Skip to main content

Edisi Rabu 26 Pebruari 2020 | balipost.com

Page 1

terbit sejak 16 agustus 1948 perintis k. nadha

HARGA LANGGANAN Rp 90.000 ECERAN Rp 4.000

12 HALAMAN

NOMOR 188 TAHUN KE 72

Online:http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764, 233801 Faksimile: 227418

Pengemban Pengamal Pancasila

rabu paing, 26 Februari 2020

balipost http://facebook.com/balipost

@balipostcom http://twitter.com/balipostcom

@balipost_com http://instagram.com/balipostcom

Penganiaya Dibekuk Polisi

Pencarian Warga Rusia Berlanjut

Ditabrak Motor, Pejalan Kaki Tewas

Polsek Blahbatuh membekuk pelaku penganiyaan, Komang Arta Wahyudi. Pelaku diketahui memukul korban Gusti Bagus Yogiarta saat berjoged di salah satu bazar, Sabtu (22/2) malam. Akibatnya, korban yang berusia 33 tahun ini mengalami luka lebam dan dua giginya lepas.

Pencarian hari kedua terhadap WN Rusia yang hilang di Perairan Batu Abah, Desa Pejukutan, Nusa Penida, terus berlanjut Selasa (25/2) kemarin. Untuk memaksimalkan proses pencarian, areal pencarian diperluas dengan melibatkan tiga kelompok Tim SAR Gabungan. KLUNGKUNG | HAL. 7

Purwanto (32) asal Grobogan, Jawa Tengah tewas setelah ditabrak pengendara sepeda motor di Jalan Ahmad Yani, Banyuasri, Buleleng, Senin (24/2) malam. Sementara pengendara sepeda motor memilih kabur.

GIANYAR | HAL. 6

BULELENG | HAL. 10

Putri Suastini Koster Ingatkan Bangun Generasi yang Sehat PEMERINTAH pusat setiap tahun menggulirkan pemberian kapsul vitamin A untuk anak bayi lima tahun (balita). Program ini dijalankan setiap Februari dan Agustus. Tahun ini, Gebyar Pemberian Kapsul Vitamin A warna merah dan biru dipusatkan di Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Selasa (25/2) kemarin. Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster bersama Kepala Dinas Kes-

Kapsul Vitamin A - Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menghadiri ‘’Gebyar Integrasi Pemahaman Pertumbuhan dan Perkembangan serta Pemberian Vitamn A Mewujudkan Generasi Unggul Krama Bali Sehat’’ di Desa Galungan, Kecamatan Sawan, Buleleng, Selasa (25/2) kemarin.

ehatan (Diskes) Bali dr. Ketut Suarjaya, Plt. Ketua TP PKK Buleleng Ny. Ayu Wardhani Sutjidra, dan Kepala Diskes Buleleng IGN Mahapramana. Putri Suastini Koster mengatakan, program nasional ini dijalankan dengan terintegrasi oleh semua stakeholders terkait di daerah. Untuk itu, di tahun 2020 pihaknya bersama Diskes Bali sebagai mitra kerja TP PKK melaksanakan Gebyar Pemberian Kapsul Vitamin A serentak di sembilan kabupaten/kota di Bali. Dari

program ini, semua balita di Bali wajib di-cover pemberian kapsul vitamin A yang sangat dibutuhkan dalam menjaga daya tahan tubuh dari serangan berbagai penyakit. Kapsul vitamin A ini disiapkan pemerintah karena memang sulit didapatkan dalam makanan. Untuk itu, vitamin ini sangat penting dan semua balita wajib mendapatkan asupan vitamin yang mencukupi. Hal. 11 Menyelamatkan Generasi

’’Kita ketahui bersama vitamin A ini sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh, sehingga program nasional ini harus kita jalankan dengan terintegrasi oleh semua stakeholders, sehingga hari ini kami melaksanakan gebyar serentak di semua kabupaten dan kota di Bali.’’ Ny. Putri Suastini Koster Ketua TP PKK Provinsi Bali

78 WNI di Diamond Princess

Bisnis Pertanian Bali Oleh : Agung Kresna

PASOKAN janur dari Jawa mencapai 100 ton/hari (Bali Post, 13/2). Kondisi yang terjadi pada masa hari raya Galungan dan Kuningan ini menyiratkan besarnya potensi pasar komoditi pertanian di Bali. Data lain menunjukkan bahwa pasokan aneka buah dari Jawa pada pekan pertama Februari mencapai 1.115,2 ton. Angka yang cukup besar untuk menggambarkan potensi pasar produk pertanian di Bali. Galungan dan Kuningan adalah momentum bisnis produk pertanian bagi pelaku ekonomi Bali yang berlangsung setiap 210 hari sekali. Kebutuhan krama Bali atas sarana upakara yang sebagian besar berupa produk pertanian, demikian besarnya pada momentum tersebut. Sayangnya, kebutuhan produk pertanian tersebut tidak sepenuhnya dapat dipenuhi dari bumi Bali sendiri. Sebagian besar masih harus didatangkan dari luar Pulau Bali. Padahal ada potensi ekonomi sangat besar yang sebenarnya dapat diraup oleh krama Bali, dalam upaya memenuhi kebutuhan rutin kehidupan mereka sendiri. Ketika Thomas Robert Malthus mengemukakan teori mengenai penduduk melalui edisi pertama ‘’Essay on Population’’ tahun 1798, masyarakat dunia seakan diingatkan akan kebutuhan pangan manusia. Dalil yang dikemukakan Malthus menyatakan bahwa laju pertumbuhan penduduk cenderung untuk meningkat secara geometris (deret ukur), sedangkan laju pertumbuhan pangan cenderung meningkat secara arismatik (deret hitung). Melalui teorinya Malthus pada prinsipnya menyampaikan bahwa pangan/bahan makanan adalah penting untuk kehidupan manusia. Lalu bagaimana dengan pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia, utamanya Bali. Indonesia--apalagi Pulau Bali-- yang dikaruniai tanah sangat subur, rupanya masih belum mampu mengelola potensi alam yang ada guna memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri. Hal. 11 Budaya Keseharian

Segera Dijemput Pesawat Sembilan Positif Corona

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah menyiapkan skema evakuasi 78 warga negara Indonesia (WNI) dari kapal pesiar Diamond Princess yang saat ini masih berada di Yokohama, Jepang, dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, kata Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto. ‘’Oleh karena itu kita sedang mengoordinasikan lebih lanjut, tentunya dalam hal ini adalah Kementerian Luar Negeri, untuk teknis penjemputan. Pada prinsipnya kita akan menjemput dan masih diperlukan beberapa hal koordinasi diplomatik antara kita dengan pemerintah Jepang,’’ kata Yuri, Selasa (25/2) kemarin.

P

emerintah, katanya, memaklumi beberapa koordinasi yang harus dilakukan karena ini merupakan kondisi yang tidak mudah. Dari 78 orang WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK), 9 orang sudah dinyatakan positif Covid-19 dan sejauh ini sudah lebih dari 600 orang yang berada di Diamond Princess dinyatakan terinfeksi penyakit tersebut. Pemerintah akan bertindak lebih hati-hati mengingat terdapat kasus di mana negara lain yang terlebih dahulu mengevakuasi warganya mendapati mereka positif penyakit yang disebabkan virus Corona itu setelah kembali ke negara mereka, meski sebelumnya lolos dari pemeriksaan kesehatan. Untuk kasus Diamond Princess, para WNI itu akan menjalani masa observasi lebih lama yaitu dua kali 14 hari atau sekitar 28 hari, berbeda dengan yang dilakukan untuk WNI dari Wuhan dan 188 ABK World Dream. ‘’Namun, kita sudah menyiapkan satu skenario bahwa mereka akan dijemput dengan pesawat terbang. Tentunya pesawat terbangnya yang sudah memiliki registrasi penerbangan menuju ke (Bandara) Haneda dan itu adalah pesawat Garuda,’’ kata Yuri. Skema manajemen masih perlu dipersiapkan karena mereka tidak akan menggunakan metode biasa dan harus terpisah dari yang lain menggunakan fasilitas lain menuju ke bandara. (ant)

Bali Post/afp

NEGARA ASAL - Penumpang yang mengenakan masker bersiap naik bus setelah turun dari kapal pesiar Diamond Princess. Ratusan orang telah diizinkan untuk meninggalkan kapal setelah hasil tes negatif untuk kembali ke negara asal mereka untuk menghadapi karantina lebih lanjut.

Gairahkan Pariwisata Harian Bisnis Bali Peternak Babi Minta Keringanan Bank Sejumlah peternak babi di Tabanan berharap keringanan dari pihak perbankan berupa restrukturisasi kredit. Apa pertimbangan peternak meminta keringanan? www.bisnisbali.com

Harian DENPOST Cari Pemuda Hilang Polres Buleleng berkoordinasi dengan Polsek Seririt dan Polsek Busungbiu untuk menangani kasus hilangnya I Gede Doni Wiantana (20).

www.denpost.id

Tarif Penerbangan ke Bali Diskon 40-50 Persen ’’Stimulus ini berupa insentif yang diberikan terhadap tarif penerbangan menuju ke daerah pariwisata yaitu Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Toba (Silangit), Tanjung Pandan dan Tanjung Pinang selama tiga bulan.’’ Novie Riyanto Dirjen Perhubungan Udara

Jakarta (Bali Post) – Pemerintah memutuskan memberikan stimulus berupa insentif transportasi kepariwisataan yang telah disetujui Kementerian Keuangan dan telah disepakati sesuai hasil rapat terbatas, Selasa (25/2) kemarin. Rapat dipimpin Presiden Joko Widodo terkait larangan penerbangan akibat penyebaran virus Corona Covid-19. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto menyampaikan bahwa stimulus yang diberikan oleh pemerintah ditujukan untuk meningkatkan sektor pariwisata nasional dengan meningkatkan minat masyarakat untuk melakukan

perjalanan wisata di Indonesia, terutama ke wilayah destinasi prioritas. ‘’Stimulus ini berupa insentif yang diberikan terhadap tarif penerbangan menuju ke daerah pariwisata yaitu Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Toba (Silangit), Tanjung Pandan dan Tanjung Pinang selama tiga bulan,’’ katanya. Nantinya penumpang akan menikmati diskon antara 40-50 persen dari tarif riil yang berlaku untuk 25 persen dari total kursi yang tersedia dari tiap penerbangan. Untuk sementara akan diberlakukan selama low season yaitu dari Maret-Mei 2020. Hal. 11 Pelemahan Ekonomi


Rabu Paing, 26 Februari 2020

Dalam Program ’’English for Denpasar’’

Seminar Nasional Sambut HUT Ke-232 Kota Denpasar

Pemkot Jalin Kerja Sama dengan Rai Mantra Tekankan Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya British Council dan Kedutaan Besar Inggris dan Kearifan Lokal Jawaban Tantangan Masa Depan

PEMERINTAH Kota Denpasar menjalin kerja sama dengan British Council dan Kedutaan Besar Inggris dalam Pogram English for Denpasar. Acara ini dibuka secara resmi Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins dan Deputi Direktur British Council Indonesia Colm Downes yang ditandai dengan tanda tangan Sprit English for Denpasar di Ruang Audiovisual Gedung Dharmanegara Alaya Denpasar, Selasa (25/2) kemarin. Wali Kota I.B. Rai Dharmawijaya Mantra mengatakan, English for Denpasar ini merupakan komitmen Pemkot Denpasar dengan Kedutaan Besar Inggris untuk menjalin tali persahabatan dan mengimplementasi kerja sama dalam rangka membangun kapasitas SDM Kota Denpasar melalui pembelajaran bahasa Inggris. Program English for Denpasar ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas bahasa Inggris dan mendukung pembangunan SDM di Denpasar, sehingga dalam pelatihan diberikan kepada 100 guru PNS serta Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Mengingat peningkatan kapasitas bahasa Inggris diharuskan di era kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat, semakin membuka kesempatan untuk berkomunikasi secara internasional. Pelaksanaan bebas menuntut khususnya masyarakat Kota Denpasar memiliki kompetensi dan kompetitif dalam berbagai bidang. ‘’Kita tidak dapat lagi hanya mengandalkan sumber daya alam dan kemampuan fisik untuk mencapai kesejahteraan, tetapi harus lebih mengandalkan sumber daya mausia yang profesional. Salah satu persyaratan mutlak untuk mencapainya adalah dengan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik,’’ ujar Rai Mantra. Untuk itu, kerja sama yang

FOTO BERSAMA – Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins dan Deputi Direktur British Council Indonesia Colm Downes foto bersama usai tanda tangan Sprit English for Denpasar di Ruang Audiovisual Gedung Dharmanegara Alaya Denpasar, Selasa (25/2) kemarin. terjalin antara Pemkot Denpasar dengan Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste memberikan banyak kesempatan untuk pelaku UMKM, terutama dalam meningkatkan kualitas SDM pada bidang bahasa. Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan program English for Denpasar adalah bagian dari kampanye English for Indonesia yang diiniasi British Council dan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta. Kerja sama ini didasari kesamaan visi dalam meningkatkan pengetahuan serta akses SDM berkualitas untuk mempelajari bahasa Inggris, bahasa yang digunakan secara global untuk bisnis, pariwisata, pendidikan dan hubungan internasional. Maka dari itu, ia mengaku sangat bangga dapat bermitra dengan Pemkot Denpasar untuk meningkatkan kapasitas berbahasa Inggris. Menurutnya, Kota Denpasar m e rupakan mitra yang kuat melalui kerja sama second cities programme dengan pogram

English for Denpasar, tentunya kemitraan ini akan semakin kuat. Denpasar dikenal sebagai pusat pariwisata dan bisnis internasional. ‘’Berinvestasi di keahlian berbahasa Inggris akan membawa masyarakat menjadi lebih dekat serta menciptakan lebih koneksi yang dapat saling menguntungkan,’’ ungkapnya. Deputi Direktur British Council Indonesia Colm Downes menambahkan, bahasa Inggris menjadi bahasa global yang digunakan dalam bidang bisnis, pendidikan, pekerjaan dan hubungan internasional. Pemkor Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali, maka pihaknya memilih Denpasar dalam melaksanakan pogram ini. ‘’Dengan mendukung masyarakat dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris yang baik, kami dapat mendorong pertukaran ide-ide serta ilmu pengetahuan antarindividu. Selain itu dengan keahlian mereka berbahasa Inggris, bisa mendukung mereka untuk pengembangan usahanya,’’ ungkap Colm Downes. (ad760)

Kesbangpol Temukan Banyak Alamat Ormas Tidak Sesuai Denpasar (Bali Post) Keberadaan organisasi masyarakat (ormas) rupanya terus diatensi petugas. Seperti halnya ormas di wilayah Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar. Petugas yang dikoordinir Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar dengan beranggotakan unsur Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, Polresta Denpasar, Satpol PP dan unsur OPD terkait, melakukan pengecekan terhadap ormas yang terdaftar. Akan tetapi, belakangan diketahui banyak ormas yang alamatnya tidak sesuai dengan saat awal melakukan pendaftaran. Hal itu terungkap ketika tim monitoring turun ke lapangan. Tim ini telah melakukan monitoring ke sejumlah alamat ormas yang terdaftar di Kesbangpol Kota Denpasar sepanjang Februari 2020. Kabid Ketahanan Ekonomi Sosbud dan Ormas A.A. Gede Raka Wiadnyana didampingi Kasubid Ormas I.B. Gd. Andika Putra, Selasa (25/2) kemarin tak menapik hal itu. ‘’Kami telah melakukan monitoring ormas ini sesuai dengan Permendagri No. 56 Tahun 2017 tentang Pengawasan Organisasi Masyarkat di Lingkungan

Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah,’’ kata Raka Wiadnyana Lebih lanjut dijelaskan, monitoring ormas di Kota Denpasar sangat penting dilakukan untuk menjaga keamanan. Di samping juga untuk menyosialisasikan bahwa ormas harus mengurus Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Badan Kesbangpol Kota Denpasar meski telah berbadan hukum dari Kementerian Hukum dan HAM. Dikatakan, melalui SKT yang dimiliki ormas, Badan Kesbangpol dapat mengetahui aktivitas kegiatan dari ormas tersebut. Termasuk juga pengawasan kegiatan ormas akan dilakukan oleh kepala lingkungan, di mana

ormas tersebut berada karena dalam pengurusan SKT harus mendapatkan tanda tangan dari terbawah. Saat ini jumlah ormas yang telah terdaftar di Badan Kesbangpol Kota Denpasar sebanyak 313. ‘’Ormas-ormas yang telah terdaftar ini, kami pantau ke lapangan. Namun hasil dari pantauan sepanjang Februari, sebagian besar alamat ormas sudah berubah,’’ ujarnya. Terkait dengan adanya ketidaksesuaian alamat itu, pihaknya akan melaporkan hasil pantauan ini ke Badan Kesbangpol Provinsi Bali yang akan diteruskan ke Kementerian Hukum dan HAM RI serta Kementerian Dalam Negeri RI. (kmb12)

Bali Post/ist

CEK - Petugas yang dikoordinir Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar, melakukan pengecekan terhadap ormas yang terdaftar.

Ditangkap di Danau Poso

Mabes Polri Limpahkan Kasus 5.977 Butir Ekstasi ke Kejari Denpasar Denpasar (Bali Post) Penyidik Reserse Narkoba Mabes Polri, Selasa (25/2) kemarin melimpahkan kasus 5.977 butir pil ekstasi dengan tersangka I Gede Komang Darma Astika dan I Nyoman Nata. ‘’Ini baru limpahan Mabes Polri. Kedua tersangka kami tahan selama 20 hari ke depan di Lapas Kerobokan,’’ kata Kasipidum Kejari Denpasar Wayan Eka Widanta. Melihat pasal dan barang bukti dalam kasus ini, tersangka asal Tabanan itu terancam hukuman mati. Jaksa

mengatakan dalam berkas perkara kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2, 112 ayat 2 jo Pasal 113 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dijelaskan, awalnya petugas mencurigai barang yang terdeteksi X-ray di Kargo Bandara Internasional Supadio Pontianak Avsek pada Rabu, 23 Oktober 2019. Petugas melakukan delivery kontrol atau pengawasan hingga barang paketan itu sampai di Bali. Pada 24 Oktober dilaku-

Topik : PPDB 2020, jalur zonasi dikurangi

kan penangkapan terhadap Darma Astika dan Nata pukul 22.25 Wita di areal parkir JNE Jalan Danau Poso, Sanur, Denpasar Selatan. Polisi juga menyita kantong plastik berwarna cokelat berisi 1.990 butir yang diduga tablet ekstasi dan dibungkus karbon warna putih. Juga ditemukan kantong plastik dibungkus karbon warna hitam dan plastik warna kuning berisi dibungkus kain berisi 1.989 butir diduga ekstasi dan bungkusan karbon kopi dan plastik kuning berisi 1.998 pil ekstasi. ‘’Awalnya yang ditangkap I Gede Komang Darma Astika. Besoknya, Jumat 25 Oktober, ditangkap I Nyoman Nata di Jalan Rajawali, Desa Dauh Peken, Tabanan,’’ ujar jaksa. Kata Kasipidum Eka Widanta, untuk menyidangkan perkara ribuan ekstasi ini sudah ditunjuk dua jaksa. Mereka adalah Lovi dan Adi Antari. ‘’Secepatnya kita limpahkan ke pengadilan,’’ ujar Eka Widanta. (kmb37)

SEBAGAI upaya berkelanjutan mendukung penguatan untuk menghasilkan terobosan dalam rangka pemajuan kebudayaan, penguatan inovasi serta mendukung kreativitas masyarakat, Pemkot Denpasar kembali menggelar seminar yang dikemas dalam tiga bidang pokok. Di antaranya pemajuan kebudayaan, penguatan inovasi daerah dan kreativias. Seminar yang juga serangkaian HUT ke-232 Kota Denpasar ini mengangkat tema utama ‘’Penguatan Identitas Meningkatkan Kemakmuran Melalui Inovasi Menuju Denpasar Bahagia Berkelanjutan’’. Seminar ini dibuka Deputi Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas RI Subandi Sardjoko bersama Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Restu Gunawan, serta Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di Dharmanegara Alaya Kota Denpasar, Selasa (25/2) kemarin. Dalam seminar ini sedikit berbeda karena pelaksanaannya turut menghadirkan beragam narasumber, baik lokal, nasional maupun internasional. Para narasumber tersebut yakni Rai Mantra, Subandi Sardjoko dan Restu Gunawan. Selain itu, ada tiga pembicara lainnya yakni Dubes Afrika Selatan Hilton Fsiher, Dubes Vietnam Pham Vinh Quang, Konjen Australia Anthea Griffin dan Project Coordinator Culture Unit UNESCO Jakarta Diana Setiawati. Rai Mantra menjelaskan perkembangan Kota Denpasar dalam dua dekade terakhir telah mengadopsi berbagai inovasi. Mulai dari kota kreatif, kota pusaka, kota cerdas, kota orange ekonomi dan kota dengan wirisan budaya dunia. Untuk itu, penguatan identitas Denpasar kota budaya dan pemajuan eko (ekonomi), homo (manusia/SDM), dan kultural (budaya) menuju kemakmuran dan kebahagiaan sangatlah tepat menjadi target pembangunan Kota Denpasar. ‘’Dari seluruh pembahasan dalam seminar ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kebudayaan

yang terbingkai dalam aplikasi cultural industri yang bermanfaat bagi masyarakat dan komunitas lokal, serta guna memunculkan gagasan model diplomasi kebudayaan yang bertujuan untuk kemajuan bersama, baik kebudayaan, pariwisata dan bangsa,’’ katanya. Sementara itu, Subandi Sardjoko memaparkan tentang arah kebijakan pembangunan SDM dan pemajuan kebudayaan dalam RPJM 2020-2024. Adapun secara nasional kebijakan diarahkan pada tujuh upaya. Mulai dari mengendalikan pertumbuhan penduduk dan memperkuat tata kelola kependudukan, memperkuat pelaksanaan perlindungan sosial, meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta, meningkatkan pemerataan layanan pendidikan berkualitas, meningkatkan kualitas perempuan dan pemuda, mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan produktivitas daya saing. Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Denpasar Putu Naning Djayaningsih menjelaskan, pelaksanaan seminar ini sebagai upaya untuk mendiskusikan secara holistik tentang potensi, peluang tantangan dan solusi untuk pemajuan Denpasar Kota Budaya dan SDM Inovatif skala lokal, nasional dan internasional. Nantinya

mampu dirumuskan recilien identity Denpasar Kota Budaya yang kokoh berbasis kearifan lokal yang terbuka secara multikultural. Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini direncanakan menghadirkan 500 peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari praktisi, budayawan, guru, tokoh masyarakat adat, akademisi, mahasiswa, komunitas kreatif Denpasar, OPD serta masyarakat umum. ‘’Dari seminar ini dapat menghimpun masalah strategis yang dapat dilanjutkan dengan penelitian baik disipliner maupun multidisipliner sehingga mampu mendukung secara berkelanjutan informasi budaya, literasi budaya dan pemajuan kebudayaan itu sendiri,’’ pungkasnya. Pemkot Denpasar dalam kesempatan yang sama juga turut melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama dan kerja sama internasional. Yakni MoU antara Pemkot Denpasar dengan Cambridge University Press Jakarta, penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemkot Denpasar yang dalam hal ini adalah BKPSDM dan Disdikpora Kota Denpasar dengan Cambridge University Press Jakarta dan kerja sama pengembangan Kota Denpasar sebagai kota tujuan pembangunan berkelanjutan (sutainable development goals city). (ad748)

SEMINAR - Deputi Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas RI Subandi Sardjoko bersama Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Ditjen Kebudayaan Kemendikbud Restu Gunawan, serta Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara di Dharmanegara Alaya Kota Denpasar, Selasa (25/2) kemarin.

Penyaluran Dana Desa Dipercepat

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa

Denpasar (Bali Post) -

Penyaluran dan pengelolaan Dana Desa kini dipercepat agar kegiatan-kegiatan ekonomi produktif di desa bisa berjalan secara baik, mengingat saat ini kondisi ekonomi dunia tengah mengalami penurunan akibat wabah virus Corona. ‘’Untuk itu, pemerintah pusat mencoba mengantisipasi pelambatan ekonomi ini dengan mendorong pertumbuhan ekonomi di desa yang distimulan oleh Dana Ddesa,’’ ujar Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik usai membuka Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020, di Sanur, Denpasar, Selasa (25/2) kemarin. Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, pemanfaatan Dana Desa dimulai awal tahun dan diutamakan melalui program padat karya yang memberikan kesempatan kerja, khususnya bagi masyarakat miskin di pedesaan. Selain itu, Dana Desa agar diarahkan untuk menggerakkan sektor produktif di desa, serta dikelola dan dimanfaatkan dengan manajemen yang baik. Khusus di Bali, Akmal meminta 636 desa bisa bersinergi dengan 1.493 desa adat. ‘’Kita berharap kolaborasi antara desa dinas dan desa adat ini bisa menjadi benteng bagi pembangunan ekonomi di Bali,’’ jelasnya. Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Bali I Wayan Suarjana mengatakan, peningkatan pagu dan realisasi Dana Desa sejak 2015 sampai 2019 telah mampu menurunkan persentase

jumlah penduduk miskin di pedesaan. Terbukti, persentase kemiskinan pedesaan di Bali pada September 2019 sebesar 4,86 persen berada jauh di bawah persentase kemiskinan pedesaan tingkat nasional sebesar 12,60 persen. Hal ini mengindikasikan Dana Desa memberikan dampak positif untuk menekan angka kemiskinan di pedesaan. ‘’Di samping itu, pemberian Dana Desa ini sangat berpengaruh positif dan signifikan dalam mendukung perkembangan status desa di Bali,’’ imbuh mantan Sekretaris DPRD Bali ini. Tahun 2016 lalu, lanjut Suarjana, Bali masih memiliki empat desa sangat tertinggal dan 78 desa tertinggal. Kemudian, 279 desa berkembang, 248 desa maju, dan 27 desa mandiri. Sejak 2018 sudah tidak ada lagi desa dengan

status sangat tertinggal dan tertinggal. Berlanjut pada 2019, komposisi desa sangat tertinggal dan tertinggal nol, desa berkembang menurun menjadi 124, desa maju meningkat menjadi 370, dan desa mandiri meningkat menjadi 142 desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali Putu Anom Agustina mengatakan, tahun ini 636 desa di Bali telah dialokasikan Dana Desa sebesar Rp 657.798.211.000. Alokasi ini naik 4 persen dari tahun 2019 yang sebesar Rp 630.189.586.000. Pencairan Dana Desa sebelumnya harus memenuhi sejumlah persyaratan. Tetapi kini sudah disederhanakan agar Dana Desa lebih cepat bisa dicairkan. Dulu, Dana Desa ditransfer dari pusat ke Rekening Kas Umum Daerah

Denpasar (Bali Post) Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Klungkung berharap banyak akan membuka tabir dari kasus mantan Bupati Klungkung Wayan Candra terkait TPPU dengan terdakwa I Nengah Nata Wisnaya. Akan tetapi, harapan itu rupanya sia-sia setelah terpidana kasus korupsi Wayan Candra selalu membantah dalil-dalil jaksa. Bantahan itu disuarakan Candra di depan persidangan pimpinan Esthar Oktavi, di Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (25/2) kemarin. Atas banyaknya bantahan, hakim beberapa kali mengingatkan bahwa saksi Candra telah terikat sumpah. Candra diminta jujur karena telah disumpah. Kata hakim, pertanggungjawabannya ke atas (tuhan) dan secara hukum

(jika melanggar sumpah). Salah satu yang dibantah adalah pertanyaan jaksa soal minjam KTP, dalam pembelian serta pensertifikatan tanah di Gunaksa, Dawan Kaler, Tojan, dan Desa Ped Nusa Penida yang atas nama terdakwa Nata Wisnaya. Mantan Bupati Klungkung ini secara tegas mengatakan tidak ada meminjam KTP. Namun demikian, dalam sidang sebelumnya sertifikat atas nama Wisnaya, namun jaksa mengatakan itu sebagai aset milik Wayan Candra sehingga dilakukan penyitaan dan sudah dieksekusi. Untuk membuka secara gamblang, jaksa kemudian menanyakan soal PT BPI (Bali Perkasa Internasional). Jaksa menemukan adanya aliran dana hingga Rp 11 miliar. Namun Candra mengaku tidak sebagai owner

atau pemiliki BPI. Dia hanya sebagai konsultan saja. Candra juga menegaskan tidak pernah memberi uang kepada terdakwa Wisnaya untuk membeli tanah. Atas jawaban itu, hakim mengejar mengapa banyak ada transaksi menggunakan BPI dan juga ada rekening

(RKUD). Paling lambat tujuh hari setelah masuk ke RKUD harus sudah dicairkan di RKD. Sekarang sudah tidak ada lagi pembatasan seperti itu. Penyederhanaan berikutnya, tidak ada lagi persyaratan harus menunggu semua desa siap untuk administrasinya. ‘’Sekarang siapa yang siap, itu sudah bisa dicairkan dan pencairan Dana Desa ke RKD dilakukan setiap minggu, tidak perlu lagi ada pelaporan melengkapi dokumen peraturan bupati tentang APBD kabupaten. Beda dengan tahun sebelumnya,’’ jelasnya. Anom menambahkan, Dana Desa tetap dicairkan dalam tiga tahap. Namun besarannya berbeda, dari sebelumnya 20 persen di tahap pertama dan masing-masing 40 persen di tahap kedua dan ketiga. Sekarang dibalik menjadi masing-masing 40 persen di tahap pertama dan kedua, dan 20 persen di tahap ketiga. (kmb32) Berita ini bisa dikomentari pada acara Citra Bali Radio Global FM Pukul 08.00 - 09.30 wita. Hubungi telepon 0361-7400391. Hubungi telepon (0361) 819446 / 081337032965

Selalu Membantah, Hakim Peringatkan Candra Telah Bersumpah

saksi Candra. Candra tetap membantah. Akhirnya hakim minta JPU membuka bukti transaksi lewat rekening, dimana ada saksi dari Bank Mandiri mengatakan ada transaksi dan pengambilan uang lewat BPI di Bank Mandiri. Bahkan nilainya miliaran. (kmb37)

Bali Post/asa

SAKSI - Mantan Bupati Klungkung Wayan Candra menjadi saksi kasus TPPU dengan terdakwa I Nengah Nata Wisnaya, Selasa (25/2) kemarin.


Rabu Paing, 26 Februari 2020

Gebyar Integrasi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan serta Pemberian Vitamin A

Ny. Seniasih Giri Prasta Harapkan ’’Stunting’’ di Badung Bisa Terhapus KETUA TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta menghadiri acara Gebyar Integrasi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan serta Pemberian Vitamin A di Desa Punggul, Selasa (25/2) kemarin. Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Badung I Gede Suardika, perwakilan Kepala Dinas Sumber Daya Kesehatan Provinsi Bali, Sekcam Abiansemal Ida Bagus Mas Arimbawa, Ketua Gatriwara Kabupaten Badung Ny. Ayu Suarthini Parwata, Ketua Puspa Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, serta para undangan lainnya. Perbekel Desa Punggul I Kadek Sukarma dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Ketua TP PKK Kabupaten Badung bersama undangan yang lain di mana Desa Punggul melaksanakan Gebyar Integrasi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan serta Pemberian Vitamin A. ‘’Kegiatan ini

sudah dilaksanakan mulai Januari tetapi belum semua bisa diberikan dan sekarang pada hari ini semuanya akan mendapatkan vitamin A,’’ terangnya. Sukarma menambahkan, kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan karena juga sedang menyusun data untuk melengkapi SIM PKK. ‘’Jadi, semua terkait dengan parameter untuk kepentingan data yang menyangkut tentang PKK. Kami sudah susun sejak Januari dan hampir setiap bulan kami laksanakan di masing-masing banjar dan mungkin tahun ini kami laksanakan volumenya lebih banyak,’’ katanya. Sukarma menambahkan, kegiatan posyandu yang dilaksanakan secara rutin. Dikatakan, posyandu ini sekarang sudah menerapkan Aplikasi Sigarpu. ‘’Sigarpu ini kami bangun untuk menyelamatkan data tumbuh kembang anak dari sejak usia nol sampai usia tak terhingga,’’ ungkapnya.

PHR Terancam Melorot Mangupura (Bali Post) – Pendapatan Kabupaten Badung dari sektor Pajak Hotel dan Restoran (PHR) terancam turun alias melorot. Prediksi anjloknya pendapatan pajak dipicu adanya isu virus Corona yang mengakibatkan tingkat kunjungan wisatawan turun. Dikonfirmasi Selasa (25/2) kemarin, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Pesedahan Agung Badung I Made Sutama tidak menampik perihal tersebut. Birokrat asal Desa Pecatu, Kuta Selatan ini memprediksi penurunan pendapatan dari sektor PHR akan terlihat di triwulan pertama. ‘’Ya, pastinya berdampak. Walau awal tahun masih bagus, tapi kami prediksi penurunan akan terlihat di bulan Maret,’’ ungkapnya. Sutama mengakui tidak dapat berbuat banyak lantaran larangan berkunjung diberlakukan dari sejumlah negara yang selama ini menjadi pasar potensial pariwisata Bali, khusunya Badung. ‘’Kami sifatnya hanya menunggu hingga kondisi membaik,’’ ujarnya. Terkait realisasi PHR hingga 24 Februari 2020, Sutama menerangkan terjadi peningkatan cukup menggembirakan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Seperti halnya penerimaan pajak hiburan terjadi lonjakan hingga 21,81 persen dari Rp 17.586.134.658,59 menjadi Rp 21.422.508.144. Peningkatan juga terjadi pada sektor pajak hotel dari Rp 378.526.613.181 menjadi Rp 445.979.308.257,86 dan pa-

I Made Sutama jak restoran meningkat dari Rp 111.859.120.328,96 menjadi Rp 133.071.728.475,08. ‘’Total pendapatan dari seluruh potensi yang ada, seperti parkir, reklame, air tanah dan lainnya mencapai Rp 666.536.196.029,94 dari Rp 612.271.424.254,99 atau naik sebesar Rp Rp 57.264.771.774,95,’’ paparnya. Seperti diketahui, dari data yang ada wisatawan Tiongkok di bulan November 2019 mencapai 80.434 orang dan wisatawan India mencapai 39.618 orang. Posisi pertama adalah wisatawan Australia mencapai 107.818 orang. Sementara jumlah kunjungan wisatawan asing di tahun 2019 secara menyeluruh mencapai 6.196.910 orang dan tahun 2020 ditarget 6.150.000 orang. Sedangkan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Badung mencapai 1,2 juta wisatawan dari 31 provinsi di negara tersebut. (kmb27)

Mangupura (Bali Post) Penyidik Satreskrim Polres Badung awal tahun ini menangani tiga kasus pencabulan anak di bawah umur dan sodomi. Ketiga pelaku yakni oknum kepala sekolah (kasek) berinisial WS, KW (guru cabul) dan pelaku sodomi Fd (57) ditempatkan satu sel di Rutan Polres Badung. ‘’Ya, mereka satu sel. Masih melengkapi berkas penyidikannya,’’ kata sumber, Selasa (25/2) kemarin. Sumber tersebut mengungkapkan, awal tahun ini Polres Badung menangani tiga kasus pelecehan seksual anak di bawah umur. Ironisnya, dua kasus melibatkan tenaga pendidik. ‘’Kayaknya dinas terkait harus melakukan evaluasi. Dengan terungkapnya kasus ini, di sekolah pun tidak aman lagi untuk anak-anak kita,’’ ungkapnya. Terkait perkembangan kasus oknum kasek, penyidik masih melengkapi berkas penyidikan. ‘’Rencananya besok (Rabu hari ini - red) penyidik cek TKP dan melakukan pemeriksaan tambahan korban,’’ ungkap sumber yang enggan disebut identitasnya ini. Lantas, bagaimana kondisi korban? ‘’Trauma pasti ada, namanya juga psikis anak-anak. Maka dari itu, penyidik akan perdalam sejauh mana trauma

dari korban,’’ ujarnya. Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa saat dikonfirmasi membenarkan ketiga tersangka tersebut ditahan dalam satu sel. ‘’Kalau berkas perkaranya sudah lengkap, segera dilimpahkan ke kejaksaan,’’ tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Badung menangani kasus pencabulan dan sodomi anak di bawah umur. Kasus tersebut, yaitu oknum kasek salah satu SD di Kuta Utara berinisial WS (43) yang menyetubuhi OCD (16) dan kasus ini terjadi sejak korban kelas VI SD hingga 11 Januari 2020 (saat ini korban Kelas I SMA). Pertengahan Ferbruari lalu, Satreskrim Polres Badung mengungkap kasus sodomi yang dialami pelajar. Kali ini korbannya siswa SD berinisial AF (10). TKP-nya di kebun areal tempat tinggal pelaku, Fd (57), di salah satu desa di Kecamatan Mengwi. Kasus ini terjadi sejak Juni 2019 hingga 8 Februari lalu. Pada pertengah Januari lalu, polisi mengungkap kasus pencabulan siswi SD berinisial KP (12) dan siswi SMP, TF (13). Pelakunya oknum guru olahraga, KW (50). Kasus ini terjadi di wilayah Kecamatan Mengwi. (kmb36)

Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan terima kasih telah terselenggaranya kegiatan ini. Ditegaskan, kesehatan merupakan prioritas pemerintah dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Pemerintah Kabupaten Badung untuk mewujudkan masyarakat Badung yang sejahtera dan bahagia untuk tercapainya kesehatan masyarakat Badung seutuhnya. ‘’Kesehatan menjadi prioritas utama untuk membangun sumber daya manusia. Oleh karena itu, pemenuhan gizi sangat diperlukan untuk kesehatan generasi untuk masa depan. Kekurangan gizi pada awal kehidupan berdampak serius terhadap kualitas SDM di masa depan, kekurangan gizi akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan, berat badan lahir rendah, kecil, pendek, kurus serta daya tahan tubuh yang rendah,’’ jelasnya. Ny. Seniasih Giri Prasta mengingatkan, kegiatan

gebyar untuk pemberian vitamin A di seluruh Badung itu sangat penting sekali. Jangan sampai anak-anak terkena gizi buruk. ‘’Harapan kami, ke depannya harus ditingkatkan lagi kinerja seperti ini untuk memberikan makanan tambahan untuk balita dan lansia, bukan hanya vitamin A saja,’’ ungkapnya. Ditambahkan, untuk stunting di Kabupaten Badung tahun 2019 sesuai hasil survei mencapai angka 8,9 persen. Diharapkan di tahun 2020 dengan bergandengan tangan dengan Dinas Kesehatan dan organisasi kewanitaan, stunting bisa dihapuskan di Kabupaten Badung. (ad758) GEBYAR - Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta saat acara Gebyar Integrasi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan serta Pemberian Vitamin A di Desa Punggul, Selasa (25/2) kemarin.

Gaji Pegawai Kontrak Ngaret Sebulan Lebih Mangupura (Bali Post) – Pegawai kontrak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung lagi-lagi harus mengencangkan ikat pinggang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (25/2) kemarin, gaji yang biasanya rutin diterima setiap bulan hingga kini belum diterima alias ngaret.

Bali Post/dok

Kondisi tersebut kerap dirasakan pegawai kontrak di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat setiap awal tahun anggaran. ‘’Sudah hampir dua bulan gaji kami belum cair, tapi gaji guru kontrak justru sudah cair,’’ keluh salah seorang pegawai kontrak di Pemkab Badung.

Menurutnya, hampir seluruh gaji pegawai kontrak OPD di Badung belum cair. Informasinya, akhir bulan ini atau awal Maret 2020 diperkirakan baru cair. ‘’Ya, semoga saja cepat cair,’’ harapnya. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Badung I Ketut

Gede Suyasa membenarkan gaji pegawai kontrak di OPD Badung belum cair. Hal ini dikarenakan masih dalam proses pada OPD masingmasing. ‘’Masih berproses di perangkat daerah masingmasing,’’ ujarnya. Bedasarkan mekanisme, pencairan gaji tenaga kon-

trak dikeluarkan BPKAD Badung, namun melalui pengamprahan oleh masingmasing dinas terkait. Termasuk TPP UPT puskesmas yang belum keluar itu masih berporses di dinas terkait. ‘’Kalau pengamprahan sudah masuk dan administrasi sudah lengkap, langsung kami proses,’’ tegasnya. Suyasa menegaskan, mekanisme pembayaran gaji pegawai kontrak berbeda dengan pemberian gaji PNS. ‘’Kalau pegawai kontrak,

mereka kerja dulu baru dibayar. Sedangkan untuk PNS, gaji mereka dibayar di awal. Artinya, pegawai kontrak kerja dulu baru dibayar, begitu sebaliknya untuk PNS,’’ katanya. Kendati demikian, kata Suyasa, gaji guru kontrak telah cair semua per Januari 2020. ‘’Sekarang sudah pengamprahan untuk gaji Februari 2020. Untuk gaji guru kontrak, itu semua sudah dibayarkan per Januari lalu,’’ pungkasnya. (kmb27)

Tinggi, Investasi Solar Panel 1 Meter Persegi Rp 20 Juta

Oknum Kasek, Guru Cabul, Pelaku Sodomi ’’Kumpul’’

Bali Post/eka

SOLAR - Seorang warga berteduh di bawah solar panel yang terpasang di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Selasa (25/2) kemarin.

UNTUK membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau solar panel membutuhkan investasi yang cukup tinggi. Untuk mendapatkan 1 kWp (kilo Watt peak) dibutuhkan investasi sekitar Rp 18 juta – Rp 20 juta. Untuk 1 kWp dibutuhkan panel 1 meter persegi dengan rata-rata produksi harian optimal di Bali selama 4,5 jam. Sehingga 1 kWp hanya bisa menghasilkan listrik 4,5 kWh (kilo Watt hour). Senior Manajer Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali Handoko mengatakan, ada beberapa jenis pelanggan yang memang diharuskan sesuai dengan Pergub 45 Tahun 2019 menggunakan energi bersih seperti solar panel di antaranya rumah tangga, komersial, pemerintah, industri, dan sosial. “Dalam pergub disebutkan untuk pelanggan rumah tangga yang mempunyai luas lahan 500 meter persegi wajib memasang solar panel minimal 20 persen dari daya PLN,” imbuhnya. Meskipun energi bersih dari tenaga surya ini ramah lingkungan, kata Handoko, namun juga ada risiko tersendiri di belakangnya. Jika semua bangunan atau rumah di Bali menggunakan solar panel, ada kalanya dapat mengganggu sistem kelistrikan PLN. Dikatakan, hal itu terjadi karena ketersediaan cahaya matahari tidak konsisten, efektif hanya 4,5 jam per hari. Adakalanya awan menutupi sehingga tidak ada matahari. Ketika kondisi ini terjadi, maka sistem PLN yang tiba-tiba digunakan masyarakat akibat tenaga suryanya hilang, maka pembangkit PLN yang tidak siap membangkitkan listrik, berpotensi terjadi gangguan dan pemadaman. “Karena mesin pembangkit yang tadinya tidak digunakan, tiba-tiba digunakan akan membuat padam, karena mesin kita butuh waktu 6 sampai 8 jam untuk menghidupkan mesin,“ ujarnya. Selain itu, kata Handoko, dengan peraturan menggunakan solar panel tentu akan membuat PLN kehilangan pendapatannya. Meski investasinya mahal, namun penerapan solar panel untuk mendapatkan energi bersih memungkinkan dilakukan di Bali. Dikatakan, PLN juga telah menyiapkan layanan jika ada pelanggan yang menginginkan menggunakan energi bersih (EBT atau energy baru terbarukan) dari PLTS. Penyediaan layanan ini diberikan anak perusahaan PLN. Menurut Handoko, layanan ini telah ditawarkan ke salah satu perusahaan minuman berkarbonasi di Indonesia. Dengan luas lahan yang dimiliki diperkirakan solar panel yang dibangun cukup besar. Berbeda halnya dengan rumah tangga yang hanya perlu membangun 5 kWp atau 2 kWp. Beberapa hotel diakui juga tertarik dengan layanan PLN tersebut. Selama ini PLN sudah memiliki 80 pelanggan yang memasang solar panel di rumah tangga atau di bangunannya. “Mereka membangun sendiri, kemudian mendaftarkan ke PLN, dan kita ganti kWh meter ke meter ekspor impor. Jadi, 80 itu yang kita pantau dan awasi. Kalau malam membutuhkan listrik PLN, kalau siang mereka menggunakan listrik dari solar,” ujarnya. (kmb42)


Rabu Paing, 26 Februari 2020 Harian untuk Umum

Bali Post

Pengemban Pengamal Pancasila

Terbit Sejak 16 Agustus 1948

Tajuk Rencana

Pertanian Berbasis Kesejahteraan PEMERINTAH patut dikritisi bahwa pemberdayaan sektor pertanian hanyalah wacana. Semua elite mengaku pertanian harus dikembagkan karena Bali adalah pariwisata berbasiskan budaya. Subak adalah termasuk salah satu aset pariwisata Bali. Jika mau serius menggarap pertanian Bali, yang paling nyata adalah kucurkan dana subsidi dan asuransi produk pertanian kepada petani yang merugi akibat gagal panen. Jangankan asuransi, biaya pupuk petani saja masih mencekik petani. Nah, mana yang namanya pemberdayaan? Kata kuncinya adalah pertanian berbasis kesejahteraan. Masalah alih fungsi lahan khususnya sawah di Bali hampir tidak terkendali karena desakan dari sektor nonpertanian yang sangat kuat. Salah satu dampaknya adalah ketersediaan pangan akan terganggu selain terdegradasinya faktor lingkungan fisik, sosial dan budaya pertanian. Suksesi kepemimpinan di tingkat nasional dan di daerah (provinsi dan kabupaten/kota) telah beberapa kali dilakukan sejak era reformasi diharapkan senantiasa memberikan angin segar bagi kesejahteraan para petani di Indonesia, termasuk di Bali. Jika tidak maka Bali akan ditumbuhi oleh bangunan-bangunan kokoh yang mengeliminasi lansekap pertanian yang alamiah dan pertanian semakin termarginalkan yang berakibat kedaulatan pangan akan tercerai-berai. Kebijakan dan program-program pemerintah harus bermuara pada sektor pertanian mengingat perannya yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat sebagai bagian memaknai jargon pertanian sebagai tulang punggung perekonomian. Artinya bahwa sektor pertanian wajib menjadi salah satu sasaran utama bagi sektor-sektor lain, seperti industri, irigasi, transportasi, pariwisata, koperasi, keuangan/perbankan, pendidikan, dan lain sebagainya. Salah satu sistem yang dapat dikembangkan adalah penguatan sistem agribisnis yang telah cukup lama diintroduksi. Agribisnis sebenarnya adalah suatu konsep yang utuh, mulai dari penyediaan sarana produksi dan alsintan, proses produksi, mengolah hasil, pemasaran dan aktivitas lain yang mendukung dengan kegiatan pertanian. Melalui sistem agribisnis, pemerintah wajib merancang adanya peningkatan nilai tambah bagi setiap pelakunya, khususnya para petani. Petani tidak semata-mata ditempatkan sebagai produsen tetapi lebih diorientasikan pada aspek bisnis terhadap produk-produk yang dihasilkannya, seperti produkproduk pangan, hortikultura, peternakan, perikanan dan perkebunan. Sistem agribisnis yang diformat haruslah menjadi satu-kesatuan sistem yang sangat terintegrasi dan menguntungkan secara proporsional dan berkelanjutan. Oleh karena itu, agroindustri hulu dan agroindustri hilir diharapkan menjadi bagian yang sangat signifikan integrasinya dengan sistem produksi pertanian. Integrasi tersebut juga memerlukan adanya sistem penunjang agribisnis guna dapat mewujudkan pertanian berdaulat dan berbasis kesejahteraan petani. Dalam pertanian di lahan sawah, konsep sistem agribisnis ini secara nyata dapat dilakukan dengan membangun bisnis inklusif antara petani (kelompok petani/subak/subakabian) bersama-sama dengan pengusaha pengolahan seperti penggilingan, pengemasan, pedagang besar, di mana masing-masing pihak saling berbagi peran (roles sharing) dan tidak hanya terjadi proses jual-beli produk. Diperlukan kebijakan teknologi inovasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia memerlukan dukungan faktor lain mengingat kondisi agroklimat dan sosial-ekonomi para petani yaitu kebijakan perkreditan dan proteksi pertanian. Kebijakan pekreditan yang ditujukan kepada petani perlu dirancang agar memiliki skema yang mudah dan murah. Mengenai penyediaan kredit dengan skema yang murah dan mudah berkenaan dengan syarat-syarat kredit, besaran kredit, suku bunga, lama pinjaman, dan mekanisme pengembalian yang memperhatikan kondisi sosial ekonomi petani saat ini. Kebijakan ini merupakan bagian dari stimulan pemerintah kepada para petani untuk semakin meningkatkan produktivitasnya melalui peningkatan teknologi inovasi yang diintroduksikan kepadanya. Peningkatan produktivitas ini akan menjamin terwujudnya pertanian berdaulat. Pada saat yang sama, pemerintah perlu mencanangkan kebijakan proteksi pertanian di tingkat petani berupa asuransi pertanian untuk memberikan rasa aman bagi petani terhadap risiko gagal panen akibat banjir, kekeringan, serangan hama dan penyakit. Implementasi asuransi pertanian ini pada tahap awal memerlukan peran pemerintah terutama dalam penyediaan premi asuransinya. Nilai pertanggungan asuransi pertanian adalah nilai output dari usaha taninya, bukan nilai input atau penggunaan sarana produksinya. Kebijakan proteksi lainnya adalah melalui pengendalian atau pembatasan produk-produk impor yang sebenarnya potensi di dalam negeri adalah sangat tinggi jika ingin berdaulat pangan dan menyejahterakan para petani.

POJOK

Sebanyak 78 WNI di Yokohama akan dijemput, 9 positif Corona. - Perlu langkah cepat. *** Makin banyak babi mati mendadak, peternak minta perhatian. - Jangan hanya wacana. *** Minim, pelamar PPS di sejumlah kabupaten yang gelar pilkada.

- Kerja besar, honor kecil.

Naikkan Nilai Tawar Pariwisata Bali KASUS warga negara asing (WNA) yang menggelandang di emperan toko di Kuta belum lama ini mengingatkan kembali netizen tentang pariwisata Bali dijual murah. Netizen yang menyampaikan pandangannya di akun Facebook @balipost pada intinya prihatin atas kondisi ini. Apalagi persoalan sejenis sudah bukan kali pertama terjadi. Bali memiliki keunikan di mata wisatawan. Daya tarik alam, seni dan budayanya sungguh luar biasa. Bosan dengan itu semua, tersedia pula beragam tempat hiburan. Semua tersedia untuk menyenangkan wisatawan. Bali semakin menarik karena ongkos berlibur di sini tergolong sangat murah, apalagi bagi wisatawan asal negara maju. Celah berwisata ke Bali juga kian terbuka ketika orientasi pemerintah condong pada kuantitas, misalnya dengan dikeluarkannya kebijakan bebas visa untuk banyak negara. Ke depan, perlu adanya reorientasi kebijakan bidang pariwisata. Mass tourism sebaiknya tidak jadi acuan. Stakeholders diharapkan segera berbenah guna mewujudkan quality tourism atau pariwisata berkualitas. Bukan karena alergi dengan wisatawan dengan strata ekonomi bawah, melainkan dalam rangka menjamin keberlangsungan sektor pariwisata itu sendiri. Sebab, sebagai destinasi wisata internasional, Bali juga perlu memperhitungkan daya dukung lingkungan, sosial dan budayanya. Berikut komentar sejumlah netizen. N Widana Beg traveler! Nggak kenapa, bukan pemasukan yang diutamakan, yang terpenting jumlah kunjungannya. Biar yang pada berdatangan gembel, asal rame yaa hore. Hendra Sucipta Sejelek-jeleknya orang Indonesia yang ke luar negeri tidak ada yang seperti ini sampai menggelandang di negara orang. Semoga

semakin membuka wawasan kita. Ida Bagus Putra Adnyana Kalau enggak sampah yang dikirim dari luar negeri, ya… wisatawan sekelas begini yang datang ke Bali. Jual obral sajalah pariwisata Bali ini bro. Wayan Kerta Bule merusak citra Bali, merusak citra pariwisata Bali. Kalau

sudah habis uangnya, mulai bertingkah. Dideportasi saja tamu semacam ini. Masih banyak wisatawan yang berkualitas datang ke Bali. Made Moi Moi Bukan ditegurlah pak. Ajak dia ke Imigrasi supaya dipulangkan ke negara asalnya. Bali bukan tempat penampungan.

Surya Dharma Tidak akan berani memberikan sanksi. Bisa goyah pariwisata Bali nanti. Tidak ada devisa lagi yang masuk. Tidak akan ada pembangunan nanti. Nyoman Suastika Dampak bebas visa. Made Sedanayasa Efek pariwisata kelewat batas.

Mahaputra Wijaya Yang penting total kunjungan. Van Wahyu Bule begini saja yang ke Bali. Ajiknya Dayu Divya Backpacker mah bebas. KetutSukarta Banyak yang kayak begini di Bali.

Sosial Puri Tegeh Kori Badung Gelar ’’Royal Dinner’’ Sambut Galungan

Bedah Buku dan Refleksi Peran Shri Wedastera Suyasa pada 61 Tahun Berdirinya Parisada Hindu

JAS MERAH Bung Karno, itulah pesan yang disampaikan panglingsir Puri Tegeh Kori Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa khususnya kepada kalangan muda Hindu atas peran para leluhur orang Bali yang berjuang demi eksisnya agama Hindu di Indonesia. Ditemui di sela–sela acara bedah buku Hindu dalam rangka refleksi peran Shri Wedastera Suyasa pada Pendirian Parisada Hindu yang diadakan di Gedung Tri Sakti di kawasan Taman Proklamasi Bung Karno Renon, Denpasar, Shri Arya Wedakarna menyampaikan pandangannya agar generasi muda Bali memahami bahwa pendirian PHDI di Indonesia pada tahun 1959 di zaman Bung Karno bukanlah hadiah dari pemerintah saat itu, tetapi usaha dari sejumlah tokoh Hindu yang sangat luar biasa dan tanpa lelah berjuang.

‘’Saya kasi perbandingan ya, Indonesia itu lahir tahun 1945. Dan selama 14 tahun, agama Hindu di Indonesia belum diakui secara resmi karena belum ada lembaga. Baru di tahun 1959 saat PHDI berdiri baru negara secara maksimal bisa membantu Hindu Indonesia. Artinya generasi muda Hindu saat ini harus paham bahwa tidak ada hal yang gratis di negeri ini, semua harus diperjuangkan dan itulah gunanya Jnana Yadnya. Bayangkan saja pada 1945, Indonesia sudah menggunakan bahasa Sansekerta untuk Pancasila dan menggunakan lambang Garuda Wisnu serta sesanti dari kitab Suci Hindu untuk Bhinneka Tunggal Ika. Tapi ternyata agama Hindu baru diakui 14 tahun kemudian. Ini yang seharusnya membuat diri kita jengah dan ikut terus berkontribusi aktif dalam membangun bangsa. Inisiatif itu perlu,’’ ungkap

Gusti Wedakarna yang juga President The Hindu Center Of Indonesia ini. Maka dari itu, pihaknya tetap menggelar peringatan hari–hari bersejarah yang berhubungan dengan leluhurnya yakni Shri Wedastera Suyasa sebagai salah satu tokoh di balik berdirinya PHDI. ‘’Kami berterima kasih atas peran dari almarhum Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa (Dharma Dhyaksa PHDI), almarhum Ida Pedanda Istri Oka Sidemen (Dharma Upapathi) dan Prof. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. (Ketua PHDI Bali) yang telah memberikan penghargaan pada 23 Februari 2010 untuk ayahnda kami terkait atas peran serta, kontribusi, dan sumbangsih pemikiran terhadap lahirnya Parisada Hindu Dharma Indonesia di Fakultas Sastra Universitas Udayana pada tanggal 23 Februari 1959. Saat itu almarhum ayahnda kami adalah tokoh PNI

yang benar–benar dekat dengan Bung Karno, sehingga dari komunikasi politik saat itu, akhirnya pemerintah Presiden Soekarno memberikan restu dan mendukung lahirnya PHDI. Tanpa dorongan politik PNI saat itu mustahil, apalagi saat itu PNI sedang berhadapan dengan Partai Komunis yang cukup berpengaruh di Bali. Ini yang menjadi penyemangat bagi kami sebagai warih bahwa nasionalisme dan Hindiusme itu bisa sejalan,’’ ungkap Gusti Wedakarna. Peringatan serta syukuran atas perjuangan leluhur juga dilanjutkan dalam acara Royal Dinner di Puri Tegeh Kori Badung, yang dihadiri keluarga besar puri yang merupakan tradisi berkumpulnya keluarga besar. ‘’Atas nama keluarga, kami ucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu dan semeton

PURI TEGEH KORI – Shri Gusti Wira Wedawitry potong tumpeng saat seminar Shri Wedastera Suyasa dan putra-putri Shri Wedastera Suyasa – I Gusti Ayu Suwitry saat acara jamuan makan malam. Bali. Semoga Bali semakin berdaulat, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa memberkati bang-

sa Indonesia,’’ ungkap Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry WS selaku tuan rumah. (ad747)

STPBI Resmi Naik Status Jadi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional SEKOLAH Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) kini resmi naik status menjadi Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional. Penyerahan SK keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 120/M/2020, tertanggal 14 Februari 2020 ini, dilakukan Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. kepada Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA., Selasa (25/2/2020). Dengan berubahnya status ini, kini IPB Internasional juga memiliki tambahan prodi baru, yakni Digital Bisnis dan Wirausaha. Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si.

menyampaikan kebanggaan atas berubahnya status STPBI menjadi IPB Internasional. Hal ini menunjukkan pendidikan di bidang pariwisata mengalami perubahan yang luar biasa. Bali sebagai daerah pariwisata, dengan kehadiran IPB Internasional ini, tentu menjadi sebuah kado luar biasa tahun 2020 ini. Apalagi, katanya, dengan ditambahnya dua prodi baru, tentu ini sangat luar biasa. Karena di Bali ada satu-satunya prodi kewirausahaan yang mana bisa mencetak wirausaha yang unggul. Pihaknya berharap ke depan generasi muda tidak hanya mencari pekerjaan, namun bisa menciptakan pekerjaan. ‘’Prodi wirausaha ini merupakan satu-satunya ada di Bali.

Capaian pendidikannya lebih dominan menghasilkan wirausaha,’’ ucapnya. Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA. menyampaikan rasa bangga dengan peningkatan status dari STPBI menjadi IPB Internasional. Karena ini merupakan satu-satunya institut pariwisata yang ada di Indonesia dan ini menjadi yang pertama. Ke depan, katanya, tentu ini menjadi tantangan baginya untuk mengemban kondisi ini terutama memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengambil pilihan untuk dua prodi yakni Bisnis Digital dan Kewirausahaan. ‘’Negara yang maju adalah negara yang entre-

preneur-nya banyak. Melalui prodi kewirausahaan ini, kami berharap bisa mencetak lebih banyak entrepreneur terutama di Bali dan Indonesia pada umumnya,’’ ujarnya. Sementara itu, Rektor IPB Internasional Dr. I Made Sudjana, S.E., M.M., CHT., CHA. mengatakan, apa yang diserahterimakan oleh Kepala LLDikti merupakan hal yang sangat luar biasa. Ini membuktikan bahwa pemerintah saat ini sudah betul-betul mengakui pentingnya ilmu pariwisata. Ia juga berjanji ke depan tidak hanya menjadikan Bali sebagai pusat pendidikan pariwisata nasional, juga menjadikan Bali sebagai pusat pendidikan pariwisata dunia. Untuk target maha-

SERAHKAN SK - Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, S.E., M.Si. (dua kiri) menyerahkan SK naik status Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional (STPBI) menjadi Institut Pariwisata dan Bisnis (IPB) Internasional kepada Ketua Yayasan Dharma Widya Ulangun Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA., Selasa (25/2) kemarin. siswa, pihaknya mengaku untuk tahun pertama bisa mendapat dua kelas. Sedangkan dari segi tenaga pengajar, pihaknya men-

gatakan sudah siap. ‘’Selain sebagai akademisi, para dosen juga diharapkan bisa sebagai praktisi,’’ ucapnya. (ad746)

Bali Community - Raih sukses dengan menginformasikan kegiatan usaha/lembaga, csr, kegiatan public relations, promosi usaha, dll hubungi bagian iklan Hp/WA : 081802411818, Telp. : 0361-225764 atau redaksibalipost@yahoo.com; Naskah maksimum 2000 karakter + foto (jpg/tiff) diterima paling lambat pkl. 17.30 wita. Perintis : K.Nadha, Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Dira Arsana Redaktur Pelaksana : Made Sueca Koordinator Liputan: Nyoman Winata Redaktur Eksekutif: Parwata Sekretaris Redaksi: Diah Dewi Redaksi: Daniel Fajry, Mawa, Subrata, Giriana Saputra, Wayan Sumatika, Wirata Anggota Redaksi Denpasar: Asmara Putra, Dedy Sumartana, Yudi Karnaedi, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Rindra, Ngurah Kertanegara, Made Miasa, Agung Dharmada, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Maya, Nyoman Winata, Ketut Winata, Wira Sanjiwani. Bangli: IA Swasrina, Buleleng: Mudiarta. Gianyar: Manik Astajaya. Karangasem: Eka Parananda, Klungkung: Bagiarta, Negara: IB Surya Dharma, Tabanan: Dewi Puspawati. Jakarta: Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wiliarto Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Sirkulasi: I.B. Wirawan, Manajer Percetakan: Tri Iriana, Marketing/Pengaduan Pelanggan: IB. Wirawan Ombudsman: Jimmy Silalahi. Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, Minggu s.d. Jumat Rp 49.500,- per baris, Sabtu Rp 64.350,- per baris Iklan Umum: < 100 mmk Rp 50.000 per mmk, >100 mmk Rp 55.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 40.000 per mmk. Advertorial Rp 25.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 75.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 4.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post.  WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER


Rabu Paing, 26 Februari 2020

Kalah Judi Tajen, Curi Uang Majikan Rp 5 Juta Tabanan (Bali Post) -

Cahyo Wibisono (24) alias Ca Wi hanya bisa bertunduk lesu. Pemuda asal Blitar, Jawa Timur itu akhirnya digiring ke sel Polsek Marga, Tabanan. Tersangka diamankan lantaran terlibat aksi pencurian dengan pemberatan. Lucunya, pencurian itu dilakukan di rumah majikannya sendiri, I Putu Gede Metro Ariawan, di Banjar Dinas Jebaud, Desa Beringkit Belayu, Kecamatan Marga, bertepatan hari raya Galungan, Rabu (19/2) lalu.

UNGKAP KASUS - Kapolsek Marga AKP I Gusti Sudama Putra mengungkapkan kasus curat yang terjadi saat hari raya Galungan.

Kapolsek Marga AKP I Gusti Sudama Putra seizin Kapolres Tabanan AKBP Agus Tri Waluyo, Selasa (25/2) kemarin mengatakan, tersangka Ca Wi berhasil diamankan jajaran Reskrim Polsek Marga, Senin (24/2). Tersangka melakukan aksinya saat rumah korban yang tiada lain majikannya sendiri kosong, lantaran ditinggal pulang kampung ke Singaraja saat hari raya Galungan. Korban pun baru mengetahui rumahnya telah dibobol maling dua hari setelahnya. Saat itu didapati kondisi jendela kamar sudah terbuka dan juga ada bekas congkelan. Setelah dicek, uang tunai sebesar Rp 5 juta yang disimpan di laci lemari korban telah raib. Atas dasar laporan korban, kata AKP Gusti Sudarma Putra, pihaknya memerintahkan anggotanya melakukan olah TKP lanjut penyelidikan. ‘’Berbekal informasi saksi dan korban, didapati ciri-ciri mengarah pada Cu Wi. Apalagi menurut keterangan korban, tersangka merupakan anak buahnya yang bekerja sebagai

buruh ukir kayu itu pernah mengatakan ingin meminjam uang. Saat itu pinjam Rp 20 ribu sudah diberikan Rp 100 ribu oleh majikannya,’’ terangnya. Dan yang menguatkan lagi, tersangka menanyakan kepada korban, kapan pulang kampung dan selama berapa hari. ‘’Dari cirri-ciri dugaan mengarah kepada Ca Wi, salah satu karyawan korban. Pihak kepolisian mencocokkan sidik jari tersangka dengan yang ada di lokasi kejadian. Hasilnya, pemeriksaan sidik jarinya identik. Tersangka kemudian mengakui telah melakukan pencurian di rumah majikannya,’’ ucapnya. Tersangka sebelumnya berangkat dari rumah ibunya di Desa Luwus, Baturiti menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam. Honda itu baru dicicilnya sejak tiga bulan lalu. Tersangka menuju TKP (rumah majikannya) di Banjar Dinas Jebaud Desa Beringkit Belayu, Marga. Kemudian pukul 11.00 Wita tersangka memarkirkan sepeda motornya

di bawah pohon di depan rumah korban. Selanjutnya memanjat tembok dan mengambil golok di bawah meja tempat kerja sehari-hari di rumah korban. Kemudian tersangka mencongkel jendela samping (sebelah timur) hingga rusak. Menurut pengakuan tersangka Ca Wi, dia nekat melakukan aksi pencurian lantaran dikejar penagih utang. Tersangka memiliki utang sebesar Rp 7 juta lantaran judi (matajen) di wilayah Denpasar. Di mana uang Rp 5 juta yang berhasil digasak di laci lemari majikannya, sebagian digunakan membayar utang. Sedangkan sisanya untuk judi. Tersangka mengakui telah menikah (nyentana) dan dikaruniai satu orang anak. Hanya usia pernikahannya hanya bertahan tiga tahun, kemudian cerai. Tersangka sendiri setelah lulus SMK langsung bekerja menjadi buruh ukir kayu di usaha milik korban. Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 363 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (kmb28)

Pilkada Tabanan Lelang Kadis KB Dilengkapi Dipastikan Tak Ada Calon Perseorangan Tes Penulisan Makalah

Tabanan (Bali Post) Proses lelang jabatan posisi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Tabanan terus bergulir. Usai mengikuti tes assessment yang digelar Senin (24/2) lalu, keenam kandidat melanjutkan tahap tes penulisan makalah dan penilaian rekam jejak. Kedua tes ini sesuai jadwal panitia seleksi (pansel) dilaksanakan 27 Februari 2020 di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). ‘’Benar, untuk seleksi terbuka posisi Kadis KB masih terus berproses,’’ beber Sekretaris BKPSDM Tabanan Ni Luh Putu Mahadi Santi Dewi seizin Kepala BKPSDM I Wayan Sugatra, Selasa (25/2) kemarin. Dikatakannya, setelah tahapan tes penulisan makalah dan rekam jejak, keenam kandidat mengikuti tes wawancara 28 Februari 2020. ‘’Keenam peserta harus mengikuti tes hingga akhir. Namun hasil tes diumumkan secara akumulasi saat akhir tes,’’ ucapnya. Setelah proses tahapan semua item tes, selanjutnya hasil proses seleksi tiga besar dilaporkan pansel ke KASN. Nantinya diverifikasi, apakah proses seleksi sudah berjalan sesuai aturan, tidak ada intervensi, dan lainnya. Jika rekomendasi sudah turun, barulah diserahkan kepada Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yang akan memilih siapa yang dirasa paling layak untuk posisi kosong itu. Seperti diberitakan sebelumnya, posisi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk

dan Keluarga Berencana diperebutkan enam pejabat di lingkungan pemkab. Tiga di antaranya pejabat perempuan. Dari pengamatan, keenam pejabat kandidat kepala dinas ini rata-rata memiliki potensi atau peluang sama merebut satu kursi kadis yang saat ini kosong pascaditinggal pensiun. Keenam kandidat yang tengah bersaing itu yakni Camat Penebel I Gusti Ayu Nyoman Supartiwi, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Camat Kota Tabanan, Wadir BRSU Luh Gede Sukardiasih. Dia sempat ikut lelang terbuka untuk posisi Kepala Dinas Pendidikan. Hanya belum beruntung. Kemudian Sekretaris Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Ni Wayan Mariati. Kabag Humas I Ketut R i d i a yang pernah menjabat Camat Baturiti, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) I Wayan Sukanrayasa, dan Inspektur pembantu wilayah 3 Nengah Wisnu Wardana. (kmb28)

Pantau Tumbuh Kembang Anak Balita Diberi Vitamin A Tabanan (Bali Post) Mewujudkan generasi unggul untuk krama Tabanan. Ketua Tim Penggerak PKK Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya membagikan vitamin A secara serentak. Acara pembagian vitamin A itu sejatinya merupakan program Provinsi Bali yang kegiatannya di Tabanan dipusatkan di Banjar Batugaing, Desa Beraban, Kediri, Selasa (25/2) kemarin. Ikut mendampingi pembagian vitamin A, Kepala Dinas Kesehatan dr. I Nyoman Suratmika. Hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, Perwakilan Kepala Dinas Provinsi Bali, Perbekel Beraban dan masyarakat setempat. Ketua Tim Penggerak PKK Tabanan Ny. Rai Sanjaya mengucapkan terima kasih

kepada Perbekel Desa Beraban, instansi terkait beserta seluruh jajaran dan para kader posyandu, sehingga kegiatan gebyar vitamin A dan operasi timbang itu terlaksana dengan baik. Rai Sanjaya menegaskan, setiap bulan Februari dan Agustus merupakan bulan vitamin A di posyandu. Vitamin A diberikan secara gratis untuk anak-anak balita. ‘’Manfaat vitamin A sangat banyak. Di antaranya meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit dan infeksi seperti campak dan diare, membantu proses penglihatan dalam adaptasi terang dan tempat gelap, serta mencegah terjadinya kerusakan mata hingga kebutaan,’’ jelasnya. Ny. Rai Wahyuni menambahkan, kegiatan ini sangat

VITAMIN A - Pemberian vitamin A bagi anak dan balita.

penting bagi generasi penerus bangsa, sehingga tim penggerak PKK ikut berperan serta melaksanakan gebyar bulan vitamin A dan operasi timbang. Program itu bekerja sama dengan dinas kesehatan dan dinas PMD Tabanan. ‘’Melalui program ini diharapkan dapat mencegah stunting anak balita. Dengan cara pemenuhan gizi yang baik sehingga dapat membentuk generasi sehat dan berkualitas. Mari kita tetap memperhatikan tumbuh kembang anak sehingga menjadi SDM berkualitas,’’ harapnya. Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan pengecekan ibu hamil dengan melakukan senam hamil, pemberian gizi seimbang pada anak balita, dan juga pengukuran pada anak balita. (kmb28)

Tabanan (Bali Post) Dipastikan perhelatan Pilkada Tabanan yang digelar tanggal 23 September 2020 tidak ada calon perseorangan (independen). Sebab, dari informasi yang disampaikan Komisioner KPU Tabanan, Senin (24/2), sudah ditunggu hingga pukul 24.00 Wita hingga batas waktu penyerahan dukungan 23 Februari 2020, tidak ada yang menyerahkan dukungan perseorangan. Komisioner KPU Tabanan Divisi Teknis Luh Made Sunadi mengatakan pihaknya telah melakukan pleno pukul 24.00 Wita lewat. Pleno dilakukan bersama semua Komisioner KPU Tabanan. Pleno itu dihadiri anggota KPU Provinsi Bali Anak Agung Raka Nakula, termasuk Korwil Tabanan, Bawaslu Tabanan, dan anggota pokja verifikasi persyaratan pasangan calon perseorangan dari Disdukcapil, I Wayan Januada. ‘’Semalam kita tunggu sampai pukul 24.00 Wita lewat. Namun tidak ada calon yang mendaftar sehingga kita menggelar pleno. Kita pastikan tidak ada calon perseorangan di Pilkada Tabanan 2020,’’ tegas Sunadi. Hal itu juga telah dituangkan di berita acara nomor 194/ PL.02.2-BA/5102/KPU-Kab/ II/2020 tentang Penyerahan

PLENO - Suasana pleno di KPU Tabanan terkait tidak adanya calon perseorangan yang maju di Pilkada Tabanan 2020. Dokumen Dukungan Pasangan Calon Perseorangan dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan tahun 2020. Di mana sebelumnya untuk calon perseorangan di Pilkada Tabanan, kata Sunadi, wajib menyerahkan syarat dukungan berupa fotokopi e-KTP dan pernyataan dukungan sebanyak 31.123 orang. Hal itu sesuai regulasi menjadi calon melalui jalur perseorangan. Minimal dukungannya 8,5 persen dari jumlah DPT pemilu terakhir dalam hal ini Pemilu 2019. ‘’Karena DPT kita pemilu terakhir kemarin 366.150, maka syarat dukungan calon perseorangan adalah

8,5 persen dari 366.150 adalah 31.123 dukungan. Itu harus tersebar di 50 plus satu kecamatan. Artinya, di Tabanan ada 10 kecamatan, jadi dukungan sejumlah minimal 31.123 itu harus tersebar di minimal 6 kecamatan di Kabupaten Tabanan,’’ beber Sunadi. Tidak adanya calon perseorangan di Pilkada Tabanan 2020, otomatis KPU Tabanan saat ini hanya menunggu calon yang didaftarkan dari partai politik atau gabungan partai politik. ‘’Sesuai tahapan pendaftaran calon dari jalur partai politik atau gabungan partai politik baru dilakukan 16 sampai 18 Juni mendatang,’’

terangnya. Hal senada disampaikan Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa. Menurutnya, dari pengamatan selama ini, untuk pilkada di Tabanan calon yang muncul dipastikan yang diusung oleh kendaraan partai. Ada dua partai yang memungkinkan muncul yakni PDI-P dan Partai Golkar dengan Gerindra, Golkar dengan NasDem atau gabungan partai di luar PDI-P. Untuk tahapan pilkada, Weda menambahkan, saat ini masih terus berlangsung perekrutan PPK dan PPS, barulah nantinya mengarah pada kegiatan pemutakhiran data pemilih. (kmb28)

Pascakasus Pencabulan Anak Asuh

Yayasan Penuai Indonesia Takkan Perpanjang Izin IZIN operasional Yayasan Penuai Indonesia cabang Tabanan yang berlokasi di Banjar Dinas Jadi Anyar, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, akan diberhentikan awal bulan Maret 2020. Pemberhentian izin itu pasca-adanya kasus pencabulan yang dilakukan pihak pengurus panti (tersangka Riema Sipahelut - red) kepada anak asuhnya. Bagaimanakah tanggapan pihak Yayasan Penuai Indonesia setelah izin operasionalnya hendak distop? Ternyata batas akhir izin operasional Yayasan per tanggal 3 Maret 2020. Dari pihak perwakilan yayasan sendiri memang menyatakan tidak akan memperpanjang izin operasionalnya di Tabanan. Ada rencana pihak yayasan memindahkan belasan anak asuhnya ke cabang Jembrana. Hal ini pun diakui Kepala Dinas Sosial Tabanan I Nyoman Gede Gunawan. Menurutnya, dari pertemuan atau rapat dengan mengundang pengurus yayasan setempat, perwakilan Dinas Sosial provinsi dan Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali, Kepala Wilayah/Lingkungan Banjar Dinas Jadi Anyar dan sejumlah pengurus yayasan panti asuhan serta perwakilan Yayasan Penuai Indonesia. Pihak pengurus Yayasan Penuai Indonesia memang telah menyatakan tidak akan memperpanjang izin operasionalnya di Tabanan. ‘’Kami sebelumnya juga masih berpikir soal izin operasional. Kebetulan perwakilan Panti Penuai sendiri datang ke Disos menyatakan tidak memperpanjang lagi yayasannya di Tabanan. Anak asuh di yayasan itu rencananya dipindah ke cabang Jem-

brana. Sebetulnya yayasan itu pusatnya di Cianjur, Jawa Barat,’’ terangnya, Selasa (25/2) kemarin. Gunawan menegaskan, pihak Dinas Sosial masih terus melakukan pengawasan terhadap keberadaan anak asuh Yayasan Penuai Indonesia ini agar tidak sampai terjadi kejadian serupa. Pendampingan pada korban pencabulan juga terus dilakukan sampai saat

ini. ‘’Pendampingan terus kami lakukan,’’ ucapnya. Disinggung alasan pihak yayasan tidak memperpanjang izin operasionalnya, kata Gunawan, kemungkinan masih ada rasa trauma pascakejadian di lokasi setempat. Apalagi saat ini kasusnya masih terus berproses di pihak kepolisian. Di sisi lain, Klian Dinas Banjar Anyar Kediri I Made Budiarta mengatakan izin operasional Yayasan Penuai Indonesia Cabang Tabanan akan dikaji ulang. Belasan anak asuh yang masih tinggal di panti, oleh Dinas Sosial dipindah ke cabang di Jembrana. ‘’Anak-anak masih di panti asuhan. Pemindahannya masih dikaji. Saya dapat info langsung dari yayasan, karena kami langsung ke yayasan memastikan kebena-

rannya,’’ ucapnya. Menurutnya, untuk pemindahkan anak asuh tentunya harus ada persetujuan orangtua bersangkutan, dan koordinasi dengan yayasan di pusat. Klian Dinas yang akrab dipanggil Pak Mega itu mengaku bertetangga dengan Yayasan Penuai. Ia tidak menyangka sama sekali ada kejadian itu. Selama ini para pengurus termasuk Riema Sipahelut (tersangka) dikenal baik, polos dan sopan. Bahkan kerap ikut serta kegiatan sosial di banjar. Yang bersangkutan diangkat menjadi anggota bantuan keamanan desa. ‘’Dia ikut memajukan wilayah. Selalu berbaur ikut gotong royong. Karena itu, setelah mendengar kejadian itu saya sempat kaget dan tidak percaya,’’ pungkasnya. (bit)

SEPI - Suasana Yayasan Penuai Indonesia cabang Tabanan tampak sepi pascakasus pencabulan yang dilakukan pengurus yayasan pada anak asuhnya.


Rabu Paing, 26 Februari 2020

Gebyar Integrasi Pemantauan Pertumbuhan dan Pemberian Vitamin A serta Vaksin Influenza bagi Lansia KETUA TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra membuka Gebyar Integrasi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan serta pemberian Vitamin A yang dirangkaikan dengan kegiatan Gebyar Sinkronisasi dan Harmonisasi Hatinya PKK yang diprakarsai oleh Pemprov Bali di Wantilan Jaba Pura Dalem Kangin, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Selasa (25/2) kemarin. Pemerintah Provinsi Bali melakukan berbagai upaya kesehatan yang bersifat promotif dan preventif melalui pendekatan yang tepat, terkoordinasi, terpadu secara teknis dan manajerial di Desa Tegallalang, Gianyar. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pembinaan kesehatan lansia melalui pemberian vaksinasi influenza kepada 100 orang lansia untuk mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif dan produktif dari Bali untuk Indonesia. Beberapa hal penting mengapa orang lansia perlu diberikan imunisasi, karena penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi saat ini belum musnah di dunia. Vaksinasi dapat membuat lansia tetap sehat

seperti halnya diet dan olahraga, termasuk pencegahan terhadap komplikasi akibat influenza yang sering terjadi pada kelompok berisiko tinggi, salah satunya lansia di atas 65 tahun. Kegiatan diawali dengan penebaran benih ikan oleh Ny. Adnyani Mahayastra didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun, Wakil Ketua II Ny. Dwikorawati Wisnu Wijaya, dan beberapa kepala OPD terkait di aliran sungai Subak Kelabang Moding Desa Tegallalang. Meninjau pelaksanaan IVA tes di Puskesmas Tegallalang 1, pemberian vitamin A bagi bayi, pemberian obat cacing untuk balita, pemberian PMT, pemberian vaksin influenza, dan pemberian paket bantuan berupa paket sembako untuk 50 orang lansia, pemberian baju kaos untuk 50 orang lansia dan bantuan kursi roda untuk lansia. Ny. Surya Adnyani Mahayastra menjelaskan, Februari ini merupakan bulan vitamin A dan obat cacing, di mana dalam kegiatan ini dirangkaikan dengan sinkronisasi dan harmonisasi Hat-

inya PKK. Di samping itu, juga diisi dengan kegiatan sosialisasi tentang lansia tangguh oleh DP3AP2KB Kabupaten Gianyar dan sosialisasi tentang pentingnya vaksin influensa bagi lansia dari PT Sanofi. ‘’Vaksin influensa memang baru pertama kali kita berikan pada lansia. Karena baru pertama kali, tentu kita harus berikan dulu pemahaman dan apa manfaatnya bagi para lansia kita. Namun yang penting harus diketahui, vaksin ini akan memberikan kekebalan tubuh sehingga lansia terhindar dari beberapa penyakit,’’ terangnya. Selain pemberian vaksin, juga diadakan senam lansia dan yoga untuk lansia. Menurut istri Bupati Gianyar Made Mahayastra ini, inti dari kegiatan untuk lansia ini adalah bagaimana membuat para lansia tetap sehat dan mandiri di usianya sekarang ini. Ny. Surya Adnyani Mahayastra menambahkan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sinkronisasi dan harmonisasi Hatinya PKK yang merupakan program Pokja III disinergikan dengan program Puspa Aman (Pusat Pangan

Alami dan Aman). Dalam program ini, istri orang nomor satu di Kabupaten Gianyar ini juga berkesempatan mengunjungi beberapa rumah contoh dan rumah imbas Hatinya PKK, sembari menyerahkan bantuan beberapa bibit tanaman dan sayur-sayuran. Salah satunya adalah mengunjungi rumah Dewa Gde Agung Purnawan dan Dewa Gede Yadnya, yang merupakan KK imbas. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr. Kadek Iwan Darmawan, M.Kes. sangat mengapresiasi kegiatan Gebyar Integrasi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan serta Pemberian Vitamin A tersebut. Tidak dimungkiri, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Terlebih dalam kegiatan ini semuanya terintegrasi dengan baik, seperti ada pemeriksaan kesehatan gratis, senam ibu hamil, posyandu, hingga pemberian vaksin influensa bagi lansia. Pihaknya berharap ke depan dapat ditingkatkan dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (ad757)

MEMBUKA - Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar Ny. Surya Adnyani Mahayastra membuka Gebyar Integrasi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan serta Pemberian Vitamin A di Wantilan Jaba Pura Dalem Kangin, Desa Tegallalang, Selasa (25/2) kemarin.

Upacara ’’Tawur Kasanga’’ Kembali ke Catus Pata

Gianyar (Bali Post) Sikap Pemkab Gianyar terkait penyelenggaraan Tawur Kasanga tahun ini akhirnya melunak. Dipastikan pelaksanaan Tawur Kasanga tahun ini akan dilaksanakan bersama Desa Adat Gianyar di catus pata desa adat setempat, seperti dua tahun lalu. Upacara tawur tersebut akan di-puput sarwa pandita, dengan menjalankan fungsi Tri Sadhaka.

Bali Post/ist

DITAHAN - Komang Arta saat ditahan di Mapolres Gianyar, Selasa (25/2) kemarin.

Pelaku Penganiayaan Dibekuk Polisi Gianyar (Bali Post) Jajaran Polsek Blahbatuh membekuk pelaku penganiyaan, Komang Arta Wahyudi. Pelaku berusia 25 tahun asal Desa Pering ini diketahui memukul korban Gusti Bagus Yogiarta saat berjoget di salah satu bazar di Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Sabtu (22/2) malam. Akibatnya, korban yang berusia 33 tahun ini mengalami luka lebam dan dua giginya lepas. Berdasarkan informasi, Yogiarta datang ke bazar pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Wita. Setiba di bazar, korban bersama sejumlah temannya langsung memesan bir. Puas menikmati minuman, korban naik ke atas panggung untuk berjoget. Tiba-tiba Komang Arta melayangkan pukulan ke arah korban. Satu bogem mentah mengenai mulut Yogiarta hingga berdarah dan merontokkan dua giginya. Kejadian itu cepat dilerai oleh pecalang. Yogiarta langsung dibawa berobat ke rumah sakit. Aksi pemukulan itu diduga dipicu saling

senggol saat joget. Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke polisi, Minggu (23/2). Menerima laporan tersebut, polisi langsung mendatangi korban ke rumah sakit. Polisi kemudian berupaya mencari identitas pelaku pemukulan, akhirnya didapati identitas pelaku Komang Arta. Polisi langsung melakukan penggerebekkan ke rumah pelaku di Desa Pering, Senin (24/2). Dikonfirmasi Selasa (25/2) kemarin, Kapolsek Blahbatuh AKP Yoga Widiatmoko membenarkan pihaknya mengamankan pelaku penganiayaan dengan lokasi di salah satu bazar di Desa Belega. Pelaku sudah mengakui perbuatanya. ‘’Pelaku sudah mengakui perbuatannya melakukan pemukulan terhadap korban,’’ katanya. Yoga Widiatmoko mengatakan, pelaku sudah ditahan di Mapolres Gianyar. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku asal Desa Pering ini dijerat dengan pasal 351 ayat 1 dan 2. (kmb35)

Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, setelah berulang kali melakukan pembahasan dengan pihak Desa Adat Gianyar, akhirnya disepakati pelaksanaan Tawur Kasanga akan disatukan di Catus Pata Desa Adat Gianyar, tepatnya di depan Lapangan Astina Gianyar. ‘’Jadi, kita sudah menemukan satu pemahaman, bahwa tawur di satu tempat saja, sesuai dua tahun kemarin yakni di Catus Pata Gianyar atau di depan Lapangan Astina,’’ ujar Wisnu Wijaya, Selasa (25/2) kemarin. Menurut Wisnu Wijaya, prosesi Tawur Kasanga akan di-puput oleh sarwa pandita. Mereka yang muput ini akan melaksanakan upacara dengan menjalankan fungsi Tri Sadhaka. ‘’Kesepakatannya memakai fungsi Tri Sadhaka, namun sesuai permintaan Bapak Bupati yang muput adalah sarwa pandita,’’ katanya.

Tahun lalu, Pemkab Gianyar menyelanggarakan Tawur Kasanga sendiri dengan mengambil lokasi di persimpangan Ciung Wanara Gianyar. Sementara Desa Adat Gianyar tetap menggelar Tawur Kasanga di Catus Pata Gianyar. ‘’Karena kabupaten punya tanggung jawab, desa juga berkewajiban, tawur ini diyakini tawur desa dan kabupaten,’’ katanya. Bendesa Adat Gianyar Dewa Suardana mengakui pembahasan terkait lokasi tawur ini sudah dilakukan sampai 10 kali sejak dua bulan lalu. Dikatakan, pihaknya di Desa Adat Gianyar ingin mewujudkan kedamaian. ‘’Jadi apa yang kita putuskan sesuai permohonan pemerintah daerah, desa menurunkan tensi, pemerintah daerah juga menurunkan tensi. Jadi, apa yang kita laksanakan ini bisa damai,’’ katanya. Terkait pemisahan pelaksanaan Tawur Kasanga tahun lalu, katanya, terjadi karena

Bali Post/kmb35

PERTEMUAN - Suasana pertemuan membahas pelaksanaan Tawur Kasanga di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar, Selasa (25/2) kemarin. kurangnya waktu untuk komunikasi. Sehingga pada 2019 Tawur Kasanga antara Pamkab Gianyar dan Desa Adat Gianyar digelar pada tempat berbeda. ‘’Tahun lalu sudah kami sampaikan, untuk meminta waktu untuk membahas tawur ini. Jadi, waktu itu (pemisahan tahun lalu - red) kita kekurangan waktu,’’ katanya. Suardana mengatakan, sesuai dresta Desa Adat Gianyar yang sudah berlangsung dari tahun ke tahun, Tawur Kasanga di Catus Pata Gianyar selalu di-puput tiga pandita (yakni pandita Siwa, Budha, dan Bhujangga). Ketegasan

terkait tiga pandita sebagai pamuput upacara merupakan dresta yang berlangsung sejak awal dilaksanakannya Tawur Kasanga. ‘’Itu tidak ada diatur dalam awig-awig. Itu sebagai dresta yang kami laksanakan dari awal kegiatan Tawur Kasanga. Yang diatur awig-awig hanya pelaksanaan Tawur Kasanga,’’ katanya. Suardana menambahkan, sarwa pandita yang akan muput Tawur Kasanga di Catus Pata Gianyar yakni Ida Pedanda Geria Hyang Api, Ida Pedanda Budha dari Geria Sukawati, Ida Pandita Bhujangga Geria Sengguan, Ida Sri Empu

Geria Pasdalem, Ida Pandita Bhujangga Dalem Putra Kebon Geria Pasdalem, Ida Sira Mpu Pande Laplapan, dan Ida Rsi Geria Kenurunan Blahbatuh. Sementara terkait anggaran, selama ini Desa Adat Gianyar menerima dana sebesar Rp 250 juta dari Pemkab Gianyar. Anggaran tersebut digunakan tidak hanya untuk Tawur Kasanga saja, namun untuk seluruh rangkaian Panyepian. ‘’Anggran itu termasuk untuk dharma santi dan persiapan lainnya, dibantu Rp 250 juta dalam rangka pelaksanaan Panyepian,’’ katanya. (kmb35)

Tujuh Hari Menghilang

Kakek 78 Tahun Ditemukan Meninggal di Tukad Yeh Wos

Bali Post/ist

EVAKUASI - Proses evakuasi korban usai ditemukan di Tukad Yeh Wos, Desa Tegallalang, Selasa (25/2) kemarin.

Gianyar (Bali Post) Warga dikejutkan dengan penemuan mayat di Tukad Yeh Wos, Desa Tegallalang, Selasa (25/2) kemarin. Diketahui korban merupakan I Wayan Dople asal Kelurahan Ubud. Korban yang berusia 78 tahun ini sudah menghilang sejak tujuh hari lalu. Pihak keluarga melakukan berbagai upaya untuk pencarian, sampai akhirnya korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar Ngakan Dharma Jati membenarkan pihaknya menerima laporan penemuan mayat di Tukad Yeh Wos. Dikatakan, jajarannya langsung dikerahkan

untuk mengevakuasi korban. ‘’Tim reaksi cepat sudah dikerahkan untuk mengevakuasi korban,’’ katanya. Menurut Dharma Jati, proses evakuasi korban berlangsung alot, karena beratnya medan di lokasi tersebut. Proses evakuasi berlangsung hingga Selasa siang sekitar pukul 14.00 Wita. Usai dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Ubud. ‘’Jasad sudah dibawa ke rumah duka,’’ katanya. Putra korban, Aryanta, mengatakan bapaknya sejak lama menderita stroke dan linglung, namun masih ingat pulang. ‘’Bapak memang linglung. Kerap pergi ke sawah, tapi kalau sudah sore atau

hujan biasanya ingat pulang. Sejak Penampahan Galungan bapak tidak pulang ke rumah,’’ katanya. Selama tujuh hari hilang, kata Aryanta, pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian. Salah satunya dengan meminta bantuan orang pintar untuk mendeteksi keberadaan korban. Pihaknya juga berupaya melakukan pencarian lewat media sosial. ‘’Akirnya tadi saya mendapat kabar bapak sudah ditemukan di Tukad Yah Wos,’’ katanya. Begitu jenazah korban tiba di rumah duka, pihak keluarga langsung menyiapkan upacara pemakaman korban di Setra Desa Adat Junjungan, Kelurahan Ubud. (kmb35)

Seniman Drama Gong Asal Keramas Berpulang SENIMAN drama gong, I Gusti Agung Wiyat, meninggal dunia di Rumah Sakit Family Husada, Senin (24/2). Seniman asal Puri Anyar Keramas, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh ini mengalami komplikasi, hingga akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di usia 74 tahun. Anak kedua almarhum, I Gusti Agung Yuri Kasturi Wyati Oka, mengatakan almarhum merupakan seniman yang berkiprah di kesenian drama gong. Di masa jayanya sekitar tahun 1980-an, I Gusti Agung Wiyat kerap pentas di berbagai wilayah

di Bali. ‘’Di panggung drama gong, ayah berperan sebagai Patih Banaspati Raja,’’ ujar Kasturi Wyati Oka, Selasa (25/2) kemarin. Selain aktif di kesenian drama gong, kata Kasturi Wyati Oka, almarhum juga gemar menulis cerpen dan sempat mendapat penghargaan Wijaya Kusuma. Memasuki usia senja, I Gusti Agung Wiyat mulai menderita sakit, yang bermula dari diabetes. Dari sanalah almarhum mengalami komplikasi hingga merembet ke kelenjar getah bening dan infeksi paru-paru. ‘’Terakhir karena infeksi paru-paru,

sempat bolak-balik rumah sakit sejak Desember 2019 sebanyak tiga kali,’’ jelasnya. Sejak beberapa hari lalu, kondisi almarhum bertambah kritis. Akhirnya, seniman drama gong ini meninggal dunia, Senin (24/2) sekitar pukul 12.45 Wita. Kepergian ayahnya bertepatan dengan piodalan di pura dadia yang di-empon oleh keluarganya. ‘’Ayah meninggal pas odalan. Palebon masih menunggu paruman keluarga dan kemungkinan akan dilakukan setelah Nyepi,’’ katanya. Kasturi Wyati Oka mengatakan, ayahnya memiliki dua istri. Istri pertama,

Anak Agung Oka Suardhi, sudah meninggal 2006 lalu. Dari istri pertama memiliki tiga anak. Sedangkan dari istri kedua, Anak Agung Manik, memiliki satu anak. ‘’Sebelum meninggal tidak ada pesan khusus dari almarhum. Hanya sempat berpesan agar keluarga selalu rukun,’’ ujarnya. (kmb35)

RUMAH DUKA - Suasana rumah duka I Gusti Agung Wiyat di Puri Anyar Keramas, Desa Keramas, Selasa (25/2) kemarin.

Bali Post/kmb35


Rabu Paing, 26 Februari 2020

Hari Kedua, Areal Pencarian Warga Rusia Diperluas Semarapura (Bali Post) -

Pencarian hari kedua terhadap warga negara Rusia yang hilang di Perairan Batu Abah, Desa Pejukutan, Nusa Penida, terus berlanjut, Selasa (25/2) kemarin. Untuk memaksimalkan proses pencarian, areal pencarian diperluas dengan melibatkan tiga kelompok Tim SAR Gabungan. Namun, hingga siang ini WNA Rusia Aleksandr Che (39) belum berhasil ditemukan. Kepala Kantor Basarnas Bali (Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar), Gede Darmada, mengatakan proses pencarian pada hari kedua oleh Tim SAR Gabungan sudah dimulai sejak pukul 05.30 Wita. Pencarian itu diawali breefing dan pembagian search area serta petunjuk kerja dan keselamatan kerja di lapangan. Total, luas area pencarian mencapai 36 Nm, dengan metode pencarian pararel search. Kemudian, Tim Gabungan juga mencermati prakiraan data cuaca di lokasi kejadian. Seperti cuaca umum hujan ringan. Arah angin dari barat menuju timur dengan kecepatan 5 – 10 kts. Tinggi gelombang 1–1,5 meter dan jarak pandang 7,2 km. Dengan prakiraan cuaca seperti ini, proses pencarian memungkinan dilakukan di tengah laut. Alat yang digunakan, antara lain satu unit truk angkut personel, satu unit Rib 05 Denpasar, satu unit Speed Boat Polair Polda Bali dan satu unit Speed Boat Ocean Dream.

Proses pencarian itu melibatkan banyak personel. Mulai Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dengan 8 orang personel. Sat Polair Polda Bali dengan 5 orang personel. Dit Samapta Polda Bali dengan 3 orang personel. Lanal Denpasar 2 orang personel. Balawista Nusa Penida 3 orang personel dan Kelompok Wisata Ocean Dream. ‘’Dengan memperluas areal pencarian, semoga korban segera dapat ditemukan,’’ katanya. Dengan personel gabungan ini, proses pencarian dibagi ke dalam tiga kelompok besar. Pertama, Rib 05 Denpasar dengan luas arel pencarian 12,8 Nm, mencangkup dari ordinat 8°46’49.59”S - 115°39’9.04”E, 8°49’0.93”S - 115°40’56.68”E, 8°51’25.43”S - 115°38’17.01”E dan 8°49’21.79”S - 115°36’26.68”E. Kedua Speed Boat dari Sat Polair Polda Bali dengan luas areal pencarian 12,1 Nm, mencangkup ordinat 8°51’25.43”S - 115°38’17.01”E, 8°49’21.79”S

- 115°36’26.68”E, 8°51’42.86”S 115°34’2.56”E dan 8°53’45.55”S - 115°35’51.14”E. Ketiga, Speed Ocean Dream, dengan luas area pencarian 11,1 Nm, meliputi ordinat 8°49’0.93”S - 115°40’56.68”E, 8°51’25.43”S - 115°38’17.01”E, 8°53’3.77”S - 115°39’42.34”E dan 8°50’38.30”S 115°42’15.15”E. Seluruh tim sedang berupaya melakukan pengamatan dari proses pencarian. Namun, keberadaan Aleksandr Che masih belum ditemukan. Upaya pencarian sementara dengan cara penyisiran di permukaan laut. Belum ada opsi menerjunkan penyelam, guna mengetahui keadaan di dasar laut. Sebelumnya, WNA Rusia Aleksandr Che (39) dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas spear fishing di sekitar Perairan Batu Abah, Dusun Pelilit, Desa Pejukutan, Senin (24/2) siang. Dia hilang setelah tali yang mengikatnya tibatiba terputus saat melakukan spear fishing itu. (kmb31)

900 Anak PAUD di Klungkung Ikuti Gebyar Pemberian Vitamin A SEBANYAK 900 anak dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Klungkung mengikuti Gebyar Integrasi Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan serta Pemberian Vitamin A. Kegiatan yang digelar serentak Provinsi Bali di Kabupaten Klungkung itu dilaksanakan di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Selasa (25/2) kemarin. Hadir Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Ketua TP PKK Klungkung Ny. Ayu Suwirta bersama pengurus dan anggota, Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Klungkung Ida Bagus Ketut Mas Ananda, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, OPD Pemkab Klungkung serta undangan terkait. Ketua TP-PKK Kabupaten Klungkung Ny. Ayu Suwirta mengatakan bulan Februari merupakan bulan vitamin A yang diperuntukkan kepada bayi dan balita. Kegiatan itu melibatkan 900 anak dari TK/PAUD di Kabupaten Klungkung. Bulan diberikannya vitamin A itu menjadi lebih bermakna lagi. Bukan saja vitamin A juga sekaligus dilaksanakan operasi timbang. Hal itu sebagai momentum upaya mencegah dan menanggulangi stunting di Kabupaten Klungkung. Operasi timbang itu melibatkan 100 balita yang dibantu

VITAMIN A - Bupati Suwirta saat memberikan vitamin A kepada anak yang hadir di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya. empat posyandu. Selain itu juga digelar kegiatan pembelajaran dan pemberian vitamin kepada 20 ibu hamil. Menurut Ayu Suwirta, manfaat pemberian vitamin A pada balita itu adalah untuk menghindari anak dari kebutaan, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi risiko kematian pada anak dan mengurangi tingkat keparahan penyakit diare dan juga campak. Sedangkan pemberian obat cacing adalah mencegah cacingan pada anak yang dapat menimbulkan kekurangan darah dan kekurangan gizi. Caranya dengan rutin mengikuti kegiatan operasi timbang. ‘’Kegiatan ini diikuti 900 anak TK/PAUD dari sembilan TK dengan dibantu

empat posyandu, yakni Posyandu Banjar Gingsir Akah, Posyandu Banjar Kaleran Manduang, Posyandu Banjar Mincidan Paksebali, dan Posyandu Tohpati Kawan,’’ ujar Ayu Suwirta. Bupati Suwirta dalam kesempatan itu berharap dengan pemberian vitamin A dan obat cacing itu, diharapkan anak-anak tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas dan kuat. ‘’Saya mengajak bapak/ ibu semua, ayo ke posyandu secara rutin dan dapatkan vitamin A, dan obat cacing dua kali dalam setahun, yaitu bulan Februari dan Agustus. Hal itu penting, demi terwujudnya balita sehat, cerdas menuju masyarakat Klungkung yang unggul dan sejahtera,’’ ajak Bupati Suwirta. (ad751)

PENYISIRAN - Rib 05 Basarnas Bali saat melakukan penyisiran di perairan laut Nusa Penida.

Tari Baris Oncer Ganda Terinspirasi Kiprah Laskar Gelgel yang Disegani Semarapura (Bali Post) Tari Baris Oncer Ganda kembali ditampilkan dalam puncak Mupuk Karya Agung di Pura Dasar Buana Desa Gelgel, Senin (24/2). Para penari pria bersenjatakan tombak ini, tampil dengan gerak tari yang gagah dan mataksu. Kesan itu ternyata bukan tanpa alasan. Sebab, tari Baris Oncer Ganda itu telah menjadi sebuah tari wali yang baru dibangkitkan pasca-500 tahun lalu. Tari wali itu membawa memori masyarakat Bali pada era keemasan Laskar Gelgel. Tari wali itu amat disegani pada masa era Dalem Waturenggong saat memerintah Kerajaan Gelgel. Pangenter Acara Mupuk Karya Agung Pura Dasar Buana, Dewa Ketut Soma, Selasa (25/2) kemarin, mengatakan tari Baris Oncer Ganda itu menjadi salah satu Laskar Gelgel ketika Dalem Waturenggong berkuasa di Bali. Mereka menjadi pasukan elite, bersenjata tombak yang gagah berani dan perkasa. Mereka memiliki kekuatan misterius dalam membentengi Kerajaan Gelgel. Termasuk kemampuannya bisa memenuhi tugas raja untuk menundukkan kerajaan lain, sehingga pasukan kerajaan kala itu sangat ditakuti para lawan politik raja. Dampak positifnya, Dalem Waturenggong pun mampu memperluas kerajaannya sampai ke Pasuruan, Blambangan bahkan ke Makassar. ‘’Sekarang cerita kejayaan

Tunjukkan Kepedulian

Bupati Suwirta Atensi Kepulangan Janu Artika ADANYA warga Klungkung asal Banjar Meranggen, Desa Tangkas, I Ketut Janu Artika, yang masih terjebak di Kapal Pesiar Diamond Princess, membuat Bupati Klungkung Nyoman Suwirta ikut turun tangan, Selasa (25/2) kemarin. Dia berupaya menggunakan segenap kemampuannya sebagai orang nomor satu di Klungkung, untuk membantu mengurus kepulangan Janu Artika. Termasuk, berupaya mendorong Pemprov Bali agar semakin intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat, untuk mempercepat kepulangan WNI yang masih tertahan di kapal itu. Sejauh apa komunikasi Bupati dengan Janu Artika yang masih diisolasi di perairan Yokohama, Jepang itu? Sebelum membantu mengurus kepulangan Janu Ardika, Bupati Suwirta berusaha menjalin komunikasi dengan Janu secara personal melalui messanger. Kemudian setelah memperoleh nomor kontaknya, berlanjut ke chat WhatsApp. Bupati Suwirta memastikan keadaan Janu Artika masih baik-baik saja di dalam Kapal Pesiar Diamond Princess. Dia memastikan itu, setelah komunikasinya berjalan baik melalui chat WhatsApp. Setelah mendapat kabar langsung dari Janu Artika, Bupati Suwirta mencoba menenangkan Janu beserta keluarganya. Bupati menyampaikan akan mem-

bantu warganya itu untuk mendorong proses pemulangan secepatnya. ‘’Saya sudah langsung koordinasi dengan Janu Artika maupun keluarganya. Semuanya masih sehat-sehat saja,’’ kata Bupati Suwirta. Dia lantas menghubungi Pemprov Bali, agar OPD terkait bisa mendorong proses pemulangan Janu Artika dan WNI lainnya agar lebih cepat bisa pulang. Setelah melapor langsung ke Pemprov Bali, dia menerima konfirmasi dari Pemprov Bali, bahwa Gubernur Bali Wayan Koster sudah menugaskan Kadisnaker Provinsi Bali mengatensi khusus persoalan

Bupati Suwirta ini. Baik melakukan koordinasi jadi atensi seluruh negara di lebih lanjut dengan pemerintah dunia, segera dapat diatasi pusat mengenai teknis pemu- dan tidak sampai menganlangannya maupun dengan cam keselamatan para WNI pihak pengelola Kapal Pesiar yang sedang menunggu proses Diamond Princess. Kapal pesiar pemulangan. itu sementara masih tertahan ‘’Saya hanya bisa berdoa di perairan Yokohama, Jepang. dan koordinasi, lewat WA Dia mengajak semua pi- dengan Janu Artika dan Pemhak berdoa bersama untuk prov Bali (Bapak Gubernur). keselamatan warga yang se- Pemprov Bali juga sedang dang bekerja di kapal pesiar, berusaha berkoordinasi denkhususnya Kapal Pesiar Dia- gan semua pihak terkait. Mari mond Princess. Semoga virus doakan mereka agar segera Corona yang telah membunuh bisa kembali pulang selamat,’’ banyak korban hingga men- tegasnya. (gik)

BARIS ONCER GANDA - Penari tari Baris Oncer Ganda saat tampil dalam puncak Mupuk Karya Agung. itu tersaji dalam gerak tari Baris Oncer Ganda sebagai tari wali. Tari wali itu mulai ditampilkan saat ada upacara besar di Pura Dasar Buana. Selain sebagai tari wali, tampilan tari itu juga mengenang masa kejayaan Laskar Gelgel,’’ kata Dewa Soma. Budayawan ini menegaskan, nama Oncer artinya terurai (magambahan), Ganda artinya kulit jagung. Inilah yang dipasang pada tombak. Kemudian tombak itu dipasupati dan dibantu kekuatan Bala Samar Ratu Gde Nusa. Ini membuat kekuatan Laskar Gelgel Oncer Ganda itu amat dahsyat. Dahsyatnya kemampuan Laskar Gelgel ini membuat pasukan bersenjatakan tombak ini menjadi

paling ditakuti pada zamannya. Mereka kemudian biasa disebut Laskar Oncer Ganda. ‘’Laskar Oncer Ganda inilah yang diwujudkan dalam tari Baris Oncer Ganda. Maka tidak salah kesan gagah berani itu kita dapatkan, ketika melihat gerak tari itu saat tampil,’’ tegas Dewa Soma. Tari Baris Oncer Ganda ditarikan sembilan penari, yang dibawakan generasi muda saat ini. Adapun jumlah penari yang disyaratkan adalah sembilan penari dengan posisi empat di kiri dan empat di kanan serta seorang di tengah sebagai pimpinan pasukan Bala Oncer Ganda. Hal itu mengisahkan kesaktian dan kekesatriaan pasukan Kerajaan Gelgel da-

hulu. Tarian ini baru bisa ditampilkan karena sebelumnya kesulitan nedunang tombak yang disakralkan. Tombak itu disimpan di Pejenengan Puri Gelgel. Saat ini sudah dibuatkan duplikatnya, sehingga bisa dipentaskan. Selain Laskar Gelgel, ada satu lagi pasukan pada masa itu, yakni Dulang Mangap. Dulang artinya perisai, Mangap artinya tajam. Pasukan ini menjadi Laskar Gelgel sebagai pasukan bersenjata perisai dan pedang. Sehingga pasukan Kerajaan Gelgel yang dikenang hingga sekarang ada dua, yaitu Pasukan Oncer Ganda (sebagai tukang gebuk) dan Pasukan Dulang Mangap (sebagai pasukan bertahan). (kmb31)


Rabu Paing, 26 Februari 2020

Rumah Jabatan Wakil Ketua DPRD Terbengkalai

Amlapura (Bali Post) Dua unit rumah jabatan Wakil Ketua DPRD Karangasem yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Karangasem sejak delapan tahun terakhir terbengkalai akibat tidak dihuni. Rumah ini tidak ditempati karena sampai sekarang masih kurang satu unit. Lantaran tak berpenghuni, kini rumah jabatan tersebut dimanfaatkan sebagai tempat parkir mobil oleh warga sekitar. Berdasarkan pantauan, Selasa (25/2) kemarin, kondisi bangunan tidak terawat dan kumuh. Banyak sampah plastik berserakan. Selain itu, bangunan juga ditumbuhi rumput liar yang membuat rumah terkesan seram. Pintu dan kusen bangunan mulai lapuk dimakan rayap dan kondisi tembok rapuh. Karena

Bali Post/kmb41

Kematian Babi Meluas

Peternak Harapkan Bantuan Pemerintah

Amlapura (Bali Post)Kematian babi milik peternak di Karangasem makin meluas. Jika sebelumnya belasan ekor babi mati di Bubgug Samuh, kali ini kematian babi secara mendadak melanda peternak di wilayah Banjar Dinas Ujung Tengah, Desa Tumbu, Kelurahan Karangasem. Menghadapi kondisi itu, peternak mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah daerah agar mereka bisa kembali beternak babi. Peternak I Wayan Semadi mengtakan, jumlah babi miliknya yang mati sebanyak 17 ekor, yakni tiga induk dan 14 anak babi. Menurutnya, sebelum babinya mati, babi mengalami sakit, tidak mau makan dan kulitnya bintikbintik merah. “Babi mati dua hari lalu. Bangkai babi itu sudah dikubur,” ujar Semadi, Selasa (25/2) kemarin. Semadi menambahkan, pascakematian belasan babi miliknya, kini ia hanya punya satu ekor babi yang masih hidup. Itu pun kondisinya sudah sakit. Tubuhnya merah dan tak mau makan. “Babi sama sekali tak mau makan. Babi tak mau makan sejak dua harian. Saya harap babi ini tidak mati. Babi sudah

disuntik, kandang juga sudah disemprot desinfektan oleh Dinas Pertanian Karangasem. Hanya babi ini harapan saya,” katanya. Semadi berharap, adanya perhatian dari pemerintah daerah atas kejadian ini. Pasalnya, selama ini pihaknya meminjam uang agar bisa beternak. Begitu juga untuk pengadaan pakan babi selama ini, dia mengutang di warung. “Kami sangat mengharapkan bantuan. Entah itu berupa uang maupun bibit babi, sehingga saya bisa beternak lagi. Selama ini, untuk pakan saya ngutang di warung. Pakan itu saya bayar setiap panen. Tapi, sekarang babi keburu mati, terpaksa pakan ngutang dulu karena belum ada uang,” tegasnya.

Peternak lainnya, I Ketut Oka, menjelaskan, saat ini ia memelihara 24 ekor babi. Dari jumlah itu, satu ekor babi indukan sakit. Tubuh babi panas dan berwarna kemerah-merahan. “Babi sakit sejak tiga hari lalu. Babi tidak mau makan. Kini babi tengah hamil tiga bulan dan sudah sempat disuntik. Semoga saja tidak mati,” katanya. Mengingat satu ekor babi sakit dan babi lainnya masih sehat, kandang babi secara rutin disemprot desinfektan. Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi supaya babi yang lainnya tidak sakit. “Semoga saja babi yang sakit tak mati dan babi yang masih sehat tidak tertular sakit,” katanya penuh harap. (kmb41)

Bali Post/kmb41

SAKIT - Babi milik peternak di Banjar Dinas Ujung Tengah, Desa Tumbu yang kondisinya sakit.

Tahun Ini, Seluruh SMA/MA Laksanakan UNBK Amlapura (Bali Post) Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), seluruh SMA/ MA di Kabupaten Karangasem secara serentak melaksanakan geladi bersih UNBK. Kegiatan itu dilakukan untuk melihat sejauh mana kesiapan siswa mengikuti UNBK tersebut. Dikonfirmasi, Selasa (25/2) kemarin, Ketua MKKS SMA Kabupaten Karangasem I Wayan Sugiana mengatakan, tahun ini seluruh SMA/MA melaksanakan UNBK. Sekolah yang melaksnakan UNBK, meliputi SMAN 1 Amlapura, SMAN 2 Amlapura, SMAN 3 Amlapura, SMAN 1 Bebandem, SMAN 1 Kubu, SMAN 1 Manggis, SMAN 1 Selat, SMAN 1 Sidemen, SMAN 1 Rendang, SMA PGRI 1 Amlapura, SMA Parisadha Amlapura, SMA Jagadhita, SMA Girinatha, SMA Pariwisata Kertawisesa, SMA Swastyastu Abang, SMA Mahardika, SMA

Saraswati Selat, MAN Karangasem, MA At Taqwiim, dan SMA Dharma Kirti Sengkidu. “Jumlah siswa kelas XII yang ikut UNBK sebanyak 3.131 orang. Tahun lalu, SMA Girinatha tidak melaksanakan UNBK karena tidak memiliki siswa kelas XII,” ujarnya. Guna mempersiapakn siswa mengikuti UNBK tersebut, kata Sugiana, dilaksanakan geladi bersih UNBK secara serentak di masingmasing sekolah. Ditegaskan, geladi bersih ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kesiapan siswa mengikuti UNBK yang sesungguhnya nanti. “Geladi ini dilaksanakan dua hari. Terakhir hari ini (Selasa kemarin - red). Geladi ini memang sangat penting dilakukan sebelum menghadapi UNBK yang sebenarnya. Dengan kegiatan ini, masingmasing sekolah dapat mengetahui kesiapan siswanya apakah sudah benar-benar

siap atau belum,” katanya. Sugiana menjelaskan, pelaksanaan UNBK tingkat SMA/MA akan dilaksanakan Senin (30/3) sampai Kamis (2/4) mendatang. Sementara untuk pelaksanaan ujian sekolah akan dilakukan mulai Senin (9/3) sampai Sabtu (21/3) mendatang. “Kami berharap semuanya berjalan lancar dan tidak ada hambatan,” ujarnya. Dikonfirmasi terpisah, Ketua MKKS SMK Karangasem I Wayan Artana mengatakan, seluruh SMK di Karangasem juga melaksankan UNBK. Yakni, SMKN 1 Amlapura, SMKN 1 Abang, SMKN 1 Manggis, SMKN 1 Kubu, SMKN 1 Bebandem, SMK PGRI Amlapura, SMK Saraswati Amlapura, SMK Widya Wisata Graha, SMK Nusa Dua Toya Anyar, SMK Giri Pandawa Rendang, SMK Dharma Prasasthi dan SMK TI Global Amlapura. (kmb41)

RUMAH JABATAN - Rumah jabatan Wakil Ketua DPRD Karangasem tidak ditempati sejak delapan tahun lalu.

kosong, rumah dijadikan tempat parkir mobil oleh warga sekitar. Sekretaris DPRD Karangasem I Wayan Ardika mengatakan, rumah jabatan Wakil Ketua DPRD Karangasem memang sudah lama tidak ditempati, yakni sejak tahun 2013 lalu. Dikatakan, rumah jabatan tidak ditempati karena masih kekurangan satu rumah jabatan. ‘’Rumah jabatan ada dua unit, sedangkan wakil ketua ada tiga. Jadi, masih kekurangan satu unit rumah untuk wakil ketua. Kalau rumah Ketua DPRD Karangasem sudah ditempati,’’ katanya. Ardika menambahkan, sebelumnya rumah jabatan tersebut sempat dipinjam oleh Kejaksaan Negeri Karangasem, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem, dan Tim Saber Pungli. Namun, kini rumah jabatan tersebut dikosongkan. ‘’Rencananya kami akan usulkan bangunan itu agar direnovasi. Saat ini kami perintahkan petugas untuk membersihkan tempat tersebut,’’ jelasnya. (kmb41)

Dewan Minta Eksekutif Lebih Serius Tangani Masalah Sampah di Karangasem PERSOALAN sampah tidak akan pernah habis untuk dibahas. Pasalnya, sampah menjadi permasalahan klasik yang dihadapi semua kabupaten/kota di Bali, tidak terkecuali Kabupaten Karangasem. Untuk itu, eksekutif diminta lebih serius menangani persoalan tersebut. Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana didampingi Wakil Ketua I Made Agus Kertiana dan I Wayan Parka saat usai rapat tertutup, Senin (24/2). Gede Dana mengatakan, permasalahan sampah merupakan masalah klasik dan tak kunjung tuntas penanganannya. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya sampah di sejumlah titik yang berserakan akibat belum diangkut petugas. Dikatakan, kondisi itu dapat memberikan citra buruk bagi Kabupaten Karangasem yang kini mulai dikenal sebagai destinasi pariwisata. “Kalau banyak sampah di pinggir jalan tak diangkut, maka wisatawan yang berkunjung ke Karangasem dan melihat timbunan atau tumpukan sampah, tentu akan memberikan kesan tidak bagus. Apalagi sampah menumpuk di dekat objek-objek wisata, itu jelas menggangu keindahan dan kenyamanan destinasi,” ujarnya. Gede Dana menambahkan, untuk tumpukun sampah di jalan raya, tidak hanya akan mengurangi keindahan,

tetapi juga dapat menimbulkan bau yang tidak sedap. Terlebih sampah-sampah berserakan di jalan raya oleh anjing liar, itu membuat jalanan semakin kotor dan mengganggu pengguna jalan raya. “Kita minta eksekutif bisa mencarikan solusi, mengingat tempat-tempat pembuangan sampah yang ada di pinggir-pinggi jalan sedikit, sedangkan sampah membeludak. Ini tidak bisa terus dibiarkan karena akan dapat mengotori lingkungan,” tegasnya. Wakil Ketua DPRD Karangasem I Wayan Parka menambahkan, pihaknya melihat banyak sampah berserakan di wilayah Bebandem yang menumpuk sebelumnya belum diangkut petugas kebersihan. Pihaknya menyayangkan kondisi itu, mengingat tempat sampah di sana penuh dan sampah berserakan hinggga ke jalan raya. “Sampah itu sampai menumpuk dan meluber ke jalan raya. Itu membuat lokasi kelihatan kumuh. Kalau itu terus dibiarkan, akan membuat lingkungan sekitar terlihat kotor. Ini

perlu dicarikan jalan keluar. Terlebih di sana merupakan jalur wisata yang sering dilewati wisatawan yang datang ke Karangasem. Jangan sampai sampah itu membuat rasa risih dan terganggu,” jelasnya. (ad750)

KPU Perpanjang Pendaftaran PPS Amlapura (Bali Post) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem memperpanjang pendaftaran perekrutan anggota Panitia Pemunggutan Suara (PPS) jelang Pilkada September mendatang. Perpajangan pendaftran dilakukan, mengingat jumlah pelamar belum memenuhi kuota yang diperlukan. Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana mengatakan, pendaftaran sebelumnya dilakukan pada tanggal 18 - 24 Februari.

Karena hingga batas akhir pendaftar belum terpenuhi, maka waktu perpanjangan dilakukan dari tanggal 25 - 27 Februari. Dikatakan, jumlah minimal pendaftar adalah dua kali dari jumlah PPS yang dibutuhkan di setiap desa/kelurahan. “Untuk persyaratan dan formulirnya masih sama dan bisa dilihat di kantor desa/ kelurahan setempat maupun melalui website dan sosial media KPU. Kami berharap, dengan tambahan waktu ini target jumlah pendaftar

bisa terpenuhi,” ujar Krisna Adi Widana, Selasa (25/2) kemarin. Krisna Adi Widana menambahkan, di Kabupaten Karangasem terdapat 75 desa dan 3 kelurahan, sehingga total diperlukan 234 anggota PPS. Dari jumlah tersebut, maka pendaftar minimal sebanyak 468 orang. “Agar lebih banyak warga mendaftar, sebelumnya kami telah melaksanakan sosialisasi ke semua desa dan kekurahan,” tegasnya. (kmb41)

Bali Post/kmb41

I Gede Krisna Adi Widana


Rabu Paing, 26 Februari 2020

Jalan Culali Jebol di Beberapa Titik Bangli (Bali Post) -

Belum lama diperbaiki, jalan hotmix di jalur Culali, Kintamani kini kembali rusak. Jalan yang setiap harinya dilalui truk pengangkut material itu jebol sepanjang kurang lebih 10 meter. Tidak hanya satu, kondisi jalan yang jebol itu ada di beberapa titik. Perbekel Desa Batur Selatan, Gede Sarjana, dikonfirmasi Selasa (25/2) kemarin membenarkan ada jalan jebol itu. Dia mengatakan jebolnya jalan di jalur Culali terjadi siang kemarin sekitar pukul 14.00 Wita. Jebolnya jalan dipicu guyuran hujan deras

yang melanda wilayah setempat. ‘’Lokasi jalan yang jebol itu berada di tikungan pas dekat Pura Mas Munduk,’’ ungkapnya. Dia menjelaskan, sebelum akhirnya jalan itu jebol, sebetulnya jalan itu sudah lama terongrong air hujan.

SOSOK Senam Hamil Sangat Penting SENAM hamil menjadi olahraga sangat baik dilakukan ibu hamil. Selain menjaga kebugaran, senam hamil juga dapat memperlancar proses persalinan. Ketua Tim Penggerak PKK Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, mengungkapkan hal itu saat menghadiri Gebyar Bulan Vitamin A di Posyandu Dusun Penaga, Desa Yangapi, Tembuku, Selasa (25/2) kemarin. Karenanya ia meminta Desa Yangapi melakukan pendataan terhadap seluruh ibu hamil. Semua ibu hamil harus tergabung dalam kegiatan senam hamil, sehingga bisa terus dipantau kesehatan ibu hamil. Serta bisa diketahui berapa ibu hamil yang punya risiko tinggi sehingga bisa dilakukan upaya pencegahan. Menjaga kesehatan dan asupan gizi penting dilakukan pada ibu hamil. Sehingga anak yang ada di dalam kandungan itu tetap sehat dan tidak memiliki risiko tinggi stunting. Sariasih menyebutkan tahun 2017, masalah stunting di Bangli cukup tinggi. Demikian juga tahun 2018. Namun stunting berhasil diturunkan hingga 19 persen di tahun 2019. Pihaknya berharap angka stunting di Bangli bisa terus-menurun. Terkait pelaksanaan Gebyar Bulan Vitamin A, istri Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta itu mengatakan Februari dan Agustus telah dicanangkan pemerintah sebagai bulan pemberian vitamin A. Vitamin A itu penting diberikan pada bayi usia 6 bulan sampai 5 tahun. Pentingnya pemberian vitamin A itu, karena asupan gizi yang biasanya diperoleh dari makanan terkadang tidak terpenuhi secara maksimal. “Maka untuk mencegah defisiensi vitamin A, pemerintah mencanangkan bulan pemberian vitamin A. Seperti yang kita laksanakan sekarang,” kata Sariasih. (ina)

Lingkungan Kubu Usulkan Pemekaran

Bangli (Bali Post) – Lingkungan Kubu, di Kelurahan Kubu, Bangli mengusulkan diri untuk dimekarkan. Usulan itu masuk sebagai salah satu usulan kegiatan/program pembangunan di Kecamatan Bangli tahun 2021. Camat Bangli Wayan Wardana, Selasa (25/2) kemarin mengungkapkan, sesuai usulan Lingkungan Kubu berkeinginan dimekarkan menjadi empat lingkungan. Jika usulan itu bisa terealisasi maka nantinya Kelurahan Kubu itu akan memiliki enam lingkungan. Luasnya wilayah, kata Wardana, menjadi salah satu alasan Lingkungan Kubu itu mengusulkan pemekaran. ‘’Wilayahnya di sana memang luas sekali,’’ ujarnya usai mengikuti Musrenbang Kecamatan Bangli, Selasa siang kemarin. Pemekaran lingkungan itu, lanjut Wayan Wardana, harus melalui mekanisme. Untuk bisa dimekarkan, lingkungan itu juga harus memenuhi sejumlah syarat sebagaimana tertuang dalam Perda Kabupaten Bangli Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Penghapusan Banjar Dinas dan Lingkungan. Beberapa syarat yang dimaksud di antaranya jumlah minimal 500 jiwa atau 100 kepala keluarga sesuai administrasi kependudukan yang berlaku, peta lingkungan induk dan peta lingkungan yang akan dibentuk harus jelas. Dengan menunjukkan batas wilayah yang jelas yakni ada rekomendasi dari banjar dinas induk dan lingkungan induk, tersedianya sarana pertemuan masyarakat dan terjaminnya pelayanan sipil kepada masyarakat. Sementara Lurah Kubu Arya Wibowo mengatakan, Lingkungan Kubu berkeinginan memekarkan diri menjadi empat lingkungan, yakni Lingkungan Kubu, Gelinggang, Samunia dan Hyang Waringin. Hal yang melatarbelakangi usulan pemekaran, karena Lingkungan Kubu secara wilayah sangat luas. Di samping itu jumlah penduduknya relatif padat. Disebutkan jumlah penduduk di Lingkungan Kubu sekitar 870 KK lebih. ‘’Jadi perlu dimekarkan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat,’’ ujarnya. Ia menambahkan, usulan pemekaran dari Lingkungan Kubu itu sudah muncul sejak tiga tahun lalu. (kmb40)

Hampir setahunan terdapat lubang di jalan itu saat masih proses pengaspalan. Namun tidak diperbaiki pihak berwenang. Lubang jalan itu hanya diuruk limbah material. ‘’Sehingga akibat terus terongrong air hujan akhirnya jebol,’’ terangnya.

Jika seperti kondisi sekarang, kata Sarjana, tidak segera mendapat penanganan memadai, bukan tidak mungkin kerusakan jalan itu semakin parah. Terlebih saat ini musim hujan. Jalan yang ada terancam putus. Karenanya ia pun berharap dinas terkait segera turun dan menangani kerusakan jalan. Jebolnya jalan di jalur Culali banyak dikeluhkan warga. Pasalnya jalan jebol

JEBOL - Jalan di Culali jebol cukup parah. itu dirasa sangat membahayakan pengendara. Wayan Badan, warga Banjar Yeh Mampeh mengatakan, tidak hanya satu, jalan jebol juga ada di beberapa titik di jalur Culali. Sebenarnya tanda-tanda kerusakan jalan di Culali itu sudah muncul sesaat setelah proyek jalan itu tuntas digarap dan diserahkan. ‘’Itu mulai rusak sudah lama. Tapi pihak berwenang tidak pernah ada respons,’’ terangnya.

Jebolnya jalan di Culali, menurutnya, disebabkan saluran drainasenya tidak bagus. Di pinggir jalan juga tidak disender. Sehingga begitu hujan, jalan langsung jebol. Akibat kondisi jalan tersebut, tak sedikit pengendara yang melintas jatuh kecelakaan di jalur itu. Terutama orang-orang yang mau berwisata camping melewati jalur itu. Meski jalan itu mengalami

Bali Post/ist

jebol di beberapa titik, kata Wayan Badan, sampai sekarang warga sekitar dan sopir truk tetap melintas di jalur itu. Sebab, hanya jalur itu satu-satunya jalan yang bisa dilewati truk pengangkut material. Kadis Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPerkim) Kabupaten Bangli, I Wayan Suastika, mengatakan akan secepatnya ditambal.(kmb40)

Segera Gelar Musda Bangli (Bali Post) – DPD II Golkar Bangli dipastikan akan segera menggelar musyawarah daerah (musda). Hal ini menyusul suksesnya perhelatan Musda di DPD I Golkar Bali baru-baru ini. Kemungkinan Musda Golkar Bangli digelar paling lambat tiga bulan ke depan mengacu pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas). Plt. Ketua DPD II Golkar Bangli, Gusti Made Winuntara, ditemui Selasa (25/2) kemarin belum bisa memastikan kapan Musda di DPD II Golkar Bangli akan digelar. Sebab pihaknya masih menunggu intruksi DPD I Golkar Bali. Menurutnya, saat ini, pengurus DPD Golkar Bali masih sedang disibukan

pengisian struktur. Kata Winuntara, jika mengacu keputusan munas, kemungkinan Musda di DPD II akan dilaksanakan tiga bulan setelah Musda di DPD Golkar Bali. Sebelum perhelatan pilkada. Ia berharap Musda di DPD II Golkar Bangli bisa segera digelar. ‘’Kita ingin partai ini berjalan lebih baik. Tidak ada alasan menunda musda,’’ ujarnya. Mengenai nama-nama yang layak memimpin DPD II Golkar Bangli, pria asal Lingkungan Sedit, Bebalang itu enggan menyebutkan nama. Dia mengatakan, semua kader berpeluang maju, asalkan tidak bertentangan dengan AD/ ART Golkar. Siapa pun yang

nantinya ditugaskan partai, diyakini pasti bisa memimpin Golkar. DPD II Golkar Bangli punya banyak kader. Semuanya berpotensi jadi pemimpin. ‘’Kita punya enam kader yang menjadi anggota DPRD, semua berpotensi untuk itu,’’ ujarnya. Sementara itu disinggung peluang Wayan Gunawan kembali memimpin Golkar Bangli, menurut Winuntara, hal itu tidak bisa dilakukan karena tidak memenuhi syarat. Mengacu AD/ART Golkar, jabatan Ketua DPD II hanya bisa dijabat dua kali. Kalau tiga kali, harus aklamasi dan mendapatkan persetujuan DPP Golkar. (kmb40)

Gusti Made Winuntara

Minim Peminat, Perekrutan PPS Diperpanjang PEREKRUTAN anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dibuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangli minim peminat. Hingga masa pendaftaran berakhir Senin (24/2), jumlah pelamar PPS masih belum memenuhi kuota yang dibutuhkan. Atas kondisi itu, KPU Bangli pun memperpanjang masa pendaftaran selama tiga hari. Bagaimanakah strategi yang dilakukan KPU Bangli agar bisa memenuhi kuota anggota PPS itu? Berdasarkan data rekapitulasi, jumlah pendaftaran calon anggota PPS untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Bangli 2020 sebanyak 132 orang. Dari 72 desa/kelurahan yang ada, terdapat beberapa desa yang jumlah pelamarnya belum memenuhi kuota. Bahkan ada yang masih nihil. Seperti Desa Bunutin di Kecamatan Bangli, Desa Awan di Kecamatan Kintamani dan beberapa desa lainnya. Adapun jumlah anggota PPS yang direkrut masing-masing desa sebanyak tiga orang. Meski demikian, dalam proses

perekrutannya, jumlah pelamar yang dibutuhkan sebanyak dua kali lipat. Dengan jumlah desa/ kelurahan di Bangli sebanyak 72, maka total jumlah calon PPS yang dibutuhkan mendaftar sebanyak 432 orang. Untuk memenuhi jumlah pendaftar, KPU Bangli kini mengambil langkah dengan memperpanjang masa pendaftaran. Komisioner KPU Bangli Kadek Adiawan mengatakan masa pendaftaran calon anggota PPS diperpanjang selama tiga hari. Perpanjangannya dari tanggal 25 - 27 Februari. ‘’Hari ini sudah ditempel pengumu-

Kadek Adiawan

man perpanjangan pendaftaran ke desa-desa sekaligus kami koordinasi dengan masingmasing perbekel agar menginformasikan kembali terkait rekrutmen PPS,’’ terangnya. Jika selama masa perpanjangan pendaftaran, jumlah calon anggota PPS yang mendaftar belum juga me-

menuhi kuota, maka KPU Bangli akan berkoordinasi dengan lembaga pendidikan. Seperti universitas yang ada di Bangli untuk membantu menyediakan tenaga PPS. Disinggung penyebab minimnya jumlah pendaftar, Adiawan mengatakan kemungkinan karena ter-

bentur hari raya. Sebab, pembukaan pendaftarannya bertepatan Penampahan Galungan. Dia menambahkan, beban kerja PPS dalam Pilkada 2020 lebih ringan dari Pemilu 2019 lalu. Dari sisi honor mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya. (ina)


Rabu Paing, 26 Februari 2020

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Motor

Singaraja (Bali Post) Pejalan kaki kembali meregang nyawa di jalan raya. Kali ini dialami Purwanto (32) asal Grobogan, Jawa Tengah. Dia tewas akibat luka parah setelah ditabrak pengendara sepeda motor di Jalan Ahmad Yani Barat Km 4.200, wilayah Kelurahan Banyuasri, Senin (24/2) malam lalu. Sementara pengendara sepeda motor yang menabrak korban memilih kabur. Kasubag Humas Iptu Gede Sumarjaya seizin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa, Selasa (25/2) kemarin mengatakan, kecelakaan lalu lintas ini berawal ketika kor-

ban akan menyeberang jalan dari selatan ke utara. Sebelum menyeberang, korban sudah memastikan lalu lintas kendaraan lengang. Namun di tengah jalan, ada sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya melintas dari arah kota Singaraja ke barat. Diduga karena tidak bisa menghindar, pengendara sepeda motor menabrak korban. Akibatnya, korban terjatuh dan mengalami luka serius. Sementara pengendara sepeda motor langsung kabur tanpa berinisiatif menolong korban. Warga yang melihat kejadian itu membantu korban dengan membawanya ke

rumah sakit. Sayangnya korban yang sehari-hari sebagai buruh bangunan ini dinyatakan meninggal dunia. ‘’Benar terjadi kasus tabrak lari. Dari kejadian ini, satu PJK meninggal dunia. Korban mengalami luka parah karena benturan saat ditabrak pengendara motor,’’ katanya. Menurutnya, dari penyelidikan di lokasi kejadian dan keterangan saksi di lapangan, diduga pengendara sepeda motor tidak mampu menghindari korban yang akan menyeberang jalan. Untuk mengungkap siapa pengendara sepeda motor yang menabrak korban masih diselidiki. (kmb38)

Lelang Jabatan Tinggi Pratama

16 Pelamar Ikuti Tahapan Seleksi Singaraja (Bali Post) Lelang jabatan tinggi pratama tahun 2020 terus bergulir. Pansel mengumumkan nama-nama yang lolos seleksi administrasi. Ada 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) lolos administrasi, sehingga mereka mulai mengikuti seleksi lanjutan. Ada empat jabatan kepala dinas (kadis) dilelang. Keempat jabatan itu adalah Kadis Kebudayaan (Kadisbud), Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kadis Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP), dan Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Dari lelang jabatan ini, ada 16 ASN yang ikut berkompetisi secara terbuka. Jabatan Kadisbud pelamarnya masing-masing Gede Dody Suka Oktavia

Askara (saat ini menjabat Camat Buleleng), Drs. Wayan Sujana (menjabat Kabid Kesenian Disbud), Nyoman Riang Pustaka (menjabat Camat Seririt), dan Gede Putra Aryana (saat ini sebagai Camat Busungbiu). Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan dilamar Nyoman Melandrat (Sekretaris Dinas Perkimta), Jhon Beni Ariatman (Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan), Abdul Manaf (Kabid Pemberdayaan Masyarakat Perikanan), A.A. Sagung Bulan (Kabid Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan). Sementara jabatan Kadis Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu pelamarnya masing-masing Made Kuta (Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu), Gede Arya Ciptana (Kabid Sarana Prasarana Transportasi Dishub), Made Suharta (Sekretaris Dinas Komunikasi Informasi, Persandian dan Statistik), dan I Nyoman Mawan (Kabid Pembendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah) Sementara pelamar Kadis PUPR, yakni Gede

Ngurah Darma Saputra (Kabid Sumber Daya Air), I Putu Adiptha Ekaputra (Sekretaris PUPR), Made Era Oktariani (Kabid Keuangan Sekwan DPRD Buleleng), dan Ketut Sugiana (Kabid Tata Ruang dan Bina Konstruksi). Kepala BKPSDM Buleleng Gede Wisnawa mengatakan, 16 ASN ini mengikuti tes prenetasi makalah dan wawancara mulai Rabu (26/2) hari ini. Selanjutnya, mereka mengikuti tes assessment dari 12 dan 13 Maret 2020 yang dilakukan tim assessor dari Jawa Barat. Sembari menunggu jadwal assessment, pansel melakukan penelusuran rekam jejak kepada semua peserta. Nantinya, pansel mengumumkan perolehan nilai peraih ranking tiga besar dari semua materi seleksi. Perolehan nilai itu kemudian dilaporkan kepada Bupati untuk kemudian diajukan ke KASN untuk memohon rekomendasi pelantikan pejabat tinggi pratama. ‘’Perolehan nilai dari tiga besar itu nantinya akan dimohonkan rekomendasi ke ASN oleh pimpinan. Kalau sudah turun maka kewenangan Bupati memilih satu dari tiga nama untuk menjadi kadis yang definitif. Nanti nama yang sudah dipilih itu kita laporkan lagi ke KASN untuk dicocokkan kembali dengan dokumen saat mengikuti lelang terbuka,’’ jelasnya. (kmb38)

DIJUAL MOBIL

Djl Tnh 2A Dalung Segera harga 800jt H.082147454248

HONDA

Dcr Staff Konsultan Pajak Wnt single,S1 / D3 AK / Pajak:08123607697, 081239521793,085792527160

CRV’01 asliBali,Jl.P.Moyo Prum Jadi Pesona V/2,H.081295294819

Dicari Karyawan/ti utk Perusahaan Perak.Alamat Dewa Silver Canggu,Badung.Tlp:0361-8446108

PROPERTY

B.BP.001.02.20.0000740

B.BP.001.02.20.0000733

B.BP.001.02.20.0000682

LOKER Mgr Opr & HR SPV Fashion Company,min S1,3th pglm.Email ke rekrutmenpc@gmail.com info 081384947210

B.BP.004.02.20.0000580

Sebuah Konsultan Arsitek,Landscape dan Interior membutuhkan Talent yg bisa melukis&membuat patung(Lilin,Kayu&Tanah Liat). syarat Lulusan STSI/Sederajat. Yang berminat silahkan Krm CV ke:bensley.bali@bensley.co.id & madeari@bensley.co.id

B.BP.001.02.20.0000737

DIJUAL RUMAH

Rmh Bagus Gatsu Timur Dps T400 /8600;strategis 081332323999 B.BP.033.02.20.0000752

PROPERTY DIJUAL TANAH

Tnh LC Jl.Bypas Soekarno-Hatta dkt RS Kasih Ibu Tbn,Ls 400m2 cck utk kos2an Hub.08123962742 B.BP.001.02.20.0000624

Tnh kebun kopi Br.Mungsengan Catur Kintamani ±20m perbtsan Bdg & Bgl,Ls 1,98Ha, kawasan Daya tarik wisata Hub.08123962742 B.BP.001.02.20.0000625

Dewan Usulkan Ubah Pola Penyertaan Modal PD Pasar

Singaraja (Bali Post) -

Penyertaan modal dalam bentuk bangunan gedung pasar oleh pemerintah daerah, belakangan ini terus bertambah. Parahnya, cara ini tidak serta merta mampu meningkatkan keuntungan perusahaan. Malah sebaliknya, pendapatan bersih perusahaan turun karena total pendapatan itu dipotong biaya penyusutan bangunan 5 persen per tahun selama 20 tahun. Tidak ingin masalah ini terus menggerogoti kinerja perusahaan, anggota DPRD Buleleng mengusulkan agar pemerintah mengubah pola penyertaan modal tersebut. Demikian terungkap ketika Panitia Khusus (Pansus) III yang membahas Ranperda tentang Perusda Pasar Argha Nayottama di gedung dewan, Selasa (25/2) kemarin. Nyoman Gede Wandira Adi mengatakan, penyertaan modal belakangan ini rutin dilakukan pemerintah daerah. Tujuannya tentu perusahaan mendapatkan keuntungan yang lebih optimal dibandingkan sebelumnya. Namun sayang, kebijakan penyertaan modal dalam bentuk bangunan gedung pasar, nampaknya belum menguntungkan perusahaan yang mengelola gedung pasar tersebut. Ini sesuai hukum akuntansi yang berlaku, di mana penyertaan modal dalam bentuk bangunan oleh pemerintah dikenakan biaya penyusutan. Dengan aturan main

yang tidak mungkin dilanggar, sehingga perusahaan tetap saja merugi karena keuntungan bersih sebagai pemasukan ke kas daerah itu harus dikurangi sebagai biaya penyusutan gedung. ‘’Roh dari perusahaan ini sejak dibentuk adalah mampu menyetor PAD yang sesuai harapan. Namun kita lihat pendapatan selama ini mengapa terkesan kecil ya karena dipakai membayar biaya penyusutan nilai bangunan yang disertakan pemerintah,’’ katanya. Politisi Partai Golkar Buleleng ini menawarkan agar pemerintah daerah mengubah skema penyer-

taan modal yang dianggarkan dalam APBD. Perubahan pola ini bisa dilakukan dengan memakai pola kerja sama. Gedung pasar yang dibangun diserahkan kepada perusahaan untuk dikelola. Di beberapa pemerintah daerah sudah mengarah pola kerja sama. Ini karena dengan sistem yang dipotong biaya penyusutan, maka semakin besar nilai bangunan yang diserahkan pemerintah risikonya pendapatan perusahaan akan digerogoti dengan kewajiban membayar biaya penyusutan itu sendiri. Ide perubahan pola penyertaan modal kepada perusa-

B.BP.001.02.20.0000742

DISEWAKAN TEMPAT

Diswkan 1 Ruangan 900m2 cck u/ rest / Super Market Jl.Mahendradata 9 HP.082144009905 Sonny B.BP.001.02.20.0000736

KEHILANGAN

Hlg BPKB L-01021029,DK 1956 QP An.I Dewa Putu Siska Putra

B.BP.001.02.20.0000738

KONSULTASI

Ki Wongso Wijoyo, konsultasi Gratis 27-29 Feb, 081334736858

B.BP.004.02.20.0000743

BIRO JASA

Sy siap Bntu Bayarkan Laporkan Pajak Blnan,SPT Tahunan HP/WA 087887729409 & 081.338.344.155

B.BP.001.01.20.0000814

SERVICE

RUPA-RUPA

SERVICE

HARIAN deNPOst - RAdIO GeNtA 96,1 fm web: www.denpost.id

denpost.id dan denpost.post

denpost

Terbit/disiarkan : Selasa, Rabu, dan Jumat

GENTA BALI gentabalifm

genta bali

haan pasar ini dibahas lebih intens dalam rapat dengar pendapat dengan eksekutif dalam waktu dekat ini. Selain itu, dewan meminta sebelum perda ini nantinya diundangkan, perlu ada kesamaan pandang antara pemerintah dengan pedagang. Ini penting karena menyangkut pembebanan rawan akan menimbulkan protes, sehingga pihaknya menyarankan perlu melibatkan organisasi yang mewakili masyarakat pedagang. Di tempat terpisah, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar, Made Agus Yudi Arsana, tidak menampik kalau aturan akuntansi yang mengharuskan dikurangi biaya penyusutan membuat pendapatan perusahaan turun. Sesuai aturan itu, gedung pasar yang diserahkan pemerintah dikenakan biaya penyusutan 5 persen per tahun berlaku selama 20 tahun. Selama ini total pengurangan biaya penyusutan mencapai Rp 2,4 miliar. (kmb38)

PROPERTY

RUPA-RUPA

Print & On Line Radio

Bali Post/kmb38

RANPERDA - Pansus III membahas Ranperda tentang Perusda Pasar Argha Nayottama di Gedung Dewan, Selasa (25/2) kemarin.

Jenis Paket

Harian DenPost

raDio Genta

Paket

1 kolom x 45 mm Bronze 12 x siar / bulan 300.000,- / bulan 1 kolom x 100 mm Silver 24 x siar / bulan 400.000,- / bulan 1 kolom x 150 mm Gold 36 x siar / bulan 800.000,- / bulan BAGIAN IKLAN JL. KEPUNDUNG 67 A DENPASAR : email: iklanbp@yahoo.co.id atau iklan@balipost.com atau WA: 081082411818 Telp. (0361) 225764

- OTOMOTIF - FASHION - TRAVEL AGEN - PROPERTY - SALON/SPA - FURNITURE - HOTEL - ASESORIS - LIFE STYLE - KULINER - LOWONGAN


Rabu Paing, 26 Februari 2020

KPU Tetapkan 25 Orang PPK Negara (Bali Post) –

KPU Jembrana, Selasa (25/2) kemarin mengumumkan 25 orang calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang dipastikan lulus. Dari 25 orang yang dinyatakan peringat teratas itu, tidak ada nama dua orang yang sebelumnya diduga berafiliasi dengan parpol. Dari 25 orang tersebut, di masing-masing kecamatan akan dilantik lima orang anggota PPK. Hampir di setiap kecamatan sebelumnya mereka juga pernah menjabat PPK.

Komisioner KPU Jembrana Made Widiastra mengatakan, 25 anggota PPK yang sudah ditetapkan dan merupakan peringkat teratas itu akan dilantik pada Kamis (27/2) besok. Dari 25 yang akan dilantik itu, di masing-masing kecamatan terdapat beberapa wajah lama. ‘’Ada di masingmasing kecamatan, tetapi saya tidak hapal,’’ ujar Widiastra. Ia juga menjelaskan, dari 50 peserta yang mengikuti tes wawancara beberapa waktu lalu, dinyatakan lulus. Termasuk beberapa calon PPK yang diduga berafiliasi dengan parpol. Akan tetapi mereka tidak

lulus lima besar peringkat teratas anggota PPK terpilih, sehingga dalam daftar nama anggota PPK tidak masuk. Pengumuman dengan nomor 96/PP.04.2-Pu/5101/KPUKab/II/2020 tentang penetapan lima peringkat teratas sebagai PPK terpilih itu juga menyebutkan mereka akan dilantik dan langsung mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pada Kamis (27/2). Para PPK yang tersebar di masing-masing kecamatan ini nantinya juga akan menandatangani pakta integritas. Keputusan penetapan PPK oleh KPU ini sebelumnya melalui proses hasil klarifikasi dan masukan/tanggapan masyarakat tahap kedua selama tujuh hari pada 15-21 Februari lalu. ‘’Setelah penetapan ini, sudah tidak ada lagi tanggapan masyarakat. (Tahapannya) sudah lewat,’’ terang Widiastra. Sebelumnya saat tahapan seleksi tes wawancara, ada informasi dari masyarakat terkait calon PPK di Kabupaten Jembrana yang diduga berafiliasi partai politik (parpol). Satu orang perempuan di Kecamatan Negara dan satu lagi laki-laki di Kecamatan Jembrana. Tetapi, KPU langsung mengklarifikasi kedua orang tersebut. Bawaslu Jembrana yang melakukan pengawasan juga telah menyampaikan hal ini ke KPU dan diminta untuk melakukan klarifikasi ke calon tersebut. (kmb26)

Pelemahan Ekonomi Global Akibat Virus Corona Kemenhub akan terus bekerja sama dengan kementerian lembaga lainnya untuk menyukseskan program pemerintah dalam rangka menjadikan pariwisata Indonesia diminati oleh warga negara Indonesia (wisnus) dan warga negara asing (wisman). ‘’Kami akan terus memastikan untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi pengguna jasa transportasi udara dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan,’’ katanya. Kurangi Dampak Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebutkan pemberian beberapa insentif oleh pemerintah untuk sektor pariwisata merupakan upaya mengurangi dampak virus Corona jenis Covid-19 terhadap sektor tersebut. Ia mengatakan pemerintah telah mengkaji sektor-sektor terdampak pelemahan ekonomi global akibat virus Corona sehingga dapat diberikan stimulus dan tetap ada kegiatan perekonomian di dalamnya. Suahasil menyebutkan, pemberian insentif itu dilihat berdasarkan hal-hal yang menunjang wisatawan untuk datang seperti adanya tiket pesawat murah, biaya penginapan murah, hingga ketersediaan

Rabu, 26 Februari 2020 05:00 Wita 05:30 Wita 05:52 Wita 05:54 Wita 05:56 Wita 06:00 Wita 06:05 Wita 06:35 Wita 07:05 Wita 07:35 Wita 08:00 Wita 09:00 Wita 09:05 Wita 09:30 Wita 10:00 Wita 11:00 Wita 11:05 Wita 11:30 Wita 12:00 Wita 12:05 Wita 12:30 Wita 13:00 Wita 13:30 Wita 14:00 Wita 14:30 Wita

Bali TV Shop Kalung Omkara Gayatri Mantra Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Tata Tingkahin Sembahyang (4) Seputar Bali Pagi Bali Channel Kartun Yudha Kanda (2) Bali Channel Tourist TV Seputar Bali Terkini Bali TV Shop Kalung Omkara Solusi Alternatif Marion Sam Lejel Homeshopping Seputar Bali Terkini Bali Channel Tourist TV Ocydia Home Shooping Puja Trisandya Bali TV Shop Kalung Omkara Berita Siang Bali TV Shop Lutut Ocydia Home Shooping Klip Bali Ocydia Home Shooping

berbagai jenis makanan yang murah. ‘’Apa yang dicari wisatawan domestik? Nyari tiket murah, enggak? Nyari hotel murah, enggak? Terus nyari apa lagi? Makan murah. Itu yang kita pikirkan,’’ ujarnya. Suahasil menyatakan selama ini sektor pariwisata sangat terdampak oleh wabah Corona dengan adanya penghentian wisatawan Tiongkok serta sedikitnya wisatawan asing yang masuk ke Indonesia. Oleh sebab itu, ia menuturkan, melalui pemberian insentif ini diharapkan dapat meningkatkan wisatawan domestik untuk menggantikan posisi wisatawan asing tersebut, sehingga tetap terjadi pergerakan ekonomi. ‘’Diharapkan ada gerak ekonomi di situ dan enggak ikut turun. Kalau wisatawan asing turun, maka diganti wisatawan domestik. Itu yang disebut global value chain sehingga kita desain satu paket komplit,’’ katanya. Di sisi lain, Suahasil mengatakan pihaknya belum dapat memastikan total kerugian ekonomi Indonesia akibat virus Corona, karena masih akan dilihat dan dipantau secara terus-menerus. ‘’Kita berharap itu (insentif) bisa menggantikan potensi dari penurunan ekonomi dunia yang berimbas ke Indonesia. Nah, seberapa besar? Kita lihat ke depannya,’’ ujarnya. (ant) 15:00 Wita Seputar Bali Terkini 15:05 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 15:30 Wita Bali Channel Tourist TV 16:00 Wita Seputar Bali Terkini 16:05 Wita Taman Sari PAUD Hindu Yowana Widya Mandala Tabanan (1) 16:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 17:00 Wita Nangun Yadnya Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama lan Segara Kertih, Dirgayusa Bumi, Padudusan Agung Pura Desa, Puseh lan Bale Agung, Desa Adat Peminge, Kuta Selatan 17:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 18:00 Wita Puja Trisandya 18:05 Wita Seputar Bali 19:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 20:00 Wita Orti Bali 20:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 21:00 Wita Wirasa Peduli Sesama 21:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 22:05 Wita Folk Song 22:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 23:00 Wita Seputar Bali Terkini 23:05 Wita Ocydia Home Shooping 23:30 Wita Bali TV Shop Kalung Omkara 00:00 Wita Bali Chanel

PPDB 2020

Jalur Zonasi Dikurangi

Bali Post/olo

TERA - Petugas melakukan tera pompa BBM di SPBU guna memastikan sudah sesuai takaran. Tera diwajibkan dilakukan setiap setahun sekali.

Petugas Tera Mesin SPBU

Negara (Bali Post) Untuk memastikan mesin pompa bahan bakar minyak (BBM) sesuai takaran, UPTD Metrologi Legal Kabupaten Buleleng dengan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Jembrana, Selasa (25/2) kemarin melakukan tera. Tera pompa BBM kemarin menyasar tiga SPBU di Jembrana. Upaya ini untuk memastikan pompa yang digunakan sudah sesuai, sehingga tidak merugikan konsumen maupun pemilik

SPBU. Kepala UPTD Metrologi Legal Kabupaten Buleleng Komang Ayu Ratnawati mengatakan, tera ulang ini merupakan upaya perlindungan bagi konsumen dan produsen. Dengan kepastian ukuran, maka baik produsen maupun konsumen tidak dirugikan. ‘’Dalam transaksi yang menggunakan alat, tera dilakukan agar alatnya sudah terukur sesuai dengan syarat teknis yang ditentukan oleh Kementerian Perdagangan,’’

ujarnya. Dari pengukuran yang dilakukan pada empat mesin pompa di salah satu SPBU di Negara dipastikan sudah sesuai dengan takaran. Segel tera yang dipasang tahun lalu juga masih terpasang sebelum dilakukan tera. Setelah tera dilakukan, petugas kembali memasang segel di mesin tersebut dengan yang baru dan stiker tanda mesin sudah ditera. Diharapkan setiap SPBU melakukan tera minimal sekali dalam setahun. (kmb26)

Negara (Bali Post) Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 ini sedikit berbeda dengan tahun lalu. Terutama berkaitan dengan kuota siswa. Bila sebelumnya kuota zonasi mencapai 80 persen, tahun ini dikurangi hanya 50 persen. Sedangkan jalur prestasi akan ditambah menjadi 30 persen dari sebelumnya 15 persen. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kepemudaan Olahraga (Dikpora) Jembrana Ni Nengah Wartini, Selasa (25/2) kemarin. Merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No.44 Tahun 2019, PPDB tetap menerapkan jalur zonasi. Namun ada perbedaan kuota jalur zonasi dan jalur prestasi. Jalur zonasi jadi 50 persen, prestasi 30 persen. ‘’Ditambah untuk jalur afirmasi siswa kurang mampu 15 persen, dan perpindahan orangtua 5 persen,’’ ujarnya. Dengan adanya regulasi ini diharapkan bisa menjadi solusi dan penyempurnaan PPDB sistem zonasi selama ini. Kuota prestasi meningkat sehingga bisa mengakomodir lebih banyak siswa berprestasi untuk sekolah yang diidamkan. Di sisi lain, siswa yang tinggal di dekat sekolah juga terakomodir melalui zonasi. Selain itu, berdasarkan kebijakan baru kelulusan bukan lagi berdasarkan nilai Ujian Nasional (UN). Meskipun nantinya UN tetap digelar dan untuk SMP di Jembrana sudah 100 persen berbasis komputer. Hasil nilai UN walau-

pun bukan penentu kelulusan, tetap akan dijadikan acuan untuk jalur prestasi. Di samping juga prestasi akademik dan nonakademik. Untuk penentuan jalur prestasi ini merupakan kewenangan dan kebijakan sekolah. Misalnya seko lah ingin mengedepankan prestasi nonakademik, maka bisa saja jalur prestasi nonakademik diperbesar. ‘’Selanjutnya kita sikapi ini dengan surat edaran (SE) untuk acuan teknis sekolah,’’ tambah Wartini. SE ini di dalamnya untuk mematangkan zonasi masing-masing sekolah, baik TK hingga SMP. (kmb26)

Pascatemuan Anjing Rabies

Pemkab Kaji Ulang Sampel

Negara (Bali Post) Tiga orang warga Banjar Tengah, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo pascadigigit anjing rabies telah mendapatkan penanganan pencegahan dengan diberikan VAR. Dinas Kesehatan Jembrana yang sebelumnya turun ke lokasi menindaklanjuti dengan pemberian VAR. Ketiga warga ini merupakan satu keluarga, terdiri dari bapak, anak dan menantu. Dua di antaranya mendapatkan VAR di Denpasar lantaran saat itu sudah kembali bekerja. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Jembrana dr. I Gusti Agung Putu Arisantha, Selasa (25/2) kemarin mengatakan, dua warga suami-istri yang digigit anjing rabies yakni Ni Putu Ardani (48) dan Gusti Kade Suarsana (48) mendapatkan VAR di RSU Wangaya, Denpasar. Keduanya sempat digigit an-

jing peliharaan saat pulang ke Banjar Tengah, Mendoyo Dauh Tukad di bagian kaki dan lengan saat Galungan lalu. ‘’Sedangkan Gusti Putu Linggih, yang juga digigit anjing peliharaan itu juga sudah mendapat VAR di Puskesmas I Mendoyo,’’ ujar Arisantha. Dari hasil penyelidikan epidemiologi (PE) korban tetap tiga orang tersebut. Ardani dan Suarsana (suami-istri), menurutnya, diberikan VAR di Denpasar setelah sebelumnya petugas menghubungi beberapa kali dan keduanya diketahui bekerja di Denpasar. ‘’Kemudian disarankan oleh petugas kesehatan untuk VAR di pelayanan kesehatan terdekat. Di sana di RS Wangaya Denpasar,’’ tambahnya. Selanjutnya untuk VAR kedua dan ketiga nantinya akan dilakukan di Jembrana. Sesuai protap, orang yang digigit anjing positif rabies mendapatkan tiga kali VAR dengan jangka waktu berbeda.

Sebelumnya dari hasil pengecekan anjing yang positif rabies itu mengalami perubahan perilaku setelah menggigit tiga orang. Kemudian anjing tersebut diambil sampel otaknya pada Kamis (20/2) lalu dan dari hasil lab BBVet Denpasar dinyatakan positif rabies. Sebelumnya Senin (24/2) lalu, tim dari Keswan Kesmavet pada Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana juga telah melakukan respons kasus rabies dengan vaksinasi emergency sebanyak 44 ekor anjing dan euthanasia selektif 5 ekor anjing. Kepala Bidang Keswan Kesmavet Wayan Widarsa mengatakan selain vaksinasi juga dilakukan pengambilan sampel untuk uji ulang pada anjing yang lain. ‘’Ada lima tube kita ambil, itu untuk mengetahui penyebaran virus dan tindak lanjut selanjutnya,’’ pungkasnya. Bilamana nanti hasilnya

‘’Kita ketahui bersama vitamin A ini sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh, sehingga program nasional ini harus kita jalankan dengan terintegrasi semua stakeholders, sehingga hari ini kami melaksanakan gebyar serentak di semua kabupaten dan kota di Bali,’’ katanya. Di sisi lain, Putri Suastini Koster mengatakan, daya tahan tubuh terutama anak balita belakangan ini kerap kali ter-

ganggu karena mengonsumi makanan yang mengandung bahan berbahaya. Dia mencontohkan bahan-bahan itu seperti penyedap berlebihan hingga bahan pengawet. Ini sangat rawan menimbulkan bibit penyakit yang mengganggu tumbuh kembang balita itu sendiri. Untuk itu, Putri Suastini Koster mengajak para orangtua, guru di sekolah dan stakeholders terkait untuk membangun generasi yang sehat. ‘’Jangan hanya kita memanjakan anak-anak lalu kita kasi uang

menyerbu Bali dan menawarkan gelimang dolar. Tidak ada salahnya jika kita belajar dari negara Thailand dalam membangun pertanian masyarakat sebagai upaya menciptakan kemandirian pangan. Melalui berbagai riset dan teknologi unggul di bidang pertanian, Thailand berhasil membangun pertanian masyarakat hingga menghasilkan produk pangan berkualitas yang tidak saja cukup untuk memenuhi kebutuhan lokal, namun sekaligus juga mampu melakukan ekspor produk pertaniannya. Meski secara luasan lahan, wilayah Thailand jauh lebih kecil dibandingkan Indonesia. Bagi Bali saat ini bagai ada keterpaduan yang hilang antara dunia riset di kampus dengan pemerintah daerah selaku pengampu pertanian krama Bali. Ada pendapat bahwa hasil riset pertanian di kampus belum dapat teraplikasi dengan baik di dunia nyata pertanian krama Bali.

KESEHATAN – Tim dari Dinas Kesehatan Jembrana melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) atas temuan anjing rabies di Mendoyo Dauh Tukad. ada yang positif, maka dinas akan melakukan upaya lebih lanjut. Disebutkannya, wilayah ditemukannya anjing positif rabies di Desa Men-

doyo Dauh Tukad itu bukan merupakan zona merah rabies di Kabupaten Jembrana, sehingga tergolong lokasi penyebaran yang baru. (kmb26)

dan bebas membeli makanan yang memang rawan bercampur pengawet atau penyedap berlebihan. Lebih baik kita buat makanan bergizi, sehingga akan menyelamatkan generasi muda dari serangan penyakit,’’ katanya. Kepala Diskes Bali dr. Ketut Suarjaya mengatakan, pemberian kaspul vitamin A ini menyasar sekkitar 35 ribu balita yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Bali. Dari jumlah sasaran itu, akan ter-cover hingga 100 persen. Ini tidak lepas karena

partisipasi masyarakat untuk mengikuti kegiatan posyandu sangat baik yaitu mencapai 82 prsen. Sementara untuk yang tidak aktif mengikuti posyandu untuk mendapatkan kapsul vitamin A, akan menerjunkan kader posyandu untuk mendatangi para orangtua ke rumah-rumah. Dengan cara ini, Diskes Bali memastikan semua balita dari umur 1 sampai 5 tahun mendapatkan asupan vitamin A baik warna merah maupun biru. ‘’Realisasinya kita targetkan 100 persen dan kalau ada yang

tercecer akan kami bawakan kapsul vitamin ke rumah. Karena kami punya kader posyandu yang melakukan kunjungan ke rumah,’’ jelasnya. Selain pemberian kapsul vitamin A, acara ini juga diisi dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita, pemantauan tinggi dan berat badan, serta penampilan senam lansia. Tidak ketinggalan, di lokasi kegiatan digelar pameran olahan produk pertanian dan produk olahan UKM lokal. (kmb)

Sementara dukungan dari pemerintah daerah pada riset pertanian di perguruan tinggi juga dianggap belum optimal.

sarana upakara dalam keseharian krama Bali adalah hasil pertanian dari sawah, ladang dan kebun. Hanya saat ini semua abai terhadap pertanian Bali, kalah dengan kilau dunia pariwisata. Potensi besar yang ada dalam bisnis pertanian Bali bagai disia-siakan. Akibatnya saat ini justru sarana upakara krama Bali lebih banyak didatangkan dari luar Pulau Bali. Atau sarana upakara yang sebelumnya menggunakan produk dari sawah dan kebun krama Bali, disiasati dengan penggunaan produk instan dari pabrik dalam kemasan sachet. Potensi bisnis pangan/ pertanian Bali harus digali dengan cara memaknai pertanian sebagai farming, tidak boleh hanya dimaknai sebagai agriculture semata. Sehingga tercakup bidang agriculture farm (bercocok tanam), dairy farm (berternak penghasil susu, keju), fish farm (bertambak ikan) maupun poultry farm (berternak

unggas). Pertanian Bali harus dikerjakan dalam pola industrial farming. Harus tercakup unsur agroteknologi, agroindustri, dan agrobisnis. Pada prinsipnya, potensi bisnis pertanian Bali harus digarap dengan HiTech (teknologi tinggi) dan Hi-Touch (citarasa tinggi), sejak pembibitan, pembudidayaan, hingga pascapanen. Dilakukan melalui sentuhan teknologi informasi sehingga berwujud smartfarming. Krama Bali harus bangga atas kekayaan warisan budaya pertanian yang mereka miliki, serta sadar hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Harus kembali ke jati diri krama Bali dengan sifat komunal penuh kemitraan, dalam balutan filosofi keseimbangan Tri Hita Karana.

Menyelamatkan Generasi Muda dari Serangan Penyakit

Kebutuhan pangan Bali utamanya produk pertanian, harus kita akui masih banyak yang perlu didatangkan dari luar Pulau Bali. Padahal cukup banyak lahan di Pulau Bali yang sangat subur untuk diolah sebagai area pertanian/perkebunan sebagai sumber penghasil produk pangan bagi seluruh krama Bali. Saat ini kejayaan salak Bali, jeruk Kintamani, kopi Singaraja, maupun manggis dan apel Bali seakan redup dan tinggal nama. Meski akhir-akhir ini sudah mulai terasa adanya upaya membangkitkan kembali produk unggulan pertanian Bali. Ironi pertanian Bali memang sebenarnya sudah cukup lama berlangsung. Padahal produk pertanian sejatinya sudah tumbuh dan berkembang menjadi penggerak roda ekonomi krama Bali, jauh sebelum industri pariwisata

Budaya Keseharian Krama Bali Budaya Pertanian Pertanian hakikatnya adalah budaya keseharian krama Bali. Hanya di Bali ada tempat sembahyang –-berupa palinggih atau pelangkiran-- di area ladang pertanian. Hal ini menunjukkan bahwa pertanian menjadi denyut nadi kehidupan keseharian krama Bali. Masyarakat Bali sudah makmur sejahtera secara ekonomi jauh sebelum adanya gelimang dolar dari pariwisata. Keseharian masyarakat Bali pada hakikatnya adalah kehidupan pertanian. Kehidupan krama Bali sejatinya sejalan dengan tatanan musim. Segala jenis upakara dalam kehidupan krama Bali selalu dalam bingkai hitungan alam, sejak Triwara, Panca Wara, Sapta Wara, wuku hingga sasih. Segala

Penulis, Arsitek, Senior Researcher pada Centre of Culture & Urban Studies Bali, tinggal di Denpasar


Rabu Paing, 26 Februari 2020

Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Desa Adat Renon Berdayakan Semua Paiketan SEJALAN dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali ‘’Nangun Sat Kerthi Loka Bali’’, semua desa adat diminta untuk melakukan berbagai langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan masyarakat adat di Bali. Terlebih, Pemprov Bali sudah membentuk satu lembaga baru yakni Dinas Pemajuan Masyarakat Adat yang fokus dalam memberdayakan desa adat. Hal ini disambut positif Desa Adat Renon. Terlebih, Renon sejak lama sudah memiliki berbagai program yang sejalan dengan kebijakan Pemprov Bali ini. Bendesa Adat Desa Renon I Made Sutama ditemui di sela-sela kegiatan di Balai Budaya Dharmanegara Alaya, Lumintang, Selasa (25/2) kemarin menyebutkan, adanya kebijakan Pemprov Bali sangat membantu lancarnya kegiatan yang dilakukan Renon. Dikatakan, bantuan dana Rp 300 juta tersebut juga menjadi pendorong kegiatan yang akan dilakukan ke depan. Bahkan, sesuai dengan perda, pergub, serta sesuai dengan juknis yang ada, maka alokasi dana Rp 300 juta tersebut akan diarahkan untuk operasional Rp 80 juta, serta Rp 220 juta untuk

pembangunan Tri Hita Karana, salah satunya parahyangan. “Bidang ini bisa dilakukan dengan membuat banten, dan sejenisnya, persembahyangan bersama. Sedangkan untuk bidang lainnya akan digunakan untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya. Sutama mengatakan, desa adat memiliki lembaga yang di dalamnya ada beberapa komponen, seperti paiketan pemangku, kelompok kerja srati, krama istri, werda, ada yowana, serta sekaa-sekaa lainnya. Dikatakan, salah satu contoh untuk pemberdayaan paiketan srati, kini Renon sudah

BAGI kalangan chef, menu Balinese Food termasuk mudah dalam proses pembuatannya. Karena kuliner tradisional Bali identik dengan babi dan bumbu rempah-rempah yaitu bumbu (basa) genep dan basa rajang. Kemudahan dalam pembuatan Balinese Food ini hendaknya dapat diterapkan dalam setiap rumah tangga di Bali agar menyajikan makanan Bali di meja makannya. Selain itu, usaha kecil dan besar pun diharapkan turut meramaikan menunya dengan kuliner tradisional Bali. ‘’Buatnya gampang karena Balinese Food itu campurannya bumbu genep. Karena Balinese food hanya bermain dengan bumbu rempah–rempah seperti bumbu genep,’’ kata Ketua ICA (Indonesian Chef Association) Bali I Gede Putu Hendra Mahena, belum lama ini. Menurut Chef di Bali Nasional Golf Club, Nusa Dua ini, m enu Balinese yang kerap ada di hotel atau industri pariwisata adalah ayam betutu, ayam pelalah, dan tuna sambal matah. Dari beberapa bahan baku basa genep juga bisa dikreasikan untuk membuat menu lain seperti pork rib atau pork belly.

‘’Bahan-bahan dasar dari Bali itu biasanya dikreasikan dengan bumbu-bumbu Bali, seperti pork belly yang digoreng disiram dengan bumbu matah, disajikan pada makanan pembuka,’’ ungkapnya. Menurutnya, jika ingin menghasilkan makanan tradisional Bali yang enak, maka dalam bermain dengan bumbu, harus berani agar rasanya lebih nendang. (may)

memiliki Warung Srati di Pasar Desa Adat Renon yang ada di Jalan Tukad Badung. Warung ini menjual alat-alat upakara yang diperlukan krama, sehingga tidak mencari di luar. Sedangkan untuk kelompok kerja srati mereka bertugas untuk membuat banten. Dalam bidang yowana, Renon juga memiliki segudang program kerja. Kini akan dirancang untuk melakukan pasraman serta kegiatan bulan bahasa. Kedua kegiatan ini sudah dikoordinasikan dengan sekolah yang ada di Renon, dipastikan pertengahan April ini sudah terealisasi.

Dikatakan Sutama, Renon dengan luas 254 hektar, dengan jumlah krama 725 KK atau 3.800 jiwa terdiri dari empat banjar. Di antaranya Banjar Kelod, Tengah, Peken, dan Banjar Pande. Selain program di atas, pihaknya juga

melakukan pelestarian seni wali, yakni tari Baris Cina yang merupakan tari wali milik Renon. Dalam bidang ekonomi, desa ada telah memiliki dua lembaga, yakni LPD dan BUPDA (Baga Utsaha Padruen

Desa Adat). Untuk BUPDA ini juga telah disusun pararem-nya. Strukturnya juga sudah ada. Bahkan, kini pihaknya meminta waktu ke MDA Provinsi Bali agar bisa mempresentasikan BUPDA ini di sana. (ara)

Bidang ini bisa dilakukan dengan membuat banten, dan sejenisnya, persembahyangan bersama. Sedangkan untuk bidang lainnya akan digunakan untuk pemberdayaan masyarakat

KELOMPOK - Suasana saat anggota kelompok srati sedang membuat banten.

Atma Prasangsa ’’Balinese Food’’ Kisahkan Perjalanan Atma di Dunia Akhirat Mudah Dibuat SEBUAH sesolahan (pementasan) seni sastra bertajuk ‘’Atma Prasangsa’’ yang dipersembahkan Sanggar Widya Merdangga Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar mampu memukau para penonton di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center, Denpasar, Senin (24/2) malam. Bahkan, pementasan selama dua jam ini disaksikan langsung Ny. Putri Suastini Koster bersama Kadisbud Provinsi Bali I Wayan ‘’Kun’’ Adnyana. Kisah dramatari inovatif garapan Ngurah Supartama ini diambil dari Lontar Puja Pangastawa Sot Sang Atma. Menceritakan penggambaran penghakiman atma (roh) di neraka. Cerita bermula dari sosok Bhagawan Panyarikan yang diberikan kesempatan melihat neraka. Setelah memasukkan Sang Catur Sanak ke dalam diri, ia bersama parekan-nya menuju neraka. Di neraka, Sang Jogormanik didampingi para Cikrabala yang diperankan Trio Celekontong Mas tengah melakukan tugasnya menghukum para atma berdosa. Satu per satu atma dengan masingmasing karmanya, mulai dari yang suka melakukan kekerasan, memfitnah, melihat yang tidak-tidak, hingga seorang pelacur dihukum dan dimasukkan ke Kawah Candragohmuka. Di sinilah tawa penonton berkali-kali pecah menyaksikan lawakan ketiga komedian yang sedang populer di masyarakat itu. Di kawah superpanas itu para atma menangis, memohon pertolongan. Bhagawan Panyarikan yang sampai di neraka tak kuasa melihat kondisi itu. Melalui pengetahuan yang ia miliki, para atma diruwat, hingga akhirnya dapat menikmati surga. Lakon

drama inovatif ini diperankan kurang lebih 50 orang seniman muda civitas akademika Unhi Denpasar yang didukung oleh grup lawak fenomenal Bali, Celekontong Mas. Meskipun persiapn drama kolosal yang berdurasi dua jam ini hanya tiga minggu, namun mampu disajikan begitu apik dan menghibur. Wakil Rektor III Unhi Denpasar Dr. Ir. I Wayan Muka, S.T., M.T. bersama Sekretaris Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Kol. (Purn) Dr. Drs. Dewa Ketut Budiana, M.Fil.H. mengatakan judul ‘’Atma Prasangsa’’ yang dilakonkan berkaitan dengan tema PKB tahun 2020 yaitu ‘’Atma Kertih’’ yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Bali. ‘’Atma Prasangsa’’ menceritakan tentang perjalanan sang atma di dunia akhirat. Di mana, atma seseorang yang diperankan para penari dihukum sesuai dengan perbuatannya selama di dunia (karma phala). ‘’Ini merupakan garapan yang luar biasa, karena diperankan oleh para seniman yang sudah biasa tampil,’’ ujarnya. Dikatakan bahwa garapan drama inovatif ini merupakan penggalan dari cerita utuh yang akan ditampilkan pada PKB bulan Juni 2020 mendatang. Pesan dari tema seni sastra ini, bagaimana kita harus berbuat baik dalam menjalani kehidupan dunia. Sebab, dalam ajaran agama Hindu kita harus percaya dengan adanya hukum karma phala. Sehingga apa yang kita perbuat itu yang akan diterima, baik secara langsung maupun tidak langsung. ‘’Melaui pementasan ini menunjukkan bahwa Unhi Denpasar berkomitmen dalam upaya mendukung program pemerintah dengan visinya ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’. Dan

Disbud Buka Ruang bagi Lembaga Seni Tampil di PKB Denpasar (Bali Post) Pesta Kesenian Bali (PKB) XLII Tahun 2020 ‘’Atma Kerthi: Penyucian Jiwa Paripurna’’ akan digelar 13 Juni hingga 11 Juli mendatang. Sedikitnya ada delapan materi PKB yang nanti disuguhkan kepada masyarakat. Di antaranya peed agung (pawai), wimbakara (lomba), kriyaloka (lokakarya/workshop), widyatula (sarasehan), utsawa (parade), rekasadana (pagelaran), kandarupa (pameran), serta penghargaan untuk seniman tua yang kini diberi nama Adhi Sewaka Nugraha. ‘’Ada beberapa kabupaten yang absen pada materi tertentu. Sementara ini yang berpartisipasi penuh antara lain

Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan,’’ ujar Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Wayan ‘’Kun’’ Adnyana, Selasa (25/2) kemarin. Menurutnya, seluruh kabupaten/kota baru memastikan bisa tampil di semua materi parade. Jika memang memiliki anggaran lebih, pihaknya mempersilakan untuk mengirim kontingen pada pementasan di luar parade dengan dibiayai kabupaten/kota. Di sisi lain, Dinas Kebudayaan saat ini juga masih membuka ruang bagi lembaga seni, baik sanggar, sekaa maupun yayasan untuk menyampaikan usulannya bila ingin mengisi acara di PKB. ‘’Ter-

masuk juga lembaga seni dari luar daerah dan luar negeri, sehingga nanti bisa diseleksi oleh kurator,’’ imbuhnya. Ia mengaku akan menunggu sampai minggu kedua atau minggu ketiga pada Maret 2020. Untuk proses produksi hingga pementasan yang bersifat inisiatif ini, sepenuhnya dibiayai lembaga seni dimaksud. Panitia PKB hanya menyiapkan panggung, sarana-prasarana panggung, dan stage crew. Sementara ini, partisipan luar daerah yang akan tampil di antaranya DKI Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan NTB. Dari luar negeri yang menyatakan berpartisipasi

antara lain India, Jepang, Selandia Baru dan Australia. Dalam sehari, diperkirakan ada 8 hingga 10 pementasan di ajang PKB dari pagi hingga malam. Sebab tahun ini, slot panggung akan bertambah dengan turut dimanfaatkannya panggung di ISI Denpasar seperti Natya Mandala dan Nertya Mandala. ‘’Dengan demikian, Taman Budaya dan ISI terisi dan diatur sehingga flow penonton terus ritme pagelaran bisa harmonis. Kita tidak pakai lagi panggung di depan Gedung Kriya karena dekat kuliner, tempat pentasnya juga sempit, ruang penonton apalagi,’’ jelasnya. (kmb32)

tahun ini, Atma Kerthi merupakan tema yang benar-benar menjiwai seluruh pementasan yang akan ditampilkan selama pergelaran PKB nanti. Sehingga pada kesempatan ini kami mengusung tema tersebut sebagai awal komitmen kami,’’ tandasnya. Terkait pementasan, Ny. Putri Suastini Koster yang turut menyaksikan sendratari hingga akhir mengaku

sangat senang, bahkan terhanyut melihat pentas tersebut. Menurutnya, terlepas dari sejumlah sajian yang perlu disempurnakan, kreativitas anak muda ini sudah sangat baik. ‘’Kreativitas anak muda yang melanjutkan tradisi dulu. Dulu panglingsir kita memberi tutur lewat seni, sekarang anak muda juga sudah bisa melakoni hal yang sama,’’ katanya.

Dikatakan, penampilan malam itu juga menjadi bukti bahwa seni tradisi masih diminati anak muda. Ini menampik pendapat yang menyatakan anak muda yang mulai enggan bermain di jalur tradisi. ‘’Melalui pentas ini kekhawatiran kita berkurang, kalau seni tradisi sudah tidak diminati. Ini sudah dibuktikan, bahwa anak muda mau dan mampu untuk itu,’’ pungkasnya. (win)

Bali Post/win

ATMA PRASANGSA - Salah satu adegan drama seni sastra ‘’Atma Prasangsa’’ yang dipersembahkan Sanggar Widya Merdangga Unhi Denpasar, Senin (24/2) malam.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi Rabu 26 Pebruari 2020 | balipost.com by e-Paper KMB - Issuu