Skip to main content

Edisi Selasa 26 Maret 2019 | balipost.com

Page 1

Bali Post

balipost http://facebook.com/balipost

SEJAK 1948

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Bawaslu Jangan Tambah Kegaduhan

Bali Post/ant

PAPUA - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat melaksanakan kampanye terbuka di Merauke, Papua, Senin (25/3) kemarin. Pada hari kedua kampanye terbuka Prabowo Subianto menyapa pendukungnya di kawasan Indonesia Timur yaitu Merauke, Papua.

Jakarta (Bali Post) Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar menyatakan Bawaslu telah menemukan banyak unsur yang tidak sesuai dengan Undangundang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu). Fritz menjelaskan pelanggaran yang terjadi pada kampanye Jokowi dan Prabowo. Salah satunya peserta yang membawa anak-anak. Lalu ditemukan banyak aparatur sipil negara (ASN) yang ikut kampanye. Juga para pejabat negara seperti kepala daerah yang ikut kampanye masih menggunakan fasilitas negara, seperti kendaraan dinas. Atas tudingan itu, Wakil Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Hidayat Nur Wahid, mengingatkan tuduhan pelanggaran kampanye terbuka yang disampaikan Bawaslu jangan sampai menambah kegaduhan. ‘’Bawaslu perlu menyampaikan pelanggarannya itu apa. Jangan ngambang. Pelanggarannya apa, di mana, dan apakah itu pelanggaran atau bukan pelanggaran. Penting Bawaslu menyampaikan pada tingkat akurasi paling tinggi dan dengan penyelesaian yang paling objektif dan paling adil,’’ ucap Hidayat Nur Wahid, Senin (25/3) kemarin. Sementara itu, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, membantah tuduhan Bawaslu. Dia mengatakan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf selama ini selalu patuh pada aturan. ‘’Saya kira kita kan juga tahu bahwa ada undang-undang,’’ kata Ace. Mengenai tuduhan penggunaan fasilitas negara seperti pesawat kepresidenan yang dipakai Jokowi, Ace mengatakan sebagai capres petahana, fasilitas negara selalu melekat dengan protokoler dan keamanan sesuatu yang diatur. ‘’Saya kira kita kan juga tahu bahwa ada undang-undang yang menyatakan bahwa hal-hal yang melekat dengan Presiden terutama terkait protokoler dan keamanan sesuatu yang diatur oleh undang-undang anggap sebagai sebuah fasilitas negara dan itu secara tegas sudah pernah disampaikan oleh Ketua KPU sendiri,’’ ucap Ace. (kmb4)

Bali Post/ant

JEMBER - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyapa simpatisan pendukungnya di Jember Sport Garden, Ajung, Jember, Jawa Timur, Senin (25/3) kemarin. Jokowi menyerukan kepada ribuan orang yang hadir di kampanye terbuka itu untuk tidak percaya pada berita hoax.

Gunaksa, Alternatif Lokasi Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali

Presiden Siap Bantu Dana APBN

DISERAHKAN - Sumbangan pembaca Bali Post, Suara NTB dan pemirsa Bali TV, Senin (25/3) kemarin diserahkan ke korban gempa yang diterima langsung oleh Kades Pesanggrahan H. Badrun.

Sumbangan Pembaca Bali Post Diserahkan PEMBACA Bali Post, pemirsa Bali TV dan Suara NTB, Senin (25/3) kemarin diserahkan kepada korban gempa di Lotim. Bantuan diserahkan ke wilayah Kecamatan Montong Gading tepatnya Desa Pesanggrahan yang menjadi lokus terparah gempa beruntun yang berkekuatan 5,8 SR dan 5,2 SR tersebut. Bantuan diterima Kepala Desa Pesanggrahan H. Badrun bertempat di Kantor Desa Pesanggrahan. Bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji, selimut, terpal, pakaian layak pakai dan beberapa jenis bantuan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat korban selama berada di tenda-tenda pengungsian. H. Badrun mengatakan mengapresiasi atas bantuan pembaca Bali Post, Suara NTB dan pemirsa Bali TV. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakatnya yang saat ini masih tinggal di tenda-tenda pengungsian. Bantuan ini nantinya akan dibagi ke enam dusun yang ada di Desa Pesanggrahan, di antaranya Dusun Solong Lauk, Solong Daye, Pesanggrahan, Kanjol Jawa, Bangle, dan Lunggu. Ia menyatakan bantuan ini akan meringankan beban masyarakat. ‘’Kepedulian masyarakat ini sangat kami apresiasi. Perekonomian masyarakat masih belum normal, adanya makanan siap saji ini sangat bermanfaat,’’ ucapnya dengan penuh rasa syukur. (kmb)

Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali digulirkan Wayan Koster ketika masih menjadi calon Gubernur Bali. Kini setelah menjabat, Koster kembali menyampaikan bahwa itu menjadi programnya. Bahkan, ia ungkapkan ketika bertatap muka dengan Presiden Jokowi di Ardha Candra, Jumat (22/3) lalu. Ketika itu Koster mengutarakan rencana pembangunan Pusat Kebudayaan Bali. Nantinya, Pusat Kebudayaan Bali akan diisi dengan panggung terbuka, museum tematik, gedung seni multifungsi dan sarana budaya lainnya secara terintegrasi. Gubernur Wayan Koster menyatakan ada dua lokasi yang kini sedang menjadi penjajakan untuk pembangunan Pusat Kebudayaan Bali. ‘’Ini sedang memilih lokasi, tadinya ada rencana lokasi di Padanggalak. Ada tanah Pemprov di sana 9 hektar, tapi secara alam niskala kurang pas sehingga enggak jadi pakai itu,’’ ujar Koster ketika ditanya mengenai kelanjutan rencana Pusat Kebudayaan Bali di Praja Sabha Kantor Gubernur, Senin (25/3) kemarin. Menurut Koster, sudah ada satu alternatif lokasi yang bagus yaitu menggunakan lahan nganggur di Gunaksa. Lahan bekas galian C itu kini tidak bisa diberdayakan secara aktif oleh masyarakat untuk kepentingan ekonomi lantaran sudah rusak. Daripada tidak berfungsi, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini menilai bagus sekali jika bisa diberdayakan untuk Pusat Kebudayaan Bali. Apalagi luasnya mencapai ratusan hektar, serta cukup strategis dan mudah dijangkau karena terletak di pinggir Jalan By-pass IB Mantra. ‘’Itu ada tanah milik masyarakat, tapi sudah tidak bisa diapa-apain. Kemudian juga ada tanah negara, statusnya sekarang sedang ditelusuri oleh Badan Aset dan juga Badan Pertanahan Provinsi Bali,’’ jelasnya. Koster menyatakan cenderung

memilih di Gunaksa. Secara kebetulan berada di wilayah Klungkung, sehingga dapat sekaligus menjadi upaya Pemprov untuk mengembalikan Klungkung sebagai pusat kebudayaan. Di sisi lain, kebutuhan adanya Pusat Kebudayaan Bali yang lebih memadai dari segi kapasitas dan kawasan juga sudah semakin meningkat. ‘’Kita memerlukan panggung terbuka yang kapasitasnya lebih besar, yang di Ardha Candra itu kapasitasnya cuma 8 ribu, sudah kecil, sumpek juga kawasannya, enggak memadai lagi. Jadi saya kira kita sudah harus memikirkan wilayah yang lebih luas jangkauannya, kapasitasnya,’’ terang mantan anggota DPR-RI ini. Koster menambahkan, panggung terbuka akan dibangun dengan kapasitas 20-25 ribu. Kemudian dibangun pula gedung seni multifungsi, museum tematik, dan sarana-prasarana budaya lainnya secara terintegrasi dalam Pusat Kebudayaan Bali. Jika masalah lahan sudah teratasi, pihaknya akan melanjutkan dengan melaksanakan studi kelayakan. ‘’Presiden akan membantu dari APBN untuk pembangunan. Bisa full, bisa sharing. Ketika saya mendampingi dari Ardha Candra ke bandara, beliau mengatakan akan membantu,’’ pungkasnya. (kmb32)

Bali Post/dok

KLUNGKUNG - Eks galian C Gunaksa, Klungkung. Foto udara ini diambil wartawan Bali Post 11 tahun lalu.

Difasilitasi KPU Bali

Dana Iklan Kampanye Calon DPD Bali Rp 2,1 M

Denpasar (Bali Post) KPU Bali memfasilitasi calon DPD Provinsi Bali untuk memasang iklan kampanye melalui media cetak, elektronik dan online. Untuk iklan kampanye di media cetak dan elektronik, dananya mencapai Rp 3.710.700.000. Namun yang sudah direalisasikan melalui tender untuk fasilitasi kampa-

nye calon DPD-RI di media cetak dan elektronik sebesar Rp 2.116.860.000. Tender tersebut dimenangkan perusahaan dari luar Bali. Pejabat Pembuat Komitmen KPU Provinsi Bali I Gede Wiratha menjelaskan, proses tender iklan kampanye itu wajib dilakukan. Alasannya, nilai pagu anggarannya di

atas Rp 200 juta. Pemenang tender nantinya harus menyampaikan bukti-bukti pemuatan atau penayangan di media massa. Sedangkan untuk penunjukkan media dilakukan berdasarkan keputusan pleno komisioner. ‘’Kita pakai lelang cepat. Dilihat dari harga terendah kita verifikasi 3 penyedia. Kita undang ke

sini (KPU Bali). Dari 3, hanya 1 yang hadir ke sini. Itu yang penawar kedua,’’ jelasnya. Adapun jumlah media cetak dan elektronik yang dilibatkan mencapai 23 media. Terdiri dari 10 media cetak, 4 televisi, dan 9 radio. Sedangkan untuk media online, Wiratha menyebutkan alokasi anggarannya sekitar Rp 159 juta. Namun

serapannya bisa lebih rendah dari itu karena sesuai juknis hanya ada 5 media online yang dilibatkan. Untuk sisa anggarannya akan dikembalikan ke kas negara. Ia juga menjelaskan, proses tender untuk memfasilitasi kampanye calon DPD-RI di media cetak dan elektronik diawali dengan survei harga.

‘’Setelah mendapatkan HPS, Tim Pengadaan dari ULP lalu mengunggah secara online di LPSE untuk selanjutnya dilakukan penawaran,’’ katanya. Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan meminta para peserta pemilu tepat waktu dalam melaksanakan kampanye rapat umum. Lantaran ada banyak

calon, peserta pemilu juga diharapkan tidak hanya memaksakan pemasangan iklan pada media tertentu saja. Misalnya hanya mau memasang di satu koran. Kemudian untuk para pemilik media, pihaknya meminta agar bisa menaati kesepakatan maksimal spot yang harus ditayangkan. (kmb32/kmb16)


2

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

FIGUR Tingkatkan Sinergi MENGHADAPI persaingan yang semakin kompetitif di era globalisasi ini, koperasi yang merupakan dasar pengembangan kekuatan ekonomi rakyat harus mampu melakukan kolaborasi yang kuat antarkoperasi sesuai dengan prinsip koperasi itu sendiri. Para pengurus, anggota, dan karyawan harus memperkuat solidaritas, kebersamaan, dan rasa gotong royong untuk meningkatkan sinergi demi kemajuan koperasi untuk perekonomian Bali yang lebih baik ke depan. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bali I Gede Indra Dewaputra menegaskan hal itu saat menggelar kegiatan “Apresiasi Koperasi Untuk Negeri”, serangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional yang ke-72 di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Minggu (24/3) lalu. Dengan meningkatkan sinergi, katanya, maka akan terwujud era baru gerakan koperasi Indonesia yang kuat sebagai dasar pengembangan kekuatan ekonomi rakyat yang mampu mendorong pembangunan ekonomi nasional secara mandiri, berkeadilan sosial, dan berkelanjutan. Ditegaskan, koperasi memiliki prinsip dari kita, oleh kita dan untuk kita, demi kesejahteraan anggota dan keluarga. Lewat koperasi perekonomian di Bali akan tetap eksis. Saat ini jumlah koperasi di Bali sebanyak 4.882 unit, dengan aset Rp 13,6 triliun. Sementara total anggotanya berjumlah 1.088.000 anggota. Jumlah ini paling tinggi dibandingkan jumlah anggota koperasi di daerah lainnya di Indonesia. “Dengan jumlah anggota yang besar, kita harapkan ke depan transaksi anggota terhadap koperasinya meningkat, dan koperasi juga bisa memberikan manfaat kepada anggotanya,” tegasnya. (win)

Pembuang Bayi Dihukum Tujuh Tahun Denpasar (Bali Post)Peringatkan keras disampaikan hakim bagi orangtua yang nekat membuang bayinya. Majelis hakim pimpinan Ni Made Purnami, Senin (25/3) kemarin, tak segan-segan menghukum terdakwa Tissa Agustin Sanger karena membuang darah dagingnya sendiri, dengan pidana penjara selama tujuh tahun. Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar tersebut, majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 80 ayat 4 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain dipidana penjara selama tujuh tahun, terdakwa juga dihukum membayar denda Rp 20 juta, subsider dua bulan kurungan. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan jaksa. JPU Ni Wayan Erawati Susina sebelumnya menuntut supaya terdakwa dihukum selama 10 tahun. (kmb37)

Bali Post/win

HIPAKAD - Jajaran DPD Hipakad Bali saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Senin (25/3) kemarin.

Hipakad Bali akan Gelar ”Kartini Go Surf”

Denpasar (Bali Post)Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) Provinsi Bali akan menggelar “Kartini Go Surf” di Pantai Legian, Kuta, Sabtu (20/4) mendatang. Event yang bekerja sama dengan Magic Wave ini untuk menggelorakan olahraga surfing di kalangan wanita dan untuk menampung minat dan bakat generasi muda yang gemar olahraga surfing, serta ikut membantu pemerintah dalam program mengolahragakan masyarakat. Menariknya, peserta surfing akan mengerahkan surfer girl dengan menggenakan kebaya. Ketua Panitia Herry Boedi Oetomo saat berkunjung ke Kantor Bali Post, Senin (25/3) kemarin, mengatakan Hipakad Bali berdiri sejak tahun 2017 dan telah terdaftar serta mengantongi izin dari Menkumham dan Kesbangpol Provinsi Bali. Jumlah anggotanya mencapai ribuan anggota di seluruh Bali. Namun Hipakad yang sudah dilantik, yaitu DPC Kabupaten Jembrana dan DPC Kabupaten Buleleng. Sedangkan DPC di kabupaten/ kota di Bali lainnya akan segera dilantik. Serangkaian event “Kartini Go Surf”, berbagai kegiatan akan digelar. Seperti fun surf dan lomba fotografi yang diikuti oleh non-surfer dan fotografer. Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada non-surfer dan fotografer untuk melakukan pengambilan foto surfing. Hasil foto akan dikumpulkan, dinilai dan dipilih tiga foto terbaik. “Kami berharap event ini disambut baik oleh masyarakat Bali. Sebab, tujuan kami menggelar event ini adalah untuk menjalin persaudaraan sesama penggemar surfing sekaligus sarana promosi bagi pengusaha yang bergerak di bidang surfing. Di samping juga ikut menyampaikan pesan bahwa Bali aman untuk dikunjungi, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali,” tegas Herry Boedi. (win)

Topik : DIBANGUN PUSAT KEBUDAYAAN BALI DI GUNAKSA

Bali Post/sue

UNBK - Siswa kelas XII SMK PGRI 4 Denpasar saat menjalani UNBK di hari pertama, Senin (25/3) kemarin.

Ikuti UNBK

Siswa SMK Tak Dibebani Biaya Tambahan SISWA SMK di Kota Denpasar sejak Senin (25/3) kemarin menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pelaksanaan UNBK berjalan lancar. Soal Bahasa Indonesia yang diujikan kemarin dinilai siswa cukup mudah. “Hampir 80 persen bisa menjawab,” tegas Kartini, peserta UNBK di SMK PGRI 4 Denpasar. Kartini bersama rekan-rekannya mengaku tak lagi merasa waswas menjalani UNBK, karena pihak sekolah sudah memberikan empat kali simulasi UNBK serta terbiasa menjalankan tugas dengan komputer. Hal serupa juga diungkapkan siswa SMK Dwijendra Denpasar, Pertiwi. Dia mengaku bisa menjawab soal dengan benar sekitar 80 persen, hanya sebagian materi belum diajarkan tuntas oleh gurunya. Pengamat pendidikan yang juga Pengurus Kota PGRI Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. membenarkan adanya keluhan dari sejumlah guru, mengingat jadwal UNBK lebih awal

dibandingkan tahun lalu. Hal ini menyebabkan tidak semua materi di kelas XII bisa diajarkan secara intensif. Paling bagus, kata dia UNBK digelar akhir April atau awal Mei, setelah USBN dan UKK. Kendati begitu, ia mengaku UNBK jauh lebih nyaman bagi siswa dan sekolah. Suarya menambahkan, UNBK hanya memerlukan lima hingga enam pengawas, kepanitiaan lebih ramping, dengan syarat sarana komputer memadai tersedia di sekolah. Oleh karena itu, ia menyarankan pemerintah membantu pengadaan komputer secara bertahap untuk semua sekolah agar bisa menggelar UNBK secara mandiri. Suarya yang juga Kepala SMK PGRI 4 Denpasar ini mengatakan, UNBK di sekolahnya diikui 276 siswa. Rinciannya, 108 siswa dari Program Akomodasi Perhotelan, 142 siswa dari Program Jasa Boga dan 26 siswa Multimedia yang dibagi menjadi dua shiff. Pihaknya memerlukan 95 unit

komputer dan lima server, tanpa membebani siswa dengan biaya tambahan. SMK PGRI 4 Denpasar tak lagi menyiapkan genzet karena mempercayakan suplai listrik kepada PLN. Alasannya, tak mau memberatkan siswa karena diyakini pemerintah dipastikan juga berkoordinasi dengan PLN. Menurut Suarya, para siswa secara mental dan materi tampak nyaman mengerjakan soal karena sudah akrab dengan IT. Sekalipun UNBK tak menentukan kelulusan, ia tetap memotivasi siswanya mengejar nilai tinggi di UNBK. Mereka sudah menjalani USBN dengan baik dan UKK 8-27 Februari lalu. Usai UNBK, siswanya akan mejalani uji kompetensi oleh LSP Darma Mandala Internasional. Sertifikat LSP ini merupakan modal bagi lulusannya untuk mencari kerja. “Usai UNBK, sebagian siswa langsung bekerja di dunia industri sambil menunggu pengumuman kelulusan. Inilah hebatnya SMK, dia harus siap

kerja. Kalau gagal, itu artinya SMK gagal mendidik mereka menjadi SDM siap pakai,” tegasnya. Suarya mencontohkan, setiap tahun hasil pelacakan alumninya menunjukkan 80 persen bekerja, sisanya melanjutkan dan membuka usaha online. Makanya ia optimis tahun ini bisa merekrut 12 kelas dengan tambahan membangun lab kitchen bertaraf internasional. Selain sebagai sekolah rujukan nasional, SMK PGRI 4 Denpasar juga menjalin sister school dengan sekolah di Thailand. Sementara itu, UNBK di SMK Dwijendra Denpasar diikuti 90 siswa untuk Program Akuntansi, TKJ dan Akomodasi Perhotelan. Sekolah ini sampai menyewa genzet guna mengantisipasi listrik padam. Kepala SMK Dwijendra Denpasar Ida Bagus Dwi Oka Putra, S.Si., M.Kom. mengatakan, langkah ini diambil guna menjamin kenyamanan peserta UNBK tanpa membebani biaya tambahan kepada siswa. (sue)

Pansus Dorong Renovasi Gedung Sekolah

Denpasar (Bali Post) Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Denpasar, Panitia Khusus (Pansus) XXIII DPRD Kota Denpasar melihat masih banyak gedung Sekolah Dasar (SD) yang rusak. Bahkan ada beberapa gedung SD yang kurang layak pakai. Karena itu, Pansus mendesak eksekutif untuk melakukan renovasi. Ketua Pansus XXIII Wayan Sutama mengatakan hal itu saat membacakan laporan pansus terkait Ranperda LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018 dalam sidang intern DPRD, Senin (25/3) kemarin. Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Denpasar IGN Gede didampingi Wakilnya, Wayan Mariyana Wandira, tersebut mengagendakan penyampaian laporan Pansus XXIII atas

pembahasan Ranperda LKPJ. Dalam kesempatan tersebut, Wayan Sutama mengatakan, sesuai dengan UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, DPRD berwenang

meminta laporan LKPJ kepada kepala daerah. Menyikapi laporan LKPJ dari kepala daerah, pihaknya di pansus sudah melakukan pembahasan secara intern. Hasil pembahasan tersebut disampaikan kepada pimpinan dewan dalam bentuk laporan pansus yang selanjutnya akan menjadi rekomendasi dewan. Pada laporan pansus kemarin terdapat beberapa usul dan saran kepada eksekutif dalam upaya perbaikan Denpasar ke depan. Misalnya dalam masalah pendidikan. Dikatakan, keberhasilan pendidikan berbanding lurus

dengan keberhasilan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemkot Denpasar diminta selalu memberikan perhatian yang besar terhadap bidang pengembangan kualitas layanan pendidikan. Ada beberapa hal urgent yang menjadi catatan dan harus diperhatikan oleh Pemkot Denpasar. Saat ini masih banyak gedung sekolah yang rusak, terutama gedung SD. Selain itu, juga mendesaknya kebutuhan sekolah baru di jenjang pendidikan SMP. Demikian pula guru yang mengajar di satu sekolah

dalam jangka waktu lama. Melihat kondisi itu, pansus berharap Pemkot Denpasar melakukan beberapa langkah strategis. Di antaranya, segera merenovasi sekolah rusak, penambahan ruang kelas dan gedung baru. Pemkot Denpasar juga diharapkan melakukan penyegaran terhadap guru-guru yang sudah lama di satu sekolah. (kmb12) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Pemkot Serahkan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2018

Kepala BPK RI Bali Harapkan Denpasar Pertahankan WTP LAPORAN keuangan Pemerintah Kota Denpasar Tahun Anggaran 2018 diserahkan Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara kepada BPK RI Perwakilan Bali di Kantor BPK RI Perwakilan Bali, Renon, Denpasar, Senin (25/3) kemarin. Penyerahan laporan ini didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Kepala Inspektorat Denpasar I.B. Sidharta diterima Kepala BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto. Pada kesempatan tersebut, Kepala BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto berharap Pemkot Denpasar dapat mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih enam kali berturut-turut. Laporan keuangan Pemkot Denpasar yang diterima kali ini akan dilakukan pemeriksaan selama 30 hari. “Setelah penyerahan laporan ini, kami akan segera menyampaikan laporan pemeriksaan kepada DPRD dan Pemkot Denpasar,” ujarnya. Pemeriksaan laporan keuangan ini akan memberikan opini atas tingkat kewajaran dengan empat kriteria sesuai kepatuhan peraturan perundangundangan. Pihaknya juga mengaku telah melakukan pemeriksaan pendahuluan pada Februari dan diakhiri Maret lalu. “Kami membuka ruang diskusi dan komunikasi bersama

sebagai bahan penyusunan laporan pemeriksaan,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekda Rai Iswara mengatakan, pihaknya telah menyerahkan laporan yang terdiri dari buku rancangan tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 hingga ikhtisar laporan dana desa. Dari laporan ini, Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus berkomitmen dalam menciptakan tata kelola keuangan dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Hal ini diwujudkan dengan penyusunan laporan keuangan tahun anggaran 2018 sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Jaya Negara juga mengapresiasi BPK yang telah melakukan evaluasi terkait dengan program-program yang telah dilaksanakan selama tahun 2018. “Tentu kami sebagai pelayan masyarakat telah berupaya maksimal dalam menjalankan setiap program demi kepentingan masyarakat, dan evaluasi dari BPK tentu menjadi acuan untuk segera kami tindaklanjuti,” ujarnya sembari berharap masukan yang positif terhadap pembangunan di Kota Denpasar yang selalu mengedepankan keterbukaan informasi publik. (ad764)

DITERIMA - Wakil Wali Kota IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Kepala Inspektorat Denpasar I.B. Sidharta diterima Kepala BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto di Kantor BPK RI Perwakilan Bali, Renon, Denpasar, Senin (25/3) kemarin.


BADUNG 3 Sebelas Siswa SMK Absen UNBK

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

Bali Post/par

UNBK - UNBK SMK di Badung yang dilangsungkan Senin (25/3) kemarin.

Mangupura (Bali Post) Seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Badung, Senin (25/3) kemarin melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kendati berjalan lancar, ada sebelas siswa yang absen, tidak dapat mengikuti ujian dengan beragam alasan. Berdasarkan data yang diperoleh, hari pertama UNBK SMK dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, tidak semua siswa bisa ikut ujian. Dari 4.362 siswa yang

terdaftar sebagai peserta di 23 SMK negeri dan swasta, 11 di antaranya absen. Sedangkan hari kedua yakni Selasa (26/3) hari ini, mata pelajaran yang diujikan adalah Matematika. Pada Rabu (27/3) besok mata pelajaran Bahasa Inggris dan Kamis (28/3) mata pelajaran Teori Kejuruan. Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Badung Wayan Dayung membenarkan tidak semua siswa SMK di Kabupaten Badung

mengikuti UNBK di hari pertama. ‘’Empat orang tercatat sedang sakit, enam orang mengundurkan diri, satu karena sudah meninggal. Jadi total sebanyak sebelas tidak ikut ujian,’’ jelasnya. Sejauh ini UNBK berjalan lancar. Tidak ada kendala yang ditemui, termasuk hal teknis. Dia menyebutkan, guna mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik, Disdikpora Provinsi Bali telah berkoordinasi dengan pihak terkait. ‘’Laporan dari

sekolah-sekolah tidak ada gangguan, semua lancar,’’ ucapnya. Di tempat terpisah, Kepala SMKN 1 Petang I Gusti Putu Asih mengaku sempat waswas, mengingat Minggu (24/3) malam hujan deras mengguyur dan listrik padam. Namun pihaknya bersyukur ujian hari pertama berjalan lancar. ‘’Semua siswa hadir pada pelaksanaan UNBK di hari pertama. Kami harapkan sampai hari terakhir lancar,’’ jelasnya. (kmb27)

Bawaslu Kekurangan 344 PTPS Mangupura (Bali Post) -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Badung kesulitan mencari Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Bahkan hingga batas terakhir pembentukan, Bawaslu masih kekurangan 344 orang PTPS. Ketua Bawaslu Badung I Ketut Alit Astasoma mengatakan, sulitnya mencari PTPS lantaran terbentur persyaratan usia yakni minimal 25 tahun dan tamatan minimal SMA/ sederajat sesuai ketentuan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017. Kendati masih kurang, pihaknya tetap melantik 1.069 PTPS terlebih dulu sembari mencari kembali calon petugas yang memenuhi syarat. ‘’Kami kekurangan 344 petugas dari total 1.413 TPS yang ada. Ini karena terbentur syarat minimal umur 25. Kalau dari segi pendidikan, rata-rata memenuhi, bahkan ada yang sudah sarjana,’’ ungkap Alit Astasoma, Senin (25/3) kemarin. Kesulitan mencari pengawas tingkat TPS, kata Alit

Astasoma terjadi di daerah selatan. Sebab, masyarakat usia 25 tahun telah disibukkan berbagai urusan pekerjaan. Sedangkan untuk wilayah Badung Utara seperti Mengwi, Petang, dan Abiansemal, kuota telah terpenuhi. ‘’Yang terkendala adalah Kecamatan Kuta, Kuta Utara, dan Kuta Se-

latan,’’ ucapnya. Sejatinya jumlah pendaftar sudah terpenuhi. Namun saat verifikasi banyak yang terkendala usia dan jenjang pendidikan. Pihaknya telah berkonsultasi hingga ke tingkat pusat terkait persoalan ini. Namun tetap terkendala aturan. ‘’Padahal banyak sarjana yang bermi-

nat, tapi terkendala umur. Karena sekarang kan ratarata usia 22 tahun sudah sarjana,’’ ucapnya. Atas kekurangan itu, Bawaslu Badung tetap diminta berupaya mencari petugas yang memenuhi syarat sampai last minutes meski jika mengacu pada ketentuan, PTPS dibentuk paling lambat 23 hari sebelum pemungutan suara dan dibubarkan paling lambat tujuh hari setelah hari pemungutan suara. ‘’Kami harapkan sebelum masa tenang seluruh petugas sudah mengikuti bimbingan teknis. Jadi sebelum itu jumlahnya harus sudah terpenuhi,’’ katanya. (kmb27)

Bali Post/eka

EKOWISATA - Sejumlah pengunjung menikmati suasana ekowisata di Jempanang, Belok Sidan. Ekowisata terus dikembangkan di wilayah Badung Utara sebagai destinasi alternatif sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Promosi Pariwisata Sasar Generasi Milenial Jepang

Mangupura (Bali Post) Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung dan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung akan melakukan promosi pariwisata ke Jepang. Sasaran promosi yaitu meningkatkan kembali minat wisatawan Jepang dari kalangan milenial untuk mengunjungi Bali. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung I Made

Badra, belum lama ini menuturkan, tahun 1985 turis Jepang pernah booming datang ke Bali. Setelah itu ada pengalihan generasi di Jepang yang berdampak pada penurunan jumlah wisatawan Jepang ke Bali. Saat ini dengan generasi baru di Jepang, perlu pendekatan khusus supaya generasi milenial Jepang tertarik dengan destinasi wisata di Bali.

Diungkapkannya, generasi milenial Jepang sangat menyukai kuliner, fashion, dan musik. ‘’Ini yang akan kita garap lagi untuk meraih pasar Jepang yang akan datang,’’ imbuhnya sembari mengungkapkan, tidak ada target khusus untuk kunjungan wisatawan Jepang. Jepang merupakan market yang potensial, emerging market yang perlu digarap untuk bisa lebih banyak

lagi kunjungan wisatawan dari Jepang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali tahun 2018, kunjungan wisatawan Jepang ke Bali sebanyak 261.666 orang. Dengan jumlah ini, memposisikan Jepang di urutan kelima wisatawan yang terbanyak datang ke Bali. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2017 yang sebanyak 252.998 orang. (kmb42)

LKPD - Bupati Badung Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan LKPD Onaudited tahun 2018 yang diterima langsung Kepala BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto di Kantor BPK RI Perwakilan Bali, Senin (25/3) kemarin.

Bupati Giri Prasta Serahkan LKPD Onaudited Tahun 2018

BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Bupati Jembrana I Putu Artha dan Bupati Bangli I Made Gianyar menyerahkan LKPD Onaudited tahun 2018, Senin (25/3) kemarin. Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa. Penyerahan diterima langsung Kepala BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto di Kantor BPK RI Perwakilan Bali. Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang juga mewakili Kabupaten Bangli dan Jembrana mengucapkan terima kasih kepada BPK RI Perwakilan Bali, termasuk perwakilan yang bertugas di kabupaten. Pasalnya, selama ini BPK sudah sangat bagus dalam berkoordinasi. ‘’Kami tetap memohon pembinaanpembinaan agar sesuai aspek regulasi,’’ ungkapnya saat

memberi sambutan. Di samping itu, Bupati Giri Prasta juga tetap meminta pendampingan dalam hal penagihan dan pengelolaan Pajak Hotel dan Restoran (PHR). Dengan demikian, bisa memaksimalkan pendapatan daerah. ‘’Apalagi saat ini Badung sudah membagi menyisihkan PHR ke kabupaten yakni Bangli, Jembrana, Tabanan, Klungkung dan Karangasem. Demikian pula menandatangani MoU G to G dengan Pemkot Denpasar dan Pemkab Gianyar,’’ jelasnya. Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Bali Sri Haryoso Suliyanto juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Badung, Bangli, dan Jembrana. Penyerahan LKPD secara langsung oleh Kepala Daerah menurutnya pertama kali di Bali. ‘’Oleh karena itu,

kami memberikan apresiasi Kepala Daerah sudah menyerahkan langsung LKPD ini,’’ ungkapnya. Lebih lanjut dikatakan, BPK akan segera melakukan pemeriksaan dan 60 hari setelah penyerahan, BPK akan menyerahkan laporan hasil pemeriksaan. Selanjutnya BPK akan memberikan opini terhadap LKPD, berdasarkan empat kriteria yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern. ‘’Kami mohon pada pemeriksaan nanti terbangun komunikasi yang harmonis antara pemeriksa dengan pengelola keuangan terhadap pelaksanaan anggaran di Kabupaten Badung, Bangli, dan Jembrana,’’ harapnya. (ad769)

Mangupura (Bali Post) – Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Badung, menjadi perhatian serius Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. Bahkan Giri Prasta akan mengangkat sejumlah Staf Ahli untuk membantunya meningkatkan kinerja pegawai. Hal itu diungkapkan Bupati Giri Prasta usai membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Badung tahun 2019, dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2020 di Puspem Badung, Senin (25/3) kemarin. Menurut Giri Prasta,

orang-orang yang terpilih sebagai Staf Ahli terdiri dari berbagai disiplin ilmu. Hal ini ditentukan berdasarkan kebutuhan Bupati. ‘’Kami akan cari beberapa orang dan ada beberapa bagian (Staf Ahli–red), seperti masalah seniman, pemerintahan, adat dan pajak,’’ ungkapnya. Dijelaskannya, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Staf Ahli adalah membantu Bupati mengawasi kinerja ASN. Selain itu, Staf Ahli bertugas memberikan pengarahan dan pelatihan terhadap ASN yang memiliki kinerja rendah. ‘’Staf Ahli nanti sebagai pemantau sesuai dengan bidangnya. Contoh Staf Ahli

pajak, mereka ini akan terus memantau setiap detik, setiap menit memberikan proses pembelajaran,’’ jelas Giri Prasta. Dengan begitu dia berharap kinerja ASN yang kendor dapat ditingkatkan, sehingga dapat menghasilkan output yang diharapkan. ‘’Yang sudah bagus ditingkatkan lagi, yang belum ini diberikan pendidikan dalam urusan meningkatkan kinerja,’’ ucapnya. Terkait jumlah Staf Ahli yang dibutuhkan, Bupati Giri Prasta mengakui masih melakukan kajian. ‘’Sesuai dengan kebutuhan. Saya lihat dulu kebutuhan saya berapa,’’ ujarnya. (kmb27)

Pacu Kinerja ASN, Bupati Angkat Staf Ahli

Laptop Pegawai PBB Dicuri

Bali Post/rah

DIAMANKAN - I Gede Gunawan diamankan polisi setelah mencuri laptop milik pegawai PBB.

Mangupura (Bali Post) Kasus pencurian dialami staf United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Charlie Roy Goodlake (26) asal Inggris, Jumat (22/3) lalu. Pegawai Komisioner Tinggi Perserikatan BangsaBangsa (PBB) untuk Pengungsi ini kehilangan laptop. Laptopnya hilang saat dia diantar ke Bali Mandira Hotel Beach Resort & Spa di Jalan Padma No. 2, Legian, Kuta, Badung. Terduga pelaku yakni I Gede Gunawan (23). Kapolsek Kuta AKP Teuku Ricki Fadlianshah didampingi Kanitreskrim Iptu Putu Ika Prabawa, Senin (25/3) kemarin mengatakan, pada Jumat sekitar pukul 15.00 Wita setelah turun dari pesawat, korban bertemu dengan Gede Gunawan di areal parkir International Bandara Ngurah Rai. Gunawan langsung

menawarkan jasa transportasi berupa taksi untuk mengantar ke hotelnya. Korban pun setuju. Setelah Gunawan menaikkan koper, korban sempat mengecek laptop miliknya di kantong luar koper. Ketika itu masih ada. Korban lalu naik ke mobil terduga pelaku dan diantarkan ke Bali Mandira Beach Resort & Spa. Setibanya di hotel, korban membayar Rp 500 ribu kepada Gunawan. ‘’Korban lalu masuk kamar dan saat mengecek isi kopernya, ternyata resleting tempat menyimpan laptopnya terbuka dan laptopnya sudah tidak ada. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 16 juta dan kasus ini dilaporkan ke Polsek Kuta,’’ ujar AKP Teuku Ricki. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Opsnal dipimpin Panit Reskrim Iptu Putu Budi Artama di-back up Satgas CTOC

Polda Bali langsung ke TKP. Petugas lalu mencari saksisaksi dan mengecek rekaman CCTV hotel untuk mengetahui ciri-ciri pelaku serta mobil yang dibawanya. Setelah itu polisi melakukan penyelidikan ke Bandara Ngurah Rai dan sekitarnya. Akhirnya beberapa jam setelah kejadian, petugas melihat mobil yang mirip dengan yang dibawa terduga pelaku yaitu Toyota Rush warna silver DK 1703 DC melintas di sebelah timur Patung Kuda, Tuban, Kuta. Polisi langsung mengejar dan menghentikan mobil tersebut. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan laptop milik korban. Terduga pelaku asal Karangasem dan beralamat di Jalan Trengguli IA, Denpasar ini langsung dibawa ke Mapolsek Kuta. Saat diinterogasi, Gunawan mengakui kalau dialah yang

mengantar korban dari Bandara Ngurah Rai ke Bali Mandira Beach Resort & Spa dengan menarik ongkos Rp 500 ribu. Selain itu, saat menurunkan barang korban di depan lobi hotel, dia melihat laptop warna silver dekat koper. Melihat laptop tersebut di bagasi belakang, ia sengaja tidak menanyakan atau memberitahukan laptop tersebut kepada korban. Setelah korban masuk hotel, ia langsung meninggalkan hotel menuju bandara untuk mencari penumpang. Setibanya di bandara, terduga pelaku mengecek ke bagasi mobilnya untuk memastikan laptop tersebut masih ada. Polisi masih mendalami kasus ini. ‘’Kami mengamankan barang bukti satu unit laptop warna silver, satu unit mobil Toyota Rush DK 1703 DC beserta STNK-nya,’’ ungkap Kapolsek. (kmb36)


info seremoniAL

4 A K T I V I T A S S E R E M O N I A L P R O F I L E C E R I T A S U K S E S B R A N D I N G D I S I N I

Satu Ranperda Masuk Finalisasi

Masa Kampanye, Kinerja DPRD Badung Dipastikan Tak Terhambat WALAUPUN memasuki masa kampanye Pilpres dan Pileg 2019, kinerja DPRD Badung terutama dalam pembentukan peraturan daerah dipastikan tidak terhambat. Hal ini dikemukakan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Badung Nyoman Oka Widyanta, S.H., M.H., Senin (25/3) kemarin. Menurut politisi Partai Demokrat ini, pihaknya senantiasa memantau perkembangan proses ranperda yang tengah dibahas. ‘’Jika memang terlambat, kami tetap mengingatkan panitia khusus (pansus) yang menanganinya,’’ katanya. Karena itu, dia memastikan proses pembahasan ranperda tak terkendala walaupun saat ini memasuki musim kampanye Pilpres dan Pileg 2019. ‘’Kami pastikan proses pembahasan ranperda sesuai dengan target,’’ tegasnya. Salah satu kiat yang dilakukannya, tegas Oka Widyanta, saat melakukan kunjungan kerja ke daerah lain, materi yang diperoleh langsung dibahas di daerah tersebut antaranggota pansus. Setelah sampai di Badung dan memperoleh sejumlah masukan yang bisa diadopsi untuk pengayaan ranperda, pihaknya langsung menggelar rapat kerja dengan instansi terkait ranperda tersebut. Dengan upaya ini, anggota Dewan Dapil Abiansemal tersebut memastikan proses pembahasan ranperda tak terganggu masa kampanye. Buktinya dari 22 ranperda yang akan dibahas pada 2019 ini, satu ranperda yakni Ranperda Pelestarian dan Perlindungan Bendega sudah masuk finalisasi. ‘’Pada akhir Maret, Ranperda Bendega sudah memasuki finalisasi,’’ tegasnya. Ditanya mengenai kehadiran anggota pansus dalam rapatrapat yang digelar, Oka Widyanta memastikan bisa kuorum. ‘’Kehadiran mereka kami pastikan kuorum sehingga bisa mengambil

BAPEMPERDA - Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Badung Nyoman Oka Widyanta, S.H., M.H. keputusan,’’ tegasnya. Pada 2019 ini, DPRD Badung membahas 22 ranperda. Lima yang pertama, Ranperda tentang RDTR Kecamatan Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, dan Kuta. Lima berikutnya, Ranperda tentang Pelestarian dan Perlindungan Bendega, Ranperda tentang Pemberdayaan Desa Adat, Ranperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2018, dan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun 2019. Lima berikutnya adalah Ranperda tentang APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2019, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 4 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, Ranperda

tentang Perubahan atas Perda No. 5 Tahun 2011 tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 27 Tahun 2011 tentang Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor, dan Ranperda tentang Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Tujuh berikutnya adalah Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 14 Tahun 2011 tentang Pajak Parkir, Ranperda tentang Perubahan atas Perda No. 17 Tahun 2011 tentang Pajak Hiburan, Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Tirta Mangutama, Ranperda tentang Inovasi Daerah, Ranperda tentang Penanaman Modal, Ranperda tentang Penyediaan Fasilitas Parkir untuk Umum di Luar Ruang Milik Jalan, dan Ranperda tentang Penyandang Disabilitas. (ad776)

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

Made Urip Terus ’’Turba’’ Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

Perkuat Pandangan Hidup Berbangsa dan Bernegara SELAKU anggota DPR-RI sekaligus menjadi anggota MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. makin gencar turun ke bawah atau ‘’turba’’ untuk melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang kali ini dipusatkan di Banjar Adat Surabrata, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Sabtu (23/3). Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang dirangkai dengan konsolidasi internal partai itu, diikuti seluruh jajaran pengurus partai, masyarakat atau krama adat dan dinas, beserta ratusan anggota STT, para anggota kelompokkelompok tani dan nelayan untuk persiapan menyongsong Pileg dan Pilpres 2019. Kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan itu didampingi Sekrataris DPC PDI-P Tabanan I Nyoman Arnawa alias Komed yang ikut langsung menyambut kedatangan Made Urip, karena selalu rajin menyosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan ke desa-desa. Ia pun mengakui sosialisasi yang digencarkan Made Urip tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, diharapkan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digalakkan ini bisa terus berlanjut untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para generasi muda. ‘’Pak Made Urip yang mendapat mandat masyarakat Tabanan sangat rajin turun ke masyarakat. Harapan kita, Pak Made Urip sesuai bidang tugasnya bisa terus memberikan bekal dan masukan bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan sektor lainya. Kita ingin Pak Made bisa membantu masyarakat di desa-desa. Selain memberikan masukan lewat sosialisasi terkait 4 Pilar, termasuk urusan pertanian yang menyangkut peternakan, perikanan dan kehutanan,’’ ujarnya. Dikatakannya, krama desa dan generasi muda sangat terkesan dengan perhatian Made Urip yang datang langsung memberi sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Untuk

SOSIALISASI - Anggota MPR-RI Drs. I Made Urip, M.Si. turba bersama kader PDI-P Tabanan menyosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Banjar Adat Surabrata, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Sabtu (23/3). itu diharapkan seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda dan karang taruna terus bersatu mengawal 4 Pilar Kebangsaan ini. ‘’Perhatian yang diberikan Pak Made Urip sangat besar guna mendukung kemajuan generasi muda. Seperti sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang bisa memberikan dampak sangat positif, sehingga generasi muda tidak terjerumus dalam hal negatif dan radikalisme,’’ bebernya. Pada kesempatan itu, Made Urip selaku anggota DPR-RI mengakui tatap muka kali ini serangkaian seminar kebangsaan terkait 4 Pilar Kebangsaan. Apalagi jelang pemilu jangan diartikan sekadar perebutan jabatan kekuasaan, baik di legislatif maupun eksekutif. ‘’Tetapi lebih dari itu, yaitu bagaimana proses demokrasi mampu menjaga keutuhan NKRI, menjaga ideologi Pancasila, amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan kebinekaan yang kita miliki,’’ tandasnya. Tak lupa, anggota DPR-RI empat periode itu kembali mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat Tabanan

sekaligus memohon dukungan untuk mencoblos nomor 1 Caleg DPR-RI dapil Bali dari PDI Perjuangan. ‘’Kita mengharapkan seluruh masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan baik, jangan golput. Maka itu, proses pemahaman 4 pilar menjadi sangat urgen diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat,’’ tegas wakil rakyat sejuta traktor itu. Dijelaskan, hal yang pertama terkait implementasi Pancasila yang dilanjutkan dengan pemahaman UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. Keempat pilar itu sudah menjadi harga mati bagi seluruh rakyat Indonesia. ‘’Seperti Pancasila yang digali Bapak Pendiri Bangsa Bung Karno sudah ditetapkan Presiden Jokowi tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila dan dijadikan libur nasional. Karena itu, sukses pembangunan yang selama ini berjalan di bawah kepemimpinan Pak Jokowi telah mampu memperkokoh NKRI, dana desa, pembangunan infrastruktur, SDM dan memperkuat ketahanan pangan, adalah contoh sukses itu,’’ imbuhnya. (ad770)

ISI Denpasar Terima Sumbangan Alat Musik Safari Kesehatan IIK Medika Persada Bali dari Kunitachi College of Music Japan dan Jerman Edukasi Sekaligus Mendukung

REKTOR Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. menerima kunjungan Prof. Keiichi Kubota dari Kunitachi College of Music Japan di Ruang Sidang Gedung Rektorat ISI Denpasar, Senin (25/3) kemarin. Dalam kunjungannya tersebut, Prof. Keiichi Kubota menyumbangkan alat musik berupa Piccolo dan Alto Saxophone kepada Program Studi (Prodi) Musik ISI Denpasar. Selain itu, Mr. Jongky Gunawan Goei dari Jerman yang juga merupakan dosen tamu ISI Denpasar juga memberikan dua buah alat musik biola milik mendiang Ong Tiong Giap yang merupakan maestro biola asal Surabaya yang menetap di Kota Stutgart, Jerman sejak tahun 1950. Rektor Arya Sugiartha mengatakan Kunitachi College of Music Japan merupakan salah satu mitra kerja sama ISI Denpasar sejak 2015 lalu. Bahkan salah satu peserta didik Kunitachi mengambil degree di ISI Denpasar. Kunitachi College of Music Japan adalah salah satu perguruan tinggi yang sangat terkenal akan ragam musiknya. Bahkan jumlah alat musik yang dimiliki sangat banyak dan selalu diperbarui. Oleh karena itu, alat musik yang sangat banyak itu disumbangkan untuk dimanfaatkan ISI Denpasar. ‘’Kami kunjungan pertama ke Kunitachi pada 2015 lalu. Kemudian lanjut dengan kunjungan balasan, begitu selanjutnya. Nyambung terus. Hingga hari ini kami diberi sumbangan alat musik modern,’’ tandas Prof. Arya Sugiartha didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama I Ketut Garwa, Dekan Fakultas Seni Pertunjukan I Komang Sudirga dan Humas ISI Denpasar I Gede Eko Jaya Utama. Sayangnya, bantuan alat musik dalam jumlah banyak tersebut terkendala regulasi pada sistem di Indonesia, seperti Bea Cukai. Pihaknya terus berupaya mencari jalan keluar termasuk berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik

Program Kesehatan Pemerintah

ALAT MUSIK - Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Gede Arya Sugiartha, S.SKar., M.Hum. (5 dari kiri) didampingi jajaran berfoto bersama Prof. Keiichi Kubota dari Kunitachi College of Music Japan (tengah) dan Jongky Gunawan Goie dari Jerman (4 dari kiri) seusai menerima sumbangan alat musik modern di kampus ISI Denpasar, Senin (25/3) kemarin. Indonesia (KBRI) di Jepang agar pengiriman perangkat musik yang diperkirakan satu kontainer itu berjalan mulus, tanpa melanggar aturan yang berlaku di Indonesia. Selaku pimpinan institusi, Prof. Sugiartha berjanji akan mempergunakan bantuan tersebut sebaik-baiknya. ‘’Kami mengucapkan terima kasih atas segala bentuk perhatian semua pihak untuk lembaga kami, ISI Denpasar,’’ ujar rektor asal Pupuan, Tabanan ini. Sementara itu, Prof. Kiiechi Kubota mengaku sangat senang bekerja sama dengan ISI Denpasar. Hal ini dibuktikan dengan jalinan berbagai aktivitas akademik antara ISI Denpasar dengan lembaganya yang kemudian dikuatkan dengan bantuan alat musik modern tersebut. Kubota menjamin, kondisi alat-alat musik milik institusinya masih bagus dan baik untuk dijadikan alat belajar musik oleh mahasiswa ISI Denpasar. Ke depan, pihaknya pun siap menyumbangkan minimal satu perangkat orkestra untuk mendukung Prodi Musik yang baru berkembang di ISI Denpasar. ‘’Di tempat kami ada banyak alat musik modern yang masih ba-

gus sekali. Kami persilakan pihak ISI Denpasar mengambilnya. Hari ini (kemarin - red) kami menyerahkan dua perangkat saja secara simbolis,’’ tandas Kubota. Pada kesempatan yang sama, Mr. Jongky Gunawan Goei mengaku diutus istri mendiang Ong Tiong Giap, Ong Wang Ing, untuk menyerahkan dua buah biola koleksi suaminya yang meninggal dunia tahun lalu. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur ini menceritakan, semasa hidupnya Ong Tiong Giap merupakan salah satu pemain biola terbaik. Sementara istrinya adalah pemain piano kenamaan yang menjadi gurunya di universitas Stutgart, Jerman. Mereka juga bekerja di orkestra milik pemerintah setempat. Bahkan, pasangan suami-istri itu telah menjelajah belahan dunia untuk menggelar konser orkestra. ‘’Koleksi mereka sangat banyak, khususnya biola. Sepeninggal suaminya, Ibu Ong berniat membagi-bagikan alat musik koleksinya untuk generasi muda di Indonesia, khususnya Bali. Karena beliau sangat menyukai Bali,’’ pungkas Jongky. (ad774)

INSTITUT Ilmu Kesehatan (IIK) Medika Persada Bali kembali menyelenggarakan safari kesehatan. Pada kesempatan kali ini, Minggu (24/3) lalu dilakukan di Banjar Tegeh Kuri, Kelurahan Tonja. Safari kesehatan ini meliputi edukasi pentingnya menjaga kesehatan dan upaya mencegah penyakit, skrining kesehatan dengan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah serta pemberian obat-obatan untuk warga yang sakit. Ditambah dengan layanan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis. Safari kesehatan ini bukanlah pengobatan gratis, melainkan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sekaligus mendukung program kesehatan pemerintah. Sebelumnya IIK telah berkeliling melakukan safari kesehatan, di antaranya ke Banjar Tatasan Kaja, Tatasan Kelod, Sengguan. Wakil Rektor IIK Medika Persada Bali dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha mengatakan, safari kesehatan juga merupakan bentuk bina lingkungan. IIK Medika Persada Bali yang berlokasi di Kelurahan Tonja wajib mengabdikan diri pada lingkungan tempat kampus tersebut berdiri. Salah satu pengabdian yang bisa dilakukan adalah dengan safari kesehatan. ‘’Jadi kita tinggal di sini, lokasi sekolahnya di sini, supaya hubungan dengan masyarakat bagus,’’ ujarnya. Selain bina lingkungan, kegiatan safari kesehatan juga merupakan wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah di bidang kesehatan. Ia berharap ke depan Kelurahan Tonja bisa menjadi contoh baik dari sisi kebersihan, tanaman obat keluarga, mencegah demam berdarah, dll. Inilah bukti bentuk dukungan IIK Medika Persada Bali terhadap program kesehatan pemerintah. Di bidang kesehatan, selain

SAFARI KESEHATAN - IIK Medika Persada Bali melaksanakan safari kesehatan di Banjar Tegeh Kuri, Kelurahan Tonja. memberi pelayanan langsung kepada masyarakat, dalam bidang pendidikan IIK Medika Persada Bali juga memberikan diskon khusus untuk warga Kelurahan Tonja, yaitu diskon SPP 50 persen kepada anak–anak asli Kelurahan Tonja. IIK Medika Persada Bali memiliki 8 program studi (prodi) yaitu Prodi Farmasi Klinis, Teknologi Laboratorium Medik, Teknik Elektromedik, Fisioterapi, Administrasi Rumah Sakit, Manajemen Informasi Kesehatan, K3 (Keselamatan, Kesehatan Kerja), dan Psikologi. Kepala Lingkungan Banjar Tegeh Kuri Nyoman Gede Sutama mengatakan, kegiatan yang dilakukan IIK Medika Persada Bali sangat positif. Maka dari itu ia mengucapkan terima kasih dengan adanya safari kesehatan ini. Ia berharap ke depannya kegiatan serupa bisa berlanjut. ‘’Agar IIK Medika Persada Bali tahu perkembangan dan memberi perlindungan kesehatan pada warga kami,’’ ujarnya. Di Banjar Tegeh Kuri telah memiliki program dalam rangka mencegah agar tidak sampai sakit

di antaranya Posyandu Balita setiap sebulan sekali di minggu ke-3 dan senam lansia setiap Minggu. Mengingat penduduk lansia dan balita cukup banyak di Banjar Tegeh Kuri, maka pelayanan kesehatan seperti ini sangat diperlukan. Maka dari itu, ia berharap IIK Medika Persada Bali lebih proaktif lagi. ‘’Bila perlu setiap bulan diadakan pemeriksaan seperti ini,’’ tandasnya. Kegiatan safari kesehatan ini tidak terlepas dari dukungan Dr. Drs. I Nyoman Astina, M.Pd., CHA., Cht., Ketua Yayasan Anugrah Husada Bali yang merupakan tempat bernaung IIK Medika Persada Bali. Ia juga memberikan kontribusi dan dorongan pendirian sekolah lain di antaranya Sekolah Perhotelan Bali, STPBI, Stikes Wira Medika Bali, IIK Medika Persada Bali, SMK Duta Bangsa. Ia juga sangat memperhatikan potensi generasi muda dengan membukaan tempat pelatihan dan training–training untuk meningkatkan skill generasi muda. Di bidang pendidikan, perjuangannya tak perlu diragukan. (ad771)

Made Sunarta Beri Motivasi Pelukis Kembar Asal Kelurahan Abianbase Bon dan Ben Hasilkan Karya Lukis hingga ke Luar Negeri

PELUKIS kembar yakni Komang Surya Anggara Ditya alias Bon dan Benediktus I Made Indra Wicaksana alias Ben mulai mendapat sorotan publik karena karya-karya lukisannya yang unik. Dua pemuda asal Kelurahan Abianbase Kecamatan Mengwi tersebut membuat gebrakan baru dalam dunia seni lukis modern di Bali. Bahkan Minggu (24/3) lalu, kedua anak tersebut membuka galeri lukisan dengan tema ‘’Tow Faces of Line Art’’. Hadir dalam peresmian galeri 22 Art Studio Bali di Kelurahan Abianbase Kecamatan Mengwi, Wakil Ketua II DPRD Badung Made Sunarta dan sejumlah undangan keluarga dekat dari kedua pelukis tersebut. Made Sunarta saat meninjau gal-

eri milik Bon dan Ben mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya pelukis-pelukis muda dan memiliki semangat untuk melakukan kesenian dalam rangka mengajegkan budaya Bali. ‘’Hal ini sejalan dengan program pemerintah dan yang perlu saya sarankan di sini adalah anakanak muda ini bisa mempatenkan hasil karya mereka karena lukisan mereka mempunyai karakter berbeda dengan yang lain. Bahkan aliran lukisan ini belum ada saya rasa,’’ ujarnya. Lebih lanjut, ia mengatakan paling menarik di sini adalah sebuah simbol yang melekat dengan objek yang dilukis serta goresan garis patra Bali bisa menjadi sebuah lukisan yang unik seperti melukis

wajah tokoh-tokoh bangsa di dunia. ‘’Sekali lagi kami apresiasi seni yang bernilai tinggi ini dilakukan oleh anak-anak muda di Kelurahan Abianbase ini semoga karya-karya anak kembar ini bisa terus dipajang di berbagai negara di dunia ini,’’ papar Sunarta yang juga Bendesa Adat Abianbase tersebut. Sementara itu, Benediktus I Made Indra Wicaksana didampingi Komang Surya Anggara Ditya mengatakan lukisan yang dibuatnya secara digital. ‘’Kalau saya menggunakan teknik doodle art dengan seni detailing dan pointillism. Tekni ini saya gunakan dalam beberapa karya potrait wajah tokoh-tokoh terkenal dunia,’’ ungkapnya. Lebih lanjut ia mengatakan se-

mentara karya adik saya, Bon, lebih pada karya lukis eksplorasi lukisan tradisional Bali yang terinspirasi dari lukisan Wayang Kamasan. ‘’Karya kami berdua sudah ada yang sampai hingga ke Benua Amerika seperti di Los Angeles dan New York, Amerika Serikat. Sementara untuk di dalam negeri karyanya sempat dibeli kolektor lukis Jakarta. Biasanya kami melakukan pameran hingga ke Kecamatan Ubud, Gianyar,’’ terangnya. Bon menceritakan bakatnya melukis bersama kakaknya tumbuh sejak kecil dari corat-coret tembok. ‘’Saya bersyukur ada dukungan dari keluarga sehingga kami bisa meneruskan semangat berkesenian ini,’’ ujarnya. (ad772)

LUKISAN - Wakil Ketua DPRD Badung Made Sunarta saat menghadiri pembukaan galeri lukis anak kembar di Kelurahan Abianbase, Mengwi, Minggu (24/3) lalu.

Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hub bag iklan: 0361-225764 atau sekretariat @ balipost.com Naskah maksimum 2000karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita.


DAERAH

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

Gubernur Koster Minta Semua Pihak Bersinergi Sukseskan Pemilu Serentak GUBERNUR Bali Wayan Koster memimpin rapat evaluasi persiapan pelaksanaan pemilu serentak 17 April 2019, di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (25/3) kemarin. Rapat ini diikuti unsur penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu serta pengamanan yakni Polda Bali, Kodam IX/Udayana dan Korem 163/Wirasatya. Hadir pula pihak Pengadilan dan Kejaksaan yang menyampaikan persiapan bidang sengketa serta instansi terkait pemilu di Provinsi Bali. Selaku pimpinan daerah, Gubernur Bali Wayan Koster meminta semua pihak agar bersinergi dalam mewujudkan pemilu yang sukses di Bali. Ia berharap semua hal seperti logistik dan pengamanan dipersiapkan dengan

baik mengingat Bali sebagai daerah pariwisata merupakan barometer Indonesia di mata dunia. ‘’Saya berkeinginan agar semua bisa disinergikan dengan baik,’’ ujarnya. Seusai rapat, Gubernur mengatakan secara umum persiapan pemilu serentak 17 April 2019 di Bali sudah sangat baik. ‘’Tidak ada hal-hal yang krusial untuk persiapan penyelenggaraan pemilu ini dan kita akan koordinasi terus sampai pada tanggal 17 April memastikan agar pemilu ini betul-betul berjalan dengan lancar, mulus dan sukses,’’ kata mantan anggota DPR-RI ini. Ketua KPU Bali Dewa Agung Gede Lidartawan mengatakan logistik pemilu di Bali sudah siap. Di antaranya surat suara yang sudah dilipat serta logistik lain seperti tinta

RAPAT - Gubenur Bali Wayan Koster memimpin rapat evaluasi persiapan pelaksanaan pemilu serentak 17 April 2019, di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (25/3) kemarin. dan kotak suara yang siap didistribusikan ke kabupaten/ kota di Bali. Sementara untuk persiapan kampanye, KPU sudah membuatkan jadwal agar masa kampanye berjalan tertib. Terkait kampanye, Polda

Bali yang diwakili Karo Ops Kombes Pol. Drs I Nyoman Sumanajaya mengatakan sudah menyiapkan personel untuk menjaga keamanan selama masa kampanye hingga hari H pencoblosan. (ad780)

Wujudkan 23 Persen Energi dari EBT

PLN Gali Potensi Surya dan Ocean di Bali DALAM penyediaan tenaga listrik, PLN berkomitmen untuk membangun Energi Baru Terbarukan (EBT). Tahun 2025, pemerintah menargetkan 23 persen energi yang digunakan berasal dari EBT atau renewable energy. Indonesia pun memiliki potensi untuk mengembangkan EBT ini. Bali sendiri memiliki potensi surya dan ocean yang cukup tinggi untuk mendapatkan EBT. Direktur Regional JTBN PLN Djoko R. Abumanan saat acara Cigre International Conference, Senin (25/3) kemarin di Hotel Anvaya, Kuta mengatakan, pembangkit yang sudah sangat matang untuk new dan renewable energy misalnya pembangkit listrik tenaga nuklir yang memiliki sistem yang stabil. Selain itu ada pembangkit dari hidro, panas bumi (geothermal), dan biomass. Beberapa daerah memiliki potensi yang sangat luar biasa terutama dari segi solar PV. ‘’Di Indonesia itu yang intermitten adalah solar PV, ocean. Ocean itu laut, bisa diambil dari panasnya, dari gelombangnya, pasang-surutnya dan arusnya,’’ bebernya. Pembangkit yang intermitten tersebut memang tidak bisa berdiri sendiri tanpa pembangkit lain. Namun untuk pembangkit yang tidak intermitten bisa berdiri sendiri seperti geothermal, hidro, biomass, sampah. ‘’Tapi kita juga kaya

dengan yang intermitten. Nah bagaimana mengatasinya, itu yang dibahas dalam konferensi ini. Agar energi–energi pendamping ini supaya bisa dimanfaatkan,’’ jelasnya. General Manager PLN UID Bali I Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan, Bali memiliki beberapa potensi di antaranya tenaga surya, ocean, angin, dan geothermal. Bali memiliki potensi yang cukup baik dari sisi surya. ‘’Hanya saja masalah intermiten-nya yang harus menjadi concern kita, bagaimana buffering-nya (energi penyangga) dan ini sedang terus kita lakukan kajian. Termasuk juga melalui konferensi ini kita berharap dapat sharing knowledge, bagaimana kita mengatasi permasalahan ini,’’ ungkapnya. PLN saat ini sedang mengembangkan energi dari PV rooftop yang memanfaatkan tenaga surya. ‘’Dalam bulan Maret ini sedang mulai pengumuman lelang untuk IPV 25x25 MW di Bali,’’ ungkapnya. Ini merupakan IPV terbesar pertama yang dilelang oleh PLN berada di dua lokasi yaitu di Bali Barat sebesar 25 MW peak, di Bali Timur sebesar 25 MW peak. IPV ini juga menjadi yang terbesar pertama di Indonesia dengan kapasitas total 50 MW peak di dua lokasi. ‘’Tenaga surya kita berharap memang lebih besar lagi. Tapi kesiapan sistem

Bawa Peluru Warga Meksiko Diamankan di Bandara Mangupura (Bali Post) Anggota Aviation Security Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung mengamankan penumpang berinisial Jose Fabian Ibarra Valdez (32), Senin (25/3) kemarin. Pasalnya Jose kedapatan membawa 10 butir peluru aktif yang disembunyikan di dalam kopernya. ‘’Pagi tadi (kemarin - red), personel Aviation Security Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai menahan seorang penumpang rute internasional karena membawa sepuluh butir peluru aktif,’’ ujar General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Haruman Sulaksono. Jose diketahui me n u m p a n g m a s k a p a i penerbangan JetStar Asia dengan nomor penerbangan 3K-244 tersebut, hendak terbang meninggalkan Bali dengan tujuan Singapura. ‘’Sesuai prosedur standar keamanan penerbangan, penumpang tersebut memasukkan koper yang dibawanya ke dalam mesin X-ray nomor 2 yang terletak di pre-screening wing barat Terminal Keberangkatan Internasional,’’ ujarnya. Saat melewati mesin X-ray, petugas Aviation Security menemukan kejanggalan di dalam koper merah hati tersebut. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan manual dan seksema terhadap koper bawaan penumpang berpaspor Meksiko tersebut. Hasil pemeriksaan ditemukan 10 butir peluru aktif yang disimpan dalam sebuah kantong plastik bening.

Selanjutnya Jose dibawa ke posko keamanan di lantai tiga terminal internasional untuk dimintai keterangan. ‘’Yang bersangkutan (Jose - red) menyatakan koper tersebut milik ayahnya. Dia mengaku tidak mengetahui bahwa terdapat peluru di dalam koper yang dibawanya itu,’’ tegas Haruman. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Jose tidak dapat menunjukkan dokumen maupun surat izin untuk membawa peluru aktif tersebut. Selanjutnya personel Aviation Security berkoordinasi dengan pihak Custom dan Polsek Kawasan Udara Ngurah Rai untuk proses lebih lanjut. Menurut Haruman, peluru aktif dan senjata api merupakan barang yang diatur secara ketat dalam penerbangan. Pasalnya barang tersebut dikategorikan sebagai barang berbahaya. Aturan penumpang yang membawa senjata api dan peluru aktif yaitu wajib melapor kepada petugas pengamanan bandara untuk selanjutnya disampaikan kepada petugas check in counter untuk proses lebih lanjut. Selanjutnya senjata api dan peluru aktif akan diperlakukan sebagai security item dan dangerous goods. Penumpang yang membawa barang tersebut juga diwajibkan untuk memperlihatkan surat izin penguasaan atau kepemilikan yang dikeluarkan dari instansi yang berwenang. Penumpang yang membawa peluru aktif juga dibatasi yaitu hanya diizinkan untuk membawa maksimal 12 butir peluru per orang. (kmb36)

Conference - Acara Cigre International Conference, Senin (25/3) kemarin di Hotel Anvaya, Kuta. kita sendiri untuk menyerap tenaga IPV ini yang memiliki sifat intermitten ini kan masih terbatas. Untuk menjaga kestabilan dari sistem kelistrikan di Bali, terutama yang bersumber dari pembangkit intermitten, kita juga perlu adanya sumber–sumber pembangkit yang memiliki respons yang cukup untuk merespons apabila tiba–tiba ada awan. Sehingga output dari IPV ini bisa turun cukup drastis, sehinnga ada pembangkit– pembangkit lain yang menggantikan,’’ bebernya. Selain matahari, Bali juga memiliki tenaga panas bumi. Namun pembangkit energi panas bumi yang ada di Bedugul mendapat penolakan. Ia

berharap ini bisa cepat diterima masyarakat dan bisa cepat terselesaikan. Dalam RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) yang baru tahun 2019–2028 ada rencana pembangunan 7 megawatt (MW) dengan memanfaatkan arus laut. Salah satunya nanti adalah di Bali yaitu di sekitar Nusa Penida. Ia berharap ini memberikan kontribusi untuk menuju Bali provinsi yang bersih dan clean. Bali juga memiliki potensi pembangkit listrik tenaga angin. Bahkan Bali sudah memiliki percobaan pembangkit listrik tenaga angin di Nusa Penida. Namun diakui memang belum maksimal. (ad777)

Denpasar (Bali Post) Usulan biaya operasional dan jambore untuk pecalang mencuat dalam sosialisasi Ranperda tentang Desa Adat di Wantilan DPRD Bali, Senin (25/3) kemarin. Pansus di DPRD Bali bahkan siap membawa usulan tersebut ke dalam forum maupun APBD Provinsi Bali. Mengingat pecalang saat ini memiliki banyak tugas. Di samping tugas di desa pakraman/adat, juga sering dilibatkan dalam tugastugas kamtibmas bahkan kebencanaan. ‘’Oleh karena itu, ada harapan agar pecalang mendapatkan imbalan. Tapi karena pecalang ini semangatnya ngayah, mungkin bukan gaji harusnya diberikan. Tapi biaya operasional. Jadi biaya operasional karena kegiatannya,’’ ujar Ketua Pansus Ranperda tentang Desa Adat di DPRD Bali I Nyoman Parta. Mekanismenya, lanjut Parta, bisa melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk desa pakraman. Dalam BKK tersebut bisa dialokasikan berapa persen untuk pecalang. Selain biaya

operasional untuk pecalang, pihaknya juga menilai positif usulan tentang Forum Jambore. ‘’Tinggal kita carikan istilahnya untuk mengumpulkan pecalang, memberikan pembekalan, outbound, pelatihan dan sebagainya,’’ jelas Ketua Komisi IV DPRD Bali ini. Manggala Agung Pasikian Pecalang Bali Made Mudra mengatakan harapan pecalang di seluruh Bali adalah bisa diberikan pendidikan dan pelatihan demi peningkatan wawasan pecalang. Jambore pecalang merupakan salah satu bagian untuk meningkatkan wawasan tersebut. Untuk alokasi anggaran bagi pecalang, pihaknya tidak setuju bila disebut gaji. Sebab, dikhawatirkan pecalang nantinya tidak mau berkoordinasi dengan bendesa adat lagi. ‘’Saya tidak setuju pecalang ada gaji, itu anggaran yang diberikan untuk lembaganya. Tetap pecalang konsepnya ngaturang ayah,’’ imbuhnya. Sementara itu, Kabag Bin Ops Direktorat Binmas Polda Bali AKBP Ketut Suradnya menilai penting

5 Arya Wedakarna Panen Dukungan di Seririt dan Gerokgak

Satyagraha, SDM Bali Harus Rebut Kembali Manajemen Pelabuhan Laut dan Udara SENATOR DPD-RI asal Bali Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III panen dukungan saat hadir di Munduk Sari Pangulon Gerokgak dan Lokapakan Seririt dalam rangka kunjungan kerja sekaligus sosialisasi Pemilu 2019 di Kabupaten Buleleng. Dalam pertemuan dengan warga Bali Utara yang terletak paling barat pulau ini, Arya Wedakarna (AWK) disambut antusias krama Bali. Semangat agar warga di Gerokgak, terutama di kawasan Pelabuhan Celukan Bawang ini digelorakan AWK dengan memberikan semangat agar anak-anak muda di Buleleng kembali menguasai sentra ekonomi, khususnya di pelabuhan. ‘’Dalam ajaran Hindu Satyagraha, salah satu kekuatan perjuangan tanpa kekerasan (ahimsa) yang harus dilakukan umat Hindu adalah menguasai kembali pusat ekonomi di sebuah negeri. Salah satunya adalah penguasaan terhadap pelabuhan-pelabuhan sebagai pintu masuk migrasi manusia dan juga hulu dari distribusi ekonomi. Saya berkepentingan agar seluruh pelabuhan di Bali ini memberdayakan SDM orang Bali tanpa diskriminasi. Di satu sisi orang Bali juga harus menerapkan rasa jengah agar tidak kalah saing dengan krama tamiu yang mulai mendesak ekonomi orang Bali. Ini berlaku baik di pelabuhan laut, terminal darat, termasuk pelabuhan udara di Pulau Bali ini. Yang harus ditekankan adalah sila kelima Pancasila yakni keadilan sosial, adil bagi orang Bali untuk bisa menjadi tuan di rumahnya sendiri. Saya rasa sangat wajar potensi dan putra daerah diprioritaskan,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Ia mencermati potensi SDM orang Bali saat ini sudah cukup layak untuk menempati posisi strategis di bidang pelabuhan. ‘’Sebagai sarjana transportasi udara, saya mendorong agar anak-anak muda Bali bisa mengambil pendidikan tinggi di bidang pelabuhan darat, laut dan udara. Jika ingin menjadi top position di sebuah manajemen pelabuhan, maka orang Bali harus sekolah tinggi, sarjana transpotasi atau teknik. Jika tidak sar-

SATYAGRAHA – Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III saat di Pengulon, Gerokgak dan Lokapaksa, Seririt, Buleleng. jana ya… tidak bisa kerja di BUMN dan kementerian terkait ya, risikonya hanya menjadi buruh-buruh di seluruh sektor. Saya minta orang Bali mulat sarira, introspeksi diri, bahwa kondisi Bali yang dikalahkan oleh SDM luar ini bukan sepenuhnya salah pendatang, tapi ada karakter kurang bisa bersaing dan malas untuk melengkapi diri dengan kredensial pendidikan tinggi. Tapi kita harus akui juga jika ada sistem di kantor-kantor pelabuhan yang memang agak sulit ditembus SDM Bali. Ini akan kita tata dan itu tugas saya sebagai anggota DPD-RI untuk bicara ke pusat. Jakarta harus paham bahwa ada masalah di pelabuhan-pelabuhan di Bali,’’ kata Gusti Wedakarna yang alumni STMT Trisakti Jakarta ini. Terkait dengan potensi Bali ke depan, AWK mendukung penataan pelabuhan di Bali khususnya di Celukan Bawang yang dikenal sebagai pusat ekonomi sejak zaman kerajaan. ‘’Celukan Bawang ini kan sangat strategis dan bisa disinergikan dengan jalur tol laut yang digagas Presiden Jokowi. Jika dirunut secara alur dari Papua, Maluku, NTB, NTT hingga Tanjung Perak, Tan-

jung Priok dan Malaka, maka Celukan Bawang ini lebih potensial secara positioning dibandingkan Gilimanuk yang terletak di timur atau Benoa di selatan Bali. Kita ingin Celukan Bawang dijadikan pelabuhan dagang kelas internasional dan itu perlu usaha bersama, baik dengan pusat dan juga Pemerintah Kabupaten Buleleng,’’ jelas Gusti Wedakarna. Ia merasa prihatin karena sampai saat ini kepedulian pemerintah di Bali, baik provinsi dan kabupaten/kota masih minim terhadap infrastruktur kawasan pelabuhan. ‘’Secara hukum setiap pelabuhan di Bali kan otonom, apakah itu di bawah BUMN atau pengelolaan tradisional. Tapi pemerintah seharusnya bisa mendorong kawasan pelabuhan untuk lebih ramah pada SDM Bali. Lihat saja hampir setiap pelabuhan SDM Bali kurang menonjol, termasuk hanya di tataran teknis. Kita perlu gubernur, bupati dan wali kota yang punya visi transportasi yang jelas. Semoga Bali berdaulat dalam ekonomi pelabuhan. Ini akan jadi tugas DPD-RI untuk membantu daerah,’’ tambah Gusti Wedakara yang di Pemilu 2019 ini mendapatkan nomor urut 42. (ad778)

Pecalang Se-Bali Diusulkan Dapat Biaya Operasional adanya pelatihan bagi pecalang. Sebab, pecalang juga melaksanakan kegiatan kepolisian, namun terbatas di lingkup adat. Seperti pengaturan lalu lintas, patroli, penjagaan, dan pengaturan parkir saat ada event adat. ‘’Itu yang harus kita latih. Jangan sampai dia melakukan kesewenang-wenangan,’’ ujarnya. Menurut Suradnya, keberadaan pecalang selama ini sangat efektif untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam undang-undang juga sudah diatur bahwa pecalang adalah pamswakarsa mitra kepolisian. (kmb32)

SOSIALISASI - Sosialisasi Ranperda Desa Adat kepada para pecalang se-Bali.


OPINI

6

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pesan Kedamaian Cegah Kekerasan DUNIA dihentakkan oleh aksi brutal di dua masjid di wilayah Christchurh, Selandia Baru, Jumat siang pekan lalu. Terhentak, karena Selandia Baru selama ini dikenal sebagai negara yang damai, hampir nihil aksi kekerasan. Apalagi, aksi brutal yang sampai menewaskan 49 orang. Tanpa bermaksud mengabaikan apalagi menyepelekan apa yang terjadi di Selandia Baru, sebenarnya kekerasan hampir tiap saat terjadi di berbagai belahan bumi. Mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, tawuran pelajar atau antargeng, perkelahian akibat rebutan lahan parkir, rebutan penumpang dan lain-lain. Itulah kenyataan sebagai dampak kerasnya kehidupan sekarang ini. Tetapi, kekerasan tetaplah kekerasan, sekecil apa pun itu. Kekerasan haruslah dihindarkan, jika manusia memang sebagai makhluk yang beradab, bukan biadab. Ironisnya, di era kesejagatan ini informasi tentang kekerasan sekarang ini begitu cepat menyebar. Ini tidak lepas dari perkembangan media terutama media sosial. Penyebaran aksi kekerasan dengan berbagai komentar dan tanggapan yang mucul, justru berpotensi memantik kekerasan baru di belahan bumi lain. Alangkah indah dan damainya, jika setiap individu menebar pesan-pesan kedamaian, humanism, dan toleransi di media sosial. Segala bentuk informasi tentang kekerasan, sebisa mungkin direduksi bila perlu tidak usah lagi disebar disertai berbagai komen menghasut, menghujat, ujaran kebencian dan sejenisnya. Apalagi kemajuan teknologi informasi, mengondisikan setiap orang bisa menjadi wartawan (netizen journalist). Ini tentu sangatah efektif mereduksi aksi kekerasan di berbagai belahan dunia. Untuk membendung penyebaran ujaran kebencian, provokasi termasuk berita hoax/bohong, pemerintah memang telah membentengi dengan Undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). Bahkan, pihak penyedia layanan informasi dunia Google dan Facebook telah bersepakat untuk menghapus semua konten siaran langsung dan komentar yang menyatakan dukungan terhadap aksi kekerasan utamanya yang terjadi di Selandia Baru ini. Namun, dalam upaya mencegah dan menekan aksi kekerasan di dunia, hal itu tidaklah efektif. Apalagi jika hanya mengandalkan UU ITE, yang dalam penerapannya menghadapi kendala SDM dan dukungan infrastruktur maupun suprastruktur. Pencegahan dan upaya menekan aksi kekerasan, bisa dilakukan dengan lebih mengedepankan pendidikan kedamaian. Saat ini, kurikulum pendidikan lebih mengejar prestasi akademik ketimbang kemuliaan budi pekerti, akhlak dan karakter. Penanaman nilai-nilai kemanusiaan dan kedamaian, harus dilakukan melalui pendekatan moral etika dari hati nurani. Ini menjadi tugas dan tanggung jawab tidak hanya dunia pendidikan (pendidik), tetapi berbagai elemen masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, para pemimpin dan terutama tiap individu di keluarga. Dalam berbagai interaksi sosial, komunikasi, baik di lingkungan keluarga, kelompok-kelompok sosial seperti banjar, desa, dan yang lebih luas lagi, haruslah lebih banyak dikedepankan pesan-pesan moral dan kedamaian. Bukan berbagai provokasi, ujaran kebencian, pendoktrinan fanatisme sempit yang menjadi bibit-bibit berbagai aksi kekerasan di dunia. Karena fanatisme sempit di satu golongan atau kelompok, pastilah akan memicu dan dibalas hal yang sama di kelompok lainnya. Ini hanya menghasilkan dendam dan menjauhkan kedamaian. Semua aksi kekerasan hanya bisa dihentikan dengan menebar kedamaian, menyebar pesanpesan damai tanpa batas waktu dan tempat, tanpa batas ras, golongan, suku, agama, dan sejenisnya. Kedamaian bagi umat manusia di dunia.

S URAT PEMBACA Pembaca Bali Post bisa mengirimkan surat pembaca berupa; ide, keluhan dan saran terhadap pelayanan publik, infrastruktur maupun hal lain yang menyangkut kepentingan publik melalui WA di nomor 0816581142. Sertakan foto KTP atau ID lain yang masih berlaku.

Berharap Presiden Mengalokasikan Dana Desa Adat Kehadiran presiden di Bali disambuat puluhan ribu masyarakat yang terbagi di dua lokasi yakni di Art Centre dan di Pasar Badung. Bahkan, jalan-jalan sempat macet sampai malam hari. Ini menunjukkan bahwa rakyat Bali -- kalau boleh dibilang -- masih mencintai presidennya yakni Joko Widodo. Bahkan, saya lihat walaupun hujan, masyarakat tetap bertahan di Art Centre atau Taman Budaya. Mereka tetap setia menunggu Presiden Jokowi. Ini patut diapresiasi sebagai bentuk kecintaan Bali terhadap pemerintah yang dalam kesempatan itu hadir langsung sang presiden. Tentu kahadiran Presiden Jokowi di Bali menurut saya tak saja menunjukkan presiden yang merakyat. Presiden juga memiliki waktu yang luang untuk rakyatnya. Walaupun hujan, presiden tetap berdiri dan berpidato. Ini saya salut. Saya suka melihatnya. Terlebih presiden juga merespons harapan Gubernur Bali Wayan Koster agar Bali dapat alokasi dana untuk pemberdayaan desa adat. Jika usulan Gubernur Bali ini bisa dijabarkan dan dipenuhi oleh presiden, maka ke depan, pengawalan adat dan budaya bagi krama Bali terasa lebih ringan. Mudah-mudahan Presiden Jokowi bisa memenuhi harapan krama Bali yang disuarakan Gubernur Bali Wayan Koster. Untuk itu, saya berharap agar ke depan, kita di Bali dan NKRI tetap bersatu dan, mencintai negeri ini. Jangan lelah mengawal Pancasila dan NKRI. Mudah-mudahan dalam pilpres mendatang kita dapat menggunakan hak pilih memilih presiden yang merakyat dan peduli Bali. I Wayan Arsana Gianyar, Bali

Meretas Ancaman Kekerasan Struktural Serangan tragis yang menewaskan 49 orang di dua masjid di wilayah Christchurch, Selandia Baru pada Jumat (15/3) siang, mengagetkan dunia. Indonesia, salah satu dari 57 negara yang tergabung dalam Organization of Islamic Cooperation (OIC) mengecam tindakan brutal itu. Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Arden menyatakan bahwa apa yang terjadi adalah kekerasan luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya.

B

Oleh Tenriola Ramizah Ajeng Prasetiya

renton Tarrant, salah satu pelaku, menyatakan bahwa ia terinspirasi dari Anders Behring Breivik, pembunuh 77 orang di Norwegia. Ia mengaku bahwa ini merupakan balas dendam atas kematian Ebba Arkelund, anak 11 tahun yang terbunuh dalam aksi teror yang dilakukan Rakhmat Akilov pada 2017 di Stockholm. Balas dendam, anti-imigran atau apa pun alibinya, tidak dapat menjadi alasan dimakluminya aksi brutal ini. Tindakan brutal tanpa rasa getir sedikit pun ini adalah penistaan biadab terhadap kemanusiaan, yang berhasil menghabisi puluhan orang yang sedang beribadah. Tampaknya, gagasan folosofis Emmanuel Levinas yang lahir pada masa Perang Dunia II, bahwa kekerasan akan terbendung ketika manusia memandang manusia lain sebagai enigmanya pun tak berlaku lagi saat kebiadaban menguasai kognisi. Meski saat ini keempat pelaku telah diringkus, persoalan sosial yang ditimbulkannya masih meradang dan kita

dihantarkan pada realitas sosial kronis yang terjadi dalam masyarakat modern ini. Persoalan ini mengingatkan kita dua teori besar dalam ilmu sosial: strukturalisme dan intrepretivisme. Peristiwa penembakan brutal yang disiarkan live di akun Facebook menunjukkan peran media sosial dalam pembentukan perilaku krimimal. Jaringan pertemanannya yang menyaksikan siaran langsung terse-

but, tak bergeming. Tanggal 16 Maret lalu, Google dan Facebook bersepakat untuk menghapus semua konten siaran langsung serta komentar yang menyatakan dukungan terhadap aksi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa komunitas online pun telah menjadi agen pengembang kebiadaban. Bahkan, remaja-remaja yang menyaksikan siaran langsung pun bereaksi tegang, seakan bermain game PUBG dan se-

’’Kekerasan struktural tidak dapat dibenahi jika peran institusi sosial tidak dibenahi. Hal ini menjadi penting mengingat masyarakat memiliki kontrol atas perbuatan anggotanya. Nilai yang dipegang masyarakat perlu ditanamkan di setiap institusi kemasyarakatan agar bisa menjadi tolok ukur apakah masyarakat sudah berfungsi dengan baik.’’

jenisnya, ujar mereka. Terverifikasi bahwa kekerasan yang terjadi di Selandia Baru kemarin, adalah kekerasan struktural. Pelaku telah dibentuk sedemikian rupa untuk melakukan kekejaman dan membenci tanpa rasa iba. Ini memperlihatkan bagaimana kekuasaan yang dipegang masyarakat berpengaruh sangat kuat terhadap individu. Meski dalam perspektif interpretivisme, individu memiliki kekuasaan dan kontrol terhadap masyarakat, fenomena penembakan ini memberikan fakta berbeda. Bahkan, semangat awal media sosial yang bertujuan menolak strukturalisme dengan memberi kebebasan pada individu memiliki kontrol terhadap informasi pilihannya, justru menjadi pedang bermata dua dan menusukkan sisi lainnya dengan kontras dalam kejadian biadab kemarin. Kontrol sosial seperti agama, keluarga, penegak hukum dan lembaga-lembaga pendidikan tampak tak berfungsi sebagaimana mestinya. Tragedi ini adalah alarm rapuhnya kontrolkontrol sosial kita, bahkan di salah satu negara paling aman di dunia sekalipun. Kekerasan struktural tidak dapat dibenahi jika peran institusi sosial tidak dibenahi. Hal ini menjadi penting mengingat masyarakat memiliki kontrol atas perbuatan anggotanya. Nilai yang dipegang masyarakat perlu ditanamkan di setiap institusi kemasyarakatan agar bisa menjadi tolok ukur apakah masyarakat sudah berfungsi

Optimalisasi Zonasi dalam PPDB 2019 Tiap tahun, ada saja masalah dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Di berbagai daerah termasuk di Bali hampir tiap tahun terjadi kisruh PPDB akibat semua orang memiliki kepentingan tertentu (Bali Post, 13/03/2019). Kita berharap tak ada masalah dan kecurangan pada PPDB 2019 yang akan dilaksanakan bulan Mei nanti. Tahun ini, Kemendikbud memasifkan sistem zonasi dalam PPDB. Kita tahu PPDB zonasi dimaksudkan untuk menjamin pemerataan akses layanan pendidikan bagi siswa. Adanya zonasi bisa mendekatkan lingkungan sekolah dengan lingkungan keluarga. Dan menghilangkan pengkastaan pada sekolah. Tidak ada sekolah favorit dan nonfavorit. Adanya sekolah berkualitas. Kini, Kemendikbud dan Dinas Pendidikan setempat tengah menyosialisasikan aturan PPDB 2019. Sosialisasi dilakukan lebih awal agar masyarakat tahu aturan zonasi yang terbaru. Ini juga mencegah permasalahan yang timbul saat PPDB. Aturan baru itu termaktub di Permendikbud No. 51 tahun 2018 tentang PPDB 2019. Di antaranya, hanya ada tiga jalur dalam PPDB, yaitu zonasi (kuota minimal 90 persen), prestasi (kuota maksimal 5 persen), dan jalur perpindahan domisili orangtua (kuota maksimal 5 persen). Pun penghapusan SKTM. Bagi siswa tidak mampu dibuktikan dengan Kartu Indo-

Oleh Kurniawan Adi Santoso nesia Pintar (KIP). Untuk jalur perpindahan orangtua, domisili berdasar kartu keluarga (KK) atau surat keterangan domisili dari RT/RW dilegalisasi kepala desa setempat yang diterbitkan minimal satu tahun sebelum pelaksanaan PPDB. Pemalsuan surat mutasi domisili maupun surat mutasi kerja, serta praktik jual-beli kursi, akan dipidanakan. Pengelompokan zonasi ditentukan berdasarkan akses rumah calon peserta didik ke sekolah. Bukan lagi berdasarkan administrasi pemerintah. Maka, antara Dinas Pendidikan pemerintah kabupaten/kota, maupun provinsi bekerja sama untuk menetapkan zona. Kemudian setiap sekolah peserta PPDB 2019 diwajibkan mengumumkan jumlah daya tampung sesuai dengan data rombongan belajar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Bila kita tengok tujuan PPDB zonasi untuk pendidikan yang berkeadilan, tidak ada lagi sekolah favorit dan nonfavorit. Semuanya jadi sekolah yang berkualitas. Nyatanya, pemerintah belum mewujudkan hal itu. Sehingga orangtua sampai kini masih punya mindset soal adanya sekolah favorit dan nonfavorit. Menyiasati ini, orangtua “berani” melakukan ketidakju-

juran sebenarnya bukan tanpa sebab. Ini dipicu pemerintah yang seharusnya memenuhi kelengkapan sarana belajar di sekolah nonfavorit. Tetapi pada kenyataannya, penyediaan infrastruktur pendidikan masih belum merata. Bahkan yang lebih miris, banyak kasus dana pendidikan dikorupsi oleh bupati, kepala dinas pendidikan, kepala sekolah, dan pihak swasta. Indonesia Corruption Watch ( ICW) merilis data sepanjang 2018, ada 15 kasus korupsi infrastruktur pendidikan yang merugikan negara Rp 34,7 miliar. Juga 38 kasus di sektor pendidikan non-infrastruktur yang merugikan negara Rp 30 miliar. Itu juga yang menyebabkan jurang perbedaan sekolah favorit dan nonfavorit sangat kentara. Sekolah yang favorit sarana prasarananya lengkap. Buku-buku pelajaran tersedia lengkap. Ada LCD projector yang telah terpasang menggantung di atap kelas. Anak-anak sudah bisa mengakses sumber belajar dari internet. Beda kondisinya dengan sekolah yang nonfavorit, satu meja saja masih dipakai tiga anak. Buku-buku pelajaran tidak mencukupi dengan jumlah anak. Gedung perpustakaan belum ada. Alih-alih anak mau pakai internet, di sekolah itu belum ada komputer/laptop untuk

pembelajaran. Maka dari itu, setidaknya ada beberapa hal yang harus dilakukan pemerintah dan sekolah untuk mengoptimalkan sistem zonasi PPDB 2019. Pertama, pemerintah harus meyakinkan orangtua calon peserta didik bahwa semua sekolah adalah sekolah berkualitas. Caranya dengan segera mewujudkan prasyarat zonasi yakni pemerataan fasilitas pendidikan. Dapodik sebenarnya bisa dipakai oleh pemerintah pusat maupun daerah sebagai instrumen pemetaan bantuan fasilitas pendidikan. Kedua, mengoptimalkan sistem PPDB. Kemendikbud bisa mendesain aplikasi PPDB yang tersinkron dengan Dapodik. Jadi, pihak sekolah, misalnya di SMP saat input data calon peserta didik dapat menarik data dari Dapodik SD yang dalam zonasinya. Ketiga, panitia PPDB harus melakukan verifikasi faktual data calon peserta didik. Khususnya surat keterangan domisili dengan mengecek langsung ke kelurahan/desa setempat. Ini penting untuk mencegah manipulasi data. Keempat, semua pihak harus mengedepankan taat aturan. Baik sekolah maupun orangtua calon siswa harus mengutamakan kejujuran dan integritas dalam PPDB. Ini kunci utama membangun pendidikan yang berkualitas.

dengan baik. Ancaman terbesar masyarakat struktural bisa jadi tidak hanya dirasakan masyarakat tertentu, namun dapat menjadi berita duka bagi seluruh dunia. Jika di negara maju, hal itu dapat terjadi, lantas bagaimana dengan bangsa kita. Tak kebal dari cengkeraman media sosial dan rapuhnya kontrol sosial dalam masyarakat, Indonesia memiliki ancaman bahaya yang sama. Pembedanya ada di dalam kokohnya kontrol sosial melalui adat dan budaya di Indonesia. Toleransi, gotong royong, mencintai sesama manusia, menyayangi lingkungan mengakar melalui budaya bangsa; sebab memang bangsa kita sangat majemuk. Selain itu, dengan perbedaan yang ada, terdapat kisah perjuangan bersama untuk meraih status sebagai bangsa merdeka. Berbeda jauh dengan strukturalisme yang mendorong penyerangan di Selandia Baru kemarin, strukturalisme di Indonesia justru mendorong individu untuk senantiasa berperilaku luhur; dan yang tidak luhur akan mendapatkan sanksi sosial. Inilah modal besar bangsa kita untuk meretas ancaman bahaya di masa depan; pada saat yang sama menjadi modal kehancuran bangsa, ketika adat dan budaya serta keanekaragaman semakin samar dengan datangnya budaya global yang seakan membawa kebebasan namun menyeragamkan segalanya. Penulis, pelajar Kelas X di SMA Cendekia Harapan

POJOK Pusat kebudayaan Bali rencananya dibangun di eks galian C Gunaksa. - Kembalikan kejayaan Klungkung. *** Puluhan hektar tanaman di Buleleng terdampak banjir bandang. - Akibat alam sudah terusik. *** Kampanye terbuka para caprescawapres dihadiri ribuan warga. - Jual program menarik simpati.

Penulis, guru SDN Sidorejo, Kabupaten Sidoarjo, Jatim

 Perintis : K.Nadha,  Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Sekretaris Redaksi: Sugiartha Redaktur Eksekutif: Parwata Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Diah Dewi, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Agustoni, Ngurah Kertanegara, Komang Suryawan, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati,Wira Sanjiwani. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto. Banyuwangi: Budi Wiriyanto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: K. Budiarta. Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

7

TABANAN

Serahkan LKPD Sesuai Jadwal

BPK Perwakilan Provinsi Bali Apresiasi Pemkab Tabanan

BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan karena menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2018 sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Hal itu diungkapkan langsung Kepala Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali Sri Haryoso Suliyanto didampingi jajarannya, Senin (25/3) kemarin, di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali, Jalan Panjaitan No. 2 Denpasar. Sri Haryoso Suliyanto sekaligus mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik dari Pemkab Tabanan. ‘’Pada kesempatan ini kami berikan ucapan selamat pada Ibu Bupati

beserta jajarannya karena pertama kali LKPD diserahkan secara langsung oleh Kepala Daerah. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik dalam rangka pelaksanaan fungsi pemeriksaan dan fungsi pertanggungjawaban dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan,’’ ucap Sri Haryoso. Setelah menerima LKPD yang langsung diserahkan oleh Bupati Tabanan, kata Sri Haryoso, BPK akan segera melaksanakan pemeriksaan. 60 hari setelah penyerahan laporan keuangan ini, maka BPK akan segera memberikan laporan hasil kerja pemeriksaan ini kepada Pemkab Tabanan. Ia melanjutkan, pemeriksaan LKPD adalah un-

tuk memberikan opini atas tingkat kelancaran informasi laporan keuangan yang disajikan yang didasari kesesuaian dengan standar. BPK berharap atas penyerahan LKPD ini pemerintahan di Bali khususnya di Tabanan bisa mempertahankan opini yang telah diperoleh sebelumnya. ‘’Tabanan sudah beberapa kali mendapatkan WTP. Tentu saja kami sangat berharap bahwa opini tersebut bisa dipertahankan untuk waktu-waktu yang akan datang,’’ harap Sri Haryoso. Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang saat itu didampingi Sekretaris Daerah Tabanan I Gede Susila, Inspektur Tabanan I Gede Urip Gunawan dan Kepala Bakeuda Tabanan Dewa Ayu Sri Budiarti mengatakan, ke-

datangan dirinya dan jajaran ke BPK untuk memenuhi kewajiban menyerahkan LKPD yang telah disiapkan, yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. ‘’Mudah-mudahan ini bisa menjadi bahan untuk BPK bisa melanjutkan tugas-tugasnya di Tabanan. Untuk tindak lanjut selanjutnya, harapan kami adalah untuk bisa selalu dibantu, dibimbing dan dibina, karena dalam laporan keuangan ini masih banyak hal-hal yang perlu disempurnakan,’’ ujar Bupati Eka. Di samping itu, Tabanan bisa memberikan laporan pertanggungjawaban keuangan yang betul-betul bisa dipertanggungjawabkan dan kembali lagi ke depannya bisa mendapatkan kepercayaan Opini WTP. ‘’Tidak

hanya opini saja tetapi juga kepercayaan masyarakat Tabanan, di mana dalam pengelolaan keuangan ini kita berupaya memberikan yang terbaik, yang sesuai dengan aturannya, sehingga tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,’’ kata Eka. Bupati Eka menambahkan, untuk melancarkan pelaksanaan pemeriksaan tersebut, tentunya diperlukan pengawasan dan pengawalan yang serius dari pihaknya. ‘’Hal tersebut tentunya harus selalu dikawal serta diawasi oleh pihak terkait agar bisa meminimalisir kesalahan baik itu sekecil apa pun. Dan juga agar tidak ada kesalahan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya,’’ ujar Bupati Eka. (ad775)

LKPD - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan LKPD ke BPK Perwakilan Provinsi Bali, Senin (25/3) kemarin.

Vaksinasi Massal Masih Difokuskan di Zona Merah Rabies Tabanan (Bali Post) -

Vaksinasi massal untuk hewan penular rabies (HPR) tahun 2019 sudah berlangsung. Berdasarkan data Dinas Pertanian Tabanan, HPR yang sudah tervaksin dari 1 Januari hingga 24 Maret tercatat 3.085 ekor. Vaksinasi di tiga bulan tersebut masih menyasar zona merah, atau daerah yang pernah terjadi kasus gigitan positif atau ditemukan HPR positif rabies. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tabanan Wayan Suamba, Senin (25/3) kemarin mengatakan, zona merah di Tabanan adalah Desa Banjar Anyar dan Desa Beraban di Kecamatan Kediri, Desa Bajera di Kecamatan Selemadeg, Desa Delod Peken di Kecamatan Tabanan dan Desa Pujungan di Kecamatan Pupuan. ‘’Untuk data sementara baru desa di Kediri, Tabanan dan Selemadeg yang menjalani vaksinasi. Untuk yang di Pujungan akan dijadwalkan menyusul,’’ ujar Suamba. Untuk stok vaksin, Tabanan mendapatkan bantuan

Bali Post/san

VAKSINASI - Vaksinasi massal di Tabanan tahun 2019 hingga kini telah menyasar 3.085 HPR.

dari provinsi sebanyak 42.000 dan pengadaan dari APBD Tabanan sebanyak 9.300 vaksin. Namun untuk vaksin bantuan provinsi diturunkan secara bertahap dan baru diberikan 9.000 vaksin. Sisanya masih dalam proses tender. Sementara untuk vaksin dari kabupaten rencananya akan tersedia April. Mengingat masih terbatasnya persediaan vaksin, maka sesuai kesepakatan, vaksinasi massal difokuskan dulu di zona merah. Hingga Maret, selain empat desa zona merah, vaksinasi juga sudah dilakukan di Desa Dauh Peken yang merupakan desa berdekatan dengan desa zona merah. ‘’Jika vaksinnya sudah turun lagi barulah ada jadwal susulan vaksinasi ke zona kuning dan zona hijau,’’ jelas Suamba.

Berdasarkan data, jumlah HPR yang tervaksin dari 1 Januari 2019 hingga 24 Maret tercatat 3.085 ekor yang rinciannya, 2.992 anjing, 92 kucing dan satu monyet. Rincian per desa yakni di Desa Banjar Anyar sebanyak 1.223 ekor HPR yang berupa anjing sebanyak 1.191 ekor dan kucing (32 ekor), Desa Beraban sebanyak 773 ekor HPR terdiri 747 anjing dan 26 kucing, Desa Bajera tercatat 194 HPR jenis anjing, Desa Delod Peken sebanyak 781 ekor HPR tervaksin yang terdiri dari 752 anjing, 28 kucing dan satu monyet. Sementara di Desa Dauh Peken sebanyak 114 ekor HPR tervaksin terdiri dari 106 anjing dan enam kucing. Vaksinasi massal dijadwalkan berlangsung hingga Mei mendatang. (kmb24)

Kantor Dinas PUPRPKP Memprihatinkan Gubernur Koster Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian Tabanan (Bali Post) Gubernur Bali Wayan Koster mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kedamaian, kesucian dan keharmonisan alam Bali. Gubernur berharap masyarakat Bali lebih pintar menghadapi perubahan zaman serta tetap menjaga kearifan lokal. Hal itu disampaikan Gubernur Koster pada Dharma Shanti Panyepian yang dilangsungkan di Ge-

dung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Minggu (24/3). Koster menyatakan, di era global perubahan sangatlah dinamis. Ancaman terhadap adat istiadat, tradisi, seni dan budaya Bali pun makin besar. oleh karena itu, dia berharap masyarakat Bali mampu menyesuaikan diri dengan baik. Selain bisa menjawab tantangan globalisasi, masyarakat Bali juga harus bisa menjaga adat dan budayanya dari ke-

pungan modernisasi. Sementara itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryasyuti mengatakan, pihaknya selalu berupaya menjaga kedamaian dan kerukunan umat di Tabanan. Dia pun berharap Dharma Shanti Panyepian ini mampu menggugah masyarakat untuk selalu menjaga kedamaian dan kerukunan, sebab ini akan menjadi modal khususnya dalam menghadapi pemilu mendatang. (kmb24)

Bali Post/san

DHARMA SHANTI - Dharma Shanti Panyepian yang dilangsungkan Minggu (24/3).

Tabanan (Bali Post) Dinas PUPRPKP merupakan OPD yang bertugas mengkoordinir seluruh pembangunan fisik. Mulai dari gedung, jalan dan irigasi. Mereka mampu membangun dengan baik, namun sebaliknya gedung Dinas PUPRPKP Tabanan kondisinya memprihatinkan, terutama kantor utama Kepala Dinas dan Sekretariat. Ruangan di bangunan tua itu sudah kurang representatif sehingga suasana kerja tidak nyaman. Hal ini menjadi perhatian Sekda Tabanan I Gede Susila saat mengunjungi kantor Dinas PUPRPKP, Senin (25/3) kemarin. Dalam kunjungannya, Sekda Susila didampingi Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan Made Yudiana dan Sekdis I Gusti Ngurah Oka Kamasan mengecek satu per satu ruangan. Salah satu yang menjadi perhatian berupa situasi ruangan dengan tumpukan berkas dan arsip yang belum bisa dirapikan lantaran ruangan yang kurang memadai. Apalagi gedung Dinas PUPRPKP saat ini masih ada yang bergabung dengan Dinas

Puluhan Napi Ikuti Program Rehabilitasi Narkoba Tabanan (Bali Post) Sebanyak 30 orang narapidana (napi) kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tabanan, Senin (25/3) kemarin mengikuti program rehabilitasi yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali. Kalapas Tabanan I Putu Murdiana menjelaskan, rehabilitasi akan berlangsung selama enam bulan. Berbeda dengan rehabilitasi tahun sebelumnya yang hanya dilaksanakan selama sebulan. ‘’Ini sesuai keputusan dari pusat,’’ terangnya. Program rehabilitasi tahun ini menggunakan dana dari DIPA Lapas Tabanan sebesar Rp 30 juta. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 3,5 juta sebulan. Meskipun saat ini anggaran meningkat, tetap masih belum maksimal karena idealnya satu napi memerlukan ang-

garan rehabilitasi sebesar Rp 8 juta. ‘’Tetapi kami tidak putus semangat tetap membantu mereka agar tidak kecanduan barang terlarang itu,’’ jelasnya. Menurut Murdiana, Lapas Tabanan memiliki 52 napi yang terjerat kasus narkoba. 30 orang napi yang direhabilitasi tahun ini merupakan skala prioritas. Mereka memiliki masa hukuman pendek dan belum pernah menjalani rehabilitasi. ‘’Tetapi 52 napi kasus narkoba hampir semua sudah pernah menjalani rehabilitasi,’’ tegasnya. Selama rehabilitasi, lanjut Murdiana, para napi akan mendapatkan materi segala bidang. Mulai dari ada kegiatan mandiri, kegiatan kerja membuat makanan, bimbingan konseling, bahkan ada program family group, yakni keluarga mereka akan diundang dengan tujuan mendukung para napi

Bali Post/bit

REHABILITASI - Napi Lapas Kelas II B Tabanan menjalani rehabilitasi narkoba, Senin (25/3) kemarin. dalam menjalani hukuman. Dari 30 napi yang ikut rehabilitasi, salah satunya adalah mantan polisi bernama Ida Bagus NJ. ‘’Dia ini semangat dan optimis serta ingin segera keluar dari masa hukuman,’’ tegasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Berantas BNN Provinsi Bali AKBP I Wayan Sebudi

menerangkan, tingkat pengguna dan peredaran narkoba tertinggi di Bali adalah Kota Denpasar. Tabanan ada di deretan 5. Dalam rangka memberantas narkoba, terlebih saat ini sudah marak di tingkat desa, pencegahan diharapkan tidak hanya dilakukan polisi dan BNN, melainkan secara bersama-sama. (kmb28)

Pariwisata. ‘’Benar, pagi tadi Bapak Sekda berkeliling melihat kondisi gedung. Sempat juga menyoroti atap bocor, karena memang banyak genteng bergeser akibat gempa Lombok waktu ini,’’ terang Sekdis PUPRPKP Tabanan Gusti Ngurah Oka Kamasan saat dikonfirmasi mengenai kunjungan Sekda. Menurutnya, ruang kerja saat ini sangat sesak dengan pegawai serta berkas. ‘’Ruangan kerja memang sebelumnya sudah sesak dengan pegawai dan arsip, ditambah lagi sekarang personel dari UPT pasca-penghapusan,’’ terangnya. Namun di tengah kondisi gedung perkantoran yang belum representatif tersebut, Oka Kamasan mengatakan saat memimpin apel di jajaran Dinas PUPRPKP, Sekda Tabanan I Gede Susila menekankan agar seluruh jajaran tetap melaksanakan tupoksinya dengan baik. Sekda berharap kinerja tidak menurun dan tidak membandingkan dengan daerah lain. Terkait perbaikan gedung, Oka Kamasan menyebutkan tahun ini sudah dianggarkan

Bali Post/bit

CEK KANTOR - Sekda Tabanan I Gede Susila saat mengecek kondisi kantor Dinas PUPRPKP Tabanan. perbaikan atap, lantai serta kamar mandi yang merupakan prioritas. Sementara untuk ruang arsip belum bisa terealisasi dan masih menggunakan rumah dinas untuk menyimpan arsip lama. ‘’Nominalnya kurang tahu pasti. Kalau tidak salah sekitar Rp 1 miliar dan itu untuk perbaikan dua gedung dinas, dengan skala prioritas atap, lantai dan kamar mandi,’’

terangnya. Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Tabanan I Putu Dian Setiawan menyampaikan, Sekda Tabanan I Gede Susila memang setiap Senin berkesempatan mengunjungi OPD untuk mengenal dan memantau kinerja pegawai. ‘’Jadi ini memang kegiatan rutin Bapak Sekda,’’ ucapnya. (kmb28)


BULELENG

8

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

Bali Post/kmb38

KEBANJIRAN – Sebanyak 150 unit rumah warga di Dusun Tegal Lenga, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt dan sejumlah fasilitas umum (fasum) terendam banjir bandang dengan ketinggian air 1,5 meter. Selain itu, belasan hektar pertanian, ternak, dan peralatan pertanian hilang dihanyutkan banjir.

Banjir Bandang di Kalisada

Ratusan Rumah dan Belasan Hektar Lahan Pertanian Terendam

Singaraja (Bali Post) – Sebanyak 150 unit rumah di Dusun Tengal Lenga, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt terendam banjir bandang, Sabtu (23/3) malam lalu. Tidak hanya itu, belasan hektar lahan pertanian berisi tanaman buah naga, pepaya california, dan padi siap panen juga terdampak banjir bandang dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter. Beruntung, bencana itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Diperkirakan kerugian meterial akibat bencana alam ini lebih dari ratusan juta rupiah. Perbekel Desa Kalisada Kecamatan Seririt I Nyoman Bagiarta, Senin (25/3) kemarin mengatakan, Dusun Kalisada posisinya paling rendah dengan drainase di pinggir jalan Seririt–Gilimanuk. Selain itu, wilayah itu berada di bawah Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Saba. Sebelum kejadian, hujan deras melanda daerahnya sejak pukul 19.00 Wita sampai Minggu (24/3) dini hari. Kondisi itu menyebabkan banjir bandang karena drainase tidak mampu mengalirkan air hujan dari Desa Pangkung Paruk dan dari

Desa Tukadsumaga. Kebetulan posisi daerah itu paling rendah, sehingga aliran banjir merendam permukiman dan lahan pertanian di sana. Volume banjir bandang bertambah tinggi karena DAS Saba di sebelah selatan Dusun Tegal Lenga itu meluap. Tidak pelak, 150 unit rumah warga terendam. Bahkan ketinggian air di pekarangan mencapai 1,5 meter. Sedangkan di dalam ruang kamar tingginya air antara 15 sampai 30 sentimeter. Selain rumah penduduk, perkebunan buah naga dan pepaya kalipornia milik salah

seorang warga ikut terendam. Diperkirakan dampak banjir itu merusak tanaman yang sudah berbuah. Selain itu, sekitar 12 hektar sawah yang ditanami padi siap panen terdampak banjir bandang itu. Para petani di desanya pun dipastikan akan menelan kerugian cukup besar. Alasannya, bebek, sapi, babi hingga peralatan pertanian bermesin hilang dihanyutkan banjir. ‘’Saat kejadian warga memukul kulkul (kentongan red), karena aliran banjir itu besar, sehingga warga berkumpul di salah satu tempat yang aman. Warga juga tidak sem-

Imigrasi Singaraja Deportasi Sepuluh WNA Singaraja (Bali Post) – Sepuluh warga negara asing (WNA) terpaksa dideportasi aparat Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. Mereka itu dipulangkan paksa ke negeri asalnya karena melanggar UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Mereka yang dideportasi itu masing-masing 2 orang asal Italia, 3 warga Tiongkok, dan masing-masing seorang asal Amerika Serikat, Malaysia, Jerman, Australia, dan Ceko. Namun, dua di antaranya sebelum dijatuhkan sanksi tegas itu sempat tinggal sementara di Buleleng. Masing-masing

berinisial PC asal Negara Italia. Dia disebutkan pernah menjadi instruktur penari Zumba. Selain itu, LB warga negara Ceko itu selama tinggal di Bali Utara, disebutkan menjadi pelatih yoga di Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula. Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Thomas Aries Munandar, Senin (25/3) kemarin, mengatakan, sanksi deportasi itu diterpkan, setelah dilaksanakan operasi gabungan dalam kurun waktu Januari sampai Maret 2019. Penertiban ini dilakukan bersama Badan Kesbangpol, Polres Buleleng,

Bali Post/kmb38

DEPORTASI – Imigrasi Kelas II TPI Singaraja menjatuhkan sanksi deportasi terhadap sepuluh WNA. Mereka dipulangkan paksa ke negara asanya karena melanggar regulasi keimigrasian.

Kodim 1609, Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng dan instansi terkait lainnya. Dari operasi itu, di tiga kabupaten di Bali yaitu Buleleng, Jembrana, dan Karangasem sesuai wilayah kewenangan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja. Penindakan operasi gabungan hingga proses penindakan dengan deportasi ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas. Selain itu juga untuk mempersempit pelanggaran yang dilakukan oleh WNA di Indonesia. Mereka yang dipulangkan ke negara asalnya itu tersangkut berbagai masalah. Dia mencontohkan, WNA itu terjerat kasus narkoba, kasus penipuan, hingga melakukan penyalahgunaan izin tinggal. Setelah dideportasi, mereka akan dicekal dan tidak diizinkan berkunjung ke Indonesia lagi. “Kami hanya mengusulkan pencekalan enam bulan, tetapi yang menentukan nanti Direktorat Jenderal Imigrasi Pusat,” katanya. Thomas menambahkan, dalam waktu dekat, Kantor Imigrasi Singaraja juga akan melakukan tindakan yang sama terhadap dua warga asal Belanda dengan inisial masing-masing JB dan KF. Kedua WNA yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) itu melakoni bisnis penginapan atau vila di wilayah Kecamatan Seririt dan Desa Sambangan. Sayangnya, izin tinggal keduanya berbeda. “Sang suami, JB, memegang izin tinggal kunjungan. Sedangkan, istrinya, KF, memegang visa tinggal terbatas untuk wisatawan lanjut usia,” jelasnya. (kmb38)

pat menyelamatkan perlengkapan rumah tangga. Setelah surut mulai kemarin (Minggu 24/3) warga bersih-bersih dan sampai tadi pagi (Senin 25/3 kemarin),’’ katanya. Bencana banjir bandang itu, kata Bagiarta, baru pertama kali terjadi. Banjir bandang menerjang karena luapan air dari DAS Saba di sebelah selatan desa itu. Selain itu, drainase di pinggir jalan tidak mampu mengalirkan air hujan, sehingga otomatis banjir itu mengalir ke permukiman yang rendah. Luapan air itu tidak terelakan karena DAS yang dibangun pemerintah pusat itu mengalami pendangkalan parah. Ironisnya, pendangkalan itu belum ditanggulangi dengan baik. Bahkan, dampak lainnya aliran air mengecil, sehingga dalam empat tahun terakhir ini petani di Desa Kalisada dan desa tetangga tidak bisa

menanam padi karena kesulitan air. ‘’Air DAS Saba itu meluap karena dangkal. Ditambah aliran air di drainase di pinggir jalan itu tidak mampu menampung air hujan dan memicu banjir di desa kami,’’ jelasnya. Terkait kerugian material, Bagiarta mengatakan kerugiaan itu belum dihitung berapa pastinya. Namun, dirinya memperkirakan kerugian akibat bencana ini lebih dari ratusan juta. Pascabencana, dirinya juga sudah menyetorkan data bencana ke Kecamatan Seririt. Data itu kemudian diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Untuk membantu meringankan para korban, Dinas Sosial (Dinsos) membagikan paket sembilan bahan pokok (sembako) dan peralatan rumah tangga. (kmb38)

Fasum Terendam BANJIR bandang di Desa Kalisada juga merusak fasilitas umum (fasum) di desa itu. Gedung perpustakaan dan koleksi buku bacaan di SDN 2 Kalisada terendam banjir. Selain itu, gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan gedung Polindes juga tergenang banjir. Pascabencana itu, fasum tersebut nyaris tidak bisa berfungsi dengan baik. terutama buku bacaan dan peralatan sekolah dan peralatan lainnya basah karena banjir. Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana mengatakan, sed-

erat bencana alam akibat cuaca buruk itu menyebar di lima kecamatan. Bukan saja bencana banjir bandang, juga pohon tumbang menimpa rumah penduduk, termasuk tanah longsor. Sejauh ini, pihaknya belum memastikan berapa total kerugian yang terjadi akibat bencana alam itu. Sementara itu, pascabencana ini pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan assessment dan membantu korban bencana dengan memberikan sembako, peralatan rumah tangga, dan gotong royong membersihkan lumpur atau pohon tumbang. (mud)

Tiga Desa Tiap Kecamatan Jadi ’’Pilot Project’’ Pengentasan Kemiskinan MULAI tahun 2020 nanti, tiga desa di masing-masing kecamatan di Buleleng dijadikan proyek percontohan (pilot project) pengentasan kemiskinan terintegrasi dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan optimalisasi sektor pertanian. Skema pengentasan kemiskinan itu setelah pemetaan dilakukan secara komprehensif melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Buleleng tahun 2019. Program itu diseting untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020 mendatang. Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) mengatakan hal itu setelah membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)

untuk RKPD tahun 2020, Senin (25/3) kemarin. Perencanaan pengentasan kemiskinan di daerahnya itu, kata Bupati, dengan strategi mengoptimalkan dari sektor pertanian. Target ini ingin dicapai melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) sebagai upaya percepatan pembangunan ekonomi inklusif yang berbasis pertanian dan penanggulangan kemiskinan. Sektor pertanian akan terus dikembangkan di sembilan kecamatan yang ada di wilayah Den Bukit itu. Target awal tiga desa tiap kecamatan sebagai pilot project-nya. “Kita akan lakukan pemetaan terlebih dahulu terkait perencanaan ini,” katanya.

Menurut Bupati, pertimbangan mengapa memilih tiga desa setiap kecamatan, karena anggarannya belum memadai, sehingga pengentasan kemiskinan dengan optimalisasi SDM dan pertanian ini diupayakan secara bertahap. Pihaknya sekarang masih melakukan kajian bagaimana model yang efektif akan diterapkan. “Apakah diperlukan sesuatu aturan seperti peraturan desa (perdes) untuk jangka panjangnya. Misalnya masa produksinya lima tahun, apa yang akan diberikan menunggu masa produksi itu. Hal itu berarti kelompok petaninya yang diberdayakan,” katanya. Di sisi lain, Bupati yang berlatar belakang pengusaha itu

BUPATI BUKA MUSRENBANG – Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana (PAS) membuka Musrenbang untuk RKPD 2020, Senin (25/3) kemarin.

menambahkan, pengentasan kemiskinan selama ini melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMdes). Model seperti itu dinilai tak lagi efektif. Alasannya, semua disamaratakan di Bali. Kondisi BUMdes juga saat ini kurang menguntungkan. Seakan bisnis yang dijalankan melalui BUMdes itu diproteksi dan berjalan tidak sehat. “Kalau saya berbeda sistemnya. Jangan BUMdes itu diproteksi. Kita benahi dengan cara mengedukasi optimal kemampuan diri SDM itu. Kalau hanya diproteksi justru kita akan mati sendiri,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Pengembangan Penelitian (Bappeda Litbang) Nyoman Genep mengatakan, dalam Musrenbang ini ada lebih dari 800 usulan kegiatan dari tingkat kecamatan. Usulan ini pun diakuinya banyak yang tidak sejalan dengan tema Musrenbang, yang menekankan pengentasan kemiskinan berbasis pertanian. Usulan yang tidak sejalan dengan tema itu, dipastikan akan dibuang. Hal itu otomatis tidak ditetapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang akan ditetapkan melalui Keputusan Bupati April 2019 mendatang. “Dari Musrenbang ini, kita masih seleksi usulan kecamatan dan yang mana sesuai tema dan mendapat pendanaan apakah di APBD Provinsi dan APBN, nanti akan ditetapkan dalam RKPD,” jelasnya. (ad765)

Dihapuskan, Aset Kapal ’’Rescue’’ Rp 2,5 Miliar Kapal rescue bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp 2,5 miliar akhirnya harus dihaspuskan. Penyebabnya, kapal itu mengalami kerusakan parah setelah dua kali diempaskan gelombang pasang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelumnya menambatkan kapal itu di kawasan Pantai Camplung, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng. Lalu, bagaimana ceritanya aset bodi kapal rescue seharga Rp 2,5 miliar itu dihapuskan? KEPALA Pelaksana BPBD Buleleng Ida Bagus Suadnyana, Senin (25/3) kemarin, mengatakan setelah dua kali dihantam gelombang pasang,

dua unit mesin pendorong kapal masing-masing kapasitasnya 150 PK itu bisa berhasil diselamatkan. Kedua mesin itu sekarang dirawat di salah

satu bengkel di Buleleng. Selain itu, perangkat GPS dan peralatan elektronik lain juga berhasil diselamatkan. Kemudian, semua perangkat itu disimpan di kantor BPBD Buleleng. Sedangkan, dek kapal yang terbuat dari fiber itu mengalami kerusakan parah. Beberapa bagiannya pecah setelah diempaskan gelombang pasang. Pascakejadian itu, pihaknya berusaha menarik bangkai kapal dari lokasi kejadian. Saat ini, bodi kapal berwarna oranye itu rencananya diperbaiki. Sayangnya, rencana itu gagal karena bodi kapal itu tidak bisa diperbaiki kem-

bali. Akhirnya, BPBD memutuskan menghapuskan aset bodi kapal tersebut. Padahal, kapal rescue itu seharga Rp 2,5 miliar. “Maunya kapal rescue itu kami perbaiki, tetapi setelah kapal itu kita evakuasi dari lokasi kejadian, bodi kapalnya tidak bisa dibenahi lagi. Kami kemudian koordinasi dengan atasan, sehingga diputuskan aset bodi kapal itu dihapuskan. Kami sudah potong beberapa bagian dek kapal itu. Hal itu sebagai proses penghapusan lanjutan,” katanya. Setelah menghapuskan dek kapal itu, kata Suadnyana, pihaknya mencoba

mengusulkan bantuan kapal untuk mengganti kapal yang sudah hancur itu. Rencananya, BPBD hanya meminta dek kapal, kemudian mesin dan perangkat GPS serta peralatan pendukung lainnya akan dikenakan pada kapal itu. “Kemungkinan kami usulkan pembuatan kapal yang lebih kecil dari yang ini (kapal lama - red). Semua peralatan elektronik dan mesin yang lama kondisinya bagus. Kapal yang lama justru masih layak dipakai setelah sempat diservis masuk dok,’’ tegas mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Buleleng. (mud)

Bali Post/kmb38

DIHAPUS – BPBD Buleleng menghapus aset kapal rescue senilai Rp 2,5 miliar. Kapal bantuan BNPB rusak parah setelah dua kali dihantam gelombang pasang beberapa waktu lalu.


GIANYAR

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019 Dudonan Acara Odalan di Pura Puri Agung Dalem Tarukan Anggara Kliwon Prangbakat (Selasa, 26 Maret 2019) Waktu : 10.00 Wita Acara : Nedunang Ida Bethara Kawitan, Malasti lan Murwa Daksina, Majaya-jaya Prajuru Anyar Sane Sampun Melantik

Pekerja Tak Kunjung Dibayar

Bangunan Sentra IKM Dibongkar

Gianyar (Bali Post) Sejumlah pekerja melakukan pembongkaran paksa pengadaan bangunan fisik sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Senin (25/3) kemarin. Pembongkaran terhadap proyek Pemkab Gianyar di bawah OPD Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gianyar itu dilakukan dengan penurunan belasan ribu genteng.

Buda Umanis Prangbakat (Rabu, 27 Maret 2019) Waktu : 13.00 Wita Acara : Puncak/Mukyaning Karya Wrespati Paing Prangbakat (Kamis, 28 Maret 2019) Waktu : 13.00 Wita Acara : Nganyarin Sukra Pon Prangbakat (Jumat, 29 Maret 2019) Waktu : 13.00 Wita Acara : Nganyarin Saniscara Pon Prangbakat (Sabtu, 30 Maret 2019) Waktu : 13.00 Wita Acara : Nganyarin lan Ngaturang Panyineban Redite Kliwon Bala (Minggu, 31 Maret 2019) Waktu : 10.00 Wita Acara : Nyineb Lawang/Ida Bethara Dalem Munggah Ring Jogane

PTPS Diingatkan Jaga Netralitas Gianyar (Bali Post) Jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gianyar melantik 1.502 orang Pengawas Tempat Pemungutan suara (PTPS). Pelantikan ini dilakukan secara bertahap dari Senin (25/3) kemarin hingga Rabu (28/3) mendatang. Seribu lebih pengawas ini diingatkan untuk menjaga netralitas saat Pemilu 17 April 2019. Ketua Bawaslu Gianyar I Wayan Hartawan mengatakan pelantikan ini dilakukan secara maraton oleh jajarannya di masing-masing kecamatan, sesuai dengan jumlah TPS yang ada. Selain pelantikan PTPS terpilih di hari yang sama, setelah pelantikan mereka diberikan pembekalan. ‘’Diharapkan pada saatnya nanti di TPS, mereka memahami apa yang menjadi tugas dan kewenangannya,’’ katanya. Menurut Hartawan, pelantikan diawali oleh Panwascam Gianyar dan selanjutnya diikuti kecamatan lain. Jumlah PTPS sesuai dengan wilayah tugasnya di kecamatan, yaitu untuk Kecamatan Gianyar jumlah PTPS sebanyak 294 orang, Kecamatan Blahbatuh sebanyak 211 orang, Kecamatan Sukawati sebanyak 310 orang, Kecamatan Ubud sebanyak 216 orang, Kecamatan Payangan sebanyak 145 orang, Kecamatan Tegallalang sebanyak 162 orang dan Kecamatan Tampaksiring sebanyak 164 orang. ‘’Demi maksimalnya pelaksanaan tugas, selain diberikan pembekalan oleh Bawaslu Kabupaten Gianyar, mereka juga akan diberikan bimbingan teknis sebelum masa pencoblosan nanti,’’ ujarnya. Hartawan mengingatkan seluruh PTPS agar profesional dan proporsional dalam menjalankan tugas. Tidak boleh ada petugas yang memihak atau mendukung salah satu calon. ‘’Dalam proses perekrutan sudah diwawancara untuk memastikan netralitasnya dan juga dalam persyaratannya lamaran menyatakan tidak sebagai anggota parpol,’’ katanya. Hartawan menambahkan, para petugas inilah yang akan mengawasi secara langsung proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Disinggung terkait upaya penggiringan pemilih untuk memilih salah satu calon, Hartawan mengatakan harus ada laporan terkait hal tersebut. ‘’Terkait dengan menggiring pemilih tentu harus ada laporan dari pemilih. Selain itu, akan dilakukan pencegahan sekira ada tindakan yang dapat melanggar atau mengganggu hak-hak pemilih,’’ tegasnya. (kmb35)

Bali Post/kmb35

PELANTIKAN - Suasana pelantikan PTPS di Kecamatan Gianyar, Senin (25/3) kemarin.

Informasi yang dihimpun di lapangan, pembongkaran ini dilakukan lantaran pihak pelaksana proyek dengan nomor kontrak 511.2/2268/DISPERINDAG yakni PT Marabuntha Ciptalaksana (MC) ini lepas tanggung jawab. PT MC sampai saat ini tidak membayar subkontraktor-subkontraktor yang telah merampungkan bangunan fisik dengan nilai pekerjaan Rp 4.173.966.000 tersebut. Para pekerja pun menuntut kejelasan dari Disperindag selaku leading sector terkait pembayaran proyek yang didanai dari APBD Kabupaten Gianyar Tahun Anggaran 2018. Para pekerja mengaku kerugian dari pengerjaan proyek ini mencapai Rp 3 miliar lebih. Salah satu subkontraktor, Supriadi, mengatakan aksi nekat membongkar bangunan ini lantaran Disperindag Gianyar tidak ada respons terkait pembayaran kepada pekerja. “Pembongkaran ini kami lakukan karena tekanan dari bawah, dari pekerja yang minta ongkos, sementara kami sebagai subkontraktor belum dibayar,” ungkapnya.

Supriadi menjelaskan, proyek yang mulai dikerjakan pada 19 Juli 2018 seharusnya rampung setelah 140 hari atau Desember 2018. Namun ketika proyek berjalan sekitar 77 persen, para pekerja sudah mulai khawatir PT MC tidak melakukan pembayaran. Maka dari itu, proyek sempat mangkrak selama satu bulan. “Ketika itu Pak Suamba (Kadisperindag Gianyar - red) minta agar proyek dirampungkan. Meski waswas, kami coba meneruskan sesuai target dengan jaminan Suamba sendiri yang menyatakan uang ada di dinas dan aman. Makanya kami yakin. Ternyata, setelah rampung kekhawatiran kami terbukti. Sementara Suamba tidak ada respons,” katanya. Upaya komunikasi dan koordinasi baik dengan Disperindag Gianyar maupun PT MC telah dilakukan. Namun pekerja hanya mendapatkan janji-janji manis yang tidak pernah terbukti. Supriadi mengatakan, para pekerja akan terus melakukan pembongkaran hingga ada kejelasan dari Disperindag. “Kami kurang tahu

Bali Post/kmb35

PROYEK - Sejumlah pekerja menurunkan genteng pada proyek IKM Celuk, Senin (25/3) kemarin. ada permainan apa di proyek ini,” ujarnya sambil geleng-geleng kepala. Supriadi pun bertanya-tanya, mengenai kontrak kerja sama dengan PT MC ini. Sebab, di kalangan subkontraktor PT MC ini dikenal punya track record negatif. “Di proyek sebelumnya kami pernah ditipu sekitar Rp 200 juta. Dikasi BG, tapi ternyata kosong,” ujarnya. Hal senada juga disampaikan pemborong kap baja, Komang Adi Saputra. Ia mengaku dari awal

sudah khawatir proyek ini tidak beres. Adi Saputra memborong pemasangan kap baja senilai Rp 350 juta. Dari jumlah itu, pihaknya baru mendapatkan DP 10 persen. “Saya berani ambil karena rekomendasi dari Bapak Kadis. Di awal memang ada DP 10 persen, tapi setelah selesai pasang tidak sesuai perjanjian kontrak. Mereka ngejar waktu, tapi ketika saya minta uang justru tidak diberi,” ujarnya. Sampai lewat batas waktu pem-

bayaran sesuai perjanjian, kata Adi Saputra, pihaknya belum menerima uang hingga kini. “Kami sudah pernah demo, sudah juga menghadap Bupati, tapi tidak ada respons. Ini menyangkut pekerja yang tidak dibayar. Bahkan ada pekerja yang sampai sakit memikirkan kapan dia dapat ongkos,” ungkapnya. Dikonfirmasi terpisah, Kepala Disperindag Gianyar I Wayan Suamba mengaku masih sibuk rapat. “Saya lagi rapat, sebentar ya,” ujarnya singkat. (kmb35)

Plafon SDN 2 Pejeng Kangin Jebol Satu Siswa Alami Luka di Kepala

MUSRENBANG - Wakil Bupati Gianyar A.A. Gede Mayun membuka Musrenbang Rancangan RKPD Kabupaten Gianyar Tahun 2020 di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Senin (25/3) kemarin.

Musrenbang RKPD Kabupaten Gianyar 2020

Memacu Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Pertanian, Seni dan Budaya

PEMKAB Gianyar melalui Bappeda dan Litbang Kabupaten Gianyar menggelar Musrenbang Rancangan RKPD Kabupaten Gianyar Tahun 2020 di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Senin (25/3) kemarin. Acara yang dibuka Wakil Bupati Gianyar A.A. Gede Mayun mengambil tema ‘’Memantapkan Infrastruktur untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Pertanian, Seni dan Budaya dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat’’. Musrenbang dapat dijadikan sebagai media bagi segenap stakeholder untuk memberikan dan mendapatkan berbagai masukan yang strategis maupun konstruktif dalam rangka menyempurnakan penyusunan rancangan RKPD Kabupaten Gianyar 2020. Seperti dipaparkan oleh Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Gianyar Drs. Gede Widarma Suharta, M.M., pelaksanaan musrenbang bertujuan untuk melakukan penajaman dan penyelarasan terhadap permasalahan dan prioritas pembangunan daerah yang telah dirumuskan. Selain itu, kata Widarma Suharta, dengan musrenbang ini kita dapat mensinergikan pengelolaan potensi antara Provinsi Bali, Kabupaten Gianyar dan desa serta mensinkronisasikan pelaksanaan pembangunan daerah dalam upaya mencapai daya guna dan hasil guna yang

sebesar-besarnya. ‘’Setelah musrenbang ini, kami akan melakukan desk rancangan RKPD dan Renja OPD mulai tanggal 29 Maret di Bappeda dan Litbang untuk membahas secara detail program, kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi kegiatan di masing-masing OPD,’ jelasnya. Sementara itu, sambutan Bupati Gianyar yang dibacakan oleh Wakil Bupati A.A. Gede Mayun mengatakan, kegiatan musrenbang Rancangan RKPD Kabupaten Gianyar Tahun 2020 merupakan kewajiban konstitusional yang harus dilaksanakan sebagai tahapan awal dari proses penyusunan RSPBD Kabupaten Gianyar Tahun 2020. Wabup Agung Mayun juga sangat bersyukur bahwa Ranperda RPJMD telah ditetapkan bersama DPRD pada tanggal 19 Maret 2019 dan telah diundangkan menjadi Perda Nomor 5 Tahun 2019 tentang RPJMD Semesta Berencana tahun 2018-2023. Ditegaskan, perda inilah yang menjadi pondasi penyusunan RKPD Tahun 2020 secara holistik, terintegrasi dan selaras sesuai dengan visi-misi membangun Bali yang berkonsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Di mana pembangunan di Bali dilaksanakan dalam satu kesatuan wilayah, satu pulau, satu pola dan satu tata kelola. Wabup Agung Mayun me-

Polres Gelar Operasi Sikat Agung

Gianyar (Bali Post) Polres Gianyar menargetkan peningkatan pengungkapan kasus pencurian. Target ini akan dicapai dalam pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2019 yang berlangsung selama dua minggu. Hal ini terungkap saat rapat latihan pra-Operasi Sikat Agung 2019 di Mapolres Gianyar, Senin (25/3) kemarin. Wakapolres Gianyar Kompol Adnan Pandibu mengatakan, Operasi Sikat Agung 2019 akan dilaksanakan selama dua minggu, mulai 27 Maret sampai dengan 11 April 2019. Dalam operasi ini, polisi dengan Sandi Operasi Sikat Agung 2019 mengedepankan pengungkapan beberapa kasus yang dilakukan oleh para pelaku kejahatan seperti pelaku curat, curas dan curanmor. ‘’Seluruh personel Polres Gianyar yang terlibat operasi harus berhasil dalam mengungkap curat, cu-

9

maparkan, RKPD Tahun 2020 dirancang untuk lebih memantapkan berbagai program strategis yang dilaksanakan mulai tahun ini. Di antaranya, penataan Kota Gianyar, pembangunan ruang rawat inap RSUD Sanjiwani, pembangunan Pasar Umum Gianyar, pembangunan Pasar Seni Sukawati blok A dan blok B, pembangunan unit usaha air minum dalam kemasan pada PDAM Gianyar, pembangunan RSUD tipe C di Payangan, pemindahan dan pembangunan UPT Kesmas Payangan, Kantor Camat Payangan dan Kantor Koramil Payangan, serta berbagai program prioritas lainnya di Kabupaten Gianyar. ‘’Pelaksanaan program ini sangat memerlukan dukungan dari semua OPD. Untuk itu, saya harap seluruh kepala OPD dapat merancang program dan kegiatan dalam renja OPD tahun 2020 selaras dengan program Rancangan RKPD Kabupaten Gianyar 2020,’’ tegasnya. Bappeda dan Litbang Provinsi Bali yang diwakili I.B. Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si., Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, mengatakan musrenbang dapat menyelaraskan dan menjamin sinergitas potensi pembangunan antara provinsi dan kabupaten serta meningkatkan pertukaran pengetahuan dan teknologi. (ad768)

Gianyar (Bali Post) Suasana di SDN 2 Pejeng Kangin, Kecamatan Tampaksiring mendadak gaduh, Senin (25/3) kemarin. Pasalnya, plafon di ruang kelas III sekolah tersebut mendadak jebol saat proses belajar baru dimulai. Akibat dari kejadian itu, seorang siswa, Ketut Agus Arta Yasa mengalami luka di kepala, bahkan harus mengalami empat jaritan. Kepala SDN 2 Pejeng Kangin Ida Ayu Nyoman Sukarini menjelaskan, insiden ini terjadi Senin siang sekitar pukul 10.15 Wita. Saat kejadian itu ia mengaku sedang mengetik berkas di ruang kepala sekolah. “Kejadiannya pada jam pelajaran kedua. Anak-anak baru masuk ruangan mau kembali belajar. Gurunya juga baru mau masuk kelas. Tahu-tahu terdengar suara bruk di ruang kelas III,” ujarnya. Beberapa detik setelah suara gemuruh itu, langsung terdengar teriakan histeris dari 23 siswa yang ada di kelas III. Sukarini dan guru lainnya langsung menuju lokasi kejadian. Mereka terkejut melihat puluhan anak didiknya terperangkap di bawah plafon yang jebol. Sukarini mengatakan, awalnya plafon yang bagian timur yang jebol. Usai itu, para siswa langsung menuju bagian barat kelas. Ternyata beberapa detik kemudian, seluruh plafon jebol. “Untungnya anak-anak pernah diberikan sosialisasi bencana. Mereka semua masuk ke kolong meja,” jelasnya. Setelah plafon roboh, kata Sukarini pihaknya berusaha mengeluarkan anak-anak melalui kolong meja menuju pintu keluar. “Anakanak merangkak di bawah meja menuju pintu,” katanya. Mereka semakin terkejut melihat seorang siswa di kelas itu, I Ketut Agus Arta Yasa keluar dengan berlumuran darah di kepalanya sampai membasahi baju seragam. Bocah beruia 10 tahun yang mengalami luka pada bagian kepala ini langsung dilarikan ke puskesmas. “Katanya anak itu sedang menggeser-geser meja, lalu dia berdiri dan dia kena. Kebetulan, anak ini (korban-red) juga paling tinggi di antara teman-temannya,” jelas Sukarini yang baru menjabat kepala sekolah setahun lalu. Sukarini mengungkapkan, sekolahnya terakhir kali direhab

sekitar tujuh tahun lalu. Namun beberapa bulan bangunan tersebut memang sempat bocor. Hal ini diduga karena ada genteng yang pecah. “Sebelum plafon jebol, sempat bocor. Ada genteng yang pecah. Memang sudah ada plafon sampai melengkung. Pas plafon melengkung, kayaknya masih aman. Tapi saya sudah panggil komite, ajak rembug. Kami sudah bikin proposal, biar cepat penanganan, biar cepat direhab,” jelasnya. Atas kejadian tersebut, pihak sekolah langsung mengontak Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar. Sore kemarin sejumlah pekerja langsung membersihkan plafon yang jebol. Termasuk membongkar plafon di ruang guru yang rapuh. “Untuk proses belajar mengajar besok (hari ini-red), masih ada empat ruangan yang masih bisa dipakai. Untuk kelas I, II, III dan IV masuk pagi. Sedangkan kelas V dan VI masuk sore,” tegasnya. Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar Wayan Sadra mengatakan, plafon yang jebol itu akan segera diperbaiki. Hal ini dilakukan karena siswa akan segera mengikuti ulangan. Selain itu, insiden ini dianggap bencana sehingga bisa segera diperbaiki menggunakan anggaran bencana. “Ini masuk kategori bencana. Segera diperbaiki dengan anggaran sekitar Rp 200 juta,” katanya. Sementara itu, korban Ketut Agus Arta Yasa tampak ditengok oleh petugas dari Pemkab Gianyar di rumahnya. Siswa itu tampak malu-malu dan hanya menganggukkan atau menggelengkan kepala saja ketika ditanya. “Anak saya sudah mendapat perawatan. Sekarang kondisinya sudah baikan,” kata ibu korban, Ni Nyoman Kerti. Kerti mengaku saat kejadian ia sedang bergotong-royong di rumah saudaranya. Namun, Senin siang kemarin ia punya firasat ingin menjemput anak ke sekolah. “Tidak ada yang memberi tahu. Saya niat saja ke sekolah. Pas di sekolah saya baru tahu ada kejadian begini, dan katanya anak saya sudah dibawa ke puskesmas,” katanya. Usai mendapat perawatan di puskesmas, korban langsung diizinkan pulang. “Anak saya ada dua luka di atas kepalanya, dijarit masing-masing dua jaritan. Jadi, totalnya ada empat jaritan,” ujarnya.(kmb35)

MARI WUJUDKAN

PEMILU DAMAI Kepada Yth. Bapak/ Ibu Warga Kab. Badung di Tempat Bali Post/kmb35

RAPAT - Suasana rapat Operasi Sikat Agung 2019 di Mapolres Gianyar, Senin (25/3) kemarin. ras dan curanmor di wilayah hukum Polres Gianyar sesuai dengan target yang telah ditentukan,’’ tegasnya. Adnan Pandibu menekankan seluruh Kasatgas agar mendampingi setiap personel bawahannya dalam melaksankan tugas Operasi Sikat Agung 2019. ‘’Untuk pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2019, Polres

Gianyar mengedepankan fungsi intel yang bergerak di lapangan guna mencari informasi terkait dengan TO (target operasi - red),’’ jelasnya. Adnan Pandibu juga berpesan agar seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Sikat Agung 2019 melaksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab pada pelaksanaan tugas. (kmb35)

Om Swatyastu Saya DRS. PANUDIANA KUHN, MM Calon anggota DPRD Provinsi Bali Partai Golkar, Nomor Urut 6, Dapil Badung, mengajak bapak/ibu dan anggota keluarga yang memiliki hak pilih untuk menyukseskan Pemilu 2019. Pada tanggal 17 April 2019 nanti, luangkan waktu sejenak untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS), Pilih wakil-wakil terbaik untuk menyuarakan aspirasi bapak/ibu sekalian. Demikian himbauan kami. Semoga bapak/ibu sekeluarga sehat dan selalu diberikan kerahayuan. Om shanti, shanti, shanti, 0m... Hormat Saya, DRS. PANUDIANA KUHN, MM C.0000673-RPA-01


JEMBRANA

10

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

Penyuluh Perikanan Masih Kurang Negara (Bali Post) – Memiliki potensi perikanan yang cukup besar, Kabupaten Jembrana ternyata masih kekurangan tenaga penyuluh perikanan daerah. Terutama penyuluh di sektor perikanan tangkap. Tenaga ini sangat diperlukan sebagai pendamping nelayan dalam meningkatkan produksi. Dengan cakupan kawasan pesisir yang luas, sosialisasi tentang perikanan dan kelautan sangat penting. Saat ini penyuluh perikanan statusnya ditarik ke pemerintah pusat. Kepala Dinas Perhubungan, Kelautan Dan Perikanan Jembrana Made Dwi Maharimbawa kepada wartawan mengatakan, saat ini sebenarnya sudah ada 16 penyuluh perikanan dan enam penyuluh bantu. Tetapi melihat sesuai dengan bidangnya, rata-rata merupakan penyuluh perikanan budi daya. Sementara untuk penyuluh perikanan tangkap, masih sangat terbatas. Bahkan justru penyuluh ini juga melakukan tugas sosialisasi maupun tupoksi lain untuk penyuluhan perikanan tangkap. Bila dilihat jumlah ideal, paling tidak dalam satu cakupan desa nelayan, satu tenaga penyuluh. Namun, saat ini penyuluh perikanan bisa mencakup beberapa desa. Kendatipun saat ini mereka masih bisa menjalankan tugas mendampingi nelayan, tetapi implikasinya adalah lemahnya terkait data perikanan tangkap. Misalnya, jumlah nelayan, kelompok nelayan serta hasil tangkap. Pihaknya berharap dengan status tenaga penyuluh menjadi wewenang pusat, diharapkan ada tambahan tenaga penyuluh untuk perikanan tangkap. Peran penyuluh perikanan sangat dibutuhkan para kelompok nelayan. Seperti yang diungkapkan pengurus kelompok nelayan di Desa Tegalbadeng Barat, Kecamatan Negara, Mubasirin. Selama ini pihaknya sering mendapatkan pendampingan penyuluh perikanan. Pembinaan dari penyuluh ini menurutnya sangat penting. Terutama bagaimana mereka mengelola kelompok serta penguatan kelompok. (kmb26)

Bali Post/olo

REBAH – Sawah di Subak Pangkung Gondang, Dangintukadaya tanaman padinya rebah hampir merata akibat cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

Dampak Hujan Disertai Angin, Padi Rebah Meluas

Negara (Bali Post) – Padi rebah dampak dari hujan deras disertai angin di Jembrana meluas. Hampir ratusan hektar tanaman padi yang terdampak padi rebah tersebut. Sebagian besar sudah berbulir dan siap panen. Petani mengaku pasrah dengan kondisi itu dan berharap hujan reda. Dari pengamatan, Senin (25/3) kemarin, di Subak Pangkung Gondang, Dangintukadaya, kondisi padi rebah ini hampir merata. Padahal umur tanaman padi itu di antaranya sudah layak panen. Beberapa tanaman padi itu sudah layak panen (menguning). Namun, banyak juga yang masih hijau namun sudah rebah. “Hampir merata di sini, sekarang nunggu tenaga panen yang bergilir. Kalau memakai mesin sudah pasti hancur,” terang salah seorang petani.

Di sisi lain, tenaga manual (sekaa manyi) untuk panen ini sudah berkurang. Sebagian besar petani sudah terbiasa memanfaatkan mesin panen padi yang lebih praktis. Ketika kondisi yang tak terduga seperti ini, tenaga manual sangat dibutuhkan. Namun, para petani harus bergilir mendapatkan jadwal untuk panen padi tersebut. Selain itu, ongkos tenaga untuk panen itu juga naik dibandingkan panen saat kondisi normal. Karena masih menunggu gili-

ran, bulir-bulir padi yang dihasilkan tidak sebagus seperti biasa. Bahkan di antaranya sampai ada yang sudah tumbuh lagi. “Ya kita berharap agar tidak hujan lagi. Kalau hujan lagi tambah rusak, padi terendam air. Kita juga susah untuk memanen padi,” ujar Wernen (54). Selain operasional naik, harga jual padi yang rebah itu juga turun. Penebas enggan membeli harga seperti padi dipanen kondisi berdiri. Sebab kualitas yang dihasilkan juga tidak sama. Perlu banyak waktu untuk mengeringkan. Petani juga khawatir padi mereka semakin rusak bila tidak segera dipanen. Bahkan ada bulirbulir yang tumbuh lagi karena masuk ke tanah.

Ratusan Prajurit Yonif Mekanis Dites Urine

Bali Post/dok

sandar- Sejumlah jukung milik nelayan di Jembrana sedang bersandar.

Bawaslu Kekurangan Pengawas TPS Negara (Bali Post) – Ratusan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS), Senin (25/3) kemarin, dilantik Bawaslu Jembrana di GOR Kresna Jvara. Namun meski sudah dilantik, Bawaslu Jembrana masih kurang sekitar 40 orang pengawas TPS. Kekurangan itu dipicu ketatnya seleksi dan syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi pengawas TPS. Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan seusai pelantikan mengatakan, untuk pengawas TPS ini diperlukan 876 orang, namun hingga kemarin dilantik baru diperoleh 836 orang. Kekurangan itu ada di Kecamatan Melaya dan Kecamatan Mendoyo. “Kita masih lakukan seleksi lagi dan kita yakini menjelang pelaksanaan pungut hitung di TPS sudah terpenuhi semua,” ujar Pande. Menurutnya, tingginya kualitas calon pengawas yang harus direkrut menjadi salah satu kendala utama. Terutama batasan umur minimal, yakni 25 tahun. Para pengawas TPS ini nantinya memiliki tugas utama melakukan pengawasan persiapan dan pelaksanaan pemungutan suara di TPS. Selain mengawasi, mereka juga memiliki kewenangan untuk menyampaikan keberatan bila ada persoalan di TPS. Mereka juga akan bertugas sampai dengan berakhirnya proses pemungutan dan penghitungan dan pleno di tingkat kecamatan. Pande memastikan bahwa orang yang direkrut ini menjunjung tinggi netralitas. Melalui proses seleksi sekitar sebulan, sebanyak 836 orang yang lolos seleksi. Pelantikan ratusan pengawas TPS kemarin juga dihadiri komisioner Bawaslu Bali Dewa Raka Sandi serta pejabat terkait dari Pemkab Jembrana, Polres, Kodim 1617/Jembrana dan Kejaksaan Negeri Jembrana. (kmb26)

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana I Wayan Sutama dikonfirmasi terpisah mengatakan, dari pengecekan Dinas di subak-subak di Jembrana yang mengalami kondisi padi rebah hampir seluas 100 hektar. Namun, sepertiganya menurutnya sudah ada yang panen. “Belum ada indikasi Puso (gagal panen). Relatif masih bisa diamankan hasilnya,” tambah Sutama. Pihaknya juga berharap tidak ada hujan lagi selama masa panen ini. Dari pantauan, selama dua pekan terakhir hujan ekstrem terjadi hampir setiap hari. Tekanan air yang kuat disertai angin memudahkan padi yang sudah berisi rebah. (kmb26)

Bali Post/olo

URINE - Ratusan prajurit Yonif Mekanis 741 melakukan tes urine guna memastikan tidak terlibat penyalahgunaan narkoba.

Negara (Bali Post) – Untuk memastikan jajaran Yonif Mekanis 741/Garuda Nusantara tidak terlibat penyalahgunaan narkoba, ratusan prajurit pasukan pemukul itu menjalani tes urine. Tes urine yang digelar tepat pada HUT ke-4 batalyon ini, Senin (25/3) kemarin juga disertai dengan perayaan secara sederhana. Dari hasil tes urine terhadap seratusan anggota, hasilnya semuanya dinyatakan negatif narkoba. Tes urine ini dilakukan secara mendadak, tepat sebelum perayaan HUT. Setelah mengikuti tes urine, mereka mengikuti makan bersama secara magibung beralas daun pisang. Ratusan anggota itu makan bersama secara sederhana di garasi. “Setiap anggota memiliki andil dalam memajukan ke-

satuan, bukan hanya karena pimpinan dan komandan kesatuan,” ujar Dankima Yonif 741 Garuda Nusantara Kapten Inf. Arman Adi Wibowo di depan ratusan anggota. Menurutnya, di usia Yonif Mekanis 741 yang tergolong masih muda ini banyak dinamika yang dihadapi baik positif maupun negatif. Perwira asal Banyuwangi ini meminta kepada semua prajurit untuk bersama-sama berperan memajukan kesatuan. Sebab majunya sebuah kesatuan bergantung pada setiap individu personelnya. Ke depan pihaknya juga meminta kepada anggota untuk selalu menjaga nama baik kesatuan. Termasuk salah satunya senantiasa menghindari penyalahgunaan narkoba serta tindak pidana lainnya. (kmb26)

Tiga Elemen Masyarakat Datangi Bawaslu

Laporkan Akun FB Diduga Penyebar ”Hoax”

Bali Post/olo

DILANTIK – Ratusan pengawas TPS yang nantinya akan melakukan pengawasan di tingkat TPS. Dari 876 yang diperlukan, baru terekrut 836 orang pengawas di seluruh kabupaten.

Negara (Bali Post) – Sejumlah komunitas masyarakat di Jembrana pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendatangi kantor Bawaslu Jembrana, Senin (25/3) kemarin. Mereka melaporkan adanya akun media sosial yang diduga penyebar fitnah dan menjurus hoax. Tiga elemen ini di antaranya Projo (Pro Jokowi), KBS (Komunitas Biang Sayu), dan masyarakat turut membawa sejumlah bukti terkait data percakapan serta unggahan-unggahan yang menurut mereka merupakan hoax. Berita maupun gambaran yang diunggah dinilai mendiskreditkan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01. Tim Pemenangan Daerah (TPD) Jembrana nomor 01, Wayan Sudarsana, mengatakan maksud tujuan mereka datang ke Bawaslu guna melaporkan dugaan fitnah, berita hoax dan pencemaran nama baik serta adanya upaya mendiskreditkan paslon capres dan cawapres. Menurutnya, akun di FB itu diketahui orangnya dari Gilimanuk. Bahkan

sebelumnya beberapa kali diingatkan untuk tidak mengunggah hal-hal yang belum tentu kebenarannya. Namun yang bersangkutan tidak menghiraukan. “Kami bersama relawan Projo dan KBS sepakat akan pemilu damai dan sukses,” terang Sudarsana. Menurutnya, sukses yang dimaksudnya adalah dengan cara berdemokrasi yang baik. Bukan menyebarkan fitnah. Tim, menurutnya, perlu melaporkan pemilik akun ini agar ke depannya tidak muncul lagi halhal serupa. “Apa yang diunggah oleh akun ini kami anggap berbahaya dan menebar fitnah untuk Pak Jokowi,” terangnya. Tim menyerahkan permasalahan ini kepada penegak hukum, baik Bawaslu maupun pihak Kepolisian. Sementara itu, Ketua Bawaslu Pande Made Ady Mulyawan membenarkan adanya laporan tiga orang yang mewakili tiga komunitas terkait unggahan di media sosial dari salah seorang pemilik akun. “Benar kami terima laporan, dan kami masih melakukan kajian awal. Apakah bisa ditindaklanjuti atau tidak. Karena berkaitan syarat materiil dan formil

Bali Post/olo

AKUN - Sejumlah komunitas melaporkan pemilik salah satu akun yang diduga mengunggah postingan yang menjurus hoax. yang harus terpenuhi,” terangnya. Bawaslu memberikan waktu 3x24 jam agar laporan ini memenuhi syarat-syarat tersebut. Setelah itu, Bawaslu akan melakukan proses

penanganan. Apabila terkait dugaan tindak pidana, akan ditangani dari Sentra Gakkumdu yang terdiri dari unsur Kepolisian, Kejaksaan, dan Bawaslu. (kmb26)


Karangasem

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

11

Akses ke Pantai Jasri Putus, Ganggu Nelayan

Warga Bangun Jembatan Darurat

Amlapura (Bali Post) Akses jalan menuju Pantai Jasri, Kelurahan Karangasem putus akibat diterjang banjir. Kondisi itu mengakibatkan aktivitas para nelayan menjadi terganggu. Agar mereka dapat melintas, salah satu warga secara swadaya membangun jembatan darurat. Salah seorang nelayan, Nengah Darma, mengatakan, putusnya jalan itu sebetulnya sudah sejak sebulan lalu. Malah jalan itu sudah tiga kali putus akibat diterjang banjir. Sebelumnya, memang jalan itu sudah sempat dua kali putus diamuk banjir. Apesnya, sekarang jalan itu kembali putus. “Jalan itu putus disebabkan datangnya banjir dari hulu sangat besar. Setiap hujan lebat di hulu, air pasti besar membawa material kayu,” ungkapnya. Darma menambahkan, agar

nelayan itu aman melintas dan beraktivitas, salah seorang warga terpaksa membangun jembatan darurat dengan memakai material bambu. Karena sebelum dibangun jembatan, warga maupun nelayan tidak bisa melintas. “Jalan ini merupakan jalan umum. Selain aktivitas nelayan, setiap Kajeng Kliwon masyarakat lain juga ramai ke sini malukat. Termasuk masyarakat kalau nganyud juga banyak ke sini (Pantai Jasri red). Kalau untuk melasti di

utara,” katanya. Kendati sudah dibangun jembatan darurat, katanya, nelayan dan warga tidak bisa melintas menggunakan sepeda motor. Pasalnya, jembatan darurat itu khusus dibangun untuk pejalan kaki saja. ”Nelayan yang hendak melaut terpaksa memarkir sepeda motornya di sebelah utara jalan yang putus itu. Kalau sebelumnya mobil dan sepeda motor dapat melintas,” katanya. Nelayan lainnya, I Ketut Patra, menjelaskan putusnya

jalan ini memang sangat mengganggu aktivitas para nelayan. Pasalnya, nelayan yang melaut menjadi tidak bisa berbuat banyak jika mereka hendak menuju tempat di seberang. Karena nelayan yang membawa peralatan sulit menjangkau perahunya. “Untuk menuju ke perahu, terpaksa jalan kaki. Jaraknya lumayan jauh mencapai 200 meteran. Sepeda motor harus

diparkir di utara,” katanya. Atas kondisi itu, pihaknya berharap pembangunan jalan ini bisa segera dilakukan. Jalan itu merupakan satu-satunya akses menuju ke Pantai Jasri. Selama ini, para nelayan yang menjual hasil tangkapannya bisa langsung dicari warga ke sini. Tapi, setelah jalan putus pembeli sulit mendekati perahu. Sehingga nelayan harus membawakan ke

lokasi jalan putus itu. “Saya hanya berharap jalan bisa segera diperbaiki. Sehingga aktivitas masyarakat maupun nelayan bisa kembali normal. Baik sepeda motor maupun mobil kembali bisa melintas sampai ke dekat perahu,” harap Watra. Kadis PUPR I Ketut Sedana Mertha mengatakan, terkait putusnya jalan menuju Pantai

Jasri itu, pihaknya telah menganggarkan biaya perbaikan sekitarnya Rp 800 juta. Untuk pembanguan di sana akan digunakan box culvert. “Sekarang masih dalam proses tender. Target kita perbaikan jalan itu mulai dilakukan Juni dan Oktober. Kami berharap rehabilitasi jalan itu bisa dengan cepat diselesaikan,’’ tegas Sedana Mertha. (kmb41)

Rusak, ’’Freezer’’ Jenazah RSUD

Amlapura (Bali Post) Sebetulnya sejak lama, alat pendingin mayat (freezer) yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karangasem rusak. Atas kondisi itu, pihak rumah sakit mengajukan anggaran perbaikan alat itu, sebesar Rp 150 juta. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah jenazah yang dititipkan di RSUD Karangasem terpaksa ditempatkan di ruangan pemulasaraan jenazah. Jenazah yang ditempatkan di pemulasaraan itu harus disuntik dengan formalin agar tidak rusak dan juga tidak mengeluarkan bau tak sedap. Bahkan, ada beberapa jenazah yang disim-

pan di peti mati karena freezer rusak sejak lama dan belum diperbaiki sampai saat ini. “Sebelumnya, ada 12 jenazah yang dititipkan di sini (RSUD Karangasem). Sekarang ini, tersisa empat jenazah saja. Semua jenazah ditempatkan di ruang pemulasaraan,” ujar salah seorang sumber yang namanya enggan dikorankan. Staf Humas RSUD Karangasem, Sang Ayu Made Sri Dharmayanti, membenarkan kalau freezer yang ada di rumah sakit itu mengalami kerusakan sejak 2013. Hingga saat ini, belum sempat diperbaiki. Akibat kerusakan itu, membuat freezer tidak berfungsi

maksimal. “Kita akan usulkan pada anggaran pemeliharaan freezer itu pada APBD Perubahan dengan jumlah sebesar Rp 150 juta. Anggaran itu untuk memperbaiki dua freezer. Semoga usulan itu bisa disetujui, sehingga kita bisa lakukan perbaikan,” katanya. Sang Ayu menambahkan, dua freezer yang ada hanya cukup untuk menampung enam jenazah. Freezer itu dibiarkan tidak dioperasikan oleh petugas karena masih menunggu proses perbaikan. Sedangkan ruangan pemulasaraan jenazah itu sampai sat ini kondisinya masih normal. (kmb41)

Bali Post/kmb41

AKSES PUTUS - Akses jalan menuju Pantai Jasri, Kelurahan Karangasem putus akibat diterjang banjir. Kondisi itu, membuat aktivitas nelayan terganggu.

Musrenbang, Bupati Mas Sumatri Tegaskan Nawa Satya Darma Dijadikan Pedoman Penyusunan Program Pembangunan di Daerah

Bali Post/kmb41

FREEZER RUSAK - Freezer di RSUD Karangasem mengalami kerusakan, sehingga tidak dapat perfungsi maksimal.

Puluhan Warga Binaan LPKA Terima Hak Identitas Anak

Amlapura (Bali Post) Puluhan warga binaan di Lembaga Permasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Karangasem mengikuti kegiatan Gerakan Nasional Pemenuhan Hak Identitas Anak. Agenda yang dilaksanakan Senin (25/3) kemarin itu, dalam rangka revitalisasi permasyarakatan untuk anak. Kasi Regristrasi dan Klasifikasi LPKA Kelas II Karangasem I Ketut Pica mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di Indonesia. Program itu memberikan hak-hak identinas anak di antaranya e-KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Pasalnya, anak-anak itu juga berhak mendapatkan hak-hak yang sama seperti anak lainnya. “Mereka diberikan hak identitas anak karena mer-

eka juga wajib mendapatkan itu. Saat mereka masuk masih di bawah umur. Setelah hukumannya berjalan, umur mereka bertambah, sehingga di sini e-KTP-nya diurus. Termasuk hak-hak identitas anak lainnya,” ujarnya. Pica menambahkan, di LPKA itu, dibina 28 warga. Mereka terbelit berbagai kasus kriminal. Di antaranya kasus penyalahgunaan narkoba dan kekerasan. Hukuman paling lama lima tahun yakni kasus pencurian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia. “Warga Binanaannya itu tidak ada dari Karangasem. Semuanya dari luar Karangasem yakni Denpasar dan Negara,” katanya. Selama berada di LPKA, anak-anak ini diberikan penyuluhan agama, berkebun, dan beternak. Ke depannya, pihaknya berencana akan

mengolah sampah dijadikan kerajinan. “Sekarang ini, anak-anak baru mulai belajar mengolah sampah saja. Sampah itu dijadikan barang kerajinan. Namun belum terlalu produktif,” katanya. Dikatakan, pihaknya juga akan kembali menjalankan kegiatan refreshing untuk warga binaan itu. Kegiatan itu dilakukan guna memberikan mereka suasana baru. Selama ini, mereka berkutat di dalam tahanan saja. Kegiatan itu juga memberikan kesempatan berbaur dengan masyarakat. “Sebelumnya, kita ajak mereka refreshing ke objek wisata Tirta Gangga agar mereka bisa menikmati pemandangan. Sehingga mereka bisa lebih fresh. Kegiatan itu dilakukan sekali setahun. Namun tahun ini belum dilaksanakan,’’ tegas Ketut Pica. (kmb41)

SERANGKAIAN Penyempurnaan Rancangan RKPD Kabupaten Karangasem tahun 2020, Pemkab Karangasem melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Karangasem mengadakan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Karangasem tahun 2019. Musrenbang itu dilaksanakan di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (25/3) kemarin. Acara itu dihadiri Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD Kabupaten I Nengah Sumardi beserta staf DPR, Sekda I Gede Adnya Mulyadi Kepala Bappeda Litbang Bali diwakili Kabid Infrastruktur Prasarana Wilayah Made Sudiarsa, Tim Ahli Pemerintah Kabupaten, Para Asisten dan Forkopimda Kabupaten Karangasem. Musrenbang itu dibuka Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri. Kepala Bappelitbangda, I Wayan Sujana Erawan, mengatakan, tujuan pelaksanaan Musrenbang ini untuk mencari masukan guna penyempurnaan Rancangan RKPD yang memuat prioritas pembangunan daerah, pagu indikatif pendanaan berdasarkan fungsi Perangkat Daerah dan Informasi kegiatan yang pendanaannya berasal dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi Bali, APBN dan sumber dana lainnya. Isu strategis pembangunan Karangasem tahun 2020 kata Sujana Erawan, tingginya angka kemiskinan, rendahnya daya saing ekonomi, rendahnya kualitas dan daya saing sumber daya manusia, tingginya kesenjangan wilayah dan rendahnya daya saing infrastruktur. Selain itu, tingginya risiko bencana serta belum optimalnya tata kelola pemerintahan. “Dengan memerhatikan isu itu, maka dirancang tema Pembangunan Kabupaten Karangasem tahun 2020 itu adalah Peningkatan Sumber Daya

Manusia Dalam Rangka Pengentasan Kemiskinan Melalui Peningkatan Pelayanan Dasar, Pengembangan Infrastruktur, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Menuju Pembangunan Berkelanjutan,” ucap Erawan. Sujana Erawan menambahkan, ada lima prioritas pembangunan daerah meliputi, peningkatan pelayanan dasar dan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan kualitas infrastruktur dan lingkungan hidup, peningkatan produktivitas dan daya saing ekonomi melalui pembangunan pariwisata, pertanian dan ekonomi kreatif, pelestarian adat, seni dan budaya daerah dan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan. “Dari hasil forum perangkat daerah yang sudah dilaksanakan, usulan permohonan anggaran itu sebesar Rp 2.050.743.704.000, yang diarahkan dari APBD kabupaten sebesar Rp 1.246.827.458.000, APBD Provinsi sebesar Rp 291.914.880.000, dan APBN sebesar Rp 512.001.366.000,” katanya. Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan, bahwa Musrenbang tahun 2019

adalah kegiatan penyusunan rencana kegiatan pemerintah tahun 2020. Agenda itu merupakan salah satu tahapan serangkaian agenda penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah sebagaimana yang telah dilaporkan Kepala Bappelitbangda yang diikuti seluruh pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan guna menghimpun aspirasi masyarakat terhadap tujuan, sasaran dan program pembangunan daerah. Melalui pelaksanaan Musrenbang itu agar program dan kegiatan hasil forum perangkat daerah yang mengadopsi usulan dari kecamatan itu dapat dibahas secara bersungguh-sungguh sehingga program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar mendukung prioritas pembangunan Kabupaten Karangasem Tahun 2020. “Saya mengingatkan visi, misi, dan program unggulan Nawa Satya Darma yang telah tertuang dalam RPJMD tetap menjadi panduan kita bersama di dalam menyusun program prioritas dan kegiatan-kegiatan strategis yang bersinergi dengan perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Saya berharap semua usulan itu

didorong ke provinsi maupun ke pusat. Kami minta seluruh Perangkat daerah bertanggung jawab mengawal semua usulan itu,’’ harap Bupati. Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali diwakili Kabid Infrastruktur Prasarana Wilayah Made Sudiarsa menjelaskan, Musrenbang ini sebagai salah satu implementasi dari amanat Undang-undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Daerah diberikan otonomi seluas-luasnya yang diarahkan mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat. Munrenbang itu diharapkan mampu meningkatkan daya saing dengan memerhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, dan kekhususan serta potensi dan keanekaragaman daerah dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Musrenbang ini merupakan salah satu wadah yang secara bersama-sama melakukan pembahasan dalam rangka mencapai target-target pembangunan daerah yang lebih baik. (ad773)

MUSRENBANG - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri saat membuka kegiatan Musrenbang, Senin (25/3) kemarin.

Geliatkan Dinamika Pembangunan

Karangasem Berbenah Bangun Infrastruktur Lebih Baik

Ternyata masih banyak infrastruktur di Kabupaten Karangasem perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Salah satunya masalah akses jalan. Pasalnya, sampai saat ini masih cukup banyak utamanya jalan kabupaten yang rusak, justru belum mendapatkan sentuhan perbaikan yang berarti. Lalu, bagaimanakah upaya Pemkab Karangasem memberikan solusi terbaik atas kenyataan riil itu untuk menggeliatkan dinamika kehidupan masyarakatnya?

I Gusti Ayu Mas Sumatri

Bali Post/nan

ATAS kondisi cukup banyaknya infrastruktur yang belum mendapat penanganan berarti, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri mengaku sangat paham dengan kondisi

daerahnya. Karena itu, agenda pemkab belakangan ini adalah fokus melakukan pembenahan dalam pembangunan infrastruktur. Penekanan itu diungkapkan Bupati perempuan pertama di Karangasem itu saat apel disi-

plin di Lapangan Tanah Aron, Senin (25/3) kemarin. Mas Sumatri mengatakan, sekarang ini Kabupaten Karangasem tengah memberikan atensi optimal di bidang pembangunan. Saat ini, pemda sedang berbenah untuk membangun infrastruktur. Pembangunan infrastruktur itu dipandang sangat perlu, terkait mewujudkan pembangunan di desa. Pasalnya, beberapa laporan yang diterima dari masyarakat belakangan ini, justru banyak infrastruktur yang harus mendapatkan perhatian serius. Untuk itu, dinas terkait diharapkan segera menindaklanjuti laporan itu. ‘’Dinas terkait perlu turun merehabilitasi segenap infrastruktur yang perlu mendapat penanganan serius. Suatu

desa akan maju jika infrastrukturnya baik. Segenap geliat ekonomi akan bangkit. Dinamika kehidupan menjadi semarak. Sudah pasti kepastian perekonomian niscaya akan lebih baik,’’ tegas Bupati. Selain itu, Mas Sumatri mengingatkan saat perhelatan demokrasi Indonesia 17 April 2019 mendatang, hal itu sejatinya merupakan tantangan bagi Kabupaten Karangasem sendiri. Salah satu parameter kemajuan jika warganya itu benar-benar memiliki semangat, disiplin bekerja keras untuk maju dan berkembang lebih baik. Apresiasi suatu hajatan bangsa dan negara itu, perlu diberikan respons yang optimal. Atensi terhadap hal itu merupakan pembuktian riil

bahwa demokrasi itu mau tidak mau harus dijaga dengan baik oleh warganya sendiri. Hal itu penting agar perhelatan pesta demokrasi itu tetap menjadi suatu ajang demokrasi yang baik buat warganya. “Mari kita ubah semua citra buruk Kabupaten Karangasem yang kita cintai bersama-sama. Saatnya, perubahan itu dimulai dari hal kecil sampai besar. Perubahan itu salah satu indikatornya adalah kenyamanan masyarakat. Drive alias kendali terciptanya kenyamaan itu ada di tangan kita sendiri sebagai pelayan masyarakat. Karena itu, mari kita bersama-sama memberikan kontribusi yang terbaik buat Karangasem,” ajak Bupati I Gusti Mas Sumatri. (nan)


KLUNGKUNG

12

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

Aset 240,2 Hektar Tanah Belum Bersertifikat Pemkab Tuntaskan Secara Bertahap

Bali Post/kmb31

RAPAT - Dewan saat rapat kerja dengan eksekutif dipimpin Ketua DPRD Klungkung.

Tanahnya Dipakai Jalan Sejak 1980

Pedoman Belum Terima Ganti Rugi

Semarapura (Bali Post) Wayan Pedoman, pemilik tanah di Banjar Bodong, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, terpaksa mengirim surat kepada Bupati Klungkung Nyoman Suwirta. Sebab, tanahnya yang dipakai sebagai akses jalan seluas 912 meter persegi, sampai sekarang rupanya belum mendapat ganti rugi. Padahal, tanah pribadinya itu sudah dipakai sejak tahun 1980. Surat permohonan ganti rugi ini lantas dibahas serius lembaga dewan, dengan rapat kerja bersama eksekutif di Gedung DPRD Klungkung, Senin (25/3) kemarin. Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru mempertanyakan ikhwal persoalan ini, hingga kenapa belum mendapat ganti rugi dari pemerintah daerah. Sebab, sebagaimana isi surat Pedoman itu, pemilik tanah belum mendapat ganti rugi berupa tukar guling tanah sebagai ganti rugi maupun berupa material atau uang. Pedoman sudah berkalikali menyampaikan keluhan ini melalui surat, tetapi belum juga mendapat tanggapan. Sehingga surat ditembuskan ke lembaga dewan. Dari suratnya itu, Pedoman juga melampirkan fotokopi sertifikat tanah seluas 40.000 meter persegi, dimana 912 meter persegi di antaranya dipakai jalan umum dan bukti pembayaran pajak. Lahan yang dipakai jalan umum dengan lebar enam meter dan panjang 152 meter. “Kami

dari lembaga dewan meminta eksekutif segera turun ke lokasi dan berkoordinasi lebih lanjut dengan pemilik tanah dan BPN (Badan Pertanahan Nasional) Klungkung,” Kata Wayan Baru, usai memimpin rapat kerja itu. Baru ingin persoalan ini segera dapat dituntaskan. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut. Dia meyakini, masih ada kasus serupa, sebab, perihal aset ini memang cukup banyak mengundang pertanyaan. Sehingga, dia juga mendorong agar persoalan aset secara umum juga dapat dituntaskan. Sekda Klungkung Gede Putu Winastra mengatakan, siap akan menindaklanjuti permasalahan ini langsung ke lapangan. Jajarannya akan bertemu lebih dulu dengan pemilik tanah, Wayan Pedoman. Selain itu, pihaknya menegaskan akan melakukan rapat teknis terkait subjek, objek dan proses pemanfaatan tanah yang bersangkutan sebagai akses jalan. Ini untuk menjawab, kenapa persoalan dari tahun 1980 sampai sekarang belum juga tuntas. Rapat teknis akan melibatkan Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), Dinas LHP (Lingkungan Hidup dan Pertanahan), BPKPD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah), BPN, camat hingga perbekel. “Prosesnya ini sudah lama. Kita cermati dan ikuti prosedur dengan hati-hati,” jelas Sekda Winastra. (kmb31)

Semarapura (Bali Post) Proses penataan aset pemerintah daerah, kini dilakukan semakin ketat. Situasi demikian membuat Pemkab Klungkung harus menuntaskannya secara bertahap. Ada ratusan bidang tanah, sudah mendapat nomor registrasi dan terdata ke dalam data aset, tetapi masih belum bersertifikat. Tercatat, ada 405 bidang tanah, dengan total luas mencapai 2.402.881 meter persegi atau 240,2 hektar yang belum bersertifikat, mesti sudah tercatat sebagai aset pemerintah daerah. Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Wayan Sumarta ditemui, Senin (25/3) kemarin, mengatakan baru ada sebanyak 354 bidang tanah yang sudah bersertifikat. Terakhir, proses pensertifikatan tersebut dilakukan tahun 2017 atas usulan tahun 2015 kepada BPN, dimana dari ratusan data aset yang diajukan, ada 47 sertifikat yang sudah disetujui untuk dikeluarkan sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tetapi, sejauh ini sertifikatnya belum turun, karena masih dalam proses pengukuran oleh BPN. Banyaknya aset tanah yang belum bersertifikat, juga diakui kerap menjadi sorotan BPK, ketika proses pemeriksaan aset. Sehingga, BPK dalam rekomendasinya juga meminta pemerintah daerah segera menuntaskan proses pensertifikatan seluruh aset yang sudah tercatat dan memiliki nomor registrasi dengan kepemilikan atas nama Pemkab Klungkung. “Proses pensertifikatan itu, terkendala anggaran. Jadi, tidak mungkin bisa tergarap semua dalam satu tahun anggaran. Selain itu, medan dan akses jalan juga menyulitkan proses pengukuran di lapangan,” kata Wayan Sumarta, didampingi Kepala Bidang Aset Luh Gde Widiyanti. Apalagi pada proses pengajuan sebelumnya, dari metode PTSL (Program Pendaftaran Sistematis Lengkap) BPN, menegaskan hanya

SERTIFIKAT - Kertha Gosa, salah satu aset yang belum disertifikatkan. Prosesnya mandek di BPN.

SOSOK

Hormati Keberadaan Puri Agung Klungkung KEBERADAAN Puri Agung Klungkung, tidak dapat dilupakan dari sejarah panjang Klungkung sebagai pusat perabadan kerajaan di Bali. Sehingga, perubahan sistem pemerintahan kini, semestinya tidak mengabaikan eksistensi Puri Agung Klungkung dalam pembangunan. Terlebih, jika ingin membuatkan patung para tokohnya, di areal yang dulu pernah dalam penguasaan raja. Persoalan ini menjadi perhatian serius Putu Tika Winawan, mantan Wakil Ketua DPRD Klungkung, setelah menerima cukup banyak keluhan dari masyarakat. Khususnya, perihal setiap pembangunan di areal Lapangan Puputan Klungkung, dengan isu terakhir bakal mendirikan patung Ida I Dewa Agung Jambe di areal itu, setelah gagal dibangun di Kertha Gosa. Putu Tika mengungkap sejarah panjang, bahwa Lapangan Puputan Klungkung, dulunya adalah alunalun dengan ragam aktivitas tradisi masyarakat, seperti kegiatan maligia dan kegiatan adat lainnya

hingga shalat id bagi umat muslim. Dulu, areal tersebut dalam penguasaan Ida I Dewa Agung Gde Oka Geg sebagai Raja Klungkung, dikatakan amat berjiwa besar dengan merelakan areal tersebut untuk tukar guling dengan lahan yang kini menjadi Banjar Pekandelan. Jadi, menurut politisi NasDem ini, sudah menjadi suatu etika, kalau melakukan pembangunan di arealareal bersejarah seperti ini, melakukan koordinasi dengan pihak Puri Agung Klungkung. “Setiap aspek pembangunan di lapangan ini, kini terkesan melupakan sejarah. Padahal, dulu saat pembangunan Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, koordinasi pemerintah daerah dan Puri Agung Klungkung, masih sangat baik,” kata tokoh masyarakat asal Desa Selat ini, Senin (25/3) kemarin. Dia mengingatkan, jangan sampai ada kesan setelah disertifikatkan areal tersebut, tanpa mengindahkan Puri Agung Klungkung dan peruntukannya. Jangan sampai putusnya komunikasi dengan Puri Agung

Putu Tika Winawan

memproses pengajuan objek milik pribadi, bukan aset yang sudah terdata dari pemerintah daerah. Meski demikian, penuntasan pensertifikatan ini akan terus didorong, agar tidak malah menghambat pembangunan. Contohnya seperti aset Kerha Gosa yang sertifikatnya belum juga rampung, mengakibatkan beberapa rencana pembangunan di areal itu tidak bisa dilaksanakan. Seperti rencana pendirian patung Ida I Dewa Agung Jambe yang akhirnya batal dibangun di areal tersebut, arealnya belum memiliki kepastian hukum karena tidai ada sertifikat. “Kelemahannya, kalau aset belum disertifikatkan ke depan akan menyulitkan dalam pemenuhan syarat-syarat pembangunan dan bila menghadapi persoalan hukum,” kata Sumarta, seraya menyampaikan sesuai aturan baru, selanjutnya pihaknya hanya bertugas melakukan pencatatan saja, karena untuk pengusulan ke BPN akan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dan Per-

tanahan Klungkung. Guna memperjelas perihal proses pensertifikatan tanah aset pemkab ini, BPKPD rencananya akan menggelar rapat kembali dengan OPD yang memanfaatkan tanah aset pemkab. Sekaligus juga para perbekel, guna memastikan status sejumlah tanah di sejumlah desa, apakah itu tanah negara atau kepemilikan pribadi. Sejauh ini, cukup banyak aset pemkab dimanfaatkan secara pribadi dengan sistem sewa, dengan proses penilaian dari Tim Appraisal. Seperti sejumlah aset di Jungut Batu untuk sarana melengkapi akomodasi pariwisata oleh pengusaha setempat. Ada pula aset pemkab yang disewa untuk swalayan. Demikian juga dimanfaatkan oleh OPD terkait, seperti dari Dinas PUPR, Dinas Pariwisata dan dinas lainnya. Ada pula kantor-kantor yang sudah tercatat sebagai aset tetapi belum disertifikatkan. Seperti areal Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan serta Kantor KNPI Klungkung. Untuk tahun 2019, Bidang Aset juga sedang memproses pensertifikatan GOR Nusa Penida yang aset tanah dan gedungnya di Desa Batununggul, baru diserahkan kepada pemerintah daerah. Demikian juga untuk gedung KNPI Klungkung. Ketua DPRD Klungkung Wayan Baru mendorong agar proses pensertifikatan itu dapat dipercepat. Sehingga, ada kejelasan data aset dan realitas di lapangan. Ini juga dia tegaskan, ketika memimpin rapat kerja dengan eksekutif yang dipimpin langsung Sekda Klungkung Gede Putu Winastra. “Kami ingin semuanya jelas, asetnya berapa dan dimana lokasinya. Sehingga, ke depan tidak menghambat proses pembangunan. (kmb31)

Klungkung, menimbulkan kesan pemerintah daerah telah melupakan sejarah. “Apabila Baperlitbang dihuni, bukan orang-orang putra daerah, jelas tidak tahu bagaimana sejarah Klungkung. Kalau paham Klungkung dengan semangat puputannya, semestinya jangan mengesampingkan keberadaan Puri Agung Klungkung,” tegasnya. Putu Tika mengaku heran, kenapa keluhan-keluhan warga terkait pembangunan, belakangan justru banyak masuk ke dirinya, bukan ke lembaga dewan, sebagai pengemban aspirasi masyarakat. “Lembaga legislatif, menurut warga, punya kemampuan, tetapi tidak punya keberanian memperjuangkan. Saya mungkin dianggap punya kemampuan dan keberanian untuk memperjuangkan aspirasinya, seperti yang saya lakukan sewaktu menjadi Wakil Ketua DPRD Klungkung dulu,” kata Putu Tika, yang kini memutuskan kembali maju menjadi calon legislatif dari Partai NasDem, dapil Kecamatan Klungkung, nomor urut sembilan ini. (gik)

Bali Post/kmb31

CPNS Diminta Jangan Bermalas-malasan Semarapura (Bali Post)Proses seleksi CPNS telah memasuki tahap akhir. Usai dinyatakan lulus, SK mereka diserahkan langsung Bupati Klungkung Nyoman Suwirta, di Ruang Rapat Praja Mandala Pemkab Klungkung, Senin (25/3) kemarin. Usai penyerahan itu, Bupati Suwirta meminta mereka bekerja dengan serius. Jangan sampai ada laporan masuk CPNS ini bermalas-malasan, khususnya yang ditugaskan di Kecamatan Nusa Penida. Salah satu peserta yang lulus seleksi CPNS Nengah Agus Eka Putra dari Dusun Bandung, Desa Gunaksa Kecamatan Dawan, mengaku sangat bersyukur, telah lulus seleksi. Apalagi, usianya sudah 34 tahun, sebagai kesempatan terakhirnya mengikuti seleksi seperti ini. Dia mengaku hanya mempersiapkan diri dengan baik, kemudian mengikuti proses tahapan dengan jujur, dan akhirnya dinyatakan lulus. “Sekarang saya ditempatkan di SMPN Satu Atap Pejukutan, Nusa Penida,” kata Agus Eka

Putra. Bupati Suwirta menyerahkan satu per satu Surat Keputusan (SK) Bupati Klungkung Nomor : 810/058/BKPSDM/2019 Tentang Pengangkatan peserta yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018. Bupati Suwirta meminta agar seluruh CPNS ini bisa bekerja dengan sungguh-sungguh dan profesional baik itu dari bidang pendidik, kesehatan maupun teknis. “Selalu tanamkan sikap profesional dan bekerja dengan sungguh-sungguh. Jangan justru bermalas-malasan, khususnya yang dapat tugas di daerah jauh,” harapnya Menurut Bupati Suwirta, keberhasilan yang diraih ini merupakan sebuah bentuk jerih payah dari perjuangan masingmasing peserta di dalam mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). “Jadikan keberhasilan ini sebagai cermin untuk memotivasi diri dalam bekerja dan melaksanakan berbagai tugas yang semakin berat ke depan,” tegasnya. Kepala Badan Kepegawaian

dan Sumber Daya Manusia Klungkung I Komang Susana, menyampaikan pelamar yang mengajukan lamaran sebanyak 1.894 orang peserta. Antara lain untuk tenaga pendidik sebanyak 460 pelamar, tenaga kesehatan 344 serta tenaga teknis 1.090 peserta. Seleksi pengadaan PNS terdiri dari 3 tahap yaitu seleksi administrasi, seleksi kompetensi

dasar dan seleksi kompetensi bidang. Peserta yang dinyatakan memenuhi nilai ambang batas sebanyak 294 orang. Kemudian peserta yang dinyatakan lulus mengisi formasi, setelah integrasi hasil SKD dan SKB sebanyak 153 orang. Rinciannya, tenaga pendidik 69 orang, tenaga kesehatan 38 orang serta tenaga teknis 46 orang. (kmb31)

Bali Post/kmb31

CPNS - Bupati Suwirta saat menemui CPNS usai penyerahan SK.


BALI GLOBAL CLASSIFIED ADS

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

13

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya � Tarif iklan Mini/Baris

: Minggu s/d Jumat : Rp 49.500,- per baris, Sabtu : Rp 64.350,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka), Adlibs Radio Global/Genta/Besakih Rp 50.000 (3 x siar) � Iklan Peluang Emas : Rp 795.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 71 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita � Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw, Photoshop atau Iklan Anda di desain langsung di bagian iklan Bali Post, GRATIS! � BCA 040 - 2784847 A/n. PT Bali Post, BRI Denpasar 00170 - 1000320300 PT Bali Post

JOB VACANCY LOWONGAN KERJA Dcr HK u/Villa Private di Seminyak,Lancar B.Ing,Bs Comp, Salary Menarik H:081246821114 B.BP.001.03.19.0000760

*Job Australi Korea Jepang WA: 08563925015 FB:KadekKizunaBali B.BP.166.03.19.0000755

BVC Kerja Luar Negri Resmi Biaya Koperasi LPD unt Semua Usia Pasutri No Pdidikan Hotel Pkebunanresto Pasti Brangkat Line WA081375409869&087754689692 B.BP.004.03.19.0000707

Dcr 2 Sopir (pria)min SMU,usia 20-30th Pny SIM B1,Penglm,disiplin Krm CV ke PT Liqtro Sanur bali Jl.Ry Pel.Benoa Gg. Sinar Mutiara Indah T.0361-710971-73 087862332606,E.marketing@liqtr osanurbali.com

B.BP.001.03.19.0000541

Dcr 2tk Masak,2 bersih2 Villa, 3 Tk.Kebun; Hub.Villa Ayu Br. KuwumKauh II/21X Krbkn 4731979

B.BP.154.03.19.0000761

Dcr Adm,Supir,krywti Tko,Gatsu Barat 08123817910,083114837375

B.BP.001.03.19.0000738

Dcr PRT Wnt Tgl dlm Gj. 2.2Jt Jujur Serius Telp.087762800029

Dbthkn:Pengacara/Legal Drafter Syrt:SH, bisa Bhs.Inggris, siap krja team. Gaji/Tunjangan. CV: aya@vlobali.com / 759722

Dicari Sopir yg berpengalaman Lamaran di Bw ke Jl.Diponegoro Gg.7/6 Denpasar T.08123677999

B.BP.001.03.19.0000601

B.BP.001.03.19.0000748

BIRO JASA

B.BP.004.03.19.0000741

SERVICE

KONTRAKTOR

DIJUAL MOBIL DIJUAL RUMAH

TOYOTA PROMOSI Diskon s/d 45 JUTA

AVANZA DP

30

JT-an Angsuran 3 Jt-an

INNOVA DP

50

JT-an Angsuran 5 Jt-an

Aksesoris & Hadiah langsung

HUBUNGI

087888229156 089657803589 C.0000641-MBL

SANTI

BENGKEL LAS Free

n

Desig

Money Back Guarantee �

Canopy Pintu Pagar Teralis Konstruksi Baja Dll

� Design Lengkap, Elegan & Berkelas Finishing dgn Anti Karat & Coating Pengalaman lebih dari 10 Tahun Tenaga Profesional (Arsitek & Sipil)

ANUGERAH DEWATA Jl. Tkd. Barito 16 Panjer - Denpasar Telp. 257028, 744 0099 www.anugerahdewata.com

C 0000051 bkl

Dcr Satpam (Cewe/Cowo)Gaji PokokUMR+Tunjangan,082238254676

Dicr Admin Wnt,Lok Kerja Cargo Ubung Dps. Hub:0361-428473

Dcr! Segera Cook, Kasir Waitres Hub:0361 736967

Dcr:Bgn Pembelian,Bag.Gudang, Reservasi Diving berpengalaman bs. Inggris aktif & Security CV ke E:hrd@seasafaricruises.com

B.BP.004.03.19.0000742

B.BP.004.03.19.0000745

Dibutuhkan segera Teknisi u/di Hotel Cianjur. H.222434/221381

B.BP.001.03.19.0000729

Dicari 2 org Teknisi AC Mobil yg berpengalaman,H.08104709353

B.BP.001.03.19.0000740

Dibthkn Operation Travel Agent & Data Update Webside max.30th& Sopir travel max.35th. Lam email: viptourbali@yahoo.co.id VIP Tour Jl.Mertanadi Komp.Kuta Family Blok 8 No.3 Kerobokan B.BP.001.03.19.0000763

Puravida Dibutuhkan Staff Adm Stock Wanita SMA/D1/D3 Max.30 CV 03614735705,08123853981

B.BP.001.03.19.0000757

B.BP.001.03.19.0000736

B.BP.001.03.19.0000722

DIJUAL MOBIL JEEP

*Matahari Auto Galery, 464168 *New Wrangler Robicon Hitam *Alphard 2.4,SC,Th’2016 Hitam *Inova Rebone Diesel Th’2018AT *Mazda MX5 Th’2012 Merah Mulus B.BP.001.03.19.0000750 NISSAN

Djl Nissan Teana 250 XV’2010 Htm,087860846839/081805531078 B.BP.164.03.19.0000692

DIJUAL MOBIL

Informasi pasang iklan Telepon � Denpasar : (0361) 225764 (hunting) WA. 081802411818 e-mail:iklanbp@yahoo.co.id, iklan@balipost.co.id

PROPERTY

PROPERTY

TOYOTA

DIJUAL RUMAH

JASA KONTRUKSI

Alphard V’07 Hitam DK 210Jt Ng Low KM Bagus 087861722981

BUC Djl Rmh SemiVilla Jimbaran dkt 4season&Ayana LT.2Are,3KT, 3KM,F.Furnish Hp.08123812567

Borong Rmh,Ruko(Upah/Trmsk Material)Trm Design,081338451475

B.BP.001.03.19.0000758

Avanza Veloz Th’2014 Akhir Wrn Hitam Asli DK Hub.081338773496

B.BP.001.03.19.0000739

HONDA

*Honda Accord VTI-L Th’2007 Hitam Brng Mulus,081238116467 B.BP.001.03.19.0000749

CRV Th 2013 Putih Asli Bali Tangan 1.Hub:0818551966 (BU) B.BP.001.03.19.0000734

PROPERTY DIJUAL RUMAH

Dijual Rmh Andika Graha Kwanji Hubungi: 081239103866

B.BP.001.03.19.0000737

B.BP.004.03.19.0000754

PROPERTY KONTRAKTOR

Aditya Design Bangun/Renov R. Tnggl VilaRuko IMB081237911954

B.BP.166.03.19.0000756

B.BP.001.03.19.0000744

BIRO JASA Bntu Lpor/Byar Pajak SPT Thnan Bulanan,SIUP,NPWP,087887729409 B.BP.001.03.19.0000753

PROPERTY

SERVICE

DIJUAL TANAH

Elpiji Servis Panggilan Specialis Kompor Gas T.081913424088

Dijual! Kebun Durian SHM,Luas 6150 m2, Desa Antapan,Baturiti Tabanan. Hub.081999249458

B.BP.004.03.19.0000747

B.BP.001.03.19.0000746

KEHILANGAN

Jl .Tnh Kav(11Kav)Lok Brengbeng Tbn,081353345686,081246670850

Hlg BPKB No.F1463681-O DK 7809 LZ An.Ida Ayu Kartika SariDewi

B.BP.001.03.19.0000733

B.BP.001.03.19.0000727


BANGLI

14

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

PDAM Belum Bisa Beri Kepastian Pemasangan Sambungan Rumah

Bali Post/kmb40

LONGSOR - Kondisi bangunan warga Banjar Selat Peken, Desa Selat, Susut yang amblas tergerus longsor.

Tanah Longsor Enam KK Terisolir

Bangli (Bali Post) -

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangli, Minggu (24/3) sore menimbulkan tanah longsor. Bangunan dapur dan palinggih milik seorang warga di Banjar Selat Peken, Desa Selat, Susut, amblas terseret tanah longsor. Selain itu longsor juga memutus jalan setapak menuju rumah warga. Akibatnya enam kepala keluarga (KK) kini terisolir. Wayan Jodog, pemilik rumah yang bangunan dapur dan palinggih-nya terseret longsor, Senin (25/3) kemarin menuturkan, peristiwa longsor yang terjadi di bagian depan rumahnya itu berlangsung saat hujan deras mengguyur Minggu sekitar pukul 15.00 Wita. Ketika kejadian, dirinya mengaku sedang berada di rumahnya. Longsor terjadi secara perlahan. Longsor awalnya menyeret tiang listrik, kemudian meng-

gerus jalan setapak, sebagian angkul-angkul, tembok panyengker, sebuah palinggih dan dapur rumahnya. Dia mengatakan, longsor dipicu akibat hujan deras yang menyebabkan tanah labil dan jebol ke terowongan yang ada di bawahnya. ‘’Jadi di bawah memang ada terowongan pembuangan air,’’ ungkapnya. Akibat musibah itu, Jodog mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta. Klian Banjar Dinas Selat

Peken Nyoman Kandra ditemui di lokasi longsor pagi kemarin mengatakan, pascakejadian tersebut, pihaknya telah meminta Wayan Jodog beserta keluarganya untuk tidak menempati kamar yang ada di sisi barat rumah mereka. Sebab, sangat berdekatan dengan lokasi tanah yang longsor sehingga rawan untuk ditempati. Kandra mengatakan, dampak lain dari longsor tersebut juga menyebabkan enam KK warganya kini terisolir. Sebab,

akses jalan setapak menuju rumah enam KK tersebut saat ini putus akibat tergerus longsor. Adapun enam KK yang terisolir yakni Wayan Resten, Nengah Darna, Ketut Senggak, Wayan Tanggu, Nengah Genah dan Nyoman Wintara. ‘’Untuk menuju ke rumahnya mereka terpaksa mencari jalan pintas dengan jalan kaki melintasi kebun warga,’’ ujarnya. Terkait musibah itu, Kandra mengaku telah melaporkannya ke BPBD Bangli. Dia berharap pemerintah dapat segera membantu menangani musibah itu. Terutama memperbaiki akses jalan yang putus sehingga aktivitas warga bisa kembali normal. (kmb40)

Wabup Sedana Arta Jadi Narasumber Rapat Koordinasi Penyelamatan Danau

WAKIL Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri rapat Koordinasi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional dan Revitalisasi Gerakan Penyelamatan Danau, yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Senin (25/3) kemarin. Dalam rapat tersebut, Wabup Sedana Arta yang hadir sebagai narasumber, memaparkan kondisi terkini Danau Batur. Wabup berharap permasalahan yang selama ini mendera Danau Batur dapat dibantu penanganan oleh pemerintah pusat. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa Danau Batur yang berada di Kecamattan Kintamani masuk sebagai kawasan daya tarik wisata khusus (KDTWK). Danau Batur termasuk bagian Batur Global Geopark. Danau Batur juga disebut termasuk kawasan strategis berdasarkan kepentingan sosial budaya dan kawasan strategis untuk kepentingan fungsi dan daya dukung lingkungan hidup. Dengan beragam potensi yang dimiliki Danau Batur, baik dalam bidang ekonomi, ekologi, dan sosial budaya,

danau terbesar di Bali selama ini justru menghadapi berbagai permasalahan. Mulai dari pencemaran air, erosi, sedimentasi dan pendangkalan, pertambangan galian C, pemanfaatan air yang berlebihan, serta alih fungsi lahan dan perambahan. Untuk mengatasi persoalan itu, diperlukan adanya pengelolaan yang serius dan berkelanjutan. Adapun arah pokok pengelolaan yang diusulkan kemarin, yakni penataan kawasan yang terdiri dari penataan kawasan pertanian dan pembuatan sempadan danau. Usaha tani konservasi yakni usaha tani yang disertai penerapan kaidah-kaidah konservasi tanah dan air yang lebih menekankan pada pola pengaturan tanaman. Penyediaan atau pembangunan sarpras, dengan sasaran mengurangi laju sedimentasi atau pendangkalan dan meningkatkan kualitas air danau. Disebutkan, jenis sarpras yakni bangunan konservasi tanah dan air (KTA), Sarpras Pengolahan Sampah, IPAL komunal, Nano Buble Generator dan Pengolah Gulma (pencacah kompos dan

NARASUMBER - Wabup Sedana Arta hadir sebagai narasumber dalam rapat Koordinasi Penyelamatan Danau Prioritas Nasional dan Revitalisasi Gerakan Penyelamatan Danau, yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta, Senin (25/3) kemarin. biodigester). Selain itu, arah pokok pengelolaan lainnya berupa reboisasi dengan sasaran penutupan vegetasi, penegakan hukum, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat (penyediaan alternatif peluang berusaha). Untuk mewujudkan semua itu, Pemerintah Kabupaten Bangli tidak bisa melakukannya sendiri. Karena itu Se-

843 Pengawas TPS Dilantik Bangli (Bali Post) Sebanyak 843 orang pengawas tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 17 April mendatang, dilantik Bawaslu Bangli, Senin (25/3) kemarin. Acara pelantikan dilaksanakan di empat kecamatan. Ratusan pengawas TPS tersebut akan ditugaskan untuk mengawasi jalannya pemilu hingga tujuh hari setelah proses pemungutan suara selesai. Ketua Bawaslu Bangli Nengah Purna mengatakan, dari 843 orang pengawas TPS yang dilantik kemarin, nantinya akan diturunkan ke masing-masing TPS. Sebanyak 359 di antaranya akan disebar di masing-masing TPS yang ada di Kecamatan Kintamani, 182 di Kecamatan Bangli, 144 di Kecamatan Tembuku, dan 158 di Kecamatan Susut. Dalam acara pelantikan kemarin, pihaknya telah menekankan kepada pengawas TPS mengenai tugas dan wewenangnya. Mereka akan bertugas untuk melakukan pengawasan mulai dari pendistribusian logistik sampai pembuatan TPS. Pada masa tenang, mereka juga bertugas untuk

Bali Post/ist

PENGAWAS - Acara pelantikan pengawas TPS, Senin (25/3) kemarin. memastikan tidak adanya kampanye dan APK yang masih terpasang baik di dalam maupun luar zona pemasangan. “Pada hari H, mereka mulai pukul 06.30 akan bertugas di TPS untuk mengawasi pembukaan kotak suara, pemungutan hingga penghitungan surat suara. Mereka akan bertugas sampai 7 hari setelah hari pemungutan suara,” jelasnya. Sebelum menggelar acara pelantikan kemarin, Purna mengakui sempat kesulitan untuk merekrut pengawas TPS. Bahkan sampai harus memperpanjang masa perekrutan hingga tiga kali. “Terutama

perekrutan untuk di Desa Sukawana dan Subaya di Kecamatan Kintamani,” ungkapnya. Purna mengungkapkan, sulitnya merekrut pengawas TPS disebabkan proses perekrutannya berbarengan dengan perekrutan KPPS yang dilaksanakan KPU dan perekrutan saksi yang dilaksanakan parpol. Di samping itu, kesulitan lainnya karena syarat yang direkrut harus berusia minimal 25 tahun dan pendidikan terakhir SLTA/sederajat. “Tapi dengan kita mohon bantuan sampai ke kepala desa, kepala dusun, astungkara bisa terpenuhi semua,” imbuhnya. (kmb40)

dana Arta dalam kesempatan tersebut memohon kepada pemerintah pusat untuk dapat kirannya membantu Bangli melakukan revitalisasi gerakan penyelamatan danau. “Mudahmudahan tahun ini menjadi awal dari kesadaran kita untuk kembali memulaikan bumi dan melestarikan danau-danau yang ada di Indonesia,” harapnya. (ad779)

Bangli (Bali Post) – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bangli belum bisa memberikan kepastian terkait pemasangan sambungan rumah (SR) ke para calon pelanggan baru di Desa Bangbang, Tembuku. Meski para calon pelanggan sudah mengamprah dan membayar lunas biaya pemasangannya sejak Januari lalu. Ketua Pokja PDAM Kabupaten Bangli I Wayan Suardana ditemui di Kantor PDAM Bangli, Senin (25/3) kemarin, mengungkapkan alasan PDAM belum bisa melakukan pemasangan sambungan rumah untuk para calon pelanggan di Desa Bangbang karena proses tender pengadaan dan pemasangan SR saat ini masih berjalan dan belum selesai. Tender wajib dilakukan karena pengadaan SR nilainya di atas Rp 300 juta. ‘’Total sambungan rumahnya ada 475. Sebanyak 373 di Desa Bangbang dan 102 di Palaktiying, Desa Landih. Kami jadikan satu paket. Karena nilainya di atas Rp 300 juta, sehingga harus dilaksanakan tender,’’ terangnya. Dijelaskannya, proses tender pengadaan SR sejatinya sudah mulai dilaksanakan PDAM sejak pertengahan Februari lalu, dengan sistem tender cepat. Namun, karena terjadi masalah teknis pada sistem informasi yang menyebabkan pihak penyedia tidak bisa masuk untuk melakukan penawaran, proses tender saat itu terpaksa dibatalkan. PDAM didampingi Kejaksaan kemudian menyampaikan perihal kendala itu ke pihak Desa Bangbang dan Palaktiying agar bisa dimaklumi. Pascatender cepat dibatalkan, proses tender kembali diulang. Namun tidak dengan sistem tender cepat. Sampai saat ini proses tender tersebut masih berjalan.

‘’Sekarang sedang tahap pembuktian. Ada 25 penyedia yang menjadi peserta. Cuma yang lolos penawaran ada 5,’’ terangnya. Setelah tahap pembuktian selesai, proses berikutnya akan dilanjutkan dengan klasifikasi dan selanjutnya penentuan pemenang. Suardana mengakui rangkaian proses tender lumayan panjang. Sesuai jadwal yang diatur sistem, prosesnya memakan waktu 35 hari dan akan berakhir pada 8 April mendatang. Dia juga mengungkapkan bahwa kekosongan posisi direktur di PDAM Bangli saat ini, cukup berpengaruh pada proses pengadaan SR. Sebab, meski nantinya sudah ada pihak penyedia yang memenangkan tender tersebut, namun jika tidak ada direktur yang bertindak sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) atau yang ditunjuk sebagai PPK, maka proses selanjutnya akan tersendat. Terkait kendala itu, Suardana mengaku sudah menyampaikan ke Plt. Direktur saat ini untuk segera ditindaklanjuti. ‘’Bapak Plt. sekarang masih akan berkoordinasi ke pemerintah daerah. Apakah boleh beliau sebagai Plt. jadi PPK, atau bagaimana. Kami berharap segera ada penetapan PPK,’’ jelasnya. Sementara belum ada PPK yang ditetapkan, pihaknya di Pokja mengaku tetap akan melaksanakan kegiatan sesuai dengan sistem. Suardana menyampaikan kepada warga yang telah mengamprah

sebagai calon pelangan baru untuk bersabar. Pihaknya tidak bisa memastikan kapan pemasangan SR bisa dilakukan PDAM. Pihaknya meminta maaf dan menegaskan bahwa tidak ada kesengajaan PDAM untuk lambat melakukan proses pemasangan SR. ‘’Rencananya kami akan menyosialisasikan kendala yang kami hadapi ini ke masyarakat. Sosialisasi akan kami laksanakan didampingi TP4D, LPSE, Bagian Ekonomi, Bagian Hukum dan Inspektorat. Saat ini kami masih menunggu jadwal masyarakat,’’ imbuhnya. Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Desa Bangbang mempertanyakan tak kunjung terpasangnya sambungan air ke rumah-rumah warga oleh PDAM. Padahal untuk bisa mendapatkan layanan air bersih dari PDAM, warga sudah mengamprah dan membayar biaya hingga jutaan rupiah sejak tiga bulan lalu. Salah seorang warga setempat, Ketut Kartika, mengungkapkan sudah melakukan pengamprahan sejak 3 bulan lalu. Bahkan sudah membayar biaya senilai Rp 1,8 juta lebih ke PDAM. Untuk mendapatkan kejelasan terkait pemasangan sambungan baru itu, dia sudah sempat menanyakan langsung ke pihak PDAM. Akan tetapi petugas tak bisa memberikan jawaban pasti terkait kapan sambungan baru pelanggan akan dipasang. Alasannya karena direktur PDAM sudah berhenti. (kmb40)

’’Total sambungan rumahnya ada 475. Sebanyak 373 di Desa Bangbang dan 102 di Palaktiying, Desa Landih. Kami jadikan satu paket. Karena nilainya di atas Rp 300 juta, sehingga harus dilaksanakan tender.’’ Ketua Pokja PDAM Bangli I Wayan Suardana

Banyak Warga Tak Tahu Cara Memilih

Sosialisasi KPU Dinilai Masih Minim Bangli (Bali Post) Sosialisasi KPU Bangli tentang tata cara pemilihan saat pemilu serentak 17 April mendatang dinilai masih minim. Sebab hingga mendekati pelaksanaan pemilu, masih banyak warga yang belum mengerti dan paham tentang tata cara pemilihan. Terutama warga yang berada di wilayah perdesaan. Kenyataan itu diungkapkan salah seorang tokoh masyarakat asal Desa Buahan, Kintamani, I Gede Koyan Eka Putra, Senin (25/3) kemarin. Dia mengatakan, dari beberapa kali pertemuan yang sempat dilakukannya dengan masyarakat di perdesaan, masih banyak warga yang mengaku belum paham tata cara memilih. Terutama warga yang sudah tua. Menurutnya, ini terjadi karena masih minimnya sosialisasi dari KPU Bangli. “Untuk di Desa Buahan, belum pernah ada sosialisasi dari KPU Bangli. Kemungkinan di desa lain, bisa jadi juga belum pernah. Saya belum pernah dengar sih ada sosialisasi yang dilakukan KPU menyasar hingga desadesa,” ungkapnya. Padahal, menurut Koyan hampir 80 persen pemilih di Kabupaten

Bangli berada di desa. Agar kondisi ini tidak terus berlanjut hingga hari pencoblosan nanti, Koyan berharap KPU kini lebih mengintensifkan kegiatan sosialisasi ke desa-desa. Apalagi dalam pemilu kali ini, nantinya pemilih akan diberikan lima jenis surat suara. Tentu jika sosialisasi masih tetap minin, masyarakat di perdesaan akan semakin bingung, dan berpotensi menyebabkan banyak suara menjadi tidak sah. “Kalau untuk pemilihan presiden, mungkin tidak begitu sulit karena ada dua calon dan ada fotonya. Yang jadi persoalan untuk pemilihan caleg. Banyak masyarakat yang tidak tahu, caleg provinsi siapa, caleg kabupaten siapa, caleg DPR-RI siapa, dan lain sebagainya,” ujarnya. Selain sosialisasi tatap muka langsung ke masyarakat, di era yang serba digital ini, Koyan berharap KPU menggencarkan sosialisasi di media sosial. KPU bisa masuk ke grup-grup medsos untuk membagikan informasi tentang pemilu. Dengan cara itu, dirinya yakin sosialsasi bisa lebih efektif. Ketua KPU Bangli I Putu Pertama Pujawan saat dikonfirmasi terpisah mengaku

sudah maksimal melakukan sosialisasi pemilu ke masyarakat sejak beberapa bulan terakhir. Dalam bersosialisasi, pihaknya juga melibatkan 55 orang relawan demokrasi yang setiap hari terus bergerak pagi, siang bahkan malam hari. Relawan demokrasi tersebut, kata dia, setiap bulannya membuat konten sosialisasi tatap muka menyasar 11 basis masyarakat. “Untuk lebih membumikan sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat, baik PPK dan PPS juga sudah kita berikan bimtek pemungutan dan penghitungan suara. Serta membawa specimen surat suara. Jikapun masyarakat nanti berkeinginan agar ada sosialisasi di wilayahnya, bisa menghubungi PPS di setiap desa dan juga PPK di kecamatan. Bisa juga menghubungi kami di KPU Bangli,” kata Pujawan. Selain sosialisasi tatap muka, dia menambahkan pihaknya juga akan memasang spanduk sosialisasi tata cara mencoblos dan speciment surat suara di masing-masing desa. Pihaknya juga akan mensosialisasikan warna surat suara dan tata cara mencoblos melalui radio. (kmb40)


OLAHRAGA

Selasa Kliwon, 26 Maret 2019

Gateball Badung Berjaya di Kejurnas Denpasar (Bali Post) Tim Badung berjaya dengan keluar sebagai juara nomor beregu campuran pada Kejurnas Gateball Terbuka di Istana Taman Jepun, Denpasar, 23-24 Maret lalu. Juara II direbut tim Cruiser Jayapura disusul tim Kota Denpasar di tempat ketiga. Juara nomor ganda campuran disabet Sulut, diikuti Retto Solo dan Mahakam Samarinda. Sementara nomor triple campuran dimenangkan BBPJN IX Mataram dibayangi Pergatsi Sulut dan Pentakil Surabaya. Tim Pengprov Pergatsi Sulut yang merebut 1 medali emas dan 1 perak dinobatkan sebagai juara umum. Ketua Panpel yang juga Sekum Pengprov Pergatsi Bali Dewa Putu Susila menilai materi pemain gateball Bali sudah lumayan ditopang akurasi pukulan serta mental bertanding yang memadai. Meski begitu, mereka dituntut meningkatkan kerja sama tim dan dari sisi komando sang kapten harus siap. ‘’Pemain Bali wajib mewaspadai Sulut dan Mahakam Samarinda di ajang nasional. Teknik pemain putra dan putri mereka cukup mumpuni,’’ ujarnya. (022)

Timnas U-23 Fokus ke SEA Games Hanoi – Gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 Asia 2020 setelah kalah 0-1 dari Vietnam di fase kualifikasi Grup K, tidak menyurutkan semangat tim nasional sepak bola Indonesia U-23. Tim berjuluk Garuda Muda ini bertekad meraih hasil terbaik di turnamen lain yang diikuti. ‘’Sepak bola Indonesia tidak akan mati akibat kekalahan itu,’’ ujar pelatih Indra Sjafri di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Minggu (24/3) malam. Indra menegaskan timnya saat ini fokus menunaikan satu target lain yang dibebankan oleh PSSI yaitu meraih medali emas sepak

Loew Puji Semangat Pemain Jerman

Paris – Nico Schulz memastikan tim nasional Jerman menang 3-2 atas tuan rumah Belanda dalam pertandingan Grup C kualifikasi Euro 2020 di JohanCruijff-Arena, Amsterdam, Senin (25/3) dini hari kemarin. Hasil ini mengurangi tekanan pada pelatih Joachim Loew. Jerman memimpin 2-0 lebih dulu lewat serangan mendebarkan yang dilancarkan Leroy Sane dan Serge Gnabry di babak pertama. Tuan rumah membalas melalui sundulan Matthijs De Ligt pada menit ke-48 dan Memphis Depay menit ke-63. Tim Panzer merebut poin penuh pada menit ke-90 berkat gol Schulz, gelandang klub Hoffenheim. Ini adalah kemenangan pertama Jerman dalam pertandingan kompetitif sejak Piala Dunia 2018.

“Kemenangan itu akan banyak membantu kami. Itu bagus bagi kami sebagai tim,” kata Schulz kepada RTL. Loew memuji semangat juang timnya. ‘’Kami bermain sangat baik di babak pertama, tetapi di babak kedua tidak benarbenar di level yang sama. Saya terkesan dengan bagaimana tim berjuang dan percaya diri sampai akhir. Penghargaan penuh kepada mereka,” ujarnya. Belanda sangat berbahaya di babak kedua, namun hanya mampu membuat dua gol, sedangkan upaya Ryan Babel bisa ditahan kiper Manuel Neuer dengan dua penyelamatan luar biasa. Pelatih Tim Oranye Ronald Koeman mengingatkan siapa pun yang tidak sadar bahwa timnya bermain mela-

wan Jerman. “Kami tahu Jerman akan mendatangi kami dan kami memulai dengan awal yang buruk,” sebutnya. Dalam laga Grup E, Kroasia kalah 1-2 di Budapest. Ante Rebic menempatkan tim tamu unggul pada 13 menit. Hongaria berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Adam Szalai dan Mate Patkai mencetak gol kemenangan menit ke-76. Sementara Eden Hazard dan Michy Batshuayi membuat gol kemenangan 2-0 Belgia atas Siprus di Grup I. Di tempat lain, Skotlandia kembali ke jalur kemenangan dengan keunggulan 2-0 atas San Marino. Israel mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan setelah menyapu Austria 4-2 berkat hattrick Eran Zahavi di Grup G. (afp/kmb)

Selasa, 26 Maret 2019 05:00 Wita Gayatri Mantra 05:52 Wita Mars Indonesia Raya 05:54 Wita Mars Bali Jagadhita 05:56 Wita Lagu Ngastitiang Bali 06:00 Wita Puja Trisandya 06:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (3) 06:35 Wita Seputar Bali Pagi 07:05 Wita Bali Channel 07:35 Wita Bali Channel Tourist TV 08:30 Wita Ocydia Home Shopping 09:00 Wita Seputar Bali Terkini 09:05 Wita Gatra Praja 10:00 Wita Seputar Bali Terkini 10:05 Wita Ocydia Home Shopping 10:30 Wita Bali Channel Tourist TV 11:00 Wita Seputar Bali Terkini 11:05 Wita Solusi Alternatif Soman

12:05 Wita Dharma Wacana Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini (4) 12:30 Wita Berita Siang 13:00 Wita Klip Bali 13:30 Wita Solusi Alternatif Marion Sam 14:00 Wita Seputar Bali Terkini 14:05 Wita Klip Bali 14:30 Wita Ocydia Home Shopping 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Nangun Yadnya Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan lan Wraspati Malpas Nusa Penida-Klungkung 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Upakara Banten Pengeremekin

15

17:00 Wita Dialog Success Business Association 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:00 Wita Giliran Anda 19:30 Wita Orti Bali 20:00 Wita Dialog Artha Buana Investama 21:00 Wita Solusi Alternatif Hipnoterapy Condername 22:00 Wita Seputar Bali Terkini 22:05 Wita Lila Cita Calonarang Empu Ender Tengkulak Kelod (2) 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shopping 23:30 Wita Bali Channel

bola SEA Games 2019 di Filipina yang berlangsung akhir tahun. PSSI memberikan tiga target untuk Timnas U-23 asuhan Indra Sjafri pada tahun ini. Ketiga bidikan itu adalah juara Piala AFF U-22, lolos ke Piala Asia U-23 2020, dan merebut medali emas SEA Games 2019. Dari target itu,

baru satu yang memenuhi harapan, yaitu juara Piala AFF U-19 tahun 2019. ‘’Saya diberikan tugas oleh PSSI untuk memimpin tim menuntaskan target itu. Saya akan konsisten,’’ tuturnya. Terkait penampilan beberapa anak asuhnya, Indra menyebut itu menjadi tanggung jawabnya. Ia tak ingin

Sandhika Terbaik di FF

Mangupura (Bali Post) – Pembinaan usia muda yang dilakukan tim Bali United bukan hanya menghasilkan pemain muda berbakat. Tim berjuluk Serdadu Tridatu ini juga melahirkan pelatih-pelatih muda berbakat yang sukses mencuri perhatian di tingkat nasional. Sandhika Pratama, pelatih tim Bali United U-16, sukses meraih predikat pelatih terbaik pada Festival Filanesia (FF) Liga 1 U-16 2019 yang berlangsung 19-25 Maret. Gelar ini sebelumnya juga berhasil disabet I Gde Mahatma Dharma, pelatih tim usia muda Bali United. Sandhika Pratama yang dihubungi usai menerima penghargaan mengaku sangat bersyukur atas pencapaiannya. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada pihak

PSSI dan manajemen tim Serdadu Tridatu. ‘’Terima kasih telah memberikan kesempatan saya terus belajar meningkatkan kualitas diri. Penghargaan ini akan menjadi motivasi saya untuk bisa membawa Bali United U-16 lebih berprestasi di kompetisi musim ini,’’ ujarnya dikutip dari situs Bali United, Senin (25/3) kemarin. Selama Festival Filanesia 2019, tim Bali United U-16 melakoni lima laga tanpa mengalami kekalahan dengan hasil tiga menang dan dua imbang. Selain itu, enam pemainnya terpilih mengikuti laga perang bintang yang digelar PSSI di hari terakhir. Mereka adalah Made Rai Sila Harta, Komang Dedi Nova, Made Dwi Meiyana, Resi Bala Saputra, Marcel Januar Putra dan Made Putra Kaicen. (kmb)

ada yang menyalahkan individu pemain. ‘’Semua tanggung jawab ada di tangan saya. Pemain saya sudah berjuang, yang salah ya… sepak bola. Saya tak menyalahkan individu pemain,’’ tegas Indra. Di bagian lain, pemain belakang Nurhidayat Haji Haris menilai pihaknya kurang beruntung. ‘’Kami sudah berjuang maksimal, tapi hasil belum berpihak kepada kami. Kami sudah bermain lebih baik jika dibandingkan dengan pertandingan per-

tama melawan Thailand,’’ jelasnya. Takluk dari tuan rumah Vietnam membuat Indonesia belum mengoleksi satu poin pun dari dua laga Grup K. Pertandingan terakhir Indonesia kontra Brunei Darussalam pada Selasa (26/3) ini tidak akan berpengaruh lagi. Thailand dan Vietnam di posisi pertama dan kedua klasemen telah mendapatkan 6 poin dari dua laga yang memastikan mereka lolos ke Piala Asia U-23 2020. (ant)

Diva Juara III di Kuwait Denpasar (Bali Post) Kroser andalan Bali yang memperkuat Badung di ajang Porprov, IGN Diva Ismayana, keluar sebagai juara III sesi moto I pada Kejuaraan Internasional Motocross di Kuwait pada 15-16 Maret lalu. Sementara rekan satu negaranya Delvintor Alfarizi menduduki posisi keempat. Para kroser yang ambil bagian pada kejuaraan internasional itu berasal dari Filipina, AS, India dan tuan rumah Kuwait. Gelar juara direbut kroser Slovakia. Sementara pada moto II, Diva Ismayana dan Delvintor bercokol di urutan yang

sama. Dengan demikian berdasarkan hasil total poinnya, Diva menduduki juara III dan Delvintor juara IV. Kabid Roda Dua Pengprov IMI Bali Cok Vicky di Denpasar, Senin (25/3) kemarin, menjelaskan ajang bergengsi itu hanya diikuti 17 kroser yang turun di kelas special engine (SE) 250 cc. Panitia menyiapkan motor kawasaki SE 250 cc (MX II) untuk peserta. Delvintor merupakan juara nasional SE 250 cc tahun 2018. Diva Ismayana dan Delvintor mengusung bendera Merah Putih pada ajang tersebut. (022)


uara

VVV

VVV VV

VVV VV VV VVV V VV

VV VVV VVVVV VVVV

H

IN

VVVV VV V VVVV VVVVV VV V VVVVVVVVVV VVVVVVV VVVVVVV VVV

EK

AT UN

GGAL IKA

sur

at s uar a

VVV

VVV VVVVVV VV

VVV VVVVVVV

VVVV VVVV VVV

V V V V VV VV VVVVVV VV VV VV VV VV VVVVV VVVVV VVVVVVVV V VVV VVVVVVVV V

BH

INE

KA KA TUNGGAL I

Jadi Pelopor Transparansi Anggaran Dewan Kehadiran I Kadek Arimbawa dalam kancah politik di Bali termasuk menarik. Mengawali karier sebagai seniman bondres, Arimbawa yang akrab disapa Lolak memberanikan diri menjadi anggota DPD-RI, 2009 lalu. Secara mengejutkan, Lolak pun lolos dengan 125.000 lebih suara. Kontribusi nyata ditunjukkan Arimbawa dengan turun ke masyarakat sembari ngayah ke desa pakraman seluruh Bali bersama Yayasan Kesenian Bali. Hal tersebut berhasil membawa Arimbawa kembali terpilih dengan status sebagai satu-satunya petahana DPD yang lolos dengan perolehan 165 ribu lebih suara pada Pemilu 2014 lalu. Meski sempat diragukan, perlahan Arimbawa menunjukkan kinerja positif, di antaranya dengan perjuangan dana kontingensi senilai Rp 28,6 miliar melalui Dinas Pertanian Bali, melakukan advokasi Jembatan Kuning Nusa Lembongan, serta normalisasi pencemaran Danau Batur yang merupakan sinergi DPDRI dengan Pemerintah Kab u pate n

Bangli. Setelah dua periode menjadi anggota DPD-RI, I Kadek Arimbawa kini bersiap menerima tantangan baru di Senayan. Keikutsertaannya di Pemilu 2019 kini berada di bawah panji Partai Hanura dengan menjadi caleg DPR-RI Dapil Bali. Banyak hal yang ingin dilakukan Arimbawa jika terpilih menjadi anggota DPR nanti. Salah satunya adalah transparansi anggaran yang diperoleh anggota DPR, yang selama ini menjadi tanda tanya di kalangan masyarakat umum. “Saya ingin menjadi pelopor, sebagai anggota DPR dari Bali yang terbuka terhadap seluruh anggaran yang saya terima di DPR. Banyak pos anggaran yang menjadi hak anggota, ada juga yang menjadi hak masyarakat. Itulah yang akan saya pertanggungjawabkan secara moril kepada masyarakat,” ungkapnya. Selain itu, pria kelahiran Kamasan Klungkung itu menyebutkan telah memiliki program yang diharapkan bisa membantu desa pekraman untuk pelaksanaan karya Dewa Yadnya dan Pitra Yadnya. Saat disinggung soal sumber dana, ia mengaku bahwa sudah memiliki perhitungan tersendiri. “Sejak menjadi anggota DPD, saya sudah menyisihkan tunjangan untuk kegiatan ngayah gratis ke desa pakraman. Kali ini, dengan anggaran yang lebih besar di DPR, saya kembali siap menyisihkan dan mengatur anggaran yang diterima untuk dipergunakan sebagai bantuan ke desa pakraman tanpa proposal,” tegasnya. Selain itu, sebagai satu-satunya seniman yang maju menjadi calon anggota DPR, Arimbawa juga mengaku siap untuk menyalurkan aspirasi masyarakat terkait seni dan budaya di Senayan nanti. “Saya memiliki fokus untuk masuk ke Komisi X yang membidangi tentang pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, serta ekonomi kreatif,” jelasnya. Banyak aspirasi yang bisa disalurkan lewat Komisi X DPR, di antaranya bantuan siswa miskin, beasiswa pendidikan, bantuan untuk sanggar seni, pembangunan dan renovasi tempat ibadah, pembangunan dan renovasi gedung serbaguna, serta bantuan untuk pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif lainnya. “Sangat penting bagi calon anggota DPR untuk menjelaskan visi perjuangannya di DPR agar nantinya masyarakat juga termasuk mengetahui komisi-komisi yang ada di DPR sehingga mempermudah alur penyaluran aspirasi,” pungkas Arimbawa. (olo)

Hotel, Villa dan Restoran

Pendidikan

profil Utamakan ’’Skill’’ UJIAN Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang tahun lalu banyak terjadi kendala pada internet dan server macet, kini mulai diatasi. Peserta UNBK di SMK kini nyaman mengerjakan soal UN, bahkan tingkat kesulitan soal UNBK relatif lebih mudah dari tahun lalu. Kepala SMK PGRI 4 Denpasar Drs. I Ketut Suarya, M.Pd. sudah memperhitungkan segala kemungkinan yang akan terjadi dengan menambah cadangan server lagi dua. ‘’Lulusan SMK itu yang diutamakan adalan skill, bukan keilmuan normative. Namun demikian saya tetap meminta siswa menjalani UNBK dengan baik,’’ tegas Suarya di sela-sela pelaksanaan UNBK, Senin (25/3) kemarin. Salah satu yang dia banggakan pada peserta UNBK kali ini adalah sebagian sudah bekerja dengan bisnis online. Ada yang bergerak di kosmetik, tas dan aksesoris dan katering. Inilah yang dia harapkan dilakoni lulusannya karena SMK identik dengan bekerja. Sekalipun pekerjaan yang diambil tak linier dengan program keahliannya di sekolah, yang penting menghasilkan duit. Sebab, belajar di sekolah pada prinsipnya adalah menggali ide kreatif bisnis, menjalin networking, menemukan rekan bisnis yang pas dan belajar berkomuniaksi secara efektif. ‘’Justru tamatan SMK tak bekerja, itu namanya sebuah kegagalan,’’ tegas Suarya. (sue)

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

iklan@balipost.co.id redaksi@balipost.com

Selasa Kliwon, 26 MAret 2019

B

erful nesia

SKandidat

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

VV V VV V VVV

ali

balipost http://facebook.com/balipost

Oka Gunastawa: Jokowi Pemimpin Ideal Menjaga Indonesia JOKOWI merupakan pemimpin ideal menjaga Indonesia. Hal itu disampaikan komando pemenangan wilayah JokowiMa’ruf Amin Partai NasDem Provinsi Bali Ida Bagus Oka Gunastawa saat menyampaikan orasi politik dalam acara Deklarasi Komando Pemenangan JokowiMa’ruf Amin Partai NasDem Buleleng, di Gedung Sasana Budaya Buleleng, Minggu (24/3). Ada begitu banyak prestasi ditorehkan Jokowi dalam kurun waktu lima tahun kepemimpinannya. Jokowi pemimpin pertama yang mampu mendistribusikan kekayaan negara secara merata. Sebagai contoh, sebelum Jokowi menjadi Presiden Indonesia, jauh di ujung timur Indonesia rakyat masih susah membeli BBM untuk berbagai keperluan. ‘’Namun di bawah kepemimpinan Jokowi, seluruh rakyat Indonesia bisa menikmati BBM satu harga,’’ ucapnya. Kepekaan Jokowi melihat Indonesia tercermin dari sikap dan tutur katanya. Belum pernah ada Presiden yang begitu dekat dengan rakyat, tidak membangun jarak dengan rakyat. Jokowi tidak pernah menggunakan narasi provokatif yang berpotensi memecah belah rakyat, apalagi menggunakan hoax untuk menyerang pihak lain. Malah Jokowi yang sejak Pilpres 2014 terus dihujani berbagai macam fitnah, hujatan dan hoax yang datang dari berbagai penjuru. Soal infrastruktur, di mana-mana kita menyaksikan lewat media Jokowi menjaga keseimbangan

Ukm

pembangunan. Jalan, jembatan, sarana irigasi dan infrastruktur lain dibangun guna mendukung kemajuan Indonesia. Kalau ada yang nyinyir rakyat tidak makan infrastruktur, benar bahwa kita tidak makan infrastruktur, tetapi infrastruktur mendekatkan makanan dengan rakyat (distribusi kebutuhan pangan ke seluruh pelosok negeri - red). Sikap Jokowi yang paling merepresentasekan semangat Indonesia adalah ketegasannya menjaga dan merawat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Hal tersebut dibuktikan Jokowi dengan sikap tegas membubarkan ormas yang ingin menggantikan Pancasila dengan ideologi lain. Hanya di masa pemerintahan Jokowi ini ormas-ormas garis keras mendapat saksi tegas hingga pencabutan status hukum. Lebih lanjut Oka Gunastawa juga menyebutkan yang paling diuntungkan dengan ketegasan Jokowi melindungi Pancasila ini adalah kelompok minoritas. Sikap itu memberikan jaminan dan perlindungan rasa aman pada seluruh rakyat untuk melaksanakan aktivitas keagamaan dan kegiatan sosial budaya. Rakyat tidak perlu takut lagi karena pemerintah telah hadir untuk menjaga dan melindungi setiap elemen masyarakat apa pun suku, agama dan etnisnya. ‘’Memilih Jokowi sama artinya kita mendukung Jokowi menjaga Pancasila dan merawat semangat Bhinneka Tunggal Ika tetap menggaung di bumi pertiwi Indonesia,’’ tutupnya. (may)

Kesehatan

PEMILU - Oka Gunastawa memeragakan pencoblosan saat pemilu nanti.

Bali Post/may

Gubernur Bertanggung Jawab Sukseskan Pemilu Serentak Denpasar (Bali Post) Gubernur Bali juga memiliki peran sebagai pembina politik di Bali. Itu sebabnya, Gubernur turut bertanggung jawab menyukseskan pemilu serentak 2019 di Pulau Dewata. Inilah yang melandasi pertemuan antara Gubernur dengan penyelenggara pemilu yakni KPU, Bawaslu dan pihak pengamanan di Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (25/3) kemarin. Pertemuan yang berlangsung secara tertutup itu utamanya membahas persiapan penyelenggaraan pemilu serentak 17 April mendatang. Diawali dengan laporan KPU Provinsi Bali, Bawaslu Provinsi Bali, Polda Bali, Danrem, sampai Pengadilan dan Kejaksaan. ‘’Secara umum saya melihat persiapan sudah sangat baik. Tidak ada hal-hal yang krusial

saya lihat untuk persiapan penyelenggaraan pemilu ini,’’ ujar Gubernur Bali Wayan Koster usai pertemuan. Menurut Koster, koordinasi akan terus dilakukan sampai pada hari H pemilu serentak. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar pemilu presiden dan wakil presiden serta legislatif betul-betul berjalan dengan lancar, mulus, aman, dan sukses. Secara umum, tidak ada titiktitik rawan yang perlu dikhawatirkan karena semuanya sudah diantisipasi. ‘’Gubernur kan juga sebagai pembina politik di Bali, punya tanggung jawab juga berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu ini agar betul-betul berlangsung dengan lancar, dengan sukses. Optimis aman,’’ tandasnya. Diwawancara terpisah, Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa

Agung Gede Lidartawan justru mengaku hingga saat ini belum mendapat kepastian soal kesiapan linmas. Apalagi, jumlah linmas yang dibutuhkan sangat banyak mencapai 24.000 orang. ‘’Karena 1 TPS membutuhkan 2 linmas, kita perlu 24.000 linmas dan menurut catatan linmas kan masih banyak kurangnya,’’ ujarnya. Lidartawan mengaku sudah menyarankan agar ke-

‘’Secara umum saya melihat persiapan sudah sangat baik. Tidak ada hal-hal yang krusial saya lihat untuk persiapan penyelenggaraan pemilu ini.’’ Gubernur Bali Wayan Koster

’’Bayu Pramana’’ Tema PKB Ke-41

Memuliakan Sumber Daya Angin BALI kembali berpesta seni dalam gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB), 15 Juni-13 Juli mendatang. PKB ke-41 tahun 2019 ini mengusung tema ‘’Bayu Pramana: Memuliakan Sumber Daya Angin’’. Tema ‘’Bayu Pramana’’ yang berarti napas kehidupan digagas oleh Prof. Dr. Drs. I Nyoman Suarka, M.Hum. yang dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, sekaligus budayawan.

Konsep Bayu Pramana berasal dari dua kata, yakni Bayu dan Pramana. Bayu berarti angin, sedangkan Pramana berarti kekuatan. Sehingga Bayu Pramana berarti daya napas kehidupan, energi yang paling vital yang menghidupi dan menguasai segala sesuatu. Sumber konsep Bayu Pramana berasal dari 15 lontar yang menjelaskan energi bayu (angin) di alam semesta dan di dalam tubuh. Makna tersebut ditransformasi menjadi sebuah tema, dan elemen angin yang dapat membuat sebuah karya seni. Baik dari nada, gerak, dan bunyi yang semuanya berhubungan dengan angin. ‘’Bayu Pramana bermakna menguasai, memelihara, menjaga, memberi hidup, dan kehidupan, sekaligus menghancurkan,

namun juga bermakna mengalir tiada putus, menyejukkan, memberi petunjuk, dan kecepatan,’’ ujar Prof. Suarka, baru-baru ini. Sementara itu, praktisi seni Prof. Dr. I Wayan Dibia, S.ST., M.A. mengatakan tema ‘’Bayu Pramana’’ sangat relevan dengan pelestarian lingkungan yang menjadi salah satu concern Pemerintah Provinsi Bali saat ini. Angin tidak saja berarti energi, tetapi merupakan salah satu sumber dari kehidupan. Oleh karenanya, pesan untuk melestarikan angin melalui pelestarian lingkungan harus bisa disampaikan melalui pertunjukan seni kepada masyarakat. Apalagi, energi bisa dimunculkan lewat kreativitas seni tari, seni musik, seni rupa dan seni lainnya yang disesuaikan

butuhan linmas secepatnya dipenuhi. Sebab, instansi terkait dapat mengangkat linmas tidak permanen khusus untuk pemilu. Lebih lanjut, pihaknya akan kembali memastikan kesiapan linmas pada 27 Maret besok. ‘’Kalau KPPS, sudah beres,’’ tandasnya. (kmb32)

dengan kejadian-kejadian saat ini, terutama berkaitan dengan angin. ‘’Banyak yang bisa digarap dari tema ‘Bayu Pramana’ ini, seperti pertunjukan Hanoman, Dewa Bayu, dan seni-seni yang memanfaatkan kekuatan angin, seperti pindekan, sunari, dan lain sebagainya. Pada intinya bagaimana mengemas tema ini supaya bermanfaat dan mengingatkan masyarakat bagaimana peduli terhadap lingkungan, terutama menyelamatkan udara dan angin,’’ tandas Prof. Dibia. Prof. Dibia mengatakan, meskipun materi pokok PKB setiap tahunnya sama (pawai, parade, lomba, pagelaran, pameran, sarasehan, dan workshop) dan kelihatannya menoton, namun konten yang ditampilkan selalu bervariasi dan inovatif. Seperti halnya seni pertunjukan Topeng dan Gong Kebyar yang setiap tahunnya ditampilkan secara berbeda-beda. Bahkan, hampir semua garapan kesenian yang ditampilkan di PKB tidak ada yang sama dengan kesenian yang ditampilkan tahun-tahun sebelumnya. ‘’Kalau diperhatikan pertunjukannya itu, seniman kita

Budaya

Bali Post/dok

PKB - Salah satu garapan seni yang ditampilkan dalam PKB tahun lalu. tidak pernah menampilkan garapan tahun-tahun sebelumnya. Saya saja setiap tahun tidak pernah absen mengikuti PKB sering dibuat terkejut dengan garapan-garapan baru yang inovatif yang tetap dalam bingkai tradisi Bali oleh para seniman kita di Bali. Karena tujuan utama PKB itu bukan menciptakan yang baru lalu membabat seni yang sudah ada, tetapi bagaimana terus menghidupkan kesenian tradisi kita dengan berbagai

perubahan yang kreatif dan inovatif,’’ pungkasnya. (win)

‘’Bayu Pramana bermakna menguasai, memelihara, menjaga, memberi hidup, dan kehidupan, sekaligus menghancurkan, namun juga bermakna mengalir tiada putus, menyejukkan, memberi petunjuk dan kecepatan.’’ Prof. Suarka


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Selasa 26 Maret 2019 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu