Kadisdikpora Kota Denpasar, Drs. I Wayan Gunawan, di sela-sela persiapan upacara melaspas gedung baru Kantor Disdikpora, Rabu (25/12) kemarin, mengakui sekalipun warga asli Denpasar tampaknya sudah semua menikmati pendidikan saat berusia 7-21 tahun, namun masih ada warga Denpasar asal luar Kota Denpasar dan luar Bali yang tercecer tak pernah me-
puh sistem home schooling, di mana guru datang langsung door to door ke rumah-rumah. Jika jumlahnya banyak dan bisa dikelompokkan, Disdikpora menyiapkan sarana transportasi bagi guru di PKBM untuk mengajar ke sebuah rumah peserta yang dijadikan pusat pembelajaran. ‘’Jadi model pelayanannya disesuaikan dengan keperluan anak,’’ tegasnya. Program ini, kata Wayan Gunawan, baru dimulai tahun 2020 hingga peserta meraih ijazah minimal SLTA. Dia
Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965
’’Judicial Review’’ UU Perimbangan Keuangan Perlu Tiga Kajian Denpasar (Bali Post) Keempat anggota DPD-RI Dapil Bali sudah sepakat untuk mengajukan judicial review terhadap Undang-undang No.33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah. Terutama bila pemerintah pusat tak kunjung bereaksi dengan usulan evaluasi undang-undang tersebut. Namun, judicial review paling tidak membutuhkan adanya tiga kajian. ‘’Selama ini sama sekali tidak ada pembagian terhadap Bali sebagai penghasil devisa pariwisata,’’ ujar anggota Komite 3 DPD-RI A.A. Gde Agung di Denpasar, belum lama ini. Sebagai satu-satunya perwakilan Bali di Komite 3, Gde Agung mengaku sudah merekomendasikan adanya evaluasi terhadap Undangundang No.33 Tahun 2004. Inisiatifnya itu pun diterima
oleh Komite 3 dan sudah disetujui dalam Rapat Paripurna. Pasalnya, perimbangan keuangan disebutkan bersumber dari sumber daya alam seperti emas, batubara, minyak, hingga hutan, serta sumber daya lainnya. Akan tetapi, sumber daya lainnya selama ini tidak pernah dibahas. ‘’Pada rekomendasi Komite 3 itu yang disetujui dalam rapat paripurna, ditambahkan supaya dimasukkan unsur pendapatan dari sektor pariwisata menjadi dasar pertimbangan dalam pembagian keuangan pusat dan daerah. Apakah turunnya dalam bentuk dana perimbangan, dana alokasi umum atau dana alokasi khusus,’’ papar mantan Bupati Badung ini. Gde Agung memperkirakan Bali menyumbang devisa sekitar Rp100 triliun per tahun dari pariwisata. Sekitar 30-40 persen wisatawan
Jaya Negara ’’Mendem Dasar’’ Serangkaian ’’Pamelaspasan’’ Pasar Suwung Batan Kendal Tekankan Komitmen Pemkot Perkuat Pasar Tradisional
SETELAH tuntas dikerjakan secara fisik, bangunan Pasar Suwung Batan Kendal, Sesetan diresmikan. Kegiatan tersebut dilaksanakan serangkaian Karya Pamelaspasan lan Pacaruan yang digelar Selasa (24/12). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, anggota DPRD Provinsi Bali Ni Wayan Sari Galung, anggota DPRD Kota Denpasar, Camat Denpasar Selatan I Wayan Buda, Lurah Sesetan serta warga Banjar Suwung Batan Kendal. Rangkaian kegiatan diawali dengan mareresik, ngeruak, mendem dasar, ngayab caru, persembahyangan bersama dan ngider caru yang di-puput oleh Ida Pedanda Gede Putra Bajing dari Geria Tegal Jingga, Sumerta. Wakil Wali Kota IGN Jaya
nikmati jenjang pendidikan formal alias sekolah atau masih ada yang putus sekolah. Saat ini tercatat 106 orang kategori ATS dan APS, segera digarap untuk diberikan layanan pendidikan sistem jemput bola. Jika peserta didik dari ATS dan APS jaraknya dekat dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mereka akan dikelompokkan di PKBM dan pendidikannya dipusatkan di PKBM. Sedangkan yang rumahnya jauh dengan PKBM disiapkan dua strategi. Mereka bisa menem-
menegaskan program ini tak memandang asal daerah yang terpenting tercatat sebagai ATS dan APS di Denpasar. Untuk itu dia minta jika ada warga Denpasar yang memiliki suadara atau keluarga termasuk ATS dan APS umur 7-21 tahun segera mendaftar secara online di situs resmi Disdikpora Denpasar. Program ini juga mendukung Denpasar sebagai smart city serta memberi kenyamanan dan rasa bahagia bagi warganya. (025)
Negara turut mendem dasar dan menandatangani prasasti peresmian serta menyerahkan secara simbolis revitalisasi pasar. Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendukung pengembangan sektor ekonomi kerakyatan. Salah satu upaya yang dilaksanakan dengan mendukung penguatan pasar tradisional sebagai simpul penggerak ekonomi desa dan masyarakat. Hal ini, lanjut Jaya Negara, tak lepas dari program Nawacita Presiden RI Joko Widodo yang mencanangkan pembangunan dari desa. Karenanya, dengan revitalisasi pasar tradisional dan pasar desa yang digencarkan Pemkot Denpasar ini dapat mendukung daya saing pasar tradisional. ‘’Tentunya kami berharap pasar rakyat di Kota
prasasti - Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menghadiri upacara mendem dasar, menandatangani prasasti dan menyerahkan secara simbolis revitalisasi Pasar Suwung Batan Kendal, Selasa (24/12).
Denpasar dapat bersaing dengan toko modern sehingga mampu mendukung penguatan ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan guna menciptakan kesejahteraan rakyat,’’ paparnya. Kelian Adat Banjar Suwung Batan Kendal, I Wayan Sarya, didampingi Kepala Pasar Suwung Batan Kendal, Made Warta, mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar yang telah memberikan bantuan kepada Pasar Suwung Batan Kendal. Di mana dalam pelaksanaan renovasi tahap II ini terdapat 14 kios, kantor pasar, ruang rapat, dan wantilan yang akan dimanfaatkan untuk los pelataran sebanyak 40 pedagang. Lebih lanjut dijelaskan, Pasar Suwung Batan Kendal sendiri telah mendapatkan bantuan revitalisasi pasar di tahun 2017 atau tahap I. Di mana revitalisasi dilaksanakan dengan mencakup kawasan pasar sebelah utara dengan anggaran keseluruhan tahap I dan II Rp8,7 miliar dari APBD Kota Denpasar. Saat ini terdapat sedikitnya 400 pedagang yang kesehariannya berdagang di Pasar Suwung Batan Kendal. ‘’Kami megucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar yang telah memberikan bantuan revitalisasi pasar sehingga Pasar Suwung Batan Kendal menjadi lebih nyaman dan representatif. Besar harapan hal ini ke depanya secara berkelanjutan dapat mendukung penguatan perekonomian masyarakat, khususnya Kota Denpasar,’’ ungkapnya. (ad614)
yang datang ke Indonesia, masuk dari Bali. Pada saat peak season, wisatawan yang masuk dari Bali bahkan bisa mencapai 50 persen. Tapi Bali tidak pernah mendapat apaapa dari pariwisata. Usulannya agar Bali mendapat dana perimbangan juga berlaku untuk daerah–daerah lain di Indonesia yang tidak memiliki sumber daya alam seperti Pulau Dewata. ‘’Sejalan dengan kita mengajukan rencana UU Provinsi Bali, kami berempat perwakilan Bali di DPD-RI sudah sepakat bilamana tidak ada reaksi pemerintah pusat berkaitan dengan Undangundang No.33 Tahun 2004 ini, kami merencanakan akan mengajukan judicial review terhadap Undang-undang tersebut,’’ tegasnya. Hanya, lanjut Gde Agung, paling tidak ada tiga kajian untuk bisa mengajukan judicial review. Saat ini sudah
ada kajian yuridis, dan masih memerlukan adanya kajian ekonomi finansial, kajian sosiologis dan kajian politis. Kajian ekonomi terkait besaran devisa yang sudah disumbang Bali dari pariwisata, besaran dana perimbangan yang selayaknya diterima Bali, serta biaya yang dikeluarkan Bali untuk konservasi alam dan budaya. ‘’Kajian sosiologis perlu karena harus dukungan raky-
at dan yang terpenting kajian politisnya. Saya harapkan perwakilan Bali di DPR-RI supaya memberikan dukungan terhadap upaya kami untuk bisa mendapatkan dana perimbangan dari sektor pariwisata. Kalau sampai ke judicial review, juga mohon dukungan dari masyarakat Bali, DPR RI, untuk kepentingan Bali khususnya menjaga alam dan budaya,’’ pungkasnya. (kmb32)
Topik : ANAK PUTUS SEKOLAH DI DENPASAR
1.400 Peserta Siap Ikuti Denfest Color Run 5K 2019
Diikuti Pelari Mancanegara, Perebutkan 227 ’’Door Prize’’ BERAGAM kegiatan siap digelar serangkaian pelaksanaan Denpasar Festival (Denfest) ke-12 tahun 2019. Pelaksanaan tahun ini akan terasa berbeda dengan hadirnya Denfest Color Run 5K. Di mana kegiatan yang dikemas dengan berlari santai sepanjang 5K (lima kilometer) yang dibumbui dengan pelemparan bubuk warna-warni ini telah mencatatkan 1.400 peserta dari 28 komunitas lari. ‘’Pendaftaran sudah ditutup pada 10 Desember lalu, dan hingga kini tercatat 1.400 peserta dari kalangan masyarakat umum dan 28 komunitas lari,’’ ujar Panitia Kegiatan dr. Budawijaya didampingi Made Karyawan saat diwawancarai, Rabu (25/12) kemarin. Lebih lanjut dijelaskan, tak hanya pelari asal Bali dan Indonesia yang mengikuti kegiatan ini. Turut berpartisipasi pelari mencanegara. Seperti pelari dari Republik Kenya, Australia, Belanda, Vietnam, dan lain-lain. Budhawijaya mengatakan, Denfest Color Run 5K 2019 juga akan menyediakan podium bagi 5 finisher putra dan 5 finisher putri yang tercepat dengan hadiah uang di samping medali khusus yang ditandatangani oleh Wali Kota Denpasar. Adapun finisher berhak atas hadiah uang tunai. Juara I sebesar Rp3.000.000, juara II
Rp2.000.000, juara III sebesar Rp1.000.000, juara IV sebesar Rp750.000, juara V sebesar Rp500.000. Pihaknya menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan kerja sama antara Pemkot Denpasar bersama Komunitas Sehat Bersama Menua Bersama (SBMB). Color Run merupakan sebuah kegiatan yang menjadi tren masa kini. ‘’Saat ini Color Run menjadi tren masa kini bagi kaum melenial dan memiliki peminat yang banyak,’’ ujarnya. Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini akan dilaksanakan di
kawasan Patung Catur Muka Denpasar pada 29 Desember mendatang. Adapun kegiatan yang dimulai pukul 06.00 pagi ini menyediakan beragam hadiah menarik. Mulai dari door prize motor ADV hingga tiket liburan ke Vietnam serta hadiah menarik lainnya. ‘’Besar harapan kami masyarakat kota dapat bersamasama mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari pelaksanaan dan memeriahkan Denfest serta mewujudkan kebahagiaan di masyarakat untuk menyambut Tahun Baru 2020,’’ pungkasnya. (ad616)
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019
Wabup Suiasa Hadiri Perayaan HUT Ke-25 Desa Punggul dan Peresmian Sigarpu
HADIRI HUT - Wabup Badung, I Ketut Suiasa, menghadiri perayaan HUT ke-25 Desa Punggul di wantilan Desa Punggul, Selasa (24/12).
WAKIL Bupati Badung, I Ketut Suiasa, menghadiri peringatan Hari Ibu dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-25 Desa Punggul serta peresmian Sistem Informasi Garbasari Punggul (Sigarpu) terintegrasi dengan SIM PKK dan Indeks Kepuasan Warga melalui buku tamu digital yang digelar di wantilan Desa Punggul, Selasa (24/12). Turut hadir pada acara tersebut, Direktur Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Pedesaan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi Drs. Mulyadin Malik, Sekretaris TP PKK Kabupaten Badung Ny. Mustikawati Witna, perwakilan Camat Abiansemal serta unsur Tripika, Perbekel Desa Punggul I Kadek Sukarma, Ketua TP PKK Desa Punggul Ny. Sunarti Sukarma, serta tokoh masyarakat setempat. Wabup Suiasa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inovasi yang dilahirkan Desa Punggul dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan
Pergub 99 Tak Berjalan Optimal
Kebutuhan Pasar Terbesar Belum Dihitung PERATURAN Gubernur (Pergub) Bali No. 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali telah diakui belum berjalan optimal. Padahal, petani diharapkan tidak merugi dan mendapatkan harga yang pantas terutama pada saat panen raya, dengan mendorong hotel, restoran, katering (horeka) dan pasar swalayan agar membeli sekaligus menggunakan produk lokal Bali. Menurut akademisi Universitas Udayana Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., Rabu (25/12) kemarin, Pergub belum bisa berjalan maksimal lantaran beberapa faktor. Pertama, ada aturan bahwa produk-produk lokal yang dihasilkan harus memenuhi kriteria yang diperlukan konsumen. Selain itu, kebutuhan pasar terbesar, yakni masyarakat Bali, belum dihitung. Sementara sentimen yang muncul sekarang adalah produk-produk lokal termasuk produk pertanian agar dibeli oleh horeka dan pasar swalayan. Untuk bisa menembus horeka dan pasar swalayan, petani harus bisa memenuhi kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produk. ‘’Di tatanan kuantitas pada saat panen oke, kualitas juga beberapa bisa dipenuhi. Tapi pada saat tidak panen akhirnya diskontinu. Artinya, kontinuitas tidak menjamin sehingga konsumen harus beralih ke produsen lain dari luar,’’ imbuh akademisi bidang pertanian ini. Supartha menambahkan, tidak semua produk pertanian yang dibutuhkan hotel bisa diproduksi di Bali dalam jumlah dan kualitas tertentu. Ditambah lagi, tidak semua produk lokal memiliki sertifikat yang dipersyaratkan. Oleh karena itu, harus ada pendampingan kepada petani untuk bisa mempertemukan apa yang dibutuhkan konsumen dengan apa yang memang mampu dihasilkan oleh petani. ‘’Khusus bagi pasar swalayan, tentu berpikir tentang profit. Sedikit sekali yang berpikir tentang benefit atau manfaat. Memang ada komitmen bekerja sama, tapi bagi dia adalah sepanjang dia mendapat profit. Kalau tidak dapat untung, ya pin-
dah. Kejadian ini yang sementara sekarang banyak terjadi,’’ paparnya. Sebagai contoh, lanjut Supartha, ia mempunyai mitra untuk membeli manggis yang diminta oleh Cina. Kebetulan tidak sedang musim panen, mitra tersebut akhirnya beralih ke Lombok dan daerah lain di luar Bali. Itu artinya, manggis Bali memiliki pesaing karena tidak semua kebutuhan pasar bisa dipenuhi pada saat dibutuhkan. Kendala berikutnya, varian produk lokal Bali juga masih terbatas dan masih dihasilkan secara konvensional. ‘’Bagaimana ke depan kita bisa menghasilkan produk yang mempunyai label organik. Sampai saat ini, hanya sebagian kecil dari produk kita yang berlabel organik, padahal pasarnya lumayan besar,’’ imbuh salah satu Kelompok Ahli Pemprov Bali ini. Supartha melihat ada kecenderungan produk yang sebetulnya tidak dibutuhkan malah diproduksi. Akhirnya, produk yang tidak dibutuhkan menjadi oversuplai. Sedangkan yang memang dibutuhkan kurang tersedia. Hal ini juga yang membuat implementasi Pergub 99 masih belum harmonis khususnya antara suplai dan demand. Ke depan, perlu ada pemetaan antara ketersediaan produk dan permintaan. Untuk harga, tentu mengikuti ketentuan Pergub, yakni 20 persen di atas biaya produksi. Sebelumnya, Gubernur Bali, Wayan Koster, sempat mengevaluasi salah satu Pergub yang telah diterbitkannya pada saat menyampaikan Pidato Akhir Tahun, yakni Pergub No. 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali. ‘’Terus terang pergub ini sebenarnya bagus sekali tapi jalannya lamban dan belum optimal, karena itu saya akan tancap tahun 2020 dengan membentuk tim pendampingan untuk mempercepat pelaksanaannya,’’ jelasnya. Koster juga mengaku akan mendorong dan memberi insentif kepada horeka dan pasar swalayan agar menggunakan produk lokal Bali. (kmb32)
berbasis IT. Pengelolaan pemerintahan berbasis IT merupakan sebuah keniscayaan di zaman yang serba cepat. Pemerintah diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan efisien sehingga perubahan paradigma dari sistem tata kelola pemerintahan konvensional menjadi berbasis IT harus segera dilakukan. Wabup Suiasa juga mengajak seluruh desa di Kabupaten Badung untuk meniru inovasi yang diterapkan oleh Desa Punggul agar pelayanan kepada masyarakat desa di berbagai sektor bisa dilaksanakan secara optimal. ‘’Tidak lupa kami atas nama Pemerintah Kabupaten Badung mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-25 untuk Desa Punggul. Mari jadikan momentum ini untuk melakukan introspeksi diri dengan selalu mengedepankan semangat persatuan dan gotong royong di semua elemen masyarakat. Pemerintah desa juga harus selalu menjalin komunikasi dan sinergitas dengan semua
instansi terkait agar kita mampu mewujudkan masyarakat Punggul yang maju dan sejahtera. Serta selamat Hari Ibu untuk semua kaum ibu yang hadir pada kesempatan ini,’’ ucapnya. Ketua TP PKK Desa Punggul Ny. Sunarti Sukarma dalam sambutannya menyatakan, peringatan Hari Ibu ke-91 tahun 2019 yang mengangkat tema ‘’Perempuan Berdaya Indonesia Maju’’ hendaknya dijadikan momentum untuk memberdayakan dan melindungi hak-hak perempuan. Mengingat seorang ibu memiliki peran penting dan ganda dalam kehidupan rumah tangga, mulai dari melahirkan membesarkan dan mendidik anak-anak agar menjadi kader bangsa serta menjadi partner dan pendamping suami yang berperan dalam kemajuan karier maupun kesuksesan seorang suami. ‘’Maka melalui peringatan Hari Ibu ini kita bisa mengambil hikmah yang terdalam tentang pentingnya peranan seorang ibu serta
jadikan momen ini untuk mengenang dan menghargai jasa seorang ibu yang telah melahirkan dan membesarkan kita dengan penuh kasih sayang yang tulus dan ikhlas,’’ imbuhnya. Sementara itu, Perbekel Punggul, I Kadek Sukarma, mengungkapkan, peluncuran Sigarpu bertujuan mencegah terjadinya stunting di kalangan anakanak. Sigarpu menampilkan semua informasi yang berkaitan dengan kegiatan posyandu yang meliputi alamat anak, jadwal imunisasi maupun data berat badan. ‘’Jadi, orang tua pergi ke posyandu mengantarkan buah hatinya tidak perlu lagi membawa kartu. Cukup dengan membawa Hp Android yang sudah diinstal aplikasi Sigarpu sehingga petugas posyandu menjadi lebih mudah memantau perkembangan dan kondisi kesehatan anak-anak. Kami berharap dengan pelun curan aplikasi Sigarpu kita bisa terbebas dari stunting,’’ ungkapnya. (ad621)
Lelang Jabatan Digelar Sebelum Pejabat Dimutasi
Mangupura (Bali Post) Pemkab Badung menggelar lelang jabatan eselon IIb, Rabu (18/12) lalu. Anehnya, lelang jabatan dilakukan sebelum pejabat bersangkutan dimutasi. Rolling jabatan justru baru dilakukan lima hari setelah lelang jabatan diumumkan, yakni pada Senin (23/12) lalu. Kebijakan tersebut menimbulkan tanda tanya di lingkungan birokrat Gumi Keris. Pasalnya, lelang jabatan dilaksanakan dalam posisi jabatan yang dilelang masih terisi. Jabatan dimaksud, yakni Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dikominfo). Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, telah menunjuk beberapa pejabat sebagai pelaksana tugas (Plt.) untuk mengisi kekosongan pimpinan OPD. Pejabat yang ditunjuk sebagai Plt. meliputi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Badung AAN Bayu Kumara Putra sebagai Plt. Kepala Diskominfo. Sebelumnya di
posisi ini dijabat oleh I Wayan Weda Dha rm a ja . B erikut ny a a d a la h Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Badung Komang Budhi Argawa sebagai Plt. Kepala DPMD. Sebelumnya posisi ini ditempati oleh I Putu Gede Sridana. Kemudian, Direktur Utama Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Kabupaten Badung ditunjuk sebagai Plt. Kepala Dinas Kesehatan. Terakhir, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung I.B. Surya Suamba sebagai Plt. Kepala DLHK. Posisi sebelumnya dijabat oleh I Putu Eka Merthawan. Praktis posisi ini akan mengemban tugas berat, yakni masalah sampah yang selama ini belum menemukan solusi terbaik. Kabag Humas Setda Badung, Made Suardita, mengatakan penun-
jukan Plt. untuk empat pimpinan OPD yang kosong setelah adanya mutasi jabatan, sudah dilakukan Bupati. Tugas dan tanggung jawab Plt. pun sama dengan kepala dinas definitif. ‘’Jadi, terhitung mulai 23 Desember 2019, pejabat yang ditunjuk Plt. melaksanakan tugas dan kewajibannya di dinas tersebut hingga pejabat baru definitif dilantik,’’ ujar Suardita, Rabu (25/12) kemarin. Kendati demikian, Plt. tidak boleh mengambil kebijakan yang bersifat prinsip. Begitu juga terkait pejabat eselon IIIa menjabat kursi eselon IIb. ‘’Tidak ada masalah, karena sesuai aturan tidak ada masalah. Pejabat yang ditunjuk sebagai Plt. bisa menjabat satu tingkat di atasnya atau di bawahnya,’’ pungkasnya. (kmb27)
Rayakan Natal Di Lapas Kerobokan 112 Napi Dapat Umat Nasrani di Dalung Gunakan Pakaian Adat Bali Remisi Natal
Mangupura (Bali Post) Berdasarkan keterangan dan data Plt. Kalapas Kerobokan, Dewa Gede Astara, hingga Rabu (25/12) kemarin, penghuni Lapas Kelas II A Denpasar berjumlah 1.625 orang dari kapasitas 323 orang. Itu artinya, lapas terbesar di Bali tersebut overkapasitas hingga 1.302 orang. Di hari Natal tahun ini, pihak lapas sejatinya mengusulkan 122 orang untuk menerima remisi hari raya Natal, dari total 269 orang yang beragama Kristen. Namun, dari SK yang diterima, hanya 112 orang yang dapat SK remisi dan 8 orang SKnya turun di lapas lain karena mutasi napi. Sementara, dua lainnya yang diusulkan, SK-nya belum turun. Dari keseluruhan, ada 16 warga negara asing (WNA) yang diusulkan dapat remisi dan 14 di antaranya SK-nya sudah turun. WNA dimaksud berasal dari Rusia, Prancis, Amerika Serikat, Nigeria, Jerman, Australia, Uganda, Selandia Baru, Afrika Selatan, Lithuania dan Inggris. Rata-rata napi asing menerima hukuman cukup berat. Satu napi yang dihukum 20 tahun, mendapatkan remisi satu bulan. Kemudian, sebanyak 4 orang dengan hukuman 18 tahun mendapatkan remisi 1 bulan hingga 1 bulan 15 hari. Warga asing yang dihukum 15 tahun sebanyak 5 orang, yang remisinya antara 1 bulan hingga 1 bulan 15 hari. Sisanya ada yang dihukum 10 tahun, 6 tahun, 5 tahun dan empat tahun.
Dalam keterangan pihak lapas, jumlah warga bi naan yang tidak diusulkan dapat remisi khusus Natal sebanyak 147 orang, dengan alasan ada yang belum memenuhi syarat, dihukum mati, terpidana seumur hidup, belum menjalani sepertiga masa pidana dan alasan lainnya. Sementara untuk lapas wanita, saat ini dihuni 205 orang dari kapasitas 120 orang. Warga binaan yang beragama Kristen sebanyak 31 orang dan napi yang memenuhi syarat diusulkan dapat remisi Natal 16 orang. (kmb37)
Bali Post/par
NUANSA BALI - Nuansa Bali terlihat kental dalam perayaan Natal di Gereja Paroki Tritunggal Maha Kudus, Desa Dalung, Kuta Utara, Rabu (25/12) kemarin.
Mangupura (Bali Post) Perayaan Natal di Gereja Paroki Tritunggal Maha Kudus, Rabu (25/12) tampak berbeda. Umat Nasrani yang hadir dalam perayaan Natal di gereja yang terletak di Banjar Tuka, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara sebagian besar mengenakan pakaian adat Bali. Tak hanya panitia perayaan Natal, ratusan umat yang hadir juga datang dengan pakaian adat Bali. Nuansa Bali juga terlihat kental dengan adanya hiasan seperti ider-ider, pembungkus tiang atau saka, gebogan dan penjor. Ketua Panitia Natal di Gereja Paroki Tritunggal Maha Kudus, I Wayan Edi Yudiyana, menerangkan pemanfaatan ornamen adat Bali merupakan bentuk pelestarian budaya. ‘’Bisa dilihat, hiasan yang identik dengan adat Bali itu kita gunakan seperti ider-ider, saput adegan, gebogan, penjor, termasuk menggunakan pakaian adatnya,’’ ujarnya.
Menurutnya, nuansa Bali termasuk penggunaan busana adat Bali telah ada sejak gereja tersebut didirikan. ‘’Sekarang sudah modern, penggunaan pakaian adat ini sering digunakan pada hari raya besar,’’ ucapnya. Kendati demikian, Edi Yudiyana yang juga merupakan Sekretaris DPP Tritunggal Mahakudus Tuka, Dalung, tidak memaksakan seluruh umat yang hadir untuk mengenakan pakaian adat Bali. ‘’Kalau dia tidak dari Bali, mungkin dia juga bisa menggunakan pakaian dari daerahnya sendiri,’’ katanya. Dalam perayaan Natal 2019 ini pihaknya mengambil tema ‘’Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang’’. Tema ini diangkat untuk meningkatkan rasa kerukunan antarumat beragama. Sementara, misa dilaksanakan dua kali, yakni pada pukul 06.00 Wita dan pukul 08.00 Wita. (kmb27)
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019
Validitas Sensus Penduduk ’’Online’’
Harian untuk Umum
Bali Post
Pengemban Pengamal Pancasila
Terbit Sejak 16 Agustus 1948
Tajuk Rencana
Bijak Mengelola Data Kependudukan KETIKA zaman digital tiba dan mewarnai setiap derap langkah kehidupan, maka mau tidak mau, suka atau tidak suka, maka semuanya mesti ikut di dalamnya. Barangkali kita tidak larut karena kemampuan masing-masing berbeda, tetapi paling tidak, ada semacam pengakuan bahwa ikut di dalamnya merupakan suatu bukti bahwa kita sudah memasuki dan menjadi anggota yang sah di zaman digital. Teknologi komunikasi salah satu contohnya. Bisa dilihat sampai tingkatan umur berapa orang masih dan mampu menggunakan telepon seluler secara aktif. Aktif dalam artian, mungkin tidak terlalu intens tetapi ada dan bisa dicatat frekuensi penggunaannya dalam strata umur yang bisa dihitung. Jadi ketika zaman digital tiba, dan kemudian ada revolusi industri 4.0 maka tibalah saatnya kita masuk di dalamnya. Ini sebagai dasar dulu sebelum masuk ke dalam semua aktivitas dalam platform digital. Data sebagai salah satu kekuatan di era modern pun kini bisa dikumpulkan serta diakses dengan mudah. Mulai data pribadi sampai data yang sifatnya sangat pribadi ataupun rahasia. E-KTP merupakan salah satu contoh di mana pemerintah mulai menggunakan perangkat digital dalam mendata kependudukan. Dari data yang terkumpul ini, paling tidak mereka yang secara undang-undang sudah bisa memiliki KTP, sudah dapat dilihat pola serta bangunan penduduk Indonesia seperti apa. Analisis data oleh pakarnya, bisa digunakan sebagai bahan untuk kajian-kajian selanjutnya. Kalau kemudian pemerintah akan melakukan sensus penduduk secara online pada 2020, maka tidak akan menjadi hal yang aneh atau luar biasa lagi. Kartu Keluarga, datanya sudah dikumpulkan secara digital ketika sensus online dan kemudian diikuti pula secara offline maka tidak ada masalah. Hampir semua masyarakat, katakanlah kepala keluarga, sudah memegang telepon seluler. Tinggal sekarang dijelaskan tutorialnya seperti apa. Perlu ada simulasi atau bagaimana teknisnya. Rancang sedemikian rupa sehingga tampilannya sangat sederhana dan tidak njelimet. Bukan tidak mungkin ini menjadi semacam hiburan atau paling tidak sebuah kewajiban seorang warga negara yang tidak membebani. Apalagi kemudian, seperti contoh di Bali, koneksitas jaringan seluler tidak masalah. Blankspot sudah sangat jauh berkurang. Apalagi kemudian beberapa pemerintah daerah memasang spot wifi di beberapa desa. Jadi bukan hal yang terlalu sulit. Tinggal sekarang sosialisasinya seperti apa. Sederhana tetapi mengena. Yang pasti kita harapkan setelah data didapat kita bijak mengelolanya. Data juga mestinya menjadi dasar utama mengambil kebijakan pembangunan ekonomi, sosial, keamanan, termasuk pemetaan kependudukan.
S URAT PEMBACA Informasi Pilkada 2020 Pilkada 2020 tampaknya akan segera memasuki babak baru, pascapergantian tahun nanti. Saya dengar partai-partai politik akan memastikan calonnya setelah memasuki awal tahun 2020. Selama ini para calon juga masih mendaftar dan memohon dukungan. Saya juga baca di media massa, ada dua calon bupati incumbent yang akan maju lagi yakni Badung dan Karangasem. Mudah-mudahan pada Pilkada 2020 ini calon yang muncul tak menyerah lebih dulu melihat calon lawannya. Untuk itu, saya berharap partai politik tetap membuka informasi yang seluas-luasnya bagi
Tahun 2020, Sensus Penduduk (SP) akan dilaksanakan untuk yang ketujuh kalinya di Indonesia, sejak SP pertama kali diadakan di tahun 1961. Namun, tidak seperti sensus-sensus penduduk sebelumnya yang pengumpulan datanya hanya dilakukan secara door to door oleh petugas sensus, SP 2020 di tahun yang akan datang akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu SP online pada 15 Februari - 31 Maret 2020 dan SP wawancara (door to door) pada bulan Juli 2020. Pada tahap SP online tersebut, SP 2020 akan menjadi SP pertama yang mengharapkan partisipasi aktif masyarakat untuk mengisi data kependudukannya secara mandiri dengan mengakses situs sensus.bps.go.id.
Oleh Mery Linda Kesuma alu, mengapa SP online? Pertama, tidak bisa kita mungkiri, teknologi digital telah berkembang sangat pesat. Saat ini hampir semua hal dapat kita lakukan secara online, semua dalam genggaman tangan. Pesan makanan, online; kirim barang, online; belanja barang, online; bayar tagihan, juga bisa dilakukan secara online. Teknologi digital sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di perkotaan atau golongan milenial. Lihat saja kafe-kafe atau restoran
kekinian, pasti menyediakan fasilitas free wi-fi untuk menarik pelanggan. Perkembangan teknologi digital yang pesat, diikuti oleh literasi digital yang juga semakin meningkat, menjadikan pencatatan penduduk secara online melalui SP online mungkin dilakukan. Kemudian, seperti yang kita ketahui bersama, mobilitas masyarakat saat ini telah meningkat, khususnya masyarakat perkotaan. Jika kita masih terpaku dengan metode tradisional dalam melakukan sensus atau pendataan, bisa dibayangkan bahwa petugas akan sulit
menemui responden atau penduduk di wilayah perkotaan. Pada umumnya, penduduk di wilayah perkotaan bekerja dari pagi sampai sore hari. Jika petugas SP berkunjung ke rumah-rumah untuk melakukan pendataan di pagi sampai sore hari, mungkin bisa dipastikan akan sangat sulit menemui penduduk di rumahnya karena sedang keluar bekerja. SP online akan memudahkan penduduk perkotaan dengan mobilitas tinggi untuk mencatatkan dirinya kapan saja di mana saja, menyesuaikan waktu luang yang dimiliki oleh
masing-masing penduduk. Ketiga, SP online adalah momen penting untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya data. Melalui SP online, masyarakat diedukasi untuk peduli terhadap data, mulai dari data kependudukannya sendiri. Masyarakat diharapkan memiliki awareness atau kepedulian terhadap data, bahwa kita semua dapat memberikan sumbangsih kepada negara melalui kepedulian kita memberikan data yang sebenar-benarnya. Data yang selama ini dijadikan dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan adalah bersumber dari kita juga, dan SP online pada bulan Februari-Maret 2020 nanti adalah salah satu momen bagi masyarakat untuk menunjukkan kepeduliannya dengan berpartisipasi secara aktif mencatatkan data kependudukannya melalui situs sensus.bps.go.id. Selanjutnya, tingkat pendidikan masyarakat yang semakin baik juga memungkinkan dilaksanakannya SP online. Dengan tingkat pendidikan yang baik, masyarakat dianggap mampu menjawab
Setuju, Diterbitkan Pergub Simbol Agama PRATIMA yang selama ini disimpan di pura sering dicuri. Demikian pula tidak jarang palinggih/padmasana dilecehkan oleh wisatawan yang berkunjung ke Bali. Atas berbagai peristiwa tersebut, Pemerintah Provinsi Bali akan menerbitkan pergub tentang perlindungan tempat suci, simbol agama termasuk pratima. Bagaimana tanggapan pengopini terkait hal ini? Berikut rangkuman opini Kawan Global yang disiarkan Radio Global 96,5 FM. Budiada di Tabanan mengacungkan jempol atas ide ini. Demi mewujudkan keharmonisan alam Bali beserta isinya, kesucian pura wajib dijaga dan pratima harus dilindungi keskralannya. Sementara Fera, warga Tabanan lainnya, menyarankan agar pelaku yang tidak bertanggung jawab ini, yang sudah melecehkan keskralan harus dikenakan sanksi sangat berat. Ia juga mengusulkan agar semua pura dipasangi CCTV, jika terjadi pencurian, pelaku bisa segera diproses hukum. Menurut Ketut Dawi di Abiansemal, kasus pencurian dan sejenisnya sudah ada hukum positif, jadi pergub sepertinya tidak perlu. Takutnya terjadi tumpang tindih. Ia juga setuju untuk me-
mantau cukup memasang CCTV, karena tidak mungkin warga menjaga di pura (makemit) tiap malam untuk menjaga pratima. Soal sanksi, biasanya desa adat memiliki awig-awig, cukup itu saja. Kesucian pura memang harus dijaga, untuk itu kawasan suci pun harus dizonasikan, mana boleh dimasuki publik, zona semipublik dan zona privat alias tak boleh dimasuki oleh wisatawan. Karena selama ini pura juga dijadikan objek wisata/boleh dikunjungi. Ia berharap pergub ini juga dirembukkan dulu dengan lembaga terkait, misalnya MUDP. Soal pratima yang dicuri, kemudian diperjualbelikan, ada keterlibatan warga Bali dalam
pencurian itu, ini juga terjadi persoalan mental warga kita sendiri. Jika rapergub ini sudah jadi pergub nantinya ia berharap agar dijalankan dengan baik, berlakukan sanksi tanpa pandang bulu. Sudah seharusnya tempat suci dan benda-benda suci dilindungi, dengan membuat aturan mengenai hal itu. Demikian Putu Artha di Padangsambian. Namun terlalu banyak aturan juga tidak bagus, jika tidak konsisten dan konsekuen menjalankannya. Ia juga sepakat dengan opini sebelumnya bahwa pergub nantinya menguatkan aturan yang sudah ada, pengaturan soal kawasan suci bahwa tak semua boleh dikunjungi oleh wisatawan. Sebagai rakyat, Nyoman Dar-
ma di Payangan setuju–setuju saja. Tetapi, yang perlu ditekankan adalah keseriusan dalam menerapkan pergub tersebut. Jangan hanya mengejar target penyusunan, tetapi tidak pernah mengukur tingkat pencapaian dan evaluasinya. Perencanaan, pelaksanaan dan penilaian, tiga aspek ini harus tetap jalan, tanpa itu tak akan ada manfaat apa-apa. Pencurian pratima tidak hanya menyebabkan kerugian dari segi ekonomi namun juga melecehkan dan merendahkan nilai-nilai agama dan budaya Bali. Demikian pendapat Yuli di Tabanan. Katanya, pencuri pratima, pelaku pelecehan terhadap kesakralan tempat suci, harus diberikan hukum maksimal di pengadilan. (sikha)
Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku. publik terkait calon yang akan mereka ajukan. Apakah mereka memiliki basis politik yang kuat atau berlatar kekuatan modal finansial. Mudahmudahan para calon yang akan bertarung secara figur memang memiliki kualitas yang layak untuk dipilih sebagai pemimpin. Mudah-mudahan juga partai politik tak rebutan calon, mengingat ada banyak tokoh yang mendaftar di sejumlah partai politik. Sebagai warga Bali, saya hanya berharap Pilkada 2020 melahirkan pemimpin kabupaten/kota yang paham tantangan Bali ke depan. I Kadek Aria Sudarma Denpasar, Bali
Harapan Tahun 2020 Tinggal beberapa hari lagi, kita akan masuk tahun 2020. Selama ini ada banyak prediksi yang disampaikan terkait dengan 2020 ini. Ada yang mengatakan tantangan ekonomi akan makin berat, ada juga yang mengaku optimis ada perbaikan dalam banyak hal, baik ekonomi maupun stabilitas politik. Sebagai warga yang bergerak di sektor pariwisata, sebagai pramuwisata, saya berharap Bali menjaga stabilitas wilayah tahun 2020. Walaupun ada banyak pilkada di kabupaten/kota tahun 2020, saya berharap elite politik tetap menjaga dan mengedepankan harmoni Bali. Saya juga berharap agar tahun 2020 pemer-
intah kabupaten/kota juga memberikan perhatian lebih pada perbaikan-perbaikan fasilitas pariwisata. Anggaran jangan dibagi-bagi untuk bantuan sosial yang terkadang digunakan untuk hal-hal yang tak efektif. Saya juga yakin jika fasilitas pariwisata dibenahi dan kenyamanan menuju objek wisata diperhatikan, Bali akan mampu menjaga stabilitas ekonominya. Apalagi ke depan, Bali akan memiliki Perda Kontribusi Wisatawan dalam menjaga alam dan budaya Bali. Satu hal lagi saya berharap, kepala daerah di Bali hendaknya saling bersinergi dan membangun secara terkoordinasi. Wayan Arsana Gianyar, Bali
pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan pada SP online. Variabel-variabel pertanyaan yang ditanyakan dalam SP online meliputi informasi individu (seperti tempat tanggal lahir, kewarganegaraan, suku bangsa, agama, status perkawinan, dan lainnya), informasi pekerjaan, tingkat pendidikan, dan juga karakteristik perumahan tempat tinggalnya. Data is the new oil, data adalah jenis kekayaan baru yang sangat penting, begitu ujar Presiden Jokowi pada pidatonya bulan Agustus yang lalu. Melalui SP online, seluruh komponen masyarakat dapat terlibat secara aktif untuk membangun data kependudukan yang sangat strategis kedudukannya dalam perencanaan dan evaluasi pembangunan. Seperti yang orang bijak katakan, partisipasi adalah jenis edukasi terbaik. Jadi, mari berpartisipasi aktif dalam SP online Februari-Maret 2020 nanti. Pastikan, diri kita tercatat dalam SP 2020. Penulis, ASN di Badan Pusat Statistik Provinsi Bali
POJOK Perayaan Natal di Indonesia berlangsung khidmat. - Semoga damai selalu.
***
Ekonomi Bali 2019 tumbuh tinggi hanya prediksi. - Lain harapan lain kenyataan.
***
Dua ton daging ayam dikembalikan ke Jawa. - Potensi rusak pasar Bali.
Prestasi Gemilang Akhir Tahun
The ONE Legian Raih Predikat ’’Indonesia Leading Lifestyle Hotel’’ Dalam ITTA 2019/2020
THE ONE Legian menutup tahun 2019 dengan prestasi gemilang melalui predikat sebagai Indonesia Leading Lifestyle Hotel dalam acara Indonesia Travel & Tourism Award (ITTA) 2019/2020 bertempat di The Upperroom Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019. ‘’Ini merupakan suatu kehormatan bagi The ONE Legian menerima penghargaan ITTA sebagai Indonesia Leading Lifestyle Hotel. Hal ini berarti The ONE Legian sukses mengimplementasikan dan mempertahankan standar dari segi pelayanan
dan produk. Kami menerapkan sistem Innovative, Creative & Synergize yang kami pegang teguh dan terus kami kembangkan untuk dapat memenuhi kebutuhan tamu. Bukan hanya akomodasi yang ditawarkan tetapi teknologi dan ide segar untuk membuat tamu terus kembali dan merasakan pengalaman yang berkesan di The ONE Legian,’’ ungkap Eka Pertama, General Manager The ONE Legian. Penghargaan bergengsi ini merupakan kali kedua yang diraih oleh The ONE Legian. Sebelumnya yakni pada ta-
hun 2015, The ONE Legian juga meraih penghargaan untuk kategori yang sama. Lama vakum, The ONE Legian kembali unjuk pesona di tahun 2019 ini dan sukses menyabet predikat yang sama di tahun 2019 ini. Sebelumnya pada bulan Mei, The ONE Legian juga unggul dalam kategori yang sama untuk penghargaan BTA (Bali Tourism Award) yang diorganisir pula oleh ITTA Foundation. ITTA Awards merupakan ajang penghargaan tahunan sekaligus menjadi tolok ukur
prestasi bagi para pelaku industri pariwisata di Indonesia yang digagas oleh ITTA Foundation sejak tahun 2010. ‘’Maka, sungguh suatu kepuasan dan sebuah kebanggaan tersendiri bagi The ONE Legin untuk memiliki penghargaan ITTA 2019/2020 ini, sekaligus membuktikan bahwa The ONE Legian merupakan akomodasi dengan kualitas pelayanan yang mumpuni dan tidak diragukan namanya berada di jajaran atas sebagai pilihan menginap para traveler,’’ tandasnya. (ad622)
PENGHARGAAN - Manajemen The ONE Legian saat menerima penghargaan Indonesia Leading Lifestyle Hotel dalam acara Indonesia Travel & Tourism Award 2019/2020 di Jakarta, Selasa (17/12) lalu.
Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita. Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019 TEWAS TERBAKAR - Kondisi rumah yang ditinggali dua warga negara Belanda yang tewas terbakar di Pupuan Sawah, Selemadeg dipasangi garis polisi.
Dua Warga Belanda Jadi Korban Kebakaran di Pupuan Sawah
Tabanan (Bali Post) -
Dua orang asing warga negara Belanda tewas dalam kebakaran hebat yang terjadi di Banjar Dinas Pupuan Sawah, Selemadeg, Tabanan, Rabu (25/12) dini hari. Kondisi korban hangus nyaris tak bisa dikenali. Jazad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sanglah untuk dilakukan autopsi guna melengkapi berkas laporan di kedutaan. Kasus kebakaran hebat itu terjadi sekitar pukul 00.05 Wita. Diduga kuat kedua korban yakni Christianus Antonius Huijbregts (78) dan Hendrikus Johannes Deijkers (78), tidak bisa menyelamatkan diri lantaran api yang cukup besar. Apalagi salah satu korban, Christianus memang dalam kondisi sakit stroke setelah sebelumnya sempat opname. Korban Christian hangus di atas tempat tidur, sedangkan korban Hendrikus terbakar di depan pintu kamar mandi. Kebakaran ini pertama kali diketahui Ni Ketut Artini (adik pemilik rumah) yang tinggal tepat di samping TKP. Ia melihat ada suara dan kepulan asap, dan setelah dicek dilihatnya api sudah melambung tinggi dari rumah kakaknya itu. Sontak ia pun berlari meminta pertolongan saudaranya yang rumahnya berjarak 50 meter ke utara dari TKP. Selanjutnya menelepon kelian dinas dan diteruskan melaporkan kejadian itu ke Polsek Selemadeg. Hingga akhirnya warga pun
mulai berdatangan membantu melakukan pemadaman secara manual sembari menunggu pemadam kebakaran datang. Api baru bisa dipadamkan sekitar satu jam. Kelian Banjar Dinas Pupuan Sawah, Made Sukadana, mengatakan dalam kondisi gelap dan api cukup besar, proses pemadaman memang mengalami kesulitan. “Warga saat itu hanya bisa mengamankan barang-barang yang bisa diamankan saja. Seperti kendaraan dan sepeda motor di garase agar api tidak bertambah membesar. Bahkan untuk memindahkan mobil terpaksa diangkat beramai-ramai,” terangnya. Dikatakannya, kedua korban memang sudah lama tinggal di wilayahnya, bahkan kesehariannya diterima masyarakat. Karena mereka pandai bergaul dan ramah. Kesehariannya tinggal bersama keluarga Wayan Budiada, saudara angkatnya. Hanya saja saat kejadian memang sedang berada di rumah Denpasar. Seperti diceritakan Ni Wayan
Suwarni (istri Budiada), sebetulnya dirinyalah yang lebih awal mengenal kedua korban saat masih bekerja di restoran di wilayah Badung sekitar 23 tahun silam. Sebelum akhirnya menjadi saudara angkat suaminya. Christianus dan Hendrikus ini, dikatakan Suwarni memang kerap berlibur ke Bali. Mereka sering bertemu Suwarni di restoran itu. Lambat laun mereka mengagumi budaya Bali terutama prosesi ngaben. Hingga ada niatan keduanya, jika kelak meninggal minta diaben saja.
Jadi Anak Angkat Hingga akhirnya tahun 2008 silam kedua korban ini di-peras menjadi anak angkat Ni Made Rasti, ibu dari Budiada (mertua Suwarni). Bahkan, keduanya pun memutuskan memeluk agama Hindu melalui upacara Sudi Wadani, serta upacara lainnya. Seperti tiga bulanan, potong gigi, sambutan dan lainnya. “Saya tidak bisa mengangkat saudara lantaran usia saya lebih muda, makanya suami akhirnya yang menjadi saudara angkat mereka, Christian menjadi Nyoman Chris dan Hendrikus menjadi Made Hendrik,” ucapnya. Meski telah lama tinggal di Bali, namun diakui Suwarni, keduanya masih warga negara Belanda. Alasannya, mereka
masih terikat dana pensiunan. “Saya kaget juga, karena memang hari ini rencana pulang dari Denpasar bawa titipan. Malam sebelumnya Kak Hendrik sempat nelepon minta dibawakan pampers untuk Kak Chris dan yogurt, tetapi justru bencana lebih dulu,” ucapnya lirih. Rencananya kedua korban usai dilakukan autopsi dikremasi di wilayah Denpasar. Kapolsek Selemadeg, AKP Budi Astawa, seizin Kapolres Tabanan, AKBP Agus Tri Waluyo, mengatakan upaya pemadaman api itu membutuhkan waktu sekitar satu jam, selain lantaran bangunan panjang juga kondisi sempit dan gelap. Setelah api padam barulah dilakukan olah TKP dengan tim inafis Polres Tabanan. Hanya saja proses olah TKP tidak bisa dilakukan maksimal karena kondisi gelap. Akhirnya diputuskan dilakukan olah TKP lanjutan pukul 06.30 Wita. “Olah TKP juga dipimpin Kapolres Tabanan. Saat olah TKP itu ditemukan dua korban dalam kondisi hangus terbakar,” terangnya. Pihak kepolisian pun masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut. Namun, kuat dugaan kebakaran itu dipicu kompor listrik, mengingat salah satu korban memang hobi memasak. (kmb28)
Libur Nataru, Objek Wisata Dipadati Wisatawan Kewalahan Kantong Parkir
LIBUR Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah objek wisata di Kabupaten Tabanan dipadati wisatawan. Bahkan di Ulundanu Beratan, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, kantong parkir yang tersedia sudah tidak mampu menampung kendaraan wisatawan yang membludak. Sejumlah kendaraan pun tampak berjejer di sepanjang pinggir jalan utama. Bagaimanakah strategi efektif yang dilakukan pengelola DTW Ulundanu Beratan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan? Manajer Operasional DTW Ulundanu Beratan, Wayan Mustika, mengatakan Rabu (25/12) kemarin, biasanya wisatawan setelah Natal lebih ramai lagi. Tapi sekarang, sebelum Natal sejak tanggal 21 Desember, bus dan mobil
pribadi pelat luar Bali sudah banyak berdatangan. ‘’Parkir sudah penuh dari jam 11 siang, bahkan areal parkir kantor desa kami pinjam juga untuk parkir roda dua,” ujar I Wayan Mustika Diakuinya, memang di hari
MEMBLUDAK - Tingkat kunjungan ke objek wisata membeludak, hal itu membuat pengelola wisata kewalahan menyediakan kantong parkir.
tertentu seperti libur tahun baru, lebaran ataupun saat ada kegiatan upacara keagamaan seperti maajar-ajar dan Nyegara Gunung, tingkat kunjungan jadi meningkat. Terkait parkir ke depan, lanjut Mustika, pihaknya telah melakukan penjajakan untuk pembuatan kantong parkir tambahan. Pembuatan parkir itu untuk mengantisipasi membludaknya tingkat kunjungan saat momen tertentu. “Ada rencana pembuatan di sebelah utara Pura, luasnya sekitar 20 sampai 25 are. Lahan itu milik pribadi warga asal Candikuning,” terangnya. Terkait rencana tambahan lahan parkir ini, sudah dilakukan penjajakan dan koordinasi dengan pemilik lahan. Lahan tersebut memang lahan kosong dan tidak produktif. Ada juga rencana meninggikan gedung kantor Desa Candikuning agar di bawahnya bisa dijadikan basement untuk kantong parkir. “Sudah ada komunikasi sebelumnya. Dan setelah tahun baru nanti akan kami jajaki lagi dengan pihak Pura dan manajemen. Apakah nantinya diterapkan sistem kontrak atau dibeli. Kami akan siapkan dananya,” ucapnya.
Terkait libur Nataru tahun ini diakui Mustika memang sudah mulai terlihat ada peningkatan kunjungan. Masih didominasi wisatawan domestik seperti dari Jakarta, Surabaya, Jogja dan Bandung. “Hari ini (Rabu kemarin - red) ada di angka 6.000 pengunjung. Kami prediksi hingga tanggal 28 Desember mendatang relatif meningkat,” terangnya. Kunjungan di tahun 2019 khusus di Ulundanu Beratan ditargetkan 900 ribu orang. Hingga November sudah di angka 850 ribu orang. “Kami optimis target tahun ini tercapai. Kalau tahun 2020 belum berani kami pasang target. Lantaran dibarengi kenaikan tarif tiket, ya kalau bisa targetnya bisa naik sedikitlah dari tahun ini,” ucapnya. Salah satu upaya meningkatkan kunjungan itu, pihaknya menggelar open house kepada sopir travel agen dan pemandu wisata dengan suguhan khas daerah Bedugul. Seperti nasi sela, sambal bongkot, dan snack, jagung, kacang dan pisang rebus. Salain itu minuman tradisional. Kegiatan ini digelar tanggal 25 - 28 Desember 2019. (bit)
Lantik 97 Perbekel, Bupati Eka Tegaskan Politik Itu Pengabdian SEBANYAK 97 perbekel terpilih hasil pemilihan perbekel (pilkel - red) serentak di Kabupaten Tabanan dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Selasa (24/12) lalu. Acara itu juga dirangkaikan serah terima jabatan 97 Pj. perbekel yang menjabat di masing-masing wilayah pemilihan. Turut hadir saat itu Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga, Forkopimda Tabanan di antaranya Dandim 1619/ Tabanan Toni Sri Hartanto, dan Kapolres Tabanan Agus Tri Waluyo. Nampak juga Sekda Tabanan I Gede Susila, para asisten dan para kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, para istri perbekel serta para istri Pj. perbekel. Pada kesempatan itu, Bupati Eka mengucapkan syukur karena telah melantik dan mengambil sumpah jabatan puluhan putra terbaik Tabanan. “Hari ini pelantikan secara resmi perbekel ini merupakan hari spesial yang ditunggutunggu. Karena sejak dilantik maka sudah sah 100 persen sebagai perbekel di wilayah pemilihan masingmasing. Tepuk tangan dan selamat,” ucapnya. Bupati Eka merasa sangat bangga karena telah berhasil melewati pilkel serentak ini dengan penuh komitmen dan niat baik untuk mewujudkannya. Hal itu tidak hanya ditunjukkan prosentase suara tinggi, tapi juga kepercayaan masyarakat. Karena itu, Bupati Eka menekankan, bahwa politik adalah pengabdian kepada warganya. Menjadi perbekel betul-betul adalah pengabdian, karenanya bukanlah suatu pekerjaan.
PELANTIKAN - Bupati Tabanan Eka secara resmi akhirnya melantik 97 perbekel terpilih di Gedung Kesenian Ketut Maria, Tabanan, Selasa (24/12) lalu. “Karena yang namanya politik itu sejatinya adalah pengabdian. Pemerintahan ini dibentuk dari politik. Politik itu apa? Politik itu kepentingan, yakni kepentingan bersama. Karena itu, semua perbekel membawa amanah kepentingan bersama, yaitu masyarakat pemilihnya,” imbuhnya. Bupati Eka melanjutkan, sebagai seorang perbekel harus selalu berpikir positif. Sebab perbekel itu yang akan membawa arah dan wajah desa ke depannya. Pengabdian ini bukan sekadar harus dinikmati, tetapi diperjuangkan bahkan dipertanggungjawabkan. Dan apa yang menjadi tujuan dan keinginan masyarakat menuju ke arah yang lebih baik lagi, hal itu harus diperjuangkan. “Jadi selamat, semangat, tetap berpikir positif. Banyak bersyukur dan banyak berdoa serta berbuat yang terbaik. Jangan menjadi perbekel yang biasa-biasa saja. Jadilah perbekel yang penuh pengabdian, dikenang dan didukung rakyatnya. Atas semua itu, dengan tidak sengaja Anda telah menambah karma baik,” tukasnya. Kepada para Pj. Perbekel, Bupati Eka mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini. “Yang
namanya pengabdian itu tidak harus di kantor dengan jadi perbekel ataupun politikus. Yang namanya pengabdian bisa di mana saja kita lakukan, sepanjang ada niat, mau mencoba dan punya cita-cita tinggi, yakin pasti berhasil,” ucap Bupati optimis. Salah satu Perbekel terpilih yakni I Ketut Sujana yang jadi Perbekel Desa Serampingan mengatakan, akan mengabdikan diri untuk masyarakat. “Tekad kami sejak lama ingin mengabdikan diri pada rakyat dan masyarakat, Maka pengalaman di DPMD Kabupaten Tabanan kita akan aplikasikan langsung pada pengabdian di desa ini selama 6 tahun kedepan,” ucap pensiunan ASN di DPMD Kabupaten Tabanan itu. Dirinya mengaku akan selalu melakukan sinergi dengan pemerintah. Karena menurutnya tanpa sinergitas dengan Pemerintah Kabupaten tentu pemerintahan desa yang dipimpinnya itu pasti akan mengalami hambatan. “Karenanya kita harus nge-turn, kita di desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pusat harus menyatu dan bersinergi,” imbuhnya. (ad620)
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019
Parkir Liar Picu Kemacetan di Jalan Raya Sayan Gianyar (Bali Post) Kemacetan lalu lintas kerap terjadi di Jalan Raya Sayan, Desa Kedewatan, Ubud. Kondisi ini diduga akibat transit wisatawan yang hendak mengunjungi destinasi wisata di kawasan tersebut. Kemacetan di Jalan Raya Sayan sudah banyak dikeluhkan masyarakat.
MACET - Kondisi lalu lintas Jalan Raya Sayan. Kemacetan kerap terjadi di jalur ini.
Gelapkan Hasil Penjualan Pria Asal Buleleng Diringkus Gianyar (Bali Post) Jajaran Polsek Sukawati meringkus Putu Barya Putra. Pria 36 tahun asal Seririt, Buleleng ini diamankan lantaran telah menggelapkan hasil penjualan barang milik I Wayan Suwitra yang berjualan di Pasar Guwang. Akibat kejadian ini, korban 46 tahun asal Denpasar itu mengalami kerugian hingga Rp106 juta. Kanitreskrim Polsek Sukawati, Iptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun, yang dikonfirmasi, Rabu (25/12) kemarin, membenarkan jajarannya melakukan penangkapan pelaku penggelapan. Dikatakan, kini pelaku ditahan di Mapolsek Sukawati. ‘’Korbannya, I Wayan Suwitra seorang pedagang di Pasar Guwang dan pelaku Putu Barya Putra asal Desa Petemon, Kecamatan Seririt, Buleleng,’’ jelasnya. Diterangkannya, pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan korban mengenai stok barang dagangan dengan buku catatan penjualan mengalami selisih signifikan. Korban yang melakukan pengecekan menemukan kekurangan stok barang senilai Rp11 juta lebih. Atas dasar itu, korban melakukan pengecekan penjualan sebelumnya dan ditemukan juga selisih. ‘’Kekurangan stok barang tersebut merupakan penjualan dari 23 Maret 2019 sampai dengan 26 Agustus 2019 senilai hampir Rp95 juta,’’ kata Iptu Winangun. Korban lantas menanyakan masalah selisih penjualan itu kepada pelaku. Namun, pria asal Buleleng itu tidak bisa menjelaskan. Setelah dikroscek, total kerugian dialami korban sebesar Rp106 juta. Selanjutnya korban melaporkan kasus itu ke pihak berwajib untuk penanganan lebih lanjut. ‘’Berbekal laporan itu, jajaran Unit Reskrim Polsek Sukawati pun langsung melakukan penyelidikan,’’ katanya. Pelaku ditangkap di tempat kosnya tanpa ada perlawanan pada Senin (23/12). Pelaku langsung dibawa ke Polsek Sukawati untuk diproses lebih lanjut. Berdasarkan hasil interograsi, pelaku menggelapkan dana hasil penjualan dipakai sendiri untuk berfoya-foya. (kmb35)
Bali Post/nik
Jalur tersebut merupakan akses dari Denpasar menuju Gianyar dan Kintamani, Bangli. Dengan demikian, setiap harinya lalu lintas sangat padat. Tingginya volume kendaraan ditambah banyaknya kendaraan pickup pengangkut pelampung dan kendaraan khusus pengangkut wisatawan yang parkir di pinggir jalan, membuat kekroditan bahkan kemacetan kerap kali terjadi di jalur ini. Tidak satu tempat wisata saja yang fasilitas kendaraannya parkir secara liar. Ada sejumlah pengelola wisata
yang melakukan hal serupa. Terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar I Wayan Sumba, Rabu (25/12) kemarin, mengaku akan melakukan pengecekan ke Jalan Raya Sayan. Pihaknya ingin memastikan penyebab kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. Bila sudah dipastikan penyebabnya, dia menegaskan akan mengambil tindakan. ‘’Harus turun dulu untuk melakukan pengecekan. Setelah cek, kita akan kaji nanti di kantor,’’ ujar Suamba. (kmb35)
Seni
20 Dokter Gelar Pameran Lukisan dan Foto di Ubud Menjadi hal biasa, untuk dokter yang menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Namun, akan berbeda bila dokter yang memiliki kesibukan padat justru mampu menelurkan karya seni rupa khususnya dalam bentuk lukisan dan fotografi. Bahkan puluhan lukisan serta foto karya dokter yang tergabung dalam Madicart ini dipamerkan di House Of Arie Smith. Pameran yang bertema ‘’The Soul of Other and Child’’ ini berlangsung dalam satu bulan ke depan. Founder Madicart, Prof. Dr. dr. I Wayan Wita, Sp.JP(K)., menuturkan pameran ini menampilkan karya dokter yang tergabung dalam Madicart yang merupakan perhimpunan dokter yang hobi melukis, fotografi hingga membuat film. Madicart didirikan di RS Sanglah pada 7 Desember 2013. ‘’Ini menghimpun dokter terutama yang ada di Sanglah dan Unud, yang hobi berkesenian. Tentunya hanya sebagai sambilan,’’ ujarnya. Dijelaskannya, Madicart sudah beberapa kali menggelar pameran pada sejumlah festival seni. Khusus pameran karya seni di luar bidang kesehatan, baru pertama kali
digelar di House Of Arie Smith. ‘’Mudah-mudahan ini merangsang teman-teman dokter dari berbagai kota di Jakarta, Manado, Lombok dan perguruan tinggi se-Bali untuk memajang hasil karyanya,’’ katanya. Pameran dalam bingkai Hari Ibu tersebut menampilkan puluhan karya tentang anak-anak dengan orang tua atau anak-anak dengan teman sepermainan. ‘’Di sini beberapa lukisan betul-betul dibuat dari hati, hasil komunikasi dokter dengan pasien dan keluarga pasien. Karya yang sangat menyentuh kemanusiaan,’’ jelasnya. Prof. Wita membantah bila melukis disebut pelarian dari kejenuhan sebagai seorang dokter. Baginya, menjadi dokter merupakan kesenangan tersendiri karena mengobati pasien juga membutuhkan rasa seni. ‘’Saya tidak pernah jenuh mengobati pasien. Sampai sekarang pun ini memberi kesenangan tersendiri. Hanya sekarang kesenangan itu juga kami tuangkan dalam bentuk karya seni,’’ terangnya. Lantas bagaimana para dokter ini menelurkan karya di tengah kesibukan mengobati pasien? Prof. Wita mengaku
sudah melukis sejak lama. Namun, dia tidak menampik acap kali karya yang dibuatnya mangkrak dalam waktu yang cukup lama, karena sebagai dokter ia sendiri harus memprioritaskan penanganan pasien. ‘’Ya karena melukis juga perlu mood, tidak bisa dikejar target,’’ ujarnya. Ia mencontohkan, lukisan Banyupinaruh di Pantai Sanur diselesaikan dalam 40 jam. Bila ia ada waktu satu setengah jam setiap hari, maka pengerjaan karya itu bisa berlangsung sampai tiga pekan bahkan lebih. ‘’Kesulitannya memang harus menjaga mood dalam melukis,’’ katanya. Tantangan lain yang kerap ia hadapi ialah turun ke lokasi melukis dengan membawa berbagai perlengkapan. Tidak hanya itu, saat di lokasi para dokter pun harus siap menjadi objek perhatian pengunjung lain. Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I G.A. Bintang Darmawati, S.E., M.Si., yang membuka pameran tersebut menyampaikan apresiasi terhadap karya para dokter. Terlebih karya yang ditampilkan banyak mengandung
Bali Post/nik
PAMERAN - Menteri PPPA I G.A. Bintang Darmawati saat mengunjungi pameran yang digelar Madicart di House Of Arie Smith, Ubud. filosofi. ‘’Melihat karya yang dipamerkan, saya memberikan apresiasi karena banyak filosofi yang bisa kita ambil dari lukisan yang para dokter tuangkan. Misal, lukisan Siang yang Ganas, dilukiskan begitu menyayangi anaknya,’’ ucapnya. Sementara itu, pemilik House Of Arie Smith, dr. Pande Made Kardi Suteja, menjelaskan hampir 24 tahun Seniman Arie Smith tinggal di tempat tersebut sampai meninggal di usia yang hampir menjelang 100 tahun. Pihaknya pun berinisiatif mengabadikan rumah Arie Smith sebagai tempat mengenang jasa tokoh seni
tersebut. Dikatakan, Arie Smith memiliki peran dalam mengajarkan seni lukis kepada anak-anak di Penestanan, Ubud. Sampai saat ini ilmu itu telah memberi perubahan signifikan terhadap kehidupan masyarakat setempat. ‘’Waktu di Penestanan pada 1959, Arie Smith di sana melihat anak-anak berbakat. Terbesit keinginan membuka aktivitas melukis untuk anakanak, kemudian dia membina anak-anak melukis dengan genre young artist, yang hingga kini menghidupkan ekonomi di daerah Penestanan,’’ terangnya. (ad615)
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019
Kebakaran Hanguskan Empat Kios di Akah
Semarapura (Bali Post) -
Kobaran api melahap sejumlah kios di Banjar Bungaya, Desa Akah, Klungkung, Selasa (24/12) malam. Api dengan cepat membesar, sehingga membuat panik warga sekitar, khususnya pemilik kios, yang tidak jauh dari TKP. Mereka lantas bergegas menghubungi petugas Damkar untuk segera melakukan penanganan di lapangan. Pihak kepolisian juga merespons kejadian ini dengan mengamankan TKP dan mencari penyebab kebakaran tersebut. Kapolsek Klungkung Kompol Nyoman Suparta mengatakan, tercatat ada empat kios yang ludes terbakar. Semua kios milik korban Nengah Denjra (57). Peristiwa ini pertama kali diketahui kakak korban, Mangku Sanggra (63). Saat duduk di teras rumah, dia melihat kepulan asap terus
keluar dari kios adiknya yang dia manfaatkan untuk berjualan setiap hari, sekitar pukul 20.00 Wita. Posisi kios itu persis ada di depan rumahnya. Setelah didekati untuk meyakinkan itu, baru disadari bahwa sumber asap berasal dari api yang membakar kios nomor dua dari sebelah timur, dari total empat kios setempat. Dia panik dan segera meminta tolong kepada warga sekitar. Anak korban, Ketut Indrawan,
yang mendengar teriakan pamannya kaget melihat kios itu sudah terbakar. Kemudian Ketut Indrawan bergegas menghubungi petugas Damkar Klungkung untuk melakukan pemadaman. Laporan warga direspons cepat petugas Damkar Klungkung. Mereka dengan cepat datang ke lokasi yang tidak jauh dengan mengerahkan tiga armada. Upaya petugas Damkar dibantu warga sekitar dengan menggunakan alat
manual seadanya. Namun, api baru dapat dipadamkan 30 menit kemudian, sehingga kebakaran itu tidak menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. ‘’Kebakaran diduga akibat adanya arus pendek listrik, korsleting,’’ kata Suparta. Akibat kebakaran ini, empat kios yang seharihari menyediakan sembako dan aneka rempah ini ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Meski demikian, Suparta menegaskan tetap akan melakukan olah TKP lebih lanjut, untuk memastikan tidak ada upaya sabotase terhadap kebakaran ini. Namun, memang murni akibat korsleting listrik. (kmb31)
Bali Post/kmb31
PADAMKAN API - Petugas damkar saat berupaya memadamkan api di sekitar kios.
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019
Tepati Janji
Ketua DPRD Gede Dana Menginap di Rumah Warga Kurang Mampu
MENGINAP - Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana menepati janjinya untuk kembali menginap di rumah pasutri kurang mampu di Abang.
16 Napi Dapat Remisi Amlapura (Bali Post) Belasan warga binaan yang menghuni Lapas Kelas II B Karanagsem mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman saat Natal. Dalam pemberian remisi, Rabu (25/12) kemarin, satu narapidana bahkan langsung dibebaskan. Plt. Kepala Lapas Kelas II B Karangasem I Dewa Made Darmayasa mengatakan, jumlah warga binaan yang menghuni Lapas Kelas II B Karangasem sebanyak 251 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 warga binaan mendapatkan remisi. Untuk warga binaan yang mendapatkan remisi 15 hari sebanyak dua orang, remisi 1 bulan sebanyak 13 orang dan remisi 1 bulan 15 hari sebanyak satu orang. Dari jumlah tersebut, satu warga binaan langsung bebas. ‘’Warga binaan yang langsung bebas
atas nama Agus Ngonggo Dangga. Warga binaan yang mendapatkan remisi ini karena yang bersangkutan berkelakuan baik semasa menjalani tahanan, tak pernah melanggar dan selalu mengikuti program lapas. Warga binaan yang dapat remisi ini ada yang terlibat kasus narkoba, pencurian pembunuhan dan asusila. Yang bebas, terlibat kasus lakalantas,’’ ucapnya. Pihaknya berharap warga binaan yang telah bebas akan mampu mencari pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Yang terpenting, jangan kembali mengulangi hal-hal yang dapat merugikan masyarakat termasuk berurusan dengan hukum. ‘’Setelah keluar dari sini (lapas red) harus bisa berubah ke hal yang lebih positif. Jangan melakukan sesuatu yang menyangkut hukum,’’ pesannya. (kmb41)
Bali Post/nan
REMISI - Belasan warga binaan Lapas Kelas II B Karangasem mendapatkan remisi, Rabu (25/12) kemarin.
JANJI adalah utang yang harus dibayar dan ditepati. Seperti yang dilakukan oleh Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana, Senin (23/12) lalu. Pria asal Abang itu menepati janjinya untuk menginap di rumah warga di Uma Anyar, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem yang merupakan pasangan suamiistri I Gede Rai dan Ni Made Simpen. Sebelumnya, pasutri ini mendapatkan bantuan bedah rumah melalui aspirasi dewan. Gede Dana mengatakan, menginap di rumah warga kurang mampu bukanlah sekali ini saja dilakukannya. Sebelumnya, pihaknya juga melakukan hal yang sama. Bahkan, lokasi tempat menginap kali ini sekitar setahun lalu merupakan lokasi tempat
menginapnya. Kemudian, diperjuangkan untuk mendapatkan bedah rumah. ‘’Pada November 2018 saya menginap di sini. Tapi, kala itu hanya ada gubuk kecil. Rumah ini merupakan bedah rumah dari Pemkab Karangasem yang diberikan melalui aspirasi sebagai anggota DPRD,’’ ucap Gede Dana. Gede Dana menambahkan, sejak menginap hubungannya dengan pemilik rumah terjalin sangat bagus. Bahkan, saat Simpen terjatuh dari pohon, dirinya juga sempat mendonorkan darahnya, karena sama-sama bergolongan darah B. ‘’Sejak terjatuh beliau lumpuh, makanya saya sempat berjanji jika bedah rumahnya jadi akan kembali menginap di rumahnya,’’ ujarnya. Bagi Gede Dana, mengi-
nap di rumah warga kurang mampu sebagai salah satu cara menyerap aspirasi. Dengan ini pula ia bisa tetap semangat memperjuangkan bantuan pemerintah untuk warga kurang mampu. ‘’Kehidupan seperti ini tidak asing bagi saya, karena orangtua saya juga bukan dari kalangan orang kaya. Namun bersyukur didikan orangtua bisa menjadi Ketua DPRD selama dua kali,’’ ujar Ketua DPC PDI Perjuangan ini. Gede Dana mengaku ia tidak memberitahukan terlebih dahulu untuk menginap di rumah Gede Rai, sebab ia ingin memberikan kejutan kepada keluarga ini. ‘’Saya tidak ingin nanti tuan rumah malah repot dengan kehadiran saya. Biarkan apa adanya saja,’’ jelasnya.
Sementara itu, Gede Rai didampingi istrinya menyatakan sangat berterima kasih atas bantuan Ketua DPRD Gede Dana, sehingga rumahnya saat ini layak huni. Sebelumnya, rumahnya hanya berdinding anyaman bambu dengan atap dilapisi terpal karena sudah bocor. Pihaknya merasa senang dan bahagia karena seorang Ketua DPRD sangat memperhatikan janjinya. Ia sempat beranggapan Gede Dana tidak mungkin menginap lagi karena sibuk. Tetapi, anggapannya salah dan tiba-tiba saja Gede Dana datang. ‘’Sudah diperjuangkan mendapatkan bedah rumah saja sudah sangat bersyukur, tiba-tiba bapak datang dan mengaku akan menginap lagi, tentu sangat terkejut,’’ jelas Rai. (ad613)
Wayang Kresna Maskot Pilbup 2020 Amlapura (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem menggelar focus group discussion (FGD) untuk membahas maskot Pilbup Karangasem tahun 2020. Pada kegiatan yang dilaksanakan Selasa (24/12), wayang Kresna disepakati sebagai maskot Ketua KPU Karangasem I Gede Kresna Adi Widana mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini untuk menyamakan persepsi terkait penentuan maskot yang dipergunakan pada pilbup. ‘’Di sini kami ingin meminta masukan dari para peserta untuk pertimbangan pemilihan maskot pilkada apa yang dipakai. Nanti, masukan-masukan yang kami peroleh dari kegiatan ini kembali akan kami bahas di internal KPU. Dari hasil diskusi, lambang Kresna disepakati untuk dijadikan maskot Pilkada 2020 mendatang,’’ ujarnya. Divisi Sosialisasi dan Pengembangan SDM KPU Karangasem Putu Deasy Natalia menjelaskan, KPU sejatinya merancang sejumlah maskot seperti Naga Basuki, bunga teratai, wayang Kresna dan tamiang. Namun dari keseluruhan usulan, wayan Kresna yang akhirnya disepakati. ‘’Kami meminta masukan dari semua pihak untuk menentukan maskot pilkada.
Untuk menentukan maskot ini, bukan hanya KPU yang berwenang, tapi pemikiran dari semua komponen masyarakat juga berperan,’’ imbuhnya. Meski maskot sudah disepakati, namun ada beberapa hal yang perlu ditambah. Penambahan dimaksud yaitu unsur budaya Karangasem dalam maskot seperti gambar lontar, endek Pegringsingan dan tambahan lainnya. ‘’Maskot yang dipakai bukan sekadar maskot tapi harus memiliki makna dan mengandung filosofi. Maskot harus mengandung spirit untuk menuju Karangasem yang lebih baik dari pemimpin yang dihasilkan nantinya,’’ tegasnya. Tokoh masyarakat, Ajik Rahman, mengatakan pihaknya setuju memakai wayang Kresna sebagi maskot Pilbup Karangasem. ‘’Maskot Kresna sangat bagus. Tinggal mengkombinasikan dengan yang lain, termasuk budaya lokal Karangasem, sehingga maskot terlihat bagus. Yang terpenting memiliki makna,’’
Bali Post/nan
FGD - KPU Karangasem menggelar FGD untuk merumuskan maskot Pilbup 2020. ungkapnya. Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan mengaku setuju memakai maskot wayang Kresna. Namun, dia juga menilai perlunya tambahan atribut lainnya seperti senjata
dan katik wayang. ‘’Maskot diharapkan menjadi harapan penyelenggara supaya hajatan berjalan dengan aman dan lancar serta pemimpin yang dihasilkan mampu membuat Karangasem lebih maju,’’ jelasnya. (kmb41)
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019
Libatkan Ratusan Anak Binaan
Toya Devasya Gelar Aksi Bersih-bersih Sampah
KEBAKARAN - Musibah kebakaran melanda rumah milik I Gusti Made Arsa Wijaya (47), warga Desa Tiga, Susut, Selasa (24/12).
Ketiduran Saat Nyalakan Kompor
Dapur, Merajan hingga Angkul-angkul Terbakar Bangli (Bali Post) –
Musibah kebakaran melanda rumah milik I Gusti Made Arsa Wijaya (47), warga Desa Tiga, Susut, Selasa (24/12). Kebakaran tersebut menghanguskan beberapa unit bangunan, di antaranya dapur, garasi, merajan hingga angkul-angkul. Akibat musibah itu, korban mengalami kerugian hingga setengah miliar rupiah lebih. Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Kebakaran bermula saat penghuni rumah, Ni Gusti Biang Lasia (70), menyalakan kompor gas di dapur untuk membuat air panas. Saat kompor sedang menyala, Gusti Biang Lasia tertidur karena kondisi kesehatannya sedang tidak baik. Selang beberapa menit kemudian, saksi I Gusti Nyoman Suladri (75) mendapati kemunculan kobaran api cukup besar di bagian dapur. Saksi yang panik itu spontan membangunkan Gusti Biang Lasia dan berteriak meminta pertolongan warga. Tak lama kemudian, warga berdatangan dan membantu memadamkan api
dengan menyiramkan air dengan alat seadanya. Namun, upaya yang dilakukan warga rupanya tak berhasil sempurna. Kobaran api yang sudah membesar itu dengan cepat merembet dan membakar bangunan lainnya. Beberapa saat kemudian petugas pemadam kebakaran Pemkab Bangli datang membantu menjinakkan si jago merah. Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, mengatakan berdasarkan keterangan saksi, saat kebakaran terjadi terdengar tiga kali ledakan dari dalam dapur. Diduga ledakan bersumber dari tabung gas. Akibat musibah itu, beberapa bangunan yang ada di areal rumah korban ludes.
Bangunan yang terbakar yakni dapur, rumah semipermanen, garasi, merajan, dan gapura/angkul-angkul rumah. Kejadian itu menyebabkan korban mengalami kerugian sebesar Rp600 juta. “Korban mengikhlaskan kejadian itu sebagai musibah,” terangnya. Sekretaris Dinas Pol PP dan Damkar Kabupaten Bangli, Dewa Agung Suryadarma, dikonfirmasi terpisah menambahkan, untuk memadamkan kebakaran rumah di Desa Tiga itu pihaknya mengerahkan tiga unit armada damkarnya. Proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga dua setengah jam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (kmb40)
Pendaftaran Lelang Jabatan Ditutup
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Paling Banyak Peminat PENDAFTARAN lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di Pemerintah Kabupaten Bangli resmi ditutup, Rabu (25/12) kemarin. Total ada 60 orang ASN yang melamar di 15 jabatan yang dilelangkan. Paling banyak mengincar jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Apakah dari seluruh pelamar ada juga ASN dari luar Pemkab Bangli yang tertarik lelang jabatan? Sekretaris Panitia Seleksi (Pansel), Gede Arta, mengatakan ternyata ASN di luar Pemkab Bangli ada yang antusias ikut lelang. Dari keseluruhan pendaftar yang mengajukan berkas lamaran, dua di antaranya merupakan ASN dari luar Bangli. Hingga hari terakhir, total ada 80 lamaran masuk ke pansel dari 60 orang pendaftar. Berdasarkan hasil rekap sementara, dari 15 jabatan yang dilelangkan, persyaratan minimal untuk semua posisi sudah terpenuhi. Sesuai ketentuan satu posisi jabatan harus dilamar minimal empat orang. ‘’Semuanya sudah terpenuhi persyaratan minimalnya. Posisi paling banyak dilamar adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan juga staf ahli bupati,’’ ungkapnya. Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) itu menyebutkan, total jumlah pelamar yang mengincar posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sebanyak 9 orang. Awalnya posisi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sempat sepi peminat, namun membludak dua hari terakhir. Sedangkan posisi staf ahli bupati dilamar 7 orang. Jabatan lainnya rata-rata dilamar 4 hingga 6 orang. ‘’Posisi yang hanya dilamar 4 orang cuma beberapa, salah satunya Kepala Dinas PU,’’ ujarnya. Dikatakan Gede Arta, dari keseluruhan pendaftar, terdapat dua orang yang merupakan pelamar dari luar Bangli. Kedua pelamar itu, Kabid di Dinas Perhubungan Kota Denpasar yang melamar dua jabatan sekaligus, yakni Kadishub dan Kadis Penaman Modal dan PTSP, serta Sekretaris Dinas Sosial, Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tabanan yang melamar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan Kadissos Bangli. ‘’Yang melamar dari Tabanan itu dulu pernah jadi Sekcam di Tembuku. Sedangkan yang dari Kodya (Denpasar) asal kelahirannya Batur,’’ jelasnya.
Pascaditutupnya masa pendaftaran, Gede Arta mengatakan tugas selanjutnya di Pansel adalah menginventarisir dan mengecek berkas administrasi para pelamar secara keseluruhan. Hasilnya akan dilaporkan ke Bupati melalui Sekda selaku Ketua Pansel. Sesuai jadwal, pengumuman hasil seleksi admnistrasi akan disampaikan Kamis (26/12) hari ini. ‘’Setelah itu kami laksanakan tahapan selanjutnya sesuai jadwal yang sudah kami buat,’’ jelasnya. Pihaknya menegaskan anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan lelang jabatan itu sudah mencukupi, meski jumlah lamaran yang masuk ke Pansel membludak. Sebelumnya diberitakan pendaftaran seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama di Kabupaten Bangli dibuka Kamis (12/12) lalu. Seleksi JPTP bisa diikuti seluruh PNS, tidak saja dari Bangli namun PNS dari daerah lain. Terdapat sejumlah ketentuan umum yang harus dipenuhi pelamar untuk bisa ikut seleksi. Di antaranya memiliki pangkat/golongan minimal IVa dan berusia maksimal 56 tahun pada saat pelantikan. Sesuai rencana pelantikan pejabat eselon IIb hasil lelang akan dilaksanakan selambatlambatnya tanggal 7 Januari 2020. (ina)
TOYA Devasya bersama ratusan anak binaannya mengadakan aksi bersihbersih sampah, Rabu (25/12) kemarin. Kegiatan yang bertajuk “Toya Devasya Peduli” itu dilaksanakan bertepatan hari raya Natal dan jelang Tahun Baru 2020. Aksi bersih-bersih sampah bertujuan membudayakan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi pencemaran sampah plastik. Aksi bersih-bersih dilaksanakan di wilayah Toya Bungkah yang selama ini menjadi wilayah yang cukup banyak dikunjungi wisatawan. Dengan antusias, ratusan anak binaan Toya Devasya memungut sampah plastik yang tercecer di pinggir jalan dan saluran drainase lalu mengumpulkannya ke bak sampah. Wayan Mantik, Komisaris Utama PT Nurani Ikrar Dharma Utama (Nidu), yang menaungi Toya Devasya mengatakan, aksi bersihbersih lingkungan rutin diadakan Toya Devasya bersama anak-anak binaan. Kegiatan tersebut selama ini sudah dilakukan di wilayah Desa Batur, Pura dan areal objek wisata di Kintamani. “Kegiatan bersih-bersih ini adalah bagian dari upaya kami membudayakan ma-
syarakat menjaga lingkungan. Apalagi memang program pemerintah terutama Gubernur Bali kaitannya bersih-bersih sampah plastik. Agenda ini rutin kami lakukan. Kami akan selalu respons positif dan siap jadi yang terdepan mendukung kalau ada organisasi yang mengadakan bersih-bersih sampah plastik,” jelasnya. Dikatakan, ratusan anak binaan yang dilibatkan kemarin seluruhnya merupakan anak binaan Toya Devasya dalam bidang olahraga di antaranya atletik, karate, renang dan futsal. Toya Devasya sudah cukup lama ikut berperan membina anak-anak yang punya potensi di bidang olahraga. Pembinaan anak-anak di bidang olahraga itu juga merupakan bagian CSR Toya Devasya ke masyarakat, selain di bidang budaya, agama dan pariwisata. Mantik mengatakan, tak sedikit dari anak binaan Toya Devasya yang telah mengikuti kompetisi dan menyumbangkan medali emas. Terakhir saat Porprov di Tabanan belum lama ini, Bangli menyabet 9 emas, dan tiga emas, di antaranya dari cabang karate. Minggu lalu pada kejuaraan Malang Open yang melibatkan dojodojo se-Jawa, Bali dan NTB, anak binaan Toya Devasya
BINAAN TOYA DEVASYA - Anak-anak binaan Toya Devasya berfoto bersama usai melaksanakan aksi bersih-bersih lingkungan. berhasil mendapat peringkat kelima. “Toya Devasya tidak hanya memikirkan bisnis. Masyarakat sudah memahami betul side effect dari pertumbuhan Toya Devasya. Dengan adanya pemberian CSR dan direspons, kami harapkan mereka supaya bangkit, kaitannya bagaimana bisa menumbuhkan ekonomi pada dirinya masing-masing,” kata mantan Perbekel di Batur itu. Pelatih Lembaga Karatedo Indonesia (Lemkari) Bangli, Wayan Suarja, sangat mengapresiasi Toya Devasya yang selama ini
ikut berperan terhadap kemajuan olahraga di Bangli. Toya Devasya diakuinya telah banyak mensuport dengan memunculkan dan membina bibit atlet terbaik dalam berbagai cabang olahraga. “Barangkali kalau kemarin Toya Devasya tidak mensuport, mungkin kami sudah kewalahan ikut kejuaraan di Malang Open. Dengan suport Toya Devasya, kami bisa menunjukkan hasil dari latihan di dojo. Kami mampu menorehkan ranking lima dengan tujuh emas, enam perak dan tujuh perunggu,” ujarnya. (ad619)
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019
Pemkab Genjot Pembangunan RTH Singaraja (Bali Post) Kebijakan pemerintah pusat mengatur setiap daerah agar memiliki ruang terbuka hijau (RTH) 20 persen dari total luas wilayah, membuat Pemkab Buleleng terus menggenjot penambahan RTH baru. Di tengah upaya untuk mencapai target itu, pemerintah daerah kesulitan mendapatkan lahan yang akan dijadikan RTH. Ini karena lahan yang cocok untuk RTH kebanyakan milik warga dan harga jual mahal. Data di Dinas Perumaham Pemukiman dan Pertanahan (Perkimta), persentase RTH di
Buleleng saat ini masih berada di bawah syarat 20 persen. Beberapa tahun terakhir, Dinas Perkimta telah membangun RTH seperti Taman Bung Karno di Lingkungan Sangket, Kelurahan/Kecamatan Sukasada. RTH ini sedang memasuki pembangunan tahap terakhir dan ditargetkan tuntas tahun depan. Demikian pula Pemkab telah memiliki Taman Yowana di Kelurahan Banyuasri, Taman Kebangsaan di Kelurahan Kampung Tinggi, dan areal rumah dinas Bupati Buleleng di Jalan Ngurah Rai, Singaraja. Tahun 2020 Dinas Per-
Bali Post/kmb38
TAMAN BACA - RTH Taman Baca di Jalan Gajah Mada Singaraja.
kimta membangun RTH baru setelah mendapatkan bantuan hibah lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali di Jalan Gajah Mada Singaraja. Kepala Dinas Perkimta Buleleng, Ni Komang Surattini, Rabu (25/12) kemarin mengakui kalau syarat persentase daerah memiliki 20 persen RTH belum terpenuhi. Surattini mengatakan, kondisi ini tidak bisa dihindari karena pemerintah daerah memiliki hambatan serius. Dia mencontohkan, untuk membangun RTH baru, pihaknya kesulitan mendapatkan lahan yang sesuai untuk RTH baru. Ini diperparah lagi dengan mahalnya harga tanah di jantung Kota Singaraja. Tak pelak syarat tersebut diakuinya terlalu tinggi, apalagi wilayah Buleleng terluas di antara kabupaten dan kota di Bali. Namun demikian, Dinas Pekrimta tetap berupaya untuk terus menambah RTH baru. Upaya ini dilakukan dengan membangun RTH Taman Baca di Jalan Gajah Mada. RTH ini dibangun dengan dana APBD Buleleng tahun 2020 dengan pagu anggaran Rp1,6 miliar. Rencananya, Januari hingga
Maret 2020 akan disusun Detail Engineering Design (DED) dan proses tender di Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Barang dan Jasa. Setelah tahapan itu, pada April 2020 RTH Taman Baca ini sudah dibangun. “Regulasinya juga baru, sehingga kita belum memenuhi syarat RTH itu. Kita akan terus tambah RTH baru dengan memakai tanah pemerintah. Juga kita harapkan warga berpartisipasi membuat taman dengan memanfaatkan telajakan di lingkungan masing-masing, sehingga syarat itu bisa dipenuhi,” jelasnya. Khusus untuk taman baca, Surattini menyebut proyek ini dibiayai dengan total pagu anggaran Rp1,6 miliar. Dana pembangunan ini dialokasikan murni dari APBD Buleleng. Di atas lahan seluas sekitar 15 are itu, nantinya dijadikan taman baca untuk siswa, mahasiswa dan masyarakat umum. Ini untuk mendukung tantangan generasi mendatang pada era revolusi industri 4.0. Selain itu, RTH taman baca ini dilengkapi dengan tempat pementasan baik kesenian tradisional dan modern. (kmb38)
Lelang Jabatan Sekda
Pansel Tunggu Rekomendasi KASN Singaraja (Bali Post) Setelah mengumumkan ranking tiga besar calon Sekda Buleleng, panitia seleksi (pansel) mengusulkan ketiga nama calon sekda tersebut ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pansel juga melaporkan dokumen yang berisi tahapan lelang jabatan tersebut. Langkah ini untuk mendapatkan rekomendasi dari KASN, sehingga satu dari tiga calon akan dipilih menjadi Sekda Buleleng definitif. Ketiga calon sekda, yakni Asisten Administrasi Umum Gede Suyasa, Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahtraan Rakyat Ni Made Rousmini, dan Kepala Dinas Sosial Gede Sandhiyasaya. Tiga calon sekda yang masuk ranking tiga besar itu sesuai perolehan nilai dari semua tahapan seleksi yang
telah diikuti. Kalau dari perhitungan nilai tertinggi yang akan dipakai acuan, maka Gede Suyasa yang akan menduduki kursi Sekda Buleleng menggantikan Ir. Dewa Ketut Puspaka, M.P. Suyasa meraih nilai tertinggi, yakni 80,16. Meski demikian, kepastian apakah Suyasa akan dipilih oleh Bupati menjadi sekda, masih menunggu rekomendasi KASN. Nantinya, calon sekda yang duduk di ranking tiga besar itu akan direkomendasi oleh KASN. Dengan rekomendasi itu, Bupati dapat memilih satu dari tiga calon. Sekretaris Pansel yang juga Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Buleleng, Gede Wisnawa, mengatakan calon sekda yang masuk ranking tiga besar dan dokumen tahapan lelang
CALON SEKDA - Pansel lelang jabatan Sekda Buleleng menyerahkan tiga nama calon sekda yang masuk ranking tiga besar ke KASN.
JOB VACANCY LOWONGAN KERJA
Cr Staf Apotk SMU/Prwat/Frmasi Kerja di Nusa Dua,081916181256
Dicari sopir yang berpengalaman Hub. 08123677999
Urgently, Looking Prvt Teacher for Kindergaten, preferably Love Childrn,Passion&Trustwort hy.CV to:hrdbali2019@gmail.com
Dibutuhkan Admin segera ! Hub.087 861 340 445
PROPERTY
B.BP.001.12.19.0000556
Dcr:FO,B.Boy,HK,Driver,Laundry Engineering,Scurity,Garden:new arenahotelkutabali@gmail.com
B.BP.164.12.19.0000560
Dicari Sales,Bisa Mandarin Gaji 7,5-8,5 Juta.9 jam kerja fasilitas Kos. Hub/WA: Putri 082144355655
B.BP.001.12.19.0000514
B.BP.001.12.19.0000610
B.BP.001.12.19.0000548
Dcr Chef 3-5jt+Uang Besin+1x makan siang, berpengalaman, memiliki kendaraan sendiri.Dan Dapur(Serabutan) 1,8-2Jt+uang bensin+1x makan siang,memiliki kendaraan sendiri, penempatan Uluwatu,Hub.Putri 082144355655
n
Money Back Guarantee
B.BP.004.12.19.0000411 DIJUAL RUKO
B.BP.004.11.19.0000740
BIRO JASA
Desig
DIJUAL TANAH
Jual Tanah 8Are 21x39 Srategis lbr jln 12m blkg Satelindo Gatsu Barat Tembus Kebo Iwa 990Jt/Are Hub:081999383518
B.BP.001.12.19.0000604
SERVICE
Free
B.BP.001.12.19.0000618
Dijual Ruko Abianbase Gianyar DP 10% Krd 0.83% Hub:082236881191/081805374433
B.BP.001.12.19.0000513
kami umumkan hasil peraih tiga ranking besar, sekarang kami menunggu rekomendasi KASN,” katanya. Menurut Wisnawa, setelah KASN menerbitkan rekomendasinya, maka pansel sudah mengakhiri tugasnya. (kmb38)
Bali Post/kmb38
Dcr Sopir Jl.Cekomaria Gang Karya No.9 Dps H.082247484950
LOKER
BENGKEL LAS
jabatan dikirim ke KASN pada 19 Desember 2019 yang lalu. Berkas tersebut telah diterima oleh Komisioner KASN Ayuni Lusfiani. Nantinya, KASN akan menerbitkan rekomendasinya yang dikirim langsung via email atau melalui pengiriman pos. “Setelah
DIJUAL RUKO
Djl Ruko 3Lt Jl.Nangka Selatan No.81X Hub.0811398086/245460
TERBAKAR - Gedung SDN 3 Patas terbakar, Rabu (25/12) kemarin.
Gedung SDN 3 Patas Terbakar Kerugian Ditaksir Rp450 Juta
Singaraja (Bali Post) -
Warga Banjar Dinas Yeh Panes, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak dikejutkan peristiwa kebakaran yang melanda gedung SDN 3 Patas, Rabu (25/12) kemarin. Api menghanguskan ruang guru dan tiga ruang kelas belajar. Tak hanya itu, perangkat komputer, dokumen penting dan bahan ajar siswa ikut terbakar. Akibat kebakaran, kerugian ditaksir mencapai Rp450 juta. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Pertama kali diketahui oleh Made Suluh Jaya (51) dan Ketut Widana (48), keduanya warga Desa Patas. Saat itu, kedua saksi tidak sengaja melihat kepulan asap hitam di atas atap salah satu ruang gedung sekolah. Curiga dengan kepulan asap itu, keduanya kemudian mendekati gedung sekolah. Di lokasi kejadian, saksi menemukan api sudah membakar bagian atap gedung sekolah di sebelah timur. Api begitu cepat membesar dan merembet ke bangunan lain. Melihat kobaran api, Suluh Jaya berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air keran di sekolah setempat. Sementara saksi Widana menobrak pintu salah satu ruang untuk memadamkan aliran listrik PLN. Upaya kedua saksi gagal karena api semakin besar. Api melahap satu ruang guru dan tiga unit
PENGUMUMAN
B.BP.001.12.19.0000607
PENGUMUMAN Berdasarkan Akta Tgl .3-12-2019 No.5,dibuat oleh Pt Chandra,SH. Not.di Dps, CV.Modern Living Furniture Telah dibubarkan, yg berkeberatan Hub.0811387373
B.BP.001.12.19.0000602
KEHILANGAN Hlg STNK Nopol:AB-1405-HA, A/N Gunadharma Putra Perwiranegara B.BP.001.12.19.0000606
Bali Post/ist
KEHILANGAN Hlg Srtfikt Tnh Ls.2.560M2 No. HM00771-Peliatn An.I Made Dani B.BP.001.12.19.0000605
ruang kelas. Api akhirnya bisa dipadamkan setelah ada bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) Pos Seririt, dua unit mobil damkar PLTU Celukan Bawang, dan satu unit mobil pemadam milik PT Pelindo III Celukan Bawang. Kasubag Humas, Iptu Gede Sumarjaya, seizin Kapolres Buleleng, AKBP Made Sinar Subaawa, membenarkan telah terjadi kebakaran melanda SDN 3 Patas. Sumarjaya menyebut, setelah kebakaran unit Reskrim Polsek Gerokgak mengumpulkan keterangan saksi yang diduga mengetahui kejadian itu. Selain itu, lokasi kejadian diamankan untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut dan menunggu penyelidikan penyebab kebakaran oleh tim Labroratorium Forensik (Labfor) Cabang Denpasar. “Kasus ini masih diselidiki untuk mengungkap secara pasti penyebab kebakaran,” jelasnya. Dihubungi terpisah Sekre-
taris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Made Astika, mengatakan, pascakebakaran pihaknya telah menerjunkan tim untuk mengumpulkan data terkait kerusakan sekolah akibat kebakaran. Data ini dikumpulkan untuk menyusun program perbaikan gedung sekolah. Untuk menyiapkan anggaran perbaikan sekolah, Astika mengaku masih menunggu kebijakan pimpinan. “Tim kami masih bekerja dan memang untuk perbaikan ini sedikit sulit karena APBD Buleleng sudah final. Kami masih menunggu kebijakan pimpinan untuk mencarikan anggaran agar sekolah itu bisa diperbaiki,” katanya. Astika menyebut untuk sekarang ini siswa masih libur sekolah, sehingga proses belajar mengajar (PBM) tidak terganggu. Setelah libur sekolah nanti, Disdikpora menginstruksikan agar PBM di SDN 3 Patas dilakukan dengan double shift. (kmb38)
Kamis Kliwon, 26 Desember 2019
Sampaikan Pesan Natal
Bupati Artha Apresiasi Kerukunan Beragama di Jembrana
PERAYAAN Natal di sejumlah gereja di Jembrana berlangsung lancar dan khidmat. Situasi kondusif itu juga peran TNI dan Polri bersama masyarakat yang ikut mengamankan, sehingga umat Kristiani menjalankan misa Natal dengan damai dan penuh suka cita. Bupati Jembrana I Putu Artha, Rabu (25/12) kemarin turut memberikan apresiasi bahwa kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Jembrana ini terjalin baik. ‘’Kerukunan beragama dapat berjalan apabila tumbuh sikap toleransi saling menghormati, termasuk saat menjalankan ibadah hari besar keagamaan,’’ ungkap Bupati Artha. Artha juga mengajak seluruh warga Jembrana untuk mempertahankan hal itu serta bersama-sama menjaga kerukunan dan kedamaian Jembrana yang heterogen. ‘’Saya pribadi serta atas nama pimpinan daerah mengucapkan se-
lamat hari Natal dan Tahun Baru. Semoga kasih Natal senantiasa membawa kedamaian serta kesejahteraan bagi kita semua, dan semoga tahun baru membuka harapan baru, menjadikan lebih baik dari sebelumnya,’’ ucap Artha. Sebelumnya saat malam Natal, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan bersama Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa dan Ketua DPRD Ni Made Sri Sutharmi melakukan monitoring Natal ke sejumlah gereja. Monitoring itu untuk memastikan perayaan Natal di Jembrana berlangsung aman, lancar serta umat Kristiani bisa
Dua Ton Daging Unggas Dikembalikan ke Jawa Negara (Bali Post) – Satpol PP Provinsi Bali bersama Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Selasa (24/12) malam melakukan pemeriksaan bersama di pintu masuk Bali, Gilimanuk. Operasi bersama dengan sandi Bali Trepti (tenteram, tertib dan kondusif) ini sengaja dilakukan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebagai bentuk tanggung jawab ikut menjaga Bali. Operasi bersama yang dipimpin langsung Kepala Satuan Pol PP Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi ini selain melakukan pemeriksaan di Pos KTP Gilimanuk, juga di Jembatan Timbang, Cekik, Gilimanuk. Petugas gabungan Satpol PP, baik dari Bali maupun Jawa Timur, memeriksa identitas kependudukan setiap orang yang masuk ke Bali. Selain itu, petugas juga melakukan tupoksi penegakan perda provinsi maupun pergub yang lain. Dari hasil operasi kemarin, petugas mendapati pengiriman daging unggas yang dokumennya tidak lengkap. Dua ton daging ayam yang dikirim
dari Jawa Timur itu diketahui belum lengkap dokumennya. Pihak Satpol PP Provinsi Jawa Timur yang ikut mengecek juga memastikan pengiriman daging unggas itu belum lengkap dokumen, khususnya rekomendasi dari dinas asal daging tersebut dikirim. Sementara untuk pemeriksaan kependudukan, dari sebagian besar yang diperiksa sudah memenuhi (eKTP) dan tidak ada tindakan pemulangan. Ditambahkan Dewa Dharmadi, operasi gabungan dengan sandi ‘’Bali Trepti’’ ini merupakan bagian dari upaya menjaga Bali terutama saat Nataru ini. Upaya tersebut melibatkan Satpol PP seluruh Bali dan instansi terkait berikut komponen masyarakat seperti pecalang. Perwakilan Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Ahmad Arief, mengatakan upaya yang dilakukan bersama-sama ini merupakan salah satu wujud MoU yang disepakati antarprovinsi. Terjunnya Satpol PP Jawa Timur sebanyak 21 personel tersebut merupakan yang pertamakali. (kmb26)
Harapan Jokowi Dalam ucapan tersebut Presiden mengunggah sebuah gambar ilustrasi yang menunjukkan sebuah keluarga tengah merayakan Natal bersama. Presiden juga menuliskan sebuah harapan agar kedamaian, kegembiraan, dan kerukunan senantiasa menjadi pengiring langkah bersama. Selain Presiden, ucapan
Natal juga disampaikan Ketua Umum DPP Gerindra yang juga Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Melalui fitur Insta Story akun Instagram miliknya @Prabowo, Prabowo mengucapkan hal serupa dengan Presiden, ‘’Kepada saudarasaudaraku yang beragama Nasrani, selamat memperingati hari Natal 2019. Semoga kedamaian dan kerukunan antarumat beragama menyertai bangsa kita tercinta.’’ (ant) Kamis, 26 Desember 2019
05:00 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 08:30 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 10:05 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:30 Wita 15:00 Wita 15:30 Wita 16:00 Wita 16:05 Wita 16:30 Wita
17:00 Wita 17:30 Wita 18:00 Wita 18:05 Wita 19:00 Wita 19:30 Wita 20:00 Wita 21:00 Wita
Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Aktualisasi Kerangka Agama Hindu Dalam Beryadnya(4) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Sundara Kanda (2) Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Solusi Alternatif Marion Sam Ocydia Home Shopping Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Kalung Ongkara Bali TV Shop Lutut Puja Trisandya Dharma Wacana Aktualisasi Kerangka Agama Hindu Dalam Beryadnya(5) Berita Siang Klip Bali Solusi Alternatif Marion Sam Bali TV Shop Punggung Bali TV Shop Kalung Ongkara Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Ocydia Home Shopping Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih Pura Agung Khayangan Tunggal Blok E, Kel. Karya Makmur,Nibung-Sumatera Selatan Diabemed Taman Sari TK Ana Kumara Puja Trisandya Seputar Bali Malam Giliran Anda Orti Bali Dialog Nuansa Property Talk Show Merah Putih Bali Masih Impor
Bahan Upakara 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel
menjalankan ibadahnya tanpa gangguan apa pun. Secara maraton, sembilan gereja dikunjungi mulai dari ujung timur di Desa Gumbrih sampai ujung barat Jembrana di Kelurahan Gilimanuk. Monitoring dilaksanakan di Gereja Katolik Santa Maria Ratu Gumbrih, Gereja Kemah Injil Indonesia Mendoyo Dangin Tukad, GBI Rock Negara Pendem, Gereja Pantekosta Indonesia Banjar Tengah, Gereja Santo Emma Theodore Banjar Tengah, GKPB Mandira Asih TegalBadeng Timur, GPIB Jemaat Maranatha Tegal Badeng Barat, GKPB Zion Banjar Melaya Krajan dan GKPB Gilimanuk.
Wabup Kembang mengatakan monitoring malam Natal ini sudah tradisi dan rutin digelar bersama jajaran Forkopimda. Tujuannya untuk memastikan keamanan dan kelancaran malam Natal bagi umat Kristiani Jembrana. Saat itu ia juga mengucapkan selamat merayakan Natal dan Tahun Baru serta diberikan kegembiraan dengan penuh suka cita menyambut Natal. ‘’Semoga berkah Natal menuntun kita senantiasa damai dan shanti. Dan semoga tahun baru nanti kita bersama-sama membangun Jembrana lebih hebat lagi ke depan. (ad612)
Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wabup Made Kembang Hartawan.
Dimotori Generasi Milenial
’’Matatah’’ Massal Gratis di Pasraman Santhi Yadnya
MATATAH massal gratis digelar Selasa (24/12) di Pasraman Santi Yadnya, Banjar Tegalasih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana. Karya manusa yadnya ini diikuti 27 orang. Upacara ini dihadiri Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, mantan Bupati Jembrana Ida Bagus Indugosa, PHDI Kabupaten Jembrana, Peradah Bali, Kantor Agama Jembrana, panglingsir puri dan jajaran terkait. Selain dari sekitar Kecamatan Negara dan Jembrana, matatah massal yang diinisiasi yowana Puri Beraban bekerja sama dengan DPK Peradah Jembrana dan penyuluh agama Hindu Jembrana ini diikuti peserta dari berbagai wilayah, termasuk dari Gilimanuk. Para peserta tidak dikenakan biaya alias gratis. Para peserta juga dibagikan buku Bhagawad-Gita dari Pasraman Santhi Yadnya. Selama pelaksanaan matatah, juga diisi dengan berbagai kesenian mulai tari-tarian hingga bondres. Selain itu juga diisi dengan dharma wacana dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana I.B. Rimbawan dan PHDI Jembrana
Wayan Windra tentang makna dan filosofi yadnya. Kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan dan Ketua Pasraman Santhi Yadnya IGAK Suryawantara ditandai dengan peniupan Sangkakala. Ketua Panitia A.A. Bagus Hendra S. Putra mengatakan, melalui kegiatan ini para generasi muda menginginkan agar setiap kegiatan yadnya tidak mesti mahal dan merepotkan, tetapi bisa dibuat simpel dan meringankan beban. ‘’Anak muda sekarang cenderung takut dengan yadnya. Di sini kami memberi contoh, pada generasi umat Hindu dengan kita menyelesaikan yadnya tidak mesti mewah, mahal dan ribet. Tetapi simpel dan sederhana sesuai tingkatan,’’ ujarnya. Sekretaris Panitia I Gusti Ngurah Prama Yudistira, S.E. menambahkan, dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh generasi muda ini ke depannya juga bisa diterapkan di semua lini kehidupan masyarakat adat Bali. Baik di desa adat, pura maupun dadia. ‘’Panglingsir bisa memberikan kesempatan anak muda untuk ikut serta
MATATAH MASSAL – IGAK Suryawantara bersama Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan membuka upacara ‘’matatah’’ massal gratis di Pasraman Santhi Yadnya ditandai dengan meniup Sangkakala. untuk berperan dalam upacara agama, beri anak muda tanggung jawab dalam kegiatan adat, beri anak muda kesempatan dalam kegiatan agama, niscaya kami pemuda Hindu akan bisa membawa Bali ke era keemasannya,’’ tegasnya. Ketua DPK Peradah Jembrana I Putu Ferry Priyandana mengatakan, karya matatah
massal gratis ini merupakan kerja sama antara DPK Peradah dan Pasraman Santhi Yadnya Jembrana dengan harapan membantu dan meringankan beban umat. Panglingsir Puri Beraban yang juga Ketua Pasraman Santi Yadnya, IGAK Suryawantara, mengucapkan terima kasih kepada DPK Peradah
Jembrana, penyuluh agama Hindu, Puskor Hindunesia dan pihak-pihak yang telah menyukseskan matatah massal gratis ini. Suryawantara berharap kegiatan ini berjalan berkesinambungan dan mengajak umat menyatukan visi agar semakin banyak program yang dilaksanakan demi kemajuan umat. (kmb26/k250)
Leasure itu hanya dilakukan oleh kalangan
masyarakat middle up (menengah atas) tetapi komposisi pasar di Indonesia yang terbesar adalah middle down (menengah ke
bawah), dan mereka konsumsinya masih didominasi untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. ‘’Jadi hal ini mengasumsikan bahwa, mereka (middle down) tidak belanja karena
memang tidak memiliki uang,’’ ungkapnya. Agra Putra juga mengungkapkan, wisata yang dilakukan oleh kalangan middle up, ternyata lebih banyak dilakukan ke luar
Indonesia. Terutamanya sejak harga tiket domestik menjadi mahal. ‘’Jadi mereka lebih memilih ke luar dibandingkan berwisata di dalam negeri,’’ pungkasnya. (kmb42)
Lapangan usaha pertanian, meskipun persentase pertumbuhannya hanya 4,80 persen, namun kontribusinya terhadap PDRB sebesar Rp8,82 triliun, tertinggi kedua. Transportasi dan pergudangan juga berkontribusi besar terhadap PDRB
Bali karena nilainya mencapai Rp6,21 triliun. Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan (BI KPw) Provinsi Bali Trisno Nugroho memproyeksi tahun 2020 ekonomi Bali tumbuh 5,70 persen sampai 6,10 persen, lebih tinggi dari prediksi pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2019 yaitu 5,40 persen – 5,80 persen. ‘’PDRB lu-
mayan kuat, inflasi terkendali sesuai target, tingkat kemiskinan terendah setelah DKI yaitu 3,79 persen, tingkat pengangguran terendah se-Indonesia 1,19 persen, pertumbuhan ekonomi bagus dan inklusif,’’ bebernya. Ia menampik, jika terjadi perlambatan di tahun 2019. Karena pertumbuhan tahun ini dengan membandingkan
dengan tahun 2018, yang mana pada saat itu ada event besar di Bali yaitu IMF-WB dan pilgub, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi cukup tinggi yaitu 7,59 persen. Pada 2019, pertumbuhan kembali ke titik normal, sehingga terkesan melambat. ‘’Pada 2018, menghadapi IMF-WB, investasi masif untuk mendukung gelaran
IMF–WB, makanya menjelang IMF–WB hingga gelaran selesai, investasi tumbuh besar,’’ imbuhnya. Berbeda kondisinya dengan 2019, investasi tidak semasif 2018. Namun, ia optimis, tahun 2020, investasi akan kembali menggeliat seiring dengan meningkatnya jumlah wisman. (kmb42)
Komposisi Pasar
Tertinggi Kedua
KAMIS KLIWON, 26 Desember 2019
BALI BRAND
Seeyman Band
Babi Guling Bu Oka
Tak Mau Gunakan Bumbu Instan
BABI GULING, kuliner khas Bali, sudah sangat terkenal hingga ke mancanegara. Pedagang babi guling mudah ditemui di sejumlah wilayah di Bali. Termasuk di kawasan pariwisata, seperti Ubud. Karena itu banyak wisatawan yang datang ke Ubud untuk membeli babi guling. Babi Guling Bu Oka salah satunya. Wisatawan rela antre untuk mencoba kelezatan babi guling Bu Oka. Saking terkenalnya, kuliner khas Bali ini menjadi ikon bagi kawasan wisata Ubud. Meski diminati banyak wisatawan, kuliner milik wanita bernama lengkap A.A. Oka Sinar ini tetap konsisten menjaga kualitas rasa masakan dengan menggunakan bumbu Bali. Ia menuturkan bahwa usahanya yang sekarang ini hanya melanjutkan usaha milik mertua. ‘’Dulu mertua berjualan di sana (Pasar Ubud),’’ ucap Bu Oka kelahiran Desember
BALI BRAND - Bu Oka saat menerima Anugerah Bali Brand yang diserahkan Gubernur Bali Wayan Koster, Jumat (20/12) lalu. 1945 itu. Selain berjualan di pasar, kala itu Bu Oka juga berjualan di tempat tajen. Demikian pula panglingsir Puri Saren Ubud Tjokorda Gde Putra Sukawati juga memintanya untuk tetap
berjualan di balai banjar dekat Puri Saren Ubud. ‘’Kala itu panglingsir Puri Tjokorda Putra meminta berjualan di Balai Banjar Tengah Ubud sekitar tahun 1980-an,’’ katanya. Kala itu bersamaan den-
gan Ubud yang baru melejit sebagai kawasan desa wisata, sehingga Bu Oka langsung mendapat langganan warga negara asing yang tengah berlibur ke Ubud. ‘’Tjokorda Putra yang memperkenalkan kuliner saya ke wisatawan, sampai sekarang menjadi langganan,’’ katanya. Sampai saat ini ia tidak mau menggunakan bumbu instan. ‘’Rempah-rempah saya ambil dari Klungkung,’’ katanya. Ia pun kini memiliki tiga restoran di seputaran Ubud. ‘’Kalau musim sekarang, tamu China yang banyak. Eropa ada juga,’’ katanya. Berkat usahanya itu Babi Guling Bu Oka diberikan Anugerah Bali Brand oleh Kelompok Media Bali Post. Dia salah satu dari tujuh penerima anugerah itu yang diserahkan Gubernur Bali Wayan Koster serangkaian acara pidato akhir tahun 2019 di Taman Budaya Bali, Jumat (20/12) lalu. (nik)
p S Cricket Kembali
Bali Post/win
BELANTIKA musik Bali akan diramaikan oleh kehadiran salah satu grup musik pendatang baru. Mengusung genre slow rock, Seeyman Band kini telah mempersiapkan single perdananya. Bahkan, segala persiapan telah dilakukan untuk memperkenalkan single mereka ke publik. Tepatnnya pada 18 Januari 2020, single yang berjudul ‘’Muani Berharap’’ akan resmi di-launching yang dimeriahkan sejumlah band indie Bali.
Dipertandingkan di PON Bali Post/wan
BERSAMA - I Kadek Irwan Setiawan (tengah) bersama I Gusti Putu Ayu Susilawati Wida Lestari dan Febriyanti Angghita Putri.
I Kadek Irwan Setiawan Dkk.
Berjaya di Jaysco 2019 DI TENGAH kesibukannya menyiapkan skripsi untuk menuntaskan pendidikan Strata 1 (S-1) di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa (FKIK Unwar), I Kadek Irwan Setiawan dkk. berhasil menorehkan prestasi tingkat Nasional. Mereka menyabet juara I Lomba Poster Publik dalam ajang Jaysco (Jenderal Achmad Yani Scientific Competition) yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani, Cimahi-Bandung pada 5-8 Desember lalu. Prestasi gemilang ini diraihnya bersama tim yaitu I Gusti Putu Ayu Susilawati Wida Lestari (semester III) dan Febriyanti Angghita Putri Duarsa (semester III). Meskipun Irwan -- sapaan akrabnya -- saat ini menginjak semester VII, namun tekadnya untuk bisa mengharumkan kampus tercintanya di tingkat regional, nasional, bahkan internasional sangatlah tinggi. Ditemui di kampus Unwar, belum lama ini, Irwan mengatakan kompetisi ini cukup banyak menarik minat para mahasiswa kedokteran di Indonesia. Terbukti, sebanyak 64 karya lomba poster publik dari 25 universitas ternama di Indonesia ikut berpartisipasi yang siap untuk dilombakan. FKIK Unwar mengirim tiga tim dan satu tim masuk dalam 10 besar babak penyisihan. Sebagai ketua tim, Irwan menyampikan bahwa timnya diberikan waktu 2-3 minggu untuk mempersiapkan presentasi di depan dewan juri. ‘’Jadi untuk posternya kami mengambil tema kardio respirasi, jantung dan pernapasan. Kami fokus mengambil tentang pernapasan, yaitu dengan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis - red), karena bagi orang awam mereka tidak tahu bahwa penyakit ini sangat mematikan,’’ ujarnya. Dengan prestasi yang diraihnya ini, Irwan berharap agar teman-teman mahasiswa lainnya termotivasi untuk tetap mengukir prestasi demi almamater tercinta. (win)
Denpasar (Bali Post) Awalnya, 10 cabor termasuk cricket bakal dicoret pada pelaksanaan PON Papua 2020 mendatang. Kenyataannya, kabar terakhir muncul cricket kembali dipertandingkan. Karena itu, KONI Bali belum berani memastikan berapa jumlah cabor yang dicoret. Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi di Denpasar, Rabu (25/12) kemarin menerangkan, sebelumnya kesepuluh cabor yang dicoret adalah balap sepeda, bridge, cricket, dansa, gateball, petanque, ski air, soft tenis, tenis meja dan woodball. Suwandi menilai keputusan pencoretan ini belum final, sebab ke depan bisa saja kembali dipertandingkan, dengan mengambil venue di luar Bumi Cendrawasih. ‘’Kami di KONI Bali sifatnya hanya menunggu keputusan dari pusat,’’ ujarnya. Ia mengaku pencoretan cabor berdampak pada perolehan medali kontingen Bali. Apalagi sederet cabor menjadi andalan
Bali dan tambang emas seperti woodball, gateball, dansa dan petanque. Sementara jika resmi dicoret, Bali bertumpu pada cabor judo, silat, tembak, dan balap motor. Suwandi menyebutkan, total atlet yang mengantongi tiket PON 194 atlet. Hanya, katanya, dampak pencoretan cabor, ditambah skala prioritas atlet yang diterjunkan ke PON, maka otomatis akan terjadi pemangkasan atlet. Dijelaskannya, atlet yang lolos PON ada yang melalui Pra-PON event Kejurnas atau pembagian wilayah (zona). Oleh sebab itu, Suwandi mengagendakan akan bertemu dengan Pengprov cabor, guna membahas atlet yang lolos PON, berikut peluang mendulang medali. ‘’Kami sepakat mengirim atlet yang hanya punya kans merebut medali,’’ tuturnya. Yang jelas, mulai Januari 2020 sudah bisa dimulai TC desentralisasi, try in dan try out. ‘’Kami juga memikirkan soal dana terkait pemberangkatan atlet ke PON,’’ terangnya. (022)
CRICKET - Pemain cricket Bali.
Hadirkan ’’Slow Rock’’ Berbahasa Bali
Bali Post/ist
Band yang bermarkas di Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Badung ini diperkuat oleh Pangot (vokal), Tu Bolot (rhytem), Gunk Putra (drum), Putu Giri (bass), dan Tuyogisexbrenx (lead gitar/melody). Meskipun baru terbentuk setahun lalu, mereka memiliki tekad kuat untuk meramaikan belantika musik, sekaligus melestarikan seni musik berbahasa Bali. ‘’Meskipun aliran musik kami rock, namun kategorinya slow rock dan tetap menggunakan lirik berbahasa Bali. Kami punya prinsip, kalau bukan kita sebagai generasi muda Bali yang melestarikan bahasa Bali, siapa lagi,’’ tandas Pangot, Rabu (25/12) kemarin.
Terkait dengan single ‘’Muani Berharap’’, Pangot membocorkan bahwa lagu perdananya ini mengisahkan tentang seorang lelaki yang sudah lama berpacaran, namun tidak disetujui oleh orangtua pacarnya. Meskipun demikian, karena saling menyayangi dan mencintai, mereka akhirnya nekat tinggalkan rumah dan tinggal berduaan dalam satu kos. Lambat laun, akhirnya mereka disetujui untuk menikah. ‘’Kami berharap kehadiran kami nanti bisa diterima oleh masyarakat Bali. Sehingga kami terus bisa berkarya untuk meramaikan belantika musik Bali demi kejayaan musik Bali ke depannya,’’ pungkasnya. (win)